Page 1

AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Volume 2 No.06 Juni 2017

www.an1mage.org

1


CALL FOR PAPER An1mage Jurnal Studi Kultural

Kamu dosen dan atau peneliti kritis diberbagai bidang sains terapan. Call for paper dengan tema: inovasi baru untuk sains sosial dan sains eksakta, pemikiran kritis, menguak mitos, mencerahkan pemikiran, teknik dan teknologi baru? Kamu punya artikel yang mampu memberikan perlawanan dan pencerahan dari dominasi, hegemoni, mitos, pemarginalan terstruktur, dan keterpinggiran dari suatu konstruksi oleh seseorang dan atau oleh sekelompok orang di berbagai disiplin ilmu yang menindas yang terjadi di swasta maupun di pemerintahan? Kirim artikel penelitianmu sebelum 25 November 2017 ke: an1mage@an1mage.org http://www.an1mage.org/p/jurnal-studi-kultural.html

www.an1mage.org


DAFTAR ISI DAFTAR ISI ..............................................3 NIKOLA TESLA: .......................................4 GAZING: ...................................................7 YUK MENGGAMBAR:............................11 ADRIEN-JEAN LE MAYEUR..................19 AKHIR ZAMAN .......................................23 PERINGATAN BUAT OSEA...................39 DEKLARASI KEBUDAYAAN BENGKAYANG: Kongres .......................44 Perumusan dan Detik-detik Deklarasi ....49 PEKAN Barape Sawa III........................53 an1magalery...........................................55 ELEMEN & PRINSIP ANIMASI: .............57 ANIME MATSURI: ..................................59 MINDPORTER: ......................................67 SKY HIGH:..............................................80 BLENDER: Modeling 3 ...........................84 Download edisi sebelumnya di sini: http://www.an1mage.org/p/an1magine.html

AN1MAGINE ISSN: 2502-3381 www.an1mage.org https://www.facebook.com/An1mage

Visi Membuka, mencerahkan pikiran generasi baru agar menjadi lebih terbuka lagi dalam logika dan kreatifitas sehingga menjadi generasi yang cinta damai, berkemanusiaan, sayang pada sesama, sayang pada satwa, tanaman, lingkungan, alam, dan jagat raya. Misi Menghasilkan media hiburan bulanan yang ringan, berbagi ilmu pengetahuan sekaligus mengedukasi sesuai visi.

DIREKTUR Michael Sega Gumelar

REDAKTUR PELAKSANA Archana Universa

REDAKSI

Aswin Chandra Fatimah Kusuma Dimas Satria Kevin Putranto Wulan Ardhana

Agar selalu update terbitan An1magine? An1mareaders silakan gabung di sini: an1magine:an1mareaders https://www.facebook.com/groups/an1mareaders/

All content in this monthly magazine, logo, illustration, story, characters and the distinctive likeness (es) thereof are Trademarks & Copyright © 2017 – AN1MAGE. ALL RIGHTS RESERVED.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

ALAMAT 53 Abergeldie Road Aberdeen AB10 6ED Scotland – UK An1mage@an1mage.org Bumi Jati Elok Blok A5 No. 2 Jl. Raya Parung Panjang Legok, Tangerang Banten – 15826 Jl. Drupadi XIV No. 11 Renon, Denpasar Bali – 80266 IKLAN 08888988005 an1mage@an1mage.org


AN1MAGINE

Volume 2 No.06 Juni 2017

AGEN PERUBAHAN

Nikola Tesla. Sumber: https://lh6.ggpht.com/_vxF0kmn9hnjqgrnTdv5b6uOw7bgCAVeVJsUWI_9ZDfk6Zm5ZJ7FmOOlyWAglgwiDg=h1264

NIKOLA TESLA: Si Ilmuwan “Gila” Kevin Putranto

“Jika Anda ingin menemukan rahasia alam semesta, berpikirlah tentang energi, frekuensi dan getaran.”

lagi meninggalkan kuliah sebelum menyelesaikan gelarnya. Pada tahun 1884 untuk ia bekerja dengan Thomas A. Edison di New York City.

Nikola Tesla lahir di desa Smiljan, Provinsi Lika, Croatia pada 10 Juli 1856. Ia adalah seorang penemu, fisikawan, teknisi mekanika, dan teknisi listrik SerbiaAmerika. Meski meraih nilai tertinggi, bahkan menerima surat pujian dari dekan fakultas teknis, Tesla tidak pernah lulus dari universitas dan tidak menerima nilai untuk semester terakhir. 1875 Tesla belajar di politeknik Austria di Graz. Juga pernah terdaftar di Ferdinand Universitas Charles di Praha, tapi sekali

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Ia dijanjikan sejumlah reward dari Edison jika dapat meningkatkan generator motor secara signifikan. Namun, setelah menyelesaikan tugasnya, Tesla tidak menerima reward-nya sehingga dirinya membangun perusahaan sendiri pada tahun 1886. Berbeda dengan Marconi, Tesla sudah memikirkan transmisi energy dalam jumlah besar, tidak hanya jumlah kecil berupa sinyal radio, tapi juga energi besar listrik

4


AN1MAGINE

Volume 2 No.06 Juni 2017

untuk keperluan rumah tangga dan industri. Beberapa penemuan Tesla diantaranya : 1. Sistem tenaga listrik arus bolak balik (AC = Alternating Current) Ketika Thomas A. Edison yang memilih untuk memfokuskan diri pada listrik DC (Direct Current), Tesla mengembangkan tenaga arus bolak-balik. 2. Lampu Photorontgent atau lampu yang dipakai untuk X-Ray Tesla mengambil fotonya sendiri dengan lampu itu untuk percobaan. 3. Remote Control 1898, di Madison Square garden, Tesla mendemonstrasikan Penemuanya. Satu unit perahu yang mengapung di atas suatu aquarium besar yang dia bilang digerakan oleh pikirannya. Padahal, itu tak lain digerakkan dengan memakai sinyal radio melalui satu remote control dari kayu. 4. Tesla Cosmos Tesla menjadi orang pertama yang menerima sinyal radio dari Kosmos. 5. Transfer Energi Nirkabel Jarak Jauh atau Wireless electricity Tesla berbicara tentang kemungkinan mengirim gambar dari jarak jauh, berkomunikasi secara global, mendengarkan musik seperti smartphone sekarang, bahkan listrik secara wireless, dan sebagainya. 6. Radar

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Tesla memberikan proposal ide untuk mengirim gelombang elektromagnet yang berfungsi untuk mendeteksi kapal laut dan menampilkanya di layar Flourocent. 7. Super Electrotherapy Georges Lakhovsky mengajak Nikola Tesla untuk membantu dirinya dalam membuat Multiple Wave Oscillator. menghilangkan bakteri penyebab penyakit, dan bahkan menyembuhkan kanker. Namun, banyak yang menganggap hal ini sebagai perdukunan medis. 8. Death Ray Death Ray merupakan senjata penembak partikel. Senjata ini secara teoretis bisa membangkitkan sinar energi yang intens, dapat ditargetkan menuju sasaran tertentu, dan dikirimkan melalui jarak yang sangat jauh. Penemuan ini akan membuat perang menjadi tidak mungkin. Sinar kematian itu akan mengelilingi perbatasan setiap negara. Tesla yang memiliki memori eidetik sering disebut sebagai ingatan fotografis meninggal di New York City, 7 Januari 1943. Untuk mengenangnya didirikan Nikola Tesla Museum serta Belgrade Nikola Tesla Airport di Belgrade, Serbia. Juga monumen Nikola Tesla di wisata Niagara Fall, Goat Island, Niagara Falls, New York.

5


AN1MAGINE

Volume 2 No.06 Juni 2017

KOMIK

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

6


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

GAZING: GERAK LURUS BERATURAN

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

7


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Bersambung

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

8


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

9


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Bersambung

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

10


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

TUTORIAL

YUK MENGGAMBAR: Anatomi Manusia 4 M.S. Gumelar

Anatomi kali ini menggunakan hitungan 3 bagian sebagai acuan yang dapat digunakan untuk acuan hitungan proporsi 9 kepala, hitungan proporsi 7.5 kepala, dan hitungan proporsi 8 kepala.

Anatomi hitungan proporsi 9,8, dan 7.5 kepala tidak ada hubungannya dengan tinggi suatu karakter, sebab ada juga karakter yang pendek tetapi hitungan proporsinya 9 kepala. Ada juga yang tinggi perawakan tubuhnya, tetapi hitungan proporsi tubuhnya ternyata 7.5 kepala, 8 kepala atau bahkan lebih misalnya hitungan proporsi 9 kepala.

An1mareaders dapat membaca edisi sebelumnya bila tidak mengerti apa yang dibahas di edisi kali ini, edisi sebelumnya dapat di-download di link berikut:

Hitungan proporsi mana yang digunakan? Semuanya digunakan, terserah an1mareaders mau menggunakan yang mana.

https://goo.gl/IJcvn6

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

11


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Sebab hitungan proporsi tersebut semuanya benar, dapat digunakan sesuai keperluan, terlebih lagi ukuran tubuh manusia tidak persis mengikuti aturan tersebut. Kali ini penulis akan menggabungkan proporsi 9 kepala, 8 kepala, dan 7.5 kepala dengan hitungan 3 bagian. Untuk memudahkan, penulis akan memberikan ilustrasi yang penulis berikan di tutorial sebelumnya sebagai acuan. An1mareaders dapat memerhatikan acuan proporsi 7,5 kepala yang ada di sebelah paling kiri, kemudian proporsi 8 kepala di tengah, dan proporsi 9 kepala di area paling kanan. Setelah diletakkan bersebelahan dan dihubungkan dengan garis pembagi warna biru, dan diblok dengan area transparan warna kuning di area atas, oranye di area tengah, dan merah mudah di area bawahnya, terlihat pembagian yang jelas.

Pembagian pertama ditandai dengan angka 1 warna merah di sebelah kanan di mulai dari area kepala area paling atas sampai ke area pinggang. Pembagian kedua ditandai dengan angka 2 warna merah di sebelah kanan di mulai dari area pinggang sampai ke area atas lutut. Pembagian ketiga ditandai dengan angka 3 warna merah di sebelah kanan di mulai dari area atas lutut sampai ke area telapak kaki. Terlihat jelas tiga pembagian tersebut relatif sama bagi semua proprosi hitungan untuk 7,5 kepala, 8 kepala, dan 9 kepala. Hal ini menjadi acuan bersama bagi proporsi mana pun yang dipilih dan digunakan oleh seorang artis untuk membuat dan atau menggambar proporsi manusia menggunakan proporsi apa pun, selama mengacu pada 3 bagian ini, dipastikan proporsinya relatif benar.

1 2 3

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

12


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Kini penulis melanjutkan lagi bahasan di edisi an1magine sebelumnya tentang elemen dan prinsip menggambar. An1mareaders yang baru mengikuti dapat membaca di edisi sebelumnya di link berikut: https://goo.gl/Irv2R3 Penulis telah selesai membahas elemenelemen gambar di Animagine edisi sebelumnya yaitu: 1. Penggambar 2. Ide 3. Alat 4. Media 5. Bahan 5.1. Area dan Ruang 5.2. Waktu 5.3. Titik & Bintik 5.4. Garis, Goresan dan Arsiran 5.5. Dimensi 5.5.1. Dua Dimensi (shapes) 5.5.1.1. Bentuk datar terbuka (open shape) 5.5.1.2. Bentuk datar tertutup (closed shape) 5.5.2. Tiga Dimensi (form). 5.6. Teks (text) 5.7. Objek & Subjek Gambar 5.7.1. Mahluk cerdas (smart life form) 5.7.2. Satwa (Animals) 5.7.3. Serangga (Insects) 5.7.4. Tumbuhan (plant) 5.7.5. Mikroba (Bakteri dan Virus) 5.7.6. Atom dan semua hal yang lebih kecil dari Atom 5.7.7. Arsitektur, Eksterior & Interior 5.7.8. Mesin & Transportasi 5.7.9. Alat-alat & Peralatan (Tools & Gadget) 5.7.10.Lingkungan & alam (environment & nature) 5.8. Pencahayaan dan Bayangan 5.9. Warna (colour) 5.10. Tekstur (texture)

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kemudian penulis memulai untuk sharing informasi tentang Prinsip Menggambar. Setelah an1mareaders tahu elemen gambar, kini apa saja prinsip-prinsip dalam menggambar suatu gambar? Prinsip-prinsip menggambar merupakan rahasia yang membuat suatu gambar memiliki nilai lebih. Prinsip menggambar meliputi: 1. Tujuan dan Pesan (goal and message) 2. Gaya Gambar (drawing style) 3. Gaya Desain (Design style) 4. Ritme (Rhythm) 5. konsistensi (Consistency) 6. Perspektif (Perspective) 6.1. Jarak (Distance) 6.2. Sudut (Angle) 7. Ilusi 7.1. Ilusi 3D (3D Illusion) 7.2. Ilusi optik (optical illusion) 7.3. Persistent of vision 8. Penekanan (Emphasis) 9. Komposisi (Composition) Setelah membahas prinsip menggambar yaitu tujuan dan pesan, serta gaya gambar. Kini penulis menjabarkan secara bertahap untuk prinsip-prinsip menggambar selanjutnya yaitu: 3. Gaya Desain (design style) Bila berbicara gaya dalam desain, maka akan banyak sekali pecahannya. Namun jangan dibingungkan dengan gaya gambar, itu sesuatu yang berbeda. Penulis sebutkan bebeberapa aliran besar dalam gaya desain ini, gaya desain biasanya berhubungan erat dengan teknik dan proses pembuatannya, dengan menggunakan teknik tersebut biasanya akan muncul gaya tersebut.

13


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

3.1 Simplicity & Extraction (Sederhana & Ekstraksi) Simplicity adalah desain yang mengutamakan focus dan simple, “Simple is more� untuk mencapai tingkatan elegan yang dibutuhkan, Simplicity disebut juga dengan nama minimalist atau juga basic. Shapes dan forms yang digunakan dalam komposisi juga cenderung yang sederhana. Sehingga terkadang dilakukan ekstraksi dari shapes & forms yang kompleks menjadi jauh sangat sederhana. Simpicity dan ekstraksi mengutamakan shapes dan forms yang cenderung bergaris-garis lurus, garis lengkung, titik, kotak, bulat, kubus, segitiga, kerucut, piramida, shapes dan forms sederhana lainnya, siluet dan ekstraksi bentuk saja. Dan cenderung terjadinya pengulangan (repetition) untuk mendapatkan penekanan. Simpicity dan ekstraksi ini berguna untuk diterapkan pada bangunan, alat-alat, transport dan kostum suatu karakter.

Fotography dengan gaya desain minimalist. Sumber: http://bit.ly/gkZOAk

3.2 Complexity & High Density (kompleks & padat) Complexity adalah desain yang mengutamakan kerumitan, detil yang kuat dan kerapatannya kuat (high density), untuk mencapai tingkatan artistik yang dibutuhkan. Sama seperti simplicity untuk complexity seberapa kompleks tepatnya? Tergantung persepsi masing-masing, tapi biasanya memang hasil desainnya cenderung kompleks.

Tingkatan seberapa simple tepatnya? Tentu saja tiap orang akan cenderung berbeda persepsinya, tetapi pada umumnya memang hasilnya cenderung simple.

Contoh Simplicity. Sumber: http://bit.ly/o6wpD4

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Contoh ilustrasi yang bergaya desain kompleks dalam goresannya. Sumber: http://bit.ly/Kompleks

14


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Ilustrasi untuk puisi, vignet yang kompleks desainnya. Sumber: http://bit.ly/ri17Ss

Berikut salah satu contoh proses penyederhanaan suatu objek, simplicity dalam hal ini diterapkan pada daun.

Ada beberapa variasi dan tingkatan desain simplicity ini, silakan gunakan sesuai dengan keperluan, tidak ada yang salah, semuanya dapat digunakan sebagai variasi dan mana yang sesuai. Variasi tersebut dapat digabungkan dengan variasi gaya gambar.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

15


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

3. 3 Ethnic & Old Style (Gaya Seni Kesukuan & Masa Lalu) Ethnic Style atau tribe style design adalah hasil budaya tradisional yang secara turun temurun di suatu area dalam suku tertentu (tribe). Contoh untuk gaya etnis di negara kita tercinta Indonesia ini adalah Batik, baik secara teknik dan polanya.

dipasarkan untuk pasar internasional, terapkan pada kostum, setting (waktu, latar, dan lingkungan) dalam suatu karakter dan cerita. Manfaatkan benar kekuatan ethnic style budaya lokal Indonesia agar bangsa lain tertarik dengan keunikan desain dari negara Indonesia, mengapa begitu? Sebab bangsa lain cenderung sudah bosan dan tahu budayanya sendiri, oleh karena itulah mereka lebih suka mengoleksi hasil seni dan desain dari negara dan budaya lainnya.

Gaya desain gambar cenderung etnis. Sumber: http://bit.ly/pcXszO

Tetapi Batik di tiap daerah juga sangat unik dan berbeda, misalnya batik dari Jawa dengan batik dari Bali akan terasa perbedaan pola dan warna yang mencolok. Karakter Komodo superhero yang berkostum adapatasi baju adat. Sumber: http://bit.ly/KomodoSuperhero

Namun ada kalanya etnik tertentu mempunyai larangan yang tidak boleh dilanggar, oleh karena itulah bagaimana caranya seorang desainer, ilustrator dengan kekuatan kreatifitasnya dan inovasinya membuatnya tetap menjadi menguntungkan. Misalnya di areaTimur Tengah, banyak wanita tidak boleh menunjukkan keseluruhan wajahnya, sehingga untuk membuat iklan rambut sehat, rambutnya dibuat seolah menjadi cadar, sehingga menyisakan matanya saja. Batik motif Singabarong Bali. Sumber: http://bit.ly/n6pu47

Dalam membuat desain apa pun , budaya etnis tradisional ini dapat menjadi kekuatan dan daya jual yang tinggi bila

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

16


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Virtual tenis game. Sumber: http://bit.ly/NhsyLQ Rambut berfungsi seperti kerudung penutup wajah, Sumber: http://bit.ly/hE4Ro7

3.4 Futuristic (Gaya Relatif Masa Depan) Gaya ini juga unik, di mana gaya desainnya cenderung ke gaya masa depan, tetapi versi masa depan juga sangat relative, sehingga mungkin akan cenderung menghasilkan gaya desain yang kurang lebih dianggap sebagai desain yang cenderung masa depan dari persepsi tertentu yang sangat subjektif atau pun objektif tergantung sisi pandangnya.

3.5 Fine Art (Gaya Cenderung Fine Art) Gaya ini lebih ke explorasi sense of art, sehingga akan susah untuk ditebak, tetapi memang ekspresi dan penuangan sense of art pembuatnya menjadi goal atau tujuan yang utama.

Patung kuda fine art. Sumber: http://bit.ly/OlHInP

Desain partisi atau pembatasarea saat bekerja Sumber: http://bit.ly/Nhs3l4 Forms dengan tampilan fine art. Sumber: http://bit.ly/N9GTLa

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

17


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

3.6 Age classification (Klasifikasi berdasarkan Usia) Masih masuk sebagai bagian dari design style dan juga batasan layak tidaknya, kuat dan tidaknya (feasible) suatu design dari segi hukum, segi adat dan budaya area tersebut, dari segi harga, dari segi klasifikasi usianya, dan hal-hal di luar dugaan lainnya, maka suatu desain sesuaikan dengan relevansi dan target yang dibutuhkan. 3. 6.1 Kiddy Style (Gaya Kekanakan) Desain dengan gaya anak-anak dan khusus untuk segmentasi anak-anak, naif, ceria versi anak-anak, bertaburan aksesori bintang, font bergaya tulisan tangan anak-anak, dan hal-hal yang berhubungan dengan anak-anak. Tetapi membuat gambar dan desain untuk anak-anak tidak harus karakter pemerannya seorang anak-anak, bisa bermacam-macam, seperti boneka, orang dewasa yang bergerak di bidang hiburan anak-anak dan lainlainnya yang sesuai kebutuhan. Gaya gambar anak-anak, tidak selalu pembuatnya seorang anak.

3. 6.2 Teeny Style (Gaya Remaja) Desain dengan gaya untuk remaja dan khusus untuk segmentasi remaja, dimana desain cenderung ramai, ceria versi remaja. Bila hasil karya foto, warna cahaya objek ataupun subjek modelnya cenderung flat atau rata, kalau bisa tidak ada bias

bayang atau pun bayangan jatuhnya, desain foto cenderung bersih dan cenderung overexposed dengan sinar lampu.

Gaya remaja yang ramai dan ceria. Sumber: http://bit.ly/qj9Xva

3. 6.3 Adult Style (Gaya Dewasa) Desain dengan gaya dewasa sangat luas pecahannya, tetapi desain gaya dewasa ini sangat kental dengan artistik seni pada fotonya bila desain yang cenderung banyak fotonya. Sangat detil dan kuat pada lighting, yaitu arah sinar datang, bias bayang dan bayangan jatuh, bermain depth of field dan tampak solid, dan elegan. Ada banyak desain gaya dewasa ini yang dapat digunakan dan beragam style di dalamnya.

Design gaya dewasa. Sumber: http://bit.ly/ppe8GE https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/

Referensi [1] Gumelar, M.S. 2011. Comic Making. Jakarta: Indeks, 2011. [2] Gumelar, M.S. 2015. Elemen dan Prinsip Menggambar. Jakarta: An1mage, 2015.

Bersambung enlightening open mind generations

www.an1mage.org

18


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

TOKOH

Mayeur bersama istri. Sumber: https://d15hng3vemx011.cloudfront.net/attachment/26628336652043525144

ADRIEN-JEAN LE MAYEUR DE MERPRES: Istri sebagai Sumber Inspirasi Fatimah Kusuma

Le Mayeur tiba di Bali tahun 1932 melalui pelabuhan di kota Singaraja. Ia merupakan seniman asal Belgia yang lahir di Brusel, 9 Februari 1880. Ketika berada di Denpasar Le Mayeur berkenalan dengan penari legong, Ni Nyoman Pollok, yang kemudian menjadi model lukisannya. Setelah 3 tahun bekerja bersama, Le Mayeur dan Ni Pollok menikah. Sepanjang kehidupan pernikahannya, Le Mayeur melukis istrinya sebagai model. Keindahan tubuh Ni Pollok dikhawatirkan rusak apabila hamil dan melahirkan sehingga pasangan seniman ini tidak dikaruniai keturunan hingga akhir hidupnya.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Selain istrinya, Le Mayeur juga melukis wanita dari Bali yang sedang menari atau melaksanakan upacara adat dan agama. Museum Le Mayeur terletak di kawasan wisata Pantai Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Museum berarsitektur gaya dari Bali ini menyimpan banyak benda peninggalan pemiliknya. Karya lukis Le Mayeur mencapai 88 unit lukisan, dibuat antara tahun 1921 sampai 1957. Lukisannya banyak mengangkat keindahan panorama alam, ekspresi budaya, serta kecantikan perempuan dari Bali ke dalam kanvas. Umumnya lukisan Le Mayeur berciri impresionis.

19


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Lukisan Le Mayeur ada yang dibuat dengan cat minyak, ada yang dibuat dengan cat air dan pensil pada kanvas. Ada juga lukisan yang menggunakan media hardboard, tripleks, kertas, dan bagor atau kain goni. Le Mayeur menggunakan media kain goni karena pada masa penjajahan Jepang kesulitan mendapatkan kiriman kanvas. Beberapa lukisannya yang terkenal adalah “Pollok” yang dibuat tahun 1957, “Di sekitar rumah Pollok” (1957), dan “Memetik Bunga untuk sembahyang/ Picking flowers”.

Museum ini tidak hanya berisi lukisan, ada pula koleksi pemiliknya berupa buku-buku tua, furnitur gaya dari Bali, dan beberapa ukiran lainnya.

Tahun 1956 Bahder Djohan berkunjung dan mengusulkan kepada pasangan itu untuk melestarikan rumah mereka dan seisinya sebagai museum. Le Mayeur mewariskan semua miliknya termasuk tanah, rumah, dan seisinya kepada Ni Pollok sebagai hadiah. Kemudian Ni Pollok memberikan warisan suaminya kepada Pemerintah Indonesia untuk digunakan sebagai museum. Tahun 1958, Le Mayeur menderita kanker sehingga ia dan istrinya pergi ke Belgia untuk mendapat perawatan medis. Namun dua bulan berikutnya, Le Mayeur meninggal dunia di usia 78 tahun kemudian dimakamkan di Ixelles, Brusel. Sepeninggal suaminya Ni Pollok pulang ke Bali. Ia akhirnya meninggal pada 18 Juli 1985 di usia 68 tahun.

Museum Le Mayeur tidak terlepas dari usul Bahder Djohan, Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

20


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

"Kenikmatan hidup I" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 151cm x 200cm

"Kenikmatan Hidup II" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 150cm x 200cm

"Around the Lotus Pond" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 101cm x 120.5 cm, Year: 1950s

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Bermain di kolam" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 150,5cm x 200cm

"Balinese Girls Gathering Flowers" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 55.5cm x 65.2 cm

"La Pergola (The Arbour)" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, 90cm x 120 cm

21


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

"Temple feast" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 45cm x 55.5 cm

"Temple Festival in Bali" by Le Mayeur , Medium: oil on canvas

"Balinese ladies in a garden" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 55cm x 65cm, Year: 1957 - 1958

"La Langouste (The lobster)" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 90cm x 120cm

Sumber gambar : https://womantalk.com/travel/articles/kisahcinta-le-mayeur-dan-sang-muse-ni-pollokDE7Qx http://lelanglukisanmaestro.blogspot.co.id/2011/07/lukisankarya-le-meyeur.html#

"Three Dancers in the Garden" by Le Mayeur, Medium: oil on canvas, Size: 100cm x 120.5 cm

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

http://3.bp.blogspot.com/xbrNBSTLGEg/UHZqlgYqn0I/AAAAAAAAPJ8/e bAxErQAYqo/s1600/Le+Mayeur+&+Ni_Pollok.j pg

22


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

CERBUNG

AKHIR ZAMAN M.S. Gumelar

Kemudian Bandung segera keluar lagi dari ruangan tersebut dengan berjalan perlahan. “Jaga dengan ketat ruangan ini, lakukan penjagaan bergantian sehari sebanyak empat kali agar kalian tidak lengah, pastikan setiap sudut ruangan, jendela dan pintu dijaga minimal dua orang penjaga, mengerti!” perintah Bandung. “Mengerti paduka prabu, siap laksanakan!” ujar lima orang prajurit yang ada di sana.

Prajurit metal tersebut berjalan dengan mantap menuju ke area Loro Jonggrang dijaga, lalu tanpa diminta berdiri di tengah depan pintu di antara dua prajurit yang ada di kiri dan kanannya. Keempat prajurit tersebut bengong tetapi penasaran. Salah seorang prajurit yang di sebelah kanan iseng dengan mengambil keris dan diangkat di depan mata prajurit dari metal tersebut. ZIIIENG!

“Bagus!” puji Bandung lalu melesat bergerak lagi.

CLEKH “Wuah hebat banget Raja Bandung, sakti mandraguna, ayo kita jaga dan kau koordinasikan dengan 12 prajurit lainnya agar kita bergantian,” ujar prajurit kurus ke prajurit lainnya. “Siap laksanakan, ujar prajurit tersebut,” lalu prajurit yang diperintah tadi segera turun ke area lainnya. Mendadak prajurit tadi bengong saat melihat prajurit dari metal berpapasan dengannya.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Mendadak keris tersebut putus dan potongannya jatuh ke lantai terkena sejenis sinar warna merah yang muncul dari mata prajurit metal tersebut. Hal ini membuat prajurit tersebut menelan ludah dan menyarungkan kembali kerisnya yang sudah buntung ke warangkanya. Serta merta ketiga prajurit lainnya badannya semakin ditegakkan karena

23


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

ketakutan dan agar terlihat disiplin menjalankan tugasnya.

kehilangan kontak dengan teman-teman kami juga,” Jelas Bhorghat.

“Sebentar, bukankah Bandung hanya sendirian? Mengapa kita takut?” ujar Bondowoso.

“Ceritakan berapa kekuatan satu prajurit metal dibandingkan dengan kekuatan satu raksasa?” tanya Bondowoso.

“Kau lupa ya, dia menyandera kakakku dan ibunya Vharok,” Roro Jonggrang menjelaskan.

“Sepuluh kali lebih kuat dari satu species kami, gerakannya lebih cepat, efektif, dan mampu berpikir sendiri setelah diperintah?” jelas Bhorghat.

“Iya, tetapi kan dia sendirian, dia tidak bisa berada sekaligus di dua tempat, akan mudah untuk mengalahkannya,” ujar Bondowoso. “Sepertinya Bondowoso benar, tetapi dia sudah mengambil beberapa prajurit metal kami dan sempat mengambil alat kendali manualnya, tetapi kendali manualnya juga ada di exo armor-nya,” ucap Bhorghat. “Prajurit metal?” tanya Pikatan. “Iya prajurit yang dibuat untuk membantu kami agar terlindungi dari serangan lawan dan membantu dari bencana alam bila terjadi,” jelas Bhorghat. “Prajurit yang dibuat? Apakah sejenis raksasa buatan yang dapat kita kendalikan sesuai perintah kita?” Bondowoso bertanya lebih detil. “Iya benar,” jawab Bhorghat. “Android,” Bondowoso bergumam. “Berapa tepatnya, beberapa prajurit metal yang diambil oleh Bandung?” Bondowoso bertanya lebih detail lagi. “Ada seratus prajurit metal,” jawab Bhorghat. “Ah itu sih bukan beberapa tapi banyaaaak!” Pikatan sewot. “Hm… sebab kami punya lebih banyak lagi, tetapi ada di kota kami yang berada jauh di dalam bumi, tetapi bukan yang ada persembunyian kami, yang di sana sudah dibawa semuanya oleh Bandung dan kami

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Bagaimana bisa Bandung menjadi tuannya?” tanya Vharok. Bhorghat melanjutkan, “Ah eh… itu kesalahanku, aku pikir untuk membantu Bondowoso eh kau dalam perjuanganmu, jadi aku beri tahu caranya memprogram satu prajurit metal.” ”Lalu dia mencobanya sendiri untuk prajurit metal lainnya, jadilah tiga prajurit metal yang bisa dikendalikan olehnya, sepertinya Bandung memang orang cerdas,” ucap Bhorghat. “Lalu dia aku tunjukkan ke area lainnya, dia lalu berhenti dan berpura-pura mencari toilet sepertinya, tetapi aku tidak mengantarnya, ternyata dia balik lagi ke ruangan tadi,” tambah Bhorghat. “Lalu memerintahkan beberapa prajurit metal yang sudah diprogram tersebut diperintahkan untuk memrogram prajurit metal lainnya secara berkesinambungan yang ada di ruangan tersebut secara beruntun, kejadiannya begitu cepat,” jelas Bhorghat. “Saat dia kembali, lima prajurit metal sudah bersamanya, menuruti katakatanya, dan satu prajurit metal menawanku, kemudian Bandung mengambil Exo Armor, menghancurkan tempat tersebut, lalu menawan kepala penelitian kami, Vhendaar,” lanjut Bhorghat mengakhiri penjelasannya.

24


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Setara dengan berapa kekuatan Exo armor yang digunakan Bandung?” tanya Bondowoso.

Hanya ada mereka berdua dengan makanan yang mewah ala kerajaan, daging, sayur, dan buah-buahan.

“Sekitar seribu orang prajurit metal dengan kekuatan penuh,” jawab Bhroghat.

“Silakan dimakan makanan yang lezatlezat ini putri,” ucap Bandung, lalu mengambil paha angsa yang besar dan lezat dan mengigitnya dengan lahap, ”Hmmm… ueeeenak.”

“Sial, sehebat itu,” Bondowoso tersenyum kecut.

“Apa maksudmu, bersikap sok baik!” ucap Loro Jonggrang sinis.

* “Nah kini kau sudah di ruangan yang lebih nyaman,” ujar Bandung kepada Vhendaar. “Anakku akan mencariku,” kata Vhendaar.

“Hei… aku memang baik, buktinya aku membantu perjuangan Roro Jonggrang bukan?” Bandung berargumen.

“Oh ya? ha ha ha, kapan pun dia datang aku pasti siap ha ha ha,” jawab Bandung.

“KAU PEMBUNUH AYAHKU!” Loro Jonggrang berteriak.

“Species… eh… bangsaku akan mencarimu!” ujar Vhendaar.

“Hei… hei… sabar, itu kecelakaan, aku panik dan tidak terasa menekan tombol senjataku, ya gara-gara ada orang yang menyerangku bukan? Kau tahu sendiri kejadiannya, aku tadinya hanya ingin menggertak saja, tetapi kini sudah terlanjur seperti itu, mau bagaimana lagi?” Bandung berargumen.

“Ooooh aku takuuuuut, silakan saja, mereka akan menemukanmu sudah tewas, jadi TUTUP MULUTMU!” bentak Bandung. “Prajurit metal, awasi dia, jangan sampai melarikan diri dari ruangan ini” perintah Bandung kepada dua prajurit metal yang ada bersamanya. “Siap Paduka Prabu Bandung,” jawab kedua prajurit metal bersamaan dengan suara mereka yang khas. Kemudian Bandung keluar ruangan tersebut dan berjalan ke ruangan lainnya. Melintasi beberapa prajurit biasa dan prajurit metal. Lalu sampai di ruangan makan istana, di sana telah duduk Loro Jonggrang disertai dua prajurit metal di kanan dan kirinya. Pandangan Loro Jonggrang penuh kebencian saat Bandung duduk berseberangan di meja makan yang besar tersebut.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Sebenarnya aku benar-benar tidak bermaksud untuk melakukan hal itu, yang kupikirkan adalah aku bisa menjadi raja tanpa membunuh raja, tetapi dengan cara lain, cuma saat itu aku belum terpikir cara lain itu apa?” tambah Bandung. “Kau menawan ayahku dan membunuhnya!” teriak Loro Jonggrang. “Itulah, karena aku belum tahu caranya, jadi aku menawan ayahmu, karena aku tahu Bondowoso sepertinya punya kekuatan yang hebat, aku belum bisa mengukur kekuatan Bondowoso sampai saat ini, jadi itu kulakukan, menawan ayahmu sebagai jaminan agar Bondowoso tidak macam-macam,” jelas Bandung. “Tetapi kejadiannya di luar dugaan, dan berakhir seperti yang kau lihat, apa yang kau lakukan bila kau menjadi aku? Aku tahu aku ceroboh, maafkan aku,” Bandung

25


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

berargumen dan persuasive1 seperti memelas untuk mendapatkan pengertian dari Loro Jonggrang.

“APA?” tanya Loro Jonggrang dengan berteriak dan matanya tajam memandang Bandung.

“Kau berambisi menjadi raja, oleh karena itulah hal ini terjadi, kenapa kau tidak membuatnya sendiri?” Loro Jonggrang sinis.

Bandung melepaskan pegangannya dan bergerak ke arah lain dan membelakangi Loro Jonggrang.

“Hmm… sepertinya boleh juga dengan membuatnya sendiri, tetapi aku tidak memiliki kekayaan untuk membayar orang agar patuh padaku, aku telah belajar bahwa kekayaan adalah kekuatan membuat orang lain patuh, ya ada kekuatan lain yang harus menyertainya selain kekuatan kekayaan,” ujar Bandung. “Yaitu kekuatan fisik yang mampu mengalahkan semua orang, aku menemukan caranya dengan lebih mudah setelah mendapatkan kekuatan itu, dan akhirnya aku tahu bahwa walaupun kaya tetapi lemah dan tidak mampu mempertahankan dirinya,” “Maka yang lemah akan dikalahkan oleh yang kuat, dan bukankah sah menjadi raja dengan membunuh raja, itu yang akan dilakukan Vharok, dan sebenarnya aku hanya mengambil kesempatan Vharok menjadi milikku!” jelas Bandung melanjutkan dengan bersemangat. “Tanpa aku pun, ayahmu pasti mati di tangan Vharok!” teriak Bandung sembari menggebrak meja. Loro Jonggrang terdiam. Tetapi mata kebencian tersirat kuat menatap Bandung tanpa kenal takut. Bandung berdiri dan berjalan mendekat ke arah Loro Jonggrang. “Aku tawarkan hal terakhir agar kau masih tidak kehilangan kemewahan yang kau dapatkan selama ini,” Bandung memegang dagu dan pipi Loro Jonggrang secara bersamaan.

“Kau akan menjadi permaisuriku, pikirkanlah, aku masih ingin berbagi kekuasaan ini kepadamu, sebagai tanda bahwa aku menyesal dan tidak bermaksud membunuh ayahmu,” ucap Bandung melunak tetapi terdengar jelas. “Kau tidak perlu menjawabnya sekarang, tetapi aku juga tidak mau lama, besok sore kau harus punya jawaban di ruangan ini, prajurit metal, bawa dia kembali ke ruangannya,” Bandung berkata dan sekaligus memerintahkan prajurit metal, lalu Bandung mulai berjalan meninggalkan ruangan tersebut. “Tunggu!” Loro Jonggrang mendadak berkata, sembari meronta dari pegangan dua prajurit metal memegangi tangannya. Bondowoso berbalik arah, lalu memberikan tanda kepada prajuirt metal untuk melepaskan pegangannya ke Loro Jonggrang. “Apa?” tanya Bandung. “Kau tidak usah menunggu besok, aku punya persyaratan,” ucap Loro Jonggrang. “Katakan,” pinta Bandung semakin bergerak mendekati Loro Jonggrang. “Aku akan menjadi permaisurimu bila kau dapat membuatkanku seribu candi dalam waktu satu malam saja di area Prambanan, area lembah bawah Candi Istana Baka ini, bila ada ayam berkokok, maka kau gagal, kau harus menyerahkan kekuasaanmu kepadaku dan kau harus pergi dari sini dan jangan kembali lagi!” ujar Loro Jonggrang memberikan persyaratannya.

bersifat membujuk secara halus, agar ikut mengerti pandangan tersebut. 1

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

26


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Baik besok akan aku lakukan,” Bandung mengiyakan. “Tidak, harus mulai malam ini!” Loro Jonggrang menolak.

“Sepertinya memang ini kesempatan yang bagus, siapa tahu Loro Jonggrang dan ibuku disekap di sana, aku ikut,” ujar Vharok. “Serius?” Bhorghat sangsi.

“Hm… kau memaksakan keberuntunganmu!” Bandung menatap tajam ke Loro Jonggrang.

“Tentu saja,” jawab Vharok. “Baiklah, berarti Bhroghat dan Pikatan di sini saja berjaga-jaga,” pinta Bondowoso.

“Baiklah malam ini!” lanjut Bandung percaya diri. “Prajurit metal, bawa dia ke ruangannya!” perintah Bandung kepada dua prajurit metal tersebut.

“Baiklah, hati-hati ya, Bandung memiliki seratus prajurit metal, dan itu bukan hal yang remeh,” Bhorghat menambahkan. “Ya, aku akan berhati-hati, ayo Vharok,” ajak Bondowoso.

* Pikatan berlarian dengan terengah-engah mencapai tempat persembunyian sementara. Lalu bertemu dengan Vharok dan Bhorghat di salah satu sudut ruangan. “Ada berita unik! Heh…heh…heh…” kata Pikatan sembari mengatur napas. “Berita unik apa?” tanya Bondowoso keluar dari ruangan disusul oleh Roro Jonggrang. “Sepertinya Bandung sedang membuat geger penduduk di area lembah Prambanan, katanya dia menebang banyak pohon di area lembah di bawah kaki bukit candi istana Baka, dan isu yang terdengar, dia akan membuat sumur yang besar, tetapi untuk apa aku belum tahu,” ujar Pikatan. “Sumur yang besar? Hmm… iya berita aneh, ada baiknya aku mencari tahu apa yang terjadi?” ujar Bondowoso. “Jangan!” Roro Jonggrang keberatan. “Pusat perhatian Bandung tidak ke istana lagi, aku yakin bisa menghadapi android … eh… prajurit metal tersebut,” jelas Bondowoso.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Ayo, silakan duluan,” ujar Vharok. “Baiklah,” lalu Bondowoso berlari dengan cepat, namun sudah memperkirakan kemampuan Vharok, sehingga Vharok pun dapat berlari mengikuti kecepatan Bondowoso. “Ada baiknya kita berlari memutar, menghindari area lembah di kaki Istana Baka, sebab sepertinya Bandung ada di sana,” Bondowoso menyarankan ke Vharok sembari berlari dengan kecepatan yang sama berdampingan dengan Vharok. “Baiklah, memang sebaiknya begitu, aku tahu area yang lebih cepat, ikuti aku,” ujar Vharok lalu berlari mendahului untuk menunjukkan area yang dimaksud. Dalam waktu singkat mereka telah sampai di area istana Baka. Mereka mengendapendap. Bondowoso berhenti sejenak lalu berkata,”Night Scan mode on, find artificial smart life form.” “Sebanyak 20 Prajurit metal menjaga istana, sepertinya sebagian besar mungkin bersama Bondowoso, dan paling banyak berada di dua tempat, masingmasing enam di suatu ruangan dalam istana area paling kanan dan area paling kiri, sepertinya ibumu ada di area paling

27


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

kanan, karena terlihat sangat tinggi,” ucap Bondowoso. “Bagaimana kau tahu?” tanya Vharok. “Eh oh dengan teknologi kurang lebih seperti yang dimiliki oleh para raksasa,” jawab Bondowoso. “Jika aku menuruti ibuku, tentu aku bisa menjadi lebih hebat dan cerdas, buktinya Bandung yang manusia biasa juga ternyata bisa hebat bila dengan memanfaatkan alat-alat buatan raksasa,” ucap Vharok terlihat menyesal. “Tak perlu disesali, hal ini akan membuatmu jauh lebih dewasa dan lebih bijak di masa depannya,” jawab Bondowoso. “Terima kasih, aku juga berharap demikian,” jawab Vharok. “Kita selamatkan dulu ibumu, ayo kita ke area sisi kanan istana dan mencari ruangan tersebut, ikuti aku,” Bondowoso lalu bergerak lebih dulu, diikuti oleh Vharok. “Nah, sumur untuk kebutuhan air untuk membuat seribu candi sudah jadi, kuberi nama sumur ini sumur Jolotundo,” Bandung berkata pada Wanara yang tidak jauh dari situ sedang mengawasi prajurit metal lainnya. “Nama yang bagus gusti prabu,” Wanara memuji. “Prajurit metal, berbaris persepuluh di depanku!” teriak Bandung. Dengan cepat sebanyak delapan puluh prajurit metal yang telah meratakan dan menebang pohon dengan sangat cepat berkumpul di depan Bandung. “Aku akan menunjuk satu prajurit metal, dan dia akan menjadi pemimpin untuk membuat candi, sepuluh prajurit metal paling depan bertanggung jawab pada tiap seratus candi, dan prajurit metal

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

dibelakangnya, harus mengikuti perintah prajurit metal yang paling depan,” Bandung berkata sembari memandang barisan prajurit metal yang ada di depannya. “Ini bentuk area candi dari tampak depan, samping, dan atas, kuambil dari gambar yang ada di istana Baka, entah siapa yang menggambarnya, tetapi kulihat sangat bagus, gunakan gambar ini sebagai acuan,” lalu Bandung memberikan kepada salah satu prajurit metal yang ada di sana. “Silakan diingat bentuk gambarnya setelah selesai mengingatnya, segera berikan ke prajurit metal kepala yang aku tunjuk lainnya, lalu pembangunan candi dimulai dari area sana dan buat berjejer di belakangnya sampai jadi seratus candi. Prajurit metal berikutnya mengerjakan area yang di samping kanannya lagi dan membangun seratus candi ke belakangnya, begitu seterusnya sampai prajurit yang paling depan yang terakhir” tambah Bandung. “Dan waktu kita hanya sampai saat ayam berkokok, maka kalian harus berhenti tanpa perlu aku perintahkan lagi dan diam sampai matahari pagi benar-benar telah terbit di ufuk timur, laksanakan!” perintah Bandung sembari menunjuk area yang dimaksud. “SIAP LAKSANAKAN GUSTI PRABU BANDUNG!” prajurit metal sebanyak delapan puluh tersebut menjawab secara bersamaan. Lalu dengan cerdasnya para prajurit metal itu melakukan apa yang diperintahkan oleh Bandung sesuai persis dengan perintahnya tanpa kebingungan. “Wanara bagaimana menurutmu?” tanya Bandung kepada Wanara yang ada di sampingnya. “Luar biasa, kenapa para raksasa bodoh itu tidak menggunakan prajurit metal untuk

28


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

membantu penelitian mereka?” jawab Wanara dengan kagum. “Terkadang ada beberapa orang yang memiliki suatu alat, tetapi tidak mengeksplorasi alat tersebut untuk kebutuhan mereka,” jawab Bandung. “Mereka tidak tahu bahwa sesuatu tersebut sangat berharga tetapi dianggap biasa saja, sampai sesuatu yang dianggap tidak berharga tadi hilang dari tangan mereka, barulah mereka sadar bahwa sebenarnya sesuatu yang sebelumnya mereka anggap tidak berharga tadi ternyata sangat berharga sekali,” jelas Bandung. “Benar sekali gusti,” jawab Wanara. “Bagaimana dengan istana dan tawanan kita?” tanya Wanara. “Satu orang memang tawanan, tetapi satunya, bakal calon permaisuriku, prajurit metal akan menjaga mereka dengan baik, bila kau khawatir, kau boleh menjaga di sana, aku di sini saja, aku percaya padamu,” jelas Bandung.

prajurit metal ini punya kemampuan mendeteksi gerakan dan suara di sekitar mereka, dan juga pasti sudah diperintah untuk membunuh siapa pun yang memasuki ruangan di mana ibumu ditahan,” ucap Bondowoso. “Kemampuanku akan kalah jauh dengan prajurit metal ini, tetapi demi ibuku, aku siap bertarung,” ucap Vharok dengan semangat. “Nah itu baru semangat,” puji Bondowoso lalu bergerak mendekati area di mana Vhendaar berada. Prajurit metal yang di area Vhendaar yang semula diam mendadak bergerak. Mereka melihat kedatangan Bondowoso dan Vharok. “Berhenti!” prajurit metal mengingatkan. Bondowoso yang berada di depan, Vharok tidak berhenti mendekati mereka. Mendadak salah satu prajurit metal menembakkan energi sinar yang muncul dari tangannya. ZHIEEENG!

“Baiklah paduka prabu, ada baiknya saya ke istana Baka saja,” jawab Wanara, lalu memberikan salam Om Swastiastu dan segera pergi dengan berlari cepat ke istana Baka. * “Ah hebat sekali kau, sudah mulai mendekati area di mana ibuku ditawan dan kita belum kepergok sama sekali dengan prajurit metal,” puji Vharok. “Dengan bantuan mapping area technology yang ada di tubuhku, maka kita bisa sampai sejauh ini, ya tanpa bertemu dengan prajurit metal, bukanlah suatu keberuntungan,” Bondowoso menjelaskan. “Kini kita tidak bisa menghindari pertarungan, ada tiga prajurit metal di sana, dan tiga lagi di sana, sepertinya

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

BLAAAR! Sinar tersebut mendadak mental karena dikibaskan oleh tangan Bondowoso yang tubuhnya seperti diselimuti oleh energi pelindung. Lalu dengan cepat Bondowoso melompat ke arah satu prajurit metal yang di sebelah kanan dan segera memukulkan wajah prajurit metal tersebut dengan kerasnya sehingga kepalanya penyok dan mengeluarkan bunyi listrik yang konslet. Kemudian menarik tangan prajurit metal yang konslet tadi dan menggunakannya sebagai senjata untuk dibenturkan ke prajurit metal satunya yang mulai berlari dengan cepat mendekatinya. KRAAAAAAASK!

29


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Bunyi benturan terjadi dengan kuat, dua prajurit mendadak konslet, satu prajurit lainnya melompat dan melakukan pukulan dengan cepat ke arah Bondowoso. Dengan lebih cepat Bondowoso menyusulnya dan melakukan pukulan lebih cepat lagi ke arah dada prajurit metal, sehingga dada prajurit metal berlobang dengan tangan Bondowoso menembus tubuhnya.

Vharok mengetahui hal ini segera menyarangkan pukulan ke salah satu prajurit metal. Akan tetapi, dengan mudah pukulannya ditepis dan kemudian tangan Vharok dipegang dan ditarik untuk mengangkat tubuh Vharok ke atas lalu dilemparkan ke arah dinding. BRUUUUGH!

Prajurit metal ketiga ini langsung roboh dan bergerak seperti kelojotan karena konslet dan tidak ada energi listrik yang mengalir.

Vharok menghantam dinding dengan kerasnya, lalu seberkas energi yang keluar dari salah satu prajurit metal menyusul.

“Wuah tak kukira kau sehebat itu, untung kau tidak mengeluarkan semua kemampuanmu saat melawanku” puji Vharok.

SRAAAAAAATH!

“Aku lebih menghargai makhluk hidup organik, android… eh prajurit metal, bukan makhluk organik, kalo bisa aku mengharapkan lawanku makhluk organik itu untuk sadar, jadi menghancurkan lawan organik akan jauh dari pikiranku” jawab Bondowoso. Tiga prajurit metal lainnya datang dan secara berbarengan menyerang Bondowoso.

BRUUUUUUESH! Kali ini Vharok sempat menghindar, namun saat dia menoleh melihat dinding yang terkena energi itu berlubang sangat besar dan mengenai area di mana Vhendaar disekap, sehingga memberinya pintu akses ke area tersebut, Vharok segera berlari ke area tersebut. Salah satu prajurit metal bergerak cepat mengejar Vharok dan tahu-tahu sudah berada di depannya.

Hal ini membuat Bondowoso menghindar dan segera mendorong Vharok ke belakangnya.

Akan tetapi, sekelebat sosok yang lebih cepat lagi mendadak menghantam salah satu prajurit tersebut sehingga tubuh prajurit metal mendadak hancur dan menabrak dinding batu istana.

Prajurit metal ini ada yang berhasil menyarangkan pukulan ke dada Bondowoso.

Ternyata sosok itu adalah Bondowoso.

BLUUGH! Pukulan tersebut membuat Bondowoso mundur beberapa langkah. Tendangan dua prajurit metal secara bersamaan mengenai perut Bondowoso. Hal ini membuat Bondowoso terjengkang jatuh ke lantai.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Cepat kau ke tempat ibumu!” teriak Bondowoso. Mendadak Bondowoso terjengkang karena kepalanya terpukul oleh salah satu prajurit metal. Kemudian saat terjengkang belum sampai jatuh ke lantai tendangan prajurit metal lainnya membuatnya terlempar membentur dinding istana dan

30


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

merobohkan dinding tersebut karena benturan tersebut.

menyusul dan mengenainya dengan telak pula.

Belum sempat Bondowoso berdiri salah satu prajurit metal telah berdiri dan berada di depannya dan melakukan tendangan dari atas ke arah kepala Bondowoso yang masih berada di lantai sedang duduk dan berusaha berdiri.

BLEEEEGH!

Tendangan tersebut ditahannya, namun tendangan dari satu prajurit metal lainnya mengarah ke arah dada tidak dapat ditahannya. Akibatnya, tendangan itu dengan telak mengenai pinggang kiri Bondowoso. Bondowoso sekali lagi terlempar jauh mengenai dinding area lainnya. Dinding tersebut langsung runtuh. Salah satu prajurit metal mulai mengejarnya lagi dan prajurit metal tersebut memukul ke arah wajah Bondowoso. Kali ini Bondowoso segera berdiri dan menyambut pukulan tersebut, dengan melakukan tolakan dengan tangan kirinya lalu mencengkeram lengan tangan kanan prajurit metal dan tangan Bondowoso satunya diletakkan di bawah tangan kanan prajurit metal yang terpegang tadi. Lalu tangan kanan Bondowoso menghantam dengan cara menyilangkan pukulannya dengan cepat. PRAAAAAKH! Lengan kanan prajurit metal tersebut putus, lalu tangan kanan Bondowoso bergerak lagi memukul wajah prajurit metal tadi dengan cepat sehingga kepalanya hancur. Di saat yang bersamaan wajah Bondowoso juga terpukul oleh prajurit metal lainnya yang sudah berada di depannya juga. BRUAAAAKH! Bondowoso terhuyung-huyung mundur, saat tendangan dari prajurit metal lainnya

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

HEEEKH! Bondowoso terhempas ke belakang. Sekelebat dia sempat melihat Vharok berhasil membawa keluar Vhendaar dari ruang sekapannya. Satu prajurit metal segera mengejar Vharok dengan cepat dan berhasil memegang leher Vharok dari belakang. Lalu tangan prajurit metal tersebut dihantamkan ke arah kepala Vharok dari belakang. KRAAAAAAAKH! Kepala prajurit metal tersebut hancur, karena dengan timing yang pas Bondowoso berhasil menyusul dan menghancurkan kepala prajurit metal tersebut. Vharok bernapas lega, segera saja dia menarik lengan dan membawa ibunya menjauhi area tersebut. Prajurit metal satunya mengejar Vharok, tetapi Bondowoso dengan sigap segera menghadang dan melancarkan pukulan tepat di area dada prajurit metal tersebut sampai berlobang. Tangan Bondowoso menembus tubuh prajurit metal tersebut, lalu ditariknya dengan cepat. Secara perlahan prajurit metal tersebut jatuh ke lantai berkelojotan karena aliran listriknya konslet. BRUUUGH! Bondowoso segera berlari ke luar menyusul Vharok. Setelah berada di area luar.

31


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Sebaiknya kau ke tempat persembunyian kita, bersama ibumu, aku akan segera balik untuk menyelamatkan Loro Jonggrang,” ucap Bondowoso.

permintaanku mendirikan seribu candi dalam waktu terbatas, dimulai tadi sore sampai ayam berkokok besok,” jelas Loro Jonggrang.

“Baiklah, terima kasih dengan bantuanmu, ayo Bu!” jawab Vharok lalu bergegas menggandeng Vhendaar untuk ke tempat persembunyian mereka selama ini.

“Buat apa gusti putri membuat permintaan?” Bondowoso penasaran.

Bondowoso segera berlari dengan cepat kembali ke istana Baka dan sasarannya kali ini adalah ke area di mana Loro Jonggrang berada. “Flight mode on,” kata Bondowoso. Mendadak tubuhnya melayang dan bergerak terbang ke area Loro Jonggrang berada. Setelah hampir berada di area yang dimaksud, ”Stealth mode on,” sehingga tubuh Bondowoso mendadak menghilang. Bondowoso dengan leluasa memasuki ruangan di mana Loro ditempatkan. Kemudian setelah di dalam,”Stealth mode off,” dan tubuh Bondowoso mulai tampak lagi.

“Dia ingin menjadikanku permaisuri, dan aku yakin dia tidak bakalan mampu melakukannya,” jawab Loro Jonggrang. “Tidak mampu melakukannya? Gusti putri tidak melihat betapa saktinya dia, dia punya banyak prajurit metal yang bergerak sangat cepat dan pandai, sepertinya dia akan berhasil,” jelas Bondowoso. “Prajurit metal? Bergerak cepat?” tanya Loro Jonggrang. “Eh… eh… Jin, dia… Bandung sangat sakti, dia mempunyai prajurit jin yang membantunya dan mampu membuat permintaan putri menjadi kenyataan dengan waktu yang sangat cepat,” jelas Bondowoso dengan menyesuaikan versi pemikiran masa itu. “Pada saat kita berbicara ini, mungkin sudah tiga ratusan candi sudah jadi!” tambah Bondowoso.

Hal ini mengejutkan Loro Jonggrang. “Bondowoso? Bagaimana kau bisa berada di sini?” tanya Loro Jonggrang kaget.

“Aduh, bagaimana ini?” mendadak Loro Jonggrang panik. “Begini saja, gusti putri ikut hamba saja dulu, nanti kita akan cari solusinya,” ucap Bondowoso.

“Ssssst… aku menggunakan ilmu menghilangku,” ujar Bondowoso menjelaskan. “Uooh baiklah,” ucap Loro Jonggrang. “Hamba ke sini untuk membawa gusti putri untuk ke tempat aman bersama temanteman yang lain,” ucap Bondowoso. “Aku tidak mau ikut,” kata Loro Jonggrang.

“Aku seorang putri, dan kata-kataku adalah hukum, sama seperti raja, apa pun yang terjadi aku akan tetap di sini,” kata Loro Jonggrang. “Walaupun gusti putri salah perhitungan?” Bondowoso menyela. “IYA!” Loro Jonggrang terlihat marah dan putus asa.

“Kenapa?” tanya Bondowoso. “Aku akan di sini menunggu Bandung untuk memberi kabar tentang

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

32


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Apakah gusti putri tetap akan mau menjadi permaisurinya walaupun Bandung adalah pembunuh ayahanda gusti?” tanya Bondowoso mencoba mengubah keputusan Loro Jonggrang. “I… iya,” suara Loro Jonggrang melemah dan terlihat sangat putus asa. “Ka… karena ini cara terbaik untuk menghentikan dia, karena bila dia gagal, maka dia harus meninggalkan kerajaan ini,” lanjut Loro Jonggrang menjelaskan.

“Aneh, kenapa Loro Jonggrang tidak diselamatkan? Apakah kelompok raksasa itu yang melakukannya untuk menyelamatkan ibunya Vharok dan tidak peduli dengan Loro Jonggrang?” gumam Wanara sendirian. Kemudian Wanara segera berlari kepada sekumpulan prajurit-prajurit kerajaan Baka. “Stupo di mana kau!” teriak Wanara.

“Hm… begitu perjanjiannya?” Bondowoso sekarang mengerti.

“Di sini gusti!” dengan tergopoh-gopoh Stupo mendatangi Wanara dari pos penjagaan di seberang taman.

Sementara itu Wanara baru saja mencapai istana. Dia segera berlari ke area tempat Vhendaar disekap.

“Siapkan 300-an prajurit untuk menjaga area sekitar Loro Jonggrang berada, segera!” perintah Wanara.

Dia kaget, tempat tersebut berantakan, 6 prajurit metal berserakan tidak berfungsi. Vhendaar sudah tidak di sana. Segera saja Wanara berlari ke area Loro Jonggrang.

“Baik gusti, laksanakan!” jawab Stupo.

Dia lega, keadaan normal-normal saja dan segera melihat ke area di mana Loro Jonggrang berada. Sesampainya di sana Wanara mengintip dari lobang yang ada ke dalam ruangan. CLEKH. Wanara membuka pintu ruangan tersebut. Dia melihat Loro Jonggrang masih berada di sana. Wanara merasa lega. “Ada apa?” tanya Jonggrang. “Tidak apa-apa, hanya memeriksa saja,” jawab Wanara. “Keluar! Atau kau akan kulaporkan kepada Bandung!” Loro Jonggrang mengancam. “Baik gusti putri, maaf,” jawab Wanara kalem, lalu keluar dari ruangan tersebut dan menguncinya lagi. Dia melihat kepada enam prajurit metal yang siaga di tempatnya masing-masing.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

”Hei kalian, segera lipatgandakan dan ketatkan pengawasan fokus di area Loro Jonggrang berada, tetapi jangan terlalu dekat dengan para prajurit metal, segera!” perintah Stupo. “Baik gusti,” jawab mereka serentak. Lalu sekitar tiga ratusan prajurit Baka mendekati area Loro Jonggrang tetapi tetap menjauh dari prajurit metal yang ada di sana. Setelah melihat hal tersebut, kini Wanara berlari ke luar area istana Baka, dia berlari entah ke mana. “Berapa banyak yang sudah jadi?” tanya Bandung kepada prajurit metal yang ada di barisan paling kanan. “Empat puluh candi persatu barisan gusti, yang lainnya sedang dibangun!” jawab prajurit metal tersebut. “Rata-rata per tim telah menyelesaikan 40 candi, dikali 10 tim, sudah sekitar 400-an,” gumam Bandung. “Berapa waktu yang tersisa sampai pagi?” tanya Bandung kepada salah satu prajurit metal.

33


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Masih banyak gusti, sekarang masih hampir tengah malam, tidak sampai matahari pagi bersinar sebelum ayam berkokok, kami proyeksikan seribu candi akan selesai tepat waktu,” jawab prajurit metal tersebut. “Bagus, kalau bisa percepat lagi kerja kalian!” perintah Bandung. “Baik gusti, optimumkan kecepatan kita!” ujar prajurit metal. “Kecepatan di-optimumkan!” jawab semua prajurit metal bersamaan.

“Sepertinya itu memungkinkan dengan cara itu, kita bisa sembunyi dan merusak beberapa candi yang telah jadi,” Bhorghat sepertinya setuju. “Sama saja, kalau ketahuan, kita pasti habis oleh prajurit-prajurit metal tersebut,” ujar Vharok. “Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan, sebab di sini saja juga tidak akan mengubah keadaan,” ucap Pikatan. Semuanya terdiam merenung dan tenggelam dalam pikiran masing-masing, mencari solusi yang memungkinkan.

* “Jadi permaisurinya Bandung?” teriak Roro Jonggrang dengan sengit setelah mendengar berita dari Bondowoso. “Benar, kita harus mencari solusi agar hal ini tidak terjadi,” ucap Vharok. “Kakakmu sepertinya suka mengambil risiko,” kata Bondowoso. “Ya, persis seperti ayahku, berani mengambil risiko, mungkin karena itulah ayahku berhasil,” Roro Jonggrang menambahkan. “Dan mungkin juga karena itu kakakmu juga akan berhasil,” ucap Vhendaar. “Matahari pagi hari akan menjelang dalam waktu enam jam lagi,” Bhorghat bergumam. “Ada baiknya kita serang dia, hal ini akan memperlambat pembangunan candi-candi itu!“ Vharok memberikan usulnya. “Dengan 80 prajurit metal? Sepertinya hanya Bondowoso yang mampu melawan, kita hanya akan menyerahkan nyawa saja skrieeech,” ujar Garudeva. “Ada baiknya kita sabotase pembuatan candinya,” ujar Pikatan.

“Coba ucapkan lagi apa yang dikatakan oleh Loro Jonggrang,” kata Vhendaar memecahkan kesunyian. “Aku akan di sini menunggu Bandung untuk memberi kabar tentang permintaanku mendirikan seribu candi dalam waktu terbatas, dimulai tadi sore sampai ayam berkokok besok,” kata Bondowoso menirukan apa yang telah dikatakan Loro Jonggrang. “Sepertinya sudah jelas bukan? Dan aku pikir Bandung pasti bisa membuat seribu candi tersebut, prajurit metal dirancang menjadi sangat efektif dan efisien dalam melakukan tugasnya, semakin mereka berpengalaman, semakin cepat kerjanya” Bhorghat menjelaskan. “Aaaah pusing, ada baiknya kita makan malam dulu, kita sampai terlambat makan malam, malah nanti kita semua sakit,” ujar Pikatan. “Iya, ada baiknya kita makan dulu, masakan Roro Jonggrang sangat enak dan kita belum menyentuhnya sama sekali skrieeeeech,” kata Garudeva. Mereka segera menyiapkan hidangan yang telah dibuat oleh Roro Jonggrang. Dan dengan segera mereka menyantap makanan tersebut dengan lahap. Namun,

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

34


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

tidak ada yang bersuara, seperti sedang memikirkan sesuatu. “Sampai besok saat ayam berkokok,” gumam Pikatan memecahkan suasana. “Apakah pagi hari selalu ayam yang berkokok? Di tempatku makhluk sejenis musang yang paling ribut bercericit,” tandas Garudeva.

“Merekam suara?” tanya Pikatan. “Ya, aku bisa merekam suara, dalam tubuhku ada perekam suara, dan mulutku bisa memutarnya lagi dengan sempurna,” jawab Bondowoso. “Kesaktian yang aneh? Darimana kau dapat kesaktian aneh-aneh seperti itu?” tanya Pikatan. HA HA HA HA HA HA

“Nah itu dia benar sekali!” ujar Bondowoso. “Apanya yang benar?” tanya Bhorghat. “Dengarkan, Loro Jonggrang berkata bahwa sampai besok, ditandai dengan ayam berkokok!” jelas Bondowoso.

Semuanya tertawa. Kali ini mereka sangat gembira dan makan lebih lahap lagi. “Serius…ah baiklah terserah kalian, kini bagaimana caranya menyebarkan ke titiktitik tertentu?” ujar Pikatan di sela-sela tawa mereka.

“Iya, lalu kenapa?” tanya Vharok. “Bukankah kita bisa meniru suara ayam berkokok?” jelas Bondowoso. “Aaaaaaah ide yang bagus, bunyi suara ayam didengarkan kepada Bandung sebagai tanda bahwa hari sudah pagi, pertanda waktu telah habis!” Vhendaar menegaskan. “Ha ha ha mengerti sekarang, tidak disebutkan berapa lama tepatnya, Loro Jonggrang hanya berkata waktu habis setelah ayam berkokok. Jenius!” puji Bhorghat. “Perut kenyang membuat pikiran lebih tenang ha ha ha!” celetuk Vharok. “Siapa yang bisa meniru suara ayam berkokok dengan bagus?” tanya Pikatan. Semua mendadak memandang Garudeva. “Baik, baiklah, aku memang bisa skrieeeeech!” kata Garudeva.

“Ah itu dia, sepertinya hanya Bondowoso yang mampu melakukannya, karena hanya dia yang punya alat perekam dan pemutarnya,” jelas Vhendaar. “Tetapi yang aku butuhkan adalah menciptakan suasana pagi, perlu sinar terang seperti matahari akan terbit, hal ini akan sangat dibutuhkan agar lebih menyakinkan,” Bondowoso menerangkan. “Serahkan padaku,” ujar Garudeva “Aku akan membantumu,” ujar Vharok. “Aku akan membantumu juga,” ucap Bhorghat. “Baiklah, aku akan menyiapkan makanan sampai kalian selesai dengan misi ini, aku rasa kalian akan sangat lapar,” ujar Vhendaar. “Aku akan membantumu,” cetus Roro Jonggrang sembari melihat Vhendaar.

“Nah, sekarang yang kita butuhkan adalah merekam suara Garudeva dan menyebarkannya ke titik-titik tertentu, sehingga suaranya bisa sangat alami,” cetus Bondowoso.

“Aku juga akan membantumu,” kata Pikatan sembari melihat ke Roro Jonggrang lalu ke Vhendaar. HA HA HA HA HA

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

35


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Semua tertawa mendengar dan melihat ulah Pikatan.

Sepertinya ucapan Wanara membuat Bandung mulai melunak dan meletakkan Wanara kembali ke tanah.

* Wanara berlari dengan terengah-engah, dia hampir sampai ke area di mana Bandung berada. “Gila, sudah ratusan candi yang berdiri,” Wanara kagum dan tercengang melihat ratusan candi telah dibangun, padahal menurutnya dia belum lama meninggalkan area tersebut, paling sekitar 5 jam saja bolak-balik dengan berlari cepat. Setelah mendekati Bandung. Wanara berhenti dan minum sejenak di tempat kendi yang tersedia di sana. Setelah mulai bisa bernapas sedikit normal karena berlari jauh.

“Bagus, berarti dia masih di sana, itu yang paling penting, dan bagiku, ibunya Vharok untuk sementara ini bukan tujuan utama walaupun aku tahu dia tawanan yang berharga,” Bandung berkata memandang ke Wanara. “Sepertinya enam prajurit metal telah hancur gusti, kemungkinan besar pelakunya adalah kelompok Vharok yang ingin ibunya kembali,” jelas Wanara. “Tidak mungkin, satu prajurit metal setara dengan kekuatan sepuluh raksasa, sedangkan Vharok hanya setengah raksasa, dia tidak sekuat itu, kemungkinannya cuma satu,” jelas Bandung.

“Kenapa kau tidak menunggang kuda?” tanya Bandung.

“Bondowoso?” tanya Wanara.

“Areanya masih belum nyaman untuk dinaiki kuda, gusti. Jadi, kuda akan tetap lambat, aku sudah belajar ilmu lari cepat, jadi akan lebih cepat dari kuda,” ucap Wanara.

“Dia sangat kuat, aku bahkan belum tahu kekuatan dia yang sesungguhnya, tetapi melawan delapan puluh prajurit metal secara bersamaan? Ada kemungkinan besar dia akan kalah,” gumam Bandung.

“Benar, tetapi tenagamu tidak sekuat kuda, walaupun kau belajar ilmu lari cepat, tetap akan capai,” jelas Bandung.

“Aneh kenapa hanya Vharok saja yang diselamatkan oleh Bondowoso? Apakah dia telah terluka oleh prajurit metal? Lalu memutuskan menyelamatkan Loro Jonggrang kemudian?” gumam Bandung.

“Benar gusti, gusti ada yang akan hamba sampaikan,” ujar Wanara.

“Mungkin saja begitu gusti,” Wanara membenarkan.

“Katakan!” ucap Bandung. “Ibunya Vharok kabur!” ucap Wanara. “APAAAA!” lalu mendadak Bandung mencengkeram baju Wanara dan mengangkat tubuh Wanara dengan sangat ringan bagaikan kapas saja. “Tung… tunggu gusti, tetapi Loro Jonggrang tetap ada di ruangannya!” teriak Wanara mencoba menenangkan Bandung.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Sepertinya waktu sudah melewati tengah malam, sekarang sudah memasuki pagi hari, berapa yang sudah selesai candinya gusti?” tanya Wanara. “Sangat mudah, kau lihat barisan candi depan sebelah sana? Nah dari situ dihitung ke belakang, sudah 99 candi, kalikan sepuluh lagi, jadi sebanyak 990an, sisanya sedang dalam proses pembuatan…”

36


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“… paling-paling tidak lama lagi akan selesai, Loro Jonggrang pasti akan kalah dalam taruhan ini ha ha ha!” kata Bandung dengan sangat percaya diri.

Suara kokok ayam jantan terdengar lagi di area lainnya. Kali ini prajurit metal melangkah menjauhi area pembangunan candi.

“Baiklah sepertinya segera kau jemput Loro Jonggrang untuk menyaksikan seribu candi sesuai permintaannya, kali ini gunakan kuda, dan bawa prajurit metal sisanya ke sini ya” perintah Bandung kepada Wanara.

KUKURUYUUUUUUUUUUK!

“Baik gusti, hamba berangkat,” jawab Wanara dan segera bergegas ke istana Baka. Bandung melihat Wanara mengendarai kuda menjauh dari area tersebut. Lalu segera berjalan mendekati salah satu prajurit metal,”Tinggal berapa candi lagi yang kurang?”

Suara kokok ayam jantan ini dilakukan oleh Bondowoso. Setelah selesai menyuarakan ayam jantan berkokok. Lalu Bondowoso dengan sangat cepat berlari ke posisi baru dan memutar suara ayam berkokok lagi yang muncul dari mulutnya. KUKURUYUUUUUUUUUUK! “KEMBALI BEKERJA!” perintah Bandung kepada para prajurit metal tersebut. Tetapi para prajurit metal tetap diam.

“Sekitar dua lagi gusti prabu,” jawab prajurit metal yang ditanya tersebut. “Ha ha ha ternyata mudah sekali memujudkan permintaan Loro Jonggrang ini ha ha ha,” Bandung tertawa penuh kemenangan. KUKURUYUUUUUUUUUUK! Suara kokok ayam jantan memecahkan kesibukan prajurit metal. Bandung tertegun dan tidak percaya dengan suara tersebut. KUKURUYUUUUUUUUUUK! Suara kokok ayam jantan terdengar lagi di area lainnya. Kali ini prajurit metal benarbenar berhenti bekerja. Lalu cahaya seperti mentari pagi muncul sangat terang di arah timur. Di area timur tersebut Garudeva, Vharok, dan Bhorghat sedang sibuk membakar hutan, sehingga cahayanya cukup terang sehingga mirip sinar matahari pagi bila dilihat dari kejauhan. KUKURUYUUUUUUUUUUK!

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“KEMBALI BEKERJA CEPAAAAT!” Perintah Bandung kepada para prajurit metal tersebut lagi. Tetapi para prajurit metal tetap diam. KUKURUYUUUUUUUUUUK! Suara kokok ayam jantan ini dibunyikan lagi oleh Bondowoso dengan berlarian sangat cepat di beberapa tempat. “KEMBALI BEKERJA!” perintah Bandung sembari mengeluarkan pistol canggihnya yang didapat dari Bondowoso lalu menembakkan ke sekelompok prajurit metal yang ada di satu tempat. ZAAAAAAAAP PYAAAAAAAAAAAAASH! Prajurit metal yang terkena langsung hancur menjadi abu. Tetapi hal tersebut tidak membuat mereka kembali bekerja. Para prajurit metal tersebut diam semuanya. Dengan geram Bandung turun ke arah kerumunan prajurit metal tersebut, sambil memasukkan senjata

37


MEDIA PARTNER

AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

milik Bondowoso dan menset-nya dari Disintegrate ke Stone lagi.

INSTITUSI

“AYO BEKERJA LAGI!” Ditariknya lengan salah satu prajurit metal tersebut sehingga putus. Prajurit metal yang tangannya putus tadi tetap diam. Dipukulnya prajurit metal tadi. Prajurit yang terkena pukulan tersebut langsung hancur wajahnya dan jatuh berkelojotan. Tidak puas dengan itu. Bandung segera memukul dan menendang prajurit metal yang lainnya tetapi mereka diam sehingga banyak prajurit metal yang hancur terkena amukan Bandung. Setelah matahari yang sesungguhnya mulai bersinar. Bandung merasa lelah dan akhirnya berhenti, Bandung telah membuat 36 prajurit metal hancur oleh ulahnya sendiri. Bandung berdiri di tengah gelimpangan prajurit metal, menengadah ke atas. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAR GH!” teriak Bandung menumpahkan kekesalannya. Bandung terdiam, sementara suara ayam jantan berkokok bersahutan semakin terdengar jelas seperti mendekati area tersebut. Di antara kepulan asap, potongan kayukayu, rongsokan prajurit metal, dan di antara candi-candi yang sudah berdiri megah muncullah Loro Jonggrang yang dikawal oleh Wanara. Wanara di samping Loro Jonggrang, bengong melihat tumpukan prajurit metal yang bergelimpangan, tetapi melihat mata Bandung yang memerah menahan marah, Wanara mendadak enggan untuk menanyakan apa yang telah terjadi. Loro Jonggrang turun dari kereta kudanya dengan sangat anggun dan berwibawa.

Kamu anggota OSIS sekolah atau anggota BEM universitas? Kamu kebingungan mendapatkan media partner untuk memublikasikan semua acaramu? An1mage membuka peluang sebagai media partner kirimkan email ke: an1mage@an1mage.org dengan subjek “media partner”. An1mage akan memublikasikan acara OSIS sekolah kamu atau BEM universitasmu dengan gratis sebagai salah satu kepedulian sosial an1mage terhadap kegiatan positif remaja.

www.an1mage.org

Bersambung enlightening open mind generations

www.an1mage.org

38


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

CERMIN

PERINGATAN BUAT OSEA Archana Universa

"Bagaimana mungkin kau selamat? Bukankah seharusnya kau mati bersama teman-temanmu?" Aku membanting buku ke atas meja. Uche selalu bermain-main dengan emosiku, ia selalu berusaha membuatku marah. Temperamenku memang buruk, tapi Uche membuatnya makin buruk dari waktu ke waktu. "Apa kau menginginkan aku mati, Uche?" tanyaku sembari memicingkan mata. Uche memamerkan seringainya. Aku membenci Uche sejak pertama kali kami bertemu. Bagaimana ia berusaha menjadikanku sebagai pihak yang kalah. Seorang pecundang.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Aku menginginkan kau segera pergi dari sini," katanya tanpa basa-basi. "Setidaknya kau mengakuinya," sahutku sembari memasukkan buku ke dalam tas dan menutupnya. "Aku tidak mau menyianyiakan waktuku untuk berinteraksi denganmu." Dengan sentakan kasar, aku menaruh ransel di punggungku dan pergi meninggalkan Uche si gadis gila. Sekarang, aku hanya ingin menghindarinya. Ia akan terus mengungkit kematian dua sahabatku. Kami bertiga sebenarnya berencana untuk pergi ke pantai bersama pada akhir pekan kemarin. Hanya saja suatu kejadian aneh membuatku mengurungkan niat buat pergi. Aku mengira aku bermimpi, tapi aku tahu aku tidak sedang tidur. Siang itu, sehari

39


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

sebelum rencana kami pergi, mendadak aku merasa Teri, burung peliharaanku seolah mengajakku bicara. "Jangan pergi, Osea." Mulanya aku berpikir ada orang yang sedang mengajakku bicara. Aku menoleh ke kanan dan ke kiri. Tidak ada siapasiapa. Dengan dahi mengerut, aku memutuskan bahwa aku tengah berhalusinasi. Suara yang tidak pernah kudengar sebelumnya. Tidak mungkin salah satu dari anggota keluargaku. Tidak mungkin juga suara tetangga karena jarak antar rumah di sini dipisahkan oleh kebun yang cukup luas. Lagi pula suaranya juga cukup dekat. Bukan suara orang berteriak. "Jangan pergi, Osea." Aku mendengarnya lagi. Apakah suara itu palsu, buatan pikiranku belaka? Tidak nyata? Kutepuk-tepuk pipiku. “Sadarlah! Masa aku perlu pergi ke psikiater karena mendengar suara tanpa sosok? Aku rasa aku tidak gila?” “Osea! Osea! Osea!” Aku menutup telinga dengan kedua tangan dan mengucapkan “Aku tidak mendengar apa-apa” berulang kali. Hampir saja aku membuka pintu kamar untuk keluar ketika mendapati Teri mengepak-ngepakkan sayapnya dengan gusar. Seolah ia ikut gelisah karena aku gelisah. “Teri tenanglah,” pintaku. Tapi Teri tidak menuruti ucapanku, tentu saja. Dia mungkin tidak tahu apa yang sedang kukatakan. Dia tidak tahu.... "Jangan pergi, Osea." Hal pertama yang kulakukan adalah menutup mulutku yang terbuka lebar dengan kedua tangan.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Shock! Aku merasa harus ke dokter jiwa sekarang. Bagaimana mungkin aku membayangkan Teri sedang berbicara padaku sekarang? Apa ada yang salah dengan kepalaku? Tapi kepalaku tidak sedang cedera, aku merasa sehat-sehat saja. “Ombaknya terlalu berbahaya akhir pekan ini. Besok, kau jangan pergi ke pantai, Osea." “Ombaknya?” ulangku, ngeri. Entah ngeri membayangkan ombaknya atau ngeri karena Teri berbicara padaku. Aku sedang kebingungan sekarang. “Aku tidak mau kehilangan kau Osea. Laut akan memerangkapmu di sana,” kata Teri lagi. “Apa aku akan mati kalau pergi ke pantai besok?” tanyaku pada Teri. “Aku tidak akan melihatmu lagi jika kau ke pantai, maka dari itu jangan pergi,” bisik Teri. Sungguh, aku benar-benar tidak tahu apakah itu sungguhan atau bukan. Realitas atau halusinasi, tapi yang jelas pengalaman bicara dengan Teri begitu nyata. Setelah mengatakan itu, Teri kembali mendendangkan cicitannya yang biasa, seolah dia tidak pernah bicara dalam bahasaku. Kusambar ponselku dan segera keluar kamar, masih dengan jantung yang berdebar. Ini sinting. Ini gila. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka, ocehan Teri bercokol di kepalaku sepanjang hari. Teri bilang aku akan mati kalau ke pantai besok. Apa lebih baik kubatalkan saja? Aku ingin mengacuhkan kejadian aneh gara-gara Teri. Tapi nyatanya aku takut.

40


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Aku jadi tidak ingin pergi. Tapi bagaimana menjelaskannya pada sahabatku Kara dan Manda?

“Kita bisa pergi bertiga lain waktu. Tapi untuk rencana besok tetap akan berjalan.” Kurang lebih hal itu yang mereka katakan.

Mereka tidak akan menerima pengunduran diriku dengan mudah karena kami sudah merencanakan acara jalanjalannya sekian lama. Aku butuh alasan.

Aku berusaha membujuk mereka agar pergi denganku juga di lain waktu, tapi gagal. Kata-kata Teri benar-benar menghantui pikiranku.

Ganti hari? Ya! Ganti hari akan terdengar masuk akal untuk mengubah rencana.

Teri bilang ia tidak akan melihatku lagi jika aku ke pantai besok. Apa itu berarti aku juga tidak akan melihat sahabatku lagi? Aku tidak yakin keputusanku membatalkan rencana jalan-jalan memang tepat, tapi nyatanya sudah kulakukan.

Pertanyaan selanjutnya, kenapa aku perlu meminta pergantian hari? “Aku perlu membatalkan rencana karena Teri!” seruku frustasi sembari mengacakacak rambutku karena tak kunjung mendapatkan alasan yang pas. “Memangnya Teri kenapa?” sahut kakakku yang baru saja keluar dari kamarnya. Rambunya basah, kentara kalau ia baru selesai mandi. Aku nyengir. “Teri sakit,” jawabku asal. Atau sebenarnya aku yang mengalami gejala sakit jiwa. “Oh ya? Kenapa?” sahut kakakku sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk. “Dia lebih aktif dari biasanya,” balasku sekenanya. “Itu artinya dia segar bugar dong,” celetuk kakakku sembari menuruni tangga. Aku memandangi kakakku hingga ia menghilang dari pandangan. Masih memandangi tangga yang kosong, aku merogoh ponselku dari dalam saku. Kuputuskan aku tidak akan pergi besok. Jadi aku mengabari kedua sahabatku lewat grup chatting. Mereka kecewa padaku, tentu saja. Aku berusaha menjelaskan kalau aku belum mengerjakan tugas kuliah untuk hari Senin, jadi aku meminta acara jalan-jalan ke pantai dipindahkan ke lain hari saja. Tapi jelas Kara dan Manda tidak setuju. Mereka memutuskan untuk tetap pergi tanpaku.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Malamnya aku tidak berani tidur di kamarku. Aku pindah ke kamar kakakku untuk sementara karena masih belum siap mental seandainya Teri mengajakku bicara lagi. Keesokan paginya aku membuka pintu kamar. Mendapati Teri masih tenang di sangkarnya. Ia sudah bangun, tapi belum banyak beraktivitas. “Pa-pagi Teri,” sapaku gugup. Biasanya hal pertama yang kudengar adalah kicauan Teri, terlebih ia memang ada di kamarku. Tiap pukul delapan, petugas akan membawa Teri ke bawah untuk dimandikan, kandangnya juga dibersihkan. Baru setelah itu air minum dan makanannya diganti. “Aku tidak pergi, seperti permintaanmu,” lanjutku, ragu-ragu. Semoga tidak ada yang tengah memergokiku. Aku kelihatan konyol sekarang. Teri hanya berkicau layaknya burung biasa. Apa aku berhalusinasi kemarin? Apa aku sudah tidak dapat membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak? “Teri, kau tidak ingin mengatakan sesuatu padaku, hari ini?” tanyaku, setengah merasa konyol karena sedang bicara dengan burung. Burung, bukan manusia. Burung tidak bicara dalam bahasa manusia. Mereka berkicau. Bukan bicara.

41


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Teri seolah tidak memahami apa ucapanku, layaknya burung normal. Mungkin memang Teri yang normal, akulah yang gila. Kuputuskan untuk membersihkan kandang Teri seperti biasa.

Aku baru saja mendapatkan foto-foto makanan dari grup chatting ketika mama memanggilku untuk makan siang.

Aku mengambil sangkarnya dan membawanya keluar kamar menuju halaman. Aku membuang kotoran Teri, membersihkannya. Kemudian dengan semprotan, aku memandikan Teri. Ia lucu seperti biasanya. Ketika melakukan kegiatan ini aku bahkan sempat lupa kalau burung ini sempat mengajakku bicara dengan bahasa manusia. Pengalaman yang unik sekaligus sulit diterima logika. Sementara Teri berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk mengeringkan tubuhnya, aku membersihkan tempat minumnya, mengganti airnya dan menggantungkan sebuah pisang kesukaan Teri. Waktu aku masuk dan menggantungkan Teri di dekat jendela kamar, aku mendengar ponselku berbunyi. Beberapa pesan masuk. Kebanyakan dari Kara dan Manda yang mengirimkan foto-foto mereka di pantai. Mereka mengatakan akan memesan kerang, ikan bakar, juga air kelapa untuk makan siang. Juga tentunya mengatakan aku rugi tidak ikut bersama mereka ke pantai hari ini. Aku menghela napas. Mungkin aku seharusnya memang ikut pergi saja. Bukankah memang kami bertiga sudah merencanakannya? Ini gara-gara halusinasi bodoh itu saja! Aku melirik Teri yang sedang berkicau sembari melihat keluar. Mungkin ia ingin terbang bebas seperti burung-burung lain.

enlightening open mind generations

Tapi aku terlalu egois, aku sudah sayang sama Teri. Aku lebih bahagia bisa memastikan dia makan dengan baik, tidak dijadikan mangsa oleh hewan lain. Meski itu artinya aku memenjarakannya dalam sangkar kecil. Membatasi hidupnya.

www.an1mage.org

Mereka akan baik-baik saja, aku tidak tenang hanya gara-gara halusinasi bodoh itu saja, pikirku. Setelah makan, aku tidak ada kegiatan lagi. Jadi aku kembali ke kamar lagi. Mungkin untuk main game di komputer atau sekadar mendengarkan lagu. Saat aku masuk ke kamar, aku mengalaminya lagi. Teri kembali mengajakku bicara. “Aku senang kau tidak ke pantai hari ini, Osea,” katanya. “Teri! Kenapa kau tidak menjawab saat tadi pagi aku mengajakmu bicara?” tuntutku. Sekarang aku yakin benar tidak sedang berhalusinasi dan tidak perlu pergi memeriksakan diri ke rumah sakit jiwa. Ini nyata. Teri bicara padaku menggunakan bahasa manusia. Aku tidak sedang berhalusinasi. Aku tidak sedang bermimpi. “Tadi pagi?” Teri mengambil jeda sesaat. “Oh, saat itu aku belum online.” “Online?” ulangku dengan nada meninggi. “Memangnya kau bisa internetan apa?” Teri diam saja. “Teri? Aku sedang menunggu penjelasan sekarang, penjelasan yang masuk akal!” kataku mirip cewek yang sedang merajuk ke cowoknya.

42


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

“Well, sebenarnya aku hanya menjadikan Teri sebagai perantara....”

membuatku tetap hidup dan apa maksud ucapannya.

“Lalu siapa kau?” potongku dengan dahi mengernyit. “Aku adalah orang yang membantumu untuk tetap hidup.”

Aku tidak tahu harus bereaksi bagaimana. Yang jelas sampai sore aku hanya berada di kamar. Tidak jadi memainkan game di komputer atau menyetel musik seperti rencanaku pada awalnya.

“Semua orang akan mati. Mungkin aku tidak mati hari ini, tapi tetap saja aku akan mati,” jawabku, tenang.

Pada saat sore hari, aku baru menyadari kedua sahabatku tidak memberi kabar lagi setelah foto makan siang mereka.

“Memang, tapi kau akan menjadi penemu yang akan membawa kehidupan manusia ke tingkat yang lebih advance.”

Tapi aku masih belum menilai bahwa pesan yang dibawakan entah siapa itu mengenai ombak ganas memang benar. Keraguan itu masih berlanjut hingga malamnya orang tua Manda meneleponku dan menjadikan ucapan Teri menjadi kenyataan.

Aku berusaha tidak mendengus. “Penemu apa? Aku bahkan bukan ahli science.” “Tidak perlu menjadi ahli science, Osea. Yang jelas kau akan menjadi penemu hebat di masa depan,” jawab suara yang muncul dari mulut Teri. “Menciptakan apa? Aku tidak mengerti.”

Hari itu aku kehilangan kedua sahabat terbaikku. Mereka diseret ombak dan tak pernah kembali. Mayatnya juga tidak pernah ditemukan.

“Kau tidak mengerti sekarang, tapi dimasa depan kau akan mengerti. Aku senang kau tetap bisa melanjutkan hidupmu di timeline ini.”

Peringatan itu benar. Ada seseorang, yang hingga detik ini tidak kuketahui namanya, juga wujudnya, tengah mengawasiku.

Itulah kata-kata terakhir Teri. Mungkin bukan Teri, dia bilang hanya menggunakan Teri sebagai media saja. Aku tetap tidak tahu siapa yang berusaha

Tapi niat baiknya untuk menjagaku tetap hidup membuatku merasa cukup mengenalnya. Seorang teman tanpa nama.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

43


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

LIPUTAN EKSLUSIF

DEKLARASI KEBUDAYAAN BENGKAYANG: Kongres Internasional Pertama Kebudayaan Dayak Archana Universa

Adil ka' Talino Bacuramin ka Saruga Basengat ka Jubata Kabupaten Bengkayang menjadi tuan rumah kongres internasional pertama Kebudayaan Dayak yang diselenggarakan pada 3-6 Juni 2017. Adapun topik yang dibahas seputar krisis agama asli, identitas etnik, siapa dan mengapa Suku Dayak, hukum adat, ekonomi, sosial budaya dan topik - topik lainnya.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Pemakalah dan peserta kongres yang berjumlah sekitar 300 peserta ini datang dari berbagai daerah Kalimantan, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Amerika Serikat. Kongres ini membuktikan bahwa Suku Dayak saat ini sudah setara dengan sukusuku lainnya, dibuktikan dengan tingkat pendidikan, ekonomi dan lainnya tidak kalah dengan suku lainnya.

44


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Gambaran bahwa Dayak adalah suku yang tertinggal telah ditepis melalui konferensi ini. Dayak sudah maju. Kongres Internasional Pertama Kebudayaan Dayak dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis juga Bupati Bengkayang Suryadman Gidot. Hadir juga Bupati Malinau, Polres Bengkayang, Danlanud Singawang II, s

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Miss World Malaysia 2014 yang berasal dari Dayak Bidayuh Dewi Liana Seriestha. Juga para Tokoh Agama, Tokoh Lintas Etnis, Rohaniwan, serta tamu undangan lainnya. Pada penutupan kongres yang dilaksanakan di Lapangan Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Selasa 6 Juni. Ketua Stering Commite (SC) Kongres Internasional I Kebudayaan Dayak, Masri Sareb Putra membacakan Deklarasi Kebudayaan Bengkayang.

45


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

46


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

47


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

48


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

LIPUTAN EKSLUSIF

DEKLARASI KEBUDAYAAN BENGKAYANG: Perumusan dan Detik-detik Deklarasi Archana Universa

Pada tanggal 5 Juni 2017 sebagian besar kongres sekitar 70 persen lebih telah dipaparkan. Tim perumus deklarasi telah mulai rapat sekitar pukul 22:30 malam Yang terdiri dari Bapak R. Masri Sareb Putra, Bapak Kristianus, Bapak Bambang Bider, dan Bapak Michael Sega Gumelar, pada pertemuan rumusan pertama ini Bapak Albertus belum dapat bergabung. Penuangan draft deklarasi kebudayaan Bengkayang sesi pertama telah dimulai, keempat perumus deklarasi dari intisari kongres sejauh tanggal 5 Juni 2017 telah dimulai, dengan tujuh poin sesuai angka 7 ciri khas angka di Suku Dayak, lahirlah draft rumusan pertama. Seperti foto dokumentasi di citra di bawah, rumusan deklarasi rapat ini diakhiri sekitar pukul 12.47 WIB.

Di mana Bapak Kristianus mengusulkan untuk beristirahat terlebih dahulu agar besok diteruskan lagi dengan pikiran yang lebih jernih karena telah larut malam hampir menjelang pagi dini hari. Rumusan draft awal ini pun ditandatangani oleh tim perumus di bagian belakang dokumen sebagai acuan bahwa draft rumusan tersebut adalah rumusan dokumen asli draft pertama.

Draft pertama tersebut diketik ulang oleh tim perumus, yaitu Bapak R. Masri Sareb Putra dan kemudian di-print, di-photo, dan di-share di WA grup panitia. Draft yang telah di-print dibagikan satusatu kepada tim perumus yang hadir. Salah satu tim perumus, yaitu Bapak Michael Sega Gumelar memberikan inputan pada draft setelah rapat selesai, memfotonya dan men-share-nya di grup WA panitia.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

49


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Pada tanggal 6 Juni 2017 sesi kongres terakhir telah usai, tim perumus telah mendapatkan pemikiran secara lengkap terhadap semua pemikiran peserta kongres, dan mulai bekerja cepat merumuskan setelah kongres, yaitu pada sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB di rumah Bupati Bengkayang yaitu Bapak Suryadman Gidot.

kepentingan pribadi, dan terhindar dari potensi komodifikasi secara komersial di masa depan. Yang harus ada adalah kepentingan untuk Suku Dayak, satu Dayak dan masa depannya semata. Setelah proses diskusi dan berdiskusi dengan pikiran jernih, disepakati tujuh poin yang akan dideklarasikan.

Dalam perumusan kali ini yang dihadiri oleh Bapak R. Masri Sareb Putra, Bapak Albertus, dan Bapak Michael Sega Gumelar. Bapak Kristianus dan Bapak Bambang Bider belum dapat bergabung karena menemani berbincang dengan Bapak Suryadman Gidot. Perumusan harus tetap berlanjut, Bapak R. Masri Sareb Putra memberikan inputan seperti foto dokumen berikut ini.

Hasil diskusi perumusan deklarasi kebudayaan telah selesai, tetapi dokumen harus di-print, kendala lain muncul, laptop yang dibawa ternyata tidak memiliki driver untuk printer yang dipinjamkan oleh tim Bapak Bupati Bengkayang, sehingga tim segera bergegas ke ruang sekretariat sementara yang ada di Lala Golden Hotel. Tim perumus segera bergerak menggunakan mobil yang disetir langsung oleh Bapak Albertus, salah satu tim perumus untuk menghemat waktu. Waktu terus berjalan, detik demi detik yang seefisien mungkin agar tidak habis karena hal yang mungkin muncul di luar dugaan.

Kemudian Bapak Albertus dan Bapak Michael Sega Gumelar memberikan pendapatnya, lalu ketiga perumus setuju untuk membahas poin per poin sesuai dengan angka tujuh, angka spesial bagi Suku Dayak. Proses perumusan berlangsung a lot, karena pemikiran yang tertuang harus bebas dari kepentingan politik dan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kurang lebih perjalanan ke hotel memerlukan waktu sekitrar 30 menit, akhirnya tim perumus sampai di Lala Golden Hotel dan langsung menuju ruang sekretariat sementara. Di sana printer dan komputer panitia telah berada, tim panitia segera mentrasfer data dari komputer laptop ke komputer laptop yang terhubung dengan printer menggunakan USB Drive. Setelah file tertransfer, segera file dibuka dan di-print, kemudian ditandatangani agar menandai dokumen tersebut adalah dokumen yang asli, segera tim perumus ke lapangan Dekranasda di acara Panggung Pesta Rakyat, deklarasi dibacakan oleh Bapak R. Masri Sareb

50


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Putra, foto dokumen asli tersebut di

enlightening open mind generations

halaman berikutnya.

www.an1mage.org

51


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

R. MASRI SAREB PUTRA

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

52


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

LIPUTAN

PEKAN ADAT BUDAYA DAYAK Barape Sawa III Archana Universa

Adil ka' Talino, Bacuramin ka Saruga, Basengat ka Jubata

Terdapat beberapa perlombaan seperti meliputi lomba lagu daerah, sarangkaant atau bercerita, Bujang Dara Barape Sawa, kreasi tari dayak dan pentas seni, hingga karnaval budaya.

Pekan Budaya Adat Barape Sawa III diadakan di Bengkayang, Kalimantan Barat tanggal 27-31 Mei 2017. Pekan adat budaya Dayak Bekati Barape Sawa III merupakan kegiatan yang juga bertujuan untuk membangun kreatifitas muda dan menggali sumber kearifan lokal diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan. Terdapat sembilan kecamatan yang mengikuti pekan budaya ini yaitu kecamatan Bengkayang, Lumar, Sungai Betung, Teriak, Ledo, Sanggau Ledo, Tujuh Belas, Suti Semarakng dan Siding.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Acara ini dihadiri Oleh Prokopimda Kabupaten Bakayang, Bapak BUPATI Bengkayang Suryadman Gidot, M. Pd., beserta Ibu, Bapak Wakil BUPATI Bengkayang Agustinus Naon, S.Sos, beserta Ibu, Dan didampingi para pejabatpejabat utama Pemda Bengkayang. Barape Sawa diharapkan menjadi wadah yang tepat untuk menjadi salah satu wadah pelestarian adat budaya setempat. Supaya generasi muda dapat mengenal kemudian meneruskan budayanya.

53


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

54


an1magalery LUKISAN

I FENGSUI GARDEN

ERICA HESTU WAHYUNI FENGSUI GARDEN HP: 085602372378 Acrylic on canvas. Ukuran : 80x110 cm, 2015 Jogja Painting Artist


an1magalery LUKISAN

KELUARGA KOI

R. SUMANTRI KELUARGA KOI HP: 085602372378 Oil on Canvas Ukuran : 100x150 cm Jogja Painting Artist


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

6

https://i.ytimg.com/vi/TZJLtujW6FY/maxresdefault.jpg

ELEMEN & PRINSIP ANIMASI: Secondary Action: Aktif Bergerak Bagian 10 M.S. Gumelar

An1mareaders telah mempelajari Slow Out (acceleration) and Slow in (deceleration), Squash (penyet) and Stretch (mulur), anticipation (persiapan gerak), time (waktu), timing (momen), exaggeration (melebih-lebihkan), arc (alur gerak sesuai anatomi) dan appeal (daya tarik karakter), straight ahead and pose to pose animation, follow through, overlapping action, drag, dan solid drawing.

Kini An1mareaders meng-update memory-nya, ditambah satu lagi prinsip animasi yaitu Secondary Action. An1mareaders dapat membaca bahasan sebelumnya edisi yang lalu di link berikut:

https://goo.gl/AyhgTv

Memberi secondary actions (aksi kedua) pada main action (aksi utama) akan menambahkan sentuhan alami. Contoh main action bila ada adegan utamanya adalah seorang gadis berlari, dengan menambahkan gerakan kedua (secondary action) seperti gadis tersebut menyibakkan rambutnya saat berlari akan memberikan sentuhan lebih alami pada gerakan utama tersebut, di mana aksi kedua tersebut akan mendukung aksi utama. Contoh lainnya adalah bila seorang pria aksi utamanya berdiri di suatu taman, maka dia dapat melakukan aksi lainnya,

http://www.an1mage.org/p/an1magine.html

enlightening open mind generations

Dapat juga men-download langsung di Play Store di link berikut:

www.an1mage.org

57

TUTORIAL


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Contoh main action saja di ilustrasi pertama, sangat monoton. Penerapan secondary action pada main action di ilustrasi kedua, membuat keseluruhan aksi menjadi lebih hidup. Sumber: https://s-media-cacheak0.pinimg.com/736x/0a/8e/f4/0a8ef4011cf228d66967252268405f41.jpg

seperti menoleh ke kanan dan ke kiri, meletakkan tangan ke pinggang, dan atau membungkuk, dan menendang sesuatu serta melakukan aksi gerak lainnya sebagai bagian dari aksi gerak utama, yaitu berdiri di taman. Intinya jangan sampai suatu aksi menjadi monoton dan pasif, banyak aksi lain dapat dilakukan selain aksi gerak utama, sehingga menjadi aksi yang aktif usahakan suatu karakter selalu bergerak aktif sesuai keperluan. Contoh lainnya, aksi utama seorang karakter ibu rumah tangga adalah marah tetapi berpura-pura tidak marah. Aksi ini merupakan kesempatan bagi aksi kedua untuk diterapkan, yaitu dengan memberikan penekanan pada pengungkapan aksi utama yaitu “berkata tidak marah� ke aksi kedua, yaitu pada saat bersamaan mengungkapkan kemarahannya sembari memotong sayuran.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Untuk prinsip animasi berikutnya adalah prinsip terakhir yaitu Staging, tetapi paling panjang penjelasannya. Penulis akan mengumpukan semua tutorial khusus untuk animasi 2D yang telah dimuat di majalah an1magine ini menjadi buku tersendiri dan dapat didownload secara gratis sebagai sumbangsih penulis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu pengetahuan, teknologi, dan juga dapat digunakan untuk materi pendidikan yang gratis melalui eBook. Sampai bertemu di an1magine edisi berikutnya, salam animasi.

https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/

Referensi [1] Gumelar, M.S. 2011. 2D Hybrid Animation Technique: Book A. Jakarta: Indeks, 2011. [2] Gumelar, M.S. 2011. Comic Making. Jakarta: Indeks, 2011. [3] Gumelar, M.S. 2015. Elemen dan Prinsip Menggambar. Jakarta: An1mage, 2015.

58


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

LIPUTAN

ANIME MATSURI: Breaking Through the International Comic Industry Archana Universa Aeon Mall BSD menyelenggarakan Anime Matsuri untuk merayakan ulang tahunnya yang kedua! Dalam bahasa Jepang, matsuri artinya festival. Acara ini diselenggarakan mulai tanggal 5 Mei hingga 21 Mei 2017. Dalam rangkaian Anime Matsuri terdapat Anime Toys Exhibition yang menghadirkan pameran mainan karakter animasi atau anime dalam bahasa Jepangnya, seperti Dragon Ball, Sailormoon, Ultraman, Kamen Rider, Gundam, juga Power Rangers. Sementara Comic Artist Panel yang diadakan pada Minggu, 14 Mei 2017 di Main Atrium AEON MALL BSD CITY, hadir tiga artist Indonesia yang sudah go internasional.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Mereka adalah Is Yuniarto yang merupakan pencipta komik Garudayana, Ario Anindito yang merupakan Marvel Comic Artist dan Alti Firmansyah yang merupakan seorang Marvel Penciler. Para comic artist ini kemudian menjadi juri lomba membuat komik, di mana durasi perlombaan adalah 45 menit. Selain Comic/Manga Competition, ada juga Mural Battle Competition, Photography Competition, Costreet Compeition sampai dengan puncaknya, ICC Championship of Cosplay. Indonesia Comic Con (ICC) merupakan salah satu penyelenggara pameran anime terbesar di Indonesia untuk saat ini.

59


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

60


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

61


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

62


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

63


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

64


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

65


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

66


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

MINDPORTER: Mindporting to Plante M.S. Gumelar

“Tentu pak! Dia kan asistenku. Biar dia kelihatannya kurang mendukung Sekoci, namun Niaqu membantuku melakukan negosiasi dengan ketua sampai akhirnya kita bisa menjalankan program ini. Termasuk mengembalikan sang ilmuwan berbakat kita!�

Rhalemug bertanya-tanya apakah temannya juga memiliki ketertarikan pada gadis berambut ikal di ruangan ini. Tapi semestinya perasaan Glaric sudah fokus pada Mozza, benar kan? Rhalemug mengingatkan dirinya supaya tidak mencemburui sahabatnya sendiri.

Wajah Glaric agak bersemu merah ketika dipuji seperti itu oleh Jhatatysa.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

67


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Glaric sudah berbuat banyak untuknya, untuk Plante. Mendekatkan impian Jakarov menjadi kenyataan. “Baiklah aku ada rapat sebentar lagi. Niaqu akan marah-marah jika tidak bisa menemukanku,” sahut Jhatatysa sembari merapikan seragam kerjanya yang berwarna putih.

Kelakuannya pasti agak memalukan barusan. Untung ia hanya seruangan dengan Glaric.

Satu-satunya yang berseragam coklat di ruangan kerja Glaric hanyalah Rhalemug.

Mendadak Rhalemug menjadi sangat bersemangat. Ia tidak sabar untuk segera melakukan rapat dengan ketua Plante. Rasanya kejadian buruk tidak bisa menyentuhnya sekarang. Tingkat kebahagiaannya terlalu tinggi untuk berubah menjadi kesedihan.

Hal itu membuatnya agak merasa terasing.

*

“Oh ya Rhalemug, sesekali bawalah bunga kemari. Aku dari dulu menginginkan ada pot bunga di meja kerjaku. Namun hingga sekarang belum terealisasi,” ujar Jhatatysa sebelum menutup pintu dan meninggalkan Rhalemug bersama Glaric saja. “Kurasa dia menyukaimu, sobat!” goda Glaric. “Kuharap memang begitu karena aku menyukainya,” balas Rhalemug tanpa sadar bahwa itu cuma godaan. “Benarkah! Aku memang sempat memerhatikan perilakumu yang agak berubah tiap kali berada di sekitar gadis itu. Ternyata dugaanku memang benar!” seru Glaric senang. “Ngomong-ngomong kau tidak menyukai Jhatatysa kan?” tanya Rhalemug, cemas. “Dia memang menarik, sobat. Tapi aku masih menyukai Mozza. Seandainya tidak ada Mozza mungkin aku juga akan menyukainya. Kuharap perasaanmu bisa segera berbalas,” ujar Glaric tulus. “Semoga kita sama-sama berhasil dalam percintaan!” seru Rhalemug yang kemudian menyesali kalimat yang diucapkannya dengan terlalu lantang itu.

Arkeolog Dadakan Fokus pada hal yang terlalu jauh sering kali membutakan Bisa jadi ternyata kita sudah sangat dekat dengan apa yang kita cari. Namun bila terlalu dekat juga akan membutakan, karena kita tidak bisa melihat kesempatan yang terlihat jelas dari jauh. Hampir setiap hari Rhalemug bertemu dengan Jhatatysa atau sekadang bertukar pesan melalui komputer. Namun hari ini berbeda Jhatatysa tidak membalas pesannya. Sepertinya gadis itu memiiki kegiatan khusus. Ketiadaan kabar membuat Rhalemug gusar. Mestinya gadis itu tetap bisa mengirimkan pesan singkat. Tentunya hal tidak memakan waktu lama. Memang Jhatatysa sempat mengutarakan akan pergi seharian hari ini, sehingga kemungkinan mereka tidak bisa melakukan kontak. Namun hal itu tetap saja membuat Rhalemug sedih. Dengan tatapan nanar ia memerhatikan monitor komputernya, berharap ada kabar yang masuk. Hubungan mereka semestinya sudah dapat di katakan cukup dekat. Pertemuan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

68


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

dan percakapan yang intens, kadang menyinggung persoalan pribadi. Tapi tetap saja Rhalemug belum berani menyatakan perasaannya. Lagipula Rhalemug tidak memiliki pengalaman yang cukup mengenai masalah lawan jenis. Ia belum pernah berpacaran meski umurnya sudah dibilang cukup. Ia terlalu pasif. Jhatatysa tidak seperti gadis-gadis lain yang mudah ditebak. Ia baik kepada semua orang dan mau membantu yang mendapatkan kesulitan. Rhalemug tidak tahu apakah dia bisa dianggap istimewa oleh Jhatatysa. Ia menunggu sinyal yang mampu membulatkan tekadnya.

Dengan sebal, ia segera mengambil semprotan pembasmi serangga dan memusnahkan makhluk kecil dengan gigitan sangat menyakitkan itu. Semut itu mungkin saja bergerilya di tubuhnya ketika tidur. Dan itu bukan hal menyenangkan untuk menjadi nyata. Mozza menyatakan akan menemaninya menemui Heere pada akhir pekan. Namun mendadak setelah Rhalemug mengirimkan pesan, malamnya mereka kehilangan buku yang di maksud Mozza. Baik di database perpustakaan hingga komputer mereka masing-masing tidak ada buku itu. Lenyap, tak berbekas.

Terkadang Rhalemug ingin maju saja, menyatakan perasaan dan mendapatkan reaksi sehingga ia tidak perlu lagi bertanya-tanya.

“Aku sempat berpikir bahwa buku itu khayalanku semata kalau sudah begini,” gerutu Mozza yang suaranya muncul dari Mimosa Paradiamo.

Hanya saja ia selalu mengurungkan niat. Takut program yang mereka jalankan terhambat pernyataan konyol.

“Mungkinkah ada seseorang yang berusaha menghapusnya?” balas Rhalemug sembari merontokkan daun dari tanaman Feronanya yang sudah menguning.

Maka dari itu Rhalemug memilih buat bersembunyi. Menunggu sinyal asmara yang tak kunjung datang. Terkadang terbakar api cemburu karena Jhatatysa tersenyum pada pria lain. Agak berlebihan. Ia masih terjaga hingga larut malam. Seluruh laporan mengenai Aracheas sudah diselesaikannya. Memberikan respon pada timnya juga mengirimkan analisa Aracheas pada para regulator. Rhalemug tahu Jhatatysa tidak akan menghubunginya selarut ini. Maka berlalulah satu hari tanpa kabar dari orang yang selalu ada dipikirannya. Sangat menyiksa. Menyesakkan dada. Satu jam lewat dari tengah malam, Rhalemug baru memutuskan untuk naik ke tempat tidurnya. Saat itu ia melihat jenis semut yang pernah menggigitnya hingga memar untuk jangka waktu yang cukup panjang.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Seseorang yang memiliki otoritas pastinya. Misalnya aparat atau regulator. Sebagai pustakawan aku bahkan tidak dapat meng-copy data sesuka hati,” katanya dalam nada sedih yang kental. “Ya mau bagaimana lagi. Lagipula kita memang tidak berhasil membaca buku tersebut, bahasanya benar-benar dewa!” seru Rhalemug hiperbolis. “Ada kemungkinan kita sedang diawasi. Sayangnya aku tidak bisa membagikan buku menggunakan jaringan Mimosa Paradiamo. Kemungkinan seseorang melacak jaringan kita dan mendapati buku itu sebagai sesuatu yang berbahaya”. “Apa itu prasangka buruk”. “Tidak. Kemungkinannya hampir seratus persen. Aku menanyakannya pada atasanku. Ia berkata tidak mungkin

69


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

sebuah buku ditarik tanpa motif yang jelas. Ia sendiri juga tidak dapat menemukan buku yang kumaksud. Dengan kata lain, ada yang sengaja menghilangkan informasi”. “Sepertinya keadaan kita semakin rumit”. “Tentu, apalagi setelah Sekoci mendapat izin untuk dilanjutkan, pasti diam-diam banyak yang tidak suka dengan proyek tersebut. Orang yang tidak mendukung akan mencari-cari cara untuk menggagalkannya”. Rhalemug ingat tadi pagi ia kembali mendapat surat ancaman. Mozza benar, pasti ada kelompok yang tidak menyukai usaha mereka dan ingin menghentikan Sekoci. “Apa kau mengalami tekanan dari seseorang?” tanya Mozza hati-hati. Tentu ia mendapatkannya. Namun bukan saatnya untuk membebani Mozza dengan pikiran-pikiran baru. Selama masih bisa mengatasinya sendiri, Rhalemug berencana untuk menyimpan surat kaleng itu untuk dirinya sendiri. Mozza, Glaric, atau Jhatatysa tidak perlu tahu. “Aku baik-baik saja Mozz, jangan cemas,” kilah Rhalemug. Ia berharap kebohongannya tidak segera terbongkar. Ia sangat payah dalam berbohong. “Bagaimana dengan Glaric?” “Dua hari lagi kami bersama-sama akan melakukan rapat dengan ketua Plante. Glaric akan membawakan penemuannya dan kami akan menjelaskan Sekoci secara lebih lanjut. Kuharap kau bisa segera bergabung dengan proyek Sekoci Mozz”. “Kembali menjadi ilmuwan kedengarannya seperti mustahil bagiku. Tapi akan sangat menyenangkan jika kita dapat bersatu untuk mewujudkan Sekoci. Untuk urusan mesin aku lebih handal dari Glaric,” tegas

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Mozza dengan nada bangga ketika mengucapkannya. “Kuharap kita segera mendapatkan jalan keluar untuk itu. Kau harus baik-baik dengan atasanmu Mozz. Mungkin menanamkan sedikit demi sedikit pengertian akan bagus,” usul Rhalemug. “Akan kulakukan pak! Oh ya Rhalemug, sebagai anak dari Jakarov memangnya kau tidak menyimpan catatan ibumu?” “Kau pernah ke flatku Mozz, memangnya aku punya barang apa?” “Bagaimana dengan kardus-kardus di kamarmu?” “Aku tidak ingat isinya. Sepertinya barangbarang saat aku kecil juga beberapa peninggalan ayahku,” jawab Rhalemug ragu-ragu. “Tidak ada salahnya membongkar dan memastikan. Aku tidak yakin Jakarov yang jenius tidak meninggalkan jejak apa pun untuk penerusnya”. Keesokan harinya Mozza sudah ada di tempat tinggal Rhalemug. Mereka bersiapsiap melakukan rencana yang sudah dibahas semalam sebelumnya. “Seandainya kita tidak mendapatkan apaapa, anggap saja aku membantumu membereskan rumah,” sahut Mozza sembari memandangi dua buah kardus di hadapannya. Mozza sangat mengharapkan bisa mendapatkan sesuatu dari pembongkaran kardus hari ini. Namun ia juga tidak yakin dengan hasilnya. Juga tidak ingin membuat Rhalemug merasa bersalah seandainya mereka tidak menemukan warisan Jakarov. “Aku akan membuang barang-barang yang sudah tidak diperlukan supaya dapat didaur ulang,” sahut Rhalemug.

70


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Maka mereka pun memulai pembongkaran. Dus itu benar-benar diisi dengan sangat padat hingga Rhalemug sangsi apakah ia akan dapat memasukkan semua barang itu lagi ke kotak karton tebal di hadapannya. Mereka mendapatkan perlengkapan Rhalemug semasa bayi. Mulai dari tatakan, baju bayi hingga mainannya. Benda-benda yang tidak pernah diingat Rhalemug namun ada di rumahnya selama bertahun-tahun. Di bawahnya ia bisa menemukan beberapa foto album orang tuanya juga buku-buku mengenai pengetahuan alam. Bukan Plante namun dunia yang sesungguhnya. Jumlahnya sekitar dua lusin. “Aku bahkan yakin perpustakaan kita tidak memiliki buku-buku ini!” sahut Mozza sembari membolak-balik buku yang baru saja dilihatnya itu. “Kau boleh membacanya Mozz, jangan khawatir”. Rhalemug memutuskan untuk menyingkirkan perlengkapan bayinya. Mereka hanya menemukan beberapa potong pakaian kerja dari orang tua Rhalemug di kardus pertama.

informasi yang dapat kita kumpulkan akan semakin baik”. Membuka kardus kedua rasanya seperti tenggelam dalam lautan kertas. Rhalemug curiga seluruh kardus ini berisi kertas karena bobotnya yang lebih berat dari pada kardus pertama. “Selamat bekerja keras!” celetuk Mozza sembari meneliti kertas-kertas yang penuh dengan coretan di hadapannya. “Tidak mungkin kita tidak menemukan sesuatu di sini”. “Aku suka melihatmu optimis seperti itu,” kata Rhalemug sembari memberikan ibu jarinya. “Mari rapikan berkas-berkas ini. Jangan sampai susunannya kacau. Bisa jadi berkas-berkas ini sudah di tata rapi,” ajak Mozza sembari menguncir rambutnya menjadi ekor kuda. Terang saja, dus kedua ini benar-benar menguras tenaga. Kebanyakan isinya tidak mampu dicerna Rhalemug karena lebih banyak berupa diagram. Katakatanya sangat minim. “Kau tahu kertas berisi informasi apa yang sedang kau pegang?” tanya Mozza sembari berkutat dengan kertas-kertas yang ia teliti. “Membahas apa?”

Semoga ada sesuatu yang lebih menarik di kardus kedua, batin Rhalemug cemas. “Memangnya untuk apa kita mencari buku yang berhubungan dengan kendali Plante Mozz? Proyek kita sudah jelas fokus ke Sekoci”. Mozza menyandarkan bahunya ke tembok kamar Rhalemug. Nampak sedikit lelah. “Berjaga-jaga saja seandainya ada keadaan yang membutuhkan pendaratan Plante. Menurutku semakin banyak

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Proses pengubahan materi di Plante. Seperti menciptakan udara yang mampu kita hirup, bagaimana Verzacasa mampu menghasilkan air yang jernih dan masih banyak lagi. Sayang aku juga tidak benarbenar memahami tulisan ibumu. “Perubahan termasuk daur ulang sampah yang kita hasilnya. Termasuk sampah pernapasan,” tambahnya. Rhalemug memandangi kertas yang ada di tangannya. Mulutnya menganga.

71


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Sehebat itukah ibunya. Mungkin ibunya secantik dan secerdas Jhatatysa, maka dari itu ayahnya jatuh cinta pada si ilmuwan berbakat tersebut. Sayang kecerdasan ibunya tidak menurun padanya. Bagaimanapun semenjak kecil ia hanya belajar mengenai tanaman. Pengetahuan dan kemampuan yang tidak diteruskan, tidak secara otomatis diturunkan ke anak. Rhalemug menumpuk kertas-kertas itu dan beralih ke tumpukan lainnya. Kali ini tulisannya agak banyak. Ia mencoba membacanya. Ia merasa pernah membacanya. “Mozz sepertinya kita mulai mendapatkan petunjuk,” ujar Rhalemug dengan mimik serius. “Apa yang kau temukan?” “Draft Plante dulu, Plante sekarang”. Mata Mozza membulat. “Bab tiga! Dan Plante tidak akan menjadi misteri lagi,” katanya antusias. Mozza menghentikan penataan yang dilakukannya. Ia beralih ke kertas-kertas yang dimaksud Rhalemug. Benar dugaannya. Jakarov tidak akan membiarkan generasi di bawahnya kehilangan jejaknya. Sebagai satu unit pesawat penjelajah luar angkasa, Plante memiliki sistem kendali yang mampu menjaga perjalanan supaya tetap aman. Kendali namun hendaknya tidak dimaknai sesempit itu. Mulai dari menetapkan tujuan dan meramalkan perjalanan masuk dalam kerumitan kendali.

Pemeriksaan keamanan perjalanan merupakan tugas sehari-hari petugas kendali. Mereka memastikan pesawat tidak menabrak benda-benda luar angkasa seperti asteroid, planet, matahari, bahkan pesawat lainnya. Mengetahui koordinat pesawat dan benda-benda di sekitarnya merupakan pengetahuan standar yang harus dimiliki. Radar di ruang kendali akan membantu para pilot Plante untuk mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar Plante hingga menghitung kecepatan geraknya. Selain memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan yang jauh dan berliku. Plante sebenarnya dapat melakukan pendaratan. Cara aman pertama sebelum melakukan pendaratan adalah melakukan identifikasi jarak jauh mengenai Planet yang dianggap cocok sebagai tempat tinggal yang baru. Sistem Plante mampu mendapatkan data-data seperti kandungan udara juga menyediakan citra Planet yang bersangkutan. Pengiriman sinyal ke Planet terpilih dapat dilakukan sebagai kontak awal. Bagaimana pun Planet yang dituju kemungkinan berpenghuni dan Generoro tidak menginginkan adanya pertikaian karena kedatangan mereka. Sinyal ibarat seperti melakukan kontak pertama. Apabila Generoro mendapat sinyal balasan, itu artinya Planet yang dituju sudah mengetahui keberadaan Plante. Kendala yang akan terjadi berikutnya adalah bahasa. Cara

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

72


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

paling mudah adalah mengirimkan data gambar. Hindari makna yang bersifat kiasan karena mungkin akan menimbulkan kesalahpahaman. Gambar yang mungkin dikirimkan adalah penampakan luar Plante juga wujud penduduk Generoro. x

Mulai meninggalkan plante

Ada dua cara untuk meninggalkan Plante. Pertama pendaratan Plante secara keseluruhan. Kedua menggunakan pesawat penjelajah yang juga dikenal sebagai Sekoci. Penggunaannya dapat sesuai kebutuhan. Namun biasanya ilmuwan akan mengirimkan Sekoci terlebih dulu untuk melakukan kontak pertama kali. Sekoci di Plante ada tiga ratus unit dengan kapasitas delapan hingga dua belas orang per pesawat. Maksimal hanya dapat membawa 3.600 orang jika semuanya mampu berfungsi. Hingga buku ini ditulis (tahun empat ratus tiga puluh lima), Sekoci diketahui menggunakan bahan bakar air, namun ilmuwan masih mengembangkan bahan bakar lain yang mungkin bisa cocok dengan Sekoci. Sekoci dilengkapi dengan autopilot dan dirancang mudah dimengerti oleh orang awam. Seorang pengemudi Sekoci hanya perlu melakukan latihan untuk melakukan climbing juga pendaratan pesawat. Sisanya serahkan pada autopilot. Asalkan Planet yang di tuju lokasinya sudah jelas, pengguna Sekoci tidak perlu cemas akan adanya pergeseran tujuan.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kecanggihan Sekoci termasuk kemampuannya untuk menghindari benda luar angkasa secara otomatis, sesuatu yang tidak dimiliki Plante yang harus dikendalikan secara manual. Setelah melakukan climbing, segera tekan A/P yang merupakan tombol Auto Pilot. Pastikan Altitude, Speed dan Heading telah sesuai ketentuan. Meski menggunakan A/P pengemudi Sekoci dianjurkan untuk memerhatikan panel instrument secara berkala. GPS akan membantu Anda mengetahui posisi pesawat. Pendaratan Plante akan jauh lebih rumit, terutama karena ukuran Plante yang sangat besar. Tidak seperti Sekoci yang lebih fleksibel, tidak membutuhkan tempat lapang untuk pendaratan. Plante harus memastikan dirinya dapat berpijak di daratan yang cukup bersih dari keberadaan bangunan dan penduduk di sekitarnya. Kendali untuk pendaratan Plante sendiri sangat berliku karena banyaknya tombol kontrol yang harus diperhatikan. Seperti memindahkan sebatang pohon besar tidak akan semudah memindahkan tanaman dalam pot. Meski juga memiliki Autopilot, pendaratan Plante membutuhkan 80% pilot manual. Itu sudah menjadi standar keamanan yang dipegang sejak Plante berdiri. Oleh karenanya dibutuhkan pilot dari divisi kendali yang berpengalaman untuk melakukannya.

73


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Pilot untuk pendaratan membutuhkan delapan belas hingga dua puluh orang. Meninggalkan Plante merupakan hal yang penuh dengan resiko dan bahaya, namun bukan berarti hal yang mustahil mengingat Plante hanyalah pesawat penjelajah. Cepat atau lambat, Generoro akan kembali ke dunia yang sesungguhnya. Salam Generoro! Hidup Generoro! “Salam Generoro! Hidup Generoro!” Rhalemug mengucapkan kalimat terakhir dari buku karangan ibunya dengan perasaan terharu. Mozza menepuk-nepuk bahu Rhalemug, berusaha menyalurkan semangat.

Rhalemug mendapati Glaric yang tengah berkutat dengan pekerjaannya di bagian Bioteknologi. "Di mana letak kesulitannnya? Apakah kau membutuhkan tim yang bisa membantumu?" tanya Rhalemug menawarkan bantuan. "Aku hanya menyangsikan, tenaga biogasku mampu mendorong kita hingga mencapai daratan," terangnya frustasi. Rhalemug buta ilmu mengenai hal-hal seperti itu. Ia tidak tahu cara membuat biogas, ia juga tidak mengerti cara kerjanya. Ia hanyalah seorang petani tanpa pengetahuan yang baik di luar tumbuhan. "Kurasa kau harus mulai mencari partner baru untuk bertukar pikiran dan mendapatkan ide baru," saran Rhalemug.

“Ibumu benar-benar ilmuwan sejati!”

Setidaknya itu satu-satunya saran yang mungkin ia berikan kepada orang yang lebih pintar.

“Cerdas dan Pemberani. Aku ingin menjadi sepertinya!” seru Rhalemug dengan penuh tekad. “Kita harus berhasil meninggalkan Plante!”

"Entahlah Rhalemug, aku sedang tidak bersemangat sekarang”. Glaric membuka sarung tangan lab dan menaruhnya di atas meja. Meninggalkan Rhalemug dengan berbagai tabung reaksi di hadapannya.

* Siapa sangka hal ini terjadi. Rhalemug tidak pernah membayangkan bahwa Glaric dapat kehilangan semangat seperti itu.

Ancaman & Tuntutan Bisikan-bisikan kecil berasal dari balik tembok Berusaha meruntuhkan tembok yang berdiri kokoh di hadapannya. Mustahil. "Aku tidak yakin dapat mengerjakan sekoci kita tepat waktu," Glaric memegangi kepalanya dengan frustasi. Kacamatanya melorot hingga mendekati matanya.

Selama ini ia selalu berusaha untuk menyelesaikan setiap alat yang dibuatnya. Maka dari itu sikap tadi cukup mengejutkan. Ia memandangi rabung reaksi di hadapannya untuk beberapa saat kemudian meninggalkan laboratorium dengan perasaan gundah.

Mereka ada di laboratorium Plante.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

74


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Bagaimana dengan memberitahu Mozza? Sayang sekali gadis itu terjebak di perpustakaan. Seandainya Glaric ditemani Mozza mungkin semangatnya akan lebih berkobar. Ia memandangi langit-langit Equilibrium dan segera menuju lift untuk kembali ke Aracheas. Memangnya apalagi yang bisa ia lakukan di sini. Ia selama ini memang tidak memberi bantuan yang nyata. Glaric yang mengerjakan semuanya. Karena begitu terpukulnya, Rhalemug sampai lupa ia semestinya memberitahu Jhatatysa. Tapi ia terus berjalan menuju lift. Entah berapa lama lagi setelah mereka siap untuk meninggalkan tempat ini. Juga berapa panjang waktu lagi yang mereka miliki setelah Aracheas sedikit demi sedikit hancur. Rasanya seperti tengah terperangkap ditengah dua dinding yang kian mendekat, berusaha menjepitnya. Status Aracheas yang sempat membaik kini makin memburuk dari hari ke hari. Mulai dari tanah yang tidak lagi mampu menyiapkan zat hara dengan baik, hingga air yang tidak sejernih dulu. Masa tua Plante telah tiba. Putus asa. Rhalemug tidak tahu lagi siapa yang mampu diandalkannya untuk program biogas. Ia hanya memiliki Glaric dan Mozza. Sementara kini Glaric mengatakan ketidakmampuannya. Ia juga tidak ingin menyeret Mozza dalam masalah tersebut. Ia baru saja sampai di lobby besar Equilibrium ketika matanya bertemu dengan mata Mozza.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

“Kau...�. “Kembali ke ruangan Glaric. Kita harus membicarakan masalah ini sekarang juga!� geram Mozza sembari melewati Rhalemug. Wajahnya tegang, benar-benar bukan Mozza yang biasa. Dengan setengah berlari, Rhalemug mengikuti Mozza dari belakang. Gadis itu akan meledak, Rhalemug sangat yakin itu. Begitu mencapai ruangan Glaric ia membukannya dengan kasar. Glaric yang sudah kembali ke ruangan nampak terlonjak kaget. Ia terlihat lebih pucat daripada tadi saat hanya masih berdua bersama Rhalemug. "Aku sudah tahu Glaric tidak mungkin dapat mewujudkan program biogas. Aku yang mempelopori maka dari itu aku menyelesaikannya!" seru Mozza dengan kekesalan yang kental. "Aku tahu kau hanya berpura-pura tidak dapat menyelesaikan program Biogas!" "Mozz, aku...�. Glaric tidak mampu buat menyelesaikan kata-katanya. Ia memang tidak tahu harus mengatakan apa. "Kau tidak lebih dari seorang pengecut. Bagaimana kau bisa melangkah jauh dan mundur dengan jumlah sama banyaknya. Kau benar-benar mengecewakanku!" hardik Mozza geram. "Sabar Mozz, kita sebaiknya mendengarkan pembelaan Glaric," lerai Rhalemug, mendadak ia merasa aneh melihat kedua teman dekatnya bermusuhan seperti itu. Mozza melemparkan rambutnya ke belakang bahu.

75


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Masih terlihat kesal. Ia menarik kursi di sebelah Rhalemug sambil memandangi Glaric dengan sorot mata yang sangat tajam. "Aku tidak perlu penjelasannya! Aku tahu alasan mengapa dia bertingkah bodoh. Jadi kau sangat takut dengan gertakan?" tantang Mozza. Ia benar-benar memuntahkan amarahnya. "Biarkan saja orang-orang tahu bahwa mereka membutuhkan dunia baru! Kau tahu benar Plante mengalami kerusakan yang cukup serius. Kita membutuhkan tempat tinggal yang lebih baik!" "Glaric? Diancam orang?" kata Rhalemug terkejut. Mungkinkah bukan hanya dia yang menerima tekanan? "Cendekiawan, salah satu ilmuan jenius Generoro menyerah hanya karena gertakan dia akan dibunuh. Isu Jakarov boleh saja menghangat kembali‌â€? â€œâ€Ś Tapi seharusnya kau bisa melihat bahwa semakin banyak orang yang mulai memahami bahwa kepercayaan mereka adalah omong kosong belaka!" bentak Mozza geram. "Kau benar-benar menodai pengetahuan yang kau miliki. Semuanya menguap digantikan logika murahan," imbuhnya dengan mata berkilat-kilat karena marah. "Kau tidak tahu betapa sulit untuk bekerja dengan baik ketika banyak pihak yang menekanmu. Aku tidak tahu cara untuk berkonsentrasi dan berpikir jernih lagi!" kata Glaric sembari melepas kaca matanya. Dahinya penuh keringat. Terlihat sangat putus asa. "Seolah kau saja yang menanggung beban!" teriak Mozza tajam. Rhalemug memegangi pundak gadis itu. Memintanya untuk lebih tenang. Sedikit banyak ia mulai merasa senang karena kebanyakan ruangan di Plante dilengkapi dengan peredam suara.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Sebaiknya kita semua mendinginkan kepala terlebih dulu," pintanya dengan suara lembut. Saat itulah air mata Mozza mengucur lebih deras dari sungai di Aracheas. Kemarahan dan kekecewaan yang terlalu besar membuatnya pedih perih. Mozza membenamkan kepalanya ke dalam empat tangannya di atas meja. Rhalemug terus mengelus-elus pundak temannya dengan sayang. Sementara itu Glaric memandangi Mozza tanpa dapat berkata apa-apa. Pengaitan isu Jakarov dengan program sekoci memang menimbulkan banyak prokontra, termasuk orang-orang di lantai atas Plante. Rhalemug sendiri yakin banyak duri dalam daging dalam pengerjaannya. Namun kita tidak mungkin meminta orang lain seratus persen mendukung. Pasti ada golongan oposisi yang terus mencari kelemahan. Jam di layar monitor menunjukkan pukul sepuluh. Satu jam lagi Rhalemug harus segera menghadiri rapat yang ditunggutunggunya. Ia tidak mendapatkan tidur yang nyenyak beberapa hari kebelakang. Semoga itu tidak memengaruhi performanya saat rapat. Rhalemug berjalan menuju ruangan Jhatatysa dengan diiringi Mozza. Sementara Glaric mengikuti mereka dari belakang. "Bagaimana kau bisa lolos dari pemeriksaan?" tanya Rhalemug pada Mozza. Ia merasa perlu mengalihkan pikirannya pada hal lain supaya amarahnya pada Glaric tidak bertambah besar. "Aku meminta bantuan atasanku. Biar ia kelihatannya tidak bisa diajak bekerja sama, sebenarnya ia orang yang baik dan cukup peduli�.

76


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

"Kau menceritakan program Sekoci padanya?" "Dia kenal baik dengan ibumu, Rhalemug. Tidak sulit bagiku untuk membuatnya mendukung rencanamu. Ia juga sudah mendengar kabar-kabar buruk mengenai kesediaan pangan, maka dari itu ia mudah untuk mempercayaiku. Ia memberiku akses kemari untuk menemui Glaric�. "Dan karena kau karyawan yang baik juga," tambah Rhalemug. "Tapi dari mana kau bisa mengetahui Glaric tidak menyelesaikan tugasnya?" "Aku mengenalnya sudah cukup lama dan mampu mencium gelagatnya yang aneh. Setelah kau menceritakan bahwa akan mengadakan rapat, aku langsung menanyainya, mengenai kemajuan dari kerjaannya dan apakah dia butuh bantuan mengingat dia bekerja sendiri. "Siapa sangka ia hanya menjawab segalanya baik-baik saja. Padahal Glaric itu paling suka menceritakan proyeknya hingga mendetail. Dari situ aku memutuskan untuk segera melakukan penelitian kilat," imbuhnya memberikan penjelasan. "Berkat kau, Sekoci mampu tertolong. Aku berhutang banyak padamu," desah Rhalemug. "Aku melakukannya untuk Plante. Kau tidak perlu berterima kasih," tepis Mozza sembari mengecek komputer tabletnya. Memastikan data presentasinya sudah ada di sana dan tidak mendadak hilang seperti kejadian buku panduan Plante beberapa hari silam. "Ngomong-ngomong dari mana kau mendapatkan sampel untuk penelitian?" tanya Rhalemug terheran-heran. "Aku mengontak seseorang bernama Karata, salah seorang petanimu. Menyatakan perpustakaan membutuhkan beberapa koleksi tanaman untuk mengganti koleksi yang sudah lama dan dianggap tidak layak," ujar Mozza.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Karata, salah satu senior di Plante secara tidak langsung telah membantu program Sekoci. Gadis itu bahkan tidak tahu apa itu Sekoci. "Aku sudah melakukan banyak kebohongan dalam beberapa ratus jam terakhir. Semoga aku tidak mendapat masalah setelah ini. Tapi aku tidak menyesal karena aku tahu pilihanku tepat," ujar Mozza lagi. "Kami akan menjagamu supaya tidak ada hal buruk yang menimpamu Mozz. Kau sudah melakukan hal yang besar," janji Rhalemug. Mereka ada di monitor pusat informasi. Glaric tanpa diminta langsung menggunakan aksesnya untuk mencari ruangan Jhatatysa. Mozza mendengus tidak suka. "Seandainya aku memiliki akses, aku akan menguncimu di ruangan dan menyelesaikan segalanya sendiri!" geram Mozza masih dengan luapan emosi yang mendidih. Glaric memilih tidak menimpali. Seolah dengan itu ia menyatakan tidak masalah terus dihujani caci dan maki. Untuk mencapai ruangan Jhatatysa, mereka harus menaiki tangga kaca. naik dua lantai sekaligus. Di sana terdapat banyak deretan ruangan yang ditandai dengan abjad. Entah kebetulan, entah memang disusun sesuai abjad, Jhatatysa ada di ruangan J. Rhalemug mengetuk dengan hati berdebar. Ruangan Jhatatysa sesuatu di luar bayangannya. Mereka biasanya bertemu di ruang rapat atau ruangan Glaric. Sebelum Rhalemug berpikiran lebih jauh, Niaqu sudah membukakan pintu buat mereka. "Silakan masuk," katanya ramah.

77


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Rhalemug merasa Niaqu tidak sekejam yang dikiranya saat awal mereka bertemu.

"Tapi aku tidak memiliki Kiri di Aracheas," sahut Rhalemug ragu.

Gadis itu memang suka mengisolasi diri dari orang-orang yang tidak dikenalnya namun bukan berarti dia jahat.

"Aku mendapatkannya dari Irrina. Tanaman langka. Apa kau pernah melihatnya?"

Jhatatysa duduk di kursinya sembari memandangi komputernya. Rhalemug bisa melihat bunga yang ia berikan ada di meja Jhatatysa. Bunga Alinalima.

Hanya Rhalemug yang mengangguk. "Tanaman langka.Sangat aktif. Irrina menyembunyikan Kiri saat aku mengunjungi rumahnya. Aku tidak menemukan tanaman itu ketika berkunjung”.

"Aku tidak mengerti mengapa hingga sekarang belum mendapatkan data untuk rapat," kata Jhatatysa jelas marah. "Ada sedikit salah paham Jhatatysa. Kuharap kau memberikan kelonggaran kali ini”.

“Tanaman kesayangan dan langka, pemiliknya pasti akan menjaga tanaman itu sebaik mungkin. Tenang aku sudah mendapat izin untuk budidaya tanaman aktif tersebut”.

Jhatatysa bergeming, namun matanya tertuju pada Mozza.

"Aktif bagaimana?" tanya Jhatatysa tertarik.

"Tim baru?" tebaknya.

"Seluruh sulur-sulurnya selalu bergerak. Namun bukan berarti membahayakan. Memang sulur Kiri seperti suka ingin menangkap kita. Namun seandainya tertangkap sekali pun kita bisa melepaskan diri dengan memotong sulur tersebut," jelas Rhalemug.

"Kita sedang mengalami kondisi krisis sekarang. Namun data yang kau butuhkan sudah siap," kata Rhalemug lagi. "Jhatatysa," sapa Mozza. Jhatatysa mengangguk namun suasana hatinya masih kacau karena tidak diberikan data oleh Glaric. Ia merasa sudah dibohongi karena tiga hari sebelumnya ia sudah mengingatkan mengenai rapat hari ini. "Senang melihatmu di lantai atas Mozza”. "Aku membawakan data yang kita perlukan. Kurasa kita masih memiliki waktu untuk membahasnya sebentar”. "Singkat namun jelas," kata Jhatatysa setuju. Mozza menjabarkan temuannya. Selama dua hari ia telah meneliti sekitar selusin tumbuhan. Dari situ ia mendapatkan bahwa tumbuhan Kiri mampu menghasilkan biogas dengan daya paling kuat.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

"Tanaman dari Planet tempat Generoro berasal," kata Mozza menambahkan. "Baru permulaan saja aku merasa sudah dikhianati. Negosiasi dengan ketua tidak pernah mudah. Kuharap kita lebih bisa menghargai satu sama lain," kata Mozza dengan nada ketus. “Aku bisa menggaransi semuanya berjalan sesuai rencana jika kau mau membantuku untuk melakukan negosiasi ulang dengan atasanku. Aku akan menjalankan proyek ini dengan baik,” kata Mozza bersungguhsungguh. “Dan menyingkirkan Glaric dari posisinya?” tanya Jhatatysa tajam. “Kepercayaanku padanya sirna. Kupikir dia ilmuwan yang hebat dan patut dipertahankan bagi kemajuan Plante”.

78


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Wajah Glaric yang pucat tetap pucat. Mungkin memang sudah tidak bisa berubah menjadi lebih pucat lagi. Rhalemug takut seandainya ia akan pingsan sewaktu-waktu. “Minta maaflah,” saran Rhalemug, berbisik ke telinga Glaric.

menuang sekali. Sementara Mozza mempersiapkan presentasinya. Mereka semua masing-masing memegang satu unit komputer tablet. Mozza mengirimkan datanya keseluruh komputer di ruangan itu.

“A-aku minta maaf Jhatatysa. Aku tidak akan mengulangi kejadian ini lagi, akan lebih bertanggung jawab,” sahut Glaric. Bibirnya agak bergetar ketika mengucapkan kata-kata itu.

“Seperti yang kujelaskan tadi, aku mendapati Kiri, tumbuhan dari Planet asal Generoro mampu menghasilkan bahan bakar gas yang kuat. Sayang tumbuhan ini tidak banyak di Plante. Kita harus membudidayakannya,” ujar Mozza memulai presentasinya.

“Kecewa. Aku sangat kecewa padamu,” kata Jhatatysa dengan wajah yang sangat datar.

“Budidaya Kiri secara hidroponik dapat menghasilkkan tumbuhan baru dengan cepat juga cepat besar,” sela Rhalemug.

Untuk posisi sekarang ini benar-benar terasa Jhatatysa bukanlah orang biasa.

“Hanya perlu dua sampai tiga bulan untuk membuat tanaman itu menjadi banyak,” jelas Mozza.

Caranya bicaranya, pembawaannya yang tegas. Gadis itu benar-benar wakil dari Plante. Pertama kalinya Rhalemug merasa Jhatatysa ada di luar jangkauannya. Ketegangan itu berlangsung lebih lama dari pada kenyataannya. Rhalemug bahkan merasa dirinya agak sulit bernapas karena atmosfer ruangan ini yang terlalu mencekam. Ia menujukan matanya pada Alinalima, berharap tanaman mampu membuatnya lebih tenang. “Aku akan mengawasimu Glaric. Jadi berjaga-jagalah,” sahut Jhatatysa dengan nada yang sangat dingin. “Sebaiknya kita tidak mengulur waktu lagi. Mozza kau boleh mengambil rapat dan menjelaskan temuanmu pada kami”. Mereka beranjak ke ruang rapat pribadi Jhatatysa. Semuanya mendapat tempat duduk dan secangkir teh mawar. Berhubung Rhalemug merasa awal hari ini sudah sangat melelahkan, ia segera meminum tehnya. Glaric juga segera menghabiskan isi cangkirnya dan

“Tambahkan hal itu dalam materi presentasi,” pinta Jhatatysa pada Niaqu. “Pembibitan dilakukan dengan memotong kecil-kecil dan memasukkannya ke dalam plastik tanam. Dengan potongan kecil dan larutan nustrisi, Kiri akan mudah tumbuh menjadi tanaman baru, bila dibutuhkan dapat menggunakan kultur jaringan,” imbuh Mozza. Seketika data Mozza bertambah sesuai dengan ucapan Rhalemug. “Sementara untuk Sekoci aku tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengecekan. Namun ketika terakhir kali aku menjadi ilmuwan, setahuku ada empat puluh Sekoci yang rusak,” lanjut Mozza. “Aku sudah melakukan pengecekan ulang minggu lalu. Kita memiliki 213 Sekoci siap pakai. Sisanya rusak, tiga puluh persen di antaranya rusak berat,” kata Glaric menyuarakan temuannya. Sekejap materi Mozza berubah kembali atas data yang Glaric berikan.

Bersambung

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

79


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

MOVIE REVIEW

MOVIE REVIEW

Poster Sky High. Sumber: http://www.denofgeek.us/sites/denofgeekus/files/1/27/sky-high-01.jpg

SKY HIGH: Sekolah Khusus Superhero Wulan Ardhana

Bagaimana rasanya menjadi anak dari superhero ya an1mareaders? Will Stronghold (Michael Angarano) adalah anak dari pasangan pahlawan super terkuat di dunia, The Commander (Kurt Russell) yang super kuat dan Jetstream (Kelly Preston) yang bisa terbang.

Will yang tidak mengetahui kekuatannya masuk ke kelas sidekick bersama sahabat terdekatnya, Layla (Danielle Panabaker), yang bisa mengontrol tumbuhan. Layla sendiri menolak untuk menunjukkan kekuatannya pada saat Power Placement.

Hanya saja dia memiliki masalah: Will tidak tahu kekuatan apa yang dimilikinya.

Selain itu, Will juga sudah memiliki teman di kelasnya seperti Zach yang tubuhnya bisa memancarkan sinar, Ethan yang bisa mencair, dan Magenta yang bisa berubah menjadi marmut.

Di hari pertamanya sekolah di Sky High, Will mengikuti ritual Power Placement yang menentukan apakah siswa menjadi pahlawan atau sidekick (asisten pahlawan). Disini para murid baru harus menunjukkan kekuatannya.

Will memutuskan untuk menyembunyikan fakta bahwa dirinya masuk kelas sidekick. Orang tua Will yang mengira anaknya masuk kelas pahlawan, mengajak anaknya melihat melihat tempat persembunyian rahasia mereka.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

80


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

https://pbs.twimg.com/media/CvAkRcEW8AAT1Cw.jpg

Di sekolah, Will diamati oleh Warren Peace. Warren adalah anak dari Baron Battle, penjahat yang dijebloskan oleh The Commander ke penjara.

Will minta maaf dan berjanji akan bertemu Layla di restoran. Hanya saja Gwen yang muncul di rumahnya membuat Will melupakan janjinya.

Will yang sedang membawa makanan disandung oleh Lash yang bisa memelarkan tubuhnya. Oleh karena itu keduanya berkelahi.

Layla yang menunggu di restoran bertemu dengan Warren yang bekerja di tempat itu. Warren memberi nasehat agar Layla memberitahu Will soal perasaan Layla.

Kafetaria nyaris hancur karena api dari Warren sementara dalam perkelahian itu, Will menemukan kekuatannya, bahwa ia super kuat.

Keesokan harinya ketika Layla hendak mengajak Will ke perta dansa, Will lebih dulu memberitahu Layla bahwa dia akan pergi bersama Gwen.

Karena perkelahian tersebut mereka berdua mendapat detensi dari kepala sekolah.

Untuk membuat Will cemburu, Layla sengaja berpura-pura berkencan dengan Warren. Gwen merayu Will untuk mengadakan pesta di rumahnya saat orang tuanya pergi. Di pesta itu, Will dirayu agar mengajaknya ke tempat persembunyian rahasia.

Saat pulang, orang tua Will tampak marah, namun ayahnya yang mengajak ke persembunyian rahasia malah senang karena anaknya mewariskan kekuatannya. Will dipindah ke kelas pahlawan dan berteman dengan Gwen Grayson (Mary Elizabeth Winstead ), seorang teknopat yang bisa mengontrol teknologi yang bersedia membantu Will dalam pelajaran. Pindahnya Will ke kelas pahlawan membuat hubungannya dengan Layla menjadi renggang.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Saat itulah Speed mencuri "The Pacifier", alat milik musuh orang tua Will, Royal Pain. Ketika kembali ke pesta, Gwen melihat Layla dan berbohong bahwa Will tidak ingin Layla ada di pestanya.

81


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

https://farm8.staticflickr.com/7449/10125416586_436f026173_b.jpg https://farm8.staticflickr.com/7449/10125416586_436f026173_b.jpg

Will melihat Layla pergi dalam keadaan marah. Will marah pada Gwen dan memutuskannya. Will memutuskan untuk tidak akan pergi ke pesta di Sky High, sementara orang tuanya yang akan mendapat penghargaan, pergi tanpa anak mereka. Di rumahnya, Will menyadari kemiripan antara Sue Tenny, teman seangkatan orang tuanya dan Gwen saat membuka buku tahunan mereka. Di foto terebut Sue memegang "The Pacifier". Will sadar alat tersebut telah dicuri dan mengira Sue adalah Royal Pain dan Gwen adalah anaknya yang akan balas dendam. Ia pun mengontak sopir bus sekolahnya dan pergi ke Sky High. Di pesta, Gwen menampakkan wujud aslinya sebagai Royal Pain dan mengubah orang-orang menjadi bayi dengan alatnya kecuali teman-teman Will yang berhasil kabur.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Will bertarung dengan Royal Pain, sempat terlempat keluar jendela dan jatuh dari pulau mengapung di mana Sky High berada, Will menyadari ia bisa terbang dan kembali untuk mengalahkan Royal Pain. Gwen ternyata bukan anak Sue, tapi dia adalah Sue yang kembali muda dengan "The Pacifier" kemudian mengalami masamasa remaja kembali. Namun Royal Pain tidak berhenti sampai situ, ia membuat pulau mengapung meluncur ke bawah. Teman-teman Will segera berusaha mengatasi alat anti-gravitasi yang sudah di modifikasi Royal Pain sedangkan Will mencoba menahan sekolah tersebut. Sebelum pulau terbang jatuh di rumah penduduk, alat tersebut sudah berhasil di perbaiki. Di akhir cerita Will mengatakan ''Pacarku menjadi musuhku, musuhku menjadi sahabatku dan sahabatku menjadi pacarku�.

82


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

archana universa

Pilihanmu akan membawa maut‌

Setiap pilihanmu membawa maut. Temukan petualanganmu sendiri dengan memilih ceritamu sendiri dengan ending pilihanmu sendiri. Pick your own endings/PYOE dalam novel fiksi ilmiah ini memberikan beragam kemungkinan dan mampu menggelitik kamu untuk membaca terus sampai menemukan multiple endings yang luar biasa jenius https://goo.gl/xHZZcW http://www.an1mage.org/2016/04/dark-universe-monster-montser-by.html enlightening open mind generations

www.an1mage.org

83


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

BLENDER: Modeling 3 Bagian 8 M.S. Gumelar

Pada edisi an1magine kali ini penulis memberikan tools baru, cara merender image, memberi map dan tekstur, serta mengatur depth of field pada kamera virtual di software 3D ini sehingga hasil render seperti hasil foto.

Langkah berikutnya penulis akan membagi viewport menjadi dua, dengan cara click dan drag tanda garis-garis yang ada di pojok kanan atas viewport ke arah dalam bawah.

Untuk tutorial sebelumnya seperti prinsipprinsip animasi 2D dan 3D, an1mareaders dapat membaca an1magine edisi sebelumnya, silakan download gratis dan share ya. https://goo.gl/xnvHdL An1mareaders dapat mengakses seluruh edisi sebelumnya di link berikut: http://www.an1mage.org/p/an1magine.html

Baiklah kini ke Blender, launching software tersebut, kali ini penulis menggunakan cube atau box yang secara baku muncul di awal tampilan Blender.

Atur ukurannya sesuai keperluan. Click icon box yang ada di pojok kiri bawah viewport kedua yang baru saja dibuat tadi, dan ubah menjadi UV/Image Editor.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

84


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Untuk area tengahnya di mana ada menu tools bar dapat di-click dan drag menggunakan mouse agar tampilannya lebih optimal, di mana tampilan berikutnya kurang lebih seperti citra berikut:

Saat di edit mode, click icon edge select seperti pada citra di atas. Langkah berikutnya adalah dengan meng-click setiap edge yang diperlukan untuk membongkar (mendekonstruksi) kubus virtual 3D menjadi shapes 2D.

Tekan tab dari object mode untuk ke edit mode, atau dengan cara lain yaitu click icon object mode, tahan dan pilih edit mode, click lepas.

Click menggunakan mouse tombol kanan, pilih salah satu edge yang ada di area kiri atas seperti citra di atas, edge yang terseleksi menjadi aktif berwarna putih.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

85


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Kemudian tambahkan seleksi dengan menahan tombol shift di keyboard dan click tombol mouse kanan seperti gambar berikutnya, hasil seleksi yang lama berwarna kuning dan seleksi yang baru berwarna putih.

Putar box lagi ke arah kiri dan seleksi edge area atas dan area bawahnya.

Putar box ke arah kiri dan tambahkan seleksi edge untuk area bawah dan edge kanannya seperti citra di bawah.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Kemudian click menu mesh, pilih edges, dan pilih mark seam. Warna seleksi berubah dari kuning ke warna merah, di mana mark seam telah aktif, mark seam ini penanda virtual box 3D yang telah dibongkar menjadi shapes 2D.

86


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Tekan huruf A untuk seleksi semua edges dan kemudian tekan huruf U untuk memunculkan pop up menu unwrap.

Bila tampilannya belum seperti citra di atas, maka ada baiknya an1mareaders mengulanginya lagi, hal ini diperlukan untuk memerhatikan ruang 3D dan juga unwrap-nya agar an1mareaders terbiasa dalam lingkungan virtual 3D ini. Ada baiknya an1mareaders men-save file kubus yang akan dibuat unwrap di titik tertentu agar tidak selalu mengulang dari awal dan tinggal open recent di file sesuai keperluan.

Click pilihan unwrap, kemudian viewport yang sebelah kanan akan muncul citra box 3D yang telah dibongkar (unwrap) menjadi shapes 2D yang telah siap diberi map dan atau tekstur untuk langkah berikutnya.

Kini screen capture dengan menekan tombol prt sc atau print screen. Buka image editor seperti Adobe Photoshop dan atau lainnya. An1mareaders hanya mengambil area viewport sebelah kanan dan silakan diberi image sesuai keperluan untuk ditempatkan di unwrap mapping yang telah dibuat tersebut.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

87


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

an1mareaders sudah dapat menggunakan software Adobe Photoshop tersebut. Setelah terseleksi kemudian di-crop, dengan cara click menu Image, pilih crop dan click lepas mouse untuk mengeksekusinya. Shorcut untuk crop tekan kombinasi tombol Alt I P. Setelah menekan tombol print screen dan image editor seperti Adobe Photoshop sudah ter-launch, tekan Ctrl N untuk membuat file baru di Adobe Photoshop. Ubah resolusinya dari 72 ke 200 atau sesuai keperluan. Tekan OK atau enter.

Lalu tekan Ctrl V untuk paste atau untuk menempelkan citra hasil print screen yang telah dilakukan. Bila belum berhasil, maka ulangi print screen yang di Blender dan paste lagi hasilnya di Photoshop, bila berhasil maka tampilannya kurang lebih seperti citra di bawah.

Hasilnya kurang lebih seperti citra berikutnya, langkah berikutnya dengan memberi citra pada unwarp mapping tersebut sesuai keperluan. Penulis memberikan logo An1mage dalam dua versi sebagai map untuk unwrap mapping box tersebut.

Seleksi hanya bagian citra viewport yang ada di sebelah kanan dengan tanda garisgaris aktif yang terputus-putus mengelilingi area yang telah terseleksi. Penulis tidak mengajarkan an1mareaders Adobe Photoshop, diasumsikan

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

88


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Simpan map tersebut dalam format jpeg, dan ingat letaknya di folder mana, ada baiknya an1mareaders meletakkan file map tersebut di folder dengan nama an1mareaders sendiri untuk memudahkan dalam mencarinya, tutup Adobe Photoshop dan kembali ke Blender.

Hasilnya kurang lebih seperti citra di atas, gunakan roll forward tombol mouse maju untuk memperbesar tampilan viewport sebelah kanan dan roll backward untuk mundur, guna mengecilkan tampilan viewport tersebut, gunakan sesuai keperluan agar tampilan dapat pas. Kini ke viewport sebelah kiri, ubah edit mode ke object mode, atau tekan tab. Kemudian tekan icon display method ke texture seperti citra di bawah.

Di software Blender, viewport bagian area kanan click tombol open seperti citra di atas, dan buka file untuk mapping yang telah dibuat sebelumnya, lupa letaknya? Cari di folder nama an1mareaders sendiri bila file tersebut telah disimpan di sana tentunya. Setelah ditemukan file tersebut click tombol open image.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

89


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Perhatikan saat unwrap viewport sebelah kanan shape tersebut dirotasikan, area viewport face kubus sebelah kiri juga secara realtime (langsung saat itu juga) mengikuti perubahan tersebut.

Perhatikan ada citra yang terbalik, untuk mengaturnya, tekan tab untuk kembali ke edit mode, lalu clik icon face select, lalu click face area yang akan diatur citranya agar menghadap sesuai keperluan, dalam hal ini diperlukan menghadap ke atas.

Bila sudah selesai, save sejauh ini dengan menekan shorcut Ctrl S. Langkah berikutnya adalah dengan memberi depth of field (DOF). Depth of field ini diperlukan untuk memberikan penekanan pada suatu object dan atau subject sesuai keperluan.

An1mareaders perhatikan, bila face yang akan diubah terseleksi di viewport sebelah kiri, maka shape area viewport sebelah kanan yang dimaksud tersebut secara otomatis juga terseleksi.

Object dan atau subject yang menjadi pusat perhatian (point of view) yang dimaksud menjadi jelas dan tajam, sedangkan yang tidak menjadi pusat perhatian menjadi blur dan kurang jelas. Sebelum memberikan DOF, penulis akan memberi alas bagi kubus yang telah dibuat tersebut. Caranya tekan Shift A, pilih Mesh dan pilih Plane clik lepas untuk mengeksekusinya.

Click viewport sebelah kanan, lalu tekan R untuk rotate, dan rotasikan sehingga citra sesuai keperluan, dalam hal ini menghadap ke atas.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

90


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Posisikan plane tepat di bawah kubus dan skalakan dengan menekan tombol S dan drag mouse ke arah luar untuk melebarkan plane tersebut, kurang lebih hasilnya seperti citra di bawah ini.

Atur letak dan posisi pandangan kamera agar ke arah kubus-kubus yang telah dibuat, bila perlu tekan huruf R untuk merotasikan kamera sesuai keperluan. Kemudian zoom in lagi viewport-nya ke kubus dan seleksi kubusnya, lalu tekan Shift D untuk menduplikatnya sesuai keperluan dan drag ke area lainnya, tempatkan kubus baru secara random letaknya dan tempatkan di belakang kubus yang aslinya.

Tekan Shift F untuk mengubah kamera ke flying mode, atur maju dan mundurnya kamera agar benar-benar mengarah ke kumpulan kubus sesuai keperluan. Bila benar, maka hasilnya kurang lebih seperti gambar di bawah ini.

Setelah selesai, kini ubah dari display texture ke rendered. Apa yang terjadi? Setelah selesai, kini click kamera yang ada di viewport kiri, kemudian click menu view, pilih cameras, pilih set active object as camera atau tekan Ctrl 0 (tombol kontrol dan angka nol).

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Ternyata map saat ada di display texturenya tidak muncul di rendered mode ini, hal ini dikarenakan ada satu langkah lagi yang belum selesai, yaitu memberikan image

91


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

mapping-nya dalam mode rendered ini, jadi bila sudah ditambahkan map-nya, maka tampilannya sudah tidak kosong lagi.

Menu texture baru ditambahkan, lalu click open untuk membuka file yang sama yang telah diberikan sebelumnya sebagai unwrap map, click tombol open image.

Untuk memberi mapping pada rendered mode ini mirip seperti langkah pada mode unwrap yaitu dengan meng-click icon texture.

Setelah selesai, update display-nya dari texture ke rendered, atau bila sudah di display rendered mode, maka click display rendered lagi untuk meng-update tampilannya. Hasilnya kurang lebih seperti citra di bawah.

Lalu click satu icon texture yang ada di bawah kata Tex, dan click tombol new seperti citra di atas.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

92


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Ubah tampilan viewport sebelah kanan dari unwrap viewport ke 3D view, object mode, dan solid. Kini click screen layout dari default ke compositing seperti citra di bawah.

On-kan use nodes dengan meng-click use nodes untuk mencentangnya di viewport paling atas. Seluruh tampilan seperti citra di bawah ini.

Tampilan screen layout-nya berubah dari default ke compositing mode screen layout.

Langkah berikutnya click menu Add dan pilih search, ketikkan “defocus�.

Langkah berikutnya ke icon kamera, lalu pilih ukuran render, penulis memilih ukuran DVCPRO 720p, lalu click render.

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

93


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Letakkan defocus floating node di sebelah kanan menu lainnya. Kemudian click dan tahan node defocus dan bawa ke tengah, di antara render layers node dan composite node. Citra di paling atas sebelum ada DOF dan citra di bawah setelah diberi DOF, tetapi DOF di citra tersebut belum selesai, perlu diatur lagi agar lebih pas sesuai keperluan.

Click dan drag titik penghubung Z dari defocus node ke titik penghubung Z di render layers node seperti citra di bawah.

Atur threshold menjadi 4 dan Z-Scale ke 0.7, perhatikan perubahan di render result viewport, bagian depan terlihat lebih jelas.

Perhatikan ada perubahan titik focus pada hasil render secara realtime (langsung terlihat hasilnya).

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

94


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Bila sudah sesuai keperluan, maka langkah berikutnya mengatur lampu dan material lainnya seperti di tutorial di edisi sebelumnya yang dapat di-download di link berikut: https://goo.gl/gTzncJ

merefleksikan kubus-kubusnya, hal ini dapat dilihat langsung saat an1mareaders meng-on-kan rendered display mode. Lebih baik dari tampilan sebelumnya.

An1mareaders akan memberi warna pada plane sebagai dasar Click plane lalu pilih icon material, perhatikan tombol new untuk memberikan material baru.

Seleksi cube yang pertama di layer, yaitu kotak kado bagian bawah, kemudian click icon material dan click new.

Di area mirror dicentang, lalu di reflectivity isikan nilai sekitar 0.7 dan perhatikan perubahan plane yang mulai

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

Setelah tampilan plane dan tampilan kubus lumayan lebih baik, kini menambahkan lighting yang otomatis akan memberikan shading. Click lamp di layer, bila sudah ada tentunya, bila belum, tambahkan lamp dengan menekan shorcut Shift A, pilih lamp dan pilih point.

95


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

besar nilainya semakin terang shadingnya, namun juga jarak shading semakin jauh, dalam contoh ini penulis memberikan nilai 50 lebih. Pilih ray shadow, beri samples sekitar 30 atau sesuai keperluan, semakin tinggi nilainya semakin halus, demikian juga untuk soft size, semakin besar nilainya semakin halus, dalam tutorial ini penulis memberikan nilai 2. Mengatur letak lamp juga menentukan hasil render yang lain, lamp yang baik diletakkan di sisi kanan dan atau kiri suatu object dan atau subject, bereksplorasilah menempatkan lampu agar hasil rendernya menjadi lebih baik.

Render image, setelah an1mareaders merasa semua settings sesuai keperluan, kini saatnya me-render menjadi satu file still image format JPEG dengan resolusi sesuai keperluan.

Dengan mengedit nilai-nilai yang ada di lamp menu ini, jadikan energy menjadi 3, semakin besar nilainya semakin terang. Isikan distance sesuai keperluan, semakin

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

96


AN1MAGINE

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

Click icon kamera, lalu pilih ukuran di dimensions, penulis memilih DVCPRO HD 1080p, atau an1mareaders dapat mengganti ukuran sesuai keperluan di resolution dengan mengubah-ubah nilainya.

Setelah proses render selesai, lalu tekan tombol F3 untuk komputer tipe desktop atau tekan fn F3 untuk komputer laptop.

Akan menyimpan hasil temporary files render ke menu area output yang ada di bagian bawah menu tersebut, pilih format JPEG, RGB, dan quality-nya 100%. Beri nama sesuai keperluan di folder yang an1mareaders pilih, ada baiknya di folder dengan nama an1mareaders sendiri, kemudian check format JPEG atau lainnya sesuai keperluan, pilih RGB, lalu pastikan quality-nya 100% dan click save as image. Setelah tersimpan, silakan mencari file tersebut di windows explorer, penulis menyimpan file tersebut sesuai folder yang penulis miliki.

Setelah mantap, click icon output temporary di citra berikut:

Kemudian click dua kali file tersebut untuk membukanya, selamaaaaaat. An1mareaders telah membuat unwrap map, texture, depth of field, dan render image. Pada edisi berikutnya penulis akan membahas lanjutan texture dan depth of field versi kedua, penekanan pada kamera. Pilih temporary folder sesuai keperluan, lalu click tombol accept, lalu click tombol render, tunggu proses render sampai selesai.

https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/ Referensi: Blender, Blender help file

enlightening open mind generations

www.an1mage.org

97


AN1MAGINE

enlightening open mind generations

Vol. 2 No. 06 Juni 2017

www.an1mage.org

98

Profile for an1mage

An1magine vol 2 no 6 juni 2017  

An1magine vol 2 no 6 juni 2017  

Advertisement