Page 1

CMYK

Media Online: suaramedianasional.com

Edisi 129 Tahun VI / 1 - 6 April 2014

SuaraMedia NasionalCom

@smedianasional

Sudah Terdaftar di Dewan Pers Surat Izin Penerbitan Usaha Pers: SK Menkum Ham Nomor: AHU-62124.AH.01.01 Tahun 2013

Harga Rp 5.000,(Luar Kota+Ongkos Kirim)

Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke-1.210 Ketua Dewan Pers. Bagir Manan

Dewan Pers Minta Bos Media Hormati Kode Etik Jakarta, SMN - Ketua Dewan Pers Bagir Manan meminta sejumlah pemilik media untuk menghormati etika jurnalistik. Alasannya, kata dia, para pemilik yang terjun ke dunia politik menggunakan medianya sebagai sarana mengampanyekan diri. Bersambung halaman 11

Bupati Haryanti Sutrisno saat potong tumpeng (tengah), AKBP Dheny Dariady, S.I.K Kapolres Kediri Kabupaten bersama Komandan Brigif 16 Wira Yudha Kediri Letkol Inf. Nefra Firdaus (kiri) dan Kepala Desa Beelor Kec. Purwoasri dan Kepala Desa Kranggan Kec. Ngasem pada puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1.210 di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri, Selasa, 25 Maret 2014 kemarin.

Kediri, SMN – Pada hari Selasa, 25 Maret 2014 kemarin genap 1.210 tahun usia Kabupaten Kediri. Diusianya yang lebih dari seabad ini, beragam

peristiwa telah terukir dan mewarnai kehidupan masyarakat Kabupaten Kediri. Puluhan pemimpin telah mengabdikan diri untuk membangun kabu-

paten ini serta senantiasa berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sedikit demi sedikit, pembangunan yang dilaksanakan bersama

seluruh lapisan masyarakat, serta didasari semangat Bagawanta Bhari tersebut telah membuahkan hasil dan mulai dapat dirasakan oleh masya-

rakat Kabupaten Kediri. Demikian disampaikan Bupati Haryanti Sutrisno pada resepsi peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri. Bertempat

“Saiyeg Mbangun Kediri Makmur, Satu Hati untuk Kediri Bangkit” di halaman bela-kang Pemkab Kediri pada Selasa pagi (25/3). Peringatan Hari Jadi kali ini dilaksanakan dengan sederhana Bersambung halaman 3

Kades Gembong Kecamatan Babat

Ditampar Sandal Warganya SPBU yang tutup karena kehabisan BBM

Pelansiran Marak di Gunung Mas Gunung Mas, SMN - Aksi pelangsiran solar dan Bensin dengan modus pengisian berulang-ulang di satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah semakin marak terjadi. Apakah ini dibiarkan atau tidak bisa diatasi oleh aparat keamanan. Bersambung halaman 11

Warga Beji Keluhkan Larangan Buang Sampah di TPA Kenep Pasuruan, SMN - Keberadaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang ada desa Kenep, kecamatan Beji dinilai kurang bisa mengakomodir masalah sampah warga sekitar. Bagaimana tidak, keluhan warga sekitar yang akan membuang sampah dilokasi TPA ada larangan dari pihak petugas BLH (Badan Lingkungan Hidup) kabupaten Pasuruan. Seperti yang disampaikan camat Beji Drajat Utomo, Jumat, (28/3), diruang kerjanya. “Warga wilayah Beji merasa

Kades Gembong, Siswo Muyoto

Lamongan, SMN - Kades Gembong Kecamatan Babat yang bernama Siswo Muyoto terkenal orangnya kritis, tetapi hal seperti itu dibuat kesempatan warganya yakni seorang perempuan bernama Masrifah untuk menjatuhkan harga diri Kadesnya dan untuk mencaricari kesalahannya. Pada waktu ketua RT Suradi juga jama’ah tahlil laki-laki mendatangkan pedel (tanah uruk) satu mobil L300

untuk permintaan Masrifah, namun oleh ketua jama’ah tahlil laki-laki diberi pedel tiga (3) mobil L300 dan kemudian baru satu mobil di eker-eker sama Masrifah yang serakah khawatir tidak kebagian pedel. Dan RT Suradi juga ketua jama’ah tahlil tidak memerintahkan dan berpesan jangan dikerjakan dulu menunggu perintah ketua jama’ah tahlil lakiBersambung halaman 11

Ingin Cepet Kaya

Mantan Kades Jombok Berburu Harta Ke Tanah Pasundan Ibarat nasi sudah menjadi bubur, melanglang buana dari ujung timur sampai ujung barat mengatur hal klenik agar cepet kaya malah harta terkuras sampai ratusan juta.

Proyek Pengerasan Jalan Benjeng-Balong Panggang Diduga Tak Sesuai Rab

Jombang SMN - Adalah Choirul Soleh seorang sosok mantan kepala desa (kades) Jombok Kabupaten Jombang yang pada masa kejayaannya menjabat sebagai Kades 2 (dua) periode beberapa tahun yang lalu benar-benar membekas dihati rakyat Jombok, karena Choirul selalu mengutamakan kepentingan warganya dari Bersambung halaman 11

Choirul Soleh, Mujiono, Purwono dan Sukari

Bersambung halaman 11

Bersambung halaman 11

TRIYO FEBRUANTORO BAMBANG WILAGA Wilayah Malang raya Wilayah Tulungagung/Trenggalek

Yang bersangkutan di atas setelah dilakukan pemanggilan beberapa kali dan sampai sekarang tidak ada respon. Maka Redaksi SKU SUARA MEDIA NASIONAL MEMBERHENTIKAN SECARA TIDAK HORMAT. Segala bentuk aktivitas Jurnalis yang mengatasnamakan SUARA MEDIA NASIONAL bukan lagi menjadi tanggung jawab REDAKSI atau bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Kondisi jalan yang rusak yang pengerjaannya diduga pengerjaannya tak sesuai RAB

Surabaya SMN - Proyek pembangunan pengerasan dan otmit badan jalan di Kecamatan Benjeng sampai Kecematan Balong Panggang sampai saat ini pekerjaannya selama tiga bulan sudah banyak yang berlubang maupun bergelombang dikarenakan pembangunannya tidak memenuhi speksifikasi hanya asal asalan. Bersambung halaman 11

Sosok Figur dalam Partai Dapat Kurangi Angka Golput Jakarta, SMN - Pengamat politik Boni Hargens menilai, figur dalam sebuah partai sangat potensial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu secara signifikan. Tokoh penting ini dinilai menjadi faktor utama yang dapat ‘menyelamatkan’ partai pada pemilihan legislatif. Secara tidak langsung, hal ini akan meminimalisir keinginan masyarakat untuk golput. “Saat orang muak, pada Demokrat misalnya, begitu ada caleg bagus di dapilnya, orang-orang di daerah itu dipastikan akan memilih

Iklan / Langganan hubungi : Tlp. (0354) 691147, HP 081 231 515 435

orang itu. Konsekuensinya, partai ikut dipilih,” ujar Boni saat dihubungi pada Minggu, (30/3/2014). Boni menilai, sudah ter-

menaikkan pamor calon anggota legislatif. Menurutnya, seharusnya strategi ini disiapkan sejak tahun lalu. Lain halnya dengan partai yang

memiliki figur terpandang di dalamnya. Sosok yang menonjol di masyarakat, terutama masyarakat daerah yang masih kental rasa kesukuannya, menurut Boni akan memompa hasrat masyarakat untuk memilih orang yang berasal dari unsur demografis Bersambung halaman 11

lambat jika partai masih berusaha mencari strategi untuk

Ilustrasi

Yang bernama diatas

WAHYU H.P. Bukan wartawan/Crew SKU SUARA MEDIA NASIONAL sejak Juni 2013 dan Redaksi tidak pernah membuatkan/menyuruh membuat proposal bantuan Kantor Biro di Kalimantan Selatan. Bila ada pihak yang merasa dirugikan dengan proposal bantuan tersebut, harap melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Email: suaramedianasional@gmail.com


Etalase

2

Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Masuk Nominasi 3 Besar Lomba Gotong Royong Tingkat Jatim

Tim Penilai Kunjungi Kelurahan Blabak Kota Kediri

Wakil Walikota Kediri saat memberikan sambuta

Kediri, SMN - Berhasil menjadi juara pertama dalam lomba gotong royong terbaik tingkat Kota Kediri Tahun 2014. Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren bersiap untuk melaju ke level selanjutnya yaitu Tingkat Propinsi. Sejak pukul 07.30 WIB suasana di Balai Kelurahan Blabak sudah penuh sesak

oleh seluruh elemen masyarakat yang bersiap untuk penilaian. Tampak hadir di lapangan seluruh Kepala SKPD, Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Ir. Un Achmad Nurdin, MM beserta jajarannya, Camat Pesantren Samsul Bahri, S.Sos, MM beserta jajarannya, dan Lurah Blabak Among Pra-

sojo, S.Sos, MM beserta jajarannya. Di dalam Gedung Serba guna juga Nampak 4 meja yang telah ditempati oleh berbagai unsur masyarakat yang terbagi menjadi 4 indikator, yaitu indikator kemasyarakatan, ekonomi, sosbud-agama dan lingkungan. Pukul 09.00 WIB rombongan Tim Juri Lomba Gotong Royong Masyarakat Kelurahan Terbaik Jawa Timur Tahun 2014 yang dipimpin oleh Drs. Suryaman, MM tiba di Kelurahan Blabak didampingi oleh Wakil Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, SE dan Sekkota Kediri Agus Wahyudi, SH. MSi. Begitu rombongan datang langsung disuguhi berbagai macam atraksi mulai barongsai, jaranan, dan tari Gambyong Dalam sambutannya, Wakil Walikota Kediri mengatakan, swadaya masyarakat Kelurahan Blabak sangat tinggi, baik dalam bidang kemasyarakatan, sosbud-agama, ekonomi, maupun lingkungan.

“Kondisi Pasca Erupsi Kelud seluruh wilayah di Kota Kediri tertutup pasir termasuk Kelurahan Blabak. Tapi berdasarkan peninjauan saya di lapangan ternyata Kelurahan Blabak telah berhasil terlebih dahulu membersihkan pasir dibandingkan kelurahan lainnya. Ini berkat partisipasi masyarakat Kelurahan Blabak yang telah bergotong royong membersihkan pasir”, ujarnya. Lebih Lanjut Wawali mengatakan “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas partisipasi masyarakat Kelurahan Blabak dan saya berharap Kelurahan Blabak bisa menjadi “pilot project” dalam melaksanakan program 50 jt/ RT”. Selanjutnya, beliau menyebutkan bahwa warga di Kelurahan Blabak memiliki rasa gotong royong yang sangat tinggi. Tercermin di bidang kemasyarakatan Kelurahan Blabak memiliki 14 pos kamling dan berbagai kegiatan kemasyarakatan, di bidang ekonomi Kelurahan Blabak memiliki UMKM kerajinan

sulak yang memiliki pesanan hingga ke Swiss dan Columbia. Di bidang social budaya, terdapat 4 kelompok jaranan dan pertunjukan wayang orang, dan di bidang lingkungan warga aktif dalam kerja bakti rutin yang diadakan setiap RT setiap minggu. Selain itu juga terdapat pemanfaatan biogas yang terbuat dari kotoran sapi dan kotoran manusia. Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri telah masuk dalam nominasi 3 besar dan berpeluang memenangkan Lomba Gotong Royong Masyarakat Kelurahan Terbaik Jawa Timur Tahun 2014. Selain Kelurahan Blabak dari Kota Kediri 2 nominasi lainnya adalah Kelurahan Rungkut Mananggal Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya dan Kelurahan Demangan Kecamatan Tamanan. Drs. Suryaman, MM Sekretaris Tim Juri Lomba Gotong Royong Propinsi Jawa Timur mengatakan bahwa kedatangannya bersama

rombongan untuk melihat secara langsung kondisi apa adanya dari masyarakat Kelurahan Blabak dan mencocokkan apakah kondisinya sesuai dengan apa yang telah dipaparkan oleh Lurah dan LPMK Kelurahan Blabak saat pemaparan pelaksanaan kegotong-royongan masyarakat Kelurahan Blabak di Surabaya. “Kami bertugas untuk melihat lagsung apakah sesuai dengan yang disampaikan dalam paparan dan berkas administrasi yang telah kami terima. Karena berdasar paparan tersebut, Kelurahan Blabak memang layak untuk masuk tiga besar Lomba Gotong Royong Masyarakat kelurahan Terbaik Jatim. ujar Suriaman, Senin, 24 Maret 2014 di Kantor Kelurahan Blabak saat diterima Wakil Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, SE dan Sekkota Kediri Agus Wahyudi, SH. MSi. “Nantinya kelurahan terbaik, akan mewakili Jawa timur di tingkat nasional, sehingga kami akan cukup serius dalam melakukan penilaian ini. Dari

ketiga Kota yang masuk nominasi akan kami pilih Kelurahan yang paling tinggi jumlah total nilai indikatornya dan memiliki tambahan nilai plus misalnya wisata, budaya ataupun produk unggulan. “ tambahnya menjelaskan. Selanjutnya menurut Suryaman, lomba gotong royong adalah sesuatu yang unik untuk menggugah semangat gotong royong mengingat usai masa reformasi gairah gotong royong masyarakat berkurang. Dengan adanya lomba ini dapat mendorong masyarakat agar terlibat dalam pembangunan. Ia menjelaskan ada empat indikator penilaian Lomba Gotong Royong Masyarakat Kelurahan Terbaik yaitu, kemasyarakatan, ekonomi, sosbud-agama dan lingkungan. Pemenang akan mewakili Jatim ke tingkat nasional. Setelah acara seremonial, Tim penilai melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Tim dibagi menjadi 4 kelompok untuk menuju masing-masing indicator. (hms/adv/kan)

Workshop Implementasi Bansos, BOS dan DAK Anggota PGRI se-Kota Kediri Kediri, SMN - Acara yang diadakan di hotel lotus garden di ikuti oleh kepala sekolah se-kota Kediri Mulai dari MI, SD, SMP, SMU, SMK kurang lebih sekitar 300 peserta, dan pembicara materi Ir. H. Ahmad Wahyudi SH, MH Sabtu (29/3/2014).

Dalam kesempatan kali ini Ketua PGRI Kota Kediri, Drs. H. A. Wahid Ansori, S.Pd M.M membuka langsung acara tersebut, yang dalam sambutanya guru merupan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,

Ketua PGRI Kota Kediri, Drs. H. A. Wahid Ansori, S.Pd M.M

menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini juga pendidikan formal, pendidkan dasar dan pendidikan menengah. Sebagai propesi, mereka memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melasanakan tugas Keprofesionalan dan memiliki organisasi propesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yangt berkaitan tugas profesionalan guru. Pada organisasi propesi guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum, yang dirikan dan diurus oleh guru untuk mengembangkan profesionalitas guru. PGRI merupakan organisasi yang bersifat nasional. 1) Unitaristik, yaitu mewadai semua guru tanpa memandang ijasah, tempat bekerja, kedududkan. suku, jenis kelamin, agama dan asal

usul. 2) Independent, yang bearti bahwa PGRI berlandasan pada prisip-prinsip kemandirian orgnisasi, bahwa PGRI mengutamakan mitra kesejahteraan dengan berbagai pihak, dan 3) Non politik praktisi, yaitu tidak terkait dan atau mengikatan diri pada kekuataan organisasi /partai politik manapun. Salah satu peserta pada woksop. Ali. S.Pd kepala sekolah Sdn Burenggan satu mengatakan dengan adanya woksop ini LKBH (lembaga bantuan hukum), bisa menjadi perlindungan hukum bagi guru-guru termasuk dalam 13 aitem salah satunya sarana dan prasarana dan ATK. Ketua panitia Sutiadi S.Pd M.M kepala sekolah Sdn Burenggan 2 saat di konfermasi mengatakan acara ini di latar belakangi pengolaan

Suasana pelaksanaan Workshop Implementasi Bansos, BOS dan DAK anggota PGRI se-Kota Kediri

Bansos, Dak dan Hibah karean ada beberapa teman PGRI yang menjabat kepala sekolah ada yang mengalami masalah, untuk itu sebagai

upaya prefentif atau pencegahan maka di adakanlah cara woksop ini untuk memberi penyerahan hukum. sehingga pengolahan agaran ini bisa

di pertanggung jawabkan, maka ini langkah positif bahwa PGRI mempunyai LKBH (lembaga bantuan Hukum). (pri)

Pasca Erupsi Kelud

Anak-anak Butuh Pemulihan Psikisnya Kediri, SMN - Pasca erupsi Gunung Kelud, Kamis malam, (13/ 3/2014) lalu, rehabilitasi kondisi masyarakat terdampak terus dilakukan. Disamping membutuhkan bantuan sembako bagi kebutuhan hidup dan material bahan bangunan untuk memperbaiki rumah tinggalnya, masyarakat di lereng Kelud,

khususnya anak-anak usia sekolah juga membutuhkan perhatian kesehatannya, terutama untuk memulihkan kondisi psikis akibat trauma. Subur, salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kediri, yang juga Ketua Komunitas Relawan Karesidanan Kediri (RKK), Ahad (30/3) mengatakan, pasca Gunung Kelud erupsi, anak-anak

mengalami trauma mendalam akibat letusan Kelud yang merusak lingkungan sekitarnya, antara lain rumah tinggalnya, gedung sekolahnya dan tempatnya bermain. Selama ini, melalui kordinasi dengan pegiat kesehatan, setiap hari Rabu dan Ahad timnya telah melakukan pendampingan kepada anakanak di lereng Kelud ini, khususnya

siswa-siswi SDN Kebonrejo I di Dusun Panggungsari dan SDN Kebonrejo II, di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, dengan melakukan ‘trauma healing’ untuk mengurangi, menghilangkan dan memulihkan trauma yang dialami anak-anak. “Anak-anak membutuhkan pemulihan kesehatan psikisnya. Tim

Pendamping Trauma Healing di SDN Kebonrejo II, Kecamatan Kepung

kami yang berjumlah 15 orang dengan biaya sendiri, memotivasi anak-anak agar jangan bersedih terus. Melalui menyanyi, menggambar dan mewarnai dan pemberian hadiah berupa buku dan alat tulis, serta gerakan kecil menepuk tangan, pundak, di sela-sela tangan, bahu dan kepala akan bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan psikis anakanak”, katanya.

Penerbit: PT. SUARA MEDIA NASIONAL Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menkum Ham Nomor: AHU-62124.AH.01.01 Tahun 2013.

Subur berharap pemerintah daerah Kabupaten Kediri lebih peduli terhadap kondisi kesehatan psikis anak-anak di lereng Kelud saat ini. Program ‘trauma healing’ seperti ini, agar lebih sering dilaksanakan agar trauma yang diderita anak-anak segera pulih. Ada ratusan anak yang butuh perhatian. Sementara itu, Suparmo, salah satu guru di SDN Kebonrejo II,

Kecamatan Kepung mengatakan, muridnya berjumlah 320 anak telah beberapa kali mendapatkan pendampingan trauma helaing. Program trauma healing ini sangat bermanfaat bagi pemulihan psikis anak-anak, khususnya mereka yang melihat secara langsung semburan api yang dimuntahkan, dan suara ledakan Gunung Kelud meletus yang sangat keras. (abu)

Perusahaan : CV. SUARA MEDIA GROUP. Kantor Pusat: Dsn Temboro Ds. Plaosan Kec. Wates Kabupaten Kediri, Jawa Timur Kantor Redaksi: Jl. Durian (Ruko PG Pesantren) Pesantren - Kota Kediri, Jawa Timur Telp./Fax: (0354) 691147 Penanggung Jawab & Penasehat Hukum I: Tjutjut Suliyatno, SH. Kantor Advokat: Jl. Slamet Riyadi No. 29/67 Kota Kediri Penasehat Hukum II: Arif Wijanarko SH. Dewan Penasehat: KH. Drs. Imam Yahya Malik/ Gus Yahya (Ponpes Al Makruf Kedong Lo Kediri), Noura Dian Hartaronya, SE (Anggota Komisi 6 DPR RI), Drs. Ali Rohmad M.Pd, Sodiq Sudiran Atmojo, Henry Cahyono S. Soroso, Farid Makruf, SE, ST. Komisaris Utama: Winarti. Komisaris II: Dian Prasetyo. Direktur Utama: Kanti Wiyoto. Direktur II: Edit Suwantara, SE. Direktur III: Agung Budiarto. Pimpinan Redaksi: Kanti Wiyoto. Wakil Pimred: Yon Taufik Hidayat. Bendahara : Surono, M. Irfan Amrulloh, Hj. Mintarti, ST. Dewan Redaksi: Kanti, Winarti, Dian Prasetyo. Redaktur Pelaksana: Agung Budiarto, Adi Prijanto, Drs. Muh. Ma’ruf MQ. Humas: Futi’ah SE, Abdul Rozaq, SH. Pimpinan Korlip: Drs. Widji Soeratno MM MBA. Kordinator Liputan: Syamsudin. Fotografer: Wendy Eko Winarto. Manager Marketing: M. Edy Fathurokim. Marketing: Guntur Samsul Hadi ST, Anindita Absari.

Crew dan Wartawan: Kota/Kab. Kediri: Agus Wiyono (Kabiro), Joko D., Susi, Johan Wahyudi, M. Ali Faizin, Supriyono, Prijo Atmodjo, Akhmad Afandi. Nganjuk, Bojonegoro: Rambu Magdalena, Joko Kustono, Kristian, Jonas. Suara Blitar: Ummu Chairu Wardani, Irul, Sri Sulistyoningsih, Agus Imam S. Biro Tulungagung/Trenggalek: Dian Prasetyo, Wartawan: Rudi L. Wartawan Surabaya, Sidoarjo: Slamet, Muhamad Besari. Pasuruan: Fikri Setiawan. Bangkalan, Sampang, Pamekasan:Wahyudi Hermawan, Amiruddin. Tuban, Lamongan, Gresik: M. Zainus, SH (Kabiro), Susiati, Kusaeri/Kandek, H. Musa SH MH, Sugianto. Jombang: Slamet W, Puji, Bambang Mardiono, Agus W. Mojokerto: Gunadi, Samsul. Kabiro Kota/Kab Madiun, Magetan, Ngawi: Drs. Suyanto. Madiun Kota/Kab: J. Kustono. Magetan, Ngawi: Heri Aprianto. Pacitan: Yon Taufik Hidayat. Banyuwangi: Misjan, Aripin, Arief Suparman. Malang Raya: C. Junaedi (Kabiro), Fajar Pratomo, Khalid. Kota/Kab. Probolinggo, Lumajang: Edi Sunarko RD (Kabiro). Jember: Rambu Magdalena. Bondowoso, Situbondo: Khairunazi/Yusi. Perwakilan Bali: B. Wirawan. Biro Jawa Barat, Jakarta; Ahmad Faisholihin. Perwakilan Jawa Tengah: Mulyono RS. Perwakilan Maluku: Yohanes. Perwakilan Kalimantan Tengah: Mandau Suwandi. Biro Gunung Mas: Leuntung I Dehes. Perwakilan Sumareta Selatan: Hasan Bakri. Kabiro Kota Lubuklinggau, Penanggungjawab: Kab. Musi Rawas: Abu Hasan Azhari. Perwakilan Kepulauan Riau: Ekowanto. Biro Kota Batam: Asriaadi, ST. Perwakilan Sulawesi Utara: Kurnelius. Perwakilan Propinsi Jambi: Sugianto. Desain/Layout: Irul. No. Rekening BRI Cabang Wonorejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. No. 6271-01-000106-50-4. A/N. Winarti. No. Rekening Bank Jatim Capem Wates Kabupaten Kediri. No. 0782015257. A/N: Winarti. Website: Kanti Wiyoto www.suaramedianasional.com. / suaramedianasional.blogspot.com. Email: suaramedianasional@gmail.com. Percetakan PT. Citra Cetak Pratama Sidoarjo. Isi diluar tanggungjawab percetakan. Kantor Biro Ponorogo: Jl. Basuki Rahmat No.17 A Ponorogo, contact person: 081231515435. Dewan Penasehat: Trimo. Kabiro: Ir. Prayudi Bahagia RW. Wartawan: Anny Hidayati, Tri Purwanto Budi Wiyono. Waspadai Wartawan Suara Media Nasional yang memegang Kartu Pers yang namanya tidak tercantum dalam BOK REDAKSI bukan tanggung jawab Redaksi. Bila Anda ingin berlangganan, Keluhan serta informasi. Bisa mengirim surat untuk redaksi kami, kirim dengan identitas diri ke Kantor Pusat “SUARA MEDIA NASIONAL” di Dusun Plaosan Desa Plaosan Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Telp/Fax. (0354) 691147, 081231515435, 081234225711, 085645867811. Kami hanya memuat iklan berdasarkan order yang masuk dari pemasang iklan dan bila mana ada iklan yang tidak termuat harap menghubungi kantor redaksi “SUARA MEDIA NASIONAL”.

Harga iklan: 1 Halaman (325x513 mm) Warna Rp 15.000.000., Hitam Putih Rp 12.000.000. 1/2 Halaman (325x256 mm) Warna Rp 10.000.000. / Hitam Putih Rp 8.000.000. 1/4 Halaman (325x128 mm) Warna Rp 7.500.000. / Hitam Putih Rp 5.000.000. 1/8 Halaman (325x64 mm) Warna Rp 3.000.000. / Hitam Putih Rp 2.000.000. Iklan Kartu Nama (85x56 mm) Warna Rp 1.000.000,- / Hitam Putih Rp 750.000. Iklan Warna: Rp 12.000/mmk, Iklan Hitam Putih: Rp 8.000/mmk.


KEDIRI RAYA

Suara Media Nasional

Dari Kediri untuk Indonesia

Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014 Goa Selomangleng Kediri

3

Simpang Lima Gumul Kediri

Membangun Karakter Bangsa Dengan Komsos

Bupati Kediri Haryanti bersama Danrem 082 Kolonel Inf. Agus Yul-ianto, Komandan KODIM 0809 Letkol. Inf. Heriyadi, Aster Kasdam V Brawijaya saat kegiatan Komunikasi Sosial di Monumen Simpang Lima Gumul, Selasa, 13 Maret 2014

Kediri, SMN - Guna menjaga Pertahanan Negara serta memupuk rasa Nasionalisme yang kuat, Bupati Haryanti mengikuti kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI bersama Komponen Masyarakat Kediri yang dihadiri oleh Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen Sturman Panjaitan di Basement Monumen Simpang Lima Gumul, Selasa (13/3). Kegiatan tersebut mengambil tema, “Melalui Komsos TNI Kita Jalin Hubungan Silaturrahmi Antara TNI Dengan Komponen Masyarakat Dalam Rangka Membangun Karakter Bangsa Guna Memperkuat Ketahanan Wilayah”. Turut hadir dalam acara tersebut Danrem 082 Kolonel Inf. Agus Yulianto, Komandan KODIM 0809 Letkol. Inf. Heriyadi, Aster Kasdam

V Brawijaya, Pabandya IV TNI, Muspida, Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa dan pelajar dengan total peserta 800 orang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Haryanti menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama yang sudah terjalin sangat baik antara TNI, Pemerintah, Muspida dan masyarakat sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kediri sangat kondusif. Sementara itu Komandan KODIM 0809 Letkol.Inf.Heriyadi memberikan apresiasi kepada masyarakat Kediri karena meskipun terdiri dari beraneka ragam suku, agama, dan keyakinan, masyarakat Kediri tetap rukun dan damai. Pada kesempatan tersebut

Waaster Panglima TNI Brigjen Sturman Panjaitan menegaskan, bahwa semua Komponen Masyarakat mempunyai peranan penting dalam menjaga Pertahanan Negara, sehingga perlu membangun karakter masyarakat yang sesuai dengan

keperibadian Bangsa, agar memiliki karakter dan Nasionalisme yang kuat, Selain itu Sturman juga menyampaikan selamat atas keberhasilan penanganan bencana Gunung Kelud sehingga tidak ada korban jiwa. (kan/hms/adv)

Kompak bersama seusai kegiatan Komunikasi Sosial

PT. Dyriz Indonesia

Bantu Petani Korban Erupsi Gunung Kelud Rahmadiani, perwakilan PT. Dyriz Indonesia saat menyerahkan bantuan kepada korban erupsi Gunung Kelud secara simbolis di Balai Desa Kampung Baru Kecamatan Kepung dan Balai Desa Puncu Kecamatan Puncu, Selasa, 18 Maret 2014

Kediri, SMN - Para petani di Kabupaten Kediri yang berada di daerah terdampak erupsi Gunung Kelud kembali mendapatkan bantuan. Setelah beberapa waktu lalu bantuan benih dan pupuk organik diberikan kepada perwakilan kelompok tani, kali ini mereka mendapatkan bantuan pupuk daun dari PT. Dyriz Indonesia. Penyerahan bantuan pupuk

daun dilakukan di Balai Desa Kampungbaru Kecamatan Kepung dan Balai Desa Puncu Kecamatan Puncu pada Selasa (18/3). Adapun jenis pupuk yang diberikan adalah 19.407 pak Topsil, 8.080 botol Haraxin dan 4.825 pak Green Super. Pupuk-pupuk tersebut diserahkan kepada para perwakilan petani di lima kecamatan, yakni Kecamatan Kepung, Kecamatan Puncu, Kecamatan

Ngancar, Kec. Plosoklaten dan Kec. Kandangan. Kepala Dinas Pertanian Kab. Kediri Widodo Imam Santoso menjelaskan bahwa keunggulan dari pupuk daun ini adalah penyerapan hara berjalan lebih cepat dibanding pupuk yang diberikan lewat akar, dengan demikian tanaman akan lebih cepat menumbuhkan tunas dan dapat meminimalisir kerusakan

tanah. Selain Widodo Imam Santoso, penyerahan pupuk daun tersebut dihadiri pula oleh Rahmadiani selaku perwakilan PT. Dyriz Indonesia dan Kabag Perekonomian Sampurno. Sebelumnya, bantuan 1.140 ton pupuk diberikan oleh PIHC Group, meliputi pupuk urea, NPK dan pupuk organik. (kan/hms/ adv)

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri Sambungan dari hal. 1 mengingat bencana erupsi Gunung Kelud yang baru melanda. Tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri kali ini adalah “Saiyeg Mbangun Kediri Makmur Satu Hati Untuk Kediri Bangkit” yang merupakan tekad seluruh ele-

men masyarakat Kabupaten Kediri untuk bersama-sama Saiyeg Saeko Proyo membangun masyarakat Kediri menuju masyarakat yang adil Makmur Tata Tentrem Titi Raharja, serta merefleksikan tekad seluruh elemen masyarakat Kabupaten

Kepala desa se-Kabupaten Kediri

Kediri untuk kembali bangkit pasca erupsi Gunung Kelud, menata lagi kehidupan, menjadikan musibah sebagai momen untuk lebih bersemangat dalam menyongsong harihari ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haryanti menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala bantuan dari berbagai pihak dalam penanganan erupsi Gunung Kelud, Bupati juga mengharapkan peringatan hari jadi ini dapat memompa semangat untuk bangkit dan membangun kembali Kabupaten Kediri. Yang cukup menyita perhatian adalah penampilan siswa-siswi SMP se-Kabupaten Kediri dalam sebuah pertunjukan tari kolosal bertajuk “Kilisuci Mangesti”. Gerakan yang serempak seiring dengan alunan instrumen alat musik menggambarkan persatuan dalam keragaman. Tari yang menggambarkan tentang sosok Kilisuci seba-

gai nareswari, dituntut untuk bersikap tegas, cerdas dan berwibawa dalam memimpin kerajaannya. Puncak prosesi hari jadi lebih meriah oleh Demonstrasi Tim Kolone Senapan dari Prajurit Yonif 521. Berbagai atraksi ditampilkan dengan mempertunjukkan gerakan-gerakan dalam keprajuritan yang sarat dengan makna. Sebagai bentuk manunggaling kawulo gusti dan ungkapan rasa syukur atas amanah yang sudah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kediri, Bupati Kediri memotong tumpeng lanang wadon yang kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Kediri, acara ini menandai puncak peringatan hari jadi Kabupaten Kediri ke-1210. Perlu diketahui rangkaian kegiatan hari jadi Kabupaten Kediri dilaksanakan dengan beberapa kegiatan antara lain: Pasaraya, Istiqosah Akbar, Jalan sehat, doa bersama, kegiatan baksos, lomba ikan koi,

Penyerahan potongan tumpeng dari Bupati Kediri kepada Ketua DPRD

safari KB, Pagelaran wayang kulit di empat kecamatan wilayah terdampak, donor darah, laski, nikah massal dan lomba lari 10 km. (hms/adv/kan)

Demonstrasi Tim Kolone Senapan dari Prajurit Yonif 521 Foto bersama Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1.210, Kapolres Kediri Kabupaten, Komandan Brigif 16 Wira Yudha Kediri, dan Kapolres Kediri Kota

Pertunjukan tari dari Sanggar Tari Ande-Ande Lumut Kec. Ngadiluwih

Foto bersama Tim Kolone Senapan dari Prajurit Yonif 521

Iring-iringan raja dan ratu pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri

Sanggar Tari Ande-Ande Lumut Kec. Ngadiluwih sebelum pertunjukan


POTRET

Suara Media Nasional Bondowoso, Blitar, Trenggalek 4 Dewan Pendidikan Adakan Rembug BK Minta Anggota Dewan yang Nyaleg Tetap Prioritaskan Tugasnya Sebagai Wakil Rakyat Pendidikan Menuju Sekolah Sehat

Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Sambutan Bupati Bondowoso

Bondowoso, SMN - Seusai mengambil simple jajanan murid di

14 sekolah dasar langsung diuji lab, dan ditemukan ada beberapa maka-

nan positif yang mengandung bahan kimia berbahaya,untuk itu dewan pendidikan bersepakat mengumpulkan semua kepala sekolah dasar dan stakeholder agar bisa menyajikan jajanan sehat di sekolah sekolah untuk anak didk kita”, kata Dewan Pendidikan Bondowoso. Dalam acara rembug pendidikan tersebut komite sekolah bersama stakeholder sangat berupaya tentang makakan sehat menuju sekolah sehat, Saeful Bahar selaku dewan pendidikan menjelaskan fenomin makanan yang mengandung bahan kimia, “Beberapa makanan di sekolah, ada yang mengandung boraks atau formalin”, katanya. Untuk itu Dewan Pendidikan bersama SKPD Bondowoso, kepala

sekolah dan stakeholder mengumpulkan dan memberikan penyuluhan, pelatihan,serta pengawasan tentang pengendalian makanan dan minuman,selain itu tentunya untuk pelaku usaha ,akan di berikan pelatihan bagaimana membuat makanan sehat sekaligus mendorong untuk mendaftarkan produk olahannya. “Hal ini di lakukan untuk mengingat jajanan anak sekolah itu memegang peranan penting terhadap energi dan gizi bagi kecerdasan anak ke depannya,perlindungan makanan di sekolah harus di tingkatkan dan pengawasan harus dilakukan secara intensif, sistematis ,dan visioner agar anak anak sekolah terhindar dari bahaya makanan”, tuturnya. (yus)

Banyak Warga Miskin Tak Terdata di JKN Bondowoso, SMN - Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur meminta Pemerintah untuk mendata ulang penerima JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), yang sebelumnya terdaftar di Jamkesmas. Kepala Desa cremee Sutrisno mengatakan, ada banyak warganya yang masuk dalam katagori miskin, namun tidak terdata di program JKN. “Banyak sekali warga mampu yang ter-cover, ini kan aneh, kenapa bisa banyak kesalahan? Ini semua karena pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) tidak benar. Warga miskin di desa kami keberatan kalau harus membayar premi setiap bulan sementara mereka untuk makan saja susah. Tolonglah beri kami kewenangan untuk mendata warga yang benar-benar miskin, yang mampu nanti kami coret. Ini yang digunakan data tahun 2008,” kata Sutrisno kepada beberapa wartawan, saat acara Sosialisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Pendopo Kabupaten pekan lalu. Hal serupa diungkapkan Sunan Hadi, Kepala Desa Mas Kuning Kulon. Beliau mengaku kesulitan mengurus Surat Pernyataan Miskin (SPM), yang biasa digunakan warga yang tidak terdaftar dalam program jaminan kesehatan. Mereka tidak bisa mendapatkan pelayanan, baik di puskesmas maupun rumah sakit. “Kami selaku pemerintah desa kesulitan kalau ada masyarakat yang

tidak masuk data base lalu sakit dan ternyata mereka benar-benar miskin, petugasnya seakan-akan tidak percaya. Saya juga kurang yakin masyarakat akan menerima karena masih harus bayar premi, nanti akan kami sampaikan, tentang bagaimana tanggapannya..ungkap Sunan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Imron mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki Dinkes saat ini, tercatat sebanyak 68 ribu lebih warga Bondowoso belum terdaftar di program kesehatan apapun. “Dari sisa Jamkesda ditambah anggota keluarga ada sekitar 68 ribuan yang tidak ter-cover. Kalau prosesnya Dinas Kesehatan tidak pernah mempersulit, kita butuh persyaratan administrasi yang lengkap. Yang rumit itu masyarakat yang tidak tercover, penyakitanya tidak bisa ditampung dengan SPM, kita koordinasi dengan Kades, benarkah warga ini miskin?,” tutur H.M. Imron. H.M.Imron mengakui bahwa pelaksanaan Program JKN di Bondowoso memang belum maksimal. Selain karena minimnya sosialisasi, kata dia, ada banyak petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mengerti tentang bagaimana program, ini harus dijalankan. Pemerintah Kabupaten Bondowoso sendiri telah menyiapkan anggaran Rp 7,2 miliar untuk

kembali dipastikan terpecah, karena mereka harus mempersiapkan diri menghadapi Pemilu nanti. Namun dari hasil pengamatannya sebagian besar anggota dewan bisa mengatur kegiatan dan aktifitasnya antara persoalan di DPRD dengan persoalan kerja politiknya. “Kami dari BK akna terus melakukan pengawasan, dan jika adanya yang tidak sesui ketentuan akan kami ingatkan. Alhamdulilah untuk kegiatan dewan selama musim pemilu ini dipastikan tetap berjalan”, ungkap

Sosialisasi Program JKN oleh BPJS di Pendopo

masyarakat yang tidak masuk dalam database program JKN. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pelayanan gratis Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), SPM dan pelayanan kelas III. Sementara, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur ternyata belum memiliki Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (jiknis) tentang pencairan dan penggunaan dana program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). H.Muhammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso mengatakan, program JKN merupakan program baru, yang sedang mengalami masa transisi, dan memerlukan regulasi yang jelas. “Ini sesuatu yang baru, masih

Suasana pelaksanaan tes urine anggota DPRD Kabupaten Trenggalek di Kantor BNN Kabupaten Trenggalek

44 orang dan stafnya berjumlah 16 orang ini mengikuti tes urine dan cek darah, untuk staf DPRD yang sudah melakukan tes urine dan cek darah satu hari sebelumnya, Senin, 24 Maret 2014 di Kantor BNNK Trenggalek. Hasil dari tes staf DPRD ini dinyatakan negatif oleh kepala BNNK Trenggalek, AKBP Abdul Sukur, anggota DPRD yang belum dicek urine dan tes darah dilanjutkan di

Imam Masrokan

poltisi Partai Hanura ini. Imam Masrokan mengingatkan kepada anggota dewan untuk tidak meninggalkan tugasnya sebagai anggota dewan. Kantor menurutnya tidak boleh kosong, kecuali memang ada tugas ke luar daerah. Sementara meskipun sebagian besar anggota dewan nyaleg lagi, namun tugas sebagi wakil rakyat tetpa dilaksanakan. Dimana saat ini DPRD Kabupaten Blitar masih memiliki tugas menyelesaikan 4 ranperda inisitif yang diajukan masing-masing komisi. Menurut keterangan Ketua Badan Legislasi Daerah (Banleg) DPRD Kabupaten Blitar M taufik, komisi diberi waktu menyelesaikan 4 ranperda itu bulan mei 2014. “Meskipun banyak yang nyaleg, namun anggota dewan memiliki komitmen tetap melaksanakan tugasnya. Diantaranya menyelesaikan 4 ranperda inisitif DPRD Kabupaten Blitar”, ungkap Politisi PDI P ini. (mam)

BNN Kabupaten Blitar Lakukan Sosialisasi Narkoba di SMAN 1 Sutojayan

dalam masa transisi. Itu yang membuat kita siap mulai dari penghitungan klaim yang harus benar, verifikasi data, kelengkapan semua harus tepat. Klaim rawat inap yang bukan kapitasi sampai sekarang belum bisa dibayar karena payung hukumnya belum ada, karena masih dalam proses,” kata H.M.Imron, kepada KBR68H, saat ditemui di Pendopo Kabupaten, usai acara Sosialisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional,. Menurutnya, salah satu yang harus diatur dalam peraturan bupati tersebut adalah tentang pemanfaatan kembali puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat agar tidak salah secara hukum. Pihaknya menargetkan, Perbup tersebut akan diterbitkan paling lambat April mendatang. (yus)

DPRD Kabupaten Trenggalek Bekerjasama dengan BNNK Adakan Tes Urine

Trenggalek, SMN - Hari Selasa tanggal 25 Maret 2014 kemarin, DPRD Kabupaten Trenggalek mengadakan kegiatan tes urine dan cek darah yang bekerjasama dengan BNNK Trenggalek. Bertempat di DPRD Kabupaten Trenggalek jalan Ahmad Yani nomor 4 yang diikuti oleh anggota DPRD dan seluruh staf DPRD. Anggota DPRD yang berjumlah

Blitar, SMN - Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif yang akan dihelat 9 tahun 2014 tinggal menghitung hari. Sejumlah sorotan terhadap kinerja anggota DPRD Kabupaten Blitar pun mulai kencang, mengingat sebagian besar anggota dewan aktif saat ini juga mencalonkan kembali pada Pemilu Legislatif 2014. Kekhawatiran akan menurunnya kinerja anggota dewan karena sibuk mengurusi pencalonannyapun dimaklumi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Blitar Imam Masrokan. “Sangat wajar jika ada yang berfikir apa anggoat dewan yang nyaleg lagi bisa membagi tugasnya” katanya. Imam Masrokan mengaku akan tetap berusaha mengawasi anggota dewan agar tetap fokus terhadap pekerjaan mereka di DPRD. Diakui Imam Masrokan dalam menghadapi tahun politik ini, konsentrasi anggota dewan terutama yang mencalonkan diri

Kantor BNNK Trenggalek di hari berikutnya. Tes urine yang dilakukan oleh anggota DPRD ini masih menunggu hasil dari BNNK Trenggalek sambil menunggu anggota DPRD yang belum melakukan tes. Abdul Sukur menyatakan di awal tahun 2014 ini merupakan tahun penyembuhan narkotika dan orang yang terkena dampak narkotika harus direhabilitasi dan bukan-

nya dihukum. Dan kalau korban merangkap pengedar harus di hukum. Untuk pencegahan dan penyalahgunaan narkoba bukan semata-mata tugas BNNK, tetapi tugas seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Sekretaris DPRD Kabupaten Trenggalek, Drs. Abdul Mansur menyampaikan, “Saya sangat mendukung dengan adanya kegiatan tes urine dan cek darah yang dilakukan BNNK Trenggalek yang bertujuan untuk mengantisipasi peredaran narkoba di Kabupaten Trenggalek dan khususnya di lingkup pemerintahan dan DPRD”, ungkapnya. “Terkait adanya kegiatan cek urine dan tes darah yang dilakukan oleh BNNK Trenggalek ini kebetulan bertepatan dengan Pileg, tapi semua ini tidak ada kaitannya dengan politik”, tambah Abdul Mansur. (rud)

Pelaksanaan sosialisasi narkoba

Blitar, SMN - Peredaran narkoba yang semakin marak memantik sebuah keinginan untuk menghambatnya, mengingat narkoba adalah suatu kejahatan luar biasa yang memiliki dampak sangat fatal bagi kehidupan generasi bangsa kita tercinta. Dengan demikian penyalahgunaan narkoba harus diselesaikan dengan berbagai solusi yang mengena. Hal ini seperti diungkapkan Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Drs Henry Siswanto ,Mkpd saat ditemui setelah acara sosialisasi narkoba di SMAN 1 Sutojayan (26/02 /2014).

Menurut beliau saat ini kita harus lebih waspada terhadap pelajar kita karena pada usia inilah yang begitu rentan dengan penyalhgunaan narkoba. Barang haram ini bisa setiap saat menghantui anak-anak kita , jika tidak segera tertangani menurut beliau, akan membawa malapetaka. “Jadi seperti sosialisasi yang kita lakukan di SMAN 1 Sutojayan kali ini, kita betul-betul menghimbau kepada para siswa, agar tidak mudah terpengaruh dengan berbagai hal negatif termasuk penyalahgunaan narkoba”. Senada dengan hal tersebut

Zaenal Mustofa salah seorang guru saat di konfirmasi menjelaskan, Upaya yang dilakukan oleh BNN harus kita dukung dan terus dikembangkan , karena hal ini berkaitan dengan mentalitas anak bangsa.Penyadaran maupun pemberian informasi berkaitan dengan bahaya penyalahgunaan narkoba harus kita berikan kepada para siswa seusia SMA. Dalam acara sosialisasi narkoba tersebut diikuti sekitar 50 peserta/siswa dari perwakilan ketua kelas maupun pengurus osis, dengan harapan setelah diberikan sosialisasi dapat menginformasikan kepada siswa yang lain, dengan kata lain mereka merupakan Corong (Penyambung informasi) bagi BNN Kabupaten Blitar.Hal ini sekaligus sebagai strategi untuk memaksimalkan pemberian informasi kepada pelajar kita. Sehingga apa yang menjadi target BNN dalam hal pencegahan dapat dicapai secara maksimal. (mam)

Peluang Ekspor Arabica Java Ijen Raung di Asia Semakin Terbuka Bondowoso, SMN - Peluang ekspor kopi Arabica java ijen raung ke berbagai negara semakin terbuka lebar,setelah tiga Negara yaitu Swiss, Amerika dan Belanda. Kini Jepang dan Korea Selatan menyatakan minatnya untuk membeli Kopi Arabica Java Ijen Raung. Usai mengunjungi perkebunan kopi Arabica di Sumber Wringin,kepala Dinas Kehutanan Dan Perkebunan, Ir Matsakur mengatakan bersama Camat Sumber Wringin mendampingi Bupati waktu itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong para petani agar terus semakin meningkatkan hasil produksinya, “Kita terus mendorong agar semakin meningkatkan hasil produksinya karena semakin banyak permintaan kopi dunia dan semakin meninggi”, katanya. Ir. Matsakur menambahkan,

Bupati Bondowoso saat mengunjungi Perkebunan Kopi Arabica

menurut catatan dukumen Dishutbun, ekspor pertama tahun 2011 mencapai 17,6 ton,di tahun berikutnya sebanyak 236 ton dan terakhir pada tahun 2013 lalu mencapai 155 ton, bagi para petani yang tantangannya adalah untuk lebih meningkatkan lagi jumlah produksinya, “Kini permintaan pasar

terhadap kopi Arabica Bondowoso semakin sangat tinggi, namun sungguh sangat di sayangkan jumlah produksinya yang belum memenuhi target,namun pihak pemerintah daerah akan terus berupaya untuk mendorong petani dan kerjasama dengan beberapa pihak untuk terus mensupot jumlah produksi”, tuturnya. (yus)

Tasyakuran Labuh Panen Ditandai Pemotongan Padi oleh Bupati Trenggalek, SMN - Menandai awal persiapan panen, kelompok tani Jampi lestari di Desa Ngentrong Kecamatan Karangan menggelar tasyakuran labuh panen padi. Acara dihadiri Bupati Trenggalek Dr.Ir. Mulyadi WR, MMT beserta Istri Penny Mulyadi,kepala badan pelaksana penyuluh Trenggalek, kepala dinas pertanian dan muspika kecamatan Karangan. Bertempat di rumah ketua

kelompok tani Jambi lestari Suraji, acara dimulai dengan memanen padi di areal persawahan Ngentrong oleh Bupati beserta rombongan. Seusai memanen padi rombongan disuguhi atraksi kesenian Turonggo Yakso dari Desa Jampi. Disampaikan Kepala Bapeluh Trenggalek, bahwa saat ini keadaan padi yang ditanam anggota kelompok tani lebih baik dari musim panen yang lalu. “ sehingga diperkirakan

saat ini produksi lebih dari 9 ton GKP ( gabah kering panen ) “ kata kepala bapeluh. Keberhasilan ini dikarenakan penerapan teknologi pertanian yang disampaikan oleh para penyuluh kepada para petani anggota kelompok tani Jambi Lestari dalam kegiatan penyuluhan.salah satu yang diterapkan kepada petani adalah system tanam jajar legowo. Sementara, dalam sambutan

bupati menyampaikan jika tahun ini Pemkab Trenggalek menggelontorkan subsidi untuk pembelian benih padi varietas Hibrida untuk para petani di Trenggalek,dengan subsidi mencapai 90% dari harga pasar. Sedangkan untuk varietas non Hibrida diberikan subsidi sampai 80%. Untuk padi harga dari pasar Rp 12.000 di subsidi menjadi Rp. 2.500 untuk 2000 Ha, kedelai dianggarkan untuk 500 Ha, Jagung 1000

Ha dan pestisida 4200 kg. Lebih lanjut Bupati berharap Dinas Pertanian juga Bapeluh Trenggalek bisa lebih meningkatkan lagi produktivitas, seperti mencotoh keberhasilan panen di Kecamatan Trenggalek. “Jika di Trenggalek bisa sampai 12 ton, maka harus bisa diterapkan di Desa Ngentrong,” harap Bupati. (rud) Bupati Mulyadi saat panen raya padi di Desa Ngentrong


Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Bupati Probolinggo saat memberikan Sambutan

Bupati Probolinggo

Tekankan Kades Paham Peraturan Perundangan Probolinggo, SMN - Bertempat di Pendopo Kabupaten Probolinggo hari ini (27/3) Digelar sosialisasi Pedoman Penggunaan Amggaran, Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2014, yang akan diterima oleh 325 desa sekabupaten Probolinggo sebesar 1,4 milyard, sesuai Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 dan akan evektif berlaku pada tahun 2015 mendatang. Hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Hj. Puput Tantriana Sari. SE, Kapolres Probolinggo AKBP. Endar Priantoro.SH., Utusan dari Polres kota, dan 24 Camat, 325 kades, serta undangan lainnya. Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE, dalam penjelasannya kepada para kepala desa agar paham dengan lahirnya undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang pemerintahan desa ini, yang memberikan harapan yang lebih baik dengan menempatkan posisi desa sebagai suatu daerah yang memiliki sifat yang istimewa serta kejelasan status dalam sistem kenegaraan sebagai subyek pembangunan. Lebih lanjut Bupati Tantri mejelaskan, “Nilai yang berlipat jika dibandingkan dengan dana ADD yang diterima oleh desa selama ini yaitu Rp 300 juta rupiah, dengan adanya tambahan dana ini maka diharapkan pemerintah desa akan semakin mampu membangun dan memperdayakan masyarakat desanya, tinggal bagaimana kemampuan dan kemauan sumber daya manusianya”. Bupati juga mengatakan disisi lain penambahan dana tersebut merupakan kekawatiran pelaksanaannya, dengan pendapatan yang berlipat apakah suda diimbangi dengan kempuan desa dalam mengelola APBD desa secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. “Oleh karena itu pengelolaan keuangan desa harus dilakukan dengan cermat dan unsur kehati hatiaan dari para kepala desa dan perangkat desa, sebab jika tidak akan rawan terhadap penyimpangan dan manakala ada penyimpangan maka dilaporkan ke penegak hukum dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku”. Hj. Tantri menyarankan agar semua kepala desa dan perangkatnya memahami peraturan perundang undangan yang berlaku khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa, sehingga para kepala desa dap[at bekerja dengan tenang dan hati hati sehingga perjalanan menyelesaikan jabatan sebagai kepala desa dengan selamat. Kegiatan ini digelar bertujuan untuk meminimalisir agar kepala desa tidak sampai salah dalam mengelola keuangan desa, sebab selama ini penyimpangan dana banyak terjadi karena sangat minimnya pengetahuan kepala desa terkait peraturan perundang undangan. Bupati Hj. Tantri juga meminta agar kepala desa ihklas dalam mengabdi kepada masyarakat artinya dalam bekerja jangan menghitung untung dulu baru bekerja, tetapi bekerja dahulu maka untung akan datang dengan sendirinya, dalam melaksanakan tugas sebagai kepala desa pegang teguh dan pahami peraturan perundang undangan dan syariat Agama. Kapolres Probolinggo AKBP. Endar dalam paparannya menekankan terkait permasalahan keuangan desa, seiring akan diterima nya dana ADD dari APBD dan APBN kepala desa diminta untuk tidak takut takut, asal pelaksanaan dan penggunaannya sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. Kapolres Probolinggo AKBP. Endar mengatakan “ Jangan ditakuti, tetapi dihadapi asalkan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. (edy)

LINTAS TIMUR

5 Pengelola Hotel Bromo Permai Peduli Kondisi Masyarakat dan Alam Wisata Gunung Bromo Probolinggo, Malang, Gresik

Probolinggo, SMN - Hotel dan Restaurant Bromo Permai di bawah PT. Bromo Permai menjadi salah satu penginapan dan rumah makan yang berdiri megah di kawasan wisata Gunung Bromo, Bahkan bisa dikatakan Hotel dan Restaurant Bromo Permai menjadi tempat yang strategis untuk melihat dan menikmati keindahan wisata alam Gunung Bromo karena berlokasi didekat gerbang masuk kawasan wisata Gunung Bromo. Di hotel dan restaurant yang berawal dari sebuah pondok wisata tersebut selain pelayanan yang sangat memuaskan, Pihak pengelola pun menyiapkan fasilitas yang cukup lengkap bagi para pengunjung akan bermalam maupun yang hanya sekedar mengisi kekosongan perut. Bahkan bukan hanya inggin memanjakan para pengunjung yang akan menginap maupun sekedar makan dengan fasilitas yang tersedia, Pihak pengelola hotel satu

ini pun juga sangat memperdulikan keberadaan masyarakat yang bermukim sekitar hotel, Baik itu disektor pendidikan, Ekonomi maupun sosial. Dan kepedulian tersebut pernama sejak tahun 1974 diera Alm.H.Karman Amat selaku pendiri Hotel Bromo Permai, Bahkan karena kepedulianya terhadap masyarakat serta kondisi alam yang ada dalam kawasan wisata Gunung Bromo almarhum pun pernah dinobatkan sebagai salah satu masyarakat suku tengger (suku yang mendiami kawasan wisata Gunung Bromo,red). Kontribusi keberadaan Hotel Bromo Permai di bawah PT. Bromo Permai di sektor pendidikan yakni pihak hotel bekerjasama dengan SMKN 1 Sukapura dan SMKN 3 Probolinggo memberikan tempat dan waktu untuk siswa dalam melakukan praktek kerja industry. Sementara di sektor sosial hotel

yang didirikan oleh Alm H. Karman Amat tersebut melakukan pengadaan dan perawatan pipanisasi air bersih bagi masyarakat Desa Ngadisari sekaligus beberapa kepedulian lainnya, “Kita tidak hanya mendulang emas di kawasan wisata Gunung Bromo namun juga memberikan kontribusi nyata pada masyarakat yang mendiami kawasan tersebut,” Tegas Direktur Hotel Bromo Permai Mohammad Sudjanarko melalui Pengelola Hotel Bromo Permai Indra Setiawan disela-sela kunjungan para pengusaha hotel dan restaurant ke beberapa kelompok usaha kecil menengah yang ada di Kabupaten Probolinggo, Rabu pekan lalu. “Melalui Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui wadah PHRI kami juga melakukan kegiatan rutin yakni memberikan wawasan agar para pengusaha tidak hanya mencari keuntungan tapi juga harus peduli terkait kondisi yang ada

Hotel dan Restaurant Bromo Permai

dalam wilayah, Baik itu masyarakat maupun kondisi alamnya serta memberdayakan masyarakat untuk menjaga kawasan konservasi,” Ungkap Indra Setiawan yang juga menjabat sebagai wakil Ketua 1 PHRI Kabupaten Probolinggo. Lebih lanjut Indra juga berharap bahwa hasil dari kunjungan ke beberapa kelompok usaha kecil

menegah yang ada di kabupaten probolinggo yang diprakarsai oleh PHRI yang bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten Probolinggo dapat membawa dampak yang positif bagi dunia pariwisata yang ada di Kabupaten Probolinggo khususnya bagi kawasan wisata Gunung Bromo”, jelasnya. (edy)

Polresta Probolinggo Ringkus Residivis Pengedar Sabu

Kapolres Kota Probolinggo AKBP. Iwan Styawan SH. saat menunjukan barang bukti.

Probolinggo, SMN - Polres Probolinggo Kota menangkap anak muda yang menjadi tersangka narkoba saat akan melakukan pesta sabu dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu tepatnya di Terminal Bayuangga Kota Proboling-

go,yang diduga seorang Residivis. Dalam jumpa Pers (27/3), Kapolres Kota Probolinggo AKBP Iwan Setyawan.SH menjelaskan proses penangkapan dan identitas tersangka, “Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa

ada sekelompok anak muda yang akan mengadakan pesta sabu-sabu, pihak Satuan Narkoba Polres Kota Probolinggo melakukan cek TKP (tempat kejadian perkara), dan mendapati tersangka atas nama M (Muzakki), umur 20 tahun, pekerjaan nelayan, alamat desa Jati Rejo, kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sedang membawa sabu-sabu, uang tunai 5 ribu, dan 4 buah pil treks, akhirnya anggota Polresta melakukan penangkapan, lalu tersangka dan barang buktinya kami bawa ke Polres”. Kapolres juga menjelaskan bahwa tersangka membawa sabusabu seberat 0,54 gram yang akan dipasaran diwilayah kota Probolinggo, harganya Sabu seberat 0,54 gram sekitar 800 ribu rupiah dan sabu-sabu tersebut termasuk jenis narkotika golongan 1 yaitu narkotika

yang sangat berbahaya. Atas aksinya itu tersangka dikenakan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, me-langgar pasal 112 ayat 1 yaitu setiap orang tanpa hak memiliki menyimpan dan menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 berupa sabu-sabu, apabila diketahui memiliki, menyimpan, atau menyediakan narkotika tersebut akan dikenakan pidana 4 sampai 12 tahun, dan denda sebesar 800 juta. Lebih lanjut Kapolres AKBP. Iwan mengatakan masih terus mengembangkan atau mengusut kasus ini lebih lanjut, dan akan mengkoordinasikannya dengan Kasat Narkoba Polres Kabupaten Pasuruan apakah tersangka tersebut residivis atau bukan. Dari pengakuan tersangka, dirinya baru bebas dari rutan (Ru-

mah Tahanan) Bangil, Kabupaten Pasuruan setelah 8 bulan didalam tahanan atas kasus mengedarkan pil dextro, “Baru sebulan keluar. Dulu mengedarkan dextro”, ujarnya. Sore sebelum diringkus oleh pihak Polres Kota Probolinggo, Muzakki mengaku diajak temannya sesama mantan tahanan Bangil mengendarai bus dari Bangil menuju Kota Probolinggo, didalam bus temannya menyodorkan sabu, pil dextro, dan uang 5 ribu. Sebelum sampai terminal temannya turun dari bus sedangkan Muzakki turun di Teminal Bayuangga lalu diringkus pihak polres. Kapolres AKBP Iwan Setyawan SH, berharap agar pihaknya dapat mengembangkan kasus ini dan mengungkap semua jaringan-jaringan narkoba. (edy)

Siswa Gresik Gelar Doa Bersama untuk Satinah Gresik, SMN - Ratusan siswa dari SMU Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu, menggelar doa bersama untuk Satinah, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati pada 3 April 2014 di Arab Saudi, karena didakwa membunuh majikan dan mengambil hartanya. Wakil Kepala Humas SMA NU Gresik, Kasdi Siswoyo, mengatakan gelaran doa bersama ratusan siswa adalah bentuk kepedulian terhadap Satinah, sebab dia adalah warga negara Indonesia yang juga perlu bantuan doa. Selain itu, pagelaran doa juga mengajar-

kan siswa peduli terhadap masalah sosial bangsa, sehingga akan mengasah kepekaan siswa terhadap masalah lingkungannya. Kasdi menjelaskan, tiga hal yang mendasari kegiatan doa bersama adalah, Satinah adalah manusia dan merupakan warga Indonesia serta beragama Islam. “Satinah adalah orang Indonesia dan beragama Islam, sehingga tidak ada salahnya bila kita juga bantu, karena yang bisa kita lakukan hanyalah beroda agar Satinah selamat dari hukuman pancung,” katanya. Dalam kegiatan yang digelar di Aula sekolah itu, ratusan siswa juga membacakan

surat yang ditujukan kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yang isinya meminta agar presiden mempunyai kepedulian membantu warganya yang terancam hukuman pancung. “Surat untuk presiden ini akan kita kirimkan ke Jakarta secepatnya, dan mudah-mudahan bisa didengarkan, serta saudara kita Satinah selamat dari hukuman pancung,” katanya. Sebelumnya, Satinah terancam hukuman mati pada 3 April 2014, karena didakwa membunuh majikan dan mengambil hartanya. Ia juga telah mengakui perbuatannya di

Ilustrasi

pengadilan Arab Saudi, serta dipenjara sejak 2009 dan mengalami tiga kali penangguhan hukuman mati, sedangkan pihak keluarga korban meminta tebusan setara Rp21 miliar. (kus/mus)

Desa Sido Asri, Desa Termuda di Kecamatan Sumawe Menuju Desa yang Maju dan Mandiri

Camat Sumawe, Abai Saleh (dua dari kiri) dan Kepala Desa Sido Asri (tiga dari kiri) beserta perangkat desa saat melihat kondisi pembangunan jembatan

Malang. SMN - Kabupaten Malang mewakili 33 kecamatan dan 390 desa/kelurahan, dari 33 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Malang ada 1 kecamatan yang memiliki wilayah terluas, yaitu kecamatan Sumber Manjing Wetan (Sumawe). Kecamatan Sumawe terbagi menjadi 15 desa, melihat kondisi wilayah yang luas dengan areal perbukitan maka untuk menempuh dari desa satu ke desa yang lainnya dibutuhkan waktu yang cukup lama. Dari 15 desa yang terbesar di Kecamatan Sumawe ada satu desa yang bernama Desa Sido Asri, untuk bisa menuju ke tempat desa ini dari kantor kecamatan dibutuhkan waktu hingga 2 jam perjalanan. Desa Sido Asri merupakan desa termuda yang ada di Kecamatan Sumawe, dulunya desa ini masih men-

jadi bagian dari Desa Tambak Asri. Namun pada tahun 2005 desa ini mengalami pemekaran, selama 2 tahun menjadi desa persiapan, pada tahun 2007 resmi menjadi desa difinitif, 1 tahun kemudian desa Sido Asri melaksanakan pemilihan kepala desa untuk pertama kalinya pada tahun 2008. Kepala Desa Sido Asri, Reno Wibowo saat dikonfirmasi menceritakan tentang kondisi desanya saat ini sudah mengalami perubahan dan peningkatan di segala bidang, salah satunya dalam bidang pembangunan infra struktur, dulunya desa ini sangat jauh dan tertinggal, setelah mengalami pemekaran, lambat tapi pasti desa ini sudah bisa setara dengan desa-desa lain yang maju. Bertahun-tahun masyarakat Desa Sido Asri merindukan

adanya jembatan yang menghubungkan ke Dusun Tambak Asri Wetan. Dimana ada 4 RT dan 203 kepala keluarga yang bertahun-tahun terisolir karena belum adanya jembatan. Pembangunan jembatan ini menelan anggaran 700 juta dengan panjang jembatan 24 M, lebar 3,5 M, yang diperoleh dari bantuan pemerintah Kabupaten Malang sebesar 225 juta dan sisanya melalui swadaya masyarakat, pembangunan ini dimulai pada Oktober 2013, kini sudah memasuki tahap finishing, diperkirakan akan selesai pada akhir bulan Maret. Rencananya, jika tidak ada kendala pada bulan April mendatang jembatan tersebut akan diresmikan oleh Bupati Malang, H. Rendra Kresna, harap Kades pertama Desa Sido Asri. Masih menurut Wiwik, panggilan

akrab Kades Sido Asri, dengan adanya jembatan baru ini kini masyarakat yang berada di wilayah 4 RT dengan jumlah 203 KK bisa merasakan dan menikmati dan tidak terisolir lagi. Sebelum adanya jembatan masyarakat mengalami kesulitan tiap kali akan keluar dari tempat tinggalnya. Dengan adanya jembatan banyak hal yang bisa teratasi, seperti dibidang pendidikan, anak sekolah tidak bermasalah lagi, yang awalnya kalau banjir tidak bisa sekolah, orang sakit, orang meninggal, orang punya hajatan, dan bidang ekonomi kini bisa teratasi semua. Berkat kemauan masyarakat Desa Sido Asri yang kuat, ingin menjadikan desa ini menjadi lebih baik, selaku kepala desa saya akan terus berusaha melayani masyarakat dengan sebaikbaiknya, dengan prinsip duduk sama rendah berdiri sama tinggi, bagi masyarakat yang belum bisa menikmati fasilitas pembangunan layaknya masyarakat di daerah-daerah lain, kami harus mengupayakan dan ini adalah sebuah janji yang harus saya selesaikan, ketika pembangunan jembatan ini tidak terselesaikan berarti saya gagal dalam menjalankan amanah sebagai kepala desa. Dipenghujung masa jabatan periode pertama ini, saya bisa bernafas lega karena salah satu program pemerintah Desa Sido Asri untuk pembangunan jembatan bisa terealisasi dan berjalan lancar.

Untuk menjadikan desa ini lebih baik lagi, tentu butuh waktu yang tidak sebentar dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah desa dengan masyarakat. Kini dimasa kepemimpinan untuk yang kedua kalinya saya kembali dipercaya untuk memimpin Desa Sido Asri hingga tahun 2019 mendatang, untuk itu kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang atas bantuannya sehingga program pembangunan jembatan bisa terealisasi dengan harapan bisa bermanfaat bagi masyarakat secara menyeluruh. Bahkan jembatan ini diklaim sebagai jembatan yang terkuat karena konstruksi dan kondisi bangunan dikerjakan sesuai bestek. Diperlukan bahan material yang tidak sedikit untuk menopang jembatan ini, ada 3 pondasi, masing-masing pondasi untuk menyangga jembatan dengan kedalaman 2 meter ditambah ke atas 4 meter, tiap penyangga 3,40 meter dibutuhkan 240 zak semen untuk 1 pondasi, 32 truk batu dan 16 truk pasir. Sementara itu menurut Camat Sumawe Abai Saleh saat dikonfirmasi ketika meninjau kondisi pembangunan jembatan (24/3) yang lalu jembatan ini akan menjadi sejarah bagi masyarakat Sido Asri, selama berdiri menjadi desa yang mandiri, yang dirindukan oleh masyarakat desa setempat adalah adanya sebuah jembatan ini.

Selama saya menjabat sebagai sekretaris Camat Sumawe hingga sekarang menjadi Camat Sumawe, warga desa Sido Asri yang selalu menginginkan adanya pembangunan jembatan ini. Dalam kesempatan ini, Abai menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Sido Asri karena berkat partisipasi dan jiwa kegotongroyongan yang tinggi, seperti pelaksanaan pembangunan jalan dari bantuan pemerintah Kabupaten Malang yang semula hanya 200 meter, tetapi dapat direalisasikan menjadi 300 meter, ini kelebihan masyarakat Desa Sido Asri puji Abai Saleh. Masyarakat selalu siap dalam hal apapun. Dari hasil pengama-tan yang selama ini kita lihat Desa Sido Asri merupakan desa yang berprestasi, dari program PNPM melalui swadaya masyarakat menjadi yang terbaik di Kecamatan Sumawe. Selain pembangunan jembatan ada penambahan untuk pembangunan jalan, proyek pembangunan ini murni dikerjakan oleh pemerintah desa bersama BPD, tenaga teknis dan dibantu oleh swadaya masyarakat, tak heran jika kualitas pembangunan jembatan menjadi prioritas yang utama dengan melihat kondisi desa ini yang tiap musim hujan, menjadi langganan banjir sangat besar. Jika tidak diimbangi dengan mutu pembangunan yang kuat tentunya jembatan ini tidak akan berumur panjang, untuk itu Abai menghimbau

kepada masyarakat Desa Sido Asri agar dilakukan penghijauan di bibir sungai, sehingga kelestarian sungai dan jembatan bisa terjaga dengan baik. Jembatan ini juga satu-satunya yang menghubungkan ke obyek wisata Pantai Perawan, yang selama ini masih belum begitu dikenal oleh masyarakat luar, untuk itu pihaknya selaku Camat Sumawe menginstruksikan kepada Kepala Desa segera mensosialisasikan kepada masyarakat, karena kecamatan Sumawe mempunyai 1000 pantai yang dianggap mendekati keindahan Pantai Kute, yang bisa menarik wisawatan luar untuk berkunjung di Sumawe khususnya di Pantai Perawan. Selain mempunyai obyek wisata yang indah, Desa Sido Asri merupakan desa penghasil kopi, cengkeh, durian, pisang, manggis dan kelapa, tapi selama ini hasil perkebunan tersebut diambil oleh tengkulak dari luar Kecamatan Sumawe, dan ironisnya hasil kebun tersebut diklaim hasil komoditinya oleh kecamatan lain yang selama ini mengambil hasil kebun dari kecamatan Sumawe. Oleh sebab itu saya (Abai) berharap kedepan harus ada penampungan untuk para petani sehingga mereka tidak perlu repot lagi untuk menjual hasil panennya ke tengkulak. Dengan adanya penampungan ini nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. (Jun)


PUBLIK

6

Suara Media Nasional

Karisidenan Madiun

Aku Cinta Nganjuk

Jalan Buduran-Balongrejo Kepentingan Siapa?

Kondisi jalan Buduran-Balongrejo

Nganjuk, SMN - Ternyata jalan Buduran-Balongrejo Kec. Bagor Kab. Nganjuk tidak menjadi prioritas untuk mendapat perbaikan dari pemerintah. Hal ini terungkap dari hasil konfirmasi ke dinas PU Bina Marga Daerah Kabupaten Nganjuk bahwa dalam APBD 2014 tidak ada rencana perbaikan dan

perawatan untuk jalan ini. Walaupun jalan buduranbalong rejo memang sudah berulang kali di usulkan untuk mendapat perbaikan baik itu pengajuan dari desa maupun dari dinas UPTD kecamatan Bagor namun hingga hari ini memang belum ada rencana perbaikan maupun pembangu-

nan. Menurut sumber dari dinas bina marga kabupaten nganjuk masalah jalan tersebut sudah pernah dibahas dengan dinas perhubungan, namun rencana perbaikan jalan tersebut di tolak.Dengan alasan jalan tersebut masih dilalui sebagai jalan alternatif oleh kendaraan tonase tinggi yang menghindari timbangan dan truk pengangkut galian seperti tanah urug dan batu yang jumlahnya mencapai puluhan setiap harinya. Padahal jalan tersebut bukan kelasnya untuk dilalui tonase tinggi. Perlu diketahui bahwa jalan poros yang menghubungkan Desa buduran, Desa pesudukuh dan Desa Balongrejo Kecamatan Bbagor Kab Nganjuk rusak parah. Aspalnya melesak hampir selebar jalan dan membentuk semacam

kolam [saat musim hujan] yang sangat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara roda dua. Kondisi sekitar yang cukup gelap dimalam hari dan tidak ada tanda atau rambu rambu yang memadai membuat sudah banyak korban berjatuhan di jalan tersebut yang masuk rumah sakit, terutama anak sekolah dan pengendara motor dimalam hari karena jalan tersebut cukup gelap dan tidak ada tanda atau rambu rambu peringatan yang memadai. Namun hal tersebut tidak membuat pemerintah memberi prioritas untuk mendapat perbaikan. Bila memang demikian siapakah yang harus diprioritaskan,masyarakat pengguna jalan yang sesuai dengan kekuatan jalan tersebut ? Atau kepentingan segelintir orang yang tidak bertanggungjawab ? [rmb]

Desa Mungkung Butuh Bantuan Pemerintah Nganjuk, SMN - Akses jalan penghubung antar Desa Sukorejo, Setren, Gempol dan Mungkung Kec Rejoso Kab Nganjuk saat ini mengkhawatirkan karena terancam longsor lagi. Letak jalan yang berada di tepian sungai widas posisinya rawan tergerus atau longsor kearah utara menyebabkan harus terbentuk jalan baru sebagai akses trasportasi. Th 2009 pernah ada upaya penanggulangan dengan pembangunan bronjong oleh pemerintah namun menurut warga sekitar bronjong tersebut hanya berumur sebulan saja sudah ambrol dan sejak itu belum ada perbaikan maupun bantuan pemerintah lagi. Saat ini pergeseran jalan dan longsor yang ada sudah mengancam saluran irigasi dari waduk bening diatasnya yang mengairi sawah pertanian Desa sukorejo bagian timur, Desa mungkung, Desa setren, Desa gempol, Desa kedungdowo dan sekitarnya. Apabila saluran irigasi ini terputus akan berdampak buruk resiko kerugian yang mempengaruhi perekonomian bagi wilayah ini karena pertanian baik padi polowijo dan terutama produk unggulannya bawang merah diwilayah ini sangat bergantung pada aliran air dari waduk bening tersebut.

Kades Mungkung, Hari, SAP (kiri) dan kondisi jalan penghubung antar desa (kanan)

Karena itu masalah ini menjadi PR tersendiri buat desa Mungkung Rejoso dan harapannya ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah melalui dinas pengairan untuk diturunkanya bantuan program yang berkenaan dengan masalah ini ke desa mungkung rejoso. Terutama untuk pembangunan lantai saluran irigasi dari waduk bening,karena selama daridasar saluran yang masih berupa tanah ini setiap ada giliran air dari waduk bening terjadi perembesan air yang turun kesungai dimana menyumbangkan kerawanan longsor yang cukup besar. Apabila bantuan program tersebut harus dikerjakan swake-

lola akan dikerjakan dengan dengan sebaikbaiknya. Demikian penjelasan kades mungkung Harry susanto, S.Ap Banyak harapan dan rencana Harry Santoso, S.Ap. Untuk desanya dalam masa jabatanya periode kedua ini. Salah satunya adalah rencana membangunlingkungan makam yang merupakan bentuk penghormatan dan nguriuri punden cikal bakal Desa Mungkung Rejoso yang memiliki dua kasun yaitu geneng dan ledok ini disamping rencana pembangunan desa yang sudah menjadi prioritas. Selain itu Desa Mungkung Rejoso posisinya berdekatan dengan rencana pembangunan

jalan tol. Sehingga letaknya menjadi strategis untuk lokasi industri. Sudah beberapa investor yang berencana membangun pabrik diwilayahnya. Seperti industrI sarung tangan dan benang industrI sepatu dan industry kertas yang ramah lingkungan. Harapan Herry Susanto,S ap dengan berdirinya industry ini dapat menjadikan terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi warga desa mungkung dalam mengurangi pengangguran dan tidak hanya bergantung pada pertanian saja sehingga menciptakan perekonomian yang lebih baik lagi ke depan nya bagi desa Mungkung kec Rejoso kab Nganjuk. (tian)

Mutasi Jabatan Lingkup Pemkab Magetan Magetan, SMN - Isu mengenai pemutasian pegawai di lingkup Pemkab Magetan semakin santer terdengar. Meskipun ditanggapi dingin dan adanya desakan mutasi dari sejumlah elemen masyarakat, ternyata Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah ‘gerilya’ dan mendata pegawai yang bakal pindah posisi. Bahkan, sejumlah pegawai eselon II dan III sudah berhadapan dengan tim khusus BKD tersebut. “Ya ditawari untuk pindah ke dinas tertentu. Seperti saya ditawari ke Bagian Humas Protokol. Masih pikir-pikir dulu saja,” ungkap salah seorang pegawai

kepada wartawan. Dia membeberkan bahwa target tim rata-rata adalah pegawai yang masih berusia muda. Mereka diproyeksikan mengisi jabatan yang kosong. Atau sebagai pengganti pejabat lama yang dinilai tidak profesional dan loyal. Sebagian besar posisi yang ditawarkan adalah satuan kerja (satker) di bawah naungan kesekretariatan daerah (setda). “Untuk dinas lain ada juga. Hanya jumlahnya tidak banyak. Menurut dia, pergeseran jabatan merupakan hal yang wajar bagi pegawai. Tapi bila dilaksanakan secara diam-diam

juga menimbulkan pertanyaan. Apalagi abdi negara yang terangkut gerbong mutasi adalah orang-orang yang dikenal dengan bupati dan pejabat pemkab. “Saya ikuti saja permainan yang akan diterapkan dalam mutasi ini. Yang terpenting tempat kerja baru harus lebih baik dari yang sekarang. Dikonfirmasi, Suko Winardi, kepala BKD Magetan lagilagi menutup rapat soal mutasi ini. Dia berdalih belum ada rencana pergeseran posisi hingga April mendatang. Sebab, pemkab masih disibukkan pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg). “Kami belum

melakukan pendataan dan seleksi apa-apa. Bisa dicek ke seluruh pegawai BKD dan Baperjakat. Menata kepegawaian, lanjutnya, bukan pekerjaan mudah. Khususnya, menyeleksi dan mengusulkan pegawai yang akan dipromosikan menduduki jabatan penting. Syaratnya, pegawai tidak hanya dinilai mampu tetapi kepangkatan juga harus memenuhi. “Kami tidak mungkin memaksakan pegawai yang secara kepangkatan belum memenuhi syarat. Dan Harus lebih banyak pertimbangan. (her)

Densus 88 Akan Geledah Bekas Rumah Teroris di Desa Pelem Magetan, SMN - Passca tertangkapnya terduga teroris Galih Satria alias Hari Rahayu, 29, jajaran Polres Magetan turut memantau kondisi wilayahnya. Terutama situasi di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, KAB: Magetan dimana Galih dan keluarganya pernah tinggal di desa tersebut. Rumah yang dulu ditempati Galih, kini dirawat oleh kerabat Triatun istri Galih yang berasal dari Desa Pelem. Selama ini kami selalu melakukan pemantauan. Meskipun yang bersangkutan sudah tidak tinggal di Desa Pelem,” ujar AKP Susilo Budi, Kasubag Humas Polres Magetan, (24/3). Menurut dia, sejauh ini

polisi tidak menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan di rumah tersebut setelah Galih pindah dari desa pelem. Dan tidak ada indikasi mengenai kerabat Triatun yang di Desa Pelem terlibat aksi terorisme seperti halnya yang dilakukan Galih. Kami juga belum ada informasi, Tim Densus 88 akan melakukan penggeledahan di bekas rumah terduga teroris itu. “Lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan tim densus itu rahasia internal. Bisa kapan saja dan tidak ada yang tahu. Jadi kami tinggal menjalankan perintah saja,” tegasnya. Sejauh ini personel kepolisian tidak terlihat atau ber-

aktivitas, berjaga atau mengawasi misalnya, di sekitar rumah yang dulu ditempati Galih dan keluarganya. Namun, sempat beredar kabar rumah itu bakal digeledah lagi pasca penangkapan terduga teroris asal Trenggalek itu. “Kades Desa Pelem,”.. Kabarnya memang rumah ersebut akan di geledah oleh polisi, Tapi sampai sekarang belum ada penggeledahan Toh Galih, sudah lama tidak tinggal di desa kami.”, ungkap Eko Didik Prehandono, kepala Desa Pelem. Eko mengaku banyak pihak yang menanyakan adanya penggeledahan oleh tim densus,88 di rumah Galih.

Seperti saat Galih tertangkap polisi Magetan atas kepemilikan bahan peledak dan detonator pada th,2010 silam. Pasca penangkapan Galih oleh tim densus,88 Desa Pelem kerap menjadi jujukan orang tak dikenal. Mereka menanyakan lokasi rumah Galih dan perilaku selama tinggal di Pelem. Informasi terakhir sebelum tertangkap, Galih bersama Triatun merantau ke Makasar. “Ya kami informasikan apa adanya. Saya sendiri juga kaget mendengar kabar, Galih ditangkap di Jakarta, “Kades”. Seperti diberitakan, Galih ditangkap oleh Densus 88 karena diduga terlibat pengiriman paket berisi dua unit

Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Bupati Madiun Mutarom Resmikan Pasar Tradisional KUD Tani Jaya

Bupati Muhtarom saat mengunjungi pasar tradisional di Kabupaten Kediri yang akan direvitalisasi

Bupati Muhtarom menandatangani prasasti peresmian pasar Tradisional KUD Tani Jaya di Desa Bakur

Madiun, SMN - Di Kabupaten Madiun ada 17 KUD yang masih aktif dan berjalan baik dan maju yang tersebar di 15 kecamatan sewilayah Kabupaten Madiun,salah satunya KUD Tani Jaya yang berada di Desa Bakur Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun yang peduli pada masyarakat dalam hal mensejahterakan anggotanya dan masyarakat sekitarnya. KUD Tani JAYA sampe sekarang anggotany sudah mencapai 2660 anggota 23 pengurus pengawas dan manager serta anggotanya sampe sekarang sudah mencapai sekitar 4.500 anggota. Manager KUD Tani Jaya Sarwono Ketua KUD Tani Jaya Suparno. Adapun jenis unit usaha yang dijalankan saat ini ada 5 unit jenis usaha diantaranya ; 1) Usaha simpan pinjam (KSP), 2) Usaha pengadaan barang bahan sembako, 3) Usaha saprodi / grosir pupuk, 4) Usaha penggilingan padi 5.Usaha bidang jasa pembayaran rekening listrik telepon pengiriman uang lewat western union dsb. Selain buka beberapa jenis usaha juga kerjasama dengan beberapa Bank antara lain Bank Mandiri Bank BNI 46 Bank BTN dsb. Yang sangat membanggakan lagi dari KUD Tani Jaya telah membuat dan mngembagkan pasar tradisional di Desa Bakur Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun yang begitu megah dan besar yang terdiri dari 24 orang menempati bedak pertokoan 46 orang menempati bedek los dan 23 orang menempati bedak dasar. Dari 23 orang tsb masing masing teleh mendapatkan bantuan dana untuk modal usaha jualan di pasar tradisional KUD Tani Jaya tsb. Pada tanggal 27 maret 2014 telah diresmikan dan penandatanganan prasasti Pasar Tradisional KUD Tani Jaya oleh Bupati Madiun Mutarom. Dalam peresmian pasar tradisional KUD Tani Jaya dihadiri oleh beberapa SKPD/ Setker Kabupaten Madiun antara lain Kepala Disperindagkopr Tontro Pahlawan Kepala Dinas PU BMCK Arnowo Widjaja Kepala Dispenda Indra Setiyawan Camat Sawahan Kapolsek Sawahan Muspika perangkat desa bakur tokoh masyarakat pemuda dan msyarakat desa bakur dan sekitarnya. Dalam pelaksanaan acara peresmian ini dimeriahkan beberapa hiburan campursari dan reog ponorogo,pelaksanaan peresmian pasar ini berjalan sanagtlah meriah lancer dan sukses.(SY)

Bupati Muhtarom Kunjungi Pasar Tradisional yang Akan Direvitalisasi Madiun, SMN - Disperindagkopar Kabupaten Madiun yang dikepalai Tontro Pahlawan tahun ini telah mendapatkan angin segar akan mendapatkan dana DAK dan APBD II guna Merevitalisasi Pasar Tradisional yang berada di wilayah Kabupaten Madiun diantaranya: 1) Pasar Kajang, 2) Pasar Dungus, 3) Pasar Kenongorejo ini dari dana DAK dan 1) Pasar Singgahan 2) Pasar Dempelan, 3) Pasar Gondosuli, 4) Pasar Sidomulyo ini dari dana APBD II TH 2014. Dari ke-7 pasar tradisional ini akan direvitalisasi atau rehap tahun ini. Bupati Madiun Mutarom teleh mengunjungi dan melihat kondisi dan keadaan bangunan dari ke 7 pasar tradisional yang akan direvitalisasi dari dana DAK dan APBD II TH 2014. Dalam kunjuganya Bupati Madiun Mutarom didampingi oleh beberapa SKPD / SATKER terkait diantaranya Disperindagkopar Tontro Pahlawn Dinas PU BMCK Arnowo Widjaja Dispenda Indra Setiyawan dan Muspika setempat agar dalam pengerjaan pembangunan pasar tradisional nantinya tidak asal asalan akan tetapi bisa maksimal dan baik. Adapun tujuan merevitalisasi pasar tradisional ini selain bangunan pasarnya yang sudah banyak yang lapuk dan rusak yang sangat membahayakan pedagang dan pembeli di pasar tersebut juga bisa menarik ninat para pembelinya jadi lebih ramai dan bergairah yang nantinya bisa menambah penghasilan para pedagang di pasar tersebut juga pembelinya tidak jauh jauh pergi belanja ke pasar besar atau pasar modern akan tetapi cukup belanja di pasar tradisional tersebut.karena di pasar tradisional tersebut sudah tersedia berbagai macam kebutuhan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. Bupati Madiun Mutarom dalam kunjunganya menuturkan pasar tradisional setelah direvitalisasi pasarnya tambah menjadi ramai dan hidup bukan sebaliknya. Juga dalam merevitalisasi nanti bahan bahan yang masih bagus terutama kayunya untuk dipakai lagi untuk bisa menghemat anggarannya agar bangunan pasar lebih baik dan bertahan lama. (SY)

SDN 01 Nambangan Lor Pasrah Pindah

SDN 01 Nambangan Lor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi

Rul Bakal Ditarik ke Kemenag Ngawi, SMN - Karir Rul yang diduga berselingkuh dengan kaur kesra Desa Kartoharjo dan sempat digerebeg warga, terancam mandek. Itu menyusul langkah Kemenag Ngawi bakal menonjobkan oknum guru agama salah satu MI swasta tersebut. Kasubag TU Kemenang Ngawi Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya sudah memanggil Rul untuk diklarifikasi. Namun, ditunggu hingga sore ibu dua anak itu tidak kunjung datang. “Tidak hadir tanpa alasan. Kalau toh sakit juga tidak ada surat dokternya”, ungkap Zaenal, kemarin (28/3). Zaenal mengatakan, pihaknya berencana menarik Rul untuk ditempatkan di Kemenag. Alasannya, jika tetap mengajar di lembaganya diyakini bakal ada penolakan dari wali murid. “Kami minta petunjuk terkait dengan sanksinya. Untuk sementara ditarik ke kemenag dulu sambil menungu sanksi dan hasil visum”, ungkapnya. Dia menuturkan, pihaknya bakal melakukan pemanggilan ulang Senin lusa. Jika Rul tetap mangkir, akan dilaporkan ke Kemenag Kanwil Jatim untuk diteruskan ke Kemenag pusat. Pun hasil visum dilampirkan sebagai bahan pertimbangan. “Kalau melakukan sampai yang lebih jauh, sanksinya jelas”, tegasnya. Kepala Kemenag Ngawi H Syahidan mengaku sudah mendapat laporan dan surat resmi dari bagian analis kepegawain di kantornya terkait dengan kasus yang membelit Rul. Namun, dia belum membaca isi surat tersebut karena masih dinas luar di Surabaya. “Kalau laporan secara langsung via telepon sudah saya terima”, ungkapnya. Pejabat asal Jombang ini mengatakan opsi penarikan Rul sementara ke Kemenag dinilai tepat, sambil menunggu proses hukum yang kini sedang berjalan. “Kami masih mengumpulkan data-data dan berupaya menghadirkan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Jika proses itu sudah berjalan kami laporkan ke pusat agar pusat yang menentukan semuanya”, paparnya. Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Dusun Ketanggi Lor, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, nggeruduk kantor desa setempat, Rabu (26/3). Mereka menuntut NS, oknum perangkat desa mundur dari jabatannya. Itu setelah kaur kesra alias modin itu diduga selingkuh dan digerebek warga saat bertamu di rumah Rul hingga larut malam pada Senin (24/3) lalu. (SY)

bahan peledak jenis bom pipa dan bom tupperware dari Trenggalek dengan tujuan Singkang Wajo, Sulawesi Selatan. Galih merupakan mantan narapidana kasus terorisme pada awal Januari 2011, karena kedapatan mem-

bawa bahan peledak saat dilakukan Operasi Cipta Kondisi di depan Markas Polres Magetan, Jawa Timur. Akhirnya, ia dijatuhi hukuman dua tahun tiga bulan oleh Pengadilan Negeri Magetan dan bebas bersyarat pada 11 Juli 2012. (her)

Madiun, SMN - Kekecewaan diutarakan sejumlah wali siswa buntut penutupan SDN 01 Nambangan Lor. Mereka menyayangkan keputusan Pemkot Madiun menutup sekolah dasar negeri di Jalan Nori yang berdiri sejak tahun 1960-an itu karena status kepemilikan tanah ternyata milik perseorangan. Beragam alasan diutarakan para orang tua jika anaknya harus pindah sekolah. Mulai lingkungan baru yang perlu waktu untuk adaptasi, jarak dari rumah lebih jauh, hingga ramainya arus lalu lintas di sekolah baru yang mengancam keselamatan anak. Hartini, salah seorang wali siswa kelas V, mengaku anaknya enggan pindah ke sekolah yang baru. “Takut ada temannya yang nakal”, ungkap Hartini, kemarin (28/3). Dia juga merasa heran dengan sikap diam pemkot kendati sudah jauh-jauh hari mengetahui status tanah seluas 1.800 meter persegi yang di atasnya berdiri gedung SDN 01 Nambangan Lor itu bukan asetnya. Kebijakan mengembalikan tanah ke pemilik aslinya yang berbuntut regrouping sekolah atau bedhol kelas dinilainya sebagai jalan pintas. “Kenapa tidak dari dulu dicarikan lahan pengganti terus membangun gedung baru?” tanyanya balik. Apalagi, dia mendengar kabar yang beredar bahwa Tan Juli Nio alias Juli Setiawati Hardiwinoto, pemilik tanah, sudi menjual ke pemkot. Dengan membeli, kata dia, pemkot sebenarnya tidak perlu membangun gedung baru. Hartini yang juga alumnus SDN 01 Nambangan Lor ini mengaku tak rela jika bekas sekolahnya bakal menjadi permukiman atau tempat usaha. “Lulusan SDN 01 Nambangan Lor akan menjadi alumni yang gedung sekolahnya tidak ada lagi”, jelasnya. Heru Sulistyo, wali siswa lainnya, juga mengaku kecewa namun hanya dapat pasrah. Kata dia, sudah semestinya tanah itu dikembalikan ke pemilik yang sah. Namun, perlu ditimbangkan bahwa mayoritas siswa SDN 01 Nambangan Lor berasal dari lingkungan sekitar. Jika harus pindah ke sekolah lain, maka jarak tempuh dari rumah bakal lebih jauh. “Orang tua siswa tidak bisa berbuat apa-apa, hak pemerintah untuk menutup sekolah”, ujar guru SMP itu. Alasan penolakan Endang Supriyati lain lagi. Dia mengkhawatirkan keselamatan Riana Nur Agustin, anaknya yang masih kelas II, jika berangkat dan pulang sekolah di SD Negeri 01 Pangongangan. Sebab, sekolah yang baru itu berada di seputaran alun-alun dengan arus lalu lintas padat. “Saya khawatir kalau Riana melewati jalan raya”, tutur Endang. Nyaris sama dengan dalih Heri Susanto yang merasa keberatan harus antar-jemput anaknya setelah pindah dari SDN 01 Nambangan Lor. Lantaran jarak antara rumah dan sekolah yang cukup jauh, Heri tak tega melepas anaknya berangkat dan pulang sendiri. “Anak saya perempuan masih kelas IV”, ucapnya. Kepala Dinas Dikbudpora Kota Madiun Suyoto sebelumnya menjamin sudah memikirkan sejumlah solusi terbaik. Yakni, memutasi siswa yang naik kelas V dan VI ke SDN 02 Pangongangan. Sedang siswa yang naik ke kelas III dan IV diarahkan ke SDN 01 Pangongangan. Lokasi dua sekolah ini sama-sama di seputaran Alun-alun Kota Madiun. Pihkanya juga akan mendistribusikan guru, staf tata usaha (TU) dan penjaga sekolah. (SY)


Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014 REOG PONOROGO

PONOROGO

REPORTASE

7

KPP Pratama Ponorogo

Gelar Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh OP Bupati bersama Muspida menunjukkan bukti laporan SPT Tahunan

Ponorogo, SMN - Sebagai upaya untuk memberi teladan yang baik kepada masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakan dalam hal ini penyampaian SPT Tahunan maka Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo

mengadakan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh OP Senin (24/3). Acara dihadiri oleh bupati Ponorogo H. Amin, SH, Sekda Agus Pramono dan seluruh jajaran Muspida serta kepala SKPD di lingku-

ngan Pemkab Ponorogo. “Tujuan diadakan acara ini untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam hal penyampaian SPT Tahunan. Kami berharap bapak bupati bisa menjadi teladan dan pada akhirnya masyarakat Ponorogo

tergugah hatinya untuk segera menyampaikan SPT Tahunannya sebelum batas akhir yang ditentukan”, jelas Ir. Arista Priyo Adi, Msi kepala KPP Pratama Ponorogo. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sosialisasi pelaporan SPT Tahunan PPh orang pribadi dengan e-Filing yakni cara penyampaian SPT Tahunan secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet. Bupati Amin memberikan tanggapan positif diadakannya acara

tersebut. “Saya ucapkan terimakasih kepada pihak KPP Pratama Ponorogo yang telah mengadakan acara ini. Semoga masyarakat Ponorogo meniru apa yang telah dilakukan oleh para pemimpinnya untuk segera melaporkan SPT Tahunan sebelum terlambat. Terimakasih juga atas sosialisasi tentang e-filing sehingga kami yang pada mulanya masih bingung maka dengan adanya acara ini kami tahu cara menyampaikan SPT Tahunan dengan cepat, mudah dan tepat”, tutur bupati Amin.

Sementara itu kepala KPP Pratama Ponorogo Ir. Arista Priyo Adi mengatakan bahwa target penerimaan SPT Tahunan untuk 2014 adalah 72,5%. Di Ponorogo tercatat sejumlah 59.785 wajib pajak yang terdiri dari 55.795 wajib pajak pribadi dan 3.990 wajib pajak badan. Dan hampir separo dari wajib pajak telah menyampaikan SPT nya. “Saya menghimbau agar para wajib pajak segera menyampaikan SPT tahunanya lebih awal lebih baik untuk menghindari antrian dan

denda bila terlambat”, tutur Arista Dan apabila ada kesulitan dalam pengisian SPT Tahunan maka wajib pajak bisa datang langsung ke KPP Pratama Jl. Gajah Mada no.46 Ponorogo, disana para petugas AR siap membantu dengan sabar dan telaten. “Saya berharap agar para wajib pajak di Ponorogo ini bisa tertib. Baik tertib dalam pelaporan maupun tertib dalam pembayaran. Dengan taat membayar pajak berarti juga mendukung pembangunan di Ponorogo ini”, pungkas Arista. (any)

Study Banding Dinas Pertanian Kaltim Ke Ponorogo

Ilustrasi

Ratusan Warga Pacitan Belum Kantongi Akte Kelahiran Pacitan, SMN - Pemenuhan dokumen kependudukan, nampakanya belum sepenuhnya disadari masyarakat Pacitan. Ini terbukti, masih banyak warga masyarakat yang belum mengantongi dokumen kependudukan tersebut. Akte kelahiran misalnya. Tercatat masih ada sekitar 120.000 warga yang belum memiliki akte kelahiran.Data terkini dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menyebut, dari jumlah penduduk terdata 582.293 jiwa, baru 462.293 yang sudah mencatatkan kelahiranya. Atau baru terpenuhi 79,9 persen. Kabid Pencatatan Sipil Dinas Dukcapil Hartono, Jumat (21/3/ 14) mengatakan, jumlah itu kemungkinan masih bisa bertambah. Karena selain yang sudah terdata ada sebagian masyarakat yang belum masuk. Mereka kebanyakan berusia lanjut atau orang dewasa. Menurut Hartono, alasan keengganan mengurus akte kelahiran karena masyarakat merasa belum membutuhkan. Sementara, mereka kebanyakan tidak produktif lagi. Keinginan baru muncul jika ada kebutuhan mendadak. Semisal, untuk kepentingan membuat paspor, naik haji dan lain sebagainya. Kendati demikian, pihaknya akan terus berupaya menertibkan administrasi kependudukan. Mulai dari E-KTP, Kartu Keluarga, Akte kelahiran maupun akte kematian. Rutin, Dukcapil melakukan jemput bola ke desa-desa untuk menjaring warga yang belum melengkapi administrasi kependudukanya. Baik melalui Pelayanan pro aktif (PPA), Sidang langsung akte kelahiran desa (Silades) ataupun menyasar daerah terpencil melalui petugas registrasi bersepeda motor (Predator) secara gratis. Khusus untuk kelahiran baru Hartono yakin tidak ada masalah. Pihaknya telah bekerjasama dengan bidan desa ataupun dokter yang akan membantu dan melaporkan jika ada kelahiran baru. Justru Yang saat ini masih mengalami kendala adalah pelaporan dan pengurusan akte kematian. Seperti halnya akte kelahiran dokumen ini juga sama penting.Seperti, untuk pengurusan hak ahli waris, balik nama dokumen dan lain sebagainya. Sementara itu untuk pengurusan KTP sampai saat ini sudah mencapai 90,21 persen. Dari jumlah 453.434 sudah terealisasi 409.023. Begitu juga dengan kartu keluarga sudah mencapai 92,95 persen. Dari 205.251 sudah terealisasi 190.814. (yon)

Ponorogo, SMN- Sukses kabupaten Ponorogo merintis pertanian organik rupanya menarik perhatian daerah lain untuk mengadakan study banding. Kamis (27/3) dinas Pertanian kabupaten Ponorogo menerima rombongan study banding dari dinas Pertanian dan kelompok tani kabupaten Penajam Pasir Utara propinsi Kalimantan Timur. Study banding kali ini terkait dengan pembuatan pupuk organik di Gabungan Petani Pengelola Pupuk Organik Ponorogo (GAPPPURO) yang dipandegani Medy Susanto dan didukung oleh Ir. Soepriyanto, MMA kepala Kantor Ketahanan Pangan Ponorogo. Setelah acara sambutan selamat datang di aula dinas Pertanian maka rombongan menuju ke desa Mojo-

rejo Jetis untuk melihat proses pembuatan pupuk Organik di GAPPPURO. “Kami memang mencanangkan program “Go Organik” di Ponorogo dan membiasakan mengkonsumsi makanan dan minuman organik. Yang utama adalah untuk kesehatan kita dan yang tak kalah penting adalah untuk kelestarian lingkungan”, ungkap Ir. Soepriyanto, MMA kepala Kantor Ketahanan Pangan Ponorogo. Lebihlanjut dia mengatakan bahwa selalu mendukung kegiatan pertanian ataupun pembuatan pupuk organik. Setelah dari Mojorejo rombongan menuju ke kelurahan Bangunsari Ponorogo untuk melihat lahan kawasan organik “Asosiasi Pengembang dan Penyedia Tanaman Organik Kab. Ponorogo”.

Disini para peserta study banding dari Kalimantan Timur mengubin, konservasi hasil padi dan melihat budi daya tanaman pangan dan holtikultura organik dilanjutkan tanya jawab. “Kami benar-benar kagum dengan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh kabupaten Ponorogo dalam bidang pertanian organik. Ternyata bertani secara organik juga bisa sukses dengan hasil yang luarbiasa, harga yang pantas dan produk yang menyehatkan. Semoga kami dapat menerapkan ilmu yang kami dapat dari sini untuk mengembangkan pertanian organik di Kaltim, sehingga masyarakat di sana bisa makmur dan sejahtera”, tutur Drs. Joko Dwi Febrianto, MPd kepala Dinas Pertanian Kab. Penajam Kalimantan Timur.

Ir. Soepriyanto saat berikan sambutan

Agenda terakhir acara study banding adalah melihat outlet atau counter pemasaran produk dan sarana pertanian organik di Ponorogo Organik Center (POC) di Paju. “Saya berharap agar bapak-bapak dari Kalimantan Timur ini dapat

menerapkan ilmu yang didapat disini untuk mengembangkan pertanian organik. Sehingga mendapat hasil yang melimpah dan masyarakat pun bisa hidup makmur”, ujar Soepriyanto menyampaikan harapannya. (wid)

Selain Merah Putih, Bendera Partai Dilarang di Kibarkan

Suasana keakraban warga di Kampung Caleg di Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Tidak ada satupun gambar caleg di rumah-rumah warga

Pamekasan, SMN - Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, dikenal dengan kampung calon legislatif (caleg). Pasalnya, di dusun tersebut, ada lima orang yang mendaftarkan diri sebagai caleg dari partai yang berbedabeda pada pemilu mendatang. Namun, di dusun tersebut, tidak ada satu pun atribut kampanye, seperti bendera parpol atau gambar caleg yang terlihat, termasuk di rumah para caleg tersebut. Muhammad Ghozi Mujtaba, salah satu warga di dusun itu menga-

Badrud Tamam Maliji, salah satu caleg DPRD Jawa Timur di dusun tersebut, membenarkan bahwa tidak adanya atribut kampanye menjadi bagian kesepakatan antarcaleg di dusunnya. Semua caleg di situ memiliki satu filosofi politik yang sama, yaitu dalam politik tidak boleh mengorbankan saudara, tetangga, dan orang lain. Politik yang dibangun, lanjutnya, harus santun, saling sapa, dan tidak keras, serta selalu menjaga kebersamaan dan kesahajaan. “Saya memberikan contoh untuk tidak memasang atri-

but kampanye, caleg yang lain saya ajak dan alhamdulillah mereka sepakat dan mau,” kata pria yang akrab disapa Badrud itu. Di Dusun Sumber Anyar, para caleg yang berkompetisi masih memiliki ikatan keluarga. Di samping itu, di dusun tersebut berdiri beberapa lembaga pendidikan dan pondok pesantren. Menurut Badrud, persaudaraan dan komitmen menjaga pesantren dan pendidikan sangat diutamakan. “Kita tidak mau persaudaraan rusak, lembaga pendidikan dan pesantren rusak karena

politik. Sebab jika itu rusak semua, maka akan sulit untuk membangunnya,” tandasnya. Abdul Ghafur, warga lainnya, menjelaskan bahwa pada Pemilu 2009, bendera partai dan gambar caleg banyak bertebaran. Karenanya, sempat terjadi ketegangan antar tetangga dan famili. Oleh karena itu, pada pemilu kali ini kesepakatan tidak memasang atribut berbau politik diambil. “Atribut partai dilarang. Satu-satunya bendera yang boleh berkibar hanya bendera merah putih,” ungkapnya. (amr)

takan, atribut kampanye dan gambar caleg tidak terlihat di dusunnya karena sesama caleg sudah sepakat untuk tidak mengotori dusunnya dengan atribut kampanye. Kesepakatan itu dibangun agar para caleg bisa bersaing dengan sehat tanpa harus rebutan memasang gambar dan bendera. “Caleg dan masyarakat sendiri sudah tahu dan bisa mengukur manfaat adanya caleg sehingga warga tidak bisa ditipu dengan hanya memasang gambar dan bendera partai,” kata Muhammad Ghozi, Rabu (26/3/2014).

Bupati Mojokerto Kunjungi Desa Kemlagi Mojokerto, SMN - Tepat pukul 20.00 WIB pada hari Senin, 10 Maret 2014 Bupati Mojokerto H. Mustofa Kamal Pasha, SE atau lebih akrab disapa dengan MKP tiba di Balai Desa Kemlagi Kec.Kemlagi Kab.Mojokerto dalam rangka Sambang Desa. Kehadiran Bupati Mojokerto disambut dengan lantunan Salawat Badar oleh Ishari Ranting Desa Kemlagi. Disamping Bupati Mojokerto, hadir pula pada acara tersebut SKPD Kab. Mojokerto, Camat Kemlagi beserta jajaran tingkat Kecamatan Kemlagi, Kades dan Perangkat Desa Kemlagi, BPD/LPM/RT-RW/

Tokoh Masyarakat dan masyarakat Desa Kemlagi itu sendiri terutama para lansia dan anak-anak yatim piatu. Kegiatan Sambang Desa merupakan agenda Bupati Mojokerto untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakatnya. Acara tersebut diawali dengan sambutan Kepala Desa Kemlagi yang menyampaikan tentang profil Desa Kemlagi (sudah dikerjakan secara online) bahwa Desa Kemlagi dinilai oleh Kemendagri melalui profil desa termasuk desa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai desa industri/jasa. Sambutan dilanjutkan oleh

Bupati Mojokerto H. Mustofa Kamal Pasha, SE disampaikan bahwa program Kabupaten Mojokerto khususnya untuk wilayah utara sungai Brantas (eks Karesidenan Mojokasri) membutuhkan 10.000 ha lahan untuk kawasan industri, Desa Kemlagi termasuk pada program ini. Hal ini berarti untuk Desa Kemlagi sangat pas sekali sebagaimana hasil penilaian profil Desa Kemlagi oleh Kemendagri melalui profil desa secara online. Setelah sambutan Bupati, dilanjutkan dengan sesi dialog yang langsung dipandu oleh Bupati MKP sendiri dengan suasana dan nuansa

yang gayengsehingga masyarakat tidak canggung untuk berdialog dengan seorang bupati. Banyak sekali harapan dan permohonan kepada Bupati oleh masyarakat Desa Kemlagi, yang intinya kedepan diharapkan Desa Kemlagi menjadi desa yang sejahtera, makmur dan sentosa. Disamping berdialog dengan masyarakat, Bupati Mustofa Kamal Pasha, SE memberikan bantuan kepada para lansia dan anak yatim piatu. Secara formal acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Kasi Kesra Desa Kemlagi Ustd. Mulyadi. Pada acara itu pula diada-

kan makan bersama antara Bupati Mojokerto dengan masyarakat Desa Kemlagi berupa ikan laut. Ikan laut (yang merupakan bantuan dari bupati) dimasyarakatkan melalui kegiatan sambang desa ini dengan harapan agar masyarakat lebih menyukai ikan laut karena kandungan gizi dan protein yang tinggi serta tidak banyak timbulkan resiko kesehatan. Acara berikutnya lebih santai lagi, yakni mengajak kepada seluruh yang hadir untuk menyanyikan lagu “Kemesraan” dan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh unda-ngan maupun penyanyi elekton. Tepat pukul 22.00 WIB Bupati

Bupati Mojokerto beserta isteri berfoto bersama Kepala Desa Kemlagi

Mojokerto H. Mustofa Kamal Pasha, SE meninggalkan lokasi acara untuk beristirahat menuju rumah dinas Peringgitan Kabupaten Mojo-

kerto. Sementara acara terus berlangsung dan diakhiri dengan pegelaran wayang semalam suntuk. (Cak Gun)

Masjid Ashabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi Tempat Tirakat Favorit Caleg

Masjid Ashabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi

Tuban, SMN - Calon anggota legislatif (caleg), banyak berburu pulung di gua-gua yang terdapat di dalam Masjid Ashabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi. Masjid yang didirikan KH Subhan pada 2002 itu, berada di Jalan Gedongombo, Kecamatan

Semanding, Tuban. Persisnya, masjid itu berada di perut bumi, karena letaknya berada di bawah tanah. Menurut pengelola masjid, Syamsul Anam, para caleg dan bahkan tokoh nasional sering bermalam di ceruk-ceruk yang

banyak terdapat di masjid tersebut. Begitu banyaknya caleg yang datang, lelaki yang akrab dipanggil Gus Anam itu tidak mengenal satu persatu. “Ada tokoh nasional seperti Surya Paloh yang pernah menginap di sini. Kalau caleg

lokal-lokal, ada yang dari Nasdem dan Hanura. Mereka rata-rata dari Malang, Kediri dan daerah di Jatim. Selama ada izin dari keluarga, mereka boleh menginap,” ujar anak dari KH Subhan itu. Selama ini, untuk doa dan

ritual, para caleg dan tokoh nasional itu mendapatkan bimbingan langsung dari KH Subhan. Tentang materi ritual dan doanya, Subhan mengaku tidak tahu. Pasalnya, doa dan ritual yang disyarakatkan ayahnya berbeda untuk setiap orangnya. (sug/nus)


8

SEPUTAR DAERAH Gubernur Jatim Keluarkan Surat Edaran Penghentian Dana Jasmas DPRD

Bupati memediasisasi “ngudoroso” karyawan karyawati PDAM Delta Tirta Sidoarjo terkati pengangkatan Direksi PDAM

Pengangkatan Direksi PDAM Harus Sesuai Perda Sidoarjo, SMN - Jelang pergantian Direktur Utama PDAM Delta Tirta Juli mendatang, puluhan karyawan karyawati PDAM Delta Tirta Sidoarjo ‘ngudoroso’ di depan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Senin (24/ 3/2014). Para karyawan itu diterima Bupati di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. Kedatangan pegawai PDAM dipimpin oleh Heru Firdaus, Kacab PDAM Porong. Kedatangan mereka menyampaikan uneg-uneg terkait proses pemilihan Dirut. Mereka menginginkan proses pemilihan Dirut bisa dilakukan penunjukkan oleh Bupati Sidoarjo dengan langsung memilih orang dalam, atau pegawai PDAM yang mumpuni. “Kedatangan kami ingin supaya pemilihan Dirut bisa dilakukan dengan mempercayakan kepada orang dalam sendiri,” harap Heru. Menanggapi keluhan para karyawan PDAM Delta Tirta, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyatakan akan melakukan fit and propertest. Siapa yang layak dan dinilai bagus dalam ke depannya membawa BUMD Kab Sidoarjo, pastinya akan terpilih. “Siapa nanti yang lolos dan bagus dalam rencana membangun PDAM Delta Tirta, ya itulah yang pantas dipilih,” ucapnya. Namun Saiful Ilah juga mendorong dari internal PDAM yang mencalonkan, tidak dipermasalahkan, malah didukungnya. Lanjut Saiful Ilah, peluang terbuka bagi siapapun. “Syukur kalau yang jadi Dirut nanti, orang dalam sendiri. Makanya orang dalam, harus lebih pintar dari orang luar, agar lolos uji kelayakan dan terpilih sebagai Dirut PDAM Delta Tirta,” jelasnya dengan menyebut mekanisme pemilihan Dirut PDAM nanti sudah dipersiapkan dan diatur dalam aturan yang ada. Sementara itu Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Tarkit Erdianto menurutnya, jika proses pergantian jabatan Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo sesuai dengan mekanisme yang ada, semestinya suhu panas di internal PDAM tidak perlu terjadi. Apalagi aturan yang tertera pada Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang PDAM Pemkab Sidoarjo, sudah gamblang dituliskan tentang masa jabatan direksi PDAM yang ada. “Jika mengacu pada Perda ini, maka tidak perlu ada keributan soal pergantian direksi PDAM. Karena memang sudah jelas aturannya,” ujar Tarkit. Pada Perda nomor 15 tahun 2011 pasal 27 ayat 3 jelas dituliskan, bahwa masa jabatan direksi hanya empat tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan. “Pasal ini jika diartikan macammacam ya bisa panjang. Namun yang jelas perpanjangan masa jabatan direksi hanya diperbolehkan satu kali saja,” tegas Tarkit. Sedangkan sesuai perda tersebut, calon direksi yang telah lulus uji kelayakan nanti, juga diwajibkan memberikan paparan visi-misi di depan anggota DPRD Sidoarjo. “Sesuai perda itu, DPRD Sidoarjo memang bukan sebagai penentu dalam pengangkatan jabatan direksi PDAM,” tandas politisi yang kembali maju pada Pemilu 2014 ini. (Met)

Aksi Guru Lamongan Bentuk PRA

Surabaya, SMN - Guna menindaklanjuti adanya surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menindaklanuti surat dari KPK kepada pemerintah pusat. Gubernur Jawa Timur mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penghentian sementara pencairan dana jalin aspirasi masyarakat (jasmas) bagi anggota DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/ kota di Jatim hingga pelaksanaan pemilu presiden 9 Juli 2014 berakhir. “Perintah itu langsung saya tidak lanjuti. Bahkan hari ini sudah saya tanda tangani surat edaran gubernur tentang penghentian sementara pencairan jasmas bagi anggota dewan. SE itu juga saya tembuskan kepada bupati dan walikota di Jatim, “ ujar Soekarwo di Surabaya, Jumat (28/3). Dikatakan Pakde Karwo langkah penghentian sementara pencairan Jasman bagi anggota legislatif itu dinilai sangat bagus untuk memberikan adanya kepastian dan

Gubernur Jatim

keadilan serta perilaku menyimpang dalam menyongsong Pileg dan Pilpres 2014. “Penundaan pencairan Jasman itu akan kita hentikan sampai Pilpres selesai. Ini juga baik untuk fungsi keadilan dan fungsi hazard,” tegasnya. Karena menyangkut nilai, maka Pakde Karwo berharap jangan sampai menggunakan alasan besaran alokasi anggaran untuk program Jasmas. Sayangnya ketika ditanya berapa besaran dana Jasmas untuk DPRD Jatim, ia mengaku tidak hafal. “Saya tidak hafal berapa nilainya. Kalau sudah menyangkut

nilai itu jangan menyebut besar kecilnya angka, “ ujarnya. Kendati demikian, pihaknya tidak setuju jika program Jasmas dilarang untuk selamanya. Alasannya, kata Pakde Karwo masyarakat di lapasan bawah itu sulit disentuh dan bisa merasakan kue pembangunan tanpa adanya charity dari pemerintah. “Jasmas itu bagian dari charity pemerintah untuk membantu masyarakat yang ada di lapisan bawah. Jadi saya tidak setuju jika Jasmas dihilangkan untuk selamannya,” ujarnya. Sementara itu menurut sumber di DPRD Jatim, besaran dana Jasmas untuk anggota DPRD Jatim berkisar antara Rp 2 miliar hingga Rp 4 miliar. Dimana dana tersebut untuk membantu masyarakat yang ada di lapisan bawah. “Saya sangat mendukung jika Gubernur Jatim menerbitkan SE larangan pencairan dana jasmas hingga akhir Pilpres,” ujar Anggota DPRD Jatim, Achmad Iskandar. (syam)

Musrembang Kabupaten Tahun 2014

Menuju Kabupaten Sampang yang Bermartabat

Acara saat akan menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sampang, SMN - Selasa, 25 meret 2014 bertempat di Pendopo Kebupaten Sampang , Bupati A. Fannan Hasib membuka acara Musrembang Kabupaten Sampang 2014, acara di hadiri oleh Wakil Bupati Sampang H. Fadilah Budiono, para anggota DPR Kabupaten Sampang, Forpimda, Perwakilan Bapedda Propensi Jawa Timur, Perwakilan Bakorwil IV Pamekasan, Perwakilan BPWS, para Pejabat Dinas/ Instansi Daerah Kabupaten Sampan, Tokoh Masyarakat, Tokoh

Agama, dan seluruh Stakeholder pembangunan di Kabupaten Sampang. Musrembang Tahun 2014 ini dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2015 yang merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sampang 2013-2018, hal ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja SKPD dan target capaian Visi dan Misi Kabupaten Sampang. Pembahasan permasalahan

pembangunan yang utama tahun 2014 adalah msih tingginya angka kemiskinan, masih rendahnya angka indeks pembangunan manusia, meningkatnya angka pengangguran, melambatnya pertumbuhan ekonomi, masih terbatasnya aksesibilitas dan kualitas infrastuktur (pendidikan dan kesehatan), tingginya intensitas bencana banjir. Berdasarkan permasalahan pokok tersebut maka di tetapkan tema pembangunann Kabupaten Sampang 2015 dengan tema “Peningkatan Kualitas dan Aksesbilitas Pelayanan dasar Serta Penanggulangan Bencana Manuju Kabupaten Sampang Yang Bermartabat”. Dalam wawancaranya Bupati A. Fannan Hasib enam kriteteria tingginya angka kemiskinan, masih rendahnya angka indeks pembangunan manusia, meningkatnyua angka pengangguran, melambatnya pertumbuhan ekonomi, masih terbatasnya aksesibilitas dan kualitas infrastuktur (pendidikan dan kesehatan), tingginya intensitas bencana banjir harus segara di tuntaskan dan menjadi prioritas utama bagi pemerintah Kabupaten Sampang, tegasnya”. (why)

Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Panwaslu Proses Pelanggaran Kampanye Anang Hermansyah Jember, SMN - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, memproses empat pelanggaran kampanye terbuka yang dilakukan sejumlah calon legislator selama kampanye, salah satunya dilakukan Anang Hermansyah, artis yang maju sebagai caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN). “Ada empat pelanggaran yang sudah kami proses dan rekomendaAnang Hermansyah sinya segera dikirim ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember,” kata Ketua Panwaslu Jember Dima Akhyar, Minggu. Anang, lanjutnya, diduga melakukan pelanggaran kampanye di tempat pendidikan yang dilakukan oleh. Tiga pelanggaran lainnya adalah dugaan pelanggaran pemberian beras untuk masyarakat miskin yang dilakukan oleh calon legislator DPRD Jember H.M Parjo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dugaan pelanggaran pengambilan atau perusakan alat peraga kampanye milik calon legislator DPRD Jember M. Hafidi dari PKB, dan dugaan pelanggaran kampanye yang menyertakan kepala desa yang dilakukan oleh calon legislator DPRD Jember Thoif Zamroni dan calon legislator DPR Hendro Tri Subiantoro dari Partai Gerindra. “Panwaslu sudah memberikan sanksi administrasi kepada calon legislator yang melakukan kampanye di tempat pendidikan dan pelibatan kepala desa dalam kampanye, sedangkan dua pelanggaran lainnya dinilai masih belum cukup bukti untuk ditindaklanjuti sebagai pidana pemilu,” paparnya. Selain itu, kata dia, pihaknya masih menemukan keterlibatan anakanak dalam kampanye terbuka yang dilakukan partai politik di Kabupaten Jember. “Hampir setiap kegiatan kampanye terbuka masih ditemukan anak-anak di bawah umur yang ikut orang tuanya berkampanye, atau datang sendiri karena ingin melihat hiburan yang disediakan parpol. Padahal sesuai aturan, hal tersebut kategori pelanggaran kampanye,” katanya. Ia menjelaskan pihaknya sudah melakukan klarifikasi terkait dengan pelibatan anak-anak dalam kampanye dan semua parpol menyatakan tidak melakukan mobilisasi anak-anak dalam kampanye karena anak-anak datang sendiri ke lokasi kampanye. Selama periode 24 Februari - 17 Maret 2014, Panwaslu Jember mencatat jumlah pelanggaran yang terjadi di kabupaten setempat sebanyak 1.554 kasus yang didominasi oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Kategori pelanggaran terbanyak adalah pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye sebanyak 1.498 kasus, kemudian pelanggaran pertemuan terbatas yang dilakukan calon legislator tanpa pemberitahuan kepada Panwaslu sebanyak 47 kasus, dan tercatat pelanggaran lain-lain sebanyak sembilan kasus. (ram)

Panwaslu Kurang Greget Tanggapi Alat Peraga di Zona Terlarang

Disperindag Kab. Pasuruan

Dongkrak PAD, Pasar Wonorejo Direhab

Ahmad Dzawil Huda didampingi Kasat Intelkam AKP Agus Bandiyono menunjukkan sebagian barang bukti bener yang dipasang di lingkungan rumahnya, Jumat (28/03/2014)

Lamongan - Tahu anak buahnya ditangkap polisi, Mufarrihin, Kepala SMP Negeri 1 Paciran Jumat (28/03/2014) langsung mendatangi polres. Maksud kedatangannya, untuk mencari tahu persoalan yang dihadapi Ahmad Dzawil Huda karena ulahnya membentuk Partai Rahmatan Lil’Aalamiin (PRA), hingga ditangkap polisi Jumat (28/ 03/2014) dini hari tadi. “Itu anak buah saya yang mengajar seni rupa,” kata Mufarrihin di pintu masuk gerbang polres, Jumat siang. Ia mengatakan, Ahmad Dzawil tidak memiliki catatan buruk di sekolah. Karenanya, dewan guru kaget setelah mengetahui Ahmad ditangkap polisi. “Makanya saya langsung ke sini (polres) untuk ketemu Pak Ahmad Dzawil,” ungkapnya. Mufarrihin, langsung menuju ruang bagian Intel, tempat sang pendiri PRA masih dimintai keterangan. Mufarrihin, juga menjamin kalau ulah anak buahnya ini bukanlah sebuah jaringan yang mempunyai tujuan tertentu yang bisa mengganggu keamanan. Sejauh ini, Ahmad Dzawil juga tidak pernah menunjukkan aktifitas yang melawan pemerintahan. Saat Mufarrihin melangkahkan kakinya hendak menuju ruang Intel, tanpa sengaja melihat Kapolres Ajun Komisaris Besar Solehan yang muncul keluar dari Masjid Al- Busro usai kegiatan Istighozah rutin Jumat pagi. Kesempatan ini dimanfaatkan Mufarrihin untuk memberitahu jika Ahmad Dzawil adalah staf guru di SMP Negeri yang dipimpinnya. “Tolong pak barangkali bisa dibantu,” pinta Mufarrihin kepada kapolres. Solehan tak banyak memberikan jawaban, dan hanya meminta Mufarrihin menunggu hasil proses penyidikan dan penyelidikan. “Ini masih diperiksa,” ungkap Solehan, sembari meninggalkan Mufarrihin berjalan menuju ruangannya. Solehan menyatakan, bahwa tindakan guru itu berpengaruh dengan keamanan wilayah. “Anggota Intel masih memeriksa pak guru itu untuk mengetahui sejauh mana motifnya. Dia bisa dijerat pasal 275 KUHP,” kata Solehan. (nus/sus)

Pasuruan, SMN - Untuk mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pasar daerah, Disperindag(Dinas Perindusatrian Dan Perdagangan) kabupaten Pasuruan pada tahun anggaran 2014 ini merehab beberapa pasar daerah tradisional ke arah pasar modern untuk menarik pengunjung. Salah satunya pasar unit Wonorejo, rehabilitasi itu rencananya akan menelan biaya setengah milyar lebih. Senin, (25/3), telah dilakukan pengundian nomor penempatan pedagang yang berada di 7 yang akan direnofasi. Pengundian tersebut disaksikan langsung oleh sekretaris Disperindag, Drs. Ec. Sundoro, Ka UPT Purwosari, Siti Munawaroh, Sugeng Tawanto Ka unit pasar setempat serta muspika kecamatan wonorejo dan yang pasti para pedagang. Dijelaskan Siti Munawaroh, selaku kepala UPT Purwosari bahwa, dari 103 itu tidak semuanya digunakan untuk berjualan, ada yang digunakan sebagai gudang, toko emas dan ada yang hanya sekedar punya belum sempat ditempati dan akan di pakai lagi. “Dari 103, yang hadir tadi sementara 80 yang lainnya menyusul, sehingga yang tidak hadir mengikuti saja sesuai kesepakatan”. kata kepala UPT Siti Munawaroh yang dibenarkan Sugeng Tawanto seusai pengundian di kantor pasar unit Wonorejo. Sementara itu melalui sekretaris Disperindag Drs. EC. Sundoro, Kepala Disperindag kabupaten Pasuruan, Agung Mariyono mengatakan bahwa para pedagang

Ilustrasi

Bangunan pasar Wonorejo yang akan direnovasi

Drs. Ec. Sundoro Sekretaris Disperindag

ini akan menempati atau pindah ditempat sementara yang sudah disediakan mulai tanggal 5 april mendatang. Dalam sosialisasi serta pengundian ini pedagang sepakat membuat surat pernyataan yang di

buat serta ditulis para pedagang sendiri. Artinya, lanjut Abah, sapaan Drs. EC. Sundoro, sekembalinya ke tempat baru, para pedagang menempati tempat sesuai pernyataan yang mereka buat. “Pernyataan itu isinya terkait ukuran yang akan ditempati kelak jika renovasinya sudah selesai dan diserahkan kepada pedagang. Jadi bukan pernyataan yang bagaimana, hanya terkait ukuran tempat yang dibuat dan disetujui oleh pedagang itu sendiri”, jelas Abah yang meyakini bahwa dengan cara itu sangat efektif untuk menghindari “gesekan” antar pedagang. Selain untuk meningkatkan PAD dari sektor pasar daerah, tujuan utama untuk penataan pedagang yang lebih baik, rapi serta menjaga

Lumajang, SMN - Sejumlah alat peraga kampanye partai politik (Parpol) dan calon legislatif (Caleg) masih banyak yang melanggar dalam tempat pemasangan seperti dekat lembaga pendidikan, kantor pemerintahan, tempat ibadah dan kawasan yang diatur Perda Lumajang. Panwaslu Lumajang masih gamang untuk menertibkan dan mengaku dalam pendataan jumlah alat peragaan yang melanggar. “Kita akan tertibkan, tapi kita data dulu,” kata Anggota Panwaslu, Hisbullah Huda pada wartawan di kantornya. Menurut dia, pihaknya mendata lokasi mana saja yang dilarang oleh parpol bersama calegnya dalam memasang alat peraga kampanyenya. Sehingga, ketika di rekomendasikan ke Satpol langsung ditertibkan. “Dalam minggu-minggu ini, pasti ditertibkan,” ungkapnya. Pemandangan alat peraga yang melanggar aturan sudah banyak dan dikeluhakan masyarakat. Pasalnya, alat peraga di pasang dengan dipaku di pohon, diikat di tiang telepon dan listrik. “Parpol melanggara, Panwaslu kok diem. Ditegur dong,” ujar Mahmud, warga Kelurahan Tompokersan. “Pemandangan tak bagus kalo banner caleg di pasang di depan sekolah dan masjid. Harus ditertibkan,” ungkap Sukarni, warga Kelurahan Sastrodikoro. (edy) kebersihan. Selain pasar unit wonorejo, masih kata Abah tahun berikutnya direncanakan pasar Pasrepan serta pasar Nguling yang akan direhab. Rehabilitasi serta penataan pasar daerah ini merupakan salah satu

bukti kepedulian Dinas pimpinan Agung Mariyono terhadap upaya untuk mendongkrak PAD di setiap tahunnya selain kepedulian terhadap para pedagang yang ada di 15 unit pasar daerah milik pemerintah kabupaten Pasuruan. (Wan)


LINTAS NUSANTARA 9 Pemantauan Pj Bupati Gunung Mas di Teluk Nyatu Walikota Lubuklinggau Raih Dua Kategori Suara Media Nasional

Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Pj Bupati Gunung Mas saat memantau persiapan Pileg tahun 2014

Gunung Mas, SMN - Rabu,26/ 03 Pejabat Bupati Kabupaten Gunung Mas, Propinsi Kalimantan Tengah Hardi Rampai melakukan

kunjunghan kerja terkait pemantauan persiapan pelaksanaan pemilihan Legislatif Tahun 2014. Kali ini kunjungan PJ Bupati Ke

Desa Teluk Nyatu Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas Propinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan PJ Bupati ini dipasilitasi oleh Camat Kurun beserta Unsur Muspika dan Aparat Desa Teluk Nyatu. PJ Bupati Hardi Rampai disambut baik oleh para tamu undangan, acara tersebut berlangsung aman damai dan terkendali dari awal hingga ahir acara. Dalam sambutannya Pj Bupati Kabupaten gunung Mas menghimbau kepada para tamu undangan dan warga masyarakat , supaya bisa meluangkan waktunya untuk datang ke TPSnya masing-masing pada waktu nya nanti, yaitu pada tanggal 09 April 2014. Selanjutnya Hardi Rampai menghimbau kepada PNS, Kepala Desa dan PPS supaya bisa bertindak netral , tidak berpihak kepada salah satu calon Beliau jga

Kepala Daerah Terbaik se-Indonesia

menambahkan PNS diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Aparatur sipil Negara Camat, Lurah dan Kepala Desa agar lebih, bekerja dengan baik dalam melaksanakan tugasnya. Selanjutnya Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gunung Mas Pak Jaja menegaskan,” supaya masyarakat jangan takut bila ada penyimpangan dalam pelaksanaan pemilihan Legislatif ini, kami siap membantu masyarakat dalam menegakan keadilan. Perwira Penghubung, “Kami siap membantu, terkait pelaksanaan pilihan legislative ini, Bersama-sama dengan unsure terkait . TNI bersama Polri bertindak Netral, tidak ikut memilih. Kami TNI siap membantu dan mendukung pelaksanaan Pemilihan Legislatif ini”. (untng)

Lubuklinggau, SMN - Walikota Lubuklinggau, H.S.N. Prana Putra Sohe kembali meraih penghargaan, kali ini dua kategori disabet sekaligus, yang lebih membanggakan lagi adalah Walikota Lubuklinggau hanya satu-satunya yang meraih dua penghargaan sekaligus yaitu di Bidang kesehatan dan Good Governance. Penghargaan ini bukan tanpa alasan karena program-program kota Lubuklinggau selama hampir satu tahun kepemimpinannya benar-benar nyata dan inovatif. Sedangkan dibidang Good Governance, Walikota Lubuklinggau mampu memberikan kemajuan secara signifikan di Kota Lubuklinggau pada seluruh sektor dan bidang. Kepada masyarakat Kota Lubuklinggau H.S.N. Prana Putra Sohe mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mensukseskan program-program Pemerintah Kota Lubuklinggau demi mempercepat kemajuan kota Lubuklinggau. BISA. (abu)

Warga Berbondong-bondong Keluar Bali Guna Hindari Nyepi

Kantor Desa Pilang Munduk Tak Bisa Digunakan Gunung Mas, SMN - Kantor Desa merupakan salah satu kebutuhan utama bagi Pemerintahan Desa, namun sangat disayangkan seperti yang dialami oleh Warga Desa Pilang Munduk Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas, Propinsi Kalimantan Tengah Sampai saat ini Kantor Desa mereka masih tidak layak untuk dipergunakan. Hal ini dibenarkan oleh Bobby Irawan ,ST. Kepala Desa Pilang Munduk yang dikonfirmasi oleh SMN di rumahnya. Kamboi Ketua FKPM desa Pilang Munduk Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas, Menuturkan Kepada SMN, “Tahun 2011 yang lalu, Bupati Kabupaten Gunung Mas Hambit Bintih Telah menindak lanjut surat permintaan Masyarakat Desa Pilang Munduk Karena Mosi tidak percaya masyarakat, untuk memberhentikan kepala Desa Pilang Munduk Herlis. S

Gaman ‘Dengan Alasan tidak selesainya Gangunan Fisik Kantor Desa Pilang Munduk. Setelah itu Camat Kecamatan Kurun waktu itu Suprapto Sungan, SH dating ke Desa Kami Pilang Munduk, untuk menyelesaikan permasalahan antara warga Desa dan BPD desa Pilang Munduk. Dalam kunjungan Suprapto sungan, SH. Kades Pilang Munduk waktu itu Herlis.S Gaman berjanji akan menyelesaikan bangunan kantor Desa itu dalam Waktu 2 (dua) bulan, tapi apa yang terjadi sampai masa jabatan Kepala Desa berahir Kantor Desa Kami tidak selesai, Bahkan tidaak ada dikerjakan, sampai sekarang pembangunannya Cuma sekitar 70% saja. Ada apa dengan ini? Jangan-jangan ada keterlibatan Mantan Camat Kurun dengan Bangunan ini. Kata Ketua FKPM itu kepada SMN.

Denpasar, SMN - Banyak warga di Bali saat ini keluar dari Bali. Mereka ingin keluar dari Bali untuk menghindari Nyepi. Umumnya, yang ingin menghindari Nyepi adalah warga nonHindu yang selama ini tinggal di Bali dan mereka ingin keluar dari Bali. “Kita hanya mengungsi sebentar karena tidak kuat dengan Nyepi di Bali. Lampu tidak ada, siaran televisi dan radio juga tidak ada, ruang gerak dibatasi,” ujar Hari Haryanto di Denpasar, Sabtu (29/3). Hari bersama teman-temannya sedang mempersiapkan diri untuk berangkat secara rombongan ke arah Jawa Timur sekedar untuk menghindari Nyepi. Gelombang pengungsian juga terjadi via Bandara Internasional Ngurah Rai. Banyak warga Bali yang ingin keluar dari Bali sekedar menghindari Nyepi. Menurut Komang Tripani, penjualan tiket dalam 2 hari terakhir naik hingga 65%. “Dibanding dengan Nyepi tahun sebelumnya, gelombang pengungsian kali ini jauh lebih besar karena tahun lalu kenaikan hanya mencapai 40%,” ujar Manajer Operasional Agen Tiket dan Perjalanan Wisata Bintang Jaya Denpasar ini. Menurutnya, kebanyakan para penumpang bepergian ke beberapa kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Jogyakarta, dan Jakarta. Namun tidak sedikit pula yang bepergian ke arah timur seperti di Lombok dan Labuanbajo, NTT. “Penjualan tiket Garuda ke Labuanbajo full hingga tanggal 4 April,” Kristina Ndea, penjualan tiket di agen Garuda di

Bobby Irawan ,ST. Kepala Desa Pilang Munduk

Ditempat yang sama Mantan Ketua BPD Desa Pilang Munduk Ubak S Tumun menjelaskan bahwa pembangunan fisik Kantor Desa Pilang Munduk, dananya bersumber dari ADD Desa Pilang Munduk. ADD kami waktu itu Rp 90an Juta,

untuk pembangunan Kantor Desa Dianggarkan 30% tiap tahun dari tahun 2009 sampai 2011, jadi jumlah dana bangunan Kantor Desa itu sekitar Rp 97 juta. Pelaksanaannya dilakukan langsung oleh Kepala Desa waktu itu. (untng)

Ratusan Santri Kediri Rame-rame Daftar Jadi Pemilih Jelang Pemilu 2014

Kantor KPUD yang penuh dengan santri yang mendaftar jadi pemilih

Warga Palangkaraya Temukan Dugaan Serpihan MH370 Palangkaraya, SMN - Sebuah benda dengan panjang 3,93 meter dan memiliki lingkaran sekitar 1,62 meter, ditemukan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa 25 Maret. Temuan benda yang mirip serpihan pesawat ini, dikaitkan dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines Boeing 777-200ER dan sontak membuat warga sekitar gempar. Informasi yang dihimpun, benda itu ditemukan sekitar 500 meter dari Jalan Tingang, tepatnya di Jalan Kakap oleh Wawan, Irwanto, Dawes, Toni, Lukenli, Bu Santi (pegawai BPN). Enam orang tersebut sempat menghentikan aktivitas yang sedang mengukur lahan, karena melihat ada benda berwarna merah. Tanpa berpikir lama, benda itu langsung diserahkan ke aparat Polres Palangkaraya dan Polda Kalteng untuk mengidentifikasinya.

Ilustrasi Malaysia Airlines

“Sekitar pukul 12.00 WIB hari Sabtu (22/3), kita sedang melakukan pengukuran lahan, kita kaget saat melihat ada benda warna merah seperti serpihan pesawat, kita ambil dan bawa pulang,” kata Wawan, salah seorang warga yang juga menemukan benda tersebut. Kapolres Palangkaraya, AKBP Hendra Rochmawan belum bisa memastikan apakah benda tersebut

merupakan bagian pesawat MH370, milik Malaysia Airlines yang menghilang. Kata dia, pihaknya masih akan melakukan identifikasi terlebih dulu. “Kita akan bawa serpihan ini ke Polres dan kita juga akan menghubungi pihak maskapai penerbangan di Kalteng, untuk meminta keterangan terkait serpihan tersebut,” ucapnya. (mandau)

Kediri, SMN - Sedikitnya 200 santri dari pondok pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri Jawa Timur mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat. Mereka datang untuk meminta Formulir A5, agar bisa menjadi pemilih khusus dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April mendatang. Koordinator santri Muhammad Ahlis mengatakan, para santri pindah pilih di Kota Kediri karena tidak bisa pulang untuk mencoblos. Pihak pondok tidak memberikan libur saat pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Kurang lebih ada 200 santri yang hendak pindah pilih. Tetapi yang sudah terdaftar sekitar setengahnya. Yang lainnya belum, karena informasi yang diterima mepet dan waktu pendaftaran juga dibatasi,” kata M. Ahlis, Minggu (30/3/2014). Ratusan santri tersebut berasal dari luar daerah seperti, Cirebon,

Kebumen, Brebes dan sejumlah daerah lain. Para santri mendapatkan blangko Formulir A5 dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Tanda Keluarga (KTK) Ponpes. Sementara tata cara pengisian dibantu oleh staf KPUD. Namun, karena persyaratan belum lengkap, banyak santri yang ditolak. Mereka terpaksa kembali ke pondok untuk melengkapi persyaratan. Sejumlah santri

Penumpang di pelabuhan Gilimanuk

Denpasar. Gelombang eksodus juga sudah mulai tampak di Pelabuhan Gilimanuk Jembrana Bali. Menurut Manajer Operasional PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk Wahyudi Susianto, sebagaimana pengalaman tahun-tahun sebelumnya, gelombang eksodus baru kelihatan sehari menjelang Nyepi. “Sekalipun tidak meningkat seperti saat arus mudik lebaran, namun sehari menjelang Nyepi biasanya meningkat hingga 30%. Kebanyakan mereka menuju Banyuwangi atau beberapa kota besar di Jawa Timur,” ujarnya. Demikian juga, penggunaan jasa transportasi laut yang melalui pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, terpantau mengalami peningkatan dari hari biasanya. Sekalipun terjadi peningkatan penumpang menjelang Nyepi, namun ASDP Gilimanuk tidak akan menambah armada karena dinilai masih cukup untuk melayani peningkatan penumpang saat Nyepi.

mengaku, khawatir tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pileg 2014. Tetapi, pihak ponpes sendiri memfasilitasi bagi mereka yang belum memilik KTK ponpes, untuk segera mengurus. Terpisah, anggota Komisioner KPUD Kota Kediri Samanhudi mengatakan, KPUD hanya dapat mengeluarkan formulir a5 kepada calon pemilih yang sudah terdaftar di Desh KPU RI dan memenuhi syarat ketentuan. “Jika disini

Susianto meyakini, peningkatan penumpang akan terjadi sejak sore ini Sabtu (29/3) hingga Minggu malam (30/3). “Mulai sore nanti, ribuan pemudik baik roda dua maupun roda empat memadati areal Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali,” ujarnya. Pihaknya akan mengatur agar tidak terjadi antrean karena tahun sebelumnya, antrian mencapai 500 meter. Untuk melayani ribuan pemudik, ASDP Gilimanuk sudah menyiapkan sebanyak 28 armada kapal untuk menyeberangkan pemudik ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Berdasarkan data ASDP Pelabuhan Gilimanuk tahun lalu, sedikitnya 7.748 unit sepeda motor dan kendaraaan roda empat mencapai 4.469 unit. Tahun ini diprediksi meningkat 2 kali lipat seiring dengan meningkatnya ekonomi rakyat. Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pemudik, Wahyudi mengaku pihaknya sudah mengoperasikan tambahan lima tiket khusus. (wir)

sudah terdaftar, maka para pemilih khusus tersebut akan dicoret dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU asal,” kata Samanhudi. Masih kata Samanhudi, formulir A5 hanya diperuntukkan bagi calon pemilih dari golongan profesi seperti, mahasiswa, pelajar, karyawan dan santri. KPUD memberikan batasan waktu pendaftaran terakhir pada h-10 dan penye-ahan terakhir pada h-3 pencoblosan. (gus)

Bupati Syahri Buka Sosialisasi BPJS Tulungagung, RF - Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, Selasa, 25 Maret 2014 membuka Sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung. Dalam pembukaan ini antara lain dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. Maryoto Birowo MM, Sekda Ir. Indra Fauzi dan Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri Basrial serta Kepala SKPD, Camat, Kepala Puskesmas beserta staf dan Lurah/Kades seKabupaten Tulungagung. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE dalam sambutanya menjelaskan, dalam mendukung program ini Pemkab Tulungagung telah menyiapkan baik sumber daya manusia, sarana prasarana dan obat-obatan di pelayanan kesehatan primer yaitu 31 Puskesmas beserta jaringannya, dokter keluarga dan klinik. Sebanyak 6 rumah sakit baik pemerintah dan swasta telah bekerjasama dengn

Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri Basrial menerangkan

BPJS untuk memberikan pelayanan rujukan (fasilitas pelayanan kesehatan sekunder). Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kediri, Basrial mengatakan perihal pentingnya 3 azas BPJS. Yakni 1). Kemanusiaan, 2).Manfaat, 3).Jiwa Sosial. Selain itu menjelaskan, penduduk Kabupaten Tulungagung yang sudah memperoleh Jaminan Kesehatan sebanyak 36 persen terdiri dari

Penerima Bantuan Iur (PBI) 28,4 persen, Askes Sosial 7,6 persen. Mengingat belum semua penduduk di Kabupaten Tulungagung mengikuti jaminan kesehatan, untuk itu perlu peran aktif hadirin untuk menyebarluaskan informasi ini dan mendorong warganya untuk menjadi peserta JKN BPJS mandiri. Ditambahkan oleh Bupati Tulungagung, BPJS yang dikem-

bangkan di Indonesia merupakan bagian dari Badan Sosial Nasional yang diselenggarakan melalui mekanisme Asuransi Kesehatan Sosial yang bersifat wajib. Tujuannya agar semua penduduk Indonesia terlindungi dalam sistem asuransi sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran. (rif)


OLAHRAGA

10

Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Skuat Garuda Menyerah di Tangan Kuba Bola, SMN - Usai mengalahkan Andorra, kini Timnas Indonesia harus menyerah di tangan Kuba dengan skor 0-1 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Luis Suner Pico Alzira, Valencia, Sabtu (29/3). Gol tunggal Kuba didapat melalui bunuh diri M. Roby di menit 30. Indonesia memulai jalannya laga dengan melakukan serangan yang cukup intensif. Peluang pertama anak asuh Alfred Riedl di laga ini dimiliki oleh Raphael Maitimo. Sayang sepakan first time yang ia lepaskan masih membentur tiang gawang Kuba.

Indonesia kembali memiliki peluang emas di menit 20 kala crossing manis Muhammad Ridwan berhasil disundul dengan apik oleh Achmad Jufriyanto. Namun sayang masih diselamatkan tiang gawang. Bola rebound gagal dimanfaatkan oleh Ferdinand Sinaga. Sayangnya justru Kuba yang berhasil unggul terlebih dahulu usai M. Roby melakukan gol bunuh diri di menit 30. Bola muntah tidak sengaja terkena badan penggawa Putra Samarinda itu dan kemudian meluncur ke gawang sendiri. Memasuki paruh kedua, coach

Riedl melakukan pergantian dengan memasukkan dua pemain sekaligus, yakni Firman Utina dan Ricardo Salampessy. I Made Wirawan melakukan beberapa penyelamatan gemilang di awal babak kedua, termasuk saat menghalau tendangan keras pemain Kuba dari luar kotak penalti. Meski terus menerus menekan pertahanan Kuba dan memasukkan pemain bertipe menyerang seperti Tantan dan Zulham Zamrun, namun sayang skuat Garuda masih gagal menyamakan kedudukan. Hingga laga usai, skor 1-0 untuk Kuba tetap

bertahan. Susunan pemain Indonesia: I Made Wirawan, Zulkifli Syukur, Fachrudin Wahyudi, Raphael Maitimo, Achmad Jufrianto, M. Roby, Ferdinand Alfred Sinaga, Manahati Lestusen, Talaohu Musafri, M. Ridwan, Diego Michiels Susunan pemain Kuba: Delvis Lumpuy, Andy Vaquero, Yasmany Lopez, Maikel Reyes, Alberto Gomez, Ariel Martinez, Yordan Santa, Jorge Luis, Adrian Arturo, Daniel Luis, Jesus Rodriguez. (pri/bola)

Kado Manis Milan Untuk Laga ke 300 Kaka Bola, SMN - AC Milan berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas tamunya Chievo dalam laga yang berlangsung di San Siro (30/ 03). Kaka mencetak dua gol kemenangan Il Diavolo Rosso, sementara satu gol tambahan disumbangkan oleh Mario Balotelli. Milan tancap gas dan langsung unggul di menit keempat. Memanfaatkan sodoran Adil Rami, tendangan Mario Balotelli dari jarak dekat gagal dibendung oleh kiper Michael Agazzi. Dua menit berselang, Agazzi dipaksa bersusah payah menahan tendangan keras Adel Taarabt dari luar kotak penalti. Peluang pertama Chievo hadir di menit ke 15 ketika Simone Bentoviglio melepaskan dua tendangan ke arah gawang, namun semuanya gagal menemui sasaran. Di menit ke-27, Rossoneri mampu menggandakan keunggulan melalui Kaka memanfaatkan umpan terobosan Keisuke Honda. Gol ini terasa spesial karena ditorehkan dalam laga ke-300 pemain asal Brasil ini bersama Milan. Honda berkesempatan menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol, namun tendangannya saat tinggal berhadapan satu lawan satu melawan Agazzi malah melambung dari gawang. Skor 20 bertahan hingga turun minum.

Bola, SMN - Manchester City gagal memuncaki klasemen Premier League usai hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (30/3) dini hari. Dua gol di laga ini masing-masing dicetak oleh Mathieu Flamini dan David Silva. The Citizens memegang inisiatif serangan di awal-awal laga. Beberapa peluang dari Jesus Navas cukup merepotkan barisan belakang Arsenal yang kali ini dikomandoi kapten Thomas Vermaelen. Terus menerus menekan, City akhirnya mendapatkan hasilnya di menit 18 lewat gol David Silva. Gelandang kreatif asal Spanyol itu melepaskan through pass cantik pada Edin Dzeko yang tembakannya kemudian membentur tiang gawang. Bola rebound berhasil dimanfaatkan Silva menjadi gol meskipun berbau keberuntungan. Tersengat dengan gol tersebut,

Kaka, mencetak dua gol di laga ke 300 bersama Milan

Kaka

Memasuki babak kedua, Rossoneri memperoleh peluang melalui sundulan Honda yang mampu dimentahkan dengan gemilang oleh Agazzi. Bola yang masih bergulir lantas mampu dimanfaatkan Kaka melalui tembakan melengkung cantik untuk mengubah kedudukan menjadi 30. Usai terjadinya gol ketiga, Milan mengendurkan tekanan meski tetap mendominasi permainan. Sejumlah peluang melalui kaki Michael Essien, Urby Emanuelson, dan Mario Balotelli sempat lahir meskipun tidak terlalu membahayakan gawang lawan. Chievo mendapatkan kesem-

patan memperkecil kedudukan saat mendapatkan hukuman penalti di masa injury time setelah Cyril Thereau diganjar Cristian Zaccardo di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang diambil sendiri oleh Thereau hanya membentur mistar gawang, skor 3-0 untuk tuan rumah bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini untuk sementara mendongkrak posisi Milan ke urutan sembilan klasemen sementara dengan koleksi 42 angka. Sementara Chievo masih belum beranjak dari posisi 16 dengan perolehan 27 poin. Statistik Milan - Chievo:

Penguasaan bola: 56% - 44% Shot (on goal): 17 (5) - 8 (1) Corner: 11 – 4 Pelanggaran: 16 – 11 Offside: 0 – 1 Kartu kuning: 0 – 0 Kartu merah: 0 – 0 Susunan Pemain AC Milan: Abbiati; Zaccardo, Bonera, Rami, Emanuelson; De Jong (Poli 60'), Muntari (Essien 45'); Honda, Kaká (Robinho 74'), Taarabt; Balotelli Susunan Pemain Chievo Verona: Agazzi; Sardo, Dramé (Cesar 68'), Frey, Dainelli, Bernardini; Radovanovic, Bentivoglio, Hetemaj (Guarente 77'); Obinna (Thereau 63'), Paloschi. (bola/pri)

Bola, SMN - PSM Makassar meladeni tawaran Semen Padang untuk menggelar laga uji coba untuk mengisi jeda kompetisi yang cukup panjang. Ujicoba akan dihelat di Stadion Agus Salim, Padang, Selasa (1/4/2014). Untuk menghadapi tim Kabauh Sirah, rombongan PSM berangkat ke Padang pada Minggu (30/3/2014) pagi. Pelatih PSM Rudi William Keltjes akan membawa 18 pemain. “Saya bawa 18 orang pemain. Saya

rasa ini sudah cukup, apalagi kita di sana untuk uji coba saja, “ kata Rudi. Uji coba ini akan dimanfaatkan tim Ayam Jantan dari Timur untuk membuat formasi PSM makin solid. Maklum, PSM saat ini masih mencari skema terbaik demi keluar dari keterpurukan di kompetisi ISL. Rudi mengaku masih mencoba melihat lebih jelas tentang potensi masing-masing pemainnya. Dari situ, Rudi akan menempatkan pemain di posisi yang dinilainya bisa

PSMdiakan kuat sana.tantang Semen Padang Seperti M Rahmat yang biasanya menjadi ujung tombak, kini dimaksimalkan sebagai penyerang sayap. Rudi melihat, Rahmat lincah dan gesit saat memasuki jantung pertahanan lawan. Meski hanya berlabel uji coba, PSM diharapkan bisa membawa pulang hasil positif. Status Semen Padang sebagai juara IPL musim 2012 tentu sangat menggembirakan mengimbangi permainan mereka. (pri/bola)

Imbang di Emirates, City Gagal ke Pucuk

Selebrasi Mathieu Flamini usai menjebol gawang Joe Hart

anak asuh Arsene Wenger langsung bereaksi dengan melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan City. Di menit 22, Flamini sempat mencetak gol ke gawang Joe

Hart, sayang gol tersebut dianulir lantaran gelandang asal Prancis itu sudah terperangkap offside kala menyambut umpan Lukas Podolski. Arsenal tetap tak mengendurkan

serangan usai dianulirnya gol Flamini, beberapa peluang sempat didapat, di antaranya melalui Olivier Giroud dan Podolski. Sementara City sempat mengancam lewat eks pemain The Gunners, Samir Nasri. Sayang hingga paruh pertama berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta. Kembali dari kamar ganti, Arsenal yang tak ingin menyerah begitu saja memegang kendali permainan. Sayang peluang pertama justru didapat tim tamu lewat Dzeko. Mirip dengan gol Silva, striker Bosnia & Herzegovina ini mendapat bola muntah tepat di kakinya, sayang masih belum tepat mengenai sasaran. Meriam London akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit 53 melalui Flamini. Temba-

Ronaldo-Bale Onfire, El Real Gulung Rayo Real Madrid tampil perkasa atas Rayo Vallecano

Bola, SMN - Real Madrid tetap menjaga asa juara mereka di La Liga usai berhasil menghan-curkan tetangganya, Rayo Valle-cano lima gol tanpa balas di Santiago Bernabeu, Minggu (30/3) dini hari. Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale tampil cemerlang di laga ini. CR7 mencetak satu gol dan assist, sementara Bale mempersembahkan dua gol dan sebiji assist. Dua gol El Real lainnya disumbang oleh Dani Carvajal dan Alvaro Morata. Bermain di cuaca hujan, El Real membuka skor di menit 15 lewat lesakan Ronaldo. Bintang asal Portugal tersebut menerima assist matang Bale sebelum menaklukkan

Rudi Bawa 18 Pemain Hadapi Semen Padang

kiper Rayo, Ruben Martinez. Dengan gol ini maka CR7 sudah mencetak gol di 10 laga beruntun, baik di level klub maupun internasional. Meski terus membombardir pertahanan Rayo, namun anak asuh Carlo Ancelotti tetap tak bisa menambah gol hingga paruh pertama usai. Skor 1-0 pun mengakhiri interval pertama laga ini. Kembali dari kamar ganti, Los Blancos tetap menguasai jalannya laga. Rentetan gol di babak kedua ini dimulai oleh Dani Carvajal di menit 55 memanfaatkan assist matang yang diberikan Ronaldo di kotak penalti Rayo.

Setelah itu, Gareth Bale mencetak dua gol berrturut-turut hanya dalam selang dua menit, masingmasing di menit ke-68 dan 70. Di gol pertama, sayap asal Wales itu tinggal menceploskan bola hasil assist Angel Di Maria ke gawang Rayo yang sudah kosong. Sementara solo run Bale dari daerah pertahanan timnya sendiri akhirnya berbuah gol cantik. El Real kini unggul 4-0. Meski sudah unggul jauh, namun Los Merengues sama sekali tak mengendurkan serangan mereka. Hasilnya didapat di menit 78 kala pemain pengganti, Alvaro Morata mencetak gol indah. Sepakan melengkungnya ke pojok

kiri atas gawang Rayo tak mampu dibendung Ruben Martinez. Skor 50 pun bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Real Madrid mempertahankan selisih tiga poin dari pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid. dan hanya terpaut dua angka dari tim di atasnya, Barcelona. Sementara Rayo Vallecano tetap menghuni peringkat 13 dengan koleksi 30 poin. Susunan Pemain Real Ma-drid: Lopez; Carvajal, Ramos, Pepe, Coentrao; Illarramendi (Isco 62), Xabi Alonso, Di Maria (Casemiro 70); Bale, Benzema (Morata 73), Ronaldo. Susunan Pemain Rayo Vallecano: Ruben;Arbilla, Ze Castro, Borja Lopez, Rat; Trashorras, Saul; Falque, Rochina (Jose Carlos 25), Bueno (Viera 59); Larrivey (Longo 70). Statistik Real Madrid - Rayo Vallecano Penguasaan bola: 45% - 55% Shot (on goal): 16 (7) - 15 (2) Corner: 4 – 6 Pelanggaran: 13 – 14 Offside: 3 – 0 Kartu kuning: 1 – 0 Kartu merah: 0 - 0. (bola/pri)

kan first time eks gelandang AC Milan itu memanfaatkan assist Podolski gagal dibendung Hart. Skor pun menjadi sama kuat 1-1. Gol ini sekaligus menjadi gol ke1000 Arsenal dalam sejarah Premier League jika bermain di Kota London. Seakan bersemangat dengan gol tersebut, Giroud cs langsung memberikan ancaman beruntun bagi pertahanan tim tamu. Satu peluang emas didapat Podolski, namun sepakannya masih bisa ditepis Hart. Manchester City pun tak mau kalah begitu saja. Fernandinho sempat memiliki peluang emas kala tendangan kerasnya mengarah tepat ke pojok gawang Arsenal. Sayang Wojciech Szczesny masih mampu

menepisnya. Lagi-lagi City memiliki peluang kala terjadi kemelut di muka gawangArsenal. Sayang Yaya Toure dan Dzeko gagal mengkonversinya menjadi gol. Di masa injury time, Fernandinho lagi-lagi mengancam gawang Szczesny lewat tendangan kerasnya dari luar kotak 16. Sayang kali ini bolanya masih melambung tipis di atas mistar gawang Arsenal. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap bertahan. Dengan hasil ini, kedua tim tetap tak beranjak dari posisi mereka sebelumnya. Arsenal kini menghuni peringkat empat dengan koleksi 64 poin, sementara City tetap berada satu tingkat di atasnya dengan 67 poin.

Susunan Pemain Arsenal: Szczesny; Sagna, Mertesacker, Vermaelen, Gibbs; Arteta, Flamini; Rosicky, Cazorla, Podolski (OxladeChamberlain 79); Giroud (Sanogo 85). Susunan Pemain Man City: Hart; Zabaleta, Kompany, Demichelis, Clichy; Toure, Fernandinho; Nasri (Javi Garcia 81), David Silva, Jesus Navas (Milner 64); Dzeko (Negredo 85). Statistik Arsenal - Manchester City Penguasaan bola: 48% - 52% Shot (on goal): 10 (3) - 15 (4) Corner: 6 – 6 Pelanggaran: 8 – 11 Offside: 2 – 0 Kartu kuning: 1 – 4 Kartu merah: 0 - 0. (pri/bola)

Hoffenheim Tahan Bayern, Dortmund Kalahkan Stuttgart Berlin, SMN - Hoffenheim berhasil mencuri poin di Allianz Arena, Sabtu (29/3/2014). Tandang ke markas Bayern Muenchen, Hoffenheim menahan imbang tuan rumah dengan skor 3-3, sekaligus menghentikan laju kemenangan beruntun tim besutan Pep Guardiola tersebut di Bundesliga. Sementara itu pada pertandingan lain, Borussia Dortmund mampu bangkit dari keterpurukannya karena meski sempat tertinggal 0-2, tim besutan Juergen Klopp itu berhasil menang 3-2 atas tuan rumah VfB Stuttgart. Hat-trick Marco Reus membuat Dortmund meraih tiga poin, sekaligus naik ke peringkat kedua klasemen sementara, menggeser Schalke 04 yang sempat nangkring di urutan kedua usai menang 2-0 atas Hertha Berlin. Hoffenheim sempat mengejutkan Bayern karena unggul lewat gol Anthony Modeste pada menit ke23. Tetapi Bayern, yang telah memastikan diri menjadi juara Liga Jerman usai menang atas Hertha Berlin pada Selasa (25/3) langsung bereaksi. The Bavarian membalas dengan tiga gol lewat Claudio Pizarro pada menit ke-31 dan 40 serta gol Xherdan Shaqiri di menit ke-34. Semenit menjelang jeda, Hoffenheim membalas satu gol melalui tendangan bebas Sejad Salihovic. Di babak kedua, Bayern, yang mengistirahatkan beberapa pemain kunci sejak awal laga, termasuk penjaga gawang Manuel Neuer (Guardiola memainkan Tom Starke), tak mampu menambah gol. Hoffenheim justru mencetak satu gol pada menit ke-

Striker Bayern Muenchen, Claudio Pizarro,

75 melalui aksi Roberto Firmino, yang memaksa laga berakhir dengan skor imbang 3-3. Dari markas Stuttgart, tuan rumah sempat unggul 2-0 hanya dalam waktu 19 menit melalui gol Christian Gentner (9') dan Martin Harnik (19'). 15 menit menjelang turun minum, Dortmund membalas satu gol melalui Reus. Di babak kedua, Stuttgart harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-67, menyusul kartu merah yang diterima Georg Niedermaier. Unggul jumlah pemain, Dortmund mampu menambah dua gol lewat penalti Reus pada menit ke-68, disusul gol ketiganya pada menit ke-83. Hasil ini menjadi modal penting bagi Dortmund yang akan melawan Real Madrid di perempat final Liga Champions. Bayern pun tampaknya tak memaksa untuk meraih kemenangan karena menyimpan para pemain inti untuk menghadapi Manchester United di perempat final Liga Champions. (pri/bola)


SAMBUNGAN

Suara Media Nasional Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Pemkab Banyuwangi Canangkan Kelompok Pendukung ASI

Suasana pencanangan kelompok Pendukung ASI

Banyuwangi, SMN - Menurut hasil survey, cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayinya di Banyuwangi masih mencapai 71 persen. Karena itu, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pemahaman manfaat ASI, dilakukan Pencanangan Kelompok Pendukung ASI, di Pendopo Shaba Swagata, Kamis (27/3). Pencanangan dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Dhani Azwar Anas ber-

sama Kelompok Pendukung (KP) Sahabat (Sehat, Hemat, Hebat) dari Dinas Kesehatan Banyuwangi, yang disaksikan seluruh kader Posyandu dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Banyuwangi. Dalam sambutannya, Ny Dani Azwar Anas menyatakan, pencanangan ini dimaksudkan sebagai komitmen, kesungguhan dan kemauan semua pihak untuk mendukung dan mendorong kaum ibu agar bisa menyusui bayinya dengan

baik. Pencapaian program ini akan bisa berhasil jika ada dukungan semua pihak, yang terdiri dari lingkungan keluarga, suami , orang tua hingga masyarakat sekitar. ASI, kata Ny Dhani, merupakan perlindungan pertama di dunia bagi ketahanan bayi. Dan ASI yang merupakan anugerah Tuhan YME dapat memberi kekuatan yang luar biasa bagi generasi yang akan datang. “Karenanya kita perlu sosialisasikan kepada masyarakat melalui kelompok-kelompok pendukung ASI yang telah dibentuk untuk memberitahukan betapa pentingnya ASI bagi bayi,” ujar Ny Dhani. Selain mencanangkan gerakan mendukung ASI, Ny Dhani Azwar Anas juga berencana akan memperbanyak ruang pojok ASI. Pojok ASI merupakan sebuah ruang yang dikhususkan ibu-ibu yang ingin tetap menyusui bayinya meskipun memiliki kegiatan di luar rumah. Sehingga pemberian ASI eksklusif masih bisa diberikan walaupun sang Ibu bertindak sebagai karyawati pemerintah atau swasta. Selama ini ruang pojok ASI

hanya ada di tiga puskesmas. Yakni, Puskesmas Sobo, Benculuk dan Puskesmas Giri. Selanjutnya, langkah pertama kegiatan ini, kata Kabid Bina Kesehatan Keluarga, dr Juwono Sujuswa, kelompok pendukung ASI yang telah dibentuk akan segera melakukan action dengan menerjunkan motivator dengan sasaran posyandu-posyandu. “Mudahmudahan dengan kegiatan ini, Banyuwangi bisa meningkatkan cakupan pemberian ASI lebih tinggi,” ujar Juwono. Pencanangan itu ditandai dengan melakukan penandatanganan piagam pencanangan oleh Ny Dhani Azwar Anas. Juga pemberian penghargaan kepada tiga orang ibu yang berhasil menyusi bayinya sampai usia enam bulan. Yakni, Siti Munawaroh (Sempu), Sri Wulandari (Banyuwangi) dan Dewi Roudotul Jannah (Bangorejo). Ketiga ibu juga termasuk mewakili tiga besar kecamatan dengan capaian ASI eksklusif tertinggi di Banyuwangi. (msj/rif)

Gelar Rakor Bersama Jelas Pemilu 2014 Banyuwangi, SMN - Menjelang pelaksanaan PEMILU Legislatif pada 9 April mendatang, berbagai persiapan dilakukan demi kelancaran berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. Pemkab Banyuwangi bersama dengan sinergitas TNI, POLRI, dan aparat penegak hukum lainnya juga memberikan dukungan demi kesuksesan Pemilu melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Pondok Wina, Kamis (27/3). Rakor tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, dengan narasumber yang terdiri atas Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Kav. Muslimin Fahsyah, Kepala Pengadilan Negeri Kurnia Yani Darmono, Kabag Ops. Polres Sudjarwo, Ketua KPU Samsul Arifin, Ketua Panwaslu Lilik Maslikah, dan Perwakilan Kajari Banyuwangi. Sedangkan pesertanya terdiri dari Kepala SKPD, para Camat, Lurah dan Kades serta anggota Muspika. Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko mengatakan Pemilu yang akan memilih calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi dan DPR RI ini merupakan kesempatan bagi rakyat untuk menentukan wakilnya. Karena itu seluruh rakyat harus memanfaatkan kesempatan ini dengan tidak

golput (golngan putih-red) alias ikut mencoblos caleg yang dipilihnya. “Walaupun kita hanya memiliki satu suara tapi itu sangat berarti. Kita juga harus mengajak keluarga untuk mencoblos dan tidak golput,” ajak Wabup. Wabup melanjutkan, selama ini dirinya sehari-hari bertugas mendampingi Bupati sebagai wakil, namun di masa kampanye ini posisinya sebagai ketua salah satu partai menuntutnya untuk terjun langsung berkampanye. “Saya ini sehari-hari bertugas sebagai Wakil Bupati tapi sekaligus juga ketua partai. Jadi saya sekarang berperan ganda. Kemarin saya cuti, ikut kampanye, sekarang bertugas jadi wabup, besok cuti lagi dan ikut kampanye lagi, agak sulit berperan ganda tapi harus dilakukan dengan profesional,” ucapnya. Menurut pengamatannya di lapangan, Wabup mengatakan banyaknya caleg yang berkampanye demi menang Pemilu, berpotensi menimbulkan konflik. Namun selama ini semuanya masih terkendali. “Justru konflik yang sering terjadi akibat persaingan caleg dalam satu partai, kalau caleg antar partai malah adem ayem saja. Inilah tugas internal partai untuk menjaga kekompakan caleg masing-masing demi kondusifitas Pemilu 9 April mendatang,” ujar Wabub Yusuf.

Cegah Golput Sambungan dari hal. 1 yang sama. “Kalau hanya bersandar pada simbol dan nama partai, orang enggak mau ke TPS (tempat pemungutan suara). Tapi kalau figur, karena pengelompokan masyarakat kita masih pola konvensional, ikatan kekeluargaan, kedaerahan, etnik, suku, pola pengelompokan politik dan referensi politiknya masih cair dan tradisional. Ini yang menjadi konteks kenapa faktor figur ini penting,” kata Boni. Menurut Boni, faktor kedua yang mempengaruhi tingginya harga partai dalam pemilu adalah sosok fenomenal dalam pemilihan presiden. Ia menilai, banyak dari masy-

arakat menyikapinya dengan emosional. Terlebih ketika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menerima mandat dari Ketua Umum PPDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi bakal calon presiden. Menurut Boni, hal ini menjadi faktor yang istimewa bagi momentum pemilu dan diprediksi partisipasi masyarakat akan lebih besar pada pilpres nanti. “Kalau 2009 masih ada faktor yang fenomenal, yaitu SBY. Tahun 2004 juga SBY. Nah, 2014 Jokowi menjadi simbol dari sektoral ini. Jadi diyakinkan betul partisipasi pilpres lebih besar daripada pileg,” ujar Boni. (fais)

Dewan Pers Sambungan dari hal. 1 “Dengan menghormati kode etik jurnalistik berarti mereka ikut menjaga pers yang sehat,” kata Bagir seusai acara Menakar Independensi dan Netralitas Jurnalisme dan Media Indonesia di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, 26 Maret 2014. Bagir menyatakan para pemilik media berhak mendapatkan manfaat dari medianya. Asalkan penggunaannya proporsional bagi orang lain. “Apa itu proporsional? Artinya, dalam batas yang wajar dan dime-

ngerti publik,” kata mantan Ketua Mahkamah Agung itu. Namun, kata Bagir, Dewan Pers tidak akan membuat regulasi agar independensi media tetap terjaga. Karena sudah ada Undang-Undang Pers. “UU ini sudah mengatur prinsip-prinsip itu, independensi, keberimbangan, dan sebagainya,” ujar Bagir. Hasil penelitian Masyarakat Peduli Media menunjukkan adanya keberpihakan media terhadap

pemiliknya. Peneliti dari Masyarakat Peduli Media, Muzayin Nazaruddin, memberikan dua contoh media televisi yang berpihak ke pemiliknya, yakni TV One dan Metro TV. TV One, kata Muzayin, lebih banyak menyiarkan Partai Golkar dan Aburizal Bakrie dibanding partai dan calon presiden lainnya. “Demikian pula Metro TV yang lebih banyak menampilkan Surya Paloh dan narasumber dari Partai Nasional Demokrat,” ujarnya. (kan)

Mantan Kades Berburu Harta Sambungan dari hal. 1 pada kepentingan pribadi, bahkan tersiar kabar tanah bengkok yang diperuntukkan pada dirinya dalam 1 (satu) periode diserahkan kepada warga untuk dikelola dan dinikmati oleh warga Jombok. Mantan Kades Jombok (choirul, red) juga memiliki usaha home industri peleburan sampah debu almini dan berbagai usaha lain, namun betapa sulitnya untuk dinalar dengan akal sehat seorang yang terkenal bijaksana rajin beribadah dan peduli dengan lingkungan sekitarnya kok malah tergiur dengan omongan orang untuk mendapatkan harta kekayaan dengan jalan instan, kurang lebih sudah berjalan 5 (lima) tahun terakir choirul menghamburhamburkan ratusan juta uang pribadinya untuk berburu hal yang berbahu klenik namun hasilnya nol besar alias gagal total. Terakhir kalinya choirul berburu harta karun dan melibatkan seorang wartawan Nasional sebut saja

Mujiono (bukan nama sebenarnya) untuk mengawal dan minta bantuan kendaraan buat perjalanan panjang ke wilayah Bandung (9/03/2014) dengan bahasa yang halus choirul menuturkan kalau acara uka-uka modal 50 juta menjadi 5 miliar ini walaupun gagal traspot akan diganti, karena solidaritas temen dan juga harapan ada ganti rugi, maka Nono (panggilan akrapnya Mujiono, red) langsung menggadaikan sepeda motornya untuk bekal perjalanan panjang beserta temen choirul sebanyak 3 orang, bahkan ditengah perjalanan Nono kehabisan uang traspot dan minta pinjaman ke teman di Jatim melalui trasfer mencapai 2.5 juta rupiah, walhasil acara demi acara yang dilakukan oleh Choirul memperoleh kegagalan dan yang ada saling menyalahkan antar temen. Perjalanan panjang keliling Bandung (tanah pasundan) selama 9 hari sangat melelahkan sebab selama 9 hari tidak sekalipun tidur dan makan

dengan layak mengingat uang yang dibawa nono sangat terbatas dan rekan-rekan choirul juga tidak membantu secara materi sama sekali malah terkesan menuntut makan dan rokok tercukupi bahkan salah satu dari temen choirul ditengah keprihatinan dalam perjalanan meminta uang kepada nono untuk mentransfer anaknya yang di Jombang. Lebih dalam Nono menuturkan kepada SMN, ternyata mantan Kades yang terhormat (choirul, red) sangat mengecewakan Nono betapa tidak jangankan mengganti biaya traspot yang dikeluarkan oleh Nono mencapai kurang lebih 6 juta, nono meminjam uang sebesar 2.5 juta saja Choirul selalu beralasan, “Kerugianku yang berbentuk uang tunai sekitar 6 juta mas. Kalau mobil itu menyewa per hari 200 ribu saja kali 9 hari uda 1.8 juta. Padahal itu hajad Choirul, belum lagi selama 9 hari aku gak kerja dan tidak kirim berita, kok tidak mikir”, kilas Nono kepada SMN. (sh)

paten Gunung Mas memang sangat dinanti-nantikan tapi, apa kenyataannya? Cuma memberikan peluang bagi segelintir masyarakat saja, saya sendiri tidak pernah merasakan yang namanya subsidi BBM, Kami yang masyarakat kecil tidak bisa menikmati, mau ikut melansir nggak punya kendaraan”, katanya kepada SMN Salah seorang pelansir mengatakan kepada SMN, “Saya merasa terbantu dengan kehadiran SPBU ini, karna saya bisa juga ikut melansir disitu, dan dari hasil

lansiran itu saya bisa membayar angsuran mobil saya, dan saya tidak repot-repot lagi nyari kerjaan lain, rugi kita nggak ikut, orang bisa kenapa kita nggak bisa”, katanya menegaskan. Sementara itu, pemilik SPBU tidak bisa dikonfirmasi, hal itu terbukti saat mau dikonfirmasi oleh 2 Media Nasional yaitu Media Pemberantas Korupsi (MPK) dan Suara Media Nasional (SMN) beberapa hari yang lalu tidak diperhatikan, dan dinilai diacuhkan saja, dengan alasan repot/sibuk. (untng)

Pelansiran Sambungan dari hal. 1

Suasana Rakor jelang Pemilu 2014

Sementara itu Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Kav. Muslimin Fahsyah mengatakan, TNI akan menjaga kenetralannya selama pelaksanaan Pemilu mendatang. Dia juga meminta kepada para prajuritnya untuk tidak memihak pada salah satu partai atau caleg dan berfokus pada penciptaan suasana yang kondusif selama Pemilu berlangsung. “Sudah ada ketentuan yang digariskan oleh Panglima TNI saat pelaksanaan pengamanan pemilu nanti agar prajurit tetap netral,” kata Dandim. Sementara itu Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf yang diwakili oleh Kabag. Ops. Sudjarwo mengatakan di setiap pelaksanaan Pemilu

selalu ada berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh partai. Selain itu juga kerap muncul berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu kelancaran Pemilu. Hal ini menimbulkan gangguan keamanan dan rentan memunculkan konflik di tengah masyarakat. Namun dengan kekompakan masyarakat Banyuwangi yang dibuktikan melalui sinergitas 3 pilar, Sudjarwo optimis berbagai kon-flik dan ancaman, dapat dimini-malisir dan ditekan. “Mari kita jaga kekompakan sinergitas yang telah terbangun dan mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu,” ajak Sudjarwo. (msj/rip)

MUI Keluarkan Fatwa Haram Soal Golput

Ketua DKPP Jimly Asshidique

11

Jakarta, SMN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya atau golput pada saat pemilu. Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie menilai, fatwa MUI itu terlalu keras bagi masyarakat. “Saya rasa tidak perlu sampai fatwa. Kalau dijadikan fatwa syar’i itu terlalu keras,” kata Jimly usai menghadiri kegiatan Tabligh Akbar Pengajian Politik Islam (TAPI) di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Minggu (30/3/2014). Kendati demikian, Jimly mengapresiasi upaya MUI dalam membantu Komisi Pemilihan Umum untuk meminimalisir tingkat golput di masyarakat. Secara moral, menurutnya, semua pihak seharusnya memberikan dukungan kepada MUI. “Secara moral itu bagus, niat baiknya (MUI) harus kita hargai,” ujarnya. Fatwa haram golput yang dikeluarkan MUI ini merupakan salah satu bentuk upaya dari para

ulama untuk menegakkan demokrasi di Indonesia. Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Barat, Salim Umar mengatakan bahwa di antara para calon pemimpin, ada yang memenuhi syarat. Maka itu, umat Islam wajib hukumnya untuk menggunakan hak pilihnya. “Jadi itu nomor satu harus memilih yang memenuhi syarat. Kedua, kalau dalam calon-calon itu ada yang memenuhi syarat, maka umat Islam wajib memilih dan haram hukumnya golput. Haram hukumnya tidak memilih, kalau memang di antara calon-calon itu memenuhi syarat,” kata Salim Umar. Fatwa haram golput dikeluarkan oleh MUI pada saat Ijtima Ulama di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, tahun 2009 lalu. Untuk mensosialisasikan fatwa haram ini, MUI menggerakkan para da’i atau juru dakwah untuk menyebarkan informasi fatwa tersebut kepada seluruh masyarakat muslim. MUI menjadi sumber konsultasi para da’i untuk melakukan tugas sosialisasi penyebaran informasi fatwa haram golput. (fais)

Ini seperti yang terlihat di SPBU Satu-satuny yang ada di Kabupaten Gunung Mas Propinsi Kalimantan Tengah, Hal ini bisa terlihat hamper setiap hari kerja SPBU tersebut. Beberapa pemilik kendaraan bermotor merasa sangat kesulitan untuk bisa mengisi bahan bakar di SPBU tersebut, dan karyawan perkantoran kebanyakan tidak mau ambil resiko antri terlalu lama Karna diburu pekerjaan, Salah seorang warga yang namanya tidak mau dimuat, mengatakan, “Kehadiran SPBU di Kabu-

Larangan Buang Sampah Sambungan dari hal. 1 kesulitan untuk membuang sampah di TPA, yang dimintai surat keterangan atau apalah”, terang camat tanpa menjelaskan surat keterangan darimana yang diminta oleh petugas di TPA. Padahal lanjut camat, jumlah atau volume sampah yang akan dibuang ke TPA itu merupakan sampah rumah tangga atau sampah perorangan. “Kan jumlah atau volumenya tidak banyak, kenapa harus dipersulit toh juga warga Beji sendiri”, tambahnya lagi. Bahkan dalam forum Musrenbang kabupaten yang baru digelar minggu kemarin, masih kata camat Beji keluhan yang sama juga dilon-

tarkan oleh kepala desa Beji, Elok. Dengan kesulitannya warga Beji untuk membuang sampah yang notabene TPA tersebut berada di wilayah kecamatan Beji sangat disayangkan. Entah siapa pembuat kebijakan tersebutsehingga warga di larang untuk membuang sampah perorangan di TPA Kenep yang merupakan TPA milik pemerintah daerah kabupaten Pasuruan itu. Lebih jauh, camat Drajat mengatakan bahwa larangan membuang sampah perorangan ke TPAitu terlontar dari salah satu pegawai BLH (Badan Lingkungan Hidup) yang ada atau stand by di lokasi TPA yakni

Sadiman. “Kata warga sih nama petugasnya Sadiman”, kata camat. Malah warga disarankan untuk membuang sampah ditempattempat atau bak sampah yang mana nantinya akan diambil oleh petugas kebersihan dan akan dikenai tarikan atau restribusi. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui teleponnya, kabid (kepala bidang) Pemulihan dan kebersihan BLH, Sugiyono, belum berhasil. Meski terdengar nada masuk namun tiba-tiba di riject. Begitupun denga salah satu pegawai BLH yang berada dilokasi TPA, Sadiman juga belum berhasil dikonfirmasi. (Wan)

Jalan Rusak Sambungan dari hal. 1 Dari pantauan SMN di lapangan terlihat Badan jalan dari benjeng sampai balong panggang sangat hati hati, karena sepanjang jalan tersebut banyak yang berlubang dan bergelombang, kondisinya juga sangat rusak parah dan menyusahkan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang

melewatinya di sepanjang jalan tersebut sangat hati hati apalagi penerangan jalan mati. Masyarakat resah dengan adanya pembangunan jalan tersebut membuatnya bergelombang dan berlubang pada musim hujan yang dapat mengganggu pengguna jalan lalu lintas.

Sementara ini kami melaporkan hal tersebut kepada kabid bina marga gresik. Dian hendak di konfirmasi hal tesebut juga tidak ada tanggapan maupun cuek, berpura pura tidak tau menau, tapi selama ini hal tersebut dian hanya diduga ada main. ungkapnya (syam)

Kades Ditampar Warganya Sambungan dari hal. 1 laki ternyata Masrifah menyerobot mengerjakan pedel atau tanah uruk tersebut. Kemudian Kades Siswo Muyoto mendatangi Masrifah guna memberi saran yang baik atau teguran itu tugas laki-laki dan nanti dikerjakan secara kerja bakti oleh jama’ah tahlil, tetapi tidak digubris dan terjadilah cek-cok adu mulut, namun tiba-tiba winarti anak Masrifah menampar sandal ke muka Kades Siswo Muyoto kemu-

dian ditangkis atau di telak oleh Kades tangan Winarti tersebut, memangnya Winarti sudah terbiasa menghadapi laki-laki karena dia seorang pekerja warung di Agro Babat dan posisi Winarti hamil muda. Pada kejadian itu Kades Siswo Muyoto juga titip uang pribadi untuk beli pedel 3 mobil L300 karena melihat jalannya sempit karena bukan untuk pribadinya namun untuk kepentingan warganya

Namun saat ini suami Masrifah belum juga pulang bekerjad di Surabaya karena malu mendengar perbuatan istri dan anaknya yang bernama Winarti. Jadi intinya Kades ditampar sandal milik Winarti dan kalau Kades menampar itu tidak benar kata Kades ketika dikonfirmasi karena sandal tersebut milik Winarti, kenapa ? kok malah Winarti melapor ke polisi, karena dibelakan ada orang kedua. (syam)


CMYK

Suara Media Nasional

12

Edisi 129 / VI / 1- 6 April 2014

Sosialisasi BPJS Kesehatan Bagi PNS di Lingkup Pemkab Jombang Melalui sosialisasi itu diharap agar masing-masing pengelola kepegawaian dapat memahami pola baru pengelolaan BPJS. “Tanpa adanya pemahaman maka kita akan buta, oleh karena itu harus ada sosialisasi secara menyeluruh kepada pengelola kepegawaian”, kata Bupati.

Bupati Jombang, Drs. EC. Nyono Suharli Wihandoko saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Jombang,

Jombang, SMN - Banyaknya pertanyaan yang muncul dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang yang akan memanfaatkan layanan kesehatan yang dulunya dilakukan oleh PT ASKES dan sekarang di lakukan oleh Badan Penyelenggaraan Jami-

nan Sosial (BPJS) maka pada Kamis (27/3) bertempat di Ruang Bung Tomo Pemerintah Kabupaten Jombang di selenggarakan Sosialisasi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang. Kegiatan sosia-

lisasi tersebut bertujuan agar para pengelola kepegawaian di semua Satuan Kerja Perangkat

daerah (SKPD) serta para PNS yang ada di lingkup Pemkab Jombang dapat memahami

pola baru jaminan kesehatan yang terhitung sejak tanggal 1 Januari 2014 sudah

ditangani oleh BPJSyang dulunya ditangani oleh PT ASKES Persero. Drs. EC. Nyono Suharli Wihandoko Bupati Jombang menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Melalui sosialisasi itu Beliau berharap agar masing-masing pengelola kepegawaian dapat memahami pola baru pengelolaan BPJS. ”Tanpa adanya pemahaman maka kita akan buta, oleh karena itu harus ada sosialisasi secara menyeluruh kepada pengelola kepegawaian,” katanya. Menanggapi keluhan dan ketidak puasan terkait dengan pelayanan, Bupati Nyono Suharli berharap agar BPJS

mengevaluasi kelemahan dengan berkaca pada PT ASKES. “Kelemahan kelemahan di waktu lalu pada PT ASKES hendaknya dapat dijadikan rujukan untuk melakukan perbaikan pelayanan, sehingga para PNS yang memanfaatkan layanan di bidang kesehatan dapat terpuaskan,” harapnya. Bupati Nyono Suharli juga mengharapkan agar sosialisasi ini tidak hanya bagi para PNS saja tetapi nantinya juga bisa menyeluruh ke masyarakat luas agar program bisa berjalan dengan baik. Karena kalau informasi yang disampaikan ke masyarakay setengah setengah

maka yang diterima oleh masyarakat juga tidak lengkap. “Jadi Saya berharap kegiatan sosialisasi ini bermanfaat bagi PNS itu sendiri dan sebagai aparatur pemerintah maka bisa memberikan pemahaman tentang program program pemerintah ke pihak swasta termasuk ke seluruh masyarakat,” katanya. “Dan kepada seluruh peserta sosialisasi Saya berharap setelah mengikuti sosialisasi ini, nantinya bisa menyampaikan hasil sosialisasi kepada Pimpinan, PNS lainnya di unit kerja masing masing serta ke pada masyarakat secara utuh dan benar,”pungkas Bupati Nyono Suharli. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Pejabat pengelola kepegawaian pada bagian, kantor dan kecamatan, Kepala Sekolah dan Kepala UPTD, serta Kepala UPTD Puskesmas se kabupaten Jombang. Dengan menghadirkan nara sumber Debbie Nianta Musigiasari, S.Si, Apt, AAAk Kepala Cabang BPJS Mojokerto. (bam/hms)

Suara Media Nasional #129  

Pasca Erupsi Kelud Anak-anak Butuh Pemulihan Psikisnya