Page 1

Juli 2010

WARTA ADRA ADVENTIST DEVELOPMENT AND RELIEF AGENCY INDONESIA Aktifitas Proyek Di Bulan Juli 2010 Program Kesehatan dan Pendidikan Gizi – Sangihe (Donor: ADRA Australia) Bazar Kader Posyandu Dengan Bupati

Aktifitas proyek ADRA di berbagai daerah.

Ingin tahu pelayanan ADRA di Sangihe, Padang, Teunom, Teminabuan? Baca lebih lanjut…

Staf yang berbagi pengalaman selama bekerja di ADRA.

Staf yang berulang tahun.

Daftar Isi: Program Kesehatan Dan Pendidikan Gizi

1

Proyek Rumah Semi Permanen

2

Proyek Mengembalikan Mata Pencaharian Korban Tsunami

3

Program Pencegahan HIV Dan AIDS Sorong Selatan

5

Jumpa Staf

6

Staf Yang Berulang Tahun

6

Alamat

6

Setelah 3 bulan dilatih, Kader Posyandu sudah lebih terampil dalam melaksanakan 5 langkah Posyandu terutama kader sudah dapat mengisi dan membaca KMS dengan baik sehingga mereka tahu anak2 yang bergizi kurang dan gizi baik dari hasil kegiatan posyandu dan juga sudah dapat menyampaikan laporan kegiatannya. Selama ini kader hanya tahu anak yang bergizi buruk, yang dapat dilihat dari penampilan fisiknya langsung, tanpa perlu merujuk ke KMS. Tetapi peningkatan kehadiran Balita di kegiatan Posyandunya belum cukup berarti. Kenaikannya hanya 5%-10% saja. Sehingga pada ahir Mei dalam pertemuan rutin antara ADRA dengan PKK dan Puskesmas dari Kec. Tahuna Timur, Kec. Tahuna dan Kec. Tahuna Barat, kami mencari jalan untuk meningkatkan cakupan balita pada saat kegiatan Posyandu. Dan akhirnya disepakati untuk mengadakan “Lomba Posyandu Kelurahan antar Kecamatan seTahuna”. Maka ditentukanlah Aspek-aspak penilaian, bobot dari setiap aspek yang dinilai dalam Lomba dan juga juri-juri yang akan terlibat. Aspek-aspek yang dinilai adalah: a) Pelaksanaan Posyandu tentang – Keaktifan Kader, Ketersediaan Alat dan Cara menimbang yang benar, bobot penilaian 15%. b) Sistem 5 langkah – Pendaftaran, Penimbangan, Pencatatan, Penyuluhan dan Pelayanan Ke-

Bupati, Tim ADRA, Kader Posyandu dan pemenang lomba Posyandu.

sehatan (dari Puskesmas), bobot penilaian 25%. c) Administrasi dan Pelaporan - Buku Pendaftaran, Buku “S”, Buku Register, Buku daftar hadir Kader, Buku Tamu, Pelaporan, bobot penilaian 25%. d) Cakupan Kehadiran – Jumlah Balita yang ditimbang, bobot penilaian 30%. e) PMT (Pemberian Makanan Tambahan), bobot penilaian 5%. Sistim penjurian menggunakan sistem Silang antara Kecamatan, agar tidak bias dalam memberikan angka. Sedangkan ADRA akan terlibat disetiap Posyadu di 3 Kecamatan. Juri dari Puskesmas adalah TPG (Tenaga Pelaksana Gizi) dan dari PKK adalah Pokja IV, dengan pembagiannya sbb: a) Juri Kec. Tahuna Timur menilai seluruh Posyandu di Kec. Tahuna Barat (7 Posyandu). b) Juri Kec. Tahuna menilai seluruh

Posyandu di Kec. Tahuna Timur (9 Posyandu). c) Juri Kec. Tahuna Barat menilai seluruh Posyandu di Kec. Tahuna (13 Posyandu). Dan kegiatan Posyandunya berjalan mulai dari tanggal 1-21 Juni. Staff ADRA sendiri membagi diri untuk di 3 Kecamatan. Hal-hal yang menarik dari kegiatan lomba Posyandu ini cukup banyak: a) Ibu Camat selaku Ketua Tim Penggerak PKK dari Kec. Tahuna Timur, Ibu Mandiri Semalam dan dari Kec. Tahuna Ibu Makagangsa Janis, ikut serta melakukan penilaian di Kec. Tetangga dan juga mendorong Kelurahankelurahan di wilayahnya untuk terlibat. b) Tim juri yang menilai. Mereka cukup teliti dalam memeriksa dan menanyakan secara detail semua aspek yang dinilai.


Halaman 2

JULI 2010

c) 80% dari 22 Kelurahan di 3 Kecamatan siap mengikuti Lomba Posyandu ini, ada juga Kelurahan yang tidak siap dan tidak tahu kalau ada Lomba. Karena tidak hadir dalam pertemuan bulanan Kader. d) Semua Kelurahan berusaha untuk memberikan hasil yang terbaik, tetapi sayang tidak bisa semua menjadi juara. Penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Posyandu diberikan pada acara Bazaar Kader, yang memperebutkan piala Bupati dan diserahkan langsung oleh Bupati kepada juara 1 dari Kelurahan Soatalora II, oleh Kepala Dinas Kesehatan untuk juara 2 dari Kelurahan Lesa dan ADRA untuk juara 3 dari Kelurahan Beha Baru dan

Bupati hadir di pertemuan akbar Kader-kader posyandu se tahuna.

PKK Kabupaten untuk juara Harapan 1-3. Pada Bazaar Kader ini, Bupati telah memberikan apresiasi kepada Kader Posyandu, karena beliau pun tahu bahwa Kader Posyandu tidak mempunyai honor dalam melaksanakan kegiatannya. Apresiasi yang diberikan berupa: a) Pengobatan Gratis di Puskesmas bagi Kader Posyandu aktif dengan Keluarganya (suami/istri dan anak). b) Pengurusan surat-surat Gratis bagi Kader Posyandu aktif di Kantor Kelurahan. Pada saat penyampaian apresiasi ini, disambut dengan meriah oleh Kader Posyandu. Selamat ibu/ bapak Kader Posyandu dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas. (oleh Jenny Zebedeus Koordinator Proyek)

Proyek Rumah Semi Permanen - Padang Pariaman (Donor: ADRA Switzerland dan Swiss Solidarity) Kisah Ibu Asmawati (36 tahun).

Ibu Asmawati bersama 3 orang anaknya di depan kandang ayam.

Tinggal bersama ayam di kandang ayamku adalah pilihan terakhir tapi menjadi pilihan yang terbaik harus diputuskan oleh suamiku dan diriku setelah gempa bumi terjadi. Suamiku bekerja sebagai penjahit di berbagai kota ketika gempa bumi terjadi, saya mengendong ibu mertuaku yang buta dan

Kandang ayam tampak dari belakang.

menuntun 3 dari 4 anakku keluar dari rumah dengan segera. Sedih dan trauma melihat sebagian rumah kami hancur dan banyak dinding yang retak. Malam itu kami memilih untuk tinggal dan tidur di kandang ayam kami yang dindingnya tidak tertutup semua dan kami juga melihat tetangga/kerabat kami juga mengalami hal yang sama dan sedang hujan deras malam itu. Kami tinggal tanpa dinding yang tertutup selama satu minggu, kemudian saya meminta suamiku menggunakan bagian langit-langit sebagai dinding kandang ayam dan kami menggunakan bagian atas ruangan kandang ayam sebagai tempat tidur kami karena terbatasnya dana yang ada dimana suamiku hanya berpenghasilan Rp 450.000,- perbulan. Ketika staf ADRA mewawancarai saya dan memberitahukan ada kemungkinan kami akan memperoleh sebuah rumah hunian

sementara, saya meragukan karena barang bantuan yang pernah saya dapatkan hanya terpal untuk atap kandang ayamku dan untuk mendapatkannya harus melalui beberapa birokrasi. Setelah hampir dua minggu bertanya-tanya benar atau tidak, saya sangat senang ketika ADRA mengundang kami di pertemuan masyarakat dan pelatihan bangunan yang aman yang menjelaskan metode distribusi dan konstruksi juga memberikan kami pengetahuan tambahan bagaimana membangun rumah yang lebih aman. Terima kasih banyak kepada ADRA dan Donor atas pembangunan rumah semi permanen untuk keluargaku telah dimulai dan ini membuat keluargaku mempunyai tempat tinggal yang lebih aman dan sehat. (oleh Mario Pattinasarane - Koordinator Proyek)


JULI 2010

Halaman 3

Proyek Mengembalikan Mata Pencaharian Korban Tsunami - Teunom (Donor: ADRA Canada)

Kisah Ibu Aisyah IB (48 tahun).

Ibu Aisyah, lahir pada tanggal 1 Juli 1962 di desa Lueng Gayo, Kecamatan Teunom, adalah seorang janda yang suaminya meninggal karena tsunami tahun 2004 lalu. Sehari-harinya selain sebagai ibu rumah tangga, untuk memenuhi kebutuhan hidup, dia bekerja menjadi tukang cuci dari rumah ke rumah walaupun tidak setiap hari karena tergantung dari orang yang membutuhkan tenaganya. Selain itu, dia juga sebagai petani tanaman musiman seperti kacangkacangan, sayuran, nilam, serta tanaman tahunan yaitu kelapa. Dari pekerjaannya ini, hasil yang didapatkan hanya cukup untuk makan sehari-hari. Selain keterbatasan ekonomi, beliau juga tidak dapat baca tulis karena tidak menamatkan pendidikannya, tingkat SD sekalipun. Saat ini dia hidup berdua dengan anak laki-lakinya yang bernama Irwandi, 17 tahun, yang ikut membantu menopang hidup keluarganya. Anaknya sudah tidak bersekolah karena keterbatasan biaya. Sehariharinya dia bekerja sebagai buruh tani, buruh bangunan, tukang kupas kelapa orang jika ada yang minta bantuan, juga nelayan. Karena pekerjaannya yang tidak menetap ini, kadangkadang hal ini memaksanya untuk pergi meninggalkan rumah untuk beberapa waktu. Dan hal ini membuat Ibu Aisyah merasa sedih dan kurang nyaman memikirkan keselamatan

anaknya apalagi keterbatasannya membuat anaknya harus ikut bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ibu Aisyah sangat senang dengan masuknya program ADRA di desanya, Lueng Gayo, dan dia ditetapkan menjadi salah seorang klien ADRA sebagai prioritas utama saat ini. Dikatakan bahwa saat ini dia sudah mendapatkan bantuan pinjaman 1 ekor induk sapi dari ADRA yang menjadi satu pengharapan baru bagi masa depan ekonomi keluarganya terutama untuk mempersiapkan masa depan anaknya jika suatu saat dia harus meninggalkannya. “Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan uang, tetapi dengan program ADRA sekarang ini, saya ada harapan untuk masa depan buat anak saya jika sapi [pinjaman] ini berhasil [dikembangbiakan],� jelas Ibu Aisyah. Selain itu, beliau sangat berharap bisa juga mengakses pinjaman modal usaha (mikrokredit) dari ADRA yang direncanakannya sebagai modal untuk menanam nilam dengan rincian pembiayaan pengolahan lahan, membuat pagar dan membeli bibit. Menurutnya, program ADRA sedikit demi sedikit mulai dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya sebagai peternak sebab selain bantuan berupa ternak dia juga mendapat tambahan pengetahuan dan pengalaman melalui pelatihan-pelatihan yang difasilitasi oleh ADRA, seperti teknik

pemeliharaan ternak sapi, teknik pembuatan pupuk organik menggunakan kotoran ternak, serta teknik pemeliharaan ternak ayam. Hal ini dibuktikan dengan keseriusannya mengurus ternak sapi yang dipercayakan kepadanya. Pada waktu pagi dilepasnya ternak sapi tersebut untuk merumput sendiri dan pada sore harinya dikandangkan kembali, demikian seterusnya. (oleh Sitti Faridha Razak Bagian Lapangan)

Ibu Aisyah (kiri) antusias mengikuti pelatihan teknik pemeliharaan ternak ayam.

Ibu Aisyah sedang praktek vaksinasi ayam.


Halaman 4

JULI 2010

Proyek Mengembalikan Mata Pencaharian Korban Tsunami - Teunom (Donor: ADRA Canada) Pelatihan

ADRA

Drh Nuri sedang memberikan pelatihan tentang vaksinasi ayam.

memberikan pelatihan

yang berfokus pada teknik pemeliharaan ternak ayam di dua desa di kecamatan Teunom, kabupaten Aceh Jaya; Lueng Gayo dan Cot Trap pada tanggal 6-9 Juli 2010. Sebanyak 40 keluarga berpatisipasi dalam pelatihan ini. Mereka mendapat berbagai presentasi yang berbeda tentang pemilihan bibit ayam, proses membesarkan ayam, pakan, vaksinasi, dan pencegahan penyakit ayam. Trainer dengan semangat memberikan pelatihan dalam dialek Aceh dengan berbagai metodologi, baik teori maupun praktek, pelatihan peternakan ayam merupakan satu dari kegiatan proyek pemulihan mata pencaharian korban tsunami di Teunom, Aceh Jaya. Ada empat komponen utama dalam proyek

ini seperti: Bank Sapi, Program Peternakan Ayam, Mikrokredit dan Pelatihan Mata Pencaharian. Proyek ini didukung oleh ADRA Canada. Trainernya: Drh Dailami (Sie Penanggulangan Penyakit Hewan) & Drh Nuri (Sie Pemavet (Pelayanan Masyarakat Veterinary) dari Dinas Pertanian & Peternakan Kabupaten Aceh Jaya. Pelatihan yang akan datang adalah produksi Biogas, susu dan produksi keju, manajemen usaha dan pemasaran, produksi biogas merupakan satu dari rencana pemerintah setempat Teunom pada tahun 2011 yang akan datang, menurut drh Nuri, ADRA Indonesia merupakan pelopor produksi Biogas di dua desa yang terdapat di Teunom di tahun 2010 ini. (oleh Jelome Selda - Direktur Program)

Teknik vaksinasi ayam.

Drh Nuri dan Drh Dailami dari Dinas Pertanian & Peternakan Kabupaten Aceh Jaya sedang memberikan pelatihan.

Peserta dengan serius mengikuti pelatihan.


JULI 2010

Halaman 5

Program Pencegahan HIV dan AIDS Sorong Selatan (SHIVAP) (Donor: ADRA Australia, ICCO & Kirk en Actie) Pelatihan

Untuk

efektifitas serta masu-

kan dari Dinas Kesehatan dan KPAD (Komisi Penanggulangan Aids Daerah) maka pada tahun project kedua SHIVAP melakukan beberapa perubahan diantaranya sasaran pelatihan HIV dan AIDS serta pelatihan IMS (Infeksi Menular Seksual) dan Kespro (Kesehatan Reproduksi) tidak lagi difokuskan kepada tenaga kesehatan tapi juga kepada tokoh-tokoh kunci masyarakat seperti; kepala kampung, tokoh agama, ketua pemuda, kelompok wanita dll. Kedua pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari 3 kecamatan. Pelatihan juga diisi dengan sesi energizers dan permainan-permainan yang bisa membantu peserta mengerti lebih muda materi yang diberikan. Tujuan pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan tapi juga ke-

Kegiatan Penyuluhan

Dengan

semakin

sadarnya

masyarakat akan bahaya penyakit HIV and AIDS maka minat untuk mendapatkan informasi semakin meningkat. Salah satu kegiatan SHIVAP Project adalah bekerjasama dengan peserta yang telah dilatih untuk mengadakan outreach dikampung-kampung. Tidak jarang pemerintah setempat yang diwakili oleh Dinas Kesehatan mengundang tim SHIVAP untuk mengadakan penyuluhan HIV dan AIDS pada rapat-rapat yang diadakan oleh pemerintah atau pada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan.

mampuan peserta dalam membagi informasi kepada orang lain dan terjalinnya ikatan yang erat diantara peserta. Bapak Markus Homer sebagai kepala kampung Moswaren memberikan kesan dan pesan pada acara penutupan mengatakan “tanggung jawab terbesar bagi generasi muda dikampung untuk terhindar dari

Ancaman penyakit ini yang semakin meningkat dikalangan anak usia sekolah membuat guru -guru harus mengambil tindakan. Bulan Juli adalah awal dimulainya kalender akademis baru, SHIVAP mendapat undangan khusus untuk mengadakan penyuluhan di sekolah SMA dan SMK tentang HIV dan AIDS serta NARKOBA pada masa orientasi siswa baru. Disalah satu SMK bahkan berencana pada tahun ajaran baru akan menambahkan materi HIV dan AIDS pada kurikulum mereka dalam mata pelajaran Muatan Lokal. Rencana ini lebih mudah untuk direalisasikan karena diantara guru-guru tersebut telah mengikuti program

penyakit ini ada ditangan kami dan bila tidak punya pengetahuan dan informasi yang jelas maka orang-orang muda dalam bahaya... terimakasih untuk kepedulian ADRA dalam membagi pengetahuan dan berharap kegiatan ini berlangsung terus...�

pelatihan yang diadakan oleh ADRA SHIVAP Project. (oleh Reyki Gantare - Koordinator Proyek)

Salah satu sesi energizer dalam pelatihan HIV supaya partisipan tidak jenuh dan tetap fokus pada materi.

Kegiatan penyuluhan di SMA I Teminabuan. Sdr. Yudhi sebagai Health Officer sedang berintraksi dengan para siswa.


Halaman 6

JULI 2010

Jumpa Staf

Mengapa anda senang bekerja di

Ceritakan

ADRA? Karena saya baru bekerja di organisasi baru seperti ADRA. Dengan bekerja di ADRA, saya bisa membantu orang lain dan juga, saya bisa mendapatkan pengalaman yang baru.

bergabung dengan tim ADRA di Teminabuan? Bekerja untuk penanggulangan HIV & AIDS adalah hal terpenting dalam hidupku. Bergabung dengan Tim ADRA SHIVAP membuatku lebih percaya diri. Banyak Hambatan dan Kendala yang diperoleh di lapangan, minimnya pengetahuan masyarakat tentang HIV & AIDS serta sulitnya menjangkau semua wilayah karena kondisi geografis Sorong Selatan menjadikan hal tersebut adalah tantangan bagiku dan tidak menurunkan semangat untuk bekerja.

Prayudhi Fadhillah

Bruce Kumaat Bagian Kesehatan di Sangihe Tanggal Lahir: 19 September Email: bruce_kumaat@adraindonesia.orgÂ

Bagian Kesehatan di Teminabuan Tanggal Lahir: 10 Pebruari Email: prayudhi_fadhillah@adraindonesia.orgÂ

pengalamanmu selama

Staf Yang Berulang Tahun Selamat Ulang Tahun... Murni Kumala Direktur Keuangan di Medan Ulang Tahun: 5 Juli

Semoga Panjang Umur dan Sukses Selalu‌

The Adventist Development and Relief Agency (ADRA) merupakan organisasi kemanusiaan yang mandiri yang didirikan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dengan tujuan khusus memberikan pengembangan terhadap individu dan masyarakat dan bantuan bencana. Terdaftar secara lokal, ADRA melayani masyarakat tanpa melihat latar belakang agama. Hanya menolong masyarakat yang berkekurangan, khususnya mereka yang rentan seperti wanita, anak-anak dan orang tua.

Mengubah Indonesia Satu Kehidupan Demi Kehidupan

Alamat Gedung Pertemuan Advent Lantai 4 Jl. M.T. Haryono Blok A. Kav. 4-5 Jakarta Selatan - 12810 Indonesia Telepon: 021-8370-3185 Fax: 021-8370-7341

Kunjungi website kami www.adraindonesia.org

Disain dan Edit oleh Tony Kurnia Public Relations and Communications Department

Email: info@adraindonesia.org

Newsletter jul 2010 id