Page 1

SABTU 15 SEPTEMBER

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Memupuk Kolusi dan Harmoni Bersama Putra Daerah Oleh: A. CHOLIQ BAYA

SUNGGUH enak punya putra daerah yang sukses atau memiliki jabatan strategis di pemerintahan maupun swasta. Terlebih lagi, bila putra daerah itu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan daerahnya. Dan, lebih klop lagi manakala kepala daerahnya juga tanggap dan mampu ‘’memanfaatkan’’ putra daerah yang sukses di rantau. Terutama dimanfaatkan untuk membantu mendorong percepatan pembangunan di daerah sesuai kemampuan dan

kapasitas yang dimiliki. Kalau kebersamaan itu bisa menunjang kemajuan daerah, berarti itu tergolong praktik kolusi dan nepotisme yang positif he.. he.. he.. Banyaknya putra daerah dari Banyuwangi yang sekarang menjadi pejabat atau orang penting di luar daerah mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Bupati Banyuwangi. Buktinya, saat mereka mudik pada Idul Fitri lalu, bupati menyiapkan agenda khusus untuk mempertemukan mereka di pendapa kabu-

paten. Putra daerah yang sedang merantau itu pun merasa ‘’diorangkan’’ dan dihargai keberadaannya. Apalagi, dimintai masukan sekaligus diajak berpartisipasi membangun dan memajukan daerahnya. Tak hanya putra daerah yang sedang mudik saja yang diperhatikan, mereka yang berada di perantauan juga mendapatkan perhatian bupati. Terutama, mereka yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi). Dalam paguyuban itu juga banyak putra

daerah yang jadi pejabat pemerintah, militer, politisi, pengusaha, seniman, dan orang-orang berpengaruh. Biasanya, bupati juga menyempatkan hadir dalam acara yang digelar Ikawangi, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Salah satu agenda kegiatan yang beberapa hari lalu dihadiri bupati adalah halalbihalal dan pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang diselenggarakan Ikawangi Jakarta ■  Baca Memupuk...Hal 43

Delapan Gempa selama 10 Hari BANYUWANGI - Gempa bumi seolah tak berhenti menggoyang wilayah selatan Bumi Blambangan. Dalam catatan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sudah delapan kali gempa terjadi di wilayah Banyuwangi selama sepuluh hari terakhir. Yang terbaru, gempa berskala sedang kembali menggoyang wilayah Banyuwangi pagi kemarin (14/9). Berpusat di 278 Kilometer (Km) arah barat daya Banyuwangi, getaran gempa tercatat menembus level 5,3 Skala Richter (SR). Goyangan gempa yang dirasakan pukul 06.40 tersebut berada di kedalaman 10 Km dari permukaan bumi. Petugas stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Anjar Triyono Hadi mengatakan, gempa tersebut berada di koordinat 10,83 derajat Lintang Selatan (LS) dan 113,7 derajat Bujur Timur (BT). Sama seperti gempa sebelumnya, fenomena alam itu dirasakan beragam oleh masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. “Skala gempanya hanya 5,3 SR,” kata Anjar.

ABDUL AZIZ/RaBa

DIALOG: Mahfud MD menjawab pertanyaan para santri di Ponpes Darusslam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, kemarin.

Minta tak Menyebut Figur Capres BANYUWANGI - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD melakukan kunjungan ke pondok pesantren (ponpes) Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, pagi kemarin (14/9). Dalam kunjungan tersebut, Mah-

fud berdialog dengan ribuan santri dan simpatisan pesantren di dalam Masjid Darussalam. Selain itu, Mahfud juga melakukan salat Jumat di Masjid Jamik Baiturrahim, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, dilanjutkan dialog dengan alumni Universitas Islam Indonesia

Jogjakarta di Hotel AJM, Genteng. Sementara itu, saat ditemui Jawa Pos Radar Banyuwangi usai berdialog dengan ribuan santri Pesantren Blokagung, Mahfud menolak jika seringnya dia melakukan silaturahmi ke sejumlah daerah dan para kiai adalah bagian dari agenda menuju

kursi presiden dan wakil presiden. Menurut Mahfud, intensitas silaturahmi ke sejumlah pesantren belakangan itu dilakukan semata-mata karena bisikan hati menjelang seribu hari wafatnya almarhum KH. Abdurrahman Wahid ■  Baca Minta...Hal 43

KASUS LAPTER

Berkas Dakwaan Ratna Disusun di Banyuwangi BANYUWANGI - Para jaksa yang menangani dugaan korupsi mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari dalam kasus pengadaan Lapangan Terbang (Lapter) Blimbingsari ternyata masih belum selesai menyusun dakwaan hingga kemarin (14/9). Materi dakwaan yang sedang disusun itu sebelumnya sudah dibahas sembilan jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung), KejaksaDOK. RaBa an Tinggi (Kejati) JaRatna Ani Lestari tim, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi yang akan menangani kasus tersebut ■ Baca Berkas...Hal 43

 Baca Delapan...Hal 43

GEMPA DI BARAT DAYA BANYUWANGI Tanggal 4 Sept

5 Sept ISTIMEWA

MERANCANG: Peserta BEC 2 mengikuti pelatihan membuat kostum barong modern dan kontemporer di BPPP Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kemarin.

Peserta Mulai Potong Kain WONGSOREJO - Peserta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2 tahun 2012 belajar memodifikasi kostum barong. Meski sebagian peserta masih pemula, tapi mereka maksimal mempersiapkan kostum. Mereka juga berlatih koreografi dan tata rias wajah jauh hari sebelum acara digelar. Workshop yang digelar di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Kementerian Kelautan

EKONOMI

Gempa yang terjadi pukul 7 kurang 20 menit itu dinyatakan aman dari kemungkinan gelombang Tsunami. Dengan gempa yang terjadi kemarin, berarti sudah delapan kali Banyuwangi digoyang gempa. Gempa yang lumayan besar dirasakan pada 4 September 2012 lalu, yaitu berkekuatan 6,5 SR. Terkait aktivitas gempa terbaru, Anjar menyebut posisinya tidak jauh dari gempa yang terjadi sebelumnya. Di kawasan tersebut diperkirakan sedang terjadi tumbukan lempeng Asia dan lempeng Australia. Tumbukan dua lempeng continent tersebut dalam rangka mencari kestabilan setelah rentetan gempa sebelumnya. Terkait kemungkinan munculnya gempa susulan, pihak BMKG menyebut hal itu bisa saja terjadi. Skala gempa susulan bisa saja lebih kuat, dan bisa juga lebih ringan. Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi mengingat posisi dan titik gempa yang terjadi saat ini persis di patahan bumi yang terkenal aktif ■

dan Perikanan di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, itu rencananya akan digelar hingga tanggal 28 September 2012 mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Suprayogi mengatakan, selama proses pendi-

8 Sept 11 Sept 14 Sept

Pukul 01.23 11.27 20.31 04.19 07.48 00.41 21.21 06.40

Skala 6,5 SR 5,4 SR 5,1 SR 5,2 SR 5,0 SR 5,2 SR 5,0 SR 5,3 SR

Posisi 11,07 LS-113,86 BT 11,01 LS-113,78 BT 10,99 LS-113,89 BT 11,01 LS-113,91 BT 10,85 LS-113,83 BT 10,68 LS-113,81 BT 10,90 LS-113,70 BT 10,83 LS-113,7 BT

Dalam 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km

Jarak ke Bwi 301 Km 296 Km 293 Km 294 Km 293 Km 259 Km 285 Km 278 Km

dikan, seluruh peserta BEC-2 akan dikarantina. Sebab, dalam workshop itu, semua peserta akan digembleng tim kreatif JFC. Hal itu bertujuan agar saat tampil, mereka mampu mempertontonkan warna berbeda dengan mengolaborasikan unsur fashion show, seni modern, kontemporer, dan tradisional. “Tema BEC tahun 2012 ini adalah ReBarong Using,” katanya ■  Baca Peserta...Hal 43

Siswanto dan Nanang Suryanto 22 Tahun Jadi Juru Kunci Sound System Pemkab ICHSAN RASYID/RaBa

IDOLA: Salah satu peternakan sapi perah di Kecamatan Licin, Banyuwangi.

Populasi Sapi Perah Naik Berlipat-lipat BANYUWANGI - Populasi sapi perah di Banyuwangi berkembang pesat dalam setahun terakhir. Saat ini, jumlah sapi perah di Bumi Blambangan sudah mencapai 1.200 ekor. Padahal, dua tahun sebelumnya, populasi sapi perah stagnan di angka 200 ekor ■  Baca Populasi...Hal 43

Sulit Menyiasati Pejabat yang Bersuara Dalam Sejak kecil Siswanto dan Nanang Suryanto bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun, mereka tak menyangka akan bertugas menjadi juru kunci sound system milik Pemkab Banyuwangi selama 22 tahun. A.F. ICHSAN RASYID, Banyuwangi SAAT pertama kali meniti karir di dunia PNS, Siswanto dan Nanang tidak langsung diangkat sebagai PNS. Pertama kali bekerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi, mereka me-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

nyandang status sebagai pegawai honorer dengan gaji Rp 25 ribu per bulan. Keduanya diterima sebagai pegawai honorer pada era pemerintahan Bupati Herwin Wasisto. Herwin menjabat sebagai Bupati Banyuwangi mulai tahun 1988 hingga 1991. Satu tahun sebelum Bupati Herwin lengser, Susanto dan Nanang mendapat tugas sebagai “juru kunci” sound system. Tugasnya adalah menyiapkan sound system guna mendukung kelancaran kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah. Pemkab memiliki beberapa sound system. Ada yang melekat di setiap ruang utama, dan ada pula yang bisa bergerak atau bisa dibawa ke luar kantor. Siswanto dan Nanang diberi tanggung jawab mengawal sound yang bergerak ■  Baca Sulit...Hal 43

Gempa delapan kali mengguncang Banyuwangi selama sepuluh hari terakhir

Semoga tidak ada gempa-gempa politik

Populasi sapi perah naik berlipat

Populasi sapi perah lokalisasi malah menyusut drastis

ICHSAN RASYID/RaBa

SOUNDMAN: Siswanto dan Nanang Suryanto di ruang peralatan Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Sabtu 15 September 2012

Ratusan Lampu Jalan Padam BANYUWANGI - Lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang dipasang di hampir sepanjang jalan di Kabupaten Banyuwangi kini banyak yang rusak dan padam. Padahal, lampu-lampu tersebut tergolong masih baru, yaitu 2011 lalu. Matinya LPJU itu menyebabkan jalan utama di Kota Gandrung menjadi gelap. Itu terlihat di sepanjang jalan Kecamatan Kabat hingga Kecamatan Gambiran. Padahal, umur LPJU itu masih setahun. Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arif Setyawan, saat dikonfirmasi mengakui banyaknya LPJU yang padam di sepanjang jalur utama itu. “Kita masih terus memperbaiki,” katanya di DPRD Banyuwangi kemarin (14/9). Menurut Arif, LPJU yang padam itu bukan hanya terjadi di wilayah Kecamatan Kabat hingga Kecamatan Gambiran. Tetapi, semua LPJU mulai dari Kecamatan Wongsorejo hingga Kecamatan Kalibaru juga mengalami hal yang sama. “LPJU di

BARU: Deretan lampu penerangan jalan umum di jalan menuju bandara di Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, kemarin.

Kecamatan Pesanggaran juga banyak yang mati,” bebernya. LPJU yang mati di setiap wilayah kecamatan itu, kata dia, jumlahnya tidak sedikit. Sedikitnya ada puluhan lampu yang mati di setiap daerah. “Saya baru menerima pengaduan, katanya di Srono ada 20 lampu lebih telah mati,” ungkapnya. Arif tidak menampik LPJU yang mati itu sebagian besar hasil pengerjaan di tahun 2011. “Semua lampu yang dipasang untuk LPJU itu sesuai standar,” cetusnya. Petugas setiap hari bekerja untuk memperbaiki lampu yang mati itu. Tetapi, karena tenaga terbatas, belum semua LPJU yang rusak itu bisa diganti atau diperbaiki. “Biaya untuk pemeliharaan dalam APBD 2012 ada Rp 4 miliar,” sebutnya. Pada perubahan APBD (PAPBD) 2012 yang sedang dibahas DPRD ini, pemkab kembali mengajukan dana pengadaan LPJU dengan nilai Rp 2 miliar. Dana sebesar itu akan digunakan untuk mendirikan LPJU di pedesaan. (abi/c1/bay)

CERMIN DIRI Waspada Kebakaran di Musim Kemarau ADA banyak hal yang harus diwaspadai di musim kemarau seperti ini. Problem kesehatan bisa rentan muncul kapan saja di saat seperti ini. Misalnya, kondisi jalanan yang berdebu berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Yang tak kalah penting, kemarau juga identik dengan peningkatan suhu udara. Pohon-pohon di hutan juga banyak yang mengering. Situasi semacam itu rawan terjadinya kebakaran di hutan. Lebih jauh dari itu, ancaman terjadinya musibah kebakaran tak hanya melanda kawasan hutan. Wilayah permukiman padat juga harus waspada dengan gerakan liar dan amuk si jago merah ini. Kali ini, peristiwa kebakaran di musim kemarau sudah melanda wilayah Kecamatan Panarukan di Kabupaten Situbondo. Sedikitnya empat toko di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, hangus dilalap api dini hari kemarin (14/9). Seorang pemilik toko terkejut saat lampu di dalam tokonya tiba-tiba padam tengah malam. Ternyata, kobaran api sudah membumbung tinggi dari sebuah toko paling timur. Kobaran api yang sudah besar itu kian merajalela. Sebab, api membesar lantaran angin yang bertiup malam itu sangat kencang. Akhirnya, api semakin besar dan melalap empat toko di kawasan tersebut. Meski sudah disiram air beberapa tangki mobil pemadam, empat toko itu tetap dilalap si jago merah. Akibatnya, seluruh bangunan hangus beserta isinya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Sementara itu, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut. Sebab, masih dalam proses penyelidikan hingga kemarin. Meski demikian, dugaan awal kebakaran itu akibat korsleting listrik. Berkaca dari peristiwa itu, tidak ada salahnya jika kita semua meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Karena bukan mustahil pemicu yang sangat kecil, seperti punting rokok, bisa menyebabkan kebakaran yang dapat mengakibatkan jatuhnya korban dan kerugian materi yang besar. Peningkatan kewaspadaan itu bisa saja dilakukan dengan menggalakkan kembali poskamling. Dari kewaspadaan tersebut, musibah kebakaran akan lebih cepat terdeteksi, cepat diantisipasi, dan cepat pula diatasi. (*)

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

Fraksi PDIP Pasang Badan Dukung Eksekutif dalam Raperda PAPBD 2012 BANYUWANGI - Fraksi PDIP di DPRD Banyuwangi kali ini menunjukkan loyalitas yang tinggi kepada pasangan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko. Mereka menyatakan mendukung penuh program yang diajukan dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2012. Dukungan itu disampaikan juru bicara FPDIP, Sudjarwo Arkat, saat pandangan umum (PU) fraksi pada rapat paripurna atas diajukannya raperda PAPBD 2012 di gedung DPRD kemarin sore. “Program pemerintah bagus dan tidak ada alasan untuk tidak mendukung,” cetus Sudjarwo Arkat. Dalam PU yang dibacakan, tokoh gaek PDIP itu terang-terangan menyebut program Tour de Idjen adalah ide yang luar biasa. Bila bisa dilaksana-

kan, maka Banyuwangi akan bisa lebih dikenal bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional. “Banyak sekali manfaatnya,” katanya. Di antara manfaat yang akan diperoleh itu, sebut dia, mengenalkan potensi wisata Banyuwangi yang cukup banyak. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, nanti juga bisa menarik investor. “Bisa menyelesaikan masalah dalam penentuan batas wilayah Banyuwangi-Bondowoso, karena selama ini mediasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi selalu gagal,” ungkapnya. Soal rencana pembangunan ruang taman hijau (RTH) di enam kota kecamatan, Sudjarwo menyebut sangat sepakat dan mendukung. Ruang publik itu tidak hanya bisa dinikmati warga perkotaan. Warga di pedesaan juga harus bisa menikmati. “Dana untuk mucikari asal untuk pembinaan, pemberdayaan, dan pendampingan, bagi PDIP sependapat saja,” ujarnya ■  Baca Fraksi...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

RAMAI: Kegiatan Car Free Day selalu dibuka dengan senam bersama di depan kantor Pemkab Banyuwangi.

Siap Membagikan Puluhan Door Prize BANYUWANGI - Memasuki perhelatan kedua setelah libur Lebaran, Car Free Day (CFD) diperkirakan akan semakin semarak besok pagi (16/9). Seperti biasa, acara pagi itu diawali senam bersama di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Selanjutnya, warga melakukan aktivitas olahraga dan bermain di ruas jalur protokol yang bebas asap kendaraan bermotor tersebut. Selain itu, arena CFD itu juga akan dimeriahkan dengan final

lomba paduan suara di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria. Ada juga lomba sepak bola mini yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi. Rencananya, Bupati Abdullah Azwar Anas akan bergabung di CFD di ruas Jalan A. Yani tersebut besok pagi. Pada saat hampir bersamaan, Bank BRI Banyuwangi akan membagikan door prize menarik kepada warga di depan kantor Pemkab Banyuwangi. (c1/bay)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 15 September 2012

Catut Bupati, Jaranan Kena Tipu

MLAKU BARENG

THOMY SILA/RaBa

DARI SARONGAN: Pak Rin, seorang peserta dari Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, saat menukar kupon di Kantor Radar Banyuwangi Biro Genteng kemarin.

Warga Sarongan Siap Ikut PESANGGARAN - Peserta Mlaku Bareng Pak De Karwo dan Gus Ipul yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Banyuwangi bekerja sama dengan Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, serta MPM Honda Motor, terus berdatangan. Kemarin sore (15/9), puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Banyuwangi Selatan juga sudah siap menyatakan untuk ikut kegiatan Mlaku Bareng Pak De Karwo dan Gus Ipul tersebut. Bahkan, ada peserta yang jauh-jauh dari ujung selatan Kabupaten Banyuwangi, yaitu Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Dia rela datang ke tempat penukaran kupon di Kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi Biro Genteng, Jalan Raya Jember Nomor 36 Setail, Genteng. Dia adalah Pak Rin. Lelaki yang datang ke Kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi Biro Genteng, ini jauhjauh datang untuk menukarkan kupon sebanyak 16 lembar. “Besok yang akan ikut mlaku bareng banyak, Mas. Mungkin besok juga mau tukar kupon lagi,” kata Pak Rin, dengan napas yang terengah-engah, karena baru saja menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan naik sepeda motor. (azi/c1/als)

TOWER

PURWOHARJO - Hati-hati dengan penipuan yang mencatut nama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Kemarin (15/9) grup kesenian jaranan buto di Desa/Kecamatan Purwoharjo menjadi salah satu korban. Diceritakan, salah satu personel grup jaranan tersebut ditelepon seseorang yang mengaku sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sukandi. Dalam percakapan itu, korban diminta menggelar ritual di kawasan hutan jati Watu Tumpang, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo. Konon, permintaan menggelar ritual kebo-keboan itu atas instruksi Bupati Anas. Dengan iming-iming akan mendapatkan tali asih, tanpa pikir panjang mereka langsung menyatakan sanggup. Sesuai waktu yang ditentukan, mereka berangkat ke lokasi ritual pada sore hari. Saat itu, si penelepon terus memberikan aba-aba agar para korban mengikuti perintah tersebut. Dalam aksinya, seorang gambuh alias dukun jaranan terus mendapatkan intruksi dari sang penelepon. Bahkan, dalam rekaman video berdurasi sekitar 60 menit itu, dua pemeran kebo-keboan diminta menjadi kebo bupati. Dalam adegan itu, satu orang gambuh terus melakukan perbincangan melalui telepon. Dua pemeran tersebut diminta melumuri sekujur tubuh dan kepalanya dengan cat warna gelap layaknya kerbau. Malahan, perintah gulung-gulung di atas duri hingga memecah gelas di kepala juga dilakukan. Lebih dari itu, dua pemeran kebo-keboan berbadan kekar tersebut juga diminta beradu kepala. Semua perintah melalui telepon tersebut terus dilakukan. Bahkan, saking semangatnya, salah satu gigi pemeran kebo-keboan rompol gara-gara memakan ranting pohon. Agus Wito, yang menjadi saksi ritual tersebut mengatakan, para pemain baru sadar ketika Bupati Anas yang akan berjanji akan berkunjung ke lokasi tidak kunjung datang. “Padahal, waktu yang dijadwalkan jam 7 malam. Tapi ditunggu sampai jam 10 malam tidak datangdatang juga,” ungkap juru kamera itu. Kejanggalan lain, kata dia, setelah kegiatan berlangsung selama beberapa jam, ternyata nomor ponsel penelepon tidak aktif. “Saat itu, semua mulai sadar bahwa kami benar-benar ditipu,’’ kata warga Desa/Kecamatan Purwoharjo saat ditemui di rumahnya kemarin. Dia menjelaskan, si penelepon tersebut awalnya meminta grup jaranan itu menggelar ritual. Setelah ritual, Bupati Anas dan rombongan akan datang. ’’Ibaratnya, kebo-

REPRO: ALI NURFATONI/RaBa

INTRUKSI: Pemain kebo-keboan sambil telentang menerima perintah dari seseorang yang mengaku Sekda Sukandi.

keboan itu jadi musuh bupati dan akan ditaklukkan oleh bupati sendiri,’’ kenangnya. Sejak awal, sebetulnya dirinya sudah menaruh curiga terhadap perintah tersebut. Namun, setiap kali menanyakan kejanggalan itu, pelaku selalu bisa menjawab dengan diplomatis. ’’Saya bilang, kok muspika tidak tahu bupati mau ke sini, polisi juga tidak tahu sama sekali. Jawabannya, karena ini ritual, jadi sangat rahasia sekali,” jelasnya. Dengan berbagai alasan, semua pemain grup jaranan tersebut menjadi penurut. ‘’Seperti kena hipnotis. Yang membuat orang-orang percaya, nanti akan diberi tali asih. Tapi uang yang diberikan tidak pernah disebut,’’ katanya. Dia menjelaskan bahwa kasus yang menimpa grup jaranan itu terjadi pada 24 Agustus lalu. Setelah kasus itu, ternyata ada lagi grup jaranan lain yang menjadi korban. ’’Jaranan dari Tegaldlimo ternyata

juga menjadi korban. Waktu itu mereka ritual di Alas Purwo. Katanya permintaan bupati,” urainya. Hanya saja, kata dia, waktu itu dia tidak menyanggupi permintaan tersebut. Sebab, di saat yang bersamaan dirinya mendapat order merekam acara pengajian. “Jadi, bukan grup jaranan sini saja yang kena tipu. Nomor hand phone orang yang menghubungi juga sama,’’ paparnya sambil geleng-geleng. Yang membuatnya tidak habis pikir, motif penipuan tersebut tidak jelas. Sebab, selama proses ritual orang tersebut terus menghubungi pimpinan jaranan. ’’Itu kan juga mengeluarkan pulsa banyak. Motifnya masalah persaingan ataukah apa saya tidak tahu,” jelasnya. Dia menegaskan bahwa dirinya diminta mengambil video tersebut. “Tukang shoot-

ing juga harus ada, nanti bupati juga akan dishooting. Ternyata malah ditipu,” sesalnya. Kapolsek Purwoharjo, AKP Tri Joko Setyonarso, mengaku sudah mendengar informasi tersebut. Hanya saja, pihaknya belum menerima laporan atas kasus tersebut. ’’Dulu anggota kami sudah mengingatkan bahwa itu penipuan. Namanya Pak Sukandi itu sudah tidak menjabat sekda,” katanya. Meski demikian, lanjut dia, jika para korban tersebut akan melaporkan kasus itu, maka pihaknya akan melayani pengaduan tersebut. “Ya akan kita terima. Nanti akan kita lakukan penyelidikan,” janjinya. Atas kasus tersebut, lanjut dia, pihaknya berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyikapi segala persoalan. Apalagi, orang yang tidak pernah dikenal. ’’Kami minta warga lebih hati-hati lagi agar kasus ini tidak terulang,” harapnya. (ton/c1/als)

Ibunda Pembina PD Meninggal Dunia ALI NURFATONI/RaBa

BELUM SELESAI: Pembongkaran tower bodong di Dusun Krajan, Desa Sembulung, kemarin.

Pembongkaran Dikebut CLURING - Pembongkaran tower ilegal alias bodong di Dusun Krajan, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, terus berlangsung hingga kemarin (13/9). Bahkan, sejak pembongkaran paksa Rabu lalu (12/9), hingga kini proses pembongkaran itu belum rampung. Untuk mempreteli besi-besi tersebut, petugas tidak mengenal waktu. Pasalnya, sampai Rabu malam proses pembongkaran terus berlangsung. ‘’Ini kami masih berada di lokasi pembongkaran,” ungkap Kasi Penyidikan dan Penindakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi, Ripai, tadi malam. Menurutnya, dua hari baru bisa membongkar belasan meter dari 62 meter. Sebab, pembongkaran tower tersebut memakan waktu lama karena banyak kendala. “Kita masih dapat 15 meter saja. Akan terus kita bongkar sampai tuntas,” katanya mewakili Kasat Pol PP, Choirul Ustadi. Jumat ini, kata dia, proses pembongkaran akan dihentikan sementara. Selanjutnya, Sabtu besok proses pembongkaran tower milik PT Daya Mitra Telekomunikasi tersebut kembali dilakukan. ’’Besok pembongkaran ini kita hentikan dulu,” jelasnya. Menurut dia, setelah tower tersebut selesai dibongkar, pihaknya berancang-ancang membongkar sejumlah tower lain yang berdiri tanpa izin. “Yang lain menunggu giliran. Sudah kita agendakan dibongkar semua,” katanya. Dia menjelaskan, beberapa tower yang dibidik tersebut merupakan milik PT yang sama. “Tower-tower yang lain masih satu PT dengan ini,” katanya. Sejumlah tower ilegal tersebut, antara lain berada di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng; PTPN Kaliklatak, Lingkungan Suko, Kecamatan Kalipuro; dan Dusun Lidah, Desa/Kecamatan Gambiran. (ton/c1/als)

GLENMORE - Keluarga Besar Pondok Pesantren Matlaul Falah, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, asuhan KH. Ishomudin Dimyati, berduka, kemarin malam (13/9). Ibunda KH. Ishomudin Dimyati yang juga Ketua Dewan Pembinan Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Banyuwangi, itu yaitu Ny. Hj. Mujamilah Haromain, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Krikilan, Glenmore, pukul 23.07 Kamis malam. Istri almarhum KH. Dimyati Ibrahim itu meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan beberapa kali di Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, dan Rumah Sakit Bakti Husada, Glenmore. “Beliau menderita penyakit usus buntu. Tapi karena faktor usia yang sudah lanjut, dokter tidak melakukan operasi,” kata Ustad Mahfud, salah satu keluarga pesantren Sementara itu, meninggalnya almarhumah Mujamilah, itu langsung terdengar luas ke telinga masyarakat

Glenmore dan Banyuwangi pada umumnya. Sejak kemarin (15/9) malam sampai pagi kemarin, para pelayat terus berdatangan ke kompleks Pondok Pesantren Matla’ul Falah untuk menyampaikan rasa belasungkawa. Mereka secara bergiliran juga melakukan salat jenazah di dalam masjid. Selain di kompleks Pesantren Matla’ul Falah, salat jenazah juga dilakukan ribuan santri Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, yang dipimpin langsung sang pengasuh KH. Hisyam Syafaat. Sebelum salat jenazah digelar, Gus Hisyam—sapaan akrabnya—juga menjelaskan bahwa suami dari almarhumah Hj. Mujamilah Haromain, yaitu KH. Dimyati, adalah guru dari pendiri Pesantren Blokagung, yaitu KH. Muhtar Syafaat Abdul Ghofur. “Dulu waktu masih di Jalen (Desa Setail, Kecamatan Genteng,Red), abah belajar sama Kiai Dimyati, lalu disuruh pergi ke selatan ya Blokagung ini,” kata Gus Hisyam. (azi/c1/als)

BERGANTIAN: Warga melakukan salat jenazah secara bergiliran di Masjid Matla’ul Falah kemarin.

ABDUL AZIZ/RaBa


KOMUNIKASI BISNIS

36 AGENDA KOTA

Lomba Kirab Drum Band di Genteng

Sabtu 15 September 2012

Radio Suara Blambangan Siap Bersaing Rayakan HUT Radio dan Perhubungan

LOMBA kirab drum band se Kabupaten Banyuwangi akan digelar Paguyuban Wali Drum Band Gita Swara SMP Negeri I Genteng, pada Minggu (16/9). Kategori yang dilombakan untuk tingkat SD non bras, SMP bras, dan SMA bras. Pendaftaran masih dibuka di sekretariat SMP Negeri 1 Genteng hingga Sabtu (15/9). “Besok kirab akan dilepas oleh Pelaksana Tugas Kepala Dispora Achmad Khoirullah,” kata H. Saroni, SPd, MM, kepala SMP Negeri 1 Genteng. (*)

Lomba Paduan Suara Lagu Nasional

Istimewa

SUMBANG DARAH: Peserta donor darah dengan ikhlas memberikan darahnya untuk memeriahkan HUT Radio dan Hari Perhubungan di Radio Suara Blambangan, kemarin (atas). Nunuk Sri Rahayu (tengah) bareng penyiar Radio Suara Blambangan (kiri).

LOMBA paduan suara lagu nasional tingkat pelajar SMP dan SMA atau sederajat, diadakan oleh MKKS, DHC’45, Pemuda Panca Marga, dan Seksi Lomba HUT RI ke-67 Pemkab Banyuwangi. Babak penyisihan akan dihelat di Gedung Juang ’45, pada 15 September 2012. Final ditampilkan dalam car free day di Ruang Terbuka Hijau Taman Makan Pahlawan Wisma Raga Satria, pada 16 September. Acara final itu dirangkai dengan penyerahan trofi pawai sepeda hias dan karnaval. (*)

acara tersebut digelar, panitia berhasil mengumpulkan 25 kantong darah dari berbagai golongan darah,” katanya. Acara yang disiarkan langsung oleh Radio Blambangan FM pada gelombang 88.1 MHz, itu juga dalam rangka launching program acara baru. “Kami ingin menyajikan sajian siaran yang khas masyarakat Banyuwangi, sehingga program etnik Using menjadi unggulan di radio yang dulu bernama RKPD ini,” jelas Hamsin Muansin, Manajer Radio Blambangan FM. Hamsin menjelaskan, saat ini Radio Suara Blambangan yang dulu dikenal RKPD Blambangan itu berusaha bangkit menjadi radio yang siap bersaing dengan radio yang ada di Banyuwangi. Hamsin bertekad untuk mengembalikan masa keemasan radio yang dulu pernah jaya di masanya itu. “Kami akan membenahi semua lini untuk perbaikan manajemen, sehingga diharapkan menyajikan siaran yang berkualitas,” tekatnya. (adv/irw)

BANYUWANGI–Dalam rangka memperingati Hari Radio ke-67 dan Hari Perhubungan tahun 2012, Dinas perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi menggelar donor darah, Jumat (14/9). Kegiatan yang menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banyuwangi itu digelar di Halaman Radio Blambangan FM Jalan Melati No. 8 Banyuwangi, sebelah barat GOR Tawang Alun. Kepala Bidang Komunikasi Dishubkominfo Dra. Hj. Nunuk Sri Rahayu, MM mengatakan, kegiatan itu diikuti oleh pegawai Dishubkominfo, juru parkir, dan pendengar radio Blambangan FM. Acara itu sebagai bentuk kepedulian Dishubkominfo terhadap tingginya kebutuhan darah. “Semoga hasil donor darah ini bermanfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah selama tiga jam

Kiat Sukses Meraih Umrah Haji Gratis Plus Gaji TEKNOLOGI BARU: Gunakanlah Rust Evader untuk memelihara mobil dari karat.

ISTIMEWA

Rust Evader, Teknologi Anti Karat Elektronik Kini Tersedia di Aguung Variasi JANGAN sembarang menyemprot mobil Anda dengan anti karat. Sebab, jika sembarangan yang terjadi adalah bodi mobil Anda akan terkikis sebab ada partikel-partikel pasir yang akan melompat ke fender, sehingga akan membuat mobil Anda berkarat. Kondisi jalan yang buruk, lompatan kerikil, serta jalan berlubang bisa dengan mudah merusak lapisan ini dan meng-ekspos chassis besi yang rentan terhadap karat. Bagaimana solusinya? Salah sa-

tunya adalah menggunakan Neo Rust Evader, anti karat mobil elektrik (yang dapat) melindungi mobil bagian dalam dan luar mobil. (Neo) Rust Evader memompa elektron berlebih ke dalam bodi kendaraan, sehingga menciptakan efek kondensator antara bodi mobil dan anoda Neo Rust Evader. Dikarenakan elektron yang terpengaruh ini lepas dari bodi kendaraan melalui celah pelindung yang ada, mereka menghalangi proses terbentuknya karat dan menangkal pengkaratan pada mobil tersebut. Neo Rust Evader ini memberikan lima tahun garansi karat untuk mobil Anda.

(Neo) Rust Evader ini merupakan perangkat pencegah karat secara elektronik pada kendaraan roda empat yang memiliki keuntungan dibanding anti karat semprot konvensional. Misalnya, total seluruh mobil terlindungi, dapat dipindahkan ke mobil lain, tidak menimbulkan bau, tidak mengganggu sistem elektronik mobil, (dan) produk teknologi tinggi (ini) dengan sistem microchip dari USA. Jadi segera lindungi mobil Anda dengan Neo Rust Evader, bisa didapatkan di Aguung Variasi, Jl. A. Yani 84, (0333) 413226, Banyuwangi. Profil bisa dilihat di www. neorustevader.com. (adv/irw)

BANYUWANGI–Awal mendapatkan brosur, hanya dibaca sepintas, lalu ditumpuk di antara majalah. Setelah 2 bulan mencoba-coba ikut paket yang ditawarkan. Dengan keuletan dan keaktifan mengajak orang untuk berubah dan berniat datang ke Baitullah, hanya butuh waktu kurang dari 6 bulan bisa terealisasi. Dra. Hj. Anis Kusniyawati tidak sekadar bisa Umrah Plus GRATIS, tetapi sudah bisa mengajak orang lain untuk datang ke Baitullah. Seluruh keluarga, anak, dan suami juga telah berangkat ke Baitullah. Bahkan, Anis yang kesehariannya pengusaha properti di Jogjakarta bisa mengumrahkan tukang becak, tukang parkir, dan penjual mi secara GRATIS. Masih belum cukup sampai di situ. Saat ini, Anis juga telah memiliki pendapatan Rp 177 juta dari program ini. Untuk itu, Anis Kusniyawati yang juga Leader Srikandi KANZ 13 akan memberikan pengalaman, dengan bercerita bagaimana semua itu bisa didapat secara sukses dan tentu saja mudah. Melalui seminar dan presentasi KEAJAIBAN BAITULLAH yang insya Allah diselenggarakan Sabtu (15/9), hari ini pada pukul 13.00 WIB di Hall Pondok Wina, jalan Basuki Rachmat Banyuwangi. Seminar ini diperuntukkan untuk semua masyarakat dari berbagai lapisan dan GRATIS. Melalui Arminareka Perdana, penyelenggara perjalanan Umrah dan

ISTIMEWA

SUKSES: Anis Kusniyawati bisa ke Baitullah dan berpenghasilan Rp 177 Juta.

Haji Plus yang bernomor izin haji : D/80 tahun 2009 dan berkolaborasi dengan Kanz Berjaya Internasional, mendekatkan Baitullah kepada orang yang tidak mampu dengan cara SOLUSI. Solusi seperti apa? Di seminar inilah, Anis Kusniyawati yang asli Banyuwangi, yang sudah merantau puluhan tahun akan membuka pola pikir

bahwa semuanya itu mudah dan tidak perlu biaya mahal. Anis juga menerangkan bahwa Arminareka perdana pada bulan Mei 2012 telah memberangkatkan 3000 jamaah umrah plus. Yang 50 persen atau separohnya adalah GRATIS. Informasi lebih lanjut silakan hubungi : Dra. Hj. Anis Kusniyawati 081253324861. Sekali lagi GRATIS! (adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

DENPASAR

BANYUWANGI

• Rumah 2 Lantai •

• Hotel Dikontrakkan •

• Gardenia Estate •

• Avanza ‘11 •

• Kijang Grand Extra ‘93 •

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

Dikontrakkn HOTEL ANDA, Jl. Basuki Rahmat 34, cck utk usaha. H: 081233034703

Bth Adm, Kasir, drafter (AutoCAD 3DMax) Marketing, krm ke Gardenia Estate, Jl. S. Parman 33 Banyuwangi

170cm, komunikatif, pendapatan Gaji + bonus + asuransi kesehatan. Plus Mess karyawan. CV lengkap kirim ke Cellular World, Jl. Teuku Umar no. 60 Denpasar Bali PO BOX 80114. Info lebih lanjut Hubungi: HRD (0361) 8522669

Avanza G ‘11, htm, plat P (Bdws), 146jt, DP 46,3 @3.252.000x47bln. 087806514066

Kijang Grand Extra ‘93 1,5CC, abu2, a/n sndiri, terawat mulus, H. 68jt. 081336351669

• Cellular World •

Mercy C180 ‘97 terawat, htm metlik, plat L. Hub: 081237451527 / 085792151827

Kesempatan berkarir di Bali, dibutuhkan, Cashier, pendidikan min SMK Akuntansi/ sederajat, umur max 27 tahun. Staff IT, pendidikan min D2 Teknik Informatika, Pria. Lamaran dikirimkan ke Cellular World, Jl. Teuku Umar no. 60 Denpasar Bali PO. BOX 80114. Info lebih lanjut hubungi: HRD (0361) 8522669

• Daihatsu Promo •

• IT • Dcr - IT, min DIII Informatika, krm ke Savoury , Jl. Rya Kembiritan KM3 Gtg max 22-9-12

• Staff Accounting/Admin • BANYUWANGI • Jl. Raya Kalipuro • Jual tanah cepat butuh uang, sblh Jl. Raya Kalipuro 1265m2, Jl. Kec. Kalipuro 5345m2, tanah kebun Jati 5975m2, tanah kebun Jati 8610m2. Harga nego murah. Hub: ADE, 081334223999

• Rogojampi 740m2 • Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 250 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

• Bulusan + 2,4 Ha • Tanah di pnggir pantai L + 2,4 Ha, sebelah slatan MBP Bulusan 1jt/m2. 081353027992

BANYUWANGI • Karangrejo 850m2 • BU Tanah dijual, lok Karangrejo Bwi, LT 850m2, hrg 230jt. Rmh Dkontrakkn d Kertosari Bwi, 2,5jt/thn. Hub.08813606165, 081353581017

• Jajag 1500m2 • Tanah dijual daerah Jajag, L 1500m2 (30x50m), bisa untuk ternak ayam, sebelah sudah ada kandang, harga 80 juta nego. Hubungi: Edy 085 258 751 525

• Tanah SHM 2265m2 • Jual tanah SHM, LT 2265m2, strategis pinggir jalan Pantura Stb-Bwi. Serius hubungi 087757973796

• Kalipuro 11x20m •

BANYUWANGI

Dijual tanah,11X20m Kalipuro, Banyuwangi. Harga jual 50 juta (nego).Lokasi strategis 50m dari Jln Raya (sebelah perum Kalipuro Asri). Hub Edi:081234989440/085859857994.

• Mutiara Blambangan • Dj l 2 Ruk o g a n d e n g d i M u t i ar a Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Jl. Agus Salim • Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

SITUBONDO • Ruko & Tanah • Ruko + GD 3240 m2 Jl. Argopuro 15B Stb, Ruko 205 m2 & tnh 3360m2 dkt “ROYAL” Mrt. Tnh TG 25750m2 PNJKDL, samping sungai. Tnh 9600m2 Jl.Ry. Bwi KM 17 STB Arjasa. Tnh KP 10x20 (30jt) Jl. Ry Arjasa. H. 082333008871

Dibutuhkn sgr: Staff Accounting/Admin. Syarat: L/P, min SMK (Akunt), usia 20-35th, jujur, suka kerja keras, sebut gaji dminta, diutamakan yg potensial. Lamaran ke PO BOX 153 Bwi.

• Tenaga Poltek Mesin • Dibutuhkn sgr Tng D3 Poltek Mesin, skill pmesinan, pglmn 3th, kirim ke HRD PT Blambangan Foodpackers Indonesia, Jl. Sampangan 1 Muncar. H: 0333 593479

• Karyawan Distro • Dbthkn sgr Krywan Distro: (Pramuniaga), min SMU, mess, bsdia dtmptkn luar kota. Tmg Admin (pnglmn), sales/ marketing. Hub: Amugerah (sltn Untag) Jl. Agus Salim Bwi. Tlp: 0333427190 / 087755894440

• Mercy C180 ‘97 •

Miliki All new Xenia DP mulai 25 jutaan, Terios, Sirion, Luxio, Gran max DP mulai 15 jutaan. Info Daihatsu terbaru hubungi: Hadi 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

BANYUWANGI

• Toyota Innova ‘08 •

• Promo Daihatsu • Promo Daihatsu Disc. bsar2an, ready stock Xirion, disc 7jt, Terios, Grandmax disc 5jt, Luxio 8jt. Dptkn hdiah di bln Sept. Hub: Vira 081336244377

Dijual Toyota Innova G Solar tahun ‘08, pemakaian 09, abu-abu metalik, harga 215juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi 082142194111, 081335897888

• Nissan Grand Livina ‘07 •

• GrandMax 09/11 •

• Suzuki Grand Vitara ‘08 •

Dijual Nissan Grand Livina XVI tahun 2007 abu-abu metalik, harga 152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Gran Max S401 RP PMREJJ HA (pick-up) th 09/011 1,5cc/1.3cc, hrg 77,5 jt / 85 jt nego, brg istmw, bisa cash/kredit, H: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Grand Vitara JLX MT (Jeep) tahun 2008 merah metalik, harga 175 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Kijang ‘98 •

• KIA Picanto ‘05 •

• Nissan X-Trail ‘06 •

Dijual Toyota Kijang Stenin kf 70 spr tahun 1998 hitam, harga 72,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual KIA Picanto MT tahun 2005 abuabu metalik, harga 90 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nisan XTrail tahun 2006 silver stone, istimewa, type STT ful audio, jok kulit nopol cantik asli (P) BWI harga nego, hubungi: (0333) 393036 - 082140769069

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 2837 YN, an. Sriyatun, Canga’an RT01/01 Banjulmati, Wongsorejo Hlg STNK Nopol P 4957 YU, an. Timbul Ansori, Sukolilo RT02/02, Sukomaju, Srono

DENPASAR

SITUBONDO

• Cellular World •

• STNK •

Kesempatan berkarir di Bali, dibutuhkan, SPG/SPB, pendidikan min. SMU/ sederajat. Tinggi min 160cm dan

Hlg STNK Nopol P 3328 EM, an. Murianto, al: Gunungmalang, Suboh, Situbondo

PEMBERITAHUAN BANYUWANGI • Global CCTV • Ingin rumah Anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV menerima service dan pemasangan CCTV. Hubungi: 08121626627 (call/SMS)

• Terapi Doa • Dengan ridho Allah terapi doa membantu anda menyembuhkan penyakit Diabetes, hipertensi, stroke jantung koroner, dll. Tidak terbukti, tidak bayar. Insya Allah. Hub: 081336740396

• Travel Tosa • Travel Tosa, Sbya/Juanda/Jember/Bwi. Hubungi: 0333 - 880029 / 081336252165

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Sabtu 15 September 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

PENCURIAN

BARID ISHOM/RADAR JEMBER/JPNN

DILUMPUHKAN: Yulianto, pelaku pencurian sepeda motor ditembak petugas karena melawan saat hendak dibekuk.

Melawan, Didor Petugas JEMBER - Gara-gara melawan petugas saat hendak ditangkap, Yulianto, 29, pelaku pencurian motor ditembak polisi. Pelaku asal Desa Sumberanyar, Rowokangkung, Lumajang ini kemudian dijebloskan dalam tahanan Polsek Kencong. Selain berhasil membekuk pelaku, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa sepeda Motor Honda Beat Nopol P 6725 NN, kunci T, dan pisau. Barang bukti tersebut diamankan di Polsek Kencong untuk keperluan hukum lebih lanjut. Aksi pencurian yang dilakukan polisi ini terjadi Kamis, 13 September 2012 sekitar pukul 18.45, tepatnya di depan ATM BNI Kencong. Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, sore itu, korban datang dengan membawa sepeda motor Honda Beat dan parkir di depan ATM. Betapa kagetnya korban saat usai mengambil uang di ATM, motornya sudah amblas. Selanjutnya, korban datang ke polsek untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. ‘’Kami menerima laporan dari korban. Motornya hilang diambil orang. Kami kemudian berkoordinasi dengan seluruh anggota polsek untuk melakukan pengejaran,’’ kata AKP Ma’ruf, Kapolsek Kencong. Polisi pun menyebar mengejar pelaku. Didapat informasi jika pelaku lari kea rah barat. Pengejaran pun dilakukan hingga menuju Lumajang. Nah, saat itulah, petugas mendapati pelaku mengendarai sepeda motor curian melaju dengan kecepatan tinggi. Pengejaran pun dilakukan dan petugas berhasil mendekat dan langsung menabrak pelaku dari belakang. ‘’Peristiwa ini terjadi di daerah Yosowilangun,’’ kata Ma’ruf. (rid/ram/c1/wnp/jpnn)

BAGAIMANA INI

MEMBARA: Petugas PMK Jember dibantu warga berusaha memadamkan kobaran api yang membakar gudang pengeringan milik PTPN X Kebon Ajung, Gayasan.

Empat Gudang Pengeringan Terbakar JEMBER - Empat gudang pengeringan milik PTPN X Kebon Ajung, Gayasan di Dusun Gumuk Kerang Desa/Kecamatan Ajung ludes terbakar sekitar pukul 19.15, malam kemarin (13/9). Masih untung, empat gudang yang dilalap api ini dalam kondisi kosong karena baru selesai ditempati untuk pengeringan tembakau. Lantaran kobaran api begitu besar, empat gudang yang dilalap api langsung ludes dalam waktu singkat. Api semakin membesar lantaran tiupan angin begitu kencang dari arah selatan menuju utara. Menurut Sodikin, 42, warga yang rumahnya berada di selatan gudang,

saat api membara, dirinya sempat ke takutan. Sampai-sampai warga ada yang panik dan keluar rumah karena takut api merembet ke area permukiman. “Karena teriakan warga, ada yang mengira ada maling sedang dikejar,” kata Sodikin. Dikatakan, untungnya, saat api melalap empat gudang, angin bertiup ke arah utara. Sehingga rumah warga yang berada di selatan gudang dan hanya berjarak 20 meter dari gudang, selamat dari kobaran api. Bahkan, menurut Sodikin, ada beberapa warga yang sudah mengeluarkan perabot rumah tangga karena api

takut menjalar ke rumahnya. “Empat gudang yang terbakar dalam keadaan kosong berada di tengah-tengah perumahan penduduk. Warga yang rumahnya di sekitar gudang, banyak yang keluar rumah sambil membawa alat untuk memadamkan api yang sudah menjalar,” ungkapnya. Sodikin menambahkan, api mulai membakar gudang di bagian barat. Selanjutnya api menjalar ke tiga gudang lainnya di sebelah timur. Atas kejadian tersebut, pihak PTPN X mengalami kerugian sekitar Rp 240 juta. Sebab, untuk membangun 1 gudang pengeringan, dana yang dikeluarkan sekitar Rp 60 juta.

Sementara itu, meski tiga unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkab Jember berusaha memadamkan api, namun kobaran api telanjur membesar dan meludeskan gudang. Setelah api mulai padam, warga yang rumahnya berada di selatan gudang bisa bernapas lega Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati mengatakan, pihaknya sudah menerima laporkan terjadinya kebakaran gudang milik PTPN X Ajung, Gayasan di Dusun Gumuk Kerang. Terkait seringnya gudang tembakau terbakar, pihaknya akan menyelidiki penyebabnya. (jum/ram/c1/wnp/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

RADAR JEMBER/JPNN

KOTOR: Sampah terlihat memenuhi sungai bedadung Jember kemarin (14/9).

Sampah Menggunung JEMBER – Kebiasaan masyarakat di kawasan perkotaan Jember membuang sampah ke sungai tidak juga hilang. Sepanjang Sungai Bedadung yang membelah kawasan kota, misalnya, penuh sampah di kanan dan kiri sungai. Sampah-sampah itu bukan hanya menciptakan pemandangan yang kumuh, tetapi mencemari lingkungan. Sampah-sampah itu juga mendangkalkan sungai. “Kebiasaan buruk warga ini akan mengakibatkan air tercemar dengan berbagai kotoran,” kata Indah, warga yang tinggal di pinggir Sungai Bedadung, Sumbersari. Padahal, lanjut dia, selama ini air sungai di Bedadung menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian. “Karena itu perlu menjadi perhatian kita bersama. Kalau tidak dicarikan solusinya tentang pembuangan sampah ini, maka pencemaran lingkungan bisa saja terjadi dalam waktu dekat,” ujarnya. Beberapa waktu lalu Pemkab Jember melalui dinas terkait pernah melakukan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah si sungai. Baik berupa poster, spanduk, dan program gerakan Jumat bersih (GJB). “Sayangnya program bersih lingkungan ini hanya berjalan sebentar. Sekarang ini sampah yang di sungai selalu menghambat aktivitas warga,’’ tandasnya. (her/c1/har/jpnn)

Tiga Pelajar Jadi Tersangka

Pengedar Ganja Diputus 4,5 Tahun

JEMBER –Polres Jember bergerak cepat menanggapi laporan penganiayaan kepada korban Putri Ragil Januarti dan Ganis Anggraini, pelajar kelas XI SMAN 3 Jember. Usai memeriksa sejumlah saksi, Polres Jember menetapkan tiga pelajar sebagai tersangka dalam kasus tersebut. “Hingga pagi tadi (kemarin, Red) baru tiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar AKP Makung Ismoyojati, Kasatreskrim Polres Jember mendampingi Kapolres AKBP Jayadi kemarin (14/9). Ketiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka adalah AY, NN, VE, yang diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap Putri dan Ganis di dalam kelas X E tersebut. Pihak kepolisian menetapkan ketiga pelaku itu sebagai tersangka setelah melakukan berbagai pemeriksaan terhadap saksi korban. Sejumlah saksi dari kalangan teman-teman korban yang mengetahui aksi kekerasan itu juga telah diperiksa. Setelah itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember memeriksa para pelaku. “Sampai saat ini (kemarin sore, Red) pemeriksaan belum selesai,” kata Makung. Karena tersangka yang diperiksa PPA adalah anak-anak di bawah umur, mereka didampingi oleh orang tuanya. Ada juga salah seorang tersangka yang tidak didampingi orang tua. Karena tidak ada yang mendampingi, yang bersangkutan diwakili oleh tim PPA Polres Jember. Makung mengungkapkan, para tersangka mengakui perbuatannya yang menganiaya Putri dan Ganis. Tetapi, mereka mengaku tidak melakukan pemukulan hingga meninggalkan luka berat. (ram/jum/c1/har/jpnn)

JEMBER – Terdakwa pengedar besar ganja Yunardi, warga Aceh, mencatatkan rekor di Pengadilan Negeri (PN) Jember. Yunardi menerima hukuman paling berat dalam kasus narkotika di Jember. Yunardi divonis empat tahun enam bulan penjara oleh majelis hakim PN Jember. Majelis hakim PN Jember menilai, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah mengedarkan ganja seberat 28,5 kilogram. Yang memberatkan terdakwa, aktivitasnya itu bisa merusak generasi penerus bangsa. “Terdakwa sudah divonis 4,5 tahun penjara oleh majelis hakim. Ini vonis tertinggi bagi terdakwa narkoba di Jember,” ungkap Mujiarto, kasi Pidana Umum (pidum) Kejari Jember kemarin (14/9). Vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan delapan tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Jember. Meski demikian, baik JPU maupun terdakwa, sama-sama menerima putusan majelis hakim. Dengan demikian, putusan majelis hakim dinyatakan in kracht (berkekuatan hukum tetap). Terdakwa langsung menjalani masa hukuman 4,5 tahun di Lapas Kelas II A Jember. Mujiarto menambahkan, karena kasusnya telah berkekuatan hukum tetap, kejari langsung melakukan eksekusi terhadap tersangka dan barang bukti (BB) 28,5 kg ganja. “Barang bukti renca-

RADAR JEMBER/JPNN

HENDAK DIPERIKSA: Seorang pelajar hendak memasuki ruang unit V PPA Satreskrim Polres Jember kemarin.

nanya Minggu depan kami musnahkan. Saat ini masih tersimpan di gudang BB Kejari Jember,” imbuh Mujiarto. Satuan Reserse Narkoba (Satrekoba) Polres Jember beberapa waktu lalu berhasil membekuk Yunardi, yang menjadi pengedar besar ganja. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan ganja kering dengan berat 28,5 kilogram. Yunardi ditangkap di Jalan Raya Sukowono Jember, setelah petugas menyamar sebagai pembeli. Hasil pemeriksaan polisi, ganja tersebut dibeli Yunardi dari Aceh, untuk diedarkan di wilayah Karesidenan Besuki termasuk Lumajang. Sebenarnya, peredaran ganja di wilayah Polres Jember ini sudah dicium petugas sejak lama. Hingga akhirnya, polisi mendapat informasi jika ganja diedarkan Yunardi yang sudah lama menetap di Aceh. Setelah menetap puluhan tahun di Aceh, November 2011 lalu, Yunardi balik ke Jember sekaligus untuk mengedarkan ganja di wilayah Polsek Sukowono. Rupanya, Yunardi begitu piawai menutupi bisnis haramnya ini. Sampai-sampai polisi membutuhkan waktu lama untuk menangkapnya berikut barang bukti ganja yang diedarkan. Polisi harus menyamar sebagai pembeli untuk bisa mengungkap peredaran ganja tersebut. (aro/c1/har/jpnn)

Hi – Tech Mall Hot sale

Manjakan Konsumen, Berikan Diskon Sale Besar-Besaran PULUHAN merek tangguh masih memanjakan belanja IT anda lewat pameran Hi – tech Mall Hot Sale hingga 16 September ini, Nikmati berbagai macam diskon besar – besaran mulai notebook mulai Rp 1 jutaan, tablet android mulai Rp 500 ribuan, obral PC game, hingga aksesori. Dapatkan gratis internetan dari TelkomselFlash hingga 600MB untuk pembelian modem, tablet an- droid dan notebook. Ditambah dengan voucher dari Indobook mulai Rp 30 ribu hingga Rp 60ribu. Potongan harga khusus juga diberikan oleh Microsoft, bila anda membeli Windows original. Dan pastikan anda selalu membeli produk IT yang bergaransi resmi dari distributor resmi.

Sale Besar Notebook Dimulai dari Axioo HNMP222 seharga Rp 3.649juta jadi Rp 3.475juta. Lenovo S110 N2800 bahkan malah turun dari Rp 2.935juta jadi Rp 2.84juta. Asus slim X40IU seharga Rp 2.95juta juga turun ke Rp 2.865juta. Zyrex Cruiser LW4243 yang sebelumnya Rp 4.25juta sekarang Rp 3.999juta. Toshiba C800D hanya Rp 3.7juta dan Acer AOD270 hanya dengan Rp 2.949juta serta Toshiba NB 510 yang lagi –lagi turun dari Rp 3.22juta jadi Rp 3.12juta. Disusul notebook Fujitsu LH531(Core i3) hanya Rp 4.5juta. Sedangkan Samsung NP355V4X (AMD Dual Core) dipatok Rp 4.4juta saja. Sedangkan merk terkenal Sony Vaio E14112EG (Core i3) bisa anda bawa pulang dengan harga Rp 5.599juta.

Untuk Printer, HP K100a dibandrol Rp 750ribu, HP Deskjet 1000 dipatok Rp 400ribu, Promo trade in up to 300ribu untuk seri Lseries dari Epson Canon MP287 dan iP2770 masing-masing dipatok Rp 620ribu dan Rp 450ribu.

ISTIMEWA

MEMBELUDAK: Pengunjung Hi-Tech Mall selalu penuh tiap hari.

Pusat Tablet Android Termurah dan Terlengkap Vandroid T4 seharga Rp 1.499juta turun jadi Rp 1.299juta. Inforce Idano juga turun dari Rp 799ribu jadi Rp 599juta. Cyrus AtomPad Lite dipatok Rp 799ribu dan CPad VT752 dibandrol Rp 899ribu. Sedangkan Realpad P700 yang dipatok Rp 1.350juta memberikan gratis leather case n microSD 4GB. Samsung Galaxy tab 2 ditawarkan dengan Rp 3.750juta. Treq A10 Basic 2 yang turun dari Rp 999ribu jadi Rp 799ribu memberikan gratis screen protektor,

dan leather case. Efioo E1tab hanya Rp 1juta gratis microsd 4GB. Ada pula, MyPad 101 yang kini dibandrol dengan Rp 999ribu menggratiskan screen protektor dan leather case. Kinjungi pula Android Corner untuk merndapatkan konsultasi dan pembuatan email di Gmail gratis. Berbagai macam aksesories mulai mouse, SDcard, MP3, headset, kamera digital hingga Flashdisk juga tersedia. Selain aksesories, dapatkan harga termurah dari pusat skin protector notebook dengan harga mulai Rp 80ribu. Dapatkan juga hadiah langsung tambahan mulai mouse, speaker, headset, printer hingga notebook dan juga mug eksklusif bergambar foto diri setiap harinya. Jangan lupa untuk selalu membeli produk terbaik yang memiliki garansi resmi. Ingat IT,i ngat Hi-Tech Mall dong. (*)


42

Sabtu 16 Juni 2012

ISSI Lirik Kawasan GOR Tawang Alun Dipermak Sirkuit Balap Sepeda BANYUWANGI - Minimnya fasilitas pendukung olahraga balap sepeda di Kota Gandrung rupanya mendapat perhatian serius pengurus Pengkab ISSI yang baru. Di bawah komando Guntur Priambodo, induk pembina olahraga sepeda sport di Banyuwangi itu mulai menginventarisasi sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi venue olahraga sepeda kayuh tersebut. Salah satu lokasi yang dilirik adalah kawasan olahraga

terpadu, GOR Tawang Alun. Tersedianya lahan yang lumayan cukup dan tempat yang strategis menyebabkan ISSI menganggap kawasan itu sebagai areal yang cocok sebagai sarana balap sepeda. “GOR dipandang bisa menjadi venue balap sepeda,” ujar Guntur Priambodo di sela-sela serah terima jabatan ketua ISSI Banyuwangi. Menurut Guntur, sejumlah fasilitas olahraga di area tersebut juga sudah tersedia. Sarana olahraga indoor, seperti bola voli, tenis lapangan, bola basket, dan badminton, sudah

ada di gedung GOR itu. Sarana olahraga outdoor, tersedia lapangan sepak bola dan kolam renang. Lokasi yang digadang menjadi lokasi balap sepeda adalah lahan barat GOR Tawang Alun. Lokasi itu pemanfaatannya belum maksimal. ISSI pun berencana melakukan koordinasi dengan jajaran terkait untuk menggunakan lahan itu sebagai arena balap sepeda. Kawasan GOR Tawang Alun dipandang layak dijadikan sirkuit balap sepeda. “Kita akan koordinasi soal itu,” tegasnya. (nic/c1/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

TUMPUAN: Dita Amalia Ramadani (kanan) saat berlatih sebelum bertolak ke Riau pekan lalu.

Dita-Dinda Optimistis Rebut Medali PON DOK.RaBa

TAGIH JANJI: Pemain Persewangi dalam waktu dekat akan mengirim surat kepada bupati.

Berencana Surati Bupati Pemain Persewangi Tagih Sisa Bantuan BANYUWANGI - Kesabaran pemain Persewangi menunggu realisasi janji bupati mencairkan sisa dana bantuan senilai Rp 200 juta tengah diuji. Dijanjikan akan diserahterimakan sebelum Ramadan atau Idul Ftiri, nyatanya hingga kini dana yang dinanti itu tidak kunjung diterima. Tidak heran, banyak pemain Persewangi yang mempertanyakan kejelasan pencairan dana tersebut. Bahkan, karena belum ada kabar, sejumlah pemain berencana melakukan tindakan “penagihan”. Hal itu diwujudkan dengan cara mengirim surat kepada Bupati Banyuwangi dalam waktu dekat. “Janjinya kan sebelum puasa atau Lebaran sudah dicairkan

lagi. Tapi sampai sekarang janji bupati itu kok meleset. Nggak jelas kapan bisa dicairkan,” cetus salah satu pemain yang minta dirahasiakan namanya kemarin. Dia menambahkan, sisa dana sebesar Rp 200 juta itu sangat diharapkan pemain. Pasalnya, dana awal yang diterima sudah habis untuk nomboki segala keperluan pemain, termasuk utang. Kompetisi yang belum jelas semakin memperparah kondisi pemain Persewangi saat ini. Mereka mengaku tidak memiliki dana cukup untuk sekadar membuat dapur mengepul. Hal itu yang menyebabkan beberapa pemain berencana berkirim surat kepada bupati. Intinya, mereka ingin mempertanyakan kejelasan realisasi janji bupati terkait dana tersebut. “Suratnya segera akan kita kirim kepada bupati,” katanya. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Perjuangan dua pendekar putri Banyuwangi, Dinda Maulidia dan Dita Amalia Ramadani, di pentas PON XVIII Riau mulai diretas. Terjun di arena multi even empat tahunan tersebut, keduanya mencanangkan target merebut medali. Berbekal persiapan yang cukup, Dinda dan Dita berharap target itu bisa terpenuhi.

Tampil di kelas A putri, Dita Amalia Ramadani akan menjadi tumpuan Jawa Timur dalam mendulang medali. Berbekal pengalaman bertanding yang dimiliki, Dita berharap bisa mebawa pulang medali dari PON tahun ini. Hal yang sama juga diusung Dinda yang akan berlaga di kelas B putri. Anak ketiga pasangan Mustain dan Insiani

itu berharap bisa menyusul seniornya meraih medali emas di pentas PON. “Mohon doa dan dukungannya agar dalam PON kali ini bisa meraih hasil maksimal,” pinta Dinda. Di PON kali ini keduanya menyatakan bahwa persaingan merebut medali tidaklah mudah. Sebab, beberapa pesilat daerah lain juga berambisi menggondol medali. Namun, Dita dan Dinda

yakin persiapan yang dilakukan selama akan berbuah manis. Atlet beberapa daerah diprediksi bakal menjadi calon rival ketat dalam memburu medali. Pendekar Jawa Barat, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimanta Timur, diprediksi bakal menjadi lawan terkuat mereka. “Kekuatan pencak silat saat ini cukup merata,” cetusnya. (nic/c1/als)


BERITA UTAMA

Sabtu 15 September 2012

Mengikuti Jejak Kunjungan Gus Dur n MINTA... Sambungan dari Hal 33

“Tanggal 27 besok ini kan seribu harinya Gus Dur. Nah, saya sering mendapat bisikan dari hati agar saya keliling ke pesantren-pesantren se bagaimana Gus Dur dulu sering mengajak saya keliling pesan-

tren,” tuturnya. Mengenai pilpres, Mahfud mengajak semua pihak tidak bicara figur terlebih dahulu, termasuk memasukkan namanya dalam bursa calon presiden dan wakil presiden (capres) mendatang. Pro fesor ahli hukum tata negara itu mengajak semua pihak mempersiapkan sistem

pemilu yang lebih bagus dan ideal. “Kalau sistemnya bagus, masyarakatnya bagus, insyaallah akan menghasilkan pemimpin yang bagus juga. Jadi, capres-cawapres tidak lagi ditentukan uang semata,” tandasnya. Mahfud juga mengajak semua pihak melakukan analisis

dan menginventarisasi masalah bangsa Indonesia secara komprehensif. “Nah, kalau sudah tau masalahnya, nanti akan ketemu siapa kira-kira figur yang cocok untuk menyelesaikan masalah bangsa itu. Jadi, sementara jangan sebut figur dulu,” pungkasnya. (azi/c1/bay)

Tak Bisa Prediksi Kapan Gempa Susulan n DELAPAN... Sambungan dari Hal 33

“Terkait kapan gempa susulan terjadi dan berapa kekuatannya, itu tidak bisa diprediksi,” katanya. Meski demikian, Anjar me-

minta agar masyarakat tidak panik bila terjadi gempa. Cara aman bila ada gempa adalah berlindung di bawah ben da keras, seperti meja, atau mencari tanah lapang. “Jangan panik dan tetap tenang,” sarannya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, gempa bumi sebelumnya terjadi Selasa lalu (11/9). Gem pa yang ter jadi pukul 21.21 tersebut ber kekuatan 5,0 Skala Richter (SR). Lokasi gempa berada di kordinat 10,90 derajat Lintang Selatan

(LS) dan 113,70 derajat Bujur Timur (BT). Lebih persisnya, gempa tersebut berada di 285 Kilometer (Km) sebelah barat daya Banyuwangi. Episentrum gempa diperkirakan berada di ke dalaman 10 Km. (nic/c1/ bay)

Menggaet Putra Daerah yang Sukses di Luar n MEMUPUK... Sambungan dari Hal 33

Selain itu, bupati juga sering menghadiri acara-acara peringatan hari be sar keagamaan yang dipadu dengan pementasan kesenian daerah yang digelar Ikawangi Bali. Di forum seperti itu, bupati bisa menginformasikan perkembangan pembangunan yang telah dicapai Banyuwangi. Juga mengajak warganya yang sukses di perantauan agar peduli dan mau membantu membangun daerah asalnya. Jadi, kehadiran kepala daerah di acara pa guyuban yang digelar Ikawangi bisa memompa semangat sekaligus kebanggaan yang luar biasa bagi para perantau terhadap daerahnya. Apalagi, bupati pada era sebelumnya tidak pernah hadir secara langsung alias selalu diwakilkan. Model pendekatan sambung rasa, mempererat ukhuwah dan tali silaturahmi yang diterapkan bupati ini ternyata dampaknya sangat positif. Para perantau yang merasa diperhatikan itu tentu tak akan melupakan begitu saja. Mereka yang punya posisi decision maker di instansinya langsung memberikan sumbangsih yang konkret. Seperti merealisasikan program unggulan di instansinya untuk diterapkan atau diujicobakan di bumi berjuluk The Sunrise of Java ini. Sedang anggota Ikawangi yang lain bisa membantu mencarikan jalan yang diharapkan bisa menunjang terjadinya percepatan pembangunan di segala sektor. Apakah itu membantu mempromosikan potensi daerah, membuka usaha baru di Banyuwangi, mencarikan investor, dan

lain sebagainya. Salah satu hasil konkret yang diperoleh dari ‘’sambung rasa’’ dengan para perantau adalah bakal diwujudkannya program Banyuwangi Cyber Village (BCV). Yaitu, pemasangan peranti wifi di seribu titik, masing-masing berkekuatan 10 megabyte (MB). Titik-titik wifi yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat itu dipasang di Ruang Terbuka Hijau dan fasilitas publik yang tersebar di luas di Banyuwangi. Saat ini sudah terpasang di 100 titik, tapi kekuatannya baru 3 MB. Rencananya kecepatan jelajahnya akan ditingkatkan menjadi 10 MB per detik dengan menggunakan fiber optic. Realisasi program BCV itu tak lepas dari peran Dirut PT Telkom Arief Yahya yang merupakan orang asli Banyuwangi. Setelah mengikuti pertemuan warga Bayuwangi di perantauan yang diselenggarakan bupati di pendapa saat Idul Fitri lalu, Arief langsung menjanjikan kota kelahirannya sebagai kota IT. Pemasangan wifi di seribu titik itu sebagian besar anggarannya akan diambilkan dari program corporate social responsibility (CSR) PT Telkom. Program BCV yang pemasangan perantinya akan dimulai bulan depan itu diharapkan dapat mendorong percepatan akses informasi oleh masyarakat. Anakanak yang kurang mampu bisa mengakses informasi di tempat-tempat umum. Melalui BCV, diharapkan program Banyuwangi Cerdas bisa cepat tercapai. Apalagi peranti wifi di seribu titik itu merupakan yang terbanyak di Indonesia. Bahkan, secara kuantitas dan kualitas mampu mengalahkan ibu kota Jakarta yang sudah

mendeklarasikan sebagai cyber city tapi hanya punya 200 titik wifi di area publik. Tak hanya itu, Telkom bersama Pemkab Ba nyuwangi juga menggagas program Banyuwangi Smart City (BSC). Konsep smart city itu meliputi e-government, e-education, e-health dan e-zakat. Dengan konsep ini, pemerintah daerah bisa melakukan pelayanan publik lebih cepat, praktis, dan terbuka. Konsep e-government, misalnya, meliputi aplikasi perkantoran, perpajakan, absensi berbasis RFID, dan portal Pemkab Banyuwangi. Sedang e-education adalah aplikasi sekolah meliputi modul siswa asuh sebaya (SAS), buku BOS, dan aplikasi kampus. Program e-health meliputi aplikasi rumah sakit terintegrasi dan aplikasi pelayanan kesehatan lain. Sementara itu, program e-zakat merupakan aplikasi pengolahan zakat, sedekah, dan infak (ZIS) yang ter integrasi. Telkom ingin menjadikan Banyuwangi sebagai model percontohan implementasi smart city di Indonesia. Tujuannya, menghadirkan pelayanan yang cepat, efisien, dan terbuka. Tentu itu sangat membanggakan warga Banyuwangi. Harapan kita semua, semoga para putra daerah yang sukses di luar Banyuwangi tetap diakomodasi dan diperhatikan kebe radaannya oleh pemerintah daerah. Se hingga mereka merasa dihargai. Selanjutnya, akan tumbuh kepedulian dari mereka untuk berpartisipasi membangun tanah kelahirannya sesuai keahlian dan kemampuan yang dimiliki. Kalau harmoni seperti itu terus bertahan, saya yakin Banyuwangi akan mengalami kemajuan yang lebih cepat. (cho@jawapos.co.id)

Golkar-Hanura Dukung Tour de Idjen n FRAKSI... Sambungan dari Hal 34

Beda dengan FPDIP yang men dukung penuh, Fraksi Partai Demokrat (FPD) melalui juru bicaranya, Handoko, justru lebih banyak mengkritisi ke bijakan eksekutif dalam P-APBD 2012 tersebut. “Dana hibah mengalami kenaikan sebesar Rp 55 miliar dari tahun anggaran 2011 lalu, itu perlu diperjelas,” sebutnya. Kegiatan Tour de Idjen, sanggar tari, BEC, dan Festival Ku wung, yang dianggarkan sebesar Rp 4 miliar, kata Handoko, perlu diperjelas pengelolaan anggarannya. Se bab, itu dianggap sangat ren tan

AGUS BAIHAQI/RaBa

RAPAT: Anggota Fraksi Golkar Ma’rifatul Kamila (kanan) setelah membacakan PU fraksinya di DPRD Banyuwangi kemarin.

penyalahgunaan. “Dana sebesar itu bila digunakan untuk kegiatan rakyat, sangat besar sekali manfaatnya,” cetusnya. FPD dalam PU-nya mencurigai banyaknya kegiatan de-

ngan anggaran sebesar Rp 100 juta dalam P-APBD 2012 ini. Kegiatan itu, jelas dia, ada di dinas pengairan, dan pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang.

“Apa gak salah menghitungnya, coba dicek lagi,” pintanya. Fraksi Partai Golkar dan Hanura yang mendukung kegiatan Tour de Idjen. Tetapi, melalui juru bicaranya, Ma’rifatul Kamila, fraksi tersebut menyindir program koperasi yang tidak signifikan dengan kondisi yang ada. “Coba programnya diperbaiki,” katanya. Mengenai penyelesaian pekerja seks komersial (PSK) yang kini sedang digarap peme rintah, fraksi gabungan itu mengingatkan bahwa PSK adalah masalah sosial. Sehingga, jelas dia, program dalam menyelesaikan masalah so sial tidak boleh membuat masalah baru. (abi/c1/bay)

Sedih Jika Daya Listrik Kurang n SULIT... Sambungan dari Hal 33

Sehari-hari, keduanya berkantor di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Kegiatan yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, menjadi tugas Siswanto dan Nanang untuk menyiapkan sound system-nya. Walau sehari-harinya stand by di pendapa, tapi tidak jarang keduanya harus mobile mengikuti kegiatan Bupati Banyuwangi. Setiap ada kegiatan luar yang digelar pemerintah daerah, keduanya harus berangkat sehari sebelumnya. Mereka harus berangkat dulu karena harus memboyong dan membawa sound system dan menyiapkannya. “Kalau ada kegiatan di luar kantor yang membutuhkan sound, kita pasti bermalam di lokasi,” papar Siswanto. Kalau lokasi kegiatan masih di Kecamatan Ba nyuwangi dan sekitarnya, mungkin bisa tanpa harus bermalam. Tetapi, jika kegiatannya jauh dari pusat kota, tidak mungkin kalau tidak bermalam. Sebab, menyiapkan sound system tidak cukup satu jam. Kalau di sekitar Banyuwangi, mungkin masih bisa dilakukan pada pagi-pagi sekali. “Kita butuh waktu, apalagi hanya berdua. Jadi, harus berangkat duluan,” tuturnya.

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Walau kerjanya terkesan sepele, tapi tugas dan tanggung jawab yang diemban keduanya cukup berat. Menyiapkan sound system butuh kerja all out agar kegiatan berjalan lancar. Karena itu, kalau sound-nya tidak siap, sudah barang tentu acara akan amburadul. Siswanto dan Nanang mengaku tidak ingin acara berlangsung amburadul karena sound system tidak siap. Selama bertugas, keduanya mengaku tidak pernah ada acara yang amburadul garagara sound system tidak siap. Walau begitu, sering kali dia menemukan hambatanhambatan kecil dalam setiap acara. Sound milik pemkab dia akui tidak terlalu canggih, tapi sudah cukup mendukung kelancaran acara pemerintah daerah. “Sound yang ada sekarang bisa mendukung acara-acara yang melibatkan orang banyak hingga 5000 orang,” jelas Nanang. Selama menjalankan tugas, keduanya mengaku ada kenangan suka dan duka. Dukanya adalah ketika menemui hambatan. Hambatan yang sangat menghambat da lam menjalankan tugasnya adalah pejabat yang menyampaikan sambutan menggunakan suara dalam. “Kalau persoalan itu yang muncul, kita kelabakan dan kita yang susah,” katanya. Kalau volumenya dikeraskan, pasti suara

pejabat tersebut akan kabur. Kalau volume sound tidak dikeraskan, suaranya tidak akan terdengar. Kesulitan-kesulitan seperti itu sering ditemukan pada era Bupati Ratna Ani Lestari. Setiap kegiatan, mantan Bupati Ratna sering menggunakan suara dalam saat menyampaikan sambutan. Akibatnya, suara yang keluar di sound tidak terlalu jelas. Untuk memperjelas suara dalam, petugas sound-lah yang harus kerja keras dalam bersiasat. “Susah sekali, dari acara satu ke acara lain penyelesaiannya tidak sama,” katanya. Pada era Bupati Abdullah Azwar Anas, Siswanto dan Nanang mengaku lebih mudah dan enak dalam menyetel peranti sound. Pada saat menyampaikan sambutan, Bupati Anas selalu menggunakan suara luar dengan sangat lantang. Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko juga tak kalah lantang. Tanpa harus banyak berimprovisasi sound system, suara yang keluar sudah terdengar dengan jelas. Nanang dan Siswanto sudah bertugas menjaga sound selama 22 tahun. Dalam kurun waktu selama itu, keduanya enjoy dalam melaksanakan tugas. “Dukanya kalau ada acara di daerah terpencil yang listriknya pas-pasan. Kita tidak bisa maksimal menggunakan alat-alat,” ucapnya. (c1/bay)

Setiap Bagian Punya Warna Dominan n PESERTA... Sambungan dari Hal 33

Dikatakannya, Re-Barong Using dibagi menjadi tiga bagian, yakni Re-1 (merah), Re-2 (hijau) dan Re-3 (kuning). Masing-masing Re memiliki

war na dominan pada kostum yang dipakai. “Namun, untuk menghasilkan kostum yang luar biasa, peserta harus mampu me-research dan menjelajah pengetahuan tentang barong. Dengan begitu, hasilnya akan sangat bagus,” kata Suprayogi. (afi/c1/bay)

Boyong Semua Berkas Administrasi n BERKAS... Sambungan dari Hal 33

“Masih kita kaji lagi,” cetus Firmansyah, salah satu jaksa dari Kejari Banyuwangi. Menurut Firmasyah, jaksa gabungan yang akan menangani kasus dugaan korupsi mantan orang nomor satu di Pemkab Ba nyuwangi itu sudah tidak ada masalah terkait materi dugaan. Termasuk, terkait pasal yang akan diterapkan untuk menjerat tersangka. “Soal pasal yang akan dipasang, para jaksa sudah sepakat,” katanya.

Bila di antara para jaksa itu ada perbedaan, jelas dia, itu hanya sebatas masalah kecil yang tidak terlalu urgen dengan materi dak waan. Untuk menyusun dakwaan tersebut, semua jaksa ma sih terus berkomunikasi. “Pe nyusunan dakwaan kita buat di Banyuwangi, tapi tetap berkomunikasi dengan jaksa gabungan semua,” terang Firmansyah. Ditanya kapan penyusunan dakwaan itu selesai disusun, kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) Kejari Banyuwangi enggan menyampaikan secara

pasti. Hanya saja, pekerjaan itu akan segera diselesaikan se cepatnya. “Kita selesaikan dalam waktu yang cepat,” sebutnya. Dalam penyusunan materi dakwaan ini, masih kata dia, perlu inventarisasi data. Makanya, semua berkas dan administrasi yang berhubungan dengan kasus dugaan korupsi dengan tersangka mantan Bupati Banyuwangi itu dibawa pulang ke Banyuwangi. “Dalam menyusun dakwaan ini, tim jaksa selalu melakukan koordinasi,” katanya. (abi/c1/bay)

Dari 200 Ekor Menjadi 1.200 Ekor n POPULASI... Sambungan dari Hal 33

Sejak pencanangan program sapi perah dilakukan pe merintah daerah, populasi sapi perah terus meningkat. Tidak hanya populasi yang terus meningkat, penyebaran sapi perah juga semakin melebar. “Sampai bulan ini, populasi sapi perah sudah tersebar di tujuh kecamatan,” kata Kepala Dinas Peternakan, Heru Santoso, kemarin (14/9). Heru mengakui, per kemba ngan populasi sapi perah cukup menggembirakan. Dari sekian peternak yang mengembangkan sapi perah, susu yang dihasilkan berkualitas tinggi. Sehingga, pihak Nestle se-

laku produsen susu puas dengan kualitas susu sapi asal Banyuwangi. Saat ini, peternak sapi perah Banyuwangi sudah bisa memproduksi susu segar sekitar 4.000 liter per hari. “Produksi 4.000 liter susu segar itu berasal dari tujuh kecamatan,” ujar Heru. Jika dalam sehari mampu memproduksi 4.000 liter susu, maka produksi susu Ba nyuwangi mencapai 120.000 liter per bulan. Produksi 120.000 susu itu diperoleh dari sekitar 1.200 ekor sapi perah. “Semua susu itu terserap Nestle,” katanya. Sapi perah yang ada saat ini, lanjut Heru, merupakan hasil program kredit usaha peternakan sapi (KUPS) dan non-KUPS. Pengembangan ternak sapi itu akan terus dikembangkan.

Bupati Abdullah Azwar Anas menargetkan, Banyuwangi akan menjadi sentra industri sapi perah. Untuk menyukseskan program itu, Pemkab Banyuwangi menggandeng Bank Jatim guna menyiapkan permodalan. Pihak Bank Jatim sudah menyiapkan modal sebesar Rp 1,3 Triliun untuk mengembangkan sapi perah. Dari total dana Rp 1,3 Triliun yang disiapkan, ternyata dana yang terserap masih cukup kecil. Beberapa waktu lalu, peme rintah daerah berencana mendatangkan sapi perah dari Kanada. Bupati Anas sudah mengajukan izin mendatangkan sapi perah dari Kanada. Sayang, permohonan izin impor sapi itu belum disetujui. (afi/c1/bay)

Tender Capai Puluhan Miliar n TAGIH... Sambungan dari Hal 44

Sebab, tender pengelolaan Pasir Putih mencapai puluhan miliar. Oleh karena itu, perusa haan yang ditunjuk harus benar-benar baik. “Kita juga mempertanyakan PT

Mercusuar Pasir Putih yang berkantor di Jember. Sebab, setelah diinvestigasi, ternyata hanya sebuah perumahan yang tidak ada aktivitasnya. Jangan-jangan nama Mercusuar Pasir Putih ini dibuat hanya dalam rangka kepentingan di Pasir Putih itu? Ini PT beneran, dagelan, ataukah

bagaimana?” tandas Zaenuri. Jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo seharusnya tidak tinggal diam. Sebab, kabar adanya dugaan gratifikasi tidak hanya tertuju kepada anggota dan pimpinan DPRD, tapi juga mengarah kepada sejumlah pejabat di Pemkab Situbondo. (pri/c1/als)

Tanggapan Harus secara Tertulis n BELUM... Sambungan dari Hal 44

Nyatanya kan persoalan itu tidak kita diamkan sampai di situ saja. Kita melakukan koordinasi dengan ketua fraksi, bahkan

menindaklanjuti atensi Garansi yang lain, yaitu persoalan dana block grant Rp 18 miliar,” tegasnya. Untuk kepentingan itu, kata dia, dirinya sampai berkirim su rat kepada Pemkab Si tu-

bondo. Padahal, bupati telah memberikan klarifikasi lewat media. Namun, oleh DPRD itu dianggap tak cukup. “Harus ada penyampaian kepada DPRD, baik secara lisan maupun tertulis,” imbuhnya. (pri/c1/als)

Serukan Umat Islam Bersatu n SANTRI... Sambungan dari Hal 44

Setelah lama berorasi, di halaman masjid Ponpes Fathus Salafi, para santri membakar ker tas yang ada gambar film tersebut. “Ini salah satu bentuk perlawanan kami atas pelecehan orang yang tidak bertanggung

jawab itu,” imbuh Fera. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Fathus Salafi, Kyai Abdullah Fa qih Gufron mengatakan, dirinya memberikan apresiasi kepada para santrinya yang me ngutuk film yang terangte rangan melecehkan Islam itu. “Saya mengapresiasi santri yang mengecam film itu,” kata

Abdullah Faqih. Ditambahkannya, pihaknya juga mengimbau seluruh ponpes agar bersatu dan menuntut pembuat film itu. Bahkan, dia sangat berharap agar pemerintah lebih tegas dalam menyikapi beredarnya film yang di-upload kali pertama lewat youtube.com itu. (mg1/c1/als)

SULIT BERNAFAS KARENA ASMA? COBALAH SUSU KAMBING MILKUMA... “MENDERITA sesak nafas membuat aktifitas saya sering terganggu, bernafas jadi terasa sulit kalau sakitnya kambuh, saya pun jadi sering batuk-batuk karenanya.” Ujar Ismanto yang telah 10 tahun menderita ke lu han keluhan tersebut. “Sebelumnya saya sering kali berobat ke dokter. Tapi sekarang, saya memilih minum Milkuma untuk usir sesak na fas yang mengganggu. Setelah minum susu ini selama 3 bulan, sekarang sesak nafas ja rang kambuh. Milkuma memang pilihan tepat untuk usir sesak nafas yang meng ganggu.” Terang pria berusia 64 tahun tersebut. Dengan tubuh yang sehat, Ismanto dapat menjalani aktifitasnya sebagai pegawai swasta dengan prima, “Sekarang beraktifitas tidak takut sesak nafas kambuh.” Ungkap ayah 4 anak tersebut. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing Milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak warga Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur tersebut. Susu adalah minuman kesehatan yang sebagian besar praktisi kesehatan menganjurkan agar kita mengkonsumsinya agar tubuh mendapat asupan kesehatan selain makanan yang kita makan sehari-hari. Sa yangnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan da-

sarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Selain mengandung Ri bo flavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing Milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paruparu. Satu gelas susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan gula aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055, Banyuwangi: 082141354607, Bangkalan: 082120862055, Sumenep: 082120862055, Situbondo: 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


44

Senin 10 September 2012

KAKANG ZAINI ZEIN

& EMBUG

Olahraga Mancal Sepeda AWALNYA berolahraga adalah hal yang paling dibencinya. Namun, begitu sadar bahwa olahraga penting, kini dia selalu menyisihkan waktu setiap hari untuk menggerakkan badan. Bersepada pancal adalah pilihannya. Itulah yang dilakukan Zaini Zein untuk berolahraga di tengah kesibukannya sebagai seorang pencari berita. “Saya membeli sepeda. Kalau sudah sore saya wajib melepas motor. Kalau dalam jarak tak lebih dari 2 kilometer, saya tempuh dengan sepeda,” terang Zein. Tak mudah membuat reporter sebuah radio swasta di Kota Santri

DESI VERAYANTI

Kepincut Tari Tradisional

itu sadar terhadap pentingnya berolahraga. Dia harus melihat temannya terserang penyakit stroke dulu. “Setelah saya tanya, salah satunya karena dia tak pernah berolahraga,” ungkap pria asli Pulau Madura itu. Karena itulah, Zein kini rajin mengampanyekan gemar berolahraga kepada teman-temannya. Dia juga selalu menakut-nakuti temannya terkena stroke jika tak berolahraga. “Alhamdulillah meski tak bersepeda, ada teman-teman yang sudah rajin berolahraga dengan cara main catur,” ujarnya setengah berseloroh. (pri/c1/als)

pun kini tak bisa lagi diundang untuk melakukan pentas tari di acara tertentu. “Berat sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi, saya tetap harus mengutamakan tugas,” imbuhnya. Dia menegaskan, sampai kapan pun kecintaannya kepada dunia tari tradisional tak akan tergantikan terhadap hal lain. Dunia tari sudah menyatu dalam jiwanya. Jika saat ini dirinya harus menomorsatukan pekerjaan, itu semata-mata karena tuntutan. “Saya sekarang hanya hidup dengan bapak. Saya berusaha mandiri, membiayai kuliah sendiri. Alhamdulillah sekarang sudah hampir wisuda,” terangnya. (pri/c1/als)

KESIBUKAN bekerja tak membuat luntur kecintaan Desi Verayanti terhadap dunia tari tradisional. Meski tak memiliki waktu banyak, dia tetap menyempatkan diri berlatih tari agar tubuhnya tak menjadi kaku. Cewek yang akrab dipanggil Dedes itu kini memang bekerja di salah satu bank di Kota Santri. Meski demikian, seminggu dua kali dia tetap menyempatkan diri hadir ke sanggar untuk belajar tari-tari tradisional. “Biasanya Sabtu-Minggu saya sempatkan menari. Sesibuk apa pun,” katanya. Selain hari itu, waktu cewek yang berdomisili di Kapongan itu tersita untuk pekerjaan. Sehingga, dirinya ISTIMEWA

ISTIMEWA

APA POLEH

NUR HARIRI/RaBa

BELA ISLAM: Para santri Fathus Salafi melakukan aksi mengecam film yang mendiskreditkan Islam.

Santri Kecam Film Innocence of Muslims MANGARAN - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Fathus Salafi, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Mangaran, Situbondo, mengutuk pembuat film yang menghina kaum Islam kemarin (14/9). Aksi para santri itu dilakukan di halaman masjid ponpes setempat. Dalam aksinya, mereka membawa beberapa poster yang mengecam film berjudul Innocence of Muslims yang tersebar di situs jejaring sosial. Saat melakukan aksinya, para santri juga meminta seluruh umat Islam di Indonesia ikut serta mengecam film yang melecehkan Islam tersebut. “Kami mengutuk pembuat film yang menghina Islam. Kami minta umat Islam kompak mengecam film tersebut,” ujar Ferawati Fajri, seorang santri saat berorasi. Menurutnya, film berjudul Innocence of Muslims yang dibuat warga Amerika Serikat keturunan Israel itu sudah keterlaluan dan menginjak-injak martabat umat Islam. “Sebagai umat muslim, kami tidak terima dengan adanya pelecehan dan penggambaran Nabi Muhammad tidak semestinya itu,” katanya n  Baca Santri...Hal 43

NUR HARIRI/RaBa

LUDES: Empat toko milik warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, hangus dilalap si jago merah dini hari kemarin (14/9).

Empat Toko Ludes Terbakar PANARUKAN - Sedikitnya empat toko di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, hangus dilalap api dini hari kemarin (14/9) sekitar pukul 00.10. Menurut salah seorang pemilik toko, Sukarto, 60, dirinya terkejut dan terbangun saat lampu di dalam tokonya tiba-tiba mati. Pada saat keluar dari tokonya, Sukarto melihat kobaran api dari sebuah toko paling timur. “Saya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, saat saya keluar karena mati lampu, ternyata kobaran api sudah besar. Apalagi, anginnya sangat kencang,” ujar

SDN 1 PANJI KIDUL

Sukarto, salah seorang pemilik toko yang tokonya selamat dari kebakaran. Kondisi itu diperparah setelah kompresor pompa angin di salah satu deretan toko itu meledak. Api semakin besar dan melalap empat toko di sebelahnya. “Saya hanya bisa minta tolong. Saya tambah panik saat mendengar suara ledakan,” imbuhnya. Mendengar teriakan Sukarto, warga sekitar langsung keluar dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Selang beberapa menit, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Namun, meski sudah disiram air beberapa tangki, empat toko tetap dilalap si jago merah. Akibatnya, seluruh bangunan hangus beserta isinya. Beruntung, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp 75 juta. Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, arus lalu-lintas di jalan Desa Kilensari sempat mengalami kemacetan. Sekitar 1,5 jam kemudian, kemacetan dapat terurai karena api berhasil dipadamkan, tepatnya pukul 01.30 dini hari. Data yang berhasil dikumpulkan, em-

Belum Satu pun Fraksi Mengusulkan

SYAMSURI/RaBa

MEMPRIHATINKAN: Kepala SDN 1 Panji Kidul, Nawi Diharjo menunjukkan gedung yang kondisinya rusak.

Belum Punya Ruang Kasek PANJI – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Panji Kidul adalah salah satu sekolah tertua yang ada di Kecamatan Panji. Sekolah ini berdiri sejak 1931 silam, atau sebelum Indonesia merdeka. Meski letak sekolah ini tidak jauh terlalu jauh dari pusat Kota Situbondo, namun jumlah muridnya sangat minim. Dari kelas I hingga kelas VI, sekolah ini hanya memiliki 34 siswa. Salah satu faktor yang mempengaruhi sekolah tidak diminati masyarakat sekitar adalah kondisi ruang kelas yang rusak berat. Sarana penunjang seperti kamar mandi dan WC juga tidak ada. Sehingga, jika mau buang air, para siswa dan guru harus ngampung kepada tetangga sekitar sekolah. “Ruang kelasnya juga pas-pasan. Tidak ada ruang guru dan kantor kepala sekolah,” ungkap Misnawi, salah satu warga sekitar sekolah. Meski serba terbatas, SDN 1 Panji Kidul tetap berusaha memajukan sekolah. Salah satunya, bersama masyarakat sekitar, guru-guru SDN 1 Panji Kidul mendirikan PAUD. Saat ini, jumlah siswa PAUD sudah mencapai 25 peserta. Bahkan, dalam waktu dekat juga akan mendirikan TK. Kepala Sekolah SDN 1 Panji Kidul, Nawi Diharjo, bersyukur atas dukungan dari masyarakat dan Kepala Desa Panji Kidul. Sehingga dalam mendirikan PAUD ini, pihaknya tidak menemui halangan. “Insya allah dalam waktu dekat juga memiliki gedung sendiri. Sehingga setelah lulus nanti siswa yang ada di PAUD bias meneruskan di SDN 1 Panji Kidul,” harap Nawi Raharjo. Yang menggembirakan, tahun ini SDN 1 Panji Kidul menerima bantuan dana rehabilitasi gedung sebanyak tiga ruang kelas dari APBN. “Saat ini sudah tahap pemasangan genteng. Insya Allah dengan kondisi kelas yang sudah mulai bagus dengan ditunjang sarana dan prasarananya, kami merasa optimistis masyarakat sekitar akan simpatik untuk menyekolahkan anakanaknya di sini,” tandas Nawi Diharjo. (adv/*als)

pat toko itu adalah toko peracangan milik Nur Laila. Saat kejadian, Nur Laila hanya bisa meratapi warungnya. Setelah itu, satu konter pulsa, satu tempat pencucian motor, dan satu toko tembakau yang saat kejadian tidak ada pemiliknya. Kapolsek Panarukan, AKP Supadi mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut. Sebab, masih dalam proses penyelidikan. “Kami belum tahu. Tapi dugaan awal kebakaran ini akibat korsleting listrik,” tegas AKP Supadi saat berada di lokasi kebakaran. (mg1/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

MENYOROT: Zainuri Ghazali (tengah0 mengirim press release tentang keseriusan interpelasi DPRD terhadap bupati dalam kasus pengelolaan Perusda Pasir Putih.

Tagih Keseriusan Interpelasi SITUBONDO - Langkah DPRD Situbondo yang belum juga memastikan apakah akan melakukan interpelasi ataukah tidak kepada Bupati Situbondo terkait gonjang-ganjing isu gratifikasi dalam pengelolaan Perusda Pasir Putih mendapat sorotan tajam sejumlah pihak. Salah satunya adalah Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Situbondo, Zainuri Ghazali. Pria asal Jangkar tersebut berpendapat, interpelasi dalam kasus Pasir Putih hukumnya wajib bagi anggota DPRD. Seharusnya tanpa didesak pun, para wakil rakyat itu harus berkreasi sendiri dalam memulai interpelasi. “Sebab, substansi atau materi yang harus

dimintakan interpelasi kepada bupati menyangkut kepentingan masyarakat luas. Tetapi, kenapa sampai sekarang DPRD melempem?” tandas Zainuri. Menurut mantan anggota DPRD Jatim itu, jika memang kabar bahwa anggota DPRD juga kecipratan dalam kasus pengelolaan Pasir Putih tidak benar, maka mereka seharusnya dibuktikan. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kabar itu tidak benar. Jangan hanya berupa bantahan di media. “Ada beberapa hal yang menurut saya kontraproduktif atau tumpang tindih yang kemudian melahirkan kecemburuan dan pertanyaan besar di tengahtengah masyarakat terkait

gonjang-ganjing Perusda Pasir Putih ini,” ungkap Zainuri. Salah satunya, bentuk kerja sama MoU Pasir Putih dan PT. Mercusuar Pasir Putih. Kerja sama itu tidak memenuhi landasan yuridis. Zainuri mempertanyakan siapa yang telah membuat telaah hukum, sehingga Bupati meng-iya-kan, lalu muncul rekomendasi pelaksanaan MoU Perusda Pasir Putih dan PT Mercusuar Pasir Putih itu. Jika mengacu kepada Permendagri, maka PT yang ditunjuk sebagai pihak ketiga harus punya masa kerja minimum empat tahun. Selain itu, juga harus ada audit tentang kemampuan PT tersebut n  Baca Tagih...Hal 43

SEMENTARA itu, Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye mengungkapkan, hingga detik ini belum ada satu pun usul yang disampaikan fraksi di DPRD tentang perlunya melakukan interpelasi kepada Bupati Situbondo terkait pengelolaan Perusda Pasir Putih. Sehingga, pimpinan DPRD masih dalam posisi menunggu. Politisi FPPP tersebut membantah keras jika lembaga yang dipimpinnya pasif terhadap desakan menggunakan hak interpelasi. Sebab, sejak Garansi (Gerakan Anti Korupsi) datang ke DPRD, sejak saat itu pula DPRD menindaklanjuti. “Semua berkas yang disampaikan Garansi kita sampaikan kepada seluruh ketua fraksi. Bahkan, jam 15.00 hari itu juga kita menggelar rapat tentang desakan interpelasi itu,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (14/9). Dalam pertemuan tersebut, ujar perempuan yang akrab dipanggil Zai tersebut, disampaikan apa dasar-dasar desakan dan data-data yang dimiliki LSM Garansi. Itu semua telah dipelajari masing-masing fraksi. “Prinsipnya, senyampang interpelasi itu demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, baik, dan berwibawa, tentu kita akan mendorongnya. Hanya saja, untuk sampai ke pro-

DOK.RaBa

Zeiniye

ses (interpelasi) kan perlu tahap-tahap,” jlentrehnya. Sesuai aturan yang ada, ujar perempuan berjilbab tersebut, untuk melakukan interpelasi minimal harus ada usul dari tujuh orang dari dua fraksi. Jika sudah ada, maka pimpinan akan segera menggelar rapat dan memutuskan di badan musyawarah. Kemudian, itu akan dibawa ke forum rapat paripurna. Tentang adanya gratifikasi yang juga terjadi di lingkungan DPRD, Zai hanya menanggapi itu dingin. Kata dia, siapa pun berhak menilai apa pun yang dilakukan DPRD. Namun, dia keberatan jika dikatakan pasif terhadap desakan Garansi. “Kalau kita pasif, ketika Garansi datang ke sini, ya selesai n  Baca Belum...Hal 43

Radar Banyuwangi | 15 September 2012  

radar, situbondo, banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you