Page 1

SENIN, 27 Januari 2014

SAMPAH ... penyakit menular dari Unima, DR. Dr. Windy Wariki ketika dalam wawancara dengan Manado Pagi, Sabtu (25/1) di Manado. Dikatakannya, timbunan sampah banjir dan lumpur yang masih menumpuk di berbagai lokasi

dari halaman 1 bencana dalam dua pekan ini akan menjadi sumber penyebaran virus penyakit menular. ìPenanganan sampah dan lumpur seharusnya menjadi prioritas. Ini persoalan serius yang harus segera diatasi,î tandas perempuan yang juga turun melayani

PEMPROV ... Selain itu, melakukan pencarian dan penyelamatan korban, pendataan korban dan kerusakan, serta menyatakan status tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian. Pemangku kepentingan terkait juga melakukan peninjuan lapangan, pendistribusian bantuan yang hingga kini sudah 95 persen tersalur, kata wagub. "Saat ini kami sedang melakukan kerja bakti selama seminggu untuk

warga korban banjir di beberapa lokasi. Sementara itu sesuai perhitungan pakar lingkungan Unima, Prof. Dr. Treesje Katrina Londa, volume sampah pasca banjir bandang Manado yang menumpuk di dari halaman 1

membersihkan sekolah, tempat ibadah, infrastruktur jalan dan rumah penduduk, sekolah serta sarana dan prasarana lainnya," kata wagub. Bantuan terus mengalir pascabencana banjir dan longsor di Sulawesi Utara, Rabu (15/1) lalu, beberapa di antaranya dari Wakil Presiden, Palang Merah Indonesia, kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta Komisi VIII DPR RI. Komisi VIII menyerahkan

bantuan dana tanggap darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejumlah Rp10,280 miliar, paket bantuan Kemensos berupa lauk pauk 500 paket, seragam SD 100 potong, family kit 100 paket, kidsware 100 paket, foodware 100 paket, matras 50 paket, dapur keluarga 100 paketdan beras 1 ton. Selain itu bantuan Badan SAR Nasional berupa sajadah 5 koli, sarung 6 koli, sarung dan sajadah 1 koli dan 10 buah tong air. (ant)

berbagai lokasi mencapai angka 110.000 M3 dan sudah berhasil diangkut baru sekitar 30.000 M3, sehingga masih tersisa 80.000 M3. Sejauh ini setiap hari baru mampu diangkut sekitar 3.900 M3 per hari. Berarti masih sekitar 20 hari lagi waktu tersisa untuk menyapu bersih sampah banjir. ìDengan catatan tidak ada banjir susulan,î ujar Londa. Wariki menjelaskan, jika ada 100 lokasi sampah dan lumpur di Kota Manado yang tidak tertanggulangi dalam dua pekan masa inkubasi virus, maka ada 100 titik sumber penyebaran penyakit menular diantara ribuan warga kota. Maka bisa dibayangkan dampak penyebaran penyakit menular yang bisa berlipat ganda. Wariki mengajurkan, dalam beberapa hari sisa menjelang akhir masa inkubasi semua pihak untuk

bahu- membahu mengangkat sampah dari lokasi pemukiman ke lokasi pembuangan sampah yang pantas. ìSaya menganjurkan, semua pihak untuk sementara bisa fokus pada penanggulangan sampah. Bila perlu semua caleg, organisasi, dan instansi mengerahkan kendaraan angkutan untuk membersihkan Manado dari sampah,î tandasnya. Sampah yang menyebar di berbagai lokasi banjir di hampir semua kecamatan, harus mendapatkan perhatian para kepala lingkungan, lurah, camat. Tetapi juga warga kota Manado jangan tinggal diam. Sebab bahaya sampah mengancam semua kalangan, tidak terkecuali yang bukan korban banjir akan terkena juga. Menurutnya, selain upaya mengakut sampah dan lumpur pemerintah juga perlu memfasilitasi

WASPADA ... kepada Manado Pagi, Minggu (26/ 1). Menurut Gubernur, pencegahan dan pengobatan penyakit menular pasca bencana tidak hanya bagi warga yang ditimpa bencana tetapi juga pada warga yang tidak tertimpa bencana. ìIni penyakit menular, jadi semua warga bisa rentan terjangkit,î tandasnya. Sementara itu, pakar penyakit menular, epidemologi Unima, DR. dr. Windy Wariki, menyatakan masa inkubasi virus penyakit menular yang bakal muncul dari kubangan sampah dan lumpur bencana banjir sekitar dua pekan setelah bencana.

dari halaman 1 ìJadi perhitungannya, pekan terakhir bulan Januari ini penyebaran virus penyakit menular itu akan muncul di Kota Manado,î kata doktor lulusan Universitas Tokyo ini. Dijelaskannya, pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dalam sebuah gerakan masyarakat, sebab potensi penyebaran akan meluas dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, pemerintah daerah harus siaga dan tanggap dengan pengobatan di semua jejaring layanan kesehatan. ìMasyarakat harus didampingi untuk pencegahan, pemerintah harus siap dengan

obat-obatan dan layanan cepat tanggap. Sebab ini akan berlangsung cepat dan dalam jumlah besar. Ingat ini penyakit menular,î katanya mengingatkan. Windy Wariki menjelaskan, tiga penyakit menular yang bakal muncul pasca bencana adalah, ISPA, penyakit kulit, dan diare. Ketiga penyakit ini tentu akan mudah menyebar tidak hanya kepada warga di kawasan bencana tetapi juga pada warga yang tidak terkena bencana. Bahkan bukan tidak mungkin, penyebarannya akan menimpa warga di luar Kota Manado seperti Tomohon, Minut, dan Bitung.

Pencegahan Mandiri Ditambahkan Wariki, semua warga Kota Manado hendaknya melakukan langkah-langkah pencegahan mandiri. Pemerintah diminta untuk melakukan upaya pencegahan sederhana dengan menyerukan kebersihan pasca banjir. ìKebersihan hidup sehari-hari harus dapat perhatian ekstra. Caranya sederhana, cuci tangan dengan sabun, fasilitas MCK bersih, pemerintah perlu membagikan masker kepada semua warga,î katanya. Selain kebersihan MCK dan prilaku makan minum yang harus

bersih, juga perlu diwaspadai penyebaran penyakit menular melalui debu di jalanan. ìBagikan dan biasakan masyarakat menggunakan masker jika bepergian. Para pengendara sepeda motor harus dilengkapi masker, sebab virus penyakit menyebar dari debu di jalanjalanî tandasnya. Sehubungan dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dr Liesye Grace L. Punuh, MKes, menyatakan kepada wartawan, antisipasi penyebaran penyakit menular pasca bencana banjir sudah dan akan dilakukan melalui jaringan pelayanan mulai dari

DOKTER ... kata unik, bukan pula kata yang membawa magnit tertentu sehingga orang ramai-ramai menggunakannya. Guna menolong, membantu dan meringankan beban para warga terdampak banjir bandang Manado, juga para korban longsor di Tomohon dan Minahasa, nyaris semua lembaga formal, lembaga informal; organisasi kemasyarakatan, badan dan lembaga keagamaan, organisasi poilitik hingga perorangan dan komunitas tertentu menggandeng kata peduli disanding kan dengan logo organisasi/lembaga/ badan pemberi bantuan korban banjir. Peduli Bencana! Peduli Korban Banjir! Peduli Korban Longsor! Katakata yang banyak terpampang di berbagai lokasi, sudut kota maupun di kendaraan dan tempat lainnya. Apakah dilarang menggunakan kata peduli? Oh tidak! Siapapun dapat menggunakannya. Apapun motivasi si pengguna kosa kata

tersebut. Nah, motivasi si pengguna inilah yang kemudian menjadi pertanyaan yang perlu didalami? Bahkan ada banyak orang yang menggunakan istilah peduli dengan motivasi tulus. Membantu, menolong dan meringankan beban para korban banjir. Namun, tak dapat disangkal banyak pihak yang memanfaatkan istilah peduli dengan motivasi mencari keuntungan alias memanfaatkan momentum peristiwa banjir yang heboh ini, demi popularitas, pencitraan dan buat cari nama serta tanam jasa kepada warga. Oknum atau lembaga seperti ini dapat digolongkan sebagai pihak yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Dua orang dokter dari Jakarta, masing-masing dr Deddy Goandys dan dr Yunus termasuk orang yang peduli dengan motivasi tulus. Diamdiam tanpa publikasi, tanpa spanduk, tanpa pengeras suara. Keduanya tiba

di Manado pada 20 Januari dan kembali ke Jakarta 24 Januari 2014. Tiga hari mereka berpindah ke enam lokasi pengungsian. Memberi kan pelayanan kesehatan secara gratis. Lengkap dengan obat-obatan dan makanan ringan. Juga siraman rohani melalui doa-doa mereka. ìSaya sudah keliling Indonesia. Setiap kali ada bencana seperti di Manado ini saya datang bersama tim lengkap dengan alat kesehatan dan obat,î jawab dokter Deddy atas pertanyaan Manado Pagi ketika ditemui saat makan malam di Kios Pelangi, Jalan Sam Ratulangi 23/1. Dokter Deddy ketika itu bersama istrinya Ibu Luci. Rupanya dokter yang juga hamba Tuhan ini, selain ditemani seorang koleganya yakni dr Yunus, didampingi pula istrinya. Apa motivasi Anda membantu warga Manado? Dengan tulus dokter Deddy mengaku ini sudah panggilan

hatinya. Tanpa komando dari siapapun, setiap kali mendengar ada bencana dia langsung bergerak. Mengumpulkan obat-obat yang diperlukan serta mengajak teman. Demikian pula ketika mendengar pemberitaan prihal pristiwa banjir bandang melanda Manado. Deddy langsung termotivasi untuk peduli. Ketika ke Manado, kali ini Deddy bersama isterinya mengajak dr Yunus. Tetapi di Manado mereka didukung pula dua relawan. Pdt Tjoan dan Erwin, warga Tanjung Batu, Wanea sebagai pendamping. Kemana saja mereka selama di Manado? Atas tuntunan Pdt Tjoan dan Erwin dan berkoordinasi dengan para hamba Tuhan GBI di Manado, mereka memberikan pelayanan pengobatan gratis buat warga korban banjir di enam lokasi pengungsian. ìAda enam lokasi pengungsian yang kami layani. Antara lain Tikala,

Banjer, Ternate Tanjung, KanaanRanonata Weru dan Pakowa,î ujar Deddy cukup familiar. Deddy so lumayan familiar dengan Manado karena sudah sering memimpin ibadah di sejumlah gereja di sini. Deddy melayani ratusan pengungsi yang menderita penyakit. Apa saja penyakit mereka? ìTerbanyak ISPA (infeksi saluran pencernaan atas), diare dan penyakit kulit,î katanya. Dokter Yunus menambahkan ada juga penyakit tekanan darah tinggi, dan penyakit lain tapi tidak menonjol. ìOrang stress, depresi banyak pula. Wajar karena mereka stress melihat hartas benda yanga hancur, rusak dan hanyut,î kata Yunus, penghotbah yang lancar berbahasa Mandarin ini. Apakah mereka orang yang tidak ada kerjaan alias penganggur di Jakarta sehingga buang-buang waktu ke Manado? Ternyata kedua dokter ini teramat sibuk dengan aktivitas profesi

mengacu pada ketentuan dan aturan juga ikut ditentukan oleh informasi eksternal termasuk didalamnya control social. ìTentu saja semua control social kami kaji dan sesuaikan dengan kepentingan,î tambahnya. Dia melanjutkan, ada banyak kebijakan yang diambilnya didorong oleh berbagai informasi yang diperoleh dari media massa. Dalam kunjungan itu Rektor Unima Prof Tuerah diterima langsung Pemimpin Umum Harian Manado

Pagi Freddy Roeroe dan Pemimpin Redaksi Harian Manado Pagi Joppie Worek. Pertemuan dengan para wartawan berlangsung penuh keakraban. Selain itu, rektor yang juga ahli matematika itu mengharapkan peran serta pers untuk ikut mengembangkan dunia pendidikan di Sulawesi Utara. ìUnima sebagai satu-satunya lembaga keguruan dan pendidikan tentu mengharapkan peran serta pers ikut mengembangkan dunia pendidikan di

Sulawesi Utara,î tandasnya. Menurutnya, Unima secara historis memiliki tanggungjawab pada pengembangan dunia pendidikan karena. Unima memiliki peran strategis dalam perjalanan sejarah pendidikan di Sulawesi Utara dan Indonesia Timur umumnya. ì Tanggungjawab itu kami pegang terus, dan kita akan terus berinteraksi dengan semua potensi keguruan di Sulawesi Utara,î tambahnya. Tentang perkembangan Unima dari halaman 1

terbatas dan akan diselesaikan dalam pekan berjalan sebab tahapan berikut nya sudah menunggu dan harus segera dilaksanakan. Derby menjelaskan, data yang divalidasi tersebut adalah pemilih yang sama sekali tidak punya NIK, sebab tak punya KTP dan belum mengurus identitas kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manado. "Itu informasi resmi yang kami terima dari pemerintah, karena itu maka NIK mereka divalidasi dan akan

diinput ke sistem data KPU sebab pemilih tersebut adalah benar-benar warga Manado," kata Derby. Apalagi, menurutnya, KPU provinsi Sulawesi Utara sudah mengingatkan agar Manado mendata dan memvalidasi dengan benar NIK tersebut sehingga tujuan untuk Pemilu yang jujur dan adil bisa tercapai. Ia mengatakan dengan validasi data tersebut, KPU berharap seluruh warga Manado yang punya hak pilih terdata dan bisa menggunakan hak

pilihnya pada hari H nanti. Menurut Derby, berdasarkan data terakhir di KPU, jumlah pemilih yang terdaftar sebanyak 344.558 orang yang tersebar di 11 kecamatan dan 8 kelurahan, dan nanti menggunakan hak pilihnya pada April 2014. Ia mengatakan, KPU pun berharap dengan berbagai langkah yang dilakukan, maka tingkat partisipasi pemilih di Manado, pada Pemilu 2014 akan naik dan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. (ant)

dewasa ini, Rektor termuda dalam sejarah Unima itu mengatakan, berkat kerja keras semua pihak, saat ini Unima memiliki lebih 32.000 mahasiswa. Diharapkan tahun 2014 ini dapat meningkat menjadi 35.000 mahasiswa. Rektor Unima Prof Philotheus Tuerah menyempatkan singgah dan berbincang dengan pimpinan dan wartawan Manado Pagi setelah 7 jam melakukan perkunjungan ke lebih 10 titik Posko Bencana Alam di Manado,

SEMOGA ... tersedia. Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana sudah sangat terang benderang mengarahkan bagaimana pemerintah daerah harus mengendalikan dan melindungi rakyatnya. Membaca dan mencermati UU tersebut seharusnya kita tidak berlama-lama terjebak dalam kekalutan dan kepanikan. Bencana banjir yang menerjang Kota Manado 15 Januari 2014 sungguh telah menjadi pelajaran dan peringatan bagi semua pihak. Sense of crisis berbagai elemen rakyat dari berbagai penjuru sudah menjadi modal utama adanya

RAVENSKA ... proyek penelitian ALS akhirnya dipercayakan kepada Venska untuk penelitian PhD (1996-2000) pada program studi Experimental Medicine, Medicine Department, UBC. Setelah lulus dan meraih gelar PhD dengan judul disertasi A Role of PKC and PI 3-K in Motoneuron Dysfunction, Venska bekerja di perusahaan bioteknologi, Kinetek, sekaligus sebagai postdoctoral fellow scientist. Selanjutnya, Venska memperoleh beasiswa dari NSERC (semacam LIPI di Indonesia) untuk bekerja dua tahun di perusahaan bioteknologi Kanada. Kemudian pada tahun 2002, putri kesayangan Pdt Dr Arnold Nicolaas Radjawane, mantan Ketua Sinode

dokter dan pelayanan di gereja. Sebab, selain dokter keduanya adalah juga pendeta di sebuah gereja di Jakarta. Tepatnya Gereja Bethel Indonesia (GBI). Bukan cuma itu. Selain dokter dan pelayan Tuhan Pdt dr Deddy ini juga adalah salah satu pembimbing rohani ke holyland melalui HMT Tour & Travel pimpinan Ronny Tambayong yang berkantor di Gedung Marina Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebelum kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pelayanan pengobatan di Sinabung, Sumatera Utara, dalam kapastias sebagai hamba Tuhan, Pdt. Deddy berpesan serius, ì Warga Manado harus bertobat. Bertobat! Tuhan masih sayang dengan Kota Manado.î Pengemban motivasi tulus mem bantu warga di tengah porak porandah nya kota Manado kali ini, harus kita akui bukan cuma dr Deddy dan dr Yunus. So pasti banyak yang bagitu. Buat mereka patut kita beri apresiasi. (Ferry Rende) dari halaman 1

KPU ... sebab sebelumnya hilang ketika dalam proses input ke server KPU ketika banjir bandang menerjang Manado, pada 15 Januari lalu," kata Komisioner KPU Manado Derby Taroreh di Manado, Minggu. Derby mengatakan, memang sekarang bukan waktunya untuk memvalidasi NIK invalid, tetapi karena bencana yang terjadi, Manado mendapatkan dispensasi untuk melakukan validasi kembali. Namun ia mengatakan, waktunya

Rumah Sakit, Puskesmas, dan Pos Kesehatan Masyarakat. ìJika mewabah kita sudah siap melayani masyarakat. Selain itu upaya pencegahan juga segera dilakukan dengan menyerukan kebersihan pola hidup sehari-hari,î katanya. Dr. Liesye berharap Posko-Posko Kesehatan yang didirikan di kawasan bencana juga menganjurkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan cara-cara sederhana. ìCuci tangan dengan sabun anti septic harus menjadi pencegahan dini masyarakat. Kata kuncinya, pelihara kebersihan,î pungkasnya. (JW) dari halaman 1

PROF TUERAH ... dikontrol oleh masyarakat dan salah satu alat control itu adalah media massa. ìKontrol adalah salah satu dimensi penting dalam manajeman pendidikan. Kontrol dari media massa adalah kebutuhan. Oleh karena itu kami di Unima tidak alergi dengan control social. Kritik itu penting,î kata Tuerah saat berkunjung di dapur redaksi Harian Manado Pagi, Kamis (23/1). Prof. Tuerah mengaku kebijakankebijakan yang diambilnya selain

upaya pencegahan dengan cara fogging (pengasapan), penyemprotan anti septic untuk membunuh bakteri. Sedangkan penanganan sampah harus dilakukan tuntas dengan cara menimbun sampah dengan tanah, dan sampah tidak dibiarkan terbuka seperti yang tampak dimana-mana. Dia juga menyorot penanganan sampah yang dibuang secara sembarangan di jalur jalan ringroad. Pembuangan sampah yang asalasalan di hampir sepanjang jalan ringroad itu juga akan menjadi sumber penyebaran penyakit menular. ìSampah di ringroad itu harus ditimbun dengan tanah agar tidak menyebarkan penyakit. Warga yang mengais-ngais di timbunan sampah itu juga harus dilarang, pendapatan mereka di timbunan sampah tidak akan sebanding dengan akibat penyakit,î katanya. (JW)

sejak jam 10.00 hingga jam 17.00. Ikut dalam perkunjungan yang diikuti rombongan staf pimpinan dan sekitar 100 dosen Unima. Prof Tuerah selain membagi-bagikan bantuan kepada para korban bencana, juga ikut bekerja membersihkan lumpur-lumpur yang menggumpal di berbagai tempat. Ia brkesempatan menyerahkan bantuan langsung kepada sejumlah staf pengajar dan administrasi Unima yang terkena musibah banjir dan tanah longsor. (MES) dari halaman 1 spirit solidaritas yang sangat baik. Masalahnya sekarang, kita harus menuntut lebih pada pemerintah kota untuk berani memegang kendali, berani berprakarsa, berani menjalankan manajeman terpadu, dan berani hidup dalam kesusahan rakyatnya. Dari pengalaman amburadulnya penanggulangan bencana di Kota Manado yang dapat menambah derita rakyat, kita berharap semoga nanti kita tidak disebut ìbodoh menanggulangi bencanaî, selagi kita kita dicitrakan sebagai orang-orang berhikmat. (Joppie Worek)

dari halaman 1 Gereja Protestan Maluku (GPM), ini pindah ke perusahaan bioteknologi lain, Stemcell Technologies Inc. Selama tiga tahun terakhir kegiatan Venska di Stemcell Technologies, katanya, adalah membuat riset untuk menghasilkan media yang optimal bagi kultur neural stemcelló sel induk isolasi dari otak (media untuk kultur sel induk dari otak tikus dan manusia). Kultur neural stemcell ini sangat penting untuk keperluan terapi pengobatan penyakit alzheimer, parkinson, serta penyakit pada jaringan saraf tulang belakang. Seperti kloning, penelitian stemcell juga menimbulkan perdebatan tajam dalam soal-soal etik dan moral, terutama

apabila sumber stemcell adalah embrio manusia (di Amerika Serikat, Presiden George Bush melarang pembiayaan federal untuk penelitian stemcell). Menurut Venska, ia sempat mendapat tugas dan bertanggung jawab mengembangkan produk di bidang mesenchymal stemcell (transplantasi untuk pasien kanker, pasien penyakit tulang, otot, dan lain-lain). Iman dan teknologi Meskipun perkembangan ilmu dan teknologi berlangsung sangat cepat, menurut Venska, belum ada bukti nyata bahwa teknologi kloning mampu menghasilkan manusia yang sempurna seperti ciptaan Allah. Termasuk Dolli (produk domba

kloning) ternyata tidak sempurna karena pada usia muda sudah mengidap penyakit (arthritis dan lainlain). Terlihat dia agak skeptik terhadap kloning. Menurut dia, ada memang manfaat kloning, yaitu memindahkan gen dari suatu makhluk hidup ke makhluk hidup lain dengan tujuan agar fungsinya bisa dipelajari. Misalnya, gen insulin manusia dipindahkan ke bakteri escherichia coli untuk diperbanyak dan dipelajari karakteristiknya. Ternyata, bioteknologi semacam ini sangat berguna karena insulin merupakan obat yang dibutuhkan oleh penderita diabetes.

ìSebagai orang beriman kepada Tuhan, saya percaya manusia ciptaan Tuhan paling unik dan sempurna yang tidak bisa dibuktikan oleh teknologi kloning,î kata Venska yang pernah memenangi lomba karya ilmiah remaja (pemenang I) serta tokoh berbakat, pelajar teladan (1982), dan Puteri Remaja Indonesia versi majalah Gadis (1981). ìSaya merasa diberkati karena kesempatan bisa bekerja di bidang stemcell yang memiliki potensi besar terhadap pengobatan manusia. Karena itu pula, saya berharap Indonesia menaruh perhatian lebih besar di bidang pendidikan dan penelitian biomedical,î ujar Venska yang

menyelesaikan studi SD, SMP, dan SMA di Ambon. Venska tidak disengaja beralih dari bidang studi kelautan ke kedokteran. Setelah lulus S-1 di IPB Bogor (1988) dan S-2 biologi kelautan pada Department of Biology di Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang (1991), Venska ikut suaminya, Tonny Wagey yang melanjutkan studi S-3 di Vancouver, Kanada. Untuk mengisi waktu, ia melamar sebagai asisten peneliti serta ahli teknik di UBC dan selanjutnya ditunjuk bertanggung jawab atas program penelitian ALS. Kini Ranvenska Wagey dipercaya sebagai senior sceintist pada StemCel Technologies. ****


Mp 15  
Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you