Page 1

7

SIAK - PELALAWAN

50 KK Kurang Mampu menerima Bantuan

Detil

Senin, 16 Januari 2012

 Upayakan Penyelesaian Masalah Perkebunan Sawit

Pemkab Gelar Pertemuan

SUNGAI APIT(DETIL) APIT(DETIL)Sebanyak 50 Kepala keluarga yang kurang mampu di Kecamatan Sungai apit menerima bantuan berupa beras dan uang,melalui program K3S yang di gulirkan Pemerintah Kabupaten Siak. Dikatakan Wakil Ketua 1 K3S Kabupaten Siak, Hj, Rasidah,Afitri menjelaskan pada tahun 2012 ini telah di program kan bagi masarakat yang kurang mampu dianggap sebagai terobosan program yang bisa mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Siak. Dijelaskannya, program ini sudah berjalan yang rencananya terealisasi di 14 Kecamatan se kabupaten Siak dengan bantuan satu KK mendapatkan beras gratis

sepuluh kilo dan uang Rp. 100 ribu yang diserahkan langsung oleh Rasidah Alfitri,dan Camat Mursal Msi,di Gedung serba guna Kantor Camat Sungaiapit,Rabu (11/12) ”Bantuan yang telah di berikan ini diharapkan jangan lah nilainya jadi ukuran, tetapi program ini dari tahun ketahun tetap kita laksanakan bagi masyarakat yang kurang mampu.Dan bukan itu saja, bahkan sekolah pada tahun 2012 ini biaya juga akan gratis sertabagi masyarakat benar benar tidak mampu berobat juga akan gratis. Mudah mudahan bantuan yang diserahkan ini bisa membantu beban masyarakat,” (Wis) harapnya.(Wis)

WAKIL Ketua satu Hj Rasidah Alfitri berfoto bersama pengurus K3S Kabupaten Siak,Camat Mursal Msi,dan Warga kurang mampu belum lama ini,usai Penyerahan Bantuan 50 Kepala Keluarga yang Kurang Mampu di Gedung Serba Guna Kantor Camat Sungai Apit.

S I A K ( D E T I L ))-Kecamatan Sungai Apit, merupakan Daerah yang cukup tinggi terjadinya tindak kejahatan anak, baik itu tindak kejahatan asusila maupun tindak kejahatan anak. Sedangkan kecamatan yang terendah terjadinya tindak kejahatan anak, yaitu kecamatan Pusako dan kecamatan Mandau. Demikian perihal ini disampaikan ketua KPAID Kabupaten Sak, H.Syofwan Saleh SHi kepada media ini Rabu (11/1) kemarin. Dikatakan Syofwan, sejak Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kabupaten

Siak terbentuk, tindakan asuslia terhadap anak dibawah umur, bukanya malah berkurang, karena sesuai dengan data yang kami miliki, malah semakin meningkat, ini yang mengheran kami,”kata Syowan heran Terjadinya peningkatan terhadap tindak kejahatan asusila, mungkin bisa saja terjadi, akibat kuatnya pengaruh barat yang terus melanda generasi kita.Ini terjadi akibat lajunya perkembangan globalisasi yang terjadi saat ini. Semakin tingginya tingkat penggunaan alat ko-

munikasi, maka semakin kencang pula pengaruh yang menghantam sifatdan prilaku yang dilakukan oleh regenerasi sekarang ini,” tutur Syofwan. Menurut Syofwan, tindak asusila yang terjadi saat ini, itu diakibatkan tingginya tingkat pergaulan bebas yang dilakukan oleh anak-anak. “Cukup banyak kita temukan dilapangan, bahwa tingkat rasa malu dan rasa sopan atau rasa santun, baik terhadap orang tua sudah semakin berkurang. Mereka tidak segan-segan berpacaran ditempat terbuka,”kata

Syofwan. Persoalan yang terjadi pada anak dibawah umur, tidak hanya terjadi pada faktor Asusila saja, akan tetapi masih banyak terjadi pada mereka yang mempekerjakan anak-anak kecil, dijadikan sebagai sarana meminta sedekah dijalan-jalan.Jika ini tidak segera diatasi, maka masa depan regenerasi akan semakin rusak, sehingga akan berdampak kepada masa depan mereka kelak. Oleh sebab itu KPAID Kabupaten Siak berharap, peran darisemua pihak untuk ikut

andil dalam mengatasi persolaan ini,terutama guru dan para orang tua anak, untuk selalu mengawasi aktivitas yang mereka lakukan diluar sekolah. Bekali anak-anak kita dengan ilmu agama.Sebab mereka yang minim akan ilmu agama, kegiatan yang bersifat negatif akan selalu muncul dihadapan mereka, inilah pentingnya agama tersebut.Jika iman mereka tidak kuat, maka akan terjadilah perbuatan asusila, itulah akibat dari pergaulan bebas tersebut,”kata Syaf(Wis) wan.(Wis)

SIAK(DETIL) SIAK(DETIL)-Sebanyak 40 orang Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) Rabu (11/ 1) kemarin, bertempat di rumah kediaman Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar,M.Si jalan Raja Kecil Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak, berkunjung dan bersilaturahmi dengan Bupati Siak. Sementara itu rombongan PMJR yang tiba di rumah kediaman Bupati Siak, tepatnya sekira Jam 11.30 Wib secara langsung diterima oleh wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri,M.Si. Tak hanya itu, kunjungan sejumlah Persatuan Masyarakat Riau Jakarta ini, saat itu diterima juga, oleh Sekdakab Siak Drs.H. Amzar, M.Si, Asisten I dan II Pemkab Siak, Ali Sadikin, S.Sos, Drs. H.Syafrelenti, M.Si, Kadis Perhubungan Siak Drs. H.Said Arif Fadillah,M.Si serta sejumlah pejabat tinggi lainnya dilingkungan Pemda Siak.

Ketua rombongan Persatuan Masyarakat Riau Jakarta, Abdul Aziz dalam sambutannya memaparkan, kunjungan yang dilakukan oleh 40 orang PMRJ ini, merupakan kunjungan balek kampong, untuk melihat daerah sendiri yang sudah lama ditinggalkan. “Kendati pulang kampong ini, biaya dan akomodasinya cukup tinggi, itu tidak menjadi masalah, inilah semangat yang tinggi untuk pulang kampong,” tutur Aziz bersemangat. Aziz menyampaikan permohonan maafnya atas ketidak hadiran ketua umum PMRJ H.Lukman Edi ke Siak, hal ini dikarenakan H.Lukman Edi dalam kondisi kurang sehat. Dikatakan Aziz, diharapkan dengan kunjungan PMJR ini, akan dapat memupuk tali persaudaraan yang kuat, baik dengan Pemerintah Daerah maupun dengan masyarakat Kabupaten Siak serta masyarakat Riau secara umum. Tak

hanya itu, kunjungan yang dilakukan PMRJ ini, selain meningkatkan hubungan silaturahmi, tujuan lain adalah untuk melihat sejauh mana keberhasilan Kabupaten Siak dalam mengisi pembangunan di daerahnya. “Setelah dilihat ternyata akses pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, sangat luar biasa, cakupannya sudah merata dimana-mana, dan hasil pembangunanya sudah bisa sejajar dengan daerah lain, kita cukup bangga dengan hasil tersebut, lihat saja pembangunan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, sarana perkantoran, ilslamic center, ruas jalan yang mulus, sangat indah dipandang mata, sudah lama tak pulang kampong, sekali pulang sudah semuanya menjadi berubah,” tutur Aziz memuji. Selain itu kata Aziz, Siak Sri Indrapura sebagai kota Istana

banyak sekali sejarah yang melekat didaerah ini, akar budayanya yang kuat dapat menjadi motifasi untuk menuju pembangunan yang baik. “Selain itu Ikon-ikon yang bernuansa sejarah yang bernilai tinggi menjadi fenomena tersendiri bagi kami,”cetus Aziz menceritakan. Wakil Bupati Siak, Drs.H.Alfedri, M.Si pada sekapur sirihnya juga menyampaikan permohonan maafnya atas tidak hadirnya Bupati Siak dalam acara ini, menurut Alfedri tidak hadirnya Bupati Siak Drs.H. Syamsuar dalam acara ini, itu disebabkan adanya tugas luar daerah yang sedang dilakukan oleh Bupati Siak,”sampai Alfedri menyampaikan permohonan maaf. Menurut Alfedri kedatangan sejumlah rombongan PMRJ ke Kabupaten Siak ini, merupakan kunjungan Balek Kampong untuk melihat daeahnya sendiri yang sudah

sekian lama ditinggal pergi. Oleh sebab itu rasa rindu yang mendalam untuk pulang kampong sekaligus untuk melihat sanak saudara yang ada sudah sangat tepat, inilah masa yang paling tepat untuk saling bersilaturahmi, bertukar fikiran dan memberikan ideide positif untuk pembangunan Kabupaten Siak,” ungkap Alfedri menyampaikan. Dikatakan Alfedri sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Siak terpilih, periode 2011-2016 secara berkala, komitmen kita, Kabupaten Siak pembangunanya tetap diupayakan menjadi Kabupaten yang terbaik, saat ini Pemda Siak sudah mencanangkan Sekolah Gratis, Kesehatan Gratis pemberian Raskin,Sembako murah dan sudah pula mengirimkan Siswa-siswi berprestasi untuk disekolahkan diberbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Tutup Alfedri. (wis)

foto wis

KPAID: Sungai Apit Tertinggi Tindak Kejahatan Anak

PMRJ Balek Kampong

SIAK(DETIL) SIAK(DETIL)-Untuk menyelesaikan persoalan Perkebunan sawit Siak Satu Kecamatan Pusako, kemarin Pemerintah Kabupaten Siak duduk semeja dengan PT.SPN yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak, Koperasi dan Masyarakat.Pertemuan yang dilakukan ini, agar persoalan Perkebunan sawit yang di bangun oleh Pemkab Siak ini, bisa di selesakan dengan cepat. Sementara itu pertemuan yang digelar dikantor Bupati Siak tersebut, di hadiri oleh Asisten II Drs.H.Syafrilenti M.Si, Asisten I, H. Sadikin S.sos, dan Kabag Ekonomi Drs. Rozali Jaya,M.Si, Sekda Kabupaten Siak, Drs.H. Syafrilenti, menyampaikan, pertemuan yang dilakukan ini, untuk melakukan penyelesaian terhadap permasalahan kebun sawit yang berada di kecamatan Pusako.Dia mengatakan, pada awalnya tujuan pemkab Siak melakukan Pembangunan kebun sawit

adalah, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dari keterpurukan. Akan tetapi,niat baik Pemkab Siak tersebut kenyataan dilapangan, saat ini keberadaan Kebun sawit yang di bangun oleh Pemda Siak, menimbulkan persoalan yang seharusnya tidak terjadi. Persoalannya adalah antara BUMD, Koperasi dan juga pada masyarakat yang tidak memiliki lahan, namun demikian Pemkab Siak akan terus mencari solusi agar masalah ini bisa tuntas di selesaikan oleh Tim. Sementara Usuf, salah seorang Masyarakat Desa Benayah yang dahulunya telah di SK kan oleh Bupati Siak H. Arwin, AS,SH mengaku, hingga kini belum ada menikmatkan hasil kebun sawit yang di bangun Pemkab Siak tersebut. “Kami berharap, Pemkab Siak sesuai dengan SK bupati itu,agar hak kami bisa di berikan kepada kami,sebab dari kelompok 58 itu, pada umumnya orang miskin dan janda.” Terang Usuf mengWis) utarakan.(Wis)

 Terkait Pembahasan Usulan Pembangunan

Pemkab Siak akan Bentuk Tim

SIAK(DETIL) SIAK(DETIL)-Bupati Siak Drs.H. Syamsuar,M.Si dan Wakil Bupati Siak dalam waktu dekan akan membentuk Tim Pembahasan tentang usulan Pembangunan yang di sampaikan oleh masyarakat ke Pemerintah Daerah. Bupati Siak mengatakan, selama ini banyak laporan, terutama tentang Pembangunan yang belum diakomodir oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemkab Siak. Oleh sebab itu, guna mengatasinya pemkab Siak akan bentuk satu Tim untuk melakukan Pembahasannya. Syamsuar mengatakan, sekarang ini,ribuan SMS yang masuk ke Hpnya, pada umumnya mengusulkan masalah Pembangunan di Kabupaten Siak ini.Oleh sebab

itu,usulan yang di sampaikan oleh masyarakat itu harus di lakukan Pembahasan dan jika yang di temukan amat mendesak perlu dilakukan tindaklanjutnya. Syamsuar juga mengatakan, selaku kepala daerah sangat bangga dengan masyarakat Kabupaten Siak ini, karena saat ini mereka memang telah peduli dengan pelaksanaan pembangunan yang harus di dukung oleh Pemkab Siak. “Untuk itu, setiap usulan yang di sampaikan oleh masyarakat secara langsung, nantinya akan di seleksi dan di bahas oleh Tim Khusus dilapangan, apakah usulan trsebut murni usulan masyarakat atau ada unsur kepentingan, hal ini harus dilakukan pembahasan,” kata Syamsuar. (Wis)

 Soal Program Sekolah Gratis

Dewan Minta Penjelasan Disdik SIAK(DETIL) SIAK(DETIL)-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Syamsurizal,S.Ag, M.Si meminta kepada Dinas

Pendidikan (Disdik) Kabupaten Siak, agar menjelaskan terhadap program sekolah gratis yang di maksud oleh Pemerintah Daerah. Ini penting, oleh sebab itu, apa saja yang digratiskan oleh daerah (sekolah gratis-red), harus dijelaskan secara rinci oleh dinas Pendidikan Kabupaten Siak. Demikian perihal ini disampaikan anggota DPRD Siak, Syamsurizal, M.Si saat dihubungi Media ini Rabu (11/ 1) kemarin lewat sambungan telpon selulernya. “Apa saja yang digratiskan oleh Pemerintah Daerah terhadap sekolah gratis dimaksud, seyogyanya Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, sedari dini harus membuat konsep dan rangkumannya secara ril, bila hal ini sudah selesai, lakukan sosialisasi ketengah-tengah masyarakat, sehingga dengan makanisme tersebut masyarakat dapat tahu, apa saja yang digratiskan terhadap sekolah gratis tadi,” kata politisi Demokrat itu membeberkan. Pentingnya penjelasan terhadap konsep pendidikan gratis ini, imbuh Syamsurizal, tujuannya adalah agar masyarakat Kabupaten Siak, tidak menganggap semuanya gratis, karena itu harus ada item-item penentu sekolah gratis yang dibuat oleh Dinas Pendidikan, “Dewan tidak mau di belakang hari nanti muncul masalah, dan menjadi bumerang bagi Pemerintah Daerah,”Tutur Syamsurizal mengakhiri pembicaraan(wis) nya.(wis)

hal 7 baruu  

Soal Program Sekolah Gratis Senin, 16 Januari 2012 WAKILWAKILWAKILWAKILWAKIL Ketua satu Hj Rasidah Alfitri berfoto bersama pengurus K3S Kab...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you