Issuu on Google+

SABTU 5 MEI

33

TAHUN 2012

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.17 14.39 17.11 18.23 04.12

GOWES BARENG

Bisa Daftar di Genteng dan Biro Situbondo CALON peserta Gowes Bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul tak perlu repot mendapatkan tiket pendaftaran. Di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya, tiket dapat diperoleh langsung di kantor Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi. Calon peserta dari daerah Banyuwangi Selatan tak perlu repot datang di kantor Radar Banyuwangi. Sebab, tiket gowes bareng dapat diperoleh di kantor Biro Genteng di Jalan Raya Jember 36, Kecamatan Genteng. Demikian pula calon peserta dari Kota Santri, bisa langsung mendatangi kantor Radar Banyuwangi Biro Situbondo di Jalan Wijaya Kusuma 60, Situbondo. Ketua panitia Gowes Bareng, Galih Cokro Buwono mengatakan, pendaftaran dibuka pada jam kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Calon peserta bisa mendaftar di beberapa tempat yang sudah ditunjuk, yakni kantor Dispora Banyuwangi, dan Toko Wim Cycle Berkat Abadi Banyuwangi ■  Baca Bisa...Hal 43

PERTANIAN

Sehektare Dapat 7,9 Ton KALIPURO - Sistem tanam pola baru ini layak ditiru para petani Banyuwangi. Teknologi pola tanam jajar legowo dengan jarak 20 cm 10 cm - 40 cm tersebut terbukti ampuh; tahan wereng dan menghasilkan padi lebih banyak. Seperti yang dilakukan petani padi nonhibrida di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, kemarin (4/5). Produksi padi nonhibrida yang biasanya hanya 6,5 ton per hektare (ha), dengan pola jajar legowo, petani di Desa Ketapang mampu menghasilkan padi 7,9 ton per ha. Teknologi jajar legowo merupakan sistem tanam yang sedang dikembangkan Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (PKP) Banyuwangi. Teknologi pola tanam tersebut memiliki keunggulan tahan terhadap wereng batang cokelat. Kepala Dinas PKP Banyuwangi, Ikrori Hudanto menjelaskan, teknologi jajar legowo menggunakan pola tanam 20-10 dan 40 cm. Selama ini, petani menggunakan pola lama, yaitu 20 cm - 20 cm - 20 cm. “Sistem jajar legowo lebih tahan wereng karena jaraknya tidak terlalu mepet,” jelasnya ■  Baca Sehektare...Hal 43

BAGAIMANA INI...

Masuk Jawa KTP Diperiksa BANYUWANGI - Ini peringatan bagi semua warga yang akan masuk ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sejak awal bulan ini, semua warga yang akan masuk ke Bumi Blambangan melalui penyeberangan Pelabuhan Ketapang di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, harus menunjukkan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP). Itu termasuk kebijakan baru yang diterapkan Pemkab Banyuwangi. Sebab, sebelumnya, pemeriksaan KTP di Pelabuhan Ketapang bukanlah suatu kewajiban. Biasanya yang diperiksa di Ketapang hanya calon penumpang yang akan menyeberang ke Bali. Itu pun pemeriksaan KTP hanya berlangsung pada momen-momen tertentu. Sementara itu, di Bali, Pemkab Jembrana sudah lama memberlakukan pemeriksaan KTP untuk siapa saja yang masuk Bali. Kebijakan tersebut diterapkan sejak Bom Bali I meledak beberapa tahun lalu. Kali ini, Pemkab Banyuwangi akan melakukan pemeriksaan KTP di Pelabuhan Ketapang. Terkait pemeriksaan identitas diri tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi telah menyiapkan personel di pintu keluar Pelabuhan Ketapang selama 24 jam. “Ini demi penertiban warga yang akan masuk ke wilayah Banyuwangi,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Satpol PP Banyuwangi, Agus Wahyudi, kemarin (4/5). Menurut Wahyudi, dalam rangka pemeriksaan KTP tersebut, anggota Satpol PP disiagakan di dua lokasi. Petugas disiapkan di pintu keluar khusus pejalan kaki di sisi utara pelabuhan dan pintu keluar kendaraan di sisi selatan pelabuhan ■  Baca Masuk...Hal 43

Pelanggaran Identitas Penduduk Jumlah Pelanggaran : 127 kasus JENIS PELANGGARAN : ■ Tidak membawa KTP ■ KTP sudah kedaluwarsa ■ Punya dua KTP (KTP ganda) SEPUTAR KTP GANDA  Modusnya punya satu KTP Jawa, satu KTP Bali  Keduanya sama-sama masih berlaku  Ditemukan hampir setiap hari selama 5 hari terakhir pemeriksaan di Ketapang  Ketahuan dalam pemeriksaan saat warga membuka dompet

Banyak Pemilik Identitas Ganda SEMENTARA itu, banyak ditemukan pelanggaran terkait identitas kependudukan dalam pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP) di Pelabuhan Ketapang. Salah satunya, petugas Satpol PP menemukan ada beberapa warga yang memiliki kartu identitas ganda. Dalam pemeriksaan identitas warga yang akan masuk ke wilayah Banyuwangi hingga siang kemarin (4/5) ditemukan 127 pelanggaran. “Sampai hari ini (kemarin) sudah ditemukan 127 pelanggaran,” terang Kabag TU Satpol PP Banyuwangi, Agus Wahyudi. Dari pelanggaran sebanyak itu, jelas Agus, kasus yang paling besar adalah tidak membawa KTP. Ada juga pelanggaran lain, yakni KTP yang sudah kedaluwarsa. Kepada para pelanggar, petugas Satpol PP memberi peringatan. Petugas juga meminta warga yang melanggar tersebut membuat surat pernyataan. “Yang tidak membawa KTP cukup banyak,” sebutnya ■

AGUS BAIHAQI/RaBa

DARI BALI: Petugas Satpol PP memeriksa KTP pengendara motor yang baru turun dari feri di Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi kemarin.

 Baca Banyak...Hal 43

HONORER K2 DI BANYUWANGI

Bandara Akan Dikelola Pihak Ketiga BANYUWANGI - Bandar Udara (Bandara) Blimbingsari di Kecamatan Rogojampi sebentar lagi tidak akan dikelola Pemkab Banyuwangi. Rencananya, bandara kebanggaan warga Bumi Blambangan tersebut akan ditangani Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Selama dikelola Kemenhub RI, bandara tersebut akan dioperasikan

pihak ketiga. “Kemenhub tidak mungkin mengoperasikan sendiri, pasti diberikan kepada pihak ketiga,” jelas Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Adil Achmadiyono, kemarin (4/5). Rencana penyerahan pengelolaan dan pengoperasian Bandara Blimbingsari kepada Kemenhub RI itu telah disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas melalui Plt Sekkab Banyuwangi, Slamet Karyono, di gedung DPRD Banyuwangi

Jumlah awal Lolos seleksi pertama Lolos pendataan ulang Masuk database BKN

Kamis lalu (3/5). “Pak Sekkab datang untuk menyampaikan itu,” terang Adil. Menurut Adil, kedatangan Plt Sekkab itu bukan hanya memberi tahu terkait penyerahan pengelolaan dan pengoperasian bandara, tapi juga minta persetujuan DPRD. “Syarat penyerahan pengelolaan memang harus mendapat persetujuan DPRD,” katanya. Apakah legislatif menyetujui permintaan eksekutif? ■  Baca Bandara...Hal 43

: 3.800 orang : 3.227 orang : 3.041 orang : 3.039 orang SUMBER : BKD BANYUWANGI

Pendataan Honorer K2 Sudah Final GALIH COKRO/RaBa

PEMADAM: Salah satu sudut Bandara Blimbingsari di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI - Pegawai honorer kategori II (K2) yang lolos mengikuti tes kemampuan dasar hanya tersisa 3.039 dari sebelumnya 3.041 orang. Jumlah itu sudah final, dan mereka tinggal mengikuti tes agar dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Jumlah akhir itu diperoleh setelah Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) melakukan pendataan ulang ■

 Baca Pendataan...Hal 43

Melihat dari Dekat Rumah Tua Era Kolonial di Desa Kelir

Tembok dan Kayu Utuh Sejak 1908 AGUS BAIHAQI/RaBa

TAK TERBACA: Bando reklame layanan sosial di depan kantor Camat Banyuwangi, di Jalan A. Yani, Banyuwangi.

Baliho Tumpang Tindih BALIHO dan bando layanan sosial di sudut Kantor Camat Banyuwangi ini seperti bersaing. Bando bergambar Bupati Abdullah Azwar Anas bersama istri yang mengajak warga rijig-rijig kampung milik Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi tertutup baliho lain. Baliho berukuran besar yang posisinya berada di depan berisi seruan agar warga menyukseskan program e-KTP. Bila dilihat dari arah selatan, bando rijig-rijig kampung itu tidak terbaca. Bagaimana ini? (abi/c1/bay)

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Perawan tua itu masih menyimpan kenangan indah masa lalu, baik sebelum maupun setelah Indonesia merdeka. Masa ke masa dia lalui, tapi hingga kini ia masih tidak memiliki pendamping hidup alias perawan tua. NUR HARIRI, Kalipuro

IALAH Ririn, 60, warga Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, yang menjaga rumah itu. Dia perempuan keturunan Belanda campuran Minahasa. Sudah

lama Ririn menjaga rumah kuno itu. Meski terlihat kuno, tapi model rumah itu tidak kuno amat. Berdasar pengakuannya, Ririn sebenarnya mempunyai banyak saudara dan umumnya mereka kaya. Nah, karena itulah mereka semua lupa kepada Ririn. Kini Ririn hanya bisa bercerita kenangan masa lalunya bersama rumah tua yang dia jaga itu. Tidak banyak orang yang tahu bahwa rumah tak berpenghuni itu dibangun sekitar 85 tahun silam. Rumah itu kini menjadi milik Bungonik, 65, yang konon adik Bung Mahesa. Kayu yang digunakan membangun rumah tersebut adalah kayu unggul. Adonan temboknya pun pasti berkualitas tinggi. Sebab, hingga kini tembok rumah tersebut masih berdiri kokoh. Namun sayang, rumah itu kini berdiri tanpa penghuni. Ririn

Bandara Blimbingsari akan dikelola pihak ketiga

Lebih pas pihak kelima, sesuai jumlah sudut sisir belimbing

Pendataan honorer K2 sudah final

Semoga semua bisa jadi juara bergelar CPNS NUR HARIRI/RaBa

KOKOH: Kondisi tampak depan rumah tua di Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

hanya menjaga rumah Bungonik warisan kakaknya itu. Setiap pagi, Ririn hampir tidak pernah absen membawa bunga se-

dap malam ke pemakaman orangorang yang pernah tinggal di rumah tua tersebut ■  Baca Tembok...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Sabtu 5 Mei 2012

CERMIN DIRI Yang Dikhawatirkan Akhirnya Terjadi Juga KEKHAWATIRAN banyak pihak akhirnya terjadi juga. Manajemen klub kebanggaan Larosmania, Persewangi, memutuskan tidak bertanding ke kandang Perseman Manokwari, Papua, yang rencananya digelar sore ini. Apalagi kalau bukan akibat ketiadaan dana yang dimiliki tim berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Prediksi Persewangi akan walk out (WO) melawan Perseman sebenarnya sudah diprediksi jauh-jauh hari. Itu seiring krisis finansial yang terus membelit pasukan Yudi Suryata tersebut. Bahkan, kejadian serupa sangat mungkin terjadi saat Persewangi harus bertandang ke markas Persbul Buol dan Persemalra Langgur. Jika itu terjadi, maka Persewangi akan melakukan aksi WO tiga kali. Itu berarti sembilan poin yang dimiliki Persewangi akan dikurangi. Bukan tidak mungkin, posisi Persewangi yang saat ini berada di peringkat empat klasemen sementara grup III, akan melorot hingga posisi bawah. Manajemen Persewangi patut berputus asa. Harapan akan dana segar dari sumbangan Forpinda dan para pengusaha Kota Gandrung lenyap, seiring belum terkumpulnya dana tersebut ke kas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Sehingga, harapan untuk tetap berkiprah dalam kompetisi Divisi Utama PSSI tersendat. Manajemen tidak memiliki dana untuk melanjutkan kompetisi. Jika tiga kali laga away itu tidak dilakoni, maka Persewangi tinggal menyisakan satu pertandingan kandang. Yakni melawan Persires Bali Devata di Banyuwangi. Itu pun, digelar tidaknya pertandingan Persewangi versus Persires masih menjadi tanda tanya. Mengingat para pemain juga sudah enggan untuk datang ke mes dan mengikuti latihan. Tuntutan gaji mereka yang masih menunggak hingga enam bulan masih belum dipenuhi manajemen. Mereka baru akan mau main jika tuntutan mereka dipenuhi. Jika demikian adanya, maka kiprah Persewangi sebetulnya sudah terhenti saat pertandingan melawan Persipro Probolinggo pada 21 April lalu. Apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur. Kalau pun ada uang sekarang, maka sudah tidak mungkin para pemain Persewangi berangkat ke Papua. Pertandingan antara Perseman versus Persewangi sore ini tidak akan ada. Dan, tanpa perlu memeras keringat, para pemain Perseman dapat memenangkan pertandingan dengan skor telak 3-0. Peluang Perseman lolos ke Indonesian Premier League pun semakin terbuka lebar. Sedang Persewangi, masih harus berkutat di Divisi Utama, bahkan mungkin terdegradasi ke Divisi I. (*)

Kaca Mobil Dipecah, Tas Raib PANJI - Pusat perbelanjaan tidak sepenuhnya aman. Seperti yang dialami dr. Agnes Erlysia Hidayat, 37, warga Jalan PB. Sudirman, Desa/Kecamatan Besuki, ini. Perempuan berusia 37 tahun tersebut kemalingan saat berkunjung ke sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji.

Sebelum kejadian, korban membawa mobil Nissan X-Trail yang diparkir di halaman pusat perbelanjaan tersebut. Namun, saat hendak pulang, pegawai negeri sipil (PNS) tersebut diberi tahu pengunjung lain bahwa mobilnya dipecah seseorang. Ternyata apa yang dikatakan salah satu

pengunjung tersebut benar. Kaca mobil miliknya pecah. Setelah dicek, tas warna cokelat di dalam mobil sudah tidak ada. Padahal, isi tas tersebut adalah surat-surat penting dan dua buah ponsel. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian jutaan rupiah. ’’Kira-kira Rp 2 juta rupiah,’’ ujarnya saat

IRWAN SURYANTO/RaBa

DISKUSI:Jajaran Dispendik bertemu manajer Radar Banyuwangi.

Dinas Pendidikan Gandeng RaBa Gagas Kerja Sama Rubrik Pendidikan

Jalan Grogol Mrothol

ABDUL AZIZ/RaBa

SENAM BARENG: Camat Pesanggaran, Drs. Danisworo, M.Si., saat senam bersama, kemarin pagi

Senam Bersama dan Bagi-Bagi doorprize PT. Askes Gandeng Instansi di Pesanggaran PESANGGARAN - PT. (Persero) Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) Cabang Banyuwangi menggelar acara senam bareng dengan seluruh instansi, staf desa, dan pelajar se-Kecamatan Pesanggaran, kemarin pagi. Acara senam bareng Askes yang bertempat di Pendapa Kantor Kecamatan Pesanggaran, itu banyak dihadiri pegawai negeri yang juga anggota Askes. Dalam acara tersebut, pihak Askes juga menyediakan makanan dan minuman secara gratis. Selain itu, Askes juga membagikan doorprize yang diundi secara langsung di hadapan peserta senam. Kepala Cabang Askes wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Sumartien, SE, MM, mengatakan kegiatan senam bareng ini adalah salah satu dari program promotif dan prefentif yang dilakukan PT. Askes untuk me-

ningkatkan pengetahuan kesehatan bagi peserta Askes. “Karena itu, disediakan juga sarana konsultasi kesehatan gratis dan pemeriksaan tensi darah serta uji gula darah pada acara ini,” ujarnya. Dikatakan, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi untuk membuat Puskesmas berbasis dokter keluarga. Tujuannya untuk memberikan fasilitas kesehatan lebih bagi peserta Askes. “Jadi nantinya dalam satu Puskesmas ada dokter yang khusus merawat peserta Askes,” jelasnya. Camat Pesanggaran Drs. Danisworo, M.Si. kepada koran ini menjelaskan, acara senam bareng ini merupakan kegiatan rutin dan bergilir yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi. Hanya saja, kali ini pihaknya bekerjasama dengan PT Askes. Itu agar seluruh pegawai negeri yang ada di wilayah kerjanya bisa melakukan tes kesehatan gratis dan lebih mengerti akan manfaat Askes. (azi/adv/als)

melapor ke polisi kemarin. Pencurian itu terjadi tiga hari lalu sekitar pukul 12.00. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, saat dikonfirmasi membenarkan kabar kasus pencurian tersebut. Hingga kini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita sudah terima laporannya. Teman-teman sudah lidik,” ujarnya kemarin. (ton/c1/als)

GIRI - Akses jalan yang menghubungkan Desa Grogol, Kecamatan Giri, dengan Dusun Padang Baru, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, rusak parah. Hampir seluruh bagian aspal di jalan tersebut mengelupas. Kondisi terparah terlihat di sekitar pabrik Ajib. Salah seorang pengendara sepeda motor, Syaiful, 30, mengatakan, jalan di daerah tersebut rusak sudah sangat lama. Kerusakan sudah mencapai ratusan mater. Tapi, hingga kini belum ada perbaikan sama sekali. “Mulai bengen dalane ajur (dari dulu jalannya sudah hancur, Red),” kata Syaiful. Pantauan koran ini , kondisi jalan sepanjang sekitar 200 meter di Desa Grogol itu hampir seluruh aspalnya terkelupas. Bahkan di sejumlah tempat terdapat lu-

bang berdiameter 20 centimeter. Bebatuan besar terlihat berserakan. Kondisi ini tentu saja membahayakan bagi kendaraan bermotor. “Apalagi saat hujan, kondisi jalan sudah tidak bisa dilalui,” tambahnya. Menurut warga sekitar, kerusakan jalan terutama di dekat pabrik air mineral Ajib, disebabkan saluran air di samping kanan dan kiri terlalu dangkal. Akibatnya, saat turun hujan, air meluap hingga ke jalan karena saluran air tidak mampu menampung air hujan. Warga berharap, jalan pengubung Desa Grogol ke Dusun Padang Baru itu segera diperbaiki. Sebab, sejak 2001 hingga sekarang, jalan tersebut hanya diperbaiki dua kali. “Kasihan warga sini. Tiap haris harus melewati jalanan yang rusak parah,” pungkas Syaiful. (mg1/als)

B ANYUWANGI -Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi dan Radar Banyuwangi (RaBa) siap bekerja sama untuk mempublikasikan kegiatan sekolah. Kemarin, para petinggi Dispendik bertemu Manajer Pemasaran RaBa Gerda Soekarno dan Manajer Pengembangan Usaha E. Irwan Suryanto. Dalam pertemuan di ruang pengawas Dispendik tersebut dibahas rubrik pendidikan bernama “Sekolah Membaca”, yang akan dijadikan wadah publikasi kegiatan dunia pendidikan. Pertemuan itu dihadiri Sekretaris Dispendik Dwi

Yanto, Kasi TK Nasrodin, Kasi SMA/SMK Suratno, dan Kepala UPTD Purwanto. Tak ketinggalan, Ketua MKKS SMA Mujiono, pengurus MKKS SMA Rodiwanto, pengurus MKKS SMK Paidi, dan pengurus MKKS SMPN Subiyanto. “Kerja sama ini akan menjadi sarana menyampaikan kegiatan-kegiatan sekolah agar diketahui masyarakat luas. Dengan begitu bisa diketahui perkembangan dunia pendidikan di Banyuwangi,” tutur Dwi Yanto. Apa saja yang akan dimuat di koran RaBa? Menurut Gerda, semua kegiatan sekolah bisa dimuat beritanya. Seperti ekstrakurikuler, prestasi, dan pendidikan berkarakter. “Artikel karya guru dan siswa juga bisa dimuat di koran RaBa,” terangnya. (irw)

NUR HARIRI/RaBa

RUSAK PARAH: Inilah kondisi jalan yang menghubungkan Desa Grogol dengan Dusun Padang Baru, Desa Pesucen. Hampir seluruh aspalnya mengelupas.

ICHSAN RASYID/RaBa

SEHAT: Senam masal di lapangan Taman Blambangan Banyuwangi pagi kemarin.

TNI Polri PNS Olahraga Bersama B ANYUWANGI – Ratusan aparat berkumpul di lapangan Taman Blambangan Banyuwangi pagi kemarin (4/5). Mereka berasal dari unsur TNI, Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut melakukan olahraga bersama di lokasi tersebut. Bupati Abdullah Azwar Anas, Wabup Yusuf Widyatmoko, Dandim 0825 Letkol Muslimin Fasyah dan Kapolres AKBP

Nanang Masbudi tampak berbaur bersama anggota masingmasing. Usai senam, acara dilanjutkan kegiatan olahraga lainnya seperti sepak bola, basket, bola voli, dan jogging. “Ini bagian dari silaturahmi untuk membangun kekompakan guna terwujudnya Banyuwangi yang lebih baik,” tutur Plt Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Kariyono.(afi/bay)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP: 1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp: (0338) 671982. Email: radarbwi@gmail.com, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@jawapos.co.id. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 5 Mei 2012

Saku Berisi 80 Butir Trex

CURANMOR

SONGGON - Dua pemuda asal Kecamatan Songgon, Banyuwangi, ditangkap polisi kemarin (4/5). Mereka diduga kuat mengedarkan puluhan obat jenis trihexypenidil (trex) tanpa izin. Dua pemuda tersebut adalah Miswarid, 30, asal Dusun Bulurejo, Desa Sumberbulu; dan Effendi, warga Dusun Krajan, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon. Dari tangan kedua pemuda tersebut, polisi mengamank-

an barang bukti berupa 80 butir pil trex merek Y warna putih. Kapolsek Songgon, AKP Ali Azhari mengatakan, terungkapnya kasus peredaran pil haram tersebut bermula dari informasi masyarakat. Warga melaporkan bahwa kedua pemuda tersebut sering mengedarkan pil trex di wilayah Kecamatan Songgon.

Atas dasar informasi warga tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas mendapatkan informasi bahwa pengedar pil trex tersebut bernama Miswarid. Begitu mendapat info, polisi langsung mendatangi Miswarid di rumahnya. “Ketika sampai di rumahnya, langsung kita geledah. Hasilnya, kita mene-

mukan puluhan pil trex di saku celana Miswarid,” kata Kapolsek Ali. Dalam penangkapan Miswarid terungkap bahwa barang tak berizin tersebut dipasok Effendi. “Effendi akhirnya juga kita tangkap,” tandas Kapolsek Ali. Kasus tersebut terus dikembangkan petugas Satnarkoba Polres Banyuwangi. Oleh karena itu, dua tersangka dan barang bukti langsung diambil alih Satnarkoba Polres. (azi/c1/bay)

ABDUL AZIZ/RaBa

APES: Rudi diamankan di Mapolsek Siliragung.

Ketahuan Mencuri Gara-gara Pelek SILIRAGUNG - Rudi Laksono, 17, warga Dusun Tegalwagah, Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, harus mendekam di ruang tahanan Mapolsek Siliragung kemarin (4/5). Dia ditangkap polisi karena ketahuan mencuri motor milik Agonakula, 16, pelajar asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung Ceritanya, korban sedang nonton pertunjukan orkes dangdut di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung beberapa hari lalu. Namun saat akan pulang, motor kesayangannya yang memang kuncinya sudah rusak, raib dari tempat parkir. Akibatnya, korban harus pulang nonton orkes dengan jalan kaki. Nah dua hari lalu, seorang kakak korban yang sedang berada di sebuah bengkel kendaraan di Kecamatan Pesanggaran, dikejutkan dengan adanya seorang pemuda yang hendak mengganti pelek dan di bengkel tersebut. Sebab sepasang pelek dan shock breaker tersebut persis dengan milik adiknya yang hilang. Tak ingin menunggu lama, kakak korban langsung melaporkan apa yang dilihat ke Mapolsek Siliragung. Atas laporan itu, petugas Reskrim Polsek Siliragung langsung mendatangi bengkel tersebut ke Pesanggaran. Ternyata ketika sampai di lokasi, pemuda yang tak lain adalah Rudi itu baru saja meninggalkan bengkel. Polisi pun melakukan pengejaran. “Setelah kita kejar, dia berhasil kita tangkap,” kata Kapolsek Siliragung, AKP Subandi. Polisi langsung menggiring Rudi ke rumahnya. Di sini, ternyata petugas menemukan motor milik korban yang sudah diperetheli. “Sekarang pelaku dan barang bukti akhirnya kami amankan di polsek,” tandasnya. (azi/bay)

ABDUL AZIZ/RaBa

RAMAI: Pekerja menghotmix Jalan Raya Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, pagi kemarin. Pengaspalan ini dilakukan Dinas PU Bina Marga Jatim.

Dihotmix, Jalan Glenmore Mulus

GLENMORE - Ruas jalan provinsi yang rusak di wilayah Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, beberapa hari terakhir mulai diperbaiki. Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur mengaspal jalan di

kawasan tersebut menggunakan aspal jenis hotmix. Sayang, penghotmixan yang biasanya dilakukan pada malam hari dilakukan pada pagi hari kemarin (4/5). Apalagi, pagi hari

merupakan jam padat kendaraan. Di pagi hari memang banyak orang berkendara menuju tempat kerja dan sekolah. Akibatnya, pagi kemarin terjadi antrean panjang, baik dari arah timur maupun barat. (azi/c1/bay)

Kayu Ditemukan, Pembalak Kabur BANGOREJO - Pembalakan liar kembali terjadi di Kawasan Hutan Perhutani Banyuwangi Selatan kemarin (4/5). Kali ini, tim gabungan yang dipimpin langsung Asper Pedotan, Sugeng, bersama  petugas Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) KPH Banyuwangi Selatan menggagalkan aksi pencurian kayu jati di kawasan hutan Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo. Usut punya usut, asal kayu jati ilegal yang diamankan tim gabungan itu diduga berasal dari Petak 17 RPH Pecemengan, BKPH Pedotan. Jati yang dibabat pembalak adalah empat pohon. “Oleh para pembalak liar, batang jati tersebut dipotong–potong menjadi 22 bagian dengan berbagai ukuran,” kata

Asper Pedotan, Sugeng. Sugeng menyampaikan rasa terima kasih kepada warga sekitar kawasan hutan Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo. Sebab, ketika melihat kayu jati mencurigakan, warga langsung menghubungi petugas Perhutani. “Kita berhasil menyelamatkan kayu jati yang hilang ini berkat kerja sama warga sekitar kawasan hutan,” ujarnya.   Sementara itu, Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Sugito membenarkan kabar diamankannya puluhan jati gelondongan yang sudah siap jual itu. “Sebanyak 22 batang kayu jati yang sudah siap dijual itu sudah kita kirim ke tempat penitipan kayu (TPK) Gaul, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo,” ujar Sugito. (azi/c1/bay)

POLHUTMOB For RaBa

ILEGAL: Petugas mengamankan puluhan batang kayu jati ilegal di Bangorejo kemarin.


PENDIDIKAN

36

Gelar Istighotsah Hadapi UN BANYUWANGI-Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lateng, Banyuwangi siap mengikuti Ujian Nasional (UN), pada 7 sampai 9 Mei 2012. Untuk menambah kemantapan mental siswa saat ujian nanti, SDN 1 Lateng menggelar istighotsah di halaman sekolah, kemarin malam. Acara istighotsah itu diikuti seluruh siswa kelas VI, wali murid, komite sekolah, guru, dan kepala sekolah SDN 1 Lateng. Dengan khusyuk mereka mengikuti istighotsah yang dipimpin Kiai Sidiq. “Semoga siswa SDN 1 Lateng, dalam ujian nanti meraih nilai yang memuaskan,’’ kata Kiai Sidiq. Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Lateng Suci Nuryanti, SPd, MPd memohon dukungan kepada wali murid, agar lebih memperhatikan kesehatan anaknya saat menghadapi ujian. Diharapkan, dalam ujian nanti siswa tidak sakit, sehingga dapat mengikuti ujian dengan baik. “Anak-anak harus banyak istrirahat dan juga memperhatikan pola makan,’’ kata Suci saat memberikan kata sambutan. Dalam kesempatan tersebut, Suci mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah mendukung siswa SDN 1 Lateng berprestasi di bidang akademik dan non akademik. “Terima kasih atas semua dukungannya, semoga prestasi yang diraih siswa SDN 1 Lateng bisa terus meningkat,’’ harap Suci.(adv/irw)

Siswa Diajarkan     Praktik Perbankan MI Darul Falah Kunjungi Mandiri

GIRI–Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Giri mulai membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2012/2013. Tahun ini, syarat pendaftaran masing-masing mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Inggris rata-rata nilai kumulatif semester I sampai V minimal 75. Tidak boleh ada nilai di bawah 60. Syarat lainnya, calon peserta didik baru selama di SMP/ MTs tidak pernah tinggal kelas. Dikhususkan bagi calon pendaftar yang berasal dari

luar Kabupaten Banyuwangi, wajib menyerahkan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi saat penyerahan berkas pendaftaran. Menurut Kepala SMAN 1 Giri Drs. Mujiono, PPDB kali ini bisa diakses melalui website www.rsbi-sman1giri.sch.id. “Orang tua atau calon pendaftar bisa melihat tata cara PPDB melalui website tersebut, karena SMAN 1 Giri menganut PPDB on line,” terang Mujiono kepada RaBa, kemarin. Pendaftaran on line akan dilaksanakan Senin, 7 Mei, dan ditutup Sabtu 12 Mei men-

datang. Menurut panitiaa PPDB SMAN 1 Giri, penyerahan berkas pendaftaran mulai 14 hingga 16 Mei 2012. Sementara itu, jadwal tes uji kompetensi non akademik bagi yang memiliki sertifikat dilaksanakan pada 21 Mei. Selanjutnya tes tulis pada 23 dan 24 Mei. Pada 28 dan 29 Mei mendatang akan dilaksanakan wawancara bersama orang tua sekaligus tes speaking english untuk peserta. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni 2012. SMAN 1 Giri, yang telah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)

memiliki daya tamping 288 siswa. Mereka terbagi dalam 9 rombongan belajar. Masih menurut Mujiono, yang perlu ditekankan adalah pendaftaran tersebut tidak dipungut biaya. (adv/irw)

BANYUWANGI-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai bank terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab dan peduli terhadap lingkungannya. Hal itu direalisasikan dalam bentuk program corporate social responsibility (CSR). Bank Mandiri juga konsisten terhadap perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia. Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2012, Bank Mandiri menerima kunjungan siswa-siswi dari MI Darul Falah Buluhpayung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Mereka didampingi guru dan Pena Muda. Tujuan kunjungan itu dalam rangka memberikan pembelajaran dan pengetahuan siswa dalam bidang perbankan. Sekaligus memberikan motivasi dan inspirasi untuk semangat belajar dan mengembangkan wawasan terhadap cita-cita masa depan. Dalam kunjungan itu, para siswa diberi kesempatan mendapatkan pengalaman dengan mengamati secara langsung proses kerja dan layanan nasabah di bank. Mereka juga melakukan praktik secara langsung dan riil terhadap salah satu proses pekerjaan di bank, yaitu membuka rekening. Seperti diketahui, pada periode 2011 untuk kali kelima secara berturut-turut, Bank Mandiri menjadi bank terbaik dalam pelayanan dari MRI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Rumah & Tanah •

• Kryawan/ti Distro •

• STNK •

• Mazda 323 ‘87 •

Dbthkan sgera karyawan/ti u/ distro, butik, min SMU sdrjt, dtmptkan di Malang, Bwi, Genteng, Bndowoso. Lmrn bw lgsg ke Anugerah Ftcpy, Jl. Agus Salim (sltn Untag) Bwi or Hub: 0333427190

Hlg STNK Nopol P 4740 VN a/n Devi Novita Sari, Jl. Isyak Suyono No.14 Kalibarumanis

Dijual Mazda 323 NB th ‘87 hijau siap pakai, harga nego. Hub:081559522110

• Handicraft Co. •

Hlg STNK Nopol P 4218 YW, an. Istiana, al: Dsn Krajan, Pesucen, Kalipuro

IWAN SETIONO/RaBa

BERKAH : Siswa SDN 1 Lateng mengikuti istighotsah, kemarin malam.

SMAN1 Giri Buka Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru Online

• Bursa Property • Bingung cri rmh?Temukan rmh baru anda di www.banyuwangiproperty.com, bursa jual beli property di Bwi. Arya Agen Properti 081336659258

• Rumah & Selep Beras • Djl cpt rah & selep beras SHM 1.700m2 (satu lokasi) cck utk usaha, lok dpn Pasar Wringinpitu, Tegaldlimo. H: 081934803237 - 081229967879

Djl cpt rmh & tnh LT 500m2, lok dpn trmnl Bus Muncar, cck utk usha & stratgs, Hub: 082264893008

• Rumah + Mobil • Djl Rmh Lt 156m, lt.2 Hrg (Rp.350jt), Kijang’’90, biru mtlk. Jl Gembrung 270 Bakungan. 081231339328

SITUBONDO

• Jl. PB Sudirman •

• Rumah 150m2 •

Dijual Rumah LT 455m2, LB 140m2, SHM, Jl. PB Sudirman sebelah Bakso Untung Jajag. Hub: 085854916499 - 396254

Dijual Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl. Gn Ringgit (selatan KUA)/ Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub: 085259967973

BANYUWANGI

Handicraft Co. di Bali bth: 1. R&D: Hitung Bahan+ACAD. 2.PPIC/QC:tahu SOP. 3. Tukangkayu/operator mesin/Finishing/ Amplas/Sortir. 4. Bag. Prod kulit Pari. email: cushcush@indo.net.id Fax:0361-484616

-

JADWAL SELEKSI Pendaftaran online 7 – 12 Mei 2012 Penyerahan berkas pendaftaran 14 – 16 Mei Tes uji kompetensi non akademik 21 Mei Tes tulis 23 – 24 Mei Wawancara ortu dan tes speaking 28 - 29 Mei Penyerahan SKHUN SMP/MTs 11–13 Juni Pengumuman hasil seleksi 29 Juni 2012 Daftar ulang 29 Juni–3 Juli

BERKAS PENDAFTARAN - FC legalisir rapor SMP/MTs semester I-V - Menunjukkan rapor asli SMP/MTs - FC sertifikat akademik dan non akademik bagi yang memiliki dan menunjukkan aslinya dari hasil lomba - Pas Poto terbaru 3 x 4 berwarna 3 lembar

Hlg STNK Nopol L 1320 FE, an. Nuke Suprijani, Drg, al: Jl. Pucang adi 74 Sby

SITUBONDO • STNK •

• Tukang Kayu Mebel •

Hlg STNK Nopol P 5060 EL, an. Moh Tahir, al: Jl. Plaosa, Patokan, Situbondo

Perusahaan Asing (PMA) produsen mebel ekspor mmbutuhkan segera beberapa Tukang Kayu Mebel. Silahkan melamar atau datang langsung ke PT. Warisan Eurindo Jl. Letjen Suprapto N0. 69 Argopuro, Kalipuro, Bwi

Hlg STNK Nopol P 3440 EI, an. Liswatun Hasana/ Evi,Jl.RAKartiniGg2/30DamRT02/02Dawuhan Hlg STNK Nopol P 5246 DI, an. Achmad Fathoni, al. Jl. Cindogo RT12/5 Tapen Bdwso

BANYUWANGI

• Tanah SHM 442m2 •

• Ruko + Rumah •

PEMBERITAHUAN

Djl tanah di blkg Perum Graha Family Klatak harga nego. Hub: 085257059545

Djl Ruko + Rumah L 143M2 SHM Lok. Simpang Tiga Parijatah Srono dpn Jln Rya Cck u usha, 0333-8910015-081233807515.

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang meman faat kan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyu wangi untuk was pada dan berhati-hati. Bila Anda me nerima tele pon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pema sa ngan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• 5 Kavling • Jual 5 kavling siap bgn dpn Mayangsari Sukowidi msk 50m Bwi, Hub: 081336926646

• Tanah Dlm Kota/Murah • L400m2 125jt siap bngun dlm kota posisi pojok depan Jl. Erlangga/deler Yamaha Sobo 500m ke brt. Hub: 085258008833; 085859959455

• Tanah SHM 4400m2 • Dijual tanah pinggir jln raya utama Rogojampi Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat, selatan perusahaan Gazebo, barat jalan. Harga per m2 Rp 225.000. Hub: Taufiq 082143391022

Sabtu 5 Mei 2012

BANYUWANGI

• Jl. Agus Salim •

• Vitop Jaya •

Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544, 0852257454364

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, mar mer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

• Dikontrakkan • Dikontrakkan Ruko lokasi Jl. Kapten Ilyas 56, Banyuwangi. Hub: 08179694674

• Pengobatan Alternatif • Gus Fathur Pengobatan Alternatif (Pijat, toto, & ramuan tradisional) mengobati berbagai macam penyakit. Jl. PB. Sudirman 124 (Samping Hotel Widodo) Jajag, Banyuwangi

SITUBONDO

• Tanah Strategis •

• Tukangkayu •

• Genteng Beton •

Jual tanah Strgs dkt TPI Muncar cocok buat usaha/pabrik! Hrg psr 1jt/m dijual hny 800rb/m bs KPL bank! no SMS! Tlp 082143090107

DjlRuko 2 Lantai L 435m2 Lok Jl Imam Bonjol No 57 Bwi. Cck utk Bisnis/ Perkantoran. Hub HADI 081358226569

Situbondo Genteng Beton jual murah produk Bumi Indah, Jl. Semeru no. 111 Situbondo, 0333-671950

ISTIMEWA

PENDIDIKAN DINI: Para siswa MI Darul Falah serius memperhatikan penjelasan dari staf Bank Mandiri tentang tata cara mendeteksi keaslian uang kertas.

(Marketing Research Indonesia). Diharapkan dengan pengalaman yang lebih bagi siswa itu dapat menumbuhkan inspirasi dan motivasi kuat dalam memupuk cita-cita dan sukses di masa depan. Meski para siswa itu berasal dari daerah terpencil, namun mereka punya hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang meraih sukses. Para siswa itu juga belajar secara langsung mengenai layanan e-banking Bank Mandiri. Seperti SMS Banking dan beragam jenis ATM, yakni ATM Tarik Tunai, ATM Non Tunai, dan ATM Setor Tunai. Di Banyuwangi, terdapat beberapa mesin ATM Setor Tunai 24 Jam (CDM – Cash Deposit Machine), yang memudahkan setor uang tanpa terhalang

antrean dan bisa diakses 24 jam. Ada pula ATM Non Tunai, yang memiliki beragam fitur, yang memudahkan dan mempercepat proses transaksi. Ada “transaksi favoritku”, yang sangat memudahkan nasabah melakukan transaksi pembayaran tanpa menggunakan catatan manual atau mengingat-ingat. Sebab, data tersebut terekam dalam ATM secara otomatis. Hal itu dapat mempercepat proses pembayaran tanpa takut terjadi kesalahan input. Para siswa juga diperkenalkan dengan pembayaran pajak kendaraan e-Samsat Jatim. Program itu sangat mudah diakses melalui ATM Mandiri, yang tersebar di mana-mana dan layanan echannel lainnya. (ikl/irw)   

• Toyota Avanza ‘08 •

• Suzuki ST150 PU ‘11 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM tahun 2008 biru metalik, harga 126,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Suzuki ST 150 (pick-up) tahun 2011 hitam, harga 83,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Toyota Innova ‘05 •

• Isuzu Panther ‘97 •

• Suzuki APV ‘09 •

Dijual Toyota Innova V XW41 tahun 2005, merah metalik, harga 145 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther Sporty TBR54 PRLC STD tahun 1997 biru metalik, harga 78,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Suzuki GC 415 APV DLX tahun 2009 silver, harga 115 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Kijang Innova ‘04 •

• Kijang Innova ‘07 •

• Honda Jazz ‘06 •

Dijual Innova 04 Bensin Tipe G . Pajak Baru, harga 140 Juta Nego. Cash & Kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111081335897888

Dijual Toyota Kijang Innova tahun 2007 euro II type 62.0 hitam, masa pemakaian 50 ribu m, hubungi: 08155918371, 087757913939

Dijual Honda Jazz 06, manual, silver, 135 juta nego, cash/kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

• Grand Vitara ‘12 •

• Suzuki Swift ‘10 •

• Kijang LGX ‘00 •

Dijual Suzuki Grand Vitara Matik Tahun 2012, Silver KM 6000 (P), seperti baru, Potongan 50juta dar i harga baru, bisa cash/kredit, hubungi: 081358981614

Dijual Suzuki Swift th 2010 warna silver, manual, barang istimewa harga 150 juta nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 – 081335897888

Dijual Kijang LGX solar th 2000, silver, pajak atas nama pembeli, 120 juta nego, cach/kredit, tukar tambah. Hub: 082142194111, 081335897888

• Mitsubishi Fighter ‘88 •

• Daihatsu Xenia XI ‘10 •

• Grand Vitara JLX ‘07 •

Dijual Truk Mitsubishi Fighter tahun 1988, kondisi bagus siap pakai, bak rangka besi, warna coklat, harga 150 juta nego, hubungi: 0811352807 / 081336120600

Oper kredit Daihatsu Xenia 2010. XI Delux Plus, DP67,5 juta, angsuran 20x2.875.000. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Grand Vitara JLX 07, silver stone, harga 179 juta, cash/kredit, bsa tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

• Accord Cello ‘94 • Dijual Honda Accord Cello 94, silver, istimewa, 081338020981 / 085330072007

• Colt Diesel • Dijual Colt Diesel 6 RD 100PS Tahun 93/94 mulus, Hubungi:081233888886

• Prima Mobil • Avanza07,10, Stream 07, Karimun11, Splash 11, Innova06,05, LGX 04, Krista 03, G Livina 08, Kuda 02, Escudo 98, LS05, Timor 97, Espass 06, SS 10, 09, 07, L300 ’10, 11, Fortuner 10. 0333411655, 085258665239


BALJEBOL

Sabtu 5 Mei 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

ADA APA LAGI

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

MAKIN MUDAH DIDAPAT: Salah satu gerai yang menjual aneka parfum semakin merebak di Jember.

Gerai Parfum Merebak JEMBER - Parfum merupakan salah satu produk gaya hidup yang kian naik daun. Bagi para sosialita, gengsi bisa naik hanya dengan menunjukkan wangi dari salah satu merek ternama. Apalagi, untuk mendapatkan parfum tidaklah sulit. Ini lantaran, sudah banyak gerai yang menjual parfum berbagai jenis dan harga yang terjangkau. Salah satunya terlihat di kawasan Gajah Mada. Ada kios parfum yang banyak didatangi para penyuka cairan wangi ini. Cukup dengan selembar uang Rp 20 ribu, pembeli bisa mendapatkan parfum yang disukainya dalam botol berkapasitas 10 mililiter. Meskipun harganya miring, bukan berarti parfumparfum ini kalah kualitas dibandingkan parfumparfum mahal. Justru dengan membeli parfum di kios parfum isi ulang, para pembeli mengaku punya kebebasan menentukan jenis parfum sesuai keinginan. “Dulu waktu saya pertama kali membuka kios di sekitar kampus, belum ada toko-toko lain yang menjual parfum isi ulang. Sekarang sudah ada banyak makanya saya pindah ke sini (Gajah Mada),” kata Ali Azzan, salah seorang pemilik gerai parfum. Pria ini sudah memulai bisnis parfumnya sejak 2009 lalu. Dia melihat sendiri bagaimana bisnis parfum pelanpelan naik daun di kawasan sekitar kampus. Semakin banyaknya pendatang baru dalam bisnis parfum di kawasan kampus sebenarnya membawa dampak bagi usahanya. Saat bisnis parfum masih langka di kawasan itu, Ali bisa menjual parfum seharga rata-rata Rp 3 ribu/ml. Namun karena semakin banyak pemain baru, kini harga parfum tersebut turun harga hingga menjadi Rp 2 ribu/ml. (adb/c1/wnp/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

DIDISTRIBUSIKAN: Para kepala sekolah memeriksa naskah soal Unas SD kemarin. Unas SD akan dilaksanakan serempak Senin (7/5) mendatang.

Hari Ini Dikirim ke Subrayon JEMBER – Seluruh naskah soal Ujian Nasional (Unas) SD hari ini didistribusikan ke masing-masing subrayon penyelenggara Unas SD di Jember. Dari

PENDIDIKAN

kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, soal-soal unas itu diamankan di masing-masing mapolsek. Kepala Dispendik Jember Bambang Hariono menjelaskan, aturan penyelenggaraan Unas SD tidak jauh berbeda dengan Unas SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. “Secara umum aturan mainnya saya. Tetapi, tetap ada perbedaan karena tidak ada tim pemantau independen (TPI) dari perguruan tinggi,” katanya. Unas SD/MI akan digelar mulai 7 - 9 Mei 2012. Peserta Unas SD di Jember sebanyak 41.894 orang. Jumlah naskah soal unas

sama dengan jumlah peserta unas karena tidak disediakan naskah soal cadangan. Bambang berharap, Unas SD sukses pelaksanaan dan sukses prestasi. “Target ya tentu lulus 100 persen. Tetapi, itu kan sulit, namun harus tetap dicoba,” tandasnya. Panitia dan sekolah, kata dia, harus tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan unas dengan jujur. “Pelaksanaan unas tetap jujur seperti komitmen semula untuk UN SMP dan SMA. Kami berharap tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan Unas SD,” ujarnya. Sebab, seluruh kepala sekolah dan UPTD

sudah tanda tangan pakta integritas pelaksanaan UN jujur di Aula Dispendik Jember. Achmad Yasin, kabid TK/SD Dispendik Jember, menambahkan hari ini semua petugas subrayon dikumpulkan di Aula Dispendik Jember. “Hari ini soal akan didistribusikan. Sebelumnya, petugas akan diberi pengarahan,” ungkap Ahmad Yasin. Sementara itu, Kabag Ops Polres Jember Kompol Imam Pauji menjelaskan, pihaknya tetap ikut terlibat dalam pengamanan naskah soal Unas SD. (aro/ jum/c1/har/jpnn)

Mahasiswa Bawa Kabur Siswi SMA RADAR JEMBER/JPNN

RUSAK PARAH: Sebuah sekolah di Jember rusak diterjang angin beberapa waktu lalu.

75 Persen Sekolah Rawan Bencana JEMBER – Mendikbud meluncurkan pedoman sekolah/madrasah aman bencana. Pedoman ini diterbitkan karena 75 persen sekolah/madrasah di Indonesia berada di daerah rawan bencana. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pedoman itu diluncurkan Mendikbud dalam resepsi peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). “Sebanyak 75 persen sekolah/madrasah berada di daerah rawan tingkat sedang dan tinggi,” ujarnya. Dia menjelaskan, pedoman tersebut sudah mengintegrasikan kebijakan yang telah dibuat kementerian/ lembaga (K/L). Proses penyusunan pedoman sekolah aman bencana melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, perguruan tinggi, lembaga donor, dan lembaga nonpemerintah. “Pembahasan sudah dilakukan di Sekretariat Nasional (Seknas) Sekolah Aman, Kerlip, GFDRR World Bank, dan lainnya yang bergerak di bidang pendidikan kebencanaan, baik dalam maupun luar negeri,” papar Sutopo. Berbagai bahan yang didapat dari berbagai seminar, diskusi kelompok terarah, dan forum konsultasi lainnya dikoordinasi oleh BNPB. Pedoman sekolah aman bencana itu, kata dia, sudah ditetapkan menjadi Peraturan Kepala BNPB No 4 Tahun 2012. “Pedoman ini untuk mempermudah penuntasan rehabilitasi sekolah rusak,” tandasnya. Data Kemendikbud sampai akhir 2011, sebanyak 194.844 ruang kelas rusak di SD/SDLB dan SMP/ SMPLB. Sedangkan realisasi rehabilitasi baru mencapai 21 ribu ruang kelas. Sisanya sebanyak 173.344 ruang kelas yang rusak berat akan dituntaskan melalui anggaran 2012 – 2014. (har/c1/jpnn)

BONDOWOSO – Tingkah laku mahasiswa berinisial RA ini tak layak ditiru. Pria berusia 20 tahun asal Desa Jurang Sapi, Kecamatan Tapen, Bondowoso, yang kuliah di salah satu perguruan tinggi Jember ini ditengarai berbuat tak senonoh dengan Mawar (nama samaran, Red), pacarnya yang baru berusia 16 tahun. Bahkan, kasus tersebut berakhir dengan urusan hukum, ketika keluarga korban tak terima dengan perlakuan RA. Yang tak direlakan oleh keluarga korban adalah ketika Mawar yang masih di bawah umur dan sekolah di SMA telah dilarikan oleh RA selama beberapa hari. Di sinilah, ada dugaan kuat, telah terjadi pencabulan

tersebut. Karena ngotot proses hukum, maka RA yang diketahui masih kuliah semester dua ini dimintai keterangan di kantor polisi. ”Mawar ini anak seorang pendidik (Guru, Red) di sebuah sekolah yang ada di kecamatan pinggiran Bondowoso,” kata salah satu sumber di Satreskrim Polres Bondowoso, kemarin. Dalam pemeriksaan petugas PPA Satreskrim Polres Bondowoso, RA mengatakan sempat membawa Mawar ke sebuah hotel di Bondowoso.

Kasus tersebut bermula ketika Mawar yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini tiba-tiba tidak pulang ke rumahnya selama tiga hari. Hal ini membuat keluarga Mawar panik dan memilih laporkan polisi. Mawar ditengarai pergi sejak Kamis (26/4) siang, karena sekitar pukul 13.45 yang seharusnya sudah pulang ke rumahnya, namun hingga malam hari tak juga datang. Kecemasan pun dirasakan keluarganya dengan bertanya ke beberapa teman korban. Akhirnya,

Mawar diketahui kalau dijemput RA ke sekolahnya. Mengetahui hal itu, keluarga Mawar terus mencari informasi keberadaan pemuda yang membawa kabur anaknya tersebut. Pada Jumat (27/4) sekitar pukul 11.00 mereka sempat tepergok di jalan raya Wonosari. Namun keduanya berhasil kabur dan kembali menghilang hingga malam harinya. Akhirnya Mawar berhasil ditemukan di rumah salah satu paman korban di Wonosari. Di rumah inilah keduanya diamankan oleh sejumlah warga berikut perangkat desa. Keduanya langsung dimintai keterangan oleh polisi. (hdi/c1/jpnn)

Buka Bengkel Sepeda Onthel, Nyambil Ngecer Togel JEMBER – Apa yang dilakukan Shodiq, 34, warga Dusun Curahsuko, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji benarbenar nekat. Kendati punya kelainan pada kedua kakinya, Shodiq masih berani berurusan dengan aparat hukum. Buktinya, pria yang sehari-harinya membuka usaha bengkel sepeda onthel di rumahnya ini, nekat jualan togel untuk menambah penghasilannya. Akibatnya, tersangka harus berurusan dengan aparat kepolisian. Tersangka tertangkap tangan bersama barang bukti saat menjalankan bisnis sampingan, berjualan togel. Tak pelak, dia ditangkap anggota Reskrim Polsek Rambipuji, tepatnya saat berada di jalan desa ketika menyetor hasil penjualan togel. Untuk mengelabui petugas, dia memasukkan nomor togel pesanan ke kontak handphone miliknya. Tersangka ditangkap petugas saat menyetor ke salah seorang oknum TNI di Dusun Loji, Desa Kaliwining,

Kecamatan Rambipuji sekitar pukul 17.30. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti uang hasil penjualan kupon sebesar Rp 65 ribu dan HP yang berisi nomor pesanan togel. Kapolsek Rambipuji AKP Nurhadi Suseno melalui Kanitreskrim Polsek Aiptu Agus Wijaya membenarkan telah mengamankan tersangka judi togel tersebut. Pengakuan sementara tersangka, selama ini dia menyetor kepada oknum TNI asal Dusun Loji. Tertangkapnya tersangka setelah ada laporan dari masyarakat kalau tersangka menjadi pengecer togel. “Karena sudah meresahkan warga, akhirnya ada warga yang melaporkan ke Polsek,” kata Agus. Atas kejadian tersebut, pihaknya meminta bantuan masyarakat agar memberikan laporan kepada petugas jika ada transaksi togel di sekitarnya “Pengakuan tersangka, dia terpaksa menjadi pengecer togel karena pekerjaan bengkelnya sudah sepi,” katanya. (jum/c1/wnp/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DIPERIKSA: Shodiq, tersangka pengecer togel saat dimintai keterangan di ruang penyidik Reskrim Polsek Rambipuji.

Hi – Tech Mall

Pusat Belanja IT Termurah dan Terlengkap JALAN-jalan ke pameran IT boleh-boleh saja tapi belinya tetap di Hi-Tech Mall. Hanya Hi-Tech Mall satu-satunya pusat IT terbesar, termurah, terlengkap, dan terjamin di Indonesia. Berbagai promo menarik dan hadiah langsung bisa didapatkan di pameran Surabaya Shopping Festival 2012 hingga 31 Mei mendatang. Beli Tablet Android Gratis Internet 90Hari senilai Rp 150ribu Selain sebagai pusat IT, Hi – Tech Mall juga merupakan pusat tablet android terlengkap dan yang pasti termurah. Dengan harga mulai Rp 700ribuan, anda sudah bisa mendapatkan tablet android dengan bonus gratis internetan unlimited 90 hari dari Telkomsel Flash senilai Rp 150ribu. Seperti VTab 751 dari Rp 899ribu

jadi Rp 799ribu, Inforce Idano dari Rp 1juta kini Rp 899ribu gratis boneka Angry Bird. Treq 4GB hanya Rp 1.325juta gratis modem, LC, microSd 4Gb. RealPad RL-P700S seharga Rp 1.650juta. Vandroid T4 seharga Rp 1.699juta gratis modem. Cyrus AtomPad Rp 999ribu, PixTab Rp 2.299juta gratis mi croSD 8GB dan Efioo seharga Rp 1.299juta gratis microSD 8GB. Samsung Galaxy Tab 2 bisa didapatkan seharga Rp 3.999juta serta Sony Tab S Rp 4.999juta gratis modem, bag, dan USB connector. Konsultasi Gratis dan Android Challenge Dapatkan konsultasi gratis tentang android di Android Corner. Ikuti juga Android Challenge berhadiah microSD 8GB dengan

hanya membeli tablet android di area pameran. Beli Notebook Gratis Internetan 60hari senilai Rp 100ribu Hanya di Hi – Tech Mall, beli notebook anda langsung mendapatkan internetan unlimited EVDO 60hari dari FlexiNet seniali Rp 100ribu. Promo menarik notebook dimulai Zyrex Sky LM1211 seharga Rp 1.999juta. Lenovo G470-1378 dari Rp 3.399juta jadi Rp 3.299juta. Acer 4250 dari Rp 3.599juta jadi Rp 3.4juta gratis mouse, Axioo Pico CJW612 dari Rp 2.299juta jadi Rp 2.049juta. Toshiba L735-1140 dari Rp 4.2juta jadi Rp 4.1juta. Asus EEEPC 1015BX dari Rp 2.650juta jadi Rp 2.550juta. Fujitsu LH531 seharga Rp 4.6juta gratis fujitsu speaker. Monitor LED BenQ khusus gaming 22” dari Rp 2.4juta jadi Rp 1.950juta. Proyektor InFocus IN112 dari Rp 3.350juta jadi Rp 3.2juta. Dapatkan juga hadiah langsung mulai mouse, speaker, printer hingga notebook tiap harinya.Buktikan sendiri belanja termurah dan terlengkap hanya di Hi-Tech Mall. Boleh saja jalan-jalan ke pameran lain tapi belinya tetap di Hi-Tech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall. *


42

Sabtu 5 Mei 2012

Persewangi Walk Out Poin Terancam Dikurangi Tiga

NUR HARIRI/RaBa

PRIHATIN: Suporter Laros Jenggirat melakukan aksi penggalangan dana di simpang lima kemarin.

Demi Pemain, Suporter Ngamen BANYUWANGI - Masalah finansial yang semakin akut menimpa Persewangi membuat suporter setianya, Laros Jenggirat, melakukan aksi keprihatinan. Mulai kemarin, puluhan suporter melakukan penggalangan dana di sim-

pang lima Banyuwangi. Dengan membuyikan tetabuhan khas suporter, mereka meminta sumbangan kepada pengguna jalan di kawasan tersebut. Menurut Muhaimin, 28, salah seorang suporter, hasil penggalian dana tersebut akan

diberikan kepada pemain Persewangi. Sebab, kata dia, para pemain Persewangi saat ini tidak menerima gaji selama enam bulan. “Rencanannya, aksi ini akan berlangsung hingga sepuluh hari ke depan,” papar Muhaimin.

Melalui aksi ini, Muhaimin berharap ada bentuk kepedulian dari masyarakat agar ikut memikirkan nasib pemain Persewangi. “Kami berharap agar masyarakat ikut serta member ikan sumbangan dana,” pungkasnya. (mg1/als)

Jajal Perseba, PSSS Belum Greng pertandingan. Meski demikian, sejumlah pemain masih tampak kaku. Sehingga, aliran bola sering kali salah sasaran. Gol tercipta di menit ke 31 yang dicetak oleh Bakir. (ton/als)

Sonsong Far East Java Championship SITUBONDO – PSSS Situbondo masih harus berbenah. Menghadapi klub Perseba, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo, kemarin, tim besutan Budi Setyabudi itu hanya mampu menang 1-0. Meski demikian, dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Balun, Kendit, itu Laskar Rengganis mampu tampil dominan. Uji coba kemarin bertujuan mengasah kemampuan pe-

ALI NURFATONI/RaBa

PERSAHABATAN: Tim PSSS berpose dengan pemain Perseba di Lapangan Balun, Kendit, kemarin.

main sebelum terjun dalam even Far East Java Championship di Jember. ‘’Kita punya misi lebih dalam even yang akan dimulai 12 Mei dan bera-

khir 7 Juni itu,’’ cetus manajer PSSS Syaiful Bahri. Menghadapi klub kelas kampung, Perseba, pemain PSSS tampil dominan sepanjang

Target Tinggi, Gelar TC Sejak Dini BANYUWANGI – Cabang pencak silat rupanya tidak ingin tampil setengah hati dalam menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) bulan depan. Demi memaksimalkan penampilan pendekar pelajar di ajang multi even tersebut, delapan pendekar yang lolos penjaringan langsung menggelar menu pemusatan latihan. Delapan pendekar yang masuk dalam penjaringan itu terbagi dalam tiga kelas utama. Yakni F putra dan putri, B putra, dan putri, serta seni tunggal putra dan putri. Mereka berhasil menyingkirkan pesilat lainnya dalam seleksi yang digelar beberapa waktu lalu. Untuk di kelas B putra, Ulistiono dari SMAN 1 Bangorejo menjadi wakil di kelas ini. Di bagian putri wakil SMAN 2 Genteng, Leni Wulansari, akan menjadi pelengkap di bagian ini. Sedangkan untuk kelas F putra ada Mohamad Iqbal Maulana dari SMAN 1 Banyuwangi yang siap unjuk gigi. Sebagai pendamping di kelas yang sama untuk bagian putri, akan diisi Septiana Novitasari juga dari SMAN 1 Banyuwangi. Sedangkan di kelas seni tungal putra, Willi Fatih Fanani

dari SMAN 1 Banyuwangi menjadi wakilnya. Penampilannya akan dilengkapi di bagian putri dengan keberadaan Yuni Andikan dari SMAN 1 Glagah. “Mulai kemarin mereka sudah latihan bersama,” beber

Bambang Wahyuono, pelatih silat O2SN Banyuwangi. Soal target, Bambang mengaku ingin anak asuhnya bisa mendulang medali. Minimal mereka bisa masuk ke final four. (nic/als)

BANYUWANGI - Bayangbayang walk out (WO) yang menghantui away Persewangi ke Manokwari, Papua, akhirnya menjadi kenyataan. Laga Persewangi versus tuan rumah Perseman Manokwari yang akan dimainkan sore ini di Stadion Sanggeng, Manokwari, dipastikan tidak akan dilangsungkan. Pasalnya, Laskar Blambangan lebih dulu mengibarkan bendera putih sebelum melakoni pertandingan tersebut. Kepastian tidak akan bertanding kontra Perseman dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI itu disampaikan manajer Persewangi, Nanang Nur Ahmadi, kemarin. Dihubungi via telepon, pria yang juga menjabat sebagai ketua MWCNU Rogojampi itu menyatakan tidak akan memberangkatkan timnya ke Papua. “Kita sudah putuskan Persewangi tidak berangkat,” tegasnya. Tidak berangkatnya Persewangi ke Papua disebabkan alasan klasik. Nanang mengaku saat ini timnya tidak memiliki dana untuk biaya tim melawat ke kandang Perseman. Otomastis, Persewangi tidak bisa menjalani laga yang dijadwalkan berlangsung sore ini. Informasi tidak berangkat juga disampaikan sejumlah pemain yang dihubungi wartawan koran ini kemarin. Mereka mengaku

ALI SODIQIN/RaBa

PASTI MENANG: Para pemain Perseman Manokwari saat mencoba lapangan Stadion Diponegoro Banyuwangi, 6 Januari lalu.

sama sekali belum menerima kabar dari manajemen bahwa mereka akan berangkat, sehingga hingga siang kemarin para pemain masih belum berkumpul dan masih berada di rumah masing-masing. Di sisi lain, kepastian ketidakberangkatan Persewangi bisa dilihat dari jadwal penerbangan menuju Bumi Cenderawasih. Melihat jadwal penerbangan dari Surabaya, angkutan menuju Manokwari ada pada pukul 21.00 tadi malam. Nyatanya, hingga tadi malam pemain Persewangi masih berada di Banyuwangi. Lebih lanjut, Nanang menuturkan, tidak adanya dana itu salah satunya disebabkan donasi dari pemkab dan pengusaha di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) belum bisa dicairkan. Sebab, uang itu saat

ini belum tersedia, sehingga laga away ke Papua tidak ada dana. “Rp 500 juta di Dispora juga belum ada,” cetusnya. Batalnya Persewangi melakoni pertandingan di Manokwari dipastikan akan membawa efek terhadap posisi Persewangi di pentas Divisi Utama. Laskar Blambangan yang kini nangkring di posisi keempat klasemen sementara grup III terancam melorot. Sampai saat ini, memainkan 11 laga, Persewangi baru mendulang 16 poin. Poin sejumlah itu akan tereduksi bila PSSI menghukum aksi WO Persewangi tersebut dengan pengurangan tiga angka. Otomatis, rangking Laskar Blambangan juga akan melorot. Kejadian serupa pernah dialami Gresik United yang tidak bisa menggelar laga tandang dan kandang dalam pertandingan Divisi Utama PSSI. (nic/c1/als)


Sabtu 5 Mei 2012

BERITA UTAMA

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Pelanggar hanya Diberi Peringatan ■ MASUK... Sambungan dari Hal 33

Ke depan, semua pengendara motor dan mobil yang baru turun dari kapal harus men-unjukkan KTP. “Kalau tidak bisa menunjukkan KTP akan kita beri sanksi tegas,” ancamnya. Pemeriksaan KTP yang dimulai Senin lalu itu, kata Agus, baru berupa sosialisasi. Meski baru bersifat sosialisasi, tapi anggota Satpol PP tetap melakukan pemeriksaan ketat. “Yang terbukti tidak membawa KTP atau KTP-

nya sudah kedaluwarsa, langsung diperingatkan,” katanya. Selain diperingatkan, warga yang tidak memiliki KTP juga diminta membuat surat pernyataan akan segera mengurus KTP. “Pemeriksaan KTP ini akan kita terapkan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Agus. Dalam masa sosialisasi ini, Satpol PP juga memberi toleransi terhadap warga yang tidak memiliki KTP. Mereka cukup menunjukkan surat keterangan domisili. Hanya, surat ketera-

ngan itu minimal ditandatangani camat setempat. “Kalau yang teken kepala desa atau lurah tidak akan kita terima, minimal ya harus camat,” katanya. Pantauan wartawan koran ini di pintu keluar pelabuhan penyeberangan Ketapang kemarin, pemeriksaan yang dilakukan anggota Satpol PP terhadap warga yang akan masuk ke wilayah Banyuwangi ternyata hanya berlaku bagi warga yang naik motor. Setiap pengendara motor yang baru keluar dari kapal, oleh petugas penertiban di-

hentikan dan identitasnya diperiksa. “Maaf, kami ingin memeriksa identitas berupa KTP,” cetus petugas Satpol PP itu. Bila bisa menunjukkan KTP, mereka langsung diminta meneruskan perjalanan. Tetapi, bila identitasnya bermasalah, Satpol PP meminta yang bersangkutan menuju pos dan diminta menandatangani surat pernyataan. “Pada sosialisasi ini, yang diperiksa sementara hanya pengendara motor,” terang Sanuri, salah satu anggota Satpol PP. (abi/c1/bay)

Ada yang Mundur dan Meninggal ■ PENDATAAN... Sambungan dari Hal 33

Dalam pendataan ulang itu, publik juga dilibatkan untuk menyeleksi ulang nama-nama honorer yang tidak memenuhi ketentuan. Awalnya, jumlah honorer K2 di Banyuwangi 3.800 orang. Setelah diseleksi kembali, 3.800 itu berkurang menjadi 3.227 orang. Nama-nama yang sudah masuk dalam dafter 3.227 orang itu sudah diusulkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diangkat menjadi CPNS. Namun, dalam perkem-

bangannya, Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN & RB) memerintahkan untuk dilakukan pendataan ulang lagi. Pendataan ulang kali ini harus diumumkan secara online di internet. Nah, akhirnya yang lolos hanya 3.041. Menjelang penyerahan data ke BKN, BKD melakukan pendataan final dan akhirnya hanya tersisa 3.039 orang. “Jumlah 3.039 itu pendataan final dan sudah masuk di database BKN,” tegas Kepala BKD Banyuwangi, Sih Wahyudi. Proses pendataan ulang melalui aplikasi khusus di BKN

berjalan lancar dan tidak ada yang ditolak. BKN memiliki aplikasi khusus untuk menyaring honorer yang tidak sesuai ketentuan. Sih menjelaskan, nama honorer yang tidak sesuai ketentuan secara otomatis akan ditolak masuk database dalam sistem komputerisasi BKN. “Alhamdulillah, semua honorer yang lolos seleksi ulang tidak ada yang ditolak,” tegas Sih. Menyusutnya jumlah akhir honorer, lanjut Sih, disebabkan beberapa hal. Selain tidak memenuhi syarat, beberapa honorer ada yang mengundurkan diri

karena sudah bekerja di instansi negeri lain dan instansi swasta. Juga ada yang mengundurkan diri tanpa alasan jelas. “Juga karena ada yang meninggal dunia. Tahap selanjutnya, menunggu kebijakan pemerintah pusat,” tegasnya. Sih menjelaskan, sebelum diumumkan secara online, BKD melibatkan semua SKPD untuk melakukan pendataan. Untuk menyeleksi akurasi data honorer yang berasal dari guru, BKD melibatkan UPTD. “Setiap UPTD kita minta dua orang untuk ikut melakukan pendataan,” tegasnya. (afi/c1/bay)

Angin Menerobos, Wereng tak Berkembang ■ SEHEKTARE... Sambungan dari Hal 33

Ikrori menjelaskan, sistem tanam 20-10-40 cm memudahkan angin masuk di sela-sela tanaman. Lantaran angin leluasa masuk, maka wereng tidak akan berkembang biak. “Wereng tidak kuat terhadap tiupan angin,” ujar pejabat yang juga penggemar batu mulia tersebut. Dia menambahkan, sistem tersebut akan menguntungkan petani. Selain tanaman padi akan kebal wereng, populasi tanamannya akan lebih ba-

nyak 30 persen daripada menggunakan sistem lama. Bahkan, hasil produksi padi meningkat daripada menggunakan sistem lama. Kalau menggunakan sistem tanam 20-20-20 cm, lahan satu hektare hanya menghasilkan 6,5 ton padi. “Tapi kalau menggunakan sistem 20-10-40 cm, produksinya naik menjadi 7,9 ton,” imbuh Hariyono, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Kalipuro. Dia menambahkan, berkat sistem baru itu petani Desa Ketapang tidak ada yang gagal panen karena serangan we-

reng. Sayangnya, belum semua petani di Desa Ketapang mau menggunakan sistem tanam jejer legowo tersebut. Sekadar diketahui, Desa Ketapang memiliki luas sawah sekitar 93 ha. Mereka yang menggunakan sistem tanam jejer legowo baru sekitar 80 persen. Sementara itu, panen raya dengan sistem jejer legowo dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Muslimin Fasyah di Desa Ketapang kemarin. Menurut Bupati Anas, tahun ini pihaknya sudah mengu-

curkan anggaran untuk membangun irigasi tersier baru di 15 titik. Pada PAK APBD 2012 mendatang, Anas berjanji membangun irigasi tersier baru di 200 titik. “Itu guna memudahkan petani mendapatkan air untuk mengairi sawah,” janji Bupati Anas. Selain itu, Bupati Anas menyampaikan bahwa dalam APBD 2012 sudah disediakan anggaran Rp 7,5 miliar untuk bantuan Gapoktan. “Sekarang jangan ada lagi petani yang kesulitan mendapat bibit karena APBD sudah menganggarkan pengadaan bibit padi,” katanya. (afi/c1/bay)

Satu KTP Bali, Satu KTP Jawa ■ BANYAK... Sambungan dari Hal 33

Selain dua jenis pelanggaran itu, dalam pemeriksaan identitas diri tersebut juga ditemukan pelanggaran kepemilikan KTP ganda. Jumlah warga yang memiliki KTP ganda ternyata cukup banyak. “Hampir setiap hari kita menemukan warga yang punya KTP ganda,” terang Guntur, salah satu anggota Satpol PP Banyuwangi.

Menurut Guntur, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di pelabuhan penyeberangan tersebut, warga yang memiliki KTP ganda lumayan banyak. Setiap hari ditemukan sekitar lima orang ber-KTP ganda. “Satu warga punya dua KTP, dan keduanya masih berlaku,” sebutnya. Biasanya warga memiliki dua KTP, yakni KTP Bali dan KTP satu daerah di Jawa, termasuk Banyuwangi. “Kita mengetahui warga punya dua KTP saat

mereka membuka dompet. Kita lihat ada KTP ganda,” cetus Samuri, anggota Satpol PP lain. Menurut Samuri, tidak jarang warga yang punya KTP ganda itu ketakutan saat petugas memergoki mereka punya dua KTP. Petugas pun langsung memberi tahu bahwa hal itu tidak dibenarkan aturan. “Nanti kalau pakai e-KTP, mereka sudah tidak bisa lagi begitu (punya KTP ganda),” katanya. (abi/c1/bay)

Menunggu Keputusan Rapat Paripurna ■ BANDARA... Sambungan dari Hal 33

Adil mengaku belum tahu keputusan para wakil rakyat. Sebab, persetujuan tersebut harus diambil dalam rapat paripurna. “Kita sudah rapat pim-

pinan fraksi, tapi tetap harus diparipurnakan,” ujarnya. Dalam pertemuan bersama pimpinan fraksi, jelas dia, pada umumnya semua fraksi setuju membahas rencana kerja sama dengan Kemenhub RI itu. “Semua fraksi di DPRD sudah se-

tuju membahas itu,” ujarnya. Selain itu, semua fraksi juga akan membahas pendapatan yang akan diterima Banyuwangi. “Setiap tahun Banyuwangi akan dapat berapa, itu juga akan kita bahas,” ujarnya. (abi/c1/bay)

Banyak Hadiah Hiburan ■ BISA... Sambungan dari Hal 33

Peserta juga bisa mendaftar di diler Honda Banyuwangi Motor, Ria Foto Banyuwangi, Radio VIS FM Banyuwangi, dan percetakan Variant Banyuwangi.

Gowes Bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul ini digelar Radar Banyuwangi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan didukung Pemkab Banyuwangi, PT. MPM Honda, PT. Temprina Media Grafika, Radio Vis Fm Banyuwangi, Aquase, JTV Ba-

nyuwangi, Wim Cycle, Percetakan Variant, Bank Jatim, Air Rolas, SPBU Farly, dan RS Yasmin. Panitia menyediakan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor Absolute Revo Tipe Spoke, sepeda gunung, dan banyak hadiah hiburan lain. (c1/bay)

Dikembalikan ke Fungsi Semula ■ NELAYAN... Sambungan dari Hal 44

Menurut dia, terungkapnya sertifikat tersebut berawal dari pemagaran yang dilakukan orangorang pemegang sertifikat. Warga sangat terkejut karena sejak kakek mereka, tanah tersebut tidak ada pemiliknya. “Akhirnya sejumlah warga mendatangi saya untuk mempersoalkan masalah ini,” ungkap Rudi. Awalnya, warga berkumpul di lokasi penjemuran jaring yang mereka persoalkan. Sebab, di tempat itulah mereka dijanjikan akan mendapat penjelasan terkait terbitnya dua sertifikat tersebut oleh Camat Banyuglugur, Agus Sulaksono, dan Kepala Desa Kalianget, Supaat. Namun, meski sudah ditunggu lama tapi yang ditunggu-tunggu tak datang. Dua jam kemudian, warga

mendatangi Kantor Desa Kalianget. Namun, di tempat tersebut mereka tidak menemukan kades. Akhirnya, warga berjalan kaki menuju rumah kades yang berjarak sekitar 500 meter dari balai desa. Begitu sampai, sejumlah warga yang sangat kesal langsung masuk ke dalam rumah kades. Saat itu, kades tengah berada di ruang tengah. Orang nomor satu di Desa Kalianget itu akhirnya diajak ke kantor desa menggunakan mobil Kapolsek Banyuglugur. Dalam pertemuan itu, warga kompak mendesak tanah negara yang berada di Persil 86, yang sehari-hari digunakan untuk menjemur jaring nelayan, itu dikembalikan ke fungsi semula, yaitu sebagai tanah yang bisa diakses semua nelayan. “Bagaimana mungkin tibatiba terbit sertifikat. Padahal, tanah yang mau diajukan

menjadi hak milik harus sudah dikuasai dalam jangka waktu lama. Lha, ini tiba-tiba saja terbit sertifikat. Ini akan kita laporkan ke kejaksaan,” ancam salah seorang warga. Atas desakan itu akhirnya kades mengabulkan tuntutan warga. Tanah yang telah disertifikat melalui Prona itu digagalkan melalui sebuah surat pernyataan kepala desa. Itu ditandatangani dan disaksikan Camat Banyuglugur, Agus Sulaksono, dan Kapolsek Banyugulur, AKP Subiayantoko. Kapolsek Banyuglugur, AKP Subiayantoko mengungkapkan, pihaknya hanya berusaha mengamankan demo yang dilakukan warga Dusun Krajan. “Yang pasti tadi Pak Kades disaksikan Pak Camat dan saya sudah menyerahkan kembali tanah itu kepada warga,” terangnya. (pri/c1/als)

Sebelum Magrib Verifikasi Selesai ■ BKD... Sambungan dari Hal 44

Sebelumnya hanya ada 8 pokja, kini menjadi 15 pokja. Oleh karena itu, sebelum azan Maghrib, proses verifikasi dan validasi data sudah selesai dilakukan.

“Yang membuat lama adalah jika ada tenaga honorer yang ngotot tidak mengakui bahwa berkas-berkasnya palsu atau direkayasa. Maka verifikator dan tenaga honorer sama-sama mempertahankan,” ungkap mantan Kabag Hukum tersebut. Dalam verifikasi dan validasi

itu, berkas-berkas setiap tenaga honorer diteliti kesesuaiannya dengan berkas yang disampaikan saat pendataan 2010. Selain itu, mereka juga diberi sejumlah pertanyaan, misalnya nama kepala sekolah saat baru mengajar pada 2005. (pri/c1/als)

BERKAT SUSU KAMBING ASAM URAT TAK KAMBUH LAGI AKTIFITAS KEMBALI LANCAR

NUR HARIRI/RaBa

RINDANG: Rumah tua yang lain milik keturunan Minahasa di Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Masyarakat Tak Persoalkan Perbedaan ■ TEMBOK... Sambungan dari Hal 33

Hingga kini dia juga masih ingat namanama orang yang pernah tinggal di rumah itu. Wartawan koran ini pun merasa diperlakukan khusus. Sebab, saat berkunjung ke sana, wartawan RaBa diajak berziarah ke pemakaman orang-orang yang pernah tinggal di sana. Ririn menunjukkan makam tertua berangka tahun 1908. Berarti jauh sebelum Indonesia merdeka. Jika dilihat sepintas, Ririn terlihat penyabar. Dia tidak banyak neko-neko dan menjalani hidup sehari-hari apa adanya. Namun, tidak bisa ditutupi, perawan tua itu pasti kesepian karena sehari-hari dia hidup sendiri. Menurut, Marta, 55, salah seorang keluarga Ririn, awalnya rumah itu milik bapak Bung Mahesa. Dialah yang membangun rumah yang kini dijaga Ririn itu. Nah, sepeninggal Bung Mahesa, rumah tersebut menjadi hak milik Bungonik. Bung Mahesa dikenal warga sekitar se-

bagai seorang yang penyayang dan baik kepada tetangga. Dalam hidupnya, nyaris dia tidak pernah berselisih paham dengan tetangga. Bahkan, dengan kedermawanannya, Bung Mahesa pernah menyekolahkan anak-anak warga sekitar. Tidak heran, Bung Mahesa sangat dicintai warga sekitar. Setelah meninggal, pun dia tetap dikenang warga. Sebab, semasa hidup, ia banyak membantu penduduk. Ada hal yang sangat menarik terkait keluarga Bung Mahesa. Menurut Ririn, Bung Mahesa beragama Kristen dan mayoritas warga Desa Kelir beragama Islam. Namun demikian, perbedaan agama itu tidak pernah melahirkan sebuah konflik agama. Selain itu, juga tidak pernah ada konflik terkait isu suku, walaupun saat itu Bung Mahesa bukan suku asli Banyuwangi. Kehidupan warga Kelir tenang, damai, sehingga membuat Bung Mahesa betah tinggal sana. Sebab, warga Kelir tidak pernah mempermasalahkan perbedaan agama dan suku. Menurut Saldan, 65, keluarga Bung Mahesa sudah bermukim di Desa Kelir sejak ka-

keknya masih kecil. “Mageh cilik, isun sering mangan neng umahe, (sewaktu kecil, saya sering makan dirumahnya),” kata Saldan. Sejak dulu Saldan tidak heran saat melihat orang beragama Kristen menikah dengan orang Islam. Sebab, di desanya sudah ada sejak zaman kakeknya. Meski berbeda keyakinan, mereka tidak saling memaksakan keyakinan. Terkait keberadaan orang Belanda campuran Minahasa di Desa Kelir tersebut dibenarkan Suhalik, 50. Guru antropologi di SMAN I Giri itu bahkan pernah meneliti keturunan orang-orang Belanda campuran Minahasa di Desa Kelir tersebut. Dalam penelitiannya, Suhalik juga memetakan penyebaran keturunan orang-orang Belanda campuran Minahasa di Desa Kelir tersebut. Menurutnya, salah satu keturunan mereka kini ada yang tinggal di Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi. Itulah kenangan yang tidak bisa dilupakan Ririn yang hingga kini masih menjadi perawan tua. (mg1/c1/bay)

DI masyarakat kita, asam urat kini sudah dipandang umum. Namun ketika keluhannya kambuh, penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian ini dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri sehingga mengganggu kenyamanan penderitanya. Oleh karenanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, seperti menjaga pola makan dan minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Salamin, atau yang akrab disapa-Miminmenceritakan kini kondisinya sudah membaik setelah minum susu kambing ini. “Sudah 4 bulan saya minum Milkuma. Sekarang badan terasa sehat, keluhan karena asam urat sudah reda,” terang ibu rumah tangga tersebut. Saat ini, banyak yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu kambing pun jarang menyebabkan alergi serta mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Riboflavin (vitamin B2) memainkan sedikitnya dua peran penting dalam produksi energi tubuh. Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan gula aren. Ibu 1 orang anak itu menceritakan, dulu asam urat sering membuat tangan dan kakinya terasa

pegal-pegal, “Selama 5 tahun aktifitas saya sering terganggu karena asam urat, tapi sekarang tidak lagi! Milkuma memang pilihan yang tepat untuk mengatasi asam urat.” Terang warga Bakalan, Taman Agung, Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah tersebut. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama MILKUMA.” Ajak wanita berusia 34 tahun tersebut. Milkuma bermanfaat untuk menyembuhkan asam urat, menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141354607, Bangkalan : 085322748548, Sumenep : 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


44

Jawa Pos-nya Kota Santri

PKBM

Sabtu 5 Mei 2012

Nelayan Sandera Kades Kesal Tanah Penjemuran Jaring Disertifikat SYAMSURI/RaBa

PEMBUKAAN: Kabid PLS Dispendik Buridin Iksan Sugito didampingi ketua LSM FSMP Sugiono Eksantoso dalam pelatihan jurnalistik untuk Koran Ibu kemarin.

Ibu-ibu Belajar Jurnalistik PANJI – Bagaimana kalau ibu-ibu belajar jurnalistik? Jawaban pastinya ada pada pelatihan jurnalistik yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Lembaga pendidikan non formal di bawah naungan LSM Forum Solidaritas Masyarakat Pendidikan (FSMP) Situbondo itu menggelar pelatihan jurnalistik selama tiga hari yang pesertanya adalah kalangan ibu-ibu. Namun, tidak sembarang ibu-ibu bisa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah para ibu-ibu yang sudah tamat atau alumni pendidikan keaksaraan fungsional (KF). Kegiatan yang ditempatkan di Balai Desa Panji Lor, Kecamatan Panji, Situbondo, itu dibuka Kabid Pendidikan Non Formal (PNF), Buridin Iksan Sugito. Selama mengikuti pelatihan, ibu-ibu mendapat ilmu teknis bagaimana cara mendapatkan, menulis, dan menyajikan berita. “Ada 20 peserta yang akan mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik ini,” terang Sugiono. Menurut guru di SMAN 1 Kapongan itu, selama mengikuti pelatihan diupayakan para ibu-ibu tersebut bisa menguasai bagaimana cara membuat koran atau majalah yang profesional. Dalam pelaksanaan nanti, 20 peserta akan dibagi menjadi lima kelompok. Masing-masing kelompok sebanyak empat orang melakukan praktek langsung di lapangan. Mereka akan digembleng oleh tim pendamping dari LSM FSMP selama tiga bulan. “Tujuan kegiatan pelatihan jurnalistik ini untuk melatih ibu-ibu alumni KF agar gemar menulis. Sehingga, nantinya mereka bisa beraktivitas membuat suatu berita yang ada di lingkungannya. Khususnya di Desa Panji Lor, Kecamatan Panji,” terang Sugiono Eksantoso. Hasil penulisan para ibu-ibu setelah mengikuti pelatihan jurnalistik dan kunjungan ke kantor redaksi Radar Banyuwangi serta pembinaan selama tiga bulan, akan di inventarissasi. Kemudian dicetak dalam bentuk majalah atau koran dengan nama ‘Koran Ibu Potre Koning PKBM FSMP’. (pri/adv/als)

PENDIDIKAN

BANYUGLUGUR - Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, pagi kemarin ngelurug balai desa setempat. Mereka kesal karena sebidang tanah yang selama ini ditempati nelayan untuk menjemur jaring tiba-tiba sudah bersertifikat atas nama dua warga. Warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan tersebut mempertanyakan terkait terbitnya sertifikat yang diduga kuat tidak melalui prosedur sebagaimana mestinya tersebut. Yang lebih membuat mereka geram, permohonan penyertifikatan itu melalui Program Agraria Nasional (Prona) yang sebelumnya memang sudah mengecewakan warga Kalianget karena banyak pungli (pungutan liar). “Terbitnya sertifikat ini sangat janggal. Yang paling menyakitkan, salah satu pemegang sertifikat tanah penjemuran jaring nelayan merupakan keluarga Pak Kades. Namanya Siti Uni. Satu sertifikat lagi atas nama H. Ansori, warga Pesisir. Aroma uang sangat terasa,” ungkap Rudi Bagas, ketua LSM Awas, yang menjadi koordinator aksi warga Dusun Krajan itu n  Baca Nelayan...Hal 43

EDY SUPRIYONO/RaBa

GERAM: Sejumlah nelayan nekat masuk ke rumah Kades Kalianget untuk meminta penjelasan tanah negara yang disertifikat atas nama dua warga kemarin. Mereka menuntut agar tanah tersebut dikembalikan sesuai fungsinya.

BKD Tambah Tenaga Verifikator Setelah Ada Honorer Ambruk saat Antre

EDY SUPRIYONO/RaBa

LEBIH CEPAT: Sejak Kamis (3/5) kemarin BKD menambah tenaga verifikasi agar tenaga honorer tak lama menunggu.

SITUBONDO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Situbondo akhirnya menambah anggota pokja verifikasi dan validasi berkas persyaratan para tenaga honorer yang sudah masuk pengumuman kategori dua (K.2). Itu dilakukan setelah ada tenaga honorer yang harus dirujuk ke rumah sakit karena penyakit epilepsinya kambuh saat antre terlalu lama. Diduga kuat, honorer asal

Kecamatan Kapongan itu kelelahan dan tegang saat menunggu giliran verifikasi. Sebab, waktu sudah lewat pukul 21.00. Namun, karena ingin cepat selesai, dia dan teman-temannya memaksa agar verifikasi dan validasi diselesaikan saat itu juga. “Petugas saat itu sudah menawarkan apakah akan dilanjutkan esok hari ataukah dilanjutkan saat itu juga. Atas pertimbangan agar tidak bolak-balik membawa setumpuk berkas, disepakati verifikasi dan validasi dilanjutkan malam itu juga,” terang Kepala

BKD, Lutfi Joko Prihatin. Tenaga honorer yang mengidap epilepsi itu sebenarnya sudah mendapat giliran verifikasi. Namun, tiba-tiba saja mengeluh perutnya sakit dan kepalanya pusing. Kemudian, dia meminta istirahat. Saat istirahat itulah penyakitnya kambuh. “Setelah kita tanyakan, ternyata sejak siang dia belum makan,” terang Lutfi. Nah, atas kejadian itu akhirnya sejak Kamis (3/5) lalu BKD menambah pokja verifikasi dan validasi n  Baca BKD...Hal 43 ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Direktur PDAM Dijabat Jamal, Banongan Dipegang Yasin

ALI NURFATONI/RaBa

HISTERIS: Seorang siswa memeluk temannya saat istighotsah di SDN I Desa Gudang, Asembagus, kemarin.

Istighotsah Unas, Siswa Histeris ASEMBAGUS - Beragam cara dilakukan pihak sekolah agar semua siswa lulus 100 persen. Seperti dilakukan siswa SDN I Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, kemarin. Demi kelancaran menjalani ujian nasional (unas) Senin (7/5) depan, puluhan siswa sekolah tersebut menggelar doa bersama. Dalam doa bersama sekaligus istighotsah di musala sekolah tersebut, puluhan siswa histeris. Bahkan, ada siswa yang pingsan. Semula, istighotsah tersebut berlangsung tenang dan khidmat. Namun, di tengah-tengah kegiatan, hujan tangis disertai teriakan histeris para siswa tiba-tiba membahana. Istighotsah tersebut adalah acara rutin yang dilakukan setiap tahun. Tujuannya, agar rohani siswa kuat dan siap menghadapi unas. Tujuannya agar mereka ingat lalu bertobat dan meminta maaf dan meminta restu kedua orang tua dan para guru. “Mudah-mudahan dengan istighotsah ini semua siswa kami lulus seratus persen seperti tahun-tahun sebelumnya,” papar Abdur Rahman, salah satu guru di sekolah itu. (ton/c1/als)

KORUPSI

Desak Usut P2SEM, Ancam Geruduk Kejari SITUBONDO - Desakan agar dugaan korupsi dana P2SEM Situbondo 2008 yang melibatkan seorang anggota KPU diusut terus bergulir. Sehari pasca melapor ke kejaksaan negeri (kejari), tepatnya Senin (7/5) depan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Anti Korupsi Indonesia (Laki) akan turun jalan. Demo pada Senin itu benar-benar akan dilaksanakan karena surat izin dari aparat kepolisian sudah keluar kemarin. Menurut ketua LSM Laki, Amirul Mustafa, massa yang dikerahkan berasal dari sejumlah daerah di Situbondo. Berdasar rencana, mereka akan berkumpul di Dusun Soka’an, Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran. Selanjutnya, massa akan long march menuju Pantai Patek, Jalan Sucipto, Jalan Basuki Rahmat, dan finish di kejari. ‘’Kita akan membawa mobil, sound, spanduk, dan kendaraan bermotor,” cetus Amirul Mustafa. Menurut dia, demo tersebut semata-mata untuk memberi dukungan Kejari Situbondo dalam mengusut kasus P2SEM yang merugikan negara hingga Rp 1 miliar lebih. ‘’Korupsi sangat merugikan negara. Ternyata, masih ada orang yang berkeliaran dan tidak tersentuh hukum,” kata warga Kelurahan Karang Asem, Situbondo, itu. Sementara itu, polisi akan menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan aksi demo tersebut. Itu sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu massa anarkis. “Kita kerahkan dua kompi,” cetus Kasubag Humas, AKP Mardjuki, kepada koran ini kemarin. Diberitakan kemarin, LSM Laki mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo untuk melaporkan dugaan korupsi dana P2SEM 2008 yang melibatkan sejumlah pejabat. Salah satu pejabat yang dilaporkan adalah anggota KPU Situbondo, Imron Rosadi. (ton/c1/als)

SITUBONDO – Teka-teki siapa yang akan menduduki jabatan direktur di Perusda Banongan dan PDAM, terkuak kemarin. Ini setelah Bupati Situbondo Dadang Wigiarto melantik dua direktur di perusda itu. Termasuk, seorang wakil direktur di Perusda Banongan. Tiga orang yang diharapkan bisa memperbaiki keadaan perusahaan yang menjadi mesin pendapatan asli daerah (PAD) itu adalah Ir. Yasin dan Fatah Yasin. Masing-masing sebagai direktur dan wakil direktur Perusda Perkebunan Banongan. Sedangkan Jamal Fajri, ST dilantik sebagai Direktur PDAM menggantikan Ahmad Fauzan. Pelantikan yang dilaksanakan di ruang rapat bupati itu disaksikan Sekretaris Daerah Hadi Wijono dan sejumlah pejabat di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Situbondo. Tak terkecuali sejumlah karyawan-karyawati PDAM dan Perusda Perkebunan Banongan. Dalam sambutannya Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, serangkaian acara pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilakukan dua direktur dan satu wakil direktur menunjukkan, bahwa semua itu tidak hanya berhubungan dengan persoalan-persoalan dunia semata. Namun, juga menyangkut tanggung jawab sebagai seorang

TANDA TANGAN: Para Direktur dan Wakil Direktur menandatangani berita acara sumpah dan jabatan di hadapan Bupati Dadang Wigiarto dan Sekretaris Daerah Hadi Wijono kemarin. SYAMSURI/RaBa

PEJABAT BARU: Bupati Dadang melantik Direktur, Wakil Direktur Banongan, serta Direktur PDAM di ruang rapat bupati kemarin.

pemimpin di hadapan Tuhan. Dia menyebut, rangkaian seleksi direktur dan wakil direktur untuk perusda PDAM maupun Banongan telah melalui proses yang cukup memakan waktu. Itu demi mencari calon yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Meskipun disadari tidak mungkin ada sebuah bentuk pelayanan kepada masyarakat yang bisa diterima seratus persen. “Saya memahami koreksi, saran, atau protes dari masyaraat luas sebagai bentuk kasih sayang masyarakat terhadap keinginan untuk memajukan dan mengembangkan PDAM dan perusda Perkebunan Banongan,” terang Dadang Wigiarto. Diakui, sudah cukup lama masyarakat menginginkan Perusda Perkebunan Banongan mem-

peroleh cara yang baik dalam menyelesaikan manajemen. Ini terkait aktivitas pola tanam maupun perlakuan perkebunan tebu yang dianggap secara nyata kurang dilakukan secara professional. “Oleh karena itu, niat baik Pemkab melalui tim seleksi adalah bentuk perhatian untuk memperbaiiki keadaan tersebut,” kata Bupati. Bupati mengaku sedih saat dirinya melihat langsung ke lahan Perusda Banongan. Sebab, tanaman tebu milik masyarakat jauh lebih baik dengan milik Perusda Banongan. Belum lagi ketidakseriusan melakukan perbaikan-perbaikan mutu dari tanaman. Sehingga menyebabkan banongan semakin hari semakin terpuruk. Melihat keadaan, tim seleksi bekerja sama dengan Fakultas

Ekonomi Unej Jember sebagai tim ahli untuk melakukan rekrutmen. Keterlibatan mereka diyakini akan memberikan hasil yang lebih baik. Apalagi, para sudah berkomitmen memperbaiiki kondisi PDAM maupun Perusda Banongan. Dadang menekankan, dua dokumen yang ditandatangani yaitu fakta integritas tentang nilai-nilai moral dan integritas serta kontrak kinerja, adalah statemen para direktur dan wakil direktur yang disampaikan di hadapan tim penilai maupun tim ahli. “Kami meminta dengan hormat untuk bisa dilaksanakan semaksimal mungkin untuk kepentingan memperbaiki kondisi Banongan,” terang bupati Demikian juga PDAM. Ada dua hal yang harus dipertahankan. Yakni, predikat PDAM yang menempati ranking terbaik. Jika

tidak ada upaya nyata, maka tidak menutup kemungkinan itu akan direbut Perusda lainnya. “Selain mempertahankan dan meningkatkan prestasi, PDAM perlu ada tambahan. Misalnya, tingkat kebocoran air harus ditekan semaksimal mungkin melalui program-program perbaikan-perbaikan. Kedua, pemberian pelayanan kepada sasaran kelompok-kelompok masyarakat yang kurang beruntung,” harap bupati. Bupati juga berharap ada kekompakan seluruh karyawan di lingkungan perusda. Bahkan, itu harus terus ditingkatkan. Begitu juga sesuatu yang berhubungan dengan persoalanpersoalan yang ada kaitannya dengan tingkat kesejahteraan para karyawan. “Ini juga perlu ada perhatian dengan sebaik-baiknya,” imbuh Dadang. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi | 5 Mei 2012