Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 25 Oktober 2010 | No: 1723/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Meresahkan, Website Camfrog Harus Ditindak Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama Kepolisian Resort Kota Medan diminta segera menindak tegas keberadaan laman (website/ situs) porno yang beralamat di www.camfrog. com yang sudah sangat meresahkan. "Kita minta pihak kepolisian bekerja cepat menindak tegas keberadaan 'website' ini karena sudah sangat-sangat meresahkan," ujar anggota DRPD Sumatera Utara Iman B Nasution di Medan, Minggu (24/10). Keberadaan laman porno tersebut, menurut anggota dewan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, benar-benar dapat merusak moral bangsa khususnya generasi muda. Selain memuat gambar-gambar dan tayangan berupa rekaman berbau pornografi, laman yang menyediakan fasilitas "free webcam chat rooms" (ruang obrolan webcam gratis) tersebut bahkan juga menyuguhkan tayangan yang mengumbar adegan seks secara langsung (live). "Keberadaan 'website' ini sungguh sudah sangat meresahkan. Kita minta pihak kepolisian benar-benar serius dan menindak tegas keberadaannya berikut pelakunya," katanya. Bersambung ke Hal. 15

2 dari 5 Penduduk Diserang Osteoporosis Jakarta-andalas Sedikitnya dua dari lima orang di Indonesia berisiko diserang osteoporosis (penyakit tulang), terutama kaum wanita akibat kekurangan 50 persen kalsium yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. "Tingginya risiko terkena osteoporosis karena masyarakat masih belum menyadari pentingnya berolah raga setiap hari untuk menjaga kesehatannya terutama dalam memompa kandungan kalsium ditulang belakang," kata Direktur Marketing Fonterra Brands Indonesia (Anlene), Heru Kuntjoro, Minggu (24/10). Menurut Heru Kuntjoro, osteoporosis merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia, karena setiap orang memiliki risiko terkena penyakit ini . Karena itu, produsen susu Anlene sejak awal berperan aktif memberikan dukungan dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang osteoporosis dan pencegahannya, katanya. Selaku mitra strategis dari International Osteoporosis Foundation (IOF), dan Kementerian kesehatan, lanjut dia , Fonterra Brand Indonesia turut aktif dalam pencanangan Hari Osteoporosis Nasional oleh menteri kesehatan yang dilaksanakan sejak 2002. Bersambung ke Hal. 15

China Dilanda Topan, 272 Ribu Mengungsi Fuzhou-andalas Ratusan ribu penduduk diungsikan pada saat Megi, topan ke-13 yang melanda China tahun ini, mendarat di Zhangzhou City di provinsi China tenggara Fujian pada pukul 12:55 waktu setempat kemarin, kata pihak berwenang. Pada pukul 14:00 waktu setempat, sudah 272.300 orang diungsikan, kata para pejabat urusan sipil provinsi itu. Namun bencana yang disebabkan topan Megi telah diklaim 11 tewas di Taiwan, di seluruh Selat Taiwan. Topan akhir pekan itu menjadi badai kuat tropis setelah mendarat di kota Liu`ao di Zhangpu County, Fujian selatan, dengan membawa angin berkecepatan 140 kilometer per jam. Badai itu diperkirakan bergerak ke arah utara dengan kekuatan angin 10 kilometer per jam, dan selanjutnya makin melemah menjadi depresi tropis, menurut Pusat Meteorologi Nasional. Kelompok awan yang dibawa oleh badai, namun melayang di atas pantai selatan Fujian selama beberapa waktu, dan diharapkan Bersambung ke Hal. 15

Syamsul: “Jangan Bela dengan Ekstrim” Jakarta-andalas Gubernur Sumut (Gubsu) H Syamsul Arifin SE berpesan kepada masyarakat, terutama pendukung dan simpatisannya agar tidak melakukan gerakan ekstrim maupun provokasi dalam menyikapi penahanan dirinya oleh KPK di Rutan Salemba Jakarta,

karena hal itu dapat merugikan dirinya secara politis maupun hukum sebab dirinya akan dianggap sebagai dalangnya. “Saya mengimbau semua pihak agar tetap mempertahankan kondusifitas Sumut tetap aman dan tertib. Jangan munculkan gerakan kekece-

waan atau provokasi ekstrim. Kalau ada pihak yang mungkin memanfaatkan momentum ini untuk ‘menghantam’ saya terus, silahkan saja. Namun yang ingin membela saya dengan membuat gerakan ekstrim, Bersambung ke Hal. 15

Kalau ada pihak yang mungkin memanfaatkan momentum ini untuk ‘menghantam’ saya terus, silahkan saja.’

SYAMSUL ARIFIN-TERSANGKA

Syamsul Belum Dinonaktifkan Fadly: Hormati Mekanisme Hukum

Medan-andalas KPK memang telah menahan Syamsul Arifin. Namun dia tetap merupakan Gubernur Sumatera Utara yang sah. Dan, sesuai dengan peraturan, pemberhentian sementara Syamsul Arifin sebagai kepala daerah hanya baru bisa dilakukan setelah yang bersangkutan dinyatakan sebagai terdakwa.

PERISTIWA yang sedang dialami Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin dinilai adalah sebuah kesedihan mendalam bagi warga Sumatera Utara. Khususnya bagi PPP, kata Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, H Fadly Nurzal, yang merupakan partai pendukung ketika H Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho maju sebagai Cagubsu dan Cawagubsu pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara beberapa tahun lalu. "Sosok H Syamsul Arifin adalah sahabat PPP dan sahabat semua suku serta kalangan yang ada di Provinsi Sumatera Utara," kata H Fadly Nurzal kepada wartawan di Medan, Minggu (24/10). Secara pribadi, ungkap H Fadly Nurzal, dirinya merasa terpukul atas kejadian yang dialami Gubsu H Syamsul Arifin.

Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) yang juga Direktur Rumah Politik Andalas, Ahmad Taufan Damanik menyatakan, pemberhentian tetap Syamsul Arifin baru bisa dilakukan setelah keputusan pengadilan memutuskan Syamsul bersalah dalam kasus yang didakwakan kepadanya. "Syamsul Arifin masih merupakan Gubernur yang sah. Itulah prosedur administrasi pemerintahan kita berdasarkan undang-undang yang berlaku, suka atau tidak dengan segala konsekuensinya," kata Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan di Medan, Minggu (24/10). Untuk sementara ini, kata Taufan, tugas yang mungkin diambilalih Wakil Gubernur Gatot Pujonugroho adalah fungsi mengoordinasikan pemerintahan baik di kantor Gubernur mau pun dengan Satuan Kerja Perang-

Bersambung ke Hal. 15

Gubsu H Syamsul Arifin SE di Rutan Salemba Jakarta.

Bersambung ke Hal. 15

Susah Payah MU Atasi Stoke 2-1 Stoke-andalas Dengan perjuangan susah payah, akhirnya Manchester United berhasil memetik kemenangan 2-1 dalam lawatan ke markas Stoke City. Kemenangan 'Setan Merah' tak lepas dari sepak terjang Javier "Chicharito" Hernandez yang bikin dua gol. Tiga poin di Stadion Britannia, Minggu (24/10) malam WIB, membuat MU untuk sementara naik ke posisi dua klasemen Liga Primer dengan poin 17 hasil dari sembilan partai. Dengan raihan angka itu, MU kini ketinggalan lima angka dari pemuncak klasemen Chelsea. Namun, Red Devils masih bisa tergeser dari posisinya mengingat Manchester City masih akan bertanding kontra Arsenal. Di dalam pertandingan sendiri, MU memimpin terlebih dulu berkat gol Chicharito pada menit 27. Di menitmenit akhir, Stoke membalas lewat Tuncay Sanli. Beruntung MU memiliki ChiBersambung ke Hal. 15

Pemain belia Chicarito menjadi bintang Manchester United. Dua golnya membawa kemenangan MU atas Stoke.

LSM DUKUNG KPK TUKANG BECA SEDIH Stabat-andalas Penanahan Gubsu H Syamsul Arifin oleh KPK terkait kasus korupsi dana APBD Kabupaten Langkat TA 2000- 2007, mengundang sejumlah dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Langkat, di antaranya dari Ketua DPK MPI Langkat, Misno Adi, tokoh masyarakat Langkat H Sempurna Tarigan, Ketua LSM GEMAPELA (Gerakan Masyarakat Pembela Langkat) Nurman Tanoto dan Koordinator

K- SEMAR Sumut, Togar Lubis. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Kota/ Kabupaten (DPK) Masyarakat Pancasila Indoensia (MPI) Langkat, Misno Adi, penahanan itu tentu tidak terlepas dari kerja keras KPK. Untuk itu, Misno pun memuji KPK yang tetap berkomitmen untuk memberantas korupsi. “Untuk itu, baik secara pribadi maupun Bersambung ke Hal. 15

Golkar Siapkan Pengacara DPP Partai Golkar mengerahkan tim pengacara untuk mendampingi H Syamsul Arifin SE selaku Ketua Umum DPD Golkar Sumut selama masa penahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selanjutnya, ditegaskan bahwa jabatan Ketua Partai Golkar Sumut masih tetap dipegang oleh Syamsul Arifin. Demikian disampaikan DPP Partai Golkar melalui Kordinator DPP Golkar untuk Wilayah Propinsi Sumut-NAD Ir Leo Nababan kepada wartawan melalui ponselnya, Sabtu (23/10) menyikapi penahanan Syam-

sul Arifin di Rutan Salemba Jakarta. Syamsul Arifin sejak ditahan KPK kata Leo langsung didampingi tim pengacara yang disiapkan Partai Golkar dipimpin Prof Muladi SH. Bantuan hukum yang diberikan Partai Golkar lanjut dia, karena yang bersangkutan merupakan kader Golkar apalagi menjabat sebagai Ketua Umum Partai tingkat Propinsi yang cukup vital. “Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada setiap kadernya walaupun kader biasa, apalagi bung Syamsul Arifin Bersambung ke Hal. 15

Di Samosir, Proyek Air Minum Cuma 4 Bulan Berfungsi Proyek pengadaan air minum APBD Tahun Anggaran 2008 dengan nilai pagu Rp 680 juta dari Dinas Tarukim Kabupaten Samosir, yang dilaksanakan di Kelurahan Parhusip III Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir, hanya empat bulan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Dusun Parhorasan. PASALNYA, penanaman pipanisasi kurang dalam pipanya diduga tidak sesuai

dengan RAP yang ditentukan konsultan perencana, sehingga apabila dilintasi ternak

maupun mobil yang mengakibatkan terjadi kebocoran pada pipanisasi kata warga masyarakat. Mantan Lurah Parhusip III Kecamatan Nainggolan Poster Simbolon, ketika dikonfirmasi andalas, kemarin membenarkan, masyarakat Parhusip III Dusun Parhorasan, hanya empat bulan dapat menikmati air minum setelah proyek itu selesai dikerjakan pihak

kontraktor. Padahal jumlah anggaran yang dikeluarkan pemerintah sudah cukup besar demi kepentingan masyarakat. Terkait dengan itu, tokoh masyarakat Parhusip III Rohkiman, ketika dihubungi andalas melalui telepon selular, Minggu (24/10) mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir agar memperhatikan

keluhan masyarakat dan kepada Dinas Tarukim Kabupaten samosir supaya segera memperbaiki kembali pipanisasi yang telah bocorbocor, akibat kurang dalamnya penanaman pipanisasi dilakukan pihak kontraktor. Rohkiman juga menambahkan, masyarakat Parhusip III sudah berulang kali Bersambung ke Hal. 15


Senin 25 Oktober 2010

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Menjaga Kondusifitas Sumut PENAHANAN Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin oleh KPK, dipastikan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebagai sosok yang selama ini dikenal dengan motto : sahabat semua suku, sudah pasti banyak yang tidak rela dengan penahanan tersebut. Namun, sebagai bahagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita juga menghormati proses dan penegakan hukum (law enforcement) yang dilakukan KPK. Bahwa,setiap yang terbukti bersalah, memang sudah sepatutnya dikenai sanksi hukum. Pertanyaannya, apakah benar Syamsul mengorupsi dana APBD ? Jawaban terhadap soalan ini, tentu penyidik KPK yang lebih mengetahuinya. Cuma, yang sering kita dengar, kalaupun benar Syamsul merugikan negara, selama ini dana itu banyak dibagi-bagikannya kepada masyarakat dan koleganya alias tidak dinikmati sendiri. Dalam konteks demikian, kita merasa sedih keinginan Syamsul untuk menyenangkan dan membantu setiap orang itu tidak dimenej dengan baik. Dengan kata lain, dia tidak terlalu piawai dalam tetek bengek administrasi keuangan, sehingga semua kebaikannya seolah-olah bersumber dari dana APBD. Padahal, kalau mau jujur sebenarnya masih sangat banyak pejabat lain di negeri ini, yang perilakunya korup dan kebijakannya selalu merugikan negara. Tapi, mereka luput dari incaran dan jerat KPK, karena piawai dalam administrasi keuangan. Karena itu, sangat wajar jika Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie merasa perlu memberikan peringatan, agar pemberantasan KKN dan penegakan hukum yang dilakukan KPK, hendaknya tidak pilih kasih alias tebang pilih. Kecenderungan tebang pilih itu memang agak kental terasa. Pasalnya, belakangan ini yang banyak dijadikan tersangka oleh KPK adalah kalangan politisi/pejabat, yang berasal dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Lihatlah misalnya penetapan status tersangka kepada Panda Nababan, Dudhi Makmun Murod, Paskah Suzetta, dan Anthony Zeidra Abidin. Kembali pada masalah penahanan Syamsul Arifin. Kita berharap, kiranya suasana kondusif yang selama ini sudah terbangun dengan baik di Sumatera Utara, tetap terjaga. Semoga tidak terjadi aksi saling tuding dan perasaan curiga berlebihan, yang potensial memicu terjadinya konflik. Dapat dipastikan penyikapan pro dan kontra terhadap penahanan Syamsul, jika tidak disiasati dengan bijaksana akan dapat menerbitkan benihbenih permusuhan. Situasi seperti ini sebisa mungkin harus dihindari,dengan cara menyerahkan sepenuhnya persoalan penahanan Gubsu itu kepada pihak penegak hukum. Seperti diketahui, Partai Golkar telah menyiapkan tim untuk membela Ketua DPD Partai Golkar Sumut tersebut. Kita tentunya berharap, keadilan akan benar-benar ditegakkan. Siapa pun yang terbukti bersalah, sudah sepatutnya dikenai hukuman. Sebaliknya, jika tidak terbukti tidak bersalah, nama baiknya harus segera direhabilitasi. Sembari menunggu perkembangan permasalahan itu hingga tuntas, mari sama-sama menjaga kondusivitas Sumatera Utara. Monggo.....(**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

USU Wisuda 1.416 Lulusan Kembangkan Pembinaan Wirausaha Beretika Medan-andalas Universitas Sumatera Utara (USU) mengembangkan pembinaan kewirausahaan beretika bagi mahasiswa dan alumni, sebagai upaya pengembangan perguruan tinggi negeri tertua di Sumatera itu hingga lima tahun ke depan. “Dua dari tujuh isu strategis yang diidentifikasi dan ditindaklanjuti untuk pengembangan USU pada periode 2010-2015 adalah pembinaan kemandirian melalui wirausaha (enterpreunership) dan pengembangan perilaku kecendekiawanan yang beretika,” kata Rektor USU, Prof Syahril Pasaribu, dalam sambutannya pada wisuda 1.416 lulusan USU, di auditorium perguruan tinggi negeri itu, Sabtu (23/10). Menurut rektor, satu hal yang paling mendasar untuk dapat memasuki gerbang enterpreunership adalah pemahaman, yakni seseorang harus mampu menerjemahkan atau memandang suatu masalah menjadi peluang, kemudian melakukan aktivitas untuk mengindentifikasikan penyelesaian masalah dan mengemas penyelesaian tersebut

sehingga bernilai pasar. “Jadi, nilai pasar tidak selamanya harus diterjemahkan sebagai nilai nominal, tetapi juga sebagai nilai etik. Dengan nilai etik kita coba memandang enterpreunership dari dimensi yang lain. Enterpreunership yang ingin kita bina melalui pendidikan di USU adalah suatu pembinaan yang didasari oleh prilaku cendekia yang beretika,” kata Syahril. Ditegaskan, satu di antara enterpreneurship beretika yang akan dibina dalam waktu dekat ini di USU adalah program “hospital enteurprenership”. Program tersebut akan diberikan kepada mereka yang akan beraktivitas di rumah sakit pendidikan USU (RSP-USU) yang merupakan suatu unit yang memainkan peranan ganda sebagai unit pendidikan dan bisnis. “Apabila lazimnya bisnis menghitung outcomes sebagai perkalian strategis bisnis dan pelaksanaa aktivitas bisnis, maka kita menginginkan agar program ‘hospital enterpreunership’ adalah perkalian antara strategi bisnis, pelaksanaan aktivitas bisnis, dan etika,” urainya. Menurut dia, pada implementasinya nanti, program “hospital enterpreneurship” diharapkan dapat berbuah menjadi pengelolaan atau pelaksanaan

pelayanan yang profesional dan amanah. Artinya strategi dan pelaksanaan berbuah menjadi pengelolaan yang profesional, jika etika berbuah menjadi kepercayaan publik yang senantiasa terjaga dan berkesinambungan yaitu amanah. Wisuda periode I tahun akademik 2010/2011 USU ini gelar dua hari, yakni Sabtu (23/10) dan Senin (25/10) hari ini. Lulusan yang diwisuda terdiri dari 291 orang dari program pascasarjana, 12 orang program pendidikan dokter spesialis, 12 orang program dokter jenjang magister, 258 orang pendidikan profesi, 743 orang program sarjana, dan 94 orang program diploma. Sedangkan wisudawan terbaik, adalah Minda Kartika, Fakultas Sastra program studi Ilmu Perpustakaan dengan IPK 3,60, lama studi 4 tahun 1 bulan, dan Murni Febriani, juga Fakultas Sastra program studi Bahasa Jepang dengan IPK 3,53, lama studi 3 tahun 11 bulan. (HAM)

Rektor USU, Prof Syahril Pasaribu

BKD Harapkan Menpan Keluarkan Kuota 7.690 CPNS Sumut Tj Balai dan Samosir tidak Buka Lowongan Medan-andalas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut sangat mengharapkan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) secepatnya mengeluarkan kuota 7.690 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) se Sumatera Utara tahun 2010. Ini agar sisa waktu dua bulan sampai akhir tahun, bisa dimanfaatkan untuk optimalisasi serapan dana APBD Provinsi Sumut serta 31 kabupaten dan kota yang membuka pendafataran CPNS tahun 2010, lebih maksimal. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Suherman, di Medan, Minggu (24/10) menjelaskan, pihaknya sangat berharap respon persetujuan kuota CPNS se

Sumut tahun 2010 yang diajukan sekitar Juni-Juli 2010 ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN), bisa dipercepat. “Kalau formasinya ditandatangani Menpan bulan ini, maka awal November 2010 sudah bisa dipublikasikan proses penerimaan CPNS 2010 se Sumut, seperti pendaftaran pada pertengahan November, dan pengumuman pada pertengahan Desember,” ucapnya. Suherman mengaku pihaknya memaklumi kondisi yang menyebabkan belum keluarnya formasi CPNS 2010 se Sumut tersebut. Beberapa di antaranya karena masih banyak daftar tunggu formasi CPNS dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota se Indonesia, yang perlu dibahas BKN dan Kemenpan untuk diambil keputusannya. Pembahasan umumnya menyangkut formasi yang diajukan berdasarkan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan. “Namun demikian, kita khawatir kalau menunggu terlalu lama, bisa

menyebabkan dana penerimaan CPNS tahun 2010 yang dialokasikan dalam APBD, menjadi tidak terpakai,” ungkapnya. Karena itulah, Suherman berharap percepatan hal ini mendapat dukungan legislatif di DPRD Provinsi Sumut serta legislatf di 31 kabupaten dan kota, mengingat realisasinya sangat terkait efektivitas penggunaan dana APBD di pemda,” ujarnya. Dari 7.690 kuota CPNS 2010 se Sumut, 290 di antaranya diajukan Pemprov Sumut. Sisanya, oleh 31 kabupaten dan kota se Sumut. Dibandingkan formasi CPNS 2009 se Sumut sebanyak 14.114 kuota, terjadi pengurangan sebanyak 6.424 lowongan. Untuk formasi CPNS 2010 se Sumut, Kota Medan merupakan wilayah yang terbanyak mengajukan kuota. Sedangkan Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Toba Samsir, merupakan dua daerah yang tidak mengajukan kuota penerimaan CPNS 2010. (WAN)

Penduduk yang Besar Harus Jadi Aset Pembangunan Pengamat ekonomi Polin Pospos, PhD mengatakan, kependudukan hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 yang dilaksanakan Mei lalu oleh Badan Pusat Statistik (BPS), haruslah dimanfaatkan secara optimal dan dijadikan sebagai basisdata (data bese) dalam penyususnan perencanaan pembangunan dan perumusan kebijakan yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. “Hasil SP 2010 jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.556.363 jiwa. Jumlah penduduk yang cukup besar ini harus bisa dimanfaatkan menajadi aset untuk pembangunan bangsa. Pemerintah harus dapat mengelola ini dengan baik, kalau tidak maka akan menjadi beban yang amat berat bagi pemerintah sendiri,” kata Polin Pospos pada seminar “Hasil Sementara SP 2010 dan Workshop Statistik untuk Wartawan” yang dijelaskan

BPS Sumut dalam rangka Hari Statistik Nasional dan Hari Statistik Dunia di Emerald Garden Medan, Kamis (21/10). Menurutnya, data kependudukan yang dihimpun oleb BPS pada Mei 2010 lalu adalah representasi terkini dari realitas demografi Indonesia. Upaya pengentasan kemiskinan yang tidak didasarkan kepada data bese hasil SP 2010 adalah upaya yang sia-sia dan merupakan pembohongan publik. “Upaya pengentasan kemiskinan itu sampai tuntas bukan hal yang mudah dilakukan oleh karena garis kemiskinan itu sendiri terus bergerak dari waktu ke waktu dan pergerakan tingkat harga (inflasi). Inflasi adalah musuh rakyat maka dari itu inflasi harus dihentikan,” ujarnya. Jika tingkat inflasi tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah, lanjut dosen Seklah Pascasajana USU ini, omong kosong bicara pengentasan kemiskinan. Ia mengatakan, pergerakan garis kemiskinan di Sumut selama kurun waktu 6 tahun terakhir (tahun 2004-2010) di tingkat masyarakat perkotaan naik 73,15 persen dan di tingkat masyarakat

pedesaan naik 76,69 persen. Artinya, jika sekitar 60 persen dari jumlah penduduk Sumut tinggal di desa, maka itu berarti jumlah absolut penduduk miskin di desa lebih besar dari pada di kota. “Fenomena ruralisasi kemiskinan dari kota ke desa yang merupakan salah satu temuan SP 2010 ini, katanya, penting disimak oleh para pembuat kebijakan. Kalau tidak maka akan mendorong meningkatnya urbanisasi ke kota,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Statistik Sosial BPS Sumut Ir Sukardi, MSi mengungkapkan, sensus penduduk merupakan sumber data kependududukan yang lengkap dan mencakup seluruh wilayah administrasi, sehingga dibutuhkan oleh semua pihak. “Banyak pihak menuntut agar data sensus penduduk digunakan dalam perencanaan pembangunan pada tingkat administrasi serendah mungkin. Hal ini sesuai dengan perkembangan yang terjadi, yakni proses perencanaan pembangunan yang terjadi, yaitu dari atas-bawah (top-dawn) menjadi bawah-atas (bottom-up),” katanya. (BEN)

Pemko Diminta Siapkan 21 Ha untuk RTH Medan-andalas Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta segera menyiapkan ruang terbuka hijau (RTH) sedikitnya seluas 21 hektare (ha) lagi, guna memenuhi kebutuhan kota itu akan penghijauan. “Pemko setidaknya harus menyiapkan RTH 21 hektare lagi, mengingat sembilan hektare lainnya sudah disiapkan CDB (Central Businees Brilian moktar District) Polonia,” ujar anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah pemilihan Kota Medan, Brilian Moktar SE, Minggu (24/10). Pengembang CBD Polonia memastikan akan mengalokasikan sembilan hektare lahan untuk RTH dari total 33 hektare lahan yang mereka kelola di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Di kawasan itu mereka juga mendirikan bangunan-bangunan multifungsi, mulai dari apartemen, hotel, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sarana bermain dan olahraga, convention center, sekolah, perguruan tinggi hingga rumah sakit berstandar internasional. “Kota Medan setidaknya membutuhkan 30 hektare RTH, sementara CBD Polonia sudah menyiapkan sembilan hektare di antaranya. Untuk itu kita minta Pemkot Medan segera menyediakan sisanya,” ujar Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu. Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa sebelumnya meminta CBD Polonia benarbenar harus mewujudkan komitmen menyediakan RTH sebagaimana dijanjikan. “Komitmen mengutamakan kawasan yang hijau harus benar-benar diwujudkan. Jangan hanya berjanji pada saat awal pengembangan kawasan,” katanya pada acara CBD Polonia Customer Gathering di areal CBD Polonia di Medan, Sabtu (23/10). Pada kesempatan itu, menteri juga berkesempatan melakukan penanaman pohon pertama di kawasan CBD Polonia. “Pengembang berjanji menyediakan areal sembilan hektare untuk RTH dan itu harus ditepati. Kita sangat mendukung rencana ini sekaligus akan memantaunya,” katanya. Menurut menteri, biasanya pengembang hanya bisa berjanji pada awal pengembangan, tapi kemudian lupa. “Karenanya saya mengingatkan kepada CBD Polonia untuk benar-benar menepati janjinya,” katanya. Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengakui penghijauan sangat penting bagi kotanya dan hal itu menjadi perhatian serius. “Penghijauan jelas sangat-sangat penting untuk paru-paru kota ini. Kita tentu akan sangat memperhatikan hal ini,” ujarnya. (UJ)


MEDAN KITA

Senin 25 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

UMA Bangun Enterpreneurship Mahasiswa Medan-andalas Universitas Medan Area (UMA) menggelar pelatihan “Membangun Enterpreneurship” bagi mahasiswa di lingkungan UMA, Sabtu (23/10) di convention hall kampus I, Jalan Kolam Medan Estate. Wakil Rektor Bidang Kemahasiwaan UMA, Ir Zulhery Noer MP mengatakan, persoalan bangsa ini bukan hanya masalah korupsi tapi masalah pengangguran di negeri ini. Untuk itu UMA sebagai lembaga pendidikan tinggi memiliki komitmen membangun kemandirian bagi mahasiswa untuk bisa menjadi enterpreneurship/berwirausaha sehingga tidak menjadi persoalan bangsa di tengah-tengah masyarakat. “UMA tidak menginginkan para lulusannya menjadi beban di tengah-tengah masyarakat, tapi harus mampu mandiri dan menciptakan lapangan kerja sehingga bisa mengatasi pengangguran yang menjadi persoalan bangsa ini,” ujar Zulhery Noer kepada wartawan, Sabtu (23/10) di sela-sela acara tersebut. Saat ini, lanjut Zuhery Noer, UMA telah memiliki kelompok mahasiswa yang mandiri dan memiliki usaha yakni kelompok mahasiswa sablon, bengkel, doorsmeer dan kelompok mahasiswa usaha aksesoris. Untuk terus mendorong jiwa kewirausahaan, UMA sejak tahun 1995 telah memasukkan dalam kurikulum dan kemudian mewajibkan para mahasiswa mengambil mata kuliah kewirausahaan agar peluang membuka usaha semakin kuat pada diri mahasiswa. Komitmen yang kuat agar mahasiswa UMA memiliki jiwa kewirausahaan, baru-baru ini, ungkap Zulhery, salah seorang dosen UMA, Marlan Swandana terpilih bersama 10 orang dosen lainnya mewakili Sumut dalam “Tim Coach Perwira Mandiri” di Cipanas Bogor. Marlan Swandana menambahkan program mahasiswa wirausaha (PMW) UMA bekerjasama dengan Dikti mendapat bantuan dari Bank Mandiri. “Ke depan setiap fakultas akan diciptakan para mahasiswa wirausaha,” ujar Marlan seraya mengatakan dirinya akan membawa 10 tim PMW UMA. Sementara itu, Ir Asmah Indrawaty MSi yang turut tampil sebagai pembicara dalam paparannya mengatakan, merebut peluang pasar tidak gampang siapa yang cepat dia yang dapat. Untuk itu dari sejak dini mahasiswa harus cepat dan tanggap melihat peluang - peluang usaha yang ada di tengah masyarakat. (HAM)

45 Politisi Sumut Ikuti Pertemuan Pemuda di Palembang Medan-andalas Sebanyak 45 pemuda politisi dari kalangan anggota DPRD Provinsi Sumut dan kabupaten/kota se-Sumut akan menghadiri pertemuan Pemuda Politisi Anggota Parlemen se-Indonesia yang berlangsung 3-4 November 2010 di Palembang, Sumatera Selatan. Pertemuan akbar yang diprakarsai MAPILU PWI (Masyarakat Pemantau Pemilihan Umum Persatuan Wartawan Indonesia) bekerjasama dengan Kantor Menkopolhukam, Kemendagri dan Kantor Menegpora itu untuk meningkatkan kesadaran dan semangat kebangsaan guna mewujudkan martabat Indonesia dalam peradaban global. Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Provsu H Darwinsyah SH didampingi Ketua PWI Sumut Drs M Syahrir dan Wakil Sekretaris MAPILU PWI Sumut Drs Khairul Muslim, Sabtu (23/10) mengatakan, sebanyak 45 orang pemuda politisi anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut sudah teregistrasi di panitia pusat dan kehadiran mereka tinggal menunggu undangan resmi yang disampaikan ke Badan Kesbang Linmas Provinsi dan kabupaten/ kota. “Dari data yang diterima, 45 pemuda politisi tersebut (anggota DPRD berusia di bawah 30 tahun) berasal dari 17 DPRD kabupaten/kota dan DPRD Sumut. Pada saat menghadiri kegiatan tersebut diwajibkan membawa biodata lengkap. Sedangkan biaya transportasi keberangkatan menghadiri kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab instansi bersangkutan termasuk dari utusan PWI dan MAPILU PWI Sumut. Sementara akomodasi selama acara berlangsung menjadi tanggung jawab panitia,” kata Darwinsyah yang baru pulang menghadiri Rapat Koordinasi Badan Kesbang Pol Linmas se Indonesia di Makassar Sulawesi Selatan. Berdasarkan rapat akhir penetapan agenda kegiatan Pertemuan Pemuda Politisi Anggota Parlemen di Kantor Ditjen Kesbang Kemendagri Jakarta tanggal 14 Oktober 2010 dihadiri Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Sumut H Darwinsyah SH, Wakil Ketua PWI Sumut Zulkifli Harahap dan MAPILU PWI Sumut Drs Khairul Muslim ditetapkan agenda kegiatan. Yakni, Diskusi Panel I “Membangun Rakyat dan Budaya Bernegara Yang Mulia dan Bermartabat Berbasis Pancasila” narasumber Anas Urbaningrum, Wiranto, Jacob Oetama, Chairul Tanjung, Mahfud MD dengan moderator JB Kristiadi. (RIL)

3

Truk Bermuatan Tanah Resahkan Warga

andalas/ika ramadhani

MERESAHKAN-Truk-truk bermuatan tanah parkir di Jalan Rahmad Budin depan Kantor Camat Medan Marelan karena tidak diizinkan oleh warga masuk melalui Gg Jagung.

Medan-andalas Warga Jalan Rahmad Budin dan Gg Jagung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan resah. Pasalnya, belasan truk bermuatan tanah untuk pembangunan sebuah perumahan, lalu lalang melewati Jalan Rahmad Budin, sehingga membuat jalan yang baru saja diaspal itu retak dan rusak. Pantauan andalas , Minggu (24/10) tampak belasan truk bermuatan tanah parkir di pinggir sepanjang Jalan Rahmad Budin persisnya di depan Kantor Camat Medan Marelan. Warga pun mengeluh atas rusaknya kembali jalan yang baru diperbaiki itu. “Tidak cocok lagi truk masuk sini. Kapasitas jalan tidak sesuai untuk truk bertonase tinggi. Baru saja kami menikmati jalan bagus tanpa abu, kini masuk pula lagi truk-truk bawa tanah penebar debu,” ujar seorang warga kesal. Dari informasi yang didapat andalas, sebelumnya truk-truk tersebut masuk dari Jalan Marelan Raya Pasar IV, namun karena banyak keluhan dari warga setempat, truk-truk tersebut tidak diizinkan lagi masuk lewat jalan tersebut. Rupanya, truk-truk masuk dari Jalan Rahmad Budin melalui Gg Jagung. “Dua hari belakangan ini, truk-truk itu dapat masuk melalui Gg Jagung. Tapi kini truk-truk tersebut sudah tidak diizinkan lagi masuk oleh warga sekitar,” ucap warga. Karena tak diizinkan masuk melalui Gg Jagung, para supir harus memarkirkan truknya di Jalan Rahmad Budin, persisnya di kawasan kantor Camat Medan Marelan. (IKA)

Penahanan Syamsul Arifin

Bukti Hukum Jadi Panglima Medan-andalas Ditahannya Gubsu Syamsul Arifin dalam dugaan korupsi APBD Langkat, menurut pengamat sosial dan politik Drs Wara Sinuhaji, telah memukul harga diri rakyat Sumut. Sementara bagi pandangan Direktur Lembaga Pengkajian Otonomi Daerah (LPOD) Provinsi Sumatera Utara, Roy Fachraby Ginting, penahanan Syamsul menunjukkan, bahwa hukum masih jadi panglima di republik ini. “Kita memang prihatin. Pengalaman ini seharusnya menjadi bahan petimbangan dan interospeksi diri bagi partai yang mengusung kandidat gubernur/walikota/bupati ke depan, agar lebih selektif memilih seorang kandidat. Kita telah seperti keledai, terperosok berkali-kali ke lubang yang sama,” kata Wara kepada andalas, Sabtu (23/10) Khusus mengenai Syamsul Arifin yang akhirnya dijebloskan oleh KPK ke Rutan Salemba, Wara mengatakan tidak terkejut. “Rakyat Sumut tidak terkejut dan sudah maklum, karena jauh hari telah menduga kasus ini hanya menunggu waktu,” katanya.

Yang menarik, lanjut Wara, adalah ucapan Syamsul dari tahanan, bahwa dia tidak ‘makan’ APBD dan itu resiko pemimpin. “Seorang pemimpin seperti Sukarno dan Hatta ditangkap lalu dipenjara karena melawan kekuasaan demi kemaslahatan rakyat- Roy Fachraby Ginting nya. Tapi seorang pejabat seperti Syamsul Arifin, masuk penjara karena tersangkut korupsi, maka citranya adalah penjahat. Dan pemimpin tidak akan pernah dipenjara dan tidak berbuat jahat seperti korupsi. Artinya, rakyat jangan lagi dikelabui Syamsul dari tahanan dan mengaku sebagai pemimpin,” papar Wara. “Syamsul bilang dia tak makan APBD. Tapi koran-koran memberitakan sudah dikembalikan lebih Rp60 miliar. Artinya, kalau kita maling lalu ketangkap, kemudian hasil curian dikembalikan, apakah kita bebas dari jeratan hukum?” sambungnya. Soal jalannya pemerintahan di Sumut, menurut Wara, tidak akan terganggu. “Wagubsu Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprovsu akan melanjutkan pemerintahan sesuai dengan mekanisme perundang-undangan. Menurut dosen Fakultas Sastra USU

ini, kasus Syamsul beda dengan mantan Wali Kota Medan H Abdillah. Syamsul bukan ditangkap dengan wakilnya. Karena wakil Gubsu tidak terlibat, otomatis sebagai wakil akan menjalankan roda pemerintahan di Sumut dibantu oleh sekdapWara Sinuhaji rov menunggu vonis tetap pengadilan. Setelah vonis tetap, apabila terbukti korupsi, jabatan Syamsul otomatis dicopot dan kedudukannya akan digantikan oleh wakilnya,” papar Wara. Dengan demikian, kata Wara, Mendagri tidak akan menunjuk pelaksana Gubsu seperti kasus Wali Kota Medan tempo hari. Hukum sebagai Panglima Sedangkan Direktur LPOD Sumut Roy Fachraby Ginting SH, MHum menilai, penahanan Syamsul Arifin yang juga Ketua DPD Golkar Sumut ini, menunjukkan di republik ini, hukum masih sebagai panglima. Ini setelah sebelumnya beredar kabar bahwa Syamsul Arifin tidak akan tersentuh hukum mengingat kepiawaiannya dalam melakukan lobi dan pendekatan kepada elite-elit politik dan kekuasaan. Kedudukan Syamsul sebagai Gubernur Sumatera Utara dan Ketua DPD Golkar Sumut menjadi alasan beberapa pe-

ngamat dan elit politik di Sumut yang merasa yakin Syamsul Arifin akan lolos dari jerat hukum itu. ”Warga Sumut harus mendukung proses hukum yang sedang berjalan itu, agar KPK segera menyelesaikan kasus ini. Karena siapapun orangnya yang melakukan korupsi harus diusut sesuai dengan proses hukum yang berlaku. Hal ini juga akan menjadi salah satu pembuktian mengenai kinerja lembaga hukum khususnya KPK dalam menjalankan tupoksinya, dalam upaya melakukan pemberantasan korupsi di tanah air,” kata Roy kepada andalas di Medan, Minggu (24/10). Ucapan Syamsul Arifin bahwa apa yang menimpa dirinya merupakan resiko seorang pemimpin, menurut Roy, amat benar. “Pemimpin memang harus berani mengambil sikap dan siap menerima resiko yang amat pahit,” tutur anggota Tim Ahli DPRD Provinsi Sumatera Utara ini. Untuk penyelesaian masalah hukum yang melilit Syamsul Arifin, tentunya pemerintahan, pembangunan dan pelayanan rakyat di Sumut tidak boleh berhenti. Pemerintahan harus lah tetap berjalan. “Oleh karena itu, siap atau tidak siap dan suka atau tidak suka, sesuai dengan amanah konstitusi, Wagubsu Gatot Pujo Nugroho, akan meneruskan masa jabatan Syamsul sebagai Gubsu,” tandas alumni Fakultas Hukum USU dan Magister Kenotariatan USU ini. (RPS/HAM)

Perlu Langkah Strategis Dongkrak PAD Untuk menyelamatkan program-program yang sudah dianggarkan dalam APBD 2011 Pemprovsu diminta segera mengambil langkah strategis untuk mendongkrak perolehan PAD yang masih di bawah target.

S

ekretaris Eksekutif Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Sumatera Utara (Fitra Sumut) Elfenda Ananda mengatakan, perolehan PAD yang masih di bawah target bisa berdampak pada pengu-

rangan belanja publik yang sudah dialokasikan dalam APBD dan APBD Perubahan tahun 2011. “Soal perolehan PAD yang masih di bawah target tidak bisa dianggap sepele oleh Pemprovsu. Jika pendapatan berkurang, tentu belanja juga berkurang. Otomatis yang dirugikan masyarakat karena yang pasti berkurang adalah belanja publik,” katanya. Sebab itu, Elfenda minta Pemprovsu dan jajarannya segera mengambil langkah strategis untuk mendongkrak perolehan PAD agar sesuai dengan target. Dia juga menyarankan untuk mengkaji atas kinerja satuan kerja

(satker) penarik pajak dan retribusi yang tidak bisa mencapai target yang sudah disepakati. “Jika hasil kajian itu menunjukkan bahwa ada faktor eksternal yang tidak bisa dihindari sehingga sulit menarik retribusi, mungkin bisa dimaklumi. Tapi, jika dari kajian itu ternyata faktor internalnya lebih dominan seperti kinerja satker yang amburadul, tentu ini harus ditindaklanjuti secara serius. Satker yang menunjukkan kinerja buruk ya harus dilakukan perubahan struktural,” katanya. Di sisi lain, Fitra Sumut mempertanyakan kinerja

satker yang tidak bisa mencapai target perolehan PADnya. Menurutnya, target yang ditetapkan biasanya lebih rendah dari potensi PAD yang bisa digali. “Dalam penetapan target PAD, umumnya di bawah potensi yang ada. Jadi sangat mengherankan jika tidak bisa tercapai. Ada apa ini?” katanya. Hal senada diungkapkan anggota DPRD Sumut Syamsul Hilal. Menurut dia, penggalian potensi PAD di Sumatera Utara belum optimal. “Rasanya tidak mungkin jika PAD yang ditetapkan tidak terpenuhi. Seperti pajak kendaraan. Yang namanya pajak kendaraan itu pasti

tidak pernah sepi apalagi kepemilikan kendaraan kini tinggi. Kok bisa PAD-nya baru tercapai 40 persen,” katanya. Sebab itu, dia menyarankan perlunya penelitian mendalam tentang potensi PAD Sumut agar penetapan target PAD bisa optimal dan tidak ada alasan bagi satker untuk tidak memenuhi target PAD-nya. Seperti diketahui, perolehan sejumlah pajak dan retribusi daerah Sumut masih di bawah target. Bahkan, ada yang belum mencapai 50%. Pencapaian target sejumlah pajak dan retribusi makin sulit direalisasikan mengingat tahun anggaran 2010 yang tersisa tinggal dua bulan. (FEL)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 25 Oktober 2010

KILAS

Polisi Gadungan Dihajar Warga Sergai-andalas Fazarrudin (27) Warga Dusun II, Desa Kotangan Galung, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, babak belur dihajar warga karena diduga menjadi anggota polisi gadungan. Kejadian ini terjadi saat tersang mendatangi rumah Mahdi (17) di Dusun II, Desa Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (22/10) sekira pukul 16.30 WIB untuk Tersangka Fazaruddin mengambil Sepeda Motor Mio Sporty BK 5717 MR Warna Putih. Menurut tersangka, motor itu itu sebelumnya ia gadaikan kepada Mahdi tiga bulan yang lalu dengan harga Rp2,5 juta. “Saya bermaksud datang untuk menebus sepeda motor tersebut sebesar Rp2,7 juta. Uang itu pun telah saya berikan kepada Mahdi,” terangnya. Namun keterangan tersangka dibantah Mahdi. Menurut Mahdi, Fazaruddin mau mengambil sepeda motornya tetapi tidak ada membawa uang sebesar Rp2,7 juta seperti yang diutarakannya. Tersangka malah mengakui kalau sepeda motor itu hasil curian. Bahkan mengancam akan menangkap dan memenjarakan Mahdi jika motor itu tidak dia berikan. “Saya polisi,” ucap tersangka seperti ditirukan Mahdi. Kemudian seorang warga bernama Khairil Anwar Alias Aril (30) yang melihat ada keributan kemudian mendatangi keduanya. Mendengar tersangka mengaku anggota polisi, Khairil langsung menanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Fazaruddin. “Kami mau lihat, kalau memang bapak benar aparat kepolisian. Ditanya seperti itu tiba-tiba tersangka kabur. Karena tersangka kabur, lalu kami kejar. Sekira seratus meter dari rumah Mahdi tepatnya di tengah persawahan menuju PT Aqua Farm, tersangka tertangkap dan langsung dihajar warga,” beber Aril. Setelah itu tersangka dibawa ke Kantor Kepala Desa Naga Lawan sekira pukul 20.00 WIB. Selanjutnya tersangka diserahkan ke Mapolsek Perbaungan berikut barang bukti sepeda motor Mio Sporty yang kini diamankan di Mapolsek Perbaungan. Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Iptu SH Manungkalit melalui telepon seluler kepada wartawan membenarkan penangkapan Fazaruddin dan kini masih dalam proses penyelidikan, Sabtu (23/10). (RSM)

Perampok SPBU Babak Belur Medan-andalas Dua perampok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Jalan Ngumban Surbakti babak belur dihajar massa, pasalnya kedua perampok ini menyaru sebagai konsumen untuk melakukan perampokan uang di laci SPBU, Sabtu (23/10). Kedua perampok yakni Roma Nasution (27) dan Reza Lubis (25) keduanya warga Jalan Tanjung Sari Pasar I gagal melancarkan aksinya setelah pengisi bensin, Ida meneriaki keduanya rampok. Menurut Ida peristiwa ini terjadi siang bolong. Saat itu kedua pelaku menyaru sebagia konsumen. Seorang di antaranya berpura-pura mengisi bensin dan seorang lagi mendekati laci. Saat pelaku yang dekat laci meraup seluruh uang dan memasukkan dalam bajunya, Ida langsung menarik baju pelaku bernama Reza Lubis sambil berteriak sehingga mengundang perhatian warga dan pekerja di SPBU tersebut. Pada saat itu ida sempat terlibat tarik menarik dengan pelaku. Ia juga sempat mendapatkan bogem dari pelaku hingga dirinya terjatuh dan mengalami luka luka. Sementara menurut tersangka Roma dirinya bertugas sebagai kawanan yang siap melarikan diri dengan sepeda motor atas hasil perampokan yang mereka lakukan. Saat itulah warga turut melakukan pengejaran hingga kedua pelakupun berhasil ditangkap warga yang ada di tempat kejadian peristiwa dan menghajar pelaku. Tak lama berselang petugas Polsekta Sunggal mendengar aksi perampokan ini. Kemudian petugas dan warga langsung mengamankan sepeda motor Yamaha MIO BK 6406 AAH milik pelaku sebagai barang bukti. Kedua pelaku juga langsung diboyong untuk diproses hukum lebih lanjut atas pebuatannya. (STARBERITA)

Dua Pelajar SLTA Dilaporkan ke Polisi Pantai Sermin-andalas Dua pelajar SLTA Pantai Cermin, Serdang Bedagai diamankan petugas Polsek Pantai Cermin karena kedapatan membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio BK 3413 LE milik temannya Dodi (16) warga Dusun VII, Desa Nagakisar, Pantai Cermin. Pelaku, Gabeta Simbolon (16) dan Indra Manik (15) warga Dusun IV Pematang Durian, Desa Naga Kisar, Perbaungan, Sergai. Keduanya ditangkap tim buser Polsek Pantai Cermin, Sabtu (23/10) sekira pukul 20.00 WIB ketika sedang minum tuak di rumah saudaranya di Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam, Deli Serdang. Di Mapolsek Pantai Cermin, Gabeta mengaku, tidak ada niat untuk melarikan sepeda motor milik Dodi teman sekolah Indra. Mereka mengaku hanya meminjamnya, Rabu (20/10) sekira pukul 20.30 WIB ketika Dodi melintasi jembatan yang berada di perbatasan Desa Nagakisar-Lubuksaban atau jalan menuju Pantai Matikmatik untuk membeli membeli rokok. Sebenarnya, kata Gabeta, setelah pulang membeli rokok ke Tanjung Morawa, mereka mau mengembalikanya, namun karena mendengar kabar orang tua Dodi sudah melapor ke polisi, mereka jadi takut mengembalikannya. “Kami tidak ada niat mencuri bang, kami meminjamnya hanya untuk membeli rokok sambil jajan-jalan," kilahnya sembari mengatai Dodi yang tega melaporkan ke polisi. Sumber di kepolisian menyebutkan, keduanya dilaporkan ke polisi karena pemilik sepeda motor merasa sepeda motor yang dipinjamnya tidak dikembalikan selama tiga hari. Karena itu, pemiliknya membuat pengaduan ke Mapolsek Pantai Cermin. Dan, pada Sabtu (23/10) sekira pukul 20.00 WIB keduanya ditangkap. Kapolsek Pantai Cermin melalui Kanit Reskrim Aiptu Abdul Muis ketika dikonfirmasi, Minggu (24/10) membenarkan penangkapan tersebut. Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Begitu juga dengan barang bukti sepeda motor diamankan di Mapolsek Pantai Cermin.(RYAD)

harian andalas | Hal.

4

Plaza Medan Fair Rawan Copet Medan-andalas Maraknya kasus pencopetan yang belakangan ini terjadi di pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair membuat para pengunjung harus lebih waspada.

andalas/Ika Ramadhani

DIPULANGKAN - Jenazah salah satu anggota kawanan bersenjata yang tewas dalam kontak senjata dengan kepolisian di Dolok Masihul beberapa waktu lalu, saat tiba di rumah duka diturunkan dari mobil ambulans.

3 Jenazah Anggota Kawanan Bersenjata Api Dimakamkan Medan-andalas Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah Taufik Hidayat, Zulkarnain, dan Rahmadsyah, Sabtu (23/10). Ketiganya merupakan anggota kawanan bersenjata api yang tewas akibat baku tembak di Dolok Masihul beberapa waktu lalu. Ketiga jenazah itu merupakan bagian dari delapan jenazah anggota kawanan ber-senpi yang dipulangkan kepolisian kepada keluarganya masing-masing setelah sempat ditahan selama beberapa hari di RS Adam Malik guna kepentingan pemeriksaan. Jenazah Zulkarnaen dan Rahmad Syah tiba di rumah duka yang berada di Jalan Belanak Link 16, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua jenazah tidak dibawa ke rumah duka karena sudah terlalu lama dikembalikan. Setibanya di lokasi kedua jenazah tersebut langsung di bawa ke Musholla Muhajirrin untuk disalatkan. Setelah disalatkan, kedua jenazah langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belawan Bahagia untuk dikebumikan. Pihak keluarga maupun warga terlihat antusias ingin menggotong peti mati berisi kedua jenazah menuju TPU. Sesampai di pemakaman, kedua jenazah tidak langsung dimakamkan. Pasalnya lubang kubur yang sudah

lama dipersiapkan pihak keluarga sudah digenangi air sehingga harus lebih dahulu airnya dikuras. Setelah airnya kering barulah kedua jenazah di masukkan ke dalam lubang dan dikubur bersama peti matinya. Sekembali dari pemakaman, suasana haru di rumah duka masih terasa sangat kental. Suara isak tangis anggota keluarga kedua jenazah masih terus terdengar. Tety (29), kakak kandung alm Rahmad Syah dan alm M Yusuf (belum dipulangkan-red), dua hari sebelum jenazah kedua adiknya dipulangkan, ia mengaku mendapat tanda-tandanya. Saat ia sedang nonton televisi tiba-tiba ia mencium aroma minyak wangi yang seharihari dipakai alm Rahmad. Tetapi saat itu ia tidak memikirkan yang anehaneh. Sementara suami Tety, Muji (32) juga mendapatkan pertanda, tetapi bukan mencium aroma minyak wangi yang biasa dipakai alm Rahmad. Saat itu Muji seperti biasa sepulang kerja mengisi minyak tanah ke dalam kompor. Tiba-tiba ia mendengar seperti suara Rahmad mengetuk pintu dan mengucapkan Assalamuallaikum. Mendengar suara tersebut ia langsung keluar untuk melihat siapa yang datang. Tetapi setelah pintu dibuka ternyata tidak ada siapapun sehingga saat itu bulu kuduknya sempat merinding.

Setelah itu, untuk kedua kalinya suara serupa kembali dia dengar dan kali ini dirinya menjawab salam tersebut. Pada saat dilihatnya keluar, juga tidak ada orang sama. ”Saya bingung, saya lihat keluar kok tidak ada orang tetapi saya hafal betul kalau itu suara Almarhum Rahmad,” ujarnya. Tety mengatakan pihak keluarga dan warga sekitar untuk saat ini sudah sedikit lega karena jenazah kedua adiknya sudah dikembalikan dan tinggal menunggu kepulangan jenazah lainnya yakni M Yusuf, Dedi, dan juga Damman. Lebih lanjut dirinya menambahkan pihak kepolisian akan memulangkan jenazah lainnya pada Senin ini karena hasil pemeriksaan test DNA-nya belum selesai. Sementara itu, jenazah Taufik Hidayat yang dibawa ke rumah orang tuanya, tiba di rumah duka Jalan Pasar IV, Komplek Panggon, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah disalatkan di Masjid AtThoharoh tak jauh dari rumah duka, jenazah Taufik Hidayat langsung dibawa ke (TPU) Pasar III, Jalan Bersama Marelan. Suasana duka pun kian terasa saat jenazah dikuburkan. Pihak keluarga dan kerabat tidak sedikit yang menangisi kepergiannya. (IKA)

Diduga Stres, Diston Siboro Gantung Diri Kabanjahe-andalas Diduga jenuh dan stres karena tidak kawin–kawin, Diston Siboro nekat gantung diri hingga tewas dengan seutas kabel listrik yang menjerat di lehernya, di Jalan Kapten Bangsi Sembiring, Kabanjahe. Kejadian itu diketahui pada Jumat (22/10) sekira pukul 06.30 WIB ketika Selfianti adik korban akan membangunkan abangnya di dalam kamar. “Ketika kugedor-gedor pintunya tidak disahuti dari dalam kamar. Ter us aku ber upaya mendobrak pintunya, ternyata abangku Deston telah tergantung mempergunakan kabel listrik tanpa memakai sehelai

andalas/lamhot situmorang

BUNUH DIRI - Mayat Deston Siboro yang tewas bunuh diri terbaring kaku saat diperiksa para medis di RSUD Kabaja. benangpun di tubuhnya,” ujarnya. Melihat itu Selfianti lantas men-

jerit minta tolong sehingga mengundang warga sekitar berdatangan ke rumah mereka untuk mencari tahu. Polisipun dilapori. Dalam waktu singkat pihak petugas dari Mapolres Tanah Karo tiba di TKP. Setelah dilakukan olah TKP, polisi membawa korban ke rumah sakit umum untuk pemeriksaan. Kapolres Tanah Karo AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko SH MH melalui Kasatreskrim AKP Lukmin Siregar kepada andalas di ruang kerjanya membenarkan kejadian itu. “Kita belum ada menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan terhadap tubuh korban,” tegas Lukmin. (LAMS)

Hal ini terungkap dari laporan beberapa korban kepada Starberita (grup andalas) , Sabtu (23/10), yang mengaku kehilangan barang berharganya seperti dompet. Seorang pengunjung, Hj Lastuti mengaku kehilangan dompetnya. Dompet tersebut berisi uang tunai lebih kurang senilai dua juta rupiah dan beberapa surat-surat berharga seperti Atm, SIM, dan beberapa kartu kredit miliknya. “Saya kebingungan saat akan membayar barang belanjaan di kasir karena dompet yang berada di tas saya raib,” ujar ibu paruh baya itu. Dirinya mengaku sempat disenggol orang beberapa menit sebelum membawa barang belanjaannya ke kasir. Modus dengan cara menyenggol korban dengan sengaja sebelum melancarkan aksinya yang dilakukan para pencopet tersebut juga dirasakan oleh adik kandungnya yang dalam kurun waktu satu minggu ini berbelanja di Plaza Medan Fair. “Sewaktu saya bercerita ke adik saya, dia mengaku juga sempat hampir kecopetan dengan modus pelaku yang sama,” ujarnya. “Namun adik saya tidak sempat kehilangan, saat itu dia sempat melihat tasnya setelah disenggol, resleting tasnya sudah kebuka,” ungkapnya Yang disesalkan dari korban, pihak keamanan Plaza Medan Fair seakan tidak menanggapi laporan mereka dengan serius. Korban hanya disuruh meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Saat dikonfirmasi Starberita, pihak Plaza Medan Fair mengaku tayangan CCTV baru bisa mereka lihat setelah plaza tersebut tutup dan tidak ada lagi aktifitas perbelanjaan. Setelah sebelumnya ditanyai mengapa pihak Plaza Medan Fair tidak langsung melakukan pengecekan CCTV setelah adanya laporan korban. (STARBERITA)

Polisi Gerebek Janda dan Duda Pesta SS Sei Rampah-andalas Pasangan janda dan duda diciduk petugas Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai dari sebuah rumah, Sabtu (23/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Keduanya diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu sabu yang didapat dari sisa perangkat alat isap sabu sabu. Kedua tersangka itu, Rahman (40) warga Dusun I, Desa Lubuk Cemara, dan Nuriani Br Tarigan alias Yani (30) warga Jalan Sunaryo Lingkungan X, Kelurahan Tualang, serta Walidah alias Ida (32) warga Jalan Kabupaten Gg Keluarga, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Sumber di kepolisian menyebutkan, sebelumnya petugas mendapat informasi di rumah tersangka Yani sedang berlangsung pesta sabu sabu. Saat digerebek, petugas menemukan Rahman dan Yani sedang duduk berduaan di dalam rumah tersebut. Di lokasi yang sama petugas menemukan seperangkat alat untuk mengonsumsi sabu sabu. Rahman di sela pemeriksaan petugas, Minggu (24/10) mengaku sudah setahun mengonsumsi sabu sabu. “Saya pakai sabu sabu untuk senang-senang saja,” ujar duda yang berprofesi sebagai agen padi tersebut. Sementara itu, Yani hanya tertunduk lesu. Janda beranak dua tersebut pasrah diperiksa polisi. Sedangkan Ida hanya ketiban sial. Pas petugas menggerebek, janda beranak dua itu baru sampai di depan pintu. Diapun sekalian digaruk petugas ke Mapolres Sergai untuk menjalani pemeriksaan bersama kedua rekannya tersebut. Di lokasi terpisah, petugas Sat Narkoba Polres Sergai juga mengamankan Irfan alias Ontoi (30) warga Jalan Kabupaten, Perbaungan, Sabtu (23/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Dari tangannya petugas menemukan barang bukti sembilan amplop daun ganja yang dibungkus kertas. Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Nopiardi ketika dikonfirmasi, Minggu (24/10) membenarkan penangkapan tersebut. (RYAD)

Oknum PNS Dishutbun Divonis 2 Tahun Penjara Kaharuddin Lubis (47), oknum PNS di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Serdang Bedagai divonis 2 tahun penjara subsider 3 bulan kurungan dan membayar denda Rp5 juta oleh Pengadilan Negeri (PN) Tebing Tinggi Deli.

W

arga Bunut Barat II, Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah terlibat dalam kasus penebangan pohon kayu api-api di pantai Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin. Terpidana terbukti memerintahkan terdakwa Bahari alias Atan (berkas terpisah) dan Udin (DPO) untuk

menebang pohon kayu api-api seluas 2 hektare yang berfungsi sebagai jalur hijau tersebut. Majelis hakim yang memutus perkara ini dipimpin Hakim Ketua Sun Basana Hutagalung SH dibantu Hakim Anggota Silvianingsih SH dan Halimatussakdiah SH, serta Panitera Pengganti (PP) Syawal Aswad Siregar SH MHum, Senin (18/10) di PN Tebing Tinggi Deli. Dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedi Syahputra menuntut Kaharuddin dengan hukuman 2,6 tahun penjara dengan denda Rp5 juta dan subsider 3 bulan kurungan. Menanggapi vonis majelis hakim ini, Kaharuddin Lubis diberi kesempatan pikir-pikir hingga 7 hari. Anehnya, meski telah divonis penjara 2 tahun, terdakwa tidak langsung ditahan, melain masih diberi penangguhan penahanan. Sementara terdakwa Bahari alias

Atan pada hari yang sama dijatuhi vonis dengan hukuman 1,6 tahun penjara. Lebih ringan dari tuntutan JPU yang menunut terdakwa Bahari 2 tahun penjara. Seperti tertuang dalam surat dakwaan JPU, perkara ini bermula pada sekitar November 2009, saat Kaharuddin Lubis bertemu Bahari alias Atan di Dusun Lubuk Pulau. Keduanya diketahui sudah saling kenal. Saat itu Kaharuddin menyuruh Bahari menebangi pohon kayu api-api yang berada di pesisir Desa Bagan Kuala. Bahari pun mengajak Udin melakukan penebangan itu. Penebangan berlangsung pada Desember 2009. Bahari dan Udin dijanjikan diberi upah Rp1.200.000 per hektare oleh Kaharuddin. Menurut keterangan para saksi diduga kayu tersebut akan dijual ke pabrik kayu di Kecamatan Tebing Syahbandar.

Kasus ini terungkap berkat adanya pengaduan warga Desa Bagan Kuala ke pihak kepolisian Sergai, pada Minggu, 3 Januari 2010. Masyarakat marah karena pohon kayu api-api yang ditebang itu fungsinya untuk menangkap dan menahan lumpur dan sampah yang hanyut di perairan. Kayu api-api ini juga menjadi tempat perkembangbiakan bermacam jenis ikan dan tempat satwa laut mencari makan seperti kepiting bakau, siput, dan terintip, serta mencegah erosi dan pengikisan daratan. Para terdakwa dalam kasus ini terbukti melanggar Pasal 55 KUHPidana Jo Pasal 50 ayat (3) huruf e Jo Pasal 78 ayat 5 Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan. Kadishutbun Sergai Ir Taufik Batubara MSi ketika hendak dikonfirmasi mengenai vonis PN Tebing Tinggi Deli terhadap Kaharuddin Lubis, tidak berhasil ditemui di ruang kerjanya, Jumat, (22/10). (RSM)


Senin 25 Oktober 2010

Pengunjung Padati Medan Clothing dan Distro Expo Medan-andalas Ribuan warga Medan yang didominasi kalangan remaja memadati pelataran parkir Deli Plaza Medan tempat digelarnya Medan Clothing&Distro Expo 2010 pada 22-14 Oktober. Panitia Medan Clothing&Distro Expo 2010, Desley, Sabtu (23/10), mengatakan, pameran ini menghadirkan 40 distro dari seluruh Indonesia sebagai peserta. Kegiatan ini merupakan tur promo yang juga digelar di Jakarta, Lampung, Makassar, dan kota-kota lainnya di Indonesia. Produk-produk yang disuguhkan merupakan hasil karya remaja Indonesia seperti baju, celana, dompet jaket, tas, dan lainnya. Desley mengakui, kegiatan ini cukup disambut baik warga Medan khususnya kalangan remaja. Selain dapat menyaksikan pameran produk brandbrand terkenal dari beberapa distro di Indonesia, remaja Medan juga dapat mengikuti kegiatan skateboard competition dan fingerboard competition. Untuk memeriahkan acara, panitia menghadirkan artis band lokal seperti Endang Soekamti, Tengkorak band, dan Steven Jam. Desley berharap tahun depan kegiatan ini bisa kembali digelar di Medan agar masyarakat Medan lebih mengenal dan menggunakan produk-produk dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah bagus dari produk impor. (GUS)

Pertemuan FIABCI Beri Peluang Pengembang Sumut Medan-andalas Pertemuan Federasi Pengusaha Pengembang Asia Pasifik (FIABCI) ke-11 di Medan yang digelar di Grand Swiss-Belhotel, Sabtu (23/10), memberikan peluang bisnis kepada pengembang di Sumut. Pertemuan tersebut menjadi ajang tukar informasi tentang bisnis properti di Asia Pasifik. Ketua FIABCI Asia Pasifik Datok Alan Tong mengatakan bahwa prospek bisnis properti tahun 2010 dan 2010 sangat menggembirakan. Untuk itu ia minta supaya seluruh pengembang yang tergabung dalam FIABCI Asia Pasifik saling bekerja sama, menciptakan, dan mendorong network yang baik, sehingga sekecil apapun peluang yang ada, bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia didampingi Sekjen FIABCI Asia Pasifik, Rusmin Lawin SH yang juga Ketua Real Estate Indonesia (REI) Sumut mengatakan bahwa FIABCI Asia Pasifik terus tumbuh dengan baik, karena sepenuhnya didukung oleh FIABCI di negara-negara anggota, termasuk Indonesia. "Mari terus berkarya, terus bekerja sama dan membangun kawasan Asia Pasifik dengan baik, supaya maju dan memberikan manfaat kepada bangsa dan negara yang bersangkutan," ujarnya. Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum REI Teguh Satrya yang juga Ketua FIABCI Indonesia, dihadiri sejumlah asosiasi pengusaha, seperti Ketua Umum Kadin Sumut Irfan Mutyara SE, para pengembang di Sumut serta pejabat pemerintah daerah. Pada Minggu (24/10), seluruh peserta pertemuan FIABCI ke-11 mengunjungi Pesta Danau Toba. Kunjungan tersebut bukan hanya dimaksudkan untuk tamasya, tapi juga untuk mencari kemungkinan kerja sama apa yang bisa dilakukan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata terkenal tersebut ke depan. (STARBERITA)

5 EKONOMI-BISNIS Pesta Danau Toba 2010 Sukses harian andalas | Hal.

Andalas/Rony Muharrman

LIHA TUNJUK AN - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut (kanan) didampingi tamu LIHATT PER PERTUNJUK TUNJUKAN udangan di kursi VVIP saat melihat pertunjukan perlombaan marching band, Minggu (24/10) dari Open Stage Parapat.

Parapat-andalas Pesta Danau Toba 2010 yang berlangsung 20-24 Oktober, berjalan sukses. Perhelatan itu resmi ditutup Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman dalam suatu acara yang meriah di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/10). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada masyarakat sekabupaten/kota kawasan Danau Toba, stakeholders pariwisata, Panitia Pesta Danau Toba, Kapoldasu, Pangdam I BB, Muspida se-kabupaten/ kota se-kawasan Danau Toba yang telah maksimal dalam

menyukseskan parhelatan PDT 2010. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara, Sudarno didampingi Direktur Utama Trans Kreasindo Production Didit Mahadi Kadar kepada wartawan, di sela penutupan PDT 2010 di Open Stage Parapat mengatakan, apa yang

ATRAKSI - Grup marching band menampilkan atraksi yang diiringi lagu saat acara penutupan Pesta Danau Toba di Lapangan Pagoda Parapat Minggu (24/10).

menjadi tujuan dan misi dari pelaksanaan PDT 2010 dapat tercapai dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kawasan Danau Toba. Mulai dari kebersihan lingkungan Danau Toba, melestarikan dan mengembangkan budaya se-kabupaten/kota di kawasan Danau Toba serta menjadikan ajang PDT sebagai pesta rakyat dan milik semua masyarakat luas. "Disbudpar Sumut sebagai lembaga teknis tentu sangat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semua pihak yang telah mendukung kesuksesan pagelaran PDT tahun ini.

Keterlibatan pejabat pusat, masyarakat luas, muspida sekabupaten/kota Danau Toba serta aparat keamanan yang telah bekerja keras menyukseskan event ini," kata Sudarno. Didit Mahadi Kadar yang juga Ketua Indonesia Congress Convention Assosiation (INCCA) menambahkan PDT 2010 ini menjadi momen kebangkitan kabupaten/Kota se-kawasan Danau Toba. Artinya, secara keseluruhan event ini mampu membawa dampak multiplayer effect yang dasyat dengan makin bergerak sektor perekonomian di kabupaten/kota di kawasan Danau Toba. Salah satu buktinya adalah

Sumut-Eropa Tingkatkan Kerja Sama Dagang Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya meningkatkan kerja sama dagang maupun menarik investasi pengusaha dari berbagai kawasan khususnya Eropa yang potensinya dinilai masih cukup besar. "Segala upaya terus dilakukan termasuk akan menggelar Forum Dagang dan Investasi Negara-Negara di Kawasan Eropa Tengah dan Timur di Medan, 27 Oktober 2010," kata Panitia Penyelenggara Forum itu, Khairul Mahali di Medan, Minggu. Pada acara yang akan dihadiri berbagai pejabat dan pengusaha Indonesia dan Eropa itu, akan dibicarakan peluang-peluang apa yang bisa dikerjasamakan antarpengusaha. Menurut dia, dewasa ini perdagangan Sumut ke negara Eropa dinilai masih belum optimal atau kontribusinya sekitar 14 persen dari total nilai ekspor daerah itu. Data menunjukkan,

nilai ekspor Sumut ke negara Uni Eropa hingga September 2010 mencapai 751,297 juta dolar AS atau naik 35,65 persen dari realisasi periode sama 2009. Ekspor Sumut juga masih terbatas ke pasar tradisional seperti Belanda dan Italia dengan produk terbesar juga masih di produk komoditas seperti crude palm oil. "Sebenarnya selain banyak negara di Eropa itu yang berpotensi untuk menjadi sasaran ekspor, juga produk yang diperdagangkan dari Sumut masih cukup potensial untuk dijual ke negaranegara Eropa itu," kata Mahali. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, mengatakan, eksportir Sumut masih cenderung memilih ekspor ke negara Asia dengan perhitungan biaya ongkos angkut yang lebh murah dan aturan "main" yang

tidak terlalu merepotkan. Biaya transportasi dari Sumut ke negara lain seperti Eropa yang jauh lebih mahal sering membuat pengusaha Sumut sulit bersaing dengan produk serupa yang dihasilkan negara lain yang ong-

kos angkutnya teryata lebih murah. Harusnya dalam forum itu juga nantinya dibahas mengenai kendala perdagangan dan solusinya sehingga forum itu memberikan hasil yang bermanfaat, kata Laksamana. (ANT)

2011, Pegadaian Buka Layanan Sistem Online Medan-andalas Mulai tahun 2011, Perum Pegadaian akan membuka fasilitas online untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, di tahun 2011 Perum Pegadaian akan membuka fasilitas online. Menurut Direktur Utama Perum Pegadaian Chandra Purnama baru-baru ini di Medan, pihaknya akan membangun sistem gadai online di 91 titik. Hal ini katanya untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi gadai di Perum Pegadaian. Chandra Purnama yang hadir ke Medan dalam rangka penutupan Rakorwil Perum Pegadaian Kanwil Medan menjelaskan, sebelum sistem online diterapkan, pihaknya terlebih dahulu memperbaiki teknologi informasi di setiap kantor wilayah. (DI)

melonjaknya tingkat occupasy (hunian) hotel-hotel yang berada di Parapat dipenuhi oleh tamu. Selain itu juga tamu yang datang akan berbelanja aneka kebutuhan selama berliburan di Parapat. Mulai dari belanja souvenir, baju, aksesoris, makanan, dan minuman. "Itu dari segi tamu (masyarakat) lokal maupun wisatawan yang datang ke PDT 2010 ini. Belum lagi dari peserta event yang mencapai puluhan ribu orang. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat di kawasan Danau Toba yang selama event berlangsung memberikan dukungan penuh," ujarnya. (GUS)

Penahanan Gubsu Bisa Pengaruhi Bisnis Medan-andalas Penahanan Gubsu Syamsul Arifin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa memengaruhi jalannya bisnis pengusaha di awal-awal ini terkait birokrasi perizinan. Untuk itu diharapkan agar pada masa sulit sekarang ini, Wagubsu Gatot Pujo Nugroho harus berani ambil kendali, sehingga birokrasi bisa berjalan seperti semula. Demikian dikemukakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Irfan Mutyara SE, Sabtu (23/10). Ia mengatakan, di awal-awal ini pengurusan birokrasi perizinan pasti sulit, karena semua pejabat terkait di daerah ini menunggu, takut salah kalau mengambil keputusan, takut dianggap melangkahi, takut dinilai tak punya wewenang. "Kami dari pengusaha meminta Wagubsu harus bisa ambil kendali, agar jangan sampai deadlock segala pengurusan izin usaha dan sejenisnya. Jadi segera Wagubsu ambil kendali, bukan ambil posisi. Namun kalau kelak tampuk Pemprovsu memang harus dipegang Wagubsu, ya segera ambil posisi. Saat transisi seperti ini harus bisa dikembalikan ke kondisi normal," ujarnya. Ditanya soal sikap pemerintah terhadap bisnis properti, kaitannya dengan pelaksanaan pertemuan FIABCI ke-11 di Medan, yaitu Asosiasi Pengusaha Real Estate Asia Pacifik, Irfan Mutyara mengatakan pemerintah diskriminatif. "Untuk lahan perkebunan misalnya, pemerintah sepertinya cepat memberikan lahan, tapi kalau untuk properti sulit memberikannya, padahal perumahan itu toh sebagian ditujukan kepada pegawai pemerintah," jelasnya. (STARBERITA)

an


Senin

EKONOMI-BISNIS

25 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

PESANTREN MODERN

TA’DIB AL-SYAKIRIN MTsS & MAS

Jl. Brigjend Zein Hamid Km. 7,5 Titi Kuning Medan Johor Telp. 061 – 786 7215

6


Senin 25 Oktober 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7

Lindungi sepeda motor anda dari curanmor dengan memasang SMART ALARM ANTI MALING. Tidak ada efek samping terhadap mesin, CDI, AKKI, dll.

Harga Terjangkau

Hub. 061 - 76731964

RUMAH DIJUAL


OLAHRAGA

Senin 25 Oktober 2010

KILAS

Montevideo-andalas Masih ingat dengan mantan bintang Inter Milan Alvaro Recoba? Ya, striker veteran ini dikabarkan siap kembali beraksi di lapangan hijau usai pulih dari cedera panjang. Recoba yang kini telah memasuki usia 34 tahun memang masih tercatat sebagai pemain aktif di klub kampung halamannya, Uruguay, Danubio sejak 2009. Sayang, musim perdananya tak berjalan mulus. Striker kidal ini justru menghabiskan hampir sepanjang musim kompetisi Apertura di ruang perawatan karena cedera tendon. Kini di awal musim 2010, cederanya telah pulih dan Recoba pun siap kembali membela Danubio saat menghadapi Penarol, akhir pekan ini. Tanda-tanda bakal kembali tampilnya Recoba adalah saat dirinya terlihat mengikuti sesi latihan penuh pada awal pekan, Sabtu (23/10). Kembalinya Recoba jelas memberikan atmosfer positif di kubu Dabubio, klub yang sempat dibelanya selama 15 tahun sebelum merantau di Eropa. Diketahui, saat ini Danubio tengah bersaing memperebutkan gelar juara liga Uruguay. Dari delapan laga, Danubio menempati urutan enam klasemen dan hanya berselisih dua angka dari Wanderers dan El Tanque Sisley yang memuncaki klasemen sementara. Sepanjang karir di Eropa, Recoba tercatat sempat memperkuat Inter dan Torino. Prestasi terbesar ditorehkan pemilik nama lengkap Alvaro Alexander Recoba Rivero ini saat bermain untuk I Nerazzurri (1997– 2008). (OKZ)

O' Neal: Tua Lebih Baik Boston-andalas Center anyar Boston Celtics Shaquille O'Neal melemparkan ancaman kepada mantan timnya Miami Heat jelang laga pembuka NBA. O'Neal yang dibuang oleh Heat mengingatkan kalau dirinya belum habis. Dia yakin bisa melakukan hal yang lebih baik ketimbang bintang muda yang sekarang tengah bersinar terang. “Lebih tua bisa jadi lebih baik,” ujar O’Neal mengacu pada tiga pendatang anyar Dwyane Wade, Chris Bosh dan LeBron James, Minggu (24/10). “Mungkin semua orang sangat tertarik kepada tim yang dipenuhi pemain muda. Namun selama ini saya tidak pernah melihat kehebatan tim seperti itu,” pungkasnya. “Beberapa studi juga menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir belum ada tim dengan materi pemain muda yang bisa meraih suskes,” tuntas pria yang akrad di sapa Shaq. (OKZ)

Ferrara Paling Tepat untuk Azzurrini Turin-andalas Ciro Ferrara baru saja diresmikan sebagai pelatih timnas Italia U-21. Terpilihnya mantan pelatih Juventus itu ternyata mendapat dukungan penuh dari mentornya, Marcello Lippi. Ya, Lippi memang menjadi salah satu sosok yang paling setuju dengan ditunjuknya Ferrara sebagai pelatih baru Azzurrini. Lippi menilai, mantan asisten dan suksesornya di kursi kepelatihan Juve itu merupakan sosok yang paling tepat untuk memoles bibit-bibit muda Italia. “Menurut pandangan saya, ini (Ferrara) merupakan pilihan yang paling tepat. Ferrara dan Angelo (Peruzzi) merupakan dua elemen penting yang bisa membangkitkan mental para pemain muda baik dari sisi teknis maupun moral,” tutur Lippi seperti dilansir Goal, Minggu (24/10). “Jelas, mereka akan segenap hati membantu tim mereka dan perkembangan sepak bola Italia,” tandas pelatih yang gemar menghisap cerutu ini. Seperti diketahui, Ferrara ditunjuk Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menggantikan posisi Pierluigi Casiraghi yang dipecat karena gagal membawa Azzurini lolos ke putaran final Euro U-21. (OKZ)

8

Bencana Red Bull, Senyum Alonso

Recoba Siap Kembali Merumput

SHAQUILLE O'Neal

harian andalas | Hal.

Yoengam-andalas Fernando Alonso tersenyum puas di GP Korea 2010. Bukan hanya karena berhasil keluar sebagai juara, namun dia juga sukses merebut tampuk pimpinan klasemen sementara pembalap dari tangan Mark Webber, Minggu (24/10). Tampil konstan di sirkuit Yoengam yang diguyur hujan deras hampir sepanjang balapan, Alonso berhasil finish paling depan. Dia mencatatkan waktu 2 jam 48 menit 20.810 detik. Sukses yang ditorehkan pembalap Ferrari tersebut tentu saja tidak lepas dari nasib sial kubu Red Bull. Dua pembalap mereka Sebastian Vettel dan Mark Webber gagal menyelesaikan balapan, padahal sempat menguasai balapan sejak awal. Dimulai dari Webber. Menduduki posisi kedua di bawah Vettel, pembalap asal Australia tiba-tiba harus menghentikan balapan akibat

mengalami kecelakaan di lap ke-19. Ban mobilnya mengalami slip karena lintasan licin dan ketika berupaya mengontrol posisi kembali, seketika dia dihajar dari belakang oleh Nico Rosberg. Sementara nasib tragis menimpa Vettel di lap ke-46. Memimpin balapan sejak garis start, dia harus menghentikan laju RB6 karena mengeluarkan api serta asap dari bagian belakang. Alonso yang terus mengekor tidak membuang kesempatan. Dia langsung menyalip Vettel mempertahankan posisi hingga garis akhir. Pembalap asal Spanyol itu diikuti oleh Lewis Hamilton. Sedangkan rekan satu timnya Felipe Massa mengantri di posisi ketiga.

Hasil GP Korea (55 lap) 1. Alonso Ferrari 2h48:20.810 2. Hamilton McLaren-Mercedes + 14.999 3. Massa Ferrari + 30.868 4. Schumacher Mercedes + 39.688 5. Kubica Renault + 47.734 6. Liuzzi Force India-Mercedes + 53.571 7. Barrichello Williams-Cosworth + 1:09.257 8. Kobayashi Sauber-Ferrari + 1:17.889 9. Heidfeld Sauber-Ferrari + 1:20.107 10. Hulkenberg Williams-Cosworth + 1:20.851 11. Alguersuari Toro Rosso-Ferrari + 1:24.146 12. Button McLaren-Mercedes + 1:29.939 13. Kovalainen Lotus-Cosworth + 1 lap 14. Senna HRT-Cosworth + 2 laps 15. Yamamoto HRT-Cosworth + 2 laps

Kemenangan Alonso di GP Korea membawanya ke puncak klasemen sementara pembalap dengan torehan 231 poin. Sementara Webber tergelincir satu tangga dengan 220 poin. Hamilton sendiri kini menggantikan Alonso di posisi ketiga dengan 210 poin. Sedangkan Vettel turun ke posisi keempat dengan raihan 206 poin. (OKZ)

CR7 Ngamuk Cetak Quattrick Madrid-andalas Usai berpesta atas kemenangan 2-0 dari AC Milan di Liga Champions, Real Madrid kembali melanjutkan pesta di Santiago Bernabeu kala menggilas tamunya Racing Santander 6-1, Minggu (24/10). Cristiano Ronaldo menjadi bintang lapangan dengan lesakkan empat gol (quattrick) yang mengantar Madrid kembali ke puncak klasemen La Liga menggusur Barcelona. Madrid terus menjaga konsistensi di empat laga terakhir yang dilakoni. Selain kemenangan atas Milan, tiga kemenangan lainnya ditorehkan anak asuh Jose Mourinho dengan hasil fantastis. Usai melumat Deportivo La Coruna (6-1) dan Malaga (41), Los Blancos meneruskan kinerja positif dengan membenamkan Racing dengan skor telak 6-1 pada jornada ke-8 La Liga. Dengan raihan sempurna ini, Madrid pun berhak menggusur El Barca yang beberapa jam sebelumnya menduduki puncak klasemen setelah menaklukkan Real Zaragoza 2-0. Dengan raihan 20 angka, Madrid kini unggul satu poin dari Blaugrana yang harus rela turun ke posisi dua. Tampil di hadapan publik Bernabeu, Madrid langsung tancap gas sejak awal. Baru sepuluh menit laga berjalan, Madrid langsung unggul melalui gol Gonzalo Higuain yang meneruskan umpan terobosan Angel Di Maria. 1-0 untuk Madrid. Kebobolan dalam kurun waktu singkat membuat moral bermain para punggawa Racing down. Alhasil, lima menit berselang, Cristiano Ronaldo

menggandakan keunggulan tuan rumah setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Higuain yang mengirim umpan. Memasuki menit ke-27, CR7 kembali memaksa kiper Racing, Tono memungut bola dari gawangnya setelah memaksimalkan umpan Mesut Ozil. Madrid kian menjauh dengan keunggulan 3-0 di paruh pertama. Tak puas mencetak dua gol, Ronaldo mencatatkan hatrrick atau gol ketiganya, tiga menit usai babak kedua digulirkan. Tendangan keras kapten timnas Portugal setelah menerima sodoran umpan Di Maria tak mampu dijangkau Tono. Madrid pun kian berada di atas angin dengan keunggulan 4-0. Bila mengira lesakkan tiga sudah membuat Ronaldo puas, anda salah besar. Mantan bintang Menchester United ini kembali menjadi mimpi buruk bagi barisan belakang Racing yang hanya bisa terpana melihat Ronaldo melesakkan empat gol sekaligus ke gawang Tono. Gol keempat Ronaldo lahir lewat titik putih usai Di Maria dilanggar di ko-

ROGER Federer tak terlarang. Unggul 5-0, Madrid tak juga mengendurkan serangan. Hasilnya, pada menit ke-63 Real mencetak setengah lusin gol tanpa balas alias 6-0. Gol keenam Madrid dilesakkan Ozil yang sukses meliuk-liuk melewati hadangan beberapa pemain Racing sebelum melepaskan tembakan kaki kiri terukur yang tak kuasa dijangkau Tono. Tertinggal enam gol, Racing sudah bisa dipastikan bakal pulang dengan tangan hampa. Namun, pelatih Miguel Angel Portugal tetap meminta anak asuhnya untuk terus berusaha untuk mencuri gol. Alhasil, pada menit ke-73 Racing berhasil mencetak gol hiburan melalui tendangan jarak jauh Papakouly Diop yang sempat membentur Markus Rosenberg dan berbelok arah sehingga membuat kiper Iker Casillas terkecoh. Racing pun harus puas menutup laga dengan kekalahan telak 1-6 dari Madrid. Messi Cetak Dua Gol Sementara itu, pemain bintang Barcelona, Lionel Messi kembali menjadi inspirator dibalik kemenangan Barcelona. Setelah tengah pekan lalu tampil impresif di ajang Liga Champions, kali ini, Messi juga tampil sebagai aktor utama keberhasilan El Barca membungkam tuan rumah Real Zaragoza 20 pada jornada ke-8 La Liga, Minggu (24/10/) dini hari WIB. Dua gol yang dilesakkan mega bintang Argentina di masing-masing babak memberikan tambahan tiga angka untuk Barcelona. Dengan hasil ini, untuk bebebarapa jam berselang, Blaugrana berhak menggeser seteru abadinya Real Madrid di puncak klasemen. Dengan koleksi 19 angka, skuad asuhan Pep Guardiola unggul dua poin dari El Real yang pastinya akan terbebani dengan target harus menang dari Racing Santander. Kedua tim saat ini masih bertarung sengit di Santiago Bernabeu. (OKZ)

Duka Sepak Bola di Kanya Nairobi-andalas Dunia sepak bola berduka. Tujuh suporter meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka akibat berdesak-desakan di stadion pada pertandingan Liga Premier Kenya antara dua tim dari satu kota Nairobi. Ambulan sibuk mengangkut para korban yang menyaksikan pertandingan antara AFC Leopards dan Gor Mahia di Nyayo National Stadium, Nairobi, Sabtu (23/10) malam waktu setempat. Insiden memilukan itu terjadi menyusul keinginan para suporter yang hendak menyerbu masuk ke stadion. “Tujuh orang meninggal. Orang-orang berusaha menerobos gerbang masuk karena mereka tidak ingin membayar,” kata David Matee, petugas

andalas/ist

ambulan sebuah rumah sakit Nairobi. Ia menambahkan, sedikitnya 30 orang terluka dan 14 di antaranya dalam kondisi kritis. Akibat insiden tersebut pertandingan langsung ditunda untuk waktu yang belum bisa dipastikan. Perdana Menteri Kenya Raila Odinga langsung

Tampak salah satu gerbang Nyayo National Stadium di Nairobi, Kenya. Sebanyak tujuh suporter tewas dan puluhan lainnya terluka akibat insiden desak-desakan menyerbu masuk stadion.

menyambangi para korban terluka yang menjalani perawatan di rumah sakit. Leopards dan Gor Mahia merupakan dua tim paling sukses di Kenya. Keduanya sama-sama mengoleksi 12 gelar juara dan juga memiliki suporter terbanyak di negara belahan timur Afrika tersebut. (LBC)

Federer Siap Samai Raihan Gelar Sampras Stockholm-andalas Roger Federer berpeluang besar menyamai peraihan gelar Pete Sampras di turnamen. Hal tersebut dipastikan oleh Federer setelah maju ke final Stockholm Open. Federer memastikan diri maju ke final usai mengalahkan Ivan Ljubicic dua set langsung 7-6(7/5), 62, Sabtu (23/10) kemarin. Sedangkan pada partai final besok, Federer akan menghadapi Florian Mayer. Peluang Federer untuk menang cukup besar karena petenis asal Swiss ini selalu menang dari dua kali pertemuan dengan Mayer. Jika menang di final itu akan menjadi gelar ketiga sepanjang tahun 2010. Namun, ini akan menjadi gelar ke-64 dalam karirnya, menyamai Pete Sampras sebagai petenis keempat di open era ini. Hanya Jimmy Connors (109), Ivan Lendl (94) dan John McEnroe (77) yang meraih lebih banyak gelar turnamen sejak 1968. "Ini menjadi tahun yang baik setelah bisa menembus final. Di saat lalu saya memiliki hasil luar biasa, saya rasa saya memenangi 24 final berturut turut dalam satu tahap, ini dapat menjadi awal lagi," ujar Federer, Minggu (24/10). (DTC)

Mutu Dituduh Serang Pelayan ADRIAN Mutu kembali tersandung kasus setelah striker Romania ini dituduh telah memukul seorang pelayan. Sementara klub Fiorentina masih menunggu perkembangan hukum kasus pemainnya ini.

Mutu saat ini masih menjalani skorsing setelah tersandung kasus obat terlarang karena gagal melewati tes doping. Dia dikabarkan sudah dapat kembali merumput di akhir bulan ini. Namun, belum jelas kapan Mutu bisa dimainkan kembali oleh Fiorentina. Striker berusia 31 tahun ini kembali mendapatkan kasus setelah seorang pelayan mengaku

telah diserangan Mutu. Seorang pria bernama Kosovar yang bekerja sebagai pelayan menuduh Mutu telah mematahkan hidungnya. Ia juga mengaku telah ditendang oleh Mutu saat di tanah ketika terjadi pertengkaran di sebuah restoran kemarin malam. Pihak klub pun menaruh perhatian atas ulah yang dilakukan oleh Mutu. "Ini sangat serius dan kami akan melihat tindakan apa yang bisa

diambil," ungkap bos Fiorentina Andrea Della Valle, Minggu (24/10). Ia juga mengatakan akan menunggu laporan pihak berwajib dulu sebelum mengambil tindakan. "Ini sangat serius dan kami menunggu laporan polisi. Ini sangat memalukan," tukas Valle. (DTC)

ADRIAN Mutu


OLAHRAGA

Senin 25 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

9

KILAS

Dispora Sumut Bantu Tim Sepakbola Popwil Medan-andalas Dispora Sumatera Utara memberikan bantuan kepada tim sepakbola yang akan dikirimkan ke Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Sumatera Utara 2010 di Bangka Belitung 31 Oktober-6 November mendatang. Bantuan tersebut diserahkan Kadispora Sumut Parlautan Sibarani SH yang diwakili Kasubdis Sarana dan Pra sarana sekaligus pengurus Bapopsi Sumut Drs Sujamrat Amro MM pada saat meninjau persiapan tim sepakbola di Lapangan PPLP Sumut, Jumat (22/10). Pada kesempatan ini, Sujamrat Amro mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan kepedulian Dispora Sumut dalam perkembangan olahraga pelajar. Dirinya juga memotivasi para pemain sepakbola agar mampu meloloskan diri ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Jamrat mengungkapkan, Sumatera Utara sudah banyak kehilangan maestro sepakbola, seperti Ramli Yatim dan lainnya. Oleh karena itu, inilah kesempatan untuk menggantikan para maestro tersebut. Jamrat juga menegaskan, bahwa untuk menjadi pemain sepakbola bukan hal yang mudah, tapi butuh keseriusan dan fokus dalam pembinaan. Tim sepakbola yang akan diberangkatkan ke Popwil Sumatera 2010 terdiri dari 18 pemain dengan pelatih Supriono dan Sumitro, dibawah koordinator pelatih Syafei Pily. Adapun pemain yang berangkat : Penjaga gawang : Supianto (Deli Serdang), Fachrizal (Langkat). Stopper : Dwi Hariyono (Medan), M Rizki (Medan), Zepri Ramadhan (Serdang Bedagai), Randa Saputra (Deli Serdang), Suherman (Binjai), Bayu Ramadan (Langkat). Gelandang: M Ridwan A (Medan), Khaidir Ali (Medan), Roziyansyah (Medan), Joe Jordan H (Medan), Anjas Kuswara (Medan), Rosul Pilihan S (Tapsel), Azlan Suheri L (Sergai), Wahyu (Medan). Striker : Daniel Surung (Medan), Lili Warisman (Asahan), Ihsan (Langkat), Juanda Priatna (Langkat). (YON)

Peringati Sumpah Pemuda

DPD KNPI Asahan Gelar Lari 10 K Kisaran-andalas Dengan semangat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, DPD KNPI Asahan bekerjasama dengan Pengcab PASI Asahan menggelar Lomba Lari 10 K, Minggu (24/10) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-82 yang jatuh pada 28 Oktober 2010. Lomba Lari 10 K tersebut memperebutkan hadiah total Rp 5 juta baik dibagian putra maupun putri yang mengambil start di depan Gedung KNPI Asahan diikuti 500 peserta terdiri dari kelompok putra dilepas oleh Asisten II Bupati Sugianto SH dan di kelompok putri dilepas oleh Kapolres Asahan AKBP J Didiek. Sebelumnya start dimulai, Ketua DPD KNPI Asahan Rahmad Hidayat, S.Sos, MSi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pengcab PASI Asahan yang telah berperan aktif menggelar lomba lari 10 K ini, sehingga melalui kegiatan ini dapat melahirkan pelari yang berbakat yang nantinya bisa mewakili Kabupaten Asahan di setiap event cabang baik di tingkat Provinsi maupun Nasional. Selain itu, Ketua DPD KNPI tak lupa juga mengaturkan ribuan terima kasih atas partisipasi serta kontribusi Bank Sumut Cabang Kisaran, Pemkab Asahan, Polres Asahan. Adapun para juara lomba lari 10 K yakni, dibagian Putra, Juara pertama direbut pelari Bambang Murdiono dari Pertina Asahan dengan catatan waktu 40,22 detik, disusul Eric Justiando diurutan kedua dari Remaja Bandar Pasir Mandoge 40,35 detik, urutan ketiga Bayu Ramadhan dari SMA Asahan 41,08 detik. Sementara di bagian putri, juara pertama yakni Masriani Sirait dari Remaja BP Mandoge, diurutan kedua direbut Fitriani ButarButar Remaja BP Mandoge 1,02,02 detik, urutan ketiga Libna K Manurung dari Remaja BP Mandoge 1,05.03 detik. (FAS)

Pengcab PSSI Sergai Gelar Rapat Koordinasi Perbaungan-andalas Untuk melaksanakan pelantikan kepengurusan yang baru, Pengcab PSSI Serdang Bedagai yang telah terbentuknya kepengurusan 31 September 2010 lalu, melakukan rapat koordinasi yang berlangsung, Sabtu (23/10) bertempat di aula Kecamatan dengan seluruh pengurus. Dalam rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI, Syafrul Hayadi yang juga menjabat Anggota DPRD Sergai didampingi Aspul Lubis Spd, M. Arifin Sinaga Spd, Suganda Lubis S.Sos, dan Ir. Radianto, serta seluruh anggota pengurus cabang PSSI Serdang Bedagai. Ketua Umum Pengurus Cabang (PengCab) PSSI Kabuapten Serdang Bedagai Syafrul Hayadi mengatakan, bahwa kehadiran PSSI di Serdang Bedagai ini diharapkan mampu menumbuhkan bibitbibit pemain yang andal dan berprestasi. Dengan demikian, menurut Stafrul daerah yang mendominasi melahirkan pesepakbola andal itu dari Kecamatan Perbaungan, Sei Rampah, Dolok Masihul, khususnya di wilayah perkebunan. Disebutkannya, bahwa dirinya ingin secara langsung memimpin PSSI di Kabupaten Serdang Bedagai ini karena, terpanggil untuk memajukan prestasi sepak bola di Kabupaten Serdang Bedagai. Kemudian bagi pengurus yang sudah dipilih dalam kepengurusan diharapkan agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya. “ Untuk itu saya akan terus melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali terhadap kinerja pengurus,” ujar Syafrul Hayadi. (RSM)

andalas/ist

Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno didampingi Ketua Pengprov IMI Sumut H Ijeck dan panpel melepas peserta wisata rally dari kawasan lapangan Merdeka Medan menuju Parapat, Sabtu pagi.

Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno

Rally Wisata Banyak Manfaatnya Medan-andalas Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno menyatakan Wisata Rally Lake Toba Touring 2010 cukup banyak manfaatnya, selain sebagai ajang penyaluran hobi otomotif khususnya time rally kegiatan ini juga bisa menyampaikan pesan tertib lalu lintas dan kegiatan pariwisata.

“Sebab itu Poldasu menyambut baik dan positif kegiatan otomotif ini,” ujar Irjen Pol Oegroseno dalam sambutannya saat melepas start peserta Wisata Rally Lake Toba Touring 2010 dari Jl Pulau Penang kawasan Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (23/10) pagi kemarin. Kapoldasu didampingi Ketua

Umum Pengprov IMI Sumut H Ijeck (Musa Rajeckshah), Ketua Harian KONI Sumut Jhon Lubis, Wakil Ketua Umum Panitia Ir Nurlisa Ginting, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga serta ketua pelaksana Kisharyanto Pasaribu, juga melepas peserta touring HDCI Sumut. Ketua Pengprov IMI Sumut

H Ijeck menyebutkan ada tiga jenis kegiatan otomotif yang mensupport pelaksanaan. Ketiga kegiatan otomotif tersebut adalah XTrim Toba Lake Adventure Trail, Wisata Rally dan Touring HDCI Sumut. Dalam rangka mensupport PDT 2010 Pengprov IMI Sumut juga akan melakukan kegiatan penghijauan dengan melakukan penanaman 500 pohon. Wakil Ketua Umum Panitia Ir Nurlisa Ginting yang juga mantan Kadis Pariwisata Sumut menyebutkan kegiatan Wisata Rally yang diikuti sekitar 40 peserta, memang diantaranya dimaksudkan sebagai upaya memperkenalkan Danau Toba sebagai unggulan pariwisata Su-

mut. Kegiatan yang merupakan kerjasama Dinas Pariwisata dengan Pengprov IMI Sumut ini juga diikuti dua peserta dari luar Sumut. Sementara Jhon Lubis yang juga merupakan Ketua Harian Pengprov IMI Sumut menyatakan tahun depan rencananya kegiatan ini akan ditingkatkan menjadi Asean Touring Rally. Peserta yang berasal dari luar Sumut yaitu Palembang menyatakan gembira bisa mengikuti kegiatan dalam rangka menyemarakkan event pariwisata. Sulino sebagai salah satu peserta yang turun atas nama tim Sriwijaya Air dari Palembang menyebutkan kegiatan ini mempunyai daya tarik karena sambil

menikmati keindahan alam di Sumut. Meski cukup diperhitungkan bakal mampu membawa pulang salah satu tropi, Sulino memilih bersikap merendah. “Peserta lain terutama dari Sumut tentu lebih paham lintasan, namun kita tentu akan berupaya untuk tampil jadi pemenang,” kata Sulino. Sehari sebelumnya peserta wisata rally yang menyediakan total hadiah Rp 20 juta ini telah mengikuti brifing dan akan melalui jalur Medan-Brastagi dan Simarjarunjung melalui Kabanjahe dan Tongging. Dan, penyerahan hadiah dilaksanakan di Niagara Hotel Parapat pada Sabtu (23/10) malam. (YON)

Kejurnas Tinju di Banda Aceh

Sumut Kirim 16 Petinju

andalas/ist

Ketua Umum Pengrov POBSI Sumut Salomo TR Pardede, SE saat menyerahkan pataka kepada Ketua Umum Pengcab POBSI Kota Medan John Ester Lase ST.

Pengprov PBSI SUMUT Lantik Pengcab POBSI Medan

Salomo: Pengurus Olahraga Harus Mau Berkorban Medan-andalas Ketua Umum Pengprov POBSI Sumut Salomo TR Pardede SE secara resmi melantik Pengcab POBSI Kota Medan masa bakti 2010-2014,Kamis (21/10) malam di Royal Room Hotel Danau Toba Medan.Acara pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Kota Medan Drs H Zulhifzi Lubis, Indra Siregar mewakili Wali Kota Medan, Pengcab Biliar se-Sumut,Pengcab Cabang Olahraga se-Kota Medan dan insan biliar se-Kota Medan. Pada kesempatan tersebut Salomo Pardede mengharapkan agar Pengcab POBSI Medan yang baru dilantik mampu mengangkat prestasi biliar Kota Medan. Selain itu, dia meminta agar Pengcab POBSI Medan tetap solid jangan setelah dilantik para pengurusnya menghilang satu per satu, katanya. Menjadi pengurus olahraga dibutuhkan pengorbanan tidak bisa hanya sekadar mau.Untuk itu Pengcab POBSI Medan harus bisa membuktikan kinerjanya dengan lahirnya atlet biliar yang andal dari Kota Medan. "Banyak pengurus olahraga yang hanya cari nama di organisasi bahkan ada yang cari makan. Saya minta agar

hal itu tidak terjadi di kepengurusan Pengcab POBSI Medan,"harap Salomo yang juga anggota DPRD Sumut tersebut. Dalam waktu dekat ini POBSI Sumut akan menghadapi agenda penting yakni Kejurnas dan Munas di Semarang pada 26 Oktober s/d 4 Nopember 2010.Jauhjauh hari POBSI Sumut telah mempersiapkan 11 atlet dari berbagai daerah untuk berlaga di Kejurnas tersebut. Atlet POBSI Sumut ingin mengukir prestasi gemilang di even nasional tersebut."Kita jangan hanya sekadar sebagai peserta, akan tetapi menjadi salah satu kontingen yang harus diperhitungkan,"kata Salomo. POBSI Sumut telah menunjukkan keseriusannya untuk mengangkat prestasi biliar dengan mendatangkan dua orang pelatih yakni MR Moh Loon Hong dari Malaysia dan James Lengkang dari Sulawesi Utara. Selain target di Kejurnas, POBSI Sumut juga membidik tuan rumah Kejurnas Pra PON 2011 mendatang. Hal itu perlu agar atlet POBSI Sumut merasa termotivasi untuk lolos ke PON 2012 mendatang di Pekanbaru Riau. Pada kesempatan itu Salomo juga mengatakan bahwa atlet biliar Sumut

adalah asli putra daerah dan merupakan binaan POBSI Sumut bukan dari Propinsi lain. “ POBSI Sumut tidak akan mau membeli atlet dari daerah lain,” kata Salomo. Sebelumnya Ketua Umum Pengcab POBSI Medan yang baru dilantik John Ester Lase ST MSi mengatakan dirinya bersama pengurus lainnya akan bekerjakeras untuk memajukan olahrag biliar di Kota Medan.POBSI Medan juga siap mendukung program KONI Medan untuk menjadikan Medan sebagai kota atlet. Untuk itu, ke depan POBSI Medan bersama pengcab biliar lainnya harus mampu merubah citra jelek tersebut." Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa biliar adalah olahraga prestasi bukan olahraga yang dibumbui dengan kegiatan-kegiatan lain," kata John Lase. Disela-sela acara pelantikan tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah bagi para juara Grand Final Biliar antar klub yakni juara I Breakshot memperoleh hadiah uang pembinaan Rp 3 juta, Juara II Vitara memperoleh Rp 1,5 juta, juara III bersama HDTI-Portal A dan Snook Klub masing-masing Rp 750 ribu.Peringkat 5 s/d 8 masing-masing Rp 500 ribu. (YON)

Stabat- andalas Pengprov Pertina Sumut mengirimkan sebanyak 16 petinju terbaiknya untuk ambil bagian dalam Kejurnas Tinju Senior Elite di Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang digelar pada 22- 30 Oktrober 2010. Dari 16 petinju tersebut, dua diantaranya diperkuat petinju dari Langkat, yaitu M. Ramadhani di kelas 48 kg dan Tra Marka Siregar di kelas 57 kg. Keduanya diharapkan mampu untuk menyumbangkan medali emas untuk kontingen Sumut dan didampingi oleh pelatih Irianto Canas. Hal itu dikatakan oleh Ketua Pertina Langkat, H. Amril Nasution, S.Sos, MAP kepada andalas di Stabat, didampingi Sekretaris Selamat, SPd, Sabtu (23/10) kemarin. Lebih lanjut Amril menegaskan, keikutsertaan keduanya adalah karena mereka berhasil lolos seleksi dan menjadi yang terbaik di kelasnya, diantaranya dengan tampil sebagai juara dalam Kejuaraan Tinju Piala Kapolres Labuhan Batu yang baru- baru ini berlangsung. Dalam kejuaraan tersebut, Tra Marka berhasil tampil sebagai juara di kelas 57 kg, sedangkan M. Ramadhani berhasil tampil sebagai juara di kelas 48 kg dan menjadi petinju harapan. Lebih lanjut ketika ditanya tentang persiapan menghadapi Porprovsu akan dilaksanakan di Kota Medan bulan Nopember mendatang, Amril pun menyebutkan, pihaknya sudah melakukan persiapan yang matang, diantaranya dengan melaksanakan TC, yang dilakukan oleh masing-masing Pengkab yang ikut pada Porprovsu itu. Sedangkan Pertina Langkat akan mengirimkan 6 petinju dalam event tersebut, termasuk M. Ramadhani dan Tra Marka Siregar. Mengenai target Amril menjelaskan, pihaknya telah memprediksikan bahwa Langkat bisa merebut 3 medali emas di cabang tinju sama seperti Pordasu yang digelar tahun 2007 yang lalu, walaupun ke depan pesaing terberat yang akan di hadapi yakni dari tuan rumah Kota Medan. “ Ya, mudah- mudahan kami bisa merebut minimal 3 medali emas, sama seperti Pordasu 2007 lalu. Berat memang, karena Medan adalah lawan yang terberat,”ujarnya. (BD)


Senin

KOMUNITAS 10 Seni Sketsa Ramaikan PDT 2010 harian andalas | Hal.

25 Oktober 2010

Jr Saragih Terpilih Jadi Ketua PMS P Siantar-andalas Dr Jr Saragih, SH, MM yang akan dilantik pada 28 Oktober mendatang menjadi Bupati Simalungun periode 2010-2015, terpilih secara akalamasi sebagai Ketua Presedium DPP PMS (Partuha Maujana Simalungun ) pada musyawarah DPP Partuha Maujana Simalungun di Auditorium USI, Sabtu (23/10). Jr Saragih bisa maju ke pemilihan ketua setelah peserta musyawarah menghapus poin 7 tata tertib yang isinya bahwa yang dapat dipilih menjadi Ketua Umum DPP/Presidium Partuha Maujana Simalungun adalah tidak sebagai pemimpin partai politik atau pimpinan pemerintahan. Setelah melalui musyawrah dan perdebatan yang alot, poin tersebut akhirnya disepakati dihapuskan. Setelah lolos dari poin 7 tersebut, Jr Saragih dapat mencalonkan diri sebagai ketua dengan dukungan 25 suara. Sedangkan calon lainnya, Karmidin Sinaga, Sarmuliadin Sinaga, Jamarison Saragih SH, Hulman Dasa, Muliansen Saragih, dan Leo Jamaria, masing-masing hanya memperoleh satu suara. Setelah seluruh kandidat berhak untuk maju sebagai calon, lagi-lagi Jr Saragih kembali mendapat batu sandungan, karena tidak dapat hadir untuk menyampaikan vis dan misi di depan peserta musyawarah. Sementara kandidat lainnya yaitu Karmidin Sinaga, Sarmuliadin Sinaga, Hulman Dasa dan Muliansen Saragih mengajukan pengunduran diri sebagai kandidat. Sedangkan Leo Jamaria dan Jamarison Saragih ,SH tetap maju sebagai kandidat dan bersedia untuk menyampaikan visi dan misi. Dr Minten Saragih, Ketua PMS Pematang Siantar menginformasikan, bahwa Jr Saragih tidak dapat hadir, karena sedang menjenguk ibunya yang sedang opname di Berastagi. Ketidakhadiran Jr Saragih sempat membuat peserta Rapat Harungguan yang dihadiri pengurus PMS dan organisasi di bawah naungan PMS sempat berdebat panjang. Salah seorang peninjau yang berasal dari Serdang Bedagai (Sergei) kemudian meminta peserta rapat Harungguan Bolon Binsar tidak melakukan pelanggaran terhadap tata tertib yang sudah ada. "Pada esok hari saja kita lakukan pemilihan ketua, sekalian untuk memberi kesempatan kehadiran Jr Saragih," usul Januarison Saragih. Tapi, sidang setelah melalui perdebatan yang panjang, akhirnya pimpinan sidang menetapkan Jr Saragih sebagai Ketua Presidium DPP Partuha Maujana Simalungun, karena telah terpilih secara akalamasi. (EP)

Siswa SMA Menangkan LKT HLN Medan-andalas Panitia Lomba Karya Tulis (LKT) Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65, tahun 2010, PT PLN (Persero) Regional Sumatera Utara, menetapkan Randy Erianda, siswa kelas XI IPS2 SMA Harapan Mandiri Medan, sebagai juara I untuk kelompok umum, dengan judul tulisan, "Empower Women With Power (Peran Listrik dalam Mendukung Upaya Pemberdayaan Perempuan). Ketua Panitia, M Jamil, mengatakan, keberhasilan Randy menunjukkan bahwa seorang siswa telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat Regional Sumut. "Ini suatu kemajuan, kita bangga dan akan memberikan apresiasi terhadapnya," kata Jamil, Minggu (24/10). Untuk Juara II, kata Jamil, dimenangkan, Jhon Rivel Purba, warga Jalan Mesjid Syuhada No 107A Padang Bulan Medan, dengan judul "PLN Hadir Menerangi dan Memajukan Bangsa". Untuk juara III diraih Siti Fahleni, warga Jalan Pengabdian No 10 Dusun I Bandar Setia Tembung Percut Sei Tuan dengan judul tulisan "Budayakan Cinta Hutan (Hutan Kita Terjaga Listrik Kita Tetap Menyala)" dan untuk juara harapan diraih Drs H Done Ali Usman MAP dengan judul "Upaya Penyelamatan Eksoistem Hutan Sumatera Utara". Sementara untuk kelompok pers, juara I dimenangkan Defri Yenni dari Harian Medan Bisnis dengan judul "PLN Berjuang Jadi Sahabat Kemajuan". Untuk juara II dimenangkan Taufik Walhidayat dari Harian Analisa dengan judul "Saling Memiliki, Listrik Jadi Panglima Kehidupan". Untuk juara III, dimenangkan Laila Azizah dari Harian Sumut Pos dengan judul "Sudah Lama Kami Ingin Jadi Sahabat PLN", dan juara harapan oleh Bachtiar Adamy dari Harian Analisa dengan judul "Merajut Masa Depan Listrik Sumut". (BEN)

Parapat-andalas Seni sketsa yang disuguhkan Stan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut untuk meramaikan Pesta Danau Toba (PDT) 2010 mampu menarik perhatian pengunjung dan wisatawan yang berkunjung ke Parapat, Kabupaten Simalungun. Para seniman muda dari Indi Fine Art Gallery dan de'art shoptainment yang tergabung di Indonesia Sketcher Medan menunjukan keahliannya menyeketsa berbagai objek di atas kertas dan hasil karya mereka selanjutnya dipamerkan di display. Pimpinan Indonesia Sketcher Medan, Endra, di sela-sela kesibukannya mengatakan keterlibatan mereka di even berskala internasional ini bertujuan untuk menggairahkan pengembangan Pesta Danau Toba 2010 dan berujung pada penempatan kreativitas dalam pesta pariwisata Sumut. Menurutnya, upaya memajukan perayaan budaya seperti PDT 2010 melalui ruang seni, penting untuk dilakukan. Maka itu sebagai seniman mereka yang tergabung dalam komunitas sketsa Medan, tertarik untuk terlibat meramaikan pesta budaya ini. "Seniman, perupa, dan peserta yang dapat berpartisipasi dalam pesta ini adalah seniman senior, seniman muda berbakat dan peserta baru berbakat emerging artists yang telah memarkirkan karyanya di galer-galeri mapan, ruang seni publik atau ruangruang seni baru dengan program yang jelas," katanya. Keberadaan para Sketche Medan di lokasi stan Disbudpar Sumut ini me-

Andalas/Ist

MEMBU SA - Anak-anak Indonesia Sketcher Medan membuat sketsa objek tertentu dengan tema "Hunting Sket Bersama Pesta Danau Toba" di MEMBUAAT SKET SKETSA depan stan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut. narik perhatian pengunjung yang datang ke Parapat. Masyarakat tertarik untuk mengetahui dan melihat secara langsung goresan-goresan seni dan hasil karya sketsa yang ditampilkan para seniman. Jovita, warga Simalungun yang mengunjungi stan Disbudpar Sumut mengaku senang dengan layanan dan informasi yang disajikan petugas pameran. Terlebih lagi menyangkut kelengkapan detail informasi tentang

program, misi, dan visi Disbudpar Sumut dalam memajukan dan mengembangkan kebudayaan dan pariwisata Sumut. "Selain wisata di kabupaten/kota sekawasan Danau Toba ini seperti Simalungun, Pematang Siantar, Toba Samosir, Humbang Hasudutan (Humbahas), Tapanuli Utara, Dairi, Tanah Karo, Phakpak Barat, ternyata destinasi dan objek wisata di kabupaten lainnya juga sangat menarik," katanya.

Ia mencontohkan seperti objek wisata di Kota Medan, Bahorok di dan Bukit Lawang di Langkat, dan objek wisata di Serdang Bedagai. "Objek-objek wisata di daerahdaerah tersebut ternyata juga indah dan bagus sekali. Ini kami ketahui setelah mendapat informasi di Stan Disbudpar Sumut," katanya seraya mengaku berkeinginan mengunjungi berbagai objek wisata di Medan dan Serdang Bedagai bersama keluarga. (GUS)

PWI Langkat Siap Gelar Konferensi Stabat-andalas Bupati Langkat Ngogesa Sitepu menyadari akan peran penting pers dalam pembangunan. Sebagai pilar keempat, pers mampu membentuk opini di tengah-tengah masyarakat dan opini itu bisa positif bisa negatif, tergantung dari tulisan maupun tayangan yang ditampilkan di media. "Karena itu, pemberitaan yang disampaikan para wartawan hendaknya lebih berdasarkan kepada fakta, bukan opini," kata bupati saat menerima audiensi pengurus PWI Perwakilan Langkat di rumah dinas bupati, Jumat (22/10). Ditambahkannya, pemberitaan yang jujur menyajikan berita secara apa adanya. Jadi, katakan yang buruk itu buruk dan yang baik itu baik, tanpa ada embel-embel kepentingan atau maksud tertentu.

Andalas/Budi Zulkifli

AUDIENSI- Bupati Langkat Ngogesa Sitepu saat menerima audiensi Pengurus dan Panitia Konfercab PWI Perwakilan Langkat di rumah dinas buoati, Jumat (22/10). Berkaitan dengan Konferensi PWI Perwakilan Langkat yang akan segera dilaksanakan, bupati pun mengaku siap untuk mendukungnya. Dukungan yang diberikan tidak hanya hadir dan

memberikan bantuan, tapi juga mendukung siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua dan pengurus PWI Perwakilan Langkat yang baru. "Ya, silakan bermusyawarah untuk

memilih ketua dan pengurus yang baru. Bagi saya siapapun yang terpilih harus didukung. Yang penting adalah bagaimana kita berjuang dan berupaya untuk mempertahankan ketertiban, keamanan dan kondusifitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Langkat," ujarnya. Sebelumnya, Ketua PWI Perwakilan Langkat H Imam Fauzi Hasibuan, SH melaporkan kesiapan pelaksanaan Konfercab yang telah disusun oleh panitia terdiri dari Ketua OC M Sajari (Metro 24) dan Ketua SC Riswan G (Skala Indonesia). Menurut informasi berkembang, Konfercab PWI Perwakilan Langkat termasuk salah satu konfercab yang menjadi perhatian serius PWI Cabang Sumut, karena diperkirakan akan berlangsung alot mengingat banyaknya kader PWI yang siap tampil memimpin organsasi kewartawanan di Bumi Langkat tersebut. (BD)

Kathina, Kesempatan Beramal kepada Bhikkhu

Vihara Kong Hok Keng Gelar Wayang Orang Tebing Tinggi-andalas Vihara Kong Hok Keng di Kota Tebing Tinggi merayakan ulang tahunnya yang ke 93. Vihara tertua di daerah itu menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Tebing Tinggi. Namun berdasarkan catatan sejarah, vihara itu sebenarnya berusia lebih dari 111 tahun. Ketua Vihara Kong Hok Keng, Darmadi (Ahong Jati) mengatakan, perayaan ulang tahun vihara diisi dengan pagelaran wayang orang (Tio Ciu Pan) selama 10 hari yang dimulai pada 26 Oktober sampai 4 November 2010. "Pagelaran Tio Ciu Pan ini meerupakan keinginan masyarakat Buddha Tebing Tinggi," kata Darmadi di Tebingtinggi, Minggu (24/10). Dia menambahkan, perayaan ulang tahun vihara seiring dengan ulang tahun Dewi Kwan Im. Namun sejak 1965, pertunjukan Tio Ciu Pan tak pernah lagi digelar hingga kini. Menurut Darmadi, dahulu hanya Rupang Dewi Kwan Im saja yang dipuja di Vihara Kong Hok Keng. Berikutnya tahun tujuh puluhan dibangun satu ruangan lagi untuk Rupang Buddha. "Ritual keagamaan tetap berjalan sebagaimana dulunya. Dua kali sebulan, tanggal 1 dan tanggal 15 penanggalan imlek, masyarakat Tionghoa ramai mengunjungi Vihara ini untuk melaksanakan ibadah agamanya," ujarnya. (REL)

Medan-andalas Perayaan Khatina merupakan kegiatan bulan persembahan dana, sebagai ungkapan terima kasih umat kepada Bhikkhu Sangha yang telah menjalankan masa vassa, yakni masa berdiam diri di vihara tertentu selama tiga bulan musim hujan. Karena itu, umat Buddha diharapkan selalu berbuat amal baik pada bulan ini serta menjaga kekompakan untuk sama - sama melakukan kebajikan yang manfaatnya sangat besar. Masa vassa adalah masa musim hujan di daerah kelahiran Sang Buddha. Di musim hujan tersebut, banyak hewanhewan dari yang besar hingga kecil yang berada di hutan, untuk menghindari hewan tersebut agar tidak terinjak, para bhikkhu/bhikkhuni harus berdiam di vihara.

Hal ini dikatakan, Ketua Umum Persaudaraaan Mudamudi Vihara Metta Jaya (PMVMJ), Karuna Nanda Wandry didampingi Pembina, Upa Jhana Pato Johan kepada wartawan pada perayaan suci Khatina 2554 BE di Vihara Metta Jaya Jalan Selam Medan, Minggu (24/10). Perayaan Khatina diikuti sekitar 150 remaja umat Buddha se-Kota Medan itu dilakukan dengan cara mempersembahkan empat kebutuhan pokok kepada Sangha yang berjumlah 4 orang. Adapun empat kebutuhan tersebut adalah, jubah, obat-obatan dan kebutuhan sehari-hari dan tempat tinggal (dana). "Beramal bagi setiap umat tidak ada ruginya, apalagi berbuat baik dengan memberikan persembahan dana kepada anggota Sangha pada

perayaan bulan Khatina,"kata Wandry Dia mengatakan, empat jenis kebutuhan yang diberikan oleh umat itu guna menunjang kehidupan para Bhikkhu Sangha dalam mengembangkan Buddha Dharma setelah selesai menjalankan masa vassa. Adapun keempat Bhikkhu yang menerima persembahan dari umat yaitu YM Bhikkhu Aggacitto, Samanera Dhirapunno, Samanera Tejavanno dan Samanera Agus dengan pemimpin kebaktian Setiawaty dan Henny. YM Bhikkhu Aggacitto dalam khotbahnya mengungkapkan, Sangha merupakan ladang subur untuk menanam jasa, dana harus bersumber dari jalan yang benar, harus dengan bathin bersih dan dana akan berkualitas bila penerima

Andalas/Siong

PERSEMBAHAN- Umat Buddha tergabung dalam PMVMJ menggelar perayaan Khatina dengan mempersembahkan empat kebutuhan pokok kepada para Bhikkhu Sangha, di Vihara Metta Jaya Jalan Selam Medan, Minggu (24/10). baru keluar meditasi. Upa Jhana Pato Johan menambahkan, selain memberikan dana kepada para Sangha, sudah saatnya di Hari Kathina Umat Buddhis lebih meningkatkan kecintaan

kepada sesama, seperti memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, dan juga lebih meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudara yang tertimpa bencana. (SIONG)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

3

Nama

LAUW TJIN KIAT

Umur (Thn)

71

Alamat

Jl. PWS Gg. Amal No. 11 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 24-10-10 06.15 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

26-10-10 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

ONG KIM THONG

66

Taman Mali bu Indah Raya B lok A No. 12 A Medan

22-10-10 01.55 WIB

25-10-10 13.00 WIB

D i perabukan

3

TJIA GIOK ENG

81

Jl. B . K atamso Gg. Teratai No. 14 H Medan

22-10-10 22.00 WIB

27-10-10 11.00 WIB

D i perabukan

4

ANG SIU CHUN / SIU LIN

59

Jl. B . Zei n Hami d Gg. K opel No. 9 A Medan

24-10-10 01.30 WIB

27-10-10 10.00 WIB

D i perabukan

6

TJAU A HIANG

84

Jl. Gandi No. 130 B / 118 Medan

22-10-10 06.55 WIB

26-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

CIAM HONG LAN

71

Jl. P ukat V II No. 24 A Medan

23-10-10 22.00 WIB

27-10-10

D i perabukan

9

TEH GUAN TIONG

76

Jl. Veteran No. 105 / 29 B Medan

21-10-10 11.00 WIB

25-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-A

an


Senin

POLITIK

25 Oktober 2010

KILAS

Soal Soeharto Jangan Dipolemikkan Jakarta-andalas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, meminta semua pihak tidak mempolemikkan wacana pengangkatan Soeharto sebagai salah satu pahlawan nasional pada 10 November 2010. "Saya rasa konsentrasi penuh terhadap pembangunan saat ini harus tetap menjadi prioritas, jadi hal-hal yang terkait dengan pro kontra mengenai pemberian gelar kepada Soeharto sebaiknya tidak dikembangkan," katanya, Minggu (24/10). "Kami lebih berkonsentrasi kepada pembangunan ke depan, jadi tidak terlalu ingin larut dengan polemik itu," kata dia. Ia telah mengkomunikasikan sikap partai tersebut terhadap anggota DPR dari fraksi PAN, yang akan membahas hal tersebut pada Senin. Sebelumnya, Kementerian Sosial mengajukan 10 nama tokoh yang telah diseleksi untuk memeroleh gelar pahlawan nasional kepada Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa. Ke-10 nama tersebut adalah mantan Gubernur DKI Ali Sadikin dari Jawa Barat, Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah, mantan Presiden HM Soeharto dari Jawa Tengah, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur. (NET)

Kritik Terhadap SBY Berlebihan Jakarta-andalas Anggota Dewan Penasehat Partai Demokrat, Achmad Mubarok mengatakan kritik terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlebihan. Menurut dia, masyarakat saat ini tengah dilanda kecurigaan yang luar biasa. "Saya terheran-heran kritik yang berlebihan," kata Mubarok dalam diskusi '6 Tahun Pemerintahan SBY dan Wajah Hukum Negeri-Ku' di Jakarta, Minggu (24/10). Sehingga, kata dia, apa pun yang dilakukan oleh SBY mendapatkan kritikan yang tajam. "Yang sebenarnya di dalam [pemerintahan] enggak ada [seperti yang dituduhkan]," kata dia. Budaya kritik masyarakat, kata dia, telah berubah. Masyarakat sekarang, semakin berani melontarkan kritik kepada pemerintah karena merasa tidak puas. "Kalau zaman Soharto, berani kritik presiden dalam waktu dua atau tiga hari akan hilang. Sekarang mengkritik, mengatakan tidak puas kepada presiden seperti pahlawan," kata dia. Dia mengatakan, tuntutan masyarakat yang tidak puas terhadap pemerintahan sekarang juga sangat tinggi. "Kalau kita tidak puas maunya hari ini diselesaikan," kata dia. Dia meminta masyarakat untuk memahami kondisi saat ini. Menurut dia, yang dibutuhkan sekarang adalah kesabaran politik. "Sabar mau ke mana tujuan kita," kata Mubarok. (NET)

Timur Harus Usut Rekening ‘Gendut’ Jakarta-andalas Indonesia Police Watch (IPW) mengharapkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang baru dilantik, Komjen Pol Timur Pradopo untuk kembali mengusut kasus rekening "gendut" yang diduga melibatkan beberapa perwira di lingkungannya. "Timur dalam 100 hari masa jabatannya, harus segera melakukan pengusutan kembali kasus rekening `gendut` yang ada di lingkungannya," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane di Jakarta, Minggu (24/10). Sejumlah perwira tinggi Polri yang diduga memiliki rekening "gendut" di antaranya Irjen Pol Mathius Salempang, Irjen Pol Sylvanus Yulian Wenas, Irjen Pol Budi Gunawan, Irjen Pol Badrodin Haiti, Komjen Pol Susno Duadji dan Irjen Pol Bambang Suparno. "Pengusutan terhadap rekening `gendut` merupakan salah satu pembenahan di internal Pori," kata Neta. Selain itu, juga kasus mafia hukum yang diduga melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan, dan dua perwira tinggi (pati) Polri yakni Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Raja Erizman. Kasus yang melibatkan Gayus mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp28 miliar yang berasal dari beberapa perusahaan yang bermasalah dan tengah bersengketa pajaknya ditangani oleh Gayus. Polri pun sempat membentuk Tim Independen yang diketuai oleh Irjen Pol Mathius Salempang, yang menangani mafia hukum kasus Gayus. Namun tim ini sekarang sudah dibubarkan. (ANT)

Mekanisme Kunjungan Kerja DPR Harus Diubah Jakarta-andalas Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia Sebastian Salang menyatakan, mekanisme kunjungan kerja anggota Dewan ke luar negeri harus diubah. "Kritikan dan cemoohan ke DPR tidak pernah surut ,tapi tidak pernah ada pembenahan yang dilakukan," kata Sebastian dalam sebuah diskusi, kemarin. Kunjungan anggota Dewan itu bahkan disebutnya sebagai tindakan yang primitif dengan berbondongbondong datang ke satu negara. Anggota DPR, menurut dia, dapat menggunakan cara yang lebih efektif dan efisien apabila ingin mendapatkan pengetahuan, tidak melulu melakukan kunjungan kerja yang memakan biaya besar. "Bisa dengan mengirim staf ahli yg betul-betul bisa fokus, atau mengundang ahli yang bersangkutan sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya," ujarnya. Selain itu, anggota Dewan juga dapat mendapatkan informasi dari wakil negara tujuan yang berada di Indonesia ataupun dengan menggunakan sarana internet. Atau, rencana studi banding ditetapkan lewat paripurna sehingga masyarakat dan media bisa menyoroti arti penting dan hasilnya. Menanggapi hal tersebut, anggota DPR dari fraksi PPP Reni Marlinawati menyatakan setuju jika DPR bersikap transparan mengenai kunjungan mereka ke luar negeri, baik dari anggaran dan juga hasil yang didapatkan. "Tapi kunjungan kerja itu tidak dapat dihindarkan. Menghimpun informasi harus tetap dilaksanakan. Masyarakat harus tahu juga apa landasan kontekstual kita melakukan kunjungan," paparnya. Hal serupa dinyatakan oleh anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan, Arif Budimanta. Ia setuju kunjungan kerja Dewan harus memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat dan setiap kepergiannya harus jelas perencanaan dan hasilnya. "Ini memang keadaan yang dilematis dengan kondisi rakyat sekarang. Tapi di sisi lain kita juga butuh pembanding," ujarnya. (NET)

harian andalas | Hal.

11

Jelang Pemilukada, PDIP Bekali Saksi Tanah Karo-andalas Sekitar empat ratusan simpatisan PDIP dari delapan kecamatan mengikuti pelatihan dan pembekalan saksi yang peran dan gunanya sangat besar nantinya saat pelaksanaan Pemilukada 27 Oktober mendatang, Minggu (24/10) di Jambur Dalihan Natolu Kabanjahe. Acara dibuka Pdt Ependi Sinukaban mewakili DPC PDIP Kabupaten Karo. Hadir sebagai pembicara mewakili DPD PDIP Sumut, Ir Taufan Agung Ginting, Zakaria Bangun selaku moderator, Bendahara DPD PDIP Menarti Rehulina Br Bangun, anggota DPR RI Yasona Laoly, Ketua Panwaslu Moris Sembiring SH serta Jesaya Pulungan,SH mewakili KPUD Karo. Taufan Agung mengatakan, pembekalan ini dilakukan agar saksi-saksi di TPS nantinya mengerti Tugas Pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai saksi. Ia mengharapkan kepada seluruh para saksi yang hadir agar pada saat pelaksanaan Pemilukada berlangsung, agar santun dalam berbicara dan jangan bergaya preman, cerdas, berani dan tegas mempertahankan hak suara rakyat. Karena Pemilukada ini bukan suatu tujuan, melainkan adalah sarana untuk mencapai tujuan,

Andalas/Lamhot Situmorang

BEK ALI SAKSI- Taufan Agung Ginting, saat memberi pembekalan saksi PDIP. BEKALI menciptakan kemerdekaan, ketenteraman dan kedamaian serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Masih menurut Taufan, kalau Kapolres Tanah Karo tadinya hadir yang perlu disampaikan demi terciptanya kekondusifan

dalam pelaksanaan Pemilukada, sangat diperlukan peran polisi untuk melakukan patroli ke desa-desa sebelum hari H. "Bila penting di setiap TPSTPS ditugaskan minimal satu polisi di tiap TPS untuk mengantisipasi adanya intimidasi dari

pihak lain,kalau memang personil Polres Karo kurang memadai, Kapolres dapat meminta tenaga bantuan ke Kapoldasu," katanya. Kepada Panwaslu diimbau apabila ada menemukan pelanggaran, jangan cukup dicatat saja, melainkan harus secepat-

nya diproses, kalau ada pidananya diserahkan ke polisi. Untuk mengantisipasi pemilih yang tidak jujur,Taufan mengimbau Panwaslu agar turut memperhatikan pemilih yang memilih di dua TPS yang berbeda ataupun dari luar daerah. (LAMS)

Hanya 24 Persen Pernyataan SBY Terealisir Jakarta-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memasukkan program antikorupsi di 100 hari pertamanya. Indonesian Corruption Watch (ICW) menilai, SBY telah gagal merealisasikan program tersebut di setahun pertamanya. ICW mencatat sepanjang 20 Oktober 2009 sampai Oktober 2010 ada 34 pernyataan pemberantasan korupsi yang disampaikan. "Seratus hari pertama itu tinggi dan menurun ketika 1 tahun pemerintahan," kata peneliti senior ICW Donald Fariz, di kantor ICW, Minggu (24/10). Dia mencontohkan kasus mafia hukum Gayus Tambunan. Menurut ICW sikap SBY tidak

tegas dalam melihat kasus yang menyeret sembilan orang ke pengadilan ini. Kemudian, tidak diterimanya Peninjauan Kembali (PK) jaksa atas praperadilan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP), sejauh ini SBY juga bungkam. Dari dokumentasi ICW, hanya sekitar 24 persen pernyataan SBY soal pemberantasan korupsi yang terealisasi. "Sisanya, 76 persen pemberantasan

korupsi, tidak (teralisasi)," kata dia. Lebih jauh dikatakan, terdapat sejumlah rekomendasi Indonesian Coruption Watch (ICW) untuk pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono empat tahun ke depan, khususnya untuk agenda pemberantasan korupsi. Presiden dinilai harus punya strategi nasional pemberantasan korupsi. "SBY sebaiknya mengurangi pidato dan berjanji, kecuali memang untuk dilaksanakan secara serius, terukur terutama soal pemberantasan korupsi," kata Koordinator Bidang Hukum Indonesian Corruption Watch, Febri Diansyah di kantor ICW.

Selain itu, kata dia, SBY harus mampu mengungkap sejumlah skandal besar yang sampai saat ini belum terselesaikan. "Rekening gendut, penganiyaan Tama S Langkun (aktivis ICW), serangan terhadap kantor Majalah Tempo, Gayus Tambunan, dan penyelesaian skandal Bank Century," kata Febri menjelaskan. ICW juga meminta agar otak dan pelaku kriminalisasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diungkap. "Kalau SBY benar-benar komitmen, rekayasa ini harus diungkap," ujarnya SBY dan Boediono pun dituntut mampu bertindak tegas dan tidak kompromi terhadap kader partai yang tersandung

Yuddy Luncurkan Buku Strategi Kebangsaan

Syamsul Ditahan Golkar Sumut Bersedih Medan-andalas Segenap kader, anggota dan simpatisan Partai Golkar Sumatera Utara larut dalam kesedihan mendengar berita Ketuanya, H Syamsul Arifin secara resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rutan Salemba Jakarta, Jumat malam. Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Sumut Richard Eddy M Lingga SE mengemukakan hal itu kepada andalas, kemarin. "Ini merupakan cobaan yang cukup berat bagi Partai Golkar Sumatera Utara," katanya kepada andalas, Minggu (24/10) sembari menyebutkan pihaknya menghormati penegakan hukum yang dilakukan KPK. Lingga mendoakan semoga Pak Syamsul Arifin beserta keluarga tabah dalam menerima cobaan ter-

Partai Golkar sebut. Kader dan DPRD Sumut ini keluarga besar menyebutkan, di Partai Golkar bertubuh partai berharap hendaknya lambang beringin penahanan yang dengan motto dilakukan KPK, "Suara Rakyat, tidak bersifat teSuara Golkar" itu, bang pilih dan berpola kepemimpinuansa politis. nan Golkar seDisinggung pelama ini bersifat rihal kepemimpikolektif. nan Partai Golkar "Kalau soal keSumut, pasca pepemimpinan Parnahanan Syamsul tai Golkar bagaisebagai Ketua mana selanjutnya, DPD Partai Golkita tunggu saja kar, Richard LingEddy M Lingga SE arahan dari DPP," ga enggan berkoujar Richard Lingmentar terlalu ga, dengan raut wajah memendam jauh mengenai masalah itu. "Kita kesedihan nan mendalam mensedang berduka, tak eloklah bicara dengar berita penahanan Ketuasoal itu," katanya. nya, Syamsul Arifin. (UJ) Namun Wakil Sekretaris Fraksi

Soal Reshuffle Harus Ada Kepastian Jakarta-andalas Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengimbau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memberikan kepastian apakah akan melakukan "reshuffle" terhadap menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II atau tidak. "Presiden sebaiknya tidak membiarkan isu "reshuffle" menterimenteri kabinet terus mengambang dan berlarut-larut. Karena pengelolaan isu reshuffle" selama ini membuat sejumlah menteri menjadi tidak nyaman," kata Bambang Soesatyo, di Jakarta, Minggu (24/10). Menurut dia, jika isu "reshuffle" terhadap menter-menteri kabinet dibiarkan terus mengambang dan berlarut-larut maka akan merusak orientasi dan konsentrasi kerja mereka.

Presiden Yudhoyono, kata dia, memang benar telah mengatakan agar para menteri tidak terpengaruh oleh ramainya isu "reshuffle" kabinet. "Namun, hanya berselang sehari, Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang justru meminta agar Presiden Yudhoyono tidak mempertahankan menteri yang kinerjanya buruk," kata Wakil Bendara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ini. Bambang mengemukakan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, agar menteri-menteri yang tidak layak naik kelas agar jangan dipaksakan untuk naik kelas. Memelihara dan terus mengambangkan isu "reshuffle" menteri kabinet, menurut dia, sungguh tidak sehat bagi negara dan peme-

kasus korupsi. "SBY juga harus merevisi kembali aturan pemberian remisi, pembebasan bersyarat, dan fasilitas yang dapat mengurangi efek jera pemberantasan korupsi," imbuhnya Selanjutnya, kata Febri, presiden perlu mengawasi kinerja kapolri dan jaksa agung, mengingat dua institusi penegak hukum ini mendapat sorotan masyarakat. "SBY harus pastikan kapolri membersihkan internal dan bisa bekerjasama dengan KPK," jelasnya Demikian pula dengan jaksa agung yang nantinya terpilih. "Jaksa Agung yang antikorupsi, bisa bekerjasama dengan KPK, dan bisa diterima publik," pungkasnya. (VN)

rintah, karena hanya berbuah ketidakpastian. Selain itu, kesan yang terbentuk di benak rakyat adalah Presiden dan pemerintahannya sibuk mengurus dirinya sendiri, dan tidak fokus mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara. "Setelah berbulan-bulan muncul isu "reshuffle" menteri kabinet, kini saatnya Presiden memberi kepastian kepada publik apakah akan melakukan "reshuffle" atau tidak. Menurut dia, Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) telah melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri kabinet dan Presiden telah memiliki laporan dari hasil evaluasi UKP4 tersebut. Saat ini, kata dia, sangat tergantung pada sikap Presiden. (ANT)

Jakarta-andalas Politikus muda Yuddy Chrisnandi (42) menuangkan hasil pemikirannya tentang kepemimpinan kaum muda dan strategi pembangunan masa depan dalam buku berjudul "Strategi Kebangsaan Satrio Piningit 2014" yang diluncurkan di Jakarta, Minggu (24/10). Dalam buku setebal Yuddy Chrisnandi 239 halaman tersebut, Yuddy antara lain menyampaikan ide-idenya mengenai ideologi kebangsaan, visi pertahanan nasional, pembangunan demokrasi dan kepemimpinan oleh kaum muda. Mantan pegiat Partai Golongan Karya (Golkar) yang kini bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu mengatakan, kaum muda harus berusaha memegang kendali kepemimpinan supaya bisa memimpin gerakan pembaruaan dalam berbagai bidang pembangunan menuju kesejahteraan bangsa. "Kita memerlukan pemimpin muda yang progresif untuk menuntaskan agenda reformasi yang dalam sepuluh tahun ini terseok-seok," katanya. Ia juga percaya bahwa apabila ramalan pujangga Raden Ngabehi Rangga Warsita benar, maka pemegang tampuk kepemimpinan negeri empat tahun ke depan, yang dalam ramalan disebut "Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu", berasal dari kalangan muda. Beberapa tokoh yang menjadi pembahas buku tersebut seperti ahli komunikasi Effendy Gazali, Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Ahmad Mukhlis Yusuf, pengusaha muda Sandiaga Salahhuddin Uno dan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Yassin Thohari sepakat dengan Yuddy bahwa kaum muda harus lebih banyak berperan dalam kepemimpinan bangsa. "Kalangan muda harus mendorong supaya pembangunan ekonomi Indonesia disusun berdasarkan azas kebersamaan dan kekeluargaan, dengan pilar ekonomi kerakyatan," kata Sandiaga. Effendy menambahkan, para pemimpin muda juga harus menyuarakan hal-hal yang selama ini belum terlihat dalam data-data statistik pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. "Namun untuk itu terlebih dulu harus berjuang memasukkan calon perseorangan dalam pemilihan, supaya ada jalan menuju kesana. Juga harus mencermati penyusunan daftar pemilih dan kerja Komisi Pemilihan Umum untuk memastikan ke depan pemilihan berjalan baik," katanya. (ANT)

an


SUMATERA UTARA

Senin 25 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

andalas/Lamhot Situmorang

KILAS

Pelayanan Kesehatan di Sergai Meningkat

Naskah RPAPBD 2010 Tebing Diserahkan

Sei Rampah-andalas Pelayanan kesehatan kepada masyarakat (Yankesmas) di Kabupaten Sergai sejak tahun 2005 hingga 2010 mengalami peningkatan signififikan. Hal itu dikatakan Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi di depan tim Kementerian Kesehatan RI dalam rangka verifikasi usulan penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada tahun 2010 kepada Pemkab Sergai, akhir pekan lalu di ruang rapat kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. Diungkapkan Bupati, sejak tahun 2005 hingga 2009 sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masyarakat di 17 kecamatan, 237 desa dan 6 kelurahan di Kabupaten Sergai terus dilakukan pembenahan dan penambahan termasuk pemberdayaan tenaga medis yang ditugaskan di seluruh pusat-pusat pelayanan kesehatan. Fasilitas kesehatan masyarakat yang dibangun pemerintah kurun waktu empat tahun sejak 2005 menurut bupati seperti, pembangunan satu unit RSUD type C, penambahan Puskesmas dari 17 unit menjadi 20 unit, pembangunan Pustu dari 68 unit menjadi 75 unit, pembangunan Poskesdes sebanyak 201 unit, pembangunan Pos Kesehatan Pesantren 1 unit, penambahan Posyandu dari 795 menjadi 883 buah. Tambahan fasilitas lain, masih kata bupati, pengadaan Puskesmas keliling berupa kendaraan roda 4 sebanyak 17 unit, kendaraan roda dua 40 unit kemudian peningkatan Puskesmas Kecamatan Pantai Cermin menjadi Puskesmas Pariwisata dengan fasilitas rawat inap one day care, pengembangan Puskesmas Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah menjadi Puskesmas Santun Usia Lanjut (Usila), dan peningkatan Puskesmas Kecamatan Perbaungan menjadi Puskesmas plus yang dilengkapi dengan sarana pelayanan rontgen, ruang operasi, IGD dan pelayanan rawat inap. (RYAD)

Tebing Tinggi-andalas Setelah beberapa kali proses pembahasan dan terus mengalami 'jalan buntu' (kegagalan), akhirnya dokumen Rancangan Perubahan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Tahun Anggaran 2010 Kota Tebing Tinggi diserahkan ke Gubernur Sumatera Utara untuk diproses. Keputusan untuk menyerahkan dokumen RPAPBD TA 2010 Kota Tebing Tinggi kepada Gubernur Sumut untuk proses selanjutnya itu, disepakati saat digelarnya sidang paripurna DPRD Kota Tebing Tinggi yang dipimpin Ketua DPRD HM Syafri Chap, Jum'at (22/10) di ruang sidang utama. Setelah sehari sebelumnya, mengalami kegagalan karena tidak quorum-nya anggota dewan yang hadir akibat 'kemelut' ditubuh lembaga legislatif kota itu. Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Eddy Sofyan Purba MAP mengatakan, meskipun pembahasan Rancangan Perubahan APBD TA 2010 telah ditempuh melalui beberapa tahapan, namun tetap tidak memenuhi quorum dalam rapat paripurna, akan tetapi karena DPRD memihak kepada kepentingan masyarakat telah dilakukan beberapa kali penundaan rapat. (MET)

Wartawan Televisi Minim di Daerah Tebing Tinggi-andalas Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Sumatera Utara, Edi Irawan, berharap agar keberadaan wartawan televisi lebih diperkenalkan lagi di daerah, sebab hingga saat ini keberadaannya masih sangat minim. Harapan itu disampaikan Edi Irawan saat melakukan audiensi bersama sejumlah pengurus IJTI Sumut seperti Sekretaris, Budi Amin T, Idrus G, Indra M, Amrizal, Heri Sasmita dan Fauzi ke Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi, H Eddy Sofyan, akhir pekan lalu di ruang kerja wali kota. Menurut Ketua IJTI Sumut itu, tujuan pelaksanaan audiensi selain untuk menjalin kerjasama juga merupakan amanah ketika dilakukannya Musda (musyawarah daerah) pemilihan Ketua IJTI Sumut di Medan, bahwa setelah pelaksanaan musda akan dibentuk komisariat per daerah. "Untuk saat ini, daerah Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi akan dijadikan dalam satu komisariat," jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, bahwa pembentukan komisariat daerah ini selain untuk lebih mensejahterakan anggota, juga agar bila anggota IJTI di daerah mendapat kekerasan dalam peliputan jurnalistik dapat diketahui sedini mungkin oleh pengurus IJTI Sumut. Sementara Pj Walikota Tebing Tinggi Drs H Eddy Sofyan MAP, sangat berharap eksistensi IJTI khususnya didaerah. Karena IJTI merupakan organisasi yang baik untuk mendayagunakan potensi para jurnalis yang ada di kabupaten kota. Bahkan, kata Eddy Sofyan, IJTI juga bisa mendidik humashumas yang ada di kabupaten kota serta merangsang para pelajar bisa memahami bagaimana cara mengambil gambar yang baik. "Kita mengajak para bupati dan walikota yang ada di daerah Sumatera Utara untuk memanfaatkan kerjasama dengan IJTI Sumut serta memberikan kesempatan kepada jurnalis telivisi untuk mempublikasikan berbagai potensi dinamika pembangunan yang ada didaerah," ujar Eddy Sofyan yang juga menjabat Kadis Infokom Propinsi Sumut ini. Rencananya, sebelum diadakan musyawarah daerah pemilihan ketua komisariat daerah Tebing Tinggi, Serdang Bedagai dan Deli Serdang, pengurus IJTI Sumut akan melakukan pembekalan terhadap anggota IJTI daerah tentang dunia pertelivisian serta norma-norma yang harus dipatuhi dalam peliputan pemberitaan. (MET)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Marihot Simbolon, Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

12

BESI BEKAS-Seorang pekerja mengangkut besi bekas yang akan dimuat ke Mobil Pick Up BK 9970 CF.

Renovasi Gedung DPRD DS Sarat KKN Lubuk Pakam-andalas "Selumbar di seberang lautan nampak, balok nongol di depan mata tidak kelihatan". Inilah kalimat yang terlontar dari sejumlah elemen masyarakat terkait pelaksaan pembangunan gedung DPRD Deli Serdang yang diduga sarat penyimpangan. Pasalnya, pelaksanaan proyek pembangunan gedung rakyat daerah itu rentan penyimpangan bestek. Bahkan dugaan merugikan keuangan negara tersebut sudah gonjang ganjing di media cetak lokal dan elektronik. Namun PPTK seakan tidak peduli atau memang berpura-pura tidak mau tahu. Padahal komisi D DPRD Deli Serdang bidang pembangunan sudah menyarankan agar pengguna anggaran (Sekwan-red) menghentikan sementara renovasi tersebut menunggu keje-

lasan bestek sebenarnya. Jika berpedoman terhadap bestek, renovasi gedung yang menelan biaya sebesar Rp 980 juta lebih itu, fondasi menggunakan besi berukuran 14 milimeter dengan cincin besi ukuran 8 milimeter dan setiap tiang beton terdiri dari 6 batang besi. Namun, dipasang justru menggunakan besi berukuran 10 milimeter dengan cincin ukuran 6 milimeter dan satu tiang beton 4 batang besi. Kondisi itu, sudah diketahui pengawas proyek dari Dinas Cipta Karya, Rabu (20/10). Iwan (pe-

ngawas proyek-red) membenarkan sudah terjadi penyimpangan dan tidak sesuai bestek. Bahkan Iwan, setelah melihat bukti lapangan, sempat menyatakan untuk membongkar fondasi. Sebab, bila besi yang digunakan juga menyimpang dari bestek, sangat diragukan kekuatan bangunan tersebut. "Kalau seperti ini besi fondasi, kita minta agar dibongkar, karena bisa runtuh bangunan ini bila ada getaran," cetus Iwan. Herannya, walau sudah dicek langsung oleh pengawas dan ditemukan adanya ketidaksesuaian bestek, pembangunan yang menelan biaya hampir Rp 1 Miliar dilaksanakan PT Parik Sabungan beralamat di Medan terus berlangsung, seakan tidak ada masalah. Berbagai kalangan menyebut bahwa proyek yang dinilai

fraksi PKS DPRD Deli Serdang sebagai proyek "akal-akalan" dan KKN merupakan "pesan sponsor" salah satu petinggi partai di wilayah itu. Tanda-tanda adanya keterkaitan petinggi partai yang disebut-sebut peraih kursi terbanyak di legislatif sebenarnya sudah sejak lama menggaung dan semakin tercium, setelah penanggungjawab anggaran sekretariat dewan dan Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) renovasi gedung DPRD Deli Serdang tidak tanggap atas dugaan penyimpangan bestek. Masyarakat berharap, agar aparat terkait untuk melakukan speksi lapangan terhadap pelaksanaan renovasi gedung dewan sebulum terjadi bencana rubuhnya bangunan, akibat spek fondasi dan bahan material tidak sesuai bestek. (TH)

Proyek Air Minum Hanya 4 Bulan Samosir-andalas Proyek pengadaan air minum APBD Tahun Anggaran 2008 dengan nilai Pagu Rp 680 juta dari Dinas Tarukim Kabupaten Samosir yang dilaksanakan di kelurahan Parhusip III Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir, hanya 4 bulan dimanfaatkan masyarakat Dusun Parhorasan. Pasalnya, penanaman pipa

kurang dalam. "Sehingga bila dilintasi ternak maupun mobil, mengakibatkan terjadi kebocoran pada pipa," kata masyarakat sekitar, akhir pekan lalu. Poster Simbolon Mantan Lurah Parhusip III Kecamatan Nainggolan ketika dikonfirmasi, Jumat (22/10) membenarkan masyarakat Parhusip III Dusun Parhrasan hanya 4 bulan dapat menikmati air

minum setelah selesai proyek itu dikerjakan oleh pihak kontraktor. Padahal jumlah anggaran yang dikeluarkan pemerintah sudah cukup besar demi kepentingan orang banyak. Rokiman Tokoh Masyarakat Parhusip III Dusun Parhorasan ketika dihubungi andalas melalui telepon selulernya meng-

harapkan, pemerintah Kabupaten Samosir memperhatikan keluhan masyarakat. Kadis tarukim Kabupaten Samosir ketika dihubungi melalui mengatakan, masyarakat Kelurahan Parhusip III Kecamatan Nainggolan sudah pernah mengeluh kepada Dinas Tarukim Kabupaten Samosir terkait kebocoran pipa tersebut. (FS)

Pembahasan R-PAPBD DS 2010 Dinilai Cacat Hukum Lubuk Pakam-andalas Pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Deli Serdang tahun 2010 dinilai cacat hukum. Pasalnya, ada salah satu unsur yang belum terpenuhi sesuai Peraturan Pemerintah nomor 65 tahun 2007 tentang Pedoman Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD. Hal ini ditegaskan ketua fraksi PDIP DPRD Deli Serdang Apoan Simanungkalit SE kepada wartawan di Lubuk Pakam, usai mengikuti rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pengantar Nota Keuangan R-PAPBD 2010, akhir pekan lalu. Disebutkan, pengajuan nota draf RPAPBD oleh kepala daerah kepada DPRD harus disertai hasil eksaminasi gubernur terhadap Perda Laporan Keuangan Pemerintah daerah (LKPD). Karena pengesahan PAPBD adalah berdasarkan perda Silpa sebelumnya. Namun pemkab telah mengajukan ranperdanya kepada dewan tanpa melampirkan hasil eksaminasi tersebut. "Ini merupakan pelanggaran terhadap peraturan," terang Apoan. Jika persyaratan awal sudah terjadi pelanggaran peraturan, tentu produk perda yang nantinya disahkan juga cacat hukum. Apoan, yang juga ketua DPC PDIP Deli Serdang itu menambahkan, paripurna pembahasan RAPBD 2010 terkesan dipaksakan, karena dihitung dari tenggak waktu disahkannya perda LKPD 2009 pada tanggal (4/10) masih ada waktu beberapa hari lagi menunggu hasil eksaminasi gubernur. Pernyataan ketua fraksi berlambang kepala banteng moncong putih tersebut, juga telah disampaikan dalam sidang paripurna sebelumnya yang dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars. Ketika itu Apoan berulang-ulang melakukan interupsi kepada pimpinan sidang Hj Fatmawati Takrim agar mengundur jadwal sidang. Namun paripurna terus dilanjutkan mengingat jadwal yang sudah ditentukan Badan Musyawarah (banmus). "Perda LKPD 2009 masih dalam proses di gubernuran, sidang dilanjutkan," tegas Fatmawati. (TH)

Pejabat Pemkab Sergai Ikuti Fit and Proper Test Untuk melihat kompetensi dan kemampuan para pejabat Pemkab Sergai yang ditugaskan melaksanakan tugas sesuai bidang yang dikuasai yakni "the right man on the right job". Sekitar dua ratusan pejabat eselon II, III dan eselon IV di lingkungan Pemkab Serdang Bedagai, Sabtu (23/10) mengikuti ujian fit and proper test" di aula Martabe dan ruang Kenanga Kantor Gubsu di Medan.

B

UPATI Sergai melalui Plt Kabag Humasy Pemkab Sergai Drs Rachmad Karo-Karo, Minggu (24/10) mengatakan, ujian fit and proper test yang langsung dipantau Bupati Sergai HT Erry Nuradi, anggota Komisi B DPRD Sumut Ny Hj Evi Diana dan

andalas/ryad

SAKSIKAN UJIAN-Bupati Sergai HT Erry Nuradi menyaksikan pelaksanaan ujian bagi pejabat Pemkab Sergai di aula Martabe dan ruang Kenanga Kantor Gubsu di Medan. Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah MSi itu dilaksanakan bagi para pejabat Pemkab Sergai dan diselenggarakan pada hari Sabtu, agar tugastugas kedinasan maupun pelayanan kepada masyarakat

tidak terganggu. Dijelaskannya, ujian fit and proper test bagi pejabat di lingkungan Pemkab Sergai yang dilaksanakan sehari penuh oleh salah satu lembaga konsultan psikotest

dari Kota Medan itu merupakan yang kedua kalinya, setelah yang pertama tahun 2005 dan pada pelaksanaan yang kedua tahun 2010 ini pihak penyelenggara

menggunakan 19 alat test diantaranya sosiometri dan test minat bakat peserta. Di samping prestasi kerja, disiplin, dan loyalitas, hasil psikotest tersebut menurutnya dapat dijadikan salah satu tolok ukur seseorang untuk diposisikan menduduki jabatan sesuai kompetensinya di lingkungan Pemkab Sergai, sehingga kedepan tugastugas pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Sergai benarbenar dilaksanakan oleh pejabat yang tepat. Ada tiga hal mendasar yang diharapkan dapat diperoleh dari hasil akhir ujian fit and proper test itu yakni logika berfikir, kepribadian dan kematangan pejabat dalam memimpin serta terciptanya suatu team work/sikap kerja yang kompak dan kuat bagi semua lembaga Pemkab Sergai. Dari ketiga hal mendasar itu terdapat 30 point penting yang terekam dalam pribadi setiap peserta. (RYAD)


SUMATERA UTARA

Senin 25 Oktober 2010

KILAS

Pengaspalan Jalan PT Pelindo KKN

Wartawan Karo Tanam Seribu Pohon Tanah Karo-andalas Letusan Gunung Sinabung yang mengakibatkan terbakarnya sebagian hutan dengan semburan bola api raksasa, berdampak negatif terhadap lingkungan masyarakat. Mengantisipasi dampak-dampak hangusnya paru-paru bumi ini, wartawan Tanah Karo mengadakan penanaman seribu pohon, Minggu (23/ 10) di sepanjang Jalan Udara Berastagi tepatnya pada posisi radius 7 KM dari kaki Gunung Sinabung. Para Wartawan dari beberapa media cetak dan electronik yang meliput di Kabupaten Karo bekerjasama dengan komponen masyarakat, melaksanakan penanaman pohon di sepanjang jalan Udara berastagi, yang dimulai dari simpang Desa Gurusinga menuju ke Kecamatan Simpang Empat. Seribu bibit pohon yang disumbangkan mantan sekda Karo yang juga Calon Bupati nomor urut 3 periode 2010-2015 ini, terdiri dari bibit Akasia, Eucaliptus (Kayu Putih), Pinus serta Kayu Ingul (Suren), sebagai rasa solidaritasnya dan kepeduliannya terhadap lingkungan. "Kita akan lakukan program penanaman pohon ini disetiap tahunnya. Kalaupun pada pemilihan Bupati nantinya saya tidak terpilih, program ini tetap kita laksanakan demi melindungi dan melestarikan lingkungan hidup guna mengurangi erosi dan pengendalian air pada saat musim kemarau," kata Sumbul. Pt DR Sumbul S Depari didampingi Santa Ginting selaku konsultan bibit, juga menghimbau kepada segenap komponen elemen masyarakat untuk turut perhatian terhadap lingkungan dengan menanam pepohonan. Di samping itu juga diharapkan agar semua ikut serta menjaga kelestarian lingkungan untuk mendukung dan berperan dalam menambah nilai guna bagi masyarakat dalam arti luas sebagai penambah estetika maupun fungsi sanitasi lingkungan. (LAMS)

Ratusan Guru Kembali Datangi DPRD Karo Tanah Karo-andalas Karena merasa belum ada titik terangnya atas jawaban yang diberikan pihak DPRD terkait belum cairnya dana penyesuaian sertifikasi guru, akhir pekan lalu kembali ratusan guru SD,SMP, SMA dan SMK se Tanah Karo baik negeri maupun guru swasta kembali mendatangi kantor DPRD Karo dengan jumlah massa yang lebih besar dari sebelumnya. Rombongan para guru yang tiba di kantor DPRD sekira pukul 10.45 Wib, diterima Ketua Komisi C Harison Sitepu didampingi Tomas Sitepu, Rendra Gaule, Pengamat Sembiring dan Alar Karo-Karo, serta hadir juga mewakili pihak eksekutif Asisten III Ramli Sembiring selaku Kordinator dari eksekutif, mewakili Kadis Dik Drs Amir Pinem, Kadispenda Karo. Dalam pertemuan itu, para guru melalui lima orang perwakilannya, Simon Ginting, Iman serta Caranta Perangin angin mengutarakan keluhannya menyangkut belum terealisasinya dana dari pusat dan dari provinsi meliputi bantuan sertipikasi guru dan bantuan kepada guru yang belum tersertifikasi, bantuan kesejahteraan dari gubsu, gaji 13, rapel beras serta tunjangan kinerja, serta meminta kepada pihak eksekutif dan legislatif kepastian pencairan dana tersebut. (LAMS)

Dump Truk Pengakutan Galian C Rusak Jalan

S

ALAH seorang warga yang tidak ingin dituliskan namanya kemarin mengatakan, keberadaan dump truk yang setiap hari melintasi jalan di depan pekarangan rumahnya, sering menimbulkan abu itu sangat mengganggu. Dirinya juga meminta agar pihak perkebunan segera menertibkan galian C tersebut. Semestinya pihak perkebunan mampu menjalankan fungsinya untuk mengawasi dump truk yang melalui jalan perkebunan. Hal

RUSAK JALAN-Dump truk pengakut galian c, mengakibatkan jalan di Afdeling I PTPN IV Adolina rusak. ini aneh, jika pihak perkebunan tidak mengetahuinya apalagi jarak kantor PTPN IV Adolina

dengan lokasi galian C tidak terlalu jauh. Sebaliknya salah seorang

karyawan Kebon PTPN IV ketika ditemui di lokasi galian C ini mengatakan, pihaknya

Penyalahgunaan Anggaran

Bupati Diminta Copot Kakan Lingkungan Hidup Kisaran-andalas Maraknya penyalahgunaan anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Asahan sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Pasalnya, sejumlah pimpinan SKPD tersebut hingga kini dengan leluasa dan bahkan dengan bebas menggunakan anggaran demi kepentingan pribadi. Bahkan penyusunan anggaran untuk APBD Asahan Tahun 2011, diduga para pimpinan SKPD ini masih tetap berperan menganggarkan hal-hal yang dianggap mereka nantinya bisa menambah pundipundi harta kekayaan pribadinya. Jika ditelusuri serta hasil konfirmasi andalas keberadaan Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Asahan yang hingga kini keberadaannya belum tampak adanya kegiatan signifikan yang mereka lakukan. Padahal anggaran APBD Asahan Tahun 2009 dan telah direalisasikan melalui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) seperti DAK bidang lingkungan hidup dananya bersumber dari APBD Asahan TA 2009 yang telah direalisasikan sebesar Rp 31.200.000, padahal diketahui pelaksanaannya

KANTOR-Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Asahan. tidak membawa keuntungan bagi masyarakat Kabupaten Asahan. Selain itu, Pemantauan Kualitas Lingkungan Rp 40.209.855, Penyusunan Kebijakan Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup Rp 773.401.000, peningkatan peran serta masyarakat dalam pengendalian lingkungan hidup Rp 29.989.800, serta peningkatan kemampuan dalam rangka mengevaluasi program adipura Rp 84.593.740, Pengembangan data dan informasi Lingkungan Hidup bersumber dari APBD Asahan Tahun 2009 Rp 28.965.980, serta

Sosialisasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan Rp.19.448.700. Kesemua anggaran dimaksud telah direalisasikan dan diteken oleh Bupati Asahan Drs Risuddin semasa itu. Tindakan maupun action Kantor Lingkungan Hidup hingga hari ini belum pernah terdengar terkait penggunaan sejumlah anggaran dimaksud, untuk itu dimintakan kepada bupati selaku kepala daerah di Kabupaten Asahan untuk mencopot Kakan Lingkungan Hidup yang diduga telah melakukan penyelewengan anggaran. (FAS)

Masyarakat, Dukung Polres Asahan Berantas Judi Togel Kisaran-andalas Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai kalangan maupun sejumlah LSM di kota ini mendukung Polres Asahan memberantas judi togel, yang saat ini berkembang biak bagai jamur tumbuh di musim hujan. Ketegasan Polres Asahan di bawah pimpinan AKBP J Didiek dalam memberantas setiap berbau judi yang tumbuh di kota ini sangat diharapkan, apalagi kondisi Asahan yang kondusif saat ini sangat membantu bagi para mafia judi untuk mengembangkan bisnis haram diwilayah Kabupaten Asahan. Diketahui hingga saat ini, berkembang pesatnya judi di wilayah Kabupaten Asahan diduga dibekingi sejumlah oknum preman maupun para oknum yang memiliki kekuasaan, sehingga pihak Polres Asahan sangat kesulitan untuk membasminya. Dalam operasional, judi togel yang dikoordinir seorang bandar yang merupakan oknum berseragam bertugas di wilayah Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, dan oknum tersebut dalam menjalankan praktik haramnya

tidak sendirian dan didukung petinggi kesatuannya yang terdapat di Ibukota Asahan. Dari informasi berbagai sumber yang didapat andalas kemarin, di Kabupaten Asahan terdiri 25 kecamatan, di setiap kecamatan yang ada judi togel tersebut dikoordinir oknum berseragam dan bahkan tidak canggung-canggung saat mengutip rekap oknum tersebut masih memakai baju kesatuannya, perbuatan tersebut sangat memalukan dan hingga saat ini terus berlanjut. Yang mengherankan lagi bagi sejumlah LSM di kota ini, di komplek perumahan staf dan karyawan Bunut Factory PT BSP Kisaran yang notabenenya berdekatan dengan

kantor salah satu penegak hukum, judi togel tersebut malah bebas diperjual belikan. Dari salah satu sumber andalas yang tinggal di komplek tersebut mengatakan, berkembangnya judi di wilayah tersebut disebabkan salah seorang karyawan di perusahaan sawit milik bakri tersebut dan bertempat tinggal di komplek tersebut berinisial SB sebagai salah satu bandar besarnya. Wartiah (35) Ibu rumah tangga yang juga bertempat tinggal di seputaran Bunut tersebut menyatakan, sejak judi togel mulai bebas diperjualbelikan, keadaan lingkungan sekitar tempat tinggalnya tidak nyaman. Hal itu disebabkan mulai anak-anak hingga orangtua setiap hari membahas angka-angka yang akan keluar. Dikhawatirkan, jika ini terus berlanjut perekonomian keluarga yang menopang biaya hidup setiap harinya akan terus menipis dan dipastikan jika itu terjadi t i n g k a t kejahatan didaerah Kelurahan Bunut, kecamatan Kisaran Barat Asahan akan meningkat. (FAS)

13

andalas/rasum

Galian C di duga tak kantongi izin telah beroperasi di Desa Ujung rambung Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Ketika beroperasi galian C yang diduga tak miliki izin ini, terlihat dump truk pengangkut tanah melintasi jalan komplek Perumahan PT Pamina Adolina.

andalas/fas

Sibolga-andalas Sikap sombong dan angkuh yang dipertontonkan Manager PT Pelindo I (Persero) Sibolga Sihar Sihite SH MH membuat General Superintenden (GS) PT Widya Indria Sari (PT WIS) Mardi Gunawan ST berang dan mempersiapakan berbagai bentuk pelaporan kepada Kejaksaan Negeri Sibolga dan Poldasu menyangkut dugaan adanya unsur Kolusi, Korupsi dan Nepotisme antara Manager PT Pelindo I dengan penyedia barang dan jasa (Kontraktor) CV Metro Kosindo Ridwan Siregar yang berdomisili di komplek Setia Budi Centre Blok C No 5 Medan. Mardi Gunawan ST membeberkan berbagai kejanggalan dalam dokumen pelaksanaan proyek. Dikatakannya bahwa sesuai hasil pembicaraannya dengan Direktur CV Metro Kosindo Ridwan Siregar pada awal Oktober Lalu, bahwa pihak CV Metro Kosindo merasa keberatan untuk melaksanakan pengerjaan pengaspalan hotmix disebabkan perusahaan tersebut belum pernah melakukan pengerjaan pengaspalan hotmix. CV Metro Kosindo juga tidak memiliki AMP (Asphalt Micing Plan-red) dan masih berdomisili di Medan, bukan di Sibolga seperti yang tertulis pada kontrak kerja yang menyebutkan bahwa CV Metro Kosindo berdomisili di Sibolga. Juga menurut Mardi, bahwa berdasarkan Surat Nomor : UM.57/413/Sbg/10 tanggal 27 Agustus 2010 Perihal Surat Penunjukan Pelaksanaan Pelelangan Pekerjaan (SPPP) atau Gunning yang ditujukan oleh PT Pelindo I (Persero) kepada Perusahaan CV Metro Kosindo di Sibolga yang intinya pengaspalan Trestel Dermaga Beton sepanjang 1.290 m2 dengan ATB setebal 5 cm di Pelabuhan Sambas Sibolga telah diperoleh perusahaan yang dinilai cakap dan mampu melaksanakan pekerjaan pengaspalan dengan hotmix, sesuai ketentuan yang terdapat pada Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Nomor UM.50/19/12/P.I-10 tanggal 21 Juni 2010 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilingkungan PT Pelindo I (Persero). Berdasarkan surat ini bahwa Manager PT Pelindo I (Persero) Sihar Sihite telah membuat keputusan yang sifatnya akal-akalan, karena menurut Direktur CV Metro Kosindo bahwa Ridwan Siregar perusahaannya belum pernah melakukan pengaspalan hotmix dan belum ada pengalaman kerja di bidang pengaspalan, bagaimana mungkin manager PT Pelindo I Sibolga dengan lantang menyatakan bahwa CV Metro Kosindo telah cakap dan mampu. Ini jelas rekayasa dan sarat KKN. Manager PT Pelindo I Sibolga Sihar Sihite melalui SMS ponselnya mengatakan bahwa pengaspalan sudah sesuai prosedur. "Silahkan lapor jika ada masalah," ujarnya sombong. (LIN)

harian andalas | Hal.

tidak tahu masalah izin, kerena mereka hanya mendapat perintah dari mandor Barus untuk menjaga lokasi pengorekan. Sementara itu, Kades Ujung Rambung Sunaryo (40) ketika berada di lokasi galian c ini mengaku kesal dengan pihak pengusaha galian C Pengki dan Syamsul yang merasa bahwa aparat pemerintah desa tidak dihargai. Oleh karena itu sampai sekarang pihaknya belum ada memberikan surat rekomendasi atas beroperasi galian C ini. "Bila dalam waktu dekat ini pihak pengusaha tidak melapor, maka saya bersama warga akan memberikan tegoran keras terhadap pengusaha galian C tersebut," tegasnya. Terpisah, Assisten SDM Umum PTPN IV Adolina Juliadi melalui Via SMS kepada wartawan berkaitan dengan izin jalan beroperasinya galian C yang melalui jalan perkebunan PTPN IV Adolina, dan diduga telah terjadi kerusakan tanah pinggiran tanaman sawit di Afdeling I Adolina sekitar pukul 17.00 WIB tidak memberikan balasan.(RSM)

Wakil Bupati Lantik Kepala BKD Rantau Prapat-andalas Wakil Bupati Labuhan Batu Suhari Pane SIP mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat eselon II, yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), 3 pejabat eselon IIIa dan 2 lagi pejabat eselon IVa, akhir pekan lalu di Ruan Data dan Karya Kantor Bupati Labuhan Batu. Kepala BKD yang dilantik yakni Aswad SE, 2 pejabat eselon IIIa Drs Edi Gani Ginting sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Faisal Amri Siregar ST sebagai Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Affendy SH sebagai Sekretaris BKD. Sedangkan 2 pejabat eselon IVa yang dilantik yakni Sarinah Ama PD menjadi Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Bilah Barat dan Ratna Sari Nasution SPd sebagai Kepala UPT Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Panai Tengah. Wakil Bupati Suhari Pane ketika membacakan pidato Bupati Tigor Panusunan Siregar Sp PD mengatakan, pelantikan kali ini dilaksanakan dalam rangka mengisi jabatan yang kosong karena mutasi dan pensiun sekaligus pemutasian dalam rangka promosi jabatan dan penyegaran jabatan guna meningkatkan kinerja PNS. (ONE)

Rekrutmen Capai Keberhasilan Program Batu Bara-andalas Rekrutmen masyarakat yang selanjutnya dibentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sangat penting untuk pencapaian target keberhasilan. Jika rekrutmen yang dilakukan para TKSK tidak kompak, maka dapat dipastikan pencapaian target tidak akan berhasil. "Rekrutmen kelompok masyarakat sangat menentukan tingkat keberhasilan program KUBE, jika rekruitmennya tidak baik, maka hasilnya akan gagal," ujar Kepala Dinas Sosial Propinsi Sumatera Utara Drs Saiful Safri Sipahutar akhir pekan lalu di Medan. Saiful Safri yang juga salah satu pejabat mendapatkan promosi jabatan sebagai Kadis Pendidikan Propsu Dari Gubernur Sumatera Utara ini mengaku untuk pencapaian keberhasilan dari Program KUBE, sangat ditentukan kemampuan SDM tenaga pendamping yang disebut dengan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK). Namun lanjutnya, Propinsi Sumatera Utara sudah berupaya untuk memberikan bekal pengetahuan terhadap TKSK. "Beberapa pelatihan untuk TKSK sudah kita lakukan didaerah maupun luar daerah. Dirinya juga menyesal, 60 kelompok tersebut mau dipengaruhi oleh oknum tertentu, untuk menerima barang. Padahal bantuan tersebut seharusnya disalurkan dalam bentuk uang tunai (SPM-LS) dan sudah menjadi wewenang KUBE. (ZN)

Pertemuan Lintas Batas Dolok Sanggul-andalas Pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada dalam perbatasan suatu daerah menjadi suatu topik pembahasan dalam pertemuan lintas batas, Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir, dan Kabupaten Samosir. Pertemuan lintas batas ini difasilitasi World Healt Organisation (WHO) dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Humbahas Jalan Dolok Sanggul Siborong Km 2, Rabu (19/10) yang dihadiri Tim Konsultan dari WHO, Jules Huta Galung dan dr Masroel Siregar MpH. Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Humbahas, Drs Jhony Gultom, perlunya dibuat suatu kesepakatan antar daerah yang berbatasan dalam menangani pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang bertempat tinggal diperbatasan daerah. "Kebijakan Pemkab Humbahas memberikan pelayanan gratis bagi masyarakatnya dalam pelayanan kesehatan, tetapi karena puskesmas atau poskesdes terdekat berada di wilayah daerah tetangga, maka terhadap warga Humbahas tersebut juga harus diberikan pelayanan gratis. Begitu juga sebaliknya bila ada pasien dari warga daerah tetangga yang membutuhkan pertolongan medis, juga akan diberlakukan pelayanan gratis," kata Jhony Gultom. (MPL)


ACEH MEMBANGUN

Senin 25 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

14

andalas/suherman amin

KILAS Guru RSBI Tuding

Kasek SMPN 1 Bireuen Gelapkan Honor Bireuen-andalas Sejumlah guru yang bertugas di kelas Rintisan Sekolah Berstatus Internasional (RSBI) pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bireuen tanpa menanyakan kepada Kaseknya, terus menduga Kasek sekolah tersebut Drs Baharuddin telah menggelapkan honor mereka karena beberapa bulan lalu sudah menandatangani berkas amprahan honor (jasa) mengajar di kelas RSBI. Menurut informasi yang merebak, Kepala SMP Negeri 1 Bireuen Drs Baharuddin dituding sudah menggelapkan honor sejumlah guru sebab mereka (guru) sudah menandatangani daftar amprahan honor mengajar di kelas RSBI pada SMPN 1 Bireuen beberapa bulan lalu. Namun hingga kini uang sebesar Rp 53 juta untuk sejumlah guru itu belum juga dicairkan. Kepala SMP Negeri 1 Bireuen Drs Baharuddin yang dikonfirmasi andalas kemarin menyangkut tudingan guru itu terkejut sebab ia tidak pernah melakukan hal itu, bahkan berupaya untuk selalu menyenangkan gurunya walau bukan dengan keuangan. Menyangkut dengan panandatanganan berkas amprahan menyangkut honor gurunya memang benar sudah ditandatangani dan bahkan sudah dikirimkan ke Dinas Pendidikan untuk dicairkan melalui dana APBK. Namun ditolak oleh DPKKD karena honor melalui APBK untuk SMP negeri 1 Bireuen sudah dibatalkan, sehingga amprahan tersebut dikembalikan ke Dinas Pendidiakan. "Saya tidak pernah dan tidak mau menggelapkan uang honor guru saya. Mereka sudah mengajar dan capek bahkan sangat prihatin, namun hal itu sudah dibatalkan sesuai dengan surat nomor 900/1230/ 2010 tertanggal 14 Juni 2010 lalu dan itu sudah saya sampaikan kepada guru saya. Kenapa dan ada apa sekarang timbul permasalahan itu dan menuding saya," ungkap Baharuddin sembari tersenyum. (HUS)

Karyawan PT Scofindo Cemas Meulaboh-andalas Beberapa karyawan PT Scofindo mengaku cemas terkait pencemaran lingkungan akibat limbah milik PT Scofibdo yang tidak diperhatikan oleh pengurus perusahaan. Hingga kini, limbah tersebut sudah menjalar sampai ke jalan umum dan menuju sungai. Sungai tersebut biasanya digunakan oleh masyarakat untuk sumber mata pencaharian sehari-hari. Selain itu, masalah abu ketel yang diakibatkan adanya kebocoran, sehingga abunya terhembus ke pemukiman warga. Begitu juga tentang premi biasanya perjam dibayar Rp 5.000. Sekarang dibayar perbulan hanya Rp 500.000. Selain itu, kewajiban tentang HI (halangan Ibu hamil) sudah tidak di jalankan sesuai dengan ketentuan dan uang makan serta peralatan kerja berupa masker seringkali tidak tersedia. Hal itu diungkapkan beberapa karyawan yang tidak bersedia disebutkan namannya, karena takut di lakukan pemecatan oleh pengurus kebun karena PT tersebut masih melakukan sistem peraturan Belanda. Di samping itu, di Adefling III telah terjadi pelecehan terhadap keluarga karyawan diantaranya istri Saiful, istri Bandi, istri Bandot yang dilakukan oleh Sutiman selaku mandor satu. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. "Karyawan sangat cemas terkait tindakan kekerasan dalam menjalankan tugasnya sebagai mandor satu, tetapi tidak ada tindakan dari pengurus kebun PT Scofindo. Ketika hal tersebut co dikonfirmasi kepada H Ismal Andrian sebagai adm, NC Ritonga sebagai Askep Pjs Masriadi Tehnik I, maupun KTU tidak berhasil. Salah seorang petugas sekuriti Gital mengaku pejabat tersebut sedang sibuk. (IM)

DI GANG-Inilah suasana pasien perawatan rawat inap yang terpaksa diinapkan di gang ruang Unit Gawat Darurat (UGD) BLU RSD dr Fauziah Bireuen.

Kondisi Rumah Sakit Fauziah Memprihatinkan Bireuen-andalas Wakil Ketua DPR-RI Ahmad Farhan Hamid dalam kunjungannya ke Balai Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Fauziah Bireuen merasa prihatin dan menilai bahwa kondisinya sudah dapat dikategorikan crowdith (kacau). Apalagi dengan membludaknya pasien layanan Jaminan Kesahatan Aceh (JKA) sehingga ada yang dirawat di loronglorong dan gang-gang di seputaran Ruang Gawat Darurat (UGD). "Tak hanya pasien lokal, tapi dari hasil penelusuran kami ke r umah sakit dr Fauziah kemarin, banyak pasien JKA yang terpaksa mendapat pelayanan medis di sepanjang gang di antara sal rumah sakit

plat merah itu. Tentu kondisi ini sangat memprihatinkan," kata praktisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Samalanga Bireuen itu di sela-sela kunjungannya ke BLU RSD Bireuen. Menurut Farhan, sebenarnya kondisi pelayanan umum di rumah sakit dr Fauziah Bireuen, tergolong masih yang terbaik dibandingkan beberapa rumah sakit lain di sepanjang pesisir utara Aceh. Hanya saja, saat ini terjadi peningkatan sehingga membludaknya pasien tidak sesuai dengan kondisi daya tampung saat ini. Untuk mengantisipasi hal ini, Farhan mengaku telah meminta Dinas Kesehatan Provinsi Aceh agar menyiapkan rencana komprehensif untuk memprioritaskan pembangunan BLU RSD dr Fauziah pada 2011 sehingga dalam waktu dekat, balai layanan kesehatan itu bisa di upgrade menjadi RS bertipe B. "Saya sudah minta Dinas Kesehatan Provinsi Aceh untuk menyiapkan sebuah ren-

cana yang komprehensif sehingga pelayanan rumah sakit ini ke depan akan jauh lebih baik dan dapat menjadi rumah sakit rujukan di wilayah pantai utara Aceh," ujarnya. Farhan menambahkan, Momen tepat dalam upaya melakukan reposisi, perluasan dan pelayanan BLU RSD dr Fauziah akan cepat terealisasi jika rencana tukar guling kompleks militer (Kiban 113/ JS) bisa terwujud dalam waktu dekat, apalagi Mabes TNI telah memberi sinyal ke arah itu. Dari lahan yang memiliki luas sekitar 6 hektare itu, 2 hektare di antaranya, dapat dikelola oleh pemerintah untuk rencana perluasan rumah sakit sebab BLU RSD Bireuen, dinilai sangat penting untuk meminimalisir masalah pelayanan medis yang kini sangat dirasakan di Bireuen. "Yang saya ketahui, pihak TNI hingga di jajaran Mabes, sama sekali tidak keberatan untuk rencana tukar guling

lahan ini, apalagi peruntukannya dinilai sangat mendesak dalam upaya perluasan rumah sakit. Sekarang yang penting hanya mempercepat penuntasan proses administrasi," pintanya seraya menambahkan, paling tidak dalam jangka waktu tiga tahun mendatang, dr Fauziah sudah beralih menjadi rumah sakit tipe B. Farhan menambahkan, untuk mempercepat realisasi dari rencana tersebut, Pemkab Bireuen bersama Pemerintah Aceh harus melakukan program integrasi kesehatan dengan memanfaatkan peluang pada Departemen Kesehatan RI. "Saya meminta pemerintah daerah dan para pihak terkait untuk sharing dana di sector kesehatan sekaligus mengajukan dana integrasi kepada pemerintah pusat melalui Departemen Kesehatan. Ini ada sumber dananya untuk kemudian dikelola dengan sistem organisasi yang baik dan efesien," ujar Farhan.

Kepala BLU RSD dr Yurizal kata Farhan, dalam pengakuan kepadanya, membludaknya pasien di rumah sakit tersebut telah terjadi jauh hari sebelum Pemerintah Aceh mengeluarkan kebijakan JKA bagi pasien kurang mampu, karena pasien yang berobat bukan saja dari Kabupaten Bireuen tetapi juga Kabupaten tetangga yaitu Benar Meriah dan Kabupaten Pidie Jaya bagian timur. Farhan Hamid kepada andalas menuturkan, selain melakukan kunjungan ke BLU RSD dr Fauziah Bireuen, ia juga akan melakukan peninjauan lokasi pembangunan bendungan irigasi Seuket Pulut di Peusangan Siblah Krueng yang akan diteruskan kembali pembangunan tahap kedua. "Dan kita harapkan agar Pemkab Bireuen segara dapat membebaskan tanah untuk salurannya, maka saya yakin, ke depan, Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah penghasil padi terbanyak di Aceh", katanya. (HERA)

Sekolah Sukma Bangsa DiFavoritkan Masyarakat Sekolah Sukma Bangsa Bireuen saat ini sangat dipavoritkan masyarakat, bahkan sebelumnya ketika awal tahun pembelajaran berlomba-lomba (membludak) masyarakat mendaftar. Namun, akibat fasilitas penampungan terbatas maka bagi yang tidak dapat mengecap pendidikan di sekolah tersebut tetap bersabar.

K

EPALA Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kelola Kabupaten Bireuen, Edward jufri Alda mengakui kehebatan pengelolaan manajemen pendidikan di Sekolah Sukma Bangsa Bireuen yang berlokasi di Desa Cot Keutapang Bireuen. Wajar Sekolah Sukma Bangsa difavoritkan masyarakat, sehingga berlomba-lomba memasukkan anaknya di setiap awal tahunnya. Edward Jufri kepada andalas, Sabtu (23/10) seusai mengambil hasil Ujian

PLAZA-2 18.30-20.30 PALLADIUM-4 12.00-13.50-15.40-17.30-19.30-21.30 THAMRIN-3 12.00-13.50-15.40-17.30-19.20-21.10

Tengah Semester (UTS) anaknya dengan serius menyebutkan, selain transparan bidang keuangan, sekolah tersebut juga selalu melakukan koordinasi dengan wali murid untuk menginformasikan pengembangan kegiatan siswa sehingga seluruh wali murid mengaku sangat puas dan dihargai. Menurut Edward, ia baru saja mengambil laporan hasil (nilai) belajar siswa dari ulangan tengah semester (UTS) Semester Ganjil. Dan di dalam laporan tersebut

PLAZA-4 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-2 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30

pihak sekolah lengkap menginformasikan tentang standar kelulusan, partisipasi siswa, nilai pemahaman konsep, nilai praktek dan predikat siswa, bahkan dilampirkan pula arahan-arahan yang lengkap arahan dari seluruh guru mata pelajaran. Nada yang sama juga diungkapkan Nurlina wali dari siswa kelas 1 SMA. Menurutnya, Sekolah Sukma Bangsa memang sangat menyenangkan wali murid bahkan anak-anak mereka. Sebab, di samping mempunyai progam pengembangan terhadap siswa kelas 1,2 dan 3 juga ada tehnik penanganan menyangkut perkembangan jiwa anak. Kepala SMA Sukma Bangsa Bireuen, Jamilah Akbar S Psi menyebutkan, pihaknya hanya melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan

PALLADIUM-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

menyangkut dengan pujian masyarakat ya terima kasih. Diakuinya pihaknya baik guru-guru maupun yang lainnya pokoknya personil di Sekolah Sukma Bangsa tetap melayani masyarakat dengan ramah, sapa dengan sopan dan senyum dan siap melayani dengan baik menyangkut persoalan pendidikan dan segala hal yang mampu mereka jawab. Menyangkut dengan perkembangan anak di SMA tambah Jamilah, pihaknya membagikan tiga kategori sesuai dengan jenjang kelas. Kelas 1,2 dan 3 SMA sesuai dengan hasil yang telah diserahkan kepada wali murid untuk tengah semester ganjil. Jamilah Akbar memaparkan, Untuk kelas 1 kondisi siswa digambarkan menyangkut hasil akademik selama proses pembelajaran 3 bulan dan hasil ulangan tengah semester (UTS) masih bervariasi. Sikap dan

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 PALLADIUM-1 SUN-1 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

prilaku baik dan tidak ada pelanggaran serius, mereka masih beradaptasi dengan situasi dan lingkungan sekolah dan mencari pola belajar walaupun motivasi mereka belum tampak kerja keras dan masih terbawa kebiasaan, ketika masih di SMP dan masih senangsenangnya bercanda mencari teman. Untuk siswa Kelas 2 digambarkan, kondisi siswa menurun dan akibat meningkatnya hormone dan ditingkat itulah para guru lebih bekerja keras untuk mengarahkan bersama dengan wali murid karena masa di kelas 2 mereka peka dan masih tidak mau menuruti perintah, sehingga pihak mereka benar-benar ekstra menanganinya dengan serius. Sementara bagi siswa kelas 3 Sikap dan prilaku mulai berubah ke arah yang lebih baik, mulai tumbuh kesadaran

andalas/suherman amin

WALI MURID-Sebahagian wali murid kelas 1 SMA Sukma Bangsa Bireuen mendengarkan arahan wali kelas anak-anak mereka, sebelum diserahkan hasil UTS di Aula SMA Sukma Bangsa tersebut. yang bagus untuk persiapan masa depan kelulusan. Mulai menurut perintah/jadual sudah terarah, dan terdapat nilai yang bagus hampir di setiap siswa. Menjawab andalas tentang penanganan siswa oleh pihak sekolah, Jamilah

PLAZA-3 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN-1 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI ST-2 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

PLAZA-1 11.30-13.50-16.10-18.30-20.20 THAMRIN-2 12.40-15.00-17.20 BINJAI ST-3 16.20-18.10-20.00-21.50

BINJAI ST-1 12.30-11.40-16.50-19.00-21.10

BINJAI ST-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

menyebutkan setiap guru memantau perkembangan dan mengkondisikan siswa dengan tugas dan kontrol di kelas. Selain itu sekolah menerapkan aturan disiplin, seperti ketika ujian dijaga ketat, dilarang mencontek, masuk pagi dan siang dikontrol . (HERA)

PLAZA-2 12.00-14.10-16.20 THAMRIN-2 19.30-21.40

SUN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

BINJAI ST-3 12.00-14.10

SUN-4 13.00-15.45-18.30-21.15


Senin

SAMBUNGAN

25 Oktober 2010

Susah Payah MU Atasi Stoke 2-1 ...(Dari Halaman 1) charito yang tampil apik di laga ini. Hanya selang beberapa menit usai gol balasan Stoke, ia membuat satu gol lagi untuk membuat MU menang 2-1. Jalannya Pertandingan Stoke sukses mengimbangi permainan MU di menit-menit awal. Pada menit 21, tekanan kuat bahkan diberikan untuk gawang Edwin van der Sar. Diawali dari umpan Jermaine Pennant ke kotak penalti, Darren Fletcher terpaksa mengamankannya untuk menghasilkan sepak pojok. Matthew Etherington kemudian membuat gawang MU sempat dilanda kemelut kecil sampai akhirnya lini belakang MU menghalau bola. MU unggul pada menit 27. Dari sepak pojok, Nemanja Vidic di tiang jauh menanduk bola ke muka gawang. Di situ, Javier "Chicharito" Hernandez meneruskan bola ke dalam gawang dengan sundulan kepala. Gol Chicharito itu sendiri lahir dengan sedikit unik karena si kulit bundar sepertinya ia tanduk dengan bagian belakang kepala. Caranya yang "aneh" itulah yang boleh jadi sudah mengecoh kiper Thomas Sorensen. Apapun, MU kini memimpin 1-0. Belum ada gol lagi yang lahir dan dua kali pemain MU malah diganjar kartu kuning dalam selang waktu lima menit. Yang pertama Gary Neville pada menit 35, disusul Paul Scholes. Akibat satu kartu itu, MU sempat ketar-ketir setelah Neville kembali melanggar pemain Stoke di menit ke-42. Untungnya, bek kanan veteran itu tak diganjar kartu lagi. Semenit sebelum jeda, MU menekan lewat Dimitar Berbatov walau lini belakang Stoke masih bisa menyapunya

untuk menghasilkan sepak pojok. Dari tendangan penjuru, bola disambut Patrice Evra dengan kepala meski arahnya belum tepat sasaran. MU berseru meminta penalti pada menit 55. Garagaranya, Evra yang sedang berlari menyongsong umpan terobosan dijatuhkan lawan di kotak penalti. Tapi wasit tak berpandangan serupa. MU berteriak lantang lagi di menit ke-68. Kali ini mereka meminta handsball setelah sepakan Evra di kotak penalti mereka nilai ditahan dengan tangan pemain Stoke. Wasit kembali tak sepaham dengan MU. Hernandez nyaris mencetak gol kedua pada menit 72. Diawali dari serangan balik, Berbatov yang ada di sisi kiri melepaskan umpan dan Hernandez yang berada di tiang jauh menjangkau seraya menyontek si kulit bundar. Tapi arahnya masih menyisir tipis di samping tiang gawang Stoke. Sepuluh menit jelang bubaran, gawang MU kebobolan. Dari sisi kanan, Tuncay Sanli tak terkawal dengan baik dan ia kemudian menuntaskan dengan sepakan ke arah pojok jauh gawang MU. 1-1. Gol balasan Stoke itu sendiri tak lepas dari kesalahan Scholes dalam melepaskan operan sehingga bisa dipotong dan dimanfaatkan Eidur Gudjohnsen yang mengawali gol tersebut. Hernandez! MU kembali unggul atas Stoke berkat gol kedua Chicharito. Berbatov menguasai bola di depan kotak penalti dan kemudian mengopernya ke arah Evra di sisi kiri. Evra coba menyepak ke arah gawang, tapi bola mengarah ke Hernandez yang menyonteknya ke dalam gawang.(NET)

China Dilanda Topan, 272 Ribu Mengungsi...(Dari Halaman 1) menurunkan lebih banyak hujan di daerah, menurut biro meteorologi propinsi Fujian. Zhangpu dilanda hujan deras dengan curah 243 mm, dan tetangganya Yunxiao County mencatat 332 mm antara pukul 08:00 Jumat sampai pukul 17:30 Sabtu waktu setempat. Curah hujan di kota-kota Zhangzhou, Xiamen dan Quanzhou akan mencapai 100 mm dalam 12 jam berikutnya, kata biro meteorologi provinsi itu. Badai juga akan bertanggung jawab atas terjadinya hujan deras di provinsi-provinsi tetangga Fujian, Guangdong dan Zhejiang. Akibat topan tersebut, 79 penerbangan di bandara Xia-

men City, juga di Fujian, membatalkan penerbangan pada pukul 08:00 waktu setempat Sabtu, sedangkan Jembatan Dadeng, yang menghubungkan Xiamen City dan Pulau Dadeng ditutup sejak pukul 07:00. Kementerian Urusan Sipil mengatakan Sabtu malam, bahwa pihaknya telah meluncurkan satu tim tanggap darurat, dengan mengirimkan kelompok-kelompok kerja untuk mengkoordinasikan upayaupaya bantuan bencana. Sementara itu Sun Chunlan, ketua Partai Komunis di Fujian, memerintahkan para pejabat setempat untuk siaga tinggi menghadapi kemungkinan datangnya hujan deras dan bencana geologi.(ANT)

2 dari 5 Penduduk Diserang Osteoporosis...(Dari Halaman 1) Fonterra Brand, menurut dia telah melakukan edukasi serta mengubah pola hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat demi mencegah terjadinya osteoporosis. "Kami juga telah melakukan kampanye pemeriksaan kepadatan tulang dan bekerja sama dengan Pustlitbang Gizi Kementerian Kesehatan untuk mengolah data prevalensi osteoporosis di Indonesia serta berbagai kegiatan seminar edukatif," ucapnya. Nutritionis and Senior Health Research Manager Fonterra Brand Joanne Todd mengatakan, Fonterra telah melakukan berbagai kegiatan penanggulangan osteoporosis di berbagai negara di dunia. Peserta di Indonesia adalah yang paling banyak dalam

kegiatan tersebut. "Kami bangga respon masyarakat sangat besar terhadap pencegahan dan keselamatan terhadap gejala osteoporosis," ucapnya. Menurut dia, perusahaan induk (Fonterra Cooperative Group Ltd) yang merupakan produsen susu dan produk turunannya yang terbesar di dunia telah melakukan penelitian dan pengembangan kesehatan tulang yang telah menghabiskan dana 54 juta dolar AS. Sejak 2005, jutaan orang di Asia mendapat manfaat dari pemeriksaan kesehatan tulang gratis dari Anlene yang mengukur kepadatan massa tulang dan memberikan indikasi kerentaan individu terhadap kemungkinan Osteoporosis, tambah Joanne.(ANT)

Meresahkan, Website Camfrog Harus Ditindak...(Dari Halaman 1) Iman B Nasution yang juga Ketua I Bidang Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Sumatera Utara mengungkapkan, laman tersebut dibuat, dikelola dan dikendalikan dari Kota Medan. Pihaknya juga mengaku sudah mengetahui secara pasti lokasi-lokasi serta pihakpihak yang mengelola laman tersebut. "Untuk itu kami dari MPI akan melakukan 'sweeping' terhadap lokasi-lokasi tersebut. Kami tidak bisa membiarkan hal apa pun yang bisa

merusak moral bangsa, apalagi jika semua itu bersumber dari daerah kita sendiri," tegasnya. Namun demikian, Iman B Nasution berharap aparat kepolisian juga cepat tanggap dan tidak membiarkan laman yang dapat membahayakan moral bangsa khususnya generasi muda tetap eksis.. "'Website' ini sungguh sangat-sangat berbahaya, apalagi juga ada tayangan porno secara 'live' di sana. Kita tidak akan pernah membiarkan hal semacam ini ada di daerah kita ini," katanya.(UJ)

harian andalas | Hal.

15

Syamsul: “Jangan Bela dengan Ekstrim”...(Dari Halaman 1) saya minta jangan lakukan, karena itu akan merugikan sebab saya yang dianggap dalangnya,” tegas Gubsu saat ditanya wartawan di Rutan Salemba Jakarta, Minggu (24/10) siang. Sejumlah pejabat Pemprovsu tampak hadir menjenguk Gubsu saat itu, di antaranya Kadis Pendidikan Sumut Drs H Syaiful Syafri MM, Kepala Biro Keuangan Setdaprovsu Drs H Syafi’i MM, Kepala Kantor Perwakilan Pemprovsu di Jakarta Drs H Junjung Lubis serta sejumlah tokoh masyarakat termasuk Al Ustadz Anton Medan. Sehari sebelumnya para penjenguk juga cukup banyak, diantaranya Wagubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu DR RE Nainggolan serta sejumlah tokoh nasional diantaranya Ketua Umum DPP Golkar Ir H Aburizal Bakrie, Ir H Akbar Tanjung dan Ketua Umum DPP PPP H Suryadharma Ali yang juga Menteri Agama RI. Lebih lanjut Gubsu berpesan kepada seluruh aparatur di Sumut agar tetap menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) secara baik sesuai prosedur maupun mekanisme peraturan berlaku. Jangan terjadi kelesuan pemerintahan, pembangunan maupun pembinaan masyarakat karena dirinya dengan segenap kemampuan terus mencurahkan perhatian dan kemampuannya mengendalikan kepemimpinan Sumut meski dirinya berada di Jakarta sepanjang kewenangan untuk itu

masih ada pada dirinya. “Saya merasa tidak akan ada kendala, mengingat sistem tetap berjalan baik. Lagi pula, saat ini sistem surat elektronik bisa dipakai dan ada perwakilan Pemprovsu yang berfungsi aktif di Jakarta serta teknologi komunikasi dan transportasi Medan dan Jakarta dewasa ini dapat diakses dengan mudah misalnya jadwal penerbangan cukup banyak sehingga bisa pulang hari,” ujarnya. Mengenai mekanisme administrasi dan surat menyurat, menurut Gubsu diharapkan akan berjalan baik. “Lagipula kebiasaan saya selama ini selalu mempelajari dan membaca surat-surat pada malam hari sehingga saat di kantor dapat digunakan untuk menerima tamu atau urusan masyarakat. Oleh sebab itu, di sini ( Jakarta – red) saya punya banyak waktu menelaah dan mengerjakan surat menyurat pada malam hari,” ujarnya. Untuk soliditas dan efektivitas birokrasi, Gubsu berpesan agar seluruh jajaran aparatur meningkatkan disiplin dan tetap pada tugas pokok dan loyalitas. “Oleh sebab itu, kalau memang aparatur atau pejabat memang setia dan sayang kepada kepemimpinan saya, kinilah saatnya membuktikan diri dengan melaksanakan tugas secara baik agar birokrasi tidak lesu. Kalau pun tidak datang menjenguk saya tidak apaapa dan tidak saya anggap negatif sepanjang mereka melaksanakan tupoksi secara

baik. Saya akan terus monitor siapa yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya. Harapkan Keadilan Lebih lanjut Gubsu yang saat itu kondisi kesehatannya tampak cukup baik dan berdasarkan pemeriksaan dokter tekanan darahnya 130/70 tersebut mengemukakan dirinya saat ini sebagai warga Rutan Salemba tetap beradaptasi dan mematuhi peraturan yang berlaku di rutan tersebut. Ditanya tentang penahanan dirinya, Gubsu yang datang sendirian memenuhi panggilan KPK sebagai tersangka dalam permasalahan APBD Langkat saat beliau menjabat bupati setempat pada Jumat (22/10) tanpa membawa pengacara tersebut pada hakikatnya mengemukakan hal ini merupakan konsekuensi seorang pemimpin. “Penahanan ini disebutkan untuk memudahkan pemeriksaan. Jadi saya ikuti saja, apalagi dalam BAP disebutkan demi keadilan. Artinya, sebagai lembaga hukum, ini adalah demi keadilan. Mudah-mudahan dengan ini saya mendapatkan keadilan,” ujarnya. Ditanya lagi apakah proses pemeriksaan hingga penahanan ini dianggap Gubsu sudah memenuhi keadilan, beliau mengemukakan, “Saya sangat menghormati hukum. Oleh sebab itu, soal keadilan biarlah pengadilan nanti yang mengadili. Saya tidak mau mengomentari proses hukum yang sedang berjalan karena ini semua masih dalam proses

hukum. Jadi saya jalani saja,” ujarnya. Gubsu mengemukakan seorang pemimpin harus siap menerima risiko. “Saya sering bilang, sebagai pemimpin ada risiko. Ayah saya bilang, kalau mau bermain politik ada risikonya dan salah satunya adalah penjara. Saya yang hari ini pejabat tertinggi di Sumut selaku gubernur sedang menghadapinya. Jadi saya tidak pernah menyesalkan siapa pun atau menyalahkan siapa pun, karena saya yakin keadilan itu pasti akan datang, walau mungkin terkadang tertunda,” ujarnya. Kendatipun pada saat datang memenuhi panggilan tidak membawa pengacara, namun ketika ditanya lebih lanjut adakah proses hukum yang akan dilakukan, Gubsu mengemukakan ada antara lain selaku Ketua DPD Golkar Sumut maka DPP Partai Golkar sudah mempersiapkan advokasi bagi dirinya di bawah pimpinan Muladi SH. “Saya bersyukur atas ini dan selain itu kepada saya juga sudah disiapkan pengacara dari negara. Alhamdulillah,” ujarnya. Secara berulang Gubsu mengemukakan menerima hal ini apa adanya. “Semua ini adalah takdir. Nabi Nuh AS saja pun pernah dicoba oleh Allah SWT. Selaku seorang Nabi, Nabi Nuh pernah bermohon kepada Tuhan agar anak dan istrinya beriman kepada Allah. Namun Allah tidak mengabulkannya. Ini bukan berarti Nabi Nuh gagal berdoa. Sama sekali tidak. Saat itu Nabi

Nuh sedang dicoba imannya. Apa yang dia mau tidak dia dapat. Oleh sebab itu, bagi saya, hal ini hadapi saja dan biarkan berjalan. Ini adalah takdir. Jadi saya harus bertanggung jawab. Saya tidak bilan salah ini atau salah itu. Karena ada bahasa hati yang tidak bisa dibohongi,” ujarnya. Tentang sikap keluarga menghadapi ini terutama ibundanya atau yang dipanggilnya emak, Gubsu mengemukakan mereka mudahmudahan siap. “Ibu saya kelihatannya siap. Ibu hanya berpesan kepada saya, ‘kau harus kuat, kau selaku pemimpin’,” ujar Gubsu. Mengenai berbagai sikap di masyarakat menghadapi permasalahan ini, Gubsu mengemukakan terima kasih atas banyak simpatisan terhadap dirinya. Hanya saja dia berkomentar, “Kalau ada yang ‘bersorak’ terhadap cobaan yang sedang saya hadapi, saya tidak mengerti ‘aliran’ apa yang mengajarkan untuk bersyukur kalau ada orang yang sedang menghadapi kesulitan”. Sementara itu Al Ustadz Anton Medan usai menjenguk Gubsu juga mengemukakan yang dihadapi Gubsu ini merupakan konsekuensi seorang pemimpin. Dia yang sudah cukup lama mengenal Syamsul mengemukakan kepribadian Syamsul cukup baik dan sangat memasyarakat. “Saya berharap beliau tabah menghadapi cobaan ini. Tidak semua orang yang dipenjara itu adalah jahat,” ujarnya.(WAN)

Fadly: Hormati Mekanisme Hukum...(Dari Halaman 1) Sebab, kata Fadly, sehari sebelum ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan penyalahgunaan APBD Langkat tahun 2000-2007, Syamsul Arifin masih berada di DPRD Provinsi Sumatera Utara membahas APBD Provinsi Sumut TA 2011. Bersama kekuatan yang ada di DPRD Sumut saat itu, kata Ketua Fraksi PPP DPRD Sumut ini, Gubsu H Syamsul Arifin sedang melaksanakan upaya pelayanan cepat ke-

pada masyarakat dengan berbagai program konkrit. Dan DPRD Sumut, tegas Fadly, sudah mengesahkan program tersebut secara konkrit pada Kamis, 21 Oktober 2010 dengan penetapan APBD Provinsi Sumut TA 2011 dan beberapa rancangan strategis pembangunan. Kendati Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara sudah sistemik dan sustainable, papar Fadly, namun suasana duka tentu tidak sebentar. "Karena itu kepada seluruh

komponen masyarakat, khususnya pendukung H Syamsul Arifin diimbau agar tetap tenang dan menghormati mekanisme hukum serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar Syamsul Arifin segera bisa keluar dari kesulitan ini," harap Fadly. Menurut Fadly, dirinya berkali-kali menerima telpon dari berbagai pihak dengan berbagai ekspresi dan kesedihan mendalam dan itu menunjukkan betapa Bang Syamsul Arifin sangat merakyat.

LSM Dukung KPK Tukang Beca Sedih organisasi, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut berjuang untuk membuka tabir penyelewengan (korupsi) dana APBD Kabupaten Langkat TA 20002007,”ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, kemarin. Hal yang sama dikatakan tokoh masyarakat Langkat, H Sempurna Tarigan. Dikatakannya, upaya untuk menangkap dan menahan H. Syamsul Arifin memang sudah lama diperjuangkan. Karena itu, patut untuk disyukuri, karena pada akhirnya mantan Bupati Langkat H

Syamsul Arifin bisa ditahan dan dijebloskan ke penjara. “Syukurlah, akhirnya KPK bisa menahan dan menjebloskan Syamsul ke penjara. Mudah- mudahan ini bisa menjadi sinyal dan pelajaran yang baik agar korupsi tidak semakin merajalela,”ujarnya Sementara itu, Ketua LSM GEMAPELA (Gerakan Masyarakat Pembela Langkat) Nurman Tanoto ketika ditanya mengatakan sebaiknya dilihat dahulu perkembangan selanjutnya, karena ini baru langkah awal. “Ini kan baru langkah awal. Jadi, sebaiknya kita lihat saja dulu,”ujarnya. Sedangkan Koordinator K-

Sebelum meniti karier di dunia politik, Syamsul dikenal aktif di organisasi kepemudaan. Syamsul, yang lahir di Medan, 25 September 1952, lalu bergabung dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia sejak 1980-an. Karier politiknya terbilang cemerlang. Dalam usia yang masih sangat muda, 25 tahun, suami Fatimah Habibie itu didapuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Langkat selama dua periode, yaitu 1977-1982 dan

1982-1987. "Ia juga sempat menjadi anggota MPR utusan Sumatera Utara," kata Fadly. Syamsul pernah menjabat Wakil Sekretaris DPD Golkar Sumatera Utara pada 19921997. Melalui partai ini pula, ia melaju menjadi Bupati Langkat selama dua periode, 1999-2004 dan 2004-2008. Sebelum masa jabatannya sebagai bupati berakhir, Syamsul mengajukan diri sebagai calon Gubernur Sumatera Utara periode 2009-2014, dan berhasil meraih kemenangan.(UJ)

...(Dari Halaman 1)

SEMAR (Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal) Sumut, Togar Lubis mengatakan keberhasilan KPK menahan H Syamsul Arifin tidak terlepas dari peran serta ICW (Indonesian Coruption Wacth Langkat. “Berterima kasih kita kepada Dimas (M Mas’ud MZKetua ICW Langkat- red), karena itu semua juga berkat kerja keras ICW Langkat,” ujarnya. Sedih Sementara itu, beberapa orang abang beca yang biasa mangkal di Kompleks Perkantoran Pemkab L angkat dan Pangkalan Brandan, jus-

tru mengaku sedih dengan ditahannya H Syamsul Arifin. Seperti yang dikatakan oleh Anwar (42) dan Suwarno (37), bagaimana tidak sedih, selama ini cuma H Syamsul Arifin lah yang peduli dengan abang becak, baik sebagai Bupati Langkat maupun sebagai Gubsu. Karena itu, keduanya pun berharap agar H Syamsul Arifin ‘selamat’ dan tidak dijatuhi hukuman yang berat. “Dia begitu peduli dengan ‘orang- orang kecil’ seperti kami. Bahkan, sampai sekarang hanya dialah yang peduli dengan kami. Karena itu, di mata orang- orang seperti

kami, dia adalah pemimpin yang merakyat,”ujar Anwar. Dengan kata lain, walaupun korupsi dia tidak makan sendiri, tapi ikut dibagi- bagikan kepada masyarakat. Jadi, salah ya salah, tapi ‘tidak sampai menyakiti hati rakyat.’ Beberapa sahabat Syamsul di Pangkalan Berandan, seperti H Nuar Ujang, Zainal Abidin, M Ilyas Efendi, Kadri Donk, merasa terkejut atas penahanan yang dilakukan KPK. "Seharusnya KPK tidak perlu melakukan penahanan apalagi Syamsul, sangat kooperatif dan patuh terhadap hukum," kata mereka.(BD/HAS)

Gubernur Bank Indonesia. Terakhir, Gubernur Sumatera Utara yang juga kader Golkar, Syamsul Arifin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana APBD Kabupaten Langkat. Lantas, apakah penetapan Syamsul dan sejumlah kader Golkar sebagai tersangka kasus korupsi itu sebagai indikasi tindakan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi? "Saya katakan mudahmudahan tidak begitu (tebang pilih). Kami harapkan (murni) suatu proses hukum," katanya.

Menurut dia, jika tidak memproses para pejabat lainnya yang terindikasi korupsi, berarti penegak hukum tidak berlaku adil. Artinya, kata dia, penegak hukum masih tebang pilih. Ical berharap semua pihak menghormati azas praduga tak bersalah. Sebelum Syamsul terbukti melakukan tindak pidana korupsi, Syamsul harus dihormati hak-haknya. "Saya sampakan belum ada bukti yang menyebut mereka ini telah melakukan korupsi. Selama bukti belum ada, kita tidak boleh menyatakan mereka ini melakukan korupsi," kata Ical.(RIL)

langkah dan kebijakan politik mereka selama ini. Sementara untuk Golkar, peristiwa ini merupakan suatu pukulan yang cukup telak. Sangat jelas bahwa langkah politik Golkar menganulir "pemecatan" Syamsul Arifin sebelum ini dan bahkan memilihnya menjadi pimpinan partai di Sumatera Utara, adalah langkah keliru. Golkar akan

menuai dua akibat sekaligus. "Mereka akan ikut menanggung risiko citra buruk akibat kasus ini. Kedua, partai Golkar akan sulit memanfaatkan kekuasaan pemerintahan daerah untuk mendukung program politik mereka sebagaimana yang mereka harapkan ketika mereka menganulir dan menaikkan Syamsul jadi pimpinan," ujarnya.(TIM)

Golkar Siapkan Pengacara...(Dari Halaman 1) merupakan Ketua Umum Propinsi,” katanya. Menurut Leo, menyikapi penahanan Syamsul, DPP Partai Golkar tidak akan melakukan tekanan politik karena Partai Golkar menghormati proses hukum yang harus dijalankan KPK secara fair dan jujur. Leo menjelaskan, saat ditahan di Rutan Salemba Syamsul Arifin langsung mendapat kunjungan dari puluhan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berbondong-bondong datang dari Sumatera Utara. Hal itu lanjut dia menunjukkan Syamsul

Arifin merupakan figur yang disayangi masyarakat Sumatera Utara. Dia mengaku bangga saat melihat Syamsul Arifin tegar dan tenang dalam rutan Salemba. “Kita bangga melihat bung Syamsul yang terlihat tenang. Bahkan beliau meminta tolong kepada kita untuk memperhatikan Partai Golkar di Sumut. Dalam situasi seperti itu bung Syamsul masih membicarakan tentang Partai Golkar,” ujarnya. Sementara, Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie menggarisbawahi agar tidak

ada tebang pilih dalam proses penangganan kasus korupsi ini. "Kami berharap proses hukum ini juga berlaku untuk semua orang, tidak peduli kecil atau besar. Tidak peduli apapun partainya," katanya. Sebagaimana diketahui, sejumlah kader Golkar ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan sejumlah kader Golkar sebagai tersangka korupsi karena dituduh menerima traveller cheque atau cek perjalanan dalam pemilihan Deputi

Syamsul Belum Dinonaktifkan...(Dari Halaman 1) kat Daerah (SKPD). Langkahlangkah penyelamatan pemerintahan daerah ini bisa dilakukan wakil gubernur bersama-sama dengan sekretaris daerah. "Namun pengambilalihan sebagian tugas ini pun juga dipastikan tidak akan berjalan mulus, mengingat wakil gubernur selama dua tahun pemerintahan tidak banyak

dilibatkan dalam pemerintahan. Wakil Gubernur bahkan juga memerlukan waktu penyesuaian serta konsolidasi kekuatan politik dan birokrasi, termasuk bila nanti sudah ditetapkan sebagai pengganti sementara atau pengganti tetap," kata Taufan. Berkenaan dengan posisi Gatot yang merupakan kader PKS, Taufan juga menya-

takan, tidak gampang bagi kader PKS ini melakukan konsolidasi kekuatan politik dan birokrasi, sebab PKS hanyalah kekuatan politik menengah di Sumatera Utara. Karena itu, Gatot Pujo Nugroho dan partainya membutuhkan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, termasuk akademisi, ulama dan para aktivis yang sebenarnya cukup mengapresiasi

Di Samosir, Proyek Air Minum Cuma 4 Bulan Berfungsi...(Dari Halaman 1) memberitahukan hal itu kepada Dinas Tarukim Kabupaten Samosir. Sayangnya, mereka sepertinya tidak menghiraukan keluhan masyarakat tersebut.

Padahal semua kegiatan pekerjaan yang bersumber dana dari pemerintah itu semua demi kepentingan orang banyak. Kadis Tarukim Kabupaten Samosir ketika dihubungi

andalas mengatakan, bahwa PPTK proyek pengadaan air minum Tahun Anggaran 2008 adalah Soudin Tamba. ”Hari Senin (hari ini-red) lah dikonfirmasi jawabannya.

Dia juga membenarkan, masyarakat Kelurahan Parhusip III Kecamatan Nainggolan sudah pernah berkeluh kesah kepada Dinas Tarukim Kabupaten Samosir mengenai kegiatan

tersebut. ”Namun, dana perawatannya kan sudah habis. Di situlah masyarakat perlu menjaga dan merawatnya agar tetap berfungsi,” ujarnya. (FS)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Senin, 25 Oktober 2010 | No: 1723/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Dicium Andi Rif, Andien tak Mandi 3 Hari PENYANYI cantik yang masih tetap bertahan dengan aliran jazz, Andien, ternyata pernah tidak mandi selama 3 hari karena dicium sosok penyanyi yang dikaguminya. Semuanya ini terjadi

saat Andien merayakan perayaan ulang tahunnya. Dan dalam event Dji Sam Soe Moment: Jazz It Your Way, yang digelar di The View Music Lounge & Bar Grand SwissBelhotel, Medan, kemarin malam, Andien

berkesempatan untuk tampil sepanggung dengan sang idola, yang tak lain adalah Andi Rif, personil grup Rif. “Dulu sih ada satu pengalaman, saya sampai tidak mandi selama 3 hari karena

dicium Andi. Ini pas waktu saya merayakan ulang tahun ke-14,” ucapnya sambil melirik Andi yang berada di sampingnya. Menurut pemilik nama lengkap Andini Aisyah Hariadi itu, sejak

awal memang sangat menyukai Rif. “Saya memang sangat suka lagu-lagu Rif, terutama penampilan vokalis. Makanya selalu berharap hadir, ternyata benar-benar hadir saat itu,” katanya.

Di tempat yang sama, Andi Rif pun turut angkat bicara tentang pengalamannya pernah menceburkan Andien dan menciumnya. ”Saya memang senang sekali bisa menceburkan Andien, serta mencium tangannya saat ulang tahun. Sampai sekarang masih ingat terus dan tidak sangka bisa satu panggung dan ketemu,” kata Andi. Tak Ingin Dicintai Sementara

itu, bicara soal video klip untuk single keduanya, Tak Ingin Dicintai, Astrid mengaku bahwa tema yang diambil adalah cukup unik. Astrid mengatakan, cerita yang diangkat adalah tentang cinta setengah hati, namun disorot dari sisi yang

positif. "Ceritanya ada pasangan yang selingkuh, yaitu pasangan aku, dia mencintaiku hanya setengah hati. Kan aku otomatis gak mau. Kalau konsep sepenuhnya dari sutradara, namun sebelumnya dikasih tahu ke aku. Dan aku melihat di sini agak beda cara pengambilan konsepnya," tutur Astrid, saat ditemui di Studio De Loops, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, kemarin. Apalagi, lanjutnya, perempuan paling tak suka jika dicintai namun dengan setengah hati. Hal itu dikatakan oleh Astrid karena dirinya pernah melihat pengalaman tentang hal itu.(NET)


Harian Andalas