Page 1


IKLA

NMF


AN


IKLAN


VOICE NOTES


IKLAN


IKLAN


IKLAN


IKLAN


Instagram

merupakan salah satu media sosial yang sedang populer dan banyak digunakan oleh penggunanya untuk menunjukkan eksistensinya. Hal ini pula yang dialami oleh seorang perempuan cantik asal Surabaya, Amanda Kohar. Cantik, muda, dan berbakat, mungkin menjadi salah satu modal utamanya dalam meraih kesuksesannya saat ini. Amanda mulai mengenal Instagram sejak tahun 2011 melalui auto post di media sosial rintisan Mark Zuckerberg, Facebook. Amanda menjadi penasaran setelah melihat post Instagram temannya yang muncul di timeline Facebook. Sejak saat itulah ia mencoba menggunakan Instagram. Awalnya, Amanda hanya menggunakan Instagram sebagai sebuah media untuk menyimpan foto-foto pribadinya secara lebih private. Kesan eksklusif yang dimilki Instagram saat itu membuat perempuan berusia 27 tahun ini ingin menjadikan akun Instagramnya sebagai sebuah diary pribadi untuk menyimpan semua momen dan aktivitas yang sedang ia lakukan. Ketika ia sedang berkumpul bersama teman-teman ataupun pergi ke suatu tempat yang unik dan mengesankan, sudah menjadi kewajiban untuk mengabadikannya dalam foto, dan disebarkan lewat akun Instagramnya. Selain itu, ia juga menggunakan Instagram sebagai media untuk menjual berbagai macam aksesoris interior yang telah ia buat bersama temannya. Kebiasaan dan hobi inilah yang akhirnya membuat Amanda semakin dikenal banyak orang. Hingga kini, follower Amanda telah mencapai angka 4000 orang. Tidak heran, ia mendapat banyak tawaran untuk menjadi endorser makanan dan pakaian dari toko-toko online. Selain itu, lulusan arsitektur ini menggunakan Instagram untuk mempromosikan sebuah usaha yang sedang ia rintis bersama temannya, yaitu www.homeplusid.com, sebuah usaha yang menawarkan jasa interior consultant.

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin yang meniupnya. Bagi penggemar yoga ini, tidak selamanya memiliki banyak follower itu menyenangkan. Hal itu disebabkan karena banyak bermunculan orang yang suka mencari tahu tapi dengan tujuan untuk menjelekkan atau bahkan menjatuhkan orang lain. Berawal dari keinginan untuk menjadikan Instagram sebagai sebuah diary pribadi, perempuan kelahiran Surabaya ini justru menjadi dikenal banyak orang. Menurut Amanda, walaupun jumlah follower Instagramnya yang banyak telah menghilangkan kesan eksklusif, namun aktivitasnya di Instagram akan tetap berlanjut karena manfaat-manfaat yang dirasakan.


IKLAN


“Life is delicious,� sebuah moto khas food blogger

kawakan bernama Jiewa Vieri, atau yang kita kenal dengan nama Jie. Melalui moto tersebut, pria asal Balikpapan ini ingin menginspirasi orang lain agar dapat merasakan bahwa hidup itu nikmat, dan salah satu caranya dengan menikmati berbagai macam kuliner yang ada di sekitar kita. Hal itu ia tunjukkan melalui tulisannya dalam sebuah blog yang ia beri nama Inijie.com. Jiewa mulai menulis di blog sejak tahun 2005, saat ia masih menjadi seorang mahasiswa jurusan informatika di sebuah universitas swasta di Surabaya. Pada awalnnya, ia beranggapan bahwa blog hanya dapat digunakan untuk menulis biodata dan aktivitas pribadi layaknya sebuah buku diary. Namun, di saat

baginya untuk terus belajar. Bahkan ia menjadikan kegiatan menulis di blog menjadi suatu hobi baru baginya. Dengan menulis di blog, ia mendapatkan inspirasi dalam membuat replika blogspot untuk materi tugas akhirnya. Replika itu pun berhasil dibuatnya hanya dalam waktu dua minggu. Pada saat itu, replika dari blogspot itu masih artikel mengenai Sampai pada suatu hari, berisi teknologi saja. Sampai ia sadar bahwa sudah akhirnya semua berubah pada tahun 2006, saat ia ada banyak sekali foto menulis artikel tentang makanan yang ia Tahu Crispy G-Walk.

ambil.

yang sama ia berpikir bahwa blog harusnya dapat berguna lebih daripada sebuah buku diary. Ia pun mulai membuat dan mengisi blog dengan berbagai macam tulisan serta artikel yang berhubungan dengan teknologi. Diakui oleh fotografer berkacamata ini, menulis adalah sebuah hal yang sulit baginya. Hal itu tidak mengherankan, melihat latar belakangnya sebagai mahasiswa jurusan informatika. Namun, hal itu tidak menjadi sebuah halangan

Food blogger adalah sebuah profesi yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan bagi seorang Jiewa Vieri. Kegemarannya mengabadikan setiap makanan yang akan ia makan menjadi sebuah gambar digital ternyata sudah ada sejak ia memiliki handphone yang dilengkapi dengan fasilitas kamera. Hal itu selalu ia lakukan ketika ia sedang pergi makan bersama teman-temannya. Sampai pada suatu hari, ia sadar bahwa sudah ada banyak sekali foto makanan yang ia ambil. Ia pun mencoba menulis artikel dan memasukan foto makanan pertamanya yang berbicara tentang tahu crispy yang ada di G-Walk Surabaya.


oleh Jiewa bagi orang-orang yang ingin memulai karir sebagai start up blogger. Seperti yang dilakukannya, ia selalu membiasakan dirinya untuk terus menulis minimal satu artikel di setiap minggunya, dan baru satu tahun belakangan ini, ia juga mulai rajin posting maksimal tiga foto makanan setiap hari di akun Instagram miliknya. Konsistensi inilah yang akhirnya membuat orang lain mengenal tulisan dan foto makanan yang ia hasilkan. Selain itu, hal pertama yang harus kita miliki adalah passion, atau keinginan yang benar-benar berasal dari hati. Jangan memikirkan uang atau keuntungan terlebih dulu. Sama halnya yang terjadi di awal, saat Jiewa memutuskan untuk menjadi seorang food blogger. Banyak tanggapan negatif yang mengatakan bahwa profesi tersebut tidak berguna dan hanya membuang uang saja. Namun seiring berjalannya waktu, Jiewa dapat menunjukan bahwa menjadi food blogger dan food photographer ternyata juga dapat mendatangkan banyak keuntungan.

Tidak disangka, artikel itu mendapat banyak komentar dan tanggapan dari orang lain yang membacanya. Tulisan itulah yang menjadi awal bagi Jiewa untuk meneruskan tulisannya mengenai makanan.

Menjadi seorang penulis blog mungkin mudah, tapi untuk memiliki sebuah konsistensi dalam menulis itu sulit. Untuk menjadi seorang food blogger yang baik, Jiewa menyadari tidak hanya sekadar kemampuan menulis saja yang harus ia miliki. Lebih dari itu, ia juga harus memiliki kemampuan untuk menghasilkan foto makanan yang baik dan pengetahuan mengenai berbagai macam jenis dan rasa dari makanan itu sendiri. Dalam setiap artikel yang pernah dibuatnya, ia tidak pernah menghakimi suatu makanan memiliki rasa yang enak atau tidak, tapi yang ia lakukan adalah berusaha mendeskripsikan makanannya melalui indera dan pengetahuan yang ia miliki. Semua keterampilan dan pengetahuannya adalah hasil belajar secara otodidak, dengan membaca dan bertanya pada orang yang lebih ahli di bidangnya. Usahanya pun kini tidak sia-sia. Profesinya sebagai seorang food blogger dan food photographer telah membawa namanya menjadi salah satu orang yang memiliki pengaruh besar, terutama dalam hal makanan di wilayah Kota Surabaya. Menjadi seorang penulis blog mungkin mudah, tapi untuk memiliki sebuah konsistensi dalam menulis itu sulit. Hal itu, menjadi salah satu tips yang diberikan


“Instagram sudah jadi bagian dari keseharian aku. Pagi-pagi bangun tu kadang langsung buka Instagram. Cuma ngeliat orang-orang aja. Lihat timeline-nya. Terus kalo ada yang menarik gitu, ingatnya harus post di Instagram.” Demikian ungkapan pencinta Instagram bernama Grace Sompie. Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa Desain Komunikasi Visual, smartphone di genggamannya selalu siap mengabadikan objek-objek yang menarik hatinya dalam Instagram. Dari teman-temannya, gadis yang akrab disapa Inge ini mulai mengenal Instagram sejak masa SMA. Memasuki masa kuliah, Inge semakin aktif menggunakan Instagram. Mulai dari foto-foto diri sendiri, post Instagram Inge berkembang ke hasil-hasil karya dan ilustrasinya. Dengan ciri khas karyanya yang colorful, Inge menjadi terkenal di Instagram dan mendapat banyak follower.

banyak yang follow, jadi mungkin terkenal karena itu. Trus mulai ada yang minta tolong endorse. Jadi dikasih barang secara gratis, nanti online shop itu dapat imbalnya aku post foto produk mereka. Mereka bisa banyak yang follow dari situ,” tutur Inge.

Di saat pikiran buntu, Instagram pun menjadi tempat mencari jalan ke luar. Selain mengikuti online shops, Inge menggunakan Instagram untuk mengikuti akun-akun lain yang bisa menginspirasi, khususnya dalam membuat ilustrasi dan karya lain dengan ciri khas warna-warni.

IKLAN

Setelah aktif di Instagram selama dua tahun terakhir ini, follower akun Instagram GRACESOMPIE telah menembus angka 23.000.

Inge memilih Instagram dibanding media sosial lainnya karena langsung berisi foto. Melalui Instagram, Inge bisa berbagi gambar objek-objek yang warna-warni serta kreativitas ilustrasinya. Tidak disangka, melalui Instagram gadis berkulit sawo matang ini mulai mendapat pesanan ilustrasi, hingga diminta untuk endorse produk-produk online shops lain. “Sejak dua tahun lalu mulai fokus ke ilustrasi dan suka post ke Instagram. Dari situ makin

Dalam hal kebiasaan posting di Instagram, Inge berkomentar dirinya tidak harus post setiap hari. Namun, jika kebetulan melihat objek yang dinilai bagus dan lucu, ia langsung teringat untuk foto dan post di Instagram. Kalaupun tidak ada post, aplikasi photo sharing ini wajib dibuka untuk sekadar melihat-lihat post akun lain.

Selama menggunakan Instagram, Inge mengaku ada pula hal yang mengganggu. Banyak online shop yang komentar di foto Inge untuk mempromosikan produk mereka. “Cara cepatnya itu kan comment-in ke foto orang. Tapi itu malah annoying. Itu misalnya ada orang yang mengiklankan produk mereka dengan cara comment gitu aku hapus. Menurut aku, ada orang yang sudah susah-susah minta tolong endorse, eh ada orang lain yang dengan gampangnya mengiklankan di situ,”tegasnya. Ke depan, Instagram masih akan tetap menjadi bagian dalam kesehariannya. Tetap menjadi andalan untuk photo sharing bagi gadis kelahiran 1992 ini.


P

engguna di Indonesia juga sangat aktif dalam perbincangan di media sosial. Lihat saja berbagai meme yang diciptakan begitu ada sebuah peristiwa. Contohnya adalah selfie di oscar. Begitu juga dengan tagar dari pengguna Indonesia yang sering sekali menjadi trending topic, misalkan #JKW4P. Masih teringat juga berbagai video orang biasa yang menjadi seperti artis karena populer melalui Youtube. Pengguna Indonesia juga tidak bergeser dari ‘chart’ sepuluh besar mengenai penggunaan beberapa social media seperti twitter dan facebook. Apakah digital living masih jauh? atau sudah dekat? Bukan masalah jauh atau dekat, tetapi sekarang kita sudah berada di dalam digital living. Hampir di semua aspek kehidupan manusia sudah diwarnai oleh teknologi digital. Belanja online adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan di tengah berbagai kesibukan. Toko online sudah bermunculan dimana-mana. Situs tempat jual beli pun sudah muncul dengan berbagai bentuk promosi. Melakukan transaksi online sudah bukan lagi hal yang asing bagi netizen.

TRANSAKSI PESAN dan TRANSAKSI RUPIAH

Awal hadirnya website dan jejaring sosial menunjukan adanya sebuah terobosan teknologi dalam memudahkan komunikasi antar manusia. Website hadir untuk memudahkan tampilan dari komunikasi antar komputer dengan internet. Sementara, jejaring sosial sebagai sebuah modifikasi dari website hadir untuk memudahkan hubungan sosial antar individu atau kelompok. Saat ini, siapa yang tidak kenal dengan mozilla, internet explorer, opera atau google chrome? Setiap pengguna internet pasti sudah menggunakan minimal satu dari browser di atas. Mengetik www, atau langsung mengetik nama situs akan memudahkan pengguna untuk mengakses pesan-pesan yang ada di situs tersebut. Siapa juga yang tidak kenal dengan Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, dan Path? Dengan melakukan akses ke website tersebut, maka pengguna bisa dengan mudah melakukan transaksi pesan satu sama lain. Akses ke website pun akhir-akhir ini dipermudah dengan tidak harus memakai komputer atau laptop, tapi melalui handphone. Handphone yang pada awalnya *selanjutnya di halaman 48


adalah alat telekomunikasi sudah bergeser fungsi menjadi media. Dari yang hanya dipakai untuk mengirimkan pesan sms dan berbicara jarak jauh one-to-one, kini handphone sudah bisa dipakai untuk mengirim berbagai pesan (teks, audio, video, dan animasi) melalui one-to-many. Kemajuan teknologi membuat handphone dikelompokkan menjadi smartphone. Dengan smartphone, berbagai fitur yang ada melalui apps membuat digital living semakin mudah. Apakah sampai disini cerita digital living? Kalau digital living hanya dibatasi sampai pada pertukaran pesan saja, maka digital living hanya dimaknai sampai pada digital communication. Untuk keberlangsungan digital living, pertukaran pesan harus dibarengi dengan pertukaran rupiah. Lihat

saja bagaimana Facebook dan Google mampu merevolusi dunia digital dan masih berjaya sampai saat ini. Dengan menemukan model bisnisnya sendiri, misalkan dengan PPC atau Ads, maka aktivitas pertukaran pesan bisa berjalan bersamaan dengan pertukaran Rupiah. Selain iklan, transaksi pun bisa dilakukan dengan model toko online atau department store online. Dengan membuat sebuah website, menjamin keamanannya, memasang foto barang, lalu memakai fitur pembayaran online, maka transaksi telah terjadi. Sisanya adalah menunggu barangnya tiba. Bahkan dalam beberapa jenis produk seperti membeli tiket pesawat, maka saat itu juga pdf-file dari tiket sudah terkirim ke email pengguna. Tidak itu saja, transaksi online

tidak hanya melibatkan ‘produk offline’ tetapi murni produk online. Produk online yang dimaksud adalah produk yang diciptakan dengan digital device, hasilnya adalah digital product, dikirimkan melalui digital network, dan digunakan dengan digital device pengguna. Berapa banyak apps yang telah dibeli oleh pengguna smartphone? Begitu juga dengan pembelian stiker Instant Messenger. Lihat juga dengan membeli semacam token untuk bisa bermain game online. Bahkan, bukan jadi rahasia umum kalau ada beberapa anak muda yang berprofesi sebagai pemain game online untuk mendapatkan token lalu dijual. Sehingga, transaksi rupiah di online mendapat dua ‘pasar’ yaitu produk offline dan produk online.


INSIGHT


INSIGHT


Diluncurkan pada 16 Maret 2009, Lewatmana.com

bertekad memberikan perjalanan yang efektif dan efisien bagi pengendara kendaraan bermotor melalui live feed dari Closed-circuit television (CCTV) di titik-titik kemacetan. Dengan penggunaan CCTV, pengguna jalan dapat menghindari jalur macet dan memilih jalur-jalur alternatif jika jalur yang dilewatinya sudah terlanjur macet.

Berawal dari 20 CCTV di tahun 2009, tahun ini Lewatmana.com telah memiliki 102 CCTV untuk menampilkan live feed dari pusat-pusat kemacetan dengan fokus coverage daerah Jabodetabek. Hasil pantauan CCTV akan dikirim ke server kantor pusat Lewatmana.com. Pantauan tersebut diteruskan ke website sehingga dapat diakses melalui komputer ataupun telepon genggam. Situasi lalu lintas tersedia dalam 3 bentuk. Pertama, dari CCTV berupa video live feed keadaan jalan dengan time delay 30 detik sampai 1 menit. Pengguna jalan dapat melihat sendiri arus lalu lintas yang akan dilewati, apakah macet atau lancar. Bentuk kedua adalah laporan teks baik dari pihak Lewatmana.com maupun

“Mengurangi kemacetan dengan tidak menambah kemacetan yang sudah menumpuk� – Lewatmana.com dari sesama pengguna jalan yang menjadi anggota lewatmana. com, serta dalam bentuk peta dengan informasi kepadatan lalu lintas. Untuk menyebarluaskan informasi arus lalu lintas, Lewatmana.com bekerja sama dengan sejumlah media seperti detik.com dan 98.7 Gen FM, serta memanfaatkan

media sosial seperti Facebook dan Twitter. Tidak hanya arus lalu lintas, situs Lewatmana. com memberikan informasi lokasi-lokasi penting yaitu apotek, ATM, bank, bengkel, halte busway, hotel, laboratorium klinik, puskesmas, rumah sakit, SPBU, taksi, dan tempat wisata. Kini, Lewatmana.com semakin mudah diakses dengan hadirnya mobile apps Lewatmana. com di smartphone. Pengguna dapat mengunduh aplikasi Lewatmana di App Store, Play Store dan Windows Phone Store. Dengan fitur driving mode di smartphone, pengguna jalan bisa mengetahu lokasi dan kondisi lalu lintas di sekitarnya.


Dalam wawancaranya dengan Kompas.com, Hendry Soelistyo, pendiri Lewatmana.com buka-bukaan soal awal mula ingin membuat Lewatmana.com. Lulusan ilmu komputer University of Manitoba, Kanada ini telah terbiasa dengan lingkungan dan sistem transportasi Canada yang tertib, sehingga merasa tidak nyaman ketika pulang ke Jakarta. Ia harus menghabiskan waktu sekitar 3 jam untuk menempuh perjalanan pulang pergi dari rumahnya di kawasan Kebon Jeruk,

Jakarta Barat, menuju kantornya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Padahal, seharusnya ada banyak jalur alternatif yang bias diambil, dengan catatan belum terlanjur masuk ke dalam jalur macet. “Kondisi macet itu jelas membuat orang stress. Andai saja saya tahu jalan mana yang tidak macet, tentu saja tidak akan melewati jalur macet tersebut.� tutur Hendry kepada Kompas.com. Kemacetan itulah yang mendorong Hendry untuk membuat wadah informasi mengenai arus lalu lintas bagi para pengguna jalan. Meskipun ide tersebut sudah terpikirkan sejak 2006, Hendry baru bisa memulai trial and error di akhir 2008 karena keterbatasan internet dan mahalnya harga CCTV.

“Berawal dari ketidaknyamanan harus terjebak macet setiap hari di Jakarta�

Hendry menjelaskan selain mengurangi kemacetan, penggunaan Lewatmana.com berpotensi membantu pengurangan polusi udara dan menekan penggunaan bahan bakar. Manfaat tersebutlah yang turut mendukung Hendry menerima penghargaan Netexplorateur 2011 Awards karena dinilai memiliki gagasan inovatif dalam normanorma berkomunikasi dan teknologi digital.


IKLAN


f

ebruari kemarin, timeline Facebook sempat ramai dengan video-video klip tentang perjalanan user sepanjang menggunakan Facebook. Video tersebut merupakan fitur khusus “Facebook Look Back” yang diluncurkan Facebook untuk merayakan 10 tahun perjalanan Facebook sejak 4 Februari 2004. Video sepanjang 62 detik tersebut merekam best moment setiap user di Facebook: waktu pertama kali bergabung, status yang mendapat like terbanyak dan foto yang pernah di-upload, dengan iringan musik instrumental.

“Facebook Look Back” tersedia bagi semua user Facebook. User cukup masuk ke link yang telah tersedia dan secara otomatis video look back tercipta hanya dalam hitungan detik. Video look back akan tersedia sekitar satu bulan, kecuali videonya dibagi ke timeline Facebook. Jika video look back tidak dibagi maka video tersebut hanya bersifat private alias hanya user yang bisa melihat video look back-nya. Seperti yang dilansir CNN News Portal, juru bicara Facebook mengatakan bahwa user dapat melakukan editing video look back yang telah jadi lewat fitur “edit your movie”, jika user merasa ada foto yang tidak seharusnya dibagi.


IKLAN


IKLAN CC RESEARCH

BITPRINT edisi 1/ 2014  

EXTEND YOUR WORLD Bit adalah bagian terkecil dari sebuah file digital. Bitprint adalah sebuah karya untuk memadukan print dan digital media...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you