Issuu on Google+

PERTEMUAN 4


Bandwidth • Lebar Pita megacu sebagai kapasitas • Perbedaan antara frekunesi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. • Besaran yang mempengaruhi kecepatan transfer data. Semakin besar bandwidth, maka semakin besar pula kecepatan transfer data. • Contoh : – sebuah modem memiliki bandwidth sebesar 28,8Kb/s. – Kabel coaxial memiliki bandwidth 400 MHz; 400 Mhz berarti empat ratus juta siklus tiap detik. Kapasitas kabel dapat dinyatakan dalam frekuensi 400 MHz.


Bandwidth (digital-analog) • Digital bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bit per second tanpa distorsi • Analog bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.


Byte • Satuan jumlah data. • 1 byte = 8 bit.  • Serangkaian bit dari suatu panjang tertentu, yang biasanya berjumlah 8. • Penyimpanan di dalam disket atau harddisk komputer biasanya diukur dalam byte. • Byte = karakter


bit • Satuan ukuran terkecil untuk data komputer. Bit dapat diaktifkan atau dinonaktifkan dan dipakai dalam berbagai kombinasi untuk menghadirkan jenis informasi yang berbeda. • Banyak bit membentuk sebuah byte. • Banyak byte membentuk kata-kata.


bps • Bit per second, • Biasanya satuan bps digunakan untuk menyatakan transfer data melalui serial line. • 8 bps = 1 Bps (byte per second). • Biasanya dipakai untuk mendeskripsikan kecepatan modem (tidak sama dengan baud).


Baud • Seberapa banyak bit yang dapat dikirimkan/diterimanya setiap detik. • Kecepatan pensinyalan pada jalur analog • Secara teknis, baud adalah banyaknya siklus per detik dimana sinyal pembawa (carrier) menggeser/mengubah nilai. • Atau dengan kata lain baud adalah sinonim untuk simbol per detik atau pulsa per detik. • Satu baud adalah satu sinyal atau gelombang analog elektrik. Satu siklus sinyal analog sama dengan satu baud. Sebuah siklus lengkap dimulai pada tegangan nol, menuju ke tegangan tertinggi dan turun ke tegangan terendah dan kembali lagi ke tegangan nol.


• Semakin besar Bandwidth yang tersedia, maka semakin besar pula Data Rate yang mampu dicapai. • Pada Bandwidth tertentu dapat dicapai beberapa besaran Data Rate yang pemilihannya disesuaikan dengan keperluan dari sistem transmisi yang digunakan.


• • •

Bit : Binary Digit Dalam transmisi bit merupakan pulsa listrik negatif atau positip Satuan kecepatan : Bps = byte per second, bps = bit per second Bps ≠ bps

• Satuan data digital 8 bit = 1 byte 1 byte = 1 karakter 1 KB = 1024 byte 1 MB = 1024 KB 1 TB = 1024 GB


Media Transmisi


Destination (Receiver)

Media (trans

SOURCE (TRANSMITTER)

mission)


PERTIMBANGAN MEMILIH MEDIA TRANSMISI

1. Harga dan ketersediaan media transmisi 2. Performance jaringan yang dikehendaki 3. Kemampuan jaringan menghadapi gangguan 4. Bandwith dan jangkauan jarak yang hendak dicapai 5. Kecepatan transmisi yang dibutuhkan


Tipe-tipe Media Transmisi 1. Guided transmission media / terpandu / fisik : gelombang dikendalikan sepanjang jalur fisik  Kabel tembaga  Open Wires  Coaxial  Twisted Pair  Kabel serat optik 3. Unguided transmission media / tidak terpandu / non fisik : menyediakan alat untuk mentransmisikan gelombang elektromagnetik, tetapi tidak mengendalikannya  infra merah  gelombang radio  microwave: terrestrial maupun satellite PUTRI MANDARANI, S.T


KABEL TEMBAGA     

Paling lama dan sudah biasa digunakan Kelemahan: redaman tinggi dan sensitif terhadap interferensi Redaman pada suatu kabel tembaga akan meningkat bila frekuensi dinaikkan Kecepatan rambat sinyal di dalam kabel tembaga mendekati 200.000 km/detik Tiga jenis kabel tembaga yang biasa digunakan:   

Open wire Coaxial Twisted Pair PUTRI MANDARANI, S.T


Open wire    

Sudah jarang digunakan Kelemahan: Terpengaruh kondisi cuaca dan lingkungan Kapasitas terbatas (hanya sekitar 12 kanal voice)

PUTRI MANDARANI, S.T


Penggunaan : - Telegrap - Voice - Pembawa : • Z3F : 1 pasang utk 3 kanal voice • Z12F : 1 pasang kawat utk 12 kanal voice Konduktor tidak dilindungi oleh isolator, bahan : • tembaga • seng • aluminium Hub : • sentral – plg • antar sentral • antar kota


Coaxial Karakteristik : 1. Terdiri dari 2 konduktor dengan konstruksi yang berbeda dengan twisted pair 2. Konduktor dalam ditahan oleh beberapa cincin insulasi atau bahan dielektrik padat, konduktor luar ditutup dengan jacket 3. Diameter 1-2,5 cm, kapasitas 10.000 kanal suara 4. Spektrum dapat mencapai 500 MHz 5. Laju data ratusan Mbps untuk jarak 1 km 6. Jarak antar repeater 1 km 7. Lebih tahan terhadap interferensi dan crosstalk dibanding twisted pair, jarak jangkauan lebih jauh 8. Bandwidth tinggi


Penggunaan : - Pembawa : • E1 (30 kanal voice) • video

(D) (C) (B) (A)

Hub : • sentral-pelanggan video/TV • antar sentral • antar kota • tranceiver - antena

PUTRI MANDARANI, S.T


Connector Yang Digunakan pada Coaxial

BNC TConnector

BNC Connector


Aplikasi • Distribusi siaran televisi • Transmisi telepon jarak jauh • LAN(Local Area Network), sudah tidak direkomendasikan


Twisted Pair Karakteristik : 1. Paling murah dan paling banyak digunakan 2. Panjang pilinan 5-15 cm, ketebalan 0,4 - 0,9 mm 3. Laju data 64 kbps untuk PBX digital, 4 Mbps untuk aplikasi jarak jauh, 10 Mbps untuk LAN (jarak 1 km), 100 Mbps-1 Gbps untuk jumlah terminal terbatas (jarak puluhan meter) 4. Jarak amplifier 5-6 km untuk sinyal analog, jarak repeater 2-3 km untuk transmisi digital 5. Redaman sangat sensitif terhadap kenaikan frekuensi


UTP (Unshielded Twisted Pair)

•

Unshielded : merupakan kawat telepon biasa, tipe 100-ohm banyak dijumpai di gedung perkantoran.

STP (Shilded Twisted Pair)

•

Shielded : memiliki kinerja lebih baik pada laju data yang tinggi, twisted pair dilindungi oleh logam untuk mengurangi interferensi


Menggunakan “balance signaling” untuk mengeliminasi pengaruh interferensi (noise)

Kabel dipilin untuk mengeliminasi crosstalk Crosstalk a) Di telpon,terdengar percakapan orang lain b) Terjadi karena sambungan yang kurang baik atau kabel elektrik yang berdekatan, melalui antenna gelombang elektromagnetik

STP • Lebih tahan terhadap interferensi • Lebih mahal

UTP Keuntungan • Mudah dalam instalasi • Lebih murah • Ukuran kabel kecil Kerugian • Jarak maksimal lebih kecil • Tidak tahan interferensi

PUTRI MANDARANI, S.T


Kabel twisted pair untuk komputer menggunakan konektor RJ45 (8 pin) Kabel twisted pair untuk telepon menggunakan konektor RJ11

PUTRI MANDARANI, S.T


Aplikasi • Jaringan telepon antara rumah dan localexchange (subscriber loop) • Dalam gedung untuk pertukaran cabang sendiri (PBX) • Local Area Networks (LAN) 10Mbps atau100Mbps


SERAT OPTIK Karakteristik : 1. Medium yang tipis dan fleksibel, mampu merambatkan sinar optik 2. Diameter inti 2-125 μm 3. Karakteristik yang membedakan serat optik dari twisted pair atau kabel koaksial: ● Kapasitas lebih besar ● Ukuran lebih kecil dan lebih ringan ● Redaman lebih rendah ● Isolasi elektromagnetik ● Jarak antar repeater lebih jauh 4. Laju data ratusan Gbps untuk jarak puluhan km


Keuntungan FO 1. 2.

3. 4. 5. 6.

Redaman transmisi yang kecil. serat optik sangat sesuai untuk dipergunakan pada telekomunikasi jarak jauh, sebab hanya membutuhkan repeater yang jumlahnyalebih sedikit. Bidang frekuensi yang lebar Ukurannya kecil dan ringan Tidak ada interferensi Ground loop, tidak akan terjadi hubungan api pada saat kontak atauterputusnya serat optik

Kelemahan FO

1.

Goncangan fisik akan menjadi gangguan terhadapsignal 2. Sulit dalam instalasi dibanding kabel tembaga : •. Penyambungan untuk instalasi atau apabila putus •. Pembelokan yang tajam bisa menyebabkan patah


Prinsip Kerja Transmisi pada Serat Optik : Gelombang Cahaya bertugas membawa sinyal informasi. Mengapa cahaya bisa bergerak sepanjang serat optik? • Karena ada proses yang disebut Total Internal Reflection (TIR) • TIR dimungkinkan dengan membedakan indeks bias (n) antara core dan clading – Dalam hal ini ncore > ncladding – Memanfaatkan hukum Snellius


Klasifikasi Serat Optik • Berdasarkan mode gelombang cahaya yang berpropagasi pada serat optik – Multimode Fibre – Singlemode Fibre

• Berdasarkan perubahan indeks bias bahan – Step index fibre – Gradded index fibre


Jenis-jenis kabel serat optik Step-index multimode. Used with 850nm, 1300 nm source.

Graded-index multimode. Used with 850nm, 1300 nm source.

Single mode. Used with 1300 nm, 1550 nm source.


Single Mode Karakteristik :  Diameter inti kecil sekali  Diameter core : 2-10 mikro meter  Diameter cladding : 50-125 mikro meter  Diameter coating : 250-1000 mikro meter  Redaman : 1-5 dB/km  Bandwith : 500-50.000 MHz Kelebihan :  BW yang sangat besar  Dispersi yang kecil sekali dibanding serat lain  Redaman paling kecil  Dipakai untuk jarak jauh Kekurangan :  Pembuatan sangat sulit  Harganya mahal

Ilustrasi cara kerja :

1. Menggunakan Laser sebagai sumber cahaya 2. Diameter core 9 micron


Multimode Step-Index Karakteristik :  Index bias inti konstan  Diameter core : 50-250 mikrometer  Diameter cladding : 125-400 mikrometer  Diameter coating : 250-1000 mikrometer  Redaman : 4-20 dB/km  Bandwith : 6-25 MHz

Ilustrasi cara kerja :

Kelebihan :  Pembuatan mudah  Penyambungan mudah  Harga relatif murah Kekurangan :  BW rendah  Banyak terjadi dispersi  Redamannya besar  Digunakan untuk jarak pendek

1. Menggunakan LED sebagai sumber cahaya 2. Diameter core 62,5 micron


Multimode Graded-Index Karakteristik :  Index bias inti bertingkat dengan indeks bias tertinggi pada pusat core  Diameter core : 30-60 mikrometer  Diameter cladding : 100-150 mikrometer  Diameter coating : 250-1000 mikrometer  Redaman : 2-10 dB/km  Bandwith : 150-2000 MHz Kelebihan :  BW yang lebih besar  Dispersi yang lebih sedikit  Redaman yang lebih kecil  Dipakai untuk jarak menengah Kekurangan :  Pembuatan lebih sulit  Harga lebih mahal

Ilustrasi cara kerja :

1. Menggunakan LED sebagai sumber cahaya 2. Diameter core 62,5 micron


Aplikasi • Long-haul trunk = jaringan telpon dengan panjang 1500km dgn kapasitas tinggi (20.000-60.000 channel suara) • Metropolitan trunk = jangkauan 12 km dengan 100.000 channel suara untuk sentral telpon kota • Rural exchange trunk = panjang sirkuit 40 km-160 km, < 5000 channal suara, menghubungkan kota dan desa • Subscriber loop = bergerak secara langsung dari sentral kepengguna • Local Areal Network = kapasitas 10 Mbps – 10 Gbps, dapat menyokong ratusan atau ribuan stasiun dalam skala besar


Media wireless â&#x20AC;˘ Jaringan wireless/nirkabel adalah teknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik melalui udara sebagai media untuk mengirimkan informasi dari pengirim ke penerima. â&#x20AC;˘ Teknologi ini muncul sebagai jawaban atas keterbatasan jaringan wireline. Mobilitas manusia yang tinggi dan informasi yang selalu dekat menjadi faktor pendorong utama berkembangnya teknologi ini.


• Untuk Unguided media, transmisi dan penangkapan diperoleh melalui sebuah alat yg disebut ANTENA • Untuk transmisi, antena menyebarkan energi elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk penerimaan sinyal, antena menangkap gelombang elektromagnetik dari media • Ada dua jenis konfigurasi untuk transmisi wireless, yakni searah dan segala arah • Untuk konfigurasi searah, antena pentransmisi dan penerima harus disejajarkan dg hati-hati. Makin tinggi frekuensi sinyal, maka semakin mungkin memfokuskannya ke dalam sinar searah. • Untuk konfigurasi segala arah, sinyal yg ditransmisikan menyebar luas ke segala penjuru dan diterima oleh banyak antena


Frekuensi Transmisi Wireless •

2GHz sampai 40GHz – Frekuensi utk gelombang mikro – Menghasilkan sinar searah yg sgt tinggi – Untuk transmisi titik ke titik – Untuk komunikasi Satelit 30MHz sampai 1GHz – Sesuai untuk transmisi ke segala arah – Untuk Pemancar radio 3 x 1011 sampai 2 x 1014 – Untuk Inframerah


Gelombang Mikro Terrestrial â&#x20AC;˘ Deskripsi Fisik - Tipe antena gelombang mikro yg plg umum adalah parabola - Ukuran diameter biasanya 3 m - Antena pengirim memfokuskan sinar pendek agar mencapai transmisi garis pandang menuju antena penerima - Antena gelombang mikro biasanya ditempatkan pada ketinggian tertentu diatas tanah untuk memperluas jarak antar antena dan agar mampu melakukan transmisi


â&#x20AC;˘ Karakteristik Transmisi - Frekuensi yg digunakan utk transmisi ini adalah 2-40 Ghz - Makin tinggi frekuensi yg digunakan, makin tinggi potensial bandwidthnya dan makin tinggi rate datanya - Sumber utama kerugian adalah atenuasi yg meningkat saat turun hujan khususnya gelombang diatas 10 Ghz - Gangguan lain adalah interferensi krn daerah transmisi yg tumpang tindih - Main tinggi frekuensi, antenanya makin kecil dan murah


â&#x20AC;˘ Aplikasi - Untuk jasa telekomunikasi long haul, sbg pengganti coaxial atau serat optik Fasilitas gelombang mikro memerlukan sedikit amplifier atau repeater dibanding coaxial pd jarak yg sama - Digunakan untuk transmisi televisi dan suara - Untuk jalur titik ke titik pendek antar gedung. Ini dpt digunakan utk jaringan TV tertutup atau sbg jalur data diantara LAN - Untuk keperluan bisnis, dibuat untuk fasilitas telekomunikasi jarak jauh utk kota yg sama melalui prusahaan telepon lokal


Gelombang Mikro Satelit Deskripsi Fisik â&#x20AC;˘ Satelit komunikasi adalah sebuah station relay gelombang mikro. â&#x20AC;˘ Digunakan utk menghubungkan dua atau lebih transmitter/receiver gelombang mikro pada bumi, yg dikenal sbg station bumi atau ground station â&#x20AC;˘ Satelit menerima trasnmisi diatas satu band frekuensi (uplink) , memperkuat dan mengulang sinyal-sinyal lalu mentransmisikannya ke frekuensi yg lain (downlink) â&#x20AC;˘ Sebuah satelit pengorbit tunggal akan beroperasi pada beberapa band frekuensi, yg disebut transponder channel atau disingkat transponder


â&#x20AC;˘ Pada gambar a, Satelit digunakan untuk menyediakan jalur titik ke titik diantara dua antena dari station bumi. â&#x20AC;˘ Pada gambar b, satelit menyediakan komunikasi antara satu transmitter dari station bumi dan sejumlah receiver station bumi. â&#x20AC;˘ Dua satelit yg menggunakan band frekuensi yg sama, bila keduanya cukup dekat akan saling mengganggu


Karakteristik transmisi satelit • •

• •

Jangkauan frekuensi optimum utk transmisi satelit adalah berkisar pada 1 sampai 10 Ghz Dibawah 1 Ghz, terdapat noise yg berpengaruh dari alam seperti noise dari galaksi, matahari, atmosfer serta interferensi buatan manusia dari berbagai perlengkapan elektronik. Diatas 10 Ghz, sinyal-sinyal akan mengalami atenuasi yg parah akibat penyerapan dan pengendapan di atmosfer Frekuensi uplink dan downlink berbeda krn satelit tdkdpt menerima dan mentransmisi dg frekuensi yg sama pada kondisi operasi terus-menerus tanpa interferensi. Jadi sinyal-sinyal yg diterima dari suatu station bumi pada satu frekuensi hrs ditransmisikan kembali dg frekuensi yg lain


Aplikasi â&#x20AC;˘

Distribusi siaran televisi Program ditransmisikan ke satelit kemudian disiarkan ke sejumlah station, selanjutnya didistribusikan ke pemirsa. Pada TV kabel,selanjutnya didistribuikan ke rumah2 pelanggan menggunakan kabel coaxial. Aplikasi teknologi satelit terbaru adalah distribusi televisi Direct Broadcast Satellite (DBS), dimana sinyal2 video satelit langsung ditransmisikan ke rumah2 pemirsa, dan ini mengurangi biaya serta ukuran antena â&#x20AC;˘ Transmisi telepon jarak jauh : untuk sambungan telepon internasional â&#x20AC;˘ Navstar Global Positioning System


â&#x20AC;˘

Jaringan bisnis swasta Provider satelit membagi kapasitas total menjadi beberapa channel dan menyewakannya kepada user bisnis. Satu user dilengkapi dengan antena yg dapat menggunakan channel satelit utk jaringan swasta. Biasanya sangat mahal dan terbatas utk organisasi besar dg peralatan canggih.


â&#x20AC;˘ Arsitektur Komunikasi Satelite Secara garis besar, arsitektur komunikasi satelit dapat digambarkan sebagai berikut :


Kelebihan Komunikasi Satelit 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Cakupan yang luas : satu negara, region, bahkan satu benua Bandwith yang tersedia cukup lebar Independen dari infrastruktur terestrial Instalasi jaringan segmen bumi yang cepat Biaya relatif rendah per site Karakteristik layanan yang seragam Layanan total hanya dari satu provider Layanan mobile/wireless yang independen terhadap lokasi

Kekurangan Komunikasi Satelit

1. Delay propagasi yang besar 2. Rentan terhadap pengaruh atmosfir 3. Modal pembangunan awal yang besar 4. Biaya komunikasi untuk jarak jauh dan pendek relatif sama 5. Hanya ekonomis jika jumlah user banyak


â&#x20AC;˘ Pada prinsipnya terdapat dua bagian penting pada sistem komunikasi satelit, yaitu segmen angkasa dan segmen bumi. Segmen angkasa terdiri dari satelit, power supply, kontrol temperatur, kontrol attitude dan orbit. Sedangkan segmen bumi terdiri dari user terminal, SB master, dan jaringan.


Pemancar Radio Deskripsi â&#x20AC;˘ Siaran radio bersifat segala arah shg siaran radio tidak memerlukan antena parabola, dan antena tidak perlu mengarah persis ke arah sumber siaran â&#x20AC;˘ Frekuensi yg digunakan antara 3 kHz sampai 300 Ghz â&#x20AC;˘ Rentang frekuensi tsb digunakan utk radio FM, televisi UHF dan VHF serta utk aplikasi jaringan data


Karakteristik Transmisi Radio • Frekeunsi 30 Mhz sampai 1 Ghz sangat efektif utk komunikasi broadcast • Gelombang siaran radio sedikit sensitif thd atenuasi saat hujan turun. • Gelombang radio relatif lebih sedikit mengalami atanuasi • Sumber gangguan utama adalah interferensi multi-jalur. Pantulan dari bumi, air dan alam atau peralatan buatan manusia menyebabkan terjadinya multi jalur antena. Contohnya saat ada pesawat terbang melintas maka TV menampilkan gambar ganda


Aplikasi â&#x20AC;˘ Penyebaran informasi melalui siaran radio


Infra Merah â&#x20AC;˘ Komunikasi infra merah dilakukan dgn menggunakan transmitter/receiver (tranceiver) yg memodulasi cahaya infra merah yg koheren. sight (or reflection) â&#x20AC;˘ Dihalangi oleh dinding â&#x20AC;˘ Contoh : TV remote control


GANGGUAN TRANSMISI â&#x20AC;˘ Media Terpandu (kabel) a. Atenuasi b. Distorsi tunda c. Noise

â&#x20AC;˘ Media tidak terpandu (nirkabel) a. b. c. d.

Free-space loss Penyerapan atmosfer Refraksi (pembiasa, perubahan arah) Noise termal (panas) e.


Gangguan Transmisi Media Terpandu •

ATENUASI  Semakin jauh, kekuatan sinyal makin berkurang  Sinyal diperkuat (restorsi) dengan amplifier (sinyal analog) atau repeater (sinyal digital)  DISTORSI TUNDA : Frekuensi yang berbeda, merambat dengan kecepatan berbeda NOISE (DERAU) : sinyal yang diterima berubah / ada tambahan sinyal yang tidak diinginkan


• Noise termal : Media kawat yang panas, meyebabkan gerakan elektron tidak teratur • Noise Intermodulasi:  Ada dua frekuensi dalam satu saluran, frekuensi dijumlahkan  Akibat: sistem tidak linier • Noise Bicara Silang (crosstalk) : Pengaruh antar saluran transmisi yang berdampingan • Impulse Noise : terdapat pulsa-pulsa tidak teratur pada sinyal. Impulse salah satunya disebabkan oleh: petir


Gangguan Transmisi Media Tak Terpandu • Free-space loss : penyebaran di udara akan memperlemah sinyal • Penyerapan atmosfer : mendung dan hujan akan menyerap sinyal Semakin tinggi frekuensi, semakin rentan terhadap cuaca • Refraksi : perubahan kecepatan sinyal yang disebabkan oleh ketinggian • Noise Termal : peralatan yang panas akan memperlemah daya pancar dan penerimaan


Jaringan Telekomunikasi


PENGERTIAN â&#x20AC;˘ Jaringan telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam bertelekomunikasi (Undang-undang RI no.36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi)


• Tujuan dasar dari adanya suatu jaringan telekomunikasi adalah untuk mengirimkan informasi dari suatu user ke user lain yang ada di dalam jaringan – User dari suatu jaringan publik disebut subscriber

• Informasi yang berasal dari user dapat beragam (bisa voice, data maupun gambar) • Subscriber dapat mengakses jaringan menggunakan jaringan akses yang beragam (cellular, fixed dsb.)


• Tiga teknologi yang diperlukan untuk berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi: – Transmisi – Switching – Signaling


Teknologi Transmisi • Transmisi adalah proses membawa informasi antar end points di dalam sistem atau jaringan • Sistem transmisi yang sekarang menggunakan empat buah medium transmisi berikut : – – – –

Kabel tembaga Kabel serat optik Gelombang radio Cahaya pada ruang bebas (misalnya infra merah)

• Dalam suatu jaringan telekomunikasi, sistem transmisi digunakan untuk saling menghubungkan sentral (router) – Keseluruhan sistem transmisi ini disebut jaringan transmisi atau jaringan transport (transport network)


Teknologi Switching â&#x20AC;˘ Suatu teknologi yang digunakan pada switch untuk menghubungkan (men-switch) panggilan (pada jaringan telepon) atau â&#x20AC;˘ Mengarahkan/memforward paket dari suatu link ke link yang lain


Teknologi Signaling â&#x20AC;˘ Signaling adalah mekanisme yang memungkinkan entitas yang berada di dalam jaringan (misalnya perangkat di pelanggan, switch dsb.) untuk membentuk, mempertahankan, dan memutuskan suatu sesi di dalam jaringan â&#x20AC;˘ Proses signaling dilaksanakan menggunakan suatu sinyal atau pesan tertentu â&#x20AC;&#x201C; Contoh: ketika kita mengangkat handset telepon untuk melakukan panggilan akan terdengar nada panggil (dial tone)

â&#x20AC;&#x201C; Dial tone mengindikasikan bahwa sentral telepon siap menerima informasi nomor yang dituju


TOPOLOGI

Keterangan :

a. Topologi Mesh b. Topologi Star c. Topologi Ring d. Topologi Star + Mesh e. Topologi Bus f. Topologi Tree/pohon


a. Topologi Mesh/mata jala Keuntungan dari jaringan mata jala 1) Tiap sentral mempunyai derajat yang sama. 2) Tiap sentral mempunyai hubungan langsung 3) Peralatan switching dapat lebih sederhana 4) Syarat saluran lebih murah 5) Bila salah satu saluran penghubung terganggu, maka hubungan antar sentral masih tetap dapat dilakukan melalui saluran yang lain. Kerugian jaringan mata jala 6) Efisiensi saluran rendah karena memerlukan banyak berkas 7) Konsentrasi saluran agak rendah 8) Jaringan mata jala yang satu dengan yang lain sulit dihubungkan Bentuk jaringan mata jala pada hirarki jaringan di Indonesia digunakan pada tingkat tersier, yaitu jaringan yang menghbungkan sambungan langsung jarak jauh.


b. Topologi Star/bintang Keuntungan jaringan bintang 1) Cocok untuk jaringan dengan volume trafik yang rendah 2) Trafik ke sentral lain (antar sentral) dari suatu sentral dikonsentrasikan melalui sentral transit, sehingga sentral transit biasanya mempunyai derajat yang lebih tinggi. 3) Jumlah berkas saluran S linear terhadap jumlah sentral N 4) Konsentrasi saluran besar 5) Efisiensi saluran tinggi Kelemahan jaringan bintang Bila sentral transit mengalami gangguan (break down) maka semua sentral di bawahnya akan terisolir (tidak dapat saling berhubungan)


c. Topologi Ring/cincin Keuntungan jaringan cincin 1) Suatu jaringan cincin mudah sekali di konfigurasi dan diinstall. 2) Dalam jaringan secara normal sinyal disirkulasikan setiap waktu. Bila node tidak menerima sinyal untuk waktu tertentu menunjukan adanya kesalahan sederhana pada cincin tersebut. Bila ada node yang mengalami kerusakan maka dengan mudah dapat diisolasi sehingga tidak menggangu pada kinerja sistem secara keseluruhan. Kelemahan jaringan cincin 3) Tetapi bila satu titik tidak berfungsi maka seluruh jaringan tidak akan berfungsi. Untuk menghindari kelemahan tersebut biasanya menggunakan cincin ganda. 4) Kelemahan yang lainnya adalah trafiknya hanya bisa satu jalur, tidak cocok digunakan dengan titik yang banyak.


d. Topologi Bus Keuntungan jaringan bus 1) Mudah untuk diinstal 2) Menggunakan panjang kabel yang lebih pendek dibandingkan topologi lainnya. Kelemahannya jaringan bus 3) Topologi ini tidak flesibel karena penambahan satu titik menyebabkan perubahan konfigurasi dan penambahan pajang rata-rata kabel. 4) Pengisolasian kerusakan sangat sulit dilaksanakan karena akan menganggu kinerja jaringan. 5) Bila bus mengalami kerusakan maka seluruh titik tidak berfungsi.


e. Topologi Tree/pohon Jaringan pohon dapat diturunkan dari topologi bintang yang berhirarki membentuk sebuah percabangan pohon. Hanya beberapa node yang langsung berhubungan dengan sentral pusat. Sentral pusat berisi repater yang menerima sinyal informasi yang masuk dan meregenerate ke sentral dibawahnya yang dituju. Sentral pusat merupakan sentral yang aktif sementara sentral dibawahnya adalah sentral yang pasif. Kelebihan dan kelemahannya sama dengan topologi jaringan bintang.


Perkembangan Teknologi Jaringan Wireline


Perkembangan Teknologi Jaringan Wireless


Perkembangan Service Telekomunikasi


Perkembangan Perangkat Telekomunikasi


Perkembangan Jaringan Telekomunikasi


Permasalahan Telekomunikasi 1. Jauhnya jarak antara pengirim dan penerima 2. Perbedaan platform, media, dan aturan yang digunakan pada masing-masing pengirim, penerima dan jaringan. 3. Kualitas media transmisi yang digunakan 4. Keterbatasan jalur yang disediakan 5. Banyaknya komunikasi yang dibangkitkan secara bersamaan


Jaringan Privat

• Click to edit Master text styles – Second level – Third level

merupakan sebuah jaringan yang dibangun oleh suatu kelompok, lembaga, perusahaan, institusi atau bahkan seseorang dilingkungan internalnya sendiri, dengan harapan komunikasi internal dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, dan murah. Contohnya : PBX (Private Branch eXchange), LAN (Local Area Network), dan VPN (Virtual Private Network).

• Fourth level – Fifth level


• Click to edit Master text styles Jaringan Publik – Second level – Third level merupakan jaringan yang dibangun oleh pemerintah maupun penyedia jasa telekomunikasi kepada publik, baik yang berorientasi profit maupun non-profit, sehingga masyarakat luas dapat memanfaatkannya dalam bertukar informasi. Contohnya adalah PSTN, ISDN, Internet

• Fourth level – Fifth level


Terima Kasih


Media transmisi jaringan telekomunikasi