Page 1

KABAR HUMANIORA EDISI: JANUARI 2014

WCU Langkah Awal Menuju WCU KEGIATAN Workshop Penulisan Jurnal Internasional, (3-4/1) yang digelar oleh Fakultas Humaniora, ternyata memberikan dampak positif bagi kampus. Hal itu dilontarkan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik WCU: Rektor UIN Maliki Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M. Si. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah permulaan yang baik dalam kegiatan akademik di awal tahun.”Selain bisa bersilaturrahmi akademik, kegiatan ini sangat mendukung UIN untuk menjadi World Class University (WCU),” papar dosen yang ahli dalam bidang Sosiolinguistik ini. Tak ayal, jika orang nomor satu di UIN Maliki tersebut sangat mengapresiasi kegiatan bertajuk “Writing for and Publishing in Indexed Journals: Genre, Voice, and Language” ini.” Selain bisa belajar menulis jurnal Internasional, acara ini juga sebagai langkah menuju WCU,” paparnya ketika memberikan sambutan. (nrf)

OMIK

Media Informasi Fakultas Humaniora

Bekal Menuju PKLI UNTUK persiapan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI), Fakultas Humaniora membekali para mahasiswanya sesuai dengan profesi dari masing-masing Jurusan, Jumat 3-4 Januari 2013. Selain pembekalan tentang bermasyarakat, mereka juga dibekali dengan kemampuan soft skill untuk mengembangkan kemampuan profesi mereka di setiap lembaga yang mereka tempati selama 40 hari. Dalam proses pembekalan tersebut, para mahasiswa dibekali pengetahuan sesuai dengan profesi, khususnya bagi mahasiswa dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris serta Pendidikian Bahasa Arab. Seperti, Teaching English as Foreign Language (TEFL), Business English, Guiding and Tourism, Journalism, dan juga Translation. Dari materi yang diberikan, hal yang paling penting ketika berada di lembaga adalah sikap profesinalisme, dan juga selalu siap dalam segala hal.”Persiapkan semua hal-hal yang diperlukan sebelum berangkat ke tempat kalian PKLI,” kata Dr. Widiyanto, bapak yang memberikan pembekalan kepada mahasiswa TEFL. Dia juga mengatakan, khusus untuk mahasiswa TEFL adalah selalu siap dengan metode-metode

pembelajaran sebelum masuk kelas. Karena menurutnya, hal tersebut akan mempengaruhi lancar tidaknya proses belajar mengajar.”Jangan lupa pula RPP, Silabus, dan juga Kurikulum untuk selalu diperhatikan,”tambahnya. Dalam kegiatan yang dimulai pada tanggal 7

ANTUSIAS: Suasana Mahasiswa TEFL Ketika Pembekalan

Januari – 16 Februari 2014 tersebut mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan kegiatan akademik, dan juga belajar banyak dari lembaga ataupun bermasyarakat, baik personalitas ataupun profesionalitas. “Kalian tidak hanya belajar profesi-

onal sesuai profesi, tapi juga bagaimana bermasyarakat yang baik,” terang Dr. Hj. Istiadah, MA Dekan Fakultas Humaniora. (rif)

Mahasiswa Pun Dilibatkan

Tumpengan, OMIK dan Dekanat Humaniora

KUNJUNGAN

BEKAL PKLI: Dr. Widiyanto ketika menyampaikan materi kepada mahasiswa profesi TEFL

Humaniora Rambah Jurnal Internasional

KELUARGA: Para pengurus OMIK dan Dekanat

BUKAN Fakultas Humaniora namanya jika kegiatan tidak dilaksanakan secara bersamaan layaknya keluarga. Kali ini, Fakultas tiga jurusan ini mengadakan tumpengan yang dihadiri para pengurus Organisasi Intra Kampus (OMIK) beserta para Dekanat Fakultas. Selain untuk silaturrahmi, kegiatan yang dilaksanakan di Aula Fakultas Humaniora ini, (Sabtu, 28 Desember 2014) sebagai tasyakuran atas kegiatan kemahasiswaan selama satu tahun. “Semua kegiatan yang dilaksanakan sudah sangat relevan dan sesuai dengan fungsi organisasi. Terima kasih atas usaha dan kerja keras kalian selama ini,” jelas Dra. Hj. Syafiyah, MA Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Senada dengan Syafiyah, Dr. Hj. Istiadah, MA mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk terima kasih kepada OMIK karena turut membentu dalam mengembangkan dan mengharumkan reputasi Fakultas, baik Regional ataupun Nasional.”Acara seperti ini memang perlu karena kita adalah keluarga besar di kampus ini,” terang Ibu Dekan. (rif)

http://humaniora.uin-malang.ac.id

GO INTERNASIONAL: Pemateri, Handoyo Ketika Menjelaskan Cara Menembus Jurnal Internasioanl.

Bentuk Grup Penulis di Jejaring Sosial SEBAGAI tindak lanjut kegiatan Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah bertajuk Writing for and Publishing in Indexed Journals 3-4 Januari 2014, Fakultas diberi tanggung jawab untuk membentuk grup Penulis Jurnal Internasional yang diminta oleh Handoyo Puji Widodo, S. Pd. Postgrad. dip. Appl. Ling. MA sang pemateri. Melalui grup tersebut, diharapkan para peserta bisa tetap berhubungan dan berkarya, khususnya dalam kemajuan bidang tulis menulis di Indonesia. ”Saya berharap kegiatan ini bisa berlanjut di grup media sosial, dan saya siap untuk menjadi pembimbing,” terang bapak yang akrab disapa Handoyo ini. Alumni University of Adelaide Australia ini juga berharap kepada para alumni workshop untuk bisa mengharumkan Indonesia dengan menyumbangkan jurnal Internasional dengan tradisi akademik seperti

GRUP FACEBOOK: A. Muzakki bersama Handoyo berbincang tentang rencana pembuatan grup

ini.”Grup tersebut sangat penting untuk bisa belajar lebih intensif,” tambah dosen Politeknik Negeri Jember ini. “Di grup kita juga bisa saling sharing hasil penelitian dan juga membentuk peneliti-peneliti handal nantinya,” ujarnya. Pihak Fakultas pun sangat mengapresiasi ide tersebut. Sebagaimana yang diungkapkan Dr. H. Ahmad Muzakki, MA. “Dengan bimbingan Bapak Handoyo, kami berharap bisa lebih kompeten dalam penulisan jurnal,” jelasnya. (sya)

DEMI meningkatkan kemampuan para dosen dalam bidang tulis menulis, khususnya dalam penulisan jurnal, Fakultas Humaniora menggelar Workshop Penulisan Jurnal Internasional, (3-4/1). Acara bertajuk “Writing for and Publishing in Indexed Journals: Genre, Voice, and Language mengundang pemateri yang sudah banyak ‘makan garam’ Handoyo Puji Widodo, S. Pd. Postgrad. dip. Appl. Ling. MA Dalam materinya, Handoyo menjelaskan secara panjang lebar tentang beberapa teknik untuk bisa menembus jurnal internasional. Menurutnya, hal yang penting yang harus diketahui adalah harus bisa menguasai isu-isu terkini serta teknik penulisan berbasis genre, voice, dan language. “Ketiga basis tersebut harus bisa dikuasai, karena semua bidang ilmu mengacu kepada ketiga itu,” jelas dosen alumnus University of Adelaide Australia ini. Dosen Politeknik Negeri Jember ini juga berbagi tips dengan para peserta. “Jangan lupa pula, jurnal yang bagus adalah yang diterima di situs-situs free charge, karena persaingannya lebih ketat. Jika ada yang minta imbalan, maka itu situs abal-abal,” tambah bapak yang juga menjabat sebagai reviewer di Nova Science Publishers Amerika ini. Tak ayal, para peserta yang juga dihadiri beberapa dosen dari berbagai perguruan tinggi ini sangat berantusias mengikuti materi. Terlebih ketika mereka diminta menyerahkan abstrak penelitian mereka untuk dikoreksi bersama. “Kita koreksi bersama, dan saya beritahu bagaiman cara menembus jurnal internasional dengan mudah,” paparnya. Selain para dosen, Handoyo juga melibatkan dan mempersilahkan mahasiswa yang ingin belajar lebih jauh mengenai penulisan jurnal internasional.”Kita di sini belajar untuk meningkatkan kemampuan menulis para dosen dan juga mahasiswa” tegasnya. Bahkan, para peserta dibuat kagum setelah Handoyo memperaktekan menulis abstrak selama sepuluh menit. ”Sebenarnya tidak butuh waktu lama untuk menulis abstrak, kita hanya butuh beberapa menit,” katanya sembari menunjukkan hasil tulisan abstraknya. (shf)

Gerakan Mengajar Gratis BSA KAGUM: Para dosen dari IAIN SU ketika berbincang dengan Dekanat Fakultas Humaniora

IAIN Medan Kagumi Budaya Sholat Jemaah di Humaniora FAKULTAS Humaniora tidak henti-hentinya mendapatkan pujian dari berbagai kampus. Terbaru, dosen dari Institut Agama Islam Negeri Medan Sumatra Utara yang mengaku sangat mengagumi dengan budaya yang ada di Fakultas tiga jurusan ini, Kamis, 16 Januari 2014. Hampir semua budaya yang mereka kagumi, baik dari kegiatan akademik, pembelajaran, hingga budaya sholat jemaah dosen dan karyawan. Yang paling membuat mereka tercengang adalah budaya sholat berjemaah yang sudah menjadi rutinitas. Tentu saja, pasalnya, tidak semua kampus menerapkan budaya yang sudah berjalan lama sekali tersebut. ”Bagus sekali, tidak semua kampus menerapkan budaya seperti ini, bisa kami tiru nanti,” jelasnya ketika ditemui para Dekanat. Pun juga dengan Dekan Fakultas Humaniora, Dr. Hj. Istiadah, MA yang membenarkan hal tersebut. Menurutnya, sudah lama budaya sholat berjemaah berada di kampus UIN.”Semua karyawan dan juga dosensudah terbiasa sholat jemaah di masjid Tarbiyah,” paparnya. (msh)

JURUSAN Bahasa dan Sastra Arab terus membuat gebrakan, kali ini Jurusan tertua di Fakultas Humaniora ini menggelar program mengajar gratis untuk membina guru-guru Bahasa Arab Ibtidaiyyah, Tsanawiyah, Aliyah bahkan Perguruan Tinggi. Teranyar, BSA mengadakan program mengajar berjargon Kita datang, Kita berdendang, dan Mencerdaskan di MTs Negeri Pajarakan Probolinggo, Sabtu 18 Januari 2014. Kegiatan rutinan tersebut tidak hanya fokus kepada mengajar saja, akan tetapi banyak hal yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Arab para guru, seperti seminar, workshop, pendampingan, dan juga pelatihan. Tentu yang paling mengesankan dari kegiatan tersebut adalah, dari pihak BSA tidak memungut biaya sepeser pun. “Kegiatan ini murni nasyrul lughah al-arabiyah, menyiarkan dan menyebarkan bahasa Arab untuk para guru, dosen dan masyarakat luas,” jelas M. Faishol Fatawi, M. Ag Ketua Jurusan BSA. Dalam kegiatan yang diikuti oleh 80 guru Bahasa Arab se Kabupaten Probolinggo ini, BSA menyajikan seminar peningkatan kompetensi guru dengan mengajarkan bahasa Arab dan juga materi-materi khusus yang sudah dirancang sedemikian rupa; seperti metodelogi pengajaran, penciptaan biah,

MENGAJAR GRATIS: Ketua Jurusan BSA, M. Faisol Fatawi (tengah) ketika menyampaikan sambutan kepada guru-guru Bahasa Arab se Kab. Probolinggo

serta pembuatan media pembelajaran. “Bahasa Arab harus selalu diperjuangkan dan dimajukan, karena semakin hari pemahaman siswa, mahasiswa dan masyarakat terhadapat Bahasa Arab semakin luntur,” tutur Faisol. Untuk itu, BSA mendatangkan pemateri memang sudah ahli di bidangnya, seperti Dr. Faishal Mahmud Adam Assudani menjelaskann tentang strategi pembelajaran Bahasa Arab di era global, kemudian Dr. H. Halimi Zuhdy, MA dengan materi pembelajaran Bahasa Arab yang menyenangkan dan ditutup dengan Hafidz, M. Pd. yang menjelaskan tentang Media Pembelajaran Bahasa Arab. (hlm)

REDAKSI: Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang | Website: http://humaniora.uin-malang.ac.id | Email: humaniora.uinmalang@gmail.com

BIMBING GURU: Halimi Zuhdy menyampaikan materi tentang pembelajaran yang menyenangkan

Kabar Humaniora - Januari 2014  

Kabar Humaniora - Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim - Malang