Issuu on Google+

JUMAT 2 AGUSTUS

TAHUN 2013

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

Mampu Tampung 10 Juta M Air 3

WONGSOREJO - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Djoko Kirmanto, mela kukan tinjau lapang pembangunan Waduk Bajulmati, Desa Bajulmati, Kecamatan Wong so rejo, kemarin (1/8). Waduk yang di proyeksi mampu menampung 10 juta me ter kubik air itu diprediksi bisa dioperasikan awal 2015 mendatang. Pembangunan waduk yang Selain mengairi diproyeksi menelan dana APBN lahan pertanian senilai Rp 243 miseluas 1.800 liar tersebut sebeHa, Waduk ini narnya sudah dimenopang mulai sejak tahun 2006. Proses pembangunan pembangunan kawasan ter henti selama industri di dua tahun lantaran tanah la piWongsorejo” san bawah terlalu DJOKO KIRMANTO lembek n

ANG T N TE DUK TI WA LMA U J BA Mulai Dibangun: Tahun 2006 Luas Lahan: 115 Ha, 92 Ha di antaranya khusus untuk genangan Kapasitas tampung: 10 juta meter kubik air Sumber air: Sungai Bajulmati (debet air minimal 1,5 meter kubik per detik) Fungsi: Irigasi sawah seluas 1800 Ha Menyuplai air minum dan air untuk industri Pembangkit Listrik tenaga Mikro Hydro 340 kw Total Anggaran: Rp 330 M

 Baca Mampu...Hal 43

Tahap I: Rp 90 M Tahap II: Rp 240 M

Menteri Pekerjaan Umum

Prediksi selesai akhir 2014

UNTUK PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK: Pembangunan Waduk Bajulmati yang menelan angaran Rp 243 miliar ini direncanakan akan beroperasi tahun 2015.

Prediksi bisa digunakan awal 2015

FOTO-GRAFIS: GALIH COKRO-ZAKARIA/RaBa

Lebaran, Pejabat Sepakat Kandangkan Mobdin

LEGISLATIF

BANYUWANGI - Pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi bersepakat mengandangkan mobil dinas (mobdin) selama libur Lebaran. Atas kesepakatan itu, maka para pejabat tidak menggunakan kendaraan dinas saat mudik Lebaran. Kesepakatan itu berdasar rapat koordinasi

GALIH COKRO/RaBa

SANTAI: Wakil rakyat bermain HP saat rapat paripurna pembahasan raperda P-APDB berlangsung.

Pengesahan P-APBD Berjalan Mulus BANYUWANGI - Bulan Ramadan tampaknya sama sekali tidak menghambat pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) Perubahan Anggaran dan Belanja Daerah (P-APBD) Banyuwangi 2013. Terbukti, hanya dalam waktu tak sampai sepekan, eksekutif dan legislatif berhasil menuntaskan pembahasan raperda P-APBD tersebut n  Baca Pengesahan...Hal 43

BPBD Imbau tak Dekati Kawah Gunung Ijen BANYUWANGI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun pada jarak 1,5 Kilometer (Km) dari puncak Gunung Ijen. Pasalnya, hingga kini gunung yang dikenal dengan blue fire-nya yang sangat memesona itu masih berstatus siaga (level III). Kepala BPBD Banyuwangi, Wiyono memprediksi, sejumlah objek wisata yang tersebar di seantero Bumi Blambangan akan ramai dikunjungi wisatawan, baik warga lokal , warga luar daerah, maupun wisatawan mancanegara. Karena itu, menurut Wiyono, pihaknya memiliki kewajiban memberikan imbauan kepada siapa pun yang akan berwisata. Wiyono mencontohkan, di perairan Pantai Boom dan Pantai Watudodol ada tempat-tempat yang kerap terjadi pusaran ombak besar n  Baca BPBD...Hal 43

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Pak Bupati maupun dari saya selaku sekkab,” ujar Sekkab Slamet Kariyono. Karena sepakat tidak menggunakan mobdin pada saat mudik, lanjut Slamet, maka semua mobdin pada saat libur Idul Fitri akan masuk garasi. Proses ”pengandangan” mobdin itu tergantung keputusan pimpinan tiap SKPD. Yang jelas, lanjut dia, “pengandangan”

mobdin itu harus memperhatikan aspek keamanan kendaraan sebagai aset negara. Selama liburan Idul Fitri, mobdin boleh diparkir di kantor dan boleh juga diparkir di rumah. “Yang penting, kendaraan itu harus terjaga dengan baik. Karena itu, kendaraan harus disimpan di tempat yang aman,” jelas Slamet n  Baca Lebaran,...Hal 43

Sebar Sniper di Gumitir dan Wongsorejo KALPURO - Kesiapan pengamanan Lebaran ditunjukkan dalam apel pasukan di lapangan parkir Pelabuhan Penyeberangan PT ASDP Ferry, Ketapang, Kecamatan Kalipuro, kemarin. Dalam gelar pasukan itu, aparat kepolisian menyatakan siap mengamankan arus mudik maupun arus balik Lebaran. Gelar pasukan itu diikuti 556 personel kepolisian. Dari kekuatan samping ada 195 personel. Unsur samping itu terdiri atas petugas keamanan dari Pangkalan TNI AL (Lanal), Makodim 0825, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo), dan organisasi kemasyarakatan (ormas). “Kegiatan ini demi pelayanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Idul Fitri,” tegas Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi usai memimpin gelar pasukan. Menurut kapolres, pengamanan Idul Fitri yang diberi sandi Operasi Ketupat Semeru (OKS) 2013 itu dilaksanakan mulai kemarin hingga 16 hari ke depan n  Baca Sebar...Hal 43

STATUS SIAGA

jajaran pejabat eselon II dan Sekkab Slamet Kariyono kemarin (1/8). Dalam kesempatan itu tidak ada pro-kontra terkait “pengandangan” mobdin saat libur Lebaran. Para pejabat eselon II setingkat kepala dinas sepakat tidak menggunakan kendaraan dinas saat Lebaran. “Keputusan itu murni inisiatif kepala dinas. Tidak ada arahan dan perintah

AGUS BAIHAQI/RaBa

JALAN KAKI: Pemudik dari Bali mulai memadati area Pelabuhan Penyeberangan Ketapang kemarin.

H-4 Truk Dilarang Menyeberang

AGUS BAIHAQI/RaBa

GELAR PASUKAN: Personel satuan lalu lintas siap mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.

SEMENTARA itu, memasuki H-7 Idul Fitri, arus mudik mulai terasa di Pelabuhan Penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Kecamatan Kalipuro, kemarin. Semua jenis kendaraan, terutama roda dua, mulai ada peningkatan dibanding hari-hari biasa. Jumlah kendaraan yang meningkat itu terlihat dari arah Gilimanuk-Ketapang. Pengendara

motor itu sebagian besar bersama keluarga membawa bekal cukup banyak. “Arus mudik ini memang dari arah Gilimanuk ke Ketapang,” terang Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Waspada Heruwanto. Waspada menyebut, peningkatan yang terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang itu dianggap masih belum signifikan n  Baca H-4 Truk...Hal 43

Geliat Penelitian Mahasiswa Program Studi Kimia Uniba

Gunakan Belimbing Wuluh sebagai Pereduksi Merkuri Pengabdian masyarakat menjadi salah satu bagian dari kegiatan yang dilakukan civitas akademika Universitas Banyuwangi (Uniba). Ragam penelitian dan terobosan ilmu pengetahuan bermanfaat mampu dikembangkan dalam setahun terakhir. Apa saja yang sudah dihasilkan mahasiswa Uniba? NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi SUASANA kampus Uniba di kawasan Kelurahan Kertosari tampak menggeliat siang kemarin. Hilir-mu-

dik mahasiswa di kampus itu cukup dinamis. Mengenakan almamater berwarna biru, mereka menuju program studi masing-masing untuk mengikuti perkuliahan dan kegiatan lain. Memasuki kampus tersebut terasa sangat menantang. Setelah masuk, perjalanan dilanjutkan ke laboratorium penelitian. Di tempat tersebut, beberapa mahasiswa sudah menunggu rupanya. Mereka menyambut dengan senyum mengembang dan langsung mengajak koran ini menuju ruang yang menjadi spirit baru mahasiswa Uniba beberapa bulan terakhir. Tidak lama kemudian, sampailah ke ruangan yang dimaksud. Di sana Kepala Program Studi Bidang Kimia, Rosyid Ridho, sudah menunggu.

Pengesahan P-APBD berjalan mulus Lagu lama, mendekati Lebaran wakil rakyat kita nggak vokal lagi!

Lebaran, pejabat sepakat kandangkan mobdin Dikandangkan lalu diganti pelat hitam, sami mawon! TOHA/RaBa

DIAPRESIASI DIKTI: Mahasiswa program studi kimia sedang melakukan penelitian belimbing wuluh di laboratorium Uniba kemarin.

Selain dia, ada lebih kurang enam mahasiswa yang tengah sibuk beraktivitas di depan gelas kimia yang

terpasang berjejer di sebuah meja keramik n  Baca Gunakan...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Jumat 2 Agustus 2013

Tiket KA Tersisa 10.770 Lembar Keberangkatan 1-18 Agustus 2013

ALI NURFATONI/RaBa

HATI-HATI DI LAUT SELATAN: Nelayan Muncar hendak melaut beberapa waktu lalu. Selama beberapa hari ke depan, nelayan hendaknya mewaspadai gelombang tinggi.

Waspadai Hujan dan Gelombang BANYUWANGI - Hujan dan gelombang tinggi akan menjadi permasalahan masyarakat Banyuwangi dalam menjalankan aktivitas beberapa hari ke depan. Meski secara umum Kota Gandrung sudah memasuki musim kemarau, tapi hal itu tidak menghalangi munculnya dua fenomena alam tersebut. Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mencatat, secara general, cuaca di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya cerah hingga berawan. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi mun-

culnya hujan di sejumlah tempat. “Di musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan,” beber Anjar Triyono Hadi, prakirawan BMKG Banyuwangi. Menurut Anjar, peluang hujan masih ada. Hujan diprediksi turun mulai dini hari hingga pagi hari. Ancaman hambatan aktivitas manusia juga berpeluang terjadi di laut. Gelombang tinggi air laut menjadi bagian yang akan menghambat. Tinggi gelombang air laut dipengaruhi kecepatan angin. Dalam catatan BMKG, kecepatan angin mencapai

6 hingga 32 km per jam. Angin akan berembus dari timur hingga tenggara. “Secara umum, penyeberangan kapal feri masih aman. Namun, tetap harus waspada,” pesannya. Anjar menuturkan, kewaspadaan patut dilakukan karena tinggi gelombang laut bersifat fluktuatif. Di Selat Bali, ombak bisa mencapai 3,5 meter. Di Laut Selatan, para nelayan perlu lebih waspada. Sebab, ombak bisa mencapai 5 meter. Kond i s i i t u t e nt u m e m b a haya k a n pelayaran. (nic/c1/als)

Pendaftar Mudik Gratis Baru 75 Orang BANYUWANGI - Pendaftar angkutan arus balik gratis yang disediakan pemerintah baru masuk sekitar 75 orang. Meski yang mendaftar masih minim, namun pemerintah daerah optimistis semua tempat duduk akan terisi. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Suprayogi mengatakan, saat ini yang sudah mendaftar memang masih minim. Pemkab Banyuwangi dan Pemprov Jatim menyediakan, 10 unit bus untuk mengangkut arus balik para pemudik. Masing-masing bus tersedia sekitar 50 tempat duduk. Sehingga, total tempat duduk yang tersedia untuk 10 unit bus itu mencapai 500 tempat.

Dari 500 seat yang tersedia itu, hingga kemarin (1/8) yang mendaftar baru sekitar 75 orang. “Warga Banyuwangi yang mudik dari Surabaya, nanti langsung daftar sebagai peserta,” ungkap Suprayogi. Karena itu, pihaknya tidak khawatir karena 10 armada yang disediakan secara gratis itu tidak terpenuhi. Pada saat pemberangkatan, warga akan datang untuk memanfaatkan fasilitas gratis itu. “Pada hari keberangkatan Insyallah full terisi. Tahun lalu yang mendaftar sedikit, namun yang datang membeludak,” tegasnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemkab menyediakan angkutan gratis untuk pemudik Banyuwangi dari beberapa daerah. Para pemudik yang pulang ke

SITUBONDO

BANYUWANGI

• Jl. Basuki rahmad •

• Dikontrakkan •

Djl ruko uk 5X13, 2 lnt, Jl. Basuki Rahmad 183 Stb, Loks strategis. H. 081336156185

Banyuwangi untuk berlebaran disediakan 10 unit bus untuk balik ke Surabaya. Penyediaan 10 bus itu untuk mengantisipasi membeludaknya arus balik Idul Fitri. Sepuluh unit bus gratis ini akan diberangkatkan dari dua titik yang berbeda. Enam bus dengan 280 seat, akan berangkat ke Surabaya dengan rute utara melalui Situbondo. Enam unit bus yang berangkat dari utara itu akan diberangkatkan dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Jalan A. Yani. Sedangkan empat bus lainnya dengan kapasitas 200 seat akan melewati rute selatan melalui Jember. Rute selatan akan diberangkatkan dari Terminal Jajag. Keberangkatan 10 unit bus itu, kata Suprayogi, akan dilakukan pada 11 Juli 2013 mendatang. (afi/c1/als)

BANYUWANGI

Dijual tanah kebun di Bwi kota, SHM a/n sendiri 7790m2 (120m x 70m) Rp 150.000/ m nego lokasi 150m timur Jln Raden Wijaya, selatan perum Djati Khayangan. Hub pemilik: 081239574908 /081999093869 / Bp Edy

SITUBONDO • Jl. Raya Pantura • Jual tnh 9600m2, Jl. Ry Pantura KM 215 5B, Lmongan Arjasa @175rb/m2. 082333008871

Hlg STNK P 5266 XJ, an. Dio Arya Sadikin, Perum Kebalenan Indah Blok C-17

Hlg BPKB P 7155 U an Awat, Dsn. Krajan, Gladag, Rogojampi, Banyuwangi

Dijual bak bekas L300 datar Rp. 2 Juta Hub 082142194111

BANYUWANGI

• Nissan •

• Toyota Avanza ‘10 •

Promo Nissan ready stock all type daptkan diskon s/d puluhan juta+bonus, pameran sun east & dealer Nissan Bwi, Jl. S. Parman 147 Bwi hub 0333-4460222

Dijual Toyota Avanza 1.3 G60 IRM GMMFJJ tahun 2010, abu-abu metalik, harga 139,5 juta nego brg istmw, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Hyundai Trajet ‘04 •

• Nissan Terrano ‘00 •

Djl rmh 2Lt Jl. Anggrek 2 No.5 Situbondo, kmr 3, kmr mandi 2, kmr pmbantu, garasi 2 mobil, hrg 400 jt nego, hub: 087822043316

• Jual Mesin •

Hlg STNK P 6422 EW an Marno Riwayanto, Kp. Timur 04/01, Asembagus

Jual mesin 4D FE 30 hdp+posneleng+ radiator+ casis. Hub. 0811341488 / 087808143338

Hlg STNK P 3323 ET an Djoko Purnomo, Karangasem, Stb.

Dijual Hyundai Trajet G8 MT tahun 2004, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nissan Terrano K.Road FI tahun 2000, hitam silver, harga 115 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Ingin pasang iklan? Hubungi: 0333-412224

Jual Kuda Grandia. Dsl 02ors cokl tua/muda kaleng Vkool ist trawat 97 nego. 8900099

• APV ‘10 • Jual APV 2010 putih body kaleng, harga nego, H. 03337610345

• Prima Mobil • BANYUWANGI • Dosen •

• STNK •

• L300 ‘09 • Dijual L300 th 09, harga 112 juta nego, cash/kredit, tukar tambah 082142194111

• Kuda Grandia ‘97 • • Jl. Anggrek •

SITUBONDO • Jual Bak Bekas •

• Jl. Semeru • Djl tnh Jl. Semeru, L 445 M2, fll bngunan, cck utk usaha kantor&siap huni. 08124921333

SITUBONDO

• BPKB • BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Great Corolla ‘94 •

Hlg STNK P 6297 YX, an. Ibnu Ramadhan. Jl. Akasia No. 25 RT 001/002 Kel. Giri

• Tanah 2 Kapling • Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

BANYUWANGI

Djl santai mobil ksayangan Toyota Great Corolla ‘94. putih. siap pakai. tnpa perantara. kunjungi Jl. MH Thamrin 23 Bwi

Hlg STNK P 2175 WD, an. Sofyan Trisam, Perum Kebalenan Indah A-15 01/01 Kebalenan Ruko&prkantorndjntungkotaPesanggaran,Jl. Suprobo, prmpatn 76 Puskesmas ke brt,sblh BankMandiri,dPsarPsanggaran,strategis,SHM &IMB,06584283752,iinsetyowati44@yahoo.com

Lilis Handayani alias Lili, 34, warga Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. D a l a m s i d a n g p e rd a n a dengan agenda pembacaan dakwaan itu, Taufiq Adrian Fikri, 28, pemilik konter HP yang diduga sebagai penadah HP curian itu, juga ikut diajukan dalam persidangan. “Terdakwa ada dua, pelaku dan penadah,” cetus jaksa penuntut umum (JPU) Amir Nurrahman SH kepada majelis hakim yang dipimpin Bawono Effendi SH.(abi/c1/als)

• Rumah Tengah Kota •

• Sewa/Jual •

AGUS BAIHAQI/RaBa

BERSAKSI: Bela turut hadir dalam persidangan kasus pencurian BlackBerry miliknya.

ponselnya itu adalah teman ibunya sendiri. “Tante (Lili) itu temannya Mama,” katanya sambil menunjuk Lili yang duduk di samping kanan. Dalam keterangannya kepada majelis hakim, Lili menyebut saat peristiwa pencurian itu terjadi, dirinya sedang berolahraga bersama Lili. Hanya saja, Lili pulang lebih awal dari biasa. “Ponsel saya taruh di dalam tas, dan tas saya letakkan di tempat fitness itu,” ungkapnya. Seperti diberitakan harian ini kemarin, sidang kasus pencurian hand phone (HP) BlackBerry tipe Dakota dengan terdakwa

Dijual rumah murah tengah kota strategis L 400M2, LB 181M2 Hub 085230634123

HlgSTNKP5805VK,an.WidyaningrumNovura Dewi. Jl Bawean 06 03/02 Klatak, Kalipuro

• Tanah Kebun 7790m2 •

BANYUWANGI - Sidang kasus pencurian ponsel BlackBerry dengan terdakwa Lilis Handayani alias Lili, 34, dan Taufiq Adrian Fikri, 28, keduanya warga Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (1/7). Dalam sidang lanjutan itu, jaksa penuntut umum (JPU) Amir Nurrahman SH menghadirkan Meirea Dena Bela, 27, pemilik Blackberry type Dakota yang sempat dicuri Lili. “Saya tidak tahu yang mencuri itu ternyata Tante (Lili),” terang Bela kepada majelis hakim. Bela mengaku baru tahu yang mencuri itu terdakwa saat diproses di Polsek Muncar. Ponsel kesayangannya yang hilang 4 April 2013 lalu itu hilang saat ditinggal berolahraga di lokasi senam di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. “Saya membeli BlackBerry Dakota itu Rp 5 juta,” ungkapnya. Kepada majelis hakim yang dipimpin Made Sutrisna SH, Bela mengaku sudah mengenal dekat terdakwa. Sebab, orang yang telah mengambil

• STNK •

Sewa/Jual rmh dpn Stasiun Rogojampi, cck buat usaha cpt hub087823185909

jung tujuan Stasiun SGU masih tersisa sekitar 1.931 tempat duduk. Keberangkatan tanggal 12,13, dan 14 Agustus 2013 saja yang tidak ada tempat duduk yang tersisa. KA Sri Tanjung tujuan Stasiun LPN Jogjakarta masih tersisa sekitar 994 tempat duduk. Keberangkatan tanggal 2 hingga 14 Agustus, tiket KA Sri Tanjung sudah terjual habis sejak pertengahan Ramadan lalu. “Keberangkatan 15 hingga 18 Agustus, tempat duduk KA Sri Tanjung tujuan LPN masih tersisa sekitar 756 tempat duduk,” sebutnya. Sisa tempat duduk KA Sri Tanjung tujuan LPN terus berkurang seiring terjualnya tiket baru. Tempat duduk KA Sri Tanjung jurusan SGU masih tersedia cukup banyak. “KA Sri Tanjung ada yang tujuan SGU dan ada pula yang LPN Yogyakarta. Tiket tujuan SGU lebih murah ketimbang tujuan LPN,” tambahnya. (afi/c1/als)

Korban Ngaku Rugi Rp 5 Juta

Hlg STNK P 5608 WL an Umar, Dsn. Alasmalang 01/01 Alasrejo, Wongsorejo. Hlg STNK P 4917 WA an Sumanan, Dsn. Krajan 02/03, Wongsorejo, Bwi.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Bagi pemudik yang akan memanfaatkan jasa kereta api (KA) yang belum mendapat tiket, masih ada kesempatan berburu tiket. Pasalnya, tiket KA masih tersedia sekitar 10.770 tempat duduk untuk beberapa tujuan dari Banyuwangi pada keberangkatan 1-18 Agustus. Tiket KA yang masih tersedia meliputi KA Mutiara Malam dan Siang tujuan Stasiun Gubeng Surabaya (SGU), KA Tawang Alun tujuan Malang (ML) dan KA Sri Tanjung tujuan SGU, dan Stasiun Lampuyangan Jogjakarta (LPN). Sisa tempat duduk KA Mutira Malam dan Siang tujuan SGU yang belum terjual mencapai 3.475 tempat duduk. “Sisa tiket yang belum terjual itu untuk keberangkatan KA mulai 1

hingga 18 Agustus,” ungkap Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daops X Jember, Gatut Sutiyatmoko. Rinciannya, KA Mutiara Malam tersisa sekitar 1.360 tempat duduk; kelas bisnis tersisa 920 tempat duduk, dan kelas eksekutif tersisa 640 tempat duduk. KA Mutiara Siang tersisa 1.915 tempat duduk; kelas bisnis tersisa 1.013 tempat duduk, dan kelas eksekutif 902 tempat duduk. “Kelas eksekutif KA Mutiara Malam dan Siang untuk keberangkatan 10,11, dan 12 Agustus 2013, sudah tidak ada,” ungkap Gatut. Di KA Tawang Alun tujuan Malang, tempat duduk yang masih tersisa sekitar 4.370 tempat duduk. Keberangkatan tanggal 10 dan 11 Agustus, KA Tawang Alun tidak ada tempat duduk yang tersisa. “Keberangkatan 12 Agustus tersisa satu tempat duduk,” sebutnya. Sementara itu, KA Sri Tan-

Dibutuhkan Dosen Tetap/tdk Tetap: P/W: S1/S2 Manajemen, S1/S2 Akuntansi; S1/ S2 Psikologi; S1/S2 Informatika Komputer; S1/S2 Bahasa Inggris. Bisa mengajar. Kirim CV: HRD Department LP3I BUILDING Jln. MH. Thamrin No. 115 Banyuwangi

ReadyPU:L300,SSnew,Carry2011,Grdmx2011, 2012, Zebra, ready Avanza G 09,2011, Xenia 06,09,11, Krista 03, Escudo 98, Innova G 2.0, Rush 08,Futurastw03,Zebrastw95,96,bscash/kredit.H. 0811301676/0333-411655(dptknhadiahlgsg!)

• Panther Higrade ‘95 • Dijual Panther higrade asli 1995 cat 90% orsi msh bgus sekali 081336528447 nego

• Colt Diesel FE ‘08 •

SITUBONDO

Jual C Diesel FE 71 th 2008, Taft 93 full audio ban 33. L300 th 2010. H. 08123353223

• Toyota Avanza ‘08 •

• Nissan X-Trail ‘05 •

• Isuzu Panther ‘01 •

• Panther PU ‘06/’95 •

Dijual Avanza hitam Type G, tahun 2008, full variasi, audio TV, USB, DVD, KM 28.000, barang istimewa, harga 132 juta nego, hubungi 085258857107, 082141331331

Dijual Nissan Xtrail 2.5 ST AT tahun 2005, abu-abu metalik, harga 136,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS25 MT tahun 2001, biru muda metalik, harga 117,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Panther Pick-Up Turbo/espas tahun 06/95, warna hitam/merah, harga 110/45 juta nego, barang istimewa, siap pakai, hubungi 08123461158 - 087755721823

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Jumat 2 Agustus 2013

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

MEDIASI: Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini mencoba meredam konflik yang melibatkan warga Dusun Tegalpare, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar.

Belasan Petani Terancam Penjara ABDUL AZIZ/RaBa

DITANGKAP: Pelaku dan sejumlah barang bukti di Mapolsek Pesanggaran kemarin.

Masuk Bui Gara-gara Sering Bawa Pacar PESANGGARAN - Gara-gara sering bawa pacarnya keluar rumah dan melakukan persetubuhan, Febri, 17, warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, akhirnya dijebloskan ke penjara Mapolsek Pesanggaran kemarin. Selama ini, Febri berpacaran dengan seorang gadis asal Desa/ Kecamatan Pesanggaran sebut saja bernama Saritem, 14 tahun (nama samaran). Selama berpacaran, keduanya sering keluar rumah hingga larut malam. Diam-diam hal itu diketahui orang tua Saritem. Sejak beberapa waktu lalu, ortu Saritem melarang anaknya keluar bersama Febri. Namanya cinta sudah melekat, keduanya sering mencuri kesempatan. Tanpa sepengetahuan orang tuanya, Febri menyusul Saritem dan membawanya pergi hingga beberapa malam. Nah, beberapa hari lalu, orang tua Saritem memergoki keduanya di sebuah warung di Pesanggaran. Saat itu juga sang orang tua langsung mengajak anak perempuannya tersebut pulang. Sampai di rumah, orang tuanya mencecar sang anak dengan banyak pertanyaan. Orang tua Saritem bak disambar petir di siang bolong ketika mendengar jawaban sang anak. Sebab, secara terus terang Saritem mengaku telah disetubuhi Febri dengan alasan suka sama suka. “Alasan tersebut tak dapat diterima orang tua korban,” kata Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi. Tak terima dengan apa yang telah menimpa anaknya, sang orang tua langsung melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Pesanggaran. Laporan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan cara mencari pelaku. Tak lama kemudian, Febri berhasil ditangkap dan digelandang ke Mapolsek Pesanggaran. Selain menahan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan pakaian pelaku yang digunakan saat melakukan hubungan intim. Atas perbuatannya tersebut, Ferbari dijerat Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (azi/c1/aif)

Terlibat Perusakan Saluran Irigasi MUNCAR - Belasan petani yang tinggal di Dusun Tegalpare, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, terancam berhadapan dengan hukum. Mereka dilaporkan atas dugaan kasus perusakan sebuah dam di saluran irigasi di dusun setempat. Apalagi, pelapor atas nama Kamsidi yang juga tetangga mereka tetap bersikukuh memperkarakan kasus tersebut hingga meja hijau. Padahal, banyak pihak yang menginginkan agar kasus yang melibatkan orang banyak tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Usaha polisi mempertemukan kedua pihak di Mapolsek Muncar kemarin mentah. Dalam pertemuan itu terungkap bahwa tanggul yang dirusak itu dibangun Kamsidi

2011 lalu. Versi Kamsidi, pembangunan itu sudah berdasar persetujuan kepala desa dan jogo tirto. Setelah mengantongi izin, pembangunan tanggul itu pun dilakukan. Nah, perkembangannya, tanggul tersebut dianggap menimbulkan masalah bagi para petani lain. Alasannya, tanggul tersebut membuat lahan pertanian di sekitarnya tergenang air saat hujan lebat atau banjir. Sehingga, tanaman para petani banyak yang rusak. Nah, karena dam tersebut dianggap merugikan, para petani pun sepakat membongkar dam tersebut. Pembongkaran dam secara masal itu berlangsung 16 Juli 2013 lalu. Kemudian, Kamsidi melaporkan kasus tersebut ke polisi. Kamsidi menegaskan, kasus tersebut tetap dilanjutkan sesuai proses hukum dengan tuduhan perusakan. Keputusan itu sudah dianggap final tanpa tendensi apa pun. ‘’Sejak awal, saya menginginkan

kasus perusakan ini dilanjutkan,” tegasnya di hadapan Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, dan sejumlah terlapor. Dia mengaku memaafkan para pelaku yang juga tetangganya itu. Namun demikian, dia tidak menanggapi keinginan sejumlah pihak agar laporan polisi itu dicabut. ‘’Mereka berani berbuat juga harus berani bertanggung jawab. Ya itu sudah. Kalau saya tidak disalahi, saya tidak akan seperti ini,” katanya. Agus, salah satu terlapor, mengaku dirinya orang yang pertama dilaporkan polisi oleh Kamsidi. Tetapi, dirinya dan para petani lain juga diperiksa polisi dalam kasus tersebut. ‘’Tanggul itu merugikan petani lain. Air tumpah saat banjir,” katanya. Nur Hasan, petani yang juga dilaporkan kepada polisi mengaku heran dengan sikap Kamsidi. Padahal, dirinyalah yang menjadi buruh saat membangun tang-

Raung Kembali Embuskan Asap

BAGAIMANA INI

ALI NURFATONI/RaBa

TIDAK TERIMA: Saidah (kiri) bersama Dimas Maulana dan suaminya, Nur Hadi, saat melapor ke Mapolsek Muncar kemarin.

Bela Anak, Wali Murid Duel

ABDUL AZIZ/RaBa

KECELE: Sebuah mobil Innova balik kucing setelah melihat dari kejauhan ada jembatan jebol kemarin.

Jembatan Jebol, Kendaraan Roda Empat Balik Kucing CLURING - Menjelang Lebaran, para pengemudi kendaraan roda empat tampaknya tak bisa memanfaatkan jalan raya perbatasan Desa Tamanagung dan Desa Cluring, Kecamatan Cluring. Sebab, jembatan di Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, jebol persis di tengah badan jalan. Praktis, kendaraan roda empat tak bisa lewat. Satu-satunya jenis kendaraan yang bisa melintas hanya roda dua, yaitu memanfaatkan sisa jalur sisi kiri dan kanan jembatan. Padahal, jalan raya tersebut merupakan jalur cukup strategis. Selain menghubungkan banyak desa di Kecamatan Cluring, jembatan itu juga menjadi akses menuju kota Genteng dan Kecamatan Gambiran. Yogi, warga setempat mengatakan, ambrolnya jembatan di Dusun Sumberwaru itu sebenarnya sudah terjadi sekitar sebulan lalu. Jembatan itu jebol karena tak mampu menahan luapan air sungai. Jembatan itu jebol saat curah hujan tinggi. Awalnya lubang itu kecil, tapi semakin lama semakin lebar. “Jembatan tersebut sudah terlalu tua. Gorong-gorongnya hanya terbuat dari bata merah, bukan cor-coran,” kata Yogi. Yogi dan warga lain berharap agar pihak terkait segera memperbaiki jembatan tersebut. Sebab, setiap hari banyak masyarakat yang memanfaatkan jalur tersebut. “Jalur ini juga menjadi penunjang ekonomi masyarakat Cluring,” tuturnya. Pantauan wartawan koran ini, jebolnya jembatan tersebut tampaknya belum banyak diketahui masyarakat umum, khususnya masyarakat luar Desa Cluring dan Tamanagung. Terbukti, hanya dalam waktu beberapa menit, banyak pengemudi kendaraan roda empat yang balik kucing ketika hendak melintasi jalur yang menjulur ke arah utara dan selatan itu. Sebab, mereka baru mengetahui ada jalan rusak yang tak bisa dilalui kendaraan roda empat. (azi/c1/aif)

gul berukuran kecil itu. ‘’Saya yang jadi buruh waktu itu. Cuma habis 4 sak semen,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi usai pertemuan. Saikoni, petani lain, menambahkan bahwa pembangunan dam tersebut menyalahi prosedur. Tidak ada izin resmi dari dinas terkait. ‘’Tidak ada izin dari Dinas Pengairan. Itu berarti ilegal,” cetusnya. Pada saat pertemuan sempat terjadi debat panas. Beruntung, polisi yang mengundang mereka mampu meredam kedua belah pihak. ‘’Karena Pak Kamsidi masih tetap menginginkan kasus ini dilanjutkan, kami tidak bisa memaksa,” ungkap Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini. Namun demikian, dia tetap meminta Kamsidi agar berpikir matang terkait keputusan itu. Pertimbangannya, semua warga yang dilaporkan itu adalah tetangganya. (ton/c1/aif)

MUNCAR - Dimas Maulana, siswa kelas VI SDN Tembokrejo IV, Kecamatan Muncar, menjadi korban penganiayaan seorang wali murid. Siswa yang tinggal di Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, itu dianggap mencederai putri seorang wali murid tersebut ketika sedang bermain bola di sekolah. Diperoleh keterangan, Dimas Maulana bermain bola bersama teman-temannya di halaman sekolah. Pada suatu kesempatan, bola yang ditendang Dimas mengarah ke seorang siswa putri dan membuat siswi tersebut menangis. Nah, ternyata masalah anak-anak tersebut merembet ke masalah keluarga yang bersangkutan. Orang tua korban tidak terima

atas kejadian itu. Sejurus kemudian, ibu siswi tersebut menjewer telinga Dimas. Tujuannya, agar Dimas tidak mengulangi perbuatannya lagi dan berhati-hati. Masalah tidak selesai, karena ternyata Dimas juga menangis setelah dijewer. Orang tua Dimas pun merasa tidak terima dengan jeweran itu. Lalu, Saidah, 31, ibu Dimas, menanyakan hal itu kepada pelaku. Saat ditanya, ternyata wali murid tersebut naik pitam. Singkat kata, terjadilah debat hingga akhirnya terjadi duel di tepi jalan raya. Saidah merasa kalah dan merasa dianiaya. Setelah itu, dia melaporkan kasus tersebut kepada polisi. ‘’Ini pergelangan tangan saya digigit. Kepala saya

juga dijentuskan ke aspal,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Selain itu, Saidah mengaku juga ditendang di bagian perut. Padahal, dia sedang berbadan dua. ‘’Ini perut saya masih sakit gara-gara ditendang orang itu. Saya sekarang hamil. Saya nggak tahu namanya, tapi saya tahu orangnya,” katanya. Selain dirinya, anaknya juga mendapatkan perlakuan serupa. Kepada anaknya, pelaku ternyata juga melayangkan bogem mentah ke kepala. ‘’A nak saya sekarang masih pusing,” tandas istri Nur Hadi, 37, itu. (ton/c1/aif)

SONGGON - Aktivitas Gunung Raung ternyata masih belum melegakan. Aktivitas gunung terbesar di Pulau Jawa tersebut terpantau terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Balok Suryadi menjelaskan, suara gemuruh kerap kali terdengar dari gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (dpl) itu. ‘’Suara gemuruh masih sering terdengar,’’ kata Balok kemarin. Dia menjelaskan, suara gemuruh terakhir terdengar pada Rabu lalu (31/7). Dia menyebut, durasi suara gemuruh tersebut cukup lama. ‘’Durasinya bervariasi. Kadang sampai lima menit,’’ ungkap pria asal Dusun Krajan, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, itu.

Selain terdengar gemuruh, lanjut dia, gunung berapi tersebut juga beberapa kali mengeluarkan asap. Berdasar pengamatan visual, embusan asap tersebut setinggi 400 meter. ‘’Asap tebal masih terlihat. Kemarin (Rabu, red) embusan asapnya sedang,” sebutnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Gempa tremor masih terus berlangsung akibat aktivitas gunung yang memisahkan tiga kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo, itu. Selama sehari, gempa tremor tercatat puluhan kali. Saat ini, gempa tremor yang tercatat dalam seismograf juga dianggap cukup lumayan. Rata-rata amplitudonya 15 mm. ‘’Status gunung masih waspada. Warga juga diminta tetap tenang,’’ harapnya. (ton/c1/aif)

Oknum Guru Sodomi Siswa SILIRAGUNG - Seorang oknum guru berinisial AY di Kecamatan Siliragung diduga menyodomi enam siswanya. Keenam siswa yang disodomi adalah AI, AN, AF, MF, WA, dan WF. Semua siswa tersebut masih duduk di bangku sebuah madrasah ibtidaiah (MI) di Kecamatan Siliragung. Kasus itu terungkap atas laporan orang tua korban ke Polsek Siliragung yang menyebutkan bahwa anak mereka diduga telah diperlakukan tidak senonoh oleh AY. Hanya saja, para korban tidak langsung menceritakan hal itu kepada orang tua mereka. “Kejadiannya sudah lama, tapi baru cerita belakangan ini. orang tuanya langsung lapor polsek,” terang sumber koran ini yang

enggan disebut namanya. Laporan itu segera ditindaklanjuti pihak Polsek Siliragung dengan melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya, polisi menduga kuat memang ada dugaan perbuatan sodomi yang dilakukan AY. Kapolsek Siliragung AKP Bakin membenarkan informasi dugaan sodomi tersebut. Bahkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan. “Memang betul ada dugaan perbuatan sodomi oleh oknum guru,” tuturnya. Sayang, saat bersamaan, oknum guru berinisial AY tersebut sudah tidak lagi berada di Siliragung. “Orangnya sudah pergi ke daerah asalnya, yaitu Sumatera,” kata Bakin. (azi/c1/aif)


36

Jumat 2 Agustus 2013

Tiga Bus untuk Balik Gratis Imsyak 04.07

Subuh 04.17

Duhur 11.30

Ashar 14.52

Maghrib 17.24

Isyak 18.36

SUMBER: BADAN HISAB RUKYAT (BHR) BANYUWANGI

AGENDA KOTA

Iktikaf Malam ke-25 di MAB MENYAMBUT malam ke-25 Ramadan 1434 Hijriyah, Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi kembali menggelar iktikaf. Acara tersebut diisi dengan istighotsah dan salat tasbih mulai pukul 23.00 malam ini. Acara dilanjutkan ceramah agama oleh Habib H. Abu Bakar Mauladdawila dari Malang. (*)

BANYUWANGI - Yamaha dan Jawa Pos Radar Banyuwangi kembali menggelar acara Balik Gratis Bareng Yamaha tujuan kota Surabaya dengan tujuan akhir terminal Bungurasih. Acara ini akan digelar Minggu, 18 Agustus 2013 mendatang. Start pemberangkatan dilaksanakan dari halaman kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi, Jalan Yos Sudarso no. 89C Banyuwangi. Bagi calon peserta yang ingin menjadi

Menurut Benny, Bila kuota sudah terpenuhi, maka otomatis pendaftaran akan ditutup. “Karena itu, segera daftarkan diri Anda yang ingin balik gratis bersama Yamaha dan Jawa Pos Radar Banyuwangi,” jelas pria bertubuh subur itu. Untuk informasi dan pendaftaran, bisa menghubungi kantor Radar Banyuwangi dengan nomor telepon (0333) 412224 (jam kerja), atau kontak person Benny 082331102936. (*/als)

peserta balik gratis ini, cukup menyerahkan foto kopi KTP dan STNK sepeda motor Yamaha bebas atas nama siapa saja. Selain itu, peserta Balik Gratis Bareng Yamaha juga diharuskan mengisi form pendaftaran yang disediakan panitia. Panitia Balik Gratis Yamaha, Benny Siswanto mengatakan, pihaknya menyediakan tiga unit armada bus. “Kuotanya sebanyak 135 penumpang. Semuanya gratis,” kata Benny.

Safari Adz-Dzikri di Bangorejo MAJELIS Khotmil Qur’an Adz-Dzikri kembali menggelar Safari Ramadan. Kali ini, bertempat di Masjid Baitul Muslim, Sumberjambe, Temurejo, Bangorejo. Acara yang bekerjasama dengan PGRI Banyuwangi akan digelar malam ini. (*)

Idul SMS Fitri Lebaran selalu identik dengan ajang silaturrahmi. Namun, apa jadinya bila Anda tidak sempat berkunjung ke rumah sanak saudara? Nah, SMS Idul Fitri adalah salah satu solusinya. Kirim SMS ucapan lebaran Anda ke nomor 081934784068, sertakan nama dan alamat Anda. Kami akan memuatnya saat Idul Fitri nanti.

HIKMAH

Bagaimana Kaum Duafa Bisa Berzakat Fitrah? RASULULLAH SAW telah mewajibkan zakat fitrah satu sok kurma atau satu sok gandum (di Indonesia sesuai dengan makanan pokok setempat) atas budak dan orang yang merdeka, laki-laki, dan perempuan, anak kecil dan orang tua kaum muslimin. Demikian kutipan hadits yang diriwayatkan dalam Shahih Buchory. Sakat fitrah selalu dikaitkan dengan orang yang berpuasa karena dapat membersihkan dosa-dosa mereka. Zakat fitrah harus diserahkan kepada yang berhak menerimanya sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri tanggal 1 Syawal. Bila penyerahannya setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, maka dianggap sebagai sedekah biasa. Tidak punya nilai sebagai zakat fitrah. Artinya sama saja dengan belum menunaikan kewajiban zakat fitrah. Zakat merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial kaum muslimin guna memperingan beban hidup manusia untuk mencukupi kebutuhan pangan terutama bagi kaum duafa. Kewajiban untuk menunaikan zakat fitrah tidak dibatasi oleh kondisi/ukuran sampai OLEH: pada jumlah tertentu tenHariadji Sugito * tang kemampuan /kekayaan seseorang atau tidak dikenal adanya nishab. Yang diwajibkan untuk berzakat fitrah adalah semua kaum muslimin tanpa memandang golongan dan tingkatan sosial. Mulai bayi baru lahir sampai orang yang sudah sangat tua. Lantas, bagaimana bagi kaum duafa yang ingin menunaikan zakat fitrahnya, mereka juga menginginkan kesempurnaan ibadah puasa yang diakhiri dengan zakat fitrah. Jangankan berzakat, untuk keperluan keseharian mereka saja sudah cukup susah. Memang, dalam suatu hadits yang diriwayatkan Sunan Abu Dawud, fungsi zakat fitrah adalah untuk membersihkan dosa-dosa orang yang berpuasa dan untuk memberi makan orang miskin. Namun demikian, harus dipikirkan juga kewajiban zakat fitrah orang miskin guna kesempurnaan ibadah puasanya. Untuk itu, peran amil zakat harus dimaksimalkan dalam pengelolaan zakat fitrah. Terutama dalam mengupayakan para kaum duafa sebagai penerima dan sekaligus dapat menunaikan zakat fitrahnya. Caranya, para amil zakat di wilayahnya masing-masing agar menyusun daftar orang yang berhak menerima zakat fitrah, yang di antaranya adalah kaum fakir miskin/ duafa. Selanjutnya mereka diupayakan untuk mendapat pinjaman beras sejumlah beberapa sok sesuai dengan kewajiban zakat fitrah mereka. Selanjutnya, pada saat pembagian zakat fitrah, mereka diberikan porsi yang berlebih. Sebelum haknya diberikan, dipotong dulu dengan kewajiban zakat fitrah yang telah dipinjamkan kepada mereka. Namun mereka masih mendapat sisa dalam jumlah yang cukup. Dengan demikian, para kaum duafa masih dapat menikmati pembagian zakat fitrah, sekaligus mereka juga dapat menunaikan zakat fitrah yang diwajibkan pada kaum muslimin. (*) *) Mantan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi. Kini, Ketua Dewan Pembina DPD LDII Banyuwangi. ANDA punya tulisan terkait Ramadan? Jangan biarkan mengendap di komputer Anda. Kirim ke radarbwi@gmail. com. Jangan lupa sertakan pas foto. Tulisan yang dimuat akan mendapat souvenir berupa Alquran terjemah dari Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) Banyuwangi. Bagi penulis yang artikelnya sudah dimuat, silakan ambil souvenir di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi, Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi (tiap jam kerja). Jangan lupa membawa identitas diri dan bukti koran.

HUMAS PEMKAB BWI FOR RaBa

JADI CERMIN: Habib Ali Bin Faisol membahas pentingnya membaca dan mengamalkan Alquran dalam acara Nuzulul Quran yang digelar Pemkab Banyuwangi.

Menteri PU Hadiri Nuzulul Quran di Pendapa BANYUWANGI - Bupati Abdullah Azwar Anas menggelar peringatan malam Nuzulul Quran di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Rabu malam (31/7). Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat tersebut juga diikuti oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekkab Slamet Kariyono, beserta seluruh jajaran Pemkab Banyuwangi. Yang membuat kegiatan malam itu terasa semakin spesial adalah kehadiran Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto. Menteri Djoko menyampaikan, kehadirannya di Banyuwangi dalam rangka mengikuti Safari Ramadan yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jatim. Setelah rombongan presiden sampai di Jember, Djoko lantas minta izin meneruskan perjalanan ke Banyuwangi. “Sekitar tahun 1976 sampai 1980-an saya mengurusi pembangunan irigasi di Banyuwangi, jadi saya ingin kembali ke sini dan melihat perkembangan pembangunan di kabupaten ini,” ungkap Djoko.

Djoko mengaku dirinya pangling saat memasuki wilayah Genteng. Pasalnya, kini kondisi daerah tersebut sudah jauh berbeda dibandingkan saat kali terakhir dirinya ke Banyuwangi. “Mulai dari Genteng sampai Banyuwangi perubahannya luar biasa, saya tidak bisa mengenali lagi. Pembangunan di sini benar-benar berjalan. Ini adalah cermin kabupaten yang pemimpinnya maju dan masyarakatnya responsif dalam membangun,” puji Menteri Djoko. Menteri Djoko mengatakan, pertumbuhan ekonomi (PE) Banyuwangi sebesar 7,27 yang berada di atas rata-rata PE nasional menunjukkan jika pemerintah daerah serius dalam menangani masalah infrastruktur. Karena baiknya infrastruktur menjadi salah satu syarat tumbuhnya ekonomi. “Saya mengenal Bupati Anas sejak ia masih menjadi anggota DPR RI. Kebetulan beliau

berada di komisi yang menjadi rekan Kementerian PU. Beliau ini salah satu yang paling kritis pada kami, jadi sekarang setelah merasakan langsung membangun daerah pasti paham apa yang harus dilakukan dan terbukti beliau responsif dalam membangun. Kami di PU selalu mengusahakan apa yang menjadi permintaan pemda selama pemda juga responsif,” tutur Menteri Djoko. Sementara itu, Bupati Anas menyampaikan terima kasih atas pembangunan jalan nasional yang telah dilakukan di Banyuwangi. Sebab, sejak lama masyarakat banyak mengeluhkan jalan-jalan nasional yang rusak atau pun kurang lebar. Seperti jalan di depan ASDP yang dulu rusak sekarang sudah diperbaiki dan diperlebar. Begitu juga jalan nasional dari Banyuwangi menuju Rogojampi yang dulu sempit

sekarang telah diperlebar. Sementara itu, peringatan Nuzulul Quran tersebut juga diisi dengan tausiyah oleh Habib Ali Bin Faisol. Habib Ali mengutarakan Ramadan harus menjadi madrasah bagi semua manusia. Salah satunya madrasah untuk mencintai Alquran. Sebab, Allah akan memberikan ganjaran pahala berlipat bagi orang-orang yang membaca Alquran pada bulan penuh rahmat ini. Selain itu orang-orang yang suka membaca Alquran juga menjadi cermin atas bersihnya hati dan sebaliknya jika enggan membaca Alquran maka ia menjadi orang-orang yang merugi. Pada acara tersebut, Bupati Anas juga berkesempatan memberikan dana hibah bagi panti asuhan yatim piatu terbaik pada Festival Anak Yatim tahun lalu senilai RP 50 juta bagi masingmasing panti, yakni Panti Asuhan Khadijah Banyuwangi dan Rumah Yatim Muhammadiyah Budi Mulya Banyuwangi. (sgt/*/als))

MTsN Srono Bagibagi Sembako

UNTAG FOR RaBa

SANTUNAN: Rektor Untag Drs. Tutut Harijadi, M.Si membagikan uang saku dan alat tulis kepada anak yatim di Masjid Al-Khurriyah Untag.

Untag Santuni Anak Yatim BANYUWANGI - Berbagi sudah menjadi tradisi tidak terpisahkan di bulan suci Ramadan. Tidak pandang itu perorangan, komunitas, instansi maupun organisasi. Tak ketinggalan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. Melalui Takmir Masjid Al-Khurriyah, Untag ingin berbagi dengan sesama. Pada Selasa (30/7) lalu, Untag membagikan santunan berupa uang saku dan alat tulis kepada sekitar 50 anak yatim dari yayasan panti asuhan maupun pondok pesantren yang berada di wilayah Banyuwangi.

Acara yang dibuka Rektor Untag Banyuwangi, Drs. Tutut Hariyadi, M.Si tersebut juga dihadiri oleh jajaran rektorat, dewan audit, dewan pertimbangan, struktural fakultas, dan karyawan di lingkungan kampus merah putih Untag. Acara berlangsung penuh suasana keakraban yang dirangkai dengan berbuka puasa bersama. Sekretaris Takmir Masjid Al Khurriyah Untag Banyuwangi Yusuf Wibisono, SH menjelaskan bahwa kegiatan itu bertujuan selain berbagi dengan sesama, juga memberikan motivasi untuk terus maju.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan motivasi untuk terus maju, sehingga mereka tidak merasa hidup sendiri. Dan yang tidak kalah penting adalah mengajak masyarakat untuk saling berbagi kepada sesama,” jelasnya. Ke depannya, lanjut Yusuf, program santunan akan terus dilaksanakan agar memberikan manfaat kepada orang lain. “Tentunya jumlah dan kualitas santunan diusahakan akan terus bertambah setiap tahunnya,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Kepala BAAK Untag tersebut. (adv/als)

SRONO - Mengisi bulan suci Ramadan 1434 H, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Srono menggelar serangkaian kegiatan keagamaan dan bakti sosial. Kegiatan diawali Pondok Ramadan selama enam hari yang diikuti seluruh siswa. Kemudian pembagian zakat fitrah di masjid besar AlMukin Srono dengan peserta anak-anak kelas VII dan IX. Sebagai penutupan rangkaian Safari Ramadan, Rabu (31/7) lalu digelar acara bakti sosial berupa pembagian sembako dan uang tunai pada 50 orang kaum duafa. Kegiatan yang dilakukan di depan ruang laboratorium MTsN Srono itu bertujuan membantu warga yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi dengan masyarakat sekitar MTsN Srono.

Kepala MTsN Srono, Dalyono SAg, MPd mengatakan, bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh hikmah dan berkah. Karena itu setiap manusia wajib hukumnya menambah amal baik. “Di bulan yang suci dan penuh rahmat ini marilah kita tingkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial,” kata Dalyono Ditambahkan Dalyono, meski pembagian sembako dan uang jumlahnya tak seberapa, namun diharapkan mampu meringankan beban kaun duafa guna menyambut lebaran tahun ini. “Atas nama segenap dewan guru, karyawan-karyawati, serta seluruh keluarga besar MTsN Srono, kami mengucapkan selamat menyambut Idul Fitri. Semoga ridlo Allah senantiasa kita dapatkan,” pungkas Dalyono. (adv/als)

THOMY SILA/RaBa

BERBAGI: Kasek MTs N Srono Dalyono memberikan bingkisan sembako dan uang kepada kaum duafa.


41

OPINI

Jumat 2 Agustus 2013

CUTI BERSAMA

Wajib Masuk 12 Agustus JEMBER - Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Sugiarto telah mengirimkan surat edaran (SE) kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Jember mengenai libur dan cuti bersama Idul Fitri 2013. Dalam salah satu isi surat tersebut, meminta kepada seluruh pimpinan SKPD untuk memerintahkan seluruh stafnya, mulai masuk kerja pada Senin (12/8) kemarin. Dalam surat yang bernomor 800/3034/313/2013 itu, seluruh SKPD yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas diminta untuk tetap beroperasi seperti hari biasa. Namun, setiap kepala SKPD yang bersangkutan, diperbolehkan memberikan kebijakan tersendiri terhadap sumber daya manusia, yang memberi pelayanan kepada masyarakat selama cuti. Sugiarto berharap, tidak ada PNS yang mangkir kerja setelah batas cuti bersama habis. Dengan tegas dia meminta setiap SKPD melaporkan daftar hadir para pegawainya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) jember. “Saya perintahkan setiap SKPD untuk melaporkan daftar hadir pegawainya, paling lambat pukul 09.00 ke BKD,” katanya. Dia kembali menegaskan, pemkab akan menindak tegas bila ada PNS yang mangkir kerja, apalagi tanpa ada alasan yang jelas. Sebab, hal tersebut merupakan pelanggaran disiplin pegawai. “Kami akan tindak tegas jika terdapat seorang PNS yang mangkir kerja setelah cuti bersama,” katanya. (rul/har/jpnn)

PENCURIAN

Teror Ramadan

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

RAIB: Dari kaca bagian kanan mobil Avanza yang pecah ini, pelaku mengacak-acak barang berharga milik Dwi Yuniarto.

Pecah Kaca Mobil, Barang Disikat JEMBER - Aksi kejahatan dengan modus pecah kaca mobil terus marak terjadi. Kali ini, sebuah mobil Avanza milik Dwi Yuniarto, 32, warga jalan Gajah Mada Gang Mojoarum 29, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi menjadi korban. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 di Jalan Otista Ajung, kemarin (1/8). Akibat kejadian itu, sejumlah barang berharga milik korban raib digondol pelaku. Menurut korban, saat itu mobil Avanza Nopol B 1588 GFE miliknya diparkir di Jalan Otista, tepatnya di depan Gudang Sharp, Kelurahan/Kecamatan Ajung. “Saat itu saya mau berkunjung ke rumah saudara,” terang Dwi Yuniarto saat melapor ke SPK Polres Jember kemarin. Setelah sekitar 30 menit berada di rumah saudaranya, korban kembali ke mobilnya untuk pulang. Namun, korban kaget saat melihat kaca tengah samping kanan sudah hancur. Setelah dicek, ternyata tas berisi baju dan perlengkapan salat sudah raib. Meski barang yang hilang tidak seberapa, korban bergegas menuju Mapolres Jember untuk melaporkan peristiwa yang baru dialaminya. “Untung uang nggak saya taruh di dalam tas. Kebetulan uang saya selipkan di bawah kursi mobil,” katanya lagi. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian ratusan ribu rupiah. Sementara itu, Kepala SPK Polres Jember Iptu Hery Supadmo mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat memarkir mobil. “Sekarang tingkat kriminalitas cukup meningkat. Silakan jika memarkir mobil cari lokasi aman, dan tidak meninggalkan barang berharga di dalamnya,” katanya. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri ini. (jum/ram/hdi/jpnn)

SAMBUT LEBARAN

RADAR JEMBER/JPNN

PENUH SESAK: Kendaraan roda dua memenuhi parkir salah satu pusat perbelanjaan di Jember tadi malam (1/8).

Penuh Hingga Malam Hari JEMBER - Lebaran kurang dari sepekan, situasi sejumlah pusat perbelanjaan di Jember semakin ramai. Pengunjung yang memenuhi pusat perbelanjaan selalu penuh hingga tengah malam. Indikasinya tampak dari hampir seluruh tempat parkir kendaraan di semua pusat perbelanjaan penuh di malam hari. Pantauan kora ini di sejumlah pusat perbelanjaan yang ada di kota Jember terlihat ramai dikunjungi warga. Mereka belanja berbagai barang. Untuk kebutuhan pakaian misalnya, mereka membeli beberapa potong. Bahkan satu keluarga pun terlihat memborong puluhan potong pakaian. ‘’Kami keluarga besar, anak-anak banyak. Nanti kalau satu di belikan satunya tidak akan jadi ramai,’’ kata Mufidah, salah seorang ibu asal Sukowono, Jember Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun juga banyak yang belanja. Ada yang membeli pakaian, namun ada juga yang hanya membeli alas kaki. Seperti sandal ataupun sepatu. Semua dilakukan di pusat perbelanjaan ini. Warga yang datang ke lokasi itu tampaknya juga tidak sedikit. Hal itu dibuktikan dengan lahan parkir yang disediakan. Karena jumlah pengunjung membludak parkiran pun tidak mampu menampung. “Padahal ini mal paling luas halaman parkirnya, namun kita tetap antre untuk bisa parkir. Dari pada nunggu berlama-lama, saya pilih parkir di luar saja,” kata Said Abdullah, seorang pembeli. Begitu juga di tempat mal lainnya seperti Mal Golden Market di Jl Trunojoyo dan Mal Nico di Jl Gajah Mada juga terlihat menjadi incaran warga untuk kebutuhan menjelang lebaran. “Berlebaran tidak pakai baju baru kayaknya kurang enak. Lagian belanja habis magrib, tenaga tidak lemas,” kata Yanti, warga Sumbersari. (rid/jpnn)

SUATU senja, saya tengah menunggu buka puasa bersama Kang Fatchan (Fatchan Himami Hasan). Sebelum berbuka puasa, kami berbincang seputar Ramadan. Tokoh muda yang menawan hati itu bertanya kepada saya; apa yang memberatkan di bulan Puasa ini. Lalu, dia menyampaikan bahwa jika berbuka menuruti nafsu makan, maka semua akan dimakan. Padahal, tuturnya lagi, rasanya sama saja, yakni kenyang, katanya sembari tersenyum tipis. Saya tertarik dengan kata-kata Kang Fatchan ini, yakni “rasa yang sama”. Seberapa banyak dan selezat apa pun yang kita makan, tujuannya sama yakni kenyang dan untuk hidup. Saya lalu ingat pepatah lama, “Makan untuk hidup. Bukan hidup untuk makan”. Perbincangan kami berlanjut hangat dan sublim di malam bulan Puasa, di antara suara corong-corong masjid yang merobek telinga. Bulan Ramadan bagi kaum muslimin, baik yang menjalani puasa maupun yang tak menjalani, membawa pada atmosfer spiritual yang menggetarkan sekaligus tradisi yang, boleh jadi, menakutkan. Tradisi itu tak lain adalah persiapan berlebaran dengan sejumlah uang saku dan busana baru. Di situ, gairah konsumeris melonjak ke tingkat yang mengerikan. Bahkan menjadi teror. Mereka yang mampu mempersiapkan segala sesuatunya untuk berlebaran akan mudah saja mengeluarkan uang untuk kebutuhan diri, anak-istri, dan keluarga. Tetapi, yang tidak mampu akan berupaya keras, bahkan rela utang demi memenuhi kebutuhan menyambut Lebaran. Aksi kriminalitas yang sudah canggih dan terang-terangan meningkat justru di bulan Ramadan. Kecelakaan pun terjadi

di mana-mana lantaran mudik dijadikan “syarat wajib puasa”. Saya menemukan sebentuk ironi. Ramadan yang diharapkan Tuhan membentuk jiwa kita peka terhadap nilai ketuhanan dan segala persoalan manusia pada muara “rasa yang sama” (yang dalam istilah agama disebut iman), berubah menjadi ladang “pembantaian” terhadap kearifan diri. Orang membeli di luar batas kemampuan diri, orang mempersiapkan menu berbuka puasa sebanyak-banyaknya. Di sisi lain, sekelompok orang yang “sok Islam” melakukan sweeping tempat-tempat hiburan, menutup lokalisasi dan rumah-rumah makan. Pemerintah juga ikut sibuk menutup lokalisasi dengan gairah yang ganjil dan “sok suci”. Kita telah kehilangan sikap mengayomi sesama, apa pun agama dan etnisnya, sehingga menghilangkan “rasa kemanusiaan yang sama” yang seyogianya kita temukan dalam puasa. Lupa bahwa sejatinya puasa adalah “al-imsak”, yakni menahan, yang gampangnya ngomong ialah mawas diri. Sedangkan corong-corong pengeras berteriak-teriak membangunkan orang agar sahur. Padahal, Nabi Muhammad menjelaskan bahwa kewajiban agama akan gugur terhadap tiga jenis manusia, yakni gila, mabuk (tak sadarkan diri), dan orang tidur. Sejauh seseorang berada dalam keadaan tidur, ia tidak dibebani kewajiban agama. Mekanisme tidur dan bangun dari tidur telah ditentukan Tuhan dalam metabolisme tubuh manusia. Tidak ada alasan membangunkan orang tidur supaya bersalat, bersahur yang sunnah, kecuali jika terdapat sebab yang “genting” menurut agama yang disebut illat. Ada orang tua memban-

O l e h

TAUFIQ Wr. HIDAYAT * gunkan anaknya agar segera ke sekolah, illat-nya adalah menumbuhkan kebiasaan bangun pagi selama si anak berada di bawah tanggung jawabnya. Tetapi illat model begitu tak dapat dipukul rata. Mestilah terdapat penjagaan bagi yang tidak terkena kewajiban, misalnya orang sakit yang butuh tidur dengan tenang. Jangan sampai dia dikagetkan. Wanita yang datang bulan juga tidak wajib sahur karena tidak wajib berpuasa. Orang yang berbeda agama dan lain-lain. Namun, kenapa yang tak terkena kewajiban harus berpuasa juga diganggu? Bukankah perlu kita cari cara lain yang lebih arif daripada berteriakteriak agar orang-orang bangun untuk salat dan sahur? Ramadan telah menjadi teror dan tren iklan serta motivasi hidup yang menipu di mediamedia kita. Ustad-ustad di TV mengupas puasa dalam ruangan mewah dengan makanan lezat. Mereka menawarkan pahala yang berlipat-lipat ganda dalam Ramadan dan ancaman kejam yang menakutkan bagi yang tak menjalani puasa tanpa sedikit pun diskon. Rasa berbagi dan “rasa kemanusian yang sama” antara satu sama lain menjadi hilang di dalam air liur para pendakwah dan penguasa. Ramadan yang adalah api untuk membakar sikap binalitas binatang kita sehingga memunculkan sejuknya atmosfer kebersaudaraan, berubah total menjadi teror. Hidup di dalam teror adalah ketakutan dan kegelisahan yang kelam. Teror Ramadan itu masuk ke pasar, jalan raya, dan terminal. Mengancam orang-orang tak berdaya yang terimpit di

tepi keterasingan. Yang untuk membeli sepotong baju saja harus nyemplung sumur atau berkelahi berebut kesempatan di tengah rawannya hidup. Sedangkan yang mampu dan berkuasa, pemuka agama yang selebriti, tertawa riang sambil menyantap menu sahur dan buka yang nilainya setara dengan uang celengan setahun seorang calo kendaraan yang badannya dipenuhi tato ular dan wanita. Yang berkecukupan dan yang berkuasa tentu bahagia di bulan Ramadan, mereka mengklaim masuk surga. Yang lemah menderita di ketiak kecongkakan, dan mereka dicap neraka dan dineraka-nerakakan. Harry Roesli pernah menulis kejamnya teror. Namun, sekejam apa pun teror, pelakunya tetap tidak mau dicap teroris. Siapa yang menyelenggaran teror Ramadan ini, pasti tidak mau dicap teroris. Para ustad, penguasa, dan orangorang dengan status materi melimpah, tapi tak pernah memunculkan “rasa kemanusiaan yang sama” tak lain adalah pelaku teror Ramadan. Teror Ramadan adalah ancaman, intimidasi, ketidakadilan, kesombongan, dan kebencian. Celakanya, para pengancam, para pelaku ketidakadilan, yang sombong dan yang membenci, tak pernah mengatakan tindakannya adalah teror. Mereka malah mengklaim tindakan mereka ialah tindakan suci. Mempertahankan yang baikbaik dan menganjurkan yang baik-baik pula tidak akan membuat kita menjadi malaikat. Melakukan yang bejatbejat dan menganjurkan kesesatan, tidak akan membuat kita menjadi iblis atau sapi. Manusia itu statis, sedangkan iblis dan malaikat adalah makhluk non-statis. Malaikat yang berzikir, ia akan tetap

berzikir walau berada di tempat pelacuran yang becek dan kotor. Iblis yang berbusukbusuk akan tetap berbuat busuk walaupun dia berada di dalam Ka’bah, masjid, gereja, pura, atau di mana pun tempat kebaikan. Dan manusia bisa jauh melampaui kedua makhluk non-statis itu, yang jika mulia ia melampaui kemuliaan malaikat paling mulia. Namun, jika busuk ia melampaui busuknya dedengkotnya iblis, bahkan sapi. Manusia yang tahu fitrahnya akan membangkitkan naluri dan semangat melawan ketidakadilan dan pembodohan. Ia tahu bagaimana melayani penderitaan sesamanya dan mengerti bagaimana merawat kebahagiaan sesamanya, yang dirinya sendiri bahkan rela dikorbankan. Mencapai kehidupan yang wajar, membela hidup yang layak dan membela hidup bersama. Kata Nabi Muhammad; “Sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat bagi sesamanya”. Puasa yang benar, saya kira akan membawa kita pada kesadaran itu. Sejauh tak muncul “rasa kemanusiaan yang sama” terhadap sesama dalam apa pun perbedaan status dan golongan, maka “puasa cuma lapar-dahaga belaka”, kata Rasul. Cuma tren kepura-puraan zaman dan jauh dari nilai keimanan. Meneror kemanusiaan. Teror adalah ketakutan dan ancaman. Tapi, kata Roesli, ada teror yang mengenyangkan, yakni teror goreng atau teror asin. Juga ada teror yang membuat manusia bergoyang riang berdendang, yaitu terorrejing.. terorjing-terorjing-terorjing. Hadapilah teror. Jangan terlalu banyak makan, awas bahaya kolesteror! Selamat menyambut Lebaran. *) Sastrawan paradoks Banyuwangi.

Perempuan Jangan Mau Dieksploitasi MISS World. Tentu istilah tersebut sudah tidak asing bagi kita. Sebuah ajang kompetisi kecantikan perempuanperempuan sedunia. Menurut rencana, Miss World 2013 akan digelar di Indonesia. Tepatnya di dua tempat, yaitu Bali dan Sentul, Bogor. Penting bagi kita, terutama masyarakat Banyuwangi dan Situbondo, mengetahui sejarah Miss World agar kita dapat menyikapi perhelatan besar tingkat dunia itu dengan bijak. Awalnya, kontes tersebut adalah sebuah ajang pamer bikini. Kontes tersebut diprakarsai Eric Morley dan diselenggarakan di Inggris sekitar 1951. Ternyata even tersebut mendapat sambutan luar biasa, sehingga mendorong pihak penyelenggara berinisiatif menyajikan kontes serupa. Dalam kontes itu, beauty (kecantikan) adalah hal utama

yang menjadi fokus penilaian. Itu terlepas dari alibi bahwa masih ada kriteria lain yang menjadi ukuran kemenangan para kontestan, yaitu brain (kecerdasan) dan behaviour (kepribadian). Standar yang digunakan menyeleksi para calon Miss World sebetulnya tidak jelas. Karena ukuran brain hanya dilihat dari kemampuannya menjawab pertanyaan seputar kekinian. Beauty dinilai berdasar keindahan fisik dan ukuran yang proporsional, dan behaviour hanya diukur dari keterlibatan peserta dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Dari semua standar itu, secara fakta, tidak pernah ada peserta berwajah jelek, cacat tapi cerdas, yang berhasil lolos seleksi, apalagi sampai menjadi pemenang Miss World. Artinya, hanya cantik dan cantik yang sesungguhnya di-

O l e h

HURIYAH AZIZAH * cari dalam kontes perempuan tersebut. Karena tubuh wanita memiliki daya tarik dan potensi besar untuk mendatangkan keuntungan. Oleh karene itu, sungguh memprihatinkan jika Miss World 2013 diadakan di Indonesia. Mengapa? Sebab, para peserta Miss World akan memeragakan beragam jenis pakaian yang mengobral aurat. Memang, pihak panitia penyelenggara sudah mewanti-wanti kontes Miss World kali ini tidak akan diramaikan kontes bikini. Tetapi, mungkinkah kontes bikini akan dihapus dalam ajang tersebut? Padahal, esensi Miss World yang akan membuka bisnis besar yang bernilai luar biasa adalah pamer aurat tersebut.

Diakui atau tidak, wanita dalam ajang internasional itu dijadikan komoditas siap “jual” dengan keuntungan yang menggiurkan. Kecantikan dan tubuh perempuan peserta kontes dijadikan alat promosi industri, baik kosmetik maupun fashion. Kegiatan bisnis itu kerap dikemas dengan jargon-jargon sosial bahkan pendidikan, sehingga seolah-olah kontes kecantikan perempuan bertujuan mengangkat harkat dan martabat perempuan. Memang sudah menjadi watak kapitalisme, menempatkan perempuan sebagai barang yang bisa dieksploitasi demi kepentingan bisnis. Hal itu pula yang menjadi alasan penting mengapa Miss World diadakan setiap tahun secara bergilir. Di samping itu, ajang pamer aurat itu juga sebagai alat kapitalis untuk mengampanyekan liber-

alisasi budaya yang akan “membebaskan” kaum perempuan dari semua kekangan. Tanpa disadari para perempuan, sebetulnya mereka telah direndahkan dan dilecehkan. Ajang kompetisi perempuan juga akan semakin mengaburkan orientasi kehidupan seorang wanita. Mereka disibukkan oleh cita-cita instan; ingin cepat kaya, menjadi artis, model yang cepat popular, dan berlimpah harta. Sudah saatnya para perempuan bersuara. Perempuan adalah kehormatan yang wajib mendapat perlindungan dan bukan menjadi objek eksploitasi dan pelecehan. Perlindungan atas kehormatan dan martabat perempuan adalah sebuah keharusan dan diwujudkan dalam kebijakan negara. *) Mahasiswa Pasca Sarjana STIB Banyuwangi


42

Jumat 2 Agustus 2013

SIC

SARANA INFORMASI COMPUTER

TAMAN REKREASI TAMAN SURUH

MADANIA RESIDENCE

Ejakulasi Dini Bikin Istri Sewot

ISTIMEWA

MAKET: Jika Anda penasaran bagaimana Madania Residence, silakan datang ke Jalan KH Hasyim Asyari Genteng.

Beli Rumah Diskon Rp 2 Juta HADIRNYA Madania Residence yang tidak hanya menawarkan hunian sehat, tapi menyadarkan kepada kita bahwa pengembang perumahan lainnya harusnya memiliki konsep seperti yang ditawarkan Madania Residence ini. Karakteristik sebagai hunian religius, berkepribadian, cerdas secara spiritual, intelektual, dan menjunjung tinggi moral, hukum, serta profesional menjadi visi dan misi Madania Residence dalam memasarkan rumahnya. Bahkan, untuk menunjang visi dan misinya itu, Madania Residence menerapkannya pada tipe rumah yang ditawarkan. Ada beberapa tipe perumahan yang ditawarkan. Yakni tipe 30, 36, 45, 54, 70, dan 105. Harganya mulai Rp 65 juta hingga Rp 520 Juta. Beberapa tipe nama cluster yang bisa dipilih. Di antaranya Madania I Makkah 105/143, Madinah 70/108, Jeddah 54/94,5 dan Arafah 45/87,5.. Ada lagi Madania 2, dengan nama Uhud 45/84; Mina 36/72; dan Muzdalifah 30/60. Fasilitas yang diberikan kepada penghuninya adalah masjid, taman bermain, lapangan futsal, kolam renang umum, jalan lingkungan paving block, jaringan TV kabel, dan internet. Termasuk pengelolaan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. Selama Ramadan ini, pengembang memberikan cash back Rp 2 juta. Informasi hubungi telepon 0333-7770002 atau 085331363636. (adv/als)

BINTANG MOTOR

ISTIMEWA

HARUS DIATASI: Persoalan ED akan menghambat harmonisasi keluarga. Segera konsultasikan kepada Klinik Amour, Benculuk.

KEBAHAGIAN hidup berumah tangga merupakan suatu hal yang selalu diidamkan oleh pasangan suami istri. Masalahnya adalah tidak semua pasangan bisa hidup harmonis. Termasuk dalam sisi kehidupan seksualnya. Tidak sedikit para istri yang sewot karena suaminya yang terlau cepat “keluar” saat melakukan hubungan seksual. Direktur Marketing Klinik Amour dr. Andriyani Taufiq, MMRS menjelaskan, Ejakulasi Dini (ED) merupakan salah satu masalah seksual yang paling sering dialami para suami. Diperkirakan sebanyak 30-40 persen pria mengalami kasus ED ini. “Jadi, dapat disebut Ejakulasi Dini bila: Ejakulasi terjadi dalam waktu cepat (kurang dari dua menit), tidak dapat dikontrol, tidak dikehendaki oleh yang bersangkutan, dan mengecewakan yang bersangkutan dan atau pasangannya,” ungkap Dokter lulusan  FK Unair Surabaya itu. Bila Anda mengalami gejala seperti yang tersebut, Anda bisa datang ke Klinik Amour untuk berkonsultasi. Lokasinya di Jalan Raya No. 77 Benculuk, Kecamatan Cluring, telepon 03338914500. “Kami siap membantu menyesaikan masalah Anda,” pungkasnya. (adv/als)

Tinta Bolpenku 3 Kali Lebih Banyak BOLPENKU adalah bolpoin dalam negeri yang berkualitas. Menggunakan bahan tinta yang mampu bertahan selama dua tahun. Di samping itu, Bolpenku didesain dengan corak yang bervariasi. Tinta Bolpenku lebih banyak. Bahkan tiga kali melebihi dari bolpoin biasanya. Jika dipakai menulis, Bolpenku mampu mengalir lebih licin, dengan hasil goresan yang lebih

tajam dan jelas. Pemakai bolpoin bermerk Bolpenku akan menjadi nyaman. Karena bolpoin ini tidak mudah macet. Tinta yang keluar pun tidak melebar dan juga cepat kering. Selama ini sudah banyak produk Bolpenku, bahkan dengan bervariasi desain. Ada yang berdesain batik, ada yang bergambar angry bird, desain dengan huruf-huruf

Arab, lilin ulir, lilin trio, six flower, dan lain-lain. Harga bolpoin ini cukup terjangkau. Konsumen bisa menemukannya dengan mudah dan bisa didapatkan di toko-toko buku manapun. Sedangkan distributor resminya adalah Cemerlang Anugerah Raya untuk wilayah Jember, Lumajang, Banyuwangi, Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso. (adv/als)

KAYA RAGAM: Tinta 3x lebih banyak. Hasil lebih tajam, dan jelas.

ISTIMEWA

Paket Pilkades dan Pilkada Murah ISTIMEWA

SATU GRUP: Staf Mahkota Motor Situbondo juga siap melayani pembelian X-Ride.

X-Ride, Matik Trail Pertama MATIK terbaru dari Yamaha sudah bisa dicari di dealer Yamaha Bintang Motor Situbondo. Matik terbaru tersebut adalah X-Ride. Menjadi matik trail pertama di Indonesia. Karakteristiknya, X-Ride dibuat khusus untuk orang-orang yang suka berpetualang. Shock didesain lebih kuat. Di samping itu, ketinggian mesin 2,2 cm lebih tinggi dari yang lain. Jarak ketinggian mesin dari tanah tersebut yang membuat matik ini mampu menjelajah medan yang terjal maupun extreme. Soal tarikannya, X-Ride lebih responsif. Sehingga memang lebih pas untuk medan yang kasar ataupun tanjakan. Matik ini dibandrol Rp 15 jutaan. Menurut Shop Manager Yamaha Bintang Motor Situbondo, Sudarwis, spesifikasi X-Ride memang didesain khusus, dan menjadi matik trail pertama di Indonesia. Begitu juga dengan sasaran segmentasinya. “Konsumen yang berminat bisa langsung datang ke dealer kami Yamaha Bintang Motor. Atau juga ke Mahkota Motor Situbondo, karena masih satu grup,” kata Sudarwis. Pemilik Yamaha Bintang Motor, Martinus Fendi menambahkan, untuk konsumen yang ada di daerah lain, bisa juga langsung ke dealer grup di Situbondo. Yakni di Widuri, Asembagus, Besuki, maupun di Bondowoso,” kata Fendi. (adv/als)

WARUNG NELAYAN

Istimewa

MENGHIBUR: Selama lebaran nanti, ribuan orang akan menuju Taman Suruh untuk berekreasi.

Lebaran Extravaganza di Taman Suruh TIDAK salah bila obyek wisata Taman Suruh menjadi jujukan dan pilihan dalam berwisata. Menyambut momentum Idul Fitri tahun ini, obyek rekreasi yang satu ini menawarkan sejuta fasilitas dan acara menarik. Bertajuk Lebaran Extravaganza, Taman Suruh siap menjadi arena rekreasi bersama keluarga dan sahabat. Pengelola Taman Suruh sudah mempersiapkan acara menarik. Di antaranya den-

gan menggelar pertunjukan musik. Hal ini ditujukan untuk menghibur pengunjung. Tidak hanya itu bagi yang ingin menyumbangkan suara emasnya, di sini bisa menjadi perantaraannya. Tidak ketinggalan, aneka game menarik juga sudah disiapkan oleh pengelola. Di antaranya lomba joged yang pastinya penuh dengan keceriaan dan banjir doorprize menarik. Dengan harga tiket

hanya Rp 10 ribu, keceriaan lebaran kali ini akan lebih berkesan bersama obyek wisata Taman Suruh. Di samping itu, Taman Suruh juga dilengkapi aneka fasilitas lainnya. Selain water boom dan kolam renang, di sini juga tersedia arena permainan pemacu adrenalin seperti flying fox. Dengan panjang hampir 150 meter, kegiatan ini dijamin akan menambah serunya liburan selama lebaran. (nic/adv/als)

MENYAMBUT ajang politik pemilihan kepala desa (pilkades) dan pemilihan umum (pemilu) 2014, gerai percetakan GenArt Advertising dan Digital Printing memberikan layanan prima dengan kuliatas prima. Percetakan yang ada di Jalan Kepiting 42 Banyuwangi ini banting harga. Owner Gen Art Imam Maskun mengatakan, untuk kedua kegiatan politik lokal dan nasional tersebut, pihaknya memberikan layanan khusus untuk konsumennya. Didukung dengan mesin baru dan tenaga berpengalaman, GenArt siap banting harga besar-besaran. Segala keperluan percetakan akan dilayani dengan waktu tercepat, tepat, dan berkualitas. Sebagai bukti komitmen mendukung dan mensuk-

seskan pilkades dan pemilu tersebut, GenArt membuka layanannya mulai dengan harga Rp 11 ribuan. Di sini konsumen bisa mendapatkan aneka layanan printing. Di antara layanan yang difasilitasi GenArt adalah branding mobil. Segala tipe kendaraan roda empat untuk segala keperluan mulai kampanye hingga instansi bisa mendapat polesan seni dan keindahan dari printing Gen Art. Harganya pun dijamin paling murah. Selain itu, Gen Art juga melayani kaos bergambar, baliho, dan spanduk berbagai tipe dan ukuran. Soal kualitas tidak perlu diragukan lagi. Desain bagus membuat hasil branding yang dihasilkan menjadi kebangaan tersendiri bagi konsumen. (nic/adv/als) KUALITAS CERAH: Dengan dukungan mesin yang baru dan personil yang profesional akan memberikan kepuasan bagi Anda. TOHA/RaBa

Spooring Balancing Bumi Yosomulyo Hunian Paling Murah Tiga Dimensi ISTIMEWA

BIKIN TELAN LUDAH: Aneka olahan hasil laut bisa dinikmati di Warung Nelayan Blambangan.

Cocok untuk Kegiatan Berskala Besar HARI raya lebaran sudah semakin dekat. Menyambut datangnya bulan penuh maaf tersebut, Warung Nelayan Blambangan memberikan fasilitas dan layanan ekstra untuk konsumennya. Selain menyajikan sajian kuliner yang memang menggoda, tempat ini juga menawarkan seabrek kemudahan dalam berkunjung dan beraktivitas di rumah makan ini. Dengan dukungan view panorama indah khas Selat Bali menjadi daya tarik bagi pengunjung Warung Nelayan Blambangan menjadikan nilai lebih berkunjung dan bersantap di tempat ini. Berada di kawasan Wana Wisata Watudodol, rumah makan ini juga menawarkan layanan khas yang telah disiapkan. Buka selama 24 jam, Warung Nelayan Blambangan memberikan tawaran aneka macam menu. Sajian khas laut seperti soup tomyam, kepiting, udang, hingga aneka jenis ikan lainnya bisa diperoleh di tempat ini. Kombinasi makanan dan menu dari bahan dasar laut tersebut pun bisa dijumpai dalam menu spesial utamanya, UmbulUmbul Blambangan. (nic/adv/als)

Hunian dengan type 36/84 dan 45/98 kian diminati masyarakat. Hal itu seiring dengan bertumbuhnya jumlah masyarakat kalangan menengah di Kota Banyuwangi. Pesatnya pertumbuhan masyarakat menengah itu berpengaruh positif terhadap permintaan rumah. Melihat hal itu, PT. Prowina Hantyasto sebagai pengembang perumahan Bumi Yosomulyo meluncurkan rumah dengan dua tipe saja. Rumah bertipe 36/84 dan 45/98 ini letaknya berada membelah wilayah Genteng dan Jajag. Dengan letak yang begitu setrategis, diharapkan calon konsumen bisa berpikir lebih maju dan kreatif. Karena dengan memiliki rumah di Bumi Yosomulyo, mau bepergian ke manapun cepat sampai. Mau menuju ke swalayan, pertokoan, atau rumah sakit, cukup ditempuh sekitar 5 atau 15 menit saja. Baik yang letaknya di Kota Genteng atau Kota Jajag. Letaknya yang begitu strategis

THOMY SILA / RaBa

ASRI: Bumi Yosomulyo menawarkan konsep hunian nyaman dengan nilai investasi tinggi.

inilah yang jarang ditemui pada perumahan lain yang ada di Bumi Blambangan. Bumi Yosomulyo menyediakan fasilitas penunjang seperti air bersih bor, PLN dengan 900w, serta jalan lingkungan paving blok. Selain itu, juga ada Sertifikat Hak Milik (SHM) dan juga Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Harga yang ditawarkan pun paling

murah di kelasnya. Hanya dengan uang muka Rp 3 juta, Anda sudah bisa menempati rumah di Bumi Yosomulyo. Anda tertarik? Kenapa tidak mencoba memilikinya? Silakan saja meminta informasi ke kantor pemasaran Perumahan Bumi Yosomulyo di Jalan tembus Gambiran-Genteng. Atau hubungi 081336918699 dan 081939742999. (adv/als)

SELAIN melayani cuci mobil dengan hidrolik mono-H, Kheevalindo melengkapinya dengan spooring balancing tiga dimensi. Kelebihan spooring tiga dimensi ini akan memberikan hasil yang lebih akurat. Sebab sudah menggunakan komputerisasi. Sehingga tingkat presisi lebih tinggi. Bahkan, melalui print out, anda akan bisa melihat hasil sebelum dan sesudah di-spooring. “Harga untuk spooring tiga dimensi ini relatif murah, hanya Rp 100 ribu dengan garansi 1.000 km atau satu bulan, harga spooring ini setara dengan penanganan spooring biasa,” kata owner

Kheevalindo Triwahyudi. Dijelaskan, alat yang dimiliki Kheevalindo ini termasuk yang baru. Dengan begitu masyarakat yang ingin melakukan spooring tidak perlu takut atau ragu dengan hasilnya. Sebab, dengan sistem yang komputerisasi ini semua permasalahan tentang roda mobil akan teratasi. Kheevalindo juga melayani ganti oli, nitrogen, ban dengan berbagai ukuran, model dan jenis. Seperti GT, Bridgestone, Dunlop, Goodyear, Achilles, akselera. Jadi percayakan perawatan mobil Anda di Kheevalindo. (adv/als) CANGGIH: Alat Spooring balancing yang dimiliki oleh Kheevalindo di Jalan Brawijaya Banyuwangi. TOHA/RaBa


BERITA UTAMA

Jumat 2 Agustus 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Bisa Atasi Problem Kekurangan Air n MAMPU... Sambungan dari Hal 33

Namun, setelah diinjeksi dengan semen, pembangunan Waduk Bajulmati itu bisa dilanjutkan. Menteri PU Djoko me ngatakan, Waduk Bajulmati akan mampu mengairi lahan pertanian seluas 1.800 Hektare (Ha). Waduk yang dibangun di atas lahan seluas 115 Ha dengan lahan khusus genangan se luas 92 Ha itu juga akan mampu memenuhi kebutuhan industri di wilayah Banyuwangi Utara. Tidak hanya itu, waduk tersebut juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga micro hydro yang mampu menghasilkan listrik sebesar 340 Kilowatt (Kw). Djoko mengatakan, total biaya pembangunan Waduk Bajulmati mencapai Rp 243 miliar. Hingga ta hun 2013, anggaran yang su dah

digelontorkan untuk ke pentingan pembangunan waduk ke banggaan masyarakat Banyuwangi itu mencapai Rp 110 miliar. “Sisanya sekitar Rp 130 miliar akan dianggarkan pada tahun 2014,” ujarnya. Menurut Djoko, pem bangunan waduk sempat terhenti sekitar dua tahun. Penyebabnya, kondisi tanah kurang baik. “Karena tanahnya ku rang baik, harus diobati (diinjeksi semen) agar padat. Sekarang sudah selesai. Tinggal pe ngerjaan di atas, dan itu relatif mudah. Proyeksi kami, waduk ini bisa dioperasikan awal 2015,” paparnya. Dia menambahkan, selain mampu mengairi lahan perta nian seluas 1.800 Ha, Waduk Bajulmati juga akan menopang pembangunan kawasan in dustri di wilayah K e c a m a t a n Wo n g s o r e j o. “(Fungsi) yang juga sangat pen ting adalah men jemput

per kembangan Ba nyuwangi Utara yang akan di jadikan kawasan industri. Ti dak ada industri yang tidak butuh air baku,” terangnya. Dikonfirmasi di lokasi yang sama, kepala proyek Waduk Bajulmati, Amos Tangka mengatakan, air yang dibendung di waduk tersebut berasal dari Sungai Bajulmati. Sebelumnya, debit sungai yang sangat besar, yakni minimal 1,5 meter kubik per detik (pada musim kemarau), itu langsung terbuang ke laut. “Waduk itu mampu menyuplai air baku, yakni air minum dan air industri, sebesar 180 liter per detik. Waduk ini juga di manfaatkan sebagai pembangkit listrik micro hydro yang mampu menghasilkan daya sebesar 340 Kw,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, setelah Waduk Bajulmati berfungsi, problem kekurangan

air yang kerap melanda wilayah Ba nyuwangi Utara akan teratasi. Dikatakan, selama ini disparitas wilayah Banyuwangi bagian utara dan selatan terjadi lantaran ketersediaan air. Banyuwangi Selatan selama ini cenderung lebih makmur karena ada sawah yang ditopang ke tersediaan air yang cukup melimpah, sedangkan di wilayah Banyuwangi Utara tidak ada. “Kalau waduk ini jadi, itu bisa menjadi solusi pengembangan wilayah utara,” tuturnya. Anas menambahkan, saat ini pemkab Banyuwangi tengah fo kus membangun embung. Dia mengungkapkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dibangun tiga sam pai empat embung di wila yah Ba nyu wangi. “Tanah di siapkan de ngan dana APBD, sedangkan pem bangunannya meng gunakan dana APBN,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Para Kabag dan Camat juga Sepakat n LEBARAN,... Sambungan dari Hal 33

Saat melakukan aktivitas selama Lebaran, para pejabat berkomitmen menggunakan kendaraan pribadi. “Intinya, pada saat liburan Idul Ftri, pimpinan SKPD bertekad tidak menggunakan mobil dinas,” tegasnya.

Karena pimpinan SKPD sudah se pakat tidak menggunakan mo bil dinas, lanjut Slamet, maka secara otomatis pe jabat di bawahnya tidak akan menggunakan mobdin untuk kegiatan mudik. Saat ini, selain kepala dinas, beberapa pejabat eselon III juga mendapat fasilitas mobdin demi menun-

jang aktivitasnya. Tidak hanya kepala dinas, camat dan kepala bagian (kabag) di lingkungan sekretariat daerah juga mendapat mobdin. Camat menggunakan mobdin Suzuki APV dan Toyota Avanza, sedangkan para kabag menggunakan mobdin Toyota Avanza. Sementara itu, pejabat

eselon II setingkat kepala dinas, kepala badan, dan asisten dan sekretaris daerah, mendapat jatah mobdin Toyota Kijang Innova. Pejabat eselon III setingkat kepala kantor ada yang menggunakan mobil Innova dan ada pula yang menggu nakan Isuzu Panther dan Toyota Kijang. (afi/c1/aif)

Tiap Kapal Akan Dijaga Polisi n SEBAR... Sambungan dari Hal 33

“Operasi Ketupat Semeru 2013 dilaksanakan mulai hari ini (kemarin) hingga 16 hari ke depan,” jelasnya. Dalam OKS 2013, petugas akan ditempatkan di sejumlah tempat vital, seperti pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, bank, dan tempat hiburan. Demi pelayanan dan ke nyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri, telah didirikan tiga pos pelayanan, tu juh pos pengamanan, dan sembilan pos wisata. “Pos-pos itu kita sebar di wilayah Banyuwangi,” sebut kapolres. Dalam menjaga keamanan, kapolres menyebut tidak akan kompromi dengan pelaku kejahatan. Demi meminimalkan gerakan pengacau, polisi telah menyiapkan dua sniper di wilayah Banyuwangi Selatan dan Banyuwangi Utara. “Dua sniper itu kita tempatkan di Gunung Gumitir, Kalibaru, dan Wongsorejo,” ungkapnya. Saat gelar pasukan kemarin, ka polres didampingi Wakil Bu pati (Wabup) Yusuf Widyat moko; Danlanal Letkol

Sambungan dari Hal 33

Banyak motor yang menyeberang secara bersamaan itu karena sebelumnya terhalang truk yang mengalami ke celakaan di Bali. “Pe ningkatan jumlah motor yang menyeberang itu masih tergolong kecil,” katanya.

2014 Prioritaskan Pembangunan Embung n PENGESAHAN... Sambungan dari Hal 33

Bahkan kemarin (1/8), melalui rapat paripurna yang dilangsungkan di kantor DPRD Banyuwangi, kalangan eksekutif telah menyepakati raperda P-APBD itu. Empat pimpinan DPRD Banyuwangi yang dikomandani Hermanto (ketua) dan tiga wakil ketua, yakni Adil Achmadiono, Joni Subagyo, dan Ruliyono, kompak hadir dalam rapat paripurna pengambilan keputusan DPRD atas raperda P-APBD 2013 tersebut. Pun demikian dengan pihak eksekutif, Bupati Abdullah Azwar Anas, Wa kil Bupati (Wabup) Yusuf Wi dyatmoko, dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Karyono, hadir dalam rapat paripurna kemarin. Sebelum rapat dimulai, Adil Achmadiono menyampaikan jumlah anggota DPRD telah memenuhi kuorum untuk melakukan rapat pengambilan keputusan. Sebab, dari total 50 ang gota DPRD Banyuwangi, wakil rakyat yang hadir dalam ra pat paripurna kemarin 45 orang. Mengawali rapat paripurna, Ruliyono membacakan laporan Badan Anggaran DPRD atas P-APBD Banyuwangi 2013. Ruliyono memaparkan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan demi merampungkan pembahasan P-APBD tersebut. ”Kegiatan itu diawali penan datanganan nota ke se-

pakatan bersama antara Bupati Banyuwangi dan DPRD Banyuwangi tentang Kebijakan U m u m Pe r u b a h a n A P B D (KUPA) dan Prioritas Plafon Ang garan Sementara (PPAS) Tahun 2013. Tahap selanjutnya, di gelar rapat paripurna penyam paian nota pengantar bu pati tentang rancangan P-APBD pada Senin (29/6),” papar Ruliyono. Sehari berselang, tepatnya Selasa (30/7), digelar rapat paripurna pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi di DPRD atas rancangan P-APBD tersebut. Selanjutnya, DPRD Ba nyuwangi menggelar rapat paripurna jawaban bupati atas PU fraksi pada pukul 10.00 Rabu (31/7). Beberapa jam berselang, Ba dan Anggaran (Banggar) DPRD Banyuwangi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan pemba hasan rancangan P-APBD 2013 tersebut. Nah, kemarin (1/8), dewan menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan atas raperda P-APBD 2013 tersebut. Dijelaskan Ruliyono, estimasi perubahan pendapatan daerah di tahun anggaran 2013 sebesar Rp 1,89 triliun atau meningkat Rp 138,86 miliar (7,91 persen) dibanding sebelum perubahan. ”Pos belanja daerah pun mengalami peningkatan sebesar Rp 201,78 miliar (11,03 persen) menjadi Rp 2,09 triliun,” tandas politisi dari Partai Golkar itu. Hal serupa juga terjadi pada

pos pembiayaan. Ruliyono memaparkan, pembiayaan diproyeksi bertambah Rp 68,93 miliar menjadi Rp 197,27 miliar. “Selanjutnya, kami berharap evaluasi Gubernur Jatim, klarifikasi, dan tahapan lain, dilakukan secepatnya, sehingga peraturan daerah (perda) tentang Perubahan APBD Banyuwangi Ta hun Anggaran 2013 dapat segera dilaksanakan dan diberlakukan,” ujar Ruliyono. Laporan Banggar DPRD tersebut disepakati seluruh anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna kemarin. Itu artinya, kalangan legislatif menyepakati raperda P-APBD tersebut menjadi perda. Sementara itu, dikonfirmasi usai menghadiri rapat pa ripurna, Bupati Anas me ngata kan, pembahasan P-APBD dapat diselesaikan tepat waktu. Dirinya berharap, dengan pengesahan P-APBD tersebut, kegiatan pembangunan di Banyuwangi berjalan lancar. Anas mengungkapkan, setelah P-APBD disahkan, eksekutif akan segera memasukkan draf APBD tahun anggaran 2014 ke pada DPRD Banyuwangi September mendatang. “Kita sudah menyiapkan beberapa prioritas pembangunan di tahun 2014, karena memang pada 2014 banyak kegiatan. Sa lah satu yang diprioritaskan adalah pembangunan embung. Tujuannya, dalam jangka panjang, suku cadang air tetap tersedia,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

AGUS BAIHAQI/RaBa

GELAR PASUKAN: Kapolres AKBP Nanang Masbudi didampingi pejabat Forpimda memeriksa kesiapan pasukan di pelabuhan Ketapang, kemarin.

Laut (P) Edy Eka Susanto; Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Syaiful Anwar; Ketua Penga dilan Negeri (PN) Made Sutrisna; dan Kasdim Mayor Gandu. Para pejabat tersebut memeriksa pasukan yang akan diterjunkan di lapangan. Usai gelar pasukan, rombo-

ngan forum pimpinan daerah (forpimda) itu memeriksa sa lah satu kapal yang akan melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. “Kapal ha rus dilengkapi peralatan ke sehatan, juga petugas keamanan,” saran kapolres saat menemui pengelola kapal.

Kapolres sempat geleng-geleng kepala saat mendengar pengakuan dari pengelola kapal yang menyebut armadanya tidak menyiapkan petugas keamanan. “Di setiap kapal akan kita tempatkan dua personel. Seharusnya kapal menyiapkan security,” ungkapnya. (abi/c1/aif)

ASDP Operasikan 34 Unit Kapal n H-4 TRUK...

GALIH COKRO/RaBa

PROYEK NASIONAL: Menteri PU Djoko Kirmanto berbincang dengan Bupati Anas saat meninjau pembangunan Waduk Bajulmati.

Menurut Waspada, puncak arus mudik di pelabuhan penyeberangan diprediksi terjadi pada H-4. Semua keperluan penyeberangan dalam menyambut Idul Fitri sudah tuntas. “Semua sudah ready,” ujarnya. Demi memperlancar arus mudik dan arus balik Le baran, lanjut dia, truk dan angkutan sejenisnya dilarang me-

nyeberang pada H-4 hingga H+4. Semua dermaga di Pelabuhan Ketapang akan difokuskan untuk angkutan Lebaran. Selama Lebaran, Pelabuhan Pe nyeberangan Ketapang tidak akan menambah loket tiket. Hanya saja, semua loket yang ada akan melayani tiket kendaraan roda dua. “Pe labuhan Gilimanuk menambah

loket tiket, tapi Ketapang tidak,” ujar Waspada. Ditanya terkait kesiapan kapal yang akan mengangkut penumpang, Waspada menyebut semua berjumlah 41 unit. Dari sejumlah itu, yang akan beroperasi 34 unit. “Setiap hari yang beroperasi hanya 34 unit, karena tujuh kapal istirahat,” tandasnya. (abi/c1/aif)

Rektor Uniba Beri Apresiasi Tinggi n GUNAKAN... Sambungan dari Hal 33

Dengan ramah, Rosyid Ridho bercerita tentang aktivitas dirinya dan mahasiswa di ruang yang berukuran lumayan besar itu. Di ruangan itu, mereka melakukan sebuah penelitian penting. Beberapa eksperimen, seperti penelitian kulit pisang menjadi bioekstrak dan cangkang bekicot menjadi pengawet makanan, merupakan penelitian yang pernah dilakukan. Atas ketekunan dan dedikasi tinggi, kerja keras mahasiswa itu mendapat apresiasi Dirjen Perguruan Tinggi (Dikti). Hibah atas kreativitas mahasiswa tahun anggaran 2012 pun mengalir ke kampus tersebut. Reward itu membuat mahasiswa terus termotivasi menghasilkan penelitian lain. Salah satu penelitian teranyar yang dilakukan adalah pengaruh belimbing wuluh dalam mereduksi efek merkuri. Belimbing wuluh boleh jadi hanya buah kecut pelengkap sayur. Ternyata buah tersebut kaya manfaat. ”Di antaranya mengandung asam oksalat yang berpengaruh penting untuk fotoreduksi ion Hg (III),” jelas Rosyid Ridho. Asam oksalat dalam belimbing wuluh

mampu mereduksi merkuri dengan tingkat efektivitas hingga 80 persen. Penemuan itu dilakukan dalam sebuah penelitian sederhana. Mahasiswa mencoba limbah yang terkena merkuri, lalu diberi asam oksalat belimbing wuluh. “Hasilnya, limbah yang terkena merkuri itu langsung bersih,” kata alumnus UGM jurusan kimia tersebut. Merkuri merupakan zat berbahaya bagi kesehatan. Merkuri merupakan golongan logam berat dan unsur yang terkonsentrasi pada beberapa daerah vul kanik dan endapan-endapan mineral biji dari logamlogam berat. Merkuri biasa digunakan dalam proses penambangan emas. Sehingga, kegiatan penambangan me nye babkan tingginya konsentrasi merkuri dalam air tanah dan air permukaan. “Menjadi berbahaya jika merkuri dalam air dan tanah masuk ke dalam tubuh manusia, maka manusia akan rentan terkena kanker. Yang menyedihkan, penyakit itu akan menular hingga tujuh turunan. Seolah penyakit kutukan dan sangat berbahaya,” jelas pria asal Singotrunan itu. Selain meneliti belimbing wuluh, Rosyid dan mahasiswanya juga melakukan terobosan di bidang penelitian lain. Misalnya,

membuat asam sitrat dari ampas singkong yang ramah lingkungan. Pembuatannya dilakukan melalui proses hidrolisis sebagai penghilang noda di baju. Ampas singkong diketahui mampu menghilangkan bakteri yang menempel di baju. Namun, ampas singkong harus diubah dulu sifatnya, sehingga menjadi asam sitrat. Asam sitrat adalah zat pembersih yang ramah lingkungan dan sebagai antioksidan. Penelitian lain yang dikebut adalah proses desinfeksi bakteri escherichia coli meng gunakan metode sodis terkatalis TiO2. Penelitian itu khusus untuk air yang tercemar bakteri escherichia coli. Dengan melalui metode sodis dan pemanasan selama enam jam di bawah sinar matahari, air yang terkena bakteri escherichia coli akan bersih kembali tanpa ada bakteri. Atas kerja keras itu, rektor Uniba memberikan apresiasi tinggi. Sebagai buktinya, rektor mendukung berbagai penelitian yang akan dikerjakan selanjutnya. “Secara akademik akan kita bantu mereka. Itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Anak-anak Uniba ternyata mampu melakukan penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan,” ujar Rektor Uniba, Drs. H. Teguh Sumarno. (c1/aif)

Larangan Berlaku hingga Radius 1,5 Km n BPBD... Sambungan dari Hal 33

Selain itu, perairan di dua lokasi tersebut cukup dalam. “Itu harus dihindari. Jangan sembarangan berenang di laut,” imbaunya. Selain itu, Wiyono juga mengimbau wisatawan tidak men daki kawasan Gunung Ijen hingga radius 1,5 Km. Sebab imbuh Wiyono, hingga kini gunung yang berlokasi di perbatasan Banyuwangi-Bon-

dowoso itu berada dalam status siaga (level III). “Kondisi riil, kunjungan wisatawan ke Gunung Ijen luar biasa besar. Yang harus dipahami, hingga kini Ijen masih berstatus siaga (level III). Mungkin masyarakat bertanya-tanya mengapa status Gunung Ijen tak kunjung berubah menjadi aktif normal. Se kadar tahu, karakteristik Gunung Ijen berbeda dengan gunung-gunung lain, termasuk Gunung Raung,” paparnya. Dijelaskan, BPBD hanya me-

laksanakan pernyataan yang di buat Bupati Banyuwangi tentang imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pendakian di sekitar kawah Gunung Ijen hingga radius 1,5 Km. Kebijakan bupati ter sebut dibuat berdasar rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). “Siapa pun yang berkunjung ke Gunung Ijen, tolong jangan mendaki ke puncak sampai radius 1,5 Km dari kawah,” pintanya. (sgt/c1/aif)


44

Jumat 2 Agustus 2013

Diganjar Empat Tahun Penjara

Harga Daging Sapi Bertahan Rp 90 Ribu SITUBONDO - Harga daging sapi masih melambung tinggi. Sejak awal puasa hingga menjelang Idul Fitri, harganya bertahan di angka Rp 90 ribu per kilogram (kg). Itu akibat stok daging menipis dan kian tingginya permintaan menjelang hari raya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Tutik Margianti mengatakan, hasil monitoring terakhir lembaga yang dipimpinnya, harga daging sapi mencapai Rp 90 per kg. “Kita tidak bisa berbuat banyak terkait harga daging sapi. Karena kabupaten tak memiliki kewenangan banyak. Sudah ada standar dari pemerintah pusat. Kita hanya melakukan pemantauan perkembangan harga,” ujar Tutik kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (1/8). Karena itu, dia tidak berani memastikan apakah harga Rp 90 ribu tersebut harga maksimal ataukah bukan. “Saya tidak bisa mengatakan itu. Sebab, ini menyangkut ketersediaan daging. Jika semakin banyak permintaan dan daging semakin sulit (diperoleh), maka harganya akan sulit dikendalikan,” terang mantan kepala Dinas Cipta Karya tersebut. Momen, yakni bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, juga mempengaruhi harga daging yang semakin tinggi. Sebab, biasanya di dua momen tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap daging sangat tinggi. “Satu lagi, jika sudah menjelang hari raya, membeli daging sapi seperti sudah menjadi kewajiban, karena untuk merayakan Lebaran. Sehingga, logis kalau harganya sejak awal puasa terus naik. Sebelum puasa masih sekitar Rp 70 ribu per kg,” pungkas Tutik. (pri/c1/als)

Perempuan yang Membawa Ganja 1,94 Gram

EDY SUPRIYONO/RaBa

TUNGGU PEMBELI: Pedagang daging sapi di Pasar Mimbaan Situbondo kemarin (1/8).

Sidang PKNU Ditunda 27 Agustus SITUBONDO - Sidang perdana gugatan perdata DPC PKNU Situbondo pimpinan Dadang Wigiarto-Ra Malung terhadap DPP dan DPW PKNU digelar di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo siang kemarin (1/8). Sidang pertama itu hanya berlangsung sekitar 15 menit. Majelis hakim yang diketuai Dewi Iswani beranggota Merina SH dan Kadek SH memutuskan menunda sidang hingga 27 Agustus. “Karena masih harus ke Jakarta (mengurus surat kuasa dari DPP PKNU) dan ada libur nasional, maka sidang kita tunda pada 27 Agustus 2013,” terang Dewi Iswani. Sidang perdana siang kemarin belum masuk esensi atau pokok perkara gugatan. Majelis hakim baru menanyakan para pihak dan kuasa hukumnya. DPC PKNU Situbondo dan Yusuf Mu’thi dan Imamul Muqinin selaku penggugat diwakili kuasa hukumnya, Eko SH. Turut tergugat, KPU (Komisi Pemilihan Umum) Situbondo, diwakili kuasa hukumnya, Dwi Dasa. DPP PKNU dan DPW PKNU Jawa Timur diwakili kuasa hukumnya, Supriyono dan Ide Prima. “Kita minta kuasa hukum DPP dan DPW PKNU secepatnya menunjukkan surat kuasa. Jadi, kita tunda sampai semua lengkap,” kata Dewi Iswani. Usai sidang, Supriyono menegaskan, dirinya hadir ke persidangan meski belum mendapatkan surat kuasa resmi karena ingin memberikan bukti bahwa DPP PKNU tidak main-main dalam urusan tersebut. “Selama ini hanya sebatas kuasa via lisan. Satu-dua hari ini saya dipang-

EDY SUPRIYONO/RaBa

MENUNDUK: Ida Ayu Dwijayanti menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo kemarin (1/7).

Ide mengungkapkan, ada kesalahan penggunaan pasal oleh JPU dalam dakwaan terhadap kliennya. JPU menjerat Ayu dengan Pasal 111 ayat 1. Pasal tersebut digunakan untuk para pengedar. Padahal, fakta di persidangan, Ayu hanyalah pemakai. “Seharusnya pasal yang digunakan adalah Pasal 127 tentang penyalahgunaan narkotika. Ancaman maksimalnya hanya empat tahun,” tandasnya. Selain itu, ada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 04 Tahun 2010 junto SEMA No. 03 Tahun 2011 yang menyatakan bahwa setiap orang

yang pada saat ditangkap membawa ganja di bawah lima gram, itu tidak boleh ditahan melainkan direhabilitasi. Ganja yang dibawa Ayu hanya 1,94 gram. Penangkapan terhadap Ayu dilakukan pada 20 Februari 2013 di Terminal Situbondo sekitar pukul 19.30. Kata Ide, saat itu Ayu menjadi pecandu pil trex. Awalnya, dia hendak membeli pil trex di Jember. Namun, ternyata tak ada. Kemudian, dia ditawari ganja oleh Afton Wijaya (juga terjerat kasus narkoba dalam perkara lain). Barang haram itu dibeli seharga Rp 100 ribu. (pri/c1/als)

BRI Bagi 20 Beasiswa dan 900 Paket Sembako

EDY SUPRIYONO/RaBa

HARUS LENGKAP: Suasana sidang perdana gugatan PKNU di PN Situbondo kemarin (1/7).

gil ke Jakarta untuk mendapatkan kuasa tersebut,” terangnya. Pengacara asal Panarukan tersebut mengungkapkan, sebagaimana diatur dalam ketentuan partai politik, sangat jelas bahwa masalah penyelesaian sengketa internal parpol harus diselesaikan di internal parpol sendiri. Kewenangan tertinggi partai ada di DPP. Sekadar tahu, PN Situbondo menerima dua berkas gugatan perdata. Gugatan per-

tama dilayangkan DPC PKNU lama secara kelembagaan. Penggugatnya meliputi KH. Achmad Faqih Aly (Wakil Ketua Dewan Syuro) dan Drs. KH. Ham Masrus Syam (Ketua Dewan Tanfidz). Gugatan kedua dilakukan perorangan, yakni Yusuf Mu’thi dan Imamul Muqinin. Dua gugatan tersebut dilayangkan kepada DPP, DPW PKNU Jatim, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo sebagai turut tergugat. (pri/c1/als)

Pembangunan Ruko Jalan Jawa Dilanjutkan PANJI - Pemkab Situbondo melanjutkan pembangunan kompleks ruko (rumah dan toko) di Jalan Jawa, Kelurahaan Mimbaan, Kecamatan Panji. Sehingga, total ruko yang akan berdiri di tempat yang ada di sebelah selatan Pasar Mimbaan Baru itu 12 unit. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan jumlah ruko sebelum terbakar beberapa tahun silam. Sewa terhadap ruko itu pun diharapkan mampu mendongkrak signifikan sumbangan terhadap PAD (pendapatan asli daerah). Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), Tri Cahya Ningsih, hingga kini belum bisa memastikan kapan enam unit ruko di Jalan Jawa yang telah selesai dibangun tahap pertama itu akan ditempati. “Saya menunggu penyerahan kedua (ST 2) tuntas,” terang Tri Cahya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (1/8). Dengan begitu, lanjut Tri, pihaknya memiliki jaminan pemeliharaan jika ada komplain terkait pengerjaan ruko itu. “Kalau tidak salah, masa

SITUBONDO - Air mata Ida Ayu Dwijayanti mengalir deras saat keluar ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Situbondo sore kemarin (1/8). Itu setelah perempuan 23 tahun, warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, itu diganjar empat tahun penjara oleh majelis hakim. Selain itu, majelis hakim yang dipimpin Dewi Iswani itu juga menjatuhkan denda Rp 800 juta subsider satu bulan penjara. Ayu dinyatakan terbukti melanggar Pasal 111 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ibu Ayu yang mendampingi selama persidangan tak kuasa membendung air mata. Dia beberapa kali menanyakan kepastian denda Rp 800 juta kepada Panitera Pengganti usai sidang. “Dari mana uang sebanyak itu. Apa yang mau dijual,” katanya lirih. Pu t u s a n maj e l i s ha k i m sebenarnya lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menginginkan Ayu dipenjara enam tahun dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan penjara. JPU Suryani mengatakan masih pikir-pikir terhadap putusan tersebut. “Putusan majelis hakim adalah ancaman hukuman minimal. Hanya saja, kita belum bisa memastikan apakah akan banding ataukah menerima. Sebab, klien kami masih labil dan belum bisa kita ajak bicara,” terang kuasa hukum terdakwa, Ide Prima Hadiyanto SH.

ST 2 sudah hampir habis. Sehingga, akan segera dilakukan penyerahan kepada pemkab,” ungkap perempuan asal Banyuwangi tersebut. Siapa yang akan menempati ruko-ruko tersebut, Tri mengatakan, sebenarnya tidak ada yang diprioritaskan. “Kalau ngomong pedagang lama lebih prioritas, dasarnya apa? Hanya saja bupati menghendaki kebijakan demikian (prioritaskan pedagang lama). Kita belum komunikasi lagi (dengan bupati). Yang pasti, (pedagang) yang lama memang minta menempati lagi,” terang Tri. Sekadar tahu, kompleks ruko di Jalan Jawa ludes terbakar 2010 silam. Demi mengantisipasi kejadian serupa, pemkab melengkapi ruko yang baru dibangun itu dengan fasilitas yang mampu mencegah kebakaran. Salah satunya, memasang alarm api dan semprot air. Alarm itu mampu mendeteksi api. Alarm akan berbunyi sebagai tanda peringatan. Setelah itu, air akan menyemprot secara otomatis. Pembangunan enam unit ruko tersebut menghabiskan dana miliar rupiah. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

LANJUTAN: Sejumlah pekerja sibuk mengerjakan proyek pembangunan ruko di Jalan Jawa tahap kedua.

SITUBONDO - Ramadan merupakan bulan berbagi. Momentum itu tak disia-siakan BRI cabang Situbondo untuk berbagi terhadap sesama. Senin (29/7) lalu, bertempat di kantor cabang, BRI menggelar buka bersama yang disertai pembagian 900 paket sembako Buka bersama itu dihadiri pimpinan beserta seluruh karyawan BRI, serta anakanak yatim yang berasal dari lingkungan sekitar kantor BRI. Tidak hanya itu, kegiatan dirangkai dengan khataman Alquran, lalu disambung pembagian 900 paket sembako. Baru kemudian buka bersama anak yatim dan salat Tarawih berjamaah. Pada 22 Juli lalu, BRI juga memberikan beasiswa kepada sepuluh mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin di lingkungan Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Sukorejo. Kegiatan yang sama dilakukan di Universitas Abdurrachman Saleh (Unars) Situbondo. Ada sepuluh beasiswa dari keluarga ekonomi diberi beasiswa pendidikan. Pimpinan BRI Cabang Situbondo, Tresnawan DS mengatakan, serangkaian kegiatan pembagian paket sembako dan beasiswa tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI kepada masyarakat. “Dengan kegiatan ini kita ingin berbagi kepada masyarakat di bu-

ISTIMEWA

SERAHKAN BEASIWA: Pimpinan BRI Cabang Situbondo, Tresnawan DS (kiri) bersama Rektor IAII, Wawan Juandi.

SIMBOLIS: Pimpinan BRI Cabang Situbondo, Tresnawan DS (kiri) bersama Rektor Unars, Hadi Wijono.

lan puasa. Pembagian 900 sembako tersebut berasal dari Badan Baitul Maal BRI,” terangnya. Tresnawan menambahkan, para penerima paket sembako tersebut adalah masyarakat yang ada di sekitar kantor cabang BRI maupun

14 kantor unit BRI yang ada di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Situbondo. “Semoga sembako tersebut bisa bermanfaat dan menambah kegembiraan menjalankan ibadah puasa serta dalam menyambut lebaran,” imbuhnya. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi | 2 Agustus 2013