Issuu on Google+

17 FEBRUARI

25

TAHUN 2013

Bapak Ngantuk, Bayi Tewas n Adu Moncong Carry v Xenia SITUBONDO - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, dini hari kemarin (16/2). Mobil Suzuki Carry bernopol L 1123 OR adu moncong dengan mobil

Daihatsu Xenia. Akibat kecelakaan itu, seorang bayi yang masih berusia 25 hari tak dapat diselamatkan. Bayi tersebut meninggal dunia karena terluka di bagian belakang kepala. Kecelakaan maut tersebut berawal pada saat mobil Suzuki Carry yang dikemudikan Kamari, 35, warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan,

PATAH: Kamari dirawat di RSUD Abdoer Rahem, Situbondo, akibat kecelakaan kemarin (16/2).

melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat. Namun, diduga karena tidak kuat menahan kantuk, mobil yang dikendarai Kamari tersebut oleng ke kanan. Pada Saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan IGA Ngurah Kusuma, 33, warga Jalan Pemuda 17, Denpasar, Bali n  Baca Bapak...Hal 31

NUR HARIRI/RaBa

BAYU SAKSONO/RaBa

LALU LINTAS PADAT: Aktivitas kapal penyeberangan di sekitar Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, saat dipotret dari helikopter milik TNI AL sekitar pukul 10.50 kemarin.

Galangan Kampe Panen Dukungan

BANYUWANGI - Rencana PT Pelni membuka galangan kapal di Banyuwangi mendapat respons positif dari sejumlah perusahaan pe layaran yang beroperasi di Selat Bali. Jika investasi galangan ka pal itu direalisasikan, maka perusahaan pelayaran bisa menghemat biaya docking armada. Selama ini, docking kapal yang

beroperasi di Selat Bali dilakukan di beberapa tempat. Selama ini, mereka docking di galangan yang tersebar di Surabaya, Gresik, Lamongan, Tegal, dan Semarang. “Waktunya lama sekali karena harus antre. Paling cepat satu bulan,” ungkap Direktur PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS), Wahyudi SE. Kata Wahyudi, beberapa ga-

langan kapal di Surabaya, Gresik, dan Lamongan, tidak pernah sepi order. Perusahaan pelayaran yang akan docking harus daftar antrean sebelum mengirim armada. Jika di Banyuwangi ada perusahaan docking, kata Wahyudi, masa depannya akan cerah karena pasarnya sudah ada n

Antre docking kapal lama sekali. Kalau ada dock di Banyuwangi, kita bisa hemat waktu dan hemat anggaran pemeliharaan.”

 Baca Galangan...Hal 31

WAHYUDI SE Direktur PT Pelayaran Banyuwangi Sejati

Harga Cabai Rawit Melejit

PEMILU

KPU Segera Rekrut PPK BANYUWANGI - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) sudah semakin dekat, tepatnya kurang 192 hari lagi. Karena itu, segala persiapan kini tengah dilakukan demi menyukseskan pesta demokrasi terbesar warga Jatim tersebut. Tahap terdekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi akan melakukan rekrutmen anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemilihan setempat (PPS). Pendaftaran petugas penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa itu dibuka mulai 26 Februari sampai 4 Maret mendatang. Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin mengatakan, ada sejumlah persyaratan penting yang harus dipenuhi calon anggota PPK dan PPS, di antaranya usia minimal 25 tahun dan pendidikan minimal SMA/sederajat n  Baca KPU...Hal 31

PT. PLN (PERSERO) APJ BANYUWANGI Agar terhindar dari sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan, bayarlah rekening listrik anda sesuai jadwal mulai tanggal 1 s/d 20 setiap bulannya dan pelaksanaan pemutusan sementara akan dilakukan mulai tanggal 21 s/d selesai.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

BANYUWANGI - Cabai rawit tampaknya kembali menjadi primadona bagi para konsumen. Tiga hari terakhir, bumbu berasa pedas tersebut menjadi gunjingan lantaran harganya naik signifikan. Pantauan wartawan Jawa Pos Ra dar Banyuwangi di Pasar Banyuwangi kemarin (16/2), para pedagang melego cabai rawit seharga Rp 24 ribu sampai Rp 30 ribu per Kilogram (Kg). Padahal, sekitar tiga hari sebelumnya, harga cabai rawit “hanya” di kisaran Rp 16 ribu sampai Rp 21 ribu per Kg. Sugiono, 33, salah satu pedagang di pasar tradisional tersebut mengatakan, peningkatan harga cabai rawit itu disebabkan menipisnya stok dari pemasok. “Sudah tiga hari terakhir

harga cabai rawit meningkat tajam. Sebelumnya hanya Rp 21 ribu per Kg, dan kini Rp 30 ribu per Kg,” ujarnya. Dikatakan, peningkatan harga cabai rawit itu mengakibatkan kuantitas pembelian para konsumen turun. Menurut Sugiono, para pelanggan yang biasanya membeli satu Kg cabai rawit, kini rata-rata hanya membeli setengah Kg salah satu jenis bumbu masakan tersebut. “Karena sudah menjadi kebutuhan, para konsumen tetap beli cabai rawit, tapi kuantitas pembeliannya yang berkurang,” kata dia. Hal senada dilontarkan Asmuni, 43, pedagang bumbu lain. Dikatakan, tiga hari terakhir harga cabai rawit merangkak naik, yakni dari Rp 16 ribu per Kg menjadi Rp 24

ribu per Kg. “Harga cabai rawit naik karena stok tipis,” kata dia. Sementara itu, tren peningkatan harga juga terjadi pada tomat. Bahkan, kenaikan harga tomat sudah terjadi sebelum harga cabai rawit meningkat. Sepekan terakhir harga tomat meningkat signifikan dari Rp 8 ribu per Kg menjadi Rp 12 ribu per Kg. Kabar baiknya, beberapa jenis bumbu yang lain malah mengalami penurunan harga, di antaranya cabai merah, ranti, dan bawang putih. Sepekan terakhir cabai merah turun harga dari Rp 24 ribu per Kg menjadi Rp 12 ribu per Kg. Ranti juga mengalami penurunan harga dari Rp 16 ribu per Kg menjadi Rp 10 ribu per Kg. “Bawang putih harganya turun dari Rp 35 ribu per Kg menjadi Rp 30 ribu per Kg,” pungkas Sugiono. (sgt/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

STOK TIPIS: Pedagang menjajakan cabai rawit di Pasar Banyuwangi kemarin.

Opick Irama, Player Elekton Spesial Lagu-lagu Soneta

Emosi Jika Lagu Rhoma Dinyanyikan Sembarangan Pemain organ tunggal dituntut mampu memainkan semua jenis lagu. Namun, tidak semua bisa menguasai dengan baik lagu-lagu Rhoma Irama dan Soneta Grup. Itulah yang kini ditekuni Opick Irama, yaitu menguasai semua lagu Rhoma.

Antara galangan kapal dengan “galangan” massa, biasanya memang berujung pada dukungan

Harga cabai rawit makin melejit

EDY SUPRIYONO, Situbondo NAMA lahir sebenarnya adalah Taufiqurrahman. Namun, karena se lama ini identik dengan lagu dangdut, khususnya Rhoma Irama dan Soneta Grup, dia pun dipanggil Opick Irama Elektone. Memang tak ada atribut khusus yang identik dengan Rhoma Irama yang digunakan Opick saat bermain

Rencana investasi galangan kapal panen dukungan

EDY SUPRIYONO/RaBa

SPESIALIS: Opick Irama tampil dalam launching SFCI Situbondo beberapa waktu lalu.

organ. Gaya rambut dan logat bicara pun sangat jauh berbeda dengan Rhoma Irama. Satu-satunya yang menunjukkan bahwa dia merupakan salah satu fans fanatik Rhoma Irama adalah saat dirinya bermain organ tunggal

atau elektone. Jari-jarinya dengan leluasa melayani dan mengiringi setiap penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu grup dangdut legendaris tersebut. “Semua pemain elektone pasti menguasai banyak lagu, terutama yang sedang hits. Namun, khusus

Kalau mau melejit, kampanye pemilu harus pedas seperti cabai rawit

lagu-lagu Bang Haji Rhoma Irama dan Soneta, kita harus angkat topi kepada Bang Opick,” terang Ketua Persatuan Artis Mu sik Melayu/Dangdut Indonesia (PAMMI) Situbondo, Agus Rajana n  Baca Emosi...Hal 31

email: radarbwi@gmail.com / radarbwi@yahoo.com


26

Minggu 17 Februari 2013

Disarankan Gaet Turis Arab

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

BERNYALI: Ketua Bhayangkari Sufia Peranawati menuruni dam di Sungai Badeng, Songgon, Banyuwangi, kemarin.

Istri Polisi Susuri Kali SONGGON - Wisata adventure menyusuri Sungai Badeng di Dusun Sumber Agung, Desa Sumber Bulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kian ramai . Sensasi kintir-kintiran menggunakan ban bekas itu membuat ibu-ibu Bhayangkari pun tampak menikmati wisata petualangan di sungai itu. (ton/c1/bay)

BANYUWANGI - Belasan pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Indonesia mengunjungi Banyuwangi Jumat malam lalu (15/2). Mereka bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas dan beberapa pejabat pemkab di halaman belakang Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Dalam pertemuan itu, mereka berbagi pengalaman selama terbang ke ratusan negara di dunia. Yang menarik, para pilot itu datang ke Bumi Blambangan tidak menunggang pesawat. Mereka datang mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson dari Jakarta. Rombongan pilot itu dipimpin Kasubdit Operasi Pesawat Terbang Kementerian Perhubungan RI, Kapten Avi Riyanto. Saat berada di Banyuwangi, para pilot senior Indonesia itu melakukan aksi sosial menyantuni puluhan anak yatim. Para pilot dari berbagai maskapai penerbangan itu sedang liburan dan touring Jakarta-Bali. Sebelum melanjutkan perjalanan, mereka keliling kota Banyuwangi. Dalam pertemuan itu, Bupati Anas menyampaikan progress pembangunan Banyuwangi. Saat ini, kata Bupati Anas, Banyuwangi sedang menata dan mengembangkan sektor pariwisata. “Pariwisata yang kita kembangkan adalah wisata ecotourism,” jelas Bupati Anas. Bupati Anas meminta para pilot tersebut mempromosikan wisata

ICHSAN RASYID/RaBa

TAMU: Bupati Anas mengantarkan para pilot berkeliling Pendapa Shaba Swagata Blambangan Jumat malam lalu (15/2)

Banyuwangi di luar negeri. Anas juga mengundang para pilot tersebut agar berinvestasi di Banyuwangi. Dalam dua tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi meningkat tajam. Namun, masih ada beberapa pelayanan yang kurang maksimal terhadap para wisatawan yang datang. Salah satunya, di Banyuwangi belum ada hotel berbintang. “Kalau ada pilots yang mau berinvestasi di bidang perho-

telan, di persilakan datang ke Banyuwangi. Kami akan berikan sejumlah kemudahan,” katanya. Pada kesempatan itu, Bupati Anas juga memberi kesempatan para pilot untuk memberi masukan terhadap pembangunan pariwisata di Banyuwangi. Saat diminta, beberapa pilot langsung memberi masukan. Salah satu masukan yang disampaikan adalah terkait kondisi terkini negara-

negara Eropa. Para pilot itu menyarankan agar tidak terlalu berharap banyak terhadap kunjungan wisatawan dari Eropa. “Negara-negara Eropa sedang dilanda krisis ekonomi berkepanjangan. Masyarakat Eropa sedang susah dan memangkas besar-besaran anggaran berlibur,” kata Septo, salah seorang pilot yang terbang pada rute Abu Dhabi-Eropa itu n  Baca Disarankan...Hal 31

Amankan Penadah Empat Motor Bodong SITUBONDO - Diduga menjadi p e n a d a h s e p e d a m o t o r g e l a p, seorang warga berinisial M, asal Desa Olean, Kecamatan Panji, Situbondo, terpaksa diamankan polisi ke Mapolres Situbondo kemarin (16/2). M diduga melakukan persekongkolan atas kendaraan bermotor bodong sekitar pukul 12.00 di Desa O lean, Ke camatan Panji. Polisi

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

mendapat informasi dari masyarakat, katanya ada gadai kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan yang sah. Begitu mendapat informasi, petugas kepolisian langsung mendatangi

BANYUWANGI

tempat kejadian perkara (TKP). Benar saja, saat sepeda motor yang digadaikan diperiksa, ternyata kendaraan tersebut benar-benar tidak dilengkapi surat-surat. Ta n p a b a n y a k p e r t i m b a n g a n , polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku yang diduga sebagai penadah kendaraan bermotor. “Pelaku kami amankan di polres untuk dimintai keterangan,”

BANYUWANGI

ujar AKP Wahyudi kemarin. Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sepeda motor tanpa surat yang digadaikan itu berjumlah empat unit. Polisi juga mengamankan empat unit sepeda motor tersebut sebagai barang bukti. “Jadi, empat sepeda motor itu akan kami selidiki, dan kami juga akan meminta keterangan saksi,” tegas AKP Wahyudi. (rri/c1/bay)

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Tanah Kebun •

• Banyuwangi Motor •

• Karyawan •

• Pengepul Karet Alam •

• Timor ‘99 SOHC •

• Suzuki Pusat Jatim •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

Dicari (Mekanik) pria, SMK otomotif. (Marketing) SMA/SMK, SIM C, punya kendaraan sendiri. (Admin) pria, min SMA. Kirim ke CV Banyuwangi Motor Jl. dr. Sutomo 22 BB

(1). Adm Keuangan, Pr, pend. D3 sgl jrsn, usia max 28 thn. (2). Spv Satpam, Lk/Pr, pend. SMA/sdrjat, bisa komputer, usia max 35 thn. (3). Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA/sdrjt, siap ditempatkan dmna saja. (4). Satpam Carier, Lk/Pr, pend. min SMA/sedrjat, usia 20-30 thn siap dtmpatkan dimana saja. Krm lam ke: PT. DAS Jl. Boediono No.42 Basuki Rahmat-Bwi. Tlp. 0333411000.

Dicari Petani/Pengepul karet alam. Hubungi 085230809933/0321 513700

Dijual 1 unit Timor ‘99 SOHC & 1 unit Maestro 90. Hub: 081336666171

Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

Dijual Xenia 2008, Xi VTI, plat L, hitam, istimewa, 105 jt (nego). Bu Wahyu, Jl. JA Suprapto 22 Stb. 081 803502829

• Kijang Krista ‘00 •

• Honda CRV ‘05 •

• Honda Maestro •

Dijual Kijang Krista Diesel 2000, biru, harga 115 juta nego, bisa cash atau kredit, auatu tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Honda CRV Tahun 2005, warna hitam, harga 155 juta nego, kredit/cash. Hubungi 081216866602/087857311088

Dijual Honda Maestro warna putih tahun 1990, harga 48 juta nego, istimewa, tangan pertama, kredit/cash. Hubungi 081216866602/087857311088

• Daihatsu Xenia ‘10 •

• Karimun Estillo ‘07 •

• Toyota Kijang ‘95 •

Dijual Daihatsu Xenia F600RV-GMPFJJ tahun2010, silver metalik, harga 113,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang KF50 SPR tahun 1995, hijau metalik, harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Avanza ‘09 •

• Isuzu New Panther ‘05 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2009, merah metalik, harga 136 juta nego, brang istmw, bs cash/kredit, hub:(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu New Panther TBR541 LV tahun 2005, biru muda metalik, harga 136 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah Kapling • Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

• Tanah Strategis • Djl tnh 266m2, Jl. Kepiting Sobo jejer ruko, tanpa perantara, strategis 081336271085

• Akeno Digital Print. • Dibutuhkan Design Grafis, operator, finishing, kasir, utk Akeno Digital Print. Max 25th, pend. min SMK/sederajat. Hubungi: Jl. PB Sudirman 21 Banyuwangi. Telp. 0333-420888

• Gladag - Rogojampi •

• Krim Pemutih Wajah •

• Prima Mobil •

Lemesa Krim pb mutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng, brchya. Hlgkn flek, jrwt, kriput, tnp efk smpg,amn,grns100%uangkmbl.081229491717

Avanza 07'10'11, Xenia Li '11, APV X '05, Taruna FGX '05, Katana '01, Futura STW '01, Espass STW 95'96, PU Grnmax '11'12, Rush '08, Spark '04, PU Futura '11, Krista'03, Escudo'98, PU Zebra'04. Bisa cash/credit. Hub. 0333-411655/ 0811301676

• Bingung Cari Kerja? • Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

• Peluang Usaha •

Dijual tanah 355m2 (Geladag sebelah Bimantara Rogojampi). H: 081336333898

PeluangUsaha:BagiAndaketua/penyelenggara Arisan. 1 th bonus ke LN. H: 03337611387

• Jl. KH. Agus Salim •

BANYUWANGI • Toko + Rumah Genteng •

BANYUWANGI • Griya Mahkota • Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081336611511. Hanya 3 unit.

• Bunga Residence • Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

Jual rumah 2lantai, LT280m2, LB260m2. Jl. KH. Agus Salim 59 pinggir Jalan Raya, harga 590 juta. Hubungi: Ady: 081-232399110

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

BANYUWANGI

• Jl. Agus Salim •

Hlg STNK Nopol P 6870 VK, an. Prajogo. Jl. Ikan Paus RT01/03 Karangrejo

Dijual sgr Ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim belakang Untag Banyuwangi. Hubungi: 081233669969, 0333427190

• STNK •

Hlg STNK Nopol P 9685 F, an. Hasanah, Kp. Pandean 27/06 Wonorejo, Banyuputih, Stb

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Minggu 17 Februari 2013

Sampah Kiriman

Membawa

Berkah

KALIPURO - Pantai Watudodol Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, mendadak kotor kemarin (16/2). Kawasan tersebut dipenuhi sampah kiriman yang diduga berasal dari daerah lain. Bukan kali ini saja pantai dan laut Watudodol kotor karena sampah kiriman. Setiap ada daerah yang baru banjir, sampah biasanya menumpuk di sekitar Pantai Watudodol. “Ini berarti ada daerah yang

baru banjir,” terang Soleh, salah satu pedagang di Watudodol. Menurut Soleh, sampah yang kini bertebaran di sekitar pantai tersebut bergerak dari arah utara. Itu artinya, wilayah Kecamatan Wongsorejo atau Kabupaten Situbondo baru dilanda banjir. “Watudodol ini pintu masuk Selat Bali. Sampah sering menumpuk di sini,” jelasnya  Baca Sampah...Hal 31

AGUS BAIHAQI/RaBa

KOTOR: Kondisi perairan Watudodol di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (kiri). Warga mencari ikan hias di tumpukan sampah di Pantai Watudodol (atas).

Terdakwa Prona Tetap Ditahan

PORPROV

Pengacara Protes karena Masa Penahanan Berakhir BANYUWANGI - Pengacara terdakwa kasus dugaan korupsi Prona Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Hasyim Asy’ari, HA. Zainuri Ghazali SH, memprotes Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Protes itu dilayangkan

EDY SUPRIYONO/RaBa

PELEPASAN: Kesebelasan sepak bola porprov Kabupaten Situbondo diberangkatkan menuju Banyuwangi kemarin.

Situbondo Bertandang ke Bumi Blambangan SITUBONDO - Tim kesebelasan sepak bola Situbondo untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) Jatim dilepas Asisten II Pemkab Situbondo, Suradji, kemarin (16/2). Mereka menuju Kabupaten Banyuwangi untuk berlaga dalam babak penyisihan. Ada 25 pemain yang tergabung dalam kesebelasan Situbondo. Mereka akan berlaga di grup IV yang diisi oleh tim Banyuwangi, Lumajang, Situbondo, dan Bondowoso. “Kita sangat berharap kedisiplinan para pemain benarbenar terjaga. Apalagi, ini membawa nama daerah. Disiplin merupakan kunci awal meraih prestasi,” kata Suradji. Mantan Sekretaris DPRD itu meminta kesebelasan Situbondo menorehkan prestasi. “Harus berupaya maksimal agar lolos ke putaran dua,” imbuh Suradji. Manajer Tim Porprov Situbondo, Rusdiansyah, optimistis tim yang dia kirim akan menorehkan prestasi gemilang. Diakui, pihaknya memang menerjunkan para talenta muda. Namun, mereka mampu bersaing ketat dengan para lawan.“Kita sudah melakukan seleksi ketat dan pembinaan secara matang. Makanya kita optimistis tim kita tidak akan pulang dengan tangan hampa,” tandasnya. (pri/c1/bay)

karena lapas dinilai bertindak sewenang-wenang tidak mau membebaskan kliennya. Zainuri menjelaskan, seharusnya kliennya sudah bebas demi hukum 15 Januari 2013 pukul 24.00. Sebab, pada tanggal dan jam itu, masa penahanan yang ditetapkan pengadilan sudah berakhir. Walau masa penahanannya sudah berakhir, tapi Hasyim Asy’ari masih mendekam di Lapas Banyuwangi. Pihak pengacara

Hasyim sudah datang ke Lapas, tapi permohonan untuk melepaskan Hasyim ditolak. “Dasar lapas tetap menahan klien saya apa. Dia bukan narapidana karena kasusnya belum memiliki kekuatan hukum tetap,”

kata Zainuri. Zainuri membeberkan, hingga saat ini, status kliennya masih sebagai terdakwa. Walau masih menyandang status terdakwa, tapi kliennya tidak bisa ditahan karena masa

penahanan sudah berakhir. “Sesuai Pasal 27 KUHAP, demi hukum, klien saya harus dibebaskan. Lapas tidak punya kewenangan tetap menahan dia,” ungkapnya  Baca Terdakwa...Hal 31

Ditinggal Pergi, Remaja Melaporkan Suami SITUBONDO - Merasa ditelantarkan, seorang perempuan bernama Indah Sari, 14, asal Dusun Kom, RT 2 RW 1, Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, melaporkan suaminya sendiri bernama Yusmianto, 27, ke Mapolres Situbondo. Dalam laporannya, ibu rumah tangga yang masih berusia remaja itu mengaku ditelantarkan suaminya. “Saya ditelantarkan, Pak,” kata Indah saat memberikan keterangan kepada polisi. Pelapor datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo dan menerangkan bahwa hubungan dirinya dengan terlapor adalah pasangan suami istri sah. “Ini akta nikah saya no: 0454/24/xi/2012 tanggal 07 November 2012” imbuhnya. Namun, sejak Rabu lalu (7/2) sekitar pukul 19.00, suaminya meninggalkan pelapor tanpa

alasan jelas. Karena itu, Indah Sari terpaksa melaporkan suaminya atas dugaan penelantaran istri. Sebelum Indah melapor kepada polisi, dirinya sudah mencari dan mengajak pulang suaminya. Namun, terlapor tidak mau dan sampai saat ini terlapor tidak pulang. Akibat kejadian itu, Indah tidak mendapat nafkah baik lahir maupun batin. Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan penelantaran yang dilakukan ibu rumah tangga tersebut. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.“Yang pasti kami periksa dan mintai keterangan sejumlah saksi. Jadi, kasus penelantaran yang dilaporkan ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Wahyudi. (rri/c1/bay)

Harga Termurah Hanya di HTM Fair Roxy Square Jember

Berhadiah puluhan motor dan hadiah utama 2 Mobil Honda Brio HANYA tinggal hari ini saja, kesempatan anda mendapatkan harga termurah serta banjir bonus. Mulai notebook harga Rp 2jutaan, tablet android Rp 500ribuan dan printer yang memberikan cashback hingga Rp 300ribu. Selain harga termurah, Anda juga bisa mendapatkan puluhan hadiah langsung tambahan mulai mouse, headset,speaker, dan puluhan printer ditambah dengan mug cantik eksklusif bergambar foto anda. Dan setiap pembelian notebook atau tablet android di pameran, anda bisa langsung mendapatkan perdana internetan 800MB dari Telkomsel gratis. Hebohnya lagi, anda bisa memenangkan hadiah puluhan motor yang diundi tiap bulan dan hadiah utama berupa 2 mobil Honda Brio yang diundi tiap 3 bulannya. Dan bila melakukan TopUp pulsa Telkomsel langsung, memperbesar kesempatan memenangkan hadiah utama 2 mobil Honda Brio. Obral Sale Serba Rp 5.000 Saja

Di hari terakhir pameran HTM Fair, dapatkan harga serba Rp 5.000 berbagai aksesoris. Mulai MP3, Flashdisk, earphone, headset hingga microSD. Caranya gampang saja. Bawa saja kartu identitas diri dan fotocopy-nya ke Roxy Square Jember, dan berbagai aksesoris serba Rp 5ribu

bisa anda dapatkan. Notebook Termurah Cashback Hingga Jutaan Rupiah Dimulai dari obral sale notebook Samsung NP3355V4X (AMD Dual Core, 500GB HDD) dari Rp 4.799uta jadi Rp 4.499juta. Toshiba NB520 dual

coredari Rp 3.518juta jadi Rp 3.418juta. Promo sale dari notebook Lenovo S200 dual core dari Rp 3.250juta jadi Rp 2.950juta. Sedangkan notebook Axioo BNE dual core dari Rp 3.075juta jadi Rp 2.975juta. Sedangkan notebook Asus X401U dual core dari p Rp 3.050.000 jadi Rp 2.950juta. Notebook Acer juga memberikan harga termurah untuk tipe AO 725 dual core hanya Rp 2.799juta. Sedangkan untuk pembelian Lenovo B480 (Core i3, 500GB HDD) seharga Rp 4.699juta, anda langsung gratis mendapatkan USB modem. Dan notebook Sony Vaio memberikan harga terbaiknya untuk tipe E11-125CV (dual Core, Windows 8) hanya Rp 4.599juta. Dapatkan printer tercanggih Epson LSeries mulai Rp 1jutaan. Tablet Termurah mulai Rp 500ribuan Dimulai dari tablet tab terlaris Samsung Galaxy Tab 2 hanya seharga Rp 3.375juta. Tablet MoviMax P1 Young hanya Rp 800ribu.

Sedangkan PixCom androtab Core Eco hanya Rp 750ribu. Sedangkan Beyond Btab hanya Rp 650ribu. Tabulet Tabz ZIM super slim white dari Rp 999ribu jadi Rp 799ribu. Vandroid T2i hanya Rp 699ribu gratis power bank. Sedangkan CPad CP703 hanya Rp 799ribu. Treq Basic 3 hanya Rp 799ribu, Cyrus Atom Pad Lite hanya Rp 699ribu dan RealPad P700 hanya Rp 999ribu gratis leather case. Dapatkan juga obral PC Game + LCD monitor dari Rp 3.5juta jadi hanya Rp 2.2juta. Jadi segera kunjungi pameran HTM Fair hanya di Roxy Square Jember yang berlangsung tinggal hari ini saja. Dapatkan harga termurah dengan banjir bonusnya. Ditambah hadiah langsung dan mug cantik. Dan jangan khawatir, kesempatan mendapatkan puluhan motor dan grand Prize berupa 2 mobil Honda Brio masih panjang. Anda masih bisa menukarkan produk IT berstiker HTM di redemption GraPari Telkomsel yang ada di kota terdekat.


Ingin Dimuat di Koran?

Minggu 17 Februari 2013

BERBAGI KASIH: Pengurus OSIS SMPK Santo Yusup dan SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi menyaksikan anak-anak Panti Clara Fey menari.

e t a l o c o h C Rayakan Valentine, Kunjungi Panti Asuhan PAGI itu, tepat pukul 10.25, kegiatan diawali dengan membersihkan kelas. Tepat jam 10.30, seluruh murid di Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santo Yusup Banyuwangi memanggul tasnya lalu berbaris di lapangan sekolah. Sahabat Koper (Koran Pelajar), ternyata SMPK juga merayakan hari Valentine! Tentunya perayaannya dibuat khas SMPK. Acara dibuka dengan pidato singkat dari salah satu guru SMPK, kemudian kepala sekolah, Romo T. Catur. Anak-anak lalu berbaris menyalami guru sambil mengucapkan selamat hari Valentine, dilanjutkan dengan mengambil cokelat secara acak yang dibungkus kertas koran. Setelah mengambil cokelat, anak-anak duduk di lorong kelas. Yang cewek duduk di sebelah timur, dan yang cowok di sebelah barat secara berhadapan. Tetapi cokelat yang diambil tidak boleh dibuka dulu, lho! Pertama, anak-anak cowok mengikuti kata-kata yang Romo Catur ucapkan untuk anak-anak cewek. “Saya minta maaf atas segala kesalahan saya dan saya berikan cokelat ini sebagai tanda kasih sayang,” ucap Romo Catur. Lalu mereka memberi cokelat kepada siswa cewek. Setelah itu, siswa cewek membalasnya. “Saya terima permintaan maafmu. Saya juga minta maaf atas segala kesalahan saya dan saya berikan cokelat ini dengan tulus,” kata para siswa cewek sembari memberikan cokelat mereka kepada siswa cowok. Setelah semua mendapat cokelat, semua siswa menghitung dalam tiga hitungan, lalu membuka kertas korannya. Mereka mendapatkan beberapa merek cokelat yang berbeda-beda. Bagi–bagi cokelatnya sudah selesai, kertas koran sudah dibersihkan, doa pulang pun sudah dibaca. Akhirnya para siswa pulang ke rumah masing–masing. Tetapi 30 orang pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tetap tinggal di sekolah. Giliran para pengurus OSIS dan beberapa guru mewakili keluarga besar SMPK Santo Yusup merayakan Hari Valentine. Kali ini, caranya dengan berbagi kasih kepada teman-teman di Panti Asuhan Clara Fei, Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. Ungkapan kasih sayang kepada sesama yang membutuhkan itu diwujudkan dalam bentuk cokelat dan sembako berupa mi instan 37 dus, 10 potong kaus, 4 liter

minyak goreng, dan 4,15 kuintal beras (termasuk 1,5 kuintal beras titipan SMAK Hikmah Mandala) dan uang Rp 925.400. Sebelum sampai di panti asuhan, rombongan yang mengendarai tujuh unit mobil itu menyempatkan berdoa di Gua Maria Jatiningrum, Curahjati. Ketika rombongan memasuki pintu gerbang panti asuhan, para suster pengasuh dan teman–teman penghuni panti asuhan menyambut dengan sangat ramah. Mereka menyiapkan hamparan tikar, lalu mempersilakan rombongan SMPK untuk duduk. Saat itu, ada sekitar 21 anak panti. Sebenarnya totalnya ada 32 anak, tetapi 11 anak lain masih ada kegiatan di sekolahnya. Setelah kata sambutan dari Romo T. Catur dan suster pengasuh panti asuhan, acara dilanjutkan dengan bernyanyi bersama. Nyanyi bareng itu dipimpin salah satu guru SMPK Santo Yusup dan kakak-kakak dari SMAK Hikmah Mandala. Temanteman panti juga tidak mau kalah, lho! Setelah nyanyi-nyanyinya selesai, ternyata anak-anak di panti asuhan juga memberi kejutan manis dengan tari-tarian. Meski lagu tariannya hanya musik dari speaker ponsel, tetapi rombongan SMPK dan SMAK terhibur oleh tarian mereka. Hiburan selesai, langsung dilanjut makan siang. Eitss, sebelum makan siang, pihak SMPK Santo Yusup memberikan dua bingkisan. Karena tema Hari Valentine tahun ini adalah “Chocolate for Charity”, bingkisannya beberapa cokelat. Penyerahan bingkisan diwakili oleh ketua OSIS dan salah satu guru. Usai perut diisi, rombongan dari Banyuwangi itu berkeliling panti asuhan. Panti Clara Fey memiliki lahan cukup luas. Ada kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang tamu, halaman belakang, dan banyak ruangan lain. Hebat lho, teman-teman panti asuhan sungguh mengagumkan. Meski mereka masih kelas III SD, ternyata sudah bisa merapikan tempat tidurnya dengan baik. Sebuah pekarangan luas tampak ditanami buah-buahan dan sayur-sayuran oleh anak-anak panti. Hari semakin sore. Capek karena berkeliling, siswa SMPK memutuskan untuk duduk-duduk sebentar di halaman tengah. Setelah menyadari bahwa waktu menunjukkan pukul 15.28, dan sudah saatnya pulang, mereka berpamitan dan saling bersalaman dengan teman-teman dan suster-suster Panti Asuhan Clara Fey. Pengalaman yang mengesankan! Senang bisa berbagi kasih dan menghibur temanteman yang ada di Panti Asuhan Clara Fey. (tim YTC SMPK/irw)

Makna Valentine Sekotak cokelat, Setangkai mawar merah, Satu boneka beruang muda yang lucu, Untuk hari Valentine Bukan untuk kekasih saja, sayang Bukan hanya untuk satu orang spesial, sayang Bukan alasan untuk bersama kekasih satu hari penuh, sayang Bukan sekadar memberi cokelat, sayang Bagikan sedekah keikhlasan pada yang tak mampu Kecup dahi ayah dan ibu Peluk kakak dan adik Menangis dalam kegembiraan dan keharuan dengan teman seperjuangan (Winona Araminta, Kelas IX, SMPK St. Yusup Banyuwangi)

for

Charity TIM YTC For RaBa

CHARITY: Pengurus OSIS SMPK Santo Yusup memberikan bingkisan cokelat kepada anak dan suster Panti Clara Fey.

Valentine’s Day Identik Manisnya Cokelat TANGGAL 14 Februari adalah hari perayaan modern yang berasal dari dihukum matinya seorang pahlawan Kristen bernama Santo Valentinus pada 14 Februari 270 Masehi. Pada hari itu, Santo Valentinus mengalami kemartiran, yaitu seseorang yang mati sahid, karena membela iman dan keyakinannya. Pada waktu itu, kaisar Romawi melarang para tentara yang siap berperang melangsungkan pernikahan. Tetapi, Pastor Valentinus tetap memberkati pernikahan yang dilarang kaisar tersebut. Selain itu, Valentinus juga tidak mau taat pada agama yang dianut oleh kaisar. Peringatan Santo Valentinus ditetapkan tanggal 14 Februari adalah untuk mengubah dan memberi makna baru pesta agama Yunani Kuno yang tidak sesuai dengan ajaran Kristen. Kasih sayang itu luas, tidak hanya pada pasangan hidup, tapi kepada sesama manusia, tanpa membeda-bedakannya. Dari latar belakang peristiwa tersebut, kini Valentine’s Day dirayakan oleh sebagian umat di belahan dunia ini sebagai hari kasih sayang. Berbagai tanda kasih sayang diberikan pada

teman, sahabat, keluarga maupun kekasihnya (pacar). Untuk menandai hari kasih sayang tersebut, biasanya mereka saling memberi cokelat. Cokelat sudah dikonsumsi sejak 1500 tahun sebelum Masehi (SM), setelah ditemukan keramik tempat minum cokelat di pemakaman Suku Maya di Rio Azul, Guatemala. Bagi kaum Maya, cokelat adalah lambang kehidupan dan kesuburan. Sehingga, buah cokelat sering menjadi piranti khusus dalam upacara keagamaan, termasuk upacara pernikahan dan kerap disebut santapan para dewa. Sejak abad ke-17, orang sudah mulai sering memakan cokelat sebagai kado di hari Valentine. Tahun 1868, Richard Cardbury memperkenalkan sekotak cokelat sebagai kado Valentine hingga sekarang. Berkaitan dengan sejarah cokelat tersebut, perayaan Valentine tanpa cokelat dikatakan seperti novel tanpa kata-kata. Walaupun memberi cokelat bukan suatu kewajiban, namun hal ini sudah menjadi kebiasaan seperti layaknya upacara peringatan atau dapat disebut sebagai tradisi. Khususnya bagi kaum remaja saat ini. Dari situlah,

cokelat tidak dapat dipisahkan dari arti kata Valentine. Di samping rasanya yang lezat, cokelat juga mampu memperbaiki suasana hati. Ada pun salah satu alasan mengapa Valentine identik dengan cokelat, karena rasanya yang manis, semanis cinta. Selain manis, cokelat memiliki tekstur yang lembut dan meleleh secara perlahan saat dikunyah dalam mulut. Sama halnya dengan cinta yang lembut dan bisa meleleh kalau melihat si dia yang suka membuat kita deg-degan. Dengan mengkonsumsi cokelat, tubuh mampu menghasilkan antioksidan yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan mempertahankan daya tahan tubuh. Menurut American Dietetic Associaton, semakin murni cokelat yang dikonsumsi akan semakin besar keuntungan uang diperoleh. Karbohidrat yang dibentuk senyawa kimia dalam cokelat menghasilkan serotonin, yang membantu stimulasi otak, sehingga kita bisa merasa santai dan juga tenang. Cokelat juga bisa menimbulkan rasa bahagia, memberikan efek nyaman, rileks, dan meningkatkan semangat dalam tubuh. (Tim YCT SMPK/irw)

Pink Simbol Warna Kasih Sayang KRU KOPER Tim Young Creative Teenagers (YTC) SMPK Santo Yusup Banyuwangi „ Winona Araminta „ Kadek Aling I „ Laurencia Alverina A „ Stevy Geovanny „ Rudi Hermawan „ Budiarto Hutomo S „ Erick Setiawan S „ Ferryanto Agustinus „ Yovian Arista I

„ Arfia Za’ara „ Komang Ayu Trisna „ Ida Ayu Putu „ Felicia Maria E „ Zakharia Seto D „ Velia Valentina S „ Lidya Chintiya D „ Daud Kurnia T

SAAT ini, hari Valentine didominasi oleh hati berwarna pink yang dipanah oleh Cupid, sang Dewa keinginan dan kasih sayang. Zaman dahulu Valentine diabadikan dalam sebuah festival. Pasangan kekasih atau suami istri pada zaman Roma mengungkapkan perasaan kasih dan cintanya dalam pesan dan surat bertuliskan tangan. Di daratan Eropa, tradisi ini berkembang dengan menuliskan kata-kata cinta dan dalam bentuk kartu berhiaskan hati dan Dewa Cupid kepada siapa pun yang dicintainya. Di zaman modern, kebiasaan menulis surat dengan tangan dianggap tidak praktis. Lagi pula, tidak setiap orang bisa merangkai kata-kata yang romantis. Lalu mun-

cul kartu Valentine yang dianggap lebih praktis. Kartu Valentine pertama dikirim oleh Charles, seorang bangsawan Orleans kepada istrinya, pada tahun 1415. Ketika itu, dia mendekam di penjara menara London. Kartu ini masih dipamerkan di British Museum. Di Amerika, Esther Howland adalah orang pertama yang mengirimkan kartu Valentine. Kartu Valentine secara komersial kali pertama dibuat tahun 1800-an. Sekarang ini kartu valentine dominan warna pink. Pink adalah kombinasi dari warna merah dan putih. Kualitas energi ditentukan oleh seberapa banyak warna merah hadir. Putih adalah lambang kesempurnaan dan kesucian. Sementara warna merah yang penuh energi

melengkapi kesempurnaan. Pink menggabungkan kedua energi ini dalam nuansa keindahan yang dapat menetralkan gangguan dan kekerasan. Sejak lama, pink diasosiasikan dengan perempuan dan feminisme. Baik bayi maupun anak balita perempuan cenderung diberi pakaian dan aksesori warna pink. Warna tersebut yang paling disukai kaum hawa. Pink juga memberikan perasaan kepedulian, kelembutan, harga diri, dan kebersamaan. Oleh karena itu, bawalah warna pink dalam hidupmu ketika kamu menginginkan perasaan tenang, damai, indah, dan untuk menciptakan cinta dalam lingkungan orang terkasihmu.(tim YCT /irw)

TIM YTC For RaBa

30

Rubrik Koran Pelajar (Koper) Jawa Pos Radar Banyuwangi yang dimuat setiap hari Minggu menerima sumbangan pemikiran dan tulisan dari para siswa dan guru. Silakan kirim artikel ke alamat email radarbwi@gmail. com. Jangan lupa sertakan foto diri atau ilustrasi dan beri keterangan untuk rubrik Koper.


BERITA UTAMA

Minggu 17 Februari 2013

31

HALAMAN SAMBUNGAN

Istri Sudah Mengingatkan agar Istirahat n BAPAK... Sambungan dari Hal 25

Lantaran posisi kedua kendaraan tersebut sudah sangat dekat, tabrakan pun tak dapat di hindari. Kedua mobil itu adu moncong di Jalan Raya Pan tura dekat wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. “Mobil saya sudah turun dari bahu jalan, tapi tetap saja kena tabrak,” jelas IGA Ngurah Kusuma saat berada di Pos Lantas Pasir Putih, Bungatan, Si tubondo, kemarin.

Akibat tabrakan tersebut, bayi bernama Ajeng Dwi Kamarati yang masih berusia 25 hari tewas karena terluka di bagian belakang kepala. Sementara itu, orang tua sang bayi terjepit kabin mobil Suzuki Carry. Kamari yang mengemudi mengalami patah tulang kedua kaki karena tergencet bodi mobil. Sementara itu, istrinya, Lely Jumayanti, 32, mengalami luka di dahi. Kecelakaan maut itu mengakibatkan jalan raya Pasir Putih macet selama beberapa jam. Arus lalu-lintas kembali normal

setelah evakuasi korban kecelakaan selesai dilakukan. Selanjutnya, pasutri yang terluka dan jenazah bayi itu langsung di larikan ke RSUD Abdoer Rahem, Situbondo. Data yang berhasil di kumpulkan, sebelum kecelakaan itu terjadi, Lely Jumayanti sudah mengingatkan suaminya agar beristirahat. Sebab, saat itu kondisi mereka sangat me ngantuk. “Istrinya sudah mengingatkan suaminya, kalau me ngantuk berhenti dulu dan beristirahat,” kata Suprapto, salah satu keluarga

korban saat berada di RSUD Abdoer Rahem, Situbondo. Aipda Hartono Kanit Pos Lantas Pasir Putih mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan itu. Berdasar beberapa saksi dan sopir Daihatsu Xenia di lokasi, kecelakaan itu diduga disebabkan sopir Suzuki Carry mengantuk. Setelah itu, Carry oleng hingga melewati markah jalan dan akhirnya mengalami tabrakan. “Satu bayi meninggal dunia, dan tiga korban lain dibawa ke rumah sakit,” kata Aipda Hartono. (rri/c1/bay)

FOTO-FOTO: NUR HARIRI/RaBa

MENINGGAL: Bayi Ajeng Dwi Kamarati masih berumur 25 hari saat terjadi kecelakaan kemarin (16/2). Lely Jumayanti dirawat di RSUD Abdoer Rahem, Situbondo, kemarin (kanan).

Gapasdap Dukung Pembangunan Dock Kapal Lima Orang Setiap Kecamatan

n GALANGAN...

Sambungan dari Hal 25

Di Selat Bali saat ini ada sekitar 35 unit kapal yang beroperasi. Dari 35 kapal itu, kata dia, 17 kapal merupakan kapal motor penumpang (KMP) jenis roro, dan 18 unit kapal landing craft machine (LCT). Sesuai aturan keselamatan pelayaran, 17 unit KMP itu harus melakukan docking setiap tahun. Kapal je nis LCT, docking wajib dilakukan setiap dua tahun se-

kali. “Kalau dihitung, kapal di Selat Bali saja setiap bulan minimal dua kapal yang masuk galangan,” katanya. Hitungan itu, lanjut dia, belum kapal-kapal kecil yang beroperasi di Banyuwangi. Jika di Banyuwangi ada perusahaan galangan, kapal-kapal yang beroperasi di Pelabuhan Benoa, Bali, pasti akan memilih Banyuwangi ketimbang Surabaya. Cost memberangkatkan kapal dari Banyuwangi ke Surabaya sangat mahal. Apalagi, kalau

docking dilakukan di Semarang. “Seandainya ada docking di Banyuwangi, kita bisa hemat waktu dan hemat anggaran pemeliharaan,” katanya. Dukungan senada di sampaikan Pengurus Gabungan Perusahaan Angkutan Sungai dan Penyeberangan (Gapasdap) Ketapang, Iwan Santoso. “Jika ada investor yang akan membangun dock kapal di Banyuwangi, kita dukung penuh,” ujar Iwan. Selama ini, pihaknya harus me ngirim kapal sampai Se-

marang untuk menjalani dock. Perusahaan pelayaran terpaksa mengirim kapal ke Semarang karena galangan kapal di Surabaya selalu penuh. Kalau me nunggu antrean dock di Su rabaya, waktunya terlalu lama dan akan mengganggu operasional kapal. Karena itu, walau cukup jauh, sejumlah perusahaan pelayaran tetap mengirim kapal ke sana. “Selama ini, waktu dock minimal satu bulan. Itu belum waktu perjalanan,” kata Iwan. (afi/c1/bay)

Putusan Banding Sudah Turun n TERDAKWA... Sambungan dari Hal 27

Hasyim Asy’ari merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi Prona di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, tahun 2011. Pada peradilan tingkat pertama, Hasyim divonis bersalah dengan hukuman penjara 1,2 tahun. Atas vonis itu, Hasyim dan pe ngacara tidak puas dan memutuskan banding ke Peng adilan Tinggi (PT) Jatim. Selama proses banding, masa pe nahanan Hasyim su dah tiga kali diperpanjang. Penahanan 30 hari pertama, penetapannya di lakukan majelis hakim banding. Hingga berakhirnya penahanan 30 hari pertama, proses persidangan banding belum rampung. Untuk pemeriksaan lebih lan jut, PT memperpanjang masa penahanan Hasim 30 hari

kedua. Hingga penahanan 30 kedua, majelis hakim banding PT belum menjatuhkan vonis. Se telah itu, PT mengajukan permohonan penetapan penahanan ketiga kepada Mahkamah Agung (MA). “Kewenangan penetapan penahanan tahap ketiga perkara banding ada di tangan MA,” kata Zainuri. Atas pengajuan perpanjangan masa penahanan ketiga itu, MA memperpanjang penahanan Hasyim Asy’ari mulai 17 Januari hingga 15 Februari 2013. “Sampai berakhirnya masa penahanan ketiga, klien kami belum menerima putusan banding dari PT,” katanya. Dengan demikian, kata Zainuri, kliennya harus bebas demi hukum. Pihak lapas tidak mau melepas dengan alasan putusan banding sudah turun. Kalau memang banding sudah turun, tanya Zainuri, kenapa

kliennya belum menerima berkas dari Pengadilan Tinggi (PT) tentang putusan banding itu. “Relas itu merupakan dasar kami untuk memberikan sikap menerima ataukah menempuh kasasi atas putusan banding itu. Klien kami punya waktu 14 hari untuk menentukan sikap sejak relas diterima,” jelasnya. Kalau kliennya menerima putusan banding, secara otomatis dia akan tetap dipenjara untuk menjalani sisa hukuman. Akan tetapi, kalau kliennya memutuskan menempuh kasasi ke MA, maka secara otomatis harus bebas karena masa penahanannya sudah habis. “Sampai sekarang kita belum menerima relas itu,” katanya. Atas kasus tersebut, Zainuri mengingatkan lapas agar melepaskan kliennya. Jika sampai Senin (18/2) kliennya tidak dilepaskan, Zainuri mengancam

akan berkirim surat ke pada Kementerian Hukum dan HAM. “Besok (hari ini, red) kita akan mengajukan permohonan resmi untuk mengeluarkan klien kami,” ujarnya. Tidak hanya itu, Zainuri juga mengancam akan me mi danakan pihak lapas kalau tidak segera mengeluarkan kliennya. “L apas telah merampas kemerdekaan kliennya sebagai warga negara,” tudingnya. Sementara itu, Kasi Pembinaan Lapas Banyuwangi Sunar yo mengatakan, pihaknya menolak melepaskan Hasyim Asy’ari karena putusan banding sudah turun. Putusan banding menguatkan vonis pengadilan Tipikor yang menghukum Hasyim 1,2 tahun. “Putusan sudah turun 29 Januari 2013. Kami sudah mendapat pemberitahuan dari PT di Surabaya,” katanya. (afi/c1/bay)

n KPU... Sambungan dari Hal 25

“Persyaratan penting lain, calon anggota PPK dan PPS tidak boleh merangkap anggota partai politik,” ujarnya kemarin (16/2). Menurut Syamsul, seluruh

pendaftar akan melalui beberapa tahap seleksi sebelum ditetapkan menjadi anggota PPK dan PPS. Tahap seleksi meliputi tes tulis dan wawancara. Tes akan berlangsung 6 Maret, dan wawancara direncanakan berlangsung 9 Maret sampai 11 Maret mendatang.

Masih kata Syamsul, dari seluruh pendaftar tersebut nanti akan dipilih lima pendaftar terbaik dari masing-masing kecamatan. Lima pendaftar terbaik itulah yang akan dilantik sebagai anggota PPK. “Masing-masing PPK berjumlah lima orang,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Perbanyak Poster Sawah dan Pegunungan n DISARANKAN... Sambungan dari Hal 26

Sebaliknya, negara Ti mur Tengah kini sedang be rada di puncak kejayaan ekonomi. Hampir setiap hari pe nerbangan pesawat dari Timur Tengah dengan berbagai tujuan itu penuh wisatawan. Tetapi, wisatawan dari negara-negara

Arab berbeda dengan turis dari Eropa. Kalau turis Eropa senang dengan tarian-tarian dan patung-patung masa lalu, se dangkan turis asal Arab tidak menyukai tari-tarian dan patung. Turis Arab lebih senang wisata alam yang hijau. “Sekarang, tren wisatawan warga Timur Tengah ke Cheko. Di sana mereka menikmati lapa-

ngan hijau,” ungkapnya. Karena itu, Septo me nyarankan Pemkab Banyuwangi melirik wisatawan Timur Tengah ketimbang turis Eropa. “Banyuwangi harus memperbanyak poster-poster sawah, lapangan hijau, dan pegunungan di kantor per wa kilan RI di negara-negara Timur Tengah,” sarannya. (afi/c1/bay)

Banyak Menemukan Ikan Barong n SAMPAH... Sampah yang bertebaran tersebut ternyata malah membawa berkah bagi warga sekitar. Di perairan yang dipenuhi sampah kiriman itu banyak ditemukan ikan hias. “Ikan hias berada di tumpukan sampah yang berserakan di laut itu,” cetus Iwan, salah satu nelayan Watudodol. Ikan hias itu, sebut Iwan, biasanya hidup di sekitar terumbu karang. Para pencari ikan

hias pun harus menyelam hingga dasar laut. Tetapi, kali ini ikan hias itu naik ke permukaan dan bersembunyi di sekitar sampah yang berserakan. “Ada sampah, mencari ikan hias tidak harus menyelam,” sebutnya. Iwan mengaku tidak pernah men cari ikan hias. Sebagai nelayan, dirinya mencari ikan di laut menggunakan jukung. “Saya biasanya tidak mencari ikan hias. Saat ini ikut mencari karena ikan hias sedang banyak di pantai,” katanya kemarin. Banyaknya ikan hias yang ber-

hasil ditangkap membuat warga banyak yang memburu. Ikan hias yang banyak ditangkap itu sebagian besar berlindung di sekitar sampah yang berserakan di laut. “Sampah-sampah yang berserakan di laut itu ternyata menjadi rumah ikan hias,” ujarnya. Iwan menyebut, ikan hias yang berhasil ditangkap warga kebanyakan ikan layaran dan barong kodok. Ikan hias jenis tersebut dianggap cukup mahal. “Harga ikan hias yang berhasil ditangkap warga ini sekitar Rp 5 ribu per ekor,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

SITUBONDO - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto merespons surat pengaduan yang dilayangkan sejumlah kepala desa (kades) di Kecamatan Kapongan. Orang nomor satu di Pemkab Situbondo itu memilih meneruskan surat itu ke inspektorat. Kata Bupati, perlu di bentuk tim khusus untuk menginvestigasi kasus Camat Ka pongan, Agung Win toro. “Tapi harus tahu dulu permasalahan sebenarnya apa?”

te rangnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi siang kemarin (16/2). Menurut Bupati Dadang, surat yang diterima dari Sayonara itu sudah didisposisikan ke Inspektorat Pemkab Situbondo. “Kalau tim yang menyelesaikan hasilnya, maka akan lebih komprehensif dan cermat,” ungkap bupati. Diberitakan sebelumnya, Camat Kapongan kembali berseteru dengan warganya. Dia dikabarkan bersitegang dengan

para kades di wilayahnya. Tak pelak, para petinggi (ka des) yang tergabung dalam Forum Petinggi se-Kecamatan Kapongan (Foksak) mengirimkan surat kepada Bupati Situbondo. Isinya, laporan dugaan perbuatan tercela Camat Kapongan dan disertai sejumlah barang bukti. Dalam perkembangannya, jubir para kades ter sebut, Edya Widiyanto, meralat surat yang dikirim kepada bupati itu. (pri/c1/bay)

Sambungan dari Hal 27

Demi Komunitas, Rela tak Dibayar Pengaduan Kades Dilimpahkan ke Inspektorat

n EMOSI...

Sambungan dari Hal 25

Hal serupa disampaikan pemilik Grup Mu sik Permata, Sunawi. “Seandainya semua pemain elektone di Situbondo menguasai lagu Soneta, alangkah baiknya,” kata pria asal Kendit tersebut. Opick hanya tertawa kecil saat ditanya tentang kemampuannya menguasai lagulagu Soneta. “Saya suka lagu-lagu Rhoma Irama dan Soneta karena banyak hal. Lirik dan syairnya yang dalam. Lagunya yang easy listening, dan aransemennya hidup,” ujarnya. Bagi Opick, lagu-lagu Soneta sangat mudah dipelajari. Apalagi, banyak orang yang menyukai karena enak didengar. “Lagu-lagu Bang Haji sepertinya memang

khusus di organ string,” imbuh pria yang berdomisili di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, itu. Dia mengakui, sulit menemukan musisi sekelas Rhoma Irama yang mampu memadukan komposisi lagu, syair, dan aransemen musik, dengan tepat. “Membuat satu lagu saja sulit. Makanya saya sangat emosi ketika ada yang menyanyikan lagu Bang Haji dengan sembarangan, apalagi sambil goyang erotis,” terang Opick. Suami Sitianna itu sangat selektif dalam membawakan lagu Rhoma Irama di panggung. Dia akan menolak jika ada artis yang meminta lagu Bang Haji tapi versi koplo. “Bang Haji menciptakan aransemen lagu tidak sembarangan. Kalau dikoplo, roh sebuah lagu akan hilang. Bawaannya hanya mau goyang dan goyang,” paparnya.

Awalnya, Opick bergabung dengan salah satu grup musik di Situbondo. Namun, pada tahun 2000, grup itu bubar. Opick pun memilih bersolo karir dengan menjadi pemain elektone hingga saat ini. “Sejak masih bergabung di grup musik pun saya sudah suka lagu-lagu Soneta,” imbuhnya. Kecintaannya kepada Soneta dan Rhoma Irama membuat Opick bersedia tampil gratis saat launching Soneta Fans Club Indonesia (SFCI) Situbondo. Meski dia harus repot membawa organ dan perlengkapan lain, dia tetap rela tak dibayar sepeser pun. Padahal, sekali tampil biasanya dia dihargai Rp 500 ribu.“Ya tidak apaapa kalau demi komunitas yang sama-sama menggandrungi lagu-lagu Bang Haji. Ada saat-saat kita harus membuang jauh-jauh orientasi profit,” ungkapnya. (c1/bay)

Tertimpa Padas, Kaki Diamputasi SEMPU - Nasib nahas dialami Fery Anwar, 25, warga Dusun Te gal Yasan, RT 04, RW 05, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Dia harus kehilangan satu kaki akibat tertimpa cadas, dan satu kaki lain lumpuh. Peristiwa itu terjadi saat bungsu tiga bersaudara itu menggali batu di desanya 14 November 2010 silam. Usai kejadian, dia langsung dilarikan ke rumah sakit AlHuda di Kecamatan Gambiran. Tiga hari dirawat, pihak rumah sakit merujuk putra Mujiono itu ke RS dr. Soetomo, Surabaya. Di rumah sakit pelat merah itu, dokter memvonis kaki sebelah kiri korban harus diamputasi. Alasannya, peredaran darah di kaki tersebut sudah tidak bisa berjalan. Daripada membusuk, akhirnya kaki kiri tepat di atas lutut itu diamputasi (dipotong) melalui proses operasi. Selama dua puluh hari menjalani perawatan medis dengan menelan biaya puluhan juta, korban yang hanya lulusan SMP itu diperbolehkan pulang. Setiba di rumah, korban dirawat di rumah pamannya. Sebab, keluarga korban termasuk warga miskin (gakin). Ibu kandung korban meninggal dunia sejak korban masih kecil, dan kakak perempuan

SAKIT: Fery Anwar (kanan) dirangkul orang tuanya, Mujiono, di rumah saudaranya di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, kemarin.

ALI NURFATONI/RaBa

korban mengidap penyakit gang guan jiwa sejak kecil. Kakak sulungnya bekerja di luar negeri dan sudah bersuami. Ayah korban tidak mampu menanggung biaya perawatan korban. Sebab, pekerjaannya sehari-hari hanya sebagai buruh. Praktis, beban Fery cukup berat. Kini dia harus menggunakan pampers. Sebab, saat buang air kecil dan air besar tidak terasa. Dalam sebulan, pihak keluarga meng habiskan biaya Rp 275 hingga Rp 300 ribu hanya untuk

beli pampers. Kondisi itu membuat keluarga bingung. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. ‘’Semoga ada yang bantu keponakan saya ini,” harap Ahmadi, paman korban, saat ditemui di rumahnya kemarin. Sugiyanto, paman korban yang lain mengatakan, korban mengalami trauma atas kejadian itu. Sehingga, jika keponakannya itu tinggal sendirian, dikhawatirkan frustasi. ‘’Seperti putus asa, tapi kalau

ra mai-ramai dia terhibur,” jelasnya. Hingga kini, pemuda tersebut tidak bisa bekerja. Keluarga selalu memberinya semangat hidup. ‘’Maunya bekerja, tapi kerja apa. Kasihan keponakan saya itu,” terangnya. Fery mengatakan, saat peristiwa itu terjadi, dirinya sedang duduk. Tiba-tiba padas jatuh dari atas. ‘’Punggung saya yang kena dulu, lalu saya tidak bisa bergerak, tapi masih sadar,” terangnya. (ton/c1/bay)


MINGGU l 17 FEBRUARI 2013 l HALAMAN 32

Burung Cinta yang Romantis

Performa Lovebird BENTUK PARUH: Sebaiknya pilih bentuk paruh yang panjang, dan terlihat kokoh. berpangkal lebar, tebal, besar, p BERKEPALA BESAR: Ini In menandakan burung ini mempunyai mental tempur temp yang baik. POSTUR BADAN: BADAN Pilihlah burung yang berpostur sedang sedan dengan panjang leher, badan, dan ekor, eko serta kaki, yang serasi. Jangan memilih memili burung yang berleher dan berbadan pendek. Sebaiknya juga pilihlah pen yang berdada lebar. be SAYAP: Jepitan sayap dan SAYA cengkeraman kaki yang kuat menandakan burung tersebut sehat. Pilihlah kaki yang ya besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung. NAFSU MAKAN: Burung yang bermental baik memiliki ciri-ciri nafsu makan besar. LEHER: Bentuk leher harus panjang, padat, berisi. Itu menandakan burung tersebut akan mengeluarkan power suara maksimal. MATA: Secara umum mata harus bersih, besar, dan bersinar. Itu menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah apabila dijadikan burung lomba, karena akan sangat nggacor.

Perawatannya Mudah MEMELIHARA lovebird ternyata tidak terlalu sulit. Apalagi, burung jenis ini sangat mu dah beradaptasi daptasi dengan lingkungan. Lantaran mu udah ber adapptasi, maka l ov e b i rd sa-ngat mudah h dijinakkan. “Mudah sekalii memeliharaa lovebird,” cetus Ahmad Kusyairi, pen cinta love bird yang tinggal di Jalan Mawar, Kelurahan Pa nataban, Kecamatan Giri, iri, Banyuwangi. Menurut Kusyairi, me melihara “burung cinta” ini sebe narnya tidak berbeda dengan burung jenis lain. Hanya, lovebird lebih menyukai lingkungan yang sejuk. “Jangan terlalu lama kena panas, karena lovebird suka hawa sejuk,”

katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Kusyairi menyebut, lovebird piaraan sebaiknya tidak diberi makanan yang mengan dung lemak. Sebab, ruang gerak di kan dang d tter batas dibanding di aalam bebas. ““Jika lovebird tterlalu gemuk, biasanya mab las gerak dan la malas ber kim cau,” terangnya. ca Untuk menjaga keseimbangan, lovebird harus rutin di beri sayuran segar, seperti kangkung, bayam, brokoli, toge, dan jagung. Selain itu, lebih baik diberi buah-buahan, seperti papaya, pisang, dan apel, dua hingga tiga kali seminggu. Agar nggacornya enak, kasih jagung muda,” cetusnya. (abi/c1/bay)

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

SELAMA tiga tahun te rakhir, lovebird (burung cin ta) termasuk salah satu bu rung primadona di Bumi Blambangan. Para pencinta burung kini banyak yang memburu burung jenis tersebut karena bulunya indah dan warna-warninya me nawan. Tingkahnya juga lucu, menggemaskan, sekaligus romantis. Mencari burung ini pun tidak terlalu sulit. Hampir di semua pasar burung di Bumi Blambangan ada. Meski lovebird termasuk burung impor, tapi para pencinta burung sudah banyak yang berhasil mengembangbiakkan. Pencinta burung yang mencari lovebird biasanya terkesan dengan warnanya. Burung ini menyuguhkan bulu yang eksotik. Selain itu, ada juga yang suka kemerduan kicaunya. “Lovebird banyak dicari orang,” cetus Osok, 58, salah satu penjual burung di Pecinan, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi. Osok menolak mengungkap berapa lovebird yang berhasil dijual tiap hari. Yang jelas, selama 2012 hingga awal 2013, bu rung terkecil di keluarga kakak tua itu laris-manis. “Tiap hari yang menanyakan lovebird selalu ada. Burung ini jenisnya banyak,” katanya. Lelaki yang sudah belasan tahun menggeluti dunia burung itu mengaku, lovebird yang paling banyak dicari pe-

langgan adalah jenis lutino. Jenis ini banyak dicari karena warnanya ngejreng. “Usia tiga hingga empat bulan harganya sekitar Rp 4 juta per ekor,” ujar warga Jalan MT. Hariyono, Banyuwangi, ini. Loverbird lain yang kini juga digandrungi warga, jelas dia, adalah jenis pastel. Lovebird jenis pastel banyak jenisnya, seperti pastel hijau, kuning, dan putih. Harga lovebird jenis ini lebih murah dibanding lutino. “Lovebird pastel harganya Rp 1,5 juta per ekor,” katanya. Menurut Osok, ada dua jenis lovebird lain yang juga banyak dicari orang dengan harga lebih murah, yaitu lovebird hijau dan dakocan. Usia empat bulan, harga burung jenis ini berkisar Rp 500 ribu per ekor. “Harga lovebird memang relatif mahal,” cetusnya. Setia Eka Permana mengaku pernah menjual lovebird jenis lutino seharga Rp 9 juta. Harga itu, sebenarnya masih cukup murah. “Usia delapan bulan saya jual Rp 9 juta,” terang penjual burung asal Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, itu. Eka menyebut, lovebird yang banyak digandrungi warga Banyuwangi adalah jenis lutino dan pastel. Peminat lovebird hijau dan dakocan juga cukup banyak. “Dakocan dan hijau itu murah tapi warnanya juga bagus,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

ROMANTIS: Lovebird termasuk penganut monogami dan hanya setia kepada satu pasangan.

Simbol Kesetiaan kepada Pasangan RUMAH: Kandang untuk membiakkan lovebird tak terlalu makan tempat.

CONTACT US! Anda anggota sebuah komunitas, penghobi, atau sekadar mengetahui keberadaan mereka? Jangan pernah membiarkan hal itu terpendam tanpa diketahui orang lain. Silakan kontak kami di:

radarbwi@gmail.com Bisa pula melalui nomor telepon (0333) 416647. Atau, hubungi Gerda (085859687870), Iwan (081559555572)

BURUNG cinta alias lovebird mulanya hanya dikenal sebagai bur ung piaraan. Bulunya menawan karena penuh warna, sehingga cukup bagus untuk hiasan di rumah. Tetapi, saat ini lovebird sudah banyak dicari karena kicaunya cukup indah. Burung jenis ini kini juga sering dilombakan. Ada perbedaan lovebird dengan burung pada umumnya. Love-

bird dikenal monogami. Burung ini, ternyata juga setia kepada pasangannya dalam waktu cukup lama. “Lovebird termasuk burung yang suka bercinta,” cetus Setia Eka Permana, pemilik penangkaran lovebird asal Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Menurut Eka, mengembangbiakkan lovebird termasuk cukup mudah. Setelah telurnya me netas, beberapa hari lagi

akan bertelur lagi. “Bila anaknya yang baru menetas itu dipisah, lovebird akan segera bercinta lagi dan lima hari kemudian akan bertelur lagi,” katanya. Selain setia kepada pasangan, lovebird termasuk burung sosial yang suka hidup berkelompok. Sifat suka berkelompok itu sering disimbolkan sebagai kerukunan dalam berpasangan. (abi/c1/bay)

MUNGIL: Perawatan lovebird tergolong mudah.


Radar Banyuwangi | 17 Februari 2013