Page 1

28 halaman HARGA Rp3.000

rabu wage, 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

Jadwal Imsyakiyah Imsak Subuh Maghrib Rabu, 8 Agustus 2012 04.27 04.37 17.50 Kamis, 9 Agustus 2012 04.27 04.37 17.50

Polisi Cuma Anggap Pelaku Lalai Perketat Prosedur Penggunaan, Pistol Rusak Jangan Dipakai

PADANGCERMIN – Aksi anarkis kembali terjadi di Provinsi Lampung. Belum hilang dari ingatan kasus pembakaran Mapolsek Gedongaji, Tulangbawang, beberapa waktu silam, giliran Mapolsek Padangcermin, Pesawaran, yang dibakar massa tadi malam. Informasi yang dihimpun tim Radar Lampung (Radar Cirebon Group) di lokasi hingga pukul 02.00 WIB dini hari tadi, pemicu pembakaran Mapolsek Padangcermin adalah bentrokan antarpemuda Desa Hanubrak dan Desa Dantar, Padangcermin. Penyerbuan massa dari salah satu desa itu terjadi pukul 22.00. Saat itu, mapolsek yang hanya dijaga tiga polisi piket ini tiba-tiba didatangi ratusan pemuda bersepeda motor lengkap dengan senjata tajam. Tanpa banyak bicara, para

CIREBON - Kasus tertembaknya Cipta Agus Tira (18), warga Desa Blender, RT 01 RW 05, No 7, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon oleh Brigadir Sahidin Zainudin anggota Polsek Karangsembung, disesalkan banyak kalangan masyarakat, termasuk sejumlah praktisi hukum. Mereka meminta kepolisian untuk lebih ketat lagi soal penggunaan senjata api (senpi). Sehingga, tidak lagi terjadi senpi atau pistol yang sudah rusak tetapi masih tetap saja digunakan anggota polisi di lapangan. Dan Bildansyah SH misalnya, kepada Radar Cirebon, kemarin (7/8) dirinya mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut dan meminta agar pihak kepolisian segera melakukan pembenahan khususnya dalam prosedur

4 Ke Hal...7

4 Ke Hal...7

sementara itu...

Massa Bakar Mapolsek

foto: abdul hamid/radar cirebon

KEMBALI NORMAL. Setelah sempat tegang pasca tertembaknya Cipta Agus Tira, aktivitas warga Desa Blender kembali berlangsung normal.

Amarah Warga Mereda, Desa Kembali Tenang KARANGWARENG - Suasana Desa Blender, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, lain dari biasanya kemarin (7/8). Jika dua hari lalu warga sangat marah atas tertembaknya Cipta Agus Tira (18)

oleh oknum polisi anggota Reserse Polsek Karangsembung, Brigadir Sahidin Zainudin, namun kemarin warga menjalankan rutinitasnya dengan normal. Seperti hari-hari biasa, di Desa Blender tampak

kondusif. Warga tidak lagi tegang karena peristiwa penembakan yang terjadi Minggu (5/8) dini hari tersebut. ”Semua sudah aman. Warga kelihatannya tidak lagi jengkel

kepada Sahidin Zainudin. Sebab, dari kepolisian sendiri sudah serius menangani kasus ini sampai tuntas,” tutur Satgas Desa Blender, Dede 4 Ke Hal...7

TABRAKAN MAUT. Tabrakan di Jl. Raya Trosobo, Taman Sidoarjo yang melibatkan Bus Harapan Jaya jurusan TulungagungSurabaya dengan Truk Tronton bermuatan batubara, Selasa dini hari (7/8) pukul 01.00 WIB. Akibat kecelakaan ini 8 orang tewas 2 diantaranya pengendara sepeda motor yang ikut tergencet oleh bus.

SIDOARJO - Erwin Setyo urung menyeruput kopi. 40 meter dari tempatnya duduk, Bus Harapan Jaya terguling dan menimpa sepeda motor yang ditumpangi dua rekannya. Bus juga bertabrakan dengan truk tronton dan satu sepeda motor lain. Peristiwa di Jalan Raya Trosobo, Taman, Sidoarjo, Selasa dinihari (7/8) itu akhirnya merenggut delapan nyawa. Tak hanya itu, 42 orang lainnya terluka, termasuk sopir bus dan tronton. Mayoritas mengalami patah tulang dan luka di kepala. Sebagian besar korbannya merupakan penumpang bus yang saat kejadian sedang tertidur.

FOTO: Guslan Gumilang/Jawa Pos

4 Ke Hal...7

Sekpri Irjen Djoko Susilo ”Sembunyi” di Sukabumi

mu t i ara R a m a da n Dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Tidak akan masuk surga orang yang di hatinya ada setitik kesombongan.” (Muslim)

T a u

s

i

y a

JAKARTA- Teka-teki posisi Tiwi, saksi kunci sekaligus mantan sekretaris pribadi (sekpri) Irjen Djoko Susilo mulai terungkap. Rupanya, Tiwi disekolahkan oleh Polri di Secapa Sukabumi, Jawa

h

Barat. ”Jadi bukan dihilangkan, tapi memang setahu saya sedang sekolah,” ujar Kepala Bidang Pelaksana Pendidikan Masyarakat Kombes Kilat Purwoyudo kemarin.

Tiwi sedang mengikuti Setukpa atau Sekolah Pembentukan Perwira di Sukabumi Jawa Barat. Setukpa berada di bawah Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol). Sekolah ini ditempuh selama tujuh

bulan dan jika lulus akan berpangkat Ipda (inspektur dua). Mengapa mendadak sekolah? Kombes Kilat membantahnya. ”Tidak mungkin mendadak, proses pendidikan itu ada seleksi, jadi

memang sudah waktunya dia sekolah,” katanya. Dia mengaku tak tahu apakah Tiwi sudah diperiksa penyidik Bareskrim atau

Jelang Lailatul Qodar, Jamaah Umrah Makin Padat

Rebutan Kaveling Iktikaf, Ada yang Bawa Kasur Sendiri

Keutamaan Nuzulul Quran

Oleh: Ust Syafi’I Turmuzi

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini, kita telah menunaikan ibadah Ramadan dengan puasa, tilawatil Quran, shodaqoh, dan ibadah-ibadah lainnya yang diridhoi oleh Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan iman dan Islam sehingga kita bisa menuntaskan amaliah Ramadan di tahun 2012 ini. Sejarah mencatat bahwa tanggal tujuh belas Ramadan atau sering disebut dengan Nuzulul Quran artinya adalah turunnya Alquran, maka bulan Ramadan bisa disebut dengan

Telepon: (0231) 483531, 483532, Fax. 483533 - Langganan Rp69.000 / Bulan

4 Ke Hal...7

4 Ke Hal...7

Lailatul Qodar adalah HARI KE-18 satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Alquran digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, serta diperingati sebagai Laporan: malam diturunkannya M NOUPEL Alquran. Para jamaah dari Makkah pun banyak yang berebut tempat di Masjidil Haram untuk beriktikaf menyambut malam penuh ampunan tersebut.

Kasus Korupsi Pemuda, PPTK dan PPK Ramairamai Mundur ** Gagian mungpung masih ana waktu Mutasi di Pemkab Cirebon September, Banyak Pejabat Digeser ** Pas pisan, Agustus Lebaran September Mutasi

4 Ke Hal...7

foto: m noupel/radar cirebon

SEMAKIN PENUH. Menyambut malam Lailatul Qodar akses jalan ke Masjidil Haram penuh sesak. website: www.radarcirebon.com - e-mail: redaksi@radarcirebon.com


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

berita utama

Radar Cirebon Group

Hartati Disebut Sudah Jadi Tersangka

kilas RUU TKI Tuntas Tahun Ini JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka berharap agar pembahasan revisi UU No 39/2004 tentang Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) dapat diselesaikan tahun ini. Dia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat sipil, untuk mengawal pembahasan RUU yang kini disebut RUU tentang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (PPILN) itu. “Biar selesai dan disahkan maksimal akhir tahun ini,” kata Rieke di Jakarta kemarin (7/8). Hampir dua tahun, tutur Rieke, komisi IX menyusun draf RUU itu. Baru pada 5 Juli lalu rapat paripurna DPR mengesahkan RUU tersebut sebagai RUU inisiatif DPR. “RUU telah diserahkan kepada presiden untuk dibahas di tingkat I,” ujar politikus PDIP itu. Pada 2 Agustus, amanat presiden atau ampresnya sudah ditandatangani Presiden SBY. Enam kementerian diberi tugas melakukan pembahasan bersama DPR. Di antaranya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Dengan surat ampres itu, kemungkinan di DPR akan melibatkan pansus besar yang terdiri atas beberapa komisi,” kata pemeran Oneng di sinetron Bajaj Bajuri itu. Rieke meminta pemerintah segera membuat daftar inventarisasi masalah (DIM) dengan mengacu kepada Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. Apalagi, konvensi itu sudah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia dalam sidang paripurna DPR pada 14 Mei 2012. “Saya mendesak pemerintah segera menyerahkan DIM kepada DPR pada masa sidang yang akan datang agar DPR segera bisa mengagendakan pembahasan bersama menteri-menteri yang ditugaskan,” tegas Rieke. PDIP sendiri dalam perubahan undang-undang tersebut mendorong dibentuknya suatu divisi khusus di badan pemerintah yang bertugas memberantas kegiatan percaloan atau perekrutan tidak sah, baik di dalam negeri maupun di dalam negeri. “Tanggung jawabnya langsung kepada presiden,” katanya. Selain itu, pada bagian menimbang, PDIP mendorong masuknya redaksional “mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri tidak boleh dijadikan solusi oleh pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tiadanya lapangan kerja di dalam negeri”. “Keberadaan kalimat itu akan menjadi perintah bagi pemerintah untuk berupaya menciptakan lapangan kerja di dalam negeri bagi rakyat,” tegas Rieke. Dengan begitu, lanjut Rieke, apabila pengiriman tenaga kerja ke luar negeri tetap harus terjadi, prasyarat yang mutlak dilakukan oleh pemerintah adalah mempersiapkan sebaik-baiknya para calon pekerja Indonesia di luar negeri. “Mulai pendidikan, keterampilan, informasi, pendataan, hingga kepastian perlindungan hukum,” tandasnya. (pri/c4/agm)

Foke Berharap PKS Dukung Secara Ikhlas JAKARTA- Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah resmi menyatakan dukungannya pada pasangan calon incumbent, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Artinya, di antara partai besar tinggal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang belum menentukan sikap dukungan di Pilkada DKI putaran kedua. Kedua pasangan cagub yang lolos Pilkada DKI putaran dua pun mulai mendekati petinggi PKS. Hal ini terlihat dari kunjungan kedua pasangan cagub ke kantor DPP PKS baru-baru ini. Ketua Tim Advokasi Foke Nara, Zamakh Sari mengatakan bahwa pihaknya tidak memusingkan dukungan PKS akan lari ke mana. Ia mengatakan, timnya tak masalah jika tidak didukung oleh PKS. “Kita serahkan kepada PKS, mereka mendukung kita silakan, mendukung pihak Jokowi juga silakan,” kata Zamakh kepada wartawan di kantor Panwaslu DKI, Selasa (7/8). Menurut Zamakh, Foke-Nara hanya ingin dukungan yang diberikan secara ikhlas. Menurutnya, tanpa keikhlasan maka dukungan dari partai politik hanya akan menimbulkan kegalauan. Jadi walaupun ada dukungan, itu diberikan secara ikhlas. Karena ini menyangkut pada hasil pemilukada nanti. Jangan sampai nanti pimpinan yang dipilih tanpa adanya keiklasan, jadi galau mereka,” ujar Zamakh. Meski tidak ambil pusing, namun Zamakh tidak membantah bahwa pihaknya melakukan beberapa usaha untuk mendekati PKS. Namun, ia kembali menegaskan bahwa koalisi dengan partai bukanlah sesuatu yang penting. “Mungkin ada upaya dari tim kita ke arah situ, kan kita berharap Bang Foke untuk putaran dua ini koalisi dengan rakyat. Koalisi dengan rakyat yang termasuk juga koalisi dengan partai mana pun, yang siap mendukung penuh dengan keiklasan,” tegasnya. (dil/jpnn)

2

Terkait Kasus Suap Pengurusan HGU di Buol

FOTO: JPNN

BAHAS SUBSIDI BBM. Presiden SBY memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi terkait kebijakan pembatasan pemberian subsidi BBM di Kantor Pusat Pertamina, kemarin (7/8).

Subsidi BBM Tetap akan Dikurangi JAKARTA- Pemerintah mengisyaratkan bakal melanjutkan kebijakan pembatasan pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2013. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah perlu membagi alokasi anggaran dengan kebutuhan di sektor lain. “Kita akan pastikan bahwa porsi subsidi dalam APBN betulbetul harus pas,” kata SBY usai rapat koordinasi di Kantor Pusat Pertamina, kemarin (7/8). Meski pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tembus di angka 6,4 persen, namun SBY meyakini capaian tersebut bisa lebih tinggi lagi. “Karena itu harus ada rasio yang baik untuk efisiensi dan mengurangi subsidi,” sambungnya. SBY belum memberikan gambaran besaran subsidi yang rencananya akan disampaikan dalam penyampaian nota keuangan 16 Agustus mendatang. “Yang jelas, kalau APBN kita terlalu besar disedot untuk subsidi, maka ruang untuk yang lain menjadi sangat kecil,” katanya. Misalnya untuk kebutuhan infrastruktur yang dinilai masih kurang. Padahal, jika infrastruktur kurang, bisa menghambat investasi. Jika investasi tak bergerak, pertumbuhan tidak tumbuh bagus dan lapangan

kerja tidak tercipta. SBY mengatakan, kebijakan penghematan atau konversi BBM tetap akan dilanjutkan. “Tahun ini kita memang tidak menaikkan BBM, tapi pilih cara yang lain. kecuali ada perubahan (harga minyak) yang sangat luar biasa pada tingkat dunia,” katanya. Menurut SBY, dengan tidak menaikkan harga BBM, maka konsekuensinya adalah volume konsumsi akan naik. Karena itu, dirinya meminta kepada Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk bertemu DPR dan mendiskusikan konsekuensi yang harus ditanggung dari tidak naiknya harga BBM. “Ini harus dibicarakan baik-baik,” ujarnya. Karena opsi kenaikan harga menjadi pilihan terakhir, maka pemerintah akan menempuh berbagai upaya untuk menekan konsumsi BBM subsidi. Misalnya, melalui program penghematan, program pembatasan, maupun konversi dari BBM ke bahan bakar gas (BBG). Menteri Keuangan Agus Martowardojo menambahkan, saat ini memang sudah ada indikasi subsisi akan membengkak seiring dengan tingginya konsumsi BBM. “Yang jelas kuota 40 juta kiloliter (kl) pasti terlampaui,” katanya. Karena itu, lanjut Agus, dirinya

akan segera bertemu dengan Menteri ESDM Jero Wacik untuk membahas detil proyeksi konsumsi BBM hingga akhir tahun ini. “Dari situ, baru nanti kita lihat berapa besar kebutuhan tambahan subsidinya,” ucapnya. Berdasar kalkulasi awal Kementerian Keuangan, kebutuhan subsidi BBM tahun ini bakal menembus angka Rp216,8 triliun. Artinya, jauh di atas pagu anggaran Rp137,4 triliun, sehingga dibutuhkan tambahan subsidi sekitar Rp78,6 triliun. Data menunjukkan, sepanjang semester I 2012, realisasi belanja subsidi BBM telah mencapai Rp88,9 triliun atau telah menghabiskan 64 persen kuota tahun ini. Pada semester II 2012, subsidi diperkirakan membengkak sampai Rp127,9 triliun seiring naiknya konsumsi BBM subsidi. (fal/owi)

JAKARTA- Posisi pengusaha papan atas, Hartati Murdaya dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna usaha (HGU) lahan perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah, semakin jelas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menjerat Hartati sebagai tersangka penyuapan terhadap Bupati Buol, Amran Batalipu. Menurut salah satu pejabat KPK, Hartati telah ditetapkan sebagai tersangka suap. “Sudah ada gelar perkara dan ada sprindiknya (surat perintah penyidikan). Tersangka barunya HMP,” kata pejabat KPK yang enggan disebut namanya itu, Selasa (7/8). HMP adalah inisial yang merujuk pada nama Hartati Murdaya Poo. Oleh KPK, Hartati disangka bersama-sama dengan anak buahnya, Yani Anshori, menyuap Amran Batalipu demi mendapatkan HGU. “HMP ini juga diduga menjadi intelectual dader (otak penyuapan),” sebut sumber tersebut. Selanjutnya, Hartati dijerat dengan pasal Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. “Sudah cukup bukti untuk menaikkan ke penyidikan,” sambung sumber tersebut. Namun Komisioner KPK, Bambang Widjojanto masih merahasiakan status Hartati. Meski demikian Bambang mengakui bahwa KPK memang telah tuntas melakukan gelar perkara kasus suap Buol. “Memang kemarin (6/8) telah dilakukan ekspose terhadap

kasus Buol oleh pimpinan. Yang dibahas adalah progres pemeriksaan dan potensi penetapan tersangka lain,” papar Bambang saat ditemui usai menjadi pembicara diskusi di KPK, kemarin. Namun soal tersangka baru itu Bambang masih enggan buka-bukaan. Alasannya, demi kepentingan penyidikan sekaligus menunggu momentum yang tepat. “Nanti pada saat yang tepat akan dikemukakan progres dari kasus Buol,” ucapnya. Dalam kasus tersebut, Hartati telah dua kali menjalani pemeriksaan panjang di KPK. Selain itu, Hartati juga sudah masuk dalam daftar cegah di Imigrasi agar tidak bisa bepergian ke luar negeri. Dari perkembangan pemeriksaan di KPK, Amran Batalipu memang mengaku pernah menerima uang dari Hartati. Hanya saja Amran berkilah bahwa uang tersebut adalah bantuan untuk Pilkada Buol. Seperti diketahui, kasus tersebut bermula ketika pada 6 Juli lalu KPK menangkap tangan Yani Anshori dari PT Hardaya Inti Plantations (HIP) karena menyuap Amran Batalipu. PT HIP adalah perusahaan di bawah PT Cakra Cipta Murdaya (CMM) milik Hartati Murdaya. Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan dua anak buah Hartati yakni Yani Anshori dan rekannya, Gondo Sudjono sebagai tersangka. Yani tercatat sebagai General Manager PT HIP, sedangkan Gondo Sudjono adalah Direktur Operasional pada perusahaan yang sama. Keduanya dijerat sebagai tersangka pemberi suap yang nilainya mencapai Rp3 miliar. Sedangkan Amran Batalipu telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan menjadi tahanan KPK. (ara)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

berita utama

Radar Cirebon Group

3

Warga Penggung Tewas Tercebur ke Kali Kriyan CIREBON- Sri Sundari (27) warga Penggung Utara, RT 04 RW 10, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, tewas tercebur ke Kali Kriyan, Selasa (7/8). Jasadnya ditemukan sekitar pukul 08.00, tepat di bawah sebuah jembatan kereta api (KA) atau tidak jauh dari kompleks perumahan Pegambiran Residence. Informasi yang dihimpun Radar, Sri hendak kembali ke rumahnya setelah me­ ngunjungi pamannya, Darwo (64), warga Kriyan Barat RT 17 RW 06. Sri berpamitan pulang sekitar pukul 06.00. Dia pun menuju jalan raya dengan melintasi jembatan kereta api. Diduga karena kurang hati-hati, Sri pun terpeleset dan tercebur ke dalam kali. foto: deny hamdani/radar cirebon

TAKTERTOLONG. Petugas dari Polsekta Seltim mengevakuasi jasad Sri Sundari dari Kali Kriyan, Selasa (7/8).

kilas 11 Dubes Baru Resmi Bertugas di Indonesia JAKARTA- Sebelas duta besar negara sahabat resmi bertugas di Indonesia. Kemarin (7/8), kesebelas dubes tersebut menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka. Tidak semua dari sebelas dubes itu akan menetap di Jakarta. Lima orang dubes akan berkantor di luar Indonesia. Mereka adalah Lemalu Samau Tate Simi dari Samoa yang akan berkantor di Canberra, Australia, Jeanine Kambanda dari Rwanda di Singapura, Carlos Maria Irigaray Santana dari Uruguay di Hanoi, Vietnam, Slobodan Tasovski dari Macedonia di New Delhi, India, dan Idriss Raoua Ouedraogo dari Burkina Faso di New Delhi, India. Sementara lima dubes yang akan menetap di Jakarta adalah Min Lwin dari Myanmar, Anil Kumar Nayar (Singapura), Stig Traavik (Norwegia), Abdul Rahman Sallahdeen (Nigeria), Abd Al-Rahim Al-Siddig Mohamed Omar (Sudan), dan Martin Bille Hermann (Denmark). Presiden SBY mengharapkan, penempatan para dubes negara sahabat itu bisa mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia. “Saya berharap, penugasan Anda sebagai duta besar dapat memperkuat kerjasama bilateral kita,” katanya. SBY mengatakan, Indonesia saat ini tengah berada dalam proses transformasi setelah reformasi 13 tahun yang lalu. Selain terus memperbaiki ekonomi, Indonesia juga melakukan implementasi demokratisasi. “Saya percaya Anda mengikuti proses yang terjadi di Indonesia dan kami harus melanjutkan reformasi untuk mencapai tujuan,” ujarnya. Secara khusus, kepada pewakilan dari Myanmar, presiden mengucapkan kepada pemerintah Myanmar dan tokoh-tokoh yang melakukan transformasi politik yang menggembirakan. “Indonesia juga mengalami transformasi politik. Kita bersedia untuk berbagi pengalaman,” katanya. Tidak hanya itu, SBY juga mengapresiasi hubungan dengan Myanmar dalam konteks komunitas ASEAN. “Saya senang Myanmar akan menerapkan visa on arrival bagi warga negara dari negara-negara ASEAN, sehingga memajukan upaya untuk mengembangkan konektivitas ASEAN,” urainya. (fal)

Jadi Saksi, Tamsil Ngelak Terima Jatah JAKARTA- Dua wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR menjadi saksi sidang kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) dengan terdakwa Wa Ode Nurhayati di Pengadilan Tipikor, kemarin (7/8). Mereka adalah Tamsil Linrung dan Mirwan Amir. Keduanya kompak membantah dugaan terlibat kasus ini. Di awal persidangan, Ketua Majelis Hakim Suhartoyo mencecar Tamsil dengan pertanyaan pedas. Yakni, apakah benar Tamsil mendapat jatah dari jasa mengamankan DIPD beberapa kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam. “Saya kira nggak ada jatah itu. Tidak ada yang mulia,” jawab Tamsil. Nama Tamsil beberapa kali disebut saksi Fahd A Rafiq dalam persidangan sebelumnya. Fahd yang gagal mengamankan DPID tiga kabupaten di Aceh itu mengatakan, yang mengurus DIPD Kabupaten Pidie Jaya adalah Tamsil. Itu diketahui Fahd setelah orang Pemda Pidie Jaya menelpon dan mengatakan Tamsil telah berhasil mengamankan dana tersebut. Namun, Tamsil mengelak. Dia bahkan menantang siap untuk dikonfrontasi dengan para saksi. Meski begitu, politisi PKS itu mengakui bahwa dia menjadi pimpinan sidang dalam pembahasan DIPD. Dia pun tahu benar mekanisme penentuan daerah yang berhak mendapatkan DIPD. “Pokoknya 25 Oktober 2011 semua daerah yang menerima DPID sudah diputuskan. Tapi, daerah mana saja yang menerima, saya lupa,” katanya. Tamsil menerangkan, untuk mendapatkan DPID, daerah harus mengajukan permohonan ke Kemenkeu dan diteruskan ke DPR. Besaran DPID tidak sama. Daerah tertinggal, misalnya, mendapatkan Rp50 miliar. Sedangkan daerah yang kemampuannya rendah mendapat Rp40 miliar. Nominal berbeda bergantung kemampuan daerah. “Itu harus ada pertimbangan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan laporan APBD-nya harus tepat waktu,” kata Tamsil. Di tengah persidangan, anggota majelis hakim Pangeran Napitupulu meminta agar Haris Surahman, pengusaha yang menjadi penghubung antara Wa Ode dengan pemda kabupaten di Aceh, ditetapkan sebagai tersangka. Haris sudah membuat laporan tidak jelas soal adanya penipuan yang dilakukan Wa Ode. Dalam sidang kemarin Wa Ode ditemani seorang bayi berumur lima bulan. Mantan anggota DPR dari PAN itu memberikan susu botol kepada si kecil yang berstatus anak angkatnya itu. “Namanya Guntur Ibrahim Hasibuan,” kata Wa Ode. (kuh/ca)

Darwo yang mengetahui Sri telah terpeleset, berusaha memberikan pertolongan dengan menggunakan rakit. Tapi karena sulit menemukan rakit, pencarian pun memakan waktu yang cukup lama. Darwo dan beberapa warga lantas menelusuri sungai hingga akhirnya menemukan tubuh Sri dengan posisi membungkuk dan sudah tidak bernyawa lagi. Beberapa warga membantu evakuasi mayat tersebut dan melaporkan kasus ini kepada Polsekta Seltim. Polisi pun segera datang dan ikut melakukan proses evakuasi. Wakapolsekta Seltim AKP Kasiyana mengatakan pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat Sri. “Pihak keluarga juga tidak mau jasad korban dibawa ke kamar mayat untuk visum. Dugaan sementara ini murni kecelakaan sendiri (diduga jatuh),” ujar Kasiyana. (den)

Korupsi Ancam Demokrat Survei Alasan Para Pemilih Pindah Partai JAKARTA- Isu korupsi menjadi ancaman terbesar bagi Partai Demokrat. Hasil riset Lembaga Survei Trust Indonesia (LSTI) membeberkan, di antara total pemilih yang berpotensi meninggalkan Demokrat pada Pemilu 2014, 89,9 persen menjadikan masalah korupsi sebagai pemicunya. “Demokrat menjadi partai yang pendukungnya pindah terbanyak karena masalah korupsi,” ujar Direktur LSTI Zudan Rosyidi dalam paparan hasil survei lembaganya, kemarin (7/8). Sesuai dengan hasil survei, sisanya pindah karena masalah integritas (11,9 persen) dan masalah program (4,2 persen). Di antara sekian partai yang disurvei LSTI, partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengalami pergeseran dukungan pemilih terbesar. Di antara 18,8 persen responden yang menyatakan memilih partai itu pada Pemilu 2009, hanya tinggal 11,6 persen jika pemilu dilaksanakan hari ini. Atau, ada sekitar 7,2 persen potensi pemilih yang memutuskan pindah partai. “Peta politik di Indonesia memang cukup dinamis dan isu korupsi termasuk yang perlu dijadikan

perhatian khusus partai-partai,” imbuh Zudan. Masih sesuai dengan hasil survei LSTI, PDIP menjadi partai yang pendukungnya terbanyak kedua memutuskan mengalihkan dukungan setelah Demokrat karena alasan korupsi. Yaitu, 42,6 persen. Untuk kasus yang sama, menyusul PPP (28,6 persen), PAN (25 persen), Partai Hanura (7,3 persen), dan PKS (6,9 persen). Meski demikian, Zudan melanjutkan, di luar enam partai tersebut, beberapa partai lain justru mengalami pergeseran positif dukungan pemilih. Di antaranya, Partai Golkar. Meski pergeserannya tidak begitu besar, yaitu hanya 0,3 persen, partai berlambang beringin itu kini berhasil tampil sebagai pemenang pemilu dengan 13,5 persen dukungan. “Tentu, ini terjadi jika pemilu dilaksanakan hari ini,” tuturnya. Terkait dengan fenomena Golkar yang tak terkena imbas masalah korupsi, lanjut Zudan, hal tersebut tidak berarti bahwa partai yang berjaya pada masa Orba itu bersih. Dia menyatakan, peningkatan dukungan Golkar lebih disebabkan mesin partai di daerah yang bekerja efektif. “Dari hasil FGD (focus group discussion, Red) yang juga kami lakukan, kader-kader Golkar memang sangat aktif turun ke bawah saat ini, menjaga kantong-

FOTO: JPNN

EKSPOS. Hasil riset Lembaga Survei Trust Indonesia (LSTI) diekspos ke publik, kemarin (7/8).

kantong pemilih mereka,” papar Zudan. Partai lain yang juga mengalami pergeseran positif adalah PKB dan Partai Gerindra. PKB mengalami pergeseran dukungan pemilih dari Pemilu 2009 sebesar 4,4 persen menjadi 6,2 persen. Sedangkan Gerindra bergeser dari 4,3 persen pada pemilu lalu menjadi 5,2 persen. Survei LSTI itu dilaksanakan pada 8-22 Juli 2012 di 33 provinsi dengan sampel 200 desa dan jumlah responden 1.996 orang. Survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling dalam penarikan

sampel dengan menggunakan desa sebagai primary sampling unit. Margin of error-nya sebesar plus minus 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara itu, Ketua Departemen Perekonomian Sutan Bhatoegana menanggapi enteng situasi partainya yang tergambar dalam hasil survei tersebut. Namun, dia yakin, kondisi saat ini akan berangsur-angsur pulih. “Nggak masalah, sekarang biar saja orang sibuk membicarakan kami. Kami memperbaiki terus,” ujarnya. Dia tidak membantah bahwa isu korupsi kini memang menjadi

ancaman terbesar partainya. Namun, dia menegaskan bahwa persepsi terhadap partainya itu sesungguhnya hanya karena ulah segelintir kader. Bukan perilaku partai secara umum. Di sisi lain, dia menambahkan, berbagai upaya perbaikan secara nyata di internal partai kini telah dimulai. Di antaranya, dia menyebut, imbauan Ketua Dewan Pembina SBY menyangkut pengetatan rekrutmen kader yang disampaikan beberapa waktu lalu. “Intinya, oleh beliau kami terus diingatkan untuk tetap semangat dan jangan sampai lalai,” ungkapnya. (dyn/c6/c7/agm)

Pemerintah Pangkas Anggaran Dikdas Rp8 T JAKARTA- Selama ini program pendidikan dasar (dikdas) banyak menyedot anggaran Kementerian Pen­ didikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mulai dari rehab kelas rusak berat, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga tunjangan sertifikasi guru. Namun tiba-tiba mereka mengepras anggaran program dikdas tahun depan sebesar Rp8 triliun. Kebijakan pengeprasan anggaran dikdas ini terungkap dalam rapat kerja antara Kemendikbud dengan Komisi X DPR, kemarin (7/8). Dalam rapat ini terungkap bahwa anggaran program dikdas Kemendikbud tahun ini adalah Rp18,169 triliun. Tahun depan anggaran tadi turun menjadi Rp10,810 triliun. Sejumlah anggota dewan s e m p a t m e n g u t a ra k a n keterkejutannya terhadap

kebijakan pemerintah tadi. Mereka terkejut karena sampai sekarang proyek jumbo wajib belajar pendidikan dasar (wajar dikdas) 9 tahun belum tuntas. Selain itu di sejumlah daerah pedalaman, masih ada laporan yang menyebutkan kekuarangan unit SD dan SMP. “Memang kita kurang anggaran dikdas. Tapi tidak mempengaruhi program wajar dikdas 9 tahun,” ucap Mendikbud Mohammad Nuh usai rapat. Dia mengatakan program wajar dikdas saat ini sudah hampir tuntas. Sehingga tidak memerlukan intervensi anggaran dari pemerintah pusat yang cukup besar. Mantan Menkominfo itu menuturkan, program wajar dikdas 9 tahun meliputi pendidikan di jenjang SD dan SMP. Kemendikbud menyebut program wajar dikdas 9 tahun hampir tuntas karena laporan

rata-rata nasional angka partisipasi kasar (APK) SD/MI sudah lebih dari 100 persen. Sedangkan untuk APK jenjang SMP 98,2 persen. Nuh menegaskan masyarakat tidak perlu cemas dengan p e ng e p ra s a n a ng ga ra n program dikdas yang dikelola Kemendikbud tadi. Sebab anggaran yang dikepras itu tidak mengotak-atik pos anggaran untuk dana bantuan operasional sekolah (BOS)

atau tunjangan sertifikasi guru SD dan SMP. “Faktor yang me mbuat anggaran dikdas berkurang karena program rehab ruang kelas rusak berat sudah tuntas,” katanya. Nuh mengatakan tahun depan sudah tidak ada lagi anggaran untuk program rehab ruang kelas rusak berat. Tahun depan Kemendikbud hanya mengalokasikan anggaran untuk program rehab sekolah rusak sedang

dan ringan saja. “Tentu nilainya jauh lebih rendah dibandingkan dengan program rehab kelas rusak berat,” tegas dia. Nuh juga mengatakan bah­wa penurunan anggaran pen­didikan dasar tidak akan meng­ganggu pembiayaan pen­didikan yang dibebankan kepada guru. Menteri asal Surabaya itu menegaskan SD dan SMP negeri tahun depan tetap dilarang memungut SPP dan uang pendidikan lainnya. (wan)

PENGUMUMAN AMDAL

PT. PRASIDHA INTIJAYA merencanakan akan melakukan kegiatan Pembangunan Kawasan Industri seluas 83,1 ha yang berlokasi di Desa Karangasem, Karangmulya, Kedungsana dan Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan SK. BAPEDAL No. 8 Tahun 2000, tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses Penyusunan AMDAL, maka terhitung hari ini PT. PRASIDHA INTIJAYA mengumumkan dan mengharapkan saran dan masukkannya yang disampaikan kepada : Nama & Alamat Pemrakarsa : PT. PRASIDHA INTIJAYA Jln HR. Mohammad 181 Surabaya Nama & Alamat Konsultan Penyusun AMDAL: PT. WIDYA CIPTA BUANA Perkantoran Metro Kav. 15 Margahayu Raya-Bandung 40286 Nama & Instansi yang bertanggung jawab: Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Cq, Kepala Bidang AMDAL Jln. Sunan Drajat No. 15 Sumber-Cirebon


wacana

rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

Radar Cirebon Group

4

Saatnya Menghentikan Teror Makanan Berbahaya Bisnis makanan dan minuman memang sangat menjanjikan. Baik dilihat dari perputaran modal usaha yang relatif cepat dan margin keuntungan yang cukup tinggi. Akan tetapi bisnis makanan dan minuman tersebut tentunya harus tetap memegang prinsipprinsip dan etika bisnis yang tinggi tanpa harus menghalalkan segala cara dalam menjalankan usaha. AKAN tetapi hampir setiap hari kita disuguhi dengan tayangan di media massa tentang ditemukannya makanan dan minuman yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Tayangan tersebut mulai dari berita tentang inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Bahkan yang tidak kalah menarik adalah tayangan di televisi tentang proses pembuatan makanan dan minuman yang menggunakan bahan berbahaya. Biasanya tayangan tersebut dimulai dari bagaimana si penyedia makanan atau minuman yang wajah dan suaranya dibuat samar-samar membeli bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin, zat pewarna sintetis seperti rodhamine b dan lainlain. Kemudian ditayangkan bagaimana penyedia makanan tersebut dengan tanpa merasa bersalah mencampur bahan kimia berbahaya tersebut dan menjual kepada konsumen. DAMPAK NEGATIF Sebenarnya maksud dari pemberitaan dan tayangan-tayangan tersebut adalah baik, yaitu untuk mengingatkan kepada khalayak agar lebih berhati-hati dalam memilih makanan atau minuman yang

akan dikonsumsi. Akan tetapi tanpa disadari justru banyak dampak negatif dari tayangan-tayangan tersebut. Dampak negatif tadi bisa dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu dampak negatif bagi masyarakat pengguna (konsumen) dan dampak negatif bagi penyedia manakan. Bagi masyarakat pengguna atau konsumen, dengan maraknya pemberitaan dan tayangan tentang penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut merupakan “teror” yang menakutkan. Masyarakat pun semakin resah, khawatir dan bingung. Bagaimana dan di mana bisa mendapatkan makanan yang terbebas dari penggunaan bahanbahan kimia berbahaya. Sudah barang tentu kita tidak rela anak cucu kita sebagai generasi penerus bangsa sudah digerogoti bahaya yang mengancam kesehatan mereka, akibat mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia. Dalam berbagai operasi sidak yang disiarkan oleh media massa, aparat seolah tidak mengambil tindakan tegas seperti penyitaan barang dagangan, penyegelan tempat pembuatan makanan, atau membawa kasus yang dengan sengaja membahayakan kesehatan dan nyawa masyarakat ke jalur hukum. Selama ini Sidak-Sidak yang dilakukan oleh Badan POM, Dinkes, Disperindag yang dibantu Satpol PP hanya ditindaklanjuti dengan “pemberian peringatan” agar penyedia makanan tersebut tidak melakukan perbuatan yang sama. Hal ini jelas tidak menimbulkan efek jera bagi si pelaku dan bahkan mendorong penyedia makanan dan minuman yang lain yang selama ini “bermain jujur” untuk melakukan hal yang sama. Mereka akan berpikir, mengapa harus menggunakan bahan-bahan yang dibenarkan yang harganmya mahal dengan tingkat keuntungan yang minim, sementara orang lain menggunakan bahan-bahan yang murah walaupun berbahaya tetapi bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda tanpa adanya

sanksi hukum? masyarakat dengan Oleh: memberikan pemahaman SOLUSI Riyanto Wibowo Sudah saatnya kita dan perlindungan kepada bersama-sama menghentikan konsumen dalam hal keamanan “teror” yang menghantui masyarakat pangan. konsumen di negara tercinta ini apabila Ketiga, pemerintah juga harus kita ingin melahirkan generasi yang membatasi peredaran atau penjualan sehat, cerdas baik fisik maupun mental. bahan-bahan kimia berbahaya untuk Walaupun memang tidak mudah untuk menghindarkan penyalahgunaan. Hal menghilangkan kebiasaan-kebiasaan ini tidak berbeda upaya pemerintah buruk yang sudah sangat meluas di yang cukup efektif dalam pembatasan kalangan penyedia makanan dan peredaran bahan-bahan berbahaya minuman, akan tetapi bukanlah hal yang bisa digunakan untuk pembuatan yang tidak mungkin kita lakukan apabila bom. kita memang bersungguh-sungguh Keempat, para pelaku usaha berkerja sama dengan melibatkan baik sebagai produsen, pedagang/ semua pihak yang terkait. distributor maupun importir turut Pertama, dalam hal regulasi perlu bertanggung jawab dalam penerapan dilakukan sosialisasi tentang PP ketentuan pemerintah, khususnya 28/2004 tentang keamanan, mutu dan mengenai label pangan antara lain gizi pangan beserta petunjuk teknisnya kewajiban pencantuman kadaluarsa kepada masyarakat khususnya para serta label berbahasa Indonesia. penyedia makanan, terutama sosialisasi Kelima, pemberian sanksi hukum tentang jenis-jenis bahan kimia apa yang tegas bagi penyedia makanan saja yang tidak boleh digunakan dalam yang membahayakan bagi kesehatan proses pembuatan dan penjualan dan keselamatan masyarakat, sehingga makanan serta akibat yang bisa diderita dapat menimbulkan efek jera bagi masyarakat. pelaku. Dalam melakukan sidak, agar Kemenprindag bekerja sama tidak terkesan seperti kata pepatah dengan lembaga-lembaga penelitian “menggarami air di laut” atau pekerjaan di berbagai perguruan tinggi dan yang sia-sia dan justru menambah perusahaan negara maupun swasta keresahan masyarakat, instansi-instansi untuk menghasilkan bahan-bahan terkait tersebut harus bekerja sama pengawet makanan yang aman untuk dengan lembaga penegak hukum dikonsumsi untuk menggantikan dalam menindaklanjuti penemuanpenggunaan formalin, boraks, dan penemuannya. lainnya. Bahan-bahan pengawet, Dalam hal ini kita dapat mencontoh pewarna, pemanis, penyedap rasa apa yang dilakukan oleh pemerintah yang aman tersebut harus dibuat Tiongkok, di mana pemerintah dengan mass production agar harganya negara tirai bambu dengan cepat bisa terjangkau oleh pengusaha kecil mengakomodir kekhawatiran rakyatnya seperti industri makanan dan minuman yang meningkat akhir-akhir ini, akibat rumahan. Karena bukannya tidak keraguan akan keamanan produkmungkin para penyedia makanan dan produk konsumsi yang beredar di minuman menggunakan bahan-bahan lingkungan mereka. Pemerintah kimia yang berbahaya karena tidak Tiongkok mengumumkan bahwa suatu memiliki pilihan lain dengan harga ketika ada seseorang meninggal akibat yang terjangkau selain bahan-bahan mengkonsumsi makanan yang tidak yang selama ini mereka gunakan. sesuai regulasi keluaran pemerintah, Kedua, pemerintah daerah melalui penyedia makanan tersebut akan dinas-dinasnya sebagaimana ketentuan dikenai hukuman mati. Apabila korban UU 32/2004 tentang pemerintah tidak terkena dampak mematikan, daerah sesuai dengan tugas pokok dan penyedia makanan dijatuhi hukuman fungsinya perlu melakukan upaya yang penjara lebih lama dan denda. terus menerus untuk memberdayakan Bahkan tidak hanya sampai di situ,

SMS PEMBACA HILANGKAN STUDI TUR DAN RENANG TOLONG 2 ini jritan ortu siswa mskin. Jdi tlng hlngkan syetudi tour . Hpus rnang . Orng mskin buat mkn sehri2 aja kdang mkan kdang tdak. Mlah di bbani bya rtusan ribuh. NN, +6285351027XXX MOHON KUWU SE-KECAMATAN PATROL UNTUK TRANSPARAN? BUAT yth bapak kuwu se kecmtan sukra & sekcmtan patrol knpa g transparan dapat duit segitu banyaknya ngasih anak buah cuman sedikit apa g kshan. NN, +6287717871XXX BULAN RAMADAN, PERJUDIAN MASIH MARAK DI bulan suci ini,msih ada saja prjudian di blok kebon jaran desa dawuan kec tengah tani,kmna saja aparat polsek atw polres,mohon d tindak karena meresahkan skli. NN, +6289651057XXX

pemerintah Tiongkok juga memberikan hukuman yang lebih keras lagi jika ada oknum pemerintah yang melindungi penyedia makanan bermasalah atau menerima suap dari mereka. Sanksi hukum yang berat juga dilakukan di negara-negara lain yang sudah maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Perancis, Singapura dan lain-lain. Keenam, peran Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) yang mendapat kewenangan melalui UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen (UUPK); yakni turut mengawasi barang beredar di pasar bersama-sama pemerintah perlu ditingkatkan dan disosialisasikan secara terus menerus. LPKSM juga harus menampung pengaduan masyarakat terhadap adanya praktek-praktek pembuatan dan penjualan makanan menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Selain membuka hotline khusus, YLKI juga bisa membuka konter khusus untuk menerima pengaduan dari masyarakat dan segera melakukan sidak dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian, BPOM, Dinkes, Disperindag dan Satpol PP. Sementara fungsi peran dan BPSK selaku badan yang bertugas menyelesaikan sengketa konsumen termasuk sengketa akibat kerugian mengkonsumsi pangan perlu diefektifkan. Ketujuh, hal yang sangat mendasar dan tidak kalah pentingnya adalah dengan melibatkan para ulama dan tokoh agama untuk melakukan pendekatan secara spiritual kepada masyarakat, khususnya para penyedia makanan dan minuman, yaitu dengan menanamkan pentingnya mencari rezeki dengan cara yang halal, tidak merugikan orang lain. Karena pada hakikatnya menggunakan bahan pengawet, pewarna, pemanis dan penyedap rasa dengan harga yang murah tetapi membahayakan bagi konsumen untuk menggantikan bahan yang dibenarkan walaupun dengan harga yang lebih mahal, sama hukumnya dengan mengurangi takaran dan timbangan yang merupakan salah satu dosa besar. Dalam Al quran, perintah untuk

menyempurnakan takaran dan timbangan sekaligus larangan keras untuk mengurangi takaran atau timbangan menjadikan pelanggaran terhadapnya menjadi sebuah dosa besar. Hal ini seperti firman Allah: “Kecelakaan besarlah bagi orangorang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi,” (QS Al-Muthaffifin: 1-3). Dalam ayat lain, Allah juga menegaskan kepada umat Islam untuk tidak sekali-kali mengurangi takaran timbangan. Hal itu sebagaimana Allah tegaskan dalam Alquran, “Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu,” (QS Ar-Rahman: 9). Marilah kita menggunakan bulan Ramadan al mubarak ini untuk bersama-sama membersihkan diri dari praktek-praktek dalam perniagaan yang hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi merugikan atau membahayakan orang lain. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat baik fisik maupun mental. (*) *) Penulis adalah dosen Untag Cirebon dan Akparindo Bandung

Redaksi menerima tulisan artikel, cerpen dan esai budaya, yang layak muat diberi honorarium. Naskah diketik font 12 maksimal 3 halaman kuarto 1,5 spasi dan dikirim ke redaksi dalam bentuk digital (dis­k et/cd) atau email redaksi@radarcirebon.com. Honorarium yang tidak diambil dalam waktu 2 minggu dianggap hangus.

BAGI pembaca yang ingin menyampaikan kritik dan saran ter­kait pelayanan pub­lik yang terjadi di Ciayu­ma­ja­ kuning, silakan sam­paikan melalui SMS ke nomor 081320323272. Redaksi berhak untuk mengedit atau tidak menerbitkan sms yang menjurus ke persoalan SARA, memfitnah, dan lainnya.

KANTOR PAJAK MINIM SOSIALISASI WP BUKAN KONSULTAN : Dalam menerapkan aturan Ditjen Pajak shrsnya ada sosialisasi kwjbn wp itu apa krn mayo ritas wp dng tdk ada nya sosialisasi tdk mengerti kwjbannya kcuali kaki tangan kntr pajak Tauke Kon sultan, begitu jg dng rasa penguasa yang melebihi Tuhan rasa bijak thp wp yg tdk tau kwjban sungguh tdk ada keadilan, se andai kntr pajak ada pembelajaran ke wp denda psl 7 di STP 1 bln skl sj mungkin wp akan taat tp klo wp kena denda 3 th X 100 rb, apa tdk mem beratkan wp, rasa tdk ada bijak sgl per mhnan kbratan di tolak dng tetek bengek undang2 dan mnrt atran badut, skl lg wp bkn tauke kon sultan, tks. NN, +6281324120XXX

plered setiap hari pukul 07.00-10.00 wib dan setiap sore jam 15.00-17.30 wib di pos polisi sbelah selatan lampu merah pasar plered. Pa kapolres dan pa kapolsek kok diam saja? NN, +6289660450XXX

POLISI DIDUGA PALAK PENGENDARA MOTOR DI PLERED POLISI selalu memalak pengendara motor di pos polisi lampu merah pasar

AJAKLAH DENGAN NASIHAT YANG BAIK AJAKLAH kepada syari’at tuhanmu dengan bijaksana,dengan nasihat

JALAN PENGHUBUNG DESA RUSAK PARAH KAMI ucapkan terimakasih kepada bupati majalengka yang pada awal ramadhan kemarin bisa datang ke desa sumber-jatitujuh-majalengka,namun kami mohon untuk sudi kembali meninjau jalan yang keadaannya sudah rusak padahal jalan tersebut penghubung antar desa juga jalan utama menuju perusahaan BUMN yaitu PT.PG RAJAWALI Unit II Jatitujuh,terimakasih. NN, +6285659736XXX

yg baik dn menarik,serta bantahlah mereka dengan cara yg lebih baik. tuhanmu betul2 mengetahui org2 yg sesat darijalannya dn dialah yg lebih mengetahui org2 yg mendapat petunjuk”(QS.an-nahl 16:125). NN, +6285221133XXX

Honorer d d kash dr sekolah,hnya sekdar d kashnya sja,dri dlu upahnya ttp segitu aja,ga ada peningkatan,pdhl anggran BOS sudah d naikan dr mulai januari 2012,gaji PNS aja naik,knpa sukwan upahnya ga d naikan? NN, +6285317128XXX

TOLONG BENAHI WARUNG MAKAN YANG BUKA SIANG HARI KEPADA Yth: PEMKOT KOTA CIREBON..MUMPUNG MASIH DI BULAN PUASA RAMADHAN..TLG BENAHI WARUNG MAKAN YG BUKA DI SIANG HARI KHUSUS.Y DI MALL2 DN PINGGIR JALAN. NN, +6285732541XXX

BANTUAN OPERASIONAL MADRASAH KAPAN DICAIRKAN? ASSALAMUALAIKUM punten untuk Ibu bupati INDRAMAYU mohon ditinjau kembali tunjangan atau Bantuan operasional madrasah diniyah takmiliyah kapan dicairkan trimakasih Kep DTA NURUL FATAH, +6282130857XXX

HONOR BOS UNTUK SUKWAN KURANG TRANSPARAN KEPADA guru PNS yg mengelola dana BOS,brapa persen upah honor yg dbrikan kpd honorer / sukwan, katanya maksimal dr BOS untk honorer 20% ,tp knyataannya ga ada transparannya.

TANGGAPI KELUHAN PELANGGAN PARKIR MENANGGAPI keluhan 081324938xxx, ttg manajemen parkir CSB.dmn2 klo karcis hilang ya prosesnya seperti itu hrus ada hitam diatas putih yg menyatakan anda adalah pemiliknya.

jika anda trnyata bukan pemilik,kan tinggal di buru.nah,makanya klo ga mau ribet,itu karcis jgn sampe hilang. simple kan ?ada2 aja. NN, +6285729717XXX KECEWA DENGAN KEPALA KEMENAG DAN MAPENDA ASSALAMUALAIKUM. Punten sadere­ nge, sanes kula kirang sopan. Atas nami guru MTSN ciwaringin dan KKM MTSN ciwaringin, kami sgt KECEWA dan prihatin dg kepala depag (kemenag) kab cirebon dan kepala mapenda, krna ke­ bobrokan manajemen d mtsn cwn slalu dibiarkan saja, dtmbh penyelewengan dana bos, jual beli kursi siswa baru sudah menjadi langganan tiap tahun, pdhal sudah menjadi rahasia umum bg guru mtsn cwn bhwa dalang dr kebokrokan manajemen mtsn cwn adalah (kep. madrasah), (kep tu), DR (guru Ipa), drs. MN (guru bewok), akurasi info ini boleh d wawancara scra acak dr guru/staf tu dg catatan bukan dr geng org2 tsb d

atas. dan selama org2 tsb msh d mtsn cwn maka sekolah kami tinggal menanti kehancuran. atau jangan2 kepala depag dan mapenda jstru dpt sogokan dr org2 tsb sehingga pd bisu (maaf kami jd su’udzon), krna kebobrokan ini udah brlangsung slma 4 tahun. Matur nuwun. NN, +6285659873XXX TERIMA KASIH BUPATI ATAS KEBIJAKAN SEHARI NAIK ANGKOT SAYA sbg spr angkt/01 mngcpkan trm ksh pd pa Bpt kng dgn adanya perda tentang plrgn pns menggnkn mbl dns maupun pribd ke kantr di wil kng setiap hr kms. krn sdktnya tlh mnmbh pendptn pr spr angkt. tp alangkah bgsnya jg kl hal itu diberlkkn jg pd anak skl slain pghmtn BBM jg mengrg kmctn dan ksmrwtn di jln ry.krn byk skl pr pljr bw mtr tampa mengndhkn rmbu2 dan kcptn tinggi. smg ini mnjd mskn pd pa bpt krn tdk sdkt pljr yg pk mtr k sklh. trm ksh hrmt sy herman NN, +6287723077XXX


komunikasi bisnis

rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

Radar Cirebon Group

5

Antar Jemput Lihat Lokasi Griya Assyifa Andalkan Kualitas Bangunan

valas

Jl. Pekiringan 17 Cirebon Telp. 0231-248745 / 46 / 48

VALUTA ASING

CIREBON-Griya Assyifa 2 hadir menawarkan kualitas bangunan dan nilai investasi tinggi. Sukses memasarkan Griya Assyifa perdana, Griya Assyifa 2 kini tengah dalam proses pembangunan. Demikian dijelaskan Executive Marketing Griya Assyifa 2, Juliant Taufiq, kemarin. Ia membeberkan keunggulan dari perumahan di Jl Perjuangan blok Kayuwalang itu.

Di antaranya lokasi strategis, dekat lingkungan kampus dan pusat perbelanjaan, nilai investasi tinggi, pekerjaan bangunan sistem harian, dan kawasan bebas banjir. “Jika pembeli tidak puas dengan kualitas bangunan, uang dapat kembali. Dan ada layanan antar jemput lihat lokasi gratis,” terangnya. Dari 14 unit yang ditawarkan, Griya Assyifa 2 menyediakan berbagai tipe rumah. Mulai tipe 40, 45, 46, 48, dan 50. Fasilitas kompleks one gate system, penghuni pun tak perlu khawatir soal keamanan. “Itulah, mengapa kami selalu utamakan kualitas. Agar pembeli nyaman dan tidak

salah pilih ketika memutuskan untuk membeli hunian di Griya Assyifa 2,” tuturnya. Mengulang sukses Griya Assyifa 1, Griya Assyifa 2 memberi beberapa keunggulan lainnya. Seperti konsumen berhak mendapat sertifikat dan IMB. Khusus untuk bulan Agustus sekarang, pembeli bisa mendapat free satu unit AC. (nda) Foto: Muhammad irfan/radar Cirebon

LAYANAN TAMBAHAN. Memberi ke­ nya­­manan pada calon konsumen, mar­keting Griya Assyifa 2 me­nye­ di­a­kan mobil untuk antar jemput ke lokasi kompleks.

Ku r s RATE Beli RATE Jual

USD* (Dollar America) SAR (Saudi Real)/pec 500 AED (Abu Dhabi Dirham) QTR (Qatar Riyal) KWD (Kuwaid Dinar) BHR (Bahrain) OMN (Oman Riyal) JRD (Jordan) SGD (Singapore) HKD (Hong Kong) JPY (Yen Jepang) MYR (Malaysia) TWD (Taiwan) WON (Korea) EUR (Euro)

9,460 2,510 2,560 2,570 33,000 24,600 24,100 12,800 7,610 1,220 120.9 3,010 317.0 8.20 11,740

Tiga Tipe New Mazda2

9,485 2,540 2,590 2,600 33,300 24,900 24,400 13,100 7,640 1,240 122.4 3,035 322.0 8.7 11,815

* USD bagus seri H & K pecahan 100 Rate per tanggal : 7/8/2012

profesional

Modal Ketekunan DARI hobi belanja, membuat Hj Emi Suryani Putri (46) terjun di dunia bisnis. Pimpinan Bisnis Center Sophie Paris di Jl Moh Toha ini mengaku, bersyukur atas hobi yang mampu mengubah kehidupannya. Bagi Emi, tak salah ibu rumah tangga berperan menafkahi keluarga. Seperti dilakukannya sejak 14 tahun silam. “Kalau sudah hobi akan senang menjalani. Saya sendiri tidak menyangka seperti ini, semua Emi Suryani Putri mengalir apa adanya,” ujarnya. Modal ketekunan dan kerja keras, Emi berhasil membantu suami menghidupi keluarga. Bahkan, ia tak menyangka punya bisnis seperti sekarang. (nda)

kilas Keuangan Telkom Pakai IFRS CIREBON- PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan meningkatkan transparansi sebagai bagian dari program Good Corporate Governance (GCG). Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Slamet Riyadi menerangkan, sebagai BUMN dan juga perusahaan publik, Telkom menjadi objek pengawasan berbagai lembaga seperti Bursa Efek Indonesia (BEI), New York Stock Exchange (NYSE) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di samping pengawasan internal yang dilakukan Telkom dan Kementerian Negara BUMN. “Keterbukaan dan akuntabilitas justru mendorong berbagai inovasi bagi layanan Telkom,” ujarnya dalam siaran pers kepada Radar, kemarin. Slamet menyebutkan Telkom merupakan salah satu perusahaan yang tercatat di BEI dan NYSE. Untuk itu pihaknya selalu berupaya menaati prinsip GCG, antara lain transparansi dan akuntabilitas. Ia membeberkan tiap tahun Telkom memberi laporan keuangan pada BEI, NYSE serta pemerintah dan selalu memperoleh predikat wajar. “Artinya, di setiap kebijakan terutama yang menyangkut masalah keuangan telah melalui prosedur yang telah ditetapkan,” tuturnya. Telkom telah mengadopsi International Financial Reporting Standards (IFRS) secara penuh, sebagai standar dalam penyusunan laporan keuangan. Menurut Slamet, sistem IFRS sejalan dengan instruksi Meneg BUMN. Telkom merupakan BUMN di Indonesia yang telah menerapkan IFRS untuk laporan keuangan tahun buku 2011. Penerapan standar laporan akuntansi internasional atau IFRS ke dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), akan memberi manfaat dalam menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan. (tta)

Foto: ITTA FATHIMATUL LAILIYYAH/RADAR CIREBON

PAMERAN. Mazda Cabang Cirebon optimis dengan diluncurkannya New Mazda2. Fitur hiburan ada di seluruh tipe produk ini.

CIREBON-Sukses memasarkan Mazda2, peminat mobil pabrikan Jepang ini disuguhi model terbaru New Mazda2. Diluncurkan secara nasional Juni lalu, masyarakat Cirebon bisa melihat tampilan New Mazda2 dengan datang langsung ke showroom Jl Brigjen Dharsono. Branch Manager Mazda Cirebon, Banu Aji Sasmita menjelaskan, selisih harga Mazda2 dan New Mazda2 tak terlalu tinggi, mulai di kisaran Rp190 jutaan (tergantung tipe). Menurutnya, konsumen dijamin lebih puas karena fitur dan spesifikasi interior dirancang baru dan canggih. “Kami masih gencar menawarkan karena ini tipe baru,” ujarnya kepada Radar, Selasa (7/8). Banu mengungkapkan New Mazda2 tersedia dalam tiga tipe, yakni V, R dan RZ. Terdiri dari jenis manual dan automatic. Fitur baru di antaranya kaca spion dengan lampu signal jadi fitur standar pada tipe R dan RZ. Sebelumnya, fitur ini merupakan pilihan di Mazda2. Lampu depan reflektif pada tipe V atau lampu depan proyektor pada tipe R dan RZ. “Konsumen juga bisa menggunakan sensor parking dan bumper reflector di semua tipe New Mazda2,” tuturnya. Banu menambahkan fitur tambahan pada tipe New Mazda2 RZ ialah sistem pencari jaringan internet dan GPS. Fitur hiburan ada di seluruh tipe New Mazda2. Pihaknya optimis Cirebon merupakan salah satu pangsa pasar potensial penjualan New Mazda2. (tta)

Tekad Sekolah Magang Indocement Kurangi Pengangguran CIREBON-Memperingatai ultah ke-37, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (ITP) menggelar berbagai kegiatan program Coorporate Social Responbility (CSR) selama Ramadan. Direktur SDM Indocement, Kuky Permana Kumalaputra menjelaskan, beberapa kegiatan CSR di antaranya peresmian gedung sekolah magang Indocement (SMI), kantin sehat bagi karyawan dan keluarga, pembibitan tanaman (nursery), peresmian kampung batik tulis di Desa Ciwaringin Kecamatan Ciwaringin, program sekolah liburan, kegiatan untuk lingkungan dan porseni. Dijelaskannya, berdasarkan data dari Disnakertrans Provinsi Jawa Barat (Jabar), kini ada 1,9 juta pengangguran di Jabar. 1,3 juta di antaranya usia produktif dari 15 hingga 30 tahun. Untuk itu, ITP merasa terpanggil memberikan SMI. Peserta SMI ada 60 orang dari desa binaan ITP. SMI bertujuan memberikan fasilitas guna meningkatkan

keterampilan peserta didik SIM, khususnya dari masyarakat sekitar pabrik. Pelatihan di bidang otomotif, pertukangan, elektrikal, mekanikal dan pelatihan operator alat berat. “Tadi pagi (Selasa, 7/8), kita resmikan SMI. Peserta SMI pemuda usia produktif karena putus sekolah dan lainnya. Mereka kesulitan mencari pekerjaan, makanya kita buka SMI,” terangnya dalam acara buka puasa bersama di kantor ITP Palimanan. Kuky menerangkan SMI akan membawa dampak dalam meningkatkan kompetensi serta skill yang akan dimiliki para pesertanya. Sehingga pemuda peserta SMI, mampu meningkatkan kemampuan dan siap bekerja. Kegiatan SMI mendapat respons positif dari Disnakertrans Kabupaten Cirebon. Kepala Disnakertrans Drs E Rusmana MSi mengatakan, bahwa dalam rangka peningkatam sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Cirebon melalui SMI, masyarakat dapat meningkatkan kompetensi

FOTO: NUR VIA PAHLAWANITA/ RADAR CIREBON

PEDULI UMKM. Unsur pimpinan Indocement membeberkan sejumlah capaian program CSR perusahaan yang memberdayakan masyarakat sekitar pabrik, kemarin.

dan SDM untuk memenuhi pasar kerja. “SMI ini bisa membantu Pemkab Cirebon dalam rangka pemetaan pengangguran,” tuturnya. General Affair Dept Head Hj Anita Kusumawardhani

menambahkan, lokasi kampung batik Trusmi di blok Kebon Gedang Desa Ciwaringin, dapat menjadi pilihan wisata batik tulis Cirebon, selain batik Trusmi Cirebon yang telah ada. Ia menegaskan bahwa

UMKM yang didukung In­ docement diharapkan dapat memperkenalkan produknya kepada masyarakat, sehingga dapat memperluas pasar, dan tumbuh menjadi lebih besar. (via)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

pemilukada

Radar Cirebon Group

Pilgub Jabar l pilwakot cirebon l Pilbup Cirebon l Pilbup Kuningan l Pilbup majalengka

6

DPD PAN Kirim Surat Klarifikasi Hendi Coba Bertahan, Tanya Alasan PAW

foto: abdullah/radar cirebon

CARI KEADILAN. Jauhari (kiri), mengadukan persoalan penolakan KPU terhadap dirinya dan calon PPK lainnya untuk ikut tes tulis ke kantor KID, kemarin.

Calon PPK Harjamukti Laporkan KPU ke KID KESAMBI-Merasa di­p er­ la­kukan tidak adil oleh KPU Kota Cirebon, calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang tak bisa ikut tes tulis, melapor ke Komisi Informasi Daerah (KID) Kota Cirebon, Selasa (7/8). Calon PPK yang melapor di antaranya Jauhari dan Sanubi. Mereka datang ke KID jam 13.30, diterima sekretaris KID Nuryani SAg, Anggata Arif, Toto Suharto dan Akbar Sucipto. Jauhari dari Kecamatan Harjamukti menjelaskan, kedatangannya untuk me­nyam­ paikan keluhan terkait sikap KPU

yang mengecewakan. Ia mengaku sudah lolos seleksi administrasi, namun dilarang ikut tes karena dianggap terlambat datang sekitar 45 menit. “Jadi persoalan, KPU tidak jelas mengumumkan kepada mereka yang dinyatakan lolos. Apalagi, dari 33 calon PPK yang lolos administrasi, 15 orang justru tidak bisa ikut tes tulis,” tuturnya. Anggota komisi informasi, Akbar Sucipto, yang juga mantan PPK mengaku heran dengan sikap KPU yang hanya memasang pengumuman di sekretariat KPU. Padahal menurutnya,

tidak semua orang punya kesempatan datang ke KPU melihat pengumuman. Bahkan Akbar membeberkan, di wilayah Kecamatan Lemahwungkuk, kejadian serupa juga terjadi. Dua orang tidak ikut tes karena tidak tahu kapan pengumuman. “Adik saya yang calon PPK tidak bisa ikut tes, akibat tidak tahu jadwal pengumuman. Bahkan, ia tahu setelah tes tulis selesai,” ungkapnya. Logika sederhana, lanjut dia, apa mungkin pendaftar komisioner KPU pusat dari Papua, datang ke Jakarta

hanya untuk melihat papan pengumuman kelulusan di KPU pusat. Padahal, ada teknologi yang bisa digunakan. “Pantas saja Subhan Alba tidak lolos menjadi komisioner KPU pusat, karena dia tidak datang ke Jakarta untuk melihat pengumuman kelulusan,” sindirnya. Arif menambahkan laporan Jauhari cs bagi KID adalah entry point bagi komisioner informasi. Hanya saja, laporan ini harus disertai bukti tertulis. Termasuk surat pengaduan yang ditujukan ke KID. Pihaknya belum bisa menindaklanjuti, jika tidak ada surat tertulis. (abd)

Kader Beringin Dukung Duet Ason-Gotas SUMBER-Kader Partai Golkar dan PDIP Kabupaten Cirebon siap mendukung ketua partai masing-masing untuk koalisi dalam pemilihan bupati (Pilbup) mendatang. Sebelumnya mencuat wacana yang disebutkan Bupati Cirebon Drs H Dedi Supardi MM. Yakni agar H Ason Sukasa SmHk bisa mendampingi H Tasiya Soemadi Al Gotas SE MM sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Cirebon akan datang. Menurut kader senior PDIP Kabupaten Cirebon, Ujang Sawita, pihaknya tak mempersoalkan terkait wacana pasangan kedua ketua partai di atas. Asalkan, lanjut dia, internal tiap partai setuju dan siap berjuang bersama membangun Kabupaten

Cirebon. “Kalau kader siap saja, jika keputusan partai seperti itu,” katanya kepada Radar, kemarin. Ujang menuturkan bila hubungannya dengan kader Partai Golkar yang dulu sempat menegang, saat ini cenderung lebih baik. “Dengan Golkar, kami tidak (ada) masalah,” ujarnya. Senada diungkapkan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon, Doddy T Basuni SH. Melalui sambungan telepon, ia menegaskan ko­mu­nikasi dengan PDIP sejauh ini terjalin baik. Pihaknya menyerahkan kepada tokoh yang coba dijodohkan oleh Bupati Dedi itu. “Pada prinsipnya, saya serahkan kepada pimpinan partai. Kami sebagai kader tinggal mendukung,” ucapnya. Doddy menyebutkan sebagai

Cicip Gantikan Agung Cipto? DPC PDIP Bahas PAW di DPD KEJAKSAN-Putusan kasasi terhadap terdakwa kasus korupsi APBD Gate Ir Haries Sutamin Cs, membuat para anggota dewan non aktif yang terlibat siap-siap terkena pergantian antar waktu (PAW). Kini, di lingkungan PDIP Kota Cirebon santer beredar info Citoni dan Agung Cipto segera di PAW, karena boleh jadi tak lama lagi keduanya segera meringkuk di bui. Sumber Radar di internal PDIP menyebutkan, hari Minggu (5/8), beberapa anggota DPC PDIP menghadap ke DPD PDIP Jawa Barat. Selain mengikuti buka puasa bersama, kedatangan mereka juga membahas soal PAW. Cicip Awaludin SH dikabarkan ikut

ke Bandung, karena alumni Unsoed itu diproyeksi menggantikan Agung Cipto dari keanggotaan DPRD. Sementara Citoni akan digantikan Beni Sujarwo. “Mereka ke Bandung, selain buka puasa bersama, juga membahas PAW,” jelas kader senior PDIP yang namanya enggan dikorankan. Saat dikonfirmasi, Citoni membenarkan hari itu sejumlah pengurus DPC PDIP Kota Cirebon diundang ke Bandung untuk menghadiri buka puasa bareng. Ia tidak ke Bandung, karena ingin buka puasa dengan keluarga. “Iya, memang ada yang ke Bandung,” ujarnya. Sementara itu, Cicip Awaludin membantah pertemuan dengan DPD PDIP membahas agenda PAW. “Enggak ada bahasan tentang PAW. Kemarin itu hanya silaturahmi dan buka puasa bersama,” kilahnya. (abd)

Ason Sukasa

Tasiya Soemadi Al Gotas

kader akan tetap loyal pada keputusan partai, dan siap mendukung kebijakan apa pun. “Kita akan loyal apapun keputusan partai,” ucapnya menunjukkan kesiapan jika benar nanti Ason-Gotas berduet. Apakah Partai Golkar punya

alternatif kandidat bakal calon lain? Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon itu, tidak mengetahuinya. Ini karena, sambung dia, tim penjaringan bakal calon pun belum dibentuk. “Pembentukannya, kita tunggu keputusan Pak Ason,” tandasnya. (jun)

KEJAKSAN-Sudah enak duduk enggan lengser. Itu gambaran yang kini tampak dalam diri politisi Hendi Hurhudaya SH. Anggota DPRD Kota Cirebon itu terkena pergantian antar waktu (PAW) dari DPP PAN. Anehnya, Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Ir H Wawan Wanija, tampak menutupi perihal telah terbitnya surat PAW Hendi dari DPP PAN, yang sudah diterima Ketua DPRD Kota Cirebon Drs Nasrudin Azis SH, pekan lalu. Kepada wartawan koran ini, awalnya Wawan mengaku belum tahu tentang surat tersebut. Namun saat didesak, lelaki yang terseret kasus korupsi APBD Gate tersebut menjelaskan, surat penetapan PAW itu dipegang bagian Pengembangan Organisasi

dan Keanggotaan (POK) dijabat Muhamad Umar. “Wah, saya belum tahu. Mungkin ada di POK, karena yang mengurus persuratan adalah bagian POK,” kilahnya, saat ditemui di Rumah PAN, Selasa (7/8). Ditanya langkah DPD PAN menyikapi surat tersebut, Wawan mengaku pihaknya sudah melayangkan surat ke DPP PAN dengan tembusan DPW PAN Jawa Barat. Isi surat meminta klarifikasi, terkait surat PAW terhadap Hendi Nurhudaya dan digantikan Any Firmaningsih SH MH. “DPD coba minta klarifikasi ke DPP, tidak lama setelah surat itu diterima,” tutur mantan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon itu. Menurut Wawan, saat pemilu legislatif (Pileg) 2009, pihaknya telah menempuh segala tahapan sesuai perundangan yang ada. Ia membantah rumor yang berkembang, jika PAW itu dilakukan karena dulu sudah ada kesepakatan kedua

belah pihak untuk bergantian menjadi anggota DPRD. “Tidak pernah ada ke­ sepakatan itu. Karena ko­ mitmen awal mengacu kepada undang-undang sesuai suara terbanyak. Jadi yang di ­gu­ nakan adalah peraturan yang berlaku,” paparnya. Saat dikonfirmasi, Hendi Nurhudaya tampak belum bisa menerima kenyataan mesti turun tahta dari keanggotaan wakil rakyat. Ia malah mempertanyakan alasan DPP PAN menerbitkan surat PAW terhadap dirinya. Menurutnya, persoalan sengketa keterpilihan antara ia dan Any sudah dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Gugatan dia (Any) ditolak. Tidak ada alasan untuk memPAW saya,” ujarnya. Hendi mengaku belum menerima surat keputusan PAW dirinya. Namun, lelaki yang kabarnya punya anggota keluarga di KPU Kota Cirebon itu, menyebutkan sudah melihat surat tersebut di pimpinan DPRD. (abd)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

Polisi Cuma... pemegang senpi (senjata api) bagi anggotanya. “Pada prinsipnya, peristiwa itu menjadi cambuk buat kepolisian untuk melakukan pembenahan ke dalam, terutama terkait kelayakan seorang anggota yang memegang senjata api. Jangan sampai, senjata api yang rusak masih digunakan oleh anggota di lapangan. Secara periodik Polri juga harus melakukan evaluasi terhadap kelayakan seorang anggotanya yang memegang senjata,” katanya. Saat ditanya, apakah dalam kasus ini tersangka dianggap lalai atau menyalahi prosedur dalam menjalankan tugas, Bildansyah SH mengungkapkan perlu adanya pembuktian dan keterangan dari saksi-saksi. “Tentunya lebih dulu harus dilakukan proses penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan barang bukti yg ada, untuk bisa ditentukan kemudian apakah hal itu terjadi karena kelalaian atau kesengajaan. Ini penting untuk menentukan pasal apa yang bisa disangkakan,” katanya. Terkait soal pasal 359 KUHPidana (pidana penjara 5 tahun) yang dijeratkan kepada tersangka Brigadir Sahidin Zainudin, Bildansyah mengatakan pasal tersebut sudah tepat jika dianggap lalai dalam tugas. “Untuk dapat menentukan pasal, kan harus dilihat dari fakta-faktanya yang lahir dari keterangan saksisaksi yang diperiksa serta alat bukti lainnnya. Apabila peristiwanya terjadi karena kelalaian, pengenaan pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain sudah tepat. Akan tetapi apabila peristiwa terjadi karena kesengajaan, maka pasal yang tepat untuk disangkakan adalah pasal 338 KUHP tentang

pembunuhan,” paparnya. Hal senada diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) Bibit Cirebon, Qorib SH. Dia mengutuk keras aksi penembakan yang dilakukan oleh Brigadir Sahidin Zainudin anggota Polsek Karangsembung terhadap Cipta Agus Tira. “Saya atas nama LKBH Bibit Cire­ bon sangat prihatin dan turut belasungkawa kepada keluarga korban. Kami mengutuk keras dan mendesak serta mendukung Kapolres Cirebon untuk melaku­ kan tindakan tegas terhadap oknum anggota polisi tersebut agar dilakukan tindakan hukum sebagaimana mestinya para pelanggar hukum pada umumnya. Artinya Kapolres Cirebon tidak boleh pilih kasih,” tegasnya. Qorib juga mengatakan bahwa tindakan oknum anggota Polsek Karangsembung tersebut sudah mencoreng citra kepolisian di mata masyarakat. “Tindakan oknum anggota Polsek Karang­ sembung tersebut bukan saja mencederai norma hukum sebagai warga negara yang menjadi aparatur penegak hukum, tetapi juga sudah melecehkan institusinya sendiri. Karena itu, Kapolres Cirebon harus berani bertindak tegas seadil-adinya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, agar keadilan hukum dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama keluarga yang sedang berduka,” kata pria berambut gondrong ini. Sementara itu, praktisi hukum Cirebon lainnya, yakni Eka Agustrianto SH MH mengatakan dalam penyelidikan kasus tersebut harus dilakukan oleh penyidik independen gabungan. “Dalam kejadian penembakan yang dilakukan seorang oknum polisi haruslah mengikuti prosedur. Hukum acara yang

Sekpri Irjen... belum. ”Kalau soal kasusnya saya tidak tahu. Silakan temanteman meminta konfirmasi ke Bareskrim,” tutupnya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos, Tiwi bernama panjang Pra­ tiwi, setelah menjadi sekretaris pribadi Irjen Djoko, Tiwi sempat men­jadi sekretaris pribadi Kepala Kor­lantas, sekarang Irjen Pudji Har­tanto sebelum mengikuti Setuk­pa. Sumber Jawa Pos (Radar Cirebon Group) menyebut Tiwi sa­ngat akrab dengan Briptu Avi Olivia, polwan cantik yang sering tampil memberikan laporan lalu lintas di depan layar televisi. “Mere­ka berteman baik,” kata sumber ini. Sayang, Avi belum bisa dimintai konfirmasi soal kedekatannya dengan Tiwi, mantan sekpri Irjen Djoko Susilo itu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar memastikan Tiwi sudah dimintai keterangan. “Sudah, sudah diperiksa,” kata Boy di Mabes Polri kemarin. Jenderal bintang satu itu mem­ benarkan Tiwi sedang sekolah di Sukabumi. “Informasi dari Korlantas memang demikian,” kata mantan Kapolres Pasuruan, Jawa Timur itu. Boy menjelaskan penyidik sudah meneliti semua informasi dan keterangan dari saksi-saksi dan tersangka. “Saksi ada 33 saksi, sedangkan tersangka ada empat orang, sudah diperiksa semua,” katanya. Penyidik juga menelusuri buktibukti yang berhasil didapatkan.

Termasuk pengakuan adanya transaksi keuangan melalui transfer perbankan. “Itu sudah dilakukan juga, tapi soal detailnya saya tidak bias sampaikan karena itu masuk materi penyidikan. Nanti di pengadilan akan terlihat,” kata Boy. Mantan Kapoltabes Padang itu men­jelaskan, dalam delik pi­da­­na korupsi belum tentu ada pe­ne­­ rimaan uang. “Bisa saja ada pe­­­ nyalahgunaan wewenang jadi ja­ ngan dibayangkan, mesti ada yang menerima uang,” ujar Boy. Polri menyatakan saat ini masih fokus untuk menangani kasus korupsi di proyek simulator itu dan tidak terpengaruh denganpolemik berbagi kewenangan antara Polri dan KPK. “Kita belum pernah berpikir untuk melakukan gugatan di MK. Yang dipikirkan oleh Polri adalah yang bagaimana menuntaskan tugas dan kewajiban sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang. Dilaksanakan proses penyidikan sebaik-baiknya,” kata Boy. Ide mengajukan gugatan seng­ keta kewenangan ke MK awalnya dicetuskan oleh Pengamat Hu­ kum Tata Negara (HTN) yang juga praktisi hukum, Yusril Ihza Mahendra. Polri tampaknya belum mempertimbangkan usulan Yusril itu, meski Kapolri Jenderal Timur Pradopo sempat memberi sinyal untuk menerima usul Yusril. “Kita juga tentu masih fokus melakukan upaya-upaya koordinasi lanjutan dengan KPK

Amarah Warga... Syafrudin ketika ditemui di Balai Desa Blender kemarin. Dede mengakui, ketika peristiwa penembakan terhadap Agus terjadi, amarah warga tidak terbendung. Bahkan, ada beberapa orang yang siapsiap meluruk kantor Polsek Karangsembung dengan cara membakar, melempar dengan batu, hingga berencana membakar tersangka Sahidin. ”Kita sudah memberikan pemahaman kepada warga, bahwa proses hukumnya akan terus dipantau. Jangan sampai anarkis karena kalau bersikap anarkis, malah tidak menyelesaikan permasalahan. Justru ke depan akan terjadi masalah yang panjang jika terjadi aksi brutal oleh warga,” ungkapnya. Dia berpesan kepada seluruh warga Desa Blender untuk tidak terprovokasi terkait isu untuk meluruk Polsek Karangsembung. ”Saya harapkan masyarakat tidak terpancing dengan isuisu untuk bersikap anarkis. Kita harus mengormati proses hukum yang sedang berjalan. Ini bukan berarti saya berpihak kepada polisi, tapi kita itu ada di negara hukum. Jadi, kita serahkan

sepenuhnya kepada aparat terkait. Toh dalam aksi unjuk rasa ke Polsek Karangsembung, sudah ada pernyataan Pak Kapolsek untuk mengusut kasus hukum Sahidin sampai tuntas dengan ditandatangani di atas materai,” papar Dede. Agus Eka (17), rekan Agus mengaku masih saja melekat ingatannya pada kejadian penembakan pada Minggu dini hari di Desa Karangwareng. Menurutnya, kejadian tersebut tidak akan pernah dilupakan seumur hidup. ”Melihat senjata api saja saya takut. Apalagi itu ada peluru aktif. Parahnya, tembakan itu mengarah tepat di depan saya waktu itu. Saya sangat kaget sekali,” ungkapnya yang ikut nongkrong bersama Agus beberapa jam sebelum kejadian penembakan. Sementara itu, tetangga Agus, Neneng (38) mengakui kalau kejadian tersebut tidak hanya menyakiti hati kerabat dan keluarga Agus. Tapi, juga seluruh warga Desa Blender. ”Kita semua kehilangan. Saya minta penegak hukum memberi hukuman berat kepada Sahidin itu,” kata dia. Terpisah, Wakil Bupati Cirebon

aneka berita 4Dari Halaman 1 berlaku, apakah ini murni kelalaian atau kesengajaan harus didalami oleh penyidik independen gabungan yang terdiri dari psikolog, psikiater, rohaniawan, tim Mabes Polri, tim Polda Jabar dan para ahli hukum. Dalam proses hukumnya harus sesuai dengan kode etik kepolisian terlebih dahulu dan peradilan umum,” tuturnya. Eka menambahkan, peristi­wa yang terjadi di Desa Karang­ wareng, Kabupaten Cirebon hingga menewaskan seorang warga setempat merupakan lemahnya pengawasan dari pimpinan kepolisian setempat. “Menenggapi akibat penembakan tersebut, jelas sekali disebabkan lemahnya pengawasan dan bimbingan rohani dari pimpinan kepolisan, baik polsek maupun polres. Oleh karena itu pimpinan kepolisian harus mengedepankan agama sebagai filter untuk kinerja kepolisian,” imbuhnya. Di tempat terpisah, Kapolres Cirebon AKBP H Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Rohadi SIK kembali menegaskan kasus penembakan tersebut sedang ditangani penyidik Satuan Reskrim Polres Cirebon. “Pelaku diperiksa oleh penyidik Reskrim untuk selanjutnya ke depannya pelaku akan menjalani peradilan umum. Hingga saat ini masih lima saksi yang kami periksa, dan masih terus kami cari saksi lainnya yang mengetahui peristiwa itu. Untuk pasal, pelaku kami kenai yakni pasal 359 KUHPidana,” katanya. Rohadi membenarkan bahwa senjata yang digunakan dan dipe­ gang oleh pelaku (Brigadir Sahidin Zainudin, red) terbukti dalam keada­an rusak. “Setelah kami laku­kan pemeriksaan, barang bukti yakni pistol milik pelaku me­ mang dalam keadaan rusak pada pelatuknya,” katanya. (rdh) 4Dari Halaman 1 untuk usut kasus itu. Inilah yang menjadi agenda tim penyidik kita,” katanya. Di gedung KPK, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto tidak memberikan banyak informasi terkait pertemuannya dengan Kapolri. Padahal, berdasarkan infor­masi yang beredar, dia ikut per­temuan dengan Ka­polri ber­ sama Ketua KPK Abra­ham Samad. “Kami akan te­rus berkoordinasi,” jawabnya diplomatis. Tidak ada keterangan pasti tentang apa yang terjadi dalam pertemuan itu. Bisa jadi, dua pikiran dari instansi penegak hukum itu belum menjadi satu. Sebab, Menkopolhukam Djoko Suyanto sudah memberi mandat agar usai pertemuan harus dituangkan dalam pernyataan tertulis dan disampaikan dalam konferensi pers. Bukan hanya itu, pria yang akrab disapa BW itu juga enggan men­ jelaskan kapan Irjen Djoko Susilo bakal diperiksa. Menurutnya, saat ini KPK masih fokus pada pemeriksaan saksi-saksi lain. Lagi-lagi, dia menghindar saat ditanya siapa saja saksi itu. “Ya, nanti saja,” tuturnya. Terpisah, Menko Polhukam Djo­ko Suyanto mengatakan, pihak­nya menunggu hasil perte­muan antara KPK dan Polri terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi simulator SIM Korlantas. Hasil pertemuan itulah yang akan dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(rdl/fal/kuh) 4Dari Halaman 1 H Ason Sukasa SmHk menga­ takan, sebagai pemerintah, diri­ nya sangat menyesali kejadian penembakan oleh oknum polisi. ”Terus terang saya sangat kaget dan terpukul. Warga saya, masya­ rakat saya ditembak polisi. Tapi kan mungkin polisi itu manusia, bisa saja khilaf. Semua pihak me­ nye­salkan kejadian itu, termasuk Pak kapolresnya,” terangnya. Politisi Partai Golkar ini mengharapkan supaya masya­ rakat Desa Blender tidak usah takut dan khawatir terhadap proses hukum terhadap oknum polisi Sahidin Zainudin. ”Beri kesempatan kepada pihak kepolisian untuk memberikan kepastian hukum dari peristiwa penembakan ini. Apa pun profesinya, jika salah ya harus dihukum. Termasuk juga dia (pelaku, red) itu seorang anggota polisi,” ucapnya. Lalu bagaimana sikap Pemkab Cirebon terhadap keluarga korban, Ason mengaku akan melaporkan kepada Bupati Cirebon Drs H Dedi Supardi MM. “Bagaimanapun si Agus (korban, red) itu masih usia 18 tahun. Dia adalah generasi muda yang masih produktif,” ujarnya. (mid)

Radar Cirebon Group

Bus Lawan Tronton... Erwin sempat terperana beberapa detik dengan peristiwa di depannya tersebut. Namun, bersama seorang rekan dan se­ orang satpam, mahasiswa Teknik Perkapalan ITS itu langsung bergegas lari menuju lokasi kejadian. Dadanya lang­sung sesak dan nyaris muntah, sebab Erwin melihat darah berceceran dan puluhan orang tergencet di dalam dan bawah bus. “Saya sempat gemetaran. Apalagi, kedua tangan saya sempat digenggam ibu-ibu penumpang bus yang minta tolong. Saya akhirnya tekadkan untuk menolong dan mengeluarkannya dari dalam bus,” ungkap Erwin. Sesaat setelah Erwin mengeluarkan seorang penumpang, beberapa warga berdatangan untuk membantu. Satu per satu penumpang bus akhirnya berhasil dikeluarkan. Begitupula sopir dan kernet truk tronton yang terjepit bodi kepala truk. Proses evakuasi akhirnya rampung dua jam dari persitiwa tabrakan yang terjadi sekitar pukul 01.00. Korban terakhir yang dievakuasi adalah dua pengendara sepeda motor yang tertimpa bus. Kecelakaan maut itu bermula saat Bus Harapan Jaya jurusan Tulungagung-Surabaya nopol AG 7850 UR yang melaju kencang dari arah barat atau Mojokerto berusaha menghindari sepeda motor di depan Perumahan Tro­ sobo Utama. Dugaannya, sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya itu keluar dari gang KH Mas Masyur yang berada di sisi utara jalan atau seberang Perumahaan Trosobo Utama. “Dugaan awal, sepeda motor itu melintas terlalu ke kanan sehingga

bus berusaha menghindari dengan membanting setir ke kanan,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur Kombespol Komarul Zaman di lokasi kejadian. Bus yang dikemudikan Subali tersebut saat itu melaju di lajur kanan. Saking tersentaknya dengan kemunculan sepeda motor, sopir 39 tahun asal Tulungagung tersebut sempat melakukan pengereman. Polisi mengukur pengereman bus mencapai 40 meter. Tapi, karena bus sangat kencang dan sopir membanting setir terlalu ke kanan, bus kemudian masuk ke jalur ke arah Mojokerto. Bus masuk ke jalur berlawanan melalui u turn. Kebetulan di lokasi pengereman ada u turn. Hanya saja saat masuk u turn, ban kanan depan bus sempat menabrak median jalan. Bus pun terguling. Begitu terguling, bus menimpa sepeda motor Honda Supra Fit nopol L 3149 QY. Sepeda motor yang ditumpangi Agung Tri Kurniawan (20) dan Erwin Ainur Rofiq (18) tersebut ketika itu hendak putar balik ke timur. Bus juga sempat menyeruduk sepeda motor Yamaha Jupiter nopol S 4345 XN yang melaju dari timur. “Pada saat bersamaan juga ada truk tronton bermuatan batu bara yang melaju dari timur. Bus yang kondisi terguling dan agak malang kemudian tertabrak truk tersebut,” terang Komarul. “Jarak saat bus terguling dengan truk saya begitu dekat. Saya pun tidak sempat mengerem, sehingga truk saya menabrak busnya,” tambah sopir truk tronton Arif Widodo (32), asal Kediri. Truk tronton nopol W

4Dari Halaman 1 8286 UD itu menabrak atap bagian tengah bus. Bagian tengah bus pun remuk dan posisi bus menjadi menghadap ke barat. Penumpang bus di bagian tengah itulah yang banyak menjadi korban. Enam di antaranya meninggal dunia. Enam penumpang bus tersebut adalah Saipul Bakri (24), asal Sidosermo, Surabaya, Eko Setiawan (24), dari Kayen Kidul, Kediri, dan Bukhori (40), yang beralamatkan di Sukorejo, Tulungagung. Nama penumpang tewas lainnya adalah Anung Yulianto (36), warga Jember, Pramujianto (35), dari Sendang, Tulungagung, dan Anton Kurniawan (30), asal Kediri. Selain enam penumpang bus, korban yang meregang nyawa adalah dua pengendara sepeda motor asal Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Agung dan Erwin yang tertimpa bus. Semua korban meninggal dilarikan ke Rumah Sakit Anwar Medika, Krian, Sidoarjo. Di rumah sakit yang sama juga dirawat 27 korban luka. Sedang, 15 korban luka lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah, Sepanjang, Sidoarjo. “Kami masih terus dalami penye­b ab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan ini karena bus berusaha menghindari sepeda motor. Tapi, satu fakta yang kami dapat bus melaju dengan kecepatan 87 km/jam. Itu cukup tinggi,” ujar Komarul. Pernyataan Komarul senada dengan pengakuan Erwin Setyo. Pemuda 19 tahun asal Tanjungsari, Taman, Sidoarjo itu menyebut bus memang melaju sangat kencang. “Saking kencangnya, saat mengerem, ban

Keutamaan Nuzulul Quran Syahrul Quran yang artinya bulan Alquran. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita sebagai umat Islam di bulan Ramadan khususnya hendaknya meningkatkan perhatian kita terhadap Alquran. Hal ini sesuai dengan bimbi­ ngan Rasulullah SAW dengan sabdanya “Sebaik-baik dari kalian adalah orang yang senantiasa mempelajari Alquran dan mengajarkannya”. Kemudian Rasulullah SAW memberikan dorongan kepada umat Islam untuk senantiasa bergaul dengan Alquran, baik dengan tilawahnya ataupun mentadaburi maknamaknanya.

Barangsiapa yang mengisi waktunya dengan dua agenda tersebut, tilawatil Quran dan mempelajari makna-makna kandungannya, maka sungguh sangat indah kehidupannya. Allah memberikan janji kepada orang-orang tersebut sesuai yang disampaikan Rasulullah SAW “tidaklah berkumpul di antara kaum muslimin di an­ tara masjid-masjid Allah SWT mereka membaca kitab Allah, dan mereka mempelajari kandungan kitab Allah, maka dia tidak akan dapatkan empat perkara”. Pertama, adalah Allah SWT akan menyelimuti mereka dengan rahmat-Nya kedua

orang tersebut maka Allah menurunkan para malaikatnya untuk hidup bersama mereka untuk memberikan dukungan mengamini setiap doa-doanya sehingga hidupnya orangorang beriman akan senantiasa mendapatkan pembelaan dari para malaikat Allah SWT. Kemudian yang ketiga, kata Rasulullah SAW orang yang senantiasa bergaul dengan Alquran Allah akan mengenang, menyebut-menyebut nama orang tersebut di kalangan para hambanya para malaikatmalaikat di langit. Maka berbahagia sekali orang-orang yang bergaul dengan Alquran, lalu

Massa Bakar... pemuda itu langsung melempari batu kepada para petugas piket. Lantaran kalah jumlah, tiga polisi lari meninggalkan markasnya untuk menyelamatkan diri. Karena tak ada lagi penjagaan, massa leluasa mengobrak-abrik mapolsek. Tak hanya itu, massa makin bertindak nekat dengan melepaskan dua tahanan. Hingga dini hari tadi, identitas kedua tahanan itu belum diketahui. Ternyata, meski sudah melepas­ kan dua tahanan, tidak membuat massa puas. Tanpa dikomando, sekelompok pemuda mulai me­ nuang­kan bahan bakar minyak jenis premium ke sekililing mapolsek. Massa pun membakar gedung dan tiga unit motor milik petugas sambil bersorak sorai. Hanya dalam hitungan detik, mapolsek yang lokasinya berada tak jauh dari markas Brigif 3 Marinir Piabung, Padangcermin, itu luluh lantak dilalap si jago

merah. Sampai berita ini diturunkan, personel kepolisian masih berjaga-jaga. Sedangkan massa sudah meninggalkan lokasi. Sementara saat ditemui di lokasi, Camat Padangcermin Muslih Harni menolak berkomentar. Meski demikian, ia membenarkan pemicu pembakaran adalah perselisihan dua pemuda dari dua kampung. “Perselisihan pemuda dari dua desa itu sebetulnya terjadi pada bulan Juni lalu. Tetapi, mereka sudah berdamai. Mungkin perdamaian itulah yang akhirnya memicu anarkis massa. Namun untuk lebih jelasnya tanya Kapolsek saja,’’ kelitnya. Terpisah, Wakapolres Lampung Selatan Yudi Arkara Oktobera yang juga tampak di lokasi, mengaku tak bisa memberikan informasi lebih jauh. “Kasusnya masih kita selidiki, termasuk

ibadah haji, suasana umrah di bulan Ramadan ini melebihi kepadatan saat dia menunaikan rukun Islam kelima itu beberapa tahun lalu. “Wah ini jauh lebih padat. Waktu saya haji tahun 2007 lalu tidak sepadat ini. Saya juga heran, padahal ini kan hanya umrah, tapi bisa seramai ini. Mungkin karena pahalanya sama dengan berhaji,” kata Hj Asnidar Kinay Rahman (57), jamaah haji asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Juru bicara Kerajaan Arab Saudi, Muhammad Saleh, mengakui kepadatan jamaah akan mencapai puncaknya tanggal 20 Ramadan. Mereka berharap bisa menyambut malam Lailatul Qodar sambil beriktikaf di Masjidil Haram. Untuk itulah kepadatan jamaah di masjid akan semakin terasa, bahkan pada jam-jam tertentu terutama saat waktu salat akan kesulitan masuk saking padatnya. Sehingga banyak jamaah yang terpaksa harus salat di halaman. Ia menuturkan, Raja Abdullah juga sudah standby sejak beberapa hari lalu untuk memantau langsung suasana di seputaran Makkah. Raja baru akan kembali ke Riyadh

belakangnya sampai terangkat. Bus saat itu memang berusaha menghindari sepeda motor,” beber Erwin. Kecelakaan Selasa dini hari tersebut tak hanya merenggut delapan nyawa dan membuat 42 orang lainnya cedera. Kejadian itu juga sempat membuat arus lalu lintas macet hingga dua jam. Panjangnya mencapai 3 km. Baik itu yang dari arah barat maupun timur. Kemacetan baru terurai setelah proses evakuasi kendaraan dan korban rampung sekitar pukul 03.00. Namun, sekitar pukul 05.45 hingga pukul 06.30, kemacetan panjang kembali terjadi. Lebihlebih kendaraan yang dari arah barat. Kemacetan bahkan mencapai 4 km. Kemacetan itu menyusul olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim dari Ditlantas Polda Jawa Timur. Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jawa Timur Wahid Wahyudi menyebut kondisi bus layak jalan. Kondisi tersebut merujuk pada izin trayek dan uji kir yang berlaku hingga Januari 2013. “Bukti lainnya adalah pengereman bus yang cukup baik. Itu terlihat dari rem yang tersisa 8,1 bar setelah bus mengerem sekitar 43,7 meter,” ucap Wahid. Menurut Wahid yang berma­ salah justru truk trontonnya. Memang truk tersebut sebelum terjadi kecelakaan hanya melaju 40 km/jam dan berada di lajur kiri. Tapi, Dishub LLAJ saat olah TKP, kemarin, menemukan pelanggaran. “Uji kirnya ternyata sudah mati Juli 2010,” tutur Wahid. (fim) 4Dari Halaman 1 namanya dicatat oleh Allah SWT dan dikumandangkan di langit sebagai kebanggaan, bahwasanya di antara umat manusia ada yang menjadi orang yang bertakwa, yang menjadi agenda hidupnya bersama Alquran. Oleh karena itu dalam kesempatan Nuzulul Quran, mari kita tumbuhkan rasa kepedulian dan tingkatkan aktivitas kita agar menjadi umat yang selalu bergaul dengan Alquran. Semoga Alquran menjadi pembela kita nanti di hari kiamat kelak dan bukan menjadi musuh kita di hari kiamat, mari kita berdoa agar Alquran kelak menjadi pembela kita. (den) 4Dari Halaman 1

indikasi adanya perselisihan pemuda antarkampung,’’ singkatnya. Senada, Dirkrimsus Polda Lam­ pung Kombespol Dono Indarto menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan dua kompi personel untuk mengamankan situasi. “Tugas kami hanya pengamanan, sedangkan untuk penanganan kasus ada di polres,’’ ujarnya. Diketahui, aksi pembakaran mapolsek oleh massa bukan kali pertama terjadi di Lam­ pung. Kali terakhir terjadi di Mapol­sek Gedongaji medio Januari silam. Aksi anarkis terse­but dipicu penembakan terhadap seorang warga oleh anggota Polsek Gedongaji. Ia ditembak karena diduga hendak melakukan kejahatan. Ketika itu, anggota polsek mendapatkan informasi bahwa di wilayah Gedongaji, tepatnya di Jl Pertamina Kebun Kelapa

Rebutan Kaveling ... SEPULUH hari terakhir Ramadan adalah merupakan di antara malam-malam yang penuh dengan keberkatan dan kelebihan tertentu. Malammalam ini merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh orang mukmin di dunia. Malam-malam yang ganjil tersebut ialah malam 21, 23, 25, 27, dan 29 dari bulan Ramadan. Ada yang menyimpulkan bahwa malam Lailatul Qodar itu berpindah dari satu tahun ke satu tahun yang lain di dalam lingkungan 10 malam terakhir Ramadan. Yang pastinya bahwa masa berlakunya malam Lailatul Qodar itu tetap dirahasiakan oleh Allah SWT supaya setiap umat Islam menghayati dengan amal ibadat. Terlepas dari itu semua, suasana di Makkah Almukaromah tampak semakin padat saja. Pada saat waktu dan bubar salat, jalan-jalan yang punya akses ke Masjidil Haram penuh sesak. Bahkan, untuk sekadar jalan saja sulit, karena harus berdesakan, termasuk menuju tempat saya menginap di kawasan Sheep Amir. Menurut sejumlah jamaah yang pernah melaksanakan

7

Sawit PT SIP Tulangbawang, sering terjadi pembegalan. Dua anggota, yakni Briptu Iwan dan Briptu Uji Prasetiyo berhasil menangkap salah seorang begal bernama Hamdani. Sedangkan dua temannya, Doni dan Kiki berhasil kabur. Namun keesokan harinya, tersangka Hamdani dikabarkan tewas ditembak. Mendengar informasi ini, keluarga dan kerabat mendatangi Polsek Gedongaji, lalu membakarnya. Sementara saat menghubungi Radar Lampung pukul 03.02 dini hari tadi, Bupati Pesawaran, Aries Sandi Darma Putra atas nama masyarakat meminta maaf kepada Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan. “Saya minta warga saya untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh siapa pun. Dan saya berharap kejadian ini tidak terulang,” pungkasnya via telepon. (eka/whk/yud/ais) 4Dari Halaman 1

setelah Lebaran Idulfitri. Untuk mengamankan jamaah, pihak kerajaan juga telah menerjunkan personel keamanan dari berbagai angkatan. Termasuk memantau dari udara menggunakan helikopter. “Kami berharap para jamaah bisa menjaga ketertiban dan bersikap sopan selama berada di kawasan Masjidil Haram. Memang meski sudah diperluas dan mampu menampung satu juta jamaah, tapi karena orang muslim juga bertambah banyak, masjid semakin sulit menampung jamaah. Tapi mudah-mudahan dengan rampungnya proyek perluasan yang digagas Raja Abdullah nanti, akan semakin banyak menampung jamaah dan memberi kenyamanan yang lebih,” harapnya. Pantauan Radar Cirebon, lokasi favorit jamaah untuk beriktikaf salah satunya ternyata berada di basemen masjid, yang posisinya agak memojok. Rupanya di tempat itu AC nya sangat dingin, sehingga kalau siang terasa sejuk, jauh dibandingkan kondisi di luar yang bisa mencapat 47 derajat celcius. Tempat itu memang relatif tenang, beda dengan di basemen pintu masuk

Babbusalam yang sangat krodit karena jadi tempat keluar masuk jamaah yang akan melakukan tawaf dan sai. Meski belum masuk Lailatul Qodar, rupanya mereka sudah punya kaveling masing-masing, takut keduluan yang lain. Para jamaah itu membawa kasur seukuran badan, lengkap dengan selimut tebal. Kalau malam tiba, tempat itu memang terasa dingin sekali. Aktivitas mereka sehari-hari adalah mengaji, tidur, salat, ngaji, tidur lagi kemudian berbuka puasa. Mereka juga ada yang bawa tas penuh makanan, plus termos tempat air. Pantauan koran ini, sejumlah helikopter dari angkatan udara Kerajaan Arab Saudi (KSA) terlihat mondar-mandir melakukan pantauan. Sementara suara sirine ambulans terdengar hampir setiap saat. Memang, karena banyak yang berangkat dalam kondisi uzur, ada saja jamaah yang sakit, sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Sementara jamaah yang meninggal, langsung diurus oleh petugas setempat untuk dimakamkan di kawasan Maala, di pinggiran kota Makkah. (m noupel)


201 Hari Lagi

Radar Cirebon Group

rabu wage, 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

HALAMAN 8

Een Hambat Hanura Jaring Cawalkot KEJAKSAN – Persoalan internal, membuat Partai Hanura Kota Cirebon tak kunjung menjaring cawalkot. Pengurus DPC Hanura Kota Cirebon, Yayan Sopyan menjelaskan masalah dimaksud terkait Een Rusmiati. Bahkan, kata dia, persoalan ini

ternyata menyedot energi besar. Sehingga selama menangani persoalan Een, partai Hanura belum memikirkan persiapan Pilkada. “Menyelesaikan persoalan Een Rusmiati, sedikit banyak mengganggu persiapan Pilkada,” katanya ditemui Radar, di

Griya Sawala, gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (7/8). Karena itu, kata Yayan, partainya sampai sekarang belum membuka pendaftaran calon wali kota. Sekaligus belum punya calon wali kota yang akan diusung.

Disinggung tentang munculnya spanduk tergambar dirinya dan tertulis GADYS (Gerakan Dukungan Yayan Sopyan) di wilayah Sunyaragi, Yayan menampik munculnya spanduk itu sebagai upaya dirinya mencalonkan diri sebagai wali kota. Kemunculan

spanduk tersebut karena ada temannya di Jakarta yang ingin membuatkan spanduk GADYS. “Spanduk itu sih bukan terkait pencalonan Pilkada, tapi untuk 2014 (pemilu legislative) mendatang,” pungkasnya. (abd)

Bamunas S BUDIMAN Kandidat wali kota dari PDIP

Pelayanan Kesehatan Gratis TOLAK GRATIS TIDAK setuju gratis !!! Berkualitas dengan harga terjangkau, kalaupun gratis berikan ke yg behak gratis. Apa PUSKESMAS cuma ngobatin PUSing KESleo MASuk angin ????? Yg bener aja... 087729727xxx YAKIN REALISTIS Realistis pelayanan kesehatan gratis bila Walikota-nya H.Bamunas. Karena beliau akan menerbitkan Kartu Sehat bagi seluruh Warga Kota tanpa kecuali baik itu miskin, menengah atau kaya.. Seperti diterapkan di Kota Solo. Bismillah pilih : H.Bamunas, agar kita2 tidak menyesal utk 5 tahun kedepan. “Ikan Sepat Ikan Koki, Walikota Cirebon kang Tepat, Ya Pa H.Oki”. Ella, Pesisir, Lemahwungkuk, 082116235xxx TIDAK PEDULI CIREBON buat apa nyalon wali kota kalo perduli dan mengenal masyarakat cirebon saja gak? tanamkan kebaikan dulu dengan ikhlas maka akan menuai kedudukan di kemudian hari? jangan jd orang baik dadakan klo ada mau nya.. 085295786xxx PETUGAS MERINGIS melihat figur pasti realistislah soal pelayanan kesehatan gratis.. tp yg ga realistis thdp petugas itu sndiri..klo gratis bnyak petugas yg meringis males kerja.y.. 081312590xxx LAYAK DIDUKUNG Pa Oki dari kalangan pengusaha pasti dia punya jiwa bisnis hebat untuk memajukan Kota Cirebon ini, sudh bnyk contohnya pemim­ pin yg berltrbelakng pebisnis berhasil membangun kota. NN, 081546751xxx Janji Drs H Ano Sutrisno MM Kandidat dari Partai Golkar adalah:

Pendidikan Kunci Kemajuan Kota Cirebon

REALISTISKAH? Untuk mengomentari janji calon wali kota, silakan kirim SMS ke nomor 081312013202

foto : yusuf suebudin/radar cirebon foto: ist/radar cirebon

TURUN KE MASYARAKAT. Bacawalkot PDIP Ayi Nadjib (tengah depan) aktif ikut jamaah salat subuh keliling ke kampung-kampung.

MINTA DIDOAKAN. Bakal Calon Wali Kota Cirebon dari Partai Golkar, Sutikno menemui anak yatim Panti Asuhan Yatim Piatu Budi Asih, Selasa (7/8).

Aktivitas Suling Ayi Nadjib Makin ”Nyaring” Sutikno Minta Restu Anak Yatim HARJAMUKTI - Menjelang survei tahap II yang akan dilaksanakan DPP PDIP, Bacawawalkot, Ayi Nadjib terus gencar sosialisasi ke masyarakat. Bahkan terobosan fenomenal yang dilakukan pria berkacamata ini adalah melakukan program subuh keliling (Suling). Seperti dilakukanya pada Senin (6/8). Melakukan suling di Masjid Mathlaun Najaa, RW 01 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti. Sebelumnya, Ayi Nadjib menggelar acara serupa di Mesjid Al Mannar Penggung Selatan. Ayi Nadjib melaksanakan salat subuh berjamaah. Kemudian memberi tausiah bertemakan turunnya Alquran. Selesai menyampaikan

tausiah, dilanjut pemberian santunan kepada anak yatim dan duafa. Ayi mengatakan, suling ini dilaksanakan terinspirasi oleh Umar bin Khatab, yang membawa bantuan kepada kaum duafa. Tapi dengan cara dibawa sendiri dan diserahkan kepada mereka yang membutuhkan. Dirinya juga menyinggung pencalonannya sebagai calon wakil wali kota yang memang serius dilakukan. “Saya sangat serius menyambangi warga langsung. Dan bertatap muka berdialog dengan masyarakat,” tandasnya. Ayi menegaskan, kegiatan suling ini akan dilaksanakan hingga H-2 Idulfitri. Terkait turunnya rekomendasi DPP

PDI-P, dengan santai Ayi enggan mendahului keputusan Allah SWT. Meski sesungguhnya hampir pasti dirinya mengklaim yang direkomendasi. Ayi menambahkan, dirinya juga pernah dihubungi oleh orang dekatnya Pramono Anung. Mengatakan, PDI-P format dan imejnya telah berubah. Orientasinya tidak kepada uang, seperti yg sering diberitakan di media massa. “PDI-P orientasinya menang, sebab pengalaman Pilgub DKI menjadi contoh konkrit bahwa uang bukan segala-galanya,” pungkasnya. Menurut Soleh Mali ketua RW-04, sosok seperti Ayi Nadjib yang dibutuhkan masyarakat. Sangat apresiatif dengan paparan yang berniat menjadi

wali kota atau wakil wali kota. Apalagi dengan pembentukan GEMA PEKA sebagai forum silaturahmi. Lani, salah satu kader PKK yang juga anggota ranting, mengaku siap bersama ibu-ibu yang lain untuk mengantarkan Ayi Nadjib bertatap muka, dengan warga dalam setiap acara PKK. Menurut Lani, masyarakat membutuhkan figur yang pe­ duli terhadap balita, manula maupun PAUD. “Da­ri sosok Ayi Nadjib kami berh­a­rap adanya perubahan yang mengarah kepada per­baikan sarana biaya mau­pun perhatian. Jangan sam­ pai kami sebagai kader men­ jadi keder dan sebagai ujung tombak menjadi ujung tom­bok,” tandasnya. (abd/adv)

Popularitas Wali Kota Subardi 79,9 Persen KEJAKSAN - Popularitas Subardi SPd di Kota Cirebon ternyata masih sangat tinggi. Wajar jika para loyalisnya, digadang-gadang maju kembali menjadi calon wakil wali kota pada Pilwalkot 2013. Direktur Eksekutif Komunal, Hery Susanto MSi mengatakan, popularitas Subardi sebagai wali kota Cirebon periode 20082013, saat ini mencapai 79,9 persen. Sedangkan Sunaryo HW sebagai wakil wali kota Cirebon non aktif hanya 51,4 persen. Kedua orang ini, mempunyai popularitas tertinggi, dibanding nama-nama kandidat lainnya.

Karena mereka masih di bawah jauh dari 50 persen. Meskipun popularitas Subardi tinggi, kata Hery, akan tetapi mayoritas publik Kota Cirebon tidak menginginkan apabila Subardi mencalonkan kembali sebagai wakil walikota. Bahkan keinginan publik yang tidak ingin Subardi maju kembali 63,5 persen. Sedangkan yang masih menginginkan untuk mencalonkan hanya 16,9 persen. Dan 19,6 persen responden tidak menjawab. “Sedangkan Sunaryo HW menjadi tidak berpeluang maju E-1 karena tersandung

masalah hukum dan sudah terpidana. Ini jelas menutup peluangnya untuk memimpin Kota Cirebon yang akan datang,” tegasnya. Munculnya survei ini, kata Hery, terlihat jelas bahwa perubahan kepemimpinan dari wali kota dan wakilnya di Kota Cirebon adalah sebuah keniscayaan. Hal yang sangat tidak bagus dalam upaya regenerasi kepemimpinan jika

wacana majunya Subardi sebagai E2 dipaksakan. “Bagaimana jika E1-nya nanti berhalangan tetap karena terpidana, mundur, atau meninggal dunia, maka Subardi sebagai E2 tentunya akan menggantikan E1-nya itu. Artinya Subardi bisa dikukuhkan menjadi E-1 untuk periode ketiga kalinya, yang jelas menutup peluang terjadi regenerasi kepemimpinan daerah,” pungkasnya. (abd)

KEJAKSAN – Bakal Calon Wali Kota Cirebon dari Partai Golkar, Sutikno menyantuni puluhan anak yatim, di Panti Asuhan Yatim Piatu Budi Asih, Selasa (7/8). Ditemui langsung Ketua Yayasan Budi Asih, Drs H Doddy, dan sekretarisnya Supriyadi, serta pengawas yayasan H Ramadi SH. Dalam pemaparannya, Sutikno bernostalgia dengan asrama yatim piatu Budi Asih. Sebab, saat masih kuliah di Fakultas Hukum Unswagati, sekitar tahun 1980-an, sering menyempatkan bersama kawan-kawannya mengunjungi Budi Asih. Kali ini, Sutikno datang untuk meminta doa dan dukungan dari anak-anak yatim piatu Budi Asih, untuk niatnya mencalonkan diri menjadi wali kota Cirebon dari Partai Golkar. “Mohon doa restunya. Insya Allah, doa anak yatim didengar Allah SWT,” ucapnya. Selain itu, Sutikno memaparkan tentang arti pentingnya berbagi di bulan Ramadan. Berbagi dengan sesama, tidak hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. “Setiap waktu dan setiap saat kita harus saling membantu,”

tuturnya. Diakuinya, pahala berbagi dan bersedekah di bulan Ramadan jauh lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya. Sehingga, setiap momen di bulan suci ini harus dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya. Rizki yang didapat, kata Sutikno, ada bagian anak yatim piatu dan fakir miskin 2,5 persen. “Zakat membersihkan kita. Insya Allah, dengan sedekah harta tidak akan berkurang,” tegasnya. Sutikno yang mengenakan baju kotak-kotak didampingi istri, Diana Puspitasari dan anakanaknya. Dalam rombongan nampak Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Kota Cirebon Ris Kusuma Dewi, Ketua PK Golkar Harjamukti Didi Sunardi, Ketua PK Golkar Pekalipan Kurnia Rustandi, Ketua PK Lemahwungkuk Samsudin, Ketua PL Golkar Kesambi Teddy Popo, dan Ketua PL Sukapura Kejaksan Nandi Sunandi. Acara dirangkai dengan buka puasa bersama. Dilanjutkan dengan salat magrib berjamaah dan pembagian santunan kepada anak yatim. (ysf/adv)


rabu wage, 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

sms polling Siapa yang paling bertanggungjawab dalam kisruh PPDB Online tahun ini? Ketik Jawaban Anda

A. dprd B. PEMKOT/DISDIK C. ORTU MURID D. LSM Kirim Jawaban ke:

Radar Cirebon Group

HALAMAN 9

BMPS Siapkan Laporan ke Kejari Agendakan Pertemuan, Siapkan Barang Bukti HARJAMUKTI – Upaya hukum BMPS Kota Cirebon kian serius. Berencana melaporkan persoalan kecurangan itu ke Kejari Cirebon, jika belum ada kabar lanjutan dari Kejati Jabar, terkait laporan

serupa. “Bila memang dari kejaksaan tinggi tidak ada tindak lanjut, tidak menutup kemungkinan akan melaporkan ke kejaksaan negeri Kota Cirebon,” ujar Ketua Badan Musyawarah Perguruan

Swasta (BMPS) Kota Cirebon, Drs H A Halim Faletehan MM, Selasa (7/8). Untuk mema­ tangkanya, kata dia, rencananya, Kamis (9/8), BMPS akan me­lakukan rapat, membahas dan mengumpulkan data terkait kisruh PPDB

online. Termasuk, membahas pasal-pasal yang diperkarakan. “Kemarin itu kami laporan pada kejati. Maksudnya agar kejaksaan melakukan tindakan dan ditindaklanjuti,” terangnya melalui sambungan telepon. Dia mengatakan, hasil rapat nanti, 4 Ke Hal...19

Rencana Laporan HUKUM Baru Tuduhan: Pemalsuan dokumen negara, kolusi atau suap. Barang Bukti: Penambahan rombongan belajar dan siswa masuk sekolah siang. Sumber: BMPS Kota Cirebon.

Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Pemuda 1 dan 2 KEJAKSAN – Tersangka dugaan Diketahui, Kejaksaan Negeri korupsi Proyek Pemuda 1 dan 2 Kota Cirebon telah memanggil akhirnya muncul. lima saksi-saksi baru. Berbagai sumber Dimana, keterangan lima saksi tersebut menyampaikan informasi kepada digunakan untuk Radar tentang menambah berkas terhadap penyidikan p erkembangan atas nama tersangka proyek Pemuda. ST dan WS. Keduanya Menurut sumber diduga tersangkut ya n g e n g ga n dalam korupsi proyek dikorankan Pemuda 1 dan 2. namanya, tiga saksi yang pernah Kelima saksi tersebut, dimintakan adalah Qosim dan Hadiman SH Parta Rogawa selaku ke t e ra nga n nya pengawas proyek sudah dinaikkan Kasi Pidsus Kejari Cirebon statusnya menjadi Pemuda paket 1. Adi Mas Doso selaku tersangka. Menurut sumber, anggota Pokja proyek surat perintah pe­ Tersangka Proyek Pemuda paket 1 dan 2, Yanto Budiarto selaku nyi­dikan Kepala Pemuda 1 dan 2 sekretaris Pokja proyek Kejaksaan Negeri Mantan Kabid SDA SN Pemuda paket 1, dan Kota Cirebon No­ Mantan Kasi SDA WW Deni Rohmawan mor 83/O.2.11/ Kontraktor HSH selaku anggota Pokja Pd.1/08/2012 ter­ tanggal 1 Agustus 2012, Kejaksaan proyek Pemuda paket 1. memanggil lima saksi yang telah 4 Ke Hal...19 diperiksa, Senin (6/8).

foto: ist/radar cirebon

BORONG MEDALI. Siswa-siswi SMPN 5 Kota Cirebon berhasil juara dalam Olimpiade Bahasa Inggris, tingkat Kota Cirebon.

SMPN 5 Borong Juara Olimpiade Bahasa Inggris KEJAKSAN - Prestasi terus diraih SMPN 5 Kota Cirebon. Berhasil memborong juara, pada event Olimpiade Bahasa Inggris, tingkat Kota Cirebon, dalam Cirebon Ramadhan Fair 2012. Penanggung Jawab RSBI SMPN 5 Kota Cirebon, Hj Riri Indri Utami MPd mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih siswa-siswinya. Lantaran, tiga juara berhasil disabet. Mulari dari Juara III hingga Juara I. “Alhamdulillah, SMPN 5 berhasil menyabet tiga juara sekaligus,” ujarnya kepada Radar, Selasa (7/8). Para peraih juara, kata dia, adalah Gholib Yudha siswa kelas VIII-2, peraih Juara III. Shafira Prabaswari

PPTK Ramai-ramai Mundur KESAMBI – Efek penyelidikan korupsi Pemuda 1 dan 2 berlanjut. Membuat beberapa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di DPUPESDM Kota Cirebon trauma. Hingga mengundurkan diri. “Banyak yang ingin mengundurkan diri, katanya takut,” ujarnya sumber internal Radar di DPUPESDM, Selasa (7/8). Menanggapi masalah itu, Kabid

4 Ke Hal...19

KORUPSI iain SPDP Baru IAIN Masuk Kejaksaan KEJAKSAN – Tiga calon tersangka baru IAIN Syekh Nurjati perlahan terungkap. Kejari Cirebon baru saja menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) tersangka dimaksud. “Sudah kami terima SPDP untuk tiga tersangka itu. Minggu ini mereka (kepolisian, red) menyerahkan kepada kami,” ujar Kajari Cirebon, M Salman SH melalui Kasi Pidsus Hadiman SH, Selasa (7/8). Dengan telah diterimanya SPDP tersebut, kata dia, selanjutnya tim Jaksa yang telah ditunjuk kajari, akan melakukan penelitian berkas-berkas perkara. Selain itu, sebelumnya penyidik kepolisian sudah menyerahkan berkas penyidikan dua tersangka IAIN kepada kejaksaan. Karena itu, pada 1 Agustus 2012 lalu, kajari telah menunjuk tim Jaksa untuk 4 Ke Hal...19

Bina Marga DPUPESDM Kota Cirebon, Imas Maskanah ST SSos MM membenarkan banyak PPTK dan PPK yang hendak mengundurkan diri. Bahkan, beberapa di antaranya sudah mengirimkan surat pengunduran diri. “Secara lisan, memang banyak yang ingin mengundurkan diri. Dan belum lama ini juga ada yang sudah mengirimkan surat 4 Ke Hal...19

foto: muhammad irfan/radar cirebon.

PEMASANGAN. Batu baru untuk pondasi pelebaran Jl Cipto MK mulai dipasang, setelah kedapatan menyalahi ketentuan.

Pondasi Jl Cipto Dibongkar Bina Marga Geram karena Kontraktor Bandel KESAMBI - Ketidaksesuaian pembuatan pondasi jalan pada proyek pelebaran Jl Cipto MK membuat Kabid Bina Marga DPUPESDM, Imas Maskanah ST SSos MM geram. Kemarin pagi, Imas bersama Kepala DPUPESDM, Dr Wahyo MPd meninjau pembongkaran pondasi.

“Material yang tidak sesuai itu harus dibongkar. Tadi pagi sudah kami cek. Kemarin juga kami sudah minta untuk dibongkar, agar lebih pasti lagi tadi kami melakukan pengecekan di lapangan,” ujarnya, Selasa (7/8). DPUPESDM, kata dia, sudah memperingatkan kontraktor dan pihak pelaksana. Dia juga tidak menampik kalau pihak pelaksana proyek cenderung membandel meski sudah diperingati berkalikali. “Sebelum anggota DPRD reses, saya juga sudah melakukan

tinjauan dan meminta untuk segera dibongkar. Kontraktor pun sudah saya tegur dan peringatkan,” jelasnya. Imas menilai, kemungkinan pihak pelaksana ingin meraup keuntungan sebesar mungkin. Sehingga akhirnya melakukan penyelewengan. Maka dari itu, Imas juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi proyek yang sedang berjalan. “Untuk pengawasan monggo dari semua 4 Ke Hal...19

foto: muhammad irfan/radar cirebon.

HANGUS. Terlihat Mobil Pic up milik CV 3 Putera sedang diperiksa, setelah terbakar, di Jl Kartini, Selasa (7/8).

Mobil Pick Up Terbakar Akibat Gas Melon Meledak KEJAKSAN - Satu unit mobil pick up, Daihatsu Grand Max, di Jl Kartini Kota Cirebon, hangus terbakar. Bersumber dari tabung gas melon, 3 kilo (gas melon) yang berada di mobil meledak. Ence (32), warga Babakananyar Kadipaten Majalengka mengatakan,

kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Mulanya, Andi operator mekanik, yang tercatat sebagai warga Jamblang, Kabupaten Cirebon, selesai mengelas behel yang terletak berdekatan dengan 4 Ke Hal...19

Jili Maulana Malik, Rapper Muda Asal Cirebon

Ciptakan Lagu Hiphop dengan Bahasa Bebasan Bahasa Bebasan kerap kali terdengar di lagu-lagu tarling. Atau dalam komunikasi keseharian penduduk lokal, yang masih memegang erat budaya khas Cirebon. Tapi jangan salah, Rapper juga tertarik membuatnya menjadikan lirik. Adinda Pratiwi, Kejaksan TAK banyak orang yang mengerti arti dari lirik lagu “Cirebon Kota Kula”. Saat Jili Maulana Malik (24) menyanyikannya, saya pun agak meraba arti dari liriknya. Jika diperhatikan, lagu ini sangat kental dengan unsur budaya Cirebon. Bagaimana tidak, selain liriknya berbahasa Bebasan, di dalamnya terdapat pesan tentang budaya. “Dari dulu sudah suka hiphop. Tapi untuk

foto: muhammad irfan/radar cirebon.

CINTA BUDAYA. Jili Maulana menjadikan lirik berbahasa Cirebon dalam lagu Rap yang dibawakannya.

pembuatan lirik, lebih ke puisi. Sehingga maknanya lebih dalam,” ujarnya kepada Radar, Selasa (7/8). Selidik demi selidik, lagu ini diciptakan Jili dengan sejumlah makna. Sebagai keturunan Keraton Kasepuhan, bagi Jili, bahasa Bebasan adalah bahasa keseharian yang biasa ia gunakan. “Karena memang dari lingkungan. Ada rasa keprihatian dari diri saya. Ketika bahasa tidak digunakan sehari-hari, maka tidak lestari. Seperti halnya bebasan,” kata warga Kasepuhan ini. Namun sayangnya, melihat perkembangan pada anak muda saat ini, ia menilai bahasa Bebasan semakin ditinggalkan. Terbukti dengan banyaknya anak muda yang lebih familiar berbahasa Indonesia atau bahkan bahasa Inggris dalam lirik lagu. “Kita memang perlu berkarya dalam bahasa Indonesia, karena kita orang Indonesia. Kita juga perlu berkarya dalam bahasa Inggris, karena kita tidak bisa menutup diri dengan 4 Ke Hal...19


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

cirebon ekspres

Radar Cirebon Group

10

Ribuan Calon Mahasiswa Unswagati Ikut Tes Seleksi

foto: muhammad irfan/radar cirebon

PERBAIKI LAMPU. Petugas Dishubinfokom Kota Cirebon memeriksa lampu PJU jelang lebaran, di sekitar Jl Ahmad Yani, kemarin.

Sambut Arus Mudik 86 PJU Diperbaiki CIREBON – Menyambut arus mudik, Dishubinfokom Kota Cirebon memperbaiki 89 penerangan jalan umum (PJU), kemarin. Di titik mulai Terminal Harjamukti sampai Kalijaga. Kepala UPTD PJU Dishubinfokom, Dodi Rochiat AM KL mengatakan, perbaikan tersebut merupakan agenda UPTD PJU. Khusunya seputar fly over Pegambiran Kota Cirebon, yang membutuhkan alat pendukung karena ketinggian PJU mencapai 14 meter. “Untuk PJU di jalanan biasa, bisa langsung diperbaiki jika rusak, karena ketinggianya hanya 11 meter, bisa dijangkau dengan alat yang kami miliki. Khusus untuk di fly over, kami melibatkan kendaraan Damkar, karena tingginya 14 meter,” jelasnya di temui di sela pemantauan perbaikan PJU fly over, tadi malam. Dodi mengatakan, kerusakan PJU bisa disebabkan banyak faktor, salah satunya karena faktor cuaca. Sehingga untuk perbaikanya juga bermacam-macam, dari mengganti lampu, trafo hingga MCB. Sesuai dengan kerusakan PJU itu sendiri. Untuk perbaikan 89 titik itu, Dodi menargetkan, bisa diselesaikan selama empat hari. Sementara untuk titik lainya di seputar wilayah Kota Cirebon, akan selesai H -7 Lebaran Idulfitri. Tahun 2009, sambung Dodi, pihaknya bekerja sama dengan PLN. Namun karena pertimbangan banyak hal, termasuk manuver mobil PLN tidak bisa bolak-balik. Maka mulai 2010 hingga sekarang, PJU bekerja sama dengan Damkar. Untuk perbaikanya, sengaja dilakukan pada malam hari. “Kalau siang kan selain panas, pertimbanganya juga sedang puasa. Dikhawatirkan akan mengganggu jalanya ibadah puasa,” kata Dodi, sembari mengatakan, jika pihaknya menurunkan 10 teknisi untuk perbaikan itu. Dodi berharap, pemerintah memperhatikan anggaran perbaikan PJU yang bersumber dari APBD itu. Karena setiap bulanya, pasti saja ada PJU yang mengalami kerusakan. “Semoga ke depan anggaranya bisa memadai ya, supaya ketika ada kerusakan, kami bisa langsung membetulkan,” ujarnya. (atn)

CIREBON - Unswagati kembali menggelar tes seleksi bagi calon mahasiswa baru. Jika biasanya hanya dilaksanakan di kampus, tahun ini Unswagati justru menggelar tes seleksi tertulis di GOR Bima. Ribuan calon mahasiswa membeludak dan memenuhi hall stadion Bima. Rektor Unswagati, Dr H Djakara Machmud SE SH MSi mengaku terkejut, ternyata animo masyarakat untuk kuliah di Unswagati sangat luar biasa. Terlihat dengan membeludaknya jumlah pendaftar. Bahkan GOR Bima yang bagian atas tidak sanggup menampung, sehingga panitia menyediakan kursi tambahan di tengah lapangan hall Bima. “Kita ngambil di bawah untuk menutupi kekurangan kursi pada peserta yang ikut tes,” kata Djakaria, di sela-sela pembukaan tes seleksi, kemarin. Ia menjelaskan, tes seleksi yang dilakukan di GOR Bima sebenarnya diikuti 1.320 orang. Dari jumlah keseluruhan yang mendaftar 2.200-an peserta. Sedangkan sisanya sekitar 800 orang dari jalur PMDK. Bahkan untuk tahun ajaran 2012-2013, justru yang melalui PMDK mencapai 55 persen. Sedangkan regulernya 44 persen. Dengan kata lain orang cerdas ternyata banyak yang masuk ke Unswagati. Mantan wali kota Tangerang ini menyampaikan, peserta tes

Foto: Abdullah/Radar Cirebon

TES MASUK KAMPUS. Peserta terlihat serius mengikuti ujian masuk Unswagati, di GOR Bima, kemarin.

seleksi tidak hanya dari wilayah III Cirebon, tapi ada yang berasal dari Sumedang, Purwakarta. Bahkan mereka ada yang tidak tahu jika lokasianya dipindah. Tapi Unswagati menyediakan bis mengantarkan mereka ke lokasi tes. “Meskipun Unswagati terbesar di Ciayumajakuning, berdaftarkan catatan Kopertis Jawa Barat, Unswagati masuk ke dalam 10 terbesar di Jawa dan Banten. Dan kita bersyukur dengan pengembangan dari

tahun ke tahun meningkat signifikan,” bebernya. Disinggung tentang peserta yang akan diterima, Djakaria belum berani menjelaskan angka pastinya, dengan alasan belum rapat dengan panitia. Hanya saja peserta yang mendaftar semuanya sudah melebihi kuota di masing-masing fakultas. Contoh Fakultas Ekonomi kuotanya 700 orang, ternyata membeludak pendaftarnya mencapai seribu orang. Lalu FKIP

kuotanya 1300 tapi pendaftarnya 1500 orang. Juga Fakultas Pertanian yang biasanya hanya 20-an mahasiswa, sekarang yang mendaftar 140 orang. Ia mengimbau kepada peserta tes untuk mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya. Termasuk mengikuti kuliah dengan sungguh-sungguh, sehingga ke depannya setelah lulus, mereka bisa menjadi orang yang profesional. “Kalau cerdas bisa masuk jalur tol cukup kuliah

hanya 3,5 tahun. Djakaria juga menyinggung tentang tentang pelepasan ma ha s i swa F K I P ya ng melaksanakan Kuliah Ker­ ja Ma ha s i s w a ( K K M ) . Sebanyak 753 mahasiswa melaksanakan KKM ke-70 sekolah. Mulai dari SMP hingga SMA, atau sederajat di kota dan Kabupaten Cirebon. Mahasiswa akan melaksanakan KKM selama 2 bulan. (abd/adv)

Tak Berani Bicara Eksekusi CIREBON – Kejari Cirebon rupanya belum berani menyinggung pelaksanaan eksekusi terdakwa APBD Gate. Kasi Intel Kejari Cirebon, Asep Sunarsa SH MH tak berani bicara banyak, dengan alasan baru hari pertama masuk kantor, setelah mengikuti pendidikan. “Sorry bos, baru hari ini saya masuk, jadi belum buka berkasberkas di meja saya. Ini kan hari pertama saya setelah mengikuti

TINJAU LOKASI. Anggota DPRD Dapil I Harjamukti menggelar reses ke UPTD Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar. Melihat langsung pelaksanaan proyek pengembangan dan rehab gedung.

INGIN TAHU BUDI DAYA. Anggota DPRD terlihat melihat dari dekat budidaya ikan air tawar.

GANTI NAMA. Balai Benih Ikan (BBI) yang pernah menjadi kontroversi, sekarang berubah namanya menjadi UPTD Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar.

pendidikan,” ujarnya, Selasa (7/8). Sementara, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon, Samir Erdy SH MHum kepada Radar mengaku hingga kini PN Cirebon belum menerima petikan putusan kasasi terhadap terdakwa Haris Sutamin Cs. Karena itu dirinya juga belum bisa memberi banyak keterangan. Hanya saja, Samir menjelaskan, hakim yang menangani kasasi

dengan perkara yang sama namun beda berkas, biasanya majelis hakimnya sama. Kalaupun ada yang beda, biasanya ada pergeseran dari hakim ketua menjadi hakim anggota. Dan hakim anggota menjadi hakim ketua. “Biasanya hakimnya sama. Kalau Pak Sunaryo dan Suryana kasasinya ditangani majelis hakimnya Artijo Alkotsar dan hakim lainnya, berkas terdakwa

HARJAMUKTI - Untuk kedua kalinya di tahun 2012, anggota DPRD Kota Cirebon menjalani reses. Tanpa terkecuali anggota DPRD Dapil I Kecamatan Harjamukti. Mereka datang ke UPTD Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar, di bawah naungan Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian. Tampak hadir Ketua Fraksi Partai Demokrat Cecep Suhardiman SH MH, kemudian politisi Partai Gerindra H Eman Sulaeman, politisi Partai Hanura Een Rusmiyati, Udin Saefullah dari Pakar Pangan, H Ahmad Azrul Zuniaro SSi APt dari Fraksi PKS, Dani Mardani dari Partai Amanah Nasional. Cecep men­je­laskan, ke­datangannya ke UPTD Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar ini bagian menjalankan masa reses anggota DPRD. Kebetulan tahun 2012, reses hari ini (kemarin, red) adalah yang kedua kalinya. Karena saat ini sedang ada rehab gedung yang nilainya hingga di atas Rp100 juta, begitu juga sedang ada pembangunan heatcery Ikan mas. Anggaran yang dihabiskan mencapai Rp182,5 juta, melalui dana alokasi khusus (DAK), sehingga tak ada salahnya jika DPRD dapil I meninjau langsung pelaksanaan proyeknya fisiknya. “Dari rehab dan pembangunan heatcery Ikan mas yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah, hendaknya ke depannya pengelolaan UPTD ini bisa dilakukan secara sungguh-sungguh,” kata Cecep, kemarin. Sementara, H Ahmad Azrul Zuniarto SSi Apt menjelaskan, sebelum menjadi UPTD, sebenarnya dulu lebih dikenal dengan nama balai benih ikan (BBI). Hanya saja awal pengerjaan proyek yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, justru tidak optimal. Bahkan sekitar tahun 2005-2006 sempat menjadi kontroversi, dianggap menghamburhamburkan anggaran. “Ke depannya memang harus lebih bagus lagi. Apalagi peternakan ikannya di sini jenisnya cukup banyak. Mulai dari lele, nila, mujair hingga ikan hias lainnya,” terangnya. Hari kedua reses juga digelar di Kecamatan Harjamukti. Sekaligus buka puasa bersama, dewan mendengar aspirasi dari masyarakat terkait persoalan pembangunan. (abd/adv)

Tinjau UPTD Balai Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar

APBD Gate Ade Anwar Sham Cs bisa saja majelis hakimnya sama,” bebernya, di ruang kerja, Selasa (7/8). Samir juga meluruskan pernyataan penasehat hukum terdakwa, Waode Nur Zaenab SH, yang mengaku belum menerima nomor register perkara MA. Menurutnya, untuk nomor register perkara pidana sebenarnya bukan sebuah keharusan dikirimkan

ke penasehat hukum terdakwa. Jadi bisa saja karena kesibukan, maka orang-orang di MA tidak mengirimkan nomor register perkara pidana. Hal ini berbeda jika perkaranya perdata, untuk perkara perdata maka nomor register perkara wajib dikirimkan. “Kalau perkara pidana sebenarnya tidak ada masalah kalau nomor register tidak dikirimkan, kecuali perdata harus dikirim,” tandasnya. (abd)

IKUT HADIR. Warga Kecamatan Harjamukti terlihat serius mendengarkan penjelasan anggota DPRD Dapil I Harjamukti, yang melaksanakan reses, di Kantor Kecamatan Harjamukti, Selasa (7/8).

SERAP ASPIRASI. Anggota DPRD Dapil I Harjamukti, antara lain Een Rusmiati, H Ahmad Azrul Zuniarto SSi Apt, Cecep Suhardiman SH MH, Eman Sulaeman dan Udin Saefullah melaksanakan reses di Kantor kecamatan Harjamukti.

SIMAK PENJELASAN. Camat Harjamukti Suwarso Budi didampingi lurah-lurah, terlihat serius mendengarkan penjelasan anggota DPRD yang melaksanakan reses.


INDRAMAYU

rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

KILAS PANTURA Lempar Kaca Mobil dengan Telur TERISI – Menjelang arus mudik lebaran, imbauan kewaspadaan gencar disampaikan oleh sejumlah pihak khususnya bagi para pemudik. Tidak hanya Polisi, komunitas wargapun sama-sama saling mengingatkan. Seperti informasi kewaspadaan yang menyebar melalui BlackBerry Messenger (BBM) tentang adanya modus kejahatan baru di jalan raya. Yakni melempar kaca depan mobil dengan telur. Dalam pesan itu disebutkan, jika anda mengemudi dimalam hari lalu tiba-tiba kaca mobil depan dilempari telur, jangan dioperasikan wiper atau semprotan cair maupun dengan cairan apapun. Pasalnya, telur jika dicampur dengan air justru akan berubah putih seperti susu dan akan menghalangi penglihatan anda sampai dengan 92,5%. Sehingga anda terpaksa berhenti di pinggir jalan dan risiko akan jadi korban perampokan. Ini modus terbaru yang digunakan oleh perampok dijalan raya pada waktu malam hari. “Saya terima pesan di BBM itu dari teman. Karena dinilai sangat bermanfaat, saya sebarkan kepada semua kontak BBM supaya berhati-hati jika mengalami kejadian seperti itu,” kata Ade Sumantri (50) kepada Radar, kemarin. Menurut dia, informasi itu sangat masuk akal dan perlu disebarkan khususnya kepada para pemilik kendaraan roda empat. Mengingat, modus kejahatan di jalanan terus berkembang serta sulit diterka. Terpisah Kapolres Indramayu AKBP Golkar Pangarso RW SIK SH MH menyambut positif beredarnya imbauan kewaspadaan tersebut. “Orang jadi lebih waspada. Itu informasi yang bagus,” katanya saat ditemui Radar saat acara buka puasa bersama di Kecamatan Terisi. Kapolres juga menyatakan, dalam pengamanan arus mudik lebaran tahun ini, pihak kepolisian juga gencar melakukan imbauan serta pengamanan optimal kepada masyarakat khususnya pemudik. Hal ini mengingat jalur pantura merupakan daerah rawan kecelakaan dan juga kriminalitas. Upaya yang dilakukan adalah dengan menebar imbauan, serta mendirikan pos keamanan (pos pam) setiap 4 kilometer di sepanjang jalur pantura dan alternatif. Kemudian dilaksanakan patroli serta backup dari anggota Brimob bersenjatan lengkap. (kho)

Radar Cirebon Group

Mobil Dewan Gunakan Pertamax Sekda : Dibutuhkan Kesadaran Pejabat INDRAMAYU - Sesuai dengan imbauan pemerintah agar seluruh kendaraan dinas menggunakan BBM non subsidi, seluruh kendaraan dinas milik DPRD Indramayu juga sudah menggunakan bahan bakar pertamax, sejak awal Agustus lalu. Ketua DPRD Indramayu, Drs H Abdul Rozaq Muslim MSi

mengatakan, pihaknya memang sudah menerima Surat Edaran Bupati Indramayu, tentang penggunaan BBM non subsidi bagi kendaraan dinas. ”Ini kan aturan pemerintah pusat dan di Indramayu bahkan sudah ada surat edaran bupati, jadi kami tentu harus melaksanakannya,” tandas Rozaq, Selasa (7/8). Rozaq juga mengaku sudah mengimbau kepada seluruh anggota dewan maupun staf

di lingkungan DPRD yang menggunakan kendaraan dinas, agar mematuhi aturan tersebut. Dikatakannya, meskipun dampak penggunaan pertamax ini akan membebani anggaran di daerah, namun itu merupakan konsekuensi dari kebijakan pemerintah pusat demi kepentingan rakyat yang lebih luas lagi. Sementara Sekda Indramayu, H Ahmad Bahtiar SH mengatakan, untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah ini

dibutuhkan kesadaran dari para pejabat itu sendiri. Karena tanpa adanya kesadaran maka kebijakan ini akan banyak dilanggar. Sebab banyak kendaraan milik pejabat BUMN yang pelatnya berwarna hitam, padahal mereka harus menggunakan pertamax. Bahkan bisa saja ada oknum yang nakal, yang sengaja mengganti pelat merah dengan pelat hitam sebelum mengisi BBM dengan harapan tidak terkena wajib pertamax.

foto: kholil/radar indramayu

SEMARAK. Festival Ramadan Al Ikhlas Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur ditutup dengan digelarnya lomba mewarnai, Selasa (7/8).

Lomba Mewarnai Tutup Festival Ramadan Al Ikhlas KANDANGHAUR – Berlangsung sejak 29 Juli lalu, Festival Ramadan yang digelar DKM dan Irmas Al Ikhlas Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, berakhir kemarin, Selasa (7/8). Penutupan festival ditandai dengan dilaksanakannya lomba mewarnai antar siswa SD/MI/ DTA dan murid TPA/RA/TK. Pantauan Radar, acara yang mengambil tempat di teras masjid Al Ikhlas Eretan Wetan tersebut berlangsung semarak. Tidak hanya puluhan peserta, lomba yang dimulai bakda asar atau sekitar pukul 16.00 itu, juga

dibanjiri pengunjung terutama oleh para guru dan orang tua peserta. Mereka tampak antusias memberikan semangat kepada peserta yang serius menyelesaikan lomba mewarnai bertemakan religi dengan durasi waktu selama 1 jam. “Temanya yang berkaitan dengan nilai-nilai religi. Sementara untuk penentuan nilai berdasarkan kerapihan, keindahan dan pewarnaan yang sesuai dengan gambar yang disediakan,” terang ketua panitia Muktamar Tohir, kepada Radar, disela acara. Lebih jauh dia memaparkan, selama 10 hari pelaksanaan,

Rentan Kecelakaan, Jangan Mudik Pakai Motor Imbauan Korlantas Mabes Polri INDRAMAYU - Warga yang hendak pulang kampung (mudik) pada Lebaran nanti, disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan sepeda motor. Itu sebagai upaya untuk menjaga keselamatan, dikarenakan mengendarai sepeda motor risikonya lebih besar dibandingkan kendaraan roda empat. Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Inspektur Jenderal Pudji Hartanto, ketika meninjau jalur pantura Indramayu sebagai upaya persiapan pengamanan operasi Ketupat Lodaya 2012, belum lama ini. Dikatakannya, bahwa sepeda motor merupakan kendaraan yang dirancang bukan untuk perjalanan jarak jauh. Namun, selama ini warga yang hendak

mudik untuk berlebaran di kampung halaman meskipun jauh lebih suka menggunakan sepeda motor. “Kami tidak melarang, namun kami hanya menyarankan saja kiranya lebih baik untuk tidak menggunakan sepeda motor. Ketika itu sudah kemauan, tentunya segala sesuatunya harus lebih dipersiapkan, yakni melengkapi semuanya. Silakan saja jika memenuhi syarat berkendara dan kami imbau harus hati–hati selama dalam perjalanan” ujarnya. Menurut Pudji Hartanto, sebelum melakukan perjalanan, pengendara maupun yang diboncengnya harus mengenakan helm berstandar nasional, jaket maupun kacamata dan yang lebih diperhatikan kondisi tubuh bagi pengendara plus yang diboncengnya. “Tentunya kendaraan yang dibawanya itu lengkap dengan surat-surat dan pengendara wajib memiliki SIM. Hal lain

”Jadi yang paling penting adalah kesadaran dari para pejabat itu sendiri. Mereka harus memahami bahwa kebijakan ini adalah untuk menyelamatkan ekonomi nasional,” ujarnya. Sekda juga berharap ada mekanisme pengawasan yang jelas terhadap pemakaian BBM non subsidi bagi kendaraan dinas. Hal ini juga diperlukan sebelum munculnya kesadaran dari para pengguna kendaraan dinas.(oet)

Sawah di Utara Jalan Mulai Digarap

Ratusan Hektar Tambak Menyusut INDRAMAYU - Kemarau di Kabupaten Indramayu membuat ratusan hektar tambak bandeng dan udang di Desa Soge, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu terus mengalami penyusutan. Sejumlah petambak terpaksa mengeluarkan uang yang lebih besar untuk memompa air lebih dari sungai Ciperawan. Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Ir Anang, mengatakan, lahan pertanian di daerah pantura Kabupaten Indramayu merupakan sawah tadah hujan. ”Artinya setiap musim kemarau mereka selalu kesulitan air sementara ketika masuki musim penghujan akan mengalami bencana banjir,” jelasnya. Kepada Radar, dia pun menambahkan, alangka baiknya para petani pantura pandai-pandai mengatur pola tanam. Sementara itu, salah seorang petambak sekaligus petani di Daerah Kandanghaur, Slemet Juandi (35) mengaku, musim kemarau pada kali ini mengakibatkan aliran sungai di Desa Soge mulai mengering. Kondisi ini membuat sejumlah kolam tambak ikan bandeng dan udang debit airnya terus mengalami penyusutan. ”Diperkirakan hasil panen padi, udang dan bandeng pada tahun 2012 ini akan terganggu akibat kekeringan,” kata Slamet saat dijumpai di kediamannya. Dia menjelaskan, aliran sungai yang membelah Desa Soge, banyak dibutuhkan untuk kebutuhan petambak dan dimanfaatkan para petani setempat untuk mengairi sawah tadah hujan. (sam)

11

yang harus diperhatikan, yakni penumpangnya tidak boleh melebihi bonceng dari satu. Kami juga mengimbau kiranya untuk tidak membawa anak kecil terlebih lagi masih bayi. Itu penuh beresiko dan kita harapkan kiranya menaiki mobil atau angkutan umum saja,” imbau jenderal bintang dua tersebut. Masih kata Pudji, melakukan pencegahan lebih dini adalah lebih baik. Karena sepeda motor

mempunyai risiko lebih tinggi daripada mengendarai mobil, khususnya dalam melakukan perjalanan jarak jauh. Pihaknya juga mengimbau kepada semua pengendara agar kiranya beristirahat jika dalam kondisi kantuk. Saat ditanya mengenai melakukan pengawalan bagi rombongan pengendara sepeda motor pada pelaksanaan arus mudik nanti, Pudji mengatakan, polisi akan siap mengawalnya. (kom)

SUZUKI

DOUBLE PILIHAN

DP 2 JUTAAN

Atau

Hadiah 1 Juta lebih SSU Jari Sakti Dealer Termurah Se-Jawa Barat

Jl. Jend. Sudirman No. 36 Indramayu Telp. 0234-272928 Jl. Kesunean No. 31 Cirebon Telp. 0231-205854 Jl. P. Cakrabuana No. 12 Sumber Telp. 0231-8308833

Festival Ramadan Al Ikhlas yang kedua kalinya ini telah menyelesaikan 10 mata lomba. Diantaranya MTQ, peragaan busana muslim, puisi, pidato, kaligrafi, salawatan, azan, doadoa, hafalan juz amma dan lomba mewarnai. Selama pelaksanaan berbagai lomba tersebut, mampu menyedot perhatian masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Kandanghaur. “Alhamdulillah, festival tahun ini rasanya lebih semarak dari yang penyelenggaraan pertama,” tambah Muktamar Tohir. Sementara itu, ketua DKM

Al Ikhlas, Drs H Masnun Sarnawi mengatakan, festival ini merupakan perwujudan kesadaran yang tinggi dari keluarga besar Al Ikhlas untuk mengisi bulan yang penuh hikmah dengan berbagai kegiatan positif dalam berbagai lomba yang bernafaskan syariat Islam. “Kegiatan tahunan ini digelar guna meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal pada bulan suci Ramadan disamping membentuk anak untuk selalu meningkatkan pengetahuan keagamaan,” terangnya. (kho)

PATROL – Sekian lama mengering akibat tidak adanya pasokan air, kini area persawahan yang berada di sebelah utara jalan pantura mulai digarap. Pada area persawahan tersebut, pasokan air sudah tersedia meski belum optimal. Taka (42), petani asal Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, mengaku lega ketika pasokan air sudah terdisribusikan. Menurutnya, sawah hasil sewanya itu atau area persawahan yang lokasinya berada di sebelah utara jalan pantura mendapatkan air paling akhir. “Sudah biasa kalau persawahan di utara jalan tersebut bagian paling akhir. Karena pasokan air telah diambil dulu oleh petani yang di wilayah selatan. Tapi kalau melihat jadwal giliran air, sebenarnya sama dengan yang di selatan itu,” ujarnya. Menurut Carmid (39), petani Desa Patrol Lor, penggarapan sawah di sebelah utara jalan dapat dikatakan terlambat. Karena saat ini sebagian petani baru mulai mentraktor. ”Dibandingkan sawah yang di sebelah selatan jalan, yang mana saat ini sawah tersebut sebagian besar sudah pada ditanam. Tapi untuk di sebelah utra jalan, baru ditraktor. Jadi serba ketinggalan,” katanya. Meski demikian, lanjut Carmid, dirinya merasa bersyukur, karena pasokan air yang selama ini sangat sulit didapat sudah terdistribusikan. (kom)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

kabupaten cirebon

caruban

ASN Sulit Terealisasi

12

Ribuan Nelayan Tak Melaut

SUMBER- Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) masih dibahas di DPR RI. Namun, ada pandangan pesimis di lingkungan Pemkab Cirebon. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Cirebon, Drs H Dudung Mulyana MPd, secara garis besar, RUU itu belum bisa disahkan. Apalagi dijalankan dalam kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon. “Saya kira mustahil RUU itu disahkan. Kalau disahkan juga tidak mungkin langsung diterapkan kepada para pegawai. Mungkin juga termasuk di luar institusi PNS seperti Polri dan TNI,” ujar Dudung ketika ditanya saat buka bersama di kantor Kecamatan Ciledug. Dia menambahkan, dalam RUU ASN tersebut juga terdapat poin yang merugikan PNS. Di antaranya adalah soal pejabat eselon II setingkat kepala dinas atau kepala badan yang tidak masuk dalam jajaran eksekutif senior. “Kerugian-kerugian ini disinyalir bisa membuat kekhawatiran para PNS. Saya pikir, untuk merealisasikannya butuh pembahasan lama. Jadi, wajar jika RUU ASN disahkan pada tahun sekarang atau dua tahun ke depan,” terang mantan kadisdik Kabupaten Cirebon ini. Seperti diketahui, RUU ASN memiliki isi pokok soal pergantian nama PNS menjadi ASN. Di dalamnya juga mengatur tentang tindakan pidana terhadap PNS yang melanggar. Secara umum, RUU ASN ini memiliki paradigma perubahan prinsipal. Artinya, jika dibandingkan dengan UU Nomor 43/1999 tentang Pokokpokok Kepegawaian, maka RUU ASN mengedepankan kinerja dan profesionalisme aparat sipil negara. (mid)

Di Darat, Para Petani Bawang Kesulitan Air

Plt Kepsek SMPM Disoal CILEDUG- Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah (SMPM) Ciledug baru saja memiliki kepala sekolah caretaker (Plt). Sayangnya, pengangkatan Plt dipersoalkan para guru di SMPM Ciledug. Para guru menilai pengangkatan Sahuri Fajar MMPd sebagai Plt kepsek tidak sesuai peraturan yang berlaku. Menurut salah satu pengajar di SMPM Ciledug, Ato Wiharto, ada beberapa kejanggalan dalam pengangkatan Sahuri Fajar. Di antaranya adalah tidak adanya hasil tes calon ke­ pala sekolah yang prosedural terhadap kepala sekolah plt ter­sebut. “Biasanya, dalam pengangkatan kepala sekolah itu ada tes perekrutan di DPC Muhammadiyah Cirebon, ke­mudian dimunculkan SK tentang siapa yang menjadi ke­pala sekolah. Tapi ini sih beda. Tiba-tiba muncul saja kepala sekolah Plt atas nama Sahuri Fajar MMPd. Sedangkan Pak Sahuri ini bukan pengajar di SMPM Ciledug, tapi dia itu guru kelas yang sudah PNS di SDN 1 Ciledug Kulon,” bebernya, kemarin (7/8). Dia juga menyebutkan, ketika penentuan kepala sekolah yang baru, selalu menerapkan sistematika dan teknis yang sesuai aturan. Termasuk pada saat pengangkatan kapala sekolah periode 2008-2012 yang pada waktu itu dihuni oleh Siti Rahmi Siswati SPd. “Pak Sahuri ini Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ciledug. Otomatis dia harus mengelola PCM, bukan malah kemudian sebagai pelaksana,” ungkapnya. Ato yang juga mantan Pengurus PCM Ciledug mem­ pertanyakan hasil tes perekrutan kepala sekolah untuk ditempatkan di SMPM Ciledug beberapa waktu lalu. Dalam tes tersebut, informasi yang dihimpun Radar, nilai tertinggi diraih oleh Yayah Budiyanti SAg. Sedangkan salah satu calon kepala sekolah yang ikut tes yakni Sudiono AMa, memiliki nilai di bawah Yayah. “Yang kami pertanyakan, kenapa dalam tes perekrutan, tidak diberitahu hasilnya. Tiba-tiba saja ada pengangkatan kepala sekolah Plt,” tanya Ato. Sementara itu, menurut narasumber yang bisa dipercaya, nilai Yayah Budiyanti SAg pada tes perekrutan kepala sekolah memang berada pada predikat terbaik di bawah Su­diono AMa. Namun, beredar ka­bar kalau Yayah tidak pantas untuk menjabat kepala sekolah SMPM Ciledug karena status sosialnya. Karena itu, ada wa­cana PCM memasukkan Sa­huri untuk menjabat kepala se­kolah Plt. “Kalau menurut saya, kenapa harus ada kesenjangan sosial antara Bu Yayah dan Pak Sudiono? Yang lebih penting kan kredibilitasnya dalam bekerja sebagai kepala sekolah,” tutur sumber yang namanya enggan dikorankan. Dia menambahkan, ada dua atu­ran yang dilanggar pada pe­ ngangkatan kepala sekolah Plt di SMPM Ciledug. Yang pertama adalah PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil pada poin jam mengajar, serta Sisdiknas tentang Guru dan Dosen. “Saya harapkan segera tindaklanjuti. Silakan cari solusi secepatnya supaya semua guru mengajar dengan tenang,” jelas sumber itu. Di lain kesempatan, Sa­huri Fajar MMPd enggan me­ngo­ men­­tari lebih jauh terkait pe­ ng­ang­katannya menjadi kepala se­kolah Plt di SMPM Ciledug. Beberapa waktu lalu, dirinya ikut dalam rapat PCM Ciedug untuk merumuskan masalah kepala sekolah permanen. “Saya tidak bisa berkomentar. Bapak silakan hubungi ketua PCM Ciledug saja,” kata Sahuri melalui pesan singkat. (mid)

Radar Cirebon Group

foto: abdul hamid/radar cirebon

MENGANGGUR. Perahu-perahu nelayan tak beroperasi karena kencangnya angin pada akhir Juli hingga awal Agustus. Cuaca yang tak bersahabat ini akan kembali normal di bulan September.

GEBANG- Ribuan nelayan yang ada di Kecamatan Gebang menganggur ali­as tidak melaut selama dua minggu ter­­akhir ini. Hal itu terkait kencangnya angin yang berhembus pada akhir Juli hing­ga awal Agustus 2012. Data Serikat Nelayan Indonesia (SNI) Kabupaten Ci­ rebon menyebutkan, ada 1.320 nelayan di Kecamatan Gebang yang berhenti melaut alias menganggur. “Sekarang ini angin sangat kencang dan diperkirakan sulit kembali normal. Mau tak mau nelayan berhenti melaut. Atau jika memang memaksakan diri, bisa melaut pada waktu tertentu saat angin tidak terlalu kencang alias siang hari,” tutur Sekretaris Jenderal DPP SNI, Budi Laksana, kemarin (7/8). Untuk mengantisipasi terjadinya pe­nu­ runan kesejahteraan nelayan, pi­haknya memberlakukan iuran para ang­gota SNI di Kabupaten Cirebon, termasuk Kecamatan Gebang. Iuran itu, kata dia, dimanfaatkan oleh anggota SNI sendiri dengan cara dipinjamkan untuk keluarga nelayan. “Nilainya sekitar Rp1 juta per anggota. Ini untuk mencegah terjadinya penurunan dari sisi ekonomi nelayan,” terang Budi. Pria yang akrab disapa Butet ini mem­ perkirakan kondisi angin di wilayah pantura Jawa Barat akan kembali normal pada bulan September 2012. “Paling tidak, maksimalnya akhir bulan Agustus 2012 angin sudah berhenti. Karena biasanya, setiap bulan Juli-Agustus itu terjadi perputaran angin di Samudera Hindia lalu terbawa ke Pula Jawa,” kata dia. Sementara Ketua SNI Kabupaten Cirebon Ribut Bachtiar mengakui kalau para nelayan di Kecamatan Gebang kebingungan untuk melaut karena angin yang sangat kencang. “Kalau melaut juga percuma.

Kita sudah bawa-bawa perlengkapan tapi hasil tangkapan tidak ada. Ikan juga se­ karang lagi sepi karena faktor cuaca ini,” tuturnya. Lalu bagaimana para nelayan meng­antisipasi problem tersebut? Menurut Ribut, para nelayan cenderung mengubah profesi dengan membetulkan perahu ma­sing-masing. Ada juga yang menjadi pe­mulung, bahkan ada yang hanya me­ nganggur di rumah. Meski hasil tangkapan menurun, Ribut mengatakan bahwa para nelayan masih ber­jualan. “Artinya, intensitas jenis tang­ kapan menurun. Misalnya, kalau tidak ada angin, produksi rajungan me­limpah. Tapi sekarang sedikit, itupun harganya mahal sekali hingga Rp50 ribu per kilogram. Jadi, bagi yang ingin mencari jenis ikan, nelayan masih tetap berjualan,” kata dia. Sementara itu, akibat kemarau, sejumlah petani bawang yang ada di Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, terancam mengalami kerugian besar. Pasalnya, tanaman bawang mereka yang baru berumur 1 bulan tidak men­dapatkan pasokan air dengan baik. Salah seorang petani setempat, Amak, mengaku sebanyak 12 hektare tanaman bawang yang ada di Desa Beringin tidak terairi dengan baik karena kekurangan pasokan air. Sejatinya, kalau pasokan air itu lancar, dalam jangka waktu satu bulan, tanaman bawang sudah bisa tumbuh sekitar 5 sampai 10 cm. Tapi, karena jarang disiram dengan air, kondisinya menjadi kerdil. “Jika hal ini terus dibiarkan tanaman akan mati dan petani bisa rugi besar,” katanya. Melihat kondisi itu, sejumlah petani bawang berencana mengeruk pinggiran Sungai Cimanis Bangka Deres dengan alat berat agar air yang melimpah di sungai tersebut bisa dialirkan ke areal tanaman bawang. “Rencana kami akan sewa beko untuk mengeruk pinggiran sungai demi mendapatkan pasokan air, terangnya. (mid/jun)

E-KTP Sudah Dibagikan BABAKAN-Distribusi bentuk fisik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) tengah berlangsung di Ka­bupaten Cirebon, termasuk di se­bagian Wilayah Timur Cirebon (WTC). Seperti di kantor Kecamatan Babakan, Sabtu lalu (4/8). Ratusan warga antre mengambil bentuk fisik E-KTP. Menurut Camat Babakan Asep Nurdin, didampingi Sekretaris Ke­ ca­matan Babakan Anwar Sadat, jumlah penduduk yang wajib KTP di Kecamatan Babakan sebanyak 35.952 orang. Sedangkan bentuk fisik E-KTP yang sudah jadi mencapai 26.551 orang. “Artinya, sekitar 74 persen bentuk fisik E-KTP di Ke­ ca­matan Babakan sudah jadi. Se­ karang tinggal didistribusikan ke­pada seluruh masyarakat,” ujarnya. Asep menambahkan, proses pen­ distribusian bentuk fisik E-KTP di Kecamatan Babakan sudah mulai, Selasa lalu (31/7). Dikatakannya, untuk saat ini pendistribusian ben­

tuk fisik E-KTP dilakukan ber­tahap. Ca­r­anya, setiap desa dibagikan ter­lebih dahulu 100 fisik E-KTP un­tuk 100 orang. “Setiap warga di desa masing-masing kita kirim un­dangan pengambilan bentuk fisik E-KTP terlebih dahulu. Kapa­ si­tasnya 100 orang per desa. Nah nanti, jika sudah cukup dan lancar, maka akan ditindaklanjuti agar dibagikan seluruhnya,” kata dia. Asep berharap, masyarakat yang bel­um mendapatkan fisik E-KTP ti­dak usah resah. Sebab, dalam pen­distribusian E-KTP dilakukan be­rtahap. Hal ini sebagai upaya ti­dak terjadinya penumpukkan data yang ada di kecamatan. “Dalam pen­distribusian E-KTP itu kan ada veri­fikasi data ulang. Tujuannya agar ada kecocokkan. Ini butuh wak­tu sehingga mau tak mau harus dila­kukan secara bertahap. Jadi, ma­syarakat yang belum dapat E-KTP tidak perlu takut,” tuturnya. (mid)

Maling Bobol Warnet Amalia

foto: abdul hamid/radar cirebon

ANTRE. Pembagian E-KTP berlangsung tertib di kantor Ke­ca­matan Babakan.

SUMBER- Warnet Amalia milik Nurholis (48) di Blok Tengah, Desa Sindangjawa, Kecamatan Du­ kupuntang, dimasuki kawanan pencuri, Sabtu lalu (4/8). Para pelaku berhasil membawa kabur peralatan komputer. Warga setempat sebenarnya sempat memergoki aksi para pelaku, namun mereka segera melarikan diri menggunakan mobil dan membawa 7 unit CPU dan 10 unit monitor layar LED 19 inchi dan perlengkapan lainya. Korban sendiri mengalami kerugian sekitar Rp35 juta. Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Rohadi membenarkan adanya kejadian itu. Menurut Rohadi, pelaku diduga lebih dari satu orang. “Kasus ini masi dalam proses penyelidikan,’ ujarnya. (kin)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

KABUPATEN CIREBON

Radar Cirebon Group

caruban

Usaha Konveksi Kebanjiran Order

Dua Motor Polisi Dimaling TALUN- Dua kendaraan sepeda motor milik anggota Polri raib digondol maling. Dua motor itu yaitu jenis Yamaha Mio warna hitam nopol E 2972 LS milik polisi bernma Dastam (37), dan Yamaha Jupiter MX warna merah marun nopol E 2907 YU milik polisi bernama Septiana Hendrawan (24). Data yang dihimpun Radar, motor Mio hilang saat digunakan oleh Ny Euis Soleha (istri Dastam) warga Desa Kecomberan, Kecamatan Talun. Usai jalan-jalan, korban memarkirkan motor itu di depan rumah. Dan baru beberapa saat ditinggal masuk ke rumah, motor itu sudah hilang dibawa pencuri. Sementara motor milik Septiana Hendrawan hilang dari teras rumahnya di Perum Bukopin Blok B II No 7 Desa Kepompongan, Kecamatan Talun. Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kapolsek Talun AKP Juharta membenarkan telah terjadi pencurian motor di wilayahnya. “Para korban sudah membuat laporan secara resmi, sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” kata kapolsek. (kin)

SUMBER- Mendekati perayaan idulfitri, pengusaha konveksi jilbab dan mukena mulai kebanjiran pesanan. Bahkan para pengusaha konveksi tersebut mulai kewalahan dalam memenuhi pesanan. Tahun ini mereka mengaku mengalami peningkatan permintaan jilbab dan mukena hingga 80 persen. Beberapa pengusaha konveksi di Desa Bodesari, Kecamatan Plumbon, mulai sibuk membuat jilbab dan mukena pesanan. Salah satunya Lili M. Dia mengaku sejak pertengahan bulan Ramadan usaha konveksinya tengah disibukan membuat jilbab dan mukena. “Mulai dari ukuran anak-anak hingga dewasa, sesuai pesanan. Sejak pagi hingga sore karyawan sibuk buat jilbab dan mukena,” kata Lili kepada Radar, kemarin. Konveksi miliknya mampu memproduksi jil­ bab dalam sehari sebanyak 1000-2000 jilbab. Se­mentara untuk mukena dalam sehari hanya mam­pu membuat 200 hingga 500. “Alhamdulillah di­banjiri pesanan, meningkat hingga 80 persen dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Se­ men­tara soal harga terbilang terjangkau. Sesuai dengan motif dan modelnya,” ujarnya. Hal senada dikatakan Ny Sarniti. Saat ini om­ zetnya me­­ningkat hingga 50 persen. “Tentu meningkat, ha­­sil produksi saya dikirim ke Pasar Tegalgubug dan pasar tradisional lainnya,” tandas pengusaha kon­­veksi kerudung ini. Meski demikian, mereka te­­tap mengeluh karena masih minimnya target pe­­masaran hasil produksi, khususnya luar Jawa. (via)

Komisi I Ingin Aset Disnakertrans 60% SUMBER– Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon saat ini tengah melakukan lobi-lobi ke Pemprov Jabar agar sengketa tanah dan gedung Disnakertrans Kabupaten Cirebon dan Disnaker Kota Cirebon segera selesai. Menurut Wakil Ketua Komisi I Aan Setiawan SSi, sengketa ini harus segera diakhiri. Dijelaskan, sengketa aset ini dimulai sejak wilayah Cirebon dimekarkan menjadi dua yakni kota dan kabupaten. Masing-masing pemerintah daerah merasa jika aset tersebut milik mereka sehingga sekarang gedung Disnakertrans terbagi dua antara kabupaten dan kota. “Gedung Disnakertrans Kabupaten Cirebon terpisah dari kompleks perkantoran Kabupaten Cirebon yang terletak di Kecamatan Sumber,” jelasnya. Melalui upaya fasilitasi Pemprov Jabar, Komisi I mengharapkan jika Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan 60 persen dari total nilai aset, sedangkan sisanya 40 persen diserahkan ke Kota Cirebon. “Awalnya semua aset milik pemerintah Kabupaten Cirebon, karena pusat kota sudah penuh akhirnya menjadi kotamadya. Jadi wajar kalau Kabupaten Cirebon mendapatkan porsi yang lebih besar,” ungkapnya. Sengketa aset memang menjadi persoalan yang cukup mendapat perhatian, karena masih banyak aset milik Pemerintah Kabupaten Cirebon yang hingga saat ini terbengkalai atau menjadi hak milik orang lain. Oleh sebab itu, Komisi I akan terus mendorong Pemkab Cirebon melalui instansi terkait agar segera menginventarisasi aset-aset tersebut. “Aset Kesenden juga masih dalam persoalan, makanya kita akan genjot mereka dan kami sebagai badan legislasi akan merevisi perda-perda yang sebelumnya,” pungkasnya. (jun)

Sekolah Diduga Masih Jual LKS SUMBER- Meskipun Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon melarang keras sekolah menjual lembar kerja siswa (LKS) dari penerbit, nampaknya masih dilakukan. Sumber terpercaya koran ini menyebutkan, praktik jual beli LKS masih sulit dihapuskan. Salah satu orang tua murid, sebut saja AM, mengakui bahwa pihak sekolah tidak secara terang-terangan menjual LKS, tapi dititipkan melalui koperasi. AM mengakui pihak guru tidak mewajibkan siswa untuk membelik LKS. Namun hal tersebut membuat anak-anak yang kurang mampu menjadi minder. “Namanya anak-anak, kalau teman sebangkunya beli ya ikut-ikutan beli. Kan ngiri jadinya,” kata AM, kemarin (7/8). Dikatakannya setiap LKS dihargai mulai dari Rp8.000 hingga Rp10.000. Selain siswa membeli karena terpaksa atau ikut-ikutan dengan temannya yang terbilang mampu, guru juga diduga memanfaatkan latihan atau PR menggunakan LKS sebagai media pembelajaran. “Guru gak mau repot. Apa-apa dari LKS, ada PR ada latihan di LKS. Jadi kalau nggak punya, kan si anak juga jadi minder. Akhirnya mau gak mau jadi harus beli. Dan hampir semua mata pelajaran ada LKS,” tuturnya. Kepala Dinas Pendidikan Drs H Kus­nadi Muamarto MM menampik hal tersebut. Berdasarkan peraturan per­undangan yang berlaku, kata Kusnadi, pihak sekolah dilarang keras memperjual belikan buku LKS. Hanya saja jika pihak siswa dan sekolah membutuhkan LKS sebagai penunjang kegiatan be­lajar mengajar (KBM), maka di­per­ bo­lehkan asal tidak membebani siswa. “LKS kan sifatnya hanya la­tihan, jika siswa memang mem­ butuhkan, silakan saja untuk mem­beli. Yang jelas kita sudah melarangnya,” tandasnya. (via)

13

FOTO: NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

BANJIR PESANAN. Mendekati lebaran, pengusaha konveksi jilbab dan mukena kebanjiran pesanan.

Dudung Siapkan Kabinet Mutasi Digelar Bulan September, Banyak Pejabat yang Digeser SUMBER– Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon mu­lai ramai diperbincangkan. Ba­nyak perubahan (pergeseran) pada agenda yang akan digelar Sep­tember mendatang itu. Salah satu yang cukup menghangat ada­lah posisi Kepala Badan Ke­pegawaian Pendidikan dan Pe­latihan Daerah (BKPPD) Drs H Dudung Mulyana MSi. Mantan kadisdik ini sudah hampir pasti naik menjadi sekda (sekretaris daerah) menggantikan Drs HA Zaenal Abidin Rusamsi MM yang pensiun mulai tanggal 1 September. Dudung sendiri di­kabarkan akan membawa se­ jum­lah orang dekatnya untuk membentuk kabinet baru. Data yang dihimpun Radar Cirebon, Kabag Pemerintahan Setda Sudarjo Adam akan pin­ dah jabatan menjadi Kabag Per­lengkapan. Jabatan yang ditinggal Adam akan diisi oleh Camat Arjawinangun R Chaidir. Sekretaris DPRD Kabupaten

Cirebon Supadi Supriatna akan menjadi Kepala BKPPD meng­ gantikan Drs H Dudung Mul­yana MSi. Sementara yang akan mengisi jabatan Sekretaris DPRD adalah Hartono yang sekarang menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Kemudian Wawan Setiawan SSos yang menjabat Kabag Keuangan Setda akan menjabat Asisten Administrasi Perokonomian dan Pembangunan. Kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (kadisnakertrans) EE Rusmana akan menjadi Kepala Dinas Pendidikan, kemudian Kepala Bagian Pembangunan Hendra Nirmala SSos MSi akan menjadi staf ahli, Kepala Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPPT) Abdul Mutolib akan menjadi Kepala Bappeda. Dan Kepala Bappeda Ir Dedy Nurul diprediksi akan menjabat sebagai Kepala Dinas PSDAP atau DCKTR. Sementara untuk kursi ka­dis­ na­kertrans akan jadi rebu­tan Ka­bag Perlengkapan se­ka­rang H Surkiyah SSos MM. Se­dang­ kan jabatan Kepala Dinas Ke­­se­hatan akan diduduki dr Agus yang sekarang menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan,

Asis­ten Administrasi Bidang Pe­ merintahan dan Kesejahteraan Rakyat akan diisi R Benny Sug­ ria­rsa, Kepala Dinas Komu­nikasi dan Informatika Drs Abraham Muhammad MSi akan menjabat Kapala Satpol PP, sedangkan Drs Yayat Ruchiyat MM yang kini jadi kepala Satpol PP menjadi kadishub. Yayat menggantikan Sukma Nugraha yang menjadi kepala BPPT. Kadiskominfo yang ditinggalkan Abraham akan diisi oleh seorang camat yakni Sugeng Raharjo. Beberapa hari yang lalu, Bupati Cirebon Drs H Dedi Su­pardi MM mengatakan bah­wa mutasi akan digelar awal bulan September. Mutasi dil­ak­ ukan mengingat ba­ nyak pejabat dari eselon II yang pens­iun, termasuk Sekda Drs HA Zaenal Abidin Rusamsi MM. “Komposisi mutasi nanti akan diisi oleh para pejabat baru yang masih energik demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Dedi. Sebelumnya, sudah ada pe­­jabat eselon II yang me­ma­­suki purna bak­ti yakni Asis­­ten Administrasi I Bi­dang Pemerintahan dan Ke­ se­­jahteraan Rakyat H Irman Muk­­min. Dan akan menyusul

MUTASI BULAN SEPTEMBER PEJABAT

Drs H Dudung Mulyana Sudarjo Adam

Kepala BKPPD

DIPREDIKSI

Sekda

Kabag Pemerintahan

Kabag Perlengkapan

Camat Arjawinangun

Kabag Pemerintahan

Supadi Supriatna

Sekretaris DPRD

Kepala BKPPD

Hartono

Sekretaris Disdik

R Chaidir

JABATAN

Sekretaris DPRD

Wawan Setiawan Kabag Keuangan

Asisten Administrasi Perokonomian dan Pembangunan

EE Rusmana

Kepala Dinas Pendidikan

Kadisnakertrans

Hendra Nirmala Abdul Mutolib

Kabag Pembangunan Staf Ahli

Kepala BPPT

Kepala Bappeda

Dedy Nurul Kepala Bappeda

Kepala Dinas PSDAP atau DCKTR

Surkiyah

Kabag Perlengkapan

Kadisnakertrans

dr Agus

Sekretaris Dinkes

Kadinkes

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan

Asisten Administrasi Bidang Pemerintahan

Abraham Muhammad

Kadiskominfo

Kepala Satpol PP

Yayat Ruchiyat

Kepala Satpol PP

Benny Sugriarsa

Sukma Nugraha Sugeng Raharjo

Kadishub

Camat Dukupuntang

se­­­jumlah pejabat lainnya se­per­ti Kadinkes dr Hj Endang Su­­si­lowati MKes, Kepala Dinas Pen­­didikan Kabupaten Cirebon Drs H Kusnadi

Kadishub Kepala BPPT Kadiskominfo

Muamarto MM dan Staf Ahli Bu­ pati Ekonomi dan Keuangan M Santoso serta ma­sih banyak lagi yang lainnya. (jun)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 RAMADAN 1433 H

prapatan

majalengka

foto: andi azis muhtarom/radar majalengka

Konsolidasi Kader, Golkar Intensifkan Saba Desa MAJALENGKA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Majalengka mencanangkan program saba desa yang lebih intens dari sebelumnya. Hal ini disampaikan Ketua DPD Golkar Majalengka, H Yomanius Untung di sela kunjungan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Irianto MS Syafiuddin (Yance) di Leuwimunding, kemarin (7/8). ”Sejauh ini kita sudah rutin laksanakan saba desa seminggu sekali. Insya Allah habis lebaran nanti, saba desa akan digelar dua kali seminggu,” ujar Mang Untung, sapaan akrab H Yomanius Untung. Dikatakan, sejauh ini pihaknya telah melaksanakan 98 kali program saba desa di 98 desa di hampir semua kecamatan di Kabupaten Majalengka. Pihaknya mengakui, dalam agenda saba desa di Majalengka selama ini belum pernah dihadiri oleh jajaran struktur pengurus Golkar yang lebih tinggi selain ketua DPD II. Padahal pihaknya sangat menggharapkan kehadiran ketua DPD I atau ketua DPP untuk menyapa masyarakat dan kader Golkar di Majalengka. Oleh karenanya, ia berharap dalam agenda saba desa yang bertujuan untuk mempererat konsolidasi kader di tingkatan grass root ini, ketua DPD Jabar, Kang Yance bisa menyempatkan diri untuk menghadiri agenda saba desa di Majalengka. “Meskipun belum ada pejabat DPD maupun DPP yang hadir dalam saba desa, tapi program-program mereka selalu kami sampaikan di sela agenda saba desa selama ini,” paparnya. Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jabar, Yance mengatakan ketidakhadirannya selama ini dalam agenda saba desa yang digelar DPD Golkar Majalengka bukan lantaran disengaja. Hal tersebut menurutnya diakibatkan padatnya agenda yang dijalaninya selama ini. Ditambah lagi, pada posisinya sebagai ketua DPD tingkat I yang membawahi 26 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. “Begitu banyaknya desa-desa yang mesti dikunjungi dan diberikan semangat untuk membesarkan partai,” papar calon gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar ini. (azs)

MAJALENGKA – Pro­fe­sio­ nalisme dokter diper­tanyakan. Menyusul pasien yang mengeluh karena tidak diberikan resep obat askes, saat mendapatkan pelayanan kesehatan di RUSD Majalengka. Demikian di­ ungkapkan Ketua Komis D, Ir Nana Surhana MSi. Kepada Radar, Nana mengaku sangat menyayangkan jika temuan tersebut benar adanya. Pasalnya, telah menghambat proses pelayanan yang se­ mestinya dikedepankan pihak RSUD. “Kita akan kroscek ke pihak RSUD dengan memanggil di­ rekturnya. Kemudian kita akan minta kepada beliau agar bisa meningkatkan pembinaan kepada para dokter agar lebih

profesional,” ungkapnya, ke­ marin. Menurut dia, jika kondisi ini terjadi pada pasien pemegang jaminan kesehatan dari Askes, bagaimana dengan kualitas pelayanan kepada pasien lain dari keluarga miskin, yang hanya mengandalkan kartu Jamkesmas atau Jamkesda. Di samping itu, kata dia untuk pasien pemegang jaminan kesehatan dalam bentuk apapun, mestinya dokter memberikan resep kepada pasien. “Kalau obat yang dibutuhkan pasien tersebut ada diantaranya tersedia pada obat yang diklaim, buat apa mereka (pasien) diminta nebus obat diluar klaim, itu kan sama saja tidak mengedepankan pelayanan. Kecuali kalau diantara mereka ada permainan,” tegas Nana. Sementara itu, Kepala Askes Majalengka Cardi mengatakan, jika benar kondisi ini terjadi pada salah satu pasien klien dari Askes,

maka tindakan RSUD yang tidak merekomendasikan obat yang diklaim Askes kepada pasiennya tidak dibenarkan. Terkecuali, lanjut Cardi, jika penyakit yang diderita pasien tergolong penyakit baru dan memerlukan obat khusus diluar obat yang dapat diklaim PT Askses. “Atau jika stok obat yang bisa diklaim oleh PT Askses tidak tersedia atau kehabisan stok,” lanjutnya. Meski demikian untuk kasus kehabisan stok, Cardi menilai tindakan yang mesti diutamakan adalah mencari obat pengganti dengan dosis dan komposisi yang sama dengan yang di­ butuhan pasien, tentunya diutamakan obat yang terklaim PT Askses juga. Dijelaskan, setiap tahunnya, PT Askes menerbitkan buku panduan daftar obat untuk beragam penyakit yang bisa diklaim oleh PT Askes. Buku panduan tersebut sudah di­

Hilang STNK No.Pol E 5785 KY a/n Manun d/a Ds.Suci Rt 03/02 Kec. Mundu Kab.Cirebon Hilang BPKB No.F 6332584 H No.Pol E 4121 ED a/n Dwi Ari Astuti d/a BTN PDK Yudhasari RT 03/010 Kel. Sunyaragi Kec.Kesambi Kota Cirebon

distribusikan kepada seluruh dok­ter dan setiap ruangan di RSUD. Manfaat buku tersebut se­bagai bahan acuan bagi para dokter untuk merekomendasikan obat yang mesti ditebus pasien pemegang Askses. “Jenis, merek, dan jumlah obatnya ratusan, mungkin ri­ bu­an. Jadi kalau tidak ada ob­at dari satu produsen untuk satu jenis penyakit bisa diganti de­ ngan obat keluaran produsen lain dengna komposisi sama dan indikasi untuk penyakit yang sama juga,” terangnya. Sebelumnya diberitakan, Achmad Fadli (34), warga Blok Rabu RT 03/04, Desa Ma­ja Se­ latan, Kecamatan Maja, ke­ pada Radar mempertanyakan pemberian resep obat oleh dokter yang bukan masuk kategori obat untuk pasien Askes. “Saya mempertanyakan apakah memang obat Askses un­tuk nenek saya yang meng­ gunakan Askes tidak ada di

RSUD Majalengka?” ujarnya saat mengadu ke Yayasan Lembaga Bantuan Konsumen (YLBK) Majalengka, kemarin. Jika memang obat tersebut tidak ada di dalam daftar, pihak­ nya mengaku ikhlas. Na­mun jika obat tersebut ada, tetapi sengaja diberikan obat di lu­ ar jaminan Askes, Fadli me­ ng­aku sama sekali tidak rela. Di­jelaskannya, saat pihaknya men­coba mempertanyakan ke­ pada petugas Askes Majalengka, dia tidak mendapatkan jawa­ ban memuaskan. Begitu juga saat meminta daftar rin­ci­an jenis obat yang masuk ka­te­ gori dibiayai Askes, pihak ru­ mah sakit menolaknya. Me­ nanggapi permasalahan tersebut, Sekretaris Yayasan Lembaga Bantuan Konsumen (YLBK) Majalengka, Rakisa meminta baik pihak Askes maupun rumah sakit harus bisa menjelaskan permasalahan ini kepada keluarga pasien. (azs)

Lahan Pertamina Diduga Jadi Tempat Mesum

Tahara BPR Sukahaji Untungkan Nasabah SUKAHAJI - Program Tabungan Hari Raya (Tahara) dari Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Sukahaji, Kabupaten Majalengka dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Di saat meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran Idulfitri, nasabah Tahara di perusahaan milik pemerintah daerah tersebut bisa mengatasinya dengan pencairan tabungan miliknya. Direktur Utama PD BPR Sukahaji Kabupaten Majalengka, Atjeng Hadis Susanto mengatakan, Tahara yang diluncurkan PD BPR Sukahaji mendapat respons baik dari masyarakat. Terbukti dalam setiap tahunnya seluruh kantor BPR Sukahaji yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Majalengka dapat memenuhi targetnya. “Target yang ditetapkan masing-masing kantor kas dan kantor cabang PD BPR Sukahaji setiap tahunnya cukup besar, minimalnya Rp1 miliar. Meskipun besar, setiap kantornya selalu memenuhi target dan bahkan di antaranya harus membatasinya karena sudah memenuhi target yang sudah ditetapkannya,” jelas Atjeng didampingi Pimpinan Cabang Kantor Operasional Pusat (KOP) Uhi Nasuhi dan Kabag Kantor Pusat PD BPR Sukahaji, Memen Suparman kepada Radar, kemarin (7/8). Menurut Pincab KOP BPR Sukahaji, Uhi Nasuhi, banyak masyarakat yang sebelumnya biasa ikut arisan paket sembako Lebaran ke Tahara yang dikeluarkan BPR. Selain karena dana simpanannya aman dijamin LPS, persyaratannya mudah yakni tabungan disetor selama 10 bulan dengan jumlah setoran sebesar Rp9.600 untuk satu paketnya. “Jadi sangat menguntungkan bagi masyarakat mengikuti program Tahara ini. Karena dengan mengambil 10 paket saja, maka dana yang bisa diterimanya saat menjelang Lebaran cukup besar,” ujar Uhi. Lanjut dia, dana Tahara tersebut saat waktu pencairan seluruhnya diserahkan ke nasabah dan tidak ada yang tersisa di BPR. Jika nasabah ingin mengikutinya lagi untuk Lebaran tahun berikutnya, maka mereka harus daftar kembali dengan ketentuan yang sama seperti sebelumnya. Ditanya pengaruhnya terhadap likuiditas BPR karena dana Tahara dicairkan serentak, Uhi mengatakan, memang sedikit besarnya hal itu berpengaruh. Itulah sebabnya tiap kantor cabang BPR Sukahaji membatasi jumlahnya dan tidak jor-joran meskipun nasabah membeludak. (eko)

17

Dewan Soroti Dokter RSUD Buntut Pasien Askes Tidak Diberi Resep

TEMU KADER. Ketua DPD Partai Golkar Jabar Irianto MS Syafiuddin saat berkunjung ke Leuwimunding.

Radar Cirebon Group

FOTO: Budhi Haryanto/RADAR MAJALENGKA

GUNTING PITA. Istri Bupati Hj Imas Indrawati Sutrisno SE didampingi jajaran pengurus TP-PKK serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggunting pita saat pembukaan stand Bazar Peduli Ramadan di Lapangan Pujasera, kemarin.

Bazar Peduli Ramadan Resmi Dibuka MAJALENGKA - Bupati Majalengka H Sutrisno SE MSi membuka Bazar Peduli Ra­ madan di area Pujasera, Selasa (7/8). Pembukaan ditandai dengan laporan ketua panitia penyelenggara, Hj Mien Abidin. Dilanjut dengan pelepasan balon dan penyerahan bantuan paket sembako kepada keluarga kurang mampu, dan kaum duafa untuk 26 kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Serta penyerahan bantuan paket sembako untuk petugas kebersihan oleh Bupati H Sutrisno SE MSi. Bupati H Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, bertepatan pada hari ke-18 bulan suci Ramadan digelar kegiatan pasar murah peduli Ramadan yang dilaksanakan atas kerja sama Dharma Wanita Persatuan dengan Disperindag UKM Kabupaten Majalengka. “Semoga rangkaian kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT,”

ujarnya. Pihaknya menyambut baik digelarnya pasar murah tersebut. Langkah ini sangat positif dalam menyikapi kondisi perekonomian yang dirasakan oleh keluarga PNS yang berpenghasilan kecil dan juga kalangan masyarakat bawah. Sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial para istri PNS dalam rangka menunjang kelancaran dan kekhusuan umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan menyediakan kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. “Di sisi lain kedatangan bulan suci Ramadan juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat yang diikuti lonjakan harga-harga kebutuhan pokok, lonjakan harga ini selalu mewarnai

Hilang BPKB No. E 1872214 H No.Pol E 2037 AV a/n Dwi Ari Astuti d/a BTN PDK Yudhasari RT 03/010 Kel. Sunyaragi Kec.Kesambi Kota Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3842 HH a/n Vina Joeriyah d/a Blok Timur RT 01/01 Ds.Pangkalan d/a Blok Timur RT 01/01 Ds.Pangkalan Kec.Plered Kab.Cirebon

Hilang SIM C a/n Imas Rochimah & STNK No.Pol E 4520 BD a/n Supriyadi d/a Jl.DR.Cipto Mk Gg.Langgar No.168 Rt 05/03 Kel.Kesambi Kota Cirebon

Hilang STNK Nopol E-6783-WO, a/n Asep Darsono, d/a Blok Gumulung, Rt/ Rw 03/02, desa Cipicung, kec. Maja, kab. Majalengka

Hilang STNK No.Pol E 6922 BB a/n Sutari Haditama d/a Kanoman Tengah Rt 03/09 Pekalipan Kota Cirebon

Hilang SIM C & SIM B a/n Dirun d/a Ds.Pangkalan Blok Timur Rt 01/01 Kec. Plered Kab.Cirebon

HILANG 1 bh KTP & SIM A an. Djaja Jamaludin, Jl.Sutawinangun RT.02/02 Ds Sutawinangun Kec Kedawung Kab. Cirebon

Hilang STNK Nopol E-2045-PU an Sunaryo d/a Desa Sleman Rt 10/03 Kec. Sliyeg Indramayu

SUMBERJAYA - Bulan Rama­ dan tidak lantas membuat muda-mudi tidak melakukan maksiat. Betapa tidak, lahan milik PT Pertamina ET Region Jawa yang berlokasi di Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya diduga dijadikan tempat mesum. Lahan yang terletak diperbatasan Desa Bongas Wetan dengan Desa Cidenok, Kecamatan Sumberjaya ini memang kondisinya jauh dari keramaian. Dengan kondisi tempat yang jauh dari keramaian tersebut, membuat lahan ini diduga sering dijadikan tempat mesum. Pantauan koran ini, tempat yang berada di Blok Geblag Desa Bongas Wetan, kondisinya banyak ditumbuhi alang-alang dan rumput setinggi setengah meter. Di lokasi itu, sepertinya sudah dibuat sedemikian rapih. Di mana terdapat tumpukan jerami yang sudah dipersiapkan untuk berbuat mesum. Bahkan di lokasi itu ditemukan beberapa tisu dan bungkus alat kontrasepsi merk tertentu yang diduga bekas digunakan melakukan hubungan intim. ”Saya sih kurang begitu tahu mas. Tapi memang saya liat itu ada beberapa sekumpulan anak muda yang berpasangan biasanya kalau menjelang sore hari sering terlihat di lokasi ini. Enggak tau hanya sebatas ngabuburit biasa atau selebihnya. Tapi, terkadang ada juga

pada malam hari ada motor yang masuk pada lokasi ini,” ujar petugas keamanan PT Pertamina, Joko Trihadi, kepada Radar, kemarin (7/8). Menurutnya, selaku pihak keamanan hanya bertugas menjaga kondisi pabrik tersebut. Selebihnya, jika harus melarang kepada para pengunjung yang biasa bermain di lokasi, pihaknya tidak berwenang. Namun, sampai saat ini pihak keamanan belum mengecek ke lokasi yang berada kurang lebih sekitar 200 meter di belakang PT Pertamina. “Kalau para pengunjung hanya datang di lokasi ini sih saya biarkan saja. Kan kalau saya te­ gur saya juga enggak enak mas. Apalagi mereka berdalih hanya ngabuburit saja. Tapi, jika malam hari ada kendaraan yang masuk melalui jalur setapak yang berada di belakang, saya juga belum sempat mengecek kesana. Apalagi pergantian tugas jaga kan berbedabeda,” imbuhnya. Terpisah, Kepala Desa Cidenok menegaskan, memang lahan Pertamina di wilayahnya sa­ ngat banyak. Dari mulai per­ batasan dengan desa Bongas Wetan hingga desa Kodasari Kecamatan Ligung. Semua perbatasan terdapat kawasan milik Pertamina. Namun, jika di desanya terdapat informasi soal lahan Pertamina dijadikan tempat mesum, dirinya belum mengetahui lebih jelas. (ono)

Hilang STNK Nopol E-6679-SQ an B. Indaya. A d/a Desa Amis Rt 03/02 Kec. Cikedung Indramayu

Hilang STNK Nopol E-2652-SP an Dedi S d/a Desa Jatisura Rt 01/05 Kec. Cikedung Indramayu

Hilang STNK Nopol E-4347-P an PEMDA Kab. Indramayu d/a Jl. Mayjen Sutoyo Kel. Lemah Abang Kec/Kab. Indramayu

Hilang STNK Nopol E-6089-SZ an Sugeng Priyadi d/a Desa Amis Rt 04/04 Kec. Cikedung Indramayu

Hilang STNK Nopol E-2541-RK an Yudi H. an Kel. Paoman Rt 05/06 Kec/ Kab. Indramayu

Hilang STNK Nopol E-6255-RD an Casudin d/a Desa Arahan Lor Blok Kulon Rt 01/01 Kec. Arahan Indramayu

bulan Ramadan sebagai akibat peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok dalam menyambut bulan Ramadan,” ungkap Bupati Sutrisno. “Mudah-mudahan dengan adanya upaya ini, anggota Dharma Wanita Persatuan dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya. Hadir dalam acara tersebut istri Bupati Sutrisno, Hj Imas Indrawati Sutrisno SE, Wakil Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Ade Rahmat Ali MSi, para kepala dinas dan camat se-Kabupaten Majalengka. (har)

Pengumuman Guna menunjang aktivitas “CV.ADITIA ARTA”, sejak per tanggal 06 (enam) Agustus 2012 (dua ribu dua belas), telah memutuskan untuk meningkatkan STATUS BADAN HUKUM menjadi “PT.ADITIA BERSAMA”. Dengan penyetoran saham dalam bentuk pemasukan Aktiva dan Pasiva Perusahaan ke dalam Perseroan berdasarkan Neraca Akhir tertanggal 01 (satu) Agustus 2012 (Dua ribu dua belas).Dengan berdasarkan pada Akta Pendirian tertanggal 06 (enam) Agustus 2012 (Dua ribu dua belas) Nomor : 02 yang dibuat dihadapan Mohammad Taufik Amir, Sarjan Hukum,Magister Kenoktariatan, Notaris di Kabupaten Cirebon, Jalan Brigjen Dharsono (By Pass) No.55 Kab.Cirebon, Yang pengesahannya dari Menteri Hukum dan HAM RI dalam proses penyelesaian.Segala keberatan / sanggahan atas pemasukan tersebut dapat mengajukan keberatan pada Departemen Hukum dan HAM RI. Jalan H.R Rasuna Said Kav.6-7 Kuningan Jakarta Selatan dalam tempo 1 (satu) bulan terhitung tanggal iklan ini. Cirebon 06 Agustus 2012 Direksi TTD PT ADITIA BERSAMA


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

kuningan

FOTO: TATANG ASHARI/RADAR KUNINGAN

HIGIENIS. Kepala Disperindag, Nana Sugiana MSi bersama jajaran Kopti melihat langsung pembuatan tahu susu di pabrik Tamiang Sari, kemarin.

Bantah Perajin Tahu Tempe Terancam Bangkrut CILIMUS – Sejumlah pengusaha tahu dan tempe yang terancam bangkrut karena kenaikan harga kacang kedelai, dibantahan Ketua Koperasi Tempe Tahu Indonesia (Kopti) Kabupaten Kuningan, H Jono Sugiono. “Terancam bangkrut dari mana, terkecuali pengusahanya nggak kreatif,” ujar dia, di sela pertemuan jajaran Kopti bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Nana Sugiana MSi, di Pabrik Tahu Susu Tamiang Sari, Desa Bandorasa Wetan, kepada Radar, Selasa (7/8). Diakui, harga kacang kedelai di Kabupaten Kuningan mengalami kenaikan hingga Rp8 ribu per kilogram. Namun sebetulnya harga tersebut tidak terlalu berpengaruh bagi anggota Kopti. Sebab Kopti menjual kedelai kisaran harga Rp7.800 hingga Rp7.900 per kilogram. “Harga itu sudah diantarkan sampai ke tempat,” ucap dia. Jono juga mengakui, produksi kacang kedelai dari Kabupaten Kuningan memang masih sangat minim. Apalagi, cuaca belakangan ini kurang bersahabat untuk tanaman kedelai. Padahal kebutuhan kedelai di Kabupaten Kuningan mencapai 6 ribu ton per tahun, atau 500 ton per bulan. Kebutuhan tersebut hanya menghitung jumlah anggota Kopti, belum ditambah kebutuhan pasar bebas. “Hampir 80 persen perajin tahu adalah anggota Kopti. Dari 250 perajin, 150 di antaranya anggota Kopti, tapi semua kita layani,” tuturnya. Yang menyulitkan, kata dia, adalah perajin tahu yang tidak menjual sendiri hasil produksinya. Perajin hanya memproduksi, tetapi dijual oleh pedagang lain. Kondisi itu, mengakibatkan harga tahu dikendalikan oleh pedagang. Sehingga ketika harga kedelai naik, perajin kesulitan untuk melakukan penyesuaian harga. Oleh sebab itu, Kopti selalu berusaha memberikan pembinaan kepada anggota. Salah satunya mengajak perajin tahu, sekaligus sebagai pedagang. “Dia yang produksi, dia juga yang jual. Perajin yang merangkap penjual seperti itu, ekonominya pasti relatif stabil. Sebab ketika harga kedelai naik, mereka bisa menyesuaikan, atau mengambil siasat agar tidak sampai merugi. Misal dengan mengecilkan potongan tahu, bukan dengan menaikan harga,” paparnya. Kepala Disperindag, Nana Sugiana MSi berpendapat senada. Dia bahkan berterima kasih kepada Kopti yang tidak ikut unjuk rasa ke Jakarta terkait kenaikan harga kedelai. “Kenaikan harga kedelai bagi perajin sekaligus pedagang masih bisa disiasati. Jadi ngapain harus mogok? Saya bersyukur seluruh anggota Kopti Kuningan tidak melakukan aksi mogok seperti di daerah lain,” ungkap Nana. Nana berjanji, Disperindag akan mengambil peran strategis agar para perajin tahu memperhatikan kondisi pabriknya. Ia mengambil contoh pabrik tahu susu Tamiang Sari di Desa Bandorasa Wetan. Selain rasa tahunya enak, lokasi pembuatannya pun tertata, bersih, dan higienis. “Yang juga sering menjadi masalah adalah sanitasinya. Itu PR buat kami bersama Kopti,” tukasnya. (tat)

KUNINGAN - Pengusaha jasa kontruksi, H Akbari (50), warga Desa/Kecamatan Ciawigebang menjadi korban perampokan. Uang Rp77 juta yang disimpan di jok mobil Honda CRV bernomor polisi E 555 ZH, raib saat mobilnya diparkir di kantor Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Selasa (7/8). Informasi yang didapat Radar, sekitar pukul 09.00 WIB, korban meminta diantar Sekretaris Pribadi Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan (SDAP), Uus, untuk mengambil uang di Bank Jabar Banten (bjb) Kuningan. Uus pun mengantarnya karena sudah kenal dekat. Dari bank bjb, korban menarik uang Rp89 juta. Sebagian uangnya langsung dipakai, sedangkan sisanya Rp77 juta yang masih terbungkus amplop bank, disimpan di kantong jok kursi mobil.

Korban kemudian mengantar Uus ke kantor Dinas SDAP. Sesudah Uus turun dari mobil, korban seorang diri melanjutkan perjalanan ke Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya. Sesampainya di lokasi, korban mengambil posisi parkir dengan jarak sekitar 20 meter dari gerbang masuk. Ia pun keluar mobil, lalu masuk kantor Cipta Karya. Tidak sampai 10 menit, korban kembali menuju mobil. Kaget bukan main korban, karena mendapatkan kaca pintu mobil kirinya sudah pecah. Korban pun teriak maling. Praktis, teriakan korban mengundang banyak pegawai dan tamu di lingkungan kantor tersebut, berhamburan keluar. Diduga, mobil korban sudah dibuntuti pelaku sejak keluar dari bank bjb. Sesaat setelah korban meninggalkan mobil yang diparkirnya di Cipta

di PDAM belum tepat. Sehingga mengakibatkan hilangnya potensi pendapatan yang seharusnya diterima PDAM. Terhadap kondisi tersebut BPKP menyarankan untuk melakukan inventarisasi pengelompokkan jenis pelanggan sehingga potensi pendapatan dapat diterima secara optimal. ”Setelah mempertimbangkan hal itu dengan tidak menyimpang terhadap penerapan prinsipprinsip pemberlakuan tarif sesuai Permendagri 23/2006, pada pasal 11 disebutkan, PDAM dapat menentukan kebijakan jenisjenis pelanggan pada masingmasing kelompok berdasarkan kondisi obyektif dan karakteristik pelanggan didaerah masingmasing. Maka manajemen PDAM memandang perlu untuk menetapkan klasifikasi jenis pelanggan,” bebernya. Tidak hanya itu, lanjut Kamdan, kebijakan ini sesuai dengan hasil studi banding ke PDAM Kabupaten Tegal dan Rembang sebagai PDAM yang saat itu memiliki jumlah pelanggan setara. Optimalnya pendapatan yang diperoleh kedua PDAM tersebut, menurutnya,

Karya, pelaku yang juga diduga dibantu temannya berdua dengan mengendarai motor menguntit korban. “Sepulang dari bank bjb, saya tidak curiga apa-apa. Saya hanya antar Pak Uus ke Dinas SDAP, terus saya kesini (Cipta Karya, red). Paling 10 menitan saya masuk ke dalam kantor, pas balik lagi ke mobil, uang sudah hilang,” tutur Akbari, kepada Radar, di lokasi kejadian. Terpisah, Kepala Polisi Resor Kuningan, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono berang dengan kejadian tersebut. Ia meminta agar masyarakat lebih waspada dan memanfaatkan jasa pengawalan dari polisi apabila mengambil uang dalam jumlah besar. “Masyarakat mungkin sudah merasa mampu menangani sendiri, padahal kalau minta pengawalan dari polisi, kita siap,” tandasnya. (tat)

FOTO: TATANG ASHARI/RADAR KUNINGAN

DIBOBOL MALING. Uang Rp77 juta yang disimpang di jok mobil Honda CRV bernomor polisi E 555 ZH milik pengusaha jasa konstruksi, H Akbari (50), raib saat mobilnya diparkir di kantor Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya.

KPI Operasi Simpatik ke Rumah Makan

FOTO: TATANG ASHARI/RADAR KUNINGAN

KADES TERPILIH. Delapan kepala desa dilantik Bupati, H Aang Hamid Suganda di Balai Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, kemarin.

Bupati Lantik Delapan Kades Sekaligus KUNINGAN - Delapan kepala desa terpilih, Selasa (7/8), dilantik Bupati, H Aang Hamid Suganda di Balai Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi. Aang berharap, para kepala desa bisa menjalin kerjasama yang baik dengan semua komponen pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa, termasuk BPD (badan perwakilan desa), serta lembagalembaga kemasyarakatan desa lain. “Segera konsolidasi untuk menjaga persatuan. Jangan

sampai persaingan dalam pilkades berbuntut terus menerus,” ujar dia, dalam sambutannya. Dijelaskan, desa memiliki kewenangan berdasarkan perundang-undangan meliputi penatapan peraturan desa (Perdes), menyelenggarakan pemerintahan desa, memiliki pimpinan pemerintah desa, menggali dan menetapkan sumber sumber pendapatan desa, memberdayakan

Kamdan Beri Penjelasan Reklasifikasi Pelanggan KUNINGAN – Setelah lama bungkam, Direktur PDAM Tirta Kamuning, H Kamdan SE, akhirnya angkat bicara. Kamdan membantah tudingan miring atas pelaksanaan kebijakan reklasifikasi jenis pelanggan. Menurut dia, apa yang dilakukannya itu merupakan salah satu pelaksanaan tindak lanjut atas saran dan rekomendasi audit kinerja yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat. ”Reklasifikasi jenis pelanggan ini kita laksanakan pada Agustus 2011. Itu merupakan tindak lanjut atas saran dan rekomendasi audit kinerja yang dilakukan BPKP terhadap audit kinerja PDAM tahun buku 2009 yang pelaksanaan auditnya pada 2010,” ungkap Kamdan, dalam rilis yang diserahkan ke kantor Radar Kuningan, Selasa (7/8). Sesuai hasil audit tahun buku 2009, disebutkannya, berdasarkan kondisi dilapangan pengelompokan jenis pelanggan

18

Mobil Pengusaha Jakon Dimaling

lintas

Disarankan BPKP Lewat Rekomendasi

Radar Cirebon Group

diakibatkan dari penentuan klasifikasi jenis pelanggan yang tepat sesuai kondisi di lapangan. ”Dengan demikian, upaya reklasifikasi jenis pelanggan merupakan salah satu alternatif peningkatan pendapatan selain upaya penyesuaian tarif air minum,” kata Kamdan. Berdasarkan hasil rekapitulasi pendapatan yang diterima PDAM setelah dilakukan reklasifikasi jenis pelanggan Agustus 2011, imbuh dia, terjadi peningkatan sekitar 17,83 persen. Dari sebelumnya yang hanya Rp10.478.610.925 bertambah menjadi Rp12.347.427.950. Perhitungan ini pun merupakan hasil audit BPKP tahun buku 2011. Meningkatnya pendapatan air PDAM tersebut, lanjutnya, secara tidak langsung berdampak

terhadap harga jual air rata-rata PDAM yang berada diatas harga pokok. Sehingga pemenuhan terhadap delapan target business plan PDAM dalam pelaksanaan penghapusan hutang non pokok sesuai PMK 120/PMK.05/2008, tetap terpelihara. ”Selanjutnya perlu kami sampaikan bahwa pencatatan keuangan PDAM selain berpedoman kepada KepmenOtda 8/2000 tentang pedoman Akuntansi PDAM, juga telah menggunakan sistem akuntansi entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK-ETAP),” sebutnya. Sehingga secara akuntansi, tambah dia, pengakuan pendapatan PDAM telah tercatat sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan rekapitulasi tagihan yang diterbitkan kepada pelanggan setiap terjadinya transaksi. (ded)

masyarakat desa untuk bergotong royong dan berpartisipasi dalam pemerintahan serta pembangunan. Desa juga bertanggungjawab mendamaikan perselisihan yang terjadi antar warga. “Untuk menegakan kewenangan desa tersebut, dibutuhkan kepemimpinan kepala desa yang mumpuni, percaya diri dan memahami kebutuhan desa serta masyarakatnya,” katanya. Pelantikan kepala desa saat ini, terang Aang, merupakan l a n g k a h aw a l d a l a m penyelenggaraan pemerintah desa. Untuk itu sudah menjadi ketetapan dan hasil pilihan masyarakat untuk bisa diterima dan disikapi dengan arif. Aang mengajak kepada ara kepala desa terlantikagar mampu menjalankan fungsi dan tugas penyelenggaraan pemerintah desa ke depan dengan bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh sungguh dan penuh tanggung jawab. “Bangun juga komunikasi yang

harmonis dengan komponen yang berada d desa. Sehingga bisa mendorong terwujudnya kemandirian desa, baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi,” tuturnya. Pantauan Radar, pelantikan ikut disaksikan oleh Dandim 0615 Letkol Kav Sugeng Waskito Aji, Ketua Pengadilan Negeri Erwan Toni SH, Kepala Kejaksaan Negeri Refli MH, dan Ketua DPRD H Acep Purnama MH. Adapun delapan kepala desa dilantik adalah Murbadi Kepala Desa Cileuya, Tuti Yunengsih Kepala Desa Mekarjaya Kecamatan Cimahi, Uyat Saputra Rukbani SE Kepala Desa Kadua Agung Kecamatan Karangkancana, Salim Kepala Desa Babakan Reuma Kecamatan Sindang Agung, Ade Sang Daka Kepala Desa Bundeur Kecamatan Cidahu, Rukmana Kepala Desa Rajadanu Kecamatan Japara, Suherman Kepala Desa Ciasih Kecamatan Nusaherang, dan Wari Kepala Desa Randusari Kecamatan Cibeureum. (tat)

KUNINGAN – Komponen Pergerakan Islam (KPI) melakukan razia terhadap warung yang buka siang hari. Hanya saja gaya KPI ini berbeda, mereka tidak langsung melakukan sweeping. Selasa (7/8), anggota KPI hanya melakukan kunjungan ke warung-warung kemudian mengingatkan pedagangnya. ”Kami hanya sekadar silaturahmi, mengingatkan bahkan selaku umat Islam kita harus menegakkan agama Allah. Kepada para pedagang kami meminta tolong agar menghormati orang-orang yang sedang beribadah puasa,” kata Ketua KPI Kuningan, Komandan Ukar kepada Radar. Dalam aksi yang dilancarkan kemarin, dirinya ditemani oleh lima pengurus KPI lainnya. Warungwarung yang dikabarkan beroperasi siang hari didatangi baik-baik. Tanpa ada aksi kekerasan, pihaknya mencoba ber-amar maruf terlebih dulu sebelum melangkah pada nahi mungkar. ”Tadi kami mengajar para pedagang untuk mengisi bulan hebat ini dengan kebaikan. Dengan cara tutup warung siang hari maka itu termasuk salah satunya. Karena jika selalu melihat duniawi maka tidak akan ada akhirnya,” tuturnya. Ukar meyakinkan para pedagang bahwa tidak akan terjadi kelaparan jika menutup warungnya di siang hari. Menurutnya itu merupakan jaminan dari Sang Pencipta. Jika selalu berorientasi pada duniawi, maka mereka tidak akan mendapatkan berkah-Nya. ”Saat ini kami menghimbau terlebih dulu. Kami mencoba menahan kesabaran. Tapi kepada para pedagang juga kami mengingatkan, jika sudah tiga kali diperingatkan tidak menggubris maka kemungkinan jalan agak keras akan diambilnya,” tandas pria yang kerap mengenakan jubah putih tersebut. Pantauan Radar, beberapa titik dikunjungi olehnya bersama pengurus KPI lainnya, mulai dari sepanjang jalan Kuningan-Cirebon hingga ke daerah Cilimus.(ded)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 h

aneka metro

Radar Cirebon Group

19

Pendidikan Gratis Sulit Terwujud SB Mart Kesambi Diduga Tak Berizin KEJAKSAN - Rencana Pemkot Cirebon untuk menggratiskan sekolah hingga 12 tahun sepertinya mustahil. Pasalnya, pemerintah pusat belum melakukan hal itu, dan akan sangat sulit dilakukan di Kota Cirebon. Pengamat Pendidikan Sutanto SPd MPd menjelaskan, tidak mudah untuk merealisasikan sekolah gratis selama 12 tahun. Selain belum dilakukan pemerintah pusat, anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Cirebon untuk alokasi pendidikan saja belum termasuk untuk anggaran pembangunan fisik. Jika SMA sederajat harus digratiskan, anggaran yang dibutuhkan akan sangat besar. “Wacana tersebut

masih jauh dari harapan, tetapi patut di apresiasi” kata Sutanto di kantornya, Selasa (7/8). Ia menjelaskan, dana alokasi khusus (DAK) dan Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar tidak akan cukup untuk membiayai sekolah gratis sampai SMA. Salah satu solusi yang mungkin dilakukan adalah dengan memanfaatkan anggaran Corporate Sosial Responsbility (CSR). Yaitu para siswa tidak mampu di tingkat SMA, akan diberikan beasiswa. “Namun untuk itu, perlu adanya Perda yang mengatur CSR,” jelasnya. Jika Perda yang mengatur tersebut ada, kata dia, maka diharapkan pemungutan dan penyaluran CSR bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Ia

BMPS Siapkan... akan dijadikan bahan kejaksaan untuk tindak lanjut. “Yang pasti ini akan jadi bahan kejaksaan, dan saya yakin kejaksaan akan turun. Kalau memang tidak ada tindak lanjut dari kejati, nanti kita akan bergerak,” terangnya seraya menyebut dirinya sedang berada di Jakarta. Pria yang juga kepala SMK TI PUI ini mengatakan, pasal yang diperkarakan terkait masalah pemalsuan dokumen negara, kolusi atau suap. “Di mana salah satu buktinya adalah penambahan rombongan belajar dan masuk siang. Yang pasti kita akan terus kumpulkan data dan usut tuntas masalah ini,” tukasnya. Terpisah, Wakil Ketua Komisi C bidang Pendidikan DPRD Kota Cirebon, Andi Riyanto Lie SE, merasa geram dan tidak habis pikir dengan kisruh PPDB online. Karena itu, politisi Golkar ini menganggap proses PPDB online pasca penutupan resmi merupakan sebuah kebodohan dan ketidakjujuran. Sebagai warga negara dan penduduk Kota Cirebon, Andi

merasakan keprihatinan yang sangat terhadap proses PPDB online di Kota Cirebon. Carutmarut dan permasalahan yang tak kunjung selesai, dianggap sebagai akibat dan bukti dari ketidaksiapan dan ketidaktegasan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PPDB online tersebut. Termasuk, wali kota Cirebon, Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, dan juga anggota serta unsur pimpinan DPRD itu sendiri. Menurutnya, kisruh PPDB online dapat diatasi sebelumnya. Jika, Wali Kota Subardi SPd sebagai kepala daerah dapat tegas dalam bersikap. “Kalau sudah tegas bersikap, hal-hal seperti ini (kisruh PPDB online, red) dapat diminimalkan,” ucapnya. Di samping itu, Andi menilai terlalu banyak orang-orang yang tidak memegang komitmen terhadap pelaksanaan PPDB online ini. Sehingga, ini sudah menjadi suatu pesta yang harus dinikmati, dan membawa untung bagi oknum-oknum tertentu.

SMPN 5 Borong... siswi kelas VIII-2, peraih Juara II. Serta Ane Ramadhanti siswi IX-3, peraih Juara I. “Mereka semua itu siswa yang memang sudah kami didik untuk biasa tanding di olimpiade,” katanya. Sebab, kata dia, SMPN 5 punya wadah tersendiri untuk mempersiapkan para siswanya

berkompetisi. Dengan menggelar pelatihan khusus setiap seminggu sekali. “Tujuannya agar mereka betul-betul siap saat ada pertandingan. Sehingga juara bisa kami raih,” paparnya. Dengan prestasi yang baru diraih SMPN 5, ia berharap para siswa dapat lebih mengharumkan

PPTK Ramai-ramai... pengunduran diri,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya. Ditanya tentang alasan, Imas tidak menampik kalau ada sebagian PPTK dan PPK yang merasa trauma dengan terungkapnya kasus pemuda 1 dan pemuda 2 ini. “Tapi ada juga yang mengaku sakit, melalui surat dan yang lainnya,”

ujarnya. Meskipun dalam kondisi seperti itu, kata dia, DPUPESDM akan memberikan yang terbaik dalam setiap teknis pembangunan dan pengadaan. “Walau banyak yang mengundurkan diri, tapi kami tetap berusaha maksimal,” jelasnya. Sementara, Kepala DPUPESDM

SPDP Baru... meneliti berkas penyidikan kedua tersangka dugaan korupsi IAIN Syekh Nurjati. Kelima Jaksa tersebut, Hadiman SH, Nurlatifah SH MH, Pantja Edi Setiawan SH, Yuke Sinayangsih SH, dan Mustika Darayuanti SH. Berdasarkan surat perintah penunjukan JPU, kata dia, untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana Nomor PRINT-845/0.2.11/ Fd.1/08/2012, untuk nama tersangka Drs Nasihin MAg bin (Alm) H Rosidi. Dan Nomor PRINT-846/0.2.11/ Ft.1/08/2012 untuk nama tersangka Nana Mulyana SAg MPdI bin Idrus. “Kedua berkas sudah dibagi tim JPU-nya. Pak Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, M Salman SH, red) yang membagikannya,” beber Hadiman. Saat ini, kata dia, berkas sudah masuk ke P-16 yang berarti penyidikan dari penyidik Polresta Cirebon sudah diselesaikan. Selanjutnya, kejaksaan melalui tim JPU akan melakukan proses penelitian terhadap dua berkas tersebut. “Sedang kami proses. Pelimpahan sudah diserahkan

dari penyidik. Jaksa sudah ditunjuk kajari, SPDP sudah diserahkan kepada kami,” paparnya. Setelah ditentukan, kata Hadiman, berkas akan diteliti kembali oleh tim Jaksa itu. Tujuan penelitian berkas oleh tim JPU yang telah ditunjuk, untuk mengetahui ada atau tidak kekurangan dalam berkas penyidikan. Jika dirasa ada kekurangan, Jaksa akan melayangkan petunjuk kepada penyidik. Di mana, pentunjuk itu untuk melengkapi berkas penyidikan yang dianggap masih kurang lengkap. Namun, lanjut Hadiman, jika dalam penelitian berkas dianggap sudah cukup, maka berkas akan dinaikkan menjadi P-21 atau dinyatakan telah lengkap. Setelah berkas sudah masuk P-21, tersangka dan barang bukti akan diserahkan kepada Kejaksaan. “P-16 itu tahap satu. Sementara, P-21 itu tahap dua. Saat ini tersangka masih ditahan Polisi,” ujarnya. Praktisi hukum dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradin), Tandry Laksana SH

pun mengaku pesisimis sekolah gratis mampu diterapkan tahun depan. Sementara, Ketua Komisi C DPRD H P Yuliarso BAE mengatakan, pemerintah harus melakukan penambahan anggaran untuk peningkatan kualitas guru dan fisik pendidikan. Cara ini juga sangat membantu mewujudkan pendidikan yang berkembang dan maju. “Untuk jumlahnya bisa dirapatkan,” jelasnya kepada Radar. Ia mengatakan harus ada penambahan anggaran, agar fisik pendidikan dan kualitas guru meningkat. Pendidikan Kota Cirebon akan berkembang dan maju, “Untuk hal ini kami optimistis dan yakin bisa dilakukan,” pungkasnya. (aff)

4Dari Halaman 9 Menurutnya, proses PPDB online seharusnya menjadi awal pembentukan manusia Cirebon yang berkualitas. Namun, dalam praktiknya justru menjadi ajang pembodohan dan ketidakjujuran. Jika sudah demikian, dunia pendidikan Kota Cirebon tidak lagi memiliki arah yang jelas. Terlebih, ketika semua stakeholder yang ada dan terlibat dalam proses pembodohan ini, tidak juga mengambil sikap perbaikan pendidikan. “Masyarakat me­ merlukan pendidikan yang baik dan berkualitas. Bukan pendidikan bergengsi tapi tidak berkualitas,” ujarnya. Untuk memperbaiki ke depan, kata dia, semua pihak harus terlibat aktif di dalamnya. Baik eksekutif, legislatif, yudikatif, media massa, dan masyarakt itu sendiri. Jika tidak demikian, tidak akan mungkin carut-marut PPDB online ini dapat diselesaikan. “Ini sudah seperti sindikat mafia yang kaki-kakinya sudah menggurita. Dan ada di mana-mana,” ungkapnya mengumpamakan. (kmg/ysf)

4Dari Halaman 9 nama almamater. Terlagi, dalam waktu dekat akan ada beberapa event perlombaan yang harus diikuti para siswa SMPN 5. “Diharapkan bisa memperoleh prestasi yang lebih tinggi lagi. Karena habis lebaran ada beberapa event yang akan kami ikuti,” pungkasnya. (nda) 4Dari Halaman 9 Kota Cirebon, Dr Wahyo MPd enggan berkomentar banyak terkait PPTK dan PPK yang ramai-ramai mengundurkan diri. Dia hanya menyuruh wartawan koran ini untuk menanyakan ke masing-masing bidang. “Bisa tanyakan langsung ke bidang,” ujarnya di ruang kerjanya, singkat. (kmg)

4Dari Halaman 9 mengatakan, kasus korupsi memerlukan penanganan dan kejelian dari penyidik maupun jaksa. Sebab, para pelaku sudah menggunakan alat dan sistem yang canggih untuk melakukannya. Karena itu, korupsi termasuk ke dalam kejahatan kerah putih atau white collar crime. “Pembuktiannya memerlukan ketelitian yang lebih tinggi,” ucapnya. Di samping itu, pelaku kejahatan korupsi biasanya menggunakan jaringan dan sistem yang sudah diatur. Bahkan, untuk membayar kasusnya agar tidak dilanjutkan, sangat mungkin dilakukan. Sebab, pelaku kejahatan bukan karena membutuhkan barang tersebut seperti halnya pencurian beras 5 kg, misalnya. Namun, pelaku korupsi merasa tidak puas dengan apa yang dimiliki dan memanfaatkan jabatan dan kesempatan untuk menggasak uang negara. Padahal, kehidupan mereka sudah dianggap cukup. “Korupsi akar kerusakan negara Indonesia. Perlu langkah dan perbaikan yang revolusioner,” ujar pengagum Bung Karno ini. (ysf)

CIREBON - Wajah buruk perizinan Kota Cirebon tak berkesudahan. Kini, kembali muncul 2 minimarket yang dianggap ilegal. Satu terletak di Jl Cipto MK dan satu lagi terletak di Kesambi Dalam. Ketua BKI PKL, Suhendi mengatakan, kehadiran 2 SB Mart adalah bukti Disperindagkop UMKM dan instansi terkait tidak peduli dengan PKL. “Sekarang saja yang ilegal sudah banyak, masa sekarang bertambah lagi? Disperindag seharusnya tidak mengizinkan,” ujarnya, kemarin. Dia mendesak pada instansi terkait untuk segera menertibkan minimarket ilegal tersebut. Karena, sudah sangat jelas akan mematikan pedagang kecil, belum lagi melanggar aturan yang ada. “Kami meminta Disperindag agar segera menertibkannya. Termasuk minimarket ilegal yang terdahulu. Jangan diam saja,” tukasnya. Sementara, keberadaan dua minimarket ilegal baru itu membuat geram Ketua Komisi A DPRD Kota Cirebon, Dardjat Sudrajat. Dia mempertanyakan

foto: muhammad irfan/radar cirebon

TAK BERIZIN. SB Mart yang berada di Jl Cipto dan Kesambi diduga belum memiliki izin operasional.

kinerja Disperindagkop, karena minimarket ilegal semakin lama semakin banyak. “Herannya lagi, saat saya tanya ke lurah setempat, itu ternyata minimarket itu belum mengajukan apa pun. Kok bisa?

Ini kan aneh,” ujarnya. Maka dari itu, akan ada upaya pemanggilan terhadap Disperindag. Karena, kata politisi partai Golkar ini, harus ada kejelasan tentang

dua minimarket itu. “Sudah cukup banyak permasalahan minimarket ilegal, dan ini harus segera diselesaikan,” tukasnya mengakhiri perbincangan. (kmg)

Tetapkan Tiga Tersangka... Selain dua tersangka tersebut, kata sumber, kejaksaan juga telah menetapkan satu tersangka lain, berinisial HSH. Ketiganya, berasal dari dua pihak yang terkait dalam pengerjaan proyek Pemuda 1 dan 2. Dengan demikian, kehadiran lima saksi yang dipanggil pada Senin (6/7) kemarin, bukan untuk melengkapi berkas penyelidikan, melainkan telah memasuki tahapan penyidikan. Masih menurut sumber, penetapan tersangka

untuk ketiganya, dikarenakan ketiga orang tersebut dianggap sebagai pihak yang paling bertanggungjawab terhadap masalah ini. Sehingga, kejaksaan dirasa perlu meningkatkan statusnya menjadi tersangka. Dikonfirmasi, Kajari Cirebon M Salman SH, melalui Kasi Pidsus Hadiman SH membenarkan. Saat ini, kejaksaan sedang melakukan pendalaman guna penyidikan terhadap ketiga tersangka tersebut. Untuk itu, kejaksaan masih

memanggil beberapa pihak yang dianggap penting keterangannya seputar proyek Pemuda ini. “Iya benar. Kami telah menetapkan tiga tersangka dalam proyek Pemuda 1 dan 2,” tegas Hadiman kepada Radar, Selasa (7/8). Selain itu, berdasarkan informasi yang berkembang dan dihimpun Radar, hasil dari tim ahli telah diketahui dan sudah disampaikan kepada kejari. Menanggapi informasi tersebut, Hadiman membantahnya.

4Dari Halaman 9 Menurutnya, hingga saat ini tim penyidik Kejaksaan masih menunggu hasil dari tim ahli Polban Bandung, terhadap proyek Pemuda 1 dan 2. Baik hasil kesimpulan secara kualitas maupun kuantitas. Dijanjikan tim ahli, dalam waktu mingguminggu ini akan dikirimkan secara resmi dan utuh hasil dari uji laboratorium tim ahli. “Percayakan kepada penyidik kejaksaan. Kami bekerja sungguhsungguh,” ungkapnya. (ysf)

Mobil Pick Up... mobil. Tiba-tiba, terjadi ledakan di mobil itu. Ence menduga, ledakan yang menghanguskan mobil ber-Nopol E 8529 KV itu, bersumber dari tabung gas melon, 3 kilo yang berada di mobil. “Mengelasnya sudah selesai. Dan setahu saya tidak ada percikan api ke arah tabung gas itu,” kata Ence, di lokasi kejadian. Karena api begitu besar dan

dengan cepat melahap mobil, lanjut dia, tidak ada satu pun karyawan yang berani mendekat. Hingga 30 menit kemudian, mobil Damkar, mematikan api. “Ngeri juga takut meledak dan menyambar. Jadi menunggu pemadam kebakaran datang,” jelasnya, Selasa (7/8). Menurut Ence, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Prediksi kerugian atas kejadian

4Dari Halaman 9 itu, mencapai Rp70 juta. “Saya juga jaraknya tidak jauh dari mobil, tapi alhamdulillah nggak apa-apa. Cuma temen saya, Andi tanganya mengalami luka bakar. Sekarang sudah dibawa ke RSUD Gunung jati,” ujarnya. Ia menambahkan, gas 3 kilo memang sering bermasalah. Terlepas ada kelalaian penyimpanan dari pegawai kontraktor yang kebetulan di

simpan di mobil, dan ada gas lainnya. Pantauan Radar, tim Identifikasi Polres Cirebon Kota, langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti, termasuk tabung gas dan tabung oksigen, dibawa petugas. Polisi langsung memasang police line di seputar mobil. Beruntung lokasi mobil tersebut berada di tengah lapangan, yang jauh dari jangkauan banyak orang. (atn)

Pondasi Jl Cipto... pihak. Karena jelas kalau pelaksana itu ingin meraup untung. Dengan pengawasan dan pengendalian yang ketat, Insya Allah bisa berjalan sesuai dengan RAB,” jelasnya. Untuk pembangunan pondasi, kata dia, harus maksimal. Tidak

hanya pondasi, saat dilakukan peninjauan, begisting dan pemasangan deker dan saluran pun di cek. “Begitu di cek juga diketahui kalau begisting kurang bagus. Maka dari itu ini perlu pengawasan ekstra dan kita akan

4Dari Halaman 9 terus melakukan pengecekan,” tukasnya. Imas menjelaskan, proyek pelebaran Jl Cipto MK memakan anggaran sekitar Rp700 juta, untuk pelebaran 7,5 meter sepanjang 300 me­ ter, saluran 300 meter dan

hotmix. Sementara, Anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, Drs Priatmo Adji meminta pembongkaran yang dilakukan harus diawasi dengan baik. “Yang pasti kalau memang tidak sesuai, bongkar,” tukasnya. (kmg)

Ciptakan Lagu Hiphop... globalisasi. Tapi, kita juga tidak bisa menutup diri dengan bahasa bebasan, karena kita orang Cirebon,” beber pria yang sejak SMA suka musik hiphop ini. Untuk itu, tak ingin meng­ hilangkan jati diri sebagai warga Cirebon, ia punya inisiatif. Menciptakan lagu hiphop dengan bahasa Bebasan. Judulnya pun cukup menggambarkan kota ini, yakni “Cirebon Kota Kula”. “Akhirnya terbersit untuk buat lagu itu. Lagu inipun saya kemas jadi tiga bahasa. Bebasan, Indonesia, dan Inggris. Supaya semua kalangan bisa menikmati

dan mengerti apa makna lagu tersebut,” papar pria kelahiran Cirebon, 28 Februari 1988 ini. Bermakna tentang sejarah dan budaya kota Cirebon, Jili mengemas lagu ini seperti lagulagu hiphop pada umumnya. Sebagai Rapper, ia menyadari bahwa lagu hiphop pun dapat berisi tentang sejarah dan budaya suatu kota. “Karena lagu adalah curahan hati yang paling cepat ditangkap orang. Ketika kita bicara sejarah dan budaya Cirebon lewat lagu, Insya Allah cepat dimengerti,” sambungnya. Dengan keprihatinannya

terhadap kota Cirebon, ia membuat satu per satu lagu hiphop yang bernuansa Cirebon. Bahkan, selama perjalanannya sebagai Rapper, sudah ada sekitar 10 lagu. Tentang unek-uneknya terhadap sosial, budaya, maupun politik. “Karena aku spesialisasinya tentang lagu yang bermakna politik, sosial, dan budaya. Sebagai perwakilan isi hati masyarakat,” kata pria yang sudah menciptakan lagu Cirebon Kota Kula, Sumpah Pemuda, dan Suara Rakyat ini. Itu semua bak isi hati Jili. Sebagai warga Negara. inilah wujud Jili demo. Menyampaikan

4Dari Halaman 9 keluh kesahnya pada petinggi negeri. Lewat nyanyian yang ia tampilkan di sejumlah acaraacara besar. Lebih menyentuh hati kawula muda. “Dengan lagu yang berisi seperti ini bukan cuma bisa didenger,” katanya. Bahkan, beberapa waktu lalu, ia pernah satu panggung dengan Killafresh Crew, Crew Bboy paling terkenal di Indonesia. Dengan lagu-lagu khasnya itu, Jili bermimpi ingin jadi the next Iwan Falsnya hiphop. “Cita-cita memang seperti itu, ingin jadi Iwan Fals tapi hiphop bawakan lagunya,” ungkapnya. (*)

Radar Cirebon

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (alm). CEO: H Yanto S Utomo. General Manager: Toto Suwarto, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Iing Casdirin. Redaktur Pelaksana: Suhendrik. Redaktur: Rusdi Polpoke, Khairul Anwar, Apendi, Iim Abdurahim, Yuda Sanjaya, M Rona Anggie, Ahmad Sanusi. Liputan Kota: Abdullah, Raden Dedi Haryadi, Husain Ali, Ida Ayu Komang, Itta Fathimatul Lailiyah, Imam A Musyaffa, Sri Wahyuningsih, Atin Udhiyatin, Adinda Pratiwi. Liputan Kabupaten: Muhamad Junaedi, Nur Via Pahlawanita, Yusuf Suebudin. Indramayu: Adun Sastra (Kepala Biro), Utoyo (Karangampel), Kholil Ibrahim. Kuningan: Agus Sugiharto (Kepala Biro), Deden Rijalul Umam, Tatang Ashari, Agus Mustawan. Majalengka: Waska Eko (Kepala Biro), Almuaras, Budi Raharjo, Aziz Muhtarom, Abdul Hamid, Agus Rahmat. Subang: Komarudin. Xpresi: Mike Dwi Setiawati. Korektor: Nurhidianti Fazrin. Sekretaris Redaksi: Leni Indarti Hasyim. Pracetak: Asep Kurnia (Koordinator), Irvan Rosadi, Deni Hamzah, Supriyanto, Burhanuddin, Agung Bakti Wibowo, Abdul Rosyad, Amirul Idhaji, Heru Suroso. EDP/IT: Harry Hidayat, Andri Wiguna. Pemasaran Iklan: Eko Suprihatmoko (Manajer Jakarta), Syahbana (Manajer Cirebon), Diana Lindari, Raden Ramandi, Djajuli Purworejo, Khaerudin, Panca Setiawan, Ahmad Deden, Gusnawan, Nani Nuraeni, Dedy Supriyatna, M. Sofyan (Bandung), Yuni Khansa (Jakarta). Sirkulasi dan Pengembangan Koran: Raswidi (Manajer), Ahmad Mugni, Teddy Alvino. Keuangan dan Umum: Liana Sukmawati (Manajer), Siti Romlah, Adrawi, Zandra Devina, Ria Kristiana, Endah Purnamasari, Feny Nurcahyani, Rudi Mulya Penerbit: PT. Wahana Semesta Cirebon (PT. WSC). Manajer Group Percetakan: Tommy Sudaryono. Komisaris Utama: H. M. Alwi Hamu. Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan. Direktur Utama: Yanto S. Utomo. Direktur: H. Suparno Wonokromo. Bank: Bank Mandiri No 134.0000118231 a/n PT. Wahana Semesta Cirebon. Bank BRI Syariah No Rekening: 3116-0007-3. Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan/Tata Usaha: Jl Perjuangan No 9 Cirebon 45154 Telp (0231) 483531, 483532, Faks (0231) 483533. Addres e-mail: radarcbn@ indosat.net.id, redaksi@radarcirebon.com, iklan@radarcirebon.com, puber@radarcirebon.com. Perwakilan Iklan Jakarta: Eko Suprihatmoko, Azwir, Arif Badi Karyawan, Asih. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3, Jl. Palmerah Barat No. 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976. Perwakilan Bandung: Jl. Margahayu Barat Blok S II No. 106 Telp. (022) 7564848. Harga Langganan: Rp 69.000/bulan. Harga Eceran: Rp 3.000/eks. Tarif Iklan: Umum/Display hitam putih halaman 1 Rp 58.000/mm kolom. Umum/Display Berwarna halaman I: Rp 90.000/mm kolom, halaman 2 s.d 7, 10 s.d 23 Rp 30.000/mm kolom, halaman 12, 13 dan 24 Rp 46.000/mm kolom. Sosial/Keluarga hitam putih Rp 23.000/mm kolom. Sosial/ Keluarga berwarna Rp 32.000/mm kolom. Baris: Rp 20.000/baris(minimal 3 baris, maksimal 7 baris). Percetakan: PT. Wahana Cirebon Press Intermedia. Isi di luar tanggungjawab percetakan.

SEMUA WARTAWAN RADAR CIREBON selalu DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


Radar Cirebon Group

rabu wage, 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

HALAMAN 20

Air Tukjasi, Zam-zam Cirebon ngaji Ustad Drs Maskuri MPdI (Ketua Majelis Taklim Al Ikhlas Kab Cirebon)

RUBRIK Ngaji disajikan bagi pembaca setia Radar Cirebon yang ingin bertanya seputar Ramadan. silakan kirim pertanyaan melalui SMS ke nomor

081324329793 Tanya: Ayah saya baru saja wafat, sebelumnya beliau bertahun-tahun sudah sakit yang menyebabkan beliau tidak diperbolehkan untuk berpuasa. Apa yang harus saya lakukan? NN, +6287828600xxx Jawab: Bayarkan fidyahnya dulu dari hartanya, sebelum dibagi warisan (kalau ada). Kalau tidak ada harta waris, dibayarkan sama ahli warisnya.

TALUN – Setiap hari masyarakat berbondong-bondong mengambil air kramat Tukjasi, Desa Wanasaba Kidul Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Konon, sumber air bersejarah itu merupakan jejak peninggalan Mbah Kuwu Sangkan atau Pangeran Cakrabuana. Setelah tongkatnya ditancapkan ke tanah, menyemburlah air dan sampai sekarang masih mengalir walaupun musim kemarau. Informasi yang diperoleh Radar, air tersebut tidak pernah habis. Meskipun kemarau, sepanjang tahun terus mengucur dan mengalir sehingga bisa dinikmati warga sekitar kapanpun. Kemarin (7/8), banyak warga yang hilir mudik mengambil air tersebut menggunakan jiriken. Karena itu, masyarakat menjulukinya sebagai air zam – zamnya Cirebon. Menurut Satir (60), penjaga

situs sumber air tersebut, pada tahun 2000 an, saat itu sebelum direnovasi, warga mesti antre mengambil air, saling rebutan bahkan bertengkar. Untuk menghindari hal itu, pihaknya inisiatif membuat saluran dari pipa dan menggunakan pompa listrik, sehingga lebih efektif. “Saya di sini setiap hari berjagajaga dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore, menunggu barang kali ada yang rusak peralatanya. Untuk mendapatkan air tersebut warga bisa mengambil sendiri dengan bebas semaunya berapapun yang mereka butuhkan,” ujar Satir. Yang memanfaatkan air kramat Tukjasi, bukan hanya masyarakat dari Desa Wanasaba Kidul, tapi ada juga yang datang dari Desa Kerandon, Cirebon Girang, Kubang, dan Perumahan Cempaka Arum. Rata-rata ribuan jireken ukuran 20-30

liter yang diambil setiap harinya. Secara sukarela warga yang mengambil air, ada yang memberikan uang jasa untuk membantu beban listrik. “Saya ikhlas berjaga di sini. Saya hanya mendapat amanat dari orang tua saya, almarhum bapak Dulkarim yang dulu menjaga kebersihan kramat ini. Ia berpesan jangan dibisniskan, takut tidak barokah. Kalau melanggar, saya takut terkena petaka,” bebernya. Diakuinya, pernah didatangi pengusaha air mineral yang ada di Kecamatan Talun yang ingin membeli sumber air kramat tersebut dan sudah menawar uang milyaran rupiah, diberi mobil, bahkan diberangkatkan untuk haji. Tapi dirinya tetap menolak. Sementara itu, Maksuni (40) warga Blok Wanantara Desa Kubang, kepada Radar mengaku

merasa sulit untuk mendapatkan air di desanya karena ini merupakan musim kemarau. “Saya sering

mengambil air di sini (Tukjasi) bahkan hampir setiap hari,” ucap Maksuni.(kin)

Bermanfaat bagi Lingkungan Sekitar

Tausiyah Kang Aher Yang Menghambat Taubat Dari tulisan se­be­lumnya, kita mengetahui bahwa taubat itu dipe­rintahkan oleh Allah SWT; orang yang me­lakukannya akan men­dapatkan derajat yang tinggi, jaminan ampunan dari Allah SWT, kelapangan rezeki, dan dimasukkan oleh-Nya ke dalam surga. Selanjutnya kita pun harus mengetahui, sedikitnya ada 4 sikap yang dapat menghambat kita untuk Ahmad Heryawan Lc Gubernur Jawa Barat melakukan taubat. Pertama, meremehkan dosa. Sikap ini dapat membuat seseorang merasa aman dari murka Allah SWT. Padahal dosa kecil itu jika sudah bertumpuk, pada akhirnya tetap akan membinasakan juga. Kedua, sikap panjang angan-angan. Ali bin Abu Thalib ra berkata, “Yang paling saya takuti adalah sikap memperturutkan hawa nafsu dan panjang anganangan. Sikap memperturutkan hawa nafsu dapat menghalangi seseorang dari kebenaran, sedangkan panjang angan-angan dapat melupakan seseorang akan hari akhir.” Ketiga, sikap putus asa dari rahmat Allah. Sikap ini seringkali menghinggapi orang-orang yang telah berbuat dosa besar, kemudian syaitan menggodanya dan menanamkan rasa putus asa dari ampunan Allah SWT. Dia melarang sikap seperti ini dengan firman-Nya, “Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zuman 53) Keempat, tidak mengetahui hakikat kedurhakaan. Orang seperti ini adalah orang yang bodoh dan telah menutup diri dari hidayah Allah SWT. Allah SWT berfirman, “Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan)? Maka Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya” (QS. Fathir: 8). (*)

Foto: Solikin/Radar Cirebon

KAROMAH. Warga sedang mengantre untuk mengambil air kramat Tukjasi. Penjaga air kramat Tukjasi, Satir, sedang menunjukkan sumber air tersebut.

Foto : Abdullah/Radar Cirebon

SERAHKAN. Kepala KPP Pratama Cirebon, M Ashraf menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari 5 panti asuhan dan pondok pesantren, di Aula KPP Pratama Cirebon, Selasa (7/8).

Sisihkan Harta untuk Santuni Yatim KEJAKSAN - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon, peduli anak yatim. Untuk mengamalkan ajaran Rasulullah, kemarin (7/8), Kepala KPP Pratama Cirebon M Ashraf, menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim, bersamaan dengan buka puasa bersama. Menurut M Ashraf, ini sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan. Terlebih lagi, momentum Ramadan ini keluarga besar KPP Pratama Cirebon

menyisihkan sedikit hartanya untuk bisa berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu. “Mudah-mudahan, dengan acara ini mereka dapat ceria menyambut lebaran Idulfitri,” harapnya. Ashraf juga menuturkan, KPP Pratama Cirebon dari waktu ke waktu terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia tidak mau, untuk membayar pajak saja, masyarakat merasa sulit. Karena itu pihaknya akan membantu masyarakat yang

ingin mendapatkan pelayanan pajak. Sementara itu, dijelaskannya hingga bulan Agustus 2012 perolehan pajak sudah tercapai hingga 60 persen, dari yang ditargetkan pada tahun ini sekitar Rp700 miliar. Ia optimistis hingga akhir tahun 2012, target yang sudah ditetapkan akan tercapai. Bahkan di Kabupaten Cirebon, justru desadesa pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) sudah mencapai 92 persen. (abd/adv)

Jalin Silahturahmi dengan Relasi CIREBON - Slamet Motor Tuparev Cirebon eratkan silahturahmi, dengan kegiatan buka puasa bersama para relasi, Selasa (7/8). Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Mulai dari finance, bank, costumer, dan sebagainya. H Ahmad Ali, Head Operation Slamet Motor Tuparev mengatakan bahwa buka puasa ini menjadi suatu kegiatan rutin. Untuk mengeratkan

tali silahturahmi dengan relasi. “Supaya jalinan komunikasi di antara kita tetap jalan terus,” ujarnya ditemui Radar di sela-sela acara. Ia menyebutkan bahwa dengan buka puasa ini banyak hal yang dapat mempersatukan sesama relasi. Agar kerjasama di antara relasi tetap berjalan. Meski kegiatan ini hanya dilaksanakan satu tahun sekali. “Dengan buka puasa inilah kami bisa kumpul

CIREBON – Manajemen Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon menyadari, bahwa keberadaan rumah sakit ini ada peran sosial. Bukan hanya berorientasi untuk mendapatkan keuntungan, tapi ingin lebih bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. “Ya, sebagai bagian dari program manajemen kami ingin kegiatan di bulan Ramadan bisa bermanfaat untuk lingkungan,” ungkap Yeni Rahmawati, Humas RS Pelabuhan Cirebon di sela-sela buka puasa bersama anak yatim dan seluruh karyawan, kemarin. Dikatakannya, ada sejumlah rangkaian acara di bulan suci Ramadan ini yang diharapkan bisa meningkatkan iman dan takwa

karyawan. Di antaranya pengajian setiap Senin-Kamis setelah zuhur, pembagian zakat dalam bentuk sembako sebanyak 400 paket, serta santunan zakat karyawan ke beberapa panti asuhan. “Itu beberapa kegiatan yang juga rutin kami gelar. Selain kegiatan buka puasa bersama, tarawih berjamaah, dan tausiyah bersama Prof Dr H Abdullah Ali MA. Kami yakin bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk saling mengeratkan tali silahturahmi antar karyawan,” ujarnya. Dengan semangat Ramadan, RS Pelabuhan selalu berusaha untuk meningkatkan pelayanan. Untuk mewujudkan pelayanan yang ramah, peduli, dan bersahabat. (nda/adv)

foto: Adinda Pratiwi/Radar Cirebon

ISI TAUSIYAH. Prof Dr H Abdullah Ali MA (di podium) saat memberikan tausiyah dalam acara buka puasa bersama anak yatim di RS Pelabuhan Cirebon, kemarin.

bersama relasi. Baik itu costumer dan sebagainya,” tuturnya. Selain acara buka puasa bersama, pihaknya pun sudah mempersiapkan aneka program menarik untuk terus meningkatkan angka penjualan mobil, melalui program undian umrah. “Jadi setiap costumer yang melakukan pembelian, ada undian umrahnya. Dan program ini sudah berjalan rutin tiap tahun,” pungkasnya.(nda)

Marhaban Ya Ramadan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

�Bersihk an Hati dengan Niat Suci Melanjutkan Bakti untuk Negeri� Ir HE Herman Khaeron MSi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggota DPR RI Dapil Cirebon dan Indramayu


limpiade

Radar Cirebon Group

l

2012

rabu wage, 8 agustus 2012

21

Lopetegui Ganti Posisi Milla MADRID - Luis Milla harus membayar mahal kegagalan di Olimpiade 2012 karena posisinya di timnas Spanyol U-21 tidak dilanjutkan oleh federasi RFEF. Spanyol terhenti di fase grup dengan hanya mengumpulkan satu poin dan tidak mencetak gol sama sekali. Usai kegagalan itu, Milla menyatakan siap bertanggung jawab dan RFEF menjawabnya dengan pergantian kepelatihan. Kini, tim Spanyol U-21 akan ditangani oleh Julen Lopetegui yang naik pangkat dari tim U-19. Bersama Milla, RFEF juga tidak melanjutkan kontrak asistennya, Juan Carlos Martinez Castrejo.

Lopetegui akan mulai bertugas saat menghadapi Swiss dan Kroasia, 6 dan 10 September mendatang. Pelatih Luis Milla sendiri tidak mau mencari kambing hitam atas kegagalan Spanyol menembus fase grup Olimpiade 2012. Spanyol dipastikan tersingkir dalam perebutan medali emas Olimpiade setelah menerima dua kekalahan 1-0 secara beruntun dari Jepang dan Honduras dan hanya main imbang 0-0 di laga terakhir melawan Maroko. “Saya sangat kecewa karena saya rasa kami pantas mendapat hasil yang lebih baik. Orang yang bertanggung jawab adalah saya sendiri,” ujar Milla di situs resmi

federasi sepakbola Spanyol. Menurut Milla, dirinya dan tim pelatih harus duduk dan menganalisa hasil tersebut. Mungkin menurutnya Spanyol kurang dalam persiapan, meskipun tahun lalu melakukan persiapan yang sama menuju Kejuaraan Eropa U-21 dan mampu menjadi juara. “Fans merasa pelatih yang menjadi penyebab malapetaka ini, hasil ini merupakan kegagalan total dan saya maklum. Tapi kita harus tenang dan menganalisa ke s a l a ha n . Pe n cap a i a n terbaik Spanyol adalah meraih medali emas Olimpiade 1992 di Barcelona. (dns)

foto: paul ellis/afp

DILUAR DUGAAN. Pemain-pemain timnas U-23 Spanyol berpose sebelum laga terakhir penyisihan cabang sepak bola Olimpiade London 2012 melawan Maroko di Old Trafford in Manchester, 1 Agustus lalu. Karena gagal di Olimpiade, timnas U-23 tak lagi ditangani Luis Milla.

Final Ideal Sepak Bola Putri Pertemukan Jepang dan AS

foto: christophe simon/afp

FAVORIT. Striker Jepang Yuki Ogimi (tengah) mencetak gol ke gawang Prancis di laga semifinal cabang sepak bola putri Olimpiade London 2012 di Stadion Wembley, dini hari kemarin WIB. Jepang menargetkan menyandingkan gelar Piala Dunia dengan emas Olimpiade.

Nadeshiko Minta Penerbangan Kelas Bisnis DATANG ke London dengan menaiki pesawat kelas ekonomi, tim sepak bola putri Jepang berharap bisa pulang ke Tokyo dengan kelas bisnis. Sukses Nadeshiko -julukan Jepangmelaju ke final Olimpiade 2012, membuat mereka layak mendapatkannya. Pelatih Jepang Norio Sasaki sebelumnya sempat mengeluhkan kebijakan diskriminatif karena tim sepak bola putra berangkat ke London dengan kelas bisnis yang nyaman, sedangkan mereka harus menerima duduk di kelas ekonomi. “JFA (asosiasi sepak bola Jepang) harus melakukan sesuatu. Ketika kami datang ke

London, kami hanya menaiki pesawat ekonomi dan itu bukan masalah,” kata Sasaki, seperti dilansir Associated Press. Masalahnya, terang Sasaki, setelah permainan hebat Jepang selama Olimpiade 2012 dan berpeluang meraih emas setelah sukses menjuarai Piala Dunia Putri 2011 lalu, mereka kemungkinan tetap akan pulang dengan pesawat ekonomi. “Ketika pulang mungkin kami akan kesulitan mendapatkan kursi di kelas bisnis. Itu artinya kami harus kembali naik pesawat ekonomi. Bila Anda menyaksikan permainan kami, apakah Anda yakin akan kembali menempatkan kami di kelas

ekonomi,” kata Sasaki. Keluhan soal kebijakan diskriminatif itu memang sudah disuarakan sebelumnya oleh k apten Jepang Homare Sawa. Pemain sepak bola putri terbaik dunia FIFA tahun lalu itu menilai kebijakan JFA tidak menghargai mereka sebagai atlet putri. Komite Olimpiade Jepang memang memesan penerbangan kelas ekonomi untuk semua atlet, kecuali sejumlah atlet yang bertubuh jumbo, seperti atlet judo. Hanya, selama ini atlet tenar sering mengubah sendiri kelas penerbangan mereka. Para pemain sepak bola putra yang biasanya mendapat sokongan sponsor besar,

biasanya menggunakan lobi kepada sponsor agar terbang dengan pesawat kelas bisnis agar lebih nyaman. JFA sendiri memberangkatkan para pemain putra dengan kelas binis sejak Olimpiade 1996. Sejatinya, pada Olimpiade kali ini, pesawat yang ditumpangi para pemain sepak bola putri sudah lumayan. Mereka bukan lagi kelas ekonomi biasa, melainkan e k o n o m i premium. Kebijakan itu dilakukan karena Nadeshiko berpotensi meraih medali. (ham)

MANCHESTER - Final ideal tercipta di sepak bola putri Olimpiade 2012. Mempertemukan dua tim sepak bola putri terbaik saat ini, juara dunia Jepang melawan Amerika Serikat, tim yang selalu meraih emas dalam dua edisi Olimpiade terakhir. Bentrok antara Jepang melawan Amerika di Wembley Stadium pada 9 Agustus nanti, menjadi ulangan dari final Piala Dunia 2011 lalu. Ketika itu, Jepang mejadi juara melalui adu penalti dengan skor 3-1 setelah pada waktu normal kedua tim bermain seri 2-2. Misi balas dendam diusung Amerika setelah kegagalan di Piala Dunia lalu. “Ini akan menjadi momen membalas rasa sakit itu. Kami menyadari b etapa b erat rasanya melewati kekalahan itu. Kami merasakannya cukup lama,” jelas Carli Llyod, gelandang Amerika, seperti dikutip Reuters. Tidak mudah bagi Amerika untuk lolos ke final Olimpiade 2012. Tim asuhan Pia Sundhage itu harus melewati pertandingan yang melelahkan pada semifinal melawan Kanada. Mereka akhirnya menang 4-3 setelah melewati perpanjangan waktu. Amerika memang lebih diunggulkan, tetapi Kanada yang sebelumnya di perempat final melibas tuan rumah Inggris Raya 2-0 memberikan perlawanan sengit. Amerika tertinggal lebih dulu melalui gol Christine Sinclair di menit ke22, sebelum disamakan M e g a n

Rapinoe (54’). Lagi-lagi Amerika tertinggal melalui gol-gol Sinclair pada menit ke-67 dan 73. Mereka baru mengejar ketertinggalan melalui gol kedua Rapinone menit 70’ dan gol Abby Wambach pada menit ke-80 melalui titik penalti yang membuat laga harus dilanjut dengan perpanjangan waktu. Nah, gol penentu kemenangan Amerika sangat dramatis, karena terjadi pada menit ke-120 atau menit terakhir perpanjangan waktu. Alex Morgan menjadi penyelamat Amerika dari pertarungan di adu penalti yang penuh tekateki. “Tim ini selalu menunjukkan diri untuk menolak kekalahan dan mencoba untuk meraih kemenangan. Itulah yang spesial dari tim ini,” puji Sundhage. Dia juga puas dengan performa timnya dan permainan kedua tim yang sangat m e ng ­ hibur. “ S a y a duduk di bench dan menyaksikan laga itu. Tanpa harus

memedulikan siapa tim yang bermain, fantastis, sangat menghibur. Tetapi, ini bukan laga persahabatan, ini Olimpiade,” terangnya. Berikutnya, Sundhage har us menyiapkan pasukannya untuk m e n g h a ­d a p i r i va l b e rat nya Jepang sekaligus mengejar target meraih emas tiga edisi beruntun d i O l i m p i a d e. Sebelumnya mereka meraih emas pada dua edisi beruntun (2004 dan 2008). Total, sudah tiga emas dari sepak bola putri karena pada Olimpiade 1996 mereka juga menang. Kalau Amerika mengejar hattrick emas, maka Jepang baru kali pertama merasakan final. Sebelumnya, capaian terbaik mereka adalah semifinalis pada Olimpiade 2008. “Sejak itu, kami selalu memasang target memenangkan medali,” bilang Norio Sasaki, pelatih Jepang. Kali ini, Jepang menjadi favorit utama bersama Amerika. M e r e k a s e m a k i n dijagokan setelah mampu menyingkirkan finalis dua edisi sebelumnya Brazil pada perempat final dengan skor cukup meya­ kinkan 2-0. (ham)

Liu Xiang Terpaksa Finis dengan Satu Kaki LONDON - Mimpi buruk di Olimpiade belum menjauhi Liu Xiang. Setelah kegemilangannya di Olimpiade 2004 Athena dengan meraih emas, atlet lari gawang 110 meter putra andalan Tiongkok itu selalu mengakhiri Olimpiade dengan tragis. Pada Olimpiade 2008 Beijing, saat dia diunggulkan meraih emas di hadapan publiknya, cedera tendon achilles memaksanya keluar lintasan. Sontak, ribuan penonton Stadion Nasional Beijing, terdiam dan tidak sedikit yang menangis. Saat itu, atlet Kuba Dayron Robles yang keluar sebagai peraih emas, tetapi bagi publik Tiongkok, Liu tetaplah pahlawan. Jelang Olimpiade 2012, harapan kembali ditumpukan kepada Liu untuk mengulang suksesnya

pada 2004. Persiapannya cukup oke. Dia finis di urutan pertama pada Diamond League di Oregon, pada nomor spesialisasinya 110 meter gawang dan jadi runner-up pada World Indoor Championship di Istanbul pada nomor 60 meter gawang. Sempat menarik diri dari Diamond League di London pada 13 Juli lalu karena masalah punggung, Liu tetap diyakini mampu bersaing pada Olimpiade 2012. Ternyata, dia gagal pada babak penyisihan nomor 110 meter gawang, kemarin dini hari. Dia menjalani start cukup baik, tetapi begitu mencapai gawang pertama kakinya tersangkut dan terjatuh. Liu langsung mengerang kesakitan karena terkilir pada

pergelangan kaki kanannya. Dia mencoba bangkit tetapi tetap kesakitan. Setelah itu, dia sempat berlari keluar lintasan dan beberapa saat kemudian balik lagi. Dengan kakinya yang sakit, dia berupaya mencapai garis finis dengan satu kaki. Pada gawang terakhir sebelum finis, dia memilih menciumnya, karena tak lagi bisa melompatinya. Aksi Liu mendapat aplaus dari para penonton. Rivalnya di babak penyisihan pun menunggunya di garis finis. Setibanya di garis finis, kompetitornya asal Hungaria Balazs Baji langsung mengangkat tangan Liu seolah menunjukkan siapa pemenangnya. Setelah itu, dua pelari lainnya Andy Turner (Inggris Raya) dan Jackson Quinonez (Spanyol)

memapahnya ke kursi roda. “Dia tampak baik-baik saja sebelum lomba. Ini adalah tragedi pada salah seorang atlet terbaik dunia,” kata Aries Merritt, atlet lari gawang asal Amerika Serikat. Biarpun gagal meraih emas kali ini, tetapi pujian tetap ditujukan kepada Liu. “Ketika saya masih kecil, saya menyaksikannya memecahkan rekor di Olimpiade Athena. Dia idola saya. Saya ikut berduka. Sangat buruk baginya,” kata Baji. Tanpa Liu, rival utamanya asal Kuba Robles berpeluang kembali meraih emas seperti pada Olimpiade 2008. Memang, pada penyisihan, kecepatan terbaik dipegang Merritt yang juga sekarang memegang status nomor satu dunia, tetapi Robles diyakini bisa mengatasinya. (ham)

Klasemen Medali Sementara Negara Emas Perak Perunggu 1. Tiongkok 33 20 16 2. AS 29 15 20 3. Inggris 20 12 12 4. Korsel 11 5 6 5. Rusia 8 17 18 6. Prancis 8 9 10 7. Italia 7 6 4 8. Kazakhstan 6 0 1 9. Jerman 5 13 7 10. Belanda 5 3 5 48. Indonesia 0 1 1 *Sampai Selasa (7/8) pukul 23.00 WIB

Hasil Kemarin Dini Hari Prancis v Jepang 1-2 (Le Sommer 76/Ogimi 32, Sakaguchi 49) Kanada v Amerika Serikat 3-4 (Sinclair 22, 67, 73/Rapinoe 54, 70, Wambach 80-pen, Morgan 120)

HAT-TRICK. Pemain Amerika Serikat Megan Rapinoe berteriak usai mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Kanada. foto: getty images


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 RAMADAN 1433 H

OLIMPIADE 2012

Radar Cirebon Group

s p o r t a i n m e n t

Isinbayeva Gagal Hat-trick

OLIMPIANA

foto: YURI CORTEZ/afp

GENDUT. Atlet Tiongkok Zhou Lulu meraih medali emas di kelas 75 dengan total angkatan 333 kg.

Rekor si Anak Petani LONDON - Lifter putri Tiongkok Zhou Lulu sepertinya masih belum puas hanya membawa pulang satu medali emas. Si anak petani ini pun juga langsung memecahkan rekor dalam debut perdananya di ajang Olimpiade London 2012 ini. Rekor tersebut dia torehkan di kelas 75 kg putri. Lifter berusia 22 tahun ini mencatatkan rekornya baik untuk angkatan snatch ataupun clean and jerk. Untuk angkatan snatch, total peraih medali emas kejuaraan dunia 2011 itu mencetak angkatan 151 kg. Sedangkan untuk clean and jerk, total angkatan Zhou mencapai 187 kg. Baik dari snatch ataupun clean and jerk, keduanya mampu memecahkan rekor dunia. Jika dikalkulasikan, total angkatan Zhou kemarin adalah 333 kg. Jumlah itu hanya terpaut satu angka dengan lifter Rusia Tatiana Kashirina. Catatan fantastis itu bisa membuat ratusan pasang mata yang memadati ExCel Arena London saat itu langsung terpana. Emas Zhou mengakhiri perjuangan angkat besi Tiongkok menyamai prestasinya empat tahun lalu. Tiongkok hanya mampu membukukan lima emas dua perak, sedangkan 2008 lalu mengemas 8 emas plus satu perak. Dilansir dari Reuters, Zhou menyebut ketenangan yang menjadi penentu hasil tersebut. “Karena hanya dengan tenang itu aku bisa mengalahkan beban berat,” ujar Zhou. Tekanan untuk mendapat medali emas diakuinya sudah muncul sebelum pertarungan dimulai. Hanya, dia mengaku tidak pernah memikirkan secuil pun tekanan tersebut. “Karena yang aku pikirkan hanya bagaimana aku melangkah ke arena dan mengangkat beban. Selebihnya aku serahkan ke pelatih dan seluruh awak tim,” lanjut Zhou. Cerita hidup Zhou lebih banyak dihabiskan di sebuah kebun apel. Ya, keluarganya merupakan petani apel. Bukan hanya menikmati hasilnya, Zhou juga pernah terlibat dalam segala pengerjaan di kebun tersebut. Sekalipun dengan bobot badannya yang tentu saja cukup besar untuk bisa bekerja di kebun. “Jika ada waktu, aku selalu menyempatkan untuk datang ke kebun dan mencoba ikut bekerja di sana. Tapi, di saat aku mencoba memukul salah satu pohon apel, langsung saja banyak buah apel berjatuhan dan aku lantas menginjaknya. Nah, setelah itu orang tuaku sering menyuruhku pergi dari kebun karena dianggap merugikan,” kenang Zhou. (ren)

Bulu Tangkis Terancam LONDON - Dominasi Ti­ ongkok, skandal main sabun empat ganda putri, dan semakin rendahnya rating televisi membuat posisi bulu tangkis tidak aman di Olimpiade. Setelah Olimpiade 2016, posisi bulu tangkis akan dievaluasi. Artinya, belum tentu bulu tangkis akan ikut ambil bagian pada Olimpiade 2020. Komite Olimpiade Internasional (IOC) memang akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan bulu tangkis paska Olimpiade London 2012. Nyatanya, memang ada ketakutan bahwa olahraga asal Inggris ini akan dihapus sejak ikut pertama di Olimpiade Barcelona 1992. Namun Sekretaris Jenderal Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) Stuart Borrie menjamin bahwa bulu tangkis akan aman. Dia mengatakan ada 33 poin yang bakal menjadi bahan evaluasi bagi IOC. Salah satu yang paling menjadi poin penting adalah sejauh mana bulu tangkis bisa menarik minat penonton televisi. “Memang dari semua item, kami sangat butuh untuk meningkatkan konsumsi televisi secara luas. Juga pada liputan media,” ucap Borrie kepada AFP. “Kami harus membuat bulu tangkis sebagai olahraga yang atraktif. Harus ada bintang besar dan pahlawan yang lahir dari sana,” imbuhnya. Borrie selalu menegaskan bahwa bulu tangkis adalah olahraga yang sangat fantastis. Bahkan Presiden IOC Jacques Rogge sangat terkesan dengan skill pemain dan kecepatan setiap game. Borrie menambahkan, rating bulu tangkis terus mengalami peningkatan. Pada Olimpiade 2000 di Sydney bulu tangkis hanya menempati posisi 24. Sedangkan pada Olimpiade Athena 2004, bulu tangkis meningkat ke posisi 14. Saat itu BWF memang sedang meningkatkan popularitas di luar Asia dan Eropa. Membidik pasar Amerika dan Afrika sangat mendesak dilakukan. “Sekarang ada 16 pemain dari Amerika Latin, dan ini sebuah kemajuan yang sangat pesat,” ungkapnya. (nur)

22

LONDON - Yelena Isinbayeva berusaha tetap tegar. Atlet asal Rusia tersebut melempar senyum dan melambaikan tangannya saat gagal melompati hadangan setinggi 4,75 meter pada percobaan ketiga dalam nomor lompat galah kemarin (7/8) di Olympic Stadium. Seperti diberitakan Reuters kemarin, kegagalan Isinbayeva menaklukkan hadangan itu membuatnya hanya meraih medali perunggu dengan catatan lompatan tertinggi 4,70 meter. Sedangkan atlet lompat galah AS, Jennifer Suhr menjadi yang terbaik dengan total lompatan 4,75 meter. Perak jatuh ke tangan Yarisley Silva asal Kuba. “Hasil ini sungguh tak bisa dipercaya. Banyak pelompat yang di awal kualifikasi gagal karena cuaca yang buruk ini. Semua mengeluh kedinginan. Saya tahu hasilnya memang tak sesuai yang saya harapkan. Butuh lebih dari skill dan berharap banyak keberuntungan. Jadi hari ini (kemarin, Red) saya tak beruntung,” ujar Isinbayeva. Mungkin Isinbayeva memang sedang menghibur diri dengan kegagalannya tersebut. Sebagai peraih medali emas di nomor lompat galah di dua edisi Olimpiade sebelumnya, 2004 dan 2008, Isinbayeva terlihat berambisi hat-trick medali emas di nomor spesialisasinya itu. Tanda-tanda Isinbayeva bakal gagal mempertahankan medali emas terlihat sejak lompatan pertamanya. Juara dunia lompat galah itu tak mampu melalui lompatan perdananya setinggi 4,55 meter. Isinbayeva pun lantas menaikkan halangannya menjadi 4,65 meter. Kali ini, Isinbayeva berhasil. Sayangnya, di lompatan setinggi

foto: ADRIAN DENNIS/afp

MELENGKUNG. Yelena Isinbayeva berhasil melewati rintangan setinggi 4,65 meter pada percobaan kedua final lompat galah Olimpiade London 2012 di Olimpyc Stadium. Isinbayeva hanya mampu meraih medali perunggu.

4,75 meter, paha Isinbayeva terekam mengenai kayu halang rintang. “Bagi saya, perunggu ini bermakna emas. Seolah-olah, medali ini berkata kepada saya agar tak berhenti usai London ini. Masih banyak yang harus dikejar,” ucap atlet terbaik tiga kali versi Federasi Atletik Internasional (IAAF) itu. Kondisi Isinbayeva menjelang multi even empat tahunan terakbar

sejagad ini memang kurang bagus. Pada bulan Mei lalu, otot paha kanan Isinbayeva sempat robek dalam latihan. Tak heran, di Olimpiade ini performanya jauh menurun. Nah, persaingan Suhr dan Silva dalam memperebutkan dua posisi teratas terbilang seru. Sukses melompati halangan setinggi 4,75 meter, Suhr gagal di lompatan 4,80 meter. Jantung Suhr sempat

dag dig dug saat Silva menjajal lompatan 4,80 meter. Hal itu tak lepas keduanya sama-sama berhasil melompati hadangan 4,75. Teriakan Suhr pecah begitu Silva tak mampu melewati hadangan itu. Meski sama-sama berhasil melompati hadangan 4,75 meter, namun Silva tak sanggup melompat hadangan awal setinggi 4,45 meter. “Untuk menjadi yang terbaik di lapangan membutuhkan

kerja keras dan perjuangan luar biasa. Melihat apa yang saya capai sekarang, ini adalah momen spesial dalam hidupku,” ucap Suhr dengan berapi-api. Rasanya pantas kalau Suhr terlihat sangat emosional karena bisa menaklukkan Isinbayeva. Rupanya, empat tahun lalu di Olimpiade Beijing, atlet perempuan berusia 30 tahun itu hanya memperoleh perak di belakang Isinbayeva. (dra)


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 RAMADAN 1433 H

LIGA INDONESIA

Radar Cirebon Group

s p o r t a i n m e n t

SEPAK POJOK

Tertantang Melatih Maung Bandung

PSSI dan Klub Cari Investor JAKARTA - PSSI Djohar Arifin memastikan kompetisi sepak bola pada musim depan akan dimulai pada Januari 2013 mendatang. Sebelum diputar, pihaknya akan berusaha mencarikan investor untuk klub-klub profesional yang akan berlaga di kompetisi kasta tertinggi. “Berkaca pada musim lalu banyak klub IPL (Indonesia Premier League) yang kesulitan finansial. Kami akan carikan investor untuk solusi klub,” ujarnya saat ditemui di kantornya, kemarin (7/8) Pada musim lalu, beberapa klub IPL dilanda krisis keuangan yang parah. Bontang FC, Persema Malang, PSMS Medan dan klub lainnya bahkan sampai ada yang menunggak gaji pemain sampai berbulan-bulan. Belum lagi klub yang ada di kompetisi Divisi Utama, begitu parahnya sampai-sampai ada pemain asing yang mengemis karena klubnya tak sanggup lagi membayar gaji. Djohar berjanji realita itu tak akan terulang musim depan. Saat ini, pihaknya telah mengajukan sejumlah tawaran untuk investor yang berasal dari dalam dan luar negeri. “Kami sudah punya jaringan sekarang. Kami berharap investor itu mau menanamkan dananya untuk sepak bola,” terang lelaki bergelar profesor tersebut. Karena itu, PSSI sedang menyiapkan informasi kepada para investor terkait klub-klub dan prospek menanamkan modal di Indonesia. Djohar menyebut investor mulai tertarik, salah satunya dari Australia, karena mereka melihat Indonesia sebagai pasar yang bagus. “Kami selalu katakan, Indonesia The Big Market The Best Market in the future market. Inilah teman-teman dari eropa mau datang ke sini. Ini karena ada kejelasan jaminan dari kami,” tutur Djohar. Masalah finansial yang melilit klub-klub dibawah naungan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), sebelumnya menurut CEO LPIS Widjadjanto karena pengeluaran klub yang besar. Bukan hanya dari sisi gaji, melainkan juga akomodasi dan transportasi yang kurang dihemat dan diperhitungkan dengan baik. Untuk itu, Djohar meminta agar klub membicarakan masalah gaji dengan matang pada musim depan. Dia tidak ingin klub kedodoran dan kembali terlilit masalah finansial. Di sisi lain, Djohar ingin pemain tetap mendapatkan bonus kemenangan maupun bonus individu lainnya. “Dengan begitu pemain tetap mendapat kesempatan meraup penghasilan yang besar. Tidak hanya dari kontrak,” papar Djohar. (aam)

foto: radar bojonegoro

TUNGGAKAN. Bontang FC (kanan) saat melawan Persibo. Bontang FC, satu dari beberapa klub yang kesulitan finansial.

23

BANDUNG - Asisten pelatih Pe­lita Jaya Karawang yang juga menjadi salah satu kandidat kuat pelatih kepala Persib, Jajang Nurjaman, mengaku bersyukur menjadi salah satu calon pelatih Maung Bandung. Menurutnya, ini sebuah kehormatan bagi dirinya jika dipercaya menjadi bagian dari kandidat pelatih. “Alhamdulillah, bersyukur jadi kandidat calon pelatih. Suatu kehormatan bagi saya. Kalau itu terjadi Insya Allah saya siap. Sebab menjadi pelatih Persib merupakan tantangan menjadi pelatih besar,” ujarnya saat ditemui usai melakukan pertandingan kompetisi Liga Ngabuburit II di Stadion Persib. Disinggung mengenai kontraknya bersama Pelita Jaya, Jajang mengaku bulan Agustus ini kontraknya sudah habis. Jika Pelita Jaya akan memperpanjang kontraknya, ia akan tetap memprioritaskan Persib sebagai tujuan utamanya meniti karir kepelatihan. “Hubungan dengan Pelita Jaya baik dan tidak ada masalah, kalau saya punya rencana lain saya akan ngobrol dengan manajemen. Kalau harus memilih antara

Persib dan Pelita, saya ingin memprioritaskan Persib. Siapa yang tidak mau melatih Persib, apalagi saya sangat cinta dan sangat ingin menyumbangkan tenaga dan pikiran buat Persib,” tuturnya. Lebih jauh Jajang mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi bagian dari Persib, ia pun memiliki pikiran yang sama dengan manajemen Persib yang tidak ingin terlalu banyak melakukan perombakan pemain di musim depan. “Perombakanbesar-besarantidak bagus juga. Harusnya memang tim harus kompak. Tim pelatih manajemen harus cocok. Jangan sampaiketidakcocokanterjadi.TapiItu punkalauseandainyajadi,”katanya. Ditanya terkait program awal yang akan dilakukan jika seandainya terpilih menjabat sebagai pelatih kepala Persib, Jajang enggan berkomentar terlalu jauh. “Komunikasi kita sudah, tapi kalau masalah itu saya belum mau bicara karena masih kandidat. Artinya masih ada calon lainnya yang kemungkinan bisa menjadi pelatih. Tapi kalau materi pemain musim ini cukup bagus, hanya perlu perombakan di pemain asingnya saja,” tandasnya. (asp)

foto: getty images

GAGAL GO PUBLIC. Striker timnas Indonesia Titus Bonai (kanan) duduk bersama dua pemain BEC Tero Thailand. Titus Bonai gagal bergabung karena kesalahan administrasi.

Jadi Korban Regulasi PSSI-LPIS Saling Lempar Soal Titus Bonai JAKARTA - Bola panas menge­nai kasus Titus Bonai terus ber­gulir. PSSI maupun PT LPIS sa­ling melempar tanggung jawab so­al siapa yang bersalah. Induk or­ganisasi sepak bola tertinggi itu menyebut masalah ini menjadi tanggungan PT LPIS sebagai regulator liga. “Silakan tanya kepada Pak Widja (CEO PT LPIS Widjajanto, Red) se­bagai orang yang paling pas menjawab soal ini. Beliau yang tahu pasti karena ini menyangkut liga. Bukan kapasitas saya untuk membeberkan masalah ini,” kata ketua PSSI Dhohar Arifin kemarin (7/8). Ketika coba dikonfirmasi Ja­ wa Pos (Grup Radar Cirebon)

kemarin di kantornya, CEO PT LPIS Widjajanto menyatakan masih mengumpulkan bukti terkait keterlibatan Llano Mahardika, staf departemen kompetisi PT LPIS. Widja menegaskan bakal memberikan sanksi jika ada anak buahnya yang melanggar aturan di LPIS. “Kami masih terus mencari buk­ti yang ada. Jangan sampai nan­ti ini menjadi fitnah atau se­ kedar pencemaran nama ba­ik. Kalau terbukti LPIS akan jatuh­kan hukuman kepada yang ber­sang­ kutan,” ucap pria asal Surabaya itu. Kasus pencatutan nama Persebaya Surabaya sebagai klub yang memberi rekomendasi kepada Tibo agar bisa bermain di klub Thailand ini memang cukup ruwet. Dalam surat rekomendasi itu, Tibo dinyatakan sebagai pemain Persebaya. Anehnya manajemen Persebaya tak

tahu menahu dan tak merasa mengeluarkan surat itu. Widja lantas menuturkan bahwa sejak awal liga bergulir, pihaknya telah membuat regulasi tidak ada staf LPIS yang boleh bertindak selaku agen pemain atau pelatih. Jika terbukti bertindak di luar kepatutan tersebut, sanksi disiplin bakal diberikan. Di sisi lain, Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Cholid Goromah telah meminta Direktur Utama PT Pengelola Persebaya (PP) Dityo Pramono mengambil langkah serius soal kasus Tibo ini. Pasalnya hal itu terkait nama baik Persebaya. “Bukan lantaran mau gagahgagahan. Namun dengan pe­ngu­ sutan kasus ini dengan serius bisa memberikan efek jera kepada oknum yang mencatut nama Persebaya. Ini bukan perkara mudah,” tutur Cholid. (dra/aam)

foto: karawang ekspres

DIALOG. Jajang Nurjaman berbincang dengan striker asing Pelita Jaya Karawang asal Malaysia Safee Sali.


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

TOTAL FOOTBALL

Radar Cirebon Group

s p o r t a i n m e n t

Sang Kapten di Kamp Jerman

AGENDA

Friendly Match

Kamis, 9 Agustus 2012 Real Madrid v AC Milan (Siaran langsung RCTI pukul 07.00 WIB) Minggu, 12 Agustus 2012 Real Madrid v Celtic (Siaran langsung RCTI pukul 00.30 WIB)

Piala Super Italia

Sabtu, 11 Agustus 2012 Juventus v Napoli (Siaran langsung ANTV pukul 18.50 WIB)

Community Shield

Minggu, 12 Agustus 2012 Man City v Chelsea (Siaran langsung MNCTV pukul 19.30 WIB)

Piala Super Jerman

Senin, 13 Agustus 2012 Borussia Dortmund v Bayern Munchen (Siaran langsung Indosiar pukul 01.00 WIB)

fOTO: getty images

TERMAHAL. Santi Cazorla (kiri) saat berlaga di Piala Eropa 2012 melawan timnas Inggris. Cazorla direkrut Arsenal sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan Robin van Persie.

Demi Pertahankan RVP Santi Cazorla Jadi Pembelian Termahal Arsenal

fOTO: Frederic J. BROWN/ AFP

BIMBANG. Gelandang Real Madrid Kaka (kanan) berusaha lepas dari kawalan pemain LA Galaxy Sean Franklin dalam laga World Football Challenge di Carson, California, 2 Agustus lalu.

Tak Semua Suka Kaka MILAN - Mantan pelatih AC Milan Cesare Maldini mengakui tidak semua orang akan gembira apabila Kaka kembali ke San Siro. Seperti yang diketahui, saat ini skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut sedang berupaya untuk merekrut kembali gelandang asal Brazil tersebut. “Kaka masih muda dan masih dapat bermain dengan baik. Tentu saja, tidak semua orang akan gembira setelah melihat bagaimana dia pergi. Dia pernah mengatakan bahwa dia tidak akan meninggalkan Milan,” ujar Maldini kepada TMW. Maldini mengatakan bahwa saat ini Kaka berada dalam kesulitan, seperti Milan. Karena itulah Kaka mungkin akan kembali. Tetapi dari apa yang Maldini dengar, masalah terbesarnya adalah gaji yang dimilikinya di Real Madrid. Milan sudah menegaskan tidak dapat menyanggupinya. “Klub telah menetapkan batas atas gaji pemain. Mereka tidak akan pernah memberi Kaka gaji yang sama seperti yang dia terima di Spanyol,” lanjut Maldini. Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri sendiri mengakui dirinya telah mempersiapkan peran berbeda kepada Kaka, jika jadi kembali ke skuad Rossoneri, julukan AC Milan. “Menjual Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic ber­ arti kami harus mengubah gaya permainan kami. Jika kami berhasil mendapatkan Kaka, saya akan me­ ma­i n­k an dirinya di depan barisan pertahanan,” ung­kap Allegri kepada Gazzetta dello Sport. Sementara pelatih Jose Mourinho berpendapat, ramainya rumor mengenai masa depan Kaka yang tersiar ke permukaan belakangan ini bisa membuat playmaker Real Madrid ini tidak dapat berkonsentrasi, yang nantinya hal ini justru akan semakin membuat penampilannya merosot. Sepanjang bursa transfer musim panas, di mana saat ini Los Blancos –julukan Real Madrid- tengah melakukan tur pramusim di Amerika Serikat, nama Kaka tak henti-hentinya didengung-dengungkan dengan AC Milan. “Kaka tengah menderita, sebab dia tidak tahu apakah dia bisa menjadi pahlawan seperti sedianya, ada kekhawatiran jika dia bakal gagal,” ucap Mourinho seperti dikutip Tribalfootball. “Pikirannya kini tidak akan fokus sampai 31 Agustus mendatang. Dia memang seorang yang profesional, namun hal itu tidak akan membantu saat segala pikiran memasuki tahap yang kompleks,” tambah sang pelatih. (ham)

24

LONDON - Santi Cazorla menyusul Lukas Podolski dan Oliver Giroud dalam deretan pemain baru Arsenal musim ini. Ketiganya termasuk pemain dengan reputasi bagus dan berharga mahal. Semua itu demi sang kapten, Robin van Persie. Tidak ada lagi kebijakan pembelian pemain muda di Arsenal musim ini. Bukan karena pelatih Arsenal Arsene Wenger mulai kehilangan “indera keenamnya”, atau karena sederet bintang muda yang beredar di bursa transfer lebih dulu dicaplok rival Arsenal di Premier League seperti Chelsea, Manchester United, maupun Liverpool. Perubahan kebijakan itu sebenarnya sudah berlangsung musim lalu. Ketika Cesc Fabregas, Samir Nasri, dan Gael Clichy boyongan dari Emirates, Arsenal baru tersadar. Ketiga pemain itu kehilangan kesabaran karena The Gunners -sebutan Arsenal- berubah menjadi skuad yang kurang kompetitif dan berusaha mengakhiri paceklik gelar sejak Piala FA 2005. Di musim ini, Robin van Persie mem­ bang­kitkan kasus Fabregas cs musim lalu. Alasan ingin meraih gelar memang terkesan klise. Tapi, RVP -sebutan Van Persie- juga memiliki alasan bagus lainnya. Yakni, kontrak yang tinggal setahun lagi dan Arsenal tidak mampu meyakinkan striker internasional Belanda itu untuk tetap bertahan serta

Pembelian Termahal Arsenal Pemain

Klub Asal

Tahun

Fee (Juta Pounds)

Santi Cazorla Andrey Arshavin Sylvain Wiltord Alexander Hleb Oliver Giroud

Malaga Zenit Bordeaux VfB Stuttgart Montpellier

2012 2009 2000 2005 2012

16,5 (Rp242,9 miliar) 15 (Rp220,8 miliar) 13 (Rp191,3 miliar) 13 (Rp191,3 miliar) 12,8 (Rp128,4 miliar)

memperpanjang kontrak. Ancaman hengkang Van Persie pun membuat Arsenal kelabakan. Banyak yang menyebut Arsenal musim lalu adalah one man team alias RVP Show. Itu juga dibuktikan dengan capaian pemain 29 tahun itu sebagai top scorer Premier League (30 gol). Padahal, Arsenal sudah berbenah dengan mendatangkan striker internasional Jerman Lukas Podolski. Arsenal bahkan sudah meresmikan transfer 11 juta pounds (Rp161,9 miliar) Podolski dari FC Koln sebelum musim lalu berakhir. Di sela Euro 2012, Arsenal juga sukses menuntaskan transfer top scorer Ligue 1 musim lalu asal Montpellier, Olivier Giroud, dengan 12,8 juta pounds (Rp128,4 miliar). Tidak berhenti sampai di situ. Arsenal merogoh kocek terdalam dalam sejarah klub untuk mengakuisisi Santi Cazorla dari Malaga. Banderol pemain yang ikut mengantarkan Spanyol meraih Euro 2008 dan 2012 itu adalah 16,5 juta pounds (Rp242,9 miliar). Fee Cazorla mengalahkan pembelian Andrey Arshavin dari Zenit St. Petersburg tiga tahun lalu. Cazorla kabarnya hanya dijadikan

alat oleh Arsenal untuk membuat Van Persie bertahan. “Santi Cazorla adalah pemain versatile (serbabisa). Dia bisa beroperasi sama baiknya di sisi maupun sentral lapangan. Dia juga pemain yang sangat berpengalaman baik di level klub maupun internasional yang dibutuhkan tim kami,” kelit Wenger di situs resmi klub. Dari sisi Cazorla, keputusannya bergabung dengan Arsenal hanya jalan keluar lepas dari krisis finansial yang membelit Malaga. Padahal, pemilik 48 caps itu baru bergabung musim lalu atau setelah meninggalkan Villarreal yang juga bermasalah dengan neraca keuangan klub. “Saya berbicara dengan Robert Pires yang saya kenal ketika kami bermain di Villarreal dan Cesc Fabregas sebelum dan mereka mengatakan saya akan bahagia berada di sini,” kata Cazorla. Cazorla bisa jadi bukan buruan terakhir Arsenal musim ini. Sebab, Wenger dikabarkan tertarik dengan dengan gelandang Real Madrid Nuri Sahin yang mendapat lampu hijau meninggalkan Santiago Bernabeu. Jika sudah begitu, masihkah Van Persie ingin hengkang dari Arsenal? (dns)

SANTI Cazorla sudah memulai aktivitasnya bersama Arsenal kemarin. Cazorla ikut serta dalam pemusatan latihan (kamp) Arsenal di Hennef, Jerman. Pelatih The Gunners -sebutan Arsenal- Arsene Wenger membawa skuad lengkap dalam kamp di kota yang berjarak 15 km dari Bonn tersebut. Selain Cazorla, juga ada dua penggawa baru lainnya, Lukas Podolski dan Olivier Giroud. Yang berhalangan adalah Aaron Ramsey yang masih berlibur usai membela timnas Inggris Raya di Olimpiade London 2012 serta Tomas Rosicky yang cedera. Sedangkan pemain yang dikaitkan dengan bursa transfer musim panas ini juga tidak ikut serta. Ketiganya adalah Nicklas Bendtner, Marouane Chamakh, dan Sebastian Squillaci. Sedangkan Andrey Arshavin yang didekati klub Turki Galatasaray juga terlihat di kamp. Tapi, yang menarik, tentu saja, keberadaan Robin van Persie. Hadirnya sang kapten memunculkan spekulasi baru apabila sang kapten bakal mengurungkan niatnya meninggalkan Arsenal. Apalagi kamp Jerman merupakan pramusim terakhir The Gunners sebelum mengawali kickoff Premier League kontra Sunderland (18/8). Meski begitu, belum ada kepastian mengenai status pemain yang tengah dikaitkan dengan Manchester United dan Juventus tersebut. “Setiap pemain yang berada di sini berarti bagian dari skuad. Tapi, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” kata kiper utama Arsenal Wojciech Szczesny seperti dilansir Gazeta Wyborcza. Szczesny mengatakan akan menjadi ke­ke­ ce­waan se­kaligus kerugian besar bagi Ar­se­­ nal seandainya Van Persie pergi. Tapi, kiper 22 tahun itu juga me­­yakini Arsenal ba­kal tetap kom­­petitif sekalipun ke­hilangan sang kapten. “Sejauh ini, dia ma­sih pe­ main Arsenal dan se­mua pe­main akan men­­du­kung se­tiap lang­ kahnya,” jelas kiper nomor satu Polandia di Euro 2012 ter­se­but. (dns)

LATIHAN. Robin van Persie terlihat mengikuti kamp latihan Arsenal di Hennef, Jerman. fOTO: getty images

Hebat di Timnas, Jeblok di Klub LONDON - Giovani dos Santos merupakan andalan tim sepak bola putra Meksiko dalam be­ berapa tahun terakhir. Bukan hanya pada Olimpiade 2012. Pada Piala Emas Concacaf, dia membantu Meksiko juara pada 2009 dan 2011. Pada 2009, ketika masih berusia 20 tahun, dia dipilih sebagai pe­ mai­n terbaik. Perannya sangat sig­nifikan di lini depan Meksiko. Dia menjadi sosok yang tak ter­ gantikan. Sayang sekali di level klub, dia tidak seberuntung itu. Pindah dari Barcelona ke To­ tten­ham Hotspur pada 2008 dengan harapan mendapatkan kesempatan bermain lebih, ternyata Giovani malah jarang dapat tempat. Dia malah lebih sering dipinjamkan. Pada 2009 dipinjamkan ke Ipswich Town, pa­ da 2010 ke Galatasaray, dan pada

2011 ke Racing Santander. Selama Spurs -julukan To­tten­ ham- ditangani Harry Redknapp, Gio­vani sulit sekali menembus tim utama. Sekarang rezim telah ber­ganti, Redknapp dipecat dan digantikan dengan Andre VillasBoas, Giovani berharap dapat kesempatan. “Saya harap punya kesempatan untuk berbicara dengannya dan mengetahui apa yang dia inginkan. Yang saya inginkan hanyalah kesempatan bermain yang lebih banyak,” bilang Giovani, seperti dilansir Goal. Ketika ditanyakan mengapa dia bermain hebat untuk Mek­siko dan di level klub jeblok, Gio­ vani menjelaskan itu hanya soal kesempatan bermain. “Di Meksiko saya mendapatkan kepercayaan penuh dan kesempatan yang sangat banyak,” katanya.

Pelatih Meksiko Luis Tena juga mendukung apa yang dikatakan Giovani. Menurutnya, anak asu­hannya itu hanya butuh kepercayaan untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. “Dia memiliki kualitas yang sangat hebat,” kata Tena. “Karirnya akan hebat bila dia mendapatkan kesempatan yang layak untuk membuktikan dirinya. Selama ini dia sukses melakukannya bersama Meksiko, jadi tidak ada alasan dia tidak bisa melakukannya bersama klubnya,” lanjut Tena. Giovani bukan hanya andalan di tim Meksiko U-23, di level se­­nior juga dia menjadi tum­ pu­an. Ter­hitung, hingga sa­at ini jebolan La Masia itu te­lah mencatatkan 59 caps ber­sama timnas senior dan me­nyum­ bangkan lima gol. (ham)

fOTO: GLYN KIRK/ AFP

LABIL. Giovani Dos Santos (kiri) dihadang bek Swiss Timm Klose dalam laga Olimpiade London 2012 di Millennium Cardiff, Wales. DICARI 6 Karyawati Toko SLTP/SLTA/MA 18-23 single, jujur, tanggung jawab, berjilbab, menginap. Lamaran ke: Toko Putra Fatahillah 2 Jl. Perjuangan depan Pasca Sarjana IAIN Cirebon


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

Radar Cirebon Group

25

Terkenang

Bom Cirebon Agak Panik, Tangani Pasien Secepatnya

Ikutan Buka Usaha Franchise ADA daya tarik tersendiri bagi dr Nurjaty (44) untuk berbisnis. Selain melihat peluang yang ada, rupanya tren franchise membuatnya latah untuk ikut gabung didalamnya. “Ya, selain jadi dokter, saya juga ada usaha kuliner,” ujar pemilik outlet Red Crispy Jl Tentara Pelajar Kota BIODATA Cirebon. Usaha franchise ini baru berjalan akhir Nama : Nurjaty tahun 2011 silam. Saat TTL : Cirebon, itu, Nurjaty merasa 23 Juli 1968 tertarik untuk berbisnis. Alamat : Jl Pancuran Lantaran sebagian besar No 60 Kota anggota keluarga berasal Cirebon dari profesi pebisnis. Riwayat Pendidikan: “Mungkin nurun dari * SDN Silih Asuh II keluarga juga. Akhirnya Kota Cirebon saya coba,” kata SMAN * SMPN 3 Kota Cirebon * SMAN 1 Kota Cirebon 1 Kota Cirebon. * Fakultas Kedokteran Memilih kuliner ayam Unpad Bandung goreng, Nurjaty punya Pekerjaan : alasan. Ia melihat ada * Kepala Instalasi Rawat Inap yang menarik dalam Rumah Sakit Pelabuhan bisnis ini. Selain ia harus Cirebon tahu cara pengolahannya, * Kepala Instalasi Penunjang Nurjaty pun berusaha Medis Rumah Sakit untuk menyajikan ayam Pelabuhan Cirebon tak berlemak. Tentunya * Owner Franchise Red ini aman bagi mereka Crispy Jl Tentara Pelajar penderita kolesterol. * Bidang Kesehatan DKM “Dari segi pengolahan At-Taqwa kami buat yang besar. Minimalisir lemak. Jadi tidak ada lemak, darah, maupun lendir. Sehingga saya mau coba untuk buat ayam goreng tapi sehat,” paparnya. Banyak belajar dari buku dan sesama pebisnis, Nurjaty optimis dapat terus membangun usaha lainnya. “Masih belajar dan terus belajar untuk gali pengetahuan,” tukas warga Jl Pancuran No 60 Kota Cirebon. (nda)

JADI dokter itu gampanggampang susah. Ini diakui dr Nurjaty (44), dokter umum yang mengaku pernah menemui beberapa kejadian berkesan. Pengalaman yang ada menambah deretan perjalanannya di bidang kesehatan. Seperti saat kejadian bom di Mapolres Cirebon Kota, 15 April 2011 silam. “Itu pengalaman yang luar biasa, Mba. Subhanallah sekali,” katanya kepada Radar, kemarin. Ia mengenang saat itu tengah dinas di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Kondisi sedang sepi, karena dokter lain tengah menunaikan ibadah salat Jum’at. Nurjaty ingat, kala itu seorang diri. Tiba-tiba, banyak korban bom berdatangan. “Kaget. Tibatiba banyak pasien yang datang,”

ujar perempuan kelahiran Cirebon, 23 Juli 1968 itu, di ruang kerja. Meski agak panik, Nurjaty berusaha menangani korban dengan tenang. Ia pun lang­ sung berkoordinasi dengan tim medis lain. Termasuk de­ngan tim penanggulangan bencana. “Mendadak sibuk. Situasi rumah sakit ramai. Tapi, Alhamdulillah bisa di­ atasi setelah semua di­koor­ dinasikan,” tuturnya. Mengalami pengalaman se­ macam itu, bagi Nurjaty hal yang cukup menantang. Ia harus berusaha keras menangani pasien segera mungkin. “Kalau sudah menghadapi kondisi genting seperti itu, langsung penanganan pertama. Cepat, dan sigap. Karena bagaimanapun, pasien ingin yang terbaik dari tim medis,” papar alumni Fakultas Kedokteran Unpad Bandung. (nda) Foto-foto: Muhammad irfan/radar Cirebon

SIGAP. Banyak kejadian pena­nga­nan medis menambah penga­la­man dr Nurjaty (44), untuk selalu memberikan yang terbaik pada pasien.


rabu wage 8 agustus 2012 / 19 ramadan 1433 H

selebritis

Radar Cirebon Group

i n f o t a i n m e n t

Bantah Upload Foto Mirip Luna Maya Tak ingin lama-lama berpolemik, Tyas Mirasih, akhirnya mengomentari beredarnya foto mirip Luna Maya yang sedang teler. Tyas Mirasih dibawa-bawa dalam persoalan ini karena foto mirip Luna Maya itu diunggah melalui twitter @Tyasmirasih. Melalui manajernya, Robby, Tyas membantah telah mengupload foto tersebut. Sebab sejak Juli kemarin akun tersebut tak lagi dipakai. ”Sejak akhir Juli kemarin, Tyas tidak lagi memakai akun itu. Dia sempat kaget karena disebut-sebut sebagai penyebar foto perempuan mirip Luna itu. Akun itu di-hack orang,” kata Robby di Jakarta. Awal Agustus lalu, Tyas membuat akun baru. Tapi saat akan memfollow teman-temannya, Twitter-nya di hack lagi. ”Makanya sampai sekarang belum aktif lagi pakai Twitter. Saya tegaskan, yang mengunggah foto itu bukan Tyas ya. Dia nggak tahu apa-apa soal foto itu, sampai tiba-tiba ramai jadi berita,” jelasnya. (abu/jpnn)

>> Tyas Mirasih

26

>> Project Pop

Project Pop Rilis Single Religi Grup vokal yang sering mem­ba­ wakan lagu secara komedi, Project Pop, mencoba untuk tetap eksis. Di bulan Ramadan ini, grup vokal asal Bandung tersebut ikut merilis lagu religi berjuduk ”Sahur-sahur”. Selama karir mereka, lagu ”Sahursahur” ini merupakan yang lagu religi

pertama Project Pop. Uniknya, lagu ini justru diciptakan Yossi, personel Project Pop yang non muslim. ”Yang membuat lagunya justru Yossi, yang enggak berpuasa,” kata Udjo, personel Project Pop saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta, Selasa (7/8). Project Pop yang sudah tak lagi

bergabung dalam label besar harus bersusah payah untuk mengeluarkan single. ”Ini swadaya banget. Kita sekarang enggak bergabung di label besar, kita swadaya menyebarkan karya kami,” jelasnya. Project Pop memang cukup lama tidak berkarya. Project pop bahkan

sudah dua tahun tidak mengeluarkan album. Personel Project Pop lainnya, Tika Panggabean mengungkapkan, lahu ”sahur-sahur” lagu religi mereka lebih ringan dibanding yang lain. ”Sebenarnya enggak terlalu religi, kita hanya menyemarakan aja,” sebut Tika. (abu/jpnn)

Sensitif Ditanya Pacar Seperti remaja lainnya, Tina Toon juga merasakan galau. Mantan penyanyi cilik ini galau saat ditanya soal pacar. ”Lagi sensitif nih, jangan tanya pacar. Saya nggak mau ngomong ah. Namanya anak muda, galau kan lagi tren,” ujar Tina saat ditemui, baru-baru ini. Meski galau ditanya soal pacar, Tina mengaku hidupnya bahagia karena dikelilingi oleh teman dan sahabat. Ia pun memiliki hobi yang mampu mengusir rasa suntuk dan galau, salah satunya berlari. “Kalau lari rasa galaunya nggak terasa. Let it flow saja,” ucap pelantun BoloBolo ini. Tina juga menceritakan betapa ma­ niaknya dia bermain game online akhirakhir ini. Yang paling membuatnya ke­canduan, adalah bermain tetris di Facebook. “Bisa sampai setengah hari main gi­ tuan. Karena memang nagih rasanya,” ungkapnya.

Tina yang pernah bermain tetris sam­ pai injury time ini juga mengaku suka dengan game online lain. Menurutnya, perkembangan game online di Indonesia justru sedang bagus. “Game itu sebenarnya bisa dijadikan peluang untuk anak muda, bisa dijadikan lahan bisnis,” sarannya. Selain itu, kata Tina, bermain game ju­ga sebenarnya bisa berguna untuk melatih kecepatan otak. Dara yang identik dengan goyang leher itu memang tak pernah jauh-jauh dari komputer kala berada di studinya. Bahkan Ia mengaku tengah mempelajari sistem operasi permainan game online. “Mungkin kalau nanti harus terjun ke bisnis, ya berhubungan dengan itu,” pikirnya “Tapi aku sekarang belum tertarik. Karena mikirnya kita jadi artis maksudnya nggak selama-lamanya. Harus ada sampingan. Cuma belum tahu apa karena sekarang masih kuliah,” tutupnya.(bcg)

>> Tina Toon

Radar Cirebon 8 Agustus 2012  

Radar Cirebon , Tentang Cirebon

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you