Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 18 Oktober 2010 | No: 1717/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Jakarta-andalas Mantan Presiden Soeharto resmi diusulkan menjadi pahlawan nasional. Dia bersama bekas Wakil Perdana Menteri Johannes Leimena dan bekas Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, termasuk dalam 10 nama yang lolos dalam seleksi di tingkat Kementerian Sosial. “Itu baru lolos di tingkat Kemensos. Presiden belum memutuskan,� kata SekreSuharto taris Kabinet Dipo Alam saat dihubungi, Minggu (17/10). Menurut Dipo, sebelumnya masyarakat mengajukan 18 nama sebagai pahlawan nasional. Kemudian Kementerian Sosial menyeleksinya dan meloloskan Bersambung ke Hal. 15

Ratusan Kios Terbakar Di Pasar Sukaramai Medan Medan-andalas Ratusan kios di Pasar Sukaramai Jalan Sutrisno Medan, Minggu (17/10) sekitar pukul 19.30 WIB, ludes terbakar. Belum diketahui secara pasti asal api. Namun informasi di lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran yang terjadi di pasar tradisional itu akibat korsleting listrik dari salah satu kios. Bersambung ke Hal. 15

andalas/istimewa

MINUS FASILITAS UMUM-Perumahan Griya Nabila tidak dilengkapi dengan pembangunan fasilitas umum.

BI Diminta Black List Developer Nabila Sakila Medan-andalas Puluhan konsumen CV Nabila Syakila mengingatkan Bank Indonesia (BI) untuk berhati-hati, dan segera mem-black list pengajuan kredit pengusaha properti atas nama developer nakal seperti CV Nabila Sakila melalui Bank Tabungan Negara (BTN) atau bank manapun di Indonesia. Alasannya, debitur KPR BTN merasa kecewa dan dirugikan akibat ulah perusahaan pengembang itu. Direktur CV Nabila Syakila, Safriyanti dituding ingkar, karena tak kunjung membaBersambung ke Hal. 15

Dihipnotis, Uang dan Hp Lewong Medan-andalas Hati-hati bila diajak orang yang belum kenal berbicara terlebih di dalam angkot. Bisa jadi kita terkena hipnotis dan merelakan apa yang dimiliki saat itu berpindah tangan kepada orang yang tak dikenal. Kejadian ini menimpa dua orang gadis masih berstatus mahasiswa. Ceritanya, seorang penipu bermodus menjual kalung emas seharga Rp12 juta di dalam angkot berhasil menipu dua mahasiswi perantau asal Takengon, Minggu (17/10). Akibatnya Mila (20) dan Linda (19) dua mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Medan ini, mengalami kerugian uang tunai mencapai Rp 800 ribu beserta sebuah telepon seluler seharga Rp 600 ribu. Mila menuturkan, saat itu mereka baru saja Bersambung ke Hal. 15

Polisi yang turun ke lokasi kejadian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan tersebut. Namun, dampak yang ditimbulkan dari kebakaran itu, sedikitnya kerugian mencapai miliran rupiah akibat musnah dilalap sijago merah tadi dan ratusan warga kehilangan lokasi mencari nafkah. Di lokasi kejadian juga tampak sejumlah aparat Kepolisian Resort Kota Medan dan Polsek Medan Area melakukan penjagaan ekstra ketat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi penjarahan yang dilakukan orang-orang yang mengambil kesempatan di balik kesempitan. Pantauan andalas di lokasi Bersambung ke Hal. 15

Enam Ratus Kehilangan Kios andalas/rony muharrman

TERBAKAR–Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang melahap ratusan kios di Pasar Sukaramai Medan, Minggu (17/10) malam. Diduga asal api dari hubungan arus pendek listrik.

Dibekap Everton 2-0

LIVERPOOL MAKIN TERPURUK Liverpool-andalas Liverpool makin terpuruk di zona degradasi setelah dibekap Everton 0-2, dalam derby merseyside di Goodison Park, Minggu (17/10) malam WIB. The Toffees menyudahi laga dengan keunggulan 2-0 atas The Reds. Dua gol yang menentukan kemenangan Everton datang di masing-masing babak. Tim Cahill membukanya dengan sepakan keras di menit 34 dan ditambahkan oleh Mikel Arteta di menit 50. Tiga poin dari laga ini mengantar Everton naik ke posisi 12 klasemen, dengan total poin di-

Gelandang serang Everton Tim Cahill sukses menjebol gawang The Reds, yang dikawal Pepe Reina. kumpulkan berjumlah sembilan. Buat The Reds hasil ini melanjutkan rangkaian hasil buruk yang mereka dapat dalam bebe-

rapa pekan terakhir. Tak dapan poin, Steven Gerrard cs masih Bersambung ke Hal. 15

Pertambangan China, Paling Berbahaya di Dunia Industri pertambangan China selama ini dikenal paling berbahaya di dunia. Selama 2009, ada lebih dari 2.600 orang tewas dalam kecelakaan. PENYELAMATAN–Petugas keamanan melakukan upaya penyelamatan usai ledakan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Henan, China, kemarin.

"BADAN Energi Nasional telah menutup 1.539 tambang kecil tahun ini sebagai

Tanta Riwina Sitanggang, pemenang pada kategori vokal Solo.

AKIBAT peristiwa kebakaran di Pasar Sukaramai di Jalan Sutrisno pada Minggu malam itu, dilaporkan sedikitnya enam ratus pedagang kehilangan kios dan dipastikan akan menjadi pengangguran pasca terjadinya kebakaran. Ratusan pemilik kios tidak dapat menyelamatkan barang-barang dagangannya, sebab peristiawa kebakaran hebat itu terjadi di malam hari, disertai hujan deras, angin kencang dan ramainya bunyi geledek dan Bersambung ke Hal. 15

Tiga Anak Lahir 10-10-10, 09-09-09 dan 08-08-08 Michigan-andalas Banyak orang yang mengingikan sebuah tanggal unik saat menikah atau melahirkan anaknya. Tak heran bila pada 10-10-10 lalu menjadi incaran banyak orang. Alya Rohali misalnya, dia melahirkan anaknya tepat pada tanggal itu. Barbara Soper, 36, seorang ibu rumah tangga di Michigan, Amerika Serikat juga merayakan kelahiran putrinya Cearra pada 10-1010. Tapi bedanya, dia lebih hebat, dia memiliki dua anak lainnya yang juga punya tanggal lahir unik, yakni 0909-09 dan 08-08-08. Kelahiran putri ketiga itu adalah 50 juta banding satu. "Dia adalah keajaiban kecil kami," kata Barbara.

Meskipun ada pola yang sama pada ulang tahun anakanak mereka. Keluarga Soper menegaskan hal itu sama sekali tidak direncanakan. Anak pertama Barbara lahir tepat pada waktunya. Tapi bayi keduanya lahir dengan cara induksi, perkiraan dokter anak keduanya lahir pada 20 September. Sedangkan anak yang terakhir lahir lebih awal karena sang dokter ingin mencegah komplikasi kesehatan yang kemungkinan diderita sang anak. Seharusnya Caerra lahir pada 4 Novemb e r. Yang pasti, Barbara sangat senang memiliki ketiga anak yang lahir dengan angka yang unik. (TI)

3 Duta Wakili Samosir pada PDT 2010

upaya restrukturisasi," demikian dilansir kantor berita Cina, Xinhua. Pemerintah pusat juga telah memperbaiki kondisi di 25 ribu tambang batu bara sebagai prioritas. Tahun lalu jumlah korban tewas dalam kecelakaan menurun hingga 2.631 dari 7.000 pada 2002. Kemarin, sebuah tambang di China

Samosir-andalas Audisi Tao Toba Star 2010, yang digelar Sabtu (16/10) di Terminal Pekan Inpres Onan Baru Desa pardomuan Satu Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, disambut meriah masyarakat Samosir dan diikuti 26 peserta vokal solo,10 Trio dan 3 Vokal Grup. Turut hadir pada audisi Toba Star 2010 ini, Asisten III Pemerintah Kabupaten Samosir Subandrio Parhusip, Kapolres Samo-

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15


Senin 18 Oktober 2010

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Rakyat Jadi Tumbal SAMPAI kapan pun, pemberantasan korupsi di negeri ini tak akan pernah tuntas tertangani selama aparat penegak hukum 'berselingkuh' dengan uang dan kekuasaan. Mereka tak pernah bisa memburu para koruptor kalau mereka sendiri justru terindikasi berbuat korup. Mana bisa lantai yang kotor dibersihkan oleh sapu yang kotor pula? Karena itu, jadilah pengadilan kasus korupsi di negeri ini tak ubahnya sebuah dagelan yang mempertontonkan sekaligus memperlihatkan kepiawaian bersilat lidah dalam menafsirkan ayat-ayat hukum. Mereka yang fasih memperalat dan menafsirkan ayat-ayat hukum dengan gaya parlente dan percaya diri cenderung akan menang citra. Itu artinya, koruptor yang telah menciptakan jutaan rakyat negeri tersekap dalam kemiskinan dan keterbelakangan bisa jadi malah menjadi pahlawan yang dipuja dan dielu-elukan. Mungkin ada benarnya kalau ada yang bilang, antara pahlawan dan pecundang itu hanya sebatas dilapisi kain transparan. Peradaban negeri ini memang tak akan ada matinya, tetapi saat ini sedang dalam keadaan sakit. Baru ada dalam sejarah, kebijakan pemerintah justru memakan korban rakyatnya sendiri. Di balik sukses aparat keamanan menggulung sarang teroris, justru pemerintah menciptakan teror bom sosial yang bisa mengancam dan meledak setiap saat. Entah, sudah berapa rakyat yang jatuh menjadi korban ledakan tabung elpiji. Dengan penuh kearifan, rakyat seharusnya mendapatkan perlindungan dan pengayoman agar mereka terbebas dari rasa takut dan tertekan. Mereka yang diduga terlibat di balik kebijakan penggunaan tabung elpiji mesti diusut tuntas dan harus mempertanggungjawabkan perbuatan brutal dan biadabnya. Sudah terlalu lama rakyat negeri ini menjadi 'tumbal' kebijakan yang kurang menyentuh pada nasib dan kehidupan rakyat banyak. Akibat carut-marutnya kepastian hukum dan buruknya manajemen negara, rakyat yang sudah merasa muak mencari cara sendiri untuk menyelesaikan masalah sosial yang mereka hadapi. Demo berbau fasis dan bar-bar pun marak terjadi di mana-mana. Hampir tak ada demo yang berlangsung damai dan tanpa kekerasan. Mereka yang tidak sepaham, tak jarang melakukan gontok-gontokan untuk melampiaskan naluri agresivitasnya. Sungguh, ini penyakit sosial yang tidak datang begitu saja, tetapi melalui rentetan peristiwa yang saling terkait dan berkelindan begitu kompleksnya. Yang tak kalah menggelitik, di tengah ancaman penyakit sosial semacam itu, pemerintah mengambil sikap untuk mempersenjatai Satuan Polisi Pamong Praja. Bukankah ini sama saja kekerasan versus kekerasan? Bagaimana mungkin rakyat yang dinilai tidak tertib harus dihadapi dengan senjata? Akar masalah yang seharusnya dituntaskan adalah apa yang menyebabkan rakyat berbuat tidak tertib; anak jalanan merajalela, pedagang kaki lima menumpuk di trotoar, atau gubug-gubug kumuh dan liar yang bertebaran di pinggiran kota. Situasi sosial seperti ini yang seharusnya dicermati, diperhatikan, dan diselesaikan oleh aparat negeri dengan cara yang arif agar rakyat tidak selalu menjadi tumbal. Bukan dengan menaburkan ancaman kekerasan di tengah masyarakat yang sedang agresif dalam menemukan jati dirinya. (**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Ketua PPATK Yunus Husein:

Parpol tak Dukung Pemberantasan Korupsi Medan-andalas Ternyata, Partai Politik (Parpol) belum memberi dukungan kuat bagi pemberantasan korupsi yang terjadi di tanah air. Bahkan Parpol tak segan-segan ikut membeking anggotanya yang terlibat korupsi. Akibatnya pengusutan korupsi mengalami hambatan. “Mestinya Parpol memberi dukungan penuh, agar pemberantasan korupsi dapat berjalan dengan baik, bukan mendukung pelaku korupsi,” kata Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), Dr Yunus Husein SH, LLM pada Diskusi Hukum yang digelar Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Medan Area (UMA), Sabtu, di kampus Jalan Sei Serayu Medan. Dalam diskusi itu juga berbicara Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Bismar Nasution, dan Kapoldasu diwakili Kasat II Ekonomi Ditreskrim Poldasu AKBP Albert Sianipar. Dikusi dibuka Direktur Pascasarajana UMA Drs H Heri Kusmanto MA. Yunus Husein menceritakan, bahwa di China, Parpol yang ada cukup memberi dukungan ikut bagi pemberantas korupsi, termasuk bagi pelaku korupsi dari partai itu. “Parpol di China itu tidak ada menghalang-halangi anggota yang terlibat korupsi untuk diusut dan dijatuhi hukuman,” kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum ini. Yunus juga mengemukan bahwa di tanah air selama ini cenderung menjadi

andalas/ist

DISKUSI-Dari kiri: Guru Besar FH USU Prof Bismar Nasution, Ketua PPATK Yunus Husein, mewakili Kapoldasu AKBP Albert Sianipar, dan Ketua Prodi Ilmu Hukum Pascasarjana UMA Dr Mirza Nasution SH foto bersama seusai Diskusi Hukum di kampus Jalan Sei Serayu Medan, Sabtu (16/10). persoalan korupsi diseret-seret ke wacana politis. Tiba waktunya didiamkan, dan suatu ketika dibuka lagi. “Kasus Century lebih besar muatan politisnya, dan sekarang ini terkesan didiamkan saja. Meski kasus itu tidak pernah ditutup,” kata Yunus dalam diskusi yang dipandu Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum UMA Dr Mirza Nasution SH dan diikuti puluhan mahasiswa pascasarjana itu. Yunus Husein juga menyebutkan, bahwa penyebab utama korupsi karena sistem kekuasaan yang otoriter, le-

mahnya sistem manajemen pengawasan, lemahnya penegakan hukum dan maraknya mafia hukum, tidak adanya keteladanan pimpinan, gaji penyelenggara yang rendah, serta masyarakat yang apatis. Tinggal Kolor Dalam kesempatan itu, Guru Besar FH USU Bismar Nasution mengatakan, ketika hukuman penjara bagi koruptor tidak lagi mendatangkan efek jera, dan hukuman mati bagi koruptor masih menjadi debatable, maka hukuman yang pas bagi koruptor adalah menarik

semua harta kekayaannya hingga tinggal celana kolor. “Miskinkan saja koruptor itu. Biarkan saja mantan koruptor itu mengemisngemis di lampu merah sana,” kata Ketua Pascasarjana Ilmu Hukum USU ini. Bismar menjelaskan, bahwa menarik semua kekayaan koruptor itu ada dasar hukumnya di dunia ini. Tapi sayang, Indonsia tidak mau menggali dan menggunakannya. “Selama ini seorang koruptor setelah menjalani hukuman penjara, lalu pulang ke rumahnya masih memiliki kekayaan yang berlimpah dengan rumah mewah dan mobil mewah, sehingga tidak menimbulkan efek jera,” kata pakar Hukum Bisnis itu pada diskusi bertajuk “Pemberantasan Korupsi dan Penerapan Good Governance” itu. Pada kesempatan itu Bismar juga mengemukakan bahwa dalam pemberantasan korupsi di negeri ini tidak terlepas dari peran hati nurani berbagai kalangan untuk menerapkannya. Seperti lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif. Artinya lembaga legislatif mampu menjalankan fungsi kontrolnya secara efektif. Sedangkan lembaga yudikatif bekerja tanpa campur tangan pihak lain, bersih dan profesional. Lembaga eksekutif atau birokrasi bekerja secara profesional dan memiliki integritas yang tinggi. Khususnya bagi peranan birokrasi dalam mengupayakan good governance. Sementara itu, Kasat II Ekonomi Ditreskrim Poldasu AKBP Albert Sianipar mengatakan, pemberantasan korupsi dilakukan jika orang yang diberi kepercayaan menegakkan hukum mau dan mampu. “Kalau mau dan mampu, semua akan beres,” tandasnya. (HAM)

Pengoperasian Taksi Blue Bird Ditunda Kajati Janji Tuntaskan Medan-andalas Pengoperasian Taksi Blue Bird yang semula direncanakan akan di-launching hari ini, Senin (18/10) ditunda. Hal itu disebabkan masih terkendala administrasi dari taksi tersebut. Penundaan tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Medan Dearmando Purba, SH saat dihubungi andalas, Minggu (17/10). “Dari kabar yang diinformasikan oleh pihak manajemen Blue Bird, rencana awalnya tanggal 18 Oktober ini akan beroperasi ternyata tidak jadi.

Manajemen Blue Bird menyatakan, masih ada kendala administrasi dari taksi itu. Misalnya masalah plat BK, surat kelengkapan kendaraan dan sebagainya,” kata Dearmando. Lebih lanjut Dearmando mengatakan, pihak manajemen Blue Bird juga belum bisa memberi keterangan kapan akan mulai dioperasikan. “Manajemen Blue Bird juga belum Geekly.tif mengetahui kapan. Namun, mereka berjanji akan selalu melaporkan perkembangannya,”ujarnya. Sebelumnya, Syafrizal, salah tim

rekrutmen supir taksi PT Blue Bird Group di Medan mengakui akan mengoperasikan armadanya pada tanggal 18 Oktober (hari inired). “Rencananya akan di-launching pada tanggal 18 Oktober 2010. Untuk tahap awal ini akan dioperasikan sebanyak 100 unit,” kata Syafrizal, baru-baru ini. Bahkan, katanya, manajemen PT Blue Bird Group di Medan tengah melakukan pendidikan singkat (diklat) kepada 300 orang calon pengemudi atau supir taksi Blue Bird yang akan dioperasikan di wilayah Kota Medan. (BEN)

Anggota DPRDSU Richard Lingga:

APBD Sumut Harus Proporsional dan Merata adalah bagaimana Medan–andalas Pemprovsu bisa Anggota DPRD Sumut, mengembangkan Richard Eddy M Lingga berperekonomian pendapat, untuk efisiensi masyarakat, seperserta peningkatan daya serap ti pertanian, peanggaran, pelaksanaan pemternakan, perkebangunan yang menggunabunan dan perikakan dana APBD harus lebih nan, serta usaha proporsional dan merata di kecil menengah. seluruh kabupaten/ kota, “Saya pikir hal sehingga tidak menimbulkan terjadinya kesenjangan an- Richard Eddy M Lingga ini sebagai wujud dari salahsatu upatara kabupaten/ kota. “Kalau hal ini bisa dilakukan ya pemprovsu dalam memfasilitasi Pemprovsu, maka anggaran yang terciptanya pertumbuhan ekonomi dituangkan dalam APBD tahun dan lapangan kerja bagi mas2011 baru bisa dikatakan pro yarakat lokal dengan cara menrakyat, karena basis masyarakat ciptakan iklim ekonomi kondusif,” justru ada di setiap kabupaten/ bebernya. Selanjutnya, tandas Richard, kota,” kata Richard Lingga di perlu juga diciptakan pola kemitMedan, Minggu (17/10). Untuk itu, lanjut anggota Komisi raan dalam mendukung pengemB DPRD Sumut ini, dia berharap bangan ekonomi berbasiskan agar APBD tahun 2011 hendak- lokalitas, sehingga harapan masyanya dilakukan secara proporsional rakat agar akolasi dana APBD sesuai dengan kemampuan keua- Sumut berpihak kepada mereka, ngan daerah dan mengutamakan bukan sekadar mimpi belaka. “Kita mempertanyakan keperdaerah-daerah belum berkembang pihakan APBD Pemprovsu kepada di Sumut. Walaupun ada rencana penge- rakyat agar tidak salah sasaran, tatan anggaran, haruslah tetap terutama karena adanya perbedaan menganut asas proporsionalitas pandangan antara masyarakat dan dengan berbasis kepentingan birokrasi,” lanjut Richard. Di antaranya, dalam menyikapi masyarakat. “Hal ini juga telah kita sampaikan dalam pemandangan besarnya komposisi antara belanja umum Fraksi Partai Golkar terha- langsung dan belanja tidak langdap Rancangan APBD Sumut sung. Masyarakat menilai, ang2011, “ ungkap politisi Partai garan yang digunakan untuk kepentingan rakyat berupa belanja Golkar ini. Hal lain tak kalah pentingnya langsung, sedangkan belanja tidak

langsung dianggap tidak untuk mereka. Patut Dipertanyakan Di pihak lain, menurut perhitungan para penyusun anggaran (birokrat), banyak komponen anggaran yang dialokasikan untuk masyarakat secara langsung masuk dalam belanja tidak langsung. Bentuknya berupa belanja hibah, bantuan sosial (bansos), dan bantuan keuangan/ kota hingga desa. “Meski berbeda dalam menyikapinya, kita semua sepakat bahwa peran APBD terhadap perbaikan nasib rakyat sangat signifikan. Oleh karenanya kalau APBD Pemprovsu tidak berorientasi pada kebutuhan rakyat patut dipertanyakan,” ulasnya. Harus diakui, APBD merupaka salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah meski nilainya hanya sekitar satu persen dari total PDRD. Artinya, secara kumulatif sektor nonpemerintah memiliki peran yang jauh lebih besar. Tetapi, peran APBD tak bisa dinafikan begitu saja. APBD tetap memiliki peran sangat krusial, terutama untuk mengisi aksi yang tidak dimasuki swasta (seperti kemiskinan dan pengangguran). Karena itu pula, lanjut Richard, struktur pengeluaran dalam APBD sangat siknifikan dalam mencapai tujuan dan target pembangunan, yakni kesejahteraan rakyat. (UJ)

Kasus Korupsi Medan-andalas Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Sution Usman Adjie berjanji melakukan reformasi di kantornya dan menuntaskan kasus korupsi di Sumut yang menimbulkan kerugian negara. Janji ini diutarakannya dalam dialog antara Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dengan jajaran Kajari, Kacabjari se Sumut yang digelar di aula gedung Kejatisu, pekan lalu. Sution mengatakan dirinya akan berusaha menuntaskan kasus korupsi di tiga sektor, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. “Karena tiga sektor itu yang rawan korupsi,” kata dia di hadapan rombongan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Menurut dia, kasus korupsi pada sektor pendidikan, seperti dana bantuan operasional sekolah (BOS), dana alokasi khusus (DAK), dan bantuan berupa fisik. Kemudian, pada sektor kesehatan, seperti fasilitas kesehatan untuk masyarakat, pengadaan obat, dan lain-lain. Sedangkan sektor pelayanan publik yang rentan korupsi adalah masalah perizinan. Meski demikian, Sution tidak menjelaskan bagaimana mewujudkan hal itu. “Pokoknya seluruh Kajari dan Kacabjari harus mampu memujudkan komitmen bersama ini,” ujarnya. Selain menuntaskan kasus korupsi,Sution Usman Adjie juga akan melakukan reformasi kejaksaan di Kejati Sumut, dengan cara mempercepat penyelesaian setiap perkara. Artinya, perkara yang ditangani Kejati Sumut tidak lama. “Ini yang dinamakan reformasi kejaksaan,” katanya Sementara itu, usai pertemuan dengan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Kajatisu Sution Usman Adjie menjawab pertanyaan wartawan soal sanski moral, menyatakan dirinya siap dicopot bila janji dan komitmennya itu tidak sesuai dengan prakteknya. Sedangkan, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Yunus Husein memberi apresiasi atas komitmen Kajatisu Sution Usman Adjie. Satgas PMH berharap agar penuntasan kasus-kasus yang ditangani Kejatisu dilaksanakan dengan penuh profesionalisme, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Satgas menyatakan komitmennya memberantas mafia hokum dan menempatkan diri sebagai lembaga monitoring dan koordinasi agar seluruh lembaga penegak hokum mampu menegakkan hokum seadiladilnya dan sesuai dengan ketentuan perundangundangan. (FEL)


MEDAN KITA

Senin 18 Oktober 2010

KILAS

Dewan Diminta Perjuangkan Perbaikan Jalan Medan-andalas Anggota DPRD Sumut diminta ikut memperjuangkan perbaikan jalan. Sebab, tanpa infrastruktur yang memadai tujuan pembangunan tidak mungkin tercapai. “Bagaimana mungkin suatu daerah akan maju jika infrastrukturnya, terutama jalan, dalam keadaan rusak. Untuk itu, saya minta anggota DPRD Sumut memperhatikan betul upaya perbaikan jalan,” pinta Sekretaris Fitra Sumut, Elfenda Ananda, menanggapi pembahasan RAPBD 2011 yang saat ini tengah digodok di panitia anggaran DPRD Sumut dengan Pemprovsu, Minggu (17/10). Elfenda menceritakan saat beberapa waktu lalu ke luar kota, ia merasakan sendiri betapa parahnya kondisi jalan di sana, terutama banyaknya lubang di sepanjang ruas jalan tersebut. “Banyak jalan rusak. Lebih baik memperbaiki infrastruktur daripada memikirkan belanja beli helikopter, mobil dinas dan penghamburan uang APBD,” ujarnya. Ia melanjutkan, pembangunan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara menciptakan lapangan kerja baru seluas-luasnya. Untuk membuka lapangan kerja baru harus didukung dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai. “Infrastruktur menjadi prioritas dalam politik anggaran sebab infrastruktur yang buruk akan melestarikan kemiskinan,” katanya. Senada, anggota DPRD Sumut Syamsul Hilal juga mengajak masyarakat untuk mengubah paradigma pembangunan dengan memanfaatkan potensi lokal. “Melihat keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya melihat kota-kota besar. Paradigma ini harus diubah. Apalagi dengan adanya otonomi, pembangunan daerah harus diutamakan,” kata anggota Fraksi PDI perjuangan ini. Syamsul Hilal membenarkan struktur APBD saat ini masih belum berimbang antara belanja rutin dengan belanja pembangunan. Belanja pegawai 75 persen dan belanja publik cuma 25 persen. Hal ini juga terjadi di kabupaten/kota. Menurut dia, komposisi yang paling baik adalah belanja pegawai 49 persen dan belanja publik 51 persen “Tahun 2011, ketimpangan ini harus diperbaiki, belanja publik harus diperbesar,” katanya. Dia menyebutkan pada belanja publik APBD 2011 untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur direncanakan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur ini meliputi jalan, jembatan, irigasi, dan gedung-gedung sekolah. “Belanja publik akan banyak dialokasikan untuk kesehatan dan pendidikan,” kata politisi PDIP ini. (FEL)

DPR Tinjau Program In Health di Medan Medan-andalas Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth dan RS Colombia Asia Medan terkait kerjasama dengan PT Asuransi Jiwa In health Indonesia Medan, kemarin. Ketua Tim DPR RI Pius Lustrilanang mengatakan, kunjungan ini dalam rangka evaluasi terhadap pelaksanaan program jaminan pemeliharaan kesehaan bagi anggota DPR RI beserta anggota keluarganya. “Program ini telah berlangsung sejak tahun 1994 antara Sekretariat Jenderal DPR RI degan PT Askes (Persero),” ujarnya. Dijelaskannya, tahun 2010 penyelenggaaan program jaminan pemeliharaan kesehatan tidak lagi berdasarkan penunjukan langsung, tetapi melalui mekanisme lelang umum dengan mengacu pada Keppres 80 tahun 2003. Maka, pada 1 Januari 2010, kerjasama dilakukan dengan PT Asuransi Jiwa In health Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Askes. “Dengan adanya kejasama ini, PT Asuransi Jiwa In health Indonesia diharapkan akan semakin meningkatkan pelayanan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan bagi anggota DPR RI beserta anggota keluarganya,” ujarnya. Sementara General Manager PT Asuransi Jiwa In health Indonesia Medan, Suriana Dewi mengatakan, fasilitas pemeliharaan kesehatan untuk anggota DPR RI di Medan ditunjuk RS Santa Elisabeth dan RS Colombia Asia Medan. “Fasilitasnya dapat digunakan hingga berobat ke luar negeri,” jelas Suriana. Sedangkan untuk pembayaran klaim, menurutnya, PT Asuransi Jiwa In health Indonesia Medan sejauh ini belum ada kendala. Pihaknya juga menempati pekerja asuransi di RS yang berkoordinasi selama jam kerja. “Jika dalam keadaan emergensi, peserta atau pihak rumah sakit dapat menghubungi langsung agar peserta dapat cepat ditangani oleh para medis RS yang dirujuk PT Asuransi Jiwa In health,” pungkasnya. (YN)

Mamre Runggun Delitua Liturgi Kebaktian Padang Delitua-andalas Mamre (kaum bapak-red) Rungun Delitua Kelompok II dan V Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Gang Rela melaksanakan Liturgi Kebaktian Padang di Taman Wisata Iman Sidikalang, Sabtu (16/10). Mamre yang mengambil titik kumpul di Primary Delitua berangkat pukul 05.30 WIB, dan sarapan pagi di Perceren Berastagi dan sampai di Taman Iman sekira pukul 10.30 wib. Didampingi Emeritus Serta Ginting dan Emeritus JM Tarigan, Pt Emeritus P Ginting menyebutkan, salah satu contoh bila Moria tidak berada selama seminggu saja, maka para Mamre Runggun Delitua dipastikan sudah bertemu di rumah makan dan pakaianpun sudah pasti tidak karuan karena tidak ada lagi yang mempersiapkannya. “Kita tidak bisa memungkirinya bahwa Moria kita sangat berperan untuk mewarnai kehidupan di keluarga dan anak-anak. Jadi, mari kita memberi perhatian yang cukup dan menghargai Moria kita, sebab awalnya Tuhan menjadikan mereka berasal dari tulang rusuk Adam (laki-laki-red),” ujar Emeritus Palem Ginting. Di sini, para Mamre mengungkapkan pengalamannya dalam menghadapi Morian-nya di keluarga dan mendiskusikannya bagaimana cara dan solusi yang harus diambil khususnya dalam mendidik anak, tanpa mencederai firman Tuhan yang ada di Alkitab. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan bersama di rerumputan yang hijau dengan udara yang begitu sangat sejuk. Terakhir, para Mamre berjalan menyusuri gambar prosesi penyaliban Yesus dan foto bersama. (WAN)

harian andalas | Hal.

3

Gadis Penderita Kanker Tulang Bertolak ke Penang

andalas/asril tanjung

BERTOLAK KE PENANG-Sebelum bertolak ke Penang, Sheila diabadikan bersama kedua orangtuanya dan dr Darwin Kangdra dan Eric Winata di Bandara Polonia.

Medan-andalas Ditemani kedua orangtua dan Dr Darwin Kangdra serta Eric Winata salah seorang donatur, Sheila (14) penderita kanker tulang atau ostio sarcoma, Sabtu (16/10) bertolak ke Rumah Sakit Gleanagles Pulau Penang, Malaysia menggunakan maskapai Sriwijaya Air melalui Bandara Internasional Polonia Medan. “Seharusnya Sheila sudah bisa bertolak pada Kamis lalu, namun karena paspor dan surat-surat lainnya belum siap terpaksa keberangkatannya ditunda hingga Sabtu. Kita harapkan tim dokter di RS Gleanagles bisa berbuat yang terbaik untuk Sheila,” ucap Eric Winata, dermawan yang membiayai perobatan Sheila, di Terminal Keberangkatan Internasinal. Menurut Eric, keberangkatan Sheila juga tidak terlepas dari bantuan para donatur yang simpati kepada penderitaan siswa kelas 2 SMP Muhammadiyah 57 Jalan Mustafa Medan itu. Eric menambahkan, bahwa kondisi Sheila juga tidak bisa dibiarkan terlalu lama, mengingat Sheila

Pengadaan Alkes Senilai Rp 4 M di Samosir Diprotes Medan-andalas Setelah proses tender pembangunan RSU Hadrianus Sinaga mendapat protes lelang dari rekanan beberapa waktu lalu, kali ini giliran proses lelang alat kesehatan di rumah sakit yang berlokasi di Pangururan tersebut yang mendapat sanggahan. Bahkan dari sanggahan yang dikutip wartawan terungkap, bahwa tanpa diprotes pun, pemenang lelang pengadaan alat kesehatan dimaksud, berpeluang untuk terjerumus melakukan tindakan melanggar hukum nantinya. “Berdasarkan yang dibuat panitia, kami mempertanyakan apakah hanya dengan surat izin penyalur alat kesehatan bisa dibenarkan untuk menyalurkan obat “epineprin/adrenalin inj’ 1 (satu) box/100 amp? Apabila hal ini dibenarkan, maka kami mohon hal tersebut dapat disosialisasikan kepada seluruh PBF (pedagang besar farmasi) dan apotik di Indonesia,” kata kuasa hukum sejumlah PBF, D Hendry Manurung SH, kepada wartawan, Minggu (17/10), menjelaskan isi sanggahan yang dibuat oleh CV Guna Mandiri dan PT Masarinda Abadi tersebut. Selain hal di atas, sanggahan juga memuat indikasi KKN meliputi empat modus. Pertama, sikap panitia yang terkesan tak memberi kesempatan

kepada rekanan untuk bersaing menawarkan beberapa merek alat kesehatan. Sehingga, pihak panitia jadi leluasa mengarahkan produk tertentu saja. Kedua, upaya panitia untuk meloloskan rekanan (penyedia jasa) pengadaan obat yang sama sekali tak memiliki izin dari PBF dengan dalih peraturan sendiri di luar SK Menkes atau Permenkes RI. Ketiga, gelagat oknum panitia yang ‘mengarahkan’ penyedia jasa (rekanan) tertentu untuk ‘menyesuaikan’ nomor registrasi produk (No.ART) seperti tercantum pada dokumen lelang dengan kriteria harga perhitungan sendiri (HPS), padahal HPS dari panitia bersifat rahasia. Dan keempat, tindakan panitia yang menempatkan pejabat yang tidak memiliki APBJB sebagai ketua panitia lelang sehingga terindikasi peranan ketua panitia hanya sebagai ‘boneka’ belaka yang sepenuhnya dikendalikan oleh oknum panitia lain yang memang memiliki APBJB. Proyek pengadaan Alkes di RSU Dr Hadrianus Sinaga di Pangururan Samosir itu meliputi alat-alat kesehatan untuk Program Ponek senilai Rp2 miliar lebih, alat-alat transfusi darah senilai Rp1,8 miliar, dan pengadaan fasilitas tempat tidur (bed pasien) kelas III RSU senilai Rp230-an juta. Ketiga paket proyek itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor kesehatan untuk Pemkab Samosir tahun anggaran 2010. Panitia lelang yang berjumlah 5 orang itu dipimpin Berlin Hutajulu, yang namanya tak tercantum pada daftar APBJB di LKPP Bappenas

untuk kelompok instansi Pemkab Samosir. Kesilapan Panitia Sementara itu, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Drs Dahlan Pandiangan menyebutkan, terjadinya perubahan spesifikasi dalam tender itu semata-mata merupakan kesilapan panita, dalam menguraikan spesifikasi teknis barang atau alat-alat kesehatan tersebut. “Spesifikasi teknis barang telah diubah menjadi seperti yang dicantumkan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa waktu pengiriman barang yang ditawarkan peserta lelang, adalah yang disetujui perusahaan pemberi dukungan,” katanya dalam rilis yang juga diteken Sekretaris Panitia Doresmin Sinaga. Sementara itu Ketua Panitia Lelang Pengadaan Alkes RSU Samosir Berlin Hutajulu ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan, CV Marluga Artha Mulia yang memenangkan lelang proyek tersebut dengan alasan bahwa perusahaan tersebut mengajukan penawaran terendah. “Perusahaan yang memenangkan lelang ini, adalah yang mengajukan penawaran terendah,” kata Hutajulu Hutajulu juga membantah bahwa dirinya sebagai Ketua Panitia Lelang tidak memiliki sertifikasi (APBJB) sebagaimana diatur Lembaga Kebijakan Pengaturan Paket (LKPP) di Bappenas RI, seperti yang dimuat di harian terbitan Medan. “Saya sudah memiliki sertifikat itu dan terdaftar di Depkes Sumut,” kata hutajulu. (RPS)

Siswa Kehilangan Jati Diri

Perlu, Pendidikan Moral dan Budi Pekerti Seiring semakin pesatnya perkembangan teknologi dan budaya, siswa zaman sekarang kehilangan jati diri sebagai masyarakat intelektual. Jati diri siswa diperkirakan turun beberapa level lebih rendah derajatnya karena dikaburkan oleh tingkah laku yang tidak sesuai secara norma atau aturan sosial.

T

ingkah laku yang tidak sesuai itu disebabkan bermacammacam faktor lingkungan di antaranya keluarga dan sosial. Karena itu, Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Sumut dan Yayasan Kasih Sayang Abadi Medan akan menggelar seminar umum pendidikan moral dan budi pekerti dengan nara sumber Njoto Suhardjojo, seorang pakar budi pekerti.

Njoto Suhardjojo Hal ini dikatakan, Ketua ICATI-Sumut, Matseh Kosasih, didampingi Wakil Ketua ICATI Joko Dharmanadi BSc di kantor ICATI, Jalan Brigjend Katamso Medan, Minggu (17/10). “Perlu dibangkitkan kembali soal moralitas, dan budi pekerti yang merupakan etika dasar kehidupan,” kata Matseh Kosasih. Di dalam seminar Njoto Suhardjojo akan mengupas tentang “Budi Pekerti “ dan menyajikan beberapa contoh dengan cerita menarik selama dua hari pada tanggal 23 -24 Oktober mendatang di Novotel Soechi Medan, Karo Room, pukul 19.00 – 21.30 WIB. Melalui seminar kata Matseh, perilaku atau

watak seseorang diharapkan bisa membedakan hal baik dan buruk sehingga mampu diterapkan dalam kehidupan. Hal senada juga dikatakan, Joko Dharmanadi. Menurutnya, keluarga akan membawa pengaruh besar pada diri

seorang anak sebab keluarga merupakan cerminan kebiasaan anak dalam melakukan tingkah laku yang positif dalam berinteraksi dengan lingkungan. Joko mengatakan, setiap anggota keluarga sebaiknya membiasakan diri berpamitan atau

selalu mengeluh dengan sakit kaki yang dideritanya. “Saat ini kondisinya serba salah. Duduk sebentar, lalu berdiri kembali karena denyutan di kakinya,” ujar Eric. Sementara, pasangan suami istri Ruspandi dan Diana Siska, orangtua Sheila yang juga ikut mendampingi putrinya, mengaku sangat prihatin atas penderitaan yang dialami putrinya. Mereka berharap, tim dokter bisa menyembuhan penyakit putrinya tanpa harus diamputasi. “Sheila anak tunggal kami. Kami ingin dia bisa sembuh tanpa harus diamputasi,” ujar Diana seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dermawan dan para donatur yang telah memberikan bantuan kepada putrinya. Pantauan di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Polonia selama proses pemberangkatan, sejumlah penumpang lainnya yang juga ingin bertolak ke luar negeri, secara spontan juga memberikan bantuan kepada Sheila yang sempat menunjukkan kaki kirinya yang sudah membesar tersebut. (RIL)

Zulhendri Hanyut di Sungai Deli Medan-andalas Zulhendri Nababan (12) warga Jalan Jermal Lingkungan VI Simpang Kantor Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, hanyut di Sungai Deli, saat mandi dikawasan Jalan Young Panah Hijau Kecamatan Medan Marelan, Minggu (17/10). Hingga berita ini diturunkan, siswa kelas 5 SD ini belum ditemukan. Sumber andalas mengatakan, saat itu, Zulhendri ingin membeli jajanan, namun kemudian diajak teman-temannya untuk mandi di sungai. Zulhendri dan kawankawan bermain di atas sampan milik warga. Saat ingin mencuci muka, Zulhenri didorong salah satu temannya sehingga masuk ke dalam sungai. Teman-temannya berusaha menolong, tapi Zulhendri keburu terbawa arus Sungai Deli yang deras dan dalam. Melihat kejadian itu, teman-teman korban mengadukannya ke keluarga korban. Ibu korban, Boru Silitonga (30) menjerit seraya bergegas ke lokasi tempat hanyutnya sang anak. Ibu korban mengatakan, dirinya tidak tahu kalau anaknya mandi-mandi di kawasan Sungai Deli. “Kok maulah dia diajak temannya untuk mandi di sungai. Padahal, dia kan jarang keluar rumah,” ujarnya sambil menangis. Dirinya berharap agar anaknya dapat segera ditemukan.”Saya sudah pasrah, yang penting anak saya ditemukan baik hidup maupun mati,”tandasnya. Kejadian ini menjadi pusat perhatian warga sekitar dan pengguna jalan membuat kawasan sekitar menjadi macet, mereka penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya. Pantauan andalas, Minggu (17/10) tampak keluarga dan warga sekitar serta tim SAR mencari Zulhendri yang hanyut di kawasan sungai. (IKA)

bersalaman saat kembali ke rumah atau saat akan meninggalkan rumah agar anak bisa melakukan hal yang sama sehingga menjadi sebuah kebiasaan yang akan dilakukan di rumah dengan anggota keluarganya. Njoto Suhardjojo, seorang pakar budi pekerti yang telah berhasil menyosialisasikan pendidikan budi pekerti di Jakarta, Bogor, Bandung,

Sukabumi, Tegal, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Jambi, Pekan Baru dan Banjarmasin. Sejak tahun 2006, beliau mulai membawakan seminar skala kecil hingga seminar skala besar sebanyak hampir 70 kali dengan menggunakan bahasa Indonesia yang mudah di mengerti dan contoh contoh kasus menarik untuk di bahas. (SIONG)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 18 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

4

andalas/iwan

KORBAN TABRAK LARI-Syarah Fitria Indirwan (14) pelajar Kelas I, Tata Busana II, SMK Negeri X Medan, (kiri) menjadi korban tabrak lari yang dilakukan seorang pengendara sepeda motor, saat berboncengan dengan ibunya, yang terjadi di Jalan Alfalah Medan. (kanan) sepeda motor pelaku yang ditinggal di lokasi kejadian. andalas/iwan

KILAS

Pencurian Sawit Dibeking Petinggi Perkebunan ? Stabat-andalas Pencurian berondolan sawit di areal perkebunan Gohor Lama, PTPN 2 (sekarang Langkat Nusantara Kepong-red) berjalan mulus, karena diduga dibecking oleh oknum-oknum petinggidi perkebunan tersebut. Informasi diperoleh, setiap hari puluhan ton berondolan sawit diangkut keluar areal kebun Gohor Lama. Karena itu pihak perusahaan, PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) diduga telah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurut sumber yang pernah bekerja sebagai petugas keamanan di sana, aksi pencurian itu sudah berlangsung bertahun-tahun dan sulit untuk diberantas, karena diduga melibatkan ‘orang dalam’. Aksi tersebut dikoordinir oleh R. Menggapi hal tersebut, Kapolres Langkat, AKBP Mardiyono SiK MSi berjanji akan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Tanggapan itu disampaikan Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Langkat, IPTU J Aruan kepada para wartawan di Aula Mapolres Langkat, baru-baru ini. “Kalau benar seperti itu, akan kami selidiki. Apalagi kalau melibatkan para petugas dari Polres Langkat, pasti akan kami tindaklanjuti,”ujarnya. (BD)

Dua Pencuri Beraksi di Toko Emas M Nur Medan-andalas Dua pria mengaku pemulung diamankan ke Polsek Medan Kota setelah kedapatan mencuri kalung emas dari toko emas M Nur kawasan Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan, Sabtu (16/10) siang. Keduanya, berumur 60 dan 57 itu kini diperiksa intensif. Kapolsek Medan Kota, AKP M Harry Sandi Sinurat SiK melalui Kanit Reskrim, Iptu S Simaremare kepada wartawan, mengatakan, kedua tersangka Joko (60) dan Winoto (57) tertangkap tangan setelah berhasil menyobek perekat kaca steling dan membawa lima kalung emas 22 karat seberat 25 gram, serta satu kalung emas murni 20 gram. Winoto, dikatakannya, bertugas menyobek sisi kaca steling dengan skrap tipis, lalu Joko berperan mengambil emas dari dalam steling. “Saat melakukan aksi kejahatannya, Winoto meletakkan bungkusan plastik di atas steling sehingga pemiliknya, Desi, 31 tahun, warga Jalan AR Hakim tidak mengetahui perbuatan tersangka,” kata Simaremare. Berhasil menyikat enam kalung emas Joko kabur. Beberapa menit kemudian, pemilik toko, Desi, mulai curiga melihat bungkusan plastik di atas steling. Saat dicek, dia melihat enam kalung emas telah raib. Tahu pemilik bungkusan plastik milik pemulung, Desi dan beberapa orang langsung menyergap Winoto, dan menginterogasinya. Sedangkan Joko, berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian. Pengakuan kedua tersangka, mereka baru dua hari berada di Medan. Selama dua bulan, keduanya memulung di kota Tebing Tinggi, dan menetap di Kampung Bamban, Desa Samben. “Belum jelas alamat pasti keduanya, karena tidak mempunyai KTP, tetapi Joko mengaku beralamat di Jalan Banyu Urip, Surabaya, sedangkan Winoto mengaku beralamat di Jalan Jenderal Basuki Rahmad, Surabaya. Mereka menyatakan mencari peruntungan di Sumut,” sebutnya. Polisi juga belum dapat memastikan modus kedua pria itu melakukan pencurian. “Sementara ini kita menduga untuk kebutuhan hidup, karena ketika ditanya kemungkinan hasil curiannya untuk pulang ke Surabaya, Jawa Timur, kedua tersangka menggelang,” kata Simaremare. (HER)

A Ping, Pemilik tak Gentar dengan Polisi Medan-andalas Halaman Wihara Pasar V, persis di belakang swalayan makro Jalan Gatot Subroto Medan dilaporkan dijadikan ajang permainan judi Samkwan atau dadu putar. Praktik judi samkwan yang disebutsebut milik pria suku tionghoa bernama A Ping tersebut, semakin hari semakin ramai. Para pemain tidak hanya dari Medan, melainkan berasal dari berbagai daerah seperti Deli Serdang, Binjai, Langkat. Jika sebelumnya, baru-baru buka, praktik judi samkwan itu hanya beromzet puluhan juta rupiah, kini omzet perjudian itu dilaporkan sudah mencapai ratusan juta rupiah. Para pemain umumnya pengusaha. “Selama dua hari belakangan ini, para pemain semakin ramai, bahkan halaman Wihara hampir tidak muat mobil para

Wihara Dijadikan Ajang Judi Samkwan

pemain. Dari jumlah pemain yang begitu banyak, diperkirakan omzetnya mencapai ratusan juta rupiah,” kata beberapa pemain, kepada wartawan. Bahkan, katanya, para pemain semakin ramai karena ada jaminan dari sang bandar bernama A Ping, yang tidak gentar terhadap polisi. Konon, A Ping mengaku kepada para pemain, lokasi perjudiannya itu tidak mungkin bisa digerebek polisi karena pengamanan berlapir-lapis. “Tidak usah takut, lokasi ini tidak akan digerebek polisi karena pengamanan cukup ketat. Semua pemain akan aman selama di lokasi sampai ke rumah masingmasing,” kata A Ping kepada para pemain sebagaimana dikutip sumber wartawan. Selain itu, A Ping dengan sesumbar mengaku sudah mengatur oknumoknum di institusi polisi. Sehingga bila ada anggota polisi yang lain hendak mendatangi lokasi, akan segera diberitahu oknum polisi yang mendapat ‘jatah’ tersebut.

Barang bukti 1 buah Magazen FN dan 7 butir amunisi aktif. andalas/lamhot situmorang

Warga Munte Temukan Magazen dan Amunisi Aktif Tanah Karo-andalas Seorang warga Desa Munte, Kecamatan Munte, Kabupaten Tanah Karo menemukan satu unit magazen dan 7 amunisi aktif jenis Call 9 mm (4 butir buatan Pindad (Perusahaan Industri Angkatan Darat) dan 3 butir buatan Luger) di pinggiran jalan daerah itu, Kamis (14/10) sekira pukul 16.30 Wib. Selanjutnya barang bukti yang masih aktif ini diserahkan oleh penemunya ke piket Koramil 06/MT yang diterima Sertu Sukiman pukul 20.30 wib dan diserahkan ke

Pasi Intel Dim 0205/TK, Kapten Junedi Tarigan, guna pengamanan dan pengusutan lebih lanjut. Dandim 0205/TK, Letkol Kav Prince Meyer Putong SH Ketika dikonfirmasi Minggu, (17/10) pukul 12.44 WIB, melalui telepon selulernya membenarkan temuan itu. “Barang bukti magazen dan amunisi tersebut ditemukan oleh seorang warga yang hendak melayat saudaranya yang meninggal dunia,” kata Prince sembari mengatakan bahwa temuan itu telah dilaporkan ke atasanya. (LAMS)

Empat Bandar Ditangkap

Poldasu Gerebek Lokasi Pesta Narkoba Medan-andalas Direktorat Narkoba Poldasu menggerebek sebuah rumah di Lingkungan 21, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, yang diduga sering dijadikan lokasi ‘pesta’ para Bandar narkoba, Jumat (15/10) sekira Pukul 08.30 WIB. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil meringkus empat tersangka, yang ditengarai sebagai bandar besar narkoba di

kawasan Labuhan Deli dan Belawan. Mereka ditangkap ketika sedang mengkonsumsi sabu-sabu. Dari mereka, polisi menyita barang bukti, 21 paket sabu-sabu seharga Rp75 juta, dua unit laptop, uang kontan Rp20 juta hasil penjualan, dua unit sepeda motor berikut 20 unit handphon bermacam merk. Keempat tersangka adalah Abdul Rahman Nasution (38) , Abdul Rahim (30), Sazli Nasution (18) dan

Alang (18), keempatnya warga Lk 21, Kel. Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Drs Jhon Turman Panjaitan, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, tersangka Abdul Rahman Nasution dikenal sebagai Bandar besar narkoba khusus dikawasan Labuhan Deli dan Belawan. “Target utama adalah Abdul Rahman Nasution. Dia sudah lama menjadi Target Operasi (TO). (HER)

“Boleh saja para pemain yakin dengan omongan bandar tersebut sebab para pemain yang doyan samkwan sudah mengenal betul A Ping,karena dia sudah lama mengoperasikan judi samkwan, makanya pemain semakin ramai,” kata sumber. Bahkan, sumber mengaku, A Ping sangat mahir meyakinkan para pemain sehingga pemain yang merupakan ‘langganan’ perjudian samkwan di daerah lain bisa tertarik main di lokasi judi yang dikelola A Ping. Sebagaimana diketahui, A Ping dan beberapa temannya bertindak sebagai bandar, membuka judi samkwan di Pasar V samping Wihara, di belakang swalayan makro, sejak seminggu lalu. A Ping Cs berani menyewa lokasi itu dari oknum petugas dengan harga tinggi karena mengetahui bisnis judi samkwan sangat menguntungkan. Dulunya, dilokasi judi itu beroperasi judi samkwan/dadu putar yang dikelola oknum petugas. Namun beberapa minggu belakangan ini, pengelola meng-

hentikan usahanya namun kemudian, A Ping Cs meminta kepada oknum tersebut agar lokasi itu digunakan bermain judi samkwan. Karena selama ini lokasi judi tersebut dinilai aman, sehingga A Ping Cs menyewa dengan harga tinggi dengan syarat, oknum dimaksud dijadikan sebagai tenaga pengamanan dengan gaji yang sangat besar. Warga sekitar sudah lama merasa resah dengan munculnya judi samkwan tersebut namun karena ada keterlibatan oknum sehingga warga tidak berani bertindak. Bahkan, warga sudah berulang kali melaporkan perjudian itu ke Polsekta Sunggal dan Polresta Medan bahkan Poldasu namun tidak berani bertindak. Buktinya, sampai sekarang tetap beroperasi. “Kami meminta Kapoldasu Irjen Drs Oegroseno melakukan koordinasi dengan Pangdam I/BB, untuk menutup aksi perjudian tersebut,” pinta warga. (HER)

Terkait Perkara PT HIA Hakim Dinilai tak Profesional Dr Polentyno Girsang SpB KBD Fina Cs menilai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pematang Siantar tidak profesional dalam memberi putusan atas perkara PT Horas Insani Abadi (HIA).

D

irinya keberatan divonis bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sehingga dipidana penjara selama enam bulan dan wajib mengembalikan dokumen-dokumen PT HIA kepada Dr Petrus Yusuf dkk selaku pelapor. Majelis hakim juga membebaninya untuk membayar ongkos perkara Reg Perk Nomor: PDM-299/PSIAN/Ep.1/ 10/2009 itu sebesar Rp5.000. Atas putusan Majelis Hakim PN Pematang Siantar yang dibacakan pada sidang tanggal 31 Agustus 2010 itu, Polentyno Girsang menyatakan penolakannya dan mengajukan eksaminasi ke Propam Mabes Polrio, Jaksa Muda Pengawas Kejagung, dan Hakim Agung di Jakarta. “Putusan majelis hakim tidak profesional. Saya memrotes dan menolaknya, makanya saya mengajukan eksaminasi. Dan, sudah saya ajukan pada tanggal 29 September 2010 lalu,” kata Polentyno kepada andalas, Rabu (13/10), di kediamannya Jalan Laut Tawar, No 26 Pematang Siantar. Menurutnya, polisi, jaksa, dan hakim yang menangani perkara PT HIA telah mengabaikan kebenaran. Perkara itu seharusnya dihentikan penanganannya karena pelapor melakukan banyak pelanggaran. Seperti pelanggaran terhadap pasal-pasal hukum yang tertera dalam Anggaran Dasar PT HIA, UU Perseroan, dan UU Wajib Daftar Perusahaan, yakni melaporkan ke Menkum HAM

tentang perubahan anggaran dasar PT HIA dan mendaftarkan perusahaan serta mengaktanotariskannya dalam tempo 14 hari (sesuai UU No 40/ 2007). “Jika pasal-pasal ini dilanggar, berarti perubahan anggaran dasar PT HIA tidak pernah terjadi dan akta yang diterbitkan kemudian tidak dapat dipergunakan sebagai akta otentik PT HIA,” tegasnya. Menurutnya, PT HIA sendiri tak eksis lagi secara hukum sesuai pasal 184 UU No 40/ 2007. Hal ini juga sesuai dengan hasil Seminar Sehari Pertanggungjawaban Organ-organ Perseroan Terbatas Dalam Perspektif UU No 40/2007 dan Penegakan Hukum, tanggal 22 September 2010 di aula Fakultas Hukum USI Pematang Siantar. Terkait perubahaan AD PT HIA, selain harus dilaporkan ke Menkum HAM, kemudian diaktenotariskan dan daftar selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 hari sesudah RUPS PT HIA pada 27 Februari 2007 ternyata itu tidak dilakukan oleh Dr Krisman Girsang sebagai pimpinan RUPS maupun Notaris Henry Sinaga SH sebagai notulen rapat. Begitu juga dengan pengurus terpilih PT HIA hasil RUPS 27 Februari 2007 yaitu Dr Petrus Yusuf sebagai Direktur, Ir Alimin Sipayung sebagai Komisaris Utama, dan Dr Paulus Suryanata, dan Iman Ika sebagai Komisaris, tidak ada dilaporkan dan didaftarkan. Karena sampai tanggal 11 Maret 2007 setelah RUPS, perubahan-perubahan di PT HIA tidak terdaftar di Menkum HAM, di daftar perusahaan, perubahan-perubahan itu menjadi tidak berlaku, sehingga secara hukum, PT HIA tidak lagi eksis. Hal itu juga diperkuat dengan keterangan saksi ahli

dari Fakultas Hukum USU Prof Dr Tan Kamello SH MSI Guru Besar Hukum Perdata pada persidangan minggu pertama April 2010. “Maka itu pengurus PT HIA hasil RUPS 27 Februari 2007 dianggap tidak ada sehingga pengurus tersebut tidak sah dan tidak dapat melakukan perbuatan hukum atas nama PT HIA,” ujar Polentyno. Palentyno juga mengatakan perubahan AD PT HIA hasil RUPS tanggal 27-28 Februari 2008 yang telah dilaporkan ke Menkum HAM, Dirinya terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi dan Depkes RI sejak 8 Maret 2007 sebagai Direktur RS HI yang sah dan berlaku sampai ada serah terima kepada direktur baru hasil keputusan RUPS PT HIA yang sah. Menyangkut keberadaan Petrus Yusuf dkk yang mengaku-aku sebagai pengurus terpilih PT HIA hasil RUPS 27-28 Februari 2008, adalah cacat hukum sehingga seharusnya laporan Petrus Yusuf dkk kepada polisi dari sejak awal dinilai in casu sehingga tidak boleh diproses secara hukum, apalagi diteruskan ke Jaksa. Saksi ahli Prof Dr Tan Kamello SH MSI sendiri sudah memberikan penjelasan sewaktu di persidangan PN Pematang Siantar perkara itu, seharusnya sudah disetop karena pelapor dan terlapor dianggap error in persona. Perkara itu ditangani penyidik Polresta Pematang Siantar, AKBP Andreas Kusneidi (Kapolresta tahun 20082009), AKP AY Harahap (Kasat Serse tahun 2008-2010), Bripka MP Simanjuntak, Iptu Kasman Samosir, Hermanto Sijabat. Tim jaksa penuntut umum, Andreas Tarigan SH dan RSB Simangungsong SH. Majelis hakim, Mien Munthe SH, Hadi Sunoto SH, dan Mardison SH. (EP)


Senin 18 Oktober 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

5

Penyertaan Modal ke Bank Sumut Langgar Permendagri

Pesta Danau Toba Untungkan Kota Medan

Medan-andalas Penyertaan modal kepada PT Bank Sumut yang dilakukan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Sumut TA 2011, dinilai tidak sejalan dengan arahan yang terdapat pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2011. Secara jelas, kata Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Sumut, Andi Arba, lampiran Permendagri No 37/2010 pada Bagian II Angka 3 Huruf B, tentang Pengeluaran Pembiayaan menyatakan, penyertaan modal pemerintah daerah pada BUMN/BUMD atau badan usaha lainnya, dapat dianggarkan dalam APBD apabila jumlah yang akan disertakan dalam tahun anggaran berkenaan telah ditetapkan dalam peraturan daerah tentang penyertaan modal. “Karena itu, penyertaan modal kepada PT Bank Sumut sebagaimana yang terdapat dalam R-APBD TA 2011 maupun pada tahun 2010 sama sekali tidak dinaungi oleh peraturan daerah tentang penyertaan modal yang semestinya,” kata Andi Arba kepada wartawan di Medan, Sabtu (16/10). Dalam Pemandangan Umum F-PKS terhadap Nota Keuangan dan R-APBD Sumut TA 2011, yang disampaikannya melalui Rapat Paripurna DPRD Sumut, pada Kamis, 14 Oktober 2010, penyertaan modal kepada PT Bank Sumut pada R-APBD 2011 ini sebesar Rp150 miliar. “Sedangkan pada tahun anggaran 2010, APBD Provinsi Sumut juga telah mengeluarkan dana untuk penyertaan modal kepada PT Bank Sumut sebesar Rp150 miliar,” kata Andi Arba. Ditegaskan Andi, penyertaan modal ini perlu menjadi perhatian bersama, sebab hal ini bukanlah hanya sekadar masalah teknis semata, tapi menggambarkan cara menetapkan suatu kebijakan. "Sungguh merupakan suatu kebodohan bersama jika anggaran sebesar Rp150 miliar disetujui untuk ditempatkan sebagai penyertaan modal, tanpa landasan pemikiran yang jelas tentang urgensi dan tujuannya,” ujar Andi. (STARBERITA)

Medan-andalas Pemerintah Kota Medan mendukung penuh Pesta Danau Toba 2010 yang akan digelar di Parapat 20-24 Oktober karena pesta itu juga menguntungkan daerah tersebut yang merupakan pintu gerbang masuk ke Sumatera utara.

Gudang CPO Ilegal Marak di Belawan Belawan-andalas Gudang penimbun CPO ilegal kian marak di Kecamatan Medan Belawan, khususnya di kawasan Jalan Kampung Salam. Kendati keberadaannya cukup terbuka, gudang-gudang CPO ilegal ini seolah tak terjamah hukum karena diduga dibekingi oknum-oknum aparat. Keberadaan gudang CPO ilegal tersebut cukup meresahkan warga maupun para pengguna jalan yang melintas di sana. Pasalnya setiap kali ada mobil tangki CPO yang akan masuk maupun keluar gudang CPO ilegal tersebut selalu menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Selain itu, lumpur dan tumpahan CPO dari mobil tangki yang habis 'kencing' di gudang CPO ilegal tersebut membuat badan jalan di kawasan itu menjadi licin sehingga membahayakan pengguna kendaraan yang melintas di sana. Sejumlah sopir mobil tangki CPO yang sempat ditanya wartawan mengaku mereka terpaksa terlibat dalam aktivitas ilegal itu karena takut keselamatannya terancam. Pasalnya, para anggota sindikat pencurian CPO itu menghadang mereka di ruas jalan tol kawasan KIM untuk dipaksa masuk ke gudang milik mafia CPO. Di tempat terpisah, sesuai data dari Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) PT (Persero) Pelabuhan I Cabang Belawan, dua pekan lalu tercatat dalam sepekan diperkirakan belasan ribu ton CPO diekspor ke Pelabuhan India diangkut dengan dua kapal tanker CPO. Masing-masing, diangkut Kapal MT Palma Prima diageni pelayaran TCK mengangkut sebanyak 8.250 ton CPO dan kapal tangker Angel 2 diageni pelayaran PT HSL mengangkut CPO sebanyak 7.200 ton. (BIN)

"Selain sebagai upaya mendukung kebangkitan pariwisata di Sumut, Kota Medan sebagai pintu gerbang Sumut dipastikan menerima banyak keuntungan dari pesta itu sehingga memang harus didukung," kata Wakil Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, di Medan, Minggu. Dia berbicara pada acara "soft opening" Pesta Danau Toba 2010 sekaligus "launching" batakuistik Yepppy Romero Pangaribuan yang dihadiri berbagai kalangan termasuk pejabat konsulat dari berbagai negara yang ada di Medan. Diharapkan Pesta Danau Toba yang menampilkan berbagai atraksi budaya, hiburan rakyat dan olahraga itu menambah banyak kedatangan wisatawan pada saat acara itu ataupun sebagai promosi untuk menjaring tamu asing pada tahun-tahun mendatang. Ketua panitia "soft opening" Pesta Danau Toba di Medan, Arthur Batubara, menyebutkan, acara itu digelar di Medan agar warga dan Pemerintah Kota Medan juga ikut memberikan dukungan penuh pada Pesta Danau Toba itu. Medan sebagai pintu gerbang masuk ke Sumut termasuk ke Parapat menjadi

PEST U TOBA PESTAA DANA DANAU (dari kiri-kanan) Ketua Umum Panitia Pesta Danau Toba Parlindungan Purba bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, Konjen India di Medan R Sukumaran, Konjen AS Stanley Harsha, Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Konjen Hongaria B Napitupulu, Konjen Belanda Oni Indrakusuma, dan Konjen Malaysia Norlin Othman memukul gendang saat "Soft Opening Pesta Danau Toba" di Medan, Sumut, Minggu (17/10). Antara/Septianda Perdana

salah satu penentu sukses tidaknya nanti Pesta Danau Toba yang diharapkan untuk membangkitkan kepariwisataan Sumut. Ketua Panitia Pesta Danau Toba, Parlindungan Purba, mengatakan, pesta itu diharapkan membantu memulihkan kunjungan turis ke Sumut setelah anjlok sejak tahun 1997. Meski mulai pulih, tetapi kunjungan turis belum mencapai angka seperti tahun 1990-an yang mencapai 500

ribuan orang sehingga perlu berbagai upaya untuk meningkatkan kujungan wisatawan itu, katanya. Pesta Danau Toba adalah salah satu yang diharapkan bisa mempromsoikan keindahan Danau Toba sehingga pesta itu diharapkan akan lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, mengatakan, Pesta Danau Toba pada tahun depan akan dilaksana-

Honda Rambah Pasar Motor 250 CC Bandung-andalas PT Astra Honda Motor ( A H M ) , produsen dan pemasar motor Honda, akan segera merambah pasar motor 250 cc yang saat ini hanya diisi oleh Kawasaki lewat model Ninja 250 R.

"Kita ada rencana ke arah sana. Tapi saya belum bisa menjelaskan lebih rinci detailnya," ujar Executive Vice President AHM, Johannes Loman di Bandung, Minggu. Loman menuturkan, pasar motor 250 cc cukup prospektif untuk digarap, seiring terus membaiknya daya beli konsumen. Rata-

rata penjualan motor 250 cc per bulan mencapai sekitar 1.000 unit. Honda, kata dia, memiliki model CBR 250 untuk bersaing di kelas ini. Hanya saja dia belum bersedia mengungkapkan kapan motor ini dirilis. Pada akhir bulan ini, AHM akan memboyong sekitar 30 jurnalis ke Thailand untuk menjajal motor sport terbaru Honda. Kabarnya, motor yang

kan lebih lama atau minimal tiga bulan untuk memperbanyak kunjungan turis maupun domestik. "Harusnya memang lebih meriah dan lama karena Danau Toba itu dimiliki tujuh kabupaten sehingga dukungan harusnya lebih kuat," katanya. Menurut Syamsul, Dana Toba harus kembali menjadi ikon pariwisata Sumut yang mampu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di daerahnya. (ANT)

akan dites adalah CBR 250. Selain CBR 250, AHM juga kemungkinan bakal melepas CBR 150 yang saat ini dipasarkan oleh importir umum (IU). "Kami masih menghitung semuanya, termasuk harga jual motor. Tunggu saja, nanti pasti akan diinformasikan ke media," ujar Loman. PT Kawasaki Motor Indonesia (MMI) melepas Ninja 250 seharga Rp46 juta. Sejak dilepas pada 2008, Ninja 250 menjadi salah satu motor yang

diburu pencinta motor sport nasional. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor sampai September 2010 naik 33 persen menjadi 5,5 juta uni. Loman yang juga wakil ketua AISI memprediksi penjualan akan mencapai 7,2 juta unit, naik dibanding 2009 sebesar 5,8 juta unit. "Kalau rata-rata harga motor sekitar Rp10 juta, nilai bisnis penjualan motor sekitar Rp72 triliun tahun ini," kata dia. (ANT)

Waspadai Peredaran Uang Palsu Tebing Tinggi-andalas Masyarakat diimbau lebih waspada dengan peredaran uang palsu. Bila menerima uang pecahan limapuluhribuan atau seratusribuan sebaiknya tidak buru-buru menyimpannya sebelum diteliti lebih dahulu keasliannya. Seorang pedagang rokok eceran bernama M Yusuf (40) warga Jalan Prof HM Yamin SH, simpang Kampung Keling, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Tebing Tinggi misalnya, telah ditipu OTK yang berbelanja dengan menggunakan uang palsu pecahan limapuluhribuan di kedainya. Kepada wartawan, Minggu (17/1), Yusuf mengaku tidak tahu persis kapan menerima uang palsu tersebut. Namun dia ingat uang palsu itu berasal dari OTK yang berbelanja di kedainya.

Uang pecahan Rp50 ribu itu baru diketahui palsu ketika Yusuf membelanjakan kembali uangnya ke salah satu pedagang grosir di kawasan inti Kota Tebing Tinggi. “Pemilik toko grosir mengatakan uangnya tidak laku karena kondisinya kusam sekali. Dari situlah baru diketahui kalau uang itu palsu,” tegas Yusuf. Kalau dilihat sepintas, warna pada lembaran uang palsu itu kurang tajam serta ukurannya sedikit lebih kecil dari pada uang asli. Uang tersebut sudah lusuh dan kusam seperti sudah lama beredar. "Tampak sekilas seperti uang asli mempunyai bayangan gambar orang bila diterawang, namun setelah diteliti dengan seksama terdapat perbedaan dengan yang asli,“ ujar Yusuf. Para pedagang di pinggir jalan

andalas/Selamat Riadi Kasidi

UANG PPALSU ALSU - Sekilas, uang pecahan Rp50 ribu ini tampak asli, namun setelah diteliti ternyata palsu. sepertinya menjadi sasaran empuk pengedar uang palsu. Modus yang dilakukan pengedar uang palsu biasanya membeli di kios atau warung

saat pedagang sibuk melayani pembeli. Kini persoalan uang palsu temuan Yusuf itu telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk diusut. (MET)


Senin

EKONOMI-BISNIS

18 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

6

Ikan Malaysia Masuk Pelabuhan Belawan Medan-andalas Sebanyak 40 ton ikan impor asal negeri jiran Malaysia, masuk ke Sumut melalui Pelabuhan Belawan, Sabtu (16/ 10) malam. Ikan-ikan tersebut diangkut dengan Kapal MV Indomas II yang diageni perusahaan pelayaran RPL dan sandar di Dermaga 007 Pelabuhan Belawan Lama. Menurut data yang diperoleh andalas dari kantor Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelindo I Cabang Belawan, proses pembongkaran muatan Kapal MV Indomas II dilakukan pihak PT PUM. Informasi lain yang didapat dari sumber andalas di Pelabuhan Belawan, ikan-ikan asal Malaysia tersebut rencananya untuk memasok kebutuhan ikan di Sumut khususnya Kota Medan yang belakangan ini terus menurun akibat nelayan banyak yang enggan melaut. Harga ikan laut di Kota Medan belakangan ini semakin melambung karena pasokan ikan dari nelayan ke pedagang terus mengalami penurunan. Pasalnya nelayan enggan

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

melaut karena belakangan ini ombak di perairan Belawan masih besar dan cuaca kurang bersahabat. Sebahagian nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Gabion serta kawasan Belawan untuk sementara enggan melaut. Hal ini memengaruhi melonjaknya harga ikan di pasar-pasar tradisional karena minimnya pasokan dari nelayan. Dari pantauan andalas di pasar tradisional Belawan, Martubung, dan Marelan, Minggu (17/10), harga berbagai jenis ikan laut masih bertahan mahal. Seperti selayang (dencis) masih berkisar Rp18 ribu-Rp20 ribu per kg dari sebelumnya Rp15 ribu per kg. Begitu juga ikan tongkol, mencapai Rp25 ribu per kg. Jenis ikan laut lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah ikan gembung, ikan pari, udang, dan cumi-cumi. "Harga ikan akan kembali normal nelayan kembali melaut mencari ikan saat cuaca di laut kembali normal," kata Herman (32) seorang pedagang ikan di Pasar Marelan. (IKA)


Senin 18 Oktober 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7

PESANTREN MODERN

TA’DIB AL-SYAKIRIN

Lindungi sepeda motor anda dari curanmor dengan memasang SMART ALARM ANTI MALING. Tidak ada efek samping terhadap mesin, CDI, AKKI, dll.

MTsS & MAS

Jl. Brigjend Zein Hamid Km. 7,5 Titi Kuning Medan Johor Telp. 061 – 786 7215

Harga Terjangkau

Hub. 061 - 76731964

RUMAH DIJUAL


OLAHRAGA

Senin 18 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

8

Stoner Juara Kandang Kazuhiko Yamano

Pedrosa Mundur, Bos Honda Mendukung Phillip Island-andalas Keputusan Dani Pedrosa mundur dari GP Australia 2010 mendapat dukungan penuh dari Repsol Honda. Bahkan direktur tim Kazuhiko Yamano menyatakan kalau itu adalah langkah tepat. Pedrosa urung tampil pada balapan Minggu (17/10), padahal sudah melakoni tiga sesi sejak Jumat (15/10) kemarin. Alasan yang dikemukakan adalah cederanya yang kambuh. Pihak Honda sendiri sudah mengetahui keputusan Pedrosa. Mereka sepakat untuk mengistirahatkan rider andalannya supaya bisa lebih siap di balapan berikut. "Kami menghargai niatan Pedrosa datang ke sini dan mencoba balapan. Saya pikir itu juga merupakan salah satu cara dia untuk mengetahui kondisi (cedera) yang sesungguhnya," ujar Yamano. (OKZ)

Gol Puyol Taklukkan Valencia Barcelona-andalas Barcelona akhirnya berhasil mengalahkan Valencia dengan skor 2-1. Carles Puyol menjadi bintang kemenangan bagi Barca lewat golnya di babak kedua. Pada laga di Camp Nou, Minggu (17/10) dinihari WIB, Barca sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Pablo Hernandez. Namun di babak kedua Barca mampu bangkit dan Andres Iniesta berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua. Puyol akhirnya berhasil membalik kedudukan menjadi 2-1 bagi kemenangan Barca. Kemenangan tersebut membuat Barca sementara menggeser Valencia dari pimpinan klasemen La Liga setelah unggul selisih gol dari El Che. Jalannya Pertandingan Tekanan sudah dilakukan oleh Valencia lewat Roberto Soldado. Namun dua peluang yang dimilikinya di awal pertandingan belum dapat menghasilkan gol. Sementara Barcelona mulai melakukan serangan berbahaya di menit ke-20. Dani Alves sempat melepaskan crossing ke depan gawang sehingga membuat kemelut di depan gawang Valencia. Namun Villa gagal memanfaatkan umpan tersebut dimana Carles Puyol menunggu di depan gawang sebelum diamankan pemain belakang Valencia. Pada menit ke-23, Villa mencoba mengancam gawang mantan klubnya itu lewat tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti. Namun kiper Cesar masih mampu menangkap bola guna mengamankan gawangnya. Valencia akhirnya unggul lebih dulu di menit ke-38. Lewat sebuah serangan balik yang cepat Jeremy Mathieu mendekati kotak penalti sebelum mengirimkan crossing kepada Pablo dan menaklukkan Valdes dengan tendangan kaki kanannya. Di menit ke-42, Valencia nyaris memperbesar kemenangannya. Soldado memberikan umpan silang kepada Pablo namun kali ini bisa diamankan oleh Valdes. Sementara Barca terus berusaha mencari peluang di depan gawang Valencia. Menjelang turun minum sebuah tendangan Messi berhasil diblok oleh Bruno setelah Cesar tak dapat menahan crossing Alves. Skor 1-0 bagi keunggulan Valencia tersebut bertahan hingga turun minum. Di babak kedua Barca bangkit. Iniesta langsung mencetak gol penyama setelah memanfaatkan umpan Xavi di menit ke-48. Gol tersebut membuat para pemain Barca semakin bersemangat menyerang Valencia. Tembakan Seydou Keita masih dapat diblok setelah mencoba memanfaatkan crossing Maxwell. Serangan para pemain Barca masih terus mengalir ke daerah pertahanan Valencia. (DTC)

Phillip Island-andalas Casey Stoner sukses menjadi yang terdepan di kandangnya sendiri, Australia, dalam lanjutan MotoGP di Phillip Island, Minggu (17/10). Andalan tim Ducati ini tak menemui banyak kesulitan sejak start. Meraih pole position pada sesi kualifikasi kemarin, Stoner langsung melesat. Sebaliknya, Valentino Rossi sempat tercecer ke urutan sembilan. Marco Simoncelli membuat Ben Spies kaget setelah sukses menyodok ke urutan tiga. Nicky Hayden di posisi empat, Andrea Dovizioso di tempat kelima. Spies harus melorot ke urutan enam. Tapi, susunan itu tak bertahan lama. Di lap tiga, Hayden sukses merebut posisi Simoncelli. Sementara Stoner asyik mempertahankan posisinya di urutan terdepan, Rossi terus menjadi ancaman bagi Spies, Hayden, dan Simoncelli. Memasuki lap empat, Rossi

Casey Stoner

terus membuntuti Spies dan Simoncelli yang berada di urutan empat dan lima. Tak butuh waktu lama bagi Rossi melewati para pembalap di depannya. Di lap sembilan, Rossi sudah terlihat di urutan tiga, di belakang Stoner dan Lorenzo. Sementara Hayden, yang tak

rela posisinya diambil, mencoba memberikan tekanan kepada The Doctor. Akhirnya, Hayden kembali merebut urutan tiga di lap 24. Namun, di sinilah pertarungan Hayden dan Rossi kembali memanas. The Doctor tak henti membuat Hayden frustrasi.

Pato

akhir, setelah calon pembalap Ducati melakukan overtaking dari dalam. Hayden pun berusaha merebut kembali posisinya. Sayang, hingga gris finis, Rossi akhirnya berhak naik ke podium tiga sementara Hayden harus puas di urutan empat. (OKZ)

Higuain-Ronaldo Bawa Madrid Puncaki Klasemen

Pato Antar Milan Rebut Tahta Milan-andalas AC Milan sukses memuncaki klasemen Serie A. I Rossoneri merebut poin penuh setelah membungkam Chievo Verona 3-1. Dengan kemenangan ini, maka untuk sementara Milan berhasil merebut puncak klasemen dari tangan Lazio. Andrea Pirlo dkk mengumpulkan 14 angka, unggul satu angka dari Lazio yang baru bertanding besok malam. Dalam pertandingan di San Siro, Minggu (17/10) dini hari WIB, pelatih Massimliano Allegri mengandalkan trio Alexandre Pato, Zlatan Ibrahimovic dan Ronaldinho untuk menggempur pertahanan lawan. Pato menjawab kepercayaan Allegri dengan membuka keunggulan Milan pada menit 17. Memanfaatkan umpan silang Ibrahimovic, tembakan kaki kanan bomber asal Brasil membuat kip e r

Memasuki lap 26, ketika Stoner dan Lorenzo hampir pasti menempati podium satu dan dua, mata penonton justru tertuju pada perebutan juara ketiga. Ya, aksi-aksi Rossi yang terus menekan Hayden tak bisa dilewatkan. Rossi akhirnya mampu melewati Hayden memasuki lap

Stefano Sorentino tidak berdaya. 1-0 Milan memimpin. Sebenarnya Chievo bukan tanpa perlawanan. Menit 28, gelandang Kevin Constant memiliki dua peluang emas menyamakan kedudukan. Tapi, dengan cekatan Christian Abbiati memblok tendangan Constant. Kerja sama apik Pato-Ibrahimovic kembali membuat pertahanan Chievo. Terbukti menit 30, Pato kembali berhasil menggetarkan gawang Sorentino setelah meneruskan umpan terukur Ibrahimovic. Skor berubah menjadi 2-0. Chievo mencoba memberikan sedikit perlawanan di babak kedua. Namun, Milan sempat membuat gol lewat kaki Ronaldinho. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena menganggap pemain asal Brasil sudah berada pada posisi offside. Chievo justru berhasil mencuri gol di pertengahan babak kedua tepatnya menit 70. Uniknya, gol dilesatkan Ibrahimovic yang justru membelokkan sundulan Thereau ke gawang Abbiati. Skor berubah menjadi 2-1. Gol ini membuat pemain Chievo semangat. Tim berjuluk The Flying Donkey ini mencoba mencari gol tambahan untuk menyamakan kedudukan. Namun usaha keras tersebut justru menjadi sia-sia. Pasalnya justru Milan yang menambah pundi-pundi gol. Adalah pemain yang baru masuk Robinho memastikan kemenangan I Rossoneri beberapa saat menjelang pertandingan berakhir. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai. (DTC)

Malaga-andalas Real Madrid meraih kemenangan telak 4-1 atas tuan rumah Malaga. Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo menjadi bintang dengan mencetak empat gol El Real. Pada pertandingan di Estadio L a Rosaleda, Minggu (17/10) dinihari WIB, dominasi Madrid berlangsung sejak awal pertandingan. Dengan dimotori Ronaldo, Angel Di Maria dan juga Mesut Oezil, Madrid mudah saja membongkar pertahanan Malaga. Higuain mendapatkan peluang pertama di menit 18. Tendangan kaki kanannya gagal dijangkau oleh kiper Malaga, Rodrigo Galatto, dan membentur tiang gawang. Bola muntah sempat disambar Di Maria, tapi tendangannya jauh melebar. Sami Khedira mencoba peruntungannya di menit 24. Tapi tendangan keras gelandang berpaspor Jerman ini masih membentur mistar gawang. Gol pertama Madrid lahir di menit 30 ketika umpan silang Ronaldo dari sisi kiri diterima oleh Higuain di tiang jauh. Bomber asal Argentina itu pun langsung mele-

Higuain dan Ronaldo

paskan tendangan voli kaki kanan dan tak mampu dihalau Galatto. Ronaldo kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Gol ini diawali oleh tusukan Oezil dari sisi kanan. Operan gelandang internasional Jerman itu diselesaikan Ronaldo dengan sepakan kaki kanan. Di babak kedua, tekanan Madrid masih berlanjut. Pada menit 48, Edu Ramos ceroboh menjatuhkan Oezil di kotak terlarang sehingga Madrid pun mendapatkan tendangan penalti. Ronaldo yang maju menjadi eksekutornya tak menyia-nyiakan peluang ini. Tendangan kaki kanannya membuat bola bersarang di sisi kanan bawah Galatto. Los Blancos unggul 3-0. Malaga akhirnya mencuri satu gol ke gawang Iker Casillas di menit 55. Diawali sebuah sepak pojok, Kris Stadsgaard menyambar bola di tiang jauh dengan kaki kanan. Bola melewati kaki Marcelo yang menjaga di tiang dan skor berubah menjadi 3-1. Namun demikian, Madrid tak membiarkan Malaga bangkit. Di menit 63, mereka kembali memiliki peluang. Sial bagi Madrid, tendangan Higuain setelah menerima operan Oezil masih melambung di atas gawang. Higuain kemudian berhasil memanfaatkan peluang berikutnya. Sepakannya di menit 64, menyambut operan Ronaldo, mengarah tepat ke pojok gawang Malaga. Madrid unggul 4-1. Berkat kemenangan ini Madrid duduk di puncak klasemen dengan nilai 17. Sementara tetap berada di urutan 10 dengan nilai tujuh. (DTC)

Mafia FIFA di Piala Dunia KABAR tak sedap mencoreng wajah Badan Sepakbola Dunia (FIFA). Surat kabar di Inggris melaporkan berita tentang adanya mafia dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Pahlawan Barcelona Carlos Puyol melakukan selebrasi setelah menciptakan gol ke gawang Valencia.

Seperti dilansir The Globe and Mail, harian The Sunday Times menyebut dua nama anggota FIFA, yakni Amos Adamu (Nigeria) dan President Konfederasi Sepakbola Oceania untuk Tahiti, Reynald Temarii, meminta sejumlah uang untuk menjual hak suara. Kabarnya, Adamu menginginkan USD800 ribu (Rp7,2 miliar) untuk membangun lapangan tiruan tanah gambut di negara

asalnya. Sejumlah uang tersebut untuk jaminan dirinya akan melayangkan hak suaranya pada AS di pemilihan PD 2018, tapi dia mengatakan AS menjadi pilihan kedua di PD 2022. "Laporan The Sunday Times hari ini sudah jelas. Tapi, itu justru memperlihatkan adanya tekanan dan pengulangan, dimana Komisi Penawaran Ameriak Serikat (AS) tidak ada pengaruh dengan aspek apapun atas laporan tersebut," ungkap Presiden Federasi Sepakbola AS, yang juga Ketua Komisi Penawaran, Sunil Gulati. "Ini adalah masalah yang sepenuhnya di bawah naungan FIFA dan untuk itu, kami tidak akan memberi komentar lebih jauh," tegas Gulati, yang sebelumnya sudah mengumumkan AS mundur dari perebutan tuan rumah PD

2018 dan fokus pada penawaran untuk PD 2022. Ya, Adamu dan Temarii, yang hingga kini belum dapat dikonfirmasi, termasuk bagian dari 24 anggota komisi yang memiliki hak suara dalam

pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2002, yang akan digelar di markas pusat FIFA, Zurich, Swiss, pada 2 Desember mendatang. "FIFA dan Komisi Etika FIFA sudah mengawasi secara

dekat proses penawaran tuan rumah PD 2018 dan 2022, dan akan melanjutkannya sebaik mungkin," demikian pernyataan yang dirilis FIFA. "FIFA sudah meminta untuk menerima semua informasi dan dokumen yang terkait dengan masalah ini, dan masih menunggu untuk menerima materinya." "Dalam kasus apapun, FIFA akan segera menganalisis materi yang tersedia dan hanya sekali menyimpulkannya, kemudian FIFA akan memutuskan bagaimana potensi langkah selanjutnya." Setelah AS mengundurkan diri, maka Inggris akan bersaing dengan Rusia, serta duet Belgia-Belanda dan Spanyol-Portugal, untuk PD 2018. Sedangkan untuk PD 2022, AS akan bersaing dengan Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Qatar. (OKZ)


OLAHRAGA

Senin 18 Oktober 2010

KILAS

Samosir Siapkan Dua Lifter untuk Porprovsu Medan-andalas Pengurus Cabang PABBSI Kabupaten Samosir mempersiapkan dua lifternya untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, pada November 2010 di Medan, kata Ketua Umum PABBSI Samosir, Usril Limbong di Medan, Minggu (17/10). Usril Limbong mengatakan, untuk lebih mengintensifkan pembinaan kini kedua lifter itu "dititipkan" di Medan. Mengingat di Medan sarana latihannya cukup baik, punya SDM pelatih yang baik, serta banyak memiliki mitra tanding. Kedua lifter kebanggaan masyaraklat Samosir yang dipersiapkan itu yakni Meilawati dan Maulana. Pada Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) di Deli Serdang, beberapa bulan lalu, Meilawati menyumbang medali emas dari kelas 48 kg dan Maulana merebut perak dari kelas 50 kg. Usril berharap, selama dilatih di Medan kedua lifter itu bisa meningkatkan kemampuannya. Sehingga pada Porprovsu, November mendatang, keduanya bisa menyumbangkan dua medali emas untuk Kabupaten Samosir. "Target kami, kedua lifter itu bisa masuk seleksi untuk PON XVIII/2012 di Riau," katanya. Usril yang juga aktif di kepengurusan KNPI Sumut itu menambahkan, kini pihaknya telah membina tujuh lifter di Kabupaten Samosir. Di mana mereka masih berstatus pelajar. Kabupaten Samosir selama dijabat Bupati Mangindar Simbolon, mengembangkan beberapa cabang olah raga termasuk menggelar event internasional seperti lomba paralayang, dan lomba dayung. (ANT)

Kapolres Labuhan Batu Cup

Pertina Asahan Kirim Lima Petinju Kisaran-asahan Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Cabang Asahan mengirimkan lima petinju untuk mengikuti kejuaran tinju piala Kapolres Labuhan Batu Cup berlangsung 16 hingga 17 Oktober 2010. Kelima petinju Pertina Asahan yang dikirim yakni, di kelas layang ringan 45 kg atas nama Frans Rosavet, kelas ringan 50 Kg, Feriansyah. Di kelas 64 Kg walter ringan Putra Sandi, Kelas 75 Kg atas nama Syamsir Nasution dan dikelas berat 91 Kg atas nama Asrul. Kelima petinju yang dikirim untuk mengikuti piala Kapolres Labuhan Batu Cup tersebut, menurut Pertina Asahan adalah sebagai ajang seleksi menuju Kejurnas di Banda Aceh yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 29 Oktober mendatang. Ketua Pertina Asahan Dr Donal Panjaitan didampingi tim pelatih tinju Asahan Liston Tampubolon kepada wartawan belum lama ini mengatakan, kelima atlet yang akan mengikuti piala Kapolres Labuhan Batu tersebut, sebelum turun pada kejuaraan ini telah mengikuti latihan rutin selama 3 bulan serta bimbingan dari tim pelatih. “Para petinju sudah dipersiapkan bukan saja untuk mengikuti kejuaraan. Namun, merupakan program Pertina Asahan untuk membina serta mendidik petinjunya, agar berjaya saat berlaga,” ujarnya. “Selain disiplin tinggi yang diterapkan pelatih terhadap petinju, latihan super berat serta tehnik bertinju dan bermain agresif saat bertarung, merupakan ciri khas petinju Asahan disetiap turnamen yang diikuti,” tambah Donal. Donal kembali menyatakan, Pertina Asahan dalam Kapolres Cup berpeluang meraih medali emas terutama pada kelas 60 kg atas nama Feriansyah yang telah berulang kali juara disetiap turnamen yang diikutinya. Kemudian disusul dikelas 64 kg atas nama Putra Sandi adik dari Anto Hutajulu yang saat ini hijrah ke Pertina Langkat. “Sedangkan petinju mungil dikelas layang ringan 45 kg Frans Rosavet juga menjadi andalan. Selain itu di kelas berat 75 kg atas nama Asrul siap memberikan yang terbaik buat Pertina Asahan yang telah membesarkan namanya,” ungkap Donal. (FAS)

PB ISSI Fokus Empat Atlet Asian Games Jakarta-andalas Pengurus Besar Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI) tinggal memfokuskan perhatiannya pada empat atlet yang berlatih di Belanda menuju Asian Games XVI Guangzhou, November 2010. "Empat atlet yang berlatih di Belanda adalah Tonton Susanto, Ryan Ariehaan, Puji dan Santia Tri Kusuma," kata Ketua Umum PB ISSI, Phanny Tanjung di Jakarta, Minggu (17/10). Keempat pebalap nasional itu mempunyai kreteria cukup bagus untuk dipromosikan ke Asian Games XVI Guangzhou, November 2010. Bahkan prestasi yang dialami mencapai tingkat Asia. Seperti halnya Santia Tri Kusuma meraih medali emas di kejuaraan Asia di Tenggarong, Kaltim 2009. Begitu juga dengan Puji, Ryan dan Tonton masuk ranking sepuluh besar Asia. Sedang atlet di nomor BMX dan downhill seperti Reza Susianti, Puguh S dan Tony K terpaksa batal dikirim ke Asian Games setelah tampil di Korsel hasilnya diluar peringkat sepuluh besar Asia. Atas prestasi yang tidak memenuhi standar katanya, akhirnya ketiga atlet yang rencananya dikirim melakukan latihan di Amerika dibatalkan dan dikembalikan ke daerahnya masing hingga diberi kesempatan lagi masuk Pelatnas SEA Games XXVI di Jakarta tahun 2011. Menurutnya, atlet yang dipromosikan ke Asian Games XVI Guangzhou China, minimal mampu menduduki peringkat sepuluh Asia. Dengan begitu untuk memperbaiki prestasi yang dimiliki selama di Pelatnas tidak menemui kesuliatan. (ANT)

harian andalas | Hal.

9

Indonesia Grand Prix Gold 2010

Indonesia Raih Tiga Gelar Samarinda-andalas Indonesia akhirnya mendapatkan tiga gelar dalam kejuaraan Indonesia Grand Prix Gold 2010 yang digelar di GOR Palaran, Samarinda, Kaltim, Minggu (17/10), setelah menciptakan final sesama Indonesia di tunggal dan ganda putra, serta ganda campuran. Pada tunggal putra, unggulan pertama Taufik Hidayat akhirnya meraih gelar usai menang atas kompatriotnya Dionysius Hayom Rumbaka. Meksipun lawan yang dihadapinya merupakan pemain muda, namun peringkat lima dunia ini tidak mudah untuk memenangkan pertandingan. Dia membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengakhiri perlawanan Hayom dalam tiga game 26-28, 21-17, 21-14. Juara ganda putra direbut oleh Bona Septano/M. Ahsan setelah lawan mereka, Ryan Sukmawan/Yonathan Suryatama menyatakan mundur di game kedua saat kedudukan 18-17 untuk keunggulan mereka. Yonathan mengalami nyeri di paha kirinya dan akhirnya memilih retired (mundur) dari pertandingan. Ini merupakan gelar kedua Bona/Ahsan yang diperolehnya dalam dua minggu ini, sebelumnya mereka terlebih dahulu menjuarai Vietnam Grand Prix. Di ganda campuran, pasangan baru Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir hanya membutuhkan waktu 19 menit untuk menaklukan Markis Kido/Lita Nurlita

straight game 21-11, 21-13. Ini merupakan gelar kedua mereka sepanjang tiga bulan dipasangkan. Sebelumnya, mereka merebut juara di Macau GP Gold. PBSI Waspadai Ancaman Pesaing Melihat hasil selama lima hari berlangsungnya kejuaraan, PBSI mengingatkan sejumlah negara menjadi ancaman bulutangkis Indonesia. "Hongkong,Taipei,Thailand dan termasuk dari Eropa seperti Rusia menjadi ancaman," kata Sekjen Pengurus Besar PBSI (PB PBSI),Yakob Rusdianto kepada wartawan di GOR Bulutangkis Palaran, Samarinda, Sabtu (16/10) kemarin malam. Melihat sejumlah pertandingan di Indonesia Grand Prix Gold kali ini,Yakob menilai, sejumlah negara tersebut sudah berlomba-lomba untuk memacu prestasi olahraga Bulutangkis. "Ini jadi bahan instruksi bagi PB PBSI. Kita selalu siap menerima kritikan dan masukan dari berbagai pihak untuk membenahi menjadi lebih baik," ujar Yakob. Maria Febe Kusumastuti

Pebulutangkis tunggal putra, unggulan pertama Taufik Hidayat akhirnya meraih gelar juara.

Pebulutangkis tunggal putri Thailand Ratchanok Inthanon menunjukkan medali juara.

Pebulutangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kiri) dan Tontowi Ahmad menunjukkan medali juara. yang menjadi harapan tunggal putri Indonesia untuk melaju ke final akhirnya kandas di tangan Ratchanok Inthanon asal Thailand. Pemain muda berusia 16 tahun itu dinilai Yakob bermain lebih bagus. "Febe sudah maksimal.Tapi

Thailand (Ratchanok) memang bermain lebih bagus," ujar Yakob. Yang dilakukan usai kejuaraan nanti adalah mempersiapkan pebulutangkis Indonesia untuk menghadapi Asian Games di China pada November 2010 mendatang. Ini tinggal

Tim Basket Medan Kalahkan Padang Sidimpuan Medan-andalas Tim Kota Medan tanpa harus bekerja keras mengalahkan Padang Sidimpuan 102-22, pada pertandingan perdana kejuaraan daerah bola basket Sumatera Utara kelompok umur 20 tahun, di Gedung Olahraga Pradipa Simpang Kantor, Medan Labuhan, Sabtu malam. Pertandingan tuan rumah Medan melawan Padang Sidimpuan terlihat berlangsung tidak seimbang. Selain unggul postur tubuh, para pemain Medan juga unggul dalam skill dan hingga kuarter kedua, tim Padang Sidimpuan baru membukukan skor 2. Memasuki kuarter ketiga dan keempat, tim Medan terus mendominasi permainan tidak memberi kesempatan buat Padang Sidimpuan untuk menambah skor lebih banyak.

Namun, anak-anak Padang Sidimpuan tidak patah arang dan terus berusaha mengejar ketinggalan, sampai akhirnya mereka menyudahi pertandingan itu dengan kekalahan 22-102. Langkah tuan rumah Medan ternyata diikuti Deli Serdang yang turun pada pertandingan kedua melawan Serdang Bedagai, dengan materi pemain yang mumpuni, tim Deli Serdang mengalahkan tim tetangganya Serdang Bedagai juga dengan skor telak 125-27. Kejuaraan daerah (Kejurda) bola basket Sumatera Utara untuk kelompok umur 20 tahun tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Sumut diwakili Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi, Agung Sunarno. Agung berharap para pemain bisa

Persipura Kalahkan Persisam 2-0 menampilkan performan terbaiknya. Mengingat Kejurda tersebut merupakan ajang seleksi untuk pembentukan tim bola basket Sumatera Utara menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se Sumatera, yang dijadwalkan berlangsung di Batam Juli 2011. "Tunjukkanlah kemampuan kalian pada Kejurda ini, dengan tetap menjaga sportivitas," pinta Agung. Ketua panitia, Darsen Song mengatakan, Kejurda yang berlangsung sampai 20 Oktober 2010 itu diikuti tim Pengcab Medan selaku tuan rumah, Padang Sidimpuan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, dan Langkat (untuk kelompok putra). Sedangkan untuk kelompok putri diikuti tuan rumah Pengcab Medan, Deli Serdang, serta Asahan. (YON)

Lapangan Sepakbola Delitua tidak Terurus Delitua-andalas Lapangan sepakbola yang terletak di Kecamatan Delitua tampak tidak terurus, hal itu terlihat rumputnya sudah panjang dan tidak terawat. Warga sekitar begitu khawatir sekali karena tempat yang semak akan menjadi rumah hewan berbisa seperti ular, sementara anak-anak mereka sering bermain di lapangan itu. K Manik warga Lingkungan IV Kelurahan Delitua Timur berharap kepada Lurah Delitua Timur, Syahril dan Camat Delitua, Drs Citra Effendi Capah, agar memberi perhatian dengan merawat lapangan sepakbola tersebut. Artinya memotong rumputnya paling tidak 3 bulan sekali secara rutin. Sebab jika tidak dirawat otomatis lapangan itu tidak dapat lagi digunakan

untuk bermain bola, tapi menjadi rumah hewan berbisa. “Kita harap mereka memberi perhatiannya terhadap lapangan bola tersebut, bila perlu membuat turnamen sepakbola, agar dapat difungsikan lapangan itu sebagaimana mestinya. Jangan hanya dipotong pada bulan Agustus agar bisa digunakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ,” ujar K Manik kepada andalas, Minggu (17/ 10). P Kaban menambahkan, bahwasannya sebenarnya kepanitiaan untuk merawat lapangan itu sudah terbentuk setahun lalu yang diangkat oleh Camat Delitua Drs Citra Effendi Capah. Tapi sepertinya Ketua Kepanitiaan tersebut sepertinya tidak melaksanakan tugasnya.

menyisakan waktu 20 hari ke depan. "Habis ini,masuk TC (pemusatan latihan di Cilangkap). Target kita di Asian Games pertahankan tradisi medali emas di setiap nomor.Mudah-mudahan terwujud," tutup Yakob. (GGL/DTC)

“Bila memang tidak mampu untuk merawat dan menjaga lapangan tersebut, ya lebih baik mundur saja, jangan nama saja yang terpajang. Tapi tugasnya nol tidak bisa diharapkan untuk membersihkannya,” tegas P Kaban seraya berharap jangan sampai hewan yang disitu menggigit sehingga mengambil korban dulu, baru ada perhatian Lurah dan Camat. Pantauan andalas, di lapangan itu tampak semak dan tidak terurus, sehingga masyarakat setempat memanfaatkannya untuk menjemur asam gelugur untuk membeli beras demi kelangsungan hidupnya. Artinya, sudah berubah fungsi, mestinya digunakan sebagai tempat bermain bola dan sarana olahraga tapi menjadi tempat menjemur asam. (WAN)

Jayapura-andalas Tim sepak bola kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura, berhasil mengalahkan tamunya, Persisam Samarinda, dalam lanjutan putaran pertama Liga Super Indonesia di stadion Mandala Jayapura, Minggu (17/10). Gol bagi Persipura masing-masing dicetak Ian Luis Kabes menit ke-38, dan Boas Sollosa melalui menit ke-43 melalui tendangan penalti, setelah salah satu pemain belakang tim Persisam, Tsimi Joel, menyentuh bola dengan tangan didalam kotak enam belas. Pertandingan yang dipimpin wasit Jumadi Efendi dari PSSI berlangsung sengit dan saling jual beli serangan dengan tempo yang relatif cepat. Tak ingin malu di depan publiknya, tim tuan rumah langsung menggempur pertahanan tim tamu Persisam lewat kerjasama para pemainnya dan berhasil menciptakan beberapa peluang. Meski begitu tim mampu mampu memberikan perlawanan sengit. Tim Persipura baru bisa membuka keunggulan melalui aksi individu Ian Luis kabes yang berhasil melewati beberapa orang pemain belakang Persisam, sebelum melepaskan tendangan dari luar kotak enam belas yang gagal ditepis kiper Wawan Hermawan. Lima menit kemudian, Boas Sollosa berhasil memperbesar keunggulan tim Persipura menjadi 2-0, setelah sukses mengeksekusi tendangan penalti, setelah Tsimi Joel menyentuh bola hasil umpan Ian Kabes. Skor 2-0 untuk kemenangan Persipura, bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, kedua tim masih saling bertukar serangan. Sayangnya tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan usai, dan skor 2-0 untuk kemenangan Persipura tetap bertahan. (ANT)

Alfred Riedl Kembali Pantau Pemain Baru

Alfred Riedl

Jakarta-andalas Jajaran pelatih timnas sepak bola Indonesia yang dikepalai oleh Alfred Riedl kembali memantau pemainpemain baru guna memperkuat barisan timnas yang akan turun pada Piala AFF akhir tahun ini. Pelatih asal Austria itu saat ini kembali memantau perkembangan striker Sriwijaya FC, Budi Sudarsono yang sebelumnya mengalami cidera. Selain itu juga memantau tiga pemain lainnya yaitu Hamka Hamzah, Eddy Gunawan, dan Irfan Bachdim. "Pelatih akan maksimalkan waktu tiga pekan ini untuk melihat kualitas keempat pemain itu. Mereka akan dijadikan pembanding kualitas pemain yang sudah ada" kata asisten Pelatih Timnas Wolfgang Pikal saat dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (17/10). Menurut dia, pemain yang dipantau dan rencananya akan dipinggil masuk timnas terutama untuk posisi striker yaitu Budi Sudarsono dan Irfan Bachim akan digunakan untuk pembanding

bagi pemain yang telah ada sebelumnya. Saat ini striker yang ada dan telah menjalani pemusatan latihan adalah Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo, Jaya Teguh Angga dan Boaz Salossa. "Jika dari hasil pantauan kemampuannya bagus maka tidak menutup kemungkinan bisa menggeser pemain yang ada saat ini," katanya menambahkan. Ia menjelasan, untuk Hamka Hamzah, pemain ini dipantau untuk menjadi alternatif mengisi posisi center bek. Saat ini timnas hanya punya Yesaya Desnam, Nova Arianto, Maman Abdurrahman dan Ricardo Salampessy. Sedangkan Eddy Gunawan untuk memanaskan persaingan di posisi bek kiri. "Pelatih masih bimbang untuk memilih dua pemain untuk mengisi bek kiri. Satu nama pasti jatuh ke Nasuha. Satu lagi masih dicari antara Eddy Gunawan, Slamet Riyadi atau Tony Sucipto," katanya menjelaskan. Timnas Indonesia yang akan kem-

bali menjalani traning center pada awal November nanti kemungkinan besar tidak ada perubahan yang berarti dibandingkan saat menjalani uji coba internasional melawan Uruguay dan Maladewa. Namun demikian, jika proses naturalisasi bagi tiga pemain keturunan dan satu pemain asing disetujui oleh pemerintah skuad timnas dipastikan akan berubah. Karena empat pemain itu akan diplot masuk timnas yang akan turun di Piala AFF. Empat pemain yang saat ini menunggu keputusan dari pemerintah itu adalah Kim Jeffry Kurniawan, David Ririhina, Jhonny van Beukering dan Cristian Gonzalez. Dua pemain terakhir posisinya sebagai striker. Indonesia pada Piala AFF berada satu grup dengan Thailand, Malaysia dan pemenang kualifikasi. Adapun pemain yang akan memperkuat timnas Merah Putih pada ajang ini adalah 22 pemain saja. Sedangkan pendaftaran pemain untuk kejuaraan ini adalah 1 November nanti. (ANT)


Senin

KOMUNITAS

18 Oktober 2010

andalas/siong

Gunarko Hartoyo berfoto bersama ketua, dan perwakilan Club Honda, usai membicarakan persiapan Touring menyongsong perayaan Pesta Danau Toba 2010 pada 20-24 Oktober mendatang..

Sumut Honda Bikers Siap Sukseskan PDT Medan-andalas Sejumlah klub Honda yang tergabung dalam Sumut Honda Bikers menyatakan kesiapannya mendukung perayaan Pesta Danau Toba (PDT) 2010 pada tanggal 20-24 Oktober mendatang. Mereka memastikan akan hadir melalui gelaran touring dengan membawa para biker berjumlah sekira 300 orang guna menyukseskan perhelatan pesta tahunan ini. Di kantor pusat Jalan Pemuda Medan, pihak Honda diwakili Gunarko Hartoyo selaku Promotion Manager CV Indako Trading Co main dealer Honda di Sumut menyambut baik kedatangan para ketua, dan perwakilan klub Honda, guna membicarakan persiapan touring tersebut. Gunarko Hartoyo mengungkapkan, Pesta Danau Toba merupakan even tahunan yang digelar oleh pemerintah Sumut berkerjasama dengan kementrian Kebudayaan dan Pariwisata. Pihaknya akan ikut menyemarakkan pesta tahunan ini

sebagai bentuk dukungan Honda terhadap program pemerintah. “Ini kedua kalinya kami berkesempatan berpartisipasi dalam perayaan Pesta Danau Toba, momen ini kami manfaatkan dengan mengajak klub Honda sekaligus ajang silaturahmi antar klub Honda, sehingga hubungan kekeluargaan yang terjalin satu sama lain menjadi lebih baik lagi,” ujar Gunarko Hartoyo,Sabtu (16/10) Adapun ke 14 klub Honda yang akan mengikuti touring yaitu, Honda Tiger Club Medan(HTCM), Tiger Independent Medan Club(TIME-C), Vario Honda Matic Club (VANATIC), Honda Revo Club (HRC), Club Revo Honda(CREN), NSR Motor Club (NMC), Community Honda Supra Xpression(CAS-X), Honda Super Cup Community(HSCC), Honda MegaPro Club(HMPC), Honda Cup 70 Medan(HC 70 M), Club CB Medan(CCM), D’BeATTELLS, Honda Club CS1(HCC One), dan Medan Tiger Brotherhood(MTB). (SIONG)

harian andalas | Hal.

10

Festival Tortor Sombah dan Mar Ilah Sukses Medan-andalas Pagelaran Festival Tari & Musik Simalungun, Tortor Sombah dan Mar Ilah yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Pariwisata Sumatera Utara di Pujasera Siantar Hotel, Pematang Siantar pada 14-15 Oktober 2010, berlangsung sukses. Sanggar Horasi berhasil menyabet peringkat terbaik pertama dalam event kebudayaan dan pariwisata tersebut. Di peringkat terbaik kedua diraih Sanggar Seni Kecamatan Siantar, sedang Sanggar DKBM Cabang Horasi meraih peringkat terbaik ketiga. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Simalungun Drs Kharsell Sitanggang didampingi Ketua Panitia Festival Dra Cut Tami dan Director Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumut Didit Mahadi Kadar yang menutup festival tersebut, Jumat (15/10) mengaku salut dengan penampilan para remaja dan generasi muda Simalungun selama event ini berlangsung. “Semua anak-anak (peserta festival) tampil baik. Tetapi tentu jurilah yang mengetahui siapa yang terbaik dari yang baik itu. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta. Kita tetap harus konsisten untuk menjaga, mengembangkan, dan melestarikan kebuda-

yaan Simalungun sebagai potensi lokal yang memiliki daya tarik bagi kebudayaan dan pariwisata Sumut,” katanya. Selama festival ini berlangsung, delapan sanggar tari tampil memukau pengunjung yang antusias memadati lokasi Pujasera Hotel Siantar. Selain membawakan tarian Tortor Sombah dan Mar Ilah, panitia festival juga memberikan apreasiasi kepada peserta yang dapat menyampaikan pidato dengan bahasa Simalungun dan bahasa Inggris soal potensi kebudayaan dan pariwisata Simalungun. Didit Mahadi Kadar mengatakan apa yang menjadi tujuan dan harapan dari pelaksanaan festival ini dapat tercapai. Mengingat seluurh peserta mampu dengan apik menampilkan tarian Tortor Sombah dan Mar Ilah dengan baik. Selain itu, lanjut Didit, masyarakat Simalungun yang memadati lokasi festival sangat antusias dan memberikan apreasiasi yang baik selama event ini berlangsung.

andalas/ist

BERI SELAMAT - Director Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumut Didit Mahadi Kadar memberi selamat kepada para pemenang Festival Tari & Musik Simalungun, Tortor Sombah dan Mar Ilah usai penyerahan piala dan hadiah. Sehingga apa yang menjadi tujuan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan daerah dapat dinikmati masyarakat luas dan wisatawan luar negeri. Festival Tortor Sombah dan Mar Ilah ini dimaksudkan untuk melestarikan seni tradisional dan meningkatkan apresiasi dan kepedulian masyarakat terhadap

budaya seni. Penampilan para grup tari ini merupakan salah satu cerminan keanekaragaman kultur budaya Sumatera Utara. Festival Tari & Musik Simalungun, Tortor Sombah dan Mar Ilah ini diikuti 80 peserta dari delapan sanggar tari yakni, Sanggar Devi, Merry Junod, SMA Negeri I Siantar, Mutiara Kasih, Sanggar Aka, Horasi, Seni Kecamatan Siantar, dan DKBM Cabang Horasi Serbelawan. (GUS)

Mendorong Pembangunan PLTMH dan PLTA di Sumut PENUGASAN kepada PT PLN (Persero) untuk melakukan percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan, batubara, dan gas melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2010, merupakan bentuk keseriusan pemerintah menanggulangi krisis energi listrik di tanah air termasuk di Sumatera Utara (Sumut).

Oleh : Robenson Sidabariba

andalas/robenson sidabariba

Melalui Perpres tersebut, dalam melaksanakan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan, batubara, dan gas, PT PLN dapat bekerjasama dengan pengembang listrik swasta dengan skema pengembang listrik swasta menjual tenaga listriknya kepada PT PLN. Artinya, swasta diharapkan ikut membangun pembangkit listrik, dan energi listrik yang dihalikan dijamin akan dibeli oleh PT PLN. Di Sumatera Utara sendiri yang lebih berpotensi untuk dibangun adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Seperti, Danau Toba sebagai danau terluas nomor dua di dunia dan sungai-sungai disekitarnya merupakan sumber daya alam yang cukup berpotensi menjadi sumber energi listrik. Menurut pengamat PLTMH yang juga Penasehat Dewan Peng-

BELUM DIMANFAATKAN - Air terjun di Sipisopiso, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara belum dimanfaatkan untuk dapat menghasilkan energi listrik, sebagaimana potensi yang dimilikinya. urus Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Sumatera Utara Ir Martin Sembiring, di Sumatera Utara sedikitnya ada terdapat 14 titik lokasi yang cukup potensial untuk dibangun PLTMH dan diperkirakan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 112 megawatt (MW). Dari 14 titik lokasi mikro hidro itu, lima di antaranya berada di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. “Jika potensi itu bisa dibangun oleh pihak swasta maupun pihak PLN sendiri maka ketersediaan pasokan listrik di daerah ini tentu akan lebih baik dan PT PLN Wilayah Sumatera Utara tidak perlu lagi selektif untuk memenuhi permintaan penyambungan pelanggan baru. Seperti yang terjadi belaka-

ngan ini, dimana hingga Agustus 2010 lalu jumlah daftar tunggu pelanggan PLN di Sumatera Utara tercatat sebanyak 40.667 pelanggan dengan total 315.857 kilo volt ampere,” kata Martin Sembiring, baru-baru ini. Lebih Murah Melihat potensi sumber energi listrik tersebut, pembangunan PLTMH dan PLTA di Sumatera Utara patut kita dorong untuk terus dikembangkan. Karena selain ramah lingkungan, energi listrik yang dihasilkan kedua sektor itu juga lebih murah dibandingkan dengan energi listrik yang dihaslikan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM), gas, dan batubara. Memang, untuk membangun pembangkit listrik baru, termasuk PLTMH dan PLTA tidak semudah seprti membalik telapak tangan. Masalah perizinan, pembebasan dan pengadaan tanah serta kerusakan kawasan hutan sebagai daerah tanggapan air, sering kali menjadi kendala. Oleh karena itu, dibutuhkan peranan pemerintah dan masyarakat bagaimana agar supaya potensi sumber energi listrik yang terkandung di daerah ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik yang lebih murah. Karena bagaimana pun juga biaya pokok penyediaan energi listrik pada PLTMH dan PLTA tentu lebih murah dibandingkan dengan biaya pokok penyediaan listrik yang dibutuhkan pembangkit berbahan BBM, gas, dan batubara. Logikanya, sumber air sebagai bahan penunjang kelangsungan

PLTMH dan PLTA tidak perlu dibeli atau disuplai dari pihak lain, alam sudah menyediakannya. Tinggal bagaimana mengelola kawasan hutan agar kuwalitas dan debit air tetap normal. Sedangkan pebangkit listrik mengunakan BBM, gas, dan batubara, tentu bahan bakunya harus dibeli dan disuplai lagi dari pihak lain. Ini jelas akan dapat mempengaruhi biaya pokok penyediaan energi listrik menjadi tinggi dan membut tarif dasar lisrik (TDL) mahal. Artinya, dari kondisi itu energi listrik yang dihasilkan PLTMH dan PLTA hingga sampai ke masyarakat bisa lebih murah. Memang, TDL yang berlaku di masyarakat sekarang ini relatif masih terjangkau, namun kondisi itu tidak lepas karena PT PLN masih disubsidi oleh pemerintah dengan jumlah yang tidak sedikit. Seperti diungkapkan General Manager PT PLN Wilayah Sumatera Utara Ir Denny Pranoto, baru-baru ini, besar subsidi kepada PT PLN Wilayah Sumatera Utara pada tahun 2010 ini mencapai Rp8 triliun dari Rp55 triliun secara nasional. Sebab, biaya pokok penyediaan energi listrik mencapai Rp1.760 per kiloWatthours (kWh) sedangkan rata-rata harga jual kepada pelanggan hanya Rp647 sampai dengan Rp650 per kWh. Untuk itu, pembagunan pembangkit mengunakan energi terbarukan seperti air patut digalakkan dengan komitmen yang tinggi dari pemerintah maupun semua elemen masyarakat, bagaimana menjaga dan melestarikan kawasan hutan sebagai daerah tangkapan air. Menjaga kelestarian kawasan

hutan, pemerintah dituntut harus bisa memerdekakan warga di sekitanya secara ekonomi, dilibatkan dalam pemeliharaan kawasan hutan dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Dan, jika kelestarian hutan tidak bisa dijaga dengan baik, maka kita pun tidak usah berharap banyak ada pihak swasta yang datang untuk membagunan PLTMH atau PLTA di daerah ini. Karena ketersediaan sumber daya air yang cukup sangat penting bagi kelangsungan PLTMH dan PLTA. Patut Didukung Pada tahun 2006 daya mampu pembangkit listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) sebesar 1.100 Megawatt (MW), dan baru sekitar 97 MW atau sebesar 3,72 persen bersumber dari PLTA dan PLTMH, sisanya dipasok dari pembangkit tenaga gas uap, gas, dan disel. Kondisi ini menunjukkan, pembangkit lisrik di Sumatera Utara berbahan energi terbarukan, seperti air belum dimanfaatkan maksimal. Bila diperhatikan Kepres Nomor 4 Tahun 2010 tentang penugasan kepada PT PLN (Persero) untuk melakukan percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan, batubara, dan gas, proses pemberian izian pembangunannya dari pemerintah daerah tidak seharunya terjadi atau tidak menjadi penghambat pembangunan pembangkit baru. Sebab, sesuai pasal 4 ayat 2 dalam Perpres Nomor 4 Tahun 2010 tersebut menegaskan, dalam pelaksanaan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan, gas, dan batubara, semua perizinan menyangkut Analisa Mengenai

Dampak Lingkungan (Amdal), pembebasan dan kompensasi jalur transmisi, dan proses pengadaan tanah diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 120 hari oleh instansi atau pejabat terkait yang berwenang terhitung sejak pertama kali diajukan. Artinya, untuk mengatasi krisis energi listrik di dalam negeri termasuk di Sumatera Utara, pemerintah daerah di Sumatera Utara harusnya mendukung Perpres Nomor 4 Tahun 2010 tersebut, yang berlaku sejak Januari 2010 hingga 31 Desember 2014. Namun, dari perencanaan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga tahun 2011 di Sumatera Utara sebesar 2.312,7 MW sekitar 417,7 MW diantaranya akan diperoleh dari pembangkit mengunakan air. Diantaranya adalah PLTA Parlilitan sebesar 3 x 2,5 MW dibangun tahun 2007, PLTA Pakkat sebesar 2 x 5 MW dan PLTA Parluasan sebesar 2 x 2,1 MW di bangun tahun 2008, PLTA Asahan I sebesar 2 X 90 MW dibangun tahun 2010, dan PLTA Asahan III sebesar 2 x 87 MW dan PLTA Peusangan sebesar 2 x 21 MW direncanakan dibangun tahun 2011. Untuk kelansungan perencanaan pembangunan tersebut, pemerintah dan kita semua elemen masyarakat harus bisa secara bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan sebagai tangkapan air, sehingga di Sumatera Utara yang cukup potensial dibangun PLTMH dan PLTA dapat terus dikembangkan guna menghasilkan energi listrik yang lebih murah. * Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba karya tulis meyambut HLN ke-65, tahun 2010

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

1

WONG NAM KONG

63

Jl. Sun Yat Sen No. 95 Medan

16-10-10 19.30 WIB

19-10-10 14.00 WIB

Diperabukan

3

SIAU SOU CIN / FENDY

76

Jl. Sampali No. 76 A Medan

16-10-10 21.25 WIB

19-10-10 14.00 WIB

Diperabukan

4

LIE SIE KIAU

89

Jl. Gelas Komp. Punak Indah Medan

17-10-10 02.30 WIB

20-10-10 13.00 WIB

Diperabukan

5

KHO TIE SENG

58

Jl. Kebun Sayur No. 73 Batang Kuis

17-10-10 08.00 WIB

19-10-10 14.00 WIB

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

TAN TONG SENG

86

Jl. P erni agaan No. 24 Medan

16-10-10 02.35 WIB

19-10-10 12.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

SO SEK WEN

80

Jl. P ukat V II / Horas No. 33 Medan

16-10-10 15.10 WIB

19-10-10 13.00 WIB

D i kebumi kan

1

TAN CHIN HO

79

Jl. S elam I K omp. Industri P ermai B lok A 4/39 F Medan

17-10-10 06.30 WIB

19-10-10 15.00 WIB

D i perabukan

2

GOH A TIONG

38

Jl. P ukat V Gg. Nusa Indah No. 60 N Medan

16-10-10 16.05 WIB

19-10-10 10.00 WIB

D i perabukan

5

LIU FEN LIUNG

59

Jl. Wahi di n Gg. Lurah No. 39 Medan

16-10-10 08.20 WIB

19-10-10 13.00 WIB

D i perabukan

6

K H O T JU N S U I

73

Jl. B . Zei n Hami d No. 8 D Ti ti K uni ng Medan

15-10-10 09.25 WIB

19-10-10 13.00 WIB

D i kebumi kan

7

SUN SUN LIONG / SUNARYO

72

Jl. K arya Mesji d Gg. Tapanuli No. 12 Medan

16-10-10 11.10 WIB

19-10-10 10.00 WIB

D i kebumi kan

8

CHEN TAK CONG

80

Jl. B . Zei n Hami d Gg. K arya No. 17 Ti ti K uni ng Medan

16-10-10 05.55 WIB

19-10-10 13.00 WIB

D i perabukan

9

SIAW SUI LIEN

77

Jl. P unak Gg. Makmur No. 2 Medan

16-10-10 02.00 WIB

19-10-10 13.00 WIB

D i perabukan


Senin

POLITIK 11 Rezim SBY Gagal di Banyak Lini harian andalas | Hal.

18 Oktober 2010

KILAS

Warga Tiga Panah Dukung 'NAPAS'

andalas/Lamhot Situmorang

MENARI BERSAMA BERSAMA-- Tampak masyarakat Desa Tiga Panah menari bersama dengan pasangan NAPAS, calon Bupati No 6. Tanah Karo-andalas Masyarakat Desa Tiga panah dan Merek, antusias dan semangat menyambut serta menyatakan kebulatan tekat mendukung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karo, nomor urut 6 yaitu pasangan Drs Nabari Ginting dan Drs Paulus Sitepu. Kebulatan tekad itu dinyatakan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh adat dari berbagai Desa seKecamatan Merek. Terlihat di saat mereka melakukan kampanye, Jumat (15/10) di seluruh Desa Kecamatan Merek. Tidak ketinggalan juga masyarakat desa di Kecamatan Tiga panah, salah satunya Desa Seberaya, juga terlihat sangat antusias menyambut kedatangan pasangan No 6 tersebut. Masyarakat menyatakan siap memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan No 6 pada Pemilukada nantinya, yang berlangsung 27Oktober 2010 mendatang. "Perlu diingat, kami pasti coblos No 6 di TPS saat dimulainya Pemilukada," ujar beberapa warga desa. Demikian juga masyarakat Desa Tiga Panah melalui tokoh masyarakat Nangkih Kemit, mantan anggota DPRD Karo, mengatakan kebulatan tekadnya dengan sepenuh hati untuk mendukung calon bupati No 6 Drs Nabari Ginting MSi /Drs Paulus Sitepu. Dukungan ini diperlihatkan Kemit saat kampanye di tengah Pajak Sayur Desa Tiga Panah. Kepada andalas, mewakili warga, Imanuel dan Gelora menyatakan selaku penduduk Desa Tiga Panah, apa pun nanti yang terjadi berupa tantangan dan godaan, baik itu berupa uang ataupun disebut serangan fajar, mereka tetap akan mendukung pasangan yang lazim disebut NAPAS itu.(LAM)

SBY tak Risau Isu Penggulingan Jakarta-andalas Staf Khusus Presiden Ahmad Yani Basuki mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak merasa risau terhadap isu penggulingan dirinya yang dilontarkan beberapa kelompok menyambut satu tahun bertahtanya pemerintahan SBY-Boediono. "Presiden tidak pernah risau terhadap isu penggulingan karena yakin terhadap yang telah dilakukan dan optimis akan prestasinya meski belum maksimal sesuai yang diharapkan rakyat dan Presiden SBY sendiri," kata Yani dalam diskusi dengan wartawan di Bogor, Minggu (17/10). Dijelaskannya, jika fokus evaluasi selama satu tahun Pemerintahan SBY-Boediono adalah kinerja ekonomi, maka indikator pertumbuhan ekonomi justru menunjukkan perbaikan dari 4,5 persen tahun 2009 menjadi 6,2 persen pada semester I 2010. "Banyak lembaga ekonomi yang memperkirakan akhir tahun 2010 bisa mencapai 6,5 persen, dan 2011 sebesar 6,9 persen," katanya. Menurut Yani, pertumbuhan yang membaik itu disokong oleh berkembangnya semua sektor ekonomi seperti industri manufaktur yang menyumbang 3,5 persen pada semester I 2010.Ke depan, Pemerintah melihat masih perlunya pengembangan dan perbaikan infrastruktur yang penting bagi perekonomian nasional. Yani menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia yang membaik serta stabilitas politik yang terjaga telah membuat banyak dana asing masuk ke Indonesia melalui pasar saham dan surat utang negara (SBN). "Kondisi perekonomian Indonesia menunjukkan performa terbaiknya. Jadi kita sudah berada di jalur yang tepat. Namun dibanding peluang yang ada, kerja rupanya belum optimal. Masih bisa ditingkatkan lagi," katanya. Dikatakannya, sebagian pihak memang memaknainya secara sinis dengan menyatakan bahwa kondisi bagus tersebut lebih karena faktor eksternal, namun sebagian pendapat juga menyatakan bahwa kinerja pemerintahan tidak dapat diremehkan dalam memanfaatkan dorongan faktor eksternal tersebut. (ANT)

PDIP Bantah Merapat ke SBY Jakarta-andalas Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi memperkirakan adanya penempatan awak PDIP untuk reshuffle kabinet SBY, yaitu orang dekat Megawati Soekarno Putri, Widya Purnama. Namun Demikian PDIP tegas membantah Widya sebagai kadernya. "Widya itu bukan kader PDIP, bukan anggota PDIP, bukan juga simpatisan PDIP. Yang saya tahu dia itu Gerindra, dia tim ahlinya Pak Prabowo waktu Pilpres kemarin," kata Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo. Pernyataan tersebut dikatakannya di sela acara khitanan putra dari Puan Maharani, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma, di Ballroom Pacific Place, Ritz Carlton, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (17/10). Selain pernah menjabat sebagai tim ahli Gerindra, Widya Purnama juga merupakan mantan Direktur Pertamina, dan mantan Direktur Indosat. Sebelumnya, Burhanuddin dalam diskusi yang digelar di Warung Daun, Sabtu kemarin, memprediksi sinyalemen PD merapat dengan PDIP dalam reshuffle nanti. "Saya dengar ada nama Widya Purnama yang kemungkinan besar akan menduduki pos strategis di kabinet yang akan datang," ujarnya. Mengenai kabar, Widya merupakan orang dekat Megawati saat menjadi presiden dulu. Tjahjo pun menampik kabar tersebut. "Semua menteri pada zaman Bu Mega memimpin ya dekat. Pak SBY juga kan dekat," katanya. (NET)

Jakarta-andalas Selama satu tahun pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, pemberantasan korupsi tidak ada yang berkembang dan terkesan jalan di tempat. Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan setelah peninjauan kembali perkara Bibit-Chandra ditolak oleh Mahkamah Agung semakin mempertegas bahwa tidak ada upaya serius dari pemerintahan SBY untuk memberantas korupsi. "Hal itu, dimulai dengan tidak ada keinginan untuk melindungi Komisi Pemberantasan Korupsi dari intervensi koruptor-koruptor yang melakukan serangan balik," kata R ay, Minggu (17/10). Bukan hanya itu, Ray melanjutkan, kegagalan rezim SBY terdapat di banyak lini. Seperti kegagalan secara sosial karena rasa aman bagi masyarakat yang semakin berkurang. Kemudian kegagalan di bidang politik dengan demokrasi yang semakin kacau dan kegagalan di bidang Hak Asasi Manusia. "Ini lebih dari style sebagai mementingkan citra diri dengan berpikir bagaimana bisa populer sehingga lupa mengambil kebijakan yang progresif, menguntungkan dan substansial. Gerakan 101010 adalah gerakan yang menyetop SBY agar tidak terus melakukan politik pencitraan tetapi politik substansial," tegas Ray yang ditemui di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat. Sementara itu, pengadaan kendaraan dinas dan komputer jinjing alias laptop yang diajukan pemerintah pada RAPBN 2011 berpotensi menimbulkan korupsi.

andalas/Ist

PASAR LUP ALUPAA-Ratusan korban pelanggaran HAM menggelar pasar rakyat di depan Istana Merdeka, Minggu (17/10). Mereka meminta presiden tidak terjangkit penyakit lupa dan mengabaikan kasus pelanggaran HAM seperti tragedi 98 dan 1965. Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Yuna Farhan menjelaskan pengadaan 4041 kendaraan dinas bernilai total Rp 371,5 miliar dan 3109 laptop senilai total Rp 32,5 miliar merupakan lahan subur korupsi mengingat hal itu bisa dilakukan dengan penunjukkan langsung sesuai Perpres Nomer 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa. Ia mencontohkan dari Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKAKL) di Kementerian Perhubungan,

banyak ditemukan harga laptop berada di atas harga pasar, yakni Rp 25 juta per unit dan pengadaan 49 unit kendaraan dinas di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp 506.6 juta per unit. Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK), standar biaya pengadaan kendaraan setingkat eselon I hanya Rp 400 juta per unitnya. "Pernyataan Presiden SBY tentang nota keuangan RAPBN 2011 tak lebih dari sekedar kosmetik politik demi pencitraan, tanpa terlihat perubahan

Karo Butuh Pemimpin yang Takut Tuhan Berastagi-andalas Calon Bupati Karo Dr Ir Petrus Sitepu menyatakan, dalam perjuangannya pada Pemilukada Karo, sepenuhnya mengandalkan kekuatan Tuhan. Dia punya prinsip, tidak ada yang mustahil kalau mengandalkan kekuatan Tuhan. “Untuk itu, kita bekerja sepenuhnya untuk melayani rakyat. Dalam doa, saya katakan, Tuhan ini saya, pakailah saya dan seluruh hidup saya untuk melayani dan menjadi pelayan bagi rakyat Kabupaten Karo,” ujar Petrus Sitepu, Sabtu (16/10) malam di Berastagi. Putra Karo yang sukses menggeluti usaha pertanian dan peternakan di ‘Bumi Turang’ itu mengungkapkan, ketika hendak maju di Pilkada Karo, dirinya terlebih dahulu berdoa kepada Tuhan dan meminta doa restu kepada Uskup Emeritus Mgr AGP Datubara. OFM Cap dan Uskup Agung Medan Mgr Dr AB Sinaga OFM Cap, Minggu (12/9) sebagai bekal utama untuk mengikuti pertarungan Pilkada Kabupaten Karo 27 Oktober mendatang. Dalam kesempatan itu, kata Petrus Sitepu, Uskup Mgr Dr AB Sinaga OFM Cap menyatakan, hal yang utama dipegang oleh para calon yang akan mengikuti pemilukada dimanapun berada, harus secara terus menerus mengambil simpati masyarakat dan jangan terlalu banyak janji. Umunya, pemenang sejumlah pemilukada adalah pasangan yang mau turun menemui langsung masyarakat. “Harapan Uskup itu yang terus menerus saya lakukan dalam mengikuti tahapan pemilukada ini,” ujar Petrus Sitepu. Saat itu, Petrus Sitepu juga menyatakan rasa bangganya mendapat dukungan penuh Ketua

andalas/Ist

AKRABAKRAB-Calon Bupati Karo Dr Ir Petrus Sitepu saat meminta berkat dan doa restu kepada Uskup Emeritus Mgr Alfred Gonti Pius Datubara OFM Cap. FMKI Sumut Parlindungan Purba SH beserta jajaran pengurus lainnya, mantan Pelaksana Bupati Karo Drs SIS Sihotang, Gregorius Marbun, Timor Panjaitan SH, serta Pestana Sembiring SAg. Setelah meminta doa restu kepada Uskup Agung, kami juga akan meminta doa restu dari pimpinanpimpinan agama lainnya di Kabupaten Karo. Ini menjadi kekuatan utama kami untuk maju,” ujar Petrus Sitepu. Sebagai calon yang memilih jalur independen dan mendapatkan nomor urut 7 dalam Pemilukada Kabupaten Karo, pasangan Petrus Sitepu-Kornelius Tarigan menjanjikan perubahan dalam pembangunan Kabupaten Karo. Pasangan ini telah menyiapkan 15 butir kontrak

politik yang dinilai sebagai dasar pembawa perubahan di antaranya penerapan transparansi (keterbukaan) sistem pemerintahan dan anti korupsi, memprioritaskan pembangunan bidang, kesehatan, pendidikan dan pertanian, program KTP gratis dan berasuransi, perbaikan infrastruktur jalan menuju sentra pertanian dan pariwisata, membuat sistem pertanian terpadu, jaminan pupuk bersubsidi. Petrus Sitepu yang menyelesaikan program Magister (S2) dan Doctor (S3) dari Universitas of Queensland Brisbane Australia mengaku sangat memahami bidang pertanian dan telah menyiapkan konsep pengembangan pertanian di Tanah Karo. Salah satu Sistem yang diubah adalah Sistem Agrikultur yang dinilai sudah ketinggalan zaman dan sudah saatnya memakai sistem agribisnis. Sementara itu, Direktur Lembaga Pengkajian Otonomi Daerah (LPOD) Sumatera Utara Roy Fachraby Ginting, SH, MKn Petrus Sitepu adalah seorang pribadi yang tidak pilih bulu dalam berteman. Semuanya sama di hadapannya. Petrus juga seorang pekerja keras yang tidak bisa tidur sebelum pekerjaannya tuntas. Bahkan di perusahaan peternakan lembu Gundaling Farm yang dipimpinnya, Petrus langsung turun ke lapangan. Mengelola usaha dengan profesional, serta tidak letih letihnya menyambut tamu yang datang berkunjung. "Pak Petrus Sitepu betul-betul menghayati dirinya seorang pelayan masyarakat dan sangat bersahaja dan inilah tipe pemimpin Karo masa depan yang dapat menjadi anak beru sienterem,” kata notaris yang juga Yimm Ahli DPRD Sumatera Utara ini. (HAM)

substantif dalam kebijakan RAPBN 2011," tegas Yuna, Minggu. Ia juga meminta agar DPR melakukan perubahan secara total terhadap praktek penyusunan anggaran termasuk struktur anggaran yang tidak mencerminkan kepentingan rakyat. DPR juga harus melakukan penyisiran terhadap mata anggaran yang berpotensi pada pemborosan dan tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat dan merelokasinya pada program-program kemakmuran rakyat. (RMC)

Golkar Kesulitan Dapatkan Capres Jakarta-andalas Pengamat politik Andrinof Chaniago memperkirakan Partai Golkar akan kesulitan mendapatkan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2014 mendatang. "Kalau untuk pemilihan umum, Partai Golkar masih mungkin menggeser Partai Demokrat. Tapi untuk pemilihan Presiden, mereka akan kesulitan mencari calon," kata Andrinof di Jakarta, Minggu (17/10). Kesulitan itu, kata Andrinof, karena Golkar tidak memiliki tokoh yang bisa diandalkan menjelang pilpres nanti. Tokoh yang muncul dari Partai Golkar adalah stok lama dan tak layak jual. "Golkar tak punya tokoh atau stok untuk diusung sebagai calon presiden. Stok-stok lama seperti Sri Sultan, Aburizal Bakrie sudah tidak laku lagi," kata Andrinof. Sementara itu Partai Demokrat memiliki stok yang bisa diandalkan untuk menjadi capres meskipun perlu diasah dan diolah lebih profesional. "Partai Demokrat masih punya potensi untuk menampilkan tokoh, misalnya Anas Urbaningrum, yang dalam dua tahun ini mulai membangun ketokohannya. Anas itu adalah Yudhoyono baru tapi harus meninggalkan kekurangan yang dimiliki Yudhoyono," kata dia. Ia menyebutkan, dari sisi organisasi, Partai Golkar bisa menggeser Partai Demokrat walaupun selisihnya tidak akan jauh beda. "Potensi untuk menggesar Demokrat bisa saja terjadi, tapi tak jauh beda selisihnya karena mesin politik di Golkar sangat bagus dan bekerja dengan baik, tapi dari sisi tokoh, kalah jauh dibanding Demokrat," kata Andrinof. Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga bernasib sama dengan Golkar. Megawati yang diandalkan dan menjadi ikon partai, tak bisa diandalkan lagi. Terkait dengan rencana Golkar yang ingin keluar dari Sekretariat Gabungan, Andrinof menyarankan untuk tidak keluar sebelum ada program yang betul-betul bagus dari Golkar. "Percuma Golkar tinggalkan Setgab. Kalau ada ide baru, unggul dan berpotensi ditolak Setgab, tak masalah Golkar keluar dari Setgab. Tapi selama ini kan tidak ada program yang diandalkan oleh Golkar," kata dia. Seharusnya Partai Golkar merasa bersyukur dengan kondisi seperti saat ini karena ibarat mendapat durian runtuh. (ANT)

Akbar : SBY-Ical Harus Sering Berkomunikasi Jakarta-andalas Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung menyarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie lebih banyak melakukan komunikasi sehingga program dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Parpol pendukung Pemerintah bisa berjalan dengan baik. "Kalau bisa pak Ical (Aburizal Bakrie) dan Presiden Yudhoyono intensitas komunikasinya, bisa lebih banyak. Jika ada aspirasi ada yang kurang pas dengan kebijakan pemerintah barangkali pemerintah tidak cepat-cepat untuk mengambil kebijakan," kata Akbar di Jakarta, Minggu (17/10). Bagi Partai Golkar, menurut Akbar, tetap konsiten untuk

mendukung pemerintahan sampai selesai. "Partai Golkar memberikan jaminan dan komitmen kepada pemerintah yakni koalisi yang memberikan dukungan ke pemerintah dalam lima tahun ke depan," kata Akbar, Jakarta, Minggu. Namun ia mengharapkan Setgab sebaiknya membahas masalah-masalah yang penting terkait dengan masalah bangsa, negara, dan rakyat. "Seyogianya dimatangkan dulu dalam Setgab, sehingga bisa jadi outputnya akan bisa memberikan dukungan pada kebijakan-kebijakan," kata Akbar. Ia mencontohkan, soal anggaran, Golkar berpendapat bagaimana supaya memperbanyak anggaran di desa-desa.

Akbar Tanjung "Kalau itu bisa dibahas lebih dini, bisa lebih baik. Juga putusan lain, soal Kapolri, sebaiknya dimatangkan dulu di Setgab. Kalau mekanisme

itu bisa dilakukan soliditas Setgab akan terjamin dan kebijakan yang dilakukan pemerintah yang telah dimatangkan di Setgab akan bisa proses, penetapan bisa berjalan cepat," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu. Sementara itu, Ketua DPP Golkar Bidang Kajian Kebijakan Partai Golkar Indra J Piliang mengatakan, Partai Golkar bekerja terlalu berat untuk pemerintahan ini. Sementara partai yang tergabung dalam koalisi di Sekretariat Gabungan hanya menerima hasilnya saja. "Jadi posisi Golkar di Setgab perlu dikaji ulang karena Golkar kerja terlalu berat untuk pemerintahan ini," katanya. Meskipun Golkar tetap konsisten dan telah bekerja berat untuk pemerintahan ini,

namun Partai Golkar masih juga diserang dan kebijakan yang diusulkan oleh Golkar banyak yang ditolak Setgab. "Mereka menghantam Golkar, usulan Golkar ada juga yang tidak disetujui," kata Indra. Alasan lain agar Golkar mengkaji ulang keberadaannya di Setgab adalah tidak jelasnya visi dan misi yang diusung oleh Setgab."Plat form Setgab tidak ada yang jelas, lebih banyak untuk kepentingan sesaat saja. Kalau mau, ke depan apa yang mau dikerjakan, harus dijelaskan apa visi dan misi. Kalau concern pada bidang ekonomi, fokuskan pada bidang ekonomi. Sekarang ini kan tidak ada yang menjadi prioritas apa yang akan dilakukan oleh Setgab," katanya. (ANT)


SUMATERA UTARA

Senin 18 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

12

Hari Cuci Tangan

Ribuan Pelajar Deli Serdang Cuci Tangan andalas/th sihombing

Lubuk Pakam-andalas Serangkaian Hari Cuci tangan se-dunia, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) gelar aksi cuci tangan di kalangan pelajar TK, SD, SMP dan SMA sederajat akhir pekan lalu.

CUCI TANGAN-Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars beserta Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan memperagakan cara mencuci tangan yang baik dan benar.

KILAS

Oknum DPRD Nisel Bertingkah Aneh Nias Selatan-andalas Oknum anggota DPRD Nias Selatan dari DAPIL IV Pulau-Pulau Batu Hardi Maduwu, dinilai arogan dan merasa seorang anggota DPRD. Beberapa kasus yang diduga melibatkan dirinya sebagaimana pemberitaan media terbitan medan belum lama ini, seperti kasus selingkuh, kasus illegal logging, dan ijazah Paket C. Dan belakangan mengulah lagi dengan menangkap dua fiber ikan milik Baharui Sarumaha, warga Desa Sifitu Ewali, belum ada tersentuh hukum. Sehingga membuat oknum HM lupa diri. Seperti tingkahnya yang dipertontonkanya di kantor Dinas Pendidikan, Kamis (14/10) beberapa staf kantor Dinas Pendidikan terkejut melihat tingkah oknum DPRD dari Partai Demokrat itu, memakai wig (rambut palsu-red) serta kacamata hitam. Tak ada beda penampilannya bagai seorang bandit terminal. Demikian dikatakan salah seorang staf Dinas Terkait tingkah oknum HM, sumber andalas menjelaskan, oknum HM dekat dengan pejabat nomor satu di daerah itu. Sehingga oknum pegawai negeri sipil (PNS) memandang HM bagaikan momok. Pasalnya, HM acap kali mengancam PNS akan dipindahkan. Sehubungan dengan tindakan oknum Anggota DPRD dari partai PD itu, sejumlah wartawan mencoba menemuinya di kantor, tapi tidak berada di tempat. (EZ)

TERCECER Satu buah STNK mobil Dinas No Pol : BB 2401 W + 1 buah SIC 'C' + KARPEG + KTP tercecer sekitar Desa Hiligeho. Teluk Dalam. Bagi yang menemukan dapat diantar ke kantor Pemkab Nisel Cq Kantor Dinas Pendapatn. Tidak dituntun dan akan diberikan hadiah sepantasnya.

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum TEBINGTINGGI: Riady Kasidi SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Marihot Simbolon, Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

Cuci tangan akbar di lingkungan sekolah ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars yang mengambil sampel di sekolah dasar (SD) Negeri 101900, dan TK Mandiri Plus, dan MAN Lubuk Pakam. Turut hadir, Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Hj Asdiana Zainuddin, Ketua Darma Wanita Persatuan Ny Hj Fauziah Azwar, Ketua Kartika Candra Kirana 0204 DS Ny Heryanto Syahputra, Kepala Dinas Kesehatan Dr Masdulhaq SpOG K MHA, Kepala Dinas Dikpora Drs Sofian Marpaung Mpd, dan Ka Badan PMD Safrullah SSos MAP. Sebelum atraksi cuci tangan digelar, rombongan menyempatkan menanam pohon di lingkungan sekolah. Di lokasi itu, Ketua TP PKK Ny Hj Anita Amri Tambunan memandu ratusan anak SD melakukan 10 tahapan cuci tangan dengan baik dan

Karyawan Minta

Oknum Ketua SPBUN Tandam Hulu Dipecat Tandam Hulu-andalas Para karyawan perkebunan PTPN 2 meminta agar sikap dan tindakan karyawan serta Ketua SPBUN Kebun Tandam Hulu, Sulian alias Lian dihentikan karena merugikan perusahaan. Penegasan itu disampaikan oleh beberapa orang karyawan kebun Tandam Hulu yang tidak ingin disebutkan namanya kepada andalas di Binjai, Sabtu (16/10). Ditegaskan mereka, seharusnya sebagai karyawan Sulian menjaga asset kebun dengan baik dan benar. Jadi, bukannya malah 'bersekutu' dengan masyarakat untuk merebut lahan milik perusahaan. Sebagai karyawan dan Ketua

SPBUN, seharusnya Sulian menjadi 'pagar' untuk menjaga asset perusahaan agar tidak diganggu dan direbut orang. Namun, kenyataannya Sulian malah bertindak sebagai pentolan dari kelompokkelompok penggarap yang berusaha untuk menguasai dan merebut lahan (asset) perusahaan. "Kalau begitu sama artinya dengan 'pagar makan tanaman' atau musuh dalam selimut. Karena itu, lebih baik dipecat saja agar tidak semakin merugikan perusahaan," ujar mereka. Ironisnya, belum ada tanggapan yang berarti dari pihak Direksi PTPN 2. Walaupun berita 'pengkhianatan' itu sudah merebak ke mana-

mana. Namun, ternyata sampai saat ini belum ada tindakan yang nyata dari para petinggi PTPN 2. Direktur SDM PTPN 2, Ir T KariKaro misalnya, saat dihubungi melalui HP, kemarin, tidak mau mengangkat panggilan wartawan. Begitu juga saat ditanya melalui pesan singkat (sms), dia tidak mau menjawab. Karena itu, timbul indikasi bahwa sikap dan tindakan Sulian itu sebenarnaya sudah diketahui, tapi dibiarkan saja oleh para petinggi PTPN 2. Bahkan, mungkin Sulian sudah 'mendapat restu' dari para petinggi PTPN 2. Karena itu, dia nekat dan tidak takut untuk berbuat seperti itu. (BD)

Wali Kota Tebing Lantik 88 Eselon IV Tebing Tinggi-andalas Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Eddy Sofyan Purba MAP mengambil sumpah dan melantik 88 orang pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, di Gedung Balai Pertemuan Kartini, Jum'at (15/10). Dalam sambutannya wali kota mengatakan, jabatan yang dimiliki merupakan amanah atau kepercayaan dari pimpinan, bukan milik selamanya. Oleh karena itu laksanakanlah tugas dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi

masing-masing. "Pelantikan pejabat juga dikaitkan untuk pemberdayaan agar lebih proaktif dalam menyikapi tugas dan beban kerja yang diemban. Sehingga tujuan optimal organisasi yang didasarkan pada profesionalisme, kompetensi, prestasi kerja, jenjang pangkat dan syarat objektif lainnya dapat tercapai," jelasnya. Menurut Eddy Sofyan, pejabat struktural eselon IV memiliki tugas melakukan transformasi atau perubahan kearah yang lebih baik dari apa yang ada, perubahan adalah

suatu bentuk implementasi yang harus dilakukan dan diarahkan pada asfek manfaat. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan (BKPP) Kota Tebing Tinggi Amas Muda SH memaparkan, dari 88 pejabat eselon IV yang dilantik, 39 diantaranya mengisi jabatan eselon IV/a dan 49 sisianya mengisi eselon IV/b. "Dari jumlah pejabat eselon IV yang dilantik itu, 44 orang merupakan putra asli daerah dan selebihnya berasal dari luar daerah," ujarnya. (MET)

Bupati Sergai Tepung Tawar Calhaj Sei Rampah-andalas Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi didampingi Wakil Bupati H Soekirman, Dandim 0204/ DS Letkol Inf Heryanto Syahputra SIP, Wakil Ketua DPRD MY Basrun, akhir pekan di halaman kantor bupati menepung tawari 173 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sergai. Acara tepung tawar yang diawali

pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh H Mhd Adi SAg dan ceramah seputar perjalanan haji oleh mubaligh Al-Ustadz Drs H Mahmuddin MA itu turut dihadiri mewakili Kapolres Sergai, mewakili Kajari Sei Rampah, Wakil Ketua TP PKK Hj Marliah Soekirman, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, pejabat Pemkab Sergai dan ratusan keluarga para jemaah yang akan

menunaikan ibadah haji. Calhaj Sergai yang masuk kelompok terbang 18 Embarkasi Medan bergabung dengan calhaj asal Kota Tanjung Balai 176 orang, sebagian asal Kota Medan, Kabupaten Asahan, dan akan berangkat ke tanah suci Mekkah pada 1 November 2010 dan masuk asrama haji di Medan 31 Oktober 2010. (RYAD)

benar. Pertama membasuh tangan dengan air, kemudian menyabun dengan sabun mandi. Setelah itu, mengosok celah jari dan punggung tangan, membersihkan kuku, lalu membasuhnya sampai bersih, barulah tangan dilap dengan handuk bersih. "Untuk menghindari anakanak dari penyakit cacingan dan penyakit berbahaya lainnya, cuci tangan tidak hanya dilakukan disaat kita hendak makan saja. Tetapi kita harus tetap mencuci tangan dengan menggunakan sabun setiap kita selesai melakukan pekerjaan, terutama pekerjaan yang membuat tangan menjadi kotor," kata Anita. Kepala Dinas Dikpora Sofian Marpaung mengatakan, aksi akbar cuci tangan pakai sabun yang secara serentak dilakukan di lingkungan sekolah se-Kabupaten Deli Serdang ini hanya sekadar merefresh atau penyegaran bagi para murid.(TH)

Dua Ruko Hangus Terbakar Pematang Siantar-andalas Dua rumah toko (Ruko) berlantai 2 di Jalan Patuan Nagari Kelurahan Sukadamai Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (16/10) habis terbakar. Namun tidak ada korban jiwa dan kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Keterangan peristiwa kebakaran yang dihimpun andalas di tempat peristiwa kebakaran belum dapat diketahui, disebabkan saksi mata pejalan kaki saat melintas yang terlebih dahulu hanya melihat asap tebal keluar dari lantai 2 ruko tersebut. Ahok alias Chandra (35) yang pemilik ruko itu berjualan cat dan kelengkapan bangunan, baru mengetahui setelah diberitahu saksi mata yang enggan ditulis namanya. Ahok beserta karyawan tokonya spontan berusaha mengeluarkan dagangannya, namun karena begitu cepat api merambat sampai kelantai satu. Hanya mobil pick up dan sebagian kecil dagangannya yang berhasil diselamatkan. Petugas pemadam kebakaran baru bisa memadamkan api 20 menit kemudian. (EP)

Masyarakat Tolak Pembangunan RSUD Batu Bara-andalas Kalangan Tokoh Masyarakat Pejuang Kabupaten Batu Bara menolak pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batu Bara di areal exs Perkebunan Kwala Gunung Kecamatan Lima Puluh yang saat ini sedang berlangsung. Pasalnya, letak bangunan itu dinilai kurang miliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan tidak layak. "Tempat pembuangan air perkebunan dijadikan lahan untuk Rumah Sakit Daerah, ini tidak layak," kata Arsyad Nainggolan Tokoh Masyarakat Batu Bara didampingi Hidayat Bhaktiar, Zulkarnain Ahmad dan Mulkan SH saat menggelar pertemuan akbar dengan para Pejuang Pemekaran Kab Batu Bara dalam acara peduli dan prihatin di Bukit Kuba keramat Datuk Batu Bara Kecamatan Lima Puluh, akhir pekan lalu. Ditegaskannya, masih banyak lahan-lahan yang cukup strategis untuk kelayakan pembangunan sebuah RSUD, tapi kenapa harus di lahan yang setiap saat dilanda banjir. Ini jelas tidak akan dikunjungi masyarakat bila terus dilaksanakan, karena letaknya di daerah terpencil dan kurang keramaian. Untuk itu sambung Arsyad yang juga didampingi Mulkan SH mewakili masyarakat Kecamatan Air Putih, solusi terbaik dalam mengatasi masalah ini, pihaknya dalam waktu dekat segera melakukan delegasi ke Kantor Bupati dan Gedung DPRD Batu Bara, karena dinilai perlu adanya evaluasi kembali bagi pihak Pemkab Batu Bara. (ZN)

Sekcam dan KUA Secanggang Lepas 16 Calhaj Ratusan masyarakat dari Kecamatan Secanggang datang berbondong-bondong memenuhi halaman masjid Jami' Nashrullah Kelurahan Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupeten Langkat, manyaksikan pelepasan jemaah calon haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan ke tanah Suci Mekkah. Sebagaian masyarakat juga ada yang ikut mengantarkan sampai ke kantor bupati.

D

ALAM acara pelepasan calhaj tersebut, puluhan personil pengamanan dari Polsek dan Koramil 08 Secanggang juga disiagakan di halaman masjid dan sekitarnya. Danramil 08 Seacanggang Kapt Inf Jauhari juga turut hadir dan bergabung dengan para calhaj. Para calhaj dari Kecamatan Secanggang yang berjumlah 16 orang diantaranya 6 orang

laki-laki dan 10 orang perempuan. Dari 16 calhaj tersebut seorang diantaranya adalah anggota Satlantas yang bertugas di Polsek Secanggang Bripka Herianto. Acara pemberangkatan calhaj dipimpin Sekretaris Kecamatan Aliandi SH mewakili Camat Secanggang Dra Nilawati didampingi KUA Secanggang Drs H Khairuddin dan Ketua Ikatan

Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) H Lukman Hakim. Sekcam Aliandi dan KUA Secanggang H Khairuddin beserta Ketua IPHI H Lukman Hakim dalam bimbingannya berharap para calhaj momentum manasik haji yang sudah dilaksanakan untuk tetap dipedomani selama menjalankan ibadah di Tanah Suci Mekkah. Selain untuk membekali diri juga menjadi wadah silaturahim sesama jamaah yang berasal dari setiap kecamatan. "Kami hanya bisa memberikan saran dan do'a, semoga bekal-bekal yang diberikan dapat dipergunakan selama 7 bulan sebagai awal manasik dan sebagai petunjuk dan pusatkan pikiran, untuk manjadi haji dan hajjah mabrur," kata Aliandi. (SBR)

andalas/subur syahputra

LEPAS CALHAJ-KUA Secanggang dan Sekcam Aliandi saat melepas keberangkatan calhaj di halaman masjid Jami' Nashrullah Hinai Kiri.


SUMATERA UTARA

Senin 18 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

Bimbingan Manasik Haji di DS

KILAS

Pembalakan Marak di Tapteng Tapteng-andalas Maraknya pembalakan hutana lindung di Kabupaten Tapanuli Tengah dikhawatirkan akan membawa bencana banjir dan tanah longsor. Untuk itu diminta kepada Kapolres Tapanuli Tengah untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku pembalakan liar Jonny P Simangunsong sebelum terjadi korban jiwa. Hal itu ditegaskan Ketua DPP LSM BPKSU (Barisan Penegak Keadilan Sumatera Utara) Samsuir Tanjung di lapangan parkir Kejaksaan Negeri Sibolga, Sabtu (16/10). Samsuir Tanjung menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi LSM BPKSU di Kecamatan Sibabangun mulai dari Hutan Suka Maju sampai ke Hutan Lubuk Ampolu, para pembalak liar sudah merajalela tanpa memperhitungkan akibatnya, kondisi hutan sudah gundul dan berbagai jenis kayu keras seperti Rasak, meranti dan Kapur ditumbang dan dijual kesalah satu kilang kayu di Muara Nibung Kec, Pandan, disebut sebut pemilik kilang tersebut adalah mantan Camat di Tapanuli Selatan Marga Purba. Dikatakannya, sesuai hasil pembicaraan Ketua LSM tersebut terhadap para pembalak liar, mengakui bahwa yang menyuruh mereka melakukan pembalakan liar adalah oknum preman dari sibolga, dikatakannya bahwa oknum preman tersebut bernama Jonny P. Simangunsong, tinggal dirumah kontrakan Jalan Sibual Buali Sibolga Julu. Lebih jauh Samsuir membeberkan mulusnya pemabalakan liar tersebut diduga bekerja sama dengan beberapa oknum dinas kehutanan tapteng, dengan merekayasa sehelai kertas dari kepala desa hutan tersebut digundul dan seolah olah kayu tersebut berasal dari kebun yang kenyataannya berasal dari hutan lindung, kita sudah coba koordinasi dengan dinas kehutanan namun Kadis Kehutanan Heppy Silitonga selalu berkelit dan seakan tidak bertanggung jawab dan saat ini pihak kami sudah menyiapkan Laporan tentang pembalakan liar tersebut dan mendesak Kapolres Tapteng untuk segera menangkap otak dan pelaku pembalakan liar tersebut, tangkap Jonny P. Simangunsong imbuhnya. Jonny P. Simangtunsong melalui SMS Ponselnya ketika dihubungi menyebut bahwa dirinya tidak takut ditangkap karena pihak Kepolisian sudah diatur bahkan pada sms tersebut Jonny P. Simangunsong mengancam akan membunuh wartawan jika berani membeberkan pembalakan liar tersebut. Kapolres Tapanuli Tengah AKMP Dikky Patrianegara ketika dihubungi andalas Minggu (17/ 10) di kantor Polres Tapteng tidak berada ditempat, menurut piket supaya menghubungi hari senin saja, sementara Kadis Kehutanan Tapteng Heppy Silitonga ketika dihubungi melalui Ponselnya tidak aktif. (LIN)

andalas/fas

TAK MILIKI IZIN-Bronjong dan bangunan yang berdiri di atas DAS Sei Silau yang terletak di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap Asahan diduga tak miliki izin.

Bangunan Liar

Pemkab tak Mampu Terapkan Kepmen dan Perda Kisaran-andalas Maraknya bangunan liar dalam beberapa bulan belakangan ini berdiri di sepanjang Sungai Silau Asahan diduga tidak memiliki izin. Namun hingga saat ini pemerintah setempat tampaknya tak mampu menertibkannya dan terkesan melakukan pembiaran. Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP diminta mampu bertindak tegas terhadap sejumlah bawahannya untuk mengamankan Kepmen dan Perda. Karena diketahui proses berdirinya

bangunan di daerah mulai tingkat desa/lurah, camat lalu ada sertifikat dari BPN, selanjutnya diajukan ke Badan Perizinan Asahan. Setelah itu badan perizinan menyerahkan berkas tersebut ke Dinas PU Pengairan untuk melakukan penelitian teknis, baru keluar yang namanya surat izin mendirikan bangunan (SIMB) nya. Namun saat ini tampaknya baik dari Kepala Desa/Lurah dan Camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat tersebut diduga tak pernah melakukan koordinasi terhadap instansi terkait terhadap maraknya sejumlah bangunan liar yang berdiri di wilayah tugasnya masingmasing, atau memang para Kepala Desa/Lurah maupun

Camat setempat tidak menguasai pengetahuan tentang namanya Keputusan Menteri (Kepmen) maupun Peraturan Daerah (Perda). Sehingga para pengusaha dengan bebas mendirikan bangunan di atas daerah aliran sungai di wilayah kerja mereka masing-masing. Jika praktek pembiaran ini terus berjalan tanpa adanya action dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, hal ini akan berdampak semakin menjamurnya para pengusaha baik di tingkat lokal maupun daerah akan beramai-ramai mendirikan usaha tanpa dilengkapi persyaratan administrasi sesuai peraturan yang berlaku. Jika hal tersebut terjadi seperti saat ini yang dirugikan adalah pemerintah setempat

dengan tidak terpungutnya retribusi berbagai perizinan. Dari penelusuran andalas, terdapat di sejumlah titik bangunan yang berdiri di atas DAS yakni, Rumah Makan Pangkal Titi (Pati), bangunan milik UD Lison Jaya, berbagai cafĂŠ maupun tempat hiburan lainnya berada di Jalan Kyai H Agus Salim di Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, pembangunan Bronjong PT Fairco Bumi Lestari yang berada Dusun X Desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane Asahan, penginapan dan CafĂŠ Sri Mersing yang berada dikelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, serta pembangunan bronjong dan sejumlah bangunan yang berdiri di sempadan sungai di Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap Asahan.(FAS)

andalas/one

DIABDIKAN BERSAMA-Bupati dan Wakil Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Suhari Pane SIP diabadikan bersama unsure muspida dan elemen masyarakat lainnya.

Sembilan Misi Tigor-Suhari Rantau Prapat-andalas Sembilan misi yang akan diimplementasikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Suhari Pane SIP guna mensukseskan visi Kabupaten Labuhan Batu, yakni Labuhan Batu Sejahtera 2015 Menuju Labuhan Batu Sejahtera 2020. Demikian penggalan pidato Bupati Labuhan Batu Tigor Siregar saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Labuhan Batu yang dipimpin Ketua DPRD Labuhan Batu Hj Ellya Rosa Siregar pada Acara HUT Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Labuhan Batu ke65 di Aula gedung dewan setempat, Sabtu (16/10). Misi tersebut diantaranya meningkatkan kecerdasan dan kualitas SDM yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, Kedua meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, dan Ketiga meningkatkan pertumbuhan perekonomian rakyat dengan mendorong secara sungguh-sungguh sentra ekonomi rakyat terutama perkebunan, pertanian, industri, perdagangan dan jasa yang berwawasan lingkungan, lembaga keuangan dan koperasi, yang didukung infrastruktur yang memadai.(ONE)

HM Nurdin PLT Kadisdik Tebing Tinggi Tebing Tinggi-andalas Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Plt Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi kepada Ir H M Nurdin yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli di Pemko Tebing Tinggi, Kamis (14/10) di aula Dinas Pendidikan Jalan Gereja Kota Tebing Tinggi. "Saat ini Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi Pardamean Siregar sedang melaksanakan ibadah haji. Agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan selama beliau pergi, maka ditunjuk Bapak H M Nurdin menjadi pelaksana tugas Kadis Pendidikan," jelas Drs H Eddy Sofyan. Pj Wali Kota dalam kesempatan itu berharap para kepala sekolah dan pengawas sekolah agar meningkatkan kinerjanya. Sehingga harapan besar kepada dunia pendidikan dapat tercapai. Sedangkan, Plt Kadis Pendidikan HM Nurdin mengaku akan terus berupaya untuk meningkatkan kemajuan pendidikan. "Saatnya untuk merubah masa depan pendidikan kita ke arah yang lebih baik, untuk itu diharapkan dukungan dari masyarakat dan seluruh elemen pendidikan di kota ini," harapnya. (MET)

13

RPJMD Forum Strategis Diskusikan Pembangunan Asahan Kisaran-andalas Proses pemilihan pemimpin merupakan suatu kepastian dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Dengan kondisi tersebut rakyat dapat memilih para pemimpinnya secara langsung sesuai kesepakatan politik yang telah terlembaga sebagai perubahan mainstream politik yang fundamental. Dan ini juga didukung dengan keinginan publik yang besar dan didukung keinginan politik. Demikian disampaikan Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP saat mem-

buka Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di aula Melati Kantor Bupati Asahan akhir pekan lalu. Dikatakannya, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang selanjutnya disingkat RPJMD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode lima tahun. Perencanaan pembangunan daerah ini merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, sehingga dalam penyusunannya memperhatikan RPJM Nasional dan RPJM

Provinsi. Ditambahkan, maksud dari uraian tersebut di atas, Pemkab Asahan menyusun rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan tahun 2011-2015. RPJMD ini disusun bersama dan menjadi pedoman bersama para pemangku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing dalam mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah dan wakil Kepala daerah terpilih. Lebih lanjut Bupati Asahan menuturkan bahwa, sesuai

peraturan pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008, bahwa tahapan penyusutan RPJMD Kabupaten Asahan Tahun 2011-2015 meliputi penyusunan rancangan awal RPJMD, penyusunan rencana strategis SKPD, penyempurnaan rancangan awal RPJMD, Musrenbang RPJMD dan penyusunan rancangan akhir RPJMD serta penetapannya. Beberapa tahapan tersebut menurut Taufan telah dilalui dan saat ini adalah kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. (FAS)

Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Amri Tambunan, melalui Wakilnya Zainuddin Mars membuka bimbingan dan manasik haji bagi akbar jamaah calon haji Kabupaten Deli Serdang 1431 H, tahun 2010, Minggu, (10/10) di Aula Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, di Lubuk Pakam. Dalam sambutannya, Bupati selaku kordinator haji Kabupaten Deli Serdang mengatakan, bekal pengetahuan yang akan diperoleh dari manasik ini sangat penting artinya. Karena, ibadah haji meskipun dalam pelaksanaannya lebih bersifat fisik, namun memerlukan pemahaman yang sungguh-sungguh. Khususnya terhadap beberapa rukun ibadah haji itu sendiri. Kepala Kantor Kementerian Agama Deli Serdang Drs H M Adlin Damanik melaporkan, bimbingan manasik haji ini berlangsung selama 2 hari, dimulai 10 Oktober s/d 12 Oktober di Aula Kantor Kementerian Agama Deli Serdang. Turut hadir, unsur muspida Asisten I H M Iqbal Nasution, Kesbang Linmas Drs H Eddy Azwar, Wakil Ketua PKK Ny H Asdiana Zainuddin Mars, Ketua IPHI Deliserdang H Erwin Pelos, serta sejumlah SKPD dijajaran Pemkab Deli Serdang.(TH)

Halte di Sopo Surung Balige Balige-andalas Sopo Surung Balige adalah tempat kumpulan beberapa sekolah dan lingkungan kantor. Sehingga diperlukan halte bagi bus pengangkutan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, termasuk para siswa dan pekerja kantoran. Pantauan andalas, Sabtu (16/ 10) di sisi jalinsum pada simpang tiga Sopo Surung, sering terjadi kamacatan lalu lintas. Hal itu disebabkan para sopir angkot seenaknya menaikkan dan menurunkan penumpang. "Karena itu sudah saatnya di tempat itu didirikan halte agar bus angkutan dapat antre secara teratur tanpa mengganggu kendaraan pemakai jalinsum (jalanlintas sumatera) untuk mengantisipasi kecelakaan," kata H Silalahi salah seorang warga Balige. (CHP)

PMS Sesalkan Rehab Balai Kota Pematang Siantar-andalas Sekretaris Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Pematang Siantar Rohdian Purba, menyesalkan pengrehaban Balai Kota belakangan ini karena dinilai menghilagkan nilai budaya yang terkandung didalamnya, yaitu dengan mengganti Ijuk jadi Genteng. "Karena itu Ijuk termasuk simbol budaya Simalungun maka menggantikan Ijuk ke Genteng itu menghilangkan kesan," kata Rohdian. Sementara itu, ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Simalungun (FORKOMASI) Dian Purba ditempat terpisah senada mengatakan, pihaknya juga menyesalkan sikap Pemko Siantar yang terkesan mengaburkan budaya Simalungun. "Soalnya pendahulu kita membuat atap Ijuk tentu punya alasan yang kuat yaitu pertanda agar generasi berikut tetap ingat dengan etnis yang pertama kali mendiami Siantar", ujarnya. (EP)

320 Calhaj Asal Deli Serdang Ditepungtawari andalas/ist

Manasik haji asal Deli Serdang berakhir, Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan menutup sekaligus melakukan penepungtawaran dan penyerahan bingkisan tali kasih kepada Calon Haji (Calhaj), di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam akhir pekan lalu.

B

UPATI Drs H Amri Tambunan dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan bimbingan manasik haji ini merupakan bagian yang terpenting untuk menjadi bekal dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Bekal pengetahuan ini harus didukung persiapan fisik dan mental para calhaj. Harus disadari bahwa dalam melaksanakan ibadah haji ini, akan menghadapi berbagai hal yang menuntut adanya kesehatan fisik dan kekuatan mental untuk mengatasi berbagai hambatan dan cobaan yang

kemungkinan akan muncul. Karena para tamu Allah akan dihadapkan dengan suasana dan iklim yang sangat berbeda dengan daerah asal. "Melaksanakan Ibadah haji, kita akan dihadapkan dengan ujian pengendalian diri termasuk hawa nafsu dan emosi diri. Oleh karenanya, momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebab, tidak semua orang yang terpanggil untuk menunaikan ibadah haji untuk mendapatkan kesempurnaan dan menjadi haji yang mabrur," kata bupati. Demikian halnya para petugas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) selaku

MENUJU TANAH SUCIBupati Amri Tambunan menepung tawari 320 Calhaj asal Deli Serdang yang akan diberangkatkan menuju tanah Suci Mekkah. pembimbing dan melayani kesehatan para calon jamaah haji, diharapkan dapat bekerja dengan baik mulai dari pemberangkatan hingga

kembali ke tanah air. Jamaah calon haji dari Kabupaten Deli Serdang yang akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Pangkalan Mansyur

Medan sebanyak 320 orang tergabung dalam kloter VII dan selanjutnya diterbangkan melalui Embarkasi Medan hari ini, Senin 18 Oktober.(TH)


ACEH MEMBANGUN

Senin 18 Oktober 2010

Enam Marga Serumpun Laksanakan Mubes

Lima Mantan Pejabat Kota Langsa Masuk Bui Langsa-andalas Lima orang mantan pejabat Kota Langsa masingmasing, Drs Azman Usmanuddin, MM (mantan Bupati Aceh Timur), Azhari Aziz (mantan Wali Kota Langsa), M Zulfri ST (mantan ketua DPRK Kota Langsa), Djafar Juned (Mantan Sekda Kota Langsa), dan Ismail Yahya (mantan anggota DPRK Kota Langsa) dilaporkan sudah ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kota Langsa dengan kasus dan hukuman yang berbeda-beda. Sedangkan Kadis PU Kota Langsa, Ir TM Tarkun dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Langsa, divonis bebas dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 39 unit komputer di lingkungan Pemko Langsa tahun 2006, ketika itu yang bersangkutan menjabat sebagai Kabag Umum Pemko Langsa. Namun, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal 16 september 2009 dengan nomor 193 K/PID.SUS/2008, Tarkun dinyatakan bersalah. Kajari Kota Langsa, Adonis SH, melalui Kasi Pidana Khusus (Kasipidsus), H Firmasyah SH kepada andalas diruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima putusan Mahkamah Agung tertanggal 16 september 2009 dengan nomor 193 K/ PID. SUS/2008, yang berbunyi menetapkan atau vonis terhadap Ir TM Tarkun, satu tahun penjara, denda Rp 50 juta, dan subsidair tiga bulan kurungan penjara. Firmansyah juga mengatakan, Wali Kota Langsa, Zulkifli Zainon, juga telah mengirimkan surat permohonan kepada Kejaksaan Negeri Kota Langsa untuk menunda eksekusi penahanan Tarkun, mengingat bahwa Tarkun masih memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk sejumlah proyek yang hampir memasuki batas akhir masa anggaran 2010. "Hal ini sedang kami pertimbangkan dan dipelajari, dan kami tetap akan melaksanakan proses eksekusi terhadap Tarkun sesuai kasasi yang turun dari Mahkamah Agung, ya kita tunggu saja apakah proses ini akan dilanjutkan sebelum Kajari berangkat naik haji atau sesudahnya, kita tunggu saja, yang jelas Tarkun tetap akan dipenjarakan nantinya", ungkapnya. (D32)

PRESIDENT 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 PALLADIUM-4 12.00-14.00-16.00-18.00-20.0022.00 SUN-2 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

PALLADIUM-3 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30 THAMRIN-2 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30

14

Bendungan Irigasi Berbiaya Rp104 M

KILAS

Kutacane-andalas Enam marga yang tergabung dalam satu rumpun garis keluarga keturunan yang ada di Aceh Tenggara dalam waktu dekat akan mengadakan musyawarah besar (Mubes) ke III, pada bulan Februari 2011 di Desa Kisam, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Ke Enam Marga yang masih serumpun keluarga di ambildari garis sejarah keturunan nenek monyang Marga Sihombing Lumbantoruan (Borsaksirumonggur) itu adalah: Marga Sihombing (Suku Tapanuli) Marga Pelis (Suku Alas), Marga Karo-karo ( suku Karo dan Alas), Marga kombih (suku singkil), Marga Ujung (suku Pakpak) dan Marga Lingga (suku Gayo). Untuk merampungkan perhelatan besar mubes ke III, enam marga serumpun yang diperhitungkan jumlah nya belasan ribu Kepala keluarga (KK) yang tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Tenggara, telah di adakan rapat bersama di wakili setiap marga yang telah di resmikan menjadi persatuan PESIKAB, pada hari sabtu (9-10-2010) untuk memilih pantia Mubes yang ke III. Dari hasil musyawarah mufakat secara kekeluargaan di dalam rapat, terpilih sebagai ketua, Ir M Husin pelis MM, wakil ketua, Amat Irwansyah Karo-karo, sekretaris, Madris Sihombing Spd, wakil sekretaris,Kuswandi Karo-karo SKH, Bendahara, Rajamil karo-karo, dan wakil bendahara, M Natsir Pelis. Sekretaris Panitia Madris Sihombing kepada andalas menjelaskan bahwa PESIKAB (PelisSihombing-Karo-karo- Kombih) ini sudah terbentuk di Aceh Tenggara sejak Tahun 1997 lalu yang diprakarsai oleh beberapa tokoh tua Marga serumpun PESIKAB, antara lain; Kamisan Pelis, Drs Ramidin Syukur Pelis, H Rahman Sinulingga (Alm), M Yusuf Isa Karo-karo, Sabam Sihombing, Hasiholan Sihombing, dan Drs Rela Karo-karo. Selain nama dan tokoh di atas, Joni Sinulingga (Alm), Gr AT Sihombing, Subur Ketaren, Adum Pelis,Suhardi pelis SE, Kapt Purn Pol Rabumun Karokaro, Sahudasti Kombih, Kamidan Kombih, DR (HC) Jamidin Hamdani Karo-karo S.sos, Amad Irwansyah karo-karo, dan masih banyak lagi yang lain nya sebut Madris Sihombing. Persatuan Marga serumpun PESIKAB itu sejak berdiri dan di deklerasikan di Desa Kisam telah melaksanakan dua kali Mubes, dengan kata lain telah dua kali pergantian periode kepengurusan. Mubes ke III ini akan memilih pengurus baru Priode ke-III dan setiap Mubes selalu di akhiri dengan pesta besar makan bersama dan menampilkan kesenian setiap suku yang selalu di hadiri seluruh unsur Muspida Plus dan seluruh pengurus marga-marga yang ada di Aceh Tenggara sambil melantik pengurus baru dengan agenda sehari penuh yang di ikuti belasan ribu Kepala Keluarga (KK) serumpun PESIKAB se-Kabupaten Aceh Tenggara. (JS)

harian andalas | Hal.

Aceh Utara-andalas Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Aceh Utara, Ir Mawardi mengatakan, pihaknya akan segera membangun kembali bendungan irigasi Krueng Pase yang jebol beberapa waktu lalu. Sebuah kapal sedang bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh.

SPPD DPRK AAceh ceh Utara T ambah Besar Tambah Aceh Utara-andalas Keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini sedang dalam kondisi sulit. Akibatnya hampir semua sektor pembangunan terpaksa dipangkas atau ditunda. Namun kesulitan anggaran tidak berlaku untuk anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara. Ploting untuk SPPD Dewan tahun ini jumlahnya malah lebih besar dibanding dengan yang dianggarkan tahun lalu. Keterangan yang diperoleh andalas terhadap besaran anggaran yang diplotkan untuk SPPD Sekretariat Dewan tahun 2010 mencapai Rp7,1 miliar. Dana sebesar ini disebutkan untuk biaya perjalanan pimpinan dewan, anggota dewan serta PNS yang bertugas di Sekretariat DPRK Aceh Utara. Sementara tahun 2009 lalu jumlah anggaran untuk SPDD hanya berkisar Rp5 miliar lebih. Terkait hal ini, Hamdani, SE, Koordinator Latim Coruption Wacht (LCW) menilai anggaran yang diplotkan untuk SPPD Sekretariat DPRK Aceh Utara sangat tidak patut ditengah kondisi keuangan Aceh Utara yang sedang kesulitan. Bahkan Dewan dinilai tidak

memiliki rasa sense of crisis. "Harusnya, dewan sebagai wakil rakyat lebih peka terhadap kondisi keuangan daerah saat ini yang sedang melakukan penghematan dalam penggunaan anggaran. Bukan malah mencari kesempatan bagi anggota dewan untuk dapat bermain main ke luar daerah dengan kedok studi banding", ujar Hamdani. Hamdani menambahkan, alangkah baiknya dana yang dianggarkan untuk keperluan anggota dewan tersebut diberikan dalam rangka peningkatan ekonomi rakyat yang lagi morat marit. Dapat dilihat, lanjut Hamdani, rakyat Aceh Utara banyak yang masih hidup dibawah kelayakan alias dibawah garis kemiskinan sementara wakilnya yang duduk di dewan bermewah mewah. Menurut Hamdani, dirasakan juga, kalau dana yang diperuntukkan bagi anggota dewan kurang bermanfaat. "Hal ini dapat diketahui, apa keberhasilan yang diperoleh dari perjalanan studi banding anggota dewan selama ini. Yang terkesan sebagai menghabiskan anggaran saja sementara manfaat bagi daerah tidak ada," ungkap Hamdani. Sementara Baihaqi, Koordinator Bidang Advokasi dan Kampanye

LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), mengatakan, dari pantauan pihaknya, jumlah dana SPPD yang dianggarkan untuk Sekretaris Dewan (Sekwan) mencapai Rp7,1 miliar. Dengan rincian untuk biaya bintek, sekitar Rp.1,9 miliar bagi anggota dewan dan bagi PNS dianggarkan sekitar Rp.550 juta pada APBK 2010. Menyikapi persoalan ini kalangan anggota DPRK Aceh Utara menyebutkan, meningkatnya anggaran karena adanya penambahan jumlah kursi dari sebelumnya. Selain itu juga terjadi penambahan jumlah PNS yang ditempatkan di sekretariat setelah adanya peleburan beberapa SKPD Aceh Utara. Misalnya disebutkan, periode lalu jumlah anggota dewan Aceh Utara hanya 40 kursi kini sudah menjadi 45 kursi. Selain itu dana SPPD itu tidak sepenuhnya dipakai oleh 45 anggota dewan. Tetapi juga digunakan untuk perjalanan dinas pihak PNS yang ada di sekretariat dewan. "Untuk dimaklumi, kalau SPPD yang dianggarkan itu bukan sepenuhnya untuk dewan tapi juga untuk PNS. Sebab PNS juga ada perjalanan dinas ke luar Aceh maupun dalam propinsi Aceh," sebutnya. (UCR)

Pegawai Puskesmas Pertanyakan Uang Jasa Jamkesmas Aceh Utara-andalas Puluhan pegawai Puskesmas Simpang Keramat, Aceh Utara mempertanyakan uang jasa medis dari pelayanan Jamkesmas yang belum dibayar. Sementara pegawai di Puskesmas lain baik di Kota Lhokseumawe maupun Aceh Utara lainnya semua sudah dibayar. Kadis Kesehatan Aceh Utara diminta turun tangan karena sudah setahun lamanya uang jasa tersebut belum dibayar kepada pegawai Puskesmas Simpang Keramat.

Beberapa pegawai di Puskesmas Simpang Keramat kepada andalas, Sabtu (16/10) mengatakan, uang jasa pelayanan medis Jamkesmas yang belum dibayar sejak periode Juli 2009 sampai Juni 2010 diharapkan segera dibayar. Kalangan pegawai di Puskesmas ini, kata mareka banyak yang tidak tinggal di Simpang Keramat. Mareka ada yang dari Lhokseumawe bahkan dari kecamatan Leubu, Kabupaten Bireuen. "Harusnya kami dengan dana tersebut bisa untuk biaya trasport yang setiap hari pulang pergi ke

Puskesmas Simpang Keramat", ujar beberapa diantara mareka. Dijelaskan juga yang mengetahui tentang dana ini adalah, bendahara lama di Puskesmas Simpang Keramat yaitu Yuliana. Yuliana saat dihubungi melalui hand phonenya mengatakan, bukan dirinya bendahara dan tolong hubungi langsung Kepala Puskesmas Simpang Keramat. Sementara Kepala Puskesmas Simpang Keramat, Murdani, S.sos, Skm yang dihubungi mengatakan, uang tersebut sedang dalam proses dan segera dibayar. (UCR)

Hal tersebut dilakukan agar ribuan hektar sawah dan lahan fungsional di daerah itu dapat pengairan secara merata. Menurut Mawardi, anggaran yang diplotkan terhadap rencana pembangunan waduk tersebut sebesar Rp104 miliar sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Sementara anggaran untuk pembebasan lahan masyarakat yang terkena areal waduk juga sudah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Usulan anggaran kepada pemerintah pusat dan provinsi karena tidak tersedia anggaran di Pemkab Aceh Utara. Dijelaskan, sebelumnya bendung yang terletak di Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia ini jebol di-

hantam banjir tahun 2008 lalu pada tahun 2009. Pemerintah Provinsi membangun kembali dalam bentuk darurat. "Melihat kepada urgensinya pembangunan bendung irigasi Krueng Pase ini secara permanen perlu segera dilakukan dan sangat dibutuhkan masyarakat", sebut Mawardi. Mawardi menambahkan, bendung ini tidak mungkin terus dipertahankan dalam keadaan darurat hingga pihaknya mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk dibangun permanen yang lokasinya di kawasan Leubok Jok. Dan bila waduk baru ini selesai nantinya akan mampu mengairi areal persawahan petani dan lahan potensial lainnya mencapai 18 ribu hektar lebih. (UCR)

Ekspor Impor Pelabuhan Krueng Geukueh Ditutup Lhokseumawe-andalas Aktivitas ekspor impor komoditas Aceh melalui pelabuhan umum Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, ditutup karena kurangnya pengusaha yang melakukan perdagangan luar negeri. Ketua tim penggerak Ekspor Aceh Utara, Syahruddin Hamzah di Lhokseumawe, Minggu menyatakan, kegiatan ekspor melalui pelabuhan umum Krueng Geukuh ditutup total sejak Agustus 2010. "Benar, kegiatan ekspor kita dari pelabuhan Krueng Geukueh dihentikan. Banyak faktor yang menyebabkan ekspor hasil komoditi kita tutup," katanya. Menurutnya, sejak pelabuhan Krueng Geukuh dibuka untuk jalur

ekspor baru dua kali mengirim komoditi. "Sejak dibuka secara resmi, pertama kita lakukan ekspor perdana yakni pada 23 Februari 2010, dan ekspor kedua sekitar akhir Juni 2010," ujarnya. Dikatakannya, terhenti atau ditutupnya ekspor komoditi melalui pelabuhan Krueng Geukueh itu disebabkan beberapa faktor pertama, Menteri Keuangan RI memberlakukan peraturan No. 67/ PML.011/2010 tentang barang ekspor dan pajak, isinya menaikkan pajak biaya ekspor dari 5 persen menjadi 10 persen. "Ini yang membuat Almajaro, perusahaan asal Inggris tidak lagi melakukan kegiatan ekspor melalui pelabuhan kita," kata Syahruddin. (ANT)

Kadis Kependudukan dan Capil Agara Siap Layani Masyarakat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Aceh Tenggara, Ahmad Husin S.Sos, siap melayani masyarakat dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) nasional, Kartu Keluarga (KK) dan Akte Catatan sipil.

D

I jelaskan, bahwa saat ini jumlah penduduk di Kabupaten Aceh

PLAZA-3 11.30-13.50-15.10-18.30-20.50 THAMRIN-1 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI ST-4 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

Tenggara, 206.040 jiwa, dari 49.914 Kepala Keluarga (KK) dan yang sudah bisa memiliki KTP nasional sebanyak 128.782 jiwa. Sementara yang sudah siap di realisasikan kepada masyarakat sebanyak 113.317 jiwa bagi yang memiliki KTP nasional atau sekitar (87.99%) dari enam belas kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara, sedangkan sisanya masih sedang pembuatan. Ahmad Husin juga menjelaskan, saat ini pihak nya terus melakukan

sosialisasi di setiap kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara. Dalam hal itu, Ahmad mengimbau kepada semua Camat dan Pengulu Kute (Kepdes)) dan petugas Cocokkan dan di teliti (Coklit) agar secepat nya pemutahiran data dapat di selesaikan. Selain itu bagi masyarakat yang belum memiliki KTP nasinonal, Kartu Keluarga, dan Akte Catatan sipil agar dapat mengurus di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kabupaten Aceh Tenggara. "Insya Allah kami

siap melayani masyarakat setiap hari kerja," sebutnya. Dikatakannya, setiap pengurusan baik itu KTP, Kartu Keluarga, maupun Akte Catatan sipil tidak ada pungutan biaya apapun. "Bila ada petugas kami yang meminta tolong sampaikan kepada saya dan itu akan saya tindak," tegas Ahmad Husin. Selain sosialisasi kepada Camat, Pengulu Kute, dan Petugas Coklit, Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Aceh Tenggara, juga

SUN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PALLADIUM-1 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

BINJAI ST-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40-

PLAZA-1 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

telah memasang Baliho berbentuk imbauan di enam Kecamatan. Sosialisasi juga dilakukan melalui media elektronik (Radio Lokal-red) juga media cetak. Di tambahkan bahwa pemutahiran data ini hendak nya dapat segera di mutahirkan sesuai dengan Program Kementerian Dalam Negeri Up Dirjen Atminduk. "Mudah-mudahan masyarakat di Aceh Tenggara dapat kita layani dengan sebaik-baik nya," ujar Ahamad Husin mengakhiri. (JS)

PLAZA-4 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN-3 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI ST-3 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10

BINJAI ST-1 12.45-14.55-17.05-19.30-21.40

THAMRIN-4 12.00-14.45-17.30-20.15 SUN-1 13.00-15.45-18.30-21.15 PLAZA-2 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

PALLADIUM-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40


Senin

SAMBUNGAN

18 Oktober 2010

Liverpool Makin Terpuruk...(Dari Halaman 1) harus jadi penghuni zona degradasi di urutan 18, dengan poin dikumpulkan berjumlah enam hasil sekali menang, tiga kali bermain imbang dan menderita empat kekalahan. Hasil ini juga dipastikan membuat posisi Roy Hodgson di kursi manajer bakal terus digoyang dan sudah sepantasnya segera dilengserkan. Apalagi pemilik baru Liverpool, John W Henry ikut hadir di tribun penonton dalam laga tersebut. Jalannya Pertandingan Di kandangnya sendiri, Everton tampil lebih penuh semangat di awal-awal laga. Sebaliknya buat Liverpool, dalam laga bertajuk derby ini tim tamu seperti tak punya inisiatif menyerang dan seperti memilih bermain bertahan. Peluang pertama mencetak gol datang ke arah gawang Pepe Reina di menit 12. Bermula dari tendangan bebas Arteta yang masih membentur pagar hidup, bola yang jatuh ke kaki Osman diteruskan pada Phil Jagielka yang langsung melepaskan tendangan keras namun gagal menemui sasaran. Kans bersih pertama Liverpool bikin gol datang melalui Fernando Torres di menit 23. Tandukkannya ke arah belakang saat meneruskan umpan lambung Joe Cole mudah saja ditepis Tim Howard ke luar lapangan. Sebuah aksi individu Yakubu di menit 28 kembali membuat barisan belakang The Reds pontang-panting. Sepakannya, usai menggiring bola dari tengah lapangan dan melakukan kerjasama satudua dengan rekannya, masih bisa digapai Reina. Di menit 34 publik Goodison Park akhirnya bersorak girang menyusul gol yang dibuat Tim Cahill. Seamus Coleman menggiring bola hingga masuk ke sisi kiri kotak penalti The Reds, dari sana dia melepaskan umpan mendatarnya ke muka gawang. Bola operannya tepat mengarah ke Cahill. Berdiri tanpa kawalan, pesepakbola Australia itu menyambarnya dengan melepaskan sepakan keras yang mengarah ke langitlangit gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Setelah skor 1-0 bertahan

hingga turun minum, Everton kembali menggempur pertahanan tamunya di awal babak kedua. Upaya yang membuahkan hasil positif karena mereka mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 di menit 50. Gol kedua Everton bermula dari tendangan sudut yang sepertinya berhasil diamankan Sotirios Kyrgiakos saat dia menanduk bola ke luar kotak penalti. Namun di kulit bundar ternyata jatuh ke kaki Arteta, yang langsung melepaskan tendangan keras melewati kerumunan banyak pemain di dalam kotak penalti dan merobek jala gawang The Reds tanpa bisa dihalau Pepe Reina. Unggul dua gol membuat Everton sedikit menurunkan tensi permainannya. Di sisi lain, Liverpool masih kesulitan mencari cara mencetak gol dan bahkan menciptakan peluang. Demi menambah daya gempurnya, Hodgson memasukkan David Ngog di 71. Namun hingga beberapa menit berselang, top skorer sementara Liverpool tersebut tak bisa memberi banyak kontribusi. Upaya terakhir Liverpool melalui Torres juga tak membuahkan apa-apa. Sepakan El Nino mentah di hadang bek-bek tuan tumah, pun begitu upaya Raul Meireles yang tak mengarah ke bidang sasaran. Skor 2-0 bertahan hingga laga tuntas. City Tempel Chelsea Sementara Manchester City harus berjuang keras sebelum akhirnya memetik kemenangan 3-2 dalam lawatan ke Blackpool. Tiga poin dari laga tersebut mengantar The Citizens menempel Chelsea di posisi dua. Carlos Tevez membuka skor dengan golnya di menit 67 dan 79, yang mengantarnya sementara memuncaki daftar top skorer, sedangkan gol City lainnya datang dari David Silva di menit 90. Dua gol balasan tuan rumah dilesakkan Marlon Herwood (78) dan Gary Taylor-Fletcher di periode injury time. Kemenangan ini membuat City kini duduk di posisi dua klasemen dengan total mengoleksi 17 poin hasil lima kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Anak didik Roberto Mancini kini hanya terpaut dua angka dari Chelsea yang kemarin diimbangi Aston Villa.(NET)

Enam Ratus Kehilangan Kios...(Dari Halaman 1) sambaran petir bersahutsahutan. Kapolresta Kombes Pol Tagam Sinaga dan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, usai menerima laporan peristiwa kebakaran itu segera turun ke lokasi dan ikut serta mengomando anggotanya untuk memadamkan api serta

menenangkan hati para korban. Para pedagang yang ditemui andalas berharap, kiranya Pemko Medan segera membangun kembali kios-kios mereka yang telah rata dengan tanah itu atau setidaknya dilakukan relokasi, sehingga mereka tidak kehilangan lokasi untuk tempat berjualan.(YN)

3 Duta Wakili Samosir pada PDT 2010...(Dari Halaman 1) sir diwakili Kapolsek Pangururan AKP A Sinaga, Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Samosir, Camat Pangururan Lumongga br Panggabean, Dewan Juri Formen Gultom SPd, Efendi Simarmata dan, Fernando Sitanggang SH Pimpinan Radio Samosir Green 101,5 FM yang merupakan Ketua Umum Panitia Lokal Samosir PDT 2010, disaksikan ribuan warga Samosir dari berbagai kecamatan serta diikuti para finalis yang lulus pada pra audisi sebelumnya pada Jumat 15 Oktober 2010 di open stage Pangururan yaitu 26 peserta vokal solo,10 Trio dan Vokal Grup 3. Ketua Umum Panitia Tao Toba Star 2010 Kabupaten Samosir, Fernando Sitanggang, SH ketika dikonfirmasi, Minggu, mengatakan jauh sebelum kegiatan ini dilaksanakan Panitia Sudah melakukan Koordinasi dan Audiensi Kepada Bupati Samosir, diwakili Wakil Bupati Samosir Rabu, 6 Oktober 2010. Jabalos menambahkan, acara ini bukan hanya sampai di sini saja, akan tetapi para pemenang : Juara I dalam setiap kategori ini akan dibawa untuk menjadi utusan mewakili Kabupaten samosir dalam ajang audisi tingkat propinsi pada Pesta Danau Toba 2010, yang akan digelar 20-24 Oktober

2010 di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun. Asisten III Pemerintah Kabupaten Samosir Subandrio Parhusip dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf kepada panitia karena bupati dan wakil bupati Samosir tidak dapat menghadiri pembukaan Audisi Tao Toba Star 2010 di Samosir, karena bupati dan wakil bupati sedang dalam perjalanan dinas di luar kota dan pada prinsipnya pemerintah Kabupaten Samosir sangat mendukung kegiatan. Subandrio juga mengimbau kepada Panitia Tao Toba Star 2010, supaya ke depan panitia agar berkoordinasi lebih ditingkatkan terhadap Pemerintah, sehingga semua kegiatan dapat direncanakan terlebih dulu secara bersamasama dan dalam rangka memilih kontingen, akan diutus untuk mewakili Samosir ke depan. Setelah seharian digelar audisi sangat ketat dari para peserta audisi Tao Toba Star 2010 di Samosir, pada malam pukul 09.00 WIB, yang diketuai para dewan juri memutuskan bahwa yang layak mengikuti ke Grand final di Open Stage Parapat dalam memeriahkan Pesta Danau Toba 2010 yaitu juara satu vokal solo, dimenangkan Tanta Riwina Sitanggang, vokal Trio Malau Brother dan Vokal Grup Luga Solu.(FS)

harian andalas | Hal.

15 andalas/rony muharrman

Ribuan warga turut menyaksikan upaya petugas pemadam kebakaran menjinakkan api yang melahap gedung Pasar Suka Ramai Medan, Minggu (18/10) malam.

Ratusan Kios Terbakar...(Dari Halaman 1)...(Dari Halaman 1) kejadian, belasan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Pemko Medan terus melakukan pemadaman api. Sementara itu, sejumlah pedagang tampak panik dan menyelamatkan barang dagangan mereka di bawah guyuran hujan. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan itu terganggu, dan mobil kebakaran yang berlalu lalang juga sedikit terhalang. Selain itu, petugas PLN juga ikut turun ke lapangan untuk melakukan pemutusan arus listrik di sekitar kejadian, agar api tidak merembet ke lokasi lainnya.

Kepulan asap yang terus marak dari terbakarnya pasar berlantai tiga tersebut, dikarenakan petugas dari Dinas

Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K) yang membawa 15 mobil pemadam kebakaran tidak bisa berbuat ba-

nyak memadamkan api, akibat mengalami kehabisan pasokan air. Amin, salah seorang pemilik kios No 7 di Pasar Sukaramai mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang duduk di seberang jalan depan pasar. Tiba-tiba dirinya mendengar ada suara petir dan tak lama keluar asap dan api dari lantai III. Melihat hal itu, Amin pun segera berlari dan berteriak ada kebakaran. Selanjutnya, seketika para pedagang lainnya dibantu masyarakat coba masuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam kios mereka.

Namun, menurut warga mobil pemadam kebakaran baru datang sekitar satu jam kemudian. Lantai satu di depan tempat jualan pakaian, belakang toko kelontong. Lantai dua kios jual sembako, lantai III jualan ikan, juga ludes terbakar. Sebelum dibangun sekitar tahun 9O-an pasar tradisional ini juga pernah mengalami kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, api masih terus berkobar dan upaya pemadaman masih terus berlangsung. Sedangkan kerugian dari peristiwa itu ditaksir mencapai miliaran rupiah. (YN/HER)

Dihipnotis, Uang dan Hp Lewong...(Dari Halaman 1)...(Dari Halaman 1) kembali dari sebuah pusat perbelanjaan Aksara Plaza yang berada di kawasan Jalan Serdang untuk mencari suatu keperluan. Namun karena yang diinginkan tidak ada, keduanya memilih untuk kembali ke kost mereka dengan menggunakan angkot 104 arah Padang Bulan. “Saat berada di angkot itu, seorang pria berbadan gemuk dan pendek menawarkan kami sebuah kalung emas 40 gram seharga Rp12juta. Karena kami nggak punya uang sempat nolak, tapi dia seakan memaksa dan menanyakan apakah kami punya ATM” kata Mila. Ia juga sempat mengakui

jika ATM-nya tidak berisi karena belum dikirimi orang tuanya, terus dipaksa untuk membeli kalung pria tersebut. Anehnya menurut Mila, seakan dihipnotis temannya Linda mengakui jika dirinya memiliki uang di ATM berjumlah Rp 900 ribu. “Karena Linda bilang dia punya ATM, pria tersebut menyuruh kami untuk turun di Deli Plaza dan mengambil uangnya, mengingat di tempat tersebut ada ATM. Namun karena tidak bisa diambil seluruhnya akhirnya hanya Rp 800ribu yang disediakan Linda,” ungkapnya. Setelah memberikan uang

yang diinginkan, pria tersebut juga membujuk Linda untuk menyerahkan HP miliknya, dan saat transaksi pria tersebut mengajak kedua korban ke tempat sunyi. “Dia sempat ngajak kami ke tempat sunyi dengan alasan biar lebih enak bertransaksi. Saat itulah dia meminta agar Linda juga memberikan HP miliknya, namun tidak sekalian kartunya karena pria itu menyuruh Linda mengeluarkan kartu dan hanya HPnya saja diambil. Bahkan sempat juga pria tersebut minta cincin yang kami pakai, namun kami menolak,” terang Mila.

Usai memberikan kalung palsu dan mendapatkan sejumlah uang dan telepon seluler Mila dan Linda, tersangka selanjutnya meninggalkan keduanya menggunakan becak bermotor. Kedua mahasiswi yang tersadar dan merasa curiga, lalu mendatangi sebuah pajak untuk memastikan keaslian kalung tersebut. Naasnya cincin yang diberikan pria tersebut ternyata palsu dan tidak memiliki harga sama sekali. Merasa tertipu, kedua mahasiswi tersebut lalu mendatangi RSUD dr Pirngadi Medan, mengingat pria tersebut mengaku akan ke rumah sakit untuk menjenguk kelu-

arganya. “Usai memberikan kalung palsu itu, pria itu bilang mau ke rumah sakit Pirngadi jenguk keluarganya yang sakit. Bermodalkan uang Rp 10 ribu yang disisakan pria itu, kami lalu menyusulnya kemari, tapi sampai di rumah sakit ini dia tidak ada lagi bang,” katanya di RSU Pirngadi Medan (RSUPM). Bahkan,karena kejadian itu, Linda sempat pingsan di ruang Instalasi Gawat Darurat. Namun, karena tidak menemukan orang yang telah menipu dengan cara hipnotis tersebut, akhirnya mereka kembali ke tempat kost dengan perasaan sedih dan kecewa.(YN)

BI Diminta Black List Developer Nabila Sakila...(Dari Halaman 1) ngun fasilitas umum (fasum) sebagaimana dijanjikan dalam brosur penjualan rumah diterima konsumen. "Kami sangat kecewa dan terkesan telah dipermainkan CV Nabila Syakila selaku pengembang. Fasum yang dijanjikan bagi penghuni Griya Nabila 2, cuma isapan jempol," kata Arfan Ansari pemilik rumah Blok I/7 Griya Nabila 2, Minggu (17/10). Dijelaskan, kompleks perumahan di Jalan Mesjid Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang itu mulai dibangun sejak tahun 2007 lalu. Dalam brosurnya, CV Nabila Syakila menjanjikan membangun 123 unit rumah type 36 dan 45. Sementara fasum yang hing-

ga kini belum dipenuhi adalah mushalla, taman, conblock permukaan badan jalan selebar empat meter, gapura portal masuk kompleks, dan pos jaga. Yang lebih parah lagi, parit kompeks tanpa pembuangan akhir drainase. Pada bagian lain, debitur BTN Johor untuk KPR Griya Nabila 2, Kurdi juga mengungkapkan, pemilik rekening listrik masing-masing rumah bukan atas nama konsumen atau debitur, melainkan nama Komisaris CV Nabila Syakila yang diketahui warga sebagai suami Safriyanti. Dikatakan, pihak CV Nabila Syakila tidak memiliki itikad baik terhadap tuntutan konsumen. Demikian dengan pihak

bank diduga kongkalikong. Pasalnya, atas nama konsumen/ debitur telah menyurati mereka sejak dua pekan lebih, namun hingga kini tidak ada respon. Dalam surat berisi tuntutan perampungan fasum itu, konsumen debitur peserta KPR BTN Cabang Johor mengancam menunda setoran cicilan bulanan hingga ada respon positif dari pihak-pihak yang telah mengecewakan itu. Dikatakan jika sampai mendekati masa yang mengabaikan pasal-pasal perikatan sebagai mana tertuang dalam notaris KPR, sejumlah fasum dijanjikan itu tidak menunjukkan respon atas tuntutan itu, maka kami akan menempuh langkah-langkah lebih maju lagi.

Stop Bangun Rumah Debitur lain, Maruli AS mengancam akan mengadukan CV Nabila Syakila kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara. Katanya, warga juga berencana melakukan aksi ke gedung DPRD Deli Serdang di Lubukpakam. "Dan sangat mungkin kami menempuh upaya hukum serta aksi penyetopan kelanjutan pembangunan sejumlah unit lagi rumah sebelum adanya pernyataan tertulis Direktur CV Nabila Syakila tentang perampungan fasum," kata mantan aktivis mahasiswa IAINSU itu. Disebutkan, tidak adanya itikad baik CV Nabila Syakila

memenuhi janji fasum, dibuktikan dengan pengosongan kantor pemasaran perumahan dari Griya Nabila 2 serta pemecatan sejumlah karyawan perusahaan properti itu. "Kami juga telah menyampaikan secara lisan persoalan fasum itu kepada Kacab pembantu BTN Johor disusul tuntutan tertulis, namun sang bos BTN Johor baru menjabat 6 bulan lebih itu malah pesimis dengan kemampuannya untuk menyarankan CV Nabila Syakila," beber Maruli, menirukan ucapan sang pimpinan BTN Johor yang mengaku sejak enam bulan menjabat di BTN Johor, paling pening mengurusi problem KPR Nabila Syakila.(TIM)

Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional...(Dari Halaman 1) 10 nama. Selain Soeharto, terdapat 9 nama lagi yaitu J. Leimena dari Maluku, Ali Sadikin yang diusulkan dari Jawa Barat, Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (Jawa Timur), dan Abraham Dimara (Papua). Ada juga Andi Makasau (Sulawesi Selatan), Andi Depu (Sulawesi Barat), Pakubuwono X (Jawa Tengah), dan Sanusi (Jawa Barat).

Dipo menjelaskan, sebelum sampai ke tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, nama-nama itu akan diseleksi lagi oleh Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa. “Di sini bisa mengerucut lagi,” katanya. Dia menjelaskan, pemerintah menyeleksi secara ketat nama-nama itu. “Banyak yang dipertimbangkannya,” ujarnya lagi. Selain soal jasanya bagi bangsa dan negara, juga

pertimbangan hukum. Dalam kasus Soeharto, kata dia, pemerintah juga mengkaji soal Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Pasal 4 Tap MPR itu menyebutkan soal pemberantasan korupsi terhadap siapapun, termasuk Soeharto dan kroni-kroninya. “Nah, yang seperti itu

bagaimana? Kami juga mengkajinya. Termasuk impeachment terhadap Gus Dur,” kata Dipo. Sementara, sinyal merah datang dari Istana terhadap usulan menjadikan bekas Presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional. Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief mengatakan penganugrahan gelar pahlawan bagi Soeharto saat ini tidak tepat.“Itu bukan jawaban atas

masalah-masalah yang sedang dihadapi bangsa saat ini,” kata Andi saat dihubungi, kemarin. Andi menambahkan, bila upaya menjadikan Soeharto sebagai pahlawan dinilai sebagai upaya untuk berdamai dengan masa lalu, dia lebih memilih rekonsiliasi nasional ketimbang pemberian gelar. “Ada yang harus mengalah, ada yang meminta maaf. Dalam hal ini negara yang meminta maaf,” ujarnya.(BBS)

Pertambangan China, Paling Berbahaya di Dunia...(Dari Halaman 1) meledak. Tim penyelamat masih berjuang melakukan evakuasi di tambang milik Pingyu Coal & Electric Co Ltd, perusahaan listrik dan batu bara yang berbasis di Kota Yuzhou, Provinsi Henan, Cina. Ledakan tambang batu bara itu menewaskan 26 jiwa dan 17 lainnya diduga hilang.

Ledakan di pertambangan itu terjadi pada pukul 06.00 pagi waktu setempat. Sampai pukul 1 siang waktu setempat, petugas baru bisa mengevakuasi jasad 21 penambang. Lebih dari 70 tim penyelamat, yang bekerja bergantian mengingat padatnya gas di bawah tanah, berupaya

mencari posisi ke-17 penambang yang terjebak di bawah tanah itu. Kepala Badan Administrasi Keselamatan Pekerja Luo Lin dan Kepala Administrasi Keselamatan Tambang Batu Bara Zhao Tiechui terus memantau lokasi kecelakaan. "Terdapat 239 penam-

bang yang berhasil keluar dari terowongan bawah tanah," kata Luo Lin. Ia mengatakan tak jelas pada kedalaman berapa meter posisi para penambang yang diduga hilang itu. Insiden di China itu terjadi setelah 33 penambang Chile berhasil diselamatkan dalam kecelakaan.

Sebelumnya, mereka terperangkap di bawah tanah selama 69 hari dan sempat dinyatakan hilang selama 17 hari. Sejumlah kalangan di China mengatakan, Beijing mesti belajar dari insiden di Chile dengan memberikan pelatihan kepada para penambang. (XH)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Senin, 18 Oktober 2010 | No: 1717/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Soal Aida, Zainuddin Tutup Mulut SAMPAI saat ini, Zainuddin MZ belum berminat untuk buka mulut terkait masalahnya dengan Aida Saskia. Dai sejuta umat itu pun memutuskan untuk menunggu hingga situasi mereda.

Hal itu diungkapkan oleh Habib Mahdi, ulama yang dekat dengan Zainuddin, saat dihubungi wartawan lewat telepon, kemarin. Habib Mahdi mengatakan kalau Zainuddin tidak ingin memperkeruh suasana.

"Kalau ketika situasi masih panas dan beliau angkat bicara, dampaknya akan sangat negatif," jelasnya. Habib Mahdi mengaku dirinya dan beberapa ulama lain telah bertemu dengan

Aida belum lama ini. Di matanya, Aida sebenarnya adalah sosok yang baik. "Dia hormat sekali kepada saya juga, sempat minta maaf karena telat. Sebagai anak muda, dia hormat," ucapnya.

Habib Mahdi mengungkapkan kalau pertemuan tersebut lebih bersifat silaturahmi. Aida pun mengeluarkan semua keluh-kesahnya dalam pertemuannya itu. Rencananya, Habib

Mahdi menggelar pertemuan lagi dengan pihak Aida pada Selasa (19/10) mendatang. Namun, Zainuddin sepertinya tidak akan hadir di sana. "Kemungkinan pak kyai akan diwakilkan saja," ujarnya.(NET)

61,7 Persen Pengguna Facebook Narsis MAHASISWI Universitas Surabaya (Ubaya), Yovita Maria, menyimpulkan 61,7 persen pengguna jejaring sosial "Facebook" bersikap narsis. "Tingkat narsisme pengguna `Facebook` mencapai 61,7 % dan tergolong masih wajar," kata mahasiswi yang diwisuda pada 16 Oktober itu, Minggu (17/10). Mahasiswi Ubaya yang diwisuda bersama 935 rekannya itu

menegaskan bahwa kesimpulan itu diperoleh setelah dirinya mengedarkan kuesioner kepada 120 mahasiswa di Surabaya. "Saya melakukan kuesioner secara terbuka dan tertutup serta menelusuri lewat Facebook secara langsung. Hasilnya, 61,7 persen pengguna Facebook itu narsis," katanya. Namun, katanya, narsisme yang dilakukan pengguna Facebook masih tergolong wajar, karena bentuknya hanya berganti foto diri dan "update" status hingga beberapa kali dalam sehari. "Secara psikologis, apa yang dilakukan masih tergolong wajar, karena manusia cenderung membutuhkan ekspresi diri dan juga narsistik seperti itu," kata mahasiswi kelahiran Jember 22 tahun

lalu itu. Selain itu, katanya, apa yang dilakukan tidak menghilangkan rasa sosial, karena mereka masih mengomentari pendapat rekannya, meski komentar yang bersifat ringan. "Jadi, mereka masih memiliki empati kepada orang lain. Kalau mereka sampai begitu narsis, saya kira hal itu karena di Facebook memang lebih bebas. Kalau di majalah dinding mungkin akan ditertawakan orang lain," katanya. Selain skripsi bertopik "Facebook dan Narsisme" itu, ada pula mahasiswa Ubaya lainnya, Arnold Vincencius Fernandez yang meneliti pekerja seks

komersil (PSK) di kompleks Makam Kristen Kembang Kuning, Surabaya. "Saya menemukan fenomena menarik ketika saya bertemu seorang PSK bernama Har. Terbukti, PSK itu meskipun pekerjaan hina, tetapi masih ada yang melakukannya dengan tujuan mulia," katanya. PSK yang semula praktik di kawasan Jalan Diponegoro itu memulai profesi PSK itu persis saat anaknya masuk SMEA dan dia berhenti saat anaknya menyelesaikan SMEA, sehingga dia menjadi PSK untuk tujuan mulia yakni mengupayakan anaknya bisa menamatkan SLTA.(ANT)


Harian Andalas