Issuu on Google+

SELASA 12 FEBRUARI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Spacy v Soul, Dua Tewas

DEMO

n Sama-sama Tidak Mengenakan Helm

GALIH COKRO/RaBa

man, 20, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, dan Hariyani, 20, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, petaka itu terjadi ketika Lukman mengemudikan Honda Spacy bernopol P 4966 ZG dengan kecepatan tinggi. Saat itu, Lukman yang melaju dari arah utara itu membonceng Kosil. Setiba di lokasi kejadian, Lukman mendahului sepeda motor lain yang tak diketahui identitasnya. Namun, posisi Honda Spacy warna putih yang dikendarai Lukman itu terlalu ke kanan hingga melewati markah jalan n

MUNCAR - Dua sepeda motor matik warna putih terlibat tabrakan di jalan raya Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Ke ca matan Muncar, Ba nyuwangi, sekitar pu kul 16.45 Minggu lalu (10/2). Akibat kecelakaan sore itu, dua nyawa melayang dan dua orang lain mengalami luka. Satu orang meninggal dunia di lo kasi kejadian adalah Ahmad Asakil Wi dad, 21, warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Korban lain yang meninggal dunia di Rumah Sakit AlHuda, Kecamatan Gambiran, adalah Kosil, 21, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Dua korban selamat bernama Luk-

PEDULI: Beberapa jurnalis melakukan aksi solidaritas di depan Polres Banyuwangi kemarin.

ALI NURFATONI/RaBa

HANCUR: Petugas mengecek kondisi dua sepeda motor matik warna putih yang terlibat tabrakan di halaman Mapolsek Muncar siang kemarin.

 Baca Spacy...Hal 35

2

Kronologi Kecelakaan

Dari arah selatan muncul Motor Yamaha Mio Soul P 3938 XV yang dinaiki Asakil Widad dan Hariyani dengan kecepatan tinggi.

Aksi Solidaritas untuk Wartawan Mojokerto

3 Tabrakan keras tak bisa dihindari.

BANYUWANGI - Belasan wartawan media cetak dan elektronik menggelar aksi damai di depan Mapolres Banyuwangi kemarin (11/2). Para jurnalis itu mengecam kekerasan yang dilakukan oknum aparat keamanan terhadap para wartawan di Mojokerto Minggu (10/2) lalu. Sambil menutup mulut dengan lakban hitam, para wartawan mengusung sejumlah poster yang berisi kecaman terhadap aparat keamanan yang telah melakukan kekerasan kepada wartawan. Di antara poster yang diusung itu bertulisan “Stop Kekerasan Pada Jurnalis, Jurnalis Dilindungi bukan Dipukuli, dan Usut Pelaku Kekerasan Jurnalis Mojokerto”. “Tolak kekerasan terhadap wartawan,” cetus Ika Ningtiyas, salah satu jurnalis, dalam orasinya siang kemarin n

5

1

Kosil meninggal dunia di RS Al Huda Kec. Gambiran. Lukman mengalami gegar otak.

4

Lukman dan Kosil melaju kencang dengan Honda Spacy P 4966 ZG dari utara. Mereka mendahului motor lain, melewati mar kah jalan.

Asakil Widad meninggal dunia di lokasi kejadian. Hariyani luka di dahi dan kaki. GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Guru yang (belum dapat tunjangan) di seko lah swasta lebih ba nyak ketimbang di se kolah negeri.”

 Baca Aksi...Hal 35

ADA APA LAGI GALIH COKRO/RaBa

ZAINAL ARIFIN SALAM Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi

Guru Dilarang Terima Tunjangan Dobel BANYUWANGI - Ada pernyataan menarik dari Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi H. Zaenal Arifin Salam. Saat ini, ditengarai ada guru yang menerima tunjangan dobel. Selain mendapat tunjangan sertifikasi, diduga ada guru yang masih menerima tunjangan fungsional.

Sesuai aturan, tidak boleh ada guru yang mendapat tunjangan dobel. Karena itu, Arifin meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi melacak guru yang mendapat tunjangan do bel tersebut. “Ada keluhan dari guru-guru,” katanya.

Menurut Arifin, guru yang belum men dapat tunjangan sama sekali dari pe merintah jumlahnya cukup tinggi. Padahal, para guru itu sudah lama mengabdi di sekolah negeri dan swasta n  Baca Guru...Hal 35

Cabuli Pelajar Divonis 6 Tahun

SIGIT HARIYADI/RaBa

SEPI: Hasbullah di lokasi pohon kelapa di Desa Macanputih, Kecamatan Kabat, kemarin.

Dipenjara Gara-gara Tiga Butir Kelapa KABAT - Gara-gara tiga butir kelapa, Ahmad Mustain, 33, warga Dusun Krajan, Desa Macanputih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ini harus berurusan dengan polisi. Dia pun harus mendekam di sel tahanan mapolsek setempat. Sebab, pihak korban enggan menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 11.00 Kamis lalu (7/2). Kala itu, Mustain tengah berada di tengah kebun milik HM. Haris Rusdi, 53, warga Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi. Siang itu, Mustain kebetulan berpapasan dengan penjaga kebun, yakni Hasbullah. Saat itu, Mustain meminta lima butir kelapa dengan alasan untuk keperluan memasak hidangan Muludan. Hasbullah yang bertugas sebagai penjaga kebun tersebut tidak berani memberi. Setelah Hasbullah berjalan sekitar 100 meter, Mustain diam-diam memanjat pohon kelapa dan mengambil tiga butir kelapa. Nah, saat membawa tiga butir kelapa tersebut, Mustain tepergok Hasbullah. Saat tepergok, Mustain langsung berlari dan meninggalkan tiga butir kelapa tersebut n  Baca Dipenjara...Hal 35

BANYUWANGI - Ervin Setyawan, 35, warga Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, lang sung lemas saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menyatakan dirinya bersalah kemarin (11/2). Majelis hakim menjatuhkan hukuman enam tahun penjara karena dia terbukti mencabuli anak di bawah umur. Ervin diseret ke meja hijau karena mencabuli AD, 16, pelajar SMP di Kecamatan Pe sanggaran, 16 Oktober 2012 lalu. Selain menjatuhkan hukuman penjara,

Pencabulan Pelajar Terdakwa : Ervin Setyawan Umur : 35 tahun Alamat : Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Kec. Purwoharjo Jeratan : Pasal 82 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Tuntutan Jaksa: n Hukuman 7 tahun penjara n Denda Rp 60 juta, subsider 6 bulan Vonis: n Hukuman 6 tahun penjara nDenda Rp 60 juta, subsider 3 bulan.

majelis hakim yang dipimpin Siyoto SH didampingi Afrizal Hadi SH dan Tenny Erma Suryathi SH itu juga memutuskan Ervin harus membayar denda Rp 60 juta subsider tiga bulan kurungan. “Kalau tidak mampu membayar denda Rp 60 juta, bisa diganti hukuman penjara selama tiga bulan,” jelas Siyoto. Putusan majelis hakim ini mempertimbangkan keterangan sejumlah saksi dan terdakwa. Berdasar fakta-fakta dalam persidangan, terdakwa Ervin dianggap mencabuli AD di kontrakannya di Dusun Ringinagung, Desa/ Kecamatan Pesanggaran. “Korban oleh terdakwa diajak jalan-jalan,” terang Tenny Erma Suryathi saat mem bacakan amar putusan. Dengan mengendarai Yamaha Mio bernopol P 6452 XI, terdakwa mengajak korban jalan-jalan n

GALIH COKRO/RaBa

MENUMPUK: Berkas pelamar panwascam di Sekretariat Panwaslu Banyuwangi kemarin.

Parpol Dilarang Kampanye di RTH

 Baca Cabuli...Hal 35

Ervin Setyawan

BANYUWANGI - Ruang Terbuka Hijau (RTH) harus steril dari alat peraga kampanye. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyu wangi, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), pemkab, dan jajaran instansi terkait kemarin (11/2). Ketua KPU Banyuwangi, Syam sul Arifin mengatakan, rapat koordinasi yang berlangsung di kantor KPU Jalan KH. Agus Salim, Banyuwangi, itu digelar untuk sinkronisasi Pe-

raturan KPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang kampanye dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2012 tentang reklame. Dalam rapat yang juga dihadiri per wakilan Dinas Perizinan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Baksebangpol), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi, itu menghasilkan kesimpulan bahwa sejumlah titik tidak boleh dipasangi atribut dan alat peraga kampanye n  Baca Parpol...Hal 35

AGUS BAIHAQI/RaBa

Yang Tersisa dari Peristiwa Kebakaran Rumah di Desa Licin

Padamkan Api dengan Air Mineral Kemasan Ada sejumlah faktor yang menyebabkan api meluluhlantakkan rumah Sunandi, 48, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Licin. Selain akibat gas elpiji bocor, peristiwa memilukan itu tak bisa dicegah lantaran pasokan air bersih di rumah tersebut ternyata tak mengalir.

Guru dilarang menerima tunjangan dobel Berarti kalo tunjangan tripel boleh ya?

Parpol dilarang kampanye di ruang terbuka hijau Kalau kampanye di ruang terbuka kuning, merah, atau biru… monggo saja

SIGIT HARIYADI, Licin SIGIT HARIYADI/RaBa

SEORANG lelaki duduk termangu di tepi jalan raya jurusan BanyuwangiGunung Ijen Minggu pagi itu (10/2). Sorot matanya kosong. Dia menatap reruntuhan rumah yang tampak menghitam tidak jauh dari tempat dia http://www.radarbanyuwangi.co.id

SISA KEBAKARAN: Sunandi berdiri di tengah reruntuhan rumahnya di Desa Licin.

duduk. Sesekali laki-laki berperawakan tegap tersebut mengelus keningnya. Tak lama berselang, sepasang priawanita turun dari sepeda motor dan langsung menghampiri laki-laki

yang kala itu mengenakan setelan kaus dan celana kain warna cokelat muda tersebut. Keduanya mencoba menghibur laki-laki yang dari raut wajahnya tampak menanggung

kesedihan mendalam tersebut. Belakangan diketahui, laki-laki berperawakan tegap itu merupakan korban kebakaran Sabtu malam (9/2) lalu n  Baca Padamkan...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


26

Selasa 12 Februari 2013

Tikus Rusak 30 Persen Lahan Pertanian di Desa Sumberbulu

Galakkan Gropyokan Agar Tikus Tidak Merajarela SONGGON - Hama tikus menyerang lahan pertanian di berbagai daerah di Banyuwangi. Akibatnya, banyak petani yang mengalami kerugian cukup besar. Tak terkecuali lahan pertanian yang ada di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Untuk memberantas hama tikus semakin merajalela, puluhan petani yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Sumberbulu, Sarengat, menggelar gropyokan tikus di areal tanaman padi milik warga kemarin (11/2). Selain memberantas tikus, gerakan masal tersebut juga dinilai untuk pengendalian agar hama tikus tidak kian merajarela. Mengingat, hama tikus tersebut sudah di luar batas kewajaran.

Keterangan yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, lahan pertanian yang ada di desa itu mencapai angka 190 Hektare. Pada musim tanam kali ini, sebanyak 30 persen dari total lahan tersebut gagal panen gara-gara serangan tikus. Dari empat dusun yang ada, lahan pertanian di Dusun Jajangan yang tercatat paling parah. Bayangkan, serangan tikus merusak bukan hanya tanaman padi. Tanaman lain, seperti jagung, lombok, dan tomat juga hancur dihajar tikus. Serangan tikus pada musim tanam kali ini berlangsung cukup cepat. Betapa tidak, hama tikus terdeteksi mulai menyerang selama sebulan terakhir. Namun, dampak-

ALI NURFATONI/RaBa

KOMPAK: Warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon melakukan gropyokan tikus secara bersama-sama.

nya sudah merusakkan puluhan hektare tanaman pertanian. ’’Lebih parah dari pada wereng,’’ ungkap petugas PPL desa setempat, Widi Hartanto, kemarin. Dia mengatakan, selain gropyokan, gerakan memberantas tikus juga dilakukan dengan pengomposan yang berasal bantuan pemerintah. Prosesnya, yakni dengan melakukan pengasapan di lubang-lubang tikus yang masih aktif. ’’Tikus ini termasuk tikus migran. Lebih parah dari pada tikus lokal,’’ katanya. Koordinatos PPL Kecamatan Songgon, Sunarto mengatakan, lahan pertanian di seluruh kecamatan seluas 3.096 hektare. Saat ini, sekitar 25 persen lahan pertanian gagal panen gara-gara tikus. ’’Makanya,

CERMIN DIRI Jangan Ada Lagi Kekerasan terhadap Insan Pers KEKERASAN yang menimpa wartawan Mojokerto mengundang solidaritas insan pers di Banyuwangi. Kemarin, belasan jurnalis media cetak dan elektronik turun ke jalan. Mereka berorasi di depan Mapolres Banyuwangi. Orasi itu berisi kecaman atas kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparat keamanan terhadap wartawan Memorandum di Mojokerto. Aksi solidaritas juga bergulir ke beberapa daerah lain. Yang pasti, wartawan sangat alergi dengan kekerasan. Apalagi, bukan kali pertama ini wartawan menjadi korban pemukulan. Tak terhitung berapa jumlah wartawan yang mengalami tindak kekerasan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ada yang dibunuh karena pemberitaan, ada pula yang dihajar habishabisan karena dianggap merugikan institusi. Namun demikian, ragam kekerasan itu tidak membuat insan jurnalis kapok. Meski kerap menjadi korban teror, mereka tidak bakal takut mengemban tugas jurnalistik. Selagi langkah yang ditempuh prosedural, mari teman-teman wartawan tetap maju dan pantang mundur. Sebaliknya, apabila ada oknum wartawan yang kesandung kasus kriminal, kami mendukung kasusnya diproses sampai ke pengadilan. Sebab, apa yang dilakukan oknum wartawan itu mencoreng citra insan pers. Kami mendukung langkah aparat kepolisian memproses oknum wartawan yang melakukan tindakan berbau kriminal. Kasus yang menimpa wartawan Memorandum di Mojokerto harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Aparat kepolisian sebaiknya juga tidak main hantam kromo. Ini negara hukum. Jika ada wartawan yang salah dalam melakukan peliputan berita, silakan ditegur baik-baik. Teman-teman kami jangan dipukuli hanya karena mereka tidak bersenjata. Kepada pucuk pimpinan polres, tolong tegur anggota yang bersikap arogan. Sebaliknya, para wartawan juga harus introspeksi diri. Jangan mentang-mentang Anda wartawan, bisa melakukan apa saja. Meski tugas Anda dilindungi undang-undang, jangan salah gunakan profesi mulia itu untuk kepentingan pribadi. Diakui atau tidak, di sana-sini banyak oknum wartawan yang menyimpang dalam menjalankan tugas. Bukan mencari berita, tapi memperdayai sumber berita yang ujung-ujungnya minta duit. Sungguh cara-cara seperti itu sangat merusak citra dan harkat-martabat insan pers. Mudah-mudahan setelah Hari Pers Nasional (HPN) 2013 ini, wartawan bisa menjalankan tugasnya sesuai kaidah jurnalistik. Semoga tidak ada lagi wartawan yang memeras, dan tak ada lagi oknum aparat keamanan yang memperlakukan insan pers dengan kasar. (*)

Siaran Langsung dari Kota Kediri Laga Persik vs Persewangi

IWAN SETIONO/RaBa

KOMPAK: Instruktur senam, Padi, memandu lomba di GOR Tawang Alun kemarin (11/2).

Kaderisasi Pesenam Lewat Lomba Aerobic BANYUWANGI - Memperingati satu dekade keberadaannya, Persani Banyuwangi mengadakan lomba senam aerobic se-Kabupaten Banyuwangi kemarin (11/2). Acara yang digelar di GOR Tawang Alun, Banyuwangi, itu diikuti ratusan peserta yang berasal dari beberapa sanggar senam di Banyuwangi dan luar daerah. Beberapa lomba yang dipertandingkan, di antaranya lomba senam bersama, impact 35 tahun ke bawah, impact 35 tahun ke atas, instruktur pemula, senam beregu, dan dangdut aksesori. ”Lomba ini bertujuan sebagai kaderisasi pesenam di Banyuwangi. Makanya, lomba ini juga diperuntukkan instruktur pemula,” kata Slamet Sudjipto, ketua panitia.

Atlet Panjat Tebing Terus Digenjot Jelang Hadapi Kejuaraan di Jember BANYUWANGI - Jelang kejuaraan panjat tebing yang digelar di Jember bulan depan, Pengkab Federasi Panjat tebing Indonesia (FPTI) Banyuwangi terus memantapkan latihan pasukannya. Para atlet yang dipersiapkan dalam even tersebut terus digenjot. Minggu (10/2) lalu, para atlet panjat tebing mulai berlatih dengan memanjat Wall Climbing di SMA 1 Cluring. Menurut Ketua Harian FPTI Banyuwangi, Ahmad Wiyono MPd, latihan tersebut untuk mengasah kemampuan atlet di bidang lead (rintisan). “Juga melatih boulder (kesulitan), dan speed (kecepatan),” kata Wiyono. Dikatakan, pihaknya akan berusaha mempertahankan sejumlah prestasi yang pernah diraih atlet FPTI sebelumnya. “Sayang sekali jika prestasi ini berhenti. Karena itu, meski harus menyewa arena latihan, kami akan tetap berusaha mempertahankan prestasi ini,” katanya, seraya berharap agar pemerintah daerah segera membangun arena panjat tebing sebagai sarana latihan para atlet panjat tebing. Sementara itu, pelatih panjat tebing Banyuwangi, Slamet Suyitno menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan para atlet selama proses latihan. Itu agar mereka mampu menguasai tingkatan-tingkatan Wall Climbing. “Sehingga mereka

MEGA/RaBa

PERSIAPAN: Sejumlah atlet panjat tebing berlatih di SMA 1 Cluring, Minggu (10/2) lalu.

benar-benar siap saat terjun dalam kejuaraan yang digelar

kita lakukan gerakan masal di semua desa,’’ terangnya didampingi Sekcam Songgon, Kunta Prastawa, di selasela gropyokan kemarin. Sementara, Kades Sarengat mengajak semua petani kompak dalam membasmi hama tikus. Sebab, itu dilakukan agar wabah tikus tidak semakin parah. ’’Ayo para petani, kita terus giat untuk mengendalikan dan berantas hama tikus,’’ tuturnya. Menurut dia, hama tikus tersebut memang siklus lima tahun sekali. Agar hal itu bisa dicegah, dia meminta agar para petani menggunakan pola tanam yang baik. ’’Pola tanam yang baik bisa sedikit menghindari wabah wereng dan tikus,’’ pungkasnya. (ton/als)

di Jember Maret mendatang,” cetusnya. (adv/als)

Lomba senam kemarin dihadiri Plt. Kepala Dispora, Achmad Khairullah, sekaligus yang membuka acara. Hadir juga pengurus KONI

Banyuwangi Joko Triyadni, Ketua Persani Banyuwangi Erna Samsul Hadi, dan Ketua PABBSI Banyuwangi Nurmansyah. (*/c1/als)

BANYUWANGI - Harapan masyarakat Banyuwangi menyaksikan tim kesayangannya, Persewangi ISL, tampil di layar kaca bakal kesampaian. Itu menyusul kepastian siaran langsung (live) pertandingan tim berjuluk Laskar Blambangan itu di pentas Divisi Utama ISL musim ini. Sayang, pertandingan itu tidak akan dilaksanakan di Stadion Diponegoro. Lalu, di mana? Manajer Persewangi Andik Purwanto menuturkan, siaran langsung di televisi itu dijadwalkan saat timnya melawat ke markas Persik Kediri, Stadion

Brawijaya, Kota Kediri. “Ya, kalau merunut jadwal itu tadi, kita tayang di televisi tanggal 2 Maret nanti,” kata Andik. Aksi Zaenal Ichwan dkk itu nanti akan disiarkan secara langsung TV One. Sekadar diketahui, hak siar kompetisi di bawah otoritas PT Liga Indonesia berada di tangan TV One dan ANTV. Kedua televisi itulah yang akan menyiarkan pertandingan Divisi Utama maupun ISL. Andik berharap, siaran langsung itu bisa menjadi media bagi Banyuwangi dalam mempromosikan Persewangi di pentas sepak bola nasional. “Kita berharap ini menjadi lompatan besar bagi Persewangi. (nic/c1/als)

Uniba Resmi Miliki UKM KSR Siap Bantu PMI Galang Donor Darah BANYUWANGI - Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) kini memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru, yaitu KSR (Korps Sukarela Palang Merah Indonesia). Peresmian KSR Uniba ini dilakukan pada Minggu (10/2) di Lantai Dua Kampus Uniba, Bumi Kertosari, Bayuwangi. Untuk membentuk KSR Uniba ini, tim PMI Banyuwangi melatih 22 mahasiswa Uniba dengan pelatihan dasar kepalangmerahan. Pelatihan ini dimulai sejak tanggal 4-10 Februari 2013. “KSR PMI unit Uniba ini merupakan organisasi kemahasiswaan yang terpanggil untuk melaksanakan tujuh prinsip Palang Merah dan Tri Darma Perguruan Tinggi. Tugas yang dilaksanakan tersebut akan dipengaruhi oleh dinamika dunia kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Perubahan yang terjadi dalam dalam dunia kemahasiswaan akan mempengaruhi KSR PMI,” ungkap Wakil Ketua PMI Banyuwangi, DR H Nurhadi, MM saat menutup rangkaian pelatihan KSR dasar Minggu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi berharap, KSR unit Uniba juga dapat menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan donor darah pada generasi muda. KSR ini dibentuk secara khusus dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan. Kehadirannya secara nyata menjadi pendukung dalam pengembangan

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

SALAMAN: Pembantu Rektor III Uniba, H Mansur, meresmikan KSR unit Uniba Minggu (10/2) kemarin.

keilmuan akadmik serta nilai-nilai kesetiakawanan sosial kemanusiaan di lingkungan Uniba. Hal senada juga dikatakan oleh Pembantu Rektor III Uniba, Dr. H Mansur, MM. Menurutnya, berdirinya KSR PMI unit Uniba tak lepas dari perkembangan yang terjadi di Uniba. Seiring dengan berkembangnya Uniba sebagai lembaga pendidikan, kegiatan kemahasiswaanpun semakin berkembang dan bergerak secara dinamis. Hal ini menyebabkan perlunya aspek-aspek penunjang lain yang mendukungnya. Salah satunya

adalah sebuah tim yang bisa menanggani kejadian-kejadian yang tidak diharapkan terjadi berkaitan dengan keselamatan seseorang baik ketika berlangsung kegiatan maupun dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan Uniba. “KSR unit  Uniba dibentuk dengan tujuan  membentuk kader  yang  beriman, bertakwa  kepada Allah  SWT, berbudi  luhur, berketerampilan dan mempunyai  solidaritas  serta  dedikasi  yang tinggi terhadap sesama,” kata mantan Kepala Kantor Depar temen Agama Banyuwangi itu. (adv/als)

EMBAN MISI: Sebanyak 22 mahasiswa Uniba bertekad untuk terlibatdalam misi kemanusiaan PMI.

SAMBUTAN: H Nurhadi (kiri), H Mansur, dan ketua pelaksana kegiatan Sutiyono, saat penutupan pelatihan dasar KSR Uniba.

SELAMAT YA: Tiga mahasiswa peserta pelatihan KSR mendapat apresiasi dari wakil ketua PMI Banyuwangi, H Nurhadi.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Selasa 12 Februari 2013

Unesco Gelar Kongres Hari Adat SEMPU - Jika tidak ada aral melintang, Unesco bakal menggelar kongres Hari Adat Internasional di Banyuwangi tahun ini. Pilihan itu sebagai perwujudan bahwa Bumi Blambangam termasuk salah satu daerah yang memiliki banyak aset budaya. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Daerah Himpunan Penghayat Kepercayaan (DPD HPK) Jawa Timur, Hadi Prajoko, dalam pertemuan bertajuk Sarasehan Agung VII yang diselenggarakan Pengurus Pusat Purwa Ayu Mardi Utama (PAMU) di Dusun Tojo, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Sabtu malam lalu. Dia mengatakan, budaya Banyuwangi memang beragam, dan semu budaya tersebut tetap

terjaga dengan baik. “Salah satunya bahasa Using,” kata Hadi Prajoko dalam sambutannya. Dia meminta Pemkab Banyuwangu segera mengkamuskan bahasa Using agar daerah lain bisa mempelajari dengan baik. “Orang luar Banyuwangi bisa belajar dan memahami bahasa Using. Jika datang ke sini, kamus bisa dijadikan oleh-oleh,” katanya. Lebih jauh Hadi Prajoko mengungkapkan, PAMU termasuk organisasi besar se-Indonesia di bawah naungan HPK. “Dari 632 penghayat kepercayaan, Pamu terbanyak di Indonesia. Organisasi PAMU paling tua,” imbuhnya. Bupati Anas mengapresiasi rencana Unesco menggelar kongres Hari Adat Internasi-

onal. Sebab, Pemkab Banyuwangi akan terus meningkatkan kemajuan di berbagai bidang, termasuk bidang budaya. “Rumah adat Kemiren, misalnya, kita pertahankan wajah aslinya,” katanya. Hal itu dilakukan agar peninggalan nenek moyang tersebut bisa dinikmati generasi penerus. Selain itu, rumah adat juga bisa menarik para wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. ‘’Bagi turis, rumah tembok sudah biasa,” terangnya. Ke t u a P a n i t i a , S u m a d i , menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut juga dipilih ketua baru dan perubahan AD/ ART organisasi. ‘’PAMU didirikan Joyo Purnomo yang wafat tahun 1956 dan dimakamkan di sini,” jelas Sumadi. (ton/c1/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

KEJAWEN: Ratusan orang mengikuti Sarasehan Agung VII di Dusun Tojo, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Sabtu malam lalu.

Dibawa ke Pantai, Lalu Diperkosa Habis Digilir, Korban Ditinggal Sendirian

Tukang Becak Cabuli Bocah di Sungai

R O G O JA M P I - Su n g g u h malang nasib Saritem, 16 (nama samaran). Gadis belia asal Kecamatan Wongsorejo itu menjadi korban perkosaan dua pria hidung belang di Pantai Pecemengan, Kecamatan Rogojampi, kemarin malam. Dua pria hidung belang yang kini sudah mendekam di tahanan Mapolsek Rogojampi itu adalah Harjito, 26, dan Ari, 17, warga Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Diperoleh keterangan, perkosaan itu bermula ketika korban bermain ke rumah saudaranya di Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Sa a t b e r m a i n ke r u m a h saudaranya tersebut, korban bertemu Harjito yang kemudian mengajaknya bermain ke Pantai Pecemangan, Kecamatan Rogojampi. Lantaran memang sudah kenal Harjito, korban mau saja diajak ke pantai. Bahkan, ketika di tengah perjalanan Harjito mengajak Ari dan seorang rekannya lagi, Saritem tak curiga. Namun, ketika sampai di Pantai Pecemengan (pada petang hari), Saritem mulai curiga. Apalagi, Harjito tiba-tiba memaksa Saritem berhubungan intim layaknya suami istri. Entah bagaimana ceritanya,

SEMENTARA itu, perilaku asusila dilakukan Pai, seorang kakek yang tinggal di Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Kakek 55 tahun itu mencabuli anak di bawah umur. Akibatnya, pria yang sehari-hari menjadi tukang becak itu harus berurusan dengan aparat kepolisian. Korban dugaan pencabulan itu adalah RS, 12, yang notabene tetangga Pai. Korban cukup lama ditinggal kedua orang tuanya bekerja di luar negeri. Seharihari korban tinggal bersama bibinya. Kini, siswi yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu harus menanggung malu. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan,

POLSEK ROGOJAMPI FOR RaBa

DIAMANKAN: Harjito (kaus hitam) dan Ari (kaus merah) di Mapolsek Rogojampi kemarin.

persetubuhan pun terjadi. Setelah melihat Harjito menyetubuhi Saritem, ternyata Ari juga tergiur. “Korban pun digilir dua pelaku. Satu orang lagi, yaitu temannya Ari, tidak ikut melakukan,” kata Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio SP. Parahnya lagi, usai melakukan perbuatan tersebut, Harjito, Ari, dan seorang rekannya, meninggalkan korban begitu saja di tepi pantai. Kasus ini terbongkar pukul 20.00 setelah korban datang ke Mapolsek Rogojampi untuk

melaporkan kejadian yang menimpanya. Menerima laporan tersebut, polisi langsung mencari pelaku di rumah masing-masing. “Pagi pukul 04.00, para pelaku berhasil kami tangkap,” tandas Bagio. Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga membawa seorang rekan Ari ke Mapolsek Rogojampi untuk dimintai keterangan. “Namun, ternyata pelaku hanya dua orang. Satu orang tidak ikut melakukan,” pungkasnya. (azi/c1/aif)

PEDULI: Aktivis PMII menyerahkan bantuan kepada orang tua bayi kembar siam, Yuda Winarno, sore kemarin.

ABDUL AZIZ/RABA

Galang Dana untuk Kembar Siam GAMBIRAN - Bayi kembar siam Nurul Maulida dan Rahma Maulida putri pasangan Yuda Winarno, 22, dan Sika Jayanti, 22, mengundang kepedulian Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Banyuwangi. Kemarin sore para aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Banyuwangi itu datang secara

khusus menemui Yuda Winarno di RS Al-Huda, Kecamatan Gambiran, untuk menyerahkan bantuan Rp 9.955.500. Ketua PC PMII Banyuwangi Bibit Ari Kuswanto mengatakan, uang sebesar Rp 9.955.500 itu digalang dalam aksi sosial di sejumlah titik di Banyuwangi. Sementara itu, setelah menerima bantuan

tersebut, Yuda mengucapkan terima kasih kepada rombongan mahasiswa yang peduli terhadap anaknya yang sampai kini masih menjalani perawatan di RS Al-Huda itu. “Terima kasih teman-teman mahasiswa. Kami juga minta doa semoga anak kami selalu diberi kesehatan yang baik,” harapnya. (azi/c1/aif)

Cuaca Buruk, Nelayan Pilih Benahi Jaring

ABDUL AZIZ/RaBa

MENJAHIT: Para nelayan mengisi waktu senggang dengan membenahi jaring kemarin.

PESANGGARAN - Cuaca yang kurang bersahabat di Pantai Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, membuat para nelayan benar-benar enggan melaut. Untuk mengisi waktu selama tidak melaut, sebagian nelayan banyak yang beralih pekerjaan. Sebagian ada yang bertani dan sebagian lagi berdagang di pasar. Namun, ada juga nelayan yang memilih memperbaiki perahu dan jaring sambil menunggu cuaca bersahabat. (azi/c1/aif)

pelaku mencabuli korban di sungai dusun setempat. Pencabulan itu terjadi pukul 12.00 Sabtu lalu (9/2). Awalnya, korban diiming-imingi sejumlah uang. Selanjutnya, korban diajak ke sungai. Tentu saja, anak yang masih polos itu menuruti ajakan pelaku tanpa curiga. Setiba di sungai, pelaku langsung melucuti pakaian yang dipakai korban. Setelah itu, Pai beraksi. ‘’Kemaluan pelaku digesek-gesekkan ke kemaluan korban,” ujar Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana. Perbuatan Pai itu ternyata diketahui warga. Sedianya, warga akan menghakimi kakek asal Palurejo itu. “Namun, kita ber-

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN: Pai (kanan) bersama RS didampingi petugas di Mapolsek Muncar kemarin.

hasil meredam emosi warga. Pelaku langsung kita amankan ke polsek,” kata Ardhana. Setelah sehari menginap di tahanan Ma-

polsek Muncar, pelaku dibawa ke Polres Banyuwangi. ”Perkaranya ditangani Unit PPA Polres,” tandas Ardhana. (ton/c1/aif)


KESEHATAN

28

Selasa 12 Februari 2013

Awas, Stres Picu Sariawan

RSAH FOR RaBa

DINKES VISITASI: Pemegang kartu Jamkesmas sebentar lagi bisa dilayani di RSAH.

RSAH Segera Layani Jamkesmas GAMBIRAN–Rumah Sakit Al Huda (RSAH) dalam waktu dekat sudah bisa melayani peserta Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat). Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Sabtu (9/2) lalu telah melakukan visitasi ke RSAH guna meninjau kesiapan RS dalam menerima pasien Jamkesmas. Kepala Bidang Pelayanan Medis RSAH dr. Indiati, MMRS mengatakan, tujuan visitasi dari Dinas Kesehatan Jawa Timur kali ini untuk meninjau kesiapan RSAH, khususnya dalam melayani peserta Jamkesmas nanti. “Tim dari Dinas Kesehatan Jawa Timur sudah meninjau secara langsung kesiapan RSAH untuk dapat melayani peserta Jamkesmas dan respons dari peninjau sangat positif,” tuturnya kemarin. Indi menjelaskan, visitasi itu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Dinas Kesehatan Banyuwangi, yang telah menyatakan RSAH layak memberikan pelayanan kesehatan

bagi peserta Jamkesmas. Tim Dinas Kesehatan Jawa Timur di antaranya Dra. Elmi Mufidah, Apt, kasi pembiayaan jaminan kesehatan dan drg. Sinta Safitri. Sedangkan yang mendampingi dari Dinas Kesehatan Banyuwangi adalah Perwirani, S.KM, kasi pembiayaan, dan Dafif Iswahyudi, S. Kep. Ners, serta Dewi Titah, S. Apt. Tim visitasi Dinas Kesehatan disambut Kepala Bidang Pelayanan Medis RSAH dr. Hj. Indiati, MMRS dan Kepala Bagian Administrasi Lisa Rohmah, S.Si, MMRS, Apt. Saat meninjau beberapa tempat di RS juga didampingi Kabid. Yanmed dan Kabag. Administrasi RSAH. Dalam kunjungan ke lapangan, beberapa jajaran manajer RSAH juga mendampingi. Tim memberikan arahan dan penjelasan tentang program Jamkesmas secara umum, termasuk teknis pelaksanaan. Beberapa tempat, seperti tempat pendaftaran pasien dan rawat inap pasien kelas III di ruang perawatan biasa dan kamar

bersalin juga dikunjungi. Terkait pelayanan Jamkesmas, Indi menjelaskan, meliputi rawat jalan dan rawat inap. Khusus rawat inap, peserta Jamkesmas ditempatkan pada perawatan kelas III. Sebagai persyaratan, peserta menunjukkan kartu Jamkesmas kepada petugas pendaftaran. Selain itu, menunjukkan surat pengantar dari Puskesmas. “Setelah peserta secara lengkap mampu menunjukkan beberapa persyaratan administrasi tersebut maka akan dilakukan verifikasi oleh petugas yang telah disediakan untuk kemudian diterbitkan surat pengantar untuk dapat berobat,” katanya. Dalam waktu dekat, pemegang kartu Jamkesmas akan dapat menggunakan di RSAH. “Nantinya ditandatangani MoU antara RS Al Huda dan Dinas Kesehatan tentang pelayanan peserta Jamkesmas. Harapan kami dapat memberikan pelayanan kesehatan ke semua lapisan masyarakat,” kata Indiati. (*/irw)

SARIAWAN dalam istilah kedokteran gigi disebut Stomatitis Aftosa Recurent (SAR) adalah bermacam lesi yang timbul di rongga mulut, yang sering timbul sehari-hari. Sekitar 20 persen dari seluruh populasi pernah menderita sariawan (SAR). Gejala SAR berupa rasa sakit atau rasa terbakar satu sampai dua hari. Kemudian bisa timbul luka (ulser) di rongga mulut, sehingga membuat kita susah makan dan minum. Hal ini sering menyerang siapa saja, tidak mengenal umur maupun jenis kelamin. Biasanya daerah yang paling sering timbul SAR ini adalah di mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, serta langit-langit. Sampai saat ini penyebab utama dari SAR belum diketahui. Namun, para ahli telah menduga, banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini. Di antaranya, defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi, infeksi virus dan bakteri, juga diduga sebagai pencetus timbulnya SAR.

OLEH:

drg WAHYU PRIMAWATI, MAP Kepala Puskesmas Kertosari, Banyuwangi

Ada pula yang mengatakan bahwa sariawan merupakan reaksi imunologik abnormal pada rongga mulut, yang sering terjadi pada kita. Terutama warga kota yang sibuk adalah faktor psikologi (stres), tetapi pada penderita kronis biasanya ada riwayat keturunan. Trauma pada membran mukosa ber-

Demi Menjaga Keharmonisan BANYUWANGI- Anggota Dharma Wanita Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Pendidikan Kecamatan Banyuwangi, kemarin mendapatkan ilmu kesehatan dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi dr. H. Taufiq Hidayat, SpAnd. Dalam kesempatan tersebut, Taufiq memberikan tips agar pasangan suami istri selalu harmonis. “Sekarang tidak perlu malumalu dalam mengungkapkan masalah, termasuk masalah seks,’’ jelasnya. Taufiq menjelaskan, beberapa masalah yang menyebabkan kurang harmonis-

BAGI ILMU: Taufiq Hidayat menjadi narasumber di UPTD Pendidikan Kecamatan Banyuwangi.

IWAN SETIONO/RaBa

nya hubungan dalam rumah tangga, di antara faktor stres, kesehatan, dan faktor suami atau istri itu sendiri. Untuk itu, pesan dia, pandai-pandailah dalam berumah tangga untuk menjaga keharmonisan dan saling mengerti kekura-

KANTOR CABANG BANYUWANGI Jl. Jenderal Achmad Yani No. 12 Telp. (0333) 421444, 412285, 412777, 424888, Facsimile (0333) 424616, 412286 BANYUWANGI

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Nomor : B. 561/KC-XVI/ADK/02/2013

IRWAN/RaBa

HPI Siap Memajukan Wisata Gelar Muscab Pengurus di Disbudpar BANYUWANGI-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi berharap banyak terhadap peran Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Banyuwangi. Kiprah HPI digadang-gadang bisa ikut mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Bumi Blambangan. Harapan tersebut disampaikan Kepala Disbudpar Suprayogi saat membuka musyawarah cabang (Muscab) HPI di Pelinggihan Disbudpar, kemarin pagi (11/2). Supra-

yogi mengakui bahwa peran guide sangat besar. Sebab, guide mampu membuat cerita yang lebih menarik tentang potensi wisata yang ada. “Saya berharap guide bisa sinergi dengan pelaku wisata lainnya, seperti pengelola objek wisata, travel, PHRI, dan lainnya. Harus dikoordinasi jadi satu kekuatan,” harapnya. Muscab HPI kemarin juga disaksikan Ketua II DPD HPI Jatim Muhammad Kohar dan Ketua PHRI Banyuwangi Asmai Hadi bersama pengurus lain, Cuk Sugiyono. Dalam muscab tersebut, Ketua HPI Indah Catur Cahyaningtyas mengakhiri masa jabatan yang diemban sejak tahun 2007. Selanjutnya tampuk kepen-

gurusan periode 2013-2017 dilanjutkan oleh pengurus baru yang terpilih. Dalam pemilihan yang berlangsung demokratis terbentuk pengurus dengan Ketua Irwan S. dan Wakil Sonny Sundoyo. Sekretaris Kisma Donna Wijaya, dengan Wakil Nabila, dan Bendahara Neni dengan Wakil Fitri. Seksi Hukum Hadi Yitno bersama Yudha, Seksi Organisasi Harnoko bersama Sofyan, Seksi SDM Asmawiyanto bersama Yeni, dan Seksi Kesejahteraan Imam Suraji bersama Andika. Seksi Humas diemban oleh Supriyadi dan Gigih. Muscab juga memilih Koordinator Wilayah (Korwil) Selatan Sutrisno dan Korwil Barat Samsuri. (irw)

Buah Naga Diolah Jadi Mi PURWOHARJO-Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi melakukan terobosan menarik. Sebanyak 30 orang diberi pelatihan mengolah buah naga menjadi mi. Uniknya, mi tersebut berwarna ungu seperti warna buah naga. Pelatihan yang dipusatkan di Balai Desa Purwoharjo itu dimulai kemarin (11/2), dan berlangsung selama lima hari hingga 15 Februari 2013 nanti. Pesertanya berasal dari Bangorejo, Tegaldlimo, dan Purwoharjo masing-masing sepuluh orang. Selain menjadi mi, dalam pelatihan tersebut, buah naga juga bisa diolah sebagai produk lain, seperti kerupuk, selai, roti, jelly, jus, dan sirup. Kepala Disperindagtam Ir. Hary Cahyo Purnomo, MSi mengaku bangga ada terobosan pengolahan buah naga di Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo tersebut. Dia yakin, mi tersebut akan menjadi produk nasional, karena satu-satunya di Indonesia. “Selain warnanya indah, rasanya juga enak,” katanya kemarin. Sebelumnya, Disperindagtam juga melakukan terobosan dengan buah waluh. Bekerja sama dengan Disperindag Provinsi Jatim dan Universitas Negeri Jember, inovasi buah waluh diproduksi menjadi dodol, tepung, dan sirup. “Tahun lalu, pelatihan diberikan kepada 20 peserta dari dua desa di Cluring dan Tegalsari,” ungkap Hary. (adv/irw)

Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dan Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi selaku pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama atas kekuasaan sendiri akan menjual Obyek Hak Tanggungan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember dan berdasarkan Surat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Perihal Penetapan Hari dan Tanggal Lelang, terhadap : 1. Debitur : ABUNAWI/H. TAUFIQ, Dsn. Alasmalang Rt.01 Rw.03 Ds. Alasrejo, Kec. WongsorejoKab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 725 m2, SHM No. 398 a/n. TOLAKIYAH, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 158.000.000,- (Seratus Lima Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 48.000.000,- (Empat Puluh Delapan Juta Rupiah). b. Tanah sawah, Luas : 7.640 m2, SHM No. 445 a/n. BUNAWI PAK SYAIFUL BAHRI, Ds. Sumberkencono, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 86.000.000,- (Delapan Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 26.000.000,- (Dua Puluh Enam Juta Rupiah). 2. Debitur : SELAMET WIDODO, Alamat: Jl. Citarum 13 Rt.03 Rw.02, Kel. Panderejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 164 m2, SHM No. 1777 a/n. SELAMET WIDODO, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 34.000.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 11.000.000,- (Sebelas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 113 m2, SHM No. 3346 a/n. AGUS PRANOTO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 52.000.000,- (Lima Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 16.000.000,- (Enam Belas Juta Rupiah). c. Tanah bangunan, Luas : 590 m2, SHM No. 436 a/n. 1. SELAMET WIDODO 2. ROHIMAH, Ds. Banjarsari, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 404.000.000,- (Empat Ratus Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 122.000.000,- (Seratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah). d. Tanah bangunan, Luas : 394 m2, SHM No. 873 a/n. 1. SELAMET WIDODO 2. ROHIMAH, Kel. Panderejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 244.000.000,- (Dua Ratus Empat Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 74.000.000,- (Tujuh Puluh Empat Juta Rupiah). 3. Debitur : HASANAH, Alamat: Dsn. Srono Rt.02 Rw.02 Ds. Kebaman, Kec. Srono,, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 635 m2, SHM No. 2192 a/n. HASANAH, Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 175.000.000,(Seratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 53.000.000,(Lima Puluh Tiga Juta Rupiah). 4. Debitur : MAHMUDAH, Alamat: Dsn. Krajan Rt.04 Rw.01, Ds. Buluagung, Kec. Pesanggaran, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 727 m2, SHM No. 1413 dan Tanah bangunan, Luas: 201 m2, SHM No. 411; keduanya a/n. MAHMUDAH, Ds. Buluagung, Kec. Pesanggaran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 163.000.000,- (Seratus Enam Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 49.000.000,- (Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 1150 m 2, SHM No. 627 a/n. SUSIYONO, Ds. Siliragung, Kec. Pesanggaran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 49.000.000,- (Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah). 5. Debitur : APIP WIDIYANI, Alamat: Dsn. Umbulrejo Rt.01 Rw.01, Ds. Bagorejo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 935 m2, SHM No. 1507 a/n. APIP WIDIANI, Ds. Bagorejo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 43.000.000,- (Empat Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 13.000.000,- (Tiga Belas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 3725 m2, SHM No. 1521 a/n. APIP WIDIANI, Ds. Bagorejo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 219.000.000,- (Dua Ratus Sembilan Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 66.000.000,- (Enam Puluh Enam Juta Rupiah). 6. Debitur : DALIMAN, Alamat: Dsn. Bongkaran, Ds. Parijatahwetan, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 2365 m2, SHM No. 774 a/n. SUTINAH, Ds. Parijatahwetan, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 211.000.000,- (Dua Ratus Sebelas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 64.000.000,- (Enam Puluh Empat Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 3.000 m2, SHM No. 1503 a/n. 1. DALIMAN 2. SUTINAH; Ds. Wonosobo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 214.000.000,- (Dua Ratus Empat Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 65.000.000,- (Enam Puluh Lima Juta Rupiah).

IRWAN/RaBa

TEROBOSAN: Kepala Disperindagtam Hary Cahyo Purnomo menunjukkan mi olahan dari buah naga.

harus diwaspadai oleh wanita. Jangan meremehkan sariawan. Karena faktor itu, jumlah penderita sariawan di kalangan wanita 1 banding 2 dari laki-laki. Tidak ada pencegahan dan pengobatan yang spesifik untuk kondisi ini. Penyembuhan ulser dapat dibantu dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan kita dapat menghindari timbulnya sariawan ini. Di antaranya dengan menjaga kebersihan rongga mulut serta konsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi. Jangan lupa menghindari stres. Namun bila ternyata sariwan selalu hilang timbul, Anda dapat mencoba dengan kumur-kumur air garam hangat atau larutan kumur khlorheksidin dan oral gel mikonazol. Preparat ini sangat membantu mengurangi infeksi sekunder, dengan digunakan empat kali sehari. Sebaiknya pergi ke dokter gigi untuk meminta obat yang tepat untuk SAR. (*/irw)

Soal Seks, Tidak Perlu Malu-Malu

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk.

PILIH KETUA: Muscab HPI dihadiri ketua II HPI Jatim Kohar (kanan) dan Suprayogi (dua dari kanan).

fungsi juga sebagai pemicu. SAR mungkin juga disebabkan alergi obat. Alergi obat tidak hanya menyerang kulit. Pada gigi dan mulut, alergi obat umumnya ditandai dengan sariawan. Kasusnya bisa dialami semua tingkat usia, mulai bayi hingga lansia sekalipun. Obat tersebut, antara lain obat bius, bahan pembuat gigi tiruan, penghilang nyeri, atau penurun panas. Banyak penderita sariawan berasal dari kalangan wanita. Berdasar penelitian drg. Savitri, diketahui 65 persen pasien yang berobat berjenis kelamin wanita. Bila tiap hari ada 40 pasien yang berobat, 26 orang di antaranya perempuan. Yang ini beda lagi. Penyebab utama wanita sering sariawan bukan alergi obat, tapi hormon. Perempuan yang mengalami gangguan menstruasi dan menjelang menopause kerap menderita sariawan. Tapi, itu tidak mutlak. Ada pula yang mengalami gangguan menstruasi, tapi jarang terjangkit sariawan. Kondisi seperti itu

7. Debitur : MOCH. AGUS HARTONO, Alamat: Jl. Letnan Sulaiman No. 09, Kel. Sobo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah, Luas : 210 m2, SHM No. 864 a/n. DOCTORANDUS MOHAMAD HARTONO, Kel. Sobo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 79.000.000,- (Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 24.000.000,- (Dua Puluh Empat Juta Rupiah).

ngan pasangannya. “Perlu juga rekreasi biar pikiran jadi jernih dan hubungan suami istri jadi langgeng,’’ kata Taufiq. Paparan materi dari dr Taufiq kemarin dihadiri Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Banyuwangi Nurhamim, SPd,

MSi. Para pengawas sekolah, guru, dan kepala sekolah se Kecamatan Banyuwangi, juga hadir. “Semoga materi ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan serta bermanfaat untuk kita semua,’’ harap Nurhamim. (*/irw)

8. Debitur : HAERODIN, Alamat: Dsn. Benel Rt.01 Rw.01 Ds. Licin, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 1.005 m2, SHM No. 592 a/n. HAERODIN, Ds. Licin, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 93.000.000,- (Sembilan Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 28.000.000,- (Dua Puluh Delapan Juta Rupiah). 9. Debitur : MUHAMMAD ALI, Alamat: Jl. Batur Rt.02 Rw.02 Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 450 m2, SHM No. 810 a/n. MUHAMMAD ALI, Kel. Tamanbaru, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 45.000.000,- (Empat Puluh Lima Juta Rupiah). 10.Debitur : MOH. NEWI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.03 Rw.01 Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 904 m2, SHM No. 637 a/n. MUHAMMAD NEWI, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 700.000.000,- (Tujuh Ratus Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 210.000.000,(Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah). 11.Debitur : PATMANIAN, Alamat: Lingk. Krajan Surodilagan Rt.03 Rw.02, Ds. Banyuwangi, Kec. Songgon, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 183 m 2, SHM No. 536 a/n. PATMANIA, Kel. Kepatihan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 186.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 56.000.000,- (Lima Puluh Enam Juta Rupiah). 12.Debitur : SLAMET IRIYANTO, Alamat: Jl. Citarum Rt.04 Rw.02, Kel. Panderejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah kebun, Luas : 2640 m2, SHM No. 692 a/n. SITI ROKAYA, Kel. Kalipuro, Kec. Giri, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 18.000.000,- (Delapan Belas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 241 m2, SHM No. 910 a/n. NANI ASIANY MUSTIKOWATI, Kel. Karangrejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 131.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah). 13.Debitur : H. RAMDAN, Alamat: Lingk. Sukowidi Rt.02 Rw.03 Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 4590 m2 SHM No. 3018 & 3017 a/n. RAMDAN, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 2.500.000.000,(Dua Milyar Lima Ratus Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 750.000.000,(Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) Lelang akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Selasa / 26 Februari 2013 Pukul : 10.00 WIB Tempat : Kantor KPKNL Jember Jl. Slamet Riyadi No. 344A, Jember Syarat-syarat Lelang : 1. Setiap peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera dalam masing-masing point ke rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember nomor : 143.0009894476 pada PT. Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan menyebutkan identitas penyetor (dan kuasanya) serta nomor urut barang yang akan ditawar dan bagi peserta lelang penawarannya dianggap tidak sah apabila barang yang ditawar tidak sesuai dengan obyek yang disebutkan pada waktu menyetor uang jaminan. Terhadap barang yang sama setiap peserta hanya dapat mengajukan 1 (satu) penawaran. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis dalam amplop tertutup atau akan ditentukan kemudian saat pelaksanaan lelang. 3. Peserta lelang wajib melakukan pendaftaran kepada Pejabat Lelang dengan menunjukkan identitas diri dan bukti setoran asli/sah. 4. Peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun setelah lelang berakhir. 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan bea lelang sebesar 1% dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak ditunjuk sebagai pemenang lelang dan BPHTB sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang menjadi milik Negara yang disetorkan ke Kas Negara. 7. Semua barang yang akan dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat, memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum mengikuti pelelangan. 8. Apabila karena sesuatu hal terjadi pembatalan / penundaan lelang terhadap salah satu barang atau beberapa barang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 9. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Nomor Telepon (0333) 421444, 412285, 412777, 424888. 10.Syarat-syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Demikian pengumuman lelang ini dan atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terima kasih. Banyuwangi, 12 Februari 2013 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Ttd. Sulaeman Tahe Pemimpin Cabang


BALJEBOL

Selasa 12 Februari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

KONFLIK PUGER

MUI Dukung Pakta Integritas JEMBER – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Jember mendukung tim badan koordinasi pengawas aliaran kepercayaan (bakorpakem) yang akan membuat pakta integritas. Pakta integritas akan menjaga komitmen masing-masing pihak untuk menjaga situasi Puger tetap kondusif. Ketua MUI Jember Prof. Dr. Abdul Halim Soebahar menyatakan dukungan kepada tim bakorpakem yang diketuai oleh kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. “Itu sangat bagus, saya dukung pakta integritas,” katanya. Apalagi, MUI menjadi salah satu anggota tim bakorpakem. Halim mengaku sudah koordinasi dengan kejari dan anggota tim bakorpakem. “Kami sudah koordinasi,” ungkap guru besar pendidikan STAIN Jember usai menjadi salah satu narasumber dalam acara pembinaan dalam rangka mencipatkan kondusifitas kehidupan beragama di Puger yang digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember kemarin (11/2). Dia menjelaskan, saat ini situasi di Puger sudah kondusif. “Tetapi, tetap saja rawan. Makanya semua pihak terus aktif untuk meredam konflik,” imbuh pria asal Bondowoso itu. Baik Polres, MUI, Kantor Kemenag, Kodim 0824 Jember, Bakesbang dan organisasi lainnya aktif untuk konsolidasi. Saat berhadapan dengan puluhan penyuluh agama, pengawas agama modin dari Puger, Gumukmas, Kencong dan sekitarnya, Halim mengaku banyak masukan. “Banyak masukan positif dari mereka, masukan-masukan itu sebelumnya belum pernah muncul,” katanya. Dia menjelaskan, ada permintaan dari masyarakat agar proses hukum yang berjalan tetap lanjut. “Mereka minta penegakan hukum,” terangnya. (aro/har/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

DIALOG: Abdul Halim Soebadar bersama Kabgops Polres Jember Kompol Imam Pauji.

Pacu Kerbau di Jalur Berlumpur LUMAJANG – Tak hanya pacuan kuda dan karapan sapi yang asyik ditonton. Pacuan kerbau yang melaju di tanah berlumpur ternyata menjadi daya tarik tersendiri untuk ditonton. Inipula yang terlihat dalam pacuan kerbau di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono,

Lumajang. Warga berbondong-bondong menyaksikan pacuan kerbau yang hanya digelar satu kali dalam setahun ini. Selain tracknya berbahaya karena penuh lumpur, pacuan kerbau tersebut tergolong langka. Tidak hanya

warga Desa Selok Gondang yang menyaksikan. Warga luar desa juga beramai-ramai menyaksikan pacuan kerbau. “Seneng saya. Tontonan ini jarang ada,” ujar Mahmud, petani asal Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. (fid/wnp/jpnn)

Hafid Asnan/Radar jember/jpnn

ADU CEPAT: Salah satu kerbau balap melaju kencang di tengah lumpur persawahan disaksikan ribuan warga di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Lumajang.

Sudah Tidak Digaji, Panwaslu Diusir LUMAJANG - Nasib Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lumajang benar-benar tragis. Kendati sudah bekerja, namun selama empat bulan terakhir, anggota panwaslu belum mendapat gaji. Ironisnya, kini panwaslu terusir dari kantornya di jalan MT Haryono. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Jember kemarin, anggota Panwas dan sejumlah staf kesekretariatan tidak bisa masuk kantor yang mereka sewa untuk beberapa bulan terakhir ini. Rumah

warga yang disulap menjadi kantor tersebut, sudah terkunci rapat. Mereka hanya bisa duduk di luar kantor dan beberapa diantaranya duduk di warung sekitar. Praktis, mereka tidak bisa beraktifitas karena semua peralatan kantor dan berkas-berkas panwaslu ada dalam ruangan tersebut. Menurut Slamet Bambang, pemilik rumah, pihaknya terpaksa mengunci rumah miliknya dan melarang panwaslu masuk. Pria yang biasa dipanggil Pakdhe Meme tersebut beralasan, dir-

inya terpaksa menutup kantor tersebut karena sudah satu bulan sewa rumah tersebut tidak bayar. “Satu bulan belum dibayar,” ungkapnya. Panwaslu harus membayar Rp 1 juta setiap bulannya untuk menempati rumah tersebut. Karena keterlambatan membayar tersebut, Pakdhe Meme langsung mengambil sikap tegas tidak memperbolehkan Panwaslu menempati rumah tersebut sebagai kantor lagi. Dia menambahkan, meskipun tunggakan yang satu bulan dibayarkan, kata

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Tanah Kebun •

• Tanah Kapling •

• Toko + Rumah Genteng •

• Jasa Renovasi •

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

• Tanah Strategis • Djl tnh 266m2, Jl. Kepiting Sobo jejer ruko, tanpa perantara, strategis 081336271085

• Gladag - Rogojampi •

• 1235m2 Rogojampi • Jual tanah SHM, 1235m2, timur Kantor Pos Rogojampi tepi Jl Raya Lap. Terbang Blimbingsari, hub 081.6541.9956

Dijual tanah 355m2 (Geladag sebelah Bimantara Rogojampi). H: 081336333898

• Jl. Agus Salim • Dijual sgr Ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim belakang Untag Banyuwangi. Hubungi: 081233669969, 0333427190

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Timor ‘99 SOHC •

• Prima Mobil •

• Kijang Krista ‘00 •

Jasa Renovasi / Bangun baru rumah, gudang, r uko, taman dll. Murah bergaransi & jual batu pecah mesin Rp 136.000/M3. Hubungi: 081252562580

Dijual 1 unit Timor ‘99 SOHC & 1 unit Maestro 90. Hub: 081336666171

• Krim Pemutih Wajah •

Daihatsu Xenia Xi VVT-I 1,3 th 2010, warna Hitam plat W, pajak sampai 2014, barang mulus, pemakaian pribadi. Hub 081234545023

Avanza 07’10’11, Xenia Li ‘11, APV X ‘05, Taruna FGX ‘05, Katana ‘01, Futura STW ‘01, Espass STW 95’96, PU Grnmax ‘11’12, Rush ‘08, Spark ‘04, PU Futura ‘11, Krista’03, Escudo’98, PU Zebra’04. Bisa cash/credit. Hub. 0333-411655/0811301676

Lemesa Krim pmutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng, brchya. Hlgkn flek, jrwt, kriput, tnp efk smpg, amn, grns100% uang kmbl. H: 081229491717

• Bingung Cari Kerja? • Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

• Jl. KH. Agus Salim • BANYUWANGI BANYUWANGI

• Karyawan •

• Griya Mahkota •

(1). Adm Keuangan, Pr, pend. D3 sgl jrsn, usia max 28 thn. (2). Spv Satpam, Lk/Pr, pend. SMA/sdrjat, bisa komputer, usia max 35 thn. (3). Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA/sdrjt, siap ditempatkan dmna saja. (4). Satpam Carier, Lk/Pr, pend. min SMA/sedrjat, usia 20-30 thn siap dtmpatkan dimana saja. Krm lam ke: PT. DAS Jl. Boediono No.42 Basuki Rahmat-Bwi. Tlp. 0333411000.

Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081336611511. Hanya 3 unit.

• Bunga Residence • Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

Jual rumah 2lantai, LT280m2, LB260m2. Jl. KH. Agus Salim 59 pinggir Jalan Raya, harga 590 juta. Hubungi: Ady: 081-2323-99110

• Rumah Desa Balak •

• Rumah Kebalenan •

• Banyuwangi Motor • Dicari (Mekanik) pria, SMK otomotif. (Marketing) SMA/SMK, SIM C, punya kendaraan sendiri. (Admin) pria, min SMA. Kirim ke CV Bwi Motor Jl. dr. Sutomo 22 BB

• Akeno Digital Print. • Dibutuhkan Design Grafis, operator, finishing, kasir, utk Akeno Digital Print. Max 25th, pend. min SMK/sdrjt. Hubungi: Jl. PB Sudirman 21 Bwi. Telp. 0333-420888 Djl tanah + bangunan L 4x8=32m2 + 10 x 15 = 150m2, bisa dibeli dgn cash/kredit & juga bs disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego, H: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg cash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Rumah Banyuwangi •

• Rumah Rogojampi •

Djl rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/ kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual rumah L 10x15 = 150M2 lok kebalen Rogojampi, bisa dibeli dengan cash atau kredit dan juga bisa di sewa, hrg nego. hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

dia, panwaslu diminta tetap keluar dari rumahnya tersebut. “Saya sudah tidak mau lagi,” ungkapnya. Menurut dia, sebenarnya bukan hanya alasan belum bayar sewa saja yang membuatnya tidak mau lagi memperpanjang sewa rumah. Dia khawatir, rumahnya menjadi sasaran demo. Apalagi, beberapa waktu lalu, kantor panwaslu sempat di demo oleh panwascam karena gaji yang belum cair. “Pernah ada demo. Saya khawatir ada ramai-ramai lagi,” ujarnya. (wan/wnp/jpnn)

• Peluang Usaha •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

SITUBONDO

• Suzuki Pusat Jatim •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

Dijual Xenia 2008, Xi VTI, plat L, hitam, istimewa, 105 jt (nego). Bu Wahyu, Jl. JA Suprapto 22 Stb. 081 803502829

Dijual Kijang Krista Diesel 2000, biru, harga 115 juta nego, bisa cash atau kredit, auatu tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

• Karimun Estillo ‘07 •

• Toyota Kijang ‘95 •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang KF50 SPR tahun 1995, hijau metalik, harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F600RV-GMPFJJ tahun2010, silver metalik, harga 113,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Avanza ‘09 •

• Kijang LGX ‘04 •

• Isuzu New Panther ‘05 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2009, merah metalik, harga 136 juta nego, brang istmw, bs cash/kredit, hub:(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang LGX 04 Silver Stone 1.8, bisa cash atau kredit, bisa tukar tambah, harga 140 juta nego. Hubungi: 081336666171

Dijual Isuzu New Panther TBR541 LV tahun 2005, biru muda metalik, harga 136 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Peluang Usaha: Bagi Anda ketua/ penyelenggara Arisan. 1 th bonus ke LN. H: 03337611387

BANYUWANGI • STNK • HlgSTNKNopolP5721VB,an.SupriyadiSubekti.Jl. Widuri,Lingk. Krajan 01/03 Banjardari, Glagah Hlg STNK Nopol P 2344 XA, an. Wardiyanto, Jl. Surabaya 01/04 Kalipuro Hlg STNK Nopol P 4748 ZC, an. Suparto, Dusun Bimo 04/02 Bimorejo, Wongsorejo Hlg STNK Nopol P 2803 VI, an. Manuel RVI, alamat Tukangkayu Banyuwangi HlgSTNKNopolW1684PS,an.TeguhImantoko. Perum TNI AL FS/26 RT30/09 Candi Sidoarjo

• Grand Vitara ‘07 •

Dijual Grand Vitara tahun 2007 JLX, abu-abu metalik, harga 160 juta nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888


34

Selasa 12 Februari 2013

Mr Bolt, Toko Baut Terlengkap

MIE EDAN

MEGA/RaBa

PEDAS:Mie Gendeng menguji nyali selera pedas Anda.

Sedia Mie Gendeng Rp 6 .000 VALENTINE Day sebentar lagi dirayakan. Bagi Anda yang ingin merayakan tidak perlu repot mencari tempat. Ada menu baru Mie Gendeng yang dibanderol hanya Rp 6.000 per porsi. Rasa pedasnya ditawarkan pilihan mulai level 1 hingga 5 dan pedas plus-plus. Menu gila itu bisa ditemukan di Resto Mie Edan Jalan Piere Tendean, Karangrejo, Banyuwangi. Minuman yang disediakan juga lengkap. Ada es Pelangi yang segar. Daripada penasaran, ayo kunjungi Mie Edan sekarang juga! Maura, pemilik Resto Mie Edan mengatakan, pihaknya memberikan diskon khusus pelajar dan umum. Harga bisa berubah menjadi Rp 6.000. “Anda bisa menikmati harga yang terjangkau di kantong. Murah ya,” ujarnya.(adv/irw)

TOKO Mr Bolt atau toko baut yang ada di Jalan PB. Sudirman, Banyuwangi ini tergolong lengkap. Selain cabang dari Surabaya, toko ini menyediakan bermacam dan ukuran baut untuk keperluan konstruksi, otomotif, industri, dan rumah tangga. Manager Shop Toko Mr Bolt, Nurbani Yusuf mengatakan, tokonya adalah satu satu toko yang menyediakan bermacam serta ukuran baut. Tokonya juga menjual alat-alat pertukangan dan alat rumah tangga. Banyaknya model baut membuatnya lebih memilih membuka toko khusus menjual baut. “Tentunya toko baut ini bisa menjual baut dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga baut di supermarket atau di toko lain. Setidaknya menurut pembeli begitu,” kata anak dari pengusaha bengkel nasional, Dhofir itu.

Di toko Mr Bolt itu, Anda bisa pilih baut yang dibutuhkan. Apa pun bentuk baut yang diperlukan, pasti bisa didapatkan di toko itu, karena toko Mr Bolt sangat lengkap. Ada baut sangat kecil sampai baut super besar yang biasa digunakan untuk pembangunan konstruksi baja. Seperti anchor bolt yang berguna untuk bangunan besar, long bolt untuk kuda-kuda rumah. “Kami menyediakan baut stainless dengan berbagai ukuran,” ungkap alumnus Universitas Merdeka Malang itu. Toko itu juga menyediakan scaffolding atau andang besi, tangga alumunium, dan jarum keras yang bisa digunakan untuk proyek gudang. Untuk alat rumah tangga, ada Teflon, kompor gas, mixer, micro wave, dll. Informasi lebih lanjut hubungi 03338911002. (adv/irw)

I Love BWI Versi Polo-Shirt Anak

VZ SKINCARE

Istimewa

BERBAUR: Dokter dan tim perawat kompak berikan layanan maksimal.

Konsultasi Dokter Gratis WAJAH merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian utama bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Untuk itu, banyak cara merawat yang dilakukan untuk mendapatkan wajah yang sehat, putih, bersih dan terbebas dari jerawat. Setiap orang pasti ingin mempunyai wajah yang sehat dan bersih, sehingga tidak sedikit pula biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perawat wajah. Mulai dari perawatan ke salon, klinik bahkan sampai ke dokter kecantikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebenarnya cara merawat wajah tidak susah, hanya tergantung bagaimana cara kita merawatnya dan membersihkannya. Semua bisa dilakukan dengan mudah jika sahabat telah mengetahui jenis kulit dan produk kecantikan yang cocok. Sehingga kulit wajah akan mendapatkan perawatan yang tepat dan terbebas dari komedo dan jerawat yang mengganggu. Sebaiknya lakukanlah perawatan yang menggunakan bahan-bahan alami sehingga kulit wajah akan terbebas dari efek samping yang dapat merusak kulit. Bagaimana memilih produk perawatan yang tepat? Salah satunya melakukan konsultasi pada dokter estetika (dokter kecantikan). Kemudian, mengetahui jenis dan fungsi produk perawatan wajah itu. Sehingga tidak salah jika Anda memilih VZ Skincare dalam merawat wajah dan kulit anda. Konsultasi dokter gratis, silakan hubungi VZ Skincare di Jalan S. Parman 115A, Pakis, Banyuwangi. (adv/irw)

TOHA/RaBa

ANEKA UKURAN: Nurbani Yusuf menunjukkan baut di tokonya.

ISTIMEWA

GIZA-ZIDAN: Dua model KaOsing kenakan Sego Tempong dan I Love BWI.

ATAS masukan dari pelanggan setia, tim kreatif KaOsing akhirnya mencetak kaus I Love BWI berkerah khusus untuk anak-anak. Kaus jenis Polo-Shirt itu kini sudah bisa dibeli di outlet KaOsing Jalan A. Yani 93C Banyuwangi (50 meter arah selatan kantor pemkab, persis depan kantor Pengadilan Agama Banyuwangi). Sesuai jiwa anak-anak yang ceria, terdapat 13 warna yang lucu. Antara lain, pink, hijau pandan dan hijau terang, kuning mentari dan kuning baby, biru baby, biru turkis, ungu, abu misty tua dan abu misty muda, cokelat, dan putih. ‘’Tinggal pilih warna yang sesuai buah hati Anda,” ujar Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing. Selain merilis I Love BWI edisi anak-anak, Februari ini KaOsing juga me-launching dua desain baru. Yakni, edisi Sego Tempong: sing tego arep ngomong dan Banyuwangi Heritage versi gandrung full colour. Dua desain terbaru itu tampak serasi dicetak di kain kaus warna hitam. Tim kreatif KaOsing juga sedang menyiapkan desain I Love BWI versi terbaru. Seperti apa desainnya? Mulai besok sudah bisa dilihat di outlet KaOsing. Khusus edisi I Love BWI, KaOsing sudah merilis empat desain berbeda. ’’Entah akan sampai berapa kali desain yang menjadi tagline baru Banyuwangi itu berevolusi. Pastinya, tim kreatif KaOsing akan terus mengeksplornya,” tandas Tasya. (adv/c1)

Berubah Jadi Tecno Corner KINI BlackBerry (BB) Corner berubah nama jadi Tecno Corner dan pindah ke jalan Gajah Mada No. 2. Toko di perempatan lampu merah Cungking itu melayani servis BB, Apple, android, dan windows phone. Ada juga aksesori BB. Yunan, pemilik Toko Tecno Corner mengatakan, tempat baru lebih luas dan tata ruangnya berbeda, sehingga ruang gerak Anda semakin bebas. Tunggu apalagi, ayo berkunjung dan konsultasikan permasalahan alat komunikasi Anda sekarang juga! (adv/irw)

MEGA/RaBa

LENGKAP: Anda bebas memilih interior di Asia Furniture.

Beli Interior, Dapat Hadiah Door Prize JANGAN sampai ketinggalan untuk melengkapi interior dan eksterior rumah Anda. Saat ini, hanya di Asia Furniture yang menyediakan semua perlengkapan. Ada perlengkapan tamu atau sering disebut kursi minimalis, meja makan, lemari pakaian, lemari pakaian anak, kasur spring bed, bantal, guling, dan kursi plastik. Setiap pembelian barangbarang koleksi mebel itu, akan mendapat hadiah door prize. Wallpaper juga disediakan

untuk mengubah karakter warna tembok. Anda bisa langsung bertanya untuk memilih karakter gambar yang diinginkan. Veti Fatimah, pemilik Asia Fu r n i t u r e m e n y a r a n k a n agar berhati-hati ketika akan menghiasi rumah. Sebab bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga dan keluarga. “Misal memilih hiasan dan warna tembok atau perpaduan interior rumah dan tipenya,” ungkapnya.(adv/irw)

MEGA/RaBa

LEBIH LUAS: Ruangan Tecno Corner nyaman bagi pelanggan.

BUMI YOSOMULYO

MEGA/RaBa

SEHAT:Comforta tidak hanya nyaman, tapi juga aman.

Protect A Bed, Produk Baru dari Comforta

DENY/RaBa

MODERN: Perumahan Bumi Yosomulyo memberikan hunian yang tepat untuk dihuni dan berinvestasi.

Persyaratan Mudah, Langsung Dapat Rumah PENAWARAN khusus dari Bumi Yosomulyo masih berlaku. Jika bingung memilih rumah dan akan membeli, tidak ada salahnya perumahan Bumi Yosomulyo dijadikan alternatife. Program khusus yang ditawarkan seperti bunga yang kompetitif, yakni 7,25 persen. Angsurannya miring, per hari hanya Rp 15 ribuan dengan jangka waktu kredit 20 tahun. Direktur Bumi Yosomulyo, Tri Yuli Susanto, SE mengaku, menyediakan rumah dengan tipe 36/84 dan tipe 45/98 yang terjangkau. Rumah tipe 36/84 bisa seharga Rp 75 juta, sedangkan tipe 45/98 hanya Rp 135 juta. Angsuran dengan persyaratan mudah. “Bunga kredit kami tawarkan 7,25 persen dengan angsuran lebih murah dari pada nyicil motor,” katanya. Spesifikasi yang diberikan pengembang sangat baik, yakni batu kali untuk pondasi, konstruksi dengan menggunakan beton bertulang. Dinding menggunakan batu bata merah, kerangka atap menggunakan kayu lokal, penutup atap genting beton, lantai memakai keramik 30x30 bermotif, plafon internit, dan jalan paving. Informasi lebih lanjut hubungi 085336918699 atau 081939742999. (adv/irw)

Bagi para nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang membutuhkan kecepatan dan kesempatan bertransaksi dimana saja, layanan BCA mobile selalu menjadi pilihan terbaik. Sejak diluncurkan setahun silam pada smartphone BlackBerry, banyak nasabah berharap layanan BCA mobile bisa hadir di Ɵpe smartphone lainnya, sehingga bukan pengguna BlackBerry saja yang bisa menikmaƟ kemudahan tersebut.

M

enjawab keinginan tersebut sekaligus untuk memberikan solusi bagi para nasabahnya,

saat ini BCA mobile sudah bisa digunakan pada smartphone berbasis Android dan iPhone. BCA mobile adalah aplikasi pada smartphone yang dapat digunakan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan melalui mobile banking (m-BCA) maupun internet banking (KlikBCA versi smartphone). Untuk memanfaatkan layanan ini caranya sangat mudah. Ada Ɵga alternaƟf cara yang bisa dipilih. Pertama, akses ke www.bca.co.id dan pilih e-banking pada Produk & Layanan dan klik menu “BCA mobile” atau akses ke www. klikbca.com dan pilih menu “BCA mobile”. Kedua, dengan mengakses smartphone naƟve market store, yaitu “Google Play Store” untuk Android, “App Store” untuk iPhone, dan “BlackBerry App World” untuk BlackBerry. Terakhir dan tak kalah mudah adalah

dengan langsung mengakses ke hƩps://downloadmbank. klikbca.com/mbca. Selain mudah dan nyaman bertransaksi m-BCA melalui BCA mobile, ada banyak keuntungan lainnya. Contoh, fasilitas simpan daŌar pembayaran dan daŌar transfer yang akan memudahkan pengguna jika sering melakukan pembayaran atau transfer ke rekening tertentu baik antar rekening BCA maupun bank lain. Pada m-Payment terdapat fitur simpan dalam daftar pembayaran sehingga mempermudah pengguna untuk melakukan transaksi pembayaran berikutnya. Kita Ɵnggal pilih nomor pelanggan dan tak perlu lagi menginput nomor pelanggan yang akan dibayar. Pada m-Transfer kita juga cukup sekali mendaŌarkan nomor rekening tujuan sehingga pada transaksi berikutnya Ɵnggal pilih dari Daftar Transfer.

Yang perlu diperhaƟkan adalah Ɵpe device yang dapat menunjang BCA mobile. Untuk Android, device operaƟng system (OS) versi Froyo s/d Ice Cream Sandwich, sedangkan untuk iPhone adalah versi iPhone 3GS dan versi diatasnya. Jika sebelumnya sudah menggunakan m-BCA yang terdapat pada Sim Tool Kit (STK) dengan menggunakan nomor handphone yang sama, maka kita tak perlu lagi melakukan registrasi ulang mobile banking di ATM/Cabang BCA. Tunggu apalagi, segera miliki BCA mobile di smartphone yang kita gunakan dan nikmaƟ kemudahan bertransaksi dalam genggaman kita, dimana saja dan kapan saja. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Halo BCA di 500888 atau (021) 500888 dari ponsel, atau follow twiƩer @HaloBCA. BCA SenanƟasa di Sisi Anda

BANYAK langkah yang kerap dilakukan seseorang untuk membersihkan kasur mereka. Memakai vacuum cleaner misalnya. Alat itu memang bisa membersihkan noda yang kerap muncul di pemukaan kasur. Namun tidak untuk noda keringat atau ompol. Cairan-cairan yang mengandung bakteri tersebut dapat membuat kasur lembap dan risikonya muncul kuman dan bakteri tungau, serta bakteri jamur. Protect A Bed mampu menahan air agar tidak tembus ke dalam tempat tidur. Meski begitu, bukan berarti matras protector ini bersifat panas, karena dalam Protect A Bed terdapat teknologi lain yang juga mampu menciptakan sirkulasi udara, sehingga dapat menghasilkan perasaan sejuk pada saat tidur.

Perawatan matras protector ini cukup mudah, lantaran dapat dicuci dengan mesin cuci biasa. Jadi dengan Protect A Bed, kasur tidur selalu terasa bersih dan higienis, sehingga mampu membuat seseorang hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Linda Nuryanti, pemilik Toko Kian Jaya mengatakan, Comforta yang diproduksi Massindo Group membuat teknologi baru yang mengerti kebutuhan masyarakat. Diharapkan, dengan produk itu bisa memberikan nilai plus yang berbeda dengan produk lain. Kian Jaya Meubel yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 63/65, akan bisa memfasilitasi keinginan dan kebutuhan masyarakat, karena ditunjuk perusahaan Comforta.(adv/irw)


BERITA UTAMA

Selasa 12 Februari 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Seorang Pengendara Mengalami Gegar Otak n SPACY... Sambungan dari Hal 25

Pada saat yang bersamaan, muncul Yamaha Mio Soul bernopol P 3938 XV warna putih yang dikendarai Ahmad Asakil Widad yang membonceng pacarnya, Hariyani. Adu moncong dua motor matik itu pun tidak terelakkan. Jarak yang terlalu dekat membuat keduanya tidak punya kesempatan menghindar. Selain menyebabkan dua korban jiwa

dan dua korban luka, juga menyebabkan dua kendaraan rusak berat. Kanitlantas Polsek Muncar Aiptu Tri Agus menjelaskan, kedua kendaraan yang terlibat tabrakan itu rusak parah. ‘’Kedua kendaraan itu sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi di Polsek Muncar kemarin. Menurut Aiptu Tri Agus, jajarannya langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk pe-

nanganan awal. Dua orang meninggal dunia, dan dua lainnya mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. “Lukman gegar otak, sedangkan Hariyani lecet di dahi dan kaki kirinya robek,” sebutnya. Ditanya apakah satu dari pengendara itu dalam kondisi mabuk minuman keras (miras)? Kanit Agus mengaku, berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada tanda-tanda korban mabuk miras. ‘’Tidak ada bau alkohol,” terangnya.

Dikatakan, dua pengendara tersebut sama-sama tidak menggunakan pelindung ke pala. ‘’Tidak ada yang mem bawa helm. Makanya, satu korban meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah,” tandasnya. Sampai saat ini, lanjut dia, dua motor yang sudah remuk itu diamankan di Mapolsek Muncar. Sampai kemarin, satu korban yang mengalami gegar otak masih menjalani perawatan intensif di RS Al-Huda, Kecamatan Gambiran. (ton/c1/bay)

Hukumnya Wajib Dikembalikan n GURU... Sambungan dari Hal 25

“Guru yang (belum dapat tunjangan) di sekolah swasta lebih banyak ketimbang di sekolah negeri,” ujarnya. Bila ada guru ditemukan mendapat tunjangan dobel, lanjut dia, itu menyalahi aturan. Uang tunjangan yang telah diterima itu harus dikembalikan kepada negara. “Satu guru hanya dibenarkan mendapat satu tunjangan,” cetusnya. Sekretaris Dispendik Banyu-

wangi, Dwiyanto, mengaku tidak tahu bila ada guru yang men dapat tunjangan dobel. Se bab, selama ini pihaknya su dah melakukan sosialisasi terhadap para guru. “Kami selalu menyampaikan para guru harus memilih (sertifikasi ataukah fungsional), karena hidup ini memang pilihan,” sebutnya. D w i y a n t o m e n g a ku b e lum pernah ada laporan mengenai guru mendapat tunjangan dobel. Meski diakui, kemungkinan ada guru yang mendapat tunjangan sertifikasi

dan fungsional. “Guru yang mendapat tunjangan dobel, ya harus dikembalikan,” katanya. Untuk mengetahui apakah ada guru yang mendapat tunjangan dobel, Dwiyanto meminta semua guru dan masyarakat ikut memantau. Bila memang ada guru yang mendapat tunjangan dobel, segera laporkan ke Dispendik. “Guru itu akan kita garis merah,” ancamnya. Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Pemkab Banyuwangi Suhartoyo lebih tegas lagi. Guru yang mendapat

tunjangan dobel tidak bisa dibenarkan. “Yang mendapat tunjangan dobel wajib mengembalikan ke kas negara,” cetusnya. Suhartoyo meminta Dispen dik Banyuwangi mengeva luasi para guru yang mene rima tunjangan. Bila ada yang menerima tunjangan dobel, hendaknya diberi peringatan keras dan harus mengembalikan tunjangan itu ke negara. “Pokoknya wajib hu kumnya (mengembalikan tunjangan dobel),” ungkapnya dengan tegas. (abi/c1/bay)

Aksi Teatrikal di Depan Mapolres n AKSI... Sambungan dari Hal 25

Ika menyampaikan, aksi kekerasan yang dilakukan aparat keamanan terhadap para wartawan saat melaksanakan tugas jurnalistik itu adalah pelanggaran. Sebab, wartawan da lam melaksanakan tugas jurnalistik dilindungi undangundang. “Kekerasan ini bukan yang pertama, dan saya yakin juga bukan yang terakhir,” katanya. Ika membeberkan, dalam aksi kekerasan di Mojokerto

itu, banyak wartawan menja di bulan-bulanan aparat ke amanan saat melakukan li putan. Bahkan, salah satu wartawan Harian Me mo randum, Mujiono, mengalami luka cukup parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit. “Pelaku kekerasan harus diproses sesuai Undang-Undang Pers,” pintanya. Dalam aksi itu, Ika juga menuntut Kapolri dan Kapolda Jawa Timur memberi atensi khusus terkait kekerasan terhadap wartawan. Sebab, kekerasan terhadap wartawan akan merusak

demokrasi. “Wartawan adalah pilar demokrasi,” sebutnya. Selain menggelar orasi, para wartawan dalam aksi tersebut juga menggelar teatrikal. Dalam teatrikal itu digam barkan, wartawan yang se dang melaksanakan tugas jurnalistik diseret lalu dihajar sejumlah anggota kepolisian. Akibat kekerasan itu, salah satu wartawan mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit. Usai menggelar aksi teatrikal di depan Mapolres Banyuwangi, para wartawan menemui Kapol-

res Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi. Lantaran Kapolres Na nang sedang ada tugas di luar kota, akhirnya mereka ditemui Kabag Ops Kompol Sudjarwo. “Kami mengapresiasi aksi solidaritas yang dilakukan teman-teman wartawan,” kata Kompol Sudjarwo. Sudjarwo menyebut, dalam melaksanakan tugas, aparat kepolisian harus selalu berdasar aturan. Itu akan dilakukan semua anggota Polres Banyuwangi. “Insyaallah kita tidak akan melakukan kekerasan,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Dikenakan Denda Rp 60 Juta n CABULI... Sambungan dari Hal 25

Mereka melaju ke Desa Sraten, Ke camatan Cluring, dan ke salah satu pusat perbelanjaan di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. “Korban dijanjikan akan dibelikan baju tidur dan dompet,” jelasnya. Sepulang jalan-jalan, terdakwa tidak mengantar AD pulang. AD diajak menginap di rumah kontrakannya di Pesanggaran.

Ma lam itu, korban mulanya ti dur di kamar dan Ervin tidur di ruang tamu. “Tapi di malam hari terdakwa pindah ke kamar korban, dan terjadi pencabulan,” kata hakim Tenny. Berdasar fakta-fakta di persidangan, terdakwa dianggap melanggar Pasal 82 UndangUndang (UU) No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Terdakwa telah melakukan tipu muslihat sehingga terjadi pencabulan. Atas perbuatannya

itu, dia divonis enam tahun penjara,” sebut Tenny dalam amar putusannya. Enam tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider tiga bulan kurungan itu sebenarnya lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Syahroli SH. Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menghukum terdakwa tujuh tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider enam bulan kurungan. (abi/c1/bay)

DKP Mendata Kawasan Steril n PARPOL... Sambungan dari Hal 25

Menurut Syamsul, salah satu objek yang harus steril adalah RTH. “Hari ini kita menyinkronkan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2013 tentang kampanye dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun

2012 tentang reklame,” ujarnya. Syamsul menambahkan, selain RTH, beberapa objek lain yang harus steril adalah jalan protokol, sarana pendidikan, dan sarana ibadah. “Dinas perizinan dan DKP akan mendata jalan-jalan protokol yang harus steril. Setelah itu, list tersebut akan diserahkan kepada KPU. List tersebut akan menjadi

bagian yang tidak terpisahkan dari materi sosialisasi kami kepada partai,” paparnya. Selain itu, imbuh Syamsul, zona steril alat peraga kampanye itu diharapkan menjadi pe gangan Panwaslu dalam melakukan tindakan, misalnya menertibkan atribut parpol dan lain-lain. (sgt/c1/bay)

Menolak Penyelesaian Kekeluargaan n DIPENJARA... Sambungan dari Hal 25

Hasbullah langsung me nele pon pemilik kebun untuk melaporkan kejadian tersebut. Sekitar pukul 14.00, Haris Rusdi langsung melaporkan kejadian di kebun miliknya itu ke Polsek Kabat. Polisi yang mendapat laporan itu langsung menjemput Mustain di rumahnya yang berlokasi tidak jauh dari kebun kelapa milik Haris. Dikonfirmasi di markasnya kemarin (11/2), Kanitreskrim Polsek Kabat, Aiptu Hadi Waluyo, membenarkan pihaknya mengamankan tersangka pencurian tiga butir kelapa tersebut. “Sementara yang berhasil kita buktikan memang hanya tiga butir kelapa. Namun, kita masih mengembangkan kasus ini. Karena selain BB (barang bukti) tiga butir kelapa, di saat yang sama pelaku bersama dua rekannya diduga mengambil sekitar 25 butir kelapa di kebun milik korban,” jelasnya.

Hadi mengatakan, pihaknya se benarnya sudah me nyampai kan kepada Haris terkait alternatif penyelesaian kasus itu secara ADR (alternative dispute resolution) atau alternatif penyelesaian sengketa. Namun, Haris tetap memilih melanjutkan kasus tersebut me lalui jalur hukum. “Kita menjalankan tugas sesuai prosedur,” ujarnya. Sementara itu, Hasbullah mengatakan, kelapa di kebun seluas sekitar 5,5 hektare (Ha) yang dia jaga itu kerap dicuri orang-orang yang tidak bertang gung jawab. Bahkan, tidak hanya buah kelapa, janur (daun kelapa yang masih muda) pun tidak luput jadi sasaran pencuri. “Karena itu, produktivitas kelapa di kebun ini dan kebun-kebun kelapa di sekitarnya menurun. Jika panen normal, rata-rata buah kelapa yang dihasilkan mencapai 8 ribu butir. Namun, pada saat panen terakhir, hasilnya hanya sekitar 1.700 butir,” ungkapnya. Hasbullah menambahkan,

sesaat sebelum kejadian, dia bertemu Mustain di areal kebun milik Haris. Kala itu, Mustain meminta buah kelapa kepada dia dengan alasan untuk keperluan Muludan. “Saya tidak berani memberi. Bukan hak saya, saya ini hanya menjaga kebun ini,” kata dia. Selain itu, di saat bersamaan, Has bullah mengaku melihat orang lain di tengah kebun kelapa yang dia jaga. Hasbullah juga melihat sekitar 20 butir kelapa disembunyikan di kebun yang bersebelahan dengan ke bun kelapa yang dia jaga. “Yang ditinggal di bawah pohon hanya tiga butir,” terangnya. Setelah itu, Hasbullah melaporkan dugaan pencurian buah kelapa itu kepada majikannya. “Saya langsung telepon Pak Haji (Haris). Sekitar pukul 14.00, Pak Haji langsung lapor ke Polsek Kabat. Petugas datang ke kebun ini, kemudian menjemput Mustain di rumahnya. Rumah Mustain dekat dengan kebun ini,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Rencana Membangun Kamar Mandi pun Buyar n PADAMKAN... Sambungan dari Hal 25

Saking besarnya api, kediaman laki -laki bernama Sunandi itu sudah rata dengan tanah hanya dalam tempo tak lebih dari sepuluh menit. Kebakaran yang disebabkan semburan gas elpiji itu bermula saat Sunandi membeli tabung gas elpiji di sebuah toko di Pasar Licin. Sesampai di rumahnya sekitar pukul 17:45, dia langsung membuka segel pengaman tabung gas elpiji ukuran 12 Kg tersebut. Tak seperti biasanya, begitu segel pengaman dibuka, gas elpiji langsung menyembur dari tabung berwarna biru tersebut. Begitu terdengar suara gas bocor, istri Sunandi, yakni Hadiyati, yang sedang berada di dalam kamar langsung berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Sunandi pun panik. Bukannya membawa tabung gas yang ngowos itu ke luar rumah, Sunandi malah sibuk mengevakuasi barang-barang berharga miliknya. Malang tak bisa ditolak, semburan gas dari dalam tabung itu sampai ke bola lampu yang terpasang di dapur rumah Sunandi. Percikan api pun terjadi. Sebab, semburan gas elpiji yang menghantam bola lampu yang sedang menyala tersebut menimbulkan percikan api. Api pun dengan cepat membesar. Kayu tiang penyangga genting di dapur rumah laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk pengangkut belerang di kawasan Gunung Ijen itu menjadi sasaran pertama si

jago merah. “Saya langsung menyiramnya dengan air yang ada di dalam botol air minum kemasan. Sebab, selang saluran air di rumah saya belum berfungsi,” ujarnya lirih. Sunandi mengatakan, sebenarnya dirinya sudah beberapa bulan lalu menghubungi pihak pengelola air minum swadaya masyarakat (semacam Himpunan Petani Pengguna Air/HIPPA) agar menyalurkan air ke kediamannya. Sayang, sampai keba karan itu terjadi, air tersebut belum dialirkan ke rumahnya. “Mungkin kalau selang air itu sudah berfungsi, kebakaran ini bisa cepat dipadamkan,” sesalnya. Sunandi menambahkan, sebenarnya dia ingin membangun kamar mandi di rumahnya. Bahkan, batu bata dan semen pun sudah dia siapkan. “Tetapi, ya itu tadi, karena airnya belum mengalir, pembangunan kamar mandi saya tunda. Buat apa punya kamar mandi kalau airnya tidak ada,” katanya seraya menunjuk tumpukan batu bata tepat di depan reruntuhan rumahnya. Sunandi mengaku, api tidak hanya menghanguskan rumahnya. Nyaris seluruh perabot yang dia miliki ludes. Tidak hanya itu, uang tunai Rp 9,5 juta dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dia letakkan di samping televisi juga hangus. “Sepeda motor, televisi, kulkas, dan meja-kursi di ruang tamu berhasil saya selamatkan. Tetapi, empat unit lemari, satu bufet, perabot dapur, hangus terbakar bersama rumah saya. STNK sepeda motor saya pun terbakar. BPKB-nya (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) masih saya jadikan agunan di bank,” papar bapak empat anak tersebut.

Lantaran semua lemari hangus, seluruh pakaian milik Sunandi dan istrinya pun ludes. Satu-satunya pakaian yang tersisa adalah pakaian yang dikenakan saat kebakaran berlangsung. Bahkan, celana yang dikenakan Sunandi Minggu pagi (10/2) itu pemberian tetangga. Sebab, saat kejadian, dirinya mengenakan sarung. Beruntung, kebakaran yang sempat menggegerkan warga itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sunandi, Hadiyati, dan empat anaknya, selamat. “Empat anak saya sedang tidak di rumah. Anak pertama dan kedua sudah berkeluarga (menikah), sedangkan anak ketiga bekerja di Bali. Si bungsu sedang menempuh pendidikan di Ponpes Sukorejo, Situbondo,” jelas Sunandi. Nah, malam setelah kebakaran, Sunandi dan sang istri menginap di depan toko yang hanya berjarak dua rumah dari kediamannya. Untuk menghindari hawa dingin, dia meminjam tenda Pramuka kepada tetangga. “Sementara saya menginap di depan toko milik tetangga saya menggunakan tenda. Tetapi, kalau siang, tenda itu saya bongkar karena tokonya buka,” kata dia. Di akhir perbincangan, laki-laki itu menghibur Sunandi agar tabah menghadapi cobaan Tuhan. Sebab, jika cobaan Tuhan itu berhasil dilalui dengan ikhlas, maka Tuhan akan melipatgandakan rezeki Sunandi. “Tuhan tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya. Jadi, jika cobaan ini berhasil sampeyan lalui dengan ikhlas, rezeki sampeyan akan ditambah secara berlipat,” imbaunya. (c1/bay)

Berselancar di Taman Pahlawan

GALIH COKRO/RaBa

KAWASAN Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Makam Pahlawan Wisma Raga Satria Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai tempat nongkrong remaja yang berselancar di dunia maya melalui pancaran sinyal wifi gratis. Rupanya, beberapa remaja juga memanfaatkan lantai RTH tersebut sebagai arena berselancar. Syaratnya hanya satu, berselancar di lantai tersebut hanya bisa dilakukan saat hujan turun deras, sehingga lantai RTH di Jalan A. Yani, Banyuwangi, itu menjadi sangat basah. (gal/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

BAHAS RAPERDA: Suasana rapat paripurna di DPRD Banyuwangi siang kemarin.

Pansus Raperda Rumah Kos Terbentuk BANYUWANGI - Pembahasan ran cangan peraturan daerah (raperda) tentang penyelenggaraan usaha rumah kos terus dilakukan eksekutif dan legislatif. Bahkan, usai rapat paripurna dengan agenda jawaban fraksi atas tanggapan bupati terhadap raperda inisiatif dewan kemarin (11/2), dewan langsung membentuk panitia khusus (pansus). Pembentukan pansus raperda pe nyelenggaraan usaha pemondokan itu dilakukan melalui rapat internal yang berlangsung setelah rapat paripurna jawaban fraksi berakhir. Setelah melalui be be rapa pertimbangan, akhirnya disepakati bahwa pansus tersebut di-tekel seluruh anggota Komisi II DPRD Banyuwangi, alias pansus komisional. Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD Banyuwangi, Handoko mengatakan, pasca pembentukan pansus kemarin, dalam waktu dekat pansus akan segera melakukan pembahasan dengan mengundang para

pemilik rumah kos di Banyuwangi. “Pemilik kos perlu kita mintai masukan. Kita tidak ingin perda ini nanti justru memberatkan masyarakat,” ujarnya. Setelah raperda tersebut disahkan, imbuh Handoko, ada payung hukum dalam memberi sanksi bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran. Misalnya, mereka yang berbuat me sum di kamar kos. “Kita akan mengupayakan adanya denda bagi pelaku mesum di rumah kos agar ada efek jera. Apalagi, perbuatan mesum di kamar kos sangat meresahkan masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, fraksi-fraksi di DPRD sependapat dengan usul bupati agar judul raperda penyelenggaraan usaha pemondokan diubah menjadi raperda penyelenggaraan rumah kos. Namun begitu, sejumlah fraksi keberatan dengan usul bupati tentang batas maksimal sepuluh kamar dalam rumah kos. Salah satunya adalah Fraksi Gerindra. Totok Sugiharto, juru bicara Fraksi Gerindra mengatakan,

pihaknya keberatan batas maksimal sepuluh kamar kos tanpa menyebutkan batas minimal jumlah kamar. Menurut dia, jumlah minimal kamar kos perlu ditentukan seperti yang tertuang dalam raperda yang diusulkan legislatif, yakni lima kamar. “Ini juga wujud keberpihakan Fraksi Gerindra terhadap rakyat kecil. Karena yang punya satu sampai lima kamar rata-rata adalah rakyat kecil yang menjadikan usaha pemondokan sebagai sarana menambah income keluarga. Tentu lain soal dengan kalangan pengusaha yang bisa memiliki kamar di atas lima kamar,” paparnya. Sementara itu, Fraksi Peran (Persatuan Republik Amanat Nusantara) menganggap pengajuan usul rumah kos paling banyak masih menyisakan persoalan. Di antaranya, kualifikasi rumah kos yang dimaksud belum jelas, dan sepuluh kamar yang dimaksud merupakan jumlah akumulatif dari beberapa tempat ataukah di satu tempat. (sgt/c1/bay)


36

Selasa 12 Februari 2013

Mancing, Mantan Kades Tewas

PENIPUAN

Mobil Sewaan Raib, Lapor Polisi PANARUKAN - IN, warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, dilaporkan Hadi, tetangganya sendiri, Minggu (10/2). Itu karena IN diduga melakukan penipuan dan menggelapkan mobil miliknya. Hadi menceritakan bahwa pada Selasa 29 Januari lalu terjadi sewa-menyewa mobil yang diperantarai IN. Transaksi itu dilakukan di Jalan Basuki Rahmat, Situbondo. Setelah korban dan IN sepakat, akhirnya IN membawa mobil sewaan tersebut kepada pihak penyewa. Saat transaksi sewa-menyewa mobil, mereka sepakat atas batas waktu yang ditentukan. Namun, saat jatuh tempo sewa menyewa mobil berakhir, ternyata sang perantara belum mengembalikan mobil korban. Korban mengaku tidak tahu siapa si penyewa sebenarnya. Karena itu, korban melaporkan IN ke Mapolres Situbondo atas dugaan penipuan dan penggelapan mobil. Sebelumnya, korban sudah memberi peringatan kepada IN agar segera mengembalikan mobil itu. Namun, usaha korban tidak berhasil, akhirnya korban langsung melapor ke polisi. Akibat aksi tersebut, korban menaksir mengalami kerugian Rp 300 juta. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Setelah ada laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan,” kata AKP Wahyudi kemarin (10/2). Untuk memastikan benar-tidaknya dugaan tersebut, sejumlah saksi akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan. “Kami akan panggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” tegas AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

DRUM BAND

ISTIMEWA

GEMBIRA: Kepala SMP Innufa, Abdul Mugni MPd, menerima piala dari panitia.

SMP Innufa Juara Umum SITUBONDO - Grup Drum Band SMP Islam Nurul Falah (Innufa) berhasil menorehkan prestasi gemilang. Lembaga pendidikan yang berada di Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, itu berhasil meraih juara umum dalam ajang Probolinggo Marching Competition (Pro March ‘C) tahun 2013. Dalam even yang digelar selama tiga hari di GOR Sasarana Krida, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu grup drum band SMP Innufa keluar sebagai juara umum. Pasalnya, grup drum band SMP Innufa mampu menyabet juara pertama di empat kategori lomba yang berbeda. Yakni kategori Colour Guard, Kategori Drum Band Non Brass, Kategori Unjuk Gelar (perform/penampilan), Percussion Ansable, serta juara pertama dalam kategori Paramanandi (Mayoret). Tidak mudah untuk bisa keluar sebagai juara umum. Pasalnya, ada 56 grup band tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA yang ikut dalam ajang untuk memperingati Hari Jadi Kraksaan sebagai kota di Kabupaten Probolinggo yang ketiga tersebut. Para peserta tersebut berasal dari Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Situbondo, dan Kota Probolinggo. “Alhamdulillah, meski kita sekolah pinggiran, namun untuk urusan prestasi, siswa kita tidak kalah dengan siswa yang ada di kota. Bahkan kita mampu menyabet sebagai juara umum,” ungkap Kepala SMP Innufa, Abdul Mugni MPd kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (11/2). Dia mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswanya tersebut. Kata dia, keberhasilan itu tidak terlepas dari dukungan penuh orang tua dan komite yang selalu membantu program sekolah. “Karena itulah, kami mengucapkan terima kasih kepada para wali murid dan komite sekolah, serta kepada pengasuh dan ketua yayasan yang telah mendukung program sekolah ini,” ujarnya. (pri/*/als)

NUR HARIRI/RaBa

BIANG BAU: Peternakan sapi perah yang diprotes warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih.

Warga Protes Limbah Sapi SITUBONDO - Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, memprotes limbah peternakan sapi di desanya. Hal itu karena kotoran 32 ekor sapi perah di tempat tersebut sangat menyengat. Warga menilai, limbah sapi itu memicu pencemaran lingkungan. Protes warga itu bermula di awal musim hujan kemarin. Sebab, di setiap hujan, limbah sapi yang dikelola kelompok peternak Rojokoyo, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, itu meluber ke permukiman warga. Bahkan, sumber air di perumahan warga, konon pernah berubah warna. Setiap turun hujan, air bercampur kotoran sapi mengalir ke selokan di tepi jalan. Air itu mengalir ke selokan tidak melalui saluran irigasi. Sehingga, air bercampur kotoran itu meluber ke permukiman warga sekitar. “Kami minta kepada dinas terkait agar turun tangan. Sebab, kandang sapi perah itu meresahkan warga. Sumber air di sini mulai tercemari. Lingkungan kami menjadi tidak sehat. Sekarang sudah ada 21 warga yang tanda tangan untuk memprotes keberadaan kandang itu,” kata Misnadi, 52, salah seorang warga setempat. Data yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi, penyebab melubernya limbah sapi itu diduga karena kandang itu tidak memenuhi

PANARUKAN - H. Muhwar, 71, warga RT 01/01, Dusun Krajan, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, ditemukan tewas saat memancing di pinggir laut kemarin (11/2). Kakek yang tak lain mantan kepala Desa Peleyan itu ditemukan tergeletak di pantai sekitar pukul 05.00. Sayang, saat hendak dibawa pulang ke rumahnya, Muhwar meninggal dunia. Ceritanya, pagi kemarin Muhwar pamit memancing bersama seorang temannya di pantai sekitar Desa Panarukan. Pada saat memasang umpan di kail pancingnya, tiba-tiba tubuh sang kakek lemas lalu ambruk tidak sadarkan diri. Temannya pun langsung

mengantarnya pulang. Namun, di tengah perjalanan, Mu hwa r m e n g e m b u s k a n nama terakhir. Pihak keluarga sangat terkejut. Mereka pun menangis saat melihat Muhwar ternyata sudah tidak bernyawa. “Saat diketahui ambruk, korban langsung dibawa pulang. Tapi dia tidak tertolong dan meninggal,” ujar Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi. Menurut Wahyudi, pihak kepolisian tidak menemukan indikasi kekerasan di tubuhnya. “Korban meninggal tidak akibat kekerasan. Itu murni karena sakit atau karena usianya sudah lanjut,” pungkas Wahyudi. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

KOTOR: Salah satu limbah di peternakan sapi Rojokoyo di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, kemarin (11/2).

standar. Terbukti, kandang ternak yang dibiayai APBD Situbondo 2012 senilai sekitar Rp 116 juta itu tidak dilengkapi septic tank. Sangat beralasan jika warga yang tinggal di sekitar kandang tersebut resah. “Kedalaman sumber air di sini sekitar dua meter. Jadi, kotoran itu jelas bisa mencemari sumber air. Apalagi, pembangunan kandang ternak itu tidak pernah dibicarakan bersama warga, termasuk kepada ketua RT. Jadi, tidak ada izin lingkungan,” kata ketua RT setempat, Mukaram. Pembina kelompok ternak Rojokoyo, Suroso, memban-

tah semua tudingan warga tersebut. Dikatakan, hampir semua warga di sekitar kandang itu memelihara ternak sapi. Bahkan, kandang ternak warga itu berimpitan dengan dapurnya. Namun, sejauh ini tidak ada keluhan macammacam. Suroso menuding, protes warga tersebut didalangi pihak ketiga. “Saya tahu siapa di balik semua itu. Padahal, hampir setiap rumah di sini punya sapi. Tentang pemberitahuan itu, saat kami mengajukan proposal kan melewati kepala desa, otomatis mereka sudah mengetahui,” tegas Suroso. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

TEKEN: Ketua panitia Ita Nurdjannah (kanan) menandatangani berkas pendaftar kemarin (11/2).

184 Calon Panwascam Dites SITUBONDO - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Situbondo menyatakan 184 peserta lolos administrasi sebagai calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) kemarin (11/2). Sesuai agenda, hari ini (12/2) mereka langsung mengikuti tes tulis. Menurut Sekretaris Panwaslu, Ita Nurdjannah, tes tulis digelar di dua lokasi berbeda. “Tesnya dilaksanakan di SDN 4 dan SDN 7 Dawuhan,” kata Ita yang juga ketua seleksi panwascam. Ditambahkan, nama-nama

calon panwascam yang lolos tes tulis akan diumumkan 15 Februari mendatang. Lebih lanjut, kata Ita, sebenarnya calon anggota panwascam cukup banyak. Berkas yang masuk sekitar 244. Namun, setelah diteliti, hanya 184 orang yang bisa mengikuti tes tulis. “Ada 244 pendaftar yang mengembalikan formulir. Tetapi, ada 15 orang yang belum cukup umur. Selebihnya administrasinya tidak lengkap. Sehingga, yang berhak maju hanya 184 orang,” pungkasnya. (rri/c1/als)


12 Februari Web