Page 1

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SABTU 31 MEI TAHUN 2014

KUCUR

Eceran Rp 5.750 HALAMAN 33

NGOPAI

JAMHARI

Suka Jadi Mata-mata KEPALA SMK Gajah Mada Banyuwangi Drs. Jamhari MPd punya kebiasaan unik layaknya seorang polisi atau tentara. Kebiasaan itu berawal ketika dia sering melihat siswa bolos sekolah. Dia tergugah membasmi kebiasaan buruk siswa membolos itu sejak delapan tahun lalu. Cara yang dilakukan adalah dengan memata-matai siswa yang tidak masuk sekolah. “Saya muter-muter ke tempat-tempat tongkrongan. Setelah ketemu, langsung saya tangkap dan saya serahkan kepada guru BP. Kalau ada siswa sekolah lain, saya hubungi kepala sekolahnya agar menuju lokasi dan menangkapnya,” tegasnya. (c1/bay)

RIPAI FOR RABA

SEGEL: Petugas Satpol PP memasang pita segel di lokasi pembangunan tower di Lingkungan Mojoroto, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, kemarin.

DIAN EFENDI/RABA

Tower Seluler Mojoroto Disegel

BANYUWANGI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi menindak tegas pembangunan menara (tower) ilegal di Bumi Blambangan. Petugas penegak peraturan daerah (perda) tersebut menghentikan proses pembangunan tower

jaringan seluler tak berizin yang berlokasi di Lingkungan Mojoroto, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, kemarin (30/5). Kepala Seksi (Kasi) Penyidik dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Ripai mengatakan,

pihaknya menghentikan pembangunan tower milik PT. Protelindo itu karena menara tersebut belum mengantongi izin. “Penghentian proses pembangunan tower ini kami lakukan karena belum berizin,” ujarnya ■  Baca Tower...Hal 43

Tuan Rumah Musprov PBSI Utusan 38 Kabupaten/ Kota Kompak Hadir

EKONOMI Cabai Merah Anjlok BANYUWANGI - Sudah beberapa pekan terakhir harga cabai merah di Banyuwangi dan sekitarnya terjun bebas. Di tingkat pedagang, komoditas berasa pedas itu kini dipasarkan hanya seharga Rp 10 ribu per kilogram (Kg). Di tingkat petani harga cabai merah jauh lebih rendah, yakni Rp 5 ribu per Kg. Kondisi tersebut dikeluhkan para petani cabai merah. Para petani mengaku terancam rugi besar jika harga cabai yang sangat rendah tersebut berlanjut ■  Baca Cabai...Hal 43

banyak utusan kota-kabupaten yang penasaran dengan kemajuan daerah ber-tagline Sunrise of Java ini. Agenda kegiatan tersebut dalam rangka pergantian sekaligus laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2010-2014. Selain itu, Musprov juga memilih ketua baru PBSI Jatim periode 2014-2015. Semua perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) se-Jawa timur yang ter-

BANYUWANGI - Untuk pertama kali dalam sejarah bulu tangkis di Bumi Blambangan, Musyawarah Provinsi Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur digelar di Banyuwangi kemarin (30/5). Banyuwangi jadi tuan rumah karena

diri atas 38 kabupaten/kota kompak hadir dalam agenda empat tahunan itu. Setelah melewati fase penting, Wijanarko Adi Mulya terpilih menjadi ketua umum Pengprov PBSI Jawa Timur hingga empat tahun ke depan. Dia menjadi pemenang dan mengalahkan incumbent, Yaqob Rusdiyanto, yang sudah menjabat dua periode 2006-2010 dan 2010-2014 ■  Baca Tuan...Hal 43

ALI NURFATONI/RABA

Pendakian Gunung Terbesar di Jawa ■ Total Pendaki Gunung Raung kemarin: 50 orang ■ Pendaki asal Solo: 10 orang

Terluka:  Purwadi, 21, mahasiswa Unmuh Surakarta (luka kepala dan tangan)  Ujang, 26, mahasiswa Unmuh Surakarta (luka kaki)

Menunggu di Puskesmas Kalibaru: Rilo, 20, mahasiswa Poltek Pratama Mulia Hamas, 19, mahasiswa Unmuh Surakarta

POLISI

Menunggu di Pos Wonorejo:

SHULHAN HADI/RABA

PERAWATAN: Dua mahasiswa Unmuh Surakarta, Purwadi dan Ujang, masih menjalani perawatan di Puskesmas Kalibaru, Banyuwangi, siang kemarin.

Dua Pendaki Raung Dievakuasi NIKLAAS ANDRIES/RABA

SERTIJAB KAPOLSEK: Serah-terima jabatan delapan perwira di Rupatam Mapolres Banyuwangi kemarin.

Kapolres Yusuf Jadi Wadirlantas BANYUWANGI - Pucuk pimpinan Polres Banyuwangi tidak lama lagi bakal berganti. Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf bakal digeser ke Polda Jatim. Dia dapat promosi sebagai Wakil Direktur (Wadir) Lantas Polda Jatim. Pengganti Yusuf adalah AKBP Tri Bisono Sumiharso yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolres Jombang. Sebelumnya, Wakapolres Banyuwangi Kompol Agus Widodo juga kena gerbong mutasi ■  Baca Kapolres...Hal 43

KALIBARU - Penyelamatan pendaki yang mengalami insiden di camp 9 Gunung Raung berhasil diselesaikan kemarin (30/5). Dua pendaki yang men-

galami musibah, Purwadi, 21, dan Ujang, 26, sudah mendapat perawatan di Puskesmas Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Purwadi mengalami luka di ke-

Gunadi, 30, wiraswasta asal Tawangmangu Joko, 28, asal Sukoharjo Novianto, 26, mahasiswa Poltek Pratama Mulia Saradifka, 19, lulusan SMA asal Madiun Ardian, 28, pekerja asal Jepara Erfan, 22, pekerja asal Sukoharjo.

pala dan tangan kiri. Kepala mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta itu harus dililit perban ■  Baca Dua...Hal 43

Dadang HP, Pelatih Timnas BMX Penerima Beasiswa ke Swiss

Tampung Anak-anak, Bentuk Bike Centre Kiprah Dadang Haries Poernomo di balap sepeda patut dicontoh. Setelah sukses menjadi atlet, dia dipercaya menjadi pelatih Timnas BMX Indonesia. Kini dia membentuk Bike Centre untuk menampung bibit-bibit pembalap di Banyuwangi. ALI NURFATONI, Banyuwangi ALI NURFATONI/RABA

SUDAH banyak prestasi yang diukir Dadang di level internasional. Sejak menjadi pembalap, dia menggondol banyak medali untuk Indonesia. Pre-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

GAYENG: Suasana Musprov PBSI Jawa Timur di Hotel Mirah, Banyuwangi, kemarin.

DEMI BANYUWANGI: Dadang Haries Poernomo saat di Bike Centre, Jalan Kepiting Nomor 5, Banyuwangi.

stasi emas sebagai atlet tersebut berlangsung sejak tahun 1989.

Hingga kini bapak dua anak itu masih getol menggeluti balap sepeda

yang telah membesarkan namanya. Mulai tahun 2007, dia didapuk menjadi pelatih timnas kategori BMX. Dalam waktu dekat, dia mengemban tugas berat dalam menyongsong Asian Games yang dihelat 18 September hingga 4 Oktober 2014 di Korea Selatan. Dalam menyongsong ajang itu, Dadang terus menimba ilmu. Salah satunya, dia menjalani studi ke luar negeri. Sedianya, dia akan belajar di Swiss selama tiga bulan. Yang menggembirakan, dia mendapatkan beasiswa dari Olympic Solidarity, salah satu badan olahraga dunia. Beasiswa itu merupakan bentuk penghargaan karena dia dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan dunia olahraga ■

Tambang pasir Sumberberas ditutup Kalau beras dicampur pasir, jadinya tetap tidak enak

Tower seluler Mojoroto disegel Satpol PP Beli ponsel baru selalu ada tulisan: jangan terima bila segel rusak

 Baca Tampung...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

RADAR GENTENG Tambang Pasir Sumberberas Ditutup Jawa Pos

R A D A R

AGENDA KOTA

Sabtu 31 Mei 2014

B A N Y U W A N G I

M2C Bangkitkan Indra Ke-6

METODE tercepat dunia dalam membangkitkan keajaiban spiritual dalam diri, optimalkan otak kanan, heart power, kuasai metafisika modern, pengaruhi orang lain jarak jauh, proteksi diri, sembuh dari berbagai penyakit, rahasia hypnotis, menidurkan orang hanya dengan pandangan mata, pelaksanaan tanggal 01 Juni 2014, Banyuwangi pukul 09.00, Situbondo pukul 15.00. Tiket Rp 250.000. Info kata hati 081358110511. (*)

Pertemuan Dua Sesi INGIN pendapatan Rp. 5 Juta sehari! ikuti pelatihan sehari. Hari ini dua sesi, sesi pertama pukul 11.00 dan sesi kedua 2 pukul 14.00 di Perumahan Baru Banyuwangi. Siapa pun boleh, broker, makelar tidak harus berpengalaman Hub: 08124809993. (*)

OPO MANEH

Akan ke Kampus Nyungsep di Kumitir KALIBARU - Dua mahasiswa Sultan, warga Desa/Kecamatan Tegalsari, dan Istiqomah, asal Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, yang mengendarai Honda Revo bernopol P 5549 SY mengalami kecelakaan di jalan raya Gunung Kumitir, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, kemarin. Dalam kecelakaan itu, kedua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember itu mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Oleh warga, mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Kalibaru. “Kami akan SHULHAN HADI/RaBa berangkat ke kampus,” terang Istiqomah, salah satu korban. RUSAK: Motor Honda Revo Istoqomah mengaku tidak yang dinaiki korban lecet di tahu penyebab kecelakaan bagian depan. itu. Yang pasti, motornya tibatiba sulit dikendalikan hingga akhirnya terperosok ke selokan. “Tiba-tiba setirnya tidak bisa dibelokkan,” katanya. Akibat kecelakan itu, dua kaca spion motor yang dinaiki korban pecah dan bodi motor lecet di bagian depan. “Kami ditolong sopir truk dan dibawa ke Puskesmas Kalibaru ini,” ungkapnya. (sli/c1/abi)

SATPOL PP For RaBa

DITUTUP: Backhoe masih berada di lokasi penambangan pasir di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

MUNCAR - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi kembali melakukan penutupan tambang pasir ilegal. Kali ini sasarannya adalah galian C yang berlokasi di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Kepala Seksi (Kasi) Penyidik dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Ripai mengatakan, lokasi tambang pasir tersebut ditutup sementara lantaran belum mengantongi izin usaha produksi (IUP). Dikatakan, sebelum melakukan penutupan kemarin (30/5), pada 26 Mei 2014 Satpol PP telah mengirim surat peringatan. Menurut Ripai, penutupan sementara itu dilakukan karena pihak pengelola tetap melakukan aktivitas penambangan pasir, padahal sudah diberi surat peringatan. “Sehingga pada hari ini (kemarin) Satpol PP melakukan penghentian kegiatan penambangan di lokasi tambang pasir,” ujarnya. Dijelaskan, tambang pasir di Dusun Sidomulyo itu sebenarnya sudah

mengantongi izin advice plan (AP), wilayah izin pertambangan (WIP), dokumen upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan (UKL-UPL), dan dokumen eksplorasi. “Tetapi, perlu digarisbawahi, lokasi tambang pasir tersebut belum mengantongi izin usaha produksi (IUP). Saat ini (kemarin) dokumen tersebut masih dalam proses, sehingga aktivitas penambangan pasir belum boleh dilakukan,” jelasnya. Lantas, bagaimana jika pihak pemilik atau pengelola nekat melakukan penambangan sebelum IUP terbit? Ripai menegaskan, pihaknya akan membuat surat laporan kepada Polres Banyuwangi untuk menindak sesuai Undang-Undang (UU) RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara. Ripai menambahkan, aktivitas penambangan bisa dilakukan jika seluruh izin yang diperlukan sudah dikantongi. “Jadi jika IUP sudah turun, kegiatan penambangan bisa dilanjutkan kembali,” cetusnya. (sgt/c1/abi)

Jalan Sehat Dimeriahkan Wandra One Nada GENTENG - Panitia jalan sehat bersama bupati dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) dan HUT ke-40 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) terus memantapkan persiapan kemarin. Panitia gabungan JP-RaBa dan PPNI melakukan pertemuan dengan para kepala desa (kades), kepala sekolah (kasek) seKecamatan Genteng, para kepala puskesmas di Kecamatan Genteng, dan jajaran dinas dan instansi di wilayah Kecamatan Genteng. Pertemuan yang digelar di pendapa Kecamatan Genteng itu sekaligus memantapkan

MANTAPKAN PESERTA: Para kades dan kasek sekolah se-Kecamatan Genteng dalam pertemuan dengan panitia jalan sehat kemarin. ABDUL AZIZ/RaBa

persiapan jalan sehat dengan start dan finis di Lapangan Maron, Genteng, tanggal 15 Juni 2014. Dalam pertemuan itu, para peserta rapat menyambut baik kegiatan jalan sehat yang digelar JP-RaBa dan PPNI tersebut. Para

kasek akan mengerahkan para siswa. Begitu juga dengan para kades, mereka akan mengajak warga mengikuti jalan sehat bersama bupati tersebut. Apalagi, untuk mendapatkan tiket jalan sehat itu caranya cukup mudah.

Peserta cukup menggunting iklan jalan sehat yang diterbitkan harian pagi JP-RaBa mulai tanggal 1 hingga 15 Juni. Ditukarkan guntingan iklan itu dengan tiket jalan sehat di kantor JP-RaBa biro Genteng di Jalan KH. Hasyim

Asyari, tepatnya di Ruko Madania Nomor 6, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Sejumlah hadiah menarik telah disiapkan panitia di antaranya, satu unit motor, satu unit lemari es, sejumlah sepeda pancal, dan lima buah hand phone (HP), serta sejumlah hadiah menarik lainnya. Acara tersebut juga akan dimeriahkan artis lokal yang sedang naik daun, seperti Wandra yang dikenal dengan lagu hits-nya “I Love Banyuwangi” dan “Salah Tompo”. “Wandra sudah memastikan bisa hadir dan akan menghibur peserta jalan sehat di sela-sela pengundian hadiah,” kata panitia dari PPNI, Mujito. (azi/c1/abi)

INFO HIZBUT TAHRIR

Ribuan Massa Hadiri KIP HTI

GENTENG - Konferensi Islam dan peradaban (KIP) yang diadakan oleh HTI DPD 2 Banyuwangi berjalan sukses, rapi dan teratur. Konferensi yang mengambil tema besar Indonesia milik Allah, Saatnya Khilafah Menggantikan Sistem Demokrasi dan Sistem Ekonomi Liberal, yang berlangsung tanggal 29 Mei 2014 di gedung Graha Bhakti, Genteng, Banyuwangi, dihadiri ribuan kaum muslimin dari seluruh Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya. Mereka tampak antusias mengikuti paparan yang disampaikan para pembicara. Terlebih disajikan dokusinema yang menghadirkan fakta-fakta riil akibat kerusakan sistem politik demokrasi, dan sistem ekonomi liberal Menurut humas HTI DPD 2 Banyuwangi Ustadz Muhammad Saifuddin, acara spektakuler ini digelar di 70 kota di seluruh Indonesia yang diikuti tokoh masyarakat, ulama, mubaligh/mubalighoh, intelektual, pengusaha, pelajar, mahasiswa, dan birokrat. Diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan negeri muslim terbesar di dunia ini. “Agar Indonesia bisa tumbuh menjadi negara yang besar dan dapat menyejahterakan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” cetus Ustadz Muhammad Saifuddin. Menurut Saifuddin, demokrasi dipercaya sebagai sistem politik yang memberi kesempatan seluas-luasnya bagi aspirasi masyarakat. Rakyat, melalui wakilnya, berhak menetapkan perundangan-undangan guna mengatur semua aspek kehidupan masyarakat dan negara. Pemimpin yang telah dipilih oleh rakyat pun, diyakini akan bekerja demi kepentingan rakyat banyak. Demikian pula sistem ekonomi kapitalisme liberal, dipercaya memberi kesempatan yang sangat luas bagi

para pelaku ekonomi untuk melakukan investasi dan mengembangkan usahanya. Dengan cara itu, diyakini ekonomi akan terus tumbuh dan terjadi kesejahteraan. Tapi pada kenyataannya, jelas dia, bukan aspirasi rakyat yang mengemuka. Dari anggota parlemen yang notabene adalah wakil rakyat, justru banyak sekali lahir peraturan perundangan yang merugikan rakyat. Juga sangat banyak kebijakan pemerintah, yang mestinya bekerja untuk rakyat, justru menunjukkan keberpihakkan bukan kepada rakyat. “Atas nama demokrasi, rakyat dipaksa untuk mengikuti semua peraturan perundangan dan kebijakan politik penguasa, meski semua itu justru merugikan rakyat, bangsa, dan negara,” katanya. Di bidang ekonomi, jelas dia, negeri ini memang sempat terpengaruh sosialisme pada masa Orde Lama. Namun kemudian, kapitalisme-liberalisme adalah sistem ekonomi yang diberlakukan. Penerapan sistem ekonomi tersebut semakin menjadi-jadi pasca reformasi. Ini ditandai dengan doktrin ekonomi liberal yang dijalankan seperti pembatasan peran negara sebatas regulator, pasar bebas, pencabutan subsidi, dan privatisasi. Pertanyaan penting tentu patut diajukan, kata dia, apakah setelah menerapkan demokrasi selama puluhan tahun, Indonesia menjadi lebih baik? Apakah setelah menjalankan sistem ekonomi liberal sekian lama, Indonesia menjadi lebih sejahtera? Sudah tampak jelas, demokrasi dan sistem ekonomi liberal gagal menjadikan negeri ini lebih baik dan sejahtera. Sebaliknya, negeri ini makin rusak dan bobrok. Alih-alih menyelesaikan masalah, demokrasi dan sistem ekonomi liberal justru menjadi sumber

masalah! Betapa tidak. Ongkos demokrasi yang amat mahal terbukti menjadi pemicu utama korupsi marak. Demokrasi yang dipropagandakan dari, oleh dan untuk rakyat, pada praktiknya hanya untuk kepentingan para pemilik modal dan korporasi. Berbagai undang-undang liberal yang dihasilkan justru menyengsarakan rakyat. Bahkan demokrasi juga menjadi pintu masuk bagi negara-negara besar untuk menguasai dan menjarah kekayaan alam negeri ini, begitulah sebagian paparan yang disampaikan para pembicara. Kerusakan yang ditimbulkan akibat penerapan sistem politik demokrasi, dan sistem ekonomi liberal itu, masih kata dia, semakin nyata sehingga banyak pengamat mengatakan negara ini mengarah pada bentuk coorporate state (negara korporasi). Karena ada hubungan yang erat antara para penguasa dan pengusaha (baca: pemilik modal) dalam menentukan berbagai kebijakan. Inilah yang kemudian sering dikenal dengan ideologi kapitalisme yang banyak menyengsarakan masyarakat dunia. Sehingga harapan satusatunya adalah kembali kepada Islam yang pasti, karena akan memberikan kesejahteraan bagi seluruh manusia. Karena aturan ini berasal dari dzat yang maha adil yakni Allah SWT, terang dia, tentunya akan memberikan jaminan keadilan bagi siapapun yang hidup diatur dengan syariah Islam. Sedangankan syariah Islam tidak dapat diterapkan secara kaffah, kecuali dengan sebuah institusi yang menerapkannya, yaitu khilafah yang merupakan janji Allah SWT dan bisyarah (kabar gembira) dari rasulullah Muhammad SAW bagi orang yang beriman. (adv/abi)

FOTO-FOTO ISTIMEWA

DARI KIRI: Mohammad Saifudin, Ustad Junaidi At Toyipbi, Ustad Sholahudin Fatih, dan Ustad Abdul Rohman.

JAMAAH: Para peserta Konfrensi Islam Peradaban (KIP) di Graha Bakti Sport Centre Genteng.

KOMPAK: Dewan Pengurus HTI DPD 2 Banyuwangi berfoto bersama usai acara KIP. Ustad Junaidi At Toyibi

Ustad Mohammad Syaifuddin

Ustad Abdul Rahman

Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis (Koordinator), Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono Wakil Pemimpin Redaksi: Syaifuddin Mahmud Kepala Liputan: Agus Baihaqi Redaktur: Ali Sodiqin, A.F. Ichsan Rasyid Staf Redaksi Banyuwangi: Sigit Hariyadi, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni Redaksi Situbondo: Edy Supriyono (Kabiro), Nur Hariri Redaksi Genteng: Abdul Aziz (Kabiro), Shulhan Hadi Fotografer: Galih Cokro Buwono Editor Bahasa: Minhajul Qowim J

Direktur: Samsudin Adlawi Pemasaran dan Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, W. Nugroho (Genteng), Samsuri (Situbondo) Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah Administrasi Iklan: Fitria Arifiana Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan Event: Benny Siswanto Keuangan: Citra Puji Rahayu

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Kasir: Widi Ukiyanti Piutang: Anissa Windyah Sari Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti Perpajakan: Cici Irma Setyani Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/ SIUPP/1999. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982.

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

Website: www.radarbanyuwangi.co.id. Email: radarbwi@gmail.com, beritaraba@gmail.com, artikelradarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/ mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


Banyuwangi Bersih & Ramah R A D A R

PT. Suri Tani Pemuka

Pemkab Banyuwangi

PT. Pabrik Kertas Basuki Rachmat

PT. Banyuwangi Cannery Indonesia Ketapang

Jawa Pos

35 Sabtu 31 Mei 2014

B A N Y U W A N G I

Badan Lingkungan Hidup Banyuwangi

PT. Surya Adikumala Abadi

PT. IROHA SIDAT INDONESIA

Ekspedisi Kalilo dari Hulu hingga Hilir (20)

Sumber Gemblungan Memancar di Sela Batu Cadas SUMBER Gemblungan, begitu warga sekitar menyebut sumber yang memancar di Lingkungan Singomayan, Kelurahan Singonegaran, Ke c a mat a n Ba n y u w a n g i . Sumber yang dikelilingi tembok dan beratap beton tersebut khusus digunakan laki-laki untuk mandi dan mencuci pakaian. Tidak sulit menuju sumber yang berada di tepi Sungai Kalilo tersebut. Sumber yang mampu memancarkan air sepanjang tahun itu bisa dijangkau dari Jalan Progo, Gang Peciring. Dari mulut gang, kita tinggal berjalan kaki sejauh kurang-lebih seratus meter ke arah selatan. Setelah itu, tinggal menyeberang sungai

SEJUK: Bocah laki-laki sedang asyik berendam di kolam Sumber Gemblungan.

BAYU SAKSONO/RaBa

melalui jembatan kecil. Nah, lokasi Sumber Gemblungan tepat berada di sebelah timur ujung jembatan tersebut. Kondisi kebersihan mata air yang berlokasi di sekitar permukiman penduduk itu terjaga dengan baik. Selain dilengkapi

tembok, kolam sumber itu juga dilengkapi beton sebagai alas mencuci pakaian. Berdasar keterangan beberapa warga, dahulu sekitar sumber tersebut ditumbuhi rumpun bambu. Sebelum plengsengan sungai diba-

ngun, Sumber Gemblungan itu seolah dikelilingi batu cadas. “Sekarang batu cadas itu sudah tidak ada diganti plengsengan,” ujar Asmui, 67, salah satu sesepuh warga Lingkungan Grajaban Wetan. Sementara itu, saat wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi mendatangi sumber tersebut, tampak bocah laki-laki sedang asyik berendam di kolam sumber berukuran sekitar 1,5 meter kali 2,5 meter itu. Bocah laki-laki itu membawa semacam tombak yang ujungnya dilengkapi jarum. “Tombak ini saya gunakan untuk cari ikan. Di sumber ini banyak ikan nila. Ukuran ikannya besar-besar,” kata bocah tersebut. (sgt/c1/ afi/bersambung)

Belanja Di Sun East Mall, Dapat Nissan March

ISTIMEWA

SIAPA BERUNTUNG: Miss Sun East Mall berpose bersama Nissan March. Mobil ini diberikan untuk Anda yang berbelanja Rp 50 ribu dan mendapatkan kupon berhadiah.

GENTENG - Pusat perbelanjaan terbesar di kota Genteng, Sun East Mall, menawarkan konsep one stop shopping. Semua kebutuhan yang Anda cari bisa didapatkan di Sun Est Mall. Mulai supermarket, elektronik, konveksi, wahana bermain, swimming pool dan fitness center, termasuk Gramedia Book Store, akan segera hadir di Sun East Mall pada pertengahan Juni mendatang. Sun East Mall juga memberikan kepuasan tersendiri kepada para konsumennya. Hanya dengan berbelanja minimum Rp 50 ribu bisa mendapatkan satu ku-

pon undian gratis berhadiah. Hadiah akan diundi di hadapan umum dan notaris pada 20 Desember 2014 di halaman parkir Sun East Mall, Jalan Diponegoro No. 11, Kecamatan Genteng. Sun East Mall memberikan hadiah utama satu unit mobil Nissan March. Selain itu, Sun East Mall menyediakan banyak hadiah lain, seperti Yamaha Mio, TV LED Polytron, Lemari Es Polytron, Mesin Cuci Polytron, dan banyak hadiah hiburan lain. “Jadi masih bingung mencari kebutuhan yang sesuai keinginan Anda? Ayo datang ke Sun East Mall,” kata owner Feryanto. (*/c1/afi)

INFO OTOMOTIF

Kemeriahan Acara Yamaha Lebih Gempita BANYUWANGI - Kemeriahan even Yamaha selalu tercipta dalam berbagai kesempatan. Setiap bulan, motor pabrikan Jepang ini rutin menyapa konsumen dan masyarakat Banyuwangi serta warga Situbondo. Konsumen yang tinggal di pelosok desa tak luput dari perhatiannya. Seperti ketika Yamaha menyapa masyarakat Dusun Pedotan, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo. Pada kesempatan itu, Yamaha menyapa konsumennya dengan menggelar live music dengan menghadirkan artis lokal Banyuwangi, Kiki Anggun dan Rani Bule. Kehadiran penyanyi yang sedang digandrungi masyarakat ini mampu menyedot animo masyarakat untuk datang pada even Yamaha ini. Branch Manager PT. Rodasakti Suryaraya wilayah Jember, Bambang Setiabudi menjelaskan, selama bulan Mei, Yamaha aktif menggelar berbagai even. Tujuannya untuk memperkenalkan berbagai produk terbaru dari Yamaha. Saat di Pedotan yang berlangsung selama tiga hari mulai 23 hingga 25 Mei 2014, Yamaha memperkenalkan Yamaha GT Fiesta. ”Kami memberikan door prize

SAMBUTAN: Bupati Abdullah Azwar Anas saat membuka Jatim beragam pada beberapa waktu lalu di Taman Blambangan.

dan program sales menarik setiap pembelian motor di arena tersebut,” kata Bambang. Bambang menambahkan, untuk memperkenalkan produk terbaru Yamaha, berbagai cara kreatif digelarnya, seperti mobile tes ride. Ada 15 titik di beberapa Kecamatan Banyuwangi Selatan dan Banyuwangi Kota yang menjadi objek mobile tes ride ini. Acara yang dimulai tanggal 3 hingga 25 Mei 2014 ini diawali dari Kecamatan Srono, Bangorejo, Cluring, Rogojampi, Purwo-

harjo, Genteng, Tegaldlimo, Gambiran dan Banyuwangi. Selain Banyuwangi, Kota Santri Situbondo juga mendapat sentuhan dari mobile tes ride ini. Ada 10 titik dan dimulai tanggal 6-24 Mei 2014. ”Konsep mobile tes ride ini adalah Yamaha membawa sebuah mobil pickup di atasnya ada display motor terbaru Yamaha. Di titik tertentu, motor ini akan turun dan bisa dijajal semua orang yang ingin mencoba motorYamaha . Warga yang berani menjajal akan mendapat hadiah sembako,” cetus Bambang. (*/c1/afi)

FOTO-FOTO ISTIMEWA

BERANI MENCOBA: Pengunjung even Yamaha saat mencoba motor baru test ride GT Fiesta.

Kampung Yamaha Makin Ceria

MERIAH: Even GT Fiesta dijubeli masyarakat. Beragam hiburan dan doorprize diberikan pada acara ini.

PANEN: Antrian pengunjung saat pengambilan hadiah setiap deal di acara GT Fiesta.

DIDATA: Seorang konsumen ketika mengunjungi acara Jatim Beragam. Konsumen ini tertarik dengan penawaran khusus Yamaha (atas). Sales Yamaha menyapa pengunjung dan menawarkan program khusus (kiri).

BONGKAR DAPUR: Seorang petugas Yamaha ketika memberikan penjelasan kepada pengunjung even tentang Fuel Injection oleh SA SIP Panji.

SEMENTARA itu, keramaian Yamaha di sudut-sudut kampung juga tidak kalah meriah. Acara yang dikemas secara kreatif itu mampu mengundang simpatisan masyarakat Banyuwangi dan Situbondo. Untuk Banyuwangi, ada sekitar delapan titik secara bergilir dikunjungi tim Yamaha. Delapan titik itu adalah Kecamatan Genteng digelar 12 Mei, Kecamatan Bongorejo 13 Mei, Kecamatan Purwoharjo 14 Mei, Desa Kebonsari, Kecamatan Cluring, 16 Mei, Lingkungan Bakungan, Kecamatan Banyuwangi 17 Mei, Kecamatan Tegaldlimo 20 Mei. Kecamatan Srono 21 Mei, dan Kecamatan Rogojampi 22 Mei 2014. Kegiatan serupa juga digelar di Situbondo. Ada empat titik yang menjadi perhatiannya. Seperti di Kecamatan Kapongan yang digelar pada 10 Mei, Alun-alun Situbondo 17 Mei dan Dermaga baru, Kecamatan Panarukan tanggal 24 hingga 25 Mei 2014. Keceriaan acara ini terlihat sangat nyata. Ada fun game dan beberapa lomba seperti lomba masukan paku

dalam botol, meletuskan balon, nyingguh tempe, ada juga test ride berhadiah pulsa dan uang tunai. Sementara pengunjung yang membeli motor Yamaha di lokasi even mendapatkan jaket eksklusif. ”Even Yamaha di Situbondo pada 25 Mei berbarengan dengan reuni Anyer-Panarukan 207 tahun dan Yamaha memberikan hadiah dua unit Xride,” kata Spv Promotion, Yudi Ramadhani. Yudi menjelaskan, selain aktif menyapa konsumen dan masyarakat luas, Yamaha juga memberikan perhatian terhadap pemakai motor Yamaha yang ada di pelosok dengan menggelar layanan servis keliling Yamaha. Servis keliling Yamaha (SKY) ini upaya Yamaha untuk memberikan pelayanan servis kepada pemilik motor Yamaha dengan mekanik yang memiliki sertifikat. ”Memperbaiki motor tidak boleh asal-asalan. Kami menyediakan mekanik terbaik,” ujarnya. Dalam SKY ini Yamaha memberikan diskon spare part 15 persen. Pengunjung juga bisa melihat

produk andalan Yamaha. Pengunjung yang berani mencoba motor, mendapatkan hadiah pulsa. ”Ada enam titik SKY. Yakni, 19 hingga 20 Mei di Kecamatan Tegaldlimo, l 21- hingga 22 di Kecamatan Pesanggaran, pada 23 sampai 24 Mei di Pedotan Kecamatan Bangorejo. Dulu SKY digelar sehari, sekarang ditambah menjadi dua hari,”ungkapnya. Komunitas pengendara motor Yamaha juga tidak lepas dari perhatian. Agar komunitas Xride tetap eksis, Yamaha mengundang club Xride untuk menjalin silaturahmi yang di Pantai Boom, Banyuwangi.”Pertemuan ini untuk menjalin silaturahmi saja antar club,” ujarnya. Yudi menambahkan pada bulan Mei ini, Yamaha memberikan promo spesial. Setiap pembelian New Vixion periode April akan mendapatkan hadiah langsung jaket biker (khusus wilayah Banyuwangi). Untuk pembelian New GT 125 Eagle Eye mendapatkan hadiah langsung tas laptop hard case Fila. ”Ada pula program kredit tanpa agunan. Program ini hanya ada di Yamaha,” pungkasnya. (*/c1/afi)


OLAH RAGA

36

R A D A R

Jawa Pos

Sabtu 31 Mei 2014

B A N Y U W A N G I

PORPROV 2015

Lahirkan Empat Binaragawan Terbaik BANYUWANGI - Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 mendatang. Sedianya, ajang olahraga multieven dua tahunan itu akan digeber Juni mendatang. Praktis, persiapan tuan rumah kurang dari setahun. Sebagai host, sejumlah cabang olahraga (cabor) terus mempersiapkan diri. Salah satu persiapannya, menjaring atlet guna diterjunkan dalam agenda akbar tingkat provinsi itu. Langkah itu demi menjaga asa meraih prestasi. Penjaringan atlet, di antaranya dilakukan Persatuan Angkat Berat Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Banyuwangi. Yang sudah digarap adalah atlet binaraga. Beberapa atlet potensial mengemuka. Mereka hasil seleksi yang dihelat belum lama ini. Empat binaragawan terbaik Kota Gandrung di berbagai kelas menjadi juara. Empat atlet itu adalah Andi Susanto yang terjun di kelas 55 kilogram (kg). Atlet asal Ayana Gym itu menjadi yang terbaik setelah bersaing ketat dengan puluhan peserta. Kelas 60 Kg dimenangkan Jefri dari Abiyu Gym. Kelas 65 Kg diraih Didi Setiawan dari Kebo Lajer Gym. Kelas utama, yaitu 70 Kg, menjadi milik Fahmi Anshori dari Komang Gym. Ketua Pengcab PABBSI Banyuwangi, Beni Hiar mengungkapkan, ajang tersebut adalah ajang penjaringan atlet Porprov. Sebab itu, antusiasme peserta sangat tinggi. ‘’Atlet akan kita poles terus agar tampil gemilang dalam Porprov nanti,” janjinya. (ton/c1/als) ALI NURFATONI/RaBa

SEPAK TAKRAW

BERDEBU: Sejumlah sprinter sedang adu kecepatan di lintasan atletik GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin.

Diminta Pasang Lintasan Atletik Sintetis 600 Atlet Ramaikan Kejurda Atletik Jatim

TOHA/RaBa

SELAMAT: Pujo Waluyo menyalami pemenang Kejurkab Sepak Takraw Jumat kemarin (31/5) di lapangan Uniba.

Kian Banyak Talenta Muda Berbakat BANYUWANGI - Kejurkab Sepak Takraw berakhir Jumat kemarin (30/5). Di kelas SD, juara 1 diraih oleh SDN 2 Kalibaru, juara 2 SDN 3 Temurejo, juara 3 diraih SDN 2 Tembokrejo, dan SDN 2 Kalibaru manis hanya berhasil meraih juara empat. Sementara tingkat SLTP, SMPN 1 Singojuruh berhasil menjadi juara pertama, SMPN 3 juara 2, MTSN Kabat juara tiga dan SMPN 2 Kalipuro meraih juara 4. Ketua panitia Kejurkab Sepak Takraw, Drs Drs Pujo Waluyo mengatakan, untuk kelas pelajar SLTA. Juara satu berhasil dibawa pulang oleh SMK Ihya Ulumudin Singojuruh, juara 2 SMAN 2 Genteng, sementara juara 3 diraih oleh SMK Glagah dan juara 4 diraih SMAN Glagah. “Mudah-mudahan dengan Kejurkab ini bibit-bibit Sepak Takraw semakin terlihat,” kata Pujo kemarin. (*/c1/als)

BANYUWANGI - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Remaja Jawa Timur digeber sejak kemarin (28/5). Animo peserta dalam mengikuti ajang yang dipusatkan di lapangan atletik GOR Tawang Alun, Banyuwangi, tersebut cukup besar. Betapa tidak, jumlah peserta mencapai 600 atlet. Para atlet tersebut berasal dari 32 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dengan demikian, hanya ada 6 daerah yang absen dalam agenda yang digeber selama dua hari itu. Karena itu, persaingan antar atlet berlangsung sengit.

BANYUWANGI - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banyuwangi mengirimkan puluhan atlet ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Junior. Ajang tersebut digeber di Bondowoso sejak Senin (26/5) hingga 29 Mei besok. Kontingen Kota Gandrung mengirimkan 31 atlet junior untuk bertarung dalam ajang tersebut. Para atlet tersebut terdiri atas 16 atlet putra dan 15 atlet putri. Mereka bertarung di kelas berbeda. Berdasar ketentuan, ada 14 nomor

BANYUWANGI

BANYUWANGI

STNK

Kebalenan Indah

Tanah Kavling

Hlg STNK P 4595 XU an Ahmad Khusaini, Sugehwaras RT04/06 Bumiharjo

Djl Cpt Rumah di Kebalenan Indah + Rumah di Kalipuro Asri Telp. 081913900030

Djl Tnh Kavling Murah Bs Kredit Strtgis Rogojampi & Singojuruh 081335555573

Hlg STNK P 3118 XW an Saiful Anwar Dsn. Sugehwaras RT. 04/06 Bumiharjo

SITUBONDO

Hlg STNK E 9104 B an Sumardi, Kp. Kesumeaan Sltn RT. 08/09 Cirebon

Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim Juni 2015. Namun, lintasan atletik itu perlu digarap serius agar ajang multieven mendatang berjalan dengan baik. Seperti diketahui, saat ini lintasan atletik itu masih menggunakan gravel (batu bata pecahan) dan tanah. Oleh karena itu, lintasan tersebut harus diganti dengan lintasan sintetis. Imbauan itu disampaikan ketua harian Pengprov PASI Jawa Timur, Edi Mintarto, di sela-sela peninjauan di lapangan kemarin. Dia mengatakan, PASI Jatim memang memilih Banyuwangi sebagai tuan rumah even kali ini. Menurut dia, hal itu bisa memudahkan Banyuwangi dalam mempersiapkan Porprov tahun

depan. ‘’Alangkah hebatnya kalau pada Porprov nanti lintasan sudah sintetis,’’ harapnya. Jika lintasan atletik itu bisa diganti, PASI Jatim, terang dia, akan menjadikan Banyuwangi tuan rumah berbagai kejuaraan. Sebab, saat ini hanya Surabaya yang masih memiliki lintasan sintetis. ‘’Kalau di sini sudah sintetis, kejuaraan nasional bisa digelar di Banyuwangi. Apalagi, sekitar lokasi sangat mendukung,” ulasnya. Itu menjadi peluang besar bagi Banyuwangi. Semakin banyak even kejuaraan skala nasional yang digelar, investasi Banyuwangi bisa naik. ‘’Kita mendorong pemerintah daerah mewujudkan itu,’’ pungkasnya. (ton/c1/als)

31 Pecatur Junior Tampil di Kejurprov

BANYUWANGI

Hlg STNK DR 8400 A an Heru Sutopo, Kp. Telaga Mas Ampenan Utara, Lombok Barat

PASI Banyuwangi menerjunkan 19 atlet dalam perhelatan tersebut. Tetapi, perlu dicatat, para atlet tersebut merupakan atlet terbaik Kota Gandrung. Karena itu, tuan rumah optimistis bisa unjuk gigi dalam even tersebut. Ada beberapa kategori lomba yang diperebutkan. Setiap juara berhak masuk dalam skuad Jawa Timur dalam gelaran PON Remaja Jatim. Sebab, ajang tersebut juga bertujuan menyeleksi atlet dalam menatap PON khusus remaja yang akan dihelat Desember tahun ini. Bagi Banyuwangi, ajang tersebut bermakna ganda, mengingat kejuaraan skala regional itu bisa menjadi tolok ukur persiapan menjadi host Pekan

Tanah + 2 Rumah

Rumah Tengah Kota

Djl Cpt Tanah 430 m2 SHM Rgjmpi + Rumah 2 Unit di Bwi Hp: 0822 3201 0444

Jual Cpt Murah Nego Rmh SHM Tengah Kota Situbondo Hub: 082336093287

Perum Bukit Johar Jual Tanah 480 m2 SHM Perum Bukit Johar Brak Kalipuro Hub: 081236781489

Hlg STNK B 9242 GW an Hasan Saputra, Jl. Pluit Raya No. 132 AB, Jakrta Utara

Kelompok Umur (KU) yang dipertandingkan, yakni KU-7, KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17, dan KU-19 putra dan putri. Misi kontingen Banyuwangi adalah meraih target oke dalam even yang digagas Pengprov Percasi Jawa timur itu. Ajang tersebut bisa menjadi pemanasan bagi atlet Banyuwangi dalam menyongsong perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ja-

BANYUWANGI

PRIMA MOBIL Avanza’09’10’11, Xenia’09’10’11, EScudo’98, Panther (hgrd’95, LS’05), Espass’95. Krista’03 (dsl), Inova’08’11(diesel), Bs cash/krdt. Hub (0333)411655, 0811301676

PRIMA MOBIL

Hlg STNK P 5756 X an Agustinus Iwan Sanjaya, Perum Graha Blambangan B3 RT03/05

NEW CAR (Toyota) All New Avanza, Veloz, Agya; Honda) All New Jazz, Brio, Mobilio, (Suzuki); Ertiga, APV, (Daihatsu) Xenia, Terios, Ayla, Luxio. Bs Cash/Krdt. Hub(0333) 411655/0811301676

Hlg STNK P 3608 XE an Muhammad, Wonosuko RT05/01 Telemung, Kalipuro Hlg STNK P 2560 ZE an Moh. Sulaeman, Dsn. Sengkan Samak RT2/2 Kabat

tim 2015 mendatang. Untuk itu, kontingen Banyuwangi mengirimkan satu tim khusus dalam ajang tersebut. ‘’Kami kirim beberapa atlet khusus untuk persiapan Porprov,’’ ungkap Ketua Percasi Banyuwangi, Pebdi Arisdiawan, kemarin (27/5). Dia mengatakan, ajang tersebut bakal dijadikan parameter bagi Percasi Banyuwangi. Jelas, sejak awal, target Percasi ingin mengangkat prestasi di

BANYUWANGI

PRIMA MOBIL

berbagai level. ‘’Kami optimistis bisa meraih banyak medali dalam kejurprov itu,” tandas mantan anggota DPRD Banyuwangi itu. Dia menjelaskan, setiap juara akan mewakili Jatim dalam kejuaraan nasional (kejurnas) junior yang dihelat di Makassar Agustus mendatang. Karena itu, semua atlet sangat antusias mengikuti even tersebut. ‘’Apalagi, dari sekian atlet yang kita kirim, ada dua atlet yang pernah tampil di Kejurnas,” sebutnya. (ton/c1/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Toyota Innova

Truk MTS FE

Dijual Kjg Innova G XS42 tahun 010/08/06 slvr/htm hrg 199,5/177,5/127,5 juta nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Truck MTS FE114 tahun 81/82/83 kning/mrh hrg 85,5/87,5/89,5 juta nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Daihatsu Xenia

Terios

Dijual Daihatsu Xenia F650 RV tahun 012/010/09 hitam/mrh hrg 127,5/105/107,5 jt nego brg istw , bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Terios F700RG tahun 010/09 htm mtl/mrh hrg 147,5/ juta nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

MTS Pajero

Honda CRV ‘10

Dijual MTS Pajero SPR2 5D GLM 4x2MT (jeep) solar tahun 010 hitam hrg 287,5 juta nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual New CRV ‘08 Manual Dark Moca 2000 cc, Rp. 210 Juta Nego, Cash&Credit Hb. 08123453975/081335897888

PU G. Max (1.3) ’10 ’11 ’12, (1.5) ’11 ’12, 1.5AC/PS) ’10 ’11, PU G. Max Box’10, PU Futura’11’12, PU L300’11’12, Bs Cash/krdt. Hub (0333) 411655/0811301676

PRIMA MOBIL NEW CAR. (Mitsubihsi) PU T120 SS, PU L300; Truk FE74 (Suzuki) PU Futura, PU Megacarry (Daihatsu); PU G. Max 1.3’1.5’1.5 ACPS (Ready), Bs Cash/ kredit. Hub (0333) 411655/0811301676

Hlg SIM C+STNK P 2918 VE an Hudan Perdana, Prejengan I RT. 2/2 Rogojmpi

MITSUBISHI COLT DIESEL 2000

SITUBONDO STNK Hlg STNK P 7800 G an Soesianasari. O, Jl. Diponegoro 22 Dawuhan, Stb

Mitsubishi Colt Diesel 2000 100 ps, bks elpiji, sasis mulus, kaki Baru, Siap lgs kerja Hub: 081332510117

HONDA ODYSSEY 2003 Honda Odyssey Absolute Japan Sunroof 2003 sgt trawat, brsih, pjk baru. Djamin puas. Hub 081332510117

Hyundai Grand Avega

HOTLINE IKLAN HUBUNGI: 0333412224

P r o m o H y u n d a i G r a n d Av e g a D P 3 0 J t - a n ‘ ’ u n t Tr b t s ’’ F i n z 081249008788/03131457988

Innova ‘10

Dijual Toyota Inova 2010 G Solar Silver Rp. 210 Juta Nego, Cash&credit , Tukar Tambah Hb. 08123453975/081335897888


Jawa Pos

BALJEBOL

Sabtu 31 Mei 2014

R A D A R

41

B A N Y U W A N G I

Jamaah Umrah Tunjuk Pengacara JEMBER – Niat para calon jamaah umrah CV Besthari Haji dan Umroh untuk menyeret para petinggi perusahaan itu ke pengadilan tidak surut. Perwakilan para calon jamaah itu kemarin (29/5) resmi menunjuk Biro Pelayanan Bantuan Hukum (BPBH) Universitas Jember (Unej) sebagai pengacara. Para calon jamaah umrah yang merasa dirugikan oleh Besthari dengan tegas bakal menolak semua tawaran damai yang ditawarkan Besthari. “Semua persoalan hukum para korban penipuan umrah akan kami pasrahkan ke BPBH Unej sejak hari ini,” kata Moch Gozali, salah seorang korban, saat ditemui di Fakultas Hukum Unej. Dia menjelaskan, sikap tegas tersebut merupakan bukti bahwa semua pelaku yang terindikasi melaku-

kan penipuan harus mendapatkan sanksi hukum. Sehingga, memberi efek jera bagi yang lain. Selain Gozali, korban Besthari lainnya yang mengaku bernama Rofik, membenarkan bahwa keputusan itu merupakan sikap tegas sebagian besar korban. “Kami bergerak seperti ini tidak lain hasil dari kesepakatan mayoritas korban,” kata pria asal Bondowoso itu. Rofik mengatakan, para calon jamaah umrah sudah jenuh dengan janji Besthari yan akan memberangkatkan mereka umrah, seperti yang sering disampaikan pengurus Besthari. “Kami tegas akan memenjarakan mereka. Jika perlu, Syamsul Maarif juga harus bertanggung jawab,” tukasnya. Dia mengakui, dirinya harus rela dipecat dari pekerjaannya karena

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

TEMPUH JALUR HUKUM: Para calon jamaah umrah CV Besthari Haji dan Umroh saat melapor ke Polres Jember, Senin lalu.

dituding ikut bersekongkol dengan Besthari. “Saya memang sempat tergiur dan mengajak calon jamaah lainnya bergabung. Karena tidak jadi berangkat, saya pun diadukan

ke tempat kerja dan akhirnya saya dipecat,” akunya. Padahal, kata dia, dirinya sendiri menjadi salah seorang korban Besthari. Dia bersama Gozali dan sejum-

REMUK : Mobil Avanza yang rusak rusak parah setelah oleng ke nanan dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Ketiga orang yang terluka langsung dilarikan ke RSD Balung untuk mendapatkan perawatan.

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

Oleng, Avanza Hantam Panther B A LU N G – Ke c e l a k a a n me li batkan dua kendaraan terjadi di Jalan Raya Balung Desa Karanganyar Kecamatan Balung. Kecelakaan yang menyebabkan tiga orang luka itu melibatkan mobil Avanza P 1034 MU yang disopiri Nur Muhammad, 19 warga Dusun Kebonsari Desa Sabrang Ambulu dan mobil Panther Pikap P 9305 PR yang dikemudikan Erfan, 49 warga Dusun Krajan Kidul Desa Gumelar Kecamatan Balung. Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Jember, mobil Avanza yang dikemudikan Muhammad, melaju kencang dari utara ke arah Balung. Namun, memasuki lokasi kejadian, avanza mendadak

oleng ke kanan hingga melebihi garis marka. Didalam mobil avanza yang dikemduikan Muhammad ada Samsul Arifin, 50 warga Dusun Kebonsari Desa Sabrang Ambulu yang saat itu sedang tidur. Saat oleng ke kanan itulah muncul mobil Isuzu Panther Pikap yang dikemudikan Erfan, 49 dari arah berlawanan melaju perlahan. Karena Avanza melebihi marka jalan maka tabrakan tidak bisa dihindari. Kerasnya benturan membuat kedua moncong mobil saling beradu. Bahkan mobil Avanza yang dikemudikan Muhammad mengalami kerusakan yang paling parah. Bagian mesin hingga hancur termasuk kaca

PPP Belum Menyerah Klaim Gugatan Tetap Diproses MK JEMBER – Dalam sidang permulaan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK melalui video conference pekan lalu sempat disebutkan bahwa hanya gugatan dua partai di Jember yang dilanjutkan. Dua gugatan itu milik Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Padahal, di Jember PPP juga mengajukan gugatan ke MK. Karena itu, PPP tidak menyerah karena partai berlambang ka’bah itu malah menambah dua gugatan lagi. Diakui Ketua DPC PPP Jember Sunardi, berdasarkan pengumuman yang dibacakan MK pada sidang perdana 25 Mei, gugatan PPP Jember tidak ada. “Mungkin tidak dibacakan semua. Hanya seba-

gian,” katanya kemarin (29/5). Dia yakin, gugatannya tetap ditindaklanjuti MK sesuai dengan informasi yang diperolehnya dari perwakilan pengacara PPP di Jakarta. Selain itu, pihaknya juga bisa melihat gugatannya melalui website resmi MK. Diantaranya, tiga gugatan sengketa pemilu nomor 1186 dan 1187/Pan/MK/4/2014, serta nomor 1236/Pan/MK/5/2014. Dimana, ada tiga macam dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh DPC PPP Jember. Pertama, dugaan penggelembungan surat panggilan C6 di Desa Sidomulyo, Silo. Gugatan kedua terkait penghitungan suara di Kecamatan Kaliwates. Gugatan ketiga ter kait perhitungan kepada pelaksana pemilu di dapil 3 masalah money politics. (ram/ har/JPNN/aif)

Sampoerna Tutup, Petani Tembakau Resah LEDOKOMBO – Ditutupnya pabrik rokok sigaret kretek tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk di Desa Garahan, Silo, Jember, bulan ini, tidak hanya mengakibatkan ribuan karyawan harus menjalani PHK (pemutusan hubungan kerja). Penutupan pabrik rokok SKT yang sudah hampir dua tahun beroperasi di Silo itu juga membuat resah para petani tembakau di sejumlah kecamatan di Jember bagian utara dan timur. Hal tersebut diungkapkan Hendro Handoko, ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jember, kemarin

(29/5). ”Sebagian besar petani tembakau di wilayah Jember utara dan timur, seperti Kalisat, Ledokombo, Sukowono, Sumberjambe, Arjasa, Jelbuk, Mayang, dan Silo, kini resah setelah pabrik HM Sampoerna di Silo ditutup,” katanya. Keresahan petani tersebut sangat beralasan. Karena, menurut Hendro, Sampoerna selama ini menjadi salah satu mitra bagi para petani tembakau di Jember. ”Setiap tahun, sekitar 8 ribu ton tembakau milik para petani di berbagai kecamatan di Jember utara dan timur dibeli pabrik SKT Sampoerna di Silo,” terangnya.(ido/har/JPNN/aif)

depan hancur. Demikian juga dengan mobil panther pikp milik Erfan setelah tertabrak juga mengalami rusak yang cukup parah. Warga yang mengetahui terjadinya kecelakaan langsung menolong para korban.Ketiga orang yang mengalami luka langsung dilarikan ke RSD Balung yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Menurut Erfan, saat itu dari arah selatan mengemudikan mobilnya berjalan pelan karena seharian ia membawa mobilnya melewatai jalur itu karena mengirim barang pesanan bahan bangunan. “saya sempat melihat mobil hitam itu dari arah utara berjalan kencang, tiba tiba langsung

keluar jalur dan menabrak mobil yang dikemudikan dari arah selatan”, kata Erfan saat di temui di ruang Mawar RSD Balung. Saya tidak bisa menghindari karena mobil yang dari arah itu sudah berada dijalur sebelah barat dan langsungmenabrak, katanya. Saya baru bisa keluar setelah ditolong oleh warga dan sudah berada di rumah sakit. Ketiganya belum bisa dimintai keterangan dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung dievakuasi dengan menggunakan derek dan diamankan di Mapolsek Balung sebagai barang bukti.(jum/ rul/wah/JPNN/aif)

lah korban yang dikenal vokal sebenarnya sempat ditawari Besthari bahwa uangnya akan dikembalikan utuh. Tapi, hal itu tidak berlaku bagi puluhan korban lainnya. “Kami tetap tidak akan sudi (menerima pengembalian uang, Red), jika uang semua korban tidak dikembalikan,” tegasnya. Karena itu, para calon jamaah bersama BPBH Fakultas Hukum Unej akan berupaya menyerat petinggi Besthari ke pengadilan. Di tempat yang sama, Ketua BPBH Unej Firman Floranta Adonara membenarkan jika pihaknya mendapat kuasa dari calon jamaah umrah yang merasa dirugikan oleh Besthari. Dia mengaku siap mengawal proses hukum para korban untuk mendapatkan keadilan. “Kami sudah siap menyerat Besthari, baik secara pidana maupun perdata,” tegasnya.

Melihat bukti yang dimiliki kliennya, Firman yakin bisa menyeret para petinggi Besthari ke pengadilan. “Barang bukti yang mendukung mereka (calon jamaah umrah, Red) sudah diserahkan ke pihak kami,” ungkapnya. Sejauh ini bukti yang dimiliki para jamaah sudah cukup kuat. Dia menegaskan, bersama kliennya, pihaknya sepakat untuk menegakkan hukum. Seandainya Besthari sepakat mengembalikan semua uang korban, hal itu tidak akan mengurungkan niatnya memenjarakan petinggi Besthari. “Andaikan nanti pihak Besthari mau bertanggung jawab, proses hukum akan tetap berlanjut. Mungkin itikad baik itu nanti hanya akan memperingan hukumannya. Itu pun kalau memang ada tanggung jawab,” tegasnya. (rul/har/JPNN/aif)


42

EDUCATION

EXPO 2014

Jawa Pos Sabtu 31 Mei 2014

SMK GAJAH MADA

Hadirkan Lima Jurusan Unggulan

ISTIMEWA

VISI JELAS: Triatma Surya Jaya Foundation menyediakan solusi bagi karir Anda.

Ingin Berkarir di Hotel? Kuliah Aja di Triatma-MAPINDO Bali BADUNG - Triatma Surya Jaya Foundation menaungi beberapa lembaga pendidikan tinggi yang bergerak di bidang perhotelan dan pariwisata serta ekonomi yang cukup dikenal di Bali sejak tahun 1992. Sejak berdirinya, lembaga ini telah berusaha menyediakan opsional solusi untuk karir Anda dan masa depan melalui beberapa program studi, dan memiliki visi dan misi yang jelas untuk membuat hidup Anda lebih signifikan. Juga bisa bersaing secara global  karena pada saat Anda menyelesaikan studi, Anda telah memperoleh pengetahuan yang memadai, sikap serta keterampilan yang sudah di persiapkan agar anda mampu bersaing di dunia kerja secara global. Ketua Triatma Surya Jaya Foundation, Dr I Ketut Putra Surthana, MM menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan terpercaya di Bali, kami selalu bertekad menerapkan tiada hari tanpa peningkatan mutu. Bagaimana upaya peningkatkan mutu pendidikan dan layanan untuk memenuhi harapan semua pihak, selalu menjadi pembahasan setiap hari.

Suarthana mengatakan, untuk tahun akademik 2014/2015 ini, lembaga-lembaga yang ada di bawah Triatma Surya Jaya Foundation, yaitu : STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Triatma Mulya membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru, dengan program studi Srata Satu (S1) jurusan Manajemen dan Akuntansi. Ada pula Program Strata 2 (S2) untuk jurusan Magister Managemen. Selain itu, Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (STIPAR) Triatma Jaya menawarkan program Diploma II jurusan Tata Boga; Tata Hidangan; Room Divison. Untuk Program Diploma III jurusan Manajemen Akomodasi Perhotelan; Manajemen Food & Beverage; Manajemen Pariwisata. Serta program Diploma IV jurusan Manajemen Bisnis Hospotality. “Kami juga mengelola program pelatihan Manajemen Pariwisata Indonesia (MAPINDO) untuk program Basic Level dengan jurusan Tata Hidangan; Tata Boga; Tata Graha; Kantor Depan; Kapal Pesiar,” kata Suarthana. Suarthana menambahkan, penerimaan mahasiswa baru dibuka mulai saat ini. Tes

masuk direncanakan pada tanggal 13 dan 27 Juni 2014. Bebas uang gedung bagi yang memilih jurusan Akuntansi dan Manajemen Kepariwisataan. Beasiswa bagi yang berprestasi akademik dan non akademik dan memilih jurusan D IV MBH. “Kami menyadari bahwa barometer keberhasilan sebuah lembaga pendidikan adalah diterimanya output kami di dunia industri. Oleh karena itu kami menjalin kerjasama dengan stakeholders terutama industri perhotelan dan pariwisata baik di Bali, dan Luar Bali, bahkan dengan industri perhotelan di luar negeri. Saat ini kami menjalin kerjasama dengan cruise line industries untuk penempatan lulusan ke Kapal pesiar, serta dengan beberapa hotel di Perancis, Irlandia, Jepang, Australia, Singapura untuk program training/magang. Kami juga bekerjasama dengan Stenden university untuk program double degree. Untuk informasi pendaftaran Jl Kubu Gunung Dalung, KutaBali telepon 0361-412971, 425761 email marketing@triatma-mapindo.ac.id,” pungkasnya. (*/als)

BANYUWANGI – SMK Gajah Mada Banyuwangi merupakan salah satu sekolah kejuruan unggulan yang rata-rata mendidik sembilan ratus siswa setiap tahun. Dengan jumlah murid yang cukup besar justru menjadikan sekolah ini semakin berprestasi dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan kelulusan mencapai 100 persen dalam delapan tahun terakhir. Setelah meraih sertifikat ISO 9001:2008, SMK Gajah Mada berkomitmen untuk lebih meningkatkan standar kualitas akademik maupun non akademik. Termasuk peningkatan kualitas lima jurusan unggulan. Yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Elektronika, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Akuntansi dan Multimedia. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga meningkatkan kerjasama dengan dunia industri untuk pelaksanaan Prakerin (Praktek Kerja Industri) semua jurusan dan untuk penyerapan lulusan ke dunia kerja. Seperti menjalin kerjasama dengan Semen Bosowa, Mitra 10, Indo Surya Perkasa Gemilang, Banyuwangi Motor, Cahya Yamaha, instansi perbankan dan pemerintah. Dan, tidak sedikit lulusan dari SMK Gajah Mada yang langsung di kontrak kerja setelah melakukan Prakerin. Waka Sarana dan Prasarana SMK Gajah Mada, Ruly Agus Erwanto, 34, mengatakan akan dilakukan penambahan fasilitas untuk semua ruang kelas dengan LCD Proyektor dan akan menambah fasilitas laboratorium praktek untuk menunjang peningkatan kualitas akademik dan non akademik.

Menurutnya, Jurusan TKJ akan mendapat penambahan laboratorium praktek dan penambahan dua puluh unit komputer. Jurusan TKR juga akan mendapat tambahan satu unit mesin injeksi mobil untuk praktek. Untuk jurusan Multimedia akan ditambah sepuluh unit komputer, dua kamera dlsr, dua camcorder, dua set studio recording yang dilengkapi dengan mixer audio record. Selain itu, di kampus SMK Gajah Mada Banyuwangi telah dilengkapi fasilitas wifi gratis dan banyak kegiatan ekstrakurikuler yang bisa diikuti oleh para siswa. Diantaranya, sepak bola, bola voli, robotika, dan band. Ketua Pelaksana PPDB, Moh Awafi, SPd, 32 menambahkan SMK Gajah Mada akan memberikan reward bagi siswa yang berprestasi seperti bea siswa, LKS Gratis bagi seluruh siswa. Dia menjelaskan bahwa reward tersebut merupakan perhatian pihak sekolah untuk meningkatkan semangat dan prestasi siswa. Untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2014-2015, SMK Gajah Mada akan membuka pendaftaran penerimaan siswa siswi baru mulai tanggal 2 sampai 28 juni 2014. Untuk persyaratannya cukup melampirkan foto copy ijazah dan SKHN yang dilegalisir sebanyak empat lembar (bisa menyusul), dan pas poto ukuran 3x4 sebanyak empat lembar. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www. smkgajahmadabwi.siap.web.id dan untuk pendaftaran silahkan datang langsung ke Kampus SMK Gajah Mada Banyuwangi, Jl Jaksa Agung Suprapto 68 Telp.0333-410125. (*/als)

ISTIMEWA

PINTU GERBANG: Jalan masuk menuju SMK Gajah Mada Banyuwangi.

91 Siswa SMAN Purwoharjo Lolos PTN

Diterima Melalui Jalur SNAM PTN PURWOHARJO-SMAN 1 Purwoharjo kembali menunjukkan prestasi gemilangnya. 91 siswa Kelas XII yang baru dinyatakan lulus dalam ujian nasional (unas) 2014, langsung diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNAMPTN). Siswa SMAN 1 Purwoharjo yang lolos ke PTN bergengsi itu, dipastikan akan bertambah. Sebab, para siswa masih menunggu pengumuman masuk PTN melalui jalur seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN). “Lulusan SMAN 1 Purwoharjo sebagian besar melanjutkan ke perguruan tinggi,” cetus kepala sekolaj (Kasek) SMAN 1 Purwoharjo Nurhadi Sutjipto. Menurut Nurhadi, jumlah siswa kelas XII yang tahun ini lulus sebanyak 284 siswa. Dari jumlah itu, 91 siswa telah diterima melalui SNAMPTN. “Ini menjadi kebanggaan, jumlah ini meningkat dibanding lulusan tahun lalu yang mencapai 62 siswa,” katanya. Dengan bangga Nurhadi mengungkapkan, 91 siswanya itu diterima di sejumlah PTN bergengsi seperti Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Negeri Malang (UNY), dan lainnya. Selain itu, lanjut dia, juga ada yang diterima di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Negeri Malang (Polinema), Politeknik (Poltek) Jember, dan Politeknik Banyuwangi (Poliwangi). “Anakanak juga banyak yang masuk ke TNI dan polisi,” cetusnya.

Berprestasi di Akademik dan Non Akademik

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

PRESTASI: Kasek Nurhadi menyerahkan piala untuk juara pertama KIR Tingkat Provinsi Jatim.

Sebanyak 91 siswa SMAN 1 Purwoharjo yang tahun ini langsung diterima di PTN itu, menunjukkan prestasi sekolah dibidang akademik bisa dihandalkan. Kerja sama yang baik antara dewan

guru, komite sekolah, dan wali murid sangat membantu dalam keberhasilan ini. “SMAN 1 Purwoharjo juga menjalin kerja sama yang baik dengan PTN yang ada,” katanya.(adv/abi)

KUALITAS: Dewan guru dan karyawan SMAN 1 Purwoharjo.

Keberhasilan 91 siswa kelas XII SMAN 1 Purwoharjo dengan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) melalui seleksi nasional perguruan tinggi negeri (SNAMPTN), termasuk program sekolah dalam meningkatkan kualitas siswanya. Selama ini, para siswa juga banyak menorehkan prestasi dalam setiap even perlombaan, baik itu tingkat kabupaten, ataupun nasional. “Bukan hanya prestasi akademik, non akademik juga kita perhatikan,” cetus kepala sekolah (Kasek) SMAN 1 Purwoharjo Nurhadi Sutjipto. Nurhadi mencontohkan, pada 25 Mei 2014, siswanya berhasil menggondol juara pertama karya ilmiah remaja (KIR) tingkat Jawa Timur. Sebelumnya, sejumlah siswa tembus 10 besar dalam Olimpiade Fisika, Bilogi, Matematika, dan Geografi. “Pada Juli 2014 mendatang, siswa kita akan maju tingkat provinsi dalam olimpiade Matematika dan Astronomi,” terangnya. Kegiatan ekstrakurikuler, masih kata dia, di SMAN 1 Purwoharjo mendapat perhatian serius. Saat ini, disekolahnya ada 24 kegiatan ekstrakurikuler dengan fasilitas yang lengkap. “Prestasi di ekstrakurikuler ini juga bagus, sering mendapat juara dalam perlombaan,” ungkapnya. Menurut Nurhadi, diantara ekstrakurikuler itu berupa kegiatan kesenian mulai dari karawitan,

hadrah, gamelan, hingga band. Selain itu, juga ada kegiatan tari dan drum band. “Peralatan untuk kesenian ini tersedia semua, ini bisa meningkatkan nalar dan kreativitas siswa,” ungkapnya.(adv/ abi)

KEBANGGAAN: Kasek Nurhadi dengan piala sebagai simbol prestasi.


Jawa Pos

BERITA UTAMA

Sabtu 31 Mei 2014

H A L A M A N

S A M B U N G A N

Waspadai Pasangan Trikus dan Wiyung ■ TUAN...

Sambungan dari Hal 33

Selain itu, dia juga menyisihkan Nurohman, perwakilan Pengcab PBSI Malang. Dari tiga kandidat, Wijanarko mendapat 33 suara dan unggul telak atas ketua demisioner yang hanya meraup 3 suara dan Nurohman yang mengantongi 2 suara. Musprov PBSI Jawa Timur yang dihelat di Hotel Mirah tersebut tentu menjadi kehormatan bagi Banyuwangi. Hal itu disampaikan Ketua PBSI Banyuwangi, Mujiono. ‘’Ini merupakan penghargaan bagi kami karena selama ini agenda penting serupa hanya dipusatkan di Surabaya,” kata Mujiono. Dia menuturkan, Pengprov PBSI Jatim memang ingin melihat langsung potensi Kota Kopi ini. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, Bumi Blambangan mendapat banyak penghargaan di level nasional. ‘’Pengprov Jatim memang penasaran tentang Banyuwangi. Di era Bupati Anas, Banyuwangi semakin maju,” bebernya. Banyuwangi dipilih sebagai venue Musprov PBSI Jatim juga didasari ingin melihat langsung kesiapan Banyuwangi dalam menyongsong Pekan Olahraga

Provinsi (Porprov) yang dihelat Juni 2015 mendatang. Sebab, Banyuwangi merupakan satusatunya kabupaten yang menjadi host tunggal dalam ajang multieven tersebut. Dia menambahkan, para pengurus PBSI Jatim sekaligus ingin menyaksikan even bulu tangkis Kapolres Cup se-JawaBali yang digeber selama tiga hari sejak 29 Mei hingga 1 Juni mendatang. ‘’Semua pengurus akan melihat langsung even itu sekaligus melihat persiapan Banyuwangi menatap Porprov,” terang lelaki yang juga kepala Dinas PU Binamarga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi itu. Di tempat terpisah, kejuaraan bulu tangkis bertajuk Kapolres Cup masih berlangsung di GOR Tawang Alun. Di hari kedua, persaingan para peserta semakin sengit. Pertandingan semakin menarik dengan hadirnya pebulu tangkis nasional. Pada kategori ganda veteran putra, pasangan yang patut diwaspadai adalah Trikus Hariyanto dan Wiyung. Dua orang itu pernah menjadi juara, baik di level nasional maupun internasional. Keduanya membela Rimba Raya Benculuk. (ton/c1/bay)

Sambungan dari Hal 33

Mahasiswa satunya, Ujang, harus diperban di kaki karena mengalami cedera akibat benturan. Mereka menjalani perawatan di salah satu kamar Puskesmas Kalibaru ditemani dua temannya, yakni Rilo, 20, dan Hamas, 19, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Rilo menyebutkan, kondisi kedua temannya sudah lumayan stabil dan membaik. “Mereka sudah membaik,” ujaran mahasiswa Politeknik Pratama Mulia asal Sukoharjo itu. Rilo menambahkan, sesuai rencana, sebenarnya mereka akan melanjutkan pendakian ke kawah Gunung Ijen. Namun, akibat kejadian yang tidak diinginkan itu, rencana tersebut terpaksa dibatalkan. “Kita sebenarnya juga akan ke Ijen. Namun, karena ada kejadian ini kita batalkan,” jelasnya.

Sementara itu, anggota yang lain beristirahat di Dusun Wonorejo, lereng Gunung Raung, di wilayah Kecamatan Kalibaru. Para pendaki yang beristirahat itu adalah Gunadi, 30, wiraswasta asal Tawangmangu, Joko, 28, asal Sukoharjo, dan Novianto, 26, mahasiswa Politeknik Pratama Mulia asal Sukoharjo. Selain itu, Saradifka, 19, baru lulus SMA asal Madiun, Ardian, 28, pekerja asal Jepara, dan Erfan, 22, pekerja asal Sukoharjo. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi di pos bantuan di rumah Pak Sota di Dusun Wonorejo, rombongan pendaki itu berjumlah sepuluh orang. Ada juga beberapa kelompok pendaki lain. Jumlah total pendaki yang berangkat ke Gunung Raung kuranglebih 50 orang. Ketua RT setempat, Udi, yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan, lokasi kecelakaan berada di sekitar Pos Tusuk Gigi.

ALI NURFATONI/RABA

SERU: Suasana pertandingan bulu tangkis Kapolres Cup se-Jawa-Bali di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin sore.

Pendaki tersebut terpeleset saat melewati tebing. Sementara itu, Rilo mengatakan, setelah rekannya terpeleset, dirinya bersama seorang rekannya segera turun mencari bantuan. Sebelum bantuan dari bawah datang, mereka sempat mendapat pertolongan Mapala Dimpa dan seorang pendaki bernama Arif yang kebetulan melakukan pendakian. “Sebelum bantuan dari bawah tiba, kita mendapat bantuan dari Mapala Dimpa dan Mas Arif,” ujarnya. Kemudian, tim dari bawah yang terdiri atas warga dan Mapala Pataga dari Surabaya datang ke lokasi kejadian. Rilo menambahkan, rencananya setelah kondisi dua rekannya stabil, mereka akan balik ke Solo. “Besok kita akan pulang,” ujarnya. Terkait kecelakaan yang menimpa mereka, Joni, salah satu anggota Pataga yang saat kejadian ikut memberikan bantuan

Sambungan dari Hal 33

mengatakan, kecelakaan yang dialami pendaki asal Solo itu murni kecelakaan. Sebab, kesiapan peralatan yang dibawa para pendaki tersebut sebenarnya sudah lengkap. “Kurang hatihati dan apes. Kebetulan tidak mengenakan helm,” ujar anggota Pataga yang merintis jalur pendakian di Dusun Wonorejo itu. Sementara itu, medan pendakian ke Puncak Sejati di Gunung Raung memang sangat berat. Sampai saat ini, selain dari Bondowoso, jalur pendakian bisa melalui Wonorejo Kalibaru dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Meski bukan gunung tertinggi, tapi banyak pendaki mengakui medan pendakian Gunung Raung jauh lebih berat dibandingkan menuju puncak Gunung Semeru. “Kalau Semeru relatif landai, kalau Gunung Raung ini menanjak terus,” jelas Joni. (sli/c1/ bay)

SIGIT HARIYADI/RABA

ANJLOK: Pedagang menjajakan cabai merah di Pasar Banyuwangi kemarin.

keluarkan untuk menanam cabai itu merupakan pinjaman dari pengepul. “Bagi petani cabai seperti saya, kondisi yang terjadi seperti ini ibarat kiamat. Karena itu, kami berharap pemerintah

turun tangan mengatasi kesulitan kami,” harapnya. Sementara itu, pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pasar Banyuwangi, cabai merah dipasarkan ke tangan konsumen seharga Rp 10 ribu per Kg. Harga komoditas yang satu ini turun signifikan dibanding beberapa pekan lalu. “Sebelumnya, harga cabai merah mencapai Rp 14 ribu per Kg,” ungkapnya. Menurut Syamsul, penurunan harga cabai merah itu terjadi akibat stok cukup melimpah. Pasalnya, sejumlah daerah sentra penghasil cabai di tanah air, seperti Mataram dan Madura, saat ini tengah panen raya cabai. “Jadi, cabai merah Banyuwangi saat ini hanya didistribusikan ke pasar lokal. Padahal, biasanya cabai merah asal Banyuwangi banyak dikirim ke Jakarta dan Surabaya,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Terbang ke Eropa 5 Juni Mendatang ■ TAMPUNG...

Sambungan dari Hal 33

Dia merupakan satu-satunya penerima beasiswa Olympic Solidarity di Indonesia. Di berbagai belahan dunia, hanya ada 10 orang yang mendapatkan beasiswa tersebut. Selama di Swiss, dia belajar tentang sport, khusus cycling. Dia direncanakan terbang ke Benua Biru itu pada 5 Juni mendatang. Tetapi, dia sudah meninggalkan Bumi Blambangan sore kemarin. Selama berada di Banyuwangi, dia dipercaya menjadi pelatih Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC). Berkat sentuhannya, prestasi BRCC terus meningkat. Bahkan, BRCC bentukan Guntur Priambodo itu menjadi tim terbaik nasional dalam Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) 2013 lalu. Sebetulnya, suami Wuri Hirosanti itu akan memimpin BRCC dalam menghadapi Tour de Singkarak pada 7 hingga 15 Juni mendatang. BRCC menerjunkan delapan pembalap dalam balap internasional itu. Tetapi, edisi kali ini, dia absen mendampingi BRCC. Meski begitu, Dadang sudah membakar semangat semua pembalap sejak melakukan

Sambungan dari Hal 33

Guna menghindari pembangunan tower ilegal tersebut kembali dilanjutkan, kata Ripai, pihaknya memasang garis Satpol PP di lokasi tersebut. “Kami pasang garis Satpol PP agar proses pembangunan tower tidak dilanjutkan sebelum izin yang diperlukan terbit,” tegasnya. Seperti pernah diberitakan, selama 2013 dan 2014, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) hanya mengeluarkan izin pendi-

Sambungan dari Hal 33

■ CABAI...

1,5 hektare (Ha). Biaya yang harus dia keluarkan di lahan seperempat Ha itu Rp 7,5 juta. Jika dikalkulasi, biaya yang dia keluarkan tembus Rp 45 juta. Ironisnya, sebagian besar modal yang dia

■ TOWER...

■ KAPOLRES...

Dikirim ke Jakarta dan Surabaya Anas Mufadillah, 35, petani cabai merah asal Dusun Pekiringan, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono mengatakan, selain dihantui harga yang sangat rendah, dia dan ratusan petani lain di Desa Sumbersari juga pusing akibat ganasnya serangan hama tikus. “Tanaman padi belum mulai musim tanam. Jadi tikus menyerang tanaman cabai,” ujarnya. Dia mengatakan, dengan harga di tingkat petani yang hanya Rp 5 ribu per Kg, para petani cabai terancam rugi besar. Sebab, agar balik modal, kata dia, harga cabai merah di tingkat petani minimal harus Rp 7 ribu per Kg sampai Rp 8 ribu per Kg. Menurut Anas, dirinya saat ini menanam cabai di lahan seluas

Butuh Rekom KKOP dari Pengelola Bandara rian lima tower. Kelima tower tersebut milik PT. Dayamitra dan PT. Protelindo. Kepala BPPT-PM Banyuwangi, Abdul Kadir mengatakan, tiga di antara lima tower yang telah mengantongi izin itu milik PT. Dayamitra. Masing-masing berlokasi di Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, dan Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo. Dua tower yang juga telah mengantongi izin berlokasi di Desa/Kecamatan Tegalsari dan di Desa Tembojkrejo, Kecamatan

Muncar. Keduanya milik PT. Protelindo. Menurut Kadir, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi sebelum pendirian tower dilakukan. Sebelum persyaratan tersebut dipenuhi, kata dia, tidak mungkin izin akan diterbitkan. “Persyaratan advice planning (AP) dan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) harus dipenuhi,” kata dia. Kadir menjelaskan, AP dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sedangkan KKOP direkomendasi pengelola Bandara Blimbingsari. (sgt/c1/bay)

Kemarin sempat Melantik Delapan Perwira

Peralatan Sudah Lengkap, Lupa Pakai Helm ■ DUA...

43

pemusatan latihan Januari lalu. Misi BRCC jelas ingin masuk tiga besar seperti yang ditorehkan pada edisi sebelumnya. ‘’Saya optimistis teman-teman mampu mempertahankan rekor itu,’’ ujarnya ditemui di Dadang Bike Centre, Jalan Kepiting Nomor 5, Banyuwangi, itu. Peraih medali emas untuk Indonesia pada Sea Games di Filipina 1991 itu memiliki ambisi besar dalam karir profesionalnya. Dia ingin terus menularkan bakatnya kepada bibit baru di Bumi Blambangan. Dia yakin di Banyuwangi akan muncul atlet yang bisa berprestasi di level internasional. Dia pun menggagas dan membentuk bike centre balap sepeda. Langkah tersebut dinilai bisa membawa angin segar bagi Banyuwangi. Sebab, bike centre tersebut merupakan cita-cita yang sempat diutarakan tempo hari. ‘’Alhamdulillah, sekarang sudah ada bike centre. Temanteman yang ingin mengetahui lebih jauh tentang balap sepeda bisa datang,” terangnya. Bike centre itu, kata Dadang, dijadikan sarana dan tempat memperoleh pengetahuan tentang balap sepeda. Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia balap sepeda, kursus tersebut gratis alias tidak dipungut biaya.

‘’Tidak ada biaya. Murni gratis,’’ katanya. Bukan hanya kursus, papar dia, masyarakat akan langsung diajak praktik. Apalagi, di bike centre tersebut sudah disediakan banyak sepeda. Dia menjelaskan, bike centre tersebut berfungsi merangkum bocah-bocah Banyuwangi yang suka balap agar mereka bisa unjuk gigi dan menjelma menjadi atlet masa depan. ‘’Di sini bukan hanya sekadar dapat info, tapi juga terjun langsung,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, bike centre tersebut akan menjadi wahana baru di Banyuwangi. Sepengetahuan dia, bike centre jarang ditemukan di Indonesia. Karena itu, hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi para pencinta balap sepeda dan para anak-anak muda Banyuwangi untuk mengetahui lebih jauh seputar balap sepeda. ”Bike centre sekaligus mewadahi anak-anak agar bisa merajut mimpi. Bukan hanya sekadar hobi, tapi untuk meraih prestasi,’’ terangnya. Apalagi, papar dia, Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2015. Hal itulah yang mendasari gagasan bike centre dibentuk. Banyuwangi jelas ingin menjadi juara umum. ‘’Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi,’’ tandasnya. (c1/bay)

Agus dapat job baru sebagai Kasubbagrenmin Ditlantas Polda Jatim. Penggantinya adalah Kompol Suyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit IV Subdit III Ditresnarkoba Polda Jatim. ”Untuk wakapolres (sertijab) mungkin minggu depan. Saya masih harus ke Jakarta dalam waktu dekat,” kata Kapolres Yusuf usai melantik delapan perwira di ruang Rupatama Mapolres Banyuwangi kemarin. Ada delapan perwira yang dilantik dan disumpah kemarin. Usai dilantik, para perwira itu langsung menjalani serah-terima jabatan (sertijab). Mutasi kemarin merupakan pergeseran pertama dari sejumlah pergeseran jabatan per-

wira di internal Polres Banyuwangi. Dalam mutasi yang digelar kemarin, delapan perwira tingkat pertama menduduki posisi pos baru, di antaranya Kapolsek Sempu yang sebelumnya dijabat AKP Toha Choiri akan dipindahtangankan kepada AKP Jaenur Kholiq. Toha Choiri akan mendapat promosi jabatan sebagai Kapolsek Rogojampi yang ditinggal Kompol Bagio. Bgaio menempati pos baru sebagai Kabagren Polres Jember. Sementara itu, Polsek Tegaldlimo yang ditinggalkan AKP Jaenur Choliq akan diisi mantan Kapolsek Bangorejo AKP Heri Purnomo. Pengganti Heri adalah Iptu Ahmad Ali Masduki yang sebelumnya sebagai KBO Reskrim Polres Banyuwangi. Kapolsek Giri AKP Adi Wiyanto berpindah tugas ke Polda Su-

lawesi Utara. Penggantinya adalah AKP Jodana Gunadi yang sebelumnya berdinas di bagian Operasional Polres Banyuwangi. Kompol Mustaqim juga ”dapat berkah” mutasi. Analis Kebijakan (Anjak) Pertama Bidang Operasional Polres Banyuwangi itu kini dapat tempat cukup nyaman, yakni sebagai Kabag Sumda Polres Banyuwangi. Mustaqim bukan orang baru di Banyuwangi. Dia pernah menjabat Kapolsek Muncar. Posisi Mustaqim digantikan Kompol Bambang Heru Kuswoto. “Saya minta kapolsek dan yang lain segera beradaptasi dengan tugas baru. Program yang bagus sebaiknya diteruskan dan tetap melaksanakan terobosan baru dalam memberikan pelayanan,” pinta Kapolres Yusuf. (nic/c1/aif)

NIKLAAS ANDRIES/RABA

SELALU SIAGA: Personel Sabhara mengikuti apel simulasi kondisi darurat di halaman Polres Banyuwangi kemarin.

Polisi Dilarang Cuti saat Pilpres BANYUWANGI - Momentum besar politik, yakni pemilihan presiden (pilpres), menjadi perhatian tersendiri bagi Polres Banyuwangi. Demi sukses dan lancarnya kegiatan tersebut, Polres Banyuwangi mulai melaksanakan sejumlah persiapan. Salah satunya, melakukan simulasi penanganan kondisi darurat di halaman Mapolres Banyuwangi kemarin (30/5). Simulasi kondisi darurat itu diikuti semua kesatuan dan jajaran. Kegiatan itu dijadwalkan akan dilaksanakan secara rutin dan kontinu sebagai upaya memaksimalkan pengamanan pemilihan presiden mendatang. Selain membekali anggota ter-

kait penanggulangan kondisi darurat, petinggi Polres Banyuwangi juga memberlakukan absensi ketat kepada seluruh personel. “Tidak boleh ada yang cuti atau libur saat pemilihan presiden berlangsung. Kecuali benar-benar mendesak,” tegas AKBP Yusuf Kapolres Banyuwangi. AKBP Yusuf menambahkan, kesiapan personel menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung terselenggaranya pemilihan presiden yang aman dan lancar. Cuti atau libur akan diseleksi secara selama pelaksanaan kegiatan politik tersebut. Masalahnya, sejauh ini terkait pengamanan, kepolisian belum

menerima jumlah pasti tempat pemungutan suara pada pilpres mendatang. Itu membuat pemetaan kerawanan belum bisa dijabarkan. Hal itu bisa dimaklumi mengingat sampai saat ini panitia lokal pilpres di Banyuwangi masih dalam tahap pemilihan. Sementara itu, pihaknya juga membekali anggota terkait penanganan kondisi darurat. Simulasi kondisi genting yang dilaksanakan kemarin juga dilaksanakan di seluruh jajaran kepolisian. Metodenya sederhana, saat bel panggilan berbunyi, hentikan semua kegiatan dan berkumpul untuk menerima tugas selanjutnya. (nic/c1/bay)

Warga Merak Tetap Tolak Relokasi SITUBONDO - Sekitar 15 perwakilan warga Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, mendatangi kantor DPRD Situbondo Rabu lalu (28/5). Perwakilan warga itu menyampaikan tuntutan agar mereka tak lagi diusik dan menolak hengkang dari tanah kelahiran yang masuk kawasan Taman Nasional Baluran. “Kami tinggal di Merak bersama ratusan warga sudah puluhan tahun. Tahun 1975 kami bekerja pada PT. Gunung Gumitir yang kontraknya habis. Sehingga di sana sudah ada tiga generasi, bahkan lebih. Sebelum tahun 1975, sebenarnya juga sudah ada warga yang tinggal di Merak. Kami minta sebagai warga Negara Indonesia, jangan mengusik kami yang hidup sudah turun temurun,” kata Sumardi, salah seorang warga Merak. Belasan warga ini ditemui langsung oleh ketua Komisi 1 DPRD Saiful Bahri. Secara bergiliran, warga mengemukakan tuntutannya agar mereka tetap dapat tinggal di Merak dengan berbagai alasan. “Sampai saat ini pemerintah tidak memihak kepada rakyatnya. Padahal UUPA (Undangundang Pokok Agraria) sudah jelas mengatur, Kepres juga sudah jelas, warga yang menetap di satu daerah dan lebih dari 20-30 tahun, bisa mengajukan hak milik. Kenapa kami harus keluar dari tanah kelahiran,” kata Slamet Kurvi, warga lain.

Data yang berhasil dikumpulkan, gejolak warga Merak yang sampai mendatangi kantor DPRD ini sebenarnya berawal dari pengerucutan dua opsi yang dibuat oleh tim yang diketuai Bupati Situbondo. Opsi itu pertama merelokasi warga dari Merak ke wilayah lain, dan opsi kedua bahwa warga tetap tinggal di Merak. “Kami tidak mau opsi-opsi, kami hanya mau tinggal di Merak karena sudah turun temurun. Kami siap melawan sampai titik darah penghabisan untuk tetap tinggal di Merak,” tegas Slamet yang disambut dukungan warga lain. Pantauan koran ini, belasan perwakilan warga itu didampingi Kepala Desa Sumberwaru, Sumakki, hingga ke ruang rapat fraksi DPRD. Sumakki mengatakan, kedatangan warganya ke DPRD tidak lain untuk menuntut agar warga tetap tinggal di Merak. “Warga menolak opsi satu dan ingin opsi dua, yaitu tetap tinggal di Merak dan tidak mau direlokasi,” tegasnya. Pria ini menyebut data di Merak ada sebanyak 428 kepala keluarga. Dirinya mengaku heran karena warga Merak terus diobokobok sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, dia mau menanggalkan jabatannya sebagai kades demi memperjuangkan nasib ratusan warganya yang puluhan tahun berdomisili di Dusun Merak. “Warga menetap di Merak itu

harga mati. Sekalipun ditukar dengan tanah 50 hektare, warga tidak mau. Warga siap berjuang hingga titik darah penghabisan,” tegasnya. Menanggapi tuntutan warga Merak, Ketua Komisi I DPRD Syaiful Bahri mengaku prihatin dengan nasib yang dialami ratusan warga di Dusun Merak. Apalagi persoalan ini sudah berlarut larut. “Ini jelas meresahkan masyarakat karena tidak adanya kepastian yang jelas terhadap status tanah mereka. Seharusnya, Pemkab Situbondo segera menuntaskan persoalan ini karena sudah berlarut-larut,” katanya. Pihaknya mengaku akan menyampaikan hal itu kepada pemerintah kabupaten. “Saya akan mendesak pemerintah, untuk mendengarkan apa yang menjadi tuntutan warga Merak dan memperjuangkannya ke pusat terkait opsi-opsi itu,” imbuh Syaiful. Dikatakan, kasus dua pihak antara masyarakat yang sudah puluhan tahun di Merak dengan pihak Taman Nasional Baluran, sebenarnya masih ada celah hukum untuk memperjuangkan nasib masyarakat. “Apalagi warga sudah puluhan tahun dan turun temurun menempati tanah Merak. Saya pikir tidak masalah, asalkan pemkab mau memperjuangkan di pusat untuk mempertahankan tanah yang ditempati warga,” pungkasnya. (rri/c1/als)


44

RADAR SITUBONDO R A D A R

B A N Y U W A N G I

Nyalakan Pompa Air, Tercekik Sarung, Tewas PANARUKAN I Kecelakaan kerja merenggut nyawa seseorang di tambak udang Monodon, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, dini hari kemarin (30/5). Pekerja nahas itu bernama Wahid, warga Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Korban tewas karena tercekik sarungnya sendiri yang terlilit baling-baling mesin pompa air tambak udang. Data yang berhasil dikumpulkan, sebelum ditemukan tewas di tambak udang Monodon, pria 32 tahun itu melakukan tugasnya menyalakan mesin pompa air. Pekerja tersebut masuk ke petakan tambak sekitar pukul 02.30 dini hari. Sebuah sarung terkalung di lehernya. Namun, pada dini hari itu mesin pompa air yang dihidupkan tak kunjung menyala dan bandel. Korban yang sudah pengalaman menyal-

NUR HARIRI/RaBa

TEWAS: Jasad pekerja yang tewas di tambak Desa Peleyan dievakuasi ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo.

akan mesin pompa air tersebut akhirnya memasukkan air tambak ke dalam pompa. Sayang, pada saat korban menunduk sambil menghidup-

kan mesin pompa air, sarung yang dikalungkan di lehernya lepas dan tersangkut baling-baling mesin pompa air yang sudah menyala. Dalam waktu singkat, sarung di lehernya digulung baling-baling pompa. Sarung

itu pun mencekik leher korban. Beberapa saat kemudian, korban tewas di lokasi. “ Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia murni karena kecelakaan kerja saat menghidupkan pompa air. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum,” terang AKP Wahyudi Kasubag Humas Polres Situbondo. Korban yang tewas di tambak udang tersebut ditemukan kali pertama oleh Anam, 33, adik ipar korban yang juga bekerja di tambak Monodon. “Pada saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan di dekat mesin pompa air,” imbuh AKP Wahyudi. Pihaknya mengimbau semua pekerja tambak atau pekerja lain yang berkaitan dengan mesin agar lebih berhati-hati saat bekerja. Tujuannya, agar kecelakaan kerja tidak terulang. “Kami imbau masyarakat yang tugasnya bekerja di permesinan lebih hati-hati,” pungkasnya. (rri/c1/als)

Jawa Pos

Sabtu 31 Mei 2014

Radar Banyuwangi | 31 Mei 2014  

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you