Page 1

Pendorong P endorong Perubahan dan Pembaruan

SENIN 3 MA MARET AR RE ET TAHUN TA AH HUN UN 2 2014 01 0 14

Eceran Rp 5.750

29

GALIH COKRO/RaBa

IKON INDONESIA: Pelatih Indra Sjafri, pemain Timnas U-19, dan anggota Exco PSSI Djamal Aziz saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi sore kemarin.

Siap Beri Tekanan BANYUWANGI – Laga uji coba Timnas U-19 versus Persewangi digeber sore ini (3/3). Bentrok kedua tim tersebut akan tersaji di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, mulai pukul 15.00. Publik pun tidak sabar untuk menyaksikan laga ekshibisi Timnas U-19 dalam rangkaian tur Nusantara itu. Kedua tim, Timnas U-19 dan Persewangi, berjanji akan menampilkan permainan terbaik dalam laga tersebut. Garuda Jaya, julukan timnas U-19, akan tampil penuh determinasi tinggi dalam duel melawan The Lasblang, julukan Persewangi. Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengaku akan tetap mengusung spirit kemenangan dalam laga nanti. Dia menegaskan, pihaknya tetap akan menerapkan penguasaan bola sepanjang 2x45 menit. ‘’Seperti sebelumnya, penguasaan bola akan kami tunjukkan di atas lapangan,’’ kata Indra dalam konferensi pers di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, kemarin (2/3).

Evan Dimas

Dia belum bisa membocorkan tentang materi pemain yang diturunkan saat pertandingan melawan Persewangi. Namun, Indra menegaskan, tidak ada istilah lapis kedua dalam Timnas U-19. ‘’Semua lapis ke satu. Karena anak-anak semua itu membela negara,’’ tegasnya. Berkaca pada laga terakhir melawan Persikoba Batu akhir pekan lalu, kapten Evan Dimas tidak diturunkan di laga tersebut. Namun, dalam laga sore ini, pemain asal Surabaya itu kemungkinan akan diturunkan. ‘’Biasanya, line up akan kita umumkan setelah latihan pagi (jelang pertandingan),’’ jawabnya. Indra mengaku belum tahu betul permainan Persewangi. Meski begitu, pihaknya akan tetap menekan sepanjang pertandingan. ‘’Kita belum tahu kekuatan Persewangi. Kita akan bermain seperti yang sudah-sudah,’’ tandasnya. Ditanya mengenai target, dia tampak tersenyum n

ALI NURFATONI/RaBa

 Baca Siap Beri...Hal 39

BERDOA: Hansamu Yama memimpin doa sebelum latihan di Stadion Diponegoro kemarin.

GALIH COKRO/RaBa

Jalan Jagung Suprapto Steril Pukul 10.00

CATATAN

Sihir Evan Dimas Dkk MAGNIT timnas U-19 memang luar biasa. Gaung pertandingan Persewangi versus timnas U-19 tidak hanya bergema di Bumi Blambangan. Melainkan juga menjalar sampai ke Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Bali. Itu terlacak dari para pembeli tiket di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa). Sabtu dan Minggu kemarin saya sengaja nyanggong di JP-RaBa. Ingin melihat dan merasakan secara langsung anOLEH: tusiasme para pembeli tiket. Ternyata Samsudin Adlawi * memang sangat luar biasa. Orang yang ingin menyaksikan aksi kapten Evan Dimas dkk datang silih berganti ke kantor JP-RaBa. Sejak pagi sampai malam. Bahkan, meski hari Minggu, kemarin temanteman di kantor JP-RaBa tetap datang ke kantor. Sambil kerja bakti mereka bergantian melayani orang yang membeli tiket. Di radio-radio yang melayani penjualan tiket katanya juga mengalami hal yang sama. Diserbu para pencinta timnas U-19! Wajar kalau anak asuh pelatih Indra Sjafri kini digandrungi. Bukan hanya oleh penggila bola (gibol). Tapi, oleh seluruh rakyat Indonesia n  Baca Sihir Evan...Hal 39

PERTANDINGAN antara Persewangi melawan Timnas U-19 memang membutuhkan perhatian ekstra dari Panitia Penyelenggara (Panpel) tur Nusantara tersebut. Sebab, animo masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan tersebut benar-benar luar biasa. Hal ini terlihat dari laris manisnya tiket yang dijual di outlet-outlet resmi. Seluruh tiket ekonomi dipastikan habis. Kini, yang masih tersisa tinggal tiket kelas utama dan VIP. Untuk mengantisipasi membeludaknya penonton yang hadir dalam pertandingan sore ini, panpel melakukan berbagai kesiapan untuk mengatur acara tersebut. Salah satunya adalah masalah tempat parkir. Kabid Perhubungan Darat Diskominfo Banyuwangi, Harry Iswandi, di sela-sela penyambutan

menuju ke Stadion Dipenogoro, dari kendaraan bermotor. Jalan yang akan terkena sterilisasi tersebut antara lain, mulai Trisula di Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga menuju ke stadion. “Mulai jam 10 pagi sudah kami tutup,” pungkas Harry. Sementara itu, untuk menghadapi laga sore ini, nampaknya penonton harus punya inisiatif untuk bisa mendapatkan tempat duduk yang manis. Datang lebih awal bisa membuat penonton lebih nyaman. Seperti diketahui, tribun sisi timur akan digunakan untuk penonton yang membeli tiket kelas ekonomi n  Baca Jalan Jagung...Hal 39

GRAFIS/FOTO: ALI SODIQIN/GALIH COKRO/RaBa

Melihat Sambutan Masyarakat kepada Timnas U-19

Evan Dimas Paling Dielu-elukan Kapten Timnas U-19, Evan Dimas, paling disorot selama berada di Banyuwangi kemarin (2/3). Sambutan masyarakat mulai terlihat saat Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, mendarat di Bandara Blimbingsari, Rogojampi, pukul 10.20. ALI NURFATONI, Banyuwangi SEHARI jelang kick off ekshibisi Timnas U-19, rombongan Garuda Jaya tiba di Banyuwangi. Evan Dimas dkk mendarat di Bandara Blimbingsari, Rogojampi, pukul 10.20. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyambut secara langsung Kampiun Piala AFF U-19

http://www.radarbanyuwangi.co.id

pemain Timnas kemarin (2/3) mengatakan, terkait masalah parkir pihaknya sudah menyiapkan beberapa antisipasi. “Untuk tamu VVIP tempat parkirnya di lapangan barat Stadion Diponegoro,” ujar Harry. Sedangkan untuk parkir VIP dan tamu biasa, pihaknya menyerahkan langsung kepada pihak kelurahan yang bekerja sama dengan Karang Taruna setempat. “Parkir VIP dan biasa, baik mobil dan sepeda motor, kami serahkan ke pihak kelurahan setempat,” imbuhnya. Selain pengaturan tempat parkir, pihaknya juga akan melakukan sterilisasi area dan jalan yang akan

ANDALAN: Striker Persewangi Sukarno Andi Wijaya siap menjebol gawang Timnas U-19.

tahun 2013 lalu itu. Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri memimpin rombongan keluar satu per-satu saat dari pesawat Wings Air yang membawa mereka dari Bandara Juanda, Surabaya. Sebanyak 29 pemain Timnas mendarat di Bumi Blambangan. Dengan demikian, hanya ada satu pemain yang absen dalam lawatan ke Banyuwangi dalam rangkaian tur Nusantara terakhir di Jawa Timur itu. Dia adalah David Maulana, yang tidak dibawa ke Banyuwangi lantaran yang bersangkutan sedang mengikuti ujian sekolah. Pelatih Indra Sjafri dan kapten tim Evan Dimas menerima kalungan bunga sebagai tamu kehormatan. Pasca itu, Bupati Anas mengajak Indra Sjafri ke ruang VVIP di bandara tersebut n  Baca Evan Dimas...Hal 39

Baru empat bulan diperbaiki, aspal sudah mengelupas Inilah kalau rekanan hanya kejar untung!

Lawan Timnas, Persewangi siap beri tekanan Yang pasti juga siap digunduli!

GALIH COKRO/RaBa

BURU TANDA TANGAN: Evan Dimas menandatangani kaus salah satu fans cilik kemarin. email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


30

Senin 3 Maret 2014

ADA APA LAGI

Baru Empat Bulan Aspal Mengelupas

ABDUL AZIZ/RABA

LIAR: Peserta dan penonton balap liar diamankan di Mapolsek Bangorejo, kemarin malam.

Balap Liar Masih Marak BANGOREJO – Para pemuda yang hobi balap liar seakan tak pernah kapok. Meski seringkali dirazia, namun mereka tetap saja melakukan kegiatan melanggar ketertiban berlalu lintas. Sepeti yang terjadi pukul 23.00 kemarin malam. Puluhan anak muda melakukan kegiatan balap liar di perbatasan Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Siliragung, tepatnya di Dusun Yudomulyo, Desa Ringpitu, Kecamatan Bangorejo. Mereka adu kecepatan mengemudikan sepeda motor di jalan raya tersebut dengan disaksikan banyak penonton yang menghabiskan waktu bermalam Minggu. Namun, aksi yang meresahkan warga tersebut kemudian sampai ke telinga polisi. Pukul 23.00 aparat Polsek Bangorejo datang dan membubarkan trek-trekan liar tersebut. Sayangnya, operasi yang dilakukan petugas ini diduga bocor, sehingga ketika polisi sampai ke lokasi, banyak peserta dan penonton kegiatan balap liar yang lari tunggang langgang meloloskan diri. Sehingga dari puluhan peserta, polisi hanya berhasil mengamankan enam motor. “Enam motor itu sekarang kita amankan di polsek. Pengemudi dan pengunjungnya juga sempat kita amankan tapi sekarang sudah boleh pulang,” ujar Kapolsek Bangorejo AKP Hery Purnomo. Enam motor tersebut nantinya akan dikirim ke Polres Banyuwangi, dan para pemiliknya diminta mengambil ke markas korp berbaju cokelat tersebut. “Nanti sama pihak Polres biar sekalian diberi pembinaan,” pungkasnya. (azi/aif)

OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@ gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis.

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo.

ABDUL AZIZ/RaBa

RUSAK: Kondisi jalan aspal hotmix di Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari. Baru empat bulan aspalnya mengelupas.

TEGALSARI - Kondisi jalan aspal hotmix di Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari mengalami kerusakan. Padahal pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Tegalsari dan Kecamatan Siliragung dengan dana Rp. 445.671.000 dari APBD 2013 ini baru berusia empat bulan lalu. Beberapa sisi jalan aspal hotmix tersebut banyak yang ambles dan mengelupas. Sehingga membuat para pengemudi kendaraan merasa sulit ketika melintasi jalur tersebut. Karjani 46, warga sekitar mengaku sangat resah dengan kondisi jalan tersebut. Sebab meski baru empat bulan dibangun, kondisinya sudah mengalami kerusakan cukup parah. Camat Tegalsari Hariyono mengaku sudah melaporkan secara tertulis masalah tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya. (azi/aif)

Minta Pacarnya Juga Dibelikan Gitar Motif Gantung Diri ABG Asal Kaligondo GENTENG – Dimas Febriansah, 15, anak baru gede (ABG) asal Dusun Wadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, yang nekat bunuh diri dengan cara gantung diri memang tergolong nekat. Motif bunuh diri itu murni masalah gitar. Dimas minta dibelikan gitar kepada kedua orang tuanya, tapi tak kunjung ituruti. Persoalan lain yang membuatnya nekat melakukan perbuatan bunuh diri ternyata memang tidak ada. Hal ini terungkap dari pendalaman yang dilakukan penyidik Reskrim Polsek Genteng terkait kasus yang menggemparkan warga Kaligondo Jumat lalu (28/2). Kapolsek Genteng Kompol Riamun melalui Kanitreskrim Iptu Abdul Jabar menegaskan, tidak ada motif lain yang menyebabkan Dimas nekat bunuh diri

kecuali permintaannya dibelikan gitar belum dipenuhi kedua orang tuanya. “Masalahnya murni karena minta gitar itu saja Mas, nggak ada yang lain,” tuturnya. Yang membuat penyidik semakin yakin bahwa penyebab Dimas nekat bunuh diri karena soal gitar, adalah surat wasiat yang dibuatnya sendiri sebelum yang bersangkutan meninggal dunia. Dalam isi surat tersebut, Dimas minta dibelik dua buah gitar. Yang satu untuk dirinya sendiri, sedang satunya lagi untuk pacarnya. “Pacarnya anak Sempu, sedangkan gitar milik almarhum kalau dibelikan disuruh naruh di bawah jendela kamarnya,” tutur Jabar. Seperti diberitakan sebelumnya, Dimas Febriansah, 15, warga Dusun Wadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga, tindakan nekat itu dilakukan karena permintaannya agar dibelikan

ABDUL AZIS/RaBa

DITULIS TANGAN: Secarik kertas ditulis Dimas berisi pesan kepada orang tuanya.

gitar belum bisa dipenuhi orang tuanya. Aksi gantung diri ABG yang tidak tamat SMP itu sangat mengagetkan keluarga dan tetangga. Dimas ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung pada seutas tali plastik warna hijau di kamar tidurnya siang kemarin. Yang

pertama kali menemukan mayat Dimas tergantung di kamar adalah Atik, kakak ipar korban. Saat itu, Atik hendak mengambil makanan di dapur. Ketika melintas di depan kamar, Atik melihat tubuh Dimas sudah menggantung dengan tali di leher. (azi/aif)

ISTIMEWA

PERTAMA DI BANYUWANGI: Ketua PWI Jatim A. Munir melantik pengurus PWI Banyuwangi di Pendapa Sabha Swagata Blambangan kemarin.

PWI Bertekad Tingkatkan Profesionalitas BANYUWANGI - Sejarah baru organisasi profesi kewartawanan di Banyuwangi tercipta kemarin (2/3). Setelah melalui mekanisme konferensi pada15 Januari lalu, kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi diku-

kuhkan. Kepengurusan PWI periode 2014-2017, ini adalah yang kali pertama di Bumi Blambangan. Kepengurusan PWI Banyuwangi digawangi 29 insan pers asal berbagai media, baik cetak maupun elektronik yang

bertugas di wilayah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Begitu dilantik, para pengurus dan anggota PWI bertekad terus meningkatkan profesionalitas, khsusnya dalam menjalankan tugas di bidang jurnalistik n  Baca PWI...Hal 39

Jumat Bersih, Tanam Pohon Trembesi TEGALSARI-Gerakan Jumat Bersih yang dilaksanakan Forpimka Kecamatan Tegalsari kemarin (2/3) mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Warga yang ada di enam desa se-Kecamatan Tegalsari, yaitu Tegalsari, Tegalrejo, Dasri, Tamansari, Karangdoro, dan Karang Mulyo serentak melakukan bersih-bersih di wilayah dusun masing-masing. Dalam kegiatan Jumat Bersih tersebut, Camat Tegalsari, Hariono, juga meninjau langsung ke lapangan dan berdialog bersama warga yang mengikuti kerja bakti. Kepada warga, Hariono berpesan supaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman serta merawat pohon yang ada di tepi. “Supaya kita semua tidak kekurangan oksigen. Apalagi Bupati Banyuwangi sudah mencanangkan program sedekah oksigen,” katanya. Selain melakukan bersih-bersih, pada kesempatan itu bersama warga, Camat Hariono menanam 500 bibit pohon trembesi yang ditanam di sepanjang jalan Desa Dasri menuju Blokagung, dan di Desa Karongdoro. ”Saya salut dan bangga melihat kekompakan semua warga. Mereka guyub dan rukun demi kebersihan lingkun-

EKO BUDIYONO/RaBa

PENGHIJAUAN: Camat Tegalsari Hariono memberikan bibit pohon trembesi kepada salah satu warga.

gannya,” katanya. Program Jumat Bersih dan Jumat Sehat yang telah dilaksanakan oleh Kecamatan Tegalsari ini juga banyak mendapat dukungan dari semua dusun yang ada di wilayah Tegalsari. Andang, salah satu kepala dusun Blokagung, yang kemarin ikut kerja bakti bersama semua warganya mendukung kegiatan yang telah diprogramkan oleh pihak kecamatan. “Dengan adanya kegiatan ini lingkungan akan terlihat bersih dan selalu enak dilihat,” ungkapnya. Kegiatan yang telah diprogram-

kan oleh Camat tegalsari ini tujuannya untuk memberikan dan mendukung semua program yang telah dicanangkan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas. Seperti program sedekah oksigen dan Banyuwangi sehat dan bersih. Hariono juga berterima kasih kepada semua masyarakat Tegalsari yang telah mendukung semua program yang disosialisasikannya. “Ke depannya saya akan mengangkat potensi desa yang di wilayah Kecamatan Tegalsari, guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


4#&#421.+6+-

Senin 3 Maret 2014

31

Melihat Peta Kekuatan Caleg Incumbent Pemilu 2014 (3)

Empat Caleg Incumbent Terlempar dari Nomor Urut Satu Daerah pemilihan (dapil) III tampaknya akan menjadi medan ”perang” yang dahsyat bagi partai-partai besar untuk mendulang suara pada Pemilu 2014 mendatang. Parpol besar masih mengandalkan caleg incumbent sebagai magnet penarik suara dukungan. Siapa saja caleg incumbent yang tampil? DAPIL III meliputi Kecamatan Srono, Cluring, Muncar dan Tegaldlimo. Ada lima caleg incumbent yang ditampilkan empat parpol besar, PKB mengusung dua caleg incumbent Zainal Arifin Salam dan Hj. Ana Anisa, PDI Perjuan-

gan mendorong Sukirman, Partai Golkar menampilkan H. Abbas, dan Partai Demokrat mengajukan Ali Makki. Hanya saja, dari lima caleg incumbent itu hanya caleg PKB Arifin Salam yang diploting menempati caleg no-

mor urut pertama. Sedangkan empat caleg incumbent lainnya, hanya menjadi caleg pengisi gerbong, sedangkan yang memimpin dapil pertarungan politik partai-partai besar di nomor satu caleg baru. PDI Perjuangan menampilkan Hery Sugiarto, PD menggiring bekas caleg dan anggota DPRD dari Partai Golkar Julisetyo Puji Rahayu, dan Partai Golkar juga menampilkan caleg perempuan dan tergolong baru di nomor urut pertama. Caleg unggulan PKB Arifin Salam dan Ana Annisa memiliki basis pendu-

kung yang berjauhan. Arifin salam basis pendukungnya ada di Kecamatan Tegaldlimo, sedangkan Ana Annisa di Kecamatan Muncar. Pemilu lalu, Arifin di wilayah Tegaldlimo memperoleh suara cukup siginifikan, sekitar 2.504 dan Ana di Muncar dapat 1.503 suara. Caleg incumbent PDI Perjuangan Sukirman, memiliki basis pendukung di Kecamatan Muncar dan Tegaldlimo. Pemilu lalu, di Kecamatan Muncar, Sukirman memperoleh dukungan 2.865 suara, dan di Kecamatan Tegaldlimo 1.887 suara. Pada Pemilu 2014

ini, Sukirman tetap merawat basis pendukungnya di dua kecamatan itu. “Konsentrasi utama kami di dua kecamatan itu, namun tidak meninggal dua kecamatan lainnya,” ungkap Sukirman. Abbas, caleg Partai Golkar dukungan politiknya berbasis di Muncar. Pemilu sebelumnya, Abbas mendapat dukungan 1.089 suara dari kader dan simpatisan Golkar Kecamatan Muncar. Sebelumnya, Abbas bergandengan tangan dengan caleg yuniornya Julisetyo merebut suara pemilih warga Muncar. Namun pada Pemilu tahun ini, Ab-

6 Parpol Lengkapi Laporan

PANGGUNG PEMILU

EDY SUPRIYONO/RABA

PEDULI SEPAK BOLA: Jainur menyerahkan bantuan bola kepada kesebelasan Persekota.

Ingin Sepak Bola Situbondo Maju CALON anggota legislatif (caleg) Partai Gerindra untuk DPRD Situbondo Jainur Ridho memberikan bantuan bola kepada Persekota (Persatuan Sepak Bola Kotakan), kemarin. Bantuan itu sebagai wujud kepedulian terhadap dunia sepak bola yang begitu digandrungi masyarakat. Dia berkeinginan, bagaimana dunia sepak bola di Situbondo maju. Bagi Jainur untuk memajukan sepak bola harus terus menerus dilakukan pembinaan. “Membina sepak bola itu sulit. Tidak bisa hanya satu sampai tiga bulan,” terangnya. Pembinaan minimal dilakukan dua sampai tiga tahun. Dengan jangka waktu begitu, baru akan terlihat skill para pemain, terutama dalam hal kekompakan saat bertanding. “Saya melihat tim Persekota punya talenta-talenta muda yang perlu mendapat pembinaan, makanya saya sumbang. Sehingga ke depan jadi pemain handal,” imbuh Jainur. Dirinya memang pernah membina U-14 PSSS. Pembinaan dilakukan sejak usia 12 tahun. Hasilnya, terbentuklah tim kuat, solid dan disegani di Karesidenan Besuki. Saat mengikuti kompetisi di Jember, mampu menjadi juara pertama. “Makanya, seandainya diberi kepercayaan dan ditakdirkan Allah menjadi anggota DPRD, saya akan lebih membina pemain-pemain muda berpotensi. Akan kita bina terus menerus. Salah satu kunci sukses tim U-19, karena pencarian tim berbakat di seluruh pelosok negeri. Uji coba ke Persewangi juga dalam rangka mencari pemain-pemain potensi daerah, karena selama ini banyak tak terlihat,” terangnya. (pri/adv/aif)

Abdullah Azwar Anas

NUR HARIRI/RaBa

MENANG LELANG: Dokumen Pilkada tahun 2005 dan 2010 digudang KPUD Situbondo diangkut kendaraan.

Dokumen Pilkada Seberat 6 Ton Dilelang SITUBONDO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Situbondo telah melelang dokumen Pilkada tahun 2005 dan Pilkada 2010. Dokumen negara yang dilelang tersebut memiliki berat mencapai 6 ton. Sekretaris KPUD Situbondo Imron Rosyadi mengatakan, proses lelang terkait dokumen negara tersebut sudah me lalui berbagai tahapan. Sa lah satunya adalah dengan me minta rekomendasi dari

kan tor peng arsipan. “Ada banyak tahapan yang dilalui, salah satunya harus mendapat rekomendasi dari kantor pengarsipan,” kata Imron kepada wartawan. Proses lelang dokumen Pilkada tahun 2005 dan tahun 2010 itu dilakukan melalui Konsultasi Perencana Pembangunan Rumah Negara (KPKNL) yang ada di Kabupaten Jember. Pemenang lelang atas dokumen negara seberat 6 ton itu

Hibur Masyarakat Sragi, Suguhkan Live Musik SONGGON - M asyarak at Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Minggu kemarin (2/3) mendapat hiburan meriah dari PT Mayora Baverage. Even yang digelar di tengah-tengah cuaca bersahabat itu terlihat sangat semarak. Music Goes to Kaki Gunung Raung With My Caravan menjadi tema tersendiri dalam acara ini. Area Sales & Promotion Head Mayora Beverage, Aries Budiarto mengatakan, Music Goes to Kaki Gunung Raung With My Caravan ini memang dikhususkan untuk menghibur masyarakat Sragi dengan berbagai kegiatan dan hiburan musik elekton. Selain itu juga ada Group Band K2 Reagee dari Jember sebagai bintang tamu. “My Caravan adalah lembaga pendidikan, event organizer dan artis management,” kata Aries. Di dalam acara itu, imbuh dia, Mayora sebagai produsen makanan dan minuman terbesar mempersembahkan Kopiko 78° (seventy eight degree), minuman

ISTIMEWA

POSE BERSAMA: Tim My Caravan dan Kopiko 78° usai menghibur masyarakat Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kemarin (2/3).

coffee latte pertama di Indonesia dalam kemasan botol plastik. Aries menjelaskan, Kopiko 78° (seventy eight degree) terbuat dari biji kopi berkualitas tinggi yang di ekstraksi pada suhu 78°C dengan menggunakan teknologi modern. Tujuan proses ekstraksi pada suhu 78°C ini yaitu untuk mendapatkan rasa dan aroma kopi yang optimal. Kemudian dicampur

bas sendiri tampil sebagai caleg incumbent karena Julisetyo tidak lagi di Partai Golkar namun pindah ke Partai Demokrat dan maju lagi sebagai caleg di dapil yang sama. Julisetyo maju lagi sebagai caleg incumbet PD Ali Makki. Basis dukungan Ali Makki juga terkonsentrasi di Kecamatan Muncar. Pada Pemilu lalu, Ali mendapat dukungan 1.594 suara dari warga Muncar. Sementara Julis basis dukungannya di Kecamatan Muncar dengan 1000 dukungan warga pesisir. (AF. Ichsan Rasyid/aif- bersambung)

secara sempurna (perfect blend) dengan susu caramelized yang gurih. Hasilnya adalah minuman coffee latte yang rasanya nikmat dan mantap. Kopiko 78° sangat cocok menemani kegiatan sehari-hari anda karena bentuknya yang praktis (kemasan botol plastik). Sehingga mudah dibawa kemanamana dan bisa diminum kapan

saja. Selain itu, rasa Kopiko 78° sejajar dengan rasa milk coffee yang dijual di kafe dan restoran. “Jadi tunggu apalagi, buruan coba Kopiko 78° dan rasakan sendiri sensasi coffee latte yang nikmat dan mantap seperti minum milk coffee di kafe. Tentunya minuman ini telah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI,” pungkas Aries. (*/als)

dimenangkan oleh pengusaha asal Banyuwangi. “Pemenang lelang dari Banyuwangi,” kata Imron n Baca Dokumen...Hal 39

BANYUWANGI - Dua belas partai politik (parpol) menyerahkan laporan rekening dana kampanye tahap dua, kemarin. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi mencatat hanya enam parpol yang laporannya lengkap dan memenuhi syarat sesuai ketentuan Peraturan KPU Nomor 17 tahun 2013. Enam parpol yang laporan rekening dana kampanye dinyatakan lengkap itu adalah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat dan Partai Hanura.

Partai yang belum lengkap menyerahkan laporannya, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), PKP Indonesia dan Partai Amanat Nasional. “Pendaftaran kita tutup pada pukul 18.00,” ujar Ketua Pokja Rekening Dana Kampanye KPU, Irfan Hidayat. Setelah semua laporan dana kampanye tahap dua masuk, KPU akan melakukan verifikasi kebenaram laporan itu. Jika masih ada yang salah atau kurang, KPU akan memberikan toleransi waktu hingga 5 Maret 2014 n Baca 6 Parpol...Hal 39


32

Senin 3 Maret 2014

Entas Buta Aksara, Perlu Peran Guru

PERTEBAL IMAN: Lomba membaca Alquran menjadi salah satu kategori lomba menyongsong hardiknas 2014.

BANYUWANGI – Angka buta aksara di Kabupten Banyuwangi memang lebih kecil jika dibanding kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur. Namun, hal ini bukan berarti dalam memberantas buta aksara bukan menjadi prioritas penting. Jumat (28/2) lalu bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Model 300 guru Sekolah Dasar (SD) berkumpul untuk mengikuti kegiatan orientasi teknis yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Kecamatan Banyuwangi. Kegiatan yang diberi tajuk gerakan masyarakat pemberantasan tributa dan pengangkatan anak putus sekolah atau yang disebut Gempita Perpus ini ke depannya para guru SD berkewajiban sebagai ujung tombak untuk membimbing sekaligus mengentaskan buta aksara yang ada di kelurahan dan desa-desa di sekitar tempat tinggal dan sekitar tempat mereka mengajar. Dari data yang sudah dikantongi oleh pihak kelurahan,

Songsong Hardiknas, PKG Gelar Perlombaan

TUK BIG Desy Fasilitasi Beasiswa Internasional

BANYUWANGI – Meski Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) masih dua bulan lagi, namun gaungnya sudah mulai terasa di kalangan pendidikan. Untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul dengan kualitas yang unggul pula, maka diselenggarakan berbagai macam lomba oleh Pusat Kegiatan Guru (PKG) Kecamatan Banyuwangi. Sabtu (1/3) lalu, suasana Sekolah Dasar Negeri (SDN) Model dipenuhi oleh kendaraan yang terparkir. Di berbagi sudut kelas dan ruangan sekolah yang dinobatkan Sekolah Adiwiyata Nasional itu dipenuhi siswa yang mengenakan seragam putih merah dan beberapa orang tua dan guru yang mendampingi. Tidak sedikit yang mengutak-atik laptop untuk lomba Teknologi

SETELAH sukses menggelar Test TOEFL International bekerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Diklat Pemkab Banyuwangi di Balai Diklat PNS Desa Licin, Kecamatan Licin, beberapa waktu lalu, kali ini TUK BIG Desy Education kembali memfasilitasi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya untuk mendapatkan Beasiswa Internasional di empat negara tujuan, yaitu Australia, Amerika Serikat, Singapura, dan Tiongkok. Ketua TUK BIG Desy Education Handoyo Saputro, M.Si, M.M mengatakan keempat negara tersebut menawarkan program Internasional dengan segmen yang berbeda kepada calon applicant. Namun semuanya mensyaratkan kualifikasi yang sama. Yaitu calon pelamar harus memiliki nilai TOEFL ITP minimal 500, atau TOEFL IBT 61 atau IELTS 5.0. Dan semua model Test Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Desy Education,

GERDA SUKARNO/RaBa

Informasi (TI), membenahi rias wajah untuk lomba busana, bahkan ada yan berdoa untuk kelancaran lomba. Di kegiatan yang bertemakan lomba bina kreativitas siswa dan guru prestasi ada sembilan belas kategori kejuaraan yang dilombakan. Di antaranya olimpiade matematika, olimpiade IPA, siswa prestasi, guru prestasi, lomba pidato, menyanyi tunggal, kriya anyam, melukis dan cerita bergambar, cipta dan baca puisi, teknik indormatika, penerjamah bahasa inggris, guru teladan seni, siswa teladan seni, kader tiwisada, mengajar berbasi IT, Pantomim, Membatik, MTQ dan Busana. Dari semua kategori ini diambil juara I, II, III, IV dan V dengan hadiah tropi, piagam dan bingkisan dari

sponsor. Ada 400 siswa dan 80 guru yang mengikuti ajan prestasi ini. Sementara keterlibatan guru, kepala sekolah, pengawas TK/SD se-Kecamatan Banyuwangi berkolaborasi menjadi panitia pelaksananya. Dra. Emmy Triasturi, MM, selaku ketua I menuturkan, lomba-lomba seperti ini diadakan jauh-jauh hari sebelum Hardiknas dengan tujuan mengukur nilai resapan ilmu bagi siswa dan kompetensi guru yang ada. Selain itu juga mencari bibit yang berpotensi untuk mewakili di berbagai ajang perlombaan baik ditingkat sekolah, kecamatan hingga propinsi. “Setelah terseleksi, pembekalan lebih lanjut untuk ajang berikutnya menjadi lebih mudah dan terfokus,” ujar Emmy yang juga kepala SDN 1 Pakis. (als)

Ratusan Siswa Ikuti Kompetisi Bahasa Inggris BANYUWANGI - Sebanyak 397 pelajar SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Banyuwangi mengikuti kompetisi English Olympiad Junior High School (EOJHS) di SMKN 1 Banyuwangi, Minggu (3/2) kemarin. Kegiatan yang sudah dilakukan selama dua tahun terakhir ini bertujuan meningkatkan kemampuan para siswa dalam berbahasa Inggris. Ketua panitia EOJHS, Satrio Joko Sasongko mengatakan, kompetensi EOJHS ini adalah kegiatan rutin tahunan yang digelar SMKN 1 Banyuwangi yang pesertanya adalah pelajar SMPN Negeri dan Swasta se-Banyuwangi. Kompetisi ini berbeda dari pelaksanaan kompetisi bahasa Inggris yang pernah ada. Ada empat kompetisi yang dilombakan. Yaitu speaking, listening, writing, dan reading. Dari 397

MEMBELUDAK: Direktur RSUD Blambangan Dr Taufiq Hidayat bersama peserta UOJHS usai mengerjakan soal bahasa Inggris Minggu kemarin

TOHA/RaBa

peserta, panitia menyaringnya menjadi 50 siswa yang wajib mengikuti tes listening. Setelah tes ini, yang lolos 20 siswa akan mengikuti tes writing dan speaking. “Hasil 20 besar ini kita saring menjadi 10 besar untuk the best

ten,” kata Joko. Sementara itu, Kepala SMKN 1 Banyuwangi, Drs H Karimullah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan EOJHS. Tes kompetensi Bahasa Inggris ini akan memberikan kesem-

patan kepada para siswa untuk giat belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional. “Kompetensi ini harus terus dilakukan agar minat siswa terhadap bahasa Inggris terus meningkat,” ujarnya. (adv/als)

Festival Budaya Sambut Tahun Ajaran Baru MUNCAR - Untuk menjaga dan mengembangkan budaya Banyuwangi serta menyongsong peserta didik baru tahun 2014, SMK 17 Agustus 1945 Muncar mengadakan Festival Budaya Banyuwangi kemarin (2/3). Acara tersebut bertema Banyuwangi peduli, menjaga, melestarikan, mengembangkan seni budaya Banyuwangi. Acara yang digelar di halaman gedung SMK 17 Muncar ini mampu mengedot perhatian warga sekitar. Festival budaya ini diikuti oleh siswa tingkat sekolah SD dan SMP yang ada di tiga kecamatan. Yaitu Muncar, Srono, dan Tegaldlimo. Dalam festival budaya tersebut, panitia mengadakan lomba Jejer Gandrung Kreasi serta lomba Telling Story dan Speakers Corner. Lomba Telling Story yang dilaksanakan Kamis (27/2) diikuti oleh siswa tingkat SMP ini merebutkan hadiah beasiswa dan uang pembinaan. Untuk juara I mendapat hadiah beasiswa selama 1 tahun dan uang pembinaan Rp 400 ribu. Juara II mendapat beasiswa selama 9 bulan, uang pembinaan Rp 300

GERDA SUKARNO/RaBa

KERJA BERSAMA: Nurhamim (pakai songkok) di acara orientasi teknis pemberantasan tributa di SDN Model, Jumat (28/3) lalu.

guru-guru tersebut menggunakan metode pendekatan kepada kelompok masyarakat seperti pengajian, PKK dan lainnya. Di sana guru-guru itu akan membina dan mengajari warga yang buta aksara baca tulis hingga tuntas. Menurut kepala UPTD Kecamatan Banyuwangi, Nurhamim, setelah guru SD, besoknya adalah guru SMP, SMA dan SMK. Dengan demikian target mengentaskan warga Banyuwangi dari buta aksara bukan lagi pekerjaan rumah yang berat. “Karena data buta

aksara sudah ada, potensi dan jumlah guru di Banyuwangi sangat besar. Kalau dkerjakan bersama, kewajiban mengentaskan buta aksara menjadi lebih ringan dan cepat,” ujar Nurhamim, Kepala UPTD Pendidikan Banyuwangi. Karena, kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai pada orientasi saja. “Semuanya berkesinambungan, nantinya akan ada evaluasi kepada setiap guru yang mengikuti program orientasi tutor Gempita Perpus ini,” pungkas Nurhamim. (*/als)

KERJASAMA: Handoyo berbincang bersama Dr. Khairil Anwar, atase pendidikan dan kebudayaan KBRI untuk Tiongkok di Beijing.

ISTIMEWA

Taman Ruko Karibia Center Jl. Jaksa Agung Suprapto 39 , B-7 Banyuwangi telp. (0333) 424476, HP 085232768999. “Keempat negara tersebut akan menanggung penuh biaya studi, mulai pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia, asuransi, tempat tinggal, biaya pendidikan master atau doktor, biaya reuni keluarga hingga kembali ke tanah air. Bahkan peserta mendapatkan a stipendcost yang diberikan setiap 2 minggu sekali,” katanya. Handoyo menjelaskan, Pe-

merintah Australia menawarkan Australian Awards dengan beberapa program. Antara lain Australian Development Program (ADP)yang diperuntukan khusus jenjang S2/Master degree dan S3/Doctoral degree diutamakan berposisi sebagai pengambil kebijakan. Informasi TUK BIG Desy Education , Jl. Raya Hayam Wuruk 75 -77 Giri Banyuwangi , HP. 085258036777, PIN BB 2939D6E2,”pungkas pria yang dijuluki sang innovator itu. (adv/als)

Program Excellent and Acceleration Ditutup SRONO - Halaman MTSN Srono dipenuhi suasana keceriaan, Sabtu (1/3) lalu. Ini tidak lain karena seluruh keluarga besar sekolah ini larut dalam kegembiraan pertunjukkan aksi dan bakat siswa. Beragam kreasi siswa, mulai pidato, musik, hingga drama ditampilkan dalam acara yang disaksikan guru dan ratusan siswa sekolah tersebut. Tidak itu saja, seluruh rangkaian acara kreasi siswa itu diperlihatkan dengan mempergunakan Bahasa Inggris. Hal ini tidak lepas, bahwa acara itu merupakan rangkaian penutupan pelatihan bahasa Inggris Excellent and Acceleration MTSN Srono. “Ini merupakan acara puncak sekaligus penutupan acara yang digelar sejak 1-28 Februari lalu,” ujar Dalyono, Kepala Sekolah MTSN Srono. Ditambahkan, kegiatan ini

THOMY SILA/RaBa

SIMBOLIS: Kasek Dalyono menutup acara pelatihan Bahasa Inggris kepada perwakilan perserta.

juga masih menjadi bagian dari melaksanakan kelas unggulan sekaligus pendalaman materi kelas Bahasa Inggris. Dalyono mengharapkan siswa bisa berbahasa Inggris dengan benar. Dimana bahasa ini merupakan bahasa internasional dan juga merupakan kunci ilmu pengetahuan. Program ini sendiri dilak-

sanakan selama satu bulan lamanya. Selama sebulan penuh pada 1-28 Februari, siswa diberikan pembekalan khusus mengenai Bahasa Inggris. Sistem pemberian materi dilaksanakan dengan model semi karantina. Ini artinya, peserta tidak diperkenankan pulang ke rumah mulai pukul 14.00 hingga 22.00. (nic/als)

Safinda Borong Tujuh Piala FASI

EKO BUDIYONO/RaBa

GANDRUNG KREASI: Kasek SMK 17 Muncar Edy Prasetyo bersama siswa peserta lomba.

ribu, dan juara III mendapat uang pembinaan Rp 200 ribu serta beasiswa Rp 200 ribu. S edangkan kr iter ia tar i tingkat SMP tari jejer gandrung kreasi untuk lima penyaji terbaik panitia lomba memberikan hadiah untuk masingmasing pemenang mendapat uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu dan beasiswa selama enam bulan. Sementara untuk lomba tari jejer gandrung kreasi tingkat SD memperebutkan total hadiah Rp 1.200.000. Dengan rincian untuk juara I mendapat uang tunai Rp 500 ribu, juara II mendapat Rp 400

ribu, dan juara III mendapat uang Rp 300 ribu. Kepala SMK 17 Muncar, Edy Prasetyo, ME, MM mengatakan, dalam lomba festival budaya ini, pihaknya mendatangkan juri dari pencipta jejer gandrung bernama Mitro dari Gladag, Rogojampi, Titin dari Banyuwangi, dan Suharno dari Songgon. Edy berharap, dengan adanya festival ini anak-anak agar tidak buta budaya dan dapat terus melestarikan semua budaya yang ada di Bumi Blambangan. “Apalagi sekarang Banyuwangi sudah

mempunyai agenda setiap tahun selalu dihelat kesenian Grandrung Sewu yang digagas oleh Bupati Abdullah Azwar Anas,” ucapnya. Dalam acara kemarin juga dihadiri ketua yayasan, Misnadi. Pada kesempatan tersebut, Misadi yang juga Ketua Peradi Banyuwangi itu memberikan dukungan atas adanya festival budaya ini. ”Saya berharap festival ini bisa dilaksanakan setiap satu tahun sekali agar siswa yang mempunyai bakat menari atau bakat yang lain bisa dikembangkan,” tuturnya. (*/als)

BANYUWANGI – Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) adalah ajang mencari bakat penerus generasi Islam yang diselenggarakansetiap tiga tahun sekali. Tahun 2014 ini FASI tingkat kabupaten yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan Pengembangan Taman Pendidikan Alquran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) yang kesembilan dipusatkan di Kecamatan Songgon. Salah satu kontingen yang mewakili Kecamatan Banyuwangi adalah Pondok Pesantren Safinatul Huda (Safinda). Safinda yang beralamatkan di Jalan MT Haryono 79 Banyuwangi ini baru 2 tahun berdiri, sehingga mengikutkatn para santri di FASI baru pertama kalinya. Namun karena jerih paya Ustadz Zakaria selaku pengasuh ponpes, nama Safinda langsung meroket di ajan FASI ke IX. Dari 19 kejuaraan yang dilombakan, Kecamatan Banyuwangi berhasil memenangi di 18 katego-

GERDA SUKARNO/RaBa

BERBAKAT: Santri Ponpes Safinda memamerkan piala yang diperoleh di FASI IX.

ri. Dan 7 piala berhasil disandingkan dengan piala yagn sudah ada di ruang depan Ponpes Safinda. Tujuh piala tersebut adalah juara I kategori ceramah agama putra oleh Bintang Faizan Isma, Juara II kategori Binaus Sholah oleh Alvinda, Juara III kategori Tahfidz Jua Amma oleh Gilang Bagus, juara harapan kategori Adzan dan Iqamah dan juara I menggambar oleh Maulidya Dwi Nuraini. Sedangkan Amirah Belqis berhasil membawa dua piala sekaligus, yakni Juara I Ceramah Agama Putri dan Juara I Cerita Agama Islam. Safinda berhasil mencetak

santri-santri cemerlang tentunya tidak sekedar bersiar agama saja. Melalui program program yang ada, saat ini Safinda menjadi salah satu taman pendidikan Alquran favorit di Banyuwangi. Prograam yang ada di Safinda saat ini antara lain Pelatihan baca Alquran untuk dewasa, program pelatihan terjemah Al quran, program diniyah untuk SMP, SMA dan Mahasiswa, Program TPQ, program Tahfid atau hafalan alquran pesantren balita usia 3-7 tahun dan pelatihan training untuk guru. (*/als)


BALJEBOL

Senin 3 Maret 2014

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Debat Haji Umrah, Bogem Melayang

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

MEMPESONA: Potensi ekowisata bahari di Pantai Bandealit, Tempurejo, Jember, selama ini masih minim promosi.

Potensi yang Minim Promosi JEMBER – Potensi ekowisata bahari Pantai Bandealit di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Tempurejo, cukup bagus. Tetapi, potensi wisata yang ada di wilayah Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) belum terkelola dengan baik. Kunjungan wisatawan ke Bandealit masih minim. TNMB sebagai pemilik terus berusaha meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bandealit, terutama

bekerjasama dengan biro perjalanan. “Bandealit ini unik dan memiliki banyak pesona,” ujar Pranoto Puroso, kepala Balai TNMB, beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, Bandealit berbeda dengan dua pantai lain di wilayah TNMB, yakni Pantai Rajegwesi dan Sukamade (semuanya di Kabupaten Banyuwangi). Bandealit tidak memiliki ikon spesifik yang bisa menarik wisatawan untuk berkunjung.

“Jika di Rajegwesi dan Sukamade ada penyu yang bisa dilihat setiap malam. Di Bandealit tidak ada,” aku Pranoto. Namun, bukan berarti Bandealit kalah pesona dengan kedua pantai tersebut. Menurut dia, Bandealit memiliki pesona lain untuk dinikmati dan ditaklukkan. Selain pantai, ada gua yang dapat dinikmati. Ditambah dengan eksotisme perkebunan di seki-

tar taman nasional, kawasan pantai itu sangat menarik untuk dikunjungi. Apalagi, untuk menuju Bandealit para wisatawan akan disuguhi pesona hutan hujan tropis yang asri. Diakui Pranoto, kawasan wisata Bandealitkurangtereksplorasi.Berbeda dengan Pantai Rajegwesi dan Sukamade yang masuk sebagai objek pariwisata yang dikembangkan oleh Pemkab Banyuwangi. (ram/har/jpnn/aif)

PANJI – Jengkel hanya karena berdebat masalah ada tidaknya gelar haji pada orang yang ibadah umrah, TS, warga Perumnas Panji Permai nekat memukul rekannya, Imam Buchori, 66. Akibatnya, pria tersebut mengalami luka robek dengan tujuh jahitan di atas atas dan dalam bibirnya. Kejadian yang menimpa Imam Buchori terjadi Jumat (28/2) lalu, sekitar pukul 07.30. Korban dan pelaku sama-sama sebagai makelar penjualan emas di kompleks pertokoan Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji. Saat sedang menunggu penjual datang, keduanya sedang berbincang tentang ada tidak gelar haji pada orang yang sedang melakukan ibadah umrh. Kebetulan, salah seorang kerabat TS sedang menjalankan ibadah umrah. TS berpendapat bahwa orang yang umrah layak mendapatkan gelar haji karena juga telah sampai kepada Makkah dan Madinah. Sedangkan Imam Buchori mengatakan, gelar haji hanya layak diberikan kepada mereka yang melakukan ibadah haji pada saat Idul Adha. Selain

EDY SUPRIYONO/RABA

KORBAN: Imam Buchori masih terbaring lemah di rumahnya setelah mendapat aksi kekerasan dari TS, Jumat, (28/2) lalu

itu, tidak layak disebut haji. Entah bagaimana persisnya perdebatan tersebut, yang jelas puncaknya TS langsung mendatangi Imam dan menyarangkan bogem mentah ke wajah korban. Hantaman itu mengenai bagian bibir. Akibat, serangan tersebut, Imam mengalami luka parah dan harus dilarikan ke RSUD dr Abdoer Rahem. “Ini saya harus dijahit, di bagian luar di atas bibir ini ada tiga jahitan. Sedangkan di bagian dalam ada empat jahitan. Terpaksa dijahit karena darah terus mengucur. Saya

tidak mau diopname,” terang Imam kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, sore kemarin. Usai dari rumah sakit, Imam diantar sejumlah keluarganya langsung melapor ke Polsek Panji. Sebagai salah satu bentuk kelengkapan laporan, Imam juga diminta melakukan visum et repertum (VER). Kapolsek Panji AKP Mas Ahmad Sujalmo melalui Kasi Humas Polsek Panji Ipda Ahmad Sulaiman menegaskan, jika kasus dugaan penganiayaan dengan korban Buchori masih dalam proses penyelidikan(pri/aif)

Pong Harjatmo dan Semangatnya Filmkan Sejarah Gerbong Maut

Gali Data ke Veteran, Libatkan Masyarakat Bondowoso Banyak hal bisa dilakukan untuk mengenang kembali sejarah heroik kepahlawanan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pong Harjatmo, artis senior Indonesia ini. Dia hendak mengangkat kisah Gerbong Maut ke layar lebar.

et impera. Adu domba dijalankan. Banyak tokoh penting yang ditangkap. Belanda juga menggunakan mata-mata dari bangsa pribumi untuk menangkapi para pejuang Bondowoso. Dari penangkapan besarbesaran tersebut, semua rumah tahanan di hampir setiap kecamatan penuh sesak. Sedikitnya 637 tentara dan pejuang rakyat meringkuk di sel tahanan Belanda. Melihat banyaknya tahanan, diputuskan untuk memindahkan beberapa tahanan, khususnya untuk kasus pelanggaran berat ke Surabaya.  Sabtu yang kelam, 23 November 1947, sekitar pukul 04.00, sebanyak 100 tahanan mulai dipindahkan. Mereka terdiri dari 20 rakyat desa, 30 dari laskar rakyat, 30 dari TRI, serta 20 polisi.  Mereka digiring menuju Stasiun Bondowoso

dan diberangkatkan menggunakan tiga gerbong. Gerbong 1 GR5769 berisi 32 orang, gerbong 2 GR4416 berisi 30 orang, serta 38 orang lainnya masuk di gerbong 3 GR10152. Tepat pukul 07.30, kereta berangkat menuju Surabaya. Perjalanan berlangsung sekitar 16 jam. Sekitar pukul 20.00, tiga gerbong tersebut tiba di Stasiun Wonokromo. Sayangnya, akibat kondisi gerbong yang tak memadai, seikitnya 46 pejuang itu tewas. Delapan orang diantaranya berada di gerbong 2 GR4416, dan seluruh penumpang di gerbong 3 GR10152 yang berisi 38 pejuang gugur. Peristiwa kelam itulah yang menggugah rasa nasionalisme Pong Harjatmo. Dia ingin membawa kisah itu ke dalam bentuk visual, yaitu film. Namun, Pong tak ingin menggarap dengan asal-asalan.

Referensi yang dia gunakan tak hanya literasi sejarah. Dia terjun langsung untuk menggali data-data otentik terhadap para pelaku sejarah maupun istri dan anak cucu mereka. Jumat pekan lalu, Pong yang lahir di Solo 13 September 1942 ini datang langsung ke Bondowoso. Dia bertemu dengan sejumlah veteran yang dikemas dalam sarasehan ‘Gali Sejarah Gerbong Maut’ yang digelar di bekas Stasiun Bondowoso. Ratusan masyarakat Bondowoso hadir dalam kegiatan itu. Bertemu dengan para veteran dan pelaku sejarah, pemeran dalam film Kerikil-Kerikil Tajam (1984) ini pun dengan semangat mendengarkan kesaksian mereka. Bahkan Pong mengajak sejumlah veteran perang kemerdekaan untuk naik ke atas panggung yang disediakan panitia. Dengan semangat pula, Pong mencatat apa yang mereka kisahkan. Salah satu veteran yang mengutarakan kesaksiannya atas peritiwa yang terjadi pada 23 November 1947 itu adalah Imam Syafi’i. Veteran berusia 96 tahun yang kala itu berpangkat serda tersebut selamat dari peristiwa gerbong maut yang menewaskan 46 pejuang Bondowoso. “Saya selamat karena saya bisa Holand speaken,” ujarnya. Dalam kisahnya, Syafi’i menjelaskan jika apa yang dilakukan oleh penjajah sangat di luar batas kemanusiaan. “Gerbong yang digunakan itu gerbong untuk hewan,” ujarnya.(*/JPNN/aif)

BANYUWANGI

• Pertokoan Anggrek Mas •

BANYUWANGI

• Toyota Avanza ‘13 •

• Daihatsu Terios ‘09/’11 •

• Nissan •

• Innova ‘10/09 •

• STNK •

Djl Toko L 52m2 SHM S Pakai Utk Usaha Pertokoan Anggrek Mas A-1 Jl Anggrek Stb H: 085233066166 / 081249724358

Dijual New Avanza Veloz L.5MT tahun 2013 putih hrg 166,5 jt nego barang istimewa bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Terios f700RG tahun 2009/ 011 merah/hitam hrg 149 jt nego barang istimewa bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Nissan Banyuwangi diskon istimewa untuk Nissan Grand Livina, March, Evalia, Juke, Navara, Serena, X-Trail, Teana, Elgran Info Adzam:081232246632

Dijual Toyota kjg Innova (solar) tahun 2010/ 2009 silver/hitam hrg 199,5 jt/149 jt nego barang istimewa bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Honda Jazz ‘06/’13 •

• Honda Jazz ‘04 •

• Nissan •

• Suzuki Karimun ‘05/’09 •

Dijual Honda Jazz GD3 IDSI tahun2006/ 013 merah/hitam hrg 109 jt/185 jt nego barang istimewa bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Djl Honda Jazz IDSI 2004, Hitam Nopol N 1530 NH,Veleg Ring 17 Full Audio, 120 Juta/ Nego.H: Lasmono, Sawahan.Jl.Nuri RT13/ 01 Genteng Kulon Tlp.081 358 234 555

Promo diskon heboh,Promo Bonus Hanya di bln ini Untk Setiap Pembelian Mobil Nissan Info Lebih Lanjut Hub: Frengki Setiawan 081333210583/087857733083

Dijual Suzuki SL410 R-Karimun/apv tahun 2005/09 hitam hrga 88,5 jt/107,5 jt nego barang istimewa bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

EKO SETIA, Bondowoso Sejarah perjuangan rakyat Bondowoso dalam upaya lepas dari belenggu penjajahan Belanda tak bisa dipisahkan dari tragedi Gerbong Maut. Peristiwa pilu yang menewaskan puluhan pejuang Bondowoso tersebut terjadi pada 23 November 1947. Beragam literasi sejarah mengisahkan, kejadian tersebut berawal saat beberapa bulan sebelumnya pasukan Belanda mendarat di kawasan Pasir Putih Situbondo, kemudian melakukan agresi militernya hingga ke Bondowoso. Kedatangan pasukan Belanda disambut dengan perjuangan heroik pejuang Bondowoso. Karena kalah persenjataan, pejuang Bondowoso berhasil dipukul mundur. Namun, kegigihan karena tidak ingin dijajah kembali membuat para pejuang menggunakan taktik perang gerilya. Taktik tersebut cukup jitu. Pejuang Bondowoso nyaris memenangkan pertempuran. Saat itulah, tentara Belanda menggunakan politik devide

P 3750 YB an Adang Abdul Rahim Prm Kebalenan Indah Blok E 04 RT 01/01, Kblenan

RADAR JEMBER/JPNN

ANGKAT KE LAYAR LEBAR: Pong Harjatmo bertemu dengan sejumlah veteran yang dikemas dalam sarasehan ‘Gali Sejarah Gerbong Maut’ di bekas Stasiun Bondowoso.

• Tanah Kavling • Dijual Tanah Kaplingan belakang Polsek Glagah Hub 085230764536

SITUBONDO SITUBONDO • Grand Panji • • Rumah • Djl Rmh Sarang Burung LT 33X40 LB 12X12 LB 8X12 Ry Besuki H: 082315151405

BANYUWANGI • Sales Executive • PT Wahana Wirawan Indomobil Nissan Bwi Mmbthkn Sales Executive Syrt Pria/Wnta Usia Max 30 Th Pend Min SMA/SMK Krm CV Ke Indomobil Nissan Bwi Jl S. Parman 147Sumberrejo Bwi 0333 -4460222

• Butuh Segera • CV GPP mbthkn: 1. Adm Pry,D3 Manajemen/ Ak.Wnt U pry Showroom Mobil Honda di Bwi 0315668757/Mayjen Sungkono 91 E SBY,email hengky.gozali@yahoo.co.id

• Tanah & Bangunan •

NewLaunching,T100danT54,unittrbatas,Lok Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton, Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, HrgPromo,H:085236828956,085234074222.

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Dijual tanah dan bangunan tanpa perantara SHM luas 1.120 m2. Lokasi pinggir jalan raya kembiritan Genteng Bwi. Peminat serius hub. 085339630080


38

Senin 4 Maret 2014

GALIH COKRO/RaBa

BARU PERTAMA: Pelatih Indra Syafri dan Bupati Anas (tengah) di Bandara Blimbingsari kemarin.

Pulang Demi Sambut Timnas BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, yang sejak seminggu terakhir berada di Malaysia, mendadak pulang ke Banyuwangi. Tujuannya hanya satu, ingin menyaksikan aksi para penggawa Timnas U-19 beraksi di Stadion Diponegoro sore ini. Bahkan, Bupati Anas beserta panpel langsung menyambut rombongan Timnas yang dipimpin sang pelatih, Indra Safri, saat tiba di Bandara Blimbingsari Rogojampi sekitar pukul 10.20 kemarin. Ratusan fans Timnas juga terlihat berjubel di sekitar bandara. Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku senang bisa menginjakkan kaki di Bumi Blambangan. ”Alhamdulillah saya senang ada di Banyuwangi. Karena ini baru pertama kali saya ke sini,” ujar pelatih asal

Sumatera Barat tersebut. Ditanya terkait kesiapan anak asuhnya, menurut Indra, Evan Dimas dkk sudah siap menghadapi Persewangi sore ini. “Kami membawa semua pemain yang berjumlah 29 orang ke sini,” tegas Indra. Di luar bandara, ratusan suporter yang tergabung dalam Laros Mania dan Laros Jenggirat tampak ikut penyambut kedatangan pemain Timnas. Mereka mengelu-elukan kedatangan tim yang menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 itu. Didik, salah seorang suporter mengatakan, dia dan temantemannya sengaja menunggu sejak pagi di Bandara Blimbingsari, karena ingin bertemu langsung dengan pemain Timnas. Namun sayang, dia dan teman-temannya hanya diperbolehkan menunggu di

pintu gerbang bandara. ”Kami hanya diperbolehkan melihat dari sini,” ucapnya. Sekelompok suporter tersebut lantas menggelar konvoi

berkeliling Kota Banyuwangi. Mereka juga mengawal bus yang mengangkut pemain Timnas hingga ke lokasi penginapan. (mg2/als)

INFO PERPAJAKAN

KPP Pratama Sosialisai E-Filing Pajak

FOTO-FOTO: SULTAN ANSHORI/RaBa

SOSIALISASI: Kepala KPP Pratama Banyuwangi, Dadang Swangsa saat menjelaskan maksud dan tujuan Bimtek aplikasi e-SPT.

PENJELASAN: Account Representative Seksi KPP Pratama, Cornelius Joko Purwanto menjelaskan cara penyampaian E-Filing.

BANYUWANGI - Demi meningkatkan pelayanan pajak semakin baik, cepat, dan efisien, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banyuwangi melakukan sosialisasi dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Penyampaian SPT tahunan melalui E-Filing. Bimtek juga sosialisasi pengisian SPT tahunan PPH orang Pribadi Tahun Pajak 2013. Sosialisasi pada Rabu (26/2) ini bertempat di Aula Lantai 3 KPP Pratama Banyuwangi, Jalan Adi Sucipto No. 27 A, Banyuwangi. Acara dibuka Kepala Kantor KPP Pratama Banyuwangi Dadang Swangsa. Dalam sambutannya, Dadang mengatakan, bahwa sosoalisasi ini bertujuan memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam menyampaikan wajib pajaknya. Dadang menambahkan, dengan adanya system Self Assesment yang saat ini di anut di Negara Indonesia, maka para wajib untuk menghitung, membayar, dan melaporkan pajaknya sendiri ke kantor pajak. Mekanisme pelaporan SPT Tahunan PPh, baik badan maupun pribadi pada dasarnya sama. Yaitu melaui Kantor Pelayanan Pajak, pengiriman melalui kurir dan Drob Box. Namun khusus untuk bagi orang pribadi non pengusaha alias wajib pajak alias wajib pajak pribadi yang menggunakan SPT tahunan PPh 1770S dan 1770SS (untuk pegawai/karyawan) dapat menyampaikan SPT-nya melalui internet atau yang dikenal dengan istilah E-Filing. “E-Filing ini bertujuan memudahkan wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan Orang Pribadi kapan saja dan dimana saja dengan menggunakan perangkat elektronik internet yang dikenal dengan e-Filing. Tapi sebelumnya para wajib pajak harus mendaftarkan e-FIN ke KPP Pratama Banyuwangi untuk mendapatkan nomor e-FIN di kantor Pajak. Sekarang kantor kami ingin memberikan kemudahan bagi para wajib pajak untuk melakukan pelaporan wajib pajaknya melalui e-FIN. selain itu, pada saat melakukan pendaftaran e-FIN tidak di pungut biaya apapun,” ujarnya. Acara yang dimulai selama tiga hari ini terbagi dalam dua gelombang, gelombang pertama dalam sosialisasi SPT tahunan melalui E-Filing pada tanggal

SERIUS: Peserta Bimtek saat melakukan uji coba penyampaian E-Filling.

25-26 dihadiri oleh pegawai negeri dan para pengusaha. Sedangkan pada gelombang kedua dalam sosialisasi pengisian SPT tahunan PPH orang Pribadi Tahun Pajak 2013, dihadiri sekitar 200 para wajib pajak pribadi yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Sementara itu, Account Representative Seksi Pelayanan Kantor pajak Banyuwangi, Cornelius Joko Purwanto menjelaskan pendaftaran E-FIN dan tata cara penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi tahun 2013 melalui E-Filing. Dan, materi yang kedua adalah Sosialisasi perubahan SPT Masa PPh Pasal 21 dan bukti potong PPh pasal 21/26. “Dengan eFiling, pelaporan SPT Tahunan semakin mudah dengan hanya 3 langkah, mengajukan permohonan e-FIN, daftar di website, dan laporkan SPT secara online. Mudah, murah, dan cepat, serta mendukung program go green dengan paperless. Dengan sistem e-Filing diharapkan dapat meningkatkan ratio tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi di KPP Pratama Banyuwangi,”

ujar Cornelius. Dikatakan, aplikasi E-Filing sebenarnya sudah digunakan sebagai sarana pelaporan SPT sejak dua periode lalu. Namun masih terbatas untuk pegawai

di lingkungan DJP. Mengikuti perkembangan, aplikasi tersebut pada tahun ini dapat digunakan oleh setiap WP OP untuk menyampaikan SPT tahun 1770S dan 1770SS. (mg2/als)

PENGUSAHA: Sosialisasi pengisian SPT tahunan PPH orang PribadiTahun Pajak 2013.


Senin 3 Maret 2014

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Menang atau Kalah Bukan Tujuan Utama n SIAP BERI... Sambungan dari Hal 29

Menurut dia, target menang atau kalah itu bukan merupakan tujuan akhir. Mengingat, laga tersebut untuk mengasah tim dan pengalaman bertanding timnya. ‘’Yang penting nanti tampil baik,’’ tukasnya. Di lain pihak, sebagai tuan rumah, Persewangi akan tampil ekstra demi meraih hasil positif dalam tersebut. Setidaknya, tim yang musim ini

bertanding dalam Kompetisi Divisi Utama ini akan memberikan perlawanan ekstra dalam menghadapi Evan Dimas dkk. ‘’Kita akan berikan tekanan kepada Timnas U-19,’’ koar arsitek Persewangi, Bagong Iswahyudi, kemarin. Menurut dia, timnya sudah siap all out dalam laga tersebut. Saat ini, para pemain sudah tidak sabar untuk tampil beringas di hadapan ribuan pendukung sendiri. ‘’Performa tim semakin berkembang. Kami rasa, anak-anak nanti

bisa berbuat banyak dalam meladeni Timnas U-19,’’ tukas Bagong optimistis. Bagong menjelaskan, seluruh pemain dalam kondisi fit. Tidak ada kendara serius yang menghimpit pemain jelang duel penuh gengsi sore ini. Karena itulah, semua pemain sudah siap tempur demi meraih hasil maksimal. ‘’Kami nanti akan berikan perlawanan ekstra,’’ tandas mantan pemain Timnas U-19 itu. Dia sudah mempunyai formula khusus untuk mem-

berikan perlawanan kepada Garuda Jaya. Salah satunya menyiapkan pemain yang bertugas mendobrak pertahanan Timnas. ‘’Kita sudah tentukan pemain yang masuk dalam starting eleven dalam melawan Timnas U-19 nanti,’’ tegas Bagong. Hanya saja, dia masih enggan membocorkan nama-nama yang masuk dalam line up inti dalam menghadapi Kampiun Piala AFF tahun 2013 lalu itu. Yang jelas, pemain yang diturunkan tersebut berhak

Bangkitkan Semangat Anak-anak Banyuwangi n SIHIR EVAN... Sambungan dari Hal 29

Tidak hanya orang tua, anakanak sekolah pun sekarang bangga terhadap Evan Dimas dkk. Tidak hanya kaum Adam, kaum Hawa pun ikut terserang demam timnas U-19. Seribuan calon penonton yang datang ke kantor JP-RaBa selama dua hari kemarin berasal dari beragam kalangan. Tapi, yang dominan adalah anak-anak dan remaja. Putra dan putri. Ada juga bapakbapak dan ibu-ibu. Tapi mereka tidak datang sendiri. Mereka datang bersama anaknya yang ngotot ingin menyaksikan secara langsung penampilan idola baru mereka. Tentu, saja itu sangat membanggakan. Anak-anak Indonesia sekarang punya idola baru: para pemain timnas

U-19. Ya, timnas U-19 telah menjelma menjadi fenomena terkini di negeri ini. Baru kali ini, ada pertandingan uji coba timnas mampu menyedot animo yang luar biasa dari masyarakat. Pertandinganpertandingan uji coba timnas senior hanya ditonton segelintir penonton. Tidak seheboh pertandingan timnas U-19. Rakyat Indonesia, terutama generasi muda, sudah sepatutnya mengidolai Evan Dimas dkk. Sebab, mereka sudah mengharumkan nama baik Indonesia. Bukan hanya berhenti di situ. Kehadiran timnas U-19 telah menumbuhkan hope baru. Yakni, mereka bisa diproyeksikan menjadi timnas senior yang bisa menembus piala dunia 2018 atau 2022. Harapan itu tidaklah berlebihan. Juga bukan angan-angan

kosong. Atau, bahkan mimpi di siang bolong. Sebab, mereka sudah memberi bukti: menjuarai Piala AFF U-19 dan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 di Myanmar. Optimisme rakyat Indonesia tumbuh tidak semata berdasar torehan prestasi timnas U-19. Melainkan lebih pada cara bermain tim yang dipunggawai pemain berbakat dari seluruh Indonesia itu. Lewat tangan dingin coach Indra Sjafri, mereka menjelma menjadi salah kekuatan baru sepak bola yang disegani di kawasan Asia. Gaya bermain Evan Dimas dkk dinilai sangat menghibur. Bahkan, ada yang menyama-nyamakan dengan gaya tiki-takanya Barcelona FC. Seusai menjalani tur nusantara, kehebatan mereka akan diuji oleh Iran, Korea Selatan,

Thailand, dan Jepang dalam putaran final Piala Asia Oktober mendatang. Sebagai idola, kehadiran Evan Dimas dkk diharapkan bisa membangkitkan semangat anak-anak Banyuwangi dan sekitar untuk berprestasi. Tidak hanya di sepak bola. Tapi, juga teladan di banyak hal. Wa ba’du. Mudah-mudahan, Evan Dimas dkk tidak hanya menyihir penonton yang memadati stadion. Lebih dari itu, mereka juga harus bisa menyihir anak-anak muda, khususnya di Banyuwangi dan sekitarnya, menjadi generasi yang tangguh, disiplin, dan percaya diri. Itulah tiga modal utama untuk menggapai prestasi. Welcome to city of the sunrise of Java. Selamat menghibur warga Banyuwangi, timnas U-19. (udi@jawapos.co.id)

Paginya Digelar Jalan Sehat n PWI... Sambungan dari Hal 30

Pelantikan kepengurusan PWI Banyuwangi yang dilakukan di pendapa Sabha Swagatha Blambangan kemarin dipimpin langsung oleh ketua PWI Jatim, A Munir. Bahkan yang lebih membanggakan, ketua umum PWI Pusat, Margiono menyempatkan diri hadir dalam upacara pelantikan yang juga dihadiri Bupati Abdullah Azwar Anas dan jajaran forum pimpinan daerah (forpimda) Banyuwangi tersebut. Dalam sambutannya, ketua PWI Banyuwangi A. Choliq Baya mengatakan, anggota PWI diharapkan bisa meningkatkan profesionalitas, khususnya dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Untuk menunjang peningkatan profesionalisme, itu seluruh anggota PWI Banyuwangi diharapkan mengikuti uji kompetensi yang dilakukan PWI Jatim. Uji kompetensi yang

diadakan PWI Jatim akan dilaksanakan di Banyuwangi April mendatang,” ujarnya. Ketua PWI Jatim A Munir meminta anggota PWI Banyuwangi bersinergi dengan pemerintah. Meski demikian, Munir menegaskan anggota PWI harus tetap menjalankan fungsi kontrol dengan baik. “Kritik konstruktif perlu dilakukan dan diimbangi dengan solusi-solusinya,” kata dia. Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Margiono mengatakan, tidak ada alasan bagi wartawan untuk bersikap arogan, sombong, angkuh, dan sok pintar. Menurut dia, wartawan harus terus mengikuti dan mengimbangi perkembangan masyarakat di wilayah kerjanya. Margiono menjelaskan, uji kompetensi terhadap wartawan sangat diperlukan. Pasalnya, Dewan Pers sudah mengeluarkan surat edaran bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama, wartawan yang

boleh melakukan operasional kewartawanan adalah wartawan yang bersertifikasi. “Akan ada masa orang-orang yang mengaku wartawan tetapi tidak profesional, tidak akan mendapat akses,” cetusnya. Pelantikan pengurus PWI Banyuwangi tampaknya mendapat apresiasi positif Bupati Anas. Sebab menurut Anas, pemkab sangat berharap ke depan PWI Banyuwangi menjadi organisasi profesi yang profesional. Pemkab berkepentingan kepada wartawan yang profesional. Kode etik jurnalistik ditegakkan. Ini akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan di suatu daerah. Lebih jauh dikatakan, insan media juga harus mendorong komunitas masyarakat untuk memaksimalkan peran dalam proses pencapaian tujuan pembangunan. “Insan media harus mendorong komunitas masyarakat yang lain agar memiliki peran yang lebih maksimal di

dalam proses pencapaian tujuan pembangunan,” tuturnya. Sementara itu, sebelum resmi dilantik kemarin siang, pagi harinya PWI Banyuwangi sudah melakukan gebrakan awal. Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2014, PWI Banyuwangi menggelar jalan sehat masal. Tak pelak, ribuan warga tumplek-blek sejumlah ruas jalan di kawasan pusat Kota Gandrung untuk mengikuti even jalan santai masal tersebut. Bahkan, lokasi start dan finish di jalan Diponegoro, tepatnya di depan Gesibu Blambangan, Banyuwangi berubah menjadi lautan manusia. Maklum saja, di lokasi start dan finish tersebut disediakan hiburan musik elekton. Bukan itu saja, PWI Banyuwangi menyiapkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor matic dan door prize menarik lain bagi peserta yang beruntung. (sgt/aif)

GALIH COKRO/RaBa

IDOLA BARU: Para suporter mengelu-elukan kedatangan Timnas di Stadion Diponegoro kemarin.

Jajal Lapangan Dipenuhi Suporter n EVAN DIMAS... Sambungan dari Hal 29

Selanjutnya, para penggawa merah-putih langsung menuju ke Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi. Menumpang bus Damri, rombongan dikawal ketat aparat kepolisian. Ratusan suporter Laros juga menyambut dengan hangat kehadiran Garuda Jaya tersebut. Evan Dimas paling dieluelukan sejak pertama tiba di Bumi Blambangan. Banyak warga yang tidak menyia-nyiakan momentum saat bertamu dengan pemain yang pernah mengikuti seleksi Barcelona Junior itu. Banyak warga yang memin-

ta foto bersama. Selain itu, masyarakat juga tidak segan untuk meminta tanda tangan kepada pemain idola tanah air sejak meraih juara pada Piala AFF U-19 tahun lalu itu. Evan Dimas pun melayani dengan senang hati semua permintaan para fans tersebut. Selain di bandara, sambutan serupa juga terjadi di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi. Seorang fans saat itu tampak bahagia setelah kaus yang dia pakai akhirnya dibumbui tanda tangan Evan Dimas. Setelah sibuk melayani fans, Evan Dimas bersama rombongan makan siang sekitar pukul 13.00. Belum sampai di situ, sambutan hangat juga terjadi rombongan Timnas mengun-

jungi kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) sekitar pukul 15.00. Dari kantor JP-RaBa, rombongan Timnas bergerak ke Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Mereka menjajal lapangan dalam persiapan melawan Persewangi sore ini (3/3). Ratusan suporter maupun fans sudah berjubel di halaman parkir stadion kebanggaan rakyat Banyuwangi itu. Banyak kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua terlihat parkir di lahan yang berada di barat stadion tersebut. Suara riuh pun langsung pecah saat bus yang membawa rombongan Evan Dimas dkk masuk ke kawasan stadi-

on. Mereka tampak kompak menyambut kedatangan Timnas U-19. ‘’Selamat datang di Banyuwangi,’’ teriak suporter. Sebelum rombongan turun dari bus, banyak suporter yang sudah siap dengan kamera di tangan. Mereka tampaknya sudah siap membidik untuk mengabadikan momen kedatangan Timnas U-19 itu. Para penggawa Timnas U-19 berhasil masuk ke stadion dengan pengawalan ketat petugas. Ratusan suporter ternyata sudah banyak menunggu di tribun penonton. Kepuasan penonton untuk melihat penggawa timnas U-19 tampak jelas dalam serangkaian momen itu. (als)

menjadi posisi inti karena memiliki kualitas lebih baik. ‘’Kami sudah siap,’’ tandasnya. Melihat komposisi Timnas U-19, Bagong Iswahyudi eng-

gan untuk muluk-muluk untuk memenangi duel melawan tim yang akan berlaga dalam Piala AFC di Myanmar mulai 7-22 Oktober 2014 itu. Yang pasti,

pihaknya akan tampil ngotot sepanjang pertandingan. ‘’Kita lihat saja nanti di lapangan hasilnya seperti apa,’’ pungkasnya. (ton/als)

Tribun Timur untuk Kelas Ekonomi n JALAN JAGUNG... Sambungan dari Hal 29

Sedangkan, tribun sisi selatan bakal dipakai untuk kelas utama. Sedangkan kelas VIP mendapatkan jatah di sebagian tribun sisi barat. Begitu juga, kelas VVIP mendapatkan jatah

tempat duduk di tribun barat. Hanya saja, lokasinya persis di bagian tengah. Sesuai klasifikasi tiket, pintu masuk juga dibagi menjadi dua titik. Khusus untuk tiket VIP dan VVIP, pintu masuk di bagian barat. Sedangkan, untuk kelas ekonomi dan VIP pintu masuk di bagian timur.

Untuk kelas ekonomi yang tidak kebagian tempat duduk, penonton harus puas menempati bawah tribun. Perlu dicatat, semua penonton dilarang membawa barang-barang yang berbahaya. ‘’Petasan atau kembang api dilarang keras,’’ ujar ketua Persewangi, Hari Wijaya. (ton/mg2/als)

Nominal Bantuan Harus Jelas n 6 PARPOL... Sambungan dari Hal 31

Selama tiga hari toleransi perbaikan, semua parpol harus dapat memanfaatkan waktu itu untuk melakukan perbaikan. Setelah 5 Maret, KPU tidak akan memberikan toleransi waktu perbaikan lagi. “Beberapa waktu lalu, kita sudah memberikan supervisi kepada partai-partai. Kita berharap, laporan tahap dua yang masuk sudah benar semuanya,” ungkap Irfan. Laporan tahap dua, jelas Irfan, akan fokus laporan penggunaan dana dan asal usul

bantuan yang digunakan untuk kegiatan kampanye. Itu berlaku bagi dana kampanye partai dan dana laporan kampanye calon legislatif. Hanya saja, laporan progress dana kampanye tidak dilaporkan langsung pada KPU melainkan melalui partai. Penyumbang kepada partai, dan caleg harus jelas identitasnya. Nominal bantuan yang diberikan kepada partai dan caleg harus jelas, apa itu dalam bentuk fresh money, barang, bantuan jasa. Dalam UU 8 tahun 2012 dan Peraturan KPU 17/2013, beber Irfan, sudah batasan dan besaran bantuan dari perorangan ,

kelompok, dan badan usaha. Bantuan perorangan kepada partai dan caleg yang memiliki persoalan dengan pajak, tidak boleh memberikan sumbangan. Penyumbang partai, dan caleg baik perorangan dan badan usaha harus clear dari persoalan pajak. Perusahaan yang sedang pailit tidak boleh memberikan bantuan dalam bentuk apa pun pada partai dan caleg untuk melakukan perbaikan. “Ada yang partai dan caleg menerima bantuan perorangan dan badan usaha yang memiliki persoalan hukum dengan, termasuk pelanggaran,” tambah Irfan. (afi/aif)

Tidak Ingat Harga Jualnya n DOKUMEN... Sambungan dari Hal 31

Setelah lelang selesai dilakukan, pemenang selanjutnya sudah mulai mengangkut dokumen negara seberat 6 ton tersebut. Imron mengaku tidak ingat berapa nilai jual dokumen yang selama berada di gudang KPUD. “Tidak ingat

berapa harga jualnya,” katanya. Lelang dokumen Pilkada tahun 2005 dan 2010 itu tidak melanggar karena sudah sesuai ketentuan yang berlaku. “Sebelum dilelang, semua persyaratan dan sebagainya harus dilengkapi, jadi tidak melanggar,” tegasnya. Apalagi, untuk saat ini gudang penyimpanan logistik di

kantor KPUD Jalan Merak tersebut sudah penuh. Di sisi lain masih banyak logistik Pemilu yang harus disimpan dengan baik, serta beberapa logistik pemilu yang baru tiba. “Gudang sudah penuh, makanya ada yang dilelang. Apalagi sekarang banyak sekali dokumen yang juga harus disimpan,” pungkasnya. (rri/aif)

Debat Haji Umrah, Bogem Melayang PANJI – Jengkel hanya karena berdebat masalah ada tidaknya gelar haji pada orang yang ibadah umrah, TS, warga Perumnas Panji Permai nekat memukul rekannya, Imam Buchori, 66. Akibatnya, pria tersebut mengalami luka robek dengan tujuh jahitan di atas atas dan dalam bibirnya. Kejadian yang menimpa Imam Buchori terjadi Jumat (28/2) lalu, sekitar pukul 07.30. Korban dan pelaku sama-sama sebagai makelar penjualan emas di kompleks pertokoan Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji. Saat sedang menunggu penjual datang, keduanya sedang berbincang tentang ada tidak gelar haji pada orang yang sedang melakukan ibadah umrh. Kebetulan, salah seorang kerabat TS sedang menjalankan ibadah umrah. TS berpendapat bahwa orang yang umrah layak mendapatkan gelar haji karena juga telah sampai kepada Makkah dan Madinah. Sedangkan Imam Buchori mengatakan, gelar haji hanya layak diberikan kepada mereka yang melakukan ibadah haji pada saat Idul Adha. Selain itu, tidak layak disebut haji. Entah bagaimana persisnya perdebatan tersebut, yang jelas puncaknya TS langsung mendatangi Imam dan menyarangkan bogem mentah ke

EDY SUPRIYONO/RABA

KORBAN: Imam Buchori masih terbaring lemah di rumahnya setelah mendapat aksi kekerasan dari TS, Jumat, (28/2) lalu.

wajah korban. Hantaman itu mengenai bagian bibir. Akibat, serangan tersebut, Imam mengalami luka parah dan harus dilarikan ke RSUD dr Abdoer Rahem. “Ini saya harus dijahit, di bagian luar di atas bibir ini ada tiga jahitan. Sedangkan di bagian dalam ada empat jahitan. Terpaksa dijahit karena darah terus mengucur. Saya tidak mau diopname,” terang Imam kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, sore kemarin. Usai dari rumah sakit, Imam diantar sejumlah keluarganya langsung melapor ke Polsek Panji. Sebagai salah satu bentuk kelengkapan laporan, Imam juga diminta melakukan visum et repertum (VER). Kapolsek Panji AKP Mas Ahmad

Sujalmo melalui Kasi Humas Polsek Panji Ipda Ahmad Sulaiman menegaskan, jika kasus dugaan penganiayaan dengan korban Buchori masih dalam proses penyelidikan. “Korbannya sudah divisum. Untuk sementara sejauh ini masih korban yang diperiksa,” kata Sulaiman melalui telepon selulernya. Dari laporan korban, TS akan dijerat dengan pasal penganiayaan. Hanya saja, kepolisian hingga kini masih menunggu hasil visum dokter seperti apa. Ini untuk memastikan berat ringannya penganiayaan. “Setelah turun visumnya nanti akan dipelajari dulu oleh penyidik, baru bisa memastikan pasal yang akan digunakan untuk menjerat pelaku,” papar Sulaiman. (pri/aif)

Dicemarkan Lewat SMS, Perangkat Desa Lapor Polisi SITUBONDO – Merasa nama baiknya dicemarkan lewat short message service (SMS), Halifa, warga Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, melaporkan tetangganya sendiri berinisial MT ke Mapolres Situbondo. Perempuan 27 tahun yang berprofesi sebagai perangkat desa di Desa Curah Tatal itu mengaku nama baiknya telah dicemarkan. Penyebaran SMS yang diduga dilakukan oleh MT tersebut membuat nama baiknya tercemar. Dugaan kasus pencemaran nama baik ini berawal saat Halifa mendapat pesan SMS yang diduga disebarkan oleh MT. Dalam laporannya, Halifa menyebut bahwa isi SMS juga menyebar kepada ponlsel milik beberapa orang. Hal inilah yang menjadi dugaan kuat, sehingga isi SMS menjadi bahan pembicaraan sebagian warga. Isi dari pesan SMS itu berbunyi “Maaf apa gunanya

berselawat, tapi berpacaran sama suami orang…” SMS yang diduga disebarkan oleh MT itu membuat pelapor geram dan mengambil langkah hukum. Namun, ada hal lain yang sesungguhnya membuat Halifa lebih geram. Awalnya, pelapor tidak merasa sakit hati dengan adanya SMS yang diterimanya. Tetapi, di kemudian hari, isi dari SMS yang diduga disebarkan MT justru menjadi bahan gosip oleh banyak warga sekitar. Pelapor sendiri mengaku tidak pernah melakukan perbuatan yang melangar agama. Apalagi sampai berpacaran dengan suami orang. Karena Halifa merasa risi dan tidak tenang, dirinya disarankan beberapa keluarganya, untuk melapor kepada polisi dan menyelesaikan persoalan tersebut secara hukum. Kasubbag Humas Polres Situ-

bondo AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan perangkat desa tersebut. Kini dugaan pencemaran nama baik itu ditangani penyidik Sat Reskrim Polres Situbondo, “Setelah menerima laporan itu kasusnya ditangani Satreskrim. Yang jelas terlapor juga akan dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi,” kata Wahyudi. Dia mengimbau, agar masyarakat Situbondo tidak mudah bersikap arogan atau berusaha memancing emosi orang lain. Bila itu dilakukan bisa saja terjadi onar dan mengganggu ketertiban di masyarakat. “Jangan memancing emosi, atau jangan berbuat yang bukanbukan yang bisa menimbulkan keonaran. Apalagi ini jelang pemilu, jangan menggosip yang bukan-bukan,” tandas Wahyudi. (rri/aif)


40

Senin 3 Maret 2014

APA POLEH

Nelayan Besuki Keluhkan Harga Ikan BESUKI – Melimpahnya hasil tangkapan ikan tidak serta merta membuat nelayan di Pelabuhan Besuki gembira. Kondisi ini disebabkan harga ikan sangat murah. Menurut Saiful, 30, harga ikan saat ini cukup murah. Untuk ikan kendui (teri) harga per kilogram (kg) hanya mencapai Rp 3.500. Sementara ongkos bahan bakar minyak (BM) untuk sekali melaut lebih dari Rp 500 ribu. Sedangkan tangkapan yang mereka hasilkan berkisar 10 kuintal. Jika dihitung, maka nelayan memperoleh uang Rp 3.5 juta. Hasil ini dianggap masih terlalu kecil untuk biaya operasional dan upah pekerja. “Masih untung tapi tipis Mas. Tenaganya tidak masuk hitungan,” keluhnya. Sementar itu harga ikang cakalan (tongkol) mulai kisaran Rp13 ribu. Dan ikan layang ukuran kecil mulai harga Rp 7 ribu per kg. Nelayan lainnya, Adil menuturkan, dari harga ini sebenarnya sudah ada untung, tapi sangat kecil. “Semoga besok tangkapan lebih banyak dan harga bersaing,” ujarnya. (mg1/aif)

SHULHAN HADI/RaBa

KUMUH: Sampah dibiarkan tercecer di kolam Alun-Alun sebelah utara.

Kolam Alun-Alun Besuki Kotor BESUKI – Kesadaran masyarakat Besuki dalam dalam menjaga kebersihan tampaknya masih sangat rendah. Ini terlihat dari banyaknya sampah yang berseraka di Alun-Alun Besuki setiap pagi. Hal ini diperparah dengan minimnya kotak sampah yang tersedia di Alun-Alun tersebut. Menurut Suhalis, 34, salah seorang petugas kebersihan, perilaku masyarakat yang mengunjungi Alun-Alun memang masih kurang memperhatikan kebersihan. Banyak di antara mereka yang sering terlihat membuang sampah di sembarang tempat. Ironisnya lagi, tidak sedikit yang membuang sampah ke dalam kolam yang mengelilingi tugu yang terletak di Alun-Alun sisi utara. “Mereka ada yang buang sampah ke situ (kolam),’’ kata Suhalis. Dia berharap, Alun-Alun Besuki secepatnya memiliki tempat sampah yang terpasang di beberapa sudut. Mengingat Alun-Alun saat ini ramai dikunjungi orang. “Semoga cepat ada tempat sampahnya dan tidak lagi dicuri,” harapnya. Saat di Alun-Alun masih terdapat tempat sampah, banyak pengunjung jahil membakar tempat sampah tersebut. Selain itu, banyak juga tempat sampah yang hilang dicuri. Camat Besuki Zainal Arifin membenarkan kondisi tersebut. Dia mengakui kalau kesadaran masyarakat dalam berbudaya bersih masih kurang. Zainal menambahkan, bahwa Alun-Alun Besuki akan segera menerima tempat sampah. “Insya-Allah pengadaan tahun ini,” tegasnya. (mg1/aif)

SHULHAN HADI/RaBa

MELIMPAH: Nelayan Besuki menggotong keranjang berisi ikan hasil tangkapan mereka.

Pemancing Tewas Tenggelam BANYUPUTIH - Sosok mayat laki-laki ditemukan tewas tenggelam di perairan Pantai Cemara, yang berada di wilayah Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih. Belakangan, mayat yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut diketahui bernama Muhammad Rofiki, warga Dusun Curah Sawo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Tenggelamnya pria ini bermula saat dirinya berangkat memancing dari rumahnya pada Jumat (28/2) siang. Begitu korban memancing di perairan Cemara, ternyata hingga keesokan harinya tak kunjung pulang. Kontan ketidakpulangan pria ini membuat pihak keluarganya sangat khawatir.

ia, Sebelum meinggal dunia, pria nahas itu memancing dii lautan Cemara seorang diri. Karena di bibir pantai dirasaa kurang banyak ikan yang memakan umpan pancingnya, Rofiki berusaha ke tengah dan berharap agar mendapat ikan yang lebih banyak. Pada saat itu korban berhasil menemukan sebuah batu sebagai media berdirinya korban agar tidak berenang. Batu yang dibuat sandaran korban berada di lautan yang cukup dalam dengan jarak sekitar 20 meter dari bibir pantai. Diduga karena terpeleset, pria ini selanjutnya tenggelam dan terbawa

om ombak. Karena kurang lihai dalam b berenang, korban akhirnya men ninggal dunia di perairan Cem mara, Kecamatan Banyuputih. Lantaran tenggelam dan meninggal dunia, korban pun tak kunjung pulang. Hal ini membuat keluarga korban melaporkan hilangnya korban kepada pihak kepolisian. “Keluarganya sudah sempat melapor pada petugas,” terang AKP Wahyudi Kasubag Humas, Polres Situbondo. Keesokan harinya, ada nelayan yang mengetahui adanya sesosok mayat yang tenggelam. Nelayan tersebut selanjutnya mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke pinggir pantai. “Petugas langsung mendatangi lokasi

kejadian,” kata Wahyudi kemarin (2/3). Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ternyata warga yang meninggal itu diketahui bernama Muhammad Rofiki, asal Sidodai, Wongsorejo, Banyuwangi. Sebelum dibawa ke kota Situbondo, ternyata identitasnya terungkap dan korban adalah warga Wongsorejo, Banyuwangi,” imbuh Wahyudi. Usai menjalani sejumlah pemeriksaan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mungkin dilakukan oleh orang lain. Jasad korban selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. “Langsung diserahkan pada keluarga di rumah duka,” pungkas Wahyudi. (rri/aif)

INFO PERUSAHAAN DAERAH

Perusda Pasir Putih Merayakan HUT ke-29

Sudah Punya Perda, Selalu Lampaui Target PAD BUNGATAN – Perayaan HUT Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih (Papu) ke-29 diwarnai kegiatan menarik. Mulai dari kegiatan sosial hingga pemberian penghargaan terhadap sejumlah karyawan. Kegiatan dimulai dari pelaksanaan donor darah yang diikuti seluruh pegawai dan keluarga besar papu. Mereka terdiri dari Badan Pengawas (BP), para pemilik perahu yang tergabung dalam Ikapertih dan pemilik stand yang tergabung dalam Bunga Karang. Kegiatan ini bekerjasama dengan PMI Situbondo. Ada juga kegiatan tes urine bekerjasama dengan laboratorium klinik diagnistik Situbondo. Pesertanya seluruh keluarga besar perusda papu. “Alhamdulillah hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif dari pemakaian narkoba,” ungkap Direktur Perusda Pasir Putih, Danial Maulana. Puncaknya adalah resepsi Anniversary 29 tahun Perusda Papu yang dilakukan pada Senin 24 Februari. Acara ini dihadiri Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto dan para pejabat teras Pemkab Situbondo. Rangkaian acaranya meliputi penandatanganan 13 peraturan Perusda Papu

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

FOTO BARENG: Jajaran direksi, badan pengawas, dan manajer Perusda Pasir Putih.

oleh Direktur dan BP. “Selain itu, kita juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan BPJS Kantor Cabang Banyuwangi sebagai jaminan kesehatan seluruh pegawai perusda Papu. Ada juga penandatan-

TEKEN: Penandatanganan himpunan peraturan Perusda Pasir Putih, direktur, dan badan pengawas.

gan pakta integritas bagi seluruh pegawai perusda Papu sebagai wujud komitmen untuk mewujudkan papu sebagai zona integritas bebas KKN,” terang Danial. Dalam kesempatan tersebut juga

diberikan penghargaan tahun dinas bagi pegawai dengan masa kerja 20 tahun yang diberikan kepada Imam Syafi’i dan masa kerja 30 tahun yang diberikan kepada Achmad Jaelani. Keduanya telah

DUDUK SATU MEJA: Direktur Perusda Pasir Putih Danial Maulana bersama Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (tengah) dan Sekda Syaifullah (kiri)

KOMPAK: Penandatanganan pakta integritas pegawai Perusda Pasir Putih.

berdedikasi, berkomitmen dan memberikan loyalitas tanpa terputus. Unit kerja berprestasi juga tak luput dari pemberian penghargaan. Sebab, telah berhasil membentuk team work yang kuat, kinerja yang unggul dan berdisplin kerja yang kuat. “Sehingga, kita berhasil melampaui target perusahaan di atas Rp 250 juta pertahun, ini diraih unit kerja Sidomuncul 1,” tandas Danial. Anniversary 29 tahun Papu, lanjut Danial, memiliki makna yang begitu strategis. Sebab, pada tahun ini perda Perusda Papu disahkan oleh DPRD dan bupati. Untuk sampai ke titik ini, Perusda Papu harus menunggu selama 29 tahun. “Target PAD perusda PAPU tercapai 115 persen. Artinya, kita mampu melampaui target yang telah ditentukan dalam RKAP (rencana kerja dan anggaran perusahaan). Ini berkat kerja keras dan dukungan segenap pihak terutama kebanggaan saya terhadap para pegawai perusda Papu. Kita berharap, tahun 2014 mampu melampaui target seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya. (pri/*/aif)

LOYALITAS: Penyerahan penghargaan kepada karyawan masa dinas 23 dan 30 tahun serta penghargaan.

KUE ULTAH: Pemotongan kue tar oleh Direktur Perusda Papu Danial Maulana.

TEKEN MOU: Penandatangan kerjasama BPJS kesehatan.

Radar Banyuwangi | 3 Maret 2014  

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you