Issuu on Google+

JUMAT, 21 Desember 2012

Terbit 12 Halaman

Minta Diangkat Jadi Karyawan Tetap

KARAWANG - Nace permana ketua Lembaga Swadaya (LSM) Lodaya Karawang mengingatkan pihak kejaksaan agar tidak "masuk angin" dalam mengawasi dan memantau pekerjaan-pekerjaan pemerintah yang dilaksanakan selama 2012 dengan menggunakan APBD. Pasalnya menurut Nace, diduga banyak pekerjaan-pekerjaan di Karawang yang pelaksanaannya bermasalah dan tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam kontrak. "Ya kami hanya ingin mengingatkan Kejaksaan agar tidak masuk angin dalam mengawasi proyekproyek di Karawang, khususnya yang ada

Nace Permana

Ke Halaman 11

KARAWANG - Beberapa organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Karawang, akan mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengembalikan uang Syarif Hidayat yang saat ini masih di tahan oleh Kejari. Desakan tersebut akan disampaikan oleh Ormas dan OKP saat melakukan hearing dengan pihak Kejari, Senin (24/12). Abdul Majid wakil ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), mengatakan unsur Ormas dan OKP yang akan mendesak pihak kejaksaan untuk mengembalikan uang syarif adalah, KNPI, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN),

Gerakan Masyarakat Bawah Indonesi (GMBI), dan Karang Taruna (KT) Karawang."Surat permohonan audiensinya sudah kami layangkan kepada kejaksaan hari ini (kemarin-red)," kata Majid dikantor BM-PAN Karawang, kamis (20/12). Majid Mengatakan, desakan yang dilakukan oleh beberapa Ormas dan OKP di Karawang kepada pihak Kejaksaan, dikarenakan putusan pengadilan Tipikor memutuskan agar uang jaminan Syarif 100 juta rupiah yang disimpan di Kejari Karawang, agar dikembalikan kepada syarif melalui keluarganya. Namun menurutnya Ke Halaman 11

Foto: Solehudin

SEPI: Tampak Kantor Kejari Karawang dari depan.

Nissan Evalia Lebih Mahal dari APV

Nyanyi untuk Bisa Kuliah

KARAWANG – Harga mobil operasional masyarakat desa dengan menggunakan produk Nissan, yang belum lama mulai diserahkan kesetiap desa ternyata berharga Rp134 juta, harga tersebut sudah termasuk dipotong diskon.

lau para penonton puas dan tentunya mendapat saweran yang banyak. “Ya senang lah namanya juga dapat uang mas,” katanya. Esti mengaku, setelah tabungannya banyak, dia akan melanjutkanpendidikan forKe Halaman 11

Ke Halaman 11

Ormas dan OKP Bakal “Ontrog” Kejaksaan Karawang

Esti Warda

USIANYA masih belasan tahun. Tapi, sikapnya tak menampakkan kalau dia masih cewek belasan tahun. Bayangkan, di usainya yang belia itu dia sudah bisa menghasilkan uang sendiri. “Lumayan lah mas, bisa buat shooping, hehe,” ujarnya kepada Fakta Karawang saat disinggung soal uang penghasilannya itu. Cewek bernama Esti Wardah ini, menghasilkan uang dari kepiawaiannya berolah vocal alias menyanyi. Dia sudah memiliki jam terbang lumayan, manggung dari tempat hajatan dengan iringan organ tunggal. “Lumayan dah sering saya manggung. Biasa, dari tempat hajatan ke tempat hajatan. Hampir tiap minggu, mas,” ucapnya. Sebagai penyanyhi organ, tentunya banyak suka duka yang dialami Esti. Dukanya kata dia, adalah banyak orang yang mencibir dan kadang lelaki suka memperlakukan seenaknya. “Apalagi kalau pas lagi saweran. Ih suka banyak yang seperti itu mas,” ungkapnya. Sukanya, kata dia, ya ka-

orang pengunjuk rasa dalam orasinya. Sementara itu Maulana Hamdan ketua Serikat Pekerja PT. TKI mengatakan, ada 105 orang karyawan yang bekerja di PT. TKI yang statusnya masih menjadi karyawan kontrak atau karyawan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu (PKWTT), padahal menurutnya pekerjaan yang dilkukan oleh karyawan kontrak tersebut merupakan pekerjaan yang statusnya sama dengan karyawan tetap.

KEMBALIKAN UANG SYARIF..!! Foto: Solehudin

DEMO: Ratusan buruh pabrik tengah menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Karawang.

Kejari Awas ” Masuk Angin”

KARAWANG - Ratusan buruh dari PT. Toyobo Kniting Indonesia (TKI) minta diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut. Hal itu terlontar saat ratusan buruh PT. TKI melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Karawang, Kamis (20/12). "Sudah bertahun-tahun kami kerja di PT. Toyobo, namun sampai saat ini kami belum juga diangkat menjadi karyawan tetap, padahal menurut Undang-Undang yang berlaku seharusnya kami sudah diangkat menjadi karyawan tetap," ungkap salah se-

onal i s a r Ope sa Mobil arakat De Masy

Pengadaan mobil oprasional masyarakat desa yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang kepada 309 desa se-Karawang menempuh banyak proses dan persoalan. Asisten Daerah III Kabupaten Karawang, Teddy S, menyampaikan dari segala yang ada dalam pengadaan mobil desa ini. Mulai dari permintaan BuKe Halaman 11

Niat Cari Kopi, Eh Malah Dapat Teh Celup

Esti

SIAPA bilang para kupu-kupu malam yang menghiasi warungwarung kawasan gelap samping rel kereta api Stasiun Karawang, tuwirtuwir (tua maksudnya)? Nah loh, ini emang kenyataan. Ternyata, di kawasan gelap ini banyak juga cewek bohai yang usianya masih belia dan mantap-mantap. Oyib ngalamin langsung, makanya bisa bilang seperti itu. Nih ya, tadi subuh sekitar jam set-

engah empat, Oyib nyempatkan diri masuk ke kawasan itu. Tadinya sih cuma pengen cari kopi (tapi sambil lihat-lihat cewek bohai gitu, kali aja ada yang bisa main masuk-masukin kancing). Oyib pun masuk ke sebuah warung yang lokasinya tak jauh dari pintu masuk ke kawasan gelap itu. Kebetulan, subuh itu di warung tersebut terlihat sepi, tidak ada orang (maklum jam setengah empat bro, dah

Redaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

pada bobo kali…). Seperti niatnya dari rumah, cari kopi. Oyib pun memesan kopi hitam. “Kang kopi ah, hiji. Nu hitam yups!” pinta Oyib ke seorang lelaki Ke Halaman 11

website : http://www.faktakarawang.com


2

FAKTA KARAWANG

JUMAT, 21 DESEMBER 2012

Mau Aman, Fraksi Golkar Mesti Lebih Kencang Kritisi Kinerja Bupati KARAWANG – Hati-hati, anggota Fraksi Golkar di DPRD Karawang akan dicopot jika tidak mau mengoptimalkan fungsinya, terlebih dalam sisi pengawasan. Ancaman ini dikeluarkan DPD Golkar Karawang agar para anggota dewan dari partai berlambang beringin ini bisa lebih kencang lagi dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan serta pembangunan yang masih lamban di bawah kepemimpinan Ade Swara. Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Dadang S Muchtar mengatakan, saat ini pembangunan di Karawang masih sangat lamban dan keterlambatan pembangunan itu dampaknya sangat besar kepada masyarakat. Oleh karena itu dirinya selaku ketua DPD Golkar meminta kepada semua anggota DPRD dari partainya untuk semakin

mengoptimalkan perannya di DPRD. "Semua lini pembangunan di Karawang masih sangat lamban, makanya DPD Golkar sudah memberikan teguran kepada semua anggota DPRD dari fraksi Golkar supaya lebih meningkatkan fungsi pengawasannya," ungkap Ketua DPD Partai Golkar yang juga pernah menjadi Bupati Karawang ini, seusai membuka acara orientasi fungsionaris Golkar di DPD Golkar, Kamis (20/12). Selain sanksi Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada anggota DPRD dari Golkar, DPD juga tidak akan mencalonkan kembali anggota DPRD Karawang saat ini dalam Pileg 2014 yang akan datang."Kita akan melakukan evaluasi secara komperhensif sejak dilayangkan surat teguran tersebut sampai dengan akhir masa jabatannya," tambah Dadang. Dadang juga mengakui, selama ke-

H. Warman

Dadang S Muchtar

pemimpinan Bupati Ade Swara, anggota DPRD dari fraksi Golkar sangat lemah dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. Padahal menurutnya, banyak kebijakan-kebija-

kan pembangunan di Karawang yang perlu di kritisi. "Salah satu contoh adalah lembatnya penyerapan anggaran, belum kebijakan-kebijakan lainnya, dan saya mengakui anggota

DPRD dari Golkar masih sangat lemah dalam sisi pengawasannya," tandas Dadang. Sementara H. Warman ketua Fraksi Golkar mengatakan, teguran yang disampaikan DPD Golkar terhadap Fraksi Golkar merupakan sebuah langkah yang baik yang dilakukan oleh Partai. Karena menurutnya bagaimanapun Fraksi Golkar adalah kepanjangan tangan dari Partai Golkar."Saya dan semua anggota Fraksi Golkar sangat menyambut baik teguran yang disampaikan DPD kepada kami, dan kami secepatnya akan jauh lebih meningkatkan fungsi kami di DPRD, khususnya dalam sisi pengawasan," ujar Warman. Warman juga mengatakan, dalam rapat Fraksi yang dilaksanakan akhirakhir ini, dirinya selalu menghimbau kepada semua anggotanya untuk lebih proaktif dalam menjalankan fu-

ngsinya di DPRD Karawang."Ya kami memang sudah bersepakat untuk lebih "kencang" lagi dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat karawang, karena itu memang sudah menjadi tugas kami di dewan," pungkas H. Warman. Acara Orientasi fungsionaris yang digelar oleh DPD Golkar Karawang sendiri merupakan salah satu syarat wajib yang harus diikuti oleh semua kader Golkar Karawang yang akan maju dalam pileg 2014 yang akan datang. Menurut keterangan Timmy Nurjaman Sekretaris DPD Golkar Karawang, dari 79 balon legislatif yang akan maju dalam pileg tingkat Kabupaten cuma 59 orang yang mendaftar ulang untuk mengikuti kegiatan tersebut."Kita juga hanya punya quota 50 orang untuk dicalonkan dalam pileg nanti," terang Timmy. (ssp)

Timses Rieke - Teten Enggan Kerahkan Massa KARAWANG- Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kabupaten Karawang tampaknya tidak akan semeriah pemilihan sebelumnya. Pasalnya, mobilisasi massa besar-besaran oleh tim salah satu pasangan calon dari lima pasangan calon yang siap manggung di Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 24 Februari 2013 mendatang, tidak akan dilakukan. Seperti, diakui salah seorang tim Pasangan calon Rieke- Teten. Ace Sopian Mustari salah satu Kader PDIP Perjuangan Kabupaten Karawang mengatakan, tidak akan melakukan pengerahan massa saat calon pasangan nomor urut 5 itu (Rieke- Teten) melakukan kampanye. Menurut dia, pengerahan massa dinilai kurang efektif. Selain membutuhkan anggaran besar, melakukan kampanye dengan pengerahan massa, banyak menimbulkan dampak negatif serta tidak simpatik. "Mendatangkan massa dalam jumlah besar itu membutuhkan dana besar.Dan kon-

sep yang akan kita lakukan ini belajar dari pengalaman sebelumnya. Tapi dasarnya, kita siap memenangkan pasangan Rieke- teten di Kabupaten Karawang," jelas Ace saat dihubungi Fakta Karawang, kemarin. Oleh sebab itu, Ujar Ace, Ia lebih memilih untuk melakukan pendekatan personal dengan mendatangi pemukimanpemukiman warga. Pria yang kini duduk di Komisi A DPRD Kabupaten Karawang juga mengungkapkan, dengan konsep mendatangi warga itu justru ikatan emosional akan lebih terjalin. Ia melanjutkan, efeknya berbeda jika cagub-cawagub hanya berkomunikasi satu arah dalam panggung kampanye. "Di sini warga dijadikan sebagai subjek, bukan objek," lanjutnya. Lebih jauh, Ace menjelaskan, pihaknya juga optimis bila pasangan Rieke - Teten akan memenangkan Pemilihan Gubernur Jabar khususnya di Kabupaten Karawang. Ia pun mengaku tidak akan terpengaruh dengan survey yang telah dilakukan beberapa lembaga ter-

kait popularitas pasangan ini. Namun jelas dia, dalam memenangkan pasangan RiekeTeten di Kabupaten Karawang, semua kader PDIP Kabupaten Karawang dipastikan akan "all Out" dalam mensukseskan kemenangan untuk menghantarkan pasangan ini menjadi Gubernur Jawa Barat. "Maka jangan heran, jika pun kami (tim Rieke-Teten) terlihat santai. Tapi sebenarnya semua kader turun ke lapangan. Konsep kita memang berbeda kali ini dengan Pilgub Jabar sebelumnya. Intinya kita siap menang," jelas Ace. Meski demikian, terkait pengerahan massa itu, timses Rieke - Teten Kabupaten Karawang bukannya mengharamkan kampanye akbar. Namun jelas Ace, jika diperlukan pengerahan massa bisa saja dilakukan di waktu-waktu tertentu. "Jika di perlukan, secara pribadi saya pun siap menjadi Jurkam pasangan calon kami," tukas Ace. Sementara dari informasi dihimpun, masa kampanye untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat

Foto : Net

BEDA : Walaupun sama mengenakan baju kotak-kotak. Tapi baju yang digunakan pasangan calon Gubernur Jabar dengan Gubernur DKI Jokowi berbeda.

sudah ditetapkan oleh KPUD Jawa Barat. Dimana, kampanye itu akan berlangsung dari tanggal 7 sampai 20 Februari 2013 mendatang. Kampanye tersebut akan di bagi dalam lima zona/wilayah. kelima wilayah/zona kampanye tersebut adalah Jabar

Tengah, Timur, Barat, Utara dan Jabar Selatan. Jabar Tengah terdiri dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur. Untuk wilayah/zona timur, meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon,

Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang. Kemudian untuk zona/wilayah Jabar Utara adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Subang. Dan untuk zona Jabar Barat adalah

Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Terakhir, zona atau wilayah Jabar Selatan meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar. (ton)

Gelombang Dukungan LSM ke Calon Gubernur Mulai Mengalir

Foto : Net

KPU Pusat mengumungkan keikutsertaan parpol pada pemilu tahun 2014 mendatang.

Mayoritas Parpol Besar Lolos Verifikasi KARAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, menyatakan hasil rapat pleno telah ditetapkan sebanyak 16 partai politik (Parpol) lolos verifikasi faktual Kartu Tanda Anggota (KTA). Dimana parpol-parpol tersebut diantaranya merupakan parpol besar yang selama ini sudah di kenal di masyarakat. "Dari hasil verifikasi kami, hasilnya, kita telah tetapkan 16 parpol ini dianggap memenuhi syarat untuk menjadi calon peserta Pemilu 2014,” kata Ketua KPUD Emay Ahmad Maehi saat ditemui Fakta Karawang, kemarin. Menurut dia, ke-16 Parpol yang ditetapkan hasil verifikasi tersebut merupakan Parpol besar dan yang selama ini sudah dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh KPU pusat. Diantaranya Partai Nasdem, PDIP, PKB, PBB, Partai Hanura, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, dan Partai Demokrat. Ia mengatakan, verifikasi yang dilakukan terhadap ke-16 par-

pol ini dilakukan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi. “Kami hanya menetapkan apakah sesuai atau tidak sesuai dengan hasil verifikasi faktual yang kami lakukan dengan berkas partai yang kami terima dari KPU pusat dan itu sudah sesuai dengan kondisi di lapangan," tegas dia. Ia menjelaskan, penetapan hasil verifikasi faktual yang dilakukan KPU Kabupaten Karawang tidak menetapkan apakah partai yang bersangkutan lolos menjadi peserta Pemilu 2014 atau tidak. Sebab KPUD Karawang hanya memiliki kewenangan menetapkan sesuai atau tidak dengan hasil berkas administrasi yang diterima dari KPU Propinsi . Sehingga hasil penetapan ini akan kembali disampaikan kepada KPU provinsi. Sementara, verifikasi faktual yang dilakukan antara lain, melakukan verifikasi kepengurusan, lokasi kantor sekretariat partai, prosentasi pengurus perempuan dan verifikasi faktual keanggotaan.

Selain itu, Emay menambahkan, untuk verifikasi faktual gelombang kedua terhadap 18 Parpol telah memasuki tahap kedua. "Terhitung mulai, Kamis (20/12), ke 18 parpol ini telah memasuki tahap perbaikan. Namun dari dokumen yang kami terima dari KPU Provinsi Jawa Barat, hanya tercatat 16 Parpol. Ini pun yang ada pengurusnya ada 5 Parpol," kata Emay. Namun demikian, pihak KPUD masih menunggu konfirmasi dari para parpol tersebut. "Sejak kami mengundang ke 16 parpol yang telah mengikuti tahpan ferifikasi kedua baru lima parpol. Hingga saat ini pun belum bertambah," jelas dia. Sehingga jelas Emay, jika sampai habis masa verifikasi ulang hingga 28 September tidak ada konfirmasi data kepengurusan parpol, dimungkinkan parpol tersebut dinyatakan tidak akan lolos. "Tapi dari lima parpol yang kini masih menjalani verifikasi, syarat-sayarat itu sudah di rasa cukup," jelas Emay. (zck)

KARAWANG - Gelombang dukungan dari berbagai LSM mulai mengalir ke salah satu pasangan calon Gubernur dan Wagub Jawa Barat. Meski Pilgub Jabar baru akan digelar 24 Februari mendatang, namun berbagai gelombang dukungan sudah mulai berdatangan ke salah satu calon gubernur dan wakil gubernur. Salah satunya, datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Kebangkitan Nasional Kabupaten Purwakarta. Melalui ketua Barkin Purwakarta Ade Winanto, dengan tegas Ia menyatakan dukungan kepada Aher - Dedi Mizwar dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada 24 Februari 2012 mendatang. LSM Barkin yang baru berdiri di Purwakarta itu juga telah menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan Aher- Dedi Mizwar di Kabupaten Purwakarta. Menurut Ade, pemberian dukungan itu karena Aher (Ahmad Heryawan) sebagai calon Incumbent telah membuktikan keberhasilan dalam membangun Jawa Barat selama menjabat Gubernur. Dari sejumlah program yang telah digulirkan, selama kepemimpinan Aher dinilai sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Beliau (Aher) itu berpengalaman. Bahkan program selama ini sangat bersentuhan dengan masyarakat," ujar Ade saat menerima kunjungan Ketua Barkin Jawa Barat Dadang Somantri Kamis (20/12). Ade pun mengaku, kedatangan Ketua Barkin Jawa Barat ini untuk melakukan konsolidasi sekaligus merapatkan barisan dalam memenangkan pasangan Aher - Dedi Mizwar di Pilgub Jawa Barat. Selanjutnya masih menurut Ade, calon pendamping Aher dinilai sangat pantas memimpin Jabar. Sosok Dedi Mizwar juga dinilai sangat populer dimata masyarakat. “Bahkan Dedi Mizwar selain seorang budayawan, dia juga seorang seniman besar,” puji Ade. Untuk itu, Barkin Purwakarta

Foto : Ega

BERTEMU : Ketua Barkin Purwakarta Ade Winanto (baju putih) melakukan pertemuan dengan Ketua Barkin Jawa Barat di sebuah rumah makan, kemarin.

dikatakan Ade juga sangat siap mensukseskan Pilkada Jabar untuk memenangkan pasangan calon yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuju kursi Jawa Barat 1. “Saya melihat Kang Aher dan Dedi orang baik, makanya saya mau dukung penuh keduanya untuk memimpin Jabar," ujar Ade. Seperti diketahui, dukungan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) jelang pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat mulai terbuka. Bukan saja dukungan itu berasal LSM Barisan Kebangkitan Nasional Kabupaten Purwakarta. Belum lama ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bestari juga telah menyatakan dukungannya kepada Dede Macan Effendy dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat. Kepada wartawan, Ketua DPP Bestari, Rudi Pernong Buay, mengatakan dukungan LSM ini kepada

Dede Yusuf, karena pasangan calon yang menjabat sebagai Wakil Gubernur ini dinilai telah membuktikan keberhasilannya dalam membangun Jawa Barat. Dede Yusuf banyak memiliki program-program hebat. Salah satunya, kepedulian Dede Yusuf terhadap lingkungan hidup. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Dede Yusuf atas bantuan pohon ini. Karena pohon ini merupakan benda berharga yang sangat dibutuhkan pemerintah dan masyarakat Bekasi,” ungkap Rudi usai menerima bantuan 1.000 pohon dari Dede Yusuf, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penanaman pohon-pohon itu dalam rangka melestarikan lingkungan hidup. Sehingga dengan penanaman pohon itu, Kabupaten Bekasi akan menjadi daerah yang sehat, bersih, aman dan nyaman. Pepohonan juga ber-

fungsi sebagai penyerap air dan penetralisir polusi udara. Sesuai dengan kondisi saat ini, terang Rudi, Bekasi memiliki banyak perusahaan. Tentunya tidak dapat menghindari polusi dari hasil produksi. Maka pepohonan ini akan terus diberdayakan. “Bestari berupaya mewujudkan Bekasi yang sehat. Program dan dukungan Pak Dede Yusuf akan sangat bermanfaat dikemudian hari,” ujar dia. Rudi menjelaskan, tentunya semua warga Bekasi menginginkan Bekasi menjadi kota idaman, dan memiliki alunalun sebagai sarana publik. Tidak hanya itu saja, Kabupaten Bekasi juga harus diperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH). "Mudah-mudahan terealisasikan alun-alun dan diperbanyak ruang terbuka hijau. Harapan ini sudah sampaikan langsung kepada Dede Yusuf," jelasnya. (ega/ton)


3

FAKTA KARAWANG

jumat, 21 DESEMBER 2012

MUSYAWARAH : Warga Dusun Karajan TImur Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok menggelar musyawarah di aula kantor desa setempat. Dalam musyawarah, dihasilkan kesepakatanbahwa pelaksanaan Pilkades Amansari cacat hokum. Kesepakatan juga diteruskan dengan poin surat penrnyataan dari masingmasing pihak berkaitan.

Pilkades Amansari Diamini Aparat

Cacat Hukum

RENGASDENGKLOK - Lagi, Kantor Kepala Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok Karawang dikepung puluhan Warga Dusun Krajan Timur Desa Amansari. Ini dipicu karena dugaan praktik kecurangan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar serempak 25 November lalu. Semenjak itu, warga Dusun Krajan Timur yang tak terima atas keputusan hasil Pilkades di wilayah tinggalnya ini terus meminta kejelasan terhadap panitia Pilkades. Kesekian kalinya, puncak kegregetan warga kembali naik Kamis (20/12) kemarin. Di gedung Aula Kantor Kepala Desa Amansari, puluhan warga dan

BPD, Sekretaris Desa serta pihak Panitia Pilkades melakukan musyawarah untuk menyelesaikan dugaan praktikkecurangan Pilkades itu. Meksi sempat bersitegang antar masingmasing pihak, beruntung musyawarah untuk mufakat tersebut bisa terkendali sehingga takmemicu hal yang tak diinginkan. Namun begitu, sepanjang musyawarah digelar, adu mulut antara sekdes, BPD, dan Panitia Pilkades terus berlangsung, terutama diteruskan oleh pihak perwakilan warga Krajan Timur, sempat diutarakan perkataan yang tak wajar. Dari pantauan Fakta Karawang, berdasar-

kan yang diutarakan Jakaria (30) Sekdes Amansari, disebutkan bahwa sepanjang pelaksanaan Pilkades kontroling atas tahapannya tak sed ikitpun yang dilewati. Dari mulai membawa berita acara, atau sebelum gelar pencoblosan, diakui jika pihaknya bersama panitia telah menghitungnya teliti surat suara Pilkades. Tak terkecuali melakukan kroscek sebelum start pencoblosan. Dimana hasilnya kalkulasinya sama sesuai data-data terlampir. ”Saya bersama panitia terus mengecek surat suaranya,”ujarnya disela-sela gelar musyawarah. Dikatakan Jakaria, soal hitungan akhir mencapai 5.800 surat suara yang me-

Foto Rosman

nyoblos pada pukul 23.00 WIB, sudah dilakukan sesuai prosedur ditetapkan. Tapi jikapun ketika saat pengumuman hasil suara ternyata ada dugaan penggelembungan sampai 2,5%, ia secara lantang menyebutkan atas itu dirinya tak tahu manahu. ”Saya tak tahu kalau usai itu ada dugaan penggembungan surat suara ini,”jelasnya. Rupanya penyampaian Sekdes Jakaria yang menceritakan alur peristiwa gelar Pilkades di Amansari yang ditengarai terjadi kecurangan ini menyedot perhaitan audiens. Buktinya sepanjang Jakaria menerangkan prosesi Pilkdes 25 November itu,

seluruh ruangan aula hening dari celoteh dan maki warga audiens. Sebaliknya, saat giliran pihak panitia dan BPD menyampaikan keteranagan warga audiens justru langsung gaduh di ruanan tersebut. Kendati buntut keterangan yang disuarakan kedua pihak itu tak membuahkan hasil musyawarah yang digelar hari kemarin. Namun tetap saja hal ini memicu ketidakpuasan dari warga audien. Barulah setelah Sekdes Jakaria dan pihak Panitia Pilkades serta BPD membuat pernyataan bahwa ”Pilkades Amansari Tidak Jurdil” saat itulah warga Krajan Timur mau membubarkan diri. (cim)

Tomas Minta Amansari Kondusif

RENGASDENGKLOK - Tokoh mayarakat Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, Abah Icham (60) mengatakan kendati pasca Pilkdaes di wilayah tinggalnya memicu reaksi warga, namun itu bisa diantispasi tanpa menimbulkan ketidakkondusifan wilayah. ”Bukannya saya intervensi terhadap apa yang terjadi pada masyarakat disini, tapi saya sebagai tokoh masyarakat perlu menjadi penengah untuk mencoba menyelesaikan masalah di Desa Amansari,” tutur Abah icam kepada Fakta Karawang, Kamis (20/12). Dikatakannya,pasca Pilkades yang menimbulkan ketidakharmonisan Foto Dendi

FOTO BARRENG: Siswa SMA 2 Cikampek foto bareng usai pelaksanaan bazzar dalam rangkaian pensi sekolahnya.

Bazzar SMA 2 Cikampek Bertajuk Pembekalan CIKAMPEK – Dalam rangka penutupan kelas meeting SMA 2 Cikampek mengadakan kegiatan Bazzar yang bertemakan “Makanan khas Budaya” serta Pentas Seni Musik yang bertemakan “Budaya Adat dan Hari Ibu” Kamis, (20/12). Maksud dan tujuan kegiatan ini, agar siswa – siswi mendapatkan pembekalan terhadap wirausaha, khususnya kepada siswa – siswi SMA 2 Cikampek kelas tiga yang akan terjun

menghadapi dunia professional. Ketua Pelaksana Bazzar Reska, kepada Fakta Karawang mengatakan selain memberikan pembekalan, namun acara kegiatan ini diteruskan guna memberikan hiburan untuk siswa usai pelaksanaan ujian semester. ”Sebetulnya acara kegiatan kelas meeting ini sederhana, karena acara Pensi Sendiri itu hanya sifatnya menghibur, makanya juga kita selingi dengan Bazzar yang pesertanya diikuti

oleh kakak kelas 3,” kata Reska, siswi kelas 2 Ips. Ia berharap dari tema kegiatan ini, sedianya memberikan pembekalan bagi kakak kelasnya yang dalam waktu dekat akan menghadapi dunia profesional ke arah wirausaha. “Mudah-mudahan dari upaya kreatifitas teman – teman Osis bisa diterima oleh kakak kelas,” ucapnya. Wakil Kepala Sekolah SMA 2 Cikampek mendukung penuh

acara kegiatan kelas meeting dengan memberikan keleluasaan terhadap kreatifitas siswa – siswi SMA 2 Cikampek. “Terutama kepada panitia pelaksana, jelas saya dukung penuh, ini murni kreatifitas anak – anak, makanya dari pihak sekolah memberikan keleluasaan,” paparnya, menyebutkan kegiatan ini juga merupakan pembekalan pihak sekolah atas cara pengelolaan organisasi.(dpn)

Soal Oplosan Daging, Warga Minta Pemkab Sidak KARAWANG - Warga di Karawang meminta Balai Pengawasan Obat dan Makananan (BPOM) dan Dinas Kesehatan (Diskes) segera turun ke lapangan dan menyelidiki peredaran daging sapi.Itu diminta karena disinyalir tindakan oplosan daging babi yangditemukan di Bekasi bisa juga ditemui di Karawang. Seperti diutarakan Toni Toha kepada Fakta Karawang, Kamis (20/12) kemarin. Kata dia, itu dinilai perlu agar peristiwa serupa tidak terjadi di Bumi Lumbung Padi. ”Kita harap dua instansi jangan diam dan menunggu laporan saja. Sebaiknya langsung turun ke lapangan. Langkah ini perlu untuk memastikan apakah ada oplosan daging celeng itu yang beredar di tengah masyarakat. Bila memang ditemukan, sebaiknya segera disosialisasikan kepada masyarakat. Tujuannya agar bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya. Lili Ghojali, warga Jayakerta menambahkan masyarakat yang merasa khawatir atas temuan daging oplosan seperti di Bekasi wajar jika diteruskan dua lembaga ini dengan terjun kelapangan. Sebab, untuk me-

mastikan hal itu, pihak terkait terlebih dahulu harus terjun dengan melakukan poengujian di lapangan. Namun sejauh ini, Lili sendiri mengaku belum seratus

persen kalau di Karawang ada kebenaran informasi tersebut. “Sejauh ini, kasus seperti ini belum pernah ditemukan di Karawang. Namun bila ada, kita segera laporkan ke pusat

untuk dilakukan penelitian di laboratorium,” terangnya, mengatakan untuk mengantisipasi hal itu, perlu koordinasi Pemkab Karawang dengan pihak-pihak terkait. (alz)

warga tidak boleh diteruskan berlarut-larut. Apalagi, diketahui jika selama 23 hari ini, beberapa panitia Pilkades yang merasa ketakutan sudah meninggalkan kediamannya. “Untuk itu, selaku yang dituakan saya mempunyai tanggung jawab. Jika tak diselesaikan secepat mungkin, Desa Amansari tak akan aman dan tentram. Saya merasa kasihan kepada panitia, mereka ketakutan oleh reaksi warga,”katanya. Ditambahkan,melalui musyawarah anatara panitia Pilkades,BPDdanmasyarakat yang merasa dirugikan diharapkan dapat sampai pada titik temu yang baik. “Mudahmudahan dari musyawarah

itu bisa mengembalikan Desa Amansari aman dan tentram. Tidak ada cerita yang meninggalkan rumah karena khawatir. Karenanya, saya juga meminta agar pihak bersangkutan bisa memberikan keterangan sejelas-jelasnya agar urusan ini tak kemudian terus memanjang,”imbuh dia. Dengan cepat terselesaikan masalahnya, kata Abah Icam, maka senantiasa pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan tidak akan terhambat dan terkendala. “Tapi kalu ricuh terus menerus ini yang dirugikan masyarakat. Kalaupun ada yang diduga salah, mari kita tempuh lewat jalur hukum,”katanya..(cim)


4

FAKTA KARAWANG

JUMAT, 21 DESEMBER 2012

Matahari Logo Fair

Produk Logo Diskon 30%

Foto: bayu

BATIK: Semua SPG Matahari memakai batik.

Ultah, Semua Pakai Batik Matahari Dept Store Karawang

KARAWANG – Ada yang aneh dan menarik dari penampilan para karyawan dan staf Matahari Dept Store Cabang Karawang. Seharian kemarin, Kamis (20/12), para awak Matahari Dept Store Cabang Karawang mengenakan pakaian batik. Sungguh, ini merupakan pemandangan yang tak seperti biasanya. Betapa tidak, begitu memasuki Matahari Dept Store, yang berada di pertokoan Mega M Karawang, tampak para SPG dan karyawan lainnya mengenakan seragam bercorak batik. Tentu saja, dengan seragam batiknya ini, para awak Matahari yang berada di stand-stand pakaian terlihat lebih menarik dan lebih cantik, pastinya. “Baru hari ini kita mengenakan seragam batik. Ini sengaja kita terapkan dan berlakukan untuk hari ini.

Pasalnya hari ini merupakan ulang tahun Matahari Dept Store Cabang Karawang,” ucap ManagerMatahari Dept Store Cabang Karawang, Rudy Rustandy. Dikatakan dia, pemakaian seragam batik di hari kemarin hanya dilakukan oleh Matahari Dept Store Cabang Karawang. “Kalau di Matahari-Matahari yang lain tidak sih. Pakai seragam seperti biasanya saja,” ujarnya. Tak terasa, Matahari Dept Store Cabang Karawang, kini telah berusia 12 tahun. Di usainya yang sudah lumayan lama ini, tentunya Matahari Karawang ingin berkiprah lebih baik dari sebelumnya. Dan tentunya juga mampu meraih hati warga Karawang dan menjadi satu-satunya tempat belanja kebutuhan fashion juga penampilan warga Karawang. (bay)

KARAWANG – Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru, Matahari Dept Store Cabang Karawang menggelar Logo Fair. Dalam gelar program ini, semua produk Logo didiskon sebesar 30 persen. HR Supervisor Matahari Dept Store Cabang Karawang, Iyus Fransiska mengatakan, gelar program merupakan sesuatu yang luar biasa diberikan pihak Matahari untuk para konsumennya. Betapa tidak, selama ini, produk Logo sangat jarang memberikan diskon. “Bisa dihitung paling juga setahun sekali produk Logo memberikan diskon. Ini sungguh luar biasa, all item Logo didiskon,” ujar Iyus kepada Fakta Karawang, di ruang kerjanya, Kamis (20/12) siang. Produk Logo yang didiskon, jelas Iyus, semuanya merupakan koleksi terbaru dari Logo. Dalam artian, bukan stok lama. “Ini bukan program diskon cuci gudang. Malah sebaliknya, justru produk yang didiskon ini merupakan koleksi terbaru dari Logo,” lanjut Iyus. Program diskon ini, terang Iyus, berlangsung hingga tanggal 31 Desember mendatang. “Makanya, yang pengen

Foto: bayu

DISKON: Semua jenis produk Logo didiskon 30% di Matahari.

mendapatkan koleksi Logo terbaru dengan harga potongan 30 persen, buruan datang ke Matahari Dept Store Cabang Karawang. Sebab nanti setelah tanggal 31 Desember, semua koleksi Logo harganya akan kembali normal,” kata Iyus. Selain menggelar Logo

Fair, masih dalam rangka Natal dan Tahun Baru, Matahari Dept Store juga menggelar Fladeo Fair dan gebyar diskon mainan anak. “Dalam Fladeo Fair ini, kami menjual jenis sandal Fladeo untuk pria dan wanita dengan harga Rp 79 ribu,” kata Iyus. (bay)

Mitsubishi Bikin Mobil Bertenaga Listrik DUNIA otomotif semakin canggih. Produsen mobil kelas dunia, Mitsubishi kabarnya kini tengah mempersiapkan outlander berpenggerak tenaga listrik. Seperti dilansir salah satu situs, salah seorang petinggi Mitsubishi, Greencarreports, mengatakan kalau perusahaannya bisa membuat kendaraan listrik dengan biaya rendah. Kebenaran akan kehadi ra n

outlander tenaga listrik, juga diperoleh dari Manajer Pengembangan Mitsubishi Outlander, Mitsuoshi Hattari. Melalui salah satu situs, dia mengatakan kalau kendaraan listrik yang diberi nama Mitsubishi Outlander PHEV itu akan diperkenalkan dalam waktu dekat. Outlander PHEV menggunakan dua motor listrik 60 kilowatt ditambah mesin bensin 2.000 cc plus 12 k W h

baterai. Outlander PHEV tersedia dalam model full listrik, hybrid dan hybrid pararel. Mistubishi juga selama ini mengembangkan konsep city car “i”. Kendaraanyangbelumdiproduksi massa itu bentuknya memang “tak biasa” dan jarak tempuhnya juga terbatas, tapi mobil konsep ini masih t e r u s dikembangkan p e rusahaan Jepang i t u dengan berbagai kemajuan. (bay) Foto: net

PAMER: Pesawat N-219 tengah dalam pameran.

PTDI Bakal Produksi Pesawat N-219 KARAWANG – Lama tenggelam, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) tiba-tiba muncul dengan kabar menakjubkan. Perusahaan pembuatan pesawat nasional ini menargetkan produksi pesawat perintis N-219 secara massal pada 2017. "Proyek N-219 telah dirintis sejak 2004, namun terkendala krisis sehingga tertunda pada tahapan desain dan uji materil. Namun harapan memproduksi pesawat itu kini kembali terbuka dan sudah ada yang siap menggunakan pesawat itu," kata Ketua Tim Komunikasi PT Dirgantara Indonesia Sonny Saleh Ibrahim, melalui rilis secara elektronik yang diterima Fakta Karawang, kemarin.

Pesawat N-219 tersebut, jelas Sonny akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pesawat perintis, yang dioperasikan di wilayah Timur. “Pesawat yang digerakan dengan baling-baling atau propeler itu cocok untuk menerbangi kawasan bergunung-gunung dan bercelah seperti di Papua, katanya. Ia menyebutkan, salah satu maskapai penerbangan telah menandatangani "letter of interest" untuk membeli 20 pesawat jenis tersebut yang kemudian akan dioperasikan di wilayah Indonesia Timur. "Pasarnya fokus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, pengembangannya akan dilakukan 2013-2017. Bila telah ada lisensi terbang maka siap

diproduksi massal," katanya. Untuk merealisasikan proyek N-219, PT Dirgantara Indonesia akan menginvestasikan senilai 16 juta dolar AS. Angka itu masih jauh dari mencukupi, namun akan menjadi langkah awal yang positif bagi pengembangan pesawat kecil itu. "Investasinya tidak langsung, namun menyisihkan dari laba yang diperoleh perusahaan. Butuh dana besar untuk bisa memproduksi pesawat itu namun kita akan coba dengan skema yang akan kita tempuh nanti," kata Sonny. Selain akan mengembangkan proyek N-219, PTDI saat ini fokus untuk menyelesaikan pesawat pesanan antara lain CN-235/

MPA pesanan TNI AL, kemudian pesawat pesanan TNI-AU termasuk pesawat varian baru N-259 dimana PTDI menjadi pemegang lisensi pemasara di Asia Pasific. "PTDI melakukan revitalisasi mesin produksi diharapkan bisa meningkatkan produktifitas, dan itu pasti berdampak positif pada kinerja PTDI ke depan," katanya. Terkait kinerja kontrak PTDI pada 2012 menurut Sonny mencapai Rp8,2 triliun dan ia optimis pada akhir tahun bisa menembus angka Rp9,5 triliun. Kontrak itu antara lain untuk perawatan pesawat, pembuatan komponen, pembuatan pesawat serta lainnya. (bay)

Toyota akan Luncurkan ‘Liva’ Foto: ant

SERAHTERIMA: Direksi BNI tengah menyerahkan bantuan dananya pada pimpinan WWF.

BNI Gelontorkan Rp2 M untuk Alam JAKARTA - Sebagai dukungan perseroan terhadap pelestarian alam, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengucurkan bantuan dana senilai Rp 2 miliar. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Yayasan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. "Dukungan dana tersebut diperuntukkan bagi pemberdayaan masyarakat di sekitar area konservasi dengan cara memanfaatkan sumberdaya alam lokal melalui optimalisasi kearifan lokal," kata Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim, melalui siaran pers yang diterima Fakta Karawang, Kamis (20/12). Dampak negatif kerusakan lingkungan, kata dia, menunjukkan adanya penurunan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Sehingga, pembangunan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan. Karena itu BNI mengupayakan kebijakan dengan prinsip-prinsip kearifan lokal untuk menjaga lingkungan," ujarnya. Menurut Felia, bantuan dana yang disalurkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) itu akan difokuskan ke empat daerah di kawasan tengah dan timur Indonesia. Adapun program yang akan dibiayai dana itu adalah Program Reforestrasi dan Pelestarian Daerah Tangkapan di Taman Nasional Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Program kedua adalah Program Pengembangan Energi Terbarukan, yakni Pembangkit Listrik Tenaga

Mikrohidro (PLTMH) di Desa Harowu, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Selanjutnya adalah program pemberdayaan masyarakat lokal melalui pengembangan produksi madu alam di daerah cagar alam Gunung Mutis, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan program terakhir adalah program pengembangan ekonomi alternatif minyak kayu Walabi, Kabupaten Merauke, Papua. Felia berharap bantuan dana yang dikucurkan bank pelat merah itu dapat membantu menjaga pelestarian lingkungan. Selain itu, kerjasama antara kedua pihak bisa terus terjalin erat berdasarkan persamaan misi yakni kepedulian terhadap lingkungan. (bay)

TOYOTA akan luncurkan jagoannya, Liva. Ini dilakukan untuk memenangi persaingan penjualan bidang otomotif yang makin ketat di pasar citycar nasional. Rencananya,peluncuran jagoannya ini akan dilakukan pada semester pertama 2013. "Mobil ini akan diposisikan antara Toyota Agya dan Yaris. Rencananya kami luncurkan semester pertama tahun depan," kata General Manager Corporate Planning and Public Relation T A M ,

Widyawati Soedigdo. Hatchback ini pertama kali diperkenalkan di India dan juga dipasarkan di Brasil. Kehadiran Liva sendiri mendapatkan respon positif di pasar. Liva nantinya akan diracik oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Kara-

wang. Belum diketahui apakah spesifikasi Liva yang akan diluncurkan sama dengan di India. Namun kemungkinan besar penggunaan mesinnya tidak ada perbedaan. Soal kisaran harga, mobil yang akan bersaing dengan

Nissan March, Honda Brio, Mitsubishi Mirage dan KIA Picanto itu di antara Toyota Agya dan Yaris. Toyota Liva dibekali mesin DOHC dengan 4-silinder berkapasitas 1.197 cc bertenaga 80 hp pada 5.600 rpm dan torsi puncak mencapai 104 Nm pada 3.100 r p m . (bay)


5

jumat, 21 DESEMBER 2012

ANGIE DITUNTUT

FAKTA KARAWANG

12 TAHUN PENJARA

JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK menuntut Angelina Sondakh (Angie) dengan hukuman 12 tahun penjara terkait kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). “Menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan memohon kepada Majelis Hakim memutuskan bersalah,” kata JPU saat membacakan tuntutan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis. Jaksa juga menuntut mantan anggota DPR ini membayarkan denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan. Jaksa juga menuntut mantan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini membayar uang pengganti sebesar Rp12,5 miliar dan 2,3 juta dolar AS selambat-

nya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika tidak diganti kurungan dua tahun. Sebelumnya Angie didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 12 ayat a, pasal 5 ayat 2, dan pasal 11 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mantan Putri Indonesia ini didakwa menerima uang sebanyak Rp12,58 miliar serta 2,35 juta dolar AS dalam kurun waktu Maret 2010 hingga November 2010. Jaksa menyebut uang yang diterima Angie tersebut diberikan oleh Grup Permai terkait pengurusan proyek di sejumlah

universitas di Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, termasuk program pengadaan sarana dan prasarana di Kempora. Sidang akan dilanjutkan Kamis (27/12) menengarkan nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. Angie tampak tenang meski sempat meneteskan air mata usai m e n d e n g a rkan tuntutan JPU. (ant)

Angelina Sondakh

KY Periksa 160 Hakim Selama 2012 JAKARTA- Komisi Yudisial (KY) pada 2012 ini telah memeriksa 160 hakim yang dilaporkan masyarakat yang berarti meningkat dibanding 2011 sebanyak 81 hakim. “Hakim yang diperiksa semua datang untuk memberikan klarifikasi,” kata Wakil Ketua KY Imam Anshori, saat konferensi refleksi akhir tahun di Jakarta, Kamis. Imam mengatakan bahwa hakim sudah menyadari bahwa pemeriksaan KY justru memberikan klarifikasi terhadap laporan masyarakat tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa jumlah laporan yang masuk justru turun dari 1.710 laporan per 2011 menjadi 1.482 laporan per 2012. Imam mengatakan laporan yang masuk ini kualitasnya lebih baik dari sebelumnya karena lebih lengkap dan disertai bukti. “Laporan yang masuk tidak sekadar para pihak yang kalah, tetapi diikuti berbagai data yang lengkap,” tuturnya. Setelah memeriksa 160 hakim, 119 pelapor dan 203 saksi, KY merekomendasikan sebanyak 23

hakim mendapat sanksi, yakni 17 sanksi ringan, tiga sanksi sedang dan tiga sanksi berat. Pemberian rekomendasi ini mengalami peningkatan dibanding 2011 sebanyak 16 rekomendasi dengan rincian delapan sanksi ringan, tujuh sanksi sedang dan satu sanksi berat. Tahun ini pula, KY merilis telah menjalankan sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) terhadap lima orang hakim dengan memberhentikan tiga orang hakim, termasuk Hakim agung Achmad Yamani dan dua hakim non-palu. (ant)

BUTIK

ANEKA PRODUK

ELEKTRONIK

LOWONGAN

PENGOBATAN

Sumber Agung Menyediakan Ma­cam-­­macam Batik TRADISIONAL. - Batik Cap - Batik Printing - Batik Tulis. Jl. Suhud Hidayat. No. 32 Kp Utama Jaya. Adiarsa Timur Karawang 41313. no Tlp: 0856 9217 9989 / 0857 1031 1950.

HANEEMUN menyediakan berbagai mcm kelengkapan tidur, dari mulai bantal, selimut, bantal bantal lucu dan menerima pesanan, pembelian bnyk akan diberikan diskon di Haneemun yg berada di Jln. Raya Telukjambe Karawang

PONTIL CELL Pontil cell jual beli, tukar tambah Hp second berbagai merek jl.Tuparef No.331 tlp.(0267)401101

CLENING SERVICE PANGGILAN Anda ingin cuci sofa/karpet dengan bersi cepat & bisa langsung di gunakan kembali segera hubungi kami Fatriati Chotimah perum kaba indah Blok AB Karawang tlp 0267 845 6607/081284545399

SEHATI AL-HUSNA KLINIK PENGOBATAN ALTERNATIF SEHATI SPECIAL THERAPY PENGOBATAN INTENSIF RAWAT INAP. MENGOBATI: - STRUK - TEKANAN DARA TINGGI - DIABETES - ASAM URAT -KOLESTROL - AMANDEL - GINJAL - DLL. DITANGANI OLEH BAPAK DIAN SENDIRI YANG SUDAH BERPENGALAMAN, JLN. CITARUM KP. UTAMA NO. 47 ADIRASA BARAT. NO.TLP: (0267)8454429. HP. 085773412556

NISAY Butik menyediakan kerudung lukis, sepatu mimosabi & berbagai pakaian dari anak kecil hingga dewasa, aksesories hingga lainnya, Hub:di Jalan Raya Galu Mas City Walk Karawang BUTIK GRIYA ZAHIRA Menyediakan: Pakaian Baju Muslim Anak dan Dewasa. Produk: Refanes, Elzatta, Zoya, Saqinqh, Dll. Tersedia Juga Sarung Instant. Jl. Arif Rahman Hakim Niaga. Tlp.0813 9815 5496/ 0877 7928 5561. Menyedikan Penjualan Online: www.griyazahra.com

DIJUAL DIJUAL rmh strategis & murah lt 98/75. hrg psr 200 jt dijual 140 jt, sdh ada penyewa 5 thn bisa dijual blk dgn keuntungan 6% perthn & hadia lgsg LCD TV. lokasi perum bumi teluk jambe krwg. Hub:081317577029

OPTIK MENYAMBUT TAHUN BARU 2013 MUSTIKA OPTICAL. Menyediakan T-shirt GRATIS untuk pembelian diatas Rp. 300rb & Menerima peserta ASKES dgn pengantian Rp. 200rb. Jl. Ahmad Yani No. 99. No Tlpn. (0267) 408 4341 / HP. 081317578633

LOWONGAN DIBTHKN Marketing mtr 100 org, Suprvisr 10 org pengalaman di utamakan u/suprvisor. faslts GP, UM, UT, Insntve Bns. Dtg Ke VIRGI MOTOR. Jl.pankal perjuangan 88 karawang tlp. (0267)410178 DICARI 100 Marketing motor dgn fasilitas: GP, UM + UT, Isentif & bonus. dtg lansung interview PLATINUM MOTOR Jl. Wirasaba Rt 03/Rw 17 kel. Adiarsa Barat Kec. karawang brt Karawang.

HOKI ALUMINIUM specialist Aluminium & kaca mngrjkn Kusen, Rollingdoor etalase, folding gate, Kitchenset, kc, pintu kkmr mndi bhn aluminium, dll. Dpn GOR KRW 0267407740 SENLI & BINTANG ALUMINIUM mengerjakan: kusen aluminium, partisi gypsum, awning, krey folding, canopy, rolling door, etalase kaca tralis besi, pgr besi, pintu hendewrson, stainless, pintu expanda trm pasang wallpaper DISEWA/ DIJUAL SCAFFOLDING Hub: Jl. TUPAREV NO.421(Dpn bank BNI) tlp. (0267)400805/0813189989 ATAU Jln. Perumnas Teluk jambe Green Village VI No.26 Tlp 8633036 KRWNG FAJAR KARAWANG Fajar Karawang menjual Aneka sovenir, pernak pernik dari Porselin, Pas bunga, terlengkap dan murah. Jl.tuparef No.303 tlp (0267)415866

LARIS JAYA 2 Jual AC, Pompa, Mesin cuci, Kipas angin, kulkas, Tv, dll. terlengkap dan murah Jl.Tuparef No.279 SINAR ABADI jual Kompor gas, specker, pompa air, lemari Es, Mesin cuci, Tv, antena Tv dll jl. Tuparef No.277 TOKO JAM SON jual beraneka ragam jenis merk jam dingding alamat jl. Tuparef No.175

KOMUTER REVA KOMPUTER SERVICE CENTER - LAPTOP - KOMPUTER - ALL PRINTER - LCD (0267)9159111/ 081221247999/ 081912302888 JLN. RM. SOLEH NO. 43 SADAMALUN-KARAWANG 41311

rumah MAKAN

KINANTI. Hair treatment,face,hand foot treat ment jl. Tuparef No.297A Tlp.(0267)402560

WARUNG nasi gurilem ibu mirah khas sunda, mengirim pesanan berbagai macam acara, pemesanan dapat melalui No tlp. 081510314222 (ibu ruhyat). jln wera no 3 Guro karawang

TOKO BUKU AA JUAL alat alat tulis skolah atau kantor dll. Jl. Tuparef No.234

DIESEL

TOKO MEBEL 33 JUAL Springbad, lemari plastik, karfet, lemari,meja kursi, Kualitas Terjamin. jl. tuparef No.291 Tlp.(0267)409351 BANDUNG RAYA jual alat alat olah raga,accesories olah raga dll. alamat Jl. tuparef No. 116

ELEKTRONIK

COMPUTER DELTA COMPUTER sales service, rental, setting, Net working alamat jl. tuparef 183 No.(0267)416240

MAKMUR DIESEL JUAL Bor listrik,traktor quick,vacum power diesel berbagai merk dll. jl. Tuparef No.225 tlp.(0267)402877 at fax 405305 AL MADINAH JUAL buasana muslim pria dan wanita, tasbih, kurma, kismis, minyak jaitun, dll Jl.Tuparef No. 257 Hub: 081806463594 TOKO ABC KARPET Vina rose JUAL karpet,gardyn,wallpaper alamat jl. Tuparef No.138 Tlp. (0267)402133

PT. Mandala multifinance membutuhkan: kolektor, koordinator sales (ksal), kolektor over due (clod), team khusus(Tsus), surpveyor(svrs), staf administrasi(adm), cashier(csr0, office boy(ofb), messanger(bmsg) syarat: pria max. 30 thn, pendidikan min smumempunyai kendaraan roda dua &sim C (1,2,3,4,5,6,7), berpenampilan menarik dan komunikatif (9) kirim lamaran cepat ke PT. ManDala Multifinance jl.A.Yani No.82 by.pass karawang.

RENTAL MOBIL menyewakan kendaraan full ac, untuk harian dengan harga terjangkau Rp.250.000+sopir?hari mobil Suzuki Escudo, Kijang Innova, Toyota Avanza, Suzuki Ertiga jl. mangga guro 1 no.7 karawang tlp. 0818499717, 08159981446 CINDO SELARAS menyewakan Kendaraan harian, mingguan atau bulanan xenia, avanza, Apv, Terios, Grend Livina, Elf, inova, pick up, truk, menerima jasa angkutan pindahan jawa, sumatra alamat Perumnas Teluk Jambe Karawang blok 1 No.182 tlp.085659239557, 081281107189

DANA CEPAT SOLUSI TEPAT UNTUK MODAL USAHA ANDA jaminan BPKB.proses cepat,syarat mudah, angsuran ringan, kendaraan di angsuransikan, untuk pembiyaan dana tunai mobil bunga mulai 0,9% Perbulan jl.syech quro no.1 lantai 2. (samping pom bensin) lamaran karawang Hub: jaya hartono tlp. 0857 4010 0040

LAIN-LAIN

Ray WHAITE jual real estate agents Jl.Tuparef Tlp. (0267)402407


6

FAKTA KARAWANG

JUMAT, 21 DESEMBER 2012

835 Polisi Siap Amankan Natal dan Tahun Baru Jalur Rawan Macet Akan Dialihkan CIKAMPEK – Sepekan menjelang perayan Natal 2012 dan pergantian tahun baru 2012, Kepolisian Resor Karawang dan Mapolsek Cikampek akan mengerahkan 835 personil untuk menjaga gereja di Karawang. Demikian disampaikan Kapolsek Cikampek Kompol Andry Kurniawan, kepada Fakta Karawang, Kamis (20/ 12),kemarin. “Kami sudah siapkan sekitar 835 personil yang cakupannya menya-

ngkut masalah pengamanan gereja, tempat-tempat ibadah, dan nantinya juga pengamanan tempat-tempat perayaan malam pergantian tahun baru 2012,” kata Andry Secara stasioner, lanjutnya, akan ada puluhan pos pengamanan (pospam) yang dibentuk di masing-masing kecamatan berdasarkan tingkat kerawanan, yakni kemacetan arus lalulintas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Semua pospam ini kami siapkan untuk mengatisipasi pergerakan upaya-upaya gangguan kamtibmas selama menghadapi perayaan

AKBP Arman Achdiat

Natal dan Tahun Baru,” tambahnya. Terkhusus perayaan Natal, Andry meminta agar umat yang merayakannya juga turut berpartisipasi untuk menciptakan serta menjaga situasi agar senantiasa kondusif dan aman. Ia mencontohkan, para pengunjung gereja yang me-rayakan Natal agar tidak berpenampilan mencolok seperti menggunakan perhiasan atau menenteng tas besar. Menurutnya, hal ini bisa memicu tindak kriminal seperti penjambretan atau yang lainnya. “Yang paling penting adalah pencegahan gangguan kamtibmas. Intinya kan

kita mau agar perayaan natal dan tahun baru bisa berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya, menyebutkan pengamanan ini juga akan melibatkan pihak Satpol PP dan jajaran TNI. Kapolres Karawang AKBP Arman Achdiat mengatakan personil polisi Karawang juga akan memfokuskan pengamanan pada urusan lalu lintas dan tempat wisata. “untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2013, kita prioritaskan pengamanan gereja, kemudian tempat wisata dan jalurlalu – lintas,” jelas Kapolres ditemui Fakta Karawang di GSG Cikampek.

Kecuali itu, Arman menyebutkan pengamanan lalin bagi mengantisipasi kepadapatan disekitar Cikampek direncanakan teknisnya dengan mengalihkan lajur kendaraan dari arah Pantura, Jomin Mutiara dan Damon. “Kemungkinan juga pada malam tahun baru di beberapa titik dan jalan akan kami lakukan pengalihan arus lalulintas dan barikade, berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun lalu. Namun, dipastikan penutupan arus lalulintas ini tidak akan mengganggu aktivitas di Kota Karawang,” terangnya. (dpn)

Produksi Bata dan Krupuk Lesu RENGASDENGKLOK - Musim penghujan yang terus mengguyur daerah Kabupaten Karawang membuat sejumlah kalangan pengrajin batu bata dan krupuk mengeluh serta terpaksa menurunkan jumlah produksinya. Pasalnya, dengan adanya hujan yang hampir tiap hari menguyur kawasan karawang proses produksi menjadi terhambat dan berpengaruh pada jumlah pembeli. Salah seorang pengrajin batu bata di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok Keman Anda (56), kepada Fakta Karawang Kamis (20/ 12) mengatakan, setiap musim hujan dirinya harus menurunkan jumlah pembuatan batu bata. Hal ini karena, selain berkurangnya jumlah produksi, bahan baku batu bata juga masih dikerjakan konvensional tanpa menggunakan alat pengering (oven,red). “Proses pengeringan batu bata yang masih menggunakan cahaya matahari

memaksa kami harus menghentikan produksi, karena tiap hari selalu hujan,” kata Anda, sapaan akrabnya. Kata dia, saat musim hujan jumlah permintaan batu bata biasanya mengalami penurunan dibanding musim kemarau. Hal ini karena pada saat musim hujan permintaan untuk material bata lebih sedikit dibanding ketika musim kemarau. “Maklum kang saya kan masih menggunakan alat tradisional dalam memproduksi batu bata, jadi sangat ditentukan oleh keadaan alam,” tuturnya, menyebutkan turunnya permintaan batu bata saat penghujan disebabkan pihak yang membangun gedung atau rumah lebih sedikit ketimbang saat musim kemarau. Pria yang sudah dari tahun 1980 bergelut sebagai pengrajin bata di Karawang ini mengatakan, kalau saja Pemkab Karawang mau berinisiatif untuk menggulirkan bantuan alat produksi oven pencetak

bata, diyakininya musimpenghujan tak akan memberikan pengaruh yang kentara. "Tapi kalau adamesin oven, tentu ceritanya bisa lain kang. Sayangnya belum ada inisiatif dari Pemkab untuk meringankan beban pengrajin bata saat penghujan seperti sekarang ini,"keluhnya. Sementara, Karna (30), kepada Fakta Karawang menuturkan penghujan juga membuat laju produksi pabrik kerupuk di wilayahnya tertahan. Bahkan beberapa pabrik kerupuk sudah mengurangi jumlah produksinya ketika musim hujan mulai mengguyur. Hal ini karena, selain berkurangnya jumlah pembeli, harga bahan baku krupuk juga menjadi mahal selain belum didukungnya sarana produksi oven di sejumlah pabrik krupuk. “Proses pengeringan krupuk yang menggunakan cahaya matahari juga sering terhamk bisa dikeringkan,” katanya.(cim/alz)

Foto Dendi

RINGSEK : Sebuah truk pengangkut keramik ringsek setelah menabrak pembatas jalan.

Laka Lantas, Petugas Alihkan Jalur Simpang Mutiara CIKAMPEK – Diduga kehilangan kendali, sebuah truk pengangkut keramik Nopol T 9462 AC yang hendak menuju ke Kuningan menabrak pembatas jalan di Simpang Mutiara Rabu (19/12) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun akibat peristiwa itu satu tiang lampu jalan milk PLN roboh dan seketika memacetkan arus lalin dilokasi kejadian. Keterangan dihimpun Fakta Karawang menyebutkan awal mula kejadian berlangsung ketika truk yang dikemudikan

Maman ini, berusaha menghindari tabrakan dengan sebuah unit mobil sedan yang nyelonong masuk pertigaan Simpang Mutiara dari arah lain pada waktu bersamaan. Belum diketahui siapa pengemudi dan nomor polisi kendaraan sedan itu. Tapi karena upaya tersebut, terpaksa truk yang kendalikan Maman ini ringsek seketika karena manabrak pembatas jalan. “Saat itu, truk mau menghindari tabrakan dengan sedan, lalu pengemudinya langsung membanting setir kearah pembatas ja-

lan,”kata seorang saksi mata Deming (30) dilokasi kejadian. Sementara Maman yang dimintai keterangan oleh Fakta Karawang diduga masih dalam keadaan linglung akibat benturan keras tabrakan. “Gak tau juga kang, ga ngerti kok kendaraan saya nabrak pembatas jalan,” akunya. Meski begitu, Maman yang menarik keramik dari arah Purwakarta menuju Kuningan itu menyampaikan dirinya sedang dalam kondisi sadar dan tidak sedang mengantuk. “Sama sekali gak sedang ngantuk

saya, soalnya baru saja berangkat dari Purwakarta dan sempat istirahat dulu di wilayah Kopo,” katanya. Sementara berdasarkan pantauan Fakta Karawang peristiwa tabrakan yang menjatuhkan sebuab tiang milik PLN ini kontan menyebabkan kemacetan panajkgn dari arah Kopo menuju arah Simpang Mutiara. Sebelum proses evakuasi badan truk diamankan bahkan petugas sempat mengalihkan arus kendaraan dari Kopo menuju Jl.Ir.H.Juanda.(dpn)

Penerangan Lingkungan Bisa Cegah Maling Foto Rosman

TURUN PRODUKSI: Keman Aan seorang pengrajin bata di Desa Karyasari mengaku turun produksi sepanjang penghujan.

RENGASDENGKLOK - Guna menekan angka kejahtan di wilayah Rengasdengklok, Polsek Rengasdengklok mengimbau kepada masyarakat dapat memberikan sarana penerangan disekitar lingkungan rumah. Aksi kejahatan yang bisa perkecil dari tersedianya penerangan tersebut, seperti mengurangi aksi kejahatan maling. Pentingnya memperhatikan

keamanan wilayah lingkungan di Kota Pangkal Perjuangan ini disebutkan Wakapolsek Rengasdengkok AKP Agus Wahyudin. Kata dia, selain untuk suksesi Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB), adanya penerangan akan membuat estetika lingkungan lebih nyaman ditempati. Terpenting bisa terhindar dari aksi kejahatan. “”Minimal, penerangan di lingkungan rumah warga akan meng-

hindari aksi kejahatan, terutama maling,” tuturnya. Kecuali itu, Polsek Rengasdengklok yang kemarin memasangkan lampu penerangan di lingkup kantpornya, juga menerangkan bahwa lampu tersebut akan memiliki manfaat sebagai penerangan jalan umum. Efek positifnya, lanjut Wakapolsek, semisal untuk meminimalisir terjadinya kecela-

kaan lalu lintas pada malam hari. “Inipun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama pengendara. Juga bentuk menuju Gerakan Nasional Indonesia Bersih. Polisi selaku penyayom, pelindung dan pengaman perlu meneruskan ini sebagai tanggung jawab terhadap masyarakat. Terlebih masyarakat Rengasdengklokd an sekitarnya,”katanya. (cim)


FAKTA KARAWANG

JUMAT, 21 DESEMBER 2012

HALAMAN 7

Kampanye Pilgub Dibagi Lima Wilayah Bandung - Ketua Pokja Kampanye Pilgub Jabar 2013 Teten W Setiawan menuturkan masa kampanye untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang berlangsung dari tanggal 7-20 Februari 2013 akan dibagi menjadi lima zona/ wilayah. "Sisanya yang 13 hari masa kampanye, kami sudah membuat konsep akan membagi Jabar menjadi lima daerah atau zona kampanye sesuai dengan jumlah pasangan calon," kata Teten W Setiawan, di Bandung, Kamis (20/12). Ditemuiusai melakukan rapat koordinasi dengan ketua tim kampanye lima pasangan cagub/ cawagub Jabar 2013, di Sekretrariat KPU Jawa Barat, Jalan Garut Kota Bandung, Teten menuturkan hari pertama masa kampanye Pilgub Jabar akan diisi dengan kegiatan penyampaian visi misi kelima pasangan calon di dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar. "Kampanye yang 14 hari, hari pertamanya yakni tanggal 7 Februari 2013 akan dilakukan penyampaian visi dan misi di Rapat paripurna di DPRD Jabar," kata dia. Penyampaian visi misi keli-

ma pasangan cagub/cawagub Jabar 2013 tersebut, kata teten, didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005. Ia menuturkan, kelima wilayah/zona kampanye Pilgub Jabar 2013 tersebut adalah Jabar Tengah, Timur, Barat, Utara dan Jabar Selatan. "Jabar Tengah itu terdiri dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur," kata Teten. Untuk wilayah/zona timur, kata Teten, meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang. "Kemudian untuk zona/w ilayah Jabar Utara adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang," kata dia. Lalu untuk zona atau wilayah Jabar Barat adalah, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. "Dan terakhir ialah zona atau wilayah Jabar Selatan meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar," kata dia.(jay)

ICMI Kurang Puas Dengan Pilgub Jabar Bandung - Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Muda menyatakan kurang puas dengan sosok lima pasang calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang akan berlaga di Pilgub Jabar 2013 mendatang. "Secara riil kami belum puas dengan cagub/ cawagub Jabar yang ada, karena yang ada ini belum menggambarkan sosok pemimpn di Jabar yang mumpuni," kata Ketua ICMI Muda Jawa Barat Maki Yuliawan, di Bandung, Kamis (20/12). Ditemui usai menggelar Konferensi Pers Persiapan Muktamar Ke-2 ICMI Muda, Maki mengatakan kelima pasangan cagub/ cawagub Jabar 2013 tersebut bisa dikategorikan sebagai "muka baru stok lama". "Buat kami, yang ada sekarang itu muka baru stok lama. Walaupun muka lama eksistensinya belum terlihat. Kan repot juga kita lihat 'track record'

yang ada," kata dia. Ia menuturkan, sebagai organisasi yang independen, ICMI Muda membebaskan semua anggotanya untuk menyuarakan, mengkritisi terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2013. "Kami membebaskan seluruh anggota kami terjun di dunia politik, karena kalau tidak dilepas, perubahan akan sulit terjadi. Masuk ke sana (politik), kami imbau di ICMI Muda Jabar silahkan masuk ke partai dan perbaiki di sana. Ini amanat di ICMI Muda," katanya. Pihaknya menegaskan, ICMI Muda tidak akan mendukung atau memihak pada salah satu cagub/ cawagub Jabar 2013. "Kami tidak memilih siapa pun. Kami bersatu dalam perbedaan. Siapa yang akan dipilih, kami netral, independen tapi akan siap mengoreksi siapa pun nanti yang jadi pemimpinan di Jabar," kata dia. (ant)

Tiga Calon di Atas Angin 3, 4, dan 5 Diprediksi Jadi Juara Pilgub Jabar BANDUNG - Tiga dari lima pasangan calon Gubernur Jabar 2013, memiliki kans terbesar untuk menjadi pemenang, ketiga paslon yang sedang di atas angin itu adalah Dede Yusuf-Lex laksamana (nomor 3), Ahmad HeryawanDeddy Miwar (nomor 4) dan Rieke Diah Pitaloka-Teten masduki (nomor 5). Demikian disampaikan peneliti lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi di Universitas

Padjadjaran (Unpad), Kamis (20/12). "Menurut feeling saya, tiga nama cagub yang kemungkinan besar menjadi juara adalah Ahmad Heryawan, Dede Yusuf, dan Rieke," ucapnya. Burhan menjelaskan, alasan popularitas dan elektabilitaslah yang menyebabkan ketiganya memiliki peluang lebih besar dibanding dua cagub lainnya yakni Cagub dari Partai Golkar Yance-Tatang (nomor 2) dan Cagub Indepen-

den Dikdik-Toyib (nomor 1). Ia memaparkan, poin plus yang menaungi Aher karena saat ini berposisi sebagai incumbent. Selain itu, ia menilai Aher punya pendamping tepat dengan meminang Deddy Mizwar. "Kalau tak ada Deddy Mizwar, berat buat Aher. Saat memilih Deddy, maka nama Aher tak bisa disepelekan untuk muncul menjadi calon pemenang. Dari hasil survei juga langsung meningkat" tegasnya.

Sementara sosok Dede Yusuf, menurutnya, memiliki popularitas lebih unggul dibanding Ahmad Heryawan. Dengan demikian, kiprah duetnya bersama mantan Sekda Pemprov Jabar Lex Laksamana, akan meemberi nilai lebih di mata masyarakat. "Tapi Dede punya lawan seimbang, setelah Deddy Mizwar berhasil ditarik Aher," cetusnya. Kehadiran Rieke juga jangan dianggap sebelah mata. Seba-

gai cagub 'srikandi' satu-satunya, Rieke memiliki peluang besar untuk menyalip Heryawan dan Dede yusuf. "Rieke memiliki popularitas karena keartisannya. Selain itu, dia punya track record positif sebagai anggota DPR RI. Dia juga didukung pendamping kuat yang selama ini dikenal aktivis antikorupsi. Rieke-Teten yang didukung mesin partai solid PDIP, sangat mungkin muncul sebagai pemenang," tandas Burhanuddin. (jay)

KPU Izinkan 'Berkampanye' sebelum Waktunya BANDUNG - Meningat anggaran yang dikeluarkan untuk Pilgub Jabar 2013 cukup banyak yakni Rp 759 miliar, maka KPU Jabar pun berharap pelaksanaan pesta demokrasi ini dapat berlangsung efektif dan efisien. Untuk itu, dalam memanfaatkan jeda waktu kosong selama 47 hari, KPU Jabar pun mengizinkan para calon untuk melakukan kegiatan 'semi kampanye' sebelum masa kampanye 7-21 Februari 2013 mendatang. Seperti disampaikan Ketua Tim Pokja Kampanye Teten Setiawan, Kamis (20/12) di Kantor KPU Jabar, Kamis (20/12). "Kampanye yang sesuai norma itu kan tanggal 7 sampai 20 Februari 2013. Jadi ada kepedulian dari KPU Jabar agar waktu 47 hari ini bisa jadi waktu yang konstruktif bagi pasangan untuk bertemu dengan masyarakat, tentunya dalam situasi yang legal," katanya. Teten menjelaskan, untuk dapat melegalkan kegiatan tersebut, akan dibuat kesepakatan bersama antara KPU, Panwaslu dan tim sukses dari lima Paslon. "Tidak ada aturan yang dil-

anggar selama persepsi kita pada pasal-pasal pemidanaan kampanye di luar jadwal bisa disamakan," imbuhnya. Pada Pasal 116 UU No 32 Tahun 2004, lanjut dia, disebutan bahwa kampanye dilarang dilakukan di luar jadwal yang ditetapkan KPU. "Selama belum ada jadwal y a n g

Dikdik

ditetapkan KPU, itu berarti diperbolehkan untuk melakukan aktivitas politik. Tapi tentu tidak dilakukan seperti halnya pada masa kampanye," tutur Teten. Aktivitas

yang dimaksud bisa dengan soialisasi, silaturahmi, perkenalan, dan roadshow paslongub tanpa harus didominasi dengan ajakan, paparan visi misi dan mobilisasi massa, yang secara rinci akan tercantum dalam kesepakatan tertulis untuk ditandatangani bersama. "Termasuk apakah akan dimasukkannya sanksi jika adanya pelanggaran meski jeda kosong ini tidak termasuk dalam masa kampanye," terang Teten. Teten mengungkapkan, peman-

faatan waktu ini dilakukan agar masyarakat mengetahui lebih jelas siapa para calon pemimpin yang akan dipilihnya. "Kan sayang kalau tidak dimanfaatkan secara positif. Masa dengan biaya Rp 759 miliar, masyarakat hanya mengenal calonnya dalam waktu 14 hari saja," pungkasnya. (jay)

Toyib

Debat Kandidat Cagub Bagai Pilpres Amerika Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan mengadakan tiga kali debat bagi kelima pasangan cagub/cawagub Jabar 2013 dan salah satu konsep yang akan dipakai dalam debat tersebut akan seperti pada debat kandidat Pemilihan Presiden Amerika Serikat. "Salah satu debat untuk kandidat, polanya akan sama seperti pada debat Pemilihan Presiden Amerika Serikat. Tanpa host (pembawa acara," kata Ketua Pokja Kampanye Pilgub Jabar 2013 Teten W Setiawan, di Bandung, Kamis (20/12). Ia mengatakan, debat kandidat per-

Pilgub Jabar

Foto: jay

UNDI: Para kandidat Pilgub Jabar usai pengundian nomor urut.

tama akan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2013 di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jabar dan disiar-

kan langsung oleh Metro TV. Untuk debat kandidat yang kedua, lanjut Teten akan dilaksanakan pada tanggal 14

Februari 2013 di Kampus Unpad (Universitas Padjadjaran), Jatinangor, Kabupaten Sumedang dan disiarakan

langsung oleh Kompas TV. Dan debat kandidat terakhir akan diadakan pada tanggal 20 Februari 2012 di salah satu hotel yang ada di Kota Bandung dan disiarkan langsung oleh TV One," katanya. Menurut dia, khusus untuk debat kandidat yang ketiga formatnya akan melibatkan tim kampanye dan massa pendukung masing-masing pasangan cagub/cawagub Jabar. "Sementara untuk debat kandidat yang di Unpad dan di UI formatnya adalah tidak ada tim kampanye atau massa pendukung. Jadi mirip sidang tesis atau disertasi lah," katanya.(jay/ant)


8

FAKTA KARAWANG

jumat, 21 DESEMBER 2012

KPUD Bekasi Digeruduk Ratusan Massa Minta Pertanggungjawaban Pilkada BEKASI - Ratusan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Jujur dan Adil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor KPUD Kota Bekasi, Kamis, (20/12). Mereka menolak Pilkada 16 Desember 2012 lalu, karena diduga banyak kecurangan. Asep, salah satu pendemo mengatakan, banyaknya warga

yang tidak memilih karena sudah direkayasa oleh salah satu pasangan calon Walikota yang diduga berkomplot dengan KPUD. “Warga yang tidak mendukung salah satu calon tidak diberikan formulir C6 atau surat undangan pemilih. Yang janggal, meski kami sudah tinggal bertahun-tahun di Bekasi, namun ketika ditanyakan ke RT dan petugas KPPS, katanya nama tidak terdata,” kata Asep, dalam aski unras kemarin. Budi Ariyanto, Koorditor aksi,

mendesak KPUD Bekasi agar bertanggungjawab terhadap buruknya kualitas Pilkada Kota Bekasi. Seperti yang perlu diluruskan salah satunya, yakni masalah tingkat partisipasi yang rendah. Atas itu pula, sambung Budi, pihaknya menyatakan akan membawa persoalan ini ke KPU Pusat. “Kami sudah menyiapkan data dan faktanya lengkap. Secepatnya kami akan bawa masalah ini ke KPU Pusat dan Bawaslu,” tegas Budi, dalam orasinya.

Ia sempat menyinggung persoalan salah satu calon yang tidak mencantumkan nama istri keduanya dalam formulir pencalonan. “Pencalonan Rahmat Effendi cacat hukum dan harus dibatalkan demi hukum,” katanya. Sementara Ketua KPUD Kota Bekasi, Tubagus Hendy Irawan yang menemui massa membenarkan bahwa Rahmat Effendi hanya mencantumkan satu orang nama istrinya. Dia menegaskan, bahwa KPUD

Diserbu Tawon, Agus Terima 10 Jahitan BEKASI – Tak terbersit dalam benak Agus Rahyudin (39),pria asal Tasikmalaya yang berdomisili di Kampung Bekasi Jati Rt01/26 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi. Cuma karena tawon, ia pingsan dan harus dilarikan ke RSUD Bekasi. Berurusan dengan tawon sebenarnya bukan kali pertama dilakukan Agus. Ia kerap menjerat sarang tawon untuk diambil sebagai umpan ikan. Tapi apes, tepatnya di depan kantor Kodim Jalan Veteran Kota Bekasi, Agus yang juga petugas parkir di Polresta Bekasi Kota itu, beban sarang tawon yang diambilnya rupanya terlalu berat sehingga membuatnya terguling ke tanah, sementara sekawanan tawon langsung keluar dan menyerbu tepat dibagian wajahnya. Akibat hal itu, Agus terpaksa dilarikan ke unit gawat darurat RSUD Kota Bekasi karena mengalami luka serius di bagian kepala setelah diserbu sekawanan hewan penghasil madu itu. Agus yang pingsan dan ditemui wajahnya dalam

kondisi bengkak, bahkan harus mendapatkan perawatan serius dengan membawa 10 jahitan dikepalanya. Sambil menahan sakit, Agus pun bercerita. Siang tadi ia membuat jebakan tawon dengan kantong plastik kresek dan pengungkit bambu gala. Ia ingin mengambil sarang tawon yang berada di pohon mangga. Sembari membungkuk, ia langsung beraksi dan memerangkap sarang dengan alatnya. Agus memang belum beruntung. Beban sarang tawon yang terlalu berat dan membuatnya terguling ke tanah, sehingga membuat sekawanan tawon itu naik pitam dan mnyerangnya. “ Saya udah empat kali mengambil sarang tawon, tidak terjadi apa-apa. Telur tawon nantinya saya gunakan untuk umpan memancing ikan lele,” ulasnya. Oleh pihak RSUD, Agus belum diizinkan pulang. Ia mengeluarkan darah cukup banyak sehingga di wajah dan bagian belakang kepala masing-masing mendapat lima jahitan. (net)

hanya bersifat adminstrator. “KPUD sudah menjalankan proses Pilkada sesuai dengan mekanisme yang ada. Jika ada pihak yang tidak puas, silahkan menempuh jalur hukum. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan menjaga kondusifitas,” kata Hendy. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Mereka tidak jadi melakukan aksi pelemparan telor busuk. Karena sudah mendapat jawaban dari KPUD. (net)

foto: net

GERUDUK : Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Jujur dan Adil saat menggelar aksi di KPUD Bekasi.

Setiap Bulan Pasutri Cerai 250 Kasus

Agus Rahyudin

BEKASI – 250 pasangan suami istri warga Kota Bekasi terlibat kasus perceraian setiap bulan. Pengadilan Agama Kota Bekasi menyatakan angka perceraian tersebut menunjukan peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Humas Pengadilan Agama Kota Bekasi, Ismet Ilyas, menyebutkan berdasarkan data Pengadilan Agama Kota Bekasi, jumlah perceraian pada tahun 2011 rata-rata per bulan 212 kasus. Kendati hitungan pada tahun 2012 ini belum terakumulatif, namun per November, tercatat ada 219 kasus perceraian yang diajukan, dan 298 putusan cerai yang sudah dikeluarkan. “Melihat data itu, ratarata setiap bulan 250 kasus perceraian di Pengadilan Agama Kota Bekasi,” kata Ismet, Kamis, (20/12). Menurutnya, istri yang mengajukan cerai sebanyak 65 %, sedangkan untuk lakilaki sebanyak 35% persen. Penyebabnya beragam, mu-

foto: net

SEPI : Kendati gedung pengadilan Agama Bekasi terlihat sepi. Tapi setiap bulan tercatat ada 250 pasutri melakukan cerai di degudng ini.

lai dari perselisihan dan pertikaian, ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hilangnya kepercayaan, sampai hadirnya pihak ketiga seperti keluarga atau orang lain. “Rata - rata yang mengajukan perceraian di Pengadilan Agama usianya produktif, yakni dari 25 tahun hingga 40 tahun,” tambahnya.

Ismet menambahkan, upaya yang dilakukan Pengadilan Agama terhadap kasus perceraian adalah merukunkan dan mendamaikan kedua belah pihak pasangan, selanjutnya menghadirkan atau melakukan mediasi bersama mediator apabila berhasil biasanya tuntutan dicabut kembali. (net)

ADVERTORIAL

SIAP : Para Pahlawan Jagakrasa yang siap merawat Taman secara sukarela. Para pahlawan ini Bekerja selama 24 jam demi keindahan taman di Purwakarta.

Jagaraksa, Pahlawan Hijau Purwakarta KERJA keras 100 personil Jagaraksa Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP) Purwakarta memang perlu diacungkan jempol. Bagaimana tidak, para petugas ini harus bekerja dari mulai pukul 05. 00 WIB hingga menjelang magrib. Bahkan mereka juga terlihat tanpa lelah demi menjaga keindahan taman dan kebersihan Kota Purwakarta. Menurut Kasi Pertamanan dan Pemakaman Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP) Heri Anwar, setiap hari para petugas kebersihan ini menyebar ke seluruh

Heri Anwar

wilayah Purwakarta. Mulai dari pusat kota, seperti kawasan Situ Buleud hingga ke perbatasan Kabupaten seperti ke Kecamatan Cibatu dan Kiara Pedes. Dikatakan Heri, mereka (petugas Jagaraksa) pun terus berkiprah menjaga keindahan taman sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap Purwakarta. Karena menurutnya dengan modal keindahan kota itu, Purwakarta akan semakin sering dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun wisata dari luar Kabupaten Purwakarta. “Dan para petugas Jagaraksa itu macam-macam, ada yang menebang pohon, menyiram tanaman, membersihkan rumput, memotong daun yang sudah lebat agar lebih rapi, dan ada juga yang bertugas menjaga sirkulasi air mancur,” papar Heri. Sebagai contoh, kata dia keindahan Kawasan Situ Buleud Purwakarta saat ini. Dari sebelumnya tidak mendapat prioritas kini berubah menjadi cantik.

foto-foto: ega

MERAWAT TAMAN : Para Petugas sedang melakukan perawatan taman di salah satu taman di Purwakarta.

Namun dari keindahan itu, Heri munuturkan ada cerita dibalik keberadaan kawasan itu. konon, ketika Situ Buleud sebelum seperti ini, Situ Buleud adalah tempat kubangan (mandi) badak. Namun, pada tahun 1830 seiring pemindahan Ibukota Karawang dari Wanayasa ke Sindangkasih, Bupati ketika

itu, R.A. Suriawinata membangun Situ Buleud sebagai telaga penghias kota. Kini Situ Buleud telah dibangun dan ditata kembali oleh Pemkab Purwakarta menjadi lebih indah dan nyaman. Rimbunan pohon di sekeliling Situ juga dimaksudkan menjadi paru-paru kota. Di sekeliling te-

laga, dibangun area untuk olah raga jalan kaki, bersantai dan rekreasi. Situ Buleud, taman kota yang indah dan menjadi kebanggaan Kota Purwakarta ini oleh Pemkab Purwakarta ditetapkan sebagai ikon Purwakarta. Untuk itu, pembangunannya terus dilanjutkan dengan membangun berbagai fasilitas pendukung. Tempat publik lainnya yang juga mendapat prioritas dari para petugas Jagakarsa ini, menurut Heri Anwar, adalah Situ Wanayasa. Telaga seluas 7 hektare itu juga kini kondisinya sudah semakin cantik. Dilokasi ini menyajikan alam yang romantis. Panoramanya ibarat alunan musik yang menyentuh kalbu. Dari telaga ini Gunung Burangrang tampak di kejauhan. Warnanya yang hijau kebiruan diselimuti kabut tipis menunjukkan pesona yang memukau. Keindahan tidak sebatas pada pandangan mata, tetapi juga sangat menyejukkan hati dan perasaan. (adv)


JUMAT, 21 DESEMBER 2012

9

FAKTA KARAWANG

GILIRAN FU-15 Cidera Foto: net

BENCH: Para official Persib di bench cadangan.

Djanur: Jangan Masalahkan Bench BANDUNG – Pelatih Persib Maung Bandung Djadjang Nurdjaman tak mau mempersoalkan tentang komposisi bench (bangku cadangan) Persib Bandung saat pertandingan melawan Persisam Samarinda di Solo. Tersiar kabar, komposisi bench Persib Bandung saat pertandingan melawan Persisam Samarinda di Solo, menjadi polemik. Di pertandingan semifinal Inter Island Cup 2012, Minggu (16/12) itu, diketahui penasehat teknik tim Indra Thohir dan asisten pelatih Sutiono Lamso terlihat duduk di kursi penonton, bukannya mendampingi pelatih dan pemain di bench. Terdapat 2 komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Zaenuri Hasyim dan Kuswara S Taryono duduk di bench. Berikut adalah daftar pelatih dan official tim yang terdapat dalam Daftar Susunan Pema-

in (DSP): Umuh Muchtar – Manajer Tim, Zaenury Hasyim – Penasehat Tim, Kuswara S Taryono – Official, Djadjang Nurdjaman – Pelatih, Anwar Sanusi – Ass. Pelatih, Sutisna – Medis, Dr. Rafi Ghani – Dokter Tim. Sesuai manual liga, kursi bench hanya boleh diisi oleh 14 orang, 7 pemain cadangan dan 7 official tim. Kendati Djanur menyebut dirinya didampingi asisten pelatih Asep Somantri dan memang Asep terlihat duduk di bench, namun dalam DSP namanya tidak tercantum. Anwar Sanusi-lah yang tidak ada di kursi cadangan. Disebut-sebut, semestinya penasehat teknik dan asisten pelatih seyogianya duduk di bench mendampingi pelatih kepala agar memudahkan diskusi jika head coach membutuhkan masukan. “Jangan dibesar-besarkan

lah. Intinya, saya tetap bisa komunikasi dengan Pak Thohir, baik by phone atau pas jeda babak. Kalau sebelum pertandingan mah udah pasti,” tuturnya. Djanur menyebut kejadian ini bukan hal baru. Beberapa pengurus duduk di bangku cadangan sudah sejak lama terjadi di Persib maupun di tim lain. Kendati demikian, Janur pun tidak menampik jika para asistennya ada dekat dengannya sepanjang pertandingan akan membuat diskusi lebih efektif. “Ok, ke depan memang lebih efektif kalau (asisten pelatih dan penasehat teknik tim) ada di dekat saya. Meski tidak semua keputusan juga harus saya diskusikan. Ada juga dimana situasi yang mengharuskan saya membuat keputusan sendiri sebagai pelatih kepala,” ucapnya. (bay)

BANDUNG – Persib Maung Bandung kembali diselimuti kabar cidera pemainnya. Kali ini, gelandang serang Persib Bandung, Firman Utina, yang dikabarkan cidera. Pemain bernomor punggung 15 ini dikabarkan mengalami cidera ketika tengah menjalani sesi latihan di Lapangan Brigif Cimahi, Rabu kemarin. Dokter tim Persib Rafi Ghani, akan melakukan observasi dalam 12 hari ini untuk menganalisa cedera pemain berkostum 15 ini. “Firman cedera ringan. Satudua hari diobservasi dulu. Tapi dari beberapa jam setelah kejadian, Firman bilang sakitnya berkurang,” ujar Rafi di Mess Persib. Firman mengalami cedera saat akan melakukan tendangan, kaki kirinya terpeleset sehingga

kaki kanannya melakukan tendangan kosong tanpa bola. Hal itulah yang membuat lutut kanannya mengalami nyeri. Dokter tim belum bisa memvonis jenis cedera yang dialami Firman. Hanya jika cedera terjadi di bagian lutut, Rafi mengatakan biasanya terjadi pada bagian ligamen. Untuk memastikannya, Rafi akan melakukan observasi dalam waktu dekat ini. “Kalau di lutut kan biasanya cedera ligamen, tapi saya harus observasi dulu. Kalau secara visual ga keliat apa-apa, cuma yang bersangkutan merasakan ada nyeri. Beda dengan cedera yang dialami Maman (Abdurahman). Kalau Maman langsung keliatan ada pembengkakan. Kalau ini secara visual ga keliatan apa-apa,” papar Rafi. Dalam kesempatan yang sama, Rafi pun menyebut bahwa

mulai Kamis besok, Maman akan ikut berlatih bersama tim. Namun Rafi menyebut, kemungkinana Maman belum bisa mengikuti latihan penuh dengan rekan-rekannya karena perlu waktu untuk mengembalikan kebugaran fisiknya. “Maman besok mulai latihan setelah cedera selama 2 minggu. Tapi mungkin belum bisa ikut latihan penuh. Dia harus mengembalikan kebugarannya dulu. Meski, pas cedera pun tetap saya kasih bekal untuk latihan,” ucap Rafi. (bay)

Firman Utina

Tak Diperhatikan, Atlet Kota Baru Kecewa KARAWANG – Porkab Karawang tahun 2012 ini diwarnai dengan rasa kecewa dari atlet dayung yang mewakili Kota Baru. Pasalnya Atlet Kota Baru tidak seperti atlet lain yang lebih diperhatikan oleh para Muspika yang ada. Hal ini dikatakan oleh Dede Sahroni dan Endah Kurnia, kamis (20/12), seusai melakoni laga final dayung campuran di Porkab Karawang 2012. Endah mengatkan, hanya atlet dari Kecamatan Kota Baru saja yang tidak diberikan perlengkapan seperti jaket dan kaos. Sementara atlet dari kecamatan lain diberikan seragam olah raga khusus untuk Porkab Karawang 2012 ini. “Kota Baru saja yang tidak dikasih Jaket dan Kaos,” ujar Endah kepada Fakta Karawang. Endah dan Dede yang berhasil merebut medali perak di Cabang Olah Raga (Cabor) Dayung ini merasa kecewa karena berbeda dengan atlet-atlet yang lain. Padahal atlet dari Kecamatan lain nampak terlihat seragam dengan tulisan nama Kecamatan asal yang terpampang di punggung costum. Kata Endah yang pada tahun 2012 akan dipersiapkan untuk

KECEWA: Meski mendapatkan medali, namun kedua atlet ini tetap merasa kecewa lantaran minimnya perhatian. foto: net

Foto: zck

mengikuti pesta olah raga terbesar di Jawa Barat ini, Seragan berupa jaket hanya diberikan kepada aparatur Kecamatan dan Desa yang ada di Kota Baru saja saat mengikuti konpoy pembukaan Porkab Karawang 2012. “Jakaet Cuma buat aparatur Desa saja sama Kecamatan, Atletnya tidak di beri,” ujar Endah. Lebih lanjut, kata Endah, semua atlet Kota Baru di cabor lain pun tida diberikan seragam khusus untuk mengikuti pentas olah raga terbesar di Kabupaten Karawang ini. Endah mengaku ti-

dak tahu alas an tidak diberinya seragam khusus bagi atlet Kota Baru. “Tidak Tahu kenapa tidak diberi,” tandas Endah. Berdasarkan Info yang dihimpun oleh Fakta Karawang, KONI Kabupaten Karawang, sebagai penyelenggara Porkab telah memberikan subsidi berupa uang. Subsidi tersebut senilai Rp. 1 juta untuk setiap cabr yang diikuti. Sehingga, jika kesebelas cabor yang diikuti, maka subsidi sebanyak Rp. 11 juta akan diberikan oleh Koni kepada Kecamatan. (zck)

SI JALAK: Stadion Si Jalak Harupat merupakan stadion termegah di Bandung.

Maung Ngebet Berkandang di Si Jalak Harupat BANDUNG – Persib Maung Bandung sangat berkeinginan menempati Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base-nya. Sesuai rencana semula, di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2013 ini, Persib akan menempati Si Jalak Harupat sebagai home base-nya. Namun, stadion yang berada di wilayah Kabupaten Bandung itu, kini sudah ditempati tim Pelita Bandung Raya.

“Kami ingin SI Jalak Harupat jadi stadion home base Persib,” ujar Pelatih Persib Maung Bandung, Djadjang Nurdjaman (Djanur), melalui ponselnya. Menurut Djanur, pihak manajemen PT PBB saat ini tengah mengusahakan Stadion Si Jalak Harupat jadi home base pertandingan anak asuhnya. Meski Pelita Bandung Raya sudah memastikan home base di

Ciampel Dominasi Dayung di Porkab KARAWANG – Dari 52 atlet yang mengikuti lomba dayung di Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) Karawang, Kamis (20/12), Kecamatan Ci Ampel berhasil mendominasi. Dari lima kategori yang diperlombakan, empat emas berhasil diraih para atlet dari Kecamatan Ci Ampel. Dalam lomba dayung Porkab Karawang 2012 ini, sebanyak 18 kecatan turut mengirimkan atletnya. Namun, dari babak kualifikasi, hanya ada sembilan kecamatan yang berhasil menembus babak final. Di lima lkategori yang dipertandingkan, Kecamatan Ci Ampel Atlet Ci Ampel berhasil menembus final. Lima kategori tersebut adalah, kayak tunggal putra, kayak doble putra, kayak tunggal putri, kayak doble putri dan kayak campuran. Dalam kayak tunggal putri Ci Ample diwakili oleh Santi, sedang dalam kayak doble putrid, Fatimah dan Maryaman yang mewakili Ci Ampel. Kayak tunggal putra Primana berhasil menembus final dengan catatan waktu 2,25 menit untuk mewakili Ci

Foto: zck

KALUNG: Bupati Karawang tengah mengalungkan medali emas pada dua atlit dayung Ci Ampel.

Ampel. Begitupun dengan Priyatna dan Deni yang berhasil membawa Ci Ampel ke babak final kayak doble putra. Sedang dalam kayak campuran Ci Ampel berhasil menembus final dengan perjuangan Primana dan Maryamah.

Santi berhasil merebut medali perak setelah berhasil berada ti tempat kedua dibelakang dengan catatan waktu 2,52 menit dibelakan Ambar dari Karawang timur dengan catatan waktu 2,39 menit. Fatimah dan Maryamah berhasil

merebut emas dengan catatan waktu 2,25 menit. Begitupun dengan Primana di tunggal putra, Priyatna dan Deni di doble putra, serta Primana dan Maryamah di campuran yang berhasil meraih medali emas. Dengan demikian Ci Ampel

berhasil mengumpulkan empat medali emas dan satu medali perak dari dayung. Hasil ini juga menjadikan Kecamatan Ci Ampel sebagai juara umum di dayung juga sebagai juara umum sementara di Porkab Karawang tahun 2012. Camat Ci Ampel, Asep Cece menyatakan kebanggaannya kepada prestasi yang berhasil direbut oleh atlet dayungnya. Asep sendiri merasa yakin dapat meraih juara umum di dayung Porkab ini, karena sarana untuk berlatih, yakni situ Ci Pule berada di Kecamatan Ci Ampel. “Mereka setiap hari berlatih di Situ Ci Pule. Ini adalah hasil jerih payah latihan mereka selama ini,” ujar Asep. Padahal target Ci Ampel dalam cabang olah raga dayung ini, kata Asep, hanya untuk meraih tiga emas. Kendati empat emas yang sudah didapat oleh para atlet dari Ci Ampel, itu berarti melebihi target sebelumnya. “Target kami tiga emas. Dengan empat emas ini saya akan upayakan untuk memberikan bonus kepada para atlet,” tandas Asep. (zck)

stadion tersebut, kata Djanur, tetapi PT Liga memperbolehkan satu tempat diisi dua tim. “Kami mau mengusahakan untuk main di sana [Stadion Si Jalak Harupat]. PT Liga mengizinkan satu tempat untuk beberapa klub. Persib tahun lalu bisa dengan Pelita Jaya di sana,” kata Djanur. Djanur mengatakan dalam waktu dekat, keputusan home

base pertandingan Persib bisa ditetapkan. “Ya, mudah-mudahan bisa diputuskan di sana. Pokoknya sebelum bertanding kita sudah punya,” jelasnya. Seperti diketahui, Bupati Bandung Dadang Naser telah mengizinkan PBR menggunakan Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base pertandingan. (bay)

Cewek Cantik di Antara Bobotoh KARAWANG – Sepakbola tidak hanya milik kaum Adam. Melainkan, kini juga milik kaum hawa. Terbukti, dari jubelan bobotoh di tribun, tak sedikit para perempuan. Dan hebatnya, dari sekian banyak bobotoh perempuan itu, rata-rata mereka merupakan perempuan cantik. “Kita sudah kadung mencintai Persib. Makanya kita rela berdesakan, kena hujanan, kena panas, dan selalu ada di manapun Persib bertanding,” ujar Nita, seorang bobotoh putri Persib Bandung. Nita mengaku sudah empat tahun tergabung dalam club pendukung Persib Bandung. Awalnya, dia diajak pacarnya (yang kini sudah putus, katanya) menyaksikan secara lasngsung pertandingan Persib Bandung di Stadion Siliwangi. Dari sana keseringan dan lama-lama dia jadi menggilai Persib hingga dirinya pun bergabung dalam club pendukung Persib Bandung. Dalam perkumpulan bobotoh itu, dia pun mendapatkan kenyamanan dan banyak pe-

ngalaman berharga, terlebih bisa mengenal sosok para pemain Persib secara dekat. “Selain menyaksikan secara langsung, kita juga bisa melakukan komunikasi dengan para p emain,” tambahnya. Bagi dia, kalah menang, dirinya tetap mencintai Persib. “ Ta p i p e n gennya sih Persib bisa menang terus d a n menjuarai Liga Super Indonesia musim i n i ,” pungkasnya. Nita (bay)


Hari Ini Karawang Expo Dibuka KARAWANG – Kabar gembira bagi warga Karawang. Hari ini, Jumat (21/12), sebuah event pameran, Karawang Expo 2012, dibuka. Sebuah event pameran yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2013, sekaligus sarana mempromosikan kemajuan pembangunan di Karawang. Event ini juga sebagai sarana untuk membuka peluang usaha dan investasi serta memberi kesempatan pada jumat, 21 DESEMBER 2012

RASANYA MARTABAK TELOR

Wanita-Wanita Andika Eks Kangen Band

Andika Mahesa Nikahi CN Bukan Karena Ingin Bebas Bukan kali pertama Andika Mahesa berurusan hukum karena persoalan perempuan. Kuasa hukumnya, Ferry Juan pun setuju kalau sosok Andika sebagai pribadi yang gampang jatuh cinta. “Andika memang penggemar wanita, tapi menurut saya itu masih wajar,” kata Ferry Juan saat dihubungi KapanLagi. com®, Kamis (20/12). Andika telah sepakat dengan syarat yang diajukan oleh keluarga korban. Dia dalam waktu dekat akan menghirup udara bebas karena keluarga korban akan mencabut laporan. Tapi dengan syarat, Andika punya kewajiban menikahi korban CN, bocah di bawah umur yang telah dilarikan dan diajak hubungan badan. Ferry memastikan pernikahan Andika saat ini atas dasar suka sama suka dan bukan karena ingin bebas dari jeratan hukum. Namun Ferry juga tidak bisa menjamin apakah pernikahan mereka nantinya bisa langgeng atau tidak. Karena memang bukan urusannya lagi. “Kalau nantinya cerai lagi itu urusan dia lah, yang penting memang jangan secara nggak benar aja. Sukai wanita itu secara santun,” jelasnya. Ferry pun menegaskan kalau pernikahan adalah jalan terbaik bagi mereka, dengan segala pertimbangan yang sudah dipikirkan oleh kedua belah pihak. “Menikahkan tersangka dengan CN itu adalah solusi terbaik sekaligus pembelajaran teladan kepada masyarakat bahwa setiap perbuatan akan ada risiko tanggung jawab perbuatannya,” tandas Ferry. (kpl/ aal/uji/dar)

hiburan wisata pendidikan dan berbagai perlombaan. “Selain itu, juga menampilkan seni budaya,” jelasnya. Gelar Expo ini, terang Juanda, bertujuan untuk menciptakan ajang promosi dan informasi bagi produk kerajinan Kabupaten Karawang. “Dalam hal ini juga untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan Karawang. Gelar Karawang Expo akan dilaksanakan di Lapangan Karang Pawitan,” katanya. (bay)

FAKTA KARAWANG

ORINS MANTAP

Sempat menjadi vokalis dari sebuah band kenamaan tanah air, Kangen Band, nama pria yang satu ini lantas naik daun. Setelah kasus narkoba yang menimpanya, Andika pun semakin tenar. Meski terjerat kasus, Andika dengan statusnya sebagai selebriti ternyata digandrungi banyak wanita. Buktinya, beberapa wanita cantik berhasil diikat Andika melalui pernikahan. Siapa saja mereka yang jatuh ke dalam pelukan mantan vokalis Kangen Band ini? Mari simak halaman berikut. (kpl/dew)

pengusaha kecil, menengah dan besar serta koperasi . “Dalam hal ini, mereka nantinya bisa melakukan promosi sekaligus transaksi dagang langsung. Yang juga selaras untuk menjembatani dan menampung aspirasi serta dapat mendukung program Pemkab Karawang,” ujar Ketua Panitia Karawang Expo 2012, Juanda. Dikatakan Juanda, Karawang Expo nantinya akan juga menampilkan berbagai kegiatan. Seperti

HALAMAN 10

BILA Anda termasuk penikmat martabak telor, patutlah mencoba Martabak Telor dari Martabak Spesial Orins. Isiannya spesial dengan daging yang dipotong-potong dalam ukuran besar. Adonan martabak Orins hampir sama dengan adonan martabak telor kebanyakan, namun bahan-bahannya berkualitas. Varian rasanya ada Martabak Telor dan Martabak telor + keju. Daging Martabak Telor Martabak Orins tidak digiling seperti kebanyakan martabak telor yang dijajakan, tetapi dipotong-potong. “Kami enggak pelit daging, kalau martabak pinggir jalan kan biasanya daging dihancurkan, kayak digiling. Kalau kita enggak digiling, tapi dipotong-potong kotak, jadi terasa dagingnya saat digigit,” kata Sonni Arca Adryanto, pemilik Martabak Spesial Orins. Isiannya terdiri dari potongan daging, daun bawang, bawang bombay, telur bebek, dan tepung. Semua bahan yang digunakan dipilih berkualitas terbaik. “Telurnya menggunakan telur bebek agar rasa martabaknya lebih enak, kalau menggunakan telur ayam martabaknya menjadi lembek kurang garing dan gurih,” lanjutnya ketika ditemui di gerainya. Martabak telor yang baik rasanya tidak getir atau agak pahit. Penyebabnya penggunaan bahan-bahan yang tidak pas. Selain itu, panas api harus pas agar kulitnya garing. “Karena bawang bombai harganya lebih mahal, jadi banyak juga orang yang menggunakan daun bawang lebih banyak dibandingkan bawang bombai sehingga rasanya menjadi getir,” ungkapnya. (bay)

Suka Vespa dari Kecil

Anisa viesta

BUKAN cuma cowok yang suka Vespa, tapi cewek cantik pun ternyata ada yang suka sama jenis motor tua itu. Ya, bahkan cewek cantik yang bernama Anisa viesta ini pandai

mengendarainya. Wah bener-bener mantap. Mahasiswi semester I Jurusan Akutansi D3 Unsika ini mengaku mulai menyukai motor Vespa dari sejak kecil. “Dulu waktu kecil saya merasa pengen banget bisa mengendarai motor Vespa. Dan sekarang dah pinter lah,” ujarnya saat berbincang dengan Fakta Karawang. Saking mencintainya motor Vespa, penyuka warna hitam ini, sampai ngebela-belain membeli sebuah motor Vespa. “Habisnya suka sih. Ya namanya suka mau gimana lagi sih,” katanya. Meski demikian, Anisa tidak mengesampingkan kewajibannya sebagai mahasiswi. Dia tetap mendulukan kuliah. Baginya pendidikan formal jauh lebih penting dari segalanya. “Ya harus dong. Kan kuliah itu penting,” ujarnya sambil menyimpulkan bibirnya tanda tersenyum. Dari kecintaannya pada motor jenis Vespa ini, Anisa sampai punya obsesi untuk membuat perkumpulan pencinta motor Vespa khusus untuk kaum hawa. “Pengen sih bikin club Vespa sendiri yang anggotanya cewek semuanya,” ujarnya. (bay)


11

FAKTA KARAWANG

JUMAT, 21 DESEMBER 2012

Nyanyi untuk Bisa Kuliah Dari Halaman 1

malnya yang sempat tertunda. Yaitu kuliah. “Saya pengen kuliah seperti yang lain. Kan dengan pendidikan kita bisa mengejar cita-cita dan mengubah kehidupan, mas,” ujarnya. Terus apa cita-cita Esti??? Dia mengaku pengen menjadi guru, tapi guru mata pelajaran

kesenian. Wah cita-cita mulia, semoga sukses ya. Esti tak seperti kebanyakan gadis seusinya. Kesehariannya dia habiskan untuk belajar dan berlatih vokalnya. Soalnya, selain ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dia juga ingin menjadi penyanyi top seperti yang lain. “Pengen lah bisa sengetop penyanyi lain. Setiap orang

pastinya pengen sukses dong mas,” ucapnya. Ngomongin soal cowok, dia mengaku kalau saat ini lagi sendiri alias jomblo. Nah, hayo siapa yang mau daftar?? Tapi nanti dulu, untuk urusan yang ginian, Esti mengaku masih belum kepikiran. “Saya masih pengen sendiri. Lagi menikmati kesendirian mas,” katanya. (bay) Foto : Solehudin

FOTO BERSAMA : Bupati Karawang Bersama Jajaran PT. Sampoerna Tbk,

Nissan Evalia Lebih Mahal.... Dari Halaman 1

Bupati Karawang yang kemudian menjadi bahan kajian tim kecil untuk memilih merek mana yang memadai. Permintaan itu sendiri adalah, multifungsi. Sehingga mobil oprasional masyarakat desa harus dimodifikasi dalam pembuatannya. Warna yang seragam berwarna putih juga menjadi hal yang perlu di kaji oleh tim kecil. Serta labelisasi atau pemberian gambar pemerintah kabupaten yang menggunakan cat, tanpa harus mengurangi garansi cat mobil itu sendiri. “Hasil kajian tim kecil yang dipimpim oleh Kabag Dalprog ini kemudian dibuatlah penilaian. Dari penilaian kajian teknis, dipilih Nissan Evalia,” kata Teddy. Tim kecil kemudian melakukan pengkajian kesanggupan kepada ketiga calon penerima proyek mobil oprasional masyarakat desa ini untuk memenuhi permintaan modifikasi serta waktu yang diinginkan. Yakni tanggal 27 Desember 2012. Mobil dengan merek Grand Max menyanggupi untuk apa yang diinginkan Pemkab Karawang. Namun tidak dengan satu warna dan masih dibawah 1500cc. Sedangkan Suzuki APV menyatakan ketidak sanggupannya. “Hanya Nissan yang sanggup untuk menyelesaikan tepat waktu dengan permintaan Pemkab Karawang untuk memodifikasi dan warna yang sama serta menggunakan label yang di cat. Kesanggupan dari Nissan juga disertai dengan bukti administrative sesuai prosedur yang berlaku, yakni dengan adanya surat pernyataan, serta menerima konsekuensi. Meski hanya satu mobil saja yang terlambat maka denda dikenakan kepada ke-309 mobil yang diproduksi,” jelas Teddy, seraya kesanggupan ini pun disampaikan kepada Bupati. Setelahnya, tiba-tiba datang pernyataan dari APV secara lisan kepada tim kecil. Peluang pun diberikan kepada APV untuk memenuhi prosedur yang berlaku dengan pernyataan

administrative dari pabrikan Suzuki yang siap menyelesaikan sesuai permintaan Pemkab Karawang. Surat Pernyataan yang diminta pun disarankan tim kecil untuk disampaikan kepada Bupati. “Namun yang ada hanya surat usulan kepada pabrikan Suzuki. Bukan surat pernyataan kesanggupan dari pabrikan,” ujar Teddy. setelah sekitar dua minggu kemudian, turun surat dari Bupati yang menyatakan setuju dengan kajian tim kecil. Lanjutnya. Teddy mengatakan, pihaknya akan lebih sepakat kepada APV, jika dapat memenuhi prosedur yang ada. Namun karena prosedur yang tidak ditempuh akhirnya Nissan Evalia yang menjadi pilihan. “Saya lebih sepakat APV, karena lebih murah. Tapi APV tidak bisa memenuhi prosedur,” kata Teddy. Tedi menuturkan, Kajian tim yang direkomendasikan kepada Bupati juga digunakan oleh Kuasa Pengadaan Anggaran (KPA). Kemudian hasil kajian tim kecil diberikan kepada pejabat pengadaan asset daerah. “Pejabat Pengadaan Aset pun membuat kontrak pengadaan dengan Nissan. Kontrak ini hingga tanggal 27 Desember 2012,” tutur Teddy. Proses selanjutnya diserahkan kepada DPPKAD. Yang mana DPPKAD membuat berita acara pengadaan mobil oprasional masyarakat desa. “Baru penyerahan mobil itu dapat dilakukan,” ujarnya. Lebih lanjut, kata Teddy, Saat ini sudah ada 68 unit mobil oprasional masyarakat desa. Sedang, sisa mobil oprasional desa akan diserahkan sekaligus, seusai habis masa kontrak, yakini tanggal 28 Desember 2012 mendatang. “Saat ini sebenarnya semua unit telah selesai, hanya sedang menunggu proses labelisasi saja,” lanjut Teddy. Harga Nissan Evalia sendiri dibeli oleh Pemkab karawang senilai Rp. 134 Juta. Harga ini, sebut Teddy, lebih murah Rp9 juta dari harga seharusnya yang diberikan kepada pemerintah. Dimana harga untuk pemerintah itu Rpjuta, sedang harga untuk umum

Rp146 juta. Dibandingkan dengan APV dan Grand Max, Harga ini lebih mahal. Alasan diberikannya diskon Rp9 juta, kata Teddy, karena Nissal Evalia merupakan produk promo dari Nissan. Terlebih Pemesanan dari Pemkab Karawang yang lebih dari 300 unit juga memicu diberikannya diskon. “Ketika alasan dari Nissan yang seperti itu, kita juga tidak berani menolak,” kata Teddy. Teddy sendiri mengakui, jika dikaji dari sisi efisiensi anggaran, dirinya membenarkan anggaran tidak efisien. Namun, ada alasan kuat yang tidak memungkinkan untuk memilih yang lebih murah. “Kuncinya di kesanggupan. Jangan sampai mengambil yang lebih murah, tapi malah tidak selesai,” ujar Teddy. Dalam pengadaan mobil oprasional masyrakat desa, sudah jelas terpampang tulisan bahwa mobil itu untuk oprasional masyarakat desa. Sehingga kepentingan umum yang berhubungan dengan masyarakat harus lebih dikedepankan, dibandingkan dengan kepentingan kepala desa. Mobil ini juga ditekankan oleh Teddy bahwa bukan sebagai mobil jabatan kepala desa. Sehingga yang lebih berhak merupakan adalah pelayanan kepada masyarakat. Dalam pemantauan, kata Teddy, bupati dapat menugaskan kepada camat untuk memantau penggunaan mobil tersebut. Terlebih, selama dua tahun sekali, penggunaan mobil ini akan dipantau memalui pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Jika masih dibawah 50 persen, mobil itu bisa ditarik sementara,” ujarnya. Sehingga, Teddy mengatakan, masyrakat harus dapat lebih cerdas saat mengetahui keberadaan mobil oprasional masyrakat desa ini. Begitupun Kepala Desa, harus dapat lebih bijak dalam penggunaan mobil yang dipinjam pakaikan dari Pemkab Karawang itu. “Kalau ada pelanggaran yang dilakukan kepala desa, masyarakat bisa lapor ke bupati melalui Kabag Pemerintahan,” kata Teddy. (zck)

Kejari Awas Masuk.... Dari Halaman 1

di Dinas Bina Marga dan Cipta Karya," ungkap Nace, saat ditemui di kantornya, kamis (20/12). Nace menjelaskan, perlunya pengawasan oleh pihak kejaksaan dikarenakan banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang bermasalah, salah satu pekerjaan yang diduga bermasalah adalah proyek pembangunan jembatan galuh mas."Salah satunya ya pembangunan jembatan Galuh Mas itu, tapi masih banyak yang lainnya juga yang diduga banyak bermasalah," jelas Nace. Lebih jauh Nace menjelaskan, anggaran yang ada di Dinas Binaa Marga hampir mencapai 400 milliar, sedangkan yang di Cipta Karya 139 milliar, oleh karena itu pengawasan yang intensif perlu dilakukan oleh

pihak kejaksaan."Uang itu kan uang rakyat,dan setiap digitnua harus dipertanggungjawabkan secara benar, baik secara administrasi atau hasil pekerjaannya," tambah Nace. Nace menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam begitu saja melihat banyaknya permasalahan yang terjadi selama ini, bahkan dirinya akan melaporkan kepada kejaksaan jika ada indikasi penyimpangan dalam pengerjaan proyekproyek di Karawang untuk anggaran tahun 2012,"kami sudah memiliki beberapa data pekerjaan-pekerjaan yang diduga bermasalah,dan tidak menutup kemungkinan kita akan melaporkannya kepada pihak kejaksaan,"tandas Nace. Sementara itu, kasi Intel Kejaksaan negeri Karawang mengatakan, saat ini pihak tengah memantau sejumlah pembangunan di Karawang,"

kita memantau sejumlah kerjaan, salah satunya adalah pembangunan jembatan Galuh mas," ujar Imran. Menurutnya pihak Kejaksaan sudah berkomitmen ditambah kebijakan dari pimpinan kejaksaan, menurutnya hal tersebut dilakukan agar sasaran pembangunan terwujud dan bermanfaat buat masyarakat karawang."Itu tindakan preventif kita untuk penyadaran hukum , dan kalo kita temukan pelanggaran yg bersifat pidana, kita lakukan penegakan hukum yg sifatnya penindakan," tambah Imran. Imran juga mengatakan saat ini pihaknya belum berani menyimpulkan penemuan-penemuan yang sudah didapatkan oleh pihak kejaksaan."Temuan belum berani kita simpulkan kang, krn kita kumpulkan data dan bukti yg komprehensif dulu kang biar tidak bias," Tandas Imran.(ssp)

Pemkab Tingkatkan Mutu Pendidikan

Karawang - Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya mengajak kerjasa-

ma pihak swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan di Karawang. hal tersebut disam-

paikan oleh Bupati Ade Swara saat menghadiri kegiatan seminar pendidikan yang dis-

elenggarakan oleh PSF dan PT. HM. Sampoerna, Tbk di Auditorium Utama RM. Alam Sari Kab. Karawang, Kamis (20/12). Salah satu pihak swasta yang sudah bekerja sama dengan pemkab Karawang adalah Putera Sampoerna Foundation (PSF) yang telah berjalan selama 8 tahun terakhir, melalui program School Development Outreach. Ade Swara mengatakan,arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan, sesungguhnya merupakan suatu sinergi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Namun demikian,dalam implementasinya bukanlah hal yang mudah dilaksanakan, mengingat upaya perwujudan semua kebijakan di atas, menuntut dukungan dari semua pihak, termasuk pihak swasta. “Kami dari pihak pemerintah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan pendidikan di kabupaten karawang, termasuk kepada seluruh jajaran PSF dan PT. HM. Sampoerna, Tbk.(ssp)

Niat Cari Kopi, Eh Malah.... Dari Halaman 1

yang menungu warung ‘kopi’ itu. Sambil menunggu kopi datang, Oyib melihat-lihat sekelilingnya bahkansampai keluar warung. Ya kali aja ada si bohai lewat. Tapi yang Oyib lihat, hanyalah si bohai yang sudah pada tuwir dengan hidung mancung kayak petruk (operasian). “Iwhhh….” Oyib ngabirigidig lihat cewek tua berhidung petruk itu. “Ini a kopinya,” tiba-tiba Oyib tersentak mendengar suara merdu sambil nyodorin kopi. “Wow!!” guman Oyib pelan (soalnya kalau keras nanti semua pada marah sambil ikutan bilang wow lagi). Gek, si cewek pengantar kopi itu duduk dekat Oyib. Dan seketika itu, jantung Oyib berdetak keras banget bagai gunung yang akan meletus. Cewek muda berperawa-

kan kecil, berisi, kulit putih (tapi gak bule-bule amat), mengenakan celana pendek banget yang dengan jelas memperlihatkan paha putih mulusnya. “Siapa namanya neng?” Tanya Oyib. “Dewi aa. Ari aa saha?” timpal si cewek yang kemudian diketahui namanya Dewi. “Oh abi Oyib Sartoyib,” jawab Oyib. Seterusnya, mereka pun mengobrol dan Oyib sambil geser bergeser makin mepet ke tubuh si Dewi duduknya teh. “Kok mepet terus a?” tanya Dewi. “Hehe da atuh dingin neng,” timpal Oyib. “Kalau dingin mah atuh sambil ngebir,” jawab Dewi lagi. “Oh boleh lah,” sambar Oyib (soalnya pengen pupujieun seperti bupati nagara tatangga tea geuning). Dewi pun bergegas mengambil dua botol bir. Satu bir putih buat Oyib dan satu botol lagi bir hitam buat dirinya sendiri.

Suasana paduduaan subuhsubuh Oyib sama Dewi pun makin asik dengan bir itu. Oyib pun sudah tak canggung lagi buat memeluk Dewi. Dan si Dewi pun seolah pasrah, nurut aja dipelukin ma Oyib. “Bray!!” tiba-tiba mata Oyib terbelalak. Ketika baju si Dewi secara tak sengaja morosot bagian dadanya. Tentu saja buah dadanya kelihatan. Buah dada yang bulat itu tampak jelas tertutup bra hitam. “Haduw…..jadi stakteng,” guman Oyib dalam hati (kalau dikedalkeun takut kedengaran si Dewi, tar kabur lagi). Tapi dasar si Dewi, mendapati kejadian seperti itu bukannya malu, eh malah seperti yang disengajain. Dewi kemudian memepet dadanya ke tubuh Oyib. Terang saja, Oyib semakin tak karuan. “A kok sendirian aja sih ke sini nya?” tanya Dewi dengan posisi dada menempel di dada Oyib.

“Yak an pengen sendirian. Neng sendiri itu kok belum pulang sih?” Tanya Oyib dengan jantung yang berdetak kencang seperti gendering mau pecah. “Aku tidur di sini a. Soalnya gak ada yang jemput. Kan rumah ku jauh di Cikarang,” jawab Dewi. Mendengar jawaban seperti itu, Oyib semakin stakteng. Pikiran Oyib sudah kepengen cepat-cepat mainkan “telepon koin” milik si Dewi. Tapi itulah Dewi. Seolah sengaja bikin Oyib stakteng tingkat tinggi. Dewi kemudian menaikan kakinya ke atas paha Oyib. Terang saja paha Dewi yang putih mulus pun semakin terlihat jelas. “A kenapa kok kayak gelisah gitu?” tiba-tiba Dewi berujar. Kemudian, entah apa yang dilakukan Oyib dan Dewi. Yang jelas, tak lama dari sana, Oyib dan Dewi sudah tak terlihat di warung. (bayu)

KEMBALIKAN UANG.... Dari Halaman 1

nya sampai dengan saat ini uang tersebut masih ditahan kejaksaan."Kami akan mendessak pihak kejaksaan untuk segera mengembalikan uang tersebut, jangan jadi alas an konsultasi ke kejati kemudian proses pengembalian uang jaminan tersebut tidak dikeluarkan,” tandas Majid. Sementara itu, Iman Yusuf Kepala Seksi (Kasi) Kejaksaan Negeri Karawang mengatakan, sepengetahuan dirinya ada kesalahan komunikasi antara keluarga syarif dengan pihak kejaksaan. Karena menurutnya, sesuai dengan

bukti yang ada, uang sebesar 100 juta tersebut bukan uang jaminan, melainkan uang pengembalian kerugian negara sehingga saat ini dijadikan barang bukti."Kalo itu , sepengetahuan saya, ada miss komunikasi antara keluarga syarif dgn teman2 Jaksanya. karena sesuai bukti yg ada, uang itu bukan jaminan, tapi pengembalian kerugian negara, sehingga dijadikan barang bukti," jelas Imran, kepada Fakta Karawang melalui pesan Blackberry. Lebih jauh Imran menjelaskan, dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dinyatakan uang 100 juta tersebut

dikembalikan kepada terdakwa yaitu syarif. Namun jaksa yang menangani kasus tersebut melakukan banding terhadap putusan tersebut. "Namun putusan PT (Pengadilan Tinggi) Tipikor tidak mempertimbangkan lagi uang tersebut dan sampai putusan kasasi juga masih seperti itu, hal itu yang membuat jaksa yang menangani kasus tersebut kebingungan," tambah Imran. Karena kebingungan itu, lanjut Imran, saat ini pihak Kejaksaan Negeri Karawang sedang melakukan konsultasi dengan pihak Kejati Jawa Barat."Jadi bukan mereka (jaksa) menahan uang tersebut, melainkan sedang meminta petunjuk

dari Kejati dulu kang," tambah Imran. Namun Imran saat ini belum bisa memastikan kapan permasalahan tersebut bisa diselesaikan, karena itu semua tergantung dari konsultasi dengan pihak Kejati. "Kalau waktunya kapan kami belum bisa memastikan kang, tapi kita usahan secepatnya bisa diselesaikan," tutur Imran. Imran sendiri mengatakan, saat ini uang yang menjadi sengketa antara pihak keluarga syarif dan kejaksaan berada di Bank, dan uang tersebut dipastikan tidak berbunga. "Uang itu disimpan di Bank dan tidak ada bunganya," katanya.(ssp)

Minta Diangkat Jadi Karyawan Tetap Dari Halaman 1

Lebih jauh Maulana mengatakan, dirinya dan semua karyawan PKWTT yang bekerja di PT.TKI meminta kenaikan menjadi karyawan tetap dikarenakan surat nota pemeriksaan nomor 556/3341/ BBKK/2012 yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang pada 21 Nopember 2012 lalu, dimana dalam surat tersebut dikatakan, sesuai dengan Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 pasal 59 ayat (1),(2) dan (7) berbunyi perjanjian kerja untuk waktu tertentu (PKWT) hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaanya akan selesai dalam waktu ter-

tentu. Sementara di PT.TKI tim pemeriksa dari Disnakertrans menemukan 100 lebih karyawan yang statusnya PKWT sementara pekerjaannya terus menerus atau tetap."Kami hanya menuntut hak kami yang diatur dalam undangundang, karena menurut hasil pemeriksaan, seharusnya status kami adalah karyawan tetap, karena pekerjaan kami juga terus menerus dan tetap," Tandas Maulana. namun sampai saat, masih menurut Maulana, ini pihak management PT.TKI tidak menggubris nota pemeriksaan serta tuntutan yang disampaikan oleh serikat pekerja PT. TKI."Makanya kami datang kesini untuk meminta kepada DPRD agar menekan PT.Toyobo mengangkat kami menjadi Karyawan," kata

Maulana. Sementara itu, ketua DPRD Karawang H.Tono Bahtiar yang menerima langsung aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, dirinya sangat mendukung sekali apa yang menjadi keinginan para pengunjukrasa. Karena menurutnya hasil pemeriksaan oleh Disnaker bisa dijadikan acuan untuk perusahaan mengangkat 100 orang lebih karyawan kontrak menjadi karyawan tetap di PT.TKI."Kami akan terus membantu apa yang menjadi keinginan saudarasaudara (karyawan PT.TKIred) semua, makanya kami akan memangil management PT.Toyobo untuk dipertemukan dengan karyawan yang meminta diangkat menjadi karyawan tetap," kata Tono. Tono juga mengatakan, pemanggilan management

PT.TKI sendiri akan dilakukan hari ini jum'at siang (21/12), hal tersebut dilakukan karena tuntutan semua karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa di DPRD meminta agar permasalahan ini bisa diselesaikan secepatnya."Besok (hari ini-red) kami akan memanggil PT.Toyobo, dan surat pemanggilan itu kami layangkan hari ini juga," Tandas Tono. Sementara itu Kepala Disnakertrans Ramon Wibawa Laksana yang juga hadir menerima unjuk rasa tersebut mengatakan, pihaknya akan membantu dan memfasilitasi apa yang menjadi keinginan pengunjuk rasa."Kami akan selalu membantu dan memfasilitasi agar yang menjadi tuntutan dapat dipenuhi oleh pihak perusahaan," ujar Ramon.(ssp)


jumat, 21 DESEMBER 2012

website : http://www.faktakarawang.com

Hina Ulama, Warga Kepung Oknum PNS PURWAKARTA - Ratusan warga masyarakat Kecamatan Maniis merangsek ke kantor Kecamatan Maniis. Kedatangan orang-orang yang di dominasi santri salah satu pesantren ternama di Kecamatan Maniis itu meminta pertanggungjawaban pihak oknum Kecamatan Maniis berinisial ES selaku Kasi Kesos Kecamatan Maniis, Purwakarta. ES dituduh melakukan penghinaan terhadap salah seorang ulama Pimpinan Ponpes Sijrotul Huda yang juga sekaligus pimpinan Majlis Manakib. Ratusan warga berang dan meminta pihak Kecamatan Maniis untuk menyerahkan oknum yang mereka cari. “Pecat Encang sekarang juga. Dia tidak pantas menjadi aparatur pemerintah. Menghina guru kami

berarti menyakiti kami semua,” seru para pendemo dihalaman Kantor Kecamatan Maniis Hari Kamis (20/12) kemarin siang. Pantauan Fakta Karawang, saat aksi itu berlangsung, para pendemo ini berbondongbondong langsung merangsek ke ruangan Camat Maniis, Asep gumilar. Sejumlah petugas kecamatan dan satpol PP juga terlihat tampak ketakutan dan membiarkan warga masuk dalam kantor. Karena orang yang dituju tidak ditemukan, akhirnya mereka mengalihkan haluannya ke kantor Polsek Maniis untuk mendesak pihak kepolisian menangkap Encang. “ Tangkap dan adili Encang, kalau tidak akami akan mengambil

paksa kerumahnya,” seru pendemo lain sesampainya di Kantor Polsek Maniis . Ditempat ini mereka kembali gagal menemukan orang yang mereka cari. Akhirnya petugas Polsek menyuruh warga untuk kembali ke lokasi kecamatan karena Kapolsek Maniis AKP Ismanto malah sudah berada di kantor Kecamatan. Sesampainya di kantor Kecamatan warga di sambut Kapolsek Maniis. “Harap tenang. Pak camat sedang menuju ke Kantor Kecamatan. Sekarang pak camat sedang berada di KPUD Purwakarta,” ujar AKP Ismanto. Nampaknya seruan Kapolsek AKP Ismanto tidak meredakan pendemo. Suasa malah semakin rusuh karena warga terus mendesak kapolsek u n t u k meng- h a d i r k a n C a mat Maniss Drs Alfi

Gumilar dan Kasi Kesos Kecamatan Encang. “Sebagai aparat hokum bapak harus menangkap saudara Encang karena dia telah menghina guru kami. Ulama itu harus dihormati bukan di hina. Kelakuan Encang menunjukan arogansi pemerintah terhadap rakyat,’ teriak Heru salah satu keluarga besar Ponpes Sijrotul Huda. Ditempat sama Dodo Jabrig menegaskan, sebagai warga Maniis pihaknya sangat menghargai tokoh agama. Sehingga siapapun yang melakukan penghinaan akan dimintai pertanggungjawaban. Dikatakannya, usai pencoblosan yang di laksanakan tanggal 15 Desember lalu saudara ES sempat menyuruh seseorang menyiapkan ambulan untuk KH Hanafi karena dikhawatirkan pingsan karena kekalahan su-

ara DUGI oleh Sahate. “Sepertinya penghinaan ini ada kaitannya dengan Pilkada, padahal Haji Hanafi itu orangnya netral. Kami tidak menerima dengan penghinaan ini. Kalau Encang tidak diproses secara hukum, maka kami bisa menghancurkan rumah Encang,” ancam Dodo dengan nada tinggib saat ditanya Fakta karawang. Kapolsek Maniis AKP Ismanto kepada wartawan mengatakan, tidak akan ada asap kalau tidak ada api. Kalau benar ada pernyataan yang menghina dari aparat Kecamatan terhadap masyarakat atau siapapun itu sangat tidak dibenarkan. “ Kami akan memanggil pihak Camat dan ES untuk dimintai klarifikasi,” pungkasnya. (ega)

CARI OKNUM PNS : Karena dianggap menghina salah seorang ulama. Puluhan warga di Kecamatan Maniis mendatangi kantor kecamatan. Mereka mencari oknum PNS berinisial ES.

Dedi Terganjal Tanda Tangan

foto: Ega Nugraha

Dua Timses Tolak Hasil Rekapitulasi KPUD PURWAKARTA - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta akhirnya menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Purwakarta Kamis (20/12) kemarin. Dari hasil rekapitulasi yang digelar di Aula KPUD itu, dipastikan secara resmi pasangan Dedi-dadan keluar sebagai pemenang dengan perolehan sebanyak 306.332 suara atau 65,64 persen. Dengan hasil itu, pasangan Dedi-dadan yang diusung oleh lima partai politik itu memperoleh suara penuh dibanding dua pasangan calon lain. Untuk pasangan nomer urut satu Dudung- Yogi memperoleh 115.689 suara (24,79 persen), sedangkan pasangan nomor urut tiga Burhan-Onnie hanya memperoleh 44.646 suara atau 9,57 persen. Hasil ‘real count’ KPUD Purwakarta ini seakan mempertegas hasil ‘quick count’ yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) saat hari H pencoblosan beberapa waktu lalu.LSI saat itu menunjukan hasil perhitungannya, untuk kemenangan pasangan Dedi-dadan (nomor urut dua). Meski hasil perhitungan resmi sudah ditetapkan, namun pasangan Dedi-Dadan nampaknya belum bisa bergembira.

massif dan terstruktur,” cetus Nanang yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Demokrat. Nanang mengatakan, pelanggaran itu sebenarnya sudah terlihat sebelum tahapan pilkada digelar. Dugaan itu dimulai dari penggunaan fasilitas Negara, seperti pemasangan lampion sahate, mobilisasi PNS dan aparatur Negara. “Secara umum dalam tradisi itu dipandang telah dan akan

foto: Ega Nugraha

TETAPKAN : Komisi pemilihan umum Kabupaten Purwakarta menetapkan kemenangan Dedi Mulyadi- Dadan Koswara dalam Pilkada 15 Desember lalu setelah melakukan rekapitulasi suara di aula kantor KPUD Kamis (20/12).

Dua kubu lawan pasangan Dudung-Yogi dan Burhan Onnie siap mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Namun gugatan itu bukan untuk menggugat hasil rekapitulasi KPUD kemarin, melainkan mereka menganggap banyak dugaan kecurangan menjelang pelaksanaan Pilkada di gelar. Bahkan ketidakpuasan ini pula ditunjukkan tim pasangan ini dengan tidak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi KPUD. Bahkan

mereka pun sempat melakukan aksi walk out sebelum Ketua KPUD Deni Ahmad Haidar akan membacakan agenda acara saat itu. Selain adanya aksi walk out dari tim saksi Burhan-Onnie, tim saksi dari pasangan calon Dudung Yogie Asep Somantri diakhir acara juga tak mau menandatangani berita acara yang sudah dipersiapkan KPUD. “Tim melihat bahwa di Pilkada ini banyak dugaan pelanggaran sehingga kami perlu mendalami kembali dan

kami akan melakukan proses hokum terhadap hasil pilkada itu,” ujar Asep Somantri saat dikonfirmasi Fakta Karawang. Sementara itu ditempat terpisah tim saksi pasangan Burhan-Onnie, Nanang Purnama mengatakan, aksi walk out yang dilakukan tersebut karena timnya memandang bahwa sepanjang pelaksanaan tahapan pilkada telah banyak pelanggaran. “Pelanggaran itu menurut saya dikategorikan secara terencana, sistematis,

menghancurkan sendi-sendi demokrasi,” paparnya. Terkait akan adanya gugatan dari kubu lawan, tim saksi pasangan Dedi-dadan, Komarudin, SH menanggapinya dengan santai. Dikatakan Komeng (sapaan akrab) sesuai dengan UU no 15 tahun 2011 menurut dia itu sah-sah saja dan mempersilahkan gugatan itu dilakukan karena merupakan hak masing-masing. “Namun yang terpenting bagi saya, kita semua

wajib bersyukur karena Pilkada Purwakarta berlangsung secara damai,” tandasnya. Sementara itu Ketua KPUD Purwakarta Deni Ahmad Haidar juga mempersilahkan bagi siapapun untuk menerima ataupun menolak dengan hasil rekapitulasi. “Kalau memang ada yang tidak setuju, silahkan saja ajukan gugatan ke MK, dan kita akan tunduk pada hasil putusan MK tersebut, apapun hasilnya,” kata Deni. (ega)


Edisi 21 Desember 2012