Issuu on Google+

SENIN, 27 Januari 2014

KPU Manado Validasi Kembali 10.995 NIK Invalid Survei: Jokowi Tak Maju Pilpres, Suara PDIP Turun Jakarta, HMP- Hasil survei Pol Tracking Institute mengungkapkan, Joko Widodo menjadi sumber suara bagi PDIP dalam pemilihan umum 2014. PDIP tercatat akan mendulang hasil suara 30,78 persen apabila mengusung Gubernur DKI Jakarta itu menjadi calon presiden tahun ini. Sementara perolehan partai lainnya di bawah PDIP adalah Golkar 12,34 persen; Gerindra 6,51 persen; dan Demokrat 4,67 persen. Sedangkan partai lain kurang berpeluang menembus parliement treshold. Namun ada empat partai lain yang berpeluang mendapat suara di atas 3 persen, yakni PPP 3,42 persen; PKB 3,25 persen; Hanura 3,09 persen; dan Nasdem 3,09%. Hasil survei itu diungkapkan oleh Pol Tracking Institute yang dipaparkan pada Minggu, 26 Januari 2014 di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat. Direktur Ekskutif Pol Tracking, Hanta Yuda AR, memaparkan hasil survei yang dilakukan pada 16-23 Desember 2013 lalu di 33 provinsi itu. Survei yang menjaring pendapat dari responden 1200 dan margin error

+/- 2,83% pada tingkat kepercayaan 95% ini menggunakan metode multistage random sampling dalam penarikan sampel. Responden minimal berumur 17 tahun atau yang sudah mempunyai hak pilih (berdasarkan aturan yang berlaku) pada saat survei. Namun, kata Hanta Yuda, apabila PDIP tidak memasang Jokowi dalam pemilu kali ini, entah sebagai calon presiden atau calon wakil presiden, maka perolehan suaranya turun menjadi 18,85 persen, namun masih berada di posisi tertinggi di antara partai politik besar di Indonesia. “Dari survei ini terlihat bahwa Jokowi merupakan figur pendongkrak elektabilitas PDIP. Figurnya bahkan lebih populer dari partainya,” kata Hanta. Hal ini pun, ujar Hanta, turut didukung dengan suara publik yang juga tercermin dari survei itu sebanyak 52,96 persen yang mendukung dia untuk ikut pemilu 2014. Sementara itu, yang tidak setuju dia menjadi capres sebanyak 26,69 persen. Dalam hasil survei Pol Tracking In-

stitute, apabila Jokowi tidak maju jadi capres atau cawapres, selain perolehan suara PDIP jatuh diangka 18,8 persen, suara Golkar akan naik menjadi 15,8 persen, Gerindra naik menjadi 7,6 persen, dan Demokrat naik menjadi 5,6 persen, PPP 4 persen; PKB 4 persen; dan Hanura 3,92 persen. “Artinya, skenario ini merugikan PDIP namun menguntungkan hampir semua partai akibat limpahan suara pemilih PDIP ketika Jokowi menjadi capres,” kata Hanta. Hanta lalu menyebut ada faktor yang unik mengenai Golkar apabila melihat hasil survei ini. Sebab, kata dia, suara untuk partai Pohon Beringin ini tetap stabil ada atau tidak sosok Jokowi. Hasil survei menyebut apabila Jokowi tidak maju dalam pemilu 2014, Golkar meraih 15,85 persen. Sementara itu, apabila Jokowi maju, raihan suara memang turun yaitu 12,34 persen. “Dari sini tercermin bahwa suara untuk Partai Golkar cukup stabil. Angkanya selalu berkisar dua digit,” ujarnya. Namun, Hanta menegaskan hasil suara ini masih bisa berubah dan tergantung cuaca politik hari ini. (MES)

Wiranto, Ketum Parpol Capres Pilihan Jurnalis

Jakarta, HMP- Menjadi seorang jurnalis tentunya memiliki kelebihan dalam mengenal karakter dan kemampuan seseorang khususnya para narasumber dari kalangan politisi. Hal itupula yang dilakukan oleh Sigma Indonesia yang menjadikan para juru tinta ini menjadi responden dalam menentukan pilihan capres dan cawapres di 2014 mendatang. Dalam jajak pendapat yang dilakukan pada 12-16 Januari 2014, terhadap 112 Informan yang berprofesi sebagai Jurnalis dari 63 media cetak, elektronik, dan media online. Tersebutlah nama Wiranto sebagai satu-satunya ketua umum dari partai politik yang diinginkan menjadi presiden. “Dalam jajak pendapat ini Wiranto menjadi tokoh yang cukup diinginkan oleh jurnalis untuk menjadi Presiden. Bahkan, Wiranto menjadi ketua umum parpol yang lebih diinginkan menjadi Presiden daripada 11 ketua umum parpol lainnya,” kata Direktur Eksekutif Sigma Indonesia Said Salahudin dalam rilisnya di Jakarta,. Menurut Said, Wiranto lebih diinginkan daripada Megawati dan Hatta Rajasa yang masuk pada kategori tokoh yang kurang diinginkan

menjadi Presiden. “Termasuk juga Wiranto lebih diinginkan menjadi Presiden daripada ARB yang hanya diinginkan oleh Jurnalis untuk menjadi Wapres saja,” tukasnya. Jajak pendapat ini dilakukan dengan model terbuka, dimana setiap Informan diberikan keleluasaan dan dapat secara bebas menyebutkan siapapun nama tokoh yang diinginkan untuk menjadi Presiden atau Wapresnya. “Jurnalis dipilih sebagai Informan karena dianggap lebih mengenal sosok tokoh dibandingkan dengan

masyarakat pada umumnya. Profesi sebagai pekerja media memungkinkan para Jurnalis untuk lebih sering berinteraksi secara langsung dengan para tokoh, baik melalui kegiatan peliputan, wawancara, dan aktivitas jurnalistik lainnya. Dengan begitu, Jurnalis dianggap telah mengetahui kualitas tokoh ditinjau dari sejumlah sudut pandang,” jelasnya. Sementara itu, capres non jabatan ketum parpol yang diinginkan oleh jurnalis menjadi presiden adalah Joko Widodo alias Jokowi. Sosok gubernur DKI Jakarta ini menempati urutan pertama. Disusul Jusuf Kalla, Mahfud MD, Prabowo, Anies Baswedan Dahlan Iskan dan Tri Rismaharini. Sementara untuk wapres yang diinginkan oleh jurnalis terdapat nama Jusuf Kalla, Mahfud MD, Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Abraham Samad, Prabowo Subianto, Tri Rismaharini, Dahlan Iskan, Hatta Rajasa,Hary Tanoesoedibjo, Ridwan

Kamil; dan Gita Wirjawan. Pendapat Jurnalis dalam jajak pendapat ini, lanjut Said adalah opini pribadi yang tidak mewakili media tempatnya bekerja. Hasil Jajak Pendapat ini juga tidak bisa digeneralisasi menjadi pendapat dari seluruh pekerja media, serta tidak mewakili opini profesi Jurnalis. “Hasil jajak pendapat ini dapat dipertanggungjawabkan karena disampaikan secara jujur apa adanya, sesuai dengan jawaban yang diberikan oleh Informan. Lebih dari itu, Jajak Pendapat ini tidak dibiayai oleh pihak manapun. Pembiayaan Jajak Pendapat ini sepenuhnya dibiayai secara swadaya oleh Sigma, sebagai lembaga masyarakat sipil yang mandiri dan independen. Jajak Pendapat ini bukanlah kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh Sigma. Menjelang pelaksanaan Pemilu 2009, Sigma juga pernah menyelenggarakan sejumlah Jajak Pendapat yang terkait dengan isu Pemilu,” tuturnya. (MES)

Manado, HMP- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Sulawesi Utara, mulai memvalidasi kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang invalid sebanyak 10.995 NIK. “Data tersebut kami minta kembali dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sebab sebelumnya hilang ketika dalam proses input ke server KPU ketika banjir bandang menerjang Manado, pada 15 Januari lalu,” kata Komisioner KPU Manado Derby Taroreh di Manado, Minggu. Derby mengatakan, memang sekarang bukan waktunya untuk memvalidasi NIK invalid, tetapi karena bencana yang terjadi, Manado mendapatkan dispensasi untuk melakukan validasi kembali. Namun ia mengatakan, waktunya terbatas dan akan diselesaikan dalam pekan berjalan sebab tahapan berikutnya sudah menunggu dan harus segera dilaksanakan. Derby menjelaskan, data yang divalidasi tersebut adalah

pemilih yang sama sekali tidak punya NIK, sebab tak punya KTP dan belum mengurus identitas kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manado.“Itu informasi resmi yang kami terima dari pemerintah, karena itu maka NIK mereka divalidasi dan akan diinput ke sistem data KPU sebab pemilih tersebut adalah benar-benar warga Manado,” kata Derby. Apalagi, menurutnya, KPU Provinsi Sulawesi Utara sudah mengingatkan agar Manado

Maengkom: Pemilu Legislatif di Manado Tetap 9 April Manado, HMP- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Jein Maengkom, SH, MH meminta kepada seluruh warga dan Calon Legislatif Kota Manado untuk tidak termakan dengan isu-isu yang mengatakan pemilihan umum legislatif kota Manado akan batal dilaksanakan 9 April. “Isuisu yang mengatakan berkasberkas caleg dan pemilih sudah hanyut atau tergenang air, sehingga Pemilu legislatif batal dilaksanakan tidak benar,” kata Ketua KPU Manado, Jein Maengkom,SH,MH melalui Manado Pagi. Ketika ditemui pekan lalu, di Kantor KPU Manado di bilangan SPB U Tikala, Jein Maengkom mengatakan seluruh data pemilih dan calon legislative sudah divalidasi ke dalam Sistim Informasi Data

Pemilih (SIDALI). Sebab itu waktu penyelenggaraan Pemilu Legislatif didaerah ini tidak akan mengalami perubahan, dan tetap akan dilaksanakan 9 April 2014. Menurut pengakuan, Jein Maengkom, isu tentang adanya penundaan Pemilu Legislatif di Kota Manado sempat didengarnya. Tapi setelah mendengar informasi tersebut, ia langsung mengatakan kepada pemberi informasi bahwa isu itu tidak benar. Sementara itu, anggota KPU Manado, Marthen Tombeg, MTH.MM yang membidangi Teknis Penyeleggara Kampanye untuk Kota Manado menambahkan daftar calon legislatif sudah dikirim ke KPU Pusat. Bahkan dalam waktu dekat nama-nama Caleg beserta partainya sudah akan dicetak.

Mengenai kampanye dengan menggunakan isu SARA, NasDem tegas Surya, mendukung adanya pengawasan oleh tim yang akan dibentuk Komnas HAM dengan berkoordinasi bersama Bawaslu. Dalam kesempatan itu, Surya juga mengaku mendapatkan gambaran peningkatan elektabilitas Partai NasDem, khususnya di luar Pulau Jawa. “Perkembangan dalam waktu singkat, angka elektabilitas akan signifikan sekali. Di beberapa Provisi (luar Pulau Jawa), NasDem berada di nomor urut 2. Ini berkat sosialisasi dan upaya para tokoh, serta bantuan dari komunitas pers di daerah,” ujarnya.

“Jadi tidak ada masalah lagi. Sebab itu isu adanya penundaan tidak benar,” ungkapnya. Sementara itu pengamatan Manado Pagi di Kantor KPU Manado, sejumlah staf sedang melakukan pembersihan dan pengangkatan sampah. Kantor KPU Manado tak luput dari genangan air dan lumpur. Bahkan informasi dari warga yang tinggal sekitar kantor KPU Manado, air yang menerjang gedung kantor tersebut tersebut diperkirakan mencapai ketinggian dua meter lebih. (CSL/PAL)

Komunitas Perempuan dengan 1.000 Panci Manado, HMP- Margaretha Feybe Lumanauw, Grace Susan Undap dan Susy Mononimbar yang tergabung dalam komunitas Peduli Perempuan Sulawesi Utara menggagas gerakan 1.000 panci dan wajan yang ditujukan kepada korban bencana alam. Banjir dan longsor yang melanda Kota Manado ternyata telah mengakibatkan keluarga-keluarga yang tertimpa bencana kehilangan segalagalanya, termasuk alat-alat masak ikut hanyut sehingga para korban wadah tempat

memasak. “Setelah melihat kondisi ini di lapangan, kami kemudian sepakat untuk menggagas pengadaan bantuan 1.000 panci kepada para korban bencana,” ujar Feybe Lumanauw kepada Manado Pagi, Minggu kemarin. Alat alat rumah tangga dan dapur ini banyak manfaatnya, antara lain tempat untuk pengumpulan air, dandang untuk masak, dan wajan (belanga goreng). Saya kira gerakan ini nantinya akan juga diikuti oleh siapa saja karena jumlah 1.000 yang kami siapkan belum sang-

Partai Nasdem Waspadai Potensi Kecurangan Pemilu 2014 Jakarta, HMP- Partai NasDem mewaspadai besarnya potensi-potensi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2014, seperti daftar pemilih tetap (DPT) dan kampanye yang bersifat suku, agama dan ras (SARA). “Saya mendapatkan laporan keanehan jumlah DPT di Papua. DPT Pemilihan Gubernur dan DPT Pemilu 2014 perbedaannya cukup signifikan. Bagaimana mungkin dalam waktu satu tahun, pertambahan DPT hampir 900 ribu,” kata Ketua Umum Surya Paloh sebelum penutupan Rakor Pemenangan Pemilu Partai NasDem, di Ancol, Jakarta, Minggu. Informasi itu dia peroleh dari kadernya saat Rakor tersebut.

mendata dan memvalidasi dengan benar NIK tersebut sehingga tujuan untuk Pemilu yang jujur dan adil bisa tercapai. Ia mengatakan dengan validasi data tersebut, KPU berharap seluruh warga Manado yang punya hak pilih terdata dan bisa menggunakan hak pilihnya pada hari H nanti. Menurut Derby, berdasarkan data terakhir di KPU, jumlah pemilih yang terdaftar sebanyak 344.558 orang yang tersebar di 11 kecamatan dan 8 kelurahan, dan nanti menggunakan hak pilihnya pada April 2014. Ia mengatakan, KPU pun berharap dengan berbagai langkah yang dilakukan, maka tingkat partisipasi pemilih di Manado, pada Pemilu 2014 akan naik dan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. (MES)

Hal itu, kata Surya, akan berimbas pada diperolehnya target di atas 10 persen pada Pemilu Legislatif yang digelar April 2014 mendatang. “Kami terus melakukan konsolidasi dan lebih mengoptimalkan kinerja seluruh struktur. Partai nasdem pada 9 April 2014 di atas 10 persen,” tutur Surya. Optimisme meraih tiga besar, diungkapkan Surya dengan menargetkan di atas 100 kursi di antara 560 kursi DPR. “Kalau bisa ditanya berapa jumlah kursi yang diperoleh, lagi-lagi kami katakan di atas seratus kursi, inilah prediksi, proyeksi dan optimisme kami,” ujarnya. Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella menambahkan, mesin partai

saat ini telah bergerak maksimal mendekati bulan Maret 2014, dimana optimisme kader dirasakan luar biasa, baik tingkat II maupun DPR RI. “Sedangkan untuk mendukung pemantauan tindak terjadinya kecurangan di TPS, Partai NasDem memastikan tidak ada satupun saksi kosong di TPS. Pelatihan akan dimulai pada bulan Februari 2014 nanti,” katanya. Di tempat yang sama, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan menjelaskan rakor dilakukan untuk melakukan evaluasi pemenangan pemilu, termasuk kendala dihadapi.(MES/ANT)

gup memenuhi seluruh kebutuhan para korban. “Sebagian besar para korban banjir telah menerima bantuan bahan makanan dan kompor,tetapi mereka tidak memiliki alat masak dan alat makan. Karena itu, alat masak seperti panci dan wajan akan sangat menolong mereka untuk mengolah bahan makanan mereka. Jadi,alat-alat ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak para korban pasca bencana,” tambah Feybe Lumanauw di Manado, Minggu (26/1). Tentu, kata Susan Undap, siapa saja bisa menyumbang dan dapat menyalurkan langsung atau dapat menyampaikan melalui komunitasnya. “Sejak gerakan ini diluncurkan di antara sejumlah teman dan komunitas di Manado,Jumat (24/1), teman-teman sangat antusias. Kami sudah menyalurkan sebanyak 100 panci dandang dan wajan serta paket alat masak dan alat makan,”ujar Lumanauw. Gerakan 1.000 panci dan wajan (blanga goreng-red) itu disambut antusias terutama oleh ibu-ibu rumah tangga. “Adoh, ini bantuan panci deng blanga goreng torang perlu skali. Torang pe panic deng blanga anyor samua,” kata seorang ibu. (JW)


Mp 7