Issuu on Google+

Diare di Rumah

Mengatasi

Dampak

penyakit

Hepatitis B Kendalikan Saat

Asma

Hamil

Cacingan

Masih Mengancam

Waspadai

Zora Vidyanata

Fokus & Bersemangat

Hal Penting Minggu Pertama si Kecil Edisi 03/VII/2011 Rp 22.000

Anak Kegemukan


www.anakku.net Maret 2011,

1


Beranda PIMPINAN REDAKSI & USAHA Dr. Hardiono D. Pusponegoro, SpA(K)

Anggapan bahwa gemuk adalah simbol kemakmuran sebaiknya mulai Anda tinggalkan. Begitu juga bila buah hati Anda tergolong gemuk. Lucu sih lucu, dan pastinya menggemaskan. Tapi hatihati, karena terlalu gemuk atau obesitas semasa kanak-kanak bisa terbawa sampai dewasa dan memicu munculnya penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Nah, bila buah hati Anda tergolong obesitas, segera tata pola makan dan aktivitasnya. Tapi hati-hati, diet bagi anak obesitas harus tetap mempertimbangkan tumbuh kembangnya. Anakanak masih banyak butuh energi, dan sebagai orang tua Anda perlu cerdas mengaturnya. Ajaklah anak beraktivitas yang menyenangkan, misalnya berenang, bersepeda bersama, atau main loncat tali di halaman belakang. Sebagai panduan, simak ruang utama Anakku edisi ini, yang mengulas soal diet traffic light bagi anak obesitas beserta latihan yang aman dan nyaman, tanpa mengganggu tumbuh kembangnya. Bagaimana jika Anda yang memiliki asma hamil. Akankah membahayakan janin dalam kandungan? Temukan jawabannya dalam artikel ¨Kendalikan asma saat hamil.¨ Hamil juga bukan alasan untuk tampil cantik. Anda bisa kok ¨Tetap cantik saat hamil.¨ Simak pula tulisan tentang Hand Foot and Mouth Disease alias Flu Singapura, kapan mesti waspada. Ketahui 10 Hal penting yang perlu diketahui di minggu pertama kelahiran buah hati Anda, ini buat persiapan menjadi ibu baru. Termasuk pula teliti dalam memilih tisu basah buat bayi Anda. Ingat, sebagai orang tua, kita mesti teliti sebelum membeli. Pembaca budiman, Jadilah konsumen yang cerdas, karena Anda adalah lini depan di dalam keluarga. Keputusan dan pilihan Anda akan diteruskan kepada buah hati di rumah. Ketahui informasi yang benar seputar kesehatan buah hati Anda, termasuk mana yang baik baginya, dan yang tidak cocok untuk mereka. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Dr. Hardiono D. Pusponegoro, SpA(K)

MANAGER BISNIS Rizal Alatas SEKRETARIS Afdilla Tri Yana REDAKTUR PELAKSANA Dyah Soekasto REDAKSI Dr. Ika Fitriana Andesi KONTRIBUTOR Dr. Frida Susanti, SpA. Dr. Ivan Riyanto Widjaja ARTISTIK Evi Dwi Rahmawati RM. Andiko Pranoto EVENT KOORDINATOR Kak Hendra Andesi PRA PRODUKSI Wahyudin KEUANGAN Ni Nyoman A. Puniati Edy Susanto KONTRIBUTOR FOTO Budhy Ashary Popy Agency Fahrizal REDAKSI Jl. Kayu Putih Selatan No. 74 Jakarta Timur Tel. (021) 4786 3434 (hunting) Fax. (021) 4786 4954 E-mail: redaksi@anakku.net MARKETING DAN IKLAN Rizal : (021) 680 000 70 Nanda : (021) 6881 5515 Tel. (021) 4786 3434 (hunting) DISTRIBUSI Mardani Tel. (021) 4786 3434 PELANGGAN Wahyu & Dila E-mail: redaksi@anakku.net DILARANG MENGUTIP ISI MAJALAH ANAKKU DALAM SEGALA BENTUK TANPA IZIN

2

Maret 2011 www.anakku.net,


www.anakku.net Maret 2011,

3


ruang utama

20 Anak gemuk memang menggemaskan,

tapi...

24 Latihan jasmani bagi anak Obesitas 28 Diet bagi anak Obesitas

ruang Kehamilan & Menyusui

32 Tetap cantik saat hamil 36 Kendalikan asma saat hamil 40 Artis : Zora Vidyanata

40

Lebih fokus & bersemangat

Zora Vidyanata

Lebih Fokus & Bersemangat

Kunjungi Website kami untuk mendapatkan berbagai artikel yang menarik di www.足anakku.net

daftar isi

Maret 2011 COVER : Model : Nicholas Jonathan Fotografer : Fahrizal, Pengarah Gaya : Andesi Busana : Mark & Spenser (Plaza Indonesia)

4

Maret 2011 www.anakku.net,


ruang anak

44 10 Catatan penting minggu pertama

kehidupan si kecil

ancaman

kaki dan mulut

47 Cermat memilih tisu basah 50 Awas! Cacingan masih menjadi 52 Widal positif belum tentu demam tifoid 56 Gizi penting Anak Sekolah 60 Lebih dekat mengenal penyakit tangan

ruang keluarga

62 Konsultasi 68 Hepatitis B, “The Silent Killer� 70 Pertolongan diare di rumah 72 Kenali fakta demam berdarah 76 Menu:

Kreatif mengulik strawberry

halus anak

78 Tingkatkan kecerdasan motorik

92

ruang sekolah

82 Apa yang Dilakukan Fisioterapis

Anak?

84 Science&Play:

Yuk...Buat Susu Kedelai Sendiri

ruang pajang

86 Fashion 90 Belanja yuk! 92 Ekspresi:

Lihat deh, cantik dan ganteng kan..

Amendel tidak selalu harus operasi

95 Perporasi: www.anakku.net Maret 2011,

5


info

produk Toy Story 3

Genre : animasi/untuk semua umur Harga : VCD Rp. 49.000

Purebaby Karena Si Kecil Membutuhkannya Tidak semua tisu basah (baby wipes) aman untuk membersihkan tangan dan mulut bayi , terlebih lagi ada fase di mana bayi gemar memasukkan apapun ke mulutnya. Bayi meng-eksplore benda di sekelilingnya untuk untuk menggali informasi . Purebaby ingin membantu bayi Anda mengenal dunia tanpa perlu merasa selalu kuatir . Purebaby terbuat dari bahan-bahan aman (food grade), mengandung Aloe vera yang akan memberi kelembutan alami serta non-alkohol, dan didesain lebih tebal, agar nyaman digunakan. Selain itu, Purebaby diformulasikan secara khusus dengan pH 5 sesuai kulit bayi, protektif dan lembut, sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit. (pH yang cocok untuk bayi adalah 4 – 6).

Mickey Mouse Club House Number Roundug

Genre : Animasi/ Semua Umur Harga : VCD Rp.35.000 Waktunya untuk memakai topi koboi dan ambil tali lasso untuk membantu Mickey. Goofy dan semua sahabat clubhouse sedang ramai berlomba menangkap domba liar. Sayangnya ada sekelompok yang tidak jujur saat bermain. Ini yang membuat Mickey dan Goofy marah. Saat perlombaan menangkap domba liar sekelompok ini Daisy mencoba memecahkan pesan rahasia untuk memenangkan perlombaan ini. Berhasilkah Mickey dan teman-teman keluar sebagai pemenangnya?

6

Maret 2011 www.anakku.net,

Woody dan Buzz menyadari bahwa pemilik mereka, Andy, akan tumbuh dewasa dan apa yang akan terjadi ketika saat itu tiba? Kali ini, Andy bersiapsiap menghadapi kuliah, meninggalkan mainan kesayangannya. Andy sudah melupakan mainan tuanya dan bersiap pindah ke tempat tinggal barunya di kampus. Ia memutuskan untuk membawa Woody dan mengepak mainan lainnya di kantung kresek dan bermaksud menaruhnya di loteng, namun Ibu Andy salah mengira dan membuang kantung kresek itu bersama sampah lainnya. Ibu Andy mengira bahwa Andy sudah tidak menginginkan mereka lagi, mainan-mainan itu masuk ke kotak barang yang hendak disumbangkan ke Sunnyside Daycare. Woody kemudian mencoba menghentikan mereka dan meyakinkan bahwa Andy sebenarnya tidak hendak membuang mereka, namun mainan-mainan itu tidak percaya dan akhirnya mereka semua terbawa ke Sunnyside. Di sana, mereka mendapatkan sambutan hangat dari mainan-mainan penghuni Sunnyside yang dipimpin oleh Lotso si "Lots-O'-Huggin' Bear" yang kemudian membawa mereka ke "Caterpillar Room." Woody kembali mencoba meyakinkan mereka untuk pulang ke rumah Andy, namun mereka menolak karena yakin mereka hidup bahagia di Sunnyside. Woody lalu memutuskan untuk pergi tanpa mereka. Bagaimana kelanjutan ceritanya?


info

produk Ke Mana KAKEK pergi?

Pengarang: Catherine House & Honor Ayres Penerbit: Erlangga for Kids Harga: Rp. 28.000,-

Tuink... Tuink... Pengarang: Fifi Afiah Penerbit: Erlangga for Kids Harga: Rp. 62.500,Ini merupakan seri Hewan Peliharaan. Kali ini berkisah tentang tingkah polah Kupi, si kelinci putih bermata jernih, yang gemar meloncat kesana kemari. Kupi amat suka makan wortel pemberian Sam, anak kecil yang gemar memandikannya dan juga kedua induknya. Kupi memiliki adik kecil yang lucu, yang amat ia sayangi. Keluarga kelinci ini secara rutin diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan langganan keluarga Sam. Bagi Kupi, saat yang paling menyenangkan adalah ketika Sam menyisiri bulubulu lembutnya, lalu memberinya wortel dan kangkung. Kupi sangat menyukai Sam, begitu juga Sam yang sangat menyayangi ke-4 kelincinya.

Sebuah rangkaian cerita yang indah, tentang Megan yang sangat mencintai nenek dan kakeknya. Nenek suka membuat kue panggang dan menanam bunga tulip warna warni. Suatu sore, sang nenek mengajak cucunya merangkai tulip merah jambu dan kuning, untuk diletakkan di makam kakek. Sepanjang jalan, mereka melihat burung menangkap ulat, kelinci, burung gereja yang mati, dan beraneka satwa lainnya. Nenek pun bercerita soal konsep kehidupan dan mati. Buku yang bertipe Read a story ini, memberi manfaat lebih soal kecerdasan emosi anak, nilai moral, kecerdasan religi, dan menambah imajinasi dan kreativitas anak. Coba simak, bagaimana cara nenek saat menjelaskan kemana kakek pergi. Bahagia di tempat spesial di rumah Tuhan.

Ayo Berkreasi dengan Tema Mesir Pengarang: Emily Bone Penerbit: Erlangga for Kids Harga: Rp. 43.500,-

Membuat kumbang scarab, rantai kertas penari yang bersambungan, kolase ratu Mesir Nefertiti yang cantik. Hmm...semua ini bisa diajarkan kepada buah hati Anda, sekaligus mempelajari tentang budaya Mesir yang artistik. Bagi si kecil yang suka binatang, ajak dia mengarungi Sungai Nil, dengan hewan-hewannya yang khas. Atau ajak si Upik membuat kalung elang yang indah dari sedotan aneka warna atau kotak hadiah berbentuk piramida yang indah. Serunya lagi, buku ini dilengkapi dengan lebih dari 250 stiker. Selamat berpetualang di Negerinya Ratu Cleopatra.

www.anakku.net Maret 2011,

7


info

agenda

AQUA

¨Juven-Sahabat Sejati¨ Pada 27 Januari 2011 lalu AQUA meluncurkan buku cerita anak berjudul: “Juven-Sahabat Sejati” yang menceritakan kisah petualangan menarik anak-anak di desa Kuanfatu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ide kisah ini berawal dari pelaksanaan program Satu untuk Sepuluh yang digagas AQUA sejak tahun 2007 dan kini telah menjangkau sekitar 21000 orang di Nusa Tenggara Timur, yang salah satunya adalah Desa Kuanfatu. Meskipun menghadapi berbagai kesulitan dalam mengakses air bersih, anak-anak di NTT tetap ceria, penuh kepedulian terhadap sesama serta memiliki dan cita-cita. “AQUA memandang pentingnya penanaman nilai-nilai luhur dalam pembentukan karakter anak sebagai generasi penerus bangsa. Oleh sebab itu, melalui buku cerita dan berbagai program pendukungnya, Kami mengajak para orang tua dan anak-anak Indonesia untuk mengembangkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungannya, serta merangsang kreativitas dan minat baca anak,“ ujar Febby Intan, Brand Director AQUA. Menurut psikolog Sani B. Hermawan dari Lembaga Psikologi Daya Insani, buku merupakan media yang sangat baik untuk transfer nilai kepada anak serta menstimulasi kreatifitas, kemampuan berpikir dan linguistik anak. Buku Juven Sahabat Sejati ini akan didistribusikan ke 150 sekolah di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Waspadai Dampak Dehidrasi Wanita lebih rentan terhadap dampak negatif dehidrasi pada kinerja, kognitif dan mood dibandingkan pria. Inilah hasil studi terbaru Lawrence Armstrong, PhD tahun 2010. Pentingnya air dalam lini kehidupan ini terungkap dalam press conference ¨Waspadai dampak dehidrasi terhadap tingkat kerja, kognitif dan mood¨ di Jakarta, 9 Februari 2011. DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc., mengingatkan akan tanda-tanda dehidrasi, yang ditandai dengan mulut kering dan lengket, mengantuk, haus, urin sedikit, airmata kering/kurang dan otot lemah, sakit kepala, pusing/silau melihat sinar. ¨Dehidrasi berat ditandai dengan haus berat, sangat mengantuk dan kebingungan, tidak berkeringat, urin sedikit dan berwarna kuning gelap, mata cekung, dan sebagainya,¨ imbuh Saptawati. Acara press conference ini juga dihadiri pembicara DR. Dr. Luciana Sutanto, SpGK, dan Sekretaris PDGMI (Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia) Jaya Dr. T.M. Marini, M.Gizi, SpGK.

Bergandengan Tangan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat: "Donasi Lifebuoy

untuk Revitalisasi Posyandu di NTT"

Simbolisasi penyerahan donasi Lifebuoy untuk Revitalisasi Posyandu di NTT oleh Eka Sugiarto, Marketing Manager Skin & Cleansing PT Unilever Indonesia Tbk. kepada Christina Titu Eki, Ketua TP PKK Kab. Kupang, didampingi oleh Vita Gamawan Fauzi, Ketua Umum TP PKK Pusat, dr. Messerassi B. V. Ataupah, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kupang, dan Amalia Sarah Santi, Senior Brand Manager Lifebuoy. (22 Februari 2011)

8

Maret 2011 www.anakku.net,


info

agenda Inovasi Sidik Jari Frisian Flag 123&456 Sebagai mitra orang tua dalam pemenuhan nutrisi dan stimulasi anak untuk raih hari esok yang terbaik bagi buah hatinya, Susu Pertumbuhan Frisian Flag 123&456 melanjutkan komitmennya untuk mengembangkan potensi dan kecerdasan anak secara optimal melalui ¨Sidik jari cerdas Frisian Flag 2011.¨ Hal ini mengemuka saat Media Workshop: Inovasi sidik jari cerdas Frisian Flag 2011 bantu Ibu berikan stimulasi optimal untuk si kecil, 22 Februari 2011, di Jakarta, yang dihadiri oleh Marketing Director Frisian Flag Indonesia (FFI) Jan Pieter Tanis, Novita Angie, Nutritional Manager FFI dr. Tria Rosemiarti, psikolog Efnie Indriani, dan Marketing Manager FFGUM 123&456 Davy Djohan. Secara empirik, dari 100% subyek penelitian, 75% menyatakan gambaran hasil analisa sidik jari relevan dengan kondisi anak yang sebenarnya. Angka 25% dapat dimaklumi mengingat perilaku sehari-hari sudah dipengaruhi oleh lingkungan, sedangkan analisa sidik jari adalah potret gambaran asli seorang anak ketika terlahir di dunia. Pada 26 Februari 2011, akan diciptakan rekor dunia terbaru yang akan tercatat di Guiness Book of Record, yakni analisa sidik jari terhadap 3000 pasangan ibu dan anak. Sidik Jari Cerdas FF juga akan dilaksanakan di 11 kota lainnya. Untuk dapat ikut serta, para orang tua cukup membeli produk Susu Pertumbuhan FF 123&456 mulai dari Rp.100.000 di outlet yang berpartisipasi dan bisa langsung mengikuti analisa sidik jari. Agar lebih jelas kunjungi situs www.ibudanbalita.com

MOM, Aplikasi Bagi Wanita dan Ibu GOMOBILE, perusahaan nasional yang bergerak di bidang media selular, 30 Januari 2011 lalu meluncurkan MOM (Mothers on Mobile), sebuah layanan aplikasi media informasi dan interaktif di ponsel yang didedikasikan khusus bagi wanita dan ibu. ¨Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang media selular, kami sadar tuntutan perubahan di sektor ini sangat cepat sehingga kami berupaya secara kreatif dan strategis mengembangkan layanan media di ponsel, sesuai kebutuhan masyarakat dan marketer,¨ tutur President Direktur GOMOBILE, Bobby Arthawan saat jumpa pers di Jakarta. Penggagas pendidikan internet untuk perempuan, Nurlina Purbo mengatakan selama ini

teknologi seolah milik kaum pria, sementara wanita kerap dianggap gagap teknologi. Padahal, kehadiran teknologi informasi sebenarnya bisa emmberikan manfaat yang luas bagi wanita, termasuk ibu. Acara peluncuran MOM ini juga dihadiri oleh artis Sofie Navita, yang mengaku interest atas diluncurkannya MOM. ¨Dapat menjadi ajang share antar ibu, misalnya saja share tentang bagaimana agar sukses memberi ASI eksklusif, dan tentu saja ini sangat positif,¨ kata Sofie. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs GOMOBILE di www.gomobile.co.id

www.anakku.net Maret 2011,

9


liputan

Talk Show

Ibu Peduli Alergi Susu Sapi Informasi seputar kesehatan anak selalu menarik untuk disimak. Karenanya ketika Majalah Anakku bersama-sama dengan Isomil Plus Advance (PT Abbot Indonesia) dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading (RSMKKG) menggelar seminar ¨1 dari 13 balita alergi susu sapi. Anak Anda salah satunya?¨ pada Sabtu, 12 Februari 2011, maka ibu yang haus akan informasi pun menghadirinya. Serunya lagi, sebelum seminar ada sesi lomba foto ibu dan anak, di mana ibu dan si kecil bisa bergaya di depan kamera. Pada opening speech-nya, Bapak Supriya Lelana dari Bussiness Unit Manager-Pediatric Nutrition Division PT Abbot Indonesia menyatakan bahwa seminar alergi ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian PT Abbot Indonesia terhadap kesehatan anak-anak Indonesia. Tentu saja ini sejalan dengan misi dan visi Majalah Anakku sebagai jembatan informasi kesehatan anak. Seminar yang diadakan di Auditorium RSMKKG ini menghadirkan dua spesialis anak; dr. Jeanne Vidianty, SpA dan dr. Dina Muktiarti, SpA. Masing-masing membahas tumbuh kembang anak secara normal, dan pembicara kedua mengupas tentang masalah alergi pada anak. ¨Tiga kebutuhan dasar seorang anak adalah Asuh, Asih, dan Asah. Asuh meliputi kebutuhan akan ASI, nutrisi, kesehatan dasar (imunisasi), higiene dan sanitasi. Asih adalah kasih sayang dan perhatian orang tua, serta Asah meliputi stimulasi, pendidikan informal, formal, dll.,¨ jelas dr. Jeanne dari RSMKKG Jakarta Utara. Ketiga faktor ini mutlak perlu diperhatikan, karena berkenaan dengan tumbuh kembang anak. Sayangnya, dalam tumbuh kembang anak, ada ´pencemar´ seperti masalah alergi susu sapi. Angka kejadian alergi susu sapi ini cenderung mengalami peningkatan. Masalah alergi ini secara lugas dikemukakan oleh dr. Dina Muktiarti Sp.A dari Klinik Anakku. Selain menghindari protein susu sapi dan produknya, ibu yang masih memberi ASI juga berpantang protein susu sapi. Sebagai pengganti berikan susu formula kedelai. ¨Formula kedelai sudah lama dijadikan alternatif pengganti susu pada anak dengan alergi susu sapi. Formula kedelai untuk anak saat ini sudah dimodifikasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak, dan dapat dianjurkan pada pasien alergi susu sapi (tipe IgE) serta risiko silang rendah.¨ Pada sesi tanya-jawab, MC Rama Soegianto sempat kewalahan karena begitu antusiasnya peserta yang ingin bertanya. ¨Alergi bisa sembuh tidak?¨ ¨Jika diberi susu formula kedelai, apakah sudah mencukupi kebutuhan gizinya?¨ dan sebagainya. Wah wah wah....para orang tua ini, begitu peduli akan tumbuh kembang buah hatinya. Acara disemarakkan dengan pembagian doorprize, pengumuman pemenang lomba foto ibu dan anak, dan ditutup dengan makan siang, sambil dihibur dengan musik dan penyanyinya. Sampai jumpa di rumah sakit berikutnya....

10

Maret 2011 www.anakku.net,


Ibu Ester (Bella) Ibu Rose (Raffin)

Ibu Titie (Elena)

Ibu Bunga (Kayla)

Ibu Ima (Umayra)

Ibu Trie ( Keisha)

Ibu Inge (Tasya)

Ibu Angelina (Natasha)

Ibu Risma (Eizel)

Ibu Winarni (Zahra)

Ibu Lelli (A. Ghozali)

Ibu Yuni (Naufal)

3

Ibu Lis (Satria)

Peser ta

o Lomba Fot Alergi Ibu Peduli

Ibu Oppie (Reyfan)

Ibu Ina (Ridho)

Ibu Rita (Kanya)

Ibu Lauw Jullian (Ivan)

Ibu Winda (Davan)

Ibu Neneng (Alya)

Ibu Eka ( Kiysa )

1

Ibu Lenny (Darren)

Ibu Wardah (Abiza) Ibu Juniati (Natania)

Ibu Junita (Tristan)

2

Ibu Mamal (Afifah)

www.anakku.net Maret 2011, Ibu Sakia 11(Ervan) Ibu Lenny (Darren)


liputan Sementara anak-anak berkegiatan, bincang-bincang pakar dengan para bunda juga berlangsung, yang kali ini menghadirkan dua pakar Ibu Sri Keanaya dan Bapak Achmad Boedi, dengan tema ¨Bagaimana membentuk keluarga yang harmonis dan bahagia.¨ Sebagai pembicara pertama Ibu Sri Keanaya menyoroti soal peran Bunda sebagai ibu, wanita karir, dan juga istri. Acara dialog ini dimeriahkan dengan kuis dan games serta diakhiri dengan penampilan siswa-siswi SDSN 15 Tebet Timur dalam unjuk bakat bermain pianica. Pembicara kedua, pakar harmonisasi keluarga Bapak Achmad Boedi berbagi tentang rahasia keharmonisan keluarga secara global yang berkaitan dengan kesejahteraan finansial, kesehatan keluarga dan kebahagiaan hakiki yang dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari. Dan lagi-lagi, sesi ini diwarnai dengan pembagian doorprize, kontribusi dari Konicare dan Konimex, Children Store, Wardah, Dian Kenanga, Javan, dan Mustika Ratu.

Diary Bunda Goes To School Mengawali tahun 2011, Diary Bunda mulai membidik kalangan murid-murid sekolah dengan menggelar kegiatan bertajuk Diary Bunda Goes to School (DBGOES). Salah satu sekolah yang didatangi tim DBGOES adalah SDSN 15 Tebet Timur, Jakarta Selatan. Diawali dengan kegiatan Coaching Clinic yang merupakan suatu metode pembelajaran bagi siswa-siswi untuk lebih mengenal dunia broadcasting secara langsung, sekaligus mempraktekkan perlengkapan broadcast tersebut.

12

Maret 2011 www.anakku.net,

Setelah puas dengan kegiatan Coaching Clinic, siswa-siswi disuguhi Story telling dari Pustaka Lebah dan sulap anak. Dan, akhirnya acara yang ditunggu-tunggu yakni sesi Casting, di mana siswa dan Bunda mengikuti casting untuk talent di program TV Diary Bunda. Dilanjutkan dengan Pamer Karya, siswa-siswi memamerkan karya yang telah dihasilkan masing-masing. Wah, senangnya. Begitu banyak ilmu dan informasi bisa dipetik dari acara DBGOES kali ini. Anak riang, Bunda pun senang. Sampai jumpa di sekolah berikutnya....


www.anakku.net Maret 2011,

13


Lia Ruliyanti Savitri Iwok

“Pura-pura” Biasanya aku mengalihkan perhatian Chacha pada mainan yang dia sukai, lalu masukan deh obatnya ke dalam mulut. Cara lainnya, dengan berpurapura seolah kita juga meminum obat itu, dengan memasang mimik yang menyenangkan. (Sambil berdecak ¨Hmm... enaaaak...¨). Nah, Chacha pun tidak segan memasukkan obat ke mulutnya seperti yang kita lakukan.

“Mengalihkan perhatian” Pertama-tama sibukkan dia dengan mainannya, misalnya kasih dia pipet bekas obat yang berisi air putih, lalu siapkan pipet yang benar-benar berisi obat. Saat dia sibuk masukkan obat ke mulutnya. Memang tidak langsung semuanya, tapi sedikit-sedikit, yang penting semua obat bisa masuk.

pengalaman ibu saat memberikan obat buat si kecil pengalamanku Bagaimana

?

Tempat para orangtua berbagi pengalaman sehari-hari seputar masalah kesehatan anak.

Shinta Septiana

Nunung Wardhani

¨Ampuhnya tangan Eyang¨ Karena Bian lebih dekat sama eyangnya, jadi acara kasih obat pun mesti lewat tangan Eyangnya. Kalau Eyang yang memberi obat, blas, langsung masuk ke mulut dan langsung ditelan. Nggak pakai acara nangis, nggak pakai ngambek.

¨Tidak masalah¨ Alhamdulillah, putri kecilku Zahira tergolong gampang minum obat. Jadi, aku nggak terlalu bermasalah soal ini. Tinggal dituang di sendok, dan lep... langsung diminum. Selesai.

Fitri Hapsari

¨Curi-curi kesempatan¨ Halvira

¨Campur makanan¨ Anakku Kayla cenderung susah minum obat. Tidak koperatif sama sekali. Satusatunya cara yang sejauh ini berhasil adalah dengan memasukkan obatnya ke dalam makanannya, misalnya bubur. Yang penting obatnya masuk.

14

Maret 2011 www.anakku.net,

Biasanya sehabis imunisasi, anak demam. Dulu sempat panik, bagaimana cara memberi obat buat Yufita. Secara baik-baik pasti dia pasti menolak. Salah satu caranya, ya menunggu saat dia lagi nangis atau membuka mulutnya, langsung ambil pipet dan masukkan obatnya. Memang sih, rada mencuricuri, tapi sejauh ini berhasil.


apa kata dr. Ika Fitriana

ahli

Cara Cerdas Memberi Obat Makin muda usia anak, pemberian obat makin harus diperhatikan. Sebaiknya konsultasikan ke dokter obat apa saja yang dapat diberikan kepada bayi atau anak usia di bawah 2 tahun dan berapa dosisnya karena mereka lebih, mudah terkena efek samping. Ingat, tak semua sakit harus diberi obat, ada penyakit yang bisa sembuh sendiri tanpa obat.

?

Pastikan dengan baik Ketika menerima obat di apotek, Anda bisa menanyakan beberapa hal kepada apoteker: • Apakah obat mmerlukan kondisi penyimpanan tertentu • Berapa dosisnya, bagaimana memberikannya (dengan sendok, pipet, dsb), kapan diminum (sesudah atau sebelum makan), boleh dicampur dengan cairan lain (madu, air, dsb). • Apakah harus dihabiskan, atau hanya ila masih ada gejala • Bila ada beberapa obat, tanyakan waktu pemberiannya, apakah harus di sela waktu tertentu atau boleh berurutan secara langsung • Bila anak memuntahkannya, apakah boleh diberikan lagi?

Salah satu cara agar Anda memahami efek obat adalah dengan membaca labelnya. Dapatkan informasi lengkap tentang kandungan obat, manfaat, dosis, efek samping, kontraindikasi, dan sebagainya. Jika Anda masih belum memahami, tanyakan pada apoteker. Untuk memastikan dosisnya tepat, teknik pemebrian obat patut diperhatikan. Untuk bai dan batita, gunakan alat yang biasanya sudah disertakan di dalam kemasan obat (mungkin berupa pipet tetes, tabung, atau sendok plastik). Perhatikan ukurannya, dengan bertanya pada apoteker atau dokter.

www.anakku.net Maret 2011,

15


MITRA MAJALAH

RUMAH SAKIT

AGUNG

Mitra Rumah Sakit RS. Mitra Keluarga - Kelapa Gading Jl. Bukit Gading Raya Permai Kav. 2 Jakarta Utara 14240 Telp. : (021) 4585 2700, 4585 2800

RS. GADING PLUIT Jl. Boulevard Timur Raya, Jakarta Utara 14250 Telp. : (021) 4586 6068

RS Bersalin ASIH Jl. Panglima Polim I No. 34 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160 Telp. : (021) 270 0610

RS. MH. THAMRIN INTernational SALEMBA Jl. Salemba Tengah No. 24-28, Jakarta Pusat Telp. : (021) 390 4422

RSIA BUNDA ALIYAH Jl. Pahlawan Revolusi No. 100, Pd. Bambu, Jakarta Telp. : (021) 8660 2525

RSIA TAMBAK Jl. Tambak No. 18, Manggarai, Jakarta Selatan Telp. : (021) 230 3444

RS. MEDISTRA Jl. Gatot Subroto Kav. 59, Jakarta Selatan 12950 Telp. : (021) 521 0200

RS. YADIKA Jl. Pahlawan Revolusi No. 47, Pd. Bambu, Jakarta Telp. : (021) 861 5754, 861 0756

RS. AGUNG Jl. Sultan Agung No. 67, Jakarta Selatan 12970 Telp. : (021) 829 4955 (Hunting)

RS. BUNDA MEDIK Healthcare System RSIA Bunda Jakarta - RSU Bunda Margonda RSU Citra BMC Padang - BIC Klinik - Morula IVF Jakarta - Emergency Response

SamMarie FAMILY HEALTHCARE Jl. Wijaya I No. 45, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170 Telp. : (021) 721 1305 (Hunting)

RS. PONDOK INDAH Jl. Metro Duta Kav. UE, Jakarta Selatan Telp. : 021-7657525 ext. 1300, Direct-Line : 021-7500157 Website : www.rspondokindah.co.id

BRAWIJAYA WOMEN & CHILDREN HOSPITAL Jl. Taman Brawijaya No. 1 Cipete Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan Telp. 021-7211337, 72799533, Fax. 021- 7211364 Website: www.brawijayahospital.com

Mitra Sekolah HIGH/SCOPE INDONESIA Elementary & Middle School Telp. : (021) 45860927/8 Early Childhood Educational Program (ECEP) Telp. : (021) 45875287/8

TK/KB AISYIYAH 21 Jl. Balai Pustaka Barat No. 2 Rawamangun Jakarta Timur Telp : (021) 4700571 / 475 9207

KB / RAUDHATUL-ATHFAL QUR’ANI Yayasan Putra Mulia Jl. Bangunan Timur No. 14, Kayu Putih Jakarta Timur Telp. (021) 489 1999

THE GRACIA FOUNDATION FOR EDUCATION Jl. Cipinang Jaya 4, Block C-8, Jakarta Telp : (021) 8190320, Fax : (021) 8517994

TK. MUTIARA INDONESIA - Asuhan : Kak Seto Jl. Kayu Putih Selatan, Jakarta Timur Telp. : (021) 489 7758

TK. ISLAM AL-AZHAR - RAWAMANGUN Jl. Sunan Giri No. 1 Rawamangun, Jakarta Timur Telp. : (021) 470 2412

KHARISMA BANGSA Jl. Terbang Layang No. 21, Pd. Cabe, Tangerang Telp. : (021) 742 7122, 742 7139 website : www.kharismabangsa.or.id

TK CERDAS MULIA Jl. Kamboja 2 no.5 Rawamangun Jakarta Timur

KB/TKIT AL-JIHAD Jl. Rajawali Raya Kav. 1, Kranggan Permai Jatisampurna, Bekasi 17433 Telp. : (021) 844 7426

16

Maret 2011 www.anakku.net,


www.anakku.net Maret 2011,

17


s u r a t

Kirimkan Surat, Saran dan Kritik Anda ke Redaksi : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74. Jakarta Timur. Tel. (021) 4786 3434 (hunting), 688 15515 Fax. (021) 4786 4954, E -mail: redaksi@anakku.net

anda

Anakku di Mal?

Pingin Ikutan Gaya

Kapan ke Bogor?

Beberapa waktu lalu saya kebetulan jalan-jalan ke Pejaten Village bersama anak-anak. Saat melewati lantai dasar, saya melihat ada keramaian. Ada konsultasi dengan dokter dan psikolog, ada talkshow, bazaar, games untuk anak, dan sebagainya. Wah seru banget. Sepintas saya baca di spanduk, ada Anakku dan Diary Bunda. Ada keterkaitan apa antara keduanya? Kalau tidak salah DB adalah acara di sebuah televisi. Apakah kegiatan ini rutin diadakan? Bila ya, di mana saja? Karena selain mengajak anak jalan-jalan di mal, siapa tahu bisa sekaligus mendapat info kesehatan yang bagus.

Dear Anakku, Iri deh lihat anak-anak kecil muncul sebagai model dan folioline di majalah Anakku. Aku punya 2 balita yang dijamin lucu lho, bagaimana caranya biar bisa ikutan bergaya di majalah Anakku? Kasih tahu dong caranya...

Selama ini saya selalu mengikuti berita seminar yang diselenggarakan oleh majalah Anakku, mulai dari di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, bahkan sampai ke Batam. Tapi, kok Anakku tidak pernah mampir ke kotaku—Bogor? Para orang tua di Bogor pasti juga butuh informasi tentang kesehatan kan? Ayo, ditunggu ya seminarnya. Terima kasih.

Adinda SR. Jakarta Selatan

Fitria Saryanti Jakarta Timur Hahahaha...Ibu Fitria, hayo silakan kirim foto anak-anak ke redaksi Anakku, Jl. Kayu Putih Selatan no. 74, Jakarta Timur. Ditunggu ya....

Wawah Hanifah Bogor

Pasti deh Ibu Wawah, kami sudah mengagendakannya kok. Tunggu saja.

Benar Ibu, majalah Anakku secara berkala mengadakan talkshow, seminar kesehatan, dll dari mal ke mal, sekolah, atau rumah sakit. Rekan kerjasamanya beragam. Yang Ibu lihat di Pejaten Village, saat kami bekerjasama dengan Diary Bunda AnTeve.

Ingin menjadi

model ilustrasi??

kirimkan foto Anak & Anda

dalam bentuk CD ke Redaksi Majalah Anakku Jl. Kayu Putih Selatan No. 74 Jakarta Timur Telp : (021) 4786 3434 (Hunting)

Di tunggu yaaa...!

18

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

MARKUS Juara 1- Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

u t a m a 20 Anak gemuk memang

menggemaskan, tapi...

24 Latihan jasmani bagi anak Obesitas 28 Diet bagi anak Obesitas www.anakku.net Maret 2011,

19


r u a n g

u t a m a

Anak Gemuk

Memang Menggemaskan, dr. Endang D. Lestari, SpA RS Moewardi, Solo

Bila si kecil Anda gemuk, jangan buru-buru bangga, karena obesitas pada anak perlu diwaspadai karena bisa berlanjut hingga dewasa, dan berpotensi ´menyimpan´ risiko penyakit.

Tapi‌.

Kata obesitas berasal dari bahasa latin yang artinya makan berlebihan, tetapi saat ini obesitas atau gemuk didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Lalu, apa bedanya dengan overweight? Overweight adalah kelebihan berat badan dibandingkan dengan berat ideal yang dapat disebabkan oleh penimbunan jaringan lemak atau jaringan nonlemak. Obesitas pada anak sampai saat ini masih merupakan masalah yang kompleks. Penyebabnya yang bersifat multifaktorial menyulitkan penanganannya. Di samping itu banyak orang tua masih beranggapan bahwa anak gemuk itu lucu dan menggemaskan, dan gemuk seringkali diidentikkan dengan sehat. Orang tua tidak menyadari bahwa obesitas berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak, terutama aspek perkembangan psikososialnya. Selain itu obesitas pada masa anak berisiko tinggi menjadi obesitas di masa dewasa dan berpotensi mengalami pelbagai penyebab kesakitan dan kematian antara lain penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular), diabetes mellitus, dll. Sulitnya mengatasi obesitas menyebabkan prioritas penanganannya diutamakan pada usaha pencegahan, yang sebaiknya dimulai dengan pencegahan obesitas pada masa anak. Badan kesehatan dunia (WHO) membagi tahap pencegahan menjadi tiga: # pencegahan primer bertujuan mencegah terjadinya obesitas # pencegahan sekunder bertujuan menurunkan prevalensi obesitas # pencegahan tersier bertujuan mengurangi dampak obesitas

20

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

u t a m a Berdasarkan distribusi lemaknya, obesitas di- bedakan menjadi: # apple shape body (android): lemak lebih banyak menumpuk di bagian atas tubuh (dada dan pinggang). Tipe tubuh seperti ini cenderung berisiko lebih besar meng- alami penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi, serta diabetes # pear shape body (ginoid): lemak lebih banyak di bagian bawah tubuh (pinggul dan paha) # intermediate: gabungan antara android dan ginoid Selain secara fisik, obesitas juga dapat dipastikan dengan pengukuran (antropometrik) dan laboratorik.

Tiga metode pengukuran yang biasanya dilakukan, antara lain : 1. Mengukur berat badan (BB) dan hasilnya dibandingkan dengan BB ideal sesuai dengan tinggi badan (TB). Anak dikatakan obesitas bila BB menurut TB di atas persentil 90 atau 120% dibandingkan BB ideal. 2. Mengukur indeks massa tubuh (IMT), yang menentukan kelebihan BB berdasarkan indeks quatelet (berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m persegi). IMT adalah cara termudah memperkirakan obesitas serta berkorelasi tnggi denan massa lemak tubuh.

Obesitas kah si kecil? Tanda yang khas antara lain wajah bulat, pipi tembam, dagu rangkap, leher relatif pendek, dada membusung, dengan payudara membesar mengandung jaring-an lemak, perut membuncit, disertai dinding perut yang berlipat serta kedua tungkai yang umumnya berbentuk X. Pada anak lelaki, penis kelihatan kecil karena tersembunyi dalam jaringan lemak, kondisi ini yang menyebabkan orang tua membawa anak ke dokter karena kuatir.

3. Pengukuran langsung lemak di bawah kulit (subkutan) dengan mengukur tebal lipatan kulit.

Masalah dunia Saat ini obesitas sudah menjadi masalah di seluruh dunia. Jika awalnya banyak ditemukan di Negara maju, kini di Negara berkembang pun masalah obesitas meningkat prevalensinya. Di Indonesia, juga menunjukkan peningkatan, baik di perkotaan maupun pedesaan.

www.anakku.net Maret 2011,

21


r u a n g

u t a m a Mengapa obesitas? Obesitas terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara asupan energi dengan keluarnya energi, sehingga terjadi kelebihan energi yang selanjutnya disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Kelebihan ini bisa disebabkan karena konsumsi makan yang berlebihan sementara energi yang dikeluarkan rendah

Peningkatan risiko obesitas karena faktor genetik kemungkinan disebabkan oleh pengaruh gen atau faktor lingkungan dalam keluarga. Faktor lingkungan: meliputi kebiasaan makan, aktivitas fisik, trauma (neurologis dan psikologis), obat-obatan, dan sosial-ekonomi.

• Kebiasaan makan: dimulai

Ada dua faktor terlibat dalam penyebab obesitas: genetik dan lingkungan. Faktor genetik anak yang obesitas biasanya berasal dari keluarga yang obesitas. • Bila kedua orang tuanya obesitas, maka sekitar 80% anak-anak mereka kemungkinan akan mengalami obesitas • Bila salah satu orang tua obesitas, kejadiannya menjadi 40% • Bila kedua orang tuanya tidak obesitas, kemungkinan anak obesitas 14%

22

Maret 2011 www.anakku.net,

sejak masa hamil, karena pertumbuhan bayi dipengaruhi oleh berat badan ibu dan kenaikan berat badan selama hamil. Selanjutnya pola makan si kecil akan dipengaruhi oleh pola pengasuhan ibu. Misalnya saja pemberian susu formula dalam porsi berlebihan karena kuatir anak masih lapar. Padahal memberikan asi saja sudah cukup. Akibatnya, anak terbiasa makan melebihi kebutuhan, dan berlanjut ke masa pra sekolah, usia sekolah, remaja, dan seterusnya.

• Aktivitas fisik: fakta membuktikan, bahwa kini anak-anak semakin

banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah ketimbang beraktivitas fisik di luar rumah. Games dan televisi kini menadi ‘sahabat’ anak. Akibatnya, anak tidak aktif bergerak, ditambah lagi dengan cemilan yang menemani anak saat bermain games atau di depan televisi.

• Gaya hidup: kebiasaan anak

sehari-hari juga berkontribusi dalam penyebab obesitas misalnya jalan-jalan di mal sambil makan es krim atau burger, saat berenang diselingi atau diakhiri dengan makanan berkalori tinggi

• Sosial ekonomi: perubahan

pengetahuan, perilaku hidup, pola makan serta peningkatan pendapatan dapat mempengaruhi perubahan dalam memilih jenis makanan dan jumlah yang dikonsumsi. Misalnya kebiasaan mengajak anak jalan-jalan di mal atau pusat perbelanjaan di akhir pekan, yang hampir selalu diselingi dengan makan fast food atau junk food.


r u a n g

u t a m a

javanbed canopy

www.anakku.net April 2011,

27


r u a n g

u t a m a Anak obesitas perlu melakukan latihan jasmani. Latihan apa yang tepat bagi mereka?

P

enelitian yang dilakukan oleh National Health and Nutrition Examination Survey I-III (NHANES) memperlihatkan bahwa anak laki-laki dan perempuan yang menonton televisi selama 4 jam atau lebih setiap hari memiliki lemak tubuh dan indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi dibandingkan anak yang hanya menonton televisi selama 2 jam per hari. Dietz dkk menunjukkan bahwa menonton televisi merupakan sumber utama inaktivitas dalam kehidupan anak. Makin lama anak menonton televisi makin besar kemungkinannya menjadi anak obesitas. Penelitian mengenai tingkat aktivitas yang dilakukan pada sekelompok anak memperlihatkan bahwa anak dengan tingkat aktivitas yang rendah memiliki persentase lemak yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok anak dengan tingkat aktivitas yang tinggi. Sekalipun anak dan remaja pada umumnya lebih aktif dibanding orang dewasa ternyata bahwa kurang dari separuh anak-anak di Amerika tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup untuk memberi manfaat bagi kondisi kardiovaskular dan kesehatannya di masa depan. Anak remaja tidak melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sampai tinggi 3 kali seminggu. Tingkat aktivitas fisik menurun dengan bertambahnya usia atau jenjang sekolah dan dilaporkan bahwa sekitar 14% dari anak remaja tidak melakukan aktivitas fisik.

Obesitas vs aktivitas fisik Tubuh memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara kalori yang masuk dengan kalori yang dikeluarkan di sekitar suatu titik yang disebut dengan set point. Apabila tubuh tidak mampu untuk menjaga keseimbangan antara kalori yang masuk dengan yang dikeluarkan maka timbul obesitas.

i n a m s a J n a Latih Bagi Anak

24

Maret 2011 www.anakku.net,

Dr. Sri Nilawati, SpKO Ilmu Kedokteran Olahraga FKUI-RSCM

Obesitas


r u a n g

u t a m a yang berkenaan dengan 3faktor pengeluaran kalori: 1. Resting metabolic rate (RMR) Jumlah minimal energi yang dibutuhkan untuk mendukung proses fisiologis, yaitu sejumlah 60-75% dari seluruh energi yang dikeluarkan 2. Thermic effect of a meal (TEM) Kalori yang digunakan untuk proses pencernaan makanan mulai dari digesti, absorbsi, transportasi, dll mendekati 10% dari jumlah kalori yang dikeluarkan 3. Thermic effect of activity (TEA) Energi yang dikeluarkan melampaui RMR untuk memenuhi kebutuhan dalam melakukan aktivitas fisik yang jumlahnya berkisar antara 15-30% dari jumlah kalori yang dikeluarkan.

Dari ketiga faktor di atas, aktivitas fisik merupakan komponen yang paling mudah untuk diubah sehingga dengan menambah aktivitas fisik jumlah kalori yang dikeluarkan akan bertambah.

Manfaat latihan jasmani Setiap anak maupun remaja membutuhkan latihan jasmani, untuk tabungan kesehatan hari ini dan kemudian hari. Pada anak-anak bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan aerobik, kekuatan otot, densitas tulang yang di kemudian hari akan menurunkan risiko patah tulang (fraktur) saat menopause, dan yang pasti meningkatkan tingkat kesegaran jasmani. Manfaat lain adalah menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, indeks massa tubuh, dan tekanan darah remaja dengan hipertensi ringan, dan yang pasti mengikis lemak tubuh.

2

Sumber utama energi saat latihan jasmani: - Lemak dalam bentuk asam lemak. - Karbohidrat dalam bentuk glikogen otot

Saat latihan jasmani, aliran darah akan meningkat maka akan lebih banyak asam lemak yang diambil dari sel lemak. Selama latihan jasmani, otot yang aktif menggunakan alam lemak yang berasal dari darah dan otot. Bila intensitas latihan bertambah, maka pasokan asam lemak darah berkurang, dan akan menggunakan asam lemak dari jaringan lemak. Latihan jasmani dengan

Apa beda latihan fisik dan jasmani? Tidak semua bentuk aktivitas fisik dapat digolongkan sebagai latihan jasmani, karenanya perlu dibedakan antara aktivitas fisik dengan latihan jasmani.

# Aktivitas fisik:

setiap gerakan tubuh yang dilakukan otot-otot lurik yang menghasilkan pengeluaran sejumlah energi yang dinyatakan dalam kilokalori, termasuk berbagai jenis pekerjaan, waktu luang dan aktivitas rutin sehari-hari. Berbagai aktivitas fisik tersebut dapat berupa aktivitas fisik yang rendah, sedang, maupun tinggi dan bila dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kesehatan.

# Latihan jasmani:

bentuk aktivitas fisik yang terencana atau mempunyai struktur, melibatkan gerak tubuh yang berulang-ulang serta ditujukan untuk meningkatkan atau memelihara satu atau lebih komponen kesegaran jasmani, yaitu kapasitas aerobik (daya tahan aerobik), kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh.

www.anakku.net Maret 2011,

25


r u a n g

u t a m a intensitas rendah menggunakan 30-50% total energi karbohidrat, sedangkan sisanya 50-70% diperoleh dari asam lemak. Pada latihan jasmani dengan intensitas tinggi maka sumber energi sebagian besar berasal dari karbohidrat, lemak sendiri tidak mampu mempertahankan latihan jasmani dan kontribusinya menurun.

Exercise bagi anak obesitas Tujuan suatu program latihan adalah agar terjadi adaptasi dari berbagai sistem tubuh untuk meningkatkan komponen kesegaran jasmani. Dalam kaitan dengan obesitas maka tujuannya adalah untuk memperbaiki komposisi tubuh. Setiap program latihan jasmani harus benar-benar terencana dan mempertimbangkan berbagai prinsip. Secara umum ada 3 prinsip utama dalam setiap program latihan jasmani

1

Individual

Program latihan jasmani yang cocok untuk seorang anak, belum tentu cocok untuk anak lainnya. Anak dengan usia sama, tinggi badan dan berat badan sama belum tentu memberi respon yang sama terhadap bentuk latihan jasmani yang sama. Adanya perbedaan ini antara lain dipengaruhi oleh tingkat kesegaran jasmani. Program latihan jasmani yang dibuat harus sesuai dengan kondisi kesehatan, usia, maturitas, dan kesegaran jasmani anak. Artinya, setiap program latihan jasmani harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak.

2

Spesifik

Adaptasi tubuh terhadap latihan jasmani sangat spesifik, tergantung bentuk latihan jasmani yang dilakukan. Oleh karena itu setiap program latihan jasmani harus mempertimbangkan sistem fisiologi mana yang akan ditingkatkan. Misalnya latihan jasmani aerobik akan menghasilkan adaptasi terhadap daya tahan kardiorespirasi dan perubahan komposisi tubuh.

3

Progressive overload

Latihan jasmani diberikan secara bertahap (progresif) dengan beban yang berlebihan (overload) agar terjadi adaptasi tubuh. Pemberian beban ditingkatkan dengan cara mengubah variabel latihan, yaitu volume dan intensitas. Volume merupakan kuantitas atau lama latihan dan intensitas merupakan kualitas latihan. Misalnya untuk jenis latihan jalan kaki maka kecepatan merupakan intensitas. Dalam jangka waktu yang sama hanya salah sati variabel yang boleh ditingkatkan. Ini antara lain untuk mencegah terjadinya cedera.

26

Maret 2011 www.anakku.net,

Latihan jasmani bagi anak obesitas Aerobik: menghasilkan pengeluaran kalori yang cukup tinggi, tidak membutuhkan ketrampilan maupun peralatan khusus, risiko terjadinya cedera kecil, dan memungkinkan anak bersosialisasi. Jalan kaki: bentuk latihan jasmani yang paling mudah karena tidak membutuhkan ketrampilan khusus, dapat dilakukan dimana saja, dengan intensitas yang masih bisa ditolerir Bersepeda: merupakan latihan jasmani yang nonweight-bearing sehingga hanya sedikit memberi stres pada sendi dan tulang Berenang: sebenarnya merupakan latihan jasmani yang

baik bagi anak obesitas, karena non-weight-bearing, menghasilkan pengeluaran kalori yang tinggi serta berada dalam lingkungan yang mendinginkan. Hanya saja, membutuhkan ketrampilan serta kolam renang, dan anak obesitas umumnya malu berenang di tempat umum.

Catatan penting • Latihan harus menyenangkan agar anak mau melakukannya secara terus menerus • Dilakukan secara teratur, intensitas sedang, dan lamanya 20-60 menit per hari, dan dilakukan setiap hari • Libatkan ahli gizi dan psikolog • Lama latihan jasmani lebih penting daripada intensitasnya • Latihan jasmani lebih baik bila dilakukan di dalam satu lingkungan yang terorganisir seperti di sekolah • Hati-hati bila melakukan latihan jasmani di tempat yang berudara panas, karena anak obesitas memiliki toleransi yang rendah terhadap panas dan beradaptasi dengan lambat terhadap perubahan suhu lingkungan • Pastikan anak cukup minum selama latihan Agar aktivitas fizik dilakukan dengan baik, The National Association for Sport and Physical Education (NASPE) memberikan panduan sebagai berikut: • Anak usia SD harus melakukan berbagai aktivitas fisik yang sesuai dengan usia dan perkembangannya minimal selama 30-60 menit setiap hari • Aktivitas fisik lebih dari 60 menit dianjurkan sesuai dengan tumbuh kembang anak • Aktivitas fisik dibagi dalam waktu 10 menit, 15 menit atau lebih, dan merupakan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sampai tinggi yang dilakukan secara berselang seling dengan periode istirahat • Periode inaktif yang lama tidak sesuai dengan tumbuh kembang anak • Variasi aktivitas fisik untuk anak usia SD direkomendasikan dari Physical Activity Pyramid.


www.anakku.net Maret 2011,

27


r u a n g

u t a m a

Diet Obesitas Bagi Anak

Mungkin Anda tak tega ketika harus menerapkan diet pada anak. Tapi, diet bukan sembarang diet, Anda jangan mengabaikan tumbuh kembangnya

28

Maret 2011 www.anakku.net,

S

etelah menyadari bahwa anak obesitas berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit, perlu dukungan anggota keluarga dalam membantu anak obesitas ke berat badan yang proporsional, sesuai dengan grafik berat badan dan tinggi badan yang dianjurkan.

Prinsip penanganan 3 obesitas : • pengaturan diet • meningkatkan aktivitas fisik • modifikasi pola hidup


r u a n g

u t a m a Strategi dalam penurunan berat badan Menetapkan target penurunan berat badan: target awal 2,5 – 5 kg, atau dengan kecepatan 0,5-2 kg per bulan Pengaturan diet: mencantumkan jenis makanan dan jumlah kalorinya per hari dan anjuran komposisi lemak, protein, dan karbohidrat Aktivitas fisik: pertama-tama sesuaikan dengan tingkat kebugaran anak, dengan tujuan akhir 20-30 menit per hari, di luar aktivitas fisik di sekolah

iklan

Modifikasi perilaku: pemantauan mandiri, pendidikan gizi, mengendalikan rangsangan, memodifikasi kebiasaan makan, aktivitas fisik, perubahan perilaku, penghargaan dan hukuman Keterlibatan keluarga: coba catat bagaimana aktivitas keluarga sehari-hari, berapa lama anak berada di depan televisi. Orang tua harus terlibat saat konsultasi gizi, karena dalam keseharian anak lebih banyak berada dalam lingkungan keluarga.

Tidak mudah

Penanganan obesitas anak harus tetap berpegang pada derajat obesitas dan adanya penyakit penyerta, misalnya hipertensi ringan, dislipidemia, dan resistensi insulin.

The Expert Committee on Clinical Guidelines for Overweight in Adolescent Preventive Services mengelompokkan rekomendasi target berat badan berdasarkan usia, yaitu usia 2-7 tahun dan di atas usia 7 tahun.

Anak dengan kondisi over weight dan obesi tas tanpa ko mplikasi yang usianya di bawa h 7 tahun dan anak over weight tanpa komplikasi di atas usia 7 tahun dianjurkan cukup deng an mempertahankan berat ba dan. komplikasi, Anak obesi tas dengan dan anak un usia di bawah 7 tah mplikasi ko an over weight deng 7 tahun a usi s dan obesi tas di ata berat n ka run dianjurkan menu n. bada

Dalam praktiknya, mengatur pola makan anak tidaklah mudah. Mereka akan berpikir, mengapa makanan yang dulu boleh dimakan sekarang tidak lagi diperbolehkan. Atau, mengapa makanannya harus dikurangi atau dibatasi. Disarankan, orang tua melibatkan anak dalam memahami bahwa mereka harus menurunkan berat badan. Tumbuhkan motivasi anak, bahwa mereka harus memiliki berat badan ideal. Dan buatlah kesepakatan bersama buah hati Anda.

www.anakku.net Maret 2011,

29


r u a n g

u t a m a Catatan Penting

Diet ´lampu lalu lintas´ Salah satu contoh diet anak obesitas adalah program diet yang disebut dengan the traffic light diet. Seperti apakah diet seperti ini?

Green food: makanan rendah kalori,

yakni makanan yang memiliki jumlah kalori di bawah 20 kalori per porsi, dan lemak yang boleh dikonsumsi bebas

Yellow food: makanan rendah lemak

namun dengan kandungan kalori sedang yang boleh dimakan namun terbatas

Red food: makanan yang mengandung lemak dan kalori kadar tinggi agar tidak dimakan, atau hanya sekali dalam seminggu

1

tetap perhatikan kebutuhan kalori anak secara normal. Misalnya pengurangan kalori berkisar 200-500 kalori sehari dengan target penurunan berat badan 0,5 kg per minggu.

2

penurunan berat badan ditargetkan sampai mencapai kira-kira 10% di atas berat badan ideal atau cukup dipertahankan agar tidak bertambah

3 4

komposisi diet karbohidrat 50-60%; lemak 20-30%; protein 15-20%, cukup untuk tumbuh kembang normal

tetap perhatikan bentuk dan jenis makanan yang di- sukai anak, jangan paksa anak mengkonsumsi makanan yang tidak disukainya

5

sertakan makanan kaya serat dalam makanan si kecil, selain mengenyangkan, serat dapat meningkatkan pembakaran lemak. Pada anak di atas 2 tahun, dianjurkan pemberian serat dengan rumus (umur + 5) gram per hari.

6 7

perhatikan kecukupan zat besi, kalsium, dan fluor

batasi waktu menonton televisi, agar anak beraktivitas dengan lebih aktif. Hindari menyediakan makanan cemilan di depan televisi, kalaupun Anda menyajikan, pilih potongan buah-buahan segar

8 9

bila mungkin hindari makanan cepat saji atau makanan yang manis-manis

jadwalkan kegiatan olahraga bersama keluarga kecil Anda. Misalnya bersepeda bersama, jalan pagi saat weekend, berenang bersama, atau bermain bola bersama di lapangan dekat rumah

30

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

ASANEVO Juara 2- Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

kehamilan & menyusui 32 Tetap cantik saat hamil 36 Kendalikan asma saat hamil 40 Artis : Zora Vidyanata Lebih fokus & bersemangat

www.anakku.net Maret 2011,

31


r u a n g

kehamilan & menyusui

Tetap

Dr. Almitra Rindiarti

Cantik Saat Hamil Pada saat hamil, terjadi banyak perubahan baik pada bentuk maupun fungsi tubuh. Setiap ibu perlu memahami hal ini agar dapat mempersiapkan kehamilan dengan baik dan mengetahui bagaimana mengurangi efeknya dalam hidup sehari-hari.

32

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

kehamilan & menyusui

www.anakku.net Maret 2011,

33


r u a n g

kehamilan & menyusui

1

Keseimbangan tubuh

Seiring dengan membesarnya rahim, pusat gravitasi pada tubuh berubah dan ibu hamil akan lebih mudah kehilangan keseimbangan. Olahraga membantu adaptasi tubuh terhadap perubahan bentuk tubuh tersebut.

2

Perubahan wajah

Sekitar 25% ibu hamil mengalami perubahan pada kulit berupa pigmentasi akibat hormon selama kehamilan. Banyak ibu mengeluh kulit bernoda setelah melahirkan, dan paparan matahari membuatnya semakin jelas. Pencegahan terbaik untuk hal ini adalah proteksi terhadap sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15, tutupi bagian yang terpapar matahari dengan menggunakan topi atau payung, dan jaga hidrasi tubuh dengan banyak minum.

3

Perubahan payudara

Pada masa kehamilan, payudara akan mengalami perubahan berupa pergeseran jaringan lemak payudara akibat pembentukan kelenjar air susu. Setelah kehamilan dan masa menyusui, payudara tidak selalu dapat kembali ke bentuknya semula. Tidak ada cara untuk mencegahnya, namun efeknya dapat diminimalkan dengan menggunakan bra khusus ibu hamil dan menyusui, untuk menopang payudara dengan baik.

4

Perubahan perut dan pinggang

Banyak ibu setelah kehamilannya mengeluhkan hilangnya “lengkung pinggang� mereka serta munculnya stretchmarks. Stretchmarks adalah garis-garis bewarna putih yang muncul pada permukaan kulit Anda akibat peregangan yang melewati batas elastisitas dan biasanya timbul rasa gatal. Kulit manusia hanya memiliki elastisitas hingga batas tertentu dan apabila regangan kulit melewati batas tersebut maka tidak akan dapat kembali lagi. Begitu pula otot-otot pada daerah perut; beberapa kehamilan menyebabkan regangan hingga 50%. Setelah tubuh mengalami regangan yang besar saat hamil, sulit untuk mengembalikannya dalam keadaan 100% sama seperti semula. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menjaga kelembapan kulit terutama perut dan payudara atau bagian tubuh lainnya yang mongering dengan menggunakan krim pelembab atau krim khusus anti stretchmarks. Agar dapat kembali ke berat badan dan bentuk tubuh ideal mendekati sebelum hamil, maka sebaiknya selama hamil kontrol berat badan agar tetap dalam batas yang dianjurkan oleh dokter.

34

Maret 2011 www.anakku.net,

5

Perubahan paha dan bokong

Hormon saat kehamilan yaitu estrogen dan progesteron akan merangsang penambahan jaringan lemak pada tubuh ibu hamil. Simpanan lemak ini akan berkurang setelah kelahiran, terutama jika ibu menyusui karena simpanan lemak digunakan untuk ASI. Namun demikian, para ahli memperkirakan setiap kali hamil ada deposit lemak tambahan seberat 8-10 pon di tubuh ibu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengalami kenaikan berat badan lebih dari yang direkomendasikan akan lebih banyak menyimpan lemak nantinya.

6

Perubahan pada kaki, pembuluh vena, dan rambut tubuh

Seringkali ibu hamil mengeluh sepatunya tidak lagi muat. Ini disebabkan terkumpulnya cairan tubuh. Ibu hamil juga sering mengalami varises akibat peningkatan volume darah dan gangguan aliran darah terutama pada daerah


r u a n g

kehamilan & menyusui Tetap tampil cantik saat hamil? Mengapa tidak. Namun ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan:

Cat rambut

Banyak dokter merekomendasikan untuk menunggu hingga setelah trimester pertama jika ibu hamil ingin mengecat rambut terutama dengan teknik bleaching dan warna permanen. Namun demikian, belum ada bukti kuat yang menyatakan bahaya cat rambut pada pertumbuhan janin. Ahli merekomendasikan teknik pewarnaan rambut dengan hightlight lebih aman untuk ibu hamil karena cat rambut tidak mengalami kontak langsung dengan kulit kepala. Selain itu, saat hamil kulit ibu menjadi lebih sensitif. Disarankan untuk menggunakan produk pewarnaan rambut dengan pelindung kuping dan sarung tangan serta memilih produk rendah ammonia dan peroksida.

Perawatan wajah

kaki sehingga pembuluh darah vena tampak melebar. Terjadinya varises ini banyak dipengaruhi faktor keturunan. Cara pencegahan varises dan terkumpulnya cairan di kaki adalah dengan menghindari berdiri dalam waktu lama, melakukan olahraga kaki ringan, dan menaikkan kaki saat tidur, bila memungkinkan. Apabila kelainan cukup berat, ibu dapat menggunakan stoking khusus untuk menguranginya. Selain itu, sekitar 5-8% ibu hamil mengalami penambahan bulu-bulu pada tubuh akibat hormon progesteron.

7

Perubahan rambut

Pada masa kehamilan terjadi perubahan tekstur dan fase pertumbuhan rambut. Ini terjadi karena peningkatan estrogen. Helai rambut akan menebal, dan terjadi kerontokan. Selain itu dapat terjadi perubahan tekstur dari lurus menjadi bergelombang, atau sebaliknya. Rambut akan kembali pada keadaan normal setelah kehamilan usai. Oleh karena itu, cobalah mengenali rambut baru di saat hamil dan sesuaikan produk perawatan rambut dengan jenis rambut.

Agar kulit sehat, pastikan kecukupan air dengan minum 8 gelas air putih per hari. Jaga asupan makanan dan penuhi kebutuhan gizi untuk menjaga kesehatan kulit. Bersihkan wajah dua kali sehari, lakukan dengan gerakan melingkar dan keringkan dengan handuk dengan cara menepuk-nepuk wajah, bukan digosok. Jangan lupa gunakan pelembab dengan SPF pada wajah dan leher untuk melindungi terhadap sinar matahari.

Kosmetik

Gunakan make-up ringan yang ramah terhadap kulit, atau hipo-alergen karena kulit ibu hamil lebih sensitif. Biasakan melihat label kosmetik sebelum membeli. Zat-zat yang sebaiknya dihindari antara lain parabens, SLF, retinol atau petroleum. Minyak esensial pada produk kosmetik juga dapat mencetuskan masalah kulit.

Pakaian

Gunakan pakaian dari bahan katun yang dapat menyerap keringat. Hindari pakaian ketat terutama dari bahan sintetik karena dapat mengiritasi kulit. Dengan mengetahui perubahan yang terjadi, ibu hamil dapat mempersiapkan kehamilannya dengan baik, bisa tetap tampil cantik, dan menjalani kehamilan dengan menyenangkan. Hung E. http://www.articlesbase.com/womens-health-articles/how-to-stay-beautiful-whilepregnant-474151.html. 2008 American Pregnancy Association. http://www.americanpregnancy.org/pregnancyhealth/ Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Hauth JC, Rouse DJ, Spong CY. Williams obstetrics 22ed. USA: McGraw-Hill Company; 2005

www.anakku.net Maret 2011,

35


r u a n g

kehamilan & menyusui

Asma Saat Hamil B

Kendalikan

Anda memiliki gangguan asma, dan kini Anda hamil. Apa saja rambu-rambunya?

dr. Ika Fitriana

agi Anda yang telah menyadari memiliki asma dan kemudian hamil, mengendalikan asma adalah langkah terbaik agar untuk mengantisipasi terjadinya serangan asma saat hamil. Keluhan asma yang khas adalah suara napas berbunyi dan kesulitan bernapas atau dada terasa sempit yang biasanya terjadi bila ada pencetus. Serangan biasanya muncul pada dini hari karena udara yang dingin, sebagian lagi muncul dicetuskan oleh bulu binatang atau debu rumah. Keluhan bisa berupa batuk yang berdahak, kesulitan bernapas dari yang ringan hingga berat. Bila pertama kalinya Anda merasakan

36

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

kehamilan & menyusui

www.anakku.net Maret 2011,

37


r u a n g

kehamilan & menyusui hal ini dan Anda sedang hamil, segera utarakan pada dokter sehingga dapat ditegakkan diagnosis apakah benar Anda memiliki asma.

Kunci keberhasilan pengendalian asma Ada dua jenis pengobatan asma yaitu pengendali (paling sering jenis kortikosteroid inhalasi atau beta agonis kerja panjang) dan pelega (misalnya beta agonis kerja pendek). Pengendali asma adalah obat yang dipakai terus menerus untuk mencegah terjadinya serangan asma, sedangkan pelega adalah obat yang digunakan bila terjadi serangan asma. Pengendalian yang baik akan menyebabkan Anda tidak mengalami serangan asma yang dapat memengaruhi kesehatan janin. Hamil bebas serangan asma adalah dengan mengendalikannya. Sayangnya, kepatuhan mengendalikan asma bukan hal yang mudah. Suatu penelitian melaporkan wanita asma lebih sering mengurangi penggunaan kortikosteroid inhalasi saat awal kehamilan dibandingkan pada trimester kedua kehamilan, mungkin karena kebanyakan mereka takut efek obat terhadap janin. Padahal, penelitian lebih lanjut melaporkan serangan asma lebih sering terjadi pada kelompok yang mengurangi penggunaan obat pengendali asma tersebut.

Saat persalinan adalah saat yang menantang untuk ibu hamil yang mengidap asma karena seringkali persalinan mencetuskan serangan asma. Penggunaan obat-obatan asma, disertai dengan pemberian cairan dan penanggulangan nyeri dapat mencegah serangan asma. Seksio sesaria merupakan pilihan terakhir karena umumnya persalinan normal tetap dapat dilakukan dengan peng-ontrolan asma yang baik. Jadi, tetap optimis dalam menghadapi persalinan.

Rekomendasi mengendalikan asma selama kehamilan - Menurut National Asthma Education Prevention Program: lebih aman menggunakan obat-obatan asma daripada mengalami gejala dan kekambuhan asma selama kehamilan. - Ibu hamil dengan asma berat (asma persisten) perlu memonitor fungsi parunya secara teratur saat kontrol. Pemeriksaan USG dapat memantau pertumbuhan janin dan risiko lahir preterm. Pada usia kehamilan 32 minggu ke atas, USG dapat memantau aktivitas dan pertumbuhan janin, terutama dilakukan untuk ibu hamil dengan asma tidak terkontrol, asma sedang hingga berat, dan setelah mengalami serangan asma berat. - Hindari alergen dan iritan (lihat boks) - Bila Anda mengalami refluks gastroesofagus (dengan gejala rasa panas di dada terutama setelah makan akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan), yang kerap dituduh berhubungan dengan serangan asma dan sering terjadi pada

kehamilan, lakukan tindakan berikut: Tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi dibandingkan badan, makanlah dalam porsi sedikit-sedikit tapi sering, hindari makan menjelang tidur, dan hindari makanan-makanan yang bisa mencetuskan refluks seperti makanan yang asam, pedas, mengandung gas, atau yang lambat dicerna (berlemak). - Jaga kesehatan, jauh-jauhlah dari mereka yang sedang batuk pilek, karena batuk pilek pada mereka yang memiliki asma dapat mencetuskan serangan.

Menghindari alergen (zat pencetus asma) Bulu binatang: pindahkan binatang

dari dalam rumah, atau minimal hindari binatang masuk ke dalam kamar tidur dan pasanglah saringan udara yang menuju ke kamar tidur

Tungau debu rumah: Bersihkan ruangan secara teratur setiap minggu dengan lap basah, cuci selimut dan seprai satu minggu sekali dalam air panas. Dianjurkan untuk mengurangi kelembaban ruangan hingga kurang dari 50%, dan tidak menggunakan karpet di dalam kamar tidur.

Kecoa: Jaga kebersihan rumah dan gunakan pestisida untuk menghindari kecoa Jamur ruangan: Rumah yang lembab kerap berjamur, perbaiki semua kebocoran dan sumber air menggenang yang dapat menjadi tempat tumbuh subur jamur, bersihkan dinding yang berjamur, kurangi kelembaban ruangan hingga kurang dari 50 persen. Asap rokok: berhentilah merokok atau mintalah orang sekitar Anda untuk berhenti merokok atau merokok di luar rumah. Hindari pula asap yang berasal dari tempat-tempat pembakaran, dan iritan yang berasal dari pewangi, pembersih, dan cairan semprot.

Referensi: U.S. Department of health and human services. National Instituse of Health. National Heart, Lung, and Blood isntitute. Quick reference from the working group report in managing asthma during pregnancy: recommendations for pharmacologic treatment. 2004 Schatz M, Dombrowski MP. Asthma in pregnancy. N Engl J Med 2009; 360: 1862-1869

38

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

kehamilan & menyusui

www.anakku.net Maret 2011,

39


a r t i s

a n a k k u Anak ternyata bisa menjadi motivator yang kuat. Inilah yang dirasakan Zora, yang mengaku lebih bersemangat meniti karirnya setelah menjadi ibu.

P

asca melahirkan putri pertamanya Princess Callysta Azalia pada 15 Februari 2010, bintang sinetron ´Azizah´ dan ´Manohara´ ini sudah kembali ke dunia hiburan. Hampir empat bulan setelah melahirkan pemilik nama Zora Vidyanata (27 tahun) ini mulai sibuk menjaga bentuk tubuhnya. Apa pasalnya? “Setelah melahirkan berat badanku sempat naik 20 kilo, gemuk banget deh. Waktu itu beratku mencapai 73 kilo. Untungnya setelah melahirkan, karena capek sering bangun malam hari untuk memberi ASI dan menganti popok, berat tubuhku menurun drastis,” terang perempuan berambut lebat ini.

Zora Vidyanata

Selain capek jadi ibu baru, untuk mengembalikan bobotnya, artis asal Pontianak ini juga rajin mendatangi tempat olahraga dan akupuntur. Soal ini, Zora mengaku mendapat dukungan penuh dari Dono Indarto (37 tahun) sang suami. Selain itu, pekerjaan di dunia sinetron sudah menunggunya, ditambah lagi keinginan Zora untuk melebarkan sayapnya menjadi penyanyi. makanya ia pingin cepat susut bobotnya. ¨Alhamdulillah, sekarang bobotku sudah kembali ke berat normal,” tukasnya.

Lebih Fokus & Bersemangat 40

Maret 2011 www.anakku.net,


a r t i s

a n a k k u

www.anakku.net Maret 2011,

41


a r t i s

a n a k k u Meskipun sangat peduli dengan penampilan, bukan berarti Zora melupakan kewajiban memberi ASI. Wanita berambut panjang ini mengaku tetap berkomitmen memberikan ASI untuk buah hatinya. ”Memang aku hanya bisa memberi ASI ekslusif ke putriku selama 3 bulan, bukan karena pingin buru-buru langsing, tapi karena ASI-ku tak keluar banyak. Akhirnya untukmenambah kebutuhannya aku harus menambahkannya dengan susu formula.”

Hari khusus Diakui wanita kelahiran bulan Desember ini, sejak menikah dengan penulis Dono Indarto pada 22 November 2008, Zora merasa sangat bahagia apalagi setelah memiliki buah hati, hidupnya terasa komplet. Setelah memiliki momongan Zora merasa hidupnya lebih fokus dan lebih bersemangat. Meski demikian, dia tetap menjalin silaturahmi bersama teman-temannya. “Bukan berarti setelah punya anak aku tidak bisa jalan bersama teman-teman. Aku dan suami sudah berkomitmen, Senin sampai Jumat waktunya bekerja, tapi kalau Sabtu dan Minggu untuk anak, keluarga dan teman. Jadi pembagiannya, kalau Sabtu aku bersama keluarga, berarti hari minggu aku bisa bertemu teman-teman.” Walaupun kini mantan finalis Putri Indonesia 2002 ini sedang sibuk mempersiapkan single album, Zora tak pernah melupakan tugasnya sebagi seorang ibu. “Aku selalu memperhatikan perkembangan Callysta. Buatku perkembangan anak yang utama. Alhamdulillah putriku termasuk anak yang daya ingatnya bagus, misalnya diajarkan tentang bentuk, binatang, warna, setelah ditanya kembali, langsung ingat. Dia juga sudah mengerti doa mau tidur, meskipun ucapannya masih salah tapi nadanya sudah benar. Mungkin ini efek waktu hamil aku rajin mendengarkan musik klasik,” tutur Zora bangga.

Berbagi dengan suami Meninggalkan anak keluar kota mungkin bagi beberapa ibu baru terasa berat. Tapi tidak bagi ibu muda bermata indah ini. Menurut wanita penggemar olahan ikan ini ketika harus bekerja meninggalkan putrinya, ia tidak akan memikirkan buah hatinya.”Aku harus tega untuk tidak memikirkan Callysta saat di luar kota, soalnya kalo dibuat kangen malah anaknya jadi rewel. Mengapa aku gak cemas? Kan ayahnya lebih banyak kerja di rumah, jadi aman meninggalkan Callysta untuk beberapa hari.” Mekipun putrinya masih kecil, Zora sudah memikirkan tentang pendidikannya. “Aku bukan cuma ingin dia nantinya

42

Maret 2011 www.anakku.net,

jadi anak yang pintar, tapi juga pandai bersosialisasi, pandai bergaul, disenangi banyak orang. Makanya aku sedang mencari sekolah untuk putriku. Kebetulan Callysta termasuk anak yang agak takut jika bertemu banyak orang, mungkin karena terbiasa di rumah sepi dan jarang dibawa kemanamana,” terang Zora sambil mencium buah hatinya.


r u a n g

AMADESUS Juara 3 - Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

a

n

a

k

44 10 Catatan penting minggu

pertama kehidupan si kecil

47 Cermat memilih tisu basah 50 Awas! Cacingan masih menjadi ancaman

52 Widal positif belum tentu

demam tifoid

56 Gizi penting Anak Sekolah 60 Lebih dekat mengenal penyakit

tangan kakiwww.anakku.net dan mulut Maret 2011,

43


r u a n g

a

n

a

k

1. ASI, tetap terbaik Begitu usai melahirkan mintalah dokter membantu Anda dalam melakukan inisiasi dini menyusui (IMD), karena ini start yang baik agar Anda sukses memberi ASI eksklusif kepada si kecil. Pemberian ASI sedini mungkin akan meningkatkan produksi ASI, meningkatkan hubungan batin dan cinta antara ibu dan bayi.

2. Bayi kuning Kuning pada bayi (jaundice) tidak selalu berbahaya. Apabila warna kekuningan pada bayi baru muncul setelah 3 hari, ini tergolong normal. Warna kuning disebabkan tingginya kadar bilirubin (mencapai 5 mg per 100 darah). Bilirubin merupakan hasil pemecahan sel darah merah. Dalam proses yang fisiologis, warna kekuningan ini akan hilang setelah minggu kedua. Jika kuning muncul dari hari per tama atau tidak menghilang setelah 10 - 14 hari, sebaik nya periksakan ke dokter.

3. Perawatan tali pusat Tali pusat umumnya akan lepas dalam 7-14 hari. Kebersihan tali pusat perlu diperhatikan agar tidak terjadi infeksi. Pada prinsipnya, ujung tali pusat harus dijaga agar tetap kering dan bersih sampai pada akhirnya lepas dengan sendirinya. Bersihkan tali pusat setiap habis mandi dan buang air dengan menggu nakan cotton bud dengan larutan alkohol 70%.

4. Napas berbunyi Pada umumnya, saluran pernapasan manusia memiliki kemampuan pertahanan tubuh terhadap benda asing. Jika ada benda asing yang masuk, sel-sel yang terdapat dalam saluran pernapasan biasanya akan memproduksi lendir. Lendir ini bertujuan untuk menangkap benda asing supaya tidak masuk ke dalam paru-paru. Saluran pernapasan bayi ukurannya 1/5 lebih kecil dibandingkan dengan saluran pernapasan orang dewasa. Oleh karena itu, jika ada benda asing yang masuk seperti debu, napas bayi akan terdengar bunyi seperti “grok-grok�. Hal ini sebenarnya disebabkan oleh peningkatan produksi lendir dan masih sempitnya saluran pernapasan bayi. Jika bayi memiliki bakat alergi, maka napas bunyi tersebut akan lebih terdengar pada malam hari, karena saat udara dingin terjadi penyempitan saluran napas.

44

Maret 2011 www.anakku.net,

Catatan 10Penting

Minggu Pertama Kehidupan

Si Kecil

Kelahiran si buah hati adalah hadiah terindah yang pernah Anda dapatkan. Tapi jangan lupa, ada 10 PR penting dalam pengasuhannya. Apa saja?

dr. Ghaisani Fadiana


r u a n g

a

n

www.anakku.net Maret 2011,

a

k

45


r u a n g

a

n

a

k

5. Mata sering berair Jika diperhatikan, mata bayi sering berair dan belekan. Ini belum tentu infeksi mata. Ini terjadi karena saluran pembuangan air mata pada bayi belum sempurna. Akibatnya, air mata akan terkumpul pada sudut mata dan mengering. Coba lakuka pijatan lembut pada sudut mata dekat pangkal hidung untung membantu menghilangkan sumbatan. Bila cairan mata terlihat berlebihan atau berwarna kekuningan disertai mata merah, ada baiknya segera periksakan bayi ke dokter.

6. Hindari kain gurita yang terlalu ketat Kain gurita yang terlalu ketat akan menghambat gerakan perut pada pernapasan bayi. Berbeda pada orang dewasa, pernapasan pada bayi lebih dominan dilaku kan melalui perut. Selain itu, penekanan pada dinding perut akan meningkatkan kemungkinan bayi sering gumoh atau muntah saat diberi ASI.

7. Banyak tidur Pada awal kehidupannya, bayi lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Anda tak perlu khawatir. Bayi biasanya hanya akan bangun jika merasa lapar, haus, atau merasa tidak nyaman karena popoknya basah. Bayi baru lahir, tidur sekitar 16 jam per hari. Seiring dengan bertambahnya usia, waktu tidur ini akan semakin bervariasi.

8. Kolik Kolik adalah gejala nyeri pada perut yang hilang timbul. Jika mengalami kolik, bayi biasanya menangis kuat atau bahkan melengking dan sifatnya hilang timbul. Saat mengalami kolik, bayi terlihat sangat gelisah dan tidak dapat berhenti menangis walaupun orangtua sudah berusaha untuk menenangkannya. Orangtua tidak perlu panik, karena keluhan kolik ini biasa terjadi dan akan hilang dengan sendirinya.

9. Hindari posisi menelungkup Pada satu minggu kehidupan pertamanya, bayi hanya bisa tidur telentang dan belum bisa tengkurap dengan sendirinya.

Hindari menidurkan bayi baru lahir dalam kondisi telungkup karena dapat meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian mendadak atau SIDS (Suddent Infant Death Syndrome). Dianjur

kan untuk tidak menidurkan bayi dalam posisi telungkup sampai usia 5 bulan.

10. Jadwal imunisasi Imunisasi diperlukan untuk memberikan perlindungan dari berbagai penyakit. Pastikan bayi mendapat imunisasi sesuai dengan jadwalnya. Bayi yang baru lahir perlu mendapat BCG, hepatitis B, dan polio. Adapun program imunisasi pemerintah yang harus diikuti seperti imunisasi DPT dan campak, bahkan tersedia dalam bentuk vaksin kombinasi. Para orangtua dianjurkan untuk selalu mengingat jadwal imunisasi dan mengikutinya tepat waktu. Selain itu, ada imunisasi yang dianjur kan, yakni vaksin pneumokokus untuk melindungi anak dari IPD (Invasive Pneumococcal Diseases). Imunisasi ini mencegah dari penyakit berbahaya seperti meningitis, pneumonia, bakteremia, serta penyakit non- invasif seperti infeksi telinga tengah (otitis media).

Referensi: Markum AH, Ismael S, Alatas H, Akib A, Firmansyah A, Sastroasmoro S. Editor. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak. Jilid I. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1991. Sastroasmoro S. Membina tumbuh kembang bayi dan balita. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2007

46

Maret 2011 www.anakku.net,

Buku Pedoman Imunisasi di Indonesia. Jakarta: Balai Penerbit IDAI. 2008


r u a n g

a

Cermat

n

a

k

Memilih Tisu Basah

dr. Ari Muhandari Ardhie, SpKK Poli Kulit RS Harapan Kita Jakarta

Begitu banyak kemajuan teknologi yang membuat hidup kita menjadi semakin mudah. Salah satunya penemuan tisu basah, yang memudahkan kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

P

roduksi tisu basah merupakan industri yang terus berkembang. Tidak saja sekadar tisu basah dengan fungsi pembersih tetapi bahkan sudah tersedia tisu basah dengan fungsi deodoran dan tabir surya. Sayangnya tidak semua kemudahan ini aman bagi semua penggunanya. Seperti diketahui, terdapat beberapa jenis tisu basah, dengan berbagai ukuran dan bahan untuk beragam keperluan. Ada tisu basah untuk membersihkan make-up, untuk cuci tangan sebelum makan, membersihkan peralatan dan kaca, dan sebagainya. Sesuai dengan kebutuhannya, tisu basah dapat dikelompokkan dalam tisu seri perjalanan (penerbangan, restoran), seri wanita, seri make-up, seri keluarga, seri desinfektan, seri bayi, dan sebagainya.

Beda wet wipes dan wet tissue Istilah wet tissue dipakai untuk tisu basah yang biasanya bebas alkohol, sedangkan wet wipes umumnya mengandung alkohol. Itu sebabnya untuk tisu seri bayi umumnya digunakan istilah baby wipes. Bahan utama pembuatan wet wipes ialah non-woven spun lace yang berupa bahan polyester buatan yang diproses dengan mesin khusus secara mekanis, kimiawi maupun pemanasan

Amankah buat si kecil? Kini begitu banyak merek baby wipes beredar di pasaran, yang masing-masing berbeda, antara lain karena kandungan bahan tambahan yang dipakai. Misalnya ada merek yang menambahkan chamomile, alantonin, vitamin E, minyak mineral dan essensial oil, pewangi, dan sebagainya. Semua bahan tambahan terutama yang buat bayi haruslah memenuhi syarat keamanan tersendiri yang tentunya berbeda dengan produk untuk dewasa.

Meski komposisinya sudah diperuntukkan untuk bayi, kita tetap meski waspada saat menggunakannnya. Amati reaksi yang muncul setelah penggunaan, bayi pada pertama kali disentuhkan ke kulit bayi, maupun sesudahnya. Beberapa bayi mungkin memiliki bakat atopik, sehingga kulitnya lebih sensitif, dan membuat kulitnya iritasi.

Apakah si kecil atopik? Atopik adalah kecenderungan seseorang untuk bereaksi berbeda atau menyimpang,

www.anakku.net Maret 2011,

47


r u a n g

a

n

a

k

bila terkena sesuatu bahan yang bagi orang lain mungkin tidak menimbulkan masalah. Umumnya orang tersebut memiliki keluhan asma, sering bersin atau pilek di pagi hari, maupun adanya eksim atopik. Masyarakat lebih mengenal kelainan ini sebagai alergi. Kemungkinan si kecil atopik harus tetap dipikirkan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana bila terjadi iritasi? Bila terjadi iritasi, hentikan penggunaan baby wipes. Bukan berarti bahwa bayi Anda pasti alergi terhadap baby wipes tersebut, namun mungkin hanya memperparah saja. Saat buang air besar, bersihkan dengan sabun bayi (bentuk batang lebih aman daripada cair) lalu bilas dengan kapas atau waslap basah yang hangat. Keringkan dengan hati-hati (dengan menepuk-nepuk). Biarkan ‘di angin-anginkan’ sebentar dan oleskan krim bayi. Bila tidak ada perbaikan, konsultasikan dengan dokter.

Tip - Pilih tisu basah sesuai keperluan - Baca kemasan dengan cermat, tentang kandungannya, apalagi bila anggota keluarga Anda tergolong berkulit sensitif - Pilih produk untuk bayi yang memang didesain untuk usianya - Usahakan kulit si kecil bersih dan kering, bebas dari sisa urin atau kotoran bayi referensi: Siegert W. Preservation of wet tissue was to avoid microba contamination of non-wovens. http//find-articles. com/p/articles/mi_go1564/is_2004. Oktober 2004

48

Maret 2011 www.anakku.net,

Dictionary of Fabric Care Term. http://www.if.org/ consumer/dictionary.html


r u a n g

a

n

www.anakku.net Maret 2011,

a

k

49


r u a n g

a

n

a

k

Awas!

Cacingan Masih Menjadi Ancaman

dr. Ghaisani Fadiana

Cacingan sudah gak jaman? Eiit... jangan salah, cacingan merupakan salah satu penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

W

alaupun terkadang disepelekan, namun jika diabaikan akan menyebabkan dampak yang cukup besar bagi kesehatan buah hati.

Apa sih sebenarnya cacingan itu? Penyakit cacingan merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit. Cacing yang menginfeksi tubuh manusia biasanya akan berkembang biak, beredar ke beberapa organ, dan mengganggu fungsi normalnya sehingga timbul masalah kesehatan. Cacing dapat menginfeksi baik usus, jaringan, organ hati, paru, darah, bahkan pembuluh getah bening. Cacing dapat masuk melalui mulut atau pori-pori kulit. Masuknya cacing ke tubuh manusia dipengaruhi oleh faktor kebersihan dan lingkungan. Mulai dari kebiasaan mencuci tangan sampai memelihara kebersihan lingkungan rumah termasuk langkah-langkah penting dalam pencegahan penyakit ini.

50

Maret 2011 www.anakku.net,

Lalu, mengapa kita mesti waspada? Anak-anak lebih rentan terkena penyakit cacingan daripada orang dewasa seperti orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor: a. Anak-anak belum mempunyai kesadaran mengenai kesehatan dan kebersihan dirinya. Anak-anak masih tergantung pada orang tuanya mengenai kebersihan dirinya. Selain itu, kebiasaan untuk mencuci tangan masih belum terbentuk secara sempurna dan mengakar pada kesehariannya. b. Anak-anak belum mengerti konsekuensi apabila tidak memiliki perilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena belum mengetahui dan mengerti konsekuensinya, anak-anak belum mempunyai rasa tanggung jawab terhadap kesehatan dirinya masing-masing.

c. Rasa ingin tahu yang tinggi pada anak-anak. Tentu Anda mengerti dan memperhatikan bagaimana si kecil ingin mencoba makanan ini itu, dan memasukkan jari tangan, mainan, bahkan memasukkan jarijari kakinya ke dalam mulutnya. d. Anak-anak yang belum bisa membedakan makanan yang bersih dan layak dimakan. Ini dapat diperparah dengan kebiasaan jajan di luar rumah saat sekolah atau saat bepergian dengan teman-temannya. Penyakit cacing ini sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan anak secara umum. Selain itu, infeksi cacing dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa peneliti telah mendapatkan data bahwa infeksi cacingan dapat mempengaruhi kecerdasan anak di masa yang akan dating. Oleh karena itu, penyakit cacingan ini sama sekali tidak boleh disepelekan begitu saja.


r u a n g

a dilakukan di sekolah-sekolah dasar di berbagai kota di Indonesia, jumlah anak yang terinfeksi cacing ini cukup banyak. Cacing dapat masuk ke dalam tubuh anak jika tidak sengaja tertelan melalui mulut. Infeksi ringan biasanya tidak memberikan gejala klinis yang jelas atau bahkan sama sekali tanpa gejala. Pada penderita infeksi berat dan menahun terutama pada anak-anak, gejala-gejala nyata dapat terlihat seperti diare yang sering diselingi oleh disentri (diare berdarah), anemia, dan berat badan turun.

3

Apa saja jenis-jenis cacing yang dapat mendatangkan penyakit? Para ilmuwan dan pakar di bidang kesehatan telah menemukan berbagai spesies cacing dalam jumlah yang sangat banyak. Namun yang akan dipaparkan disini adalah cacing yang paling umum terjadi dan sering menyerang anak-anak.

1

Cacing gelang Nama latin dari cacing gelang adalah Ascaris lumbricoides. Penyakit yang disebabkan oleh cacing ini disebut askariasis. Tingkat kejadi askariasis di Indonesia cukup tinggi terutama pada anak-anak. Cacing biasanya masuk ke dalam tubuh karena tertelan melalui mulut. Setelah itu, biasanya akan muncul gejala-gejala gangguan usus ringan seperti mual, nafsu makan berkurang, diare, atau susah buang air besar (BAB).

2

Cacing cambuk Istilah latin dari cacing ini adalah Trichuris trichiura. Pada beberapa penelitian yang sudah cukup banyak

Cacing kremi Infeksi cacing kremi, atau yang biasa disebut Oxyuris vermicularis, sering diduga pada anak yang menunjukkan rasa gatal di sekitar anus pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh karena iritasi yang terjadi di sekitar anus. Rasa gatal ini akan menyebabkan anak akan menggaruk dan lama kelamaan akan timbul luka garuk di sekitar anus. Keadaan ini sering terjadi pada waktu malam hari hingga si kecil akan terganggu tidurnya dan kondisi menjadi lemah saat di pagi hari. Infeksi cacing kremi sebenarnya dapat sembuh sendiri. Bila tidak terjadi infeksi berulang, maka penyakit ini dapat hilang walaupun tanpa pengobatan.

n

a

k

Bagaimana agar buah hati tidak terkena infeksi cacing? Orang tua memiliki peran yang penting dalam pencegahan penyakit cacingan agar tidak terjadi pada si kecil. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan: • Biasakan si kecil untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan • Usahakan kuku-kuku jari tetap bersih dan tidak terlalu panjang. • Biasakan si kecil untuk menggunakan alas kaki saat bermain atau bepergian. Serta usahakan agar alas kaki yang dipakai tetap bersih. • Bila anak bermain di tempat kotor atau di tanah biasakan mencuci kaki dengan sabun sesegera mungkin. • Biasakan anak untuk mencuci kaki sebelum tidur. • Bila makan makanan dengan sayuran mentah usahakan dicuci bersih sebelum dikonsumsi oleh si kecil.

Apa saja gejala dan tanda jika si kecil terkena infeksi cacing? Gejala-gejala yang dapat ditemukan diantaranya: • mual • nafsu makan berkurang • diare • sulit BAB • batuk • demam • berat badan berkurang • rasa gatal pada anus Tanda-tanda yang menunjukkan kemungkinan infeksi cacing: • perut buncit • pucat • benjolan atau pembengkakan pada anggota tubuh • kelainan kulit (kemerahan pada kulit yang membentuk garis-garis yang berkelok-kelok)

Sumber: Gandahusada S, et al. Parasitologi Kedokteran. Edisi ketiga. FKUI. Nokes S. Parasitic Helminth Infection and Cognitive Function in School Children. JSTOR Biological Sciences; 1992.

www.anakku.net Maret 2011,

51


r u a n g

a

n

a

k

Demam tifoid (orang lebih sering menyebut tifus) adalah penyakit sistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Gejala penyakit ini tidak khas sehingga sering terjadi kesulitan diagnosis. Gejala khas demam tifoid antara lain demam, rasa lemas, nyeri perut, dan gangguan BAB.

Widal Positif

Belum Tentu Demam Tifoid? dr. Almitra Rindiarti

Demam tifoid menular melalui beberapa cara, terutama lewat saluran cerna:

A

pabila tidak ditangani dengan baik maka timbul komplikasi seperti gangguan kesadaran, perdarahan usus, dan bocornya usus yang akan mengarah pada kematian. Indonesia merupakan daerah endemis S. typhi yang banyak hidup di tempat dengan kebersihan yang kurang dan padat. Masuknya kuman dalam jumlah 100.000 saja sudah dapat membuat infeksi pada 50% orang sehat.

52

Maret 2011 www.anakku.net,

• Melalui makanan atau minuman yang disajikan oleh orang dengan infeksi tifoid kronik • Dari tangan ke mulut (hand-to-mouth transmission) setelah menggunakan toilet yang terkontaminasi dan tidak menjaga kebersihan tangan • Melalui air yang terkontaminasi


r u a n g

a

n

www.anakku.net Maret 2011,

a

k

53


r u a n g

a

n

a

k

Melihat cara penularannya, demam tifoid paling banyak ditemukan pada anak usia sekolah atau orang dewasa yang mengonsumsi makanan di luar rumah atau jajan sembarangan. Demam tifoid dimulai 7-14 hari setelah kuman memasuki tubuh. Demam tifoid ditandai demam dengan pola seperti anak tangga, yaitu semakin lama akan semakin meningkat, timbul terutama malam hari dan reda pada pagi hari.

Gejala demam tifoid

dapat dibedakan berdasarkan waktunya: Minggu Pertama Selain demam, pada minggu pertama muncul gejala saluran cerna seperti nyeri perut, dan pada beberapa kasus timbul kolik pada perut bagian kanan atas. Pasien juga mengeluh konstipasi atau sulit BAB. Namun, pada anak yang masih kecil dapat timbul diare. Gejala lain antara lain rasa lemas, nyeri kepala atau batuk kering.

Minggu Kedua Terjadi perkembangan gejala dari minggu pertama. Perut akan tampak membesar dan terjadi pembesaran limpa. Pola demam pun akan menetap pada rata-rata 39-40°C dan tidak naik-turun seperti minggu pertama.

Minggu Ketiga Pada minggu ini, bila pasien tidak ditangani maka akan mulai timbul komplikasi dari demam tifoid. Pasien akan tampak sakit berat dan terjadi penurunan berat badan. Perut akan semakin membesar. Beberapa pasien akan mengalami diare. Pasien dapat mengalami penurunan kesadaran. Radang pada usus dapat menyebabkan perdarahan bahkan kebocoran usus.

Melihat perjalanan penyakitnya, sangat penting agar demam tifoid cepat terdiagnosis dan diobati hingga tuntas. Jika pengobatan yang baik dimulai dini, maka perbaikan gejala akan tampak dalam dua hari dan kondisi pasien akan jauh membaik dalam 4-5 hari. Keterlambatan dalam

54

Maret 2011 www.anakku.net,

pengobatan akan meningkatkan kemungkinan komplikasi dan memperlama waktu penyembuhan. Diagnosis demam tifoid terutama ditegakkan secara klinis yaitu melalui anamnesis gejala dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Namun untuk meyakinkan diagnosis, terdapat beberapa pemeriksaan penunjang dalam diagnosis demam tifoid. Hal yang penting dicatat adalah beragamnya tingkat sensitivitas dan spesifitas dalam pemeriksaan penunjang tifoid sehingga perlu pertimbangan yang matang sebelum menentukan seseorang terkena demam tifoid. Pemeriksaan baku emas (gold-standard) dalam penyakit infeksi adalah tentu saja menemukan kuman penyebabnya, yaitu dengan kultur. Namun, pemeriksaan kultur membutuhkan waktu yang lama sehingga tidak praktis digunakan. Akhir-akhir ini terdapat pemeriksaan penunjang yang memberikan hasil yang baik dengan memeriksa antigen Salmonella typhii yaitu Tubex test. Namun pemeriksaan ini masih relatif mahal. Pemeriksaan penunjang yang paling sering dipakai dalam diagnosis demam tifoid adalah pemeriksaan Widal. Pemeriksaan Widal dilakukan dengan memeriksa antibodi terhadap antigen H dan O dari S. typhi. Namun demikian, pemeriksaan ini banyak diragukan karena tidak sensitif maupun spesifik, terutama di Indonesia yang merupakan daerah endemis demam tifoid. Pada suatu penelitian, diketahui bahwa di daerah endemis hasil Widal positif didapatkan pada hampir 50% orang sehat.


r u a n g

a Hal-hal yang harus diperhatikan

dalam membaca hasil tes widal: 1. Waktu pemeriksaan

Antibodi baru naik pada akhir minggu pertama. Titer antibodi akan semakin meningkat pada minggu kedua dan seterusnya. Tes Widal negatif bila dilakukan pada awal minggu pertama.

n

a

k

Pemeriksaan Widal merupakan pemeriksaan yang mudah dilakukan, murah, banyak tersedia. Namun demikian, interpretasi terhadap Widal harus dilakukan secara hati-hati karena pemeriksaan Widal ini tidak sensitif. Tidak semua hasil Widal positif serta-merta dinyatakan sebagai demam tifoid, dan harus tetap berpegang pada keadaan klinis pasien dan titer dasar yang berlaku di masyarakat agar tidak terjadi over-diagnosis dan pemberian antibiotik yang tidak perlu.

2. Lakukan berulang

Pemeriksaan yang dilakukan hanya satu kali lebih lemah hasilnya dibandingkan pemeriksaan berulang. Bila ditemukan peningkatan titer antara pemeriksaan pertama dan kedua, maka interpretasi Widal akan semakin kuat.

3. Titer dasar

Titer dasar Widal pada populasi harus diketahui terlebih dahulu sebelum dapat diputuskan apakah hasil Widal pada pasien signifikan untuk diagnosis demam tifoid atau tidak. Di Indonesia yang merupakan daerah endemis, titer yang dianggap signifikan adalah 1/160 atau di atasnya. Angka ini pun tidak dapat dijadikan patokan yang pasti karena masih bergantung pada usia pasien, tempat tinggal, dan riwayat demam tifoid sebelumnya.

4. Pemberian antibiotik

Pasien yang telah menerima antibiotic sebelum pemeriksaan Widal dapat menunjukkan hasil Widal yang rendah atau bahkan negative.

5. Imunisasi tifoid

Pasien yang telah mendapatkan vaksinasi terhadap Salmonella dapat memberikan hasil positif palsu. Hasil widal ini dapat dibedakan dengan infeksi tifoid dengan mengulang pemeriksaan setelah waktu satu minggu.

6. Riwayat demam tifoid sebelumnya

Pasien yang telah mengalami demam tifoid sebelumnya telah memiliki antibodi terhadap Salmonella dalam tubuh dan dapat memberikan hasil Widal positif. Cara membedakan dengan infeksi yang sebenarnya dengan melakukan pemeriksaan ulang dalam waktu satu minggu.

Referensi : Brusch JL. Typhoid fever. Diunduh dari : http://emedicine.medscape.com/article/231135-overview Rao S. Widal test. Dept of Microbiology, JJMMC, Davangere ; 2009. S Noorbakhsh1, S Rimaz, AA Rahbarimanesh, S Mamishi. Interpretation of the Widal Test in Infected Children. Iranian J Publ Health, Vol. 32, No. 1, pp.35-37 , 2003.

www.anakku.net Maret 2011,

55


r u a n g

a

n

a

k

Gizi Penting dr. Ghaisani Fadiana

Anak Sekolah Anak-anak sekolah di Indonesia masih kekurangan gizi. Tiga puluh persen anak Indonesia usia sekolah, tingkat pertumbuhannya masih ada di bawah standar baku. Penelitian Dr. dr. Saptawati Bardosono, Sp.GK, menunjukkan 94,5% dari ratusan anak dari lima SD di DKI Jakarta mengonsumsi makanan dengan kalori di bawah standar.

S

ebagai orangtua, tentu kita harus memperhatikan nutrisi dan gizi makanan anak agar ia tumbuh dan berkembang optimal. Namun demikian, terkadang perhatian kita terhadap kebutuhan gizi mereka terabaikan begitu anak kita menginjak usia sekolah. Padahal, pertumbuhan dan perkembangan anak tidak berhenti di usia 5 tahun.

56

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

a

n

www.anakku.net Maret 2011,

a

k

57


r u a n g

a

n

a

k

Mengapa anak usia

sekolah harus mendapatkan makanan dengan gizi

seimbang dan nutrisi yang mencukupi?

• Usia sekolah merupakan salah satu puncak dari masa pertumbuhan

Usia 7-13 tahun merupakan masa pertumbuhan paling pesat kedua setelah masa balita. Kondisi kesehatan yang optimal pada masa ini akan menghasilkan pertum buhan yang optimal pula. Asupan gizi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan fisik dan mentalnya. Makanan yang kaya akan nutrisi sangat mempengaruhi tumbuh kembang otak dan organ-organ lain yang dibutuhkan anak untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal,

• Aktivitas tinggi

Semakin aktif tubuh, maka semakin besar pula energi dan nutrisi yang diperlukan. Anak usia sekolah merupakan usia yang senang bermain dan menghabiskan waktunya untuk belajar mengekplorasi lingkungan sekitar.

• Proses belajar yang dominan di usia sekolah

Pada anak usia sekolah, sebagian besar waktu dihabiskan untuk belajar. Tidak hanya di sekolah, namun juga kegiatan ekstrakurikuler. Belum lagi tambahan les ini itu. Semua proses belajar tersebut membutuhkan kerja otak yang optimal. Fungsi kecerdasan dan tingkat konsentrasi jelas tergantung dengan pola makan dan asupan gizi pada anak.

58

Maret 2011 www.anakku.net,

Pada anak usia sekolah, sebagian besar waktu dihabiskan untuk belajar. Tidak hanya di sekolah, namun juga kegiatan ekstrakurikuler. Belum lagi tambahan les ini itu. Semua proses belajar tersebut membutuhkan kerja otak yang optimal. Fungsi kecerdasan dan tingkat konsen-trasi jelas tergantung dengan pola makan dan asupan gizi pada anak.

Pola makan yang dianjurkan Pada usia 7-9 tahun, anak mulai dapat menentukan makanan mana yang disukainya. Banyak anak cenderung suka jajanan yang hanya mengandung karbohidrat dan garam, yang membuat cepat kenyang dan dapat mengganggu nafsu makan anak. Oleh karena itu, perlu pengawasan dari orang tua supaya tidak salah memilih makanan karena pengaruh lingkungan. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah pentingnya sarapan pagi supaya proses belajar di sekolah menjadi optimal. Anak usia 7-9 tahun membutuhkan energi sebesar 1.600-1.800 kilo kalori (Kkal) dan membutuhkan protein sebesar 45 gram setiap harinya. Pada anak

usia 10-12 tahun, kebutuhan nutrisinya sudah harus dibagi berdasarkan jenis kelaminnya. Anak laki-laki usia 10-12 tahun membutuhkan energi sebesar 2000 Kkal, sedangkan anak perempuan 1900 Kkal. Anak laki-laki memiliki lebih banyak aktivitias fisik sehingga memerlukan energi yang lebih banyak dibandingkan anak perempuan. Selain itu, anak perempuan sudah mulai memasuki masa haid sehingga memerlukan lebih banyak protein dan zat besi dari usia sebelumnya. Menurut dr. Samuel Oetoro Sp.GK, selain karbohidrat, lemak, dan protein, vitamin juga diperlukan untuk asupan gizi yang optimal. Semua komponen tersebut sangat penting perannya dalam pembentukan otot, tulang, sel-sel, dan mekanime kerja otak. Biasakan anak minum susu. Susu mengandung kalsium dan protein yang penting untuk proses pembentukan tulang dan otot, serta pertumbuhan otak untuk meningkatkan fungsi kecerdasan otak.

Bagaimana jika tidak terpenuhi? Anak akan terlihat tidak bergairah dan terlihat lesu. Selain itu, anak dapat


r u a n g

a

n

a

k

menjadi kurang gesit dalam bergaul dan kurang tanggap terhadap lingkungan. Jika kurangnya kebutuhan dan asupan gizi anak terjadi secara signifikan, maka dapat menyebabkan anak tertinggal dalam pelajaran. Pendidikan orangtua dalam men disiplinkan anaknya mengenai makanan dan pentingnya gizi yang cukup akan menentukan perilaku serta pola makannya di usia dewasa kelak. Anak yang cenderung pemilih (picky eater) cenderung hanya mau makan dengan menu yang sama setiap hari. Sedangkan anak yang memiliki pola makan berulang, tidak terjadwal dan tingkat aktivitas yang rendah akan mengundang obesitas. Oleh karenanya orangtua berperan penting dalam mengarahkan pola makan yang sehat dan baik. Orangtua bisa saja melakukan pendidikan mengenai gizi tersebut dengan cara mengenalkan berbagai macam jenis makanan dan variasi menu makanan, membawakan bekal ke sekolah ataupun mengontrol pola makan anak dengan mengajak makan bersama dengan keluarga.

Referensi: lah, Ir. Gizi Anak Seko s Suyatno, M.Ke n Anak Perilaku Maka idodo Sekolah, dr. W .A Judar wanto, Sp

www.anakku.net Maret 2011,

59


r u a n g

a

n

a

k

Lebih Dekat Mengenal Penyakit Tangan Kaki dan Mulut Dr. Alan R. Tumbelaka, SpA(K) Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM Jakarta

Nadine cemas, pasalnya di telapak tangan Aldo putranya terdapat lepuhan merah yang jumlahnya lebih dari tiga. Badan Aldo pun teraba agak demam. Cacar air, campak, atau...? Oo..ternyata Aldo terserang flu Singapura alias hand foot and mouth diseases.

P

enyakit tangan, kaki dan mulut (hand foot and mouth disease/ HFMD) adalah suatu penyakit yang disebabkan virus dengan gambaran eksantema maupun enantema yang pada anak umumnya disebabkan oleh suatu strain virus coxsackie serotip A16.

Mewabah Kejadian penyakit ini mula-mula dilaporkan di suatu wilayah Toronto, Kanada pada tahun 1957. Penyakit ini kemudian dikenal secara luas di seluruh dunia, dan terjadi baik secara sporadis pada anak-anak, ataupun suatu kelompok masyarakat tertentu, dan sering meledak sebagai kejadian luar biasa di tempat penitipan anak atau sekolah dasar maupun taman kanak-kanak. Kelompok tersering yang diserang adalah anak usia 1-4 tahun diikuti oleh kelompok usia 5-14 tahun, namun juga dapat ditemukan pada dewasa muda dan bayi. Jarang sekali ditemukan kasus bayi baru lahir atau di atas usia 65 tahun. Penyakit HFMD pernah mewabah di Toronto (1957), California (1969), Bulgaria (1975), Hungaria (1978), Malaysia (1997) dan Taiwan (1998). Di negara empat musim, penyakit ini terjadi pada musim panas, sedangkan di negara tropis umumnya terjadi sepanjang tahun. Diduga pengaruh musim ini terjadi sehubungan dengan ketersediaan air sebagai tempat hidup virus di luar tubuh manusia.

60

Maret 2011 www.anakku.net,

Perjalanan virus Replikasi entererovirus dimulai di saluran napas, atau saluran gastrointestinal, dan saat virus mulai masuk dalam aliran darah, virus tersebut mulai menyerang organ-organ tubuh dan jaringan tertentu yang berakibat timbulnya gejala penyakit.

Gejala yang timbul amat bervariasi:

sariawan di dalam mulut, lepuhan di telapak kaki, tungkai, lengan, sedikit di wajah

sakit leher

mual/muntah

diare

pusing

demam

Berdasarkan analisa pada kasus yangmeninggal, dari 78 kasus meninggal di Taiwan, 65 (83%) meninggal akibat perdarahan pada paru, yang terbanyak anak usia di bawah 3 tahun, yang mening-gal dalam 1-2 hari pertama di rumah sakit. Sebagian besar dari kasus yang meninggal disebabkan oleh enterovirus 71. si:

Referen

ns. In: infectio n polio) Book: Report rus (no Enterovi , ed.2000 Red us Diseases. g L.K. fectio Picker in mmit tee on In , IL Amer ican o ge of the C Elk Grove Villa 000:236-38 :2 . 25th ed y of Pediatrics Academ n mulut kaki da it tangan ku pegangan Bu . Penyak . o ia ry us ta ar ta: an Su pada m l. Yogyak rsitas (PTKM) ra profesiona an Unive untuk pa ltas Kedokter . 02 Faku ada, 20 Medika Gajah M

Penyakit ini amat bervariasi, bisa hanya ringan (tidak perlu dirawat) atau bersifat berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit. Tergolong berat bila disertai insomnia, ketegangan perut, muntah berulang, fotofobia, halusinasi, mengantuk terus, sesak napas, lemah, dll.

Pengobatan pada umumnya bersifat suportif saja, karena tidak ada pengobatan yang bersifat khusus untuk penyakit HFMD. Untuk mencegah terjadinya penularan, disarankan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan penderita, khususnya anak. Penyakit dapat sembuh sendiri dalam 7 hari.


r u a n g

M.ABYAN Juara Harapan 1 - Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

keluarga

62 68 70 72 76 78

Konsultasi Hepatitis B, “ The Silent Killer� Pertolongan Diare di Rumah Kenali Fakta Demam Berdarah Menu: Kreatif Mengulik Strawberry Tingkatkan Kecerdasan Motorik Halus Anak

www.anakku.net Maret 2010,

61


r u a n g

konsultasi Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Fax. : (021) 4786 4954, E-mail : redaksi@anakku.net

Dr. dr. Tjin Wiguna, SpKJ Konsultan Kesehatan Jiwa Anak

DR. Tjhin, Anak saya duduk di kelas 2 SMP, nilai rapornya selalu naik turun. Terus terang saya amat khawatir Dok. Yang terakhir malah rapor bayangannya (ulangan harian, ulangan tengah semester, dan nilai harian) kebakaran. Ada 4 pelajaran sa­ ngat drop. Padahal Dok, nilai-nilainya sewaktu di kelas 1 SMP bagus semua, bahkan masuk tiga besar. Apa yang sebaiknya dilakukan Dok? Saya sudah coba mendekati secara personal, tapi menurutnya tidak ada apaapa. Hanya sempat terucap dia tidak suka dengan gurunya (matematika dan bahasa indonesia). Apakah itu penyebab­ nya? Atau ada masalah kesulitan belajar? Bagaimana menge­ tahuinya? Belinda Jakarta Barat

Nilai Sekolah Drop!

Dear Ibu Belinda, membaca penuturan Ibu saya ber­ asumsi bahwa ada ‘sesuatu ’ yang terjadi dalam satu semes­ ter terakhir ini yang membuat anak Ibu mengalami kesulitan belajar sehingga berdampak pada penurunan drastis dari prestasi akademiknya.

Kesulitan belajar merupakan kondisi yang terjadi pada saat pencapaian prestasi akademik anak tidak sesuai dengan tingkat intelektualnya. Berbagai faktor dikaitkan dengan kondisi tersebut, sebagai contoh kondisi fisik anak, kondisi mental, atau kondisi lingkungan yang tidak mendukung proses belajar anak. Ke tiga faktor ini seringkali saling terkait dan jarang berdiri sendiri sebagai penyebab terjadinya ke­ sulitan belajar pada anak. Kondisi fisik merupakan hal yang penting untuk dicermati, misalnya bagaimana sistem panca inderanya (misal apakah ia mampu melihat jauh dengan baik?), bagaimana kondisi fisik lainnya. Kondisi mental merupakan hal lain yang perlu men­ jadi perhatian selanjutnya yaitu bagaimana kemampuan konsentrasi anak, apakah terdapat kecemasan, depresi, atau tekanan tertentu dalam diri anak Ibu sehingga ia mengalami

62

Maret 2011 www.anakku.net,

kesulitan untuk mempertahankan perhatiannya selama belajar di dalam kelas maupun di rumah. Hal lain yang berkaitan dengan kondisi mental anak adalah adanya me­ kanisme penyesuaian diri anak yang tidak optimal sehingga anak mengalami kesulitan adaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Kondisi ke tiga adalah kondisi lingkungan yang sering­ kali menjadi sumber utama kesulitan belajar pada anak yang terjadi secara tiba-tiba. Adanya konflik antara anak dengan lingkungannya seringkali terjadi di masa remaja, misalnya konflik antara anak dengan lingkungan keluarga ataupun konflik antara anak dengan lingkungan sekolah. Konflik anak dengan lingkungan sekolah dapat meliputi adanya ‘bully’ di sekolah ataupun ketidak mampuan anak beradaptasi dengan sistem pembelajaran di sekolah. Semua faktor di atas perlu dipertimbangkan dalam kaitan dengan terjadinya penurunan prestasi belajar pada seorang anak. Saran saya adalah konsultasikan anak Ibu dengan profesio­ nal kesehatan sehingga masalah ini segera teratasi dan tidak berkelanjutan sehingga prestasi anak Ibu segera kembali baik. Terima kasih.


r u a n g

konsultasi Drg. Wina E. Darwis, MDSc Konsultan Kesehatan Gigi

Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Fax. : (021) 4786 4954, E-mail : redaksi@anakku.net

Dokter yth, Gigi si kecil saya (usia 7 tahun) anak bertumpuktumpuk. Sementara kondisi gigi secara umum baik (tidak ada karies/lubang). Apakah kondisi ini perlu dikoreksi Dok? Jika ya, apakah akan mengorbankan gigi lainnya (dicabut misalnya)? Mohon saran Doketr. Terima kasih. Juanita Jakarta Barat

Gigi Bertumpuk

Perlu Koreksi?

Dear Ibu Juanita, Tidak ada perawatan gigi bertumpuk saat gigi anak belum permanen. Biasanya dokter gigi dapat melihat bahwa ruangan untuk gigi tetapnya kurang dan selan足 jutnya dilakukan observasi dan pencatatan bagaimana peertumbuhan rahangnya, Pastikan Anda ikut menjaga kebersihan dan kesehatan gigi susu anak. Gigi susu yang dicabut sebelum waktunya tanggal, entah karena karies atau infeksi akan menyebabkan makin berkurangnya ruangan untuk gigi tetapnya sehingga meningkatkan potensi gigi tetapnya tumbuh bertumpuk-tumpuk.

Di masa pergantian menjadi gigi tetap, Ibu tak perlu terlalu kuatir bila gigi anak agak bertumpuk. Pada bebera足pa kasus gigi anak yang awalnya bertum足 puk dapat berkurang dengan sendirinya karena proses pertumbuhan.

Pada beberapa kasus gigi bertumpuk, ada baiknya menunggu sampai seluruh gigi tetap anak sudah muncul (biasanya pada usia 12-14 tahun). Pada umur tersebut anak umumnya sudah memeperhatikan dirinya dan termotivasi untuk memperbaiki penampil足 annya, sehingga lebih kooperatif dan bertanggung jawab dalam memelihara kebersihan gigi dan alat ortodonsinya.

www.anakku.net Maret 2010,

63


r u a n g

konsultasi Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Fax. : (021) 4786 4954, E-mail : redaksi@anakku.net

Dr. Hardiono D. Pusponegoro, SpA(K) Konsultan Kesehatan Anak

Dear Dr. Yoni, Dok, anak saya yang masih berusia 3 bulan belakangan ini kok sering pilek ya Dok. Apakah si kecil saya alergi udara pagi atau dingin? Tapi mengapa baru muncul setelah usianya 3 bulan ya Dok? Mohon saran. Maysarah GH Jakarta Selatan

Pilek Pertanda Alergi? bu May, Apakah ibu masih memberinya ASI? Jika ya, saya menduga dia alergi susu sapi. Coba ibu hindari makanan/ minum足an produk susu sapi, kacang, makanan laut, dan telur. Gejala alergi bisa bermacam-macam, bisa diare, muntah, kolik, bintik kemerahan yang gatal, pilek, napas berbunyi, atau asma. Salah satu penyebabnya, terutama alergi pada usia bayi adalah makanan seperti susu sapi, telur, kacang tanah, kedelai dan makanan laut. Para ahli saat ini menganjurkan untuk mencegah alergi sedini mungkin karena belum ada obat yang dapat menghilangkan alergi. Alergi yang dibiarkan juga bisa berkembang lebih berat misalnya alergi makanan pada bayi bisa menyebabkan alergi saluran napas di kemudian

64

Maret 2011 www.anakku.net,

hari. Pencegahan terbaik adalah menghindari makanan penyebab alergi. ASI selain memberikan perlindungan terhadap infeksi pada bayi dari infeksi dan alergi, di sisi lain ternyata dapat menyalurkan alergen (penyebab alergi) yang bisa menim足 bulkan gejala pada bayi yang berisiko alergi, misalnya susu sapi, telur, dan kacang. Namun bukan berarti ibu tidak bisa memberikan ASI. American Academy of Pediatric (AAP) tetap merekomendasikan ASI eksklusif sebagai pencegah alergi. Bagi ibu yang memiliki anak berisiko alergi, disarankan untuk melakukan diet eliminasi yakni dengan menghindari makanan yang bersifat mencetuskan alergi, seperti saya sebutkan di atas.


r u a n g

konsultasi DR. Dr.Arryono Hendarto, SpA(K) Konsultan Kesehatan Anak

Masalah anak menolak makan sudah bukan hal yang baru lagi. Seringkali ini membuat ibu kuatir, bagaimana mencukupi kebutuhan si kecil. Sudah cukupkah gizinya?

Dokter Yth, Dok, putra saya usianya belum genap 2 tahun, memiliki masalah dalam soal makan. Dulu waktu dia pertama kali mendapat­ kan makanan padat pertamanya (usia 5,5 bulan), dia sangat koperatif dalam hal makan. Sekarang ini Dok, dia hampir selalu menolak makan. Dia hanya suka makan­an yang itu-itu sja, misalnya ayam kremes, kerupuk, dan makanan bercitarasa gurih lainnya. Yang paling membuat saya kuatir adalah dia tidak suka sayur, kecuali diblender (dan dibuat krim sup). Buah pun dia hanya suka jeruk peras. Mohon saran. Terima kasih. Ny. Indary, Bandung

Maunya Hanya yang Itu-Itu Saja

Ibu, Anda tidak sendirian. Banyak ibu lain yang mengeluh­ kan soal perilaku anaknya yang menolak atau susah makan. Kebanyakan anak tak benar-benar susah makan, mereka hanya memakan apa yang mereka inginkan. Tugas orang tua adalah menyediakan pilihan makanan yang menyehatkan, dan tugas si kecil adalah memilih mana yang dia sukai dan seberapa banyak yang dia inginkan.

l jangan

Mungkin perlu juga diingatkan, bahwa kebanyakan orang tua—terutama ibu-- merasa anaknya makan terlalu sedikit. Patut dipahami bahwa lambung mereka belum bisa menam­ pung terlalu banyak. Jadi, prinsip sedikit tetapi sering paling tepat untuk mengatasi anak yang susah makan.

l biarkan

Langkah yang bisa Ibu coba, misalnya: l menyediakan makanan dalam porsi kecil dan tawarkan be­ berapa variasi makanan agar anak bisa memilih dan makan sendiri. Anak Ibu yang berusia 2 tahun semestinya sudah bisa makan sendiri. Biarkan dia leluasa dengan memegang sendoknya sendiri.

l hindari

mengancam, atau menakut-nakuti anak bila mereka tak mau makan, karena ini hanya akan membuatnya mela­ wan. Coba perhatikan dengan baik, kapan si kecil kelihatan mood nya untuk makan. Selain itu, ciptakan suasana yang menyenangkan, tanpa paksaan tanpa suara keras. bosan menciptakan makanan/menu baru buat si kecil. Di sinilah kreativitas Anda diperlukan. Jika si kecil suka makanan bercitarasa gurih, sisipkan sayur pada makanan tersebut, agar kebutuhan si kecil akan vitamin dan serat tercukupi. si kecil ngemil. Pilih cemilan yang bergizi, misalnya saja puding jagung, cake buah, kroket sayur keju, dan sebagainya.

l sebaiknya

tentukan waktu makan secara tetap. Dengan demikian jam biologis anak akan meng­ikutinya. Dan Ibu menjadi tahu, kapan mereka kelihatan lapar dan siap makan.

Suatu saat Ibu pasti berhasil!

Jangan pernah menyerah untuk terus berusaha memberikan­­makanan bergizi kepada si kecil yang memiliki perilaku makan­kurang baik. Selama ibu masih berusaha, berikan ia yang bergizi lengkap dan seimbang setiap hari agar pertumbuh­annya optimal. www.anakku.net Maret 2010,

65


r u a n g

konsultasi Konsultasikan masalah Anda pada pakar kami. Kirimkan pertanyaan Anda ke Redaksi Anakku : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Fax. : (021) 4786 4954, E-mail : redaksi@anakku.net

dr. Med. Damar Prasmusinto, Sp. OG(K) Konsultan obstetri & ginekologi

Dear Dr. Damar, Dok, kehamilan saya sekarang masuk 17 minggu. Alhamdulillah semua baik-baik saja. Yang agak meng­ ganggu adalah varises di kaki saya (betis) yang semakin nyata kelihatan. Apalagi kaki saya tergolong kurus Dok, jadi tonjolan alur varises nya semakin kelihatan. Apakah varises ini akan semakin membesar seiring bertambah­ nya usia kehamilan saya Dok? Bagaimana mengatasi­ nya? Apakah nanti ketika saya telah melahirkan, varises ini mengecil? Mohon penjelasan Dok. Terima kasih. Juwita S.Y. Bogor

Varises Selama Kehamilan Dear Ibu Juwita di Bogor, Timbulnya varises di kaki memang sering membuat masalah. Walaupun mungkin keadaan ini tidak sampai mempengaruhi kehamilan tetapi tetap saja dapat menimbulkan keluhan secara fisik dan psikis. Varises pembuluh darah vena umum­nya dapat mudah diketahui den­ gan gambarannya yang berkelok-kelok di permukaan betis. Namun varises ini sebenarnya juga dapat muncul di tem­ pat lain, seperti pada kehamilan dapat juga terjadi di daerah bibir kemaluan dan vagina. Penyebab varises ini belum jelas be­ nar, namun diduga multifaktor, seperti peningkatan tekanan di dalam pembu­ luh darah karena terlalu lama berdiri, peningkatan tekanan di rongga perut yang terjadi pada kehamilan, tumor perut, atau obesitas, atau terjadi trom­ bosis di pembuluh darah. Gangguan aliran darah balik pada pembuluh darah tampaknya merupakan proses terben­

66

Maret 2011 www.anakku.net,

tuknya varises. Sebagian besar terjadi karena hilangnya elastisitas dinding pembuluh dan kegagalan katup-katup pembuluh darah untuk saling menutup. Pada kehamilan hal ini diduga disebab­ kan pengaruh hormon kehamilan yaitu estrogen dan progesteron. Gejala varises pembuluh darah ini bervariasi. Ada yang tidak merasakan apa-apa, tetapi ada juga yang menge­ lukan nyeri, perasaan terbakar, atau gatal. Keluhan umum bisa berupa nyeri kaki, kelelahan kaki (pegal), atau beng­ kak. Gejala-gejala ini umumnya mem­ berat pada sore hari. khususnya setelah berdiri seharian dan akan berkurang bila pasien duduk dan meninggikan kaki­nya. Tidak ada hubungan antara berat ringannya penampakan varises dengan berat ringannya keluhan. Pada orang hamil varises paling se­r ing muncul pada trimester II. Lebih se­r ing ditemukan pada kehamilan per­ tama dan hampir setengahnya meliputi kedua kaki. Terapi dari varises ini dapat secara konservatif. terapi laser, injeksi

skleroterapi, intervensi ke dalam pem­ buluh darah, operasi, atau kombinasi. Terapi untuk varises ini lebih banyak karena fakor permintaan pasien, de­ ngan memperhatikan gejala, biaya yang mungkin diperlukan, atau komplikasi yang dapat terjadi. Tindakan operasi biasanya dilakukan bila ada keluhan nyeri yang hebat, kelelahan kaki, edema berat, perdarahan, atau timbul luka. Khusus untuk terapi konservatif dilakukan dengan menghindari berdiri terlalu lama, meninggikan kaki yang varises, olahraga, mengontrol berat badan, atau menggunakan stocking khusus. Apakah varises akan hilang setelah kehamilan? Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Pada mereka yang secara genetik sudah mempunyai bakat tersebut biasanya varises akan tetap ada. Yang dapat dilakukan adalah menghindari faktor-faktor yang dapat memperberatnya. Demikian penjelasan saya mudahmudahan bermanfaat.


www.anakku.net Maret 2010,

67


r u a n g

keluarga

dr. Ika Fitriana

Hepatitis B,

´the silent killer´ Pernahkah terpikir

mengapa kita harus vaksinasi hepatitis B? Hepatitis B merupakan penyakit yang diam-diam menyerang tetapi dampaknya dirasakan bertahun tahun hingga 20 tahun kemudian.

68

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

keluarga

V

aksin hepatitis B dibuat dari bagian virus hepatitis B yang sudah mati namun mampu menimbulkan kekebalan seumur hidup. Jadi, bila si kecil Anda disuntik vaksin ini, akan terlindung bila suatu saat virus hepatitis B menyerang. Virus hepatitis B menular lewat cairan tubuh seperti air ludah, cairan sperma, dan darah yang bersentuhan dengan kulit yang luka atau selaput lendir, begitu juga kontak erat dengan pengidap hepatitis B (hidup sangat berdekatan) atau dari ibu ke anak saat persalinan. Penularannya tentu tak semudah virus flu yang menular lewat udara, tetapi lebih mudah tingkat penularannya dibanding virus darah lain seperti hepatitis C ataupun HIV. Salah satunya karena virus hepatitis B “awet” hidup di dunia luar dengan menumpang ´kendaraannya´ (darah) sampai 7 hari setelah keluar dari tubuh orang yang terinfeksi. Diam-diam virus menyerang Tidak seperti virus batuk pilek yang gejalanya mudah dilihat, virus hepatitis B yang menyerang sel hati ini sangat ber­ variasi gejalanya, mulai dari tanpa ge­ jala sama sekali, sekadar mual muntah, sampai kulit menjadi kuning. Bertahuntahun secara diam diam virus ini tinggal di sel hati tanpa disadari sampai suatu saat sel hati mengalami kerusakan luas dan barulah muncul gejala-gejala. Untungnya tubuh memiliki mekanisme perlawanan yang membuat tak semua dari kita lantas terinfeksi hepatitis B.

l

l

l

Sekitar 80% orang dewasa yang pernah terinfeksi virus hepatitis B tak menyadari mereka pernah terkena, kecuali saat pemeriksaan medical check up yang memerlihat­ kan ada antibodi terhadap virus ini, tetapi virusnya sendiri sudah tak terdeteksi. Sekitar 20% sisanya mengalami hepatitis B kronik yang kelak dapat menjadi sirosis hati, yaitu kondisi kerusakan hati yang tak dapat disembuhkan lagi. Sayangnya, bila virus menyerang

l

seorang anak yang tidak diimunisasi, sebagian besar dari mereka tak mampu melawan virus ini hingga mereka cenderung menjadi hepatitis B kronik dan sirosis hati saat usia mereka dewasa atau bahkan sebe­ lum dewasa. Sebagian kecil dari pengidap hepa­ titis B kronik juga bisa mengidap kanker hati di kemudian hari.

Yuk, vaksinasi hepatitis B Karena efek jangka panjangnya dan cukup tingginya angka kejadian hepatitis B di Indonesia, vaksin hepatitis B menjadi salah satu program imunisasi dasar yang wajib diberikan. Selain bayi baru lahir, mereka yang berisiko tinggi perlu mendapatkan vaksin ini: a semua anak usia < 19 tahun yang belum divaksinasi sebelumnya a mereka yang memiliki pasangan dengan antigen hepatitis B positif (HBsAg) a orang yang aktif secara seksual dan memiliki lebih dari satu pasangan a orang yang sedang berobat untuk penyakit infeksi menular a pengguna obat suntik a menggunakan alat-alat yang sama dan tinggal serumah dengan orang yang positif HbsAg a petugas kesehatan yang berisiko terpapar darah atau airan tubuh yang terkontaminasi darah a mereka yang memiliki penyakit gin­ jal yang mengharuskan cuci darah a mereka dengan penyakit liver kronis

Vaksinasi hepatitis B Vaksin ini cukup disuntikkan tiga kali dan memiliki dampak perlindungan jangka panjang terhadap infeksi hepa­ titis B yang gawat ataupun hepatitis B kronis. Bahkan setelah antibodi tak terdeteksi dalam darah pun, imunitas selular (daya tahan tubuh melalui sel darah putih) masih tetap cukup untuk melawan the silent killer ini. Bayi baru lahir biasanya dijadwalkan mendapat vaksinasi hepatitis B setelah lahir sebelum meninggalkan rumah sakit. Pemberian dini ini sebagai jaring pengaman untuk mencegah penularan perinatal bila status hepatitis ibu tak diketahui. Bila ibu jelas terinfeksi hepati­ tis B, anak mendapat ‘bonus’ tambahan yaitu imunoglobulin (HBIG) yang harus diberikan dalam 12 jam untuk mencegah penularan. Vaksinasi hepatitis B ini juga dapat diberikan selama kehamilan atau pada saat menyusui, juga untuk orang orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah seperti mereka yang memiliki HIV atau menjalani cuci darah. Mereka memer­ lukan uji serologik untuk memastikan apakan memang vaksin ini bekerja dengan baik atau tidak. Selain untuk pencegahan primer, vaksin hepatitis B diberikan untuk mereka yang sudah pernah terinfeksi dalam 24 jam pertama setelah terpapar virus, efektivitasnya akan meningkat bila ditambahkan HBIG. Namun pada mereka yang telah terbukti memiliki HbsAg dalam darah (terinfeksi hepatitis B dan telah memiliki antibodi terhadap hepatitis B secara alami, vaksin ini sudah tak efektif lagi.

Referensi Centers for Disease Control and Prevention. 2010

www.anakku.net Maret 2010,

69


r u a n g

keluarga

Pe rtolongan Diare

di Rumah Setyowati & Amalia Widyaninggar Pusat Informasi Obat (PIO) Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Salah satu penyebab diare adalah kurangnya kebersihan. Kuman penyebab diare banyak berada di lingkungan kotor. Karena itu jagalah kebersihan makanan, lingkungan, dan kebersihan pribadi agar kita dan anak kita terhindar dari diare. Biasakan anak untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah keluar rumah, dan setelah buang air.

P

enyebab diare lain yang sering ditemui adalah iritasi saluran cerna dan alergi makanan atau obat-obatan. Bayi lebih rentan terhadap alergi ma­ kanan, misalnya terhadap laktosa pada susu formula. Jika bayi diare setelah minum susu formula, perlu diperiksa apakah bayi kita tidak tahan (intoleran) terhadap laktosa sehingga susu formu­ lanya perlu diganti dengan susu bebas laktosa.

disertai muntah dan demam. Selanjut­ nya dapat terjadi dehidrasi (kekurangan cairan), gejalanya bayi/anak telihat mengantuk, atau bahkan tidak sadar; matanya cekung; tidak bisa minum atau minum sangat sedikit; dan jika dicubit, kembalinya kulit ke keadaan normal sangat pelan (lebih dari dua detik). Pada keadaan yang parah seperti ini, penderita harus segera mendapatkan infus.

Kenali gejala

Bagaimana mengatasi diare di rumah?

Adanya racun dari kuman memicu gangguan penyerapan air dan nutrisi ke dalam tubuh. Akibatnya terjadi buang air besar berkali-kali dan tinja yang dikeluarkan berbentuk cair. Diare dapat

70

Maret 2011 www.anakku.net,

Diare biasa yang disebabkan virus merupakan self limiting disease, yaitu penyakit yang dapat sembuh sendiri jika daya tahan tubuh penderita baik. Diare

yang disebabkan oleh bakteri ditandai oleh adanya darah atau lendir dalam tinja. Untuk kasus seperti ini, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk menda­ patkan penanganan yang tepat. Penanganan pertama pada diare adalah memberikan cairan untuk meng­ganti cairan yang hilang, misalnya dengan memberikan oralit. Oralit bisa dibuat sendiri, caranya dengan melarut­ kan satu sendok teh garam dapur dan satu sendok teh gula pasir dalam satu liter (sekitar lima gelas) air matang. Bisa juga dengan memberi makanan-ma­ kanan yang berkuah seperti sop atau sayur bening. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) pada bayi yang masih minum ASI


r u a n g

keluarga

juga perlu ditingkatkan untuk memasti足 kan anak mendapat nutrisi yang cukup untuk mengganti nutrisi yang terbuang. Makanan sebaiknya diberikan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, dengan bentuk yang mudah dicerna. Hindari makanan yang asam dan terlalu manis karena dapat meningkatkan keparahan diare. Mulai tahun 2004, UNICEF mereko足 mendasikan pemberian suplemen Zinc untuk penderita diare karena suplemen ini terbukti dapat mengurangi keparah足 an dan lamanya diare. Zinc sebaiknya diberikan selama 10-14 hari walaupun diarenya sudah sembuh. Suplemen Zinc ini dapat dibeli di apotek. Untuk anak di bawah dua tahun, penggunaan obat harus di bawah pengawasan dokter atau farmasis karena perkembangan tubuh anak di

bawah usia dua tahun belum sempurna sehingga mereka lebih peka terhadap efek samping obat. Untuk anak di atas dua tahun, obat-obatan yang dapat dikonsumsi lebih beragam, walaupun tetap harus berhati-hati.

Attalpugit, kaolin, atau pektin ditu足 jukan untuk menyerap racun di saluran cerna, dipakai untuk mengobati diare yang belum diketahui penyebabnya.

Regerensi: Bet z C.L., Sowden L.A., 2002. Buku Saku Kepera watan Pediatik, Jakarta, EGC Wiku Adisasmito, 2007, Fak tor Risiko Diare pada Bayi dan Balita di Indonesia: Sys tematic Review Penelitian Akademik Bidang Kesehatan Masyarakat, Depo k, Depar temen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Fakulta s Kesehatan Masyarakat Unive rsitas Indonesia

Untuk anak-anak dapat diberikan obat diare berupa suspensi, yaitu obat cair seperti sirup tapi harus dikocok dulu sebelum diminumkan. Ada pula obat diare yang mengandung bahan-bahan alami, bahkan telah menjadi obat herbal terstandar (OHT). Pilihan untuk obat alami sebaiknya dipilih yang mengandung ekstrak daun jambu biji dan ekstrak kunyit yang efektif mengatasi diare. Asal diminum sesuai aturan, obat herbal tersebut aman dikonsumsi dan efektif menyembuhkan diare.

Kusnindar atmosu kar to, 1996, Peran sumber air minum dan kakus saniter dalam pem berantasan diare di Indonesia, Cerm in Dunia Kedokteran No. 109 , 1996 39, 39-41

ENTROSTOP

www.anakku.net Maret 2010,

71


r u a n g

keluarga

Dr. Ika Fitriana

Dr. Ika Fitriana

Kenali Fakta

Demam Berdarah Tiap tahunnya Indonesia tak hanya â&#x20AC;&#x2DC;kebanjiranâ&#x20AC;&#x2122; air hujan tetapi juga wabah demam berdarah. Ketahui fakta yang benar tentang demam bedarah.

72

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

keluarga

www.anakku.net Maret 2010,

73


r u a n g

keluarga

S

etelah nyamuk pembawa virus de­ mam berdarah menggigit kita, maka langsung timbul reaksi demam.

Fakta: Nyamuk Aedes aegypti betina membawa virus setelah sebelumnya menggigit orang yang kena demam berdarah. Setelah virus “mengeram” di tubuh nyamuk sekitar 8-10 hari, nyamuk tersebut sudah dapat menularkannya pada orang lain. Bahkan, nyamuk ini dapat pula “menurunkan” virus demam berdarah ke jentik-jentiknya. Di dalam tubuh kita, virus akan berkembang biak, berkeliaran dalam darah selama 2-7 hari ditandai dengan munculnya de­ mam. Bila si sakit digigit nyamuk belang hitam putih tersebut, virus masuk ke dalam nyamuk, dan akan ditularkan ke orang lain lagi. Demikian seterusnya

74

Maret 2011 www.anakku.net,

Vaksin bagi demam berdarah tengah diteliti Fakta: Badan kesehatan dunia (WHO) sudah mencoba mencari vaksin demam berdarah tetapi ternyata cukup sulit. Pasalnya, ada empat jenis virus penyebab demam berdarah, dan vaksinasi untuk satu atau dua jenis virus saja malah meningkatkan beratnya pe­ nyakit. Sehingga, sampai saat ini masih dicari vaksinasi untuk seluruh jenis virus. Satu-satunya langkah mencegah demam berdarah adalah dengan memutus rantai penularan, termasuk mengenyahkan nyamuk pembawa virus yang sudah digalakkan pemerintah dengan slogan 3M. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cara ini memang dapat mengurangi kembang biak nyamuk terutama tingkat larva. Tetapi tetap tak mempengaruhi penularan penyakit demam berdarah di masa-masa mendatang.


r u a n g

keluarga Semakin dini diketahui gejalanya, semakin baik penanganannya Fakta: Kenali secara dini gejala demam berdarah. Ini sangat membantu mengatasi penyakit dan juga mencegah penularan kepada orang lain. Bila Anda atau keluarga mengalami demam tinggi tanpa sebab jelas, trombosit kurang 100.000/μl, dan/atau hematokrit me­ ningkat lebih atau sama dengan 40%, curigai kemungkinan DB. Gejala awal biasanya tidak khas, seperti nyeri kepala, nyeri tulang/otot/ sendi, atau nyeri pada bola mata. Gejala ini biasanya dikeluhkan baik pen­ derita anak maupun dewasa. Demam adalah gejala awal utama yang paling khas pada infeksi virus dengue, demam­ nya tinggi dan mendadak, kadang di­sertai menggigil, berlangsung selama

3 hari, biasanya tidak respons terhadap pemberian obat penurun panas, suhu kemudian menurun pada hari ke 4-5, selanjutnya naik kembali pada hari ke-6. Keadaan ini memperlihatkan dua puncak demam.

Tidak ada obat bagi demam berdarah Fakta: Seperti penyakit virus lainnya, DB merupakan penyakit yang akan sembuh sendiri. Yang dapat dilakukan adalah memberikan obat penurun panas dan cairan dalam jumlah cukup sampai dilewatinya masa kritis. Tidak ada obat yang dapat mematikan virus dengue. Masa kritis biasanya pada hari ke4-6. Bila terjadi penurunan demam di­ sertai pulihnya kondisi, artinya memang benar sembuh. Sebaliknya, bila demam

turun namun kondisi tubuh lemah, lesu dan kaki serta tangan teraba dingin, hati-hati, ini pertanda terjadinya syok. Usahakan untuk tetap memberi minum pada anak. Syok akan menyebabkan anak kekurangan oksigen dan dapat memicu terjadinya perdarahan. Inilah fase yang sangat berbahaya.

Referensi: World Health Organization Media Centre. Dengue and dengue hemorrhagic fever. April 2002 Centers for Disease Control and Prevention. Dengue Fever. 20

www.anakku.net Maret 2010,

75


r u a n g

m e n u

Kreatif Mengulik Buah strawberry ternyata tidak hanya bisa dijadikan minuman atau sebagai hiasan puding. Buah yang memiliki kadar vitamin C yang cukup tinggi ini dapat juga dimasukkan ke dalam nasi goreng ataupun pendamping daging. Rasanya yang segar membuat masakan menjadi lebih nikmat. Ingin menikmati sajian serba strawberry? Anda bisa mampir ke Cafe Strawberry. Cafe yang diciptakan khusus bagi keluarga ini, tak hanya menyajikan menu serba strawberry, tapi juga menyediakan aneka games.

Bahan : l 200

gr nasi gr fillet ayam l 25 buah bawang putih l 5 ml minyak goreng l 25 gr daun bawang l 2 buah sosis l 25 gr mentega l 5 gr cabe kering l 1 btr telur l kerupuk warna-warni l 50

Bumbu Nasi Goreng

untuk 50 gr l 6 bh cabe merah, haluskan l 5 btr bawang merah cincang l 5 siung bawang putih, cingcang l 1 bh kemiri, haluskan l 5 bh ebi, haluskan l Walang sangit l Gula pasir secukupnya l 1/2 sdt merica bubuk l Semua bahan di blender hingga halus

Nasi Goreng Strawberry Cara membuat : l l l

Saus Nasi Goreng Strawberr y l l

76

6 bh strawberry, haluskan dengan blender 6 bh blueberry, haluskan dengan blender

Maret 2011 www.anakku.net,

l l

Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih, dan merah hingga harum Masukkan ayam filet dan telur ayam. Aduk hingga matang. Lalu masukan nasi, bumbu nasi goreng serta saus nasi goreng aduk rata Berikan bumbu penyendap sedikit. Masak hingga matang. Terakhir beri mentega Masukkan nasi goreng ke dalam cetakkan bentuk hati atau sesuai selera, letakkan dipiring saji, siap disajikan nasi goreng dengan pelengkap kerupuk dan acar.


r u a n g

m e n u

Strawberry Beef Skewer Bahan : l l l l l l l l l l l

125 gr beef tenderloin 25 gr paprika hijau (potong kotak) 25 gr paprika merah (potong kotak) 50 gr bawang bombay (potong kotak) 50 gr nanas (potong kotak ) 5 buah strawberry 100 gr french fries 50 gr onion ring 50 gr caslow vegetable salmo 5 cc thousand island 50 gr saus BBQ

Cara membuat :

Resep : Cafe Strawberry (Jl.Gandaria 1 No.75,Kebayoran Baru. Jakarta Selatan. Telp (021) 7222051) Fotografer : Budhy Ashary Naskah & Penata Saji : Andesi

l

Tusuk daging tenderloin dengan tusuk sate, lalu masukkan bawang bombay, paprika, nanas dan strawberry. Tusuk secara selang seling.

l

Beri bumbu lada hitam dan garam, setelah itu bakar atau di grill sampai matang.

l

Setelah matang angkat lalu matang lalu angkat. Lalu tusuk tempat yang disediakan.

l

Goreng bawang bombay yang telah di lumuri tepung, setelah itu goreng kentang hingga matang, siap disajikan.

www.anakku.net Maret 2010,

77


r u a n g

keluarga

Tingkatkan Kecerdasan

Motorik Halus Anak Handayani Andri Anakku Check My Child (CMC) Kayuputih, Jakarta Timur

Perkembangan motorik halus penting bagi masa depan anak. Orang tua bisa mengoptimalkannya sejak dini. Caranya?

H

“Holeee... bica!¨ teriak Tegar (2,5 tahun) girang setelah berhasil menyusun balok warna warni. Keberhasilan Tegar memang bukan sesuatu yang luar biasa. Tapi, ini merupakan bagian dari pen­ capaian perkembangan motorik halus yang sangat penting. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan seorang anak melaku­ kan kegiatan yang berkaitan dengan pengendalian gerak dan kemampuan memusatkan perhatian. Semakin muda usia anak, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk berkonsentrasi pada kegiatan yang berkaitan dengan ke­ mampuan motorik halus.

Setiap anak beda pencapaiannya Kecerdasan motorik halus anak berbeda-beda. Dalam hal kekuatan maupun ketepatannya. Ada anak usia 4 tahun yang mahir berenang. Ada pula anak yang genap 6 tahun belum dapat makan dengan rapih. Anak perempuan cederung lebih dini dalam kecerdasan motorik halus, terutama soal kecekat­ annya. Sedangkan anak laki-laki lebih unggul dalam melangkah, melempar, menangkap bola, dan menaiki atau menuruni tangga. Sementara anak

78

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

keluarga

www.anakku.net Maret 2010,

79


r u a n g

keluarga perempuan menunjukkan kemampuan yang lebih baik saat berjingkat-jingkat, meloncat, dan berlari cepat.

2 th

Menurut Mollie and Russell Smart, perbedaan ini juga dipengaruhi oleh pembawaan anak dan stimulai yang didapatkannya. Lingkungan (orang tua) mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam kecerdasan motorik halus anak. Lingkungan dapat meningkatkan ataupun menurunkan taraf kecerdasan anak, terutama pada masa-masa per­ tama kehidupannya. Setiap anak mampu mencapai ta­ hap perkembangan motorik halus yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat. Di setiap fase, anak membutuh­ kan rangsangan untuk mengembang­ kan kemampuan mental dan motorik halusnya. Semakin banyak yang dilihat dan didengar anak, semakin banyak yang ingin diketahuinya. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. Tetapi bukan berarti anda boleh memaksa si kecil. Tekanan, persaingan, penghargaan, hukuman, atau rasa ta­ kut dapat mengganggu usaha dilakukan si kecil.

Pencapaian kemampuan Pencapaian kemampuan motorik halus (adaftif) anak akan tampak pada usia 2-5 tahun. Berikut tahapan kemam­ puan sesuai usia yang dapat dimiliki oleh seorang anak:

runinya. Ia pun mulai menjadi teman ayahnya bermain, karena kemampuan­ nya menendang bola besar sudah mulai terbentuk.

Usia 3 tahun Mampu membuat garis lurus, menyusun 9 buah balok. Memasukkan sendok berisi makanan ke mulut tanpa banyak yang tumpah. Di usia ini anda dapat mulai mengajarinya menulis. Sebab, diantara usia 3,5-4,5 tahun, pengendalian otot-otot tangan dan jari-jari yang diperlukan untuk menulis simbol-simbol lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan koordinasi organorgan bicara yang dibutuhkan untuk perkembangan bahasanya.

3 th

Usia 4 tahun Bisa menggunting garis lurus dengan baik. Dapat menggambar dan mencoret-coret huruf meski dalam bentuk kasar. Mampu mengenakan bajunya sendiri.

Usia 5 tahun

4 th

Mampu melipat kertas menjadi bentuk segitiga. Dapat secara tepat menggambar bentuk kotak, huruf, dan angka. Dalam permainan ia sudah bisa menangkap bola kecil dan melem­ parkannya kembali dengan lebih baik. Bahkan ia sudah bisa berjalan meniti garis lurus.

Usia 2 tahun Mencontoh bentuk-bentuk yang melingkar. Mampu menyusun dan mem­ bangun tugu yang terdiri dari 7 buah balok. Memasukkan sendok kosong ke dalam mulut dengan benar. Sebagian anak mampu membuka satu per satu halaman bukunya. Memegangi gelas dengan satu tangan. Bahkan ada anak yang dapat menggunting dan melipat kertas sambil bercakap-cakap. Dalam penguasaan anggota gerak tubuhnya yang lain, ia sudah mampu memanjat anak tangga sekaligus menu­

80

Maret 2011 www.anakku.net,

5 th Referensi Mollie S. Smart and Russell C. Smart, Children Develop­ ment and Relationships. Collier MacMillan International Edition. 2002 Joan Beck. Meningkatkan Kecerdasan Anak. Pustaka Delaprasta. 2006


r u a n g

keluarga

r u a n g

ALYSSA Juara Harapan 2 - Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

sekolah 82 Apa yang Dilakukan Fisioterapis Anak? 84 Science&Play: Yuk...Buat Susu Kedelai Sendiri

www.anakku.net Maret 2010,

81


s e k i l a s

Yesi Etika Sari Saputri, Amd.FT Anakku Check My Child (CMC)

Apa yang Dilakukan

Fisioterapis Anak? Masalah apa saja yang dapat dibantu oleh fisioterapis anak?

D

efinisi fisioterapi secara umum adalah ilmu yang mempelajari upaya-upaya manusia dalam mencapai derajat kesehatan yang dibutuhkan melalui penanggulangan masalah gerak fungsional individu. Adapun pengertian fisioterapi anak adalah salah satu tim kesehatan yang menangani adanya keterlambatan, gangguan dan kelainan pada alat dan fungsi gerak pada anakanak dari lahir sampai remaja. Tidak mudah untuk dapat menjadi fisioterapis anak, ketika seseorang ingin profesional mempelajari fisioterapi anak maka ia harus mempelajari dan paham betul akan perkembangan anak secara holistik, sesuai dengan usia anak. Pe­ layanan interdisiplin membantu fisiotera­ pis untuk menangani kasus, pelayanan ini menitikberatkan pada komunikasi dan ikatan kerja yang erat antara sesama disiplin ilmu yang lain, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, antara lain okupasi terapi, terapi wicara, dokter ahli, ortopedik, psikolog, pedagogi dan perawat. Multi disiplin ilmu ini bersamasama dalam menyelesaikan suatu kasus dan berperan dalam menyusun program bersama. Adapun sudut pandang Fisioterapi pada perkembangan anak dari lima as­ pek yaitu, motorik kasar, motorik halus, pengamatan, bicara dan sosialisasi. Ke­ lima aspek tersebut yang dapat dilihat secara holistik/menyeluruh, misalnya:

82

Maret 2011 www.anakku.net,

Saat tengkurap dan di depannya diletakkan mainan anak harus sudah mampu menumpu dengan kedua lengan dengan siku yang menekuk (motorik kasar). Anak sudah mampu bermain-main de­ ngan kedua tangannya (motorik halus) jika diberikan mainan, anak memperhatikan mainannya (pengamat­ an) sesekali bermain bibir sambil mengeluar­kan air liurnya (bicara), ketika digendong dan diajak bicara oleh ibu, anak mampu tersenyum pada ibu (bersosiali­ sasi).

anak usia

4 bulan

Mampu duduk sendiri menggenggam mainan dengan seluruh permukaan tang­an (motorik halus) kemudian mengambil posisi ongkong-ongkong sambil bertahan sebentar ketika mengambil suatu mainan (motorik kasar), ketika mainannya terjatuh dari atas meja ke bawah, anak sudah mampu memperhatikan mainan yang terjatuh (pengamatan). Anak mampu mengeluar­ kan suara bubbling “ma..,ma..,da..da..,ta..ta..” (bicara). Saat main ciluk ba, anak sudah mampu merespon dengan tersenyum atau tertawa (bersosialisasi).

anak usia

8 bulan

Mampu berdiri sendiri dan berjalan sambil berpe­ gangan tangan (motorik kasar). Mampu mengambil benda kecil dengan ujung ibu jari dan jari telunjuk (motorik halus). ketika anak bermain mobil-mobilan atau boneka-bonekaan, anak sudah mampu menun­ juk roda atau mata boneka tersebut (pengamatan). Anak sudah mampu mengucapkan atau lebih dan tahu artinya (bicara). ketika ibu meminta mainannya, anak sudah mampu memberikan mainan pada ibu atau bapak (bersosialisasi).

anak usia

12 bulan


s e k i l a s

Berlari tanpa anak usia terjatuh (motorik kasar). menyu­ sun­tiga balok mainan (motorik halus). Anak sudah mampu memasangkan gelas dengan tutupnya (pengamatan). Anak sudah mampu di ajak bicara dengan mengucapkan sepuluh kata atau lebih dan tahu artinya (bicara). Anak sudah mampu menyebutkan namanya (berso­ sialisasi).

18 bulan

Bermain dengan melompat satu kaki kearah depan (motorik kasar). Berikan contoh tanda + dan - �, maka anak mampu menirunya (motorik halus). Ketika menggambar, anak mampu menggambar orang (pengamatan). Ibu mendengarkan anak bercerita, anak mampu bercerita dan bermakna contohnya, “harimau itu besar” (bicara). Ketika ibu memperhatikan anak bermain dengan temannya, anak sudah mampu mengikuti urutan permainan (bersosialisasi).

anak usia

60 bulan

Bermain melompati garis ke depan (motorik kasar). Saat anak mau minum, ia mampu memutar tutup botolnya (motorik halus). Anak sudah mampu menye­ butkan 6 anggota tubuhnya (pengamatan). Ketika ibu bertanya, anak sudah mampu menjawabnya dengan kalimat yang terdiri dari dua suku kata (bicara). Anak sudah mampu meniru kegiatan orang dewasa, seperti mencuci baju (bersosialisasi).

anak usia

24 bulan

Turun tangga dengan kaki bergantian, tanpa berpegangan dan dipegangi oleh ibu (motorik kasar). Saat diberikan pulpen dan kertas, anak sudah mampu me­ niru garis tegak, garis datar dan lingkaran (motorik halus). Ketika melihat warna, anak sudah mampu menyebutkan tiga warna (pengamat­ an). Saat dibacakan cerita, anak sudah mampu ber­ tanya dengan kata apa, siapa, di mana (bicara). Ketika ada teman yang ingin bermain, anak sudah mampu bermain dengan teman (bersosialisasi).

anak usia

36 bulan

Bermain lompat satu kaki di tempat (motorik kasar). Ketika anak diberikan pensil dan ker­ tas, anak mampu memegang pensil dengan ujung jari (motorik halus). Jika ada tiga mainan di depan anak, anak sudah mampu menghi­ tung tiga mainan dengan cara menunjuknya (pengamatan). Ketika bermain-main dan berbicara, anak sudah mampu menggunakan kalimat lengkap dengan lebih dari dua kata (bicara). Anak mmapu bermain dengan teman dengan mengikuti satu permainan (bersosialisasi).

anak usia

48 bulan

Peran fisioterapis anak bukan hanya sekadar pada motorik kasarnya saja, namun juga memperhatikan keempat aspek di atas. Fisioterapis juga berperan pada kualitas pola gerak anak, bukan hanya sekadar pada tahapan anak bisa berjalan saja. Contoh kasus yang dapat ditangani fisioterapis antara lain gangguan susunan saraf pusat, keter­ lambatan atau gangguan neuromusku­ lar, kelainan dan gangguan orthopedik, kelainan metabolisme, gangguan belajar dan perilaku. Referensi : 1.Samba, Gde, “Fisioterapi Konseptual” 2007, Bandung : Yayasan Fisioterapi. 2.Yayasan Suryakanti,“Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita”,Februari 2003 : Bandung.

www.anakku.net Maret 2010,

83


play

YUK... BUAT SUSU KEDELAI SENDIRI Dibandingkan dengan susu sapi yang bisa meningkatkan kolesterol, susu kedelai justru menurunkan kolesterol. Selain itu, susu kedelai juga kaya akan isoflavon. Dalam satu gelas susu kedelai terdapat lebih kurang 20 mg isoflavon, yaitu sumber antioksidan potensial.

Agar mendapatkan manfaat optimal, yuk kita membuat sendiri susu kedelai

Isoflavon bermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mengurangi gejala menopause, mencegah osteoporosis, dan mengurangi risiko kanker. Untuk kecantikan kulit, antioksidan dalam isoflavon menjaga kehalusan dan kemulusan kulit.

1. Merendam Bersihkan biji kedelai dan rendam dalam air selama 10-16 jam. Anda bisa menguliti biji kedelai dan membilasnya dengan air. Menguliti biji kedelai ini bakal membuat proses ekstrasi susu kedelai jadi lebih efisien. 2. Memanaskan Pemanasan ini boleh tidak dilakukan. Pemanasan ini hanya untuk menghilangkan bau langu yang ada di biji kedelai. Proses pemanasan bisa dilakukan dengan memasukkan biji kedelai yang sudah direndam ke dalam microwave selama dua menit. 3. Menggiling biji kedelai Giling biji kedelai yang sudah direndam dengan satu liter air dalam mesin blender. Saring menggunakan kain untuk memisahkan ampas dengan sari susu kedelai.

84

Maret 2011 www.anakku.net,

4. Merebus susu kedelai

5. Memberi rasa (opsional)

Panaskan susu kedelai sampai titik didih dan teruskan merebusnya selama 5-10 menit. Tunggu sampai dingin dan susu kedelai siap diminum. Susu ini bisa disimpan dalam lemari es sampai tiga hari.

Susu kedelai bisa diminum apa adanya, tapi bisa juga ditambahkan gula sebagai perasa. Dengan susu kedelai, Anda juga dapat membuat smoothies buah yang sangat sehat karena mengandung kedelai dan buah-buahan segar.


r u a n g ALFIAN Juara Harapan 3 - Kategori A Lomba Foto Ceria Anakku - Sanofi Pasteur

p a j a n g 86 90 92

95

Fashion Belanja Yuk! Ekspresi: Lihat deh Cantik dan Ganteng khan... Perforasi: Amandel Tidak Selalu Harus Operasi?

www.anakku.net Maret 2010,

85


r u a n g

fashion

G

aun cantik pas dikenakan puteri kecil Anda. Ber足aneka warna soft dan model yang unik berbahan tutu yang tengah in sangat disuka oleh gadis kecil.

D

ress liris dengan bahan tutu putih cocok dikenakan saat ke pesta ulang tahun

for

86

Pretty Girls

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

fashion

T

erusan warna khaki dengan aksen pita besar pada bagian pinggang membuat penampilan si cilik pants, semakin Cargo rupawan cocok untuk segala suasana. Celana nyaman ini akan tampil lebih keren dengan kaus warna kelabu bergambar planet

www.anakku.net Maret 2010,

87


r u a n g

fashion

B

ahan tutu biru anti kusut, nyaman dike足 nakan

88

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

fashion

S

etelan pink membuat puteri Anda tampak lebih ceria

Model : Vasyia Wellekens

Busana & Sepatu koleksi : Gingersnaps (Plaza Indonesia) Naskah & Pengarah gaya : Andesi Fotografer : Fahrizal www.anakku.net Maret 2010,

89


r u a n g

belanja yuk!

S

aat beraktifitas di luar rumah buah hati Anda tentu ingin tampil aksi. Berikan mereka aksesoris yang membuat mereka semakin bergaya. Topi, bando atau pun rok tutu yang sedang trend pas dijadikan pilihan. Rp. 245.000,Rp. 225.000,-

Rp. 250.000,-

Rp. 250.000,-

Rp. 225.000,-

Rp. 95.000,-

90

Maret 2011 www.anakku.net,


r u a n g

belanja yuk!

Rp. 255.000,Rp. 165.000,-

Rp. 125.000,Rp. 245.000,-

Rp. 175.000,-

Rp. 345.000,-

Koleksi: Colettee (Plaza Indonesia) Naskah & Pengarah gaya: Andesi Fotografer: Fahrizal

Rp. 425.000,-

www.anakku.net Maret 2010,

91


Arai

Keyla

Rania Federicaso

Diana Sahira

Faatih Ramadhan 92

Maret 2011 www.anakku.net,

Ines


www.anakku.net Maret 2010,

93


Saya ingin menjadi pelanggan Majalah Anakku Saya telah mentransfer uang ke Bank BCA cabang Kelapa Gading Mal A/C No. 6320180404 a.n. PT ANAK CERDAS INDONESIA. Bukti transfer dan formulir berlangganan dikirim atau difaks ke alamat redaksi : Jl. Kayu Putih Selatan No. 74, Jakarta Timur Telp. : (021) 4786 34334 (hunting), Fax : (021) 4786 4954

FORM BERLANGGANAN Nama Lengkap

:

Tahun Lahir

:

Alamat

: Kota :

Propinsi

:

Telepon / Fax

:

No. Hp

:

Kode Pos : Email :

Harga per eksemplar Rp. 22.000,Mulai Berlangganan : Bulan

Tahun 12 edisi Rp. Rp. 210.000,-

24 edisi Rp. 360.000,-

Alamat Agency Majalah ANAKKU

Luar JABODETABEK tambah ongkos kirim

JADEBOTABEK Redaksi Anakku Jl. Kayu Putih Selatan No. 74 Telp. 021 - 4786 4954 ADE AGENCY 021-530 8751 HERMES AGENCY 021-8778 2767 LILY AGENCY 021-71111125

YOGYAKARTA QUINT AGENCY Jl. Babadan no. 3A Gedongkuning Telp. 0274 - 556765

TANJUNG PINANG & BATAM PUSTAKA JOHN Jl. Anggrek no. 6, Tanjung Pinang Telp. 0771 -22815

SAIHATA AGENCY Jl. Bima Sakti. no. 14 Telp. 0774-7002735

AULIA AGENCY Komp. Jodoh Center Blok A No. 18, Batam Telp. 0778 454519

BOGOR

SOLO / JAWA TENGAH SENDANG MULYO AGENCY Jl. Pasar Besar Wetan no. 8 Solo Telp. 0271 - 633751

SRIWIJAYA AGENCY Jl. Kapten Cek Syeh no. 250 Telp. 0711 - 320679, 318143

YOGI AGENCY Komp. Jaya Tunggal Batutulis no. 4 Telp. 0812 806 3003

BANDUNG GUNA RAYA AGENCY Ruko Cikawao Permai Kav. B12B Telp. 022 - 4232 513

TEGAL NEWS AGENCY Jl. Panggung baru. no.20A Telp. 0283 - 342122

SEMARANG SEKAR AGENCY Jl. Kanalsari Barat B No. 25 Rejosari 1 Telp. 0815 7515 7874

GO PUBLIC AGENCY Jl. Kembang Kuning no. 91 Telp. 0856 300 3862

CORSICA AGENCY Jl. Sumatera no. 46 Denpasar Telp. 0361 - 226358

94

Maret 2011 www.anakku.net,

BALI

SURYA AGENCY Jl. Riau No. 86 Tepl. 061 - 4568757

TEGAL

SURABAYA

MEDAN

PALEMBANG

SUMATERA BARAT ANGGUN AGENCY Jl. Parupuk Limo no. 167 B Padang Telp. 0751 - 7056821 NADIRA AGENCY Jl. Pelita Raya Blok M No. 19 Telp. 0761 - 64863

RIAU

MAKASSAR Ibu FENNY Jl. Veteran utara. 24 G Telp. 0411 - 5221238 / 081354826685


www.anakku.net Maret 2010,

Kumpulan Tip Artikel di halaman ini bisa Anda gunting dan koleksi sebagai panduan saat keluarga membutuhkan.

Amandel atau radang akut tonsil dapat disebabkan oleh kuman Strep足 tokokus B hemolitikus grup A, Pneu足 mokokus, Streptokokus viridan dan Streptokokus piogenes.

harus operasi?

tidak selalu

harus operasi?

tidak selalu

Amandel

Amandel

Kumpulan Tip Artikel di halaman ini bisa Anda gunting dan koleksi sebagai panduan saat keluarga membutuhkan.

95


H

emofilus influenzae merupakan pe­ nyebab amandel akut. Masuknya bakteri pada tonsil akan menimbulkan reaksi radang berupa keluarnya sel-sel darah putih seh­ ingga terbentuk kotoran (nanah). Nanah merupakan kumpulan leukosit, bakteri yang mati, dan lapisan kulit yang terlepas.

Gejala: h nyeri tenggorok h nyeri saat menelan h demam tinggi h lesu h nyeri sendi h tidak nafsu makan h nyeri di telinga Pada anak sering menimbulkan komplikasi infeksi telinga bagian tengah (otitis media akut) Jika diteropong, maka tampak tonsil yang membesar dengan permukaan yang tida rata, dengan kumpulan nanah. Penderita amandel biasanya

Kumpulan Tip Artikel di halaman ini bisa Anda gunting dan koleksi sebagai panduan saat keluarga membutuhkan.

merasa ada yang mengganjal di tenggorok, rasa kering di tenggoro­ kan dan napas berbau tak sedap.

Pengobatan Ditujukan kepada kebersihan mulut dengan berkumur atau obat hisap. Pada amandel yang bersifat

kronis dapat menimbulkan komp­ likasi ke daerah sekitarnya berupa radang hidung (rhinitis), sinusitis, ra­ dang telinga tengah (otitis media).

Jadi amandel seperti apa yang harus dioperasi?

Y terjadi infeksi yang berulang Y dicurigai ada keganasan (kedua tonsil tidak sama besar) Y sering teradi sumbatan jalan napas Y henti napas saat tidur (sleep apnea) Y gangguan menelan dan berbicara Y gangguan jantung dan paru Y terjadi infeksi telinga tengah secara berulang Y infeksi hidung (pilek dan sinusitis) Y nyeri tenggorok disertai napas bau

Kumpulan Tip Artikel di halaman ini bisa Anda gunting dan koleksi sebagai panduan saat keluarga membutuhkan.

Amandel tidak selalu harus di­ operasi bila telah ditangani dengan baik, yaitu dengan obat-obatan yang memadai.

Maret 2011 www.anakku.net,

96


D Ha iskon d Me Ko iah L nar an ik ns gs ul u ta ng si Do kt er

Anak & Anda ingin menjadi model?? Kirimkan foto Anak & Anda dalam bentuk CD ke Redaksi Majalah Anakku

Saatnya Anda berlangganan

Majalah

Layaknya memiliki Dokter yang siap selama

24 jam

Pesan sekarang juga ...

Telp. (021) 4786 3434 Fax. (021) 4786 4954

Dapatkan Paket Discount dan Bermacam Hadiah Menarik

12 Edisi 24 Edisi

Rp. 360.000,-

Rp. 210.000,Cash Back

Rp. 50.000,Untuk Pake

t

Berlanggana n 24 Edisi



Edisi Maret 201