Page 1

SABTU 21 DESEMBER

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Eceran Rp 5.750

33

Paha Putus Dilindas Truk Jalan Poros BanyuwangiRogojampi Tersendat 1 Km

Tabrakan Maut di Kedayunan

KABAT - Kecelakaan maut antara motor versus truk molen terjadi di jalan raya Jember, tepatnya di depan kantor BRI Kedayunan, Kecamatan Kabat, sore kemarin (20/12). Satu orang tewas dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 tersebut.

1

Selain menelan satu korban jiwa, tabrakan yang terjadi di jalan poros jurusan BanyuwangiRogojampi itu mengakibatkan arus kendaraan dari dua arah tersendat hingga sekitar satu kilometer (Km). Informasi yang berhasil dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, truk molen bernopol N 8835 TA melaju dari arah utara (arah kota Banyuwangi), di saat bersamaan, motor

merek Honda Revo bernopol W 5710 SI melaju dari arah selatan (arah Rogojampi). Sesampai di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), motor warna merah-hitam yang dikendarai Lutfi, 21, warga Desa Cempaka, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, itu meluncur dengan kecepatan tinggi dan melewati markah lajur kanan n  Baca Paha...Hal 43

Truk N 8835 TA melaju dari Banyuwangi, Honda Revo Nopol W 5710 SI melaju dari Rogojampi.

2

3

Honda Revo yang dikendarai Lutfi mengambil lajur kanan melewati markah. Honda Revo menghantam bumper kanan truk.

Motor roboh, Lutfi terlindas ban depan truk. Paha kiri Lutfi remuk nyaris putus, lalu dievakuasi ke RSI Fatimah.

4

Lutfi meninggal dunia di RS karena lukanya terlalu parah.

SIGIT HARIYADI/RaBa

TRAGIS: Bekas ceceran darah ditutup pasir di Jalan Raya Jember, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, sore kemarin. GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Pajak Penerangan Jalan Habis untuk Bayar LPJU Penerimaan Rp 30 M, Bayar Rekening Rp 21,6 M BANYUWANGI - Membengkaknya tagihan rekening lampu penerangan jalan umum (LPJU), pemerintah daerah tampaknya tidak bisa berdiam diri. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang menangani rekening LPJU harus action

untuk menghentikan terus mem bengkaknya rekening itu. Pada tahun 2013 ini, penerimaan pajak penerangan jalan (PPJ) PLN ditargetkan sebesar Rp 28,55 miliar. Walau target hanya Rp 28,55 miliar, tapi hingga Desember 2013 ini realisasi penerimaan PPJ menembus angka Rp 30 miliar lebih. Walau penerimaan PPJ yang masuk kas daerah tergolong besar, tapi pundi-pun-

di PPJ itu sebagian besar terkuras untuk membayar tagihan rekening LPJU. Pada tahun 2013 ini, DKP sebenarnya sudah menekan angka tagihan LPJU menggunakan sistem meterisasi. Langkah itu cukup efektif menekan tagihan rekening LPJU. “Dari semula Rp 1,9 miliar per bulan, berkat program meterisasi itu turun menjadi Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,7 miliar,” ungkap Kepala DKP Arief Setiawan.

PENYEBERANGAN

Menurut Arief, tagihan Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,7 miliar hanya berlangsung selama enam bulan. Setelah itu, tagihan rekening LPJU kembali membengkak menjadi Rp 1,9 miliar. “Jadi kita rata-rata per bulan membayar tagihan rekening LPJU ke PLN berkisar Rp 1,7 miliar hingga Rp 1,9 miliar,” ungkap Arief. Dalam satu tahun, tagihan rekening LPJU yang dibayar sekitar Rp 21,6 miliar n  Baca Pajak...Hal 43

Pakar dari Inggris Ikut Zakat Oksigen

Lonjakan Penumpang Diprediksi H-2 Natal KALIPURO - Lima hari jelang libur Natal 2013, aktivitas penyeberangan KetapangGilimanuk masih sepi. Sepanjang hari kemarin (20/12), pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali itu lengang dan belum ada tanda-tanda penumpukan penumpang n

RECYCLE: Guru dan siswa SMPK Santo Yusup Banyuwangi membuat pohon Natal berbahan barang bekas.

 Baca Lonjakan...Hal 43

BANYUWANGI - Walau belum di-launching secara resmi, tapi program Zakat Oksigen yang digagas Bupati Abdullah Azwar Anas sudah mendapat respons masyarakat internasional. Dua aktivis lingkungan hidup asal London, Inggris, datang ke Banyuwangi untuk berpartisipasi dalam program Zakat Oksigen tersebut kemarin (20/12). Dua aktivitas lingkungan hidup asal Inggris itu adalah Katy Grant, pakar hidrologi dari Worley Par-

sons Resources and Energy, dan Prof. Dr. Alex Whittaker dari Department of Earth Science di Imperial College, London. Setiba di Banyuwangi, dua pakar lingkungan itu langsung menemui Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Arief Setiawan. Kepada Kepala DKP, dua aktivitas lingkungan asal negara Ratu Elizabeth II itu menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke Banyuwangi n  Baca Pakar...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

Pernik Natal mulai Diburu Konsumen

FemalE

Intens Komunikasi Atasi Long Distance MENJADI polisi wanita (polwan) merupakan cita-cita Linda Luciana, 25, sejak kecil. Dia menilai, polwan adalah sosok yang tegas dan berwibawa. Lebih dari itu, mes ki tegas, saat menjalankan tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, polwan selalu tersenyum n  Baca Intens... Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

BANYUWANGI - Menjelang Na tal 2013, pernik-pernik yang berkaitan dengan hari raya umat Na srani itu membanjiri pasaran Banyuwangi. Mulai pohon Natal, lonceng, hingga topi, dan kantong permen bermotif sinterklaas bisa dijumpai di sejumlah toko di pusat Kota Gandrung. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di pusat kota Banyuwangi kemarin (20/12), pernikpernik Natal tersebut laris-manis

diserbu konsumen. Seperti yang tampak di salah satu supermarket di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi. Bahkan, menurut Virda, 19, salah satu petugas supermarket tersebut, penjualan pernik Natal mulai ramai sejak awal Desember lalu. “Penjualan pernik-pernik Natal mulai ramai sejak awal Desember,” ujarnya. Bukan hanya pernik Natal berukuran kecil, pohon natal berukuran lebih dari satu meter dengan harga lebih dari Rp 1 juta juga tak luput

dari “serbuan” konsumen. “Seperti yang Anda lihat, saat ini pohon Natal berukuran besar di supermarket ini hanya tinggal dua unit. Padahal, sebelumnya supermarket ini menyediakan pohon Natal berukuran besar dalam jumlah cukup banyak,” paparnya. Sementara itu, selain pohon Natal berukuran besar, pohon Natal berukuran kecil juga mudah dijumpai di pasaran n  Baca Pernik...Hal 43

TULUS HARDOYO FOR RaBa

HIJAU: Prof. Dr. Alex Whittaker dari Department of Earth Science di Imperial College, London, menanam mahoni dan trembesi di sekitar GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin.

Kisah Para Santri yang Terseret Arus Sungai Kalibaru

Lukman Berpesan agar Santri Belajar Renang Duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Ponpes tersebut kehilangan dua santri karena terseret arus Sungai Kalibaru. Bagaimana keseharian dua santri itu? SHULHAN HADI, Tegalsari PARA penghuni asrama Al-Fajar, Ponpes Darussalam, di rundung duka. Salah seorang teman mereka kini tidak bisa lagi diajak ber senda gurau dan belajar bersama. Lukmanul Hakim, santri asal

Kendal, Jawa Tengah, itu telah pergi selamanya. Lukman terseret arus Sungai Kalibaru saat hendak menolong Yahya Ubay Dilhaq, santri berusia 12 tahun asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng (penemuan jasad kedua korban, baca halaman Radar Genteng). Sehari-hari Lukman dikenal sebagai sosok pemurah dan suka menolong. Karena itu, kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi santri di kamar dan asrama Al-Fajar. Sejak 10 Oktober lalu Lukman dipercaya menjadi ketua kamar. Sebagai orang yang dituakan di asrama Al-Fajar, Lukman terkenal sebagai orang yang peduli dengan santri lain, terutama santri yang lebih muda. Seorang teman sekamarnya, Faih,

mengakui bahwa Lukman adalah sosok ketua kamar yang periang. Dia sering menghibur santri yang sedang murung. ‘’Selain itu, orangnya juga sangat ringan tangan. Kalau ada teman kesulitan, dia selalu menolong,” jelas Faih. Sehari-hari selain duduk di bangku Madrasah Diniyah tingkat wustho, Lukman juga mahasiswa jurusan matematika di Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam. Lukman dikenal istikamah dalam menghafal. Setiap sore dia sering menghafalkan Nadzom Alfiyah (nadom 1.000 bait gramatikal bahasa Arab) di tepi sungai n  Baca Lukman...Hal 43

SHULHAN HADI/RaBa

KENANGAN: Seorang santri menunjukkan foto Lukmanul Hakim (atas) dan foto Yahya.

Pakar dari Inggris ikut zakat oksigen Nanti gantian warga Banyuwangi tanam pohon di Inggris, … asal ada ongkos transpor-nya

Situbondo miliki lembaga informasi publik Kalau terbuka berlebihan terlalu lama, nanti bisa masuk angin

O

2

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Sabtu 21 Desember 2013

Stok Tiket KA kian Menipis

CERMIN DIRI Zakat Oksigen demi Anak Cucu DUA turis bernama Katy Grant dan Prof. Dr. Alex Whittaker menanam pohon di hutan kota Banyuwangi kemarin. Dua aktivis lingkungan asal London, Inggris, itu berpartisipasi dalam kegiatan Zakat Oksigen yang dicanangkan Pemkab Banyuwangi. Tentu saja, partisipasi dua bule itu bukan hanya sebagai simbolisasi program tersebut, tapi sebagai upaya menyelamatkan lingkungan yang patut ditiru orang-orang Pribumi. Mengapa demikian? Karena satu pohon saja memiliki sejuta manfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di masa depan. Pesatnya pembangunan beberapa tahun belakangan menyebabkan banyak pohon ditebang dan dikorbankan. Hilangnya satu pohon telah memutus mata rantai kehidupan. Beberapa jenis hewan berkurang jumlahnya, bahkan hampir punah karena habitat mereka telah hilang. Penebangan pohon yang secara terus-menerus tanpa adanya penghijauan kembali telah menyebabkan panas bumi meningkat. Seiring waktu, jumlah pasokan oksigen pun berkurang dan tingkat polusi udara meningkat. Selain itu, jumlah pasokan air dalam tanah juga semakin berkurang. Yang lebih parah, gundulnya hutan menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih, abrasi, tanah longsor, hingga banjir bandang. Oleh karena itu, penanaman pohon yang dilakukan Katy Grant dan Alex Whittaker tersebut patut ditiru masyarakat luas. Penanaman pohon tidak hanya dilakukan di hutan-hutan lindung dan hutan produksi. Tetapi, juga dilakukan di sekitar rumah kita sendiri, perkantoran, pabrik, depan mal, rumah sakit, sekolah, dan tempat-tempat lain. Bagi pemerintah, penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat terus dilakukan seiring upaya mewujudkan kawasan yang bersih, hijau, dan teduh. Pembangunan RTH hendaknya tidak hanya terfokus di tengah-tengah kota atau di daerah yang memang sudah berhawa sejuk. Yang terpenting juga di daerah pinggiran yang kondisi alamnya lumayan gersang. Seperti di hampir seluruh desa di Kecamatan Wongsorejo. Di sana, penanaman pohon perlu digalakkan. Dengan banyaknya pohon yang ditanam, sekaligus menjaga kelestarian alam yang berdampak positif terhadap kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup di masa-masa yang akan datang. Ayo, saatnya bersedekah oksigen untuk anak cucu kita. (*)

BANYUWANGI - Kereta api (KA) tampaknya masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat. Terbukti, memasuki masa liburan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 ini, tiket sejumlah rangkaian KA jurusan Banyuwangi sudah ludes dipesan calon penumpang. Seperti yang terjadi pada pemesanan tiket KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, Jogjakarta, dan KA Tawang Alun jurusan BanyuwangiMalang. Tiket KA Sritanjung jadwal keberangkatan kemarin hingga 31 Desember telah habis dipesan calon penumpang. “Tiket KA Sritanjung jadwal keberangkatan 20 Desember hingga 31 Desember sudah habis dipesan calon penumpang,” ujar Humas PT. KAI Daerah Operasi (Daops) IX Jember, Suprapto, kemarin (20/12).

Masduki Su’ud Tinggalkan Sukamiskin

AGENDA KOTA

Pelatihan Peningkatan Kerja PNS HARI ini, Sabtu (21/12) Bupati Abdullah Azwar Anas menjadi narasumber peningkatan kerja PNS yang amanah dan profesional. Acara digelar pukul 10.00 di Hall Manyar Garden Hotel. (*)

Pentas Kembang Api Malam Ini MALAM puncak HUT Banyuwangi ke-242 digelar di lapangan Taman Blambangan pukul 19.00 malam ini. Pesta seribu kembang api akan memeriahkan HUT Banyuwangi tahun ini. (*)

Hari Ini Wisuda Sarjana Untag UNIVERSITAS 17 Agustus 1945 Banyuwangi hari ini Sabtu (21/12) akan mewisuda mahasiswa-mahasiswinya. Prosesi wisuda dilakukan di Kampus Untag Banyuwangi mulai jam 07.00. (*)

TAMU KITA

Demikian pula dengan tiket KA Tawang Alun jadwal keberangkatan hari ini (21/12) hingga Senin mendatang (23/12), juga sudah ludes dipesan calon penumpang. Pemesanan tiket KA Tawang Alun jadwal keberangkatan Selasa (24/12) hingga 5 Januari telah mencapai 60 persen sampai 95 persen. Sementara itu, pemesanan tiket KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya selama ma sa angkutan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 hingga kemarin telah mencapai 65 persen. “Okupansi maksimum setiap kereta ditetapkan seratus persen untuk semua kelas. Pada saat kapasitas angkut sudah terpenuhi, PT. KAI tidak akan mengeluarkan tiket untuk KA tersebut lagi,” cetus Suprapto. (sgt/c1/bay)

ABDUL AZIZ/RaBa

KENA SERANGAN JANTUNG: Foto kenangan Kholilah semasa masih hidup.

TKW Asal Sempu Tewas di Malaysia SEMPU - Diduga penyakit darah tingginya kambuh, Hj. Kholilah, 56, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, me ning gal di Malaysia. Setelah melalui proses administrasi yang cu kup panjang, kemarin petang jenazah kor ban tiba di rumah

GIRI - Mantan Sekkab Banyuwangi Masduki Su’ud akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. Setelah 11 bulan tinggal di penjara Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, kemarin Mas duki menginjakkan kaki di rumahnya di Jalan MH. Thamrin, Lingkungan Penataban, Kelurahan/Kecamatan Giri. Sebenarnya Masduki sudah meninggalkan Sukamiskin Kamis lalu (12/12). Namun, dia baru tiba di Banyuwangi pukul 14.00 kemarin. Selepas dari Sukamiskin, Masduki tidak langsung pulang. Bapak tiga anak itu mampir ke rumah kerabat dan anak-anaknya di Jakarta, Jogjakarta, Pasuruan, dan Jember. ”Saya sampai habis delapan

GERDA/RaBa

PULANG: Masduki Su’ud di rumahnya kemarin.

songkok. Gimana tidak, setiap mampir ke rumah kerabat, songkoknya diminta,” ujar Masduki saat ditemui wartawan

koran ini di kediamannya di Lingkungan Penataban siang kemarin n  Baca Masduki...Hal 43

duka diantar se buah mobil ambulans dari Bandara Juanda, Surabaya. Ahmad Turmudi tetangga sekaligus salah satu keluarga Kholilah mengatakan, kematian almarhumah di Negeri Jiran diketahui keluarga tiga hari setelah korban meninggal n  Baca TKW...Hal 43

SIGIT HARIYADI/RaBa

Bagi Pengalaman Jadi Wakil Rakyat PRESIDEN Perkumpulan Terjun Payung “Aves”, Hardi Soesilo (kiri), berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi tadi malam (20/12). Pria kelahiran Madiun 68 tahun lalu itu diterima Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Choliq Baya. Dalam kunjungan singkat tersebut, Hardi berbagi pengalaman selama menjadi wakil rakyat mulai tahun 1977 hingga sekarang. Mulai tahun 1977 hingga 1997, dia dipercaya menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Barat dari Partai Golkar. Sejak tahun 1997 silam, dia diberi amanah menjadi anggota DPRRI hingga sekarang. (sgt/c1/bay)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Administrasi Biro Situbondo: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail. com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 21 Desember 2013

Dua Santri yang Tenggelam Ditemukan Mandi di Sungai Berujung Maut 1

Rabu (18/12) sore, sejumlah santri Blokagung mandi di sungai sebelah barat pesantren.

2

Di antara rombongan santri ada Yahya Ubay Dilhaq dan Lukman.

Tiba-tiba air sungai datang cukup besar dan Yahya terseret air. Tiga temannya berhasil menyelamatkan diri. 3 Lukman berusaha menyelamatkan Yahya, tapi malah ikut terserat derasnya aliran sungai.

4 Jumat (20/12) pukul 06.00, jenazah Lukman ditemukan di sekitar jembatan baru Kaligesing, Siliragung. 5 Beberapa jam kemudian, Yahya ditemukan mengapung di Kemloso, Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo.

Lukman Mengapung di Jembatan Baru, Yahya di Kemloso TEGALSARI - Setelah melalui proses pencarian yang melelahkan, keberadaan dua santri Pondok Pesantren Darussalam yang hilang terseret arus sungai Rabu (18/12) akhirnya ditemukan kemarin. Korban yang pertama ditemukan adalah Lukmanul Hakim. Santri berusia 18 tahun asal Kendal, Jawa Tengah, itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di sekitar jembatan baru Kaligesing. Menurut keterangan Basir, salah satu embel (santri yang m e n g u r u s i p ra sa ra n a p e santren), Lukman ditemukan sekitar pukul 06.00. Saat itu, dia bersama rekannya stand by di sekitar jembatan menerima laporan ada mayat mengapung di sungai. Mendengar informasi itu, empat dari tujuh embel yang bersiaga di sekitar lokasi langsung menuju lokasi

ZAKARIA

dibantu dua warga. Salah satu dari warga yang ikut mengevakuasi adalah Serda Miselli, anggota Koramil Tegalsari. Dia ikut dalam pencarian sejak hari pertama. Miselli mengatakan, kondisi Lukman mengapung seperti batang pohon pisang.” Dia terapung mirip pohon pisang, Mas,” kata Miselli.

Beberapa saat kemudian, warga melihat korban menyembul dari dalam sungai. “ Kami terjun ke sungai setelah beberapa saat dia muncul. Selanjutnya, korban kami bawa ke tepi,” timpal Basir. Pagi itu juga jenazah Lukman segera dibawa ke pesantren. Setelah disalatkan, jenazah Lukman dimakamkan di pemaka-

man Kaligesing, Desa Karangmulyo, di sebelah selatan Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Pihak keluarga dari kampung halaman Lukman di Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, juga sudah berada di pesantren. Asror, ayah Lukman, mengaku telah mengikhlaskan

kepergian putra terakhirnya itu, “Kami sekeluarga ikhlas. Semoga dia diterima di sisi-Nya,” ucap Asror terbata-bata. Selang beberapa saat setelah jenazah Lukman dimakamkan, tersiar kabar jasad Yahya Ubay Dilhaq, santri lain yang juga tenggelam, ditemukan n Baca Dua Santri...Hal 43


36

Sabtu 21 Desember 2013

TARUNG DERAJAT

SENI SILAT: Tiga pesilat sedang beraksi di GOR Tawang Alun kemarin. Ada dua pesilat putri yang menembus babak semifinal dari lima pesilat yang diturunkan dalam kategori tanding.

ALI NURFATONI/RaBa

SERAH-TERIMA: Erwin H. Poedjono (kanan) menyerahkan SK Kodrat Banyuwangi kepada Moch. Dimyati di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Kamis lalu.

Pengurus Kodrat Kantongi SK BANYUWANGI - Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Banyuwangi sudah resmi terbentuk. Bahkan, cabang olahraga di bawah naungan KONI Banyuwangi itu kini sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Kodrat Jawa timur. Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, secara simbolis menyerahkan SK tersebut kepada Ketua Umum Pengcab Kodrat Banyuwangi, Moch. Dimyati disaksikan sejumlah pengurus lain di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Kamis lalu (19/12). Dalam serah-terima SK itu, Erwin H. Poedjono didampingi dua pengurus lain yang diberi mandat Ketua Umum Pengprov Kodrat Jatim, Bambang Haryo, datang ke Banyuwangi memberikan SK pengurus masa bakti 2013-2017 itu. Dalam SK itu disebutkan secara jelas susunan pengurus yang diteken tanggal 16 Desember lalu. Posisi sekretaris umum dipercayakan kepada Dini Angga Maharni dan Moch. Ali Gunawan sebagai bendahara umum. Menyusul turunnya SK itu, kini Pengcab Kodrat Banyuwangi tinggal melakukan pelantikan. ‘’Ini kerja keras kita bersama. Kita akan segera agendakan pelantikan,’’ ujar Ketua Umum Kodrat Banyuwangi, Moch. Dimyati. Menurut dia, Kodrat Banyuwangi bisa menambah spirit Banyuwangi meraih hasil manis dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 mendatang. ‘’Kita tidak ingin hanya jadi kontestan. Target Kodrat nanti dapat emas,’’ tegasnya. Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, mengaku bangga dengan pembentukan Kodrat Banyuwangi. Bahkan, dia sangat optimistis Kodrat Banyuwangi akan berkembang pesat. ‘’Kami rasa Banyuwangi bisa mencatat sejarah pada porprov nanti di kandang sendiri,” terangnya. (ton/c1/als)

GALIH COKRO/RaBa

Loloskan Enam Pesilat ke Semifinal BANYUWANGI - Kejuaraan Pencak Silat Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur kelas dewasa masih berlangsung hingga kemarin (20/12). Para pesilat tuan rumah Banyuwangi meraih hasil berbeda dalam laga yang dipusatkan di GOR Tawang Alun tersebut. Jika sebelumnya semua pesilat putri lolos dari fase penyisihan. Namun, pada fase berikutnya, terjadi persaingan ketat hingga membuat jumlah pesilat putri Bumi Blambangan menyusut. Hanya ada dua pesilat putri yang menembus babak semifinal dari lima pesilat yang diturunkan dalam kategori tanding. Dua pesilat yang menjadi tumpuan tuan rumah meraih medali itu adalah Dita Amalia dan Umi Lailiyah

yang sama-sama turun di kelas A. Rekan mereka, Nurul Hidayah, yang turun di kelas D, Rini Hermawati yang bertanding di kelas B, dan Novita Harlan yang turun di kelas C, harus mengakui kekalahan atas lawan-lawannya di babak perempat final. Khusus pesilat putra, empat pesilat Banyuwangi lolos ke babak semifinal. Empat pesilat itu adalah Gunawan Harsono di kelas E, M. Ilham di kelas G, dan Yogo Bagus di kelas H, serta M. Zainal yang turun di kelas I. Kontingen Banyuwangi merasa sangat kehilangan satu pesilat, yaitu Fiki Yulianto. Dia terpaksa tidak bisa turun gelanggang menembus semifinal. Sebab, pesilat yang turun di kelas F

SPA Lab 8 Bikin Yang dan Ying Seimbang MASYARAKAT kita saat ini banyak dihadapkan dengan tuntutan pekerjaan dan kesibukan yang membuat badan lelah dan pikiran penat. Problemproblem di atas bisa diatasi dengan melakukan SPA. Dimana SPA bermanfaat untuk mencerahkan, mengencangkan, menghaluskan, dan menutrisi kulit. Selain itu, SPA juga dapat membuat otototot yang tegang menjadi rileks, mengurangi stres, dan kelelahan. Dokter Konsultan Lab 8 Private Skincare, dr. Hanum Lukitaningrum mengatakan, Lab 8 Private Skin Clinic sebagai klinik kecantikan yang sudah berpengalaman menawarkan perawatan andalan. Yaitu  Phyto SPA Treatment. Di mana perawatan ini dapat mengembalikan kesegaran dan vitalitas tubuh Anda. Diawali dengan eksfoliasi lembut untuk membuang selsel kulit mati, dilanjutkan dengan pengaplikasian balancing

ISTIMEWA

HARGA BERSAING: Ada promo menarik dan paket spesial untuk semua jenis perawatan kulit.

Yin dan Yang, yang menyelaraskan suhu tubuh untuk keseimbangan tubuh dan pikiran. “Lab 8 Phyto SPA menghadir-

kan berbagai macam pilihan perawatan tubuh yang unik, sensasional memenuhi kelima elemen dasar tubuh, wood

(kayu), fire (api), earth (tanah), metal (logam), dan water (air),” ujar Hanum. Lab 8 Private Skin Clinic and Body Care selalu memberikan promo menarik dan paket spesial untuk semua jenis perawatan andalan lainnya. Seperti facial oksigen, perawatan untuk kulit berjerawat, perawatan anti aging dengan laser IPL, perawatan untuk pencerahan kulit, rangkaian perawatan pengurusan, pembentukan dan pengencangan badan dengan homeophaty, nano, dan body contouring. Ada juga perawatan dan pengencangan payudara. “Khusus di Bulan Desember 2013 ini, kami menghadirkan treatment dan produk terbaru dengan harga yang spesial. Hanya untuk Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi Lab 8 Private Skin Clinic di Jalan Wijaya Kusuma No. 6A Banyuwangi, Jawa Timur, telp (0333) 413009,” ungkapnya. (adv/als)

BANYUWANGI

SITUBONDO

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Perum Sobo Asri •

• Grand Panji •

• Jl. Ikan Sadar 18 •

• Brawijaya Cevilla Indah •

Djl Perum Sobo Asri 2 Blok D10 Bwi LT 168 LB 45 Posisi Dpn H: 081235323199

NewLaunching,T100danT54,unittrbatas,Lok Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton, Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, HrgPromo,H:085236828956,085234074222.

BANYUWANGI

Dijual Rumah Luas Tanah/LB 158m2,dua lantai,4 kamar,garasi,Jl Ikan Sadar 18,Bwi Hub: 081914786215 Mas Ragil Depan Karangrejo Regency

Djl Cpt Perum Brawijaya Cefila Indah N/ 8 Kebalenan Bwi LB/LT 52/112 SHM Baru Renov 1 K.Tdr,2K.Mandi/Carport Dkt UNTAG Br T4 Usaha Hub 087806557838

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Paket Liburan •

• Pulau Santen •

• Enginering Mesin/Lstrik •

Kursus Bhs Ingg intensif. Conversation, TOEFL/TOEIC& uji kompetensi,msk stp hr, srtifkt nasional/interns, cpt bisa, hub. Wichita Internasional.Jl. J.A Suprapto 39B-7 Bwi , HP. 085232768999, PINBB 2939D6E2

Djl tanah sawah luas 10.715, cocok utk homestay, PP, wisata pulau santen, dll. Hrg Rp.200 ribu/meter. Hub: 0811354614

Dibutuhkan Segera Tenaga Engineering Mesin/Listrik Max 35 th/Pengalaman. Lamaran Dikirim Ke Jl Gatot Subroto No.110 Ketapang, Banyuwangi

• Sales/Oprsional Mnjr •

• Dunia Tas • Ibu2 Mau Bisnis Tanpa Resiko Rugi? H: 085238015470 (Dunia Tas/No SMS)

• Bwi Sehat • Jrwt Flek Kutil Vaginal Ozone Facial Mrh BWI SEHAT Jm 14.00-17.00 H:Finda 082337342698

itu mengalami robek bibir pada babak penyisihan dan harus dijahit. Dengan demikian, Fiki Yulianto yang digadang-gadang bisa merebut emas pun kandas. Dia akhirnya menyusul empat rekannya yang tumbang. Mereka adalah Agung Susanto di kelas D, Fathur Rohman di kelas B, Irwan Tirta Saputra di kelas C, dan Sulaiman di kelas A. Dengan demikian, di kategori tanding, Banyuwangi hanya menyisakan enam pesilat ke babak semifinal. Pada kategori TGR, kontingen Banyuwangi juga tidak bisa berbuat banyak dan harus mengakui keunggulan kontingen lain. Sebab, tiga kelas yang diikuti kandas Pelatih kontingen Banyuwangi,

Siswanto mengungkapkan, timnya masih memiliki peluang merebut emas. Satu emas di kategori putra dan putri cukup realistis. ‘’Kita berharap semua bisa menang,’’ katanya. Dia menjelaskan, dua pesilat putri berpeluang besar saling jagal di partai final, asalkan dua pesilat itu, Dita dan Umi, sama-sama berhasil mengatasi lawan-lawannya dengan kemenangan di babak penyisihan. ‘’Dengan skenario itu, kita pasti bisa dapat emas,’’ terangnya. Khusus putra, empat pesilat putra diminta fokus sepanjang pertandingan agar lolos. ‘’Mulai nanti malam (tadi malam, red), semifinal dipertandingkan,” kata pelatih asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, itu. (ton/c1/als)

Sabet Juara III Piala Gubernur LAMONGAN - Kontingen voli Banyuwangi meraih hasil lumayan dalam Piala Gubernur Jawa Timur. Tim putra binaan Kapolres Banyuwangi, AKBP Yusuf, itu membawa pulang piala juara III dalam laga yang digelar di Alun-alun Lamongan pekan lalu. Pasukan Bambang itu meraih trofi juara ketiga setelah mengandaskan Kabupaten Tulungagung dengan skor tipis 3-2 dari total 5 set. Atas hasil tersebut, praktis Kabupaten Tulungagung menempati juara keempat dalam ajang yang digeber tanggal 11 hingga 16 Desember itu. Perjuangan tim voli Banyuwangi merebut prestasi itu cukup berat. Awalnya Banyuwangi kalah di laga perdana saat melawan Kabupaten Magetan. Namun, Banyuwangi berhasil menang saat meladeni Sidoarjo di laga kedua. Dengan kemenangan itu, Banyuwangi menembus babak perempat final. Empat tim lain gugur di babak penyisi-

BANYUWANGI

ISTIMEWA

MEMUASKAN: Tim voli putra Banyuwangi memamerkan trofi juara ketiga Piala Gubernur Jatim di Lamongan.

han. Sekadar tahu, Banyuwangi menjadi bagian 12 tim yang berhak maju ke grand final setelah lolos dari zona masing-masing. Banyuwangi bertemu tuan rumah Lamongan di babak delapan besar. Meski begitu, Banyuwangi tidak patah arang dan mampu mempermalukan tuan rumah dan lolos ke semifinal. Namun, usaha bertanding di

partai puncak gagal terwujud. Pasalnya, tim voli di bawah naungan PBVSI Banyuwangi itu gagal melangkah ke partai final setelah kalah melawan Kabupaten Magetan. ‘’Kami rasa ini sudah prestasi bagus. Seluruh tim sudah kerja keras,’’ ungkap Ketua Harian PBVSI Banyuwangi, Ayub Hidayat. (ton/c1/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI Jual Grand Livina ‘12 XV 1.5 abuabu metalik Rp 162 Jt nego

• Nissan X-Trail ‘05 •

• Toyota Rush ‘08 •

Nissan x trail 2005 hitam, mulus, plat P, pajak panjang Hrg 145 juta nego

Djl Toyota Rush 2008 type S Manual,160 jt tnp prantara, pajak bln 8, H: 08122721575

• Kijang PU ‘01 •

SITUBONDO

Jual Kijang PU Diesel 2001 Htm Tgn 1 Istmw Audio TV, VR, PWR STR, STNK, KIR, Terpal Baru 86 Jt Nego H: 081336666171

• Mitsubishi Kuda ‘99 •

Phanter LV ‘03 Silver Rp 121 juta nego Cash & Kredit, Tukar Tambah

Djl Mits Kuda '99 GLS Hijau Mutiara 85 Jt nego TP Perantara H:085330073888

Hub: 082142194111, 081335897888

• Nissan •

• Toyota Avanza ‘04 •

• Honda Stream ‘02 •

Promo Nissan Akhir Tahun,DP Grand Livina 34 Juta&March 21 Juta,Diskon Besar untuk Semua Produk Nissan Hub Adzam 081232246632&087806542223

Dijual Toyota Avanza 1.3 F60 IRM-GMMEJ tahun 2004 hijau mtl hrg 110 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dijual Honda Stream S7A 1.7 AT tahun 2002 hitam hrg 135 juta nego, barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

• Isuzu Panther ‘07 •

• Daihatsu Terios ‘11 •

• Daihatsu Xenia ‘11 •

Dijual Isuzu Panther TBR 54F Turbo LM tahun 2007 hitam hrg 132,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS Tahun 2011 hitam mtl hrg 145,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dijual Daihatsu Xenia ALL New GMDFJ 4x2 MT tahun 2011 silver mtl hrg 125 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dicr Sales&Operasional Mnjr u/ Distri Pglmn 2 th,Lam: hrdmanajer@gmail.com

BANYUWANGI

BEKASI

• STNK •

• Lowongan •

Hlg STNK DK 6462 A, an. Ni Nyoman Ayu Suchi Wahyuni, Tatasan Kelod, Tonja, Dnpsr Utra Bali

Dbthkn:Construction Site Supervisor, Cnstruction Site Superitendent, Cook, Rigger, Safety Officer, Scaffholder, Boiler Maker, Strctral Mchanical Pipe Fitter, Millwright. Bsdia dtptkn d Luar Ngri & dutmkn bpglmn. Krm CV k PT.EMI, Jl. Inti II blokC5/12 Ckarang-Bkasi17550 Email:recruitment.epiterma@gmail.com

ANDA INGIN PASANG IKLAN? HUBUNGI: 0333-412224


BALJEBOL

Sabtu 21 Desember 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Galang Tanda Tangan Tolak Korupsi

EKS LOKALISASI

Lahan untuk Musala di Klopoan Lunas SEMPU - Proses pembelian lahan senilai Rp 80 juta untuk pembangunan Musala Baitul Muhajiirin di eks Lokalisasi Klopoan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, akhirnya lunas. Pembelian lahan yang dikoordinasi Forum Pimpinan Kecamatan Sempu tersebut berhasil menghimpun anggaran Rp 80 juta. Uangnya berasal dari iuran para guru SD/MI se-Kecamatan Sempu. Selain itu, juga ada dari kantor dinas, instansi se-Kecamatan Sempu, dan organisasi masyarakat. “Semua elemen kita libatkan dan Minggu kemarin sudah berhasil kita lunasi,” kata Camat Sempu, Lukman Hakim, kemarin. Lukman menuturkan, saat ini pembangunan musala di eks lokalisasi tersebut juga terus berjalan dengan anggaran swadaya dari masyarakat. “Tahun ini pemda juga menganggarkan Rp 50 juta untuk pembangunan musala,” sebutnya. Ke depan, jika pembangunan musala tersebut sudah selesai, pihak Forpimka Sempu akan mencari figur ustad yang bisa mengelola kegiatan di tempat ibadah itu. Lukman juga menyebutkan, saat ini kondisi eks lokalisasi Klopoan sudah sangat sepi dari para pria lelaki hidung belang maupun wanita pekerja seks. Bahkan, untuk memastikannya, beberapa kali dia dan jajaran Forpimka Sempu mengunjungi tempat tersebut. “Sudah sepi dan nggak ada aktivitas lagi. Kapan hari saya sama Pak Kapolsek juga dari sana,” tandasnya. (azi/c1/aif)

BAGAIMANA INI

SHOLIKHUL HUDA/RADAR JEMBER/JPNN

PAKTA ANTI-KORUPSI: Para mahasiswa STAIN Jember memberikan tanda tangan deklarasikan anti korupsi, kemarin.

JEMBER – Untuk menekan jumlah angka koruptor pada calon pemimpin bangsa, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMAK) STAIN Jember mengadakan penggalangan tanda tangan massal anti korupsi. Pembubuhan tanda tangan itu menandakan komitmen seorang mahasiswa untuk menumbuhkan prinsip anti korupsi. Acara yang dirangkai dengan seminar Peran Mahasiswa Terhadap Pencegahan Korupsi di Indonesia tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan di STAIN Jember. Mohammad Sofyan Hidayat, ketua panitia kegiatan tersebut menjelaskan, sebagai seorang mahasiswa yang nantinya menjadi penerus tonggak kepemimpinan bangsa, sudah seharusnya menyuarakan ketidaksetujuan terhadap korupsi. (hud/hdi/Jpnn/aif)

Santitasi Jember Buruk Berada di Papan Bawah Jatim JEMBER – Pembangunan kesehatan di Jember mendapat rapor merah. Setelah sebelumnya mendapat cap kabupaten dengan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) tertinggi di Jatim, kali ini Jember mendapat rapor merah di bidang sanitasi. Jember berada di papan bawah dari 38 kabupaten/kota di bidang sanitasi. Jember berada di peringkat 30 alias peringkat sembilan dari bawah. Di bidang sanitasi, Jember hanya lebih baik dari Bangkalan, Bondowoso,

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MIRIP KOLAM: Genangan air yang terlihat di ruas jalan Desa Kedungrejo, Muncar.

Jalan Raya Mirip Kolam MUNCAR - Hujan yang turun belakangan rupanya membuat sebagian pengguna jalan di Muncar wajib meningkatkan kewaspadaan. Sebab, sebagian jalan kurang kooperatif dan mengancam keselamatan. Selain jalan tidak rata, sebagian kondisinya juga penuh lubang. Jika hujan turun, air hujan akan menggenang di sejumlah titik yang mengalami kerusakan. Imbasnya ”kolam” berukuran lumayan besar pun menghiasi sejumlah jalan, seperti di Dusun Kedungringin, Desa Kedungrejo, Muncar. Pengguna kendaraan, baik roda dua maupun empat, harus mengurangi kecepatan agar tidak tergelincir. “Ya mau gimana lagi. Di tengah jalan kayak nyebur ke kali. Minggir saja,” ujar Mohamad, salah satu pengguna jalan. (nic/c1/aif)

Situbondo, Sumenep, Pasuruan, Sampang, dan Probolinggo. “Baru 62 persen masyarakat di Jember yang terbebas dari buang air besar (BAB) sembarangan,” ujar Kasi Promosi Kesehatan dan Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Yumarlis, belum lama ini. Dia menjelaskan, total kepala keluarga (KK) di Jember sekitar 697. 098. Praktis, hanya sekitar 469 ribu KK di Jember yang terbebas dari BAB sembarangan. Sisanya, masyarakat masih BAB di sembarang tempat, seperti di perkarangan rumah, dan sungai. “Santiasi terbaik malah Pacitan, Gresik, dan Surabaya,” ungkap Yumarlis. Bahkan, lan-

jut dia, Pacitan berani memproklamirkan diri sebagai kabupaten yang sudah terbebas dari BAB sembarangan atau open defecation free (ODF). Jember, kata dia, tahun ini se-

benarnya memiliki lima desa yang sudah berstatus ODF dengan sanitasi total berbasis masyarakat. (STBM). “Sebelumnya sudah ada 28 desa ODF,” katanya. Tambahan lima desa

tersebut, antara lain Desa Tegalsari (Ambulu), Rejoagung dan Sidomekar (Semboro), Sidorejo (Umbulsari), serta Kelurahan Sempusari (Kaliwates). (ram/ har/JPNN/aif)

INFRASTRUKTUR SHOLIKHUL HUDA/RADAR JEMBER

MALANG: Para murid MI Miftahul Ulum, Jatisari, Jenggawah, kerja bakti membersihkan puing-puing kelasnya, kemarin.

Tiga Ruang Kelas Ambruk JENGGAWAH – Hujan yang melanda Jenggawah, Minggu (15/12), menyisakan duka. Akibat guyuran hujan yang terus-menerus selama dua hari, tiga lokal kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum di Dusun Sukosari, Desa Jatisari, Jenggawah, ambruk. Puluhan murid di sekolah tersebut kemarin (20/12) melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan kelas yang ambruk. Tampak sisa-sisa bangku dan meja ikut disingkirkan dari puing-puing bangunan. “Hari ini adalah hari tenang setelah para siswa melakukan

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

ANEH: Pengendara mobil harus berhati-hati saat melintas di sekitar jalan yang amblas di Desa Yosorati, Sumberbaru.

Keluar Air, Jalan Aspal Amblas SUMBERBARU – Jalan aspal yang menghubungkan Desa Yosorati, Sumberbaru dengan Kecamatan Randuagung, sejak tiga hari lalu mengeluarkan air. Setelah dua hari nyumber, jalan selebar enam meter itu amblas saat dilalui kendaraan berat. Menurut Samsul, warga setempat, jalan tersebut sudan nyumber sejak tiga hari lalu. (jum/har/JPNN/aif)

PEROLEHAN SEMENTARA BALLOT TOKOH FAVORIT 2013 TAHAP 4

Andi Mulyo

Andriani

Irwan Setiawan

Mentik Rohimah

NO. 1 2 3 4

NAMA

HASIL (%)

Dadang Wigiarto Arvy Rizaldy Muhammad Hidayat Ficky Septa Linda

Arvy Rizaldy

Muh Hidayat

16,47 11,25 9,83 9,75

NO. 5 6 7 8

NAMA

UAS. Jadi kami bersama-sama melakukan kerja bakti,” ujar Mohammad Shodiq, guru matematika MI Miftahul Ulum. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena terjadi pada malam hari. Sebelumnya, hujan mengguyur sejak Sabtu. Bangunan sekolah tersebut sudah berdiri sejak 30 tahun lalu bersamaan dengan berdirinya Ponpes Miftahul Ulum yang menjadi induk sekolah tersebut. “Jadi struktur bangunannya memakai ruangan diniyah pesantren. Keadaan bangunannya sudah tua,” katanya. (hud/har/JPNN/aif) HASIL (%)

Guntur Priambodo Muslimin Fasyah Hadi Wijono Toni Hartono

8,52 8,32 8,08 7,57

NO. 9 10 11 12

NAMA Wendriawanto Teguh Sumarno Mentik Rohimah Umi Kulsum

HASIL (%) 6,82 6,80 6,48 5,78

NO. 13 14 15 16

NAMA Sri Utami Faktuningsih Irwan Setiawan Andriani Ira Damayanti

Dadang Wigiarto

Danny Farda M

Ficky Septa Linda

Guntur Priambodo

Hadi Wijono

I Made Cahyana

Ira Damayanti

Muslimin Fasyah

Sri Utami Faktuningsih

Teguh Sumarno

Toni Hartono

Umi Kulsum

Wiwik Eko Lestari

Wendriawanto

HASIL (%) 4,99 2,36 2,20 0,71

NO. 17 18 19 20

NAMA I Made Cahyana Wiwik Eko Lestari Andi Mulyo Danny Farda M

HASIL (%) 0,28 0,12 0,08 0,05


42

Sabtu 21 Desember 2013

01. Lolita Esther S., SE

02.Rohmad Jaenal A., SE

03. Elok Nurindah S., SE

04. Silvia Ulva K., SE

05. Melinda, SE

06. Siti Mukaromah, SE

07. Aan Bayu P. SE

08. Septi Hamidah, SE

09. Erlina, SE

10. Pujianti, SE

11. Azizatul Latifah, SE

12. Kanti Wahyuningtyas, SE

13. Eka Nur Indah T, SE

14. Wahyu Agus P., SE

15. Puji Lestari, SE

16. Arif Santoso P. SE

17. Ayu Novita, SE

18. Ach. Suryanto, SE

19. Guisora Yoga D., SE

20. Nina Dita Pratiwi, SE

21. Ferrycha Daris M.SE

22. Tabita Mei J., SE

23. Nur Hidayah, SE

24. Muawanah, SE

25. Fendy Yonatan , SE

26. Nurliawatri, SE

27. Aulia Darmayati , SE

28. Suci Nur Umama,SE

29. Siti Fatimatul U., SE

30. Intan Puspa Dewi,SE

31. Titi Setyowati, SE

32..Iva Diyaningsih, SE

33. Haryo Adi Purwo, SE

34. Moh. Nasrudin, SE

35. Much. Syaifudin, SE

36. Siti Mukarromah, SE

37. Risna Eka Saktiani, SE

38. Adhimas Perdana,SE

39. Dedik Hariyadi R.,SE

40. Galuh Puspitasari,SE

41. Siti Holifah Nurul K, SE

42. Sintha Dewi, SE

43. Ifa Rahmawati, SE

44. Zainur Rohman, SE

45. Hendra Kurniawan, SE

46. Wahyu Eko Suprapto, SE

47. Muhamad Kamalul, SE

01. Ika Ningtyas A., S.Pd

02. Fitri Wahyuni, S.Pd

03. Hairul Fandi, S.Pd

04. Eva Dewi R., S.Pd

05. Anik Nurfaidi, S.Pd

06. Abdul Rokib, S.Pd

07. Rissa Iswahyuni, S.Pd

08. Siska Dewi A., S.Pd

09. Vera Agoestine W., S.Pd

10. Nurul Kholifatur, S.Pd

11. Dewi Khotijah, S.Pd

12. Aliyah, S.Pd

13. Novi Aristya D., S.Pd

14. Ike Mega Muslimah, S.Pd

15. Nurul Fitriyah, S.Pd

16. Ernawati, S.Pd

17. Ilus Suciati, S.Pd

18. Lutfi Kurniawati, S.Pd

19. Naning Pratiwi, S.Pd

20. Tanti Yulius K., S.Pd

21. Ike Fitria Nurmalasari, S.Pd

22. Nur Indah Suprihatin,S.Pd

23. Evi Rusdiana, S.Pd

24. Rina Hikmatur R., S.Pd

25. Lutfia Maeky P., S.Pd

26. Herni Hermawati, S.Pd

27. Dewi Agustina , S.Pd

28. Thorik Anshori, S.Pd

29. Anis Apriliyani, S.Pd

30. Tatik Umamah, S.Pd

31. R.Cicilia Rully , S.Pd

32. Nanang Maulana, S.Pd

33. Nur Hariroh, S.Pd

34. Noviana Diandita, S.Pd

35. Kiki Wridaningrum, S.Pd

36. Nadia Estu Wilujeng, S.Pd

37. Indah Kusumawardhani, S.Pd

38. Rita Ulfa, S.Pd

39. Rarih Puspasari, S.Pd

40.. Ike Ratna Dewi, S.Pd

41. Qonik Masruroh, S.Pd

42. Tika Nur Hikmah, S.Pd

43. Nur Novita V., S.Pd

44. Nurussalam, S.Pd

45. Shintha Mayasari, S.Pd

46. Fiki Saiful Rizal, S.Pd

47. Titrin Wijayanti, S.Pd

48. Siti Masrufah, S.Pd

49. Wanda Mardiana, S.Pd

50. Nuke Diah Ayuning, S.Pd

51. Rima Anwarika, S.Pd

52. Ulfi Iftiyah, S.Pd

53. Ayu Lusita S., S.Pd

54. Ulian Faidah, S.Pd

55. Mami' Yuniantri, S.Pd

56. Fina Puspita Sari, S.Pd

57. Bayu Trio Wardana, S.Pd

58. Rima Iswahyudi, S.Pd

59. Masitoh, S.Pd

60.Yiyi Solibrina M., S.Pd

61. Febri Mega A., S.Pd

62. Sung Saiful S., S.Pd

63. Novike Nurul ,S.Pd

01. Mujiono, SH

02. Hadi Rohman, SH

03. HendrikYunika, SH

04. Edhi Prasetyo, SH

05. Andi Budi Raharjo, SH

06. Linna Kurniawati, SH

07. Okka Yudistira, SH

08. Hasan Bisri, SH

09. Andi Fahrul H, SH

10. Veni Hari Wibowo, SH

11. Sigit Haribowo, SH

12. Ari Wahyu S, SH

13.Taufik Ferdiansyah, SH

14. Nyoto Prasetyo, SH

15. Adie Armada B, SH

16. Dermawan Hidayat, SH

17. Amberto Papa S, SH

18. Supari, SH

19. Riza Husada, SH

20. Sandy Anggara S, SH

21. Rahmansyah Tri, SH

22. Mohammad Alfan, SH

23. Abid Setyo W, SH

24. Sugihandoko, SH

25. Siti Jamilah, SH

26. Sumarsono, SH

27. Dadan Effendi, SH

28.Yogi Dwi Prasetyo, SH

29. Lutfi Nur Rohman, SH

30. Arum Yudista P, SH

31. Toni Zifizah, SH

32. Sugeng Hariyanyo, SH

33. Venna Vebriana, SH

34. Saeful Hadi, SH

35. Eko Priyo Atmojo, SH

36. Cindy Octavia H, SH

37. Anzis Wiratama, SH

38. Ariston Fajar, SH

39. M.Fahrizal Amin, SH

40. M.Khoirul Anwar, SH

41. Tri Setyo Budi, SH

42. Ginanjar Setiardhi, SH

43. Wardhana Kusuma, SH

44. Tri Anggoro, SH

45. Pandu Sanjaya, SH

46. Toni Yanuar, SH

47.Yudo Bangkit F, SH

48. Ria Rizki Rahayu, SH

49. Ansori, SH

50. Defri Altamia, SH

51. Vici Noornindia, SH

52. Aldo Henard, SH

01. Ajeng Rizki W, S.Sos

02. Deddy Irawan, S.Sos

03. Eko Supriyono, S.Sos

04. Ginung Pratigina, S.Sos

05. Hari Budiyanto, S.Sos

06. Imam Turmudi, S.Sos

07. Siska Ayu Kusuma, S.Sos

08. Sukatno, S.Sos

09. Warso,S.Sos

01. Dwi Feby Irawan, SE

02. Erwin Setiyawan, SE

03. Joko Ahmadi, SE

04. Dicky Septiawan, SE

05. Riska Indi A., SE

06. Yoga Wahyu W., SE

07. Paramita Puspita S., SE

08. Frisca Adityaningsih, SE

09. Endah Ekaningasti, SE

10. Desy Riza Nurbaya, SE

11. Nita Suryani, SE

12. Jemy Kristian, SE

13. Moh.Imam Ghozali, SE

14. Irawati Ningsih, SE

15.Yuni Rusmalasari, SE

16. Hendra Hariyono, SE

17. Nurul Maulida, SE

18. Fika Ferdian P., SE

19. Hilda Ayu Pratiwi, SE

20.Nur Hariri,SE

21.Dziky Dzulqornain,SE

22. Muh.Nur Holis, SE

23. Nova Precilya, SE

24. Andik Lufianto, SE

25. Hana Agustin, SE

26. Putri Diah Nitasari, SE

27. Sukarsini, SE

28. Sulastomo, SE

29. Arif Sofyan H., SE

30. Faisal Agung W. SE

31. Abd. Majid, SE

32. Mira Februarti, SE

33. Eko Apriyanto, SE

34. Mei Sugiarto, SE

35. Dwi Setia A.P, SE

36. Wahyu Apriliyana, SE

37. Agustin Dwi L., SE

38. Abdul Basit, SE

39. Siti Nurjannah, SE

40. Firdaus Fauqi, SE

41. Hendar Triwahyu, SE

42. Dwi Lestari, SE

43. Asep Supriyadi, SE

44. Ahmad Muhyidin, SE

45. Susana Tri W., SE

46. Fina Rohaya, SE

47. Agnesia Evita H. SE

48. Firyansyah Saksono, SE

49. Slamet Hadiyanto, SE

50. Murdi Santoso, SE

51. Ana Noviana, SE

52. Hervia Nadia V., SE

53. Ade Fira Ariestianti, SE

54. Dian Novita S., SE

55. Nur Aini, SE

56. Suhairi, SE

57. Angga Kurnia F., SE

58. Armita Julian, SE

59. Sunandar Arda P., SE

60. Nurul Hidayat, SE

61. Ramadhan Purba A., SE

62. Achmad Yani H., SE

63. Ira Riza Mustofa, SE

64. Mareta Mulia A., SE

65. Diah Ayu A.N., SE

66. Marini Winta W., SE

67. Varentina Dwi A., SE

68. Endri Purnomo, SE

69. Rani Indriasari, SE

70. Moh.Luthful H.AQ, SE

71. Titis Meilika W., SE

72. Andri Setyawan, SE

73. Indah Pravitasari, SE

74. Indah Mawarti, SE

75. Dian Handayani, SE

76. Sylvia Mei Natalia, SE

77. Risa Umami, SE

78. Angga Yuwana, SE

79. Ruri Septiyanti, SE

80. Nur'aini, SE

81. Nur Ima Indayani, SE

82..Dedi Prakasa, SE

83. Anang Prawoto, SE

84. Moch.Nurkholis M., SE

85.Yang Dwi M., SE

86. Evy Septiyanti, SE

87. Enot Sugiharto, SE

88. Fara Dhiba A., SE

89. Mita Akmalia P., SE

90. Ni'matus Sholehah, SE

91. Efitri Eka Nurcahyani, SE

01. Erika Arisetiana D., SP

02. Hery Kusumanegara, SP

03. Imam Pribadi, SP

04. Moch. Iqbal, SP

01. Syu'ban Arie P, ST

02. Mashudi, ST

03. Asmadi Iqrom, ST

04 .Aji Pratama Putra, ST

05. S.Arief Ardiansyah, ST

06. Hidayat, ST

07. Hendrik Hariyanto, ST

08. Dimas Permadi S., ST

09. Isliarti Purmatami, ST

10. Vicky Kurniawan, ST

11. Bayu Fauzi R., ST

12. Rizkan Handriansah, ST

13. Joko Iswanto, ST

14. Poernomo, ST

15. Heri Nurdianto, ST

16 .Joni Hermawan, ST

17. Didik Wahyudi, ST

18. Dwiyono Purwo S., ST

19. Hazizah Resty S, ST

20. Rio Eko Sanjaya, ST

21. Arky Hari W. ST

22. Ahmad Zainul A., ST

23. Dwi Marti S., ST

24. Imron Sidik, ST

25. Moch. Arofi, ST

Ketua Perpenas Drs. Waridjan

Rektor Drs. Tutut Harijadi, M.Si


BERITA UTAMA

Sabtu 21 Desember 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Motor Terseret Truk sejauh 30 Meter n PAHA... Sambungan dari Hal 33

Nah, lantaran jarak motor sudah terlalu dekat dengan truk yang dikemudikan Teguh Prihono, 34, warga jalan Kapten Darmo Sugondo 34, Kecamatan Kebomas, Gresik, akhirnya tabrakan pun tidak bisa dihindarkan. Motor tersebut menghantam bumper truk molen sebelah kanan. Kemudian, motor itu roboh dan sang pengemudi terlindas ban depan truk sebelah kanan. Lindasan kendaraan besar tersebut mengakibatkan kaki kiri Lutfi remuk. Dalam kondisi demikian, korban masih sadar dan ber-

teriak meminta tolong. Polisi yang datang ke TKP langsung mengevakuasi pria yang satu itu ke Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah. Sayang, saat berada di RS tersebut, korban meregang nyawa. Lutfi meninggal dunia karena lukanya terlalu parah. Sementara itu, versi lain, sebelum kejadian, motor dan truk molen yang terlibat kecelakaan lalu-lintas itu sama-sama melaju dari arah utara. Saat korban hendak menyalip truk, dari arah berlawanan meluncur kendaraan lain. Mendapati hal itu, Lutfi banting setir ke kiri dan menghantam bodi truk se be lah kanan. Benturan me nga-

kibatkan motor yang dikendarai Lutfi oleng. Tak lama berselang, motor Honda Revo warna merah-hitam itu roboh. Korban pun terlindas ban depan truk sebelah kanan. Edi, 17, salah satu saksi mengatakan, sebelum terlindas ban depan sebelah kanan truk, Lutfi beserta motor yang dikendarai terseret truk hingga sekitar 30 meter ke arah selatan. “Dalam kondisi paha remuk dan nyaris putus, pengendara motor itu masih hidup. Selanjutnya, pengemudi motor itu dievakuasi petugas ke arah utara,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Sub Ba gian (Kasubbag) Humas

Polres Banyuwangi, AKP Bambang SP, membenarkan kabar ke celakaan lalu-lintas yang me ngakibatkan satu orang me ninggal dunia tersebut. “Kami sudah memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologis pasti kejadian,” ujarnya. Kasubbag Humas Polres, AKP Bambang menambahkan, se lain memintai keterangan saksi-saksi, pihaknya juga telah mengamankan sopir truk beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut. “Kami mengimbau warga selalu waspada saat mengendarai kendaraan. Taati peraturan lalulintas,” imbaunya. (sgt/c1/bay)

PLN Setor ke Kasda Setiap Bulan n PAJAK... Sambungan dari Hal 33

Sisa penerimaan PPJ yang tidak terpakai rekening LPJU hanya Rp 8,4 miliar. “Kita sudah berbuat guna mencegah terus membengkaknya tagihan rekening LPJU dengan mendata ulang jumlah LPJU abonemen,” ujar Kasi Pemeliharaan LPJU, Effendi. Pihaknya, kata Effendi, memahami benar membengkaknya tagihan itu karena pendataan LPJU abonemen belum tuntas.

Pendataan LPJU abonemen penting agar pem bayaran rekening LPJU abonemen tepat sasaran sesuai penggunaan daya. Khusus tagihan rekening LPJU meterisasi, sudah tidak ada persoalan karena tagihan rekening sesuai setrum yang terpakai. “Pada September lalu kita bayar tagihan rekening LPJU meterisasi sebesar Rp 550 juta. Namun, tagihan November membengkak jadi Rp 900 juta,” katanya. Effendi mengaku belum tahu pe nyebab membengkaknya

tagihan itu. Sejak Oktober lalu memang ada kenaikan ta rif dasar listrik (TDL), tapi berapa persen kenaikannya be lum diketahui secara pasti. “Tagihan datang, kita proses pembayaran. Pembayaran rekening LPJU dilakukan BPKAD melalui Bank Jatim,” kata Efendi. Untuk diketahui, dalam APBD 2014mendatangtargetpenerimaan PPJ dinaikkan menjadi Rp 30,16 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 28,55 miliar. Pemungutan PPJ itu dilakukan terhadap semua pe-

langgan PLN di Banyuwangi saat pembayaran rekening bulanan. Rekening rumah tangga dan bisnis dikenakan PPJ sebesar sembilan persen dan pelanggan industri delapan persen. Hasil pungutan PPJ itu, pihak PLN menyetorkan setiap bulan ke kas daerah. Selain PPJ PLN, APBD 2014 juga menargetkan PPJ non-PLN sebesar Rp 10 juta. Target penerimaan PPJ nonPLN tahun lalu sama dengan target penerimaan tahun 2014. (afi/c1/bay)

Bikin Pohon Natal dari Barang Bekas n PERNIK... Sambungan dari Hal 33

Pohon Natal berukuran dua kaki (0,6 meter) dilepas ke tangan konsumen seharga Rp 210.000 per unit, pohon Natal berukuran enam kaki (1,8 meter) dipasarkan seharga Rp 1.183.000 per unit,

dan pohon Natal berukuran tujuh kaki (2,1 meter) seharga Rp 1.632.000 per unit. Pernik Natal lain yang juga diminati konsumen adalah topi dan kantong permen bermotif sinterklaas. Topi sinterklaas dijajakan seharga Rp 12.500 per unit dan kantong permen yang

biasa dipasang di pintu dijual seharga Rp 91.500 per unit. “Saya sengaja berbelanja pernik-pernik Natal untuk menyambut hari raya yang datang sekali dalam setahun tersebut,” ujar Cecilia, salah satu konsumen. Sementara itu, pernik Natal juga tak hanya berasal dari ba-

rang yang benar-benar baru. Seperti yang dilakukan keluarga besar SMPK Santo Yusup Banyuwangi ini. Mereka membuat pohon Natal berbahan barang bekas, seperti plastik gelas kemasan air minum dan aneka plastik bekas bungkus lain-lain. (sgt/c1/bay)

Operasikan 32 Unit Kapal n LONJAKAN... Sambungan dari Hal 33

Aktivitas wisatawan jelang pergantian tahun baru sama sekali belum terlihat. Wisatawan yang menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang masih didominasi wisatawan reguler yang difasilitasi beberapa agen travel. Rombongan wisatawan liburan tahun baru juga belum terlihat ramai. Pihak PT. ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang memprediksi, lonjakan wisatawan yang akan berlibur ke Bali

terjadi pada H-2 Natal atau 23 Desember 2013 mendatang. Mulai 23 Desember hingga H-1 pergantian tahun baru 2014, penumpang penyeberang Ketapang diprediksi akan terus melonjak. Walau tahun ini penumpang jelang Natal dan tahun baru cenderung menurun, tapi pihak PT. ASDP IF masih optimistis akan terjadi lonjakan penumpang seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab, liburan Natal dan Tahun Baru 2014 bersamaan de ngan libur semester sekolah. Liburan anak sekolah

terhitung mulai 20 Desember 2013 hingga 7 Januari 2014. “Hingga hari ini (kemarin, Red), penyeberangan masih normal sepi. Belum ada tandatanda akan terjadi lonjakan,” ujar Ma nager Operasional P T. A S D P I F K e t a p a n g , Saharuddin Koto. Walau belum ada lonjakan penumpang, tapi pihak PT ASDP IF tetap mengoperasikan armada kapal secara maksimal. Jumlah armada kapal yang dioperasikan kemarin hingga be berapa hari ke depan 32 unit. (afi/c1/bay)

Tinggal Berjauhan dengan Suami n INTENS... Sambungan dari Hal 33

Kini, Linda benar-benar me wujudkan cita-cita masa ke cilnya tersebut. Personel polisi berpangkat Briptu tersebut kini ber tugas di Polres Banyuwangi. Bahkan, polwan yang berulang ta hun setiap 18 Maret itu menikah dengan sesama personel polisi, yakni

Briptu Heru Sofyan Hadi. Sang suami bertugas sebagai personel Brigade Mobile (Brimob) Polda Bali. Itu berarti, Linda harus menjalani hubungan jarak jauh (long distance) dengan sang suami. Personel polisi yang hobi olah raga bola voli itu “hanya” berjumpa dengan Heru sebulan sekali. “Karena tugas, kami rela menjalani hubungan jarak

jauh,” ujarnya. Nah, perkembangan tekno logi, terutama di bidang ko munikasi, menyuguhkan dam pak positif bagi Linda. “Meski berjauhan, saya intens berkomunikasi dengan suami, baik melalui telepon, pesan singkat (SMS), BlackBerry Mes senger (BBM), maupun email,” pungkas ibu satu putri tersebut. (sgt/c1/bay)

Dianggap Pergi ke Kalimantan n TKW... Sambungan dari Hal 34

Saat itu salah satu petugas lapangan dari Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia asal Glenmore datang ke rumah korban dan memberitahukan bahwa Kholilah meninggal dunia di Serawak, Malaysia. “Sejak saat itu keluarga menggelar tahlillan dan alhamdulillah sore tadi (kemarin) sudah tiba,” kata Turmudi.

Keberangkatan Kholilah menjadi TKW di Malaysia sekitar 1,5 tahun silam sebenarnya tidak banyak diketahui keluarga dan tetangga. Sebab, lima tahun sebelumnya dia dua kali hendak berangkat ke Arab Saudi menjadi TKW tapi gagal karena faktor usia. Korban diketahui menjadi TKW di Serawak, Malaysia, baru beberapa bulan lalu. “Selama ini, pihak keluarga dan tetangga menganggap korban pergi ke Kalimantan nyambang anaknya,” kata Sekretaris Desa Tegalarum, Bambang. (azi/c1/aif)

Tidak Tertarik Dunia Politik n MASDUKI... Sambungan dari Hal 34

Sekadar tahu, Masduki Su’ud tinggal di penjara Sukamiskin selama 11 bulan. Tanggal 16 Januari 2013 lalu dia bersama 29 terpidana kasus korupsi se-Jawa Timur dipindah ke Sukamiskin. Syarat pemindahan ke Sukamiskin, hukuman narapidana di atas 1 tahun, denda di atas Rp 100

juta, dan masa bebas setelah tahun 2014. Selain Masuki, dari Banyuwangi ada Effendi, terpidana kasus korupsi pengadaan lahan lapangan terbang. Sebenarnya ada tiga orang yang dipindah ke Sukamiskin. Man tan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi sedianya akan dipindah bersama Masduki dan Effendi. Tetapi, pemindahan Samsul ditunda karena kala

itu kondisinya sakit-sakitan. Mas duki divonis penjara 10 tahun dalam kasus pengadaan galangan kapal dan jabatan fiktif PNS. Ke mana setelah keluar penjara? Masduki mengaku tidak minat terjun ke dunia politik. Dia akan fokus berbisnis. ”Dari dulu saya bisnis jual-beli tanah dan mobil. Saya tak tertarik politik,” ujarnya diplomatis. (c1/aif)

di pesantren. Usai salat Jumat, jenazah Yahya diambil pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Dusun Krajan 2 RT 02/ RW 02, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Diberitakan sebelumnya, derasnya aliran Sungai Kalibaru di wilayah Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, kembali me makan korban Rabu sore lalu (18/12). Kali ini musibah di alami dua santri Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Peristiwa santri terseret arus sungai itu berlangsung sangat

cepat. Kejadian bermula saat beberapa santri mandi di sungai yang terletak di barat kompleks Pesantren Darussalam itu. Sore itu, usai kegiatan pesantren, beberapa santri bermain di sungai. Di antara rombongan santri tersebut adalah Yahya Ubay Dilhaq, 12, asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, dan Lukman, 18, asal Kendal, Jawa Tengah. Yahya yang bersama temantemannya terjun ke sungai itu ternyata tidak memahami medan. Selain itu, Yahya diduga ti dak bisa berenang. (mg1/ c1/aif)

Momen Tepat untuk Menanam Yahya Langsung Dimakamkan di TPU Desa Kembiritan

n PAKAR...

Sambungan dari Hal 33

Selain untuk berwisata, keduanya menyampaikan keinginannya berpartisipasi dalam program Zakat Oksigen yang digagas Pemkab Banyuwangi. Mendengar penuturan itu, Arief langsung mengarahkan keduanya mengunjungi hutan kota di sebelah utara kantor DKP. Sesampainya di hutan kota di lingkungan GOR Tawang Alun, keduanya langsung menanam pohon trembesi dan mahoni. “Saya sangat menikmati kegiatan bertanam ini. Ini adalah areal hutan yang

bagus untuk masyarakat. Saya datang untuk ikut berpartisipasi menanam pohon,” ucap Katy usai menanam. Menurut Katy, menanam banyak tanaman sangatlah baik demi kelangsungan hidup manusia. Dia berharap, semua tanaman tersebut tumbuh dengan baik dan menjadi supporting oksigen di Banyuwangi. Dr. Alex berpendapat, program pemerintah Banyuwangi melalui Zakat Oksigen sangat bagus. “Saya sangat ber harap program Kabupaten Banyuwangi ini menginspirasi tempat-tempat lain untuk melakukan hal sama. Sebab, pe-

pohonan memberikan banyak manfaat bagi banyak tempat dan banyak negara,” kata Alex. Dengan kegiatan menanam, kata Alex, semua orang akan me ngumpulkan banyak pohon demi menyelamatkan lingkungan. “Saya sangat suka bercocok tanam. Saya tahu mahoni merupakan tanaman yang jumlahnya tidaklah banyak di dunia ini. Padahal, mahoni termasuk penghasil oksigen yang baik. Makanya, saya pilih tanam mahoni,” ujar Alex. Kepala DKP Arief Setiawan mengatakan, warga Inggris rela jauh-jauh datang ke Banyuwangi hanya untuk menanam. Karena

itu, warga Banyuwangi diminta tidak kalah dengan mereka yang semangat berzakat oksigen. Kehadiran dua warga Inggris dalam program Zakat Oksigen itu sudah seharusnya memacu warga Banyuwangi ikut menanam pohon. Saat ini, kata Arief, adalah momen yang tepat untuk menanam. Karena itu, Arief berharap semua elemen masyarakat Banyuwangi memanfaatkan musim hujan tahun 2013 ini untuk menanam pohon sebanyak-banyak. “Kepedulian dua pakar asal Inggris itu memberi pelajaran berharga kepada kita semua. Warga asing saja peduli, masak kita nggak peduli,” ujar Arief. (afi/c1/bay)

Masyarakat Desa Minta Informasi n SITUBONDO... Sambungan dari Hal 44

Koordinator Pattiro Cati Jawa Timur, Imam Karya Bhakti mengatakan, konsep pelayanan informasi tersebut berdasar UU No. 14 Tahun 2008 dan PP No. 61 sebagai pelaksanaan UU dan Peraturan Dalam Negeri No. 35 Tahun 2010 harus dibentuk sebuah kelembagaan yang namanya

pejabat pengelola informasi dan dokumentasi. “Ke depan, tentu saja pelayanan itu diharapkan bisa efektif, murah, efisien, cepat, dan sederhana berbasis teknologi informasi,” ujarnya. Bupati Dadang Wigiarto dalam pidatonya menyampaikan bahwa pemerintah daerah sudah ber keinginan memberikan akses informasi yang mudah kepada masyarakat. “Keinginan

memberikan informasi terkait APBD kepada publik sudah ada. Namun, karena tidak ada lembaga yang khusus me nangani keterbukaan informasi kepada publik, akhirnya kerepotan. Dengan ini diharapkan akan terlaksana,” ujar Bupati Dadang dalam pengukuhan PPID. Sementara itu, ketua PPID yang juga Sekretaris Ka bu-

paten (Sekkab) Syaifullah me ngatakan, pihaknya akan memberikan informasi kepada masyarakat sesuai porsi. “Masyarakat bisa meminta informasi dengan pengajuan yang ditentukan dalam SOP. Artinya, pemanfaatan informasi tersebut harus digunakan dengan baik,” kata Syaiful usai dikukuhkan menjadi pimpinan PPID Situbondo. (rri/c1/als)

Tak Menduga, Pihak Keluarga Menyatakan Ikhlas n LUKMAN... Sambungan dari Hal 33

Di mata orang tua, Lukman dikenal sebagai anak yang penurut. Selain itu, dia juga menonjol di bidang matematika. Menurut sang ibu, Masruroh, anak bungsunya itu mempunyai cita-cita yang beda dengan saudaranya. Kakaknya bersekolah di madrasah tsanawiyah (MTs), Lukman tidak sama. Dia meminta izin kepada ibunya sekolah di sekolah menengah pertama (SMP). Keinginan Lukman nyantri di Ponpes Darussalam juga atas kemauannya sendiri. Kepada orang tuanya, Lukman sering menyatakan ingin menghafalkan Alquran. “Dia selalu bilang, saya akan hafalan Alquran,” ungkap Masruroh. Ayah korban, Asror menuturkan, Lukman merupakan anak yang tidak neko-neko. Pem bawaannya biasa saja, dan selalu memberi kabar kepada orang tua mengenai perkembangannya di pesantren. Sementara itu, Asror tampak tegar atas peristiwa tersebut. Meski demikian, kesedihan tidak bisa disembunyikan dari muka pria tersebut. Selain letih setelah me-

lakukan perjalanan panjang dari kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah, menuju Banyuwangi, sebetulnya bapak empat anak itu merasakan sedih mendalam. Tetapi, dia berusaha melawan kesedihan tersebut. Sebelumnya, Asror hanya diberi kabar bahwa anak bungsunya tersebut sedang sakit. Dia bersama keluarga tidak menduga sama sekali peristiwa yang dialami putranya tersebut. Setelah tiba di Banyuwangi Jumat pagi (20/12), Asror beserta keluarga singgah sejenak di masjid di Kecamatan Genteng. Dari situ, kabar mengenai anaknya mulai terdengar. Akhirnya, Asror dan keluarga merelakan apa yang menjadi kehendak Allah tersebut. “Saya ikhlas, semoga semua amalnya diterima dan dosanya diampuni,” tuturnya. Menurut teman-temannya, kejadian sore itu sungguh membuat para santri bersedih. Lukman sebenarnya bisa berenang dan cukup tangkas. Namun, saat menolong Yahya, Lukman justru ikut terseret arus Sungai Kalibaru yang tiba-tiba deras. Teman sekamar Lukman, Faih menjelaskan, sebenarnya Lukman merupakan santri yang suka berpetualang di perbukitan

sekitar pesantren. Sore itu kondisi Lukman memang terlihat kurang sehat. Namun, saat berada di tepi sungai, dia memutuskan menceburkan diri ke sungai yang deras itu untuk menolong santri yang tenggelam. Faih menambahkan, beberapa hari sebelum peristiwa itu terjadi, Lukman tidak menunjukkan sifat yang aneh. Hanya, Lukman terlihat lebih rajin daripada biasa. Wiridannya setelah salat juga terlihat lebih lama. Selain itu, Lukman juga pernah berpesan kepada teman-temannya agar belajar berenang karena sekarang ini musim hujan. Selain itu, Lukman juga mengatakan, kita harus bersiap-siap kalau sewaktu-waktu ada tsunami. “Kang Lukman bilang, kita harus bisa menolong. Dia bilang kami harus belajar renang agar bisa menolong orang hanyut,” ujar seorang santri. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darussalam, KH. Hisyam Syafaat mengatakan, segala kebaikan yang telah dilakukan Lukman harus dijadikan contoh bagi santri lain. Dia juga berharap keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi kejadian tersebut. “Kang Lukman bene dadi tulodho kancane (Lukman biar menjadi teladan bagi yang lain),” ujarnya. (c1/bay)

n DUA SANTRI... Sambungan dari Hal 35

Santri berusia 12 tahun asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, itu ditemukan di sekitar Kemloso, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Yahya juga ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Warga dan tim gabungan segera membawa jenazah Yahya ke pesantren menggunakan mobil. Di pesantren, warga dan santri telah berkumpul menunggu kedatangan jenazah Yahya. Selanjutnya, jenazah tersebut segera dimandikan dan disalatkan

Gelorakan Semangat Berbudaya n LAHAN KRITIS... Sambungan dari Hal 44

Apabila penghijauan sudah menjadi budaya, diharapkan tidak berhenti menggalang dan ber kampanye menciptakan Situbondo yang rindang dan hijau “Sejak 3 tahun lalu kami sudah fokus untuk meng gelorakan semangat dan budaya menanam dan budaya bersih. Ini bukan pekerjaan pendek,

melainkan pekerjaan yang sangat panjang” papar Dadang. Data yang berhasil dikum pulkan, pada 2009 lalu, luas lahan kritis yang ada di Kabupaten Situbondo mencapai 30 ribu hektare. Tetapi de ngan adanya penanaman pohon yang terus dilakukan, pada akhir 2013 ini luas lahan kritis tinggal 13 ribu hektare. “Untuk saat ini sudah tinggal 13 ribu dari sebelumnya yang

men capai 30 ribu hektare,” tegas Dadang. Sementara itu, beberapa jenis po hon yang ditanam yakni bermacam-macam. Di antara 2, 9 juta pohon yang ditanam, yakni mahoni, sengon, jati, dan beberapa pohon lainnya. “Saya berharap, lahan yang saat ini kritis bisa menjadi subur agar dapat dimanfaatkan dengan baik,” pungkas Dadang. (rri/ c1/aif)

Bertujuan Kurangi Pengangguran n 18 POKMAS... Sambungan dari Hal 44

“Keterampilan yang telah diberikan kepada 18 kelompok masyarakat, di antaranya menjahit, membatik, bordir, otomotif, processing, dan salon,” katanya. Selain bantuan alat ke terampilan, Disnakertrans juga memberikan bantuan pengerasan jalan sepanjang satu kilometer

di Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, dan Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur. Sementara itu, Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, pemberian bantuan tersebut bertujuan mengurangi pengangguran secara terbuka. Menurutnya, sektor industri bukan satu-satunya yang harus diandalkan dalam membuka la pangan pekerjaan. Sektor usaha di tengah masyarakat

juga perlu dibuka. “Harapan selanjutnya, bantuan alat itu bisa meningkatkan usaha masyarakat,” kata Dadang. Sementara itu, pengawasan bantuan hibah yang diberikan kepada masyarakat itu, bupati me nyerahkan sepenuhnya kepada SKPD pemberi bantuan. “Kita berharap bantuan ini berguna. Yang jelas ini diawasi SKPD yang bersangkutan,” pungkasnya. (rri/c1/als)


44

Sabtu 21 Desember 2013

AAF 2014

Ancak Agung Festival Sambut Awal 2014 SITUBONDO - Awal 2014 nanti Pemkab Situbondo akan menggelar tradisi masyarakat yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Tradisi tersebut adalah ancakan yang dikemas menjadi Ancak Agung Festival (AAF) 2014. Uniknya, rangkaian AAF yang digelar mulai 2-11 Januari 2014 nanti tidak hanya sekadar ancakan seperti biasa. Tetapi, masyarakat Situbondo secara umum diperkenankan mengikuti sejumlah kegiatan. Salah satunya melalui kompetisi foto. “Jadi, masyarakat umum bisa ikut dalam lomba foto tersebut. Pendaftarannya gratis,” terang Sugiono, kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan OlahraDOK.RaBa ga (Kadisparbudpora) Kabupaten Sugiono Situbondo kemarin (20/12). Dijelaskan, masyarakat tidak hanya disajikan lomba foto semata. Sebab, masih banyak acara yang digelar dengan tujuan mempromosikan wisata dan seni budaya berbasis religi untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. “Kegiatannya banyak, ada pawai ancak, hadrah, pengajian akbar, pameran produksi, fashion busana muslim, dan konser musik Kiai Kanjeng (Emha Ainun Najib). Jadi masyarakat bisa memilih salah satunya,” ujar Dosen Fakultas Dakwah IAI Ibrahimy Sukorejo itu. Menurutnya, selain menumbuhkan kreativitas masyarakat, AAF juga merupakan bentuk rasa syukur atas hasil bumi serta rezeki lain yang selama ini diperoleh masyarakat Situbondo. “Ancakan sebenarnya tradisi sejak dulu. Ini merupakan wujud syukur terhadap hasil bumi dan yang lain,” terangnya. (rri/c1/als)

PPID

BIANG MACET: Jembatan alternatif di Kecamatan Mlandingan sebelum direndam banjir kemarin (20/12).

NUR HARIRI/RaBa

Jembatan Terendam Banjir, Pantura Macet SITUBONDO - Jembatan alternatif di Desa/Kecamatan Mlandingan, Situbondo, nyaris tak terlihat setelah terendam aliran Sungai Kolor kemarin (20/12). Hujan deras tersebut menyebabkan jembatan tak dapat dilalui hingga mengakibatkan kemacetan total sepanjang 20 kilometer. Berdasar pantauan koran ini, intensitas hujan di sekitar jembatan darurat di Jalur Pantura, Situbondo, itu sebenarnya tidak begitu besar. Namun, hujan yang turun di hulu, sekitar

Gunung Tempek (Dempet), Desa Sumber Pinang, Kecamatan Mlandingan, memang diguyur hujan cukup besar. Hal itu yang menyebabkan air kiriman besar hingga menutupi jalan alternatif di bawa jembatan yang masih dibangun. Kontan, hal itu membuat para pekerja proyek harus bekerja ekstra dan menghalau pengendara yang hendak melewati jembatan yang lebarnya seukuran truk tersebut. “Berhenti. Jangan lewat. Airnya sudah besar. Nanti bisa putus.

NUR HARIRI/RaBa

HIDMAT: Bupati Dadang Wigiarto mengukuhkan pengurus PPID kemarin (20/12).

Situbondo Miliki Lembaga Informasi Publik SITUBONDO - Keterbukaan informasi publik terhadap perkembangan masyarakat merupakan sesuatu yang sangat penting. Agar akses informasi diperoleh dengan mudah oleh masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Pembentukan lembaga informasi publik tersebut sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) yang sebenarnya sudah ditetapkan sejak 2010. “Sebenarnya, KIP tersebut sudah ada tahun 2010, dan sekarang di Situbondo sudah dibentuk,” kata Mursyidi, DF Pattiro (Pusat Telaah Informasi Regional) Situbondo. Menurut Mursyidi, PPID yang baru di Situbondo tersebut harus difungsikan secara maksimal untuk memberikan pelayanan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat Situbondo dapat melek informasi dan tidak sulit mendapatkan informasi. “Dengan dibentuknya PPID di Situbondo, berarti pemerintah sudah mempunyai iktikad baik. Diharapkan, PPID dapat difungsikan secara maksimal untuk memberikan pelayanan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” terang Mursyidi n Baca Situbondo...Hal 43

SMAN 2 SITUBONDO

NUR HARIRI/RaBa

PENGHIJAUAN: Kalangan pelajar dikerahkan dalam gerakan menanam pohon di lahan SMAN 2 Situbondo.

Lahan Kritis Tinggal 13 Ribu Hektare SITUBONDO - Dinas Pertanian Situbondo menggelar penanaman 1 miliar pohon. Acara penanaman pohon tersebut dipusatkan di lahan SMAN 2 Situbondo sekitar pukul 09.00 kemarin (19/12). Kepala Dinas Pertanian Budi Priono mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari menanam pohon. “Program peningkatan penanaman pohon ini untuk membuat kawasan Situbondo indah, asri, dan rapi,” kata Budi. Dengan adanya penanaman pohon tersebut, sejumlah lahan yang selama ini masih dinyatakan kritis dapat dimanfaatkan dengan baik. “Banyak lahan yang masih kritis. Lahan itu mayoritas bebatuan dan padas, sehingga program ini sangat cocok,” katanya. Program penanaman pohon tersebut terwujud berkat kemitraan Disperta Situbondo bersama kalangan swasta dalam bentuk program CSR dan telah berhasil menyediakan sarpras (sarana prasarana) sejumlah 2, 946 juta pohon. “Hampir tiga juta pohon itu disebar ke seluruh kecamatan di Situbondo,” terangnya. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengaku sangat mendukung langkah para kader lingkungan pada SMAN II Situbondo n Baca Lahan Kritis...Hal 43

18 Pokmas Terima Hibah Alat Kerja SITUBONDO - Demi mengurangi angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Situbondo memberikan bantuan hibah kepada sejumlah kelompok masyarakat (pokmas) Kamis (19/20) lalu. Pokmas yang menerima bantuan berjumlah 18 kelompok yang tersebar di 17 kecamatan di Kota Santri. Bantuan berupa alat kerja yang dananya berasal dari APBD tahun 2013 tersebut bernilai Rp 320 juta. Bantuan itu diberikan langsung oleh Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto. “Sebelum bantuan diberikan, kelompok masyarakat tersebut sudah diberi pelatihan sejak Maret sampai November 2013 lalu,” ujar Kusnin, kepala Dinas

Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Menurutnya, program pemberian bantuan alat kerja itu guna mendukung kreativitas masyarakat. Tujuannya, mengurangi angka pengangguran di Situbondo. Sebab, selama ini kondisi lapangan pekerjaan masih dihadapkan pada tingginya angka pengangguran. “Ini terjadi karena tidak imbangnya pertumbuhan lapangan pekerjaan dengan angka ketenagaan yang ada,” terang Kusnin. Karena itu, demi mengurangi angka pengangguran di Situbondo, Disnakertrans memberikan keterampilan terhadap masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok masing-masing n Baca 18 Pokmas...Hal 43

Ayo berhenti,” teriak salah seorang pekerja yang menjaga jembatan. Akibat ditutupnya jembatan karena air meluap hingga atas jembatan alternatif, Jalur Pantura yang menghubungkan Situbondo-Probolinggo macet total sekitar 14.00 kemarin. Antrean kendaraan pun tidak terelakkan hingga mencapai sekitar 20 kilometer. “Sudah lama saya antre. Mau balik gak bisa. Jadi, menunggu sampai selesai,” kata Roni, salah seorang sopir asal Banyuputih, yang hendak ke Surabaya. Tidak hanya itu, kemacetan lalu lintas itu diperparah adanya pengemudi roda empat yang nyelonong dan merangsek ke depan. Karena tidak tahu bahwa jembatan alternatif itu masih dibangun,

mereka pun akhirnya berhenti dan berjejer dengan kendaraan lain. Seorang sopir truk lain bernama Sugianto berharap jembatan besar di sebelah utara jembatan alternatif itu cepat diselesaikan. Apalagi, saat ini sudah memasuki musim hujan. “Saya terpaksa menunggu karena saya membawa truk gandeng. Semoga jembatan yang baru cepat selesai,” terang Sugianto, 27, warga yang juga bertujuan ke Surabaya. Melihat kondisi yang demikian, petugas Lantas Polres Situbondo langsung turun tangan. Petugas terpaksa mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif. Dari arah Surabaya dialihkan ke arah selatan melewati Mlandingan Kulon, Mlandingan Wetan, Desa

Sumber Pinang, Trebungan, Kecamatan Mlandingan, dan tembus Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan. Sebaliknya, dari arah Banyuwangi juga dialihkan. “Karena jembatan darurat masih tergenang air sungai, kami langsung mengalihkan arus semua kendaraan ke jalur alternatif. Sebab, jika semua kendaraan dipaksakan melintas, dikhawatirkan jembatan darurat tersebut putus. Apalagi, saat ini menjelang Natal dan tahun baru,” terang Iptu Bakhtiar, Kanitlaka Polres Situbondo. Meski begitu, khusus kendaraan besar, seperti truk tronton dan truk gandeng, mereka harus menunggu hingga kondisi air sungai surut. Sebab, jalan alternatif tersebut tidak dapat dilewati kendaraan besar. (rri/c1/als)

Radar Banyuwangi | 21 Desember 2013  

Jawa Pos Radar Banyuwangi, Radar Genteng, Radar Situbondo

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you