Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 17 Maret 2011 | No: 1838/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Gatot Tak Mau Wewenangnya Dibatasi andalas/rony muharrman

• Penerima Dana Syamsul Ketar-ketir Medan-andalas Langkah Wakil Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho untuk menjadi Plt Gubernur Sumut mengganti Syamsul Arifin SE diyakini tak berjalan mulus. Meskipun sampai detik ini masih menunggu SK Plt Gubsu, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) justeru telah memberi sinyal kepada Gatot terkait pembatasan wewenang saat akan menjabat sebagai Plt Gubsu. Apa tanggapan Gatot mengenai hal itu? Gatot ditemui wartawan Rabu (16/3) di Medan menegaskan tidak sependapat dengan pembatasan wewenang jika nantinya dia ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur Sumut (Gubsu). “Iya, harus bisa. Apa artinya kalau tidak bisa menentukan,” ujar Gatot.

Penegasan tersebut diungkapkan Gatot menanggapi pernyataan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Djohermansyah Djohan yang menyebutkan bahwa selama menjabat sebagai Penjabat Bersambung ke Hal. 15

Ratusan pengendara sepeda ontel mengikuti rally wisata tertib lalu lintas di kawasan Lapangan Merdeka Medan, Rabu (16/3). Kegiatan ini juga diikuti pengendara RALLY becak bermotor (betor) dan pengendara angkutan kota (angkot) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib lalu lintas di Kota Medan WISATA khususnya dan Sumatera Utara umumnya.

Syamsul ’Raja Siram’

ANEH tapi NYATA

HARUS DIHUKUM BERAT

Sapi Lahir

Berkaki Enam FENOMENA alam kembali dipertontonkan buat manusia, atas kebesaran Tuhan Yang Maha Esa telah lahir seekor sapi jenis Bali dengan kaki berjumlah enam dengan kondisi persalinan yang lancar. Keanehan terjadi di Sesa Pangkuh Empat Kecamatan Maliku kabupaten Pulang Pisau milik Kurnelis, salah seorang petani sapi didesa setempat, baru-baru ini, Menurut Kurnelis, sapi ini telah mengeluarkan keturunan yang ketiga dan baru seka-

rang yang memperlihatkan keanehan yakni lahir dengan kaki 6. Persalinan dibantu oleh petugas dari dinas pertanian dan peternakan setempat dan kepada media ini disampaikan bahwa keanehan sapi ini bisa terjadi karena adanya pemisahan embrio yang kemungkinan gagal menjadikan dua anak sapi atau seharusnya bisa kembar namun gagal. Anak sapi ini lahir lancar Bersambung ke Hal. 15

Kurs&Harga Logam Mulia, 16 Maret 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8768 1342 12335 14180 1132

Beli 8675 1329 12209 14035 1120

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 109 2886 6911 8824

Beli 108 2854 6837 8736

Medan-andalas Terdakwa kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat senilai Rp102 miliar, Syamsul Arifin dinilai tidak manusiawi. Perbuatan mantan Bupati Langkat dua periode itu membuat kehidupan masyarakat makin merana. Karena, jika uang yang hasil korupsi tersebut digunakan membangun infrastruktur dan membuka lapangan kerja, tentu memberi manfaat terhadap rakyat sekaligus menekan angka pengangguran. “Puji syukur serta alhamdulilah kepada Yang Maha Kuasa atas berhasilnya borok atau kasus dugaan korupsi Syamsul Arifin diantar ke meja hijau Tipikor Jakarta Selatan. Sehingga beliau sudah menginap di hotel prodeo Rutan Salemba sejak Nopember 2010 lalu,’’ kata Koor-

Datuk Seri Lelawangsa

dinator Komisi Nasional Penyelamatan Aset Negara (Komnas PAN) Wilayah Sumut, HE Paulus kepada wartawan, Rabu (16/3). Menurut Paulus, berdasarkan jumlah nominal uang yang ‘digelapkan’ itu korup-

nya, Syamsul Arifin wajar dijatuhi hukum sedikitnya 1015 tahun. Karena Syamsul sangat dikenal “raja korupsi” dan “raja siram” pakai duit. Untuk itu, Paulus mengharapkan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Selatan, Tjokorda Rai Suamba supaya bersikap arif dan bijaksana memproses kasus dugaan korupsi APBD Langkat yang melibatkan Gubsu H Syamsul Arifin saat menjabat Bupati di Pemkab Langkat tersebut. “Kita yakin kasus dugaan korupsi H Syamsul Arifin ini ditangani majelis hakim yang tingkat profesionalismenya tidak diragukan lagi. Mereka sudah ahlinya memproses kasus dugaan korupsi. Apalagi yang disidangkan itu terBersambung ke Hal. 15

andalas/asril tanjung

TIBA– M Zakir Alamsyah dan keluarganya tiba di Bandara Polonia Medan, Rabu (16/3), setelah diterbangkan dari Jepang oleh Pemerintah RI.

Tsunami Jepang Tewaskan 11 Ribu Orang

5 Warga Medan Selamat Medan-andalas Muhammad Zakir Alamsyah dan empat keluarganya yang terdiri dari istri, anak, menantu dan cucu, Rabu (16/ 3) tiba di Terminal Kedatangan Dalam Negeri Bandara Polonia Medan, yang diangkut maskapai Garuda Indonesia. Mereka berhasil selamat dari bencana gempat dan tsunami meluluhlantakkan Jepang yang menelan korban tewas dan hilang mencapai 11 ribu

jiwa pada, Jumat (11/3). Kelima Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Jalan Rahmatsyah Medan itu, merupakan bagian keluarga yang berhasil dipulangkan oleh Pemerintah KBRI di Jepang, “Terima kasih kepada KBRI di Jepang yang dinilai telah bertindak cepat dan tepat untuk mengevakuasi WNI yang berada di sejumlah Bersambung ke Hal. 15

Bocah Lelaki Abang Adik ’Terdampar’ di Kebun Karet

Ditemukan Menangis, tak Mau Bicara MALANG nian nasib dua bocah lakilaki berusia 4 tahun dan 2 tahun yang identitasnya sampai saat ini tidak diketahui itu. Kedua bocah tidak mau berbicara siapa nama dan keluarganya. Mereka ditemukan Satimin (69), di kawasan Jalan Wiliem Iskandar, persisnya di pinggiran areal perkebunan karet Bakrie Sumatera Plantantios (BPS), Senin (14/3). Informasi yang diperoleh wartawan andalas menyebutkan saat pertama kali melihat kedua bocah sekira pukul 11.00 Wib, Satimin sebenarnya sudah curiga

Kedua bocah saat berada di rumah warga.

dengan gelagat mereka di areal pinggiran perkebunan karet tanpa ditemani orang tua. Meskipun begitu Warga Gang Perabot, Lingkungan III, Kelurahan Selawan, Kisaran Timur itu tetap melanjutkan perjalanan ke kawasan Gambir Baru Namun dalam perjalanan pria proh baya itu terus terbayang sosok raut wajah kedua bocah yang kebingungan tersebut. Diyakini bocah itu sedang menunggu dan Bersambung ke Hal. 15


Kamis 17 Maret 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

PDAM Tirtanadi Diminta andalas Benahi Manajemen

Tinjau Ulang Direksi PDAM Tirtanadi

Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Pembenahan manajemen perusahaan dan pelayanan terhadap pelanggan dan calon pelanggan, diminta menjadi perhatian utama jajaran direksi baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara yang baru saja dilantik. Anggota Komisi C DPRD Sumut Hj Meilizar Latif SE MM mengemukakan hal itu dalam rapat dengar pendapat di ruang komisi, dipimpin Ketua Komisi H Eddi Rangkuti, Rabu (16/3). Rapat dihadiri Direktur Utama Azzam Rizal, Direktur Operasional Mangindang Ritonga, Direktur Administrasi dan Keuangan Ahmad Thamrin dan Direktur Perencanaan dan Produksi Tamsil Lubis. Meilizar mengatakan, direksi PDAM Tirtanadi yang baru perlu memperhatikan struktur kepegawaian yang menurutnya 'gendut' di tengah. "Saya lihat dalam struktur itu terlalu banyak kepala, utamanya di level menengah, ini harus segera dirampingkan," sebutnya. Untuk itu, dia menyarankan agar dibuat mapping (pemetaan) pegawai. Paling tidak, melalui mapping tersebut bisa ditekan overhead cost (pengeluaran biaya tinggi) sehingga struktur keuangan bisa seimbang dengan produksi dan pelayanan. Apalagi, PDAM Tirtanadi masih memiliki

Menurutnya dengan kewajiban utang kepada kapasitas maksimum Kementerian Keuangan. produksi Tirtanadi, cukup "Bagaimana mungkin bersulit untuk memenuhi bagai kewajiban itu bisa dilucakupan pelayanan 80% dari nasi jika overhead cost terusjumlah penduduk Sumut. terusan, yang antara lain Dirut PDAM Tirtanadi muncul dari gaya hidup jaAzzam Rizal menyambut baik jaran direksi yang cenderung saran, masukan dan kritikan boros," sebut Meilizar sembari Komisi C. Dikatakan, jajaran mendesak, agar tingkat direksi yang baru akan losses (kebocoran) ditekan bekerja lebih serius lagi dari angka 24% saat ini. membenahi manajemen dan Menurut Meilizar, di bapelayanan. Dia mengakui wah kendali direksi baru pelayanan, seperti samPDAM Tirtanadi, hendaknya Hj Meilizar Latif SE bungan baru air minum, tidak bisa dilakukan pembenahan internal, serta harus jelas bussiness plan- dapat semaksimal mungkin dilaksanakan. nya. "Harus terdapat berbagai langkah Hal ini karena kapasitas produksi yang inovatif untuk meningkatkan pelayanan berada pada titik maksimum. Saat ini, terhadap konsumen serta membuat jumlah pelanggan mencapai 402.617, BUMD itu berstatus sehat alias terlepas dimana 363.083 di zona I (Medan dan sekitarnya) dan 39.534 di zona 2 (di daerah dari belitan utang," ujarnya. Anggota Komisi C lainnya, Muslim kerja sama operasional). Sementara jumlah pelanggan yang Simbolon menekankan pelayanan Tirtanadi terhadap pelayanan air bersih bisa menunggu sambungan baru di 2011 dirasakan masyarakat. Sejalan dengan mencapai 14.505, 12.216 di zona 1 dan hal itu, diminta agar kapasitas produksi 2.289 di zona 2. "Begitu pun akan kami lebih ditingkatkan. Selain untuk masya- upayakan agar kapasitias produksi bisa rakat, politisi muda PAN ini mengha- lagi digenjot. Dalam hal ini kami perlunya rapkan Tirtanadi juga segera memberi dukungan Komisi C," sebutnya. Soal kontribusi PAD, sebutnya, terkontribusi pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprop- akhir disumbangkan pada 2009 dan pada su). "Sebagaimana yang kita harapkan, 2010 tidak ada lagi disumbangkan. Hal PDAM Tirtanadi harus maju dan bisa ini menurutnya karena berbagai hal, mendukung pelaksanaan program pem- utamanya progam kegiatan yang berhubungan dengan operasional Tirtanadi bangunan melalui PAD," sebutnya. Hal senada disampaikan anggota sendiri. "Begitupun, PAD akan diKomisi C lainnya, Ali Jabbar Napitupulu. upayakan ke depan," katanya.(UJ)

Minimnya Figur Pemimpin Teladan

Siap redaksi jam 10.40

KETUA Konsorsium Masyarakat Anti Korupsi (KMAKSU) Sumut, Sugiat Santoso mendesak, agar Pemprovsu selaku pemilik perusahaan BUMD itu meninjau ulang Direksi PDAM Tirtanadi yang baru saja dilantik. Sebab, para direksi yang dilantik sarat dengan kepentingan-kepentingan. "Pelantikan direksi Tirtanadi sangat sarat dengan kepentingan. Untuk itu, perlu ditinjau ulang kembali," ujar Sugiat Santoso kepada wartawan, Selasa (15/3) di Medan. Sugiat juga menyoroti soal calon Sekdaprovsu yang sudah dilakukan fit and propertest di kantor Kemendagri. Menurutnya, calon Sekdaprovsu harus dikocok ulang, sebab yang memakai sekda defenitifnya adalah Wagubsu Gatot Pujo Nugroho yang akan segera ditetapkan sebagai Plt Gubsu menyusul status Syamsul Arifin (Gubsu) yang telah menjadi terdakwa di pengadilan tipikor. "Kita minta agar Mendagri tidak cepat-cepat mengeluarkan SK Sekdaprovsu. Sekda seharusnya bisa bekerjasama dengan pejabat gubernur," ujar fungsionaris KNPI Sumut ini. Sugiat juga meminta Gatot Pujo Nugroho, jika pimpinan SKPD yang diangkat Syamsul Arifin tidak kapabel dan kompeten, jangan segan-segan menggantinya. "Kita siap membantu Gatot Pujonugroho melakukan percepatan pembangunan Sumut ke depan," ujarnya. (TIM)

Kartu JPKMS Dihiasi Wajah Rahudman

EDITORIAL

TERUNGKAPNYA aroma korupsi sejumlah pejabat di Sumatera Utara dan berbagai daerah di seantero nusantara belakangan ini, bukanlah hal mengejutkan. Hal ini juga semakin membuktikan, semakin sukar bagi rakyat mencari figur pemimpin teladan. Berbagai skandal dan mafia yang terjadi itu, selain indikator nihilnya keteladanan, juga sebagai indikator bahwa praktik korupsi yang berlangsung di negeri ini memang sudah menggurita di berbagai lapis dan lini birokrasi. Bahkan, aparat penegak hukum yang seharusnya bersih dari limbah korupsi, justru malah berselingkuh dan melakukan persekongkolan jahat dengan para pengemplang harta negara. Mungkin karena itulah ruang penjara di negeri yang sering dijuluki republik korupsi ini hanya dihuni oleh para maling ayam, pencuri sapi dan semacamnya. Sementara, mereka yang nyata-nyata telah berbuat biadab dan korup hingga banyak rakyat miskin yang terampas hak-haknya, justru bebas melenggang di luar tembok penjara. Melalui markus, nasib mereka bisa selamat dari jeratan hukum pidana. Meski pejabat teras telah ditahan dan si itu telah menjadi tersangka, bukan jaminan mafia pengemplang uang negara akan bisa cepat terungkap. Banyaknya mata rantai yang harus dirunut dan diurai, bisa jadi malah membuat kasus ini menguap; sama dan sebangun dengan kasus-kasus korup sebelumnya; entah itu kasus Bank Century, yang hingga kini masih menimbulkan tanda tanya besar di benak publik. Atau, jangan-jangan kasus yang melibatkan tokohtokoh penting sengaja dibuat tanpa ending, melingkar-lingkar, dan membingungkan, sehingga akhirnya masyarakat jadi capek dan kelelahan sendiri. Dalam teks fiksi, kita mengenal istilah never ending-story. Konflik genre teks fiksi bergaya tutur seperti ini sengaja dibuat melingkar-lingar, menegangkan, sekaligus menghanyutkan. Ending cerita juga didesain menggantung dan tanpa akhir. Pembaca diberi ruang tafsir secara bebas untuk menyimpulkan dan menerjemahkan sendiri akhir konflik yang disuguhkan. Dampaknya pun sudah makin terasa. Rakyat kecil yang seharusnya bisa menikmati pembagia kue pembangunan, akhirnya hanya bisa gigit jari. Pasalnya, uang pajak yang seharusnya masuk ke kas negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, justru dimanipulasi, dikemplang, dan digelapkan untuk kepentingan segelintir orang bersama kroni-kroninya. Minimnya figur pemimpin teladan ini, akhirnya menyebabkan ketaatan rakyat terhadap hukum pun, akan semakin luntur lantaran tak ada lagi figur yang bisa dijadikan anutan sosial dalam bersikap dan bertingkah laku. Haruskah rakyat di negeri ini marah dan nekad menghancurkan peradaban yang telah dibangun dengan susah-payah, ketika aparat penegak hukum dan para petinggi pemerintah kita gagal menuju jalan kebajikan ? Agaknya, sejarahlah yang akan membuktikan hal itu.(**)

2

andalas/hamdani

FOTO BERSAMA- Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) Hj Sri Sularsih (keempat dari kiri) foto bersama dengan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Kadisdiksu Syaiful Syafri, Kepala BPAD Sumut Nurdin Pane, Sekretaris BPAD Chandra Silalahi, seusai pembukaan Rapat Koordinasi Nasional bidang Perpustakaan Tahun 2011 di Hotel Grand Aston, Medan, Rabu (16/3).

Belum Ada Komitmen Pemkab/Pemko Sharing Dana Perpustakaan Desa Medan-andalas Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) Hj Sri Sularsih mengatakan, belum ada komitmen pemerintah kabupaten/ kota soal sharing dana perpustakaan khusus perpustakaan desa. "Rendahnya komitmen pemkab/ pemko dalam membantu dana perpustakaan desa ini merupakan hasil penelitian di beberapa provinsi. Sehingga dapat disimpulkan, bukan niat baca masyarakat desa yang rendah tapi yang dibaca tidak ada," kata Sri Sularsih kepada wartawan usai pembukaan Rapat Koordinasi Nasional bidang Perpustakaan Tahun 2011 di Hotel Grand Aston, Medan, Rabu (16/3). Dia berharap, rapat koordinasi ini untuk sharing dana pengembangan perpusatakan desa. Misalnya, jika pusat membantu untuk pengembangan koleksi dan tenaga, maka pemerintah daerah membantu di bidang yang lain seperti mendukung alokasi anggaran, sehingga dengan adanya tanggungjawab bersama-sama perpustakaan bisa hidup dan kelang-

sungannya bisa dijamin. Sri Sularsih mengaku di Sumatera Utara sebagian besar kabupaten/kota sudah mendukung pengembangan perpustakaan desa. Bahkan di Kalimantan Tengah semua kabupaten/kota mendukung anggaran untuk tenaga dan operasional perpustakaan desa. Dia berharap, sesuai dengan tema Rakornas kita kali ini "Sinkronisasi Dan Integrasi Pusat Dan Daerah Dalam Rangka Revitalisasi Perpustakaan di Indonesia" dipandang perlu untuk menyusun dan menyepakati pola sinergitas Pusat dan Daerah dalam rangka penyusunan program dan kegiatan pembangunan di bidang perpustakaan. Sri menjelaskan, tahun 2011 merupakan tahun ke-2 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2010-2014. Dalam kerangka rencana pembangunan jangka panjang, maka RPJMN tahun 2010-2014 merupakan RPJMN ke-2 dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2005-

2025. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) diwakili Kadis Pendidikan Sumut, Syaiful Syafri mengatakan, menuju Indonesia gemar membaca diperlukan pemetaan perencanaan dalam pembinaan pengembangan perpustakaan. "Dalam pertemuan yang strategis ini Pemprovsu berkeinginan agar Perpustakaan Nasional RI secara terus menerus melakukan pembinaan bagi semua jenis perpustakaan di daerah," katanya. Sementara Walikota Medan, Rahudman Harahap mengatakan Pemko Medan saat ini melakukan pembinaan dan pengembangan perpustakaan secara kelembagaan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), termasuk di kecamatan, kantor kelurahan guna mendekatkan jangkauan pelayanan perpustakaan kepada masyarakat. Selain itu, mulai jenjang SD sampai dengan SMA/SMK diharapkan tahun 2012 seluruhnya memiliki perpustakaan yang representatif baik kuantitas maupun kualitasnya. (HAM)

Medan-andalas Berbeda dengan tahun 2010, tahun ini (2011), kartu JPKMS (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat) dihiasi dengan foto wajah Wali Kota Medan, Rahudman Harahap di bagian belakangnya. Padahal, tahun yang lalu kartu JPKMS disertai foto pemiliknya. Pengamat Kesehatan, dr Delyuzar menilai, peletakan foto Wali Kota Medan pada kartu JPKMS masih wajar-wajar saja selama tidak dalam masa kampanye dan pendistribusian kartu JPKMS benar-benar dilaksanakan dengan baik. Selain itu, pemutakhiran data kepesertaan JPKMS juga jatuh kepada orang yang tepat. "Selama tidak dalam masa kampanye, saya rasa masih wajar kalau mau diletakkan foto wali kota. Sebagai wali kota tentu ingin fotonya diletakkan mungkin agar lebih bisa disegani. Nilai positifnya mudah-mudahan baik. Yang penting, pendistribusian dan pendataannya dilaksanakan dengan benar, itu yang kita tuntut," katanya. Senada, pengamat kesehatan Destanul Aulia mengatakan, secara tak perlu berprasangka buruk dengan adanya foto dan tandatangan wali kota tersebut dengan alasan mau populer. "Walaupun sebenarnya dia sudah populer, terbukti dipilih rakyat sebagai wali kota" ujarnya. Di sisi lain, lanjutnya, justru gambar dan tandatangan itu sebagai wujud pertaruhan harga diri Wali Kota Medan. Karena bisa-bisa, kalau pelayanan JPKMS tidak bagus, maka secara otomatis pemegang kartu tersebut akan menilai kinerja Rahudman kurang bagus. "Kalau pelayanan tak bagus, maka yang paling dulu dilihat orang foto Rahudman di kartu tersebut. Itu disadari wali kota," katanya. Bukan itu saja, dia menilai, dengan begitu juga sebagai bentuk securitas kartu JPKMS. Soalnya, dia mengikuti persoalannya dari awal. Sebelumnya komitmen pejabat terkait dinilai masih kurang, tapi sejak Rahudman, baik masalah kepesertaan, distribusi dan pelayanan semua diatasi sehingga program tersebut benar-benar bisa dirasakan masyarakat. (YN)

Pemko Verifikasi Berkas Pelamar Calon Direksi PD Medan-andalas Pemerintah Kota Medan sedang melakukan verifikasi berkas administrasi 65 pelamar calon Dewan Direksi Perusahaan Daerah (PD) Kota Medan. Masa verifikasi itu akan berlangsung sampai tanggal 18 Maret. Setelah itu, nama-nama yang lulus verifikasi akan dikirim ke USU untuk mengikuti fit and proper test. "Mungkin akhir Maret ini sudah dikirim ke USU nama-nama yang lulus verifikasi. Dan kita berharap awal April sudah selesai proses fit and proper test karena kita juga ingin cepat," kata Sekda Kota Medan Syaiful Bahri di Balai Kota Medan, Rabu (16/3). Menurut Syaiful, siapapun nantinya yang lulus verifikasi semuanya berhak mengikuti proses fit and proper tes di USU. "Tapi yang menentukan kelulusan kita serahkan kepada USU, kita tidak boleh mencampurinya nanti dikira pula kita ada kepentingan," ujarnya. Sekretaris Panitia Seleksi Calon Dewan Direksi PD Kota Medan Dahnar Siregar mengatakan, pihaknya saat ini sedang memverifikasi berkas sesuai dengan petunjuk syarat-syarat yang telah ditentukan. Adapun beberapa syarat-syarat calon direksi di antaranya tidak pengurus partai politik atau calon anggota legislatif, mempunyai pengalaman kerja minimal lima tahun dengan dibuktikan keterengsn resmi dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik, pendidikan serendah-rendahnya. Dihubungi secara terpisah, anggota tim seleksi fit and propert test USU Jhon Tafbu Ritonga mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan akan dimulai dan berapa hari jadwal pelaksanaan proses fit and proper test itu. (BEN)


MEDAN KITA

Kamis 17 Maret 2011

Pemko Medan Bongkar Tembok Perumahan Medan-andalas Bangunan tembok perumahan yang berlokasi di Jalan Sei Arakundo, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Petisah dibongkar paksa Tim Terpadu Pemko Medan, Rabu (16/3). Pembongkaran itu dilakukan karena tembok yang didirikan itu tidak dilengkapi Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), serta menutup akses jalan warga yang bermukim di sekitar perumahan tersebut. Pembongkaran dipimpin langsung Kasi Pengawasan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan Darwin, dan disaksikan oleh Lurah Sei Sikambing B Ali Sitepu. Beberapa warga yang bermukim di luar kompleks perumahan itu, mengaku gembira karena akses jalan kembali terbuka seprti semula. Menurut Darwin, sebelum pembongkaran dilakukan, pihak developer telah tiga kali disurati, yakni surat Nomor 640/0886 tanggal 24 Februari 2011, Nomor 640/0963 tanggal 2 Maret 2011, dan Nomor 640/1229 15 Maret 2011. Namun surat itu tak ditanggapi pihak developer perumahan tersebut. “Selain itu, developer juga sudah dipanggil DPRD Medan beberapa kali terkait penutupan akses jalan warga di sekitar perumahan tersebut. Akan tetapi pihak developer tidak memenuhi panggilan anggota dewan, makanya, pembongkaran dilakukan,” jelas Darwin. Ketika melakukan pembongkaran, Tim Terpadu yang merupakan gabungan dari pegawai sejumlah SKPD terkait dibantu petugas Koramil, Denpom , Polsekta sempat mendapat protes dari salah seorang ibu rumah tangga, penghuni perumahan tersebut. “Mengapa kami (warga perumahan-red) tidak diberitahu sebelumnya jika hari ini dilakukan pembongkaran tembok,” protesnya. Tapi protes warga itu tak ditanggapi. Dengan menggunakan martil besar, petugas pun langsung merubuhkan tembok setinggi 2 meter itu. Dalam waktu tidak terlalu lama, tembok yang selama ini menutup akses jalan warga itu pun roboh. Dengan demikian akses jalan warga yang bermukim di Gang Turi I kini bisa menembus Gang Sejahtera, begitu sebaliknya. Salah seorang warga yang menyaksikan jalannya pembongkaran, mengaku gembira setelah tembok dirubuhkan. Sebelum tembok dibangun sekitar tahun 2009, warga dengan mudah menuju sekolah, madrasah maupun puskesmas yang tak jauh dari sekitar tempat mereka tinggal. “Selain menutup akses jalan, sejak tembok itu dibangun sekitar tempat tinggal kami selalu terjadi banjir setiap kali turun hujan. Itu sebabnya warga protes dengan penutupan jalan ini. Jadi kami sekarang senang atas pembongkaran tembok ini,” ungkapnya penuh gembira. (BEN)

3

DPRD Medan Siap Pertahankan Tanah Lapang Jalan Rebab Medan-andalas

Panitia Khsusus (Pansus) Aset DPRD Kota Medan akan memperjuangkan sekaligus menyelamatkan aset lapangan bola di Jalan Rebab, Kelurahan Titi Rante, Kecamatan Medan Baru sebagai milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan tetap difungsikan sebagai fasilitas umum. Hal ini terkait adanya oknum yang hendak menguasai lahan seluas 8.000 m2 itu menjadi milik pribadi. “Walau resiko apapun, Pansus Aset DPRD Medan akan memperjuangkan tanah lapangan Jalan Rebab ini sebagai aset Pemko

dan tetap difungsikan sebagai sarana fasilitas umum. Saya siap di depan memperjuangkannya, jika ada pihak ketiga yang berkehendak menguasai lapangan ini,” tegas Anggota Pasus Asset Bangkit Sitepu di hadapan sejumlah tokoh masyarakat setempat saat tim Pansus Asset DPRD Medan meninjau lokasi di Jalan Rebab, Rabu (16/3). Pernyataan Bangkit Sitepu itupun langsung didukung seluruh tim Pansus Aset, seperti Ketua Pansus Asset Heri Zulkarnaen dan Sekretaris Muslim Maksum. “Sekalipun ada pihak tertentu yang hendak menguasai lahan dimaksud, DPRD Medan dan Pemko akan melakukan upaya maksimal dan jalur hukum untuk menyelamatkan asset tersebut. Kita (Pemko dan DPRD Medan-red) punya dasar hukum yaitu sertifikat No 11 tahun 1998,” timpal Muslim Maksum. Usai mendengarkan kesaksian tokoh

masyarakat di sekitar daerah lapangan bola, tim Pansus Aset DPRD Medan terdiri dari Heri Zulkarnaen, Muslim Maksum, Daniel Pinem, Irwanto Tampubolon, A Hie, Ahmad Arif, Ilhamsyah, Aripay Tambunan, Parlaungan Simangunsong, Bangkit Sitepu, dan Wakil Ketua DPRD Medan Sabar Surya Sitepu sepakat akan memasang plang di lokasi lapangan bahwa lahan dimaksud adalah milik Pemko Medan. Pertemuan yang juga dihadiri Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan dan Aset Sekta Kota Medan Muhammad Husni, Camat dan Lurah setempat tersebut, sepakat akan membenahi lapangan bola sekaligus membuat pagar dan parit. “Dalam waktu dekat, areal olahraga ini akan kita benahi, sekelilingnya akan dibagun pagar dan plang merek sebagai aset Pemko Medan juga akan segera dipancagkan sesuai

sertifikat Nomor 11 tahun 1998,” kata Muhammad Husni. Bahkan, menurut kesaksian sejmlah tokoh masyarakat setempat, seperti Hj Rosi Sembiring, Dauris Saragih, Sukario Suroyo meyebutkan, bahwa tanah lapang tersebut sudah sejak tahun 1952 digunakan warga sekitarnya sebagai fasilitas umum, seperti tempat berolahraga dan bermain. Di tempat terpisah, Hasyim, Anggota Pasus Aset DPRD Medan juga mengatakan, Pemko Medan harus serius mempertahankan aset tersebut. Menurutnya, Pemko Medan selama ini terkesan kurang peduli dengan alas hak aset Pemko Medan, termasuk tanah lapang di Jalan Rebab. “Akibatnya banyak oknum yang berusaha memiliki demi kepentingan pribadinya,” kata Hasyim. (BEN)

Kepling Dipecat, Warga Demo Lurah

PMTCT Cegah Penularan HIV dari Ibu ke Bayi Medan-andalas Program prevention mother to child transmission (PMTCT) atau pencegahan penularan dari ibu HIV positif ke bayi, patut dikembangkan secara luas. Pasalnya, dari 41 ibu HIV positif yang ikut dalam program tersebut, 21 anak di antaranya telah dinyatakan negatif. Sementara sisanya belum diketahui karena belum waktunya dilakukan pemeriksaan. “Seorang anak tidak tahu terinfeksi atau tidak. Karena dia meninggal dengan kasus DBD dan belum dilakukan pemeriksaan PCR,” kata Kadis Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG melalui Project Officer Global Fund, Andi Ilham Lubis MKes, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (16/3). Dilihat dari persentase, ujarnya, tanpa adanya intervensi PMTCT, penularan HIV dari ibu ke anak hanya 30 persen hingga lahir. Sedangkan air susu ibu (ASI) dinilai berperan menularkan 15 persen. “Jadi, tanpa intervensi ada kemungkinan anak terinfeksi 45 persen,” ucapnya. Dijelaskan, sejak 2007 PMTCT mulai dijalankan di Sumatera Utara, dan sudah menangani 41 ibu hamil berstatus HIV positif. Rinciannya, 19 ditangani di RS Haji Medan dan 22 ditangani di RSUP Haji Adam Malik Medan. Dari seluruh bayi yang lahir, 22 sudah dilakukan pemeriksaan PCR, untuk mengetahui pasti apakah bayi terinfeksi HIV atau tidak. Pemeriksaan PCR ini sendiri, menurut Andi dilakukan saat usia bayi mencapai 18 bulan. Jika di usia sebelum 18 bulan, pemeriksaan masih diragukan karena bisa jadi di tubuh anak masih ada antibody dari ibunya.“Anak yang lain belum kita periksa secara PCR. Sehingga belum diketahui apakah mereka terinfeksi atau tidak,” sebut Andi. Melihat potensi persentase penularan tersebut, sambungnya, maka 70-85 persen anak bisa diselamatkan penularan HIV positif dari ibunya melalui program PMTCT. PMTCT dimaksud, sebagai program bagi ibu mulai dari kehamilan dengan meminum obat profilaksis. Kemudian, lahir dilakukan dengan cara sesar. Setelah lahir, bayi tidak diberi ASI, cukup dengan susu formula. Program PMTCT bagi ibu hamil sendiri, merupakan tahap tiga. Karena tahap awal, harusnya orang tidak tertular HIV. Jika tertular, diusahakan tidak hamil. “Sedangkan kalau hamil, maka harus ikut program PMTCT,” jelasnya. Program ini penting, kata Andi, karena berdasarkan prevalensi HIV di Sumut, setidaknya ada 1.900 ibu hamil yang HIV positif. Jumlah ini, tersebar dan belum diketahui karena tidak dilakukan tes HIV. Untuk itu, perlu komitmen semua pihak khususnya para bidan dokter kandungan agar melakukan anamneses ibu hamil. (YN)

harian andalas | Hal.

Wali Kota/Bupati Diminta Segera Kirim No Rekening Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyurati seluruh wali Kota dan bupati se-Sumut agar segera mengirimkan no rekening kas umum daerah kabupaten/kota masing-masing ke Biro Keuangan Setdaprovsu guna pencairan dana Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan. “Kita sudah menyuratinya dengan nomor surat 900/ 2153 pada tanggal 4 Maret 2011 lalu sebagaimana mempedomani Pergubsu No 60 Tahun 2010 Tentang Pedoman dan Tata Cara Pengelolaan Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan serta Belanja Tidak Terduga. Surat tersebut ditandatangani oleh Plt Sekdaprovsu Drs H Rachmatsyah,” ujar Kepala Biro Keuangan Setdaprovsu Drs M Syafi’i MSi didampingi Kabag Anggaran Sulfan, di ruang kerjanya, kemarin. Dikatakan M Syafi’i, bila nanti para bupati dan walikota sudah mengirimkan nomor rekeningnya masing-masing maka dana-dana tersebut secara otomatis akan ditransfer pihak Biro Keuangan. Setelah dana tersebut masuk ke rekening kas umum daerah kabupaten/kota diharapkan para walikota dan bupati mengirimkan kwitansi penerimaan dana tersebut dan menandatanganinya diatas materai. “Setelah uang masuk ke rekening mereka, kita harapkan para walikota dan bupati mengirimkan kwitansi penerimaan dana tersebut dan ditandatangani di atas materai oleh walikota/bupati guna menjadi bahan dana transfer berikutnya,” jelas M Syafi’i. (WAN)

Bantuan PKH Mulai Dibagikan Medan-andalas Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2011 untuk Rumah Tangga Sangat Miskin di 21 Kecamatan Kota Medan, sejak Selasa (15/3) mulai dicairkan.Di Kecamatan Medan Labuhan, warga tampak memadati halaman Kantor Pos Labuhan Kecamatan Medan Labuhan untuk mencairkan dana PKH itu.. “PKH merupakan dana bantuan tunai bersyarat. Dana ini digunakan untuk anak balita, SD dan SMP. Dan ini memang ditujukan untuk Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),” ujar Indra Kesuma, Koordinator dan Pendamping PKH, kepada andalas, kemarin. Indra menjelaskan, program ini berjalan untuk satu peserta selama 6 tahun. Tapi kalau si anak balita, SD atau SMP sudah menyelesaikan sekolahnya sebelum sampai 6 tahun, maka peserta tersebut akan digantikan oleh peserta lain yang didasarkan data BPS. Adapun syarat menjadi peserta penerima bantuan PKH, menurut Indra, tergolong mudah. Yakni KTP/KK, dan berstatus masyarakat sangat miskin. Salah seorang peserta penerima bantuan PKH, Emi(30) warga Marelan mengatakan, merasa bersyukur bisa mendapatkan bantuan dana bersyarat ini. “Alhamdulillah terbantu kalilah, dan ini sepertinya beda sama BLT ini. Mereka betul-betul lihat kondisi rumah kita, dan anak kita sekolah atau tidak, “ujar Emi yang menerima bantuan sebesar Rp 350.000. (IKA)

DEMO LURAH-Seratusan warga Lingkungan IV Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (16/3) saat berunjuk rasa di kantor Kelurahan Besar, memprotes pemecatan kepling. andalas/desrin

Medan-andalas Seratusan warga Lingkungan IV Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (16/3) berunjuk rasa di kantor Kelurahan Besar. Mereka memprotes Camat Medan Labuhan Noval Zaini dan Lurah Kelurahan Besar Hamdani, yang memecat secara sepihak Kepala Lingkungan IV, Murni YS. Selain berorasi, pengunjukrasa juga menempelkan sejumlah spanduk di mobil lurah yang kebetulan parkir di halaman kantor lurah itu. Salah satu spanduk berbunyi: Jangan Pecat Kepling IV, Kami tidak Mau Kepling Fadli yang belum dikenal warga pimpinan aksi, Pak Bob didampingi Lili di sela-sela aksi kepada wartawan mengatakan, Kepling mereka, Murni YS diberhentikan hari Minggu secara lisan oleh Lurah, dan keesokan harinya, Senin (14/3) Murni tidak diperbolehkan ikut apel di kantor Lurah. Padahal, menurut Bob, Murni YS masih pemegang Surat Keputusan (SK) Kepling hingga tahun 2012, dan selama memimpin dianya tidak ada masalah karena selalu mengayomi dengan baik. Bob mengakui, selama ini Murni kurang harmonis dengan Lurah Hamdani dan camat Noval Zaini. Sebab, Murni tidak mau warganya diperas tanpa ada aturan dari Wali Kota Medan. Dalam aksi itu, warga menyatakan menolak Fadli sebagai Kepling IV, karena bukan penduduk setempat. Mereka kemudian meminta Wali Kota Medan agar menegur Lurah Kelurahan Besar dan Camat Medan Labuhan, karena telah mengangkat kepling yang tidak diterima warga Lingkungan IV. Sementara itu, Lurah Kelurahan Besar Hamdani ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan dia tidak ada wewenang bicara sama wartawan. “Kalau mau konfirmasi silakan kepada camat, supaya mendapat jawaban pasti," ucapnya. Sayangnya, Camat Medan Labuhan Noval Zaini ketika dihubungi melalui handphone tidak ada jawaban.(DP)

Pembagian Raskin tak Adil, Warga Sicanang Demo Belawan-andalas Ratusan warga Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan khususnya yang tinggal di Lingkungan XVII menggelar aksi demo di kantor Camat Medan Belawan, Rabu (16/3). Mereka meminta camat mengganti Kepala Lingkungan XVII W Gultom yang dinilai tidak adil dalam melakukan pembagian beras miskin (Raskin). Sebelum diterima Camat Medan Belawan P Nasution, warga terlebih dahulu berorasi di halaman kantor camat. Aksi warga ini dikawal petugas Polsekta Belawan dipimpin langsung Kapolsek Kompol AH Pulungan dan petugas Polres Pelabuhan Belawan. Dalam pernyataan sikapnya, mereka menuntut agar pembagian raskin dilakukan tepat sasaran sesuai dengan daftar nama penerima. Mereka juga meminta camat mengganti Kepling XVII yang dituding menyelewengkan wewenangnya dalam melakukan pembagian raskin. “Penyaluran raskin di lingkungan XVII tidak tepat sasaran. Bahkan yang sudah meninggal dunia dan pindah domisili pun masih ada namanya di daftar penerima. Ironisnya, penerima raskin di lingkungan XVII tercatat sebanyak 95 kepala keluarga (KK), tapi dalam investigasi warga yang disalurkan kepling hanya 65 KK. Kemana 30 paket lagi,” tanya pimpinan pengunjuk rasa Sahat Situmorang. Sahat mengatakan, W Gultom saatnya dilengserkan, karena sudah 33 tahun menjabat Kepling. Apalagi, saat ini tugas-tugas kepling justru diberikan kepada menantunya. Puas melakukan orasi, para pengunjuk rasa

kemudian diterima Camat Medan Belawan P Nasution. Namun, suasana pertemuan sempat memanas karena jawaban camat dinilai kurang mengena di hati warga. Camat P Nasution akhirnya menyampaikan, bahwa Kepling W Gultom pernah diberi peringatan secara lisan dan tulisan, agar membagian raskin sesuai dengan daftar nama dan jangan mengalihkan kepada orang lain yang tidak pantas menerima. Camat pun berjanji akan melakukan pembinaan terhadap Kepling W Gultom. “Kalau tidak bisa dibina akan dibinasakan dalam arti diberhentikan dari jabatan Kepling XVII Kelurahan Sicanang, Medan Belawan,” ucap Nasution. Setelah menerima penjelasan camat, massa kemudian meninggalkan kantor camat dengan tertib. Namun, mereka menyatakan akan menagih realisasi janji camat. Ketika dikonfirmasi, Lurah Kelurahan Sicanang Fauzi, membenarkan tercantumnya nama orang yang sudah meninggal dan pindah sebagai penerima raskin di lingkungan tersebut. Sementara itu, Kepling XVII W Gultom kepada wartawan membantah tuduhan pengunjuk rasa. Menurutnya, di lingkungan yang dipimpinnya ada 183 KK yang butuh raskin, sedangkan yang tercata hanya 95 KK. Karenanya, sesuai dengan kesepatan warga, pembagian raskin dilakukan secara bergantian. “Tidak ada penyelewengan raskin, yang ada pembagian raskin bergantian karena ada yang tidak terdaftar namanya, padahal sangat membutuhkan. Mereka yang sangat butuh ini raskin dialihkan,” ungkap Gultom. (DP)

DEMO-Pimpinan pengunjuk rasa Sahat Situmorang saat mememberikan keterangan kepada pers di sela-sela aksi unjuk rasa di halaman kantor Camat Medan Belawan, Rabu (16/3). andalas/desrin pasaribu


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 17 Maret 2011

Kijang Innova Ditabrak Kereta Api sung ditabrak. “Begitu ditabrak, mobilku sempat berputar-putar hingga menyebabkan hanya bagian perutku yang sakit,” ungkapnya. Sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut, mengatakan, Kijang Innova BK 1543 KK sebelum mobil ditabrak kereta api. Sempat Sei Rampah-andalas meneriakinya, namun diduga Satu unit Mobil Kijang pengemudi tidak menyadariInnova BK 1543 KK ditabrak nya dan menutup kaca ketika kereta api penumpang jurusan melintasi perlintasan kereta Tanjung Balai-Medan, Rabu api, maka terjadilah tabrakan. (16/3) sekira pukul 12.30 “Sempat kami teriaki Bang, WIB, diperlintasan kereta api tapi karena kaca mobil ditutup, kuburan Cina di Desa Firdaus, teriakan kami tidak didengar Kecamatan Sei Rampah, pengemudi, kata warga. Sergai. Kasubag Humas Polres Pengemudi mobil Inova Sergai, AKP ZN Siregar memyang selamat dari maut itu benarakan peristiwa tersebut. mengaku bernama Chandra Diduga penyebabnya karena Laiya (35) warga Dusun I, pengemudi tidak hati-hati dan Desa Wonosari, Tanjung Mora- menutup kaca mobil ketika wa, Deli Serdang. Ia menga- menyeberangi perlintasan takan, bahwa kejadiannya, kereta api. “Tidak lihat kanan ketika hendak menuju pulang, kiri, makanya ditabrak kereta tanpa disadari ketika melin- api,” tandasnya. tasi rel kereta api, mobil lang- (RYAD)

Tiga ABG Dianiaya dan Ditodong Senpi (30), AL (25) dan IW (35), mengendarai sepeda motor Yamaha King dan Honda Vario di Jalan Kabupaten Perbaungan. “Ketiganya menuding kami, memiliki sabu. IW bertubuh tegap mengaku Polisi menodongkan senpi ke perut Hardi,” jelas ke tiganya. Tidak hanya itu saja, kata Hardi, setelah teman Dani dan Hambali kabur, BA dan IW dengan menggunakan sepeda motor RX King, diikuti AL yang mengendarai sepeda motor Ketiga korban, Hardi (14), Dani (14) dan Hambali Vario, kemudian (15) warga Lingkungan Manggis, Kelurahan membawaku kearah Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Jalan Pantai Cermin. Nah, tak jauh dari Sergai, sedang diambil keterangannya oleh RSU Sawit Indah inipetugas penyidik Polres Perbaungan. lah, ketiganya melakukan penganiayaan dengan Perbaungan-andalas Mencari pemilik dan pema- menampar pipi kanan dan kiri kai narkotika jenis sabu-sabu, berulang-ulang. “Disini aku tiga anak baru gede (ABG) ditampari bang, trus dibawa warga Perbaungan, Kabupaten lagi ke Simpang Pantai Cermin, Serdang Bedagai, menjadi dan diturunkan didepan pemkorban penodongan senjata buatan batu nisan yang berada api (senpi) dan penganiayaan di Jalan Pantai,” ungkapnya. Hal senada diakui Hambali, yang mengaku oknum Polisi. Peristiwa itu, dialami Hardi ia melihat melihat IW yang (14), Dani (14) dan Hambali (15) menodongkan pistol ke perut warga Lingkungan Manggis, Hardi. “Aku ngelihat IW menKelurahan Simpang Tiga Pe- cabut pistol dari pinggangnya kan, Kecamatan Perbaungan, dan kemudian menodongkan Sergai, Minggu (13/3) sekira ke perut Hardi. Kalau Hardi pukul 02.30 WIB, dijalan Kabu- ditampari aku nggak ngelihat paten, Kelurahan Simpang bang, tandasnya. Kapolsek Perbuangan, AKP Tiga Pekan, Perbaungan. Aksi penodongan dan pe- Marluddin Sag membenarkan nganiayaan itu, dilaporkan menerima pengaduan ketiga ketiga korban, Selasa (15/3) korabn tersebut. Kasusnya sekira pukul 20.00 WIB, ke masih dalam penyelidikan. Mapolsek Perbaungan. Ketiga- Masih memeriksa para korban nya menceritakan, bahwa pe- dan saksi dan belum bisa menodongan dan penganiayaan itu, mastikan yang digunakan peladilakukan oleh warga Perbau- ku benar-benar senjata api atau ngan dan Binjai, berinisial BA pistol mainan,” tandasnya. (RYAD)

harian andalas | Hal.

4

MUI: Tutup Hotel Delta Spa & KTV KEBERADAAN Delta Spa dan KTV yang disinyalir menjadi tempat maksiat dan ajang transaksi kejahatan narkoba juga memicu reaksi dari sejumlah kalangan termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Baru-baru ini reaksi dilakukan melalui aksi unjukrasa yang dilakukan sejumlah elemen mulai dari mahasiswa, LSM sampai ibu-ibu perwiritan. Intinya mereka meminta agar pihak terkait menutup lokasi hiburan malam yang disebut-sebut menyajikan wanita-wanita muda itu. Ketua MUI Medan, Prof Dr Mohd Hatta, pernah meminta Pemko Medan, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan segera menutup tempat hiburan malam itu. “Kita minta Kadisbudpar segera mengambil kebijakan menutup Delta Spa,” tegas Hatta, kemarin. Kata dia, atas dugaan sebagai tempat maksiat,

sama artinya tempat hiburan malam itu telah meresahkan masyarakat Medan, terutama para kaum ibu. "Wajar kalau para ibu melakukan

aksi demonstrasi menuntut Delta Spa ditutup karena terindikasi sebagai tempat maksiat. Ini disebabkan kekhawatiran para ibu terhadap

anak-anaknya. Jadi sepantasnya Pemko Medan mengambil sikap terhadap persoalan ini,” ujarnya. Ketua Pergerakan Maha-

siswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Medan, Payung Harahap juga meminta Wali Kota Medan menutup Delta Spa atas dugaan sebagai tempat maksiat. “Kita minta Wali Kota Medan segera menutup Delta Spa. Adanya aksi demonstrasi dilakukan ibu-ibu pengajian sudah mengindikasikan bahwa Delta Spa menjadi tempat maksiat. Jadi harus ditutup,” tegasnya. Dia juga meminta Wali Kota Medan mengevaluasi kinerja Kasi Hiburan Disbudpar Medan. Karena menurutnya, orang yang paling bertanggungjawab atas tempat-tempat hiburan malam adalah Kasi Hiburan. "Adanya aksi demonstrasi menandakan Kasi Hiburan tidak bekerja maksimal melakukan pengawasan, dan terkesan seenaknya memberikan rekomendasi izin tempat-tempat hiburan malam," tandasnya. (HER)

Hotel Delta Spa & KTV Lokasi Transaksi Narkoba

 Dua Oknum Polisi dan Empat Warga Sipil Tertangkap Medan-andalas Hotel Delta Spa dan KTV di Jalan Ir Juanda Medan, selain tempat hiburan ternyata merupakan lokasi transaksi narkoba. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan ditangkapnya enam tersangka pengedar sabu-babu oleh Petugas Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara di pelataran parkir dan salah satu kamar hotel, Selasa (15/3) sekira pukul 16.30 WIB. Direktur Dit Narkoba Poldasu, Kombes Pol Jhon Thurman Panjaitan kepada wartawan, Rabu (16/3) mengatakan, dari enam orang tersangka yang diamankan, dua

diantaranya oknum polisi. Sedangkan empat orang lainnya, warga sipil. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti sabu-sabu seberat 124,9 gram. “Kedua oknum polisi tersebut, Brigadir Arfi Azrai, personil Provost Polresta Medan, Briptu Lukman, personil Brimob Binjai. Sedangkan empat warga sipil lainnya, Iswadi alias Is Warga Medan , Amri Hasyim dan Bahrun keduanya Warga Marelan serta Ramatullah,” kata Jhon Thurman. Keterangan yang diperoleh di Mapoldasu, penangkapan ke enam tersangka berawal dari transaksi seorang polisi yang menyaru sebagai pembeli di areal perpakiran Hotel Delta Spa dengan Iswandi. Dalam transaksi tersebut polisi memesan sabu sebanyak 45 gram. Setelah barang bukti di tunjukkan oleh Iswandi polisi langsung meringkusnya, dari keterangan Iswandi Sabu tersebut didapatnya

dari Briptu Lukman yang sedang berada di dalam hotel Delta Spa di lantai III, tepatnya dikamar 311. Tidak mau buruannya kabur, polisi langsung bergerak ke lantai III hotel Delta Spa untuk segera meringkusnya. Saat berada didalam kamar 311, polisi mengamankan Briptu Lukman, Brigadir Afri Azrai dan Rahmatullah saat berada didalam kamar. “Dari hasil pemeriksaan, anggota mengamankan, sabu sebanyak 2,71 gram, 2 bong, 3 geretan (mancis, Red), 1 gulung aluminium foil

dan 6 unit telepon seluler (HP), ” ujar Dir Narkoba Kombes Pol Jhon Turman Panjaitan yng ditemui diruangannya, Rabu (16/3). Tidak sampai disitu saja, polisi yang melakukan pengembangan terhadap Briptu Lukman yang mengakui kalau sabu tersebut miliknya langsung memesan sabu terhadap Bandarnya Briptu Lukman yang sudah Diserter (orang yang melakukan disersi, Red) sebanyak 1 0ns melalui telepon. Setelah polisi menunggu beberapa jam didalam kamar, sesuai dengan kesepakatan. Akhirnya Bandar besarnya, Amri Hasyim dan Bahrun yang ditunggu datang dari Marelan membawa sabu pesanannya sebanyak 77,2 gram. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya polisi langsung memboyong ke enam tersangka ke Mapoldasu beserta barang bukti sabu-sabu sebanyak 124,9 gram untuk diselidiki.

“Dari hasil pemeriksaan kita sudah menetapkan tersangka hanya empat orang saja, yaitu Briptu Lukman, Amri Hasyim, Bahrun dan Iswandi yang mengakui kalau sabu tersebut milik mereka, ” ucap Jhon seraya menambahkan kalau istri Lukman juga sudah diringkus Poldasu atas kasus yng sama. Dijelaskan Jhon Thurman, sedangkan untuk dua tersangka lagi, Brigadir Arfi Azri dan Ramatulah hannya diperiksa sebagai saksi walau dari hasil pemeriksaan Labfor mereka berdua positif menggunakan Narkoba. “ Untuk dua tersangka lagi kita jadikan sebagi saksi dalam pemeriksaan, walau mereka positif pengguna Narkoba mereka tidak kita tahan karena tidak cukup bukti kuat untuk dilakukan penahanan. Tetapi sebagai catatan di kesatuan saja kalau mereka positif pengguna Narkoba, ” beber Jhon mengakhiri. (HER)

Rumah Mantan Pegawai Perkebunan Ludes Terbakar Medan-andalas Diduga akibat korsleting listrik, rumah permanen di Jalan Gatot Subroto, KM 7,8, Balai Besar Latihan Kerja Industri, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (16/3) sekira pukul 08.00 WIB musnah terbakar. Informasi diperoleh andalas di lokasi kebakaran, rumah permanen tersebut adalah milik dari pasangan

suami istri Dahlan Rani (65) dan Zaidah (60). Diduga api muncul pertama kali dari kamar tidur korban, dan keadaan rumah sepi hanya pasangan suami istri ini saja yang berada dalam rumah. Sementara itu Kepala Lingkungan VII, Johan Handoko (43) yang dijumpai, mengatakan bahwa sewaktu api mulai membesar, penghuni di dalam rumah hanya

pasangan suami istri itu saja. Setelah warga sekitar mengetahui api yang sudah membesar dari dalam rumah milik pensiunan pegawai perkebunan swasta tersebut, mencoba membantu memadamkannya dengan seadanya. "Waktu kejadian, bapak sama ibu itu aja yang ada di rumah, anak-anaknya udah berangkat kerja. Tapi untungnya sewaktu kebakaran, bapak

sama ibu itu udah bangun, jadi gak ada korban. Cuma dua kursilah yang bisa kami selamatkan waktu kebakaran," ungkap Johan yang sempat membantu memadamkan api. Tak beberapa lama kemudian, 10 unit mobil milik Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan yang dihubungi, turun ke lokasi kejadian guna memadamkan api. Dengan bantuan

warga sekitar, petugas akhirnya berhasil memadamkan api selang sejam kemudian. Pantauan di lapangan, mendapati rumahnya terbakar Zaidah terlihat trauma dan syok melihat kejadian itu. Ia terus menangis melihat rumahnya yang telah habis dilalap sijago merah. "Nantilah tanya-tanyanya bang, masih shock ibu ini," ujar seorang wanita. (ZAL)

Anton Medan Kunjungi Tahanan Polresta Medan

“Jangan Jadi Sampah Masyarakat Setelah Keluar dari Penjara” RABU, (16/3) kemarin, masyarakat yang datang ke Markas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan dikejutkan dengan munculnya penjahat kaliber yang hobbynya keluar masuk penjara di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Resort Kota Jalan HM Said No 1 Medan.

S

iapakah penjahat kambuhan “bermata sipit” yang dimaksud? Dia adalah Tan Hok Liang alias Kok Lien alias Anton Medan. Mengapa dia berada di RTP Polresta Medan?, Mantan perampok dan bandar judi yang kini telah insaf dan memeluk agama Islam sejak 1992 ini datang ke RTP Polresta Medan untuk memberi “wejangan” atau nasihat kepada warga

binaan di RTP Polresta Medan. “Seluruh tahanan harus bisa introspeksi diri dan jangan putus asa dalam menjalani hidup. Karena penjara bukanlah tempat untuk putus asa melainkan tempat belajar guna kebaikan diri sendiri. "Jadilah orang yang berguna setelah keluar dari penjara dan jangan menjadi sampah masyarakat. Mantan napi bukanlah buruk melainkan hanya sebagai cobaan,” pesan pria kelahiran Tebing Tinggi, 1 Oktober 1957 ini kepada para tahanan Polresta Medan. Kepada para tahanan Polresta Medan, Anton Medan juga menceritakan kisah perjalanan hidupnya. “Sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara, pada umur 8 tahun saya masuk SD Tebing Tinggi. Ketika saya sedang senangsenangnya menikmati dunia pendidikan, tiba-tiba dunia sakolah terpaksa saya tinggalkan karena ibu menyuruh saya berhenti sekolah. Jadi, saya hanya tujuh bulan menikmati bangku SD. Mulai saat itulah saya menjadi tulang punggung keluarga. Saya

sadar, mungkin inilah garis hidup saya. Saya terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah untuk bekerja membantu mencukupi kebutuhan keluarga seharihari. Pada usia 12 tahun, saya mulai merantau dan menjadi anak jalanan di Terminal Tebing Tinggi. Sehari-hari saya menjadi calo, mencari penumpang bus. Suatu ketika, saya berhasil mencarikan banyak penumpang dari salah satu bus. Tapi entah mengapa, tidak seperti biasanya, saya tidak diberi upah. Terbayang di mata saya wajah kedua orang tua, adik-adik, serta kakak saya yang senantiasa menunggu kiriman uang dari saya. Saya terlibat perang mulut dengan sopir bus tersebut. Tanpa sadar, saya ambil balok kayu dan saya pukulkan ke kepalanya. Akhirnya, saya berurusan dengan pihak yang berwajib. Di hadapan aparat kepolisian, saya tak mau mengaku bersalah. Saya menuntut hak saya yang tak diberikan oleh sopir bus itu. Sebetulnya, saya tak ingin

berurusan dengan pihak yang berwajib. Saya ingin hidup wajarwajar saja. Tapi entah mengapa, kejadian di Terminal Tebing Tinggi itu terulang kembali di Terminal Medan. Dulu, selama di Terminal Tebing Tinggi, saya menjadi calo. Tapi, di Terminal Medan, saya beralih profesi menjadi pencuci bus. Suatu ketika, tak saya sangka, tempat yang biasanya saya jadikan tempat menyimpan uang, ternyata robek. Uang saya pun ikut lenyap. Saya tahu siapa yang melakukan semua itu. Saya berusaha sabar untuk tak ribut dengannya. Saya peringatkan saja dia. Ternyata, mereka malah memukuli saya. Waktu itu saya berumur 13 tahun. Lawan saya orang yang sudah dewasa dan tinggi besar. Saya sakit hati, karena tak satu pun teman yang membantu saya. Tanpa pikir panjang, saya ambil parang bergerigi pembelah es yang tergeletak di antara kerumunan lalu saya bacok dia. Dia pun tewas. Lagi-lagi saya berurusan dengan polisi. Saat itu saya diganjar empat tahun

hukuman di Penjara Jalan Tiang Listrik, Binjai. Masih saya ingat, ibu hanya menjenguk saya sekali saja. Dalam kesempatan tersebut, Anton Medan juga sempat mengkritik hukum di negara ini, terutama tentang hukum Indonesia yang mengacu kepada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Menurutnya, Indonesia harus bisa menciptakan buku hukum sendiri seperti hukum korupsi. Karena KUHP tersebut adalah buku hukum Belanda, jadi janganlah kita samakan hukum Belanda dengan hukum Indonesia. Karena kalau acuannya KUHP, kasihan para pelaku kejahatan. Contohnya, pencuri ayam dengan pencuri

uang milliaran rupiah sama hukumannya. "itu tidak bisa disalahkan penyidik polisi maupun jaksa karena berdasarkan KUHP pasalnya sama dan hukumannyapun sama," ucapnya. Usai memberikan pengarahan kepada para tahanan di Mapolresta Medan, Anton langsung bergegas pergi dan menyampaikan kata terakhir kepada seluruh tahanan agar tetap tegar menjalani hidup di dalam penjara. “Jangan putus asa. Dekatkan diri kepada tuhan,” pesan Anton Medan kepada para tahanan Polresta Medan. (HER)

Anton Medan


Kamis

HUKUM & KRIMINAL

17 Maret 2011

Tiga Dekan Bersaksi dalam Sidang Helmi Nasution

Kopertis Belum Perpanjang Izin UISU Almunawarah Medan-andalas Sidang perkara Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dengan terdakwa Helmi Nasution kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin. Kali ini mendengarkan keterangan saksi tiga Dekan UISU Jalan SM Raja Medan, yaitu Dekan FISIP Prof Effendy Barus, Dekan Fakultas Sastra Dra Hj Siti Zulfa MSi, dan Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Zulkarnain. Menjawab pertanyaan Majelis Hakim diketuai Sugiyanto SH, ketiga saksi pada pokoknya mengatakan dalam kemelut yang berkepanjangan di tubuh Yayasan UISU, kampus Al Munawarah Jalan SM Raja Medan tetap melakukan proses belajar dan mengajar, termasuk penerimaan mahasiswa baru dan wisuda sarjana. Saksi Prof Effendy Barus, yang mengaku tenaga akademik Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut Dpk UISU sejak tahun 2007, menjelaskan mengetahui bahwa izin operasional UISU Jalan SM Raja Medan masih dalam permohonan izin perpanjangan. “Permohonan perpajangan izin opersional telah disampaikan ke Kopertis Wilayah I yang dilengkapi dengan persyaratannya yang telah ditentukan, namun sampai saat ini perpanjangan izin opersional tersebut belum dikeluarkan Kopertis,” kata Effendy Barus. Menurut saksi, awalnya yang berwenang mengeluarkan izin operasional adalah Dirjen Dikti, tapi belakangan ini kewenangan itu dilim-

pahkan kepada Kopertis. Sehingga saksi mengaku heran, kenapa UISU Jl SM Raja yang yang berakhir izin operasionalnya pada tahun 2010, masih tetap menerima mahasiswa baru. Saksi lainnya, Siti Zulfah yang dosen Kopertis Dpk UISU menyatakan hal senada. “Sampai saat ini pihak UISU Jalan SM Raja Medan tetap melaksanakan proses belajar dan mengajar walau sudah berakhir izin operasionalnya. Bahkan setiap tahun akademi mereka masih menerima mahasiswa baru bahkan juga melaksanakan wisuda,” tambahnya. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi yang belum hadir di persidangan, majelis hakim mengundurkan sidang sampai Selasa mendatang. Sebelumnya, Helmi Nasution didakwa telah melakukan, menyuruh melakukan atau ikut melakukan perbuatan selaku penyelenggara satuan pendidikan yang didirikan tanpa izin pemerintah. Atas perbuatannya itu, Helmi Nasution diancam melanggar pasal 71 UU RI No.20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional yo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) disebutkan, terdakwa Helmi Nasution telah menggunakan fasilitas Yayasan UISU menyelenggarakan pendidikan, dengan menerima mahasiswa baru dan menyelenggarakan perkuliahan pada sembilan program pendidikan strata 1 dan 1 program pasca sarjana, tanpa hak. (HAM)

Satria Tewas Tabrak Truk Tangki

Korban lakalantas, Satria Sei Rampah-andalas Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) kembali menelan korban. Kali ini menimpa, Jahirya Satria (15), siswa kelas III Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Wasliyah Simpang Bedagai Sei Rampah, warga Gang Semut, Dusun XV, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai. Ia tewas setelah menabrak truk BK 9639 CB muatan CPO BK 9639 CB, Rabu (16/3) sekira pukul 11.30 WIB, di Jalinsum Medan -Tebing Tinggi KM 6566 Dusun I Desa Sei Bamban, Sergai. Informasi dihimpun dilokasi kejadian menyebutkan, sebe-

lum tewas, korban yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Shogun BK 5698 MK, pulang dari ujian sekolah hendak menuju rumahnya. Namun, begitu tiba di TKP, korban yang mencoba mendahului sebuah kendaraan didepannya, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk tangki yang di kemudikan Iswadi (35) warga Dusun V, Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar. Diduga hilang keseimbangan, korban langsung menabrak truk, hingga tubuhnya terlempar, kemudian tergilas roda truk dan mengalami luka mengenaskan dibagian kepala. Petugas kepolisian yang mengetahui, langsung mengevakuasi korban ke RSU Melati Desa Pon. Terpisah, salah seorang saksi mata, mengaku bernama Ewin (23) mengatakan, melihat kejadian yang menewaskan pelajar MTs tersebut. “Korban mengendarai sepeda motornya ugal-ugalan. Trus dia motong kendaraan didepannya dan langsung nabrak truk, terangnya saat memperbaiki sepeda motornya yang tidak jauh dari lokasi kejadian tersebut. (RYAD)

Suzuki Shogun korban hancur

harian andalas | Hal.

Kantor PDAM Tirta Wampu Dibobol Pencuri Stabat-andalas Kantor direksi PDAM Trita Wampu Jalan KH Wahid Hasyim No 1, Stabat, Rabu (16/3) dibobol pencuri. Sebuah brankas yang terletak di ruang kasir (bendahara pemegang kas) nyaris jadi sasaran pelaku. Informasi diperoleh, sebelum sampai ke tempat dimana brankas disimpan, pelaku terlebih dahulu masuk setelah merusak jerjak jendela. Percobaan kasus pencurian itu diketahui pertama kali oleh penjaga malam, Dariono, sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan dan para pegawai. Setelah menerima laporan itu, Direktur PDAM Tirta Wampu, Jufrizal SE langsung melaporkan kejadian itu Polres Langkat. Sejumlah personel Satreskrim Polres L angkat yang menerima laporan kejadian itu dipimpin langsung Kasatreskrim, AKP Dony Alexander SiK turun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Petugas dan pegawai PDAM Tirta Wampu yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan barangbarang yang hilang termasuk isi

andalas/budi zulkifli

K ASUS PENCURIAN - Salah seorang petugas identifikasi Satreskrim Polres Langkat Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di TKP. brankas juga masih utuh. Penjaga malam, Dariono (36) ketika ditanya mengaku pada sekitar jam 01.00 WIB dini hari masih sempat melakukan pengawasan,

namun tidak melihat ada ‘keganjilan’ di kantor tersebut. Namun, begitu dilihatnya lagi 4 jam kemudian, betapa terkejutnya dia ketika dilihatnya jerjak jendela

5

di ruangan kasir sudah rusak. “Karena itu, seketika itu juga langsung saya laporkan kepada pimpinan,” ujarnya. Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Wampu Jufrizal SE saat ditanya menegaskan tidak ada kerugian yang timbul selain jerjak dan gembok yang telah dirusak, karena para pencuri itu tidak sempat untuk membuka kunci brandkas. “Kebetulan kunci brankas itu kan ada dua. Yang satu sudah dirusaknya, namun yang satu lagi tidak bisa. Mungkin karena itu mereka pun kemudian ‘cabut’ dan tidak jadi membobol brannkas itu. Namun, seandainya berhasil, uang sejumlah Rp14 juta pasti lenyap dibawa para pencuri itu. Untuk sementara, beberapa orang pegawai (orang dalam) patut dicurigai sebagai pelakunya. Hal yang sama dikatakan oleh Kasatreskrim Polres Langkat, AKP Doni Alexander. Menurutnya, pelakunya diduga lebih dari satu orang. Selain itu, ada kemungkinan ‘orang dalam’ juga ikut terlibat. Untuk itu akan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Untuk sementara kami hanya melakukan identifikasi (olah TKP) dan mengumpulkan keterangan dari beberapa orang pegawai,” ujarnya. (BD)

Syamsul Yakin Hakim Berikan Keadilan Jakarta-andalas Mantan Bupati Langkat, H Syamsul Arifin SE menyatakan tidak mengajukan eksepsi (tanggapan) terhadap dakwaan Tim Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan dalam sidang pertama Peradilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), mengingat pentingnya prinsip peradilan sederhana, cepat dan hemat biaya. Menurutnya, eksepsi hanya memperlambat persidangan belaka, padahal semakin lama persidangan maka akan semakin “ternyata” (menderita) ia di dalam tahanan. Hal itu dikemukakannya usai pembacaan dakwaan dan setelah berunding dengan tim penasehat hukumnya, menjawab pertanyaan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara dugaan korupsi yang dituduhkan kepadanya, dalam sidang pertama di Peradilan Tipikor Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan, kemarin. Ia mengharapkan persidangan dapat berjalan cepat untuk mencari keadilan yang seadil-adilnya. Menyahuti pernyataan Ketua Majelis apakah ada lagi yang akan disampaikan sebelum sidang yang ditunda sampai Senin (21/3) depan itu ditutup, Syamsul juga mengatakan, ia merasa bangga dapat dihadapkan di depan peradilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sebagai seorang

anak penjual kueh yang bisa menjadi anggota DPRD selama 8 delapan tahun, menjadi Bupati (Langkat) selama 8 tahun dan kemudian menjadi Gubernur (Sumatera Utara) hampir tiga tahun (sampai saat itu). Karena itu ia yakin di peradilan ini yang dikedepakankan adalah keadilan. “Saya yakin Majelis Hakim yang saya lihat dari wajah-wajah bapak-bapak hakim yang terhormat di depan ini, akan dapat memberikan keadilan kepada saya,” katanya dalam sidang pertama kasus tersebut dengan Majelis Hakim dipimpin Tjokorda Suamba SH dengan anggota Supriyadi SH, Dudu Iswara SH, Anwar SH dan Ugo SH. Dengan suara agak terbata, Syamsul Arifin mengungkapkan bahwa ada yang menganggap perkara yang menimpanya ini mengandung hal-hal politis. Konon, target orang yang memaintakan kepentingan politis ini, ia hanya selama 6 bulan menjadi

Orok dan Bayi Laki-laki dalam Plastik Medan-andalas Dua mayat berjenis kelamin lakilaki ditemukan warga dari dua tempat berbeda. Untuk kepentingan penyelidikan, kedua mayat tersebut di bawa petugas ke rumah sakit. Penemuan mayat yang berupa orok laki-laki ditemukan warga Jalan Flamboyan Raya Medan, Rabu (16/ 3) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, heboh dengan ditemukan sesosok orok berjenis kelamin laki-laki yang terbungkus plastik. Kemudian penemuan tersebut dilaporkan warga ke Polsek Deli Tua. Kejadiannya berawal, seorang ibu rumah tangga yang saat itu hendak pergi berjualan terkejut melihat ada bungkusan plastik yang mencurigakan berada dipinggir jalan. Kemudian sang ibu tadi melaporkannya kepada suaminya bernama Priyanto (31) warga Jalan Flamboyan Raya Medan. Mendapat pengaduan tersebut, Prioyanto langsung mendatanginya dan melakukan pengecekan. Saat dilihat ternyata sesosok orok lakilaki yang masih ada tali pusarnya diduga baru melahirkan dan dibuang. Setelah itu, Priyanto menghubungi warga lainnya dan melan-

jutkannya ke Polsekta Deli Tua. Petugas yang mendapat laporan tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan. sekarang ini kasusnya telah ditangani Pihak Polsek Deli Tua dan masih melakukan pencarian terhadap ibu orok tersebut yang tega membuangnya dipinggir jalan. Untuk melengkapi data visum Jenazah bayi laki-laki tersebut dibawa ke RSPUH Adam Malik. Sementara itu Kasubbag Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan pihak Polsek Deli Tua menelpon untuk meminta ambulance mengangkat bayi tersebut ke RSPUH Adam Malik. Ditempat terpisah, di Pasar Rame sekira pukul 16.00 Wib mendadak heboh. Pasalnya, seorang warga menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam tong sampah Pasar Rame Medan dengan berbungkus tas berwarna pink dan penemuan ini langsung dilaporkan kepada pihak Polsek Medan Area. (YN/STP)

gubernur lalu masuk penjara, tetapi akhirnya sapai juga hampir tiga tahun. Karena itulah, ia bangga bisa dihadapkan dalam sidang Tipikor, karena dalam sidang inilah akan dapat dicari keadilan yang sebenarnya apakah ia bersalah atau tidak. Sebelumnya, Syamsul juga sempat meminta maaf kepada Majelis Hakim dan Tim Penuntut Umum sekiranya merasa sidang tersebut terganggu karena ia yang mengenakan sepatu kets itu tidak memakai kaus kaki. Ia mengungkapkan, tadinya sempat ditegur oleh penasehat hukum karena tidak memakai kaus kaki tersebut. Hal itu bukan karena kesengajaan untuk melecehkan pihak lain tetapi karena memang begitulah dirinya dengan segala apa adanya. “Saya mohon maaf sekiranya Bapak-bapak Majelis Hakim dan Penasehat Hukum merasa sidang ini terganggu, karena saya tiak memakai kus kaki. Saya sama sekali tidak bermaksud lain, tetapi memang beginilah adanya saya, sejak dahulu. Dahulu saya juga pernah ditegur oleh Menteri Agama (H Surya Dharma Ali) karena tidak memakai kus kaki,” tuturnya yang disambut Majelis Haki dan Tim Penuntut Umum dengan anggukan. Syamsul menutup ungkapannya

dengan salam billahi taufiq wal hidayah, assalamu alaikum warah matullahi wabarakatuh, yang disambut jawaban salam dan tepuk tangan para pegunjung sidang. Dalam sidang perkara ini H Syamsul Arifin SE didampingi Tim Penasihat Hukum Rudi Alfonso SH, Abdul Hakim Siagian SH MHum, Syamsul Huda SH dan lain-lain. Pada sidang pertama tersebut Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Kourpsi (KPK) Chatarina Muliana SH SE MH, Muhibuddin SH MH, Risma Ansyari SH dan Afni Carolina SH MH mendakwa H Syamsul Arifin SE semasa menjabat Bupati Langkat selama kurun waktu 2000–2007 baik secara sendirisendiri ataupun secara bersamasama dengan Buyung Ritonga (yang berkas perkaranya diajukan secara terpisah) dan bersama-sama pula dengan Surya Djahisa, Aswan Sufri dan Taufik melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan melawan hukum. Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sehingga merugikan keuangan negara cq Pemerintah Kabupaten Langkat sebesar Rp98.716.765.154 berupa penggunaan dana kas daerah Kabupaten Langkat yang tidak dianggarkan dalam APBD dan APBD-P. (UJ)

Jeremias Dituntut 5 Tahun Penjara Medan-andalas Jeremias Sinaga terdakwa perkara dugaan korupsi Pembangunan Gedung Politeknik Kesehatan (Poltekes) Medan, dituntut penjara selama 5 Tahun serta diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider kurungan selama 6 Bulan. Amar tuntutan yang dibacakan JPU Dormian SH, dalam sidang lanjutan yang digelar di PN Medan, Rabu (16/3), dihadapan majelis hakim diketuai Suthartanto SH, dihadiri terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Julheri Sinaga. JPU berpendapat bahwa dalam kegiatan pembangunan gedung Poltekes Medan, terdakwa yang menjabat sebagai pengawas teknis proyek dari dinas Tarukim Medan. Terdakwa dengan sengaja memperkaya diri sendiri atau orang lain hingga merugikan keuangan negara Rp9,3 miliar. "Terdakwa terbukti melanggar pasal3 ayat (1) jo pasal 18 UndangUndang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 jo pasal 65 ayat 1 KUHPidana," seru JPU. Hal yang memberatkan terdakwa, terang JPU, bahwa perbuatan terdakwa telah merugikan keuangan negara dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak korupsi. Selain itu, juga terdakwa dalam persidangan tidak memberikan keterangan yang sebenarnya, sehingga

menyulitkan jalannya persidangan. Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan hingga Senin mendatang (21/3), dengan agenda mendengarkan pembelaan dari terdakwa. Seperti diketahui, dalam dakwaan penuntut umum, terdakwa selaku Pembina Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara bersama Koesman Wisoehoediono, Yong Aye Nehe dan Ir Daulat Tampubolon dengan sengaja membuat berita cara pemeriksaan kemajuan pekerjaan 75.13 persen pada 12 Desember 2007 tersebut sudah selesai selama 100 persen dengan ketentuan PT Care Indonusa hanya perlu menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan sebesar Rp 5 persen dengan biaya setara Rp 468.652. 050 yang dapat dibayarkan setelah berakhirnya masa pemeliharaan dan pekerjaan tersebut secara sah telah diserahterimakan saksi Yong Aye Nehe kepada pihak pengguna barang / jasa yakni Poltekkes Medan. Selanjutnya pada 31 Desember 2007 saksi koesman selaku pejabat pembuat komitmen dengan saksi yong aye nehe selaku penyedia barang/jasa melakukan serah terima pekerjaan tahap pertama yang tertuang dalam berita acar serah terima pekerjaan tahap pertama yang disetujui Ir Daulat Tampubolon selaku konsultan pengawas yang diketahui oleh Jeremias Sinaga Kaubdis tata bangunan dan lingkungan Dinas Tarukim Poltekkes Medan 14 Desember 2007. (FEL)


Kamis 17 Maret 2011

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

RAGAM

harian andalas | Hal.

6

Sumut Rampungkan 15 Judul Buku Muatan Lokal

Hub. 0813 7040 9999

Medan-andalas Dinas Pendidikan Sumatra Utara telah merampungkan penyusunan 15 judul buku berisi materi muatan lokal dari 45 judul yang direncanakan yang akan dipergunakan siswa SD hingga SMA di daerah itu. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful Syafri di Medan, Rabu (16/3) mengatakan, penerbitan buku muatan lokal itu bertujuan agar siswa SD sampai SMA mengenal dan memahami keadaan sosial, budaya, sejarah, geografis di lingkungan terdekat siswa. Untuk mewujudkan penulisan

buku muatan lokal tersebut, pihaknya mengundang para penulis, akademisi, tim perekayasa kurikulum dan narasumber yang memahami tentang sosial, budaya, sejarah dan geografis untuk menyusunnya. "Penulisan buku muatan lokal tersebut akan dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap penyusunan draf, kajian ilmiah, pembahasan, editing hingga pencetakan. Dari 45 judul yang kita rencanakan, sebanyak 15 judul sudah rampung disusun," katanya. Ia mengatakan, guna pengembangan kurikulum muatan lokal di Sumut, pihaknya juga telah melakukan berbagai sosialisasi dan rekrutmen bagi penulis yang berpotensi dimasa yang akan datang. Sekretaris Disdik Sumut Eduard Sinaga mengatakan, buku muatan lokal tersebut diharapkan

mampu membangkitkan bisnis penerbitan dan juga menggairahkan para penulis lokal. "Jumlah tim pembuat buku tersebut sebanyak 33 orang yang berasal dari USU, Unimed, UMSU, IAIN, USI, pers, Polda, Ekosistem Danau Toba, dan Museum Sumut. Prosesnya tidak mudah karena hingga kini masih menerima masukan-masukan dari beberapa penulis," katanya. Sebelumnya sejarahwan Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr Ichwan Azhari mengatakan, Disdik Sumut beserta tim perumus dari kalangan akademisi dan sejarawan telah menggelar pertemuan membahas materi-materi bahan ajar yang akan dimasukkan dalam buku pelajaran muatan lokal. Berbagai materi muatan lokal tersebut ada yang akan dijadikan sebagai suplemen dalam buku-

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

buku pelajaran nasional dan ada juga dalam buku muatan lokal yang berdiri sendiri. Buku muatan lokal yang menjadi suplemen dalam pelajaran nasional yakni riwayat hidup dan perjuangan tujuh pahlawan nasional asal Sumut, sejarah kesultanan dan budaya etnik-etnik di Sumut, penyebaran dan pengaruh Islam, Kristen dan Hindu-Budha di Sumut, seni budaya Sumut, sosiologi-ekonomi dan ekosistem Danau Toba. Sedangkan buku muatan lokal yang berdiri sendiri yakni Situssitus Sejarah di Sumut, Tertib Berlalu Lintas, Budi Pekerti Berbasis Budaya, Budi Pekerti Berbasis Agama, Matematika dan IPA Berbasis Budaya Lokal serta ditambah dengan buku pengembangan diri untuk SD, SMP dan SMA yaitu Lingkungan Sekolah Sehat dan Wisata. (RIL/ANT)


Kamis 17 Maret 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 17 Maret 2011

harian andalas | Hal.

8

Liga Champions

Chicharito Antar “ Red Devils” ke Perempatfinal Manchester-andalas

Manchester United melaju ke perempatfinal Liga Champions usai mengalahkan Marseille 2-1 di leg kedua babak 16 besar. Seluruh gol "Setan Merah" diborong oleh Javier Hernandez.

Penyerang Chicago Bulls Derrick Rose berusaha mengendalikan bola yang berusaha dihadangi pemain bertahan Washington Wizards Kevin Seraphin (kanan). ist

Bulls Lanjutkan Tren Positif Chicago-andalas Chicago Bulls kembali meraih hasil positif di kompetisi Basket NBA. Bertanding di United Center, Bulls menumbangkan Washington Wizards. Pertandingan tersebut berjalan dengan ketat sejak kuarter pertama. Akhirnya, Bulls menang dengan skor telak 98-79, serta menjadikan kemenangan tujuh kali secara berturutan pada musim ini. Seperti informasi yang dihimpun, Rabu (16/3), Bulls tidak lepas dari peran besar Derrick Rose. Sang bintang muda mengumumlkan 23 poin, sekaligus mencatatkan diri sebagai pencetak skor terbanyak. Punggawa Bulls lainnya Luol Deng ikut, menjadi salah satu pengumpul poin terbanyak tim berlogo Banteng Merah tersebut dengan mengumpulkan 20 poin. Keith Bogans menambah dengan torehan 17 poin. Dari kubu Wizards, Jordan HASIL PERTANDINGAN LAINNYA: Crawford tampil cukup apik. Pemain debutan tim tamu ini menNew York 117 cetak 27 poin dalam laga ini. Indiana 119 Sementara itu, JaVale McGee Milwaukee 85 turut membantu dengan menyumAtlanta 110 bang 11 poin dan 12 rebounds. (OKZ)

MU menghadapi Marseille di Old Trafford, Rabu (16/3) dinihari WIB di leg kedua 16 besar. Di pertandingan pertama, kedua tim bermain imbang 0-0. Tuan rumah membuka skor menit keempat melalui Javier Hernandez. Pemain asal Meksiko itu menambah pundi golnya di menit ke-74. Sembilan menit menuju peluit akhir, harapan Marseille sempat terbit ketika Wes Brown melakukan gol bunuh diri. Namun hingga peluit panjang, skor tetap 2-1 untuk The Red Devils. Jalannya Pertandingan Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menampilkan Nani sebagai starter dalam laga ini. Di barisan belakang, Setan Merah tak diperkuat oleh bek andalan mereka Nemanja Vidic karena cedera. Tak butuh waktu lama bagi Manchester United untuk menjebol gawang Marseille. Javier Hernandez membawa MU memimpin 1-0 di menit keempat. Gol ini diawali dari umpan Ryan Giggs dari sisi kiri ke arah kotak penalti. Bola diterima Wayne Rooney. Selanjutnya pemain Inggris itu mengper lagi ke kanan ke arah Hernandez. Tanpa mendapatkan kawalan berarti, Chicarito menjebol gawang Marseille. Menit kesepuluh, Andre Pierre Gignac yang menerima umpan dari Andre Ayew, berhasil menembus pertahanan MU. Namun sepakan Gignac masih melambung dari sasaran. Peluang didapatkan MU menit ke-22. Umpan Rooney disundul

Javier Hernandez, namun masih terlalu pelan dan bisa ditangkap oleh Steve Mandanda. Semenit berselang serbuang MU kembali datang. Kesalahan Mandanda dalam menendang bola membuat si kulit bundar justru mengarah ke Nani. Selanjutnya Nani mengoper pada Rooney yang menerobos ke kotak penalti. Rooney melepas umpan ke tengah kotak penalti, namun bola dibuang pemain Marseille. Kans bagi tim tamu hadir menit ke-35. Menerima umpan dari sisi kiri, Souleymane Diawarra menanduk bola. Edwin van der Sar sudah mati langkah, namun tandukan Diawarra masih menyamping. Benoit Cheyrou! Menit ke-38 pemain Marseille bernomor punggung tujuh ini melepas tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Van der Sar. Semenit berselang giliran Rooney yang menerobos kotak penalti Marseille. Dari sisi kiri, pemain Inggris itu berhasil masuk ke kotak terlarang dan melepas tembakan yang masih bisa dihentikan Mandanda. Anak buah Didier Deschamps kembali memiliki peluang tiga menit menuju jeda. Umpan silang Gignac dari kanan dihalau oleh Chris Smalling. Bola justru mengarah ke Loic Remy yang langsung menendang ke arah gawang MU. Namun usaha striker Marseille itu masih melambung. Setelahnya, usaha Smalling masih gagal. Tandukannya menyambut sepak pojok masih

melintas di atas gawang wakil Prancis. Marseille mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Peluang bagi Setan Merah hadir menit ke-54. Umpan lambung Rooney mengarah ke Giggs yang berlari ke kotak penalti. Namun Mandanda lebih dahulu menangkap bola. Menit ke-73 umpan dari Remy diterima Cheyrou yang ada di

Dramatis, Inter Melaju ke Delapan Besar Munich-andalas Inter Milan secara dramatis memastikan lolos ke babak perempatfinal Liga Champions. Sempat saling susul keunggulan, Nerazzuri menundukkan Bayern Munich dengan skor 3-2. Dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Arena, Rabu (16/ 3) dinihari WIB, Inter lebih dulu unggul melalui Samuel Eto'o di menit empat. Namun

saat turun minum mereka tertinggal 2-1 menyusul gol balasan yang dibuat Mario Gomez di menit 21 dan Thomas Muller 10 menit berselang. Inter ternyata tak pantang menyerah meski dalam posisi tertinggal. Gol Wesyley Sneijder yang mengubah skor menjadi 2-2 di menit 63 menghidupkan kembali harapan Inter untuk lolos. Dan hanya dua menit sebelum

waktu normal berakhir Goran Pandev kembali menjebol gawang FC Hollywood untuk memberi Inter kemenangan 3-2. Hasil ini membuat kedua tim memiliki agregat sama 3-3, setelah pada leg pertama Bayern menang 1-0. Namun tiket ke babak perempatfinal berhak jadi milik anak didik Leonardo karena mereka unggul dalam produktivitas gol tandang. (DTC)

Messi Tolak Disebut Pemain Terbaik Barcelona-andalas Aksi Lionel Messi dalam mengolah si kulit bundar memang tak perlu diragukan. Bahkan saking piawainya, winger Barcelona ini disebut-sebut sebagai salah satu calon pemain terbaik dunia sepanjang sejarah. Sejak mengawali karir profesionalnya bersama Barca pada 2004 lalu, Messi memang sukses menyihir publik dunia dengan aksi menawan yang kerap dipertontonkannya baik itu dalam melewati hadangan lawan, maupun saat membobol gawang. Tak ayal, skill istimewa yang dimiliki bocah 23 tahun ini kerap memberikan berkah buat El Barca, terutama dalam mendulang prestasi. Beberapa waktu lalu, pelatih Timnas Argentina Sergio Baptista yang mendapat kesempatan membesut Messi di timnas, mengaku sangat bersyukur memiliki seorang pemain sepertinya. Batista bahkan tak sungkan menyebut Messi sebagai salah satu pemain terbaik dunia sepanjang sejarah, setara dengan beberapa legenda seperti Pele dan seniornya, Maradona. Menyikapi hal tersebut, Messi enggan jumawa dan memilih merendah. Winger kidal ini menyebut dirinya belum pantas disebut sebagai pemain terbaik dunia sepanjang sejarah, karena masih terlalu muda dan belum mencicipi berbagaia sukses seperti para pendahulunya tersebut. “Saya masih sangat muda, dan saya masih punya karier membentang di hadapan saya. Mungkin, setelah nanti saya pensiun, kita bisa membicarakan hal ini,” ujarnya, Rabu (16/3). Lebih lanjut, Messi juga mengakui bila berkah yang dimilikinya tersebut akan sia-sia bila dia tidak mendapatkan seorang mentor yang tepat. Untuk itu, dia pun memberikan apresiasi khusus kepada orang-orang yang telah memoles bakatnya, beberapa diantaranya adalah Frank Rijkaard dan pelatihnya saat ini Pep Guardiola. “Saya sangat beruntung bisa dilatih oleh peracik taktik yang sangat hebat. Frank Rijkaard memberikan saya kesempatan memainkan debut dan membantu saya memenuhi impian,” sambung Messi. “Pep (Guardiola) memberikan saya banyak hal dan membuat permainan saya berkembang. Bagi saya, dia adalah pelatih terbaik di dunia dan dia menunjukkan hal itu setiap hari,” tandasnya. (OKZ)

kotak penalti. Sepakan Cheyrou masih bisa diantisipasi Van der Sar. Gol! MU unggul 2-0 di menit ke-74, kembali Javier Hernandez sebagai pencetak gol-nya. Berawal dari umpan Antonio Valencia kepada Ryan Giggs, dari sisi kanan kemudian Giggs mengirim umpan ke kotak penalti. Bola diterima Chicarito dan pemain Meksiko itu berhasil

mencetak gol keduanya di laga ini. Marseille berhasil memangkas ketinggalan menjadi 1-2 sembilan menit menuju bubaran. Berawal dari sepak pojok, bola yang coba disambut Gabriel Heinze mengenai badan Wesley Brown. Bola memang berhasil dihalau Paul Scholes, namun si kulit bundar telah melewati garis gawang terlebih dahulu. (DTC)

Sharapova Melangkah ke Delapan Besar Indian Wells-andalas Si cantik Maria Sharapova melengkapi jatah delapan besar WTA Indian Wells Masters. Tiket diraih setelah menyingkirkan Dinara Safina 6-2 6-0. Permainan tanpa cela diperlihatkan Sharapova sejak awal pertandingan. Petenis unggulan 16 ini, hanya membuat 15 kali unforced errors dalam pertandingan kali ini. Hasilnya, Sharapova hanya membutuhkan waktu 61 menit untuk meraih kemenangan. "Sangat disayangkan saya tidak menutup game pertama dengan cepat. Namun setelah itu, saya mulai menaikan tempo permainan. Saya lebih sering menekannya, sehingga memaksanya bermain bertahan," kata Sharapova selepas pertandingan. "Ini adalah turnamen pertama Safina, yang berusaha menemukan permainan terbaiknya. Tentu, ini sangat berbahaya, karena meraih kepercayaan diri merupakan sebuah hal yang sangat besar," lanjut petenis asal Rusia itu, Rabu (16/3). Di babak delapan besar, Sharapova akan bertemu dengan Peng Shuai. Petenis asal China tersebut, juga berhasil meraih tiket ke babak delapan besar, setelah menumbangkan Nadia Petrova lewat pertarungan tiga game a 64 5-7 6-3. (OKZ)

Jelang MotoGP

Honda Siap Bantu Elias Losail-andalas Toni Elias belum mampu menunjukkan penampilan impresif selama tes pramusim MotoGP. Honda pun siap membantu pembalapnya tersebut untuk memperbaiki performanya. Elias tak pernah masuk peringkat sepuluh besar di semua tes pramusim. Dia tertinggal jauh dari pembalap-pembalap Honda lainnya. Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Marco Simoncelli pernah mencatat waktu terbaik, sementara Andrea Dovizioso dan Hiroshi Aoyama juga cukup konsisten masuk peringkat sepuluh besar. Honda tak tinggal diam melihat kondisi Elias. Mereka siap membantu pembalap LCR Honda tersebut. "Tentu kami tahu bahwa Toni adalah pembalap yang cepat. Dia sudah membuktikannya dengan memenangi seri MotoGP di tahun 2006 dan juga menjadi juara Moto2 tahun lalu. Tak ada keraguan soal bakatnya," ungkap Wakil Presiden Eksekutif Honda, Shuhei Nakamoto, di situs resmi MotoGP. "Dia punya gaya membalap yang khusus, dan kami mencoba untuk membantunya mendapatkan traksi dan temperatur yang lebih baik dengan ban belakang," lanjut Nakamoto. "Dalam tes di Qatar dia menggunakan sasis yang sudah dimodifikasi dan kami berharap itu akan membantunya menemukan feeling yang bagus," tandasnya.(DTC)

Hasil lengkap pertandingan lainnya: Yanina Wickmayer (Belgium) kalahkan 25-Dominika Cibulkova (Slovakia) 7-5 7-5 1 Caroline Wozniacki (Denmark) kalahkan 22-Alisa Kleybanova (Russia) 2-6 6-3 6-1 10-Shahar Peer (Israel) kalahkan 5-Francesca Schiavone (Italy) 6-4 3-6 7-6(3) 8-Victoria Azarenka (Belarus) kalahkan 9-Agnieszka Radwanska (Poland) 4-6 6-3 7-6(3) 15-Marion Bartoli (France) kalahkan 2-Kim Clijsters (Belgium) 3-6 3-1 (Clijsters mundur) 19-Ana Ivanovic (Serbia) kalahkan 6-Jelena Jankovic (Serbia) 6-4 6-2


Kamis

OLAHRAGA

17 Maret 2011

Liga Champions Asia 2011

Janu: Arema Kalah Segalanya MALANG-andalas Kekalahan 4-0 Arema FC di kandang sendiri, Rabu (16/3) diterima dengan lapang dada oleh pelatih Arema FC Miroslav Janu. Dengan gentle ia mengakui Arema kalah segalanya saat meladeni kualitas Jeonbuk Hyundai Motors di Stadion Kanjuruhan. “Semula saya tahu Arema masih kalah kelas dibanding tim Korea Selatan atau Jepang. Di lapangan Jeonbuk bermain sangat efektif. Kita yang terus menyerang malah tidak menghasilkan apa-apa,” kata Miro seusai laga. Ia menilai timnya cepat frustrasi menghadapi kokohnya pertahanan lawan. Di babak pertama, pelatih asal Republik Ceska ini menilai timnya bermain normal walau memiliki kelemahan yang besar yakni finishing. Seandainya Arema bisa mencetak gol pada babak pertama, Miro yakin situasinya akan lain. Namun gol yang ditunggu tak pernah datang. Pada babak kedua, ia mencoba menurunkan Noh Alam Shah dengan maksud menambah daya gedor timnya. Sayang upaya tersebut ternyata tak membawa hasil dan bahkan tembakan di gawang pada babak kedua sangat minim karena sibuk meladeni serangan Jeonbuk. Terkait faktor gaji yang membuat pemain berniat mogok sehari sebelum laga, Miro enggan berkomentar. Yang pasti ia tidak mau menjadikan persoalan itu sebagai kambing hitam kekalahan timnya. “Lawan memang bukan kelas kita, itu saja,” kata Miro. Sementara itu, pelatih Jeonbuk Hyundai Motors Choi Kang Lee mengatakan sempat khawatir di babak pertama melihat gelombang serangan Arema. Bahkan hingga satu gol tercipta, ia belum yakin bisa mengatasi tuan rumah dengan mudah sore itu. Soal kekuatan Arema, berdasar pangamatan Lee, hanya berbahaya di babak pertama dan sempat membahayakan gawang timnya. “Tapi kemudian mereka menurun dan tidak bisa memperbaiki permainan lagi. Menurunnya permainan Arema menjadi lebih mudah bagi kami,” tandasnya. Jeonbuk sendiri kini berada di posisi puncak Grup G dengan poin sempurna. Di pertandingan sebelumnya anak asuh Choi Kang Lee berhasil menjinakkan Shandong Luneng dengan skor tipis 1-0. Jeonbuk sendiri berambisi mengulangi sukses besar 2006 lalu dengan mengangkat trofi. (OKZ)

Kejurnas Motorprix Region I Sumatera Serie I

Yamaha Sapu Bersih Gelar Medan-andalas Yamaha sukses menancapkan kukunya di lintasan balapan. Hasil teranyar yang semakin mempertegas dominasi pabrikan sepedamotor berlambang garpu tala itu diraih pada perhelatan Kejurnas Motorprix Region I Sumatera Serie I yang berlangsung di Sirkuit Padang Panjang Manna Bengkulu, 5-6 Maret 2011, kemarin. Dari tujuh kelas terbuka yang dipertandingkan, tim-tim Yamaha berhasil menempati podium teratas dengan mengalahkan rival-rival mereka yang terdiri dari beragam merek sepedamotor. Di kelas bergengsi Bebek 4T 125cc TU Seeded (MP1), Firman Farera yang membawa bendera YMH FDR BRT Fed Oil AHRS Tan’s berhasil menjadi yang tercepat. Racer Sumut ini ditempel ketat oleh Tedy Permana asal Sumsel yang berbendera Yamaha Yamalube Muzakir Ninos. Di kelas Bebek 4T 110 cc TU Seeded, Yamaha juga masih unggul dengan menempatkan Deri Irfandi dari Yamaha BAF IRC Eka Putra Kencana Sumut di podium puncak. Dominasi Yamaha dan Sumatera Utara semakin dipertegas setelah racer masa depan Sumut, M Irvansyah Putra berhasil mengibarkan bendera Team Yamaha Alfa Scorpii 3DI Medan di podium teratas. Hebatnya lagi, M Irvansyah Putra sukses menjadi yang tercepat di dua kelas sekaligus, uakni Bebek 4T 125cc Standart (MP5) dan Bebek 4T 110 cc Standart (MP6). Di kelas Bebek 4T 110 cc TU Pemula (MP4) dan Bebek 4T 125 cc TU Pemula (MP3), dominasi Yamaha masih belum tergoyahkan. Pasalnya, racer YMH Mandala Langgeng IMI Lampung, Andres Gunawan, berhasil menguasai dua kelas tersebut. Untuk kelas matic, Yamaha masih tetap menunjukkan keperkasaannya. Wisnu Ahay dari RMS Bengkulu sukses menjadi raja di kelas Matic 130cc Standar Terbuka (MP7). Sukses melakukan aksi sapu bersih ini pun langsung disyukuri oleh manajer Team Yamaha Alfa Scorpii 3DI Medan , Apmansyah Tanjung. Pria yang akrab disapa Mak Etek ini pun mengaku cukup puas setelah M Irvansyah Putra sukses menjadi yang tercepat di dua kelas terbuka. “Persaingannya cukup keras dan ketat. Serie I ini cukup menguras tenaga, namun berkat keyakinan, kami mampu membawa pulang dua gelar sekaligus,” ujar Apmansyah Tanjung ketika ditemui di Gedung Sentral Yamaha Medan, Selasa (15/3) sore. Serie II sendiri rencananya akan digelar di Kota Medan pada 3 April mendatang. Rencananya, Lanud Polonia Medan akan dijadikan pentas bertarungan antara racer-racer tingkat nasional tersebut. Menanggapi hal itu, Apmansyah sudah mewant-wanti timnya untuk terus melakukan persiapan matang agar mampu berbicara banyak di Serie II, yang mana secara tak langsung mereka akan menyandang status tuan ruamh. “Hasil di Bengkulu terus dievaluasi. Kami akan melakukan pembenahan untuk menjadi yang terbaik. Serie II pastinya akan berjalan lebih ketat lagi, karena diperkirakan akan diikuti racerracer asal Aceh, Pekanbaru, maupun Padang ,” tandas Apmansyah, sembari menegaskan Kota Medan sudah menjadi salah satu barometer kompetisi balapan motor di tanah air. (YON)

Medan-andalas Harapan besar kepada Tim Repsol Honda untuk menjadi juara balap MotoGP 2011 yang akan digelar di Sirkuit Losail Qatar akhir pekan ini ditunjukkan sejumlah pembalap andalan Sumut Eko “The Red”, Yogi Hermana, dan Rizky Hamdani yang tergabung dalam tim KitaKita Racing Community. Masing-masing dari mereka ternyata memiliki pembalap idola yang diharapkan akan menjadi juara MotoGP 2011. Eko dan Yogi Hermana misalnya, selain pernah berkesempatan foto bareng Casey Stoner, kedua cowok yang memiliki senyum manis ini sangat mengidolakan Casey. Keyakinan mereka didukung dengan kemampuan pembalap Honda asal Australia ini yang mampu menunjukkan performa impresif, selalu bersaing digaris depan, dan mampu tampil sebagai yang tercepat. “Saya memang ngefans dengan Stoner dan Andrea Dovizioso, senang banget ketika tahu Stoner bergabung ke Tim Honda, jagoannya Honda di MotoGP kan jadi bertambah banyak,”kata pembalap berkuit hitam manis ini, Rabu (16/3) di Medan. Dia mengatakan, pembalap idolanya itu telah banyak menginspirasi pembalap muda di Indonesia.Karena itu dirinya merasa optimis Stoner akan menjadi juara di musim ini.”Stoner harus kerja keras untuk meraih impian menjadi juara pembalap

MotoGP,” ujar Eko. Berbeda dengan Eko, Rizky Hamdani malah ngefans dengan Dani Pedrosa.Rekan Eko ini malah lebih meyakini Dani yang bakal menjadi juara MotoGP. Hal yang menarik, Rizky Hamdani mengaku mem favoritkan Dani Pedrosa karena mempunyai karakter nama yang sama dengan dirinya yakni sama-sama dipanggil ‘Dani’. “Aku bangga punya nama yang sama dengan Dani Pedrosa, mudah-mudahan sih saya bisa mengikuti jejaknya menjadi pembalap MotoGP, punya mimpi kan boleh, yang penting terus semangat dan kerja keras “, ujar Rizky Hamdani terkekeh Sementara, Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV. Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara mengungkapkan, pecinta ajang MotoGP pasti sudah tidak sabar ingin menyaksikan aksi ketiga pembalap andalan Honda ini. Dia menaruh harapan besar kepada Tim Repsol Honda agar meraih prestasi terbaiknya meski semua itu sangat tergantung

Ketiga Pembalap Sumut, Eko, Yogi, dan Rizky berfoto bersama Gunarko Hartoyo selaku Promotion Manager CV Indako Trading Co(kanan) saat Launching Honda CBR di Jakarta.(Andalas/Ist) bagaimana Honda dapat mengarahkan ketiga jagoannya agar bisa ‘Satu Hati’. “Dengan mengandalkan kemampuan ketiga pembalap Honda dalam ajang pacu memacu kuda besi begengsi ini tentunya Tim Repsol Honda sangat berpotensi untuk meraih triple crown yakni sebagai juara dunia rider, the best team, dan the best motorcy-

Pencoretan Cabang Renang Porwil Rugikan Sumsel Palembang-andalas Pencoretan cabang olahraga renang di Pekan Olahraga Wilayah se-Sumatera di Kepulauan Riau sangat merugikan kontingen Sumsel. Cabang olahraga renang andalan KONI Sumsel sehingga pencoretan itu sangat merugikan bagi kontingen daerah ini, kata Wakil Ketua Umum KONI Sumsel Dhennie Zainal di Palembang, Rabu. Menurut dia, hal ini karena cabang olahraga renang Porwil memperebutkan 14 medali emas dan itu peluangnya sangat besar

bagi perenang Sumsel. Mnurutnya, dibatalkannya cabang olahraga itu dipertandingkan di Porwil karena tempat pertandingan atau kolam renang di provinsi itu tidak memenuhi syarat. "Jadi panitia pusat terpaksa membatalkan cabang renang tersebut dipertandingkan pada pekan olahraga se-Sumatera yang sekaligus seleksi atlet PON itu," ujar dia lagi. Dibatalkannya olahraga renang tersebut dipertandingkan di Porwil maka yang diikutsertakan hanya enam cabang. Cabang yang dipertandingkan

di Porwil sekarang hanya atletik, basket, bulutangkis, sepak takraw, catur dan pencaksilat, ujar dia. "Jadi Sumsel agak sulit untuk bisa tampil juara umum karena cabang andalan tidak dipertandingkan lagi," kata dia. Memang, lanjut dia, yang sering juara umum Porwil Provinsi Sumsel dan Sumatera Utara, namun berhubung cabang andalan tidak dipertandingkan sehingga sulit tampil sebagai juara umum. ”Sumsel hanya mengandalkan cabang renang sementara Sumatera Utara unggul di cabang atletik,” tambah dia. (ANT)

Chris John Usung Mitra Tanding ke Bali Semarang-andalas Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, mengusung mitra tandingnya dari Australia ke Bali untuk persiapan lanjutan melawan penantangnya, Daud "Cino" Jordan, di Jakarta, 17 April 2011. Petinju dengan rekor bertarung 44 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut ketika dihubungi dari Semarang, Rabu, mengatakan, tiga mitra tanding tersebut bakal mendampingi dirinya saat menjalani latihan lanjutan di Bali. Ketiga mitra tanding yang dibawa ke Pulau Bali tersebut, menurut petinju dengan julukan The Dragon tersebut, adalah Ben Rabah, Yondale Evens, dan Malcom.

"Kami berangkat dari Australia, Sabtu (19/3)," katanya. Selama di Bali, katanya, dirinya bakal berlatih di Sasana Mirah Boxing Camp milik Zaenal Thayeb (yang juga mantan promotornya). "Kami belum ada rencana untuk menambah lawan mitra

tanding selama di Bali termasuk petinju dari sasananya Pak Zaenal. Kami berlatih dengan tiga mitra tanding yang dibawa dari Australia," katanya. Kemungkinan, kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut, dirinya berlatih di Bali hingga menjelang pertarungan kemudian berangkat ke Jakarta untuk persiapan pertarungan. Ketika ditanya soal target pertarungan melawan petinju berasal dari Kalimantan Barat tersebut, petinju yang terakhir kali mempertahankan gelar saat menang dengan angka mutlak atas petinju Argentina, Fernando Saucedo, di Jakarta, 5 Desember 2010 itu mengatakan, meraih menang. (ANT)

skor menjadi 1-2. Boaz kembali mengancam di menit ke-29. Setelah mengecoh satu bek lawan, dia melepas tendangan voli kaki kanan yang masih melambung. Kombinasi Imanuel Wanggai dan Titus di menit ke-37 juga belum membuahkan haasil. Sepakan Titus masih melebar. Tiga menit kemudian, Boaz menunjukkan aksi menawan dengan melewati beberapa pemain lawan dan menusuk ke kotak penalti. Sial bagi dia, sepakannya masih bisa dihalau Sandip. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-1 untuk Persipura. Di awal babak kedua, Persipura belum menurunkan intensitas serangannya. Umpan lambung dari Gerald Pangkali dikontrol dengan dada oleh Titus. Pemain nomor punggung 25 itu kemudian melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti. Masih terlalu lemah dan mudah diamankan oleh Sandip. Di menit ke-59. Ian Kabes

melepaskan tendangan bebas yang bisa dihalau oleh Sandip. Bola muntah sempat disambar oleh Titus, tapi Sandip lagi-lagi bisa menahannya. Kedudukan berubah menjadi 3-1 tiga menit kemudian. Umpan silang dari Stevie Bonsapia membentur kaki pemain East Bengal dan mengarah ke gawang tanpa bisa diantisipasi oleh Sandip. Kemenangan Persipura akhirnya digenapi oleh Lukas Mandowen di masa injury time. Mandowen berhasil menyelesaikan umpan matang dari Boaz. Persipura akhirnya jadi pemenang dengan skor 4-1. Tambahan tiga poin membuat Persipura untuk sementara memimpin klasemen Grup H. Mereka mengoleksi empat poin dari dua laga. Sementara East Bengal di posisi juru kunci dengan satu poin. Dalam pertandingan berikutnya, Persipura akan kembali jadi tuan rumah. Mereka akan menjamu klub Thailand, Chonburi, 13 April mendatang.(DTC)

Persipura Bungkam East Bengal

akibat lapangan yang tergenang air. Setelah kondisi memungkinkan, laga akhirnya dimulai. Persipura langsung menekan sejak kick-off. Sepakan kaki kiri Boaz Solossa dari dalam kotak penalti di menit ketiga masih bisa ditepis oleh kiper tim tamu, Sandip Nandy. East Bengal mencoba keluar

9

Pembalap Sunut Idolakan Tim Repsol Honda Juara MotoGP

Piala AFC

Jakarta-andalas Persipura Jayapura berhasil meraih poin penuh dalam laga kandangnya di Piala AFC. Tampil menyerang sepanjang laga, pasukan Jacksen F. Tiago menang 4-1 atas Kingfisher East Bengal. Pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (16/3), sempat ditunda selama beberapa saat

harian andalas | Hal.

dari tekanan. Di menit kedelapan, tendangan keras Penn Orji dari luar kotak penalti bisa ditangkap dengan baik oleh Yoo Jae-Hoon yang mengawal gawang Persipura. Tiga menit berselang, upaya yang dilakukan oleh Stevie Bonsapia belum membuahkan hasil. Tembakan mendatarnya masih melebar. Persipura membuka keunggulan di menit ke-16. Menusuk dari sayap kiri, Boaz melepas umpan silang yang mampu diteruskan oleh Titus Bonai ke gawang East Bengal. Tim Mutiara Hitam cuma butuh waktu tiga menit untuk menggandakan keunggulan lewat aksi individu Boaz. Memenangi sprint dengan pemain lawan, striker 25 tahun ini melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang gagal dijinakkan oleh Sandip. Gol kembali terjadi di menit ke-22, kali ini oleh East Bengal. Kemelut di kotak penalti Persipura berhasil dimanfaatkan oleh Tolgay Ozbey dan mengubah

cle,”kata Gunarko. Hasil luar biasa sesi test resmi yang dilakukan beberapa kali di Sepang memberikan angin segar khususnya bagi Tim Repsol Honda yang sukses mendominasi dengan mengisi tiga podium utama melalui ketiga pembalapnya yakni Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso. Keberhasilan Tim Repsol

Honda pada hari terakhir sesi test Qatar juga semakin menegaskan bahwa pabrikan asal jepang ini berhasil menyapu bersih semua posisi teratas pada delapan hari sesi tes musim dingin, dan tentunya ini menjadi awal yang baik buat Tim Honda untuk kembali memperkuat persaingan menjadi juara di musim 2011 ini. (SIONG)

Honda Berharap Sukses

One Heart Jalan Sehat PWI Sumut Medan-andalas Leo Wijaya SE MM, Marketing Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, berharap kegiatan "One Heart Jalan Sehat PWI Sumut" berlangsung sukses. Untuk itu Honda siap mendukung olahraga massal terkait peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-65 PWI tingkat Sumatera Utara tersebut pada 27 Maret mendatang di Istana Maimoon Medan. Demikian Leo Wijaya didampingi Manajer Promosi Gunarko Hartoyo di kantornya Jalan Pemuda Medan, Selasa (15/3), saat menyerahkan satu unit Honda Scoopy sebagai hadiah utama One Heart Jalan Sehat PWI Sumut. “Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin silaturrahmi dengan PWI Sumut yang telah terbina dengan baik, bisa lebih meningkat lagi," ucap Leo. Penyerahan Scoopy dari Leo diterima Ketua Panitia HPN 2011/HUT ke-65 PWI tingkat Sumut Drs Hendra DS, didampingi Ketua dan Wakil Ketua Siwo PWI Sumut Hamonangan Panggabean dan Jonny Ramadhan Silalahi. Selain menyediakan hadiah utama yang nantinya akan diperebutkan melalui lucky draw, Honda juga memfasilitasi promosi even dengan pemasangan billboard, t-banner, brosur serta kupon konsumsi. Hendra DS mengucapkan terima kasih kepada CV Indako Trading Co yang telah menunjukkan komitmennya mendukung One Heart Jalan Sehat PWI Sumut. "Apalagi hadiah Scoopy yang diberikan merupakan produk unggulan Honda dan saat ini sangat digemari segenap lapisan masyarakat. Semoga ini dapat menambah daya tarik kegiatan kita nantinya," jelas Sekretaris DKD PWI Sumut tersebut. Menurut Hendra, One Heart Jalan Sehat PWI Sumut bekerjasama dengan berbagai pihak di antaranya Dinkes Sumut, Pemprovsu, Pemko Medan, PT Askes dan KONI Medan, rencananya diikuti 3.000 peserta. Acara 27 Maret mendatang, tuturnya, menjadi puncak dari rangkaian kegiatan HPN 2011/HUT ke-65 PWI tingkat Sumut. "Kegiatannya akan dirangkai dengan senam massal, bazar, bakti sosial, hiburan serta resepsi singkat," papar Hendra. Karena tema peringatan tahun ini 'PWI Untuk Masyarakat', tambahnya, maka kegiatan di Istana Maimoon nanti terbuka buat masyarakat umum. "Insan pers khususnya PWI Sumut ingin membaur dengan semua lapisan masyarakat. Peserta yang ingin ikut serta memeriahkan acaranya bisa mendaftarkan diri ke Sekretariat PWI atau menghubungi kontak person panitia," katanya lagi.(YON-REL)

Marketing Manager CV Indako Trading Co Leo Wijaya (kiri) didampingi Manajer Promosi Gunarko Hartoyo (2 kiri)di kantornya Jl Pemuda Medan, Selasa (15/3),menyerahkan satu unit Honda Scoopy kepada Hendra DS (3 kanan) selaku KetuaPanitia HPN 2011/HUT ke-65 PWI tingkat Sumatera Utara. IST


Kamis

EKONOMI-BISNIS

17 Maret 2011

Jumlah Penumpang Angkutan Laut Meningkat Medan-andalas Jumlah penumpang angkutan laut antar pulau (dalam negeri) Pelabuhan Belawan yang berangkat bulan Januari 2011 tercatat sebanyak 16.427 orang, mengalami peningkatan hingga 385,00 persen bila dibanding bulan sebelumnya sebanyak 3.387 orang. Sedangkan jika dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Januari 2011 mengalami peningkatan sebesar 7,95 persen, atau naik dari 15.217 orang pada bulan Januari 2009 menjadi 16.427 pada bulan Januari 2010. Demikian dikatakan, Kepala Bidang Statistik BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Sumatera Utara,Drs Erwin Said dikantornya, Jalan Kapten Muslim Medan, Rabu (16/3). “Jumlah penumpang yang datang pada bulan Januari 2011 tercatat sebanyak 6.625 orang atau turun sebesar 23,44 persen dibanding bulan sebelumnya yaitu sebanyak 8.653 orang,” kata Erwin. Dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya jumlah penumpang yang datang mengalami peningkatan sebesar 40,12 persen atau meningkat dari 4.728 orang atau pada bulan Januari 2010 menjadi 6.625 orang pada bulan Januari 2011,” jelasnya. Jika dilihat dari transportasi barang melalui laut jelas Erwin, selama bulan Januari 2011 angkutan barang antar pulau untuk kegiatan muat barang sebesar 59.270 ton,atau mengalami penurunan sebesar 28,13 persen dibanding bulan Desember 2010 yang sebesar 82.470 ton. Sedangkan jika dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya kegiatan muat barang antar pulau bulan Januari 2011 mengalami peningkatan 10,24 persen. (SIONG)

Pemerintah Harus Dukung UKM Lhokseumawe-andalas Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang usaha kecil menengah (UKM) seperti usaha rumah tangga (Home Industri), pemerintah harus mendukung penuh terhadap usaha rumah tangga atau usaha kecil masyarakat tersebut. “Pemerintah jangan hanya membantu modalnya saja, tetapi pemasarannya juga,” ungkap Wakil Ketua II DPRK Lhokseumawe Suryadi SE MM di ruang kerjanya, Rabu (16/3). Suryadi menambahkan, disaat membantu usaha masyarakat sangat perlu juga dilakukan dukungan terhadap pemasarannya, seperti halnya pemasaran batik Indonesia yang didukung penuh oleh pemerintah, dapat meningkatkan usahanya tersebut dan juga dapat meningkatkan kesejahteraan penggrajin batik tersebut. Jika pemerintah dapat melakukan metode tersebut mungkin usaha kecil masyarkat dan usaha rumah tangga bisa berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kejahteraan masyarakat. Bila pemerintah tidak dapat membantu pemasaran usaha-usaha yang dilakukan masyarakat, dikhawatirkan nantinya usaha-usaha kecil masyarakat tersebut bisa bangkrut dan modal yang diberikan pemerintah bukan dilakukan untuk modal usaha, tetapi untuk kebutuhan pokok dan keluarganya,” ujar Suryadi. Selain industri kecil masyarakat, pemerintah juga harus bisa mengupayakan pembangunan industriindustri besar di wilayah Kota Lhokseumawe, karena saat ini peluang usaha dan lapangan pekerjaan sanggat sulit dan angka pengangguran juga sangat besar terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe. Lhokseumawe memiliki wilayah-wilayah yang cocok untuk dibangun industri-industri besar, seperti di kawasan Blang Mangat. Tapi harus diperjelas lagi Tata Ruang dan arah industri yang akan dilakukan agar tidak mengganggu lingkungan, untuk pembangunan industri tersebut, DPRK Lhokseumawe akan siap mendukung pemerintah dalam mengupayan pembangunan industri di Kota Lhokseumawe,” imbuh Suryadi. (RZ/SYN)

Jika Bebas Pajak

Pertamax Hanya Rp 7.500 Jakarta-andalas PT Pertamina (Persero) menyatakan jika Pertamax tidak dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10% dan PBB KB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) sebesar 5%, maka harga jualnya hanya Rp 7.500 per liter. “Lihat saja, kalau dikurangi 15% pajaknya, itu bisa sampai berkurang Rp 1300-1400-an. Kalau dikurangi kan berarti bisa sampai kisaran Rp 7500 per liter untuk harga Pertamax,” kata VP Corporate Communication Pertamina Mochammad Harun, Rabu (16/3). Ia mengatakan, naiknya harga Pertamax Cs yang saat ini sudah mencapai Rp 8.700 per liter bukan berarti mahal, namun harga BBM yang tidak disubsidi itu merupakan cerminan harga minyak dunia yang terus meningkat. “Sebetulnya harga Pertamax jika naik itu wajar, harga Pertamax itu kan cerminan harga minyak dunia. Justru yang tidak wajar itu adalah harga Premium,” kata Harun. Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Keuangan, Agus Marto, menyampaikan dalam rapat yang diadakan di badan anggaran DPR RI sehari sebelumnya, bahwa harga Premium Cs tidak ada perubahan dan merupakan yang paling murah ketimbang harga BBM di beberapa negara tetangga yang sudah mengalami penyesuaian. “Maka itu, di sini pemerintah sudah baik hati. Jadi sebaiknya BBM Subsidi digunakan tepat sasaran dan digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif supaya anggaran tidak dirugikan karena sudah banyak habis untuk subsidi,” jelas Harun. “Kita juga sekarang sefang menyusun formula yang rencananya ingin diberikan kepada Kementerian Keuangan apakah memungkinkan bagi masyarakat yang mengkonsumsi Pertamax bisa diberikan insentif terkait pajak BBM Non-Subsidi tersebut. Mungkin pajaknya bisa dikurangi, syukur-syukur bisa dihilangkan jadi harga Pertamax bisa murah,” tambahnya. (DTC)

PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30 BINJAI 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30

PLAZA 11.30-13.20-15.10-17.00-19.3021.30 THAMRIN 12.00-14.00-16.00-18.00-22.00 BINJAI 12.15-14.15-16.15-18.15-20.15

harian andalas | Hal.

10

121 Truk Bekas

Masih Tertahan di Pelabuhan Belawan Belawan-andalas Sudah 20 hari sebanyak 121 unit truk bekas impor asal Singapura setelah tiba di Pelabuhan Belawan diangkut kapal tongkang Marcopolo , ditarik tagboat (TB) Maju Jaya masih tertahan di gudang 201 Pelabuhan Belawan.

Informasi yang dihimpun di Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelindo I Cabang Belawan pertama 87 unit truk bekas itu tiba, Kamis (24/2) dan 34 unit lagi tiba, Selasa (1/3) dibongkar di Dermaga Gudang 201 Pelabuhan Ujung Baru Belawan. Pantauan wartawan koran ini, di Pelabuhan Belawan ratusan truk itu masih terparkir di gudang 201 Pelabuhan Belawan.

MENUMPUK - Sebanyak 121 truk bekas itu masih tertumpuk di Gudang 201 Pelabuhan Belawan. Keterangan yang diterima di lokasi dari penjaga gudang, pihak pemilik truk-truk ini belum melengkapi pemberitahuan impor barang (PIB) sehingga belum bisa keluar dari lokasi pelabuhan. Kepala Seksi (Kasi) Penye-

andalas/dp

lidikan dan Penyelundupan (P2) Kantor Pelayanan Pabean Bea dan Cukai (KPPBC) Belawan David Johannes Muhammad, Rabu (16/3) ketika ditanya wartawan membenarkan masuknya sebanyak 121 unit truk bekas itu asal Singapura

dan menyebutkan sesuai dokumen import seperti Pemberitahuan Impor Barang (PIB), Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB), dan Izin Impor dari Memperindag RI sesuai Permendag No 63 Tahun 2009 belum semua di-

lengkapi sehingga belum dapat dikelurkan dari pelabuhan. Terkait masuknya truk bekas itu dari luar negeri tidak ada masalah tapi harus dilengkapi semua persyaratan sesuai impor barang bekas berupa truk, tambahnya. Menjawab pertanyaan wartawan, dilarangnya truk bekas masuk ke Indonesia sejak tahun 2007 lalu sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.6 Tahun 2006 sudah dicabut. David mengatakan buktinya truk bekas itu bisa masuk. Kalau itu melanggar tentu barang itu tidak boleh masuk ke Pelabuhan Belawan, imbuhnya. Persoalan itu bukanlah tugas bea dan cukai urusannya boleh ditanyakan ke Disperindag Sumut karena merekalah yang paling mengetahui keabsahannya itu. Petugas BC hanya melakukan pemeriksaan dokumen kalau sudah beres semua tidak boleh ditahan tapi kalau ada dokumen yang tidak beres tentu tidak diperbolehkan keluar, ucap David. (DP)

Kanwil DJP Aceh

RI Terapkan Bea Masuk

Akan Audit Pengusaha Kelapa Sawit

Anti Dumping Kertas Korea

Banda Aceh-andalas Mulai tahun 2011 ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Provinsi Aceh memastikan bakal melakukan audit terhadap pengusaha kelapa sawit, meskipun mereka (pengusaha) berkantor pusat diluar Aceh. Intinya, tetap harus membayar pajak. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Provinsi Aceh, Muhammad Haniv, saat membuka pekan panutan penyampaian SPT tahunan dan PPh orang pribadi dan sosialisasi perpajakan terhadap wajib pajak perkebunan dan pertambangan, Selasa (15/3), di Hermes Palace Hotel Banda Aceh. “Diperkirakan pada tahun 2011 ini, akan ada orang yang secara pribadi untuk diseret ke pengadilan, karena tidak membayar pajak,” kata Haniv, seraya menambahkan, pihaknya pada tahun ini menargetkan penerimaan pajak di Aceh sebesar Rp 4 triliun, dan difokuskan dari pajak pribadi serta pajak perkebunan kelapa sawit dan pertambangan. Ia mengatakan, target penghimpunan DJP Aceh mengalami peningkatan

dibandingkan pencapaian tahun 2010 lalu, yang hanya sebesar Rp 3,124 triliun. Artinya, tahun ini pihaknya harus mampu meningkatkan penerimaan sebesar Rp 1 triliun dibanding tahun sebelumnya. Menurut Haniv, selama ini para saudagar Aceh terkesan telah lupa dengan tempat kelahirannya. Padahal, mereka telah mempunyai modal besar dan usaha di mana-mana, namun tidak tergerak hatinya untuk membayar pajak. “Mereka punya kebun sawit di sini (Aceh), sementara uangnya dibawa ke luar Aceh, sedikitpun tidak ada niat untuk membangun Aceh. Kalau begini bagaimana Aceh bisa jaya, kalau ternyata orang Aceh itu sendiri tidak mau membangunnya,” tutur Haniv. Karena itu, untuk menghadapi orang yang memiliki “kekuatan” namun tidak mau membayar pajak, Kanwil DJP Aceh telah bekerjasama dengan Polda Aceh, untuk menyeret orangorang kaya ke pengadilan yang tidak membayar pajak. Bahkan, saat ini pihaknya juga sedang mengincar perusahaan tambang yang belum sesuai membayar Pajak

Bumi dan Bangunan (PBB). Dirjen Pajak ikut mengincar beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di Aceh. “Mereka ini mengekspor hasil tambang dari tanah Aceh, tetapi nilai pajak untuk royalty maupun pajak pusat yang masuk ke dalam kas negara tidak besar. Itu saja sudah menandakan ada hal yang aneh di sini. Satu hal lagi, pembayaran PBB perusahaan tambang itu juga tidak sebanding dengan nilai tanah yang mereka kuasai saat ini,” sebutnya. Diterangkan Haniv, nilai tanah untuk pertambangan berbeda dengan nilai tanah biasa. Untuk satu meter tanah pertambangan bisa mencapai Rp 1 juta, sementara saat ini perusahaan tambang itu meminta membayar Rp 10 per satu meter tanah untuk PBB. “Dalam waktu dekat, kami akan membentuk tim untuk menilai kembali berapa jumlah tanah yang dipakai perusahaan tambang, dan mempelajari kandungan yang terdapat di dalam tanah tersebut. Sehingga, DJP bisa menetapkan nilai yang harus diserahkan perusahaan tambang kepada pemerintah,” jelasnya. (AFRIZAL)

Jakarta-andalas Pemerintah Indonesia mengenakan bea masuk anti dumping terhadap impor uncoated writing and printing paper asal Korea Selatan. Peraturan ini berlaku surut sejak 1 Februari 2011. Penetapan bea masuk anti dumping ini diatur dalam peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.32/PMK.011/ 2011 tanggal 28 Februari 2011. "Aturan ini dibuat berdasarkan hasil temuan komite anti dumping Indonesia (KADI) mengenai adanya impor uncoated writing and printing paper secara dumping dari Republik Korea yang mengakibatkan kerugian negara. Aturan ini berlaku 1 tahun dan berdaya laku surut sejak 1 Februari 2011," tutur Kepala Biro Humas Kemenkeu Yudi Pramadi dalam siaran pers, Rabu (16/3). Karakteristik produk uncoated writing and printing paper yang dikenakan bea masuk ini di antaranya adalah (i) kertas cetak, tulis, atau fotocopy lainnya, dan kertas dari jenis yang digunakan untuk keperluan grafik dengan berat 40 gr/m2 atau lebih tetapi tidak lebih dari 150 gr/m2, dalam gulungan. (DTC)

Usaha Bunga Plastik Rambah Pasaran Luar Kota ANEKA bunga plastik untuk hiasan yang mempercantik interior dan eksterior rumah asal Tiongkok, banyak dijumpai di sejumlah pasar Kota Medan. Bukan hanya pasar modern seperti mall dan plaza, namun juga pasar-pasar tradisional seperti salah satunya Pusat Pasar Tradisional Medan.

S

ahrul (34) salah seorang pedagang bunga plastik di Pusat Pasar Medan, Rabu (16/3) mengatakan, aneka bunga plastik yang dijualnya tersebut ada barang impor dan ada juga barang lokal. “Pasaran bunga plastik ini banyak juga peminatnya, nggak musiman aja yang ramai, tapi hari biasa juga ramai. Ada saja sih yang beli, selain awet dan tahan lama juga perawatannya sangat mudah,” ujar Sahrul bapak

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 SUN 13.00-16.10-17.20-19.30-21.40

satu anak ini. Ia mengatakan, tingginya minat masyarakat untuk membeli bunga plastik ini, pada dasarnya bersifat musiman tidak hanya warga local, tetapi warga Tionghoa banyak yang cari bunga plastik ini. “Karena ini sifatnya musiman, jadi ramainya waktu hari-hari besar. Misalnya Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru dan Imlek. Seperti perayaan Imlek, beberapa waktu lalu banyak warga Tionghoa yang membeli bunga plastik, banyak yang ambil bunga sakura,” ungkap Sahrul di sela-sela melayani pelanggannya. Menurut dia, pembeli bunga plastik ini tidak hanya sebatas warga Kota Medan dan sekitarnya, tapi juga datang dari luar Sumut seperti Banda Aceh, Batam, Palembang, Nias, Riau dan Jambi. “Kalau sekarang memang lagi sepi, tapi kalau dari luar kota sudah turun pasti ramai. Karena kita selain jual

SUN 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

andalas/ika

BUNGA PLASTIK - Salah seorang penjaga toko bunga di Pusat Pasar Medan sedang menunggu pembeli di tokonya. eceran, juga jual harga grosir,” ungkap salah seorang anggota Sahrul. Biasanya selain pelanggan dari luar kota yang datang, mereka juga sering memesan via telepon. “Tinggal pesan, mereka transfer uang, kita juga kirim barang. Jadi nggak perlu repot-repot mereka datang,” paparnya. Untuk harga, Sahrul

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 PALLADIUM SUN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-16.10-17.20-19.30-21.40

mematok harga bervariasi mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 300.000 per item, tergantung dari jenis dan ukurannya. Meskipun bungabunga plastik ini ada yang impor dan ada juga barang lokal dengan kreatifitas Sahrul bersama istri dan anggotanya merangkainya sendiri. Banyak juga yang datang

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

ke “Samsiah Floris” untuk memenuhi kebutuhan mereka menyediakan bungabunga yang menjadi trend sekarang yaitu minimalis. “Banyak juga masyarakat yang cari model minimalis, misalnya seperti ini akarakaran, loli pop, pohonpohonan dan masih banyak lagi yang lain,“ ujar Sahrul. Selain model minimalis, banyak juga yang menjadi favorit yaitu jenis pohonpohonan,“ favorit biasanya pohon-pohon seperti ini, dengan daun yang besar dan ada juga yang kecil, di kombinasi dengan bunga dan buah ibu-ibu banyak yang suka,” ujarnya. “Samsiah Floris” nama tokonya, juga memproduksi sendiri seperti produksi batang yang bisa di gunakan untuk pohon-pohonan. “Batang kita produksi sendiri, bahan-bahannya dari akar-akaran di hutan yang sudah terbuang, tetapi tidak untuk merusak hutan tentunya atau juga bisa batang pohon jambu,” papar Sahrul. (IKA)

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-18.10-17.20-10.30-21.40 SUN 13.00-18.10-17.20-10.30-21.40

PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.45-19.35-21.25


KOMUNITAS

Kamis 17 Maret 2011

PDI Perjuangan Bukan Cari Popularitas Medan-andalas Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Medan Hasyim menegaskan, sikap beberapa orang anggota fraksinya yang terkesan melindungi para peternak hewan kaki empat di Jalan Tangguk Bongkar saat penertiban dilakukan Pemko Medan, bukan untuk mencari popularitas. “Fraksi PDI Perjuangan tak ada sedikitpun niat untuk mencari popularitas di masyarakat terkait masalah penertiban hewan kaki empat di Tangguk Bongkar, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Kecamatan Medan Denai itu,” kata Hasyim kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (16/3). Hasyim menjelaskan, sikap Fraksi PDI Perjuangan yang terkesan melindungi itu hanya untuk mendampingi masyarakat guna mendapatkan hak-haknya sesuai dengan janji dari Wali Kota Medan kepada para peternak hewan kaki empat. “Para peternak di Tangguk Bongkar itu sebelumnya sudah datang dan menyampaikan aspirasinya ke Kantor DPC PDI Perjungan Medan untuk mengadu dan meminta kami untuk menjadi penengah agar hak-hak mereka diberikan sesuai dengan janji-janji dari wali kota. Kami ambil sikap, meminta Pemko Medan menunda penertiban karena belum ada solusi dari pihak pemko terkait hak-hak peternak,” ujarnya. Hasyim juga menjelaskan, sikap ini bukan untuk cari popularitas dari masyarakat. Bukan juga karena di daerah itu masyarakat konstituen PDI Perjuangan. Tapi sikap ini, dilakukan PDI Perjungan untuk menanamkan rasa percaya dari masyarakat. “Kami ini partai politik, salah besar jika kami tak menanggapi pengaduan masyarakat. Kalau kami abaikan, maka masyarakat tidak akan percaya dengan partai politik lagi,” tuturnya. Hasyim pun menegaskan, pada dasarnya masyarakat sangat setuju dengan penertiban hewan kaki empat seperti ternak babi di Kota Medan. Namun pihak Pemko Medan harus menepati janjinya menyediakan relokasi dari hewan ternak kaki empat itu, sebagaiman dijanjikan Rahudman Harahap. “Masyarakat sudah setuju dengan penertiban. Tapi harus ada tempat relokasi sebagai tempat peternakan yang baru. Bukan hanya dengan memberikan uang transpor pemindahan ternak tanpa memikirkan ke mana warga harus memindahkannya,” tandasnya.(BEN)

11

SUN Plaza Ajak Pengunjung Cintai Lingkungan

Fachrial Parinduri Kembali Pimpin PP Medan Maimun

Medan-andalas SUN Plaza memperingati Hari Bumi dengan menggelar acara bertema Go Green pada 11-27 Maret 2011. Tujuan acara ini untuk mengajak para pengunjung setia SUN Plaza mengerti dampak bahaya global warming sehingga memiliki kepedulian untuk mencintai lingkungan. “SUN Plaza bekerja sama dengan Citibank membagikan hadiah berupa tas yang terbuat dari bahan ramah lingkungan (Eco Bag) kepada konsumen sebagai bentuk kampanye mengurangi penggunaan tas plastik yang berbahaya bagi lingkungan,” kata Marcomm Manager SUN Plaza, Ang Fu Shen, Rabu (16/3) di kantornya. Kegiatan lain yang digelar di an– taranya talkshow dan pemutaran film tentang dampak kerusakan lingku– ngan bagi kelangsungan hidup manusia serta kegiatan untuk anak-anak berupa lomba karya lukis mengenai keadaan lingkungan sekitar. ”SUN Plaza akan rutin menggelar acara ini untuk memberikan edukasi kepada para pengunjung mengenai pentingnya menjaga lingkungan,” kata Ang Fu Shen. Dia berharap melalui acara tersebut para pengunjung SUN Plaza lebih

Medan-andalas Enam Ranting Pemuda Pancasila (PP) di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, secara aklamasi kembali mengamanahkan tampuk kepemimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP kecamatan itu kepada Ir M Fachrial Parinduri untuk periode 2011-2014. Pria yang akrab disapa Bung Fachrial itu dipilih dalam ajang Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di Kantor Kelurahan Kampung Baru, kemarin sore, karena sosoknya dinilai sukses mengemban amanah organisasi untuk membesarkan PP di Kecamatan Medan Maimun selama periode 20082011. Di bawah kepemimpinan Fachrial yang dikenal bertangan dingin, citra dan marwah PP di kawasan Medan Maimun semakin harum di mata masyarakat. Hampir setiap kegiatan kemasyarakatan, para pemuda yang bernaung di wadah PP aktif terlibat. Sebelum diadakannya Musancab PP Medan Maimun, sempat muncul tiga calon kandidat ketua. Namun begitu nama Fachrial kembali muncul, kader dan pengurus PP di Medan Maimun ini akhirnya menyatukan tekad untuk memilihnya secara akla-

Ang Fu Shen peduli lagi terhadap efek pemanasan global sehingga bisa tersentuh dan bersama-sama berjuang menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini. “SUN Plaza selalu berupaya untuk menjadi trend setter dalam se–tiap penyelenggaraan program-program promosi dengan memberikan pe– nawaran yang terbaik baik para pe– ngunjung serta selalu berusaha untuk berbagi dengan komunitas sekitar untuk mewujudkan visi ‘Impacting Life’ yang ingin dicapai perusahaan,” ungkapnya. (SIONG)

masi. Kepada wartawan usai dirinya terpilih, Fahcrial menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap kader dan pengurus PP di enam ranting se Medan Maimun yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk ketigakalinya memimpin PAC PP Medan Maimun. Keenam ranting tersebut yakni Kampung Baru, Sei Mati, Aur, Hamdan, Jati, dan Sukaraja. Didampingi Sekretaris PAC PP Medan Maimun terpilih Alwafir Bachri, Fachrial mengaku bertekad akan terus membesarkan nama PP di Me– dan Maimun, namun tetap mengharapkan dukungan dan kerja sama dari segenap kader dan pengurus PP di tingkat PAC dan ranting-ranting. Fahrial juga mengimbau kepada para kader PP agar tetap bersatu dan tertib di tengah-tengah masyarakat demi kelangsungan organisasi yang bermottokan "Sekali Layar Ter– kembang, Surut Kita Berpantang" tersebut. Dalam musyawarah yang berlangsung lancar tersebut hadir pengurus MPC PP Kota Medan, Ketua PK KNPI Medan Maimun, Ketua PAC PP Me– dan Area, unsur Muspika Medan Maimun serta undangan dari sejumlah organisasi kepemudaaan.(KH)

PP Sumut Kutuk Pengirim Bom Buku ke Kediaman Yapto Medan-andalas Segenap jajaran pengurus dan anggota Pemuda Pancasila (PP) di Sumatera Utara mengutuk pelaku pengirim bom buku ke kediaman Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila Yapto S Soeryosoemarno di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (15/3) malam. Untuk itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW ) PP Sumut Anuar Shah meminta Kepolisian Republik Indonesia segera mengusut dan menuntaskan

kasus yang dinilai telah menghina dan melukai hati segenap anggota dan marwah Pemuda Pancasila tersebut. “Penemuan bom buku ini sangat

Korban Kebakaran Belawan Terima Bantuan PSMTI Medan-andalas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, Jalan Pulau Rupat Empat, Kampung Kurnia, Kecamatan Medan Belawan, baru-baru ini. Aksi sosial yang diprakarsai PSMTI Me– dan Belawan ini dipusatkan di Vihara Hiap Tien Keng (Kwan Te Kong) yang lokasinya berdekatan dengan enam unit rumah yang terbakar. Koordinator aksi amal yang juga Ke– tua PSMTI Medan Belawan Tan Seng Ho didampingi Ketua PSMTI Kota Medan Halim Loe, fungsionaris PSMTI Sumut Jo-

harian andalas | Hal.

han Tjongiran SH dan Joko Dharmanadi mengatakan, bantuan berupa uang tunai diberikan atas dasar solidaritas dan kepekaan sosial yang tinggi di kalangan anggota PSMTI terhadap korban kebakaran. Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban. Menurutnya langkah yang diambil PSMTI Kecamatan Medan Belawan patut ditiru dan dijadikan teladan oleh cabang PSMTI lainnya. "Kita salut dengan PSMTI Medan Belawan yang memahami bahwa visi misi PSMTI adalah berada di garda terdepan dalam melakukan aksi sosial,” sebut Halim. Sekadar diketahui, awal bulan ini, seba–

SERAHKAN BANTUAN Ketua PSMTI Medan Belawan Tan Seng Ho menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran disaksikan Ketua PSMTI Kota Medan Halim Loe.andalas/ siong

nyak enam rumah di sana musnah dilalap si jago merah sehingga sebanyak 40 jiwa kehilangan tempat tinggal. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, diperkirakan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah. Keenam rumah tersebut masing-masing dihuni keluarga Au (55), keluarga Lim Jib Teng (45), keluarga Kadiman alias Ango (52), keluarga A Can (42), keluarga Karianto (48), dan keluarga Ciu Mei Si (65). Kebakaran memusnahkan rumah papan yang dijadikan tempat penumpukan ikan asin itu, terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang siaga di Kantor Camat Medan Belawan tak mampu menerobos masuk ke lokasi kebakaran akibat sempitnya terowongan jalan tol yang dibangun PT Jasa Marga di Jalan Protokol Kampung Kurnia. Terkait tidak bisa masuknya mobil pemadam kebakaran, Anggota DPRD Kota Medan Ahie yang juga Penasihat PSMTI berharap, Pemerintah Kota Medan ke depannya lebih memerhatikan hal-hal seperti ini. Dia menyarankan Pemko Medan mengadakan armada kecil pemadam kebakaran agar bisa melewati jalan-jalan sempit bila terjadi kebakaran.(SIONG)

menghina dan melukai hati seluruh anggota serta marwah Pemuda Pancasila. Dan saya harap Kepolisian Republik Indonesia se– gera menuntaskan dan menangkap pelaku– nya,” ujar Anwar Shah, Rabu (16/3). Dijelaskan pria yang akrab disapa Aweng ini, sejak dilahirkan tahun 1958, Pemuda Pancasi-

Anuar Shah la telah memberikan karya terbaiknya yakni mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ikut berjuang menum– pas PKI (Partai Komunis Indonesia). Sejak saat itu, sambungnya, Pemuda Pancasila menjadi andalan negara ini yang ikut membangun dan menjaga keutuhan NKRI. Dan Pemuda Pancasila menjadi pemersatu karena di dalamnya menaungi pemuda dari beragam etnis, suku, agama, ras, dan golongan. “Dengan keberagaman ini, Pemuda Pancasila tidak memiliki musuh dan menjadi pemersatu. Saya ingin tegas-

kan, musuh utama Pemuda Pancasila adalah Partai Komunis Indonesia dan ini tak bisa hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tandas Aweng. Ia menduga bom buku ini dilakukan pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kekondusifan Pemuda Pancasila yang selama ini tetap berjuang membantu pemerintah membangun serta menjaga keutuhan NKRI. Harus Proaktif Dalam kesempatan itu Anuar Shah meminta seluruh anggota Pemuda Pancasila di Sumut proaktif membantu kepolisian untuk mengungkap kasus bom buku ini serta tindakan-tindakan yang bisa membahayakan keutuhan NKRI. “Seluruh anggota hingga anak ranting harus proaktif membantu kepolisian dan pihak terkait untuk menjaga keamanan di daerah masing-ma– sing,” pintanya. Ia juga meminta kepada anggota Pemuda Pancasila supaya melaporkan kejadian yang dianggap bisa mengganggu ketenteraman di lingkungan masing-masing dan tetap membangun komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat. Seperti diketahui, pada Selasa (15/ 3) sore, bom buku yang identik dengan bom yang meledak di komplek Komunitas Utan Kayu juga ditemukan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN).(GUS)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

OEI JOEN MOI

Umur (Thn)

85

Alamat

Jl. Wahidin No. 274 / 58 A

Meninggal (Tgl/Jam) 14-03-11 19.10 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

20-03-11 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

LIM PIK SENG

73

Jl. S ambas No. 24 Medan

16-03-11 05.00 WIB

18-03-11 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-B

WONG YEN MEI / ANI

41

Jl. K emuni ng No. 37 A K omp. C emara A sri Medan

16-03-11 00.15 WIB

18-03-11 13.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

FAN HUI YUNG

65

Jl. Iskandar Muda No. 150 A / 105 Medan

12-03-11 17.00 WIB

17-03-11 14.00 WIB

D i kebumi kan

1

FONG SUN LI

65

Jl. P oloni a Gg. K arya B ersama No. 11 Medan

15-03-11 18.30 WIB

18-03-11 13.00 WIB

D i erabukan

2

LAU SOOI LIEN

69

Jl. A ksara No. 3 Medan

15-03-11 02.45 WIB

18-03-11 11.00 WIB

D i perabukan

4

TAN A GE

82

Jl. B . K atamso P sr. S eni n No. 8 A K p. B aru Medan

15-03-11 13.10 WIB

18-03-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

7

LIM A MOI

81

Jl. Gajah No. 50 / 21 A Medan

13-03-11 11.05 WIB

17-03-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

8

LIE CHUN LIEN

83

Jl. P rof. H.M. Yami n, S H III No. 12 Medan

15-03-11 06.45 WIB

18-03-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

9

TJAN HAN HWA

81

Jl. Meranti No. 4 / 28 P eti sah Medan

16-03-11 05.20 WIB

D i perabukan


Kamis 17 Maret 2011

Bangun Tower Tanpa Izin

DPRD DS akan Panggil Pengusaha Protelindo Batang Kuis-andalas Pembangunan tower telekomunikasi yang disebutsebut untuk tower Protelindo di Gang Ampera, Dusun IV, Jalan Ampera, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, yang diributkan masyarakat dan disikapi Camat Batang Kuis, Tengku M Zaki SSos dan Anggota DPRD DS Suprantiardi Pangat, dari Fraksi PBR, yang minta disetop pengerjaan bangunan karena diduga izin dari Pemkab Deli Serdang belum Keluar. Sedangkan pengerjaannya telah rampung 90% tersebut ternyata tidak ada izinnya. Ungkapan tidak mempunyai izin bangunan tersebut dikatakan Ir Donal Tobing, kepada wartawan saat penertiban PKL Terminal pasar Bengkok, kemarin. Kadis PU Cipta Karya Deli Serdang yang baru sekitar seminggu menjadi kadis ini mengatakan, sepengetahuannya tidak ada dikeluarkan izin tower Protelindo yang di Kecamatan Batang Kuis. “Mulai dari pertengahan tahun 2009 sampai saya pindah meninggalkan Dinas PU Cipta Karya menjadi Kadis Pasar Deli Serdang seminggu yang lalu, hanya satu izin bangunan tower yang keluar dan itu bukan untuk di Kecamatan Batang Kuis,"ungkap Donald. Dikatakannya, karena bangunan tower itu belum ada izin, pihak pengusaha diberikan dua kali surat peringatan untuk menyelesaikan izin bangunannya. Jika masih tetap membandel maka diambil tindakan tegas, pengusahanya akan diperintahkan untuk membongkar bangunan tower tersebut. Terpisah, Ketua DPRD Deli Serdang, Hj Fatmawati Takrim yang ditemui di ruang kerjanya terkejut mendengar adanya bangunan tower Protelindo tersebut yang berani mendirikan bangunan. Sedangkan izin bangunannya belum keluar dari Pemkab Deli Serdang. “Ini jelas telah menyalahi peraturan Pemkab Deli Serdang. Seharusnya sudah ada izinnya baru dibangun, pengusaha bandel seperti ini harus ditindak tegas, sehingga menjadi pelajaran buat pengusaha lainnya. Untuk itu kita akan panggil pihakpihak yang terkait,”tegas Fatmawati. Untuk mengetahui lebih jelas persoalan tersebut, Ketua DPRD Deli Serdang sempat mempertanyakan dan berkomunikasi dengan Kepala Desa Bintang Meriah, Bambang Hartoko melalui telepon selular. Karena letak berdirinya bangunan tersebut adalah di Desa Bintang Meriah. Terbongkarnya pembangunan tower tanpa izin tersebut diungkapkan Ermanto. Ketua Tim Investigasi ini telah turun langsung ke lokasi berdirinya bangunan tower dan sempat bertemu dengan Kades Bintang Meriah Bambang Hartoko di kantornya. Bambang mengatakan, rekomendasi dari desa dan camat telah lama keluar,tapi itu bukan surat izin mendirikan bangunan. (FT)

Ribuan Hektar Lahan Persawahan Beralih Fungsi Serdang Bedagai-andalas Akibat penutupan saluran irigasi intek Sungai Ular, hingga berakhir Oktober 2011 mendatang. Lahan persawahan seluas 4.013 hektar di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, 3133 hektar ‘beralih pungsi’ ditanami Jagung, kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (KUPTD) Pertanian dan Peternakan Pantai Cermin, Nuraini Pane SP, ketika ditemui, Rabu (16/3) di ruang kerjanya. Lahan persawahan irigasi dan tadah hujan seluas sekitar 3133 hektar yang berada di sembilan desa Kecamatan Pantai Cermin, lanjut Nuraini Pane SP, awal Januari 2011 sudah ditanami jagung jenis SHS4 bantuan pemerintah pusat. Bantuan jagung itu, dibagikan melalui 45 kelompok tani. Sedangkan 35 kelompok tani yang berada di tiga desa lainya tidak diberikan. “Dua belas desa di Kecamatan Pantai Cermin, hanya sembilan desa yang mendapatkan bantuan benih jagung melalui kelompok tani yakni, Desa Pantai Cermin Kanan dan Kiri, Besar II Terjun, Kuala Lama,Sementara, Arahpayung, Lubuk Saban, Pematang Kasih dan Naga Kisar. Sedangkan tiga desa yang tidak mendapat bantuan adalah Ujung Rambung, Cilawan dan Kota Pari, jelas KUPTD Pertanian dan Peternakan Pantai Cermin tersebut, tanpa merincikan berapa jumlahnya. (RYAD)

Wakajatisu Kunjungi Kajari Kabanjahe Kabanjahe-andalas Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara beserta timnya akan berkunjung ke Kajari Kabanjahe, dalam rangka kunjungan kerja atau inspeksi kegiatan yang berlangsung di Kajari Kabanjahe, pada Kamis (17/3) ini. Dalam rangka menyambut kunker Wakajatisu tersebut, para staf dan siswa PKL di Kajari Kabanjahe, terlihat sibuk berbenah membersihkan dan mengecat berbagai ruangan, yang dianggap penting untuk persiapan penyambutan kunjungan rombongan Wakajatisu ke Kajari Kabanjahe. Salah seorang Staf Kajari Kabanjahe, kepada andalas, Selasa (15/3) mengatakan, para staf tersebut memang sengaja membenahi sekitar ruangan kantor sebagai persiapan kunjungan Wakajatisu ke Kajari Kabanjahe, untuk meninjau kegiatan kerja di daerah tersebut. Ia menambahkan, Wakajatisu beserta rombongan akan tiba di Tanah Karo pada Rabu (hari ini-red) dan beristirahat sehari di salah satu hotel di Berastagi. Selanjutnya baru pada Kamis melakukan peninjauan dan bertatap muka dengan jajaran pejabat di Kajari Kabanjahe. (AS)

andalas

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Kerusakan Jalinsum di Asahan Makin Parah andalas/fas

Kisaran-andalas Kerusakan Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) pada ruas jembatan Sei Silau Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane Asahan, kondisinya kini semakin parah. Hal ini menimbulkan keraguan bagi para pengguna jembatan tersebut saat melintas, apalagi di malam hari. Kemacetan yang ditimbulkan jembatan tersebut memang jarang terjadi. Namun lubang yang menganga di tengah jembatan tersebut semakin hari semakin melebar, tapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Titik kerusakan di badan jalan jembatan tersebut semakin parah dan semakin meluas dan hampir setahun jembatan tersebut tidak disentuh perbaikan oleh pemerintah. Padahal jembatan Sei Silau yang menghubungkan Kabupaten Asahan dengan Kabupaten Simalungun ini merupakan urat nadi bagi penduduk di dua Kabupaten sebagai jalur perdagangan. “Paling membahayakan bagi pengguna jembatan tersebut dengan lubang yang lebarnya 1 meter dan panjang lubang tersebut hampir 2 meter”. Yang paling berbahaya bagi pengguna jalan jembatan tersebut apabila terjadi selisih dari dua arah di saat malam hari, tidak ada penerangan menjadi pemicu terperosoknya kendaraan ke dalam

PARAH-Jembatan Jalinsum Prapat Janji-BP Mandoge kondisi kerusakannya kini semakin parah. lubang tersebut yang dibawahnya mengalir deras Sungai Silau Asahan. Dinas PU Provinsi yang menangani pemeliharaan Jalan dan Jembatan dirasa perlu untuk memprioritaskan perbaikan jalan jembatan dimaksud agar tidak semakin parah. “Jalinsum poros tengah tersebut merupakan urat nadi perge-

rakan arus barang dan penumpang serta sebagai alat penunjang transportasi di Kecamatan tersebut dalam mengangkut hasil pertanian dan kebun.” "Melihat kondisi vitalnya jalan jembatan tersebut, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten

Pencapaian Target RPJMD tak Sesuai Harapan Rantau Prapat-andalas Pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Labuhan Batu tahun 20012015, belum tercapai harapan, antara lain belum menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran sebagai akibat krisis ekonomi global. Hal itu diungkapkan Bupati Labuhan Batu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, saat menyampaikan arahan dan bimbingan pada Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah Tahun 2011 di ruang data dan karya kantor bupati, Selasa (15/3). "Adapun target lain yang belum tercapai, adalah belum terpenuhinya secara optimal kebutuhan dasar masyarakat terutama masyarakat kurang mampu terhadap layanan kesehatan, pendidikan dan air bersih," katanya. Dalam rangka mendukung

pencapaian target tersebut, bupati memandang perlunya infrastruktur jalan, jembatan, irigasi yang memadai khususnya di daerah pantai. Mengenai pembangunan infrastruktur jalan di daerah pantai khususnya jalan dari Labuhan Bilik menuju Sungai Berombang akan dibangun secara bertahap diawali tahun 2011 ini. Sesuai dengan janji bupati, pembangunan jalan Labuhan Bilik–Sungai Berombang akan dilakukan pada tahun 2011 ini. Namun mengingat faktor teknis dan nonteknis pembangunan jalan tersebut akan dilakukan dalam 2 tahap.“Pembangunan jalan dari Labuhan Bilik ke Sungai Berombang dengan panjang 14,5 km secara teknis tidak mungkin dilakukan dalam 1 tahap. Hal itu disebabkan Permenkeu, untuk membangun jalan sepanjang itu harus selesai dalam jangka waktu 153 hari dan

harus selesai 15 Desember 2011,”jelas bupati. Di daerah pantai dengan struktur tanah yang labil tentunya membutuhkan material yang didatangkan dari luar. Diperkirakan 80.000 m3 material didatangkan untuk membangun jalan Labuhan Bilik–Sungai Berombang.Apabila cuaca tidak bersahabat, maka rencana pembangunan jalan tersebut akan mengalami hambatan, karena kondisi jalan di sana sangat buruk. ”Apabila 1 hari saja hujan, maka dalam 5 hari kita tidak bisa melakukan pekerjaan. Jadi, tidak mungkin membangun jalan sepanjang itu dalam setahun,”tegas bupati sembari menambahkan, pembangunan jalan Labuhan BilikSungai Berombang dibangun dalam 2 tahap. Tahap pertama dilakukan tahun 2011 sepanjang 7 km dimulai dari Labuhan Bilik sampai Sungai Lumut. (ONE)

707 Kafilah Ikuti MTQ dan FSN VIII Sergai 707 kafilah dari 17 kecamatan se-Kabupaten Serdang Bedagai mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Seni Nasyid (FSN) VIII. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun itu, secara resmi dibuka Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi di lapangan bola PT Fajar Agung, Desa Bengabing Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sergai, Rabu (16/3). Turut hadir Dandim 0204/DS Letkol Arh Wawik Dwinanto SSos, Wakil Ketua DPRD Drs Abdul Rahim, Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman, mewakili Kapolres Sergai Kabag Min Kompol Des Ando, Ketua TP PKK Hj Evi Diana Erry, Ketua IKA DPRD Sergai Hj Susi Azmi Yuli Sitorus, Ketua GOPTKI Hj Marliah Soekirman, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, anggota DPRD Sergai, Ketua MUI, tokoh masyarakat dan lintas agama, serta ribuan pengunjung. Bupati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana silaturahmi antar aparatur pemerintah, ulama dan masyarakat serta menyatupadukan gerak dan langkah untuk mewujudkan kabupaten terbaik dengan masyarakat yang pancasilais, religius, modern dan kompetitif serta berwawasan lingkungan. Termasuk pula dalam

Asahan hendaknya berkoordinasi agar secepatnya jembatan yang berlubang tersebut perlu mendapat penanganan segera agar tidak lebih melebar lagi," kata Kanit Reskrim Polsek Desa Prapat Janji Aiptu Iskandar, Kecamatan Buntu Pane Asahan kepada andalas di ruang kerjanya, kemarin. (FAS)

PTPN IV Gunung Bayu Bagikan 1000 Paket Sembako Batu Bara-andalas Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PTPN IV ke- 15, PTPN IV Unit Gunung Bayu mengadakan bakti sosial kepada masyarakat sekitar perkebunan. Hal itu diungkapkan Manajer PTPN IV Gunung Bayu Ir H Muchlis Murad. saat pembagian sembako kepada warga Desa Mangkai Lama dan Mangkai Baru, Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara, di Dusun II Desa Mangkai Baru, Rabu (16/3). Diungkapkannya, sembako yang diberikan sebanyak 1000 paket. Sedangkan untuk Desa Mangkai Lama diberikan 150 paket dan Desa Mangkai Baru sebanyak 200 paket.Pagi harinya Manajer juga telah menyerahkan beasiswa kepada siswa SD hingga SLTA, yang dilaksanakan di depan kantor PTPN IV Gunung Bayu. Kepada siswa SD diberikan beasiswa sebesar Rp 100 ribu perbulan, selama 12 bulan kepada 15 siswa. Sementara sebanyak 15 siswa SMP menerima beasiswa sebesar Rp 150 ribu perbulan selama 12 bulan. Sedangkan untuk tingkat SLTA diberikan kepada 10 siswa sebesar Rp 200 ribu perbulan selama 12 bulan. "Jadi total dana beasiswa yang diserahkan PTPN IV Unit Gunung Bayu sebanyak Rp 69 juta,"jelas Muchlis. Kepala Desa Mangkai Lama Sadarlysah Purba, menyampaikan terima kasih terhadap perhatian PTPN IV kepada masyarakat dan diharapkan ke depan agar perkebunan terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan. Kepada masyarakat, Purba mengharapkan agar turut mengamankan aset perkebunan karena merupakan aset negara. Selain membagikan paket sembako dan pemberian beasiswa, PTPN IV unit Gunung Bayu sebelumnya telah melaksanakan donor darah diikuti karyawan pimpinan/karyawan pelaksana sebanyak 35 orang di RS PTPN Laras serta operasi katarak kepada 6 pasien dan pengobatan dasar gigi secara gratis.(SUSI)

Karang Taruna Bedah Rumah Warga Miskin Pawai Ta’aruf- Bupati Ir HT Erry Nuradi MSi didampingi Wabup H Soekirman melepas peserta pawai ta’aruf pada acara pembukaan MTQ dan FSN VIII Kabupaten Serdang Bedagai. meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan khususnya dalam hal peningkatan kemampuan seni baca AlQur’an dan seni Nasyid. Kitab suci Al-Qur’an merupakan sumber inspirasi yang tidak pernah kering, semakin kita dalami Al-Qur’an semakin kita yakin akan kebenaran firman Allah SWT dan semakin kita baca dengan lantunan yang indah semakin terasa kedamaian dan kesejukan dari pancaran kandungan isinya. Selain berisi nilai-nilai keimanan Al-Qur’an

juga mengandung sumber ilmu pengetahuan yang diperuntukkan bagi umat manusia, Al-Qur’an juga berisi kisah-kisah sejarah, falsafah hidup, kemuliaan dan keteladanan serta pesan-pesan moral yang luhur dan agung. Lebih jauh bupati mengatakan, keberhasilan para duta Sergai meraih peringkat 3 tingkat provinsi pada MTQ dan FSN keVII tahun 2010 lalu di Mandailing Natal, diharapkan pada MTQ dan FSN ke-2011 tahun ini para duta Sergai dapat meraih prestasi lebih baik lagi. (RYAD)

Stabat- andalas Dalam upaya untuk membantu pemberantasan masyarakat miskin, khususnya di Kecamatan Stabat, Karang Taruna Kelurahan Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat melaksanakan bakti sosial dengan meningkatkan layak huni pemukiman warga miskin. Seperti yang dikatakan oleh Ketua Karang Taruna Kelurahan Kwala Bingei, Fauzan Isofa, dengan kemampuan yang ada mereka berusaha untuk melakukan upaya peningkatan hunian rumah warga yang dianggap cukup memprihatinkan “Ya, dengan kemampuan yang ada kami berusaha untuk melakukan upaya peningkatan hunian rumah warga yang kami anggap cukup memprihatinkan,”kata Fuzan Isofa di sela-sela pemberian sembako dan rumah yang telah mereka rahabilitasi yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Langkat Drs Abdul Khair MM dan Ketua PK Golkar Kecamatan Stabat Pujianto SE, kemarin. Fauzan memaparkan, dalam bedah rumah kali ini Karang Taruna Kelurahan Kwala Bingei melakukan peningkatan fasilitas hunian untuk dua rumah, yakni 1 di Lingkungan VII dan 1 lagi di Lingkungan V Asrama. Fasilitas yang mereka tingkatkan diantaranya pergantian seng, lantanisasi, pembuatan MCK serta pemberian Sembako dan peralatan kebersihan rumah. (BD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


Kamis 17 Maret 2011

Kerabat Bupati Asahan Dituding Kuasai Proyek Kisaran-andalas Kerabat Bupati Asahan, Armen Simatupang yang berstatus sebagai abang kandung Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dituding menguasai proyek di Pemkab Asahan. Menyikapi tuduhan ini, Armen mengatakan, keluarganya datang ke Asahan untuk membantu kelancaran pembangunan, bukan untuk ‘mencuri’. “Jika ada yang menuding saya memanfaatkan jabatan adik saya, Taufan Gama Simatupang, untuk mencari keuntungan, hal itu merupakan pernyataan yang tidak berdasar,”tegasnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/3) di Kisaran. Armen merasa perlu menegaskan hal itu, terkait dengan beredarnya rumor di Kabupetan Asahan, bahwa dia terlibat dan berperan dalam membagibagikan paket proyek ke sejumlah rekanan yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Asahan. Menurut putra mantan Bupati Asahan H Abdul Manan Simatupang (alm) ini, tudingan yang dilontarkan kepadanya bertujuan untuk melakukan teori pembusukan agar kondisi pemerintahan di bawah kepemimpinan adiknya tidak stabil, selanjutnya oknum penyebar fitnah bisa meraup keuntungan. “Begitupun, saya selalu bersabar. Namun, tetap akan membuat perhitungan terhadap semua oknum penyebar fitnah yang menyebut saya menguasai proyek," tegasnya. Ia menambahkan, jika dirinya mau melakukan, dia memang bisa menguasai proyek. Tapi hal itu tidak dilakukannya. "Bukan menyombongkan diri, saya memiliki banyak uang. Untuk apa saya berbuat seperti itu karena akan berefek negatif terhadap kinerja Taufan,”kata Armen. Ia menyatakan, dirinya belakangan ini sering didatangi wartawan dan LSM, mempertanyakan tudingan itu. ”Saya tidak menyalahkan temanteman. Penyebar kabar bohong yang menyebutkan dirinya ikut berkuasa dan bahkan dianggap sebagai bupati bayangan, sama sekali tidak mengandung kebenaran," ujarnya. Dipaparkannya lagi, ia ikut mendorong Taufan menjadi bupati. “Tentu jika saya berbuat hal yang aneh-aneh. Itu sama saja dengan menjerumuskannya. Hal itu tidak mungkin saya lakukan," katanya.(ESA)

Dana BOS di Madina Belum Terealisasi Panyabungan-andalas Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tahun 2011, sebesar Rp 35,5 M (jumlah dana untuk SD Rp 29,7 M dan SMP sebesar Rp 5,8 M), belum terealisasi hingga 15 Maret 2011. Padahal dana itu sangat dibutuhkan dibutuhkan sekolah. Penyebab tersendatnya aliran dana itu, karena belum turunnya SK dari Pj Bupati Madina, Aspan Sopian Batu Bara. Demikian diungkapkan Kasi Subsidi dan Bantuan Darwin Marpaung SH kepada andalas di ruang kerjanya, Rabu (16/3). Dikatakan, pihaknya belum mengetahui apa alasan sebenarnya mengapa SK tersebut belum turun dari Pj Bupati Madina. Sedangkan hal itu sudah dieksaminasi di Bagian Hukum Pemda Madina."Mestinya dana tersebut sudah terealisasi pada 15 Maret 2011 lalu," katanya. Sedangkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2011 sudah turun/selesai. Sebaliknya, menyangkut SK Tim Pengelolaan Dana BOS kabupaten hingga kini belum ada yang turun. Padahal, dana per triwulannya harus sudah cair sekitar Rp 8 miliar. "Kita sudah mengecek ke kabupaten lain, memang belum ada yang cair. Begitupun, kita harapkan agar secepatnya SK tersebut dapat disahkan Pj Bupati Madina, agar dana bantuan untuk SD sebesar Rp 397 ribu per orang dan untuk SMP Rp 570 ribu per orang bisa segera disalurkan," kata Marpaung.(OI)

Penanganan Kasus PT IA Terkesan Dilematis Batu Bara-andalas Penanganan kasus pemanfaatan pasir kuarsa yang dipindahkan pengusaha PT IA, untuk dijadikan benteng penahan abrasi pasang laut dilahan perkebunan sawit yang dikuasainya, hingga kini belum menemui titik terang. Ditemukan sedikitnya 650 goni pasir kuarsa dimanfaatkan perusahaan berdomisili di Bogak Seberang, Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram,masih menuai dilematis. Bahkan temuan anggota Komisi A DPRD Batu Bara, saat meninjau lokasi perusahaan, ditemui dugaan alih fungsi lahan seluas 35 hektar masih belum tertangani. Cilakanya,dewan sendiri masih bingung menghadapi pengusaha itu, terkait sikapnya yang tidak memenuhi panggilan pihak legislatif. Penanganan problem ini tentu menjadi dilematis. Apakah pihak DPRD Batu Bara, yang sempat mengancam akan melaporkan ke Mabes Polri itu, sudah mulai mengendur ? Lalu, apa pula yang mendasari pihak PT IA tidak mengindahkan surat yang dilayangkan Dishut Batu Bara, tentang pemindahan alat berat beko-nya di kawasan hutan lindung yang ditanaminya sawit itu ? Semuanya masih dilematis. Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Pemuda Persis Batu Bara Ir Erwinsyah, mengatakan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dipegang pihak PT IA, masih bersifat jual beli ganti rugi. ''SKT itu hanya bersifat ganti rugi, tidak bisa dijadikan dasar kuat untuk mengelola hutan, apalagi untuk mengalihfungsikan lahan. Tentu itu tidak dibenarkan,"tegas Erwinsyah, Rabu (16/3). Sebelumnya, Kabid Perlindungan Kawasan Hutan Dishut Batu Bara Rita mengatakan, PT IA belum mau mengeluarkan alat berat beko milik– nya." Sementara Dishut sendiri, sudah menyurati pihak Polres Asahan untuk meminta bantuan personel memindahkan alat berat tersebut," katanya. (ZN).

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Dinas Pendidikan Sergai Gelar Zikir Akbar ARAHAN-Bupati Sergai, Ir H Erry Nuradi MSi menyampaikan bimbingan di hadapan ribuan jema’ah jajaran Dinas Pendidikan Sergai pada dzikir akbar di halaman kantor Dinas Pendidikan Sergai. Sei Rampah-andalas Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H yang dirangkaikan de– ngan dzikir akbar bersama ribuan jema’ah di halaman Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sergai di Sei Rampah, kemarin. Dzikir akbar ini dipandu Pimpinan Thausiyah Dzikir dan Do’a (Tazkira) Sumatera Utara Buya KH Dr Amiruddin MS. Sedangkan Tausiyah Agama disampaikan oleh Al Ustadz

Drs H Amhar Nasution MA. Hadir dalam acara itu, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi, Kajari Sergai Erwin Harahap SH, Wakil Ke– tua DPRD Sergai Drs H Sayuti Nur MPd, Ketua Komisi B DPRD Sergai Safrul Hayadi, Kapolres Sergai yang diwakili Kabag Min Kompol Des Ando, Sekretaris Disdik Eddi Syahputra, para Kepala Bidang Disdik, KCD, para Kepala Sekolah dan guru SD, SMP, SMA dan SMK, Kepala SKPD jajaran Pemkab Sergai serta para tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Bupati mengatakan sebagai hamba Allah SWT yang kurang sempurna tidak mungkin luput dari khilaf dan salah. Menyadari atau tidak setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Karena itu, seharusnya kita dapat menilik kembali atas kesalahan yang pernah dilakukan dan melakukan introspeksi agar tidak selalu menyalahkan ora– ng lain serta saling mengingatkan demi perbaikan bersama. Selain itu, bupati juga merasa sa– ngat bersyukur berkat adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta do’a para alim ulama menjadikan kabupaten ini selalu dalam situasi yang kondusif, jauh dari segala tindakan anarkis yang merugikan kita."Keadaan seperti ini sangat mendukung untuk melakukan pembangunan di berbagai bidang, "tambah Erry Nuradi. Sementara, Kadisdik Sergai Rifai Bakri Tanjung MAP dalam laporannya mengatakan, bahwa tidak hanya sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H, acara tersebut juga dirangkai dengan zdikir akbar

dan do’a bersama untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan me– ningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dzikir akbar ini diikuti 2860 orang jema’ah yang terdiri dari KCD, kepala sekolah dan guru SD, SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Sergai. Rasa bahagia juga dirasakan Ke– tua DPRD Sergai yang diwakili Drs H Sayuti Nur karena dapat mengikuti dzikir dan do’a bersama, memohon kepada Allah SWT dengan segala kerendahan hati. "Dengan berzkikir akan menumbuhkan keikhlasan dalam menjalani tugas-tugas kita seharihari," katanya. Dalam pembukaan dzikir tersebut, Pimpinan Dzikir Tazkira KH Dr H Amiruddin MS mengajak seluruh peserta dzikir untuk mengucapkan Alhamdulillah dan bersyukur kepada Allah SWT atas segala berkah dan hidayah-Nya kepada kita dengan mengucapkan kalimat tahmid dan taqasyur, mengagungkan asma Allah SWT, tutur salah satu Dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU).(RYAD).

Proyek Disdikpora Belum Dibayar, Aspekindo Ancam Demo Lubuk Pakam-andalas Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Deli Serdang, tuding Kepala Dinas pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Deli Serdang, kurang bertanggung jawab menyangkut pembayaran ratusan pekerjaan pembangunan gedung perpustakaan dan moubilier SD, SMP Tahun Anggaran 2010. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan sudah seratus persen selesai, sesuai kontrak kerja. Namun hingga kini proyek yang menggunakan dana Alokasi Khusus (DAK) itu tidak kunjung dibayar. Akibatnya para reka– nan menjadi resah karena terlilit hutang kepada pihak ketiga. Para pelaksana kerja yang sebahagian besar bergabung dalam Aspekindo sudah berulangkali mempertanyakan tentang pembayaran pekerjaan tersebut kepada Saadah MPd, selaku Kepala Dinas Disdikpora, tapi hingga kini belum mendapat kepastian realisasinya. Ironisnya, permohonan klarifikasi pembayaran pekerjaan juga sudah dilayangkan melalui surat resmi atas nama Aspekindo yang membawahi 74 Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) sejak sebulan silam (14 Febuari 2011), surat itu juga belum mendapat jawaban apapun dari dinas. Permintaan pembayaran itu sesuai surat kontrak pemborongan, dengan masa kontrak adalah 45 hari, sejak tanggal 2 November 2010 hingga 16 Desember 2010. Pelaksanaan pekerjan seratus persen selesai, sesuai kontrak kerja. "Tapi kenapa kami belum dibayar,” kata Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Aspekindo Ir Harapan Tambunan mewa– kili kontraktor lainnya, Rabu (16/3). Kepala Disdikpora Saadah MPd terkesan lepas tanggung jawab, karena masa pekerjaan itu masih dijabat

kadis yang lama (Sofian Marpaungred). Itu dibuktikan tidak adanya satu patah kata pun atau respon dari kadis, bagaimana solusi pembayaran pekerjaan gedung Perpustakaan tersebut. Diperkirakan tunggakan pembayaran proyek Disdikpora mencapai Rp 19 miliar. Padahal banyak pemborong mengunakan dana pihak ketiga."Bila surat kami tidak dires– pons kami akan menggelar demo," ancamnya. Dia menambahkan, selain terlambatnya pembayaran pekerjaan Tambunan merasa terkecoh karena sesuai surat perjanjian pemborongan (kontrak) mendapat pekerjaan pe– laksanaan pembangunan gedung perpustakaan dan maubilier di SDN di Lubuk Pakam dengan pagu Rp 99 juta. Padahal di dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) 2010 Disdikpora disebutkan, anggaran pemba– ngunan dan rehabilitasi sedang atau berat termasuk maubilier berasal dari dana DAK Rp 242 juta ditambah dana pendamping dari APBD Rp 22 juta. Sehingga jumlah keseluruhan menjadi Rp 264 juta. Namun faktanya untuk pemba– nguan Perpustakaan dan mobilier– nya para pemborong hanya mendapat pagu Rp 99 juta. “Sudah anggaran berkurang menjadi Rp 99 juta, pembayarannya juga telat. Banyak diantara rekanan ditagih utang oleh pihak ketiga,”kecamnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Deli Serdang Ali Mukron, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, spontan me-

nolak, karena dirinya kurang merasa pas untuk menjawabnya.”Itu sudah kewenangan kadis. Tolong tanyakan langsung kepadanya,”elaknya. (TH)

Dairi Tuan Rumah PRSU ke-40

Budaya dan Tarian Pakpak Semarakkan Acara Pembukaan Sidikalang- andalas Pagelaran kesenian dan budaya Pakpak pada pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-40, yang digelar besok (Jumat, 18 Maret) di open stage PRSU Tapian daya Jalan Gatot Subroto Medan, menjadi acara terpenting pembukaan PRSU kali ini. "Pertunjukan budaya dan kesenian Pakpak menjadi kunci pertunjukan pada pembukaan PRSU ke 40 pada tahun 2011 ini," kata Kabag Humas Pemkab Dairi Erika Hasugian, di ruang kerjanya, Rabu (16/3). Terkait dengan itu, Erika minta seluruh masyarakat Dairi yang hadir pada pembukaan PRSU, hendaknya memakai pakaian adat Pakpak mengingat momen budaya seperti ini bisa dikatakan sangat spesial, bagi masyarakat Indonesia yang multietnis. "Dengan memakai pakaian adat Pakpak serta menjadi tuan rumah pada momen kegiatan budaya se-Sumut, patut kita banggakan. Untuk itu, seluruh masyarakat Dairi yang hadir pada acara pembukaan sebaiknya menunjukkan bukti cinta pada budaya Pakpak," harapnya. Ia menjelaskan, panitia penyelenggara pagelaran kesenian dan budaya Pakpak Kabupaten Dairi tetap ditangani Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Sebelumnya, Kepala Dinas Disbudparpora Drs Bonar Butar-butar menjelaskan kalau persiapan menjadi tuan rumah PRSU, sudah sangat maksimal dilakukan. Pada pembukaan yang akan dihadiri Gubernur Sumut itu akan disambut Ketua Yayasan dan Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro, sekaligus penyerahan hand bouqet kepada istri gubernur, dilanjutkan dengan mangulosi (pemakaian seperangkat pakaian adat) kepada Gubernur Sumut oleh Ketua Lembaga Adat didampingi bupati dan Muspida Dairi. Berbagai acara pagelaran kesenian seperti tari-tarian dan atraksi kesenian persembahan dari Pemerintah Kabupaten Dairi serta paduan suara meretas badai, akan turut memeriahkan pembukaan PRSU. Bonar berharap seluruh elemen masyarakat turut mendukung suksesnya Dairi menjadi tuan rumah penyelenggaraan PRSU ke-40 kali ini.(SS)

Perayaan HUT ke- 38 PDI-P di Langkat Meriah

P

erayaan HUT ke- 38 Partai Demokrasi Indonesia Per juangan (PDI-P) yang turut diwarnai dengan acara lomba memasak, Selasa (15/3), berlangsung dengan meriah dan sukses walaupun tidak dihadiri oleh para pengurus DPP PDI-P dan para pengurus DPD PDIP Sumut. Turut hadir dalam acara yang turut dipancarluaskan secara langsung (live) oleh Radio Suara Perjuangan 99,9 FM itu ribuan para kader dan simpatisan PDI-P, Asisten II Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin, MM sebagai yang mewakili Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu dan para undangan, termasuk dari parpol lain seperti Partai Persatuan Pemba– ngunan (PPP). Ketua DPC PDI-P Langkat, Safri SH dalam sambutannya menegaskan perayaan ini bermanfaat sebagai sarana silaturahmi untuk memperkuat barisan dari bawah. Karena itu, Safril pun mengimbau seluruh kader agar terus giat menjalin kerjasama dan komunikasi politik yang baik, termasuk dengan masyarakat agar PDI-P tetap eksis dan tidak ditinggalkan dalam pemilu 2014 yang akan datang.

“Seharusnya memang begitu, ja– ngan lagi hanya ‘tidur’ dan tidak peduli dengan rakyat. Sebagai anggota dewan misalnya, jangan takut untuk datang dan turun ke bawah. Jangan takut karena dimintai duit sama rakyat,”ujarnya. Safril menegaskan, selama ini kepedulian anggota dewan yang berasal dari PDI-P sendiri masih kurang. Namun, khusus untuk Bupati Langkat, Safril mengaku ‘angkat topi’ dan salut.“ Bukan apa- apa, selama ini bupatilah yang selalu membantu. Setiap kegiatan yang dilaksanakan PDI-P, bupati pasti membantu. Padahal, dia bukan berasal dari PDIP,”ujarnya. Lalu, bagaiamana dengan Wakil Bupati Budiono yang notabene berasal dari PDI-P. Ternyata- mudahmudahan selama menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat baru menyumbang sekitar Rp 6 juta saja. “Dalam acara ini pun kenapa dia tidak datang, saya tidak tahu. Kalian memang pantas untuk bertanya. Namun, kalau Bupati, dia sudah minta maaf karena secara mendadak dipanggil Kajatisu. Sekarang memang sedang ada masalah, namun bukan

andalas/ Budi Zulkifli Akrab-Ketua DPC PDI-P Langkat, Safril SH tampak akrab dengan Asisten II dr H Indra Salahuddin MM. berarti bupati bermasalah. Kejatisu hanya meminta keterangan dan penjelasan saja dari beliau,”ujar Safril. Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sosial, dr H Indra Salahuddin MM dalam sambutannya mewakili bupati menyam-

paikan terima kasih kepada seluruh partai, karena tanpa peran serta partai bupati tentu tidak akan berarti apa- apa. “ Karena itu, marilah kita saling berjabat tangan dan bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,”ujarnya. (BD)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 17 Maret 2011

KILAS

M Zulfri Dikeluarkan dari Sidang Paripurna Langsa-andalas Mantan Ketua DPRK Langsa M Zulfri ST yang sudah diberhentikan melalui Paripurna Dewan beberapa waktu lalu sebagai anggota dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa, karena tersangkut ketetapan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA) RI diminta keluar dan meninggalkan ruang sidang oleh anggota dewan lainnya pada saat berlangsungnya rapat paripurna IV pada penyampaian pandangan komisi–komisi terhadap APBK 2011. Pada sidang, Selasa (15/3), yang berlangsung sekira di ruang sidang DPRK Langsa itu hadir M Zulfri ST untuk memimpin sidang. Sementara sidang–sidang dewan sebelumnya yang selama ini dipimpin oleh wakil ketua. Pada saat itu ketika berlangsungnya sidang tersebut anggota dewan lainnya, langsung memimnta pimpinan sidang yang pimpin oleh Wakil Ketua Syahyuzar AK untuk mengeluarkan Zulfri dari sidang yang saat itu duduk dikursi ketua DPRK. Permintaan Zulfri agar dikeluarkan dari sidang paripurna tersebut disampaikan oleh Syahrial Salim anggota Dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang secara tegas menyatakan, bahwa Zulfri sudah diberhentikan dari anggota dewan sesuai hasil paripurna dewan dan tidak berhak lagi mengikuti atau memimpin sidang. Pernyataan serupa juga disampaikan Rubian Harja anggota Dewan dari Partai Golkar yang menegaskan, kepada pimpinan sidang yang dipimpin Syahyuzar AK supaya Zulfri jangan diberikan hak bicara apalagi untuk memimpin sidang. Sesuai ketententuan paripurna dewan yang sudah diberhentikan. Karena perdebatan sudah semakin alot, pimpinan sidang langsung mengambil alih dan langsung melemparkan pertanyaan kepada forum sidang dengan katakata, apakah setuju saudara Zulfri dikeluarkan dari sidang ini, secara serentak anggota dewan menyahutnya setuju. Kemudian, Zulfri sempat berkata, “Saya akan keluar dari sidang bersama dengan anggota fraksi Partai Aceh (PA),” katanya. Meskipun demikian, akibat perdebatan alot itu sempat menjadi perhatian seluruh unda– ngan yang hadir dalam persidangan ini termasuk Walikota Kota Langsa dan unsur Muspida plus. Sementara itu, Zulfri sebelum meninggalkan gedung dewan terlebih dahulu memasuki ruangan kerjanya beberapa menit. Wakil Ketua DPRK Langsa, Syahyuzar AK yang dimintai tanggapannya sekaitan dikeluarkannya Zulfri dari paripurna, dirinya mengatakan, pihaknya meminta Zulfri meninggalkan ruang sidang adalah menjalankan aturan sesuai paripurna dewan dan secara kelembagaan sudah diberhentikan. (HRN)

14

Mahasiswa-Santri Zikir di Makam Malikussaleh

Empat PT di Aceh Barat Bantu Korban Banjir Bandang Tangse Meulaboh-andalas Bentuk perhatian sejumlah masyarakat Aceh terhadap bencana banjir bandang yang menerjang Tangse Kabupaten Pidie, terus mengalir. Di Aceh Barat, sedikitnya ada sekitar Empat Perguruan Tinggi (PT) ikut menyumbang segala kebutuhan kepada korban. Empat PT tersebut meliputi, Universitas Teuku Umar (UTU), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), dan Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Bina Bangsa (STIKIP). Juli Efendi, selaku koordinator Mahasiswa penggalang dana, mengakui kegiatan tersebut dilakukan sebagai rasa prihatin kalangan mahasiswa yang berada di Aceh Barat dengan melihat kejadian bencana banjir bandang yang menimpa warga Tangse, Kabupaten Pidie. “Mulai Jum’at lalu, kami dari empat PT di Meulaboh langsung mulai menyatukan barisan untuk mengumpulkan bantuan yang berpusat di bundaran Simpang Pelor dan Simpang Kisaran,” katanya kepada andalas, Selasa (15/3). Kata dia, lokasi pengumpulan dana dilakukan pada sejumlah tempat strategis di Kota Meulaboh, seperti Simpang Pelor, Simpang Kisaran, Simpang Empat Jeuran kabupaten Nagan Raya, dan berhasil menggalang dana sebesar Rp 7 juta. “Uang itu untuk dibelikan segala kebutuhan sehari-hari bagi para korban bencana, seperti 300 lembar kain panjang, kebutuhan wanita, dan segala keperluan mandi, sampai dengan handuk. Hal ini sesuai konfirmasi dengan korban di sana. Sebab, sembako telah disalurkan oleh pihak tanggap bencana pemerintah daerah,” katanya. Keprihatinan tersebut, diungkapkan Juli Efendi, karena saat bencana tsunami melanda kawasan Pesisir Aceh, anak-anak pesisir yang ingin pulang harus melalui jalur Tutut Gumpang, Tangse dan sigli. Pasca itu, mereka sangat membantu anak-anak pantai Barat Aceh. Saat itu, Tidak ada kebutuhan sembako yang dinaikkan harga oleh mereka dan sampai satu bulan pasca tsunami, diberi makan gratis oleh masyarakat setempat,” kenangnya peristiwa lima tahun silam. Wapres Utu Juli Efendi, mengatakan, segala kebutuhan masyarakat yang mereka sumbangkan dibelanjakan dikabupaten Pidie/Sigli, sehingga mudah dibawa ke lokasi pengungsian mengingat jauhnya Kota Meulaboh melintasi Calang-Banda Aceh menuju Tangse. Bantuan tersebut langsung diterima pada Senin (14/3) lalu oleh Ketua Penanggulangan Bencana Alam Banjir Bandang Tangse, Nazir Adam SE MM, dan Koordinator Posko M Iriawan SE, di Desa Layan, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. (AFRIZAL)

harian andalas | Hal.

TERBENGKALAI-Gedung perpustakaan di komplek UPTD SKB, Cot Gapu Bireuen dibangun melalui dana Otsus 2008, hingga kini masih terbengkalai. (andalas/Juanda Iskandar)

Perpustakaan UPTD SKB Proyek Terlantar Bireuen-andalas Pembangunan proyek fisik Perpustakaan Unit Pelaksana Tehnis Dinas Sanggar Kegiatan Belajar (UPTDSKB) Bireuen yang dibangun dengan sumber dana otonomi khusus (otsus) Provinsi Aceh tahun 2008 bernilai ratusan juta rupiah, hingga kini sudah tiga tahun masih telantar. Sehingga kayu bagian atas sebagai penyangga atap sudah bengkok-bengkok dan malah ada yang sudah keropos. Kepala UPTD SKB Bireuen, Saifan Nur melalui stafnya Drs Asralidin kepada andalas, Rabu (16/3) mengaku sedih dan kesal. Pasalnya, proyek yang seharusnya telah bisa dimanfaatkan pada akhir 2008 ternyata bagaikan ditinggal begitu saja oleh para rekanan tanpa koordinasi dengan pihak UPTD SKB dan Dinas Pendidikan Bireuen. “Tidak jelas berapa anggarannya, karena saya tidak pernah diberitahukan oleh rekanan dan Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) Darwis dari Dinas pendidikan Aceh. Sumber anggarannya dari dana Otsus 2008, dan Inspektorat sudah berulangkali melakukan peninjauan menyangkut masalah itu, namun realisasinya hingga Maret 2011 belum dilanjutkan,” ungkapnya. Sementara, mantan Kepala SKB Bireuen, Suherman Amin (Pensiun) mengaku pihak PPTK maupun rekanan tidak pernah bertemu denga-

nnya, setelah sekali ketika mereka datang menanyakan tempat lokasi pembangunan akan dilakukan, selebihnya tidak nampak batang hidungnya. Beberapa waktu lalu, tambah Suherman Amin, ia pernah dimintai keterangan oleh tim peme– riksa dari Inspektorat Provinsi (Bawasda), bahkan Inspektorat dari Bireuen diketuai Suryadi mempertanyakan kepadanya, dan jujur ia me– ngaku tidak mengetahui perihal anggaran proyek tersebut karena tidak pernah mendapat konfirmasi dari pihak rekanan, dan otomatis ia tidak mau bertanggungjawab. Menurut Suherman Amin, pada Maret dan April 2009 lalu, Bawasdaprov Aceh pernah turun untuk mengecek paket proyek itu, namun Suherman mengaku tidak tahu kelanjutannya, yang pasti ini telah menjadi temuan mereka. Bahkan, ketika itu PPTK yang dikonfirmasinya mengatakan akan mengusulkan kembali pada 2010 sebab pada 2009 telah diusulkan tidak ada rea– lisasi. Namun, tak pernah ada bahkan belum ada tanda-tanda untuk dilanjutkan. Atas tanggungjawab moralnya, kata Suherman Amin, ia datang ke Banda Aceh untuk melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan melalui PPTK yang menggantikan Darwis, yakni Irwan. Namun Irwan menyebutkan untuk tahun 2010 dia tidak mengusulkan dan katanya sudah mendapatkan informasi dari bagian perencanaan Pak Irhamuddin bahwa tidak ada dana. Dijelaskan, Irwan kepadanya menyebutkan, menyangkut perpustakaan UPTD SKB Bireuen akan diusulkan pada anggaran 2011, namun belum juga terealisasi. (JND)

Aceh Utara-andalas Ibrahim Qamarius, Koordinator Seminar Internasional Malikussaleh dulu, kini dan yang akan datang, kemarin mengatakan, puluhan ribu mahasiswa, santri dan masyarakat akan melakukan zikir di makam Malikussaleh. Hal itu dilakukan untuk menghargai Sultan Malikussaleh dalam menyebarkan Islam di Indonesia dan Asia Tenggara. Khusus untuk mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Malikussaleh diperkirakan berjumlah 12 ribu mahasiswa dan pada hari itu mereka akan melaksanakan zikir dan mengikuti kuliah umum yang akan disampaikan oleh Tengku H Ibrahim Bardan, Pimpinan Dayah Malikussaleh. “Pada hari itu, Kamis (17/3), semua mahasiswa dari dua kampus itu akan diabsensi di Makam Sultan Malikussaleh. Mereka semua di sana mengikuti kuliah umum. Di sana, para mahasiswa akan bergabung dengan para santri dan masyarakat umum untuk berzikir kepada Sultan Malikussaleh pembela agama Islam di Asia Tenggara,” kata Ibrahim Qamarius. Samudera Pasai dikenal juga Samudera Darussa– lam merupakan kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatera, tepatnya di daerah Geudong, Kecamatan, Samudera, Aceh Utara, Indonesia. Setelah 200 tahun Sultan Malikussaleh wafat, kerajaan Samudera Pasai dikuasai oleh Portugis dan Gajah Mada. Malikussaleh bernama asli Sultan Meurah Silu, keturunan dari suku imam empat. Sebutan untuk keturunan empat maharaja yang berasal dari Mon Khmer, merupakan pendiri pertama kerajaan di Aceh pra-Islam, diantaranya Maharaja Syahir Po-He-La pendiri Kerajaan Peureulak di Aceh Timur, Syahrir Tanwi pendiri Kerajaan jeumpa (champa) di Bireuen, Syahril Poli Kerajaan Sama Indra di Pidie, Syahril Nuwi Kerajaan Indra Pura di Banda Aceh. (RZ/SYN)

Disdikbudpora Yakin Peserta UN 2011 Lulus 100 Persen Bireuen-andalas Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Bireuen Drs Asnawi MPd sangat yakin, para siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pembelajaran 2010/2011 ini akan berhasil seluruhnya dan lulus 100 persen. Keyakinannya itu terungkap ketika andalasmenanyakan masalah pelaksanaan UN yang akan dimulai 18 April–Mei 2011 mendatang. Menjawab andalas di ruangan kantornya beberapa waktu lalu, Asnawi menyebutkan, UN bukanlah satusatunya penentu kelulusan siswa yang ikut serta dalam mengikuti ujian nasional, akan tetapi penentuan kelulusan siswa berdasarkan dari satuan pendidikan (sekolah), yang memperhitungkan hasil UN, Ujian Sekolah (US) dan penilaian guru mata pelajaran di sekolah (nilai rapot). Asnawi mengatakan, kriteria lulus dari satuan pendidikan pada tahun pembelajaran 2010/2011 dengan standar nilai minimal 5,50. Ini merupakan nilai gabungan (NG) yang merupakan perpaduan UN (X) dan nilai sekolah (Y) dengan bobot presentase untuk hasil UN 60 persen dan hasil ujian sekolah serta penilaian guru (nilai Raport) 40 persen. “Kelulusan siswa bukan ditentukan nilai UN saja, tetapi nilai gabungan UN dan nilai sekolah,” tegas Asnawi seraya menyebutkan pihaknya menargetkan siswanya lulus dengan kualitas baik. Menurut Asnawi, formulasi kelulusan NG = 0,6X + 0,4Y. Y adalah nilai sekolah yang merupakan nilai rata-rata hasil ujian sekolah dan nilai rapor semester 3,4 dan 5 bagi SMA/MA/SMK dan SPK, raport semester 1,2,3,4 dan 5 untuk SMP/MTs dan nilai semester 7,8,9,10, dan 11 untuk SD/MI. (HUS)

Bireuen Perlu Kembangkan Objek Wisata Islami

U

ntuk pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Bireuen, Pemda Bireuen perlu mendata berbagai situs sejarah yang akan dikembangkan dan dilestarikan agar tidak punah. Masyarakat tidak perlu keliru memahaminya, sebab seluruh lokasi pariwisata yang akan ditata Pemkab Bireuen diusahakan bernuansa Islami sesuai syariat Islam yang berlaku di wilayah Bireuen. andalas sempat berbincang-bincang dengan peneliti dari Aceh Landscape Development Center (Aldec) Ir A Farhan Abus, ketika berkunjung ke Bireuen beberapa waktu lalu, terkait pemahanam masyarakat Bireuen yang masih terkesan negative thinking tentang objek wisata. “Selama saya melakukan pengkajian dan penelitian di Bireuen, sebagian masyarakat mengartikan tempat wisata itu identik dengan tempat maksiat, padahal objek wisata itu tidak demikian anggapannya,” kata Farhan. Menurutnya, pemerintah melalui dinas terkait perlu melakukan penyuluhan kepada masyarakat, terutama kepada warga di sekitar lokasi objek wisata yang ingin dikembangkan. Tentunya harus disesuaikan dengan kultur dan norma-norma agama yang berlaku di daerah tersebut. Objek wisata di Bireuen, dapat dikembangkan melalui objek wisata yang bernuansa Islami. Pengelola objek wisata dapat melibatkan masyarakat setempat dengan membuat aturan bagi pengunjung ke objek wisata dengan melibatkan unsur terkait dari pemerintahan. Kabupaten Bireuen, sambungnya, selain memiliki kekayaan alamnya,

juga mempunyai objek wisata pantai yang indah serta memiliki beragam objek wisata sejarah dan budaya di sejumlah kecamatan yang belum dikembangkan secara optimal. “Banyak objek wisata yang seharusnya dapat dikembangkan kembali, seperti Pantai Ujong Blang, Kuala Raja, Pantai Kuala Jangka, Krueng Simpo, Cot Panglima, Situs sejarah Awe Getah, Situs Raja Jeumpa, air terjun di pedalaman Simpang Mamplam dan beberapa objek wisata lainnya,” terang Farhan. Diakuinya, dengan adanya sarana objek wisata, hal itu akan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar lokasi, dan dengan adanya wisatawan ke sana berarti akan menambah putaran perekonomian warga di sana . Ir A Farhan Abus yang merupakan sarjana jebolan teknik Pertamanan IPB Bogor itu menambahkan, peme– rintah Bireuen tetap komit megupa– yakan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, akibat keterbatasan penyuluhan apa yang akan dilakukan memupunyai kendala dari masyarakat itu sendiri. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Olahraga Drs Asnawi MPd menyebutkan, pihaknya sudah melakukan survey terhadap Barang Cagar Budaya (BCB), Situs sejarah dan potensi objek wisata yang akan dikembangkan. Dijelaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaan potensi wisata dan tidak hanya sebatas pada sektor wisata pantai, akan tetapi juga program wisata budaya, tempat-tempat bersejarah termasuk situs yang akan diupayakan pemugarannya. Menurutnya, ke depan pihaknya

TEMPAT PEMANDIAN-Lokasi objek wisata yang merupakan kawasan tempat pemandian di wilayah Bireuen yang akan dibenahi dan ditata Pemkab Bireuen. (andalas/suherman amin) berupaya terus menggali potensi situs sejarah yang saat ini barangkali nyaris punah dan tidak diketahui oleh ge– nerasi penerus bangsa. Sebagai contoh pihaknya sudah mendata seluruh situs sejarah baik ulama kharismatik maupun pahlawan–

pahlawan yang berjasa baik daerah maupun nasional seperti Kuburan Raja Jeumpa, Kubu Tgk Dilapan, Tgk Chiek Peusangan dan berbagai situs sejarah lainnya yang harus diketahui oleh ge– nerasi penerus bangsa terutama yang ada di wilayah Kabupaten Bireuen. (HERA)


Kamis

SAMBUNGAN

17 Maret 2011

Syamsul ’Raja Siram’

HARUS DIHUKUM BERAT .........(Dari Halaman 1) kasus dugaan korupsi APBD masuk pejabat kelas kakap yang selama ini sulit terjamah hukum,” ujar Paulus Kasus dugaan korupsi Gubsu H Syamsul Arifin ini sudah lama ditunggu-tunggu segenap masyarakat khususnya Sumut. Karena dana APBD yang awalnya berjumlah Rp 106 miliar yang. Akibat korupsinya yang begitu besar, banyak proyek pembangunan infastruktur di Kabupaten Langkat yang amburadul bahkan ada yang fiktif. Sekaitan disidangkannya Syamsul Arifin dengan dakwaan korupsi APBD Pemkab Langkat, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Gamawan Fauzi diminta supaya mempercepat penonaktifan H Syamsul Arifin dari jabatan Gubsu. Hal ini perlu dilakukan secepatnya guna menghindari terjadinya dualisme kepemimpinan di jajaran Pemprovsu. Selain itu, Gubsu H Syamsul lebih fokus menghadapi proses hukumnya. Syamsul Arifin sebaiknya jangan dibebani lagi tugas-tugas pemerintahan mengingat proses hukum yang dihadapinyapun sudah sangat berat. “Kekuasaan pemerintahan Sumut sebaiknya diserahkan penuh kepada Wakil Gubsu Gatot Pujonugroho. Sehingga roda pemerintahan dapat berjalan stabil, nyaman, mantap, aman dan terkendali tanpa menimbulkan perpecahaan atau kelompok-kelompok antar sesama pejabat maupun kalangan PNS di jajaran Pemprovsu,” ujar Paulus. Ditegaskan, secara politik H Syamsul Arifin gagal memimpin Sumut. Dengan terlibatnya Syamsul Arifin dalam

Langkat, yang kini sedang menjalani proses persidangan di PN Tipikor Jakarta Selatan, Sumut sudah kehilangan martabat, wibawa dan citra. “Karena itu, Sumut tidak etis dipertahankan dipimpin seorang tersangka korupsi uang negara seperti Gubsu H Syamsul Arifin,” ujar Paulus. Ditegaskan, memang sesuai UU No 32 tentang Pemerintahan daerah, walaupun sesesorang Kepala Daerah sedang menjalani proses hukum masih tetap berkuasa menjalankan roda pemerintahan sebelum dinonaktifkan oleh Mendagri. Demikian juga menyangkut hukum di negeri ini tetap menganut azas praduga tak bersalah. Seseorang tersangka tidak boleh dikatakan bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Namun secara etika, logika, moral maupun politik, tidak etis seorang terdakwa berkuasa mengendalikan Pemprovsu. “Kemendagri seharusnya mendorong lebih cepat penonaktifan Gubsu Syamsul Arifin. Kekuasaan pemerintahan diserahkan kepada Wagubsu Gaotot Pujo Nugroho,” tegas Paulus. Bila Gubsu Syamsul Arifin terus dipertahankan mengendalikan Sumut walaupun sudah bertatus terdakwa, maka dualisme kepemimpinan di jajaran Pemprovsu semakin memanas. Tentu keadaan seperti ini akan mempengaruhi kelancaran roda pemerintahan. “Coba bayangkan, Gubsu H Syamsul Arifin yang lagi nginap di Rutan Salemba masih leluasa merekrut pejabat Eselon II dan bongkar pasang Ptl Setdaprovsu,” ujar Paulus.(WAN)

5 Warga Medan Selamat .........(Dari Halaman 1) ristiwa gempa dan tsunami kota yang tidak jauh dari pusat gempa dan tsunami Jepang. Pemerintah kita telah menunjukkan rasa tanggungjawabkanya terhadap warganya yang sedang kesulitan,” ujar Zakir Alamsyah mengapresiasi KBRI di Jepang. Menurut Muhammad Zakir Alamsyah yang merupakan salah seorang advokad di Medan, keberadaannya bersama istrinya Erni Maimun di Kota Miyagi, Sendai atau 10 KM dari pusat gempa adalah untuk berkunjung ke rumah putrinya Lia Maisyarah. Lia tinggal bersama suaminya Ali Mansur dan seorang anak mereka Muhammad Luthfi Allie (3,5) tahun. Mereka merupakan mahasiswa USU yang dikirim untuk melanjutkan kuliah di salah satu Universitas di Jepang jurusan Sastra Jepang. Begitu tsunami melanda kawasan Sendai, kata Zakir Alamsyah, mereka dan warga Jepang lainnya langsung dievakuasi ke tempat aman. Namun, selama berada di penampungan, mereka hanya diberikan nasi dan makan rumput laut. “Kami siungsikan di sebuah terowongan, dengan kondisi air dan lampu mati. Selain terjadi gempa susulan, juga terjadi ledakan beberapa reactor pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di kawasan Fukushima. Kondisi tersebut membuat suasana makin mencekam. Untungnya, Kedubes dan KBRI cepat mengambil tindakan dengan memulangkan WNI ke Indonesia,” kenang Muhammad Zakir Alamsyah. Sementara, Lia Maisyarah mengaku trauma dengan pe-

yang terjadi di Jepang. Dia mengaku, gempa dan tsunami di Jepang lebih parah dari gempa dan tsunami yang terjadi di Aceh akhir Desember 2004 lalu. “Gempa dan tsunami di Jepang merupakan peristiwa yang paling dasyat yang pernah di terjadi di dunia. Bencana alam tersebut telah melumpuhkan sebagian perekonomian Jepang. Kita berharap gempa susulan dan hujan disertai salju di Jepang bisa normal kembali,” ujar Lia yang mengaku sudah 2 tahun berada di Jepang. Di tempat terpisah, otoritas Jepang merilis jumlah resmi korban yang tewas dan hilang menyusul gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan wilayah pantai timur laut Jepang pada 11 Maret lalu. Sejauh ini, jumlah korban jiwa dan hilang telah mencapai lebih dari 11.000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.676 dikonfirmasikan tewas. Demikian disampaikan badan kepolisian nasional Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/3) Menurut badan kepolisian nasional Jepang dan update terbarunya, jumlah orang yang hingga kini belum ditemukan menyusul bencana gempa dan tsunami Jepang adalah 7.558 orang. Sedangkan jumlah orang yang mengalami luka-luka tercatat sebanyak 1.990 orang. Pada Minggu, (13/3), kepala kepolisian Miyagi mengatakan, jumlah korban jiwa diperkirakan akan melampaui angka 10 ribu orang di wilayahnya sendiri. Miyagi merupakan salah satu prefektur yang paling parah diguncang bencana gempa dan tsunami.(RIL/BBS)

Sapi Lahir

Berkaki Enam .........(Dari Halaman 1) miliki anus. dengan posisi kaki empat pada tempat yang normal dan kaki ke enam berada diatas punggung dan satu cabang kaki dibagian kanan namun sempat dilakukan pembedahan pada anus sapi tersebut sebab ketika lahir tidak me-

Kejadian ini kontan membuat warga berduyun-duyun mendatangi tempat dimana sapi dilahirkan hingga mengundang perhatian para kuli tinta di wilayah Pulang Pisau kota yang berjarak tempuh melalui jalan darat memakan waktu satu jam.(VI/IN)

harian andalas | Hal.

15

Aset Jalan Jawa Makin Kontroversi Medan-andalas Kepastian kepemilikan lahan di kawasan Jalan Jawa, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan saat ini terus memicu polemik dan menimbulkan kontroversi. Meskipun demikian, pengembang dari PT Arga Citra Kharisma (ACKH) masih terus melakukan pembangunan di lahan itu yang nantinya ‘disulap’ menjadi sentra pusat bisnis di kota metropolis. Kepala Bagian Perlengkapan dan Aset Sekda Kota Medan Muhammad Husni yang ditemui wartawan di ruang kerjannya, Selasa (15/ 3) menegaskan sejauh ini

pihaknya masih tetap melakukan pembahasan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). “Antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan PT KAI sampai masih terus melakukan pembahasan terkait persoalan lahan di Jalan Jawa itu. Positioning lahan itu masih kita dudukkan dengan PT KAI,” kata Husni Lahan di Jalan Jawa yang belakangan ini banyak dipermasalahkan kalangan DPRD Medan maupun PT KAI sendiri, sambung Husni, merupakan historis yang cukup pancang dan persoalan lama antara Pemko Medan dengan PT KAI. Namun demikian,

Husni mengaku tidak mengetahui proses perpanjangan hak guna bangunan (HGB) kepada PT Arga Citra Kharisma (ACKH). Ia menambahkan, pihaknya tidak posisi yang tempat menjelaskan proses tersebut. “Secara kelembagaan kita tidak ikut dalam proses itu. Tugas kita hanya mencatat dan mendata mana-mana saja yang menjadi asset Pemko Medan,” ujarnya. Ditanya terkait luas tanah di Jalan Jawa yang terdaftar sebagai aset Pemko Medan, Husni lagi-lagi mengaku belum mengetahui secara pasti dan berkilah baru bertugas. “Saya baru terhitung dua

minggu bertugas disini (KepalaBagian Perlengkapan dan Aset Kota Medan). Karena itu saya belum tahu pasti berapa luas tanah itu yang resmi menjadi aset Pemko Medan. Saya akan pelajari dulu,” ujarnya. Sementara pantauan di lapangandi sekitar lahan Jalan Jawa, saat ini proses pembangunan yang dilakukan PT ACKH masih berlangsung. Di lokasi lahan yang nantinya akan menjadi pusat bisnis itu terdapat dua plang merek berlogo Pemko Medan bertuliskan, tanah ini seluas 22.377 M2 dan seluas 13.578 M2 milik Pemerintah Kota Medan. Sedangkan plang satu lagi

Reaktor 4 PLTN Fukushima Terbakar Jepang-andalas Kebakaran kembali melanda reaktor 4 nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima, Jepang, Rabu (16/3). Seorang pegawai PLTN memastikan asap terlihat keluar dari atap reaktor 4. Tiga jam usai kebakaran, Badan Keamanan Nuklir Jepang mengatakan api dan kepulan asap tidak berlangsung lama. Kini pihaknya masih menyemprotkan air menggunakan helikopter dan mobil pemadam untuk mencegah radiasi. Kebakaran menghantam reaktor yang sama, Selasa kemarin. Insiden itu menimbulkan keretakan di atap. Sebelumnya, Selasa kemarin, reaktor nuklir 2 meledak sehingga pemerintah Jepang memperluas zona bahaya radiasi nuklir. Pada Selasa kemarin, tingkat radiasi nuklir dari PLTN Fukushima naik. Sebanyak 140 ribu warga di area bahaya diminta tetap tinggal di rumah. Puluhan ribu lainnya dievakuasi. Pemerintah melarang penerbangan di areal dekat PLTN.

MELEDAK– Reaktor 4 nuklir di PPLTN Fukushima, Jepang kembali meledak dan mengeluarkan asap tebal, Rabu (16/3). Sementara itu Sekretaris Kabinet Yukio Edano mengatakan tingkat radiasi dalam radius 20 kilometer dari pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima, tidak memiliki risiko serius bagi kesehatan manusia. Sebagaimana diberitakan NHK, Edano merujuk pada tingkat radiasi maksimum 0,33 millisieverts per jam yang dideteksi oleh Kemen-

terian Ilmu Pengetahuan pada Selasa malam. Ia mengatakan tingkat radiasi itu tidak memiliki efek negatif pada kesehatan, bahkan jika bekerja di luar rumah di daerah tersebut selama beberapa hari. Edano menambahkan, meski penduduk dalam radius 20 hingga 30 kilometer dari pembangkit diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah,

bukan berarti orang tidak bisa memasuki zona tersebut. Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Selain itu, Edano menambahkan, dia juga telah menerima laporan bahwa upaya pendinginan dengan menyemprotkan air pada pembangkit yang rusak terus dilakukan, dan ia berharap proses pendinginan akan stabil sesegera mungkin.(IN)

Gatot Tak Mau Wewenangnya Dibatasi .........(Dari Halaman 1) nerima Keputusan Presiden Gubernur Sumut, Gatot hanya berwenang menyelenggarakan kegiatan pemerintah, memperlancar urusan pembangunan, pelayanan, dan tugas rutin lainnya. Sedangkan, kebijakan strategis, yang menggangu investasi, dan merusak kepastian hukum tidak dibenarkan. Memutasi pejabat merupakan salah satu contoh kebijakan strategis yang menurut Djohermansyah tidak bisa dilakukan. Kalaupun dilakukan, maka harus berkoordinasi dulu kepada Kemendagri. Djohermansyah menegaskan, apabila Wagubsu Gatot mengambil kebijakan kebijakan strategis tanpa laporan atau koordinasi dengan Kemendagri, maka akan dikenakan sanksi. Wagubsu Gatot lebih sepakat jika kewenangan sebagaimana dimiliki gubernur juga bisa digunakan seorang penjabat gubernur. Dia pun meragukan kebijakan Kemendagri dengan membatasi kewenangannya jika ditetapkan sebagai Penjabat Gubernur Sumut. “Saya justru ingin mengkonfirmasi betulkah itu pernyataan Dirjen Otda,” ujar Gatot. Gatot mengaku belum me-

(Keppres) mengenai pengangkatannya sebagai Penjabat Gubernur Sumut. Walau Gubernur Sumut Syamsul Arifin sudah diberhentikan sementara, secara hukum tidak ada kekosongan kepemimpinan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Sebab, jika gubernur sedang berada di luar provinsi atau berhalangan sementara, maka wakil gubernur secara langsung menjadi pelaksana tugas gubernur. Namun, untuk kondisi saat ini, lanjut Gatot, ketentuan yang diatur dalam undang-undang adalah penetapanan penjabat gubernur, bukan pelaksana tugas. Untuk penetapan penjabat gebernur membutuhkan Keppres (Keputusan Presiden). “Karena belum ada penetapan sebagai penjabat gubernur, maka kewenangan saya sekarang sebagai wagub,” ujarnya. Sebelumnya, Syamsul Arifin menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (14/ 3). Jaksa Penuntut Umum, Chatarina, membeberkan aliran uang APBD Langkat 20002007 yang diduga dikorupsi Syamsul Arifin dan dibagibagikan kepada koleganya. Wajar jika nama-nama yang disebutkan Chatarina dalam

dakwanya membuat orang penerima dana korupsi tersebut ketar ketir. JPU mendakwa Gubernur Sumut tersebut bersama sama Buyung Ritonga selaku pemegang kas daerah Langkat periode 1998 2006 dan selaku kuasa bendahara umum daerah (BUD) tahun 2007 2008, Surya Djahisa (Kabag Keuangan Langkat periode 1998 2003 dan Plh Kabag Keuangan kabupaten Langkat 2003 2004), Aswan Sufri (Plt Kabag Keuangan 2004 2005 dan Kabag Keuangan Langkat tahun 2006 2007), dan Taufik (Kabag Keuangan Langkat tahun 2007 2008). Mereka didakwa melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri dan orang lain sehingga merugikan kas Pemkab Langkat sebesar Rp 97,8 miliar. Syamsul memerintahkan bawahannya tersebut mengeluarkan dana APBD dan APBD P Langkat tanpa melalui prosedur. Menurut Chatarina, sejak Februari 2000 sampai Desember 2007, Syamsul mengorupsi dana APBD Langkat sebesar Rp 52,004 miliar. Dari jumlah ini, Syamsul dan keluarganya, menikmati Rp 30,75 miliar. Mereka adalah Fatimah Habibi (istri), Aisia Samira dan Beby Arbiana

(anak), Syah Afandin atau Ondim (sekarang Ketua DPW PAN Sumut), Lela Wongso alias Ilel, Khairuddin alias Kecik, dan Khairul Bariah alias Cecek (adik), Noor Jihan (keponakan) serta ibunda terdakwa. Sisanya, sekitar Rp 21,33 miliar dibagi-bagikan Syamsul pada kepada lembaga negara dan koleganya dari lembaga organisasi dan rekan pribadi Syamsul. Chaterina menambahkan hntuk Bagian Tata Pemerintahan Sekda Langkat, nilai kas bon, pada tahun 2000 mencapai senilai Rp 139 juta. Pada tahun 2001, jumlahnya Rp 110 juta. Uang itu diberikan sebagai fee proyek yaitu Rahmat, im Itwilprop SU, tim BPKP Medan, DJA Medan, Anggota DPRD Sumut, anggota DPRD Langkat. Syamsul didakwa dengan dakwaan kumulatif. Dalam dakwaan primair, jaksa mendakwa Syamsul melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang undang nomor 31 tahun 1999 seperti yang diubah dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sementara dalam dakwaan subsider, Syamsul dituduh melanggar Pasal 3 UU serupa junto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHAP.(WAN/BBS/IN)

berlogo PT KAI tampak sudah dikaburkan dengan cat, sehingga tulisanya tidak terlihat jelas.. Namun dari dekat, tulisan itu masih bias diartikan bahwa PT KAI masih menerangkan bahwa tanah itu milik PT KAI. Sebelumnya oknum Penjabat Wali Kota Medan Rahudman Harahap waktu itu telah menyerahkan lahan sekitar 26.620 meter persegi kepada pihak ketiga yakni PT Arga Citra Kharisma (ACK) pada 12 Februari 2010 lalu. PT ACK juga sudah membayar Rp 3,1 miliar kepada Pemko Medan untuk mendapatkan hak guna bangunan di atas lahan tersebut.(BEN)

Kinerja Mendagri Dapat Apresiasi Medan-andalas Presiden LSM Pemuda Pelopor Pemberantasan Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Judi dan Narkoba (P3-KKN-JN), Jupiter R Tamba akan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gumawan Fauzi atas keberhasilannya menjalankan roda pemerintahan yang bersih di Kemendagri RI, besok, Jumat (18/3). Pemberian Piagam Penghargaan ini kepada Kemendagri Gumawan Fauzi berdasarkan hasil evaluasi LSM P3KKN JN selama ini di tingkat Kabinet Indonesia Bersatu. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja tingkat Kabinet Indonesia Bersatu selama ini, LSM P3-KKN-JN menetapkan Kemendagri Gumawan Fauzi yang terbersih diantara seluruh Kabinet SBY. Memang masih banyak kementeraian lainnya yang baik, namun diantara mereka yang paling baik dan bersih adalah Kemendagri Gumawan Fauzi. Hasil monitoring dan evaluasi kami, Gumawan Fauzi merupakan sosok mentri yang patut diteladani semua Kabinet SBY. Kemendagri Gumawan Fauzi ini benar-benar mampu mengimplementasikan tugas dan tanggungjawabnya terhadap masyarakat. Mampu memberikan pelayanan prima terhadap publik. Instansi yang dipimpinnya benar-benar bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. Menurut hemat, sambung Jupiter R Tamba, Gumawan Fauzi bukan saja bersih semasa menjabat Kemendagri sekarang ini, tetapi juga sema beliau menjabat Gubernur Sumatera Barat. Selama menjabat Gubernur Sumbar, masyarakat Sumbar juga mengakui kepiawaian kepemimpinan Gumawan Fauzi. Gumawan Fauzi cukup dekat dengan rakyat tanpa pandang bulu. Beliau tetap siaga dan terbuka dan tanggap terhadap seluruh keluhan warganya. Gumawan Fauzi dalam menjalankan tuga-tugas pemerintahan benar-benar jujur, ikhlas,tulus dan bekerja tanpa tamprih. Jupiter mencontohkan seperti kesigapannya saat Sumbar dilanda Gempa. Beliau selalu tanggap terhadap peristiwa yang menimpa warganya. Karena keberhasilan beliau inilah membangun Sumbar serta ketulusan, kejujuran dan keikhlasannya sehingga Presiden SBY meminangnya menjadi Kemendagri. “Tentu pejabat negara seperti ini wajar diberi dukungan dan penghargaan untuk lebih mendorong kinerja yang lebih baik dan berkualitas serta tercapainya pelayanan publik yang prima”, ujar Jupiter.(WAN)

Ditemukan Menangis, tak Mau Bicara .........(Dari Halaman 1) am dengan tatapan sayu.

mengharapkan kedatangan seseorang. Sepulang dari Gambir Baru, Satimin kembali melintasi kawasan itu dan melihat kedua bocah masih berada di sekitar lokasi tersebut . Bocah laki-laki berusia empat tahun berdiri di tepi jalan raya sambil menangis. Sedangkan adiknya hanya berdiri terdi-

Saat itulah kakek tua itu menyadari ada yang tidak beres dengan kedua bocah. Merasa kasihan, Satimin pun mendekati kedua bocah dan menanyakan apa yang terjadi. Namun kedua bocah tak mau menjawab. Ia juga berusaha menanyakan nama kedua bocah, nama orang tua, tempat tinggal keduanya, dan pertanyaan lainnya. Namun tak sepotong

kalimat pun meluncur dari mulut kedua bocah tersebut. Merasa tak tega meninggalkan. kedua bocah akhirnya mau dibujuk Satimin ikut dengannya dan lantas diantarkan ke rumah Kepala Lingkungan III, Kelurahan Selawan. “Saya yang menemukan kedua anak itu, ketepatan waktu itu saya sedang melintasi jalan itu. Saya menduga, keberadaan

kedua anak itu di kebun itu karena dibuang orang tuanya. Karena mereka tak mau diajak ngomong, makanya saya bawa ke rumah kepling (Kepala Lingkungan) dengan harapan, nantinya orang tuanya bisa kita cari bersama-sama,” kata Satimin. Kepala lingkungan III, Kelurahan Selawan, Ngadimin di kediamannya membenarkan kedua bocah itu

diserahkan Satimin. “Saya dan warga lainnya kewalahan untuk membantu mencari alamat kedua bocah itu. Pasalnya, keduanya hanya terdiam ketika ditanya nama dan alamat orang tua mereka. Namun begitu pun, akan tetap kita cari,” ujar Ngadimin yang mengaku akan menyerahkan kedua bocah kepada polisi andai kata orang tua kedua bocah itu tidak ditemukan.(ESA)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 17 Maret 2011 | No: 1838/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Dhani Merasa Makin Tenar Setelah Bermasalah ADA yang terlihat berbeda dari penampilan Dewi Sandra. Penyanyi ini terlihat lebih kurus dari biasanya. Dewi mengaku tubuhnya memang mengalami penurunan. Ia merasa puas dengan bentuk tubuhnya yang sekarang ini. "Tubuh kurus ini adalah idaman saya. Saya terlihat lebih dinamis di panggung. Lebih simple, beda dengan beberapa bulan yang lalu yang terlihat gemuk," kata Dewi saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu 16 Maret 2010. Pelantun 'Kapan Lagi Bilang I Love You' ini mengaku dengan berat badan sekiitar 50 kilogram sering mendapatkan pujian dari temantemannya. "Banyak yang bilang lebih kurus saya jadi lebih cantik," ungkapnya sambil tertawa. Jika beberapa selebriti memiliki trik khusus untuk menurunkan berat badan, tidak demikian dengan Dewi. Ia mengaku tak memiliki resep khusus. "Dari kemarin memang banyak kerjaan yang saya lakukan di luar kota. Dan sedang promosikan beberapa lagu juga," ungkapnya. Sebelumnya santer dikabarkan janda Glen Fredly itu menggandeng pria baru. Pelantun 'I Love You' ini terlihat bergandengan tangan dengan seorang pria keturunan Arab. Dewi Sandra yang mengenakan pakaian bergaya overcoat dan bercelana legging itu tampak menggandeng pria tampan di Bandara Soekarno-Hatta belum lama ini. Dengan berkacamata cokelat khasnya, Dewi asyik menggandeng pria tadi. Si pria terlihat menggunakan busana kaos kerah hijau dengan paduan celana jins. "Mau ke Malang," kata Dewi kepada di Terminal 2F sekitar pukul 07.00 WIB. Tak banyak perkataan yang disampaikan Dewi. Dia pun langsung pergi dan mencari lokasi untuk sarapan. Setelah resmi menjanda dua kali, Dewi Sandra mengaku sulit untuk jatuh cinta lagi. Tapi itu bukan karena dirinya merasa trauma dengan kehidupannya yang sudah dua kali menyandang status janda. "Saya belajar banyak banget. Saya anggap itu proses dalam kehidupan," ujar Dewi usai persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Minggu 1 November 2009 silam. Bahkan, Dewi mengaku dia tak ingin mengalami mati rasa. Dia memiliki impian untuk mempunyai keluarga yang utuh dan bahagia.(BBS)

Channing Tatum Ingin jadi Bodyguard Rihanna WALAU remake film BODYGUARD yang sempat dipopulerkan oleh Whitney Houston masih 'berbentuk' kabar burung, namun beberapa bintang Hollywood sudah terkena akibatnya. Setelah Rihanna dicalonkan menjadi 'pengganti' Houston, sekarang giliran Channing Tatum yang dikabarkan menjadi pemeran sang bodyguard. Apa pendapatnya? Sang aktor yang juga sempat membintangi G.I. JOE: THE RISE OF THE COBRA ini mengaku tak tahu tentang rencana ini, namun juga tak akan menolak kalau satu saat nanti benar-benar akan ditawari. "Tidak (tahu), iya kah? Aku tak akan tak melakukannya, but I don't know," jawab sang aktor tampan dalam wawancara

dengan radio BBC. Ketika diberitahu bahwa calon pemeran utama wanitanya adalah Rihanna, suami Jenna Dewan inipun langsung menampakkan rasa tertariknya. "Maksudku, Rihanna seksi - aku benar-benar tertarik untuk menjaga tubuh itu - tapi aku tak yakin akan berperan dalam film itu)," aku Tatum sambil bercanda. Sayangnya, walau belum ditawari secara resmi, Rihanna sudah menolak mentah-mentah peran ini. Alasan yang dikemukakan Rihanna pun cukup masuk akal, karena dirinya tak ingin melakukan peran yang sama di kehidupan nyata dan di dalam film, yakni sebagai penyanyi. Yah, Tatum pun harus gigit jari dong! (KPL)

artika sari devi

Langsing Tanpa Diet SETELAH sempat gemuk karena hamil, Artika Sari Devi saat ini terlihat lebih langsing. Puteri Indonesia 2004 itu pun mengaku bentuk tubuhnya menjadi langsing tanpa diet. Hal itu diungkapkan Artika saat ditemui di acara kampanye 'Mulai Hidup Sehat dari Sekarang' yang diprakarsai Danone AQUA di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (16/3). Istri musisi Baim itu mengungkapkan, berat badannya turun karena kegiatannya sehari-hari. "Setelah melahirkan, saya bukan wanita yang diam tapi banyak yang harus saya kerjakan. Mungkin dengan sendirinya turun sendiri, hamil naik 22 kilo dari 42 kg," ujar Artika. Atika mengaku suka menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan. Untuk pekerjaan rumah maupun mengurus anak, perempuan yang kini berusia 31 tahun itu pun biasa mengerjakannya sendiri. "Dari dulu saya dibiasakan sama ibu kalau saya harus bisa mandiri dan saya pun senang punya aktivitas kerja," jelasnya.(DTC)

TERKAIT permasalahannya dengan Global TV, Ahmad Dhani merasa dirinya makin populer. "Orang pada minta foto semua," begitu kata pentolan Dewa 19 itu. Dhani merasa tidak perlu menggunakan hak jawabnya jika ia sedang bermasalah atau diterpa gosip. Soal kasus dengan Global TV kemarin, Dhani juga tidak merasa perlu memberi penjelasan. "Malah saya tambah terkenal semenjak kasus Global (TV) ini, orang pada minta foto semua. Di Cengkareng pun saya cukup terganggu dengan orang yang minta foto," ujarnya santai saat ditemui usai mediasi dengan pihak Global TV di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih 34, Jakarta Pusat, Rabu (16/3). Mantan suami Maia Estianty itu siap menjalani proses hukum yang harus dilaluinya terkait pelaporan Global TV. Ia menyerahkan sepenuhnya permasalahan tersebut kepada Dewan Pers dan pihak kepolisian. "Ya jalanin aja, kan Soekarno juga pernah di penjara," ucapnya seraya tersenyum.(DTC)


Harian Andalas  

Harian Andalas

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you