Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 24 Februari 2011 | No: 1822/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500 andalas/desrin pasaribu

ICW: Sumut Juara Korupsi 2010

Lagi, 30 Siswa SD Keracunan Isak tangis mewarnai rumah duka, sebelum Hariati dikebumikan, Rabu (23/2).

Pelajar Tewas Digilas Odong-odong Medan-andalas Siapa yang tak kenal Odong-odong. Alat transportasi hiburan rakyat ini sangat digemari mulai dari ibu rumah tangga hingga anak kecil. Tapi jika tidak hati-hati, odongodong juga bisa membawa petaka. Nasib naas inilah yang dialami Hariati (16), warga Pasar IV Barat Lingkungan 7, Medan Marelan. Pelajar ke-

las III di SMPN 20 ini meninggal akibat tergilas Odongodong. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Marta Friska Medan, tapi nyawanya tak terselamatkan. Lukanya terlalu parah dengan kondisi kepala pecah dan perut remuk tergilas Odong-odong. Hariati Bersambung ke Hal. 15

Medan–andalas Kasus dugaaan keracunan kembali menimpa 30 orang siswa SD Alwasliyah yang terletak di Jalan Bromo Medan. Mereka diduga keracunan minuman kemasan Super Juice yang dijual di kantin sekolah.

Jakarta–andalas Bila ada piala penghargaan untuk provinsi terkorup di Indonesia, Sumatera Utara (Sumut) akan menjadi juara. Hal ini setidaknya dibuktikan dengan banyaknya kasus korupsi yang mampu diusut aparat penegak hukum pada tahun 2010 di provinsi tersebut. "Di semester I (Januari-Juni) 2010 dan semester II (JuliDesember) kasus korupsi terbanyak di Sumut," ujar koordinator investigasi dan informasi publik ICW Agus Sunaryanto dalam jumpa pers 'Trend Penindakan Korupsi Semester II 2010' di kantor ICW, Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Rabu (23/2/2011). Pada semester I, 26 kasus korupsi terungkap di Sumut, kemudian Jawa Barat dengan 16 kasus, Jawa Tengah 14 kasus, Lampung 10 kasus dan Kaltim 7 kasus. Sedangkan di semester II, Sumut 38 kasus, Bengkulu 23 kasus, Jawa Timur 20 kasus, Riau 20 kasus dan Sulawesi Selatan 20 kasus. Namun meskipun kasus korupsi tertinggi, tidak demikian dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan. Untuk potensi kerugian negara terbesar ada di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). "Potensi kerugian negara tertinggi di Kaltim dengan Rp 601 miliar (2 kasus), lalu pemerintah pusat (termasuk DKI Jakarta) Rp 200 miliar (6 kasus), Sumut Rp 179 miliar (38 kasus) dan Riau Rp 128 miliar (20 kasus)," terang Agus. Meski banyak mengungkap kasus, namun ICW meminta agar aparat penegak hukum terutama di daerah agar mampu

Kasus ini harusnya menampar BBPOM Sumut dan Dinkes Medan yang hanya beberapa hari sebelumnya tidak mendapati makanan/minuman berbahaya saat menggelar razia jajanan sekolah. Akibat kejadian ini sebanyak 14 orang siswa SD Alwasliyah dilarikan ke rumah sakit Ibu dan Anak Badrul Aini yang terletak di Jalan Bromo lorong Sukri No 18 Medan untuk mendapatkan perawatan medis. Bersambung ke Hal. 15

KRONOLOGIS •

Odongodong maut sudah diamankan polisi. andalas/desrin pasaribu

ANEH tapi NYATA

Jenis Minuman Super Jus rasa anggur, jeruk, strawberry (kemasan botol plastic) Izin Depkes RI SP No.30/II.20/90 Produksi Super Star Asal Jawa Tengah dengan No PIRT 209.33.22.08118 nomor dalam botol minuman dan belum expiredate (kadaluarsa). • Rabu pagi jam 07.00 WIB Rami (penjaga kantin) menerima 3 kotak @ isi 24 X 290 ml, dari Salimin Suyatno (buka grosir) di depan sekolah SD Al Washliyah. • Pukul 10. OO WIB minuman dibeli anak-anak SD Al Washliyah dengan harga Rp 1000. Sekitar 1 jam kemudian, anak-anak yang membeli merasakan pusing, mual. • Sebanyak 15 anak-anak dirujuk ke RSIA Badrul Aini. Korban lainnya dirawat di puskesmas Sumber: Kabid Farmasi Jaminan dan Sarana Kesehatan Dinas Kesehatan Medan drg Yohana

Lukisan Unik

KERACUNAN– Sebanyak 14 siswa SD Al Wasliyah diduga keracunan minuman ringan kemasan plastik dan kini dirawat dirumah sakit Badrul Aini, Jalan Bromo, Medan, Rabu (23/2).

Bersambung ke Hal. 15 foto-foto:andalas/rony muharrman

Terbuat dari Sekrup

Kantor PSSI Disegel Pendemo

repro. myartcontest.com

SEORANG seniman asal AS menciptakan sebuah lukisan 3 dimensi yang bergambarkan wajah orang-orang terkasihnya menggunakan sekrub. Uniknya, sang seniman menggunakan kayu sebagai media lukis pengganti kanvas. Seperti dilansir situs metro.co.uk, baru-baru ini, Andrew Myers, si penciptanya membutuhkan waktu selama 6 bulan dan 10 ribu buah sekrup untuk menyelesaikan satu lukisan potret setinggi 1,2 meter itu. Pria berumur 31 tahun ini mengaku mendapatkan ide ketika dirinya tengah bekerja di sebuah

Bersambung ke Hal. 15

• Ical: Soal PSSI Saya Tidak Ikut Campur

gereja dua tahun silam. "Saat itu Saya tengah mengerjakan proyek di sebuah gereja. Akan sangat bagus jika Saya dapat berkarya membuat

REVOLUSI–Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi demo di kantor PSSI Senayan

Bersambung ke Hal. 15

Jakarta menuntut revolusi di tubuh induk organisasi sepak bola itu sekaligus penolakan terhadap Nurdin Halid.

repro detik

Jakarta - andalas Aksi demonstrasi menentang kepemimpinan Nurdin Halid di depan kantor PSSI terus berlanjut. Sebagian besar para pendemo mengenakan kaus bewarna merah. Mereka merupakan gabungan berbagai elemen suporter dan masyarakat pecinta sepakbola Indonesia. Kantor PSSI yang berada di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, disegel para pendemo. Seutas rantai digunakan untuk menggembok pintu masuk.

Selain melakukan penyegelan terhadap kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), seribuan suporter sepakbola gabungan seluruh Indonesia juga membuat kuburan PSSI di depan kantor PSSI. Berdasarkan pantauan wartawan, Rabu (23/ 2). Setelah dibuatkan kuburan dan menaruh keranda mayat di depan kantor PSSI, para suporter menaburkan bunga-bunga segar di pelataran kantor PSSI dan kuburan tersebut. Bersambung ke Hal. 15

Petani dan Karyawan PTPN 2 Bentrok • Belasan Orang Terluka

Kurs/Harga Logam Mulia, 23 Februari 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8925 1352 12194 14395 1142

Beli 8831 1338 12072 14248 1130

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 107 2919 6961 8901

Beli 106 2888 6890 8813

Ratusan warga dari massa petani dan penggarap yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia kembali terlibat bentrok dengan para karyawan PTPN 2 Kebun Sawit Seberang, Rabu, (23/2). Bentrokan itu terjadi di Afdeling VII, Desa Sei Litur, sehingga menyebabkan 13 orang mengalami luka- luka, yakni 11 orang di pihak petani dan 2 orang di pihak karyawan PTPN 2 Kebun Sawit Seberang. BENTROKAN itu dipicu oleh karyawan PTPN 2 yang hendak melakukan pembersihan lahan yang sedang dikuasai para petani

Ratusan warga terlibat bentrok dengan para karyawan PTPN 2 Kebun Sawit Seberang, Rabu, (23/2). pada sekitar jam 08.00 WIB pasca bentrokan di Desa Sei Litur, kemarin. Akibatnya, kisruh rebutan lahan kembali terjadi. Dalam bentrokan itu, para karyawan menghancurkan posko dan gubuk- gubuk para petani yang ada di lahan tersebut. Bahkan, para karyawan kemudian membakar posko dan gubuk tersebut dan melempari para petani dengan batu. Para petani kepada wartawan

menegaskan sudah menguasai lahan tersebut sejak setahun yang lalu. Untuk itu, mereka telah mendirikan gubuk dan posko di lahan yang dikuasai tersebut Bahkan, mereka juga telah memagar lahan yang dipersengketakan tersebut sampai seluas 200 Ha. Menurut mereka, lahan itu adalah milik nenek moyang mereka yang merupakan tanah adapt (hak ulayat) yang direbut

pihak perkebunan secara paksa, padahal jauh berada di luar lahan HGU PTPN 2. Karena itu, harus direbut kembali. Sementara itu, menurut para karyawan, tindakan tegas terpaksa dilakukan karena lahan tersebut akan diokupasi dan direplanting. Para korban sendiri kemudian dilarikan ke kantor desa setempat dan diberi perawatan medis. Bersambung ke Hal. 15


Kamis 24 Februari 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Dokter Indonesia Lemah dalam Komunikasi

andalas 500 Ribu WNI Pilih Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Berobat ke Luar Negeri Medan-andalas Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Pusat Dr dr Sutoto, MKes mengungkapkan, ada sekitar 500.000 Warga Negara Indonesia (WNI) yang memilih berobat ke luar negeri setiap tahunnya, karena dokter Indonesia lemah dalam komunikasi. Padahal, dari faktor penampilan dan fasilitas, dokter dan rumah sakit di Indonesia tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri, seperti di Malaysia, Singapura, India dan China. "Hal yang dikeluhkan pasien Indonesia yang berobat di luar negeri, bukan pada profesionalitas dan kompetensi, melainkan lemahnya komunikasi dokter dengan pasien," ujarnya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PERSI, di Hotel Tiara Medan, Rabu (23/2). Disebutkannya, dokter di Indonesia masih belum terbiasa mem-

beri penjelasan yang baik terkait penyakit pasien. Padahal melibatkan pasien sebagai patner dalam penyembuhan penyakitnya sangatlah dibutuhkan pasien. "Sebab pada hakikatnya pasien ingin mengetahui semuanya, apakah penyakitnya, cara terapi dan tindakan medis yang dilakukan serta resiko yang kemungkinan terjadi jika dilakukan tindakan medis," tuturnya. Kata Sutoto, hal-hal seperti itu pasein ingin tahu. Persoalannya, sebagian besar dokter di Indonesia belum terbiasa menjelaskan hal seperti itu. "Inilah yang ingin tingkatkan. Bagaimana pasien bisa nyaman ketika berobat di Indonesia," tukasnya. Dalam kesempatan itu, Wagubsu Gatot Pudjo Nugroho meminta para dokter dan pengelola rumah sakit meningkatkan profesionalisme, pelayanan dan komunikasi kepada pasien jika tidak ingin pasien pergi berobat ke luar negeri. "Dokter dan dunia medis mesti mengedepankan fungsi sosial dan nilai-nilai kemanusian. Jangan semata mencari untung dan memikirkan bisnis," ujar Wagubsu dalam sambutannya saat membuka Rakernas PERSI yang dirangkai dengan seminar nasional itu.

Ketua PERSI Sumatera Utara Dr Sjahrial R Anas menambahkan, semestinya setiap dokter dan rumah sakit memberi pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Hal itu sesuai Undang- Undang No 44/2009 tentang Rumah Sakit dan Undang Undang No 29/2004 tentang Praktek Kedokteran. "Di undang-undang itu disebutkan bahwa rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat," ujarnya. Ketua Panitia Pelaksana Rakernas PERSI dr Syaiful Bahri SpM menyebutkan, peningkatan kualitas dokter dan pelayanan rumah sakit menjadi pokok bahasan pada Rakernas PERSI XI. Harapannya, rumah sakit Indonesia bisa berkompetisi dengan rumah sakit luar negeri. Selain itu, fokus membahas keunggulan, penerapan ilmu pengetahuan teknologi kedokteran (iptekdok), kualitas dokter, dan pelayanan rumah sakit untuk meningkatkan daya saing dokter dan pelayanan rumah sakit Indonesia. (WAN) andalas/sulaiman

EDITORIAL

Maraknya Politisasi dan Kriminalisasi KITA tak habis pikir menyaksikan berbagai adegan di atas panggung sosial-politik negeri ini. Kearifan, kedewasaan, dan kematangan berpikir tampaknya belum menyatu ke dalam gaya dan pola hidup para pemimpin dan elit politik kita. Politisasi marak di sekitar kita. Dendam politik semakin sering dibawa-bawa ke ranah politik publik. Politisasi dan krimiminalisasi, terkesan semakin sering dijadikan sebagai menjadi amunisi oleh para elite politisi dan birokrasi kita untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya. Seolah negeri ini hanya milik meraka saja. Kisruh seputar pencalonan Ketua Umum PSSI dan gagalnya rencana Hak Angket Pajak, menjadi contoh paling anyar. Hal ini kemudian ditafsirkan sebagai pertarungan Golkar vs Demokrat. Dua partai yang sejatinya berada dalam rumah yang sama (koalisi pemerintahan). Tapi, pada praktiknya ribut melulu. Pertanyaannya, mengapa wajah Indonesia masih kental diwarnai berbagai noda dan citra buruk ? Mengapa pula para politisi dan pejabat kita masih miskin kearifan dan kepekaan terhadap nasib rakyat. Mereka justru tenggelam dalam naluri purba ; tak pernah berhenti cakar-cakaran. Kenapa pejabat dan orang-orang kaya yang seharusnya peka terhadap jutaan saudaranya yang hidup dalam kemiskinan dan penderitaan, tetap rakus menumpuk harta dengan cara korupsi dan manipulasi ? Lalu, mengapa pula konflik horisontal dan antaretnis masih saja terjadi meski sudah diikat oleh Bhineka Tunggal Eka ? Kenapa masih ada juga organisasi mengatasnamakan agama masih suka mengandalkan kekuatan massa memperjuangan tujuan organisasinya ? Masih terdapat setumpuk pertanyaan bisa dijejer untuk mempertanyakan eksistensi Indonesia. Disadari atau tidak, sumber kekacauan dan berbagai aksi chaos yang melanda negeri ini sebenarnya berasal dari dunia pendidikan kita sebagai basis character building sebuah bangsa. Apabila fondasinya rapuh, jelas pilar-pilar di atasnya akan rontok dan mudah tersapu angin. Lihat saja proses pembelajaran yang berlangsung di dunia persekolahan kita. Para siswa didik diperlakukan bak 'keranjang sampah' ilmu pengetahuan. Mereka didesain untuk menjadi penurut dan anak mami. Mereka yang mencoba untuk menghidupkan sikap kritisnya dengan banyak bertanya dan berkata tidak di depan sang guru, buru-buru diberi stigma sebagai pemberontak dan anak bandel. Karena pendidikan di Indonesia tidak membebaskan manusia dari ketertindasan, keterbelakangan, dan kebodohan, disadari atau tidak, out put pendidikan kita berusaha menemukan makna kebebasan itu dengan cara mereka sendiri yang sesuai dengan naluri agresivitasnya. Coba kita refleksikan lagi mengapa bangsa kita seperti ini. Barangkali kita mesti menghayati secara benar prinsip hidup kita bahwa, cari makan itu mestinya dengan etos bekerja, berekspresi pun harusnya engan segala kreativitas berkarya dan berpolitik semestinya dengan kesadaran melakukan tindakan untuk kepentingan bersama. (**)

MENGEMIS-Gepeng wanita ditemani seorang anak saat mengemis di persimpangan Jalan Kapten Muslim - Jalan Amir Hamzah Medan, kemarin.

Gepeng di Medan Cenderung Meningkat Medan-andalas Hingga saat ini masalah gelandangan, pengemis dan anak jalanan (Gepeng) masih menjadi persoalan sosial perkotaan yang belum dapat diatasi secara tuntas, walau berbagai kebijakan telah ditempuh. Bahkan persoalan itu terus mewarnai kehidupan perkotaan yang jumlahnya cenderung meningkat. Hal itu dikatakan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dalam rapat koordinasi dan workshop pencegahan gelandangan, pengemis, dan anak jalanan di Kota Medan, Rabu (23/2) di Hotel Darma Deli Medan. Acara tersebut dihadiri unsur Muspida, SKPD lintas terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan rumah singgah serta LSM peduli anak jalanan, dan camat

se-Kota Medan. "Jumlah gelandangan, pengemis, dan anak jalanan di Kota Medan saat ini mencapai seribuan orang. Hidup menjadi gelandangan, pengemis, dan anak jalanan tentu bukan menjadi pilihan mereka, tetapi karena tidak ada pilihan lain," kata Rahudman. Menurutnya, keberadaan mereka itu seringkali menimbulkan masalah bagi banyak pihak, tetapi bagaimanapun mereka juga membutuhkan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi mulai dari pangan, sandang, rasa aman, dan bahkan rasa sayang. "Masalah ini harus ditangani secara intensif, tidak bisa hanya penertiban. Tetapi harus kita pikirkan, kemana mereka harus ditempatkan, kalau kita

kembalikan kemasyarakat bagaiman kebutuhan hidupnya, bagaimana keterampilannya agar mereka bisa hidup," ujarnya. Sebelumnya Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Drs T Irwansyah mengatakan, Pemerintah Kota Medan sangat menyadari bahwa persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah, penanggulangannya butuh partisispasi semua pihak, termasuk keluarga dan masyarakat luas. "Pencegahan dan penanggulangan pengemis, gendangan, dan anak jalanan harus ada koordinasi dan keterlibatan instansi terkait, termasuk dengan pemerintah daerah yang ada di sekitar Kota Medan, seperti Deli Serdang, Binjai, dan lainnya," kata Irwansyah. (BEN)

2

Pelantikan DPW PAN Sumut Dihadiri Tiga Menteri Tidak Benar Ada Penambahan Pengurus Medan-andalas Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2010-2015, Jumat (25/2), akan dihadiri tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II berasal dari PAN, yakni Menko Perekonomian HM Hatta Rajasa yang juga Ketua Umum DPP PAN, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga Ketua DPP PAN, dan Menkum HAM Patrialis Akbar yang juga Ketua DPP PAN. "Selain itu, akan hadir juga Sekjen dan Bendahara Umum DPP PAN Taufik Kurniawan dan Jhon Erizal, Ketua POK DPP PAN Hafiz Thohir, Ketua Panwil PAN Sumut-Sumbar Mulfahri Harahap, serta Anggota DPR RI dari PAN asal pemilihan di Sumut. Mereka direncanakan menggunakan pesawat khusus ke Medan, dengan sejumlah pengurus lainnya yang diperkirana sebanyak 40 orang," kata Ketua DPW PAN Sumut Syah Afandin SH, didampingi Bendahara DPW PAN Sumut Usman Hasibuan, Ketua dan Bendahara Panitia Pelantikan, Irwansyah Damanik dan Zulkifli Husein kepada wartawan di Medan, Rabu (23/2). Syah Affandin menjelaskan, ketiga menteri dari PAN tersebut akan mendarat di Medan sekitar pukul 09.00 WIB. "Setelah mendarat di Bandara Polonia Medan, ketiga menteri tersebut akan mengunjungi salah satu kantor surat kabar di Medan, dan dilanjutkan dengan mengunjungi kanal banjir di Medan Johor diikuti dengan penanaman bibit pohon secara simbolik di sejumlah daerah pinggiran sungai di Medan," katanya. Selanjutnya, tambah Irwansyah, rombongan menteri dan pengurus DPP PAN akan melanjutkan agenda kegiatan salat jumat di Masjid Agung Medan."Bahkan kalau memungkinkan dan diizinkan pihak kenaziran, Ketua Umum DPP PAN HM Hatta Rajasa bersedia menjadi khatib salat jumat di masjid kebanggaan umat Islam di Medan tersebut," ujarnya. Usai melakukan salat jumat di Masjid Agung, rombongan tiga menteri dan pengurus DPP PAN dan DPW PAN Sumut, akan melakukan kegiatan silaturahmi atau ramah tamah dengan para tokoh masyarakat, agama dan pemuda serta ribuan masyarakat Sumut di Wisma Benteng Medan. "Pada acara ramah tamah ini juga akan dilakukan penandatanganan prasasti awal pembangunan kantor baru DPW PAN Sumut yang beralamat di Jalan Mustafa Medan. Serta acara puncaknya sekitar pukul 16.00 WIB, pelantikan pengurus DPW PAN Sumut periode 2010-2015,"kata Zulkifli Husein. Irwansyah Damanik menyebutkan, rangkaian pelantikan pengurus DPW PAN Sumut juga akan diisi kegiatan pemberian Kredit Usahara Rakyat (KUR) bagi masyarakat di Sumatera Utara. "Atas nama keluarga besar DPW PAN Sumut, saya mengimbau seluruh kader PAN di Sumatera Utara agar turut serta hadir dan menyukseskan pelantikan ini. Sedangkan kepada masyarakat Kota Medan, kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika nantinya terjadi kemacatan dan perubahan arus lalu lintas, akibat kehadiran tiga menteri tersebut dalam rangkaian pelantikan pengurus DPW PAN Sumut," ujarnya. Pada kesempatan itu, Syah Afandin mengaku digelarnya pelantikan pengurus DPP PAN Sumut periode 2010-2015, dengan berbagai kegiatan lainnya dimaksudkan sebagai momentum awal kebangkitan PAN di Sumut, sehingga target dua digit yang diprogramkan DPP PAN bisa tercapai nantinya. Sehingga pada pemilu 2014 PAN akan mencapai kemenangan. Selanjutnya saat ditanya wartawan mengenai penambahan nama pengurus PAN Sumut yang disampaikan Ketua Umum DPP PAN, Syah Afandin kembali menegaskan pengurus yang dilantik tetap hanya 51 orang. "Tidak ada penambahan sama sekali, pengurus yang dilantik tetap 51 orang. Kecuali jabatan Ketua MPW PAN Sumut, karena disebabkan sudah meninggal dunia," tegas Syah Afandin sembari menegaskan, hingga saat ini eksistensi dan soliditas PAN Sumut sangat baik dan terjalin harmonis. (UJ)

Diamankan 1000 Satgas GPK dan AMK

Besok, Muswil VI PPP Sumut Medan-andalas Sebanyak 1000 Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) dan Angkatan Muda Kakbah (AMK) se Sumut dikerahkan untuk mengamankan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Persatuan pembangunan (PPP) Sumut yang akan dibuka Ketua Umum DPP PPP H Suryadharma Ali, Jumat (25/2) besok, pukul 14.00 WIB, di Asrama Haji Medan. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Muswil VI PPP Sumut Drs H Yulizar Parlagutan Lubis MPSi kepada wartawan, Rabu (23/2) di sekretariat panitia Jalan Raden Saleh No 11 Medan. Yulizar yang didampingi Sekretaris Panitia Aswan Jaya menjelaskan, 1000 Satgas GPK dan AMK tersebut akan dipimpin oleh H Bustami HS yang merupakan koordinator keamanan Muswil VI. Selain mengerahkan 1000 Satgas GPK dan AMK, sebut Yulizar, panitia juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Poldasu dalam rangka membantu keamanan jalannya Muswil VI PPP Sumut. Sebab diperkirakan massa yang hadir dalam acara pembukaan Muswil mencapai 5000 orang. "Massa yang terdiri dari kader dan simpatisan PPP di Sumut ini akan hadir untuk menyaksikan pembukaan Muswil VI berdasarkan estimasi panitia akan mencapai 5000 orang, sehingga kita memerlukan koordinasi pengamanan dengan pihak kepolisian agar perjalanan pembukaan Muswil berjalan lancar," sebut Yulizar. Yulizar juga mengungkapkan, acara pembukaan akan dilaksanakan di Aula Madinatul Hujjaz yang merupakan aula terbesar di Asrama Haji tersebut sekaligus merupakan pusat jalannya persidangan Muswil VI. Sedangkan untuk penginapan peserta panitia sudah mempersiapkan kamar, demi kenyamanan peserta. (HAM)


Kamis 24 Februari 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Kejari Tangani Dugaan Korupsi Humas Pemko Medan Medan-andalas Dugaan korupsi di bagian Humas Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang sebelumnya telah menerima laporan terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2010. “Memang kita telah memulai proses penyelidikan terhadap adanya dugaan korupsi pada Humas Setdako Medan. Namun mengenai siapa yang sudah dipanggil oleh pihak Pidsus Kejari Medan, saya belum bisa mempublikasikannya. Sejumlah pejabat teras di lingkungan Humas Setdako Pemko Medan sudah kita periksa dalam dua pekan terakhir ini,” ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Medan, Dharmabella Tymbasz kepada wartawan di Medan, Rabu (23/2). Diterangkannaya, awalnya Pidsus Kejari Medan menerima pengaduan yang disampaikan oleh elemen masyarakat adanya dugaan korupsi pada anggaran Bagian Humas Setdako Medan, antara lain anggaran penyediaan bahan-bahan bacaan dan perundang-undangan sebesar Rp 910 juta. Kemudian anggaran penyediaan bacaan buku kliping dari suratkabar, majalah dan tabloid sebesar Rp 100 juta dan dinaikkan menjadi Rp 135 juta pada Perubahan APBD TA 2010. Lalu anggaran penerbitan buku petunjuk telepon sebesar Rp 104.280.000, anggaran peliputan penyelenggaraan kegiatan Kepala Daerah pada hari kerja dan hari libur sebesar Rp 350 juta dan jumlahnya naik menjadi Rp 450 juta pada PABPD. Pembelian buku UU, misalnya. Seharusnya ini tidak perlu dianggarkan di APBD. Sebab kalau Bagian Humas perlu buku UU, cukup memintanya kepada Bagian Hukum karena di Bagian Hukum tentu tersedia buku UU dari A sampai Z. Alasan lain tidak diperlukannya penganggaran pembelian buku UU karena saat ini sudah era digital. Sehingga apabila Bagian Humas membutuhkan buku perundang-undangan tidak perlu lagi repot-repot membeli buku, cukup didownload melalui internet. Segala yang dibutuhkan bisa langsung didapat, termasuk naskah UU.(FEL)

BLH Medan Tepis Tudingan Komisi D Medan-andalas Tudingan Komisi B DPRD Medan terhadap Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan yang terlibat melindungi PT Sari Ayuwinda Semesta (SAS) terkait masalah pencemaran lingkungan dari limbah perusahaan tersebut, langsung ditepis oleh pihak BLH Medan. “BLH Medan tidak ada melindungi PT SAS. Tudingan itu tidak benar. Setahu saya, PT SAS memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Andal) sesuai ketentuan, sehingga limbah yang dihasilkan tidak ada mencemari lingkungan,” kata Gozali Lubis, Bidang Penyuluhan dan Penegakan Hukum BLH Kota Medan saat ditemui di kantornya, Rabu (23/2). Menurut Gozali, tudingan Komisi B DPRD Medan tersebut merupakan suatu bentuk kekecewaan yang tidak berhasil menemui pihak manajemen PT SAS dalam kunjungan kerja yang mereka lakukan ke perusahan tersebut, Senin (22/2) lalu. “Dalam kunjungan kerja itu BLH Medan memang ada diminta untuk mendampingi, tetapi karena suatu hal kita tidak bisa ikut. Namun demikin, tadi (Selasa pagi) kami (BLH Medan dan Dewan-red) sudah sepakat akan melakukan kunjugan kerja ke perusahan itu. Kemungkinan akan dilakukan awal bulan Maret mendatang,” ujar Gozali. (BEN)

PMPHI Imbau Masyarakat Kritisi Kejaksaan Medan-andalas Korwil Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesi (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengimbau masyarakat Sumut khususnya Kota Medan agar mengeritisi Kejaksaan yang melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi yang dituduhkan kepada Wali Kota Medan H Rahudman Harahap dan Gubsu H Syamsul Arifin Silaban SE. "Apakah pemeriksaan kedua kasus korupsi yang disebut terjadi di Tapsel beberapa tahun lalu itu benar-benar profesional dan proporsional atau bukan bermuatan politik semata," ujar Gandi Parapat kepada wartawan di Bandara Polonia Medan, Rabu (23/2). Menurut Gandi, penetapan Rahudman dan Syamsul sebagai tersangka sarat kejanggalan, dan beraroma politik. "Bahkan ada kelompok tertentu ‘berpesta pora’ setelah Syamsul Arifin dan Rahudman ditetapkan sebagai tersangka. Padahal kedua pejabat penting di Sumut itu belum tentu terlibat korupsi," ujar Gandi. Karenanya, Gandi melihat pembunuhan karakter kedua kader partai besar, Syamsul Arifin sebagai Ketua DPD Golkar Sumut dan Rahudman Harahap sebagai Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Sumut telah memperkeruh suasana politik di derah ini serta mengganggu jalannya roda pemerintahan. (RIL)

3

andalas/rony muharrman

MOBIL LAYANAN MASYARAKAT Seorang petugas kepolisian melintas di samping mobil Balai Kamtibnas Keliling Polda Sumut, di depan Stasiun Besar Kreta Api Medan, Rabu (23/ 2). Mobil yang dioperasikan dari mulai pukul 08 hingga pukul 16 WIB ini, diharapkan dapat membantu warga sekitar untuk melapor segala tindak kriminal di kawasan tersebut.

Wali Kota: Penyaluran Dana Bos Harus Sesuai Aturan Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap menginstruksikan kepada seluruh Kepala Sekolah SD/SDLB, SMP/SMPLB/SMPT, penerima dana BOS (Bantuan Operasioal Sekolah) untuk menjalankan amanahnya dengan mendistrubusikan tepat sasaran. Karena program BOS ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. “Profesi Kepala Sekolah ini sangat terhormat dan mulia. Jadi saya instruksikan agar apa yang menjadi tujuan dan tugasnya dalam mendistrubusikan dana BOS ini harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Saya tidak mau dengar lagi ada kasus seperti pemotongan beasiswa di sekolah di Kecamatan Medan Johor dan penyelewengan dana BOS bagi siswa-siswi, tolong diingat itu,” kata Rahduman Harahap didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri, Sekretaris Zakaria dalam sosilisasi penyaluran dana BOS di depan ribuan kepala sekolah, UPT dan personil Dinas Pendidikan Kota Medan di Audotorium Unimed Medan, Rabu (23/2). Rahudman menambahkan, Pemko Medan sangat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan guna mencerdaskan generasi bangsa. Tak hanya dalam bentuk dana BOS, Pemko Medan tetap meningkatkan pemerataan akses pendidikan agar dapat dinikmati seluruh masyakata di kecamatan di Kota Medan. Kadis Pendidikan Kota Medan Hasan Basri menambahkan, program BOS bertujuan untuk membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD negeri dan SMP negeri terhadap biaya operasional sekolah, kecuali pada rintisan sekolah bertaraf internasional dan sekolah bertaraf internasional. Besar biaya satuan BOS yang diterima sekolah termasuk untuk BOS buku dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan Rp400.000/siswa/tahun untuk SD/ SDLB, SMP/SMPBLB/SMPT Kota sebesar Rp575.000/siswa/tahun. Jumlah itu berbeda dibandingkan dengan SD/SDLB di kabupaten yang menerima sebesar Rp397.000 dan SMP/SMPLB/SMPT Kabupaten sebesar Rp570.000. (BEN/MA)

Kejatisu Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirtanadi Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mulai mengusut dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Medan. Pengusutan itu diawali dengan memanggil dan memeriksa beberapa staf dan pejabat di BUMD milik Pemprovsu tersebut. Informasi yang diperoleh andalas, Rabu (23/2), bagian intelijen Kejatisu awalnya menerima pengaduan resmi dari masyarakat terkait pengerjaan sejumlah proyek di PDAM Tirtanadi saat BUMD itu dipimpin Syahril Pasaribu. Salah seorang tim jaksa yang tergabung dalam tim penyelidikan yang namannya enggan disebut mengakui, bagian Intel Kejatisu tengah mengusut dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi. Adapun dugaan korupsi itu meliputi pengerjaan sejumlah proyek yang nilainya sebesar Rp8,8 miliar tahun 2008-2010. “Pihak PDAM Tirtanadi yang sudah kita panggil dan periksa antara lain Kepaa Divisi Operasional yang namanya saya lupa. Intinya dalam pemeriksaan terhadapnya kita mengajukan beberapa pertanyaan menyangkut pengerjaan proyek Rp8,8 miliar itu,” ungkapnya. Jaksa ini pun mengungkap, pascapemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di PDAM Tirtanadi itu, pihaknya sudah merampungkan berita acara pemeriksaan (BAP). Kemungkinan dalam beberapa hari ini, mereka yang dipanggil akan diminta datang kembali guna menandatangani BAP,” ujarnya. Terpisah, Zulkifli Lubis, salah

seorang pejabat di PDAM Tirtanadi yang turut dipanggil dan diperiksa Kejatisu ketika dihubungi andalas melalui telepon seluluarnya enggan memberi tanggapan perihal pengusutan dugaan korupsi yang dilakukan Kejatisu terhadap perusahaan tempatnya bekerja itu. Zulkifli Lubis yang diketahui menjabat sebagai kepala divsi di PDAM Tirtanadi itu justru menyarankan andalas mengkonfirmasi ke Public Relation (PR) BUMD milik Pemprovsu itu. Sementara itu, PR PDAM Tirtanadi, Ir H Delviyandri, M.PSi mengakui, pihaknya pernah diperiksa oleh Kejatisu terkait dugaan korupsi. Delfi menyebutkan, saat ini prosesnya tengah berjalan di Kejatisu. Sayangnya, Delfi eggan memberi info orang-orang Tirtanadi yang telah diperiksa. “Memang benar, Tirtandi tengah dibidik dalam kasus dugaan korupsi. Kejatisu sudah memanggil dan memeriksa orangorang Tirtanadi,” ucapnya. Sebelumnya, PDAM Tirtanadi dituding melakukan korupsi pada proyek pengadaan meteran air, pengadan bahan-bahan kimia pada tahun 2008-2009. Sejumlah kasus lainnya juga ternyata menyimpang. Seperti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2006-2007, dimana pem-

berian pinjaman kepada pegawai sebesar Rp1.130.896.038 tak memberi kontribusi kepada perusahaan. Berdasarkan neraca per 31 Desember 2006 saldo piutang pegawai tahun buku 2005 dan 2006 masing-masing sebesar Rp501.811.338 dan Rp1.130.896.038 atau bertambah sebesar Rp629.084.700 atau 125 persen. Dari hasil pemeriksaan BPK atas dokumen-dokumen pendukung perkiraan tersebut diketahui bahwa pemberian pinjaman kepada pegawai didasarkan atas Surat Keputusan Direksi PDAM Tirtanadi yakni SK No 91/KPTS/1998 tanggal 2 Desember 1998, tentang pinjaman uang perusahaan bagi pegawai dan fungsionaris PDAM Tirtanadi. Berdasarkan SK itu dinyatakan besarnya pinjaman yang diberikan kepada pegawai maksimal sebesar Rp5.000.000 dan pengembaliannya dengan cara diangsur melalui pemotongan gaji setiap bulan, paling lama 60 bulan tanpa tambahan apapun. Namun pada praktiknya pinjaman pegawai malah melebihi batas maksimal sesuai SK direksi yaitu berkisar antara Rp8 juta hingga Rp30 juta dan telah mendapat persetujuan direksi. SK Direksi atas pemberian pinjaman tersebut tidak mengatur tentang besaran tingkat bunga pinjaman dan sanksi-sanksi yang dapat dikenakan. Padahal, harusnya pemberian pinjaman yang cukup besar kepada para pegawai tersebut mempertimbangkan kontribusi dan dampaknya bagi perusahaan. (FEL)

Sidang Perkara Yayasan UISU

Saksi: Surat Mendiknas 131 Ditujukan kepada Prof Usman Pelly MAJELIS hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai A Guntur Hasibuan SH, Rabu (23/2) kembali menggelar sidang lanjutan perkara Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dengan terdakwa Ir Helmi Nasution M Hum. Sidang kali ini mendengar keterangan saksi-saksi.

K

eempat saksi yang didengar keterangannya masing-masing, mantan Rektor UISU H Usman SE MSi, Ramadhan Bestari (mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU Jalan Karya Bakti Medan), Farul Syahputra (mahasiswa Fakultas Hukum UISU Jalan Puri Medan) dan Vina S Batubara (mahasiswa UISU). Dalam keterangannya, mantan Rektor UISU H Usman SE MSi menyatakan, bahwa Surat Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) RI No.131/ MPN/DT/2009 tanggal 11 September 2009 tersebut, ditujukan kepada Yayasan UISU

yang dipimpin oleh Prof Dr Usman Pelly MA. "Dalam surat itu disebutkan bahwa yang memiliki hak dan berwenang mengelola Perguruan Tinggi UISU adalah Yayasan yang dipimpin Prof Dr Usman Pelly MA," ucap Usman SE MSi menjawab pertanyaan hakim. Di sela-sela persidangan berlangsung, majelis hakim sempat memperingati penasihat hukum terdakwa maupun Helmi Nasution agar tidak memberikan pertanyaan yang sifatnya pendapat, karena saksi Usman bukanlah saksi ahli. Usman juga menyebutkan, dalam persoalan UISU ini sudah dilakukan kesepakatan islah (rekonsiliasi) antara yayasan yang terpecah. Sebelumnya, majelis hakim meminta saksi Usman memaparkan apa yang diketahuinya tentang terdakwa. Dengan perlahan Usman menuturkan, Helmi didudukan jadi terdakwa, karena adanya laporan dari Koordinator Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut. Pasalnya, terdakwa Helmi diduga telah melanggar UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang menyelenggarakan kegiatan akademik tanpa hak. Sementara itu, saksi Ramadhan Bestari dalam kesaksiannya mengatakan,

dirinya pindah ke kampus UISU Jalan Karya Bakti tidak terpaksa, tapi karena kesadaran sendiri. "Sebelumnya saya kuliah di Fakultas Kedokteran UISU Jalan SM Raja, tapi setelah saya mendengar berita-berita baik dari media massa maupun internet soal kemelut UISU, akhirnya saya pindah ke UISU Jalan Karya Bakti Medan," ungkap Ramadhan. Setahu saksi, atas sengketa UISU itu, ada 18 orang mahasiswa UISU Jalan SM Raja pindah ke kampus UISU Jalan Karya Bakti. Sedangkan Farul Syahputra dalam kesaksiannya mengatakan, dirinya pindah kampus dari kampus induk ke kampus Jalan Puri Medan setelah terjadinya kemelut di Yayasan UISU, dirinya sudah merasa tidak nyaman kuliah di kampus induk Jalan SM Raja. Sekedar mengingatkan, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Helmi Nasution didakwa telah melakukan, menyuruh melakukan atau ikut melakukan perbuatan selaku penyelenggara satuan pendidikan yang didirikan tanpa izin pemerintah. Atas perbuatannya itu, Helmi Nasution diancam melanggar pasal 71 UU RI No.20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas yo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (TIM)


Kamis 24 Februari 2011

KILAS

Penganiaya Orangtua Sendiri Diserahkan ke polisi Beringin-andalas Wulan Prasanti (32) pelaku penganiayaan terhadap Sukarnen (61) dan Nurhayati boru Lubis (59) yang merupakan orangtua pelaku, diserahkan pihak keluarganya ke Polsek Beringin, Selasa (22/2). Wulan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, dicari Polisi karena kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap kedua orang tuanya hingga mengalami luka yang serius pada hari Jumat (18/2) di Dusun Manggis, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin yang merupakan kediaman orang tuanya. Akhirnya, Selasa (22/2) sekira pukul 13.00 WIB, pelaku ditemukan oleh abangnya yakni Asdi Wiranata (35), sedang berada di tempat salah satu kerabatnya di Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Beringin oleh Asdi Wiranata, dan kepada sejumlah wartawan, Asdi enggan memberikan komentar mengenai perbuatan adik perempuannya itu. Wulan yang berstatus janda, pada hari Jumat (18/2) sekira pukul 16.00 WIB telah melakukan penganiayaan dengan cara melukai korban Sukarnen dan Nurhayati dengan cangkul, hingga menyebabkan wajah dan kepala Nurhayati yang merupakan ibu pelaku mengalami luka yang sangat serius. Setelah melukai ibunya, tersangka juga menganiayai Sukarnen yang merupakan ayahnya, hingga mengalami luka yang sangat serius di bagian punggung korban, dan kini keduanya sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Kapolsek Beringin AKP Pantas Sinaga, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya mengatakan, akan menyerahkan Wulan ke Rumah Sakit Jiwa untuk memastikan apakah yang bersangkutan memang betul mengalami gangguan kejiwaan. “Kita segera menyerahkan Wulan ke Rumah Sakit Jiwa untuk di periksa dan memastikan apakah yang bersangkutan memang benar mengalami gangguan kejiwaan,” ujar Pantas. (BOB)

Jurtul dan Pemasang Togel Diringkus Sei Rampah-andalas Juru tulis dan pemasang angka tebakan judi Togel (foto), Rabu (23/2) diringkus petugas Polsek Firdaus dan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Tersangka yang diamankan di Mapolsek Firdaus, bernama Elimson Tambunan (20), sebagai juru tulis, warga Dusun II Kampung Lalang, Desa Suka Damai, dan Pradar Doloksaribu (24) warga Porsea serta Managor SWirait (22) warga Dusun, Desa Suka Damai, Sei Bamban, keduanya sebagai pemasang. Tersangka, Elimson mengaku, baru dua pekan menulis judi angka tebakan beromzet Rp 400 ribu perputaran. Dari omzet yang disertor ke Warham, warga Dusun I Suka Tani, Suka Damai, mendapat upah 20 persen. “Hasil nulis lumayan untuk tambahan dirumah, ucap jurtul yang juga penjual minum tuak tersebut. Di hari yang sama, di Mapolsek Tanjung Beringin, petugas juga berhasil mengamankan tersangka juru tulis angka tebakan judi togel, masing-masing Riduan (25) warga Gang Kesatiria, Desa Pekan Tanjung Berigin dan Bokam (30) warga Gang Perjuangan, Desa Pekan Tanjung Beringin, Sergai. Kedua tersangka yang ditangkap disebuah rumah milik Komal ini mengaku, uang judi angka tebakan togel disetorkan Bandar melalui koordinatornya bernama Uyung, warga Kelapa Sawit, Tanjung Beringin. (RYAD)

Gara-gara Handphone Suami Aniaya Isteri Delitua-andalas Kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dialimi Br Sinaga (40). Ibu dengan empat anak ini dianiaya suaminya sendiri gara-gara mengangkat handphone suaminya yang berdering. Peristiwa penganiayaan yang dilakukan Sao Tumanggor (37) terhadap istrinya itu terjadi pada, Selasa (22/2) sekira pukul 10.00 WIB di kediaman mereka di Kelurahan Pondok Gempol, Kecamatan Medan Johor. Menurut Br Sinaga saat mendatangi Polsek Delitua mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sewaktu dirinya sedang memasak sayur sementara suaminya yang berprofesi sebagai supir bus Himpak jurusan Medan ke Aceh Singkil sedang menerima tamunya bermarga Simbolon. Saat suaminya tersebut sedang menerima tamu, tiba-tiba handphone suaminya tersebut berdering, karena istrinya melihat suami sedang sibuk menerima tamu lantas dirinya mengambil inisiatif mengangkat handphone suaminya tanpa ada izin dari suami. Namun sewaktu korban menerima panggilan dari handphone suaminya yang bertuliskan nama 025 HA terdengar suara perempuan dari handphone tersebut yang kemudian dimatikan penelpon karena bukan pemilik handphone yang mengangkat secara langsung. Mendengar suara perempuan yang menghubungi ke handphone suaminya lantas Br Sinaga menanyakan siapa yang menelepon tersebut namun suaminya mengatakan kalau seorang penumpangnya yang menghubunginya tersebut. "setiap hari dia telepon suami saya, saya tidak percaya kalau yang menelephon tersebut penumpang, dan untuk apa supir menyimpan nomor Hp Penumpang," ujar Br Sinaga. Karena tidak percaya pernyataan suaminya tersebut maka keduanyapun bertengkar dan adu mulut, namun karena suaminya naik pitam maka kaki suaminya tersebut langsung menunjang pelaku hingga beberapa kali dan bahkan istrinya tersebut sampai tersungkur. (STP)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Puluhan Kafe Maksiat di Medan Labuhan Dibakar Belawan-andalas Puluhan kafe yang disinyalir sebagai ajang mabuk-mabukan dan berpotensi sebagai tempat perbuatan maksiat berlokasi di kawasan Kolam Griya Martubung, Lingkungan 23, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (23/2) dibongkar paksa dan dibakar petugas Satpol PP Kota Medan. Pembongkaran secara paksa puluhan kafe remang-remang yang buka hanya malam hari tersebut dilakukan pihak berwenang dengan adanya permintaan pihak Perum Perumnas Griya Martubung. Aksi pembongkaran secara paksa warung-warung tersebut dan dibakar sempat terjadi ada aksi dari para pemiliknya karena keberatan dibongkarnya kafe milik mereka dengan teriakan-teriakan keras. Bahkan diperoleh informasi beberapa hari sebelumnya sejumlah pemilik warung telah diberikan peringatn supaya kafe-kafe itu dilakukan pembongkaran sendiri.

"Tidak hanya pada saat bulan Ramadhan tiba, kita tetap akan melakukan evaluasi dan tetap akan melakukan penertiban terhadap lokasi lokasi yang diduga tempat-tempat maksiat, kita akan tertibkan itu,” jelas Camat Medan Labuhan, Rizal Nova melalui Sekcam Sri Maharani Damanik. Ia juga mengatakan pembongkaran ini perintah Walikota Medan atas permintaan Perum Perumnas karena tanah lokasi didirikannya kafe-kafe itu adalah tanah milik Perum Perumnas jadi bila ada pihak tertentu kembali mendirikan warungwarung seperti ini, Muspika akan kembali merubuhkannnya. Pembongkaran kafe ini sudah direncanakan sebelumnya dan sudah diberikan peringatan kepada pemilik kafe karena ada laporan masyarakat setempat bahwa tempat itu dijadikan tempat maksiat serta sering tertangkap penjual serta pemakai narkoba,” ucap Sekcam Medan Labuhan. (DP)

andalas/pasaribu

DIBAKAR - Muspika Kecamatan Medan Labuhan dibantu petugas Satpol PP saat membakar puluhan kafe yang disinyalir sebagai ajang mabuk-mabukan dan berpotensi sebagai tempat perbuatan maksiat berlokasi di kawasan Kolam Griya Martubung, Lingkungan 23, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (23/2) .

Selingkuh dan Berzinah Pada Jam Kerja

Oknum Polisi Aiptu DKS Dituntut Delapan Bulan Penjara Medan-andalas Aiptu DKS (47) oknum polisi mantan personel Satlantas Polresta Medan, terdakwa dalam perkara tindak pidana melakukan perzinahan dan atau kekerasan psikis dalam lingkup rumah tangga dituntut kurungan penjara selama delapan bulan pada sidang lanjutan yang digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (23/2) kemarin. Sedangkan pasangan selingkuh terdakwa Aiptu DKS, oknum Polisi Wanita (Polwan) sesama mantan personel Satlantas Polresta Medan, Aipda YK akan dituntut pada sidang berikutnya. “Belum dijadwal-

kan,” kata JPU Herbert S ketika dikonfirmasi andalas, kemarin. Dalam amar tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herbert S, dihadapan majelis hakim, menyebutkan, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah berselingkuh dan berzinah dengan oknum Polwan, Aipda YK secara berulang kali di Hotel Pardede Medan. JPU menyatakan bahwa perbuatan terdakwa melanggar pasal 284 KUH-Pidana tentang perkara tindak pidana melakukan perzinahan dan atau kekerasan psikis dalam lingkup rumah tangga dan pasal 45 UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Seperti diberitakan, pada persidangan sebelumnya JPU mendakwa terdakwa Aiptu DKS melakukan hubungan asmaranya dengan terdakwa Aipda YK sejak Mei 2010. Mereka melakukan perbuatan itu setiap jam kerja di Hotel Pardede Medan. Dakwaan JPU dikuatkan ke-

terangan saksi seperti security dan supervisor salah satu hotel di Medan. Perkara itu sendiri terungkap setelah suami sah YK melaporkan perbuatan istri dan pasangan selingkuhannya itu ke Mapolresta Medan Pada Selasa, 28 September 2010. Disebutkan pada awal Mei 2010 pelapor (suami YK) sudah mulai curiga dengan tingkah laku istrinya yang tidak seperti biasanya itu. Selanjutnya beberapa bulan kemudian, pelapor mendapat informasi kalau istrinya itu ada hubungan dengan laki-laki bernama Aiptu DKS teman satu kantor istrinya. Setelah mendapat informasi tersebut, pelapor mencaritahu kebenarakan informasi tadi. Dan dari keterangan sejumlah saksi yang diperkuat dengan pengakuan istrinya sendiri, Aipda YK bahwa ianya telah melakukan perzinahan secara berulang kali dengan Aiptu DKS di salah satu hotel di Medan, pelapor langsung membuat pengaduan ke UPPA Satreskrim Polresta Medan. (FEL/HER)

PTDH Tunggu Bidkum Polda Sumut WAKA Polresta Medan, AKBP Andreas ketika ditanya perkara perzinahan dua oknum Polisi laki-laki (Polki) dan Polisi Wanita (Polwan) mantan personel Satlantas Polresta Medan itu, baru-baru ini mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyidang kedua anggotanya itu dan hasil sidang sudah diserahkan ke Bidkum Poldasu. “Saat ini masih menunggu apa putusan hukuman dari Bidkum. Kalau nanti hasil putusannya melanggar kode etik, hukuman paling berat bisa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Tapi kita tunggu saja dulu hasil dari Bidkum,” jelas AKBP Andreas. Sementara itu, Kapolresta Medan, Kombes Tagam Sinaga

menegaskan, setelah menerima putusan dari Bidkum Poldasu, pihaknya dengan seluruh Perwira di Polresta Medan akan melakukan evaluasi hukuman apa yang pantas diberikan. Hal senadah juga pernah dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Hery S melalui Kasubbid Dokliput, AKBP MP Nainggolan yang mengatakan bahwa kedua oknum polisi mantan anggota Satlantas Polresta Medan itu bisa terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Sebab, kedua oknum jajaran Polresta Medan tersebut dinilai telah mencoreng citra Polri dengan melakukan perselingkuhan sekaligus perzinahan. “Hasil pidana umum

ancaman kurungan. Soal PTDH adalah tergantung atasannya dan putusan sidang profesi. Bisa saja keduanya terancam sanksi PTDH,” AKBP MP Nainggolan, barubaru ini. Kata Nainggolan, pihaknya sangat menghormati keputusan dari hasil sidang peradilan umum. Namun secara internal Polri, pasangan selingkuh Aiptu DKS dan Aipda YK akan menjalani sidang komisi kode etik (KKE) untuk memutuskan apakah keduanya dapat diajukan PTDH atau tidak. “Apapun keputusan dari hasil sidang pidana umum akan kita hormati. Tapi, kepada yang bersangkutan akan dilaksanakan juga sidang kode etik,” terang Nainggolan. (HER)

LBH: Kapolda Harus Beri Sanksi Berat TERKAIT kasus perzinahan melibatkan dua oknum polisi mantan personel Satlantas Polresta Medan, Aiptu DKS dan Aipda YK, dimana perkaranya sedang di gelar di PN Medan, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Nuriono kepada wartawan, Rabu (16/2) lalu mendesak Kapoldasu untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum personil Polri yang telah merusak citra korps kepolisian itu. "Tindakan tegas itu harus, agar bisa menjadi efek jera bagi yang lain, " kata Nuriono. Selain menanggapi perzinahan dua oknum polisi, Nuriono juga menyoroti oknum polisi yang ketangkap tangan mengkonsumsi narkoba di pos polisi. "Kami yakin Kapolda memberi sanksi atas kejadian-keja-

dian yang telah mencoreng citra lembaga itu," tambah Nuriono. Menurutnya, dengan bersikap tegas, diharapkan citra kepolisian dapat diperbaiki dengan perilaku aparat kepolisian yang bermoral dan profesional. "Polisi harus memberi contoh yang baik, dan bukan sebaliknya, " katanya. Menurut Nuriono, semua aparat penegak hukum, bukan polisi saja, termasuk jaksa, hakim, dan pengacara harus bisa memberikan hal-hal positif dalam penegakan hukum. "Gimana masyarakat bisa percaya sama aparat penegak hukum, kalau hari-hari yang melakukan pelanggaran hukum itu adalah aparatur hukum, dimana diketahui orang-orang yang paham hukum, " tegasnya. (FEL)

Penjala Ikan Temukan Granat Lubuk Pakam-andalas selanjutnya diserahkan ke Satu granat nenas diduga Koramil 06-Lubuk Pakam peninggalan zaman yang diteruskan ke penjajahan Belanda Makodim 0204 Deli ditemukan seorang Serdang. penjala ikan di SuDandim 0204/DS, ngai Kualanamu, KeLetkol Arh Wawik lurahan Syahmad, Winanto didampingi Kecamatan Lubuk Pasi Intel Kapten Inf Pakam, Selasa (22/2) Novizar dan DanraIllustrasi mil 06-Lubuk Pakam, pukul 12.30 WIB. Saat ditemukan, Kapten Inf C Barus granat tersebut kondisinya mengatakan, diperkirakan sudah berkarat namun di- granat tersebut termasuk sebut-sebut masih aktif ka- peninggalan perang zaman rena plato dan penanya masih Belanda 1945. menempel. Untuk semenGranat tersebut akan ditara, granat tersebut diaman- serahkan ke Gudmurah A kan di Gudang Amunisi Ko- Paldam I/BB untuk disimpan dim 0204 Deli Serdang. atau dimusnahkan. “Amunisi Penjala ikan yang mene- masih aktif itu sangat bermukan granat tersebut, As- bahaya, jika tidak ditangani wandi (42) warga Jalan Tham- secara profesional dapat rin, Kelurahan Syahmad, membahayakan jiwa orang Lubuk Pakam. Temuan itu lain” jelas Dandim. (TH)

Sidang Perkara Penipuan di PN Medan

”Kenapa Hanya Saya yang Ditahan Pak Hakim” “Saya tidak terima pak hakim, kenapa hanya saya yang dipenjara di Rutan Tanjung Gusta sana, sedangkan Armaita Tambunan itu enakenakan bebas jadi tahanan kota”

B

egitulah kalimat pertama yang terlontar dari mulut wanita paruh baya bernama Rohi Sari Padang (52) ketika menjadi saksi mahkota dalam persidangan penipuan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (23/2) dengan terdakwa Armaita Tambunan. Armaita menjadi terdakwa dalam

perkara penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Deli Serdang ( DS) untuk formasi tahun 2008. Terdakwa merupakan PNS di Dinas Pendidikan Pemkab Deli Serdang. Dari keterangan saksi, peristiwa itu bermula ketika perkenalannya dengan terdakwa melalui rekannya bernama I boru Pasaribu. Berangkat dari perkenalan itu, terdakwa mengatakan ada penerimaan CPNS di jajaran Pemkab Deli Serdang dari jalur honor secara kolektif. “Waktu itu dia ngaku sebagai adik bupati pak hakim, jadi saya percaya saja. Ketika itu dia juga bilang sudah banyak yang dimasukkannya,” ujar saksi di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Jufery R Tungka. Lalu kata saksi, dari sana dirinya

mencoba mencari peruntungan dengan membujuk 51 orang peminat untuk menjadi PNS asalkan bersedia membayar uang yang telah ditetapkan Armaida. “Uang yang diminta itu yang menetapkan di Armaida, dan saya juga jadi korbanya karena tiga orang anak saya juga didaftarkan, uang saya Rp105 juta juga lenyap,” ujar saksi sembari menangis. Dalam persidangan saksi juga mengaku menerima imbalan sekitar 5 hingga 10 juta untuk setiap pendaftar. “Memang saya terima , tapi uang itu sudah saya kembalikan kepada korban, totalnya ada Rp 800 juta,” ujar saksi menjawab pertanyan penasehat hukum terdakwa A Silalahi. Sementara itu, terdakwa Armaida Tambunan ketika dikonfirmasi

kebenaran keterangan saksi, membantahnya. Menurutnya, dirinya tidak pernah mengaku menjadi adik Bupati Deli Serdang Amri Tambunan. “Itu tidak benar pak hakim, saya tidak pernah mengatakannya,”kata terdakwa. Mendengar keterangan yang diberikan terdakwa, sontak membuat anak saksi Dewi Sartika naik pitam. Usai persidangan ditutup Majelis Hakim, wanita berambut panjang itu berlari mengejar terdakwa ketika hendak meninggalkan ruang sidang PN Medan. “Enak aja ya kau Armaida, bisa bebas dan gak ditahan,” teriaknya mengejar terdakwa hingga menuju mobil terdakwa yang terparkir diluar gedung PN Medan (FEL)


Kamis 24 Februari 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

Tipu Pengusaha Asal Medan

Tak Terlibat Penyelundupan Narkoba

Petugas KPK Gadungan Ngaku Keponakan Kapoldasu Dibekuk

Penjemput Wanita Pembawa Sabu Rp1,3 M Dibebaskan

Medan-andalas Seorang petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah Aceh, Sumut dan Riau gadungan yang mengaku-aku keponakan Kapoldasu, Irjen Pol Oegroseno dibekuk petugas Reskrim Polresta Medan, Rabu (23/2). Tersangka Andreas Sutanto (41) warga Bogor-Jawa Barat yang juga mengaku berpangkat AKBP ini ditangkap di kawasan Jalan Mojapahit Medan dalam kasus dugaan penipuan hingga Rp500 juta milik seorang pengusaha di Kota Medan, Ganda Hutabarat. Terungkapnya kasus tersebut berawal dari kecurigaan korban yang mengaku hampir menyetor Rp500 juta kepada Andreas dengan alasan akan diserahkan ke beberapa pejabat di Pekanbaru dan di Kota Bengkalis untuk memudahkan mendapat proyek pengadaan besi di Pekan Baru Riau. Akan tetapi, sebelum disetorkan, Ganda terlebih dahulu memeriksa rekening Bank Andreas dan menemukan rekening pribadi Andreas hanya memiliki saldo Rp25.000. Sehingga, korban langsung curiga dan menghubungi Andreas serta menanyakan perihal keberadaan rekening yang minim seorang pejabat yang berpangkat AKBP. "Jadi saat korban bertanya perihal rekening yang hanya berjumlah Rp25.000. Saat itulah Andreas mulai mengelak dan berbelit menjawab pertanyaan korban. Padahal, sebelumnya, korban sudah sangat yakin atas penyamaran Andreas. Sebab,Andreas juga mengaku sebagai keponakan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno," ujar penyidik. (HER)

Pegawai Radiologi RSU Adam Malik Ditipu Delitua-andalas Seorang pegawai Radiologi RSU H Adam Malik Medan, Eliya Rosa Br Situmorang (30) warga Jalan Rakyat Padang Bulan, Rabu (23/2) mendatangi Markas Kepolisian Sektor Delitua. Kedatangan Eliya ke kantor polisi tersebut untuk mengadukan prihal kasus penipuan dan atau penggelapan emas berlian bernilai Rp32 juta yang diduga dilakukan oknum perawat berinisial, RS, warga Lubuk Pakam. Menurut Ely saat ditemui andalas di Polsek Delitua, Rabu (23/2), sebelumnya dirinya membeli emas dan berlian dengan harga Rp32 juta di salah satu toko emas. Saat di rumah Sakit Adam Malik pada September lalu, Ely berjumpa dengan RS, dan keduanya mengobrol mengenai bisnis penjualan emas ini. Karena tertarik dengan bisnis tersebut, RS menawarkan diri untuk menjualkan emas dan berlian tersebut. Setelah membuat perjanjian, Ely memberikan emas dan berlian tersebut secara tiga tahap. Tahap pertama Ely memberikan emas senilai Rp15 juta, kemudian tahap kedua Rp10 juta dan tahap terakhir Rp7 juta. Namun beberapa bulan kemudian, oknum perawat tersebut tidak ada kabar mengenai hasil penjualannya. Selanjutnya, Ely menghubungi RS malah suaminya ngotot seakan tidak ingin mengembalikan emas tersebut. "Kemarin sudah mau damai, cuman suami RS malah mengancam saya, katanya kalau emas itu mau balik saya harus mengambilnya ke Pakam, tentu saja saya tidak mau kesana, saya yang punya emas kenapa saya yang ngambil balik kesana" ujar Ely. Karena merasa dipermainkan oleh RS dan suaminya, Ely memilih jalur hukum dengan melaporkan pasangan suami istri tersebut dengan kasus penggelapan. (STP)

Dugaan Korupsi Sejumlah SKPD Langkat Diusut Medan-andalas Predikat daerah yang rawan tindak pidana korupsi bagi Pemerintah Kabupaten Langkat sepertinya belum hilang. Pasalnya, walaupun kasus-kasus korupsi Pemkab Langkat diera Bupati Syamsul Arifin tengah diusut baik di Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan, namun di era Bupati Ngongesa Sitepu, praktik korupsi di kabupaten itu masih saja berlangsung. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Edi Irsan Taringan mengungkap banyaknya laporan dugaan korupsi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Langkat di era Bupati Ngongesa Sitepu yang diterima pihaknya. “Laporan-laporan tersebut kita respon dan saat ini kita tengah menelaah unsur adanya tindak pidana korupsi dalam laporan yang disampaikan sejumlah elemen masyarakat tersebut,” kata Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan diruangan kerjanya, Rabu (23/2). Edi menjelaskan bahwa SKPD Pemkab Langkat yang diduga melakukan praktik korupsi antara lain, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perhubungan dan Kantor Departemen Agama Langkat. “Dalam beberapa hari ke depan, tim Intel Kejatisu dipastikan memulai penyelidikan atas laporan ini. Kejatisu segera melayangkan surat pemanggilan terhadap pihakpihak yang tertera di dalam laporan itu,” katanya. Informasi yang diperoleh andalas, dugaan korupsi sejumlah SKPD Pemkab Langkat yang dilaporkan ke Kejatisu itu antara lain, pada DinasKesehatan, disebutkan adanya pelaksanaan beberapa kegiatan yang melebihi jangka waktu kontrak dan tidak dikenakan denda, sehingga diduga merugikan Negara sebesar Rp224,7 juta. Kemudian, beberapa pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Pemkab Langkat diduga mark up harga,unsure kerugian disebutkan mencapai Rp371 juta. (FEL)

Medan-andalas Azhari (25), penjemput wanita pembawa sabu-sabu senilai Rp1,3 Miliar dari Kuala Lumpur, Malaysia, di Bandara Polonia Medan, Rabu (23/2) kemarin dibebaskan Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara. Warga Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota tersebut dibebaskan karena tak terbukti terlibat penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1.085 gram yang diungkap petugas Bea dan Cukai di Bandara Polonia Medan, Jum’at (18/2) lalu. Azhari diamankan petugas karena menjemput tersangka, Ainsyiah (56) wanita asal Desa Pie Geudong, Aceh yang membawa sabu-sabu dari Kuala Kumpur, Malaysia di terminal kedatangan internasional Bandara Polonia Medan. “Proses penyidikan dan pemeriksaan menunjukkan Azhari tidak mengetahui jika Ainsyiah membawa narkoba yang disembunyikan di dalam kotak printer merk Canon,” kata Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol John Turman Panjaitan kepada wartawan, kemarin. Menurut John Turman, Azhari hanya diminta oleh sepupunya bernama Haris yang tinggal di Malaysia, untuk

menjemput Ainsyiah, pulang dari Negeri Jiran tetangga itu dengan menumpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8051. “Alat bukti dan saksi yang kita periksa menunjukkan, Azhari tidak terbukti. Ia hanya diminta oleh Haris untuk menjemput Ainsyiah melalui SMS. Namanya saudara, jadi dia jemput la Ainsyiah di Bandara Polonia Medan,” tambah John Turman. Dilepaskannya pria bertubuh tambun itu, sambung Jhon Turman, selain karena tidak memiliki alat bukti, juga proses waktu penahanan yang dilakukan pihaknya sudah habis, sejak Jumat (18/2) hingga Rabu (23/2).

“Selain itu juga, masa penahanan terhadapnya (Azhari) sudah habis, sehingga harus dipulangkan. Karena sudah 6 x 24 jam, hak kita sebagai penyidik untuk menahan selama dalam proses penyidikan. Ini sesuai dengan UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009, kita punya hak untuk menahan seseorang selama 6 x 24 jam,” jelasnya. Nasib Azhari ternyata tidak sama dengan Ainsyiah. Wanita paruh baya itu harus mendekam di tahanan di sel Dit Narkoba Polda Sumut. Proses penyidikan terhadap Ainsyiah, lanjut Jhon Turman, terus dilanjutkan hingga proses pelimpahan ke Kejatisu. Dalam hal ini, Ainsyiah diduga

Oknum Polisi Asahan Diduga Beking Illegal Logging Kisaran-andalas Illegal loging kembali marak di Kabupaten Asahan, namun kali ini diduga dibekingi sejumlah oknum Polisi yang bertugas di Kabupaten Asahan. hal tersebut diketahui saat andalas mendampingi sejumlah LSM yang ada di Kabupaten ini untuk mengetahui kebenaran atas laporan masyarakat bahwa setiap malamnya truck bermuatan balok kayu beroperasi melintas sepanjang jalan yang berasal dari Kabupaten Simalungun, BP Mandoge, Pulau Mandi dan Kecamatan Pulau Bandring Asahan, Selasa (22/ 2) sekira pukul 24.00 WIB. Dua buah Truck Colt Diesel yang bermuatan kayu balok berasal dari Kabupaten Simalungun dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) saat melintas di Kecamatan Buntu Pane dan terus melalui Desa Gedangan Kecamatan Pulau Bandring Asahan, oleh sejumlah LSM seperti LSM Konsorsium 9, LSM Radar, dan ICW. Truck bermuatan balok kayu tersebut mereka hentikan untuk melihat kejelasan asal usul kayu dimaksud. “Oleh sang supir kedua truck colt diesel yang berjalan beriringan ini berhenti dan memperlihatkan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) kayu yang mereka bawa kepada sejumlah LSM.” Disurat SKAU tersebut terlihat bahwa truck tersebut mengangkut balok kayu yakni kayu Torop, Dadap, Durian, Kemiri, Sengon dan Jati. Namun Ketua LSM Konsorsium 9

ILLEGAL LOGGING - Salah satu motor Truck Colt Diesel pengangkut Illegal Loging yang diduga di bekingi -oleh sejumlah aparat Kepolisian. andalas/fas

Dirman didampingi rekannya dari ICW Sudir dan Ketua DPP LSM Radar Karsidi mempertanyakan siapa dari pemilik kayu yang diangkut truck tersebut, kedua supir ini mengatakan bahwa pemiliknya berinisial PBB merupakan anggota Polisi yang bertugas di Kabupaten Asahan. Selanjutnya para LSM ini mempertanyakan asal usul kayu bahwa memang benar kayu dimaksud adalah kayu tanaman rakyat,sesuai dengan surat SKAU tersebut, jawab para supir tersebut bahwa kayu yang mereka bawa berasal dari Kabupaten Simalungun dan bukan dari kawasan hutan, kata supir. Namun yang menjadi pertanyaan para LSM kepada si pemilik kayu yang merupakan oknum Polisi setempat bahwa sesuai peraturan Menteri Kehutanan No.P.33/MenhutII/2007 tertanggal 24 Agustus 2007, bahwa jenis kayu torop yang berada ditruck tersebut bukan salah satu jenis kayu

bulat rakyat atau kayu olahan rakyat yang pengangkutannya menggunakan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) seperti yang tertera. Dengan ringan para oknum polisi ini didampingi salah seorang oknum polisi lainnya berinisial AL, bahwa kayu yang dibawa rekannya sesuai dengan Perda yang berlaku di Kabupaten Simalungun, jelasnya sembari mengatakan bahwa kayu ini tidak bermasalah. Menurut Kepala Polisi Kehutanan Asahan TR Nainggolan ketika dikonfirmasi andalas diruang kerjannya Rabu (23/2) mengatakan, setiap kayu yang menggunakan SKAU harus sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.33/Menhut-II/2007 bukan berdasarkan Perda. Karena Perda yang dibuat pemerintah setempat hanyalah mengatur tentang ijin pemanfaatan kayu tanah milik (IPKTM) bukan mengatur tentang jenis kayu,” jelas TR. (FAS)

kuat terlibat dalam penyelundupan narkoba tersebut. “Meski pengakuannya, mengaku tidak mengetahui, berdasarkan alat bukti berupa 1.085 gram sabu-sabu tersebut dibawanya. Untuk Ainsyiah, statusnya sebagai tersangka dan tetap akan ditahan dan akan dilanjutkan hingga Pengadilan,” tandasnya. Sedangkan, penyidikan terhadap Haris yang disebut Ainsyiah dan Azhari sebagai orang yang paling bertanggungjawab terhadap penyelundupan sabu-sabu tersebut, masih dilakukan kordinasi dengan Kepolisian Diraja Bukit Tinggi, Malaysia. Namun, hambatan yang dihadapi, keterangan dari

5

Ainsyiah mengenai identitas Haris sulit ditelusuri. “Laporan telah kita sampaikan Polisi Diraja Malaysia di Medan. Alamat rumah Haris, yang dikatakan Ainsyiah tinggal disebuah apartemen lantai tiga, tapi tidak jelas alamatnya. Sedangkan, mobil milik Haris, tidak tahu nomor platnya. Tetapi proses penyidikannya tetap berjalan,” jelasnya. Sementara itu, menanggapi pembebasan ini, Azhari mengaku bersyukur. Kejadian ini, katanya, dirinya tidak menyangka jika niat baiknya menjemput Ainsyiah berakhir harus berurusan dengan polisi. Azhari menambahkan, dirinya siap membantu proses penyidikan polisi untuk mengungkap penyelundupan sabu tersebut jika polisi memintanya. “Bersyukur kali la saya dibebaskan. Kalau polisi minta, saya mau bantu,” ujarnya didampingi kuasa hukumnya Mahyuda Nasution. Kejadian tersebut, dirinya jera menjemput di Bandara Polonia Medan. “Kapok la, nggak mau lagi la jemput orang,” ujarnya. Ketika ditanya mengenai proses penangkapan tersebut, apakah akan memprapidkan Dit Narkoba Polda Sumut, atas penangkapan tersebut, kuasa hukum Azhari, Mahyuda Nasution menuturkan, proses penyidikan terhadap kliennya tersebut dinilainya profesional. “Tidak, kita tidak akan perkarakan penahanan ini. Karena polisi bertindak profesional memprosesnya dan sesuai dengan undang-undang,” tandasnya. (HER)

Monang Sitorus Terancam 20 Tahun Penjara Medan-andalas Pasca pelimpahan berkas dan tersangka dugaan korupsi APBD Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, Monang Sitorus ke Kejaksaan Negeri Balige beberapa waktu lalu, Kejari setempat saat ini tengah menyusun dakwaan perkara tersebut guna dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Balige. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Balige Nelson Sembiring SH kepada andalas, menerangkan, mantan Bupati Tobasa Monang Sitorus diancam hukuman penjara selama 20 tahun kurungan. “Sesuai dengan pasal 1 dan pasal UU Anti Korupsi Tahun 2001, Kejari Negeri Balige dalam penyusunan dakwaan kelak mengancam tersangka Monang Sitorus 20 tahun penjara. Dakwaan itu nanti akan kita limpahkan dalam beberapa hari kedepan ke PN Balige guna dimulainya persidangan kasus dugaan korupsi tersebut,” terang Kasi Pidsus Nelson Sembiring ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (23/2). Nelson Sembiring menambahkan, tersangka Monang Sitorus saat ini tengah dititipkan di Rumah Tahanan Balige selama proses persidangan perkara itu digelar. Kasi Pidsus Kejari Balige ini menuturkan, pasca dilimpahkan, Monang Sitorus belum diperiksa oleh pihaknya. “Ada kemungkinan untuk melengkapi penyusunan dakwaan, tersangka Monang Sitorus akan kita periksa,” katanya. Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Sumut resmi melakukan penahanan tehadap mantan Bupati Tobasa Mo-

nang Sitorus usai penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melakukan pelimpahan tahap II terkait kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2005 senilai Rp3 miliar. “Benar tim kita sudah membawa tersangka dan menahan Monang Sitorus usai serah terima berkas dari Poldasu,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Sution Usman Adji, Senin (21/2). Alasan penahanan terhadap Monang Sitorus, kata mantan Kejati Sumbar ini menyatakan, semata mata demi kepentingan proses persidangan. Meskipun, saat penyidikan Monang tidak ditahan oleh Polda Sumut. Sution mengatakan, setelah dilimpahkan Polda Sumut ke Kejatisu, beberapa saat kemudian, berkas Monang diboyong tim Pidana Khusus Kejatisu ke Kejari Balige guna proses persidagan. ”Pelimpahan berkas dari Medan menuju Kejari Balige dipimpin Jaksa I Komang Ardana dengan pegawalan aparat Polda Sumut, “ tegas Sution. Lebih jauh, Sution mengatakan, saat ini Monang dititipkan di ruang tahanan sementara Kejari Balige dengan status tahanan jaksa Kejari Balige. “Segera mungkin dilimpahkan ke persidangan, Insya Allah akhir bulan ini, sudah dilaksanakan, ” tegasnya. Sution menegaskan, pihak tidak ada niat menundamenunda proses hukum terhadap Monang Sitorus. Hanya saja syarat materiil yang selama ini dilakukan penyidik Polda Sumut tak kunjung lengkap. (FEL)


RAGAM

Kamis 24 Februari 2011

harian andalas | Hal.

6

Hari Ini DPP Partai Demokrat

Gelar FGD Akselerasi Pembangunan Perekonomian Nasional Medan-andalas Departemen Perekonomian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD) melalui Focus Group Discussion (FGD) menyelenggarakan Akselerasi Pembangunan Perekonomian Nasional di Hotel Sahid Jalan Jend Sudirman Jakarta, Kamis (24/2). Dengan Sub Tema “Komitmen Kebangsaan Partai Demokrat dalam Mewujudkan Pembangunan Perekonomian Nasional yang Implementabel, Kondusif dan Akseleratif. "Kita menyadari akan latar belakang serta situasi dan kondisi penyelenggaraan pembangunan perekonomian nasional, maka dirumuskan tujuan dari Focus Group Discussion ini, sebagai berikut: Mengidentifikasi permasalahan dan solusi pembangunan perekonomian di bidang pertanian, perikanan/ kelautan, kehutanan dan pengelolaan energi dan sumberdaya mineral. Mengenali dan mengidentifikasi permasalahan serta solusi pemberdayaan dan penguatan ekonomi kerakyatan, dan pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs)

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

dan Mengidentifikasi kendala dan strategi pembangunan pintu-pintu ekonomi baru sebagai akses dari dan ke pusat-pusat perekonomian dunia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," kata Koordinator Pelaksana Focus Group Discussion Drs Hendrik H Sitompul MM kepada wartawan via selularnya di Medan, Rabu (23/2). Hendrik Sitompul yang juga anggota kelompok kerja (Pokja) menjelaskan, narasumber yang akan tampil pada FGD itu diantaranya untuk pembicara utama (keynote speaker) sesi pleno FGD diharapkan dari Menteri terkait dan professional. Sedangkan untuk FGD sesi panel paralel, para narasumber diharapkan juga dari kalangan pakar, pejabat, profesional dan pengamat yang menguasai bidang bahasan. Untuk Moderator atau pemandu FGD diharapkan dari yang menguasai aturan dan dinamika berdiskusi serta memiliki pengetahuan umum persoalan-persoalan pembangunan perekomian nasional. Untuk peserta meliputi anggota dan fungsionaris DPP Partai Demokrat, Fraksi Partai Demokrat DPR, pengamat, pakar beragam disiplin ilmu, dan mahasiswa strata dua dan strata tiga serta para pemangku kepentingan. Sementara topik-topik bahasan, selain tiga sasaran Focus Group Discussion, juga diharapkan FGD ini mampu menyediakan beragam informasi strategis dan terkini, serta sebagai materi masukan untuk perumusan kebijakan nasional Partai Demokrat pada Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Partai Demokrat. Focus Group Discussion

Drs Hendrik H Stiompul MM diselenggarakan oleh Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat dengan membentuk dan menugaskan Kelompok Kerja (POKJA), yang secara lengkap sebagai berikut: Pelindung : Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat : Edhie Baskoro Yudhono. Pengarah : Ketua Departemen Perekonomian Drs. Ir. Sutan Bhatoegana, MM. Direktur Eksekutif Partai Demokrat Toto Riyanto, SIP, SH, MH. Sekretaris Departemen Perekonomian Andi Rachmat, SE. Adapun latarbelakang dilaksanakannya FGD ini kata Hendrik, karena persoalan mendasar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah antara lain bagaimana membangun atau menciptakan mekanisme pemerintah yang dapat mengemban misinya untuk mewujudkan raison d'etre pemerintah yaitu mensejahterakan masyarakat secara berkeadilan. Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat tersebut, pemerintah harus melaksanakan pembangunan. Selain untuk memelihara keabsahannya (legitimasi), pemerintah juga akan dapat

membawa kemajuan bagi masyarakatnya sesuai dengan perkembangan jaman. Terdapat dua hal yang harus dilaksanakan oleh pemerintah, Pertama katanya, perlu aspiratif/ responsif terhadap aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, dan perlu sensitive terhadap kebutuhan rakyatnya. Pemerintah perlu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh rakyatnya serta mau mendengarkan apa kemauannya. Kedua: Pemerintah perlu melibatkan segenap kemauan dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Dengan kata lain pemerintah perlu menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan, bukan hanya sebagai objek pembangunan. Selain dengan amanat yang diemban dalam UU No. 22/1999, perencanaan pembangunan dan pelaksanaannya harus berorientasi ke bawah dan melibatkan masyarakat luas, melalui pemberian wewenang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat daerah. Dengan cara ini pemerintah makin mampu menyerap aspirasi masyarakat banyak, sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat memberdayakan dan memenuhi kebutu-

han rakyat banyak. Permasalahan muncul ketika komitmen-komitmen oleh pemerintah ini tidak berjalan dengan baik atau ketika tidak responsif terhadap tuntutan globalisasi. Setidaknya ada beberapa permasalahan yang muncul karena dampak dari penyelenggaraan perekonomian sejak era reformasi, dan sejalan dengan itu tantangan dan peluang juga tercipta serta impian/cita-cita (visi) ke depan untuk kejayaan ekonomi perlu diwujudkan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini antara lain belum optimalnya pembangunan perekonomian di bidang pertanian, perikanan/kelautan, perdagangan dan perindustrian, pengelolaan sumberdaya alam (SDA), pengimplementasian konsep ekonomi kerakyatan, serta pencapaian target yang diamanatkan oleh Millennium Development Goals (MDGs) sebagai faktor penunjang penting pembangunan perekonomian. Selain itu, Indonesia perlu merespons tantangan dan peluang global dengan adanya ‘new economic paradigm’ dimana pada abad ke-20 yang lalu, pusat perekonomian global berada di Atlantik sedangkan pada abad ke-21 ini berubah dan berada di Pasifik dan Asia (raksasaraksasa ekonomi global baru berada di fokus ini). Dengan demikian sebagai respons perlu dibangunnya pintu-pintu ekonomi baru sebagai titik-titik sentral pertumbuhan ekonomi nasional baru, untuk mengakses dari- dan ke- pusat-pusat perekonomian dunia ini. Untuk itu, mencermati pembangunan perekonomian nasional khususnya sejak era reformasi bergulir yang ditunjukkan dengan berbagai pemberdayaan, penguatan dan keberhasilan dan terciptanya peluang, namun juga masih adanya permasalahan/ kendala dan tantangan, Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat mempunyai komitmen penuh untuk ikut berperan serta dalam mengakselarasi pembangunan perekonomian nasional termasuk di dalamnya berupaya mengidentifikasi permasalahan, tantangan dan peluang serta merumuskan/ menawarkan solusi. Berdasarkan hasrat dan tekad tersebut, serta dengan tujuan mendukung dan membantu pemerintah dan masyarakat sebagai pilar-pilar pembangunan bangsa, Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat menyelenggarakan ‘Focus Group Discussion’ (FGD) sehari dengan tema ”Akselerasi Pembangunan Perekonomian Nasional.” (RIL)


Kamis 24 Februari 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 24 Februari 2011

LIRIK KEMENANGAN DI KANDANG

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR

Liverpool: 12 Feb 2011 (EPL) Liverpool 1-1 Wigan Athletic Liverpool

03 Feb 2011 (EPL) Liverpool 2 - 0 Stoke City 27 Jan 2011 (EPL) Liverpool 1 - 0 22 Jan 2011 (EPL) Wolves

0-3

8

Liverpool vs Sparta Praha

HEAD TO HEAD kedua tim belum pernah bertemu

06 Feb 2011 (EPL) Chelsea 0 - 1

harian andalas | Hal.

Fulham Liverpool

Sparta Praha: 16 Des 2010 (LE) Sparta Praha

1-1

CSKA

03 Des 2010 (LE) Palermo

2-2

Sparta Praha

05 Nov 2010 (LE) FC Lausanne-Sport

1-3

Sparta Praha

22 Okt 2010 (LE) Sparta Praha

3 - 3 FC Lausanne-Sport

01 Okt 2010 (LE) CSKA

3-0

Liverpool-andalas Liverpool tak melihat Liga Europa sebagai target utama pada awal musim. Namun, dengan peningkatan performa akhir-akhir ini, Kenny Dalglish bisa saja melirik kompetisi satu ini. Walaupun, dilaga perdana pada, Jumat (18/2) lalu, pasukan “The Reds” harus pusa bermain imbang tanpa gol di kandang Praha.

Sparta Praha

SUSUNAN PEMAIN Liverpool (4-4-1-1): 25 José Reina Paez, 2-Glen Johnson, 16-Sotirios Kyrgiakos, 23-Jamie Carragher, 34-Martin Kelly, 14-Milan Jovanovic, 21-Lucas, 10-Joe Cole, 4-Raúl Meireles, 17-Maxi Rodríguez, 24-David Ngog Sparta Praha (4-4-2): 1-Daniel Zitka, 3-Manuel Pamic, 30-Lukas Hejda, 19-Adiaba Bondoa, 21-Erich Brabec, 5-Jakub Podaný, 27-Lubos Husek, 25-Kamil Vacek, 7-Libor Sionko, 14-Václav Kadlec, 23-Ladislav Krejci.

Halangan bagi King Kenny dalam pertandingan di leg kedua ini, Jumat (25/2) nanti

KENNY DALGLISH

adalah Sparta Praha dari Rep. Ceska mampu bermain apik dalam pertandingan leg pertama. Namun, dengan semangat juang yang tinggi Steven Gerrrad cs, akan tampil habis-habisan untuk menyenangkan public Liverpooldian.. Rekor kubu Praha tersebut kontra tim Inggris di kandang tak bagus. Mereka gagal menang ataupun mencetak gol, dalam lima laga kandang terakhir sejak mengalahkan Watford 4-0 pada 7 Desember 1963. Di atas kertas, seharusnya laga ini menjadi milik Liverpool. The Reds memang tak kalah dalam lima laga tandang Liga Europa musim ini. Namun, tiga pertandingan tandang fase grup mereka berakhir seri. Akhir pekan kemarin, Liverpool juga ditahan seri Wigan di kandang. Dalglish mengungkapkan keletihan di laga itu mencegah para pemainnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya. "Ada ketajaman

MADRID DITAHAN LYON

Dua Gol Anelka Menangkan Chelsea Kopenhagen-andalas Chelsea pulang membawa kemenangan dari Denmark. bertanding di kandang FC Kopenhagen, The Blues menang 2-0 lewat dua gol Nicolas Anelka. Kemenangan ini jelas menempatkan Chelsea dalam posisi yang relatif aman. Dua gol tandang ini menjadi modal yang sangat bagus sebelum mereka nantinya bakal bertindak sebagai tuan rumah pada 16 Maret mendatang. Kredit khusus layak disematkan pada Anelka yang tampil tajam dalam laga ini. Bomber asal Prancis itu kini mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan di Liga Champions musim ini. Jalannya Pertandingan Pada laga di Parkstadion, Rabu (23/2) dinihari WIB, Chelsea sudah mengancam pertahanan Kopenhagen ketika pertandingan berjalan 12 menit. Umpan Fernando Torres ke sisi kanan diterima oleh Nicolas Anelka. Sial bagi Chelsea, tendangan Anelka masih bisa diblok bek tuan rumah. Gol Chelsea terjadi setelah Jesper Gronkjaer melakukan salah operan di lini tengah. Sial baginya, bola langsung jatuh ke kaki Anelka. Dengan kecepatannya, Anelka menusuk ke kotak penalti Kopenhagen sendirian. Setelah melewati berada di dalam boks, ia pun melepaskan tendangan kaki kanan dan gawang Kopenhagen yang dikawal Johan Wiland pun bobol. Pada menit 27, Frank Lampard dengan cerdik mengirimkan umpan terobosan kepada Torres. Sial bagi penyerang asal Spanyol ini, pertahanan Kopenhagen dengan cepat bisa membacanya dan langsung memotong umpan Lampard. Sampai babak pertama usai, keunggulan 1-0 Chelsea tetap tak berubah. Di awal babak kedua, Kopenhagen sempat memberikan acnaman kepada gawang Chelsea. Dari luar kotak penalti, Martin Vingaard melepaskan sebuah tendangan kaki kanan. Sepakan mengarah tetapt ke gawang Chelsea, tapi Petr Cech dengan sigap berhasil menangkapnya. Tepat pada menit 53, Lampard kembali menujukkan kejeniusannya dalam melepas operan dari lini tengah. Dan kali ini berbuah gol. Umpannya ke dalam kotak penalti, disambut Anelka yang berada di sisi kanan. Sampai akhir laga, tak ada lagi gol yang tercipta. Chelsea pulang ke London dengan membawa kemenangan 2-0. (DTC)

Lyon-andalas Real Madrid pulang dengan hasil imbang 1-1 dari markas Lyon. Sempat memimpin melalui Karim Benzema, keunggulan Madrid buyar usai Batefimbi Gomis mencetak gol penyama tujuh menit menuju bubaran. Madrid ditahan Lyon 1-1 dalam laga leg I babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stade de Gerland, Rabu (23/2) dinihari WIB . Anak buah Jose Mourinho memimpin terlebih dahulu melalui gol pemain pengganti Karim Benzema di menit ke65 atau kurang dari dua menit setelah dia masuk ke lapangan. Batefimbi Gomis menyelamatkan Lyon dari kekalahan lewat gol-nya di menit ke-83. Leg kedua digelar di Santiago Bernabeu pada 16 Maret. Jalannya Pertandingan Pelatih Madrid Jose Mourinho mencadangkan mantan pemain Lyon Karim Benzema dan memasang Emmanuel Adebayor sebagai starter. Di babak pertama, Lyon yang dimotori Michel Bastos, Cesar Delgado, dan Yoann Gourcuff mampu merepotkan pertahanan El Real. Tuan rumah mengancam saat laga melalui menit kesepuluh. Bola chip dari Cesar Delgado disambut tendangan salto Cris. Namun usaha bek Lyon itu masih menyamping. Setelahnya umpan ke kotak penalti yang diarahkan ke arah Yoan Gourcuff bisa dihalau Xabi Alonso. Tak lama berselang, percobaan Kim Kallstrom dari luar kotak penalti masih menyamping. Menit ke-29 tim tamu punya peluang. Sepakan Angel Di Maria dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap kiper Hugo Lloris. Cristiano Ronaldo! Tendangan bebas mesin gol Madrid ini di menit ke-31 masih bisa ditepis oleh Lloris. Menit ke-33 Lyon memiliki peluang

matang. Umpan silang dari sisi kiri yang dilepas Bastos coba dipotong oleh Iker Casillas, namun tangkapan kiper Madrid itu tak sempurna sehingga bola lepas. Bola liar disambut Bafetimbi Gomis. Namun sepakannya masih gaal menembus sasaran. Gelombang serangan Lyon berlanjut. Sepakan Cesar Delgado dari luar di menit ke-39 kotak penalti masih melenceng. Sementara itu tandukan Dejan Lovren dua menit berselang masih bisa ditangkap Casillas. CR7! Lagi-lagi pemain Portugal ini mengancam lewat ntendangan bebasnya. Menit ke-48, free kick Ronaldo dari sebelah kiri mengarah ke gawang Lyon. Sergio Ramos yang coba menanduk bola gagal. Bola terus melaju namun masih membentur tiang jauh. Dua menit berselang, tandukan Sergio Ramos dari situasi sepak pojok masih menghantam mistar gawang Les Gones.

'Kematangan Mental Vettel Diragukan' Vancouver-andalas Sebastian Vettel adalah juara dunia termuda dalam sejarah Sebastian VETTEL Formula 1. Meski sudah mencatat namanya di buku sejarah, kematangan mental Vettel masih dipertanyakan. Yang mempertanyakan hal itu adalah juara dunia F1 tahun 1997, Jacques Villeneuve. Meski Vettel diakuinya sangat cepat, tetapi dalam hal mental Vettel belum cukup teruji. "Vettel sangat cepat, tidak ada yang meragukan itu," ungkap Villeneuve, Rabu (23/2). "Pertanyaannya selalu soal kematangan psikologisnya," imbuh mantan pembalap Williams tersebut. Villeneuve mencontohkan kejadian di GP Turki 2010 di mana tindakan ceroboh Vettel membuat ia menabrak rekan setimnya, Mark Webber. Akibatnya, Vettel harus retire dan Webber gagal jadi juara. Peristiwa itu terjadi sebelum Vettel memastikan diri jadi juara dunia, tetapi Villeneuve tetap belum yakin kalau kematangan Vettel sudah membaik. (DTC)

Heat Tundukkan Kings

Gol! Pemain pengganti Karim Benzema membawa Madrid unggul 1-0 di menit ke-65 atau kurang dari dua menit ada di lapangan. Gol ini berawal dari pergerakan Mesut Oezil yang, meski dikawal ketat pemain lawan, masih bisa mengoper ke Cristiano Ronaldo. CR7 selanjutnya menyodorkan ke Benzema yang ada di kotak penalti. Setelah sedikit mengolah bola, Benzema melepas tembakan datar yang berhasil menjebol gawang Lyon. Usaha tuan rumah membuahkan hasil tujuh menit menuju bubaran saat sepakan Gomis menjeobl gawang Madrid. Gol ini berawal dari tendangan bebas yang diarahkan ke kotak penalti. Di sana Cris yang beradu udara dengan Xabi Alonso menyundul bola dan si kulit bundar mengarah ke Gomis. Dalam posisi tak terkawal, Gomis pun melepas tembakan yang membuat skor jadi 1-1. Kedudukan tersebut bertahan hingga peluit panjang ditiupkan. (DTC)

Dani PEDROSA

Massa : Kami Paling Komplit Barcelona-andalas Pembalap Ferrari Felipe Massa bahagia menjadi yang tercepat di sesi tes terakhir di Barcelona Selasa 22 Februari kemarin. Tapi hasil itu tidak membuatnya gelap mata. Massa tetap mewaspadai potensi ancaman dari tim lain. “Hasil tes sangat positif. Kami melalui ribuan kilometer dan saya kira tim kami kini lebih komplit dari pada yang lain. Baik saya dan Fernando melakukan simulasi yang nyata dan genuine dan kami mencoba berbagai tipe ban Pirelli dengan level bahan bakar yang berbeda,” kata Felipe Massa, Rabu (23/2). “Kami menyelesaikan lap

yang hilang. Anda dapat lihat bahwa laga pertandingan internasional banyak menguras tenaga para pemain," ujar King Kenny. Dalglish ingin para pemainnya menemukan tenaga ekstra kala bertandang ke Praha. Ia berharap Daniel Agger dapat turun setelah absen saat menjamu Wigan. Kondisi Raul Meireles juga sempat dikhawatirkan setelah ia ditarik keluar lebih dini saat menghadapi Wigan. "Saya pikir cedera Agger hanya dalam hitungan hari daripada pekan. Kami masih akan memantau apakah beberapa pemain lain dapat turun melawan Praha." Sparta Praha sendiri kehilangan dua pemain menyerang Bony (ke Vitesse) dan Juraj Kucka (ke Genoa) pada jendela transfer Januari. Namun, klub merekrut Tomas Pekhart, yang dipinjam dari Jablonec, dan Andrej Keric untuk menambal lubang lini depan. Ancaman ke gawang Pepe Reina nyata karena Pekhart telah mencetak 11 gol dari 15 laga untuk Jablonec sebelum jeda musim. (OKZ)

dengan waktu yang bagus dan kami tidak kehilangan kecepatan, meski begitu kemarin Rosberg juga merupakan contoh yang cepat dan anda tidak bisa mengabaikan McLaren dan sejumlah tim lain,” kata Massa yang juga menilai Red Bull menunjukkan kecepatan yang sangat baik. “Yang terpenting situasi di Bahrain bisa tenang, kembali seperti sebelumnya, dan segalanya berjalan damai.Anda bisa menggelar GP untuk fans untuk sekadar memberikan mereka pertolongan ringan, tapi saya kira waktunya tidak tepat untuk masyarakat Bahrain menggelar F1." (OKZ)

Miami-andalas Miami Heat sukses menaklukan Sacramento Kings 117-97. LeBron James tampil sebagai pencetak skor tersubur dengan 31 poin. Sementara, Dwayne Wade menyumbang 23 poin dan Crish Bosh 22 poin. Di kuarter pembuka, Heat tidak mengalami kesulitan mengungguli Sacramento dan menutupnya dengan skor 35-16. Tapi di kuarter selanjutnya, Sacramento memberikan perlawanan sengit. Di kuarter kedua, Heat tidak mampu memetik poin lebih produktif dari Sacramento, dan hanya mengakhiri game dengan kedudukan sama imbang, 28-28. Kuarter ketiga game berjalan ketat. Heat hanya unggul dua bola, 30-26. Pada kuarter terakhir, Sacramento unggul 27-24, tapi kemenangan itu tetap tidak berarti apa-apa.Skor akhir menunjukkan Heat unggul 117-97. Meski tidak mampu membawa Kings terhindar dari hasil negatif, Samuel Dalembert layak mendapat kredit, sebagai top performer. Dalam laga ini Samuel Dalembert mencetak 18 angka, 12 rebounds dan dua assist, double-double keempatnya musim ini. (OKZ) HASIL PERTANDINGAN LAIN

Indiana 113 Washington 96 Toronto 101 Charlotte 114 Houston 108 Detroit 100 Sacramento 97 Miami 117 Minnesota 88 Milwaukee 94 LA Clippers 88 Oklahoma City 111


Kamis

OLAHRAGA

24 Februari 2011

harian andalas | Hal.

9

Pengprov TI Sumut Kerjasama dengan KOICA

andalas/ist

Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siagers (tengah) foto bersama dengan para sang juara di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Shamrock Open-I Piala bergilir Pangdam I/BB.

PB PT Satu Asahan Rebut Piala Pangdam I/BB Medan-andalas Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siagers menutup kejuaraan Bulutangkis Beregu Shamrock Open-I Piala bergilir Pangdam I/BB, yang diikuti dari perwakilan PBSI tiap Kabupaten dan Kota se-Sumatera Utara, di Gedung Olah Raga Pengcab PBSI Medan Jalan Pegadaian Medan, Selasa (22/2). Pada kesempatan itu Pangdam I/BB mengatakan, bahwa pelaksanaan kejuaraan bulutangkis dapat terlaksana sesuai rencana, sportivitas dan kehormatan olah raga dapat ditegakkan, “ Untuk itu teri-

Trianingsih Jalani Latihan Ringan Semarang-andalas Pelari putri nasional berasal dari Jawa Tengah, Trianingsih yang disiapkan tampil pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, masih menjalani latihan ringan. Pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto, ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (23/2) mengatakan, sejak ayahnya meninggal dunia, Trianingsih belum memasuki tahapan latihan yang sebenarnya. "Sekarang ini hanya lari-lari kecil untuk menjaga kebugaran tubuhnya saja. Nanti kalau suasana duka sudah hilang, kami mulai memasuki program latihan untuk persiapan tampil pada SEA Games mendatang," katanya. Ia mengatakan, hingga saat ini juga belum ada event paling dekat yang bakal diikuti Trianingsih. Meskipun begitu, kata dia, Trianingsih mengincar tiga medali emas pada SEA Games XXVI 2011 di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta. Ia mengatakan, tiga emas tersebut diharapkan dari nomor lari 5.000 meter, 10 ribu meter, dan maraton (42,195 kilometer). Selain medali emas, kata dia, Trianingsih diharapkan bisa mempertajam catatan waktu yang telah dicapai pada tiga nomor tersebut. Trianingsih adalah peraih medali emas untuk nomor lari 5.000 meter dan 10 ribu meter pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara 2009 di Laos. Catatan waktu yang dicapai Trianingsih pada nomor lari 5.000 meter adalah 15 menit 56,79 detik dan nomor lari 10 ribu meter 32 menit 49,47 detik. Pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di Guangzhou, China, adik mantan pelari nasional Ruwiyati tersebut hanya di urutan kesembilan untuk nomor lari 10 ribu meter dengan catatan waktu 33 menit 07,45 detik. Catatan waktu terbaik pada nomor lari maraton adalah 2 jam 31 menit pada Asian Games 2010 China. Berdasarkan catatan waktu itu, Trianingsih menempati peringkat empat, tetapi berhasil memecahkan rekor nasional atas nama kakaknya, Ruwiyati, 2 jam 34 menit. (ANT)

makasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam kejuaraan ini demi kemajuan olahraga bulutangkis di wilayah Sumatera Utara pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, adakan evaluasi dan lakukan improvisasi serta cari inovasi guna memperbaiki metoda penyelenggaraan pertandingan kejuaraan bulutangkis ini,” ucapnya. Pangda menambahkan, kejuaraan ini dapat dimanfaatkan oleh para atlet sebagai pelajaran dan pengalaman berharga dalam mengukir prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Dengan kesuksesan penyelenggaraan kejuaraan ini, dengan berkomitmen atas dasar dukungan semua pihak untuk menjadikan kejuaraan bulutangkis beregu ini sebagai Agenda Tahunan yang perlu dilestarikan, guna pembinaan berkelanjutan. “Apapun yang kita lakukan untuk kemajuan olahraga bulutangkis ini, tidaklah sia-sia, yakinlah bahwa energi positif dari kejuaraan ini, dapat mendorong semangat dan motivasi kita sebagai anak bangsa dalam membangun Indonesia yang berkualitas,” imbau Pangdam Dalam kejuaraan itu, PB PT

Satu Asahan berhasil merebut piala Pangdam I/BB, PB PT Satu Asahan menurunkan pebulutangkis andalannya yakni pasangan mantan juara dunia Bobby Erdianto dan Simbarsono mengalahkan David dan Fauzi dari LP3M dengan Skor 21-11, 21-14. Keberhasilan PB PT Satu Asahan meraih Piala Pangdam I/BB juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 20 juta, peralatan olah raga Shamrock serta dua tiket pesawat Jakarta-Taiwan PP sementara LP3M sebagai Runner-up mendapat uang pembinaan Rp 10 juta, dan posisi ketiga diraih

dari Prodeli dan Kenko Internasional Jakarta mendapat uang pembinaan masingmasing Rp 5 juta. Pada penutupan kejuaraan dihadiri Aslog Kasdam I/BB Kolonel Arm Broto Guncahyo, Sahli Pangdam I/bb bid Sosbud Kolonel Inf Ikhwan, Kazidam I/BB Kolonel Czi Hari Soebagijo S.IP.MH, Waaster Kasdam I/BB Letkol Inf Azhar Mulyadi, Ketua harian Koni Sumut Jhon Ismadi Lubis, Ketua PBSI Sumut Ir Yohanes IW, Pengcab Asahan Suripto, Sekkum Koni Medan Ir Abdillah dan tamu undangan lainnya. Demikian Press Release Pendam I/BB. (REL)

Medan-andalas Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Ketum Pengprov TI) Meher Ban Shah, diwakili Ketua Harian Sofian Siregar dan Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Medan, Bobby Octavianus Zulkarnain menjalin kerja sama dengan KOICA (Korea International Agency) diwakili Koo Hyun Jin Volunteers Program Manager Koica Indonesia Office dan pelatih sukarelawan Choi Jeung Ho Rabu (23/2) sore, di Sekretariat Pengprov TI Sumut Jalan Al Falah No 888 Medan. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari lobby - lobby yang dilakukan Ketua Umum Pengprov TI Sumut Meher Ban Shah di kantor Koica di The Plaza Building Unite Ang F1, 20th Flr Jalan MH. Thamrin No 28 - 30 Jakarta yang berlanjut dengan kunjungan Koica ke Medan. Ini merupakan bukti keseriusan Pengprov TI Sumut dibawah kepemimpinan Meher Ban Shah untuk menjadikan Taekwondo Sumatera Utara umumnya dan Kota Medan khususnya untuk lebih baik. Dalam kesempatan ini pihak Koica melalui Koo Hyun Jin berjanji akan membantu dalam pengadaan pelatih sukarelawan dan alat - alat

yang dapat mendukung perkembangan Taekwondo kearah lebih baik di Sumut dan Kota Medan khususnya," ujar Bobby disela - sela acara. Selain Bobby Octavianus Zulkarnaen dan Sofian Siregar, hadir para pengurus Pengprov TI diantaranya Junaidi Awi bidang pembinaan dan prestasi,Ucok Hutahean Bidang Pelatihan, Hariani Litbang, Rezeki Karo Sekali Kabid Perwasitan, Yan Sormin Humas Pengprov TI, Sofian Pencawan Wakil Ketua dan Ahmad Rizal Humas Pengcab TI Medan. Diharapkan dengan kehadiran tenaga pelatih sukarela dari Korea ini para atlet di Sumut dan di Medan dapat lebih mahir dalam bidang phomshe dan kyurugi,guna sebagai dasar untuk bertarung dalam kancah lokal, nasional maupun internasional nantinya,"ujar Bobby. Oleh sebab itu,pengurus TI Medan dan Sumut merasa salut atas perhatian Ketua Umum Pengprov TI Sumut Meher Ban Shah dalam hal pembinaan atlet di Sumut khususnya Kota Medan, oleh sebab itu Pengcab TI Medan, merasa optimis dengan kerja sama ini,untuk membuktikan bahwasanya Medan Masih menjadi Gudangnya atlet Taekwondo,"ujar Bobby. (BOS)

Pra-Olimpiade

'Garuda Muda' Makin Sulit Lolos

andalas/a.rizal)

Koo Hyun Jin Volunteers Program Manager Koica Indonesia Office(paling kanan) ketika melakukan pembicaraan kerja sama dengan Pengurus Taekwondo Indonesia Sumatera Utara di Sekretariat Pengprov TI Sumut jalan Alfalah No 888 Medan Rabu (23/2) sore.

PSMS Targetkan Empat Poin di Laga Tandang

Palembang-andalas Tim nasional Indonesia tak berkutik menelan kekalahan 13 dari Turkmenistan di leg pertama Pra-Olimpiade. Kekalahan ini akan menyulitkan 'Garuda Muda' untuk lolos ke babak berikutnya. Bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (23/ 2), Indonesia mendapatkan peluang di menit-menit awal lewat Titus Bonai. Berawal dari kesalahan kiper Turkmenistan dalam menepis bola, bola membentur tiang dan jatuh ke kaki Bonai. Namun sepakan striker Persipura Jayapura itu masih terlalu lemah dan bisa diblok oleh bek lawan. Usaha Yongki Aribowo di menit ke12 belum membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti masih terlalu lemah dan mudah saja diamankan oleh kiper Turkmenistan. Dua menit kemudian, Indonesia akhirnya mencetak gol pembuka. Tendangan bebas mendatar Oktovianus Maniani dibelokkan dengan tumit oleh Bonai dan mengecoh kiper lawan. Tim tamu cuma butuh waktu tiga menit untuk menyamakan skor. Tendangan bebas di muka kotak penalti Indonesia berhasil dieksekusi dengan baik oleh Arslanmyrat Amanov. Meski tak terlalu kencang, sepakannya mampu menipu Kurnia Meiga. Usaha Egi Melgiansyah di menit ke40 belum mampu mengubah keadaan. Tendangannya dari luar kotak penalti terlalu lemah dan melebar. Skor 1-1 berakhir hingga turun minum.

andalas/ony muharman

Tampak sebagian masyarakat Kota Medan nonton bareng yang digelar di Galeri Rahmat, dalam pertandingan Timnas Indonesia Pra Olimpiade melawan Turkmenistan yang berakhir 1-3 untuk kemenangan Turkmenistan. Turkmenistan mencoba menekan sejak awal babak kedua. Sebuah sundulan Soyunov Shohrat masih terlalu lemah dan bisa diamankan oleh Kurnia Meiga. Dua menit berikutnya, giliran Tagayev Elman yang membuang peluang. Sebuah sepakannya dari dalam kotak penalti juga masih lemah dan tepat mengarah ke pelukan Meiga. 'Garuda Muda' mencoba membalas lewat kerja sama Okto-Yongki. Umpan matang Okto dari sisi kiri berhasil disontek oleh Yongki, namun bola masih bisa diblok dengan kaki oleh Geldiyev Batyr yang mengawal gawang Turkmenistan. Hendro Siswanto memperoleh peluang matang beberapa menit kemudian. Namun sepakan keras

pemain Persela Lamongan ini berhasil diblok dengan gemilang oleh Batyr. Di menit ke-65, peluang yang didapat Dendi Santoso belum membuahkan gol. Tendangannya dari luar kotak penalti bisa diblok bek lawan dan hanya bergulir lemah ke arah Batyr. Soyunov Shohrat memaksa Meiga bekerja keras di menit ke-78. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti membuat kiper Arema Indonesia itu terbang untuk menyelamatkan gawangnya. Dua menit kemudian, bencana untuk Garuda Muda datang. Sebuah penetrasi Vahyt di kotak penalti diakhiri dengan umpan matang ke muka gawang. Boliyan Aleksandr yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.

Medan-andalas PSMS Medan menargetkan meraih empat poin dalam lawatan menghadapi Persipasi Bekasi dan Persitas Tangerang pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Manajer tim PSMS Medan, Idris, di Medan mengatakan, target empat angka merupakan harapan yang diberikan manajemen kepada pasukan yang diarsiteki Suharto. Ia juga mengakui target tersebut cukup berat, mengingat tim yang akan dihadapi adalah dua tim yang berada di papan atas klasemen sementara. "Kami harap tim bisa maksimal di dua pertandingan nanti. Memang berat, untuk itu kami rasa kalau bisa meraih empat poin sudah bagus," katanya. Kalah dari PSMS 1-2 di stadion Teladan Medan beberapa waktu lalu, Persipasi berhasil mengakhir putaran pertama satu tingkat di atas PSMS, urutan ketiga klasemen sementara Grup I. PSMS patut mewaspadai kekuatan lawan yang bakal menjadi awal penentu kiprah PSMS di putaran kedua. Apalagi, masa jeda kompetisi telah dimanfaatkan untuk

memperbaiki kondisi tim, tidak terkecuali bagi skuad asuhan Warta Kusuma itu. Namun, ketika PSMS sudah menetapkan skuad anyarnya di putaran kedua, pelatih Warta Kusuma masih sibuk menyeleksi mantan striker Sriwijaya FC Christian Leng Lolo dan mantan striker Perseman Manokwari asal Perancis Ali Talluk. Optimisme tetap menjadi modal yang cukup baik bagi PSMS Medan menatap pertandingan selanjutnya. Rekor buruk di laga tandang mampu dilupakan dan dibenahi dengan lolos ke peringkat empat besar putaran pertama meski terseok di awal kompetisi. "Kondisi tim cukup bagus. Memang, tetap ada sedikit halangan yang wajar terjadi di klub. Tapi saya rasa itu tidak jadi masalah. Kemenangan melawan Persipasi mudah-mudahan bisa jadi modal untuk mencetak kemenangan kedua melawan tim yang sama," katanya. Pelatih PSMS Suharto mengatakan, pihaknya optimistis dengan amunisi yang dimiliki "Ayam Kinantan" guna menghadapi skuad Laskar Patriot yang akan tampil di hadapan pendukungnya. (ANT)

Shahril Ishak dan Baihakki Khaizan Akhirnya Tiba di Medan Medan-andalas Dua pemain Tim Nasional Singapura Baihakki Khaizan dan Shahril Ishak, sudah dipastikan memperkuat Medan Chiefs, di Kompetisi Liga Primer Indonesia musim ini. Shahril Ishak dan Baihakki Khaizan akhirnya telah resmi menjadi pemain di tim yang berkandang di Stadion Baharoeddin Siregar, sehingga akan menambah kekuatan Medan Chiefs. Untuk itu hari Rabu (23/2) malam, duo Singapura tersebut akan mendarat di Bandara Polonia, Medan. Rencananya setelah mendarat

mereka akan langsung disambut oleh Suporter Medan Chiefs Medanisty dan LCD untuk selanjutnya akan diarak menuju mess Griya Asam Kumbang dan berjumpa dengan para pemain, tim pelatih, dan manajemen Medan Chiefs. Mengetahui rencana tersebut, Herna Pardede sebagai agen pemain bersangkutan sangat terkejut dan sangat antusias akan rencana penyambutan duo Singapura tersebut. “Itu sangat bagus, dengan begitu semoga duo pemain baru Medan Chiefs tersebut bisa membuat antusias pecinta sepakbola Sumut

terutama pecinta Medan Chiefs semakin besar terhadap perkembangan Liga Primer Indonesia,” ungkap Herna Pardede. Tidak hanya Herna Pardede, manajemen Medan Chiefs yang diwakili Elizabeth Novarina juga sangat antusias atas kedatangan duo Singapura tersebut. “Momen ini juga tidak akan kami lewatkan begitu saja, kami ingin mendekatkan calon sponsor dengan kegiatan yang dilakukan oleh Medan Chiefs. Salah satunya akan ikut menjemput si duo Singapura ini nanti malam. Semoga apa yang kami lakukan mendapatkan re-

sponse yang positif dan tentunya progresif ”, ungkap Nova sambil tersenyum. Seperti diketahui bahwa duo Singapura tersebut sudah menjadi perbincangan hangat publik sepakbola Sumatra Utara karena memang keduanya baik Shahril Ishak dan Baihakki Khaizan di tunggu-tunggu kedatangannya. Shahril Ishak sendiri terkenal sebagai gelandang yang sangat kreatif. Pemilik postur tubuh 1,73 meter itu juga punya andil besar dalam membawa Singapura merebut gelar juara Piala Tiger 2005 dan Piala AFF 2007. (YON/REL)

andalas/ist

Duo pemain asal Singapura Baihakki Kaizan dan Shahril Ishak diapit pelatih Medan Chefs Jorg Peter Steinebrunner.


Kamis

EKONOMI-BISNIS 10 PDAM Tirtanadi Kembali Cuci Reservoir dan Pipa harian andalas | Hal.

24 Februari 2011

KILAS Daging Ayam

Belum Terpengaruh Isu Flu Burung

andalas/rony muharrman

PEDAGANG AYAM - Seorang pedagang menyusun potongan ayam di pasar Pringgan Medan, Rabu (23/2). Merebaknya kembali isu flu burung, belum mempengaruhi penjualan daging ayam di Kota Medan. Medan-andalas Isu kembali merebaknya wabah flu burung di sejumlah daerah Tanah Air, termasuk di Sumut, tidak berpengaruh terhadap permintaan konsumen terhadap daging ayam dan telur. Informasi dan pantauan andalas ke beberapa pasar tradisional di Kota Medan, Rabu (23/ 2), belakangan ini harga ayam justru mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan konsumen. Seperti di Pasar Marelan, harga daging ayam broiler dijual pedagang rata-rata Rp 22.000 per kilogram. Di Pasar Rakyat Sungai Deli, Brayan, rata-rata Rp 24.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, harga daging ayam hanya berkisar Rp 18.000-Rp 20.000 per kilogram. Untuk jenis daging ayam kampung harganya lebih mahal dari ayam broiler. Daging ayam kampung sebelumnya sekitar Rp 25.000 per kilogram. Naiknya harga daging ayam ini membuat konsumen terutama kalangan ibu rumah tangga mengeluh. Sebab, harga hampir semua jenis bahan lauk saat ini terbilang mahal. “Mau beli ikan, mahal, beli ayam juga sama, jadi bingung mau masak apa, apa-apa mahal, (harga) cabai turun, sekarang malah (harga) ikan sama daging ayam yang naik,” gerutu Idar (45), ibu rumah tangga warga Paya Pasir, Marelan. Pasokan Stabil Sementara itu, harga telur ayam ras masih stabil karena menurut para pedagang pasokan dari peternak lokal seperti Deli Serdang, Langkat, Asahan, lancar. Informasi pedagang, harga telur sejak beberapa pekan terakhir bertahan di kisaran Rp 850-Rp 900 per butir. Untuk telur yang berukuran lebih kecil berkisar Rp 700-Rp 750 per butir. Begitu juga dengan telur ayam kampung, masih bertahan Rp 1.700 per butir. Menurut dia, harganya yang stabil itu, dipengaruhi lancarnya pasokan barang dari peternak lokal di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Stabilnya harga telur di pasaran ini juga didorong karena cenderung stabilnya permintaan konsumen. Cukup melimpahnya pasokan telur, membuat para pedagang menyediakan stok untuk mengantisipasi permintaan konsumen. (IKA)

Nisel akan Dijadikan Penghasil Padi Sumut Medan-andalas Nias Selatan akan dijadikan salah satu daerah penghasil padi di Sumut yang tahun ini produksinya ditargetkan sebanyak 3,648 juta ton gabah kering panen (GKP). "Benar, sejumlah daerah di kawasan pantai barat seperti Nias Selatan akan dijadikan kawasan baru penghasil padi untuk memperkuat produksi tanaman pangan itu yang selama ini terbesar dihasilkan daerah pantai timur," kata Kepala Dinas Pertanian Sumut, M Room,S, di Medan, Rabu. Di Nias, kata dia, diakui masih banyak lahan tidur yang bisa dijadikan sebagai areal baru tanaman padi. Sedikitnya sudah ada 400 hektare lahan yang dilirik di daerah itu untuk ditanami padi. Menurut Room, Pemerintah Provinsi Sumut akan memfasilitasi penanaman padi di kawasan itu antara lain dengan memberikan bantuan benih gratis ke petani. (ANT)

Harga Migor Kemasan Belum Stabil Medan-andalas Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional Kota Medan belum juga stabil. Minyak goreng Bimoli ukuran 2 kg misalnya, pada Rabu (23/2) menembus Rp 25.000. Salah seorang pedagang sembako, Iko (42) yang ditemui andalas di Pusat Pasar Medan mengakui harga minyak goreng kemasan belakangan ini memang semakin mahal. “Padahal normalnya harga minyak goreng tersebut hanya Rp 21.000 per 2 kg-nya,” ungkapnya. Melambungnya harga minyak goreng kemasan ini membuat banyak konsumen lebih memilih membeli minyak goreng curah yang harganya masih sekitar Rp 11.000 per kg. Namun, harga tersebut sebenarnya juga masih relatif mahal dibanding harga normalnya yang berkisar Rp 9.000-an per kg. “Kalau orang kebanyakan lebih memilih minyak goreng curah karena lebih murah. Tetapi kalau orang yang lebih mementingkan kesehatan, mereka lebih pilih minyak goreng kemasan,” terang pemilik Toko Mariko itu. Selain minyak goreng, harga gula pasir di pasaran tradisional juga masih bertahan di Rp 11.000 per kg dan beras IR-64 Rp8.500 per kg. Pantauan andalas, beberapa toko grosir di Pusat Pasar Medan masih menjual beras Operasi Pasar Bulog. Seperti grosir M (30), mengaku setiap dua kali seminggu beras OP bulog masuk ke grosirnya untuk dipasarkan. “Yang cari beras OP di tempat saya lumayan banyak, bisa-bisa 10 goni laku setiap minggunya. Sampai sekarang masih banyak orang cari karena pun beras kan mahal, selain beras OP yang murah,” ujarnya. Sementara itu, seorang ibu rumah tangga, Atik (39), mengatakan dengan adanya OP beras dan dimulainya penyaluran beras untuk keluarga miskin (raskin), sangat membantu warga yang ekonominya pas-pasan seperti dirinya. “Harga beras Bulog kan lebih terjangkau, kalau beli beras biasa di pasar bisa mencapai 10 ribu per kilonya. Di sini (beras OP) hanya Rp 6.170. Walaupun hanya bisa membeli 5 kg saja, lumayanlah,” ujarnya. (IKA)

Medan-andalas PDAM Tirtanadi terus berupaya menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggannya. Salah satunya dengan memprogramkan pencucian reservoir (wadah penampung air) dan pipa transmisi. Setelah melakukan pencucian Reservoir Booster Pump Medan Denai dan Gaperta, PDAM Tirtanadi akan kembali melakukan pekerjaan serupa terhadap pipa transmisi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Limau Manis sampai dengan Booster Pump Cemara. Kepala Divisi Public Relations PDAM Tirtanadi Ir H Delviyandri MPsi kepada wartawan, Rabu (23/2) di Medan menjelaskan pencucian pipa transmisi Ø 800 mm dari IPA Limau Manis sampai dengan Booster Pump Cemara dilaksanakan pada Jumat, 25 Februari 2011 mulai pukul 19.00 WIB dan diperkirakan selesai

pukul 05.00 WIB Sabtu, 26 Februari 2011. Akibat pelaksanaan pekerjaan tersebut, distribusi air PDAM Tirtanadi ke pelanggan di kawasan Perumahan Cemara Asri, Perumahan Cemara Hijau, Jalan Purwosari, Jalan Krakatau, Jalan Rumah Potong Hewan, Jalan Medan-Belawan, Jalan Sei Mati, Jalan Pajak Baru, akan mengalami gangguan baik secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Pelanggan di sebahagian wilayah Cabang Belawan Kota yang airnya disuplai dari Booster Pump Martubung juga akan mengalami gangguan. Pendistribusian air kepada pelanggan di wilayah ini akan normal kembali pada Sabtu sore. "Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan air ini. Kami harus melakukan pekerjaan ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Kepada pelanggan yang mengalami gangguan air dapat menyampaikan keluhannya ke cabang terdekat atau melalui SMS ke nomor 08126021905," imbau Delviyandri. (GUS)

Disambut Sinis

Wacana Rumah Super Murah Rp 5-10 Juta Jakarta-andalas Wacana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyediakan rumah seharga Rp 5-10 juta bagi masyarakat kurang mampu menjadi pertanyaan sejumlah pihak. Beberapa kalangan menilai rencana ini sangat sulit sementara program rumah susun sederhana milik (rusunami) saat ini juga tidak jelas. "Sulitlah. Sekarang rusunami saja dikembalikan seperti biasa," kata Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield Glo-

bal Estate Solution Arif Rahardjo di kantornya Gedung BEI, SCBD Jakarta, Rabu (23/2). Ia menambahkan, program pemerintah dalam menyediakan rumah layak bagi masyarakat, Rusunami, juga tidak berjalan dengan baik. Buktinya subsidi lahan atas suatu tower Rusunami tak terdistribusikan, sehingga pengembang mengembalikan peruntukan bangunan subsidi menjadi bangunan reguler. "Rusunami saja tidak berjalan, dari sisi subsidi lahan," paparnya. (DTC)

andalas/rony muharrman

PANEN PPADI ADI - Sejumlah petani memanen padi di kawasan Kampung Susuk, Tanjung Sari Medan, Selasa (22/2). Petani mengeluhkan harga gabah kering saat ini hanya dijual dengan harga Rp 3.800/kg nya, atau turun dari sebelumnya Rp 4.000/kg nya.

DPRDSU Luncurkan Program Kredit Wira Usaha

Ir Chaidir Ritonga MM

Medan-andalas DPRD Sumut meluncurkan gagasan program kredit wira usaha pada Rapat konsultasi pimpinan DPRD Sumut, pimpinan komisi dengan Bank Sumut dan Biro Hukum, Biro Keuangan dan Dinas Koperasi Pemprovsu dilangsungkan, Rabu (23/2) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Utara. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, dihadiri Wakil Ketua Ir H Chaidir Ritonga MM dan H Muhammad Afan SS dan pimpinan Komisi B, C, D, dan E. Rapat ini dilaksanakan guna berkonsultasi dengan pihakpihak terkait atas prakarsa program murni dari DPRDSU ini, untuk mengadakan sebuah

program kredit wira usaha bagi para mahasiswa, yang memilih untuk berusaha mandiri. Sumber dana yang telah dialokasikan dari dana APBD Sumatera Utara, sebesar Rp 5 miliar sebagai dana awal. Pihak-pihak yang terkait dalam program ini antara lain Biro Keuangan, Biro Hukum, Dinas Koperasi Pemprovsu , Lembaga Penjamin Kredit Daerah dan PT Bank Sumut sebagai penyalur dana kredit. Dalam rapat konsultasi ini disepakati beberapa hal teknis,akan digodok dan dimatangkan oleh sebuah tim kecil yang dibentuk dan telah disetujui oleh pihak-pihak yang hadir. Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan, yang hadir dalam rapat gabungan ini juga

menuturkan pengalamannya dalam menghadapi kendalakendala yang pernah terjadi dengan mekanisme peminjaman kredit dengan cara sama, yang kebanyakan berakhir pada kredit macet. Menanggapi masukan dari Bank Sumut dan pihak eksekutif terkait, Wakil Ketua DPRDSU Chaidir Ritonga berharap agar dapat dicari solusinya bersama. Diharapkan dari pertemuan ini akan didapat kejelasan perihal landasan hukum, kriteria-kriteria serta teknis pengajuan hingga pencairan dana kredit yang lebih eksplisit. "Hal tersebut dirasa perlu untuk tujuan yang baik dan mulia, yakni untuk membentuk pengusaha muda sukses di

Sumatera Utara," kata Chaidir Ritonga. Pihak ekskutif dan Bank Sumut menyatakan, gagasan DPRD Sumut yang positif ini sangat perlu untuk segera dilaksanakan. Gagasan tentang perlunya semua pihak mendorong semangat dan jiwa wira usaha. Perlu dicontoh program dicanangkan pemerintah, baik yang difasilitasi oleh Bank Mandiri ataupun BNI. Sebab, syarat kemajuan dan berkembangnya suatu negara ialah memiliki jumlah pengusaha lebih dari 2 persen dari populasi penduduk. Namun, Indonesia masih tertinggal jauh. Untuk itulah perlunya ada sebuah program seperti wira usaha mandiri. (UJ)

Meningkat, Minat Nasabah Terhadap Pegadaian SEIRING makin meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat, minat nasabah terhadap Pegadaian semakin terdongkrak. Omset Kanwil I Perum Pegadaian Medan hingga periode Januari 2011 telah menembus 372 miliar rupiah.

H

al itu dikatakan Kepala Humas Kanwil I Perum Pegadaian Medan, Lintong P Panjaitan, Rabu (23/2) kepada wartawan di kantornya Jalan Pegadaian Medan. “Angka yang berhasil diraih dikarenakan meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat, daya minat nasabah terhadap Pegadaian semakin terdongkrak,” kata Lintong seraya menyebutkan hampir 90 persen Pegadaian memperoleh omset dari Kredit Cepat Aman (KCA). Menurut Lintong, besarnya omzet Pegadaian dari KCA

disebabkan banyak nasabah yang menggadaikan barangnya di KCA, seperti perhiasan emas, barang eletronik, dan kendaraan bermotor. Lebih jauh pria penggemar lagu Mandarin ini menambahkan, periode Januari 2011, realisasi omzet dari cabang konvensional dan cabang syariah tembus 372 triliun rupiah. Sementara, untuk Cabang Konvensional sendiri berkisar Rp 286.551.509.000 dari target yang ditetapkan Rp 322.127.050.000 atau mengalami peningkatan 88,96 persen. Sedangkan untuk Cabang Syariah berkisar Rp 85.462.070.500 dari target yang ditetapkan Rp 143.680.701.000 atau naik 59,48 persen,” sebut Lintong. Masih kata Lintong, jika dibanding dengan periode yang sama dengan tahun sebelumnya untuk Cabang Konvensional mengalami peningkatan 124.29 persen yakni dari 230.541.843.000 menjadi Rp 286.551.509.000. Hal yang sama juga terjadi pada

andalas/siong

NASABAH - Meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat,minat nasabah untuk menggadaikan barang di Pegadaian di tahun 2011 semakin meningkat. Cabang Syariah. Peningkatan terjadi sebesar Rp 130,73 persen yakni dari Rp65.369.726.000 menjadi Rp 85.462.070.500. Dijelaskan, untuk barang jaminan (BJ) Cabang Konvensional mengalami peningkatan 132,03 persen yakni dari target yang ditetapkan 92.377 potong, terealisasi mencapai 121.969 potong. “Bila dibanding dengan tahun

sebelumnya juga mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan yakni sekitar 115 persen, dari 102.316 potong menjadi 121.969 potong,” ujarnya. Untuk Cabang Syariah peningkatan hanya terjadi dalam kisaran 100,47 persen yakni dari target yang ditetapkan 26,177 potong dengan realisasi 26,302 potong. Dibanding dengan tahun sebelumnya,

mengalami peningkatan 132,45 persen yakni dari 19,758 potong menjadi 26,302 potong. Target omzet Kanwil I Perum Pegadaian Medan pada tahun 2011 ditetapkan sebesar 6,086 triliun rupiah. Karena itu Perum Pegadaian merencanakan akan membuka 40 unit outlet UPC/UPS. Selain itu, penambahan nasabah juga akan dilakukan untuk pinjaman Kredit Cepat Aman (KCA) sebanyak 975.615 orang dan Gadai Syariah sebanyak 141.653 orang. Sedangkan untuk UPC Syariah dan UP Syariah baru mencapai 73 outlet yakni Cabang Syariah 22 outlet (Sumut yakni Alaman Bolak, Medan Syariah, AR Hakim. Binjai Syariah, Pematang Siantar, Setia Budi, Rantauprapat-red) dan UP Syariah sebanyak 51 outlet. Hingga Januari 2011 Cabang dan UPC Konvensional yang telah dibuka sebanyak 204 outlet yakni Cabang konvensional 40 outlet dan UPC Konvensional sebanyak 164 outlet. (SIONG)


KOMUNITAS

Kamis 24 Februari 2011

Puluhan Wartawan Aceh Ikuti Lokakarya HPN Banda Aceh–andalas Sebanyak 50 wartawan dari berbagai media, hari ini, Kamis (24/2) mengikuti lokakarya wartawan yang dilaksanakan Panitia Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-65 di Banda Aceh. Lokakarya diisi dengan pembekalan Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan beberapa materi tambahan yang berhubungan dengan pengembangan pers. Kegiatan akan berlangsung sehari penuh di Lantai II Gedung PWI Aceh, Simpang Lima, Banda Aceh. Ketua Panitia Pelaksana HPN ke-65, Nasir Nurdin didampingi Koordinator Lokakarya, Iranda Novandi menginformasikan, para wartawan yang mengikuti lokakarya umumnya bertugas di Banda Aceh dan sekitarnya. Mereka merupakan utusan dari perusahaan masing-masing, baik yang berkantor pusat di Banda Aceh maupun kantor perwakilan/biro. “Peserta lokakarya bertugas di media cetak dan elektronik yang berhimpun di bawah berbagai organisasi pers,” kata Iranda. Pemateri yang tampil pada lokakarya yakni Yarmen Dinamika (Redpel Harian Serambi Indonesia) tentang UU Pers, Mukhtaruddin Yakob (Ketua

AJI Banda Aceh) tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Boestamam Aly (wartawan senior) tentang Sejarah Pers Aceh, dan Asnawi Kumar (Waredpel Harian Serambi Indonesia) tentang Genre Baru Penulisan Pers. Menurut panitia pelaksana, lokakarya wartawan ini merupakan rangkaian dari peringatan HPN di Banda Aceh. Sebelumnya, panitia telah melaksanakan kegiatan sosial donor darah, lomba kreativitas untuk anak-anak wartawan, dan ziarah ke makam pejuang pers. Puncak kegiatan berupa malam resepsi yang semula direncanakan pada 28 Februari 2011, diundur hingga pekan pertama Maret sehubungan dengan rencana penggabungan kegiatan HPN. Prosesi pembukaan Lokakarya Wartawan pagi ini rencananya dihadiri para pimpinan media, pengurus organisasi pers, dewan kehormatan dan penasihat PWI Aceh serta undangan dari pejabat sipil/ militer lingkup Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh, kata Iranda. "Target yang diharapkan dari lokakarya ini tidak terlalu muluk-muluk, tetapi paling tidak bisa menjadi media untuk pencerahan dan memotivasi para pekerja pers agar bekerja sesuai rambu-rambu yang berlaku,” kata Iranda. (AZH)

11

The Leo Dancer Mengukir Prestasi Medan-andalas Kendati baru berdiri tahun 2007, The Leo Dancer atau Leo sudah mengukir sejumlah prestasi di bidang seni tari modern. Tiga tahun setelah berdiri, grup dancer yang diasuh Lorrah SH ini, sudah meraih juara III Lomba Dancer Honda tingkat Kota Medan tahun 2010. Lorrah memang seorang perempuan pengabdi seni. Selain pendiri dan pemilik, Lorrah juga pelatih The Leo Dancer. Dia yang mendesain tarian-tarian dancer untuk enam orang anak buahnya yang terdiri dari Ayu, Wahyu, Maya, Yogi, Ginduang, dan Fahmi. Di bawah sentuhan kreasi seninya, The Leo Dancer selalu mendapat sambutan dalam setiap event perlombaan maupun pertunjukan. Tapi, Lorrah kepada andalas mengaku, The Leo Dancer bisa eksis dan menghasilkan karya-karya seni modern, tidak terlepas dari dukungan sang suami, Iptu Abidin SH. Diakuinya, sang suami yang menjabat sebagai Kanit Laka Lantas Polresta Medan, sangat mendukung The Leo Dancer. “Suami saya mendukung The Leo baik moril maupun materil. Beliau tak sayang–sayang merogoh koceknya demi kemajuan The Leo Dancer ini,” kata Lorrah. Hampir setiap event lomba tari, terutama dancer, kata Lorrah, dia

PENARI Para penari grup The Leo Dancer. mengirim grupnya untuk ikut menguji keterampilan. Pada lomba dancer memperebutkan Piala Suzuki Axelo 125 cc yang digelar di Carrefour Plaza Medan Fair, 20 Februari lalu, The Leo Dancer juga turut ambil bagian. Tapi dalam lomba kali ini, grup Leo belum beruntung untuk meraih juara. “Lomba kali ini memang sangat

MAN I dan SMA Eria Juara Paskibra UMA Medan-andalas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Medan keluar sebagai juara I divisi A Lomba Paskibra Goes to Campus Universitas Medan Area (UMA) memperebutkan piala bergilir Pangdam I Bukit Barisan (BB). Sedangkan SMA Eria Medan juara I divisi B memperebutkan piala Rektor UMA. Kegiatan yang digelar Fakultas Teknik UMA sejak Sabtu (19/2) itu, ditutup Pangdam I/BB diwakili Irdam I/BB Kolonel Inf M Syaril Arsyad, Senin (21/2). Hadir dalam penutupan Wakil Rektor I Heri Kusmanto, Wakil Rektor II Hj Siti Mardiana, Wakil Rektor III Zulhery Noor, Dekan FT UMA Ir Hj Haniza MT, dosen, dan guru-guru SLTA dari Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Selain lomba paskibra, juga digelar lomba fotografi by HP, lomba tarian daerah, lomba baris berbaris, dan lomba formasi. Lomba diikuti pelajar tingkat SLTA sederajat se Kota Medan dan sekitarnya. Untuk

harian andalas | Hal.

peserta divisi A lomba paskibra diikuti 12 satuan dan divisi B 22 satuan. Untuk lomba fotografi divisi B, juara I diraih SMAN 14, juara II dan III diraih SMA 4 Medan dan SMA Harapan Mandiri, harapan I, II, dan III diraih MA Ar Raudhatul H, SMAN 10 Medan, dan SMAN 5 Medan. Lomba tarian daerah untuk juara I, II, dan III diraih SMA Eria Medan, SMA Dharma Pancasila, dan SMA Taman Siswa Binjai. Sedangkan juara harapan I, II, dan III direbut SMA Amir Hamzah, SMAN 18 Medan, dan SMKN 7 Medan. Khusus lomba baris berbaris, keluar sebagai juara I, II, dan III YYP Teladan Medan, SMA Eria Medan, dan SMAN 7 Medan. Sedangkan juara harapan I, II dan III direbut SMKN 2 Medan, SMA 18 Medan, dan SMA Tamsis Binjai. Sementara, lomba formasi, juara I, II dan III diraih SMAN 11 Medan, SMA UISU Medan, dan SMAN 18 Medan. Sedangkan juara harapan

I, II, dan III diraih SMAN 9 Medan, MAN 3 Medan, dan YP Teladan. Divisi A Pada divisi A lomba fotografi, juara I, II, dan III, diraih SMAN I Medan, SMA Dharmawangsa, dan MAN I Medan. Juara harapan I, III dan III diraih SMA Prayatna, SMAN 16 Medan, dan SMA Joshua Medan. Lomba tarian daerah, juara I, II, dan III diraih MAN I Medan, SMAN 8 Medan, dan SMK Negeri 3 Medan. Juara harapan I, II, dan III, diraih SMA Dharmawangsa, MAN 2 Model Medan, dan SMAN 1 Medan. Lomba baris berbaris, juara I, II, dan III diraih Taman Siswa Medan, SMA Telkom Medan. Juara harapan I, II dan III, diraih MAN 2 Model Medan, SMAN 8 Medan, dan SMA Kesatria Medan. Lomba formasi, juara I, II dan III, diraih MAN 1 Medan, SMKN 3 Medan, dan SMA Kesatria Medan. Juara harapan I, II, dan III, diraih SMA Taman Siswa, MAN 2 Medan, dan SMA Telkom Sandy P. (HAM)

ketat. Tapi, kegagalan ini akan membuat grup Leo lebih serius lagi berlatih dan berkreasi agar meraih prestasi dalam event-event ke depan,” tutur Lorrah. Salah seorang personil The Leo Dancer, Fahmi, mengatakan walau tak meraih juara, mereka tetap bangga bisa mengikuti ajang Piala Suzuki Axelo 125 cc.

“Kami sudah berusaha menampilkan yang terbaik di ajang ini, tetapi dewan juri ternyata mempunyai penilaian tersendiri. Ketidakberhasilan kami di ajang ini akan kami jadikan pemicu untuk makin serius berlatih di bawah asuhan Ibu Lorrah SH,” kata Fahmi yang dipercayakan sebagai komandan dalam grup dancer ini. (HAM)

Konsul Malaysia Gandeng PMI Donor Darah Medan-andalas Konsul Jenderal (Konjen) Malaysia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar bakti donor darah. Rencananya kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Konjen Malaysia, Jalan Diponegoro, Medan, 19 Maret mendatang. "Kita sangat merespon dan menghormati niat baik Konsul Malaysia yang peduli dengan kebutuhan darah daerah ini," ujar Sekretaris PMI Kota Medan drg Susyanto, Rabu (23/2) di Kantor PMI Kota Medan. Saat ini, jelas Susyanto, PMI membutuhkan sebanyak 100 kantong darah per hari, sedang yang dapat dipenuhi hanya 30 persen saja. Bakti donor darah ini diperkirakan diikuti 100 orang warga Malaysia yang berdomisili di Medan, baik mahasiswa, agensi, dan staf Konjen Malaysia. Konsul Jenderal Malaysia Norlin Othman didampingi RMAF Liaison Officer Major Rohimi Bin Hj Aziz RMAF menjelaskan bakti donor darah ini untuk menghidupkan kembali kegiatan serupa yang pernah diadakan dan sempat terhenti

andalas/yunan siregar

FOTO BERSAMA - Konjen Malaysia Norlin Othman didampingi Major Rohimi Bin Aziz foto bersama dengan Ketua PMI Kota Medan dr Delyuzar SpPA (K) dan Sekretaris drg Susyanto di Kantor PMI Medan, Rabu (23/2). beberapa tahun lalu. Di Malaysia, kegiatan donor darah memang digalakkan. Pejabat dan masyarakat dianjurkan memiliki tabung darah untuk diberikan kepada mereka yang butuh darah. "Setiap bulan di semua tempat diadakan donor darah, jadi di Malaysia jarang kekurangan darah kecuali mungkin pada bulan Ramadhan. Waktu masuk fakultas juga diadakan donor darah, momen pada hari ibu, hari tentara, dan perayaan lainnya,"

ujar Othman. Namun, bedanya PMI dengan Malaysia soal donor darah, menurut Norlin Othman, di Malaysia pendonor mendapatkan sertifikat. Dengan sertifikat itu pendonor mendapatkan perawatan gratis bila berobat ke rumah sakit dan juga diberikan apresiasi lainnya. Biaya untuk keperluan darah ditanggung oleh kerajaan, tetapi donor pengganti disarankan mengganti darah yang sudah dipakai. (YN)

Peringatan Maulid Nabi Jadi Momentum Perubahan Medan-andalas Wagubsu Gatot Pudjo Nugroho menginstruksikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw untuk melakukan perubahan. Sebab menurutnya, peringatan maulid nabi bukanlah sesuatu hal yang penting jika setelah peringatan tidak ada perubahan karakter individu menuju arah yang lebih baik. "Apakah peringatan maulid nabi ini penting? menurut saya peringatan ini menjadi penting

jika ada refleksi dan perubahan setelah peringatan ini. Tapi, jika hanya untuk bisa meninggalkan pekerjaan beberapa saat, saya kira peringatan ini tidak menjadi penting," kata Gatot di awal sambutannya pada Peringatan Maulid Nabi Saw di Aula Martabe Kantor Gubernur, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (23/2). Pada kesempatan itu Gatot mengingatkan pentingnya refleksi terhadap pengabdian dan meniti karier sebagai PNS. Sebab, katanya, setiap orang berkeinginan mencapai puncak

dalam setiap hal yang dilakukan, termasuk dalam karier PNS. Dengan alasan tersebut, Gatot mengimbau agar seluruh PNS yang hadir memaknai pentingnya peringatan hari keagamaan untuk menghasilkan kinerja dan karya-karya yang lebih baik. Menurut Gatot, seorang PNS dalam setiap pengabdiannya benar-benar dilakukan untuk kebaikan hingga masa pengabdian itu berakhir, bahkan hingga ajal menjemput. "Teruslah berprestasi dan berkarya hingga masa akhir itu datang," serunya. (WAN)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

SUN KIM KIE

Umur (Thn)

47

Alamat

Jl. A.R. Hakim Gg. Aman No. 126 H Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 23-02-11 11.45 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

26-02-11 12.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-B

C H EN K U N C U I

90

Jl. P asundan Gg. B ersama No. 63 A P eti sah Medan

20-02-11 20.30 WIB

25-02-11 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

TAN HOCK TJIN

77

Jl. K .L. Yos S udarso Lrg. X IV A No. 36 A Glugur Medan

22-02-11 09.40 WIB

25-02-11 13.00 WIB

D i perabukan

2

KWA GIM PO

69

Jl. Wahi di n Gg. Lurah No. 24 Medan

21-02-11 23.00 WIB

25-02-11 11.00 WIB

D i perabukan

3

TAN MEI LIE

73

Jl. Ternak No. 48 K p. A nggrung Medan

21-02-11 20.20 WIB

26-02-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

4

THE SIU CHENG

90

Jl. Logam No. 12 Medan

23-02-11 05.50 WIB

26-02-11 14.00 WIB

D i perabukan

5

TJAN SOEI LIAN

86

Jl. P abri k Tenun K omp. Tenun Indah B lok C No. 3/6 Medan

22-02-11 20.40 WIB

26-02-11 12.00 WIB

D i perabukan

6

LIE MEI YEN / MEI FRANITA

24

Jl. A .R. Haki m Gg. A man No. 126 B Medan

22-02-11 02.20 WIB

24-02-11 13.00 WIB

D i perabukan


Kamis 24 Februari 2011

Pengeroyokan Dilakukan Pengusaha Ditindaklanjuti Polisi Aek Kanopan-andalas Tindak kekerasan diduga dilakukan pengusaha properti, Akram Ray (50) dengan temannya Arya (51), terhadap korban Lusiani (21), warga Desa Leidong Timur Kecamatan Pulau Rakyat Asahan, yang bekerja sebagai karyawati di lokasi perumahan Raysa Madani, hingga menyebabkan luka memar di bahagian mata dan belakang kepala korban, yang kini ditangani Polsek Pulau Rakyat, mulai menampakkan titik terang. Hal ini setelah Polsek Pulau Rakyat mulai melakukan penyelidikan atas dugaan tindak kekerasan terhadap korban, dengan melakukan pengambilan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara di Blok V komplek perumahan, tepatnya di Kantor Raysa Madani. Kepolisian sesuai surat panggilan nomor polisi: SP/21/II/2011/RES KRIM tanggal 18 Pebruari 2011, melakukan pemanggilan kepada salah seorang saksi bernama Fesicon (30), warga Desa Leidong Barat untuk dimintai keterangan atas dugaan tindakan kekerasan dilakukan secara bersama-sama dan penganiayaan sesuai dengan Pasal 170 subsider pasal 351 KUHPidana. Juru periksa yang menangani perkara dugaan tindak pidana ini Brigadir Juliarman saat dikonfirmasi andalas, Selasa (22/2) mengatakan, saat ini pihak Kepolisian sedang mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari seluruh pihak yang terkait dengan perkara. "Hari ini kita telah memeriksa dua orang saksi yang berada di TKP, salah satu dari saksi sewaktu dimintai keterangannya untuk memberikan kesaksian mengakui melihat secara langsung tindakan kekerasan terhadap korban Lusiani, dan keterangan diberikan sejalan dengan apa yang disampaikan Lusiani saat memberikan keterangan sebagai saksi korban,"terangnya. "Untuk tahap ini kita masih dalam memeriksa saksi-saksi, dan dalam waktu dekat kita akan kembali memanggil saksi lainnya,"ujarnya. Ketika ditanya siapa saksi berikutnya juru periksa enggan memberikan nama. "Nanti saja kita berikan nama siapa saksi berikutnya yang dipanggil. Ini untuk kepentingan penyelidikan, mungkin setelah saksi berikutnya kita panggil untuk memberikan keterangan, kemungkinan tersangka atas kasus ini sudah didapat,"tambahnya. Saksi Fericon (30) yang dikonfirmasi usai memberikan keterangan di hadapan juru periksa mengatakan, peristiwa itu saya lihat dengan jelas. Akram Ray melakukan pemukulan tepat di wajah Lusiani dan temannya Arya melakukan pemukulan dari belakang memukul kepala bagian belakang korban. Bahkan saya juga sempat disuruh Akram Ray untuk ikut memukul, namun saya tidak mau," jelasnya. "Saya siap memberikan keterangan ini dengan sebenar-benarnya karena tindakan dari Akram Ray dan temannya Arya sudah di luar batas, walaupun sebelum saya datang kekantor polisi untuk memberikan keterangan ada yang mengancam saya akan membunuh saya sekeluarga," ucapnya. Sementara itu korban Lusiani (21) berharap, agar pihak kepolisan sektor Pulau Rakyat dapat segera menangkap pelaku penganiayaan kepada dirinya. (IM)

Wabup Asahan : Musrenbang Harus Digalakkan Kisaran-andalas Wakil Bupati Asahan H Surya BSc mengimbau kepada masyarakat bersama perangkat pemerintahan untuk menggalakkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). “Semoga dengan adanya Musrenbang, masyarakat akan lebih mengetahui secara langsung kebutuhan daerah, peluang maupun tantangan hingga pembangunan oleh Pemkab Asahan tepat sasaran. Berdaya guna dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujar mantan Ketua DPD Partai Golkar Batu Bara ini, saat meninjau Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, kemarin. Usai meninjau Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Setia Janji. “Kunjungan saya pada kegiatan Musrenbang guna memberikan semangat bagi masyarakat demi memikirkan pembangunan apa yang layak pada tahun mendatang,"kata Surya. Dia berharap, sejumlah program yang dihasilkan pada Musrenbang tidak tumpang tindih dengan program pembangunan yang akan dilaksanakan. Antara pembangunan yang bersumber dari PNPM, bantuan langsung, APBD, ADD, dan lain sebagainya."Sebab, dengan membeda-bedakan sumber anggaran, akan mempermudah program pembangunan,“ujarnya. (ESA)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

DPRD Deli Serdang Kecam Dinas Kesehatan Sumut Lubuk Pakam-andalas DPRD Deli Serdang mengecam pernyataan Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Sumut, Alexander Gultom, yang diekspose di sejumlah media cetak terbitan Medan, yang menyatakan hanya 8 dari 30 kabupaten/kota di Sumut melanjutkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun 2011 sebagai jaminan kesehatan masyarakat miskin.

Ruben Tarigan,SE

Pasalnya, pernyataan itu dinilai sangat merugikan pemerintah dan DPRD Deli Serdang, karena menimbulkan imej di tengah masyarakat, Pemkab Deli Serdang kurang peduli terhadap masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Padahal, sejak beberapa tahun lalu secara terus menerus tetap mengalokasikan anggaran untuk pelanyanan tersebut. “Alexander Gultom tidak paham tentang penyusunan APBD Deli Serdang yang telah mengalokasikan dana sebesar Rp 3,1 miliar, untuk jaminan kesehatan masyarakat miskin di luar Jamkesmas,”tegas Wakil Ketua DPRD DS, Ruben Tarigan SE didampingi anggota Mester Sembiring, kepada sejumlah wartawan di Lubuk Pakam, Rabu (23/2).

Kedua politisi Fraksi PDIP dan Demokrat ini justru mensinyalir, Dinas Kesehatan Pemprovsu tidak menelaah APBD Deli Serdang tahun 2011, sehingga asal ngomong tidak berdasarkan data dan fakta." Sementara APBD tersebut dikirimkan ke gubernur untuk evaluasi. Seluruh program dan kegiatan cukup jelas tercantum,”paparnya. Pemkab Deli Serdang tidak menggunakan istilah Jamkesda, karena sifatnya terbatas. Dalam arti hanya warga miskin yang memiliki kartu Jamkesda boleh mendapatkan layanan tersebut. Kemudian kartu Jamkesda dinilai kurang efektif dan memerumit proses.Tetapi dengan layanan jaminan kesehatan masyarakat miskin, semua warga miskin walau tidak memiliki kartu Jamkesmas dan Jamkesda bisa mendapatkannya. Jika di daerah lain program

Jamkesda menggandeng pihak ke tiga ada batas kuota, tapi Deli Serdang tidak ada batasnya."Bahkan pasien cuci darah dan pelayanan rujukan hingga ke RSU Adam Malik,"kata Ruben Tarigan. Ditanya apakah Pemkab tidak melaporkan program tersebut kepada Dinas Kesehatan Pemprovsu ? Ruben menyatakan, hal itu tidak perlu diberitahukan, karena sudah tercantum dalam APBD. Kemudian yang paling penting fakta di lapangan apakah pelayanan terhadap masyarakat miskin ada atau tidak. Kini, Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Sosial sedang giat-giatnya mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang pelayanan jaminan kesehatan tersebut. Dewan mengimbau kepada seluruh stakeholder dan instansi terkait, yakni pihak kecamatan maupun desa lebih berperan aktif mensosialisasikan kepada warganya. Sebab tidak tertutup kemungkinan masyarakat kurang faham bagamana proses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang meerupakan hak warga miskin. Sebagaimana dilansir sejumlah media cetak, Kasi Jaminan Kesehatan Sumut Alexander Gultom menyatakan, hanya 8 dari 30 kabupaten/kota di Sumut melanjutkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun 2011 sebagai Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas). Ke-8 daerah itu Medan,Tanjung Balai, Dairi, Padang Sidimpuan, Labuhan Batu, Asahan,Binjai dan Serdang Bedagai. (TH)

12

Ribuan Ternak di Karo Terancam Mati Tanah Karo-andalas Ribuan ternak lembu dan kerbau milik warga beberapa desa di Kecamatan Lau Baleng, Karo di areal pengembalaan 'Nodi', kini terancam kelaparan dan minum. "Bahkan, beberapa ekor ternak tersebut sakit dan mati, akibat terancam, setelah areal pengembalaan 'Nodi', yang diperkirakan ribuan hektar tersebut terakhir ini digarap oknum-oknum tertentu," ungkap Sekretaris Desa Mbalmbal Petarum, Kecamatan L au Baleng, Bapa Lisa kepada wartawan di Lau Baleng, kemarin. Menurutnya, puluhan oknum tertentu sudah lama menggarap areal pengembalaan 'Nodi', memagarinya dengan kawat duri dan mengusahainya menjadi areal pertanian. Padahal, areal yang luasnya ribuan hektar itu adalah tanah negara yang selama ini telah dijadikan areal pengembalaan masyarakat. Ternyata, penggarap semakin merajalela dan areal pengembalaan pun nyaris habis digarap, sehingga kawasan pengembalaan warga semakin sempit dan terancam habis. “Saat ini sekitar 2000 ternak terdiri dari lembu dan kerbau milik warga terancam kelaparan dan sakit serta tidak dapat minum, akibat areal yang semula jadi areal pengembalaan sudah dipagari oknum-oknum tertentu dengan kawat berduri. Selanjutnya dijadikan areal pertanian sehingga ternak-ternak ini terancam mati,” ujar Bapa Lisa, mengutip laporan sejumlah anggota kelompok tani pemilik ternak, yang mendatanginya. Sementara, Kadis Peternakan dan Perikanan Pemkab Karo, Drh Jenggi Surbakti yang dikonfirmasi di kantornya, membenarkan hal itu. Warga di sana juga ikut menggarapi areal pengembalaan itu. Kalau teknisnya, terdapat tim dari Pemkab Karo yang ditunjuk DD Sinulingga, mantan Bupati Karo, untuk menyelesaikan masalah penggarapan di 'Nodi'. Kalau Dinas Peternakan, hanya bertugas bagaimana menggemukkan ternak. "Kalau ada persoalan menyangkut penggarapan, itu bukan urusan Dinas Peternakan,"ujar Surbakti. Asisten I Pemkab Karo, Drs TM Tarigan yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/2) di kantornya, meengaskan dirinya bukan tim yang ditunjuk mantan bupati, melainkan Drs Suang Karo-karo dan Drs Swingli Sitepu, yang dihunjuk DD Sinulingga saat menjabat Bupati Karo 2005-2010. (LAMS)

Parkir Semrawut, Camat Turun Tangan

andalas/ budi zulkifli

SERAHKAN PIAGAM-Bupati Ngogesa Sitepu didampingi Wabup Budiono, menyerahkan piagam penghargaan Adipura kepada Kadis Pertamana Drs H Astaman.

Penghargaan Harus Jadi Penambah Semangat dan Motivasi Stabat-andalas Pemkab L angkat memberikan penghargaan kepada SKPD, camat, lurah, kasek SD, SMP dan SMA yang telah berpartisipasi aktif menjadi lokasi dalam penilaian Adipura tahun 2010, sehingga Langkat dapat meraih Adipura untuk keempat kalinya. Selain itu, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menciptakan Langkat menjadi kota Adipura. Penghargaan itu diberikan Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu saat apel gabungan di halaman Kantor Bupati, kemarin.“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jadikan penghargaan ini motivasi ke depan untuk mempertahankan ADIPURA tahun 2011,” ujarnya. Bupati mengingatkan kepada jajaran PNS Langkat, untuk

meningkatkan kemampuan diri dan SKPD dalam mengaplikasikan tupoksi secara transparan, bertanggungjawab serta mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat sebagaimana tertuang dalam Panca Prasetya KORPRI. Pada kesempatan sama, usai pelaksanaan apel gabungan Kaban Lingkungan Hidup Herminta Sembiring, SKM di ruang kerjanya menyampaikan jajarannya sebagai leading sektor dalam peraihan Adipura, akan berupaya maksimal untuk tahun 2011 ini agar penghargaan tersebut diraih Langkat kembali untuk ke-5 kalinya dengan meningkatkan koordinasi, sosialisasi sekaligus terus berharap kesadaran bersama masyarakat. Penerima piagam penghargaan Adipura 2010, antara lain Kadis Pertamanan dan Kebersihan Drs H

Astaman, Kadis PU Ir Bambang Irawadi, Kadis Kesehatan drg H Herman Sadeck MBA MSc, Kadis Hutbun Ir Supandi Tarigan, Kepala BKD H Amril SSos MAP, Kakan Sosial TM Auzai, Kakan Pariwisata yang pada saat itu dijabat Dra Hj Purnama Dewi, Direktur PDAM Jufrizal SE, Camat Stabat yang pada saat itu dijabat Drs Rudi Kinandung MAP dan Kepala Puskesmas Stabat Dr Mulianto. Selanjutnya, penghargaan juga diberikan kepada Lurah Kwala Bingei H Abdul Haris Nasution MAP, Lurah Stabat Baru Juni Arifin, Lurah Sidomulio Priyadi SPd, Kepala SMKN 1 Stabat Drs Mahdinur Girsang, Kepala SMAN1 Stabat Drs S Pranoto, Kepala SMPN Stabat Hj Arbaidah SPd, Kepala SDN 050656 Dra Hj Mulyaningsih Ginting, Kepala SDN 050661 Bahagia Bangun SPd dan Kepala SDN 050657 Jainab SPd. (BD)

Kabanjahe-andalas Camat Kabanjahe Drs Lesta KaroKaro, tak henti-hentinya menanggapi kesemrawutan perparkiran di sepanjang Jalan Kapten Bangsi Sembiring Kabanjahe, yang selalu menyebabkan macetnya arus lalu lintas kendaraan. Selain turun ke lapangan yang hanya seorang diri selama satu jam lebih, Camat Kabanjahe juga menertibkan letak barang dagangan yang dijajakan para pedagang ke badan jalan, untuk segera dipindahkan ke lokasi jalan trotoar bagi pengguna jalan kaki. Menurut Lesta Karo-Karo, yang ditemui andalas di lapangan, Rabu (23/ 2) hal ini akan terus dilakukan, mengingat kurangnya perhatian dari dinas terkait dalam pengaturan parkir dan laju kendaraan. Ditambah lagi dengan kurangnya kesadaraan masyarakat pengguna kendaraan yang sering berhenti lama-lama di tengah badan jalan sehingga menyebabkan antrian kemacetan yang begitu panjang. Camat kabanjahe yang tampak mengenakan seragam dinas tersebut langsung turun dari kendaraan dinasnya begitu melihat adanya pengemudi yang memarkirkan kendaraan secara sembarangan untuk segera mematuhi peraturan perparkiran yang telah ditentukan di lokasi tersebut. Apalagi dalam hal ini Camat Kabanjahe juga sudah berulang kali untuk mengingatkan para pengemudi kendaraan untuk segera memperhatikan jalur lambat dan jalur cepat yang sebelumnya telah dipasang camat guna memperlancar arus lalulintas sesama pengemudi. Lesta Karo Karo menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan kesadaran masyarakat untuk bersamasama mematuhi peraturan yang ada guna memperlancar kepentingan bersama, sehingga masyarakat di sekitar tersebut bisa lebih memahami arti budaya Mela (Malu) yang sebenarnya.(AS)

Pasar Glugur Diresmikan, Pedagang Siap Relokasi

Bupati H Tigor Panusunan Siregar SpPD, saat melihat maket Pasar Glugur Rantau Prapat didampingi unsur Muspida setempat.

andalas

PASAR Glugur yang terbilang megah di Sumatera Utara dan hanya kalah dari Medan Mall, telah diresmikan Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, di pelataran parkir pasar itu, kemarin. Untuk itu, sebanyak 1.500 pedagang dari Pasar Baru sebagaimana hasil pendataan Sub Tim Sosialisasi, Verifikasi dan Pendataan Ulang Pedagang Tim Persiapan Pengoperasian Pasar Gelugur Rantau Prapat siap untuk direlokasi (dipindahkan) ke pasar modern tersebut.

Para pedagang berharap, pengundian untuk mendapatkan kios dan lolods di Pasar Gelugur, hendaknya dilakukan secara transparan. Karena itu, pedagang meminta agar mereka dilibatkan dalam tim pengundian. Bupati menyahuti hal itu dengan meminta panitia pengundian menjalankan aspirasi pedagang secara serius. Jangan ada dusta dengan panitia pengundian dan Dinas Pasar dan Kebersihan yang

merugikan pedagang. “Saya tidak ingin mendengar adanya kecurangan dalam pengundian. Saya ingin pemindahan pedagang seperti di Pasar Klewer Solo yang berjalan lancar tanpa konflik,”tegasnya. Tigor juga menyebutkan, pembangunan Pasar Glugur menelan biaya Rp 56 milliar lebih. Pengembalian modalnya cukup lama, tetapi pedagang tidak perlu memikirkan itu.“Yang penting berdagang secara baik, jaga

kebersihan pasar, tidak berjualan di pelataran parkir dan tidak berjualan di sepanjang jalan menuju Pasar Glugur,"katanya. Ia menambahkan, Pasar Glugur bisa dikatakan setengah plaza, karena bisa buka hingga pukul 20:00 WIB, kalau para pedagangnya mau. Kalau plaza buka sampai pukul 22:00 WIB, maka Pasar Glugur dapat dioperasikan hingga pukul 20:00 WIB, tergantung kesiapan pedagang dan konsumennya. (ONE)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


Kamis 24 Februari 2011

Lagi, Dugaan Korupsi Dinkes Asahan Dipertanyakan Kisaran-andalas DPP LSM Target kembali mempertanyakan terkait adanya dugaan penyalahgunaan uang rakyat yang terjadi ditubuh Dinas Kesehatan, Kabupaten Asahan, yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat bernomor :175/Target/DPP-AS/V/2010 tertanggal 31 Mei 2010 lalu kepada Kejari Kisaran. Menurut Ketua DPP LSM Target Zulfi Andry kepada andalas di ruang kerjanya Jalan Diponegoro Kisaran, Rabu (23/2), bahwa pihaknya kembali mempertanyakan perihal tindak lanjut laporan dugaan korupasi Dinkes sebelumnya yang mana proses hukumnya sudah berjalan selama sekitar 9 (sembilan) bulan lamanya. Pihaknya sangat berharap agar Kepala Kejaksaan Negeri Kisaran dapat melanjutkan proses hukumnya. Selain hal di atas pihaknya juga perlu menyampaikan kembali laporan lainnya yang juga menyangkut dugaan korupsi di tubuh Dinas Kesehatan yang telah melahirkan kericuhan,sejumlah elemen telah berulang kali berunjuk rasa untuk meminta pertanggungjawaban Kepala Dinas Kesehatan atas sejumlah kegiatan lainnya di dinas dimaksud yang telah selesai mereka jalankan. Adapun kegiatan yang diduga telah menghabiskan uang negara APBD TA 2009, yang pelaksanaannya dijalankan tidak transparan sehingga sejumlah kegiatan dimaksud ditengarai bernuansa korupsi, di antaranya tentang Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, Program Obat dan Perbekalan Kesehatan, Program Upaya Kesehatan Masyarakat, Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular yang jika diglobalkan dananya sebesar Rp.3.137262.140,Selanjutnya, Program Pengadaan Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas / Puskesmas Pembantu dan jaringannya yang meliputi soal Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas. Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas Pembantu, Soal Rehab Sedang / Berat Puskesmas Rawat Inap, Soal Rehab Sedang Berat Puskesmas Pembantu yang jika diglobalkan dana tersebut sebesar Rp 6.087.185.045,Di samping beberapa hal di atas, Kejari Kisaran juga harus memeriksa sejumlah kegiatan asal lembaran Penjabaran APBD TA 2010. yang mana sebelumnya, pihak kami telah berhasil mengkonfirmasi sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Asahan terkait perihal yang kami laporkan disini. Dan mereka membenarkan adanya kegiatan tersebut. Namun, beberapa di antaranya juga mengaku bahwa kegiatan dimaksud telah mereka jalankan sarat dengan penyimpangan, tanpa menjelaskan secara detail bentuk penyimpangan yang telah merugikan uang rakyat tersebut. Sejumlah kegiatan yang ada pada Penjabaran APBD 2010 yang kami terima dari DPRD Asahan tersebut tertulis berulang kali, dan tentu-nya dilaksanakan berulang kali pula dalam setahun. "Dan anggarannya pun terkesan sengaja digelembungkan," ungkap Zulfi. (FAS)

PU Langkat Pasang 'Ranjau' untuk Warga Pangkalan Brandan-andalas Dinas PU Langkat bagaikan memasang “ranjau” kepada warga di persimpangan Jalan Sotomo dan Jalan Jawa di Pangkalan Brandan. Akibatnya, pengguna kenderaan bermotor banyak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Ranjau yang dimaksud, tak lain hancurnya jalan dipersimpangan tersebut. Bahkan jalan berlobang ini, terkesan dibiarkan tanpa ada perbaikan dari pihak Dinas PU Langkat sejak setahun belakangan ini. Karenanya, wajar kalau Alimuddin (47) warga Pangkalan Brandan berang dan menyindir PU telah memasang “ranjau”, yang sering memakan korban akibat kerusakan jalan yang cukup parah tersebut. Camat Babalan Nanang Hadi Irawan, kepada andalas, Rabu (23/2) mengatakan, bari bubusan parit Jalan Jawa yang sudah diusulkan dan sudah selesai dikerjakan. Sedangkan masalah jalan yang rusak masih dimusyawarahkan. Tapi, secara lisan sudah disampaikan ke pihak terkait. Lurah Brandan Timur Baru Kecamatan Babalan, Asari Siregar dikonfirmasi menjelaskan, masalah Jalan Sutomo persimpangan Jalan Jawa yang rusak parah itu sudah dibahas dan dirapatkan pada Februari 2011 pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di kelurahan. Dan, dalam waktu dekat hasil musyawarah akan disampaikan dikecamatan dan Pemkab Langkat.(BD)

Kepala SDN Bonia Diduga Potong Dana BOS Nias Selatan-andalas Kepala SD Negeri No : 078442 Bonia Kecamatan Maenamolo, Erata Dakhi, diduga telah melakukan pemotongan Dana Biaya Siswa Miskin (BSM) tanpa alasan yang jelas. Kemudian diduga menggelembungkan jumlah siswa dari jumlah 130 orang, disulap menjadi 189 orang untuk mendapatkan Biaya Operasional Sekolah (BOS), juga bantuan dari UNICEF turut d gelapkan, oleh oknum kepala sekolah tersebut. Hal ini terungkap berdasarkan laporan sejumlah tokoh masyarakat Desa Bonia, Kecamatan Maenamolo Kabupaten Nias Selatan, yang ditujukan kepada sejumlah instansi terkait, tanggal 13 Februari 2011, di antaranta Bupati Nias Selatan, Polres Nias Selatan, Kajari Gunung Sitoli dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Dalam laporan itu, disebutkan, oknum kepala sekolah ED, telah melakukan pemalsuan tanda tangan guru-guru kelas untuk melengkapi Surat pertanggung jawaban (SPJ-red) dibuat seolah-olah sejumlah staf guru sudah menerima gaji dari BOS, untuk menutupi aibnya. Ironisnya, oknum kepala sekolah ED, berani menuding Kepala Dinas dan staf Dinas Pendidikan Kabupaten Nisel. “Pemotongan dana tersebut diperuntukkan kepada Kepala Dinas dan Staf Kantor Dinas Pendidikan,"ungkap mereka menirukan ucapan oknum kepala sekolah. Selain itu, oknum ED juga selalu memperlihatkan sikap arogansinya kepada stafnya. Seakan-akan, yang bersangkutan kebal hukum. “Mau dilaporkan ke manapun saya tidak takut,”ungkap warga menirukan perkataan oknum ED. (EZ)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

PDIP Dairi Doa Bersama untuk Panda Nababan Sidikalang-andalas Menderita karena kebenaran adalah karunia.Karenanya jangan pernah berhenti untuk menegakkan kebenaran.Saat ini keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Dairi berdoa bersama untuk Panda Nababan, yang sedang mengalami pergumulan dalam hidupnya. "Biarlah Tuhan kita lakukan yang terbaik baginya, kita semua hanya bisa membantu mengiriminya doa agar Panda Nababan kuat dan berhasil menang dalam kebenaran". Demikian khotbah pendeta R Nababan pada doa bersama yang dilakukan keluarga besar DPD PDI Perjuangan Dairi di rumah Ketuanya Ir Benpa Hisar di Panji Sidikalang, Rabu (23/2). Acara yang diawali dengan kebaktian bersama dan dihadiri keluarga besar DPC PDI Perjuangan, para tetangga dan anak sekolah minggu. Mereka menyanyikan lagu-lagu pujian dan berdoa bersama untuk memberi kekuatan kepada Panda Nababan, dalam menghadapi kasus yang dituduhkan kepadanya. Kartika Ginting, seorang mahasiswi Universitas Kristen, yang menjadi salah seorang anak asuh Panda Nababan memberi kesaksian. Baginya Panda Nababan merupakan seorang Bapak yang penuh kasih, sederhana dan sangat peduli dengan kesejahteraan banyak anak Indonesia. Dengan berurai air mata, dia menerangkan hatinya saat ini sangat sedih dan bertanya tanya terus, akan kemanakah mereka semua yang sudah menjadi anak asuh Panda bila kelak dia dijatuhi hukuman. Begitupun, Kartika percaya apa pun saat ini pasal yang ditujukan kepada Panda, semua itu tidak mengandung kebenaran. Benpa Hisar menyebutkan, doa bersama dilakukan guna mendukung Panda dalam menghadapi proses hukum yang sedang ditimpakan kepadanya."Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, Panda merupakan adalah Pejuang Rakyat. "Keseharian Panda yang sederhana dan banyak berbuat bagi rakyat menjadi tauladan bagi seluruh kader PDI Perjuangan.Kesabarannya menjalani semua proses hukum saat ini menjadi penguat bagi Partai PDI Perjuangan dan Perjuangan tiada henti akan selalu menjadi pedoman bagi semua kader," katanya. (SS)

Keluarga besar PDI Perjuangan Dairi sedang berdoa bersama untuk ketabahan Panda Nababan.

Diusut, Dugaan Korupsi SKPD Pemkab Langkat Medan-andalas Predikat daerah yang rawan tindak pidana korupsi bagi Pemerintah Kabupaten Langkat sepertinya belum hilang. Pasalnya, walaupun kasus-kasus korupsi Pemkab Langkat di era bupatinya Syamsul Arifin tengah diusut baik di Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan. Namun, di era bupatinya Ngongesa Sitepu, praktik korupsi di kabupaten itu masih saja berlangsung. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Edi Irsan Taringan mengungkap banyaknya laporan dugaan korupsi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Langkat di era bupatinya Ngongesa Sitepu yang diterima pihaknya.

“Laporan-laporan tersebut kita respon dan saat ini kita tengah menelaah unsure adanya tindak pidana korupsi dalam laporan yang disampaikan sejumlah elemen masyarakat tersebut,” kata Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan di ruang kerjanya, Rabu (23/2). Edi menjelaskan bahwa SKPD Pemkab Langkat yang diduga melakukan praktik korupsi antara lain, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perhubungan dan Kantor Departemen Agama Langkat. “Dalam beberapa hari ke depan, tim Intel Kejatisu dipastikan memulai penyelidikan atas laporan ini. Kejatisu segera melayangkan surat pemanggilan terhadap pihak-pihak yang tertera di dalam laporan itu,” katanya. Informasi diperoleh andalas, dugaan korupsi sejumlah SKPD Pemkab Langkat yang dilaporkan ke Kejatisu itu antara lain, pada Dinas Kesehatan, disebutkan adanya pelaksanaan beberapa kegiatan yang melebihi jangka waktu kontrak dan tidak dikenakan denda, sehingga diduga merugikan

Negara sebesar Rp224,7 juta. Kemudian, beberapa pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Pemkab L angkat diduga mark up harga,unsure kerugian disebutkan mencapai Rp371 juta. Selain itu juga disebutkan adanya pemecahan kontrak pekerjaan, yang di duga merugikan Negara sebesar Rp281 juta. Untuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Langkat, dinas itu di duga melakukan korupsi pada kegiatan pelatihan dan magang pemuda. Sedangkan di Dinas Perhubungan Pemkab Langkat, disebutkan dinas itu melakukan pungutan liar terhadap kenderaan pengangkut barang yang melintas di pos-pos tempat pemungutan retribusi. Selanjutnya, di Kantor Departemen Agama Langkat, lembaga itu disebutkan melakukan pemotongan bantuan honor guru Madrasah, guru Taman Kanak-Kanak, dan guru lembaga pendidikan yang dikelola Depag di Langkat yang bersumber dari APBD Langkat Tahun 2010. (FEL)

Diresmikan, Pemekaran Kecamatan Aek Nabara Barumun Palas-andalas Masyarakat Aek Nabara sekitarnya berbondong-bondong menghadiri Acara Peresmian Kecamatan Aek Nabara Barumun di Halaman Bolak Aek Nabara Tonga,Senin (21/2). Penyambutan masyarakat terhadap rombongan Bupati Basrah Lubis SH, Ketua DPRD dan Sekda Palas, sangat meriah. Bupati dikenakan pakaian adat seperti bulang dan abit godang, yang biasa dipakai raja-raja di Tapanuli Bahagian Selatan diiringi dengan musik khas Margondang dan Onang-onang. Setelah acara dimulai, salah seorang tokoh masyarakat Aek Nabara, H Amir Husin Hasibuan menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,karena pada hari itu, cita-cita masyarakat Aek Nabara sekitarnya akan tercapai yaitu pemekaran Luat Aek Nabara menjadi Kecamatan Aek Nabara Barumun, dengan ibu kota Aek Nabara Tonga. Selanjutnya Aek Nabara telah berpisah dengan kecamatan induk yaitu Kecamatan Barumun Tengah. Akhirnya, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu yaitu tatkala Bupati Padang L awas Basrah Lubis, dengan mengucapkan Bismillah, meresmikan Kecamatan Aek Nabara Barumun dengan ibu kota Aek Nabara Tonga disertai dengan pemukulan ogung. (MEP)

Kembangkan Kreativitas Pelajar, YP DIM Gelar Perseni Guna mengembangkan kreativitas siswa,Yayasan Pendidikan Darul Ilmi Murni (YP DIM) gelar pekan prestasi seni dan olahraga (Perseni) memperebutkan piala bergilir H Masri dan Hj Murni, dibuka Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars mewakili Gubsu, Rabu (23/2). Perseni dilaksanakan 23 s/d 26 Februari, masing-masing lomba mewarnai TK dan SD, lomba menggambar SD, tari kreasi daerah TK, SD, SMP dan SMA, band pelajar, operet SD, SMP dan SMA, futsal SMP dan SMA, basket SMP dan SMA, catur SMP dan SMA serta renang SD, SMP dan SMA. Wabup mengatakan, Perseni sangat strategis dalam mengembangkan dan meningkatkan seni dan olahraga khususnya dikalangan pelajar sebagai generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. "Visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang yang sudah disepakati hingga 2014 mendatang, yang maju dengan masyarakat religius, sejahtera dan bersatu dalam kebhinekaan akan dapat diwujudkan. Kabupaten Deli Serdang sejak dulu dikenal sebagai lumbung para atlet berbakat dan berprestasi baik di

Wabup Zainuddin Mars bersama anak-anak peserta lomba Perseni tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional. Kondisi tersebut terus dijaga dan dipelihara sebagai bagian dari upaya konsistensi pembinaan terhadap para atlet dan

kesinambungan pembangunan sektor seni budaya dan olahraga yang dilakukan pemerintah daerah untuk memenuhi tuntutan persaingan antar daerah dan antar bangsa yang

semakin ketat. Di samping itu, minimnya prestasi harus dijadikan sebagai motivasi untuk bangkit dengan bahu membahu menyusun kekuatan dan melangkah bersama. "Kita tidak ingin generasi muda kedepan menjadi generasi yang lemah dan tidak memiliki motivasi untuk mengembangkan dirinya menjadi salah satu bagian dari pembangunan bangsa.”ujarnya. Prestasi yang diraih tidak saja merupakan modal bagi peningkatan derajad dalam perjalanan hidup kedepan, tetapi sebagai sumbangsih generasi muda guna mengangkat dan memelihara martabat bangsa dan negara dalam pergaulan negaranegara di dunia. Dan diharapkan agar para siswa tetap mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang dapat mengaburkan masa depan. Sebelumnya pendiri Yayasan Perguruan Darul Ilmi Murni H Masri menjelaskan, perguruan yang didirikan pada 2003 dan mulai beroperasi 2005/2006 merupakan proses pembangunan sekolah untuk membantu masyarakat Deliserdang dan sekitarnya khususnya masyarakat Sumatera Utara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Perseni dengan moto sportif, kreatif dan fun ini diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas siswa dan lebih memotivasi siswa untuk berprestasi. (TH)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 24 Februari 2011

harian andalas | Hal.

14

Gubernur Minta APBK Dibahas Bersama Dewan andalas/dd harison

NOTA KESEPAKATAN-Bupati Aceh Timur Muslim Hasbalah dan Walikota Langsa Zulkifli zainon sedang menandatangani nota kesepakatan bersama penyerahan aset tahap ke tiga antara Pemkab Atim dan Pemko Langsa.

Pemko Langsa Terima Aset Bernilai Rp 235 M Aceh Timur-andalas Dari tahun 2003 lalu sampai tahun 2011 ini, aset Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang telah diserahkan untuk Kota Langsa mencapai Rp 235 Miliar lebih berupa aset bagunan dan tanah. Penyerahan aset tersebut menurut Bupati Aceh Timur Muslim Hasbalah, merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 028/ 2529/SJ dan surat Gubernur NAD Nomor : 028/ 26442 perihal penyerahan aset dan hutang dari kabupaten induk kepada Kota Langsa. "Sedangkan aset lain yang belum diserahkan akan kami selesaikan setelah pembangunan pusat pemerintahan di Gampong Titi Baro, Kecamatan Idi selesai dibangun," kata Muslim Hasballah pada penandatanganan nota kesepahaman penyerahan aset pemerintah Aceh Timur kepada Kota Langsa yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Timur, Selasa(22/2). Penyerahan aset tahap ketiga berupa tujuh unit gedung beserta tanah bernilai Rp 41 miliar tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Langsa Zulkifli Zainon para anggota dewan serta para asisten dan kepala Dinas masing-masing daerah. Pada tahap pertama aset yang diserahkan senilai Rp 164 miliar sedangkan pada tahap kedua aset yang diserahkan berupa tanah, bahan kedokteran dan gedung senilai Rp 28 miliar lebih. Lebih lanjut Muslim mengatakan, bertahapnya penyerahan aset tersebut karena beberapa dinas masih berkantor di Kota Langsa menyusul belum selesainya pembangunan lokasi perkantoran di Idi. Sementara itu, Wali Kota Langsa menyambut baik penyerahan aset tersebut yang akan memberikan dampak positif kepada Kota Langsa, terutama akan menghemat anggaran belanja sewa gedung yang selama ini harus dikeluarkan Pemko Langsa yang mencapai puluhan juta. (HRN)

Blangpidie-andalas Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH menyatakan, kegiatan rutin pemerintah kabupaten (Pemkab) yang dipimpinnya macet karena tidak ada kepastian anggaran 2011. Mengenai pengembalian RAPBK Abdya 2011 oleh gubernur untuk dibahas kembali dengan DPRK ditolak oleh Akmal Ibrahim karena dinilai tidak sesuai mekanisme. Kepada andalas, Selasa (22/2) Akmal Ibrahim mengatakan, menanggapi surat Gubernur Aceh Nomor 903/ 4833 Tanggal 18 Februari 2011 tentang pengembalian Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang APBK Abdya 2011 untuk dibahas kembali dengan DPRK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "RAPBK 2011 itu tidak mungkin dilakukan pembahasan dengan DPRK. Kami minta gubernur mempelajari kembali persoalan di Abdya secara lebih komprehensif," kata Akmal. Terkait Pemerintah Abdya saat ini macet,

menurut Akmal, dalam artian kegiatan rutin tidak dapat dilaksanakan karena tidak ada kepastian anggaran 2011. Kegiatan rutin yang sudah diprogramkan dengan cukup matang tapi belum bisa dilaksanakan, seperti program tanam serentak yang dimulai pertengahan Januari lalu namun anggaran pengadaan bibit padi tidak bisa dicairkan. Begitu juga bantuan sosial kemasyarakatan, santunan kematian, bantuan keuangan untuk organiasi kemasyarakatan, termasuk rekening listrik dan lainnya. Dalam surat itu juga dijelaskan, surat gubernur tidak dapat dilakukan/dilaksanakan dengan segala akibatnya, karena DPRK Abdya belum mempunyai alat kelengkapan dewan. Bupati Abdya juga menolak surat gubernur tersebut karena tidak sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dijelaskannya, sesuai bunyi pasal 108 ayat (2) Permendagri Nomor 13/2006, masa evaluasi gubernur ditetapkan paling lama 30 hari sejak RAPBK diserahkan oleh bupati kepala daerah. Apabila dalam batas waktu tersebut gubernur tidak memberikan jawaban, maka usulan bupati kepala daerah secara otomatis berlaku karena dengan sikap tanpa jawaban itu, gubernur diangap tidak keberatan atau dapat menyetujui

usulan bupati. Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang APBK Abdya 2011 diserahkan kepada Gubernur Aceh pada 18 Januari 2011. Jika mengacu pada waktu penyerahan tersebut, maka pada 3 Maret 2011 mencapai masa 30 hari kerja masa evaluasi Gubernur Aceh terhadap RAPBK yang diserahkan Bupati Abdya. "Sampai tenggat waktu 30 hari, gubernur tidak memberi jawaban, maka RAPBK 2011 yang kami usulkan secara otomatis belaku," ujar Akmal dengan menambahkan bahwa RAPBK 2011 diajukan eksekutif ke DPRK Abdya pada 6 Desember 2010. Dalam suratnya, Bupati Abdya juga mengutip maksud pasal 108 ayat (1) Permendagri Nomor 13/2006 sebagaimana diubah dengan Permendagri Nomor 59/2007 dan Permendagri Nomor 37/2010 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2011 yang menjelaskan penyampaian RAPBD untuk pengesahan sebagaimana dimaksud pasal 107 ayat (3) paling lama 15 hari kerja terhitung sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD. Peraturan Bupati Bupati Abdya menyatakan, pada 3 Maret 2011 pihaknya akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup)

Sistem Peningkatan Mutu Pendidikan Melorot

Program Distan Terkendala Alam Lhokseumawe-andalas Program pembangunan dan pertanian pada Dinas Pertanian (Distan) Kota Lhokseumawe pada akhir 2010 dan awal 2011 mengalami kendala di saat melakukan kegiatan di lapangan. "Hal itu disebabkan dengan kondisi alam yang terjadi saat ini," ungkap Ir Azwar Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) Kota Lhokseumawe di ruang kerjanya, Rabu (23/2). Azwar menjelaskan, program di Distan yang dilakukan untuk membantu para petani di wilayah Kota Lhokseumawe seperti pembuatan Saluran Irigasi (Lening) di kawasan Gampong Ujung Pacu Kecamatan Muara Satu dan Desa Rayek Kareung Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, terkedala pembuatannya disebabkan pada waktu siang hari dikerjakan maka pada malam harinya turun hujan lebat sehingga membuat saluran irigasi tersebut rusak. Selain pembuatan saluran irigasi, program Optimasi lahan kering yang ada di kawasan Desa Cot Trieng Kecamatan Muara Satu juga mengalami hambatan. Pasalnya, di saat hujan lebat turun maka areal persawahan dan pertanian dilanda banjir yang disebabkan air kiriman dari pegunungan di wilayah tersebut. Sehingga, membuat petani sering mengalami gagal panen atau hasil panen yang sering tidak seperti yang diharapkan. (RZ)

Ulang Tahun Ke-29

tentang Pelaksanaan APBK 2011. "Pada 3 Maret mencapai masa 30 hari kerja masa evaluasi Gubernur Aceh terhadap RAPBK yang diserahkan Bupati Abdya. Sampai tenggat waktu 30 hari itu Gubernur tidak juga memberi jawaban, maka RAPBK 2011 yang kami usulkan secara otomatis belaku," tegas Akmal. Mengenai jawaban gubernur melalui surat tanggal 18 Februari 2011 yang isinya mengembalikan Peraturan RABK untuk dibahas kembali dengan DPRK, menurut Bupati pengembalian seperti itu tidak diatur dalam mekanisme. "Yang diatur adalah gubernur mengesahkan atau menolak. Karena di luar mekanisme itu, makanya kita tolak. Lagi pula pembahasan RAPBK 2011 tidak mungkin dimulai lagi dari nol, karena tahapan untuk itu sudah dilaksanakan namun tidak berhasil. Kalaupun dipaksa bahas, hasilnya menjadi illegal," katanya. Terkait perbedaan antara dirinya dengan Gubernur Aceh, menurut Akmal, pihaknya akan mengajukan penetapan kepada Makamah Agung (MA) sebagaimana pernah ditempuh Bupati Batubara, Sumatera Utara dan beberapa kabupaten lain di Indonesia. "Pelaksanaan APBK tanpa pengesahan gubernur sudah memiliki dasar hukum berupa yurisprudensi dari MA," ujar Akmal Ibrahim. (YAN)

andalas/reza gunawan

DIGENANGI AIR-Sejumlah areal persawahan petani di Desa Cot Trieng Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, yang disebabkan hujan beberapa hari lalu.

Wilayah Aceh Rentan Terhadap Bencana Banda Aceh-andalas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada acara Rapat Koordinasi Pemerintahan Daerah (Rakorpimda) Rabu (23/2) mengingatkan, wilayah Aceh sangat rentan terhadap ancaman bencana alam maupun bencana yang diakibatkan perbuatan manusia. Karenanya pemerintah Aceh telah memasukkan konsep mitigasi bencana ke dalam rencana tata ruang dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah (RPJPM). Sementara, bencana yang kerap terjadi di provinsi Aceh termasuk kebakaran hutan dan lahan serta konflik antara manusia dan satwa liar. Bencana tersebut

lanjut Irwandi, menempatkan masyarakat Aceh dalam resiko, sekaligus mengancam kelanjutan pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah saat ini. "Karena itu, secara sadar kita telah memasukkan konsep mitigasi bencana ini dalam tatakelola Pemerintahan baik dalam rencana tata ruang, RPJPM, maupun Kerangka Aksi Mitigasi Bencana (KMB) yang terus kita sempurnakan baik oleh Pemerintah Aceh dan mitra kerja saat ini," ungkap gubernur. Gubernur juga mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah Aceh dan kabupaten/kota untuk segera membentuk dan memfungsikan badan penanggu-

langan bencana daerah serta menyusun rencana untuk penanggulangan bencana. Gubernur juga meminta kepada seluruh instansi vertikal dan unsur Muspida untuk mendukung sepenuhnya seluruh upaya yang sedang dilakukan pemerintah Aceh tersebut, sesuai amanah undangundang (UU) Nomor. 24 tahun 2008 tentang penanggulangan bencana. Rakorpimda itu sendiri dilaksanakan dalam rangka implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2010 tentang tata cara pelaksanaan tugas dan wewenang gubernur sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintahan di provinsi. (AZH)

Bireuen-andalas Komitmen Pemkab Bireuen dalam meningkatkan mutu pendidikan ke depan yang disertai sasaran agar "Rakyat Tidak Bodoh" dan mampu bersaing dan bersanding dengan daerah-daerah lain kiranya sudah mulai muncul. Perkembangan pendidikan dalam pembenahan dan perkembangannya di jajaran Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Bireuen terutama di bidang administerasi yang mengacu kepada system pendidikan dengan kebijakan Mendiknas sudah terpuruk dan mulai kendur lagi pendidikan Bireuen. Menyangkut kebijakan melakukan mutasi guru jelang ujian, apalagi di sebuah sekolah dimutasi 10 guru mengakibatkan terganggu proses pembelajaran siswa di sekolah. Seperti di SMA Negeri 1 Bireuen, beberapa waktu lalu, para siswa memakai jilbab hitam sebagai tanda berkabung akibat para guru mereka mencapai sepuluh orang dimutasi sehingga meresahkan dan mengecewakan mereka. Sejumlah masyarakat peduli pendidikan dalam pembicaraan dengan andalas di Bireuen menyebut, pihak Disdikbudpora disinyalir sudah salah kaprah dan memutasi guru, disinyalir merupakan arus gelombang balas dendam pihak-pihak tertentu bukannya pemerataan guru demi kualitas pendidikan dengan penuh pertimbangan yang matang. Bahkan, tanpa memikirkan akses dari hal itu yang menimbulkan keresahan dan kekecewaan para siswa karena UN sudah diambang pintu yakni pertengahan April mendatang. Mutasi jika berdalih payung hukum pemerataan bukannya memutasi guru itu dari dekat dengan rumah ke daerah yang jauh bahkan itu terkesan hukuman dan salahsalah guru tersebut bisa saja memproses jalur hukum dengan mem PTUN kan berbagai pihak atas ketidak tepatan alasan pemutasian mereka. Begitu pula mutasi kepala sekolah dinilai merupakan kedeekatan dan sahabat (Nepotisme) walaupun dinilai masyarakat peduli pendidikan tidak tepat. Mutasi kepala sekolah yang baru saja dilakukan dua pekan lalu, bila mutasi mengacu kepada Permen 15 tahun 2006 tentunya kepala sekolah yang sudah menjabat lebih 4 tahun perlu dipertimbangkan untuk mutasi. Bayangkan, M Nasir Usman Kepala SMP Negeri 1 Juli sudah lama menjabat kepala sekolah namun tidak ada pertimbangan untuk dimutasikan. Sementara, Hanafiah dari SMA Negeri 1 Peusangan Selatan dipromosikan menjadi kepala SMA Negeri 1 Bireuen yang terkenal pavorit di Bireuen dan seharusnya Hanafiah belum bisa diberikan kesempatan untuk menjabat kepala SMA tersebut, karena masih banyak yang lain yang seharusnya menjabat sebagai kepala SMA paforit tersebut. (HERA)

PIM Komit Tingkatkan Bantuan untuk Aceh

PT PUPUK Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe Aceh Utara, Kamis (24/2) memperingati hari ulang tahunnya yang ke-29. Dalam usia yang sudah lebih seperempat abad ini tentu cukup banyak suka dukanya. Sukanya, ketika perusahaan berlambang Gajah Putih ini, langsung beradaptasi dengan kondisi Aceh yang islami. Selain itu, tradisi dan adat istiadat Aceh tanpa perlu dipelajari dulu langsung diterapkan dalam pergaulan menajemen dan karyawannya. Tak heran bila pada hari-hari tertentu karyawannya yang berseragam hijau biru itu kerap tampil dengan busana adat kebesaran Aceh. Dengan ini pula PT PIM cepat diterima masyarakat, hingga tidak terlihat pemisahan kendati karyawannya tinggal di areal kompleks perumahan sendiri. Bahkan, semua fasilitas yang dibangun

seperti sekolah, masjid, rumah sakit, stadion dan gedung pertemuan digunakan bersama masyarakat. Tidak ada gap atau unclave yang dapat menimbulkan kesenjangan sosial dengan lingkungan. Lebih tidak ternilai perannya lagi diawal masa produksi, lingkungan PT PIM belum ada penerangan listrik. PIM menyumbang arus ribuan kilowatt hingga mampu menerangi dua kecamatan dengan bayaran setengah dari tarif PLN. PIM juga membuka sekolah pelatihan (Lolapil) bagi anak anak putus sekolah di lingkungan perusahaan, pemberian modal usaha kepada pengusaha kecil dan koperasi badan usaha PUKK. Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda Drs Mashudianto dalam beberapa keterangannya kepada andalas mengatakan, akan terus berusaha meningkatkan

bantuan untuk pembangunan Aceh. Disebutkan, diantara sektor bantuan yang mendapat perhatian khusus selain pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, agama juga membantu keluarga tidak mampu melalui program Bazis (Badan Zakat, Infaq dan Sadaqah) Terhadap pengelolaan Bazis, kata Mashudianto sepenuhnya dilakukan BDI (Badan Dakwah Islamiyah) Al Muntaha PT PIM seperti membangun rumah kaum dhuafa, penyantunan fakir miskin dan anak yatim. Pihaknya juga dalam mengantisipasi terhadap gejolak harga sebako kerap menggelar pasar murah. Bahkan, saat harga beras melambung tinggi di Aceh belakangan ini, PT PIM bekerjasa dengan sekitar 30 BUMN di Aceh lainnya menggelar pasar murah untuk seluruh Aceh.

Gas Aman Mushidianto yang telah ditunjuk kembali oleh Menneg BUMN, Mustafa Abubakar untuk memimpin kembali PIM priode lima tahun ke depan tidak terlepas dari keberhasilannya mempertahankan PIM tetap eksis, selamat dari ancaman ditutup. Krisis gas yang dialami PIM hingga 10 tahun lamanya yang sempat terancam hendak ditutup dapat dipertahankan. Hingga PIM bisa berproduksi normal kembali. Hal ini setelah BP Migas berkomitmen, gas untuk PIM akan terus tersedia. Berita ini dipaparkan Mashudianto usai dipeusijuk (tepung tawar) oleh tokoh lingkungan belum lama ini. Dia menjelaskan, keputuskan BP Migas untuk mamasok gas sembilan kargo untuk kebutuhan 2011 sudah terjamin. Berbicara masalah pupuk subsidi untuk kebutuhan petani Aceh, Mashudianto

andalas/usman cut raja

SANTUNAN-Drs Mashudianto Dirut PT PIM menyerahkan santunan kepada anak yatim desa lingkungan di Masjid Al Muntaha Kompleks Perumahan Karyawan PT PIM. yang didampingi Direktur Umum dan SDM, Ir Usman Mahmud, Direktur Keuangan dan Komersil, Husni Achmad Zaki,

Direktur Produksi, Teknik dan Pengembangan, Ir Lili Djajuli, Sekretaris Perusahaan, Ir T Suhatsyah dan Kepala Biro Humas,

Farid menjelaskan, jatah pupuk yang dialokasikan untuk Aceh sudah meningkat yaitu dari 54.000 ton menjadi 84.000 ton/ tahun. (UCR)


Kamis

SAMBUNGAN

24 Februari 2011

Pelajar Tewas Digilas Odong-odong .........(Dari Halaman 1) akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Selasa (22/2) sekira pukul 22.30 WIB. Isak tangis pecah di rumah duka. Pihak keluarga tidak menyangka putri kesayangan mereka meninggal dengan cara tragis. Keterangan yang diterima wartawan koran ini dari rumah duka menyebutkan, kalau malam itu Hariati bersama teman-temannya tengah menikmati perjalanan bersama Odong-odong yang dikemudikan Andi Hardiansyah Hasibuan (21) bersama kernetnya Ade (16). Sejumlah warga mengaku, ketika itu Odong-odong tengah membawa penumpang dari Marelan menuju Belawan. Meski terdiri dari dua gandengan, tapi penumpangnya cukup padat sehingga melebihi kapasitas. Tapi mereka sepertinya sudah terbiasa dengan kondisi ini. Apalagi dentuman musik dangdut

membuat para penumpang terhibur dan terlena. Nah, di tengah suka cita itulah, Hariati mulai gelisah. Ia terjepit. Diduga akibat berdesak-desakan, Hariati tiba-tiba terjatuh. Akibatnya korban digilas ban belakang Odong-odong itu. Sialnya, sopir tak tau kalau penumpangnya ada yang terjatuh. Apalagi ketika itu, suara musik dangdutnya cukup keras. Sehingga ia tetap saja melajukan Odong-odongnya. Karena teriakan penumpang dan kernetlah maka supir menghentikan laju Odong-odongnya. Tapi terlambat. Korban sudah sekarat dilindas ban. Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Gunadi yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/2) membenarkan adanya kejadian itu, sopir dan kernet serta Odong-odong sebagai barang bukti ditahan polisi. "Korban sudah dikebumikan di pemakaman Muslim Marelan," ucapnya.(DP)

ICW: Sumut Juara Korupsi 2010 .........(Dari Halaman 1) tersangka. Sedangkan Momengungkap kasus korupsi yang melibatkan aktor kelas kakap di daerah. Selama ini kasus yang mampu diungkap hanya yang melibatkan pegawai staf Pemda. "Reformasi birokrasi di daerah dengan transparansi dan transparansi masyarakat dalam merencanakan dan mengawasi APBD juga harus ditingkatkan. Karena angka korupsi di daerah masih sangat tinggi," jelasnya. Sekadar diketahui, dugaan tindak pidana korupsi pada segala bidang di Sumatera Utara telah memasuki masa kronis. Dalam kurun dua tahun terakhir saja, pejabat yang dijadikan tersangka dan divonis karena korupsi telah menyebar di 33 kabupaten/ kota daerah ini. Penahanan politisi senior yang juga Ketua PDIP Sumut, Panda Nababan, menambah daftar panjang para pejabat Sumatera Utara yang dituduh korupsi. Sebelumnya kasus korupsi juga menyandera gubernur, bupati, walikota, kepala dinas hingga camat maupun mantan menteri asal daerah ini. Kasus terbesar adalah penahanan Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, oleh KPK terkait korupsi APBD Langkat 2007 silam. Kemudian, Kejatisu menetapkan mantan Sekdakab Tapsel yang juga Walikota Medan, Rahudman Harahap, menjadi tersangka korupsi APBD Tapsel 2005. KPK juga menahan Bupati Nias Binahati Benekdiktus Baeha pada 11 Januari 2011 dalam kasus korupsi dana bencana alam. KPK juga telah menetapkan mantan Walikota Siantar RE Siahaan sebagai

nang Sitorus, mantan Bupati Tobas ditahan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Catatan andalas, sejak tahun 2007 hingga Januari 2011, sedikitnya 40-an pejabat dan tokoh politik asal Sumatera Utara yang tersandera korupsi. Tujuh diantaranya sudah divonis dan bebas. Selebihnya masih berstatus tersangka. Status tersangka ini disematkan pihak kepolisian, kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Data tersebut bisa jadi akan bertambah jika cermat mencari para tersangka korupsi lain melalui internet. Pasalnya pihak kejaksaan dan kepolisian enggan melansir jumlah resmi pejabat di Sumut yang terjerat korupsi. Yang pasti, sepanjang tahun 2010, Kejaksaan Tinggi Sumut mengaku berhasil menyelamatkan Rp64 miliar lebih keuangan negara. Senilai Rp31 miliar sudah dikembalikan ke kas negera, Rp21 miliar diganti dengan hukuman badan (subsider-red), dan Rp12 miliar lainnya belum dibayar dan belum diganti dengan hukuman badan. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Sution Usman Adji mengaku Kejatisu menempati ranking ke4 terkait kerja pemberantasan kasus korupsi di Indonesia. Sementara selama periode 2007 hingga November 2010, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sejajaran Direktorat Polda Sumut menerima 79 laporan dugaan korupsi. Dari data tersebut hanya 2 kasus dilimpahkan ke Kejaksaan sedangkan kerugian mencapai Rp20.611.631.048.2 dan yang bisa diselamatkan hanya Rp161.500.000. (DTC/DA)

Lukisan Unik

Terbuat dari Sekrup .........(Dari Halaman 1) Myers ini ternyata telah melukisan dengan menggunakan sekrup. 6 bulan kemudian Saya berhasil menyelesaikan hasil lukisan pertama dengan sekrup-sekrup ini," kata Myers. Lukisan hasil karya

nyita perhatian penikmat karya seni. Bahkan Myers telah berhasil menjual 5 lukisan berukuran 60 centimeter yang ia baderol dengan harga 5.500 Poundsterling per buahnya.(LP6)

Petani dan Karyawan PTPN 2 Bentrok .........(Dari Halaman 1) dimulai oleh para karyaPara korban dari pihak petani, diantaranya Sumiati dan Yuswardi mengaku menjadi korban lemparan batu dari para karyawan. Lebih lanjut, keduanya pun mengaku lemparan dan aksi saling serang

wan PTPN 2. Akibatnya, Yuswardi pun mengalami luka yang serius di bagian hidungnya. Ironisnya, tidak ada satu pun dari pihak pemerintah dan pihak keamanan yang datang untuk mengamankan bentrokan tersebut.(BD)

harian andalas | Hal.

15

Prabowo Masuk Kursi Kabinet?

Prabowo Subianto saat mengikuti kampanye Pilpres beberapa waktu lalu.

Golkar Belum Wacanakan Keluar Setgab Jakarta - andalas Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie membantah isu adanya kebijakan Golkar keluar dari Sekretariat Gabungan Partai Koalisi. "Saya belum mendengar wacana itu. Belum ada wacana bahwa Golkar mau keluar dari Setgab," ujar Ical-biasa Aburizal Bakrie disapa-usai menghadiri acara panen raya bersama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah di Kabupaten Serang, Banten, Rabu (23/2). Meski demikian jika Golkar keluar dari Setgab, mantan Ketua Kadin itu mengatakan sah-sah saja. Walaupun hal itu belum menjadi wacana di tubuh partai berlambang pohon beringin ini. "Sah-sah saja itu. Tapi saya belum dengar itu, nanti seolah-olah belum beranak sudah berbesan. Anaknya belum lahir sudah nanya besannya mana saja," tutur pengusaha asal Lampung itu. Isu mengemuka menyusul sikap Golkar dalam sidang paripurna DPR soal hak angket pajak. Dalam rapat, sikap Partai Demokrat yang terga-

Aburizal Bakrie

Dipo Alam

bung dalam Setgab Partai Koalisi bersama Golkar berbeda pandangan dengan Golkar. Partai Demokrat tak mendukung hak angket, sedangkan Partai Golkar mendukung adanya hak angket. Dipo Alam Tolak Minta Maaf Meski dihujani kritik, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menegaskan tak akan meminta maaf atas ancaman akan memboikot media yang kerap memojokkan pemerintah dalam materi pemberitaannya. Sikap ini bagian dari upaya mendidik dan membina media untuk bertindak elegan serta berimbang dalam pemberitaan dan tidak membuat berita bohong. Demikian diungkapkan

oleh Dipo Alam dalam rapat kerja Sekretaris Kabinet dan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan Pembangunan (UKP4) dengan Komisi II DPR di Jakarta, Rabu (23/2). Menurut Dipo Alam, pemerintah tidak tertutup oleh kritik. Namun bukan berita yang menjelek-jelekkan pemerintah. Sikap Dipo Alam disambut dengan somasi yang dilayangkan dua media nasional Metro TV dan Media Indonesia. Pihak Metro TV melihat ada pelangaran Undangundang Pers dan kebebasan informasi publik yang dilakukan Dipo Alam. Mereka menuntut permintaan maaf Dipo Alam atas tudingan menyebarkan kebencian.(INT)

Jakarta - andalas Rumor politik makin kencang jika Partai Gerindra positif bergabung ke dalam Setgab Koalisi dipastikan akan mendapatkan kursi menteri pertanian dari Presiden SBY. Apa jadinya jika Prabowo jadi anak buah SBY? Para aktivis dan analis melihat, kemungkinan bergabungnya Prabowo ke SBY sebagai rumor paling kencang. Hal itu lumrah dalam politik era transisi demokrasi ini, meski ada risiko reputasi dan kredibilitas serta citra Prabowo bisa tergerus. “Prabowo bergabung ke SBY karena ingin mengabdi. Masalahnya, mampukah Prabowo berkiprah dan bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk pejabat dan pengusaha yang selama ini diuntungkan SBY?” papar pengamat politik Frans Aba MA. Menurut Alumnus National University of Malaysia itu, Prabowo juga harus mampu memimpin, bekerja dan membawa diri jika menjadi menteri SBY, agar tidak dikooptasi dan tidak dipandang sebelah mata oleh konstituennya yang mungkin kecewa pada Demokrat. “Prabowo diuji jika jadi menteri SBY,” kata pengamat politik Frans Aba MA, alumnus National University of Malaysia. Para analis melihat, masyarakat mungkin melihat sesuatu yang ganjil melihat bergabungnya Prabowo ke kabinet, jika hal itu benarbenar terjadi. Hal ini mengingat Megawati– Prabowo menjadi pesaing SBY-Boediono dalam pilpres 2009. “Namun itu juga bisa

dilihat sebagai kerendahan hati Prabowo untuk mengabdi dan bekerja bagi rakyatnya karena di kabinet SBY, leadership memang lemah. Prabowo bisa jadi daya gebrak, penggebrak bagi perbaikan kinerja kabinet. Mari berprasangka baik,” kata pengamat politik Darmawan Sinayangsah, Direktur Freedom Foundation dan lulusan Fisip UI. Sementara pengamat politik Indonesian Institute Rohim Ghazali memprediksi Gerindra akan mendapatkan satu kursi menteri. Satu kursi menteri tersebut lanjut Rohim, yang paling relevan adalah menteri pertanian yang saat ini diduduki Suswono dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Seperti diberitakan, berdasarkan hasil voting sidang paripurna, hak angket pajak dinyatakan gugur. Sebanyak 266 anggota menyatakan menolak hak angket pajak. Sedangkan yang mendukung hanya 264 anggota. Sebanyak 106 anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) dan 84 anggota FPDIP memutuskan mendukung hak angket. Sementara 43 anggota FPAN dan 26 anggota FPPP menyatakan menolak hak angket pajak. Ketika 26 anggota Fraksi Partai Gerindra menyatakan menolak hak angket pajak tiba-tiba suasana sidang paripurna bergemuruh. Ada yang menyebutkan Gerindra sebagai sahabat baru koalisi. "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar! Selamat bergabung sahabat baru dalam koalisi Gerindra," ujar seorang politisi Demokrat di DPR. [INC]

Lagi, 30 Siswa SD Keracunan .........(Dari Halaman 1) Sementara 16 siswa lain setelah menjalani perawatan dan observasi di sekolah oleh pihak Puskesmas, diperbolehkan pulang. Siswa yang menjadi korban rata-rata duduk di kelas empat hingga kelas enam. “Namun, mereka yang pulang, dibawa kembali oleh orang tua atau keluarganya karena anaknya mengalami sakit perut dan mual,“ ujar Kepala Puskesmas Sukaramai dr Ervin Zaini, di RS Ibu dan Anak Badrul Aini, Rabu (23/2). Terjadinya peristiwa yang menimpa anak-anak sekolah yang duduk di bangku kelas empat dan enam ini, menurut Yati, salah seorang guru kelas VI di sekolah tersebut, berawal pada hari itu (Rabu-red) sekira pukul 10.00 Wib anakanak membeli dan meminum super jus dalam kemasan botol yang dibeli di kantin sekolah. “Kantin sekolah mendapatkan jus itu dari grosir di depan sekolah dan dijual seharga Rp 1000,” katanya. Tidak lama, sekira setengah jam, mereka mengeluhkan kepalanya pusing, sakit perut, mual dan muntah. Meli-

hat ini, pihak sekolah langsung menghubungi dokter di Puskesmas dan tidak lama tiba di sekolah serta langsung memberikan pertolongan. “Kita bantu dengan mengobservasi anak-anak sekolah yang meminum jus super tadi sebagian pulang dan ada yang datang lagi karena merasa sakit perut dan 14 orang anakanak tadi dibawa ke rumah sakit ini. Kita juga sebelumnya sudah melakukan penyuluhan,” ujar dr Ervin. Salah seorang dokter di RSIA Badrul Aini dr Fithra Rahmadany S yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada 14 murid sekolah tersebut mengatakan pihaknya telah memberikan pengobatan berupa infuse dan obat lainnya. “Sebagian sudah boleh pulang dan mungkin dua orang yang menjalani rawat inap tapi bisa juga mereka tidak rawat inap,” katanya. Dia sendiri belum dapat memastikan penyebab anakanak tersebut mengalami mual, kepala pusing karena belum melihat komposisi yang terkandung di super jusnya. Jajan Saat Istirahat Di rumah sakit, salah seorang anak Renaldi warga

Jalan Bromo Gang Pinang Raya kelas 6 SD yang ditanya, mengatakan dirinya membeli minuman super jus sewaktu istirahat pertama sekitar pukul 10.00 WIB. " Setelah meminum super juice, saya mengalami pening dan muntah." Hal yang sama dikatakan Tiara Lestari warga Jalan Rawa Gang Mesjid yang juga siswa SD Alwasliyah. "Istirahat pertama saya membeli minuman super juice dan setelah saya habis meminum, Tiara langsung pening," katanya seraya menambahkan minuman super juice baru pertama dijual di kantin sekolahnya. Menurut dr. Fitra sebanyak 14 siswa SD Alwasliyah dirujuk ke rumah sakit Ibu dan Anak Badrul Aini diduga mengalami keracunan minuman super juice. "Pertama sekali kita langsung memberi pertolongan dan langsung memberi infus. Memberi korban minuman susu kental supaya racun yang sudah masuk kedalam tubuh dimuntahkan, juga diberi obat untuk mencegah shok, juga diberi sulfus atrofin, NaCl dan cairan langsung atau infus," terangnya. Terkait masalah ini, Kepala

Sekolah SD Al Wasliyah Lindung Siregar mengatakan pihaknya menanggung semua biaya perobatan. "Kita yang membiayai langsung semua biaya perobatan siswa. Baik itu siswa yang berobat jalan maupun opname," katanya. Terpisah, Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BBPOM Sacramento yang dihubungi mengatakan pihak telah menurunkan tim untuk investigasi sekaligus mengambil sample untuk dilakukan pengujian di laboratorium. ‘Hasilnya belum dapat diketahui hari ini,” sebutnya. Harus Tegas Menanggapi terjadinya kembali peristiwa keracunan yang menimpa anak-anak sekolah dasar, anggota Komisi B DPRD Medan, HT Bahrumsyah mendesak agar Dinas Kesehatan dan Balai Besar Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk lebih pro aktif mengkaji sekaligus mengevaluasi kehigenisan makanan dan minuman terhadap kesehatan. “Dinkes Medan harus jeli dalam memberikan izin jangan hanya di atas kertas saja. Setiap semester produsen dapat memberikan laporan.

Selanjutnya dievaluasi. Karena banyak yang tidak punya izin. Bahkan tidak jarang, jika pun punya izin, namun tidak jelas. Perlunya standarisasi dalam memproduksi makanan maupun minuman,” tegas Bahrumsyah di gedung dewan. Politisi PAN ini juga mensinyalir jika di Medan masih banyak produk yang beredar dan terlepas dari pantauan Dinas Kesehatan. “Banyak yang belum terpantau Dinas Kesehatan,”tambahnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi B lainnya, Roma Simare-mare. yang mengatakan dengan bertambahnya kasus yang keracunan yang bersumber dari industri rumah tangga ini, harus ada tindakan tegas. “Harus ada tindakan tegas, bahkan bila perlu dicabut izinnya. Karena sekarang ini sudah banyak korban,”sebut politisi PDIP ini. Roma juga menilai perlu adanya standar yang jelas dalam menggunakan bahanbahan yang digunakan oleh industri rumah tangga ini. Langkah ini sebagai upaya agar tidak ada lagi korban akibat penggunaan zat-zat berbahaya dalam jajanan tersebut. (YN).

tiba di Jakarta, dan kemungkinan besar langsung ke Senayan. Koordinator Suporter Revolusi Merah Putih, Zen RS, berharap aksi ini diikuti oleh lebih banyak massa, tidak cuma dari kalangan kelompok suporter, tapi juga dari masyarakat secara umum yang peduli pada nasib persepakbolaan Indonesia. Ical: Soal PSSI Saya Tidak Ikut Campur Menanggapi adanya kontroversi yang semakin memanas di masyarakat terkait pencalonan kembali ketua umum PSSI, Nurdin Halid yang lolos seleksi tim verifikasi sebagai calon ketua

umum PSSI, Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie yang biasa disapa Ical mengatakan enggan mencampuri urusan tersebut. Hal itu disampaikan Ical usai menghadiri acara panen raya bersama Gubernur Banten, di Serang, Rabu (23/2). "Kalau soal PSSI saya tidak ikut," ujarnya singkat. Lebih lanjut dimintai tanggapan soal adanya tuntutan mundur dari sejumlah pihak terhadap Adiknya, Nirwan Bakrie, jika terpilih sebagai ketua umum PSSI, Ical kembali enggan mengomentari masalah tersebut. "Saya tidak mau ikutan soal PSSI " tegasnya. (DTC/BBS)

Kantor PSSI Disegel Pendemo .........(Dari Halaman 1) Selain itu, beberapa supporter naik ke dinding Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, untuk memajang spanduk besar di atas kantor PSSI bertuliskan "REVOLUSI PSSI HARGA MATI". Spanduk berukuran 10 x 5 meter itu dipajang menutupi kantor PSSI yang terletak di sektor 21 Stadion Gelora Bung Karno ini. Aksi kian memanas, para suporter mulai beringas dan mencoba merobohkan pagar gedung PSSI. Namun, aksi ini tidak berlangsung lama karena dihalangi ratusan parat kepolisian yang telah berjaga

di depan kantor PSSI. Hingga kini, suasana di depan kantor PSSI masih memanas. Semakin sore, para suporter masih tetap berdatangan ke Gelora Bung Karno. Menurut salah satu suporter, mereka akan menggelar aksi ini hingga Nurdin Halid turun dari jabatan maupun dari bursa pemilihan ketua PSSI. Setelah berdemo sejak menjelang tengah hari, aksi yang diikuti oleh ribuan suporter itu berakhir sekitar pukul 5 sore. Menurut pihak koordinator demo, izin yang diberikan Polda Metro Jaya adalah dari jam 8 pagi sampai 18.00 WIB. Mereka berangsurangsur meninggalkan kantor

PSSI yang sudah mereka segel dengan rantai besi. Meski demikian, aksi akan dilanjutkan hari ini dan seterusnya, sebagaimana mereka bertekad melakukannya sampai Nurdin Halid turun dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI, dan tidak mencalonkan diri lagi pada pemilihan bulan depan. Puluhan suporter juga dipastikan bermalam di sekitar Senayan, antara lain di areal Parkir Timur, dengan tenda dan logistik yang sudah disiapkan. Dari informasi yang didapat detiksport, malam ini beberapa kelompok suporter dari beberapa daerah dijadwalkan


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 24 Februari 2011 | No: 1822/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Anang-Ashanty Nempel Kayak Perangko

Della Citra akan Ajukan PK & Tuntut Sang Penuduh Rp 5 Miliar Madonna Sok Diva MADONNA membuat ulah. Penyanyi gaek ini merasa dirinya 'sok diva'. Ketika memesan kamar hotel, dia meminta agar ranjang dan segala fasilitas kamar dirombak. Bintang pop berumur 52 tahun itu meminta kamar hotel yang dia akan diinapi bersama pasangannya Brahim Zaibat (20) di Berlin, dirombak total dengan fasilitas layaknya diva. Padahal, dia hanya menginap satu malam di sana. "Madonna tidak suka tidur di mana orang lain tidur," kata sumber, Rabu (23/2). "Dia membutuhkan segala sesuatu yang serbabaru. Sebuah tempat tidur baru, cat baru, lampu baru. Jadi, kita merenovasi seluruh ruangan. Kami tidak pernah memiliki permintaan seperti ini sebelumnya," ucap pegawai hotel. "Kami juga harus menyediakan 500 botol air Kabbalah (yang diberkati oleh rabi) untuk Madonna dan rombongannya," tutupnya.(OKZ)

Rossa Dipacari Promotor Tinju ROSSA sedang berbahagia. Penyanyi bertubuh mungil ini kabarnya sedang menjalin cinta dengan promotor tinju. Ketika dikonfirmasi usai latihan bersama Erwin Gutawa di Nyi Ageng Serang, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/2) malam, Rossa cuma menjawab dengan tawa dan wajah sumringah. "Ada deh," kata Rossa diiringi derai tawa khasnya. Mantan istri Yoyok 'Padi' itu enggan menguak jati diri kekasihnya. Dia lagi-lagi hanya tertawa ketika disinggung tentang profesi sang pacar. "Dia kerjalah, cari uang buat masa depan, hahaha," ujar janda satu anak itu. Penyanyi asal Sumedang, Jawa Barat itu belum tahu kapan akan mempublikasi hubungannya ke publik. "Nantilah kalau berjodoh," ucapnya. Rossa akan mengisi acara saat konser Erwin Gutawa 'A Masterpiece Of Erwin Gutawa' yang akan diselenggarakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada 26 Februari mendatang. Pelantun Tegar itu tidak akan membawa serta pacarnya. "Enggaklah. Kalau ditemani mah sama mas Erwin saja," tukasnya.(OKZ)

SETELAH dituduh melakukan penipuan sebesar Rp 230 juta dan harus mendekam di penjara, pedangdut Della Citra tidak tinggal diam. Sang suami, Freed Ferdian akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan akan menuntut balik sang penuduh istrinya sebesar Rp 5 miliar. Kasus yang menjerat Della bermula pada tahun 2000, ketika ia bertekad untuk serius menggeluti dunia tarik suara dengan menjadi penyanyi dangdut. Tekad itu mempertemukannya dengan pria bernama Rustam Batubara di kawasan Priok. Della yang sering bernyanyi di kafe-kafe kawasan utara Jakarta itu kemudian ditawari untuk membuat album. Rustam yang kala itu seorang pengusaha pun membeli 10 lagu untuk dinyanyikan oleh Della. Singkat cerita, album itu pun terbit dan Rustam menjadi manajer Della. Namun belakangan, sekitar tahun 2005 Rustam meminta Della untuk menjadi istrinya, namun ditolak. Selain tidak ada cinta di hati Della, Rustam juga sudah mempunyai istri dan sejumlah anak. Atas keputusan Della tersebut, Rustam mengancam akan memenjarakan Della. Maka dibuatlah tuduhan bahwa Della telah mengge-

lapkan uang sebesar Rp 230 juta. Padahal uang sebanyak itu dipakai Rustam untuk investasi ke album Della. Selama kurun waktu 2000 sampai 2005 Rustam selalu mendapatkan bagian terbanyak, sedangkan Della hanya sedikit. Sekitar Rp 3 juta sekali show. "Sepertinya di sini Della dijadikan mesin pencetak uang," kata Zuchli Imran, pengacara Della saat menggelar jumpa pers bersama suami Della di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2011). Akhirnya Rustam benarbenar membawa tuduhannya tersebut ke Polda Metro Jaya, dan kasus itu disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dalam sidang tersebut Della

ANANG dan Ashanty benarbenar sudah lengket bak perangko. Anang mengungkapkan, dirinya bersama Ashanty kini sudah jarang pisah. Wahh.. “Memang kesibukan hari ini kan kegiatan berdua terus, ya kalau lagi nunggu waktu selanjutnya terpaksa kita mungkin jalan-jalannya berdua, daripada pisah lagi terus jalan lagi karena rumahnya dimana dari pada terlambat,” tutur Anang yang didampingi Ashanty usai taping sebuah acara, Selasa (22/ 2) malam. Kalau Ashanty juga memberikan penjelasan yang serupa.”Ya, biasa kalau kita dari satu acara tv ke tv satunya daripada pulang dulukan jauh. Jadi, ya makan paling main bowling ya, terus kita ngapain dulu,” tambah Ashanty. Mereka berdua pun kini sudah tak menutup diri sering jalan bareng, dari sekedar makan berdua sampai belanja bareng lho. “Ya, menemani juga tadi karena ada meeting, ya kalau bisa bareng ya, ya masa lagi ditempat mall dia mau beli, masa aku cuekcuek aja,” ucap Anang sambil mengumbar senyuman. (OKZ)

dituntut jaksa 10 bulan penjara. Namun Della tidak terbukti bersalah. Jaksa pun banding, dan Della diputus bersalah dengan hukuman 6 bulan penjara pada 23 Februari 2006. Pada 21 Febuari 2011 barulah Della dieksekusi. "Karena proses sudah berjalan, kita akan mengajukan PK untuk menumbuhkan kembali nama baik klien kami. Dan masih kita diskusikan lagi apakah mungkin akan menuntut balik karena merugikan klien kami. Malah mungkin kami akan menggugat Rp 5 miliar, tapi semua masih konsultasi dengan klien kami karena sekarang klien kami masih terguncang, ya mungkin minggu depan," kata Zuchli.

Penggemar Film Impor akan Beralih ke Film Bajakan HANSEN Teo selaku Pembina Gaperindo Pusat (Gabungan Perusahaan Rekaman Indonesia) memprediksi, jika film Hollywood benar-benar tidak tayang lagi di seluruh bioskop Indonesia, maka para penggemar film asing bakal beralih ke film bajakan. Artinya,kata dia orang yang biasa nonton film barat di bioskop akan memilih membeli film barat bajakan.Sedangkan bagi seorang kolektor film tentunya juga tak mau ketinggalan untuk memborong film original hingga ke luarnegeri yang akhirnya menguntungkan Negara lain. “Saat ini, film Hollywood masih menjadi primadona masyarakat dibanding film lokal.Persentasenya sebesar 40 persen untuk film lokal, dan 60 persen untuk Hollywood,Penjual film bajakan akan makin menjamur,”kata pria yang pernah mendapatkan penghargaan dari majalah SWA dan Best Dressed Real Men Indonesia pada tahun 2009 ini, Rabu (23/2) di Medan Mall. Dikatakannya, masyarakat penggemar film-film Hollywood seperti The Dark Knight, Inception, Avatar dan sejenisnya, tidak mungkin bisa dipaksakan hobinya untuk menonton film nasional,apalagi jika film teresbut tidak berbobot.

“Tak mungkin dong orang yang hobi makan ayam goring Kentucky disuruh makan ayam goring tradisonal.Penggemar film itu berbeda-beda ada ruangnya masingmasing,”kata pria kelahiran 18 September 1966 ini. Selain itu kata Hansen yang sehariharinya juga bekerja sebagai konsultan artis tingkat

lokal maupun nasional ini, ekses terbesar yang bakal dirasakan pelaku bisnis film adalah penurunan dari sisi pendapatan karena kehilangan penonton dalam jumlah yang cukup besar. ”Semua bioskop yang ada di setiap Provinsi bakal gulung tikar karena antara biaya produksi dengan jumlah penonton tidak seimbang, sehingga pengelola bioskop akan mengalami kerugian

Pembina Gaperindo Hansen Teo.

besar,”sebutnya seraya menambahkan sejak terjadinya krisis moneter di Indonesia pada tahun 1997, jumlah pelaku bisnis film yang telah gulung tikar sebesar 80 persen. Dengan diembargonya film impor, maka dipastikan yang 20 persen lagi akan kolaps. “Pemerintah boleh mengambil keputusan, tapi lihat dulu apa esensi sifat dasar awalnya yang terjadi sejak tahun 1997.Generasi kita juga akan jadi gaptek karena tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi dari film impor,” tandasnya Karena itu, Hansen berharap, pemerintah sebaiknya tidak mengabaikan pengusaha perfilman sebab mereka juga memberi pemasukan pajak ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti membayar pajak tontonan. “Seharusnya mereka yang ada membayar pajak tontonan yang harus dianakkandungkan. Sekarang saya mau tanya, pemerintah dapat apa dari lapak-lapak penjual film bajakan itu?,”tanyanya seraya berharap jika film Hollywood permanen ditarik dari Indonesia, semoga film nasional memiliki kualitas tinggi sehingga bisa mendongkrak pecinta film lokal.(SIONG)

Awas Dilempar Pisau Katrina Kaif! KALI ini, para fans dan para pria harus benar-benar hati-hati jika ingin mendekati Katrina Kaif. Kalau sampai salah, maka pisaulah yang akan melayang! Pasalnya, sang aktris cantik sedang getol belajar seni bela diri melempar pisau! Tapi tenang, 'lemparan pisau' yang sedang dipelajari Katrina bukan untuk menjaga diri kok! Katrina berniat menjadi ahli dalam hal ini untuk film terbarunya SEETA AUR GEETA. Film ini bercerita tentang Hema Malini, seorang ahli pelempar pisau yang 'menjajakan' keahliannya untuk mencari uang. Jika Katrina tak bisa melakukannya sendiri, maka harus ada pemeran pengganti yang akan melakukannya. Namun karena Katrina ingin melemparkan pisau tajam dan asli ke arah lawan mainnya, maka mau tak mau Katrina pun harus belajar untuk menjadi seorang profesional. Katrina sendiri mengakui bahwa dirinya menyukai banyak adegan berbahaya yang dilakukan karakternya. Sebuah adegan bahkan mengharuskannya memanjat ke sebuah kipas angin yang melekat di atap sebuah kantor polisi.(KPL)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you