Page 1

CULTURAL HISTORICAL VILLAGE KAMPUNG LAWAS

MESPATI P R O J E C T


AIESEC

AIESEC adalah organisasi non-profit terbesar di dunia yang dikelola oleh pemuda. Ini adalah Organisasi NonGoverenmental-Nirlaba internasional yang membantu pengembangan kepemimpinan, magang global lintas budaya, dan pengalaman pertukaran sukarela di seluruh dunia. Organisasi ini berfokus pada pemberdayaan pemuda untuk memberi dampak positif pada masyarakat.


AIESEC

6.507+ OPEN INTERN POSITION

1.000.000+ ALUMNI

70.000+ ACTIVE MEMBER

1.500+ BUSINESS PARTNERS ORGANISATIONS

2.400+ UNIVERSITIES REPRESENTED

126 COUNTRIES


Global Entrepreneur

GE

Global Entrepreneur adalah salah satu produk AIESEC yang berusaha mengembangkan kepemimpinan kewirausahaan melalui pengalaman praktis dalam memulai usaha di luar negeri dan memungkinkan pemuda untuk bekerja di perusahaan startup di luar negeri untuk mempelejari esensi kewirausahaan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut.


BACKGROUND

Menurut World Trade Organisation, pariwisata budaya memiliki perkembangan pesat sejak tahun 1990 dibandingkan dengan industri pariwisata yang lain. Kampung Lawas Maspati yang terletak di kecamatan Bubutan merupakan salah satu kampung wisata budaya di Surabaya. Sebagai kampung wisata budaya tentunya tidak hanya memiliki potensi yg dpt dikembangkan namun ada pula berbagai ancaman dan halangan, seperti modernisasi perkotaan. Ditambah lagi jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kota Surabaya terus mengalami peningkatan hingga tahun 2015 (BPS Surabaya, 2016). Namun, tingginya minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Surabaya menghadapi kendala yaitu minimnya jenis destinasi wisata yang ada. Jumlah kapal pesiar yang mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak mengalami penurunan setiap tahunnya akibat keterbatasan destinasi wisata di Surabaya jika dibandingkan dengan Jawa Tengah yaitu 25 kapal pada tahun 2014 dan 19 kapal pada tahun 2015 , pada tahun 2016 tercatat hanya ada tiga kapal pesiar yang berlabuh di Surabaya, berdasarkan data PT. Pelabuhan Indonesia III.


Vis i & M i s i

VISI “ MEWUJUDKAN KAMPUNG WISATA BUDAYA YANG BERKELANJUTAN “ Surabaya dikenal sebagai kota pahlawan menyimpan berbagai nilai historis sebagai warisan budaya. Dengan optimalisasi pemanfaatan warisan budaya inilah yang dapat membawa wisata Surabaya dikenal publik, sehingga tidak hanya turut berkontribusi dalam pelestarian budaya, namun juga turut menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat setempat.


Vis i & M i s i

MISI “ Mewujudkan Kampung Wisata Budaya yang Berkelanjutanl dengan Pendampingan Young Global Entrepreneurs � Project yang dilaksanakan di Kampung Lawas Maspati dengan pendampingan young global entrepreneur bertujuan untuk membantu komunitas kampung wisataIndonesia , Surabaya khususnya untuk dapat memanfaatkan dan mengolah potensi yang

dimiliki kampung secara berkelanjutan. Mengacu pada data world bank, Para young leaders akan berkontribusi dalam bidang-�bidang yang dirasa krusial dalam pertumbuhan komunitasdesa wisata, antara lain Sales & Marketing dan Administrasi bisnis, teknologi, brand positioning dan komoditas lokal/kerajinan tangan untuk mendukung bisnis desa wisata.


TAR G E T

TARGET 1. Mewujudkan kampung wisata yang berkelanjutan. 2. Melakukan ‘capacity building’ berdasarkan SWOT analysis agar dapat meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan. 3. Menciptakan inovasi ide-ide kreatif dalam peningkatan kualitas produk-produk home industry. 4. Pemberdayaan warga kampung lawas Maspati dalam upaya optimalisasi kampung wisata dan aset budaya. 5. Membuat strategi pemasaran global melalui e-commerce serta melakukan dan mengelola integrated digital marketing.


KONSEP

Peserta (Exchange Participants)

Mengembangkan Kampung Lawas Mespati menjadi Objek kunjungan wisata budaya yang berkelanjutan

Kampung Wisata Budaya yang berkelanjutan


TIME LINE


KEWAJIBAN PESERTA

DOKUMEN Di siapkan sendiri oleh peserta (Exchange Participants) TIKET PESAWAT Di tanggung oleh peserta (Exchange Participants) AKOMODASI Di tanggung oleh peserta pada saat tidak pada hari kerja KEDATANGAN Juni—Juli VISA Di tanggung oleh peserta (Exchange Participants) MASA ORIENTASI 3 hari bersma AIESEC dan Para Strategic Partners TUGAS Peserta (Exchange Participants) harus melakukan Job Description atau tugas-tugasnya dengan baik.


BUSINESS DEVELOPMENT

English – detected

1. Menganalisis kemungkinan untuk mendapatkan mensponsori atau mendanai untuk mendukung produk. 2. Menganalisis permintaan pasar domestik atau pasar internasional, melihat kemungkinan memasarkan produk di luar pulau. 3. Mengembangkan kemitraan bisnis dengan calon mitra. 4. Berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk melihat potensi pengembangan usaha di desa. 5. Melakukan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk masyarakat dan anak-anak di desa.


INFORMATION TECHNOLOGY

1. Website Design and Maintenance. 2. Internal Management Database. 3. Synergy with other interns to develop information system. 4. Conducting English learning activities for local people and kids in the village.


MARKETING

1. Menganalisis kelebihan, kelemahan, peluang dan ancaman daerah yang ditargetkan dan menciptakan ide strategis dan menemukan target pasar untuk produk 2. Membuat standardisasi minimum untuk manajemen produk. 3. Menciptakan kemasan produk yang inovatif dan strategi pemasarannya. 4. Promosi Digital - Mengembangkan konten grafis dari kampanye dan intiatif melalui platform dan kampanye melalui jejaring sosial. 5. Buat aktivasi merek yang diperlukan agar proyek diketahui dalam populasi 6.Berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk melihat potensi tempat ini sebagai tempat wisata 7. Melaksanakan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk masyarakat setempat atau anak-anak di desa minimal satu kali dalam seminggu


PRODUCT INOVATION

1. Buat produk potensial baru atau kembangkan produk lokal saat ini dalam hal kemasan dan tren produk. 2. Identifikasi Proses pembuktian, pengabdian dan proses pembinaan produk. 3. Identifikasi model pengembangan bisnis dengan produk. 4.Berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk melihat potensi pengembangan usaha di desa. 5. Melakukan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk masyarakat dan anak-anak di desa


JOURNALISM

1. Membuat artikel tentang budaya lokal, acara / kegiatan lokal, tempat menarik. 2. Mengumpulkan foto-foto tentang pulau ini, masyarakat setempat, kegiatan / acara, untuk dipromosikan di media social. 3. Sinergi dengan pengembang Digital Marketing untuk mempromosikan konten atau artikel di media social. 4. Buat kegiatan dan materi kelas bahasa Inggris. 5. Berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk melihat potensi tempat ini sebagai tempat wisata. 6. Melaksanakan kegiatan belajar bahasa Inggris untuk masyarakat dan anak-anak setempat di desa


BUDGETING

BUDGET Rincian Anggaran Dana

Jumlah

Satuan

Total

Pembayaran administrasi

5

Akomodasi

5

Makan peserta (2.000.000/peserta

5

Rp2.000.000 Rp10.000.000

Transporatasi untuk operasional

1

Rp2.000.000 Rp2.000.000

Operasional project

1

Rp5.000.000 Rp5.000.000

TOTAL

Rp1.700.000 Rp8.500.000 Rp600.000

Rp3.000.000

Rp28.500.000


KEUNTUNGAN

Membantu masyarakat untuk mampu menghadapi persaingan pasar global

Memahami dan memaksimalkan Segala potensi wisata di Kampung Lawas Mespati

Meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Kampung Lawas Mespati


KEUNTUNGAN

Pelindo mampu hadir dan mendapatkan tempat di tengahtengah masyarakat yang memerlukan bantuan dari PT PELINDO termasuk Kampung Lawas Mespati dan Masyarakat yang sadar akan keberadaan PT Pelindo untuk kesejahteraan penduduk desa dan akan mendapatkan dukungan dari masyarakat mengenai program-program Pelindo sehinga nantinya semakin luas kontribusinya.

Kampung Lawas Maspati Project  

AIESEC in Surabaya

Kampung Lawas Maspati Project  

AIESEC in Surabaya

Advertisement