Issuu on Google+

KAMIS 14 FEBRUARI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Penjotos Maut Kena 6 Tahun BANYUWANGI - Andri Nurdiansyah, 26, terdakwa kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas, harus rela menghabiskan masa mudanya di balik jeruji besi. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada pemuda ‘’penjotos maut’’ asal Lingkungan Krajan,

RT 03/RW 01, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, itu. Dalam persidangan kemarin (13/2), ketua majelis hakim Widarti dan didampingi hakim anggota Bawono Effendi dan I Wayan Rumega menyatakan Andri terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

INTERNET

Hari Ini Soft Launching B-Diso BANYUWANGI- Program Banyuwangi Digital Society (B-Diso) akan di-soft launching di halaman Pendapa Shaba Swagata Blambangan hari ini (14/2). Soft launching tersebut a k a n d i l a ku k a n Bupati Ab dul lah Azwar Anas bersama Direktur Enterprise and Wholesale PT Telkom Tbk, Muhammad Awalludin. Soft launching B-Diso itu menandai beroperasinya infrastruktur jaringan internet cepat yang dibangun PT Telkom dengan beberapa aplikasi pendukung yang disesuaikan kebutuhan masyarakat Ba nyuwangi. Dari sisi akses, telah tersedia akses internet cepat nirkabel wireless fidelity (wifi) di seribu titik n

1

Ketua majelis hakim Widarti SH menjatuhkan vonis 6 tahun untuk Andri Nurdiansyah, terdakwa pembunuhan Kholik Bahtiar.

2.133 orang 3.491 orang 2.225 orang 3.943 orang 2.362 orang 1.127 orang 2.371 orang 2.233 orang 2.161 orang 4.014 orang

(140,6 %) (139,6 %) (138,0 %) (137,1 %) (136,8 %) (134,0 %) (132,8 %) (132,4 %) (131,1 %) (127,1 %)

Peserta Baru KB Tembus 64.994 Orang BANYUWANGI- Realisasi pencapaian peserta baru Keluarga Berencana (KB) tahun 2012 sukses melampaui target. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menargetkan Banyuwangi bisa menggaet 52.870 peserta baru KB tahun lalu. Dari target tersebut, Banyuwangi berhasil merealisasikan peserta KB baru hingga 64.994 orang atau terlampaui 122,9 persen. Capaian itu mengantarkan Banyuwangi sebagai daerah terbaik kedua di Jatim dalam pencapaian kontrak kinerja program kependudukan dan KB 2012. Terbaik pertama diraih Kabupaten Mojokerto, dan terbaik ketiga diraih Kabupaten Jember. “Tahun 2012 lalu, Banyuwangi tercatat sebagai daerah terbanyak kedua di Jatim,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPPKB) Banyuwangi, Muhammad Pua Jiwa, kemarin (13/2) n  Baca Peserta...Hal 35

TENAGA KERJA

2

Kecewa vonis 6 tahun, puluhan kerabat korban alm. Kholik Bahtiar kecewa dan berorasi di halaman PN Banyuwangi.

3

04

Polisi mengevakuasi terdakwa Andri ke bus tahanan milik Kejaksaan.

4 Kerabat korban emosi dan me nuju bus tahanan. Polisi memblokade massa, bus tahanan menge vakuasi terdakwa Andri menuju Lapas.

KELUARGA BERENCANA Kec. Bangorejo Kec. Wongsorejo Kec. Genteng Kec. Kabat Kec. Tegaldlimo Kec. Siliragung Kec. Songgon Kec. Tegalsari Kec. Glagah Kec. Srono

 Baca Penjotos...Hal os...Hal 35

Nyaris Bentrok k di Pengadilan

 Baca Hari...Hal 35

Realisasi R eal aliisa asii Peserta Peserta ta Baru Ba KB KB 2012 2012

Korbannya adalah Kholik lik Bahtiar, 23, warga jalan Ikan Kembang Waru, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Baanyuwangi. Dalam amar putusannya, nnya, majelis hakim mengungkapkan n hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa wa n

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa IA A/R /RaB /Ra RaBa R aBa Ba

Palu Diketok, Nyaris Bentrok SEMENTARA itu, sesaat setelah ketua majelis hakim Widarti mengetuk palu tanda sidang berakhir, puluhan kerabat alm. Kholik Bahtiar langsung mencak-mencak. Ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi yang awalnya tenang mendadak berubah heboh. Kawasan PN tersebut seolah jadi “mimbar orasi”. Para kerabat korban tak puas dan menuding proses persidangan diwarnai kongkalikong. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, aparat Polres Banyuwangi yang berjaga di ruang sidang langsung

mengevakuasi Andri Nurdiansyah ke bus p pengangkut taenga en gaang ngku k t ta ahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi. ngi gi.. Bukannya Bukkaann n ya mereda, emosi kerabat korban semakin tersulut. Puers rsul ullu utt. P Pu uluhan orang berlari menuju mobil tahanan nan na n yang yyaan ngg diparkir tak jauh dari ruang sidang. Beruntung, aparat kepolisian cepat memblokade lok okad ade ad de akses menuju bus pengangkut tahanan Kejari Kej ejaar ar i tersebut n

AAndri An ndr ndr drii Nu Nurdiansyah urd rdia ianssyaah ia

 Baca Palu...Hall 35 35

GALIH COKRO/RaBa

Sudah Teken Surat tak Minta Diangkat PNS

GALIH COKRO/RaBa

NILAI TAMBAH: Warga menjemur ikan laut di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi, kemarin.

Bobot Susut, Harga Tiga Kali Lipat BANYUWANGI - Hujan yang kerap datang tiba-tiba membuat para perajin ikan kering kelabakan. Pasalnya, fenomena tersebut mengakibatkan waktu pengeringan ikan semakin lama. Bahkan, tak jarang ikan yang sudah nyaris kering basah kembali. Seperti yang dialami para perajin ikan kering di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi, ini. Mereka mengaku kerepotan lantaran hujan ke rap datang tiba-tiba. “Hujan yang kerap datang tiba-tiba itu cukup merepotkan. Sebab, kami tak

sempat membawa ikan-ikan tersebut ke gudang. Akibatnya, ikan yang sudah hampir kering basah lagi,” ujar Fitriah, 32, seorang perajin ikan kering di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, kemarin (13/2). Fitriah mengatakan, pengeringan ikan itu dilakukan untuk meningkatkan nilai jual. Dijelaskan, jenis ikan yang biasa dikeringkan adalah mar nying. Ikan marnying segar saat ini dipasarkan Rp 5 ribu per Kilogram (Kg). Jika dijual dalam bentuk ikan kering, harganya bisa

mencapai Rp 15 ribu per Kg. “Dua Kg ikan segar setelah dikeringkan bobotnya menyusut jadi satu Kg. Tetapi, jika dikalkulasi, masih ada keuntungan yang didapat walaupun tidak terlalu besar,” paparnya. Pernyataan senada dilontarkan Lisa, perajin ikan kering lain. Menurut dia, kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat waktu pengeringan ikan semakin lama. “Kalau langit cerah, pengeringan ikan hanya bu tuh waktu sehari n  Baca Bobot...Hal 35

BANYUWANGI - Puluhan staf dan pengajar Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) ternyata all out mendukung perubahan status lembaga pen didikan tersebut menjadi per gu ruan tinggi negeri (PTN). Dukungan karyawan itu sudah diberikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2012 lalu. Direktur Poliwangi Asmuji mengungkapkan, bentuk dukungan yang diberikan staf dan pengajar adalah menyatakan tidak akan meminta atau menuntut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) walau Poliwangi nanti berubah status menjadi PTN. Dukungan itu diberikan sekitar 70 staf dan pengajar Poliwangi. “Setahun lalu surat pernyataan tertulis para staf tersebut sudah diberikan,” ungkap Asmuji. Dengan surat pernyataan tertulis itu, secara otomatis pengesahan Poliwangi menjadi PTN sudah tidak ada rintangan. Dalam proses verifikasi akhir di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

Setahun lalu, surat pernyataan tertulis sekitar 70 staf dan pengajar Poliwangi sudah diberikan.” ASMUJI Direktur Politeknik Banyuwangi

Birokrasi (PAN & RB), ada dua data tertulis yang diminta dari Poliwangi. Permintaan pertama Kemen PAN & RB adalah surat pernyataan karyawan tidak minta diangkat sebagai PNS. Kedua, Kementerian PAN & RB minta sertifikat tanah Poliwangi seluas tiga hektare diserahkan ke pemerintah pusat. Dengan tercukupi surat pernyataan karyawan itu, maka ting gal satu permintaan Kementerian PAN & RB yang belum terpenuhi, yakni sertifikat tanah Poliwangi n  Baca Sudah...Hal 35

SIGIT HARIYADI/RaBa

TAWARAN: Yudi Setiawan dalam dengar pendapat masalah PHK satpam Kalibaru Cottage di DPRD Banyuwangi kemarin.

Mantan Satpam Minta Rp 100 Juta BANYUWANGI - Perselisihan tiga orang mantan satuan pengamanan (satpam) Hotel Kalibaru Cottages dengan pihak manajemen hotel belum menemui titik temu. Dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar Komisi I DPRD Banyuwangi kemarin (13/2), pihak mantan satpam yang merasa dirumahkan sepihak itu meminta ganti rugi Rp 100 juta per orang. Sebaliknya, pihak perusahaan hanya bersedia memberi tali asih sebesar dua kali gaji plus uang jasa keamanan kepada tiga mantan satpam tersebut. Hearing yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Abdurrahman dan Sekretaris Komisi I DPRD Eko Susilo itu dihadiri Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi Alam Sudrajat, Camat Kalibaru Susanto Wibowo, dan Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri. Manajer Kalibaru Cottages, Yudi Setiawan, dan salah satu satpam yang dirumahkan, yakni Markus Johan, dan aktivis LSM Gerak juga hadir dalam hearing tersebut n  Baca Mantan...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Kiat Petani Desa Jambewangi Menyiasati Hama Tikus

Sulap Sawah Menjadi Kolam Pembibitan Ikan Serangan tikus di musim tanam kali ini membuat petani rugi besar. Sebab, tanaman padi menjadi rusak bahkan gagal panen. Namun, di tengah “musibah” tersebut, sejumlah petani di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, punya kiat yang layak dicontoh. ALI NURFATONI, Sempu HAMA tikus memang sudah merajalela di beberapa daerah di Banyuwangi. Banyak petani kalang kabut menghadapi hewan perusak tanaman itu. Pemkab Banyuwangi pun sudah turun tangan dengan memberi bantuan obat pemberantas tikus.

Namun, ternyata itu belum cukup. Salah satu faktornya adalah pola tanam para petani tidak seren tak. Alasan itu harus segera dipertimbangkan kalangan petani jika tidak ingin gagal panen pada musim-musim mendatang. Ancaman gagal panen seolah sudah diprediksi sebagian petani di Dusun Sumberejo, dan Panjen, Kecamatan Sempu. Sebab, mereka tidak lagi menanam padi. Mereka menyulap lahan pertanian menjadi kolam pembibitan ikan. Langkah itu bukan usaha kosong. Sebab, usaha pembibitan ikan tersebut menguntungkan. Mereka tidak merasakan gagal panen seperti para petani lain. Alam termasuk salah satu faktor pendukung petani beralih profesi menjadi peternak ikan. Sebab, di lokasi tersebut air melimpah dan

Persewangi Divisi Utama ISL mematok target tinggi Target pemain hanya satu, gaji dibayar tepat waktu

Staf Poliwangi sudah teken surat tak minta diangkat PNS Tidak minta… hanya mengharap

ALI NURFATONI/RaBa

INOVASI: Dua warga memanen bibit ikan koi di persawahan Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, kemarin.

cuaca tidak terlalu panas. Bukan hanya itu, kondisi air yang mengalir di persawahan itu juga terbilang jernih. Ikan yang dibudi daya di persawahan

tersebut terdiri atas bermacam jenis. Ada yang memelihara ikan koi, tombro, dan ada pula yang memelihara ikan nila n  Baca Sulap...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


26

Kamis 14 Februari 2013

AGENDA KOTA

PERSEWANGI

Seminar Inspirasi di RS Al-Huda dan RS Fatimah

PERSIS SOLO

Target Tinggi

KHUSUS bagi Anda yang ingin memprogram hidup, kini telah hadir program pembelajaran praktis. Sehingga bisnis dan karir Anda akan melejit, penghasilan meningkat drastis, keluarga bahagia dan harmonis setiap hari. Acara seminar inspirasi itu akan digelar pada 23 Februari nanti di Aula RS Al-Huda Gambiran, dan tanggal 24 Februari di aula RS Fatimah Banyuwangi pukul 12.00. Informasi lebih lanjut hubungi: H. Eko Susilo Nurhidayat, SE. MM. (081231130234081937687234), Joko Setiono, S. Kep (081336222181), Budianto (082143434079), Febri Eko W (085859700297), dan Mashudi El Basyar (081336312797). (*)

BANYUWANGI - Start perdana Persewangi Banyuwangi di pentas Divisi Utama Indonesia Super League (ISL) akan dimulai sore ini. Menilik m kompetisi sebelumnya, tim a yang identik dengan warna h merah-hitam itu pernah berlaga di kompetisi Divisi Utama Indonesia Primier League (IPL) musim lalu. Kini bertanding di kandangg nsendiri, Laskar Blambanngi, gan, julukan Persewangi, h satu akan meladeni salah tim legendaris di Indonesia, Persis Solo. Menilik catatan musim lalu saat masih berlaga di Divisi Utama IPL, Persewangi sukses mencatatkan victory di laga perdana. Menantang Pe r s e ma l ra Tu a l , Maluku Tenggara, Laskar Blambangan yang diperkuat tiga pemain asing, Moukwelle Sylvain, Victor da Silva, dan Jun Jin, sukses membukukan kemenangan perdana 2-1. Capaian inilah yang juga ingin dipetik Persewang i d i b aw a h bendera PT Liga Indonesia musim ini. Kemenangan adalah hasil yang ingin diulang dalam kompetisi Divisi Utama ISL musim 2012-2013 kali ini. Bertanding di depan publik sendiri, anak asuhan Bagong Iswahyudi dan Ribut Santoso itu membidik kemenangan. Kombinasi materi pemain senior dan junior menjadi senjata tuan rumah untuk mengamankan tiga poin. “Targetnya tentu saja menang dan tiga poin,” tegas Bagong. Meski bermain di kandang sendiri, Bagong tetap tidak ingin menganggap enteng lawan. Meski diisi ratarata skuad lokal, Laskar Samber Nyawa, julukan Persis Solo, bukan lawan kemarin sore. Meski

Pelatihan Bekam Dua Hari IKUTILAH pelatihan bekam (oxidant drainage therapy), herbal, diagnose penyakit melalui telapak tangan,dll. Garansi 100% sampai bisa. Pelatihan tanggal 16-17 Februari 2013 pukul 09.00 s/d 16.00. Informasi Amanura Griya terapi, Jl Brawijaya 16A Banyuwangi. Hp 085258514636. Pendaftaran ditutup (15/2). (*)

CERMIN DIRI Honorer dan Sukarelawan DUNIA pendidikan di Bumi Blambangan bakal semakin bergairah. Banyuwangi segera memiliki Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Kepastian perubahan status swasta menjadi negeri didapat setelah Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) dinyatakan lolos verifikasi akhir yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB) di Jakarta. Bahkan, dalam hitungan hari, SK perubahan status PTN untuk Poliwangi itu diperkirakan bakal ditandatangani. Namun, Kementerian PAN & RB masih membutuhkan dua hal pokok, yakni sertifikat tanah sisa lahan Poliwangi seluas tiga hektare. Selain itu, pemerintah pusat butuh surat pernyataan dari seluruh staf dan pengajar Poliwangi. Isinya, staf dan pengajar Poliwangi menyatakan tidak akan meminta atau menuntut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Rupanya, para staf dan pengajar Poliwangi all out mendukung perubahan status PTN tersebut. Puluhan karyawan Poliwangi ternyata sudah memberikan surat pernyataan tersebut kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2012 lalu. Niat baik para karyawan Poliwangi tersebut layak diapresiasi. Tak cukup satu acungan jempol, dua acungan jempol pun pantas diberikan untuk mereka. Niat baik, ketulusan, dan dukungan para staf karyawan, serta pengajar Poliwangi, itu bisa jadi teladan banyak orang. Namun, semoga jalan yang sudah lurus tersebut tak bengkok di masa mendatang. Seperti yang sering kita jumpai saat ini, banyak tenaga honorer yang bergolak menuntut pemerintah mengangkat mereka menjadi PNS. Padahal, saat perekrutan sebagai tenaga honorer dahulu, lazimnya mereka sudah membuat surat pernyataan tidak menuntut diangkat menjadi PNS. Meski begitu, pemerintah dan masyarakat Banyuwangi tidak boleh melupakan begitu saja jasa para staf dan pengajar perintis PTN tersebut. Pemerintah memang tak perlu memaksakan diri mengangkat mereka menjadi PNS, tapi reward dalam bentuk lain bisa diberikan. Misalnya, memberikan beasiswa pendidikan dan peningkatan SDM. Dengan begitu, kualifikasi mereka akan meningkat dan sama halnya membuka jalan menjadi PNS dengan cara yang lebih elegan. (*)

Bayu Nugroho Yogas Pria Decky Rolias

PERANG LINI TENGAH: Kehadiran Jordi Kartiko diharapkan mampu memperkuat lini tengah Persewangi ISL.

Tahun ini, Persewangi berlaga di dua kompetisi Divisi Utama berbeda afiliasi. Satu tim berkompetisi di bawah PT Liga Indonesia (LI), satunya bernaung di PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Ayo beri dukungan, kritik, dan saran agar kedua tim tersebut mampu meraih prestasi maksimal. Kirim tulisan Anda melalui SMS ke nomor 087857488787. Tulisan dilarang menghujat, menyerang, dan menghina personal.

Jangan Setengah-setengah KALAU mau dukung tim, gak usah setengah-setengah. Beli tiket harga full. Gak usah minta diskon sama panpel. Itu baru suporter dan penonton sejati. Persewangi untung, penonton terhibur. Hari Genteng - 08123233948

Teruslah Berlatih KALAH menang sudah biasa, yang penting berusaha dan terus berlatih, cayo Laros tunjukkin aksinya. 087755624943

Tanah Leluhurku DI TANAH ini aku dilahirkan dan dibesarkan. Banyuwangi adalah tanah leluhurku, Persewangi kebanggaanku. Ayo Persewangi tunjukkan tajimu, bikin kami bangga dengan kemenanganmu. Toni Benculuk – 085745414544

Takkan Mendua WALAUPUN kau pecah menjadi dua, hatiku pun takkan mendua. Walaupun kau bertanding di hari kerjaku, kutinggalkan kerjaku untuk selalu mendukung Persewangi-ku. Yons Laros Sukowidi – 087755988999

kalah 0-3 saat sua PS Mojokerto Putra di laga perdana, tim asal Kota Solo itu berpotensi menyulitkan tim tuan rumah. “Tren negatif tentu ingin m mereka (Persis) putus. K Kekalahan dari Mojokerto Putra bisa menjadi pelecut semangat mereka. Tapi kami ingin kem menangan ada di tangan ka kami,” ujar Bagong. M Melawan Persis S olo, Bagon mengaku buta kekuatan Bagong anak asuhan Ibnu Grahan tersebut. Itu membuatnya kesulitan meraba kekuatan calon lawannya itu. Namun, dia menegaskan timnya sudah mempersiapkan skema permainan untuk mewujudkan target kemenangan bagi masyarakat bola dan suporter setia Persewangi, Laros. Menyongsong laga tersebut, Persewangi ISL dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh. Tanda tanya besar hanya dimiliki gelandang muda Persewangi, Novan Charis. Jebolan Persewangi under 18 tahun itu dipastikan absen karena cedera tulang kering. Minus Charis, tuan rumah masih bisa mengandalkan yang lain. Barisan penggempur lawan, Persewangi masih memiliki Ikrom Syafii dan Faisol Arif Wicaksono. Kolaborasi keduanya akan didukung gelandang energik asal Paraguay, Nelson Chapparo Aguero. Selain Nelson, Persewangi juga akan memperkuat lini tengah dengan Jordi Kartiko dan Zaenal Icwan. Sebagai pelapis serangan, Rossi Gutawan dan Anis Mujiono diharapkan mampu menyuplai bola lewat umpan crossing terukur di sisi pertahanan lawan. Di barisan penghalang lawan, Slamet Sampurno diharapkan mampu tampil sebagai tembok. Di bawah mistar ada Boy Vilanova yang siap mengamankan gawang Persewangi dari kebobolan. Nada optimisme diungkapkan manajer Persewangi, Andik Purwanto. Diakuinya, meski dengan persiapan serba mepet, timnya yakin bisa memetik hasil maksimal dalam laga sore nanti. “Target menang. Kita ingin start manis sebagai modal away ke Kediri dan Madiun,” tegasnya. (nic/c1/als)

Jordi Kartiko Faisol Arif

Anis M. Boy

Mahsun B.

Yanuar Puspita

Jhoni Arif

Romat Subani

Nelson

Bagus Djiwo Ikrom Syafii

Winda Wibowo

Susanto

Saparno

Rossi G. Slamet S.

Zaenal Ichwan Akbariansyah

Agung Nugroho

PERSIS SOLO

PERSEWANGI

FOTO & GRAFIS: GALIH COKRO& ZAKARIA/RaBa

TI Mantapkan Persiapan Jelang Porprov IV di Madiun BA N Y U WA N G I - Pe k a n Olahraga Provinsi (Porprov) IV Madiun tinggal empat bulan lagi. Persiapan serius dilakoni sejumlah cabang olahraga (cabor) yang akan tampil dalam kejuaraan multieven tersebut. Tidak terkecuali Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Banyuwangi. Bertajuk ujian kenaikan tingkat, pembina olahraga bela diri asal Korea itu memantapkan persiapan tampil di ajang dua tahunan tersebut. Tidak kurang dari 200 peserta mengikuti ujian yang dipimpin dua guru taekwondo asal Pengprov TI Jawa Timur. Kedua penguji tersebut adalah Sabeum Nim Nanang yang tak lain Kabid Organisasi TI Jatim, dan Sabeum Nim Tarigan, Kabid Promosi TI Jatim. Mereka memimpin langsung proses ujian kenaikan tingkat yang dipusatkan

ISTIMEWA

UJI ATLET: Peserta ujian kenaikan tingkat memeragakan kemampuan.

di aula SMAN 1 Giri, Banyuwangi, Senin (11/2) lalu. Ketua Harian TI Banyuwangi, Arif Supriyanto mengatakan, ujian tersebut menjadi momentum bagi cabang taekwondo untuk mempersiapkan diri jelang porprov. Dia berharap ada talenta yang

bisa diproyeksikan tampil di ajang dua tahunan tersebut. Atlet yang masuk penjaringan nanti akan diseleksi lagi. Seleksi akan dilangsungkan secepatnya. “Kita akan gelar seleksi untuk menentukan komposisi skuad taekwondo dalam porprov,” tegasnya. (nic/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Kamis 14 Februari 2013

GUNUNG RAUNG

Keluarkan Dentuman Keras SONGGON - Aktivitas Gunung Raung kembali meningkat. Kali ini dentuman keras terdengar hingga radius belasan kilometer. Hal tersebut tentu saja membuat warga yang tinggal di lereng Raung terkejut. Desa Sumberarum dan Desa Sragi, Kecamatan Songgon, misalnya. Warga yang tinggal di dua desa itu banyak yang keluar rumah saat mendengar suara tersebut. Semalam dentuman itu terdengar dua kali. Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Balok Suryadi mengungkapkan, dentuman itu berbeda dengan gemuruh. “Tadi malam memang dentuman terdengar keras,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut dia, dentuman tersebut disinyalir suara letusan gunung yang memiliki luas kaldera 800 meter x 1.200 meter itu. Hanya saja, letusan itu tidak sampai menimbulkan petaka. ‘’Dentuman berlangsung dua kali, setelah itu tidak ada lagi,” tegas warga Dusun Krajan, Desa Sragi, itu. Dia juga mengaku mendengar informasi puluhan hewan turun gunung. Hewan-hewan itu lari ke Kecamatan Sumberjambe, Jember. Sejumlah binatang liar itu turun karena tidak kuat panas. ‘’Bisa jadi hewan-hewan itu kena hawa panas asap Gunung Raung,” terangnya. Dia menjelaskan, sejauh ini angin bertiup ke arah barat. Dengan demikian, asap yang keluar dari gunung terbesar di Pulau Jawa itu mengarah ke wilayah Jember dan sekitarnya. ‘’Angin memang bertiup ke arah barat,” imbuh Balok Suryadi. Sampai saat ini, terang dia, status gunung masih belum berubah, yakni siaga level III. ‘’Masih kita berlakukan aturan di radius 3 kilometer harus bebas dari aktivitas manusia,” pungkasnya. (ton/c1/aif)

ABDUL AZIS/RaBa

DITAHAN: Yudi Prayuda di Mapolsek Singojuruh kemarin.

ABDUL AZIS/RaBa

TINGGAL DI KOS-KOSAN: Warga yang terjaring dalam operasi pekat Polsek Rogojampi.

Razia Pekat Dapat Pasangan Mesum

ALI NURFATONI/RaBa

PEJABAT BNPB: Sutopo Purwo Nugroho (kiri) disambut Kepala BPBD Banyuwangi Wiyono di Bandara Blimbingsari.

BNPB Segera Kirim Logistik Tambahan SEMENTARA itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menambah logistik kepada Pemkab Banyuwangi. Bantuan itu diberikan untuk mengantisipasi sekaligus persiapan jika sewaktu-waktu Gunung Raung meletus. Bantuan logistik tersebut akan didistribusikan dalam beberapa hari ke depan. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, sesaat setelah turun dari pesawat di Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, kemarin. ‘’Kita berikan bantuan logistik kepada BPBD Banyuwangi pekan ini,’’ katanya. Dia menyebut, logistik yang segera diberikan, antara lain alat komunikasi, selimut, dan makanan siap saji. ‘’Perahu karet juga akan kita berikan,” imbuh Sutopo didampingi kepala BPBD Banyuwangi, Wiyono. Usai berbincang-bincang dengan Wiyono, Sutopo mengaku alokasi anggaran untuk BPBD masih minim. Dari total APBD 2013 senilai Rp 1 triliun lebih, anggaran untuk BPBD kurang dari 1 persen. ‘’Kalau hanya 2,5 miliar sangat kurang. Minimal satu persen dari APBD,’’ ungkapnya. Dengan anggaran sejumlah itu, lanjut dia, tugas BPBD kurang optimal. Apalagi, dana yang minim itu juga digunakan sebagai gaji pegawai. ‘’Perlu ditambah anggaran agar kinerja maksimal,’’ usul Wiyono. Mengenai aktivitas Gunung Raung, Sutopo mengaku BNPB terus monitor perkembangan gunung yang memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (dpl) itu. Selain itu, pihaknya juga intens menjalin komunikasi dengan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung. ‘’Pokoknya kita terus koordinasi,” jelasnya. Kepala BPBD Banyuwangi, Wiyono, kembali menegaskan bahwa anggaran untuk bencana minim. Sebab, dana senilai Rp 2,5 miliar itu juga digunakan menggaji 24 pegawai. “Mungkin karena BPBD masih baru,” ujarnya. (ton/c1/aif)

ADA APA LAGI

Siang Bolong Sikat Perabot GENTENG - Ada-ada saja yang dilakukan maling yang satu ini. Siang bolong dia nekat mencuri berbagai peralatan dapur di pasar tradisional Genteng Kulon, belakang terminal lama, kemarin. Pelaku yang kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Genteng tersebut adalah Ahmad Ridlo, 35, warga Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Korbannya adalah Wiji Suparmi, pemilik lapak di Pasar Genteng Kulon, yang tinggal di Dusun Lidah, Desa/Kecamatan Gambiran. Diperoleh keterangan, kasus pencurian itu dilakukan Ahmad Ridlo di siang bolong ketika lapak sepi karena pemiliknya pulang. Pelaku mengambil berbagai perabot dapur, di antaranya sebuah tabung gas, lima gelas, sebuah selang, beberapa piring, sendok, lepek, mangkuk, dan sutil. Kasus tersebut terungkap ketika sore hari korban datang ke lapaknya. Korban melihat barangbarangnya hilang. Saat korban bingung, ada warga yang bilang bahwa yang mengambil barang tersebut adalah Ahmad Ridlo. Mendengar kabar tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Genteng. Tanpa menunggu lama, polisi langsung mencari pelaku di rumahnya. Ketika ditanya petugas, Ahmad berterus terang bahwa dia memang mengambil sejumlah barang dari lapak milik korban. “Sekarang pelaku sudah kita tahan, dan barang bukti sudah kita amankan,” kata Kapolsek Genteng Kompol Riamun. (azi/c1/aif)

ROGOJAMPI - Aparat Polsek Rogojampi melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) kemarin malam. Beberapa tempat yang menjadi sasaran razia, antara lain pasar sapi, Terminal Rogojampi, dan rumah kos di depan sebuah SMK swasta Rogojampi. Selain itu, petugas yang berjumlah 15 orang tersebut juga razia tepi Pantai Blimbingsari. Tempat tersebut ditengarai sering dijadikan tempat mabuk-mabukan para pemuda. Dalam razia itu, polisi menjaring pasangan mesum di sebuah tempat kos. Selain itu, lima pemuda yang kedapatan menggelar pesta minuman keras (miras) di Pantai Blimbingsari juga digelandang ke Mapolsek Rogojampi. Kapolsek Rogojampi Kompol

ABDUL AZIS/RaBa

HANYA DITIPIRING: Penghuni kos dan pemuda yang terjaring razia pekat kemarin.

Bagio SP mengatakan, razia tersebut rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah kriminalitas. “Para pelaku yang berhasil kita razia langsung ditipiring (tindak pidana ringan),” katanya.

Kapolsek menambahkan, minuman keras dapat memicu tindak kriminal. Oleh sebab itu, operasi semacam ini akan terus dilakukan. “Mengingat pengaruh miras rentan tindak kriminal,” tandasnya. (azi/c1/aif)

Diperkosa Sepulang Urus SKCK SINGOJURUH - Perkosaan di Banyuwangi semakin marak. Kali ini menimpa Saritem (nama samaran), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi. Perempuan 19 tahun tersebut diperkosa Yudi Prayuda, 18, warga Dusun Rampan, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, beberapa hari lalu. Kasusnya baru terungkap kemarin. Ceritanya, setelah mengurus SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) di Polsek Rogojampi tiga hari lalu, dia telepon Prayuda agar diantar pulang. Sekadar tahu, keduanya baru kenal beberapa waktu lalu. Saritem kenal Prayuda saat Prayuda beli bensin di rumah Saritem. Bak gayung bersambut, Prayuda langsung datang menjemput Saritem mengendarai Vixion bernopol P 1507 ZJ. Celakanya, Saritem bukannya di antar pulang. Prayuda malah membawa Saritem ke rumahnya

di Dusun Rampan, Desa Cantuk. Sampai di lokasi, pelaku memperkenalkan Saritem kepada ibunya. Namun, tak lama kemudian, sang ibu tidur di kamar, dan mereka berdua ngobrol di ruang tamu. Beberapa menit kemudian, pelaku keluar rumah. Sekembalinya, dia mengajak seorang teman bernama Yudi. Namun, beberapa jam kemudian, Yudi pamitan pulang. Namun, oleh pelaku dilarang dan Yudi disuruh tidur di ruang tamu. Saat Yudi tidur, pelaku pun beraksi. Dia mencium bibir korban tiga kali. Setelah itu, pelaku memaksa Saritem masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar tersebut, pelaku memaksa korban melakukan hubungan intim. Puas melakukan hubungan intim, pelaku keluar kamar dan menemui Yudi di ruang tamu n Baca Diperkosa...Hal 35

Soal Pengambilan e-KTP, Warga Kaotan Resah ROGOJAMPI - Lagi-lagi proses pengambilan e-KTP di Banyuwangi meresahkan masyarakat. Kali ini terjadi di Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi. Setiap warga yang hendak mengambil e-KTP di desa tersebut diharuskan menunjukkan bukti setoran pajak. Jika lunas, maka warga yang bersangkutan bisa memperoleh e-KTP. Padahal, syarat tersebut di luar ketentuan yang berlaku. Apabila belum lunas, warga diminta membayar pajak sesuai tagihan. Tentu saja, kebijakan pemerintah desa (pemdes) tersebut memberatkan warga. Alasannya, pajak dengan e-KTP tidak ada sangkut-pautnya. ‘’Warga sini resah,” cetus Nurhadi, warga Dusun Krajan, saat ditemui di rumahnya kemarin. Menurut dia, banyak warga yang mengeluhkan kebijakan pemdes tersebut. Alasannya, tidak semua masyarakat menyimpan bukti setoran pajak. ‘’Ada yang disimpan, dan yang hilang bagaimana? Kadangkadang warga menganggap bukti setoran pajak itu tidak penting,” terang pria 45 tahun itu. Jadi, kata dia, ada warga yang sudah membayar pajak ter-

paksa memb aya r l a g i . Sebab, bukti setoran pajaknya hilang. Jadi, pajak tidak “A k h i r n y a suruh bayar ada kaitannya lagi gara-gara dengan e-KTP” tidak membawa bukti,” Sri Mastutik terangnya. Kades Kaotan Dia juga ALI NURFATONI/RaBa menanyakan kenapa setoran pajak warga belum bayar pajak. Sebab, setidak dicatat di kantor desa. Jika bagian warga mengaku sudah dicatat, maka bisa diketahui membayar kepada perangkat siapa yang sudah membayar desa. ‘’Katanya, warga sudah pajak dan siapa yang belum. membayar pajak kepada per‘’Saya kira pasti ada catatannya,” angkat desa yang dulu,” jelasnya. tandasnya. Oleh karena itu, lanjut dia, warga Warga lain, Rosidah mengaku, yang sudah membayar pajak langdirinya sudah membayar pajak sung dicatat. Bagi warga yang betahun 2012 lalu. Tetapi, bukti lum membayar hanya didata. “Jadi, setoran pajak hilang, sehingga pajak tidak ada kaitannya dengan dirinya terpaksa membayar lagi. e-KTP,” bantahnya saat ditemui di ‘’Suami saya disuruh pulang untuk mengambil bukti setoran pajak, tapi karena hilang ya bayar lagi agar dapat e-KTP,” jelasnya. Kepala Desa Kaotan Sri Mastutik membantah bahwa pengambilan e-KTP harus disertai bukti pelunasan pajak. Pihaknya sebatas mendata warga yang

ALI NURFATONI/RaBa

DIDATA: Sejumlah warga berkumpul sambil memegang e-KTP di Dusun Krajan, Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi, kemarin.

ruang kerjanya kemarin. Dia menegaskan, pengambilan eKTP dijamin tanpa pungutan. ‘’Kita tidak pernah meminta uang kepada

warga. Warga yang dimintai uang, saya ingin tahu siapa orangnya,” tantang pejabat yang resmi dilantik 2012 itu. (ton/c1/aif)


Ingin Tampil di Koran?

28

MLAKU

MANGAN

Caranya gampang! Cukup kirim ke ir_radarbwi@yahoo.com tentang pengalaman Anda pergi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga, teman, atau si Dia. Anda juga bisa mengirim tips masakan, kue, maupun minuman. Maksimal tulisan satu halaman kuarto. Jangan lupa, sertakan juga foto-foto plus keterangannya. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

MEJENG

Kamis 14 Februari 2013

Menjajal Trekking Air Terjun Segobang

SAYA sempat penasaran dengan info adanya air terjun (grujukan) di wilayah Desa Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Pada Minggu, 10 Pebruari 2013, kami mencoba mlaku-mlaku untuk mencari tempat tersebut. Kami bertiga (penulis, Valdy, dan H. Eko) berangkat. Setelah naik mobil selama kurang lebih 15 menit dari Kota Banyuwangi, sampailah kami di Desa Segobang. Mobil kita parkir di pasar kaget Desa Segobang dan ditemani pemandu dari warga setempat, kami mulai perjalanan yang bisa juga dikatakan sebagai trekking. Dimulai melintasi jalan desa yang sudah dicor sekitar 200 meter, masuklah ke jalan trekking yang sesungguhnya, yaitu pematang sawah (galengan). Menyusuri tepian saluran irigasi dilanjut jalan setapak menurun dengan kemiringan 45 derajat. Benar-benar menguras tenaga dan keringat bercucuran. Setelah menyeberang jembatan dari bambu

FOTO-FOTO TOTO Sulistyo For RaBa

MEJENG: Tiga sekawan berfoto di depan air terjun Segobang.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Oleh:Totok Sulistyo Pecinta Travelling Asal Banyuwangi

melewati sungai, sampailah pada step pertama hamparan sawah yang indah. Setelah istirahat sejenak sekadar mengatur nafas dan meminum air, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri persawahan dan beberapa sungai kecil. Kami masih harus menyeberangi sungai besar melintasi jembatan bambu. Kami sempat ketemu ibu-ibu yang lagi beristirahat di sebuah musala di pinggir sungai. Jalan mulai menanjak lagi kurang lebih 500 meter. Sampai pada step kedua, hamparan sawah yang kemungkinan baru kena penyakit (rusak), karena tidak seperti hamparan sawah yang pertama yang tampak hijau subur. Setelah mencari-cari jalan pematang yang menuju ke arah sasaran dan harus melompati sungai kecil, akhirnya terlihat air terjun dari kejauhan.

MAKNYUS: Menu ikan lele goreng dan lalapan cocok dinikmati untuk makan siang.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Di tempat itu, hambatan untuk menjangkau lokasi lebih berat. Sebab, jalan yang menurun dengan kemiringan sekitar 80 derajat. Pemandu sempat kaget dan tidak menyangka ketika melihat ada pagar bambu yang menutupi arah ke sungai tempat air terjun berada. Apa mungkin air terjun mau dikomersialkan? Kok jadi dipagari? Ternyata pertanyaan itu salah, karena kebetulan ada orang yang lagi pasang pagar bambu tersebut dengan tujuan mencegah jatuhnya buah durian ke sungai. Memang di sekitar lokasi, banyak pohon durian yang lagi berbuah. Dengan bersusah payah, kami mencari jalan untuk menghindari pagar bambu tersebut. Akhirnya sampailah kami ke lokasi air terjun tersebut. Puaaas dan segeeer rasanya. Tidak terasa selama 45 menit kami berjalan kaki untuk mencapai lokasi air terjun itu. Puas bermain air dan berfoto (nar-

sis kalee), kami balik untuk menuju tempat makan siang. Sampai pasar kaget, dengan mobil kami berempat bersama pemandu menuju kolam pancing ikan Rabella milik H. Eko. Lokasinya berada di sekitar Sengkan Jayadi (menurut warga sekitar). Untuk masuk areal kolam pancing tersebut tidak dikenakan biaya tiket. Hanya saha, hasil pancingnya ditimbang dan dihargai Rp 17.000 per kg. Kalau mau paket ikan matang plus nasi dan lalapan cukup mengeluarkan kocek Rp 45.000 per kg. Ikan dijamin fresh dan dari kolam dengan sumber air dari pegunungan. Sampai di kolam Rabella yang di dalamnya dipelihara ikan lele, bawal, gurami, dan nila, ternyata makan siang sudah disiapakan. Terima kasih Pak H. Eko atas suguhan ikan lele goreng dan lalapannya yang maknyuss. Pencarian air terjun baru kami rencanakan akan dilanjutkan minggu berikutnya.(*/irw)

KOLAM PANCING: Kolam Rabella menyediakan arena memancing ikan dan bermain air.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI • Kijang Krista ‘00 •

• Tanah Kebun •

• Tanah Kapling •

• House Keeping •

• Banyuwangi Motor •

• Timor ‘99 SOHC •

• Prima Mobil •

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

Dibutuhkan segera House Keeping serabutan utk Hotel di Bali & Pelaksana Bangunan. Lam ke Ngindensemolo 98 lantai 2 Sby/email sbpisby@yahoo.com, sertakan no HP.

Dicari (Mekanik) pria, SMK otomotif. (Marketing) SMA/SMK, SIM C, punya kendaraan sendiri. (Admin) pria, min SMA. Kirim ke CV Banyuwangi Motor Jl. dr. Sutomo 22 BB

Dijual 1 unit Timor ‘99 SOHC & 1 unit Maestro 90. Hub: 081336666171

Avanza 07'10'11, Xenia Li '11, APV X '05, Taruna FGX '05, Katana '01, Futura STW '01, Espass STW 95'96, PU Grnmax '11'12, Rush '08, Spark '04, PU Futura '11, Krista'03, Escudo'98, PU Zebra'04. Bisa cash/credit. Hub. 0333411655/0811301676

BANYUWANGI

Dibutuhkan Design Grafis, operator, finishing, kasir, utk Akeno Digital Print. Max 25th, pend. min SMK/sederajat. Hubungi: Jl. PB Sudirman 21 Banyuwangi. Telp. 0333-420888

• Tanah Strategis • Djl tnh 266m2, Jl. Kepiting Sobo jejer ruko, tanpa perantara, strategis 081336271085

• Gladag - Rogojampi •

• 1235m2 Rogojampi • Jual tanah SHM, 1235m2, timur Kantor Pos Rogojampi tepi Jl Raya Lap. Terbang Blimbingsari, hub 081.6541.9956

• Akeno Digital Print. •

Dijual tanah 355m2 (Geladag sebelah Bimantara Rogojampi). H: 081336333898

• Jl. KH. Agus Salim •

BANYUWANGI • Griya Mahkota •

Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

• Rumah Desa Balak •

• Karyawan •

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

(1). Adm Keuangan, Pr, pend. D3 sgl jrsn, usia max 28 thn. (2). Spv Satpam, Lk/Pr, pend. SMA/sdrjat, bisa komputer, usia max 35 thn. (3). Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA/sdrjt, siap ditempatkan dmna saja. (4). Satpam Carier, Lk/Pr, pend. min SMA/sedrjat, usia 20-30 thn siap dtmpatkan dimana saja. Krm lam ke: PT. DAS Jl. Boediono No.42 Basuki Rahmat-Bwi. Tlp. 0333411000.

• Jl. Agus Salim •

Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081336611511. Hanya 3 unit.

• Bunga Residence •

• Toko + Rumah Genteng •

Jual rumah 2lantai, LT280m2, LB260m2. Jl. KH. Agus Salim 59 pinggir Jalan Raya, harga 590 juta. Hubungi: Ady: 081-232399110

Dijual sgr Ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim belakang Untag Banyuwangi. Hubungi: 081233669969, 0333427190

• Rumah Kebalenan • BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 6840 ZH, an. Mujiyono, Ling. Sukorojo 04/01 Banjarsari, Glagah Hlg STNK Nopol P 5351 VK, an. Yanti Ismawati. Jl Letjen S. Parman RT02/02 Pakis

Djl tanah + bangunan L 4x8=32m2 + 10 x 15 = 150m2, bisa dibeli dgn cash/kredit & juga bs disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego,H:(0333)631526–635176,0811351148

• Rumah Banyuwangi •

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg cash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Rumah Rogojampi •

HlgSTNKNopolP4351YD,an.AdyFirmansyah. Perum Kavling Giri Indah Blok C-3 RT 06/6 Klatak Hlg STNK Nopol P 3932 XL, an. Suharti. Krajan RT04/01 Seneporejo, Siliragung Hlg STNK Nopol P 6560 ZM, an. Sofyan Arif, Jl. Musi 62, Kel. Penganjuran HlgSTNKNopolP5721VB,an.SupriyadiSubekti. Jl.Widuri,Lingk. Krajan01/03Banjardari,Glagah Hlg STNK Nopol P 4748 ZC, an. Suparto, Dusun Bimo 04/02 Bimorejo, Wongsorejo

Djl rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual rumah L 10x15 = 150M2 lok kebalen Rogojampi, bisa dibeli dengan cash atau kredit dan juga bisa di sewa, hrg nego. hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘10 • Daihatsu Xenia Xi VVT-I 1,3 th 2010, warna Hitam plat W, pajak sampai 2014, barang mulus, pemakaian pribadi. Hub 081234545023

• Suzuki Pusat Jatim • Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

SITUBONDO • Daihatsu Xenia ‘08 • Dijual Xenia 2008, Xi VTI, plat L, hitam, istimewa, 105 jt (nego). Bu Wahyu, Jl. JA Suprapto 22 Stb. 081 803502829

Dijual Kijang Krista Diesel 2000, biru, harga 115 juta nego, bisa cash atau kredit, auatu tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

• Karimun Estillo ‘07 •

• Toyota Kijang ‘95 •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang KF50 SPR tahun 1995, hijau metalik, harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F600RV-GMPFJJ tahun2010, silver metalik, harga 113,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Avanza ‘09 •

• Isuzu New Panther ‘05 •

• Grand Vitara ‘07 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2009, merah metalik, harga 136 juta nego, brang istmw, bs cash/kredit, hub:(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu New Panther TBR541 LV tahun 2005, biru muda metalik, harga 136 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Grand Vitara tahun 2007 JLX, abuabu metalik, harga 160 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

BANYUWANGI • Jasa Renovasi • Jasa Renovasi / Bangun baru rumah, gudang, ruko, taman dll. Murah bergaransi & jual batu pecah mesin Rp 136.000/M3. Hubungi: 081252562580

• Krim Pemutih Wajah • Lemesa Krim pb mutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng, brchya. Hlgkn flek, jrwt, kriput, tnp efk smpg,amn,grns100%uangkmbl.081229491717

• Bingung Cari Kerja? • Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

• Peluang Usaha • PeluangUsaha:BagiAndaketua/penyelenggara Arisan. 1 th bonus ke LN. H: 03337611387


BALJEBOL

Kamis 14 Februari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

ADA APA LAGI

RADAR JEMBER/JPNN

BANJIR: Genangan air di depan kampus Unej.

Hujan 1,5 Jam, Banjir Dimana-mana JEMBER – Hujan deras yang mengguyur Jember tidak lebih dari 1,5 jam kemarin (13/2) mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan. Bahkan, genangan air di sejumlah lokasi cukup tinggi. Seperti dua ruas jalan yang mengelilingi kampus Universitas Jember (Unej) yang kemarin tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di Jalan Jawa dan Mastrip, air yang meluap mencapai lutut orang dewasa, sehingga membuat jalan yang ada di sebelah selatan dan utara kampus Unej itu mengalami kemacetan. Bahkan, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember yang ada di Jl Jawa itu juga ikut tergenang air, sehingga masuk ke dalam kantor tersebut. Di Jalan Mastrip, sejumlah pengguna jalan harus terperosok di jalan yang berlubang cukup besar akibat tidak terlihat setelah tergenang air. Seperti yang disampaikan Detro, warga Jember yang melintas di Jl Mastrip saat air genangan belum surut. Dia melihat secara langsung pengendara motor terperosok dan terjatuh di jalan itu. “Barusan saja di Jalan Mastrip ada perempuan yang mengendarai motor jatuh karena terperosok ke jalan berlubang,” ujarnya. Bukan hanya itu, genangan air sekitar 20 cm itu mengakibatkan kendaraan bermotor yang melintas di jalan itu mengalami mogok. Akibat banyak kendaraan yang mogok, jalan semakin macet. Melihat kondisi tersebut, petugas kepolisian langsung bertindak. Mereka menutup sementara Jalan Jawa dan Mastrip sembari mengarahkan pengguna jalan ke jalan alternatif lainnya. “Ya sengaja kami tutup sementara jalan ini. Tapi, pengguna jalan kami arahkan ke jalan alternatif lainnya,” ujar petugas yang namanya tidak mau dikorankan. Bukan hanya di sekitar kampus, banjir juga terjadi di beberapa ruas jalan di kota, terutama di Jalan Kartini dan Jalan Mangunsarkoro Jember. Di jalan tersebut, genangan air hingga mencapai betis pria dewasa, sehingga membuat pengendara harus mengurangi laju kendaraan. Kondisi jalan yang banjir ini semakin diperparah karena hampir bersamaan dengan jam pulang sekolah. Akibatnya, kendaraan harus berjalan melambat untuk bisa melewati jalan tersebut. “Ini karena selokannya tidak mampu menampung air hujan yang deras,” ujar Indah, salah seorang pemilik warung di sekitar Jl Kartini kemarin. Oleh karena itu, air pun meluap ke jalanan. Namun, banjir dan genangan air itu tidak berlangsung lama. Pasalnya, begitu hujan reda, air langsung surut, sehingga lalu lintas kembali lancar. (mg3/ram/har/jpnn)

EKO SETIA BUDI/RADAR JEMBER/JPNN

PILIH MANA YA: Aneka makanan berbahan coklat yang banyak dibeli. Permintaan itu semakin meningkat saat mendekati hari kasih sayang, hari ini.

Coklat Valentine Banyak Diburu

BONDOWOSO – Memberi kado coklat masih menjadi salah satu pilihan mengisi momen hari kasih sayang (valentine) yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Coklat dianggap bisa menjadi salah satu media untuk mengungkapan rasa sayang kepada orang-orang terdekat di momen spesial tersebut. Setidaknya, untuk momen valentine kali ini, permintaan coklat di Bondowoso meningkat. Seperti yang terlihat di sebuah cafe yang menyediakan berbagai panganan berbahan coklat di Bondowo-

PUGER - Beras untuk warga miskin atau raskin selayaknya menjadi konsumsi warga yang notabene benarbenar miskin. Namun di Puger, raskin malah nyanthol ke warung makanan. Untungnya, ketidakwajaran itu ditemukan secara tak sengaja oleh Moh. Zaeni, 42, salah satu anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Saat itu Zaeni mampir di sebuah warung yang terletak di Desa Lojejer. Di tempat itu dia mendapati jika warung tersebut juga menerima 10 sak jatah raskin. Ketika ditanyakan asal raskin tersebut, pemilik mengaku memperoleh dari salah seorang perangkat desa di Puger Wetan.

Sebagai salah seorang anggota Badan Permusawaratan Daerah (BPD) Puger Wetan, Zaeni merasa harus meluruskan hal tersebut. Oleh karenanya, dirinya melaporkan kepada pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti. ”Ini aneh,” kata Zaeni. Sekitar pukul 10.00 WIB kemarin (13/2) Moh. Zaeni yang akrab dipanggil Jeni tersebut mendatangi kantor kecamatan Puger guna meluruskan kejadian distribusi beras yang diindikasikan tidak tepat sasaran itu. Sejak awal dia mengaku, sebenarnya sudah mendengar informasi dari warga jika distribusi raskin kurang tepat sasaran. Karena itulah dia ngecek sendiri info itu

ISTIMEWA

Beli Mio J Seris, Bonus Hadiah Langsung sung Champ, 2000 voucher 100K serta cash back. Bahkan, konsumen akan berkesempatan mendapatkan grand prize lima Avanza dan lima Mio J. “Program ini berlaku tanggal 1 Februari hingga 31 Maret 2013, jadi masih lama periodenya sehingga kesempatan mendapat hadiah sangat tinggi,” ungkap Bambang. Bambang menjelaskan, program ini merupakan upaya Yamaha untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sepeda motor injeksi sudah mulai di terapkan Yamaha. Keunggulannya di kategori skutik berkelas menjadikan

agai macam bentuk. Yang paling banyak dipesan Coklat Paraline Box,” ujarnya. Di coklat-coklat tersebut, biasanya para pemesan membubuhkan ucapan untuk orang-orang terkasih. Sementara itu, Vita, salah seorang siswa di SMA Bondowoso mengaku dirinya memesan banyak kado dari coklat. Hal itu karena juga banyak dari temantemannya yang menitipkan kado coklat. “Ini juga teman-teman yang nitip untuk dijadikan kado valentine,” pungkasnya. (esb/wah/jpnn)

Eh, Jatah Raskin Nyanthol ke Warung

KESEMPATAN TERBATAS: Pengendara Mio J saat berkeliling kota. Kini pembeli Mio J berkesempatan mendapat hadiah langsung dan hadiah utama Avanza dan lima unit Mio J.

JEMBER – Yamaha kembali memberikan kejutan hadiah bagi Anda yang membeli sepeda motor Mio J series. Sebab, mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2012, konsumen akan mendapatkan hadiah langsung serta berkesempatan mendapatkan hadiah utama. Branch Manager PT. Rodasakti Suryaraya Jember Bambang Setiabudi mengatakan, program kejutan ini dinamakan semarak Mio J 3 in 1. Dimana setiap konsumen yang membeli motor Mio J series akan mendapatkan hadiah langsung, seperti 15 Galaxy Tab, 25 TV LCD 32 inc, 50 Camera pocket, 75 HP Sam-

so. Di tempat tersebut, permintaan akan coklat meningkat dua kali lipat dibanding hari-hari biasanya. “Yang meningkat adalah pesanan untuk kado. Peningkatannya sampai 100 persen lebih dibanding hari-hari biasa,” ujar Yossy, pengelola cafe tersebut. Dia mengakui jika peningkatan pesanan tersebut memang karena momen valentine. Dalam menyambut momen hari kasih sayang tersebut, pihaknya sengaja mengkreasi coklat, khususnya untuk dijadikan kado. “Untuk kado, kami sediakan berb-

generasi terbaru Mio itu memiliki slogan Semakin Cepat Semakin Irit...It’s Magic. Sejak kehadirannya, Mio J disambut pasar dan begitu populer. Penerimaan masyarakat atas pertimbangan kualitas tinggi teknologi Yamaha yang sudah dipercaya selama ini memimpin market otomotif roda dua nasional pun tinggi. Mio J menjawab semua keinginan konsumen yang menginginkan skutik berteknologi tinggi. Teknologi FI Yamaha yang disebut Yamaha Mixture JETFuel Injection (YMJET-FI) membuat Mio J begitu sempurna. Ketangguhannya mesinnya

ditambah pengaplikasian mesin juara Yamaha, Diasil Cylinder dan Forged Piston. Penyatuan mesin juara Yamaha dan teknologi mutakhir YMJET-FI melahirkan motor matik performa tinggi. “Uniknya, Mio J diambil dari teknologi FI Yamaha yang disebut Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI). Maknanya sangat dalam dan menjadi kesempurnaan Mio J dengan teknologi mutakhir Yamaha yang dapat meningkatkan performa mesin dan hemat bahan bakar sampai 30 persen. Ini pula mengapa Mio J disebut It’s Magic,” papar Bambang. (adv/*)

ke sebuah warung di daerah Lojejer, yang disinyalir juga menerima jatah raskin itu. “Ternyata benar. Dan ketika saya tanya dari mana didapatkan, pemilik warung bilang dari perangkat desa,” katanya. Dia ingin, hal itu diluruskan. Karena yang berhak menerima jatah raskin adalah warga kurang mampu, bukan pemilik warung makanan. Sebagai seorang BPD, dirinya merasa bertanggung jawab ketika mendapati keluhan warga. “Saya melapor karena lillahita’ala menjadi BPD. Ketika ada warga mengeluh, maka saya harus tanggap,” kata Jeni. Dijelaskan, beras raskin tersebut datang pada Senin awal pekan ini, kemu-

dian dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan. Namun, kenyataannya ternyata tidak sesuai dengan sasaran. Di Kantor Kecamatan, dirinya diterima oleh pihak Kesra Kecamatan Puger. Setelah mendengar keluhan dari anggota BPD tersebut, Kesra Puger melakukan koordinasi dengan Kasi Trantib. Kemudian dihasilkan jika kasus tersebut akan ditindaklanjuti. Pihak kecamatan akan menggandeng kepala desa Puger Wetan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Kami akan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk menyelesaikan kasus ini,” kata Mukiyar, Kasi Trantib Puger. (mg1/ hdi/jpnn/jpnn)

Disikat Avanza, Tewas di Tempat JOMBANG – Intensitas kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia kian tingi. Jika sebelumnya, Agus Salim, 47, sopir truk distribusi raskin asal Dusun/Desa Tutul, Kecamatan Balung tewas, kemarin giliran Waridi ,37, warga Desa Sumoroto, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang yang menjadi korban. Laki-laki ini meninggal setelah diseruduk Toyota Avanza N 2603 ZZ saat perjalanan menjemput Nanik, istrinya yang ada di Jember. Peristiwa itu terjadi kemarin siang di Jalan Raya Keting,

Kecamatan Jombang. Menurut Sastro, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan itu bermula dari kecerobohan so pir Avanza, Dwi Irawan, 31, asal Desa Kedok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dimana saat melintas, sopir ini melanggar marka jalan. ‘’Avanza itu melaju dengan kecepatan tinggi dari timur. Bah kan berjalan di tengah marka jalan,’’ katanya. Sebelum kejadian, dari arah

barat, Waridi si korban terlihat melintas mengedarai sepeda motor Honda Mega Pro N 1850 DV. Dari Tempursari, korban hendak menjemput Nanik, 35, istrinya yang sedang berada di Jember. ‘’Sepeda motor yang ditumpangi korban itu juga tidak terlalu kencang,’’ katanya. Kemudian dari arah berlawanan sebuah Avansa tiba-tiba oleng ke kanan. Kemudian menghantam, motor korban. (rid/hdi/jpnn)

NUGROHO/RaBa

Nabung di BRI Syariah Dapat Emas Batangan BANYUWANGI - Bank BRI Syariah Banyuwangi, kemarin (13/2) membagikan emas batangan kepada sejumlah nasabah terpilih. Nasabah yang dipilih berasal dari seluruh penabung di BRISyariah dari seluruh Indonesia. Sejak beroperasi pada bulan Desember 2010 lalu, BRI Syariah Banyuwangi telah membagikan 20 gram emas pada nasabahnya. Semua nasabah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan emas murni batangan satu kilogram (kg). Kepala Cabang BRI Syariah Banyuwangi Tommy Suhartanto mengatakan, hadiah emas tersebut dibagikan kepada nasabah penabung khususnya produk tabungan BRI

NASABAH BERUNTUNG: Kepala Cabang BRI Syariah Tommy Suhartanto menyerahkan emas batang kepada nasabah terpilih. ISTIMEWA

Syariah IB. Tabungan tersebut merupakan salah satu produk unggulan BRI Syariah karena memiliki banyak faedah (fasilitas serba mudah) dengan keunggulan setoran awal murah hanya Rp 50 ribu. Nasbah digratiskan biaya administrasi tabungan bulanan.

Gratis tarik tunai dan cek saldo di semua jaringan ATM brilink, prima dan bersama. “Gratis transfer ke rekening bank lain melalui ATM, bisa digunakan sebagai kartu debit di jaringan prima, bisa untuk pembayaran PLN, telepon, isi ulang pulsa. Kartu ATM dapat digunakan di

83 bank dan lebih dari 40 ribu mesin ATM,” bebernya. Selain produk tabungan, ungkap Tommy, juga tersedia produk konsumer seperti KPR dengan angsuran tetap sampai dengan lunas, KKB, multiguna. Juga tersedia pembiayaan investasi dan modal kerja serta layanan mikro banking untuk pembiayaan di bawah Rp 500 juta dengan proses cepat, simpel dan aman. Untuk pembukaan rekening baru dengan jumlah tertentu akan mendapatkan hadiah langsung yang berlaku di wilayah Banyuwangi. “Kami buka kantor di Jalan Adi Sucipto nomor 3 Banyuwangi dan Jalan Wahid Hasyim Genteng,” ungkap Tommy. (afi/adv)

KEPALA UPTD PENDIDIKAN GENTENG: Sugiartono berbicara di depan peserta pelatihan.

Sosialisasi dan Pelatihan Pendidikan Inklusif GENTENG - Untuk pertama kali Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Kecamatan Genteng, kemarin 13/02, mengadakan sosialisasi serta pelatihan inklusif bagi guru dan kepala sekolah SD/MI negeri/ swasta. Pelatihan berlangsung di aula SD Negeri 1 Genteng. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 13-15 Februari. Pelatihan diikuti seratus peserta terdiri dari 84 orang guru dan kepala sekolah ditambah 16 orang guru taman kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Genteng. Kepala UPTD Pendidikan Genteng Sugiartono mengatakan, program pendidikan

inklusif merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) dan Instruksi Gubernur tentang sekolah bagi anak yang memiliki kebutuhan khusus di sekolah reguler. “Untuk itu kita sengaja menjadi UPTD pertama di Banyuwangi yang mengadakan pelatihan ini,” ujar Sugiartono yang didapuk menjadi steering committee dalam pelatihan kemarin. Ditambahkan oleh Sugiartono, setelah pelatihan ini peserta akan mendapat sertifikat, sehingga ke depannya nanti setiap sekolah di wilayah UPTD Genteng sudah bisa menerima siswa dengan kebutu-

han khusus, “Kasihan mereka biar sekolah tidak terlalu jauh dan tidak mengeluarkan biaya terlalu besar,” tambahnya. Drs. Hamami Msi mewakili Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi mengatakan, pelatihan pendidikan inklusif ini sangat penting dan wajib dijalankan oleh semua UPTD pendidikan yang ada di Banyuwangi. ”Hingga pada tahun 2014 semua sekolah sudah bisa menerima siswa dengan kebutuhan khusus. Minimal lima anak di setiap sekolah harus ada siswa khusus. Akan ada bantuan dana dari pemerintah untuk mereka,’’ tandas Hamami. (adv)


34

Kamis 14 Februari 2013

GDI REGENCY

Bisa Pilih Lengan Panjang atau Pendek KAUS I Love BWI yang tersedia di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi kini semakin bervariasi. Selain desain kaus berwarna hitam, kini juga tersedia kaus warna putih. Bahkan ada kaus lengan panjang berwarna putih. Silakan datang ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso No. 89C Banyuwangi untuk memilih kaus yang Anda inginkan. Semua ukuran tersedia mulai dari S, M, L, XL, bahkan XXL. Bahan memakai katun berkualitas yang terasa nyaman saat dikenakan.

Harga dijamin lebih murah dari pasaran. Kaus lengan pendek hitam maupun putih ditawarkan dengan harga yang sama. Untuk ukuran S, M, L, dan XL hanya dibanderol Rp 65 ribu. Khusus kaus ukuran XXL ditawarkan Rp 75 ribu. Begitu juga kaus lengan panjang hanya dihargai Rp 75 ribu. Ayo segera dapatkan dan kenakan kaus tersebut, untuk menunjukkan rasa cinta Anda kepada Banyuwangi. Kaus ini bisa dibeli di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi pada jam kerja. (*/irw)

KELIK/RaBa

MAKIN KEREN: Kaus I Love BWI lengan pendek dan panjang ini bisa dibeli di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi.

MEGA/RaBa

SELESAI DIBANGUN: Rumah tipe 75 di GDI Regency ini siap dihuni.

Sedia Double Teflon

Beli Rumah Dapat Banyak Fasilitas INVESTASI masa depan ada di tangan Anda. Jadi segera ubah pemikiran sekarang juga, dengan memilih perumahan yang tepat di Griya Dadapan Indah (GDI) Regency. Perumahan di Jalan Raya Jember KM. 7 Dadapan, Kabat, Banyuwangi itu memberikan banyak fasilitas. Tersedia tipe 75 yang hanya dipatok seharga Rp 200 juta dengan bunga KPR terjangkau. Fasilitas rumah sudah termasuk pengurusan IMB, fasilitas listrik dan air bersih. Akses jalan raya menuju kota juga strategis, karena tidak jauh dari perkotaan. Dekat dengan Bandara Blimbingsari dan fasilitas lain, sehingga sangat mendukung kebutuhan sehari-hari. Seperti taman kanak-kanak dan play group. Ada sarana olahraga berupa lapangan futsal dan voli, serta kolam renang. Cafe and Resto, ruang karaoke, dan studio music, bisa dinikmati untuk bersantai. VIP room yang diperluas juga bisa memenuhi kapasitas hingga 150 orang. Fafan Luika, pemilik GDI menjelaskan bahwa semua fasilitas perumahan itu bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tidak sempat memenuhinya sendiri. Seperti kebutuhan sehariharinya mereka. “Membantu sudah menjadi kewajiban kami,” cetusnya. Jadi kunjungi sekarang juga kantor pemasaran GDI Regency. Atau bisa menghubungi telepon 081333565758, 081999565758, atau 081803556688. (adv/irw)

BIEBIE RESOLLES

MEGA/RaBa

TEMPAT BARU: Ruangan nyaman dan memberikan kesan berbeda dari tempat sebelumnya.

Tecno Corner Memberi Kenyamanan TOKO BlackBerry (BB) Corner yang kini berubah menjadi Tecno Corner di Jalan Gajah Mada No. 2 Banyuwangi, menambah pelayanan. Tak hanya atasi permasalahan BB dan smartphone, tetapi juga melayani apple, android, dan windows phone. Tempat yang baru sangat strat-

egis dan nyaman dengan ruangan cukup luas dan hiasan interior toko yang menarik. Ruangannya dilengkapi AC, sehingga akan memanjakan pengunjung yang berkonsultasi kerusakan alat komunikasinya. Misalnya, lemot, blank atau tidak bisa dinyalakan sama sekali, baterai drop, atau mengganti

peralatan hardware. Yunan, pemilik Tecno Corner mengatakan, dibukanya tempat baru itu bertujuan memberikan kenyamanan kepada pengunjung supaya betah ketika menunggu antrean. “Ketika berada di dalam ruangan yang luas, maka akan lebih nyaman,” cetusnya. (adv/irw)

SELAIN menjual aneka macam jenis ukuran baut, Toko Mr Bolt juga menyediakan perkakas rumah tangga. Misalnya, panic aluminium, mixer, micro wave, kompor gas, double teflon merek Cyprus, dll. Selain alat dapur, juga tersedia perkakas tukang, di antaranya kunci pas, kunci shock, ada pula scaffolding atau andang besi, tangga aluminium, dll. Manager Shop Toko Mr Bolt, Nurbani Yusuf mengatakan, Toko Mr Bolt hadir untuk memenuhi kebutuhan Anda yang selama ini sulit dicari. Salah satunya menyediakan bermacam jenis dan ukuran baut. Baut yang ada di toko ini terbilang lengkap. Jika ingin mencari baut untuk konstruksi baja, otomotif,

industri, dan rumah tangga, di sini tempatnya. “Baut dari yang terkecil dan super besar ada di sini,” kata putra dari Dhofir, pengusaha bengkel nasional itu. Dijelaskan, pembangunan perumahan serta industri cukup pesat di Banyuwangi menjadi salah satu alasan mengapa Toko Mr Bolt dibuka. Selama ini, jika ada yang membutuhkan baut ukuran super besar biasanya mencari di Surabaya. Namun kali ini cukup di Toko Mr Bolt, kata dia, semuanya tersedia. “Harga dijamin lebih miring, karena Mr Bolt adalah cabang dari Surabaya,” cetus pengusaha muda itu seraya menyebutkan, informasi lebih lanjut bisa hubungi 03338911002. (adv/irw)

MEGA/RaBa

TERTATA APIK: Gerai Biebie Risolle Crispy tampak didesain menarik dan nyaman. TOHA/RaBa

CABANG SURABAYA: Nurbani Yusuf menunjukkan model double teflon di Toko Mr Bolt.

Cocok Untuk Menikmati Kopi PENASARAN dengan risoles di Biebie Risolles Crispy? Buruan kunjungi gerainya di Jalan Adi Sucipto No. 133, Sobo, Banyuwangi. Tempat itu adalah pusat jajanan kue Risolles Crispy yang dipadukan saus sambal dan saus mayones. Anda bisa memilih isi risoles seperti yang sudah tersedia. Ada daging sapi dan ayam. Bagi pencinta makanan sea food, bisa langsung memesan yang berisi udang. Harganya dijamin murah. Cukup merogoh uang Rp 2.500 per kue, Anda bisa menyantap dengan lahap. Ingin mencari tempat nongkrong sambil istirahat dari jam kerja kantor? Anda bisa datang ke Biebie Risolles Crispy. Pencinta minuman kopi juga bisa memesan secangkir kopi dengan makanan pendamping kue risoles. Mei, pemilik gerai Biebie Risolles Crispy mengaku juga menyediakan minuman untuk menetralisasi setelah menyantap kue risoles. Anda bisa menikmati minuman yang menyehatkan. Ada minuman sari bunga rosella yang mempunyai rasa asam alamiah dari bunga tersebut. Khasiatnya luar biasa, karena bisa menyembuhkan penyakit darah tinggi, panas dalam, dan asam urat. Bila diminum secara rutin, maka akan memberikan kesehatan bagi tubuh.(adv/irw)

BCA FOR RaBa

PAMERAN MOBIL: Honda Brio, Pajero Sport, dan Suzuki Ertiga dipajang di halaman BCA KCP Genteng kemarin (13/2).

Hari Terakhir Pameran Mobil Baru Kaus Katrok Makin AYO jangan sampai ketinggalan! Saksikan pameran beberapa merek mobil terbaru di halaman Bank Central Asia (BCA) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Muncar! Hari ini (14/2) adalah hari terakhir pameran spektakuler yang sudah berlangsung sejak Selasa (12/2) itu. Hari ini, beberapa dealer masih memajang mobil terlaris mulai jam 09.00 sampai 15.00. Dealer mobil Suzuki memajang mobil Suzuki Ertiga. Dealer Daihatsu memamerkan mobil Terios. Honda menghadirkan All New CRV dan Brio. Sedangkan, Mitsubishi menawarkan kendaraan city car Mirage dan Pajero Sport. Pameran itu dalam rangka promo

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga murah oleh BCA Cabang Banyuwangi. Program menarik itu berlaku sejak 21 Januari 2013 hingga 21 Februari 2013. Yang menarik, bunga yang diberikan kepada nasabah KKB sangat bersaing. Bagi nasabah prioritas BCA hanya dikenai bunga 3,25 % setahun. Sedangkan bunga untuk nasabah umum BCA hanya 3,5 % setahun. Tak hanya itu, biaya administrasi sangat ringan cuma Rp 200 ribu. Yang spektakuler, provisi mobil baru gratis dan untuk provisi mobil bekas hanya 0,25 %. Program ini menjadi tawaran menarik bagi Anda, yang ingin

memiliki mobil baru maupun mobil second atau bekas. Bahkan, proses refinancing juga bisa dilayani dalam program KKB Bank BCA ini. Bagi nasabah yang melakukan closing atau inden mobil baru saat pameran akan mendapatkan hadiah langsung. Ingat, nasabah yang ingin mendapatkan biaya administrasi murah harus melakukan ending aplikasi pada 21 Februari 2013. Untuk informasi lebih lanjut hubungi BCA Banyuwangi telp. 0333-424250 atau 416500, BCA KCP Genteng 0333-845893, BCA KCP Jajag 0333-397790, BCA KCP Muncar 0333-593003, BCA KCP Rogojampi 0333-631561.(adv/irw)

Diserbu Pemesan

I LOVE Banyuwangi, I Love Persewangi, I Love Plengkung, I Love Ijen,  dan I Love I Love yang lain... Demam kaus dengan tagline I Love yang digagas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menginspirasi produsen Kaus Katrok untuk terus kreatif dengan model-model terbaru. Tujuannya, agar gerakan cinta Banyuwangi terus muncul pada masyarakat, khususnya generasi muda Banyuwangi. Produsen Kaus Katrok nyaris tidak pernah istirahat, karena kebanjiran order kaus bertuliskan “I Love Banyuwangi”. Baik itu dari instansi pemerintah, pendidikan, pertanian, perusahaan swasta, komunitas pelajar, dan mahasiswa. Bahkan perusahaan-perusahaan swasta yang memiliki karyawan ratusan orang juga ikut memborong kaus berlabel I Love Banyuwangi.

Besarnya respons masyarakat terhadap kaus Katrok karena bahan yang dipakai dari kain katun murni, tebal, halus, adem, nyaman dipakai, serta mudah menyerap keringat. Kaus Katrok dicetak dengan sablon dari bahan tinta spesial. Harganya pun terjangkau, karena kaus Katrok dikerjakan sendiri. Baik menjahit, desain maupun sablon digarap sendiri. Bukan dipesan di tempat lain atau dikerjakan di luar kota.  Produsen kaus Katrok merasa tertantang untuk bekerja lebih giat dan lebih profesional lagi, sehingga ke depan kaus Katrok benar-benar menjadi ikon kaus Banyuwangi. Belum Banyuwangi banget kalau belum pakai kaus Katrok. Segera datang ke outlet Katrok/Dukun spanduk Gambiran atau hubungi 081358720777. (adv/irw)

ISTIMEWA

BANYAK PESANAN: Persewangi tertarik dengan kaus Katrok.


BERITA UTAMA

Kamis 14 Februari 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Sama-sama Dipengaruhi Miras n PENJOTOS... Sambungan dari Hal 25

Hal yang memberatkan, perbuatan yang dilakukan Andri mengakibatkan korban meninggal dunia. Selain itu,

perbuatan terdakwa dinilai merupakan arogansi. Hal-hal yang meringankan, terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatannya. Pertimbangan meringankan lain, peristiwa yang menyebabkan

korban tewas tidak sematamata karena perbuatan terdakwa. Sebab, saat kejadian, pihak korban dan terdakwa samasama berada dalam pengaruh minuman keras. Setelah mencermati fakta-fakta

di persidangan dan hal-hal yang meringankan dan memberatkan, majelis hakim men jatuhkan vonis terhadap terdakwa Andri. “Menjatuhkan vonis enam tahun penjara dikurangi masa tahanan,” ujar Widarti.

Andri Langsung Dievakuasi ke Lapas n PALU... Sambungan dari Hal 25

Setelah itu, mobil tersebut langsung membawa Andri ke Lapas Banyuwangi. “Kita kecewa putusan hakim. Masak orang yang mengakibatkan adik saya mati hanya divonis enam tahun penjara. Maling ayam saja dipenjara bertahun-tahun,” teriak Indah, kakak alm Kholik. Kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, In dah menyatakan bahwa se benarnya pihak keluarga korban keberatan saat jaksa pe-

nun tut umum (JPU) hanya menuntut Andri tujuh tahun pen jara. Pihak keluarga hanya bisa pasrah lantaran jeratan maksimal pasal yang didakwakan, yakni Pasal 351 ayat (3), hanya tujuh tahun penjara. “Tuntutan tujuh tahun saja kita terima dengan sangat terpaksa. Kok malah vonisnya hanya enam tahun,” tegas Indah. Dikonfirmasi terpisah, Humas PN Banyuwangi, Bawono Effendi menjelaskan, keputusan majelis hakim itu didasari fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Pria yang juga bertugas seba-

gai hakim anggota dalam proses persidangan terdakwa Andri itu menjelaskan, hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa juga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan vonis. “Kalau kami menjatuhkan vonis maksimal dalam suatu kasus, berarti kami tidak menemukan hal-hal yang meringankan. Tetapi, dalam sidang terhadap terdakwa Andri, majelis hakim menemukan beberapa hal yang meringankan,” jelasnya. Bawono menambahkan, halhal yang memberatkan, per-

buatan yang dilakukan Andri mengakibatkan korban mati. Selain itu, perbuatan terdakwa dinilai merupakan arogansi, yakni main hakim sendiri. “Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatannya. Yang terpenting, peristiwa yang menyebabkan korban tewas tidak semata-mata karena perbuatan terdakwa. Korban dan teman-temannya juga berperan. Sebab, semua berada dalam pengaruh minuman keras (miras),” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Vonis majelis hakim itu lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni Syahroli. Dalam sidang sebelumnya, JPU menuntut Andri dengan hukuman tujuh tahun penjara. JPU berpendapat, terdakwa terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian korban seperti diatur Pasal 351 ayat (3) KHUP. Seperti pernah diberitakan, nahas menimpa Kholik Bahtiar, warga Jalan Ikan Kembang Waru, Kelurahan Karangrejo, Ke camatan Banyuwangi. Pemuda berusia 23 tahun ini tewas akibat pendarahan otak. Pendarahan di organ vi tal

tersebut dipicu bogem mentah orang tidak dikenal yang mengakibatkan korban jatuh dari sepeda motor Sabtu malam (27/10/2012). Orang tidak dikenal tersebut belakangan diketahui bernama Andri Nurdiansyah, 26, warga Ling kungan Krajan, RT 03/ RW 01, Kelurahan Banjarsari, Ke camatan Glagah. Pemuda yang satu ini berhasil diringkus petugas hanya berselang sekitar tujuh jam setelah peris tiwa tragis yang terjadi di Jalan Widuri, Lingkungan Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, tepatnya di sekitar Hotel Warata, tersebut.

Ironisnya, kejadian nahas yang menimpa Alm Kholik tersebut ditengarai kuat akibat pengaruh minuman ke ras. Dugaan itu diperkuat keterangan sejumlah saksi yang dimintai kesaksian di persidangan. Agus Hermawan, salah satu saksi mengatakan, saat kejadian, dia bersama Andri dan dua rekannya yang lain baru me nenggak minuman keras. “Kami hanya minum bir. Saat saya menolong korban, saya juga mencium bau alkohol. Ke mungkinan korban mabuk,” pa parnya dalam sidang yang ber langsung bulan lalu (9/1). (sgt/c1/bay)

Butuh Tiga Hari bila Mendung n BOBOT... Sambungan dari Hal 25

Namun, jika langit mendung, pengeringan ikan membutuhkan waktu dua sampai tiga hari. Jika hujan datang tiba-tiba, ikan yang sudah hampir

kering bisa basah lagi,” kata dia. Lisa menambahkan, ikan segar dia beli kepada para nelayan yang beroperasi di sekitar Pantai Boom Banyuwangi. “Ikan kering itu kami pasarkan di sekitar Pasar Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Honor Pegawai dari APBD Kabupaten Digaji Rp 550 Ribu per Bulan n SUDAH... Sambungan dari Hal 25

Sekkab Slamet Kariyono mengatakan, sertifikat tanah yang belum diserahkan itu kini masih dalam proses di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi. Luas tanah yang belum besertifikat mencapai tiga hektare lebih. “Dari 10 hektare lahan Poliwangi,

enam hektare sertifikatnya sudah diserahkan ke pemerintah pusat,” kata Slamet. Sertifikat lahan yang belum di serahkan, kata Slamet, tersisa sekitar tiga hektare lebih. “Lahan yang belum ada sertifikatnya hampir empat hektare. Sebentar lagi prosesnya rampung,” katanya. Slamet memastikan walau sertifikat lahan belum 100 persen

diserahkan, tapi hal itu tidak akan menunda pengesahan perubahan status Poliwangi menjadi PTN. “Paling lambat minggu depan SK pengesahannya sudah diteken Pak Menteri (PAN & RB),” katanya. Artinya, lanjut Slamet, minggu depan merupakan target paling lambat. SK pengesahan status PTN tersebut bisa saja diteken sebelum minggu depan.

Sementara itu, selama ini 70 staf dan pengajar tersebut berstatus pegawai Poliwangi. Honor para staf itu diambilkan dari dana operasional yang berasal dari APBD kabupaten. “Dana operasional, termasuk gaji karyawan, berasal dari dana APBD,” Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Banyuwangi (YPTB) Sabari. (afi/c1/bay)

Target Jadi Kota Ramah Internet n HARI... Sambungan dari Hal 25

Head of Corporate Communication Telkom, Slamet Riyadi, dalam press release mengatakan, selain akses internet cepat nirkabel, juga tersedia akses internet melalui kabel di rumah atau digital home. “Kedua jenis akses internet cepat itu akan dikembangkan dan diperbanyak dengan menyesuai kan pertumbuhan dan kebutuhan warga,” jelas Slamet. Di Banyuwangi, PT Telkom sudah siapkan 10 ribu titik hingga akhir tahun 2013. Berbagai aplikasi pendukung telah dan sedang disiapkan, seperti indischools, indipreneur, dan indifinance. “Untuk Banyuwangi, kami sedang concern menyiapkan IndiGov (aplikasi pendukung untuk

government), indschools (aplikasi pendukung untuk sekolah), dan indipreneur (aplikasi pendukung untuk UKM-UKM yang sudah online)” tambah Slamet. Dalam soft launching itu, PT Telkom juga akan menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan RSUD Blambangan untuk mengimplementasikan e-hospital sebagai satu aplikasi pendukung IT di rumah sakit. Selain itu, PKS terkait Sosialisasi UKM Goes Online sebagai cikalbakal implementasi indipreneur. “Potensi industri UMKM cukup besar. Jumlahnya tidak kurang dari 20 ribu, tapi belum tergarap secara integrated dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Slamet Riyadi. Sebagian besar UKM, kata Slamet, masih berupa home industry yang mengandalkan

pola distribusi secara konvensional, sehingga impact-nya belum terlalu besar dalam meningkatkan perekonomian. “Jika mereka menggunakan apli kasi IT untuk berbisnis, walaupun low cost, impact-nya bisa sangat besar,” kata Slamet. Sementara itu, jika dilihat dari be sarnya potensi pariwisata Banyuwangi yang belum terekspose secara maksimal, Banyuwangi bisa menerapkan Smart Tourism Ecosystem seperti yang telah diterapkan di Bali sejak akhir 2012 lalu. “Nanti pelan-pelan setelah beberapa aplikasi yang ini jalan dengan baik, segera kami paparkan kepada bupati,” jelasnya Slamet berharap, dukungan IT yang diberikan Telkom secara convergence melalui portofolio bisnis telecommunications,

information, media, edutainment, and services (TIMES) yang di-support seluruh anak perusahaan di bawahnya itu bisa memberi banyak manfaat dalam mendorong percepatan ekonomi di Kota Gandrung yang berpenduduk tak kurang dari 1, 5 juta jiwa dan tersebar di area seluas 5.782,50 km2 ini. Sebagai pilot project kota yang digital friendly, Slamet berharap konsep Digital Society ini bisa segera ditiru kota-kota lain di Jawa Timur, sehingga ke depan akan terwujud Jatim Di gital Society. “Mengantisipasi tumbuh pesatnya pusat ekonomi baru di Jawa Timur ini, PT Telekom telah menyiapkan rencana jangka panjang dengan melengkapi Banyuwangi dengan ke mudahan akses internet cepat,” katanya. (afi/c1/bay)

Realisasi KB Terbaik Kedua Jatim n PESERTA... Sambungan dari Hal 25

Atas prestasi itu, Pemprov Ja tim memberikan piagam penghargaan kepada Pemkab Ba nyuwangi. Piagam penghargaan itu diserahkan kepada Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko di sela-sela rapat kerja daerah pembangunan kependudukan dan KB di Hotel Garden Palace, Surabaya, Selasa malam lalu (12/2). Penyerahan piagam penghargaan itu dilakukan Sekdaprov Jatim Rasiyo yang mewa kili Gubernur Soekarwo. Se lain piagam, Rasiyo juga menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta dan satu unit desktop untuk mendukung program KB di Banyuwangi. Pua Jiwa menambahkan, target pencapaian peserta baru KB di semua kecamatan tercapai lebih dari 100 persen, kecuali Kecamatan Kalibaru. Pada tahun 2012, Kecamatan Kalibaru ditarget menjaring peserta KB baru 2.055 orang. Namun, yang berhasil direalisasikan hanya 2.038 orang atau 99,2 persen. Kecamatan-kecamatan lain

ISTIMEWA

RUNNER UP: Wabup Yusuf Widiyatmoko menerima piagam dan hadiah dari Sekdaprov Jatim Rasiyo di Hotel Garden Palace Surabaya Selasa lalu (12/2).

berhasil melampaui target di atas 100 persen. Kecamatan paling besar menjaring peserta KB adalah Kecamatan Bangorejo, yaitu 2.133 orang dari target 1.517 orang atau tercapai 140,6 persen. Peringkat kedua, kata Pua Jiwa, ditempati Kecamatan

Wong sorejo dengan capaian 3.491 peserta baru atau 139,6 persen dari target 2500 orang. Pe ringkat ketiga dicapai Kecamatan Genteng dengan realisasi 2.225 atau 138,0 persen dari target 1.612 orang. Pencapaian peserta KB aktif

hingga Desember 2012, kata Pua Jiwa, 267.363 orang. Tahun lalu jumlah pasangan usia subur (PUS) yang berusia 15 hing ga 49 tahun mencapai 352.808 pasangan. Dari jumlah PUS itu, sebanyak 267.363 atau 75,78 persen sudah aktif sebagai peserta KB. Jumlah tersebut tergolong cukup bagus karena berada di atas 75 persen dari jumlah PUS yang menjadi target sasaran KB. “Untuk peserta KB aktif, ranking terbanyak diraih Kecamatan Banyuwangi dengan 15.859,” katanya. Keberhasilan capaian peserta KB baru tahun 2012 lalu, kata Pua Jiwa, bukan semata-mata prestasi BPPKB melainkan keberhasilan tim Pemkab Banyu wangi. Capaian itu tidak mungkin berhasil tanpa dukungan semua tim yang terlibat. Pua menyebutkan, prestasi itu berkat kerja keras tim dari kecamatan, RSUD Blam bangan dan Genteng, TNI/Polri, PKK, tokoh agama, dan SKPD di lingkungan Pemkab Banyuwangi. “Ayo kita lanjutkan kekompakan yang terjalin untuk meraih prestasi yang lain,” katanya. (afi/c1/bay)

Omzet Sebulan Bisa Tembus Rp 15 Juta n SULAP... Sambungan dari Hal 25

Bibit yang sudah ditabur akan dipanen 50 hari kemudian. “Ikan lele tidak,” cetus Iwan Setiawan, 32, petani setempat. Pada musim panen kali ini permintaan ikan cukup tinggi. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan lokal Banyuwangi masih belum mampu. Pasalnya, stok bibit ikan masih kurang. ‘’Satu ton sampai dua ton bisa habis dalam sehari, tapi ikannya yang tidak ada,’’ kata pria yang menggeluti usaha pembibitan ikan itu. Menurut Iwan, harga tawar ikan yang tinggi sebenarnya menambah keuntungan petani. Namun, pasokan bibit ikan masih

kurang. ‘’Padahal, satu ikan koi seberat 4 kilogram harganya bisa Rp 2 juta,” terang ketua Asosiasi Ikan Koi Banyuwangi itu. Untuk menambah stok bibit ikan, dia mendatangkan dari luar daerah. Sebab, di Bumi Blambangan bibit ikan koi sulit didapat. “Saya cari di Blitar, karena barang di sini gak ada,” papar suami Sumiatun, 35, itu kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi di sela-sela panen ikan di Dusun Panjen kemarin. Banyak pelanggan yang mengambil bibit ikan hasil budi daya Iwan. Jika di jumlahkan, ada sekitar 50 orang yang tersebar di berbagai daerah di Banyuwangi. ‘’Orang-orang yang membeli kepada saya juga dikembangbiakkan di sawah-sawah mereka,” jelas bapak Brian Pradana itu.

Dalam sebulan, Iwan bisa mengantongi pemasukan hingga belasan juta rupiah. Sebab, nyaris setiap hari bibit ikan yang disebar di beberapa titik itu dipanen. “Ratarata omzet Rp 15 juta,” jelasnya. Namun, hal itu bukan tanpa hambatan. Salah satu hambatannya adalah limbah ternak ayam. ‘’Kalau kotoran ayam dibuang ke sungai, ikan pasti banyak yang mati,” jelasnya. Di sisi lain, dia menolak bantuan pemerintah berupa bibit benih. Sebab, nilai bantuan berupa bibit ikan tidak sesuai dengan barang. ‘’Misalnya dapat bantuan Rp 65 juta, tapi bantuan diberikan berupa ikan paling-paling hanya senilai Rp 10 juta. Saya memang tidak mau dibantu kalau bibitnya jelek,” kritiknya. (c1/bay)

n MANTAN... Sambungan dari Hal 25

A ga r p e r s o a l a n k e t e na gakerjaan tersebut tidak berlarut-larut, Komisi I DPRD menyarankan agar per masalahan itu diselesaikan secara ke keluargaan. Keinginan itu sudah disambut baik manajer Ka libaru Cottages. Yudi pun me ngaku siap memberi tali asih sebesar dua kali gaji plus uang jasa keamanan kepada masing-masing satpam yang dirumahkan. Saat dimintai tanggapan terhadap tawaran yang diajukan Yudi, Markus meminta ganti rugi Rp 100 juta per orang. Tawaran itu tampaknya sulit dikabulkan pihak manajemen Kalibaru Cottages. Dikonfirmasi usai memimpin rapat kemarin, Yudi mengatakan, pihaknya sudah

bersedia memberi tali asih sebesar dua kali gaji ditambah uang jasa keamanan. “Permintaan sebesar Rp 100 juta untuk masing-masing mantan satpam, sampeyan pikir sendiri saja,” ujarnya seraya tersenyum. Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Eko Susilo menuturkan, pihaknya mencoba mempertemukan kedua pihak, yakni Markus dan manajer Kalibaru Cottages. “Tetapi tuntutan saudara Markus terlalu tinggi, yakni Rp 100 juta per orang. Sepertinya tidak akan ada titik temu. Sebab, secara eksplisit pihak manajer Kalibaru Cottages tidak bisa mengabulkan permintaan tersebut,” paparnya. Eko mengaku, dewan akan mengembalikan persoalan tersebut kepada kedua belah pihak, yakni para mantan satpam dan pihak perusahaan. “Re-

komendasi kita, persoalan itu diselesaikan secara bipartite, yakni oleh mantan satpam dan perusahaan. Tetapi, jika tidak ada titik temu, bisa diselesaikan secara tripartit, yaitu difasilitasi pihak Dinsosnakertrans. Kalau belum juga ada titik temu, ya silakan diselesaikan di Pengadilan Hubungan Industrial,” jelasnya. Sekadar diketahui, ketiga sat pam yang diberhentikan sepihak oleh manajemen hotel Kalibaru Cottages itu adalah Markus Johan, Tukiran, dan Abusirih. Ketiga satpam tersebut tidak mendapat pesangon. Padahal, mereka sudah bekerja di hotel tersebut selama 6 tahun sampai 12 tahun. Selama bertahun-tahun bekerja di hotel tersebut, gaji para anggota satpam tersebut hanya sekitar Rp 550 ribu per bulan. (sgt/c1/bay)

Pelaku Hadapi Proses Perceraian n DIPERKOSA... Sambungan dari Hal 27

“Kemudian, dia masuk lagi ke kamar dan minta saya segera memakai pakaian,” aku Saritem kepada penyidik. Tak lama setelah itu, korban diantar pulang ke rumahnya naik Vixion. Yudi juga ikut me ngantar dan dibonceng

pelaku. “Namun, karena saya takut, saya minta diturunkan di sebuah jalan di Rogojampi,” lanjutnya. Ketika sampai di rumah, korban menceritakan apa yang telah dialaminya itu kepada orang tuanya. Mendengar cerita sang anak, orang tua korban langsung mendatangi pelaku yang sebenarnya sedang

menghadapi proses perceraian de ngan istrinya tersebut di rumahnya. “Namun, respons pelaku dan keluarganya justru tidak baik,” kata Kapolsek Singojuruh AKP Maspud melalui Kanitreskrim Aiptu Joko Mulyo no. Atas laporan tersebut, polisi langsung menjemput dan menangkap Prayuda di rumahnya. (azi/c1/aif)

Bawa Surat dari Kades n GAGALKAN... Sambungan dari Hal 36

Petugas Perhutani KRPH Sumbermalang, Sawin mengatakan, ratusan kayu ilegal itu diambil pelaku dari kawasan hutan lindung, tepatnya di Petak 6 A dan Petak 6 G, Desa Alastengah, Ke-

camatan Sumbermalang. Kasubag Humas Polres Situ bondo, AKP Wahyudi mengatakan, ratusan kayu yang di duga ilegal itu diamankan be serta truknya. Sebab, saat di hadang, pemiliknya ti dak dapat menunjukkan dokumen sah kepemilikan kayu

tersebut. “Pelaku hanya menunjukkan surat keterangan dari Kepala Desa Alastengah. Untuk proses penyidikan, ratusan kayu itu harus diamankan. Selain itu, kami mengamankan mereka untuk pemeriksaan,” tegas AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

Temukan BB di Saku Celana n EDARKAN... Sambungan dari Hal 36

Kasatreskoba, AKP Priyo Pur wandito, membenarkan pe nangkapan tersangka itu. Di katakan, tersangka sudah

lama menjadi target operasi, dan baru tertangkap saat akan bertransaksi dengan pembeli. “Saat ditangkap, tersangka langsung digeledah. Petugas menemukan barang bukti di saku celananya,” ujar AKP Priyo

Purwandito. Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, yakni mengedarkan dan menjual obat daftar G atau trihexyphenidyl . (rri/c1/als)


36

Kamis 14 Februari 2013

PANWASCAM

Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal

EDY SUPRIYONO/RaBa

BERPIKIR: Sebanyak 165 calon anggota panwascam mengikuti tes tulis Selasa (12/2) lalu.

Hasil Tes Diumumkan Besok SITUBONDO - Sebanyak 165 pelamar anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) pemilihan umum (pemilu) Kabupaten Situbondo telah melakukan tes tulis. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten akan mengumumkan hasilnya Jumat (15/2) besok. Dari 165 orang tersebut akan dijaring 102 orang untuk mengikuti tes selanjutnya. “Sebanyak 102 orang itu, asumsinya di tiap kecamatan enam orang. Mereka akan melakukan tes wawancara,” terang Murtapik Badaluddin Lopa, panitia seleksi panwascam, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (13/2). Kata dia, tes wawancara itulah yang akan menjadi penyaring akhir. Dari enam orang yang maju, hanya tiga orang yang akan dipilih sebagai anggota panwascam di tiap-tiap kecamatan. Lopa menerangkan, tes tulis dilakukan Selasa (12/2) lalu di SDN 6 dan 7 Patokan. Dari 165 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, satu peserta dari Kecamatan Situbondo tidak hadir tanpa alasan. Para peserta diberi waktu dua jam untuk mengerjakan 55 soal. Rinciannya, 50 soal pilihan ganda dan lima soal isian. “Soal ini langsung dari Provinsi Jawa Timur. Yang mengoreksi nanti panitia. Pengumumannya Jumat (15/2) besok,” terangnya. (pri/c1/als)

TABRAK LARI

NUR HARIRI/RaBa

JATIBANTENG - Ratusan kayu ilegal yang siap pakai berhasil diamankan petugas gabungan yang terdiri atas anggota Polsek dan KRPH Sumbermalang saat melintas di Jalan Raya Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, kemarin (13/2). Penangkapan tiga pelaku yang membawa ratusan batang kayu olahan berbentuk sirap dan usuk itu dilakukan sekitar pukul 12.00. Panjang kayu siap olah itu sekitar 2-3 meter. Data yang berhasil dikumpulkan, ada tiga orang yang diamankan di mapolres. Satu pelaku bernama Said, 47, warga Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang. Petugas juga mengamankan kuli kayu bernama Sunarto, dan sopir truk bernama Andre. “Kayu-kayu ini akan dikirim ke rumah pembeli di Kecamatan Panarukan. Tetapi, di perjalanan, truk ini mogok, sehingga pengiriman tertunda satu hari. Selain itu, juga mengakibatkan dokumen atau surat jalan kayu jati jadi kedaluwarsa,” kata pelaku, Said, saat dimintai keterangan di Mapolres Situbondo kemarin n

TERTANGKAP: Ratusan kayu ilegal diamankan di Mapolres Situbondo kemarin (13/2).

 Baca Gagalkan...Hal 35

Jadi Tanggungan Sucipto Kasus Pengajuan Kredit Palsu Guru di Bungatan SITUBONDO - Pemotongan gaji sejumlah guru di Kecamatan Bungatan akhirnya ada jalan keluar. Sucipto, mantan bendahara UPTD Pendidikan Bungatan, menyatakan sanggup membayar seluruh tanggungan di KPRI Raung dengan cara meminjam dana dari bank. Dengan demikian, mulai bulan depan, KPRI Raung tidak perlu memotong gaji enam guru di Kecamatan Bungatan. Kepastian itu diperoleh setelah Komisi IV DPRD Situbondo memfasilitasi pertemuan guru yang menjadi korban pemotongan gaji, Dinas Pendidikan, KPRI Raung, dan UPTD Pendidikan Bungatan, Selasa (12/2) lalu.

EDY SUPRIYONO/RaBa

“Tadi sudah duduk bersama. Guruguru yang namanya dicatut untuk meminjam dana ke KPRI Raung, pejabat di Dinas Pendidikan, UPTD Bungatan, dan KPRI Raung datang. Sudah ada solusi,” terang Rudi Afiyanto, ketua Komisi IV DPRD Situbondousai pertemuan.

BAHAS KREDIT PALSU: Pertemuan antara guru, pejabat Dinas Pendidikan, pejabat UPTD Bungatan, dan KPRI Raung di DPRD Situbondo.

Dikatakan, mantan bendahara UPTD Bungatan, Sucipto, sudah mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan, yaitu memalsukan data pengajuan kredit ke KPRI Raung. “Dia bertanggung jawab dan akan menyelesaikan seluruh tanggungannya. Seluruh utang akan diambil

alih dan dimasukkan ke tagihan Pak Cip (Sucipto) terhitung sejak bulan depan. Total tanggungan sekitar Rp 30 juta. Rudi menegaskan, agar kesepakatan tersebut tidak hanya menjadi janjijanji semu, pihaknya meminta UPTD Bungatan melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap Sucipto. Tujuannya, agar yang bersangkutan benar-benar merealisasikan janjinya. Sekadar mengingatkan, 8 Januari 2013 lalu dua guru di Bungatan melaporkan adanya pemalsuan permohonan pinjaman kredit atas nama dirinya yang diduga kuat dilakukan mantan oknum pejabat di UPTD Pendidikan Bungatan. Ironisnya, modus semacam itu tidak hanya menimpa mereka berdua. Sejumlah guru lain di sekolah yang berbeda juga mengalami nasib serupa. (pri/c1/als)

Edarkan Trex, Pemuda Dibekuk NUR HARIRI/RaBa

BERTANGGUNG JAWAB: Sarkawi diperiksa di Mapolres Situbondo kemarin (13/2).

Pelaku Serahkan Diri SITUBONDO - Sikap pria yang satu ini tergolong gentle. Sebab, lelaki bernama Sarkawi, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Arjasa, Situbondo, tersebut menyerahkan diri kepada polisi setelah dirinya menabrak seseorang pada 23 Januari 2013 lalu. Ceritanya, saat Sarkawi memacu sepeda motornya di Jalan Raya Asembagus, tanpa diduga dia menabrak seseorang. Korban dan Sarkawi terjatuh ke aspal. Namun, karena panik dan takut, spontan Sarkawi melarikan diri dan langsung pulang ke rumahnya. Usai kejadian, Sarkawi sakit. Tiga minggu setelah peristiwa tersebut, Sarkawi sembuh. Kemudian, kemarin (13/2) dia menyerahkan diri ke polisi karena ingin bertanggung jawab. Kanitlaka Polres Situbondo, Iptu Bahtiar, membenarkan penyerahan diri Sarkawi itu. Dikatakan, setelah Sarkawi mendatangi Mapolres Situbondo, pihak kepolisian langsung memprosesnya dan sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan. “Saat ini masih dalam penyelidikan. Terkait penyerahan dirinya kepada polisi, itu benar,” kata Iptu Bahtiar. (rri/c1/als)

PANJI - Resa Tarah Manu, 18, warga Dusun Krajan, Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, ditangkap karena menjual obat daftar G jenis trihexyphenidyl (trex) kemarin (13/2). Penangkapan yang dilakukan petugas Reskoba Polres Situbondo itu terjadi saat tersangka hendak melakukan transaksi di Jalan Raya Irian Jaya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Sebelumnya, polisi mendapat informasi dari masyarakat ter-

kait transaksi obat haram tersebut. Saat dilakukan penangkapan, polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 93 butir obat daftar G dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu yang diduga hasil penjualan pil tersebut. Lantaran tertangkap basah, pemuda yang baru lulus SMA itu diamankan ke Mapolres Situbondo untuk dimintai pertanggungjawaban. Saat berada di ruang reskoba, Resa Tarah Manu mengaku hanya

bermain-main dalam menjual obat daftar G tersebut. Dikatakan, pil trex tersebut didapatkan dengan cara membeli kepada seseorang seharga Rp 18 ribu per paket. “Setiap paket berisi sepuluh butir. Saya menjual seharga Rp 20 ribu. Itu saya lakukan, selain iseng juga untuk menghilangkan stres,” kata pemuda itu sambil mengaku sudah dua kali mengedarkan obat tersebut n  Baca Edarkan...Hal 35

NUR HARIRI/RaBa

TERSANGKA: Pengedar pil trihexyphenidyl diperiksa di ruang Reskoba Polres Situbondo kemarin (13/2).


14 Februari Web