Issuu on Google+

18

EDISI 492 / III / 18 - 24 DESEMBER 2013

TEENAGER JOURNALISM

terjalin antara guru dan siswa mengapa diadakan kegiatan seperti itu?? Agar para santri dapat merasakan kebersamaan dan kekompakan dalam sekoKepala Sekolah lah. Tidak hanya metode SD ISLAM BANI HASYIM pembelajaran yang menarik saja yang diterapkan SD Islam Bani Hasyim pada santri tetapi mereka mempunyai metode pem- juga diajarkan pelajaran belajaran yang mungkin PTK (Peradaban sedikit berbeda dengan Teknologi Kebudayaan) sekolah lain.Di Bani Hasyim yang hanya ada di SD tidak hanya belajar didalam Islam Bani Hasyim. kelas dan mendengarkan guru Pelajaran tersebut bisa menerangkan saja, tetapi dikatakan seperti studi disana juga menerapkan lapangan dengan begitu sistem belajar diluar kelas (outdoor). Karena dengan santri bisa belajar sambil mendengarkan guru saja bagi refreshing. Tempat yang santri juga para siswa mungkin mem- dikunjungi . bosankan, nah dengan cara disesuaikan dengan tema belajar diluar kelas siswa kelas masing-masing akan semangat belajar dan misalnya santri kelas 3 belajar menjadi menye- mempunyai tema teknologi mereka akan nangkan. Contoh pembelajaran diluar mengunjungi BMG,dan kelas yang diterapkan SD pabrik tahu,santri kelas 4 Islam Bani Hasyim adalah mempunyai tema profesi para santri diajak belajar di mereka akan mengunjugi halaman sekitar sekol- BLKI Singosari dan ah,disawah dll. Kalau di RS.Prasetia Husada agar sawah siswa diajarkan cara mereka dapat mengobserbelajar menanam padi dan vasi profesi-profesi di memanen padi sehingga tempat tersebut,dll. mereka akan mendapatkan ilmu baru, selain itu santri juga diajarkan cara menanam sayur-sayuran dikebun dan hasil sayur-sayuran tersebut dijual langsung oleh para santri disekitar sekolah dengan begitu mereka bisa menjalankan metode inquiri (praktek sendiri) yang disesuaikan dengan keadaan (kontekstual).Se- lain dijual hasil kebun juga diolah dan dimasak bersama-sama oleh para santri dan guru dengan begitu kebersamaan akan

Kunjungan tersebut diadakan 1 bulan sekali secara bergilir dan disesuaikan oleh jadwal masing-masing kelas.Kemudian tiap hari sabtu itu adalah hari bakat dan minat dimana para santri dapat mengikuti ekstra dan profesi yang diinginkan. Ada beberapa ekstra yang wajib diikuti santri yaitu : pramuka, sepakbola, melukis, tari, badminton dll sedangkan di bakat profesi yaitu : drumband, MTQ, Olimpiade, Jurnalistik, Bahasa dll.Pembelajaran juga didukung Sarana Prasarana jadi selain di kelas santri juga menem- pati ruangan fasilitas-fasilitas yang mendukung contoh : Lab. MTK, Lab.IPA, Lab.BTQ dll.Untuk menunjang belajar yang efektif guru-gurunya juga menggunakan Lab.Komputer,Perpustakaan sebagai media konkret yang bisa cepat ditangkap dan menyenang- kan.Bahkan untuk kelas 6 mereka memiliki kelas yang berbeda dimana setiap

santri mendapat satu computer untuk kegiatan belajar yang dilengkapi hotspot area untuk memudahkan pembelajaran dengan menggunakan sistem operasi LINUX.Dan sudah dari dulu memakai OS Linux. Santri kelas 6 juga diajarkan cara merakit dan membongkar komputer yang diajarkan pada pelajaran IT.Dan ada lagi pelajaran catur dan thalabul I’lm untuk mengembangkan logika anak-anak dan skillnya juga.Di kelas 4-6 santri juga memiliki buku PTK sendiri yang dikelola sendiri.Dengan metodemetode seperti itu mungkin siswa akan menganggap belajar itu menjadi sesuatu hal yang menyenangkan.Dan siswa juga bisa mempelajari ilmu-ilmu baru diluar dan mereka bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

17

EDISI 433 / III / 17 - 23 OKTOBER 2012

Caption : Para santri SD Islam Bani Hasyim sedang menanam tanaman jagung

Caption : Para santri sedang mempelajari tanaman bayam

Caption : Santri SD Islam Bani Hasyim melakukan kunjungan ke museum Majapahit

Penulis Naskah

Layouter

FARWA NUR ANNISA

BAGUS HERMAWAN


Liputan SD Islam Bani Hasyim