Issuu on Google+

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SENIN 6 JANUARI TAHUN 2014

Eceran Rp 5.750

29

Arus Balik Berakhir Dini Hari

GALIH COKRO/RaBa

KALIPURO - Di hari terakhir masa liburan sekolah kemarin (5/1), aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, terpantau cukup ramai. Fenomena itu terjadi akibat banyaknya kendaraan yang datang dari arah Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Wisatawan yang menghabiskan liburan di Pulau Dewata, itu sebenarnya kembali secara bergelombang sejak Kamis lalu (2/1). Meski puncak kepadatan arus balik sudah berlalu, namun hingga kemarin, gelombang kedatangan wisatawan dari Bali masih terus berlangsung. Pantauan di lapangan pagi kemarin, penumpang yang hendak menyeberang ke Bali cenderung sepi n  Baca Arus Balik...Hal 39

DARI BALI: Pengendara motor turun dari feri yang merapat di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sore kemarin.

Pagar Bikin Pedagang Leluasa Nekat Berjualan di Badan Jalan Selepas Pukul 07.00

F

emal

E

Harus Pilih-pilih SEBAGAI seorang polisi sekaligus menjadi seorang ibu, Brigadir Wiwit Novia Sari mengaku bangga memiliki tugas ganda. Selain sebagai aparat penegak hukum, dia juga harus mengupayakan keamanan bagi anak-anaknya. Istri Brigadir Bagus Yulianto itu mengakui, ancaman terhadap anak-anak yang sering tidak disadari adalah jajan yang kurang sehat. Dia mengakui, anak sangat rentan terhadap jajanan yang kurang sehat. Apalagi jika mereka jajan di sekolah, banyak makanan yang kurang memenuhi standar kesehatan. Karena itu, anggota Sikeu Polres Banyuwangi itu mengajak para ibu muda untuk lebih waspada bahaya jajanan pada anak. Karena kandungan zat pengawet maupun pewarna pada jajanan bisa berdampak kurang bagus pada buah hati kita. ‘’Kita harus pilih-pilih dalam hal jajanan anak di sekolah,’’ ujar perempuan yang pernah menggeluti dunia penyiaran radio itu. Menurutnya, salah satu cara yang bisa dilakukan selain pengawasan adalah membekali anak dengan bekal jajan dan minum dari rumah. Meski sedikit merepotkan serta memakan waktu sebelum berangkat sekolah, tapi anak akan lebih baik dan sehat. “Korban waktu dan tenaga sedikit tidak apa-apa, yang pen ting buah hati aman dan sehat,” jelasnya. (mg1/ bay)

BANYUWANGI - Upaya Pemkab Banyuwangi mensterilkan ruas jalan Satsuit Tubun dari para pedagang, tampaknya belum membuahkan hasil signifikan. Sebaliknya, pemasangan pagar pembatas di jalan Satsuit Tubun tersebut, justru membuat pedagang semakin leluasa menjajakan dagangannya di tepi jalan tersebut melewati

batas waktu yang ditoleransi. Tidak hanya itu, kelonggaran yang diberikan pemerintah dengan memperbolehkan pedagang berjualan di dalam pagar sejak malam sampai pukul 07.00, pun tidak dipatuhi para pedagang tersebut. Terbukti, berdasar pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi sekitar pukul 10.00 kemarin (5/1), lokasi di dalam pagar itu masih dipadati pedagang yang menjajakan beragam kebutuhan rumah tangga, mulai bumbu masakan, sayuran, ikan segar, daging ayam, dan lain-lain n

DALAM PAGAR: Pedagang ikan berjualan di tepi Jalan Satsuit Tubun Banyuwangi kemarin.

 Baca Pagar Bikin...Hal 39 GALIH COKRO/RaBa

Emas Murni Naik, Perhiasan Relatif Stabil BANYUWANGI - Awal tahun 2014 kali ini tampaknya menjadi momentum bagus bagi masyarakat untuk membeli perhiasan emas. Sebab, meskipun harga emas murni naik cukup signifikan dibanding akhir tahun 2013 yang lalu, para penjual perhiasan berbahan logam mulia, itu ternyata belum berani menaikkan harga jual barang dagangannya. Itu terjadi lantaran para pedagang perhiasan emas menganggap harga emas murni yang berlaku saat ini masih belum stabil. Akibatnya, konsumen dapat membeli perhiasan emas dengan harga lama atau harga yang diterapkan sebelum kenaikan harga emas murni terjadi sejak tahun baru 2014. Penjual perhiasan emas baru akan menaikkan harga jual jika tren kenaikan harga, itu terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Dikonfirmasi kemarin (5/1), Dingding, 46, salah satu pemilik toko emas di Pasar Banyuwangi mengatakan, dibandingkan sebelum tahun baru, harga emas murni pada awal tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu per gram. Jika sebelumnya harga emas 24 karat, itu “hanya” sebesar Rp 470 ribu per gram, sejak awal tahun 2014 harganya mencapai Rp 480 ribu per gram n  Baca Emas Murni...Hal 39

Jelang Maulid, Harga Telur Mulai Naik BANYUWANGI – Permintaan telur yang meningkat menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, berdampak terhadap harga sumber protein hewani tersebut di pasaran Banyuwangi dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pasar Banyuwangi kemarin (5/1), harga telur sudah mencapai Rp 17.500 per kilogram (Kg). Padahal dua hari sebelumnya, harga telur masih berkisar pada angka Rp 14.000 per Kg.

Hanya dalam tempo dua hari, terjadi lonjakan Rp 3500 per Kg. Tren kenaikan harga telur ini diprediksi akan terus terjadi naik hingga pertengahan bulan Januari 2014 mendatang. Seorang pedagang sembako di Pasar Banyuwangi, Hj Umalia mengakui, permintaan telur juga meningkat sepekan terakhir ini. Kondisi kenaikan permintaan telur juga terjadi di beberapa kecamatan di Banyuwangi Selatan n  Baca Jelang...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

SHULHAN HADI/RaBa

INDAH: Pedagang memamerkan perhiasan emas di kawasan Pasar Banyuwangi kemarin.

DICARI KONSUMEN: Pedagang menjajakan telur di Pasar Banyuwangi kemarin.

Fatrah Abal, Sesepuh Musik Daerah Banyuwangi Kabarmu Kini

Kegiatan Menulis dan Browsing Terhambat Tumor Hidung GALIH COKRO/RaBa

Perkembangan seni musik daerah Banyuwangi tak lepas dari sosok Fatrah Abal, 82. Lelaki bernama asli Fatchurahman Abu Ali adalah sosok pencipta lagu legendaris berjudul ‘’Gelang Alit’’. Bagaimana kondisinya kini? SHULHAN HADI, Banyuwangi Mandaneyo yo senenge ati Ketemu ring dino mburi Gelang alit ring deriji Ojo lali tumekane pati PENG GAL AN lagu berjudul Gelang Alit itu, pasti tidak asing lagi bagi masyarakat Banyuwangi.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

SHULHAN HADI/RaBa

SAKIT: Fatrah Abal di rumahnya di Jalan Serayu, Panderejo, Banyuwangi (kanan). Fatrah Abal ketika masih bugar beberapa tahun lalu.

Lagu yang pertama kali dinyanyikan Sumiati tahun 1972 itu, sudah begitu terkenal. Saking

populernya, pedangdut Ike Nurjanah menyanyikannya dalam versi bahasa Indonesia dengan judul

yang sama. Fatrah Abal adalah sosok penting di balik lagu itu. Dia adalah pencipta pertama lagu Gelang Alit yang kemudian diubah sedikit syairnya oleh H. Andang CY serta MF. Hariyanto sebagai penyusun nadanya. Maka tertulis hingga kini lagu Gelang Alit ciptaan tiga serangkai yakni Fatrah Abal, Andang CY, dan MF. Hariyanto. Kepopuleran lagu tersebut diakui semua orang, terutama mereka yang sempat merasakan masa kasmaran di era itu. Salah satunya Joni Suwandi seorang guru SDN 1 Watukebo, Kecamatan Rogojampi. Guru yang juga seniman itu bertutur, lagu Gelang Alit menjadi sebuah lagu wajib anak muda di zamannya. “Pokoknya dulu sebelum apel yang kirim lagu itu lewat radio,” kenang Joni n

Parpol belum setor rekening masingmasing caleg Mengatur banyak orang itu tak mudah, apalagi orang-orang yang suka mengatur

Pagar pasar malah bikin pedagang leluasa jualan di jalan Ini namanya pagar makan tanaman…. Eh, makan badan jalan

 Baca Kegiatan...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


30

Senin 6 Januari 2014

KUNKER: Wabup saat meninjau lokasi jembatan swadaya di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

ABDUL AZIZ/RaBa

Wabup Disambati Banjir CLURING - Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko semakin aktif memanfaatkan hari libur untuk melakukan kunjungan kerja ke beberapa kecamatan desa. Setelah beberapa waktu melakukan kunker di Kecamatan Pesanggaran, Siliaragung, dan Purwoharjo, kemarin (5/1) Wabup Yusuf melakukan kunker ke empat kecamatan. Yaitu Cluring, Srono, Muncar, dan Tegaldlimo. Turut dalam kunker dengan bersepeda gayung tersebut Asisten Pemerintahan Choirul Ustadi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Rio WL, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Mujiono, serta rombongan pejabat pemkab

lainnya dengan didampingi forum pimpinan kecamatan masing-masing . Dalam kesempatan tersebut, wabup menemui warga dengan bersepada sejauh 30 km melawati jalan raya hingga blusukan ke pelosok desa. Selain itu, Wabup Yusuf juga meninjau renovasi dan pembangunan gedung sekolah, irigasi, jembatan dan pelayanan di puskesmas pada empat kecamatan itu. Ketika rombongan tiba di Puskesmas Kebaman, Kecamatan Srono, wabup menerima keluhan dari salah satu warga, Mulyati. Menurutnya di tempatnya sering terjadi banjir saat hujan lebat. “Kalau sudah

Diimbau Tidak Membawa Sajam Warga yang Melakukan Ronda di Tegalharjo GLENMORE – Aparat Polsek Glenmore akhirnya turun tangan ke Dusun Sumberdadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, yang belakangan ini marak terjadi kasus pencurian. Kemarin malam (4/1), Kapolsek Glenmore AKP Subardi dan beberapa anggotanya datang menemui sejumlah warga yang melakukan ronda malam sambil membawa senjata tajam. Pada kesempatan tersebut, kapolsek juga sempat menemui sejumlah tokoh masyarakat untuk menanyakan aksi pencurian yang terjadi di Dusun Sidodadi. “Memang ada pencuri yang masuk, tapi berhasil diantisipasi warga,” kata Kapolsek AKP Subardi, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (5/1). Terkait banyaknya warga yang melakukan ronda malam sambil membawa senjata tajam, menurut kapolsek hal itu adalah tradisi masyarakat Madura yang memang berjaga sambil membawa sajam. Namun kemarin malam, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada masyarakat setempat agar pelaksanaan

banjir, saya kesulitan berobat di puskesmas,“ keluhnya. Mendengar keluhan itu, wabup langsung memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya untuk segera dicarikan solusi agar puskesmas tidak kebanjiran saat hujan lebat. “Jika di Puskesmas ini terjadi banjir, pelayanan kesehatan bisa terhambat,“ ujar wabup Selain ke Puskesmas Kebaman, wabup dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau SMP 1 Atap Kecamatan Srono untuk melihat renovasi ruang kelas dan menyerahkan secara simbolis santunan siswa asuh sebaya. Usai dari SMP I Atap Srono, wabup dan rombongan juga meyempatkan diri meninjau

pembangunan ruang kelas baru di SMP Negeri 1 Muncar, dan meninjau jembatan yang di bangun secara swadaya oleh masyarakat di Desa Sumber Beras Kecamatan Muncar dan pelayanan di Puskesmas Tapanrejo, Muncar. Sementara itu, kunker yang dilakukan wabup belakangan ini ternyata juga mendapat respon positif dari warga. Seperti diakui Samsul warga Desa/ Kecamatan Tegaldlimo, yang kemarin ikut kerja bakti membuat saluran irigasi. Saat dikunjungi wabup, dia merasa senang meski pembangunan irigasi dilakukan secara swadaya. “ Saya jadi semangat kerjanya, kalau pak wabup berkunjung hingga ke pelosok desa kami “ ujarnya. (azi/als)

Caleg PDIP Bantu Papingisasi GENTENG – Kepedulian Didiet Soebagio terhadap kepentingan masyarakat umum berlanjut. Kali ini, melalui tim suksesnya, Subur, 43, pengusaha sablon asal Genteng itu membantu pembangunan paping di Masjid Nurul Jadid, Dusun Sumberwadung RT 45, RW 19, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng. Keberadaan masjid sebagai tempat ibadah bagi umat Islam memang menjadi perhatian serius dari Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDI Perjuangan nomor urut 4 daerah pemilihan (dapil) III, meliputi Kabupaten Bondowoso, Situbondo dan Banyu-

wangi, itu. Karena itu, warga mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dari Didiet Soebagio. Tentu saja, tidak salah jika dukungan terus mengalir untuk memenangkan caleg yang biasa dipanggil Mas Didiet itu. ‘’Tidak salah lagi kalau masyarakat mendukung Mas Didiet,’’ ujar Ustad Untung, Takmir Masjid Nurul Jadid. Menurut dia, pembangunan paping tersebut bermanfaat sekali untuk kebersihan halaman masjid. Baik untuk parkir kendaraan jamaah maupun untuk antisipasi jika jumlah jamaah banyak. ‘’Intinya, kami senang kare-

na halam masjid sudah dipaping. Nantinya ini akan bermanfaat jika jumlah jamaah banyak bisa langsung menggelar tikar tanpa takut kotor,” katanya. Sebagai tim sukses, Subur berharap agar bantuan berupa paping dari Didiet Soebagio ini semoga semua bisa bermanfaat. “Mohon doa restu dan dukungannya,’’ harapnya diamini puluhan warga di selasela pemberian bantuan paping tersebut. Selain memberikan bantuan paping, tim sukses Didiet Subagio juga membagikan atribut, kalender, dan kaos kepada warga sekitar. (adv/als)

NUGROHO/RaBa

FOTO BERSAMA: Tim sukses Didiet Soebagio, Subur (paling kiri) usai memantau papingisasi di Masjid Nurul Jadid.

ronda malam tidak lagi dengan membawa sajam. Kapolsek berharap, ronda malam yang dilakukan warga bisa tetap berjalan, namun tanpa membawa sajam. “Cukup bawa pentungan saja, kalau bawa sajam nanti membahayakan,” tandasnya. Sementara itu, untuk mencegah terjadinya aksi pencurian kendaraan bermotor, selain menghimbau agar warga tetap menggelar ronda malam, kapolsek berencana melakukan sosialisasi cara mengamankan kendaraan. Salah satu caranya adalah dengan memasang rantai pada roda motor yang ditinggal pemiliknya. “Bagaimana caranya memasang rantai agar motor bisa aman, nanti kita adakan sosialisasi ke masyarakat,” tandasnnya. Seperti diberitakan sebelumnya (3/1), karena marak terjadi kasus pencurian di kampungnya, warga Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, melakukan ronda malam dengan membawa sajam. Setiap malam, puluhan warga setempat melakukan ronda secara bergiliran. Namun bukan hanya bawa pentungan, mereka juga membawa sajam berupa celurit, buding dan parang. (azi/als)

PEROLEHAN SEMENTARA BALLOT TOKOH FAVORIT 2013 TAHAP 6 NO. 1 2 3 4 5 6

NAMA Guntur Priambodo Dadang Wigiarto Umi kulsum Andi Mulyo Arvy Rizaldy Ficky Septa Linda

Andi Mulyo

HASIL (%)

NO.

60.13 39.66 0.21 0.00 0.00 0.00

7 8 9 10 11

Arvy Rizaldy

NAMA

HASIL (%)

Irwan setiawan Sri Utami Faktuningsih Teguh Sumarno Toni Hartono Wendriawanto

Dadang Wigiarto

0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Ficky Septa Linda

Guntur Priambodo Irwan Setiawan

Sri Utami Faktuningsih

Teguh Sumarno

Toni Hartono

Umi Kulsum

Wendriawanto

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


RADAR

Senin 6 Januari 2014

POLITIK

31

Mengintip Asal Caleg DPRD Jatim dan DPR RI Dapil III Jatim (2-Habis)

Caleg DPR RI Dipenuhi Politisi yang Berdomisili Jakarta Calon anggota legislatif (caleg) Partai Politik (Parpol) untuk kursi DPR RI, jauh lebih parah dari figur anggota DPRD Jawa Timur. Mereka rata-rata belum jelas kiprah politiknya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah pemilihan (Dapil) III Jatim yang meliputi Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso. JUMLAH caleg untuk DPR RI di Dapil III Jatim dari 12 Parpol peserta Pemilu 2014 mencapai 84 orang. Puluhan caleg tersebut akan memperebutkan sekitar tujuh kursi anggota DPR RI di Gedung Senayan.

Sejatinya, Parpol menawarkan caleg dengan figur-figur yang sudah memiliki track record perjuangan yang jelas untuk rakyat Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Tapi faktanya, parpol terkesan hanya ‘memperalat’ suara rakyat untuk mengantarkan kadernya di kursi DPR RI. Figur-figur caleg yang disodorkan pada rakyat untuk dipilih, sebagian besar di drop dari daerah lain yang sama sekali mengenal kondisi daerahnya di akan diwakili. Mereka hanya turun ke daerah ini saat menjelang pemilu, setelah itu menghilang dan tidak mau tahu nasib rakyat yang diwakilinya. Dari total 84 caleg DPR RI yang akan bertarung di Dapil III Jatim,

PANGGUNG PEMILU

Pastikan Ada Anggaran Penertiban Alat Peraga SITUBONDO – Para calon legislatif (caleg) di Kabupaten Situbondo tampaknya tak perlu merasa khawatir akan kehilangan alat peraga hingga hari pencoblosan. Sebab, Pemkab Situbondo tidak menganggarkan dana untuk penertiban alat peraga. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo, Baino Ali Imron mengatakan, pemkab tidak menyedikan anggaran untuk pembersihan atau penertiban dan pembongkaran alat peraga kampanye. “Baik untuk saat ini atau untuk pembongkaran alat kampanye tiga hari menjelang hari pemungutan suara tanggal 9 April 2014 nanti,” terang Baino, melalui telepon selulernya kemarin (5/1). Sekedar tahu, amanat untuk menertibkan alat peraga kampanye para caleg tersebut sebenarnya sudah harus dilakukan sejak 2013 lalu. Namun, karena tidak adanya anggaran untuk kegiatan tersebut, sehingga penertiban alat peraga hingga kini belum dilakukan oleh Pemkab Situbondo. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Situbondo, Syaifullah, membantah keras jika Pemkab Situbondo tidak menyediakan anggaran untuk kegiatan penertiban alat peraga Penertiba alat peraga itu kampanye di APBD 2014. “Penertiban masih di keg kegiatan Satpol PP untuk kegia kegiatan penertiban,” kata Syaifu Syaiful kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Ban Menurut dia, anggaran tersebut me memang tidak secara m khusus menyebutkan untuk penertiba alat peraga. Napenertiban angg mun, anggarannya berbunyi untuk keg kegiatan penertiban Satpol PP. “Penertiban (alat peraga nanti bisa dibaperaga) re rengkan dengan penertiban baliho-baliho yang masa izinnya sudah habis. Jadi, kita tegaskan pasti ada anggaran (untuk penertiban alat peraga),” tandas Syaifullah. DOK.RaBa (pri/als) Syaifullah

CALEG ‘’IMPOR’’ DAPIL III JATIM Partai Nasdem Partai Kebangkitan Bangsa Partai Keadikan Sejahtera Partai PDI Perjuangan Partai Golkar Partai Gerindra

5 orang 5 orang 5 orang 5 orang 6 orang 5 orang

figur lokalnya hanya 19 orang. Dari 19 caleg yang berdomisili di Dapil III itu, sebanyak delapan orang tinggal di Banyuwangi, Situbondo lima orang, dan Bondowoso hanya empat orang. Sedangkan 65 caleg lain merupakan caleg drop-drop dari Jakarta, Surabaya, Bandung dan beberapa

Partai Demokrat 4 orang Partai Amant Nasional 6 orang Partai Persatuan Pembangunan 5 orang Partai Hanura 7 orang Partai Bulan Bintang 6 orang Partai PKP Indonesia 6 orang

daerah lain di Jatim. Lihat saja caleg Partai Nasdem, dari tujuh caleg yang ditampilkan hanya, dua orang yang bertempat tinggal di daerah pemilihan Jatim III. Begitu juga dengan caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Lima dari tujuh caleg, berasal dari daerah Jember, Probolinggo, Sidoarjo, dan

Batas Akhir Penyerahan Data 2 Maret 2014 BANYUWANGI- Rekening dana kampanye partai politik (Parpol) yang diserahkan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU), ternyata diketahui belum sempurna. Rekening dana kampanye yang diserahkan ke KPU pada deadline pertama 27 Desember 2014 lalu hanya rekening dana kampanye partai. Sedangkan rekening kampanye masing-masing calon legislatif (caleg), belum seluruhnya dilampirkan pada saat penyerahan rekening dana kampanye Parpol. Rekening dana kampanye yang diserahkan Parpol, hanya melampirkan rekening beberapa caleg saja. Padahal, semua caleg harus menyerahkan rekening dana kampanye bersamaan dengan penyerahan rekening dana kampanye Parpol. “Kalau rekening

ISTIMEWA

CEGAH GIZI BURUK: Anggota Komisi IX DPR RI Djamal Aziz (kiri) memberikan makanan pendamping ASI kepada salah seroang ibu di Desa Kilensari kemarin.

dan Banyuwangi. Sasaran utama program ini adalah daerah pelosok pedesaan, atau daerah yang banyak terjadi kasus gizi buruk, maupun desa yang banyak dihuni masyarakat

tinggal di Palembang, Tangerang, Surabaya dan Malang. Partai Demokrat (PD) lebih banyak menawarkan caleg, yakni tiga caleg yang berasal dari Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Sedangkan empat caleg lain berdomisili di Surabaya, dan Jakarta. Partai Amanat Nasional (PAN) hanya menampilkan satu caleg lokal dari Banyuwangi, enam sisanya berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Tangerang. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), juga menawarkan kader langit pada calon pemilihnya. Lima orang caleg PPP bertempat tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Hanya dua caleg yang berasal dari Banyuwangi dan Situbondo n  Baca Caleg...Hal 39

Belum Setor Rekening Caleg dana kampanye partai, semuanya sudah menyerahkan. Tapi penyerahan rekening kampanye itu belum lengkap,” ujar anggota KPU, Irfan Hidayat. Sesuai dengan form isinya yang sudah diambil masing-masing Parpol, kata Irfan, selain menyerahkan rekening dana kampanye Parpol, juga ada rekening khusus untuk caleg. Namun yang diserahkan pada KPU, tidak mencantumkan semua rekening kampanye masing-masing caleg. Semua caleg DPRD, lanjut Irfan, harus membuat rekening khusus dana kampanye. Rekening yang diserahkan ke KPU, tidak boleh rekening umum yang selama ini digunakan untuk menampung dana pribadi caleg. “Rekening yang diserahkan pada KPU, sifatnya rekening khusus,” jelas Irfan. Semua caleg harus membuka rekening khusus yang digunakan untuk belanja kegiatan kampanye sebelum pelaksa-

Konsisten Terjun Langsung ke Masyarakat SITUBONDO - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Hanura, Djamal Aziz, B.Sc. SH. MH kembali menggelar sosialisasi makanan pendukung ASI. Kali ini, acara yang digelar Sabtu kemarin (4/1) dipusatkan di Desa Sumberkolak dan Desa Kilensari, Situbondo. Acara sosialisasi tersebut adalah lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang digelar di Kecamatan Besuki, Situbondo. Acara yang digelar di desa Sumberkolak berlangsung sejak pukul 10 pagi. Siang harinya, sosialisasi dilanjutkan menuju Desa Kilensari dengan agenda yang sama. Sosialiasi program pemerintah tentang makanan pendamping ASI tersebut akan dilakukan juga di tiga kabupaten, yakni Bondowoso, Situbondo,

Jakarta. Hal yang sama, juga dilakukan PKS dan PDIP. Pada Pemilu 2014 ini, PKS menyodorkan dua caleg lokal Banyuwangi, lima dari luar daerah. Begitu juga dengan PDIP, hanya menawarkan dua politisi lokal Banyuwangi dan Situbondo. Partai Golkar caleg lokalnya, lebih kecil lagi. Dari tujuh caleg, hanya satu caleg yang berasal dan bertempat tinggal di dapil ini, yakni Bondowoso. Sedangkan enam caleg lainnya, berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Bojonegoro dan Sidoarjo. Partai Gerindra menyodorkan dua caleg putra daerah, yakni berasal dari Banyuwangi dan Bondowoso. Sementara lima caleg lain bertempat

kurang mampu. Dalam acara tersebut, diundang juga kader-kader posyandu, puskesmas kecamatan maupun desa, serta masyarakat di sekitar Desa Sum-

berkolak maupun Kilensari. Masing-masing desa dibagikan 200 paket makanan pendamping ASI. Tujuannya, diharapkan agar ada peningkatan status kesehatan gizi bayi atau anak melalui pemberian makanan pendamping ASI. Makanan pendamping ASI ini sebagai upaya perbaikan gizi secara menyeluruh. Terutama untuk ibu-ibu yang tidak bisa memberikan ASI kepada anaknya. Pada kesempatan tersebut, Djamal Aziz mengatakan, sosialisasi ini adalah lanjutan yang kita gelar di Besuki, dan akan terus kita sosialisasikan. Sekaligus pendekatan kepada masyarakat. “Kita tetap akan proaktif dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat,” terangnya. (adv/als)

Dalam audit nanti, masyarakat bisa mengetahui besaran belanja dan asal dana kampanye yang digunakan partai caleg.” Irfan Hidayat Anggota KPU Banyuwangi

naan Pemilu 9 April 2014 mendatang. Dari rekening dana kampanye itu, akan diketahui secara detail sumber dana kampanye yang digunakan para caleg. Selain sumber dana kampanye, jelas Irfan, juga akan diketahui secara jelas belanja kampanye yang dilakukan ca-

leg partai-partai. “Dalam audit nanti, masyarakat bisa mengetahui besaran belanja dan asal dana kampanye yang digunakan partai caleg,” katanya. Irfan mengatakan, walau saat ini Parpol belum melampirkan rekening dana kampanye masing-masing calegnya, tapi belum terkena sanksi diskualifikasi sebagai peserta Pemilu 2014. Sebab, deadline 27 Desember 2013 lalu, baru deadline tahap pertama. Masih ada deadline tahap kedua, yakni pada 2 Maret 2014 mendatang. Saat ini, partai-partai masih memiliki kesempatan hingga 2 Maret mendatang untuk menyerahkan rekening dana kampanye masing-masing caleg. Sebelum 2 Maret, semua Parpol harus sudah menyerahkan rekening dana kampanye para caleg. “Jika sampai 2 Maret 2014 mendatang, partai belum juga menyerahkan rekening dana kampanye caleg akan ada sanksi tegas,” tambahnya. (afi/bay)


32

Senin 6 Januari 2013

KONI

Rapat Kerja Belum Jelas BANYUWANGI – Meski sudah dilantik, namun pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi masih memiliki pekerjaan rumah (PR). Mengingat, induk organisasi semua cabang olahraga di Bumi Blambangan itu dituntut untuk menyelesaikan agenda rapat kerja (raker). Belum diketahui secara pasti, kapan raker yang diikuti semua pengurus cabang olahraga (cabor) itu dilaksanakan. Padahal, langkah tersebut menjadi patokan utama demi menyusun agenda program kepengurusan itu. Sebetulnya, jajaran pengurus KONI era Nurmansyah menghendaki jika raker tersebut segera digelar. NaDOK.RaBa mun demikian, ada beberaAhmad Khoirullah pa faktor yang menghambat penentuan jadwal tersebut tertunda. ‘’Seharusnya dipercepat,’’ ujar ketua tim raker, Ahmad Khoirullah. Beberapa kendala yang membuat raker molor, jelas dia, salah satunya kalangan cabor masih belum menyerahkan program kerja kepada KONI. Padahal, program tersebut menjadi penentu pijakan KONI dalam bekerja. ‘’Ini sangat mendesak,’’ terang Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi itu. Menurut dia, pelaksanaan raker tersebut harus segera digeber. Dia tidak berharap jika raker tersebut sampai tertunda cukup lama. ‘’Kalau bisa Bulan Januari ini. Jangan sampai bulan depan,’’ terangnya. Mengenai waktu, pelaksanaan raker masih belum ditentukan kapan dan di mana. Yang jelas, semua pengurus maupun cabor segera menyetorkan program dengan segera. ‘’Jadi, tanggal dan waktu pelaksanaan raker masih belum diputuskan,’’ tandasnya. (ton/als)

AGENDA KOTA

Workshop Pariwisata dan Field Trip di Kemiren HIMPUNAN Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Banyuwangi dan Paguyuban Jebeng Thulik bersama masyarakat Kemiren menggelar Workshop dan Field Trip Pariwisata. Acara dengan tema “Pariwisata Banyuwangi sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Indonesia” ini digelar di Sanggar Pak Urip, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, pada 6-7 Januari 2014. (*)

Pagi Ini, Seleksi Pemain Persewangi BANYUWANGI – Seleksi pemain Persewangi akan dimulai hari ini (6/1). Rencana awal, proses penjaringan pemain proyeksi Kompetisi Divisi Utama musim depan itu akan digeber sore hari. Namun, ada perubahan mendadak terkait dengan pelaksanaan seleksi tersebut. Seleksi pemain tim dengan jersey kebanggaan merah-hitam tersebut akan digeber di Stadion Maron,

Genteng, mulai pukul 07.00 pagi ini. Manajemen The Lasblang menunjuk Bagong Iswahyudi, pelatih Persewangi musim lalu sebagai ketua tim seleksi. Seleksi pemain itu berlaku untuk umum. Setidaknya, penggawa tim pada musim lalu masih diincar demi menjaga peluang tim untuk bisa bersaing dengan tim lain. Beberapa pilar Persewangi pada

musim lalu, seperti Febri Sofyandi mengindikasikan bakal mengikuti seleksi. Pemain gelandang bertahan asal Bondowoso itu mengaku sudah dikontak bakal dipertahankan manajemen. Dia mengatakan, sebenarnya dirinya sudah dihubungi tim lain dari luar Jawa. Tapi, karena Persewangi masih ingin mengontrak jasanya, dia pun

tidak kuasa untuk menolak. ‘’Saya ikut seleksi, Mas,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sekjen tim seleksi, Sunjoyo menegaskan, proses seleksi dilaksanakan lebih cepat dari jadwal sebelumnya. Mengingat, pada sore hari, venue seleksi akan digunakan acara lain. ‘’Jadi, seleksi kita gelar pagi mulai pukul 07.00,’’ terangnya memberikan alasan. (ton/als)

Kolam Renang Tawang Alun Kumuh BANYUWANGI – Fasilitas kolam renang yang ada di GOR Tawang Alun sudah direnovasi selama beberapa tahun terakhir. Selama dua tahun terakhir, dana yang dikucurkan untuk mempercantik kolam tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Meski sudah menghabiskan dana cukup besar, namun kolam renang milik Pemkab Banyuwangi itu masih terkesan kumuh. Padahal, kolam tersebut digunakan tempat berlatih para atlet renang maupun selam. Melihat kondisi tersebut, kabarnya ada pihak swasta yang tertarik untuk mengelola aset daerah tersebut. Tujuannya, agar kolam renang tersebut ditambah beragam fasilitas penunjang. Selain itu, pengelolaan akan terus dioptimalkan. Dikonfirmasi mengenai kondisi kolam renang yang buruk, Kepala Dinas kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arief Setiawan membantah jika kondisi kolam renang kumuh. ‘’Siapa bilang kumuh,’’ sergah dia kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Pengamatan koran ini pada Jumat lalu (3/1), kondisi air memang tidak terlalu jernih. Tentu, kondisi tersebut bisa mengganggu kesehatan. Karena itulah, tidak banyak pengunjung yang tertarik mengunjungi lokasi tersebut.

ALI NURFATONI/RaBa

BELUM MAKSIMAL: Kondisi kolam renang Tawang Alun terlihat kurang terawat.

‘’Dua tahun ini sudah kita renovasi,’’ papar Arief. Menurut Arief, dana yang dikucurkan selama dua tahun itu mencapai Rp 300 juta. Dengan demikian, fasilitas kolam renang dianggap lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Setelah kita renovasi, sudah lebih

baik,’’ ulasnya. Pada tahun ini, jelas dia, DKP tidak lagi mengajukan anggaran untuk kembali merenovasi. Meskipun, fasilitas tersebut akan menjadi venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2015 mendatang. ‘’Gak tahu kalau dianggarkan PU,’’ katanya.

Selama ini, kata dia, DKP yang mengelola kolam renang yang berada di sisi timur GOR Tawang Alun itu. Kalaupun ada pihak swasta yang tertarik mengelola kolam renang itu tetap harus ada izin Bupati Banyuwangi. ‘’Silakan, yang penting ada izin dari Pak Bupati,’’ pungkasnya. (ton/als)

Takmir Masjid Digembleng Manajemen Sedekah

Resto Selamet Siap Puaskan Selera

BANYUWANGI—MWC NU Kecamatan Kabat menggelar pelatihan managemen generasi bersedekah (MGB) pada hari Jumat (3/1) lalu. Pelatihan yang digelar di Masjid Baitur Rahmah, Kabat Mantren, itu diikuti oleh ranting NU, dan Ketua Takmir masjid se-Kecamatan Kabat. Hadir pula Camat Kabat, HM Lukman Hakim, dan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka). Ketua MWC NU Kabat H Ahmad Mastur menjelaskan, dalam pelatihan ini peserta diberi penjelasan tentang materi managemen sedekah Lembaga Amal dan Zakat (LAZ) NU, kepemimpinan, serta keorganisasi Nahdlatul Ulama. Tujuan kegiatan ini, kata dia, adalah untuk memberdayakan zakat di masing-masing ranting. Sehingga diharapkan LAZ NU ini dapat dikelola dengan baik untuk kemaslahatan umat. “Panitia juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu,” ujarnya. Sementara itu, Camat Kabat HM Lukman Hakim mengatakan, gerakan sedekah harus didukung semua pihak. Sebab, sedekah ini, selain merupakan anjuran Nabi Muhammad SAW, juga memiliki manfaat yang sangat besar. Seperti sedekah oksigen yang disarankan Bupati Abdullah Azwar Anas. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, Kecamatan Kabat juga akan bersedekah 50 bibit pohon Trembesi, 50 bibit pohon Mahoni, dan 50 bibit pohon durian. “Anjuran sedekah oksigen ini akan kami galakkan di seluruh wilayah Kabat. Ke depannya, akan kita rubah komposisi jenis pohonnya, yaitu 70 persen pohon trembesi dan 30 persen pohon jenis lain. Trembesi memiliki oksigen sangat baik,” katanya.(adv/als)

BANYUWANGI-Ingin menikmati suasana cozy dengan menu kuliner yang maknyus? Berkunjunglah ke Resto Selamet di Jalan Piere Tendean Banyuwangi. Anda akan menemukan nuansa berbeda dari restoran lainnya. Bahkan dijamin pulang dengan rasa puas tak terhingga. Resto Selamet menyediakan bermacam menu menggugah selera. Ada banyak pilihan menu makanan dan minuman yang sangat lengkap. Bahkan bisa dibilang paling komplet dibanding restoran lain yang ada di Kota Banyuwangi. Menumenu pilihan bercita rasa tinggi bisa dinikmati di restoran yang berada di pojok simpang empat Jalan Piere Tendean tersebut. Ratusan menu makanan dan minuman bisa Anda pilih di restoran yang menyatu dengan Hotel Selamet itu. Minuman seger-seger beraneka rasa, jadi pilihan menarik di saat suhu Banyuwangi sedang hangat. Aneka milk shake menyajikan menu vanilla shake, chocolate shake, dan strawberry shake. Aneka squase memberikan alternatif squase orange dan lime. Begitu juga aneka float, di antaranya avocado, straw-

ISTIMEWA

UNTUK GENERASI: Camat Kabat HM Lukman ketika menanam pohon trembesi diacara BGM di Masjid Baitur Rahmah Mantren pada Jumat (3/1)

BANYUWANGI

SITUBONDO

• STNK •

• Grand Panji •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

IRWAN/RaBa

SUASANA COZY: Resto Selamet mulai ramai dikunjungi penikmat kuliner.

berry, dan banana strawberry float. Yang menarik aneka sparkling, yang terdiri dari sparkling summer dengan perpaduan orange, guava, dan apple juice dicampur soda water. Selain itu, ada cocopandan, melon, dan strawberry sparkling. Sambil menikmati iringan musik live dari pemain keyboard handal, pengunjung juga bisa menyeruput antique drink. Ada vanilatta, strawberrylatta, dan apple attack. Aneka susu bisa jadi pilihan bagi penyuka minuman susu. Sparkling milk cocopandan menyajik-

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Toyota Kijang ‘02 •

• Suzuki APV ‘09 •

Djl Mits Kuda '99 GLS Hijau Mutiara 85 Jt nego TP Perantara H:085330073888

Dijual Toyota Kjg LSX LF 82 spr (solar tahun 2002 coklat mtl hrg 116 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148

Dijual Suzuki APV GC415 tahun 2009 merah mtl hrg 113 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘12 •

• KIA Picanto ‘05•

• Toyota Avanza ‘12 •

Dijual Daihatsu Xenia F651RV AC dbl GMRFJ 4X2 MT tahun 2012 putih hrg 142,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148

Dijual Kia Picanto MT tahun 2005 biru mtl hrg 72,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148

Dijual Toyota New Avanza 1.3G MT tahun 2012 silver hrg 152,5 juta nego barang istimewa, bisa cash / kredit hub (0333) 631526-635176, 0811351148

• Dikontrakkan •

• Muncar •

• Nissan X-Trail ‘05 •

Dikont Rmh Type 55 Perum Griya Indah Agus Syalim Blok G2 Bwi/088803615698

Jual Tanah L 2000m2 Jl Raya Brawijaya Muncar Hub 08113523844

Nissan X-Trail 2005 hitam, mulus, Plat P, pajak panjang, 145 juta nego 08123353502

Hlg STNK P 3794 ZA, an. Tri Wahyuningti astutik, Smbrgroto 05/III, Rejoagung, Srono

• Pinang Indah •

SITUBONDO

• Kijang PU ‘01 •

Hlg STNK P 2202 XBTD, an.Ali Mansur,S.Sos Jl Prum Kebalenan Baru Blok K 20 RT03/03

Djl Rmh Pinang Indah A-5 Jl Kertanegara LT 133m,LB 95,2 LT,4 KT,2 KM H 275 jt (Nego) 081336415562/08123352062 Tnp Prntra

• Jl. Argopuro •

Jual Kijang PU Diesel 2001 Htm Tgn 1 Istmw Audio TV, VR, PWR STR, STNK, KIR, Terpal Baru 86 Jt Nego H: 081336666171

Hlg STNK P 3547 VQ, an. Asmiatai, Dsn Krajan RT 02/05 Ds Tembokrejo,Muncar

J.Tnh 9000m2 Jl. Argopuro 15B Slt Bank Mega Utr Royal 900 rb/m2 H. 082333008871

Hlg STNK P 2757 VF, an. Aripah, Dsn Krajan RT 001/003 Ds Bunder, Kabat Hlg STNK P 4631YC, an. Atun Ardiyansyah, Jl Riau Gg Mutiara 25 RT 04/03, Lateng

NewLaunching,T100danT54,unittrbatas,Lok Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton, Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, HrgPromo,H:085236828956,085234074222.

an perpaduan rasa fresh cocopandan milk dengan soda. Sparkling milk melon dan sparkling milk strawberry juga menyuguhkan soda dicampur fresh melon milk atau fresh strawberry milk. Penasaran? Ayo kunjungi Resto Selamet! Pilihan menu makanan dan minuman sangat lengkap. Apalagi, suasana Resto Selamet cocok untuk siapa saja, baik usia tua maupun muda. Acara keluarga, pasangan, pribadi, arisan maupun pertemuan instansi bisa dilakukan di Resto Selamet. (adv)

SITUBONDO • Mitsubishi Kuda ‘99 •

Hlg STNK P 5663 ZD, an. Sri Nuryati, Jl. KH Agus Salim No.105 RT 2/1, Mojopanggung

HOTLINE IKLAN HUBUNGI: 0333-412224

BANYUWANGI • Bahan Bangunan • UD.WW Sedia Bahan Bangunan Hub. 082141840559 Juga Sedia Desain Rumah

MOBIL ANDA BELUM LAKU? HUBUNGI: 0333-412224


EMAIL

Senin 6 Januari 2014

dari

RANTAU

37

Bagaimana Menjalankan Ibadah di Luar Negeri? “Dimana saja datang waktu salat, maka salatlah, karena di situ juga masjid” (Hadits Riwayat Abu Zar R.A.) BANYAK yang bertanya kepada saya, bagaimana cara saya beribadah ketika berada di Negara yang penduduknya tidak mayoritas Muslim. Sebelum merasakan pergi keluar negeri, saya berada di comfort zone (zona nyaman) karena saya Islam, NU, suku Jawa, dan tinggal di Negara yang mayoritas penduduknya Islam. Jadi komplitlah saya sebagai orang yang tidak mengalami diskriminasi secara agama dan suku. Namun ketika pertama keluar negeri pada tahun 2006 dan kebetulan Negara pertama yang saya tuju adalah Amerika Serikat keadaan saya berubah total. Saya menjadi kelompok minoritas. Ya, minoritas secara agama, budaya, dan suku. Bahkan waktu kedua kalinya saya masuk Amerika pada tahun 2007, saya mendapat perlakuan tidak nyaman dari petugas imigrasi di Bandara Honolulu, Hawaii. Petugas imigrasi meminta saya mencopot jilbab ketika mau mengambil foto saya. Dan beberapa hari kemudian setelah saya melaporkan kejadian ini melalui email ke Imigrasi Hawaii, kepala Imigrasi mengirimkan permintaan maaf secara resmi melalui email ke saya. Pertama menjadi kelompok minoritas tentu sangat tidak nyaman. Karena dimanapun berada yang minoritas pasti harus menyesuaikan dengan yang mayoritas. Pengalaman di tiap Negara tentu sangat berbedabeda dalam hal adaptasi. Ketika saya di Amerika dengan ketika saya di Korea atau di Australia tentunya tidak sama, namun pada dasarnya kuncinya adalah kita harus bisa menyesuaikan diri dengan tanpa mengurangi nilai ibadah kita. Sewaktu saya kuliah di Hawaii, saya pernah harus berbuka puasa ketika di dalam kelas. Saat itu, saya mengambil kelas di Educational Foundation Department. Untuk jurusan ini kebanyakan kelasnya dilakukan sore hingga malam hari, karena mahasiswanya banyak yang berprofesi guru. Jadi kalau pagi mereka mengajar. Saat itu kelas saya mulai pukul 17.00 -19.30, dan magrib pukul 18.00. Beruntung dosennya bisa mengerti saya sedang berpuasa, sehingga break kelas yang 15 menit disesuaikan waktunya dengan waktu

TEGAKKAN SALAT: Penulis sedang salat di ruang tunggu stasiun Stoughton.

buka puasa saya. Ibadah yang sifatnya keseharian seperti salat menjadi penguji dari keimanan kita. Sebagai mahasiswa biasanya persoalannya adalah jam pelajaran yang berbarengan dengan waktu salat. Terkadang tidak punya pilihan lain kami harus menjamak salat. Tapi yang lebih sering kami harus mencari tempat dan waktu untuk melakukan salat. Jangan pernah disamakan seperti di Indonesia bila waktu salat datang kita bisa cepat mencari musala. Bahkan kalau kita butuh ke kamar kecil saat di perjalanan kita bisa langsung tengok kanan-kiri mencari masjid untuk numpang ke kamar mandi. Namun di Negara yang Islam bukan jadi agama mayoritas penduduknya, untuk salat membutuhkan strategi tersendiri. Saya pernah salat di belakang papan tulis ketika masih belajar bahasa di HELP (Hawaiin English Language Program). Waktu di Australia sayasholat di balik pohon besar, di taman kota. Pernah juga saat di Korea, saya harus numpang salat di gudang. Bila Idul Fitri dan Idul Adha di Hawaii salatnya di pinggir pantai dengan pemandangan orang-orang yang sedang berjemur atau lari pagi dengan hewan peliharaan mereka. Di Hawaii penduduk muslimnya tidak terlalu banyak, satu pulau mungkin sekitar 500 orang, dan masjidnya yang hanya bisa menampung sekitar 150 orang tentu tidak mencukupi, jadilah pilihannya menggunakan fasilitas umum

di pinggir pantai. Di Boston pun yang penduduk Islamnya lumayan banyak tidak selamanya salat berjama’ah dapat dilakukan di masjid. Di Northeastern University di Boston ada salah satu ruangan yang diperuntukkan untuk kegiatan seluruh agama. Saya pernah menghadiri pengajian masyarakat muslim Indonesia yang diisioleh Ustadz Syamsi Ali (Imam Masjid di New York) di tempat tersebut. Saya cukup kaget saat masuk ke toiletnya, karena di situ disediakan tempat wudhu seperti di Negara Timur Tengah, yakni ada tempat duduknya di depan pancurannya. Di tembok ruangan tersebut tertempel gambar tokoh-tokoh dari berbagai agama. Salat Jumat juga dilaksanakan di tempat tersebut. Beberapa minggu lalu saya sedang ada acara di daerah Downtown Crossing, ketika waktu salat dhuhur datang, kebetulan saya bertemu dengan teman Indonesia yang akan melakukan salat Jumat. Saya pun ikut dia untuk salat Jumat. Ternyata salat Jumatnya bukan dilaksanakan di masjid atau tempat terbuka seperti tanah lapang, tapi dilaksanakan di basemen sebuah gereja tua, nama gerejanya St. Paul. Gereja itu berada di Kota Boston, berseberangan dengan Boston Common. “Memang di sini ada masjid Mbak, tapi kan masjidnya jauh dan Jumat bukan hari libur, makanya masyarakat muslim mencari tempat salat Jumat yang dekat, agar bisa segera kembali

EDY SUPRIYONO/RaBa

ANGKUT: Aktivitas pembibitan di salah satu kebun bibit di Kecamatan Kendit kemarin (5/1).

Sebar 2,3 Juta Bibit Pohon SITUBONDO – Sebanyak 2,3 juta bibit pohon disebar ke berbagai tempat di Kota Santri beberapa hari terakhir. Hal ini dilakukan oleh Dinas Pertanian untuk terus menekan jumlah angka lahan kritis di daerahdaerah pegunungan. Kepala Dinas Pertanian, Budi Priono mengungkapkan, luas lahan kritis yang hingga kini memerlukan penghijauan mencapai sekitar 13 ribu hek-

tare. Jumlah itu sudah jauh berkurang dibandingkan beberapa tahun silam. “Dulu mencapai 46 ribu hektare. Yang terbanyak lahan kritis di pegunungan, di Kecamatan Jatibanteng, Sumbermalang, Suboh, dan Mlandingan. Kalau di wilayah timur di Kecamatan Banyuputih dan Arjasa. Kalau di wilayah tengah, bibit pohon biasanya untuk ditanam di pinggir jalan atau di peruma-

han,” papar Budi. Menurut dia, pendistribusian 2,3 juta bibit tersebut sudah sesuai kebutuhan. Sebab, pengadaan bibit tersebut sebelumnya telah memperhitungkan proyeksi kebutuhan masing-masing desa di tahun 2013. Jenis-jenis bibit pohon yang disebar di antaranya Jati, gamelina, sengon, mahoni, trembesi, pete, durian dan apokat. (pri/als)

Oknum TNI Laporkan Istrinya ke Polisi Diduga Selingkuh dengan Oknum PNS SITUBONDO - Oknum TNI berinisial SN, warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, melaporkan istrinya YA, 32, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, Sabtu (4/1). Laporan itu dilakukan setelah oknum TNI tersebut menduga bahwa istrinya telah berselingkuh dengan pria lain. Dalam laporannya kepada polisi, pria yang bertugas di salah satu Kodim di Pulau Madura itu melaporkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Situbondo dengan laporan perzinahan. “Iya benar, laporan kasus

dugaan perzinahan itu sudah kami terima,” terang AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Data yang berhasil dikumpulkan, oknum TNI yang berusia 38 tahun dan oknum PNS berinisial YA ini  merupakan pasangan suami (pasutri) dengan bukti kutipan akta nikah Nomor 122/ 47/11/2004 lalu. Namun, sejak Bulan Maret 2013 Pasutri yang telah karunia anak ini pisah ranjang. “Dari keterangan pelapor. Dia bekerja di Madura. Sedangkan istrinya tetap di Situbondo,” kata Wahyudi. Sekitar delapan bulan lamanya, pada 28 November 2013 yang lalu, oknum TNI ini mendapat informasi melalui telepon seluler dari salah satu kerabatnya. Konon, kabar tersebut menye-

butkan bahwa istrinya telah mengalami guguran hasil dari hubungan dengan pria lain. Karena tidak terima istrinya berselingkuh dengan seseorang, SN pun kembali ke Situbondo dan langsung melaporkan istrinya YA, ke Mapolres Situbondo, dengan laporan dugaan perzinahan dengan pria lain. “Pengakuan pelapor kepada penyidik diawali adanya informasi melalui telepon seluler yang mengabarkan bahwa istrinya mengalami keguguran,” ujar Wahyudi. Dikatakan, laporan oknum TNI tersebut terus ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. “Saat ini kasusnya masih didalami oleh penyidik PPA. Yang pasti terlapor juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” Wahyudi. (rri/als)

ISTIMEWA

BERJAMAAH: Foto salat Jumat di Basemen Gereja St. Paul, Kota Boston, AS.

ke tempat kerja. Beruntung pihak gereja memberikan tempat ini,” ujar Ipung, temen saya dari Purwokerto yang sedang mengambil kuliah S2 di Northestern University. Ruangan basemen gereja tersebut dapat menampung sekitar 150 orang sekali berjama’ah. Namun berhubung masyarakat muslim yang hendak berjama’ah sangat banyak, maka salat Jumat selalu diadakan dua tahap, yakni jam 13.00 dan jam 13.30. Saat salat dilaksanakan ada beberapa orang pengurus gereja yang membantu menjaga barang-barang para jama’ah yang ditinggal di luar. Di sinilah saya merasakan nikmatnya beribadah dalam balutan toleransi keberagamaan yang tinggi. Saya percayasemua orang yang melaksanakan salat Jumat di tempat ini datang dengan niatan bersih untuk sujud kepada Allah. Mereka tidak lagi memikirkan di mana mereka beribadah. Mereka tidak juga dibaluti kebencian terhadap agama lain. Yang ada dalam pikiran hanya ingin menyembah pemilik alam semesta. Mari tegakkan salat dimanapun berada. (*) OLEH: Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A. Warga Banyuwangi. Pernah kuliah di Hawaii, AS.

Tips Salat di Negara Non Muslim 1. Pasang aplikasi yang mengingatkan wa k t u s a l a t . We b s i t e h t t p : / / w w w. islamicfinder.org bisa dijadikan rujukan untuk mengunduh aplikasi pengingat waktu salat. 2. Bawalah kompas sebagai penunjuk kiblat, atau pasang aplikasi kiblat di gadget Anda. 3. Bawalah selalu kaos kaki untuk menutupi kaki saat salat. 4. Bawa selalu botol kecil, botol ini memiliki dua fungsi. Pertama untuk istinja’ (cebok), karena biasanya model toiletnyaa dalah toilet kering, jadi yang ada hanya tissue. Kedua, bila kita wudhu di wastafel, untuk membasuk kaki kita bisa mengisi botol itu dengan air, lalu membasuh kakinya di dalam toilet. 5. Bila sedang berada di pertokoan, ambil satu atau dua potong baju, lalu masuklah ke fitting room (kamar pas), dan

salatlah di kamar pas. Bila kamar pasnya pembatasnya tertutup hingga bawah, Anda bisa melakukan salat sepeti biasa. Bila tidak tertutup sampai bawah Anda bisa salat sambil berdiri. Kalau ada tempat duduknya, Anda bisa salat sambil duduk. 6. Bila Anda sedangd alamperjalanan, salatlah sambil duduk di dalam kendaraan atau di tempat mana saja yang tidak mengundang pandangan orang. 7. Bila berada di taman yang cukup aman, salatlah di taman. 8. Bila berada di sebuah kampus, usahakan cari di internet tempat muslim community di kampus tersebut. Biasanya mereka menyediakan tempat salat. 9. Bila di kampus tidak ada Muslim community, cari tempat-tempat sepi dan bersih untuk melakukan salat, seperti di deretan buku-buku di perpustakaan, kelaskelas yang sedang tidak dipakai kuliah.

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.


Big alam ngi: a ung D rgab (Banyuw do e B on gin gi: da In n Hubun 02), Situb a An a Usah i? Silahk 81233535 0 ,0 in 18 Sale 36960391 85730686 0 0813

38

Senin 6 Januari 2014

BANYUWANGI - SITUBONDO

Sering Dimassage, Saraf Motorik Meningkat PELANGGAN Fanda Baby Spa mengakui hasil terapi massage (pijat) untuk anak balitanya sangat signifikan untuk perkembangan sarat sensorik dan motoriknya. Salah satunya adalah Belva. Anak pasangan Dedi Permadi dan Fara Hastiti ini pun mengalami perkembangan yang sangat baik. Gerakannya pun gesit, tawanya keras, dan berat badannya turut naik. Sehingga membuat kedua orang tuanya tersenyum bahagia. Pemilik Fand Baby Spa dan Fanda Child, Dr Hj Sundari, A.Per.Pen.,M.Kes. menjelaskan, pijat bayi ini mulai digemari karena bisa membuat bayi lebih sehat dan tidak rewel. Pijat bayi juga bisa membuat otot bayi lebih kuat, imunitasnya meningkat, menaikkan berat badan bayi, mengurangi rasa sakit, dan membuat tidur bayi lebih

lelap. Sundari menambahkan, untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Oleh karena itu, tenaga yang ada di Fanda Baby Spa sudah sangat berpengalaman. Tidak tanggunmg-tanggung, tenaga sekelas perawat menjadi salah satu SDM yang beda dengan tempat lain. “Efek dari tindakan massage ini adalah mengendalikan hormon stres, sehingga tidak mengejutkan bila terbukti bayi yang diteliti, memiliki efek seperti mudah tertidur dan relaksasi,” jelasnya. Informasi Jalan Akasia II Nomor 1 Payaman (Belakang Masjid Baitul Ma’wa) Giri, telepon 085790881690, 081217913871, PIN BB 26CB0CBD. (adv/als)

ISTIMEWA

SEHAT: Balita Belva bersama kedua orang tua, Dedi Permadi dan Fara Hastiti usai menjalani treatment massage di Fanda Baby Spa.

Rama Shinta Tawarkan Bursa Tiket Penerbangan R A M A Shinta Holiday (RSH) Tour and Travel memberikan penawaran bursa tiket murah untuk Anda yang ingin bepergian dengan menggunakan pesawat terbang. Berbagai maskapai penerbangan turut memberikan support ke Rama Shinta Holiday yang berlokasi di Jalan Kapten Ilyas Nomor 38 Banyuwangi itu. Beberapa maskapai penerbangan yang memberikan harga khusus ini, di antaranya Air Asia, Citilink, Garuda Airlines, Lion Air, Merpati, dan Sriwijaya. Harga tiket pesawat mulai Rp. 96.300 untuk jurusan Kuala Lumpur menuju Johor Bahru, Surabaya-Semarang Rp 113.900. ‘‘Masih banyak bursa tiket yang menawarkan harga spesial buat Anda. Dan, itu hanya ada di Rama Shinta Holiday,” jelas owner RSH Holiday Tour

TOHA/RaBa

BANYAK PILIHAN: Laptop dan notebook di Toko Maju Mapan bisa diperoleh secara cash maupun kredit.

Kredit Tanpa Uang Muka NETBOOK bukan lagi barang mewah saat ini. Keberadaannya komputer jinjing ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan dan gaya hidup dari masyarakat modern. Tidak heran banyak aktivitas dari manusia yang kemudian sangat menggantungkan dari fungsi dan peran alat elektronik yang satu ini. Hal inilah yang kemudian membuat Toko Maju Mapan sebagai penyedia netbook beragam merek untuk menangkap peluang tersebut. Gerai yang berada di Jalan jaksa Agung Suprapto 64 A Banyuwangi ini menawarkan komputer jinjing dengan harga miring dan kualitas teratas. Owner Toko Maju Mapan Herman menuturkan, untuk memperoleh netbook

caranya cukup mudah. Konsumen bisa memperolehnya secara cash maupun kredit. Semua komputer yang ada tersedia dalam berbagai merek. Seperti Asus, Axio, Lenovo, Acer, Toshiba, hingga Samsung. “Mode dan pilihannya dapat dipilih sesuai kebutuhan,” ujarnya. Untuk pembelian secara kredit, Toko Maju Mapan menyediakan paket khusus selama Ramadan. Di antaranya dengan kredit netbook pilihan tanpa uang muka. Kebijakan ini sekaligus merupakan upaya Toko Maju Mapan yang berada ruko di sebelah barat Stadion Diponegoro ini menyambut dan mengisi bulan Ramadan kali ini. (adv/als)

Istimewa

TERPERCAYA: Seorang resepsionis sedang melayani konsumen yang membeli tiket pesawat.

Sajikan Pesona Asli Alam Gumitir

Segera Beli Alat Cek Asam Urat PENGUKUR kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol ini mudah penggunaannya. Alatnya ringan, mudah dibawa, cepat, dan akurat. Alat kesehatan (Alkes) ini bisa didapatkan di Toko Alkes Genteng. Dengan menggunakan alat ini, kadar asam urat darah yang tinggi dapat terdeteksi lebih awal. Jika tak segera diketahui, apalagi dibiarkan, maka dapat menyebabkan pegal-pegal, linu-linu, nyeri sendi, kaku-kaku, dan rematik asam urat. Bahkan, bisa berimbas pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Untuk itu, segera dimonitor kadar asam urat Anda dan keluarga secara teratur. Sebab, jika diabaikan dan terlanjur tinggi, maka risikonya sangat menyengsarakan. Bila kadar asam urat Anda tinggi, segera hubungi dokter, agar tidak terjadi kerusakan-kerusakan jaringan tubuh, yang sebenarnya dapat dihindarkan. Untuk pemesanan alat pengukur kadar gula, asam urat, dan kolesterol ini bisa menghubungi Toko Alkes Genteng, atau hubungi nomor handphone 082330216000 dan Pin BB 25936879. Toko Alkes juga melayani servis segala macam alat kesehatan. (adv/als)

Istimewa

RAMAI: Situasi Dian Kencana Selular dipenuhi pengunjung. Mereka ramai-ramai membeli smartphone di gerai yang ada di Jajag itu.

Bursa Smartphone Dian Kencana Diserbu Pembeli CEGAH SEJAK DINI: Alat ini bisa mendeteksi kadar asam urat.

Istimewa

PASAR celullar benar-benar menunjukkan peningkatan yang signifikan. Terutama di segmen produk smartphone. Produk-produk branded sampai dengan Chinesse brand bersaing meluncurkan varianvarian terbaru produk smartphonenya. Mulai harga di bawah harga Rp 1 juta hingga Rp 5 juta ke atas. Banyaknya peminat smartphone ini dirasakan imbasnya oleh pengusaha-pengusaha seluler di Banyuwangi. Tidak terkecuali Dian Kencana Celullar yang beralamatkan di Jalan PB. Sudirman 187

Jajag-Banyuwangi. Owner Dian Kencana, Wawan mengatakan, tingkat penjualan untuk segmen smartphone menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini bisa dilihat dari respon konsumen dengan promo Dian Kencana yang mengusung tema “Konsumen Cerdas”. Dian Kencana berusaha menyajikan sesuatu yang benarbenar berbeda. Di mana dalam promo ini konsumen tidak hanya disuguhi atau diiming-imingi dengan harga murah. Tetapi pelanggan juga mendapatkan banyak kelebi-

and Travel, Ailya. Aliya mengatakan, kehadiran RSH Holiday ini merupakan perusahaan one stop travel travel solution yang menyediakan segala kebutuhan pelanggannya di dalam satu outlet, melalui pilihan produk perjalanan seluas dunia. Selain tiket pesawat, RSH Holiday juga menyewakan mobil. RSH Holiday juga memberikan kemudahan Anda yang ingin membayar rekening PLN, PDAM, Telkom, Multifinance, TV berlangganan, pulsa HP, voucher game on line, kartu kredit, asuransi, dll. “Jadi cukup di Rama Shinta Holiday Tour and Travel, semuanya akan bisa diselesaikan dengan baik. Kami buka mulai pukul 08.00-21.30,” ujar Aliya. Informasi 0333427205. (adv/als)

han di Dian Kencana. Antara lain hadiah-hadiah yang beragam (hadiah langsung/undian), pelanggan gratis aplikasi seumur hidup, hingga layanan perawatan HP seumur hidup. Yang lebih menarik lagi, Dian Kencana berani memberikan dobel garansi, yaitu garansi resmi 1 hingga 2 tahun dan garansi ganti baru 2 hingga 5 bulan. “Bursa promo Dian Kencana didukung oleh Samsung, Blackberry, Sony, OPPO Smartphone, Advan, Evercoss, Lenovo, Acer, IPhone, Maxtron, Smartfren, dll,” jelasnya. (*/als)

AGROWISATA kopi Café and Rest Area Gumitir merupakan salah satu lokasi tempat wisata di Jember yang dapat Anda jadikan destinasi wisata untuk liburan. Berbeda dengan café yang banyak dikenal orang, café bernuansa alami ini berada di alam terbuka milik PTPN XII Jember. Menikmati acara makan di Café Gumitir lebih dari sekedar menyenangkan. Banyaknya menu-menu pilihan yang siap menggoyang lidah sungguh menggoda untuk segera dinikmati. Selain menyediakan menu ala restoran, Café Gumitir juga menyediakan menu-menu cepat saji di hari-hari libur/minggu. Sehingga bisa memberikan pelayanan super cepat di saat kondisi pengunjung ramai. Menu andalannya adalah menu ayam laos dengan lalapan dan sambal yang menggoda. Bagi penggemar bebek goreng juga disajikan dengan konsep yang berbeda, serta menu ayam dan bebek betutu dan dijamin sepulang dari Café Gumitir akan memberikan rasa dan pengalaman baru sambil melihat pemandangan perkebu-

nan kopi robusta dan wahana outbound di sekitar lokasi. Tentunya Café Gumitir juga mempunyai icon/brand minuman yang tidak kalah dari tempat yang lain. Yaitu minuman kopi luwak dan kopi lanang yang hanya ada di PTPN XII Gumitir Jember. Anda penggemar kopi? Tidak lengkap rasannya bila belum merasakan kopi yang ada di Café Gumitir dengan sensasi berbeda. Manajer Gumitir PTPN XII Jember, Ir Ignasius Purwo Yuliantoko mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan. Misalnya, terobosan pemesanan menu secara digital/wifi di masing-masing waitress. Sehingga diharapkan bisa mampu menambah kecepatan pemesanan menu dari yang biasannya. “Dan, bagi anda yang belum pernah ke tempat kami, jangan ragu karena tiket masuk gratis. Untuk reservasi/booking (wisata kuliner/outbound) bisa hubungi 0331-3159400 / 085232277400 atau di Marketing kami 082331276141,” ujar Ignasius. (adv/als)

ISTIMEWA

SEGAR DI MATA: Suasana Café Gumitir menyajikan pesona alam yang luar biasa. Cocok untuk istirahat bersama keluarga dan teman.

Bursa Hand Phone NOKIA

N100 262,5 N101 311 N105 233,5 N108 390 N109 384 N110 435 N112 477 N205SS 575 N205DS 600 N206 625 N208 765 N210 730 N301 925 N305 770 N310 865 N311 1190 N501 880 X2-02 720 LUM520 1730 LUM620 2280 LUM720 3270 LUM920 5120 LUM925 5800

SAMSUNG

1205 185 LAKOTA 450 NEODUOS 445 GAL-STAR 725 GAL-Y 845 GAL-CHAT 1060 GAL-YNEW 1160 GAL-MINI 2550 GAL-ACE2 2000 GAL-ACE3 2145 GAL-CORE 2550 GAL-FAME 2235 GAL-MEGA 3650 GAL-GRAND 3275 GAL-TAB3-7” 3100 GAL-TAB3-8” 3810 GAL-NOTE2 XXXX GAL-NOTE3 XXXX GAL-NOTE10 XXXX GAL-S3 XXXX GAL-S3MINI XXXX GAL-S4 XXXX GAL-S4MINI XXXX GAL-S4ZOME XXXX

CROSS

PD1ER 350 A5B 560 G7T 290 C900A 320 C900 240 Q6 390 C15 245 F10 300 C1X 190 Q3 238 C5 235 C1 200 PD15 345 A66-B 1780 A66-W 1800 A88-B 1090 A88-W 1110 A7S 990 A7S-HK 1060 A7 890 A26B-B 1050 A26B-W 1070 L3C 165 V1 155 C6 208 S5 350 F11-HK 330 C2 240 V7 190 AT1G 1100 A22 890 PD2 270

SONY

XPERIA-C 3275 XPERIA-E-S/C1505 1495 XPERIA-E-D/C1605 1600 XPERIA-L/C2105 2825 XPERIA-M/C1905 2455 XPERIA-M-D/C2003 2555 XPERIA-J/ST26 1995 XPERIA-GO/ST27 2350 XPERIA-SP/C5302 3750 XPERIA-ZL/C6502 4800 XPERIA-ZR/C5502 5585 XPERIA-Z-LTE/C6603 5585 XPERIA-Z-ULTRA/C6802 6500 XPERIA-Z-1/C6903 7750 XPERIA-MIRO/ST23i 1765 XPERIA-S/LT26i 32XX SONY-SMART-WATCH2RUBBER 2275 SONY-SMART-WATCH2METAL 2375

LENOVO

A390 940 A516 1480 A690+4GB 8XX A706 1875 P770 18XX P780 2825 K860 3125 K900 4450 S720 1750 S820 2725 S890 2200 S920 2225

TABLET-IDEAPAD

A1000 1325 A3000 2195 A6000 3095

ADVAN

T2 590 T2A 595 T2C 625 T1E 121X T1H 1115 T1F 1585 T1J 1160 T3B 1890 T3C 1990 T5A 1450 T5B 1450 T5D 1450 S5D 1610 S5E 1070 S5F 2010 S5G 3325 E1B 985 E1C 910 O1A 960

BLACKBERRY

-SCM/COMTECH 9220 1420 9300 1495 9320 1865 9360 2175 9380 2175 9720 2425 9790 2725 9810 2585 9860 2925 9900 4175 Q5 3475 Q10 5625 Z10 3925

OPPO MUSE-R821 1899 CLOVER-R815 2999 MIRROR-R819 3999 FIVE-X909-16GB 5500 FIVE-X909-32GB 5999 U707-WAY-S 4999 N1 6999 Hubungi: Dian Kencana Jl PB Sudirman 127 Jajag Banyuwangi (Samping Puskesmas Jajag) (0333) 392932 Free asuransi s/d 4bulan, free perdana, free aplikasi life time, free perawatan life time, kupon undian (TV, lemari Es, Hp, dll), free screen guard, free CD album band indiebanyuwangi, dll.


Senin 6 Januari 2014

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Yang Jualan 625 Pedagang n PAGAR BIKIN... Sambungan dari Hal 29

Pedagang beralasan, keadaan Pasar Banyuwangi yang kurang representatif menjadi alasan utama mereka menjajakan dagangan di luar pasar tradisional tersebut. Sebab kalau mereka masuk ke pasar, lapak yang tersedia tidak akan mampu menampung seluruh pedagang. “Kami siap manut pemerintah (masuk ke pasar sejak pukul 07.00). Tetapi kalau semua pedagang masuk, lapak dalam pasar tidak akan cukup menampung kami semua,”

kelit Erna, salah satu pedagang sayur. Selain kurangnya jumlah lapak yang tersedia, para pedagang juga mengeluhkan sanitasi di dalam arena Pasar Banyuwangi. Kondisi pasar induk di pusat Kota Gandrung, itu sangat pengap. Akibatnya, konsumen lebih memilih berbelanja di luar pasar. “Karena itu, dalam pasar sangat sepi pembeli,” pungkasnya. Sekadar diketahui, pagar pembatas di jalan Satsuit Tubun, depan Pasar Banyuwangi, itu dipasang sejak pertengahan Desember 2013 yang lalu.

Pemasangan pagar pembatas, tersebut agar aktivitas pada pedagang tidak mengganggu arus lalu-lintas di ruas jalan tersebut. Sebelumnya, diberitakan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tando Wicaksono mengatakan, sesuai dengan kesepakatan antara tim pemerintah daerah dengan paguyuban pedagang pasar, toleransi berjualan di jalan hanya diberikan mulai pukul 15.00 hingga 07.00 saja. Di luar jam itu, pedagang tidak boleh menggelar dagangan

di jalan. “Walau sudah pagar, bukan berarti pedagang bebas berjualan di luar pasar,” tegas Suyanto. Pada pukul 07.00, kata Suyanto, semua pedagang di sepanjang Jalan Susuit Tubun, Jalan Diponegoro, dan Jalan Jogopati harus bersih dari pedagang. Bagi pedagang yang memiliki lapak dalam pasar, maka pada pukul 07.00 harus masuk ke dalam alias tidak boleh berjualan di luar. Begitu juga dengan pedagang yang tidak memiliki lapak dalam pasar, juga harus hengkang dari tiga ruas jalan

itu. “Jumlah pedagang yang berjualan di jalan ada sekitar 625 pedagang,” ungkap Suyanto. Dari jumlah 625 orang pedagang itu, ada sekitar 25 pedagang di jalan yang memiliki kios di dalam pasar. Hanya saja, selama ini mereka tidak memaksimalkan lapak di dalam pasar dan memilih berjualan di jalan. “Jadi pe-

masangan pagar pembatas itu, bukan berarti pedagang bebas berjualan sepanjang hari. Toleransinya hanya mulai pukul 15.00 hingga pukul 07.00 pagi,” tegasnya. Di luar jam yang telah disepakati bersama itu, lanjut Suyanto, pedagang tidak boleh menggunakan fasilitas jalan sebagai tempat berjualan. Untuk itu, Suyanto berharap para

pedagang tidak memahami pemasangan pagar pembatas itu sebagai kebijakan pemerintah daerah melegalkan pedagang berjualan di jalan. “Pasar dan jalan sama-sama fasilitas umum, namun fungsinya berbeda. Itu yang harus kita pahami bersama, agar kedua fasilitas umum itu berfungsi sesuai fungsinya masing-masing,” jelasnya.(sgt/afi/bay)

Kadar 42 Persen Paling Digemari n EMAS MURNI... Sambungan dari Hal 29

Dikatakan, meskipun harga emas murni naik, tetapi dirinya belum menaikkan harga jual perhiasan emas. Sebab, dia menganggap kenaikan harga logam mulia, itu belum stabil. Selain itu, kenaikan harga yang “hanya” sebesar Rp 10 ribu per gram, itu dinilai masih belum terlalu signifikan. “Kalau kenaikan harga emas murni terus berlanjut, baru kami akan me-

naikkan harga jual perhiasan emas,” ujarnya. Menurut Dingding, perhiasan berbahan emas dengan kadar 70 persen dijual seharga Rp 375 ribu per gram. Perhiasan emas kadar 42 persen dijual seharga Rp 235 ribu per gram, dan perhiasan emas dengan kadar 37,5 persen dilepas ke tangan konsumen seharga Rp 220 ribu per gram. “Harga yang kami terapkan saat ini (kemarin) masih sama dengan sebelum kenaikan harga emas

murni yang terjadi sejak awal tahun baru 2014,” kata dia. Dingding menambahkan, tingkat pembelian perhiasan emas oleh konsumen akhirakhir ini cenderung stabil. Dalam sehari, rata-rata jumlah perhiasan yang laku terjual sebanyak 25 unit, baik berupa cincin, gelang, anting, dan kalung. Kecenderungan serupa juga terjadi pada tingkat penjualan emas oleh konsumen, rata-rata per hari dia menerima penjualan emas dari kon-

sumen sebanyak 12 unit. Uniknya, perhiasan berbahan emas dengan kadar kemurnian 42 persen paling digemari konsumen. Sedangkan dari sisi model, perhiasan emas yang paling digandrungi masyarakat akhir-akhir ini adalah perhiasan model Channel, yakni perhiasan dengan logo huruf C bolak-balik. “Model boneka Hello Kitty yang booming sejak pertengahan 2013 juga masih cukup diminati,” pungkasnya. (sgt/bay)

Giat Mendokumentasikan Sastra Mantra n KEGIATAN... Sambungan dari Hal 29

Di mata Joni, karya-karya Fatrah Abal memang menarik. Bahasa yang digunakan juga terbilang baru dan tidak asal. Kata Gelang Alit menurutnya merupakan sebuah kata yang menjadi diksi menarik saat itu dan tetap langgeng hingga kini. “Pokoknya kata itu sungguh lain, sebuah Gelang dan Alit, unik,” ujarnya. Sementara itu, saat ini Fatrah Abal sudah berusia senja. Pada usianya yang sudah 82 tahun saat ini, dia dalam keadaan sakit. Selama bulan Desember 2013 dan awal Januari 2014 ini, Fatrah harus bolak-balik ke Surabaya untuk proses penyembuhan penyakitnya. Tentu bagi orang tua seperti Fatrah, beban ini membuatnya sedih. Ada beberapa teman dan kerabat yang berkenan membantu meringankan bebannya. Temanteman seniman dan budayawan, diakui sangat peduli dan prihatin atas kondisi kesehatan Fatrah saat ini. Sebut saja seniman senior Andang CY. Dia mengaku sangat sedih atas kesehatan Fatrah. Kalangan seniman umumnya merasa prihatin mendengar kabar memburuknya kesehatan Fatrah. Betapa sosok Fatrah selama ini memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap informasi kebudayaan dan kesenian Banyuwangi, utamanya kesenian Gandrung. Dosen Sastra Universitas Ne-

geri Jember, Novi Anugrahjati juga prihatin dengan kondisi Fatrah. Menurutnya, banyak sudah buku yang ditulis Fatrah, belum lagi catatan-catatan tentang seni dan budaya yang disimpannya. Dan biasanya catatan-catatan itu bermanfaat bagi kalangan aktivis kesenian/budaya, baik di Banyuwangi maupun di berbagi kota di Indonesia. Sementara itu, Fatrah Abal lahir pada 16 Agustus 1932. Dia tumbuh dan menetap di Kelurahan Panderejo, Banyuwangi. Mantan pemilik studio foto tahun 1950-an itu pernah menjadi instalatir listrik tahun 1957 sampai dengan 1990. Di sela-sela kesibukannya, dia menyempatkan menggoreskan karya-karya cipta lagunya. Maka lewat tangan kreatif itu, lahirlah karya lagu daerah yang sampai sekarang masih kerap kita dengarkan. Sebut saja lagu berjudul Tuli-tuliyo, Cemeng Manggis, Tetak-tetak, hingga lagu Gelang Alit yang populer itu. Selain itu, masih ada judul lagu lainnya seperti Angen-angene Wong Tuwek, Kesengsem, Ojo Nangis dan bermacam judul lagu lainnya. Di usianya yang kini senja, kini Fatrah selalu menyempatkan diri untuk mencatat semua perjalanan hidup yang pernah dilalui. Sepertinya dia memegang peribahasa gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang kulitnya. Hal inilah mungkin yang mendasarinya

untuk berbuat demikian, agar segala pengalaman itu bisa menjadi pelajaran bagi para penerus di bumi matahari terbit ini. Selain itu, melalui dunia maya sesekali dia juga mengintip kolom-kolom catatan yang berisi argumen dan perkembangan sastra dan seni di tanah air. Namun, semua aktivitas produktif itu itu mendadak berhenti karena kondisinya sudah tidak terlalu prima seperti beberapa waktu lalu. Penyakit tumor pada hidung yang dideritanya, kerap kali kambuh akhir-akhir ini. Hidung bapak 11 anak itu terkadang mengeluarkan darah. ‘’Senin besok (hari ini, Red), kalau ditelepon pihak rumah sakit (RSU Dr Soetomo), ya saya harus segera berangkat ke Surabaya,’’ ujar Fatrah. Berdasarkan keterangan dokter dari hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG), Fatrah menderita sejenis tumor. Sementara itu, secercah kabar baik datang dari salah satu komunitas sastra di Banyuwangi untuk Fatrah. Dalam waktu dekat, Komunitas Watubuncul akan mencetak karya Fatrah mengenai catatan-catatan tentang Gandrung, Prasemon (penjabaran serat Damarwulan) dan dokumentasi yang dikerjakan mengenai sastra mantra. “Saat ini dalam proses penghimpunan,” ujar Fatah Yasin Noor salah seorang penggiat komunitas sastra Watubuncul.

Fatah Yasin mengatakan, pihaknya berharap kesehatan Fatrah segera pulih dan bisa menulis lagi seperti biasa. Dengan begitu, generasi penerus bisa mewarisi informasi dan pengetahuan tentang seni dan budaya yang pernah digeluti seniman gaek tersebut. Sering kali, kata Yasin, kita memberi penghargaan kepada orang-orang tua setelah mereka pergi meninggalkan kita. Sementara semasa hidupnya, kita tidak pernah tahu bagaimana mereka berjuang sekadar melanjutkan perjalanan hidupnya. Perjuangan yang biasanya dilaluinya sendiri tanpa bantuan siapa pun. Sementara itu, orang-orang yang dulu mengelu-elukan dan yang pernah memanfaatkan jasa dan budi baiknya, terkadang sudah tidak pernah muncul lagi dalam kehidupannya. Betapa senangnya hati seandainya generasi muda atau pemerhati seni dan budaya berkenan datang untuk sekadar berbagi setidaknya mengetahui keadaan Fatrah Abal sekarang. Menemani hari-harinya yang semakin senja. Sebagaimana tertuang dalam syair lagu Gelang Alit, Mandaneyo duh senenge ati, ketemu ring dino mburi. Seorang Fatrah Abal telah menggoreskan karya-karyanya dan telah dinikmati oleh masyarakat Banyuwangi, bahkan gaungnya sampai melintasi daerahnya sendiri.(bay)

KEMERLIP: Kembang telur yang siap dipasarkan kepada konsumen.

SHULHAN HADI/Raba

Marak Penjual Kembang Telur n JELANG... Sambungan dari Hal 29

Saprowi, 40, seorang pedagang sembako di Kecamatan Tegalsari menuturkan, harga mengalami kenaikan sekitar Rp 1000 per Kg. “Jumat lalu (3/1) masih Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per Kg. Saat ini, harganya sudah menjadi Rp 17.000 per Kg,” tuturnya. Menanggapi kenaikan harga telur, konsumen berharap harga relatif stabil. ‘’Yang diharapkan itu kenaikan tetap di batas normal,’’ ujar Niken, warga Kelurahan/Kecamatan Giri. Semenatara itu, beberapa pedagang mulai menjual kem-

bang telur sebagai hiasan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di pasaran. Model dan bentuk wadah telur hias itu pun kini lebih beragam. Jika dulu kembang telur sebatas bentuk bunga dan terbuat dari kertas yang tidak gemerlap. Kini bentuk dan warnanya sangat bermacam-macam. Salah satu penjual kembang telur, Aan, 50, menuturkan, pada peringatan Maulid tahun ini bentuk kembang telur sangat beragam. Harga yang dijual pun cukup bervariasi. Mulai dari Rp 500 per biji sampai Rp 10 ribu. Semua bergantung jenis dan kesulitan dalam membuat. “Kalau yang biasa Rp 500,

kertas tiga dimensi Rp 1000. Yang paling mahal bentuk bebek,” tuturnya. Bahkan, dia mengatakan di tempat lain kemungkinan harga yang lebih mahal juga ada. Selain membuat sendiri kembang telur yang dia jual, Aan juga menerima titipan dari penjual lain. Biasanya barang titipan itu sudah disimpan beberapa pekan sebelumnya. Umumnya para pedagang menjual kembang telur kepada konsumen per sepuluh biji. Selain itu, jika ada orang membeli dalam jumlah banyak maka harga yang dikenakan pun bisa diturunkan.”Kalau beli banyak kita kasih murah,” tegasnya. (mg1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

ANTISIPASI: Petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan yang akan menyeberang ke Bali di pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kemarin.

Sepi Penumpang dari Jawa

Lubang Menganga di Jalan Yos Sudarso

n ARUS BALIK... Sambungan dari Hal 29

BERBAHAYA: Pengguna jalan melintas di sekitar lubang jalan Yos Sudarso, Banyuwangi kemarin (5/1).

KALIPURO - Hujan mulai kerap melanda Banyuwangi dan sekitarnya akhir-akhir ini, mulai berdampak pada kondisi jalan raya. Lantaran sering tersiram air hujan, aspal jalan yang sebelumnya mulus, kini mulai dipenuhi lubang menganga. Seperti yang terjadi di ruang jalan Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro ini. Lubang yang cukup dalam dengan diameter setengah meter lebih di jalan utama jurusan Banyuwangi-Pelabuhan Ketapang-Situbondo, itu tentu saja sangat membahayakan para pengguna jalan. Kapan Diperbaiki? (sgt/bay)

Namun sebaliknya, tingkat kedatangan penumpang di pelabuhan kebanggaan masyarakat Banyuwangi, itu cukup padat. Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Saharuddin Koto memprediksi, arus balik wisa-

sehari. Setelah itu, tren kendaraan penumpang dari Pelabuhan Ketapang terus menurun. Selain kepadatan kendaraan, di hari yang sama Pelabuhan Ketapang juga diwarnai kepadatan penumpang pejalan kaki. Selama 24 jam pada 2 Januari 2014 lalu, penumpang pejalan kaki yang menyeberang ke Jawa mencapai 35 ribu orang. (sgt/bay)

Pencitraan dengan Menyebar Baliho n CALEG... Sambungan dari Hal 31

Yang paling parah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dari tujuh calegnya di Dapil III Jatim, ternyata seluruhnya berasal dari Jakarta. Tidak satu caleg lokal yang beri kesempatan untuk memperebutkan kursi empuk DPR RI. Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai PKP Indonesia, masing-masing menampilkan GALIH COKRO/RaBa

tawan pada masa libur tahun baru kali ini akan berakhir tengah malam kemarin. “Kami memprediksi arus balik wisatawan berakhir nanti dini hari,” ujarnya kemarin. Diberitakan sebelumnya, puncak arus balik di Pelabuhan Ketapang sudah lewat. Pada 2 Januari lalu, kendaraan roda empat yang menyeberang ke Ketapang mencapai 4.500 unit

satu caleg lokal. PBB menampilkan caleg asal Bondowoso dan Partai PKP Indonesia menyodorkan caleg yang berdomisili di Situbondo. Yang ironis lagi, dari 84 caleg Dapil III Jatim untuk kursi DPR RI, hanya Partai Nasdem yang menempatkan caleg lokal pada nomor urut satu. Sedangkan 11 partai lainnya menempatkan caleg lokal pada nomor urut lima ke bawah, sedangkan nomor satu di ditempati kader partai

yang bertempat tinggal jauh dari rakyat calon pemilihnya. Walau penentuan kursi tidak ditentukan nomor urut, namun jika caleg berada di nomor urut satu akan memudahkan rakyat untuk memilih calon pada coblosan 9 April 2014 mendatang. Para caleg Jakarta itu, berlomba melakukan pencitraan dirinya melalui penyebaran baliho dan spanduk di beberapa tempat. (af.ichsan rasyid/bay/habis)


40

Senin 6 Januari 2014

Jadikan Ancak Agung sebagai Tradisi Warga Kota Santri

Edy Supriyono/RaBa

TRADISI: Para kiai, habaib, dan pejabat Situbondo berdoa bersama di alun-alun.

KHUSUK: Bupati Dadang (kanan) dan KHR Moch Kholil As’ad berdoa dalam acara Ancak Agung.

SITUBONDO – Pemkab Situbondo merasa perlu untuk ikut ambil bagian dalam memperkuat tradisi Ancak Agung di Kabupaten Situbondo. Hal itu dilakukan karena menyadari pentingnya membangun dan memperkokoh nilai-nilai spritual dalam pelaksanaan pembangunan. Dalam sambutannya di depan ribuan orang yang menghadiri Ancak Agung Jumat malam (3/1) di Alun-alun Kota Situbondo, Bupati Dadang Wigiarto mengungkapkan, Ancak Agung merupakan ritual memperingati Maulid Nabi SAW. “Kita ingin kembali menguatkan tradisi ancakan, yang selama tiga tahun belakangan ini Ancak Agung kita jadikan sebagai tradisinya masyarakat Situbondo,” paparnya. Bupati optimistis, dengan kebersamaan maka menguatkan tradisi Ancak Agung di Situbondo bukanlah hal yang sulit. “Apalagi tradisi Maulid Nabi Muhammad sebenarnya sudah berkembang dengan baik di tengah masyarakat. Kita tinggal memfasilitasinya saja” imbuhnya. Bupati mengungkapkan, langkah Pemkab Situbondo ikut ambil bagian dalam peringatan Maulid Nabi be-

Terseret Arus, Siswi Tewas Tenggelam MANGARAN - Seorang siswi salah satu SMA di Kota Situbondo tewas tenggelam setelah terseret arus di pantai Dusun Tangsi, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Korban tewas adalah Fitri, 18. warga Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran. Selain korban tewas, dua orang korban selamat yang beralamat sama adalah Fifian Ari Cahyono, 19, dan Cantika, 4. Kakak adik ini juga sempat tenggelam saat terseret arus laut. Untuk dua korban ini kondisinya memang sempat kritis dan berhasil diselamatkan setelah dirawat secara intensif di ruang Instalasi Gawat IGD RSU Situbondo. “Kondisi dua korban berangsur-angsur membaik. Sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Mangaran,” terang salah seorang perawat di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo. Satu korban selamat lainnya bernama Wilda, 12. Bocah yang masih duduk dikelas VI SD ini sempat  menjalani perawatan di Puskesmas Mangaran. Diperoleh keterangan, kasus tewasnya siswi kelas 3 di salah satu SMA Situbondo ini terjadi pada Sabtu lalu (4/1). Sebelum tenggelam, korban bersama tiga saudara sepupunya dan orang tuanya bermain dan berekreasi di Pantai Dusun Tangsi, Desa Tanjung Pecinan, Mangaran.

NUR HARIRI/RaBa

KRITIS: Dua anak yang selamat menjalani perawatan medis di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

Begitu tiba di pantai, para orang tua bocah itu asik memancing. Sedangkan korban dan tiga saudaranya bergegas mandi di pantai. Namun, beberapa saat kemudian orang para orang tua itu dikejutkan dengan suara histeris minta tolong. Orang tua korban dan puluhan warga setempat yang juga berekreasi langsung masuk ke pantai dan menyelamatkan empat anak yang tenggelam. Sayang, salah seorang dari empat anak yang tenggelam itu tewas akibat tidak dapat berenang dan kehabisan napas. Sedangkan tiga anak lain ber-

hasil diselamatkan warga. “Sudah mau pulang, saya kaget kok ada suara minta tolong. Dengar itu saya dan semua warga langsung menolong.” ujar Maryono, 41, orang tua korban Fifian dan Cantika. Kapolsek Mangaran AKP Moh Imron mengatakan, usai mendapat laporan ada anak tenggelam, pihaknya langsung menuju lokasi dan membawanya ke Puskesmas setempat. “Mereka tenggelam karena tidak dapat berenang saat diterjang gelombang saat mandi. Mereka mandi di pantai untuk rekreasi,” terang AKP Moh Imron. (rri/als)

Diduga Menipu, Ketua LSM Dipolisikan SITUBONDO – Salah seorang ketua LSM di Kota Situbondo dilaporkan ke Sentra Pelayanan Terpadu (SPKT) Polres Situbondo. Pria berinisial AT, asal Desa Bloro, Kecamatan Besuki, itu dilaporkan korbannya Junaidi, 58, warga Situbondo. Kepada polisi, korban melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan terlapor AT terkait pengurusan pembelian tahan. Berawal dari kasus itu, nampaknya terlapor mencari kesempatan untuk meminta uang dengan jumlah yang cukup besar kepada korban. Data yang berhasil dikumpilkan, peristiwa itu pertama kali terjadi pada 9 Juli 2013 lalu. Saatu terlapor mendatangi rumah korban, terlapor me-

minta uang sebesar Rp 15 juta yang akan digunakan untuk kepentingan pembelian tanah. Namun, setelah berselang sekitar tiga hari, ternyata terlapor datang lagi dan meminta uang tambahan. Kali ini jumlahnya tidak sama dengan permintaan pertama, yakni sebesar Rp 22 juta. “Sudah dua kali, katanya untuk mengurus tanah,” kata korban Junaidi, saat melapor kepada polisi. Namun, meski sudah beberapa bulan berlalu, janji terlapor untuk menyelesaikan urusan pembelian tanah yang di atasnya berdiri bangunan rumah itu tidak dikerjakan. Ironisnya uang yang diberikan dua kali oleh korban telah terpakai dengan alasan digunakan untuk kepentingan pribadi. “Dugaan penipuan

yang berawal dari urusan tanah itu sudah dilaporkan,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Menurut Wahyudi, berdasar pengakuan korban kepada penyidik Polres Situbondo, korban mengaku tertipu dengan ulah terlapor karena urusan tanah tidak selesai. Korban pun melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan atas uang miliknya sebesar Rp 22 juta. “Untuk saat ini, penyidik masih mendalami kasus penipuan dan penggelapan tersebut. Selain itu, penyidik akan memanggil terlapor untuk diminta keterangan,” tegas AKP Wahyudi. (rri/als)

CINTA RASUL: Ribuan warga Kota Santri menghadiri puncak acara Ancak Agung di alun-alun.

rawal dari tuntunan dari (Alm) KH Sufyan Miftahul Arifin. Sekitar tiga tahun lalu, kiai kharismatik yang wafat saat menjalankan ibadah umrah di Mekkah itu meminta Bupati Dadang Wigiarto untuk memperkokoh kecintaan kepada Nabi Muhammad. “Jadi, pemerintah diminta ambil bagian untuk menguatkan dan kian memperkokoh kecintaan kepada Nabi Muhammad. Dengan memperingati kelahiran Kanjeng Nabi, kita

harapkan akan kian memperkokoh keimanan dan keislaman kita,” papar Bupati Dadang. Bupati menegaskan, membangun bangsa yang besar tidak cukup hanya mengandalkan orang pintar yang duduk dalam pemerintahan. Tapi, juga harus mencontoh kepemimpinan Nabi Muhammad. Sehingga, niat membangun bangsa untuk melindungi, mensejahterakan, dan memakmurkan masyarakat memi-

liki bentuk yang hakiki. “Tidak hanya kemakmuran di dunia saja, tapi juga di akhirat. Itulah yang diajarkan Kiai Sufyan. Malam ini kita berkumpul, bersolawat dan berdoa bersama. Semoga seiring dengan pertolongan dan ridlo Allah. Sehingga, kabupaten kita ini cepat memperbaiki situsi dan kondisi sosial masyarakat. Mudah-mudahan Situbondo juga dijauhkan dari bencana,” pungkas bupati. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi | 6 Januari 2014