Page 1

RABU 14 AGUSTUS

21

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Pembunuh Siswa SMK Dihukum 15 Tahun BANYUWANGI - Masih ingat kasus pembunuhan Dhofir Sultoni, siswa SMK, pada 21 Maret 2013 lalu. Terdakwa pembunuhan tersebut, Syaiful Hadi bin Sukardi, 19, asal Dusun Tamansuruh, Desa/Ke ca matan Bangorejo, dijatuhi hu kuman 15 tahun penjara kemarin (13/8). Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menyatakan Syaiful terbukti bersalah melakukan pembunuhan dan perampasan motor Yamaha Vixion milik korban. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Afrizal Hadi SH didampingi Tenny Erma Suryathi SH dan Ibnu Masud itu menyebut, terdakwa secara sah melakukan pembunuhan yang direncanakan dengan korban Muhamad Dhofir Sultoni, 17, tetangganya sendiri. “Terbukti secara sah pembunuhan itu telah direncanakan,” sebut hakim Afrizal. Berdasar fakta di persidangan, majelis hakim menyebut terdakwa yang membawa motor Yamaha Vixion milik korban itu melanggar Pasal 340 KUHP n

FOTO-FOTO: ICHSAN RASYID/RaBa

STUDI BUDAYA: Para mahasiswa dari beberapa negara belajar menyangrai kopi di rumah Osing, Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Senin malam (12/8) lalu (atas). Mahasiswa asing juga belajar menari jejer gandrung (bawah).

Asing Belajar Tradisi Osing BANYUWANGI - Puluhan mahasiswa dari beberapa negara berkesempatan belajar tentang seni dan budaya Banyuwangi. Para mahasiswa asing tersebut akan tinggal di Kota Gandrung selama lima hari untuk mendalami potensi seni, budaya, dan melihat beberapa destinasi wisata. Eksotisme wisata dan kekayaan seni budaya Suku Osing menjadi daya pikat puluhan mahasiswa asing yang mendapat beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) dari Direktorat Diplomasi Publik

Kementerian Luar Negeri RI tersebut. Puluhan mahasiswa asing itu berasal dari 12 negara, yakni Amerika Serikat, Nauru, Polandia, Maroko, Kroasia, Tonga, Yunani, Papua Nugini, Fiji, Australia, Filipina, dan perwakilan Indonesia yang menjadi peserta program reguler.   Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Mohammad Yanuarto Bramuda menjelaskan, mereka yang datang ke Banyuwangi itu merupakan ma hasiswa seni dengan berbagai pro fesi, mulai

pelukis, fotografer, hingga jurnalis yang peduli terhadap kebudayaan dan kesenian lokal. “Mereka belajar di Banyuwangi Sabtu (10/8) hingga Rabu,” ujar Bramuda. Menurut Bramuda, mereka datang ke Banyuwangi karena daerah ini dianggap memiliki potensi seni, budaya, dan wisata yang luar biasa. Potensi Banyuwangi mereka diketahui dari hasil mencari informasi di internet tentang sejumlah tempat wisata di Jawa Timur n  Baca Asing...Hal 31

Kasus Pembunuhan Siswa SMK Korban : Dhofir Sultoni Status

: Siswa SMK swasta di Kec. Genteng Dibunuh : 21 Maret 2013 Kondisi : Kepala terluka dikepruk batu, jenazah dibuang di saluran air

Terdakwa: Syaiful Hadi, 19 th. Alamat

: Dusun Tamansuruh, Desa/Kec. Bangorejo Ditangkap: 24 Maret 2013 Motif Pembunuhan : ingin memiliki motor korban Modus : Korban diajak pesta miras, setelah teler dibawa ke gubuk sepi, lalu kepalanya dikepruk batu Tuntutan jaksa : 15 tahun penjara Vonis hakim : 15 tahun penjara

 Baca Pembunuh...Hal 31

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

25 PNS Menunggu Sanksi Disiplin BALIK GRATIS

BANYUWANGI - Sebanyak 25 pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Banyuwangi diketahui membolos pada hari pertama kerja setelah libur Idul Fitri Senin lalu (12/8). Berdasar berita acara absensi yang disetorkan SKPD, diketahui ada sekitar 58 orang PNS yang mangkir kerja. Dari 58 orang PNS yang mangkir itu, tujuh orang tidak masuk karena sakit, 14 orang izin karena uzur, tujuh orang tidak masuk karena sedang cuti, dan lima orang tidak masuk karena tugas belajar. Yang tidak masuk kerja tanpa keterangan apa pun sebanyak 25 orang n  Baca 25 PNS...Hal 31

BENNY SISWANTO/RaBa

DAFTAR: Warga melakukan registrasi balik gratis di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Kuota Tinggal Sedikit BANYUWANGI - Pendaftaran dan registrasi ulang peserta Balik Gratis Bareng Yamaha masih dibuka. Panitia masih membuka pendaftaran di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi. Bila kuota penumpang sudah penuh, maka waktu pendaftaran dan registrasi ulang peserta secara otomatis ditutup panitia. Jadi, gunakan kesempatan berharga ini untuk mengikuti program Balik Gratis Bareng Yamaha tujuan Surabaya yang digelar Yamaha bersama Jawa Pos Radar Banyuwangi didukung percetakan Winner dan Radio VIS 101,5 FM. Program tahunan Balik Gratis Bareng Yamaha ini, selain gratis alias tanpa dipungut biaya, syaratnya juga mudah sekali n  Baca Kuota...Hal 31

Yang Rajin Dapat Pujian

ICHSAN RASYID/RaBa

MEMBELUDAK: Ribuan pegawai bersalaman dengan Bupati Anas, Wabup Yusuf, dan para pejabat pemkab, di Lapangan Tennis Indoor GOR Tawang Alun, Banyuwangi, siang kemarin.

 Baca Yang...Hal 31

Antrean Pemudik Menyusut KALIPURO - Kepadatan arus balik masih mewarnai aktivitas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada H+4 kemarin (13/8). Walau masih terlihat cukup padat, tapi arus balik sudah tidak datang bersamaan di Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin. Karena tidak datang ber samaan, suasana pelabuhan pen yeberangan pun terlihat agak

PENGECEKAN: Polisi memeriksa dokumen pengendara motor di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, siang kemarin.

lengang dibanding H+3 lalu. Antrean kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) tidak berlangsung lama. Antrean penumpang kendaraan masih terjadi mulai pagi hing ga sore. Namun, antrean ber langsung singkat dan tidak sampai memenuhi halaman parkir kendaraan pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang n  Baca Antrean...Hal 31

GALIH COKRO/RaBa

Rendra Darma Kusuma, Pilot Asal Banyuwangi Spesialis Jet Pejabat

Punya Dua Lisensi, Langganan JK dan ARB Rendra Darma Kusuma, 38, bisa menginspirasi pemuda Banyuwangi yang ingin menjadi penerbang. Pria asal Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, itu bukan sekadar pilot biasa. Kemampuannya menerbangkan burung besi membuatnya dipercaya menerbangkan pesawat jet spesialis pengangkut pejabat penting.

ngan kerabat dan keluarga. Namun, hal itu seolah menjadi sesuatu yang langka bagi Rendra Darma Kusuma. Kesempatan merayakan Lebaran dengan khusyuk, praktis hanya bisa dilakukan setelah mengajukan cuti. Maklum, pekerjaan yang dilakoni bapak tiga anak itu lumayan menyita waktu. Dengan kemampuan khusus dan pengalaman yang dimiliki, tidak jarang dia harus berlebaran di atas pesawat. Bagi pria kelahiran Ba nyuwangi 31 Januari 1975 itu, semua kesibukan tersebut menjadi kon sekuensi atas pekerjaannya sebagai pilot. Beruntung, hari raya kali ini dia bisa istirahat sejenak. Rendra bisa mudik ke kampung halaman di Rogojampi n

PILOT: Rendra di dalam kabin pesawat jet.

NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi LEBARAN menjadi momentum berkumpul dan bersilaturahmi dehttp://www.radarbanyuwangi.co.id

SEMENTARA itu, ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Banyuwangi mengikuti acara halal bi halal dengan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko kemarin. Karena pesertanya sangat banyak, halal bi halal itu dihelat di Lapangan Tenis Indoor GOR Tawang Alun. Pada kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan apresiasi kepada PNS yang telah menunjukkan dedikasi dan disiplin kerja n

ISTIMEWA

Penderita diare kian meningkat Bisa karena kebanyakan makan, bisa juga karena mikir THR dan gaji ludes.

Antrean pemudik mulai berkurang Antrean pindah dari pelabuhan ke koperasi simpanpinjam

 Baca Punya...Hal 31

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


22

Rabu 14 Agustus 2013

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk.

KANTOR CABANG BANYUWANGI Jl. Jenderal Achmad Yani No. 12 Telp. (0333) 421444, 412285, 412777, 424888, Facsimile (0333) 424616, 412286 BANYUWANGI

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Nomor : B.3598/KC-XVI/ADK/08/2013 Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dan Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi selaku pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama atas kekuasaan sendiri akan menjual Obyek Hak Tanggungan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember dan berdasarkan Surat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Perihal Penetapan Hari dan Tanggal Lelang, terhadap : 1. Debitur : NANANG PRIYO WIDAGDO, Lingk. Banjarsari Rt.02 Rw.02 Kel. Banjarsari, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 195 m2, SHM No. 746 a/n. NANANG PRIYO WIDAGDO, Kel. Banjarsari, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 120.000.000,- (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 36.000.000,- ( Tiga Puluh Enam Juta Rupiah ). b.Tanah bangunan, LT. 1160 m2, SHM No. 585 a/n. NANANG PRIYO WIDAGDO & mesin penggilingan padi, Ds. Grogol, Kec. Giri, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 145.000.000,(Seratus Empat Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 44.000.000,- ( Empat Puluh Empat Juta Rupiah ). 2. Debitur : MUSDALIFAH, S.Sos, Alamat: Krajan Rt.02 Rw.10, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a.Tanah, LT. 285 m2 , SHM No. 453 a/n. MUSDALIFAH, Ds./Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 191.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 58.000.000,- (Lima Puluh Delapan Juta Rupiah). b.Tanah kebun, LT. 21700 m2, SHM No. 300 a/n. MUSDALIFAH, Sarjana Sosial, Ds./Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 109.000.000,- (Seratus Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 33.000.000,- (Tiga Puluh Tiga Juta Rupiah).

GALIH COKRO/RaBa

TERDAKWA: Yunus Wahyudi membantah keterangan yang disampaikan saksi di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

Sidang Kayu Jati Dijaga Brimob BANYUWANGI - Sidang lanjutan kasus illegal logging dengan terdakwa Muhamad Yunus Wahyudi, 42, bersama enam terdakwa lain, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (13/8). Demi mengantisipasi kisruh seperti sidang sebelumnya, satu peleton pasukan Brimob Polda dikerahkan untuk menjaga ruang sidang. Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi itu awalnya berlangsung tenang. Jaksa penuntut umum (JPU) Elseus Salakory SH bersama Karimudin SH mendatangkan empat saksi yang semua petugas KPH Perhutani Banyuwangi Utara. Empat saksi yang hadir dalam persidangan itu adalah kepala RPH Selogiri, BKPH Ketapang Muhasim, anggota polisi hutan

(Polhut) Sunardi, petugas KPH Perhutani Banyuwangi Utara Nur Hasan, dan Komandan Regu (Danru) Polisi Mobil (Polmob) KPH Perhutani Banyuwangi Utara Kateni. “Sebelum sidang dilanjutkan, kami ingin tanya dasar dalam pemeriksaan,” ujar penasihat hukum terdakwa, Damiaan Henan SH. Damiaan menyebut, berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibuat dalam persidangan itu dianggap tidak sah. Sebab, para terdakwa tidak mau menandatangani hasil pemeriksaan. “Para terdakwa tidak pernah mengakui hasil pemeriksaan, makanya tidak mau menandatangani,” katanya. Di hadapan majelis hakim, Damiaan meminta agar administrasi di berkas itu diselesaikan terlebih dahulu. Alasannya, administrasi itu nanti juga un-

tuk memperjelas status para terdakwa yang sudah ditahan sejak enam bulan lalu tersebut. “Kalau administrasi tidak selesai, sidang harus dibubarkan,” ujarnya dengan nada tinggi. Protes yang disampaikan Damiaan itu langsung direaksi salah satu terdakwa, Muhamad Yunus Wahyudi. Pria asal Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, itu meminta statusnya diperjelas. “Ini hak. Kami ingin tahu,” kata Yunus dengan suara lantang. Menanggapi protes itu, majelis hakim yang dipimpin Siyoto SH dengan anggota Jamuji SH dan Imam Santoso SH menyebut, sesuai aturan yang ada, persidangan dianggap sudah bisa dilanjutkan. “Kami anggap sudah memenuhi syarat,” sebut jaksa Elseus Salakory SH saat diminta majelis hakim menanggapi protes terdakwa dan pengacaranya itu n

3. Debitur : SURYATININGSIH, Alamat: Dsn. Pekulo Rt.02 Rw.02, Ds. Kepundungan, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 250 m2, SHM No. 755 a/n. SURYATININGSIH, Ds. Sumbersari, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 545.000.000,- (Lima Ratus Empat Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 164.000.000,- (Seratus Enam Puluh Empat Juta Rupiah). b.Tanah bangunan, LT. 910 m2, SHM No. 1738 & LT. 2.090 m2, SHM No. 1167, keduanya a/n. TRI LARASANTO, Ds. Sumbersari, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 255.000.000,(Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 77.000.000,- (Tujuh Puluh Tujuh Juta Rupiah). 4. Debitur : MULYONO, Alamat: Lingk. Tanjung Rt.02 Rw.03, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 106 m2, SHM No. 3732 a/n. MULYONO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 83.000.000,- (Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). b.Tanah bangunan, LT. 217 m2, SHM No. 3711 a/n. MULYONO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 9.000.000,(Sembilan Juta Rupiah). c.Tanah pekarangan, LT. 8.490 m2, SHM No. 1654 a/n. MULYONO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 574.000.000,- (Lima Ratus Tujuh Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 173.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Rupiah). d.Tanah bangunan, LT. 235 m2, SHM No. 4023 a/n. MULYONO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 133.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah). e.Tanah pekarangan, LT. 200 m2, SHM No. 4024 a/n. MULYONO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 36.000.000,- (Tiga Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 11.000.000,- (Sebelas Juta Rupiah). 5. Debitur : CV. KARYA MULYA (KADISAN), Alamat: Dsn. Gembolo Rt.06 Rw.03, Ds. Purwodadi, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi. a.Tanah sawah, LT. 1.790 m2, SHM No. 338 a/n. KADISAN, Ds. Kembiritan, Kec. Genteng, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 36.000.000,- (Tiga Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 11.000.000,- (Sebelas Juta Rupiah). b.Tanah bangunan, LT. 545 m2, SHM No. 22 a/n. KADISAN juga disebut ALI; LT. 165 m2 SHM No. 318 a/n. KADISAN; LT. 195 m2 SHM No. 319 a/n. KADISAN; Kel. Purwodadi, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 496.000.000,- (Empat Ratus Sembilan Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan 149.000.000,- (Seratus Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah). 6. Debitur : TRI MARYONO, Alamat: Dsn. Muncarlama Rt.01 Rw.04, Ds. Tembokrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 100 m2, SHM No. 524 a/n. TRI MARIYONO, Ds. Tembokrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 171.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 52.000.000,- ( Lima Puluh Dua Juta Rupiah ). 7. Debitur : KHALID S. KURBI, Alamat: Dsn. Jajangsurat Rt.02 Rw.01 Ds. Karangbendo, Kec. Kabat, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 2820 m2, SHM No. 184 a/n. KHALID SALEH KURBI, Ds. Karangbendo, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 321.000.000,- ( Tiga Ratus Dua Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 97.000.000,- (Sembilan Puluh Tujuh Juta Rupiah). b.Tanah kebun, LT. 18250 m2 SHM No. 511 a/n. MUHAMAD AMOUDI, Ds. Kalibarumanis, Kec. Kalibaru, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 584.000.000,- (Lima Ratus Delapan Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 176.000.000,- (Seratus Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah). 8. Debitur : TUKIMIN, Alamat: Ds. Wonosobo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a.Tanah, LT. 8365 m2 SHM No. 746 a/n. TUKIMIN Bin SAJI, Ds. Wonosobo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 88.000.000,- (Delapan Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 27.000.000,- (Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). 9. Debitur : MAMIK KALIMA SUCI, Alamat: Jl. Pajajaran II Rt.02 Rw.01, Kel. Tamanbaru, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 233 m2 SHM No. 281 a/n. Doctorandus EDY SUHENDRO, Kel. Tamanbaru, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 412.000.000,- (Empat Ratus Dua Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 124.000.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Juta Rupiah). 10. Debitur : ALIEF LAILA NUTFATIN, Alamat: Jl. Banterang No. 18, Kel. Kampung Melayu, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 274 m2 SHM No. 133 a/n. ALIEF LAILA NUTFATIN, Kel. Kampung Melayu, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 624.000.000,- (Enam Ratus Dua Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 188.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Delapan Juta Rupiah). 11. Debitur : SAPARI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.03 Rw.01, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 1680 m2 SHM No. 601 a/n. SALMAN, Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 180.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 54.000.000,- (Lima Puluh Empat Juta Rupiah). 12. Debitur : HOLIFAH, Alamat: Lingk. Gesari Rt. 02 Rw.02, Kel. Pengantigan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a.Tanah kebun, LT. 10360 m2 SHM No. 361 a/n. HOLIFAH, Ds. Temuguruh, Kec. Sempu, Kab.

Banyuwangi, harga limit Rp. 82.000.000,- (Delapan Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). b.Tanah bangunan, LT. 96 m2 SHM No. 933 a/n. BUDI HARIYANTO, Kel. Pengantigan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 72.000.000,- (Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 22.000.000,- (Dua Puluh Dua Juta Rupiah). c.Tanah bangunan, LT. 166 m2, SHM No. 1273 a/n. BUDI HARIYANTO, Kel. Pengantigan, Kec./ Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 283.000.000,- (Dua Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 85.000.000,- (Delapan Puluh Lima Juta Rupiah). d.Tanah bangunan, LT. 80 m2 SHM No. 1732 a/n. BUDI HARIYANTO, Kel. Sobo, Kec./Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 168.000.000,- (Seratus Enam Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 51.000.000,- (Lima Puluh Satu Juta Rupiah). 13. Debitur : SUNARNO, Alamat: Dsn. Ringinanom Rt.16 Rw.04, Ds. Wringinpitu, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 1.185 m2 SHM No. 1087 a/n. SUNARNO, Ds. Wringinpitu, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 351.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 106.000.000,- (Seratus Enam Juta Rupiah). 14. Debitur : SUSMIYATI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.03 Rw.07 Ds. Bajulmati, Kec.Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 1.340 m2 SHM No. 1583 a/n. SULIANAH, Ds. Bajulmati, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 137.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 42.000.000,- (Empat Puluh Dua Juta Rupiah). 15. Debitur : SUTARNO, Alamat : Dsn.Yosowinangun Rt.01 Rw.01, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 684 m2 SHM No. 1778 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 158.000.000,- (Seratus Lima Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 48.000.000,- (Empat Puluh Delapan Juta Rupiah). b.Tanah kebun, LT. 560 m2 SHM No. 2347 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 51.000.000,- (Lima Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 16.000.000,- (Enam Belas Juta Rupiah). c.Tanah bangunan, LT. 675 m2 SHM No. 1770 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 166.000.000,- (Seratus Enam Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). d.Tanah bangunan, LT. 400 m2 SHM No. 1979 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 95.000.000,- (Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 29.000.000,- (Dua Puluh Sembilan Juta Rupiah). e.Tanah sawah, LT. 872 m2 SHM No. 1777 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 6.000.000,(Enam Juta Rupiah). f. Tanah sawah, LT. 730 m2 SHM No. 1773 a/n. SUTARNO, Ds. Jajag, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 99.000.000,- (Sembilan Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah). 16.Debitur : SUPARDI, Alamat : Dsn. Ringinsari Rt.05 Rw.01, Ds. Ringinpitu, Kec.Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi. a.Tanah sawah, LT. 3.200 m2 SHM No. 890 & LT. 3.700 m2 SHM No. 139, keduanya a/n. SUNARTIK, Ds. Tegaldlimo, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 249.000.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 75.000.000,- (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah). 17. Debitur : SELAMET WIDODO, Alamat : Jl. Citarum 13 Rt.03 Rw.02, Kel. Panderejo, Kec. Singotrunan, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 113 m2 SHM No. 3346 a/n. AGUS PRANOTO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 52.000.000,- (Lima Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 16.000.000,- (Enam Belas Juta Rupiah). b.Tanah bangunan, LT. 164 m2 SHM No. 1777 a/n. SELAMET WIDODO, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 34.000.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 11.000.000,- (Sebelas Juta Rupiah). c.Tanah bangunan, LT. 590 m2 SHM No. 436 a/n. 1. SELAMET WIDODO 2. ROHIMAH, Ds. Banjarsari, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 343.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 103.000.000,- (Seratus Tiga Juta Rupiah). d.Tanah bangunan, LT. 394 m2 SHM No. 873 a/n. 1. SELAMET WIDODO, 2. ROHIMAH, Kel. Panderejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 181.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 55.000.000,- (Lima Puluh Lima Juta Rupiah). 18. Debitur : Drs. SUPRAYITNO, Alamat : Dsn. Sidodadi Rt.01 Rw.01 Ds. Tegalharjo, Kec. Glenmore, Kab. Banyuwangi. a.Tanah bangunan, LT. 460 m2 SHM No. 1406 a/n. Doktorandus SUPRAYITNO, Ds. Tegalharjo, Kec. Glenmore, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 32.000.000,- (Tiga Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah). b.Tanah, LT. 174 m2 SHM No. 1368 a/n. SUPRAYITNO, Ds. Tegalharjo, Kec. Glenmore, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 137.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 42.000.000,- (Empat Puluh Dua Juta Rupiah). Lelang akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal Pukul Tempat

: Rabu / 28 Agustus 2013 : 10.30 WIB : KPKNL Jember, Jl. Slamet Riyadi No. 344 A Jember

Syarat-syarat Lelang : 1. Setiap peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera dalam masing-masing point ke rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember nomor : 143.0009894476 pada PT. Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan menyebutkan identitas penyetor (dan kuasanya) serta nomor urut barang yang akan ditawar dan bagi peserta lelang penawarannya dianggap tidak sah apabila barang yang ditawar tidak sesuai dengan obyek yang disebutkan pada waktu menyetor uang jaminan. Terhadap barang yang sama setiap peserta hanya dapat mengajukan 1 (satu) penawaran. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis dalam amplop tertutup atau akan ditentukan kemudian saat pelaksanaan lelang. 3. Peserta lelang wajib melakukan pendaftaran kepada Pejabat Lelang dengan menunjukkan identitas diri dan bukti setoran asli/sah. 4. Peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun setelah lelang berakhir. 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan bea lelang sebesar 1% dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak ditunjuk sebagai pemenang lelang dan BPHTB sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang menjadi milik Negara yang disetorkan ke Kas Negara. 7. Semua barang yang akan dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat, memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum mengikuti pelelangan. 8. Apabila karena sesuatu hal terjadi pembatalan / penundaan lelang terhadap salah satu barang atau beberapa barang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 9. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Nomor Telepon (0333) 421444, 412285, 412777, 424888. 10.Syarat-syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Demikian pengumuman lelang ini dan atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terima kasih. Banyuwangi, 14 Agustus 2013 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Ttd. I Wayan Puja M. Pemimpin Cabang

 Baca Sidang...Hal 31

GALIH COKRO/RaBa

RAPAT: Pertemuan para tim sukses pilgub dengan KPU, Panwaslu, Polres, dan Bakesbangpol, di kantor KPU Banyuwangi kemarin.

Minta Panwaslu Awasi DPT Hasil Perubahan BANYUWANGI - Tim pemenangan para calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-dan cawagub) Jawa Timur meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banyuwangi lebih serius mengawasi penetapan daftar pemilih tetap hasil perubahan (DPT HP). Permintaan para tim pemenangan cagub dan cawagub itu disampaikan saat digelar pertemuan bersama antara KPU Banyuwangi, Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol), Panwaslu, dan Polres Banyuwangi, di kantor KPU Banyuwangi kemarin. Para tim sukses itu merasa khawatir DPT HP pemilihan gubernur (pilgub) yang akan segera dilakukan mulai tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa itu menimbulkan permasalahan. “Panwaslu harus serius mengawasi,” pinta Rudi Santoso, tim pemenangan Bambang DHSaid Abdullah. Permintaan senada disampai-

kan tim sukses Khofifah Indar Parawansa-Herman S. Sumawiredja, Zaenal Arifin Salam. “Panwalu memang harus serius mengawasi DPT, karena ini sangat rawan,” cetus Arifin. Selain masalah DPT HP, Zainal Arifin juga minta KPU Banyuwangi meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. Karena, sampai saat ini banyak warga di desa tidak mengetahui bahwa 29 Agustus 2013 digelar coblosan pilgub. “Kalau dulu calonnya tiga, sekarang kan empat,” ujarnya. Menanggapi protes itu, ketua Panwaslu Banyuwangi Rory Desrino Purnama berjanji akan mengawasi DPT HP yang akan dimulai tingkat PPS pada 14 Agustus 2013 mendatang. “Kami akan mengawasi secara maksimal,” janjinya. Terkait penertiban atribut salah satu pasangan cagub dan cawagub, Rory mengaku sudah dilakukan. Sejumlah atribut yang dianggap melanggar aturan, sudah diturunkan. (abi/c1/bay)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


23

Rabu 14 Agustus 2013

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

BAHAGIA GANDA: Mohamad Sulaiman menggendong bayinya didampingi istrinya, Fida Nuriyana, di rumahnya.

Bayi Lahir saat Lebaran GENTENG - Sudah wajar orang tua bahagia mendapatkan momongan. Tetapi, kebahagiaan ganda dirasakan pasangan suami istri (pasutri) Mohamad Sulaiman, 30, dan Fida Nuriyana, 25. Betapa tidak, pasutri asal Dusun Pasar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, itu mendapatkan keturunan pada hari pertama Lebaran. Sang ibu melahirkan bayi tersebut di Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, pukul 04.50 Kamis lalu (8/8). Bayi tersebut lahir dengan cara normal tanpa operasi. Saat dilahirkan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut memiliki berat 3.100 gram dengan panjang 49 centimeter. Bayi tersebut langsung diberi nama Mohammad Akbar Nur Dafa Pratama. Bayi tersebut dalam keadaan sehat. Karena itu, di hari yang sama, bayi tersebut diperbolehkan pulang oleh dokter. Ditemui di rumahnya kemarin, Sulaiman mengaku sangat bahagia atas kelahiran sang anak itu. Apalagi, putranya itu merupakan anak pertama sejak menikah dua tahun silam. ‘’Saya sangat bersyukur sekali. Anak saya lahir pada hari Lebaran,’’ ujar Sulaiman. Dia mengaku tidak menduga bayi tersebut akan lahir pada Idul Fitri. Pasalnya, perkiraan dokter, bayi tersebut bakal lahir sepekan setelah Lebaran. ‘’Semoga anak saya ini menjadi anak yang saleh dan berbakti kepada orang tua,’’ harapnya dengan wajah tampak semringah. (ton/c1/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

MACET: Puluhan kendaraan merambat pelan saat melewati Jembatan Setail, Genteng pada arus balik Lebaran.

Tiga Pengendara Motor Tewas di Jalan Raya Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran GENTENG - Arus mudik Lebaran memakan banyak korban jiwa. Selama mudik kemarin, tiga nyawa melayang di jalan raya. Itu terjadi di sejumlah ruas jalan di kawasan Genteng. Kemarin, Unit Lantas Polsek Genteng

merilis data mengenai kecelakaan di jalan raya selama mudik hingga balik. Kanit Lantas Polsek Genteng Ipda Sumono mengungkapkan, mayoritas kecelakaan di jalan raya didominasi pengendara motor. Sisanya merupakan pengemudi roda empat. “Tiga pengemudi meninggal dunia,” tegas Sumono kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Ada beberapa faktor yang memicu ke-

celakaan selama mudik Lebaran kali ini. Hanya saja, mayoritas pengendara motor kurang hati-hati ketika berada di jalan raya. ‘’Seperti ugal-ugalan di jalan raya tanpa memperhatikan keselamatan,’’ ulasnya. Sumono menyebut, data tersebut menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk menekan insiden kecelakaan, polisi berjaga-jaga di setiap titik rawan dan padat. Selain itu, beberapa

jalur rawan juga diberi rambu peringatan. ‘’Jalur rawan nihil kecelakaan,” ujar perwira dengan satu balok di pundak itu. Pihaknya mengakui, arus kendaraan pada mudik Lebaran kali ini cukup tinggi dibandingkan tahun lalu. Karena itu, pihaknya memasang rambu larangan semua kendaraan roda empat melintas di perkotaan. “Itu bertujuan menekan kecelakaan. Sejauh ini berhasil,” tandasnya. (ton/c1/aif)

Baru Kenal, Johan Setubuhi Pelajar MUNCAR - Lagi-lagi pelajar di Banyuwangi menjadi korban tindak asusila. Kali ini menimpa salah seorang pelajar setingkat SMA di Kecamatan Muncar. Sebut saja namanya Saritem, 15, (nama samaran) yang tinggal di Dusun Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Siswa kelas X tersebut dinodai Handoko alias Johan, 26. Peristiwa tersebut terjadi Minggu lalu (11/8) di rumah korban. Pelaku mengenal korban hanya tiga hari sebelum kejadian. Johan berkenalan dengan korban tepatnya H+2 Lebaran atau Jumat lalu (9/8). Meski baru kenal, tapi pelaku berani berbuat maksiat

dengan menyetubuhi Saritem. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, awalnya Johan datang ke rumah korban dengan maksud bertamu dan silaturahmi. Saat itu, pelaku yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut diterima baik oleh korban dan keluarga korban. Saat orang tua Saritem sedang keluar, Johan beralasan mengantuk berat dan ingin istirahat sejenak. Kontan, Saritem mempersilakan Johan istirahat di kamar. Entah karena apa, Saritem ikut masuk ke kamar tersebut. Terjadilah bujuk rayu yang berakhir persetubuhan n

DISEL: Tersangka Handoko dengan barang bukti pakaian di Mapolsek Muncar kemarin.

Baca Baru Kenal...Hal 31 ALI NURFATONI/RaBa

Perantau Sukses Ingin Pulang Kampung S E M PU - Banyak warga Banyuwangi yang sukses di perantauan berniat kembali membuka usaha di kampung halaman. Setidaknya, hal itu yang bakal dilakukan ratusan warga Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, yang tergabung dalam Majelis Yasin dan Tahlil al-Muhajirin yang merantau di Denpasar, Bali. Mereka berhasil membuat batik dan sablon selama berada di Pulau Dewata. Hasil karya tangan warga Bumi Blambangan tersebut terbukti mampu meningkatkan keadaan ekonomi keluarga. Setelah lama tinggal di perantauan, mereka ingin pulang kampung dan membuka usaha serupa di Banyuwangi. Untuk merealisasikan keinginannya itu, mereka minta dukungan Pemkab Banyuwangi. Harapan itu mengemuka dalam pengajian dan halal bi halal yang diselingi santunan yatim piatu di Dusun Tojo Kidul Senin malam lalu (12/8). Ketua al-Muhajirin, Sugeng mengungkapkan, pihaknya mempunyai keinginan kuat kembali ke desa dan membuka

ALI NURFATONI/RaBa

INGIN MENETAP: Sejumlah pengurus Majelis Yasin dan Tahlil al-Muhajirin bersama Bupati Anas di Dusun Tojo Kidul, Desa Temuguruh, Sempu, Senin malam lalu (12/8).

usaha serupa di Bali. Menurutnya, warga perantauan merasa lebih nyaman hidup di tanah kelahiran sendiri dibandingkan hidup di luar Jawa. “Anggota kami 320. Kami ingin pulang semua dan membuka home industry di desa,” katanya. Untuk itu, dia memohon petunjuk Pemkab Banyuwangi

Penderita Diare Meningkat SEMPU - Pasca Lebaran, jumlah penderita diare meningkat. Pemicunya, pola makan tidak teratur. Selain itu, konsumsi makanan yang tidak cocok selama Lebaran juga menjadi salah satu penyebab mual-mual dan sering buang air besar. Diare tampaknya sudah menjadi kebiasaan pasca Lebaran. Para penderita memilih berobat ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Tetapi, sebagian penderita diare juga ada yang hanya membeli obat di toko agar cepat sembuh. Terkait itu, Kepala Puskemas Sempu, Hadi Kusairi mengungkapkan, diare biasanya disebabkan konsumsi makanan yang bermacam-macam. ‘’Konsumsi makanan yang bermacam-macam setelah puasa bisa menyebabkan diare,” ungkap Hadi. Menurut dia, diare memang menjadi kebiasaan warga setiap pasca Lebaran. Penderita diare bi-

asanya berkurang pasca H+7 dan seterusnya. ‘’Terjadi tiap tahun. Kalau sudah tujuh hari Lebaran, biasanya sudah reda,” jelasnya. Sementara itu, ada beberapa penderita diare yang perlu mendapatkan perawatan intensif. Setelah ditangani, para pasien tersebut diperbolehkan pulang karena. ‘’Dua sampai tiga hari sembuh dan boleh pulang,” terangnya. Selain diare, flu juga mendominasi selama Agustus ini. Hadi menyebut, flu banyak diderita warga karena faktor cuaca. ‘’Sampai sekarang penderita flu masih tertinggi,” terang warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, itu. Dia menyebut, cuaca selama bulan Agustus ini adalah dingin meski matahari sangat terik. “Flu itu tergantung cuaca,’’ paparnya. Dia berharap masyarakat tetap hati-hati agar flu tidak menyerang. (ton/c1/aif)

mewujudkan keinginan tersebut. Dorongan dan perhatian Pemkab Banyuwangi dianggap sangat penting dalam memuluskan hal itu. ‘’Perkumpulan kami ini dibentuk tahun 1986 silam. Jadi, sudah lama kami tinggal di Bali. Kami semua ingin pulang,” ujar Sugeng. Bupati Banyuwangi Abdullah

Azwar Anas yang hadir dalam acara itu menyambut baik keinginan warga perantauan tersebut. Menurutnya, Pemkab Banyuwangi siap membantu merealisasikan itu. ‘’Karena membuka usaha di desa bisa menekan angka pengangguran dan membuka lapangan kerja baru,’’ ungkap Anas dalam sambutannya. Menekuni batik dan sablon memang lebih baik di Banyuwangi daripada harus merantau. ‘’Daripada buat di sana (Bali, red) lebih baik membatik di sini. Nanti hasil membatik tetap bisa dipasarkan di Bali. Itu lebih bagus,” terangnya. Sebagai bukti keseriusan, Bupati Anas mengajak beberapa pejabat memuluskan keinginan warga tersebut. Dia memperkenalkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan, Hary Cahyo Purnomo, dan Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Alief Rachman Kartiono, kepada ratusan undangan yang hadir. ‘’Kita jamin nanti bisa dan mudah mengurusnya. Promo dijamin gratis,” tegas Anas. (ton/c1/aif)

Rahasia Kulit Mulus di Balik Kulit Manggis Menjadi tua tentu tak dapat dicegah. Yang bisa dicegah adalah tua yang datang lebih dini. Misalnya, dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi asupan gizi yang seimbang, tinggi serat, rendah lemak, dan rendah kalori. Selain itu, diperlukan pula olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, tidak stres, melakukan terapi hormon, dan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan. Apa itu antioksidan? Antioksidan adalah senyawa-senyawa yang berperan sebagai pencegah terjadinya oksidasi zat-zat tertentu di dalam tubuh. Dengan demikian, ia berfungsi sebagai penghalau radikal bebas. Untuk diketahui, di dalam tubuh radikal bebas inilah yang menjadi penyebab sejumlah penyakit degeneratif, seperti stroke, penyakit lever, kencing manis, rematik, ka tarak, pe nurunan sistem imun, penyakit jantung, dan penuaan dini. Sumber radikal bebas itu bisa dari dlaam diri sendiri, seperti metabolisme tubuh kita sendiri, atau stres. Tapi, bisa juga dari luar. Yang dari luar itu misalnya pencemaran udara, bahan kimia, alkohol, rokok, radiasi ultraviolet, dan obat-obatan. Tapi, tidak semua penyakit disebabkan oleh radikal bebas. Faktor genetik dan pola hidup juga besar perannya. Namun, dalam proses penuaan dini, yang membuat kulit terlihat lebih cepat keriput, radikal bebaslah yang paling besar perannya. Dalam proses metabolisme, terjadi reaksi oksidasi dan reduksi yang menghasilkan radikal bebas dengan oksigen reaktif. Radikal bebas ini akan mengoksidasi zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh, sehingga sejumlah jaringan sel rusak. Contohnya, kulit jadi keriput karena kehilangan elastisitas jaringan kolagen serta ototnya. Muncul bintik-bintik berupa pigmen kecokelatan atau flek-flek. Inilah yang membuat kulit terlihat tak mulus.

Serangan yang parah bisa memunculkan kepikunan karena dinding sel saraf yang terdiri atas asam lemak tak jenuh ganda merupakan sasaran empuk serangan radikal bebas. Jika xanthone dikonsumsi dengan rutin, zat itu akan memperlihatkan fungsinya sebagai antioksidan. Karena xnthone bersifat mudah teroksidasi, radikal bebas akan mengoksidasinya. Dengan demikian, terjadilah reaksi yang secara lengkap tentu sulit dijelaskan di sini. Ternyata, mekanisme reaksi itu dapat menghambat kerja radikal bebas dari berbagai jenis. Jadi, oksigen reaktif dari radikal bebas itu dapat dihilangkan oleh xanthone dalam reaksi itu, sehingga zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh tetap dapat berfungsi dengan baik untuk memelihara kesehatan tubuh, termasuk mencegah terjadinya keriput dini pada kulit . Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di b u k u berjudul K u l i t Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dulu? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com.Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera Banyuwangi : 03337703239 & 081336445358.


24

Rabu 14 Agustus 2013

Sepucuk Surat untuk Negeri Blambangan MASIH ingat dengan rubrik Email dari Rantau edisi 10 Juli lalu? Ya, pada edisi tersebut saya pernah menceritakan kerinduan saya tentang kampung halaman. Melalui tulisan tersebut saya juga sedikit menceritakan gambaran dunia pendidikan serta kondisi geografis di Kabupaten Malinau, Kalimanta Utara. Berjuta cerita sebenarnya masih ingin saya ceritakan kepada pembaca setia Radar Banyuwangi. Hanya melalui tulisan sederhana seperti ini saya berusaha menyuarakan apa yang menjadi impian dan harapan sebagai generasi bangsa dan secara khusus putra Banyuwangi, kabupaten yang akan selalu ada di dalam sanubari. Melalui tulisan ini saya ingin menyampaikan apa yang saya lihat, dengar, rasakan, dan alami selama menjadi tenaga pengajar muda sekaligus perantauan di perbatasan negeri. Mungkin sedikit bermanfaat untuk pengetahuan pembaca serta dunia pendidikan di Banyuwangi pada khususnya. Berikut tulisan saya yang berjudul Sepucuk Surat

untuk Negeri Blambangan. Selamat membaca! Dengan hormat, Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang paling saya hormati Bupati Banyuwangi, Bapak Abdullah Azwar Anas, Segenap pemimpin dan petinggi di Kabupaten Banyuwangi, segenap warga Banyuwangi yang saya kagumi, serta para anak muda generasi bangsa yang sedang berlari mengejar mimpi. Salam bangga yang tak terhingga dari saya. Ada baiknya kita mengucapkan syukur kepada Tuhan yang telah memberikan napas kehidupan pada kita semua. Bagaimana wajah Banyuwangi sekarang ya?Apakah pasar Genteng masih ramai dengan aktivitasnya?lalu bagaimana dengan Muncar apakah lautnya masih memberikan kelimpahan ikan?Bagaimana juga suasana malam minggu di perempatan Kota Jajag ya? Desa Yosomulyo bagaimana apakah semakin ramai?. Sepuluh bulan tidak melihat Banyuwangi kangen juga rasanya. Harapan saya

SMS IDUL FITRI

Maaf Atas Segala Khilaf ASS.WR.WB... Atas nama pribadi & segenap pegiat KAUKUS MUDA BANYUWANGI (KMB) mengucapkan & memohon maaf sebesarnya atas segala khilaf & dosa, lahir maupun batin.. Minal aidzin wal faizin.. Kullu amin wa antum bi khoir. Wassalam,.. Fajar isnaeni (koordinator Kaukus Muda Banyuwangi) 081913945266

Bertemu Saling Bermaafaan GEMA takbir berkumandang mohon maaf lahir dan batin. Warga Agraria gembira senang. Rukun bersatu tetap menemani. LALA,Banyuwangi 082332265923

Ojo Lali Malem Limolas Kanggo komunitas Lirboyo Kediri, slamet lebaran ojo lali malem limolas. reng Badean. Ghozali Grogol Giri Banyuwangi, 081559959159 Pernah Liputan Bareng Untuk Sobat2ku yang pernah lipuran bareng, mohon maaf lahir dan batin. Meski dunia kita sekarang beda, hati kita tetap sama. BRAVO PERS BWI. Zein Alvin Rogojampi, 081913903720

Semoga Diberkahi Allah Allohu akbar ...3x walillaaa... Hilham . Slamat Hari RaYa “IDuL FItRI 1434H/2013M” MInAL AidHIn wal FAIzIN Mohon mA’af LaHir & bAtin, smoga silaturrohim kiTa jadi pRsaudaraan yg tuluS di Ridh0’i serta diberi RIzQI, AMal, Umur kita di BErKaHI OLeH ALLOH SWT, Amin 3x . . . Achmad Farouq sklwrga, di Banyuwangi JaWA TIMuR, 085258510755

Saling Memaafkan Bikin Mulia Assalamualaikum, Keluarga Besar HMI banyuwangi, mengucapkan selamat hari kemenangan nan fitri. Mari Saling Meminta maaf yg tak menjadikan kita hina, Memberi maaf yg tak menjadikan kita bangga. Tp saling memaafkan yg membuat kita mulia._ selamat Hari raya idul fitri 1434 H. Taqabballahu minna wa minkum wa ja’alana minal ‘aidin wal faizin. M0hon maaf lahir n batin. Maafkan Syaiful Bahtiar Alfiyas. yg banyak dosa n khilaf. Wassalam :) 085330078458

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jl. Singosari •

• Dekat SMANTA •

Djl rmh Jl. Singosari No. 31 LT 550m2, LB + 350m2. SHM. Hub 0811300151

Djl cpt tnh 170m2 srfkat,dkt Smanta bwi, BNI, IKIP PGRI cck utk kos2an H: 08124985056 / 085231734398

• Rumah Tengah Kota • Dijual rumah murah tengah kota strategis L 400M2, LB 181M2 Hub 085230634123

Sewa rumah depan stasiun Rogojampi 15 jt per tahun/nego, cepat, hub 087823185909.

SITUBONDO

• Tanah 2 Kapling •

• Jl. Anggrek •

Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

Djl rmh 2Lt Jl. Anggrek 2 No.5 Situbondo, kmr 3, kmr mandi 2, kmr pmbantu, garasi 2 mobil, hrg 400 jt nego, hub: 087822043316

SITUBONDO • Kebun Mangga 1,5Ha •

Ingin pasang iklan? Hubungi: 0333-412224

Djl kebun mangga dg kebun jati, fas rmh pnjaga, luas 1,5 hektar lok strategis, Ds. Battal, Kec. Panji, 250 jt, juga dijual kebun gamilina 3000 pohon luas +8000 m2, lok pigr jaln 150jt. H. 082333573999

Oleh:

Ujang Sarwono, S.Pd * siswanya kurang dari sepuluh tiap kelas. Jika sekolah letaknya di kota memang tidak jauh berbeda dengan kondisi sekolah di Banyuwangi pada umumnya, tetapi jika sudah masuk ke perkampungan yang jauh dari kota jumlah siswa yang sedikit dan minimnya fasilitas sudah menjadi hal biasa. Namun, bukan perbedan itu yang ingin saya sampaikan melainkan kebijakan pemerintahnya. Perlu diketahui, di sini semua biaya pendidikan ditanggung oleh

pemerintah daerah alias sekolah gratis. Bukan hanya untuk siswa SD bahkan mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, bahkan seragam juga gratis. Belum lagi adanya beasiswa bagi lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan kuliah. Jika dilihat dari potensi alam, Negeri Blambangan jauh lebih baik dibandingkan kabupaten yang memiliki semboyan “Gerdema” alias Gerakan Desa Membangun ini. Betapa menjadi perenungan bagi Negeri Blambangan tercinta. Sebuah kabupaten yang baru berumur 13 tahun bisa membebaskan biaya pendidikan untuk warganya yang ingin menempuh pendidikan. Jika sudah seperti ini tidak ada alasan lagi bagi generasi muda untuk tidak menempuh pendidikan melalui sekolah. Bisakah Negeri Blambangan seperti ini?. Selama dipimpin Bapak Abdullah Azwar Anas Banyuwangi sangat terasa perubahannya ke arah yang positif. Saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Negeri Blambangan di tangan Kang Anas. Bisa tidak ya Pak pendidikan di Negeri Blamban-

Hadapi Kejurnas, Kirim Tiga Crosser BANYUWANGI - Tantangan kembali menghadang kontingen BMX Banyuwangi. Adalah kejuaraan nasional BMX Super Cross seri ke-IV di Salatiga, Jawa Tengah, menjadi ladang pembuktian para pembalap Bumi Blambangan. Tiga pembalap dipersiapkan untuk even akbar yang akan digelar akhir Agustus ini. Ofisial BMX Banyuwangi, Laksmarion menuturkan, BMX Super Cross seri IV sekaligus akan menjadi arena pembuktian anak asuhnya. Prestasi di kejurnas tersebut akan menjadi spirit tambahan bagi para pembalap dalam meraih prestasi di seri-seri berikutnya. “Kita berharap meraih hasil maksimal di Salatiga nanti,” tuturnya. Laksmarion menambahkan, dia akan menyertakan Ricco Fauzi Pramana sebagai tulang punggung di kejurnas tersebut. Pengalaman dan kemampuannya diharapkan bisa memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi di kejurnas mendatang. Ditambah lagi, alumnus SMAK Himah Mandala itu juga sudah pernah tampil di kejuaraan nasional. Sehingga, sedikit-banyak dia sudah bisa meraba kekuatan lawan. Selain Ricco, Laksmarion juga akan menyertakan dua debutan di kejurnas tersebut. Keduanya adalah Geovani Saputra dan Albert Wijaya. Mereka akan turun di kelas pemula. “Kita ingin beri

DOK. RaBa

pengalaman kepada Geovani dan Albert,” ujar Laksmarion. Terkait target, Laksmarion tidak ingin membenani anak asuhnya dengan target berat. Tetapi, dia hanya

BANYUWANGI

• Jl. Raya Pantura • Jual tnh 9600m2, Jl. Ry Pantura KM 215 5B, Lmongan Arjasa @175rb/m2. 082333008871

berharap mereka bisa menampilkan permainan terbaik. Dengan persiapan cukup, dia yakin kontingen Banyuwangi bisa meraih hasil maksimal di Salatiga nanti. (nic/c1/als)

gan gratis seperti di sini?hehe.... Saya hanya berharap tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena masalah mahalnya biaya pendidikan. Anak tukang becak ,petani, nelayan, buruh bangunan, bahkan anak seorang penjual sayur seperti saya juga layak untuk memiliki mimpi tentang masa depan tanpa terhalang mahalnya biaya pendidikan n Baca Sepucuk...Hal 35

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

Ditinggal Tidur, Rumah Hangus

ANDALAN: Ricco Fauzi Pramana menjadi tulang punggung Banyuwangi dalam kejurnas di Salatiga akhir bulan ini.

SITUBONDO

• Tanah Kebun 7790m2 • Dijual tanah kebun di Bwi kota, SHM a/n sendiri 7790m2 (120m x 70m) Rp 150.000/ m nego lokasi 150m timur Jln Raden Wijaya, selatan perum Djati Khayangan. Hub pemilik: 081239574908 /081999093869 / Bp Edy

• Sewa/Jual •

Banyuwangi semakin baik. Dengardengar Adipura baru diperoleh Banyuwangi, saya turut berbangga. Warga Banyuwangi yang saya banggakan, ada sedikit cerita dari perbatasan negeri ini, dari Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, tepatnya. Ada cerita tentang pendidikan yang mungkin bisa memberikan inspirasi bagi pembaca cerita ini. Hampir satu tahun berada di perbatasan negeri menjadi tenaga pendidik di kabupaten yang baru berumur 13 tahun ini, begitu banyak yang ingin saya ceritakan terkait dunia pendidikan. Semangat rasanya bicara masalah pendidikan. Memang pendidikan di sinitidak bisa dibandingkan dengan sekolah di Banyuwangi pada umumnya. Siswa yang banyak dalam satu kelas, fasilitas belajar yang mendukung, guru-guru yang memiliki disiplin tinggi, serta antusias belajar siswa yang tinggi. Di sini semua itu menjadi barang yang sangat mahal, ya meski tidak semua seperti itu. Di sekolah dasar tempat saya mengabdi, rata-rata

PANARUKAN - Kebakaran hebat menghanguskan rumah Kasidi di Dusun Pareyaan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Senin (12/8) malam. Beruntung, peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa. Kebakaran yang melalap rumah pedagang itu terjadi sekitar pukul 21.30. Saat itu, Kasidi dan keluarganya sedang tidur di dalam rumah. Kasidi bangun karena merasa panas. Sayang, saat pria 52 tahun itu terbangun, api sudah membesar dan hampir seluruh rumahnya terbakar. “Saya bangun karena kepanasan. Ternyata api sudah membakar rumah saya,” kata Kasidi saat memberikan keterangan kepada polisi kemarin (13/8). Setelah terbangun, korban langsung panik. Korban tidak mempunyai pilihan lain kecuali keluar rumah menyelamatkan diri. Begitu berhasil keluar, korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api. Nahas, api semakin membesar. Sementara itu, proses pemadaman membutuhkan waktu lama. Itu karena warga hanya menggunakan alat seadanya. Selang beberapa jam, api dapat dipadamkan, tapi rumah korban sudah hangus. “Berkat bantuan warga sekitar, beberapa jam kemudian api bisa dipadamkan. Tetapi, rumahnya sudah hangus,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 20 juta. “Rumahnya hangus terbakar tak tersisa. Untung bisa dipadamkan, sehingga tidak menyebar ke rumah lain,” katanya. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran tersebut masih belum diketahui. Dugaan sementara, kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik. “Masih dalam penyelidikan petugas, bisa saja karena korsleting atau yang lain,” pungkasnya. (rri/c1/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• L300 ‘09 •

• Prima Mobil •

• Nissan •

• Grand Livina •

Dijual L300 th 09, harga 112 juta nego, cash/kredit, tukar tambah 082142194111

ReadyPU:L300,SSnew,Carry2011,Grdmx2011, 2012, Zebra, ready Avanza G 09,2011, Xenia 06,09,11, Krista 03, Escudo 98, Innova G 2.0, Rush 08,Futurastw03,Zebrastw95,96,bscash/kredit.H. 0811301676/0333-411655(dptknhadiahlgsg!)

Promo Nissan ready stock, all type, dapatkan diskon terbesar + free aksesoris untuk penawaran terbaik. Hub. ADZAM 081232246632, Nissan Banyuwangi

Dijual Grand Livina XV 1,5 manual silver istimewa, 150 juta nego, cash&kredit tukar tambah, hubungi 082142194111 / 081335897888.

• Kuda Grandia ‘97 • Jual Kuda Grandia. Dsl 02ors cokl tua/muda kaleng Vkool ist trawat 97 nego. 8900099

• APV ‘10 • BANYUWANGI

Jual APV 2010 putih body kaleng, harga nego, H. 03337610345

• Tentor •

BANYUWANGI

Dbthkn sgr Tentor smua mapel utk SD, SMP, SMA di Ganesha Operation dgn srt S1, Lamkir Jl. Brawijaya 8 Bwi telp 410880 / Jl. Wahid Hasim 73 Genteng, plg lmbt gel 1 tgl 18-08-13, gel 2 tgl 31-08-13

BANYUWANGI

Hlg STNK P 5521 XK an Sigit Dwi Janarko, Ds. Parejatah Wetan, Srono, Bwi.

• AJM Hotel •

• Jual Bak Bekas •

HLg STNK P 2091 VR a/n Suratmin. Sumbergondo 07 /03 Tulungrejo Glenmore

Dbthkn karyw/ti SMU sdrjt. D3 Pria/ Wanita,utk New Suka-suka Karaoke keluarga Kirim ke Jl Raya Jember 55 Genteng. Kontak person JRD Manager 087857356102 (P. Yusuf)

Dijual bak bekas L300 datar Rp. 2 Juta Hub 082142194111

• STNK •

• Jasa Pengiriman hewan • Jasa kirim hewan ke luar jawa hub 081351889407 di juanda surabaya.

Hlg STNK P 6041 X a/n Mujiono.Balak Lor RT 01 RW 01 Balak Songgon Bwi Hlg STNK P 5052 XJ a/n Poncowati Rahayu Langkai.Gombeng 01/01GombengsariKalipuro Hlg STNK P 3129 XP an Rosidah, Dsn. Krajan 02/03 Padang, Singojuruh, Bwi Hlg STNK P 3231 VB an Asmuni d/a Lingk krajan Rt 4 Rw 2 Kel Kalipuro, Bwi Hlg STNK Nopol P 4974 XL a/n MOHAMAD RUSLAN, S.SI Perum Kebalenan Baru I Blok A No.05 01/03 Kebalenan Bwi Hlg STNK P 3782 WB an Acrori, PD. Baru 03/02 Pesucen, Kalipuro, Bwi. Hlg STNK P 6966 VE an Eliyana Misyani, Jl. Ijen 02/04 Singotrunan, Bwi.

SITUBONDO • Jl. Basuki Rahmad • Djl ruko uk 5X13, 2 lnt, Jl. Basuki Rahmad 183 Stb, Loks strategis. H. 081336156185


BALJEBOL

Rabu 14 Agustus 2013

BALI

ADA APA LAGI

JEMBER

BONDOWOSO

29

LUMAJANG

Program Wisata Bahari ”Tenggelam”

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

SIAGA: Anggota Polsek Puger dengan dipimpin Kapolsek AKP Mahrobi Hasan saat melakukan penjagaan di Pantai Pancer Puger kemarin siang (13/8).

PUGER – Sebagai daerah pantai, Puger merupakan salah satu daerah dengan potensi bahari yang besar. Tak heran bila pada 2009 lalu Bupati Jember M.Z.A. Djalal me-launching program Wisata Bahari. Namun, sampai saat ini program itu “tenggelam”. Bertahun-tahun lamanya tidak ada perkembangan sama sekali. Tetapi, dengan segala keterbatasan, pemerintah Desa Puger Kulon yang membawahi wilayah tersebut berusaha mengangkat Wisata Bahari.

“Sebagai kepala desa yang baru, saya akan garap potensi yang masuk dalam wilayah teritorial Desa Puger Kulon ini. Seperti Pancer dan juga tempat pelelangan ikan. Namun ke depan, ada baiknya juga jika cita-cita pembangunan Wisata Bahari yang sempat disampaikan oleh Bupati M.Z.A. Djalal pada 2009 lalu diwujudkan,” kata Nur Hasan, Kades Puger Kulon. Sebagai daerah pantai, Puger sangat tepat jika dijadikan objek Wisata Bahari. Mengingat, adanya

pulau kecil yang disebut Pulau Kacang yang menjadi kekayaan alam tersendiri bagi Puger. Bila dikelola dengan baik, Pulau Kacang bisa menjadi daya tarik wisata. “Jika itu terjadi, perekonomian Puger akan semakin terangkat,” kata Nur Hasan. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, kondisi fisik Wisata Bahari sampai saat ini masih dalam taraf pembuatan fondasi dari cempolong. Pondasi itu terpasang mengitari beberapa petak laut yang menjorok ke pantai dan sungai yang

melintas di Pantai Pancer Puger. Di tengah fondasi itu, pepohonan dan rerumputan tumbuh liar. Tempat itulah yang disebut warga setempat sebagai Pulau Kacang. Yang memprihatinkan, di sekeliling Pulau Kacang banyak sampah berserakan yang membuat tempat tersebut terlihat kumuh. Tanpa menafikan hal tersebut, Pemerintah Desa Puger Kulon sudah mulai berbenah untuk memperbaiki potensi objek wisata di daerah tersebut. (hud/c1/har/jpnn)

Ombak Besar, Siagakan Polisi di Pantai Pancer PUGER – Momen lebaran selalu dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat menghabiskan waktunya dengan menikmati sejumlah pantai di Jember. Namun, beberapa hari terakhir ombak besar melanda sebagian besar pantai sehingga membahayakan pengunjung. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polsek Puger menyiagakan sejumlah personilnya di beberapa pantai di Puger. Seperti pantauan Jawa Pos Radar Jember di Pantai Pancer Puger kemarin siang (13/8) yang dipadati oleh pengunjung. Rata-rata warga berkunjung dengan seluruh anggota keluarga, sehingga banyak memadati pantai di ujung Plawangan pancer kemarin. Sementara itu, sebagian besar pengunjung juga nekat mandi di sebelah barat Plawangan Puger. Padahal, ombak beberapa hari terakhir cukup besar untuk mandi. Hal inilah yang dikhawatirkan oleh sejumlah petugas termasuk dari Polsek Puger. “Karena itu, setiap harinya kita terjunkan empat personil untuk berjaga di Pantai Wisata Pancer,” jelas AKP Mahrobi Hasan yang kemarin. Selain itu, pihaknya juga menempatkan personel di Pantai Getem, Desa Mojomulyo, Puger. Dia mengatakan, para petugas itu bertugas untuk menjaga agar para pengunjung bisa menjaga dirinya dan tidak terlalu ke tengah jika berenang. (ram/jum/hdi/jpnn)

KASUS SAJAM

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

LEBARAN DI TAHANAN: Tiga remaja diamankan di Polsek Jenggawah karena tertangkap basah membawa sajam saat mabuk lebaran.

Lebaran, Malah Mabuk-Mabukan JENGGAWAH – Rencananya mau menikmati lebaran di Pantai Watu Ulo Desa Sumberejo, Ambulu, namun harus berujung di kantor polisi. Ini dialami tiga remaja yang mabuk-mabukan dan membawa senjata tajam (sajam). Ketiga remaja masing masing Rifa’i, 18, Herman, 20, keduanya warga Dusun Darungan Desa Sruni dan Ashari, 19, warga Dusun Darussalam Desa Jatimulyo, Jenggawah. Ketiganya diamankan Polsek Jenggawah setelah terbukti membawa sajama berupa celurit saat dalam kondisi mabuk. Berdasarkan informasi Jawa Pos Radar Jember, ketiga remaja ini tertangkap anggota Polsek Jenggawah saat melakukan patroli keliling di wilayah Desa Jatimulyo. Sementara itu, Ashari, 19, salah satu pelaku saat di Mapolsek Jenggawah mengaku kalau celurit itu diambil dari rumah Herman di Desa Sruni. Ashari kemudian bertemu dengan Rifa’i dan Herman di sekitar lapangan Desa Jatimulyo sekitar pukul 14.30 WIB dengan membawa rokok untuk disebarkan karena untuk undangan. Ternyata, ketiganya ini sepakat melanjutkan jalan-jalan dengan mengendarai satu sepeda motor Honda Beat ke tempat wisata Watu Ulo. Belum sampai di Watu Ulo, Ashari yang mengendarai sepeda motor dengan membonceng dua temannya terjatuh setelah diserempet pengendara di Dusun Bedengan Desa Sabrang. Ketiganya terjungkal dari kendaraan sepeda motor, apalagi ketiga remaja ini mengendarai sepeda motor dalam kondisi kian mabuk. (jum/ram/hdi/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

MASIH TERABAIKAN: Potensi wisata di Puger, Kabupaten Jember hingga kini belum digarap secara maksimal.

Tabrakan Beruntun, Dua Tewas TANGGUL - Tabrakan beruntun terjadi di jalan HOS Cokroaminoto Dusun Curah Banban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, pukul 18.30 kemarin. Dalam peristiwa tersebut, setidaknya lima sepeda motor saling bertabrakan. Kecelakaan di depan bengkel Vespa ini mengakibatkan dua orang tewas dan lima orang lainnya luka berat. Menurut sumber Jawa Pos Radar Jember, kecelakaan itu bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion P 6244 LE yang dikendarai Gufron, 23, yang membonceng M Kholilur Rohman, 16, keduanya warga Dusun Racekan, Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Vixion ini beriringan dengan sepeda motor Honda Beat tanpa Nopol yang dikemudikan Babun, 19, warga Dusun Krajan, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Di lokasi kejadian, Vixion dan Beat ini saling bersenggolan. Akibatnya, kedua pengendara terjatuh dan terkapar di jalan aspal. Tragisnya, karena jalur padat, saat dua kendaraan itu jatuh,

muncul sepeda motor Jupiter P 2287 M yang dikendarai Febri, 19, warga Dusun Krajan, Desa Karang Bayat, Kecamatan Sumberbaru, dan Suzuki Satria FU B 6828 KLY, yang pengendaranya belum diketahui identitasnya. Saat itu, Jupiter dan Suzuki Satria FU ini, sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Akibat jarak yang sudah dekat, Jupiter dan Satria FU tak mampu mengendalikan setirnya. Hingga akhirnya menabrak pengendara Vixion yang saat itu terkapar ditengah jalan. Sementara itu, Honda Beat yang sebelumnya bersenggolan dengan Vixion, terpental ke arah kiri dan menghantam sepeda motor Suzuki Smash DK 8700 HR yang dikemudikan Erwin, 17, warga Dusun Krajan, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul. Akibat kejadian itu, Gufron pengemudi Vixion tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara Babun, pengendara Beat, menghembuskan nafas terakhir beberapa menit kemudian, saat mendapat perawatan dari petugas medis Puskesmas Tanggul. Sementara itu empat korban

TEWAS DI TEMPAT: Sepeda motor jenis Honda Beat milik korban mengalami rusak berat setelah terjadi tabrakan beruntun di Tanggul. JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

lainnya mengalami luka berat. Namun dari empat korban luka berat tersebut, hanya satu orang yang dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember, yakni Erwin (pengendara Smash). Sementara korban lainnya oleh pihak keluarga dibawa pulang dan lebih memilih dirawat ke pengobatan tradisional. Masih terjadi kesimpangsiuran terkait jumlah

Dewan Minta Penataan Ulang Aset

WISATA BECAK RADAR JEMBER/JPNN

ASAL-ASALAN: pelayanan bersalin dengan fasilitas jampersal ditengarai belum begitu maksimal.

Sebagian Beri Stigma Buruk Pelayanan Jampersal Kurang Maksimal RADAR JEMBER/JPNN

GANGGU ARUS LALIN: Becak gowes beroperasi di sekitar kampus Unej dan Alun-Alun Jember.

Sulit Tindak Becak Gowes JEMBER – Becak gowes atau kendaraan yang dikayuh bersama-sama oleh penumpang yang menaikinya sedang ngetren di Jember. Meskipun dianggap cukup mengganggu arus lalu lintas, petugas masih kesulitan untuk menertibkannya. Becak gowes atau yang juga dikenal oleh masyarakat dengan becak cinta itu mulai muncul akhir 2012. Awalnya, kendaraan yang dikayuh oleh empat atau enam orang itu muncul di Puger. Selanjutnya, kendaraan yang biasanya beroda empat itu mulai muncul di beberapa kecamatan tetangga, seperti Balung dan Ambulu. Hingga akhirnya muncul di sekitar kampus Unej dan Alun-Alun Jember. (ram/har/jpnn)

luka berat dalam peristiwa tabrakan beruntun tersebut. Ada informasi lain bahwa jumlah korban luka berat berjumlah lima orang. Sementara pengendara Suzuki Satria FU, kabarnya masih syok dan belum diketahui secara pasti alamat serta identitasnya oleh pihak kepolisian. (jum/hdi/jpnn)

JEMBER – Pemerintah menggratiskan biaya bersalin bagi ibu hamil (bumil) melalui program jaminan persalinan (jampersal). Tetapi, tidak semua bumil memanfaatkan fasilitas jampersal saat bersalin. Ada stigma di tengah kalangan masyarakat bahwa pelayanan bersalin dengan fasilitas jampersal tidak maksimal. Sebab, pelayanan jampersal kurang maksimal. Karena itu, sebagian bumil memilih untuk memanfaatkan pelayanan di praktek bidan walaupun harus membayar. “Saya lebih memilih melahirkan ke bidan yang bayar. Sebab, ada yang pernah memakai pelayanan jampersal, tapi penanganannya lambat dan tidak maksimal. Kayak asal-asalan gitu,”

kata Anis, seorang ibu yang baru memiliki seorang anak tersebut. Dia mengaku pernah mendengar kabar ada seorang bumil yang bersalin melalui jampersal. Ternyata, pelayanan yang didapatkan tidak maksimal. Si bumil tersebut sempat tidak segera ditangani. Para aktivis Jurnalis Warga (JW) Jember yang aktif memantau pelayanan publik di Jember juga menemukan fenomena serupa. “Kami menemui banyak warga lebih memilih untuk pelayanan berbayar, walaupun harus dengan modal dari utang,” kata Devi, aktivis JW. Para aktifis JW Jember berharap Dinas Kesehatan (Disnkes) Jember mengintensifkan sosialisasi dan peningkatan pelayanan. “Harus ada inovasi sehingga bisa menampung seluruh keluhan masyarakat,” kata Ashudi, salah seorang anggota JW Jember.

Meski demikian, masih banyak pula masyarakat yang memanfaatkan jampersal. Contohnya di RSD dr Soebandi Jember. Dari Januari – Oktober 2012, misalnya, pengguna jaminan persalinan (jampersal) sebanyak 2.432 orang (rawat jalan) dan 6.079 orang (rawat inap). Jumlah itu hampir lipat dua dari jumlah pasien jampersal 2011. Yang paling mencolok adalah jumlah pasien jampersal yang menjalani persalinan di RSD dr Soebandi Jember. Tahun 2011, rata-rata persalinan di RSD dr Soebandi Jember hanya sekitar 200 tiap bulan. Namun, tahun ini rata-rata persalinan tiap bulan mencapai 500 pasien jampersal. Data RSD dr Soebandi menyebutkan, jumlah persalinan terendah terjadi pada Februari sebanyak 482 orang dan tertinggi Oktober yang mencapai 732 orang. (hud/aro/har/jpnn)

JEMBER - Komisi A DPRD Jember meminta Pemkab Jember segera melakukan penataan ulang aset milik daerah bersama beberapa instansi terkait. Selain untuk memastikan seluruh aset daerah aman, hal itu merupakan prioritas program pengawasan yang dilakukan komisi pemerintahan tersebut. Ketua Komisi A DPRD Jember M. Jufriyadi mengatakan, komisi yang dipimpinnya itu telah memasang target agar sebelum purna tugas sebagai anggota DPRD Jember, mereka harus menyelesaikan tiga agenda yang belum diselesaikan. Dalam empat bulan yang akan datang, mereka harus menyelesaikan pengawasan tentang penaPermasalahan taan ulang aset milik aset daerah Pemkab Jember, serta menuntaskan kasus perlu menjadi tanah dan penataan prioritas kerja pegawai di jajaran yang harus Pemkab Jember. Jufriyadi mengataterselesaikan kan, permasalahan dengan baik” aset daerah perlu menjadi prioritas kerM. Jufriyadi ja yang harus terseleKetua Komisi A DPRD saikan dengan baik. Jember Sebab, selain kuantitas kasus aset ada pada peringkat tertinggi, keberadaan aset sangat memengaruhi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Jember. “Ketiganya sama-sama penting, makanya kami agendakan untuk diselesaikan pada masa terakhir kerja kami ini. Tentunya, semua harus tetap kita pilih prioritas sesuai dari berbagai pertimbangan,” ujar politisi asal Kalisat ini. Dia menilai, Pemkab Jember tidak begitu pandai merawat aset yang dimilikinya. Karena itu, predikat laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK wajar tanpa pengecualian (WTP) yang memberikan syarat kepada Pemkab Jember untuk memperbaiki pengelolaan sejumlah aset yang ada di Jember. Saat ini, kata dia, pihaknya akan membenahi pendataan, manajemen, dan tata cara memperoleh asset, bersama Pemkab Jember. (rul/c1/har/jpnn)


30

Rabu 14 Agustus 2013

SIC

SARANA INFORMASI COMPUTER

TAMAN REKREASI TAMAN SURUH

BUMI ARUM GROUP

Lebaran, Traffic Telkomsel Melonjak Chatting dan Facebook Kalahkan Pengguna SMS

TOHA/RaBa

POSE BERSAMA: Bumi Arum Group membuka pameran di Roxy Supermarket. Masyarakat bisa bertanya sepuasnya diarena pameran.

Uang Muka Rp 500 ribu, Tenor Hingga 20 Tahun TIGA lokasi hunian berbeda yang ditawarkan Bumi Arum Group (BAG) ini patut diperhitungkan. Ketiga lokasi itu adalah Perumahan Alam Pesona Asri Kertosari, Griya Pesona Karangrejo, dan Perumahan Pancoran Mas Griya Indah Rogojampi. Manager Marketing Bumi Arum Group, Riyo mengatakan, untuk memiliki rumah di salah satu lokasi ini, masyarakat tidak perlu sulit. Sebab, dengan uang muka Rp. 500 ribu maka Anda sudah bisa memilih rumah yang diinginkan. Program uang muka ringan ini hanya berlaku hingga 31 Agustus 2013. “Program ini terbatas hingga akhir Desember 2013. Dan saat ini tinggal beberapa unit, mumpung masih ada kesempatan dan stok terbatas,” kata Riyo kemarin. Selain uang muka yang sangat ringan, angsurannya terjangkau dengan masa tenor hingga 20 tahun. Sehingga, masyarakat benar-benar diberikan pilihan yang sangat mudah. Tidak hanya itu, sebagai pengembang perumahan terpercaya, BAG memberikan hadiah langsung berupa satu televisi 21 inci, serta hadiah Xenia, Yamaha Juoiter, kulkas, dll. “Masyarakat bebas memilih di tiga lokasi perumahan ini dengan mendapat fasilitas hadiah yang sama. Bahkan, kami menyediakan grand prize hadiah utama berupa uang senilai satu miliar,” ungkap Riyo. Informasi Tanto 082143955593. (adv/als)

DANDELOIN

Shampoo Anti Rontok SHAMPOO Dandelion dibuat tanpa bahan sodium laureth sulfate. Menggunakan sodium laureth sulfate akan membuat sebagian orang akan merasa efeknya, seperti gatal, ketombe, dan rontok. Oleh karena itu, Shampoo Dandelion akan menjaga mahkota Anda dari kerontokan. Bahan buihnya yang berkualitas mampu menjaga mahkota Anda selalu berkilau, lebat, dan sehat hingga ke akar rambut. “Hindari pemakaian minyak rambut, dan conditioner. Karena bahan-bahan ini juga akan memicu kerontokan. Cegah kerontokan sejak dini dengan Shampoo Dandelion anti rontok,” kata produsen Shampoo Dandelion, Andy Irawan. Selain shampoo, Dandelion memiliki produk berkualitas lainnya. Yaitu handbody yang memiliki kandungan istimewa. Antara lain tabir surya berupa mineral berwarna putih yang tak mudah terurai oleh matahari. Juga acne Cream dan face soap yang bisa mengatasi masalah jerawat. Ada pula whitening dengan efek putih di atas rata-rata. “Produk-produk ini sudah teruji, jadi sangat aman digunakan,” jelas Andy. Dikatakan, saat ini semua produk ini bisa didapatkan di beberapa tempat. Antara lain di Muncar: Apotik Sumber Ayu Farma Jl Raya Pasar Sumberayu 57. Toko Intan Jaya. Ragil Salon, Yanita Salon. Banyuwangi: Apotik Pasific Jl Basuki Rahmat 10. Apotik Lancar Jaya Jl Kapten Ilyas. Lita Salon Jl MH Thamrin 267. Navira Jl Basuki Rahmat 174 KanalanSukowidi. Harvest Salon Jl. Kapten Pierre Tendean No. 15 Pujasera Stasiun Lama. Diena Spa. Rogojampi: Mira Salon Debby salon, Ira Salon, Nadine salon. “Produk ini bisa juga dipesan di Situbondo dengan nomor kontak Yusuf 085236821555, Genteng 087755510500, cabang pusat, Andy 081937652420. CV Cipta Anugerah juga menyuplai parfum laundry, salon dan kebutuhan klinik lainnya,” pungkas Andy. (adv/als)

TELKOMSEL mencatat peningkatan traffic layanan komunikasi yang signifikan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian di wilayah Jawa Timur. Di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, traffic layanan suara Telkomsel pada H-3 Lebaran melonjak drastis 610 persen atau menjadi lebih dari 8 kali lipat dibandingkan hari normal. Lonjakan traffic di Pelabuhan Ketapang juga terjadi untuk layanan data. Yakni meningkat 380 persen dibandingkan hari normal atau sama seperti peningkatan traffic pada Lebaran tahun lalu. Peningkatan traffic layanan data tertinggi pada periode Lebaran di Jawa Timur terjadi di Pelabuhan Ketapang sebesar 190 persen, dibandingkan traffic pada hari biasa.

ISTIMEWA

CEK INFRASTRUKTUR: PetugasTelkomsel melakukan pemeriksaan rutin jaringan kabel.

“Ucapan ‘Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin’ melalui aplikasi pesan instan atau chatting dan media sosial seperti Facebook dan Twitter secara umum lebih diminati masyarakat ketimbang SMS. Pada periode Lebaran pelanggan juga relatif lebih sering melakukan browsing untuk mengakses informasi melalui perangkat mobile-nya,” jelas Galumbang Pasaribu, GM ICT Operation Telkomsel Regional Jawa Timur. Pada hari pertama Lebaran, Telkomsel juga mencatat peningkatan layanan isi ulang pulsa sebesar 32 persen dibanding hari biasanya. “Peningkatan ini dipicu tingginya pemanfaatan layanan isi ulang pulsa yang tersedia di sekitar 800 Outlet Siaga di sepanjang jalur mudik di wilayah Jawa Timur,” tambah Ericson Sibagariang, GM Sales & Customer Care Telkomsel Regional Jawa Timur. (*/als)

Force, Bebek Irit dan Ramah Lingkungan

ISTIMEWA

SELALU PENUH: Pengunjung memadati hall AIL Rogojampi untuk menyaksikan pertunjukan live music.

Bisa Karaoke dengan Sound Istimewa LIBURAN lebaran paling mengesankan memang di Agro Wisata Alam Indah Lestari (AIL). Selain diisi dengan aneka wahana dan permainan menarik, obyek wisata di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, itu juga menghadirkan penyanyi top papan atas Banyuwangi dan ibu kota. Bagi pengunjung yang gandrung dan ingin mendengar suara emas dua penyanyi Banyuwangi paling top saat ini hanya bisa diperoleh di AIL. Sebab, di sini gudangnya artis papan artis Banyuwangi manggung. Duo artis yang tengah naik daung Demy dan

Suliana siap tampil menghibur untuk pengunjung AIL. Di samping itu, arena rekreasi ini juga menawarkan sejumlah wahana dan fasilitas untuk keluarga. Mulai kolam renang berbagai ukuran hingga pertunjukkan live music bisa diperoleh di sini. Bagi yang ingin berkaraoke bersama keluarga, AIL juga menyediakan arena khusus untuk karaoke. Dengan ruangan yang aman dan nyaman, berkaraoke bersama keluarga dan sahabat bisa lebih berkesan. Ditambah lagi dengan koleksi lagu terbaru dan sound khusus, suara nyanyian akan lebih berkesan

dan membekas dalam ingatan. CEO AIL Michael Edi Hariyanto menuturkan, AIL all out dalam memberikan fasilitas rekreasi kepada pengunjung. Selain fasilitas permainan yang sudah tersedia, hiburan musik bisa menjadi alternatif pengunjung dalam berwisata menyenangkan bersama keluarga. Sederet wahana rekreasi seperti kolam renang, water boom, dan lainnya bisa menjadi pilihan. AIL juga menyuguhkan aneka permainan seperti kereta kelinci, kuda, hingga motor ATV. “Artis papan atas Banyuwangi dan ibu kota juga hadir di AIL,” tuturnya. (nic/adv/als)

Tinta Bolpenku Tiga Kali Lebih Banyak Bolpenku adalah bulpoin dalam negeri yang berkualitas. Menggunakan bahan tinta yang mampu bertahan selama dua tahun. Di samping itu, didesain dengan corak yang bervariasi. Tinta Bolpenku lebih banyak, bahkan tiga kali melebihi dari bulpoin biasanya. Jika dipakai menulis, Bolpenku mampu mengalir lebih licin, dengan hasil goresan yang lebih tajam dan jelas. Pemakai bulpoin merk Bolpenku akan menjadi nyaman. Karena bulpoin ini tidak mudah macet. Tinta yang keluar pun tidak melebar dan juga cepat kering. Selama ini sudah banyak produk Bolpenku, bahkan dengan bervariasi desain.

KAYA RAGAM: Tinta Bolpenku tiga kali lebih banyak. Hasil lebih tajam dan jelas.

KALI ini, Yamaha Bintang Motor Situbondo mengenalkan bebek baru. Bebek baru tersebut adalah Yamaha Force. Mesinnya sudah menggunakan mesin full injeksi. Hasil tes yang dilakukan oleh R&D Yamaha, konsumsi bahan bakar Force mencapai 52 kilometer perliter. Dengan teknologi injeksi ini, Force menjadi irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Tidak hanya irit dan ramah lingkungan, Yamaha Force menggunakan bodi dan rangka baru, yakni tipe diamond frame. Bobotnya lebih ringan, ringkas, dan ramping. Jok juga didesain lebih panjang serta stang lebih tinggi. Di bagian pelg, Force memakai model cast wheel. Untuk cc yang digunakan hampir sama dengan Jupiter, yakni 115cc. Selain itu, Force ini tersedia dua tipe, yakni sporty dan elegan. Namun, kedua tipe tersebut harganya tetap sama. Me n u r u t S h o p Ma n a g er Yamaha Bintang Motor Sudarwis, jika konsumen in-

ISTIMEWA

Full Injeksi: Force memiliki teknologi full injeksi. Sehingga irit bahan bakar.

gin membeli motor yang irit dengan teknologi full injeksi, Yamaha Force menjadi pilihan yang terbaik. “Silakan langsung datang ke dealer kami, Jl PB Sudirman No 10 Telp. 0338674747,” paparnya. (adv/als)

Restoran New AJM Sedia Nasi Gandrung SEBAGAI salah satu hotel berbintang yang ada di Kabupaten Banyuwangi, New AJM Hotel memiliki beberapa fasilitas yang bisa dinikmati langsung oleh pengunjung. Selain Sukasuka Karaoke Keluarga, Hotel New AJM Genteng juga dilengkapi restoran yang berada di ruang lobi hotel. Di restoran New AJM hotel ini, Anda tamu hotel maupun perorangan bisa memesan menu spesial andalan. Yaitu iga bakar

dan nasi gandrung, serta beraneka ragam menu masakan yang tidak kalah nikmatnya. Ruangan restoran yang luas dengan menggunakan meja kursi kayu yang kokoh, tepat sekali digunakan sebagai tempat jamuan rapat, ulang tahun, penyuluhan, sosialisasi, dan acaraacara seremonial yang lain. Segera kunjungi restoran berkelas yang beralamat di Hotel New Ajm Genteng, Jalan Raya Jember no 55 Genteng. (adv/als)

ISTIMEWA

Ada yang berdesain batik, ada yang bergambar angry bird, desain dengan huruf-huruf Arab, lilin ulir, lilin trio, six flower, dan lain-lain. Harga bulpoin ini cukup terjangkau. Konsumen bisa menemukannya dengan mu-

dah dan bisa didapatkan di toko-toko buku manapun. Cemerlang Anugerah Raya adalah distributor resmi Bolpenku untuk wilayah Jember, Lumajang, Banyuwangi, Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso. (adv/als)

NUGROHO/RaBa

BERKELAS: Restoran di Hotel New AJM ini menyediakan menu spesial iga bakar dan nasi gandrung.


BERITA UTAMA

Rabu 14 Agustus 2013

31

HALAMAN SAMBUNGAN

Syaiful Langsung Menerima n PEMBUNUH... Sambungan dari Hal 21

“Terdakwa divonis 15 tahun penjara,” katanya. Sebelum memutus terdakwa, majelis hakim sempat membeber kronologis pembunuhan yang dilakukan terdakwa Maret 2013 lalu. Sebelum di bu nuh dengan cara dipukul menggunakan batu, korban diajak pesta minuman keras (miras).

“Terdakwa berniat membunuh korban,” terangnya. Dalam amar putusannya itu, majelis hakim menyebut terdakwa yang sudah teler akibat minuman beralkohol itu diajak ke gubuk di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Di gubuk sepi itu, kepala korban dikepruk menggunakan batu hingga tewas. “Korban yang sudah meninggal itu dibuang di selokan di dekat gubuk tersebut,” ungkapnya.

Putusan 15 tahun penjara itu ternyata sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Heru Sandika T SH. Saat membacakan tuntutan, jaksa kelahiran Banyuwangi itu meminta majelis hakim agar mengganjar terdakwa 15 tahun penjara. Heru menyebut, tuntutan yang diajukan itu dianggap sesuai Pasal 340 KUHP. Aksi pembunuhan yang di la kukan terdakwa dianggap sudah direncanakan.

“Berdasar keterangan saksi dan pe ngakuan terdakwa, itu jelas pembunuhan yang direncanakan,” ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Mataram itu. Menanggapi putusan 15 tahun penjara itu, terdakwa yang didampingi pengacara Ribut Puryadi SH langsung menyatakan menerima putusan tersebut. “Kami juga menerima putusan majelis hakim ini,” kata Heru Sandika. (abi/c1/bay)

Tetap Mengalir, Datang tak Bersamaan n ANTREAN... Sambungan dari Hal 21

“Penumpang padat mengalir,” ujar Manager Usaha PT ASDP IF Ketapang, Saharuddin Koto. Pada H+2 hingga H+3 lalu, kedatangan arus mudik di pelabuhan hampir bersamaan dalam jumlah yang cukup besar. Na mun, mulai H+4 kemarin jumlah rombongan pemudik yang datang mulai menurun. Berkurangnya kedatangan di pelabuhan itu menyebabkan an-

trean tidak panjang. Pemudik juga semakin pendek saat menunggu masuk kapal. Selain di dermaga pelabuhan pontoon dan MB, aktivitas arus balik juga dilayani di dermaga landing craft machine (LCM). Hanya saja, aktivitas di pelabuhan LCM tidak sepadat dermaga ponton dan MB. Pihak PT ASDP IF juga menyiap kan beberapa armada kapal jenis KMP di pelabuhan LCM. Sama seperti di dermaga pontoon dan MB, di pelabuhan LCM juga disiapkan tenda rak-

sasa sebagai tempat tunggu penumpang kendaraan R2. Hanya saja, pemudik lebih banyak yang memilih berangkat dari dermaga pontoon dan MB. Yang berangkat dari pelabuhan LCM, didominasi kendaraan R4. Beberapa perusahaan pelayaran menyiapkan beberapa petugas di pintu masuk pelabuhan untuk mengarahkan calon penumpang masuk kapal melalui pelabuhan LCM. Walau sudah ada petugas yang mengarahkan,tapipemudikbanyakyang melalui dermaga MB. (afi/c1/bay)

Beberapa Jam Belajar Tari Gandrung Ditutup saat Kuota Penuh n ASING... Sambungan dari Hal 21

“Setelah browsing, mereka tertarik dengan Triangle Diamond Ba nyuwangi, yakni Gunung Ijen, Pantai Sukamade, dan Pantai Plengkung,” jelasnya. Setelah mengetahui potensi Ijen, Sukamade, dan Plengkung dari internet, mereka memutuskan berkunjung ke Ba nyu wangi. Kawah Ijen menjadi jujugan pertama. Selain mengunjungi objek wisata, puluhan mahasiswa juga dikenalkan sejumlah kesenian lokal Banyuwangi, tari jejer gandrung dan seblang olehsari. Puluhan mahasiswa itu juga me ngunjungi rumah Osing,

Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Senin malam lalu (12/8). Di sanggar yang terkenal dengan kekhasan kopi asli Banyuwangi itu, mereka belajar seni tari gandrung. Saat alunan musik gandrung yang energik dan khas dimainkan, mereka lang sung mengikuti gerakan penari gandrung. Sampur (selendang) yang melingkar di leher masing-masing dikibaskan ke samping mengikuti suara kendang. Senyum langsung merekah saat mereka mengikuti gerakan tari gandrung. Meski hanya belajar beberapa jam, tari gandrung benar-benar menghipnotis mereka. Kekaguman belasan mahasiswa

terhadap Banyuwangi tak berhenti di situ, mereka juga mengagumi keramahan warga tanah Osing ini. Mahasiswa asal Filipina, Janandrew B. Denila, melukis maestro kopi Banyuwangi, Setiawan Subekti, yang sedang menikmati secangkir kopi. “Saya sangat suka Banyuwangi, selain budayanya, warga Osing juga ramah-ramah,” tutur Janandrew. Penanggung jawab dan pembina program kerja sama pertukaran pelajar seni dan budaya, Diaztiarni mengatakan, dipilihnya Banyuwangi sebagai salah satu tempat belajar karena Banyuwangi dianggap memiliki seni budaya yang masih kental. Selain itu, kearifan lokal dan masyarakat

Osing yang sa ngat ramah, juga menjadi per timbangan Banyuwangi dipilih sebagai tujuan. “Mereka sangat mengapresiasi keaslian Banyuwangi. Itu inti program yang dicari,” kata Diaz. Setelah mengunjungi Ijen pada Minggu lalu, sehari berikutnya me reka menikmati city tour dan dilanjutkan menonton pertunjukan seblang di Desa Oleh sari, lalu mengunjungi Sanggar Genjah Arum di Desa Ke miren. Mereka juga akan mengunjungi Pantai Plengkung dan Pantai Sukamade. Sebelum meninggalkan Banyuwangi, mereka akan mengunjungi tempat pembuatan kerajinan khas Banyuwangi. (afi/c1/bay)

Mangkir Kerja tanpa Keterangan n 25 PNS... Sambungan dari Hal 21

Pemkab tidak akan memproses semua PNS yang tidak masuk kerja di hari pertama ter sebut. Dari 58 orang PNS yang tak masuk kerja tersebut, pemkab hanya akan memproses 25 orang yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas. “Secara umum, tingkat kehadiran PNS pada hari pertama kerja sudah bagus. Tetapi, masih ada beberapa PNS yang ti-

dak masuk tanpa keterangan,” ujar Sekkab Slamet Kariyono kemarin (13/8). Untuk memberikan sanksi kepada PNS yang tidak masuk kerja, kata Slamet, pihaknya sudah me merintahkan pimpinan SKPD mem-BAP PNS yang mokong tersebut. Hasil BAP itu akan dijadikan dasar pembina kepegawaian daerah men jatuhkan sanksi. Dari BAP itu, imbuh Slamet, akan diketahui secara jelas penyebab PNS yang bersangkutan tidak

masuk kerja. Yang pasti, PNS yang mangkir kerja akan mendapatkan sanksi di siplin. “Berat dan ringannya sanksi disiplin akan dikaji inspektorat sesuai PP 53 Tahun 2010,” jelasnya. Proses pemberian sanksi PNS yang mangkir kerja itu, ungkap Slamet, akan dilakukan setelah ada rekomendasi dari pimpinan SKPD masing-masing. Pimpinan SKPD sebagai pembina kepegawaian di tingkat SKPD akan merekomendasikan hasil BAP kepada Bupati Banyuwangi.

Rekomendasi pimpinan SKPD itu akan ditelaah bupati dan dikaji inspektorat. Inspektorat yang akan menentukan bentuk sanksi yang akan diberikan kepada PNS yang mangkir. Kajian inspektorat itu, tambah dia, mengacu PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Setelah bentuk sanksi ditentukan, baru akan ada action atas sanksi disiplin itu. “Penentuan sanksi disiplin ringan, sedang, atau berat, tergantung hasil BAP,” tambahnya. (afi/c1/bay)

Prof Nazaruddin Diganti Prof Gunawan n YANG... Sambungan dari Hal 21

Tingkat kehadiran PNS setelah libur panjang Lebaran dinilai lebih baik dibanding tahun lalu. “Pada PNS yang belum punya dedikasi dan belum disiplin, ayo kita doakan agar mampu meningkatkan kinerjanya dengan baik,” ajak Bupati Anas yang hadir bersama istri. Selain memberikan apresiasi, Bupati Anas juga memberikan dorongan keapada para abdi negara itu agar meningkatkan kinerja lebih baik. Saat ini, masyarakat memiliki harapan besar mendapatkan pelayanan cepat, murah, dan nyaman, dari PNS

sebagai pelayanan masyarakat. Karena itu, kata Anas, PNS sebagai pelayanan masyarakat dan abdi negara harus merespons harapanmasyarakattersebut.Walau belum sempurna, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus yang terbaik. “Berikan pelayanan dengan tersenyum, ramah, dan cepat,” pinta Anas. Bupati Anas mengaku memiliki keinginan besar agar PNS benar-benar dihormati dan disanjung masyarakat karena mampu memberikan pelayanan terbaik. Suatu saat tidak mustahil masyarakat akan mencium tangan PNS sebagai bentuk penghormatan karena telah memberikan pelayanan terbaik.

Pada halal bi halal itu, Wakil Menteri Agama Prof. Dr. Nazaruddin Umar batal datang menyampaikan ceramah agama. Prof. Nazaruddin gagal datang karena ada acara mendadak di istana negara bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Informasinya, Prof. Nazaruddin sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang ke Banyuwangi kemarin. Namun, secara mendadak, salah satu ketua PBNU itu harus mengikuti rapat koordinasi di istana negara. “Wakil Menteri Agama RI batal datang ke Banyuwangi, karena ada tugas dinas yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Sekkab Slamet Kariyono.

Walau Prof. Nazaruddin batal datang, halal bi halal tetap berlangsung. Sebagai gantinya, ce ramah disampaikan guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Jogyakarta, Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, M.Ec. Prof. Gunawan merupakan salah satu tim ahli ekonomi Bupati Anas yang sedang berkunjung ke Banyuwangi. Selain Prof. Gunawan, ceramah juga disampaikan Ustad Abdul Ghaffar dari Kecamatan Rogojampi. Acara halal bi halal itu ditutup dengan berjabat tangan semua PNS dengan Bupati Anas, Wabup Yusuf, Sekkab Slamet, dan beberapa pejabat lain. (afi/c1/bay)

Bantah Punya Beking Jenderal n SIDANG... Sambungan dari Hal 22

Sementara dalamketerangannya, hampir semua memberatkan para terdakwa. Mereka menyebut, aksi penebangan pohon jati yang dilakukan di wilayah Petak 66-h, RPH Selogiri, BKPH Ketapang, KPH Perhutani Banyuwangi Utara, itu tidak mengantongi izin. “Menebang pohon tanpa izin,” ujar

para saksi tersebut. Para saksi juga menyebut pohon jati yang ditebang para terdakwa itu ada di lahan milik KPH Perhutani Banyuwangi Utara. Dasar yang digunakan, peta tugas di kantornya. “Kami dibekali peta tugas,” kata Kepala RPH Selogiri, Muhasim. Saat memberi keterangan, empat saksi dari Perhutani itu mengaku tidak melihat

para terdakwa ikut menebang pohon. Mereka mengawasi dan memerintah para pekerja di lokasi kejadian. “Saya sempat dihadang Pak Yunus,” sebutnya. Yunus terlihat emosi saat para saksi menyebut terdakwa melakukan aksi penebangan pohon jati itu karena di belakang nya ada jenderal. “Saya ti dak pernah bilang punya beking jenderal. Apa punya

saksi kamu,” tegas Yunus sambil menunjuk anggota Polhut Sunardi yang sedang bersaksi. Dalam persidangan itu, Yunus mengaku, penebangan itu tanpa ada beking. Dirinya mengaku melakukan semua itu berdasar hati nurani. “Kamu jangan menjerumuskan aku dengan mengaku-ngaku punya beking seorang jenderal,” tegas Yunus. (abi/c1/bay)

Jadi Chief Pilot di Pegasus Air Service n PUNYA... Sambungan dari Hal 21

Kesempatan langka itu tentu saja tidak disia-siakan. Selain bersilaturahmi dengan keluarga, dia juga menyempatkan berkumpul dengan teman sekolah dan kawan bermainnya dulu. Cuti kerja yang diajukannya untuk rehat terbang sementara, membuatnya memiliki ke sempatan merayakan Lebaran lebih leluasa. Biasanya saat Lebaran, Rendra merayakannya di angkasa. “Kalau nggak cuti, mana bisa Lebaran. Biasanya Lebaran kerjaan malah menumpuk,” bebernya. Meninggalkan keluarga dan hari raya demi tugas menjadi hal lumrah baginya. Itu diyakini alumnus SMAN 1 Giri, Banyuwangi, itu sebagai bentuk profesionalitas dan totalitas dalam pekerjaan serta bentuk tanggung jawab. Dukungan penuh sang istri dan anak-anak membuatnya nyaman menjalankan tugas. Menjadi pilot pesawat carter memang memiliki perbedaan dengan penerbangan komersial. Perbedaan mencolok terdapat pada jadwal dan jam kerja yang harus dilakoni. Di penerbangan komersial, jadwal tugas dan

terbang sudah tersusun dengan rapi. Hal itu tentu mempermudah pengaturan kegiatan di luar jam kerja, misalnya berkumpul dengan keluarga atau kegiatan lain. Sebagai pengemudi pesawat pribadi atau carter, Rendra harus selalu siap. Bukan mustahil panggilan on call baru diterima dua hingga empat jam sebelum take off. “Jadi, harus benar-benar siap dan stand by untuk terbang ke mana pun,” ujarnya. Totalitas yang ditunjukkan Rendra cukup beralasan. Karena dia merupakan pengemudi pesawat carter dan memiliki sebutan khusus sebagai pilot spesialis pejabat. Beberapa pejabat penting negeri ini pernah mendapat service suami Dila Septiana itu. Di antara nama-nama yang pernah dibawanya terbang adalah Jusuf Kalla (JK) dan Abu Rizal Bakrie (ARB). Selain figur tersebut, Rendra juga menjadi langganan kalangan pejabat kementerian. Bahkan, dia pernah mendapat kehormatan khusus menerbangkan 150 orang paling kaya di Indonesia. Tidak ada perasaan kikuk dan waswas saat terbang bersama penumpang very important person (VIP) tersebut. Baginya, profesionalitas menjadi kunci dalam me-

nerbangkan pesawat dengan aman dan nyaman. Bangga sekaligus rasa senang tetap muncul karena bisa melayani penerbangan sejumlah penumpang penting. Sampai saat ini, tidak pernah ada masalah berarti yang dihadapinya saat menerbangkan burung besi. Beberapa pengalaman yang dialaminya di darat dan udara, menjadi spirit dan pembelajaran agar bisa mem berikan layanan sebaik mungkin. “Kejadian khusus tidak ada. Semua lancar dan aman terkendali,” katanya. Selain pandai mengendalikan pesawat, Rendra juga menduduki posisi penting di perusahaan tempatnya bekerja. Dia menjabat sebagai chief pilot di Pegasus Air Service dan salah satu komisaris Ceojetset yang merupakan sebuah perusahaan aviasi di Indonesia. Selain itu, dia juga memiliki dual license (dua lisensi) Indonesia dan Amerika. Lisensi Directorate General Civil Aviation (DGCA) dan TPL FAA (The Highest Pilot License Citation XLs). Lisensi tersebut cukup prestisius bagi Rendra sebagai seorang pilot. Apalagi, pilot Indonesia yang punya lisensi TPL FAA jumlahnya kurang dari seratus orang. (c1/bay)

n KUOTA... Sambungan dari Hal 21

Calon peserta hanya cukup menyerahkan fotokopi KTP dan STNK motor Yamaha. “STNK motor Yamaha bebas atas nama siapa saja” jelas Panitia Balik Gratis Yamaha 2013, Benny Siswanto. Benny menambahkan, peserta Balik Gratis Bareng Yamaha dipastikan akan mendapat kursi

dan tidak berdesakan pada saat pemberangkatan Minggu 18 Agustus mendatang. Syaratnya, cukup mendaftarkan diri sebelum kuota penuh. “Ayo segera daftarkan teman, kerabat, atau keluarga Anda, mumpung kuota masih ada” ajak Benny. Informasi dan pendaftaran keikutsertaan Balik Gratis Bareng Yamaha dapat langsung menghubungi panitia di nomor 082331102936. (*/c1/bay)

Dijerat UU Perlindungan Anak n BARU KENAL... Sambungan dari Hal 23

Saat itu, orang tua (ortu) Saritem sedang menunaikan salat Du hur. Setelah salat, si ortu tidak melihat putrinya. Merasa curiga, ibu korban mencari dan akhirnya memergoki putrinya bersama Johan di dalam kamar. Kontan, si ibu marah bukan main. Tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, dia memilih melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

Agar Johan tidak melarikan diri, polisi langsung mencari Johan. Hasilnya, polisi berhasil menangkap Johan tan pa perlawanan. Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana menjelaskan, pelaku diduga kuat telah melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. Selain berdasar pengakuan korban, polisi juga menyertakan bukti visum et repertum. ‘’Pelaku melakukan satu kali,” ungkapnya kemarin.

Pelaku dan korban memang suka sama suka. Meski demikian, pelaku tetap tidak bisa lepas dari jeratan hukum lantaran korban masih di bawah umur. ‘’Kejadian pukul 12 siang,” terangnya. Polisi langsung menetapkan Johan sebagai tersangka karena melanggar UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hingga kemarin, Johan masih ditahan di Mapolsek Muncar. ‘’Pakaian korban juga kita sita sebagai barang bukti,” tandas Putu Ardhana. (ton/c1/aif)

Mengajak Peduli Pendidikan n SEPUCUK... Sambungan dari Hal 24

Harapan saya mungkin juga harapan warga Negeri Blambangan tidak ada lagi cerita tentang anak yang putus sekolah karena biaya pendidikan yang tidak terjangkau masyarakat Negeri Blambangan kalangan bawah. Belum lekang dari ingatan kisah seorang peraih nilai UN tertinggi tinggkat SMA yang ditayangkan di televisi nasional harus memperjuangkan asanya untuk melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi orang tuanya. Untung saja

me dia segera tahu sehingga menteri pendidikan langsung mem berikan beasiswa. Saya kira masih banyak cerita serupa yang berujung pahit. Mereka harus berhenti sekolah karena masalah biaya dan tidak banyak orang yang peduli. Betapa malangnya mereka yang kisahnya seperti ini. Melalui Se pucuk Surat untuk Negeri Blambangan ini saya berharap dan mengajak semua yang membaca tulisan ini untuk lebih peduli tentang pendidikan. Jangan biarkan anak-anak di sekitar kita siapapun mereka terhenti mimpinya untuk me-

raih masa depan hanya karena biaya pendidikan. “Ka rena melakukan pembiaran terhadap kesalahan adalah kejahatan” (Soe Hok Gie). Demikian sepucuk surat dari perbatasan negeri untuk Negeri Blambangan, semoga bermanfaat. (ujangsarwono@ yahoo.com) *) Alumni Universitas Jember (Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). Saat ini tengah mengikuti program SM-3T di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Terjebak di Dalam Rumah Korban n DITINGGAL... Sambungan dari Hal 32

Begitu Daud membuka pintu de pan, dirinya pun terkejut karena melihat seseorang ada di dalam rumahnya. Kontan, korban berteriak maling dan mengundang perhatian warga sekitar. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap si maling, korban segera melapor kepada polisi. Saat lapor polisi, maling itu masih berada di da-

lam rumah korban dan tidak bisa keluar lantaran banyak warga yang berjaga. Tidak lama kemudian, petugas Resmob Polres Situbondo mendatangi lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, mereka menangkap pelaku yang masih terkurung di dalam rumah korban. “Petugas reskrim datang ke lokasi. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 14.00,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Dikatakan, pembobol ru-

mah warga itu merupakan residivis yang selama ini dalam pengejaran pihak kepolisian. “Pelaku adalah residivis pencurian,” imbuhnya. Pelaku langsung digelandang ke Mapolres Situbondo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. “Saat ini sudah ada di sel tahanan mapolres. Hingga kini masih diperiksa,” tegasnya. (rri/c1/als)

Janji Tindak Tegas PNS Nakal n SIDAK... Sambungan dari Hal 32

Sebelumnya, pegawai tersebut telah melayangkan surat izin. “Tidak ada yang membolos,” kata Lutfi kepala Badan Ke pegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Situbondo. Menurut bupati, sanksi bagi PNS yang tidak masuk kerja pada hari pertama sudah diproses. Sanksi tersebut ada yang ringan

dan ada yang berat. “Kalau masih nakal, jelas sanksinya berat,” tegas Dadang saat berada di Puskesmas Panarukan. Pihaknya mengaku, sidak itu diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para PNS untuk terus memberikan pelayanan dengan baik. Selain itu, sidak me mang selalu menjadi rutinitas yang waktunya tidak di tentukan. “Alhamdulillah, tahun ini PNS yang membolos

menurun dibanding tahun sebelumnya,” terang bupati. Setelah sidak PNS di puskesmas tersebut, bupati mengunjungi sejumlah pasien yang opname. Bahkan, Dadang meminta kritik dan saran mengenai pelayanan di Puskesmas Panarukan kepada para pasien. “Kalau ada masukan atau pelayanan kurang baik, langsung sampaikan,” kata Dadang Wigiarto saat menyapa pasien. (rri/c1/als)

Dikawal Konvoi Becak Motor n BLUSUKAN... Sambungan dari Hal 32

“Kalau beli ketupat, jangan lupa pilih nomor empat,” katanya, disambut tepuk tangan rombongan. Usai dari Pasar Panji, Khofifah me nuju Pondok Pesantren Sa lafiyah Syaifi’iyah (P2S2) Sukorejo. Di pesantren dengan belasan ribu santri itu, Khofifah di temui KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dan istrinya Ny Hj Nur Sari Asadiyah, beserta jajaran wakil pengasuh. Selain mereka, juga ikut mendampingi Ny Hj Djuwai-

riyah, Ny Hj Makkiyah, Ny Hj Uswatun Hasanah, Ny Hj Isya’iyah, dan Ny Hj Khoiriyah. Khofifah menyempatkan berdoa di asta (kompleks makam pendiri dan pengasuh dan keluarga P2S2 Sukorejo). Dari P2S2 Sukorejo, Khofifah menuju Pasar Asembagus, kemudian ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jangkar. Selama perjalanan, Khofifah diiringi konvoi ratusan betor (becak motor) yang meneriakan yel-yel untuk pasangan Berkah (Bersama Khofifah - Herman). Di TPI, Khofifah sempat berdialog dan meminta dukungan

ke pada masyarakat nelayan Jangkar. “Doakan, semoga Ibu Khofifah tidak hanya menang, tapi juga dilantik menjadi gubernur,” ujar Nyai Mas’udah kepada hadirin. Perjalanan kampanye kemu dian dilanjutkan menuju Pe santren Mimbaul Hikam di Kecamatan Kapongan dan Pe santren Tanjung Rejo, di Kecamatan Mangaran. Tidak cukup sampai di sana, Khofifah juga mengisi talk show di Bhasa FM. Tempat terakhir yang dikunjungi adalah masyarakat ne layan di Panarukan. (pri/ adv/als)


32

Rabu 14 Agustus 2013

Asyik Bikin Tahu, Ketel Meledak

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIKAWAL BETOR: Cagub Jatim Khofifah (kerudung merah) berjalan menuju Tempat Pelelangan Ikan Jangkar kemarin (13/8).

Blusukan Pasar dan Sambangi Pesantren PANJI - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Khofifah Indar Perawansa hadir ke Situbondo, pagi kemarin (13/8). Dia mendatangi sejumlah pasar tradisional dan pesantren untuk meminta dukungan pada pesta demokrasi yang akan dihelat pada 29 Agustus 2013 mendatang. Khofifah mengaku sengaja blusu-

kan menemui langsung masyarakat. “Saya ingin mendatangi mereka, bukan mengundang, karena tak ingin merepotkan masyarakat,” terang Khofifah kepada wartawan. Ke h a d i ra n p e re m p u a n y a n g berpasangan dengan Herman S. Sumawiredja itu mengundang perhatian pengunjung pasar Panji dan

Pasar Mimbaan. Tidak sedikit yang berebut bersalaman dan meminta foto bersama. Khofifah sempat duduk di sebuah warung kopi dan memesan kopi pahit. Dia juga memborong cobek dan ulekan. Sebelum meninggalkan pasar, dia membeli ketupat n  Baca Blusukan...Hal 31

Ditinggal Silaturahmi, Rumah Dibobol Maling PANJI - Hati-hati bila hendak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. Sebaiknya lapor tetangga atau RT setempat terlebih dahulu. Sebab, akhir-akhir ini banyak rumah kosong yang ditinggal penghuninya dan dibobol maling. Seperti yang terjadi di rumah Daud, warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji. Sekitar Pukul

13.00 kemarin (13/8), rumah miliknya dibobol Popon, 28, warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Situbondo. Sebelum insiden itu terjadi, pria 37 tahun tersebut meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Karena masih dalam suasana Idul Fitri, bersama keluarganya dia bersilaturahmi ke rumah saudara-saudaranya.

Diduga kuat, Popon telah menyanggong rumah korban. Sehingga, saat rumah itu kosong, Popon langsung menjalankan aksinya dengan mudah. Dia mencuri sejumlah barang berharga di dalam rumah korban. Pelaku berhasil masuk ke rumah korban dengan cara merusak pagar rumah. Selanjutnya, pelaku membobol pintu belakang

Sidak Puskesmas, Tanyakan Pelayanan Hari Kedua PNS Masuk Kerja PANARUKAN - Operasi mendadak (sidak) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Situbondo hingga kemarin (13/8) masih berlangsung. Sekitar pukul 08.00 pagi, tiba-tiba Bupati Dadang Wigiarto beserta rombongan mendatangi Puskesmas Panarukan. Sidak pada hari kedua masuk kerja itu menyebabkan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) terkejut. Apalagi, kedatangan rombongan bupati itu seperti tidak direncanakan. Rencana blusukan ke sejumlah tempat sejak pukul 08.00 tersebut juga tidak diketahui semua anggota rombongan. “Saya tidak tahu kalau langsung ke sini. Setelah ini mau sidak ke mana, kami juga tidak tahu,”

NUR HARIRI/RaBa

SIDAK: Bupati Dadang menanyakan pelayanan Puskesmas Panarukan kepada seorang pasien kemarin (13/8).

kata salah seorang rombongan sidak yang enggan disebutkan namanya. Saat berada di Puskemas Panarukan, Bupati Dadang langsung meminta absensi para pegawai. Dari 28 PNS di puskesmas tersebut, tiga orang tidak masuk

kerja. Beruntung, mereka bukan bolos, tapi melaksanakan tugas di luar kota. Dua pegawai di Puskesmas Panarukan tengah sekolah. Sementara itu, satu pegawai tidak masuk karena anaknya sakit n  Baca Sidak...Hal 31

Sosialisasi Pemanfaatan Kompos dan Polybag Mahasiswa KKN Unmuh Malang Kelompok 83 SITUBONDO - Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Unmuh Malang kelompok 83 menggelar sosialisasi pelestarian lingkungan kepada ibu-ibu Desa Kadungdowo, Kecamatan Arjasa, Selasa (23/7) lalu. Sosialisasi tersebut bertujuan melestarikan lingkungan melalui pemanfaatan kompos dan tanaman dalam polybag. “Penyuluhan ini memang kita rangkai khusus bagi ibu-ibu rumah tangga. Sehingga ibu-ibu di Desa Kedungdowo Tengah ini nantinya bisa membentuk keterampilan seperti mengelola limbah rumah tangga. Hal ini sekaligus sebagai langkah awal dalam persiapan untuk mengikuti Lomba Desa pada tahun 2014 nanti,” ujar Jefri, ketua panitia. Sedangkan materi yang disampaikan pada penyuluhan tersebut adalah pemanfaatan kompos untuk membudayakan keterampilan ibi-ibu dalam mengelola limbah. Dikatakan, Selama ini masyarakat Desa Kedungdowo tidak pernah mengelola limbah rumah tangga. “Padahal, limbah itu kalau kita kelola dengan baik sangat besar manfaatnya,” kata Jefri. Koordinator Divisi Lingkungan Rosni mengatakan, ibu-ibu juga diajari bagaimana melakukan penanaman dalam media polybag. “Mudah-mudahan setelah penyuluhan ini, ibu-ibu dapat menindaklanjuti. Sehingga bisa membantu meningkatkan eko-

ISTIMEWA

JAGA LINGKUNGAN: Petinggi Kedungdowo, Mohammad Hafit SM, didampingi perangkat desa dan mahasiswa KKN. nomi,” katanya. Sebagai bentuk dukungan atas program ini, mahasiswa KKN Unmuh kelompok 83 juga memberikan kenang-kenangan berupa 10 polybag kepada ibu-ibu Desa Kedungdowo. Diharapkan, polybag ini benar-benar dapat dimanfaatkan oleh warga Kedungdowo. Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Kedungdowo, Ny. Moh Hafit SM berharap setelah adanya penyuluhan ini, masyarakat bisa menerapkan dan menindaklanjuti. Sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran ibu-ibu di Desa Kedungdowo ini untuk menanam toga di polybag dan bertambahnya pengetahuan tentang cara membuat kompos dan tata cara bertanam. (adv/als)

rumah korban. Berhasil membuka pintu, pencuri tersebut dengan santai mencari barang-barang berharga. Namun, pencurian disertai pemberatan yang dilakukan Popon itu tidak berjalan mulus. Pelaku tidak mengetahui bahwa Daud, pemilik rumah tersebut, pulang dalam waktu cepat n  Baca Ditinggal...Hal 31

PANJI - Tempat pemanas air berukuran besar atau biasa disebut ketel milik pabrik tahu di Desa Panji Lor, Kecamatan Panji, meledak. Akibatnya, seorang pekerja bernama Indariyanto yang posisinya paling dekat dengan ketel tersebut harus dilarikan ke rumah sakit. Ledakan ketel jumbo itu terjadi sekitar pukul 22.30 Senin malam (12/8). Waktu itu, Indariyanto, 18, bekerja seperti biasa. Bersama empat temannya, Indariyanto tengah membuat tahu. Tidak diketahui apa penyebabnya, tiba-tiba ketel besar itu meledak. Suara ledakan cukup keras hingga terdengar warga sekitar pabrik. Saat meledak, ketel ukuran jumbo itu terlempar. Besi berupa tabung itu menghantam pagar rumah milik H. Yotro yang letaknya sekitar 40 meter dari pabrik. Kontan, pagar milik Yotro roboh. Sementara itu, bangunan pabrik yang mayoritas terbuat dari bambu hangus dan nyaris rata tanah. Diduga kuat, Indriyanto mengalami luka cukup parah lantaran ledakan itu. Beruntung, korban langsung dilarikan ke rumah sakit (RS) Setia Budi Situbondo. Indariyanto mengalami luka pada sejumlah bagian tubuhnya. Dia mengalami cedera di kepala akibat terbentur tanah. Korban lain tidak sampai dirawat lantaran hanya mengalami luka ringan. Sejumlah warga memperkirakan, Indariyanto dan semua rekannya tidak memahami cara kerja ketel tersebut. Diduga, para pekerja terus memanasi ketel itu hingga tekanan di dalam ketel tinggi dan meledak. Informasi yang berhasil dikumpulkan, yang biasa men-

NUR HARIRI/RaBa

BERANTAKAN: Kondisi bangunan setelah ketel di pabrik tahu Desa Panji Lor meledak Senin malam (12/8).

TERLUKA: Indariyanto dirawat intensif di RS Setia Budi Situbondo.

goperasikan ketel jumbo itu adalah Yayan, 40, yang merupakan ayah korban. Saat insiden terjadi, Yayan sedang tidak bekerja lantaran ada tamu yang bersilaturahmi Idul Fitri. Yayan mengetahui ketel pemanas air itu meledak

setelah dirinya mendengar suara ledakan. Sementara itu, Syarif Hidayatullah, pemilik pabrik tahu, berjanji bertanggung jawab atas semua korban. Dia juga mengaku akan memberikan santunan kepada semua korban. (rri/c1/als)

Radar Banyuwangi | 14 Agustus 2013  

Jawa Pos Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you