Page 33

Sekilas Luwu Tana Toraja Distrik Luwu Tana Toraja (LUTAT) KKR "Pengharapan Akhir Zaman"

Pada tanggal 3-10 April 2013 dilaksanakan pesta rohani di Seko Padang, suatu tempat yang cukup terisolasi di Daerah Luwu, dengan jarak kurang lebih 126 km dari Sabbang. Dibutuhkan sekitar 2 hari perjalanan untuk menjangkau tempat tersebut dengan kendaraan motor (ojek dengan biaya Rp 650.000,per orang). Kondisi jalan yang parah menyebabkan kami harus bermalam di jalan (hutan). Puji Tuhan kami bisa tiba di Kalamio, Seko dengan selamat untuk memulaikan acara KKR selama 10 malam. Ada dua pembicara yang menyampaikan Fir-

man Tuhan secara bergantian tiap malam yaitu Pdt. Jebba (Dir. Penatalayanan, Trust Services & Philantrophy LUTAT) dan Pdt. Imanuel Lisupadang (Dir. SS/PP/PA/Komunikasi LUTAT). Anggota jemaat dan tamu sangat antusias untuk mendengarkan pekabaran tiap malam. Khususnya para tamu, walaupun hujan turun dan dihalangi oleh pendeta dan majelis gereja setempat, mereka tetap datang untuk mendengar Firman Tuhan, bahkan mereka dengan senang hati memuji Tuhan lewat lagulagu yang mereka nyanyikan setiap malam. Kehadiran para tamu tiap malam diperkirakan 250-300 orang, semua kursi dan bangku yang disiapkan terisi, jadi banyak yang duduk di lantai beralaskan tikar dan sebagian berdiri. Pada puncak KKR, Sabat, 13 April ada 5 jiwa yang dibaptiskan, dan pada hari Minggu pagi 14 April 2013 ada 2 jiwa lagi yang minta dibaptiskan, serta 1 jiwa (seorang Oma yang berumur 100 tahun lebih) dibaptiskan pada Senin pagi, 15 April. Semoga kedelapan jiwa ini tetap setia sampai Yesus datang kedua kali untuk menyelamatkan kita bersama. Pengorganisasian Jemaat Pioner Seko

Terpujilah Tuhan, karena sebuah catatan sejarah pelayanan pekerjaan Tuhan kembali terjadi di Luwu Tana Toraja. Oleh karena kasih dan Kuasa Tuhan telah menuntun pertumbuhan gereja kita ini sehingga sebuah jemaat baru telah lahir di Kalamio, Seko.

Pelayanan di Seko dimulai oleh Bpk. Simon Laturesseng (TSPM) pada tahun 1997 dengan begitu banyak tantangan, termasuk sulitnya akses ke tempat ini oleh karena jalan yang parah/rusak. Dengan doa dan usaha yang sungguh-sungguh dari semua pelayan dan umat Tuhan yang bergantian di tempat itu, maka jiwa baru terus bertambah dan bergabung dalam persekutuan suci ini. Untuk menyambut pekerjaan Tuhan yang begitu maju di tempat ini, jemaat induk (Jemaat Sabbang) telah mengajukan permohonan ke pemimpin Gereja Distrik Luwu Tana Toraja agar cabang kebaktian Seko segera diorganisasikan. Setelah menerima surat permohonan tersebut, direncanakanlah acara pengorganisasian pada tanggal 14 April 2013. para pemimpin daerah yang hadir adalah Pdt. H. Paingy (Sek. Asosiasi Kependetaan, Dir. Penerbitan & Koord. Misi Global Lutat), Bpk. Jonathan Palangan SE (Sek-Bend Lutat), Pdt. Jebba

(Dir. Penatalayanan, Trust Services & Philantrophy Lutat) dan Pdt. Imanuel Lisupadang (Dir. SS/PP/PA/Komunikasi Lutat). Dalam khotbahnya, Pdt. H. Paingy kembali mengingatkan panggilan Tuhan sebagai umat-Nya untuk menjadikan Yesus sebagai dasar dan pusat dari gereja-Nya yang benar dan terus bersaksi melalui kehidupan yang baik dan benar di tengah-tengah masyarakat sekitar. Setelah semua tata cara dan prosesi pengorganisasian selesai, maka jemaat yang baru ini diberikan nama yang baru yaitu GMAHK Jemaat Pioner Seko, sebagai jemaat yang ke-30 di Distrik Luwu Tana Toraja. Mari kita dukung dan doakan pelayanan pekerjaan Tuhan di Jemaat yang baru ini agar semakin maju dan membawa banyak jiwa kepada Tuhan untuk di persembahkan kepada Tuhan pada hari kedatangan-Nya yang kedua kali. n —Dilaporkan oleh Imanuel Lisupadang, Distrik Luwu Tana Toraja.

07 - 2013 | Adventist World

33

Aw indonesian 2013 1007  

AW, Indonesian,