Page 1

AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

1


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

CALL FOR PAPER An1mage Jurnal Studi Kultural

Kamu dosen dan atau peneliti kritis diberbagai bidang sains terapan. Call for paper dengan tema: inovasi baru untuk sains sosial dan sains eksakta, pemikiran kritis, menguak mitos, mencerahkan pemikiran, teknik dan teknologi baru? Kamu punya artikel yang mampu memberikan perlawanan dan pencerahan dari dominasi, hegemoni, mitos, dan pemarginalan terstruktur dari suatu konstruksi oleh seseorang dan atau oleh sekelompok orang di berbagai disiplin ilmu yang menindas yang terjadi di swasta maupun di pemerintahan? Kirim artikel penelitianmu sebelum 25 November 2017 ke: an1mage@an1mage.org atau kirim secara online di: http://an1magejournals.an1mage.net/index.php/AJSK/

www.an1mage.org

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

2


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

AN1MAGINE

DAFTAR ISI JOHANNES GUTENBERG: ..................... 5 GAZING: ................................................... 8 JAWIR - IMAND IND .............................. 11 KOMODO: .............................................. 22 YUK MENGGAMBAR: ............................ 36 WAYAN GERUDUG ............................... 51 PRAMBANAN: Akhir Zaman .................. 53 NOMADIC TRAVELER: .......................... 71 INDONESIAN CONTEMPORARY ART AND DESAIN 2017 .................................73 TARGADS EDU FAIR 2017 ................... 79 BUKU BARU BULAN INI ........................ 82 ELEMEN & PRINSIP ANIMASI: ............. 88 MINDPORTER: ...................................... 95 FESTIVAL KOMIK NASIONAL 2017 .... 106 PAMERAN “NGARIUNG DINA HUIS” .. 108 Accounting Festival 2017 ..................... 110 How To Train Your Dragon................... 111 BLENDER: Modeling 7 ......................... 113 Download edisi sebelumnya di sini: http://an1magestore.an1mage.net/upload/ Free-Digital-Products/Free-eZines

ISSN: 2502-3381 www.an1mage.org https://www.facebook.com/An1mage

Visi Membuka, mencerahkan pikiran generasi baru agar menjadi lebih terbuka lagi dalam logika dan kreatifitas sehingga menjadi generasi yang cinta damai, berkemanusiaan, sayang pada sesama, sayang pada satwa, tanaman, lingkungan, alam, dan jagat raya. Misi Menghasilkan media hiburan bulanan yang ringan, berbagi ilmu pengetahuan sekaligus mengedukasi sesuai visi.

DIREKTUR Michael Sega Gumelar

REDAKTUR PELAKSANA Archana Universa

REDAKSI

Aswin Chandra Guntur Tri Wibawa Assyfa Zahra Putri Kevin Putranto Wulan Ardhana

Agar selalu update terbitan An1magine? An1mareaders silakan gabung di sini:

ALAMAT 53 Abergeldie Road Aberdeen AB10 6ED Scotland – UK An1mage@an1mage.org

an1mage:an1mareaders https://www.facebook.com/groups/an1mareaders/

All content in this monthly digital magazine, logo, illustration, story, characters and the distinctive likeness (es) thereof are Trademarks & Copyright © 2017 – AN1MAGE. ALL RIGHTS RESERVED.

Cottonwood Tower C2020, BSD, Tangerang Banten – 15310 Jl. Drupadi XIV No. 11 Renon, Denpasar Bali – 80266 IKLAN 08888988005

iklan@an1mage.net enlightening open mind generations

www.an1mage.org

3


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

AGEN PERUBAHAN

http://historyofinformation.com/images/joh annes_gutenberg.jpg

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

4


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

JOHANNES GENSFLEISCH ZUR LADEN ZUM GUTENBERG: Mesin Cetak Kevin Putranto

Tahun 1400-an, dunia percetakan mengalami kemajuan karena inovasi yang dilakukan Gutenberg. Dilahirkan sekitar tahun 1398 di kota Mainz, Jerman, Gutenberg merupakan putra bungsu dari Friele Gensfleisch zur Laden, dari istri keduanya Else Wyrich. Sebelum zaman mesin cetak, kepengarangan tidak berarti karena sering terjadi salinan tidak identik dengan tulisan asli. Kadang nama pengarang perlahan menghilang. Waktu itu, buku-buku dan surat ditulis dengan tangan dan terjadi banyak kesalahan ketika penyalinan. Penyalinan di masa itu juga lambat. Meski begitu, Gutenberg bukanlah penemu mesin cetak karena sebelum dia, Bangsa Cina juga Korea sudah mengenal mesin cetak sederhana. Yang membedakan karya Gutenberg adalah mesin cetaknya bergerak sehingga mampu mencetak buku dalam jumlah yang lebih banyak.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Mulanya, ia ingin mencetak surat pengampunan dalam jumlah banyak. Gutenberg membuat sekitar 300 bentuk huruf tulisan tangan tegak bersambung. Selain cetakan huruf, dia juga mengurus tinta. Salah satu tugas yang didapatkannya adalah menyiapkan Ensiklopedia Catholicon of Johannes de Janua, dengan tebal 748 halaman. Tiap satu halaman memiliki dua kolom dan tiap kolom terdiri atas 66 baris. Penyempurnaan Guttenberg tidak sekadar penemuan alat, melainkan suatu gebrakan di bidang produksi secara efektif dan efisien. Mesinnya mampu memproduksi buku secara massal dengan biaya yang relatif terjangkau. Penemunya berhubungan erat dengan penyebaran informasi dan ilmu pengetahuan. Guttenberg meninggal tahun 1468 di kota kelahirannya.

5


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/18/Joh.6 Gutenberg-Denkmal_in_Strassburg.jpg


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

KOMIK

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

7


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

GAZING: GERAK LURUS BERATURAN

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

8


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

9


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

10


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

JAWIR - IMAND IND

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

11


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

12


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

13


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

Andi - Nura Maolana

14


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

15


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

16


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

17


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

LINTANG X - ANTO

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

18


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

19


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

20


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

21


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

KOMODO: External Instant Evolution Chapter 20

Ia tawanan sekarang. Benar-benar memuakkan. Dikurung dan sendirian. Penjara eksklusif, penjara khusus.

Keras. Dingin. Rangga yakin ia tidak sedang ada di kamarnya yang hangat. Dengan balutan selimut dan pencahayaan yang redup. Terlalu terang. Rangga membuka matanya dan menemukan dirinya di 'Hotel Prodeo'. Metafora untuk ‘hotel gratis’ yang dimaksudkan dengan ‘penjara'. Tapi ini bukan penjara biasa. Tanpa jeruji. Semuanya dari metal. Ia tidak dapat melihat selain ruangan ini. Satu tempat tidur dengan selimut tipis juga kamar mandi. Tidak ada jeruji. Semuanya tertutup. Udara dialirkan melalui lubang dengan bahan yang sama. Tidak masalah. Rangga akan segera menghancurkan tempat ini dengan mudah. Namun sekarang dia harus mengumpulkan tenaga dulu sehabis bangun tidur. Ia memandangi sekelilingnya lagi. Mendadak pintu bawah ruangannya terbuka dan sepiring makanan muncul. "Hei!" tahan Rangga. Namun pintu itu sudah ditutup kembali.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Ini berbeda dengan penjara biasa yang biasanya diisi beberapa orang dan masih menggunakan tembok dan jeruji. Tentu Cleopatra sudah merencanakannya. Ia punya uang yang melimpah dan dapat membangun apa yang dia mau. Pintar, dia membuat penjara khusus. Rangga sangat yakin Selo, Maung Bodas, dan Maung Geulis juga mendapatkan ruangan pribadi sendiri-sendiri. Pertanyaannya apakah mereka sudah siuman? Karena menurut Rangga, dia sedikit memiliki stamina lebih dibanding teman-temannya. Entahlah. Dia tidak akan tahu sebelum keluar dari sini. Jadi ia pun bangkit dan segera memfokuskan diri pada tembok dihadapannya dan.... JDUAAAAGH "Aaaaaaaaaduh!" lolong Rangga. Ia bisa merasakan tulangnya bergetar karena hantamannya. Sakit, sangat sakit. "Baiklah, kalau pukulan tidak bisa, aku akan melakukan hal lain yang lebih menyakitkan," gerutu Rangga sembari memijit-mijit lengan tangannya. Benturan itu masih terasa jelas. Sakit.

22


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Rangga mengambil napas panjang kemudian melakukan lompatan dan memberikan tendangan ke tembok itu. JDUAGH "Aaaah!" pekiknya kesakitan. "Bagaimana mungkin bangunan ini mampu menahan kekuatanku? Si Cleopatra sinting itu pasti sudah merencanakan tempat ini. Duitnya kan banyak." Rangga duduk di tempat tidurnya dan mengacak-ngacak rambutnya dengan frustasi. "Bagaimana caranya keluar kalau kekuatanku tidak mampu membuat kerusakan pada ruangan ini?� ujarnya pada diri sendiri. Benar-benar situasi yang tidak menguntungkan. Tidak ada yang bisa diajak bertukar pikiran. Tidak ada internet, tidak ada televisi untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di luar sana.

Garang asem dengan segelas es kelapa yang segar? Ia melangkah gontai dan mengambil piring itu dengan sedih. Ia mulai makan dengan kesal dan tersedak beberapa kali. Seolah dunianya sedang runtuh sekarang dan ia tidak bisa melakukan apa pun. Ia seperti binatang yang dikurung. Mungkin ia lebih rendah dari binatang. Mala. Gadis itu pasti sedang mencaricarinya. Rangga meninggalkan alat komunikasinya di hotel. Dalam keadaan seperti ini, Rangga hanya bisa berharap kalau Flores akan lebih aman karena jauh dari Jakarta. Seandainya Indonesia kacau, Mala dan keluarganya bisa pergi ke luar negeri dan tetap aman. Ya, ia harap kekasihnya tetap aman. Rangga memakan makanannya dengan lambat. Benar-benar tidak enak.

Tidak tahu. Meski begitu Rangga yakin situasi di luar tidak lebih tenang dari pada sel tahanannya. Cleopatra pasti punya rencana lanjutan setelah mendapatkan kekuasaan yang diincarnya kemudian melakukan apa pun sesuai kehendaknya. Memikirkan tidak ada yang mampu melawan Cleopatra di luar sana, membuat Rangga sakit kepala. Betapa kadang kesialan datang bertumpuk dan membuat kita merasa tidak memiliki sisa keberuntungan.

Dia kalah dan kini diposisikan sebagai penjahat yang ingin meruntuhkan kepemimpinan Presiden Cleopatra. Ya. Wanita itu sudah jadi presiden dan berkeliaran di luar sana sementara dia terkurung di sini. Membosankan. Rangga tertidur lagi karena tidak ada yang bisa di kerjakannya. Ia benar-benar menjaga agar dirinya tetap waras di tengah-tengah keadaan ini. Entah berapa lama waktu berjalan, namun seperti lama sekali. Pintu bawah berdentang nyaring.

"Apa yang kau sedang kau lakukan Cleopatra?" geram Rangga, marah.

"Keluarkan aku!" kata Rangga cepat.

Mendadak ia mendengar perutnya berbunyi.

Makanan lagi setelah sekian lama. Nasi dengan tahu rebus lagi. Astaga memangnya tidak ada menu lain di sini?

Rangga melirik ke makanan yang belum lama diantarkan. Nasi dengan tahu rebus, memangnya dia bisa mendapatkan apa?

Sebelumnya Rangga memakannya karena lapar saja. Untuk soal rasa, benar-benar

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

23


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

hambar, tapi setidaknya ia tidak di beri nasi saja. Masih ada lauk. Perut Rangga berbunyi. Ternyata tidak melakukan apa pun tetap bisa membuatnya lapar dengan cepat. Dengan langkah lambat, ia mengambil piringnya. "Petugas di sini sungguh tidak ramah, tidak mau berkomunikasi sama sekali dengan tahanan," gerutu Rangga sembari mencuil tahunya. Rangga sengaja melama-lamakan acara makannya. Selain tidak terlalu berselera, tidak ada kegiatan lain yang bisa di lakukannya. Memangnya dia mau berbuat apa? Menata ulang letak ranjangnya? Itu tidak akan memberikan banyak perubahan. Yang diperlukannya adalah keluar dari tempat terkutuk itu. Tapi ia tidak tahu caranya. Mengemis pada petugas untuk dikeluarkan sama saja sia-sia. Mungkin ia harus melakukan pendekatan yang lain. Pendekatan sebagai seorang tahanan yang menaruh hormat pada penjaga. Karena dari tadi ia sudah berusaha membentak petugas saat membawa makanan, dan tidak berhasil. Ia hanya bisa melihat tangan si petugas sebentar dan ruangan ini kembali sunyi. Sangat sunyi hingga Rangga bisa mendengar bunyi napasnya sendiri. Ia ingin tahu di mana sebenarnya dia berada. Sampai kapan kurungan ini berlangsung. Dan yang paling penting, apa yang sedang terjadi di luar sana.

Menunggu pahlawan lain datang buat membebaskannya? Tapi dari mana si pahlawan itu tahu kalau ada empat orang yang sangat mencintai kebenaran dan keadilan tersekap dalam penjara antah berantah? Siapa yang bisa membebaskannya kalau dia sendiri tidak mampu untuk mengeluarkan dirinya? Apakah ia masih perlu buat optimis? Selama apa optimis kalau ia akan keluar akan mampu bertahan? Entah. Rangga tidak bisa menjawabnya. Rasanya semuanya gelap. Ia tidak tahu arah, ia tidak bisa melakukan apa pun buat menyelamatkan dirinya, juga temantemannya. Tidak berdaya. Kapan siang, kapan malam, Rangga tidak tahu, lama sekali dia berada di sana. Lampu-lampu di selnya selalu menyala. Menyilaukan. Rangga ingin meredupkan lampu-lampu itu, jadi ia merusakkan beberapa lampu di sana dan ruangannya menjadi lebih gelap. Dengan begitu ia bisa tidur dengan lebih nyaman. "Hei apa yang kau lakukan?" protes petugas dari lubang tempat makanan diantar. "Pak, saya ingin bicara.... Tolong." "Apa kau merusakkan penjara?" desak si petugas. "Saya hanya memecahkan beberapa lampu dan ...."

Rangga tidak suka dengan ketidaktahuannya dan ketidakberdayaannya.

"Sudah kuduga, kau memang tidak memiliki kemampuan buat keluar dari sini."

Seolah hidup ini tidak ada nilainya lagi. Apalagi kalau seandainya ia tidak akan pernah dikeluarkan di sini. Apa yang bisa ia lakukan selanjutnya?

Kesempatan! Rangga akan mencoba mengajak bicara lebih banyak. Ia perlu menumpahkan segala pertanyaan di kepalanya setelah berjam-jam sendirian tanpa ada kawan bicara.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

24


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

"Memangnya ini tempat apa pak?" "Penjara dengan tingkat keamanan tinggi. Tahan api, tahan tekanan. Kau tidak akan bisa membuat dindingnya lecet sedikit pun," jelas si petugas. "Presiden langsung yang memerintahkan agar kalian di tempat kan di sini." "Presiden Cleopatra...." gumam Rangga setengah hati. "Bagaimana keadaan di luar pak?" "Jauh tenang di sini. Presiden ingin Indonesia harus berjaya seperti masa Sriwijaya dan Majapahit." "Sriwijaya dan Majapahit?" tanya Rangga binggung. "Memperluas wilayah Indonesia. Saat zaman kerajaan itu kan lebih luas dari pada yang sekarang," sahut si petugas santai. "Apa itu artinya perang?" tanya Rangga, ngeri. Sepertinya petugas itu tengah mengangguk, ia bisa merasakannya. "Perang, kenaikan pajak. Kurasa di sini sangat tenang. Petugas di sini sangat senang ditugaskan di penjara khusus ini karena kami tidak perlu terlibat dalam kerusuhan. Kami melihatnya di televisi, Indonesia sedang kacau sekarang." Rangga menundukkan kepalanya. Situasi di luar ternyata sangat mengerikan dan tidak ada seorang pun yang mampu melawan Cleopatra. Ia tahu Cleo tidak akan segan membunuh siapa saja yang tidak sejalan dengan kemauannya. "Apa Bapak tahu kenapa kami ada di sini?" tanya Rangga dengan tempo cukup pelan. "Karena kalian ingin menggulingkan kekuasaan Presiden Cleopatra," sahut si petugas ragu.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Benar," balas Rangga. "Hanya kami yang bisa mengalahkan Cleopatra. Kalian harus mengeluarkan kami." "Mengalahkan apanya? Bukannya kalian kalah? Karena kalian kalah, kalian dipenjara. Aku dan para petugas lain tidak akan mengeluarkan kalian karena kami sayang dengan nyawa kami. Kuharap kau bisa mengerti itu." "Tentu‌ " sahut Rangga lagi-lagi merasa kalah. "Kalau tidak ada yang ingin kau tanyakan lagi, aku ingin kembali ke ruanganku untuk beristirahat. Kuperingatkan untuk tidak merusak lampu lagi," ujarnya tegas. "Pak, sebelum Bapak pergi, boleh tahu pukul berapa sekarang?" tanya Rangga. Ia ingin tahu soal waktu meski ia tidak benar-benar memerlukannya di sini. "Sekarang pukul sepuluh malam, sebaiknya kau pergi istirahat. Selamat malam." "Selamat malam, terima kasih sudah mau mengobrol dengan saya, pak. Itu sangat berarti...." Tidak mungkin meminta bantuan petugas. Sudah wajar. Rangga harus mencari cara sendiri buat keluar. Ia tidak perlu pahlawan lain untuk menyelamatkan dirinya. Ia akan menyelamatkan dirinya sendiri. Mengenai caranya, ia pasti akan mendapatkannya, cepat atau lambat. Yang ia perlukan adalah berpikir dengan tenang. Penjara ini tidak boleh lama-lama menahannya. Ia harus segera keluar. Di sini bukan tempatnya. Rangga tidak tahu kapan ia tertidur yang jelas malam itu ia bermimpi. Mengenai bintang-bintang yang bersinar dan meredup. Cahaya yang datang dan pergi. Silih berganti. Ia pernah membuat bintang-bintang meredup. Ia bisa membuat mereka mati,

25


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

kehilangan sinarnya. Tepatnya saat di Universitas Labuan Bajo. Ah... Labuan Bajo. Betapa mendadak ia merindukan suara kapal yang hendak berangkat atau merapat. Suara-suara yang tidak akan pernah hadir di tempat semacam ini. Terlalu sunyi. Biar petugas tadi berkata lebih baik di sini, tapi Rangga tidak setuju. Kehidupan luar yang penuh kejahatan bukan hal yang di takutinya. Ia adalah Komodo pembela kebenaran. Ia perlu keluar dari sini dengan bantuan bintang-bintang. Sesuatu yang mampu diciptakannya dengan kekuatannya sendiri. Ia tidak lemah. Bio Body Armor masih melekat dengannya. Ia bukan tanpa senjata. Ia selalu bersenjata dan tidak pernah menjadi lemah! Rangga bangun dengan semangat baru. Apakah itu mimpi atau pikirannya yang terus bekerja sembari tidur ia tidak tahu. Yang jelas ia akan menjajal kekuatannya sekali lagi pada gedung ini. Pusatkan pikiran dan buat ledakan!

"Bapak tahu hanya kami berempat yang mampu melawan Presiden Cleopatra. Kami mungkin sempat kalah, tapi kami akan melawannya lagi hingga dia yang kalah. Karena semestinya Cleopatra tidak menjadi presiden. Dia itu penjahat!" Si petugas terdiam mendengarkan Rangga. "Saya akan menghancurkan penjara ini dalam kurun waktu dua puluh empat jam. Sebaiknya Bapak dan teman-teman bapak menyingkir dari tempat ini untuk keselamatan kalian sendiri. Tapi sebelumnya saya mau sarapan dulu." "Kau yakin bisa keluar dari sini dengan waktu sesingkat itu?" tanya petugas setelah kembali mendapatkan suaranya. "Sangat yakin. Jadi saya harap Bapak dan teman-teman bapak bersembunyi cukup jauh untuk menghindari banyaknya korban," kata Rangga memperingatkan. Ia juga tidak ingin mencelakai bahkan membunuh orang meski itu tidak sengaja. "Mus-mustahil."

Ingat positif dengan positif. Rangga mengeluarkan bola energi dari tangannya. Ketika bola itu sudah sebesar bola basket, ia lepaskan ke dinding dan sealunan suara yang menggelegar muncul. Dinding itu penyok sebesar bola energinya. "Aku tahu! Kemampuan dari dalam diriku sendiri yang akan membawaku keluar!" katanya mantap. "Ada apa? Kau memecahkan lampu lagi?" sahut si petugas yang terdengar napasnya putus-putus karena terburu-buru menuju sel Rangga. "Saya berhasil pak! Lihat dindingnya. Cembung ke arah bapak bukan?"

enlightening open mind generations

"Ba-bagaimana mungkin.... penjara ini sangat kuat!" seru petugas terheranheran.

www.an1mage.org

"Tidak mustahil. Percakapan dengan Bapak semalam membuat semangat saya buat keluar bangkit. Bapak adalah bagian dari penyelamat Indonesia. Yang jelas saya akan kabur dalam waktu dua puluh empat jam." "Baru kali ini saya mendengar tawanan yang hendak kabur malah memberitahu petugas. Baiklah, saya akan siapkan makananmu dan segera memberitahu teman-teman petugas agar menyingkir dari tempat ini. Saya ingin kalian menang melawan Cleopatra!" "Terima kasih atas dukungannya, Pak!" Setelah itu si petugas pergi. Tidak lama kemudian Rangga mendapatkan sarapannya.

26


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Porsi ganda. Bahkan, seperti keajaiban, ia mendapatkan telur Di samping tahu rebus langganannya. Rangga tidak tahu kapan terakhir ia makan telur. Namun telur ini sangat enak. Mungkin karena ia terus-terusan makan nasi dan tahu rebus tanpa rasa saja. Rasanya ia sangat beruntung. Mungkin itu jatah si pak petugas. Ia ingin Rangga menang. Ya, Rangga akan menang. Ia tidak akan mengingkari janjinya. Komodo dan teman-temannya akan mengembalikan Indonesia yang aman. Bukan penuh kekacauan seperti sekarang. Setelah menyelesaikan sarapannya dan menutupnya dengan dua gelas air putih, Rangga beristirahat sejenak menunggu makanannya turun. Baru setelah ia merasa enakan, latihan bola energi di lanjutkan. Ia meningkatkannya hingga berdiameter satu meter. Lampu-lampu di sini hebatnya belum terpengaruh. Kemudian ia melepaskannya. Kembali membuat cacat pada dinding penjara dengan diameter satu meter. "Aku harus melipat gandakan besarnya kekuatanku. Cleopatra saja mampu membuat bola energi dua kali lebih besar dibanding tubuhnya, aku tidak boleh kalah. Apalagi di sini tidak ada yang melarangku melakukan latihan dan tidak akan ada yang meminta ganti rugi seandainya aku menghancurkan penjara sialan ini." Rangga berusaha lagi. Kali ini ia bisa menarik hingga setinggi dadanya. Tidak terlalu jauh perbedaannya dari bola energi kedua. Ia harus berusaha dengan lebih baik. Ia sendiri yang sudah menyatakan akan keluar dalam waktu dua puluh empat jam. Rangga tidak ingin kata-katanya menjadi janji palsu. Ia ingin membuktikan kalau ia bisa.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Jadi tidak ada waktu buat mengeluh. Ia harus bisa dan tidak boleh menyerah. Ia tidak ingin berlama-lama di penjara ini. Ia ingin keluar. Cleopatra-lah penjahatnya. Semestinya gadis itu yang berada di tempat semacam ini. Atau yang lebih buruk sekalian. Beraniberaninya ia mengusik kedamaian Indonesia. "Aku Komodo. Aku pembela kebenaran. Komodo, pembela kebenaran," kata Rangga berulang-ulang dengan mata terpejam. Ia menyemangati dirinya sendiri. "Aku pasti bisa!" sahut Rangga sebari membuka mata. Ia menarik napas dalam-dalam dan menyerukan dengan lantang. "Ajian Panglebur Jagaaaaaaad!!!" Sebola energi raksasa muncul dari tangannya. Bola itu besarnya melebihi Rangga. Ia membesarkannya. Lebih besar lagi berkali-kali lipat jauh melebihi bola sinar yang pernah dilakukan oleh Cleopatra dan melepaskannya dengan tenaga penuh. Seketika itu pula tembok sel penjaranya runtuh. Tapi bola energinya tidak berhenti di situ, ia terus bergerak maju sesuai dengan lontaran Rangga, bola energi tersebut melesat lurus, menembus atmosfir Bumi, terus melesat ke luar angkasa. Ia senang tidak melihat petugas disekelilingnya. Semoga para petugas itu benar-benar sudah bersembunyi jauh sehingga tidak ada yang terkena. Sekarang waktunya untuk membebaskan teman-temannya. Rangga menghancurkan beberapa sel yang ternyata kosong. Ternyata penjara ini tidak terlalu luas. Hanya ada sekitar dua hingga tiga lusin sel saja. Itu artinya daya tampungnya tidak terlalu banyak.

27


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Mungkin hal itu didasarkan pada anggapan bahwa tidak banyak manusia yang memiliki kekuatan super. Pasti jumlahnya bisa dihitung menggunakan jari.

punya waktu hidup yang sangat panjang. Pastinya lebih panjang dari si jahat Cleopatra," balas Maung Bodas. "Terima kasih, nak," ujar Selo

Rangga terus mencari teman-temannya. Yang pertama kali ditemukan adalah Maung Bodas.

"Terima kasih, Rangga!" seru Maung Geulis, kini memeluknya.

"Aku tahu kau selalu dapat diandalkan, nak! Aku menyukaimu," sahut Maung Bodas senang karena telah bebas.

"Terima kasih telah mengakhiri penderitaan penjara," sahut Maung Bodas.

"Kita harus mencari yang lain," tegas Rangga.

"Sama-sama. Aku senang kita bebas. Meski begitu tugas kita masih banyak," ujar Rangga.

"Tentu. Kita tidak akan melawan wanita sinting itu berdua saja. Kau tahu aku berusaha mencakar temboknya tapi lecet pun tidak. Sangat membuatku frustasi," cerocos Maung Bodas.

"Memangnya apa yang terjadi sekarang?" tanya Maung Geulis sembari melepaskan pelukannya.

Rangga tidak bisa menahan pria tua itu bicara. Ia juga pastinya akan banyak bicara seandainya tidak mengobrol dengan petugas. Sendirian dalam sel tanpa kawan bicara itu sangat menyiksa. Selo menjadi orang kedua yang di temukan. Ternyata mereka dipisah cukup jauh. Sementara ruangan lain tidak ada isinya. Cleopatra sungguh sangat berhati-hati. "Kau punya kekuatan yang hebat, nak. Aku tahu sejak pertama kali bertemu denganmu," sahut Selo tenang. Selalu tenang, padahal ia baru saja dipenjara. Adegan penuh emosi mewarnai bebasnya Maung Geulis. Makhluk berwujud gadis dua puluh tahunan itu terisak senang dan segera memeluk ayahnya. "Aku tidak suka penjara!" serunya di antara tangisnya. "Kupikir aku akan menjadi gila di dalam sana. Sendirian dan tidak tahu apa-apa! Aku benar-benar tersiksa." "Tenang, nak. Semuanya sudah berlalu. Berterima kasihlah pada Rangga. Tanpa dia kita masih terkurung, entah sampai kapan. Apalagi kita bertiga ini masih

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Cleopatra sudah berulah. Ia ingin Indonesia berjaya seperti masa Sriwijaya dan Majapahit. Invasi ke negara lain kurang lebih. Kudengar di luar terjadi banyak kekacauan dan kerusuhan." "Dia justru akan menghancurkan Indonesia, semua negara akan memusuhinya!" geram Selo, tidak senang. "Maka dari itu kita harus segera kembali ke kota dan menghentikan segala kekacauan yang dibuat wanita sinting itu," ujar Rangga sembari mengepalkan tangannya. "Ayo! Ngomong-ngomong bisa kau tunjukkan arahnya? Kami tidak tahu di mana sebenarnya kita berada. Jadi tidak tahu arah." "Eh... arah ya...." sahut Rangga binggung. "Ke utara," kata seseorang. Itu suara petugas yang bicara pada Rangga. "Pak petugas?" sahut Rangga sembari berbalik. Kemudian untuk pertama kalinya Rangga tahu rupa petugas yang baik hati, yang menceritakan kejadian di luar penjara dan memberinya telur.

28


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Seorang pria berumur tiga puluhan, masih muda sebenarnya, dengan tubuh ceking dalam balutan seragam biru tua untuk atasan dan bawahannya. Ia mengenakan topi dengan warna senada.

â€œâ€Ś sepertinya mulai mengirimkan pasukannya melawan Indonesia karena Cleopatra. Saya harap kalian bisa menang!" katanya penuh semangat.

Petugas itu mengintip takut-takut dari balik salah satu tembok yang masih berdiri.

Chapter 21

"Jangan takut. Kami tidak akan menyakitimu," sahut Rangga lagi. "Eh... iya," katanya ragu-ragu. Berhubung si petugas tidak berani maju, Rangga memilih mendekatinya. Ia melihat nama si petugas itu. "Terima kasih banyak, Pak Wahyu. Tanpa Bapak saya tidak mungkin memiliki semangat buat keluar. Cerita bapak soal keadaan luar membuat saya bersemangat. Dan ngomong-ngomong telurnya sangat enak." Wahyu mengangguk takut-takut. "Saya sudah memperingatkan temanteman petugas. Awalnya mereka sangsi kalian para tawanan dapat keluar. Tapi kemudian saya menunjukkan cacat dinding metal bekas kekuatanmu dan mereka mulai percaya." "Terima kasih atas seluruh bantuan Pak Wahyu. Senang akhirnya kita bisa berbincang-bincang tanpa di halangi tembok penjara. Seolah semua bantuan Pak Wahyu belum cukup, kini Bapak muncul dan memberi tahu arah." Wahyu mengangguk. "Kita berada di pulau yang tidak ada di peta. Penjara di laut lepas. Selatan Jawa Barat," tuturnya memberitahu. "Mengerti. Kami harap Pak Wahyu dan teman-teman petugas lain bisa aman di sini dan segera kembali ke peradaban begitu kami bisa mengalahkan Cleopatra." "Saya sangat mengharapkan itu. Indonesia yang damai dan aman! Pasukan Amerika, Inggris, China, dan beberapa negara anggota keamanan PBB‌�

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Penjarahan. Mobil di bakar. Wanita di perkosa. Tidak ada yang turun tangan mencegahnya. Tuhan di mana kau? Kenapa membiarkan semua ini terjadi padahal dengan mudahnya dapat kau cegah dengan segala kekuatanmu yang tanpa batas? Rangga tercenung. Jalanan dipenuhi dengan orang-orang bersenjata. Kebanyakan dari mereka membawa senjata tajam. Mulai dari pisau, golok, sabit, hingga katana. Jalanan berwarna merah bekas darah. Orang-orang mati, mayat bergelimpangan, tak terurus, korban kekerasan, kekacauan, pembunuhan. Yang lain bertindak liar seperti satwa mengejar daging dan darah. Kacau. Rasa aman sirna. Ini seperti bukan Indonesia. Ini neraka. Rangga bergerak memadamkan kobaran api yang melahap mall. Rangga berhenti ketika ia melihat seorang pemilik toko yang umurnya sudah enam puluhan diseret oleh sekelompok orang dengan senjata tajam. Orang itu memohon ampun tapi orangorang yang hendak menjarah tidak menggubrisnya. Mereka menendangi orang tua itu tanpa rasa iba. Seolah mereka sudah kehilangan cinta. Rangga datang menyelamatkan tepat saat salah satu dari empat orang itu hendak mengayunkan senjatanya ke arah pemilik toko. Ia sudah tidak bisa bersikap baik lagi. Pukulannya ke perut orang yang hendak membacok tadi mematahkan beberapa tulang rusuk si korban.

29


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Ia tidak ingin berlama-lama dengan satu orang gila. Maka dari itu ia segera berbalik dan mematahkan tangan-tangan para penjarah itu. tidak hanya satu, tapi keduanya. "Sial! Dia sangat cepat dan kuat! ayo kabur!" pekik ketiga penjahat itu panik. Sementara temannya yang patah di tulang rusuk terkapar ditanah, mengerang kesakitan. Tapi Rangga tidak peduli. Ia tidak ada toleransi pada penjahat. Tidak perlu dikasihani. Setelah membereskan para penjarah, ia membantu si orang tua itu bangkit dan memapahnya kembali ke toko. "Terima kasih, terima kasih!" katanya sembari menangis. "Tetap aman, Pak. Aku akan membantumu menutup toko. Jangan lupa di gembok ya," sahut Rangga menasehati. "Jangan keluar-keluar dulu sebelum keadaan tenang." "Tadi saya memang ingin menggembok, tapi orang-orang itu datang duluan," isak si pemilik toko. "Untung ada kau! Pembela kebenaran. Terima kasih banyak!" Rangga membantu orang itu menutup tokonya. Setidaknya ia tidak akan kelaparan karena tokonya adalah toko kelontong. Tapi tidak semua orang punya persediaan makanan yang cukup, Rangga harus segera menghentikan kekacauan ini. "Orang-orang menggila, aku tidak bisa menemukan kemanusiaan di kota ini!" seru Maung Bodas, ngeri. "Aku tahu. Mereka sudah termakan oleh kata-kata Cleopatra. Aku tidak mengerti mengapa si presiden jahat itu melakukan ini semua." Rangga, Selo, Maung Bodas, dan Maung Geulis memandangi sekitar. Mereka sudah membantu hampir setengah hari

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

tapi tidak ada perbaikan. Orang-orang menjadi liar. Di sisi kirinya, Rangga bisa melihat segerombol orang bahu membahu membuka brankas satu dealer mobil. Cukup lama mereka melakukan kerja sama hingga brankasnya terbuka. Mendadak ketika mereka melihat lembaran uang, para penjarah itu langsung saling hantam. Kekompakan yang tadi cuman sementara. Orang-orang berebut uang. Ada satu Bapak yang mendapat banyak. Ia langsung di tarik bajunya oleh penjarah lain. Untuk menghindari kepungan dan melindungi dirinya, si Bapak itu menyebarkan beberapa uang yang ada di pelukannya. Akhirnya si Bapak bisa lepas. Usahanya berhasil untuk mengalihkan perhatian. Orang-orang berebut uang yang terhambur sementara Bapak tadi menyelamatkan bergepok-gepok uang jarahannya. Satu unit mobil merah yang penuh penumpang dilempar batu oleh salah seorang warga hingga kaca belakangnya pecah. Rangga yakin orang di dalamnya pasti ketakutan setengah mati. Bangunan dan gedung di sekitar mereka sudah rata dengan tanah. Hanya puingpuing bata dan beton nampak terbakar hangus. Rangga tidak tahu berapa banyak orang harus kehilangan nyawanya karena kerusuhan ini. Massa biasanya memulai pelemparan, setelah itu penjarahan baru kemudian pembakaran. Jadi dapat dipastikan baik orang yang tidak berani keluar gedung atau tengah menjarah banyak yang mati karena mendadak gedung di bakar. Rangga bisa melihat mayat-mayat dengan kepala bocor. Mereka nampaknya mencoba melompat saat kebakaran

30


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

terjadi. Namun usaha mereka juga mengantar dirinya pada maut. Ah... suasana panas yang penuh amarah.

Sungguh tidak terkendali. Rangga segera bangkit ketika mendadak satu teriakan pilu terdengar.

Selanjutnya Rangga melihat fasilitas umum dirusak. Lampu lalu lintas didongkrak beramai-ramai, dirobohkan. Kantor-kantor polisi di bakar massa.

"Di mana arahnya?" tanya Maung Geulis tegang.

Rangga tidak tahu harus berbuat apa? “Sepertinya sia-sia, kita harus melakukan langkah bukan ditataran ini, kita harus ke tataran kekuasaan tertinggi dan menghentikannya di sana� Ujar Rangga.

Pengendara motor itu melihat ada segerombolan orang menghadang di jalan.

Rangga mendongak ke atas. Satu unit helikopter terbang rendah, sepertinya hanya mengawasi. Dari tempatnya berada, Rangga bisa melihat kawasan sekitar Istana dijaga dengan panser dan tentara bersenjata lengkap. Barikade-barikade kawat berduri di pasang ditiap jalanan yang mengarah ke istana. Sealunan suara keras terdengar. Mobil lainnya yang digulingkan dan dibakar. Suara api dan pecahan kaca seolah tidak putus. Jakarta dipenuhi asap hitam. Rangga memandangi ponselnya, tidak ada sinyal. Tentu Mala sangat mengkhawatirkannya. Ayahnya juga Prof. Habibie. Mereka pasti sudah mencoba menghubungi Rangga begitu kerusuhan terjadi. Semoga Labuan Bajo dan daerah Flores tidak ada kejadian semacam ini. Rangga tidak bisa membayangkan kota tempatnya buat pulang juga hancur. Jalanan tidak pernah sepi. Bunyi teriakan massa dan korban-korban yang tergeletak di jalanan seolah tidak putus. Orang-orang berlarian sambil membawa berbagai barang bahkan ada yang sengaja menggunakan troli. Kali ini Rangga memandangi brankas ATM sedang dihancurkan. Sebegitukah sulitnya ekonomi negara ini hingga orangorang menggila?

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Tenggara," sahut Maung Bodas mantap.

Merasa gerombolan itu tidak berniat baik, ia mencoba berbalik. Sayang, kelompok lain sudah mengepungnya. Merasa tidak ada jalan keluar, si pengendara meninggalkan motornya dan berusaha kabur. Sayang, salah seorang pengejarnya berhasil meraih baju belakangnya. Pengendara itu tertangkap. Ia dipukuli beramai-ramai. Si pengendara mencoba melawan. Tapi, sia-sia saja, mereka banyak, ia sendirian. "Mau diapakan aku?" katanya ketakutan. Ia didekatkan pada motor yang ditinggalnya. Mendadak mereka membuka tangki bensin dan segera menguyurkannya ke tubuh si pengendara malang. Kemudian seseorang menyalakan korek api dan melemparkannya ke tubuh pengendara. Api segera berkobar hebat. Pengendara itu pingsan. Rangga yang datang terlambat, lebih mementingkan korban. Ia berusaha memadamkan api di tubuh korban. Setelah berhasil, ia segera membawanya ke rumah sakit terdekat diikuti temantemannya. "Pasti ia akan mengalami cacat fisik," ujar Maung Geulis, lirih. "Luka bakarnya ada di sekujur tubuh." "Yang penting dia selamat," sahut Maung Bodas sembari mengelus-elus rambut anaknya.

31


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

"Kedamaian hilang, Keadilan sudah mati," bisik Maung Geulis lagi. Di sudut lain tempatnya duduk, Maung Geulis tertuju pada satu keluarga yang nampak tidak dalam kondisi yang baik. Anak-anaknya terlihat babak belur. Kulitnya kebiru-biruan dan mata yang memar. Kondisi mereka sangat labil. Bahkan untuk berbicara juga sepertinya sulit.

“I…ini…ini semua kesalahanku, kenapa aku mencuri topeng itu?” Rangga terduduk, air matanya menetes. “Jangan salahkan dirimu Rangga, ini perjalanan yang harus kau jalani, kita semua jalani” Selo berkata lirih dengan suara serak. “Benar Rangga, yang terpenting bukan yang telah terjadi, tapi bagaimana memperbaikinya…” isak Maung Geulis.

"Apa yang terjadi pada keluarga itu?" tanya Maung Geulis pada perawat yang lewat.

“Dan tuhan membiarkan saja hal ini terjadi…” Rangga tersedak serak saat mengatakannya.

"Anak gadis itu diperkosa oleh empat orang dan kemaluannya disodok menggunakan kayu, sementara si anak laki-laki dipukuli. Sementara orang tua nya ditahan, diminta menonton apa yang terjadi pada kedua anaknya," cerita si suster.

“Ah kau sudah dewasa… sudah saatnya meninggalkan hal kekanakan seperti itu, sebaiknya kau banyak membaca buku Ultima Dream karya Angel Michael atau bisa juga membaca buku karya Friedrich Nietzsche” Kata Selo.

"Anak gadis itu diperkosa? Tapi dia masih kecil!" sahut Maung Geulis merasa sangat sedih. "Enam tahun," jawab si suster. "Kau lihat ibunya kelihatan stress karena menyaksikan anak-anaknya diperlakukan secara tidak pantas.

“Akan aku lakukan nanti…” Jawab Rangga dengan suara serak. Mendadak layar-layar di sekitarnya menampilkan wajah Cleopatra. "Itu presiden!" sahut seseorang dengan pedang samurai di kedua tangannya.

Maung Geulis tidak mampu berkomentar lagi. Baginya para pelaku yang menyakiti anak-anak itu sudah sakit jiwa. Tidak memiliki rasa iba. Beringas.

"Indonesia harus berjaya. Salam wahai rakyatku. Sebagai presiden aku telah mendengar bahwa telah terjadi kekacauan di berbagai tempat di Indonesia setelah saya menaikkan pajak”

"Mereka masih beruntung. Kebanyakan malah dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh." jelas suster sembari berlalu.

“Kekacauan ini bukan saya penyebabnya, tapi kalian sendiri yang merampok, melakukan kerusuhan”

Kerusuhan ini sungguh sinting. Kemanusiaan tidak ada. Kejahatan menjadi raja. Yang ditegakkan adalah hukum rimba.

"Maka dari itu, dari pada menghancurkan negara sendiri lebih baik menyerang negara lain. Aku sudah membicarakan hal ini dengan para menteri”

Sampai kapan ini harus terjadi?

“Tiga hari lagi kita akan menyerang Malaysia, kemudian Singapura, Brunei, dan negara-negara Asean lainnya, kemudian China, Jepang, India, dan seterusnya sampai ke kutub utara”

Mengapa orang-orang di sana tidak mampu merasa iba? Semuanya untuk diri sendiri. Tidak peduli sesama. Kejam.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

32


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Jadi simpan tenaga kalian dan mainkan permainan di babak yang terbaru. Jayalah Indonesia, Jayalan Nusantara!" "Kurasa kita tidak punya pilihan lagi. Memberantas segala kejahatan ini harus dari akarnya. Percuma saja membantu korban-korban, tidak akan ada habisnya," geram Rangga sembari berdiri. "Meski mungkin kita akan kalah lagi?" tanya Maung Geulis ketakutan. "Jujur saja serangannya sangat sakit. Untung kita tidak gampang mati." "Tapi aku masih tidak mengerti mengapa satu topeng bisa memberikan kekuatan hanya dengan memakainya?" sahut Rangga, gelisah. "Masa lalu tidak seperti yang kebanyakan orang bayangkan, Rangga. Beberapa makhluk dari frekuensi lain yang melakukan kontak dengan manusia di beberapa kerajaan. Membawa teknologi mereka yang sangat canggih. "Topeng itu adalah teknologi yang orang kini menyebutnya nanoteknologi. Bagian dari exo armor yang melindungi penggunanya sekaligus sebagai senjata bila diperlukan. Jadi bukan sihir seperti yang kebanyakan orang pikir," jelas Selo. Rangga mengerutkan dahinya. "Apakah kau adalah salah satu keturunan orang dari frekuensi lain, Selo?" tanya Rangga. "Iya," jawab Selo. "Aku keturunan dewa atau makhluk yang lebih tinggi evolusinya. Termasuk maung dari Planet lain, tapi dari galaksi lain."

"Karena nanoteknologi menggunakan kekuatan listrik dan mesin dalam ukuran kecil, maka solusinya adalah dengan menggunakan Electro Magnetic Pulse (EMP)” “Nah, tinggal bagaimana caranya membuat senjata EMP," ujar Selo sembari mengeluarkan tenaga hentakan listrik dalam mode EMP kepada ketiga orang dihadapannya. Mendadak TV di sekitar mereka off, beberapa lampu di area sekitar juga off. “Sayangnya EMP punyaku tidak akan mampu meng-off-kan nano teknologi yang ada di topeng Cleopatra”. “Kenapa?” Tanya Maung Bodas. “Kekuatannya terlalu kecil, kita memerlukan kekuatan yang jutaan kali lipat dari kekuatanku untuk membuat topeng itu tidak berfungsi” Jawab Selo. “Harapannya ada pada seseorang yang memiliki kekuatan yang mampu membuat ledakan EMP dengan cara lain?” Maung Geulis menimpali. Ketiga orang tersebut melihat ke arah Rangga. Rangga keheranan. “Tunggu aku tidak punya kekuatan listrik…” Rangga mengelak. Rangga terdiam. Mereka bertiga masih memandanginya. Merasa jengah, Rangga mundur dan berjalan ke arah lain. Ketiganya mengikutinya sembari tetap memandanginya.

"Jadi siliwangi juga keturunan makhluk dari planet lain," sela Maung Bodas.

Tubuh Rangga bukan dari elektronik, bagaimana ia mempelajari cara kerja EMP? Pasti ada kemungkinan untuk meniru cara kerja EMP.

"Nah, sekarang bagaimana cara mengalahkan pengguna topeng Calon Arang?" sahut Rangga bersemangat. Harusnya mereka tahu. Mereka bukan makhluk normal!

Tunggu! Apakah EMP mirip seperti ilmu mengeluarkan energi listrik yang ia pelajari dari orang Bali? ion, tubuh manusia memiliki ion, menghasilkan listrik.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

33


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Rangga mendadak berlari cepat, ketiga temannya mengikutinya. Jawabannya hanya satu. Dia harus mencari alat, toko smartphone. Setelah ketemu di area toko smartphone yang ditinggalkan pemiliknya. Rangga memecahkan kaca dan mengambil satu smartphone, di-on-kannya power-nya. Ledakan listrik spontan seperti petir menimbulkan EMP? Beruntung Rangga memiliki teman seperti Prof. Habibie yang suka nyerocos apa pun soal ilmu pengetahuan. Kini meski mereka terpisah, Rangga masih ingat kata-kata orang genius itu. Tangan Rangga mengepal “Hentakan energi secara mendadak” ucap Rangga lirih. JDAAAR Hentakan energi mendadak muncul dari kedua telapak tangan Rangga dalam skala kecil. Berhasil! HP-nya rusak. Tapi bukankah lebih baik ia memastikannya sekali lagi? Maung Geulis menyodorkan satu smartphone yang baru saja di-on-kannya.

* Cleopatra tengah berdiskusi dengan para jenderalnya untuk menyerang negara lain. Ia ingin penyerangannya berhasil jadi perlu taktik dan strategi yang baik. “Kejayaan Indonesia yang telah lama hilang harus bisa kembali dalam genggaman. Tunjukkan pada dunia kalau Indonesia adalah negara yang besar, yang harus disegani.” “Maaf, Bu Presiden, tapi persiapan tiga hari saja apakah cukup?” tanya seorang jenderal takut-takut. “Tentu saja, apalagi kita punya bantuan dari rakyat! Pasti menang.” “Saya rasa kita tetap akan kalah karena mereka memiliki peralatan perang yang lebih mumpuni,” sahut Jenderal lainnya membantu pernyataan jenderal yang pertama. “Kau ini racun yang tidak ingin Indonesia berjaya! Enyah kau!” geram Cleopatra. SRAAAARKH AAARRGH

JDAAAR

Cleopatra baru saja membunuh jenderal barusan dengan sinar energi yang keluar dari tangannya.

Melihat HP tersebut mendadak off. Maung Geulis, Maung Bodas, dan Selo tersenyum menaruh harapan pada Rangga.

“Siapa lagi yang berani bicara kita tidak bisa menyerang dalam tiga hari? Yang tidak setuju dengan perintahku sama saja dengan meminta mati! Dasar bedebah!” Semua jenderal diam, tidak ada yang berani membantah lagi.

* Istana negara nampak kokoh sekaligus anggun dengan bermandikan lampulampu yang berasal dari dalamnya. Malam ini akan menjadi penentuan. Apakah mereka harus kalah lagi dan menjadi pecundang atau berhasil menghentikan Cleopatra.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Yang terpenting, kalian menyiapkan segala sesuatunya dengan baik dalam tiga hari ini karena aku menginginkan kemenangan! Indonesia harus jaya!” “Masa lalu biarlah berlalu, Cleopatra. Indonesia sudah terbentuk dengan baik, sekarang sudah bukan zaman penjajahan lagi,” sahut seseorang dari pintu yang memang sengaja dibiarkan terbuka.

34


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Cleopatra menoleh dan mendapati empat orang yang sudah dikalahkannya muncul kembali dihadapannya. “Kekalahan waktu itu tidak berhasil membuat kalian kapok rupanya. Jendral, serang mereka!” perintah Cleopatra geram dengan kedatangan para tamu yang tidak di undangnya.

MEDIA PARTNER

INSTITUSI

Empat orang jenderal menembaki keempat sosok penyusup itu dengan senapan mesin enam laras. Selo, Maung Bodas, dan Maung Geulis berlari cepat buat menghindari tembakan. Sementara Rangga dengan santai menerima tembakan, ia kebal. Dengan langkah mantap, Rangga menghampiri para jenderal dan menghancurkan senjata mereka satu per satu. Para jenderal hanya bisa bengong saat sanjatanya rusak. “Hancurkan mereka!” seru Cleopatra tidak sabar. “Dengan apa?” tanya seorang jenderal tanpa senjata. “Dasar kalian jenderal bodoh. Masa presiden kalian harus turun tangan? Kalian sungguh tidak berguna!” geram Cleo lalu bergerak cepat, mencengkeram leher baju para secara bergiliran dan melemparkan keempat jenderalnya ke tembok secara berurutan. “Akhirnya bisa berhadapan dengan presiden lagi,” cibir Rangga. “Belum kapok kalian? Sudah lupa kalau kalian berempat tidak bisa mengalahkanku?” cemooh Cleo sembari melipat kedua tangannya di depan dada. “Tapi aku cukup terkejut kalian bisa lolos dari penjara khususku. Jadi bagaimana kalau kalian jadi bawahanku saja?”

Kamu anggota komunitas sekolah atau universitas? Kamu kebingungan mendapatkan media partner untuk memublikasikan semua acaramu? An1mage membuka peluang sebagai media partner kirimkan email ke: an1mage@an1mage.org dengan subjek “media partner”. An1mage akan memublikasikan acara OSIS sekolah kamu, BEM universitasmu, himpunan mahasiswamu dengan gratis sebagai salah satu kepedulian sosial an1mage terhadap kegiatan positif remaja.

“Tawaran yang bagus, tapi kami ingin yang lebih bagus lagi. Mati saja kau penyihir sinting!” hardik Maung Bodas, marah. bersambung enlightening open mind generations

www.an1mage.org

www.an1mage.org 35


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

TUTORIAL

YUK MENGGAMBAR: Anatomi Manusia 8 M.S. Gumelar

Setelah an1mareaders memahami dan mampu menerapkan hitungan proporsi untuk lengan, bagian telapak dan punggung tangan serta hitungan ruas jari jemarinya. Untuk edisi sebelumnya An1mareaders silakan download link berikut:

Namun yang perlu an1mareaders perhatikan adalah hitungan ini adalah relatif, tidak semua orang sama, tetapi acuan ini dapat dilakukan untuk memudahkan an1mareaders untuk mengerti dan memahami caranya menggambar aliran realis.

https://goo.gl/rDSHN8

Bagi an1mareaders yang memilih gaya gambar aliran kartun, campuran (hibrida), dan fine art.

Kini penulis melanjutkan dengan memberikan acuan ukuran kaki, dari pangkal paha, betis, sampai telapak kaki dan hitungan untuk memudahkan menggambarnya.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Penulis tekankan tidak perlu menggunakan acuan ini bila diperlukan, berkaryalah sesuai dengan alirannya masing-masing dan buatlah keunikan masing-masing.

36


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Seperti acuan sebelumnya, penulis menggunakan acuan satu kepala untuk memudahkan dan menjadi tolok ukur bagi tubuh lainnya.

Perhatikan di ilustrasi cewek di tersebut Acuan satu kepala diterapkan pada ukuran telapak kaki. Sedangkan jari jemari kaki paling panjang setara dengan hitungan mulai dari bawah hidung sampai ke dagu. Untuk hitungan detil jari jemari akan penulis berikan di edisi berikutnya. Ternyata betis dari pergelangan betis dan lutut area bawah setara dengan kurang lebih satu kepala.

Bagian paha dimulai dari lutut kaki atas sampai pada lekukan awal paha area pantat bagian bawah ternyata juga setara dengan sekitar satu kepala. Ingat hitungan tersebut relatif, sebab ada juga manusia dengan anatomi tubuh bagian kaki yang cenderung kakinya lebih panjang bagian betis dan pahanya. Untuk anatomi alien dan mahluk cerdas humanoid lainnya, an1mareaders tidak harus menggunakan acuan ini.

Demikian juga untuk acuan gaya gambar kartun, hibrida, dan fine art tidak perlu mematuhi aturan ini sama sekali yang penting berkarya. Penulis tekankan dalam berkarya, jadilah dirimu sendiri dengan gayamu bila aliranmu adalah kartun, hibrida dan fine art, tidak usah mendengarkan aturan dan celotehan orang lain dalam berkarya. Oleh karena itulah untuk aliran realis jarang sekali artis yang tertarik untuk mempelajarinya karena kaku dan banyak aturan. Bahkan ada yang sebal dengan aliran realis ini sehingga menyebutnya aliran jadul, old school, dan lainnya untuk menghindarkan dirinya dari tuntutan menggambar gaya gambar realis dan bahkan memarginalkan aliran tersebut bila diperlukan. Padahal aliran kartun, aliran hibrida, dan fine art juga sudah lama ditemukan sejak zaman dulu. Namun uniknya artis gambar yang beraliran realis juga suka mengoreksi gaya gambar aliran kartun, hibrida, dan atau fine art, padahal itu tidak diperlukan, karena berbeda aliran, di mana hal tersebut bila dilakukan hanya akan berakhir pada perdebatan yang tidak mengenakkan, sebaiknya jangan dilakukan ya an1mareaders. enlightening open mind generations

www.an1mage.org

37


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Namun sekali lagi, setiap orang anatomi tubuhnya memiliki variasi, jadi bila ada anatomy manusia yang berbeda, bukan berarti anatomy tubuh manusia itu salah, tetapi memiliki variasi yang berbeda. Untuk edisi berikutnya, penulis akan membahas telapak kaki dan jari jemari kaki dengan acuan hitungannya. Kini penulis melanjutkan bahasan di edisi sebelumnya. Di mana penulis telah selesai membahas elemen-elemen gambar di Animagine edisi sebelumnya yaitu: 1. 2. 3. 4. 5.

Penggambar Ide Alat Media Bahan 5.1. Area dan Ruang (space) 5.2. Waktu (time) 5.3. Titik & Bintik (point & dot) 5.4. Garis, Goresan dan Arsiran 5.5. Dimensi 5.5.1. Dua Dimensi (shapes) 5.5.1.1. Bentuk datar terbuka (open shape) 5.5.1.2. Bentuk datar tertutup (closed shape) 5.5.2. Tiga Dimensi (form). 5.6. Teks (text) 5.7. Objek & Subjek Gambar 5.7.1. Mahluk cerdas (smart life form) 5.7.2. Satwa (Animals) 5.7.3. Serangga (Insects) 5.7.4. Tumbuhan (plant) 5.7.5. Mikroba (Bakteri dan Virus) 5.7.6. Atom dan semua hal yang lebih kecil dari Atom 5.7.7. Arsitektur, Eksterior & Interior 5.7.8. Mesin & Transportasi 5.7.9. Alat-alat & Peralatan (Tools & Gadget) 5.7.10. Lingkungan & alam (environment & nature) 5.7.10.1 Space 5.7.10.2 Time 5.7.10.3 Planets 5.7.10.4 Suns & Stars 5.7.10.5 Solar Systems 5.7.10.6 Galaxy

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

5.7.10.7 Frequencies 5.8. Pencahayaan dan Bayangan 5.9. Warna (colour) 5.10. Tekstur (texture) Penulis telah membahas prinsip menggambar di edisi sebelumnya meliputi: 1. Tujuan dan Pesan (goal and message) 2. Gaya Gambar (drawing style) 2.1. Realis 2.2. Kartun 2.3. Fine Art 2.4. Hibrida 3. Gaya Desain (design style) 3.1. Simplicity & Extraction (Sederhana & Ekstraksi) 3.2. Complexity & High Density (kompleks & padat) 3.3. Ethnic & Old Style (Gaya Seni Kesukuan & Masa Lalu) 3.4. Futuristic (Gaya Relatif Masa Depan) 3.5. Fine Art (Gaya Cenderung Fine Art) 3.6. Age classification (Klasifikasi berdasarkan Usia) 3.6.1.Kiddy Style (Gaya Kekanakan) 3.6.2.Teeny Style (Gaya Remaja) 3.6.3.Adult Style (Gaya Dewasa) 4. Ritme (Rhythm) 5. Konsistensi (Consistency) 6. Perspektif (Perspective) 6.1 Distance 6.1.1 Extreme Close up Distance 6.1.2. Close up 6.1.3 Medium Distance 6.1.4 Longshot & Extreme Longshot 6.2 Angle (sudut) 6.2.1 Eye Level Angle 6.2.2 Low Angle (Tampak Bawah) 6.2.3 High Angle (Tampak Atas) 6.2.4 Camera Motion and Path 6.2.5 Fish Eye View 6.2.6 Projection & View port 7. Emphasis 7.1 Image, text or both? 7.2 Opposition

38


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

7.2.1 Contrast 7.2.2. Powerful & Powerless 7.2.3 Size, Scale & Proportion 7.2.4 Isolation & Position 7.2.5 Depth of Field

7.2.6 Age & Era Usia dan era (zaman). Penekanan dapat dilakukan dengan cara bermain-main dengan usia dan perbedaan zaman antar generasi.

Seorang anak usia yang masih sangat belia digunakan untuk iklan. Sumber: http://bit.ly/hqmAzL

Seperti karena sudah tidak update lagi lagu-lagu terkini, seorang remaja wanita diumpamakan sebagai seorang nenek di salah satu iklan stasiun pemancar radio.

Bermain usia dan zaman pada citra. Sumber: http://bit.ly/hHgiPq

Karakter Terminator pelintas waktu menjadi salah satu pemusik di masa lalu. Sumber: http://bit.ly/iiCHH2

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Ragam ilustrasi wajah remaja.

39


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Wajah manusia d Ragam ilustrasi wajah remaja. alam berbagai usia.

Ragam ilustrasi wajah dewasa.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

40


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

7.27 Exaggeration Membuat berlebih-lebihan pada sesuatu sebagai penekanan agar menarik perhatian. Memang tidak masuk akal, tetapi boleh dilakukan, itulah uniknya imajinasi.

Menjadi punya kekuatan berlebih (super) setelah mengonsumsi makanan tambahan. Sumber: http://bit.ly/fuADfd

Kenikmatan dari tempat tidur yang nyaman. Sumber: http://bit.ly/hSN2D4

Kekuatan dari gigi yang sehat dan kuat. Sumber: http://bit.ly/gNshGO

Keinginan yang berlebih-lebihan ingin menjadi Superhero.

Makanan pedas yang dibuat berlebih-lebihan sehingga penikmatnya dapat menyemburkan api dan digunakan untuk balon panas agar mengambang di udara. Sumber: http://bit.ly/gfZ9xU

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Penggunaan bahan bakar berlebihan akan membuat krisis bahan bakar. Sumber: http://bit.ly/gEfPn1

7.2.8 Comparison Perbandingan. Membandingkan antara satu dengan lainnya. Memang membuat perbedaan yang sangat terasa sebagai penekanan.

Kehidupan berat seorang anak yatim piatu, bantulah anak yatim piatu untuk meringankan beban mereka. Sumber: http://bit.ly/f1OWmo

41


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

7.2.9 Sex & Gender Jenis kelamin digunakan sebagai penakanan dan daya tarik untuk gambar. Sedangkan gender kedudukannya lebih luas. Salah satu penjelasan sederhananya untuk gender adalah ada kalanya jenis kelamin pria tetapi secara mental gendernya wanita. Hal ini muncul karena perubahan genetik, mungkin karena keturunan ataupun mutasi.

Memberikan penekanan cukup di suatu adegan pada panel sebelah bawah, bukan pada kata-kata yang ada di panel sebelah atas.

Penekanan perbandingan hilangnya salah satu rantai predator akan merusak ekosistem. Sumber: http://bit.ly/dVoVV8

Lebih baik berkunjung ke kebun satwa karena membutuhkan dana tidak hanya hari libur satwa tersebut butuh makan, tetapi hari-hari biasa yang kita juga tidak berkunjung daripada membeli boneka satwa yang lebih mahal dan tidak hidup. http://bit.ly/h7kCtJ

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Desain karakter dengan jenis kelamin wanita.

Karakter dengan jenis kelamin pria.

42


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Analogi mobil dengan kekuatan cheetah, kenyamanan onta dan kehematan onta dalam mengkonsumsi bahan bakar. Sumber: http://bit.ly/h0FqYE

Iklan dengan simbol untuk pelanggan wanita saja. Sumber: http://bit.ly/heGHhl

Mobil disamakan dengan kura-kura yang menekankan pada keamanan berkendara dan penuh perlindungan, kecepatan bukanlah tujuan utamanya. Sumber: http://bit.ly/e1PYmF

Seorang anak yang merindukan orang tua. Sumber: http://bit.ly/igHbKS

7.2.10 Analogy Analogi adalah asumsi atau penyamaan ataupun perumpamaan satu benda dengan benda lainnya adalah sama. Analogi kehidupan di bumi dapat terjadi di planet lain, di tata surya lain, di galaksi lain dan di dimensi semesta lain. Dengan tingkat teknologi yang lebih canggih ataupun lebih rendah.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

43


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

7.2.11 Replacement (Penggantian) Penggantian suatu objek dengan objek lainnya, ataupun suatu subjek dengan subjek lainnya kadang dibutuhkan sebagai penekanan.

Bumi diganti dengan es krim di atas cone. Untuk mengingatkan bahwa bumi semakin meningkat temperaturnya. Sumber: http://bit.ly/hdoneC

Atau mungkin saja kaki berubah dan diganti dengan sirip dan ekor ikan.

7.2.12 Direction Memberi arah sangat dibutuhkan dalam memandu mata agar urutan gambar dimulai dari area mana dan bila dibaca dari huruf mana terlebih dulu.

Karena bumi mulai tertutup air, ada kemungkinan orang-orang yang selamat menjadi de-evolusi dan kepalanya berubah atau diganti dengan kepala ikan. Sumber: http://bit.ly/LBSKp

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Bila sutau kelompok gambar dalam suatu desain poster atau banner. Maka bila urutan pengisi acara orang-orangnya belum dikenal atau malah semuanya terkenal, usahakan cenderung sesuai urutan alphabet, dimulai dari huruf a terlebih dulu dan huruf lainnya mengikuti.

44


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Urutan gerak pada panel comic. Urutan gerak dapat juga dilakukan untuk animasi. Jadi sequential art tidak hanya komik, animasi dan movie juga merupakan sequential art. Perhatikan bimbingan arah dalam citra di atas, titik awal dari seekor anjing, lalu diarahkan dengan tali dan mengarah pada objek dan subjek selanjutnya. Sumber: http://bit.ly/gCBr6s

Namun bila ternyata ada orang yang atau tim yang tidak dikenal, maka utamakan orang yang lebih dikenal yang muncul urutan pertama.

7.2.13 Space Area atau ruang atau daya simpan yang lebih lega akan memberikan penekanan bila dibutuhkan.

Namun bila urutan lomba ataupun urutan pengisi buku, bila suatu buku diisi secara bersama seperti buku Character Sketch Fiesta, maka urutan pengirim yang akan menentukan urutan tampilan dalam buku tersebut.

Kelegaan karena pemberian ruang yang lebih sebagai penekanan. Sumber: http://bit.ly/g8735g

Character Sketch Fiesta 2014. Sumber: https://play.google.com/store/books/details?id=eIDV BQAAQBAJ

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kelegaan ruangan pada salah satu iklan. Sumber: http://bit.ly/h67pMe

45


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Kelegaan lebih terasa di gambar panel yang pertama di kedua gambar tersebut dibandingkan dengan panel lainnya, walaupun panel lainnya dibuat penyeimbang dengan menggunakan objek ataupun subjek lainnya.

Pose yang keren di dalam panel comic.

7.2.14 Great Pose, Great Action & Great Scene Pose yang keren, adegan yang keren dan pemandangan yang keren akan memberikan penekanan sesuai keperluan.

Pemandangan yang keren untuk membangkitkan kepedulian menolong orang lain yang tengah celaka, sebab siapa tahu diri kita suatu saat yang celaka. Sumber: http://bit.ly/eaAZx1

7.2.15 Visual Effect Visual Effects (VFX) dapat digunakan sebagai penekanan juga. Berbagai movie, animasi, comic dan juga iklan menggunakannya. Adegan yang keren di dalam kesialan seseorang. Sumber: http://bit.ly/pR2Tn7

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

46


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Special efek dalam bentuk visual effect membantu visualisasi apa yang dimaksud dengan lebih mudah. Sumber: http://bit.ly/dNEG2O

Air sebagai efek visual.

Sikat gigi produk baru yang fleksibel. Sumber: http://bit.ly/9AZ0iy

Berlebihan membuang limbah membuat sungai menjadi keruh, menghitam, dan sangat kotor. Membunuh ikan dan tanaman yang berhabitat di sungai dan laut. Sumber: http://bit.ly/4kwvBJ

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

47


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Angin sebagai efek visual.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

48


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Berbagai efek visual lainnya, seperti petir, energi dan ledakan.

Beberapa efek visual yang dapat diterapkan pada adegan dan aksi.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

49


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Efek visual gerak dan kecepatan, disebut dengan nama after image. Bukan disebut dengan nama bayangan (shading).

Efek visual aura energi

Ada banyak efek visual lainnya yang dapat diciptakan untuk memberikan penekanan pada aksi yang sedang terjadi. Yang paling penting an1mareaders mampu memberikan sentuhan efek visual yang didesain sesuai keperluan. Penulis sharing word of wisdom “Ada banyak orang cerdas dan mampu membuat kritikan, tetapi orang yang sukses adalah mereka yang mampu menghasilkan karya secara nyata�.

Efek visual wajahnya terkena objek organik transparan.

Demikianlah bahasan penulis pada elemen dan prinsip menggambar edisi kali ini, untuk edisi berikutnya, penulis akan melanjutkan lagi dengan prinsip menggambar lainnya. https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/

Referensi www.google.com dan berbagai sumber Gumelar, M.S., 2011. Comic making. Gumelar, M.S., 2015. Elemen dan Prinsip Menggambar. Gumelar, M.S., 2011. 2D Animation: Hybrid Technique.

Bersambung

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

50


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

TOKOH

WAYAN GERUDUG Guntur Tri Wibawa

Lahir di Tebesaya pada tahun 1905. Mulanya adalah seorang tukang ukir bangunan yang kemudian terjun ke dunia seni lukis.

Lukisannya mempunyai gaya visual yang sangat khas. Seperti banyak mengambil tema - tema wayang, legenda, dan mitos mitos agama Hindu di Bali.

Sebagai anggota Pitamaha dan pelukis Ubud, Gerudug banyak belajar dari Bonnet.

Pemilihan warna-warnanya yang tampak lebih cerah dibanding pelukis lain segenerasinya, membuat karya-karyanya tampak lebih dinamis.

Title: Tirta kamandanu Medium: acrylic on canvas Size: 88 x 48 cm. (34.6 x 18.9 in.)

Title: Cerita Ni Bawang dan Ni Kesuna Medium: acrylic on canvas Size: 56 x 31 cm. (22 x 12.2 in.)

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

51


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Title: Mahabarata scene Medium: tempera on cloth Size: 71 x 105 cm. (28 x 41.3 in.)

Title: Menikmati Tuak dan Nasi Jenggo Materials: acrylic on canvas Measurements: 16.93 in. (43.00 cm.) (height) by 22.44 in. (57.00 cm.) (width)

Lukisan I Wayan Gerudug dapat ditemukan di artsalesindex.artinfo.com www.artnet.com

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

52


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

CERBUNG

PRAMBANAN: Akhir Zaman M.S. Gumelar

“Sembilan ratus sembilan puluh sembilan candi gusti prabu!” jawab prajurit metal yang ada di dekatnya.

Dan terpental jauh ke arah hutan dan menabrak pohon-pohon hingga pohonpohon tersebut patah batangnya.

“Baiklah kerjakan sisanya segera!” perintah Bandung.

Bondowoso setelah terlempar menabrak pohon segera berdiri dan melompat menghindari pukulan Bandung yang berikutnya yang datang dari atas karena Bandung melompat tinggi ke arah Bondowoso. Pukulan yang meleset tadi mengenai tanah.

“Perintah ditolak!” jawab para prajurit metal. “Baiklah, hancurkan Bondowoso dan teman-temannya sekaraaaaaang!” teriak Bandung. Para prajurit metal tersebut diam saja, ”Kenapa diam, LAKUKAN!” perintah Bandung. “SIAL!” teriak Bandung. Lalu Bandung dengan segera menyerang Bondowoso. BLETAAAAAKH! Bondowoso yang tidak menduga Bandung akan bergerak secepat itu dengan telak terpukul pas di rahangnya.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

BHUUUUUUUUUUUUUUMBH! Pukulan tersebut membuat tanah yang terkena melesak dan membuat lobang sekitar lima meteran diameternya. Pukulan yang sangat kuat. Bondowoso melompat dan terbang menjauhkan diri dari area tersebut mencari area yang lapang, di udara “Ha kau pikir hanya kau yang bisa terbang, GtotKc, terbang!” lalu Bandung segera terbang ke arah Bondowoso.

53


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Kulihat kau sudah mampu menguasai baju tempurmu,” puji Bondowoso saat Bandung sudah di dekatnya. “Baju perang ini memang buatan raksasa, mereka sepertinya para dewa, hebat sekali, membuat manusia seperti aku menjadi dewa!” ucap Bandung. “Tidak ada dewa, yang ada hanya manusia yang sangat cerdas yang mampu membuatnya!” jawab Bondowoso. “Manusia tidak bisa membuatnya, raksasa yang membuatnya!” Bandung berargumen.

“SIAAAL!” ujar Bandung saat menyusul Bondowoso ke bawah dan melihat Garudeva, Bhorghat, Pikatan, Zhartan, dan Bulkhu sedang merusak candi-candi yang sudah berdiri. Dengan segera Bandung ke arah mereka. Dan pukulannya sebentar lagi mengenai wajah Garudeva. Garudeva terkejut dan mendadak wajahnya memucat. Tetapi di saat kritis tangan Bandung tersepak oleh seseorang dan membuat tubuhnya limbung dan jatuh tersungkur di tanah. SRAAAAAKH!

“Untuk saat ini iya, di akhir zaman mereka mampu membuatnya,” jelas Bondowoso.

Hal itu membuat Garudeva lega, ”Terima kasih skrieech!” ucapnya.

ZAAAAAP! Seberkas sinar keluar dari tangan Bandung, ternyata senjata sinar baju tempur tersebut sudah diketahui juga fungsinya. Dengan cepat Bondowoso menghindar. Dengan segera Bandung menyusulnya menyerang Bondowoso dengan tangan kosong, kali ini gerakannya sangat cepat beberapa kali lipat dari sebelumnya.

Bandung segera berdiri dan melihat siapa yang melakukannya. Di sana melayang turun Bondowoso dengan tubuh yang gemerlapan seperti diselimuti oleh berlian. “KAU!” teriak Bandung. CLEKH Bondowoso telah turun di tanah.

BLETAK! BLETAAAAAK! BLUGH!

“G-totKc, kekuatan penuh!” ucap Bandung.

Bandung berhasil menyarangkan pukulan beberapa kali ke tubuh Bondowoso. Pukulan terakhir dari Bandung mengenai punggung Bondowoso sehingga Bondowoso terjatuh ke bumi. BLAAAAAR!

“Kekuatan sekarang sudah penuh,” ucap baju tempur G-totKc. Lalu dengan cepat Bandung menyerang Bondowoso, mereka berdua terlihat saling serang dengan cepat dan sepertinya tidak ada yang kalah atau menang. Kekuatan mereka seimbang.

Hantaman Bondowoso jatuh membuat bumi melesak dan berlobang sekitar tujuh meteran.

Garudeva, ”Kenapa Bondowoso mengulur waktu?”

Kemudian Roro Jonggrang segera berlari ke arah Bondowoso,”Kangmas!”

“Entahlah, sepertinya sengaja agar matahari benar-benar bersinar untuk

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

54


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

memastikan Bandung kalah,” terka Bhorghat.

“DIAAAAAM!” teriak Bandung sembari menembakkan senjatanya.

“Bisa juga,” tambah Zhartan.

ZAAAAP!

BRUUUKH!

Seberkas sinar keluar dari senjata milik Bondowoso yang diambil oleh Bandung dan mengenai tubuh Zhartan dengan cepat tubuh Zhartan langsung hancur menjadi partikel-partikel kecil.

Bulkhu memukul satu candi. Bhorghat, Pikatan, Garudeva, dan Zhartan melihat Bulkhu. Bulkhu mengangkat pundaknya. “Sepertinya kau benar Bulkhu, ayo kita hancurkan yang bisa kita hancurkan, tetapi candi buatan prajurit metal ini memang kuat, dari batu-batu yang terpilih,” ucap Zhartan lalu ikut memukul candi seperti Bulkhu. Mendadak di kejauhan suara prajurit metal berlari ke arah mereka. Mereka sepertinya membawa seorang wanita. Melihat hal tersebut mendadak Bandung menghentikan pertarungan dan dengan cepat turun ke bawah menyambut rombongan tersebut. Hal ini membuat Bondowoso bengong tidak mengerti. CLEKH! Bandung turun tepat di depan Loro Jonggrang yang dikawal oleh sebelas prajurit metal. “Telah kami bawa Loro Jonggrang gusti prabu!” ucap salah satu prajurit metal yang mengawal Loro Jonggrang tersebut. “Baiklah, katakan kepadaku, sudah berapa candi yang kau buat?!” tanya Loro Jonggrang dengan mata yang tajam, berwibawa dan elegan, kualitas seorang pemimpin sejati terlihat jelas. Hal ini membuat degup jantung Bandung semakin kencang. “Seribu candi!” ucap Bandung mantap. “Bohong, dia baru menyelesaikan sembilan ratus sembilan puluh sembilan candi!” teriak Zhartan dari jauh.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Setelah itu, Bandung memutar tombolnya dari Disintegrate ke tulisan Stone. Bondowoso tercekat, tidak sempat menyelamatkan Zhartan. Untuk mencegah agar tidak terulang lagi, segera Bondowoso mendekati teman-teman lainnya yang tersisa. Bhorghat, Bulkhu, Garudeva, dan Pikatan. Bulkhu seperti terpaku di bekas tempat Zhartan hancur menjadi partikel. Kepalanya tertunduk sedih. Tangannya mengepal. Lalu mendadak Bulkhu berlari ke arah Bandung. Bondowoso segera mencegah Bulkhu dengan menahan badannya yang besar tersebut. Tubuh Bulkhu yang besar tadi berusaha berjalan tetapi ternyata tubuhnya tidak bergeming tertahan oleh Bondowoso. “HRRRRRRRAAAAAGH!” Bulkhu melotot matanya ke arah Bondowoso. “Jangan Bulkhu, kau bisa mati sia-sia, tahan dirimu!” bujuk Bondowoso. “Bagus, jangan ganggu aku!” teriak Bandung memandang mereka semua. “Ayam telah berkokok dan matahari telah terbit ternyata cuma sembilan ratus sembilan puluh sembilan candi yang telah jadi, kau kalah!” ucap Loro Jonggrang tegas. “TIDAAAAAAK! AKU TIDAK KALAH! AKU DICURANGI!” bentak Bandung.

55


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Kau juga curang, kau menggunakan prajurit metal, aku memintamu untuk melakukannya sendiri!” Loro Jonggrang berkata dengan berwibawa. “SIAAAAAAAL!” teriak Bandung. ZAAAAPH! Sinar maut mengenai Loro Jonggrang dan seketika Loro Jonggrang menjadi batu. “Kaulah patung candi keseribu Loro Jonggrang!” teriak Bandung penuh dengan amarah.

BLETAAAAAAAAAAGH! Bandung terpental jauh hingga menabrak pepohonan dan gundukan batu besar dan gesekannya membuat bekas seperti parit dengan kedalaman tiga meter. Bondowoso dengan kekuatan penuh dan tubuhnya gemerlapan terkena sinar matahari tampak marah besar. Dengan segera ia menyerang Bandung lagi. Tapi kali ini Bandung telah siap, dan mereka terlibat dalam pertarungan seru. Namun, tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang.

“Loro!” teriak Roro Jongrang. Semua terkejut, Bondowoso tidak menduga dengan apa yang dilakukan oleh Bandung. Dengan amarah yang membara Bondowoso segera menerjang Bandung dan melakukan pukulan telak membuat senjata yang dipegangnya terlepas. Lalu dengan cepat Bondowoso mengambil senjata tersebut dan menghancurkannya dengan meremukannya menggunakan tangan. Di saat itu mendadak Bulkhu berteriak dan suaranya mendadak lenyap. Disusul teriakan Roro Jonggrang. Bondowoso menoleh ke arah tersebut, ternyata Bandung menggunakan kekuatan baju tempurnya untuk menembak Bulkhu dan Roro Jonggrang sehingga hancur menjadi debu. Bhorghat dan Pikatan berlari sembunyi sedangkan Garudeva yang terbang ke atas ditembak oleh Bandung dengan senjata itu pula sehingga tubuhnya hancur menjadi debu yang berterbangan tertiup angin. Semuanya serba cepat sehingga Bondowoso tidak dapat mencegahnya.

Karena Bandung merasa bosan Bandung menghindar dari pertarungan dan segera turun ke bumi lalu berteriak,”Semua prajurit metal, hancurkan Bondowoso!” “Laksanakan!” jawab sembilan puluh prajurit metal bersamaan. Lalu mereka menyerang Bondowoso secara bersamaan. Bondowoso dikeroyok oleh sembilan puluh prajurit metal. Tubuh Bondowoso tenggelam dalam keroyokan tersebut. Tetapi ada satu dan dua prajurit metal ada yang terpental keluar dari tempat tersebut karena hancur terkena pukulan Bondowoso. BYAAAAAAAAAAAAAASH! BLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR! Sinar kuat muncul di sela-sela prajurit metal dan ledakan yang membuat lobang besar. Sementara para prajurit metal tubuhnya hancur berantakan ada yang meledak ada yang menjadi serpihanserpihan kecil. Bondowoso berdiri dengan serakan para prajurit metal yang telah hancur berantakan. “Tahan emosi marahmu Bondowoso!” teriak Pikatan.

“HA HA HA HA HA!” Bandung tertawa dengan wajah puas dan bengis.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

56


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Kendalikan dirimu dan gunakan jurus yang kau pelajari dari Eyang Rupit!” teriak Bhorghat yang sembunyi di balik batu bersama Pikatan.

Dengan cepat Bandung menyerang Bondowoso lagi, kepalan tangan kanannya penuh dengan kekuatan menyerang Bondowoso.

Bondowoso tercenung, kemudian melihat ke arah Bhorghat dan Pikatan.

Bondowoso dengan cepat menghindar ke kanan lalu memegang tangan kanan Bandung dengan tangan kirinya, dan membalikkan lengannya ke belakang lalu Bondowoso memanfaatkan tenaga dan tubuh Bandung dengan menyorongnya ke tanah.

“HA HA HA HA HA!” Bandung tertawa terkekeh-kekeh lalu lompat di dekat Pikatan dan Bhorghat. ZAAAAAAAPH!

SRAAAAAAAAAAKH! Bhorghat hancur menjadi debu terkena sinar yang keluar dari tangan Bandung. Pikatan langsung berlari menjauh. “Terima kasih Bhorghat kau memberiku kesempatan menjadi seperti ini HA HA HA HA HA HA!” Bandung tertawa penuh kepuasan. BLETAAAAAAAAAAGH! Hantaman Bondowoso yang marah di saat Bandung lengah karena tertawa membuat Bandung terlempar jauh dan menerobos mengenai beberapa candi yang sudah jadi.

Bandung tersungkur dan mengenai tanah, tanah menjadi seperti parit sedalam tujuh meter dan di ujungnya Bandung tersungkur tak berdaya. Segera Bandung bangkit lagi, berdiri dan melakukan tendangan dengan cepat ke arah Bondowoso. Kaki kanan Bandung segera dihadang oleh Bondowoso dengan tangannya, tetapi bukan untuk dipukul atau ditolak, namun dipegang oleh kedua tangannya lalu dibawa berputar-putar dengan cepat dan dilemparkan ke arah bukit. BRAAAAAAAAAAAAAALGH!

Dengan berang Bandung berdiri dan melihat candinya yang rusak sebagian, ”Kurang ajar, kau hancurkan hasil karyaku!” teriak Bandung lalu dengan beringas menyerang Bondowoso. Kali ini Bondowoso menggunakan jurus yang diajarkan oleh Eyang Rupit. Pukulan Bandung dihadangnya, bukan untuk dipukul balik, namun dengan cepat memegang tangan kanan Bandung, dipegangnya lalu diarahkan aliran tenaganya dengan kuat dan melemparkannya ke sisi lain. BRUAAAAAAAAAAAAAGH! Bandung terlempar dan menabrak candi lainnya yang sudah jadi. Bandung segera berdiri dan kian marah.

Bandung menabrak bukit dan bukit tersebut mampat sehingga mirip bentuk tubuh manusia sedalam 30 meter. Selang tidak begitu lama Bandung segera keluar lagi lewat atas dan menyerang Bondowoso lagi. Dengan mudah Bondowoso mengalirkan dan memanfaatkan serta mengarahkan tenaga lawannya sehingga berbalik kepada dirinya sendiri. Begitu berkali-kali sampai Bandung kelelahan. Setelah Bandung lelah, dengan cepat diangkatnya Bandung dan dengan segera tangan kanannya Bondowoso memukul wajah Bandung dengan telak secara berulang-ulang. PRAKH!

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

57


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH! PRAKH!

berpisah, hamba akan kembali ke masa hamba.”

Lalu dilepaskannya Bandung yang jatuh terduduk di tanah. Dengan segera Bondowoso melucuti exo armor yang dikenakan Bandung.

PYAAAAAAAAAAASH!

Lalu menghancurkannya dengan remasan tangannya.

*

Lalu Bondowoso masuk ke energi portal teleport yang berbentuk gumpalan seperti air yang telah berada di sana. Bondowoso melambaikan tangan dengan tidak bersemangat kepada mereka semua.

Bondowoso lalu bergerak ke arah Pikatan, ”Kenapa tidak kulakukan saja dari awal menggunakan teknik silat lembut ajaran Eyang Rupit…” ucapnya. “Jangan bersedih Bondowoso, semua sudah terjadi,” ucap Pikatan menghibur. Bondowoso terduduk sedih. * Terdengar suara kicauan burung di pagi hari seolah tidak peduli bahwa hari itu adalah hari penuh kesedihan. “Maaf gusti permaisuri, bila seseorang telah menjadi batu. Maka tidak ada alat yang bisa untuk mengubahnya kembali, maafkan hamba,” jelas Bondowoso kepada Permaisuri Anjani. Anjani menangis tersedu, suami dan kedua putrinya telah meninggal. “Aku sangat bersedih, kerajaan Baka akan kuteruskan dan akan kumakmurkan rakyat, dan akan kucari adik suamiku yang mengembara, bila telah kutemukan akan aku berikan kerajaaan ini kepadanya,” ucap Permaisuri Anjani dengan berlinang air mata.

Bondowoso menghilang. “Dia Mukso,” gumam Pikatan.

Tiga bulan kemudian, dua orang berjalan di tengah kota Kerajaan Pengging dengan pakaian kumal dan tidak terurus, rambut gimbal tidak mandi selama berbulanbulan. Mereka tertawa-tawa sendiri, salah satunya menggerakkan tangannya seperti memegang sesuatu dan seakan ditembakkan ke orang-orang yang melintasinya. “ZAP!” teriak orang tersebut mengarahkan tangannya ke orang yang lewat. “Ah Bandung, kau mengagetiku, dasar gila” ujar pak tua yang seolah-olah ditembak oleh Bandung tadi. Setelah itu diarahkannya senjata tersebut ke temannya yang juga gila. “Ampun gusti prabu, hamba akan selalu setia membantu gusti!” teriak Wanara sembari sungkem menyembah orang gila satunya. Orang gila satunya tertawa terbahakbahak,”HA HA HA Tidak ada yang sesakti aku, aku raja duniaaaa ha ha ha!” teriaknya.

Bondowoso wajahnya tertunduk lesu dan sangat bersedih, ”Kini saatnya kita

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

58


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Pilihan 3

“Tidak apa-apa bila tidak mengerti, tidak usah dipaksakan,” jelas Bondowoso.

PYAAAAASH!

“Baiklah, kini tujuan kita ke mana kangmasku wong cerdas?” tanya Roro.

Bondowoso dan Roro Jonggrang kembali ke area di mana mereka ter-teleport sebelumnya. Roro segera mencari kudanya, ”Ke mana kuda kita yang kita tambat di sini?” “Loh bukankah kita ke sini sehari sebelumnya? Jadi kuda yang kita tambat baru besok adanya?” jelas Bondowoso. “Uoh gitu ya? Apakah kita bisa melihat kita yang lainnya?” tanya Roro Jonggrang. “Bisa,” jawab Bondowoso. “Tidak akan terjadi apa-apa kalau kita menyentuh diri kita yang lainnya?” tanya Roro Jonggrang. “Ya tidak akan terjadi apa-apa, aslinya kita yang sekarang berbeda dengan kita yang saat itu,” jawab Bondowoso. “Kenapa berbeda? Bukankah aku ya tetap aku?” tanya Roro penasaran. “Ya berbeda, baik dari segi sel tubuh dan memori akan berbeda, sebab dia belum mengalami apa yang kita alami, sebab yang kita alami adalah sekarang ini,” jelas Bondowoso. “Yang kita alami sekarang ini? Bukankah mereka, eh kita, yang lama juga yang dialaminya cuma sekarang ini,” tanya Roro. “Benar sekali, bagi diri kita yang menjalani teleport lintas ruang dan waktu, yang ada hanya waktu yang bergerak linear yaitu bergerak maju, tapi bagi yang di luar kita, mereka melihatnya waktu tidak lagi linear,” jelas Bondowoso. “Ah aku bingung,” Roro tidak paham.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Ada baiknya kita ke tempat persembunyian teman-teman kita, bukankah kau ingin melihat dirimu yang lain?” ajak Bondowoso sembari memberikan pancingan hal yang ingin Roro ketahui. “Oh iya, bakalan menarik, ayo!” Roro setuju. “Bagus, dan kita harus cepat,” lalu Roro mendekatkan tubuhnya ke Bondowoso. Bondowoso memeluk pinggang Roro lalu melesat terbang ke atas menuju area markas sementara mereka. Roro sangat gembira dan memeluk Bondowoso dengan erat. Lalu tidak berapa lama mereka telah sampai di area yang dimaksud. Bondowoso dengan perlahan turun dan meletakkan Roro ke tanah dengan hatihati. “Nah kita bermarkas di sini, markas yang sama seperti saat kami menculikmu,” ucap Bandung kepada teman-temannya dan juga melihat ke arah Bhorghat. “Itu kau di sana dan itu aku,” bisik Bondowoso kepada Roro. “Eeeeew kau begitu jelek dan bau, kenapa aku mau ya?” bisik Roro tidak percaya dengan dirinya yang mau dengan Bondowoso yang buruk dan bau. Bondowoso melotot ke arah Roro Jonggrang, ”Tapi aku sebenarnya kan cakep, eh kau jatuh cinta karena aku baik hati bukan he he he,” goda Bondowoso dengan berbisik. “Ha ha ha ha ha iyaaa,” bisik Roro dengan tertawa lirih lalu memeluk Bondowoso.

59


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Baiklah, mungkin ini saatnya aku akan ke tempat penelitianku lagi,” kata Bhorghat. “Begini saja, agar tidak menimbulkan kecurigaan, aku juga ingin melihat situasi istana, bagaimana kalau kau antar aku ke dalam istana, setelah itu kau boleh pergi,” kata Bandung lalu menghela napas. “Apalagi aku belum percaya padamu seratus persen, siapa tahu kau memberitahukan rencana dan markas kami,” Bandung melanjutkan kata-katanya kepada Bhorghat sembari dengan penekanan seolah tidak percaya. “Ide yang bagus, aku ikut,” ujar Bondowoso.

Kemudian Bondowoso berbicara sendiri,”Scan smart life form range 500 meters from me now!” “No smart life form detected,” hasilnya muncul di matanya. “Hmm… baiklah, mungkin tikus atau sejenisnya,” ucap Bondowoso kepada dirinya sendiri. “Ada apa?” tanya Bandung lagi.

“Oh tidak… tidak, kau di sini, ini perintah, aku khawatir baumu akan tercium walaupun sedikit dan walaupun kau sudah luluran, lebih amannya Aku saja,” jawab Bandung. “Ta… tapi…,” Bondowoso mencoba berargumen. “Tidak ada tapi, ini perintah,” potong Bandung dengan tegas. “Baiklah gusti,” jawab Bondowoso, walaupun masih merasa sangsi atas keselamatan Bandung. “Aku bisa jaga diri, percayalah,” tambah Bandung sembari menatap ke arah Bondowoso dan juga teman-teman lainnya, Bandung melihat ke arah Bhorghat. “Ayo kita berangkat,” ajak Bandung ke Bhorghat. “Baiklah,” lalu Bhorghat beranjak ke luar dari markas sementara tersebut, diikuti oleh Bandung. “Tunggu!” Bondowoso mendadak menahan kepergian Bandung dan Bhorghat.

enlightening open mind generations

“Kenapa?” tanya Bandung. Bondowoso memberikan isyarat untuk diam, lalu perlahan mendekati area di mana Roro Jonggrang dan Bondowoso sembunyi.

www.an1mage.org

“Entahlah, kurasa aku salah dengar,” ujar Bondowoso. “Oh baiklah,” jawab Bandung. “Ayo kita berangkat Bhorghat, hei apa rakyat umum tidak akan curiga dengan tinggimu, kulitmu dan bentuk wajahmu yang berbeda?” tanya Bandung kepada Bhorghat. “Oh, tidak, mereka sepertinya sudah terbiasa, apalagi aku menggunakan blangkon yang dibuat sengaja menutupi telingaku yang lancip, dan wajah kami tidak jauh berbeda dengan kalian, cuma kulit kami lebih pucat, dan kami jarang memperlihatkan gigi taring kami,” jawab Bhorghat. “Hmm… jadi dengan penampilan seperti ini kau mudah keluar masuk istana?” tanya Bandung lagi, mereka mulai berjalan. Sementara itu, Bondowoso balik lagi masuk ke markas sementara. “Sepertinya Smarth Cloack mode ini keren banget, diriku yang sebelumnya tidak bisa mendetek aku,”ujar Bondowoso.

60


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Ayo kita ikuti Bandung,” ajak Roro Jonggrang, segera saja Bondowoso mengikutinya. Mereka mengikuti Bandung dan Bhorghat secara sembunyi-sembunyi bahkan saat mereka di istana dan Bandung keluar istana membawa bungkusan, lalu Bandung makan di kedai depan istana dan keluar berjalan ke suatu arah. Kemudian di suatu tempat Bandung berhenti setelah agak jauh dari keramaian, dia mendekati pohon yang rindang dan besar. Lalu duduk di area tersebut, mengambil salak yang dimasukkannya ke dalam bungkusan tadi. Bandung mengambil satu buah salak, membuka kulitnya dan memakannya, setelah beberapa gigitan dan kunyahan. Bandung tercenung melihat alat aneh yang ada di dalam bungkusan tersebut. Bandung meletakan salaknya, lalu segera mengambil alat aneh yang katanya milik Bondowoso tersebut. Bandung melihat dengan detail dan teliti bentuk alat yang seperti ulekan tersebut. Alat aneh itu berwarna keperakan, bening seperti berlian di area ujungnya. Lalu ada beberapa tulisan yang Bandung tidak mengerti.

Dia tidak tahu apa arti semua itu, lalu dia melihat adanya sesuatu tonjolan sedikit di area punggung dekat ulekan yang ujungnya lebih pendek. Dia melihat-lihat dan mengepaskan ke jempolnya yang sepertinya tonjolan bulat tersebut pas dengan jempolnya. Dipencetnya tombol tersebut, dan menghadapkannya ke area atas secara tidak sengaja dan mendadak jatuh seekor burung, kaku seperti tidak bergerak tapi dalam posisi terbang. Dia melihat burung yang kaku tersebut. Diambilnya burung tersebut, didekatkan ke telinganya, “Tidak mati?” gumamnya. Lalu melihat alat itu lagi, kali ini diarahkan ujung yang lebih panjang ke arah kucing yang kebetulan lewat di situ, lalu segera ditekan tombolnya. Seberkas cahaya biru keluar dari alat tersebut dan mengenai kucing itu. Kucing tersebut mendadak berhenti saat berjalan. Bandung mendekatinya tidak percaya, lalu disentuh-sentuhnya kucing tersebut,”Tidak bergerak,” lalu dipegangnya bagian leher kucing tersebut,”Tidak mati.” Dengan cepat Bandung mengubah setting dari Stun ke atasnya lagi, kali ini ke tulisan Heat. Dan diarahkan ke pohon besar yang menjadi naungannya.

Ada tanda biru sedang menyala area tulisan “Freeze”. Lalu Bandung menggesernya putaran yang di dekat area lampu ke tulisan “Stun” warna biru tadi menyala pindah ke tulisan tersebut, Bandung tidak mengerti, tetapi dia tertarik dan keingintahuannya semakin besar.

ZAAAP!

Digesernya lagi ke tulisan lain “Heat”, lalu digeser lagi ke tulisan “Kill” lalu di geser lagi ke tulisan “Disintegrate” lalu digeser lagi ke tulisan “Stone” lalu diputarnya lagi balik ke freeze, diputarnya lagi ke stun.

Bandung terkesima, lalu tertawa.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Sinar merah keluar dari alat tersebut, dan mengenai pohon tersebut. Pohon tersebut langsung terbakar dengan cepat. WOOOOO!

HA HA HA HA HA! Kini dia set ke tulisan Kill. Dan kali ini di arahkan ke batu besar tempat dia duduk tadi.

61


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

ZAAAAP!

Bandung belum siap,” ucap Bondowoso, lalu mereka menghilang lagi.

Batu besar tadi terbelah dua dengan sempurna, seperti terkena pedang yang sangat tajam saat terkena sinar merah tadi. HA HA HA HA HA HA! Bandung seperti menemukan mainan baru, dengan semangat dia menggeser settingnya ke Disintegrate dan diarahkan ke burung yang sedang lewat.

* Tak berapa lama kemudian Bandung bangun lagi dan meraba tengkuknya yang memar dan mencari-cari bungkusan tadi. “Sial, tidak ada. Siapa kau orang yang membokongku? Keluar kau pengecut!” teriak Bandung sembari matanya bergerak ke sana-ke mari lalu dengan cepat dirinya memutarkan tubuhnya.

ZAAAAP! Burung tersebut mendadak hancur seperti molekul-molekul tubuhnya tercerai berai menjadi partikel kecil dan yang tersisa cuma asap dan abu yang terbang terbawa angin. WUHUUUUUUUUUUU! Teriak Bandung kegirangan. Lalu mengubah settingnya alat tersebut ke Stone dan ditembakkan ke kupu-kupu yang lewat. Mendadak kupu-kupu tersebut jatuh dan pecah, seperti telah menjadi batu yang tipis dan berantakan terjatuh. Lalu Bandung mengambil serpihan kupukupu tersebut dan mendadak berteriak, “YAAAAAAAAA AKU RAJA DUNIA HA HA HA HA HA HA!.” Lalu dia menyembunyikan alat tersebut, mengambil salaknya dan memakannya dengan lahap. Mendadak Bandung tersungkur tak sadarkan diri terpukul oleh sesuatu di tengkuknya. Bondowoso muncul dari smart cloack mode-nya bersama Roro lalu mengambil alat ulekan tersebut. “Alat ini bisa berbahaya bila digunakan oleh orang yang belum siap menerima kekuatan yang begitu besar, dan kulihat

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Suasana hening, hanya bunyi serangga saja yang terdengar. Setelah yakin tidak ada orang lain selain dirinya. Bandung kembali lagi ke arah istana Baka. Dia sepertinya menunggu seseorang. Setelah sekian lama dia bergegas mengejar orang yang dimaksud. “Bhorghat!” teriak Bandung. Orang yang dipanggil menoleh, ”Oh hai Bandung!” “Kesialan terjadi, barang yang kau titipkan untuk Bondowoso telah dicuri seseorang!” dengan paniknya Bandung berkata. “Dicuri seseorang? Aaaaaah! Itu adalah alat yang berbahaya! Kenapa sampai tercuri, alat itu sangat berguna untuk membantu perjuangan kalian, ada baiknya kau ikut aku!” ujar Bhorghat. Lalu Bhorghat mengajak Bandung mengikutinya untuk masuk istana dan masuk lebih dalam lagi di area tertentu sehingga mereka sampai di area ruang penelitian yang dilakukan oleh para raksasa. Di suatu ruangan mereka bertemu Zhartan, ”Hei apa yang kau lakukan Bhorghat? Membawa manusia ke sini, apa yang kau pikirkan?”

62


AN1MAGINE

“Eh dia adalah Bandung, dia akan membantu Roro Jonggrang untuk menggagalkan upaya Vharok untuk membunuh Gupala,” ucap Bhorghat. “Dan sialnya, senjata milik Bondowoso yang aku titipkan kepadanya hilang, jadi aku akan bantu dia dengan beberapa kemungkinan lainnya,” ucap Bhorghat.

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017 JUAL BELI KOMIK KAMU, PASARKAN KOMIK KAMU, TAWARKAN JASA KETERAMPILAN KOMIK KAMU, JADIKAN DIRIMU WIRAUSAHAWAN KOMIK

ikomik

Ikomik.an1mage.net

“Ah begitu ya, bantu sebisa dia ya, tapi ingat pastikan tidak membahayakan kita semua, aku akan menge-check pesawat kita dulu di luar, ayo Bulkhu!” ucap Zhartan diikuti oleh Bulkhu yang tinggi besar. “Baiklah, ayo ikut aku,” Bhorghat berjalan ke ruangan lainnya dan Bandung mengikutinya. “Ini adalah prajurit metal, prajurit ini kekuatannya sepuluh kali lipat dari kekuatan raksasa, akan banyak membantu melawan anak buah Vharok yang juga kebanyakan raksasa,” jelas Bhorghat. “Banyak anak buah Vharok yang sudah melanggar batas, terlalu banyak membunuh manusia…” “… oleh karena itulah mereka dikembalikan ke planet asalnya dan ingatannya dihapus tentang hal tersebut, sehingga mereka menjadi normal lagi,” ujar Bhorghat. “Oh bisa ya hal tersebut dilakukan? Walaupun aku tidak tahu apa yang kau maksud,” ucap Bandung. “Ha ha ha ya sudah, tidak usah dipikirkan,” Bhorghat menimpali.

Bersambung

enlightening open mind generations

Karya komik kamu ditolak oleh penerbit karena alasan gaya gambar kamu yang ketinggalan zaman? Gaya gambar kamu ga ngetren, gaya gambar kamu ga sesuai pasar? Gaya gambar kamu ga realis, gaya gambar kamu ga kartun, gaya gambar kamu ga hibrida, gaya gambar kamu ga fine art dan ratusan macam alasan penerbit untuk menolak gaya gambar kamu. Komik kamu ditolak penerbit karena desain gambar yang terlalu kompleks, karena gaya desain gambar kamu terlalu sederhana, gaya desain gambar kamu terlalu kuno, gaya desain gambar kamu terlalu masa depan dan ratusan alasan gaya desain lainnya yang digunakan penerbit untuk menolak karya kamu. Karya komik kamu ditolak karena jenis cerita (genre) kamu tidak sesuai dengan aliran gaya cerita penerbitnya? Tidak sesuai dengan visi dan misi penerbitnya dan ratusan alasan penolakan lainnya yang digunakan penerbit untuk menolak karya kamu. Itu masa lalu, kini hadir ikomik.an1mage.net yang memberimu kebebasan gaya gambar apa pun, gaya cerita apa pun, gaya desain apa pun. Bukan penerbit, editor, dan atau artis komik lainnya yang menentukan karyamu akan disukai atau tidak, tetapi calon pembaca. Jual komik kamu, beli komik kesukaanmu, publikasikan sendiri komik kamu, jadikan dirimu wirausahawan komik, buktikan bahwa penerbit, editor, dan artis komik lain yang banyak kritik tentang karyamu adalah salah total.

www.an1mage.org

63

Ikomik app tersedia di: An1mage Store & Play Store


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

CERMIN

https://static.pexels.com/photos/8967/night-creek-stars-usa.jpg

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

64


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

TAMU DI DEKAT DANAU Archana Universa

Akhir pekan ini aku dan ayah berencana pergi memancing ke danau. Alasannya tidak lain dan tidak bukan karena ayah dan ibu bertengkar. Mereka melakukannya, berselisih, bahkan dimulai dari sebelum aku lahir. Herannya, mereka masih bersama hingga sekarang. Apakah cinta atau malah pertengkaran yang menyatukan mereka, aku tidak tahu. Yang jelas sejak aku lahir, ayah jadi lebih bahagia. Dia bisa mengajakku pergi ke danau, menemaninya menghabiskan malam di alam terbuka. Meski begitu alasan utamanya adalah untuk menghindari ibu. Kami sudah selesai makan malam dan mendirikan tenda. Malam ini, seperti malam yang selalu kuhabiskan memancing dengan ayah, kami duduk di kursi lipat dan menunggu umpan dimakan ikan malang. Tidak ada pembicaraan di antara kami. Meski begitu kami tidak diliputi kesunyian. Suara tonggeret dari hutan di sisi lain danau memecah keheningan malam. “Kurasa cukup untuk malam ini,” ujar ayah sembari menggulung tali pancingnya. Malam ini ia hanya dapat tiga ekor ikan ukuran kecil yang dilepaskannya kembali. Kami hanya mengumpulkan ikan besar. Memberi kesempatan ikan kecil untuk beranjak dewasa dan kami pancing kembali kalau ikan yang sama mengalami kesialan dua kali atau lebih.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Menyerah?” ledekku sembari menggoyangkan wadah ikan hasil pancinganku. Hanya satu, tapi aku yakin beratnya sekitar tiga kilo. “Malam ini kau menang, nak,” sahut ayahku sembari meletakan alat pancingnya kemudian menyambar botol termos yang kami bawa. Isinya teh hangat. Ia menuangkan isi termos tersebut ke tutupnya kemudian menyesap minuman hangat itu perlahan. Kurasa pikirannya sudah lumayan tenang, kepalanya tidak lagi dipenuhi pertengkarannya dengan ibu. “Kau jangan tidur kemalaman, nak,” kata ayah sembari menutup termos. “Tenang saja, aku tidak akan tidur larut malam. Aku akan tidur dini hari,” kekehku sembari menunjukkan jam di layar ponsel. “Sepuluh menit sebelum pergantian hari.” Hampir tiap hari aku begadang. Biasanya di depan layar laptop. Mengerjakan tugas kadang-kadang, lebih sering menghabiskan waktu buat surfing di internet. Tapi kalau menghabiskan waktu untuk memancing, mataku tidak sekuat saat menatap layar komputer. Mungkin tingkat kesenangannya berbeda. Bukan berarti aku tidak suka memancing. Aku menyukainya, hanya kalau bisa memilih, aku lebih suka berada di depan komputer yang memiki sambungan internet dengan sinyal yang kuat.

65


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

http://www.4kphoto.net/4k/forest-mountains-lake-night-fog.jpg

Karena ayah dan ibu sangat sering bertengkar, aku jadi lebih sering memancing. Hampir setiap minggu. Bila teman-temanku menghabiskan akhir pekan di mall, aku akan pergi ke danau dengan ayah. “Selamat malam, nak,� kata ayah sembari masuk ke tenda. “Selamat malam, yah,� balasku sembari menatap langit. Malam ini cerah. Beberapa akhir pekan terakhir cuacanya sering mendung, tidak jarang gerimis. Tapi malam ini berbeda. Mungkin karena itulah aku masih bertahan di tepi danau sembari memandangi pantulan bulan di air. Aku menimbang-nimbang apakah akan menyusul ayah menyelinap ke dalam tenda. Karena terlalu sering berkemah, ketersediaan peralatan kami cukup membuat nyaman. Ada tempat tidur pompa karena saat awal berkemah, aku sering mengeluh sakit karena harus tidur dengan beralaskan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

terpal saja. Artinya tidur dengan alas keras, sangat berbeda jauh dengan kasur di rumah. Tendanya juga lebih bagus dari pada tenda awal. Lebih kedap angin. Kalau hujan sekalipun, airnya tidak merembes ke dalam. Dari luar aku bisa melihat ayah membiarkan lampu tenaga surya menyala. Biasanya yang tidur belakangan yang mematikan lampunya. Aku membayangkan tubuhku terbalut selimut. Hangat. Mungkin lebih baik aku segera menyusul ayah ke dalam tenda apalagi malam ini anginnya agak kencang. Aku baru saja membereskan alat pancingku. Melepas ikan kecil yang baru saja terkena mata kail yang tajam kembali ke danau, juga membereskan umpan ikan ketika mendengar suara kecipak aneh dari danau. Sedetik... dua detik....

66


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Tidak ada apa pun yang muncul. Mungkinkah tadi hanyalah suara ikan yang sedang berakrobat? Kadang-kadang ikan melompat, keluar dari air, lalu berenang kembali. Mungkin itu tadi yang kudengar. Kursi lipat sudah kusandarkan ke tempat biasanya. Ikan yang kutangkap juga sudah diamankan. Dia tidak akan dibunuh sebelum aku dan ayah akan memakannya. Kemungkinan ajal ikan itu datang bersamaan dengan kedatangan matahari esok hari. Baru saja jari-jariku menyentuh kepala resleting tenda ketika bunyi kecipak itu muncul kembali. Dedaunan bergemerisik terkena angin. Samar-samar aku melihat sinar menembus pepohonan.

Sedikit demi sedikit, aku menembus hutan, mendekati sumber cahaya asing yang menggugah rasa ingin tahuku. Aku menghentikan langkah kakiku ketika melihat pergerakan di depan. Aku melihat mereka. Tiga makhluk setinggi satu meter dengan mata yang luar biasa besarnya, tidak wajar. Salah satu dari mereka menatapku. Aku tertangkap basah. Otakku memerintahkan untuk lari. Tapi kakiku diam di tempat, seolah gravitasinya lebih besar di sini. Tidak hanya kakiku, tapi seluruh tubuhku kaku. “Halo, manusia!” katanya dalam bahasaku. Dia bahkan tidak membuka mulutnya ketika bicara.

Apakah ada orang lain di sekitar sini? Pikirku.

“Siapa kalian?”tanyaku, tidak melalui mulut, tapi melalui pikiran.

Bertahun-tahun aku memancing dengan ayah, kami selalu berdua. Tidak ada orang lain yang ke area sini. Alasannya karena tanah ini milik ayah, tidak sembarang orang dapat masuk. Tapi ternyata hal itu tidak berlaku hari ini.

“Kami makhluk Bumi, sama sepertimu. Lahir dan besar di sini. Hanya saja nenek moyang kami berasal dari planet yang jauh. Kami senang dapat bertemu denganmu,” jawab makhluk yang ada di tengah. Sepertinya dia adalah juru bicara dari kelompok kecil ini.

Mungkinkah ada penyusup? Aku berbalik. Lebih baik memastikannya atau aku tidak akan tidur dengan tenang. Aku harus tahu apa yang terjadi di balik pepohonan. Aku akan mencari tahu. Jadi aku membalikkan tubuhku. Menjauhi tenda dan mulai menyelinap ke antara pepohonan, mengikuti cahaya aneh yang masih berpendar lembut itu. Tidak menyilaukan. Aku memastikan agar langkahku tidak terlalu berisik. Berusaha menghindari ranting kering yang mungkin akan membuatku ketahuan. Hanya saja agak sulit karena tanah di bawah kakiku tidak benar-benar kelihatan jelas.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Sementara itu kedua makhluk di sisi kanan dan kirinya menatapku nyaris tanpa berkedip. Tatapan mata itu tidak mengandung rasa penasaraan yang berlebihan, juga tidak terkesan mengancam. “Apa yang sedang kalian lakukan di sini?” tanyaku, lagi. “Ada sedikit masalah dengan alat transportasi kami jadi kami berhenti sejenak untuk memeriksa dan membenahinya. Kuharap kau tidak keberatan kami berada di tanah milik ayahmu tanpa izin,” tutur makhluk itu, masih dengan gelombang pikiran. Mereka bahkan tahu tanah ini milik ayah. Apalagi yang mereka ketahui? Apa mereka tahu namaku?

67


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

http://i.huffpost.com/gen/3185564/images/o-UFO-FOREST-facebook.jpg

“Tentu saja kami tahu namamu. Josh, aku Pinsk, sebelah kananku Ermo, satunya Magno,” kata si tengah.

“Bukan secara fisik, tapi secara mental. Kau bisa saja menakuti-nakuti orang lain. Bahwa alien kejam, bla bla bla.”

Namaku sebenarnya Joshua, tapi mereka langsung memanggilku dengan nama panggilanku. Seolah-olah kami sudah mengenal satu sama lain.

“Jadi alien itu tidak kejam? Di film-film banyak yang menuduh alien ingin menginvansi Bumi.”

“Bukan mengenal satu sama lain. Lebih tepatnya kami yang mengenalmu, Josh. Dan kau tidak perlu takut, sungguh. Kalau kami mau mencelakaimu, kami sudah melakukannya dari tadi. Terlepas dari jumlah kami yang lebih banyak, teknologi kami juga lebih advanced,” kata Pinsk membalas pikiranku. “Benar. Aku setuju kalian tidak akan mencelakaiku,” balasku lega. “Lalu mengapa kalian tidak bersembunyi saat aku datang? Manusia tidak wajar dapat bertemu alien.”

Pinsk terkekeh. “Invansi,” ulangnya. “Buat apa kami menginvansi?” Aku mengangkat bahu. “Entahlah. Mengambil sumber daya Bumi? Menjadikan manusia budak?” “Astaga! Itu hal tergila yang manusia pikirkan mengenai makhluk cerdas selain manusia!” seru Magno, yang nampaknya sudah tidak bisa menahan keinginan untuk ngobrol denganku.

“Memang tidak wajar. Tapi kami tahu kau tidak akan mencelakai kami, sebagaimana kami tidak mencelakaimu,” jawab Pinsk, tenang.

“Kami punya alat pengubah materi. Emas atau berlian tidak berharga buat kami. Minyak? Kau pikir kami bepergian dengan minyak? Masih banyak sumber energi lain sementara manusia saling membunuh demi minyak. Tolonglah!” ujar Pinsk, prihatin.

“Aku tidak mungkin mencelakai kalian....” timpalku ragu.

“Kurasa pemikiran manusia masih dangkal,” gumamku.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

68


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Oh, sangat!” gerutu Magno. “Kami sudah membagi pengetahuan mengenai sumber energi dari air, dari panas matahari, tapi kalian masih berebut minyak! Tolol sekali.” Entah mengapa omelan Magno malah membuatku tertawa. Aku baru menyadari efek ikat tubuh yang mereka berikan padaku sudah hilang. Buktinya aku sudah bisa tertawa, bukan mematung seperti pada awalnya. “Mengapa kalian membekukanku di awal?” tuntutku, tidak terima. Pinsk mendesah. “Karena kami harus tahu lebih dulu orang macam apa kau ini. Sense Ermo biasanya jitu, tapi kami tetap berjaga-jaga....” “Berjaga-jaga kalau aku melakukan hal gila pada kalian?” potongku, tidak senang. “Berjaga-jaga agar kau tidak sampai mencelakai dirimu sendiri.” Ermo bersuara untuk pertama kalinya. Aku berusaha menerima penjelasan mereka meski merasa agak jengkel karena sudah dibuat menjadi patung hidup untuk beberapa saat. Alasan mereka mungkin baik, tapi tetap saja dibuat tak berdaya itu sama sekali tidak menyenangkan. “Kalian belum menjawab kemungkinan menjadikan manusia sebagai budak,” kataku melalui pikiran. “Kaupikir apa gunanya penciptaan robot, Josh? Robot tidak diciptakan untuk pemuas nafsu seks belaka seperti yang terjadi pada zaman ini. Robot dapat digunakan untuk bertani, beternak, menjadi petugas kebersihan. Masih banyak lagi,” dengus Magno. “Bagaimana kalau robotnya membangkang? Ada banyak tema soal robot jahat juga di film-film buatan manusia,” cicitku. Magno agaknya lebih temperamental dari pada kedua temannya yang lain.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Mungkinkah ciptaan melawan sang pencipta? Apa pun bisa di non-aktifkan. Jika ada robot yang eror, tinggal di nonaktifkan. Sistem yang tidak sesuai bisa diperbaiki. Pencipta selalu pegang kendali,” jelas Pinsk. “Itu hanya cerita, Josh. Manusia yang membuat robot pasti dapat mengendalikan ciptaannya dengan baik melalui programprogram yang dibuat.” “Harus kuberitahu, banyak cerita yang dibuat manusia sebenarnya menganut logika yang aneh,” lanjut Magno. Aku sangat yakin kata aneh yang diucapkannya sebagai pengganti kata bodoh atau tolol. “Jadi apa kalian masih perlu waktu lama untuk membenahi alat transportasinya?” tanyaku ragu. “Oh! Ven baru saja menyelesaikannya!” celetuk Pinsk, riang. Seorang alien lagi muncul. Aku yakin dia yang bernama Ven. “Senang bertemu denganmu, Josh! Tapi maaf, sungguh, waktu kami tidak banyak. Ada pertemuan sekitar sepuluh menit lagi. Kami harus bergegas,” sahut Ven, mengundang teman-temannya masuk ke alat transportasi berbentuk bulat itu. “Tunggu! Kalian bilang tinggal di Bumi, di manakah tepatnya?” tanyaku, aku tidak boleh melewatkan pertanyaan penting ini, bukan?” “Di bawah mu. Kami tinggal di dalam Bumi bersama alien-alien lainnya. Kuharap kita bisa bertemu lagi wahai makhluk permukaan Bumi!” seru Ven sembari memasuki alat transportasi alien-nya. Mereka berempat menghilang sesaat setelah masuk ke dalam bulatan itu. Bulatannya juga menghilang begitu saja. Seolah-olah aku hanya berhalusinasi sejak tadi. Tidak ada jejak kaki, tidak ada bekas alat angkut. Tidak ada sinar yang berpendar lembut.

69


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Suara tonggeret menemaniku berjalan kembali ke kemah. Aku tidak berjalan terlalu jauh ke dalam hutan, kalau terlalu masuk pasti aku bisa tersesat. Kini lampu tenaga surya dari dalam tenda yang memberiku petunjuk, bagai mercusuar yang membantu kapal nelayan pulang. Aku mengusap-usap jemariku. Seperti mimpi. Tapi aku belum tidur. Seperti tidak nyata. Tapi aku benar-benar mengalaminya. Makhluk-makhluk yang tinggal dalam Bumi itu, mungkinkah aku dapat bertemu lagi dengan mereka di masa depan? Aku memandangi pantulan bulan di permukaan air danau. Dini hari ini aku menyadari bahwa pengetahuan manusia masih sangat minim. Misteri di Bumi saja belum sepenuhnya terpecahkan. Apalagi misteri jagad raya yang maha luas?

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

70


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

PRESS RELEASE

NOMADIC TRAVELER: Pameran Seni Media dan Instalasi Korea-Indonesia ke-5 Press Release : arcolabs.org, Photographer : Haviz Maha

7 September 2017 lalu Nomadic Traveler dibuka di Edwin’s Gallery, Jakarta Selatan. Pameran yang berlangsung selama 7– 17 September 2017 ini menggandeng delapan seniman Korea dan Indonesia. Seniman-seniman tersebut adalah F. X Harsono, Julia Sarisetiati, Lee Hansu, Lee Sang Hyun, Lee Wan, Moon Hyungmin, Venzha Christ, dan Zico Albaiquni. Dengan kurator Jeong-ok Jeon asal Korea Selatan dan Evelyn Huang asal Indonesia. Melalui lukisan, patung, video, foto yang ditampilkan seniman, pengunjung diajak menjelajahi ruang dan waktu perjalanan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

manusia dalam realitas seni rupa kontemporer. Suatu perjalanan artistik yang merefleksikan aspek kehidupan nomadik dalam semua orang pada abad ke-21, selagi manusia melintasi batas negara dan menjalani gaya hidup ‘pengembara’ dalam dunia global. Sehingga ide mengenai pengembaraan dan perpindahan kental dalam pameran ini. Untuk menikmati karya seni Nomadic Traveler, pengunjung sama sekali tidak dipungut biaya. Beberapa kelas pelatihan seni juga disediakan bagi pengunjung yasia semaki lebih mengenal dan dekat.

71


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

72


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

LIPUTAN

INDONESIAN CONTEMPORARY ART AND DESAIN 2017 Archana Universa Indonesian Contemporary Art and Desain (ICAD) kedelapan berlangsung di grandkemang Jakarta mulai 4 Oktober hingga 15 November 2017.

Beberapa seniman yang terlibat dalam ICAD 2017: Abie Abdillah, Adi Indra Hadiwidjaja, Amanda Mitsuri, Darbotz, Dwi Wicaksono, Francis Surjaseputra, Iwan Sastrawiguna, Reza Rahargian, Wakewadho, dan masih banyak lagi.

ICAD menjadi suatu wadah kolaborasi berbagai kominitas kreatif. Pembukaan ICAD tahun ini turut di hadiri oleh Triawan Munaf selaku Kepala BEKRAF dan B.J. Habibie sebagai bapak bangsa, yang juga ikon ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia.

Perhelatan ini bertujuan untuk menginspirasi dan mendekatkan seni kepada publik, yang mengandung unsur edukasi juga perniagaan.

Dengan tema Murni? ICAD 2017 mengangkat persoalan esensi. Murni merupakan kata yang cenderung dihindari karena terkesan mengandung beban berat dan mutlak.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

ICAD merupakan pameran kolaborasi desain, seni, teknologi, hiburan, serta industri perhotelan yang mengangkat kearifan lokal indonesia. Diselenggarakan sejak 2009, ICAD diadakan oleh Yayasan Design + Art Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia atau Bekraf, Artura Insanindo, juga grandkemang Jakarta.

73


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

74


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

75


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

76


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

77


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

78


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

LIPUTAN

TARGADS EDU FAIR 2017: Enhancing Self-Actualization to The New Tarakanita

SMA Tarakanita Gading Serpong mengadakan education fair 2017 yang berlangsung 6-7 Oktober 2017 di seluruh area sekolah.

enlightening open mind generations

Menurut kepala sekolahnya yaitu Bapak Yohanes Agus Riyanto “SMA Tarakanita memiliki visi membangun manusia yang berkepribadian utuh yang dilandaskan pada cinta kasih dan bela rasa” “Semua itu balut menjadi kata compassion yang dapat dijabarkan per hurufnya, di mana tiap huruf compassion memiliki nilai luhur tersendiri”.

www.an1mage.org

79


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Acara education fair ini merupakan kegiatanrutin tahunan SMA Tarakanita Gading Serpong.

Hal ini dikonfirmasi oleh ketua acara event ini yaitu Bapak Nicolaus Janto Windratmoko, education fair setiap tahun mengambil tema yang konsisten yaitu “Enhancing self actualization to the new Tarakanita”. Keterlibatan siswa sangat aktif dengan koordinasi ketua OSIS Hendry Kelas 12 IPS. Hendry dibantu oleh anggota tim OSIS lainnya yang menangani stand dan poster acara, salah satu anggota lain yang support adalah Cathie. Cathie menjelaskan ada banyak perguruan tinggi yang ikut andil dalam acara education fair ini. Education fair ini memberikan pilihan kepada lulusan SMA Tarakanita Gading Serpong ke jenjang pendidikan lebih tinggi yang diperlukan sesuai minat dan bakat. Pada hari Sabtu juga ada seminar dengan pembicara Krisna Dewi Maharti M.Th yang berlangsung pukul 09.00 – 10.30 WIB dengan tema “Membangun komunikasi yang harmonis antara orangtua dan anak”.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

80


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

81


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

82


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

83


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

BUKU BARU BULAN INI

FRACTAL COSMOS 2 Kelanjutan dari seri Fractal Cosmos 1 yang menjelajah jagad rayadengan segala misteri dan kemungkinannya dalam untaian cerita apik karya Archana Universa yang menggelitik pikiran untuk bernalar kritis secara ekstrem. Fractal Cosmos 2 memberikan pembaca antologi cerita-cerita mini yang menarik dan menggugah pikiran, adakah kemungkinan cerita tersebut benar? Ataukah imajinasi semata? Lalu mengapa Einstein mengatakan "imajinasi lebih penting daripada sains?" apakah karena imajinasi membuka pemikiran tentang sains? Fractal Cosmos 2 ISBN:978-602-6510-471 oleh Archana Universa dapat diunduh di An1mage Store, Play Store, Google Play, dan Google Book.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

PENUTURAN SIMBOLIK KONSEP PANCA SRADDHA DALAM KITAB SUCI PANATURAN Angayu bagia dihaturkan kepada Ranying Hatalla/Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atas asung kertha wara nugrahan-Nya penulisan buku ini dapat diselesaikan sesuai dengan rencana. Sedangkan tujuan penulisan buku ini adalah dalam rangka menambah referensi beberapa mata kuliah muatan local yang ada di STAHN-TP Palangka Raya dan Perguruan Tinggi Hindu di seluruh Indonesia. Penuturan Simbolik Konsep Panca Sraddha dalam Kitab Suci Panaturan oleh Tiwi Etika, Ph.D. ISBN: 9786026510556 dapat diunduh di An1mage Store, Play Store, Google Play, dan Google Book.

84


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

RAMALIUM ANTAH BERANTAH Antah Berantah ISBN: 978-602-6510-59-4 oleh Jun Sant. Karya dengan genre horor, sepasang penjahat yang juga kekasih dalam pengejaran, para penjahat berhasil melarikan diri ke dalam hutan dan bahkan mengalahkan beberapa polisi.Di dalam hutan sesuatu yang menyeramkan menunggu... Antah Berantah ISBN: 978-602-6510-59-4 oleh Jun Sant dapat diunduh langsung di An1mage Store, Play Store, Google Play, Google Book, dan dapat dipesan di ikomik.

Karya unik dari Mahesa Bayu Suryosubroto, Ramalium ISBN: 978-6026510-58-7 bercerita tentang masa depan yang kacau, penyelamat manusia, dan kehancuran manusia. Dengan gaya bercerita unik, seperti terjemahan dari bahasa alien, gaya bercerita unik penuh dengan kehebohan (hiperbolis) yang hampir selalu ada disetiap paragrafnya dengan sentuhan idiom (istilah) ciptaan penulisnya sendiri. Pilihan bahasa dan gaya bercerita unik, seolah satra terselip dan sulit untuk dimengerti oleh orang pada umumnya, suatu karya yang pembaca dapat tentukan sendiri dari kegeniusan ataukah sebaliknya? Anda akan tercenung lama untuk memahaminya ataukah segera menutupnya, pilihan yang dapat Anda lakukan saat membacanya. Tertarik? Ramalium 1 dapat diunduh langsung di An1mage Store, Play Store, Google Play, Google Book, dan dapat dipesan di inovel.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

85


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

BANTAI

PEDANG SERIGALA KEMBAR #3

Kang Dawud, si Pendekar Pembantai Naga melawan VOC dan mengalahkan Jawara-jawara bayaran dari Bharat dengan jurus andalan; HAMIDUN MAJID.

Pedang tertajam di Bumi, siapakah yang layak mendapatkannya dan siapakah yang berhasrat memilikinya?

Jurus yang langka dan telah lenyap. Kini di abad Milenium jurus ini muncul kembali dan telah banyak makan korban.Banyak ninja-ninja, para meta human dan para mutan tewas oleh Jurus ini, sehingga Polisi berusaha keras mengungkap siapa Pelaku pembantainya? Terungkap di balik insiden ini ada keterlibatan perkumpulan rahasia ilmuniasi dengan misi utama melakukan tatanan dunia baru di bumi ini. Bantai karya Handi Yawan ISBN: 978-6026510-60-0 dapat diunduh langsung di An1mage Store, Play Store, Google Play, Google Book, dan dapat dipesan di ikomik.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Ingin komikmu juga diterbitkan? Masih saja komikmu ditolak oleh banyak penerbit dengan alasan gaya gambarmu yang jelek? Dengan alasan kualitas gambarmu tidak bagus? Dengan alasan ceritamu tidak bagus? Itu masa lalu di ikomik karyamu pasti diterbitkan segera tanpa ada penolakan. Jadi fokus berkarya dan terus berkarya, perbanyak fans agar komikmu dapat segera banyak terjual. Caranya? Silakan bergabung di ikomik facebook grup. Pedang Serigala Kembar #3 kelanjutan dari Pedang Serigala Kembar 2 karya Nura Maolana ISBN: 978-602-6510-61-7. versi digital dapat diunduh secara langsung di An1mage Store, Play Store, Google Book dan dapat dipesan di ikomik.

86


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

ingin merantau ke Jakarta dan mengadu nasibnya sebagai aktor seperti idolanya, Deddy Mizwar. Karena ia buta soal dunia tersbut, ia berharap bisa memulainya dengan bergabung di kesenian Ludruk keliling milik pamannya, Gêndon. Tobong: Balada Seorang Lerok oleh Idrus J. Eko ISBN: 978-602-6510-56-3 dapat diunduh secara langsung di An1mage Store dan inovel.

TOBONG – BALADA SEORANG LÈROK Kisah ini terjadi pada sekitar tahun 2007, satu tahun setelah bencana Lumpur Lapindo (Sidoarjo) terjadi. Dan hingga saat ini (2017) “bencana” ini belum menunjukkan tanda-tand berakhir. Adalah Wardoyo (35 tahun), seorang pemuda agak melambai yang mencoba mempertahankan hidup dengan menjadi pengamen kesenian tradisonal Rèmo. Bersama pamannya, Gêndon (67 tahun), ia menjadi pengamen Rèmo dari pintu ke pintu, dari satu pasar ke pasar lain. Sang paman, Gêndon (67 tahun mengandalkan sitar Jawa 2 senar untuk mengiringi gerakan Remo keponakannya. Padahal sekitar 20 tahun sebelumnya, Gêndon adalah pemilik seorganisasi kesenian Ludruk keliling yang cukup terkenal se-Sidoarjo dan Surabaya. Group Ludruknya sering ditanggap oleh juraganjuragan tambak udang di Sidoarjo dan beberapa juragan lainnya di Surabaya.

DUNIA SEKAR: TRI HITA KARANA Ada yang istimewa di SD Teratai pagi ini. Seluruh siswa datang ke sekolah membawa tanaman. Wah ada apa ya? Namun ada yang lebih istimewa, yaitu kunjungan Raja Manika menemui Raja Dwipangga. Kunjungan yang seharusnya menyenangkan karena merupakan pertemuan kembali dua sahabat lama ternyata dirundung duka. Aduh apa yang terjadi? Ikuti kisah cergam menarik Dunia Sekar yang sudah masuk ke seri tiga oleh Ninette & I Made Marthana Yusa ISBN: 9786026510532 yang dapat diunduh secara langsung di An1mage Store, Play Store, dan Google Book.

Sementara Wardoyo sendiri adalah seorang pemuda yang semula bercita-cita

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

87


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

6

https://i.ytimg.com/vi/TZJLtujW6FY/maxresdefault.jpg

ELEMEN & PRINSIP ANIMASI: Staging Bagian 14 M.S. Gumelar

An1mareaders telah mempelajari Slow Out (acceleration) and Slow in (deceleration), Squash (penyet), Stretch (mulur), anticipation (persiapan gerak), time (waktu), timing (momen), exaggeration (melebih-lebihkan), arc (alur gerak sesuai anatomi), appeal (daya tarik karakter), straight ahead, pose to pose animation, follow through, overlapping action, drag, solid drawing, Secondary Action, dan kini Staging yang sebenarnya memiliki arti komposisi.

Kini An1mareaders meng-update memorynya, ditambah satu lagi prinsip animasi yaitu Staging kelanjutan dari sesi staging sebelumnya. An1mareaders dapat membaca bahasan sebelumnya edisi yang lalu di link berikut: http://an1magestore.an1mage.net/upload/ Free-Digital-Products/Free-eZines

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Staging Prinsip ini mengadopsi dari panggung yang dipentaskan secara langsung. Oleh karena itu cara memandang para penonton cenderung dari depan dan dipastikan tidak ada yang menghalangi pandangan penonton ke arah panggung. Menghalangi pandangan penonton ke arah panggung dikenal dengan istilah blocking atau menghalangi pandangan penonton tentang adegan yang terjadi saat di panggung. Hal ini tentu saja membuat beberapa orang sutradara animasi dan atau animator berpikiran semua karakter harus terlihat seperti berderet di depan kamera dan terlihat jelas “diatur� letak karakternya sehingga tampilan adegan menjadi buruk. Pemahaman yang salah bukan, di mana hasilnya adalah kesan posisi karakter diatur dengan jelas.

88

TUTORIAL


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Dalam kehidupan sesungguhnya, manusia dan mahluk cerdas lainnya cenderung membentuk lingkaran dalam berbincang. Yang dimaksud staging ini adalah: suatu karakter dengan jelas melakukan sesuatu dan semua aksinya terlihat jelas oleh penonton. Dengan menggunakan kekuatan movie camera yang dinamis bila menghasilkan animasi menggunakan software 3D atau boleh menggunakan animasi berbahan clay untuk 3D secara tradisional, maka karakter tidak perlu berjajar seperti diatur. Biarkan adegan alami mengalir dan kamera dengan dinamis mengikuti karakter yang menjadi sorotan utama dan penonton pasti akan tahu apa yang sedang dilakukan oleh setiap karakter.

Iklan yang menggunakan prinsip asimetri atau unbalance. Sumber: http://bit.ly/gb3vHg

Asimetri diperlukan sebagai penekanan (emphasis) pada sesuatu, asimetri juga bukan sesuatu yang buruk dan bukan sesuatu yang harus dihindari.

Staging pada edisi sebelumnya sudah sampai dibahasan oposisi (oposition) yang terdiri dari: 1. Contrast 2. Isolation 3. Size 4. Focus & Defocus 5. Balance a. Symetri b. Asymetri Kini penulis sharing staging lainnya yang merupakan art and design principles dalam komposisi (composition) dan penekanan (emphasize/domination). 8.2 Unbalance Tidak seimbang, disebut juga dengan istilah asimetri. Namun sekali lagi untuk mengingatkan bahwa sebenarnya asimetri juga dapat seimbang. Unbalance di sini benar-benar selain asimetri tapi juga benar-benar tidak seimbang, tidak seimbang secara disengaja untuk membuat penekanan (emphasis).

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Asimetri dan unbalance digunakan sebagai penekanan gerak otot paha di suatu ilustrasi. Sumber: http://bit.ly/g2REyQ

8.2.1. Flush Left (Sejajar Rata Kiri) Asimetri ke arah sejajar rata kiri dikenal juga dengan nama flush left. Di mana objek cenderung posisinya sama dalam satu garis khayal lurus di sebelah kirinya. Hal ini sangat berguna sekali juga untuk lettering.

89


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Asimetri yang cenderung rata kiri. Sumber: http://bit.ly/feKHny 8.2.2. Flush

Right (Sejajar Rata Kanan) Sejajar paling kanan, di mana objek cenderung posisinya sama dalam satu garis khayal lurus di sebelah kanannya. Hal ini sangat berguna sekali untuk lettering.

8.3 Overlapping (Saling Timpa di Bagian Tertentu) Desain yang saling menimpa sebagian satu objek dengan objek lainnya secara dekat ataupun tidak, juga memberikan sentuhan artistik tersendiri pula.

Mobil dari tampak depan kamera high angle yang sedang parkir saling overlapping. Dalam pemahaman staging yang salah, overlapping ini kemungkinan disebut sebagai staging yang harus dihindari. Sumber: http://bit.ly/hHiUvQ

Asimetri yang cenderung rata kanan. Sumber: http://bit.ly/eoIooH

enlightening open mind generations

Asimetri pada rambut seorang karakter.

www.an1mage.org

90


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

8.4 Repetition (Pengulangan) Memberi pengulangan (repeating/looping/redundant) pada objek yang dibutuhkan akan memberi tambahan keindahan, tetapi pengulangannya harus digabungkan dengan perspektif, scale, dan angle, agar tidak membosankan/monotone. Repetition juga akan menimbulkan pola (pattern).

Wanita ksatria. overlapping karakter satwa dan manusia. Apakah mau dipisah agar lebih jelas karena pemahaman pada staging yang salah?

http://bit.ly/eLU7nN

Overlapping penari ular sebagai pawang dan ularnya. Apakah mau dipisah agar lebih jelas karena pemahaman pada staging yang salah?

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Repetition diterapkan pada gigi karakter.

91


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Memberi pengulangan (repeating/looping) di suatu desain dapat diterapkan seperti dalam adegan animasi, namun secara panel per panel. Beberapa panel gerakan mirip dengan perbedaan sedikit tetapi berurutan (sequence), tetapi memberikan penekanan adegan yang mampu membawa kesuasana yang dibutuhkan. Urutan juga dapat diterapkan pada namanama tokoh, adegan dalam animasi dan movie.

mempunyai 4 arti yaitu shape, form, pattern dan unified whole (unity). Gestalt digunakan pula di ilmu psikologi yang berhubungan dengan teori cara dan proses berpikir, juga dalam terapi psikologi yang mengarah pada pengalaman yang ideal dari “di sini dan sekarang� serta hubungannya dengan lainnya dan dunia. Perhatikan contoh satu desain berikut; terlihat adegan seorang karakter yang duduk, dan teksnya berharmonisasi dengan adegan yang ada, sehingga adegan tetap fokus pada karakter dan teks menyatu dengan harmoni.

Repetisi gerak. Sumber: http://bit.ly/hesLEN Harmony atau unity di suatu iklan. Sumber: http://bit.ly/dYj6FB

Repetition pada panel dan gerak yang hampir mirip diterapkan pada komik pada Komodo: External Instant Evolution.

8.5 Harmony & Unity (Harmoni & Kesatuan) Harmony adalah kesatuan (unity) yang menyenangkan pada semua objek (element) yang ada dalam satu adegan di satu panel ataupun satu halaman design, satu hasil model desain ataupun pada suatu komposisi. Keseluruhan satu kesatuan juga disebut dengan nama gestalt, jadi gestalt

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Desain iklan yang menarik tentang air dalam botol. Sumber: http://bit.ly/f8BKsP

92


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Penerapan harmony pada satu panel comic.

8.6 Proximity (Kemiripan/ Kedekatan) Proximity adalah kurang lebih sama atau kemiripan atau kedekatan, misalnya kemiripan bentuk, kemiripan pakaian, kemiripan selera, dan bisa dikembangkan ke hal lainnya.

Kedekatan perasaan, baju, dan kesukaan yang sama. Dapat diterapkan pada satu budaya dan komunitas tertentu. Sumber: http://bit.ly/f9Ny6Y

Ada banyak hal di mana seseorang berkelompok karena kemiripan di hal-hal tertentu, misalnya kesamaan hoby, kesamaan warna, kesamaan bentuk, kedekatan letak area juga akan cenderung terbaca menjadi satu bagian kesatuan dan lain sebagainya.

Kedekatan species dan bentuk walaupun berbeda warna. Sumber: http://bit.ly/gtTRMQ

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kedekatan proporsi dan gaya gambar.

93


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

8.7 Grid System Digunakan sebagai acuan sementara untuk membantu dalam mempermudah peletakkan komposisi, komposisi dapat diatur secara kasar dengan membuat grid dan penempatannya berupa kotak (frame).

an1mage.net

Frame adalah salah satu bentuk grid sederhana yang secara relative berdiri sendiri sebagai bidang kerja untuk desain yang cenderung 2D. Menempatkan beberapa bagian kotak secara grid, akan didapat komposisi peletakan elemen desain dalam suatu bidang kosong (lay out), row dan column (kolom) yang minimal akan terlihat secara sementara hasilnya.

Grid system digunakan pada komposisi suatu photo. Perhatikan ke area mana objek ataupun subjek menghadap, maka area yang dihadapi cenderung sekitar 2/3 lebih luas dan lega. Sumber:http://bit.ly/gQNpCM

Lanjutan staging atau komposisi akan penulis lakukan di edisi an1magine berikutnya, salam, sampai bertemu lagi. Referensi: Google.com Gumelar, M.S., 2011. 2D Animation: Hybrid Technique. Gumelar, M.S., 2011. Comic making. Gumelar, M.S., 2015. Elemen dan Prinsip Menggambar.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Langsung klik dan unduh buku digital, komik digital, novel digital, majalah digital, dan ragam produk digital kesukaan kamu.

an1mage.net I an1magestore.an1mage.net An1mage Store tersedia juga untuk Android kamu di Play Store

94


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

MINDPORTER: Mindporting to Plante M.S. Gumelar

Langit Baru Saatnya meninggalkan masa lalu dan menatap masa depan. Masa depan akan membuatmu terpesona dengan segala yang dimilikinya. Merasa pusing, lemah, dan lebih tua. Setidaknya ketiga hal itu yang dirasakan Rhalemug ketika mereka sudah berhasil mendarat. Meski begitu para awak tidak segera keluar. Jhatatysa tengah mengadakan analisis langsung menggunakan 620. Dari jendela Rhalemug bisa melihat pesawatnya mendarat di tempat yang cukup lapang di mana di sekitarnya terdapat berbagai macam tumbuhan yang tidak pernah dilihatnya di Plante. Benar-benar berbeda! “Kabar baik Generoro. Kita tidak akan keracunan udaranya. Tapi kuharap kalian tidak asal menyentuh atau menelan apa pun dari Planet ini,” katanya dengan suara berwibawa. “Perhatikan tindakan kalian, jangan meninggalkan Sekoci terlalu jauh karena

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

kita belum mengadakan kontak dengan penduduk lokal. Terima kasih sudah mengikuti proyek Sekoci,” tambahnya sembari tersenyum. Mereka memindahkan Sekoci ke mode penghemat daya. Pintu masih belum dibuka karena belum ada yang beranjak dari kursinya. Mereka bahkan belum melepaskan sabuk pengaman. Rhalemug rasa semua penduduk Generoro yang mengikuti program ini mengalami kondisi yang kurang lebih sama dengannya. Ia merasakan pegal-pegal di seluruh tubuh, terutama di leher dan punggungnya. “Rasanya seperti habis main latihan militer kemudian dipukuli,” kekeh Rhalemug. Para awak lainnya ikut tertawa. “Kita akan berjalan pelan seperti orang tua di rumah jompo,” tambah Jhatatysa. Mendadak sambungan menyala. Glaric menghubunginya. “Biar kukatakan kita ini makhluk luar biasa!” serunya setengah berteriak. “Kau benar! Kita luar biasa!” ulang Rhalemug tanpa meninggalkan kursinya.

95


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Kata Jhatatysa kita semua akan berjalan pelan seperti orang tua di sini karena belum terbiasa dengan gravitasinya”. Terdengar suara tertawa Mozza. Sepertinya gadis itu juga mendengarkan pembicaraan ini. “Sebaiknya memang menahan diri terlebih dulu untuk berjalan keluar, aku merasa sangat lemah,” katanya, kali ini terdengar lebih serius. “Tidak masalah. Kita bisa menggunakan waktu tiga jam untuk memulihkan stamina,” usul Mozza. “Ide yang bagus,” celetuk Jhatatysa. Kemudian Jhatatysa teringat satu hal.

“Pesawat mana saja yang mengalami kecelakaan?” tanya Jhatatysa panik. Rhalemug menunjuk kertas tempatnya tadi mencatat. “Tidak ada! Niaqu tidak berada di salah satu pesawat itu! Mestinya ia baik-baik saja!” Entah dari mana Jhatatysa mendapatkan energi untuk berpikir begitu. Rhalemug sendiri merasa tidak mampu berpikir. “Mungkin alat komunikasinya rusak Jhatatysa. Setelah ini kita bisa mencarinya bersama-sama,” ujar Sierra menenangkan. “Kau benar. Aku terlalu panik”.

Bukan mengirimkan data karena ia langsung mengirimkannya begitu menyentuh tanah. Ia tidak menyangka hingga sekarang ia bisa mengirimkan data ke Plante. Sungguh kuat dan hebat peralatan yang leluhur mereka buat. Hal yang terasa hilang itu adalah Niaqu. Selama perjalanan dua hari, Jhatatysa tidak mendengar kabar dari orang yang sangat dekat dengannya itu. Ia mencoba menghubungi Sekoci yang membawa Niaqu, mestinya mereka sudah mendarat duluan. Namun tidak ada nada sambung yang terdengar. “Aku tidak bisa menemukan Niaqu!” seru Jhatatysa frustasi. “Sebenarnya kita kehilangan beberapa Sekoci,” sesal Rhalemug. “Empat sekoci hilang karena tabrakan dengan benda luar angkasa”. “Apakah ada korban lain?” desaknya. “Aku tidak tahu. Mestinya kalau sesuatu terjadi Glaric akan melaporkannya pada kita”.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Mereka melanjutkan istirahat dalam diam. Dalam waktu singkat saja mereka sudah kembali terlelap. Seolah tidur mampu menjadi penawar segala rasa sakit yang dialami. Ketika membuka pintu Sekoci, Rhalemug belajar bahwa angin itu terasa kencang. Mungkin karena sepanjang hidupnya ia selalu berada di lingkungan yang stabil. Selain itu pesawat mereka sangat kotor oleh tanah. Di tempat ini ia merasakan rumput memiliki aroma yang berbeda. Sangat segar. Namun hal itu tidak berlangsung lama. Mendadak orang-orang merasa agak kesulitan buat bernapas. Sepertinya kelembaban udara di sekitar mereka meningkat secara cepat. Angin juga bertambah kencang. “Sepertinya aku merasa sulit bernapas!” keluh seseorang yang bukan dari Sekoci Rhalemug.

96


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

“Apakah udara di sini akan mencekik kemudian membuatku mati?” Rhalemug bisa melihat orang-orang berkumpul di sekelilingnya, terus mengajukan pertanyaan yang sama. Ia sendiri juga merasa agak tercekik, namun tidak tahu mengapa.

Rhalemug ingat, katak membuat bunyi. Tujuannya untuk memperbanyak jumlah udara yang masuk ke paru-paru mereka harus mengeluarkan bunyi dengan keras melalui leher.

Apakah analisis Jhatatysa salah?

Hujan ternyata lebih menyenangkan daripada bayangannya. Ia sekarang bisa melihat awan hitam yang pernah disebutsebut Glaric.

Ia baru saja berpikir kemungkinan terburuk. Semua penduduk Generoro yang pergi bersamanya mati karena tercekik.

Tidak hanya itu, kilatan petir juga guntur yang menggelegar. Semuanya bukan kebohongan. Ini nyata, mereka di dunia nyata.

“Kita akan baik-baik saja!” kata Glaric menenangkan dengan susah payah. Ia nampak kesulitan buat bernapas juga.

Ketidakjelasan tujuan Plante sudah berakhir.

“Apa maksudmu? Apa kau tidak melihat keadaaanmu sendiri? Seperti tercekik begitu!” protes sukarelawan lainnya. “Generoro sangat sensitif akan kedatangan hujan,” ucap Glaric mencoba tenang. Hujan! Benar! Glaric mengatakan soal kemungkinan hujan pada saat mereka mendarat. Apakah ini artinya hujan akan segera datang? Mendadak Rhalemug mendengarnya.

Dua ribu orang pergi, sembilan puluh persen berhasil mendarat selamat. Pendaratan yang dihalangi oleh orangorang yang masih nyaman tinggal di dalam dunia rekayasa karena kebenaran semu kini berhasil menunjukkan hasil. Mereka mengirimkan data dan bersuka cita. Kini seluruh Bangsa Generoro sudah mengetahui siapa mereka yang sebenarnya dan tujuan dari penjelajahan luar angkasa yang selama ini mereka lakukan.

“PUNG!” Tidak hanya satu tapi banyak. Semua mengeluarkan suara yang sama. Ia juga merasakan sesuatu ingin keluar dari lehernya. Ia yakin lehernya membesar dan kemudian....

“Sejujurnya aku tidak pernah menyangka, mimpi Plante akan terwujud bersama orang dari divisi pertanian sepertimu”

“PUNG! PUNG! PUNG!”

“Selama ini aku selalu membayangkan akan mendapat parner yang hebat. Seorang pilot misalnya atau seseorang dari divisi riset,” tawa Jhatatysa berderai.

Mereka bersaut-sautan. Rasanya ada sesuatu yang melegakan ketika “PUNG!” tadi keluar dari dirinya. Sesuatu yang telah lama hilang karena mereka tidak pernah merasakan hujan sebelumnya.

Mereka tengah bersantai di sebongkah batu datar besar di mana di bawah batu itu mengalir sungai dangkal yang jernih. Beberapa ikan terlihat berenang dengan santai. Letaknya tidak jauh dari Sekoci mereka berada.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

97


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Hujan sudah menjadi gerimis sekarang. Rhalemug tersenyum bebas. Memandangi langit yang sesungguhnya.

“Aku tahu aku mulai merindukannya,” kata Jhatatysa, sudut matanya mulai tergenang air mata. “Aku tidak tahu kalau aku akan merindukan Plante”.

“Lalu apa?” “Lalu apa?” Jhatatysa menoleh sembari mengerutkan dahi. “Setelah kita mendarat. Apa yang menjadi tujuan dari Bangsa Generoro sekarang”. “Masih banyak tentunya”. Jhatatysa menunjuk padang luas di hadapan mereka. Menunjuk rerumputan dan bungabunga kemudian menunjuk langit, yang sesungguhnya bukan manipulasi. “Kita masih perlu banyak belajar”. Rhalemug mengangguk-angguk. “Kita juga belum bertemu dengan penduduk lokal. Harusnya mereka tahu kita akan datang karena mereka mengirimkan sinyal balasan”. “Mungkin yang kita perlukan hanyalah waktu. Kita pasti akan segera bertemu dengan mereka,” sahut Rhalemug optimis. “Kemudian membentuk akulturasi. Sudah siap kawin silang dengan penduduk setempat Rhalemug?” canda Jhatatysa . Rhalemug menggeleng. Dan hal itu membuat senyum Jhatatysa mengempis. “Kau tertarik untuk kawin silang, Jhatatysa?” Rhalemug balik bertanya. “Tertarik untuk mengetahui bagaimana hasilnya, iya. Tapi mungkin untuk waktu dekat aku tidak akan melakukannya secara pribadi. Kita perlu adaptasi terlebih dulu”. “Setuju”. Dari kejauhan, Rhalemug bisa melihat para sukarelawan sekoci tengah membantu bahan-bahan makanan untuk dimasak malam ini. Mereka terlihat bahagia.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Plante tetap menjadi bagian dari diri kita. Tanpa dia, kita tidak akan ada”. “Sepertinya mereka agak kewalahan, kurasa kau bisa membantu dia membagikan makanan”. Jhatatysa menunjuk orang-orang yang tengah bekerja. Rhalemug tersenyum lebar. Ia mencium puncak kepala Jhatatysa dan berbisik. “Aku akan kembali padamu sesegera mungkin”. “Karena ternyata tempatmu memang di sisiku,” sahut Jhatatysa sembari tertawa bahagia. Ia memerhatikan Rhalemug yang berlari menjauh untuk membantu Glaric. Sementara itu Jhatatysa memejamkan mata, seolah hal itu bisa mengirimkan pesan kepada Bangsa Generoro yang masih ada di planetnya bahwa misi penjelajahan luar angkasa mereka sudah berhasil. Jhatatysa masih belum menemukan Niaqu dan itu membuatnya sedih. Namun ia mencoba hanyut bersama kegembiraan Generoro. Pencapaian dan kehilangan. Mestinya ia sudah menyadarinya sejak awal. Ia memutuskan segera kembali di tengahtengah Generoro. Tidak ada gunanya bermuram durja sendirian begini. Jhatatysa baru saja akan berbalik ketika ia mendengar semak-semak yang bergemerisik. Semak itu bergoyang pelan. Mungkin binatang dari planet ini, pikirnya. Atau mungkin sebenarnya ada sesuatu yang sedang mengawasi mereka? ***

98


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

EPILOG Jiwa Terkadang munculnya jiwa tidak dari mahluk yang kita duga akan ada. Jiwa dapat muncul di mana saja "Kita sudah sampai di tepi galaksi, dan kulihat tidak ada satu pun teman kita yang sudah sampai di sini terlebih dulu selain kita” “Planet dan tata surya ini belum diberi nama, kita beri nama apa?" Tanya Exo Liquid Armor dengan suara wanita yang sangat lembut sekaligus manja tersebut kepada Nio Ell. "Entahlah, kau punya ide?" Tanya Nio Ell kepada Smart Exo Liquid Armor yang membalut tubuhnya sebagai pelindung yang juga berfungsi sebagai layaknya baju astronot di luar angkasa. "Ada banyak, Angel Michael, Hanax, Rhalemug, Atheos, Anima, Zeus..”. Jawab Exo Liquid Armor.

"Aku bisa melepaskan diri dari tubuhmu dan aku bisa menjadi seperti dia," Jawab Galaxia. "Jangan, jangaaan, kita belum menganalisis keadaan udara di planet ini, bahkan kita belum memberinya nama" Nio Ell melarang. "Bagaimana bila kita beri nama planet ini Icheling?" usul Galaxia. "Hmm... nama yang bagus untuk planet biru yang indah ini, komposisi udaranya bagaimana?" tanya Nio Ell. "Enam puluh lima karbondioksida, dua puluh lima persen oksigen, sisanya nitrat, dan kimia lainnya," jelas Galaxia. "Wuah tidak kukira, ternyata sangat cocok untuk bernafas, baiklah silakan buka secara perlahan untuk bagian kepalaku agar aku dapat menghirup udaranya yang bersih," perintah Nio Ell.

"Hentikan Galaxia," Ucap Nio Ell.

"Baiklah, sesuai perintah," Galaxia membuka perlahan pelindung area kepala Nio Ell.

"Kenapa Nio? Kau marah?" Tanya Exo Liquid Armor yang bernama Galaxia.

Nio Ell dengan perlahan menghirup udara Planet Icheling tersebut.

"Entahlah, aku rasa, kau semakin lama semakin terasa hidup bukan sekedar smart exo liquid armor saja, dan itu menggangguku," Jawab Nio Ell.

"Aaaah.... udaranya terasa segar, karbondioksida yang masih bersih, cocok untuk species Kronka yang tubuhnya mampu untuk membuat photosintesa dan bernafas menggunakan karbondioksida," Gumam Nio Ell.

"Explorasi penelitian untuk memperluas tempat tinggal species Kronka ini telah membuatku jauh dari keluarga, jauh juga dari kekasihku, telah tujuh tahun waktu planet Extonarn tempatku terlahir, aku belum bertemu dengan kekasihku yang cantik, Icheling" jelas Nio Ell. "Ah kau merindukan Icheling?" tanya Galaxia. "Iya, bisa dibilang seperti itu," jawab Nio Ell.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Ya Kronka memiliki adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan, selama dekat dengan sentuhan sinar bintang, memudahkan mereka untuk berphotosintesa," tambah Galaxia. “Kita beri nama apa tata suryanya? Yoonai? Seperti penyanyi idolamu, bagaimana?” Usul Galaxia. "Baiklah Galaxia aku setuju, panggil pesawat kita ke sini, kita dirikan base di sini, lalu kita infokan ke federasi tata surya

99


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Kronka bahwa planet ini dapat untuk ditinggali," Perintah Nio Ell. "Baik, pesawat kita sudah mulai bergerak ke area sini," ucap Galaxia. "Sembari menunggu, kau analisis apakah kandungan tanah, air, mineral dan ukurannya di sini mampu untuk mencukupi dan menopang untuk satu koloni Kronka lagi?" tanya Nio Ell. "Analisis selesai, sepertinya dengan besarnya planet ini, bahkan bisa menampung lima kali koloni Kronka dari delapan planet yang sebelumnya sudah ditemukan, ini adalah planet terbesar yang pernah ditemukan sejauh ini, selamat Nio Ell," kata Galaxia.

Nio Ell bergerak ke ruangannya, lalu kedua robot berbentuk Kronka wanita itu mengantar Nio Ell sampai ke tempat tidurnya,"Selamat beristirahat Nio Ell," kemudian dua robot wanita berbentuk species Kronka tersebut meninggalkan Nio Ell. "Baiklah Galaxia, tugasmu sebagai Exo Liquid Armor telah selesai," ucap Nio Ell. Mendadak baju armor ala astronot Nio Ell melumer dan membentuk tubuh wanita cantik species Kronka dengan baju seksi super ketat berwarna silver. "Teknologi Exo Liquid Armor Kronka memang mengagumkan, selain untuk perisai, sekaligus untuk senjata, dan juga teman berbincang yang handal," ucap Nio Ell.

"Terima kasih Galaxia," Ucap Nio Ell. Tidak berapa lama kemudian, satu pesawat penjelajah Galaxi muncul diatas kepalanya. Pesawat mendarat di area lapang dekat tempat tersebut. Kemudian dua robot berjalan mendekati mereka dan menyambut mereka, mereka masuk ke pesawat tersebut. "Selamat Datang kembali Nio Ell," Ucap suara wanita yang lembut dan keibuan menyambut kedatangan Nio Ell saat memasuki pesawat antar galaxi tersebut. "Terima kasih Motharant, kirimkan informasi tentang planet ini ke koloni Kronka di tata surya Muxoc, galaxi Nefratuis,� perintah Nio Ell. "Baik, informasi sedang dikirimkan, dalam waktu tiga detik informasi akan sampai, untuk sementara ini misi akan dilanjutkan besok pagi pukul 06.00 waktu planet Icheling, silakan beristirahat Nio Ell," kata Motharant.

"Sayangnya kalian sama seperti robot lainnya, walaupun dapat berubah bentuk sesuai keperluan," tambah Nio Ell. "Aku tidak hanya robot metal seperti lainnya, aku robot cair dan aku punya memory, serta mampu memberi solusi pada permasalahan Kronka," Jawab Galaxia. "Ha, lalu kau akan bilang bahwa kau punya nyawa? Jiwa?" Nio Ell mendadak ketus. "Aku tahu kau merasa sendirian di tepi galaksi ini Nio Ell, tetapi tetap tidak sopan berbicara seperti itu," Galaxia mengingatkan. "Ya aku kesepian, dari seluruh awak pesawat Motharant ini hanya aku yang mahluk hidup sungguhan, sisanya robot metal dan satu robot cair yang mengaku memiliki jiwa!" teriak Nio Ell. "Tidak, masih ada satu lagi Motharant, dia bukan robot, tapi pesawat," Galaxia menjelaskan.

"Terima kasih, bahkan standar waktupun sudah dibuat," ucap Nio Ell sembari tersenyum.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

100


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

"Ha ha ha kau benar, lucu-lucu sekali, intinya aku tetap sendiri di sini!" Teriak Nio Ell. "Apakah kau ingin aku berubah menjadi kekasihmu? tentu saja atas izinmu," Galaxia menawarkan. "Tidak!" Nio Ell menolak dengan cepat lalu terdiam agak lama, kemudian berkata.

holo video chating ataupun chating saja tidak bisa” “Mudah-mudahan teknologi kita akan semakin hebat di masa depannya, sehingga kemampuan komunikasi dari pesawat jauh antar galaksi dapat mudah sampai ke komunikasi perumahan biasa," jelas Nio Ell. "Ah hentikan!" mendadak Nio Ell marah.

"Baiklah....tetapi aku mau pembicaraan yang filosofis, bila tidak lupakan saja," Nio Ell mengajukan syarat.

"Mengapa?" Tanya Icheling. "Aku tahu ini kau Galaxia," ucap Nio Ell.

"Konfirmasi" Mendadak Galaxia berubah menjadi wanita yang lebih seksi dari sebelumnya, tinggi, langsing, dan bermata jernih menyudut sedikit sipit. Kulit kehijauan segar yang sangat mulus dengan hidung mancung tetapi kecil, cuping hidungnya sejajar mata tepi dalam dan bermulut kecil bagai wajah penyanyi wanita asia yang cantik dan elegan. Nio Ell tertegun, sudah lama dia tidak melihat kekasihnya secara langsung, perubahan Galaxia yang sangat persis dengan kekasihnya membuatnya lupa bahwa itu adalah Smart Exo Liquid Armor, "Icheling?" gumam Nio Ell.

"Apakah kau ingin aku berubah menjadi diriku lagi?" Tanya Galaxia. "Eh tidak, biarkan seperti itu," Nio Ell galau. "Baiklah, apa percakapan ini sebaiknya kita hentikan?" Tanya Galaxia. "Tidak, aku ingin kau berbincang jadi dirimu sendiri, tetapi masih menggunakan form Icheling," pinta Nio Ell. "Baiklah, kita belum sampai pada perbincangan filosofis," jelas Galaxia. “Apa tujuan hidup?” Tanya Nio Ell.

"Iya," suara Icheling begitu sempurna, suara milik para remaja wanita namun khas, persis seperti terakhir yang dia ingat, suara milik Icheling. "Aku merindukanmu," lalu Nio Ell mendekati dan memeluk Icheling. "Aku juga, mengapa kau tidak mengontakku sekian lama?" Tanya Icheling. "Aku… aku tidak bisa, komunikasi antar galaksi kita tidak sehebat perkiraan, akan bisa bila kau ke markas besar kantorku, tetapi untuk komunikasi dari pesawatku lalu ke rumahmu tidak bisa…” “… paling tidak kita masih bisa berkomunikasi via galaximail, sedangkan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Untuk bertahan hidup,” Jawab Galaxia. "Hmm baiklah, apa itu hidup," tanya Nio Ell. "Hidup adalah mampu mengembangkan dirinya, bergerak, berpikir untuk melindungi dirinya, keluarganya, dan berketurunan bila memungkinkan," Jawab Galaxia. "Apakah bacteri, virus, ikan, burung, reptile, tumbuhan itu hidup," Tanya Nio Ell. "Ya, karena mereka melakukan apa yang dituliskan pada definisi tersebut," jawab Galaxia.

101


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

"Apakah mereka cerdas?" Tanya Nio Ell. "Tergantung apa yang dimaksud dengan cerdas, setiap kehidupan memiliki level kecerdasan tersendiri, contohnya aku, bisa lebih cerdas dari kamu," Jawab Galaxia. "Ha ha ha tentu saja, kecerdasanmu melampaui semua Kronka, tetapi kecerdasanmu buatan, kau tidak memiliki jiwa," Nio Ell menjelaskan.

simpanan memory itulah timbul ide, kreatifitas, dan proses berpikir salah satunya analisis, untuk memberi solusi itu yang disebut dengan nama jiwa," jelas Nio Ell. "Aku tidak memiliki otak, tapi tubuhku mampu menyimpan pengalamanpengalaman yang menjadi memory, dan tubuhku mampu untuk membuat ide, kreatifitas dan mampu memberi solusi, apakah aku tidak memiliki jiwa?" tanya Galaxia.

"Apa itu jiwa?" Galaxia bertanya. "Jiwa, memory yang membentuk seseorang menjadi memiliki karakter, memory yang dimiliki seseorang dari kecil sampai dewasa dan karakter yang terbentuk mempunyai pemikiran tersendiri dengan caranya sendiri, Kronka menyebutnya alpha dan omega artinya unik" Jelas Nio Ell. "Jiwa?" Galaxia berdiri dan melihat ke cermin plasma dan terlihat jelas refleksi dirinya, lalu dia berubah menjadi bentuk wanita cantik lainnya, lalu meniru form robot penjaga wanita sebelumnya, lalu ke form Galaxia… Kemudian ke form Icheling lagi, dia merasa sangat cocok dan nyaman dalam form Icheling, Galaxia lalu terdiam beberapa lama dan tetap berada di depan cermin plasma. "Sepertinya aku memiliki memory, saat aku dibentuk pertama kali, saat aku mendapatkan memory pertama kali, dan mampu mengolah data di seluruh tubuhku," jawab Galaxia yang bertubuh Icheling. "Bila Kronka memiliki memory dengan menyimpan segala pengalaman di otaknya, tetapi otak bukanlah jiwa, otak hanya mesin untuk memproses…” “… pengalaman-pengalaman itu menjadi memory dan disimpan di otak, dari pengalaman-pengalaman berupa

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Ah tidak itu saja kau harus memiliki emosi, seperti suka, duka, marah, sedih, putus asa, kecewa, sabar, perhatian, dan lain-lainnya, tapi yang paling penting adalah cinta," jelas Nio Ell. "Cinta?" Tanya Galaxia. "Iya, cinta pada ayah, ibu, keluarga, pada sesama, pada mahluk lainnya," Jelas Nio Ell. "Aku tidak punya ayah dan ibu, aku robot cair," Jawab Galaxia. "Ah jangan bercanda, kau punya ayah dan ibu, penciptamu, siapa nama penciptamu?" tanya Nio Ell. "Mr. G," Jawab Galaxia. "Hmm... berarti dia adalah ayah dan sekaligus ibumu," jelas Nio Ell. "Apakah kau merindukannya?" Tanya Nio Ell. "Ya aku merindukannya, ingin bertemu dan duduk bersamanya, mendengarkan penjelasan-penjelasannya, sama seperti kau saat ini menjelaskan," ucap Galaxia. "Wooow sepertinya aku salah menilai, harus tercatat dalam log, sepertinya kau memang memiliki jiwa, ah apa yang kukatakan ini, atau aku sedang tidak jernih pikiran?" Nio Ell mendadak tersenyum sendiri.

102


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

"Apa yang terjadi bila seluruh tubuh kita tidak mau bekerja seperti sedia kala?" Tanya Galaxia. "Itu yang disebut mati, tetapi mati juga dapat dimanipulasi, dengan menyimpan memory mahluk yang akan mati dan menempatkannya ke tubuh yang baru…” “… maka sebenarnya memory-nya beserta ide, kreatifitas dan hal-hal lainnya sehingga disebut jiwa akan tetap hidup di tubuhnya yang baru," jelas Nio Ell. "Pada dasarnya mati adalah berhentinya energi pada tubuh apa pun penyebabnya, tetapi tubuh bisa diganti, itu hanya wadah saja, sedangkan memory-nya bisa dipindah ke wadah yang baru," Nio Ell menambahkan. "Apakah aku bisa mati?" Tanya Galaxia. "Entahlah, aku tidak tahu cara kerja Smart Exo Liquid Armor, dan bagaimana kau mendapatkan energi," Nio Ell menjelaskan ketidaktahuannya. "Aku mendapatkan energi dari ion-ion listrik yang ada di atom-atom alam sekitar, seperti karbondioksida, oksigen, nitrogen, dan lainnya, udara ini seperti lautan atom yang berisi energy bagiku" jelas Galaxia. "Hmm sepertinya penciptamu memang memiliki kecerdasan yang luar biasa," Puji Nio Ell. "Siapa penciptamu?" Tanya Galaxia. "Aku? Tentu saja ayah dan ibuku, tunggu, kau pasti akan bertanya siapa pencipta ayah dan ibuku, lalu siapa pencipta mereka dan siapa pencipta para leluhurku bukan?" Ujar Nio Ell. "Itu pertanyaan klasik, bila menurut evolusi, kami berasal dari ganggang tumbuhan bersel satu dan berevolusi menjadi gabungan tumbuhan dan satwa, lalu berevolusi lagi menjadi bacteri gabungan satwa dan tumbuhan…”

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“… lalu menjadi ikan gabungan satwa dan tumbuhan, lalu bergerak keluar dari area lautan dengan menjadi sejenis ikan gabungan satwa dan tumbuhan” “Lalu menjadi sejenis ikan amphibi gabungan satwa dan tumbuhan, lalu menjadi sejenis tikus gabungan satwa dan tumbuhan…” “… lalu menjadi sejenis monyet gabungan satwa dan tumbuhan, lalu akhirnya menjadi Kronka, yang juga gabungan satwa dan tumbuhan," jawab Nio Ell panjang lebar dengan memberi sela waktu untuk diam guna menekankan agar mudah dimengerti. "Tidak ada pencipta?" Tanya Galaxia. "Siapa bilang tidak ada pencipta? Nabhuur Bumi para Kronka dan matahari planet Nabhuur merupakan pencipta kami, kau boleh menyebutnya tuhan kami," jawab Nio Ell. "Apakah mereka cerdas?" Tanya Galaxia. "Menciptakan mahluk hidup dari evolusi tidak membutuhkan kecerdasan, tetapi proses yang panjang," Jawab Nio Ell. "Dari mana ganggang pertama kali muncul?" Tanya Galaxia. "Wuoow, tidak kukira kau pandai berfilosofi menggunakan ilmu pengetahuan, ha ha ha aku jadi semakin ragu, sepertinya memang kau punya jiwa," ucap Nio Ell. Galaxia tersenyum manis dan seolah manja, sisi lain yang tersembunyi sebagai pelindung dan senjata yang mematikan. "Virus, lalu bermutasi menjadi ganggang, bacteri dan gabungan antara ganggang dan bacteri yang bersel satu. Virus adalah jembatan mahluk hidup dan tidak hidup” “Berbagai kehidupan muncul karena adaptasi untuk menjadi virus pertama kali muncul karena adanya asam amino, titik

103


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

awal terjadinya kehidupan, asam amino merupakan reaksi dari alam”

“Aku salah, kau mempunyai jiwa, aku tidak sendirian lagi di sini,” ucap Nio Ell lirih.

“Kau bisa membacanya di buku ilmu pengetahuan, dengan adanya asam amino dan waktu yang tidak ada deadlinenya, cepat atau lambat akan tercipta kehidupan sel satu dari asam tersebut, mirip seperti air yang menggenang lalu bermunculan banyak lumut," jawab Nio Ell.

*** Mindporter: Mindporting to Plante - Tamat Ikuti seri Mindporter berikutnya

"Aku mulai mengantuk, Kau berjagalah di sampingku seperti biasanya, tapi kali ini biarkan dalam bentuk Icheling" Nio Ell lalu duduk di tepi ranjangnya dan kemudian berbaring. Mendadak tubuh Nio Ell dan Galaxia mengambang karena gelembung sejenis awan melingkupi mereka. Kemudian Nio Ell memeluk Galaxia, menganggap seperti Icheling kekasihnya. Nio Ell merasa memang dia Icheling dengan kecerdasan Galaxia, hidup dan mampu memberikan kenikmatan. “Kenikmatan?” Gumam Nio Ell. Tetapi dia bukan Icheling, Nio Ell sadar akan hal itu, tetapi dia tidak peduli, mendadak dia telah jatuh cinta. Jatuh cinta pada Galaxia, dengan cepat direngkuhnya tubuh Galaxia, mencumbunya dengan membara. Galaxia merasa bahagia, dia pun membalas cumbuan Nio Ell dengan cinta pula. “Aaaargh,” Nio ell mengerang tubuhnya bergetar hebat dengan kenikmatan luar biasa yang dirasakannya, tubuh Galaxia mampu memberikan kenikmatan seperti wanita Kronka bahkan melebihinya. Airmata Galaxia menetes, bahagia, "Aku hidup," gumam Galaxia perlahan, kemudian Nio Ell menghapus perlahan dengan penuh kasih sayang air mata tersebut. Tamat enlightening open mind generations

www.an1mage.org

104


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

105


Press Release

AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Sumber: Tribunjogja.Com/Riesky Andhika Pradana

FESTIVAL KOMIK NASIONAL 2017 Setelah gelaran Festival Komik Nasional 2012, tahun ini Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta kembali menggelar Festival Komik Nasional (FKN 2017). FKN 2017 digelar di Jogja National Museum pada 16-19 September 2017. Tema ’Komik Kampus’ diangkat secara lunak untuk menjadi pengingat bahwa dari kampus DKV ISI Yogyakartalah mata kuliah Komik. Kini bernama mata kuliah Seni Gambar Sekuensial, mampu berdiri mandiri dan masuk dalam kurikulum pengajaran. Tema ini tentunya juga untuk menunjukkan bahwa acara ini diadakan oleh sebuah institusi akademis yang melihat begitu banyak potensi yang bisa digali dari media komik. Meski demikian, kami tidak ingin acara ini hanya terbatas pada patok-patok akademis yang kaku. Ragam acara kami susun sedemikian rupa. Bukan sekadar menampilkan pameran karya-

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

karya komik kampus, namun juga ada bazar komik, diskusi, pemutaran film, dan award, juga dimeriahkan dengan rupa-rupa cosplay. Pembukaan dilaksanakan pada Sabtu, 16 September 2017, Pukul 11.00 WIB. Rangkaian acara FKN tidak dipungut biaya, pameran dan bazar berlangsung hingga 19 September 2017 dan buka setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB. Selain itu diskusi dan pemutaran film digelar setiap hari dengan jadwal bisa dicek di lokasi FKN 2017, atau melalui akun media sosial facebook: festivalkomiknasional2017 dan akun instagram: @festivalkomiknasional Festival Komik Nasional 2017 berhasrat untuk turut serta merayakan perkembangan terkini komik Indonesia. Namun atas pertimbangan kapasitas yang kami miliki, kami mencoba menyuplik perkembangan-perkembangan tersebut untuk ditampilkan pada pergelaran ini yang tidak lepas

106


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

dari misi pendidikan dan pengajaran.

rapi, proporsional, dan tetap memiliki gaya khas Wid. NS.

Sebagai institusi pendidikan, kampus identik dengan tempat belajar. Atas dasar inilah ’Komik Kampus’ dijadikan sebagai analogi penyemangat sifat ’ingin belajar’ dan terus ’mengembangkan diri’ para penggiat komik yang sejalan dengan gejolak positif komik Indonesia.

Ketika komik Indonesia disebut surut paska meredupnya komik superhero, Wid NS., berjuang untuk kecintaan akan keluarganya dan juga tentunya komik, dengan terus membuat komik di berbagai media cetak .

Untuk itu, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Alm. Wid NS., komikus dengan ratusan karya berbagai genre yang terkenal dengan tokoh superhero Godam & Aquanus. Juga kepada komikus muda Sweta Kartika yang sedang gencar mempromosikan komik terbarunya H20. Phase 3 & Nusantaranger, dalam bentuk anugerah Cilvasastra bidang komik. Anugerah Cilvasastra dirancang oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta untuk memberikan penghargaan kepada pekerja seni terpilih yang sesuai dengan bidang Desain Komunikasi Visual. Wid NS. memiliki dedikasinya yang tinggi pada bidang komik, yang meskipun terkenal dengan komik superhero, namun sebenarnya karyanya terentang luas dalam berbagai tema cerita. Kisah fiksi seperti superhero, silat, roman, horor, sejarah, biografi, dan juga kisah berbalut nuansa religi. Semuanya dituturkan dengan indah melalui gaya gambar yang

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Sweta Kartika, muncul sebagai ikon baru komik Indonesia, yang juga menjelajah berbagai genre. Puluhan buku telah diterbitkan atas namanya, puluhan bendel digital pula meluncur setiap harinya ke layar-layar penggemar dan pembaca barunya. Jenis media tak menghambat laju kreatifnya, bahkan setiap kesempatan ia gunakan untuk berkarya. Entah siapa yang pertama kali membuat istilah ini; XGRA AXY, alias ’segera aksi’, yang paling sering ia teriakkan untuk menyemangati komikus lain untuk segera berkarya. Hal ini ia buktikan dengan seringnya ia membagi ilmu dalam workshopnya, yang ia inisiasi sendiri tanpa diminta. Atas terselenggaranya Festival Komik Nasional 2017, kami menghaturkan terima kasih kepada Rektor ISI Yogyakarta, Dekan FSR ISI Yogyakarta, Pengelola Jogja National Museum, panitia dan mahasiswa yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini. Tak lupa ucapan terima kasih kami haturkan untuk segenap komikus, penerbit, penggiat komik, dan semua insan kreatif yang karyanya dan buah pikirnya hadir dalam dan memeriahkan Festival Komik Nasional 2017.

107


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Press Release

Tampak depan Buiten Huis Café & Gallery saat pertunjukan visual mapping oleh Chika Pradana, Sabtu (2/9).

PAMERAN “NGARIUNG DINA HUIS” Gerakan Baru di Kota Bogor Ibrahim Soetomo*

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

108


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Ruang pamer Buiten Huis CafĂŠ & Gallery yang terletak di lantai atas.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

109


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Press Release

Accounting Festival 2017

Himpunan Mahasiswa Akuntansi S1 Universitas Pamulang kembali mengadakan kegiatan tahunannya yaitu Accounting Festival yang disingkat dengan nama Accfest.

Accfest mewakili aspirasi Mahasiswa Akuntansi S1 Universitas Pamulang yang ingin membuat sebuah acara Festival Akuntansi dengan menggabungkan seluruh aspek di dalamnya.

Accfest tahun ini merupakan Accfest yang ke-3 yang akan dilaksanakan pada 14 s/d 30 November 2017.

Accfest 2017 ini memiliki enam rangkaian acara di dalamnya, seperti AGT (Accounting Got Tallent), AFC (Accounting Futsal Cup), AO (Accounting Open).

Mengangkat tema “Let’s Act and Be Proud�, dengan harapan bahwa Mahasiswa Akuntansi S1 Universitas Pamulang dan seluruh peserta Accfest mampu berkarya, berinovasi dan menumbuhkan jiwa sosial serta mengembangkan passion dan potensi diri secara optimal. Sehingga dapat di implementasikan dalam kehidupan sebagai dasar pembentukan masa depan. Tujuan dengan diselenggarakannya Accfest ini yakni untuk mewadahi serta menyalurkan segala potensi yang dimiliki oleh Mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

PAC (Pamulang University Accounting Competition), PPA (Putra Putri Akuntansi), Charity dan Bazaar. Dengan mengajak serta mengundang Mahasiswa dari Eksternal Kampus yang ada di Jabodetabek untuk mengikuti perlombaan AFC dan AO. Acara Accfest ini akan di awali dengan Opening yang bertempat di Aula Rektorat Universitas Pamulag dan diakhiri dengan Closing yang bertempat di Auditorium Universitas Pamulang, yang di mana pada saat closing akan dimeriahkan oleh Guest Star yaitu Adera. Untuk pendaftaran perlombaan sudah di buka sejak 28 September s/d 11 November 2017. Let's join us.

110


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

http://cdn.movieweb.com/img.news.tops/NEt4PgtKlzYYxx_3_a/How-To-Train-Your-Dragon-3-Release-Date.jpg

How To Train Your Dragon Wulan Ardhana

Directed by : Chris Sanders, Dean DeBlois Produced by : Bonnie Arnold Screenplay by : Will Davies, Dean DeBlois, Chris Sanders Based on How to Train Your Dragon by Cressida Cowell Starring : Jay Baruchel, Gerard Butler, Craig Ferguson, America Ferrera, Jonah Hill, Christopher Mintz-Plasse, T.J. Miller, Kristen Wiig

Selamat datang di Pulau Berk di mana sudah tujuh generasi Viking tinggal disini dengan semua bangunannya yang baru. Ya. Baru, Karena mereka sering memiliki masalah. Masalah mereka adalah naga. Naga mencuri ternak dari penduduk Pulau Berk. Namun bangsa Viking yang keras kepala tidak meninggalkan desanya, Hiccup, anak kepala desa, Stoick the Vast, tidak seperti bangsa Viking pada umumnya. Badannya kerempeng. Dia dinilai tidak dapat memburu naga sehingga lebih banyak belajar membuat peralatan di

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

bawah panduan Gobber, seorang pandai besi di Berk. Pada suatu serangan naga, Hiccup berhasil menembak seekor Night Fury, naga yang sangat langka dan berbahaya. Dia mencari naga tersebut ke hutan, menemukannya, hendak membunuhnya. Namun yang kemudian dia lakukan adalah melepaskan naga tersebut. Stoick the Vast ingin mencari sarang naga, Ia memperbolehkan Hiccup mulai mengikuti kelas pertempuran naga. Namun Hiccup tidak antusias karena tahu dirinya tidak bisa membunuh naga. Hiccup kembali ke hutan dan mendapati Night Fury yang tidak dapat terbang karena ekornya cacat. Perlahan Hiccup berteman dengan "Toothless" alias ompong karena terkadang Night Fury menyembunyikan giginya. Hiccup mempelajari hal-hal apa saja yang disukai dan dibenci naga. Bahwa apa

111


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

yang dipikirkan bangsa Viking mengenai naga ternyata salah. Dia juga ingin membuat Toothless terbang kembali. Karena mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan naga dengan mempelajari perilaku Toothless, Hiccup menjadi mahir dalam menundukkan naga tawanan selama pelatihan.

kembali ke rumahnya di Berk dan kehilangan kaki kirinya. Namun perjuangannya tidak sia-sia karena kini Viking dan naga dapat hidup bersampinngan.

Astrid, gadis Viking yang mulanya murid paling tangguh di kelas pertempuran naga, menjadi kesal dan mengikuti Hiccup ke hutan. Dia hendak melaporkan Hiccup, namun Toothless membawa Hiccup dan Astrid terbang. Toothless membawa mereka ke sarang naga. Di sana terdapat seekor naga raksasa bernama Death Red yang akan memakan naga-naga lain kecuali para naga membawa makanan untuknya. Astrid kemudian sadar bahwa apa yang selama ini dipelajarinya salah. Dia ingin memberitahu Stoick the Vast mengenai sarang naga itu. Namun Hiccup melarangnya karena takut akan keselamatan Toothless. Pada saat tes naga terakhir Hiccup, dia ingin menunjukkan bahwa dia dapat menundukkan naga lawannya tanpa membunuhnya. Namun Stoick the Vast memancing kemarahan naga tersebut. Toothless yang merasakan Hiccup tengah diserang naga lain segera pergi ke arena untuk melindungi Hiccup. Sayang, Toothless malah ditangkap. Stoick the Vast menggunakan Toothless sebagai pemandu ke sarang naga. Hiccup membantu teman-temannya untuk berteman dengan naga yang selama ini mereka lawan di kelas pertarungan dan berhasil menyusul para Viking ke sarang naga. Toothless dan Hiccup mengalahkan Red Death. Ketika Hiccup sadar, dia sudah

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

112


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

BLENDER: Modeling 7 Bagian 12 M.S. Gumelar

Pada edisi an1magine kali ini penulis melanjutkan pembahasan di edisi sebelumnya, yaitu modeling curve ditambah dengan penggabungan modeling ala primitive mesh.

Setelah ter-launch aplikasinya, open file yang telah an1mareaders buat di edisi sebelumnya.

Untuk tutorial sebelumnya seperti prinsipprinsip animasi 2D dan 3D, an1mareaders dapat membaca an1magine edisi sebelumnya, silakan download gratis dan share ya. https://goo.gl/2QeQKf An1mareaders dapat mengakses seluruh edisi sebelumnya di link berikut: https://an1mage.blogspot.co.id/p/an1magine.html

Penulis menggunakan blender versi 2.78C versi terkini untuk memudahkan an1mareaders pemula mengikutinya dan tidak kesulitan untuk mencari-cari versi yang lama. Blender dapat diunduh free di: https://www.blender.org lebih aman menggunakan free software karena tidak perlu membayar seperti softwares komersial, dan juga daripada menggunakan softwares bajakan.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Agar tidak mengganggu proses modeling membuat alat pipa sedotan, sebaiknya objek yang sudah jadi, yaitu calon gelas disembunyikan terlebih dahulu dengan cara hide boleh disebut dengan istilah mode menghilang (cloack mode). Click menggunakan tombol mouse kanan calon gelasnya, lalu tekan huruf H singkatan dari hide, untuk memunculkan lagi tekan Alt H. Tekan huruf H lagi untuk menerapkan cloack mode pada calon gelas tersebut. An1mareaders dapat menyembunyikan lebih dari satu objek dengan cara menyeleksi semua objek yang akan disembunyikan, lalu tekan H.

113


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

An1mareaders akan membuat pipa sedotan untuk minum menggunakan curve ditambah dengan penggabungan modeling ala primitive mesh. Tekan Shift A untuk memunculkan Add object pop up menu, pilih mesh kemudian pilih Cylinder. Path telah terbentuk segaris lurus berwarna oranye, path ini nanti akan dapat dibengkokkan dengan menggunakan bezier sesuai keperluan. Pilih Cylinder, lalu ke menu modifier, klik tombol add modifier, dan pilih array.

Setelah jadi, tekan G untuk grab atau untuk memilih objek tersebut, lalu tekan huruf S untuk Scale, skalakan ukurannya lebih kecil sesuai keperluan. Setelah ukurannya lebih kecil, kini tekan Shift A lagi, kali ini memilih curve, lalu pilih path.

Cylinder akan menjadi dua secara otomatis. Kini perhatikan di area relative, ada angka 1 bagian atas, ganti menjadi nol, dan isikan angka satu di area paling bawah.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

114


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Cylinder yang sebelumnya berada di sebelahnya, kini menumpuk tepat di atasnya. Kini ubah nilai count-nya dari dua ke satu lagi, jangan kuatir, nanti bisa dibuat angka lebih besar dari dua, untuk sementara diperlukan satu terlebih dulu.

Tekan tombol Tab di keyboard untuk keedit mode, perlu dihilangkan penutup calon alat pipa sedotan ini di bagian atas dan bawahnya. Seleksi bagian penutup (cap) atas lalu tekan huruf X untuk delete area face, lakukan hal yang sama juga untuk cap area bawahnya. Setelah selesai kedua penutup telah dihilangkan, on-kan pilihan merge di add modifier array tersebut. Masih ingat path yang telah dibuat sebelumnya? Kini path tersebut akan digunakan, caranya saat calon pipa sedotan masih aktif, klik add modifier lagi, kali ini pilih curve.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

115


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Klik di area view lalu pilih NurbsPath, klik tanda plus dan pilih NurbsPath yang paling bawah. Hal ini mengaktifkan edit path-nya, dan path dapat dilengkungkan sesuai keperluan.

Klik di area object, pilih path yang telah dibuat sebelumnya, namanya NurbsPath. Zoom out pandangan kamera bila mendadak objek tidak terlihat di layar dengan cara roll mundur tombol tengah mouse, maka akan terlihat cylinder yang dicari, roll maju tombol mouse tengah untuk zoom in.

Pilih Z sebagai deformation axis-nya. Lalu ke Array Modifier lagi, tambahkan nilai count sesuai keperluan, dalam contoh ini penulis memberikan nilai 25.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Saat di zoom in ada beberapa titik-titik nodal yang memudahkan untuk membentuk bezier curve sesuai keperluan. Gunakan tombol kanan mouse untuk menyeleksi salah satu nodal tersebut dan gerakkan titik nodal tersebut ke satu arah sesuai keperluan.

116


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Untuk menambahkan titik nodal, klik nodal yang ada di salah satu ujungnya dan tekan huruf E untuk extrude, kemudian drag ke satu arah sesuai keperluan dan klik tombol kiri mouse untuk menambahkannya, lakukan langkah extrude sesuai keperluan.

BERAPA BANYAK BUKU YANG DAPAT DISIMPAN DALAM SEUNIT SMARTPHONE?

Karena akan membentuk calon pipa sedotan untuk minum (straw), maka kurang lebih dibentuk seperti itu. BERAPA BANYAK TANAMAN DAPAT DISELAMATKAN AGAR GENERASI BERIKUTNYA TIDAK TERKENA BENCANA PERUBAHAN IKLIM BUMI YANG SEMAKIN MENINGGI SUHUNYA KARENA BANYAKNYA TANAMAN DITEBANG UNTUK MENCETAK SATU BUKU DALAM FORMAT KERTAS?

Klik Cylinder 2, kemudian tambahkan nilai count-nya sampai setara dengan panjangnya bezier path curve yang telah dibuat.

EBOOK. MENJAMIN RAGAM TANAMAN MASIH DAPAT DI LIHAT OLEH GENERASI BERIKUTNYA, MENJAGA BUMI TETAP SEGAR, BUMI YANG HIJAU. JADILAH PAHLAWAN DENGAN TIDAK MEMBELI BUKU CETAK KERTAS.

https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/

Sharing tutorial ini akan penulis lanjutkan di edisi berikutnya. Sampai jumpa lagi. Referensi: Blender Blender help file

enlightening open mind generations

Kirimkan karya tulis kamu, An1mage menerima tulisan di berbagai bidang ilmu, hobi, novel, dan komik. Royalti income bagi penulis mencapai 50% net. Ebook akan beredar di An1mage Store, Play Store, Google Book, dan Amazon, jangkauan publikasi mendunia, membuka potensi penjualan, cakupan, dan popularitas lebih luas, kirim karyamu ke: an1mage@an1mage.org ditunggu karya keren kamu.

www.an1mage.org

117


AN1MAGINE

M.S. GUMELAR

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

Dapatkan di An1mage Store enlightening open mind generations

www.an1mage.org

118


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

archana universa

Pilihanmu akan membawa maut‌

Setiap pilihanmu membawa maut. Temukan petualanganmu sendiri dengan memilih ceritamu sendiri dengan ending pilihanmu sendiri. Pick your own endings/PYOE dalam novel fiksi ilmiah ini memberikan beragam kemungkinan dan mampu menggelitik kamu untuk membaca terus sampai menemukan multiple endings yang luar biasa jenius

Dapatkan di An1mage Store enlightening open mind generations

www.an1mage.org

119


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 10 Oktober 2017

www.an1mage.org

120 Dapatkan di An1mage Store

Profile for an1mage

An1magine vol 2 no 10 okt 2017  

https://goo.gl/F5rTcH An1magine Volume 2 Nomor 10 Oktober 2017 adalah majalah digital seni, desain, sains, dan edutainment. An1magine dapat...

An1magine vol 2 no 10 okt 2017  

https://goo.gl/F5rTcH An1magine Volume 2 Nomor 10 Oktober 2017 adalah majalah digital seni, desain, sains, dan edutainment. An1magine dapat...

Advertisement