Page 1

20 halaman HARGA Rp3.000

minggu wage, 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

Arsenal v Liverpool

foto-foto: Afp

pembuktian. Lukas Podolski akan menunjukan ketajamannya kala bertemu Luiz Suarez (kanan).

LIVERPOOL – Hanya satu yang belum diperoleh Liverpool dan Arsenal setelah dua pekan Premier League 2012-2013 bergulir. Yakni, kemenangan. Jika Liverpool mencatat sekali seri dan sekali kalah, Arsenal dua kali seri. Dilatarbelakangi motivasi sama (mencari victory), tak pelak bentrok kedua tim di Anfield malam nanti bakal seru dan ketat (siaran

langsung Global TV, kickoff 19.30 WIB). Belum lagi motivasi ekstra yang diusung The Reds (sebutan Liverpool) maupun The Gunners (julukan Arsenal). Tuan rumah merasa punya utang kepada Liverpudlians (sebutan fans Liverpool) setelah tim asuhan Brendan Rodgers 4 Ke Hal...11

5 Korban HS Segera Diperiksa Polisi Mengaku Kesulitan, karena Saksi Tutup Mulut CIREBON – Kepolisian terus berupaya membongkar kasus mafia CPNS RSUD Gunung Jati Cirebon yang diduga

melibatkan HS. Setelah memeriksa tiga saksi, yakni Sulani, Yayat Sudrajat, dan Harpeni, rencananya minggu depan kepolisian akan memeriksa lima nama yang menjadi korban HS, yakni S, SP, DA, AS, NH. “Minggu depan kita akan fokus pada pemeriksaan lima nama yang diduga merupakan korban HS. Nama-nama

seperti S, SP, DA, AS, dan NH kita terima dari berbagai sumber minggu-minggu ini,” ujar Kapolsek Utara Barat (Utbar), Kompol Hasanudin kepada Radar, kemarin. Pada kesempatan itu, Hasanudin mengaku, kesulitan dalam penyelidikan kasus mafia CPNS, karena para saksi

yang telah diperiksa, tidak terlalu banyak bicara. Hal lain, para korban tidak segera melaporkan kasus mafia CPNS yang dialaminya kepada polisi. “Kesannya para korban tutup mulut karena tidak mau melaporkan kasus mafia CPNS ini kepada kepolisian. Sehingga kita kesulitan mengungkap

kasus ini. Saya mengimbau kepada pihak yang menjadi korban kasus CPNS untuk segera melaporkan kepada kami,” ujar Hasanudin. Terpisah, akademisi yang juga pengamat hukum Irsad Sidik SH mengatakan, bahwa mafia CPNS di RSUD Gunung Jati merupakan kesalahan. Karena bagaimana pun,

RSUD Gunung Jati tidak berhak menerima pagawai baru, yang punya hak menerima pegawai baru atau PNS adalah Pemkot yang dilakukan BKD (Badan Kepegawaian Daerah). “Jelas ini pelanggaran, karena yang mempunyai hak menerima PNS adalah 4 Ke Hal...11

kasus sampang

Komnas HAM Minta Cabut Fatwa Syiah Sesat JAKARTA – Akar konflik kerusuhan yang terjadi di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam, Omben, Sampang, Madura, Jawa Timur tidak sekadar berasal dari konflik keluarga. Beberapa pihak menilai, kerusuhan tersebut juga menyangkut persoalan politik. Bahkan fatwa sesat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, terkait keberadaan kaum Syiah ikut memperkeruh suasana. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pun meminta MUI Jatim mencabut fatwa sesat tersebut. Menurut Wakil Ketua Komnas HAM, Nur Cholis menyatakan, pencabutan fatwa tersebut bisa membantu menyelesaikan konflik antara kaum Sunni dan Syiah. “Kalau fatwa sesat itu dicabut bisa menyelesaikan hingga 80 persen persoalan,’’ ujar Nur Cholis, dalam diskusi Polemik di Warung Daun, kemarin (1/9). Nur Cholis memaparkan, konflik tersebut tidak bisa ditangani hanya oleh pihak kepolisian. Penegakan hukum setidaknya harus dibarengi proses dialog dengan pihak yang berkonflik. Proses dialog tersebut sebaiknya dimediasi oleh pihak ulama. “Polri jangan bergerak sendiri, lebih baik lagi kalau ada proses dialog yang 4 Ke Hal...11

Foto: Fery Pradolo/INDOPOS

dievakuasi. Dua jenazah terduga teroris yang tewas dalam baku tembak di Solo, Jumat (31/8) malam tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin (1/9).

Kikan Na mara

Pilih Anak Daripada Suami EMPAT tahun menyandang status janda, eks vokalis Cokelat Kikan Namara masih malas mencari pendamping hidup. Fokusnya masih mendampingi dan mendidik kedua anaknya. “Anak-anak adalah prioritas utama, itu juga jadi alasan kenapa saya resign dari Cokelat. Nggak fair kalau teman-teman ngalah terus sama saya, jadi saya resign supaya bisa punya kontrol penuh atas jadwal saya,” tuturnya. “Saya mikir sekarang keadaan sudah jauh berbeda. Saya sudah punya tanggungan anak, jadi saya nggak bisa hanya memikirkan kebutuhan sendiri,” sambung mantan istri bassist band Dewa, Yuke. Meski begitu, bukan berarti ia tidak ingin menikah. Kikan sangat bersyukur jika masih diberi jodoh oleh Tuhan. Namun, sebagai perempuan yang pernah gagal membina rumah tangga, ia juga sangat berhati-hati dan tak ingin mengulang kesalahan empat tahun lalu. ”Saya sadar pernikahan itu komitmen yang serius dan sakral. Tapi saya harus hati-hati memilih calon suami,” ungkapnya. (ins)

Target PAD Terancam Jeblok **kang penting kantong pejabate tetep kebeg

Militan Belia dari Kamp Mindanao Balas Dendam Dua Terduga Teroris yang Ditembak Mati karena Ayah Divonis Geger Penemuan Mayat Perempuan SOLO – Polisi bakal makin sulit mengurai jaringan teroris di Indonesia. Sebab, dari waktu ke waktu, sel-sel baru terus bermunculan. Dua orang yang ditembak mati di Solo dan seorang yang ditangkap hidup-hidup di Karanganyar,

Diduga Dianiaya sebelum Dibunuh TENGAHTANI - Mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan, berusia sekitar 25 tahun, ditemukan tewas terlentang di bawah pohon kersem di jalan towang Blok Babadan Gesik, Desa Gesik, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/9). Keterangan yang dihimpun Radar, mayat dengan ciri-ciri tinggi badan sekitar 155 cm, menggunakan kaos

Jateng, Jumat lalu (31/8) diyakini merupakan jaringan baru. Polisi menduga, kelompok itu adalah jaringan Mindanao, Filipina Selatan. Indikasi tersebut dikuatkan dari senjata api (senpi) milik pelaku yang bisa diamankan aparat. Polisi juga menduga bahwa pistol itu hasil perampasan dari polisi Filipina. Sebab, memang ada tulisan Philippine National Police.

Dua orang yang tewas adalah Farhan, 19, warga Brengosan, Solo, dan Muksin, 19, warga Juwiring, Klaten. Sedangkan yang ditangkap hidup-hidup adalah Bayu Setiawan, 22. Dari segi usia, mereka masih sangat belia. Para pelaku itu ditengarai merupakan jaringan Mindanao. Dari tangan mereka, polisi

Jasad terduga teroris Farhan dan Mukhsin tadi malam masih terbujur kaku di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Keduanya masih menjalani otopsi. “Kita menunggu data pembandingnya atau data antemortem,” ujar Kepala RS Polri Brigjen dr Agus Prayitno, kemarin. Data pembanding itu

4 Ke Hal...11

4 Ke Hal...11

berwarna garis putih-hitam, bercelana panjang warna hitam, kulit putih, serta kepala berkerudung warna ungu itu, diketahui pertama oleh seorang pelajar SMP (belum diketahui sekolahnya) pada pukul 09.30. Saat itu, sang pelajar kebetulan sedang melintas di jalan tersebut. Karena kebelet hendak buang air kecil, tiba-tiba dikagetkan adanya seseorang tak bernyawa tergeletak dengan kondisi mengenaskan. Rasa panik dan takut menyelimutinya. Tidak berpikir panjang, dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga

setempat. Warga pun penasaran dan berbondong-bondong melihat kepastian laporan anak sekolah tersebut. Ternyata apa yang disampaikan pelajar tersebut, benar adanya. Terang saja, penemuan mayat ini menggemparkan warga sekitar. Namun, tak ada satupun warga setempat yang mengenal identitas

ilustrasi: fi

FOTO: SOLIKIN/RADAR CIREBON

IDENTIFIKASI. Anggota kepolisian melaku­ kan evakuasi dan identifikasi jasad korban di sekitar lokasi pembunuhan, kemarin.

Berkunjung ke ”Rumah” Andatu, Bayi Badak yang Jadi Sorotan Dunia

Programkan Kehamilan Kedua via Kawin Suntik dan Kloning Andatu, bayi badak pertama di dunia yang lahir dari perkawinan induk di penangkaran dalam 124 tahun terakhir, tumbuh sangat sehat. Kalau sudah punya 10 badak, baru Suaka Rhino Sumatera dibuka untuk publik. M Hilmi Setiawan, Lampung Timur SETELAH beberapa kali terhenti karena ada ular, biawak, dan beberapa jenis kera yang melintas, perjalanan naik ojek selama sekitar setengah jam dari mulut Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, itu akhirnya sampai juga. Di hadapan mata, terhampar pintu gerbang tempat yang sekitar

Telepon: (0231) 483531, 483532, Fax. 483533 - Langganan Rp69.000 / Bulan

4 Ke Hal...11

4 Ke Hal...11

Foto-foto: Hilmi Setiawan/Jawa Pos

sorotan dunia. Dedi Candra, dokter hewan di SRS. (kiri) Andatu sedang bersama Ratu, ibunya. website: www.radarcirebon.com - e-mail: redaksi@radarcirebon.com


life & herbal MINGGU wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

2

Radar Cirebon Edisi Minggu

Ramuan Kunir Atasi Sakit Maag SETIAP orang mempunyai cara berbeda dalam mengatasi sakit. Diah Fatonah misalnya, wanita berusia 22 tahun tersebut mempercayakan ramuan kunir untuk mengatasi sakit maag. Mempunyai sakit maag sejak duduk dibangku SMA, Diah mulai mengenal ramuan kunir. Diah menuturkan cara pembuatannya pun cukup mudah. Yakni kunir secukupnya diparut kemudian diambil sari kunirnya, dengan cara disaring. “Sekitar seperempat gelas deh, langsung diminum,” katanya, kemarin (1/9). Diah mengaku mengenal ramuan tersebut dari sang mamah. Ramuan herbal kunir tersebut dapat menunjukkan hasil yang cukup efektif setelah 30 menit. Untuk mengatasi sakit maag yang diderita, Diah mengaku lebih percaya pada ramuan herbal. Dibadingkan dengan obat kimia yang banyak beredar di pasar. “Untuk maag, lebih aman bikin sendiri. Emang terbukti efektif dan tidak ada efek sampinya,” tandasnya. (swn)

Diah Fato

nah

Kunir

Chlorophyl Lancarkan Pencernaan WASPADA DIARE KRONIS PADA ORANG DEWASA (dr. R.Fitri Annisa) Kasus diare di berbagai wilayah Indonesia masih cukup tinggi, hal tersebut dikarenakan Indonesia berada dalam wilayah tropis maka pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan cukup tinggi pula. Umumnya yang lebih sering menderita mencret atau diare adalah anak-anak, karena anak-anak masih belum bisa secara mandiri menjaga higienis tubuh & higienes makanan yang dimakannya, selain itu anak-anak masih dalam tahap coba-mencoba berbagai jenis makanan. Oleh karena itu kasus diare pada anak merupakan salah satu kasus yang menjadi perhatian utama Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan World Health Organisation (WHO). Kasus diare pada orang dewasa yang harus menjadi perhatian adalah kasus diare yang berkepanjangan, yaitu diare yang terjadi dalam 3 bulan terakhir. Diare kronis harus lebih diwaspadai bila disertai dengan gejala tambahan seperti nyeri perut, diare disertai darah, perubahan rutinitas buang air besar, dan penurunan berat badan. Bila diare kronis disertai dengan salah satu atau beberapa gejala tersebut, maka harus segera dikonsultasikan ke dokter. Kasus yang terjadi dapat mengarah ke Inflamatory Bowel Disease (IBD) atau Inflamatory Bowel Syndrome (IBS), yang merupakan suatu kasus yang memerlukan pengobatan intensif karena bila tidak mendapatkan pengobatan secara tepat akan menyebabkan terjadi perubahan struktur dari saluran pencernaan sampai dengan komplikasi metabolisme tubuh, seperti kanker usus, perforasi usus atau usus bocor, stenosis usus atau usus kaku, perdarahan saluran pencernaan dan megakolon toksik. Inflamatory Bowel Disease (IBD) adalah penyakit peradangan non infeksi yang mengenai saluran pencernaan yang disebabkan karena adanya perubahan struktur selsel usus, gangguan sistem kekebalan tubuh, zat radikal bebas, produk-produk dari bakteri, dan pola makanan yang tidak baik. Sedangkan Inflamatory Bowel Syndrome (IBS) adalah suatu kumpulan penyakit peradangan saluran pencernaan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, gangguan psikologis, stress, infeksi, perubahan pergerakan usus, sensitivitas usus meningkat, ketidakseimbangan metabolisme, dan faktor genetik. Pengobatan yang tepat dari kedua kasus tersebut dapat membuat seseorang dapat beraktivitas kembali seperti semula dan dapat terhindar dari berbagai komplikasi, sehingga produktivitas kerjanya dapat berjalan dengan baik. Selamat menikmati akhir pekan untuk pembaca setia radar cirebon. Semoga waktu libur ini dapat dimanfaat dengan baik untuk memulihkan fisik dan rohani kita, sehingga selalu berada dalam kondisi sehat. (rfa)

UNTUK membersihkan organ dalam tubuh, Mitra Dwi Cahyo (20) mulai mengkonsumsi obat herbal. Sejak empat tahun silam. Ia disarankan mengkonsumsi obat herbal berupa Chlorophyl oleh orang tuanya. “Di keluarga aku, adikku juga sudah pakai. Aku waktu itu disarankan karena dapat membersihkan organ dalam tubuh,” ujarnya kepada Radar, Sabtu (1/9). Ia mulai tertarik untuk mengon­ sumsi Chlorophyl karena melihat khasiatnya yang sangat manjur. Terbukti, sang adik yang mengidap penyakit asma semakin hari semakin membaik kondisinya. “Nafasnya jadi lancar, jarang kambuh asmanya. Dari situ mulai coba juga,” ujarnya. Meski awalnya agak kurang terbiasa, tapi lama kelamaan ia merasa nyaman. Lantaran tubuhnya menjadi lebih sehat. Salah satu manfaat yang sudah ia rasakan adalah memperlancar pencernaan. “Untuk melancarkan pencernaan. Karena ternyata pas sudah mencoba manfaatnya baik sekali untuk tubuh,” tuturnya saat ditemui di Jl Cipto MK. Obat bubuk yang hanya diseduh oleh air ini, ia konsumsi rutin. Selain mengambil khasiatnya, juga dalam rangka mencegah datangnya penyakit. “Supaya terhindar dari penyakit. Karena pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati itu benar,” katanya. (nda)

Mitra Dwi Cahyo

Konsumsi Suplemen Jaga Kecantikan Kulit HAMPIR setiap wanita mempunyai bujet khusus untuk menjaga kecantikan. Tidak terkecuali Yulia Fitri Nursanti. Perempuan yang baru menyelesaikan studi sarjana Hukum di Unswagati ini mengaku mengonsumsi suplemen soft capsul vitamin E yang alamiah. Guna menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. “Semenjak umur 19 tahun sudah mengkonsumsi,” ujarnya kepada Radar, Sabtu (1/9). Yulia mengaku selama tiga tahun mengonsumsi suple­men tersebut. Membuat kulit terasa lembab

SENAM HAMIL Akan dimulai kembali pada tanggal 5 September 2012.

dan terjaga kecantikannya. Kandungan suplemen kecantikan kulit tersebut terdiri dari ekstrak minyak biji bunga matahari. Dalam ekstrak biji bunga matahari tersebut mengandung vitamin E aktif dan alami (d-alfa-tokoferol). Menurutnya, minyak biji bunga matahari mengandung asam linoleat. Salah satu lemak yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu suplemen kulit ini mengandung ekstrak biji gandum yang juga mengandung vitamin E aktif dan alami (d-alfa-tokoferol). “Vitamin E sendiri fungsinya bagus untuk kesehatan kulit.

Sebagai anti oksidan yang dapat memperlambat proses penuaan pada kulit,” katanya. Yulia menambahkan, mengonsumsi suplemen alami tersebut bermula dari sang mamah. Kemudian beranjak ke adik. “Awalnya dari mamah dan adik juga sama mengkonsumsi suplemen untuk kesehatan kulit. Dari mamah hasilnya bagus jadi aku sama adik ikut, karena memang baik untuk ibu-ibu sampai remaja,” ucapnya seranya menegaskan, menjaga kesehatan kecantikan kulit merupakan hal penting bagi perempuan. (swn)

Jinten Hitam Banyak Diburu

AGENDA LOMBA FOTO BUAH HATI “SEHAT BERBAKAT” Periode 15 Juni 2012 – 15 Oktober 2012 Kategori lomba: BAYI (6-12 bulan) dan BALITA (1-5 tahun) Persyaratan: Foto ukuran 5R sebanyak 2 lembar (boleh dalam pose berbeda) Menyertakan: FC Akte lahir, FC KTP orang tua, Biodata (nama anak, nama orang tua, alamat, no telp/HP). Foto dimasukkan dalam amplop coklat tertutup dan di kiri atas dituliskan kategori lomba foto yang diikuti. Foto dimasukkan ke dalam kotak pengumpulan di RSIA Sumber Kasih atau via pos dengan alamat RSIA Sumber Kasih Jl. Siliwangi no. 135 Cirebon. Usia anak maksimal sesuai kategori lomba pada tanggal pengumpulan. Foto-foto yang telah dikirimkan sepenuhnya menjadi hak Panitia. Pengumuman pemenang tgl 23 Oktober 2012 di RSIA Sumber Kasih Cirebon.

Chlorophyl

Cynthia Putri Caesarya

Beralih ke Herbal Demi Kesehatan MEMILIKI tubuh langsing dan sehat ada kiat khusus. Seperti yang dilakukan Cynthia Putri Caesarya (19). Demi mendapatkan tubuh langsing dan sehat, ia mengonsumsi obat herbal sejak tiga tahun silam. “Sudah tiga tahun mulai beralih ke herbal,” ujarnya kepada Radar di Jl Cipto MK. Obat herbal yang ia pilih berupa suplemen. Terbuat dari bahan alami dan dikonsumsi setiap harinya. Untuk menghasilkan berat badan yang ideal dan sehat. “Karena ingin jaga kesehatan. Kalau menjaga badan nanti juga jalan beriringan,” kata perempuan yang kini berat badannya 48 Kg ini, dari semula 53 Kg.

Selain itu, untuk hasil maksimal ia mencoba berbagai alternatif lainnya. Misalnya saja banyak minum air putih. Karena de­ ngan mengkonsumsi air putih. “Suplemen jalan, air putih pun tetap jalan. Supaya ha­­ silnya maksimal,” tutur wa­ nita yang saat ini tengah me­ lanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta ini. Sampai saat ini, ia masih terus menunjang penampilannya itu dengan memperbanyak olahraga. Demi menjaga kesehatan dan bentuk tubuhnya. “Kalau semua sudah dijalankan dengan baik, hasilnya pun akan maksimal. Apalagi ditunjang dengan olahraga,” pungkasnya. (nda)

BANYAKNYA manfaat jinten hitam menjadi buruan berbagai kalangan. Harganya yang terjangkau dengan sederet khasiat menjadi pilihan tepat. Terutama bagi mereka yang enggan mengonsumsi obat-obatan kimia. Ini disampaikan oleh Pemilik Toko Al-Kaff, Husein (46). Semenjak menjual obat-obat herbal, masyarakat cenderung memilih jinten hitam. Sebagai pilihan mereka saat belanja obat herbal. “Paling banyak diburu memang jinten hitam, mba,” katanya kepada Radar, Sabtu (1/9). Dengan harga berkisar Rp15 ribu s.d Rp50 ribu. Semua penyakit berat seperti kanker akan sembuh. Juga untuk aneka penyakit ringan lainnya. “Macam-macam penyakit Insya Allah sembuh,” ujarnya. Sehingga kondisi tubuh tetap sehat dan tidak rentan terkena penyakit. Dengan dosis yang tepat, obat ini menjadi pilihan terlaris di Toko Al-Kaff. “Dari konsumen yang datang, banyak mereka yang mengaku beralih. Karena dengan jinten hitam penyakit yang mereka derita cepat sembuh,” akunya ditemui di Jl Panjunan. Untuk semua kalangan, kata dia, jinten hitam memang sangat aman. Karena obat ini dapat dikonsumsi dari anak-anak hingga orang dewasa. “Maka dari itu, penjualan setiap harinya selalu baik. Karena aman untuk semua usia. Tidak ada efek sampingnya,” pungkasnya. (nda)

Jinten hitam


HOME MINGGU WAGE 2 SEPTEMBER 2012 / 15 SYAWAL 1433 H

3

Radar Cirebon Edisi Minggu

Tradisional & Modern Menyatu Pasangan Ari Muktiono (45) dan Umi Sumiyati (45) menganggap rumah sebagai sesuatu yang berharga. Tidak hanya secara materi, namun sebagai tempat berbagi kehangatan dalam keluarga. MENURUT pasangan yang dikaruniai lima orang anak, Riyo Maulana (21), Rismashanda (17), Rizqo Anggara (14), Ridia Ramadinah (9) dan Rica Armilita (6), keluarga merupakan tempat menyatukan kebahagiaan. “Dalam mengonsep rumah, saya menciptakan rumah yang nyaman. Nyaman untuk seluruh

anggota keluarga,” ungkapnya kepada Radar, Sabtu (1/9). Rumah yang terletak di Panembahan tersebut merupakan perpaduan konsep yang rumah yang dikreasikan sendiri tersebut merupakan gabungan antara unsur tradisional, modern eropa dan alami. Unsur modern Eropa terlihat dari desain teras depan

Koleksi Guci, Mudah dalam Penempatan HIASAN rumah paling menonjol dan mudah ditemukan adalah guci. Hampir di setiap ruang rumah terdapat guci. Mulai dari guci dengan ukuran sedang sampai guci ukuran kecil. Jenis gucinya pun beragam, guci China, guci gajah Thailand dan guci khas Indonesia. Ari Muktiono mengaku senang mengoleksi guci. Menurutnya guci merupakan benda hiasan rumah yang mudah untuk ditempatkan diruangan manapun. “Barangnya antik dan mudah untuk ditaruh dimana saja. Bisa pas sesuai dengan desain ruangan yang telah dibangun,” ungkapnya kepada Radar, kemarin.

Sedikitnya sebanyak enam guci terdapat di ruang tamu dan ruang tengah. Sementara pada tangga terdapat dua guci, pada ruang santai dilantai dua pun terdapat dua pajangan guci. Tidak hanya guci berukuran sedang yang menempati sudutsudut ruangan. Ari juga mengoleksi guci dalam ukuran yang lebih kecil didalam lemari khusus. Lemari antik yang terbuat kayu dan terdapat cermin bagian belakang khusus untuk menyimpan koleksi barang antik. “Nyarinya enggak sampai jauh-jauh sih. Kalau memang ada yang bagus dan dirasa cocok konsep rumah ya beli,” katanya. (swn)

rumah. Dimana menggunakan sistem anak tangga. Sehingga rumah mempunyai posisi yang lebih tinggi dari halaman depan. Selain itu, mini bar yang ditata apik pada ruang tengah semakin mencirikan konsep modern Eropa. Sementara, kesan tradisional merupakan penggabungan dari kebudayaan berbagai daerah yang ada Indonesia. Kesan tradisional juga sudah tampak dari bagian depan rumah. Plafon teras menggunakan kayu jenis sunkey. Pemilihan jenis kayu tersebut berdasarkan atas efek adem yang dihasilkan. Finishing dari kayu sunkey untuk plafon menggunakan lapisan melamin. Tampak menarik atap pfalon setiap ruangan mempunyai desain anyaman yang berbeda. Perbedaan desain anyaman tersebut untuk memberikan kesan ruangan yang tinggi. “Plafonnya dilapis dan dibentuk yang berbeda-beda. Untuk plafonnya saja pengerjaan finishing sama seperti untuk furnitur lemari, agar lebih awet,” tuturnya. Pria yang merupakan pengusaha batik Mahkota sekaligus mengajar batik di SMPN I RSBI Kota Cirebon tersebut, juga memberikan unsur tradisional khas Cirebon didalam rumahnya. Pajangan batik khas Cirebonan seperti kereta kencana, kangkungan, lampu wasiat dan motif keratonan. Pada ruang tamu terapdang hiasan garpu dan sendok yang berupa gambar wayang. Selain itu unsur tradisional khas Jepara terletak pada bagian ruang tamu. Living set menggunakan bahan ukiran jepara. Hal tersebut terlihat dari karakter ukiran Jepara yangn cenderung berjarak cukup besar. Masih pada ruang

FOTO-FOTO: SRI WAHYU NINGSIH/RADAR CIREBON

tamu terdapat unsur tradisional khas Bali. Furnitur lemari pojok, menggunakan furnitur khas Bali dengan warna dasar hijau tua. “Untuk warna rumah, didominasi dengan unsur alami sekaligus keraton. Warna merah marun, hijau tua dan cokelat, warna-warna tersebut warna yang natural,” katanya. Sementara untuk unsur alami terletak pemfaatan lahan halaman rumah yang digunakan untuk menanam tanaman hias dan pohon mangga. Selain itu pada bagian dalam rumah juga tidak luput dari unsur alami. Pada ruang makan mengahidrkan konsep yang menyatu dengan alami. Hal tersebut terlihat dari konsep ruang makan dimana bersebelahan dengan kolam ikan. Dan dibuat dinding batu, dimana dapat menyala air yang mengalir dari dinding

batu tersebut. Menyiasati sulitnya perawatan tanaman asli, pada lantai dua dipajang hiasan tanaman rambat. Ari mengaku masih ingin menambahkan unsur alam dalam rumahnya. Konsep menyatu dengan alam juga tampak dari pemasangan batu alam. Pada bagian depan rumah menggunakan batu alam. Juga pada sudut ruangan di lantai dua. Membuat taman yang terdapat kolam renang menjadi harapan Ari jika mempunyai kesempatan dapat ekspansi lahan. “Kalau bisa ekspansi lahan, ingin buat taman, ada kolamnya juga untuk tempat anak-anak bermain,” ujarnya. Ari mengaku, sudut tangga dan mini bar menjadi tempat favorit tamu. Menurutnya beberapa rekan kerap kali menggunakan ruangan tersbeut untuk syuting dan foto preweding. “Kita welcome saja, dari konsep rumah kita yang terbuka sesuai dengan karakter kami yang memang terbuka terahadap siapa saja,” imbuhnya. (swn)

Untuk warna rumah, didominasi dengan unsur alami sekaligus keraton. Warna merah marun, hijau tua dan cokelat, warnawarna tersebut warna yang natural,”


selebritis minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

4

Radar Cirebon Edisi Minggu

JKT48

Guruh - Depe

Rachmawati Setuju Guruh Lamar Depe

Sukses Manggung di Jepang Girlband Indonesia ter­nyata bisa juga menghibur masyarakat luar negeri. Hal ini dibuktikan JKT48 yang berhasil memukau masyarakat Jepang saat tampil di ajang Tokyo Dome, barubaru ini. JKT48 adalah artis Indonesia pertama yang pernah tampil di Tokyo Dome. “Baru berdiri udah merinding, pas buka

tirai ada 45 ribu penonton. Bangga juga jadi jembatan budaya,” kata Kinal, salah satu personel JKT48 di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, Sabtu (1/9). Kinal menceritakan, saat tampil di Tokyo Dome, JKT48 tetap menggunakan bahasa Indonesia. Agar penonton Jepang bisa mengikuti, lirik lagu JKT48 dipasang di screen.

“Fansnya enggak tahu muka kita, jadi nervous banget. Ada yang mau muntah gitu, aneh-aneh deh pokoknya,” kata Kinal. Kinal mengungkapkan motivasi manggung di Jepang lebih besar ketimbang di Indonesia. “Di sana, karena enggak tahu, jadi motivasi ingin mereka tahu,” jelasnya.

Account Palsu Ejek Audy di Twitter Item itu membuat pengumuman kepada followers-nya untuk memblok dan melaporkan account palsu @awdee_uwais sebagai spam. “Report spam n block akun palsu >> @ awdee_uwais,” tulisnya beberapa waktu lalu. Followers-nya pun mulai me-retweet agar berita ini bisa tersebar dan account palsu itu bisa segera diblok. Sang suami pun tidak tinggal diam. Ia ikut membuat pengumuman melalui account twitter miliknya, @iko_uwais. “Ass..kawan,ada yg tidak bertanggung jawab m”buat acc,ini palsu-->> @awdee_ uwais yg asli cma ini --@aawdee_uwais,” kicau sang aktor silat. Menanggapi hujatan itu, Favorite Artist Indonesia MTV Asia Award 2014 ini menjawab, “bnyk org “sotoy” yg gk tau perkara main asal jeplak aja

hehehehe kasian :). Hidup terlalu pendek untuk buang waktu kita membenci atau mengurusi hal-hal yang tidak perlu. Jadi, hiduplah hingga sepenuh hatimu dan relakan hal-hal yang tidak menyenangkan.” Cewek Jakarta, 23 April 1983 ini pun melengkapi unek-uneknya, “Orang akan selalu membicarakan kamu, terlebih ketika mereka iri atas kehidupan yang kamu jalani. Biarkan saja… Kamu memberi efek kepada kehidupan mereka, tapi mereka tidak akan memberi efek kepada kehidupan kita.” Lagi-lagi, Audy tak ingin salahkan siapapun termasuk Jane. “Rumor diretaskan oleh para pembenci (haters), disebarkan oleh orang orang-bodoh, dan diterima oleh orang-orang idiot,” tutupnya. (ins)

081324267851

081324267851

081324267851

081324267851

081324267851

081324267851

081324267851

Avanza G 07 (E) hijau 125jt nego full option

081324267851

Avanza G04 (E) kuning met 112,5jt nego full option

Ceria 02 (E) hijau 45jt nego full option

081324267851

081324267851 081324267851 081324267851

Avanza G10 (B) telor asin 138jt nego full option

Feroza 96 (E) biru 62,5jt nego full option

City Z 01 (E) hitam 91jt nego full option

081324267851

081324267851 081324267851 081324267851

Feroza 94 (E) hitam 64jt nego full option

Stream matik 04 (B) silver 137,5jt nego full option

Stock Terbaru

081324267851

081324267851 081324267851

081324267851

Solusi Kebutuhan Mobil 2nd / Jual & Beli Hub: Kantor SAKINAH MOTOR Telp. 0231-3612891 MENERIMA PESANAN MOBIL TUKARKAN MOBIL BEKAS ANDA DENGAN YANG BARU SEGALA MEREK

Audy Item

081324267851

SUDAH resmi jadi istri Iko Uwais, Audy Item masih saja mendapat cobaan. Di internet, Audy kembali dicibir layaknya wanita yang suka merebut pacar orang. Ini terkait cerita lama antara Iko dan eks pacar, Jane Shalimar. Account twitter palsu yang mengatasnamakan dirinya muncul di jejaring sosial itu dan mulai meracau sejak 23 Agustus lalu. Account dengan username @awdee_uwais itu terlihat mengejek Audy. Di salah satu tweet-nya, ia menulis,”Hahahahahahaahahahah ahah syarat artis emang harus lebay. Malu rebut pacar orang. @aawdee_ uwais”. Tidak lupa ia juga mention account twitter asli milik Audy. Kejadian ini langsung bikin pemilik nama asli Paula Allodya Item itu gerah. Putri musisi Jopie

BURSA MOBIL RADAR CIREBON (CASH & KREDIT)

Getz 05 (B) biru muda 92,5jt nego full option

JKT48 merupakan sister grup dari AKB48, girlband yang berbasis di Aikabara Jepang. Saat berada di Jepang, JKT48 mendapat banyak pelajaran dari saudara tuanya AKB48. “Di sana diajarin percaya diri. Sama kaka nanya gimana perasaan waktu teater gimana biar kompak,” ungkapnya. (abu/jpnn)

Accord 01 (E) gold 110jt nego full option

Carry 00 adiputro (E) biru 50jt nego full option

Atoz GLS 03 (B) hitam 70jt nego full option

Grand Civic 90 (D) putih 56jt nego full option

BMW 318 01 (B) silver 130jt nego full option

Atoz GLS 00 (E) hijau 63jt nego full option

Fortuner 08 (E) silver 290jt nego full option

BMW 318i 01 (B) silver 135jt nego full option

Atoz GLX standar 04 (B) silver 74jt nego full option

081324267851

Hubungan Guruh Soekarno Putra dan Dewi Perssik (Depe) terus berlanjut. Meski Guruh telah menyangkal adanya hubungan asmara, Depe masih aktif mendekati sekaligus memuji Guruh. Kabar akan adanya lamaran pun telah sampai di telinga Rachmawati, kakak kandung Guruh. “Saya no comment saja ya, karena kalau saya bilang nggak setuju yang bersangkutan (adik saya) sudah oke, yang penting kalau mereka memang serius silakan,” kata Rachmawati kepada wartawan. Meski begitu, dia mengaku belum mengetahui rencana adiknya melamar janda Saipul Jamil dan Aldi Taher itu. “Paling saya basa basi saja menanyakan apa betul berita itu (Guruh akan melamar Depe), kalau memang sudah jodoh ya apa boleh buat, silakan-silakan saja,” ucap Rachmawati. Isyarat restu dari Rachmawati direspons positif oleh Depe. Ia bersyukur jika kedekatannya dengan Guruh bisa diterima keluarga Soekarno. “Aku terus terang nggak tahu apa yang dibicarakan oleh ibu Rachmawati,” ujar Depe, saat ditemui Kamis (30/8) malam. “Sangat terhormat bila aku dibicarakan beliau, aku sadar aku bukan siapa-siapa. Alhamdulillah kalau memang benar aku dibicarakan oleh beliau,” sambung pemilik goyang gergaji itu. Depe juga menegaskan kalau ia masih sebatas kagum pada Guruh. Sejauh ini, Depe mengaku masih lajang. “Aku tegaskan masih belum punya pacar dan saat ini fokus dengan pekerjaan aku dan pada intinya dengan siapapun aku dekat, aku hanya ingin bersilaturahmi,” lanjutnya. “Aku kagum sama mas Guruh karena beliau adalah sosok seniman besar di Indonesia hanya itu, tidak lebih,” tukasnya. Depe juga mengatakan bahwa dirinya dan keluarga memang sudah sejak lama dekat dengan keluarga besar Soekarno. “Ya memang benar kalau saya sering diundang ke acara keluarga seperti diundang pengajian ya saya datang, diundang makan malam ya saya dating. Jadi ya nggak bagaimana-bagaimana, itu murni menjalin silaturahmi,” ungkapnya. Kabarnya perwakilan keluarga Guruh sudah datang ke Jember menemui ibu Depe guna membahas rencana lamaran dalam waktu dekat. Depe membenarkan hal itu tapi di luar soal lamaran. “Itu memang benar, karena itu adalah fakta. Jadi kerabatnya mas Guruh yang bernama Eri itu memang berkomunikasi dengan Ibu saya. Ya masa mau komunikasi dan menjalin silaturahmi nggak boleh mas. Saya manut saja. Intinya saya minta doanya saja mudah-mudahan Allah kasih yang terbaik buat saya,” beber Depe. Jika Rachmawati dan ibunda Depe telah memberikan lampu hijau, Guruh justru membantah kabar tersebut. “Saya banyak dekat dengan banyak orang, spesial tuh banyak. Kalau makanan ada gado-gado spesial, nasi goreng spesial, empek-empek spesial. Teman saya pun banyak, ada teman kerja spesial, teman gaul spesial,” jawab Guruh belum lama ini. Kendati demikian, Guruh tetap memberikan apresiasi terhadap Depe sebagai seorang artis dan pernyanyi. “Sebagai seniwati dia itu patut kita apresiasi. Adapun artis dengan dunianya sendiri lah banyak bersinggungan dengan gosip, kabar tidak benar, kurang dan tidak utuh. Dan seorang Dewi Perssik sedang menggeluti itu semua,” ujanya. Kedekatan Depe dan Guruh makin disorot saat mereka berdua makan malam bersama, jelang Lebaran kemarin. Apalagi, dikabarkan anak Depe, Felice Gabriel, memanggil Guruh dengan panggilan papa. Soal anaknya yang memanggil papa kepada Guruh, Depe mengaku tidak tahu. (bcg)

Grand Livina XV 10 (E) hitam 160jt nego full option

Feroza 94 (B) biru silver 59jt nego full option

Panther 04 (E) hitam 145jt nego full option + TV

Accord Cielo 95 biru (E) 78jt nego ac tape racing


BAGI-bagi batik minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

Radar Cirebon Edisi Minggu

5

Foto-foto: yusuf suebudin/radar Cirebon

IMPIAN TERWUJUD. Bersama istrinya Kadnemi, Budi Susanto belanja batik gratis di Pusat Grosir Batik Trusmi, kemarin. Kadnemi berpandangan, rezeki berjalan sesuai arah mata angin menuju utara hingga sampai ke rumahnya. Budi rajin menggunting kupon belanja batik gratis dari koran Radar Cirebon langganan kantornya.

Ciut Lihat Tumpukan Kupon Kemenangan Buah dari Silaturahim

Teman Sekantor Sempat Menyerah NASIB baik dan guratan rezeki menghampiri Budi Susanto hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. Untuk menjadi pemenang belanja gratis di Pusat Grosir Batik Trusmi, ada yang sampai menunggu empat bulan lamanya. Bahkan, lebih dari itu, belum juga keluar menjadi pemenang. Berbeda dengan Budi, pasca Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (19/8), pria yang bekerja di perusahaan swasta di bilangan Jl Yos Sudarso Kota Cirebon ini telah mengirimkan tiga kali kupon undian. Pertama, 19 kupon undian dikirim, kedua lima kupon, dan terakhir enam kupon. “Pas naruh kupon itu, saya berharap menang. Walaupun sedikit pesimis saat lihat kupon undian yang sudah menumpuk,” terangnya. Setiap hari, Budi selalu menyempatkan diri membaca koran Radar Cirebon. Pertama kali di baca adalah halaman olahraga. “Kantor saya langganan koran Radar Cirebon,” ucapnya. Saat membuka halaman itu, ditemukan kupon undian belanja gratis Rp150 ribu di Pusat Grosir Batik Trusmi. Temanteman kantornya, tidak ada yang berusaha mengirimkan kupon itu. Sehingga, hal itu betulbetul dimanfaatkan Budi untuk menguntingnya tanpa berebutan dengan yang lain. Sebelumnya, satpam kantor tempat Budi Susanto bekerja, sudah pernah berkali-kali menggunting kupon undian Pusat Grosir Batik Trusmi.

Karena tidak dapat-dapat, sang satpam akhirnya menyerah dan tidak menggunting kupon undian itu lagi. Kesempatan ini diambil alih Budi. “Saya guntingin kupon-kupon itu. Iseng-iseng akan dikirim,” ujarnya. Kantornya, setiap hari berlangganan dua koran Radar Cirebon. Meskipun baru mengirimkan pasca Idul Fitri, namun ia sudah mengumpulkan kupon undian sebelum Lebaran. “Terakhir naruh kupon, sekitar seminggu yang lalu,” jelasnya. Mengetahui jadi pemenang belanja gratis di Pusat Grosir Batik Trusmi, Budi dan isteri tidak merencanakan untuk membeli barang-barang tertentu. Sesampai di Pusat Grosir Batik Trusmi, ia dan isterinya langsung membeli baju batik yang sama. Selain itu, Budi membelikan baju batik untuk anak semata wayangnya. “Batik kembaran buat kondangan,” ujarnya sambil terus mengurai senyum. Setelah puas berputar-putar dan memilih barang belanjaan, Budi hanya nombok seribu rupiah. berdasarkan data di struk belanja, Budi dan isterinya membeli baju anak Bali seharga Rp35 ribu, piama senilai Rp22.500, batik S Blus seharga Rp45 ribu, batik S Hem seharga Rp45 ribu, dan gantungan kunci senilai Rp3.500. total yang harus dibayarkan Budi Susanto adalah Rp151 ribu. Dengan hadiah undian belanja gratis senilai Rp150 ribu, Budi nombok seribu rupiah. (ysf)

BENAR sabda Nabi Muhammad SAW, siapa yang menyambung tali silaturahim akan dipanjangkan umur dan ditambah rezeki. Ini dirasakan Budi Susanto. Menjadi pemenang undian di Pusat Grosir Batik Trusmi, dianggap Budi sebagai hadiah dari menjaga silaturahim. Budi ingat, saat itu dia dan keluarga hendak bersilaturahim Idul Fitri ke rumah saudara di Bode Karang Sari Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Perjalanan di tempuh lewat jalur singkat yang mengharuskan lewat Pusat Grosir Batik Trusmi di Weru, Kabupaten Cirebon. Berangkat dari kediaman di Blok Karang Desa Kalisapu Kecamatan

Gunungjati, Budi dan keluarga menyempatkan diri memasukkan kupon undian yang telah digunting. Melihat tumpukan kupon undian yang diperkirakan jumlahnya puluhan ribu, hati kecil ayah satu anak itu sempat merasa pesimis untuk menjadi pemenang. Bahkan, saat petugas dari Pusat Grosir Batik Trusmi menghubunginya, Budi sempat tidak percaya. Hingga kemudian Radar Cirebon edisi Sabtu (1/9), menerbitkan namanya menjadi pemenang, baru dia percaya. Budi tak percaya saat dihubungi petugas dari Pusat Grosir Batik Trusmi, karena banyak penipuan yang terjadi di Indonesia, yang dihubungi dengan modus menjadi pemenang. “Saya jadi tidak yakin dan sama sekali tidak percaya saat ditelpon,” kenangnya. Sesampainya dirumah, Budi menyampaikan kejadian itu kepada istri, Kadnemi.

Dengan tenang, perempuan berkerudung ini meyakinkan suaminya, pemenang undian Pusat Grosir Batik Trusmi edisi minggu pertama bulan September 2012 adalah Budi Susanto, suaminya. Logika Kadnemi, rezeki berjalan sesuai arah mata angin, menuju utara. Sebab, minggu

sebelumnya, Kadnemi dan Budi Susanto mengetahui dari koran Radar Cirebon, pemenang undian belanja gratis di Pusat Grosir Batik Trusmi adalah warga Jl Siliwangi Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. “Itukan tetangga desa kami. Saya bilang ke suami, arah pemenangnya ke utara,” ucapnya bercanda.

Merasa yakin, Budi Susanto dan istri berucap syukur. Berkah silaturahim kepada saudara dan kerabat, benar-benar nyata dan terwujud. Menjadi pemenang undian Pusat Grosir Batik Trusmi adalah harapan dan impian Budi Susanto, diantara harapan dan impian lainnya. (ysf)


Tips Memilih

Teman

6

Yang BAIK

R a d a r

Berteman menjadi hal yang penting. Sobat bakal bete di sekolah kalau ternyata nggak dapet teman yang klik dan cocok sama sobat. Cari teman yang baik itu gampang-gampang susah loh. Ini dia ciri teman yang baik: 1. Teman itu nggak menjerumuskan 2. Menularkan Hal Positif 3. Menerima Apa Adanya 4. Bisa Jaga Rahasia 5. Tulus dan Ngak Egois Jangan salah memilih teman ya! (nca)

Peserta yang Beruntung untuk Bisa Book Club pekan depan:

1. Annisa Ghina Nazda SMAN 6 Cirebon 2. Finna Prima H SMAN 6 Cirebon 3. Dieny SMA Mandiri 4. Faroha MAN Ciwaringin Kepada nama-nama tersebut harap datang ke Kantor Radar Cirebon Kamis menemui Ibu Leni pukul 14.30 Wib dengan membawa kartu siswa.

7

minggu wage, 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H l Radar Cirebon Edisi Minggu

Jadi Model karena Bakat Terpendam

HAI MOM Suka Seafood Menjadi insinyur adalah cita-cita dari teman baru kita Minggu ini. Langsung aja ya. Namanya Bayu Nurbiantoro. Cowok yang kerap disapa Bayu ini lahir di Kuningan tanggal 27 Maret 2002. Anak kedua dari dua bersaudara pasangan Arif Istanto dan Cesti ini hobi berenang lho sobat. Ternyata, teman baru kita ini sangat menyukai seafood. Untuk minuman, Bayu menyukai segala yang berbau stroberi. Cowok penggemar warna biru ini sudah sekolah di SDN Bojong 1 Kuningan. Untuk sobat Junior yang ingin bermain bersama Bayu, datang saja ke rumahnya di Desa Koreak Cilimus Kuningan. (dieny)

Tidak disangka, bakat yang terpendam menghasilkan sebuah prestasi yang memuaskan. Muhammad Teguh Rizky Ardiansyah, siswa SMAN 1 Dukupuntang ini merasa bangga dengan dirinya. Dia juga tidak menyangka punya bakat di bidang modeling. ”Awalnya iseng. Soalnya saya cenderung hobi nyanyi. Setelah ikut even model, ternyata menang. Akhirnya keasyikan di bidang modeling,” ujar cowok yang kerap disapa Teguh ini. Kecintaannya terhadap dunia tarik suara tidak hilang begitu saja karena modeling. Karena menurutnya, dunia tarik suara itu simpel. ”Lebih simpel dibandingkan model dan dance. Tapi saya tetap bersyukur atas apa yang sudah saya raih sekarang ini,” jelasnya. Mengatur waktu agar semua jadwal kegiatan tidak kacau memang sulit. Teguh punya cara sendiri untuk mengatasi masalah tersebut. ”Yang penting kita bisa pintar-pintar mengatur waktu. Berhubung latihan modeling hanya seminggu dua kali, jadi nggak masalah buat saya,” paparnya. Cowok yang bernaung dalam Look’s Production yang dipimpin oleh Hendrik ini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan orang terdekatnya. Prestasi: ”Selagi itu masih positif sari 2012 n 2 Fotogenic Lo - Juara Harapa dan bermanfaat buat saya, 2012 Fotogenic Ceria - Juara Favorit orang tua selalu mendukung,” do In alk Putra Batik ucapnya. - Juara 3 Catw 12 20 bon Teguh mempunyai harapan se-wilayah 3 Cire Competition c ni ge to Fo 3 a untuk kedepannya. Ia ingin - Juar 12 20 ya membahagiakan kedua orang Losari Dedi Ja dan Batik al su Ca s es tuanya dengan prestasi yang - Juara Dr 20 e 12 telah ia raih selama ini. (wulan/ Cantika Timezon el 2012 od M lana) - Juara Inti Top

foto: lana/radar junior

seru. Resentator menunjukkan novel berjudul ”Ten Things I Hate About Me” karya Randa Abdel-Fattah seusai membahasnya di Pilaradio, Minggu (26/8).

Ten Things I Hate About Me

Jamilah si Ratu Akting foto: MELLY/RADAR JUNIOR

CANTIK-CANTIK. Pengurus mading UKS SMAN 3 Cirebon berpose di dekat papan mading.

Mading UKS SMAN 3 Cirebon

Berbagi Informasi Kesehatan

Nadhifah Dzakiyyah Purnama

Dokter Jago Menggambar Eh ketemu lagi sama sobat Junior. Apa kabarnya nih? Semoga sehat selalu ya. Ada yang mau kenalan nih. Namanya Nadhifah Dzakiyyah Purnama. Wah nama yang bagus ya sobat! Si kecil yang hobi menggambar ini lahir di Cirebon pada tanggal 5 Oktober 2003. Cewek cantik ini putri pasangan Denry Purnama SH

Muhammad Teguh Rizky Ardiansyah

TK Islam Amirul Mu’minin

Unggul Berdasarkan Ilmu dan Takwa Pendidikan merupakan aspek utama pembentuk karakter bangsa. Oleh karena itu, pemerintah sedang gencar-gencarnya mencanangkan program wajib belajar untuk seluruh anak Indonesia. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia bisa lebih maju dalam pendidikan agar tidak kalah dengan bangsa asing. Proses pendidikan tentu akan lebih mudah diserap jika dikenalkan sejak dini. Peran taman kanakkanak (TK) sangat penting untuk memperkenalkan ilmu pengetahuan lewat pendidikan sejak dini. Yayasan Amirul Mu’minin Desa Losari Lor membangun sebuah TK yang ditujukan untuk masyarakat Cirebon Timur. Khususnya masyarakat kecamatan Losari. TK ini diberi nama sesuai dengan yayasan milik Drs H M Purnomo MM yaitu TK Islam Amirul Mu’minin. Dinamakan TK Islam karena orientasi pembelajaran TK ini adalah sistem islami. TK dengan jumlah murid 80 orang ini terletak di dalam komplek masjid Jami Amirul Mu’minin. TK ini mempunyai tujuh lokal dengan lima ruang kelas. ”Di sini ada lima kelas. Dari kelas nol kecil sampai nol besar,” ujar Kepala TK, Tarsini SPd An. TK yang berdiri sejak tahun 1997 ini mempunyai tujuh staf pengajar yang semuanya berkompeten. ”Enam pengajar dan satu kepala

Bayu Nurbiantoro

dan Nurjaty. Walaupun umurnya belum genap 9 tahun ini, Nadhifah sudah punya cita-cita. Coba tebak apa cita-citanya? Katanya ia ingin menyembuhkan orang sakit. Yap, dokter adalah cita-citanya sobat! Yang mau kenal sama Nadhifah, datang saja ke rumahnya di Jalan Pancuran. Ditunggu yaaa. (puja)

Paling Lahap Makan Telur

Foto: RAMA/RADAR JUNIOR

DARI BELAKANG: Sri Herlilis, Tarsini SPd An, Ajmal, Bunga, Arsita, Lita, Dika, Vika, Zaki, Faris, Jahra, Ismah, Isya, Radif, Nafri, Lala, Reyhan, Aldo, Isna, Nur, dan Gini.

sekolah,” lanjut Ibu Tarsini. Kelebihan TK ini adalah pemaduan sistem belajar umum dengan islami. Sehingga diharapkan setelah lulus, murid-murid mempunyai wawasan yang luas dan berakhlakul karimah. Selain itu, murid-murid TK ini diperke­ nal­kan dengan kegiatan ekstraku­ rikuler. Ada mewarnai, angklung, menggambar, dan tari. Adapun tu­ juan ekstrakurikuler ini adalah untuk meningkatkan daya gerak anak. ”Selain itu, nantinya akan ditampilkan saat perpisahan,” imbuh Ibu Tarsini saat ditemu

Radar Junior. TK ini mempunyai fasilitas yang lengkap. Dari fasilitas belajar sampai bermain. Diharapkan dengan lengkapnya fasilitas ini, proses belajar mengajar lebih baik. Komitmen TK Amirul Mu’minin adalah pembelajaran yang efektif sesuai dengan potensi siswa. Banyak prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh TK Islam Amirul Mu’minin. TK ini juga aktif dalam kegiatan luar yang diadakan oleh lembagalembaga resmi lainnya. Seperti manasik haji, acara 17 Agustus,

dan masih banyak. “Ada beberapa prestasi yang sudah kita raih sejak berdirinya TK ini. Seperti lomba mewarnai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Lomba menggambar, lomba menari dan lain-lain.” Adapun visi TK ini adalah menja­ dikan TK yang unggul dan populer berdasarkan ilmu dan takwa. “Misinya melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif. Sehingga setiap siswa bisa berkembang secara optimal sesuai potensi yang dimiliki,” ujar Ibu Tarsini. (rama)

Lomba Mewarnai Haloo buat sobat Junior yang punya hobi mewarnai, kirimkan hasil karya mewarnai kalian dari gambar di samping ini. Karya yang dinilai terbaik oleh redaksi akan mendapat hadiah menarik setiap minggunya. Kirimkan karya kalian ke Graha Pena Radar Cirebon di Jl Perjuangan No 9 Kota Cirebon.

Pemenang Lomba Mewarnai Radar Junior Edisi 26 Agustus 2012:

Zacky Putra Akhira

SDN Pelandakan II Alamat: Jl Tanjung II No 27 Perumnas Arum Sari Kecamatan Talun

Mohammad Fathurrohman. Itulah nama yang disematkan oleh Kadnami dan Rokila pada putra kesayangannya ini. Yap itulah nama lengkap sobat baru kita kali ini. Kalau di rumah, dia biasa disapa Dede Rohman. Eh, sebelumnya sobat Junior apa kabar nih? Semoga sehat selalu ya. Cowok kelahiran 10 April 2010 ini bercitacita menjadi seorang polisi. Kita doakan saja ya, semoga cita-citanya dapat terwujud. Amin. Dede Rohman juga punya hobi jalanjalan. Soal makanan, Dede Rohman ini paling lahap makan telur dadar loh, kalau minumannya yaitu susu coklat. Itulah sekilas profil tentang Dede Rohman. Kalau sobat ingin jalan-jalan bareng, main yuk ke rumahnya di Jl Ponpes Kempek Cimerta Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. (faroha)

Ingin Seperti Power Rangers Minggu ini kita dapat teman baru lagi lho! Namanya Seta Revandika yang lahir pada 16 Mei 2008. Sobat Junior tahu nggak? Si kecil yang biasa dipanggil Evan ini suka nangis. Wah wah, jangan cengeng dong Evan. Hehehee... Anak bungsu dari pasangan Suta dan Sudari ini citacitanya ingin jadi power rangers. Nah lho? Ada-ada saja ya Evan ini. Evan si power rangers kecil ini suka makan mi goreng. Kalau sobat Junior ingin makan mi goreng sama power ranger kecil kita yang satu ini, datang saja ke rumah Evan di Desa Dana Winangun Blok Kajengan. Ditunggu lho sama Evan!! (vany) Seta Revandika

Berbeda dengan mading Croza yang pernah diterbitkan tempo lalu, mading yang satu ini juga merupakan bagian dari SMAN 3 Cirebon. Hanya saja mading ini hasil karya anak-anak ekskul Palang Merah Remaja (PMR). Mading yang terletak tepat di samping pintu UKS ini, diketuai oleh Sri Wahyuni. Mading UKS ini diganti tampilannya setiap ada kegiatan palang merah. ”Mading kali ini mengusut tema pelatihan gabungan. Lebih banyak foto ketimbang artikel. Selain foto, di sini juga terdapat materi-materi seputar kesehatan dan pelantikan pelaksanaan tugas,” papar Anindita selaku anggota PMR. Saat ini, pengurus PMR berjumlah 13 orang. Namun, mereka tetap bangkit untuk terus memajukan PMR di SMAN 3 Cirebon. ”Mengingat SMAN 3 Cirebon ini adalah sekolah berbasis lingkungan, berarti kami

selaku anggota PMR harus kerja keras turut membangun kebersihan sehingga tercipta kesehatan ba­gi para siswa­nya,” ujar Sri Wahyuni. Ruang kerja ang­­gota PMR ada­lah di Unit Kese­hatan Siswa (UKS). Namun, ada yang berbeda dari kepengurusannya. Menu­rut salah satu artikel yang tertera di ma­ding ini, pengurus UKS terbagi menjadi dua. ”Pengurus pertama anggota PMR, yang kedua adalah gabungan. Maksud gabungan adalah anggotanya ada yang berasal dari anak OSIS, Pramuka, dan lainnya. Tapi yang jelas, pengurus gabungan dilantik bareng anggota PMR,” tukas Anindita. Betapa asiknya jika banyak pengetahuanpengetahuan yang kita dapat terutama pengetahuan akan kesehatan. Kesehatan

merupakan aspek terpenting yang harus dimiliki setiap orang agar dapat mencegah timbulnya penyakit. Se­perti pepatah yang mengatakan bah­ wasanya lebih baik mencegah daripada mengobati. Oleh karena itu, tim PMR sebisa mungkin terus berusaha agar membagi info seputar kesehatan kepada para siswa SMAN 3 Cirebon agar tidak haus akan informasi kesehatan. ”Kita juga sering menempelkan artikelartikel baik itu materi atau informasi yang sedang berkembang seputar kesehatan. UKS juga sudah disulap menjadi tempat senyaman mungkin bagi siswa yang sedang sakit. Tapi, ada juga brosur-brosur kesehatan hanya saja kita tidak menaruhnya di mading UKS,” pungkas Indah. (melly)

mading

......O.B.S.E.S.I...... Kompak

“Tingkatkan lagi kejuaraan yang pernah diraih dan semakin kompak mengikuti kegiatankegiatan PMR.” (melly)

Alinda

Banyak yang Gabung

“Bisa memberi informasi yang lebih banyak tentang kesehatan, serta banyak siswa-siswi yang gabung ekskul PMR.” (melly)

Sri Wahyuni

Ingat Cirebon, Ingat Batik Melly Goeslaw dan Anto Hoed

Mohammad Fathurrohman

Melly Goeslaw adalah salah satu penyanyi yang populer di Indonesia. Putri tunggal dari pasangan Ersi Sukaesih dan (Alm) Melky Goeslaw ini telah sukses menciptakan banyak lagu. Pada pertengahan bulan puasa lalu, Melly datang ke Cirebon bersama sang suami, Anto Hoed. Ia datang untuk mengisi sebuah acara curhat akbar dengan Ustad Zacky Mirza di masjid Sumber, Kabupaten Cirebon. Beruntung, kru Radar Junior diberi kesempatan untuk berbincang dengan keduanya. Acara curhat akbar ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Hampir semua masyarakat yang hadir mengikuti acara ini dari awal sampai akhir. Ternyata, kunjungan Melly ke Cirebon ini bukan yang pertama kali. ”Udah dua kali berkunjung ke Cirebon.

Kali ini lebih menyenangkan, karena bisa jalan-jalan dulu,” ujar penyanyi kelahiran 7 Januari 1974 ini. Kedatangan Melly ke Cirebon hanya satu hari. Namun, itu tidak membuatnya merasa kecewa. Ia justru sangat senang. ”Saya suka Cirebon. Terutama makanan khasnya. Seperti empal gentong,” tutur wanita yang kerap kali tampil nyentrik ini. Tak hanya makanan khas yang membuat Melly selalu ingat dengan Cirebon. ”Kalau ke Cirebon pasti ingatnya batik.” Sebelum pulang, ia menyempatkan diri untuk membeli kenang-kenangan dari kota udang ini. ”Buat oleh-oleh saya nggak lupa beli batik dan terasi,” ungkap pencipta lagu Gantung ini. Melly dan Anto berharap agar di lain waktu bisa mengunjungi kota Cirebon. ”Semoga masyarakat Cirebon selalu menyambut kehadiran kami dengan antusias.” (rama/stev)

Resentator yang beruntung untuk membahas novel kali ini adalah Sri Nawang Wulan, Erly Faradillah dari MA Islamic Centre, Susanti dari SMA Sunan Gunung Jati, dan Rutinah dari SMAN 7 Cirebon. Novel berjudul ”Ten Things I Hate About Me” karangan Randa Abdel-Fattah dibahas di Pilaradio pada Minggu (26/8). Novel kedua Randa ini menceritakan tentang Jamilah Towfeek, seorang wanita keturunan Libanon yang tidak percaya diri dengan hidupnya. Awal cerita, Jamilah pindah ke Australia bersama ayah dan kedua kakaknya Bilal dan Sheeren. Di sekolah, Jamilah sama seperti teman sekelasnya. Namun, berbeda jika ia berada di rumah. Saat di sekolah, ia dipanggil Jamie. Sedangkan di rumah, Jamilah adalah panggilannya. Jamilah mengecat rambut ikal hitamnya dengan warna pirang dan menggunakan lensa kontak berwarna biru untuk menutupi korneanya yang hitam. Sebelum lanjut ke cerita berikutnya, ada komentar dari resentator kita tentang covernya. ”Warnanya menarik. Penggambarannya sesuai dengan cerita,” ungkap Erly. ”Gambar dua mata berwarna biru juga ngewakilin isinya,” ucap Wulan. Amy dan Liz adalah teman sekelas Jamie. Jamie selalu menutup rapat jati dirinya bahwa dia adalah seorang keturunan Libanon. Jamilah bersekolah di SMA Guilford, sekolah bobrok dengan dana minim di sebelah barat Sydney. Di sekolahnya hanya terdapat sarana untuk membuat sup. Tidak hanya Liz dan Amy saja yang tidak mengetahui latar belakang Jamie, tetapi seluruh murid SMA Guilford tidak mengetahuinya. Jamilah sengaja memakai lensa kontak warna biru dan mengecat rambutnya agar semua murid SMA Guilford tidak mengetahui latar belakangnya. Saat resentator bookclub Radar Junior ditanya tentang Jamilah, meraka punya komentar masing-masing. ”Nggak baik menutupi jati diri seperti Jamilah,” ungkap Rutinah. Sama halnya dengan Rutinah, Susanti pun mengatakan hal yang sama. ”Kebanyakan akting. Nggak mau berterus terang tentang jati diri dan keluarganya,” katanya. Suatu malam, Jamilah harus menghadiri madrasah sekolah Bahasa Arab. Selain menjadi sopir taksi, ayahnya termasuk dalam jajaran komite yang menangani kegiatan luar sekolah. Ayah Jamilah sangat tidak suka ketika Jamilah memakai lensa kontak biru dan mengecat rambutnya menjadi pirang. Tetapi Jamilah tidak ingin semua teman sekolahnya tahu tentang kehidupan dia sebenarnya. Ketika Jamilah diundang di pesta Peter, teman sekolahnya, Jamilah ragu untuk datang. Jamilah tahu pasti ayahnya tidak mengijinkan ia untuk keluar malam. Apakah Jamilah akan terus membohongi dirinya sendiri dan orang lain? Apakah dia terus menerus dikekang oleh ayahnya? Daripada penasaran, datang saja ke TB Gramedia Grage Mall Cirebon untuk beli bukunya. Seru loh ceritanya! (lana/wulan) didukung oleh:

foto: STEV/RADAR JUNIOR

usai wawancara. Rama (kanan) salah satu kru Radar Junior beruntung bisa berfoto bersama Melly Goeslaw dan Anto Hoed.

SMAN 1 Losari Adakan Lomba HUT RI Meski Hari Ulang Tahun Republik Indonesia sudah lewat, namun suka cita untuk merayakannya masih terasa sampai saat ini. Hal ini juga dirasakan oleh siswa-siswi SMAN 1 Losari. Sekolah dengan panggilan Nepan ini merayakan HUT RI pada Selasa (28/8). ”Kami sengaja merayakannya telat. Hal ini dikarenakan tanggal 17 Agustus bertepatan dengan hari libur lebaran,” ujar Nurkalam selaku ketua pelaksana kegiatan. Kegiatan ini menyajikan berbagai lomba-lomba khas 17an. Seperti lomba balap karung, petung kendi, kelereng, tarik tambang, mengambil uang dari buah pepaya, memasukan pensil ke dalam botol dan joged berpasangan. Hal ini bertujuan untuk melestarikan lomba-lomba yang menjadi budaya 17an di Indonesia. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMAN 1 Losari ini dilaksakan di lapangan utama sekolah. Lapangan ini sukses disulap menjadi arena meriah untuk semua perlombaan.

”Kita bagi tempat sedemikian mungkin agar cukup untuk semua lomba,” ucap cowok yang juga merangkap menjadi ketua OSIS ini. Panitia dalam acara ini dari seluruh pengurus OSIS SMAN 1 Losari. Acara ini dimulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Lomba yang pertama kali dimulai adalah lomba tarik tambang. Setelah itu pentung kendi, dan diikuti lombalomba lainnya. Meskipun kegiatan ini berlangsung lama dan dalam cuaca yang terik, antusias siswa-siswi SMAN 1 Losari sangat tinggi. Terbukti dari banyaknya siswa-siswi yang menonton hingga kegiatan selesai. Acara ini bertujuan selain untuk merayakan HUT RI, juga agar siswasiswi sadar akan arti kemenangan lewat kemerdekaan. ”Serta menumbuhkan rasa cinta tanah air,” kata cowok hitam manis ini. Dengan suksesnya acara ini, panitia berharap agar bisa diadakan kegiatan yang sama untuk tahun selanjutnya.

Lestarikan Musik Nasyid

”Selain itu, agar para siswa bisa lebih aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan,” tutupnya. (rama)

foto-foto: RAMA/RADAR JUNIOR

meriah. Berbagai lomba meriahkan acara perayaan di SMAN 1 Losari, Selasa (28/8).

Ekstrakurikuler Rohis SMAN 1 Jamblang telah berhasil meraih prestasi yang sangat gemilang. Mereka berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam lomba nasyid di masjid At-taqwa Cirebon. Rasa syukur dan bangga mereka rasakan. ”Nggak nyangka. Latihan yang selama ini kita jalani akhirnya bisa membuahkan hasil yang cukup baik,” tutur Ali Nasyir, selaku ketua Rohis. Suka dan duka kerap kali mereka rasakan selama berlatih. ”Karena masih ada rasa egoisme masing-masing anggota. Masih belum bisa mengatur waktu latihan. Adapun sukanya yaitu dengan mengikuti ekstrakurikuler Rohis ini kita bisa menjalin silaturahmi dengan anggota lainnya. Kita sebagai generasi penerus ingin melestarikan musik nasyid di Cirebon,” kata Moch Hamzah. Untuk meraih juara tersebut, mereka sering mengalami kesulitan. ”Karena alatnya kurang memadai. Bikin kita semua pesimis dan tidak percaya diri. Tapi, semua itu bisa kita lewati dengan semangat dan dukungan doa dari orang tua, guru dan teman-teman,” ujarnya. (nilam)


sport minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

8

Radar Cirebon Edisi Minggu

lintas

Southampton

Lega Tinggalkan Barca IBRAHIM Afellay sudah berada di Barcelona selama dua setengah tahun. Namun, winger asal Belanda tersebut tetap tidak mampu menampilkan performa terbaik. Afellay malah sering dirundung cedera. Alhasil, pemain 26 tahun tersebut kalah bersaing dengan barisan penyerang Barca lainnya. M e r a s a stagnan, Afellay memutuskan m e n e r i ma pinangan klub Bundesliga Jerman Schalke 04 dengan status pinjaman. Afellay menegaskan bahwa pindah ke Schalke merupakan keputusan terbaik. Apalagi, pelatih baru Barcelona Tito Vilanova memberikan lampu hijau. “Saya tidak banyak bermain di Barcelona. Musim ini pun saya diberitahu bahwa harus menunggu untuk bisa bermain kembali,” ucap Afellay kepada Soccerway. “Saya setuju dengan pelatih (Vilanova, red) bahwa perpindahan adalah opsi yang terbaik. Saya pun bisa lega meninggalkan Barca,” imbuhnya. Memang di Barcelona, Afellay bukanlah pilihan utama. Pada era Pep Guardiola, bekas pemain PSV Eindhoven tersebut hanya bermain 20 kali dan mencetak satu gol pada ajang Liga Primera. Musim lalu, Afellay bahkan harus sering menepi karena menderita cedera ACL (anterior cruciate ligament). Jadi Afellay merasa bermain reguler di Schalke akan mengembalikan kondisi fisik dan kepercayaan dirinya. “Saya memang stagnan di Barcelona. Saat Anda pulih dari cedera, Anda harus bermain sesegera mungkin. Dan saya kira itu akan terjadi di Schalke. Saya memiliki firasat yang baik di sana,” tandasnya. (nur/bas)

v

man united

Hindari Malu di Laga Keseribu LAWAN KLUB PROMOSI. Sir Alex Ferguson bakal menjalani laga keseribu di liga Inggris saat bertandang ke St Mary’s, kandang klub promosi Southampton. FOTO: ANDREW/AFP

SOUTHAMPTONCatatan spesial menanti Sir Alex Ferguson akhir pekan ini. Pelatih Manchester United itu bakal menjalani laga keseribu di liga Inggris saat bertandang ke St Mary’s, kandang klub promosi Southampton (siaran langsung Global TV kickoff 22.00 WIB). Start Ferguson di liga Inggris dimulai pada 1986 sekaligus menandai dinastinya bersama United. Statistiknya adalah 598 menang, 233 seri, dan 168 kalah. Perlu dicatat, debut liga Ferguson pada 8 November 1986 berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Oxford United. Ferguson pun berusaha tidak ingin menjadikan laga spesialnya sebagai beban anak asuhnya u n t u k mempersem­ b a h k a n hasil terbaik. Ferguson belajar dari laga United ketika hanya menang tipis 3-2 atas Fulham pekan lalu (25/8). “Saya ingin melihat para pemain tampil rileks dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” kata pelatih yang akrab disapa Fergie itu seperti dilansir MUTV. Pelatih yang mengoleksi 12 trofi di kompetisi kasta teratas Inggris

itu sepertinya juga belajar dari laga tepat di perayaan ultahnya yang ke-70 di pengujung tahun lalu (31/12/2011). Fergie bukannya menerima kado indah kemenangan, melainkan memori pahit setelah United keok 2-3 dari Blackburn Rovers di Old Trafford. P e l a t i h Southampton Nigel Adkins pun siap meng-copy sukses Blackburn. “Kami tidak akan bersalah apabila merusak pesta Sir Alex. Kami bukan pelengkap dalam laga spesial itu, melainkan juga menginginkan kemenangan,” ujar Adkins kepada The Sun. Di sisi lain, sekalipun seribu laga di liga Inggris merupakan capaian fantastis, Ferguson tidak ada apa-apanya dengan George Ramsey. Legenda pelatih Aston Villa itu merupakan pemegang rekor pelatih dengan jumlah laga liga Inggris terbanyak (1.327 laga) pada periode 1884-1926. Butuh setidaknya sembilan musim lagi bagi Fergie apabila ingin menyalip rekor Ramsey. (dns/bas)

Perkiraan Pemain

Southampton (4-1-4-1): 1-K.Davis (g) 2-Clyne, 5-Hooiveld, 6-Fonte, 13-Fox; 4-Schneiderlin; 21-Do Prado, 8-S. Davis, 20-Lallana”, 10-Ramirez; 7-Lambert Pelatih: Nigel Adkins

Sarat Prestasi dan Kontroversi LAGA kontra Southampton akan menjadi laga keseribu Sir Alex Ferguson bersama Manchester United di Premier League. Berikut catatan pelatih yang akrab disapa Fergie itu sejak kali pertama menangani United pada 6 November 1986 sampai sekarang.

Trofi Ferguson identik dengan gelar. Selama membangun dinasti di United, dia memenangi 37 trofi. Yang paling fenomenal adalah saat membawa United meraih treble winner pada musim 1998-1999. Ferguson mendapat apresiasi dari Ratu Elizabeth dengan gelar kebangsawanan Inggris alias nama depannya dibumbuhi Sir.

Produsen Pemain Generasi emas 1992 seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, Neville bersaudara, sampai David Beckham adalah buah racikan Ferguson. Belum lagi menyulap nama-nama seperti Rio Ferdinand, Cristiano Ronaldo, dan Wayne Rooney sebagai megabintang. Sedangkan untuk debutan yang diturunkannya, Federico Macheda merupakan yang termuda (17 tahun, 7 bulan, 14 hari) dan yang tertua adalah Steve Bruce (31 tahun, 7 bulan, 15 hari).

Tribun Ferguson Namanya diabadikan sebagai nama tribun di sisi utara Old Trafford saat merayakan 25 tahun kepelatihan bersama United pada 5 November 2011. Tribun Ferguson paling banyak menampung kapasitas penonton (26 ribu) dibandingkan tiga sisi tribun lainnya dan terdiri dari tiga susun.

Fergie v Referee Jika ditotal, Ferguson telah dijatuhi 15 kali skors dan denda 75 ribu pounds (Rp 1,1 miliar) di Premier League karena ulahnya terhadap wasit. Mulai mengeluarkan pernyataan yang tidak sepatutnya sampai mengritik kepemimpinan sang pengadil lapangan tersebut.

Boikot BBC Man United (4-2-3-1): 1-De Gea (g); 2-Rafael, 15-Vidic”, 6-Evans, 3-Evra; 16-Carrick, 23Cleverley; 7-Valencia, 26-Kagawa, 17-Nani; 20-Van Persie Pelatih: Sir Alex Ferguson

Pada 2004, Ferguson memboikot wawancara dengan BBC. Ini setelah televisi Inggris menayangkan dokumentasi BBC yang menceritakan dugaan KKN antara Fergie dengan anaknya yang berprofesi sebagai agen pemain, Jason. Boikot itu berakhir pada 25 Agustus 2011 setelah Fergie berdamai dengan pimpinan BBC. (dns/bas)

Barca Terlalu Dominan

FOTO: GETTY IMAGES

KE KLUB LAIN. Clint Dempsey yang dibidik Liverpool justru berlabuh di Tottenham Hotspur.

Sama-sama Kehilangan Incaran LIVERPOOL dan Arsenal sama-sama gigit jari di hari terakhir bursa transfer Eropa. Kedua klub sebenarnya tidak berpangku tangan alias juga memiliki pemain incaran. Liverpool membidik Clint Dempsey, sedangkan Arsenal menginginkan Michael Essien. Tapi, kedua pemain samasama lepas. Dempsey yang dikaitkan dengan Liverpool sepanjang musim panas ini tetap berada di London atau setelah dicomot Tottenham Hotspur dari Fulham. Yang membuat Liverpool meradang, Spurs- sebutan Tottenham- mendapatkan bintang Amerika Serikat itu dengan fee 6 juta pounds (Rp90 miliar) atau satu pounds lebih murah dari tawaran Liverpool. Dempsey sejatinya ingin menyeberang ke Liverpool. Dia bahkan dibekukan dari skuad karena meminta hengkang ke Anfield. Tapi, di hari terakhir, Spurs sukses melobi Dempsey. Sebelum Dempsey, Moussa Dembele lebih dulu pindah dari Fulham ke Spurs. Kegagalan mendapatkan Dempsey berdampak pada jabatan Ian Ayre sebagai direktur pelaksana Liverpool. Bos Liverpool John Henry sekaligus chairman Tom Werner Ayre dikabarkan kecewa dengan kinerja Ayre di bursa transfer dan siap mencari orang baru. Berbeda dengan Liverpool, pelatih Arsenal Arsene Wenger tidak kecewa sekalipun tidak mampu mendapatkan Essien. Gelandang bertahan asal Ghana itu memilih dipinjamkan ke Real Madrid sekaligus bereuni dengan pelatih Jose Mourinho. Kedatangan Essien juga memaksa Lassana Diarra bermain di Anzhi Makhachkala sebagai pinjaman musim ini. “Seandainya (Jack) Wilshere, (Bacary) Sagna, dan (Tomas) Rosicky kembali pulih dari cedera, kami akan serasa memiliki pemain baru,” kata Wenger kepada The Guardian. Sementara itu, perusahaan bisnis Deloitte mengumumkan bahwa belanja klub-klub Premier League di bursa transfer musim panas ini mencapi 490 juta pounds (Rp7,3 triliun). Itu berarti naik 5 juta pounds dibandingkan tahun lalu. Sedangkan rekor Premier League di catat pada 2008 dengan bujet belanja lebih dari 500 juta pounds (Rp7,5 triliun). (dns/bas)

FOTO: AFP

ANGKAT TROFI. Para pemain Atletico Madrid mengangkat trofi Piala Super Eropa setelah mengalahkan Chelsea 1-4.

Si Biru Kena Cakar Harimau MONACO- Roberto Di Matteo harus mengubur ambisinya mengangkat Piala Super Eropa baik sebagai pemain dan pelatih. Fernando Torres pun gagal menunjukkan penampilan mengesankan menghadapi klub yang membesarkan namanya, sedangkan bintang muda Eden Hazard dibuat tak berkutik. Ya, kekalahan 1-4 atas Atletico Madrid di Stade Louis II di Monaco kemarin dini hari WIB benar-benar mencoreng reputasi Chelsea. Tidak hanya sebagai jawara Liga Champions, melainkan juga start gemilang di Premier League musim ini (tiga laga, tiga menang). Kegagalan di Piala Super Eropa merupakan kali kedua Chelsea gagal memenangi trofi awal musim ini. Sebelumnya, Di Matteo dan anak asuhnya menyerah 1-2 dari Manchester City di ajang Community Shield. Radamel Falcao menjadi mimpi buruk The Blues atau si Birusebutan Chelsea- kemarin. Falcao sudah membuat Atletico unggul 3-0 saat turun minum. Hat-trick striker berjuluk El Tigre atau si Harimau itu tercipta pada

menit keenam, ke-19, dan di pengujung babak pertama. Sedangkan di babak kedua, kedua tim berbagi sebiji gol yang sama-sama dicetak defender masing-masing. Dari Atletico dicetak Miranda pada menit ke-60, sedangkan dari Chelsea via Gary Cahill di menit ke75. “Kami hancur berkeping-keping. Jujur, semua pemain tampil di bawah form,” kata Cahill kepada Sky Sports. “Sangat berbahaya memberi ruang dan kesempatan kepada Falcao dan inilah konsekuensi yang harus kami terima. Kami juga gagal memanfaatkan penguasaan bola dan kami harus memuji Atletico yang bermain efektif dan efisien,” sahut Di Matteo seperti dilansir situs resmi UEFA. Pelatih berpaspor Italia tapi kelahiran Swiss tersebut memuji Atletico yang bermain efektif. Secara statistik, penguasaan bola Chelsea lebih banyak alias 58 persen. Tapi, Si Biru hanya melakukan 12 tembakan dengan 7 di antaranya mengarah

ke gawang. Bandingkan dengan Atletico yang melepaskan 18 tembakan dengan 12 di antaranya on goal. “Saya bangga dengan para pemain. Saya baru menangani mereka Desember lalu dan mereka sudah memberikan dua trofi. Kredit khusus untuk Radamel. Saya mengenalnya sejak dia masih muda dan saya kini menjadi pengagumnya,” papar entrenador Atletico Diego Simeone kepada Marca. Status sebagai pelatih dan pemain yang pernah memenangi Piala Super Eropa pun disematkan kepada Simeone. Kali pertama pria Argentina itu memenanginya adalah pada edisi 1999 ketika masih berstatus sebagai gelandang Lazio. Kemenangan Atletico sekaligus menambah catatan sukses jawara Europa League (maupun Piala UEFA) atas kampiun LIga Champions di Piala Super Eropa sejak menggunakan format single match. Yakni, sembilan kemenangan banding enam kemenangan. (dns/bas)

BARCELONA- Musim lalu, Valencia menunjukkan dua wajah kontras saat melawan Barcelona. Pada pertemuan perdana di kandang sendiri, Valencia dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat mampu menahan imbang Blaugrana- julukan Barcelona2-2. Namun, di laga kedua di Camp Nou, Valencia dilumat habis 1-5. Dengan materi yang lebih kuat dan seimbang, Valencia bisa saja menjadi tim pertama yang mencuri poin dari Barcelona di Liga Primera musim ini (siaran langsung Trans TV pukul 02.30 WIB). Misi itu bukan mustahil, namun sangat sulit direalisasikan. Sebab bermain di Camp Nou, Barcelona merupakan tim yang dominan dan sangat sulit untuk dibendung. Apalagi Valencia gagal untuk mengalahkan Barcelona dalam sebelas pertemuan terakhir di semua kompetisi. Di Liga Primera, El Che- julukan Valencia- terakhir menang pada Oktober 2003 dengan skor 1-0. Pelatih baru Barcelona Tito Vilanova mengaku sedang pusing dengan banyaknya pemain yang absen karena cedera. Kapten Carles Puyol masih diragukan tampil karena masih bergulat dengan cedera tulang pipi. Bek kanan Dani Alves juga tidak fit karena cedera ringan paska dikalahkan Real Madrid pada ajang Supercopa Spanyol Kamis WIB lalu. Namun bagi Vilanova, kondisi tersebut tidak menjadi masalah besar. Dua kemenangan beruntun di dua laga awal memperlihatkan bahwa tidak ada gap yang terlalu menganga sepeninggal Pep Guardiola. Barcelona sekarang kokoh di

puncak klasmen dengan enam poin. Nilainya sama dengan Valladolid dan Rayo Vallecano yang juga memenangi dua laga awal. “Melawan Valencia adalah laga yang sangat penting. Kami mencoba sebisanya untuk memetik poin penuh. Sembilan poin dalam tiga laga adalah hasil yang fantastis,” kata Vilanova kepada AS. Sementara itu, Valencia juga bermasalah dengan cedera pemain. Rekrutan anyar dari Real Madrid Fernando Gago tampaknya tidak dalam kondisi terbaik. David Albelda kemungkinan besar akan menjadi starter dan tampil perdana musim ini. Defender asal Prancis Adil Rami agaknya juga akan menjadi starter. Dia akan menggantikan Ricardo Costa yang absen karena terkena kartu merah saat timnya ditahan imbang Deportivo La Coruna 3-3 pekan lalu. Pelatih Valencia Mauricio Pellegrino menegaskan laga melawan Barca akan sangat berat bagi timnya. Namun, pelatih asal Argentina itu menegaskan tidak akan mengubah gaya permainan timnya yang mengusung filosofi menyerang menjadi ultra defensif. “Pertandingan ini tidak hanya sulit bagi kami namun juga bagi Barcelona,” ucap Pellegrino seperti dilansir AS. “Kami ingin mengejutkan Barcelona. Saya kira, Barcelona akan mendominasi semua aspek permainan. Namun saya yakin tim ini mampu menyulitkan lawan,” ucapnya. Saat ini, Valencia memang dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Dua kali seri dalam dua laga pembuka bukan hasil yang baik. El Che sekarang berada di posisi 13 dengan dua poin. (nur)


sport MINGGU wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

9

Radar Cirebon Edisi Minggu

balap sepeda

inter milan

v

as roma

Ingin Lanjutkan Tren Positif FOTO: ARIF MUSTOFA/RADAR BOJONEGORO

LINTASI LAMONGAN. Para pembalap Jawa Pos Tour de East Java melintasi Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, kemarin (1/9).

Pesta Astana di TDEJ 2012 GRESIK- Persaingan di Jawa Pos-Polygon Tour de East Java (TDEJ) 2012 benar-benar mencapai klimaks di etape terakhir yang berlangsung kemarin (1/9). Aksi saling serang sudah terjadi sejak bendera start dikibarkan di Trowulan, Mojokerto. Tapi semua berujung pada pembuktian kehebatan Track Team Astana (Kazakhstan). Mereka merebut gelar juara plus tiga jersey termasuk Polygon Yellow Jersey untuk best rider. Berkali-kali beberapa pembalap mencoba untuk melepaskan diri dari rombongan besar atau peloton. Berkali-kali pula terjadi pergantian pimpinan balapan. Namun, rute antara Mojokerto dan Gresik yang memiliki banyak rolling tapi didominasi jalanan flat, membuat para pembalap menjadi rombongan besar. Adu sprint jelang finis dimenangkan oleh pembalap Terengganu Pro-Asia (Malaysia) Mohd. Zamri Saleh. Posisi kedua ditempati adiknya Mohd Harrif Saleh. Posisi ketiga dan keempat berturut-turut ditempati Hossein Nateghi (Tabriz Petrochemical Iran) dan Dealton Nur Arif Prayogo (Gilass Surabaya). Peloton masuk finis dengan catatan waktu 3 jam 08 menit 00 detik. Balapan etape terakhir kembali melombakan poin untuk tanjakan atau KOM (King of Mountain). Tanjakan berlangsung hampir 15 km. Meski demikian, kecepatan rata-rata para pembalap tetap tinggi. Rombongan besar menyelesaikan lomba 131,4 km itu dengan kecepatan rata-rata 41,94 km/jam. “Lomba yang sangat melelahkan. Dari awal hingga akhir kecepatannya sangat tinggi. Cuaca yang panas ditambah rute yang variatif benar-benar menguras tenaga,” ujar Hossein Nateghi. Meski tak menempatkan pembalapnya di podium juara, Astana layak disebut sebagai pengontrol jalannya lomba. Cepat atau lambatnya balapan seakan diatur lima pembalap mereka yang kompak selalu dalam kesatuan. Hanya Artyom Zakharov yang terlepas dari rombongan jelang finis, sedangkan Ivan Tsissaruk, Nikita Panassenko, Alexey Lyalko dan Dmitry Lukyanov ada di rombongan terdepan. “Kami harus mengakui sulit untuk menghambat Astana. Mereka sulit dihambat. Saat ada yang breakaway, itu pun tak bisa jauh. Astana benar-benar berlomba sebagai tim,” ungkap Harrif Saleh. Finis dalam rombongan besar itu lagi-lagi sangat menguntungkan Astana. Mereka sukses menempatkan Tsissaruk tetap berada di posisi puncak general classification. Tsissaruk sudah mengangkat tangannya sekitar 50 meter jelang finis, menandakan dia sudah tahu bakal ditahbiskan sebagai juara TDEJ 2012. “Hasil yang cukup menyenangkan hari ini (kemarin, red). Namun sesungguhnya ini kerja keras tim. Saya tak bisa menang tanpa bantuan rekan setim,” ujar Tsissaruk. Pengakuan kehebatan tim Astana juga disuarakan oleh Chief Commissaire Ibrahim Omar. Bahkan, sebelum lomba saja dia sudah mengungkapkan sepat atau lambatnya balapan ditentukan oleh Astana. Saat Astana makin cepat, maka keseluruhan lomba TDEJ rata-rata makin cepat. Astana dinobatkan sebagai tim terbaik TDEJ 2012. Predikat itu sudah mereka sandang sejak etape pertama berakhir Rabu (29/8). Mereka mengalahkan tim langganan juara asal Iran, Tabriz Petrochemical yang sudah empat kali juara tim terbaik. “Astana tim hebat, mereka bisa mempengaruhi ritme lomba. Kecepatan lomba rata-rata sangat cepat juga karena ritme lomba yang dikendalikan lima pembalap Astana dengan kompak,” ujar Ibrahim. Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Yayasan TDEJ Harijanto Tjondrokusumo. Seperti dugaannya, kedatangan Astana terbukti meningkatkan sisi kompetitif lomba. Tiap tim yang mengikuti TDEJ 2012, rata-rata jika ditanya komentarnya ingin mengalahkan tim muda itu. “TDEJ kali ini sangat beruntung mendapatkan Astana sebagai salah satu pesertanya. Mereka memiliki pamor level dunia yang mampu meningkatkan kompetisi TDEJ,” ujar Hari, sapaan akrabnya. (ady/dra)

MILAN- Inter Milan mengawali Serie A Italia musim 2012-2013 dengan kemenangan telak 3-0 atas Pescara di kandang lawan. Inter bertekad un­tuk memetik ke­menangan pertama di Giuseppe Meazza saat melawan AS Roma dini hari nanti (Siaran langsung TVRI pukul 01.15 WIB). Pelatih Inter Andrea Stramaccioni diperkirakan tetap mempertahankan susunan starternya seperti ketika menekuk Pescara. Stramaccioni mungkin hanya sedikit mengubah komposisi lini depan. Rodrigo Palacio bakal bermain sejak menit pertama menggantikan Antonio Cassano. Stramaccioni akan menduetkan Palacio bersama Diego Milito dan Wesley Sneijder di kompartemen penyerangan. Tampaknya, Stramaccioni kesengsem dengan penampilan gemilang Palacio saat mencetak satu gol untuk menahan Vasuli 2-2 di ajang Europa League (31/8) WIB. Inter masih belum akan diperkuat kiper anyar dari Udinese Samir Handanovic. Gelandang Ricky Alvarez dan Gabi Mudingayi juga bakal absen. Namun Stramaccioni lega karena kiper Luca Castellazi dan dua gelandang Walter Gargano dan Freddy Guarin siap tempur. “Pertandingan melawan Roma adalah momen yang sangat baik bagi kami. Kekuatan kedua tim sangat dekat. Namun kami sangat bersemangat untuk mengalahkan mereka,” ucap Stramaccioni seperti dilansir ESPN. “Ini pertandingan yang penting. Memang tidak menentukan, namun bagi kami laga ini sangat krusial,” imbuhnya. Sementara itu pelatih Roma Zdenek Zeman bertekad untuk membangkitkan motivasi anak asuhannya. Sebab pada laga pembuka di kandang sendiri, Stadion Olimpico, I Giallorossi-julukan Roma- hanya bermain imbang 2-2. Hasil tersebut membuat Zeman mendapatkan kritikan tajam dari para pendukung Roma. “Kami tidak takut melawan siapapun. Kami bisa berkompetisi dengan tim manapun,”

ucap Zeman seperti dilansir Football Italia. “Memang pada awalnya tim tidak bermain pada bentuk terbaik. Namun ini masih di awal musim. Kami butuh waktu untuk membuktikan diri,” imbuhnya. Zeman percaya bahwa Inter melemah dalam dua tahun terakhir. Skuad I Nerazzurri”julukan Inter tidak sekuat saat meraih tiga gelar (treble winners) musim 20092010. “Namun dengan mukamuka baru, ada motivasi besar di kubu Inter sekarang,” te­ gasnya. Saat bertandang ke Giuseppe Meazza, Roma tidak akan diperkuat striker Bojan Krkic yang heng­ kang ke AC Milan dengan status pinjaman. Namun, Zeman sangat gembira dengan kedatangan penyerang 21 tahun Mattia Destro dari Genoa. “Roma melakukan langkah cerdas dengan merekrut Destro,” ucapnya. (nur)

Roma (4-3-3): 24-Stekelenburg (GK); 23-Piris, 29-Burdisso, 5-Castan, 42-Balzaretti; 7-Marquinho, 16-De Rossi, 15-Pjanic; 8-Lamela, 22-Destro, 10-Totti Pelatih: Zdenek Zeman

FOTO: GETTY IMAGES

Udinese v Juventus

Pemanasan Jelang Liga Champions

FOTO: GETTY IMAGES

SUDAH TAK SABAR. Melawan Udinese malam ini akan dijadikan Claudio Marchisio sebagai ajang pemanasan jelang laga pertama Liga Champions Rabu mendatang (19/9).

UDINE- Juventus sudah absen selama tiga musim dari Liga Champions. Wajar, jika Bianconerijulukan Juventus- tak sabar untuk berlaga di ajang tertinggi klub Eropa tersebut. Meski Juventus baru akan menjalani laga pertama Grup E melawan Chelsea (19/9) mendatang, namun pemain Juventus merasa bahwa Serie A bukan lagi prioritas satu-satunya. Melawan Udinese pada giornata kedua Serie A malam ini (siaran langsung TVRI pukul 22.30 WIB), konsentrasi komponen Juve langsung terbelah. “Kami sudah tidak sabar untuk memulai Liga Champions. Di atas kertas, kami mendapatkan undian yang sangat baik. Namun kami tidak akan meremehkan para pesaing,” ucap gelandang Claudio

Menanti Kontribusi Pemain Termahal

FOTO: AFP

PEMAIN TERMAHAL. Javier Martinez (tengah) dibeli Bayern Munchen dari Athletic Bilbao dengan harga Rp478 miliar.

dah menyatu dengan tim, ini proses yang sangat penting,” ujar Heynckes. Dua pilar Bayern Philipp Lahm dan Manuel Neuer juga tak sabar melihat aksi rekan barunya. Lahm dan Neuer bahkan sempat memuji kualitas pemain berusia 23 tahun itu setelah melihat penampilannya di sesi latihan. “Saya sudah melihatnya be­

Inter (4-3-2-1): 12- Castellazzi (GK); 4-Zanetti, 6- Silvestre, 23- Ranocchia, 55- Nagatomo; 14- Guarin, 21-Gargano, 19-Cambiasso; 8-Palacio, 10-Sneijder, 22-Milito Pelatih: Andrea Stramaccioni

MENIT PERTAMA. Rodrigo Palacio bakal bermain sejak menit pertama menggantikan Antonio Cassano.

Bayern Munchen v VfB Stuttgart

MUNCHEN- Pemain dan suporter Bayern Munchen begitu antusias menyongsong laga pekan kedua melawan VfB Stuttgart malam nanti (siaran langsung Indosiar pukul 22.00 WIB). Sebab, pada laga ini Javier Martinez yang direkrut dari Athletic Bilbao punya kans untuk melakukan debut. Pihak Die Roten-julukan Bayern harus mengeluarkan dana sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp478 miliar untuk menggaet Martinez. Transfer itu sekaligus menorehkan rekor pembelian termahal dalam sejarah Bundesliga. Martinez mematahkan rekor transfer sebelumnya yang dipegang Mario Gomez saat dibeli Bayern dari VfB Stuttgart senilai 30 juta euro. Nah, dengan banderol terma­ hal, publik Allianz Arena (mar­kas Bayern) pun berharap gelan­dang timnas Spanyol itu bisa mem­ berikan kontribusi yang sepadan. “Saya tak sabar untuk memu­ lainya. Saya ingin membantu tim ini secepat mungkin,” kata Martinez dalam sesi jumpa pers seperti dikutip AFP. Keinginan Martinez direspons positif der trainer Jupp Heynckes. Dia menjanjikan Martinez untuk membuat debut. “Martinez su­

Perkiraan Pemain

be­rapa kali. Dia memang pe­ main yang hebat,” kata Lahm kepada Goal. “Pelatih mem­ perkenalkannya kepada seluruh tim dan dia mulai berlatih dengan kemampuan sepak bolanya. Dia langsung menyatu dengan permainan kami,” ujar kapten Bayern tersebut. “Sangat menyenangkan bahwa dia berada di sini. Meski melewati

satu sesi latihan pertandingan, namun dia sangat baik saat berlatih dan tangguh di udara,” timpal Neuer. Start Bayern musim ini cukup mantap. Pada pekan pertama lalu mereka memetik kemenangan telak 3-0 atas tim promosi Greuther Furth. Sementara Stuttgart pekan lalu ditundukkan Wolfsburg 0-1. (bas)

Marchisio kepada Football Italia. Selain bersama Chelsea, di Grup E, Juventus akan bergabung dengan juara Ukraina Shaktar Donetsk dan kampium Denmark FC Nordsjaelland. “Kami paling familiar dengan Chelsea. Namun tim lain memiliki kualitas yang baik. Kami respek namun tidak takut kepada satu tim pun. Kami akan berikan yang terbaik. Tidak sabar menunggu momen itu,” imbuhnya. Walau memiliki pikiran bercabang, Marchisio menegaskan Juventus akan tetap mati-matian di Friuli, kandang Udinese. Marchisio sadar bahwa meraih kemenangan di Udine akan sangat sulit. Apalagi Udinese ingin mencari korban paska disingkirkan Braga dalam playoff Liga Champions. “Mereka pasti akan mengubah

kekecewaan menjadi motivasi. Kami harus sangat berhati-hati. Memang dalam kondisi apappun tidak akan mudah menang di Friuli,” tegasnya. Sementara itu, Udinese menda­ patkan kabar gembira dengan kepastian bertahannya pelatih Francesco Guidolin. Kekalahan atas Braga di playoff Liga Champions memang sempat menumbuhkan kabar Guidolin bakal hengkang. “Guidolin tidak akan kemanamana. Dia akan tetap bertahan di Udinese sebagai pelatih kami,” ucap Giampaolo Pozzo, presiden Udinese. “Saya berbicara dengannya pagi ini (kemarin, red). Memang kami kecewa dengan hasil Liga Champions. Namun dia tidak akan meninggalkan kami,” lanjutnya. (nur)


WISATA KULINER MINGGU WAGE 2 SEPTEMBER 2012 / 15 SYAWAL 1433 H

10

Radar Cirebon Edisi Minggu

SANG KOKI

Hendrianto

Seni Memasak MEMASAK bagi Hendrianto seperti membuat karya seni. Pria yang kini menjadi chef di Hotel Bagus Inn Cirebon tersebut, mengaku kecintaan terhadap dunia masak berawal dari hobi. Akhirnya Hendri, panggilan akrab Hendrianto, memilih sekolah memasak dalam melanjutkan pendidikan formil. “Awalnya dari hobi, jika sudah hobi menjalankan pekerjaan pun enak. Memasak itu sama seperti seni. Ada keunikan tersendiri,” katanya kepada Radar, kemarin. Dunia profesional masak-memasak sudah dilakoni Hendri selama 21 tahun. Pengalaman ia mengolah aneka macam kuliner pun cukup luas. Hendri pernah bekerja di beberapa restoran. Seperti di Batam, Cikupang Bandung dan lama bertugas di Santika Hotel selama 16 tahun. Menurut Hendri, inspirasi kreasi masakan baru bisa didapat dari mana saja. Di antaranya melihat tayangan TV, referensi majalah atau membuat inovasi sendiri. “Kalau lihat dari TV atau majalah, nanti dikasih inovasi lagi. Untuk menghasilkan menu berbeda,” tutur pria kelahiran 27 Oktober 1962 itu. (swn)

TIPS

FOTO: ADINDA PRATIWI/RADAR CIREBON

BUMBU PILIHAN. Arabian fried rice kental aroma kaldu daging kambing. Olahannya dicampur daging sapi cincang.

Nasi Goreng Daging Cincang INOVASI menu nasi goreng kerap dinanti pencintanya. Menu makanan ini kerap dijumpai di banyak tempat.Tak terkecuali di kedai Red Crispy. Di sana, Arabian

fried rice jadi andalan. Dibuat dengan bumbu pilihan, nasi goreng khas Arab kental aroma kaldu daging kambing. Olahannya dicampur daging sapi

cincang, dan tanpa tambahan kecap. “Ada kaldu kambing dan resep-resep khusus dari kami. Sehingga pas untuk lidah masyarakat Cirebon,” ujar pemilik

Red Crispy, Nurjaty. Makin menggugah selera, nasi goreng dilengkapi krispi sayuran kol yang diiris dan dicampur saat nasi goreng dimasak. “Supaya

krispi, kolnya kami masukan di akhir,” terang Nurjaty seraya menyebutkan Arabian fried rice per porsi dibanderol Rp12 ribu. (nda)

Suguhan Kopi Blender

TIPS MEMBUAT MAKAN MALAM ROMANTIS 1. Jangan mengukur keromantisan dari harga yang mahal Sebetulnya sangat mudah membuat makan malam menjadi sangat romantis. Tetapi jangan pernah berfikir bahwa keromantisan itu bisa dibeli dengan harga yang mahal. Mengajak istri makan malam di restoran bintang 5 dengan makanan-makanan asing, hanya akan membuat bingung untuk memlih menu makanan apa yang akan dipesan. Ajak pasangan ke restoran sederhana di pinggir kota yang menawarkan makanan laut enggak terlalu mahal. Ditemani suara bising pring-piring di restoran itu sambil melancarkan obrolan ringan. Ini baru romantis. 2. Mencoba sesuatu yang baru Pasangan mungkin rutin berkencan di bioskop. Sambil menunggu pintu teater dibuka, bisa mengajak makan malam di restoran fast food. 3. Berdandan Kalo terlalu sulit untuk memilih restoran mana dan kota mana yang mampu membuat acara makan malam romantis, tidak perlu berfikir sulit lagi, mulailah keromantisan itu dengan cara berdandan yang baik. 4. Pilih waktu tepat Kamu sudah membuat jadwal sempurna untuk malam romantis: makan malam diterangi cahaya lilin, naik kereta melalui taman dan segelas jus di depan perapian. Ternyata kamu memiliki satu-satunya masalah. Kamu menjadwalkan malam romantis pada malam yang sama dengan pertandingan sepak bola besar, dan sekarang pasangan hampir tidak bisa fokus pada apa yang kamu katakan karena dia terus mengirimkan BBM ke teman-temannya untuk meng-update skor sementara yang terjadi. 5. Jangan lakukan jika stress Merancang makan malam yang romantis, semua ucapan yang dikeluarkan juga ungkapan romantis dan menyejukan pasangan. Ingatlah, untuk mendapatkan kencan yang sukses kamu harus rileks dan mengikuti arus. Stres sangatlah tidak romantis. Karena stres membuat kamu jadi pribadi yang tidak menenangkan. Jadi jika kamu ingin membuat kencan spesial carilah waktu yang kamu benar-benar bisa terlepas dari pekerjaan, gunakan kendaraan yang secara teknis tidak akan mogok, dan bawalah uang yang cukup untuk membiayai pertemuan. (net)

RASA MENYATU. Coffee caramel blend diberi tambahan karamel supaya tidak terlalu pahit. FOTO: ADINDA PRATIWI/ RADAR CIREBON

SENSASI minum kopi dapat anda rasakan dengan mencoba coffee caramel blend di kedai Red Crispy. Rasa manis tak menghilangkan aroma asli kopi. Owner Red Crispy, Nurjaty menjelaskan, coffee caramel blend dibuat dari kopi pilihan, proses pembuatannya dengan cara diblender, hingga membentuk semi es. “Sensasi baru yang harus dicoba. Kopi yang dicampur karamel ini kami blender supaya rasanya menyatu,” katanya kepada Radar, kemarin. Per gelas coffee caramel blend ditawarkan Rp9 ribu. Nurjaty menambahkan, minuman ini pas dinikmati saat siang hari. “Coba cita rasa baru, ada tambahan karamel supaya tidak terlalu pahit,” tuturnya. (nda)

FOTO: SRI WAHYU NINGSIH/RADAR CIREBON

ALTERNATIF. Menikmati suasana malam di pusat Kota Cirebon, bagi yang tak suka minum kopi, bisa mencoba cokelat panas.

Cokelat Panas plus Wafer Stik BOSAN atau tak suka minum kopi, minuman cokelat bisa jadi pilihan lain. Kita bisa menikmati hot chocolate (cokelat panas) atau ice chocolate (es cokelat) di Kedai Widita Jl Pemuda. Secangkir cokelat panas dan es cokelat dibanderol Rp8 ribu. Menikmati minuman ini bisa ditemani biskuit atau waferstik, yang menjadi tambahan paket hot chocolate. “Agar lebih lengkap, menikmati cokelat

panas sekaligus dengan cemilan ringan,” kata pemilik kedai, Muhammad Irfan, kemarin. Irfan menuturkan Kedai Widita menyediakan berbagai aneka kopi. Melayani konsumen hingga dini hari. “Penikmat kopi biasanya mereka yang insomnia. Maka kita buka hingga dini hari untuk menemani konsumen yang memang tidak dapat tidur normal,” tambahnya. (swn)

Asin Keju Tanpa Pengawet BERBAGAI kebutuhan Idulfitri sudah kita penuhi. Tak terkecuali kue kering khas Lebaran, di antaranya kastengels. Boleh jadi kue satu ini masih ada di meja ruang tamu anda. Rasa gurih dan asin keju dalam kastengels cocok untuk lidah orang Cirebon. Itu pendapat pemilik toko Nina Cookies, Naina Rosdiana. Kue kastengels di sana tidak memakai bahan pengawet. “Meski begitu, kue ini dapat bertahan sampai satu bulan. Biasa produk ini ada yang keras, kalau ini renyah, empuk saat digigit,” tuturnya kepada Radar, kemarin. Satu toples kastenglees ukuran 500 gram

ditawarkan Rp34 ribu. Naina menyebutkan cara pembuatan kue ini cukup mudah. Bahan diperlukan yakni terigu, telur, keju, baking powder, tepung maizena dan mentega. Cara pembuatannya, mentega dan kuning telur diaduk sekitar lima menit sampai rata. Kemudian, masukkan keju dan baking powder. Terakhir masukkan terigu, lalu diuleni sampai halus. Jika sudah menjadi adonan, lanjut Naina, cetak sesuai selera. Untuk cetakan kue kastenglees biasa memanjang. Setelah itu dioven sekitar 15-20 menit. “Agar terlihat lebih menarik, beri taburan parutan keju di atasnya,” imbuhnya. (swn)

FOTO: SRI WAHYU NINGSIH/RADAR CIREBON

LIDAH CIREBON COCOK. Tanpa memakai bahan pengawet, kue kastengels dapat bertahan sampai satu bulan.


minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

Militan Belia... menyita, antara lain, sebuah pistol jenis FN, tiga magasin, 43 peluru kaliber 9 mm, dan 9 holopin berukuran 9 mm. Juga sebuah handphone dan surat-surat kendaraan. ”Sen­ jata didapat dari sana (Filipina, Red). Diduga mereka melakukan penyelundupan dari Filipina,” tutur Kapolri Jenderal Timur Pra­ dopo saat jumpa pers di Mapol­ r­esta Solo, kemarin (1/9). Hanya, Kapolri enggan membeberkan jaringan pelaku. Dia hanya menjelaskan bahwa, dua orang yang ditembak dan satu yang tertangkap hiduphidup itu adalah pelaku teror di Solo selama ini. “Dari segi usia bisa dikatakan kelompok baru. Mereka masih muda. Karena tersangka meninggal, kami masih melakukan pendalaman terhadap B (Bayu, red) yang masih hidup,” tegas dia. Kapolr i menjelaskan, mereka diduga sebagai pelaku penyerangan tiga Pos Polisi di Solo. Yakni, penembakan PosPAM 5 Gemblegan, Serengan, Jumat (17/8); pelemparan granat di Pos Polisi Gladak, Pasar Kliwon, sehari kemudian (18/8); dan penembakan Pos Polisi Singosaren, Serengan, Kamis lalu (30/8) yang menewaskan anggota Samapta Polsek Serengan Bripka Dwidata Subekti. Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 yang sudah mengendus pergerakan mereka langsung mengejar. ”Ketiganya merupakan pelaku teror di Solo selama ini,” tutur Kapolri. Meski usia mereka masih belia, Kapolri menegaskan bahwa mereka sudah terlatih dan profesional. Pelaku teror terorganisasi dan sudah memiliki insting. Dugaan diperkuat dengan keterangan saksi kasus penyerangan Pos Polisi. Selain itu, saat disergap, mereka melakukan perlawanan. ”Seperti kronologi yang sudah saya sampaikan, ada perlawanan hingga meninggalnya Aiptu

Suherman (anggota Densus 88),” paparnya. Seperti diberitakan, Jumat malam (31/8) tim Densus 88 menyergap empat orang yang diduga teroris di Jalan Veteran, Tipes, Solo. Di antara empat orang yang berboncengan dengan sepeda motor itu, dua ditembak mati. Sedangkan dua lainnya berhasil kabur. Penangkapan mereka berdasar petunjuk Bayu Setiawan, yang ditangkap di Karanganyar siang harinya. Farhan Anak Tiri Abu Umar Siapa sebenarnya para belia yang diduga teroris itu? Sebuah sumber yang juga ikhwan jihadi menga­­takan, Farhan adalah anak tiri Abu Umar alias Abdullah Umar alias Zulfikar alias Muhammad Ikhwan. Nama itu cukup tenar di ka­la­­ngan ikhwan jihadi. Abu Umar sendiri ditangkap polisi pa­da 4 Juli 2011 di Bogor, Jawa Barat. Menurut salah seorang man­ tan kom­batan yang tak mau disebut na­­manya, Abu Umar cukup ter­kenal karena pernah menjadi otak penyerangan terhadap Matori Abdul Djalil pada 5 Maret 2000. Dua orang membacok kepala Matori yang ketika itu menjadi ketua umum DPP PKB, sekaligus salah satu orang kepercayaan Presi­den Abdurrahman Wahid. Waktu itu Matori dianggap kafir oleh ka­langan ikhwan jihadi. “Pada­hal, kami masih belum ber­pi­kiran untuk menyerang de­­ngan membuat bom-bom,” katanya. Namun, bukan kasus itu yang membuat Abu Umar harus mendekam di balik terali besi. Melainkan, kasus penyelundupan senjata dan i’dad (persiapan melakukan peperangan). Bersama dia, ada sekitar 20 anggota jaringan yang juga dibekuk polisi dengan barang bukti sejumlah senjata. Abu Umar juga terbukti menerima senjata

Victory oh Victory itu gagal mempersembahkan victory dalam dua laga terakhir di kandang sendiri. Sesudah bermain 2-2 melawan Manchester City pekan lalu (26/8), Liverpool juga ditahan 1-1 oleh Hearts of Midlothian di Europa League Kamis (30/8) lalu. ”Kami harus segera memetik kemenangan agar tidak tertinggal jauh dalam persaingan,” kata striker Liverpool Luis Suarez di situs resmi klub. Suarez menjadi harapan Liverpool meregistrasikan kemenangan sekaligus tumpuan gol The Reds. Itu setelah Liverpool telanjur meminjamkan Andy Carroll ke West Ham United, tapi gagal mendapatkan striker pengganti. Selain Suarez, Liverpool praktis hanya memiliki Fabio Borini. ”Saya pikir skuad kami tetap kompetitif. Kami juga menda­ tangkan beberapa pemain baru berkualitas,” tutur Suarez yang mengemas dua gol dan dua assist dari empat laga di awal musim tersebut. Di antara pemain baru Liverpool, gelandang internasional Turki Nuri Sahin berpeluang mencatat debut malam nanti.

Pemain pinjaman dari Real Madrid itu bisa menggantikan posisi Lucas Leiva yang divonis absen 2-3 bulan. Dilepasnya Charlie Adam ke Stoke City dan dipinjamkannya Jay Spearing ke Bolton Wanderers juga dimaksudkan untuk memberikan jalan lebih longgar bagi Sahin menembus starting eleven. ”Alasan utama saya berada di sini adalah saya merasa bisa ber­ main sepak bola di sini dan bukan karena yang lain, apalagi uang,” kata Sahin kepada The Mirror. Sahin juga menyebut sosok Rodgers memiliki karakter seperti pelatih Dortmund Juergen Klopp. Dortmund adalah klub yang dibela Sahin sejak junior atau sebelum bergabung dengan Real tahun lalu. ”Brendan (Rodgers) memiliki proyek bersama Liverpool, seperti ketika Juergen (Klopp) di awal bersama Dortmund,” jelas pemilik nomor punggung 4 di Liverpool tersebut. Sementara dari kubu Arsenal, dua striker baru, Lukas Podolski dan Olivier Giroud, berharap bisa memecah kebuntuan gol mereka maupun Arsenal di Anfield. Sekalipun memiliki

5 Korban... Pemkot melalui BKD. Rumah Sakit Gunung Jati tidak punya hak itu,” ujar dosen hukum Unswagati Cirebon ini. Masih menurut Irsad, sebenar­n ya wali kota pun turut ber­tanggung jawab dalam kasus mafia CPNS, karena me­ nempatkan beberapa pejabat tidak berdasarkan kemam­ puan yang dimiliki. Akibatnya, berdampak kepada kinerja dan munculnya kasus mafia seperti

4Dari Halaman 1 dari Arham (yang tertembak mati saat penyerangan kamp pelatihan teroris Dulmatin di Aceh pada Maret 2010, red). Nah, Abu Umar merupakan bapak asuh Farhan. Masih menurut sumber di kalangan ikhwan jihadi, Farhan dua tahun berada di Mindanao, Filipina Selatan, dan kembali setahun lalu. Di Filipina Selatan itu, Farhan bergabung dengan kelompok Abu Sayyaf. Abu Sayyaf memang termasuk kelompok terkecil di antara sekian kelompok bersenjata di Mindanao. Banyak anggotanya yang tersebar di kawasan Basilan dan Zamboanga, Filipina Selatan. Yang terbesar adalah Moro Islamic Liberation Front (MILF), yang juga pernah menjadi ”pelindung” dan fasilitator kamp pelatihan Abu Bakar. Kamp itu merupakan salah satu kamp pelatihan terbesar kelompok militan Islam di dunia setelah kamp serupa di Afghanistan dihancurkan pada 1991. Kendati termasuk kelompok kecil, kiprah Abu Sayyaf sangat keras. Bila MILF lebih berjuang untuk kemerdekaan (nasionalisme), Abu Sayyaf berkiblat langsung ke Al Qaeda, yang berwawasan jihad global. Untuk mencapai tujuannya, Abu Sayyaf menghalalkan segala cara. Salah satunya, menculik serombongan turis Eropa pada 2002. “Inilah yang menjadi dasar lingkungan pembentuk Farhan,” tutur ikhwan yang selama enam tahun lebih malang melintang di Filipina Selatan tersebut. Bagaimana Mukhsin? Kalangan ikhwan jihadi tak begitu mengenal dia. ”Saya juga belum melihatnya di tanzhim mana pun di Indonesia,” terangnya. Salah seorang tokoh Ja­ maah Islamiyah, Ali Fauzi, membenarkan bahwa sangat mungkin Farhan adalah anak tiri Abu Umar. ”Yang saya dengar juga begitu,” terangnya. (herRS8/D/jpnn/c11/nw) 4Dari Halaman 1 Podolski dan Giroud, The Gunners tercatat sebagai tim dengan akurasi shooting terburuk di antara klub Premier League lain sejauh ini (19 persen). ”Saya percaya saat itu (gol pertama Arsenal di liga) sege­ra tiba dan semoga saya yang menjadi pelakunya,” kata Giroud yang musim lalu menjadi top scorer di Ligue 1 tersebut sebagaimana dilansir Le Parisiens. Sebagai catatan, musim lalu Arsenal sukses mengalahkan Liverpool 2-1 sekalipun tertinggal lebih dulu. Hanya, kemenangan Arsenal tak lepas dari kontribusi dua gol striker yang kini sudah pindah ke Manchester United, Robin van Persie. Striker Arsenal lainnya, Gervin­ ho, mendukung Giroud bisa menggantikan peran Van Persie yang musim lalu menorehkan 37 gol untuk The Gunners tersebut. ”Oliver sangat termotivasi, tapi kami tidak ingin membebaninya. Bagaimanapun, tidak mudah bagi pemain baru mengulang capaian 37 gol,” terang striker yang juga alumnus Ligue 1 (eks Lille dan Le Mans) itu kepada The Sun. (dns/c2/bas) 4Dari Halaman 1

ini. “Ya pemimpin daerah juga harus bertanggung jawab, kare­ na yang menempatkan orangorang pada jabatan terse­but adalah pemimpin dae­rah. Sementara ini, penem­patan para pejabat di lingkungan Pemkot pun bukan berdasarkan kemampuan yang dimilikinya. Akibatnya seperti ini,” ujar man­ tan anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon ini. Apabila ingin diperbaiki,

Geger Penemuan... korban yang meninggal. Beberapa menit kemudian, anggota Polsek Kedawung dan Polres Cirebon yang dipimpin langsung Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim identifikasi Polres Cirebon mengecek tempat tersebut dan mencari barang bukti yang diduga milik korban dan pelaku pembunuhan. Alhasil, polisi mendapatkan barang bukti seperti satu buah sandal karet warna coklat sebelah kaki kiri yang ditemukan berjarak 7 meter dari korban, 1 bungkus rokok kosong, satu bungkus plastik kresek berwarna hitam berisi serbuk seperti badak/ belerang, dan satu buah plat nomor kendaraan sepeda motor Nopol E 3689 AN yang ditemukan berjarak 100 meter dari korban.

aneka berita

Setelah diidentifikasi, mayat korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu untuk diotopsi. Menurut salah satu warga setem­pat, Sartiwi (50), dirinya kaget setelah ada anak-anak SMP yang sedang berjalan tiba-tiba mem­be­rikan informasi adanya mayat ter­geletak di tempat terse­ but. ”Saat itu saya sedang duduk di hala­man rumah dan tiba-tiba ada anak SMP ngasih tahu ada mayat. Saya bersama warga lainnya kaget karena ternya­ta benar mayat tersebut kondi­sinya sangat mengenaskan. Mung­kin dia meninggal sore atau ma­lam harinya, karena darah yang me­ nyelimuti muka korban sudah da­ lam keadaan kering,” katanya. Kapolres Cirebon, AKBP Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kapolsek Kedawung

lanjutnya, harus mengubah semuanya, mulai dari pimpinan rumah sakit, dilanjutkan dengan bawahannya. Baginya, seorang pimpinan harus memiliki kemampuan managerial yang tinggi. Sistem perekrutan CPNS pun harus diubah agar tidak ada oknum yang bermain. “Kalau mau diperbaiki harus mulai dari atas baru ke bawah, sistem perekrutan PNS pun harus diubah juga,” tegasnya. (den) 4Dari Halaman 1 AKP Alisman SH membenarkan adanya peristiwa tersebut. Duga­ an sementara, lanjut Alisman korban dibunuh dengan cara diania­ya. Korban meninggal seca­ ra tidak wajar dengan luka parah di bagian kepala dan mata bagian kanan sobek, hingga darah­ nya menutupi seluruh wajah sampai kering, akibat bentu­r­an keras batu yang ada di lokasi kejadian. Kasus ini ma­sih dalam penyelidikan. Semen­tara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Di TKP terpasang garis polisi di dua tempat, yakni di gu­bug sawah dan di pohon sekitar tempat tergeletaknya korban. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhatihati. Adapun masyarakat yang mengenali korban, bisa datang ke Polsek Kedawung,” imbaunya. (kin)

Radar Cirebon Group

Balas Dendam ... dibutuhkan untuk dicocokkan dengan data postmortem atau setelah kematian. “Kalau postmortem-nya kita sudah siap,” ujarnya. Otopsi normal pada dua jasad itu memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Irjen (purn) Ansyad Mbai menyebut, kelompok Farhan yang melakukan teror di Solo itu terkait dengan kelompok yang digulung Densus 88 di Bali Maret lalu. “Ini semua saling mengait,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta kemarin. Kelompok Farhan itu juga terhubung dengan jaringan pencari dana yang dipimpin Rizki Gunawan (sudah ditangkap pada Mei 2012 ) dan Mawan (hacker, ditangkap di Bandung, 30 Agustus 2012). Kelompok Rizki adalah spesialis pencari dana untuk aksi-aksinya. Dalam dakwaan jaksa, Rizki juga dinilai terlibat mendanai aksi pengeboman Gereja Kepun­ ton, Solo, September 2011. Nah, kelompok Farhan ini diduga juga menjadi sel pendukung Pino alias Hayat yang mencari perlindungan ke Solo saat dikejarkejar dari Cirebon. Pino adalah teman M Syarif, pengebom Mapolresta Cirebon. Menurut Ansyad, Farhan baru pulang dari Filipina Selatan pada Juni 2010. “Dia membawa senjata dari sana. Ini yang digunakan untuk aksi-aksi teror seperti di Bali dan Solo ini,” katanya. Secara terpisah, seorang analis

tim antiteror menduga, motif Farhan adalah balas dendam karena ayah tirinya yang disebut sebagai Abu Umar ditangkap dan sudah divonis sepuluh tahun penjara. “Ini merupakan dendam keluarga bercampur dengan ideologi yang memang radikal. Kami (polisi) dianggap setan yang harus dibasmi,” tandasnya. Sumber itu mem-forward SMS yang didapatnya dari tim intelijen di lapangan kepada Jawa Pos (Radar Cirebon Group). Isinya, Alhamdulillah. Takbir. Satu thaghut 88 berhasil ditembak mati. Takbir. SMS itu beredar di kalangan terbatas. “Ini bukti bahwa, mereka punya pendukung, komunitas yang sangat solid, dan ideologinya bisa bertahan terus,” ucapnya. Ayah kandung Farhan mening­gal saat dia masih MTs di Solo. Farhan lalu hidup di Nunukan. Saat itulah Abu Umar menikahi ibunya dan menjadi ayah tirinya. Dalam sidang di PN Jakarta Barat, Abu Umar alias Muham­ mad Ichwan bersama Priyatmo alias Mamo dan Taufik Hidayat alias Abu Wildan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melaku­ kan permufakatan jahat dengan memiliki senjata api ilegal un­tuk melakukan tindakan terorisme. Abu Umar yang juga dikenali sebagai Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman ditangkap pada Juli 2011, di Depok. Dia juga dicari polisi sejak 1999 karena terlibat percobaan pembunuhan terhadap mantan Menteri Pertahanan Matori

4Dari Halaman 1 Abdul Djalil. Saat ini Abu Umar ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Jawa Pos berupaya mewawancarai Abu Umar melalui beberapa orang dekatnya. Namun, masih ditolak. “Beliau masih belum percaya dengan media, karena isinya semuanya pro polisi,” kata penghubung itu kemarin. Dari dia, diketahui bahwa Abu Umar baru saja menjalani operasi usus buntu pada 31 Juli lalu. “Sekarang kondisinya sudah membaik,” tambah penghu­bung tersebut. Dia meng­aku, tidak tahu apakah polisi sudah menghubungi Abu Umar soal anak tirinya yang tertem­bak. “Afwan (maaf ), komuni­kasinya juga terbatas sekali karena memang masih dalam pengawasan Densus dan BNPT,” katanya. Terpisah, Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum, Musthofa Nahrawardaya menyayangkan respons Densus 88 yang lambat. “Jika berdasar keterangan Kapolri kelompok ini sudah dimonitor sejak lama, mengapa sampai ada penembakan dan menewaskan polisi tak bersalah,” ucapnya. Idealnya, jika memang sudah menjadi TO (target operasi), pelaku dilumpuhkan atau ditangkap sebelum bisa melakukan aksi teror. “Ingat, Densus punya kemampuan yang sangat hebat,” tambahnya. Musthofa, yang juga pengurus PP Muhammadiyah itu juga menyesalkan penembakan mati Farhan dan Mukhsin, sehingga

Komnas HAM... bisa diinisasi. Ada banyak tokoh agama yang akan membantu penyelesaian konflik tersebut,’’ paparnya. Selain itu, lanjut dia, Komnas HAM juga menyayangkan sikap pemerintah yang cenderung mengabaikan pentingnya peranan dialog dalam menyelesaikan konflik antar keyakinan. Nur Cholis mencontohkan, Mendagri sebenarnya telah memahami kondisi dan potensi konflik antara Sunni dan Syiah sejak 2004 lalu. Namun, pihak Kemendagri hanya setahun sekali menggelar dialog. Padahal, seharusnya pemerintah berperan sebagai pihak yang menyelesaikan masalah. Cendekiawan muslim, Zuhairi Misrawi menambahkan, sejatinya hubungan antarumat di Madura sangat baik. Bahkan, hubungan kaum muslim dan nasrani juga relatif mesra. Namun, belakangan, ada gerakan sistematis yang seolah-olah ingin merusak keharmonisan hubungan antarumat. Hal itu diperburuk dengan fatwa MUI Sampang dan MUI Jawa Timur yang menyebut Syiah sesat.

“Saya meyakini politisasi keyakinan tidak tiba-tiba terjadi. Tapi ada pihak-pihak yang memobilisasi gerakan. Hal itu semakin parah ketika Pemda menilai fatwa MUI sebagai sesuatu yang menjadi kebijakan. Bahkan bupatinya pernah bilang, Syiah nggak boleh tinggal di Sampang,’’ jelasnya. Sebagai informasi, MUI Jawa Timur mengeluarkan fatwa Syiah sesat pada 21 Januari lalu. Hal itu mengukuhkan fatwa-fatwa dari sejumlah MUI daerah, salah satunya Sampang. Fatwa Syiah Imamiyyah Itsna’asyriyyah sesat di­keluarkan MUI Sampang, setelah melihat perkembangan aliran tersebut, yang meresahkan masya­ rakat setempat. MUI setempat menilai aliran Syiah tidak pas hidup di Indonesia, khususnya Sampang. Keputusan itu dikukuhkan oleh Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia. Namun, MUI Pusat menyatakan, belum meneken fatwa tersebut Karena masih mendalami banyak pertimbangan. Sementara itu, di kantor Jamaah Ahlul Bait Indonesia

dirawat SRS. Selain Ratu, ada badak betina bernama Bina, 27, dan Rosa, 12. Dedi mengung­ kapkan, karena baru melahirkan, Ratu belum bisa dikawinkan lagi. Ia membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk merawat anaknya dulu. Baru setelah itu siap dikawinkan lagi. Sekarang SRS tengah berfo­ kus menjodohkan dua “tante” Andatu, yaitu si Rosa dan Bina. Dua badak tersebut dijodohkan dengan Andalas, satu-satunya badak sumatera jantan dewasa di tempat tersebut yang didatangkan dari Kebun Binatang Cincinnati, AS, pada 2007. Tapi, induk Andalas juga berasal dari SRS. “Perilaku kawin sudah berkali-kali, tapi belum ada yang jadi,” ujar Dedi. Menurut dia, kegagalan pem­ buah­an meski kawin berkalikali itu memang dipicu kualitas sperma. Jika dibanding hewanhewan lain, sperma badak cende­ rung kalah secara kualitas. “Tapi, bukan mandul, hanya kurang berkualitas. Itu memang bawaan,” tutur bapak Ilham Figo dan Azka Harzan Hanif tersebut. Selain dipicu persoalan sper­ma yang kurang berkualitas, pem­ buah­an sangat sulit karena siklus masa subur badak betina yang ce­pat dan sebentar. Dedi menje­ laskan, badak betina siap dibuahi dalam rentang 20-25 hari. Dalam rentang waktu itu, hanya ada satu hari masa subur. Jika pas masa subur tersebut si badak jantan loyo, otomatis perkawinan tak bisa terjadi. Begitu pula sebaliknya. Jika pada masa subur itu si betina tidak mau menjalankan ritual “foreplay” untuk memancing gairah badak jantan, “making love” pun tak berlangsung. Sulitnya pembiakan badak itulah yang membuat kelahiran Andatu sangat disyukuri. Saat ini, populasi badak sumatera di habitat aslinya tinggal 200 ekor. Di luar habitat, ada 10 ekor,

mengakibatkan satu anggota Densus meninggal. Logikanya, jika BNPT dan Densus 88 sudah mengetahui Farhan pulang dari Filipina Selatan pada Juni 2010, tentu dia bisa dimonitor dalam jarak dekat dan tak pernah lepas dari pengawasan. “Bukankah intelijen mereka itu hebat-hebat,” katanya. Dia menambahkan, hampir setiap ada kasus besar, terjadi terorisme. “Sekarang saat polisi sedang disorot korupsi Korlantas, tiba-tiba saja muncul kelompokkelompok dengan nama-nama yang baru dan terkesan dikaitkaitkan,” ungkapnya. Jenazah Bripda Suherman Dimakamkan di TMP Sementara itu, jenazah anggota Densus 88 yang tewas di Solo, Bripda (anumerta) Suherman, kemarin diterbangkan ke kampung halamannya di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jenazah tiba di terminal lama Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 16.15 Wita dengan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 744. Tiba di Bandara Sultan Hasa­ nuddin, je­nazah Suherman di­ sam­­but upacara penjemputan. Waka­­polda Sulsel Brigjen Syahrul Jati Mam­­ma menjadi inspektur upa­ca­ra yang dihadiri seluruh peting­gi pol­da serta para Kapolres dan Kapol­sek di Sulsel itu. Jenazah Suherman akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palia’, Kabupaten Pinrang, Sulsel, hari ini (2/9). (rdl/c10/nw) 4Dari Halaman 1

(Jalabi) Fatmawati, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban melakukan pemeriksaan awal pada dua saksi kunci ben­ trok Sampang. Mereka adalah Muhammad Zaini, dan Mu­ haimin yang pada Jumat (31/8) mendaf­tarkan diri ke LPSK untuk mendapat perlindungan. Pendalaman saksi tersebut dilakukan oleh Penanggung Jawab Bidang Bantuan Kompensasi dan Restitusi LPSK, Lili Pintauli Siregar bersama Juru Bicara LPSK, Maharani Siti Shopia. Mereka melakukan pendalaman dari pukul 09.00 dan meninggalkan gedung Jalabi pada pukul 11.00. Dari pengambilan keterangan awal itu, Lili mengatakan kalau pihaknya sudah mendapat beberapa keterangan penting. Di samping itu, dia juga memastikan kalau LPSK bakal mendapat tambahan amunisi saksi untuk mengungkap kasus tersebut. “Korban ada 300-an, mungkin yang jadi saksi penting minimal delapan orang,’’ katanya. Setelah ini, LPSK akan melakukan ko ordinasi

Programkan Kehamilan... dua setengah bulan lalu menjadi sorotan dunia: Suaka Rhino Sumatera (SRS). Tampak beberapa pegawai SRS sibuk dengan aktivitas masingmasing. Mulai mengontrol area hing­ga sekadar membersihkan mobil 4WD yang menjadi kenda­ raan operasi mereka di dalam hutan. “Mari, silakan. Beginilah kondisi kami orang hutan,” sapa Direktur SRS drh Dedi Candra ramah lantas terkekeh. Di tempat seluas 100 hektare itulah pada 23 Juni lalu lahir Andatu, bayi badak sumatera bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis) pertama yang lahir dari perkawinan induk di penangkaran. Padahal, upaya konservasi perkembangbiakan hewan yang secara garis evolusi berkerabat dengan tapir dan kuda itu sudah dimulai 124 tahun silam di India. Tak pelak, kelahiran badak hasil perkawinan Andalas (pejantan, 11 tahun) dengan Ratu (betina, 13 tahun) itu menjadi sorotan inter­nasional. Tercatat, tim dokter dari Indonesia, Australia, Ame­rika Serikat, dan Badan Konser­v asi Dunia (IUCN) turut terlibat. Sebuah kamera khusus terpa­sang di salah satu kandang SRS yang ditem­pati Ratu. Semua gerak-geriknya direkam hingga akhir­nya bayi bersejarah tersebut lahir pukul 00.45 pada 23 Juni lalu. Kini perkembangan Andatu sangat pesat. Dedi menceritakan, ketika lahir dulu, bobot bayi badak jantan itu mencapai 30 kg. Tapi, sekarang bobot Andatu sudah menembus 95 kg. “Ini pertumbuhan normal, tapi agak cepat,” kata dokter hewan alumnus IPB tersebut. Dia menambahkan, umumnya badak memang tumbuh lumayan cepat ketika masuk usia-usia muda. Tapi, setelah menginjak umur 10 tahun, pertumbuhan badannya mulai lambat. Saat ini ada tiga betina yang

11

termasuk empat yang saat ini berada di SRS. Enam lainnya berada di Sabah, Malaysia (tiga ekor), dan AS (tiga ekor). Karena itu pula, kawasan SRS belum bisa dibuka untuk umum. Penangkaran badak tersebut hanya dibuka untuk keperluan riset, publikasi, serta kebijakan pemerintah. Memasukinya pun perlu izin khusus. “Kalau jumlah badak di sini mencapai 10 saja, baru bisa dilihat masyarakat umum,” kata Dedi. Mencapai SRS pun tak mudah. Jalannya merupakan perpaduan aspal mulus dengan bebatuan terjal, sekitar 9 kilometer dari mulut TNKW menuju resor Way Kanan. Karena TNWK bukan kategori hutan gunung, mulut kawasan itu terlihat kering. Setiap angin berembus, debu agak pekat langsung semburat. “Biasanya ada gajah liar dan harimau lewat (melintas di jalan). Tapi, sekarang sudah jarang,” ungkap Ibrahim, tukang ojek yang mengantarkan Jawa Pos (Radar Cirebon Group). Luas kawasan yang mencapai 100 hektare itu pun sejatinya tak memadai bagi badak. Sebab, di alam liar, badak memiliki “wilayah kekuasaan” yang sangat luas. Jika perlu, 100 hektare itu hanya untuk seekor badak. Tapi, dengan luas yang sekarang saja, sudah butuh perjuangan fisik untuk menjelajahinya. Bentang garis luarnya saja mencapai 4 kilometer. Kandang tersebut dipagari kawat yang dialiri arus listrik. Tapi, karena arusnya searah, tegangan listriknya tidak besar. Senga­tannya hanya seperti raket pe­ngusir nyamuk. “Hanya mem­ buat hewan minggir atau tidak menyentuh pagar. Tidak sampai membunuh,” kata Dedi. Di sejumlah penjuru kandang, dibuat semacam sangkar yang lumayan besar. Sangkar itu dijadikan tempat tidur atau berteduh badak. Disiapkan

dengan Polres Sampang untuk membicarakan masalah keamanan para saksi. Meski kemarin Zaini dan Muhaimin sudah bertolak ke Sampang dan bergabung di penampungan, Lili memastikan kalau perlindungan LPSK sudah mulai berjalan. Minggu depan, rencananya LPSK juga akan menuju Sampang untuk melakukan pendalaman saksi lebih lanjut. Termasuk menuju lokasi konflik untuk bisa menentukan banyak hal seperti menaksir kerugian para saksi. “Kami juga menyiapkan psikologis para saksi untuk memberikan keterangan di persidangan,’’ tuturnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, perlindungan yang akan diberi­ kan LPSK nantinya meli­puti perlin­dungan fisik dengan ditem­ patkan dirumah aman. Pihaknya juga memastikan keama­nan para saksi saat datang dan meningglkan pengadilan. Begitu juga dengan kenyamanan saat memberikan keterangan, mak­ lum kasus tersebut berpotensi memberikan tekanan pada saksi. (ken/dim/pri) 4Dari Halaman 1 satu sangkar untuk tiap ekor badak. Di antara masing-masing sangkar juga dipasang sekat pagar berlistrik. Pagar tersebut berfungsi mencegah perebutan sangkar. Di bagian tengah lokasi penang­ karan atau konservasi tersebut terdapat area khusus untuk kawin. Perlu area khusus karena badak menunjukkan perilaku unik saat musim kawin tiba. Tanda pertama, badak betina selalu berdampingan atau mendekati badak jantan, meski disekat pagar berlistrik. Jika perilaku itu tampak dalam beberapa hari seperti yang terekam dalam CCTV yang disebar di semua penjuru SRS, berarti pasangan badak tersebut dijodohkan dan ditempatkan di kandang khusus. “Ritualnya unik. Mereka berantem dulu sebelum kawin,” tutur Dedi. Karena itu, lanjut dia, stamina kedua badak harus benar-benar fit. Si jantan baru bisa kawin ketika si betina sudah merasa ditaklukkan oleh serangan si jantan tersebut. Dedi sadar, upaya memperba­ nyak badak sumatera sehingga aman dari ancaman kepunahan tidak bisa menunggu perkawinan alami saja. Cara yang sedang dia rancang, antara lain, kawin suntik. Perkawinan rekayasa itu mirip kawin suntik pada sapi. Di Afrika Selatan, pernah ada kasus kawin suntik badak yang berhasil dan melahirkan anakan badak baru. Tapi, anakan itu ternyata tidak berumur lama, tidak seperti anakan hasil perkawinan alami yang memiliki peluang hidup lebih besar. Selain menggunakan teknik ka­ win suntik, upaya memperbanyak badak sumatera adalah dengan kloning. “Itu langkah akhir dan butuh riset besar. Tapi, tidak mustahil untuk diterapkan,” tegas Dedi. Semua itu dilakukan agar ada generasi baru selain si Andatu. (*/c5/ttg)


MINGGU WAGE 2 SEPTEMBER 2012 15 SYAWAL 1433 H

12 N U R M A W I J AYA

Nikmati Semua Jenis Seni DUNIA kesenian dan budaya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan oleh tamu sosialita minggu ini, Nurma Wijaya. Ibu satu anak ini sudah jatuh cinta pada dunia kesenian sejak kecil. Maka dari itu, tidak heran, kalau saat ini, wanita yang akrab disapa Nurma memilih untuk mengelola sebuah art gallery di daerah Kasepuhan, Kota Cirebon. Kepada Radar, Nurma mengaku menyukai berbagai jenis kesenian. Baik dari seni rupa, tari, ukir ataupun jenis lainnya.

Terbiasa Menari Sejak Kecil MENCINTAI kesenian, rupanya sudah ditanamkan oleh orang tua tamu sosialita minggu ini sejak kecil. Saat itu, Nurma kecil diajari untuk bisa menguasai berbagai jenis tarian tradisional. Dan dikenalkan dengan kain batik. Maka dari itu, hingga saat ini, kemampuan Nurma untuk menari tidak bisa diragukan lagi. Kecintaannya pada batik pun belum hilang. Bahkan dalam art gallery yang dikelolanya, tidak hanya ukiran, terdapat aneka jenis batik, lukisan dan juga akan dibuka sanggar tari. ”Mungkin karena memang dari kecil sudah diajarkan untuk menguasai berbagai jenis tarian dan dikenalkan dengan beragam kesenian kali ya, makanya sampai sekarang saya masih sangat menyukai kesenian,” lanjutnya. Dirinya pun berusaha untuk menanamkan kecintaan terhadap kebudayaan kepada anak tunggalnya. (ida ayu komang triyani)

“Seni itu tidak ternilai harganya. Dan seni, selalu ada kaitannya dengan kebudayaan,” ujarnya. Art gallery yang dikelolanya, kata dia, juga dibuatnya bersama-sama dengan pengurus Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia Kota Cirebon. Maksudnya untuk menjadi wadah bagi para seniman. Yang selama ini memiliki karya yang maksimal, namun tidak mempunyai tempat untuk menggali potensi. “Setiap seni harus dihargai, dan inilah yang harus ditanamkan,”

Nurma. Dalam kesehariannya pun, Nurma bisa dibilang tidak lepas dari kain batik. Tidak hanya itu, Nurma juga menguasai banyak tarian tradisonal, seperti tari pendet dan yang lainnya. Apakah tidak bosan dengan kesenian yang ada? Nurma mengaku tidak pernah bosan. Kesenian, kata dia, selalu mampu menghiburnya dan memberikan warna tersendiri. “Saya menyukai dan sangat menikmati semua jenis seni. Tidak pernah saya merasa bosan,” tukasnya. (ida ayu komang triyani)

FOTO-FOTO: MUHAMAD IRFAN/RADAR CIREBON

Ajak Remaja Cintai Budaya SEBAGAI pecinta kesenian, Nurma Wijaya mengaku sangat prihatin dengan minimnya generasi muda yang peduli terhadap kesenian dan kebudayaan yang ada. Padahal, kata dia, generasi muda merupakan tonggak untuk melanjutkan kebudayaan yang ada untuk generasi berikutnya. ”Jelas saya sedih dan prihatin ya, melihat tidak banyaknya remaja yang tertarik pada kesenian tradisional dan kebudayaan. Memang ada sebagian generasi muda yang peduli, dan itu saya apresiasi,” ujarnya. Dia menilai, keberadaan kesenian tradisional dan kebudayaaan adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Termasuk untuk menanamkan kecintaan kebudayaan dalam generasi muda. Orang tua, kata dia, memiliki peran yang cukup besar untuk mengenalkan kebudayaan.

Mungkin karena memang dari kecil sudah diajarkan untuk menguasai berbagai jenis tarian dan dikenalkan dengan beragam kesenian kali ya, makanya sampai sekarang saya masih sangat menyukai kesenian,”

Inspirasi Kalau ingin mengetahui karakter seseorang, ujilah dengan uang dan kekuasaan. Maka akan kelihatan karakter asli orang akan seperti apa. Benar? Atau Salah? Atau fifty-fifty? Atau phone a friend saja. Hehehe. Momen lebaran selalu mempertemukan saya dengan banyak orang. Juga lebaran tahun ini. Saya berkesempatan bertemu dengan orang-orang pada masa lalu saya. Teman masa kecil, teman main di kampung, teman sekolah dari SD sampai SMA. Apalagi dengan hingar-bingar reuni yang akhirakhir ini makin marak seiring dengan berkembangnya jejaring sosial lewat dunia internet. Apa hubungannya lebaran saya dengan uang dan karakter manusia? Lebaran ini saya mendapat hikmah khusus, bahwa ternyata saya harus membenarkan pepatah di awal tulisan ini. Memang bukan sengaja melakukan penelitian secara

ujar wanita berkerudung ini. Saking tertariknya dengan kesenian dan kebudayaan yang ada, Nurma, bisa dibilang hobi berkeliling ke beberapa daerah. Selain memperluas wawawasan, dia mengatakan, banyak hal-hal yang bermanfaat. “Setiap daerah itu mempunyai ciri khas, kesenian dan kebudayaannya masing-masing dan itu adalah salah satu aset yang memang harus dijaga. Saya suka berkeliling, mulai dari daerah yang bisa dibilang kota, hingga pelosok. Tapi dari situ, saya tahu banyak hal,” lanjutnya. Menjadi pecinta seni, rupanya dinikmati betul oleh

Tidak hanya itu, pihak sekolah pun memiliki peran dalam pelestarian kebudayaan. ”Saya lihat pendidikan di sekolah memiliki peran ya, tidak hanya seni-seni yang menghasilkan karya seperti seni lukis, musik atau yang lainnya, tapi juga baik sekolah ataupun orang tua juga harus mengajarkan seni-seni yang lain seperti seni berbicara yang baik dan budi pekerti,” lanjutnya. Setiap kesenian yang ada, kata dia, harus dihargai betul oleh masyarakat. Karena, untuk bisa menghasilkan suatu karya, tidaklah mudah. ”Minimalnya pemkot juga peduli. Bagaimana kita bisa menghargai seni kalau yang membuat karyanya sendiri tidak dihargai. Kesenian dan kebudayaan harus dilestarikan. Kalau bukan kita, siapa lagi?,” tukasnya. (ida ayu komang triyani)

Lebaran, Kekayaan dan Karakter khusus dan menghitung statistika tentang itu, tetapi sambil lalu dan mengamati dengan teliti orangorang dalam kehidupan saya. Dan ternyata itu kesimpulan yang meleset dari harapan saya. Bertemu dengan orangorang lama, baik itu saudara atau teman, saya berharap menemukan orang lama dnegan karakter lama yang saya kenal. Tetapi memang mungkin karakter orang itu dinamis ya, selalu berubah. Seorang teman baik yang dua tahun lalu pun bertemu masih dalam kesederhanaannya, lebaran tahun ini tiba-tiba saya temui berubah 180 derajat. Dari 10 menit pertama berbicara dengannya, di tengah pertemuan reuni sekolah, saya sudah tahu tahun ini dia promosi di tempat yang ‘basah’. Kuyup malah. Maksudnya saking basahnya. Dari tampilannya dengan keluarganya yang trendy dan sangat branded, sampai mobil keluaran terbaru yang bilangan

bulannya tidak sampai jumlah jari di sebelah tangan. Salah? Tentu tidak. Kesejahteraan ekonomi adalah satu hal yang layak disyukuri. Tetapi menjadi salah dan sangat membosankan dimata saya ketika obrolan hanya didominasi uang, asset yang dia beli, gadget yang dijajarkan, property dan semua yang dia beli tahun ini. Padahal saya ini seorang financial planner bersertifikat yang (harusnya) sangat menguasai bidang yang sedang dia banggakan. Tetapi entah mengapa, suasana yang dia bangun dengan menguasai pembicaraan mengenai kekayaan menjadi arena pamer yang membuat ‘eneg’. Karena timing yang tidak pas? Atau karena saya kecewa karena berharap sahabat yang saya temui ini masih tetap dengan kesederhanaannya yang dulu? Atau jangan-jangan karena ada unsur ‘iri’ karena kondisi ekonomi saya yang tidak sebombastis dia? Aha… jangan-jangan itu yak! Hahaha…

Bukanlah. Ternyata syndrome yang sama bukan hanya satu saja yang saya temui. Ada lagi beberapa orang yang tiba-tiba berubah karakternya dari yang humble menjadi rajin pameran, hanya karena kondisi ekonomi yang tiba-tiba melesat drastis. Bukan pameran produksi di

arena eksebisi. Pameran asset yang dimiliki. Seseorang yang dulu sangat enak diajak bicara mengenai apa saja, sederhana, tiba-tiba menjadi orang super sombong yang sangat haus pujian, sangat bernafsu semua orang tahu apa yang dia punya, dan tiba-tiba merasa bahwa gengsi adalah sesuatu yang sedemikian pentingnya sehingga mengabaikan hal-hal lain yang berhubungan dengan interaksi manusia. Dalam interaksi ada empati, ada perhatian, ada bahasa tubuh, ada saling pengertian, ada banyak halhal lain yang bisa menjadikan seseorang itu tetap terhormat lo. Bukan melulu uang, barang dan gengsi saja. Lalu mengapa salah satu tolok ukurnya adalah lebaran? Ya pertimbangannya simple saja. Lebaran adalah saat ketika kita bertemu dengan banyak orang. Ketika orang-orang saling melihat siapa kita dan apa yang kita miliki. Ketika orang (diduga)

saling menilai. Memangnya diluar lebaran tidak ada orang yang berubah karakternya karena kaya mendadak? Yaaaa tetap ada. Dan pasti banyak juga. Karena kembali pada pepatah di awal tulisan ini, ujian karakter asli pada manusia adalah ketika dia dihadapkan pada uang atau kekuasaan. Saya sempat mendiskusikan masalah ini dengan beberapa orang terdekat. Orang pertama teman diskusi saya dengan penuh bijak mengatakan, “tergantung focus seseorang”. Kalau sejak awal seseorang hanya berfokus kepada materi dan materi, maka hanya tinggal menunggu waktu saja ketika materi ada atau belum ada di genggaman tangan. Sama halnya saya yang berfokus pada pengamatan karakter orang hari itu. Dengan ibu saya yang (sangat) relijius itu, beliau hanya mengatakan :”itu bisa menjadi pembelajaran buatmu, kalau nanti kamu se-sejahtera mereka, tidak akan merubahmu

menjadi orang lain. Tidak perlu mencela mereka”. Satu kalimat yang membuat hati saya adem dan langsung saya amini. Eit, tapi siapa yang mencela ya? Saya hanya menyayangkan. Dan sedang membicarakan. Dan menuliskannya sebagai inspirasi. Halah, kok banyak? Orang ketiga teman diskusi saya lebih menyebalkan lagi. Dia bilang, “jangan-jangan, kalau kamu tiba-tiba se kaya mereka, kamu juga akan semenyebalkan begitu? Jangan-jangan dua handphonemu itu kamu pakai berbarengan di telinga kanan dan kiri. Jangan-jangan semua baju brandedmu kamu pake ditumpuk bersamaan? Telingaleher-tangan-jari jadi etalase toko mas berjalan? Janganjangan kamu malah menuliskan semua assetmu di kolom radar minggu. Jangan-jangan….. “ Aduh jangan dong, amit-amit jabang bayi. (*) rinihastutie24@yahoo.com


Radar Cirebon Group

MINGGU WAGE, 2 SEPTEMBER 2012 / 15 SYAWAL 1433 H

SEPUTAR CIREBON

Baliho Roboh di Jl Pemuda KESAMBI - Sebuah baliho bergambar produk berukuran 3x4 meter di Jl Pemuda roboh, Sabtu (1/9). Diduga akibat tiupan angin, dan bambu penyangga yang tidak kuat. Seorang warga yang sedang melintas, Fanny S (18) mengatakan, baliho tersebut runtuh sekitar pukul 14.40 WIB. Kala itu, dirinya hendak melintas, selepas mengikuti Ospek. “Tadi pas mau lewat, tahutahu pelan-pelan roboh dan jatuh. Untung tertahan jembatan, jadi nggak menimpa,” ujarnya. Dia mengatakan, setelah jatuh, baliho tersebut sempat berdiri kembali. Namun, setelah diterpa angin kencang, roboh kembali. “Khawatir sih mba, soalnya pas jatuh itu lagi ada motor sama mobil yang melintas. Kalau sampai menimpa kan berbahaya,” jelasnya. Senada, warga lainnya, Firdaus (23) mengatakan, baliho roboh tersebut sangat membahayakan. Karena, posisi baliho yang jatuh itu memakan badan jalan. “Yang lewat harus nunduk, kalau nggak

FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON

ORASI. PMII Rayon El Farauk menggelar demo di depan kampus IAIN Syekh Nurjati, kemarin.

PMII Demo Kecam Kerusahan Sampang KESAMBI - Aksi kekerasan di Sampang Madura menuai kecaman berbagai elemen mahasiswa Cirebon. Tanpa terkecuali PMII Rayon El-Faruk, menggelar aksi unjuk rasa di Jl Perjuangan, di depan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kemarin. Dalam aksinya, mereka menganggap kejadian yang terjadi di Sampang Madura menilai, sebuah ironi di dalam negara yang menganut sistem demokrasi. Tapi Indonesia masih harus mengalami sebuah kasus berdarah, yakni diskriminasi kaum minoritas. Seperti perselisihan yang berujung konflik yang terjadi  Ke Hal...19

Warga Terkejut Harga BBM Non Subsidi Naik KEJAKSAN - Harga BBM Non Subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Plus di sejumlah SPBU Kota Cirebon mengalami kenaikan sejak pukul 00.00, Sabtu (1/9). Akibatnya banyak warga terkejut, terutama pengguna kendaraan pemerintah yang diharuskan menggunakan BBM Non Subsidi. Operator SPBU Drajat, Agus Suprayitno mengatakan, Pertamina menaikkan harga jual BBM untuk jenis Pertamax Rp200 per liter. Termasuk juga untuk jenis Pertamax Plus dengan kenaikan Rp200 per liter. “Sejak semalam, harganya naik, memang banyak konsumen terkejut,” ujarnya kepada Radar, Sabtu (1/9). Bahkan dikatakannya, ada beberapa konsumen yang mendadak beralih menggunakan BBM Bersubsidi Premium. Karena melihat harga pertamax yanga naik.  Ke Hal...19

FOTO: MUHAMMAD IRFAN/RADAR CIREBON.

MENGHINDAR. Seorang pengendar motor terlihat menunduk, saat melewati baliho yang roboh di perempatan lampu merah Jl Pemuda.

 Ke Hal...19

Target PAD Terancam Jeblok Desak Pemkot Optimalkan Sisa Waktu KEJAKSAN – Target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cirebon terancam jeblok. Akibat masih jauhnya raihan harapan. Bahkan dari target yang dicanangkan, ternyata ada yang belum mencapai 50 persennya. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cirebon, Cecep Suhardiman SH MH, Sabtu (1/9) di kantornya mengatakan, berdasarkan laporan keuangan

realisasi semester I APBD 2012, banyak target pendapatan yang belum tercapai. Bahkan realisasi hingga saat ini masih sangat jauh. Cecep mencontohkan, target retribusi daerah 2012 sebesar Rp13 miliar, namun semester pertama justru baru terealisasi Rp3,7 miliar. Begitu juga dengan pajak daerah yang ditargetkan Rp40,8 miliar baru terealisasi Rp25,4 miliar. Hasil PD dan pengelolaan kekayaan daerah ditargetkan Rp3,3 miliar justru hanya baru tercapai Rp1,4 miliar. Lebih jauh Cecep menyebut, PAD yang ditargetkan Rp140,5 miliar,

baru terealisasi Rp66,9 miliar. Kemudian lain-lain PAD yang sah targetnya Rp83,3 miliar, terealisasi saat ini Rp36,4 miliar. Dana bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak yang ditargetkan Rp73,6 miliar, terealisasi hanya Rp30,6 miliar. Dana alokasi umum (DAU) dari target awal Rp552 miliar, baru terealisasi Rp300,1 miliar. Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp20,1 miliar, terealisasi Rp6 miliar. Selain itu dana bagi hasil pajak dari provinsi Rp45 miliar, baru terealisasi Rp22,5 miliar. Khusus rendahnya pajak  Ke Hal...19

ANGGARAN YANG INGIN DICAPAI TAHUN 2012 SEKTOR PENDAPATAN

TARGET

REALISASI SEMESTER 1

Retribusi Daerah

Rp13 M

Rp3,7 M

Pajak Daerah target

Rp40,8 M

Rp25,4 M

Hasil PD dan pengelolaan kekayaan daerah

Rp3,3 M

Rp1,4 M

Dana bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak

Rp73,6 M

Rp30,6 M

DAU

Rp552 M

Rp300,1 M

DAK

Rp20,1 M

Rp 6 M

Dana bagi hasil pajak dari provinsi

Rp45 M

Rp22,5 M

Sumber: Banggar DPRD Kota Cirebon.

Duta Sosial Bantu Entaskan Anjal KESAMBI - Kota Cirebon boleh berbangga. Karena memiliki 20 duta sosial yang senantiasa membina dan mengarahkan anak jalanan. Ketua Cirebon Peduli Anak Bangsa, Oom Hasanudin mengatakan, keberadaan duta FOTO: ADINDA PRATIWI/RADAR CIREBON

PILIHAN. Jelly Shoes sebagai sepatu yang banyak diburu karena nyaman dan elastis dikenakan.

Elastis dengan Jelly Shoes KEJAKSAN - Tren fashion bermunculan. Seperti hadirnya Jelly Shoes awal bulan Agustus silam. Sepatu elastis dengan bentuk yang unik, hingga banyak orang menyebutnya Jelly Shoes. Hal ini disampaikan oleh Kepala Toko Mallibo Pusat Grosir Cirebon (PGC), Lia Agustina. Kehadiran Jelly Shoes menjadi tren baru yang paling banyak diburu. Dengan tiga pilihan jenis, yakni flat shoes, wedges, dan gliter. “Muncul sejak awal Agustus lalu, Jelly Shoes paling banyak diburu. Karena elastis dan unik bentuknya,” ujarnya kepada Radar di PGC, Sabtu (1/9). Tren Jelly Shoes yang saat ini berkembang banyak dicari bukan hanya kaum wanita dewasa. Tapi juga remaja, bahkan anak-anak. Menampilkan pilihan warna-warni yang  Ke Hal...19

FOTO: IDA AYU KOMANG

UNJUK KEBOLEHAN. Nirwan, salah seorang pengusaha yang juga pehobi main biola saat tampil di salah satu acara di Polres Cirebon Kota, kemarin. Nirwan suka bermain biola sejak tahun 1976, saat mendampingi Kapolres Ciko AKBP A Edi Suheri SIK (tengah).

Nirwan, Pengusaha Pehobi Main Biola

Terinspirasi Permainan Idris Sardi Tak ada yang menyangka kalau pengusaha properti Kota Cirebon, Nirwan cinta mati pada biola. Bahkan, pria yang tinggal di Jl Tuparev ini sering tampil di berbagai kegiatan, sebagai pengisi acara. TIDAK sulit mencari kediaman pria ini. Saat datang, sambutan hangat muncul darinya. Pria

asal Bandung ini mulai menceritakan kecintaannya terhadap biola. Semua berawal sejak tahun 1976. Nirwan, kala itu bisa dibilang menyukai alunan musik instrumen, yang didonimasi oleh permainan biola. Itu membawanya mendalami dan mempelajari biola. “Awalnya saya hanya senang mendengarkan musik instrumen. Namun lama kelamaan saya justru penasaran dan ingin bisa memainkan satu alat musik  Ke Hal...19

sosial, sangat memberi kontribusi dalam mengentaskan dan menekan jumlah anak jalanan. Karena, untuk bisa mendekati anak jalanan, tidak mudah, harus diberikan pengertian ekstra.  Ke Hal...19


cirebon minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

14

Radar Cirebon Edisi Minggu

lintas

SMPN 1 Babakan Tuan Rumah LBB WTC Seri IV PABEDILAN- SMPN 1 Babakan Kabupaten Cirebon terpilih menjadi tuan rumah seri IV Liga Bola Basket Wilayah Timur Cirebon (LBB WTC) tingkat SMP. Menurut rencana, even yang baru digelar di WTC tersebut akan kembali bergulir pada Oktober 2012 nanti. Sebelumnya, Liga Bola Basket WTC tingkat SMP untuk seri III dilaksanakan di lapangan bola basket SMPN 1 Gebang, Juli 2012. Untuk seri II digelar di SMPN 2 Pabedilan, pada bulan April 2012. Serta untuk seri pertama dilangsungkan di SMPN 1 Pabedilan, Januari 2012 lalu. “Kita sudah tetapkan SMPN 1 Babakan untuk menjadi tuan rumah seri IV baik kelompok putra maupun putri. Selain acak dari lokasi kecamatan, juga kita ingin ada kegairahan di sekolah-sekolah supaya siswa-siswi bisa terpikat dengan olahraga bola basket,” tutur Haris Kurniawan, Sekretaris Liga Bola Basket WTC tingkat SMP di kantor sekretariat, kemarin (1/9). Pria yang akrab disapa Bopak ini menjelaskan, dari lima peserta putri dan empat peserta putra, sistem penilaian setiap seri menggunakan sistem klasik. Artinya, sambung dia, setiap juara pada masing-masing seri akan diberi poin tiga. Runner-up diberi poin dua. Sedangkan peringkat ketiga diberi poin satu. “Kita menggunakan sistem gugur karena waktu pelaksanaannya cuman sehari. Penghitungan poin akhir setiap seri juga masih terbilang sederhana. Belum memakai metode panjang seperti sistem Liga Internasional. Maklum saja, even Liga seperti ini baru pertama kali kami lakukan,” ungkapnya. Bopak menambahkan, sistem Liga dalam pertandingan bola basket merupakan agenda dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Cirebon. Menurut rencana, agenda liga akan digelar juga di wilayah tengah Cirebon, Cirebon Selatan, dan wilayah barat Cirebon. “Kami harapkan dengan sistem Liga, para pemain bisa lebih lama dalam bertanding. Kecuali yang kalah hanya bisa sekali bertanding karena kita memakai sistem gugur,” ujarnya. Lalu kenapa yang dilibatkan siswa-siswi SMP? Bopak menilai bahwa, mereka adalah tunas baru yang bisa dikembangkan prestasinya hingga ke Pekan Olahraga Daerah (Porda) seProvinsi. “Pembinaan kita masih bertahap. Pelan-pelan saja. Nanti juga kalau memang ada waktu, kita gelar lagi tingkat SMA, supaya para pemain bola basket di WTC tidak terlalu jenuh,” pungkasnya. (mid)

foto: sri wahyu ningsih/radar cirebon

PROTES, bikin MAKAM. Sejumlah pedagang membuat dua makam bertuliskan nama Kadisperindag Drs Haki dan Kepala Pasar Pasalaran Sadi, kemarin (1/9).

Relokasi Tak Berjalan Mulus Para Pedagang Demo, Minta Kepastian Waktu Renovasi WERU- Tanggal 1 September yang ditetapkan sebagai hari dimulainya renovasi Pasar Pasalaran sekaligus selesainya proses relokasi ke pasar darurat ternyata tidak berjalan mulus. Fakta di lapangan, sebagian pedagang bertahan dan berjualan di Pasar Pasalaran. Pemasangan seng sebagai pembatas pada sisi-sisi pasar pun menuai protes. Sejumlah pedagang mencopot kembali seng-seng yang sudah terpasang. Bahkan sekitar pukul 14.00, pedagang melakukan aksi orasi dengan membuat dua buah makam, bertuliskan nama Kadisperindag Kabupaten Cirebon Drs Haki dan kepala Pasar Pasalaran, Sadi. Dalam nisan yang dibuat oleh pedagang bertuliskan telah meninggal dunia pada 1 September 2012.

Sejumlah pedagang menaburkan kembang tujuh rupa, membakar kemenyan dan menyimpan uang kertas senilai Rp2000. Sementara itu, saat sejumlah pedagang sedang melakukan aksi di bagian timur Pasar Pasalaran, di dalam area pasar sejumlah pedagang justru berunding untuk mendatangi kantor kecamatan. Tampak Ketua Lembaga Masyarakat Pasar Pasalaran, Us Us Ruchyat dan Ketua Paguyuban Masyarakat Weru Plered sekaligus sesepuh setempat, Rifqi Sodiq. “Perlu dibuat perjanjian bahwa pengerjaan renovasi berjalan empat bulan. Jangan sampai terbengkai, seperti pasar lain. Kontaktor pergi begitu saja,” ujar Us Us serius. Para pedagang lantas meluruk Kantor Kecamatan Weru. Di sana sudah ada Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Drs H Harry Safari M MM, Kadisperindag Drs Haki berserta jajarannya, Kasatpol PP Yayat Ruhiyat, Kapolsek Weru Kompol Suyono, Danramil Weru Kapten Jumatsyah, Dirut

PT Deposindo Hasan selaku kontraktor, dan sejumlah perwakilan pedagang Pasar Pasalaran. Ani, salah satu perwakilan pedagang, menegaskan, mereka bukan menentang keputusan pemerintah. Menurutnya pedagang mendukung program pemerintah jika sebelumnya sudah ada sosialisasi. “Hargai kami, pasar daruratnya seperti apa? Kenapa seperti itu? Kami mendukung program pemerintah jika dihargai. Menangkap pembicaraan dengan Pak Haki (kadisperindag) bahwa tidak akan ada renovasi jika tidak ada persetujuan pedagang, tapi ternyata tetap renovasi,” ujarnya sambil menahan tangis. Sementara Kadisperindag Drs Haki mengaku telah melakukan sosialisasi berkali-kali kepada pedagang. Pihaknya juga telah mengedarkan surat edaran bupati kepada pedagang terkait tenggat waktu relokasi. “Waktu sudah mencapai batas, kami melaksanakan sesuai dengan kapasistas dinas,” katanya.

Sementara Dirut PT PT Deposindo, Hasan menegaskan siap bertanggung jawab mengenai spesifikasi bangunan. “Speksifikasi bisa dilihat, saya jamin. Walaupun 0 persen keuntungan tetap saya bangun karena saya juga putra daerah,” ucapnya. Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Drs H Harry Safari M MM mengungkapkan renovasi tetap berlanjut, seiring dengan pengajuan perbaikan pasar darurat. “Pembangunan tidak boleh berhenti, sambil bertahap memperbaiki pasar darurat. Habis dari sini kita langsung ke bupati untuk mengajukan sejumlah permintaan pedagang terkait pasar darurat,” ujarnya. Sampai pukul 17.00 belum terjadi kesepakatan. Pedagang meminta perbaikan pasar darurat. Di antaranya musala, WC, saluran air dan keamanan. Pasalnya satu hari menempati pasar darurat sejumlah pedagang mengaku mengalami peristiwa criminal (pencurian). (swn)

Petani Berharap Ada Hujan Buatan FOTO: MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON

MENUNGGU KEPASTIAN. Beberapa eks pekerja PT Sarana Sumber Tirta (PT SST) saat mengadu ke Disnakertrans.

PT SST Sanggupi Pesangon Rp1,8 Juta CIREBON– Belasan pekerja PT Sarana Sumber Tirta (PT SST) yang dipecat pihak manajemen mengadu kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon, Jumat lalu (30/8). Di Disnakertrans, mereka melakukan pertemuan dengan pihak manajemen guna bernegoisasi soal pesangon yang akan diberikan. Saat pertemuan, mereka saling menyampaikan argumentasi hingga pada akhirnya pihak perusahaan tetap teguh pada pendiriannya memberhentikan ke 13 pekerja. Pekerja yang dipecat sendiri menuntut pesangon. Hasilnya disepakati bahwa perusahaan akan mengeluarkan pesangon sebesar Rp1,8 juta. Namun, ada dua pekerja yang tidak puas dengan jumlah nominal tersebut. Keduanya adalah pekerja yang sudah cukup lama bekerja di perusahaan yang memproduksi air minum kemasan bermerek Viola itu. Salah satu pekerja itu adalah Maskuri. Dia mengatakan bahwa jumlah yang akan diberikan sebagai bentuk uang pesangon tidak sesuai dan tidak adil. Apalagi dia sudah bekerja selama 6 tahun. “Harusnya sesuai aturan undang-undang ketenagakerjaan dong,” katanya. Oleh sebab itu, dia akan terus memperjuangkan haknya sebagai pekerja dengan difasilitasi Disnakertrans. Selain itu, sejumlah langkah akan dilakukan demi mendapatkan keadilan yang sepadan dengan jerih payahnya. “Katanya kita akan pertemuan tripartit antar Disnakertrans, pihak perusahaan dan kami berdua,” ucapnya. Kabid Hubungan Industri dan Masyarakat Disnakertrans Kabupaten Cirebon Dadang Kosasih mengatakan sesuai aturan memang uang pesangon yang diberikan oleh perusahaan tidak sesuai. “Tadinya para pekerja bersikeras mempertanyakan alasan perusahaan memecat mereka, setelah dibeberkan data akhirnya mereka menerima,” ujarnya. Dijelaskan, jika posisi Disnakertrans sebagai saksi dan fasilitator. Terkait dua orang yang belum menerima hasil keputusan, maka akan diadakan pertemuan lanjutan sesuai dengan kesepakan antara pekerja dan perusahaan. “Kita akan ada pertemuan lanjutan dan kami siap memfasilitasi,” jelasnya. Sementara pihak PT Sarana Sumber Tirta belum bisa dimintai komentar. Saat Radar mencoba memewancarai dua orang perwakilan perusahaan tersebut, mereka buruburu meninggalkan kantor Disnakertrans. (jun)

Dana Minim, Tidak MampuLagiAndalkan Mesin Pompa Air PABEDILAN- Ratusan petani di Wilayah Timur Cirebon (WTC) terancam gagal panen jika tak segera turun hujan. “Banyak petani yang menggunakan mesin pompa untuk mengairi sawah. Tapi kan tidak selamanya menggunakan mesin pompa, sedangkan petani kecil tak punya banyak modal untuk membayar proses pengairan di sawah. Seperti saya yang sehari-hari berharap hujan turun, tak mungkin terus menerus ketergantungan kepada mesin pompa,” tutur Kuswandi (57), petani asal Desa Kersana, Kecamatan Pabedilan, kemarin (1/9). Pemilik lahan seluas 1 hektare sawah ini selalu berdoa supaya hujan segera turun. Sebab, lanjutnya, sudah dua bulan ini, termasuk bulan Ramadan

belum juga turun hujan di WTC. “Kalau hujan saja sehari ini saja, pastinya banyak petani yang bersyukur. Tidak ada yang gagal panen. Beberapa hari lalu sempat mendung, tapi tidak ada hujan di WTC. Yang kena hujan itu wilayah Cirebon Kota,” ungkapnya. Petani lainnya, Tono (39), mengatakan, bantuan dari pemerintah saja tak akan cukup untuk menyelamatkan kekeringan area persawahan di WTC. Kalau pun ada bantuan, paling-paling bisa mengurai kekeringan beberapa persen saja. Sementara pasokan air tetap saja kurang. “Kita harapkan ada hujan buatan di WTC. Khususnya di area persawahan kami,” harap pria asal Kecamatan Ciledug tersebut. Kekeringan di area persawahan juga menimpa petani di Desa Waled Kota, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Jono (43), salah satu petani padi menganggap bahwa kekeringan adalah hal klasik yang terjadi

setiap tahun. Oleh sebab itu, dirinya selalu siap menghadapi musim kemarau. “Tapi, tahun ini musim kemaraunya cukup panjang. Makanya, sampai akhir Agustus, belum juga turun hujan,” kata dia. Jono menambahkan, tak hanya petani di Desa Waled Kota. Seluruh petani di WTC mengharapkan turun hujan baik intensitas rendah maupun sedang. “Syukur-syukur ya kalau hujannya sehari penuh supaya lahan persawahan tergenang air. Bukannya mendoakan untuk banjir lho,” tuturnya. Dia mengharapkan pemerintah bisa memberikan solusi untuk mengatasi persoalan kekeringan. Jika tidak ada solusi, maka dipastikan Kabupaten Cirebon bisa kekurangan pasokan pangan. “Bukannya nanti surplus beras, tapi akhirnya minus beras sehingga kita cari beras di daerah lain. Padahal kan kita punya potensi menggarap lahan pertanian dengan baik,” ucapnya. (mid)

FOTO: ABDUL HAMID/RADAR CIREBON

KURANG MAKSIMAL. Kuswandi memanggul hasil panen yang tidak sesuai dengan harapan, kemarin (1/9).

Ramai-ramai Halalbihalal BABAKAN- S ejumlah kecamatan di Wilayah Timur Cirebon (WTC) kompak menggelar halalbihalal, kemarin (31/8). Di antaranya adalah Kecamatan Babakan, Pabuaran, Waled, Ciledug, dan Gebang. Acara ini ditempatkan di kantor kecamatan masing-masing. Pantauan Radar di kantor Kecamatan Babakan, hadir sebagai penceramah yakni Ustadz Rusmana dari Kecamatan FOTO: ABDUL HAMID/RADAR CIREBON

SALING MEMAAFKAN. Pemcam Babakan mengadakan halalbihalal, kemarin.

C i l e d u g. Me nu r u t nya, halalbihalal adalah suatu bentuk ungkapan khusus pada waktu dan tempat tertentu sebagai pengganti dari kata silaturrahmi. Dikatakan, perintah untuk saling memaafkan dan berbuat baik kepada orang lain seharusnya tidak semata-mata dilakukan saat Lebaran, tapi harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. “Selain berisi ajakan untuk saling maaf-memaafkan, halalbihalal juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang serta mengandung sesuatu yang baik

dan menyenangkan. Atau bisa dikatakan, bahwa setiap orang dituntut untuk tidak melakukan sesuatu apa pun kecuali yang baik dan menyenangkan. Lebih luas lagi, berhalalbihalal, semestinya tak semata-mata dengan memaafkan yang biasanya hanya melalui lisan atau kartu ucapan,” terangnya. Camat Babakan, Drs Asep Nurdin menyambut baik acara tersebut. “Mudah-mudahan kita semua diampuni dosadosa yang telah lalu. Harapan saya semoga ada makna mendalam dari halalbihalal ini,” ungkapnya. (mid)


indramayu minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

15

Radar Cirebon Edisi Minggu

lintas Hujan Turun, Petani Sujud Syukur ANJATAN - Harapan masyarakat Indramayu yang tengah dilanda kekeringan, membuncah seiring turunnya hujan di sejumlah lokasi, Sabtu hingga Minggu dini hari (1-2/9) kemarin. Warga berharap musim kemarau yang menyebabkan krisis air di mana-mana, akan segera berakhir seiring datangnya musim penghujan. Dari pantauan Radar, hujan sudah mulai mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar). Mulai dari Kecamatan Anjatan, sebagian Kecamatan Patrol, Sukra dan Haurgeulis. Bahkan di wilayah Kecamatan Anjatan, hujan perdana yang berlangsung sekitar 30 menit, pada Jumat malam, mulai pukul 21.00, menyebabkan jaringan listrik sempat padam. “Padam sebentar, lalu nyala lagi. Hujan sangat deras. Alhamdulillah,” ujar Midi (47) warga Desa Anjatan Utara. Di saat yang sama, lanjut Midi, para petani di desanya langsung melakukan sujud syukur atas turunnya hujan yang tidak terduga itu. Petani sebelumnya sangat mengharapkan datangnya hujan untuk mengisi air sawah-sawah yang mulai mengering. Terpisah, Camat Anjatan, Mulya Sedjati SE membenarkan bahwa, petani di wilayahnya melakukan sujud syukur menyusul turunnya hujan. Ini karena datangnya hujan sangat diharap-harapkan warga, terutama petani yang tanaman padinya terancam gagal panen. “Sebelumnya kami telah melaksanakan salat Istisqo dan berdoa bersama untuk meminta turunnya hujan. Alhamdulillah, doa warga terkabul,” ucapnya. Saat krisis air, tambah dia, warga mencari cara mengatasinya. Petani melakukan upaya pompanisasi dari kali pembuang. Sedangkan warga menggali sumur baru untuk mendapatkan sumber air baru. (kho)

FOTO: CIPYADI/RADAR INDRAMAYU

BANTAH SESAT. Ustad Yasin (tengah) membeberkan seputar aktivitas Pondok Pesantren Miftahul Huda yang dipimpinnya. Dia membantah ajaran-ajaran dalam komunitasnya menyimpang dari ajaran Islam.

Yasin Bantah Sebarkan Aliran Sesat Tolak Poligami, Ajarkan Meditasi, Semua Jamaah Dianjurkan Merokok INDRAMAYU – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Indramayu, Ustad Yasin (32) membantah keras isu yang berkembang tentang aliran sesat yang disebarkannya ke masyarakat. “Jujur, adil, bijak, tanggung jawab dan amanah, inilah yang selalu saya ajarkan kepada jamaah saya,” tandas pria yang pernah menjadi guru ngaji di sebuah madrasah di Juntiweden ini saat Radar berkunjung ke pesantren yang terletak di Desa Juntiweden Blok Cemped Pintu Air, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, kemarin. Dia menegaskan, ajaran yang disampaikan kepada jamaahnya tetap mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. Dalam setiap tawasul, pihaknya selalu menyebut

AJARAN JAMAAH PONPES MIFTAHUL HUDA Mengajarkan sikap jujur, adil, bijak, tanggung jawab dan amanah Tetap mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir Mengajarkan meditasi nafas untuk terapi Mengamalkan salat taubat, salat hajat, salat tahajud dan salat dhuha secara konsisten Menolak poligami Menganjurkan merokok dan minum kopi Jamaah mayoritas dari kalangan janda Posisi Pesantren Miftahul Huda berada di Desa Juntiweden Blok Cemped Pintu Air, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu

Nabi Muhammad SAW dan diteruskan dengan Nabi Khidir As dan Nabi Ayub As. “Kita memiliki ajaran meditasi nafas untuk terapi. Beberapa jamaah, alhamdulillah dapat

tersembuhkan atas izin Allah SWT,” papar Yasin. Ibadah yang dilakoni setiap hari, lanjut Yasin, sama dengan muslim lainnya. Hanya saja, dalam komunitasnya membimbing jamaah untuk mengamalkan salat taubat, salat hajat, salat tahajud dan salat dhuha secara konsisten. Yasin mengakui, saat di wilayah Karangampel, dirinya telah mendapat rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Namun, karena saat ini pihaknya baru pindah ke Juntinyuat, maka belum mendapat rekomendasi dari MUI. Ustad Yasin memiliki jamaah perempuan lebih banyak dari jamaah laki-laki. Sehingga menimbulkan kabar miring atas aktivitasnya selama ini. Namun dirinya membantah bila jamaah perempuan yang mayoritas janda itu, dijadikan isterinya. “Saya hanya memiliki satu isteri. Itu yang benar. Saya tidak setuju dengan poligami,” tandas Yasin sembari menghisap sebatang rokok. Dalam ajarannya, rokok dan

kopi merupakan kehidupan. Dirinya membenarkan bahwa jamaahnya, baik laki-laki maupun perempuan, semuanya merokok. “Pernah ada jamaah yang depresi akibat kekerasan rumah tangga, kemudian kita lakukan terapi, sekarang sembuh. Sekarang dia (jamaah, red) merokok,” paparnya. Pesantren Miftahul Huda terletak di Desa Juntiweden Blok Cemped Pintu Air, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Posisinya berada di pesawahan dan terpisah dari kampung warga. Hingga saat ini, puluhan jamaah dari berbagai wilayah di Indramayu di bawah bimbingan Yasin secara rutin melakukan pengajian setiap malam jum’at. Aktivitas ini, telah dilakukan lebih dari setahun. Ajaran yang disebarkan Yasin berasal dari Garut. Tokoh kenamaan Yusuf Taujiri merupakan tokoh pertama. Sepeninggal beliau, dilanjutkan Abah Didi dari Sukabumi. Saat ini, tampuk kepemimpinan dipegang oleh Muhammad Sidiq Al-Arif Taujiri.

Yasin yang belajar dari Muhammad Sidiq Al-Arif Taujiri selama 3 tahun, diamanatkan untuk mengembangkan ilmu yang telah diperolehnya di Indramayu. Yasin yang mengembangkan di Kota Mangga, awalnya belum memiliki tempat sendiri. Berpindahpindah telah dilakoni pria beranak satu ini. Wilayah Dadap dan Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel pun pernah dirambahnya. Hingga sekarang, dia mampu membangun pesantren di atas tanah miliknya. Di dalam bangunan pesantren berukuran 5x10 meter itu, Yasin menyebarkan ajaran kepada jamaahnya. Saat Radar berkunjung ke pesantren Ustad Yasin, seorang jamaah asal Tegalurung, Andri (28) menceritakan pengalaman spiritualnya. Dirinya yang dulu tergolong “nakal”, kini merasakan ketenangan. “Saya lebih tenang dan hidup saya berubah lebih baik setelah mempelajari meditasi ini,” ungkap Andri yang juga membawa adiknya untuk mengikuti jejaknya. (cip)

Arus MudikBalik, Beri Berkah Warga Pantura FOTO: CIPYADI/RADAR INDRAMAYU

RAMAI PENGUNJUNG. Pantai Tirtamaya menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat Indramayu.

Indramayu Kembangkan Wisata Pantai INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu berupaya mengembangkan wisata alam bahari, mengingat daerah yang terletak di pesisir Utara Jabar itu memiliki panjang pantai 114 kilometer serta banyak ditumbuhi hutan mangrove. Lokasi tersebut, di antaranya Pantai Tirta Maya, Pantai Eretan dan Pulau Biawak. Khusus pantai Tirta Maya adalah salah tujuan wisata dengan panorama alam yang indah, juga tempat pemandian laut. Jarak dari kota Indramayu 16 kilometer dan dari Cirebon 38 kilometer. Di dalamnya juga terdapat museum perahu yang ditemukan pada 1991. Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Drs H Muhaemin kepada Radar mengungkapkan, potensi ini bila dimanfaatkan dengan baik, maka akan dapat memberikan kontribusi positif bagi Kota Mangga. Dinas terkait harus lebih peka dan “menjemput bola” untuk dapat menginventarisir serta melakukan penataan wisata pantai yang dimiliki Indramayu. “Kita akan terus mendorong untuk dapat mempromosikan sejumlah kawasan wisata yang dimiliki daerah,” tandas anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Golkar ini. Tirtamaya tidak hanya memiliki wisata pantai, tetapi juga wisata sejarah dengan adanya museum perahu. Kondisi ini akan terus didorong untuk diperbaiki dan dipromosikan. Indramayu yang terletak di kawasan pesisir, tentu harus mampu memanfaatkan segala potensi yang ada. Sementara itu, H Zaenul Amin selaku pengelola pantai wisata Tirtamaya, saat ini tengah melakukan berbagai penataan untuk dapat memanjakan pengunjung yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun dari luar Indramayu. “Secara bertahap, kita akan lakukan penataan di lokasi wisata pantai Tirtamaya. Sehingga pengunjung akan semakin nyaman,” ujar pria yang juga ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Juntinyuat ini. (cip)

FOTO: SAMSUL HUDA / RADAR INDRAMAYU

SOLID. Puluhan pemuka dari berbagai agama mengadakan silaturahmi dan deklarasi damai di Alun-alun ‘X’ Kawedanan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Pemuka Antar Agama Deklarasi Kebangsaan INDRAMAYU - Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Indramayu menggelar halal bi halal antar umat beragama, sekaligus deklarasi kebangsaan di Alun-alun ‘X’ Kawedanan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, kemarin malam. Kegiatan itu bertujuan memperkokoh persaudaraan antarumat beragama di Indramayu. Pantauan Radar di lokasi, kegiatan halal bi halal yang melibatkan seluruh pemuka agama dan para pengikutnya, mulai dari Islam, Kristiani, Hindu, Buddha, dan Tionghoa. Mereka berkumpul di Vihara Budhi Asih, melakukan perjalanan dengan mengibarkan puluhan bendera dari berbagai agama. Mereka juga membawa bendera kebangsaan merah putih sebagai kirab resolusi kebangsaan. Acara yang digelar LDNU itu, mengadakan tahlil dan doa bersama dipimpin H Nartawan yang juga Kuwu Jatibarang, serta pembacaan deklarasi antar umat beragama dibacakan langsung oleh Ketua AKSI H Tarkani AZ SH, sebagai bentuk kesatuan dan persatuan bangsa. Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua PC NU Indramayu KH Juhadi Muhammad beserta jajarannya, Pengurus PBNU KH Mustofa Aqil Sirajd,

serta para tokoh masyarakat. Deklarasi berisi, sumpah setia terhadap NKRI dan Pancasila, bahwa masyarakat Jatibarang cinta akan perdamaian, santun. Selain itu, mereka bersepakat untuk tetap bersatu padu, saling menghargai dan tolong menolong, meski berbeda agama. Mereka juga menolak keras segala paham dan ideologi yang bertolak belakang dengan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Menolak semua bentuk terorisme, anarkisme, premanisme, perjudian, narkoba, miras, dan prostitusi. Lebih lanjut, dalam naskah deklarasi menerangkan pemerintah dan aparat harus mampu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakatnya. Ketua LDNU Zakky Mubarok mengatakan, terselenggaranya acara yang baru pertama kali digelar ini, sebagai contoh bagi seluruh umat di dunia, bahwa bangsa Indonesia kaya keberagaman mulai dari agama, etnis, suku, budaya, dan antar golongan yang mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI yang telah dibangun sejak memperbutkan negara Indonesia dari para penjajah. “Ini merupakan satu bukti bahwa kita cinta Indonesia sebagai negara yang majemuk, cinta damai tanpa adanya kekerasan dari

setiap golongan,” tegas Zakky di hadapan para pemuka agama. Zakky berharap, dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan sumbangsih bagi para pemeluk agama. Selain itu, bisa menumbuhkan semangat dan rasa kebersamaan yang tinggi. Sesepuh Tionghoa Koh Ancu berharap dengan adanya acara ini, nilai-nilai persatuan dan kesatuan dapat terjaga di negeri ini. “Kami berharap adanya kehidupan toleran, meski berbeda agama,” ujar Koh Ancu didampingi perwakilan umat Kristiani, Pendeta Susana. Sementara Pendeta Rahmadi dari GKI Jatibarang menegaskan, dengan diselenggarakannya acara ini, akan mampu menjawab semua kebutuhan umat. “Adanya perbedaan merupakan bagian dari anugerah Tuhan kepada manusia. Artinya, perbedaan itu harus disyukuri, sebab dengan perbedaan kita dituntut untuk dekat dan saling berkomunikasi antar umat beragama,” jelasnya. Camat Jatibarang, Drs Jajang Sudrajat mengungkapkan, kegiatan positif untuk memperkokoh dan mempererat tali persaudaraan ini, baru pertama kali digelar. Jajang mengaku sangat mengapresiasi kegiatan antar umat beragama tersebut. (sam)

INDRAMAYU - Arus mudik dan balik beberapa waktu lalu, memberikan kesejahteraan bagi warga yang bemukim di jalur pantura. Mereka telah meraup keuntungan lumayan dari hasil usaha, seperti membuka warung dadakan (wardak), bengkel, hingga jasa layanan penyediaan kamar kecil untuk pengendara yang membuang air atau hajat. Catirah (30), warga Kandanghaur yang membuka wardak misalnya. Dari hasil usaha yang dia buka di pinggir jalan pantura Kandanghaur, memberikan keuntungan lumayan. Tidak hanya dapat membantu kebutuhan sehari-hari rumah tangganya, tetapi ibu yang dikaruniai tiga anak tersebut, juga bisa menabung. Keuntungannya itu, ia hasilkan dari usaha wardak selama musim arus mudik dan balik. “Alhamdulillah, dari usaha musiman itu telah membantu saya. Karena dari hasil yang kita dapat dari keuntungan berdagang selama setengah bulan, saya bisa membeli baju lebaran anak-anak dan membantu kebutuhan lainnya. Bahkan dari sisa keuntungan itu, saya bisa menabung,” ujarnya,  kemarin. Selain Catirah,  Ato (35) warga Patrol, juga ikut merasakan hasil dari momen arus mudik dan balik lebaran.  Hasil dari usaha bengkel motornya meningkat hingga 100 persen.  “Arus mudik dan balik telah memberikan berkah. Karena bengkel kita laris, banyak pemudik yang membutuhkan jasa servis,” kata Ato. Hasil pendapatan ketika momen tahunan itu, juga dirasakan Suharjo (39) warga Sukra. Ayah dua anak tersebut mengaku, dari usaha jasanya menyediakan tempat kamar kecil, meraup hasil yang cukup lumayan. “Lebih dari Rp100 ribu perharinya. Bagi saya, itu lumayan karena kita hanya menyediakan kamar kecil saja. Jadi tidak perlu banyak modal, dan hanya beban listrik untuk menyedot air. Tapi itu kecil,” ungkapnya. Adanya usaha wardak, bengkel, maupun jasa penyediaan kamar kecil dan jasa lainnya yang dibuka warga di sepanjang jalan pantura, sangat membantu pengendara (pemudik). Karena pemudik juga sangat memerlukannya. (kom)  


kuningan MINGGU wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

16

Radar Cirebon Edisi Minggu

BAZ Apresiasi Langkah Ketua Dewan Bulan Depan Potong Gaji untuk Zakat Mal KUNINGAN– Keinginan Ketua DPRD H Acep Purnama SH MH yang meminta gajinya dipotong se­b esar 2,5 persen untuk zakat mal, disebut sebagai langkah po­ sitif. Apa yang dilakukan Acep diharapkan bisa ditiru oleh pejabat lainnya. Ketua BAZ Kabupaten Kuningan H Uba Sobari AK menyambut baik keinginan ketua dewan yang akan meminta gajinya dipotong untuk zakat mal sebesar 2,5 persen. ”Saya dan BAZ sangat mengapresiasi Pak

Ketua DPRD yang berkeinginan gajinya dipotong langsung untuk zakat mal. Pak Acep sudah memberikan contoh yang sangat bagus, dan mudah-mudahan saja diikuti oleh yang lain. Hasil zakat mal sendiri akan saya umumkan ke publik setransparan mungkin,” papar H Uba, kemarin. Dia menambahkan, langkah ketua dewan sudah sepatutnya ditiru oleh pejabat lainnya. Menyangkut pendistribusian siapa yang berhak mendapatkan zakat, pihaknya akan transparan dan tidak akan ditutuptutupi. ”Ini pekerjaan ibadah, jadi kami akan mengumumkannya ke masyarakat. Supaya kepercayaan masyarakat ke BAZ juga meningkat. Tidak akan ada yang kami tutup-tutupi dalam penerimaan dan penyaluran

zakat. Siapa saja komponen masyarakat bisa menanyakannya ke kami,” ucap dia lagi. Di bawah H Uba, BAZ Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan kepercayaan dari masyarakat. Untuk lebih mengoptimalkan pendapatan zakat mal, H Uba mengimbau agar seluruh pejabat dan PNS maupun swasta menyerahkan zakat malnya ke badan yang dipimpinnya. ”Kepercayaan dari masyarakat sangat kami junjung tinggi. Sebab kami ingin membesarkan BAZ, yang nantinya bisa membantu masyarakat yang perekonomiannya kurang mampu,” tegas Uba. Seperti diberitakan, Acep meng­ hendaki gajinya dipotong setelah diterbitkannya Perda Zakat. Ken­

dati di dalamnya tidak terlalu mengharuskan anggota dewan ataupun PNS membayar zakat, namun dia akan mengawali. “Perda Zakat ini sangat bagus dengan mengadopsi dari hukum Islam untuk saling memberi antara yang mampu dan kurang mampu. Ke depan saya akan memerintahkan kepada bendahara dewan untuk memotong penghasilan saya untuk zakat mal sebesar 2,5 persen,” tegas dia. Dia mengakui jika kewajiban zakat mal ini sudah dilakukan sebelum perda itu terbit. Terlebih istri itu merupakan orang yang mengerti agama. Namun dalam rangka implementasi perda yang disahkan maka ia pun tetap ingin memotong gajinya setiap bulan. ”Dan hal ini bisa kami instruksikan ke

seluruh anggota fraksi PDIP. Untuk anggota dewan lain nampaknya tidak perlu saya mengeluarkan instruksi,” tandasnya. Kepada pihak lain, atau pun masyarakat Kuningan yang ber­ penghasilan tinggi, dirinya cukup dengan mengimbau. Namun demikian dalam pengelolaannya, Acep berharap agar zakat tersebut disalurkan kepada yang berhak. Dia bicara seperti itu lantaran pada malam Lebaran lalu dirinya menerima pemberian zakat fitrah. Dengan adanya seseorang yang mengantarkan beras ke rumah tersebut, menurutnya itu keliru dalam pengelolaan. ”Karena kami merasa tidak berhak untuk menerima zakat fitrah maka saya berikan kembali agar dikasihkan kepada yang berhak,”

kata Acep. Sementara itu, Nuzul Rachdy SE selaku mantan ketua pansus yang menggodok perda zakat mengatakan, pemberlakuan perda menunggu perbup. Penyerahan zakat mal menurutnya tidak hanya berlaku pada PNS ataupun wakil rakyat saja. Melainkan kepada semua warga yang memiliki kekayaan lebih. Untuk besaran penghasilan pegawai yang wajib membayarkan zakat, Zul menerangkan bahwa dalam perda tidak mengatur batas minimal penghasilan. “Di dalamnya tidak mengatur tentang batas minimal penghasilan, perda zakat ini berorientasi pada aturan Islam. Jadi semua yang berkemampuan dan berpenghasilan yang diharuskan berzakat,” terangnya. (ded)

lintas

Hari Kamis, Anggota Dewan Masih Bawa Mobil KUNINGAN– Adanya larangan tiap hari Kamis membawa kendaraan ke kantor nampaknya kurang diindahkan. Itu dilontarkan salah seorang mantan anggota DPRD, Pin Tedi. Kamis (30/8) lalu dia mengaku melihat mobil salah seorang wakil rakyat terparkir di area Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). ”Katanya Kamis dilarang pakai mobil dinas maupun mobil pribadi. Masa anggota dewan dari Fraksi PDIP, sodara Rakim Sungkar ngasih contoh bawa mobil ke Disdikpora yang berada di Jl Raya Sukamulya,” ketus Sarpin—sapaan akrabnya. Dia mengaku melihat mobil Rakim di pintu gerbang Disdikpora, hendak masuk. Menurutnya, mobil pribadi jenis APV tersebut tiba di kantor itu pagi hari sekitar pukul 09.00. ”Entah ada keperluan apa di kantor tersebut. Pagi betul dia datangnya sampai ngeduluin Pak Manaf,” ujar Sarpin sambil tersenyum lebar. Selain mengkritisi Rakim dengan membawa kendaraan pada hari yang dilarang, mantan Ketua Satgas PDIP ini pun merasa heran dengan keberadaan Rakim di Disdikpora. Sebab sepengetahuannya, kantor anggota dewan itu berada di Ancaran. ”Bukannya kantor anggota dewan itu di Ancaran? Kok malah ada di Sukamulya. Sudah gitu pakai kendaraan pada hari Kamis dan datangnya pagi betul,” kata dia. Ketika dikonfirmasikan, Rakim tidak memungkiri bahwa dirinya membawa mobil pada hari tersebut ke Disdikpora. Hanya saja politisi asal dapil II ini membantah jika mobilnya dimasukkan ke halaman kantor Disdikpora. ”Mobil saya kan diparkir di jalan, enggak masuk. Saya ada keperluan untuk mengantarkan undangan dan juga mencoba memperjuangkan aspirasi masyarakat di desa saya. Tapi karena orangnya tidak ada maka undangan tersebut saya titipkan,” jawabnya. Menanggapi larangan bawa kendaraan, Rakim menjelaskan bahwa tempat tinggalnya di Desa Padamatang, Kecamatan Pasawahan. Dari sana ke kota, lanjut dia, tidak ada sarana transportasi angkot supaya bisa cepat sampai ke kota. Dengan begitu maka dirinya mengendarai mobil. ”Lagian itu kan mobil pribadi, bensinnya pun dibeli dari kantong sendiri, masa disalahin,” sergahnya. Kalau mau bersikap malas, kata Rakim, dirinya bisa saja tidur di rumah tiap hari Kamis lantaran belum ada angkot. Namun karena telah disumpah untuk menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat banyak, maka dituntut untuk tetap ngantor. Terlebih dirinya diamanahkan oleh konstituennya untuk menyalurkan aspirasi mereka ke kantor Disdikpora. ”Saya di Disdikpora tidak lama kok. Setelah itu saya ke gedung dewan untuk mengikuti rapat banggar. Rekan-rekan di dewan juga masih ada yang bawa mobil. Ya karena tempat tinggal saya berada di ujung Kuningan,” ucap dia seraya menyebutkan, bada magrib pun ia ke Pendopo mengendarai mobil. (ded)

FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

DELMAN KHUSUS. Bupati H Aang Hamid Suganda dan istri Hj Utje Hamid Suganda naik delman miliknya yang diberi nama Si Windu menuju Kertawangunan, kemarin.

Delman Bupati Aang Jadi Perhatian Warga KUNINGAN- Ada peman­ dangan unik di depan Gedung DPRD Kabupaten Kuningan atau di Jl Raya RE Martadinata, Ancaran. Sebuah delman dengan empat roda bercat hitam nampak berdiri gagah di depan pintu gerbang gedung wakil rakyat. Di belakangnya berjejer delman lainnya yang bentuknya sama dengan delman kebanyakan. Beberapa petugas kepolisian terlihat ikut melakukan pe­ ngamanan di sekitar delman yang bentuknya seperti del­ man di Jogjakarta. Sang kusir mengatakan, delman berbentuk

istimewa itu milik Bupati H Aang Hamid Suganda. Dan baru digunakan saat acaraacara penting seperti Hari Jadi Kuningan. “Delman ini milik bapak (bupati, red), dan baru dipakai saat acara penting. Bentuknya memang beda dengan yang lain karena memiliki empat band, dan joknya juga saling berhadapan. Jadi, penumpang bisa melihat ke depan dan yang duduk di belakang kusir menghadap ke arah sebaliknya,” kata kusir yang menolak menyebutkan namanya tersebut.

Bupati Aang saat ditanya nama delmannya, dengan tegas Aang menjawab kalau delmannya diberi nama Si Windu. “Delman ini namanya Si Windu,” katanya singkat. Delman tersebut bisa memuat empat penumpang dan satu kusir. Istri bupati, Hj Utje Hamid Suganda akhirnya naik diikuti seorang perempuan dan cucunya. “Ayo sini naik, masih ada yang kosong,” ajak Utje ke putranya, Erik yang berada di samping delman. Namun karena membawa kendaraan, Erik tidak ikut. Delman pertama yang di­

tum­­pangi bupati langsung meluncur dengan pengawalan petugas keamanan. Selanjutnya di baris kedua delman yang membawa Wabup Drs H Momon Rochmana dan istri juga melaju, disusul delman yang dinaiki Kapolres AKBP Wahyu Bintono HB SIK MH. Di urutan lainnya menyusul delman Dandim Letkol (Kav) Sugeng Waskito Aji, Ketua DPRD H Acep Purnama SH MH, dan Sekda Drs H Yosep Setiawan MSi. Baru setelah itu rombongan penunggang kuda mengiringi para petinggi

pemerintahan dan kepolisian serta TNI. Kehadiran delman yang bentuknya beda dengan delman kebanyakan memantik perhatian warga di depan gedung dewan. Mereka terus memperhatikan delman milik bupati yang terlihat gagah. “Wah delmannya kok beda ya. Biasanya cuma dua roda, yang ini kok sampai empat roda. Ada lampunya dan kudanya juga tinggi besar. Saya baru melihat delman seperti ini sekarang,” tukas Saleh, warga yang kebetulan menyaksikan delman tersebut. (ags)

binangkit

Dari Penampilan Mata Ilang Band, SLBN Taruna Mandiri

Tak Mau Terlena

Menyentuh Hati, Banyak Tamu yang Menitikkan Air Mata

MESKI sudah mendapatkan pekerjaan sebagai customer servis di Swamitra AP Kemuning namun Tika Febrianti tidak berpuas diri dan melupakan cita-citanya. Gadis lajang ini melanjutkan kuliah agar ilmu yang diperolehnya terus bertambah, meski sebenarnya harus berbagai waktu dengan pekerjaan. “Pendidikan itu penting bagi masa depan kita, jangan berbuas diri dengan apa yang saat ini diperoleh,” ujar Tika kepada Radar, baru-baru ini. Menurut mahasiswa yang kuliah di salah satu universitas yang ada di Cirebon ini memilih kuliah di jurusan Ekonomi karena sesuai dengan bidangnya. Untungnya waktu kuliah tidak pernah bentrok dengan pekerjaan karena ia mengambil kelas karyawan yang khusus kuliah Sabtu dan Minggu. Kendati pada akhir pekan harus bergelut dengan mata kuliah, Tika mengaku tidak menjadi masalah karena ini bagian dari perjuangan untuk masa depan. Menurutnya, untuk menjadi sukses harus banyak pengorbanan. Ia rasa pengorbanan yang saat ini dilakukan akan sesuai dengan hasil bahkan lebih. “Saya menikmati saja tidak peranah dibawa pusing karena yang seperti ini bukan hanya satu orang tapi banyak,” ucapnya. Dikatakan, dibanding dengan pekerjaan sebelumnya, bekerja di Swamitra dirasakan lebih nyaman. Bukan itu, saja rekan kerja sangat mendukung, begitu juga pimpinan selalu memberikan motivasi. Untuk saat ini lebih fokus pada penyelesian kuliah selain itu juga fokus kepada pekerjaan. Tika ingin merasakan sukses dalam karir dan juga sekolah. Ia sadar dengan memiliki ijasah sarjana kesempatan kerja akan semakin terbuka lebar. “Ketika kita sudah punya ilmu tidak akan sulit membawa dan juga akan semakin mudah ketika melamar pekerjaan,” tandasnya. (mus)

Hari Jadi Kuningan ke-514 rupanya membawa berkah bagi personel band Mata Ilang, SLBN Taruna Mandiri. Band yang pernah tampil bareng dengan Charlie ST 12 (sekarang Setia Band) itu mendapat kepercayaan untuk tampil di hadapan tamu undangan saat rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kuningan ke 514. Bagaiamana penampilan grup band yang semuanya penyandang cacat tersebut? Agus Panther, Kuningan DI balik keterbatasan fisik, bukan halangan untuk tetap berkarya dan bisa memberikan hiburan bagi masyarakat. Prinsip itu dipegang teguh personel band Mata Ilang SLBN Taruna Mandiri, Sampora, Kecamatan Cilimus. Semangat yang menyala dari personel band yang semuanya penyandang cacat agar tidak membebani orang lain, terus menggelora di dada mereka. Alhasil grup band yang didirikan 14 Januari 2009 itu kerap mendapat undangan dan penghargaan dari berbagai komponen masyarakat. Mata Ilang Band sendiri digawangi Didin sebagai vokalis, kemudian gitaris Nanang. Untuk keyboard dipercayakan ke Bayu, basis dibetot Sri dan Julia sebagai

FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

BIKIN HARU. Penampilan grup Mata Ilang SLBN Taruna Mandiri membuat haru tamu undangan di rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kuningan ke 514, kemarin.

penambuh drum. Mereka mampu menunjukkan kebolehannya dalam olah vocal di hadapan ribuan tamu undangan yang memadati ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Kuningan, kemarin (1/9). Aplaus berkali-kali diberikan tamu undangan kala vokalis band tersebut usai menyanyikan lagu yang kebanyakan bertema nasionalisme. Bahkan Bupati H Aang Hamid Suganda yang duduk di kursi depan tak mampu menahan keharuannya saat salah satu personel Mata Ilang Band, Didin

membawakan puisi yang menyentuh hati. Aang terlihat mengusap bagian bawah matanya saat Didin dengan suaranya yang khas membacakan puisi tanpa teks yang berisi soal besarnya kepedulian bupati terhadap pendidikan bagi penderita penyandang cacat. Besarnya perhatian dari orang nomor satu dibuktikan dengan tidak adanya diskriminasi dalam dunia pendidikan antara mereka yang normal dan anak berkebutuhan khusus. “Meski kami ini memang lahir

dalam kondisi tidak sempurna, tapi bukan halangan untuk ikut berkiprah membangun Kuningan. Kami tidak ingin menjadi beban masyarakat tanpa karya nyata. Kami juga ingin terus mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi, dan bisa menuai hasil seperti mereka yang normal. Kami sangat berterima kasih kepada pak bupati yang sangat memperhatikan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus seperti kami ini,” papar Didin dengan suara parau menahan tangis. Puisi yang dibawakan Didin mampu membuat semua tamu undangan hening. Mereka meresapi sajak yang menggambarkan perjuangan penyandang cacat agar sejajar dengan mereka yang normal. Tak sedikit tamu undangan perempuan yang menitikkan air mata saat mendengar jeritan hati penyandang cacat. Pimpinan dewan yang berada di barisan depan menghadap tamu undangan pun terlihat menahan haru. Wabup Drs H Momon Rochmana yang duduk di sebelah Bupati Aang terlihat merenungi betul sajak dari Mata Ilang Band. Pembina Mata Ilang Band, Elon Carlan MPd mengatakan, penampilan anak asuhnya tidak bisa berlangsung lama lantaran malam Minggu (1/9) akan tampil di Gedung Negara, Kota Cirebon. Penampilan anak asuhnya di hadapan tamu undangan sangat membanggakan. “Anak-anak mendapat kepercayaan untuk tampil di Gedung Negara, Kota Cirebon nanti malam. Ini sangat menggembirakan karena bisa menghibur masyarakat di luar Kuningan,” ujar Elon. (*)


kuningan MINGGU wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

16

Radar Cirebon Edisi Minggu

BAZ Apresiasi Langkah Ketua Dewan Bulan Depan Potong Gaji untuk Zakat Mal KUNINGAN– Keinginan Ketua DPRD H Acep Purnama SH MH yang meminta gajinya dipotong se­b esar 2,5 persen untuk zakat mal, disebut sebagai langkah po­ sitif. Apa yang dilakukan Acep diharapkan bisa ditiru oleh pejabat lainnya. Ketua BAZ Kabupaten Kuningan H Uba Sobari AK menyambut baik keinginan ketua dewan yang akan meminta gajinya dipotong untuk zakat mal sebesar 2,5 persen. ”Saya dan BAZ sangat mengapresiasi Pak

Ketua DPRD yang berkeinginan gajinya dipotong langsung untuk zakat mal. Pak Acep sudah memberikan contoh yang sangat bagus, dan mudah-mudahan saja diikuti oleh yang lain. Hasil zakat mal sendiri akan saya umumkan ke publik setransparan mungkin,” papar H Uba, kemarin. Dia menambahkan, langkah ketua dewan sudah sepatutnya ditiru oleh pejabat lainnya. Menyangkut pendistribusian siapa yang berhak mendapatkan zakat, pihaknya akan transparan dan tidak akan ditutuptutupi. ”Ini pekerjaan ibadah, jadi kami akan mengumumkannya ke masyarakat. Supaya kepercayaan masyarakat ke BAZ juga meningkat. Tidak akan ada yang kami tutup-tutupi dalam penerimaan dan penyaluran

zakat. Siapa saja komponen masyarakat bisa menanyakannya ke kami,” ucap dia lagi. Di bawah H Uba, BAZ Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan kepercayaan dari masyarakat. Untuk lebih mengoptimalkan pendapatan zakat mal, H Uba mengimbau agar seluruh pejabat dan PNS maupun swasta menyerahkan zakat malnya ke badan yang dipimpinnya. ”Kepercayaan dari masyarakat sangat kami junjung tinggi. Sebab kami ingin membesarkan BAZ, yang nantinya bisa membantu masyarakat yang perekonomiannya kurang mampu,” tegas Uba. Seperti diberitakan, Acep meng­ hendaki gajinya dipotong setelah diterbitkannya Perda Zakat. Ken­

dati di dalamnya tidak terlalu mengharuskan anggota dewan ataupun PNS membayar zakat, namun dia akan mengawali. “Perda Zakat ini sangat bagus dengan mengadopsi dari hukum Islam untuk saling memberi antara yang mampu dan kurang mampu. Ke depan saya akan memerintahkan kepada bendahara dewan untuk memotong penghasilan saya untuk zakat mal sebesar 2,5 persen,” tegas dia. Dia mengakui jika kewajiban zakat mal ini sudah dilakukan sebelum perda itu terbit. Terlebih istri itu merupakan orang yang mengerti agama. Namun dalam rangka implementasi perda yang disahkan maka ia pun tetap ingin memotong gajinya setiap bulan. ”Dan hal ini bisa kami instruksikan ke

seluruh anggota fraksi PDIP. Untuk anggota dewan lain nampaknya tidak perlu saya mengeluarkan instruksi,” tandasnya. Kepada pihak lain, atau pun masyarakat Kuningan yang ber­ penghasilan tinggi, dirinya cukup dengan mengimbau. Namun demikian dalam pengelolaannya, Acep berharap agar zakat tersebut disalurkan kepada yang berhak. Dia bicara seperti itu lantaran pada malam Lebaran lalu dirinya menerima pemberian zakat fitrah. Dengan adanya seseorang yang mengantarkan beras ke rumah tersebut, menurutnya itu keliru dalam pengelolaan. ”Karena kami merasa tidak berhak untuk menerima zakat fitrah maka saya berikan kembali agar dikasihkan kepada yang berhak,”

kata Acep. Sementara itu, Nuzul Rachdy SE selaku mantan ketua pansus yang menggodok perda zakat mengatakan, pemberlakuan perda menunggu perbup. Penyerahan zakat mal menurutnya tidak hanya berlaku pada PNS ataupun wakil rakyat saja. Melainkan kepada semua warga yang memiliki kekayaan lebih. Untuk besaran penghasilan pegawai yang wajib membayarkan zakat, Zul menerangkan bahwa dalam perda tidak mengatur batas minimal penghasilan. “Di dalamnya tidak mengatur tentang batas minimal penghasilan, perda zakat ini berorientasi pada aturan Islam. Jadi semua yang berkemampuan dan berpenghasilan yang diharuskan berzakat,” terangnya. (ded)

lintas

Hari Kamis, Anggota Dewan Masih Bawa Mobil KUNINGAN– Adanya larangan tiap hari Kamis membawa kendaraan ke kantor nampaknya kurang diindahkan. Itu dilontarkan salah seorang mantan anggota DPRD, Pin Tedi. Kamis (30/8) lalu dia mengaku melihat mobil salah seorang wakil rakyat terparkir di area Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). ”Katanya Kamis dilarang pakai mobil dinas maupun mobil pribadi. Masa anggota dewan dari Fraksi PDIP, sodara Rakim Sungkar ngasih contoh bawa mobil ke Disdikpora yang berada di Jl Raya Sukamulya,” ketus Sarpin—sapaan akrabnya. Dia mengaku melihat mobil Rakim di pintu gerbang Disdikpora, hendak masuk. Menurutnya, mobil pribadi jenis APV tersebut tiba di kantor itu pagi hari sekitar pukul 09.00. ”Entah ada keperluan apa di kantor tersebut. Pagi betul dia datangnya sampai ngeduluin Pak Manaf,” ujar Sarpin sambil tersenyum lebar. Selain mengkritisi Rakim dengan membawa kendaraan pada hari yang dilarang, mantan Ketua Satgas PDIP ini pun merasa heran dengan keberadaan Rakim di Disdikpora. Sebab sepengetahuannya, kantor anggota dewan itu berada di Ancaran. ”Bukannya kantor anggota dewan itu di Ancaran? Kok malah ada di Sukamulya. Sudah gitu pakai kendaraan pada hari Kamis dan datangnya pagi betul,” kata dia. Ketika dikonfirmasikan, Rakim tidak memungkiri bahwa dirinya membawa mobil pada hari tersebut ke Disdikpora. Hanya saja politisi asal dapil II ini membantah jika mobilnya dimasukkan ke halaman kantor Disdikpora. ”Mobil saya kan diparkir di jalan, enggak masuk. Saya ada keperluan untuk mengantarkan undangan dan juga mencoba memperjuangkan aspirasi masyarakat di desa saya. Tapi karena orangnya tidak ada maka undangan tersebut saya titipkan,” jawabnya. Menanggapi larangan bawa kendaraan, Rakim menjelaskan bahwa tempat tinggalnya di Desa Padamatang, Kecamatan Pasawahan. Dari sana ke kota, lanjut dia, tidak ada sarana transportasi angkot supaya bisa cepat sampai ke kota. Dengan begitu maka dirinya mengendarai mobil. ”Lagian itu kan mobil pribadi, bensinnya pun dibeli dari kantong sendiri, masa disalahin,” sergahnya. Kalau mau bersikap malas, kata Rakim, dirinya bisa saja tidur di rumah tiap hari Kamis lantaran belum ada angkot. Namun karena telah disumpah untuk menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat banyak, maka dituntut untuk tetap ngantor. Terlebih dirinya diamanahkan oleh konstituennya untuk menyalurkan aspirasi mereka ke kantor Disdikpora. ”Saya di Disdikpora tidak lama kok. Setelah itu saya ke gedung dewan untuk mengikuti rapat banggar. Rekan-rekan di dewan juga masih ada yang bawa mobil. Ya karena tempat tinggal saya berada di ujung Kuningan,” ucap dia seraya menyebutkan, bada magrib pun ia ke Pendopo mengendarai mobil. (ded)

FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

DELMAN KHUSUS. Bupati H Aang Hamid Suganda dan istri Hj Utje Hamid Suganda naik delman miliknya yang diberi nama Si Windu menuju Kertawangunan, kemarin.

Delman Bupati Aang Jadi Perhatian Warga KUNINGAN- Ada peman­ dangan unik di depan Gedung DPRD Kabupaten Kuningan atau di Jl Raya RE Martadinata, Ancaran. Sebuah delman dengan empat roda bercat hitam nampak berdiri gagah di depan pintu gerbang gedung wakil rakyat. Di belakangnya berjejer delman lainnya yang bentuknya sama dengan delman kebanyakan. Beberapa petugas kepolisian terlihat ikut melakukan pe­ ngamanan di sekitar delman yang bentuknya seperti del­ man di Jogjakarta. Sang kusir mengatakan, delman berbentuk

istimewa itu milik Bupati H Aang Hamid Suganda. Dan baru digunakan saat acaraacara penting seperti Hari Jadi Kuningan. “Delman ini milik bapak (bupati, red), dan baru dipakai saat acara penting. Bentuknya memang beda dengan yang lain karena memiliki empat band, dan joknya juga saling berhadapan. Jadi, penumpang bisa melihat ke depan dan yang duduk di belakang kusir menghadap ke arah sebaliknya,” kata kusir yang menolak menyebutkan namanya tersebut.

Bupati Aang saat ditanya nama delmannya, dengan tegas Aang menjawab kalau delmannya diberi nama Si Windu. “Delman ini namanya Si Windu,” katanya singkat. Delman tersebut bisa memuat empat penumpang dan satu kusir. Istri bupati, Hj Utje Hamid Suganda akhirnya naik diikuti seorang perempuan dan cucunya. “Ayo sini naik, masih ada yang kosong,” ajak Utje ke putranya, Erik yang berada di samping delman. Namun karena membawa kendaraan, Erik tidak ikut. Delman pertama yang di­

tum­­pangi bupati langsung meluncur dengan pengawalan petugas keamanan. Selanjutnya di baris kedua delman yang membawa Wabup Drs H Momon Rochmana dan istri juga melaju, disusul delman yang dinaiki Kapolres AKBP Wahyu Bintono HB SIK MH. Di urutan lainnya menyusul delman Dandim Letkol (Kav) Sugeng Waskito Aji, Ketua DPRD H Acep Purnama SH MH, dan Sekda Drs H Yosep Setiawan MSi. Baru setelah itu rombongan penunggang kuda mengiringi para petinggi

pemerintahan dan kepolisian serta TNI. Kehadiran delman yang bentuknya beda dengan delman kebanyakan memantik perhatian warga di depan gedung dewan. Mereka terus memperhatikan delman milik bupati yang terlihat gagah. “Wah delmannya kok beda ya. Biasanya cuma dua roda, yang ini kok sampai empat roda. Ada lampunya dan kudanya juga tinggi besar. Saya baru melihat delman seperti ini sekarang,” tukas Saleh, warga yang kebetulan menyaksikan delman tersebut. (ags)

binangkit

Dari Penampilan Mata Ilang Band, SLBN Taruna Mandiri

Tak Mau Terlena

Menyentuh Hati, Banyak Tamu yang Menitikan Mata

MESKI sudah mendapatkan pekerjaan sebagai customer servis di Swamitra AP Kemuning namun Tika Febrianti tidak berpuas diri dan melupakan cita-citanya. Gadis lajang ini melanjutkan kuliah agar ilmu yang diperolehnya terus bertambah, meski sebenarnya harus berbagai waktu dengan pekerjaan. “Pendidikan itu penting bagi masa depan kita, jangan berbuas diri dengan apa yang saat ini diperoleh,” ujar Tika kepada Radar, baru-baru ini. Menurut mahasiswa yang kuliah di salah satu universitas yang ada di Cirebon ini memilih kuliah di jurusan Ekonomi karena sesuai dengan bidangnya. Untungnya waktu kuliah tidak pernah bentrok dengan pekerjaan karena ia mengambil kelas karyawan yang khusus kuliah Sabtu dan Minggu. Kendati pada akhir pekan harus bergelut dengan mata kuliah, Tika mengaku tidak menjadi masalah karena ini bagian dari perjuangan untuk masa depan. Menurutnya, untuk menjadi sukses harus banyak pengorbanan. Ia rasa pengorbanan yang saat ini dilakukan akan sesuai dengan hasil bahkan lebih. “Saya menikmati saja tidak peranah dibawa pusing karena yang seperti ini bukan hanya satu orang tapi banyak,” ucapnya. Dikatakan, dibanding dengan pekerjaan sebelumnya, bekerja di Swamitra dirasakan lebih nyaman. Bukan itu, saja rekan kerja sangat mendukung, begitu juga pimpinan selalu memberikan motivasi. Untuk saat ini lebih fokus pada penyelesian kuliah selain itu juga fokus kepada pekerjaan. Tika ingin merasakan sukses dalam karir dan juga sekolah. Ia sadar dengan memiliki ijasah sarjana kesempatan kerja akan semakin terbuka lebar. “Ketika kita sudah punya ilmu tidak akan sulit membawa dan juga akan semakin mudah ketika melamar pekerjaan,” tandasnya. (mus)

Hari Jadi Kuningan ke-514 rupanya membawa berkah bagi personel band Mata Ilang, SLBN Taruna Mandiri. Band yang pernah tampil bareng dengan Charlie ST 12 (sekarang Setia Band) itu mendapat kepercayaan untuk tampil di hadapan tamu undangan saat rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kuningan ke 514. Bagaiamana penampilan grup band yang semuanya penyandang cacat tersebut? Agus Panther, Kuningan DI balik keterbatasan fisik, bukan halangan untuk tetap berkarya dan bisa memberikan hiburan bagi masyarakat. Prinsip itu dipegang teguh personel band Mata Ilang SLBN Taruna Mandiri, Sampora, Kecamatan Cilimus. Semangat yang menyala dari personel band yang semuanya penyandang cacat agar tidak membebani orang lain, terus menggelora di dada mereka. Alhasil grup band yang didirikan 14 Januari 2009 itu kerap mendapat undangan dan penghargaan dari berbagai komponen masyarakat. Mata Ilang Band sendiri digawangi Didin sebagai vokalis, kemudian gitaris Nanang. Untuk keyboard dipercayakan ke Bayu, basis dibetot Sri dan Julia sebagai

FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

BIKIN HARU. Penampilan grup Mata Ilang SLBN Taruna Mandiri membuat haru tamu undangan di rapat paripurna istimewa Hari Jadi Kuningan ke 514, kemarin.

penambuh drum. Mereka mampu menunjukkan kebolehannya dalam olah vocal di hadapan ribuan tamu undangan yang memadati ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Kuningan, kemarin (1/9). Aplaus berkali-kali diberikan tamu undangan kala vokalis band tersebut usai menyanyikan lagu yang kebanyakan bertema nasionalisme. Bahkan Bupati H Aang Hamid Suganda yang duduk di kursi depan tak mampu menahan keharuannya saat salah satu personel Mata Ilang Band, Didin

membawakan puisi yang menyentuh hati. Aang terlihat mengusap bagian bawah matanya saat Didin dengan suaranya yang khas membacakan puisi tanpa teks yang berisi soal besarnya kepedulian bupati terhadap pendidikan bagi penderita penyandang cacat. Besarnya perhatian dari orang nomor satu dibuktikan dengan tidak adanya diskriminasi dalam dunia pendidikan antara mereka yang normal dan anak berkebutuhan khusus. “Meski kami ini memang lahir

dalam kondisi tidak sempurna, tapi bukan halangan untuk ikut berkiprah membangun Kuningan. Kami tidak ingin menjadi beban masyarakat tanpa karya nyata. Kami juga ingin terus mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi, dan bisa menuai hasil seperti mereka yang normal. Kami sangat berterima kasih kepada pak bupati yang sangat memperhatikan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus seperti kami ini,” papar Didin dengan suara parau menahan tangis. Puisi yang dibawakan Didin mampu membuat semua tamu undangan hening. Mereka meresapi sajak yang menggambarkan perjuangan penyandang cacat agar sejajar dengan mereka yang normal. Tak sedikit tamu undangan perempuan yang menitikkan air mata saat mendengar jeritan hati penyandang cacat. Pimpinan dewan yang berada di barisan depan menghadap tamu undangan pun terlihat menahan haru. Wabup Drs H Momon Rochmana yang duduk di sebelah Bupati Aang terlihat merenungi betul sajak dari Mata Ilang Band. Pembina Mata Ilang Band, Elon Carlan MPd mengatakan, penampilan anak asuhnya tidak bisa berlangsung lama lantaran malam Minggu (1/9) akan tampil di Gedung Negara, Kota Cirebon. Penampilan anak asuhnya di hadapan tamu undangan sangat membanggakan. “Anak-anak mendapat kepercayaan untuk tampil di Gedung Negara, Kota Cirebon nanti malam. Ini sangat menggembirakan karena bisa menghibur masyarakat di luar Kuningan,” ujar Elon. (*)


MAJALENGKA MINGGU WAGE 2 SEPTEMBER 2012 / 15 SYAWAL 1433 H

PRAPATAN

17

Radar Cirebon Edisi Minggu

Golkar Terus Sosialisasi Kang Yance

MAJALENGKA - Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar, H Irianto Syafiudin atau yang akrab disapa Kang Yance cukup dikenal di Kabupaten Majalengka. Hal tersebut, menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka, Drs H Dadan Daniswan MSi, berdasarkan hasil survei yang

dilakukan terhadap kandidat calon gubernur. “Hasil survei, suara dari Kabupaten Majalengka untuk Kang Yance cukup besar. Kami akan terus sosialisasi secara maksimal di Kabupaten Majalengka,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Majalengka ini. Sementara itu, mobil dinas milik

DPD Partai Golkar warna kuning bergambar Kang Yance nampak keliling Kota Angin. Menurut Dadan, mobil inventaris dari Ketua DPD Partai Golkar tersebut, digunakan untuk operasional partai sekaligus sarana sosialisasi Cagub Yance. Saat disinggung akan bergandengan dengan siapa dalam

Pilkada gubernur nanti, Dadan menyebut, masih digodok oleh partai. “Kalau melihat tahapan di KPU baru bulan Oktober 2013 akan dipastikan Kang Yance akan bergandengan dengan siapa,” tandas pria yang tinggal di Kompleks Puspa Indah Cigasong ini. (ara)

Bupati Ajak Tingkatkan Ibadah

FOTO: AGUS RAHMAT/RADAR MAJALENGKA

OMZET TURUN. Pengusaha bibit pohon terpaksa membeli air untuk menyirami tanaman selama musim kemarau.

Kemarau, Penjualan Bibit Pohon Turun SUKAHAJI - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Ma ja lengka ternyata cocok untuk usaha pembibitan berbagai jenis tanaman. Potensi ini disadari sepenuhnya oleh Mimin Rasta, warga Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji. Kurang lebih 20 tahun Mimin telah menggeluti bisnis di bidang penyediaan tumbuhan. Menurutnya, lebih dari 25 jenis tanaman yang dikembangkan dari mulai bibit buah-buahan hingga bibit pohon jenis kayu. Berjalannya waktu, kini bibit pohon yang dikelola Mimin mulai dikenal dan mendapatkan pesanan dari berbagai daerah. Pesan bibit datang bukan hanya dari Kabupaten Majalengka, akan tetapi juga menembus pasar di beberapa kota di Jawa Barat. Bahkan sudah ada yang mengajak kerja sama dari luar Jawa. “Pembelinya ada yang dari sekitar Majalengka biasanya eceran untuk ditanam dipekarangan, juga dari instansi yang ingin halaman kantornya ditanami, yang dari luar Majalengka biasanya membeli borongan,” ujar Mimim di sela-sela mengurusi bibit miliknya, kemarin (1/9). Jenis bibit yang banyak diminati pembeli adalah bibit mangga, alasan konsumen banyak berminat terhadap pohon mangga, Mimin mengakui kualitas pohon mangga hasil pembibitan dirinya, sangat dinilai bagus oleh konsumen. Tak hanya itu, Kabupaten Majalengka diklaim sebagai daerah penghasil mangga gedong gincu, sehingga punya daya tarik tersendiri. Soal harga berbagai jenis tanaman bibit, Mimin mematoknya dengan variatif sesuai ukuran bibit yang diminati. Paling murah sebesar Rp.5.000, dengan tinggi bibit sekitar 70 cm hingga 1 meter. Ada juga yang Rp100 ribu. Untuk yang Rp100 ribu, ukuran batangnya juga besar, sebesar paha manusia. “Jadi, untuk harga berbagai jenis bibit, disesuaikan dengan ukuran bibit itu sendiri,” ungkapnya. Mimin bercerita, setelah berjalan sekitar 20 tahun, kualitas bibit tanaman miliknya telah diminati dan diperhitungkan oleh konsumen. Hal tersebut nampak dari tingginya minat masyarakat untuk datang langsung ke kebun milik Mimin di Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji. “Konsumen banyak yang datang sendiri ke sini. Bahkan, tahun 2011, ada pembeli dari Lampung datang untuk membeli bibit pohon mangga Lali Jiwo,” jelas dia. Permintaan bibit berbagai macam jenis tanaman akan mengalami peningkatan cukup signifikan pada setiap musim hujan. Mimin mengatakan, pada saat musim hujan seperti sekarang bisa menjual bibit berbagai macam tanaman rata-rata 150 lebih bibit per hari. “Setiap musim hujan, permintaan meningkat. Untuk sekarang ini, alhamdulillah per hari bisa mencapai 150 bibit bahkan 200 bibit. Kalau musim kemarau paling-paling juga puluhan tanaman. Bahkan terkadang dalam satu hari tidak ada yang beli satupun,” jelasnya. Alasan sepi peminat, musim kemarau juga menjadi saatsaat kurang menggembirakan bagi Mimin. Untuk menjaga bibitnya agar tumbuh segar, terpaksa harus membeli air untuk menyiram bibit seluas sekitar 1 hektare miliknya. “Kalau musim kemarau datang, saya sampai beli air. Kalau tidak begitu, bisa mati bibitnya,” tandasnya. Selain bibit mangga, terdapat juga berbagai macam bibit buah-buahan diantaranya bibit jambu, bibit rambutan, bibit durian, bibit jeruk dan berbagai bibit buah-buahan lainnya. (gus)

FOTO: BUDHI HARYANTO/RADAR MAJALENGKA.

HALALBIHALAL. Wakil Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd saat menghadiri acara halalbihalal di lingkungan Tiara Kusuma Majalengka, Jumat (31/8).

LIGUNG – Bupati Majalengka H Sutrisno SE MSi untuk kesekian kalinya mengunjungi halalbihalal ke setiap kecamatan. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung PGRI Kecamatan Sumberjaya. Kegiatan dirangkai dengan pemberian bantuan kepada 13 siswa berprestasi masing-masing menerima uang Rp1 juta. Dalam tausiyahnya, Bupati Sutrisno menyampaikan makna halalbihalal adalah meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. “Usai melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh, hendaknya seluruh umat Islam dapat meningkatkan amal ibadah. Perbanyak kebaikan, amal saleh dan ibadah kepada Allah SWT,” tuturnya. Dikatakan, prosesi Ramadan lalu masyarakat dididik kedisiplinan serta dididik sebagai insan yang jujur. Sementara itu, Ca mat Sumberjaya Safari Azis Heriyanto SH mengatakan, merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kecamatan Sumberjaya. Betapa tidak, dalam acara tersebut bisa dihadiri oleh orang nomor satu di Kabupaten Majalengka. Pihaknya kembali menilai, kepemimpinan H Sutrisno SE MSi dan Dr H Karna Sobahi MMPd lebih baik dari tempo yang dulu. Salahsatunya dalam berbagai aspek pembangunan seperti adanya PT Jabagarmindo (Pabrik tekstil) di wilayah Sumberjaya. (ono)

Suka Bertekad Realisasikan Remaja Wabup Hadiri Halalbihalal DPC Tiara Kusuma MAJALENGKA - Dalam rangka menjalin silaturahmi antara pengurus dan seluruh anggotanya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tiara Kusuma Kabupaten Majalengka menyelenggarakan halalbihalal di lingkungan LPK Jasmine, Jumat (31/8).

Tak tanggung-tanggung, Wakil Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd diundang untuk menyampaikan tausiyah. Ketua DPC Tiara Kusuma Kabupaten Majalengka, Hj Nina Dadang mengatakan, meski bergerak dibidang usaha jasa dan menyelenggarakan kegiatan kursus serta latihan keterampilan tata rias, pihaknya tetap melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan dan bidang keagamaan. Diantaranya dengan memberikan bantuan sembako,

uang dan pakaian kepada panti asuhan. Sementara itu, Wakil Bupati Dr H Karna Sobahi MMPd dalam tausiyahnya mengatakan, sudah merupakan sebuah tuntutan dirinya bersama bupati melaksanakan roda pemerintahan dan roda pembangunan di lingkungan Pemkab. Serta menghadiri berbagai kegiatan baik di lingkungan Pemkab maupun di luar. “Salah satunya acara halalbihalal. Bahkan, saking padatnya

kegiatan yang harus dijalani tersebut, kami berdua terpaksa harus dapat membagi tugas. Tak jarang antara saya dengan Pak Bupati H Sutrisno dalam waktu sehari bisa mengisi acara tausiyah antara 3 sampai 4 panggung. Termasuk pada kegiatan halalbihalal yang sekarang dilaksanakan oleh keluarga besar Tiara Kusuma Kabupaten Majalengka ini,” ujarnya. Dikatakan, apa yang selama ini dilakukannya bersama bu-

pati (Suka,red), tiada lain sebagai salah satu upaya dalam rangka mewujudkanKabupatenMajalengka menjadi kabupaten religius, maju, sejahtera (Remaja). “Oleh karena itu saya dan Pak Bupati selalu mengajak kepada seluruh Kabupaten Majalengka untuk senantiasa dapat meningkatkan amal ibadah kita kepada Allah SWT. Mari kita semua berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, tingkatkan amal ibadah kita kepada Allah SWT,” paparnya. (har)

Calhaj KBIH Al Mabrur Halalbihalal MAJALENGKA - Sekitar 160 calon jamaah haji (Calhaj) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mabrur Kabupaten Majalengka mengikuti halalbihalal di Aula Bapermin PUI Majalengka, Sabtu (1/9). Acara yang digelar KBIH Al Mabrur tersebut dihadiri Ketua KBIH Drs H Dasuki Mahfud, para pengurusnya dan Kepala Seksi Urusan Haji (Urais) Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Pengurus KBIH Al Mabrur, H Kalam Afandi mengatakan, acara halalbihalal bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi diantara para calon jamaah haji yang mengikuti bimbingan di KBIH Al Mabrur. Setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa dan para Calhaj mengikuti bimbingan haji, dalam waktu dekat mereka akan melaksanakan haji untuk musim haji 2012. “Sebelum para Calhaj berangkat

ke Tanah Suci Mekkah, terlebih dulu kami menggelar pertemuan ini dengan tujuan untuk silaturahmi dan saling memaafkan dari segala kekhilafan. Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan halalbihalal ini tidak ada lagi hal-hal yang dirasakan mengganjal dan kita benar-benar bersih dan suci seperti halnya makna Idulfitri sendiri,” ujarnya di sela-sela acara. Dikatakan, jumlah peserta yang mengikuti bimbingan ibadah haji di KBIH Al Mabrur Majalengka mencapai sekitar 160 orang atau empat rombongan, karena tiap rombongannya berjumlah 40 orang. Para Calhaj tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Majalengka sebanyak dua rombongan, dari Kecamatan Argapura satu rombongan dan Kecamatan Cigasong satu rombongan. Menurutnya, para Calhaj yang mendaftar di KBIH Al Mabrur tersebut saat ini tinggal menunggu

jadwal keberangkatan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah yang mengurusi persoalan ibadah haji. Sebelumnya para Calhaj tersebut telah mengikuti bimbingan ibadah haji sebanyak 10 kali pertemuan yang biasa dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu. “Tugas kami dari KBIH kepada para calon jamaah haji yang mendaftar, hanya memberikan bimbingan tentang tata cara melaksanakan ibadah haji dan doa-doa apa saja yang harus dihafalkan sehingga mereka lancar ibadahnya. Adapun mengenai kapan mereka berangkat, masuk ke dalam kloter berapa dan bagaimana pemondokannya di Mekkah nanti, itu merupakan kewenangan pemerintah yang mengurusi haji,” tandas Kalam. Sementara, Kepala Seksi Urais Kemenag Majalengka, Drs H M Risan MPdI memaparkan, berbagai hal mengenai aturan haji. (eko)

FOTO: WASKA EKO/RADAR MAJALENGKA

HALALBIHALAL. Anggota KBIH Al Mabrur Kabupaten Majalengka mengikuti halalbihalal yang dilaksanakan di Aula Bapermin PUI Majalengka, Sabtu (1/9).

Melihat Usaha Penyedia Kebutuhan Hobi Masyarakat

Pascalibur Panjang, Toko Makanan Burung Laris Manis Bagi para pehobi burung, libur panjang Lebaran lalu tampaknya cukup merepotkan juga. Sebab, selama liburan tersebut mereka kesulitan mencari makanan hewan peliharaannya tersebut karena banyak toko penjual kebutuhan tersebut tutup ditinggal mudik. FOTO: WASKA EKO/RADAR MAJALENGKA

BELI MAKANAN BURUNG. Salah seorang warga membeli makanan burung di salah satu toko.

WASKA EKO, Majalengka

BAGI Eman (49) warga Jalan KH Abdul Halim Majalengka, memelihara burung merupakan sebuah kegiatan yang dapat dijadikan hiburan sehari-hari. Sebab, dengan memelihara hewan berkaki dua tersebut bisa mengobati stres setelah beraktivitas sehari-hari di kantor. Pria setengah baya yang berdinas di salah satu instansi pemerintah tersebut, memang burung termasuk salahsatu jenis hewan yang banyak dipelihara masyarakat. Karena itu, tidak heran jika dengan sendirinya muncul usaha penyedia kebutuhan pehobi burung seperti penjual makanan burung atau

sangkar burung. “Beberapa hari ini atau hampir seminggu saya cukup kesulitan juga mencari makanan burung karena tokotoko yang menjual makanan burung pada tutup. Mau diberi makanan yang tidak biasanya khawatir terjadi apa-apa dengan burungnya, sehingga saat toko baru buka kami langsung membeli banyak makanan burung,” ujarnya. Sementara itu Ade, pemilik toko makanan dan alat-alat kebutuhan memelihara burung mengatakan, memang dirinya beberapa hari atau kurang lebih seminggu tidak berjualan. Karena harus mudik ke rumah orang tuanya di Jakarta dan Garut, terpaksa toko tutup

selama satu minggu. Dijelaskan Ade, usaha penjualan makanan burung dan kebutuhan lainnya di Majalengka memang lumayan menjanjikan juga. Selain belum banyaknya toko yang menyediakan makanan burung tersebut, banyak masyarakat yang memelihara burung. “Ya lumayan juga sih pendapatan dari usaha penjualan makanan burung dan kebutuhan lainnya bagi yang hobi memlihara burung tersebut. Kalau bukan hari lebaran setiap hari kami buka usaha ini untuk membantu warga yang butuh makanan burung,” tandas Ade tanpa mau menyebutkan berapa omzet usahanya setiap hari. (*)


UNDERCOVER MINGGU WAGE 2 SEPTEMBER 2012 / 15 SYAWAL 1433 H

18

Radar Cirebon Edisi Minggu

0:0:0

Masyarakat Kutuk

TERORIS Telusuri Pengancam Teror dan Kerahkan Gegana ke TKP ANCAMAN serta teror yang sering terjadi, kadang membuat masyarakat menjadi khawatir. Tentu ini semua bisa menjadi kondisi tidak kondusif. Itu tentunya menjadi salah satu tugas polisi dalam penanganan aksi teror serta ancaman, agar kondisi tetap kondusif. Pihak kepolisian khususnya Polres Cirebon Kota mempunyai langkah-langkah dalam bertindak untuk penanganan aksi teror serta ancaman yang apabila terjadi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Dony Satrya Wicaksono kepada Radar mengatakan bahwa penanganan dalam mengatasi gangguan akibat teror serta ancaman memerlukan penanganan serius dan juga tidak membuat masyarakat menjadi resah. Pihaknya selalu berhati-hati dalam bertindak menangani kasus teror serta ancaman. “Untuk penanganan teror serta ancaman, harus penanganan yang serius dan hati-hati, dan juga jangan sampai masyarakat menjadi bingung serta resah,” ujar Dony. Masih menurut Dony, mencontohkan cara bertindak dalam penanganan apabila terjadi aksi teror serta ancaman. Pertama, bila pihaknya menerima laporan adanya ancaman bom, segera mengecek kebenaran berita tersebut melalui pemeriksaan beberapa saksi yang mengetahui pertama berita ancaman tersebut, dan pada waktu yang bersamaan pihaknya pun langsung menghubungi pihak gegana Brimob. Gegana yang menyisir tempat untuk mencari bom, sedangkan pihaknya mencari sumber yang menyebarkan ancaman tersebut. Apabila melalui telepon atau SMS, maka pihaknya meminta bantuan operator selular untuk mengecek pemilik nomor yang menelpon ancaman adanya bom, dan juga melihat lokasi pelaku yang mengancam dengan melihat melalui GPS. “Apabila ada laporan ancaman bom, kita langsung segera bertindak, yaitu kita selaku Reskrim mengecek pengirim atau penelpon yang memberitakan adanya bom, apabila melalui telpon atau SMS, maka kita meminta bantuan operator selular untuk mengecek data diri pelaku. Dengan waktu yang sama kita juga menghubungi pihak gegana Brimob untuk menyisir lokasi yang diduga terdapat bom,” ujar Dony. Menurut Dony, ancaman hukumannya sudah sangat jelas bagi para pelaku. Pelaku yang hanya menyebarkan isu saja tidak terbukti pun sama-sama mendapatkan hukuman, tentu hukumannya berbeda bagi pelaku yang terbukti dengan adanya bom dan pelaku yang hanya berbohong dengan mengancam adanya bom. Untuk pelaku yang tidak kedapatan membawa bom hanya isu saja , akan dijerat pasal 335 dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku yang menyebar isu dan kedapatan adanya bom maka pelaku ini akan terjerat UU Darurat tahun 1951 dan pasal 340 KHUPidana dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara. “Pelaku yang Cuma menyebarkan isu tidak terbukti adanya bom juga mendapatkan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara karena terjerat pasal 335, dan untuk pelaku yang menyebarkan ancaman dan terbukti adanya bom maka akan terjerat UU darurat dan KUHP pasal 340 dengan ancaman penjara maksimal sepuluh tahun,” ujar Dony. Selain Kasat Reskrim, Kasat Lantas pun mempunyai peran dalam penanganan teror apabila terjadinya adanya ancaman bom. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Parlan, SPd kepada Radar mengatakan bahwa memang Satlantas tidak ada hubungannya dalam penanganan teror, tapi untuk meminimalisir terjadinya ancaman dan teror. Maka Satlantas menggiatkan operasi di batas kota guna menyisir pelaku apabila ingin kabur keluar kota. “Satlantas memang sedikit peranannya dalam mengantisipasi aksi teror dan ancaman”, ujar Parlan.(deny hamdani)

UJAR PENGAMAT

Sepuluh tahun terakhir ini kegiatan teroris di Indonesia kerap menjadi pemberitaan media. Ada peristiwa bom Bali I yang terjadi pada 2002 hingga menewaskan ratusan orang termasuk wisatawan mancanegara. Itu terjadi setelah sekitar setahun menara kembar World Trade Center di New York Amerika Serikat, runtuh ditabrak pesawat komersial yang disebut-sebut dibajak oleh kelompok teroris.

BERIKUTNYA hampir setiap tahun ada saja kalangan teroris yang terungkap dan tertangkap. Hingga semester kedua 2012 ini, nampaknya teroris masih menjadi isu nasional dan dunia. Aparat Kepolisian Republik Indonesia gencar memburu mereka yang dilakukan oleh Detasemen Khusus 88. Bahkan di TNI pun ada divisi Anti Teror Raider. Masyarakat menjadi tak asing lagi mendengar kata teroris. Kelompok tertentu ini kerap melakukan aksi radikal, tidak berperikemanusiaan, dan tidak melihat siapa korbannya. Seperti apa pandangan masyarakat terhadap kelompok teroris yang belum juga sirna di muka bumi, wartawan koran ini mencoba bertanya kepada beberapa masyarakat. Sukini (43), warga Plered, Kabupaten Cirebon, mengaku takut mendengar kata teroris. Karena oknum tersebut hanya membuat masyarakat resah, dengan ancamannya. Apalagi, kata Sukini teroris kerap mengancam dengan senjata menakutkan seperti bom. “Ya takut lah mbak, bagaimana kalau teroris itu ngebom perumahan warga, atau fasilitas milik warga, kami harus bersembunyi di mana,” katanya, saat ditemui Radar di salah satu warung rokok, Jl Karanggetas, Kota Cirebon. Senada dengan Dinar (17). Siswa kelas III salah satu SMK di Kota Cirebon itu begitu mengutuk keberadaan teroris. Pasalnya, beberapa aksi teroris justru malah membunuh korban yang tidak berdosa. Bahkan, hal yang paling disesalkan pelajar berjilbab itu, ketika teroris membawa-bawa nama agama dalam aksi radikalnya. “Mungkin mereka pikir bom bunuh diri itu mati syahid, padahal mati syahid dari mana, lah wong dia sendiri membunuh masyarakat yang tidak punya salah,” tukasnya. Di samping itu, Parman ( 31), warga Pagongan mengatakan, teroris itu merupakan oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Aksi mereka berada di luar batas normal pemikiran

manusia. Karena hanya berhasrat untuk mengahancurkan sesuatu, tanpa ada objek dan tujuan yang jelas. Targetnya, hanya untuk mengacaukan situasi negara yang sudah kondusif. Bahkan, ketika disinggung kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Masjid Ad-Zikra, Polres Cirebon Kota, Parman mengaku, sangat prihatin. Ditanya perihal maraknya ancaman bom oleh oknum masyarakat yang mengaku dari organisasi tertentu, Parman mengaku, tetap waspada. Karena dia khawatir, ketika lengah, justru hal yang menjadi momok menakutkan itu malah terjadi. “Sejumlah pemberitaan media massa beberapa waktu lalu kan ada ancaman pemboman. Ya kampus, ya kantor media cetak, sebetulnya objeknya tidak jelas. Untuk apa ngebom kantor media, atau tempat mahasiswa menimba ilmu. Tapi kalau waspada, tetap harus ditingkatkan,” tukasnya. (atin udhiatin)

:0

Kelompok Sakit Hati dan Kecewa

IRJEN POL A BACHRUL ALAM (Kadiv Humas Mabes Polri Tahun 2011)

BANYAK yang beranggapan, jika teroris merupakan manusia idealis yang berasal dari kubu agama. Pasalnya, para penyebar teror ini, kerap kali menyebut jika mereka adalah pejuang, mujahidin, pahlawan, yang sesunggunhnya itu salah besar. Pengamat sosial, sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Drs Yohanes Muryadi menjelaskan, aksi radikal kaum ini jelas terkoordinir, dengan tujuan menyebar teror yang meresahkan banyak kalangan. Namun salah besar, jika teroris yang memiliki kesan kejam itu dikaitkan atau membawa-bawa nama organisasi, bahkan agama. Karena tindakan membabi buta itu, tidak pernah diajarkan dalam agama manapun. “Tidak benar jika menjustifikasi sebuah kelompok itu teroris. Teroris itu kalau 5 orang, berarti memang 5 orang. Tidak bisa dibawa embel-embel organisasinya, apalagi sampai bawa-bawa nama agama,” tukasnya, saat dikonfirmasi wartawan koran ini kemarin. Menurut Yohanes, para teroris ini terbentuk atas dasar motivasi yang sama. Biasanya karena merasa paling benar, kecewa dengan keadaan, dan tidak terpakai. Dari pengklasifikasian itu, dapat disimpulkan, jika pelaku teror ini termasuk dalam barisan ssakit hati, lantaran tidak memiliki peluang yyang sama dengan orang lain. Kemudian yyang dia lakukan adalah mencari perhatian, aagar keberadaannya diketahui dan diakui o orang banyak. Hal ini, lanjut yonahes, bisa dianalogikan d dengan keberadaan geng motor. Mereka m menciptakan kekacauan, keributan dan kketakutan di tengah masyarakat, agar kkehadirannya diakui. Dan adakalanya k kehadiran mereka ingin dianggap p pahlawan. Untuk mengenali para pemberi tteror itu, bisa dilihat dari segi sikap. B Biasanya pelaku nampak tidak terlalu menonjol, bahkan terkesan memiliki sifat pendiam dan menyendiri. Dibalik itu juga mereka merupakan pribadi yang minder. Namun, dibalik keminderan, sosok teroris memiliki idealisme dan keyakinan kuat akan kebenaran yang sebetulnya salah kaprah. Yohanes menyebutkan, hal-hal yang harus dilakukan agar barisan sakit hati itu, tidak lantas menjadi kelompok penebar kekacauan, bisa dilakukan dengan menanamkan semangat kebangsaan. Cara itu yakni dengan berlatih untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, golongan atau agama. Dalam kesempatan itu, Yohanes pun mengingatkan masyarakat, untuk tetap waspada dengan aksi teroris yang bisa terjadi dimana saja. Karena teroris juga bersifat layaknya jaringan, maka masyarakat diminta agar tidak mudah terhasut, dengan bujuk rayu ataupun provokasi kaum sakit hati itu, agar tidak lantas bergabung dengan mereka. Dan Yohanes pun menghimbau agar masyarakat bersama-sama memerangi teroris, hingga ke akarnya. “Jangan sampai masyarakat malah membela teroris, karena membela berarti sudah terprovokasi,” pungkasnya. (atin udhiatin)

Kompol Suhadi, Setelah Selamat Menjadi Korban Teroris

Kembali Bertugas, Masih Trauma Dentuman Keras Bom bunuh diri yang menggemparkan tubuh institusi Polri, menjadi kenangan terburuk bagi jajaran Polres Cirebon Kota. Pasalnya, saat jamaah takbir memulai salat Jumat, di Mesjid Addzikra, yang terdengar justru dentuman keras detonator yang melukai banyak orang. ATIN UDHIATIN, Cirebon KABAG Sumber Daya, Polres Cirebon Kota, Kompol Suhadi, satu dari tiga korban terparah bom bunuh diri tempo hari, mengaku tidak akan pernah lupa peristiwa itu, hingga kapan pun. Bahkan, ketika wartawan koran ini menanyakan tanggal dan waktu kejadian, Hadi nama panggilan pria asal Indramayu itu, begitu hafal. ”Jam 12.00, Jumat 15 April 2011,” tuturnya. Sambil menghela nafas, Hadi pun mulai bercerita. Saat itu Polres Ciko tengah kedatangan tamu dari Mabes Polri, untuk memberi pengarahan. Tentu dengan kedatangan tamu,

ibu-ibu Bhayangkari pun, hadir meramaikan. Usai pengarahan, seluruh jajaran bersiap-siap salat Jumat. Begitu juga dirinya, Hadi sengaja mengambil wudhu di toilet ruang kerjanya. Namun, sebelum itu, Hadi mendapat perintah dari Kapolresta (AKBP Heru Koco) untuk menginformasikan kegiatan Goes esok hari. ”Saya SMS ke semua perwira, untuk kegiatan besok. Barulah pergi ke masjid,” tuturnya. Sesampainya di masjid, Hadi melaksanakan salat sunah dua rakaat di shaf ke empat. Karena melihat shaf pertama, tepat di samping Kapolresta kosong, usai salat sunah dia bergeser ke depan, mengisi barisan. Dengan khusu, Hadi pun mendengarkan khotib berkhotbah. Setelah itu, terdengar komat. Hadi pun berdiri, untuk melaksanakan salat Jumat. Akan tetapi, ketika imam membaca takbir, dan Hadi mengangkat tangan, sesaat itu terdengar ledakan keras dari arah belakang Hadi. Ruangan pun dipenuhi asap nan gelap. Hadi berfikir, suara dentuman itu berasal dari trafo listrik. Karena kebetulan, tepat di atas Hadi, terdapat lampu gantung. Sama sekali tidak terlintas jika ledakan itu merupakan bom bunuh diri. Beberapa saat kemudian,

FOTO: DOK/RADAR CIREBON

DALAM PERAWATAN. (foto kanan) Setelah menjalani operasi pengangkatan benda-benda pecahan bom di tubuhnya, Kompol Suhadi secara intensif mendapat perawatan tim medis. (foto kiri) Kini Kompol Suhadi sudah beraktivitas seperti biasanya.

terdengar jeritan dari ibu-ibu Bhayangkari, yang pada saat itu tengah berkumpul di ruangan yang berdekatan dengan masjid. Hadi pun menyaksikan para istri polisi itu berhamburan keluar ruangan. Tiba-tiba, Hadi baru merasakan tubuhnya panas. Seragam cokelat yang dia kenakan bercucuran darah segar. Karena terasa panas akibat bara yang menempel, Hadi pun segera menanggalkan pakaiannya, dan berlari keluar

masjid, dan menuju mobilnya yang terparkir di samping aula Mapolres Ciko. Saat itu, Kapolresta dan istrinya ikut naik ke dalam mobil Hadi. Diantar sopir menuju RS Pelabuhan Kota Cirebon. Sesampainya di RS, ternyata sepi, karena saat itu memang tengah dilaksanakan salat Jumat. Setengah jam kemudian, Kabag Ops Polres Ciko, datang ke RS, melihat kondisi Hadi. Barulah Hadi mengetahui, jika dentuman

keras itu, merupakan bom bunuh diri. Sambil menghela nafas, Hadi menceritakan kembali. Saat itu, Kapolres sudah dipindahkan ke RS Pertamina. Dan pada pukul 15.00 WIB, Kapolri, Jendral Polisi Timur Pradopo datang menjenguknya. Usai dijenguk, hingga pukul 20.00 WIB, dirinya belum juga ditangani tim medis. Akhirnya, dibantu istrinya, Hadi meminta untuk dirujuk pindah

ke RS pertamina. Sesampainya di RS Pertamina, Hadi pingsan hingga berjam-jam. Barulah sekitar pukul 06.15 WIB, Hadi siuman. Hadi pun kembali dikagetkan dengan kondisinya lantaran dipasangi dengan beberapa selang. Rupanya, ia sadar baru saja melewati operasi. Sekitar 26 butir benda asing berupa mur, paku yang dicampur oli bekas, ditemukan di dalam tubuhnya. Masing-masing

di kepala, di kedua tangan, di punggung dan di paha. Sambil mengingat, Hadi mengatakan karena kejadian itu, dirinya berhenti bertugas hingga 1 bulan lamanya. Selama itu pula menjalani rawat jalan, berobat rutin ke rumah sakit dan kepada dokter yang menanganinya. Trauma pun dirasakannya, bahkan Hadi dihantui rasa ketakutan, ketika mendengar dentuman keras. Dengan tekad kuat, Hadi berupaya menghilangkan ketakutan itu. “Telinga saya mendengung hingga beberapa bulan, dan yang paling terasa ialah ketakutan ketika mendengar suara dentuman,” akunya. Kini Hadi sangat berharap, keberadaan teroris bisa diberantas oleh institusinya hingga keakar. Karena disadari atau tidak, jika tidak diberantas, teroris itu akan mati satu tumbuh seribu. Baginya, oknum tidak bertanggungjawab itu, sepatutnya tidak perlu melakukan aksi anarkis yang hanya akan memakan korban manusia tidak berdosa. Cukup dengan memikirkan dan berupa untuk membuat negeri ini maju. “Apalagi itu bom di masjid, melukai orang yang mau ibadah. Saya doakan itu merupakan yang pertama juga yang terakhir,” tutur pria yang mengenakan kemeja hitam itu. (*)


minggu wage 2 september 2012 / 15 syawal 1433 H

Baliho... menghindar. Untung pas jatuh nggak ada orang. Kalau ada kan, berabe juga,” tukas pria yang saat kejadian berlangsung sedang berada di sekitar Gedung Pusdiklatpri. Sementara, Kepala Seksi Penegak Perda dan Perwali Bidang Penegakan dan Penyidik PNS (PPNS) Satpol PP Kota Cirebon, H R Rusmana menyatakan, robohnya reklame yang tidak berizin, sudah diprediksi sebelumnya oleh Satpol PP. Sebab, jika tidak berizin, pihak yang memasang tidak memikirkan hal-hal teknis yang dilarang. Seperti, tidak boleh memasang reklame di luar titik yang ditentukan, dan ditempat-tempat yang telah dilarang dalam aturan. “Kita terus melakukan penertiban. Jika baliho yang roboh itu mengenai masyarakat atau pengguna jalan, siapa yang bertanggungjawab?” ucapnya. Sejauh ini, kata dia, Satpol

4Dari Halaman 13 PP sudah melakukan langkah penertiban terhadap berbagai jenis reklame yang tidak berizin. Jika masih ada reklame yang berkeliaran dan belum ditertibkan, bukan berarti Satpol PP tidak melakukan gerakan. Hanya saja, kata Rusmana, keterbatasan waktu dan personel membuat Satpol PP harus melakukan penertiban secara berjangka dan terukur. “Jangan sampai terlalu giat, terus kelelahan dan sakit. Ini akan menimbulkan masalah baru. Terpenting, penertiban reklame terus berjalan hingga tuntas,” ujarnya. Tidak hanya pada pagi sampai sore hari, secara berkelompok, penertiban juga dilakukan pada malam hari. Seperti yang dilakukan Satpol PP pada Jumat malam (31/8) kemarin. Mulai pukul 23.30 WIB, tim yang terbagi menjadi dua kelompok itu, bekerja menertibkan berbagai jenis reklame yang ada di berbagai sudut jalan Kota

PMII Demo... di Sampang Madura, antara kelompok Syiah dan kelompok Sunni, yang mengabitkan 2 orang tewas, puluhan luka-luka dan 144 rumah rusak dan dibakar dari 600 orang penganut Syiah. “Kasus ini adalah tugas Komnas HAM. Konflik agama yang terjadi justru menimbulkan goncangan di tubuh NKRI, sedangkan Indonesia bukanlah negara Islam

melainkan negara demokrasi,” kata seorang demonstran, Narsil. PMII menuding, ini terjadi akibat lemahnya kinerja kepolisian dan intelijen. Dalam menyelesaikan dengan cepat dan lebih awal hal yang terlihat sederhana. Yakni konflik antar keluarga, yang kemudian membesar hingga

Elastis dengan... beragam. Seperti pink, krem, hitam, putih, kuning, ungu, dan lainnya. “Selain warna-warninya beragam, jelly shoes juga banyak ukuran. Sehingga bisa juga dikenakan untuk wanita dewasa bahkan anak-anak,” paparnya. Soal kelebihan Jelly Shoes, kata dia, sepatu ini lebih awet dari sepatu

lain. Lantaran bahannya elastis, empuk, dan tidak perlu khawatir saat basah. “Karena berbahan dasar karet plastik,” tuturnya. Salah satu pengguna Jelly Shoes, Sinta Maharani menjelaskan, sepatu jenis ini jadi pilihan yang pas dikenakan. Terutama saat beraktivitas. Selain ringan

Duta Sosial... “Duta sosial ini dibentuk sejak dua tahun lalu. Awalnya hanya 10 orang, tapi kemudian responsnya semakin bagus. Hingga kini ada sekitar 20 orang,” jelasnya, kemarin. Duta sosial, lanjut dia, merupakan volunteer atau sukarelawan. Pembinaan yang dilakukan pada anak jalanan juga tidak hanya pada aspek akademis, melainkan spiritual dan budi pekerti. “Jadi tidak hanya dibina, tapi juga diarahkan untuk menjadi generasi yang bermanfaat dan memiliki kemampuan,” terangnya. Hingga saat ini, kata Oom, ada sekitar 6 titik pembinaan. Yakni Gg Empang, Jl Cipto MK, Dukuh Semar, Perpustakaan 400 dan Cangkol. Oom menyampaikan, pembi­ naan tidak hanya dilakukan pada anak jalanan, tapi juga pada orang tua. Maksudnya, agar orang tua mengerti betapa pentingnya pendidikan.

aneka berita

“Kebanyakan orang tua yang menyuruh anaknya untuk turun ke jalan dan mencari uang. Maka dari itu, pembinaan juga dilakukan pada orang tua agar sadar bahwa anak juga memiliki hak untuk mengenyam pendidikan. Dan alhamdulillah hingga saat ini sudah banyak perkembangan,” jelasnya seraya menyebutkan belum lama ini telah dibuka 2 PAUD Plus untuk keluarga tidak mampu. Terpisah, Sekretaris Dinsos­ naker Kota Cirebon, Dra Maemunah MSi membenarkan, keberadaan duta sosial, cukup memberi kontribusi yang baik untuk menekan angka anak jalanan. Tidak hanya itu, untuk Cirebon Peduli Anak Bangsa (CPAB), juga sudah mendapat bantuan dana dari Kementerian Sosial dan Provinsi Jabar. “Di tahun 2011, memang dianggarkan untuk 40 anak masing-masing Rp1,5 juta. Namun, karena penggarapan

Cirebon. Tim satu, bergerak dari jalan Jl Cipto Mangunkusumo, masuk ke Pemuda, Evakuasi, Kalitanjung, Argasunya, Pulasaren, Samadikun, Krucuk, dan Lawanggada. Hingga pagi Sabtu (1/9), tim terus melakukan penertiban hingga selesai. Meskipun masih ada reklame yang belum ditertibkan, Rusmana berjanji akan terus melakukan penertiban. Sesuai perintah dan kesepakatan bersama tim teknis reklame. Berdasarkan pantauan Radar, pada beberapa titik jalan Kota Cirebon, masih ada reklame liar yang belum ditertibkan. Hal itu, Kang Rus­m ana, bukan suatu kese­ ngajaan. Terkadang, tidak diter­t ibkan karena tim Satpol PP belum mengetahui persis an­tara sudah mengantongi izin atau belum. “Ini akan ka­m i konsultasikan dengan bidang pelayanan perijinan BPMPP dan DKPP,” tukasnya. (ysf ) 4Dari Halaman 13 sampai ke dunia internasional. Memojokkan Indonesia dengan masalah HAM pada PBB. Narsil, bahkan mendesak Presiden SBY turun dari jabatannya sebagai seorang presiden. Serta menuntut kepada Kapolri, Menkopolhukam, dan kepala BIN untuk bertanggung jawab terhadap kasus Sampang. (abd) 4Dari Halaman 13 dikenakan, juga banyak pilihan warna. “Kalau yang ingin nyaman, penuh warna, Jelly Shoes ini jadi pilihan yang pas,” ujarnya. Untuk perawatan pun, ia tak perlu khawatir. Lantaran Jelly Shoes sangat mudah dibersihkan jika kotor. “Praktis,” imbuhnya. (nda)

4Dari Halaman 13 yang baik, akhirnya bisa mengcover untuk 149 anak,” jelasnya di ruang kerjanya. Dia menjelaskan, bantuan secara swadaya juga memberi pengaruh yang cukup dominan. Tidak hanya anak jalanan dan orang tua, Maemunah pun menjelaskan kalau lingkungan sekitar pun turut diberikan penyuluhan. Belum lama ini, CPAB memberi sejumlah penyuluhan pada orang tua dari keluarga kurang mampu. Tidak hanya itu, CPAB juga mengajak masyarakat untuk gemar menabung. (kmg)

Radar Cirebon Group

19

KPU Bekali Bimbingan Teknis PPK-PPS KEJAKSAN – KPU Kota Cirebon menggelar bimbingan teknis (Bimtek). Sebagai bagian utama dimulainya kinerja PPK dan PPS, dalam Pemilukada Kota Cirebon, 24 Februari 2013 mendatang. Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi SH MH menjelaskan, setelah dilantik, PPK dan PPS sudah mulai melakukan kinerja pokok. Di antaranya yang berkaitan dengan tahapan pemutakhiran data pemilih, tahapan mekanisme pencalonan, pengadaan distribusi logistik, serta sosialisasi, pelaksanaan pungutan, dan perhitungan suara. “Sejak dilantik, rangkaian Bimtek ini sangat penting. Karena dari sinilah dimulainya kinerja pokok mereka (PPK-PPS, Red),” ujarnya saat ditemui di Hotel Tryas Cirebon, Sabtu (1/9). Menurutnya, dengan pembe­ kalan beberapa materi, KPU menambahkan beberapa hal. Untuk memperjelas tupoksi PPK dan PPS. “Ada pula materi tambahan yang perlu diketahui. Misalnya identifikasi permasalahan yang muncul,” jelasnya kepada Radar di sela-sela acara.

foto: muhammad irfan/radar cirebon.

TINGKATKAN KEMAMPUAN. KPU Kota Cirebon menggelar Bimbingan Teknis PPK dan PPS pemilihan wali kota dan wakil wali kota Cirebon, serta gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, di Hotel Tryas, Sabtu (1/9).

Antisipasi adanya permasalahan selama menjelang Pemilukada Kota Cirebon 2013 mendatang, kata dia, menjadi tugas tambahan.

Seperti mengantisipasi secara administratif, pengamanan logistik, dan sebagainya. “Bimtek yang sifatnya dialogis

ini diharapkan jadi antisipasi sejak dini. Agar dapat berjalan dengan maksimal dan hasilnya bagus,” ungkapnya. (nda)

Target PAD... retribusi yang terealisasi saat ini, menurut Cecep, justru sangat mengkhawatirkan. Dengan waktu yang tersisa saat ini, harusnya menjadi perhatian bagi Pemkot untuk menggenjot raihan target

yang dibebankan. Jangan sampai target yang dicanangkan justru malah hanya sebatas target. Tanpa ada keseriusan OPD terkait untuk mengejar sisanya yang belum tercapai.

4Dari Halaman 13 “Mumpung masih ada waktu. Pemkot harus mengoptimalkan pencapain target yang dibebankan di APBD,” pungkasnya. Sementara, Ketua Komisi B DPRD Kota Cirebon, H Ahmad

Azrul Zuniarto SSi APt optimis, bila target PAD bisa dicapai. “Kalau yang menerimanya saja optimis, masa kami tidak? Yang pasti masih ada sektor lain yang bisa didongkrak,” tukasnya. (abd/kmg)

Warga Terkejut... Namun dirinya enggan menjawab ketika ditanya apakah dirinya mengetahui ada kendaraan dinas pemerintah yang beralih menggunakan premium, meski ketentuannya menggunakan BBM Non Subsidi. “Saya belum tahu, tapi saya akan ingatkan kalau ada kendaraan dinas pemerintah yang menggunakan Premium,” tegasnya. Asisten Pengawas SPBU Kesenden, Putri Amalia mengatakan, saat ini harga BBM Pertamax dari yang sebelumnya Rp9300 menjadi Rp9500. Begitu

pula Pertamax Plus dari Rp10.000 per liter menjadi Rp10.200 per liter. Kondisi tersebut dijelaskannya, kerap terjadi karena pemerintah sering melakukan evaluasi pada harga BBM non subsidi, setiap dua minggu sekali. Pemantauan, biasanya dilakukan setiap awal bulan dan tanggal 15. Harga BBM non subsidi kerap menyesuaikan harga jual minyak mentah di pasar internasional. “Kalau konsumen yang sudah biasa pakai Pertamax mungkin paham. Tapi konsumen yang baru beralih

4Dari Halaman 13 ke Pertamax biasanya kaget,” ujarnya. Ia juga menjelaskan, dasar dari naiknya harga BBM non subsidi tersebut adalah karena harga minyak mentah, dalam beberapa minggu terakhir memang melonjak. Lantaran adanya ancaman badai Isaac yang dikhawatirkan mengganggu pasokan minyak mentah. Selain itu, maintenance di kilang minyak Laut Utara juga membuat harga minyak mentah melonjak. “Itu penjelasan yang saya dapat dari atasan saya, kalau kondisi

normal, harga bisa turun lagi,” bebernya. Seorang warga Kebon baru, Sumitro (35) mengaku, sempat terkejut mengetahui harga BBM tersebut naik. Meski sudah paham tentang kondisi tersebut. Karena sudah menggunakan Pertamax untuk kendaraannya sejak setahun lalu. Namun ia berharap kepada pemerintah segera menstabilkan harga, agar kenaikan ini tidak berlanjut dan segera turun kembali. “Pertamax memang sering begitu, kadang naik kadang turun,” pungkasnya. (aff)

Terinspirasi... saja,” jelasnya, Sabtu (1/9). Semula Nirwan sempat merasa ragu. Tapi setelah mencoba dan seiring berjalannya waktu, Nirwan justru jatuh cinta pada alat musik gesek itu. Tidak hanya dari alunan dan musiknya yang begitu nyaman di telinga, Nirwan juga terinspirasi oleh permainan biola yang memukau dari seorang Idris Sardi. Tak pelak kalau dirinya merasa tertantang

untuk bisa menaklukan biola. “Biola ini adalah satu alat musik yang memiliki seuara khas dan sangat indah. Tidak semua orang bisa bermain biola, maka dari itu merupakan suatu tantangan dan perlu dicoba,” lanjutnya. Ada kebanggaan tersendiri yang dirasakan oleh Nirwan saat bisa memainkan alat musik tersebut di depan masyarakat. Tak jarang, Nirwan menampilkan

4Dari Halaman 13 permainan di berbagai kegiatan seperti arisan happy night dengan sejumlah artis ternama seperti Inul Daratista, Dedi Dores, Hendry Lamiri dan sejumlah artis lainnya. Bahkan, Nirwan juga aktif dalam acara yang digelar Polres Cirebon Kota. Kemampuan bermain biola Nirwan pun didapatkan secara otodidak, tanpa berguru ataupun mengikuti kursus.

“Sampai saat ini saya masih terus memacu diri dan bermain biola. Karena biola memberikan warna baru dalam hidup saya,” lanjutnya. Nirwan juga aktif dalam ikatan olahraga dansa Indonesia Cabang Cirebon. Dia juga didaulat sebagai dewan pembina dan penasihat Himpunan Pekerja Seni Indonesia Cirebon. (ida ayu komang/adv)

Radar Cirebon

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (alm). CEO: H Yanto S Utomo. General Manager: Toto Suwarto, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Iing Casdirin. Redaktur Pelaksana: Suhendrik. Redaktur: Rusdi Polpoke, Khairul Anwar, Apendi, Iim Abdurahim, Yuda Sanjaya, M Rona Anggie, Ahmad Sanusi. Liputan Kota: Abdullah, Raden Dedi Haryadi, Husain Ali, Ida Ayu Komang, Itta Fathimatul Lailiyah, Imam A Musyaffa, Sri Wahyuningsih, Atin Udhiyatin, Adinda Pratiwi, Yusuf Suebudin. Liputan Kabupaten: Muhamad Junaedi, Nur Via Pahlawanita, Abdul Hamid. Indramayu: Adun Sastra (Kepala Biro), Utoyo (Karangampel), Kholil Ibrahim. Kuningan: Agus Sugiharto (Kepala Biro), Deden Rijalul Umam, Tatang Ashari, Agus Mustawan. Majalengka: Waska Eko (Kepala Biro), Almuaras, Budi Raharjo, Aziz Muhtarom, Agus Rahmat. Subang: Komarudin. Xpresi: Mike Dwi Setiawati. Korektor: Nurhidianti Fazrin, Husein Ali. Sekretaris Redaksi: Leni Indarti Hasyim. Pracetak: Asep Kurnia (Koordinator), Irvan Rosadi, Deni Hamzah, Supriyanto, Burhanuddin, Agung Bakti Wibowo, Abdul Rosyad, Amirul Idhaji, Heru Suroso. EDP/IT: Harry Hidayat, Andri Wiguna. Pemasaran Iklan: Eko Suprihatmoko (Manajer Jakarta), Syahbana (Manajer Cirebon), Diana Lindari, Raden Ramandi, Djajuli Purworejo, Khaerudin, Panca Setiawan, Ahmad Deden, Gusnawan, Nani Nuraeni, Dedy Supriyatna, M. Sofyan (Bandung), Yuni Khansa (Jakarta). Sirkulasi dan Pengembangan Koran: Raswidi (Manajer), Ahmad Mugni, Teddy Alvino. Keuangan dan Umum: Liana Sukmawati (Manajer), Siti Romlah, Adrawi, Zandra Devina, Ria Kristiana, Endah Purnamasari, Feny Nurcahyani, Rudi Mulya Penerbit: PT. Wahana Semesta Cirebon (PT. WSC). Manajer Group Percetakan: Tommy Sudaryono. Komisaris Utama: H. M. Alwi Hamu. Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan. Direktur Utama: Yanto S. Utomo. Direktur: H. Suparno Wonokromo. Bank: Bank Mandiri No 134.0000118231 a/n PT. Wahana Semesta Cirebon. Bank BRI Syariah No Rekening: 3116-0007-3. Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan/Tata Usaha: Jl Perjuangan No 9 Cirebon 45154 Telp (0231) 483531, 483532, Faks (0231) 483533. Addres e-mail: radarcbn@ indosat.net.id, redaksi@radarcirebon.com, iklan@radarcirebon.com, puber@radarcirebon.com. Perwakilan Iklan Jakarta: Eko Suprihatmoko, Arif Badi Karyawan, Asih. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3, Jl. Palmerah Barat No. 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976. Perwakilan Bandung: Jl. Margahayu Barat Blok S II No. 106 Telp. (022) 7564848. Harga Langganan: Rp 69.000/bulan. Harga Eceran: Rp 3.000/eks. Tarif Iklan: Umum/Display hitam putih halaman 1 Rp 58.000/mm kolom. Umum/Display Berwarna halaman I: Rp 90.000/mm kolom, halaman 2 s.d 7, 10 s.d 23 Rp 30.000/mm kolom, halaman 12, 13 dan 24 Rp 46.000/mm kolom. Sosial/Keluarga hitam putih Rp 23.000/mm kolom. Sosial/ Keluarga berwarna Rp 32.000/mm kolom. Baris: Rp 20.000/baris(minimal 3 baris, maksimal 7 baris). Percetakan: PT. Wahana Cirebon Press Intermedia. Isi di luar tanggungjawab percetakan.

SEMUA WARTAWAN RADAR CIREBON selalu DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


Amanda Prisilia

Libur Bisa Kumpul Keluarga Menjalani profesi sebagai crew kapal pesiar adalah pekerjaan seharihari Amanda Prisilia (24). Namun pekerjaan tersebut menuntutnya untuk tidak bertemu dengan keluarga sampai 8 bulan lamanya. Hal tersebut memang menjadi sebuah keharusan bagi wanita yang tinggal di Jalan Sutomo Kota Cirebon ini. “Saya memang sering kangen keluarga, tapi profesi ini saya jalankan dengan profesional,” ujarnya. Dirinya kerap memanfaatkan momen libur untuk berkumpul dengan keluarga. “Libur adalah waktu yang ditunggu karena itu momen kumpul bersama keluarga,” kata dia. (aff)

MINGGU wage 2 september 2012 15 syawal 1433 H

20

PEREKAT PEMBAURAN DAN PERSATUAN MASYARAKAT CIREBON

Ribuan Warga Tionghoa Sembahyang Cio Ko

FOTO: IDA AYU KOMANG/RADAR CIREBON

KHUSYUK. Pengurus Vihara Dewi Welas Asih dan sesepuh masyarakat Tionghoa Kota Cirebon saat melakukan Sembahyang Cio Ko, Jumat (31/8)

ni hao...

Kawasan Pecinan Perlu Ditata CIREBON - Kota Cirebon sebagai salah satu kota yang sedang berkembang menjadi kota besar, sudah seharusnya memiliki penataan China Town (kota pecinan) yang jelas. Karena keberadaannya sangat menguntungkan dari berbagai aspek, terutama aspek perdagangan dan pariwisata. Hal tersebut dikatakan Pakar Tata Ruang Kota, Dini Lusiani SIP kepada Radar, Sabtu (1/9). Ia menjelaskan, warga di kota-kota besar umumnya sudah tahu, kalau ingin mendapatkan barang atau layanan yang paling murah bisa mendapatkan di China Town. “Makanya kawasan pecinan di Cirebon perlu ditata,” ujarnya. Alumni UI ini mengungkapkan bahwa, kawasan China Town yang dimaksud adalah kawasan pecinan yang terkonsentrasi pada satu lokasi tertentu yang memiliki kekhasan warisan budaya Tionghoa. Reputasi yang sangat bagus mengenai China Town tentunya akan mengangkat pamor pariwisata Kota Cirebon sendiri. “Masyarakat wisata sudah terbiasa menjadikan China Town sebagai tempat tujuan wisata,” ungkapnya. Kawasan pecinan Kota Cirebon sebenarnya memiliki potensi menuju ke arah sana. Karena selain sudah memiliki beberapa keunggulan lokasi perdagangan dan bangunan peninggalan sejarah yang sangat baik pemeliharaannya, seperti klenteng-klenteng yang berusia ratusan tahun. “Ini sebagai modal, tinggal bagaimana pemerintah mau menjalankannya dan mengoptimalkannya,” pungkas Dini. (aff )

peringkat 3 di ajang Pesiden Cup. Tahun kemarin, kami sudah peringkat 4, dan mudahmudahan tahun ini bisa naik peringkat,” jelasnya, kemarin. Rencananya, 13 Oktober mendatang, tim Singa Mas akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti ajang Presiden Cup. Shandy mengaku sangat optimis bisa masuk dalam 3 besar. Hal yang membuatnya yakin, salahsatunya adalah

telah meninggal, diundang untuk hadir, menerima sajian-sajian sekaligus arwaharwah yang telantar,” lanjutnya. Kebajikan yang dimaksud, kata dia, salahsatunya adalah dengan membantu sesama dan saling menghargai. Di samping persembahyangan, tidak sedikit pula, masyarakat Tionghoa tersebut datang ke Vihara Dewi Welas Asih sambil membawa sejumlah jenis sembako untuk dikelola oleh pengurus Vihara. Yang nantinya, semua barang yang diterima itu akan dikelola dan digunakan untuk keperluan umat. ”Sesajian yang ada hanya simbol, sementara yang bisa diterima oleh para leluhur adalah kebajikan. Dan sembahyang ini merupakan wujud cinta kasih pada leluhur,” tukasnya. Pantauan Radar, masyarakat Tionghoa silih berganti berdatangan, dan melakukan persembahyangan untuk leluhurnya. Tidak lupa, dihadirkan juga sejumlah sajian, yang diyakini akan dinikmati oleh para leluhur yang telah diundang. Kegiatan itu juga diramaikan oleh belasan stand bazar. (kmg)

Ajarkan Toleransi Beragama Kinderfield School Gelar Idul Fitri Festival CIREBON - Kinderfield School mengajarkan siswa untuk saling menghargai antarumat beragama. Salahsatunya melalui Idulfitri Festival, yang digelar kemarin. P r i n s i p a l Ki n d e r f i e l d School, Intani Prajaswari SIP menjelaskan Idul Fitri Festival diselenggarakan sebagai pembelajaran sikap toleransi sejak dini kepada anak bahwa saling menghormati masingmasing agama adalah hal yang baik. ”Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai tempat untuk bersilaturahmi antara orang tua dan sekolah,” ujarnya, kemarin. Intani menjelaskan, Kinderfield School selalu menggelar kegiatan di setiap perayaan di berbagai agama. Karena, rasa toleransi, saling menghormati dan saling menghargai antar umat beragama akan lebih baik bila ditanamkan sejak dini.

”Murid di Kinderfield ini berasal dari berbagai macam latar belakang agama. Oleh karena itu, kami selalu mengajarkan untuk saling menghormati dalam dalam perbedaan itu,” lanjutnya. Sehingga, kata dia, di kemudian hari, murid kinderfield bisa menjadi anggota masyarakat yang berakhlak baik. ”Setiap hari raya semua agama yang dianut, kami rayakan di sekolah. Meski dengan acara yang sederhana tapi menjalin keakraban dan membangun kerukunan beragama,” tukasnya. Idul Fitri Festival, lanjut dia, terbilang cukup unik, karena terdapat pot luck celebration yang artinya orang tua murid membawa masing-masing makanan dari rumah dan lalu dinikmati bersama-sama. Kegiatan ini, jelas dia, berlaku untuk Gymboree Class, Pre School, TK dan SD Kinderfield. Tidak hanya itu, dilakukan juga kegiatan halalbihalal, menyanyi lagu Lebaran dan pembuatan art works bernuansa Lebaran. (kmg)

Singa Mas Optimis Tembus ASEAN Lion CIREBON - Perguruan ba­ rongsai Singa Mas optimis bisa menembus ASEAN Lion and Dragon Dance Cup Oktober mendatang. Pasalnya, tahun lalu, perguruan yang dilatih oleh Shandy Yudha S ini bisa meraih peringkat 4 dalam ajang Presiden Cup. ”Untuk bisa menjadi perwa­ kilan Indonesia di ASEAN Lion dan Dragon Dance Cup, itu minimalnya harus menjadi

CIREBON - Ribuan masyarakat Tionghoa mengikuti sembahyang Cio Ko yang digelar di Vihara Dewi Welas Asih atau Klenteng Tiao Kak Sie, Jumat (31/8). Pengurus Kelenteng Tiao Kak Sie, Sungkono mengatakan, sembahyang Cio Ko ini merupakan pelimpahan jasa untuk leluhur. Biasa juga disebut dengan upacara ulambana atau patidana. ”Sudah berabadberabad, tradisi ini berjalan. Dan upacara pelimpahan jasa ini ada kaitannya dengan orang-orang yang telah meninggal,” jelasnya usai melakukan sembahyang Cio Ko. Sungkono menjelaskan, masyarakat Tionghoa meyakini, setiap sembahyang Cio Ko yang jatuh pada tanggal 15 bulan 7 Imlek setiap tahunnya, pintu neraka dibuka. Sehingga, para leluhur keluar untuk mendapatkan pelimpahan jasa dari masyarakat yang masih hidup. ”Pelimpahan jasa di sini, misalnya selain mendoakan para leluhur, masya­ rakat Tionghoa yang masih hidup juga melakukan kebajikan. Jadi dalam per­ sem­bahyangan ini, leluhur-leluhur yang

raihan personel Singa Mas dalam Malaysia Open yang turut membawa Indonesia menjadi peringkat 5 untuk kategori barongsai tonggak. ”Dalam Malaysia Cup, kami bergabung dengan tim lainnya, membawa nama persatuan liong barongsai se-Indonesia dan akhirnya bisa meraih peringkat 5 se-dunia. Jelas ini adalah prestasi yang sangat membanggakan,” jelasnya lagi. Maka dari itu, agar bisa ber­

tanding di ajang ASEAN, Singa Mas terus mengintensifkan jadwal latihan. Beragam prestasi yang telah diraih, menjadi motivasi bagi personel Singa Mas untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Cirebon. ”Kami serius dan akan beru­ saha semaksimal mungkin untuk bisa lolos ke ASEAN Lion dan Dragon Dance Cup dan memenangkannya,” tukasnya. (kmg)

FOTO: IST/RADAR CIREBON

TANAMKAN TOLERANSI. Kinderfield School menanamkan rasa toleransi antarumat beragama pada siswa-siswinya. Salah satu caranya dengan menggelar Idul Fitri Festival, kemarin.

radar cirebon 2 september 2012  

radar cirebon , berita cirebon

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you