Page 1

Senin, 3 Desember 2012

Terbit 12 Halaman

PKS DILECEHKAN Seputar Kisruh Partai Koalisi

BUPATI KARAWANG- Pernyataan Bupati Karawang, H Ade Swara, di Fakta Karawang edisi sabtu (1/12) yang menyatakan, bahwa dirinya tidak takut dengan ancaman Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karawang, yang siap hengkang dari barisan pendukung dirinya. Bahkan, bupati dengan tegas menuding bahwa saat inilah PKS yang membutuhkan dirinya, mendapatkan komentar dari berbagai kalangan masyarakat yang ada di Karawang. Benny Faturahman, salah satu aktivis senior Karawang mengatakan, pernyataan bupati mengomentari kritikan yang disampaikan oleh PKS menurutnya sangatlah tidak elegan, bahkan dia mengatakan pernyataan bupati tersebut menunjukan bahwa Bupati Karawang adalah seseorang yang arogan dan orang yang lupa diri. “Seharusnya bupati ingat keringat dan kerja keras yang dilakukan oleh semua kaderkader PKS yang ada di Karawang di pemilukada 2010 lalu, dimana kerja keras merekalah H. Ade Swara bisa menjadi Bupati Karawang,” ujar Benny sabtu (1/12). Meskipun langkah politik

PKS, masih menurut Benny, tidak tepat terkait dengan perpolitikan di daerah. Namun, bukan berarti seorang Ade Swara bisa melupakan begitu saja, jasa-jasa politik yang pernah dilakukan oleh PKS untuk Ade Swara yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karawang. “Seharusnya beliau (bupati-red) bisa lebih bijak dan elegan dalam menyikapi kritikan yang disampaikan kader-kader PKS, bukan malah menyatakan kalau dirinya tidak takut dengan PKS dan bilang kalau saat ini PKS lah yang butuh dirinya,” tandas Benny. Sedangkan, Asep Toha, dari Gerakan Rakyat Pemberantas Korupsi (GRPK) Karawang, menilai pernyataan Bupati Karawang tersebut sangat melecehkan harga diri PKS yang selama ini membantu Bupati menjalankan kinerjanya selama memimpin Kabupaten Karawang, dan menganggap bahwa pernyataan tersebut secara tidak langsung bahwa Bupati tidak mengakui keberadaan PKS. ”Selama ini setahu saya ,di parlemen PKS adalah partai yang paling banyak membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahannya,”

Imran Yusuf

Jaksa Akan Segera Bertindak

terang Asep. Ia juga mengatakan, seharusnya PKS mampu bersikap tegas dan menunjukan harga dirinya sebagai salah satu partai besar yang ada di Karawang, jangan sampai kemudian harga diri PKS yang begitu luar biasa dimata publik, dapat dilecehkan begitu saja oleh Bupati Karawang. “PKS harus bisa menunjukan harga dirinya, ingat PKS mempunyai peranan yang sangat penting di legislatif, karena bagaimanapun PKS adalah salah satu partai besar di Karawang, setelah PDIP, Demokrat dan Golkar, tapi ya kita lihat saja nanti sikap PKS,” tandasnya. Sementara itu, Ketua DPD PKS Karawang, Ust. Jajat, ketika dimintai keterangannya mengenai hal tersebut mengatakan, terkait dengan koalisi PKS dengan Bupati Karawang, H. Ade swara pihaknya tidak akan memulai atau meng akhirinya terlebih dahulu.

Kasus Pemotongan Gaji Pegawai

KARAWANG- Terkait desakan Indonesian Corruption Watch (ICW), kepada penegak hukum di kabupaten karawang terkait kasus pemotongan gaji PNS di karawang, yang dilakukan bank jabar banten (BJB) Karawang, Imran yusuf, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karawang, Minggu (2/12) kepada Fakta Karawang, dengan tegas mengatakan, pihaknya akan segera mengambil langkah cepat dengan cara turun langsung kelapangan terkait kasus pemotongan tersebut. Menurutnya, desakan ICW merupakan modal pihak kejaksaan untuk melakukan pengusutan terhadap kasus tersebut. Karena, selama ini pihaknya sudah menurunkan tim kelapangan untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus pemotongan gaji pegawai yang dilakukan oleh pihak bjb karawang. “Langkah hukum akan segera

Ke Halaman 11

kita lakukan, dalam minggu ini kami sudah mulai bergerak untuk menyelidiki kasus pemotongan gaji pegawai, yang diduga terindikasi adanya pelanggaran hukum. Hanya saja, kami belum bias memastikan apakah kasus ini terbukti atau tidak adanya pelanggaran. tentunya kami harus melakukan penyelidikan terlebih dahulu,” tegas imran. Sementara itu, Jaringan Masyarakat Peduli Hukum (JPMH) Karawang, mendesak pihak pengak hukum di Karawang untuk mengusut dugaan kasus pemotongan gaji Pegawi Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Karawang oleh Bank Jabar Banten (BJB) Karawang. hal tersebut disampaikan ketua JMPH, Yono Kurniawan, sabtu (1/12).

Ke Halaman 11

H. Ade Swara

Kemalaman di Tuparev, Dapat

Deasy Arsy Asanti

Si Peuhpeul

Tetap Ingat Karawang

BOLAK-balik KarawangJogjakarta tak membuatnya lelah. Bahkan ungkapan tua di jalan juga tak kena buat gadis bernama Deasy Arsy Asanti. Bagi pemilik kulit putih mulus ini, justru bolak-balik itu malah membuatnya bugar dan tambah cantik. “Ah gak juga. Biasa aja kok. Masa bgini dibilang cantik,” ucapnya saat berbincang dengan Fakta Karawang, di sebuah cafeteria di kawasan pusat perbelanjaan Karawang. Eci, begitu dia akrab disapa, ditemukan Fakta Karawang di sebuah cafeteria di mall saat tengah bersantai. Dengan penampilan casual (kaos, clana pendek dan sepatu convers), gadis kelahiran 22 tahun silam ini tampak asik dipandang. “Ah mas ini lebay deh. Saya bukan artis ko. Jangan terlalu berlebihan gitu memujinya,” elaknya saat Fakta

Deasy

Karawang mengungkapkan kekaguman di pertemuan pertama itu. Pemilik tinggi berat 165 cm/45 kg ini, Karawang merupakan tempat yang tak bisa dilupakannya. Selain tanah kelahiran, Karawang juga merupakan tempat yang paling indah buatnya. “Pokoknya tiap bulan saya selalu pulang mas. Itu harus soalnya selain kangen ortu dan keluarga, juga kangen suasana kota di sini,” ujarnya.

Ke Halaman 11

KAWASAN - Kota Karawang, seakan tak ada matinya dari aktivitas penghuninya. Bisa dibilang 24 jam kawasan ini diwarnai dengan kehidupan warganya. Makanya, jika kemalaman dan tak bisa masuk ke kosan, tak perlu takut karena banyak tempat untuk disinggahi (sekedar menunggu pagi). Seperti kisah semalam yang kualami. Malam itu, sampai di Karawang (pulang dari Bandung) sekitar jam 01.30 WIB. Sampai di kost, ternyata gerbang Kost sudah terkunci (karena emang sudah subuh). Terpaksa ku balik kanan dan mencari tempat persinggahan menunggu pagi (karena ku tak membawa kunci gerbang itu). Kendaraan ku arahkan menuju Jalan Tuparev. Ku susuri jalan itu. Hingga secara spontan ku berhenti si sebuah kios yang lokasinya tak jauh dari sebuah hotel. Biasalah, di kios itu, ku pesan kopi dan rokok. Detik kemudian, kopi dan rokok yang

ku pesan sudah ada di depan mata. Melihat yang dipesan sudah ada di depan mata, ku pun langsung “menyikatnya”. Tak ada sedikit pun terlintas sesuatu yang negatif (piktor=pikiran Di kotor). benak ku saat i t u hanyalah pengen cepat pagi sambil menikmati kopi panas dan rokok. Batang demi batang rokok pun ku isap. Suhu Karawang yang biasa panas, dini hari itu terasa dingin. Ku yang lagi kedinginan sambil terkantuk-kantuk, tiba-tiba tersentak oleh suara motor tepat di samping ku. “Aduh maap a,” ucap pengendara motor dengan suaranya yang halus, merdu, sambil memarkir motornya.

Redaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

Sesaat, mata ku tak berkedip. Mata yang semula sayup karena ngantuk, tiba-tiba menjadi melotot. Ya, betapa tidak, soalnya, sesosok perempuan berwajah manis, dengan gigi berbehel, berkulit putih mulus, bodi montok dengan (maaf ) buah dada yang moncong ke depan, berada tepat di depan mata ku. “Wow ind a h n y a … . .” gumanku dalam hati. Si Peuhpeul (demikian ku sebut pengendara motor cantik itu karena bodi-

Ke Halaman 11

Pemerintah Jangan “Main Mata” dengan Pemborong KARAWANG- Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Organisasi Perangkat Daera (OPD)nya diminta bersikap lebih tegas kepada para pemborong atau rekanan yang mengerjakan proyek pemerintah. Hal tersebut harus dilakukan oleh pemerintah agar penyerapan anggaran tahun 2012 bisa mencapai angka diatas 90% sesuai dengan apa yang diharapkan oleh DPRD Karawang. “Sikap tegas itu sangat perlu dilakukan pemerintah kepada para pemborong atau rekanan, karena jika tidak tegas maka akan menghambat penyerapan anggaran tahun ini,” ujar Deden Irwan Risadi, ketua Komisi C DPRD Karawang. Menurutnya, saat ini masih banyak pekerjaan-pekerjaan fisik yang waktu pengerjaannya masih tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati dalam kontrak kerja antara pemerintah dengan pihak rekanan, oleh karena itu pemerintah harus terus memberi-

kan dorongan yang maksimal, agar pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh para rekanan bisa selesai sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati oleh bersama. “Proses pengawasan secara intens harus benar-benar dilakukan, jangan sampai ada pekerjaan yang progresnya masih tidak sesuai dengan apa yang tidak diharapkan, makanya dinasdinas terkait juga harus sering-sering turun kelapangan untuk mengawasi pekerjaan yang saat ini sedang dilakukan,”tuturnya. Lebih jauh Deden mengatakan, pemerintah juga harus berani memberikan sangsi kepada para rekanan yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaanya sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Sangsi yang dimaksudkan adalah dengan memblacklist rekanan-rekanan tersebut agar tidak bisa mengikuti

Tindak Tegas Pemborong Nakal

Ke Halaman 11

website : http://www.faktakarawang.com


SENIN, 3 DESEMBER 2012

2

Beda Jalan, Aher Ngaku Harmonis BANDUNG - Sejak akhir 2011, berhembus kabar jika hubungan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakilnya Dede Yusuf Effendi 'pecah'. Namun, isu itu langsung ditepis Heryawan. Untuk diketahui, pada Pilgub 2013 mendatang keduanya menempuh jalan yang berbeda. Ia maju sebagai Cagub bersama Cawagub Deddy Mizwar, sedangkan Dede Yusuf maju sebagai Cagub dengan meminang mantan Sekda Jabar Lex Laksamana, sebagai pendampingnya. Ia menilai, hingga akhir masa jabatannya, hubungan dengan Dede Yusuf dalam menjalankan roda pemerintahan Jabar masih satu haluan. "Saya tegaskan, hubungan saya dengan wakil gubernur tidak pecah kongsi. Kalau pecah kongsi bisa berantakan. Tapi sampai sekarang semuanya baik-baik saja," ungkap Heryawan saat peluncuran logo 'Kancing Merah' sebagai logo kampanye Aher-Deddy Mizwar,

Sabtu (1/12) siang. Menurut Kang Aher, begitu Ia akrab disapa, komitmennya dengan Dede Yusuf sudah terikat hingga akhir jabatan pada pertengahan 2013 mendatang. Ia juga menegaskan, proses persaingan dengan wakilnya dalam ring Pilgub Jabar, tak akan mengganggu jalannya pemerintahan. "Saya jamin dalam proses pilkada, pemerintahan tidak terganggu," tandasnya. Sedangkan terkait keterlibatan partai-partai pengusungnya yakni PKS, Hanura dan PPP, Ia juga menegaskan tidak ada politik transaksional. Ia pun mengaku tidak punya 'utang politik' kepada partai-partai tersebut. "Memang kalau incumbent suka dipersepsikan banyak uang, tapi kalau saya tidak," ujarnya. Sementara itu, alasan ia memilih logo kampanye 'Kancing Merah' karena erat kaitannya dengan jiwa nasionalisme.

Kancing merah dan benang putih (kemeja putih) merupakan simbol dari bendera Indonesia. "Merah berani, putih bersih. Jadi kita berani karena bersih. Selain itu, kancing pada baju kami ada 4 lubang, yang artinya 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Dan Jawa Barat sendiri bagian dari NKRI," bebernya. Selain meluncurkan logo kampanye, Heryawan juga meluncurkan slogan kampanye meraka dengan tagline 'Aher-Deddy Mizwar Selalu Dekat dan Melayani'. "Proses pemilihan kali ini adalah proses budaya. Pemimpin tidak lagi dipilih oleh wakil rakyat atau partai. Sekarang ini ada 5 pasang calon yang menawarkan diri sebagai pelayan rakyat. Jadi ini adalah proses rakyat yang mau memilih pelayannya. Arti slogan itu supaya kita terbiasa dengan habbit melayani," pungkasnya. (Jay)

Ahmad Heryawan

Dede Yusuf Effendi

Golkar Optimis Menangkan Pilgub Endang Ajak Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas KARAWANG- Menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, Golkar Karawang siapkan infrastruktur untuk memenangkan Pilgub Jabar. Persiapan-persiapan tersebut yang membuat Golkar yakin akan memenangkan Pilgub Jabar 2013 yang akan datang.“ kami yakin bisa memenangkan Pilgub Jabar, karena berbagai kesiapan sudah kami lakukan untuk menghadapi momentum politik akbar di Jawa Barat ini,” ujar Endang Kurniadin, anggota DPRD Karawang dari Fraksi Golkar, Minggu (2/12). Dirinya menuturkan, berbagai kesiapan yang dilakukan oleh kader-kader Golkar di Karawang diantaranya dengan menyiapkan tim pemenangan dari internal partai Golkar, serta membentuk tim relawan yang siap membantu memenangkan pasangan calon Yance atau pemilik nama lengkap Irianto MS Syaif-

Endang Kurniadin

katanya. Sebagai seorang bupati yang memperolah Kemenangan mutlak hampir 80 persen pada Pilkada Kabupaten Kuningan belum lama ini, Aang menuturkan memenangkan RiekeTeten di Kabupaten Kuningan menjadi hal yang wajib pada Pilgub Jabar 2013. “Pamor saya itu masih tinggi, saya pun dikenal identik dengan PDI Perjuangan, otomatis saya yakin suaranya tidak akan berubah jauh dari 80 persen, pada Pilgub Jabar 2008 saja, pasangan yang diusung PDIP bisa meraih 58 persen, untuk 2013 saya yakin lebih dari itu,” ujarnya. Walaupun animo masyarakat cukup positif, ia belum bisa memastikan nilai pasti perolehan suara pasangan Paten di Kabupaten Kuningan. “Sekarang kan belum ada jadwal kampanye, masih baru tahap sosialisasi dan perkenalan, ya bulan Januari lah persentase real nya bisa kelihatan,” katanya. Ia berharap, untuk memenangkan Rieke-Teten di Kabupaten Kuningan maka tim relawannya harus bekerja ekstra keras. “Kemenangan di sini semuanya tergantung kepada tim, bagaimana caranya agar mereka bisa efektif bekerja mengenalkan pasangan Paten ke masyarakat,” tandasnya. (jay)

Yance bertekad ingin memberikan kejutan pada laga yang akan dihelat pada Minggu, 24 Februari 2012 mendatang. Ia juga beralasan, pengurus DPP Golkar tidak ingin dipercundangi atau menelan kekalahan yang kedua kalinya pada Pilgub DKI Jakarta belum lama ini diselenggarakan. “ dari mulai kader DPP, DPD tingkat I, sampai dengan DPD kabupaten akan turun untuk memenangkan Yance dalam Pilgub ini,” tandas Endang. Endang juga mengajak kepada semua masyarakat Karawang untuk menjadi pemilih yang cerdas demi kemajuan Jawa Barat kedepannya, oleh karena itu dirinya berharap kepada masyarakat agar tidak silau terhadap popularitas keartisan yang ikut meramaikan panggung politik di Pilgub Jabar ini. “ popularitas saja tidak menjamin membawa jawa barat lebih baik, oleh karena itu kami mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menjadi pemilih yang cerdas, dengan memilih Yance menjadi gubernur jawa barat di Pilgub jabar sekarang,” pungkasnya. (Ssp)

Deden : Banyak Perusahaan Buang Limbah ke Sungai

Bupati Kuningan Dukung ‘Oneng’ BANDUNG - Bupati Kuningan dua periode dari PDI Perjuangan Aang Hamid Suganda yang juga sepupu Dede Yusuf (Wagub Jabar), menegaskan dirinya akan tetap setia terhadap partainya, dengan mendukung pencalonan pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki di Pilgub Jabar 2013. “Sebagai kader PDI Perjuangan saya akan sangat siap untuk mendukung Rieke menjadi Gubernur Jawa Barat,” kata Aang Hamid Suganda, dalam siaran persnya, Minggu (2/12). Ia menjanjikan akan tetap setia serta memberikan suara penuh kepada pasangan Paten di Pilgub Jabar 2013 dan menutup dukungan terhadap calon lainnya. Seperti diketahui, Aang merupakan paman dari Dede Yusuf yang juga menjadi calon gubernur Jabar 2013 yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN dan Partai Gerindra dan bahkan sebelum ketetapan DPP PDIP mengusung Rieke-Teten di Pilgub Jabar, ia menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi cawagub mendampingi Dede Yusuf. “Saya tegaskan kembali sebagai kader partai saya patuh ke partai, jadi ya dukung Rieke. Kalau untuk ke Dede Yusuf ya itu urusan pribadi keluarga saja, sebagai orang tua saya hanya mendoakan karena untuk dukungan saya tetap ke Rieke,”

uddin berdampingan dengan Tatang Farhanul Hakim (TFH) . “ Banyak faktor yang kemudian membuat kami di Golkar merasa optimis bisa memenangkan pasangan Yance-Tatang ini,” tutur Endang Kurniadin. Selain sudah menyiapkan infrastruktur untuk memenangkan Pilgub, masih menurut Endang, calon yang diusung partai berlambang pohon beringin ini, sudah lima tahun memproklamirkan diri ingin memperebutkan kursi orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat. Berbagai terobosan dan isu pun gencarkan dilakukan. “ Strategi lainnya, sosok Yance sudah tidak asing lagi di wilayah utara Jabar, yang meliputi wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, dan dengan berbagai macam gerakan yang dilakukan saat ini masyarakat sudah sangat kenal dengan sosok Yance,” tambah Endang. Selain itu menurut Endang, dengan posisi sebagai kuda hitam, karena Golkar tidak mengusung pasangan artis di pilgub Jabar ini,

Aang Hamid Suganda

BANDUNG - Anggota DPRD Jabar Deden Darmansyah, benar-benar memanfaatkan masa reses kuartal III 2012 untuk terjun ke masyarakat. Bahkan, wakil rakyat yang konsisten mengkritisi sejumlah kebijakan pemprov ini, menemukan banyak temuan miring di Kabupaten Karawang, salah satunya masalah limbah. Demikian disampaikan Deden kepada Fakta Karawang via telepon selular, kemarin. “Cukup banyak temuan di lapangan yang harus disidak. Barusan saya memanggil beberapa perusahaan terkait efektivitas penggunaan dana CSR dan masalah pembuangan limbah yang mencemari sungai,” ungkap Wakil Ketua Komisi A ini. Deden menjelaskan, beberapa sungai yang diindikasi tercemar limbah B3 antara lain sungai Citarum, Cibeet, Karang Gelam dan Sungai Cilamaya. Diduga, pencemaran berasal dari limbah perusahaan yang beroperasi di Karawang dan luar Karawang. “Faktanya, masih banyak perusahaan yang membuang limbah sembarangan ke sungai. Ini juga harus disidak. Para pemilik perusahaan yang menempatkan usahanya di sepanjang bantaran sungai juga sudah kita panggil,” tegasnya. Untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, Ia meminta agar Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Karawang berperan aktif. Pasalnya meski sudah ada pengolahan limbah, namun masih jauh dari sempurna. Sebab belum dibuat zona limbah B3. Untuk itu diperlukan kajian-kajian dari BPLH dalam mengatur pengendalian pembuangan limbah. “Penyelesaian masalah lingkungan hidup ini harus diikuti peran aktif BPLH dengan menempuh jalur pengadilan atau

Deden Darmansyah

musyawarah, sesuai dengan UU Nomor 32 tahun 2009 pasal 84 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tandasnya. Selain menelisik masalah geografis, Deden juga dikenal sebagai wakil rakyat yang memiliki jiwa sosial tinggi. Beberapa regulasi tentang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan dipaparkan secara terperinci kepada masyarakat dalam forum dialog. “Terjun ke masyarakat saat reses itu kan kewajiban semua anggota dewan. Temuan-temuan di lapangan ini akan saya bahas di DPRD Provinsi sekaligus saya sampaikan

pada gubernur, bahwa masih banyak program yang belum terealisasi,” ulasnya. Sementara itu, saat ditanya apakah masa reses ini Ia memanfaatkan juga untuk mempromosikan pasangan Rieke Diah Pitaloka - Teten Masduki (Paten) yang juga diusung PDIP pada Pilgub Jabar? Dengan tegas Ia menjawab tidak. “Tidak dong. Itu menyalahi aturan. Kalau partai lain ada yang demikian, bisa bisa kita adukan ke Badan Kehormatan (BK). Karena kepentingan politis apalagi kampanye paslon, tidak bisa dicampuradukkan dalam reses,” pungkasnya. (Jay)


senin, 3 desember 2012

3

Tanaman Bonsai

Banyak Diburu

foto: Rosman

TEMPUR : Ajang tempur turnamen basket 3 on 3 yang digelar SMK Rosma Karawang. Selain untuk pembinaan pelajar, ini dilangsungkan dalam semarak Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Usung Nasionalisme

50 Pelajar SMP Tarung Basket KARAWANG - Sebanyak 50 peserta dari sekolah SMP sederajat di Karawang unjuk kebolehan dalam ajang Piala Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dan Piala Ketua Yayasan Pendidikan Rosma (Yaperos) Karawang. Tarung basket Tournamen 3 on 3 bertajuk nasionalisme pada momen Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang digelar Sabtu (1/12) s.d Minggu (2/12), sekaligus dilangsungkan sebagai upaya pembinaan pelajar. KepalaSekolahSMKRosmaDrs.H.Rukmanta Jayawiguna,MM kepada Fakta Karawang mengatakan ajang tournamen basket ini digelar untuk melakukan pembinaan silaturahmi dan pembentukan pribadi pelajar yang anti tawuran. Dari tournament basket diharapkan pula bisa menjadi wadah positif untuk pelajar dalam mengaktualisasi diri, terutama pada pengembangan olahraga basket di Karawang. Kata Rukmanta, rangkaian kegiatan positif pada upaya pembinaan atau pengembangan pelajar di era kekinian pemupukannya itu perlu diteruskan secara kontinyu dan sejak dini. Terlebih

momentum Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, karenanya bagi sekolah Menengah kejuruan (SMK) Rosma di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat itu, menggelar kegitan oleh raga basket antar pelajar SMP sederajat merupakan peristiwa penting yang harus ditersukan untuk membahanakan persaudaraan dan persautuan atlet pelajar se Karawang. Kecuali itu, tournament Basket antar pelajar SMP dilakukan pula untuk memotivasi pelajar agar menjadi siswa berprestasi dari semua sisi mata pelajaran, tak terkecuali bidang olahraga. .”Ini sebagai wujud kepedulian untuk meningkatkan kualitas diri pelajar, sekaligus untuk pemahaman aspek nasionalisme di momen Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Kendati terlewat, namun tidak ada kata terlambat jika urusan menanamkan mutu siswa-siswi ini digelar saat ini,” katanya. Selain untuk mencari bibit unggul dalam ajang olahraga basket, lanjut Rukmanta,,kegiatan yang diteruskan SMK Rosma diteruskan pula untuk pen-

ingkatan kualitas kesehatan jasmani dan rohani. Sehingga melalui giat basket antar pelajar diharapkan mampu meningkatkan kualitas siswa yang memiliki keterampilan dan prestasi yang siap dan tepat guna. Lainnya adalah membentuk pelajar yang mandiri dan tanggung jawab. “ Olahraga merupakan salah satu usaha untuk membangun bangsa dalam membina individu-individu yang sehat dan kuat,baik fisik maupun mental. Semoga dengan tournament yang dilaksanakan oleh SMK Rosma ini bermanfaat, khususnya untuk sekolah-sekolah SMP di Karawang,”pungkas Rukmanta. Steering Commite (SC) Yoky,Amd menambahkan tournamen basket antar pelajar SMP yang diikuti 50 peserta, terdiri putra dan putri dari seluruh sekolah SMP di Karawang dapat dijadikan momentum berharga bagi setiap siswa agar lebih serius menggeluti bidang pelajaran oleh raga tersebut. Sehingga kelak setiap pelajar akan menyongsong masa depan yang lebih baik dan pasti .(cim)

BM Helm hadir melayani kebutuhan masyarakat pengguna sepeda motor. Selain membuka promosi menarik, BM Helm juga melayani jasa servis helm.

foto: Rosman

Beli dan Servis, Ya ke BM Helm

KARAWANG- Mencari helm berstandar SNI dengan harga murah, datang saja ke BM Helm di Jalan Syekh Quro Lamaran Palumbonsari Karawang. Terletak di depan gedung SDN Palumbonsari, BM Helm menyediakan berbagai macam jenis produk helm dengan harga terjangkau. Dari mulai produk helm untuk anakanak hingga dewasa bisa dijumpai di BM Helm Karawang. Selain cuma menjual produk helm berkualitas dan terjamin, merk yang didagangkan BM Helm juga merupakan produk yang sudah dikenal masyarakat luas. Diantaranya yaitu merk dagang helm Bmc,Ink dan Kyt. Membuka diskon dalam upaya menjangkau pasar dan konsumen, rupanya

BM Helm membuka tawaran menarik lainnya. Salah satunya yang diteruskan, yakni memberikan keleluasaan untuk mencoba berbagai produk helm yang disukai pembeli sebelum memutuskannya untuk dibawa pulang. Mengenai urusan harga, anda tidak usah kawatir. Pasalnya, BM Helm membuka harga promosi yang terjangkau. Termurah Rp50 ribu atau di atasnya hingga Rp 300 ribu. Semuanya lengkap tersedia di tempat ini. Yayan Haryanto (26) pemilik Toko BM Helm, kepada Fakta Karawang mengatakan penjualan produk BM Helm dijamin keunggulan dan kulalitasnya. Kata Yayan, BM Helm bahkan lebih fleksibel menjual produk dagangnya dengan kemudahan transaski yang bisa dinego

Lainnya BM helm juga,menyediakan berbagai asesoris unik dan berkelas serta keperluan jas hujan yang bermacam-macam bentuk dan waranya. “BM Helm menyediakan berbagai macam bentuk helm juga asesoris yang menarik.Toko BM Helm bisa dikatakan paling lengkap dengan bebagai macam helm maupun yang lainnya. Urusan harga konsumen tidak usah kawatir kemahalan, BM helm bisa nego sesuai dengan kesepakatan,”tutur Yayan. Tak kalah menarik dan membedakan dari tempat jualan helm lain, BM Helm mengadakan service helm.Bagi konsumen yang memiliki helm namun sudah tidak nyaman dipakai. Salah satunya semisal kerusakan kaca helm atau busa helm. (cim)

KARAWANG –Bonsai sudah dikenal sebagai tanaman hias unggulan dan primadona. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tanaman inipun diburu untuk dijadikan koleksi berharga para peminatnya. Salah satunya seperti terpantau Fakta Karawang di Guro Jalan Tanggul Johar-Singaperbangsa Jumat,(30/11). Arman (45) pemiliknya berbagi cerita kalau menekuni dan terampil memelihara tanaman Bonsai akan bisa mendatangkan bisnis tersendiri. Konon katanya, tanaman Bonsai yang mencirikan karakter seni berarsitek tinggi tersebut bisa mendatangkan peruntungan yang tak diduga setiap pemeliharanya. Kata dia, meski pemeliharaan Bonsai cukup sulit dikerjakan, karena harus mempunyai skill untuk mengurusinya, tapi jika itu dilakukan dengan keuletan dan kesabaran maka sebenarnya pemeliharaan tanaman Bonsai tidak lagi terlampau sulit. “Agar terawat dan menjadi indah tanaman Bonsai perawatan harus dengan kesabaran. Terpenting dalam perawatannya, asal cukup air serta pupuk, sehingga tanaman Bonsai yang dipelihara menjadi tidak mudah mati, “katanya. Yang unik dari tanaman Bonsai, sambung Arman, yaitu dari motif dan jenisnya yang beragam. Selain bisa dibentuk sesuai keinginan, tanaman inipun enak dipandang, dan tak mudah layu sehingga bisa tumbuh lama. Untuk pemeliharaannya, bahkan tanaman Bonsai, terutama yang berusia tua

Arman bisa di Stek untuk menumbuhkan kembali bibitnya yang baru, lagi unggul. “Tanaman Bonsai banyak diminati para pencinta tanaman baik yang di Karawang,Cikarang maupun Bekasi.Dan harga satu Bonsai bisa mencapai jutaan rupiah karna kualitasnya yang bagus indah juga tahan lama bisa ditanam di taman rumah sebagai tanaman hias yang elegan,”tuturnya. Menjadi pengusaha tanaman hias Bonsai memerlukan dana awal sekitar Rp 20 juta. Modal itu diperlukan

untuk memburu beragam jenis tanaman hias yang akan di Bonsai. Ketika kemampuan cangkok atau stek tanaman Bonsai dari induknya mumpuni, Bonsai bisa menguntungkan kocek pemiliknya. Dimana omset pasif dalam satu bulan bisa mencapai angka Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. “Setiap harinya pasti ada yang membeli tanaman hias Bonsai, terutama orang yang diluar Karawang yang banyak berdatangan untuk membeli tanaman hias di tempat saya ini,”ujarnya.(cim)


SENIN, 3 DESEMBER 2012

4

SUV Produk Anak Negeri Diminati MOBIL merek Esemka buatan SMK Negeri 2 Terbanggi Besar Lampung Tengah, makin diminati warga dan pemerintah daerah di Provinsi Lampung. Mobil Esemka jenis SUV (sport utility vehicle) yang baru dipamerkan, sudah langsung banyak yang mesan. Disela-sela pelantikan pengurus Kadin Provinsi Lampung, di Hotel Novotel Bandarlampung, sejumlah tamu undangan tampak terkagum-kagum melihat hasil karya anak negeri itu. Sekretaris Daerah Lampung Berlian Tihang langsung memesan satu unit mobil Esemka jenis SUV buatan siswa SMK Negeri 2 Terbanggi Besar tersebut, sedang Wali Kota Bandarlampung Herman HN berencana memesan lima unit untuk tipe yang sama digunakan untuk kendaraan operasional. Berlian Tihang sempat menaiki kendaraan tersebut dan menghidupkan mesinnya. “Suara mesinnya halus tidak kalah dari mobil buatan Jepang. Saya pesan satu,” kata dia. Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengaku bangga dengan siswa SMKN 2 Terbanggi Besar yang mampu membuat mobil Esemka tersebut sehingga hasil karyanya dapat dikenal luas. Pameran itu juga memamerkan mobil buatan siswa SMKN 2 lainnya yakni jenis bak terbuka yang cocok digunakan untuk mengangkut bahan material maupun hasil pertanian. Kepala SMKN 2 Terbanggi Besar Joni Syarif mengatakan, sekolahnya merupakan bagian dari 23 SMK di Tanah Air yang memproduksi mobil merek Esemka dan SMKN 2 merupakan satusatunya yang dipercaya mem-

Produser Film Animasi Jepang

AKAN INVES DI INDONESIA BEBERAPA produser film dan animasi Jepang berencana menanamkan modal di Indonesia dan akan mewujudkan investasi dalam waktu dekat. “Kami sudah menyiapkan dana investasi dua juta dolar AS untuk membuat film bertema semianimasi di Indonesia,” kata Director Head of Nikkatsu Studio, Keizo Yuri, saat mengunjungi Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2012 di Jakarta, kemarin. Nakkatsu Corporation, yang memproduksi film “The Killers,” akan merealisasikan investasi dalam waktu dekat dengan melakukan produksi bersama dengan perusahaan Indonesia. Menurut Yuri, prospek industri animasi dan film di Indonesia termasuk pasarnya tergolong cerah dan menjanjikan. “Saya pikir Jepang dan Indonesia akan maju bersama di bidang film dan animasi,” kata produser film “YattareMan.” Nakkatsu Corporation, kata dia, siap berbagi ilmu dan pengalaman dengan para pelaku industri film dan animasi di Indonesia. Wakil Presiden International Business Development Aniplex Jepang, Hiroshi Sasaki, juga menyatakan sedang menjajaki pasar film dan konten animasi di Indonesia. “Saya hanya dua hari di sini, sebelumnya saya belum tahu pasar Asia seperti apa. Ternyata sangat apresiatif, ada banyak toko komik dan toko buku di sini. Ini mencerminkan ada peluang dan kesempatan yang besar di Indonesia,” ujarnya. Pelaku usaha lokal, Direktur Caravan Studio, Chris Lie, mengaku selama ini 92 persen proyek yang dia kerjakan adalah pesanan dari negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea, dan sebagian Eropa. “Ini menunjukkan belum ada yang butuh service kita di sini,” katanya. Oleh karena itu, menurut dia, perlu ada sosialisasi dan dukungan kebijakan pemerintah seperti kewajiban bagi stasiun televisi untuk menayangkan animasi lokal. “Kebijakan wajib tayang lebih penting ketimbang bantuan

permodalan. Harus ada slot untuk animasi lokal,” tuturnya. Direktur Pengembangan

Ekonomi Kreatif Berbasis Media Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Armein Firmansyah, mengatakan pemerintah berusaha mendorong pertumbuhan industri animasi dalam negeri. “Kita akan mengarah ke sana, karena

KOMISARIS Blue Bird Group, Bayu Priawan Djokosoetono, mengatakan, di tahun 2013 pihaknya akan mengembangkan bisnis transportasinya ke kotakota di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, serta Bandar Lampung. “Potensi yang paling besar untuk ekspansi bisnis transportasi pada tahun 2013 yakni di Kalimantan Timur,” katanya. Dijelaskan Bayu, saat ini, Taksi

produksi mobil ini di Sumatera. Ia menambahkan komponen mesin khusus tipe SUV, sebesar 90 persen berasal dari Jepang dengan menggandeng Mitsubishi dan untuk bak terbuka, 90 persen dari total komponennya telah diproduksi di dalam negeri. (ant)

kalau kita tidak segera bergerak industri konten animasi kita bisa dikuasai asing,” tukasnya.(net)

Foto: Net

Salah satu SPBU di Bekasi

GHBP-Bersubsidi Hemat Rp 600 M JAKARTA - Gerakan hari bebas premium bersubsidi bisa menghemat pemakaian bahan bakar minyak itu hingga 120 kiloliter atau senilai Rp600 miliar per hari. Juru Bicara Pertamina Ali Mundakir, mengatakan Pertamina siap mendukung pelaksanaan gerakan hari tanpa premium bersubsidi setiap Minggu yang rencananya dimulai 2 Desember 2012. “Selama program berlangsung, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap beroperasi. Namun hanya melayani pembelian bensin nonsubsidi jenis pertamax dan pertamax plus,” ujarnya. Dijelaskan dia, Pertamina juga akan meningkatkan ketersediaan Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex untuk mendukung pelaksanaan gerakan

Taksi Blue Bird Ekspansi ke Luar Jawa PT Blue Bird terus melebarkan sayap bisnis taksinya ke sejumlah daerah di Indonesia. Untuk ekspansi binis tersebut, Blue Bird berencana akan melakukan penambahan armada sebanyak 10.000 unit taksi untuk tahun 2013.

Foto: Net

PRODUK LOKAL: SUV produk siswaSMK Negeri 2 Terbanggi Besar Lampung Tengah, merupakan produk lokal yang kini banyak digemari.

Blue Bird, sudah ada di Pekanbaru, Palembang, Medan. Sementara di Pulau Jawa, sudah mencakup Jakarta, Banten, Semarang, Surabaya. Di Pulau Sulawesi yakni Sulawesi Utara. Untuk ekspansi binis transportasi, papar dia, Blue Bird berencana akan melakukan penambahan armada sebanyak 10.000 unit taksi untuk tahun 2013. Penambahan armada dilakukan manajemen untuk me-

remajakan armada taksi dan memperluas bisnis pada beberapa daerah di Indonesia. “Saat ini kami sudah mengoperasikan sebanyak 24.000 unit taksi di beberapa daerah. Untuk area Jabodetabek, diperkirakan sudah menguasai sekitar 30 persen atau 15.000 unit dari 50.000 unit total armada taksi yang beroperasi,” katanya. Selain menambah jumlah ar-

mada, kata Bayu, Blue Bird Gruop menambah enam pool di akhir tahun. “Total pool hingga tahun ini mencapai di atas 20 dan akan menambah 10 unit lagi pada tahun 2013,” paparnya. (ant) Foto: Net

EKSPANSI: Para awak taksi Blue Bird dengan kendaraannya. Perusahaan ini siap ekspansi.

itu. “BPH Migas merencanakan program hari tanpa premium subsidi di Jawa-Bali dan lima kota besar lainnya. Yakni Medan, Batam, Palembang, Balikpapan dan Makasar mulai 2 Desember 2012 pukul 06.0018.00 WIB,” paparnya. Program tersebut dimaksudkan untuk menjaga kuota BBM bersubsidi tidak melebihi kuota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2012 yang ditetapkan 44,04 juta kiloliter. Ali juga mengatakan bahwa mulai 19 November hingga 31 Desember 2012, penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi dilakukan dengan membagi sisa kuota masing-masing daerah dengan jumlah hari yang tersisa. (ant)


SENIN, 3 DESEMBER 2012

5

Dua Cabang IPPNU Jatim Terima Penghargaan Nasional PALEMBANG- Dua cabang (kabupaten/kota) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Jawa Timur menerima penghargaan nasional sebagai cabang yang terbaik di bidang administrasi dan pengkaderan. Ketua Pimpinan Wilayah Jatim Robi'ah al Adawiyah, di Palembang, Minggu, mengatakan dua cabang yang menerima penghargaan nasional adalah dari Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Kediri. Penghargaan itu diberikan saat Kongres IPNU ke-XVII dan IPPNU ke-XVI di Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, yang berlangsung 30 November sampai 5 Desember 2012. "Dua cabang itu kami kirimkan ke tingkat nasional. Kami berani meyakinkan dengan mengirimkan mereka, karena kemampuan mereka dalam pemberdayaan dan pendampingan yang mumpuni," katanya. Pihaknya mencontohkan, untuk di Kabupaten Kediri, ada banyak program. Selain bagus

secara administrasi, mereka juga teguh untuk terus mengadakan pendampingan pada pelajar, santri, ataupun mahasiswa. Berbagai acara juga dilakukan, di antaranya berhasil membuat buku, membuat kelompok belajar, sampai terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk menindaklanjuti program dari pusat. Terlebih lagi, IPPNU fokus untuk melakukan sosialisasi tentang pencegahan narkotika dan mengantisipasi tawuran massal. Dengan itu, mereka ikut serta untuk menyukseskan program nasional juga. Ketua Pimpinan Pusat IPPNU Margaret Aliyatul Maimunah mengatakan ada sembilan cabang yang mendapatkan penghargaan nasional. Selain dua dari Jawa Timur, lainnya adalah dari PC IPPNU Kota Tasikmalaya, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Garut, Kota Jakarta Barat, Kota Metro Provinsi Lampung, dan Kota Banjar di Sulawesi Selatan. Margaret mengatakan, proses

penilaian ini dilakukan sejak satu tahun lalu. Setiap pimpinan wilayah mengirimkan berkas untuk penilaian, namun mereka yang mempunyai cabang lebih dari 20 dapat mengirimkan dua berkas. "Kami melihat dan menilai tentang berkas yang mereka kirimkan. Kami melihat program, administrasi, sampai realisasi, dan kami memilih sembilan dari sekian berkas yang dikirimkan ke pusat," ungkapnya. Pihaknya memang rutin menyelenggarakan penghargaan yang diberi nama "PP award" ini. Selain sebagai tangan panjang realisasi program dari pusat, juga untuk melihat langsung tentang kontribusi dari keberadaan IPPNU. Terlebih lagi, sejak IPPNU kembali fokus pada pelajar, hal ini sangat menunjang program. Ia mengharapkan, dengan program-program yang dikelola oleh IPPNU, maka para pelajar, santri, dan mahasiswa akan lebih menyukai belajar di organisasi daripada terlibat narkotika ataupun tawuran dengan rekan mereka. (ant)

Foto: Net

SIBAK: Rhoma Irama tengah menyibak wajahnya dengan sapu tangan

Tak Semua PKB Dukung Rhoma Irama MESKI Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mendukung Rhama Irama untuk maju sebagai calon presiden 2014, namun banyak elit di tubuh partai itu yang secara terang-terangann menolak. Penolakan sosok si Raja Dangdut untuk maju sebagai presiden di 2014 salah satunya dilontarkan Ketua DPP PKB, Abdul Malik Harmain. Baginya, lebih baik mendukung Mahfud MD ketibang Rhoma Irama.”Saya tetap memberikan apresiasi terhadap keinginan serius dari Raja Dangdut tersebut. Karena, menjadi presiden adalah hak seluruh warga Indonesia. Malik juga mengakui jika

Rachmat Yasin

jarang ada sosok yang punya penggemar jutaan seperti Rhoma Irama. Makanya nanti kita akan lakukan mekanisme konvensi untuk menjaring calon presiden,” kata Malik di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (2/12). Namun, ketika ditanya secara pribadi apakah dirinya akan mendukung Rhoma Irama sebagai capres dibanding dengan kader-kader partainya. Dengan tegas Malik menjawab. “Ya pilih pak Mahfud lah,” demikian Malik. Pernyataan Malik ini cukup aneh, pasalnya beberapa saat sebelumnya Ketum PKB,

PPP : Ingin Menang Harus Rangkul Ulama BOGOR - PPP dianjurkan merangkul kembali para ulama jika ingin mendapatkan dukungan di Pemilu 2014. Seperti ditegaskan Ketua DPW PPP Jawa Barat Rachmat Yasin, jika partai berlambang Ka'bah itu ingin mendapat dukungan pada Pemilu 2014, hendaknya merangkul kembali para ulama. "Apalagi, sejarah mencatat PPP merupakan warisan para ulama," katanya seperti disampaikan Humas DPW PPP Jabar David Rizar Nugroho di Bogor, Minggu (2/12). Pernyataan Rachmat Yasin itu, katanya, disampaikan saat menghadiri milad (HUT) ke-22 Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Ditegaskan bahwa yang menyebabkan suara PPP turun karena elite partainya banyak meninggalkan ulama. "Jadi, saya tidak mau mengulang kesalahan di masa lalu. Apalagi

saya lahir dan dibesarkan di lingkungan ulama," katanya. Karena itu, kata dia, PPP di masa kepemimpinannya akan dibawa kembali ke ulama. "Akan saya bawa ke pesantren, akan saya bawa ke majelis-majelis taklim, dan pengajian-pengajian," katanya. Rachmat Yasin yang juga menjabat Bupati Bogor itu yakin PPP sebagai partai Islam tidak akan ditinggal pemilihnya pada Pemilu legislatif 2014. "Sebanyak 85 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Lantas siapa yang akan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan umat kalau bukan PPP sebagai partai Islam"," katanya. "Amalan PPP kepada umat sudah banyak dan sudah teruji oleh sejarah," katanya. David Rizar Nugroho, yang menjabat Wakil Sekretaris DPW PPP Jabar itu menambahkan, di bawah kepemimpinan Rachmat Yasin, partai itu terus memperkuat basis konstituennya di pe-

santren. Salah satu program yang makin intensif diimpelementasikan adalah dengan mendatangi pondok-pondok pesantren, terutama yang memiliki basis umat yang besar, termasuk di Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok itu. Pengasuh Ponpes Darussalam KH Abdullah Ya'cub memberikan apresiasi atas kunjungan Rachmat Yasin ke pondok pesantren. "Merupakan kehormatan bagi saya diundang Kyai Abdullah Ya'cub menghadiri milad ke-22 ponpes ini," kata Rachmat Yasin. Dalam kunjungan itu, beberapa fungsionaris DWP PPP yang hadir antara lain David Rizar Nugroho, Kiki Erlangga, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Hj Ade Munawaroh, Ketua DPC PPP Kota Depok Rusdi didampingi para pengurus PAC PPP seKota Depok. (ant)

Din: Muhammadiyah Tidak Terlibat Politik Praktis BANDARLAMPUNG – Muhammadiyahtidakterlibatdalampolitik kekuasaan ataupun politik praktis. Hal itu ditegaskan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, pada acara Milad Satu Abad (19122012) Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Lampung, Minggu (2/12). "Secara organisasi, Muhammadiyah tidak berada dalam politik kekuasaan ataupun politik praktis, jadi tidak mendukung atau mendukung salah satu kader, tetapi jika ada yang mendukungnya melalui jalur lain, ya dipersilakan saja," katanya.. Menurut dia, Muhammadiyah merupakan organisasi pelopor bangsa yang berkomitmen untuk berjuang dan menegakkan kemerdekaan. "Muhammadiyah adalah pengemban visi pemimpin di muka bumi, kita berkomitmen untuk memajukan Indonesia," katanya. Di Lampung sendiri, tambahnya, Muhammadiyah cukup dinamis dan maju pertumbuhannya. "Terakhir kader Muhammadi-

Din Syamsudin yah memunculkan amal usahausaha dalam berbagai bidang dan ini perlu mendapat dukungan dan dipertahankan peranannya," kata dia lagi. Lebih lanjut ia mengatakan, etos dalam bekerja harus dike-

depankan oleh kader-kader Muhammadiyah. "Kegiatan beramal ini bukan hanya beramal untuk kepentingan perseorangan, melainkan untuk kepentingan semua umat," ujarnya. (ant)

Muhaimin Iskandar, telah melakukan pertemuan dengan Rhoma Irama. Dalam pertemuan di Restoran Al Jazirah, Jl Raden Saleh, Menteng, Jakarta tersebut, Muhaimin yakin jika Rhoma Irama akan menjadi kandidat kuat capres dari partainya. “Saya yakin kandidat dari PKB adalah Bang Haji. Saya sebagai Ketua Umum melirik Bang Haji sebagai sosok alternatif buat pencapresan. Kalau Bang Rhoma sudah positif mau nyalon, kami dari PKB akan membicarakan lebih lanjut untuk pencapresan Rhoma Irama,” terang Muhaimin. (net)

PPP Siap Perjuangkan Kesetaraan pendidikan

Saan Mustopa

Kader Demokrat Diingatkan Jangan Jauhi Rakyat JAKARTA- Kader Partai Demokrat diingatkan jangan sampai menjauhi rakyat dan agar terus dapat dipercaya rakyat, kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa. "Saya berharap kader Partai Demokrat terus berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat," kata Saan di Bekasi, Jawa Barat, Minggu. Saan mengatakan hal itu saat menghadiri kegiatan Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FPD) DPR-RI berupa pembagian paket sembilan bahan pokok, santunan kepada anak yatim dan pengobatan gratis di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu. Dalam keterangan tertulis kegiatan tersebut, Saan mengatakan jika kader Partai Demokrat semakin dekat maka akan semakin dipercaya masyarakat. "Jangan menghianati dan melupakan mereka yang memberikan kepercayaan kepada Demokrat," kata Saan. Ketua Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FPD) DPR, Ilah Holillah mengatakan kegiatan bakti sosial yang rutin merupakan bentuk pengabdian yang tulus dari para istri politisi Partai Demokrat.

"Komitmen PIA Demokrat membantu masyarakat yang membutuhkan dan mewujudkan eksentensi kita kepada masyarakat," ujar Ilah sela-sela kegiatan yang juga dihadiri Wakil Bupati Bekasi Rohim Mintareja yang juga merupakan Ketua DPC PD Jawa Barat. Ia mengatakan kegiatan bakti sosial yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari acara yang sebelumnya pernah digelar serupa di beberapa daerah. "Ketua Umum (Anas Urbaningrum) mengapresiasi dan memberi dukungan luar biasa karena PIA turun ke masyarakat dan menyerap aspirasi masyarakat. Selain itu juga turut membantu," tambah Ilah. Rohim juga mengapresiasi kepedulian PIA terhadap warga miskin di Bekasi. "Ini murni kegiatan sosial, tapi sah-sah saja ini bagian dari sosialisasi partai. Kalau kita diam saja bagaimana kita memenangkan suara hati rakyat Kabupaten Bekasi," ucap Rohim. Ibu Maryani (58), salah seorang warga mengaku acara bakti sosial tersebut sangat membantu para warga kurang mampu, terutama pengobatan gratis. (ant)

DEPOK-- Partai Persatuan Pembangunan menegaskan siap memperjuangkan kesetaraan antara pendidikan Islam dan umum, mengingat selama ini dirasakan ada diskriminasi. "Penyelenggaraan pendidikan Islam masih jauh dari memadai ketimbang pendidikan umum," kata Ketua DWP PPP Jawa Barat H Rachmat Yasin di Kota Depok, Ahad. Berbicara pada milad (HUT) ke-22 Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, ia mengatakan bahwa kritik atas diskriminasi pendidikan di Indonesia itu perlu terus disuarakan. "Inilah salah satu yang akan diperjuangkan PPP agar ada kesetaraan antara pendidikan Islam dan pendidikan umum, juga pendidikan-pendidikan non-formal di pesantren," katanya menegaskan. Menurut dia, tidak hanya soal pendidikan saja, Rachmat Yasin yang juga menjabat Bupati Bogor itu juga mengkritik minimnya perhatian negara kepada pesantren, majelis taklim, pengurus

masjid, para guru ngaji. "Jangan sampai kyai-kyai galau gara-garamemikirkanlistrikpesantren yang belum dibayar," katanya. Ia menegaskan bahwa di Kabupaten Bogor, pondok pesantren diberi bantuan, demikian pula majelis taklim, guru ngaji, pengurus masjid, juga mendapat insentif. "Itu bisa terjadi karena bupatinya dari PPP, partai berbasis Islam," katanya. Rachmat Yasin meyakini bahwa PPP sebagai partai Islam tidak akan ditinggal pemilihnya pada Pemilu legislatif 2014. "Sebanyak 85 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Lantas siapa yang akan memperjuangkan aspirasi Dan kepentingan umat kalau bukan PPP sebagai partai Islam?," katanya. "Amalan PPP kepada umat sudah banyak dan sudah teruji oleh sejarah," katanya. Sementara itu, pengasuh Ponpes Darussalam KH Abdullah Ya'cub mengaku mendapatkan kehormatan dikunjungi Ketua DPW PPP Jabar H Rachmat Yasin. "Semoga PPP benar-benar jadi 'rumah besar' umat Islam," katanya. (ant)

Serang Bentuk Lembaga Penjamin Pangan SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki lembaga penjamin keamanan pangan yang diberi nama Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD). Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati di Serang, Minggu mengatakan, lembaga penjamin ketahanan pangan daerah dibentuk untuk menangani kemanan pangan produk segar pertanian. Lembaga OKKPD yang dimiliki Pemprov Banten tersebut telah bersertifikat sehingga berwenang untuk mengeluarkan sertifikat jaminan keamanan pangan dan penggunaan label atau logo regulasi teknis pada produk yang dihasilkan para petani. "Sertifikat jaminan keamanan pangan merupakan penilaian yang diberikan kepada petani

atau pemilik kebun atas usaha tani yang mereka lakukan," kata Eneng yang juga selaku Ketua OKKPD Banten. Menurutnya, penilaian tersebut terdiri atas dua kategori yakni kategori prima II dan prima III. Untuk kategori prima II berarti produk yangdihasilkanamanuntukdikonsumsi dan bermutu baik. Sedangkan kategori prima III berarti produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi. "Untuk tingkat pemerintah pusat, lembaga ini disebut Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP). OKKPD Banten merupakan institusi pemerintah yang ditunjuk Gubernur dan mendapat mandat untuk melakukan proses pengamanan keamanan pangan dan berwenang mengeluarkan sertifikat jaminan keamanan pangan," kata Eneng.(ant)


BICARA

SENIN, 3 DESEMBER 2012

6

“Big Bang” Koperasi Ar Ridho Cemaskan Ribuan Penyerta Modal KARAWANG - Kekhawatiran ribuan warga Karawang atas sistem pemulihan penyertaan modal Program Gie System pada Koperasi Ar Ridho Cikampek, direspon kalangan Muspida Karawang. Muspida sepakat pengawalan perlu dilakukan untuk menghindari kerugian masyarakat yang turut menyertakan modalnya di koperasi tersebut. Seperti diutarakan Ketua DPRD Karawang Tono Bahtiar. Legislator PDIP ini menyatakan siap 'open door' untuk memfasilitasi pengaduan masyarakat di kantor DPRD setempat jika sistem yang dijalankan koperasi didapati merugikan warganya. "Saya selaku ketua wakil rakyat di Karawang sama juga merespon terkait pemulihan sistem penyertaan modal koperasi itu. Intinya, kami (DPRD,red) siap memfasilitasi masyarakat yang ingin memberikan informasi apapun untuk kemudian difasilitasi penyelesaiannya," tulis Tono Bahtiar, via smsnya kepada Fakta Karawang, baru-baru ini. Bukan sesumbar pula rupanya, pernyataan yang disampaikan Tono Bahtiar juika wakil rakyat Lumbung Padi itu bakal serius mengupayakan pendampingan atas kekhawatiran masyarakatnya pada program penyertaan modal di koperasi tersebut. Pasalnya, Tono menegaskan, informasi masyarakat akan menjadi acuan pihak DPRD lebih responsif dalam melakukan pendampinganatas pemulihan sistem modal penyertaan tersebut. Karenanya, tambah Tono lagi, pihak DPRD Karawang sangat menunggu kedatangan serta penyampaian informasi kolektif masyarakat yang saat ini khawatir belum mendapat kepastian untuk pengembalian penyertaan modalnya, seperti yang telah dijanjikan pihak koperasi melalui penanggungjawab sekaligus ketua koperasinya, Giyatno Ar Ridho dkk, bisa dipulangkan utuh atau ada jaminan tidak hilang. "Sekarang saya menunggu respon dari masyarakat Karawang, kalau takut-takut ada yang dirugikan dari sistem koperasi ini. Pintu DPRD terbuka untuk menerima informasi tersebut untuk kami memfasilitasinya

kemudian. Saya akan menunggu kedatangan masyarakat yang takut dan khawatir akan dirugikan itu,"imbuhnya. Kata Tono, jika penyampaian informasi masyarakat ke pihak DPRD itu terkolektif, selanjutnya pihak DPRD akan mendorong upaya penyelesaian sistem Koperasi Ar Ridho tersebut ujungnya tidak merugikan ribuan warga Karawang yang diketahui terlibat sebagai penyerta modal unit atau tunai di sana. Lalu apakah pemulihan system koperasi itu harus melibatkan lembaga independen diluar struktur koperasi, namun dari evaluasinya masih melibatkan struktur pengurusnya, Tono menyampaikan sepakat bahwa itu bisa digelar nantinya. Dia pun tak menampik perkara keikutsertaan lembaga diluar koperasi ini akan mengawal proses pemulihannya berjalan lebih terbuka, sehingga akan diketahui jelas bagaimana kesungguhan pihak Koperasi Ar Ridho Cikampek yang kini seakan “Big Bang” merinci perbaikan kendala sistemnya yang dikalim 'rush', kini. “Saya sekata, bagi azaz keterbukaan maka tidak dilarang dibentuknya tim atau lembaga independen dalam teknis pemulihan koperasi, bisa akan memunculkan kejelasan yang spesifik dari eksplisit dari kelola sistem pengendalian proses perbaikannya itu. Dengan demikian, kekhawatiran masyarakat bisa diminimalisir sekaligus mencari tahu dan sejauh sejauh mana pihak koperasi akan mempertanggungjawabkan programnya yang saat ini tengah menemui kendala kepada setiap penyerta modalnya,"beber Tono. Ketua Dekopinda Karawang H Warman, baru-baru ini ketika dimintai tanggapannya belum berkomentar banyak. Legislator Golkar Karawang ini hanya menyebutkan tembusan informasi masyarakat atas gonjang-ganjing di Koperasi Ar Ridho dinyatakan telah ditelusuri pihak Dekopinda dengan menerjunkan personelnya untuk mengakurasi kondisi koperasi dimaksud. "Sementara ini, kita sudah terjunkan orang kami untuk men-

Foto: alz

TARIK UNIT: Penyertaan modal unit yang ditarik ke Gudang Koperasi Ar Ridho Cikampek Karawang.

cari tahu apa yang terjadi di koperasi Cikampek itu," katanya, tanpa mejelaskan apa upaya Dekopinda Karawang ke depan untuk meneruskan upaya advokasi bagi masyarakat koperasi yang jumlah anggotanya diperkirakan sudah melibatkan lebih 1000 warga Karawang ini. Sementara Wadir Intelkom Polda Metro DKI AKBP Rudi

Antariksawan ketika dikonfirmasi lewat sambungan pesan singkat, kepada Fakta Karawang langsung menyarankan penyelesaiannya dengan membuat laporan resmi ke Polda Jabar atau Polres Karawang. "Untuk kasus tersebut, baiknya dilaporkan secara resmi ke Polres atau Polda untuk ditangani secara hokum,"tulis pria

TERBARING: Heru hanya bisa terbaring akibat penyakit yang dideritanya

Foto: alz

Hidrosefalus Bikin Heru Tak Berdaya KARAWANG - Karena alasan ekonomi, Heru seorang bocah berusia 8 tahun penderita Hidrosefalus di Dusun Krajan A, No. 136, RT 03/0, Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang belum lagi mendapatkan penanganan medis secara serius. Ia terpaksa dipulangkan selain dihentikan perawatannya karena orang tuanya, Jumadi (34) dan Robiah (25), tak sanggup lagi membiayai pengobatan anak kedua dari tiga bersaudara tersebut. Gejala hidrosefalus pada kepala Heru, sebenarnya sudah diketahui sejak usia tiga bulan. Sempat mejalani dan mendapatkan perawatan di rumah sakit, akan tetapi nasibnya belum berkata mujur, karena kondisi penyakitnya saat itu tak kunjung membaik. Kepada Fakta Karawang, ayahnya Jumadi, mengakui untuk penyembuhan putranya, itu sudah dilakukan dengan berbaagai cara. Pinjaman hingga jutaan rupiah untuk beli alat bantu kesehatan, atau bahkan pinjaman biaya perawatan telah dicarikan walau hingga saat ini belum terganti.

Akhirnya, orang tua bocah malang ini menyerah dan terpaksa membawa kembali pulang putranya dengan kondisi kepala yang tak wajar dan masih membesar. " Padahal, kami sudah punya harapan kalau putra kami Heru, bisa kembali normal, akan tapi dari keterbatasan kami ini sekarang cuma bisa pasrah saja," kata Jumadi diamini Robiah, dikediamannya, baru-baru ini. Selain kepala Heru yang masih besar, kondisi tubuhnya pun semakin kurus cuma terbalut kulit. Tak terkecuali kedua kaki dan tangannya juga nampak mulai melengkung. Ada dugaan, Heru yang tengah mengidap hidrosefalus telah diserang gizi buruk. Masih tergolek lemas di tempat tidurnya, kini Heru dan kedua orang tuanya hanya berharap uluran tangan dermawan yang akan memulihkan kondisi kesehatan Heru itu. Terlepas itu, apa yang dialami Heru merenyuhkan Gina Ade Swara, putri Bupati Karawang Ade Swara yang sudah langsung melihat kondisi putra pasangan Jumadi dan Robiah. Dalam kesempatan kunjungannya, Gina

mengaku getir karena masih banyak masyarakat pra sejahtera di Karawang didapati tak mampu berobat. Terlebih diketahuinya, Heru yang mengidap penyakit ganas tersebut adalah warga dari keluarga yang telah mengantongi Jamkesmas. Memang, tambah Gina, persoalan klasik seperti ribetnya birokrasi rumah sakit tidak jarang membuat keluarga pra sejahtera, seperti dialami Jumadi dan Robiah, kerap tak mendapatkan pelayanan maksimal atas hak penjaminan kesehatannya. Lainnya yang masih ada kesan membuat keluarga pra sejahtera semakin terpuruk, yakni kesulitan menutupi biaya keseharian selama menunggu perawatan. "Masyarakat sekeliling pun diharap tidak hanya mengandalkan pemerintah, sumbangsih mereka harusnya diteruskan juga meski sekecil apapun untuk meringankan beban keluarga pra sejahtera. Seperti yang terjadi pada Heru misalnya. Seandainya saja dulu uluran sosial ini bisa kita dikolektifkan, mungkin diusianya hari ini, Heru sudah bisa beraktifitas seperti

anak seumurannya," ungkap Gina Ade Swara disela-sela sumbangsih sosialnya kepada keluarga Jumadi dan Robiah. Sementara, Handojo S Mulyadi, Presiden Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk, melalui Kantor Perwakilan Program Sosial Indonesia Tersenyum (PSIT) di Cikarang Kabupaten Bekasi dan Pondok Ungu Kota Bekasi, kepada Fakta Karawang menyampaikan melalui CSR perusahannya, anak dengan memiliki kelainan bawaan seperti kasus Heru, bisa ditindak secara medis dengan cuma-cuma. " PSIT siap memfasilitasi pemulihan anak dan balita dari keluarga pra sejahtera dengan kelainan bawaan. Teknisnya, bisa diinformasikan langsung ke kantor perwakilan kami, baik secara resmi bahkan lisan. Dan sebagai informasi, melalui CSR kami pada tahun 2013, PSIT sudah memproyeksikan tindakan social rutin ini pada penanganan anak-anak kelainan bawaan untuk lebih dari 200 tindakan medis," katanya, disela-sela rangkaian peresmian kantor perwakilan PSIT, baru-baru ini.(alz)

yang sempat bertugas sebagai Kapolres Karawang itu. Terpisah, Giyatno Ar Ridho, Programer sekaligus penanggungjawab Gie System sekaligus Ketua Koperasi Ar Ridho yang berhasil dimintai keterangannya oleh Fakta Karawang, belum lama ini menyebutkan bahwa kekacauan kelola manajemen koperasi yang dikendali-

kannya kurang lebih berjalan satu tahun itu disebabkan disfungsi litbang sistem data base seluruh penyerta modal atau selanjutnya disebutnya sebagai anggota koperasi, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ironisnya, diakui Giyatno, kondisi itu justru diperburuk ketika ditemukan oknum pengurus koperasi yang meman-

faatkan celah nakal untuk meraup keuntungan pribadi. Kendati pula tidak menyangkal bahwa atas analisa kesalahan programnya ini kemudian seolah menjadi 'Big Bang' pada sistemnya, dan memaksa perimbangan neraca usaha Koperasi Ar Ridho tak mampu memenuhi kesepekatan penyetoran argo kepada penyerta modal unit di periode Agustus-SeptemberOktober-November 2012. Persoalan pun mulai muncul tatkal hitungan mula ketidakseimbangan neraca usaha koperasi berlangsung, justru malah diluaran berhembus angin liar sehingga membentuk opini tak sedap atas pengelolaan koperasinya itu semakin terbangun. "Ini memang kesalahan program manajemen yang dijalankan koperasi, sehingga ketika ada pihak yang memanfaatkan celah nakal untuk meraup keuntungan tertentu, feed backnya bagi koperasi tentu tak seimbang pada neraca atas kewajiban pemenuhan argo penyerta unit modal,"katanya pagi itu di ruang makan keluarga kediamannya. Sedianya, sambung Giyatno keseriusan pihak Koperasi Ar Ridho untuk memulihkan kendala atas sistemnya ini telah dijalankan dengan melakukan penggantian pengurus baru selain menggelar rapat luar biasa. “Hitung-hitungan dari rapat luar biasa kemarin, kita sepakati untuk dilakukan penarikan unit modal yang diteruskan pada penyerta modal tunai. Selain itu, saya sebagai ketua koperasi juga telah menandatangani surat kontrak utang yang disaksikan langsung oleh perwakilan kementrian dalam rapat tersebut, agar dapat menggelontorkan penyertaan modal kepada Koperasi Ar Ridho dalam pemulihan saat ini. ”jelasnya, sambil menyebutkan sistem kendali perbaikan penyerta modal tunai dan unit di koperasinya saat ini digelar dengan melangsungkan sertifikasi di atas notaris ditunjuk untuk kemudian meneruskan sistem bagi hasil koperasi. “Setelah dua tahun berjalan, maka ada upaya untuk pengembalian modal penuh,” imbuh Giyatno.(alz)

KP2TKI Minta Disnaker Pelototi Masalah TKI KARAWANG - Akhir pekan kemarin, Fakta Karawang kedatangan tamu istimewa. H. Hasim namanya. Pria bertubuh sedikit tambun asal Dusun Tangkolo, Desa Srijaya Rt11/03, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang ini, adalah relawan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kerap mengurusi ketidakberuntungan para TKI di negeri orang. Pak Hasim, sapaan akrab lelaki yang punya jiwa nasionalis itu, dikenal sudah banyak menjembatani penyelesaian perkara TKI yang nasibnya tidak mujur selama mendulang rejeki di luar negeri. Kategori masalah TKI yang diurusinya beragam, dari mulai TKI dibunuh, disiksa, diracun, diperkosa, lewat masa kontrak, atau mengalami kecelakaan kerja dan lainnya. Terlepas aksi heroiknya, Pak Hasim yang sudah malang melintang memperjuangkan kasus-kasus TKI melalui bendera Komite Pengawas dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (KP2TKI), dengan Sirat Keterangan Terdaftar Kesbangpol Karawang No 062/40/V/HalIB/2011, menyampaikan selama ini upaya penanganan kasus TKI bermasalah di Karawang dari campur tangan Pemkab Karawang masih jauh panggang dari api. Mengingat lebih dari 10.000 warga TKI asal kota lumbung padi tersebut hingga saat ini kasusnya tidak sedikit yang dibiarkan terlunta-lunta dan belum ditangani serius melalui dinas terkait. Dari kondisi itu, menurut ketua KP2TKI Karawang ini, atas berbagai hal serta konidisi yang terjadi di Karawang khusus urusan TKI bermasalah, dimintanya kepada Pemkab melalui dinas ketenagakerjaan segera mengambil tindakan nyata dalam memberikan pendampingan secara tuntas kepada para TKI bermasalah. Termasuk pula mengenai hak perlindungannya sesuai porsi yang telah diberlakukan.

Foto: alz

TKI HILANG: Hasim memperlihatkan foto TKI yang hingga kini belum jelas nasibnya.

Lebih eksplisit Hasim menyatakan, terutama pada kasus TKI yang diduga mengendap dan ada dugaan dipalingkan dengan kesan halus adalah "PR" penting yang harus diprioritaskan selesai secara perdana. Baik itu dari mulai sistem perlindungan atau untuk urusan fasilitas pendampaingannya tanpa diteruskan molor dan tebang pilih. Kecuali itu, KP2TKI Karawang menanggapi bahwa urusan so-

sialisi kepada masyarakat terkait informasi TKI wajib dikerjakan signifikan dan tepat sasaran. Terlebih, dari kacamata KP2TKI melihat selama ini yang akar permasalahan urusan TKI tersebut dominan karena faktor minimnya informasi diterima oleh masyarakat. Lainnya adalah buruknya perencanaan sistem kerja dinas terkait atas keseriusan penanganan masalah TKI. (alz)


SENIN, 3 DESEMBER 2012

7

Pedagang Kecil Harus Dilindungi PURWAKARTA – Pedagang kecil dan pedagang pasar trasional, harus dilindungi. Pemerintah, secara langsung mempunyai tanggung jawab untuk memberikan perlindungan atas hak-hak hidup dan berkembangnya para pedagang tersebut.Hal tersebut diungkapkan seorang tokoh masyarakat Purwakarta, H. Yogie Mochamad, SE, MM, kepada Fakta Karawang, saat ditemui di rumahnya, Minggu (2/12) siang. Yogie yang juga berprofesi se-

bagai pengusaha ini, memaparkan, perlindungan terhadap keberadaan para pedagang itu, jangan cuma pada setabas kata-kata. Tapi harus dilakukan dengan sesuatu yang nyata.”Selama ini kita lihat, pemerintah daerah selalu menggembar-gemborkan soal perlindungan bagi mereka. Tapi apa kenyataannya? Mini market kian bertambah dan pasar tradisional malah direlokasi,” ucap Yogie.Pria kelahiran 1976 ini menambahkan, harusnya

kalau serius dengan komitmen untuk melindungi pedagang kecil dan pedagang pasar, pemda hapuskan yang namanya relokasi pasar. Tapi ganti menjadi renovasi.”Karena dengan renovasi, penataan pasar tradisional yang kini sudah tertinggal oleh pasar modern atau mini market bisa terlaksana. Dengan demikian, pasar tradisional bisa bersaing dengan pasar modern,” lanjut Yogie.Berkenaan dengan keberadaan mini market

(waralaba), Yogie mengatakan,idealnya pemda melakukan regulasi. “Batasi perizinan pendirian mini market atau bila perlu, distop saja pemberian izin baru itu. Selain itu, atur juga berkenaan dengan jam operasionalnya,” tegas Yogie.Relokasi pasar, kata Yogie, merupakan tindakan kejam yang dilakukan pemerintah pada para pedagang yang juga merupakan warganya. (ega) H. Yogie Mochamad, SE, MM

foto: ega

PADATI : Ribuan pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua Dedi-Dadan memadati jalanan di Purwakarta. Mereka tetap berkampanye meski saat itu di guyur hujan, Minggu (02/11).

Demi Suara Dedi-Dadan Rela Kehujanan PURWAKARTA- Calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua Dedi-Dadan tetap berkampanye di Kecamatan Plered meski di wilayah itu diguyur hujan. Pasangan calon yang diusung oleh lima partai yang tergabung dalam koalisi Sahate ini mendapatkan jatah kampanye kedua pada Minggu, (02/11) yang dipusatkan di lapangan Warung Kandang Kecamatan Plered. Kampanye terbuka kali ini berbeda

dengan sebelumnya, dimana puluhan ribu orang rela memadati seluruh jalanan yang ada di Kecamatan Plered. Turut hadir pada hari itu para petinggi parpol pengusung di antaranya Ketua DPC PDIP Purwakarta Acep Maman. “Meski kondisi hujan namun simpatisan pendukung cukup antusias menghadiri acara tersebut. Tentu ini sebagai bentuk kesolidan para pendukung nomer urut dua,” katanya.

Masa yang sudah mengepung jalanan Pleredi, langsung mengarak pasangan calon jagoannya mengelilingi Kecamatan Plered, yang kemudian dipusatkan di Lapangan Warung Kandang.Namun dalam kampanye terbukanya kali ini, Dedi-Dadan tak sedikitpun berorasi di atas panggung, karena rombongan tiba di lokasi lapangan sudah melebihi batas waktu aturan berkampanye yaitu tiba pukul 17.00 WIB. Bahkan ketika

kembali tiba di Lapangan Warung Kandang, Dedi-Dadan yang menaiki mobil mewah berwarna putih itu terlihat basah kuyup. Sedangkan pada malam hari warga Plered dihibur oleh pelawak nasional yaitu Sule OVJ, Ki Daus, Ohang dan Aep Bancet. Namun disayangkan dari sekian banyak masa pendukung yang hadir, ternyata terdapat anak dibawah umur yang seharusnya dilarang untuk ikut ber-

kampanya.Ketua Panwaslu Plered Endang mengatakan, anak-anak seharusnya dilarang untuk mengikuti kegiatan tersebut sehingga kejadian itu sangat ia sayangkan, “ya seharusnya tidak boleh,” ujar dia. Selain itu, acara hiburan malam yang akan diisi oleh pelawak nasional itu sendiri diduga merupakan sebuah pelanggaran dan terindikasi melakukan kampanye pada malam hari. (ega)

Bomber Bukan Boneka Inkumben BERDIRI MEGAH : Salah satu Mini Market berdiri megah di Jalan Sudirman Purwakarta.

foto: ega

Mini Market Makin ”Rajai” Purwakarta PURWAKARTA - Keberadaan pedagang kecil dan pedagang tradisional di Kabupaten Purwakarta, makin terancam. Setelah belum juga ada kepastian prihal Pasar Simpang, kini ancaman terberat bagi mereka adalah “gempuran” mini market (wara laba).Sebagian pedagang kecil dan pasar tradisional yang ditemui Fakta Karawang, Minggu (2/12), mengeluh, karena mereka kini semakin sulit untuk mengembangkan usahanya. Pendapatan mereka pun, dari waktu ke waktu terus menurun. Perputaran uang yang semula dalam sehari di atas Rp 500 ribu, kini makin menyusut. “Dulu tiap hari perputaran uang di warung saya ini sekitar lima ratus ribuan. Tiap hari saya bisa ke pasar untuk kebutuhan warung juga lumayan besar. Tapi sekarang, perputaran uangnya sangat kecil. Saya juga tidak tiap hari lagi belanja ke pasar untuk kebutuhan warung ini,” ujar Mini, (46), pemilik warung kecil di kawasan Pasawahan, Purwakarta.Hal senada juga diungkapkan Mahmud (52), pedagang pasar di salah satu pasar tradisional di Purwakarta. Mahmud yang berjualan sayuran, mengaku, biasanya dia bisa membawa pulang hasil dagangannya bersih ke rumah sebesar Rp 50 ribu. Tapi sekarang, untuk dapatkan Rp 50 ribu itu, sangatlah sulit.”Sekarang pas sudah banyak alfa dan indo mart, pelanggan saya makin berkurang. Dulu waktu alfa dan indo mart masih sedikit, usaha saya lumayan,” ujarnya.Dari pantauan Fakta Karawang, keberadaan mini market (wara

laba) di Purwakarta makin menjamur. Seakan tak dibatasi, keberadaan bisnis itu sudah menjarah hingga ke daerah pelosok. Bahkan, bisa dibilang tiap kampong ada. Di kawasan perkotaan saja, kebaradaan mini market itu seakan merajai kota Purwakarta. Tanpa terbatas ruang, jarak atau pun zona, mini market ada di mana-mana. Dan pertumbuhannya pun sangat cepat. Hanya hitungan bulan, sudah bermunculan mini market ba-

ru.Seorang tokoh masyarakat Purwakarta, yang juga pengusaha muda Purwakarta, Yogie Mochamad, SE, MM, saat ditemui Fakta Karawang, Minggu (2/12) siang, mengatakan, harusnya pemerintah daerah membuat regulasi soal mini market. “Sudah kewajiban pemerintah daerah untuk melindungi warganya. Para pedagang kecil kan warga Purwakarta, ya mereka harus dilindungi dong. Bikin regulasi, batasi perizinan

pendirian, kalau bisa jangan lagi ada izin pendirian baru dan bikin regulasi soal jam bukanya,” terang Yogie.Menyinggung soal keberadaan para pedagang pasar tradisional, Yogie mengatakan, pemerintah daerah harusnya menghapus sistem relokasi. “Jangan ada relokasi, tapi lakukan renovasi. Tata kembali pasar tradisonal itu, sehingga keberadaannya bisa bersaing dengan dengan pasar modern, “ tegas Yogie. (ega)

PURWAKARTA-Calon Bupati Purwakarta Burhan Fuad dalam orasi politiknya di momentum kampanye terbuka di lapangan sepakbola Desa Babakan Kecamatan Wanayasa, Sabtu (1/12) dengan tegas mengatakan bahwa Bomber bukan antek-antek atau bonekanya inkumben. Isu tersebut hanya provokasi atau kesengajaan pihak yang tidak bertanggung jawab ingin menjatuhkan citra Bomber. “Itu fitnah dan bohong. Masyarakat semuannya jangan percaya. Terus kita konsisten memenangkan Pemilukada Purwakarta saat ini. Kita ciptakan Purwakarta lebih baik dan maju. Burhan Fuad dan Onnie S Sandi menang, maju dan membangun bersama rakyat,” teriak Burhan dalam orasi politiknya di depan ribuan massa pendukung, simpatisan, para kader partai Demokrat dan para relawannya. Kemudian, lanjut dia, ada pihak yang akan membawa Purwakarta kepada keistimewaan, padahal Purwakarta, menurutnya dari dulu sudah istimewa. “Dan pihak mengusung simbol Sahate, padahal dari dulu Purwakarta sudah satu jiwa dan satu raga. Jadi mari kita bangun Purwakarta menjadi daerah maju secara ekonomi, sosial , agama, politik dan yang lainnya,”

foto: ega

KAMPANYE : Kampanye Burhan - Oni (Bomber) di lapangan sepakbola Desa Babakan Kecamatan Wanayasa, Sabtu (1/12).

paparnya. Pada tanggal 15 Desember 2012 nanti (Pemilihan), imbuh Burhan, masyarakat jangan sampai dibodohi dan harus cerdas memilih pemimpin. Jangan sampai terjerumus pada persoalan money politik. Dan jangan mau dikasih sembako yang sifatnya satu hari habis kemudian miskinnya limatahunkarenasalahpilih.“Mari kita bangun pilkada Purwakarta adil, damai dan tertib. Mari bangkit bersamaBomberdemiPurwakarta bersih, adil, makmur dan sejahtera,” pungkasnya. Ditegaskan orator Politik Calon Wakil Bupati Purwakarta Onnie S sandi, bahwa isu Bomber antek

incumbent itu salah besar dan sangat tidak rasional. Bomber murni bergerak, berjuang dan menang hanya untuk rakyat Purwakarta. “Rakyat Purwakarta harus sejahtera. Jangan sampai di Purwakarta kedepan masyarakatnya sulit mencari uang untuk menyekolahkan anaknya. Kita ciptakan Purwakarta bersih dan selalu diridhoi Allah Swt,” teriaknya semangat. Sementara itu jabatan bupati/ wakil bupati, bagi onnie calon wakil bupati, adalah amanat yang luar biasa besarnya. Maka, tuturnya, jangansampaiadakorupsidanhalhal atau kebijakan-kebijakan yang menyimpang. (ega)


SENIN, 3 DESEMBER 2012

8

Pendukung Azib Birukan Lapang Perwiran BEKASI - Kampanye terbuka putaran pertama pasangan calon walikota Bekasi, Awing Asmawi-Andi Zabidi (AZIB), di Lapangan Perwiran, Jalan Mochtar Tabrani, Bekasi Utara, disesaki massa pendukung Minggu, (2/ 12). Sekitar 2.000 massa tumplek blek membirukan lapang bola tersebut. Dalam sambutannya, Awing Asmawi, mengatakan kampanye putaran perdana tersebut merupakan ajang sosialisasi dan konsolidasi massa pendukungnya. Dia juga memaparkan program kerjanya bersama Andi Zabidi jika terpilih menjadi kepala daerah nanti. "Saya janji tidak akan korupsi jika menjabat sebagai Walikota. Insyallah kita bereskan semua masalah yang ada di Bekasi," kata Awing. Sementara itu, Andi Zabidi, mengajak massa pendukungnya untuk terus menerus mensosialisasikan pasangan AZIB kepada warga Kota Bekasi yang lain. Dia menegaskan, koalisi AZIB akan selalu kompak selama

Ilustrasi

lima tahun mendatang. Karena berasal dari partai yang sama. "Hanya pasangan AZIB yang berani untuk tidak berkoalisi dengan partai lain. Sehingga dijamin mereka berdua akan selalu kompak, membangun Kota Bekasi," kata Andi. Kampanye putaran pertama tersebut juga dihadiri ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Iwan

Sulanjana. Beberapa anggota DPRD Kota Bekasi juga terlihat hadir di lokasi, seperti misalnya ; Arwis Sembiring, Sodikin, Ronny Hermawan, Ratu Tatu Sukarsih, Marta Marsila, Helly Mulyaningsing, Zaiman Makmur Afan dan Heri Parani. Masa pendukung AZIB digoyang puluhan lagu dangdut, membuat kampanye terlihat semarak. (net)

Foto : Ist

ANTUSIAS : Satu orang warga antusias mengikuti pelayanan pengobatan gratis.

RIBUAN WARGA ANTRE

BEROBAT GRATIS BEKASI- Ribuan warga miskin di kecamatan Setu Kabupaten Bekasi mendapatkan pengobatan dan sembako gratis yang diberikan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Rohim Mintareja, Minggu, (2/12). Ribuan warga nampak antusias mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan Sembako gratis itu. Warga menyerbu stan kesehatan untuk memeriksakan berbagai penyakit yang dideritanya. Selain dihadiri wakil Bupati Kabupaten Bekasi Rohim Mintareja, nampak juga Ketua DPRD Mustakim, anggota DPR RI

dari komisi III Saan Mustopa dan calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf. Dalam kesempatan tersebut, Rohim menyampaikan rasa empati kepada masyarakat Setu khususnya warga yang tidak mampu,"Saya berharap dengan kegiatan bhakti sosial ini, masyarakat dapat memeriksakan kesehatannya, khususnya warga yang tidak mampu yang berada di Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. "Kedepannya kami akan terus melakukan kegiatan bhakti sosial ini, agar masyarakat dapat memeriksakan kesehat-

an dan mendapatkan sembako gratis yang saya berikan," beber Rohim. Sementara anggota DPR RI, Saan Mustofa saat di minta keterangannya terkait bhakti sosial yang dilakukan, sangat merepon dan berencana akan mengajukan anggaran untuk kegiatan bhakti sosial sesering mungkin di wilayah Kabupaten Bekasi. "Saya sangt terkejut melihat antusiasme warga yang mendatangi bhakti sosial saat ini, ternyata masih banyak warga tidak mampu yang datang berobat," ujar Saan Mustofa. (net)

Luthfi Hassan Ishaq

Jabar Butuh Pemimpin Pekerja BEKASI - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hassan Ishaq menilai masyarakat Jawa Barat membutuhkan kombinasi sosok pemimpin pekerja keras yang ceria dan segar. "Sosok itu melekat kuat pada kepribadian Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar yang kita usung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2013-2018," ujarnya di Bekasi, Minggu. Menurut dia, kerja keras Heryawan telah dibuktikan kepada

masyarakat dengan diraihnya sekitar 80 lebih penghargaan dari berbagai instansi di Indonesia. "Masyarakat Jabar senang orang yang kerja keras seperti Heryawan, tapi di sisi lain perlu rileks dari orang yang ceria dan segar seperti Dedy. Ini kombinasi yang pas," ujarnya. Luthfi mengaku tidak gentar dengan munculnya pesaing dari kalangan artis lainnya seperti Rieke Diah Pitaloka, dan Dede Yusuf. "Di antara para kandidat lainnya, hanya Heryawan-

Dedy yang memiliki popularitas dan jaringan. Kalau hanya membawa jaringan tapi tidak dikenal orang itu kurang baik, punya jarigan tapi tidak bisa mengunci jaringannya dengan popularitas juga akan sia-sia," katanya. Pihaknya optimistis pasangan tersebut akan memenangkan Pilgub Jabar melalui kerja keras partai dan para pendukung. "Kunci kemenangan PKS ada pada soliditas dan kerja keras partai di lapangan," katanya. (ant)

DPR Bantu Palestina Satu Juta Dolar

Iilustrasi

PKS Optimis Pilkada Bekasi Satu Putaran BEKASI - Partai keadilan Sejahtera (PKS) optimis bahwa Pilkada Kota Bekasi akan di menangkan dalam satu putaran. Hal itu diungkapkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut dia, optimistis satu putaran itu karena mesin partai akan bekerja dan solid. "Kekuatan PKS ada di mesin partai berupa soliditas kader dan militansi kader dalam bekerja," ujar Luthfi usai memimpin rapat konsolidasi tim pemenangan Pepen-Ah-

mad Syaikhu (PAS) di Gedung Cevest, Bekasi Selatan. Menurut dia, Pilkada Kota Bekasi menjadi prioritas bagi partai berlambang bulan sabit kembar itu. Alasannya, Bekasi merupakan daerah penyangga Jakarta yang merupakan ibu kota Indonesia. Menurut Luthfi, kedatangannya di Kota Bekasi merupakan bagian dari kunjungan partai untuk melihat persiapan mesin partainya. "Ini kunjungan rutin biasa, ke-

betulan di Kota Bekasi akan diadakan Pilkada," katanya. Luthfi mengatakan, seluruh kader harus menjaga soliditas agar peluang kemenangan pilkada bisa terbuka lebih lebar. "Sepanjang soliditas masih terjaga, peluangnya tinggi. Semua orang tidak ingin masuk putaran kedua, kalaupun masuk putaran kedua itu karena terpaksa," katanya. Menurut Luthfi, seluruh kader yang tersebar di 12 kecamatan setempat harus lebih mende-

katkan diri dengan masyarakat agar kepercayaan mereka terhadap kinerja PKS dalam memajukan daerah terus terjaga. Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Chairoman J Putro, mengatakan rapat konsolidasi tersebut diikuti puluhan pengurus partai tingkat kelurahan. "Kami berharap rapat konsolidasi ini tidak hanya membahas tentang strategi pemenangan, tapi juga mempererat kebersamaan antar pengurus partai," ujarnya. (ant)

BEKASI - Komisi I DPR RI memberikan bantuan materi senilai total sekitar satu juta dolar Amerika Serikat kepada rakyat Palestina dalam kunjungannya ke Jalur Gaza, Senin (26/11). "Kedatangan Komisi I untuk menunjukan empati terhadap rakyat Palestina serta memantau sejauh mana perkembangan situasi di sana," ujar Anggota Komisi I DPR RI Luthfi Hassan Ishaq, di Bekasi, Minggu. Menurut dia, bantuan tersebut terbagi atas dua termin masingmasing 750 ribu dolar AS dan termin kedua 500 ribu dolar AS. "Sekarang masih mengalir bantuan itu. Yang sudah diserahkan 750 ribu dolar AS sedangkan sisanya sekitar 500 ribu dolar AS lagi masih bergulir," katanya. Menurut dia, bantuan itu diserahkan langsung kepada Pemerintah Palestina oleh sejumlah perwakilan Komisi I, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), dan 12 personel dari lima lembaga kemanusiaan Indonesia. "Saya sendiri sempat mengatur pemberangkatan untuk bertemu Perdana Menteri Palestina.

Ilustrasi

Tapi perjalanan saya hanya sampai Mesir dan kembali ke Indonesia karena ada kepentingan mendadak," katanya. Namun demikian, kata dia, pihaknya mengapresiasi hak yang diberikan negara internasional untuk menjadikan Palestina hadir di Perserikatan BangsaBangsa (PBB) sebagai pengamat. "Palestina saat ini baru bisa hadir di PBB sebagai pengamat,

belum sebagai anggota. Artinya, negara mereka belum merdeka," katanya. Menurut dia, hingga kini Israel masih menduduki wilayah Tepi Barat dengan mendirikan sejumlah Posko militer. "Di Gaza sudah tidak ada Israel, tapi masih berlaku embargo. Masyarakat hanya bisa keluar masuk sedikit dari Mesir," katanya. (ant)

Kota Bekasi Kini Miliki Hutan Kota BEKASI - Setelah sempat lama menunggu. Akhirnya masyarakat Kota Bekasi bisa menikmati hutan kota. Hutan seluas 2 hektar tersebut telah resmi dibuka oleh Pemerintah setempat.Hutan kota ini berada di alun-alun

Kota Bekasi, atau di depan RSUD. Sementara untuk mempercantik hutan kota, Pemerintah juga telah melengkapi dengan bangku-bangku, tempat berteduh, lampu penerangan, serta melepas aneka burung seperti Meparti dan

Kutilang yang sengaja dilepas di tempat tersebut. "Ada kurang lebih 300 pohon baru yang kita tanam untuk membuat suasana semakin asri," kata Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dadang Hidayat,

Minggu, (2/12). Dadang berharap, hutan kota itu bisa dijadikan tempat rekreasi bagi warga Kota Bekasi. Terutama bagi mereka yang sedang beraktifitas di sekitar lokasi tersebut. Seperti misalnya, RSUD, Polres, Masjid Al-

barkah, stasiun Bekasi, dan perkantoran lainnya. "Jadi bisa juga dijadikan tempat melepas penat, di sela-sela menjalani aktivitas," tambahnya. Dadang mengungkapkan, hutan kota tersebut dibangun berdasarkan dana non APBD.

Namun, pembangunan pagar, kantor pengamanan hutan kota, sumur air menggunakan dana dari APBD Kota Bekasi sebesar Rp250 juta. "Pembangunan hutan kota tersebut tidak dianggarkan dari APBD Kota Bekasi. Tapi un-

tuk pembangunan sejumlah fasilitas penunjang memakai APBD Kota Bekasi," tutupnya. Peresmian hutan kota tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Bekasi dengan menanam pohon secara simbolik dan melepas 50 ekor merpati. (net)


Sport

9

SENIN, 3 DESEMBER 2012

Shahar: Semua Berkat Soliditas Pilar Belakang

Mulut Besar Niel Terbungkam! DIHEMPASKAN 2-0 oleh Malaysia, menjadikan tim nasional Indonesia terusir dari panggung ASEAN Football Federation (AFF) 2012. Tim besutan pelatih Niel Maizar inipun angkat kaki dari lapangan hijau Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia, dengan lesu. Mulut besar Niel terbungkam sudah. Pertandingan Sabtu (1/12) malam memang sangat berarti bagi Tim Garuda. Pasukan Niel Maizer yang sudah mengantongi harapan untuk lolos ke babak semi final perhelatan AFF 2012, tiba-tiba harus menghapus mimpinya. Dua gol bersarang ke gawang Tim Garuda, gemuruh stadion kebangaan rakyat Malaysia pun pecah, squad merah putih pun harus angkat kaki dengan kepala tertunduk. Malam itu seakan jadi pembuktian atas mulut besar Pelatih Tim Nasional Indonesia, Niel Maizar. "Kita kecolongan gol dalam empat menit. Kondisi ini cukup berpengaruh bagi pemain. Tapi, mereka tetap mampu bermain dengan baik," katanya usai pertandingan,seperti yang dikutip media online. Nil Maizar, yang mantan pelatih klub Semen Padang, mengaku jika hasil yang diraih oleh Andik Vermansyah tidak baik. Hanya saja pihaknya tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya selama 90 menit. Menurut dia, kekalahan yang diterima Garuda bukan merupakan kesalahan pemain. Semua pemain yang diturunkan telah berusaha menunjukkan kemampuan

LINI belakang Persib Maung Bandung, patut mendapat acungan jempol. Penjaga gawang Shahar Ginanjar, nyaris tak pernah menahan bola yang membuatnya jatuh bangun. Keberhasilan menjaga “keperawanan” gawang itu tak lepas dari permainan lini belakang yang solid. “Semua ini berkat kesolidan empat pilar Persib. Tanpa mereka mungkin hasilnya tak akan seperti ini,” ucap Shahar setelah pertandingan kemarin. Berhasil melakukan cleansheet dan menjaga keperawanan gawang Sang Maung, tidak membuat mantan kiper Pelita Jaya ini besar kepala. Shahar mengungkapkan bahwa keberhasilan dirinya tidak ada apa-apanya jika tidak ada pemain belakang. Membuat gawangnya steril gol bukan berarti tidak ada ancaman yang menyerang gawang Shahar. “Mereka (Gresik United)

terbaikknya, meski belum mampu mengejar ketertinggalan, "Saya tidak menyalahkan pemain. Saya akan bertanggungjawab dengan hasil ini. Saya telah enam hingga depan bulan bersama pemain ini," kata pelatih berusia 42 tahun itu. Sebelumnya, Niel sesumbar kalau dirinya akanmembawa pulang ke Indonesia piala AFF 2012. Niel juga sempat berujar kalau dengan materi pemain yang dimilikinya dia bisa membungkam semua lawan, termasuk Malaysia di ajang AFF 2012. Tapi kenyataannya, Indonesia keok dengan mudah oleh Malaysia. Dalam pertandingan penentuan Tim Garuda kalah 0-2 dari Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia, Sabtu. Selain itu, tidak lolosnya anak asuh Niel Maizar itu juga ditentukan oleh pertandingan lain antara Singapura melawan Laos. Singapura yang bertanding saat yang sama di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, menang tipis 4-3 atas Laos. Dengan hasil dua pertandingan ini, maka Singapura dan Malaysia berhak maju ke babak semifinal. Kedua tim itu sama-sama mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan. Indonesia tertahan di posisi tiga dengan empat poin, sedangkan Laos terpaku di juru kunci Grup B dengan satu poin dari tiga pertandingan. (bay)

ada peluang, mereka bagus. Cuma karena terburu-buru aja jadi tidak bisa memanfaatkan peluang aja,” sambungnya. Pada pertandingan pertama penyisihan Grup B Inter Island Cup 2012 di Stadion Siliwangi, Sabtu (1/12), empat benteng mengawal Shahar. Mereka adalah Tony Sucipto, Abanda Herman, Naser Al Sebai dan Jajang Sukmara. Untuk laga selanjutnya, Senin (3/12) melawan Persepam Pamekasan Madura, Shahar tidak mau berandai-andai. Namun jika kembali mendapat kepercayaan pelatih untuk tampil lagi, Shahar berjanji akan mengerahkan usaha terbaiknya. “Nanti saya ga tau turun lagi atau engga, yang penting target yang namanya main di kandang harus menang. Tapi insyaallah, kita hanya usaha aja,” tutupnya. (bay)

LESU: Andik Firmansyah yang tak puas dengan hasil 2-0 terlihat sedang ditenangkan Bambang Pamungkas. Atas hasil tersebut, squad Niel Maizar terusir dan angkat kaki dengan lesu

Foto: Net

AKSI: Penjaga Gawang Persib, Shahar Ginanjar, dalam salah satu aksinya.

Foto: ant

Ganda Campuran di Tangan RI

Foto: net

SELEBRASI: Dua pemain asing Persib Naser dan Kenji saat merayakan golnya ke gawang Persegres Gresik United.

Maung Mengamuk! MACAN yang baru bangun dari tidurnya, itulah Persib Maung Bandung. Di laga perdana Turnamen Inter Island Cup 2012, tim besutan pelatih Djadjang Nurdjaman, langsung melahap Persegres Gresik United 2-0. Pencetakan point di laga perdana yang berlangsung di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (1/ 12) malam itu, sekaligus membuktikan kalau Maung kembali akan “mengaum”. Tampil dengan kekuatan penuh, sang Maung kembali meraih simpatik dan hati para Bobotoh. Dua gol yang bersarang ke Persegres Gresik United langsung memecah kerinduan Bobotoh akan kejayaan si “raja hutan”. Persib yang memiliki materi pemain lebih unggul dari Persegres Gresik United, dalam partai perdananya itu mampu menguasai pertandingan. Dari menit awal peluit dibunyikan, Atep cs terus menekan hingga tak memberikan ruang dan kesempatan bagi para pemain lawan untuk menyentuh bola. Gemuruh Stadion Siliwangi berawal dari overlap yang dila-

kukan Naser, saat Persib mendapatkan tendangan penjuru ke tiga pada menit 26. Bola sepak pojok yang mengarah keluar diterima apik oleh Atep. Atep yang melihat pergerakan Naser dalam kotak penalty, langsung memberikan umpan dan berhasil dieksekusi dengan baik oleh Naser. Persib pun unggul sementara atas lawannya Persegres Gresik United dengan skor 1-0. Skors 1-0 bertahan hingga turun minum. Memaski babak kedua, tensi permainan anak-anak asuh Djadjang Nurdjaman, makin tinggi. Kenji Adachihara yang masuk menggantikan Firman Utina karena cedera usai ditekel bek lawan di menit 71, seakan membawa suasana segar bagi tim. Bermula dari umpan Herman Dzumafo Epandi. Dengan back header, Kenji mampu memperdaya kiper kedua Persegres Gresik United, Agung Prasetyo. Skors pun berubah menjadi 2-0. Pada 10 menit jelang bubaran, Persib hampir menambah keunggulan jika tendangan Atep tidak melenceng di sisi kiri gawang. Kenji yang melihat Atep

tanpa kawalan, langsung melepas umpan terobosan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-0 untuk keunggulan Maung Bandung tetap tidak berubah. Kemenangan ini langsung mengantarkan skuad besutan Djanur di puncak klasemen sementara Grup B dan menggeser posisi Persidafon Dafonsoro yang pada laga sebelumnya mengalahkan Persepam, 1-0.Berikut susunan pemain Persib Bandung kontra Persegres Gresik United Persib Bandung: Shahar Ginanjar (gk), Jajang Sukmara, Tony Sucipto, Abanda Herman, Naser Al Sebai (b), Asri Akbar, Mbida Messi, Firman Utina, Muhammad Ridwan, Atep (t), Herman Dzumafo Epandi (d) Formasi: 4-2-3-1 Pelatih: Djadjang Nurdjaman Persegres Gresik United: Hery Prasetya (gk), David Faristian, Sasa Zecevic, Park Chul Hyung, Supandi (b), K Munip, Driga Lasut, Gustavo Chena, Matsunaga Shohei (t), Aldo Barreto, Siswanto (d) Formasi: 4-3-3 Pelatih: Suharno.(bay)

DIPASTIKAN, ganda campuran Indonesia merebut gelar di Makau GP Gold. Di partai ini Indonesia berhasil membuat all Indonesian final. Kepastian ini diraih setelah unggulan pertama Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke final dengan menyingkirkan ganda China, Jiaming Tao/Tang Jinhua, 21-18 21-19. Tow/Butet menang dalam 34 menit. Di final, Minggu (2/12/2012), Tontowi/Liliyana menunggu pemenang semifinal lain antara dua ganda Indonesia lainnya, Muhammad Rijal/ Debby Susanto, yang menghadapi Riky Widianto/Puspita Richi Dili. Sayangnya, di nomor ganda putri, Indonesia gagal meloloskan finalis. Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta yang diunggulkan di tempat keempat disingkirkan unggulan pertama asal Korea, Eom Hye-won/Jang Ye-na, 1921 14-21. Korea memastikan merebut

Foto: Net

ENERJIK: Salah satu pasangan ganda campuran Indonesia.

gelar juara ganda putri setelah satu tempat lainnya direbut

Choi Hye-in/Kim So-young yang mengalahkan ganda Indo-

nesia, Komala Dewi/Jenna Gozaliu, 15-21 21-11 21-12. (net)

Real Bobol Atletico 2-0

Foto: Net

SUKA CITA: Para pemain Real Madrid saat merayakan pesta golnya.

DERBI Madrid akhirnya dimenangkan Real Madrid dengan skor 2-0 atas rival sekota Atletico Madrid dalam lanjutan pertandingan La Liga atau BBVA dinihari. Dalam laga di Santiago Bernabeu yang disiarkan langsung Trans TV, Real Madrid tampil dengan kekuatan penuh. Karim Benzema menjadi ujung tombak yang dilapis Cristiano Ronaldo dan Mezut Oezil serta Angel di Maria. Ronaldo membuka gol pada menit 15 dengan sepakan tendangan bebas. Gol freekick pertama musim ini yang dilakukan Ronaldo. Gawang Atletico yang dikawal Thibaut Courtois kembali jebol pada menit ke-66 dari tendangan Oezil. Hasil pertandingan tersebut

tak mengubah posisi di klasemen sementara di mana tiga besar ditempati Barcelona dengan 40 poin, Atletico 34 poin dan Real Madrid 29 poin. Susunan pemain Madrid: 1-Iker Casillas; 17-Alvaro Arbeloa, 3-Pepe, 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Coentrao; 6-Sami Khedira, 14-Xabi Alonso; 22Angel di Maria (21-Jose Callejon 70), 10-Mesut Oezil (19-Luka Modric 88), 7-Cristiano Ronaldo; 9-Karim Benzema (34-Jose Rodriguez 90+2) Atletico: 13-Thibaut Courtois; 20-Juanfran, 2-Diego Godin, 18Daniel Diaz, 23-Miranda; 4-Mario Suarez, 14-Gabi Fernandez (5-Tiago Mendes 73); 10-Arda Turan (8-Raul Garcia 78), 6-Koke (7-Adrian Lopez 73), 19-Diego Costa; 9-Radamel Falcao. (ant)


Awali Hari dengan Ketoprak

BANYAK ragam dilakukan orang dalam mengawali hari. Ada yang berolahraga, minum kopi atau susu dan roti, dan lain sebagainya. Namun, di balik kebiasaan yang dilakukan orang banyak, ada yang istimewa buat gadis cantik ini. Dia bilang, dirinya mengawali hari dengan makan ketoprak. “Ya dong, hampir tiap pagi kalau sarapan saya suka makan ketoprak. Ini salah satu makanan pavorit saya, loh,” ujar gadis yang punya ngaran Dewi Fitria, saat berbincang

dengan Fakta Karawang, beberapa hari lalu. Bagi Dewi, ketoprak selain rasanya enak, juga penyajiannya sangat praktis. “Gak perlu nunggu lama, begitu kita pesan, sebentar juga udah jadi dan siap dimakan tuh,” selorohnya. Karyawati sebuah perusahaan swasta di Karawang ini mengaku, mulai menyukai ketoprak sejak duduk di SD kelas IV. “Tapi kalau makan ketoprak saya suka yang pedas,” lanjutnya. Saking menyukai ketoprak,

gadis kelahiran 23 tahun lalu ini sampai mempunyai tukang ketoprak langganan. “Tiap pagi dia (tukang ketoprak) suka ke kos dan nawarin ketopraknya. Jadi saya sudah tak harus susah lagi nyarinya,” ujarnya. Bagi anak kos yang juga sibuk dengan pekerjaannya ini, memang tiap pagi nyaris tak punya waktu untuk memasak. Pasalnya, begitu bangun tidur, dia harus disibukan dengan urusan mempercantik dirinya untuk siap-siap berangkat ke tempat kerja.(bay)

Dewi Fitria

HALAMAN 10

SENIN, 3 desember 2012

Lega Bisa Selesaikan Kuliah

Sheza Idris

Penghujung 2012 ini, artis Sheza Indris memenuhi tanggung jawabnya sebagai mahasiswi. Pemilik nama lengkap Drisha Wijayanka itu menyelesaikan kuliahnya dengan hasil yang memuaskan. “Senang dan bangga, ini cita-citaku sejak setahun lalu. Tanggung jawabku sebagai mahasiswi sudah selesai, ini juga tanggung jawab aku ke orang tua,” ujar Sheza Indris usai diwisuda di gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Sabtu (1/12/2012). Kuliah Sheza Indris sempat tertunda hingga satu tahun, karena padatnya jadwal syuting. Perasaannya menjadi lega saat berhasil menyelesaikan tugas akhirnya. Sheza mengambil judul skripsi Stragegi PR Perusahan Dalam Mewujudkan Kepuasan Pelanggang dengan mendapat nilai B+. “Sempat terlambat satu tahun, karena banyak jadwal syuting dan ganti judul 2 kali. Tapi alhmadulillah, skripsi terkabul berkat doa orang tua,” pungkasnya. Dapat Kejutan Dari Pacar Kegembiraan sedang dirasakan artis Sheza Idris. Saat dirinya wisuda atas kelulusannya dari kampus Inter Study, tibatiba sang kekasih, Alan hadir dengan serangkai bunga untuk diberikan sebagai ucapan selamat atas kelulusannya. Sontak saja hal itu mengejutkan Sheza. Hal ini karena sebelumnya Alan memberitahu tidak bisa hadir dalam acara wisuda yang berlangsung di gedung Smesco, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (1/12/2012). “Awalnya dia enggak mau datang karena ada jadwal terbang, tapi tiba-tiba dia muncul ngasih bunga buat saya,” ungkap adik kandung Shezi Idris itu. Ulah itu memang sengaja dilakukan Alan. Karena profesinya sebagai pilot membuat mereka jarang bertemu, terutama karena jadwal Alan yang harus terbang. Tapi hari itu, Alan ingin memberi kejutan kepada kekasihnya tersebut. “Tadi sempat berantem kecil-kecilan ya seperti memangdisengaja. Supaya biar dibilang kasih kejutan,” tandasnya. (kpl/hen/sjw)

Ashanty dan suaminya, Anang Hermansyah, hadir di perilisan album Duo Maia | Bambang E Ros.

Ashanty Mendadak Funky Ada yang berbeda dari penampilan penyanyi Ashanty pada semalam di acara mini konser launching mini album Duo Maia and Friends di Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (1/12/2012). Istri dari musisi Anang Hermansyah itu terlihat funky dengan busana hitam bergaris orange. Menurut Ashanty, penampilannya seperti itu karena diminta oleh sahabatnya yang pada saat itu sedang

merilis mini album, Maia Estianty.”Kan aku diajak mbak Maia untuk menghadiri konsernya, karena waktu ulang tahun aku dia datang, jadi aku harus datang di konser launching albumnya. Terus aku bawain lagu Duo Maia yang aku hafal banget yang Aku Baik-Baik Saja sama Salahkah,” paparnya. Dengan tampilan yang berbeda itu, Maia sudah menerka kalau Ashanty tidak nyaman dengan apa yang

dikenakannya. “Mbak Maia kan costumnya yang funky-funky yang seru-seru, sampai dibuatin baju. Kalau aku versinya tetap perempuan, dan model rambutnya dibedain dari aku yang biasanya. Tadi mbak Maia bilang, ‘kamu pasti gak pede nih, terus kamu mikirin ada yang gak enak’, terus rambut rasanya kayak ada yang jatuh,” jelas Ashanty meniru ucapan Maia. (kpl/ hen/rzm)

Sop Iga Diolah Pake

Bumbu Pindang APA jadinya jika menu iga diolah dengan bumbu pindang? Yang pasti, enak dong. Dengan cita rasa yang unik, so pasti bisa menggugah selera tinggi. Ketika sop pindang iga ini dihidangkan depan kita, Hhmm..aroma rempah menyeruak dari dalam mangkuk terasa menusuk hidung. Wangi daun jeruk yang ada di sela-sela iga pun semakin menguatkan aroma sop pindang iga ini. Tak perlu repot melepaskan daging iga dari tulangnya, karena cukup empuk sehingga daging-dagingnya mudah lepas. Apalagi saat cuaca Bandung yang kerap hujan, Sop Pindang iga ini bisa menghangatkan perut. Sop ini disajikan dalam keadaan panas dengan mangkuk yang di bawahnya diberi api. Fungsinya, agar suhu sop tetap hangat hingga suapan terakhir. Sebagai teman menyantap iga ini, sepiring nasi putih tak lupa disajikan oleh pelayan. Sebuah inovasi di bidang kuliner ini dilakukan oleh sebuah restoran di Bandung. Dengan bendera Sop Pindang Iga Origin, restoran pelopor masakan sop pindang iga ini kemudian berencana melebarkan sayapnya hingga ke Karawang.

Foto: Net

RASA UNIK: Sajian sop iga pindang bikin lidah ketagihan karena rasanya yang unik. Saking unik rasanya, Gubernur Jabar pun sangat menyukai menu ini. “Proses pengolahan daging hingga dua kali. Selama tiga jam kami merebusnya tanpa presto, lalu satu jamnya lagi menggunakan presto,” terang Excecutive Chef Origin, Adam Sentana, saat ditemui Fakta Karawang, di tempat kerjanya, di Jalan Sumatera Bandung, Sabtu (1/12) malam. Pantas saja banyak yang menggemari makanan berkuah ini. Rasa gurih dari daging iga dan segar dari

perasan jeruk lemon dan asam menyatu dengan sempurna di mulut. Keunikan serta kelezatan kuliner ini, menjadikan Gubernur Jabar Ahmad Heriawan, ketagihan untuk terus datang ke resto tersebut, sekedar menikmati sop iga itu. Penasaran dengan rasanya? bisa datang ke Jalan Sumatera. Satu porsi Sop Pindang Iga ini dibanderol Rp 40 ribu. (bay)


Senin, 3 Desember 2012

FAKTA KARAWANG

11

Pemerintah Jangan .... Dari Halaman 1

tender-tender pekerjaan yang ada di Pemerintah Kabupaten Karawang. “Iya dong harus ada sangsi, masa dibiarkan begitu saja, sangsi yang diberikan harus sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” tandasnya. Sementara itu, ditempat terpisah ketua Paguyuban Pemuda Cikampek, Herman Taufik mengatakan, DPRD

Karawang juga harus bisa memberikan pengawasan secara intensif terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Karawang, jangan sampai kemudian karena lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh DPRD, pemerintah Kabuapten Karawang “bermain mata” dengan para rekanan, sehingga menyebabkan masyarakat yang dirugikan. “DPRD juga harus sering melakukan sidak dan turun langsung kelapangan, sehingga dapat mengetahui

kondisi secara nyata terhadap pekerjaan-pekerjaan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah,” ungkapnya. Menurut dugaannya, potensi untuk pemerintah “bermain mata” dengan para rekanan dalam melakukan pekerjaan itu sangat besar, sehingga butuh pengawasaan yang intens dan komperhensif dari pihak Legislatif,”kalau tidak diawasi secara intens, khawatir ada permainan-permainan yang dilakukan dibelakang,” tandasnya. (ssp)

Pencapresan Rhoma Irama Hanya Window Shopping PKB RAPAT AKBAR : Gubernur DKI Jakarta, Jokowi akan menggelar pertemuan akbar di Monumen Nasional (monas)

Jokowi Akan Gelar Pertemuan di Monas

Rhoma Irama

Jakarta – Pencapresan Rhoma Irama oleh Ketua PKB, jangan dianggap serius. Itu hanya aksi window shopping PKB belaka, untuk mencomot pendukung sebanyak-banyaknya. Hal tersebut diungkapkan Peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi memandangnya tidak terlalu serius. Dia berpendapat itu cuma aksi window shopping PKB belaka, untuk mencomot pendukung sebanyak-banyaknya. "Kalau sekarang masih 'window shopping' semua," kata Burhanuddin kepada detikcom via telepon, Minggu

(2/12). Burhanuddin memandang bahwa yang disasar PKB dalam langkah merangkul Rhoma bukanlah Pemilihan Umum Presiden, melainkan Pemililhan Umum Legislatif (Pileg) 2014. Rhoma Irama dipandang PKB potensial. "Kenapa mereka memakai cara seperti itu? Karena pendukung Rhoma Irama besar untuk memilih PKB di Pileg nanti," ujar Burhanuddin. Burhanuddin menganggap langkah PKB kali ini tidak perlu dibesar-besarkan, meskipun dilakukan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar langsung. Ini karena masa-masa

sekarang masih terlalu pagi bagi PKB untuk mengajukan calon presiden . "Itu paling cara PKB untuk meraup dukungan dari fans Rhoma Irama, jadi jangan dianggap terlalu serius kalau belum ada keputusan final. Keputusan finalnya baru muncul setelah pemilu legislatif, misalnya setelah muktamar," tuturnya. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengumumkan partainya melirik Rhoma Irama sebagai kandidat calon presiden di Restoran Al Jazirah, Menteng, Jakarta Pusat, siang tadi. "Saya yakin kandidat dari PKB adalah Bang Haji," tutur Muhaimin. (net)

Tetap Ingat Karawang.... Dari Halaman 1

Eci kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Jogjakarta. Selain kuliah, penyuka warna hitam ini

juga aktif di berbagai kegiatan kampus, seperti senat mahasiswa. “Saya juga pengen cepat selesaikan kuliah. Biar bisa tinggal lagi di sini (Karawang). Soalnya saya tak bisa jauh dari

Karawang,” ujarnya. Ketika disinggung ada cowok di Karawang, Eci secepat kilat menggelengkan kepalanya. “Gak ko, gak ada cowok, saya kan masih jomblo,” tukasnya, sembari tersenyum. (bay)

Jaksa Akan.... Dari Halaman 1

“Kami mendesak kepada para penegak hukum yang ada di Karawang untuk mengusut dugaan kasus pemotongan gaji PNS Karawang oleh BJB yang direkomendasikan oleh salah satu Bendahara Dinas di Karawang,” ujar Yono. Yono menilai, pemotongan gaji PNS yang dilakukan oleh BJB tanpa sepengetahuan pemiliknya, bisa masuk pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan. Oleh karena itu, menurutnya dugaan kasus hukum ini dapat ditangani oleh penegak hukum yang ada di Karawang “Jika memang benar ada pemotongan gaji PNS Karawang tanpa sepengetahuan pemiliknya, ini jelas pelanggaran hukum tentang penggelapan,

dan pihak penegak hukum harus mengusut kasus ini sampai dengan tuntas,” tegas Yono. Dikatakannya, penegak hukum di Karawang harus bersikap cepat dan tanggap terkait dengan dugaan kasus pemotongan gaji PNS Karawang ini, karena menurutnya jika kemudian kasus ini dibiarkan begitu saja, maka akan menjadi opini y liar. ”Jangan sampai kemudian dugaan kasus ini dibiarkan begitu saja dan menjadi opini liar, perlu penanganan yang cepat oleh aparat hukum terkait,” katanya. Dirinya juga meminta kepada para PNS di Karawang yang merasa gajinya selama ini dipotong oleh BJB tanpa sepengetahuan pemiliknya, untuk segera melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwenang, serta jangan ta-

kut oleh intimidasi apapun terkait dengan hal tersebut. “Laporkan saja kepada pihak berwenang, jangan takut oleh siapapun, ingat negeri ini adalah negeri hukum, dan setiap warga negaranya termasuk PNS itu dilindungi oleh hukum,“ tegas Yono. Sedangkan , anggota Komisi A DPRD Karawang dari fraksi PDIP, Ace Sopyan Mustari, mengatakan pihaknya akan segera memanggil pihakpihak terkait dengan dugaan kasus pemotongan gaji PNS di Karawang. dan dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil intansi terkait yang berkenaan dengan persoalaan tersebut. “Kami akan memanggil dinas terkait dan BJB Karawang untuk kemudian dikonfrontasi terkait dengan dugaan kasus pemotongan gaji PNS Karawang ini,” singkat Ace. (ssp)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Jokowi akan mengadakan pertemuan dengan ribuan warga DKI di Monas. "Nanti ada RT, RW, pertengahan tahun dengan warga, nggak tahu 10 ribu atau 20 ribu di Monas dengan warga. Ada masukan seperti apa ditampung. (Diadakan) JuniJuli (2013) di tingkat kota dulu, baru provinsi. Jadi komunikasi-komu-

nikasi seperti ini penting, agar apa yang di atas sambung dengan yang di bawah, dan di bawah sambung dengan yang di atas," kata Jokowi. Hal itu disampaikan Jokowi usai menghadiri silaturahmi ketua RT, RW, lurah, camat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/12). Dari pertemuan dengan warga hingga pejabat wilayah

tingkat RT, RW, kelurahan dan kecamatan, Jokowi menjadi tahu keinginan warga. Arah pembangunan DKI pun bisa ditentukan. "Ya paling tidak kita ini bisa komunikasi langsung dengan seluruh RT RW, LMK (Lembaga Masyarakat Kota), Dewan Kota, menyampaikan persoalan DKI apa, mau dibawa ke

mana DKI, paling tidak makro...oo Jakarta mau dibawa ke sana," jelas Jokowi. Hari ini ada sekitar 5 ribu sampai 6 ribu pengurus RT, RW, camat hingga lurah serta ibu-ibu PKK hadir di Istora Senayan. Selain itu Jokowi juga menyerahkan penghargaan pada birokrat wilayah dengan kinerja terbaik. (net)

Kemalaman di Tuparev.... Dari Halaman 1

nya yang motok dan aduhai) kemudian tersenyum pada ku sambil berucap,”Maap atuh aa, ya…da bageur.” Mendapati senyuman dan ucapan yang halus itu, tak kuasa ku pun untuk mengasarinya. “Yan eng gak apa-apa,” timpal ku sambil senyum juga (tapi senyum ku tak seindah senyum dia). “Nah gitu dong, hehe,” si Peuhpeul pun membalas ucapanku sambil pasang “pe-we” (posisi wenak) di samping ku. Kemudian, si Peuhpeul pun memesan minuman. Duduk disampingnya, membuat kedinginanku berganti menjadi kehangatan. Aroma wangi parfum di tubuhnya menusuk ke hidung ku, hingga ku tak bisa mengendalikan diri dan nyaris melayang dibuatnya (hehe alay.com). Dari saling senyum, kemu-

dian berkembang ke saling tanya (ngobrol, gto). Dari cuma sekedar ngobrol berkembang lagi jadi kedekatan, hingga kemudian si Peupeul membuka rahasia yang ada di dirinya. Dengan kepolosannya, mojang asal daerah di pelosok Karawang yang berusia 25 tahun ini, kemudian bercerita. Si Peupeul mengaku baru dua bulan ada di Kota Karawang. Dia sengaja datang ke Kota Karawang, untuk mengadu nasib dengan menjalani usaha jasa esek-esek tanpa perantara. Dalam obrolan itu, si Peuhpeul juga bercerita soal asal mula dirinya bisa nekat terjun ke dunia hitam itu. “Saya ini baru pulang dari Malaysia. Di Malaysia saya kerja di Karaoke jadi yang suka menemani tamu,” ujarnya. Tak berhenti sampai di sana, si Peuhpeul pun kemudian menceritakan, awalnya dia ditawari bekerja di Negeri Jiran itu dengan tawaran gaji tinggi.

Tapi begitu dia sampai di Malaysia, ternyata pekerjaannya adalah menjadi teman tamu. “Di sana bener-benar karaoke kok. Bukan tempat remang-remang atau plus. Tapi ya namanya tamu, apalagi yang hidung belang, kayaknya kalau tak mencumbu, toel-toelan kurang klop buat ngasih uang tip. Ya aku juga karena butuh uang, terpaksa mau aja diperlakukan seperti itu oleh tamu. Tapi hanya sebatas peluk, cium dan raba-raba, gak lebih kok,” ujarnya. Lama kelamaan, karena seringnya diperlakukan seperti itu, kemudian si Peuhpeul diajak oleh salah satu tamunya untuk janjian diluar. Si Peuhpeul diiming-imingi mau dikasih uang besar kalau bisa ketemuan di luar. Si Peuhpeul pun (karena tergiur uang) kemudian mencuri waktu istirahat disiang hari untuk ke luar menemui si tamu itu. Dan, pertemuan

pun terjadi hingga si Peupeul diajak ke sebuah hotel. Dari sana, si Peuhpeul mulai berani hingga terus melakukan hal seperti itu. Tak terasa, obrolan curahan hati si Peuhpeul mengantar waktu pada jam 02.00 WIB. Mataku mulai terasa ngantuk. Namun, lagi-lagi ku tersentak. Di saat mataku mulai terkantuk itu, tiba-tiba si Peuhpeul menawarkan sesuatu pada ku. “Gak istirahat di hotel aja atuh a. Kan lumayan ini baru jam dua, bisa istirahat,” seloroh si Peupeul membuka jalan. “Tar ku temani kok a,” ujar si Peuhpeul melanjutkan usaha membuka jalannya itu. Bak kejatuhan durian, cewek cantik, motok dan putih menawar diri menemani ku. Langsung saja ku tak menyianyiakan moment itu. Ucapannya langsung ku sambar dengan anggukan kepala. Sejurus kemudian, kita cabut meninggalkan kios itu. (bayu)

PKS Dilecehkan... Dari Halaman 1

Karena, menurutnya koalisi yang dibangun di daerah hanya sebatas untuk kemenangan di Pemilukada. “Kalau pilkadanya sudah selesai, maka koalisinyapun sepertinya selesai dan orangorang yang berada disekitar pemenang sudah lintas partai dan kepentingan,dan bisa jadi ada partai pengusung tidak punya akses ke ring satu pemegang kebijakan,” ujar Ust. Jajat. Adapun bagi PKS, kemenangan yang ingin dicapai dalam berkoalisi dipemilukada adalah kemenangan visioner dan tidak hanya member cek kosong kepada kandidat, sehingga dalam berkoalisi ada

yang diajukan untuk mengawal visi tersebut. itu Komitmen-komitmen menurutnya tertuang dalam kontrak politik dan kontrak kerja. Kontrak politik tersebut ada yang terpubilkasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan ada yang menjadi kesepahaman bersama antara kedua belah pihak dan tidak menjadi konsumsi publik. “Boleh jadi, komitmenkomitmen itu tidak dibuat memenuhi syarat-syarat legalitas formal sebagai sesuatu yang yang berketetapan hukum, sehingga ada pihak yang tidak terikat dengan komitmen itu, maka adalah hak konstitusional Bupati untuk mengajak bicara atau tidaknya kepada siapapun dan pihak manapun

dalam mengambil kebijakannya,” tambahnya. Dikatakannya, ketika pembuatan komitmen politik tersebut saksi yang paling utama bagi PKS adalah Allah SWT. Oleh karena itu, komitmen semua pihak pada saat itu terealisasikan atau tidaknya tergantung keyakinan atas kesaksian Allah pada saat pembicaraan dan komitmen itu dibuat. “Sekarang pertanyaannya, apakah koalisi ini sudah selesai atau masih berlanjut,?? Kita serahkan kepada pak Bupati, yang jelas kita sudah bekerja dalam pemilukada dan PKS adalah partai pertama yang diajak mengusung beliau (Ade Swara-red) supaya memenuhi syarat pencalonan sesuai dengan Undang-Un-

dang” katanya. Terkait dengan pernyataan Bupati bahwa saat ini PKS membutuhkan dirinya menjelang pelaksanaan Pilgub Jabar, ia hanya menegaskan dinamika perpolitikan di Karawang itu terlalu kecil dengan kapasitas Ahmad Heryawan (Aher) calon Gubernur yang diusung oleh PKS di pilgub Jabar. Adapun keterlibatan Bupati karawang dalam mengusung Aher di pilgub jabar, itu kapasitasnya bukan bupati, melainkan bentuk fatsun politik Ade Swara sebagai kader Partai Bulan Bintang (PBB). “Kapasitas beliau membantu kang Aher bukan karena dirinya seorang Bupati, melainkan karena fatsun politik beliau kepada PBB,” tandasnya. (ssp)


12 Senin, 3 Desember 2012

FAKTA KARAWANG

Teten Coba 'Geser' Bandung

WARGA JABAR HARUS JADI PETARUNG Dikdik

Toyib

Silaturahmi Konsep Kepentingan Abadi FENOMENA Pdkt (pendekatan) pada masyarakat menjelang Pilkada, memang sudah tak asing lagi. Ini dilakukan nyaris oleh semua calon untuk memperkenalkan diri hingga menarik simpati massa. Bahkan hampir semua momment yang bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti kegiatan sosial hingga menyambangi korban bencana alam, tak jarang ditunggangi kepentingan politis. Namun beda kepala, pasti beda pula pemikirannya. Setidaknya mindset itulah yang menjadi pegangan cagub dari jalur independent Dikdik Mulyana Arief Mansyur yang maju dalam perhelatan pilgub Jabar 2013 bersama pendampingnya, Cecep NS Toyib. Dikdik menyebut, konsep silaturahmilah yang mampu mengalahkan kepentingan, silaturahmi di atas segalanya.

Filosofi itu yang coba disampaikan mantan Kapolda Sumsel ini kepada Fakta karawang, baru-baru ini. "Saya tidak merasa bersaing dengan siapapun atau menyaingi siapapun. Lalu muncul pertanyaan, telat dong kok belum pasang baliho? Nah kalau seperti itu itu sudah masuk ranah pemikiran. Tiap orang pasti beda cara pandangnya, bermacammacam" ungkap Dikdik. Menurut dia, tak mengapa gambarnya tidak terpajang di jalan-jalan protokol atau tak nampak di pelosok desa. Baginya, asal sentuhan melalui silaturahmi bisa sampai ke mana-mana, itu sudah lebih dari cukup. "Tidak pasang baligo juga tak masalah kan. Yang bermasalah itu ketika ada kewajiban tidak kita tunaikan, ketika ada kesempatan tidak kita manfaatkan," imbuhnya. (jay)

BANDUNG - Pegiat antikorupsi yang kini jadi Cawagub Teten Masduki, menilai masyarakat Jabar harus menggalakkan budaya bertarung. Hal ini muncul dari keprihatinannya karena Jabar selalu kalah saat bersaing di tingkat nasional. "Yang harus dibangun itu budaya bertarung. Karena orang sunda harus punya prinsip teung-teung ludeung, tapi selalu kalah dalam persaingan nasional," ujar Teten Masduki saat diwawancarai Fakta Karawang, soal budaya di Museum Geologi Bandung. Ia juga menyebut berbagai macam 'budaya' yang tak kalah diperlukan dalam membangun mental orang Jabar. "Jadi memang harus ada revitalisasi bud a y a sep-

Teten Masduki

erti budaya bersaing, budaya jujur, budaya malu, budaya kreatif. Untuk budaya kreatif, saya kira Jabar adalah gudangnya," ulas Teten. Ia juga berencana, jika terpilih menjadi Wagub Jabar akan menyebarkan 'Bandung Effect' ke daerah-daerah pinggiran seperti wilayah pantura dan priangan. Hal ini dirasa perlu, mengingat Bandung menjadi kiblat Jawa Barat dalam berbagai hal. "Saya rasa efek Bandung ini mesti digeser ke daerah-daerah pinggiran seperti wilayah pantura. Jadi pembangunan itu tidak terfokus di Bandung yang kini sudah dijejali mall-mall. Dan saya berharap, pembangunan mall ke depan jangan sampai merusak tata

kota," tegas pendamping Rieke Diah Pitaloka ini. Lain Teten, lain pula Lex Laksamana. Menurut Lex, dalam mengembangkan Jabar perlu usaha bersama dari semua pihak. Ini sesuai dengan motto 'Babarengan' yang diusungnya bersama Cagub Dede Yusuf Macan Effendi. "Mari kita kita bangun sama-sama karena memang permasalahan di Jabar ini tidak bisa diselesaiskan sendiri sendiri. Harus bersamasama," tegas mantan Sekda Pemprov Jabar ini. (jay)

Edisi 03 Desember 2012  

Fakta Karawang

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you