Page 1

JUMAT 25 MEI

33

TAHUN 2012

EMAIL DARI MACAU

PENYEWA DATANG,

MOST SEGERA OPERASI

BANYUWANGI - Meski sengketa dengan pemerintah daerah belum selesai, tapi Mall Of Sri Tanjung (MOST) akan segera beroperasi. Sebab, saat ini ada investor asal Jakarta yang siap mengoperasikan bangunan milik Pemkab Banyuwangi itu. Investor tersebut adalah Borobudur Departemen Store. Pihak PT. Oleh karena itu, Dian Graha Utama (DGU) selaku pengelola MOST saat ini sedang mempersiapkan pengoperasian gedung berlantai tiga tersebut. Direktur Keuangan PT. DGU, Diana Agus Darminto, mengatakan bahwa semua teknis pengoperasian MOST sudah rampung. Pihak Borobudur Departemen Store sudah siap membuka cabang di Banyuwangi dan menyewa MOST. Manajemen Borobudur Departemen Store sudah teken kontrak dengan PT. DGU untuk menyewa lantai dua. Rencana awal, kata Diana, Borobudur Departemen Store akan di-launching Kamis kemarin (24/5) ■

TOHA/RaBa

MENGHIBUR: City of Dreams menampilkan suguhan tiga dimensi spektakuler dengan dukungan teknologi mampu menghasilkan film yang luar biasa.

Macau Taman Bermain Para Pelancong Adalah Macau-Shenzhen-Hongkong yang menjadi tujuan kami mengenal sejarah, kebudayaan, serta geliat perekonomian maju masa kini. KEPERGIAN saya kali ini bersama 18 orang yang terdiri atas Manajer Keuangan dan Manajer Iklan Jawa Pos Radar (JPR) Jatim-Jateng, tabloid Nyata, Koki, dan Cantik. Rencananya, kami melancong hingga 27 Mei 2012 mendatang. Menggunakan maskapai Cathay Pasific Airlines, kami menuju Hongkong Internasional Airport dari bandara Internasional Juanda Rabu keOleh marin (23/5). Perjalanan menggunakan M.S. MUNTAHA pesawat yang didominasi warna putih Manajer Iklan Radar dan biru ini memaBanyuwangi kan waktu 4,5 jam. Lantaran perjalanan jauh, kami harus pandaipandai menjaga kondisi tubuh agar tetap fit ■  Baca Macau...Hal 43

 Baca Penyewa...Hal 43

TUNGGU IZIN: Keberadaan Mall of Sri Tanjung kini akan dikelola Borobudur Departemen Store.

GALIH COKRO/RADAR BANYUWANGI

Bupati Deadline PT IMN Selama Beroperasi, Melanggar 9 Aturan BANYUWANGI - Polemik seputar tambang emas di Tumpang Pitu semakin panas. Perkembangan terbaru, Bupati Abdullah Azwar Anas melayangkan surat peringatan kepada direksi PT. Indo Multi Niaga (IMN) di Jakarta. Dalam suratnya, bupati memberikan

GOWES BARENG

deadline selama 30 hari untuk menyelesaikan sejumlah persoalan dalam kegiatan tambang emas di Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Siliragung tersebut. Surat yang ditujukan kepada Direktur Utama PT. IMN itu bernomor: 545/326/ 429.108/2021 tertanggal 21 Mei 2012 itu berisi evaluasi atas kegiatan tambang di Kecamatan Pesanggaran. Evaluasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, PT. IMN telah melakukan sejumlah pelanggaran secara berkelan-

jutan. Pemkab mencatat ada sembilan pelanggaran yang dilakukan PT. IMN selama beroperasi di Banyuwangi. Sembilan pelanggaran itu, pertama PT. IMN melakukan pengalihan saham dan melakukan joint venture agreement kepada pihak asing tanpa sepengetahuan Bupati Banyuwangi. Kebijakan PT. IMN itu melanggar diktum ketiga Keputusan Bupati Nomor: 188/ 10/KEP/429.011/2010 ■  Baca Bupati...Hal 43

Pasokan dari Pertamina Kurang Pembunuhan Juragan ISTIMEWA

DAFTAR KOLEKTIF: Tim Bank Mandiri siap tampil dalam gowes bareng Pak Karwo dan Gus Ipul 27 Mei nanti.

Siapkan Dua Rute BANYUWANGI - Gowes bareng Pak Karwo dan Gus Ipul semakin dekat. Ajang mancal bareng itu akan dilaksanakan 27 Mei mendatang dengan start dan finis di Taman Blambangan. Ragam persiapan pun dilakukan panitia, di antaranya mempersiapkan rute yang akan ditempuh peserta. Untuk memenuhi keinginan masyarakat dan klub pemerhati olahraga bersepeda, panitia akan membuat dua rute yang bisa dilalui para peserta gowes ■  Baca Siapkan...Hal 43

BAGAIMANA INI...

Kerupuk Masih Misterius

Pemicu Kenaikan Harga Elpiji 3 Kg BANYUWANGI - Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Besuki, Benny Satrya Indra Tjahjadi, akhirnya buka suara terkait kenaikan harga gas elpiji tiga kilogram (kg) yang terjadi sepekan lalu. Menurutnya, kenaikan harga itu disebabkan pengurangan pasokan elpiji bersubsidi tersebut ke wilayah Besuki. Benny menjelaskan, pasokan elpiji dari Pertamina mengalami penurunan sebesar 5 persen sampai 9 persen ke tiap agen. Sebelumnya, dari total 56 agen sewilayah eks keresidenan Besuki, yakni Banyuwangi, Situbondo, Jember, Lumajang, dan Bondowoso, jumlah pasokan elpiji 3 kg mencapai 140 ribu tabung per hari. Dikatakannya, pengurangan pasokan itu tentu saja mengakibatkan pendapatan para agen turun. Padahal, sebelumnya agen sudah telanjur berinvestasi, seperti membeli truk, mobil pikap, dan sepeda motor roda tiga, untuk menyalurkan gas elpiji ke pangkalan. Ironisnya, nyaris seluruh kendaraan itu dibeli secara kredit. Oleh karena itu, para agen melakukan pertemuan dan akhirnya sepakat menaikkan harga jual elpiji 3 kg ■  Baca Pasokan...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

Rp 15 RIBU: Meski harga naik, permintaan elpiji 3 kg tetap tinggi.

BANYUWANGI - Pelaku pembunuhan di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, hingga kemarin masih misterius. Aparat kepolisian belum berhasil mencium jejak pembunuh Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan putrinya, Sherly Kurniawati, 18, tersebut. Untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis itu, sejumlah anggota polisi terus melakukan penyelidikan. Beberapa warga sekitar akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Kita terus mengumpulkan informasi warga,” tegas Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Bagus Ikhwan Christian. Menurut kasat, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan, pelaku sepertinya sudah mengenal keluarga korban. Atau, setidaknya pelaku pernah datang ke rumah korban. “Ini yang kita kembangkan dalam penyelidikan,” katanya. Di antara hasil olah TKP yang dilakukan, lanjut dia, pelaku juga diduga berusaha mencari barang berharga milik juragan kerupuk tersebut. Hal itu dibuktikan dengan kondisi kamar korban yang berantakan. “Kamar korban awut-awutan,” sebutnya.

Pembunuhan Sadis Korban:  Jane Ariswati alias Yeni, 57 (ibu)  Sherly Kurniawati, 18 (anak) Kronologis: ■ Kali pertama ditemukan tubuhnya tergantung. ■ Kaki dan tangan diikat tali. ■ Leher dijerat tampar warna biru. ■ Pikap Mitsubishi SS bernopol P 8006 VO ikut hilang. ■ Sertifikat rumah juga hilang. ○

Meski pelaku diduga orang yang telah mengenal korban, kasat mengaku belum tahu identitas pelaku. Dalam kasus ini, pihaknya tidak berani menyebut atau menuduh tanpa bukti. “(Dalam pembunuhan ini) kita belum pernah menyebut seseorang sebagai pelaku,” ungkapnya. Ditanya soal Adi yang sempat dikaitkan dengan kasus ini, kasat malah menanyakan orang yang mengaitkannya. Sebab, pihaknya belum melakukan penyelidikan. “Kita tidak pernah menyebut Adi. Saya juga kaget ada yang mengaitkannya,” ujarnya ■  Baca Pembunuhan...Hal 43

Keseharian Ibu-Anak Korban Pembunuhan Asal Pandan

Tamu Sulit Bertemu kalau Bukan Keluarga GALIH COKRO/RaBa

BERBAHAYA: Seorang pengendara motor membonceng motor yang rusak.

Skuter Bonceng Skuter

Di mata tetangga kanan-kiri, sosok dan keseharian Jane Ariswati alias Yeni, 57, adalah tipe orang yang tertutup. Bertamu ke rumah janda tersebut perlu usaha keras.

BANYUWANGI - Ada-ada saja akal pengemudi sepeda motor skuter yang melintas di Jalan Raya Yos Sudarso, Kecamatan Kalipuro, ini. Untuk menghemat biaya derek, dia memutuskan “membonceng” sepeda motor sejenis yang sedang mogok. Tetapi, jangan-jangan ada motivasi lain yang mendasari keputusan nyeleneh tersebut. Bisa saja pria yang satu ini masih jomblo. Lau, dia membonceng sepeda motor yang sudah “setengah rongsokan” itu lantaran tidak ingin kalah saing dengan pengguna jalan lain yang berboncengan bersama pacar dan pasangannya. (sgt/c1/aif) http://www.radarbanyuwangi.co.id

ALI NURFATONI, Genteng

KABAR meninggalnya ibu-anak warga Dusun Pandan, RT 01/RW 04, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, langsung menyebar ke pelosok desa. Begitu kabar pembunuhan sadis merebak, saat itu juga warga langsung bangun dari tidur dan mengecek kebenaran kabar yang menggegerkan tersebut.

Warga pun bergunjing terkait kematian sadis Jane Ariswati dan anaknya, Sherly Kurniawati, 18, tersebut. Mulai dari bisnis hingga masalah pribadi mereka menjadi bahan pembicaraan. Salah satunya terkait masalah perceraian Yeni dan suaminya beberapa tahun lalu. Ada juga yang mengisahkan tentang hubungan asmara Sherly Kurniawati dengan kekasihnya, Adi, yang baru saja kandas. Sudah bertahun-tahun Yeni menempati rumah nomor 242 tersebut. Meski sudah puluhan tahun menempati rumah itu, tapi warga sekitar jarang bertamu ke rumah janda tersebut. Sebab, selama hidup, ibu satu anak itu dikenal sebagai orang yang tertutup. “Ya begitu itu, selain keluarga sangat sulit bertamu,” ujar ketua RT setempat, Setyono.

Banyak melanggar aturan, bupati deadline PT IMN

Kalau tetap mokong, sanksinya apa Pak Bupati?

Wakasek selingkuh akhirnya dicopot

Ini namanya nikmat membawa petaka!

GALIH COKRO/RaBa

TURUT BERDUKA: Teman sekolah korban menunjukkan foto Sherly.

Bila bukan keluarga sendiri, orang yang ingin bertamu sulitnya

minta ampun ■

 Baca Tamu...Hal 43 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Jumat 25 Mei 2012

Melihat Potensi Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran

Alam Mendukung, Galakkan Program Mentokisasi P URWODADI – Sekitar 50 persen luas lahan pertanian dimiliki Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran. Tak pelak, mayoritas warga desa ini bekerja sebagai petani. Karena itu, tidak mengherankan bila sektor pertanian menjadi andalan bagi warga desa tersebut. Meski mayoritas petani, tetap ada sejumlah warga yang tidak memiliki lahan sendiri. Maka, mereka yang tidak memiliki lahan sendiri, hanya bisa bekerja sebagai buruh tani. Sehingga, penghasilan mereka juga tergolong pas-pasan. Bahkan, bisa dikatakan kurang.

Nah, untuk meningkatkan penghasilan tambahan kepada warganya, Kepala Desa Gambiran, Suyanto, dengan dorongan camat Gambiran, A. Khalid Askandar, mencetuskan program yang terbilang langka. Yaitu program mentokisasi. Ya, dengan program mentokisasi tersebut, diharapkan usaha ternak warganya bisa terus menghasilkan. Sebab, dalam proses beternak dengan pemerliharaan, perawatan sangat didukung dengan sumber daya alam di desa tersebut. Selain itu, dampak positifnya, laba yang dihasilkan warga

juga terus berkelanjutan. Program penggalakan mentokisasi tersebut tercermin dalam proses penyerahan mentok (itik) kepada rakyat tidak mampu (RTM) di kantor Kecamatan Gambiran Senin (21/5) lalu. Kades Suyanto secara simbolis menyerahkan bantuan mentok kepada warga yang kurang mampu. ‘’Dari pada berupa sembako, cepat habis,’’ ujar Kades Suyanto kepada koran ini kemarin. Menurut Suyanto, langkah tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, penggalakan mentokisasi tersebut memang didu-

kung sumber daya alam desa tersebut. Karena itu, bantuan surplus dari dana PNPM Mandiri Perdesaan, desa yang lain tidak menggalakkan program tersebut. ‘’Cuma dari desa kita saja yang seperti ini. Yang lain gak ada,’’ katanya. Suyanto menjelaskan, 90 persen warganya memang bekerja sebagai petani. Sisanya memilih berdagang. Ada yang jualan melinjo, dan lain-lain. ‘’Hanya 10 persen saja yang tidak jadi petani. Penggalakan mentokisasi ini sangat bermanfaat bagi kaum miskin untuk menambah penghasilan,’’ terangnya. (ton/als)

ALI NURFATONI/RaBa

SIMBOLIS: Kepala Desa Purwodadi, Suyanto, berikan bantuan itik (mentok) kepada warga tidak mampu di kantor Kecamatan Gambiran Senin (21/5) lalu.

PKK

GALIH COKRO/RaBa

PRESTASI NASIONAL: Ipuk Fiestiandani Anas (kanan) bersama Yeni Wahid beberapa waktu lalu.

Rintis Tanaman Obat Berbuah Penghargaan BANYUWANGI - Prestasi bergengsi tingkat nasional kembali diraih Banyuwangi. Kali ini, prestasi itu dipersembahkan Ketua Tim Penggerakan PKK Kabupaten, Ny Ipuk Fiestiandani Anas. Istri orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu mendapat penghargaan bergengsi dari Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Mendagri memberikan penghargaan Pakarti Madya I Tingkat Nasional tahun 2012. Penghargaan yang diterima perempuan yang akrab disapa Mbak Dani itu karena berhasil meraih pelaksana terbaik pemanfaatan toga untuk obat keluarga tingkat nasional. Penghargaan itu juga sebagai apresisasi pemerintah pusat atas kerja keras Mbak Dani dalam hal pemberdayaan keluarga melalui PKK. Selama ini, istri Bupati Abdullah Azwar Anas itu telah merintis pemanfaatan tanaman obat untuk keluarga di Desa Kebundalam, Kecamatan Bangorejo. Kegiatan yang dirintis istri mantan anggota DPR RI itu berhasil mengikuti lomba tingkat nasional dan berhasil menjadi juara. Penghargaan itu diserahkan Ketua Umum Tim Penggerak PP pusat Ny Vita Gamawan Fauzi pada acara puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke IX dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 di Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo, kemarin. Hadir dalam acara itu, Wakil Presiden Boediono dan Mendagri Gamawan Fauzi. Sedangkan Pemkab Banyuwangi, hadir Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan sejumlah pejabat. Pengurus TP PKK Kabupaten juga turut mendampingi Mbak Dani menerima penghargaan itu. (afi/als)

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

DIBORGOL: Samsuni dengan wajah memar dan kaki kanan patah dirawat di RSUD Blambangan kemarin.

Maling Ayam Babak Belur Dimassa KALIPURO - Nasib apes menimpa Sugiyanto alias Samsuni, 53. Warga Dusun Gunung Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Dia dihajar massa hingga wajahnya babak belur setelah ditangkap warga karena diduga mencuri ayam dini hari kemarin (23/5). Tersangka yang baru keluar dari Lapas Banyuwangi itu mengalami luka yang serius di bagian wajah. Tulang kaki sebelah kanan juga patah karena kecantol akar pohon dan jatuh ke lubang dengan kedalaman sekitar satu meter. “Saat lari, kakinya nyangkut akar pohon,” cetus Kapolsek Kalipuro, AKP Sudarsono. Aksi kejahatan yang dilakukan ter-

sangka terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari kemarin. Samsuni kepergok warga sedang mencuri sekitar tujuh ekor ayam milik Sumarwi, yang kebetulan masih satu kampung. “Diteriaki maling, tersangka langsung kabur,” terang kapolsek. Warga yang mendengar teriakan maling, jelas dia, langsung keluar rumah dan ikut mengejar Samsuni. Nahas, saat tersangka berusaha lari dari kejaran warga, kakinya terjerat akar pohon berukuran cukup besar. “Tersangka langsung ambruk dan tulang kakinya patah,” jelasnya. Tulang kaki kanan tersangka yang

patah ini, sebut dia, bukan karena penganiayaan warga. Tetapi, kata dia, itu karena dia terjatuh saat kakinya terjerat akar pohon. “Saat jatuh karena kakinya terjerat akar pohon, tersangka berusaha minta tolong,” ungkapnya. Puluhan warga yang sudah marah karena ayam di kampungnya sering hilang tidak memberi ampun. Tersangka langsung dihajar hingga wajahnya babak belur. Beruntung, aparat Polsek Kalipuro yang mendapat laporan dari warga segera datang ke lokasi kejadian. “Kita datang, wajah tersangka sudah babak belur,” cetusnya. Karena lukanya cukup parah, oleh

aparat kepolisian, tersangka dilarikan ke RSUD Blambangan. Dengan tangan terborgol, residivis yang belum genap sebulan lalu bebas dari Lapas Banyuwangi itu masih menjalani pemeriksaan. “Pamitnya ke Kalibaru ambil uang,” kata Suwarti, istri tersangka, saat ditemui koran ini di RSUD Blambangan kemarin pagi. Menurut Suwarti, suaminya keluar rumah sekitar pukul 19.00 kemarin malam. Sebelum pergi, dia sempat minta uang simpanannya sebesar Rp 100 ribu. “Dari uang Rp 100 ribu itu, saya cuma ditinggali Rp 5.000,” sebutnya. (abi/c1/als)

TAMBANG BELERANG

Penutupan Ijen Dilematis BANYUWANGI – Status Gunung Ijen yang sejak enam bulan terakhir fluktuatif, benar-benar menjadi persoalan pelik bagi Pemkab Banyuwangi. Sebab, sejak Gunung Ijen ditutup dari segala aktivitas manusia akhir tahun lalu, ratusan warga yang bekerja sebagai penambang belerang otomatis menganggur. Tetapi, di sisi lain, pemerintah juga tidak ingin timbul korban jiwa jika sewaktu-waktu terjadi bencana di gunung dengan ketingian 2,386 meter di atas permukaan laut (dpl) tersebut. Dikonfirmasi sejumlah wartawan usai mengikuti sidang paripurna di kantor DPRD Banyuwangi, Rabu (23/5) sore, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, persoalan Gunung Ijen menjadi dilema baginya. Pasalnya, sudah banyak penambang belerang yang mulai bekerja meski status gunung tersebut masih Waspada (level II). Itu lantaran sudah enam bulan mereka tidak punya penghasilan. Di sisi lain, lanjut Anas, pihaknya menerima surat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa timur (Jatim), termasuk dari Dinas Kehutanan, agar tidak ada aktivitas manusia di Gunung Ijen. “Di sinilah dilema kami. Di satu sisi, rakyat kami butuh penghasilan, tetapi di sisi yang lain, kalau diputuskan tetap boleh melakukan kegiatan di Gunung Ijen, dan sewaktu-waktu ada kejadian, siapa yang bertanggungjawab,” ujarnya. Menurut Bupati Anas, persoalan Gunung Ijen berada di luar jangkauan dan kewenangannya. Secara teknis, aktivitas vulkanik Gunung Ijen merupakan domain Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Selain itu, Gunung Ijen termasuk areal Taman NasionalKehutanan. “Kami tidak bisa membuat keputusan pasti. Harapan kami, ini (fluktuasi status gunung Ijen, Red) segera berakhir,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, para penambang belerang di Gunung Ijen tampaknya sudah tidak mampu menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas penambangan. Buktinya, meski status gunung masih Waspada (level II), mereka sudah mulai menambang. Bahkan, mereka tidak menghiraukan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, agar wilayah yang berjarak satu kilometer (km) dari kawah, steril dari aktivitas manusia. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, dari 397 penambang yang bekerja pada PT Candi Ngrimbi, 115 orang di antaranya sudah mulai bekerja sejak Senin pekan lalu (14/5). (sgt/als) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Jumat 25 Mei 2012

Warga Keluhkan Tambang Pasir

PERJUDIAN

Tidak Kantongi Izin, Kerap Bikin Celaka

ABDUL AZIZ/RaBa

APES: Pelaku di Mapolsek Gambiran, kemarin.

Tiga Lolos, Satu Tertangkap GAMBIRAN - Anggota Reskrim Polsek Gambiran menangkap seorang pejudi kyu-kyu di rumah kosong milik warga Dusun Setembel , Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, kemarin. Seorang pejudi bernama Mohammad Tolib, 37, warga Dusun Setembel, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, itu tidak bisa melarikan diri dari sergapan petugas ketika sedang bermain judi dengan rekan-rekannya Sebenarnya pada saat polisi melakukan penggerebekan, ada empat orang yang sedang bermain judi, namun tiga di antaranya berhasil kabur sedang Toyib berhasil dipegang. Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas,ud melalui Kanit Reskrim Aiotu Subagio mengatakan, jika ketiga orang pejudi yang melarikan diri identitasnya sudah diktehaui dan kini mereka telah kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang ). Untuk kepentingan penyidikan pihaknya telah mengamankan tersangka sekaligus barang bukti berupa satu set kartu domino, uang tunai sebesar Rp 186 ribu dan satu lembar kardus yang digunakan sebagai alas berjudi. “Barang bukti tersebut kita amankan dan Toyib kita tahan dan kita kenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian,” tandasnya. (azi/aif)

ROGOJAMPI - Penambangan pasir tanpa izin masih saja marak. Seperti yang berlangsung di depan Balai Desa Kaligung, Kecamatan Rogojampi, ini. Di lokasi seluas setengah hektare tersebut proses penggalian sudah berlangsung lebih dari dua pekan. Akibat lalu-lalang dump truck pengangkut pasir, jalan di desa tersebut menjadi rusak. Lantaran kerusakan yang ditimbulkan sudah cukup parah, sejumlah perwakilan warga mendatangi kantor desa kemarin. Warga meminta kejelasan terkait kerusakan jalan tersebut. Perwakilan warga akhirnya mengadakan pertemuan di kantor desa. Mereka yang hadir, antara lain Tono dan Sugiman. Mereka ditemui Kepala Desa Yusuf Putranto, dua unsur aparat Babinkantibmas dan Babinsa, dan pihak pengelola pertambangan. Sugiman mengatakan, penambangan pasir itu menyebabkan jalan desa rusak. Bahkan, banyak anak sekolah yang jatuh akibat jalan yang rusak itu becek di saat hujan. ‘’Sejak ada penambangan, jalan menjadi rusak. Anak-anak TK yang sekolah di sini ada yang kepleset saat melewati jalan becek itu,” ungkap Sugiman. Dirinya sengaja minta kejelasan terkait solusi yang harus dilakukan pejabat setempat. Namun, hingga kemarin belum ada keputusan final. Selain itu,

TELECONFERENCE: Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan percakapan jarak jauh dengan petugas dari Kantor Dinas Perhubungan.

ABDUL AZIZ/RaBa

Desa Sarongan Punya Rumah Pintar PESANGGARAN - Masyarakat Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran patut berbangga. Karena, saat ini desa yang berada diujung selatan Kabupaten Banyuwangi telah memiliki Rumah Pintar Internet (Rapinet). Rumah Informasi Teknologi (IT) ini merupakan penemuan pemuda Desa Sarongan, Gama Irzi Muhtadi. Praktis dengan adanya Rumah Internet ini Desa Sarongan yang sebelumnya tidak bisa berinteraksi ke luar melalui media IT, kali ini mereka bisa menjelajah dunia melalui internet. Sejak kehadiran Rapinet di Desa Sarongan, masyarakat menjadi lebih melek teknologi. Bahkan, sejak di  online  kan server internet di Balai Desa Sarongan, warga sudah banyak yang menggunakan akses internet. “Kalau tidak salah saat ini

sudah ada 17 pelanggan yang menikmati layanan kami. Ini rakitan kami sendiri lho bukan dari Telkom,” ujar Irgi, sapaan akrab Gama Irzi Muhtadi. Munculnya ide untuk mendirikan Rapinet tersebbut karena dia ingin memudahkan masyarakat agar bisa berinteraksi dengan dunia luar melalui IT. “Apalagi kami telah berkali-kali minta ke Telkom untuk diberi saluran internet, mereka selalu enggan. Ya akhirnya kami bertekad bisa dirikan internet sendiri,” terang mahasiswa STIKI Malang ini. Untuk mewujudkan Rapinet ini, tutur Irgi, cukup rumit. Awalnya, dia cukup kesulitan untuk mendapatkan modal dana. Berkat berkonsultasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), akhirnya   mendapat bantuan modal Rp 65 juta. Tapi dana itu belum cukup. Akhirnya, Irgi

bersama teman-temannya berswadaya hingga terkumpul dana Rp 118 juta ditambah bantuan dari Pemda Banyuwangi, Rp 65 juta. “Akhirnya, jadilah Rapinet ini,” ujarnya Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang meresmikan secara langsung Rapinet ini, mengaku kagum dan memuji prestasi anak-anak Desa Sarongan. Menurutnya, berdirinya Rapinet merupakan prestasi yang luar biasa, anak-anak Sarongan. Sebab mereka bisa menggunakan internet untuk mengakses semua data. “Hebatnya lagi bisa teleconference juga dari sini (balai desa Sarongan, Red),” ujar Bupati Anas, yang malam itu juga melakukan teleconference dengan petugas Kantor Dinas Perhubungan Pemkab Banyuwangiu. (azi/aif)

Seekor Ayam Antarkan ke Penjara GAMBIRAN- Aksi pencuri yang satu ini sungguh tergolong nekat. Meski hanya seekor ayam milik saudaranya, pelaku tetap saja mencurinya. Aksi pencurian ini dilakukan oleh Suyanto, 45, warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Pelaku mencuri ayam di rumah Alim pada malam hari, pukul 23.00. ”Pagi harinya Alim datang ke rumah untuk mencari ayam.

Saya tak bisa mengelak kalau ayam itu milik Alim,’’ aku Suyanto. Diperoleh keterangan, warga kerap memergoki Suyanto melakukan tindak kejahatan. Hanya saja warga sekitar tidak pernah melaporkan hal ini ke polisi. Dia pernah berjanji di hadapan warga untuk tidak mencuri lagi. Kal itu Suyanto kedapatan mencuri sebuah cangkul milik tetangga. Terkait aksi pencurian ayam ini

warga sudah tidak mau mentolelir. Meski ayam yang dicuri masih milik saudara misannya, warga tetap melaporkan ke polisi. Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas,ud melalui Kanit Reskrim AIPTU. Subagyo, membenarkan jika Suyanto ditangkap oleh warga karena mencuri ayam. ‘’Barang bukti seekor ayam juga sudah kita amankan. Tersangka juga kita tahan,’’ kata Subagyo. (azi/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

RUSAK JALAN: Sejumlah dump truck parkir di jalan sekitar penambangan pasir Desa Kaligung, Kecamatan Rogojampi, kemarin.

penambangan pasir (galian C) tersebut tidak mengantongi izin. ‘’Galian itu tidak berizin,’’ tegasnya. Kepala Desa Kaligung, Yusuf Putranto, menegaskan bahwa galian pasir di depan balai desa tersebut sudah berizin. Bahkan, sebelum mengurus surat, sudah ada persetujuan warga sekitar. ‘’Sebelum mengurus izin ke camat, sudah ada kesepakatan warga sini. Kalau nggak ada izin, saya tidak berani,’’ katanya. Menurut dia, galian pasir di desanya ma-

suk kategori galian C. Ada dua titik; tiap titik seluas setengah hektare dan dikerjakan menggunakan backhoe. ‘’Semuanya satu hektare. Tapi yang satu di samping kantor ini sekarang dalam proses reklamasi,” terangnya kepada RaBa kemarin. Lebih jauh Kades Yusuf menjelaskan, penambangan tersebut sudah berlangsung hampir sebulan. ‘’Kira-kira sudah 20 harian ini berlangsung. Yang di samping kantor ini sudah direklamasi,” jelasnya. Plt. Badan Pelayan Perizinan Terpadu

(BPPT) Banyuwangi, Abdul Kadir menegaskan, penambangan pasir di Desa Kaligung, Kecamatan Rogojampi, tersebut tidak berizin. ‘’Semua penambangan di Banyuwangi tidak berizin,” tandasnya. Selama ini pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin pertambangan. Oleh karena itu, pihaknya meminta petugas berwenang segera menindak tegas penambangan pasir itu. “Tutup saja itu. Semua nggak ada izinnya,” tegas Kadir. (ton/c1/aif)


PENDIDIKAN

36

Berharap Siswa Tidak Berkonvoi ROGOJAMPI - Perayaan wisuda siswa kelas XII SMAN 1 Rogojampi dilaksanakan secara sederhana kemarin. Meskipun digelar secara sederhana, namun sangat bermakna spesial bagi para siswa. Sebab, dalam kesempatan tersebut secara simbolis diberikan penghargaan kepada Tim PMR SMAN 1 Rogojampi yang berhasil menjadi juara pertama lomba PMR tingkat Jawa Timur. Dalam ajang yang digelar oleh Universitas Jember (Unej) tersebut, SMAN 1 Rogojampi berhasil menggusur SMAN 1 Malang yang pada tahun lalu menjadi juara pertama. Hasil tersebut sudah pasti membawa nama harum sekolah dan Banyuwangi pada tingkat Provinsi Jawa Timur. ”Keberhasilan ini tentu menjadi kado spesial dalam wisuda siswa kelas XII SMAN 1 Rogojampi,’’ kata Drs. Rodiwanto, MM, Kasek SMAN 1 Rogojampi. Lebih lanjut, Rodiwanto meng-

Jumat 25 Mei 2012

SDN I Genteng Jawara Lagi

dikumpulkan dan diberikan kepada siswa yang kurang mampu. ”Semoga semua siswa kelas XII SMAN 1 Rogojampi lulus dengan nilai memuaskan, dan merayakan kelulusan dengan hal yang positif,’’ harap Rodiwanto. Dalam perayaan IWAN SETIONO/RaBa HADIR: (dari kiri) Camat Rogojampi Kusiyadi, Samsul wisuda kemarin ditampilkan berbArif dari Dispendik, dan Kasek Rodiwanto. agai hiburan yang himbau kepada siswa kelas XII yang dilakukan siswa SMAN 1 Rogodinyatakan lulus pada Sabtu (26/5) jampi. Di antaranya paduan suara, nanti agar tidak melakukan konvoi menyanyi, dan band. Hadir dalam di jalan raya. Itu karena dapat akan kesempatan tersebut, Camat Rogomengganggu arus lalu lintas. Selain jampi Kusiyadi, Samsul Arif dari Disitu, Rodiwanto berharap agar siswa pendik Banyuwangi, komite sekolah, tidak melakukan corat-coret baju se- wali murid, seluruh siswa dan guru ragam karena seragam tersebut bisa SMAN 1 Rogojampi. (adv/als)

GENTENG – Torehan pretasi demi pretasi terus diukir keluarga besar SDN 1 Genteng. Yang terbaru, tiga anak didik kepala sekolah (Kasek) Hanafi tersebut berhasil menyabet tiga medali emas di dua kejuaraan berbeda. Mereka adalah Moh Rendra Budi Utama, 9, Tiara Nur Agustin, 9, dan Elok Ainun Nisrina, 7. Ketiga siswa tersebut berhasil tampil sebagai jawara dalam kejuaraan yang diikuti. Untuk Rendra dan Tiara, kedua siswa tersebut mengikuti Kejuaraan Bulutangkis Djarum Super Banyuwangi yang dihelat di GOR Rimba Raya, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring 16-23 Mei 2012 kemarin. Meski mengikuti kelompok umur 11 tahun, namun mereka mampu mengadaskan lawan-lawannya hingga mencapai puncak. Tidak sampai di situ, mereka berdua mampu membawa pulang medali emas. Padahal, menengok usia, sejatinya kedua siswa tersebut masih beranjak usia 9 tahun. Tetapi, ternyata meraka tidak kalah dengan kelas dua tahun di atasnya. Hal inilah yang membuat keluarga besar sekolah merasa kagum atas potensi yang dimiliki anak didiknya tersebut.

ALI NURFATONI/RaBa

DARI KIRI KE KANAN: Kasek Hanafi, Tiara Nur Agustin, Elok Ainun Nisrina, Moh Rendra Budi Utama, dan Lilik, di SDN 1 Genteng kemarin.

Untuk Elok Ainun Nisrina berhasil membawa pulang dengan kepala tegap setelah berhasil menjadi nomor satu dalam lomba telent fiesta tahun 2012 di SDN RSBI Banyuwangi 19 Mei lalu. ‘’Kita akan terus beri support kepada mereka supaya terus berprestasi. Ini juga menjadi tugas kita untuk terus mendukung,’’ tutur Hanafi kemarin.

Menurut kepala sekolah yang juga dosen STAI Ibrahimy Genteng itu, anak-anak yang berprestasi akan mengangkat nama baik Banyuwangi secara umum. Selain itu, prestasi siswa tersebut juga akan mendongkrak kemajuan sekolah. ’’Ini berkat kerja keras dan kerja sama antara wali murid dan stakeholder,’’ jelasnya. (ton/als)

Hi – Tech Mall

Hi – Tech Mall Night Sale EVEN SSF 2012 di Hi – tech Mall akan semakin banjir diskon dan bonus dengan adanya event “Hi – Tech Mall Night Sale” yang berlangsung tanggal 26 Mei mulai jam 18.30 hingga 21.00. Dari notebook, tablet android hingga aksesories memberikan diskon besar – besaran seperti modem harga 90ribuan, notebook mulai 1jutaan, tablet android mulai 500ribuan dan cashback hingga jutaan rupiah. Dapatkan gratis internetan dari Flexi Mobile Broadband 60 hari tiap pembelian notebook. Gratis payung golf eksklusif, microSD 8GB dan Telkomsel Flash 90hari tanpa isi pulsa dulu tiap pembelian tablet android. Cashback Back Notebook hingga Jutaan rupiah Promo dari KompuMart (IA 24),notebook Prolink seri SW-9 dari Rp 4.99juta jadi Rp

3.49juta. Axioo CLWP 122 (Violet, dasar E 37) dari Rp 4.199juta jadi Rp 3.5juta gratis modem. Fujitsu PH521 (Yabes Notebook, dasar D 25) dari Rp 3.45juta jadi Rp 3.3juta. Asus EEEPC 1225B (Asus Corner, Dasar A 27) dari Rp 3.199juta jadi Rp 2.89juta. Sony Vaio (ATM Com, Lt. dasar 26) untuk tipe 35EG dari Rp 5.799juta jadi Rp 5juta, dan seri 38FG dari Rp 7.799juta jadi Rp 7juta. Penawaran dari Icon (IA 79), MacBook Pro MD313 dari Rp 11.8juta jadi Rp 11.249juta gratis protector dan bag serta IPad 2 64GB 3G + WiFi (White) dari Rp 7.2juta jadi Rp 6.949juta. Tablet Android mulai Rp 500ribuan Penawaran dari UPC (IA 36) dan Proshop (2D 7) yaitu tablet EPad 3 Ersys dari Rp 700ribu jadi Rp 590ribu. Treq seri A10C 4GB (KomKom, IC 75) dari Rp 1.15juta jadi Rp 1.05juta. Tablet Lenovo (Lenovo Exclv. Store

Dasar A1 5) dari Rp 6juta jadi Rp 5.499juta. Anythink Gadget (Dasar A1-19) menawarkan Samsung Galaxy Tab 2 dari Rp 3.999juta jadi Rp 3.75juta dan Galaxy Note dari Rp 6.499juta jadi Rp 5.7juta gratis leather case. RealPad P700S (SIA, Dasar B 15) dari Rp 1.75juta jadi Rp 1.55juta gratis modem. Modem hanya Rp 90ribuan hingga Gratis Pulsa Flexi dan Telkomsel Flash Promo lainnya Microvision MX230 (Smart Vision, Dasar A1 3) dari Rp 4.15juta jadi Rp 3.85juta,Modem Ivio (ABC Shop, Dasar C1 4243) hanya 99ribu. Antena modem TXR145 (Sumber Makmur Dasar B 27B) dari Rp 215ribu jadi Rp 170ribu. Yabes (Dsr E 12), Arrabon (2B 14), Sky Printing (Dsr D 67) dan Hawila (Dsr D 47) menawarkan Canon MP287 plus modif dari 725ribu jadi 650ribu. Dapatkan juga gratis pulsa Flexi 10ribu bagi 1000 orang pertama pengguna kartu Flexi. Serta gratis kartu perdana Flexi dengan hanya menunjukkan karcis parkir. Telkomsel Flash juga memberikan gratis pulsa 10ribu bagi 500orang pertama pengguna kartu Telkomsel. Dapatkan juga hadiah langsung mulai mouse, speaker, printer, hingga notebook tiap hari. Nantikan juga penawaran menarik lainnya. Segera kunjungi Hi-Tech Mall Night sale 26 Mei mendatang. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SITUBONDO

BANYUWANGI

• Rumah Tengah Kota •

• Rumah Rogojampi •

• Ruko Genteng •

• STNK •

• STNK •

• Mazda 323 ‘87 •

Dijual cpt rumah Jl. Satrian 62 Rogojampi, dpn Kelurahan Satrian Lemahbang. Hrg 250 jt (nego) TP, hub: 082141078882

Disewakan Ruko baru 2 lt, strategis, Jl. Gajah Mada Genteng, cocok u Bank, show room, dll. H: 081937664688, 03337757000

Hlg STNK Nopol P 4306 VM, an. Hari Nur mansyah, Lingk. Kebunjeruk RT01/01 Lateng

Hlg STNK Nopol P 5910 GA, an. P. Yon, al: Desa Kertosari RW05/02 Asembagus

Dijual Mazda 323 NB th ‘87 hijau siap pakai, harga nego. Hub:081559522110

• Brawijaya Regency •

• Ruko + Rumah •

Hlg STNK Yamaha Mio th 2006 Nopol P 3668 WG, an. Umi Naharoh, Krajan RT01/01 Setail, Gtg

Djl cpt rumah baru di Perum Brawijaya Regency C-11 Bwi, LT 100/LB36, sdh direnov. Hub. 0817350774, 082132742009

Djl Ruko + Rumah L 143M2 SHM Lok. Simpang Tiga Parijatah Srono dpn Jln Rya Cck u usha, 0333-8910015-081233807515.

Hlg SIM C an. Umi Naharoh, al: Dsn Krajan RT01/01 Desa Setail, Kec. Genteng

• Elite Sutri Garden • Dijual rumah, cocok untuk toko/usaha, lokasi strategis tengah kota, Jl. dr. Soetomo Banyuwangi minat serius, TP. Hub: 0333 7732234 081336717312 081249965811

• Rumah 2 Lantai • Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

• Jl. Basuki Rahmat •

Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

SITUBONDO • Rumah 150m2 •

SITUBONDO • Ruko & Tanah • Djl Segera Ruko 2 Lantai cck utk Resto sdh byk pelanggan, bth bana cpt. Hrg Nego. Dijual Tanah kebun sengon lokasi tepi jalan luas 4,5 Hektar. Serius Hub: 082143952200 / Pak Yono 081559584999

Hlg STNK Nopol P 2778 YH, an. Suhri, Lingk. Kampung Baru RT04/01 Bulusan Kalipuro

Hlg STNK Nopol P 2353 ZD, an. Ardy Fajar Dinata, Jl. Jendral Sudirman No. 79 RT02/0. Panderejo

Dijual Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl. Gn Ringgit (selatan KUA)/ Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub: 085259967973

• Penggilingan Padi •

• Tanah SHM 4400m2 • Dijual tanah pinggir jln raya utama Rogojampi Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat, selatan perusahaan Gazebo, barat jalan. Harga per m2 Rp 225.000. Hub: Taufiq 082143391022

• Tanah SHM 439m2 • Djl tanah L 439m2 + bangunan + 300m2 (Lt 2), Jl. Krakatau No. 35 Genteng Kulon, harga 700jt. H: 08122702021, 0811252563

• Tanah Dlm Kota/Murah •

• 5 Kavling • Jual 5 kavling siap bgn dpn Mayangsari Sukowidi msk 50m Bwi, Hub: 081336926646

L400m2 125jt siap bngun dlm kota posisi pojok depan Jl. Erlangga/deler Yamaha Sobo 500m ke brt. Hub: 085258008833; 085859959455

• Tanah SHM 5370m2 • Dijual tanah SHM L 5370m2, lok tepi Jl raya Ketapang Bwi. Hub: 031-71207267

BANYUWANGI

• Tanah SHM 442m2 •

• Dicari Gudang •

Djl tanah di blkg Perum Graha Family Klatak harga nego. Hub: 085257059545

Dcr Gudang L 1000 M2 ada PLN, truck bisa masuk, H: 081398980007/081808039007

Hlg BPKB Nopol P 8811 E, an. Winoto, al: Jl. Irian Jaya, Mimbaan

BANYUWANGI

• Kijang Kapsul ‘98 •

• Prima Mobil • Avanza07,10, Stream 07, Karimun11, Splash 11, Innova06,05, LGX 04, Krista 03, G Livina 08, Kuda 02, Escudo 98, LS05, Timor 97, Espass 06, SS 10, 09, 07, L300 ’10, 11, Fortuner 10. 0333411655, 085258665239

Dijual Cepat BU, Tyt Kijang Capsul Bensin, Grand RoveRace, 1998, Limited, Hitam Metalic, Mulus, Pwr Str, Wdw, AC Double, Dingin, 94 jt. Nego,Hub 03337777309

• Daihatsu Terios TX ‘09 •

• Toyota Avanza ‘08 •

Dijual Daihatsu Terios TX Adventure 09, silver, harga 170 juta, cash & kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Toyota Avanza 08 G, silver, harga 132 juta, cash & kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Suzuki APV ‘08 •

• Daihatsu Taruna ‘00 •

Dijual Suzuki GC 415V APV DLX tahun 2008 hitam metalik, ( AC / DBL ) harga 116,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Taruna F500RV CX DL (jeep) tahun 2000 abu-abu metalik, harga 89 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Espass ‘05 •

• Kijang LGX ‘01 •

Dijual Daihatsu Espass S91 tahun 2005 merah metalik, harga 55 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang LGX KF 83 Super tahun 2001 BSN, biru metalik, harga 119,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Nissan Grand Livina ‘09 •

• Honda CRV ‘08 •

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.5MT tahun 2009 abu-abu metalik, harga 152,5 juta nego,barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV 08. matic 2.4, silver, harga 280 juta nego, bisa cash / kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 - 081335897888

• Staf Tiketing & Sprvisor • Dibutuhkan segera: 1. Staff Tiketing pr ia, usia max 28thn, min SMA, memiliki ser tifikasi komputer min Excel, penempatan ASDP Ketapang, Glilimanuk. 2. Super visor pria, pengalaman min 1thn di bidang teller/ kasir, usia max 40thn, pendidikan min D3/S1 segala jurusan. Lamaran dikirim langsung ke alamat: Jl. Budiono 42 Banyuwangi Komplek PKBR, telp: (0333) 411000

BANYUWANGI

Djl Pnggilingan Padi (2 SHM) 895m2 + 3965m2 Ds Glagah.TnhSHM452m2KelPenganjuran.RmhSHM 250m2 Kel Penganjuran. hrg nego. H: 085331364555

• Accord Cello ‘94 • Dijual Honda Accord Cello 94, silver, istimewa, 081338020981 / 085330072007

Hlg dompet berisi STNK Nopol P 3604 WP a/n Pemkab Bwi, KTP & SIM C a/n Sujono. Dsn Kepatihan 02/04 Cluring

Jual LT+700m2, LB +400m2, Jl. Basuki Rahmat. H: 081233229516/081235206129

BANYUWANGI

• BPKB • Hlg BPKB 6336651 J, an. P. Yon, al: Desa Kertosari RW02/05 Asembagus

BANYUWANGI

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


OPINI

Jumat 25 Mei 2012

41

PENAMBANGAN

Penutupan Ijen Dilematis BANYUWANGI – Status Gunung Ijen yang sejak enam bulan terakhir fluktuatif, benar-benar menjadi persoalan pelik bagi Pemkab Banyuwangi. Sebab, sejak Gunung Ijen ditutup dari segala aktivitas manusia akhir tahun lalu, ratusan warga yang bekerja sebagai penambang belerang otomatis menganggur. Tetapi, di sisi lain, pemerintah juga tidak ingin timbul korban jiwa jika sewaktu-waktu terjadi bencana di gunung dengan ketingian 2,386 meter di atas permukaan laut (dpl) tersebut. Dikonfirmasi sejumlah wartawan usai mengikuti sidang paripurna di kantor DPRD Banyuwangi, Rabu (23/5) sore, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, persoalan Gunung Ijen menjadi dilema baginya. Pasalnya, sudah banyak penambang belerang yang mulai bekerja meski status gunung tersebut masih Waspada (level II). Itu lantaran sudah enam bulan mereka tidak punya penghasilan. Di sisi lain, lanjut Anas, pihaknya menerima surat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa timur (Jatim), termasuk dari Dinas Kehutanan, agar tidak ada aktivitas manusia di Gunung Ijen. “Di sinilah dilema kami. Di satu sisi, rakyat kami butuh penghasilan, tetapi di sisi yang lain, kalau diputuskan tetap boleh melakukan kegiatan di Gunung Ijen, dan sewaktu-waktu ada kejadian, siapa yang bertanggungjawab,” ujarnya. Menurut Bupati Anas, persoalan Gunung Ijen berada di luar jangkauan dan kewenangannya. Secara teknis, aktivitas vulkanik Gunung Ijen merupakan domain Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Selain itu, Gunung Ijen termasuk areal Taman NasionalKehutanan. “Kami tidak bisa membuat keputusan pasti. Harapan kami, ini (fluktuasi status gunung Ijen, Red) segera berakhir,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, para penambang belerang di Gunung Ijen tampaknya sudah tidak mampu menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas penambangan. Buktinya, meski status gunung masih Waspada (level II), mereka sudah mulai menambang. Bahkan, mereka tidak menghiraukan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, agar wilayah yang berjarak satu kilometer (km) dari kawah, steril dari aktivitas manusia. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, dari 397 penambang yang bekerja pada PT Candi Ngrimbi, 115 orang di antaranya sudah mulai bekerja sejak Senin pekan lalu (14/5). Mereka nekat menambang lantaran tidak memiliki pekerjaan lain. Apalagi, status gunung ijen sudah naik dari sejak Desember tahun lalu. Hal itu dibenarkan Kepala Bagian Keuangan PT Candi Ngrimbi, Budiyo Prawito. Dikonfirmasi Senin (21/5) lalu, dia mengatakan bahwa ratusan penambang sudah bekerja. “Kemarin (Minggu, 20/5), 132 penambang yang sudah mulai bekerja,” ujarnya. Menurut Budiyo, pertimbangan para penambang mulai bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (sgt/als)

LINGKUNGAN

ABDUL AZIZ/RaBa

LEPAS TUKIK: Para pejabat Banywuangi melepaskan tukik di Pantai Rajegwesi, Rabu (23/5).

Lepas Tukik di Rajegwesi PESANGGARAN - Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas melakukan kunjungan kerja selama dua hari semalam di Kecamatan Siliragung dan Pesanggaran, Rabu (23/5) lalu. Dalam kunjungannya tersebut, bupati dan rombongan menyempatkan diri menginap di rumah warga Desa Sarongan, san pagi harinya mereka ramai-ramai ke Pantai Rajegwesi, untuk melepaskan tukik atau anak penyu ke laut selatan tersebut secara beramai-ramai. (azi/als)

POLITIK

Golkar Ajukan PAW Julies BANYUWANGI – Pengurus DPD Partai Golkar Banyuwangi akhirnya buka suara terkait pengunduran salah satu kadernya yang duduk di DPRD Banyuwangi, yakni Juliesetyo Puji Rahayu. Bahkan, partai berlambang beringin tersebut telah menyampaikan surat Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap perempuan yang menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD itu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Dikonfirmasi kemarin, ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Banyuwangi, Ismoko, mengatakan Partai Golkar sangat menghormati keputusan Julisetyo yang mundur dari kepengurusan sekaligus dari kader partai tersebut. “Partai Golkar sangat menghormati keputusan beliau (Julisetyo),” ujarnya kemarin (23/5). Dikatakan, DPD Partai Golkar Banyuwangi sudah melakukan rapat pengurus serta berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur (Jatim). “Partai Golkar menyetujui pengunduran diri tersebut,” terangnya. Bahkan, imbuh Ismoko, DPD Partai Golkar Banyuwangi telah mengusulkan PAW terhadap Yulis –sapaan karib Julisetyo. “Usulan PAW itu kita sampaikan ke KPU Banyuwangi sejak Senin (21/5) lalu. Soal siapa yang berhak menggantikan posisi beliau, itu kewenangan KPU,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Banyuwangi Juliesetyo Puji Rahayu, mundur dari partai berlambang pohon beringin. Surat pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh anggota komisi I DPRD itu pada ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, Sumantri Soedomo, Kamis malam (17/5). Di dampingi sang suami, Julies datang ke rumah Sumantri di Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 20.00. Julies mengaku, kedatangannya ke rumah ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi itu untuk menyampaikan surat pengunduran diri. Menurutnya, surat itu sengaja diberikan sendiri kepada ketua DPD, karena dia ingin pamitan dengan cara yang baik. Dalam surat tersebut, jelas Julies, dirinya bukan hanya mundur dari pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi. Tapi, dia juga mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar. “Di DPD Partai Golkar Banyuwangi, saya jadi wakil sekretaris ke-13,” ungkapnya. (sgt/als)

Belajar dari Semboyan Radar Banyuwangi SETIAP kata selalu memiliki makna. Begitu juga dengan kalimat, selalu memiliki makna yang ingin disampaikan kepada pembaca atau pendengar jika kalimat itu diucapkan secara lisan. Hal itu tidak terkecuali untuk sebuah semboyan yang digunakan Radar Banyuwangi sebagai surat kabar masyarakat Banyuwangi. Tentu semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan memiliki makna yang ingin disampaikan kepada para pembaca Radar Banyuwangi. Terlepas dari makna sebenarnya yang ingin disampaikan Radar Banyuwangi kepada pembaca, pasti kata yang tertuang dalam semboyan itu memberikan makna tersendiri bagi setiap orang yang membaca. Jika ditelaah secara semantik, semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan merupakan penjabaran dari tiga kata dasar, yaitu dorong, ubah, dan baru. Kemudian, ketiga kata dasar itu mendapat imbuhan /peN-/ maupun /pe–an/, sehingga menjadi /pendorong, perubahan, dan pembaruan/. Jika ketiga kata itu digabungkan, maka akan membentuk sebuah semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan. Selain itu, semboyan tersebut juga dapat diartikan sebagai bentuk semboyan lama bahasa Jawa, yaitu ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. (di depan

memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberi dorongan). Jadi, dapat diartikan bahwa semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan adalah release ulang semboyan dalam bahasa Jawa tersebut. Kata perubahan dan pembaruan dalam semboyan Radar Banyuwangi memiliki arti positif, yaitu yang lama biarlah berlalu dan yang baru telah datang dan diharapkan menjadi sesuatu yang lebih baik. Jadi, melalui semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan, kita dapat belajar satu hal bahwa kita harus terus maju karena masa depan lebih penting daripada masa lalu. Di luar kajian semantik di atas, semboyan Radar Banyuwangi juga memiliki nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan sebagai bahan bagi diri kita agar lebih peka. Paling tidak ada lima nilai yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar, yaitu nilai edukasi, sosial, moral, religius, dan budaya. Nilai edukasi berkaitan dengan pendidikan. Jika dikaitkan dengan profesi guru, maka semboyan yang berbunyi Pendorong Perubahan dan Pembaruan dapat dijadikan sebuah semangat untuk menjalani profesi guru secara lebih profesional. Guru harus menjadi contoh perubahan bagi siswa ke arah positif. Siswa yang malas belajar

O l e h

UJANG SARWONO, S.Pd * dan yang sering melanggar peraturan sekolah adalah sebuah contoh kasus yang harus kita tangani, sebagai seorang guru, dengan memberikan contoh berupa tindakan nyata. Jika hal itu dilakukan guru secara intensif, maka cepat atau lambat siswa akan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Nilai sosial dapat dikaitkan dengan kepekaan kita dengan kondisi sosial di sekitar kita. Sebagai contoh adalah masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan kita dalam rangka menunjang kesejahteraan ekonomi mereka. Tukang becak, buruh tani, dan siswa tidak mampu (secara ekonomi) adalah orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan. Bantuan tidak harus

secara materi. Perhatian yang kita tunjukkan dan tidak merendahkan mereka adalah hal yang sangat berharga. Jika demikian, kita akan menjadi sebuah pendorong bagi kehidupan mereka. Nilai moral dapat dikaitkan ke dalam berbagai lapisan masyarakat. Sebagai orang tua, misalnya, kita dituntut memiliki moral yang baik agar anak kita menjadi anak yang dapat meneladani orang tua. Moral berasal dari bahasa Latin (moralitas) adalah istilah manusia menyebut manusia atau orang lain dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral, artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lain. Oleh karena itu, moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki manusia. Nilai religius erat kaitannya dengan agama atau hubungan kita dengan Tuhan. Oleh karena itu, semboyan Pendorong Perubahan dan Pembaruan dapat dikaitkan secara spesifik dengan kualitas kita sebagai umat beriman. Sudahkah kita menjadi pendorong bagi orang-orang di sekitar kita agar semakin dekat dengan Tuhan? Atau sudahkah kita menjalankan perintah dan larangan-Nya dengan baik? Semua hal itu hanya diri kita yang dapat menjawab. Tetapi, yang ingin saya sampaikan adalah semboyan Radar Banyuangi

seolah mengajak kita menjadi pendorong perubahan demi sesuatu yang baru terkait keimanan kita kepada Tuhan. Paling akhir dari lima hal yang dapat diteladani dari semboyan Radar Banyuwangi adalah unsur atau nilai budaya. Nilai budaya dapat dikaitkan dengan sikap kita dalam menghargai budaya-budaya daerah yang merupakan dasar budaya nasional. Sudahkah kita menjadi pendorong-pendorong saudara-saudara kita untuk melestarikan budaya daerah? Melalui semboyan Radar Banyuwangi, kita diajak menjadi pendorong dalam rangka melestarikan budaya-budaya daerah dalam dan budaya nasional yang tumbuh dari budaya daerah. Reog ponorogo, gandrung, dan tari kecak adalah contoh budaya daerah yang harus dilestarikan demi lestarinya budaya nasional. Bahasan semboyan Radar Banyuwangi dari segi semantik, nilai edukasi, sosial, moral, religius, dan nilai budaya, hanya merupakan sebuah persepsi yang apresiatif. Sebab, tentu banyak makna lain yang tidak bisa disampaikan dalam tulisan ini. Oleh karena itu, tujuan utama bahasan ini adalah mengambil nilai-nilai positif dari sebuah semboyan. *) Guru Bahasa Indonesia di SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi.

Menyongsong LKS-SMK Jatim 2012 SETELAH ujian nasional siswa kelas XII SMK selesai, tugas guru SMK di Jawa Timur tidaklah berkurang, malah bertambah. Sebab, para guru SMK harus menyiapkan anak didiknya untuk menghadapi Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS-SMK) yang pada tahun ini dilaksanakan di Kota Surabaya pada tanggal 4 sampai dengan 7 Juni 2012. LKS-SMK Jawa Timur dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu dan citra SMK serta mempromosikan perkembangan kualitas kerja siswa di dunia industri, sekaligus sebagai seleksi wakil Jawa Timur ke ajang Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional. Dalam LKS-SMK ini akan dipertandingkan 41 bidang lomba kompetensi, 5 bidang lomba olahraga, 5 bidang lomba sains terapan, dan 5 bidang lomba bahasa dan karya ilmiah siswa. Peserta LKS–SMK adalah siswa-siswi aktif dari SMK negeri dan SMK swasta yang kompetensinya sudah terakreditasi minimal B di Jawa Timur. Mengingat pelaksanaan sudah dekat, tentu persiapan harus sudah matang. LKS-SMK adalah kegiatan yang rutin digelar tiap tahun. Kisi-kisi lomba dari tahun ke tahun tidak terlalu banyak berubah dan panitia selalu menerbitkan jauh-jauh hari di situs resmi

di internet. Di tahun ini semua kisi-kisi lomba dapat diunduh di website www.klinikpendidikanjatim.com atau www. smkpt.dindikjatim.net. Sekolah yang akan mengikuti LKS SMK idealnya sudah harus dipersiapkan diri sejak awal tahun pelajaran baru. Di awal tahun ajaran baru, sekolah harus mengadakan proses pembinaan siswa calon peserta LKS dengan jadwal bertahap dan terprogram dengan baik. Selain itu, ada kalanya juga beberapa sekolah mengirim siswa calon peserta LKS ke dunia industri dalam beberapa waktu agar dibimbing oleh tenaga profesional, sehingga mental dan kompetensi mereka menjadi lebih siap. Dengan usaha demikian, hasil yang diperoleh sekolah tentu tidak terlalu mengecewakan. Modal sekolah untuk berbicara banyak tentang prestasi di ajang LKS-SMK Jawa Timur setidaknya sudah ada. Siswa yang berpotensi di masing-masing SMK bisa dipantau melalui seleksi ketat oleh guru pembimbing. Siswa yang terseleksi tidak hanya dipantau dari prestasi kelas, tapi kompetensi keahlian yang sesuai bidang lomba juga harus dipantau. Terkadang dalam seleksi, siswa yang biasa-biasa saja bisa lebih unggul daripada siswa yang pandai karena memiliki kreativitas dan inovasi yang baik. Faktor yang tidak kalah pen-

O l e h

SANDY KURNIAWAN, S.Pd * ting adalah faktor guru. Dengan banyaknya guru SMK yang bersertifikasi dan bahkan banyak yang berpendidikan S-2, maka siswa akan mendapat pembimbing yang sangat kompeten. Yang menjadi masalah utama dalam membina siswa calon peserta LKS sesungguhnya adalah faktor ketersediaan waktu para guru pembimbing di luar jam sekolah. Dengan jam mengajar yang padat di sekolah, maka banyak energi guru yang sudah terkuras. Solusi dalam mengatasi hal tersebut, antara lain siswa dibina tidak di hari efektif mengajar, yaitu di hari libur seperti Minggu. Khusus lomba kompetensi produktif, calon peserta harus sedini mungkin mengetahui alat-alat yang akan digunakan dalam lomba. Tidak semua sekolah bisa menyediakan sarana yang lengkap. Akan tetapi, hal yang demikian bukanlah halangan dalam mengukir prestasi, mengingat sarana yang dibutuhkan bisa didapat siswa di dunia industri semasa Praktik Kerja Industri. Biaya yang harus ditanggung pihak sekolah dalam mengikuti LKS-SMK pasti sangat besar. Alokasi dana yang besar itu tersedot untuk biaya ako-

modasi selama lomba berlangsung, biaya pendaftaran tiap lomba, dan biaya pembinaan siswa calon peserta. Sungguh suatu hal yang mubazir kalau ada peserta LKS-SMK yang asal ikut tanpa persiapan yang matang. Sebab, dana besar yang dikeluarkan hanya akan terbuang percuma. Pihak sekolah pasti menginginkan dana yang sudah dikeluarkan tersebut akan ditebus oleh para siswa dengan penampilan terbaik. Ada satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan setiap sekolah agar berprestasi dalam ajang LKS-SMK, yaitu setiap sekolah mendapat dokumentasi selama pembinaan dan selama lomba berlangsung. Seperti tahun 2011 lalu, semua sekolah peserta LKS-SMK Jawa Timur Tahun 2011, khusus kelompok pariwisata, di hari terakhir lomba mendapat 1 CD gratis dari panitia. CD itu berisi foto dan film pendek selama LKS dilaksanakan. Harapan saya, panitia memberikan dokumentasi gratis selama lomba berlangsung tidak hanya untuk kelompok pariwisata kepada tiap sekolah yang menjadi peserta, melainkan juga kepada semua kelompok bidang kompetensi yang dipertandingkan. Dengan adanya dokumentasi, maka evaluasi secara berkesinambungan akan selalu dilakukan demi memperbaiki kekurangan yang ada. Dokumentasi selama lomba

berlangsung akan menguntungkan siswa tahun selanjutnya dalam masa pembinaan di sekolah. Sebab, siswa akan lebih dini memahami lingkungan kompetisi yang akan diikuti. Hasil positif ketika meraih juara 1, 2, dan 3, yang diraih peserta LKS-SMK akan menjadi iklan positif bagi SMK tersebut di mata masyarakat luas dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Bagi guru pembimbing, LKS-SMK merupakan ajang silaturahmi para guru SMK se-Jawa Timur untuk bertukar pikiran mengenai pelajaran atau inovasi terbaru. Bagi siswa, selain bisa mengenal sesama siswa SMK, mereka juga akan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, kritis, berani menyampaikan pendapat, dan melatih kejujuran. Yang paling dinanti para siswa peserta LKS-SMK adalah sertifikat keikutsertaan LKS-SMK dapat dijadikan salah satu pendukung dalam melamar program beasiswa bidik misi, sehingga bisa berkuliah gratis di universitas negeri yang dituju. Semoga di tahun ini, prestasi siswa SMK di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi dalam ajang LKS-SMK XX Jawa Timur akan lebih baik daripada tahun lalu. Amiin! *) Guru SMKN 1 Panji Situbondo.


42

Jumat 25 Mei 2012

Pendapatan Tiket Menurun Tajam

GALIH COKRO/RaBa

TELAK: Pemain SMPN 1 Banyuwangi (tengah) meninggalkan pemain SMPN 1 Rogojampi dalam semifinal BBL kemarin.

SMP 1 Banyuwangi Tapak Final BANYUWANGI – Tim putri SMPN 1 Banyuwangi memastikan melenggang ke babak final Banyuwangi Basketball League (BBL) tahun 2012. Kepastian itu diperoleh setelah dalam laga semifinal yang digelar di GOR Sahabat Banyuwangi sore kemarin, runner up BBL musim lalu itu sukses menundukkan SMPN 1 Rogojampi dengan skor 61-18. Bermaterikan mayoritas skuad proyeksi Popda, kemenangan seolah tinggal menunggu waktu bagi SMP N 1 Banyuwangi. Menguasai permainan, tim ungu kuning itu mampu membuat permainan

anak-anak Rogojampi tidak berkembang. Dengan kepastian menapak final, kans untuk mengobati kekecewaan tahun lalu semakin terbuka. Di final nanti, SMPN 1 Banyuwangi akan ditantang pemenang antara SMPN 1 Giri versus SMPK Santo Yusuf.

Sementara di bagian putra, akan saling berhadapan dua kandidat juara musim ini. Babak grand final yang akan dimainkan Sabtu (26/5) besok akan mempertandingkan antara SMPK Santo Yusuf yang akan berhadapan dengan SMPN 1 Rogojampi.

Sedangkan di bagian SMA putri, SMA 1 Giri akan ditantang kandidat serius juara musim ini, SMA 1 Banyuwangi. Sedangkan dibagian putra akan diperebutkan antara SMA 1 Giri versus SMA 2 Genteng dan SMP 1 Glagah ataukah SMA 2 Jember. (nic/als)

BANYUWANGI - Partai home tetap menjadi harapan bagi sebuah tim untuk meraup pendapatan sebanyak-banyaknya sebagai biaya operasional tim. Namun, saat ini hal tersebut hanya menjadi sebuah mimpi bagi panpel Persewangi. Di tengah kebutuhan dana yang kian besar, pendapatan dari penjualan tiket justru kian mengkhawatirkan. Dibanding pendapatan yang diperoleh dari partai home pada putaran pertama lalu, di putaran kedua ini panpel justru menangis saat menggelar partai home. Di tiga laga kandang yang dijalani Persewangi, pendapatan panpel di bawah harapan, bahkan anjlok hingga di bawah Rp 30 juta. Padahal, pada putaran pertama lalu, panpel mampu meraup pendapatan dari penjualan tiket sebesar Rp 125 juta. Tidak heran, itu menjadi beban panpel jelang laga kontra Persires versus Persewangi akhir pekan ini. Bayang-bayang anjloknya pendapatan dari penjualan tiket kembali mengemuka. Ketua Panpel, Handoko, mengaku sudah berupaya mendongkrak pendapatan dari penjualan tiket. Inovasi pun dilakukan, di antaranya menjual tiket khusus pelajar dan very important person (VIP). Nyatanya, pendapatan tetap tidak sesuai harapan. “Antara biaya

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

DIJAUHI PENONTON: Kapten Persewangi, Nurcahyo, dan pemain lain hingga kini masih belum berkumpul. Keterlambatan gaji membuat pemain Persewangi bermain ala kadarnya.

operasional dan pendapatan saat ini impas,� bebernya. Banyak faktor yang mengemuka terkait anjoknya pendapatan dari penjualan tiket, salah satunya persoalan internal Persewangi. Sebab, telatnya pembayaran gaji

dianggap memicu pemain tidak bermain layaknya pemain profesional. Tiga kali seri yang dicatatkan Persewangi di kandang sendiri menjadi penyebab jumlah penonton yang datang sangat minim. (nic/c1/als)


Jumat 25 Mei 2012

BERITA UTAMA

43

HALAMAN SAMBUNGAN

IMN Belum Berani Beri Keterangan ■ BUPATI... Sambungan dari Hal 33

Selain itu juga melanggar ketentuan Pasal 1 ayat (3) UU Nomor 25/2007 tentang penanaman modal dan melanggar peraturan kepala BKPM Nomor 13/2009 tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal. Pelanggaran kedua, ungkap Bupati Anas dalam suratnya, sejak eksplorasi dilakukan sampai sekarang, PT. IMN belum memiliki kepala teknik tam-

bang yang diangkat atas persetujuan pejabat berwenang. Itu pelanggaran terhadap diktum keempat Keputusan Bupati Nomor: 188/10/KEP/429.011/ 2010 dan diktum keempat tentang kewajiban PT. IMN sebagai pemegang izin usaha produksi pertambangan. Pelanggaran ketiga, melakukan pengeboran air bawah tanah tanpa prosedur perizinan yang berlaku. Kegiatan itu dinilai melanggar Pasal 45 ayat (3) dan Pasal 63 ayat (3) UU Nomor 7/2004 tentang sumber daya air dan melanggar Perda

29/2003 Pasal 4 ayat (1). Keempat pelanggaran yang dicatat Pemkab Banyuwangi, PT. IMN melakukan penyimpanan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3). Penyimpanan limbah B3 merupakan pelanggaran Pasal 59 ayat (4) dan Pasal 102 UU 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pelanggaran kelima, PT. IMN dengan sengaja membangun camp-camp dan landasan helikopter di wilayah pertambangan tanpa izin mendirikan bangunan (IMB). Perbuatan itu

melanggar Pasal 35 ayat (4) UU 28/2002 tentang bangunan dan PP 36/2005 Pasal 14 ayat (1). Tidak hanya itu, Bupati Anas menyebut pelanggaran lain yang dilakukan PT. IMN, yaitu menyimpan bahan bakar minyak (BBM) tanpa izin. “Itu sudah jelas-jelas melanggar Pasal 23 ayat (2) dan Pasal 53 UU 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas,” sebutnya. Pelanggaran lain yang menonjol adalah PT. IMN tidak melakukan revisi amdal. Padahal, kondisi yang ada saat ini dinilai tidak sesuai amdal yang

Ke Wynn Lihat Air Mancur ■ MACAU... Sambungan dari Hal 33

Sebab, di salah satu negara Asia Timur sebagai tujuan kami saat ini kami hanya plesir. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan, di dalam pesawat kami hanya memejamkan mata sambil mendengarkan musik dan film yang tersedia. Tepat pukul 14.10 waktu Hongkong—lebih cepat sejam dari WIB—kami sampai Hongkong. Kami melanjutkan perjalanan menggunakan train bawah tanah menuju pelabuhan Sky Pier, Hongkong. Setelah itu, kami harus membeli tiket kapal feri turbo jet seharga HK$ 233 atau setara Rp 279.600. Perjalanan laut yang memakan waktu kurang lebih 45 menit itu membawa kami ke tanah Macau. Sesampai di sana, kami dijemput guide yang sudah disediakan pihak travel Kapasan Express. Guide yang menemani kami dari Juanda bernama Arvin Oktavianus Tjoa, dan guide yang menjemput kami di Macau bernama Viona. Menggunakan bus, kami diajak mengenal Macau lebih dekat yang merupakan wilayah bekas jajahan Portugis. Kami pun dibuat terkagum-kagum saat melihat kemegahan Macau sebagai kota malam. Gedung pencakar langit tertata rapi. Dengan sentuhan taman berwarna hijau, semakin memperlihatkan Macau sebagai kota me-

tropolitan. Namun demikian, kesan hijau tetap dipelihara. Di malam hari, gedung pencakar langit itu terlihat sangat elok dengan semburan lampu-lampu yang berwarna-warni, seolah hendak menyinari langit yang saat itu sudah gelap. Oleh guide, para rombongan langsung diajak menuju The Venetian. The Venetian adalah bangunan bergaya Eropa klasik yang terdiri atas beberapa lantai. Kami masuk ke lantai satu lalu menuju lantai 5 untuk melihat langit buatan. Sepintas langit di atas kepala kami itu seperti asli, berwarna biru lengkap awan putih. Namun, setelah para guide menjelaskan bahwa langit tersebut adalah buatan, barulah kami tahu. Pengelola The Venetian sengaja menutup atap lantai 5 menggunakan sentuhan seni. Jadi, meski gelap, langit di lantai 5 The Venetian tetap biru cerah. Puas melihat langit, kami langsung makan malam di restaurant Shen Garden. Yang disuguhkan adalah makanan khas Indonesia, jadi rasanya tidak asing di lidah kami. Ada nasi putih, asam-asam gurami, sayur hijau, kentang, dan ayam. Yang tidak biasa, tidak ada sendok dan hanya ada sumpit. Bagi yang sudah biasa makan menggunakan sumpit ya santai-santai saja, tapi yang tidak biasa ya sulitlnya minta ampun. Kami pun terpaksa meminta sendok kepada pelayan. Setelah puas makan malam, kami lang-

sung menuju City of Dreams. City of Dreams adalah pertunjukan tiga dimensi berteknologi tinggi menggunakan layar 360 derajat. Untuk masuk dan melihat pertunjukan, kami harus membayar tiket seharga HK$ 50 atau setara Rp 60 ribu. Saat rombongan kami melihat pertunjukan, film yang diputar bercerita tentang naga. Naga itu terbang berputar mengitari kita. Konon City of Dreams adalah pertunjukan multimedia terbesar di dunia dengan dukungan sound system canggih. Permainan cahaya yang dipantulkan ke tembok setengah lingkaran itu terkesan sangat riil, detail, dan indah. Selesai melihat pertunjukan, kami langsung menuju hotel Golden Dragon. Di hotel tersebut kami istirahat sejenak. Namun, perjalanan dari tanah air menuju Macau sangat melelahkan, di antara kami ada yang langsung tertidur. Tetapi, itu tidak semua. Bahkan, ada yang memilih menikmati udara malam Macau, salah satunya saya. Dengan jalan kaki, saya bersama beberapa anggota rombongan menuju Wynn. Jarak tempuhnya 10 menit. Di sana kami melihat air mancur yang dirancang menggunakan teknologi tinggi. Lampu warna-warni di antara air dan api yang menjulur ke udara terlihat sangat indah, dan menjadikan Macau benar-benar merupakan taman bermain para pelancong. (*)

Pendeta tak Percaya Adi Pelakunya ■ PEMBUNUHAN... Sambungan dari Hal 33

Informasi yang diterima, jelas dia, Adi sudah berada di Surabaya beberapa hari sebelum pembunuhan terjadi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan pria yang disebut-sebut orang dekat Sherly itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Orang-orang yang dekat dengan korban akan kita mintai keterangan,” tandas kasat. Diberitakan sebelumnya, Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan

Sherly Kurniawati, warga Dusun Pandan, RT 01, RW 04, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, ditemukan tidak bernyawa di gudang rumahnya. Saat ditemukan, ibu dan anak tersebut tewas dengan kondisi tergantung dan leher terjerat tali-tampar warna biru. Selain itu, Sherly ditemukan dengan kondisi kedua kaki dan tangan terikat tali rafia. Bahkan, mulut korban juga disumpal tali serupa. Si ibu hanya lehernya yang dijerat tali-tampar. Informasi yang dikumpul-

kan wartawan koran ini di lokasi kejadian menyebutkan, distributor kerupuk tersebut beberapa hari terakhir tidak ada aktivitas. Sejak sekitar pukul 18.00 Senin lalu (21/5), gudang dan pintu gerbang rumah tersebut tertutup. Sementara itu, beberapa pihak angkat bicara terkait kematian warga Pandan tersebut. Pendeta Gereja Kristus Tuhan (GKT) Genteng Kulon, Edi, mengaku sangat tidak percaya bila salah satu jemaatnya diduga sebagai pelaku pembu-

nuhan. Sebab, sebelum dan sesudah kejadian, Adi sudah berada di Surabaya. “Mulai Minggu sampai Senin malam, Adi selalu bersama saya di Surabaya,” ungkap Edi kepada koran ini. Hal senada juga diungkapkan Yusuf, pendeta lain. Yusuf mengaku bahwa Adi sudah berada di Surabaya sebulan lalu. Alasan pergi ke Kota Pahlawan adalah putus dengan tunangannya. “Dia pergi ke Surabaya karena pikirannya tidak tenang,” ungkap Yusuf. (abi/ton/c1/aif)

Agen Jual Langsung ke Pengecer ■ PASOKAN... Sambungan dari Hal 33

Hal ini dilakukan untuk menutup biaya operasional dan membayar cicilan kendaraan tersebut. “Berdasar pengamatan kami, sebenarnya konsumen tidak mempermasalahkan kenaikan harga asalkan gas elpiji tidak langka,” dalihnya. Dia menambahkan, persoalan tersebut sampai ke DPRD dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) lantaran ada segelintir pangkalan yang “bermain” dan mengatakan bahwa pada tanggal 3 sampai tanggal 6 Mei mereka tidak mendapat pasokan. Pada tanggal 7 Mei tiba-tiba harga elpiji 3 kg naik. “Kita tanyakan ke beberapa pangkalan, mere-

ka tidak ada yang bisa menjawab agen mana yang tidak memasok mereka,” jelentrehnya. Masih menurut Benny, alasan Pertamina mengurangi pasokan ke agen didasari beberapa pertimbangan, di antaranya ditemukannya kecurangan elpiji 3 kg yang notabene disubsidi pemerintah itu dimasukkan ke tabung 12 kg. Tidak hanya itu, warga mampu yang seharusnya menggunakan elpiji 12 kg, banyak yang menggunakan elpiji 3 kg. “Dengan menaikkan harga, kami optimistis elpiji 3 kg akan lebih tepat sasaran. Sebab, Hiswana Migas akan lebih ketat mengawasi konsumen,” janjinya. Diberitakan sebelumnya, meski belum ada kenaikan harga elpiji 3 kg dari pemerin-

tah, tapi harga di pasaran sudah naik drastis. Sebelumnya, harga elpiji 3 kg hanya Rp 13 ribu, kini naik menjadi Rp 14 hingga Rp 15 ribu. Kenaikan harga elpiji 3 kg itu sudah terjadi hampir satu minggu ini. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pertambangan (Disprindagtam) Hary Cahyo Purnomo mengatakan, kenaikan eceran elpiji itu dipicu keputusan sepihak Hiswana Migas, Jember. Beberapa waktu lalu, Hiswana Migas memutuskan menaikkan margin. Sementara itu, belum tuntas masalah kenaikan harga elpiji 3 kg, kini masalah lain menyusul. Para pengecer gas elpiji mencak-mencak lantaran banyak agen yang menjual langsung gas elpiji ke tangan pengecer

tanpa melalui pangkalan. Seperti diungkapkan Bintoro, salah satu pemilik pangkalan elpiji asal Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi. Dia mengatakan, ulah para agen itu tentu saja merugikan para pangkalan. Bagaimana tidak, harga jual dari tangan agen tentu lebih murah dibanding harga jual pangkalan. “Tentu para pengecer lebih memilih membeli elpiji ke agen daripada pangkalan,” sesalnya. Bintoro menambahkan, beberapa agen menjual langsung elpiji ke pengecer menggunakan sepeda motor roda tiga. “Padahal, seharusnya agen menjual ke pangkalan sesuai kuota yang telah disepakati. Jika seperti ini terus, pangkalan bisa gulung tikar,” ungkapnya. (sgt/c1/aif)

Dikenal Sangat Ulet dalam Berbisnis ■ TAMU... Sambungan dari Hal 33

Apalagi, jika bertamu pada malam hari, tentu sangat sulit sekali. Kalau tidak urusan bisnis, pasti sulit ditemui. Sebab, pagi hingga sore pintu gerbang rumah distributor krupuk tersebut selalu buka. Praktis, di malam hari pintu gerbang rumah di sisi selatan jalan poros provinsi tersebut selalu tutup. Tentu saja, warga sekitar tidak tahu tindak-tanduk mereka di dalam rumah. Hingga kemarin, masih banyak warga

yang memperbincangkan Yeni. Di mata para tetangga, bisnis kerupuk yang digeluti Yeni terbilang sukses. Sebab, kerupuk dari Surabaya tersebut selalu dipasok dalam jumlah besar. Pelanggan kerupuknya juga banyak, bahkan kerupuk tersebut sudah merambah Pulau Dewata. Maka dari itu, jangan heran jika di sekitar lokasi kejadian terdapat puluhan bungkus kerupuk. Di mata warga, Yeni dikenal sebagai sosok yang ulet dalam berbisnis. Selain itu, wanita itu juga rajin ibadah ke gereja. Di dalam rumahnya banyak salib. Foto da-

lam perayaan hari besar agama juga banyak terpampang di dinding. Ketua RT 01/RW 04 Dusun Pandan, Setyono mengungkapkan, bertamu ke rumah Yeni memang tidak mudah. Tamu harus lebih dulu mengetuk pagar. ‘’Saya saja sangat sulit bertamu. Pokoknya Bu Yeni cukup ketat dalam menerima tamu yang datang,” ungkap Setyono. Sementara itu, setelah menjalani otopsi, jenazah dua korban pembunuhan itu langsung dimakamkan di tempat pemakaman Dusun Curah Tangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng. (c1/aif)

disusun beberapa tahun silam. “Itu melanggar Surat Gubernur 560/15178/031/2008 tentang persetujuan amdal, RKL, dan RP rencana pertambangan emas,” timpal Inspektorat Tambang Pemkab Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo. Pelanggaran lain, PT. IMN tidak mengajukan rencana kerja dan anggaran (RKAB) dan kewajiban melapor terhadap kegiatan usaha tambang di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Tidak ada RKAB dan pelaporan, berarti telah melanggar diktum kelima Keputusan Bupati 188/10/KEP/ 429.011/2010 dan Pasal 101 ayat (1) PP 23 Tahun 2010. Pelanggaran terakhir yang disampaikan Bupati Anas, PT. IMN melakukan kegiatan usaha pertambangan pada RKAB yang belum mendapat persetujuan Bupati Banyuwangi. Langkah IMN itu merupakan pelanggaran terhadap Pasal 107 PP Nomor 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha per-

tambangan mineral dan batu bara. Atas beberapa pelanggaran itu, Bupati Anas meminta PT. IMN untuk menghentikan beberapa pelanggaran yang sudah berlangsung cukup lama itu. Selain itu, Bupati Anas meminta IMN segera melengkapi perizinan yang diperlukan dalam kegiatan pertambangan emas dalam waktu selambatlambatnya 30 hari sejak tanggal surat itu dikirim. Jika peringatan yang dilayangkan itu tidak diindahkan, Bupati Anas berjanji akan melakukan tindakan tegas. “Kalau surat diabaikan, kami akan menggunakan kewenangan selaku kepala daerah untuk menghentikan segala kegiatan PT. IMN di Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung,” ancam Bupati Anas dalam suratnya. Hary Cahyo menambahkan, atas beberapa pelanggaran yang dilakukan PT. IMN, sesungguhnya pemerintah daerah dapat menghentikan sega-

la bentuk kegiatan pertambangan saat ini juga. Namun demikian, pemerintah daerah masih memberikan kesempatan kepada IMN untuk melakukan kewajiban yang selama ini tidak dilaksanakan. Dalam waktu 30 hari, lanjut Hary, PT. IMN punya kesempatan menyerahkan sejumlah dokumen itu kepada pemerintah daerah. Itu merupakan kesempatan terakhir bagi PT. IMN. “Selama ini, kita sudah memberikan toleransi waktu yang panjang atas beberapa pelanggaran itu,” tambahnya. Sementara itu, Manager Government Relations PT. IMN Banyuwangi, Mohamad Imam Sujudi, mengaku belum mengetahui surat Bupati Anas tersebut. Sampai saat ini pihaknya belum mendapat penjelasan apa pun dari kantor pusat terkait surat yang dilayangkan Bupati Banyuwangi. “Saya tidak bisa memberikan keterangan apa-apa karena belum tahu isi suratnya,” ujarnya. (afi/c1/aif)

Beberapa Investor Antre ■ PENYEWA... Sambungan dari Hal 33

Namun, rencana itu diurungkan. Sebab, hingga saat ini izin operasional dari Pemkab Banyuwangi belum turun. Padahal, Pihak Borobudur Departemen Store sudah merekrut 150 karyawan untuk dipekerjakan di mall baru itu. Sebenarnya, pihak ma-

najemen Borobudur Departemen Store sudah lama mengajukan izin, tapi hingga kini belum keluar. “Semua persyaratan sudah kita penuhi dan lengkap semua,’’ ungkap Diana. Tidak hanya Borobudur Departemen Store yang akan menyewa MOST, beberapa investor lain juga sudah banyak yang antre. “Tahun ini semua kewajiban kita kepada pemerintah daerah akan kita lunasi,” tegasnya. (afi/c1/aif)

Pilih Rute Sesuai Kemampuan ■ SIAPKAN... Sambungan dari Hal 33

Rute pertama start di Taman Blambangan, kemudian menuju Jalan dr. Soetomo, Jenderal Sudirman, Satsuit Tubun, MH. Thamrin, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Jagung Suprapto, Wahid

Hasyim, DI. Panjaitan, dan finis di Taman Blambangan. Rute yang disediakan untuk masyarakat umum berjarak 14 km. Nah, rute kedua start di Taman Blambangan lalu lewat dr. Soetomo, menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, Satsuit Tubun, Basuki Rahmat, Argopuro, Hayam

Wuruk, Gajah Mada, Brawijaya, Kepiting, DI. Panjaitan, dan berakhir di Taman Blambangan. Ketua panitia, Galih Cokro Buwono, mengatakan dua rute itu bisa dipilih sesuai keinginan dan kemampuan. “Silakan pilih rute sesuai kemampuan dan kebutuhan,” katanya. (nic/c1/als)

Segera Panggil Pihak KPPT ■ OKNUM OKNUM.. Sambungan dari Hal 44

Dalam perda, imbuh Rudi, tarif reklame tidak sampai di atas sepuluh juta. “Dalam perda, hanya Rp 2 juta – Rp 2,5 juta. Tidak sampai puluhan juta seperti ini,” kata Rudi setelah

lapor kepada pihak berwajib. Saat dikonfirmasi, Nur Hayati menyampaikan bahwa dirinya masih mencari data yang dipolemikkan itu. “Saat ini kami masih mencari data-data tersebut,” kata Hayati. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, mem-

benarkan adanya laporan dugaan penipuan yang dilakukan oknum pegawai KPPT itu. Rencananya, pihaknya akan memanggil pihak KPPT. “Baru saja ada laporan mengenai dugaan penipuan yang dilakukan oknum pegawai KPPT,” kata Mardjuki. (mg1/c1/als)

NYERI DAN MUAL KARENA MAAG PUN HILANG SETELAH MENGKONSUMSI SUSU KAMBING MILKUMA PENYAKIT maag sekarang memang dipandang umum oleh masyarakat kita. Siapa saja yang terkena maag pasti merasa tidak nyaman. Kondisi ini telah dirasakan oleh Nurjannah yang sehari-harinya sibuk dengan kegiatan mengurus rumah tangga, “Karena sering telat makan, perut saya sering terasa nyeri dan mual karena maag,” ujar wanita yang telah 5 tahun lebih menderita maag tersebut. Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Tapi kini kondisi ibu 2 orang anak itu sudah sehat. Ia menceritakan, sudah 2 bulan terakhir ini minum Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. “Setelah minum Milkuma, Alhamdulillah sekarang saya sudah sehat, bebas keluhan sakit maag. Karena manfaatnya sudah saya rasakan, saya menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma.” Papar warga Debung Tengah, Kota Tegal, Jawa Tengah tersebut. Ia pun tak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak wanita berusia 34 tahun tersebut.

Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, Fluorine yang terdapat dalam susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, rutin berolahraga dan mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055. Banyuwangi: 082141354607, Bangkalan: 085322748548, Sumenep: 082120862055, Situbondo: 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.


44

Jumat 25 Mei 2012

Jabatan JN Akhirnya Dicopot

PNF

Wakasek yang Selingkuhi PNS

SYAMSURI/RaBa

FOTO BARENG: Ketua TP PKK Hj. Umi Kulsum Dadang Wigiarto didampingi Kadispendik Fathorrachman, Kabid PNF Buridin Iksan Sugito, Kabid Ketenagaan Syamsul Ar, dan Sekretaris Ateng Jaelani.

S ITUBONDO - Wakil kepala sekolah (wakasek) berinisial JN yang beberapa hari lalu digerebek polisi karena berselingkuh dengan seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial RN akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai wakil kepala sekolah. Perseling-

kuhan JN dan RN itu diungkap polisi dalam operasi mendadak bersama suami RN di Hotel Wisata Indah Situbondo beberapa waktu lalu. Dalam penggerebekan tersebut, polisi beserta suami RN menangkap basah JN dan RN yang diduga kuat tengah melakukan perselingkuhan. Sebab, waktu itu JN dan RN berada di satu kamar di hotel Wisata Indah.

DOK/RaBa

Fathorrachman

Setelah ditindaklanjuti, akhirnya guru yang mengajar di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Desa Langkap, Kecamatan Besuki, itu kini ditugaskan menjadi staf UPTD di Kecamatan Sumbermalang, Situbondo. Menurut kepala Dinas Pendidikan, Fathorrachman, saat ini JN sedang dibebastugaskan. “Sanksi lebih lanjut, kami masih menunggu berita acara perkara

Tingkatkan Kreativitas Guru PAUD dengan Lomba

sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai,” lanjut Fathorrachman. Sementara itu, pihak komite sekolah beserta wali murid di salah satu SDN tersebut berharap agar JN beserta RN disanksi seberat-beratnya. Sebab, menurut mereka, JN dan RN sudah mencemarkan nama baik sekolah. (mg1/c1/als)

Las Meledak, Kulit Melepuh

SITUBONDO – Demi meningkatkan kreativitas pendidik PAUD dalam penulisan naskah dan pembuatan alat permainan edukatif (APE), bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo menggelar lomba menulis naskah dan membuat APE Selasa (22/5) lalu. Dalam even yang digelar di GOR Baluran itu, PNF juga menggelar senam untuk anak usia dini. “Diadakannya lomba menulis naskah dan membuat APE ini bertujuan mengurangi ketergantungan guru-guru PAUD terhadap APE bantuan pemerintah,” ujar Kabid PNF, Buridin Iksan Sugito. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 136 pendidik PAUD yang berasal dari 17 kecamatan se- Kota Santri. Rinciannya, 51 orang peserta lomba menulis naskah dan membuat APE, 51 orang peserta lomba cipta senam, 17 orang peserta lomba cipta lagu, dan 17 orang peserta lomba mengarang dongeng yang semuanya untuk anak usia dini. Untuk lomba cipta dan menyanyikan lagu untuk anak usia dini dan lomba mengarang dan membacakan cerita sebelum tidur, bertujuan meningkatkan kreatifitas pendidik PAUD dalam mencipta lagu untuk anak usia dini, serta meningkatkan krativitas pendidik dalam mengarang dongeng. “Acara ini digelar dalam rangka memperingati hari anak nasional tahun 2012,” terang Buridin. Dikatakan, dagi peserta yang berhasil meraih juara pertama di masing-masing lomba, dikirim ke tingkat provinsi Jawa Timur mewakili Kabupaten Situbondo. Untuk juara pertama lomba menulis naskah dan membuat APE, diraih Kecamatan Sumbermalang. Sedang juara pertama cipta senam diraih Kecamatan Situbondo. Juara pertama lomba cipta dan menyanyikan lagu diraih Kecamatan Panji. Serta juara pertama lomba mengarang dan membacakan cerita sebelum tidur (dongeng) diraih Kecamatan Panji. (adv/als)

NUR HARIRI/RaBa

SEMPAT TERLEMPAR: Veri menjalani perawatan intensif di RSUD Abdur Rahem, Situbondo, kemarin.

SITUBONDO - Veri Ardiansyah, 29, warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota, Situbondo, mengalami luka bakar setelah selang las karbit yang sedang dia operasikan meledak kemarin (23/5). Akibatnya, Veri dibawa ke RSUD Abdur Rahem Situbondo untuk menjalani perawatan intensif. Awalnya, Veri yang bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pengairan itu sedang mengelas onderdil mobil. Tiba-tiba ujung selang las yang sedang dia operasikan bocor. Akhirnya, selang itu pun meledak. Akibat ledakan tersebut, Veri yang sudah lima tahun menggeluti dengan las karbit sebagai pekerjaan sampingan itu terlempar sejauh tiga meter. Veri mengalami luka bakar serius di bagian tangan dan paha kanan. “Dia mengelas di sini. Tetapi, saat kami tolong, dia sudah jauh ke samping,” kata Pito, 40, seorang warga yang ikut menolong korban. Menurut Pito, ledakan selang las karbit tersebut cukup keras, sehingga banyak warga yang dengar dan langsung datang. “Warga yang datang langsung memadamkan api menggunakan air,” kata Pito. Saat petugas pemadam kebakaran dan polisi datang ke lokasi, korban sudah dilarikan di RSUD Abdur Rahem, Situbondo. Untungnya, dalam peristiwa tersebut, korban tidak mengalami kerugian berarti. Hanya saja, dia menderita luka bakar di tangan dan paha kanan. (mg1/c1/als)

PENCURIAN

Curi Celana, Nyaris Dihajar Massa SITUBONDO - Diketahui mencuri enam potong celana di sebuah toko pakaian di Jalan Ijen, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Mutiah hampir menjadi korban amuk massa. Wanita berjilbab itu beruntung karena polisi datang tepat waktu. Beberapa anggota polisi dari Polsek Panji akhirnya mengamankan Mutiah yang nekat melakukan pencurian. Kali pertama datang ke toko milik Dodik tersebut bersama dua temannya, Mutiah melihat-lihat beberapa pakaian. Dia juga membeli sebuah jaket. Saat itu, satu temannya melihat-lihat pakaian, dan satunya lagi berada di luar toko. Karyawan toko mNUR HARIRI/RaBa erasa curiga kepada TERTANGKAP: Mutiah digewanita asal Kecamalandang menuju Mapolsek Pantan Patrang, Jember, ji kemarin. Dia tertangkap basah itu saat dia melihat mencuri celana di sebuah toko. banderol di ujung celana yang dipakai. “Awalnya kami tidak curiga, wong dia beli jaket,” ujar Dodik, pemilik toko. Namun, kata Dodik, setelah melihat banderol yang melilit di ujung celana yang dia gunakan, dia tahu bahwa wanita itu mencuri. Kemudian, beberapa karyawan menegur Mutiah yang sudah ditinggal sendirian oleh teman-temannya. Lantaran takut, Mutiah langsung lari. Akibatnya, beberapa celana yang dia curi melorot dan berjatuhan ke aspal. Kontan, karyawan langsung meneriakinya maling. “Suasana di jalan sedang ramai, sehingga pencuri itu mudah ditangkap warga,” kata salah seorang pelayan toko. Di balik busana yang dia gunakan, ada enam potong celana yang hendak dia curi. Beberapa warga yang melihat adegan itu berusaha menghajar Mutiah. Beruntung aparat Polsek Panji cepat datang, sehingga dia berhasil diamankan dari amuk massa. Oleh polisi, wanita tersebut digelandang menuju kantor polisi terdekat. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, membenarkan adanya pencurian yang dilakukan seorang wanita asal Jember itu. “Pelaku masih diperiksa pihak berwajib. Saat ini kedua temannya masih dalam pengejaran polisi,” ujar AKP Mardjuki. (mg1/c1/als)

Oknum KPPT Dilaporkan Polisi S ITUBONDO - Dengan membawa beberapa bukti, Rudi Bagas, 43, warga Desa Jetis, Kecamatan Besuki, Situbondo, melaporkan dugaan penipuan terkait perizinan yang dikeluarkan oknum pegawai di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Situbondo kemarin (24/5). Selain dirinya yang merasa jadi korban, Rudi juga menyampaikan bahwa banyak pihak lain yang juga merasa menjadi korban. Atas dasar dugaan penipuan,

NUR HARIRI/RaBa

MILIK ANAKNYA: Tersangka Hayani (kanan) saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Situbondo kemarin.

Pedagang Ikan Jualan Dextro SITUBONDO - Berbekal surat tugas, anggota Reserse Narkoba Polres Situbondo menggeledah rumah Hayani, 43, warga Desa Mimbo, Kecamatan Banyuputih, kemarin (23/ 5). Dalam penggeledahan di rumah pedagang ikan itu, polisi menemukan 900 butir pil dextro di lemari kamar. Saat ditemukan, pil-pil itu sudah dibungkus dalam kantong plastik dan siap edar. Atas barang bukti tersebut, Hayani langsung digelandang ke Mapolres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penggeledahan rumah Hayani itu berawal dari laporan warga sekitar yang resah terhadap peredaran obat-obatan terlarang di desa yang mayoritas nelayan itu. Kepada polisi, Hayani mengaku bahwa obatobatan tersebut milik anaknya yang saat ini tengah melaut.

Menurut Hayani, per 1000 butir dextro, dirinya mendapat keuntungan Rp 100 ribu. Butuh waktu 15 hari untuk menghabiskan 1000 butir itu. Per bungkus biasanya berisi 20 butir. “Satu bungkus saya jual Rp 4000. Hasilnya Rp 100 ribu.” ujarnya. Dalam penggeledahan kemarin, selain mengamankan barang bukti 900 pil dextro, polisi juga mengamankan uang Rp 26 ribu rupiah. Kasatreskoba Polres Situbondo AKP Priyo Purwandito mengatakan, pihaknya akan menjerat Hayani dengan Pasal 98 (2) Jo 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun. “Dia ditangkap saat tidur-tiduran di rumahnya. Pada saat digeledah, ditemukan 900 butir dextro dilemarinya,” ujar Priyo Purwandito. (mg1/c1/als)

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Awas itu melaporkan salah satu oknum KPPT Situbondo kepada pihak kepolisian. Rudi yang datang seorang diri langsung menuju ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Dalam laporannya, Rudi menunjukkan sejumlah barang bukti, salah satunya nota transfer ke rekening bank atas nama Ibu Nurhayati. Dia merupakan pegawai KPPT di Jalan PB. Sudirman, Situbondo.

Uang yang dikirim itu untuk mengurus perizinan dua reklame, yaitu produk rokok dan sepeda motor. Jumlahnya sekitar Rp 19 juta. “Ini buktinya lengkap. Tidak menutup kemungkinan masih banyak korban lain,” kata Rudi kepada koran ini kemarin. “Saya tidak tahu apakah ada yang sengaja bermain atau gimana. Yang jelas laporan kami sesuai peristiwa yang terjadi,” imbuh Rudi ■ Baca Oknum...Hal 43

Radar Banyuwangi | 25 Mei 2012  

radar, banyuwangi, situbondo

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you