Issuu on Google+


Be A Better Your Self Seri BELIA (from Nashiha) 2012


Be A Better Your Self Seri Belia Diterbitkan Atas Kerjasama : Nashiha Media (Komp. Taman sari No 29 Ketapang) www.nashiha.com dan Smart Educational Centre (SEC) Jl. Adisucipto, Gg. Binaraya No.2B Pontianak HP : 082150213379 Email : wahyudi.yudi4@gmail.com

Penulis : Agus Kurniawan dan Tim Nashiha Penyunting : Agus Kurniawan Ilustrasi Sampul : Tim Nashiha Media Percetakan : Nashiha Media Cetakan Pertama :september 2012 20 hal. : 10,5 x 14,8 cm (Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang) Perpustakaan Nasional RI : Katalog Dalam Terbitan (KDT) ISBN


Kata Pengantar Assalamualaikum Wr. Wb Alhamdulillah, Selamat berjumpa di booklet Seri Belia yang pertama dengan judul be a better your self alias jadilah dirimu yang lebih baik. Tulisan ini diambil dari Nashiha edisi 02 tahun ke V dengan judul sama. Materi – materi Bimbingan dan Penyuluhan yang dikemas dalam booklet ini mudah – mudahan bisa menjadi pengganti temu bagi yang sudah kangen dengan Nashiha Lets Grow dan Para Alumni. Saya Juga berharap agar kelak kita bertemu kembali, dan bukan Cuma jadi pendengar tapi para Nashihareaders bisa menjadi pembicara pula. Insya Allah Wassalamualaikum Pembimbing dan Sahabatmu Agus Kurniawan,S.Sos.I i


Daftar Isi Kata Pengantar, Hal. i Daftar Isi, ii Sudut Pandang, Hal. 1 Be A Better Your Self, Hal. 3 Pusat – Pusat Kehidupan, Hal. 7 Prinsip Yang Hakiki, Hal. 17

ii


BELIA (from Nashiha)

SUDUT PANDANG

Pandangan Kita Terhadap Waktu “Maaf bang, lagi sibuk ngerjakan tugas ni jadi gak bisa ikut ekskul” Pandangan Kita terhadap Diri Sendiri “Emang semua manusia sama dimata Tuhan, tapi di mata manusia kan beda !!! mana mungkin ada yang suka sama aku, orang cantik aku gak, orang pintar aku gak, orang 1


2 punya idung mancung, aku punya mancung kedalam... mau tidak mau kan aku jadi kepikiran : 'kalau saja aku punya hidung seperti dia, pakaian seperti dia, kepribadian seperti dia, pacar seperti dia, pasti aku bahagia' Pandangan Terhadap Masalah “Banyak sekali masalah dalam hidup ku yang aku gak bisa mengatasinya, Somebody Help Me !!!” Pandangan Terhadap Keluarga “Orang tua selalu nyuruh ini itu, kakak – kakak ku bilang aku harus juara seperti dia, aku pengen jadi aku apa adanya, rasanya apa pun yang aku lakukan tidak pernah benar” Dan banyak lagi keluhan yang timbul karena pandangan yang melekatkan segala hal pada sesuatu diluar diri kita. Padahal semua yang ada diluar itu sobat belia, adalah sesuatu yang hampir – hampir gak nyata. Beneran lho, gini ya... (LANjuut) Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

BE A BETTER YOUR SELF

Waktu itu adalah milikmu, jadi bukan orang lain yang mengaturkannya untukmu tapi kamu lah yang mengatur, asal tau mana yang penting mana yang nggak alias Skala prioritas, Insya Allah kamu akan bisa menjalani aktivitas tanpa merasa sibuk. Kan tiap hari kamu udah baca Surah Waktu (Al Asr) Masa’ gak bisa belajar dari ayat – ayat itu ? Demikian juga terhadap “Penilaian” itu adalah hal paling gak masuk akal dalam kehidupan, cobalah kamu perhatikan 3


4 kehidupan didunia ini berapa banyak orang cantik yang gak bahagia dan orang jelek bahagia (jika kamu melekatkan penilaian pada segi fisik), mereka bisa sama – sama bahagia dan bisa pula sama – sama sengsara, itu bukan tergantung dari wajahnya tapi tergantung bagaimana mereka menghargai diri mereka sendiri. Penilaian bukanlah sesuatu yang pasti, berubahnya waktu akan merubah penilaianmu akan sesuatu. Kita tidak butuh untuk memuaskan orang lain termasuk orang tua, yang kita butuhkan adalah memuaskan diri sendiri dengan usaha maksimal yang kita lakukan. Jangan terpengaruh oleh kata – kata penyesatan dari Barat “aku adalah apa adanya diriku” atau Be Your Self maksudnya kalo gak bisa baik ya mau bagaimana lagi “This is me”, gak bisa begitu dong sob, emang kamu mau jadi orang sengsara dan sesat seumur hidup dunia dan akhirat ? Gak kan? Maka yang benar adalah “Be A Better Your Self”

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

jadilah diri yang lebih baik dari dirimu sekarang, atau the Best of Me, inilah aku yang terbaik. Rasulullah SAW datang dengan misi utama menyempurnakan akhlak (makarimal Akhlak), menaikkan derajat manusia dari yang selalu merugi (Khusr) menuju Keberuntungan yang hanya dimiliki oleh orang – orang beriman. Orang beriman itu sob, adalah pengejar kesempurnaan, belum pernah dicoba, belum bisa belajar, tidak tahu bertanya. So, jika kamu berfikir bahwa kamu hanyalah manusia biasa padahal Allah telah menganugerahkan padamu IMAN dan ISLAM, maka kamu telah menutup – nutupi Nikmat yang Sudah Allah berikan. Nikmat orang ber IMAN dan ber ISLAM itu sob, salah satunya adalah menjadi pewaris dari muka bumi ini, menjadi ummat terbaik, mau jadi ummat yang terbaik bagaimana kalo kamu Cuma ongkang – ongkang kaki 5


6 dengan alasan “saya kan masih kecil, masih ababil –A BE GE Labil� Gak ada Sob, hari inilah kehidupanmu, besok belum tentu hadir dan masalalu sudah berlalu, apapun kejadian hari ini adalah hasil dari perbuatan mu dimasa lalu maka jadikan hari ini menjadi sebab kebahagiaanmu di masa yang akan datang !!!

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

PUSAT – PUSAT KEHIDUPAN Hidup kita sebenarnya terdampar pada pusat – pusat kehidupan yang kita menjadi jatuh bangun, hidup mati dan berlaku karenanya. Rasulullah dalam sebuah Hadits bersabda:

"Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya." Maknanya bila kamu meletakkan kecintaanmu pada sesuatu maka yang kamu cintai akan menjadi keseluruhan alasan tindakkanmu. Kesukaannya menjadi kesukaanmu, kebenciannya menjadi kebencianmu, pandangannya menjadi pandangan mu. Pada akhirnya Apa yang kamu cintai akan menjadi pusat kehidupanmu. Seperti matahari, pusat kehidupan itu membuat kita berjalan hanya diporos yang sudah ditentukannya. Pertanyaan yang 7


8 paling mudah untuk mengetahui apa pusat kehidupanmu adalah bertanya “Apa yang membuat aku mengerjakan ini?” jawab jujur dengan mendengarkan hatimu yang paling dalam. Karena, seringkali kita mengerjakan sesuatu karena 'apa, siapa dan mau apa' betul ? Pertanyaan berikutnya “Siapa atau apa yang terpenting dalam hidupmu ?” Apapun yang paling penting buatmu akan menjadi kacamata alias paradigma buat mu untuk memandang segala hal yang terjadi dalam kehidupanmu, inilah yang sering kita sebut PRINSIP. Apa saja pusat kehidupan yang sering membuat kita terjebak?

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

TEMAN Menyenangkan menjadi bagian dari kelompok, dan hal yang paling gak menyenangkan adalah terbuang dari kelompokmu. Teman itu penting, tapi gak boleh kamu jadikan identitas dan pusat kehidupanmu. Teman bisa sesekali berubah dan tidak tulus, mereka punya kepentingan sendiri yang belum tentu cocok buatmu. Suasana hatinya bisa baik atau bisa buruk, dan bukankah gak selamanya teman akan ada disampingmu? Mungkin saja dia pindah dan tentu saja gak selamanya kamu akan bersama mereka di sekolah, teman mungkin menyenangkan tapi mereka gak abadi.

9


10 BARANG DAN PRESTASI Ini ada hubungannya dengan kehidupan sosial kita saat ini yang dikuasai materialisme atau terpusat pada barang. Prinsipnya 'Siapa yang mati dengan barang paling banyak, adalah yang bahagia !!!� maka bermimpilah kita punya mobil, PS, smartphone dan tablet serta laptop yang mewah serta kaos distro terbaru. Bisa juga barang itu berarti prestasi, juara kelas, juara pidato, juara menulis, kapten tim, vokalis band. Sah – sah saja menikmati segala hal yang kita miliki didunia ini, tapi untuk menjadikannya pusat kehidupan kita hingga kualitas kita ditentukan oleh barang dan prestasi yang kita miliki ??? ooouu tidak, gak begitu !!! Barang dan prestasi tidak abadi, berat nya timbangan gak menunjukkan mahalnya harga, bukankah emas hanya di timbang dengan Gram sedang beras di timbang dengan kilogram ? dan mana yang mahal? Barang dan prestasi, seberapapun mahal dan pentingnya bukanlah pusat Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

kehidupan kita yang abadi, mengapa harus menjadi luruh dan jatuh jika tidak memilikinya? Semua orang bisa hidup, dan prestasi ditentukan oleh seberapa tangguh kita menjalani kehidupan. “kalau siapa saya ditentukan dari apa yang saya punya, lalu, saat apa yang saya punya menghilang, siapakah saya?�

a 11


12 PACAR Cinta membuat orang waras menjadi gila, orang melek menjadi buta dan kotoran kucing terasa cokelat (hayooo siapa yang pernah merasa ampasnya kucing ???), ini banyak terjadi pada generasi 70 an sampe sekarang. Banyaknya roman percintaan membuat kita berfikir bahwa hidup gak bakalan indah tanpa mencintai dan dicintai. Maka ketika memiliki seorang pacar, kita seringkali memusatkan kehidupan kita padanya. Pacar berkata kasar, reaksi kita “Waduh, rusaklah hari ku” Pacar selingkuh dengan sahabat baik “Aku dikhianati, dasar semua pengkhianat !!!” pacarnya bilang “kamu terlalu baik buatku, sebaiknya kita berpisah” reaksi kita “mengapa? Mengapa? Baiklah aku akan jadi lebih buruk untukmu !!!” (he)

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

Dan hal yang paling ironis adalah; semakin kamu dekat dan memusatkan dirimu pada orang lain, maka dengan sendirinya kamu tidak lagi menarik bagi orang itu. Pacaran adalah hubungan yang paling tidak stabil, secara... dia dan kamu hanya tahu saat yang terbaik, bukan saat dia sedang mendengkur tidur dan rambutnya acak – acakan, maka ketika kamu tahu kejelekannya... kamu menjadi orang pertama yang akan membencinya. Pacar, adalah orang terjauh dari semua orang dalam hidupmu, dan setelah putus, dia BISA berubah menjadi musuh yang paling berbahaya dari semua musuhmu. Karena semua rahasiamu ada di dia, apalagi jika kamu sudah menyerahkan segalanya padanya.

13


14 SEKOLAH Pendidikan adalah hal penting dalam kehidupan kita, dan kita mesti meraihnya setinggi – tingginya, tapi kalau pendidikan menjadi segalanya bagimu lalu kamu dari pagi sampai pagi lagi belajar untuk meraihnya maka kamu sudah menyiakan kesempatan dalam hidupmu. Masih ada kehidupan diluar sekolah, diluar pendidikan, lakukan lah, bergembiralah, berwisatalah, tersenyumlah, dan ikuti kegiatan yang mendukung kehidupanmu nanti. Pendidikan bisa dicapai tanpa usaha yang keras, yang penting adalah kemampuan untuk mengusahakan yang terbaik, manajemen tempat dan waktu yang lebih baik. Pendidikan mungkin penting, tapi nilai bukanlah segalanya.

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

ORANG TUA Orang tua adalah sumber kasih dan bimbingan, hormat dan patuh pada mereka adalah sumber keberkahan dalam hidup. Tapi memusatkan kehidupan pada mereka dengan berfikir bahwa segala yang kamu lakukan adalah untuk membuat mereka puas bisa jadi mimpi buruk buatmu. Bagaimanapun orang tua adalah manusia yang punya karakter berbeda – beda dan emosi yang naik turun, serta mereka merasa bahwa pandangan mereka lah yang paling baik, padahal dunia kita dengan dunia mereka tidak sama lagi. Yang saya bilang ini adalah tentang memilih kehidupanmu loh, bukan tentang solat gak solat atau belajar gak belajar, bukan itu, tapi tentang bagaimana memilih kuliah dan segala yang terbaik buatmu. Lakukanlah apa yang menjadi minat mu dan jadilah yang terbaik, buktikan bahwa anggapan dan sudut pandang mereka adakalanya salah. Orang tua mu bukanlah musuh, namun lawat debat yang sempurna, yang menjadi peredam 15


16 ketika nafsu menguasaimu dan pemecut saat semangat menurun. DIRI SENDIRI Banyak yang merasa bahwa dunia hanyalah sesempit sudut pandang kedua matanya. Masalah – masalah mengelilinginya, orang lain dan masalah nya menjadi tidak penting, yang penting hanyalah dirinya. Maka seringkali kita mendengar orang yang terpusat pada diri sendiri mengeluh dan merasa masalahnya lebih besar dari milik orang lain. Dunia ada untuk dijalani, masalah orang lain lebih banyak dari masalahmu, kadang dengan membantu orang lain kamu sudah membantu dirimu sendiri, jangan EGOIS.

Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

PRINSIP YANG HAKIKI

Ada prinsip yang hakiki yang membahagiakan, yaitu prinsip pada diri yang sejati. Dari diri yang sejati itulah kita ciptakan sudut pandang pada dunia dan segala isinya, pada segala kejadian dan segala yang belum terjadi. Pada tiap pemikiran dan perasaan. Pada tiap pengaruh dan apa yang di hembus hembuskan para penghasung nilai materialisme dan hedonisme. Prinsip diri yang sejati itu adalah Prinsip diri yang bertauhid pada ALLAH SWT. Tidak bergantung pada prinsip – prinsip lain, “yaaa... itu sih kita tau bang !!!� Eits, jangan sok tau dulu sob, sekedar tau gak cukup, harus dilaksanakan. Bersihkan dirimu dari melakukan apapun untuk memuaskan orang lain, tapi lakukan lah untuk Allah, jadilah emas yang murni, jadilah seseorang yang penuh

17


18 dengan optimisme bahwa sekecil apapun usaha, sebagai seorang muslim dan mukmin, kita akan dihargai Allah. Tidak satu jalanpun dari jalan yang kita lalui yang tidak akan dihargai Allah, semuanya berharga.

                     Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) Be A Better Your Self


BELIA (from Nashiha)

Karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang Telah mereka kerjakan. (At Taubah : 121) Inilah prinsip Hakiki, seorang generasi emas yang murni, generasi TAUHID.

19


20

BELIA adalah seri unit gerak Nashiha yang baru Berisi Nasihat – nasihat berharga untuk para Remaja Bagi yang Ingin berlangganan diharapkan untuk dapat menyumbang untuk kelangsungan nya... Trima Kasih Tim Nashiha

Be A Better Your Self


Belia 1