Page 1

Nama : Agnes Clara Cindy Lastio NIM : 1401082081 Kelas : 07PBM Rangkuman Chapter 3 External Analysis : The Impact of The Internet on The Macro Environment and on Industry Structure of E-Business Companies  Usaha e-business tidak dapat beroperasi secara terpisah dari lingkungan mereka.

Kemampuan mereka untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan untuk menghasilkan keuntungan bagi diri mereka sendiri tergantung pada seberapa besar situasi di luar yang berpengaruh langsung terhadap mereka.  Lingkungan makro mengambil perspektif yang luas dari faktor-faktor yang mempengaruhi

strategi dan kinerja perusahaan. Tren yang berkembang dalam lingkungan makro dapat menyajikan peluang dan ancaman yang signifikan terhadap strategi perusahaan. Oleh karena itu, di awal setiap perumusan strategi, hal ini berguna untuk menganalisis tren yang mencirikan lingkungan makro dalam dimensi yang berbeda, diantaranya : 1. The political and legal environment

Lingkungan politik dan hukum berkaitan dengan isu pada level organisasi yang berbeda. • Perpajakan telah menjadi masalah sulit dalam e-commerce • Internet selalu dikritik karena melanggar hukum dan hak cipta 2. The economic environment

Lingkungan ekonomi mengacu pada pembangunan ekonomi yang lebih luas dalam konteks suatu negara, daerah atau global. Faktor-faktor penting diantaranya adalah : • Bunga dan nilai tukar • Evolusi pasar saham • Pertumbuhan ekonomi Lingkungan ekonomi yang menguntungkan tahun 1990-an dan ketersediaan modal murah berkontribusi kuat pada perkembangan pesat perusahaan Internet. 3. The social environment

Lingkungan Sosial mempertimbangkan faktor-faktor seperti demografi penduduk, distribusi pendapatan pada berbagai sektor masyarakat, mobilitas sosial masyarakat, dan perbedaan sikap dalam bekerja dan bersantai. Hal penting lainnya adalah pola penggunaan online yang diukur berdasarkan persentase penduduk yang menggunakan email, atau informasi web, atau transaksi pembelian. Perkembangan sosial merupakan pendorong utama di balik pengembangan berbagai aplikasi e-business.


4. The Natural Environment

Di dalam lingkungan ini, pemerintah di banyak negara seperti Spanyol dan Inggris mempunyai aturan hukum yang membuat retailer grosiran sulit untuk membuat toko baru. Jadi beberapa retailer di negara ini berpikir penjualan online merupakan alternatif yang mungkin bagi pertumbuhan bisnis mereka. 5. The technological environment

Untuk e-business, perkembangan di lingkungan teknologi merupakan hal penting. Selain dapat menciptakan terobosan baru di dalam dunia bisnis, perkembangan teknologi juga dapat merubah proses bisnis perusahaan ke arah yang lebih baik lagi. ďƒ˜ Struktur industri dengan lima kekuatan kerangka kerja

1. Ancaman produk pengganti (Substitute Products)

Intensitas ancaman dari produk pengganti tergantung pada ketersediaan produk sejenis yang pada dasarnya memiliki layanan atau tujuan yang sama dengan produk yang sudah ada sebelumnya di dalam industri. Saat ketersediaan dan kualitas produk pengganti meningkat, keuntungan yang dihasilkan dalam industri cenderung menurun. Hal ini disebabkan fakta bahwa produk pengganti menempatkan plafon pada harga dimana perusahaan sebelumnya dapat menggunakan harga tersebut untuk produknya. Internet telah membantu untuk meningkatkan tekanan dari produk pengganti, karena cenderung dapat meningkatkan macam produk yang tersedia untuk pelanggan. Misalnya situs musik online yang berkembang begitu cepat yang telah menjadi pengganti yang tangguh untuk CD sehingga mengancam industri musik tradisional dalam fondasinya.


2. Persaingan antar kompetitor yang sudah ada (Industry Rivalry)

Persaingan industri terjadi ketika perusahaan dalam suatu industri merasakan tekanan atau kesempatan untuk meningkatkan posisi pasar yang ada. Tingginya intensitas persaingan disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya : • Banyaknya kompetitor Jika terdapat banyak kompetitor, maka akan ada langkah kompetitif yang diambil oleh perusahaan, misalnya dengan menurunkan harga jual. • Tingginya biaya tetap Tingginya biaya tetap menciptakan tekanan yang kuat untuk mengisi kapasitas, bahkan pada tahap dimana harus ada pemotongan harga • Tingginya relevansi strategis Persaingan meningkat ketika perusahaan memiliki saham strategis untuk berhasil dalam suatu industri tertentu. • Sedikitnya perbedaan antar produk Sedikitnya perbedaan produk menyebabkan persaingan semakin ketat yang kemudian menjadi seperti komoditas • Pertumbuhan industri yang lambat Pertumbuhan industri yang cepat dapat menampung sejumlah besar provider. Dalam pertumbuhan industri yang lambat, persaingan cenderung lebih intens karena pertumbuhan dapat dicapai hanya dengan mengorbankaan beberapa kompetitor. • Kelebihan kapasitas Ketika internet menjadi sebuah platform online untuk penggunaan komersial, semakin banyak perusahaan baru yang muncul sehingga kompetitor menjadi semakin banyak dan persaingan menjadi semakin ketat. 3. Hambatan masuk (Barriers to entry)

Hambatan masuk menentukan ancaman pesaing baru untuk memasuki pasar dari industri tertentu. Pendatang baru dapat memiliki dua efek negatif pada daya tarik industri, pertama adalah mereka dapat mengambil pangsa pasar dari pemain lama, kedua adalah mereka dapat membuat harga menurun sehingga mengurangi profitabilitas perusahaan incumbent. Secara umum, hambatan masuk biasanya disebabkan oleh faktor-faktor berikut : • Tingginya biaya tetap Tingginya biaya tetap dapat menghalangi pendatang baru yang tidak memiliki modal atau kemauan untuk investasi dalam jumlah besar pada market entry yang beresiko. • Kepercayaan dan loyalitas merk Akuisisi pelanggan dan retensi merupakan hal penting • Kurva belajar yang curam Memungkinkan perusahaan untuk mengurangi struktur cost secara cepat atau untuk menemukan cara untuk menciptakan customer benefit yang lebih dari sebelumnya. Setiap pendatang yang ingin masuk ke suatu industri harus mengalami pembelajaran yang sama seperti pemain lama yang sudah ada di bidang tersebut. • Biaya switching yang tinggi dan efek jaringan yang kuat


Dapat membantu incumbent untuk menjaga pelanggan bahkan jika pendatang baru menawarkan value yang lebih tinggi Perlindungan kekayaan intelektual yang kuat Hal ini sangat penting bagi perusahaan yang menjual produk dengan biaya pengembangan tinggi tetapi biaya reproduksi rendah, contohnya adalah barangbarang digital seperti musik, video dan software.

4. Daya tawar pemasok dan pembeli

Daya tawar pembeli cenderung tinggi dan pemasok cenderung rendah jika industri menampilkan karakteristik sebagai berikut : • Konsentrasi tinggi dari pembeli Memungkinkan meningkatkan daya beli mereka melalui pooling. • Fragementasi yang kuat dari pemasok Membuat pendekatan harga menjadi sulit • Tingkat transparansi pasar yang tinggi Memungkinkan pembeli untuk membandingkan harga antar pemasok dengan mudah • Biaya switching yang rendah dan network effect yang lemah Dapat membuat pembeli mengubah suppliernya dengan cepat  Melengkapi lima kekuatan kerangka kerja dengan kerangka kerjasama 1. Pengaturan teknologi bersama 2. Pengembangan bersama antar perusahaan yang berbeda dapat menawarkan kesempatan

untuk menawarkan kualitas 3. Bersama melobi untuk undang-undang yang menguntungkan juga sering menjadi

prasyarat untuk pertumbuhan dan menciptakan barriers to entry  The value network

Fokus pada aspek ppositf dari interaksi dan berusaha untuk mengidentifikasi peluang untuk menciptakan nilai melalui kolaborasi. Para pemain di dalam ini adalah : 1. Pelanggan 2. Pemasok 3. Pesaing 4. Complementor : perusahaan yang produknya saling melengkapi dengan penawaran perusahaan itu sendiri  Alasan mengapa segmentasi pasar itu penting • Mendapatkan wawasan preferensi mengenai pelanggan • Mendapatkan informasi tentang ukuran segmen yang potensial  Segmen pasar harus 1. Terukur : menentukan daya belinya 2. Substansial : cukup besar untuk membenarkan apa yang ditangani, tidak seperti internet

booming 3. Terdiferensialkan : segmen harus eksklusif dan bereaksi secara berbeda 4. Ditindaklanjuti : memungkinkan untuk mengembangkan penjualan dan pemasaran


ďƒ˜ Variabel Segmentasi adalah dasar untuk strategic customer analysis

Segmentasi

Kriteria yang harus dipertimbangkan

Geographic segmentation

region, states, countries

Demographic segmentation

age, gender, income, lifestyle

Psychographic segmentation

personality type and interest

Behavioural segmentation

purchasing frequency, usage pattern

ďƒ˜ Menentukan target pasar yang spesifik di dalam suatu industri

Menggunakan dua pertanyaan, yaitu : 1. Apa yang menarik dari segmen pasar tersebut? 2. Bisakah kita bersaing dan sukses di dalam segmen pasar tersebut? ďƒ˜ Lima kemungkinan utama untuk menargetkan segmen pasar 1. Single segment concentration, seperti Ducati 2. Spesifikasi selektif 3. Spesialisasi produk, fokus pada satu produk / layanan 4. Spesialisasi pasar, fokus pada satu pasar 5. Full market coverage, seperti amazon

Summary Chapter 3  
Advertisement