Issuu on Google+

SELASA 17 DESEMBER

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Eceran Rp 5.750

29

GALIH COKRO/RaBa

MASAL: Bupati Abdullah Azwar Anas (udeng hitam) menyerahkan koran kepada Kadispendik Sulihtiyono disaksikan ribuan siswa peserta lomba TTS di lapangan Taman Blambangan pagi kemarin (16/12). Foto terkait lihat halaman 31.

Digarap Masal, Satu Jam Tuntas ADA APA LAGI

BANYUWANGI - Lomba Teka-teki Silang Misteri Banyuwangi benar-benar banjir peserta kemarin (16/12). Sekitar sepuluh ribu pelajar tingkat SD/MI asal 24 Kecamatan se-Banyuwangi tumplek-blek di Taman Blambangan, lokasi perlombaan yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-242 tersebut. Peserta antusias mengerjakan soal yang

di muat di koran harian pagi Jawa Pos Ra dar Banyuwangi edisi kemarin. Soal teka-teki yang berisi pengetahuan seputar Banyuwangi, mulai nama-nama pemimpin daerah, visi-misi bupati, objek wisata, hingga budaya Bumi Blambangan, itu mampu dilahap dengan baik ribuan pelajar sekolah dasar tersebut hanya dalam tempo satu jam. Selain sepuluh ribu pelajar yang me-

nger jakan soal secara masal di taman yang berlokasi di jantung Kota Gandrung tersebut, suasana semakin meriah dengan aneka hiburan yang ditampilkan para siswa asal sejumlah sekolah. SDN Kepatihan menampilkan atraksi seni, sedangkan SD Islam Al-Khairiyah Banyuwangi menampilkan kesenian hadrah n  Baca Digarap...Hal 39

BANYUWANGI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi telah menetapkan tersangka

kasus dugaan penyimpangan proyek ruang rawat inap lantai dua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng jilid II. Hasil penyidikan yang dilakukan kejaksaan, status tiga saksi yang berkaitan dalam

proyek itu dinaikkan menjadi tersangka. Ketiga saksi yang telah dijadikan tersangka itu adalah Agung Sasongko dan Mukhlisin. Mereka konsultan pengawas proyek. Satu tersangka lain bernama Bambang

Gilir Tetangga Dihukum 5 Tahun BANYUWANGI - Muhamad Sholikin, 23, warga Dusun Semalang, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi, ini akhirnya di hukum lima tahun penjara kemarin (16/12). Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menyatakan dia terbukti melakukan tindak pidana membujuk anak di bawah umur melakukan persetubuhan n  Baca Gilir...Hal 39

MENJADI seorang pendidik tidaklah dibatasi ruang kelas. Men didik adalah sebuah proses yang berlangsung selama 24 jam. Itu lah prinsip yang dipegang Mieke Faurisiawati. Pa d a ha l , k a lau melihat beberapa ta hun ke belakang, Mieke tak pernah jauh dari mi kro fon

Banyuwangi

Suyitno bertindak sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). “Kita telah tetapkan sebagai tersangka,� terang Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Banyuwangi Paulus Agung W. SH kemarin (16/12) n  Baca Kejari...Hal 39

Portal masih Bisa Dilewati Truk Besar

AGUS BAIHAQI/RaBa

TERIMA: Sholikin mendengarkan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

Tak Canggung Pegang Mik

Misteri

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Gedung RSUD Genteng Jilid II

FemalE

Teka-teki

GALIH COKRO/RaBa

ASRI: Salah satu sudut kampus Poliwangi di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

BANYUWANGI - Pembangunan portal jalan kelas III di 26 titik yang tersebar di sebelas kecamatan sudah rampung dilakukan. Meski demikian, sejumlah portal jalan di beberapa kecamatan belum berfungsi sebagai penghalau kendaraan berat. Di beberapa titik, portal jalan itu masih belum difungsikan ka rena masih terbuka lebar. Palang yang terbuat dari besi itu masih dibiarkan tidak terkunci. Sekadar diketahui, Dinas Pe kerjaan Umum (PU) Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Banyuwangi

membangun 26 titik di sebelas kecamatan tahun ini. Rinciannya, di Kecamatan Ka lipuro dua titik, Kecamatan Kabat dua titik, Kecamatan Rogojampi satu titik, Kecamatan Srono tiga titik, dan Kecamatan Muncar tiga titik. Selain itu, pemkab juga memasang empat titik portal di Kecamatan Tegaldlimo, Kecamatan Bangorejo empat titik, Kecamatan Pesanggaran satu titik, Kecamatan Cluring dua titik, Kecamatan Kalibaru dua titik, dan Kecamatan Siliragung dua titik n  Baca Portal...Hal 39

Poliwangi Dibantu APBD Rp 2 M Un Operasional Untuk Ma Masa Transisi BANYUWANGI - Meski sudah BAN resmi menyandang status sebagai perguruan tinggi negeri (PTN), pergu Banyuwangi masih tapi Pemkab P anggaran operasional m nyuplai me ny Banyuwangi (Poliwangi). Politeknik lite Pada tahun 2014 mendatang, angran pendapatan dan belanja gara

daerah (APBD) mengucurkan dana hibah sebesar Rp 2 miliar. Walau sudah menjadi P TN, tapi Bupati Abdullah Azwar Anas berkomitmen ikut cawe-cawe dalam mengembangkan Po liwangi. Kemajuan Poliwangi saat ini masih jauh dari impian Pemkab Banyuwangi agar Kota Gandrung memiliki PTN yang diperhitungkan di Indonesia. Agar target itu tercapai, Bupati

Anas mengaku akan ikut ikhtiar mengembangkan dan memajukan Poliwangi. Saat bertemu Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendiknas, Bupati Anas juga menyampaikan komitmennya demi Poliwangi menjadi PTN bergengsi. Tidak hanya itu, Bupati Anas juga bertekad menjadikan Poliwangi sebagai PTN yang kental dengan ciri khas lokal dengan wawasan global n  Baca Poliwangi...Hal 39

YUNUS KURNIAWAN FOR RaBa

TERBUKA: Portal jalan depan kantor Kecamatan Bangorejo bisa dilewati kendaraan besar bermuatan tebu kemarin.

Sepak Terjang PPTS Puspa Blambangan SDN Kepatihan Banyuwangi

n

 Baca Tak...Hal 39

Termuda, Sisihkan Mahasiswa Dalam dan Luar Negeri GALIH COKRO/ RaBa

Paguyuban Peminat Seni Tradisi (PPTS) Puspa Blambangan asal SDN 1 Kepatihan, Banyuwangi, sukses menjadi penyaji terbaik dalam Festival G Gamelan tingkat internasional di Jogjakarta. Hebatnya lagi, anak-anak itu mampu menyingkirkan peserta lain, yakni kontingen perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Portal jalan kelas III masih bisa dilewati truk besar Para sopir sudah tahu siapa saja pemegang kuncinya

Kajari tetapkan tiga tersangka kasus RSUD Genteng jilid II Semoga saja jadi edisi yang terakhir

GALIH COKRO/RaBa

SIGIT HARIYADI, Banyuwangi ISI perut serasa dikocok saat menyaksikan penampilan para anggota http://www.radarbanyuwangi.co.id

PENTAS: Aksi PPTS Puspa Blambangan di Taman Blambangan, Banyuwangi, pagi kemarin.

PPTS Puspa Blambangan Senin pagi kemarin (16/12). Siswa-siswi asal SDN 1 Kepatihan tersebut tampil

menghibur puluhan ribu pelajar SD asal seantero Banyuwangi yang tumplek-blek di Taman Blambangan

untuk mengikuti Lomba Teka-teki Misteri Banyuwangi n  Baca Termuda...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


30

Selasa 17 Desember 2013

Deklarasi Sedekah Oksigen

AGENDA KOTA

Pemusnahan Minuman Keras HARI ini, Selasa (17/10) pemusnahan minuman keras hasil operasi pekat 2013 bertempat di Mapolres Banyuwangi pukul 09.00 WIB. (*)

Istighotsah di Rowo Bayu DALAM rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi ke-242 digelar istighotsah di Wana Wisata Rowo Bayu Kecamatan Songgon pada Selasa (17/10). Istighotsah dimulai pukul 19.00 WIB. (*)

Pelatihan Magnetic Mind Control & Reconnection

Libatkan Tokoh Lintas Agama

BANGKITKAN keajaiban spiritual dalam diri, psychomagnetic pengaruhi orang jarak jauh, menangkan tender, meningkatkan omzet, mengembalikan orang/barang hilang, proteksi diri & reconection, tanpa sentuh pasien efektif atasi stroke, patah tulang, saraf kejepit dan lain-lain. Pelatihan berlangsung 20 Desember 2013 pukul 19.00. Info kata hati 081358110511. (adv)

BAGAIMANA INI ABDUL AZIZ/RaBa

LANGGANAN BANJIR: Air sungai di jalan Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gambiran, meluap kemarin sore.

Air Meluap, Arus Lalu Lintas Terganggu

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MEMBAHAYAKAN: Kondisi plengsengan di Dam Wringin Putih, Kecamatan Muncar, kemarin.

GAMBIRAN - Hujan deras yang melanda wilayah Gambiran menyebabkan genangan di jalan Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gambiran, kemarin sore. Akibat melubernya air ke jalan raya tersebut, arus lalu lintas jurusan Genteng dan Jajag sempat terhambat. Sebab, kendaraan dari arah barat maupun timur harus bergantian melintasi lokasi tersebut. Bukan hanya itu, akibat luapan air tersebut, banyak kend-

araan roda dua dan empat yang mogok karena mesin kemasukan air. Agar kendaraan tetap berjalan, warga sekitar mendorongnya hingga jalan yang tak tergenang. Solihin, warga setempat menuturkan, banjir tersebut diduga karena sungai kecil yang melintas di bawah jalan tidak mampu menampung air. “Sebab airnya terlalu besar,” ujarnya. Air luberan itu meluap ke jalan dan perkampungan warga.

Plengsengan Dam Wringin Putih Rusak MUNCAR - Musim hujan biasa menjadi awal musim tanam para petani. Sayang, infrastruktur pengairan yang ada belum mendukung. Lihat saja tangkis air di sebuah dam di Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar. Plengsengan di sekitar dam itu protol hingga bagian tanahnya terlihat. Bagian material plengsengan yang ambrol pun menutup sebagian aliran dam. Imbasnya, bangunan yang jebol itu membuat sampah pertanian, seperti jerami, yang terbawa air tertahan. Secara umum kondisi itu belum berpengaruh banyak terhadap suplai air ke lahan pertanian. Namun, bila dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak kurang menguntungkan bagi petani. Suplai air dikhawatirkan akan terganggu. Apalagi, saat ini baru musim hujan. Bila terjadi peningkatan debit air di lokasi tersebut, bukan mustahil plengsengan yang ambruk itu akan semakin lebar. Lebih buruk lagi, dam utama di atasnya juga akan jebol. Penyebab rusaknya plengsengan itu belum diketahui dengan jelas. Dari bekasnya, diduga kuat bangunan itu sudah lama rusak. “Rusaknya sudah lama. Secepatnya harus diperbaiki,” ujar Sulaiman, salah seorang petani. (nic/c1/aif)

Mengucapkan Terima Kasih Tahun 2013

Sebab, sungai kecil tersebut merupakan muara tiga sungai. “Setiap hujan turun, selalu banjir seperti ini,” kata Solihin. Atas banjir tersebut tidak terus terjadi, warga sebenarnya sudah mengusulkan ke Pemkab Banyuwangi agar dibangun plengsengan. Sehingga, air yang mengalir tetap tertampung di sungai tersebut. “Tapi, sampai sekarang kita belum tau kapan akan dibangun,” ujarnya. (azi/c1/aif)

PURWOHARJO - Gerakan Sedekah Oksigen yang didengungkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ternyata mendapat sambutan hangat tokoh lintas agama. Kemarin pagi ratusan tokoh lintas agama mendeklarasikan gerakan Sedekah Oksigen di Gereja Gua Maria, Desa Sumberjati, Kecamatan Purwoharjo. Pembacaan deklarasi itu dipimpin Ketua Majelis Ulama (MUI) Banyuwangi KH. Yamin LC. Dalam deklarasi tersebut,

para tokoh lintas agama siap merealisasikan gerakan Sedekah Oksigen dengan cara menjaga lingkungan tetap hijau dan menanam pohon di setiap lingkungan masing-masing. Selain deklarasi menjaga lingkungan, para tokoh lintas agama tersebut juga kompak melakukan khotbah di lingkungan masing-masing dengan tema menjaga lingkungan atau sedekah oksigen. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik langkah para tokoh lintas agama melakukan deklarasi menjaga lingkungan tersebut n  Baca Deklarasi...Hal 39

ABDUL AZIZ/RaBa

DEKLARASI: Ketua MUI Yamin LC membaca naskah deklarasi yang diikuti para tokoh lintas agama kemarin.

1. Dinas Pendidikan Banyuwangi 2. Kelompok Kerja Kepala Sekolah 3. UPTD Banyuwangi 4. Osing Deles 5. Murahkom 6. Aquase 7. Vionata 8. Banyuwangi Motor 9. Cleo 10. Adira Finance

11. Mie Sedap 12. BNI Syariah 13. Bank Mandiri 14. Bank UMKM 15. PDAM Banyuwangi 16. Dinas Kebersihan dan Pertamanan 17. Satpol PP 18. Dinas Perhubungan 19. Polres Banyuwangi

Harga Stabil, Stok Beras masih Aman SINGOJURUH - Musim panen di beberapa tempat di Banyuwangi berpengaruh terhadap harga pangan. Hal itu menyebabkan stabilitas harga pangan tetap terjaga hingga saat ini. Hanya saja, kestabilan harga tersebut tidak semata-mata disebabkan melimpahnya stok bahan pangan lokal Banyuwangi. Kestabilan harga juga dipengaruhi masuknya beras dari sejumlah daerah. Meski diserbu beras dari luar daerah, secara prinsip, beras lokal tetap aman-aman saja. Sebab, kualitas beras lokal dan beras luar daerah tidak berbeda. Dibandingkan beras luar daerah, beras lokal hanya kalah harga. Sejauh ini harga beras terpantau stabil. Beras kualitas terbaik saat ini diperdagangkan di kisaran Rp 7.800 hingga Rp 8.000 per kilogram. Diakui sejumlah petani dan pengusaha selep, harga beras lokal lebih murah dibanding beras dari luar daerah. “Beras lokal mutunya sama, tapi harganya beda,” ujar Hartono, salah satu petani. (nic/c1/aif) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti . Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


Selasa 17 Desember 2013

TTS MISTERI BANYUWANGI

31

FOTO-FOTO: GALIH COKRO, AGUS BAIHAQI/RABA

UNTUK PEMENANG: Kabid TK/SD Dinas Pendidikan Banyuwangi Drs. Hamami dan jajaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) duduk di kursi undangan. Di depannya berdiri piala untuk pemenang lomba TTS.

Benar-benar Pecahkan Rekor

TERTATA: Soal TTS dibeber di trotoar Taman Blambangan.

TUNTAS sudah aksi masal mengisi teka-teki silang misteri yang digagas Dinas Pendidikan dan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Pecah rekor mengisi TTS yang diikuti sekitar sepuluh ribu pelajar SD/MI itu berlangsung sukses. Ribuan peserta pun memadati sepanjang trotoar yang mengelilingi Taman Blambangan Banyuwangi. (aif/c1)

Tahun 2013

HIJAU: Siswa mengerjakan teka-teki misteri Banyuwangi di bawah pohon lintasan jogging Taman Blambangan.

MEMBANTU: Polisi mengatur lalu lintas di Jalan Veteran Banyuwangi pagi kemarin. BIRU: Siswa mengerjakan teka-teki misteri Banyuwangi di tengah Lapangan Blambangan.

MEMBAUR: Guru ikut dampingi siswanya mengerjakan TTS.

UNTUK PESERTA: Satpol PP ikut mengawal membagikan bermacam bingkisan dari sponsor.

PAGI SEKALI: Perwakilan UPTD Pendidikan mengambil koran Jawa Pos Radar Banyuwangi.

SERIUS: Siswa mengerjakan TTS tanpa menemui kesulitan.

PADATI TROTOAR: Seluruh sisi trotoar Taman Blambangan dipenuhi oleh siswa-siswi SD.

SERULING SAKTI: Peserta berlomba untuk mendapatkan hadiah dalam goyang caisar.

NUANSA ISLAMI: Seni hadrah persembahan SD Islam Al Khairiyah Banyuwangi.


HEALTH

32

Selasa 17 Desember 2013

Sehat Dimulai dari Kita

RSAH, BPPKB dan TNI Pertajam Sinergisitas Dukung Program Medis Operasi Wanita GENTENG - RS Al Huda mendukung program pemerintah dalam percepatan pencapaian Perkiraan Permintaan Masyarakat (PPM) tahun 2013, khususnya akseptor baru Medis Operasi Wanita (MOW) atau steril. Hal ini tampak jelas pada saat kegiatan operasi MOW yang dilaksanakan di RS Al Huda Genteng pada Sabtu (14/12) lalu. Sebanyak 102 calon akseptor mendaftar MOW. Sedangkan yang lolos screening sebanyak 100 akseptor. Dua calon akseptor yang gagal tidak lolos screening karena hamil. Kesuksesan pelaksanaan MOW yang kali ini menggandeng TNI dalam kegiatan MOW Keluarga Berencana Kesehatan (KBKes TNI) adalah buah dari koordinasi apik antara pimpinan Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Banyuwangi Drs. H. Muh. Pua Jiwa, Msi, Pasiter Kodim 0825 Banyuwangi Kapten Infantri Bambang Mujiyono dan Chief Executive Officer RS Al Huda Genteng, dr. Hj. Faida, MMR, serta jajaran BPPKB dan beberapa manajer RS Al Huda. Koordinasi tersebut diadakan di RS Al Huda Genteng pada Rabu (11/12) lalu. Pua Jiwa memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas support RS Al Huda dalam pelaksanaan MOW. Pua juga menyampaikan bahwa dengan dukungan yang besar dari pihak swasta seperti RS Al Huda ini, BPPKB sebagai pelaksana teknis yakin jika program pemerintah segera tercapai secara kualitas dan kuantitas. Meskipun sebenarnya rasio jumlah desa dan PLKB tidak seimbang. Di mana jumlah desa di Kabupaten

RSAH FOR RaBa

MANUNGGAL: Koordinasi antara RS Al Huda, BPPKB Banyuwangi dan TNI memantapkan persiapan pelaksanaan MOW KBKes TNI di RS Al Huda.

Banyuwangi 217, sedangkan PLKB hanya 93 orang. Kabid Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Ir. Luqman Al Hakim, M.Si menyampaikan, bahwa protap ayoman pelaksanaan kegiatan MOW ini sudah ada. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai pasca pelaksanaan. Apabila terjadi komplikasi dan efek samping pada saat pelaksanaan MOW, akan menjadi tanggung jawab penuh BPPKB. Bahkan bila ada yang memerlukan rawat inap akan difasilitasi BPPKB. Kasubid KB, Dra. Rina Irawati mengungkapkan, bahwa dua kali pelaksanaan MOW di RS Al Huda berjalan lancar. Seluruh anggota tim dari BPPKB dan operator dari TNI AU dan AL merasa puas dengan bantuan dan kesigapan seluruh petugas RS Al

Huda. Sehingga seluruh tim sepakat untuk kegiatan MOW ketiga kalinya ini juga dilaksanakan di RS Al Huda. Pada moment tersebut, BPPKB juga menghadiahkan dua buah meja Gynec untuk RS Al Huda. Kabid Pemberdayaan Perempuan, Dra. Sulistyowati, MM menambahkan, program BPPKB tidak hanya tentang MOW, tetapi juga meliputi pemberdayaan perempuan. Untuk kasus khusus yang dibawa ke Rumah Sakit seperti KDRT atau perkosaan. Sementara itu, Pasiter Kodim 0825 Banyuwangi, Kapten Infantri Bambang Mujiyono menyampaikan, sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan kesehatan, pihaknya selalu siap setiap saat untuk membantu pelaksanaan kegiatan di bidang kesehatan seperti MOW ini. Kesiapan

tersebut di antaranya dalam hal pengerahan dan transportasi akseptor. “Bahkan tengah malam pun kami siap bila diperlukan,” tegasnya. “Untuk mengimbangi semangat dari pimpinan BPPKB beserta seluruh jajarannya, kami berkomitmen membuka diri untuk selalu siap membantu pelaksanaan kegiatan yang diadakan BPPKB yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Termasuk apabila dibutuhkan konseling atau pemeriksaan untuk kasus khusus (KDRT ataupun perkosaan),” ujar dr. Hj. Faida, MMR. Lebih lanjut, Faida menyampaikan, harapannya bahwa sinergisitas ini tidak hanya berhenti sampai di sini akan tetapi terus berkesinambungan pada kegiatan-kegiatan berikutnya. (*/als)

Pentingnya ASI Eksklusif pada Bayi SEMPU - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan menyusui eksklusif (Exclusive breastfeeding) sejak lahir selama 6 bulan pertama hidup anak. Dan tetap disusui bersama pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup sampai usia 2 tahun atau lebih. Namun, sampai saat ini masih banyak ibu yang memberi bayi makanan dan minuman buatan sebelum usia 6 bulan. Dan banyak yang berhenti menyusui, jauh sebelum anak berumur 2 tahun dengan berbagai macam alasan. Menyadari tentang pencapaian dan pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang ASI Eksklusif, maka pada tanggal 6-7 Desember 2013, Puskesmas Sempu mengadakan sosialisasi kepada 51 kader Posyandu dan 51 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia di bawah lima bulan. Harapannya, para kader mampu memahami akan pentingnya ASI, cara menyusui yang baik, dan menularkannya kepada orang lain. ”Di samping itu, dalam acara tersebut juga dibentuk Kelompok Pendamping ASI (KP-ASI). Sehingga pencapaian ASI Eksklusif bisa meningkat,” kata Fani Yudiarti, Konselor

BANYUWANGI • STNK • Hlng STNK P 6961 VJ an Mashudi Arifin,Kp. Kus Sumur RT 4/4 Wongsorejo Hlng STNK P 6480 XC+SIM C an Okky Christian Adiputra Jl Mahakam II RT 03/ 03 Kel. Mojopanggung

PUSKESMAS SEMPU FOR RaBa

RUANG LAKTASI: Menyusui disediakan ruangan khusus di Puskesmas Sempu.

Gizi Puskesmas Sempu. Puskesmas Sempu saat ini sudah mempunyai Ruang Laktasi. Di mana ruangan ini untuk mendukung gerakan sayang bayi dan merupakan hasil Coorporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu badan usaha milik negara yang peduli tentang ASI.

Fasilitas ruang laktasi ini disesuaikan dengan kebutuhan ibu menyusui. “Ruangannya tersendiri, ber AC, bersih, dan dengan peralatan lengkap. Ini benar-benar sangat nyaman dan saya tidak malu lagi menyusui bayi saya,” celetuk salah seorang ibu yang mempunyai bayi umur 3 bulan saat

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Dunia Tas •

• Grand Panji •

berkunjung ke Puskesmas Sempu. Ruangan laktasi ini juga sebagai tempat memerah dan menyimpan ASI bagi karyawan yang punya bayi untuk dikirim ke rumah atau diberikan pada bayinya sepulang kerja. Dari sini, karyawan tidak harus meninggalkan kerja hanya untuk menyusui. Banyak keuntungan bagi bayi yang memperoleh ASI Eksklusif. Karena ASI mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan dengan tepat, mudah dicerna, dan digunakan secara efisien oleh tubuh bayi, melindungi terhadap infeksi saat bayi baru lahir, dan untuk jangka panjang memberikan keuntungan pada kesehatan seperti mengurangi risiko obesitas dan alergi. Keuntungan lainnya adalah membantu mengembangkan hubungan yang erat dan penuh kasih antara ibu dan bayi (bonding), membantu perkembangan bayi, dan membantu menunda kehamilan, selain itu ASI sangat murah dan tidak menghasilkan bahan limbah. “Sehingga sangat baik untuk lingkungan mempersiapkan bayi yang berkualitas menuju Indonesia yang bermartabat,” pungkas Hadi Kusairi, Kepala Puskesmas Sempu. (*/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Perum Sobo Asri •

• Toyota Rush ‘08 •

Ibu2 Mau Bisnis Tanpa Resiko Rugi? H: 085238015470 (Dunia Tas/No SMS)

Djl Perum Sobo Asri 2 Blok D10 Bwi LT 168 LB 45 Posisi Dpn H: 081235323199

Djl Toyota Rush 2008 type S Manual,160 jt tnp prantara, pajak bln 8, H: 08122721575

• Bwi Sehat •

SITUBONDO

Jrwt Flek Kutil Vaginal Ozone Facial Mrh BWI SEHAT Jm 14.00-17.00 H:Finda 082337342698

• Jual Rumah Kos • Djl Rmh Kost&Isi LT/LB:178,9 kmr terisi 8.Hrg 325 Jt Ng Hub 082231281892

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke

• PAKET LIBURAN• Kursus Bhs Ingg intensif. Conversation, TOEFL/ TOEIC& uji kompetensi,msk stp hr, srtifkt nasional/interns, cpt bisa, hub. Wichita Internasional.Jl. J.A Suprapto 39B-7 Bwi , HP. 085232768999, PINBB 2939D6E2

Phanter LV ‘03 Silver Rp 121 juta nego

Hub: 082142194111, 081335897888 BANYUWANGI • Pulau Santen • Djl tanah sawah luas 10.715, cocok utk homestay, PP, wisata pulau santen, dll. Hrg Rp.200 ribu/meter. Hub: 0811354614

MENDENGAR angka kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat, membuat hati ini cemas. Hal ini seiiring dengan tibanya musim penghujan seperti saat ini. Banyaknya genangan air membuat kepadatan nyamuk ikut meningkat, dan berdampak pada penyebaran penyakit demam berdarah yang di tularkan melalui nyamuk Aedes Agypti . Apa sebenarnya DBD itu? DBD adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue tipe I-IV dengan manifestasi klinis demam 5-7 hari disertai gejala perdarahan dan bila timbul renjatan, maka angka kematiannya sangat tinggi. Selain itu, hasil laboratorium menunjukan penurunan trombosit kurang dari 100.000, dan hematokrit cenderung meningkat lebih dari 20% dari harga normalnya. Menurut Derajat berat ringannya penyakit DBD dibagi menjadi empat tingkatan. Derajat I; panas 2-7 hari. Gejala umum tidak khas. Seperti pada pasien influensa dengan gejala demam, lesu, sakit kepala, dan uji tourniquet ( +). Derajat II; sama dengan derajat I ditambah dengan gejalagejala perdarahan spontan seperti petchie (bintik-bintik merah pada kulit), epistaksis (perdarahan hidung ), hematimesis (muntah darah), melena (BAB hitam) , perdarahan gusi, dan sebagainya. Derajat III; Ditandai oleh gejala kegagalan peredaran darah seperti nadi lemah dan cepat (≥ 120 /mnt ) dan tekanan darah menurun. Derajat IV; Nadi tidak teraba, tekanan darah tidak terukur (denyut jantung ≥140/mnt) anggota gerak teraba dingin, berkeringat, dan kulit tampak biru. Apabila Anda mempunyai keluhan tersebut, segeralah memeriksakan diri ke tenaga kesehatan, puskesmas, atau ke rumah sakit. Bagaimana cara pencegahan DBD? Kan tidak hanya cukup cemas? Kita harus bergerak bersama-sama dengan Ceples Nyamuk. Lho Apa itu? Ceples Nyamuk adalah salah satu program Dinkes Banyuwangi. Singkatan dari Cukup Enam Puluh Menit Lenyapkan Sarang Nyamuk. Itu adalah metode pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan bersama-sama dan serentak di sekolah, di lingkup masyarakat, dan tempat-tempat umum. Seperti yang direkomendasikan World Health Organization (WHO). Penanggulangan penyakit menular, termasuk DBD, harus berdasar pada pengetahuan epidemiologinya. Yaitu manusia (inang dari virus dengue), nyamuk vector (Aedes Agypti), dan lingkungan yang berpengaruh. Ada beberapa cara memutuskan rantai penularan. Pertama, dengan pengendalian

OLEH: dr. Andriyani H, MMRS

secara biologis. Yaitu dengan cara memelihara ikan pemakan jentik-jentik di tempat penampungan air, seperti ikan kepala timah, dan ikan gobi. Kedua, pengendalian secara fisik. Pada masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yaitu gerakan 3 M: Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi/WC, drum, dll. seminggu sekali; Mentutup rapat-rapat penampungan air seperti gentong air/ tempayan, dll; Menimbun atau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan. Tujuannya meniadakan atau menghilangkan tempat perindukan. Ketiga, pengendalian secara kimia, terdiri dari Insektisida pembunuh jentik (larvasida) yang biasa digunakan adalah abate yang lazim disebut Abatisasi. Fogging (pengasapan) sebagai cara cepat mematikan dan menurunkan populasi nyamuk aedes Agypti, vektor virus dengue dengan membunuh nyamuk dewasa. Fogging bukanlah senjata pamungkas dalam meniadakan resiko penyebaran DBD. Karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Apabila jentik nyamuk masih banyak, tentu saja kasus DBD ini pastilah tetap tinggi, mengingat kemampuan terbangnya berkisar 40-100 meter dari tempat berkembang biaknya. Perkembangan hidup nyamuk Aedes Agypti dari telur hingga dewasa memerlukan waktu sekitar 10-12 hari. Maka dibutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dalam pengendalian nyamuk Aedes Agypti dengan selalu menjaga kebersihan lingkunan secara bersama-sama dan serentak. Pencegahan penyakit DBD sangat sulit dilakukan apabila kondisi lingkungan yang buruk, ditambah perilaku hidup bersih, dan sehat dari masyarakat masih jauh dari harapan. (*/als) *) Direktur Yanmed RS AL Rohmah Jajag, Banyuwangi

• Nissan •

• Toyota Avanza ‘04 •

Promo Nissan Akhir Tahun,DP Grand Livina 34 Juta&March 21 Juta,Diskon Besar untuk Semua Produk Nissan Hub Adzam 081232246632&087806542223

Dijual Toyota Avanza 1.3 F60 IRM-GMMEJ tahun 2004 hijau mtl hrg 110 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

• Honda Stream ‘02 •

• Isuzu Panther ‘07 •

Dijual Honda Stream S7A 1.7 AT tahun 2002 hitam hrg 135 juta nego, barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 54F Turbo LM tahun 2007 hitam hrg 132,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

• Daihatsu Terios ‘11 •

• Daihatsu Xenia ‘11 •

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS Tahun 2011 hitam mtl hrg 145,5 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Dijual Daihatsu Xenia ALL New GMDFJ 4x2 MT tahun 2011 silver mtl hrg 125 juta nego barang istimewa. Bisa cash/kredit hub (0333) 631526-63176,0811351148

Jual Grand Livina ‘12 XV 1.5 abuabu metalik Rp 162 Jt nego

Cash & Kredit, Tukar Tambah

NewLaunching,T100danT54,unittrbatas,Lok Strtgis, CCTV, Atap Galvalum, Genteng Beton, Drainase, Jln 8 m, One Gate System, Security, HrgPromo,H:085236828956,085234074222.

Musim Hujan Datang, Waspadai Demam Berdarah

ANDA INGIN PASANG IKLAN? HUBUNGI: 0333-412224


37

Selasa 17 Desember 2013

Janda Muda Hanyut di Sampean Baru

KUNJUNGAN

Polisi Selidiki Apakah Benar-benar Bunuh Diri atau Didorong SITUBONDO - Warga Desa Kilensari dan sekitarnya siang kemarin (16/12) dibuat gempar. Itu setelah Mega Iryanti, warga Gang 04, Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, dikabarkan hanyut di sungai Sampean Baru. Hingga kini tubuh cewek berumur 20 tahun itu belum ditemukan. Informasi yang dikumpulkan koran ini, peristiwa yang dialami Mega Iriyanti terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu janda muda tersebut sedang berada di pinggir sungai Dusun Trebungan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, bersama sang pacar, Rendi, 22. Entah apa yang dibicarakan keduanya. Yang jelas, ada saksi yang melihat keduanya cekcok mulut. Yang menarik, ada dua polemik yang muncul di tengah-tengah masyarakat terkait hanyutnya Mega. Ada yang bilang Mega sengaja bunuh diri di depan pacarnya, Rendi. Ada juga yang mengatakan, terjunnya Mega ke sungai yang sudah banyak memakan korban jiwa itu karena ada yang mendorong. Hingga kini, pihak Polsek Panarukan masih belum bisa memastikan apakah

Edy Supriyono/RaBa

SILATURAHMI: Pramono Edhie Wibowo (kanan) berbincang dengan Pengasuh P2S2 Sukorejo, KH. Azaim Ibrahimy, usai acara.

Beri Kuliah Kebangsaan Santri BANYUPUTIH - Jenderal Purn. Pramono Edhie Wibowo berkunjung ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah (P2S2) Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, pagi kemarin (16/12). Salah satu calon presiden (capres) konvensi Partai Demokrat itu menjadi pembicara kuliah kebangsaan yang diikuti sekitar ribuan peserta yang terdiri atas santri, mahasiswa, dan siswa SMA. Pramono menyampaikan pemikirannya terkait peran penting pesantren sebagai basis ketahanan nasional. Dia meminta para pelajar dan mahasiswa selalu mawas diri dan jangan sampai tersusupi budaya asing yang sering dibungkus kemajuan IT. “Saya sangat bersyukur bisa berada di antara para calon pemimpin masa depan dan generasi muda. Ini untuk memberikan pemahaman ketahanan nasional, demokrasi, semangat kebangsaan, serta kontribusi dan peran mereka bagi bangsa dan negara,” tutur Pramono saat ditemui wartawan Adik kandung Ibu Negara RI, Ani Yodoyono, itu mengungkapkan, kedatangannya juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan salah satu cara memberikan pemahaman tentang pentingnya generasi muda menentukan Indonesia di masa mendatang,” papar mantan KASAD itu. Pramono mengaku angkat topi atas antusias santri P2S2 Sukorejo mengikuti kuliah kebangsaan. Dia juga berpesan agar para santri belajar yang baik dan selalu pandai menjaga keimanan. Usai memberikan kuliah, Pramono bersilaturahmi langsung kepada Pengasuh P2S2 Sukorejo, KH. Azaim Ibrahimy. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

BELUM KETEMU: Warga dan polisi menyisir sungai Sampean Baru untuk melakukan pencarian jenazah Mega Iryanti kemarin (16/12).

peristiwa pahit yang menimpa Mega itu karena bunuh diri atau karena ada pihak yang mendorongnya hingga terjun ke sungai yang saat kejadian arusnya sedang deras. “Kita masih fokus pencarian korban dulu,” terang Kapolsek Panarukan, AKP Supadi, kepada Jawa

Pos Radar Banyuwangi tadi malam. Menurut dia, tidak ada saksi yang mengatakan Mega terjun ke sungai karena didorong oleh sang pacar. “Kalau ada yang melihat itu, silakan dibawa kepada saya,” tantang Supadi melalui telepon seluler. Satu-satunya saksi adalah Rendi.

Karena itulah, polisi sempat mengamankannya untuk dimintai keterangan. Dari lokasi kejadian, polisi juga mengamankan helm dan sandal korban. “Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa,” tegas kapolsek n  Baca Janda...Hal 39

Pemkab Berencana Bentuk Perusda Baru Penyertaan Modal Rp 2 M untuk BUMD Aneka Usaha Dipending SITUBONDO - Pemkab Situbondo bermaksud membentuk perusahaan daerah (perusda) baru pada 2014 nanti. Namanya BUMD Aneka Usaha. Bahkan, penyertaan modal untuk perusda tersebut sudah dimasukkan dalam rancangan anggaran APBD 2014. Besarnya Rp 2 miliar.

Sayang, keinginan Pemkab Situbondo ini bertepuk sebelah tangan. Sebab, anggota DPRD Situbondo tidak menyetujuinya. Lembaga wakil rakyat tersebut meminta agar penyertaan modal untuk BUMD Aneka usaha di-pending. Itu terlihat dari penyampaian pemandangan umum (PU) rapat paripurna pembahasan dan persetujuan raperda perubahan atas Perda No 01 Tahun 2010 tentang investasi daerah dan raperda tentang APBD 2014. “Iya, PU dari fraksi-fraksi, 80 persen fraksi-fraksi menyetujui pemendingan

terhadap penyertaan modal BUMD Aneka Usaha. Selain itu, semua anggota Banggar (Badan Anggaran) telah bersepakat setelah melakukan rapat internal bahwa untuk penyertaan modal Rp 2 miliar ke BUMD Aneka Usaha, untuk dikeluarkan dari posisi raperda investasi,” terang Ketua DPRD Zeiniye, usai pelaksanaan paripurna kedua, petang kemarin (16/12). Menurut dia, BUMD Aneka Usaha hingga kini belum disahkan pendiriannya. Raperda-nya masih akan masuk prolegda pada 2014 nanti. “Artinya, ma-

sih akan dibahas dan disahkan bersama antara DPRD dan Pemkab Situbondo. Artinya, rumahnya kan belum ada. Nah kalau rumahnya belum ada berarti kan belum layak untuk diberikan penyertaan modal,” tandas Zeiniye. Menurut politisi perempuan asal Desa Sopet, Kecamatan Jangkar tersebut, jika memang pemkab punya greget membuat BUMD Aneka Usaha, seharusnya punya gerakan melakukan pengusulan raperda BUMD secepat mungkin n  Baca Pemkab...Hal 39

Diawali Kategori Tanding Kejurprov Pencak Silat Ditabuh Hari Ini ALI NURFATONI/RaBa

ALL OUT: Sejumlah pengurus sedang mengikuti rapat di sekretariat KONI Banyuwangi kemarin (16/12).

Pengurus KONI Dilantik 19 Desember BANYUWANGI - Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi periode 20132017 memang belum dilantik. Sebab, induk semua cabang olahraga itu masih mencari waktu yang tepat untuk menyusun waktu pengukuhan. Setelah melewati berbagai pertimbangan, akhirnya pengurus KONI Banyuwangi di bawah komando Nurmansyah akan segera dilantik dalam waktu dekat. Rencananya, pel-

antikan akan dilaksanakan pukul 14.00 tanggal 19 Desember. Keputusan itu sesuai hasil pertemuan lanjutan di sekretariat KONI Banyuwangi kemarin siang (16/12). Lokasi acara tidak berubah, yaitu lapangan indoor tenis meja Gelanggang Olahraga (GOR) Tawang Alun, Banyuwangi. Ketua KONI terpilih, Nurmansyah menegaskan, saat ini semua pengurus terus bekerja keras demi menyukseskan acara seremonial itu. Semua

PEROLEHAN SEMENTARA BALLOT TOKOH FAVORIT 2013 TAHAP 4

Andi Mulyo

Andriani

Irwan Setiawan

Mentik Rohimah

NO. 1 2 3 4

NAMA

pengurus akan langsung dilantik ketua umum KONI Jawa Timur. “Kita desain acara pelantikan agar benar-benar meriah,’’ ujarnya. Pada pelantikan itu, jelas dia, para atlet di berbagai cabang olahraga di Bumi Blambangan akan ikut meramaikan. Sebagian juga akan tampil di hadapan tamu undangan sesuai keahlian masing-masing. “Parade drum band juga sudah siap menghibur,” pungkasnya. (ton/c1/als)

HASIL (%)

Dadang Wigiarto Guntur Priambodo Ficky Septa Linda Muslimin Fasyah

23,46 10,01 9,53 9,14

NO. 5 6 7 8

NAMA

BANYUWANGI - Kejuaraan Pencak Silat Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur tahun 2013 akan digelar mulai hari ini (17/12). Kategori tanding akan mengawali ajang dua tahunan itu sekitar pukul 08.00 di Gelanggang Olahraga (GOR) Tawang Alun, Banyuwangi. Hingga kemarin 916/12), rombongan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Timur sudah datang ke Bumi Blambangan. Berdasar data yang masuk, sedikitnya 374 pesilat akan meramaikan ajang yang sekaligus dirangkai dengan prosesi pelantikan Pengurus Cabang IPSI Banyuwangi periode 2013-2017 di bawah komando Guntur Priambodo itu. Ada 247 pesilat putra dan 127 pesilat putri. Pesilat-pesilat tersebut berasal dari 32 kabupaten dan kota di Jatim. Hanya HASIL (%)

Toni Hartono Arvy Rizaldy Hadi Wijono Muhammad Hidayat

8,97 8,87 8,61 7,72

NO. 9 10 11 12

PEMANASAN: Kontingen asal Jember menjajal GOR Tawang Alun kemarin (16/12).

ALI NURFATONI/RaBa

enam kabupaten dan kota yang absen dalam perhelatan akbar tersebut. Enam kontingen itu, antara lain Kota Probolinggo, Tuban, dan Pasuruan. Tiga daerah lain yang tidak ikut dengan berbagai alasan adalah Pacitan, Ngawi, dan Magetan. Sebagai tuan rumah, Pengkab IPSI Banyuwangi terus mempersiapkan diri menyongsong agenda spektakuler itu. Venue pertandingan sudah siap di-

NAMA Wendriawanto Umi Kulsum Teguh Sumarno Sri Utami Faktuningsih

HASIL (%) 7,36 6,42 6,25 5,40

NO. 13 14 15 16

gunakan hari ini (17/12). Atas kesiapan itu, para pesilat sudah menggunakan gelanggang untuk berlatih dan melakukan pemanasan. Pantauan koran ini, beberapa kontingen bergantian berlatih di atas matras di dua gelanggang yang disediakan. Hingga kemarin sore, kontingen Kediri, Bangkalan, dan Jember, silih berganti melakukan latihan. Pertarungan pesilat bisa diNAMA

Mentik Rohimah Irwan Setiawan Andriani Ira Damayanti

Arvy Rizaldy

Dadang Wigiarto

Danny Farda M

Ficky Septa Linda

Guntur Priambodo

Hadi Wijono

I Made Cahyana

Ira Damayanti

Muh Hidayat

Muslimin Fasyah

Sri Utami Faktuningsih

Teguh Sumarno

Toni Hartono

Umi Kulsum

Wiwik Eko Lestari

Wendriawanto

HASIL (%) 4,78 3,42 2,08 1,04

NO. 17 18 19 20

saksikan selama sehari, mulai pukul 08.00 hingga 23.00. Tentu, aksi para pendekar tersebut akan berlangsung seru. Mengingat, ajang tersebut diikuti pesilat dewasa. Sekretaris Pengkab IPSI Banyuwangi, Mukayin mengungkapkan, semua pesilat memiliki kualitas mumpuni. Mereka merupakan wakil daerah masing-masing. (ton/c1/als) NAMA

Wiwik Eko Lestari Andi Mulyo Danny Farda M I Made Cahyana

HASIL (%) 0,17 0,11 0,08 0,04


Big alam ngi: a ung D rgab (Banyuw do e B on gin gi: da In n Hubun 02), Situb a An a Usah i? Silahk 81233535 0 ,0 in 18 Sale 36960391 85730686 0 0813

Selasa 17 Desember 2013

38

BANYUWANGI - SITUBONDO

Bisa Dibeli di Outlet Jajag dan Rogojampi KAUS Osing Deles, original merchandise of Banyuwangi adalah salah satu kaus yang mengangkat tema Banyuwangi, terutama Osing, budaya Osing, dan wisata khas Osing. Budaya dan wisata Osing memang sangat menarik. Karena begitu banyaknya keunikan

budaya yang ada di Banyuwangi. Menurut dr Zunita, owner kaus Osing Deles, Banyuwangi sarat budaya yang bisa diangkat dan diterjemahkan dalam kaus Osing Deles. Keinginan ini, kata d i a, s u d a h s a n g a t l a m a.

Na mu n , b a r u t e re a l i s a s i pada bulan Ramadan lalu. Oleh karena itu, melalui tim kreatif yang dibentuknya itu, diharapkan muatan budaya Osing bisa terwakili di kaus Osing Deles. Dr Zunita menambahkan, selain menjual kaus, pi-

haknya juga menyediakan pernak-pernik lainnya. Mulai tas hingga sandal. “Untuk mendapatkan kaus Osing Deles ini sangat mudah. Silakan kunjungi outlet kami di Osing Deles Merchandise di Jalan Juanda 70 Jajag, dan Osing Deles Predator Store

di Jalan Raya Rogojampi 26 Banyuwangi,” ujarnya. (*/als) ANGKAT NILAI BUDAYA: Salah satu produk kaus Osing Deles. Selain menyediakan kaos, Osing Deles juga menyediakan pernakpernik seperti tas dan sandal.

Vid-Ka Asthetic Ahli Kecantikan

ISTIMEWA

NYAMAN: Ruang lobi Vid-Ka Asthetic didesain untuk kenyamanan pasien.

VZ SKIN CARE

Memilih Produk Perawatan yang Tepat BANYUWANGI - Merawat wajah secara rutin wajib dilakukan untuk menjaga kulit tetap sehat dan bebas masalah. Masalahnya, banyak produk perawatan wajah yang ditawarkan di pasaran, kerap membuat perempuan bingung memilih. Bahkan, tidak jarang mereka ikut-ikutan menggunakan produk perawatan yang biasa digunakan oleh   teman mereka. Padahal, salah memilih produk perawatan wajah justru bisa menyebabkan munculnya berbagai masalah kulit, seperti jerawat ataupun flek. Lantas, bagaimana memilih produk perawatan yang tepat? Pertama, melakukan konsultasi kepada dokter estetika (dokter kecantikan) untuk melihat kondisi dan jenis kulit wajah kita. Kedua, mengetahui jenis dan fungsi produk perawatan wajah, antara lain jenis produk perawatan dasar yang terdiri dari pembersihan (sabun wajah, cleanser, toner), dan perlindungan (sunblok). Kemudian perawatan (krim pagi dan krim malam) dan pelembaban (krim pagi atau krim malam). Serta produk perawatan tambahan yang berfungsi mengatasi permasalahan kulit tertentu. Seperti pigmentasi, kerut, scar, dan jerawat. “Oleh karena itu, sebagai perempuan kita harus bijak dalam menentukan pilihan perawatan. Dan, kami, VZ Skincare yang beralamat di Jalan Letjen S Parman 115 A, Pakis Banyuwangi, telepon (0333) 8922000 akan selalu membantu keluhan Anda dengan baik. Klinik buka setiap hari pukul 10.00 - 20.00 WIB. Konsultasi dokter gratis,” kata dr. Andriyani H, MMRS, manajer VZ Skincare. (adv/als)

SITUBONDO - Klinik kecantikan Vid-Ka Asthetic Situbondo memiliki lokasi yang nyaman. Ruang tunggu yang sejuk, luas, dan bersih, membuat pasien lebih enjoy saat menunggu. Klinik ini berada di Jl Sucipto No 78 Situbondo. Atau kurang lebih 500 meter dari utara Alun-alun Kota Santri. Perawatan yang terdapat di Klinik kecantikan Vid-Ka Aesthetic meliputi beberapa macam, ada facial treatment yang meliputi deep cleansing, exfoliation, relaxing facial massage dan masker khusus. Facial treatment ini disesuaikan dengan kebutu-

han kulit masing-masing pasien. Bentuknya ada beberapa macam, ada basic facial, intensive oxygen facial/light gold therapy/calming facial/melasma treatment. Dr Vidya, pemilik klinik Vid-Ka Aesthetic mengatakan, klinik Vid-Ka Asthetic dibuat senyaman mungkin untuk pasien. “Begitu juga perawatan yang diberikan, kami mempunyai tenaga yang berpengalaman. Klinik buka setiap hari, Senin sampai Sabtu, pukul 09.00-18.00. Silakan berkunjung langsung di klinik kami, Jl Sucipto 78 Situbondo, telp 0338671701, “ terangnya. (adv/als)

Diskon Habis-habisan untuk Mesin Juicer dan Penggilingan Daging BANYUWANGI - Bingung mencari peralatan rumah tangga yang kuat dan tahan lama? Tidak ada salahnya mencoba membeli di Toko Mr Bolt. Toko yang berada di Jalan PB Sudirman (Utara Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi) itu memberikan gebyar diskon habis untuk semua peralatan rumah tangga. Dengan membeli di toko sini, Anda dijamin akan berbelanja lebih hemat. Artinya, Anda akan mendapat dua keuntungan. Pertama, mendapat kualitas barang berkualitas, dan kedua mendapat diskon besar-besaran. Misalnya, paket hemat Tecstar yang terdiri dari Juicer plus penggiling daging, harga yang pada hari biasa dijual Rp 515.000, maka Anda cukup membayarnya dengan Rp 400.000. Manager Shop Toko Mr Bolt, Nurbani Yusuf mengatakan, gebyar diskon ini untuk memperingati Hari Jadi Banyuwangi ke-242. Selain paket Tecstar, pihaknya juga menyediakan lampu emergency, di mana harga awal dijual Rp 195 ribu, maka digebyar diskon ini dijual hanya Rp 160 ribu. “Anda akan hemat Rp 35 ribu, jadi memang kita korting habis,” katanya. Yusuf menambahkan, Toko

PROGRAM TERBATAS: Berbagai peralatan dapur bisa anda dapatkan di Toko Mr Bolt. Dapatkan barangnya dengan gebyar diskonnya. TOHA/RaBa

Mr Bolt juga menyediakan Teflon Cyprus; yaitu penggorengan berlapis keramik anti lengket yang tidak mengeluarkan racun walau panas mencapai lebih dari 260 celcius, tahan gores, tahan panas dan tahan terhadap bahan-bahan kimia serta tidak menggunakan bahan polytetrafluorethelene dan Perfluordactanoic. Selain menjual beragam perlengkapan rumah tangga, Mr Bolt juga menjual beragam baut mulai dari baut kecil sampai baut super besar.“Kami juga menjual scaffolding atau andang besi, tangga aluminium, dll. Informasi lebih lanjut hubungi telepon 03338911002. (adv/als)

SULHAN HADI/RaBa

BURSA HAND PHONE NOKIA N100 262,5 N101 311 N105 233,5 N108 390 N109 384 N110 435 N112 477 N205SS 575 N205DS 600 N206 625 N208 765 N210 730 N301 925 N305 770 N310 865 N311 1190 N501 880 X2-02 720 LUM520 1730 LUM620 2280 LUM720 3270 LUM920 5120 LUM925 5800

SAMSUNG 1205 185 LAKOTA 450 NEODUOS 445 GAL-STAR 725 GAL-Y 845 GALCHAT 1060 GAL-YNEW 1160 GAL-MINI 2550 GAL-ACE2 2000 GAL-ACE3 2145 GAL-CORE 2550 GAL-FAME 2235 GAL-MEGA 3650 GAL-GRAND 3275 GAL-TAB3-7” 3100 GAL-TAB3-8” 3810 GAL-NOTE2 XXXX GALNOTE3 XXXX GAL-NOTE10 XXXX GAL-S3 XXXX GAL-S3MINI XXXX GAL-S4 XXXX GAL-S4MINI XXXX GAL-S4ZOME XXXX

CROSS PD1ER 350 A5B 560 G7T 290 C900A 320 C900 240 Q6 390 C15 245 F10 300 C1X 190 Q3 238 C5 235 C1 200 PD15 345 A66-B 1780 A66-W 1800 A88-B 1090 A88-W 1110 A7S 990 A7S-HK 1060 A7 890 A26B-B 1050 A26B-W 1070 L3C 165 V1 155 C6 208 S5 350 F11-HK 330 C2 240 V7 190 AT1G 1100 A22 890 PD2 270

SONY XPERIA-C 3275 XPERIA-E-S/C1505 1495 XPERIA-E-D/C1605 1600 XPERIA-L/C2105 2825 XPERIA-M/C1905 2455 XPERIA-M-D/C2003 2555 XPERIA-J/ST26 1995 XPERIA-GO/ST27 2350 XPERIA-SP/C5302 3750 XPERIA-ZL/C6502 4800 XPERIA-ZR/C5502 5585 XPERIA-Z-LTE/C6603 5585 XPERIA-Z-ULTRA/C6802 6500 XPERIA-Z-1/C6903 7750 XPERIAMIRO/ST23i 1765 XPERIA-S/LT26i 32XX SONY-SMART-WATCH2RUBBER 2275 SONY-SMART-WATCH2METAL 2375

LENOVO A390 940 A516 1480 A690+4GB 8XX A706 1875 P770 18XX P780 2825 K860 3125 K900 4450 S720 1750 S820 2725 S890 2200 S920 2225

TABLET-IDEAPAD A1000 1325 A3000 2195 A6000 3095 ADVAN T2 590 T2A 595 T2C 625 T1E 121X T1H 1115 T1F 1585 T1J 1160 T3B 1890 T3C 1990 T5A 1450 T5B 1450 T5D 1450 S5D 1610 S5E 1070 S5F 2010 S5G 3325 E1B 985 E1C 910 O1A 960

BLACKBERRY-SCM/COMTECH 9220 1420 9300 1495 9320 1865 9360 2175 9380 2175 9720 2425 9790 2725 9810 2585 9860 2925 9900 4175 Q5 3475 Q10 5625 Z10 3925

OPPO MUSE-R821 1899 CLOVER-R815 2999 MIRROR-R819 3999 FIVE-X90916GB 5500 FIVE-X909-32GB 5999 U707-WAY-S 4999 N1 6999

Hubungi: Dian Kencana Jl PB Sudirman 127 Jajag Banyuwangi (Samping Puskesmas Jajag)


BERITA UTAMA

Selasa 17 Desember 2013

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Terdakwa RSUD Jilid I Menunggu Tuntutan n KEJARI... Sambungan dari Hal 29

Menurut Kasipidsus Paulus Agung, selama pengusutan du gaan penyimpangan proyek ruang rawat inap di RSUD Genteng jilid I, ketiga tersangka tersebut menjadi saksi. Hasil pengembangan, ketiganya layak bertanggung jawab dalam proyek yang telah menghabiskan dana APBD Banyuwangi 2010 sebesar Rp 4,1 miliar itu. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, ketiga tersangka tersebut masih belum ditahan. Pi hak kejaksaan masih akan

melakukan pemeriksaan. “Kita ma sih akan mengumpulkan bukti lain. para tersangka juga akan kita periksa lagi,” jelas Paulus Agung kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Agung Sasongko dan Mukhlisin yang menjadi konsultan dalam proyek itu, terang kasipidsus, layak dijadikan tersangka karena dianggap lalai dalam tugas. Sebagai konsultan, keduanya tidak me laporkan kejadian yang sebenarnya dalam proyek itu. “Tidak melaporkan hasil pengerjaan,” tuturnya. Untuk Bambang Suyitno, kata Paulus, dianggap bersalah ka-

rena menyalahgunakan kewenangan sebagai PPTK. Akibat nya, negara mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. “Kerugian akibat perbuatan ketiga tersangka masih kita hitung,” sebutnya. Kasipidsus Paulus Agung menyebut, dalam proyek tersebut, ketiga tersangka dianggap melanggar Pasal 2 dan 3 Undang-Undang (UU) RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor. “Perkara jalan terus,” cetusnya. Pengusutan perkara dugaan penyimpangan proyek rawat inap RSUD Genteng jilid II itu

merupakan kelanjutan perkara RSUD Genteng jilid I. Sebelumnya, Kejari telah menetapkan tiga tersangka yang kini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Ketiga tersangka jilid I yang se dang menunggu tuntutan itu adalah Komisaris PT. Pancoran, Riskiyanto Dodik Pram; Direktur PT. Pancoran Ir. Dwinta Indarwati, dan mantan Direktur RSUD Genteng dr. H. Nanang Sugianto. “Pada perkara RSUD Genteng jilid 1, kerugian negara Rp 200 juta,” sebut Kasi Pidsus Paulus Agung. (abi/c1/bay)

Ditanggung Pusat mulai 2015 n POLIWANGI... Sambungan dari Hal 29

Karena itu, semua bangunan baru di Poliwangi harus menggunakan arsitektur modern dan arsitektur bangunan khas Banyuwangi tempo dulu. “Kementerian Pendidikan sepakat dengan prakarsa pemerintah daerah ini,” katanya. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Slamet Kariyono menambahkan, anggaran hibah Rp 2 miliar dalam APBD 2014 merupakan salah satu bentuk konkret komitmen pemerintah daerah. Ang garan hibah itu dalam rang ka mendukung operasional Poliwangi selama masa transisi dari PTS ke PTN.

Bantuan hibah Rp 2 miliar itu, kata Slamet, juga merupakan kesepakatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan pe merintah daerah yang tertuang dalam SK penegerian Poliwangi. Dalam SK itu disebutkan, selama kurun waktu dua tahun sejak menjadi PTN, pemerintah daerah wajib membantu anggaran operasional. Poliwangi resmi menjadi PTN tahun 2012. Pada tahun 2013 ini, ungkap Slamet, APBD Banyuwangi masih mengucur ke PTN tersebut sebagai dana hibah. Pada tahun 2014 nanti, bantuan hibah untuk Poliwangi merupakan yang kali kedua. Setelah tahun 2014, pe merintah daerah tidak lagi ber-

kewajiban membantu anggaran ope rasional Poliwangi. Pada tahun 2015, seluruh anggaran ope rasional Poliwangi akan ditanggung APBN melalui rekening Kementerian Pen didikan dan Kebudayaan. “Bantuan hibah Rp 2 miliar tahun 2014 itu merupakan kewajiban terakhir pemerintah dae rah membantu operasional Poliwangi,” tambah ketua TAPD yang juga menjabat sekretaris Kabupaten Banyuwangi itu. Seperti yang diberitakan sebe lumnya, pada tahun 2014 mendatang APBN mulai mengucurkan dana puluhan miliar untuk Poliwangi. Untuk pengembangan sarana gedung perkuliahan dan laboratorium, APBN mengucurkan dana se-

besar Rp 65 miliar. Dana APBN Rp 65 miliar yang mengucur ke Poliwangi itu belum termasuk anggaran ope rasional. Itu hanya dana pengembangan. Terkait anggaran operasional, APBN menyediakan anggaran tersendiri. “Anggaran Rp 65 miliar itu hanya anggaran pengembangan fisik. Anggaran operasional ada sendiri,” tegas Direktur Poliwangi, Asmuji. Anggaran pengembangan yang diterima Poliwangi Rp 65 miliar itu merupakan kucuran terbesar yang diterima PTN se-Indonesia. Sejumlah PTN lain juga menerima dana pengembangan dari APBN, tapi tidak sebesar yang diterima Poliwangi. (afi/c1/bay)

Kunci Dipegang Tiga Pihak n PORTAL... Sambungan dari Hal 29

“Pengerjaan portal di 26 titik itu rampung 12 Desember 2014 lalu,” ungkap Kepala Dinas PU BMCKTR Banyuwangi, Mujiono. Walau sudah rampung lama, tapi kendaraan umum masih le luasa hilir-mudik di jalan yang sudah terpasang portal. Seperti yang terlihat di depan

Kecamatan Bangorejo. Di jalan tersebut, truk besar pengangkut tebu masih bebas hilir-mudik. Be berapa hari sebelumnya, portal jalan itu sudah terkunci rapat. Namun, beberapa hari lalu terbuka. Karena portal jalan tidak berfungsi, truk besar bebas hilir-mudik. Menurut Mujiono, setelah pengerjaan portal itu selesai, kunci portal diserahkan kepada pihak

kecamatan. Sebab, pengelolaan por tal itu menjadi tanggung jawab pihak kecamatan. Saat kunci diserahkan, kata dia, se mua portal jalan dalam kondisi terkunci. Karena itu, ka lau portal terbuka setelah kunci diserahkan, Mujiono mengaku tidak tahu siapa yang membukanya. Sebab, Dinas PU BMCKTR tidak memegang kunci.

Sementara itu, Camat Bangorejo Nuril Falah mengatakan, kunci portal itu dipegang beberapa pihak. Satu kunci dipegang kepala desa, satu kunci di pegang pihak kecamatan, dan satu kunci dipegang orang kepercayaan kecamatan. Camat Nuril mengaku akan mengecek ke lapangan terkait hal itu. “Kita akan evaluasi kenapa portal itu masih dibuka,” tegas Nuril. (afi/c1/bay)

Tanamkan Peduli Lingkungan n TAK... Sambungan dari Hal 29

Ya, pe rem puan yang tinggal di Jalan Gandrung 87, Banyu wangi, itu pernah lama menggeluti dunia broadcasting sebagai penyiar radio terkemuka di Kota Gandrung. Namun, seiring perjalanan waktu, pilihannya berkarir pun jatuh

ke dunia pendidikan. Tak heran, guru SDN Kepatihan itu sesekali dipercaya sebagai pembawa acara dalam kegiatan Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi. Seperti memandu acara lomba Tekateki Misteri Banyuwangi di lapangan Taman Blambangan kemarin (16/12). Menurut Mieke, sebagai se-

orang guru SD, proses mendidik tidak hanya saat proses belajarmengajar di dalam kelas. Di luar aktivitasnya di sekolah, dia mengaku, mendidik yang paling efektif adalah di rumah. Menurutnya, setiap orang tua harus membiasakan anak-anaknya berperilaku menjaga lingkungan. Perempuan yang menggemari suara emas penyanyi Bunga

Citra Lestari (BCL) itu selalu menanamkan rasa peduli lingkungan sejak dini kepada dua buah hatinya, Mieko Krisna Atmaja dan Dandi Harjuna Atmaja. Agar selalu menjaga kebersihan, dia selalu mengajarkan buang sampah di tempatnya. “Anakanak harus dibiasakan buang sampah sejak di rumah,” pungkasnya. (mg1/c1/bay)

Raih Gelar Juara Satu Tingkat Provinsi n TERMUDA... Sambungan dari Hal 29

Hal menarik lain, guyonan segar yang me reka lontarkan itu dibalut suguhan etnik Banyuwangi yang cukup kental. Selain melawak, bocah-bocah tersebut menampilkan musik dan tari gandrung. Hal yang tak kalah menarik, siswa-siswa SD tersebut mampu menyelipkan pesan moral dalam banyolan mereka. Seperti yang tersaji dalam percakapan berikut ini: “Hey, iro ojo pati munggah alem. Sopo ngongkon nguweni hadiah lare-lare iku? (Hey, kamu jangan cari muka, siapa yang menyuruh memberi hadiah anakanak itu?),” ujar salah satu bocah. Sontak, satu bocah yang lain menjawab dengan tegas. “Isun hing munggah alem. Isun iki ikhlas nguweni hadiah (saya tidak cari muka. Saya ikhlas memberi hadiah),” jawabnya. Mendengar jawaban tersebut, bocah pertama kembali nyeletuk. “Sopo kang ngalem? Sopo kang mbales? (Siapa yang memuji? Siapa yang membalas?” tanya dia. Pertanyaan itu ditanggapi dengan lugas. “Sing ono hang ngalem. Hang mbales Gusti Allah (tidak ada yang memuji. Yang membalas Gusti Allah,” jawabnya. Usai dua bocah laki-laki anggota PPTS Puspa Blambangan itu beraksi, sejumlah anggota PPTS yang berperan sebagai penari gandrung menuju tengah pentas. Diiringi musik etnik yang begitu rancak dan nyanyian para sinden yang sangat merdu, para penari gandrung itu menari dengan gerakan yang lemah gemulai. Tepuk tangan penonton pun seketika membahana di taman yang berada di jantung kota Banyuwangi tersebut. Tetapi, mungkin belum banyak masyarakat yang tahu sepak terjang PPTS Puspa Blambangan selama ini. Siapa sang ka,

meski masih belia, mereka telah mampu menyabet sejumlah penghargaan bergengsi hingga level internasional. Di tahun 2013 ini, setidaknya mereka telah berhasil merengkuh tiga gelar juara, antara lain juara I Lomba Apresiasi Seni tingkat SD/ MI se-Jawa Timur (Jatim) di Malang dan juara I Lomba Karawitan tingkat Jatim yang digelar di Surabaya. Tidak hanya itu, pada Juli 2013 lalu PPTS Puspa Bangsa asal SDN Kepatihan tersebut berhasil menyabet gelar juara yang tidak kalah prestisius. Mereka sukses menjadi penyaji terbaik dalam rangka Festival Gamelan Internasional di Jogjakarta. Hebatnya lagi, meskipun berstatus peserta termuda, siswa-siswi SD asal Banyuwangi tersebut berhasil menyingkirkan peserta lain asal berbagai negara. Peserta yang mereka kalahkan telah berstatus mahasiswa, di antaranya grup karawitan Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta, Karawitan Surakarta, dan tim Gamaris Singapura. Tidak hanya itu, festival gamelan yang dihelat di Plaza Ngasem, Jogjakarta, tersebut juga diikuti peserta asal New Zeeland, Amerika Serikat (AS), dan sejumlah peserta dari Eropa. Salah satu anggota PPTS Puspa Blambangan, Swietania Tiara Andini, 11, mengatakan, sebagai generasi muda, dia ingin melestarikan budaya Banyuwangi. Karena itu, sejak sekitar setahun lalu dia bergabung dengan grup kesenian sekolah tersebut. “Selain bisa melestarikan budaya, saya juga bisa mendapat banyak pengalaman tampil di mana-mana, misalnya di Surabaya, Malang, dan Jogjakarta,” ujar siswa kelas 5C SDN Kepatihan yang berperan sebagai sinden tersebut. Puspita Anggraeni, 10, siswa lain, menambahkan, dengan bergabung di PPTS Puspa Blam bangan, dia bisa bertanding dan

mengalahkan peserta asal mancanegara. “Rasanya bangga sekali bisa menunjukkan kita bisa berprestasi,” kata dia. Anggota PPTS yang kebagian tugas menjadi penari gandrung, Della Aprilia mengungkapkan, pengalaman paling mengesankan yang dia peroleh selama bergabung dengan grup kesenian tersebut adalah tampil di hadapan Gubernur Jatim beberapa waktu lalu. Ya, PPTS Puspa Blambangan pernah diundang Gubernur Jatim, Soekarwo, tampil dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2013 di Ciputra Land, Surabaya. Sementara itu, Kepala SDN Kepatihan, Sumadi mengatakan, PPTS merupakan bentuk kepedulian sekolah dalam melestarikan budaya asli Banyuwangi. Dikatakan, PPTS juga berfungsi sebagai media pengembangan bakat dan kemampuan siswa. “Ini bentuk apresiasi anak-anak di bidang seni yang nanti bisa menjadi bekal di kemudian hari,” cetusnya. Di sisi lain, budayawan Banyuwangi, Hasnan Singodimayan mengatakan, paguyuban seni di setiap sekolah perlu didirikan demi melestarikan budaya. Sebab, menurut dia, bangsa atau negara yang tidak mengenal budaya akan rusak. “Budaya berperan penting dalam mempersatukan bangsa. Selain itu, dengan mengenal budaya, perasaan menjadi tenteram,” terangnya. Hasnan menambahkan, pengetahuan dan kecintaan terhadap budaya perlu di tanamkan sejak kecil. Sehingga, pengetahuan dan kecintaan terhadap budaya itu akan mengakar kuat di da lam diri seseorang. “Pengetahuan dan kecintaan terhadap budaya perlu ditanamkan sejak kecil. Tentu hal itu harus diimbangi gemar membaca. Dengan begitu, perkembangan otak kiri dan kanan akan optimal,” pungkasnya. (*/c1/bay)

Disarankan Liburan di Banyuwangi n DIGARAP... Sambungan dari Hal 29

Sementara itu, sejumlah sis wa asal beberapa sekolah menyumbangkan suara emas dengan iringan musik or gan tunggal. Suasana arena perlombaan semakin “hidup” berkat kepiawaian duet master of ceremony (MC), yakni Mieke dan Duriatul Latifa, dalam memandu acara tersebut. Sementara itu, ajang Lomba Teka-teki Silang Misteri Banyuwangi dibuka Bupati Abdullah Azwar Anas tepat pukul 07.00. Ya, sebagai bentuk apre siasi kepada para siswa, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Banyuwangi, tersebut menyempatkan diri hadir ke tengah arena lomba. Dalam sambutannya, Bupati Anas mengimbau para siswa yang merupakan generasi penerus bangsa itu selalu berbakti dan menjaga pergaulan. Menurut dia, banyak siswa yang cerdas gagal menggapai masa depan cemerlang hanya gara-gara salah bergaul.

Bupati Anas juga berpesan kepada siswa agar selalu berbakti kepada orang tua. Anas mencontohkan, dirinya bukan berasal dari keluarga orang berada. Anas juga tidak lahir di perkotaan, tapi di pedesaan. “Tetapi, karena saya selalu berusaha berbakti kepada orang tua, saya bisa menjadi seperti sekarang (menjabat bupati),” ungkapnya. Mengingat saat ini menjelang masa libur panjang sekolah, Anas mengimbau para guru dan orang tua mengajak siswa berwisata di Banyuwangi saja. Anak yang tinggal di wilayah pegunungan, misalnya, diimbau untuk diajak berwisata ke kawasan pantai dan dikenalkan je nis-jenis ikan. “Begitu sebaliknya, anak yang tinggal di kawasan pantai, ajak main ke pegunungan. Kenalkan jenisjenis tanaman. Ini bisa menjadi pengetahuan baru bagi siswa,” imbaunya. Sementara itu, Kepala Dinas Pen didikan (Dispendik) Banyu wangi, Sulihtiyono menga takan, Lomba Teka-teki

Mis teri Banyuwangi digelar da lam rangka memperingati Har jaba ke-242. Dikatakan, Dispendik menggandeng Jawa Pos Radar Banyuwangi dalam penyelenggaraan ajang tersebut untuk menggerakkan potensi gemar membaca anak-anak Banyuwangi. Menurut Sulihtiyono, selain menggerakkan gemar membaca siswa, ajang tersebut dilak sanakan demi menjalin silaturahmi antarpelajar. “Isi Teka-teki mencakup visi-misi bupati, potensi wisata, dan budaya di Banyuwangi. Selain bisa menambah pengetahuan, lomba tersebut juga dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap Banyuwangi,” cetusnya. Lomba Teka-teki Misteri Banyuwangi kali ini diprakarsai Dinas Pendidikan Banyuwangi dan Jawa Pos Radar Ba nyuwangi. Ajang tersebut didukung Murahkom, Kaus Osing Deles, Mie Sedap, Vionata, Adira Finance, Banyuwangi Motor, Aquase, BNI Syariah, Bank Mandiri, RSI Fatimah, dan Cleo. (sgt/c1/bay)

Wajib Bayar Denda Rp 60 Juta n GILIR... Sambungan dari Hal 29

Majelis hakim yang dipimpin I Gusti Ayu Susilawati SH dengan didampingi hakim ang gota Tenny Erma Suryathi SH dan Achmad Rasyid SH itu menyebut terdakwa melakukan persetubuhan dengan Saritem, 13, bocah kelas VIII SMP, yang juga tinggal di Desa Sumberasri itu, tidak sendirian. Dia bersama BM yang kini masih buron. Selain itu, dalam aksi itu, dia juga melibatkan Muhamad Riz ky, teman terdakwa yang kini masih dalam proses persidangan. “Tidak ada hal yang bisa membenarkan perbuatan terdakwa,” terang I Gusti Ayu Susilawati SH dalam amar putusannya. Susilawati menyebut, berdasar fakta-fakta dalam persidangan dengan mendengar keterangan sejumlah saksi dan keterangan terdakwa, yang dilakukan terdakwa itu dianggap telah melanggar Pasal 81 ayat 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor

23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak (PA), jo Pasal 55 KUHP. “Terdakwa juga mengakui perbuatannya,” katanya. Dalam amar putusannya, Su silawati menyampaikan perbuatan terdakwa yang telah melanggar pidana itu juga perlu diberi hukuman pidana. Dengan melihat fakta-fakta persidangan, terdakwa dihukum lima tahun penjara. “Lima tahun penjara untuk terdakwa dengan dipotong masa tahanan,” sebutnya. Dalam putusannya itu, majelis hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 60 juta. Bila tidak bisa membayar, bisa diganti tiga bulan kurungan. “Bila tidak mampu membayar denda Rp 60 juta, bisa diganti kurungan tiga bulan kurungan,” cetus Susilawati kepada terdakwa. Putusan lima tahun penjara itu lebih ringan setahun dibanding tuntutan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Amir Nurrahman SH. Dalam tuntutannya, jaksa asal

Asembagus itu meminta majelis hakim menghukum terdakwa enam tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider dua bulan kurungan. Perbuatan asusila yang dilakukan terdakwa itu terjadi 10 Agustus 2013 lalu. Sekitar pukul 23.00, terdakwa menjemput Saritem dan mengajaknya jalanjalan naik Yamaha Mio Soul. Usai jalan-jalan, korban diajak mampir ke rumah Muhamad Rizky. “BM sudah ada di rumah Rizky,” jelas ketua majelis hakim. Di rumah Rizky, ketiga pemuda itu sempat menggelar pesta minuman keras (miras). Akibat minuman beralkohol itu, korban mengaku pusing. Hingga akhirnya dia terdakwa dan BM diajak pergi ke sebuah hotel di Desa/Kecamatan Gambiran. Di hotel itu, korban digilir terdakwa dan BM. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, korban kembali diajak ke rumah Rizky. Di rumah tersebut, korban mengaku digilir Rizky dan RF, salah satu temannya yang kabur saat akan ditangkap. (abi/c1/bay)

Kagum dengan Tokoh Lintas Agama n DEKLARASI... Sambungan dari Hal 30

Apalagi, beberapa waktu lalu Banyuwangi berhasil meraih juara satu tingkat nasional dalam gerakan menanam satu miliar pohon. “Kita memang akan melaunching gerakan Sedekah Ok sigen ini, tapi para tokoh agama sudah memulai lebih dulu gerakan ini, dan ini kita

sambut positif,” ujarnya. Selain mengapresiasi deklarasi tersebut, bupati juga mengaku kagum dengan para tokoh lintas agama yang melakukan khotbah bertema menjaga lingkungan hidup. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu akan membukukan semua tema khotbah tersebut, sehingga bisa dibaca semua kalangan di Banyuwangi.

Melalui buku tersebut, bupati berharap gerakan menanam pohon atau sedekah oksigen bisa dipahami secara baik oleh masyarakat Banyuwangi. Sehingga, kesadaran menjaga ling kungan bisa menjadi sebuah gerakan bersama warga Banyuwangi. “Gerakan ini tidak se kadar bertujuan menjaga lingkungan, tapi sebagai sebuah ajaran agama,” tandasnya. (azi/ c1/aif)

Pencarian Terkendala Arus Sungai n JANDA... Sambungan dari Hal 37

Yang menarik, puluhan warga Desa Kilensari sore kemarin ngelurug Mapolsek Panarukan. Itu setelah mendengar kabar bahwa Rendi dikeluarkan dari Polsek Panarukan. Warga menuntut agar dia ditahan karena diduga mendorong Mega ke Sungai Sampean Baru. “Kita tidak bisa mengikuti

sangkaan masyarakat tanpa bukti jelas. Yang bersangkutan (Rendi) kita amankan di Polres Situbondo. Statusnya masih saksi. Kita titipkan di polres hanya demi keamanannya,” imbuh kapolsek. Sementara itu, begitu ada informasi tentang seorang gadis hanyut, petugas Polres Situbondo dan tim SAR dari Kantor Badan Penanggulangan B e n c a na D a e ra h ( BP BD )

Pemkab Situbondo bersama puluhan warga sekitar langsung melakukan pencarian korban. Mereka menyisir  sepanjang bahu Sungai Sampeyan Baru. Namun, hingga berita ini ditulis, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Itu karena petugas terkendala kedalaman air yang mencapai dua meter lebih. Selain itu, upaya pencarian juga terkendala  derasnya arus sungai. (pri/c1/als)

Segera Gelar Rapat Internal DPRD n PEMKAB... Sambungan dari Hal 37

Sehingga, nanti di perubahan APBD sudah bisa lihat. “Ketika DPRD menyetujui, baru sudah bisa dilakukan penyertaan modal ke BUMD Aneka Usaha,” tandasnya. Zeiniye mengakui, akibat adanya rencana penyertaan modal Rp 2 miliar untuk BUMD Aneka usaha

tersebut, membuat pembahasan perda investasi belum clear. Kata dia, Raperda investasi memang baru diterima DPRD sehari sebelum pelaksanaan Paripurna. Sehingga, baru diketahui, jika ada penyertaan modal di BUMD Aneka Usaha sebesar Rp 2 miliar. “Makanya setelah pelaksanaan Paripurna pertama kita langsung melakukan rapat di internal Badan Anggaran,” imbuhnya.

Menurut Zeiniye, untuk penyertaan modal ke Perusda Banongan dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah, sejumlah hal yang menjadi stressing Badan Anggaran, sudah ditindaklanjuti dalam penyempurnaan rancangan APBD 2014. PenyertaanmodalkepadaBPR Syari’ah yang diajukan Rp 2 miliar, dalam penyempurnaan rancangan APBD 2014 sudah berubah menjadi angka Rp 500 juta. (pri/c1/als)

Di Situbondo Minim Toko Buku n GANDENG... Sambungan dari Hal 40

Bahkan, ke depan dapat dikembangkan lebih luas dalam masalah interpreuner maupun pengembangan produktivitas dae rah Situbondo. Ini demi tercapainya Situbondo yang lebih maju. Kepala Dispendik, Dr. Fa-

t h o r R a k h ma n , b e r p e s a n agar para calon kepala perpus takaan maupun kepala laboratorium sekolah benarbe nar bisa menyerap materi diklat. Khususnya dalam hal pengelolaan perpustakaan. Sebab, pada umumnya hal-hal yang berkaitan dengan perpustakaan kurang mendapat perhatian secara sungguh-sungguh.

“Terbukti, di Kabupaten Situbondo, toko buku yang menyediakan buku-buku bacaan maupun buku referensi lainnya masih sangat sedikit. Demikian pula koleksi buku di perpustakaan sekolah. Makanya melalui diklat ini diharapkan pengelolaan perpustakaan di sekolah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” terang Fathor. (pri/adv/als)


RADAR SOCIETY

40

Selasa 17 Desember 2013

Siap Tingkatkan Sumber Daya Manusia Perempuan

GALIH COKRO/RaBa

DISUMPAH: Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto (kiri), melantik Lismiyana kemarin. Lismiyana menggantikan Nur Moch Ridwan.

SEMENTARA itu, dikonfirmasi usai rapat paripurna, Lismiyana mengatakan, langkah pertama yang akan dia lakukan adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kalangan perempuan. Peningkatan SDM perempuan itu dilakukan melalui pelatihan keterampilan, khususnya melalui pelatihan keterampilan yang dia miliki. Menurut Lismiyana, selama ini dia bergelut di bidang rias pengantin, merangkai bunga, dan tata busana. Karena itu action pertama yang akan dilaksanakan setelah resmi dilantik menjadi wakil rakyat akan disesuaikan dengan keterampilannya tersebut. “Saya ingin action pertama yang saya lakukan sesuai dengan bidang yang saya miliki terlebih dahulu. Selain itu, saya akan melakukan orientasi untuk menentukan program-program yang akan saya laksanakan,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Banyuwangi, Naufal Badri mengatakan, pihaknya akan menempatkan Lismiyana di Komisi I DPRD Banyuwangi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan. Menurut Naufal, rencana penempatan Lismiyana di Komisi I DPRD tersebut didasari berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah, imbuh Naufal, Lismiyana merupakan sosok yang lurus dan tidak neko-neko. “Karena yang bersangkutan (Lismiyana) orangnya lurus, maka yang bersangkutan cocok ditempatkan di Komisi I DPRD Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/adv/als)

Lismiyana Dilantik jadi Anggota DPRD BANYUWANGI - Satu kursi di DPRD Banyuwangi resmi “berpindah tangan” kemarin (16/12). Nur Moch Ridwan, anggota dewan asal Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (F-Gerindra), resmi diberhentikan dari keanggotaan lembaga legislatif Bumi Blambangan tersebut. Pada saat yang sama, anggota dewan pengganti antar waktu (PAW) Ridwan, yakni Lismiyana, dilantik. Pelantikan Lismiyana dilakukan melalui mekanisme rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah/janji PAW anggota DPRD Banyuwangi. Pelantikan digelar di kantor lembaga legislatif yang berlokasi di Jalan Adi

Sucipto, Banyuwangi. Ketua DPRD Hermanto memimpin langsung paripurna yang dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Kariyono, dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) tersebut. Ridwan juga tampak hadir dalam rapat paripurna kali ini. Sekadar tahu, Ridwan diberhentikan dengan hormat melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 171.429/563/011/2013 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Banyuwangi periode 2009-2014 tertanggal 2 Desember 2013. Sementara itu, pengangkatan Lismiyana dilaksanakan berdasar SK Gubernur Jatim Nomor 171.429/564/011/2013

Pemkab Banyuwangi menyampaikan terima kasih kepada Saudara Ridwan yang selama ini telah bekerja sama dengan baik dalam rangka membangun Banyuwangi, Slamet Kariyono Sekretaris Kabupaten

tentang peresmian pengangkatan PAW Anggota DPRD Banyuwangi sisa masa bakti 2009-2014.

Ketua DPRD Hermanto didaulat membimbing pengucapan sumpah/janji Lismiyana sebagai

anggota dewan. Usai memimpin pengambilan sumpah, Hermanto menyematkan tanda jabatan kepada politikus perempuan berjilbab tersebut. Dalam sambutannya, Sekkab Slamet Kariyono mengucapkan selamat kepada Lismiyana. Dia berharap, ke depan Lismiyana mampu mengemban tugas sebagai wakil rakyat dengan sebaik-baiknya. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Sekkab Slamet untuk menyampaikan terima kasih kepada Ridwan. “Pemkab Banyuwangi menyampaikan terima kasih kepada Saudara Ridwan yang selama ini telah bekerja sama dengan

baik dalam rangka membangun Banyuwangi,” ujarnya, saat membacakan sambutan bupati di hadapan peserta rapat paripurna kemarin. Tidak hanya itu, Sekkab Slamet juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang telah bekerja sama dengan baik dengan eksekutif. Dikatakan, kerja sama yang baik antara DPRD dan Pemkab Banyuwangi, itu telah mengantarkan kabupaten berjuluk Sunrise of Java ini meraih prestasi di tingkat nasional. “Prestasi tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama yang baik (antara Pemkab dan DPRD),” cetusnya. (sgt/adv/als)

Dua Supra X Milik Andriyani dan Sucipto Program Undian Parkir Berlangganan SITUBONDO – Andriyani dan Sucipto ditetapkan sebagai pemenang hadiah utama dalam program undian berhadiah parkir berlangganan yang digelar Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Situbondo. Warga Jalan Sucipto RT 02 RW 04, Dawuhan, Kecamatan Kota dan warga Desa Panji Lor RT 02 RW 04, Kecamatan Panji, itu masing-masing berhak membawa pulang satu unit sepeda motor Supra X 125 TD. Nama Andriyani (P 4910 EZ) dan Sucipto (P 3799 EY) keluar sebagai pemenang dalam pelaksanaan pengundian yang dilakukan Minggu lalu (15/12) di Alun-alun Kota Situbondo. Khusus pengundian hadiah utama ini dilakukan Bupati Dadang Wigiarto yang diwakilkan kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Syaifullah. Hadiah sebuah lemari es jatuh kepada pemilik

kendaraan bernopol P 2264 ED atas nama Maria Pauliene, warga Panji Permai V-20 Rt 01 Rw 21 Mimbaan, Panji. Sedangkan pemilik kendaraan P 3928 EE atas nama Ahmad Supriyadi, warga Jalan Merpati Kampung Dam Rt 02 Rw 01 Sumberkolak, Panarukan, beruntung mendapatkan satu sepeda gunung. Pemilik kendaraan nopol P 3926 EK atas nama Ahyari, warga Kampung Sok Parse Rt 03 Rw 08 Wringinanom, Asembagus berhak mendapatkan hadiah telivisi 21 inch. Selain-selain hadiah tersebut, juga disediakan ratusan hadiah menarik lainnya. Doorprize tersebut merupakan bantuan dari PT Bank Jatim Cabang Situbondo, UPT Dispenda Jawa Timur, Kantor Samsat, PT Jasa Raharja Jember di Situbondo, dan Perusahaan Rokok Apache. “Untuk daftar pemenang hadiah doorprize bisa dilihat di papan pengumuman Kantor Dishubkominfo di Jalan Semeru no 12,” kata Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Situbondo, Edi Susilo. Untuk pengambilan hadiah pemenang undian,

harus menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan bukti pajak kendaraan bermotor serta KTP/SIM yang asli. Jika pemenang tidak bisa hadir untuk pengambilan hadiah dapat diwakilkan/dikuasakan dengan melampirkan surat kuasa bermaterai 6.000 serta membawa foto kopi dan asli SIM/KTP. Pengambilan hadiah selambat-lambatnya tujuh hari setelah pelaksanaan pengundian. Jika dalam jangka waktu tersebut hadiah tidak di ambil, maka akan diserahkan Kepada Dinas Sosial. “Pemenang juga harus menyelesaiakan administrasi surat pertanggungjawaban (SPJ) penerima hadiah di kantor dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Situbondo,” imbuh Edi Susilo. Khusus bagi pemenang hadiah dua unit sepeda motor harus menyelesaikan administrasi serta menyertakan bukti pembayaran pajak undian sebesar 25 persen dari harga Off The Road. Edy Supriyono/RaBa Tempat pengambilan hadiah di kantor Dishub- PENGUNDIAN: Sekkab Syaifullah (kiri) menyerahkan duplikat kunci motor kepada Kepala kominfo pukul 09.00-15.00 Wib. (pri/adv/als) Dishudbkominfo, Edi Susilo, untuk diserahkan kepada pemenang, Minggu (15/12).

Belajar Perda RS dan Pendidikan ke Tangsel dan Tangerang

Edy Supriyono/RaBa

GANDENG UNESA: Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan bagi kepala Perpustakaan dan Kepala Laboratorium Sekolah di Auditorium Hotel Sansui.

Gandeng Unesa, MKKS Gembleng Kepala Perpustakaan SITUBONDO – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Situbondo menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi kepala perpustakaan dan kepala laboratorium sekolah. Acara yang menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan standarisasi teknis bagi kepala perpustakaan dan kepala laboratorium sekolah. Kegiatan yang diselenggarakan di Auditorium Hotel Sunsui, Klatakan, Situbondo, ini diikuti 144 orang peserta. Mereka terdiri dari para guru SMP, SMA, dan tenaga administrasi perguruan tinggi. “Selain itu, kegiatan ini juga untuk memperluas pemahaman semua pihak terkait prinsip, proses, dan prosedur pelaksanaan kinerja kepala perpustakaan sekolah/madrasah dalam mengelola perpustakaan serta

laboratorium sekolah,” terang Ketua Panitia, Baidawi. Diklat dipandu narasumber dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unesa. Pelaksanaanya menggunakan Sistem In dan On Servis. Penerapan sistem semacam ini merupakan yang pertama dilakukan di Kota Santri. Kegiatan digelar selama dua hari, yakni 14-15 Desember 2013. “Rinciannya kegiatan On Servis dilaksanakan pada tanggal 21 sampai 23 Januari 2014 dan In Servis yang kedua pada tanggal 25 Januari 2014,” imbuhnya. Hadir mewakili Kepala LPPM Unesa, Dra Hj Anik Lestari, MM beserta tujuh orang narasumber lainnya. Dalam sambutannya, dia menyampaikan agar kerjasama dengan MKKS Negeri Situbondo terus terjalin dengan baik n  Baca Gandeng...Hal 39

SITUBONDO – Anggota pendidikan dasar). “Sejak Badan Legislasi (Banleg) 2011, SD, SMP gratis. Mulai DPRD Kabupaten Situtahun sekarang biaya SMA bondo melakukan studi juga gratis. Dan pada 2014 banding ke DPRD Kota pendidikan gratis dianggarTangerang Selatan (Tangkan sampai ke Diploma 3,” sel) dan Kabupaten Tangterang politisi perempuan gerang, belum lama ini. berjilbab itu. Selama beberapa hari para Untuk pembahasan wakil rakyat itu berada di perda, lanjut Hasanah, tak daerah Jawa Barat tersebut jauh beda dengan strategi mempelajari sejumlah yang dilakukan DPRD kemajuan di sana untuk Situbondo. Yakni, dibentuk Edy Supriyono/RaBa kemudian bisa diadopsi pansus agar efektif dan Hasanah Tahir diterapkan di Kota Santri. efisien. Ini juga agar lebih Ketua Banleg DPRD Situbondo, fokus dalam membahas perda-perda Hasanah Tahir mengungkapkan, ada yang ada. “Cuma kalau masalah perda sejumlah hal yang menjadi titik tekan inisiatif masih lebih banyak kita. Di Tangsaat melakukan studi banding ke DPRD gerang, dalam setahun hanya dua perda Kota Tangsel dan DPRD Kabupaten inisiatif, masih lebih banyak perda usulan Tangerang. “Salah satunya terkait perda eksekutif,” ungkap Hasanah. retribusi rumah sakit,” terangnya, kemaHanya saja, lanjut dia, pembahasan rin (16/12). perda dan kinerja pansus di dua lemDi Tangsel, kata dia, masyarakat baga tersebut lancar. Tidak seperti di di sana dibebaskan dari membayar Situbondo yang sering kali mleset dari retribusi rumah sakit. Baik itu miskin skedul yang ada. Alasannya masalah maupun kaya. “Jadi, kalau mau berobat, dana tidak cukup. “Kalau di (APBD) tinggal menunjukkan KTP. Ini yang induk tidak cukup nunggu di PAK, kemarin banyak kita diskusikan secara kalau di PAK mepet-mepet masih harus umum,” terang Hasanah Tahir. menunggu di-APBD induk berikutnya. Selain itu, lanjut Hasanah, kedua Itu kendala kita. Tapi kalau di dua temyang menjadi titik tekan adalah adanya pat itu sangat lancar bahkan sangat perda pembebasan biaya pendidikan. tinggi sekali apresiasinya. Tidak kalah Di Kabupaten Tangerang maupun Kota dengan anggaran legislasi yang lain. Di Tangerang Selatan, kata Hasanah, pada DPRD kita kurang ada perhatian untuk 2011 sudah diberlakukan pendidikan perda, khususnya untuk perda inisiatif,” gratis untuk Wajar Dikdas (wajib belajar tandas Hasanah. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi | 17 Desember 2013