Issuu on Google+

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

SENIN, Pahing, 19 April 2010/3 Jumadil Awal 1431 H

No: 23123 Tahun Ke-64

Terbit 28 Halaman (A1-8, B1-12, C1-8)

Harga Eceran: Rp 2.500,-

MEDAN MAKIN PANAS MEDAN (Antara): Cuaca di Kota Medan, Sumatera Utara sekitarnya semakin panas dengan suhu maksimum 35 derajat celsius dan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

“Daerah lain juga masih panas, meski ada penurunan sedikit menjadi 34 derajat celsius seperti di daerah pesisir timur,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMGK) Polonia Medan, Firman di Medan, Minggu (18/4). Ia mengatakan, suhu yang tinggi itu mengakibatkan uda-

ra dan angin yang bertiup di Kota Medan sangat sedikit mengandung uap air. Padahal udara dan angin yang mengandung uap air itu dibutuhkan untuk memberikan kesejukan di Kota Medan. Kondisi itu ditambah lagi dengan kurangnya interaksi antara suhu laut yang dingin Lanjut ke hal A2 kol. 6

Indonesia Darurat Mafia Hukum JAKARTA (Waspada): Praktek mafia peradilan marak terkuak di berbagai institusi penegak hukum dan juga Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Indonesia Corruption Watch (ICW) memberi julukan untuk kondisi ini sebagai darurat mafia hukum. Waspada/Surya Efendi

57 WNI Di Dusseldorf Terdampar Tanpa Jaminan Hotel Dan Makanan JAKARTA ( Waspada): Sebanyak 57 WNI terdampar di Dusseldorf, Jerman, akibat bencana debu vulkanik. Pihak maskapai Emirates yang seharusnya mengangkut mereka

ke Indonesia tidak memberikan hotel dan makanan. “Emirates tidak menyediakan hotel karena alasan force majeure. Makanan juga boroboro,” kata Mario Suharsono,

Minggu (18/4). 57 WNI yang terdampar di Dusseldorf berasal dari tiga grup yang sedang melakukan perjalanan wisata. Grup Mario ada 22 orang, grup lain 17 dan

CUACA PANAS

21 orang. Tidak hanya ditelantarkan oleh maskapai, mereka juga tidak mendapat kepastian kapan bisa pulang. Lanjut ke hal A2 kol. 3

Seorang ibu berjalan menggunakan payung ketika melintasi Jl. Gatot Subroto Medan, Minggu (18/4). Sementara gumpalan awan panas menyelimuti langit persis di atas bandara Polonia.

Cucu Bunuh Nenek Ditangkap, Satu Ditembak

STABAT ( Waspada): Aparat Polsek Tanjungpura dibantu Polres Langkat meringkus dua pelaku pembunuhan Nenek Darmataksiyah di dua lokasi terpisah di Medan , Minggu (18/4) dinihari. Pelaku AM, 17, warga Sunggal yang masih termasuk cucu korban diringkus di kediamannya tanpa perlawanan. Sementara pelaku lain, ER, 18, terpaksa ditembak petugas pada bagian kakinya karena mencoba melawan saat disergap. Dua pelaku saat diinterogasi petugas mengakui melakukan pembunuhan itu dengan cara memukul bagian belakang tubuh nenek dengan kayu. Awalnya mereka pura-pura bertamu Kamis (15/4) sore di kediaman korban di Desa Lalang Tanjungpura untuk mencuri uang. Kemudian sekira pukul 20:00 dua pelaku dengan mudah menghabisi nyawa Darmataksiyah karena sang nenek menetap sendirian di rumah tersebut. Mereka berhasil membawa uang tunai Rp3,6 juta yang diambil dari lemari sang nenek. Warga setempat baru mengetahui kejadian keeseokan harinya setelah melihat pintu rumah korban belum juga terbuka. Setelah dibuka ditemukan Darmataksiyah telah tewas. Sementara Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Wahyudi membenarkan penangkapan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku mendekam di sel tahanan. (a38)

KRAKOW, Polandia (AP): Mayat Presiden Lech Kaczynski dan istrinya diterbangkan dar i Warsawa ke Krakow Minggu (19/4) dinihari untuk dimakamkan di antara para

Antara

MAFIA PAJAK. Kapolwiltabes Surabaya, Kombes Pol Ike Edwin (kanan) menunjukkan sejumlah barang bukti dan tersangka penggelapan pajak di Mapolwiltabes Surabaya, Minggu (18/4). Penggelapan pajak senilai Rp934 juta tersebut, dilakukan oleh 10 tersangka, satu di antaranya PNS Dirjen Pajak.

Pezina Dilarang Nyalon Pilkada

JPPR: Biarkan Rakyat Menilai

J A K A RTA ( Wa s p a d a ) : Usulan Mendagri Gamawan Fauzi soal larangan pezina untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah menuai kritik. Seruan moral tersebut dinilai tidak tepat diatur oleh pemerintah. “Sebagai Mendagri, tidak tepat menjadikan perzinahan

Ke depan manajemen zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Sumatera Utara harus direformasi dengan sistem manajemen handal agar tepat sasaran.

B2

Polres Asahan Ringkus Tersangka Perampokan Rp 250 Juta

Dalam jangka waktu 12 jam, Polres Asahan mengamankan kawanan perampok bersenjata api (senpi) yang melarikan uang Rp 250 juta milik PT Mulia Mas Kisaran, di tempat dan waktu berbeda, Sabtu (17/4).

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan memasang Buoy (pelampung pendeteksi gelombang) tsunami di kawasan Samudera Hindia, tepatnya di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. C4

C5

raja dan penyair Polandia. Pemakaman itu dilakukan dalam satu upacara yang lebih banyak unsur tradisinya yang disaksikan sejumlah pemimpin dunia yang sebagiannya

sebagai syarat karena hal itu menjadi urusan moral yang bukan domain pemerintah,” kata Sekretaris Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masyukurudin Hafidz, Minggu (18/4). Menurut Hafidz, larangan seorang pezina bukan sesuatu yang urgen diatur sebagai sya-

rat pencalonan kepala daerah. Bahkan, gagasan itu malah bisa digunakan oleh pelaku politik untuk menjatuhkan lawannya. “Perzinahan justru akan menjadi isu yang kontraproduktif karena bisa dimainkan Lanjut ke hal A2 kol. 1

SURABAYA (Antara): Mahkamah Konstitusi (MK) mendesak pengesahan Undang Undang (UU) tentang pembuktian terbalik yang selama ini ditunggu-tunggu publik. “Undang-undang pembuktian terbalik mutlak harus ada,” kata Ketua MK Mahfud M.D. saat berbicara dalam seminar Hukum Beracara di Surabaya, Minggu (18/4). Dengan diberlakukannya undang-undang itu, menurut dia, pihak penyidik, baik di kejaksaan maupun di kepolisian, tidak perlu susah-susah mendapatkan bukti tindak kejahatan seseorang. “Misalnya jaksa menuduh saya melakukan korupsi sekian miliar rupiah berdasarkan besaran gaji yang saya terima. Sa y a b i s a m e n j a w a b n y a dengan memberikan penjelasan mengenai uang miliaran rupiah yang saya punya itu, seperti nilai kekayaan yang diperoleh dari warisan dan sebagainya,” katanya. Selama ini undang-undang tersebut belum diberlakukan, aparat penegak hukum akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembuktian atas kasus kejahatan, terutama korupsi.

Jupe: Rakyat Ingin Bukti

Manajemen ZIS Harus Direformasi

B5

Lanjut ke hal A2 kol. 3

membatalkan rencana kehadirannya karena penerbangan dilumpuhkan debu gunung berapi yang meletus di Eslandia. Lanjut ke hal A2 kol. 6

MK Desak Pengesahan UU Pembuktian Terbalik

BACA DI HALAMAN DALAM

BPPT Kaji Kemunculan Daratan Baru Di Pulau Banyak

kantor ICW Jakarta Minggu (18/4). Febri memberikan usulan, untuk membersihkah Kepolisian, misalnya, Indonesia dapat meniru Hongkong. Di sana, komisi pemberantasan

Sejumlah Kepala Negara Batal Hadiri Pemakaman Presiden Polandia

4.064 Butir Peluru Teroris Ditemukan

BANDA ACEH (Antara): Operasi aparat kepolisian menemukan 4.064 butir peluru dan satu senjata laras panjang yang dibuang para tersangka teroris ke dalam sebuah jurang di kawasan hutan lindung, Cidop Krueng Linteng, Jantho, Aceh Besar. Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes (Pol) Esa Permadi di Banda Aceh, Minggu (18/4) pagi menyebutkan, barang bukti itu ditemukan dalam sebuah operasi gabungan Detasemen khusus (Densus 88) antiteror Mabes Polri dan Polda Aceh serta Polres Aceh Besar pada Sabtu (17/4) petang. Ia merincikan, dari total peluru (amunisi) yang ditemukan itu masing-masing sebanyak 1.239 butir jenis AK47, 2.825 butir amunisi M16 dan sebuah senjata AK47. “Barang bukti tersebut ditemukan dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter sekitar lokasi yang pernah dijadikan tempat pelatihan tersangka teroris, yakni kawasan hutan lindung Cidop Krueng Linteng,” katanya. Lanjut ke hal A2 kol. 6

“Kondisi kita saat ini berada dalam kondisi darurat mafia. Diperlukan adanya perombakan yang menyeluruh di semua institusi,” kata peneliti hukum ICW Febri Diansyah dalam diskusi bertajuk ‘Bersihkan Institusi Penegak Hukum dan Ditjen Pajak dari Mafia’ di

Antara

SEORANG perempuan menunjukkan buku bertajuk ‘Skandal Gila Bank Century’ yang ditulis oleh Anggota Pansus DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu (18/4).

Pengalihan Isu Century Tidak Berhasil

ART I S s e k s i Ju l i a Perez (foto) atau akrab disapa Jupe mengesampingkan kelebihan-kelebihan yang biasa dipakai calon-calon kepala daerah sebagai “senjata” untuk berjuang memenangi persaingan. Mengenai pencalonannya menjadi bupati Pacitan, Jupe mengatakan, “Saya rasa masalah pengalaman, politik, kepintaran itu mungkin bisa dikesampingkan sekarang ini. Masyarakat

Lanjut ke hal A2 kol. 3

Tribun Manado

Bocah dengan “tangan ketiga” di punggung.

Bocah 5 Tahun Punya ‘Tiga Tangan’

JAKARTA (Antara): Anggota Komisi III (bidang hukum dan keamanan) DPR RI Bambang Soesatyo yakin setiap pengalihan perhatian masyarakat dari skandal “bailout” Bank Century, tidak berhasil karena DPR akan terus mengawal penyelesaian kasus bank tersebut. “Saya dan juga anggota tim sembilan lainnya (inisiator hak angket) memastikan dan memberi jaminan bahwa

SEKILAS tak ada yang aneh pada Rendi Sihurer ,5 tahun, buah hati Faisal Sihurer yang tercatat sebagai warga Kampung Islam, Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara. Gelak tawa dan keriangan terus menghiasi wajahnya. Sehari-hari Rendi juga terlihat asyik bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun, siapa kira di balik pakaian yang membalut tubuhnya, persisnya di bagian punggung, terdapat daging tumbuh yang menyerupai

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Lanjut ke hal A2 kol. 3

Menurut dia, kalau undang-undang itu diberlakukan, tidak akan ada lagi alasan bagi penyidik menolak berkas perkara kejahatan korupsi karena kurang bukti. Menanggapi kekisruhan di tubuh Mabes Polri terkait pernyataan mantan Kabareskrim Kombes Pol. Susno Duadji dalam beberapa hari terakhir ini, Mahfud menyatakan sebagai hal yang positif. “Saya tidak membela siapa-siapa. Pengakuan Susno itu bukan berarti menelanjangi kepolisian. Justru sebaliknya, polisi bisa membuka aib Susno sehingga ada sikap saling Lanjut ke hal A2 kol. 6

Kurir 5,5 Kg Ganja Ditangkap

MEDAN (Waspada): Sat Narkoba Poltabes Medan meringkus seorang lelaki dengan tuduhan sebagai pengedar (kurir) narkoba jenis ganja dalam penyergapan di Desa Pujimulyo, Sunggal, Deli Serdang, Sabtu (17/4) malam. Dari tersangka Dimas Susilo, 25, warga Jalan Binjai Km 12,5 Desa Pujimulyo, Sunggal, polisi menyita barang bukti 5,5 Kg ganja. Saat ini, tersangka ditahan di Poltabes Medan. Informasi di Poltabes Medan, Minggu (18/4), tersangka pengedar ganja tersebut ditangkap berawal dari informasi masyarakat tentang seorang pengedar yang hendak melakukan transaksi di kawasan itu. Petugas Satuan Narkoba Poltabes Medan berpakaian preman yang mendapat informasi langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di kawasan Desa Pujimulyo. Setelah dilakukan Lanjut ke hal A2 kol. 1

Seramp ang erampang - Panas Medan lebih panas lagi Jupe - He...he...he...

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

SENIN, Pahing, 19 April 2010/4 Jumadil Awal 1431 H

No: 23123 Tahun Ke-64

Edisi Aceh

Terbit 28 Halaman (A1-12, B1-12, C1-8)

Harga Eceran: Rp 2.500,- (belum termasuk ongkos kirim)

Hukum Mati Koruptor Terlambat SURABAYA (Waspada): Indonesia lamban dalam bersikap. Malahan sebagai salah satu negara dengan angka korupsi tertinggi, Indonesia terlambat memberlakukan hukuman mati untuk koruptor. Akibatnya, praktik korupsi merajalela. Ketua Mahkamah Konstitusi menyebutkan, hukuman mati diyakini mampu menghambat tindak korupsi yang telah mendarah daging. “Kalau sampai ada vonis mati tetapi orang tetap korupsi,berartiketerlaluan,”ujarnya di Surabaya, Minggu (18/4). Menurut dia, momentum

memberlakukan hukuman mati sebenarnya pada awal tahun 2000. Namun, sampai sekarang pemerintah belum menerapkan hukuman mati dalam kasus korupsi. “Mahkamah Konstitusi juga telah membuat putusan menyetujui hukuman mati,” tuturnya sambil menegaskan bah-

wa hukuman mati tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Bagaimanapun hukuman mati layak diterapkan dalam kasus-kasus korupsi tertentu, tidak bisa menggunakan ukuran nominal semata. Terdapat pertimbangan lain, misalnya koruptor merupakan penegak hukum. Mahfud mencontohkan, angka korupsi Rp2 miliar oleh bupati memiliki bobot yang berbeda bila dilakukan oleh hakim. “Hakim merupakan penegak Lanjut ke hal A2 kol. 3

4.064 Peluru Teroris Ditemukan

Antara

BUKU SKANDAL CENTURY: Seorang perempuan menunjukkan buku bertajuk ‘Skandal Gila Bank Century’ yang ditulis oleh anggota Pansus DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu (18/4). Bambang menuangkan kesaksian dan pengalamannya sebagai Anggota Pansus Angket Bank Century yang luput dari pemberitaan media.

BANDA ACEH (Waspada): Polisi Aceh menemukan 4.064 butir peluru dan satu senjata laras panjang yang dibuang para tersangka teroris ke sebuah jurang di kawasan hutan lindung Cidop, Krueng Linteng, Jantho, Aceh Besar. Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes (Pol) Esa Permadi di Banda Aceh Minggu (18/4) pagi menyebutkan, barang bukti itu ditemukan dalam sebuah operasi gabungan Detasemen Khusus (Densus 88)

Antiteror Polri dan Polda Aceh serta Polres Aceh Besar, Sabtu (17/4) petang. Ia merinci, dari total peluru (amunisi) yang ditemukan itu masing-masing sebanyak 1.239 jenis AK47, 2.825 butir amunisi M16 dan sebuah senjata AK47. “Barang bukti itu ditemukan dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter, di sekitar lokasi yang pernah dijadikan tempat pelatihan tersangka teroris, yakni kawasan hutan lindung Cidop Krueng Linteng,” katanya.

Kawasan pegunungan Jalin, Jantho, atau sekitar 65 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh itu merupakan lokasi pertama tempat pelatihan tersangka teroris yang digrebek oleh aparat kepolisian. Informasi adanya ribuan amunisi di kawasan hutan lindung tersebut pada awalnya diketahui dari pengembangan terhadap seorang tersangka yang tertangkap, Qamaruddin alias Lanjut ke hal A2 kol. 7

Rp11 Miliar Diduga Mengalir Ke Satpol PP Warga Temukan Megalit Mirip Orang Shalat PAGARALAM, Sumsel (Antara): Batu megalit berupa seorang laki-laki seperti sedang shalat, ditemukan di areal persawahan Dusun Selibar, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Minggu (18/4). “Batu megalit yang berukuran tinggi sekitar 30 cm, dengan lebar 40 cm, dengan lokasi ditemukan berjarak 1 km dari Dusun Selibar dan berada di tengah sawah dengan kondisi sebagian sudah tertimbun tanah,” kata Wimsi, warga setempat. Ia mengatakan, patung batu itu berbentuk seorang laki-laki Lanjut ke hal A2 kol. 3

JAKARTA (Waspada): LBH Jakarta meminta tim investigasi dari Palang Merah Indonesia (PMI) menyelidiki dugaan aliran dana Rp 11 miliar, yang santer diisukan diberikan PT Pelindo II kepada Satpol PP. Bila indikasi itu kuat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turun tangan. “Ini semuanya harus diselidiki. Kalau ada uang Rp 11 miliar itu, ini penyuapan dan KPK yang harus turun tangan,” ucap Direktur LBH Nurkholis Hidayat dalam jumpa pers di LBH Jakarta, Jl Diponegoro, Minggu (18/4). Menurut Nurkholis, untuk kepentingan penyelidikan tim investigasti tersebut, Kepala Satpol PP nonaktif Harianto Badjuri harus mau bicara jujur.

Nurkholis juga meminta Badjuri tidak menjadi tameng bagi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. “Tim juga harus memeriksa Gubernur DKI Jakarta dalam kasus ini,” imbuhnya. Nurkholis mengatakan, sejak awal pengerahan Satpol PP untuk menertibkan lahan makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, memang penuh tanda tanya. Sebab, pengadilan belum secara tegas memutuskan lahan sengketa itu milik PT Pelindo II. “Keputusan pengadilan soal ahli waris itu menyatakan (gugatan) tidak diterima. Berarti itu belum masuk ke urusan kepemilikan tanah, baru pada masalah formil seperti surat kuasa dan lain-lain,” terang dia.

Pemerintah Aceh akan membangun jalan bebas hambatan (highway) yang akan menghubungkan Banda Aceh-Medan. Realisasi pembangunnya semakin dekat dengan terbentuknya tim pengarah pembangunan highway yang diketuai langsung Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh, Muhyan Yunan. Hal C3

Maimun Asnawi, SH.I

PETA: Halim dan Umar sedang menunjukkan peta lokasi tanah yang sedang bermasalah.

Oleh H. Ameer Hamzah Seharusnya ulama dan umara harus kompak dalam merealisasikan fatwa-fatwa yang sudah difatwakan. Ulama dengan ilmunya telah memutuskan hukum, halal dan haram menurut pandangan agama, umara dengan kekuasaan yang ada padanya seharusnya langsung, melaksanakan amanah fatwa itu. Belum lama ini Majelis Tarjih Muhammadiyah mengeluarkan fatwa bahwa bunga bank hukumnya haram. Beberapa bulan yang lalu majelis ini juga mengharamkan rokok. Dua fatwa itu memang sangat berani, saat rokok dan bank konvensional berpromosi besar-besaran. Kiranya Lanjut ke hal A2 kol. 1

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Putusan MA Diduga Palsu

Baca Halaman Dalam Aceh Komit Bangun Highway Hingga Ke Sumut

Fatwa Fil Laci

Kalaupun Pelindo II berargumen bahwa pengadilan berpihak kepada mereka, pengosongan tanah itu seharusnya dimintakan ke pengadilan. Namun, Pelindo malah minta bantuan ke Satpol PP. “Ini yang harus diselidiki. Dan Pemprov DKI pun sewenang-wenang turun dalam kasus ini sebelum benar-benar terbukti tanah tersebut milik Pelindo atau bukan,” pungkasnya. Bantah Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono membantah adanya aliran dana Rp11 miliar kepada Satpol PP dari Pelindo

MEURAH MULIA, Aceh Utara (Waspada): Umar, 80, pemilik tanah seluas dua mah satu gupang di lokasi Keude Jungka Gajah, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, keberatan jika tanah warisan keluarganya diklaim sebagai tanah milik Thaib. Dia juga menduga, putusan MA yang diperlihatkan oleh ahli waris Thaib merupakan putusan palsu. Lanjut ke hal A2 kol. 1

Waspada/Muhammad H. Ishak

RUSAK: Dua bocah tampak hati-hati melintasi jembatan Ulee Blang, Kecamatan Julok, Aceh Timur yang kondisnya telah lapuk dimakan usia. Warga berharap segera diperbaiki guna menghindari jatuhnya korban jiwa. Foto diambil Minggu (18/4).

Jembatan Ulee Blang Kerap Makan Korban JULOK, Aceh Timur (Waspada): Jembatan Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kuta Binjei, Kabupaten Aceh Timur, kerap makan korban. Selain lantai yang terbuat dari papan itu telah lapuk dimakan usia, kondisi sarana penghubung itupun nyaris patah. Tgk. Zamzami, tokoh masyarakat Julok, kepada Waspada, Minggu (18/4) di Julok mengatakan, kondisi jembatan kian lapuk akibat dilintasi truk dan pengangkut alat berat. Sebab, lintasan

Sejak Lahir Bocah Itu Sudah ‘Bertangan Tiga’ SEKILAS tak ada yang aneh pada Rendi Sihurer, 5, buah hati Faisal Sihurer yang tercatat sebagai warga Kampung Islam, Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara. Gelak tawa dan keriangan terus menghiasi wajahnya. Sehari-hari Rendi juga terlihat asyik bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun, siapa kira di balik pakaian yang membalut tubuhnya, persisnya di bagian punggung, terdapat daging tumbuh yang menyerupai tangan. Disebut demikian karena di bagian ujungnya terlihat kuku. Rendi mengaku tidak Lanjut ke hal A2 kol. 7

kps

itu adalah jalan yang mengelilingi beberapa desa, diantaranya Blang Uyok, Kuala dan beberapa desa lainnya. Pengamatan Waspada, Minggu (18/4) siang, akibat lantai jembatan itu banyak yang patah dan lapuk, sebagian diantaranya ada yang mulai rapuh. Pengguna jalan baik sepeda motor maupun sepeda dayung harus mendorongnya, bahkan ketika dilintasi tampak diantaranya lantai jembatan berjatuhan ke sungai. Zamzami menyebutkan,

jembatan di desanya itu kini kondisinya semakin parah, bahkan hal itu telah terjadi sejak setahun yang lalu. dia mengaku pihak terkait telah memperbaikinya, namun rehap yang dilakuakn diperkirakan tidak maksimal, sering kerusakan kembali terjadi setelah beberapa bulan dilakukan rehap. Kata dia, memasuki tahun 2010, kondisi jembatan Desa Ulee Blang, kian terpuruk. Tidak Lanjut ke hal A2 kol. 7

Bocah Mengemis Sambil Ngelem Diamankan PMII LANGSA (Waspada) : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Langsa, Sabtu (17/4) sekitar pukul 23.00 Wib, terpaksa mengamankan dua bocah pengemis yang sedang asyik menghisap lem (ngelem) di kawasan Jl AYani Langsa. Kedua bocah itu RA, 10, dan D, 11, lalu keduanya diserahkan kepada orang tua masing-masing guna dibina lebih lanjut. Ketua Umum PMII Kota Langsa Tarmizi didampingi Sekretarisnya Novianda kepada Waspada, Minggu (18/4), mengatakan, sebelumnya warga memberikan laporan kepada pihaknya yang menyebutkan di sepanjang Jl A Yani terdapat beberapa bocah yang mengemis dan menghisap lem untuk

kesenangan. Merasa fenomena itu sudah meresahkan, warga yang memberikan laporan kepada PMII Langsa meminta agar keberadaan bocah gelandangan dan pengemis yang Lanjut ke hal A2 kol. 3

Serampang - Gelap ya - He... he... he...

Berita Utama

A2 Bocah 5 Tahun ....

mengenakan baju sehingga “tangan ketiganya” terlihat menonjol di punggungnya. “Tidak,” jawab Rendi ketika ditanya apakah dia tidak merasa terganggu. Faisal mengaku, sewaktu istrinya hendak melahirkan, dia tidak merasa ada keanehan, apalagi pertanda seperti firasat. “Sudah sejak dari lahir,” ucap Faisal yang mengaku mempunyai empat anak, dengan tiga di antaranya masih berada di tengah keluarga lantaran si sulung sudah lebih dulu kembali ke pangkuan Tuhan YME. “Rendi anak saya bungsu,” akunya. Dia mengungkapkan, sehari-hari tidak ada keluhan dari buah hatinya itu. Namun memang, katanya, kalau tangan itu ditarik barulah Rendi merasa kesakitan karena di tangan itu terdapat tulang rawan yang menyatu dengan punggung anaknya.

Polsek ....

uang Rp1.000. Meski demikian, korban tetap meronta. Namun, tersangka BS mengancamnya dan menyumpal mulut korban serta memaksa Bunga. Korban pasrah karena tidak berdaya. Tangisan dan rintihan bocah (korban) itu dipertanyakan tersangka, namun korban hanya diam dan langsung pulang ke rumahnya. Keesokannya, Selasa (13/ 4) korban bermain kembali bersama dengan anak tersangka BS di rumahnya dan dia kembali mencabuli korban dengan paksa. BS mencabulinya tiga kali. Akhirnya korban yang tidak tahan lagi merasa kesakitan, menceritakanya kepada sang ibunya.

“Kalau ada yang tarik dia kesakitan,” ungkap Faisal menirukan pengakuan buah hatinya. Faisal mengaku ingin sekali anaknya dapat dioperasi sehingga daging menyerupai tangan yang tumbuh di punggung buah hatinya bisa disingkirkan. Namun, pendapatannya sebagai pekerja serabutan membuat keinginan itu untuk sementara dipendamnya dalam-dalam. Dia mengaku ingin sekali membawa anaknya ke dokter. Ia juga mengaku tergoda hendak menggunting kuku yang tumbuh di “tangan ketiga” buah hatinya. Namun, “Saya tidak ada uang untuk membiayai operasi,” ucapnya. Seharihari dia mengaku menghidupi keluarga dengan menjadi kuli bangunan. Itu pun tidak setiap hari ada pekerjaan. Kini, dia hanya dapat berdoa sembari menunggu uluran tangan dermawan yang ingin membantu menjawab mimpinya. (kps/tribun) Mendengar penuturan korban, sang ibu langsung mengadu ke Polsek Batang Angkola, dengan nomor: LP/ 30/IV/2010/SU/TAPSEL/TPS Kola, Kamis (14/4) malam. Polisi dipimpin AKP Heru, langsung terjun ke Desa Sibulele bersama tim Buser/Buru Sergap. BS sempat hendak melarikan diri, namun tidak berkutik setelah disergap. Sementara, pengakuan BS kepada Waspada, saat itu dia seperti kerasukan dan tidak sadar mencabuli korban hingga tiga kali. AKP Heru mengatakan, tersangka dikenakan UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 81, 82 Ayat (1) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dam denda Rp300 juta. (crm)

Banyak Kepala ....

Namun, ada juga sejumlah pemimpin yang bisa datang misalnya dari Republik Ceko, Estonia, Hungaria, Romania, Slovakia dan Slovenia. Mereka menempuh jalan darat untuk bisa datang ke Krakow. Pemakaman ini menjadi klimaks dari duka cita nasional rakyat Polandia. 94 Orang yang kebanyakan para pejabat dan petinggi militer meninggal sekaligus dalam kecelakaan pesawat di Smolensk, Rusia. Kaczynski, dan istrinya Maria, akan disemayamkan di Kastil Wawel, Krakow. Di kastil ini dimakamkan banyak raja dan pahlawan nasional Polandia. (dtc)

Indonesia ....

Bagaimanapun hukuman mati layak diterapkan dalam kasus-kasus korupsi tertentu, tidak bisa menggunakan ukuran nominal semata. Terdapat pertimbangan lain, misalnya koruptor merupakan penegak hukum. Mahfud mencontohkan, angka korupsi Rp 2 miliar oleh bupati memiliki bobot yang berbeda bila dilakukan oleh hakim. “Hakim merupakan penegak hukum sehingga tindakan korupsi oleh hakim merupakan pelanggaran berat,” kata Mahfud lagi.(kps)

terbang dalam ancaman debu vulkanik yang mengganggu penerbangan di Eropa. Sejumlah besar pemimpin negara batal hadir dalam upacara pemakamam kenegaraan ini. Semua gara-gara debu vulkanik. Mereka yang membatalkan hadir antara lain Presiden AS Barack Obama, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Pangeran Charles, PM Korea Selatan Chung Un Chan, PM Kanada Stephen Harper, PM Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Presiden Turki Abdullah Gul.

keterlaluan,” ujarnya di Surabaya, Minggu (18/4). Menurut dia, momentum memberlakukan hukuman mati sebenarnya pada awal tahun 2000. Namun, sampai sekarang pemerintah belum menerapkan hukuman mati dalam kasus korupsi. “Mahkamah Konstitusi juga telah membuat putusan menyetujui hukuman mati,” tuturnya sambil menegaskan bahwa hukuman mati tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Wakil Walikota ....

“Saya meminta para perawat yang merawat bayi kembar tiga ini agar melakukan pemantauan perkembangan kesehatannya. Karena bayi ini kondisinya perlu mendapat

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ........, Gxf2+. 2. Rh1, Me4+. 3. Mg2, MxM atau hxM+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik C E M B U R U

I T E A R U R B U S K T R E P T K O N S S K A O P R

Pengetahuan Umum

I L I N I I A E V I A N I S A I M E M A I O S I S K I T A K O R A L A R I T A B U D

K T A

M A D A N I A I M K E P A L A S O M A S I N I T B M E O A S A N G K A N L O J I R K O S E B O T O L L N K I N A N T I C H T E R R A H B O S I S A I D L

Jawaban Sudoku:

7 9 2 6 5 3 4 8 1

5 8 4 1 2 9 7 3 6

3 6 1 4 8 7 9 5 2

4 2 5 7 6 1 3 9 8

9 1 7 2 3 8 5 6 4

6 3 8 9 4 5 1 2 7

1 5 9 8 7 2 6 4 3

8 7 6 3 9 4 2 1 5

2 4 3 5 1 6 8 7 9

perawatan yang intensif di ruang incubator, “ ujar Afifi. Dia berharap bayi kembar tiga ini perkembangan kesehatannya meningkat, sehingga bisa dibawa pulang orang tuanya. Kalangan masyarakat yang kebetulan melihat kedatangan Wakil Walikota Afifi Lubis di rumah sakit itu mengaku tidak heran kedatangan Wakil Walikota Sibolga. Sebab hal yang demikian sudah lama dan sering dilakukan Wakil Walikota Sibolga mengunjungi warganya. Tiga bayi kembar itu lahir dengan selamat dengan berat 1.500 gram, 1.550 gram, 1.550 gram panjang 42 cm, 42 cm dan 40 cm dengan lingkaran kepala 28, 30 dan 30. Bayi kembar tiga tersebut merupakan anak dari pasangan Thohari, 40, dan Juriah Batubara, 36, penduduk Lingkungan III, Kecamatan Sarudi, Tapanuli Tengah. (a18)

KNPI SU Didesak ....

serta Ormas di Paluta sangat mendesak. KNPI berfungsi sebagai laboratorium kader pemimpin dan wadah partisipasi generasi pemuda. Selain itu, dengan terbentuknya KNPI Paluta dapat menghindari terkotak-kotaknya organisasi pemuda dan ormas serta mencegah permainan tidak fair oknum-oknum tertentu di wadah organisasi kepemudaan di Paluta,” tegasnya. Kahmi Paluta mendukung sepenuhnya pembentukan DPD KNPI Paluta dan meminta kepada DPD KNPI Sumut agar segera memfasilitasi pembentukan DPD KNPI Paluta sesuai mekanisme. (csp)

WASPADA Senin 19 April 2010

Miskomunikasi Dan Ketidakpercayaan Pemicu Kericuhan Priok

Antara

TINGALAN DALEM. Raja Ngayogyakarto, Sri Sultan HB X didampingi istri, GKR Hemas dan Paku Alam IX saat menyaksikan tarian Bedhoyo Harjunawijoyo pada Tingalan Dalem atau ulang tahun Sultan ke 66 tahun di Keraton Yogyakarta, Sabtu (17/4). Tarian Bedhoyo tersebut diciptakan oleh Sultan HB X, dan ditarikan oleh kedua putrinya, GKR Pembayun dan GKR Condrokirono.

JAKARTA (Antara): Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla menilai adanya mis-komunikasi dan rasa ketidakpercayaan masyarakat menjadi pemicu terjadinya kericuhan di makam Mbah Priok yang menyebabkan banyak korban. “Saya kira ada mis-komunikasi yang dalam di masyarakat,” kata Ketum PMI M Jusuf Kalla saat menghadiri aksi donor darah di GKJ Nehemia Jakarta, Minggu (18/4). Pernyataan Kalla tersebut diungkapkan ketika ditanyakan penyebab terjadinya kericuhan di makam mbah Priok. Menurut Kalla pada saat itu informasi yang beredar di masyarakat akan adanya penggusuran makam mbak Priok. Padahal yang sebenarnya terjadi telah ada kesepakatan semua pihak bahwa makam mbah Priok tidak akan digusur.

Gubernur: Kerusuhan Priok Murni Sengketa Tanah JAKARTA (Waspafa): Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan kerusuhan Priok hanya dilandasi oleh masalah sengketa tanah. Sama sekali bukan karena penggusuran makam Mbah Priok. Fauzi pun meminta agar masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab. “Isunya makam mau digusur siapa yang mau gusur?” ujar Fauzi ini saat berdiskusi dengan Forum Warga Jakarta (FAKTA) di Kelurahan Kebon Pala, Jakarta Timur, Minggu (18/4). Menurut Fauzi, dirinya sangat menghormati makam para ulama. Bahkan dirinya secara pribadi telah memugar makam ulama di Kampung Luar Batang. “Saya pribadi yang memugar makam luar batang, masa

saya mau gusur di tempat lain?” tegasnya. Dirinya pun heran mengapa bisa berhembus isu penggusuran makam Mbah Priok yang ujungnya mengakibatkan rusuh priok. Fauzi menegaskan pemerintah tidak akan menggusur makam Mbah Priok. “Motif macem-macem, jangan ungkit sengketa tanah sama ibadah. Itu murni sengketa tanah,” tegasnya. Bantah Ratusan Satpol PP Hilang Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambela mengklaim ratusan anggotanya belum kembali pasca bentrok makam Mbah Priok. Gubernur DKI Fauzi Bowo geram dengan pernyataan itu. Saat itu Foke ditanya soal klaim ratusan Satpol PP yang belum kembali. “Itu info dari siapa?” tanya Foke sambil mendelik. “Dari (Hotman) Sinambela, Pak,” jawab para wartawan.

“Sinambela suruh ngaca!” kata Foke ketus sambil berlalu. Sebelumnya, Foke juga ditanya tentang status Kepala Satpol PP DKI Jakarta Haryanto Badjuri. Badjuri dibebastugaskan dari komando operasional untuk keperluan investigasi.

“Kita perlukan untuk investigasi dan evaluasi,” kata Foke. Foke berpendapat, Badjuri tidak perlu diganti selama dia nonaktif. “Nggak perlu (diganti), kan ada komandan di setiap kota,” katanya. (dtc)

Penutupan Bandara Eropa 50 WNI Terjebak Di Dusseldorf DUSSELDORF (Waspada): Sekitar 50 WNI ikut terjebak di Dusseldorf, Jerman, akibat debu vulkanik yang melumpuhkan penerbangan di Eropa. Mereka belum bisa kembali ke Indonesia. Mario Suharsono mengisahkan dalam email kepada detikcom, Minggu (18/4), dia terdampar di bandara internasional Dusseldorf. Sudah dua hari Mario di bandara tanpa kepastian.

“Saya terdampar di Dusseldorf tanpa kepastian kapan bisa pulang ke Indonesia. Saya di sini dari kemarin (Sabtu),” kata Mario. Para penumpang menginap di hotel bandara. Namun, maskapai belum bisa memastikan pada penumpang, kapan mereka bisa diterbangkan. “Mereka belum bisa memastikan, kapan penerbangan di sini akan dimulai lagi,” imbuhnya. Mario juga mengatakan, kondisi di bandara Dusseldorf cukup hiruk pikuk. Di apron bandara banyak sekali pesawat yang parkir dari bermacam-macam negara. Bersama Mario ada sekitar 50 orang WNI lain yang juga terdampar. “Di hotel ini, total ada sekitar 50-an orang Indonesia, terdampar bersama-sama,” pungkasnya. (dtc)

Terminal ....

AP

Tentara membawa peti mayat mendiang Presiden Polandia Lech Kaczynski dan istrinya Maria ke dalam pesawat militer untuk berangkat menuju Krakow dari bandara militer di Warsawa, Polandia, Minggu (18/4). Upacara kenegaraan bagi mendiang presiden di lakukan dengan misa di katedral St.Mary’s Basilika satu tempat ibadah umat Roma Katholik yang dibangun 13 abad lalu. Mayat kedua pasangan utama Polandia itu lalu dibawa dalam satu prosesi pemakaman di seluruh kota kuno ke Katedral Wawel yang bersejarah.

Kita Darurat ....

KY mendapatkan informasi tersebut, setelah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, dan berencana akan memeriksa dua anggota lain majelis hakim pada Senin (19 /4). Temuan KY itu berbeda dengan penyelidikan yang dilakukan oleh MA sendiri, yang menyatakan tidak ditemukan indikasi kesalahan dalam dikeluarkannya putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan. Febri menyatakan selama ini hakim yang diduga menerima suap dan disidangkan ke majelis kehormatan hakim (MKH) hanya diberi sanksi administrasi dengan pemecatan atau menjadi hakim non-palu. Kasus itu harus berujung ke pidana, katanya.

Di bagian lain, ia menyatakan adanya temuan itu oleh KY menunjukkan mafia peradilan di lingkungan Mahkamah Agung (MA) masih ada. Oleh karena itu, kata dia, ICW meragukan komitmen MA —yang akan membersihkan praktik mafia peradilan. “Sering MA menyatakan kami ‘clear’, kenyataannya tidak valid,” katanya. Ironisnya, ia menambahkan, masalah putusan bebas juga dibahas di dalam Rapat Pimpinan (Rapim) MA. Karena itu, dalam kasus tersebut MKH harus memberikan hukuman seberatberatnya jika menemukan adanya praktik suap dalam penanganan perkara Gayus HP Tambunan, katanya. (dtc/ant)

4.064 Butir ....

terhadap seorang tersangka yang tertangkap sebelumnya, yakni Qamaruddin alias Abu Yusuf alias Mustaqim. “Dengan membawa tersangka ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), kami melakukan penyisiran ke lokasi dan ternyata barang bukti tersebut ditemukan,” tambahnya. Barang bukti itu dibuang para tersangka teroris ketika aktivitas mereka mulai tercium aparat kepolisian. “Saat kelompok teroris itu hendak meninggalkan lokasi,

maka mereka membuang beban berupa bungkusan-bungkusan berisi ribuan amunisi tersebut,” tambah Esa Permadi. Lokasi ditemukan ribuan peluru tersebut harus dilalui dengan medan yang cukup berat dan aparat gabungan tiba di Mapolda Aceh tengah malam (Sabtu malam). Aparat kepolisian terus memburu sisa-sisa tersangka teroris yang diperkirakan masih bersembunyi di wilayah Aceh.

Harus Dipidanakan Indonesia Corruption Watch (ICW), menyatakan hakim perkara Gayus HP Tambunan yang diduga menerima suap Rp50 juta harus dipidanakan. “Jangan hanya pemecatan saja, tapi juga harus berujung ke pidana,” katanya. Sebelumnya, Komisi Yudisial (KY) menyatakan hakim yang memvonis bebas pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Gayus HP Tambunan, diduga menerima uang Rp50 juta. Pemberian uang itu diduga dilakukan satu hari menjelang putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan (putusan 12 Maret 2009), melalui Panitera Pengganti (PP), IK, kata KY.

pernah dijadikan tempat pelatihan tersangka teroris, yakni kawasan hutan lindung Cidop Krueng Linteng,” katanya. Kawasan pegunungan Jalin, Jantho atau sekitar 65 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh itu merupakan lokasi pertama tempat pelatihan tersangka teroris yang digrebek aparat kepolisian. Informasi adanya ribuan amunisi di kawasan hutan lindung tersebut pada awalnya diketahui dari pengembangan

Sahnan, sopir angkot Lin 04 ini pun menuturkan, saat ini tarif umum Rp3000 per orang, guru dan anak sekolah berseragam Rp2000 per orang, sedangkan anak kecil dipangku tidak dikutip ongkos. Sekarang, papar Sahnan lagi, pendapatan sehari-hari yang bisa dibawa pulang hanya Rp20 ribu. Kalau mobil angkotnya milik sendiri, tentu kita tidak memikirkan setoran. Angkutan umum antar kota tetap saja ke loket (pool) masing-masing di sepanjang jalan Kelurahan Batunadua. “Kami sudah sering meng-

“Selama ini juga ada prinsip ; membangun dulu baru digusur bukan gusur dulu baru membangun. Hal ini kenapa tak dijalankan ?,” kata Kalla. Karena hal itu tak dijalankan maka dalam masyarakat muncul rasa ketidakpercayaan ketika yang dilakukan adalah penggusuran. Dengan demikian tambahnya muncul pula rasa saling curiga. “Jadi ada rasa ketidakpercayaan dalam masyarakat. Ini soal kepercayaan,” katanya. Selain itu Kalla juga mengingatkan media untuk melakukan instrospeksi. Tayangan langsung media masa yang

tidak akurat atau keseleo lidah, tambah Kalla akan merangsang orang untuk bertidak lebih. Kalla juga menilai saat ini telah terjadi perubahan luar biasa dalam masyarakat. Menurut Jusuf Kalla dalam kericuhan ini menyisakan banyak pertanyaan. Antara lain kenapa Satpol PP yang tugasnya menertibkan justru beringas ?. Kenapa majelis zikir yang tujuannya menentramkan malah menjadi keras ?. Kemudian kenapa kericuhan itu membesar ?. Kenapa sampai timbul banyak korban dan sebagainya.

5.300 Guru Honor Di Sumut Minta Jadi PNS Medan (Antara): Sebanyak 5.300 guru honor di Sumatera Utara (Sumut) menuntut agar pemerintah memperhatikan nasib mereka dengan mengangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honor Sekolah Negeri Sumut Andi Subakti di Medan, Minggu (18/4) mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan pendataan tentang keberadaan guru-guru honor sekolah negeri di Sumut. Sementara dari pendataan yang sudah dilakukan, terdapat sekitar 5.300 guru honor dari 12 kabupaten/kota dan tidak sedikit dari mereka yang telah mengabdikan dirinya menjadi guru honor bertahuntahun dengan gaji Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per bulan. Guru honor yang sudah terdata tersebut masing-masing berasal dari Medan, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Tobasa, Dairi, Tanah Karo, Pakphak Bharat, Binjai, Mandailing Natal dan Simalungun. Tidak sedikit dari ribuan guru honor di Sumut tersebut yang sudah mengabdi di atas lima hingga sepuluh tahun, bahkan yang lebih menyedihkan tidak sedikit dari mereka yang menerima gaji tiga bulan sekali. “Sebenarnya jumlahnya bisa lebih dari itu kalau semua pendataan sudah selesai dikerjakan. Tapi saat ini baru 12 kabupaten/kota saja yang sudah rampung. Kami sangat berharap pemerintah memperhatikan nasib kami dengan mengangkat menjadi PNS,” katanya. Ia mengatakan, pihaknya juga telah menyerahkan data tenaga honorer di Sumut yang sudah terdata tersebut kepada harapkan Pemerintah Kota agar Terminal Batunadua difungsikan sepenuhnya,’’ kata Sahnan lagi. Namun, lanjutnya, masih ada sebagian angkutan dari luar kota, seperti dari Gunungtua, Sibuhuan dan Sipirok yang tetap menurunkan penumpangnya dalam terminal. Para penumpang itulah yang membantu pendapatan kami. “Itupun kalau petugas retribusi menyuruh angkutanangkutan itu harus masuk terminal. Kalau tidak, mereka langsung tancap gas setelah bayar di pos,’’ ungkap Sahnan. (crm)

Komisi II DPR RI dalam bentuk “soft copy” pada 10 Februari 2010. Mereka juga sudah minta untuk difasilitasi DPRD Sumut agar mereka dapat dipertemukan dengan BKD Provinsi dan BKN. Dengan begitu, mereka segera mendapatkan kepastian status setelah bekerja sebagai tenaga honor sejak 2005, tetapi tak diangkat sebagai CPNS. “Kami menyampaikan usulan dan data tenaga honorer di Sumut sebagai bahan untuk penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tenaga Honorer. Kami pun berharap pengesahan PP itu tidak lagi ditunda, harus dipercepat,” katanya.

BMG: Masih ....

mengandung uap air. Padahal udara dan angin yang mengandung uap air itu dibutuhkan untuk memberikan kesejukan di Kota Medan. Kondisi itu ditambah lagi dengan kurangnya interaksi antara suhu laut yang dingin dengan cuaca panas yang terjadi di daratan. Dengan tiupan angin timur laut pada siang hari, suhu dingin di luat itu kurang membantu pembentukan awan yang dapat menciptakan hujan, katanya. Karena itu, kata Firman, peluang hujan di Kota Medan dan sekitarnya diperkirakan sangat minim dalam beberapa hari mendatang. Hujan Deras Dan Petir BMKG memperingatkan warga masyarakat agar mewaspadai terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir selama 24 jam ke depan mulai Senin pukul 07.00. Hujan deras disertai angin kencang dan petir itu berpeluang terjadi di pesisir barat Sumatera, kata Analisis cuaca BMKG pada Stasiun Klimatologi kelas II Pulau Baai Bengkulu Rudi Wahyu, Minggu. Cuaca buruk itu, katanya berpeluang terjadi di pesisir timur Sumatera dan di Sumatera bagian tengah dan selatan, sedangkan gelombang di Samudra Hindia barat daya Bengkulu tingginya berkisar antara 1,5 meter sampai 2,5 meter. Bila dilihat dari citra satelit, katanya, ada daerah liputan awan dan hujan yang konstrasinya antara lain masih berada di Indonesia bagian barat terutama selatan katulistiwa.

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

z Edisi Tapanuli SENIN, Pahing, 19 April 2010/4 Jumadil Awal 1431 H z No: 23123 Tahun Ke-64z

Terbit 28 Halaman (A1-8, B1-12, C1-8) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

Polisi Tangkap Cucu Bunuh Nenek, Satu Ditembak STABAT (Waspada): Aparat Polsek Tanjungpura dibantu Polres Langkat meringkus dua pelaku pembunuhan terhadap Darmataksiyah di dua lokasi terpisah di Medan, Minggu (18/4) dinihari. Pelaku AM, 17, warga

AFP

Penumpang pesawat sedang menunggu kepastian penerbangan di Bandara Schiphol, Amsterdam. Seorang penumpang tampak duduk di kursi, sementara seorang penumpang lainnya menung-gu sambil tiduran di lantai ruang tunggu Minggu (18/4).

Presiden Polandia Dimakamkan

Banyak Kepala Negara Batal Hadir Karena Debu Vulkanik KRAKOW (Waspada): Jenazah Presiden Polandia Lech Kaczynski dan Ibu Negara Polandia akhirnya menuju tempat peristirahatan terakhir. Rakyat Polandia larut dalam duka cita, sementara banyak pemimpin negara dunia yang tidak bisa hadir karena terhadang bencana debu vulkanik. Seperti dilansir AFP, Minggu (18/4) ribuan orang menyambut di Krakow, Polandia saat pesawat militer yang membawa kedua jenazah mendarat. Pesawat nekad

Lanjut ke hal A2 kol 1

Sunggal yang masih termasuk cucu korban diringkus di kediamannya tanpa perlawanan. Sementara pelaku lain, ER, 18, terpaksa ditembak petugas pada bagian kakinya karena mencoba melawan saat disergap.

Dua pelaku saat diinterogasi petugas mengakui melakukan pembunuhan itu dengan cara memukul bagian belakang tubuh nenek dengan kayu. Awalnya mereka purapura bertamu, Kamis (15/4)

sore di kediaman korban di Desa Lalang Tanjungpura. Padahal niat mereka sesungguhnya untuk mencuri uang. Kemudian sekira pukul 20:00 dua pelaku menghabisi nyawa Darmataksiyah. Aksi itu terjadi saat sang nenek sendirian di

rumah tersebut. Dalam aksinya kedua pelaku membawa uang tunai Rp3,6 juta yang diambil dari lemari sang nenek. Warga setempat baru mengetahui kejadian itu keeseokan harinya setelah melihat pintu

rumah korban belum juga terbuka. Sementara Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Wahyudi membenarkan penangkapan itu. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku mendekam di sel tahanan. (a38)

Kita Darurat Mafia Hukum Hakim Kasus Gayus Harus Dipidanakan

JAKARTA (Waspada): Praktek mafia peradilan marak terkuak di berbagai institusi penegak hukum dan juga Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Indonesia Corruption Watch (ICW ) memberi julukan untuk kondisi ini sebagai darurat mafia hukum. “Kondisi kita saat ini berada dalam kondisi darurat mafia. Diperlukan adanya perombakan yang menyeluruh di semua institusi,” kata ujar peneliti hukum ICW Febri Diansyah dalam diskusi

bertajuk ‘Bersihkan Institusi Penegak Hukum dan Ditjen Pajak dari Mafia’ di kantor ICW Jakarta Minggu (18/4). Febri memberikan usulan, untuk membersihkah Kepolisian, misalnya, Indonesia da-

pat meniru Hongkong. Di sana, komisi pemberantasan korupsi Hongkong lebih mengutamakan pembersihan kepolisian. Sedangkan untuk pembersihan Ditjen Pajak, Indonesia dapat belajar dari Filipina.

Ketua Mahkamah Konstitusi menyebutkan, hukuman mati diyakini mampu menghambat tindak korupsi yang telah mendarah daging. “Kalau sampai ada vonis mati tetapi orang tetap korupsi, berarti

“Untuk pembersihan institusi pajak, kita bisa belajar dari Filipina untuk pembuktian terbalik. Tapi hal itu belum dilakukan di negara kita,” tandas Febri. Menurut Febri, sampai saat ini Satgas Pemberantasan Mafia Hukum hanya bergerak dari kasus ke kasus saja. Bukan tidak mungkin, cuma kasuskasus kecil yang terungkap. “Bukan tidak mungkin ketika yang kecil-kecil dikorbankan, ini malah memperkuat mereka yang di atas. Jangan sampai kasus ini justru menjadi vaksin yang memperkuat markus di kemudian hari,” katanya.

Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 3

Indonesia Terlambat Berlakukan Hukuman Mati Untuk Koruptor SURABAYA (Waspada): Indonesia terhitung lamban dalam bersikap. Malahan sebagai salah satu negara dengan angka korupsi tertinggi, Indonesia terlambat memberlakukan hukuman mati untuk koruptor. Akibatnya praktik korupsi merajalela.

4.064 Butir Peluru Teroris Ditemukan BANDA ACEH (Antara): Operasi aparat kepolisian menemukan 4.064 butir peluru dan satu senjata laras panjang yang dibuang para tersangka teroris ke dalam sebuah jurang di kawasan hutan lindung, Cidop Krueng Linteng, Jantho, Aceh Besar. Direktur Reserse Kriminal Polda Aceh Kombes (Pol) Esa Permadi di Banda Aceh, Minggu (18/4) pagi menyebutkan, barang bukti itu ditemukan dalam sebuah operasi gabungan Detasemen khusus (Densus 88) antiteror Mabes Polri dan Polda Aceh serta Polres Aceh Besar pada Sabtu (17/4) petang. Ia merincikan, dari total peluru (amunisi) yang ditemukan itu masing-masing sebanyak 1.239 butir jenis AK47, 2.825 butir amunisi M16 dan sebuah senjata AK47. “Barang bukti tersebut ditemukan dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter sekitar lokasi yang

Lanjut ke hal A2 kol 3

Wakil Walikota Sibolga Kunjungi Bayi Kembar Tiga Pemekaran Siabu Mendesak PANYABUNGAN (Waspada): Pemekaran Kec. Siabu sangat mendesak dan secara geografis, kecamatan ini terlalu luas, sehingga tidak mungkin satu camat mengurusnya. Hal itu dikatakan anggota DPRD Madina Ja’far Shiddiq Nasution kepada Waspada di Panyabungan, Sabtu (17/04). “Sebenarnya kecamatan ini sudah layak dimekarkan, begitu juga dengan Desa Sihepeng sangat layak dimekarkan. Alasanya karena Sihepeng juga terlalu besar untuk ukuran

jumlah penduduk,” ujarnya. Lanjut Ja’far lagi, saat ini penduduk Desa Sihepeng 7.000 jiwa, jauh lebih banyak dari penduduk Kec. Naga Juang. Ironis rasanya, jumlah penduduk desa lebih banyak dari penduduk kecamatan. Upaya merealisasikan pemekaran itu sudah dilakukan dan begitu juga Pemkab Madina. Pada dasarnya bupati setuju pemekaran dan kini hanya menunggu realisasinya. Kita berharap, ujarnya, akhir 2010 pemekaran sudah terealisasi. (cpin)

SIBOLGA (Waspada): Wakil Walikota Sibolga H.Afifi Lubis, SH beserta rombongan Sabtu (18/4) member apresiasi terhadap bayi kembar tiga di RSU DR.FL.Tobing Sibolga dengan menjenguknya. Kedatangan Wakil Walikota Sibolga H.Afifi Lubis menjenguk bayi kembar tiga itu disambut hangat para perawat dan dokter yang bertugas di

rumah sakit itu, namun pada saat itu tidak bertemu dengan orang tua bayi kembar, karena menurut para perawat ibu dari bayi kembar tiga itu sudah pulih kesehatannya dan diperbolehkan pulang. Semetara bayi kembar tiga masih harus mendapat perawatan di ruang incubator. Menurut pantauan Waspada, di ruang incubator, Wakil

Walikota Sibolga .Afifi Lubis yang saat itu didampingi Halomoan Hutagalung, SE terlihat serius meminta kepada dokter dan perawat di RSU FL.Tobing agar benar-benar memberikan pelayanan kesehatan kepada ketiga bayi kembar tiga yang ketiganya berjenis kelamin laki-laki.

Lanjut ke hal A2 kol 1

Waspada/Ahmad Cerem Meha

ANTRIAN: Angkot mangkal antrian dalam Terminal Batunadua menunggu lebih sejam untuk terisi penumpang.

Terminal Batunadua Kurang Difungsikan, Sopir Angkot Lesu

KNPI SU Didesak Bentuk DPD KNPI Paluta GUNUNG TUA (Waspada): Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kab. Padanglawas Utara (Paluta) mendesak DPD KNPI Sumatera Utara segera memfasilitasi pembentukan DPD KNPI Paluta. “KNPI harus dibentuk di Paluta, karena merupakan wadah berhimpun berbagai organisasi masyarakat (Ormas) maupun Organisasi

Kemasyarakatan Pemuda (OKP),” tegas Ketua Umum KAHMI Paluta Gusman Efendi Siregar melalui Sekretaris Umum Ganti Paruntungan Pulungan, Skm kepada Waspada, Minggu, (18/4) di Gunungtua. Dikatakan, kehadiran KNPI di tengah-tengah elemen pemuda maupun OKP

Lanjut ke hal A2 kol 2

BACA DI HALAMAN DALAM Bupati Sergai Lepas Kafilah Mengikuti MTQ XXXII Selamat Datang Para Kafilah MTQ XXXII Sumut Di Madina Jalan SiborongborongPangaribuan Taput Hancur

B12 B12 B10

Antara

ARTIS TANAM POHON PENGHIJAUAN. Beberapa artis, Marshanda (kiri), Dwiky Darmawan, Nugie, dan Nadine Chandrawinata bersama-sama menanam pohon penghijauan serangkaian kegiatan “Dow Live Earth Run for Water” di Pecatu, Bali, Minggu (18/4). Kegiatan bertajuk “Bali Go Green” tersebut selain untuk menanggulangi perubahan iklim juga untuk menggalang dana yang akan didonasikan untuk mengatasi krisis air di Indonesia.

P.SIDIMPUAN (Waspada): Sopir angkot Kota Padangsidimpuan mengeluhkan kurang berfungsinya Terminal Batunadua akibat angkutan umum dari luar kota langsung ke loket masing-masing. Dengan kondisi tersebut, kini angkot mangkal (parkir) cukup lama dalam terminal dengan sistem trip yang berlaku, sehingga menunggu sejam lebih untuk setiap angkot terisi penumpang dan diberangkatkan. “Kalau benar-benar terminal difungsikan, dengan kewajiban semua angkutan umum termasuk dari luar kota masuk terminal, bisa menambah pendapatan, Dengan demikian uang setoran ke pemi-

lik angkot tidak rumit untuk memikirkannya,’’ungkap Sahnan Tambunan. Setiap hari, lanjutnya, setoran ke pemilik angkutan Rp60

ribu, dan tangki BBM harus terisi penuh saat menyimpan mobil.

Lanjut ke hal A2 kol 6

BMKG: Masih Panas MEDAN (Antara): Cuaca di Kota Medan, Sumatra Utara sekitarnya masih panas dengan suhu maksimum 35 derajat celsius dan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. “Daerah lain juga masih panas, meski ada penurunan sedikit menjadi 34 derajat celsius seperti di daerah pesisir timur,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMGK) Polonia Medan, Firman di Medan, Minggu(18/4). Ia mengatakan, suhu yang tinggi itu mengakibatkan udara dan angin yang bertiup di Kota Medan sangat sedikit

Lanjut ke hal A2 kol 8

Bocah 5 Tahun Punya ‘Tangan Ketiga’ Polsek Batang Angkola Ringkus Tersangka Pencabul Bocah MANADO (Waspada): Sekilas tak ada yang aneh pada Rendi Sihurer,5 tahun, buah hati Faisal Sihurer yang tercatat sebagai warga Kampung Islam, Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara. Gelak tawa dan keriangan terus menghiasi wajahnya. Sehari-hari Rendi juga terlihat asyik bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun, siapa kira di balik pakaian yang membalut tubuhnya, persisnya di bagian punggung, terdapat daging tumbuh yang menyerupai tangan. Disebut demikian karena di bagian ujungnya terlihat kuku. Rendi mengaku tidak terganggu dengan keganjilan itu. Dia juga mengaku tak merasa sakit dengan daging tumbuh di bagian punggungnya. “Tidak sakit,” ucapnya lugu, ketika ditemui pada Sabtu (17/4). Hebatnya, dia juga tak lantas rendah diri dengan keadaan tubuhnya. Sebaliknya, dia tetap mengisi hariharinya seperti bocah seusianya, misalnya bermain sepak bola di pantai. Ketika bermain bola pun dia tak

Lanjut ke hal A2 kol 1

Bocah dengan “tangan ketiga” di punggung.

Tribun Manado

P.SIDIMPUAN (Waspada): Personil Polsek Batang Angkola meringkus tersangka BS, 38, warga Desa Sibulule, Kec. Batang Angkola, Kab. Tapanuli Selatan, pemerkosa bocah perempuan, Hal itu diungkapkan Kapolsek Batang Angkola AKP Heru Sulistio, seusai penangkapan tersebut, Minggu (18/4). Korban, Bunga, 8, (bukan nama sebenarnya) dicabuli tersangka BS tiga kali di dalam rumahnya. Awalnya, korban saat itu sedang bermain-main dengan anak tersangka, Senin (12/04). Tersangka kemudian menarik tangan korban dan seca-

ra paksa membawanya masuk ke dalam kamar. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku, sebelum melakukan pencabulan itu, dia berjanji akan memberi

Lanjut ke hal A2 kol 1

Serampang - Masih terus bekipeh .... - He.... he....he....

Berita Utama

A2 Rp11 Miliar Diduga ... II terkait biaya penertiban lahan Mbah Priok. Ia juga tidak tahu menahu soal dana itu. “Tidak ada pernyataan kami yang mengatakan bahwa kami mengetahui ada dana Rp11 miliar yang diberikan kepada Satpol PP dari Pelindo II,” ujar Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono kepada wartawan di Walikota Jakarta Utara, Minggu (18/4). Menurut Bambang, meski ada dana yang dialirkan untuk penertiban, dana itu akan dibebankan kepada instansi yang meminta. “Hal ini sesuai surat keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 886 tahun 1983 tentang Juklak penertiban penguasaan dan pemakain tanah tanpa hak di wilayah DKI Jakarta,” jelasnya. Bambang melanjutkan, dana Rp11 miliar juga pernah ditanyakan pada sidang paripurna di DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu. “Dan saat itu dijawab oleh gubernur akan diselediki siapa yang memberi dan yang menerima. Saat itu Pak gubernur menyerahkan sepenuhnya hasil dari tim investigasi,” paparnya. Tugas Walikota Jakarta saat ini adalah memberikan dan menciptakan suasana kondusif bagi warga Jakarta Utara. “Semua urusan Mbah Priok Telah diserahkan ke Pemrov,” pungkasnya. 14 Lokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, juga mencatat ada setidaknya 14 rencana penggusuran rumah dinas yang berpotensi menimbulkan konflik. LBH pun meminta aparat agar melakukan dialog dan melakukan verifikasi aset sebelum menggusur. “Ini semua berpotensi konflik,” ujar Nurkholis kemarin. Nurkholis menjelaskan, potensi konflik tersebut antara lain antara Perum PPD dan 677 kepala keluarga di Kebun Sayur, Ciracas, Jaktim. Lalu ada rencana pengosongan rumah dinas Kemdagri di Cilandak, Jakarta Selatan. “Ada juga rencana penggusuran komplek TNI AD di Otista dan Komplek Eks Batalyon Angkutan Berkuda dan Perbekalan (Yon Angkub) di Cililitan,” tambahnya. Selain itu, ada konflik di Setu Antap dan Warga Gang Lekong, Cilincing, Jakarta Utara. “Jangan sampai rusuh di Koja terulang lagi,” harapnya.(dtc)

Putusan MA Diduga ... Ada dugaan putusan MA pada tahun 1987 itu palsu karena pada surat putusan itu hanya terdapat satu tandatangan panitera. Selain itu, sejak putusan MA diputuskan tahun 1987 hingga kini belum ada tim yang datang mengeksekusi lahan tersebut. “Saya sebagai ahli waris yang sah terhadap tanah itu, merasa keberatan jika tanah itu diklaim sebagai tanah milik Thaib. Saya juga tidak percaya dengan putusan MA. Saya menduga putusan MA itu palsu, karena hanya terdapat tandatangan panitera bukan tanda tangan hakim ketua. Selain itu, sampai kini belum ada tim eksekusi yang datang,” kata Umar. Jika ahli waris Thaib memaksa mengambil atau menguasai tanah itu, maka akan timbul persoalan serius. Karena itu, sebaiknya mereka bersabar hingga persoalan ini diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. Umar mengakui, kalau 23 tahun lalu kasus tanah ini pernah dipengadilankan di Lhokseumawe dan di Provinsi Aceh, namun tidak ada putusan yang jelas. Anehnya lagi, sebut Umar, pada surat putusan Mahkamah Agung (MA) tidak dijelaskan berapa luas tanah tersebut. Hanya disebutkan, lahan itu seluas dua mah satu gupang. “Aneh sekali, kok, orang Mahkamah Agung (MA) tahu dua mah satu gupang. Ukuran luas tanah mah dan gupang itu hanya ada di Aceh. Harusnya pada putusan MA disebutkan luas tanah dengan uk uran meter. Ini janggal dan sepertinya ada yang keliru pada putusan MA itu,” katanya Minggu (18/4). Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar seminggu lalu, petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Utara datang ke lokasi tanah itu untuk melakukan pemetaan atas perintah ahli waris Thaib. Karena itu, membuat pemilik tanah gundah dan memutuskan datang ke BPN guna memrotes agar BPN menghentikan kegiatan sertifikasi atas tanah itu, karena masih dalam sengketa. Abubakar, 85 dan Halim 50, ahli waris yang sah atas tanah itu mengatakan, selama ini ahli waris Thaib telah pernah menjual beberapa meter ukuran ruko kepada orang lain, tanpa berunding dengan ahli waris yang sah. Begitupun, tindakan itu tidak pernah ditentang. Perlu juga diketahui, ahli waris yang sah juga telah pernah menjual tanah itu kepada 26 pemilik toko lainnya. “Karena ahli waris Thaib mengklaim tanah seluas dua mah satu gupang itu miliknya, maka seluruh tanah itu jadi milik mereka. Maka para pemilik toko yang telah membeli tanah pada kami juga ikut datang ke BPN untuk memrotes tindakan keluarga Thaib,” sebut Halim. (cmun)

Fatwa Fil Laci ... Muhammadiyah telah tampil sebagai Ormas Islam yang sangat bermakna. Namun demikian, bahwa haram bunga bank dan rokok bukan hal baru di dunia Islam. Jauh sebelum itu ulama-ulama besar baik perorangan maupun berjamaah (ijmak) telah mengeluarkan fatwa seperti itu. Sejauh mana efektif fatwa-fatwa semacam ini? Manfaatnya tetap ada bagi orang-orang yang tidak ingin terlibat dalam hal-hal yang haram. Tetapi hamba-hamba semacam ini sudah sangat langka, mungkin dalam seribu orang ada satu yang mengamalkan fatwa-fatwa ulama di zaman sekularisme sekarang ini. Kebanyakan umat melanggar terang-terangan fatwa ulama. Bagi mereka halal-haram sama saja. Mungkin kemampuan intelektual mereka hanya sebatas dunia. Dalam pandangan meJawaban Problem Catur, reka kaum Ulama sudah TTS Dan Sudoku tak bergigi, maksudnya Dari Halaman Sport. tidak punya kekuasaan untuk merealisasikan fatwafatwa mereka. Fatwa mereJawaban Problem Catur: ka berbentuk informasi 1. ........, Gxf2+. saja atau dengan istilah lain “Fatwa Fil Laci” Setelah 2. Rh1, Me4+. difatwa lalu disimpan da3. Mg2, MxM atau lam laci meja atau lemari. Fatwa-fatwa Laci antara hxM+mat. lain, haramnya pornografi, justru bintang-bintang Jawaban TTS: sinetron tambah berani TTS Topik Pengetahuan Umum buka-bukaan, bahkan ada C I T I L I N K M A D A N I yang melecehkan fatwa E I T A I M E tersebut. Tinggallah fatwaK E P A L A M A R I A E V A fatwa itu sebagai dokuU I S O M B N I T B U R B A N I S A S I mentasi untuk sebuah sejaU A I M E O R rah buat anak cucu. Fatwa U S K M E M A S A N G K A N bunga bank dan rokok juga T A I L O J akan sama nasibnya deR K O R E P O S I S I ngan fatwa pornografi. T K I S E B O T O L Fatwa memang tidak L N K O N T A K S O R A K I N A N T I cukup dengan mengeluarR S K A L A R I C H T E R kan lembaran-lembaran O T A H B O S kertas, lalu disiarkan sekali P R A B U D I S A I D L sir seperti berita disurat kaJawaban Sudoku: bar. Fatwa harus diterapkan kepada umat, dan umat 7 5 3 4 9 6 1 8 2 harus menerima, penegak 9 8 6 2 1 3 5 7 4 hokum harus mengambil tindakan siapa saja yang 2 4 1 5 7 8 9 6 3 melanggar fatwa. Bukan6 1 4 7 2 9 8 3 5 kah fatwa itu bersumber 8 7 1 6 3 4 5 2 9 pokok hukum Islam, al3 9 7 1 8 5 2 4 6 Quran, hadits, ijma’ dan qias? Jika tidak ada tinda4 7 9 3 5 1 6 2 8 kan apapun, fatwa itu co8 3 5 9 6 2 4 1 7 cok kita kasih nama dengan 1 6 2 8 4 7 3 5 9 Fatwa fil Laci.

PTPN–I Buka 41.200 Ha Areal Perkebunan IDI (Waspada): Tahun 2010 PTPN-I rencananya akan membuka 41.200 hektar areal perkebunan dan pertanian dengan menterap 10.000 hingga 13.000 tenaga petani seluruh Aceh. Hal itu merupakan bagian dari tanggungjawab perusahan itu terhadap rakyat. Diantara 41.200 hektar itu terdiri dari komoditas kelapa sawit 28.200 hektar dan komoditas karet 13.000 hektar dengan jumlah serapan petani mencapai 10.000 hingga 13.000 Kepala Keluarga (KK), dimana masing-masing peserta mendapatkan areal kebun seluas 3 sampai 4 hektar. “Pada tahun 2010 akan dilakukan pembangunan kebun rakyat seluas 19.200 ha di Aceh Utara karet 3.500 ha dan kelapa sawit 5.000 ha, di Aceh Timur karet 2.500 ha, kelapa sawit 5.000 ha dan di Aceh Tamiang yang baru saja ditanda tangani MoU,” ujar Dirut PTPN-

I melalui Humasnya, Erwin Nasution, Minggu (18/4). Kata dia, program tersebut telah dipresentasikan, (17/3) lalu di Kantor Meneg BUMN yang dihadiri oleh Mustafa Abubakar (Menneg BUMN) Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh), Bupati Aceh Utara, unsur tokoh-tokoh Aceh, Dirut PTPN III, IV Medan dan Dirut Bank Mandiri, Direktur Bank BNI, Bank BPD Aceh, Bank BRI. Menurut Erwin, dalam program tersebut Meneg BUMN menyambut baik dan Gubernur Aceh mendukung sepenuhnya program memakmurkan desa di Aceh melalui pembangunan kebun rakyat. Ketika disinggung bagaimana dengan sumber keuangan? Dia mengatakan, sejumlah perbankan dalam bentuk kredit modal usaha yang membutuhkan biaya investasi sebesar Rp 2,3 triliun. “Untuk dana itu PTPN-I tidak punya dana, tapi berangkat dari semangat dan niat membangun Aceh, maka ber-

senargi dengan PTPN III dan PTPN IV Medan sebagai apalis dan PTPN III, serta Dirut PTPN IV, telah menyatakan kesiapannya mendukung, karena Aceh juga bagian dari Negara RI, yang harus dibangun bersama. Menurut Erwin, MoU pertama akan dilakukan di Aceh Tamiang. Diharapkan, momen itu awal proses perjalanan kita membangun perkebunan rakyat di Aceh dan rencana, (21/4) mendatang. “Beberapa hari lagui kita akan dilakukan MoU dengan Pemerintah Aceh Utara dan Aceh Timur serta koperasi setempat,” katanya. Menurutnya, PTPN–I Aceh sebagai BUMN yang berada di Aceh, mengaku ikut berperan dan bertanggung jawab dalam program pembangunan perkebunan rakyat yang bekerjasama dengan pemerintah setempat. Sebab, pembangunan kebun rakyat di Aceh oleh PTPN –I adalah program memakmurkan desa. Kata Erwin Nasution, latar

belakang kegiatan memakmurkan desa yakni dengan melihat sumber daya alam yang sangat besar, luas lahan, kandungan mineral dan minyak bumi, klimatologi dan SDM belum dikelola secara maksimal. “Lebih-lebih Pemerintah Aceh, punya komitmen tinggi meningkatkan pemanfaatan SDM bagi kemakmuran masyarakat Aceh,” kata Hasan Basri seraya menyebutkan, sebagaimana diketahui mata pencaharian masyarakat Aceh sebagian besar adalah petani, sehingga mudah menerima program pembangunan perkebunan rakyat. Lebih lanjut dia mengatakan, salah satu yakni melalui pembangunan perkebunan rakyat di Aceh. Dimana semua itu mempunyai tujuan peningkatan pemanfaatan SDM, peningkatan kesejahteraan masyarakat petani mengerakan sektor ekonomi mikro dan pengembangan wilayah serta meningkatkan stabilitas keamanan lingkungan. (cmad)

Penutupan Bandara Eropa

57 WNI Terdampar Di Dusseldorf Jubir Presiden SBY Di Frankfurt JAKARTA (Waspada): Sebanyak 57 WNI terdampar di Dusseldorf, Jerman, akibat bencana debu vulkanik. Pihak maskapai Emirates yang seharusnya mengangkut mereka ke Indonesia tidak memberikan hotel dan makanan. Sementara Dino Patti Djalal, Jubir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa WNI lainnya juga terjebak di Frankfurt, Jerman. “Emirates tidak menyediakan hotel karena alasan force majeure. Makanan juga boro-boro,” kata Mario Suharsono, Minggu (18/4). 57 WNI yang terdampar di Dusseldorf berasal dari tiga grup yang sedang melakukan perjalanan wisata. Grup Mario ada 22 orang, grup lain 17 dan 21 orang. Tidak hanya di-

telantarkan oleh maskapai, mereka juga tidak mendapat kepastian kapan bisa pulang. “Kepastian terbang sampai sekarang tidak jelas,” kata Mario. Mereka semua kini terpaksa bertahan dengan uang yang tersisa. Untuk bertahan hidup sehari, setiap orang harus merogoh kocek sekitar 75 Euro atau sekitar Rp 975.000 perhari, untuk hotel dan 3 kali makan. “Kita benar-benar tidak dapat apa-apa. Kalau mau hemat terpaksa diam di bandara. Tapi sehemat-hematnya, tetap saja Eropa,” tuturnya. Kondisi Bandara Internasional Dusseldorf menurut Mario ramai dengan ribuan penumpang yang tertahan. Mereka semua tertahan akibat debu vulkanik yang me-

lumpuhkan penerbangan Eropa. “Di sini segala macam bangsa ada. Lengkap,” pungkasnya. Terjebak Sementara Dino, juru bicara Presiden SBY, saat ini dikabarkan tengah tertahan di Frankfurt, Jerman. Ia terjebak tak bisa pulang ke Jakarta setelah transit dari New York, Amerika Serikat, di Bandara Frankfurt. Semua jadwal penerbangan dibatalkan akibat letusan gunung berapi di Islandia. Dino menyampaikan kabar itu melalui sambungan telefon ke salah satu televisi, Minggu dinihari (18/4). Dino mengatakan, saat ini bandara masih ditutup. Airport masih kosong melom-

pong. Hotel-hotel juga penuh, sehingga banyak turis tidak tertampung. “Alhamdulillah saya dapat hotel,” katanya. Dino juga mengungkapkan tak hanya dia yang terjebak di bandara di Eropa, tapi ada jutaan orang, termasuk kanselir Jerman yang tertahan di Lisabon, Portugal. Ia mengaku kini sedang mencari alternatif untuk bisa pulang ke Indonesia. Sebab, hingga Senin bandara belum pasti dibuka. Apalagi, ada informasi adanya semburan kedua. Menurut rencana, Dino akan mencari kereta api ke selatan, yakni menuju Roma atau Athena. “Kabarnya Roma airportnya masih dibuka meski penerbangan belum dijamin,” ujarnya.(dtc/inc)

Hukum Mati ...

sian, tidak perlu susah-susah mendapatkan bukti tindak kejahatan seseorang. “Misalnya jaksa menuduh saya melakukan korupsi sekian miliar rupiah berdasarkan besaran gaji yang saya terima. Saya bisa menjawabnya dengan memberikan penjelasan mengenai uang miliaran rupiah yang saya punya itu, seperti nilai kekayaan yang diperoleh dari warisan dan sebagainya,” katanya. Selama ini undang-undang tersebut belum diberlakukan, aparat penegak hukum akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembuktian atas kasus kejahatan, terutama korupsi. Menurut dia, kalau un-

dang-undang itu diberlakukan, tidak akan ada lagi alasan bagi penyidik menolak berkas perkara kejahatan korupsi karena kurang bukti. Menanggapi kekisruhan di tubuh Mabes Polri terkait pernyataan mantan Kabareskrim Kombes Pol. Susno Duadji dalam beberapa hari terakhir ini, Mahfud menyatakan sebagai hal yang positif. “Saya tidak membela siapa-siapa. Pengakuan Susno itu bukan berarti menelanjangi kepolisian. Justru sebaliknya, polisi bisa membuka aib Susno sehingga ada sikap saling terbuka di dalam Polri,” katanya. Ia berpendapat persoalan mafia hukum di lembaga peradilan tidak hanya terjadi

Namun baru berencana akan mengambilnya, seseorang tersebut sudah jatuh sakit hingga hampir meninggal dunia. Setelah kejadian itulah, warga Dusun Selibar termasuk pemilik sawah tidak berani mengganggu batu tersebut,” kata dia. Ia mengatakan, warga sekitar tempat ini mengatakan batu manusia sedang shalat selain terlihat seperti orang sedang duduk tahiyat. Arahnya juga ke kiblat. Konon, lanjut Wimpi, orang yang mau memindahkannya langsung sakit, Ketua Tim Balai Arkeologi Palembang, Sumsel, Kristantina Indriastuti, didampingi petugas kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi dengan wilayah ker-

ja Jambi, Sumsel, Bengkulu dan Babel, Akhmad Rivai, mengatakan sebetulnya walaupun warga setempat mengatakan mirip orang sedang shalat, batu itu arca menhir yang sudah berumur sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi (SM). “Kami sudah melihat mulai dari bentuk dan kondisinya memang arca menhir, jadi bukan patung orang shalat seperti yang dikatakan warga setempat. Apalagi pada waktu itu kehidupannya masih belum mengenal agama seperti sekarang, sehingga tidak mungkin menggambarkan seseorang sedang shalat. Kemudian, di sekitar lokasi juga terdapat tetralith dan tempat per-sembahan,” kata dia pula.

pada kasus pegawai Direktorat Pajak Gayus Tambunan yang diketahui menyimpan dana misterius di rekening pribadinya senilai Rp28 miliar. “Kalau sudah begitu jangan sampai pelaku tindak pidana korupsi dihukum ringan. Kalau uang yang dikorupsi Rp30 miliar, jangan dihukum hanya 10 tahun. Begitu dia bebas, uangnya masih banyak dan dia pun dipenjara bisa hidup enak karena punya uang. Mana mungkin orang yang bekerja normal bisa mengumpulkan uang Rp30 miliar dalam jangka 10 tahun,” katanya. Oleh sebab itu, dia mengusulkan, hukuman yang paling tepat terhadap pelaku korupsi adalah hukuman mati. “Kalau tidak bisa dihukum mati, hukuman setengah mati sajalah,” katanya disambut gelak tawa peserta seminar itu.(kps/ant)

kan menghirup narkoba. “Kita sudah lihat dari jauh dan begitu kita dekati, rupanya mereka asyik bahkan larut dengan lem cap kambing yang dihirupnya,” kata Tarmizi. Namun, kata Tarmizi, saat diserahkan kepada keluarga masing-masing, pihak keluarga malah mengaku sudah tidak sanggup membina anak mereka. Anehnya, ketika pihak PMII meminta keluarga agar memberi izin membawa bocah itu ke panti asuhan yang ada di Langsa guna dibina, keluarga sang bocah mendadak marah sambil memprotes. “Memang aneh, ketika kita serahkan anaknya untuk dibina, malah mengaku sudah tidak menganggap anaknya lagi. Tapi ketika diminta izin

bawa ke panti asuhan, justru orang tuanya marah besar,” kata Tarmizi. Terkait hal ini Tarmizi meminta kepada Pemko Langsa dan pihak terkait lainnya agar segera melakukan penertiban terhadap keberadaan anak jalanan dan pengemis yang bergentayangan di Kota Langsa. Apalagi para pengemis cilik itu sudah meresahkan, di mana hasil mengemisnya dimanfaatkan untuk kepentingan merusak diri seperti ngelem. “Selain itu Pemko Langsa juga harus menyediakan fasilitas bagi anak kurang mampu, sehingga fenomena pengemis anak-anak di jalanan dapat diatasi dan masa depan anak-anak Langsa tidak akan hancur,” demikian kata Tarmizi. (ts)

hukum sehingga tindakan korupsi oleh hakim merupakan pelanggaran berat,” kata Mahfud lagi. Desak Mahkamah Konstitusi (MK) mendesak pengesahan Undang Undang (UU) tentang pembuktian terbalik yang selama ini ditunggu-tunggu publik. “Undang-undang pembuktian terbalik mutlak harus ada,” kata Ketua MK Mahfud M.D. saat berbicara dalam seminar Hukum Beracara di Surabaya, Minggu kemarin. Dengan diberlakukannya undang-undang itu, menurut dia, pihak penyidik, baik di kejaksaan maupun di kepoli-

Warga Temukan ... duduk seperti sedang melakukan shalat dengan mengarah posisi mukanya ke puncak Gunung Dempo dan matahari terbenam. “Saat ditemukan, kondisi permukaan batu sudah banyak tertimbun tanah, dan hanya sebagian kecil saja masih terlihat,” katanya. Wimsi mengatakan, batu itu hanya beberapa cm saja muncul ke permukaan tanah, tapi guratan wajah dan bagian kepala masih dapat terlihat jelas. “Kami mengetahui jika batu ini merupakan peninggalan nenek moyang, kebetulan waktu itu ada seseorang bermim-pi menceritakan ada kekuatan pada batu tersebut.

Bocah Mengemis ... suka ngelem itu dibina. “Lalu PMII Langsa segera membentuk tim memantau keberadaan dan perilaku anak di bawah umur yang hingga larut malam masih berkeliaran sambil meminta-minta,” kata Tarmizi. Hasilnya, kata Tarmizi, terbukti di sepanjang Jl A Yani Langsa terdapat beberapa bocah yang asyik menikmati sesuatu yang ada di tangannya. Padahal sebelum duduk manis, bocah itu sibuk bergerilya di tempat keramaian sambil mengemis. Selanjutnya tim PMII Langsa mencoba mendekati bocah-bocah itu dan ternyata di tangan anak usia sekolah itu ada sebuah lem cap kambing yang dihirup bagai-

WASPADA Senin 19 April 2010

Dua Pelaku Pembunuhan Diringkus, Satu Ditembak STABAT (Waspada): Aparat Polsek Tanjungpura dibantu Polres Langkat meringkus dua pelaku pembunuhan Nenek Darmataksiyah di dua lokasi terpisah di Medan, Minggu (18/4) dinihari. Pelaku AM, 17, warga Sunggal Medan yang masih termasuk cucu korban diringkus di kediamannya tanpa perlawanan. Sementara pelaku lain, ER, 18, terpaksa ditembak petugas pada bagian kakinya karena mencoba melawan saat disergap. Dua pelaku saat diinterogasi petugas mengakui melakukan pembunuhan itu dengan cara memukul bagian belakang tubuh nenek dengan kayu. Awalnya mereka purapura bertamu Kamis (15/4) so-

re di kediaman korban di Desa Lalang Tanjungpura untuk mencuri uang. Kemudian sekira pukul 20:00 dua pelaku dengan mudah menghabisi nyawa Darmataksiyah karena sang nenek menetap sendirian di rumah tersebut. Dalam aksi pelaku, mereka berhasil membawa uang tunai Rp3,6 juta yang diambil dari lemari sang nenek. Warga setempat baru mengetahui kejadian keesokan harinya setelah melihat pintu rumah korban belum juga terbuka. Sementara Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Wahyudi membenarkan penangkapan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku mendekam di sel tahanan.(a38)

4.064 Peluru Teroris ... Abu Yusuf alias Mustaqim. “Dengan membawa tersangka ke tempat kejadian perkara (TKP), kami melakukan penyisiran ke lokasi dan ternyata barang bukti tersebut ditemukan,” tambahnya. Barang bukti itu dibuang para tersangka teroris ketika aktivitas mereka mulai tercium aparat kepolisian. “Saat kelompok teroris itu hendak meninggalkan lokasi, mereka membuang beban berupa bungkusan-bungkusan berisi ribuan amunisi tersebut,” tambah Esa Permadi. Lokasi penemuan ribuan peluru itu harus dilalui dengan medan yang berat. Aparat gabungan tiba di Mapolda Aceh pada Sabtu malam. Polisi terus memburu sisa-sisa tersangka teroris yang diperkirakan masih bersembunyi di wilayah Aceh. (kps)

Jembatan Ulee Blang ... kurang dari tiga pengendara sepeda motor yang jatuh terperosok di jembatan itu, malam hari. Bahkan korban yang terperosok dari jembatan tersebut banyak yang mengalami patah tulang kaki dan terkilir. “Tampaknya dalam hal ini, instansi terkait harus segera ambil alih dengan memperbaiki kembali jembatan itu, sebab tiada hari sunyi dari jatuhnya korbann terperosok,” kata Zamzami seraya menambahkan, kondisi jembatan di titik itu sangat parah dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, melalui instansi terkait diminta segera memperbaiki jembatan di desa itu. Dia menambahkan, jika jembatan itu terus dibiarkan rusak dan tidak ada perhatian dari Pemkab setempat, maka dikhawatirkan berdampak bagi para petani dalam menurunkan hasil pertanian untuk dipasarkan ke Kota Idi Rayeuk. “Kita minta segera diperbaiki,” tandas Zamzami.(cmad)

Sejak Lahir Bocah ... terganggu dengan keganjilan itu. Dia juga mengaku tak merasa sakit dengan daging tumbuh di bagian punggungnya. “Tidak sakit,” ucapnya lugu, ketika ditemui pada Sabtu (17/4). Hebatnya, dia juga tak lantas rendah diri dengan keadaan tubuhnya. Sebaliknya, dia tetap mengisi hari-harinya seperti bocah seusianya, misalnya bermain sepak bola di pantai. Ketika bermain bola pun dia tak mengenakan baju sehingga ‘tangan ketiganya’ terlihat menonjol di punggungnya. “Tidak,” jawab Rendi ketika ditanya apakah dia tidak merasa terganggu. Faisal mengaku, sewaktu istrinya hendak melahirkan, dia tidak merasa ada keanehan, apalagi pertanda seperti firasat. “Sudah sejak dari lahir,” ucap Faisal yang mengaku mempunyai empat anak, dengan tiga di antaranya masih berada di tengah keluarga lantaran si sulung sudah lebih dulu kembali ke pangkuan Tuhan YME. “Rendi anak saya bungsu,” akunya. Dia mengungkapkan, sehari-hari tidak ada keluhan dari buah hatinya itu. Namun memang, katanya, kalau tangan itu ditarik barulah Rendi merasa kesakitan karena di tangan itu terdapat tulang rawan yang menyatu dengan punggung anaknya. “Kalau ada yang tarik dia kesakitan,” ungkap Faisal menirukan pengakuan buah hatinya. Faisal mengaku ingin sekali anaknya dapat dioperasi sehingga daging menyerupai tangan yang tumbuh di punggung buah hatinya bisa disingkirkan. Namun, pendapatannya sebagai pekerja serabutan membuat keinginan itu untuk sementara dipendamnya dalam-dalam. Dia mengaku ingin sekali membawa anaknya ke dokter. Ia juga mengaku tergoda hendak menggunting kuku yang tumbuh di “tangan ketiga” buah hatinya. Namun, “Saya tidak ada uang untuk membiayai operasi,” ucapnya dengan mata menerawang. Sehari-hari dia mengaku menghidupi keluarga dengan menjadi kuli bangunan. Itu pun tidak setiap hari ada pekerjaan. Kini, dia hanya dapat berdoa sembari menunggu uluran tangan dermawan yang ingin membantu menjawab mimpinya. “Sekarang dia tidak merasa minder karena masih kecil. Yang saya takutkan kalau dia sudah besar nanti merasa minder,” aku Faisal. Anda ingin menjadi dermawan itu. (kps)

Berita Utama

A2 Polisi Amankan 18 Sepeda Motor, 4 Mobil Bodong MEDAN ( Waspada): 18 Unit sepeda motor dan empat mobil tanpa dilengkapi suratsurat yang sah (bodong) diamankan dari satu gudang botot di Jalan Sehati, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (17/4). Kapolsekta Medan Timur AKP Yatim Syahri Nasution saat dikonfirmasi membenarkan penggerebekan di gudang botot milik L Sihite itu. “Awalnya kita mendapat informasi warga dengan keberadaan sebuah gudang botot di Jalan Sehati yang banyak menyimpan kendaraan roda dua dan empat,” ungkap AKP Yatim ketika ditemui Minggu (18/4). Berbekal informasi tersebut, petugas Reskrim langsung melakukan penggerebekan ke gudang botot itu. Hasilnya, petugas menemukan 18 unit sepeda motor serta empat unit mobil tanpa dilengkapi suratsurat kepemilikan. “Semua barang bukti kita temukan di da-

lam gudang botot yang ditutup dengan terpal plastik berwarna biru,” terang Yatim. Guna pemeriksaan lebih lanjut, 18 unit sepeda motor dan empat unit mobil serta pemilik gudang L Sihite, digelandang ke Mapolsekta Medan Timur guna menjalani pemeriksaan. Di kantor polisi, L Sihite mengaku jika sepeda motor serta mobil yang ada di dalam gudang botot miliknya itu adalah barang gadaian yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan leasing di Kota Medan. “Pemilik gudang botot mengaku semua kendaraan itu adalah barang gadaian,” jelas Yatim Syahri seraya menambahkan guna pengembangan lebih lanjut, pemilik gudang botot L Sihite, bersama barang bukti 18 unit sepeda motor dan 4 mobil yang ditemukan itu diserahkan ke Unit Ranmor Poltabes Medan. (cat)

Kurir 5,5 Kg Ganja ...

hidup selama ini, maka tawaran AM itu dilakukan tersangka. “Saya diiming-imingi mendapat upah Rp100 ribu setiap penjualan ganja per kilogramnya. Dan ini pun baru seminggu ini saya jual ganjanya,” aku Dimas. Kapoltabes Medan Kombes Pol Imam Margono saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka sudah menjadi target operasi (TO). “Tersangka selama ini memang sudah jadi target kita. Begitu mendapat informasi dari masyarakat, kita langsung melakukan penyelidikan di lapangan,” jelasnya. Kini tersangka Dimas, lanjutnya, berikut barang bukti ganja seberat 5,5 kilogram sudah diamankan ke Mapoltabes Medan. Dia dijerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(m39)

pengintaian, petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Hasilnya, petugas menemukan ganja seberat 5,5 Kg dari dalam lemari pakaian tersangka. Setelah mendapatkan barang bukti itu, tanpa berkutik lagi tersangka langsung diboyong ke Mapoltabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di Mapoltabes, tersangka mengaku baru satu bulan menjadi kurir ganja. Sebelumnya, dua bulan lalu tersangka bertemu dengan teman sepermainannya di kawasan rumahnya berinisial AM. “Baru sebulan menjadi pengedar,” ujarnya. Saat itulah, AM menawari pekerjaan sebagai kurir ganja. Awalnya, tawaran AM itu sempat ditolak tersangka. Tapi karena memikirkan kedua orangtuanya yang membiayai

JPPR: Biarkan ... oleh pelaku politik dengan menggunakannya sebagai alat kampanye hitam (black campaign),” jelasnya. Hafidz menjelaskan, JPPR mendorong agar setiap warga negara Indonesia memiliki hak yang sama dalam setiap pemilu/pilkada. Sedangkan, apakah seseorang layak atau tidak, biarkan masyarakat yang menilai. “Jangan sampai pernyataan-pernyataan Mendagri justru menghalangi hak dasar warga masyarakat untuk memilih dan dipilih. Sementara seorang calon kemudian dipilih atau tidak dipilih itu urusan masyarakat,” tandasnya. Munculnya sosok artis dalam pencalonan kepala daerah juga mendapat kritik JPPR. Hafidz beranggapan, fenomena ini menunjukkan bahwa proses pengkaderan di dalam in-

Pengalihan Isu ... pengalihan isu itu, tak akan berhasil,” kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu(18/4). Bambang menjelaskan, saat ini ada kekhawatiran dari masyarakat tentang adanya upaya pengalihan isu skandal Bank Century yang merebak dalam dua minggu belakangan ini. Menurut Bambang, mes-

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ........, Gxf2+. 2. Rh1, Me4+. 3. Mg2, MxM atau hxM+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

C E M B U R U

I T E A R U R B U S K T R E P T K O N S S K A O P R

Pengetahuan Umum

I L I N I I A E V I A N I S A I M E M A I O S I S K I T A K O R A L A R I T A B U D

K T A

M A D A N I A I M K E P A L A S O M N I T B A S I M E O A S A N G K A N L O J R K O I S E B O T O L L N K I N A N T I R C H T E R A H B O S I S A I D L

Jawaban Sudoku:

7 9 2 6 5 3 4 8 1

5 8 4 1 2 9 7 3 6

3 6 1 4 8 7 9 5 2

4 2 5 7 6 1 3 9 8

9 1 7 2 3 8 5 6 4

6 3 8 9 4 5 1 2 7

1 5 9 8 7 2 6 4 3

8 7 6 3 9 4 2 1 5

2 4 3 5 1 6 8 7 9

ternal parpol buntu. “Penyebab munculnya calon-calon kepala daerah dari luar partai (misalnya artis) justru menunjukkan bahwa proses pengkaderan partai tidak berjalan. Pengurus partai politik hanya mengejar kekuasaan dengan cara instan,” pungkasnya. Seperti diberitakan, Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan usulan revisi UU tersebut baru akan dimasukkan ke DPR pada Juni mendatang. Usulan revisi itu yakni, penambahan syarat wajib mempunyai pengalaman berorganisasi dan tidak boleh cacat moral bagi para calon kepala daerah dalam Pilkada. Cacat moral yang dimaksud Gamawan salah satunya adalah dikenal tidak pernah berbuat mesum atau berzina. Gamawan membantah aturan ini untuk menjegal Maria Eva dan Julia Perez dalam Pilkada Sidoarjo dan Pacitan. (dtc) kipun ruang publik terus dijejali dengan sejumlah kasus baru, termasuk kasus makelar kasus dan penggelapan pajak, namun pengawasan DPR untuk penuntasan skandal Bank Century terus berlanjut dan sama sekali tidak terhenti. “Sebagai bukti, saya dan beberapa rekan telah memboikot kehadiran Menteri Keuangan dalam rapat kerja di DPR. Selain itu, DPR telah membentuk tim pengawas yang akan mengawal pelaksanaan keputusan dan rekomendasi Paripurna DPR,” kata Bambang Soesatyo. Bambang yang anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI menambahkan, wacana DPR untuk menggunakan hak menyatakan pendapat terus menguat. Bambang berharap, langkah-langkah ini bisa meyakinkan publik bahwa DPR akan terus menempatkan skandal Bank Century di atas permukaan, sehingga semua tidak melupakan skandal ini. “Kita semua mengawal dan menuntut agar proses hukum segera dilaksanakan,” kata Bambang. Bambang mengakui, dalam dua minggu belakangan ini telah berkembang aneka isu yang berkait dengan upaya mengalihkan perhatian masyarakat dari proses penyelesaian skandal Bank Century, di antaranya, setelah Sjahril Johan dijadikan tersangka, kasus baru akan segera diungkap, yakni penggelapan pajak sebesar Rp300 miliar. Kasus besar ini, kata dia, diharapkan bisa membangkitkan emosi rakyat dan menenggelamkan isu skandal Bank Century. Bambang yakin, usahausaha untuk mengalihkan perhatian tersebut tidak akan berhasil. “Biarkan saja kasus penggelapan pajak satu demi satu dibuka,” kata Bambang.

Seleksi Paskibraka Medan Sarat Kejanggalan Diduga Banyak Titipan MEDAN (Waspada): Seleksi anggota pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Medan yang digelar di Stadion Teladan disinyalir tidak fair dan banyak kejanggalan. Hal ini membuat sejumlah guru, orangtua siswa dan siswa yang merasa dicurangi kecewa. “Sejak seleksi digelar Rabu (14/4), banyak kejanggalan yang terjadi. Paling jelas saat seleksi memasuki hari keempat atau Sabtu (17/4), di mana beberapa siswa yang dinyatakan tidak lulus sebelumnya ternyata kembali mengikuti seleksi,” jelas salah seorang guru SMA di Medan yang tidak ingin disebutkan identitasnya. Padahal, lanjutnya, siswa yang tidak lulus seleksi tahap ketiga (tes kekuatan fisik dan postur tubuh) seharusnya tidak boleh lagi mengikuti seleksi tahap terakhir (psikotes, LKBB, kesamaptaan, wawancara/pantauan terakhir). “Dari situ kita sudah dapat melihat adanya ketidakjujuran dari panitia,” tambah sumber sambil menunjuk salah satu siswa yang sebelumnya dinyatakan gugur namun dapat mengikuti seleksi tahap terakhir. Sumber lain yang juga enggan disebutkan namanya membenarkan kejanggalan dalam seleksi yang dikoordinir Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan itu. “Seharusnya seleksi tahap terakhir hanya diikuti 80 peserta (40 pria dan 40 wanita) sesuai hasil peserta lulus tahap ketiga. Kenyataannya, seleksi diikuti 45 pria dan 45 wanita,” jelasnya. “Kabar beredar bagi mereka yang tidak lulus seleksi tahap ketiga dan kembali bisa mengikuti tahap akhir merupakan ‘titipan’ pejabat atau

orang-orang berpengaruh di Kota Medan. Kalau itu benar tentu sangat kita sayangkan, apalagi kalau sampai mengorbankan hak peserta yang seharusnya lulus,” keluhnya. Pernyataan dua sumber tadi dikuatkan salah satu siswa peserta seleksi Paskibraka Kota Medan yang tidak lulus. Sambil menunjuk peserta seleksi tahap akhir dengan nomor urut 1XX, siswa tadi mengaku peserta itu sudah dinyatakan tidak lulus. “Kami sama-sama dicoret ketika itu, saya juga melihat dia sangat bersedih. Tapi yang mengherankan adalah kok dia bisa mengikuti seleksi lagi?!” katanya. Tegang Detik-detik pengumuman hasil seleksi tahap akhir di Stadion Teladan Sabtu malam juga sempat terjadi ketegangan. Apalagi saat beberapa guru dan orangtua siswa melihat peserta nomor 1XX masuk dalam daftar 40 siswa lulus tahap akhir terdiri 20 pria dan 20 wanita. “Beberapa orangtua siswa dan guru sempat geram melihat siswa tersebut masuk 20 besar. Beruntung setelah dilakukan penciutan menjadi 15 putra 15 putri, 1XX tidak lulus setelah sejumlah guru dan orangtua siswa sempat sepakat melakukan demo,” ucap sumber tadi. Sebelumnya, tim seleksi dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) menyatakan mundur sebagai anggota tim seleksi. Hal ini disebabkan Paskibra Kota Medan (PKM) diikutsertakan sebagai tim seleksi. “PKM tidak berkompeten menjadi anggota tim seleksi karena pengurus PKM tidak pernah menjadi anggota Paskibraka di Istana Negara,” jelas

Ketua PPI Kota Medan, Sendi Andika Yoga Siregar. Dikatakan, baik di tingkat nasional, provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tim seleksi Paskibraka berasal dari unsur TNI dan PPI. Anehnya, di Medan pihak Dispora mengikutsertakan Paskibra Kota Medan sebagai tim seleksi padahal mereka tidak pernah lulus menjadi Paskibraka. Selain menyatakan mundur, PPI juga mengaku menemukan banyak kejanggalan dalam seleksi calon anggota Paskibraka Kota Medan. Antara lain yang mengukur tinggi badan calon peserta ternyata sesama peserta seleksi. Pelanggaran lain adalah sejumlah peserta sudah langsung dinyatakan gugur saat baru mendaftar. “Padahal, pendaftaran tidak masuk dalam tahapan seleksi, sehingga tim seleksi tidak seharusnya langsung menggugurkan peserta itu. Yang menjadi tahapan dalam seleksi calon anggota Paskibraka adalah tinggi badan, kesehatan, postur tubuh, LKBB, psikotes, kesamaptaan dan wawancara,” tandas Sendi. Sementara itu, Kadispora Medan melalui Ketua Panitia Seleksi Suryadi, SE akhirnya mengakui adanya peserta yang sudah dicoret tapi kembali ikut seleksi. Hal itu dikatakan karena pihaknya mendapat tekanan dari pihak luar. “Terus terang posisi kami serba sulit. Tapi setelah kami melakukan koordinasi, akhirya kami sepakat tidak meluluskan peserta yang memang tidak layak meskipun ‘titipan’. Kami siap menanggung risikonya dan dapat saya katakan 30 peserta yang lulus adalah murni karena memenuhi syarat,” bela Suryadi. (m33/m42)

Indonesia Darurat ...

bankan, ini malah memperkuat mereka yang di atas. Jangan sampai kasus ini justru menjadi vaksin yang memperkuat markus di kemudian hari,” katanya. Hakim Kasus Gayus Harus Dipidanakan ICW menyatakan hakim perkara Gayus HP Tambunan yang diduga menerima suap Rp50 juta harus dipidanakan. “Jangan hanya pemecatan saja, tapi juga harus berujung ke pidana,” kata Febri Diansyah. Sebelumnya, Komisi Yudisial (KY) menyatakan hakim yang memvonis bebas pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Gayus HP Tambunan, diduga menerima uang

ka menginginkan bukti. Mereka menginginkan seorang pemimpin yang bisa merasakan mereka,” ujarnya lagi. Mengenai beredarnya foto-foto syur dirinya di internet dan foto syur di poster yang beredar di Pacitan, Jupe menanggapi dengan santai. “Biar orang yang membuat mendapat pahala. Bukan wewenang saya untuk mendiskriminasikan seseorang. Biarlah mereka melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Saya terus maju, saya tetap berjuang menurut hukum,” kata Jupe. (kps)

Rp50 juta. Pemberian uang itu diduga dilakukan satu hari menjelang putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan (putusan 12 Maret 2009), melalui Panitera Pengganti (PP), IK, kata KY. KY mendapatkan informasi tersebut, setelah melakukan pemeriksaan terhadap keduanya, dan berencana akan memeriksa dua anggota lain majelis hakim pada Senin (19 /4). Temuan KY itu berbeda dengan penyelidikan yang dilakukan oleh MA sendiri, yang menyatakan tidak ditemukan indikasi kesalahan dalam dikeluarkannya putusan bebas terhadap Gayus HP Tambunan. Febri menyatakan selama ini hakim yang diduga menerima suap dan disidangkan ke majelis kehormatan hakim (MKH) hanya diberi sanksi administrasi dengan pemecatan atau menjadi hakim non-palu. Kasus itu harus berujung ke pidana, katanya. Di bagian lain, ia menyatakan adanya temuan itu oleh KY menunjukkan mafia peradilan di lingkungan Mahkamah Agung (MA) masih ada. Oleh karena itu, kata dia, ICW meragukan komitmen MA —yang akan membersihkan praktik mafia peradilan. “Sering MA menyatakan kami ‘clear’, kenyataannya tidak valid,” katanya. Ironisnya, ia menambahkan, masalah putusan bebas juga dibahas di dalam Rapat Pimpinan (Rapim) MA. Karena itu, dalam kasus tersebut MKH harus memberikan hukuman seberatberatnya jika menemukan adanya praktik suap dalam penanganan perkara Gayus HP Tambunan, katanya. (dtc/ant)

istrinya hendak melahirkan, dia tidak merasa ada keanehan, apalagi pertanda seperti firasat. “Sudah sejak dari lahir,” ucap Faisal yang mengaku mempunyai empat anak, dengan tiga di antaranya masih berada di tengah keluarga lantaran si sulung sudah lebih dulu kembali ke pangkuan Tuhan YME. “Rendi anak saya bungsu,” akunya. Dia mengungkapkan, sehari-hari tidak ada keluhan dari buah hatinya itu. Namun memang, katanya, kalau tangan itu ditarik barulah Rendi merasa kesakitan karena di tangan itu terdapat tulang rawan yang menyatu dengan punggung anaknya. “Kalau ada yang tarik dia kesakitan,” ungkap Faisal menirukan pengakuan buah hatinya. Faisal mengaku ingin

sekali anaknya dapat dioperasi sehingga daging menyerupai tangan yang tumbuh di punggung buah hatinya bisa disingkirkan. Namun, pendapatannya sebagai pekerja serabutan membuat keinginan itu untuk sementara dipendamnya dalam-dalam. Dia mengaku ingin sekali membawa anaknya ke dokter. Ia juga mengaku tergoda hendak menggunting kuku yang tumbuh di “tangan ketiga” buah hatinya. Namun, “Saya tidak ada uang untuk membiayai operasi,” ucapnya. Seharihari dia mengaku menghidupi keluarga dengan menjadi kuli bangunan. Itu pun tidak setiap hari ada pekerjaan. Kini, dia hanya dapat berdoa sembari menunggu uluran tangan dermawan yang ingin membantu menjawab mimpinya. (kps/Tribun)

korupsi Hongkong lebih mengutamakan pembersihan kepolisian. Sedangkan untuk pembersihan Ditjen Pajak, Indonesia dapat belajar dari Filipina. “Untuk pembersihan institusi pajak, kita bisa belajar dari Filipina untuk pembuktian terbalik. Tapi hal itu belum dilakukan di negara kita,” tandas Febri. Menurut Febri, sampai saat ini Satgas Pemberantasan Mafia Hukum hanya bergerak dari kasus ke kasus saja. Bukan tidak mungkin, cuma kasuskasus kecil yang terungkap. “Bukan tidak mungkin ketika yang kecil-kecil dikor-

57 WNI ... “Kepastian terbang sampai sekarang tidak jelas,” kata Mario. Mereka semua kini terpaksa bertahan dengan uang yang tersisa. Untuk bertahan hidup sehari, setiap orang harus merogoh kocek sekitar 75 Euro atau sekitar Rp 975.000 perhari, untuk hotel dan 3 kali makan. “Kita benar-benar tidak

Jupe: Rakyat ... menginginkan seorang pemimpin yang bisa merasakan apa yang mereka inginkan, yang berjuang bagi mereka,” ucap dia di Hotel Sultan, Sabtu (17/4). Pemilik nama asli Yuli Rahmawati itu mengaku tidak akan banyak memberikan janji kepada masyarakat Pacitan selama kampanye jika lolos menjadi calon Bupati Pacitan nantinya. “Masyarakat Indonesia sudah pintar. Mereka tidak mau hanya diberi janji-janji. Mere-

Bocah 5 Tahun ... tangan. Disebut demikian karena di bagian ujungnya terlihat kuku. Rendi mengaku tidak terganggu dengan keganjilan itu. Dia juga mengaku tak merasa sakit dengan daging tumbuh di bagian punggungnya. “Tidak sakit,” ucapnya lugu, ketika ditemui pada Sabtu (17/4). Dia juga tak lantas rendah diri dengan keadaan tubuhnya. Sebaliknya, dia tetap mengisi hari-harinya seperti bocah seusianya, misalnya bermain sepak bola di pantai. Ketika bermain bola pun dia tak mengenakan baju sehingga “tangan ketiganya” terlihat menonjol di punggungnya. “Tidak,” jawab Rendi ketika ditanya apakah dia tidak merasa terganggu. Faisal mengaku, sewaktu

dapat apa-apa. Kalau mau hemat terpaksa diam di bandara. Tapi sehemat-hematnya, tetap saja Eropa,” tuturnya. Kondisi Bandara Internasional Dusseldorf menurut Mario ramai dengan ribuan penumpang yang tertahan. Mereka semua tertahan akibat debu vulkanik yang melumpuhkan penerbangan Eropa. “Di sini segala macam bangsa ada. Lengkap,” pungkasnya.(dtc)

WASPADA Senin 19 April 2010

Cirus Sinaga Punya Rumah Mewah Di Medan MEDAN (Antara): Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Tengah Cirus Sinaga, SH diduga memiliki sebuah rumah mewah di Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara. Berdasarkan investigasi di Medan, Minggu (18/4), rumah mewah yang disebutkan milik Cirus Sinaga itu berada berdekatan dengan Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI). Salah seorang warga Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I yang mengaku bernama Boru Manurung mengakui rumah tersebut milik Cirus Sinaga, yang juga mantan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam. “Hampir semua orang di sekitar sini tahu itu rumah Cirus Sinaga,” kata Boru Manurung. Namun, kata dia, warga di sekitar Jalan Busi itu jarang melihat Cirus Sinaga berada di rumah tersebut karena hanya ditempati keluarganya. “Dia jarang kelihatan di situ,” katanya. Ia mengatakan, warga yang berada di Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I sangat mengetahui rumah mewah tersebut karena dinilai paling

MK Desak ... terbuka di dalam Polri,” katanya. Ia berpendapat persoalan mafia hukum di lembaga peradilan tidak hanya terjadi pada kasus pegawai Direktorat Pajak Gayus Tambunan yang diketahui menyimpan dana miste-

Sejumlah Kepala ... Di antara pemimpin dunia yang membatalkan kehadirannya adalah Presiden AS Barack Obama, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel. Mereka membatalkan rencananya pada saat-saat akhir dari jadwal pemakaman karena ancaman bahaya bagi penerbangan, debu gunung berapi telah membungkus Eropa sejak Kamis. Beberapa pemimpin dari Baltik dan Balkan datang dengan menggunakan jalur darat dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev terbang dari Moskow. Meski banyak pemimpin dunia yang sulit mencapai Polandia, tetapi tidak seorangpun dari perwakilan pemerintah yang menyebutkan upacara pemakaman itu harus ditunda. Presiden Kaczynskis meninggal dunia bersama istrinya Maria serta lebih 90 pejabat sipil dan militer Polandia lainnya setelah pesawat AU Tupolev 154 jatuh ketika mendekati bandara Smo-

Medan Makin ... dengan cuaca panas yang terjadi di daratan. Dengan tiupan angin timur laut pada siang hari, suhu dingin di laut itu kurang membantu pembentukan awan yang dapat menciptakan hu-

4.064 Butir ... Kawasan pegunungan Jalin, Jantho atau sekitar 65 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh itu merupakan lokasi pertama tempat pelatihan tersangka teroris yang digrebek aparat kepolisian. Informasi adanya ribuan amunisi di kawasan hutan lindung tersebut pada awalnya diketahui dari pengembangan terhadap seorang tersangka yang tertangkap sebelumnya, yakni Qamaruddin alias Abu Yusuf alias Mustaqim. “Dengan membawa tersangka ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), kami melakukan penyisiran ke lokasi dan ternyata barang bukti tersebut di-

besar dibandingkan dengan rumah-rumah lain. Selain itu, warga juga mengagumi rumah itu karena proses pembangunannya sepertinya cukup cepat jika dibandingkan dilihat ukurannya. Cirus Sinaga dibebastugaskan sebagai Aspidsus Kejati Jateng mulai Kamis (8/4) oleh Kejagung karena diduga terkait dengan kasus mafia perpajakan yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan. Cirus Sinaga bertindak sebagai salah seorang jaksa peneliti atas kasus itu. Namun Wakil Jaksa Agung (Waja), Darmono menyatakan, Cirus Sinaga masih menjabat sebagai Aspidsus Kejati Jawa Tengah, sama halnya dengan Kajati Maluku, Poltak Manulang yang sama-sama menangani kasus pajak tersebut. “Selama Surat Keputusan (pencopotan) belum diterima yang bersangkutan dan belum ditandatangani serta belum ada serah terima jabatan, berarti keduanya masih menjabat,” kata Darmono.

rius di rekening pribadinya senilai Rp28 miliar. “Kalau sudah begitu jangan sampai pelaku tindak pidana korupsi dihukum ringan. Kalau uang yang dikorupsi Rp30 miliar, jangan dihukum hanya 10 tahun. Begitu dia bebas, uangnya masih banyak dan dia pun dipenjara bisa hilensk, Rusia. Para pemimpin yang hadir pada upacara pemakaman itu antara lain, Presiden Rusia Dmitry Medvedev, Presiden Albania Bamir Topi, Ketua Dewan Nasional Armenia Howik Abrahamian, PM Azerbaijan Artur Rasizade, Ketua Parlemen Belarusia Barys Batura, Presiden Bosnia dan Herzegovina Haris Silajdic, Presiden Ceko Vaclav Klaus, PM Estonia Andrus Ansip, Ketua Parlemen Uni Eropa Jerzy Buzek, Presiden Georgia Mikhail Saakashvili, Presiden Jerman Horst Koehler, Menlu Jerman Guido Westerwelle, PM - Hongaria Gordon Bajnai, Presiden Kosovo Fatmir Sedjiu, Presiden Latvia Valdis Zatlers, Presiden Lithuania Dalia Grybauskaite, Penjabat Presiden Moldova Mihai Ghimpu, PM Maroko Abbas el Fassi, Presiden Rumania Traian Basescu, Presiden Slovakia Ivan Gasparovic, PM Robert Fico, Presiden Slovenia Danilo Turk dan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych, (m07) jan, katanya. Karena itu, kata Firman, peluang hujan di Kota Medan dan sekitarnya diperkirakan sangat minim dalam beberapa hari mendatang. Jika terjadi hujan, sifatnya pun hanya hujan lokal dan tidak bersifat menyeluruh serta hatemukan,” tambahnya. Barang bukti itu dibuang para tersangka teroris ketika aktivitas mereka mulai tercium aparat kepolisian. “Saat kelompok teroris itu hendak meninggalkan lokasi, maka mereka membuang beban berupa bungkusan-bungkusan berisi ribuan amunisi tersebut,” tambah Esa Permadi. Lokasi ditemukan ribuan peluru tersebut harus dilalui dengan medan yang cukup berat dan aparat gabungan tiba di Mapolda Aceh tengah malam (Sabtu malam). Aparat kepolisian terus memburu sisa-sisa tersangka teroris yang diperkirakan masih bersembunyi di wilayah Aceh.

dup enak karena punya uang. Mana mungkin orang yang bekerja normal bisa mengumpulkan uang Rp30 miliar dalam jangka 10 tahun,” katanya. Oleh sebab itu, dia mengusulkan, hukuman yang paling tepat terhadap pelaku korupsi adalah hukuman mati. “Kalau tidak bisa dihukum mati, hukuman setengah mati sajalah,” katanya. Indonesia Terlambat Menurutnya Indonesia terhitung lamban dalam bersikap. Malahan sebagai salah satu negara dengan angka korupsi tertinggi, Indonesia terlambat memberlakukan hukuman mati untuk koruptor. Akibatnya praktik korupsi merajalela. Dia menyebutkan, hukuman mati diyakini mampu menghambat tindak korupsi yang telah mendarah daging. “Kalau sampai ada vonis mati tetapi orang tetap korupsi, berarti keterlaluan,” ujarnya. Menurut dia, momentum memberlakukan hukuman mati sebenarnya pada awal tahun 2000. Namun, sampai sekarang pemerintah belum menerapkan hukuman mati dalam kasus korupsi. “Mahkamah Konstitusi juga telah membuat putusan menyetujui hukuman mati,” tuturnya sambil menegaskan bahwa hukuman mati tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). (ant/kps) nya terjadi di daerah-daerah tertentu .“Mungkin hanya terjadi di daerah pegunungan,” katanya. Waspadai Hujan Deras Dan Petir BMKG memperingatkan warga masyarakat agar mewaspadai terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir selama 24 jam ke depan mulai Senin pukul 07:00. Hujan deras disertai angin kencang dan petir itu berpeluang terjadi di pesisir barat Sumatera, kata Analisis cuaca BMKG pada Stasiun Klimatologi kelas II Pulau Baai Bengkulu Rudi Wahyu, Minggu(18/4). Cuaca buruk itu, katanya berpeluang terjadi di pesisir timur Sumatera dan di Sumatera bagian tengah dan selatan, sedangkan gelombang di Samudra Hindia barat daya Bengkulu tingginya berkisar antara 1,5 meter sampai 2,5 meter. Bila dilihat dari citra satelit, katanya, ada daerah liputan awan dan hujan yang konstrasinya antara lain masih berada di Indonesia bagian barat terutama selatan katulistiwa.

Nusantara

WASPADA Senin 19 April 2010

A3

Keberadaan Satpol PP Perlu Dikaji Ulang MEDAN (Waspada): Keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) perlu dikaji ulang. Satpol PP dinilai indentik dengan kearoganan dan keberadaannya juga telah menyalahi undang-undang. Demikian praktisi hukum senior Jakarta DR Putra Kaban, SH, MH kepada wartawan di Medan via ponsel, Minggu (18/4).

Penelitian Orang Jawa-Suriname Masih Sedikit YOGYAKARTA (Antara): PenelitiankehidupanorangJawaSuriname masih sedikit, sehingga sering ada persepsi salah mengenaikondisikekinianbudaya Jawa di Surinam, kata antropolog Universitas Gadjah Mada Lono Lastoro Simatupang di Yogyakarta, Minggu (18/4) “Pemilihan objek penelitian tentang budaya Jawa di Suriname menghadapi hambatan keuangan, karena jarak antara Jawa dengan Suriname cukup jauh,” kata Lono di sela sarasehan “Pentingnya Penelitian Kontemporer Orang JawaSuriname sebagai Media Refleksi Kultural”.

Dia menilai, ketersediaan dukungan dana tidak mungkin bisa diakses dengan mudah oleh mahasiswa di Jawa. “Potensi beasiswa, jika itu tersedia juga terserap oleh mereka yang berprofesi dosen. Penelitian antropologi membutuhkan dukungan semua pihak,” kata ketua jurusan Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya UGM itu. Dia meminta penelitian bersifat kemanusiaan yang menghubungkan Suriname dengan keluarga di daerah asalnya, Jawa, perlu diperbanyak untuk menghilangkan bayangan aneh karena kurangnya komunikasi.

“Hingga 120 tahun pascaimigrasi orang Jawa ke Suriname, penelitian kehidupan dan upaya membangun identitas kaum muda keturunan Jawa masih sedikit dilakukan.” Penelitian tentang JawaSuriname terakhir kali dilakukan 40 tahun lalu oleh antropolog Parsudi Suparlan dari Universitas Indonesia yang menyoroti masalah sistem sosial yang terbangun. “Budaya Jawa tetap dihidupkan oleh keturunan Jawa-Suriname hingga kini. Bahkan kaum muda di Suriname masih lekat membangun identitas budaya Jawa dengan lagu,” katanya.

Dugaan Mafia Kasus Munir Sebaiknya Diklarifikasi J A K A RTA ( A n t a r a ) : Pengamat intelijen Wawan H Purwanto mengatakan, dugaan adanya praktik mafia peradilan dalam kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir sebaiknya diklarifikasi. “Kalau memang ada tuntutan atau dugaan praktik mafia peradilan dalam putusan di tingkat pertama dalam kasus Munir, saya kira silahkan saja diklarifikasi,” kata Wawan di sela acara “Expo Global Islamic School 2010” di Jakarta, Sabtu (17/4). Dugaan adanya praktik mafia peradilan dalam pengadilan kasus Munir sebelumnya diungkapkan Komite Solidaritas

untuk Munir (Kasum) dan Suciwati, istri mendiang Munir. Untuk itu, Komisi Yudisial (KY) sebaiknya segera memanggil hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang memutus perkara itu. “Kalau memang KY akan memanggil, segera saja memanggil hakim itu untuk membuktikannya,” kata dosen luar biasa Institut Intelijen Negara (IIN) itu. Menurutnya, dugaan adanya mafia peradilan dalam perkara Munir harus dibuka dan dibuktikan secara hukum, jangan sampai masyarakat berpandangan bahwa ada yang ditutup-tutupi dalam kasus

tersebut. Namun mengingat proses hukum kasus Munir saat ini masih berlangsung di tingkat kasasi, maka dia meminta masyarakat menunggu hingga kasus itu memiliki kekuatan hukum tetap. “Proses hukum kasus Munir, sampai saat ini kan masih berjalan. Karena itu, biarkan proses ini berlangsung,” katanya. Jika ada ketidakpuasan, tentu bisa menempuh jalur hukum, termasuk soal adanya dugaan mafia peradilan dalam putusan terhadap mantan DeputiV Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Pr.

Jamsostek Bantu Ambulan RS Pusat Polri JAKARTA (Waspada): PT Jamsostek memberikan satu unit mobil ambulan berikut peralatan dan fasilitas lengkap ke Rumah Sakit Pusat Polri RS Sukanto di Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan itu untuk memudahkan pelayanan kesehatan kepada pekerja peserta Jamsostek yang akan berobat ke rumah sakit tersebut. “Pemberian bantuan ambulan merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kepada para tenaga kerja,” kata Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jamsostek (Persero), Karsanto setelah menyaksikan penyerahan ambulan dari Plh Walikota Jakarta Timur Asep Syarifuddin kepada Kepala Rumah Sakit Pusat Polri RS Sukanto Brigjen Pol Dr S Budi Siswanto di Jakarta, Jumat (16/4) Karsanto mengatakan, untuk 2010 Jamsostek akan memberikan bantuan ambulan sebanyak 12 unit ke sejumlah rumah sakit di Indonesia. Anggaran bersumber dari Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP). RSP Polri RS Sukanto sudah bekerjasama dengan Kantor PT Jamsostek Cabang Cawang ( Jakarta Timur) sejak 1982. Setiap tahunnya, jumlah peserta jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) Jamsostek yang berobat/dirawat di RSP Polri RS Sukanto mencapai 9.000 orang. Menurutnya, masih tinggi-

nya kasus kecelakaan kerja dan mahalnya biaya perawatan/ obat-obatan mendorong minat pekerja untuk menjadi peserta JPK yang diselenggarakan Jamsostek. “Kepesertaan JPK terus meningkat setiap tahun. Hingga triwulan I 2010, jumlah tenaga kerja peserta program JPK Jamsostek mencapai 2 juta tenaga kerja dari 43.824 perusahaan dengan jumlah tertanggung 4,5 juta orang (pekerja dan termasuk anggota keluarga),” katanya. Dia menyebutkan, DPKP Jamsostek disalurkan dengan dua skema, yakni, bergulir dan non-bergulir (hibah). Bantuan bergulir seperti pinjaman uang muka perumahan (PUMP) dan

bantuan kredit untuk koperasi pekerja. Sedangkan hibah, selain bantuan ambulans, juga kerap dilaksanakan kegiatan pengobatan secara cuma-cuma serta bantuan beasiswa untuk anak peserta Jamsostek. Kepala RS Pusat Polri RS Sukanto, S Budi Siswanto mengatakan, bantuan Jamsostek merupakan amanat yang harus bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena itu, bantuan ini jangan sekadar dipandang secara fisik yang memang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun bantuan itu menunjukkan adanya kepercayaan di antara mitra yang memang sudah terjalin lama.(j04)

Antara

TINGALAN DALEM: Raja Ngayogyakarto, Sri Sultan HB X (tengah) didampingi istri GKR Hemas (kanan) dan Paku Alam IX (kiri) saat menyaksikan tarian Bedhoyo Harjunawijoyo pada Tingalan Dalem atau ulang tahun Sultan ke-66 tahun di Keraton Yogyakarta, Sabtu (17/4). Tarian Bedhoyo tersebut diciptakan Sultan HB X, dan ditarikan kedua putrinya GKR Pembayun dan GKR Condrokirono.

Kaban menjelaskan, tugas Satpol PP sebenarnya untuk mengamankan setiap kebijakan pemerintah daerah. Namun Satpol PP sering kali ditempatkan di tempat yang seharusnya tidak boleh mereka ada. “Seperti masalah Tanjung Priok, sebenarnya ini masalah PT Pelindo yang kita belum jelas, apakah ini terkait masalah eksekusi pengadilan atau pembebasan lahan. Tapi apapun namanya, tindakan Satpol PP yang anarkis tidak bisa dibenarkan,” kata Kaban, yang juga eksekutif muda itu. Apalagi bila dibandingkan jumlah Satpol PP, ditambah lagi dengan aparat kepolisian dan aparat lainnya, ini tidak seimbang dengan jumlah masyarakat yang jauh lebih sedikit. Artinya Komandan Satpol PP telah melihat bakal terjadi konflik dalam peristiwa tersebut. “Bila demikian, kenapa harus mengerahkan Satpol PP dalam jumlah besar. Mengapa konflik harus dilawan dengan konflik yang pastinya berujung perang,” tanya dia. Seharusnya, komandan Satpol PP dibawah kendali Pemda, dan lebih memikirkan dampak dari pengerahaan anggotanya. Tapi dengan terjadinya peristiwa berdarah itu, berarti sosialisasi

Pemda dengan Satpol PP ataupun menyangkut keberadaan Satpol PP ini sangan minim. “Tidak hanya di Jakarta, yang namanya Satpol PP dimana-mana tampak arogan, karena mereka tunduk pada pemerintah dan hanya menjalankan

perintah Pemda. Padahal seharusnya, di negara hukum itu tidak boleh. Sebab semua harus tunduk pada aturan hukum, bukan pada institusi atau instansi,” tagasnya. Disamping itu, perlu juga dipelajari, apakah permasalahan mendasar yang menyebabkan konflik itu adalah kewenangan Pemda DKI untuk menanganinya, ataukah kewenangan pemerintah pusat. Sebab belum tentu permasalahan yang terjadi di daerah itu kewenangan pemerintah daerah. Artinya dalam

hal ini perlu tindakan prefentif sebelum melakukan tindakan. Kaban sependapat dengan presiden yang menyatakan, dalam mengambil tindakan tidak perlu tergesa-gesa. Artinya, kalau presiden sudah mengatakan itu, berarti presiden sudah melihat kalau masyarakat tidak suka dengan keberadaan Satpol PP. Untuk itu, keberadaan Satpol PP yang identik dengan sikap anarkis perlu dikaji kembali. “Jika dibiarkan, maka akan merusak citra pemerintah sendiri.”(m11)

Antara

KORBAN PRIOK: M Sholeh, 25, Minggu (18/4) menunjukkan luka akibat penganiayaan saat tragedi Priok lalu. Korban beserta keluarga dari pihak warga meminta perhatian dan tanggung jawab pemerintah.

A4

WASPADA, Senin 19 April 2010

Sport

A6

WASPADA Senin 19 April 2010

Terry Jadi Kambing Hitam LONDON (Waspada): Arsitek Chelsea Carlo Ancelotti menjadikan kapten John Terry sebagai ‘kambing hitam’ kekalahan 1-2 pasukannya atas Tottenham Hotspur, Sabtu (Minggu WIB). Kapten Chelsea John Terry menekel gelandang Tottenham Gareth Bale (atas) di White Hart Lane Stadium, London, Sabtu (Minggu WIB). -AP-

Dalam derbi London di White Hart Lane Stadium itu, The Blues yang gagal keluar dari tekanan Spurs semakin merana setelah Terry diusir wasit menit 67 dengan kartu kuning kedua karena menekel Gareth Bale di sisi kiri luar kotak penalti. “Babak kedua kami mencoba lebih baik. Kami menciptakan peluang, tapi kemudian kami kehilangan Terry,” sesal Ancelotti. seperti dikutip dari Reuters, Minggu (18/4). “Itu membuat kami sulit untuk memulihkan pertandingan. Masalah kami di lini per-

tahanan saat mereka menguasai bola,” tambah mantan pelatih AC Milan dan Juventus tersebut. Keluarnya Terry membuat Spurs lebih leluasa menguasai benteng Si Biru, yang tinggal menyisakan dua bek murni, Alex dan Yuri Zhirkov. “Kami kecolongan banyak dari umpan-umpan di sisi kanan dan itu tidak bagus,” keluh Ancelotti. Terry pun dipastikan absen menghadapi Stoke City, Sabtu mendatang. Padahal, jarak kepemimpinan Chelsea (nilai 77) sudah terpangkas menjadi

sesilih satu angka saja di atas Manchester United yang sebelumnya menaklukkan Manchester City 1-0. “Anak-anak sangat fantatis. Setelah kekecewan Sabtu lalu (dikalahkan Portsmouth di Piala FA), kami bisa kembali dengan dua kemenangan sangat berkelas,” puji manajer Spurs Harry Redknapp. Mantan bos Portsmouth itu menjadikan kemenangan atas Chelsea dan Arsenal sebagai acuannya. “Kami bahkan lebih baik dibanding saat melawan Arsenal. 30 Menit pertama

kami mendominasi secara mutlak,” klaim Redknapp kepada ESPN. Dua gol The Lilly Whites ke gawang London Blues disumbangkan striker Jermaine Defoe menit 15 dan gelandang belia Gareth Bale menit 44. Satu-satunya gol balasan Si Biru dicetak Frank Lampard jelang bubaran laga. “Ketabahan, determinasi, dan cara kerja kami sangat hebat. Kualitasnya terus terasa hingga akhir,” ucap bek Spurs Michael Dawson. (h01/rtr/espn)

McLaren Berkuasa Di Shanghai SHANGHAI, China (Waspada): McLaren mendominasi balapan F1 seri keempat di China, Minggu (18/4). Berlomba di bawah guyuran hujan yang turun menghiasi beberapa sisi Sirkuit Shanghai, duet Jenson Button dan Lewis Hamilton finish urutan teratas. Baik Button maupun Hamilton tak mendapat hasil memuaskan pada sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Duo McLaren ini menempati urutan lima dan enam pada kualifikasi yang dikuasai duet Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber. Tapi, hasil impresif justru diraih tim asal Inggris ini saat balapan dan menjadikan Button yang juga juara dunia itu sebagai pembalap pertama yang mengulang kemenangan beruntun di Shanghai. Button menyelesaikan 56 putaran dengan waktu 1 jam 46 menit 42,163 detik atau 1,5 detik di depan Hamilton. Sempat tercecer di lap-lap awal, Button mengambil alih posisi terdepan

di lap 20. Vettel, yang meraih pole position ketiganya musim ini, harus puas finish di urutan enam. Hasil positif diraih Nico Rosberg (Mercedes GP) dengan menempati podium terakhir sekaligus mengulangi hasil di Malaysia dua pekan lalu. Andalan Ferrari Fernando Alonso langsung melesat ke urutan terdepan ketika balapan baru dimulai. Alonso menyalip duo Red Bull tetapi kemudian terkena hukuman drive through penalty karena dianggap melakukan jumping start. Nasib naas pun menimpa Vitantonio Liuzzi yang mobilnya tergelicir hingga mengundang tabrakan dengan melibat-

10 Besar Hasil GP Shanghai Jenson Button Lewis Hamilton Nico Rosberg Fernando Alonso Robert Kubica Sebastian Vettel Vitaly Petrov Mark Webber Felipe Massa Michael Schumacher

(Inggris/McLaren) (Inggris/ McLaren) (Jerman/Mercedes GP) (Spanyol/Ferrari) (Polandia/Renault) (Jerman/Red Bull) (Rusia/Renault) (Australia/Red Bull) (Brazil/Ferrari) (Jerman/Mercedes GP)

kan tiga driver lain. Usai pengawalan safety car, Rosberg langsung melejit memimpin lomba. Button mengambil alih jalannya lomba di lap 20 dengan melewati Rosberg yang memimpin selama 16 lap. Jalannya lomba justru memanas dan semakin menarik saat hujan mulai deras. Terlihat Vettel, Alonso, Schumacher dan Ruben Barrichello terlibat persaingan sengit di lap 28. Sukses di Shanghai merupakan gelar juara kedua bagi Button musim ini yang disebutnya

1:46:42,163 +1,5 detik 9,4 11,8 22,2 33,3 47,6 52,1 57,7 1:01,7

tak mudah diraih lantaran balapan berlangsung dalam kondisi cuaca yang ‘licik’. Kendati begitu, dia bersyukur kru tim mampu mengantisipasi perubahan cuaca. Kemenangan tersebut pun membuat Button mengambil alih kepemimpinan klasemen dari Felippe Massa yang hanya finish kedelapan. Setelah empat seri, Button mengumpulkan total 60 poin disusul Rosberg (50) serta Hamilton dan Alonso yang sama-sama memiliki nilai 49. (ap/h09)

Unggulan Pimpin Playoff

AP

LeBron James (tengah) memimpin Cleveland Cavaliers meraih kemenangan atas Chicago Bulls dengan penampilan agresifnya, Minggu (18/4).

Problem Catur Hitam melangkah, mematikan lawannya dalam tiga langkah.

Jawaban di halaman A2.

TTS TOPIK

CLEVELAND, AS ( Waspada): Dua bintang Cleveland Cavaliers, LeBron James dan Shaquille O’Neal, membawa klubnya mengalahkan Chicago Bulls 96-83 dalam game 1 playoff NBA Wilayah Timur, Minggu (18/4). LeBron menghasilkan 24 angka dan Shaq yang baru bermain sejak 25 Februari lalu menambah 12 poin. Shaq tampil maksimal dan dikabarkan telah pulih dari cedera patah ibu jari. Sementara itu, Derrick Rose mencatat 28 poin 10 assist buat Bulls. LeBron mencatat three point saat tersisa 2 menit 29 detik diikuti Mo Williams yang menambah tiga angka lagi dan membawa Cavs unggul 94-81. Sepanjang pertandingan, Williams menambahkan 28 poin 10 assist bagi Cavs yang turut mendapat sumbangan 15 angka 10 rebound dari Antawn Jamison. Di Boston, tuan rumah Celtics mengalahkan Miami Heat 85-76 dan memimpin 1-0 pada putaran pertama playoff Wilayah Timur. Kevin Garnett mencetak 15 poin dan sembilan rebound untuk Celtics, sedangkan DwyaneWade memimpin Miami dengan torehan 26 poin. Di Denver, sumbangan 42 poin dari Carmelo Anthony membawa Denver Nuggets membungkam Utah Jazz 126-113 dalam game 1 playoff NBA Wilayah Barat. Perolehan poin Carmelo itu merupakan raihan tertinggi di babak playoff sepanjang karirnya. Tahun lalu, Carmelo hanya mampu menyumbang 41 poin melawan Dallas Mavericks. Di Atlanta, penampilan gemilang Joe Johnson yang sukses mendulang 22 angka bersama tambahan 19 poin dari Mike Bibby membawa Hawks unggul 1-0 atas Milwaukee Bucks. Jamal Crawford ikut memberi sumbangan 17 poin bagi Atlanta yang membukukan kemenangan 102-92. Top skor Bucks diraih rookie Brandon Jennings usai mencetak 34 poin. (m33/ap)

PENGETAHUAN UMUM

AP

Jenson Button (kiri) dan Lewis Hamilton finish teratas di GP China, Minggu (18/4).

Strategi Khusus Chris SEMARANG (Antara): Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA Chris John, sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi penantangnya Fernando David Saucedo pada pertarungan perebutan gelar di Bali, 22 Mei 2010. “Tentunya kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Fernando mendatang,” kata petinju dengan

julukan The Dragon ketika dihubungi dari Semarang, Minggu (18/4). Petinju asal Kabupaten Banjarnegara itu mengaku, sudah mempelajari rekaman pertarungan calon lawannya dan sudah mengetahui gaya bertarung dari El Vasco (panggilan dari Fernando David Saicedo). Menurut petinju yang sudah 12 kali mempertahankan gelar

sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali 2003, Fernando merupakan petinju dengan gaya boxer murni. Artinya, yang bersangkutan tidak mengandalkan pukulan yang keras tetapi daya tahan tubuhnya. “Dia mengandalkan teknik bertinju dengan pukulan yang tidak terlalu keras tetapi justru mengandalkan daya tahan tu-

Antara

OLAHRAGA EKSTREM: Atlit ketangkasan sepeda berusaha melintasi batuan cadas saat memeriahkan sebuah acara di silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (18/4). Olahraga ekstrem menggabungkan unsur bahaya yang memompa adrenalin ke dalam olahraga, sehingga secara umum diminati oleh mereka yang berjiwa muda.

Mendatar

1. Beberapa hari belakangan iklan perusahaannya dipasang di halaman satu Waspada , mengajak terbang murah ke Jakarta. 5. Hotel besar di depan Masjid Raya, Medan. 8. Nama wanita yang dihebohkan di video telanjang dengan anggota DPR, kini maju ke pilkada Sidoarjo, Jatim. 10.Bagian tubuh terletak pancaindera. 11. Berhubungan dengan perkotaan dari pada pedesaan, asal kata dari bahasa Inggris: urbanization. 13.Northern Ireland Tourist Board 14.Singkatan Universitas Syiah Kuala selain Unsyiah 16.Kata kerja dari kata ‘pasang’. 17. Penempatan kembali ke posisi semula. 18.Knock Out. 19.Satu botol. 21.Hubungan dengan orang lain melalui telefon; Sambungan arus listrik 24.Tidak (Jawa). 25.Bentuk komposisi tembang jenis macapat (terdapat di Jawa dan Bali), biasanya untuk melukiskan cerita-cerita percintaan. 28.Sistem untuk mengukur kekuatan gempa. 29.Panggilan penghormatan pada seseorang. 30.Nama pemimpin redaksi

harian Waspada.

Menurun

1. Merasa tidak senang melihat orang lain beruntung dsbnya. 2. Ikan hanya ada di Kab. Labuhan Batu, telurnya saja dimakan banyak orang. 3. Lembaga Indonesia-Amerika. 4. Kredit Tanpa Agunan. 5. Sebanyak-banyaknya, setinggitingginya. 6. Nama pangeran pahlawan dari Jawa, nama jalan terletak kantor Gubsu di Medan. 7. Nama pahlawan Perang Padri, nama jalan terletak hotel Danau Toba, Medan. 9. ‘Dijual’ para calon dalam setiap pilpres/pilkada (dua kata). 12.Sikap tangan yang dipersatukan di depan dada, menggambarkan orang sedang memberi hormat. 15.Alat yang digunakan dokter untuk mendengar nafas dan detak jantung. 18.Pengawasan, pemeriksaan, pengendalian. 20.Kelompok kecil orang-orang terpandang. 22.Jalan bebas hambatan berbayar. 23.Kertas tebal berbentuk persegi panjang (untuk berbagai keperluan seperti tanda pengenal dll). 25.Khusus, teristimewa. 26.Tidak (India) 27.Singkatan Abdul Rahman.

buhnya. Mungkin karena ukuran tangannya panjang maka lebih mengandalkan teknik dengan pukulan yang tidak terlalu keras,” jelas Chris. Ketika ditanya apakah target yang ingin dicapai melawan petinju Argentina tersebut, dia mengatakan dirinya menginginkan kemenangan saat pertarungan mendatang. Menurut ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani), bertarung di Bali merupakan nilai tersendiri bagi dirinya. Dia tambahkan, dari sisi cuaca, dukungan penonton, makanan, dan lain sebagainya sudah merupakan nilai tersendiri bagi dirinya untuk menghadapi El Vasco. Soal memukul KO lawannya, Chris mengatakan “Kalau memang ada kesempatan untuk memukul KO Fernando, tentunya akan dimanfaatkan sebaik mungkin.” Petinju yang terakhir mempertahankan gelarnya saat mengalahkan petinju Amerika Serikat, Rocky Juarez, melalui kemenangan angka tersebut, mengatakan bahwa usai melakukan latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia, latihan akan dilanjutkan di Banyuwangi, Jatim. “Saya berlatih di Sasana Mirah Silver Boxing Camp hingga menjelang pertarungan mendatang,” katanya lagi.

Sudoku Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya perlu pertimbangan dan logika. Jawaban di halaman A2 kolom 1.

8 2 7 5 5 6 4 9 4 1 5 8 9 6 4 8 2 6 3 4 2 8 7 7 9 3 1 6 2 4 5 8 7 1 6 5 9

Sport PIMNAD Kalah Lagi

A7

WASPADA Senin 19 April 2010

JAKARTA (Waspada): PIMNAD menelan kekalahan lagi dalam rangkaian ujicobanya di Jakarta. Menghadapi klub IBL, IM Muba Sumsel di GOR Pertamina, Jakarta, Minggu (18/4), tim asuhan dr Lukman Hasibuan itu dipaksa menyerah 69-119. Meski kalah, Lukman mengaku anak-anak PIMNAD banyak mendapat pelajaran berharga. Terutama bagi pemainpemain muda yang kini sedang menjalani pelatda dalam rangka persiapan Porwil Sumatera 2011 di Batam. “Anak-anak banyak mendapat pengalaman berharga di

pertandingan ini. Apalagi lawan yang mereka hadapi cukup tangguh dan sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim ini,” katanya. Sempat keteteran di awalawal kuarter, PIMNAD yang turun dengan materi pemain-pemain Pelatda Basket Aceh secara perlahan mampu me-

ngimbangi permainan anakanak IM Muba. Namun, pengalaman kembali membuat mereka harus mengakui keunggulan lawan. Tembakan-tembakan tiga angka para pemain IM Muba membuat mereka tertinggal jauh. Di kuarter I, PIMNAD menyerah 14-34 dilanjutkan kekalahan di kuarter berikutnya untuk menutup babak pertama 59-29 untuk IM. Di kuarter ketiga, Lukman mencoba mengkombinasikan pemain senior dengan junior. Strategi ini ternyata membuahkan hasil lumayan. Pendi yang

menjadi big man PIMNAD dengan leluasa mencetak angka di bawah ring IM dan membawa PIMNAD kalah tipis 19-20. Memasuki kuarter terakhir, PIMNAD masih mampu mengimbangi permainan lawan namun secara keseluruhan penampilan mereka menurun sehingga kembali dipaksa menyerah 20-30. PIMNAD kembali akan melanjutkan rangkaian ujicoba mereka Senin (19/4) menghadapi klub IBL lainnya, Stadium Jakarta, di GOR Lokasari, Jakarta. (b07)

Poldasu TC Jumpa Tenera TC Final Tenis Pelti Medan MEDAN (Waspada): Tim prestasi Poldasu Tenis Club (TC) akan berhadapan dengan Tenera TC pada final Turnamen Tenis Beregu Antar Klub diadakan Pelati Medan, setelah samasama memenangi laga semifinal di Lapangan Kebun Bunga, Jl Kejaksaan Medan, Minggu (18/4). Poldasu melaju ke final setelah menundukkan Volta TC 2-1. Di partai pertama, Poldasu menurunkan pasangan Suyadi/ Amir yang harus menelan kekalahan atas Firman/Roy Darwis 1-8. Tim yang diperkuat anggota Polri itu berhasil bangkit di partai kedua lewat kemenangan Donny Collin/Girin kala menunduk-

kan Suryadi/Jhoni 8-5. Poldasu memastikan kemenangan lewat Gudho/Jhoni yang memukul Indra/Daniel 8-3. Tenera TC meraih tiket ke final setelah menghentikan perlawanan tim Universitas Negeri Medan (Unimed) 2-0. Menurunkan Yopie/Dedi di partai pertama, Tenera unggul 8-5 atas Afri Tantri/Denggan. Di partai kedua, Tenera menurunkan Didi/Edi yang langsung memastikan tiket final setelah menang mudah atas Basyaruddin Daulay/Hariadi 8-1. Hasil itu membuat kedua tim sepakat untuk tidak memainkan partai ketiga. Pada kelompok veteran, empat tim telah memastikan

diri melaju ke babak semifinal yang akan digelar Sabtu (24/4). Keempat tim itu adalah Evergreen TC, Telkom TC, Tenera TC dan Persig TC. Ketua Panpel Ikhsan Siregar

didampingi Sekretaris Agoesdy dan pengawas pertandingan Maimun Masri mengatakan, final kelompok prestasi dan veteran akan digelar Minggu (25/4) pagi. (m42)

1000 Warga Jalan Sehat Bersama Dhani BINJAI (Waspada): 1000 Warga Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, mengikuti jalan sehat bersama H Dhani Setiawan Isma, Minggu (18/4). Jumadi dari pihak panpel menjelaskan, program jalan sehat tersebut menempuh jarak 3km. Jalan Sehat bersama Dhani dimulai di Jl JayaWijaya dan ternyata mendapat simpati masyarakat. Dari 700 orang yang terdata, ternyata peserta bertambah menjadi 1000 orang lebih. Di hadapan peserta, Dhani mengatakan harapannya program jalan sehat yang digelar masyarakat Kelurahan Binjai Estate dijadikan program tetap. Selain memperoleh kesehatan, program jalan sehat bersama masyarakat juga meningkatkan silaturrahim antar warga. Kegiatan jalan sehat tersebut juga menyediakan ratusan bingkisan untuk masyarakat, seperti sepeda, LCD, jam, kipas angin, payung dan hadiah menarik lainnya. (a03)

H Dhani Setiawan Isma menyerahkan hadiah sepeda kepada peserta jalan sehat.

Waspada/Riswan Rika

Waspada/Zafrullah

Para pemain PIMNAD didampingi pelatih dr Lukman Hasibuan pose bersama sebelum bertanding melawan IM Muba di GOR Pertamina, Jakarta, Minggu (18/4).

7 Summits Expedition Taklukkan Ndugu-Ndugu JAKARTA (Antara): Tim “7 Summits Expedition” atau tim pendaki puncak tertinggi dunia di tujuh benua sukses menaklukkan puncak Ndugu-Ndugu (4.884) yang berada di Papua, Minggu (18/4). Tim Alpha yang beranggotakan enam pendaki muda, yaitu Ardeshir Yaftebbi (26), Iwan Irawan (38), Martin Rimbawan (28), Fajri Al Lutfi (28), Nurhuda (28) dan satu-satunya pendaki wanita Gina Afriani (22), sukses menjejakkan kakinya di puncak tertinggi di Indonesia tepat pukul 9.30 WIT. “Mereka (Tim Alpha) telah berhasil mencapai puncak Ndugu-Ndugu (Cartezs). Info itu kami peroleh dari salah satu tim pendaki yaitu Pak Ipong Witono,” kata Humas “7 Summits Expedition”, Bambang Hamid saat dikonfirmasi dari Jakarta. Menurut dia, saat ini Tim Alpha yang sukses menaklukkan puncak pertama dari tujuh puncak yang akan ditaklukkan telah turun kembali ke “base

camp” dan bergabung dengan tim pendaki senior yang tergabung dalam Tim Bravo. Setelah sukses menaklukkan puncak Ndugu-Ndugu, Tim Alpha akan kembali melakukan pendakian yaitu ke Puncak Mapulu (4.500) yang juga berada di Papua. “Sesuai dengan rencana, seluruh pendaki akan menancapkan Bendera Merah Putih di Puncak Mapulu tepat pada Hari Bumi yaitu 22 April nanti,” katanya menambahkan. Dia tambahkan, suksesnya misi pertama membuat pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat Indonesia tetap mendoakan seluruh pendaki agar selamat dan sukses menancapkan Bendera Merah Putih di tujuh puncak tertinggi di dunia. Setelah menaklukkan puncak Ndugu-Ndugu (4.884), Tim Alfa akan melanjutkan pendakian ke puncak Kilimanjaro (5.892) Tanzania medio JuliAgustus. Selanjutnya melakukan perjalanan panjang ke puncak

Elbrus (5.642) di Rusia medio Agustus-September. Sasaran keempat adalah puncak Vinson Nassif (4.897) Antartika medio Desember 2010-2011, dilanjutkan ke puncak Denali/Mc Kinley (6.194)

Alaska medio April-Mei 2011, diteruskan ke puncak Aconcagua (6.962) Argentina medio November-Desember 2011 dan yang terakhir puncak Sagarmatha/Everest (8.850) Nepal medio April-Mei 2012.

Sport

A8

Perang Spanyol Di Final MONTE CARLO (Waspada): Fernando Verdasco (foto) memastikan diri melaju ke final Monte Carlo Masters 2010, usai menumbangkan Novak Djokovic 6-2 6-2, Minggu (18/4) dinihari. Di final, Verdasco akan menantang Rafael Nadal. Kejutan terjadi ketika Verdasco yang merupakan unggulan ke-12 sukses menaklukkan Djokovic yang bercokol di peringkat dua. Petenis Spanyol itu dengan mudah merebut tiket dari jawara Australia Terbuka 2008 tersebut. Pertandingan malam ini tak berlangsung sengit. Terbukti, Verdasco bisa unggul cepat dan membiarkan Djokovic tertahan di angka dua dalam dua set sekaligus. Meski Djokovic sempat memimpin, petenis Serbia tersebut gagal mengimbangi Verdasco. Alhasil, Djokovic yang berdomisili di Monte Carlo harus angkat kaki dari kompetisi. Praktis, Verdasco merengkuh asa meraih mahkota meski berstatus sebagai underdog mengingat Nadal merupakan unggulan ketiga. Namun tak menutup kemungkinan all Spanish final tetap menarik. Bisa jadi Verdasco mematahkan rekor 0-9 dari Nadal sekaligus menggagalkan ambisi petenis 23 tahun tersebut menambah koleksi gelar di Monte Carlo menjadi enam kali. Nadal sendiri lolos ke final usai mengalahkan kompatriot David Ferrer 6-2, 6-3. (m33/ap)

AP

Pasang Iklan HP. 081370328259 Email: iklan_waspada@yahoo.co.id

WASPADA, Senin 19 April 2010

Medan Metropolitan

WASPADA Senin 19 April 2010

31 Persen Warga Belum Nikmati Air Bersih MEDAN (Waspada): Diperkirakan 31 persen warga Medan belum menikmati air bersih. Tentu saja masyarakat yang belum tersentuh air bersih, sangat rentan terhadap berbagai penyakit, seperti diare dan muntaber. “Untuk daerah Medan, dari data yang didapat hanya 69 persen warga Medan yang bisa menikmati air bersih,” kata Manager Mobilisasi Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) AR. Pilliang di Medan, kemarin. Namu Pilliang mengaku data itu belum begitu akurat karena saat anggota melakukan survei ke lapangan masih banyak lagi masyarakat yang belum bisa menikmati air bersih dan kebanyakan dari masyarakat adalah yang berpenghasilan rendah dan di daerah pinggiran sungai. Hal ini yang membuat JKM membangun jaringan air bersih. Menurut Pilliang, tujuan membangun jaringan air ini adalah sebuah konsep penyediaan air bersih terhadap masyarakat yang berpenghasilan rendah membutuhkan air ber-

sih. Masyarakat daerah pinggiran sungai, lanjutnya, sangat membutuhkan air bersih untuk kehidupan sehari-harinya. “Jika mereka memakai air sungai yang sudah terkontaminasi, mereka jadi sangat rentan dengan penyakit diare dan muntaber,” katanya. Tahun 2009-2010 ini, lanjutnya, LSM JKM membangun jaringan air bersih untuk 3.500 rumah tangga terhadap lima kecamatan di Medan. Adapun lima kecamatan yang mendapatkan jaringan air baru tersebut adalah Medan Amplas, Medan johor, Medan Marelan, Martubung, Medan labuhan, dan Medan Belawan dan hampir seluruhnya adalah masyarakat yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS). “Jaringan air merupakan progam lanjutan yang pernah terlaksana pada 2005 hingga 2009 yang berhasil membangun saluran sebanyak 7.243 yang berbasis Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR),” katanya. Sementara itu, Direktur Eksekutif JKM Delyuzar mengungkapkan, program pembangunan saluran air bersih ini

Keahlian Dokter Medan Dipuji MEDAN (Waspada): PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) memuji keahlian dokter di Medan. Disebutkannya kualitas dokter di Ibukota Sumut ini tidak kalah dengan dokter-dokter dari negara tetangga. Hal itu dikatakan Manager HRD PT ALAM Zuraidah Siregar sehubungan kepulihan karyawan mereka Amsyah Putra, 43, dari penyakit yang diderita, setelah dirawat di RS Malahayati Medan dengan pengawasan Dr. Ridha Dharmajaya. “Atas perawatan Dr Ridha, Alhamdulilah, Amsyah Putra, pegawai kami tersebut kini sudah pulih dan sudah bersiap kembali untuk bekerja seperti biasa,” ucap Zuraidah, didampingi Staf PR & CSR Noviandrie Budi Setia di Medan, kemarin. Amsyah Putra, sebut Zuraidah, pada 8 Februari lalu mendadak menderita stroke serta koma, dan pagi hari itu juga langsung di bawa ke salah satu rumah sakit di Medan. Sempat pindah lagi ke satu rumah sakit lain di yang berlokasi di jantung kota Medan, namun pada sorenya Amsyah dilarikan ke RS Malahayati, dan seterusnya dilakukan dua kali operasi dipimpin dr Ridha. “Setelah mendapat perawatan satu bulan di RS Malahayati, dengan pengawasan dr. Ridha, Amsyar akhirnya dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang untuk perawatan di rumah,” tambah Zuraidah. Menurut Zuraidah, PT ALAM dengan jumlah pegawai 600an dan bergerak di bidang perkebunan dan PKS, memang berinisiatif memindahkan perawatan ke RS Malahayati, karena kecewa dengan pelayanan di dua rumah sakit sebelumnya. (rel)

telah dilakukan JKM sejak tahun 2005. Dengan melibatkan ESPUSAID sebagai funding serta RSU Dr Pirngadi selaku pihak pelaksana pembangunan jaringan yang berhasil memfasilitasi air bersih untuk 75 rumah tangga. “Berjalannya program tersebut maka JKM mengambil keputusan untuk melanjutkan programnya pada Tahun 20072008 dengan membangun jaringan untuk memenuhi kebutuhan 168 rumah tangga di kecamatan Marelan, Kelurahan

Medan Labuhan, serta melanjutkan program berikutnya pada 2008-2009 dengan memasang jaringan sebanyak 3.543 di Kecamatan Medan Belawan di tiga kelurahan, yaitu Bagan Deli, Belawan I dan Kelurahan Bahagia,” Terangnya. “Dari 3.500 yang akan dibangun pada pembangunan jaringan tahun ini, yang masih terealisasi 1.317 dan sisanya akan diselesaikan tahun ini juga,” katanya. Disinggung mengenai sistem pembayaran dan anggaran

untuk pemasangan saluran air bersih yang baru, Edi RAG Manager Program Air Bersih, menyatakan, khusus untuk pembangunan tahun 2009-2010 ini setiap masyarakat akan dikenakan biaya sebesar 350 ribu. Adapun biaya tersebut menurutnya, sebagai bentuk rasa memiliki terhadap masyarakat atas

saluran yang telah terpasang di lingkungannya. Katanya, pembangunan tersebut dilakukan tanpa pengutipan biaya. Namun terjadi pengrusakan terhadap pipa saluran air, bahkan pencurian besi master meter, tentu saja hal itu menjadi pelajaran bagi kita. Program ini, menurut Edi,

B1 cukup membantu, mengingat untuk membangun sebuah jaringan air bersih masyarakat harus menyiapkan anggaran hingga jutaan rupiah. Program ini juga mempunyai dua tipe pembayaran. “Untuk tahun 2005 hingga 2008 sistem pembayaran dilakukan dengan basis masyrakat,

dimana masayarakat yang telah dipilih sebagai ketua kelompok akan mengumpulkan biaya rekening tagihan air ke pihak PDAM, namun untuk tahun 2009-2010 pembayaran dilakukan PDAM dengan mengutip langsung ke rumah warga seperti pelanggan air biasanya,” katanya (cmai)

Sosok

B2

WASPADA Senin 19 April 2010

Rahudman Penuhi Kriteria KATA PASANGAN walikota dan wakil walikota Rahudman Harahap dan Dzulmi Eldin, dinilai paling pantas memimpin kota Medan paling tidak untuk lima tahun ke depan. Pasalnya keduanya telah memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang diharapkan warga kota ini. Seorang tokoh masyarakat menyebutkan itu kepada Waspada, dalam satu pertemuan. Dia adalah Rajamin Sirait (foto). Karena menilai Rahudman-Eldin, sebagai kandidat yang paling pantas, membuat Rajamin Sirait, aktif mensosialisasikan keduanya kepada masyarakat. Apa kriteria pemimpin kota Medan? Menurut Rajamin Sirait, harus memiliki KATA. Yakni Komunikatif, Aman, Target dan Akuntabilitas. ‘’Pasangan RahudmanEldin, memiliki itu,’’ kata Sirait. Komunikatif, maksudnya pasangan Rahudman-Eldin, aktif berkomunikasi dengan masyarakat. Bukan hanya untuk

menjelaskan program kerja pemerintah, tapi juga menerima masukan dari masyarakat. Aman, menurut Rajamin Sirait, pasangan ini telah membuktikan kalau dalam kepemimpinan mereka yang singkat telah behasil memberikan rasa aman kepada masyarakat. Target: Terlihat jelas capaian-capaian dari pelaksanaan program kerja yang dilakukan Rahudman. Kata Rajamin Sirait, target dimaksud, tidak Waspada/Surya Efendi boleh setengah-setengah. Harus satu di antara dua. Berhasil atau gagal. Terakhir Akuntabilitas (terukur). Menurut Rajamin, pelaksanaan program kerja yang dilakukan Rahudman, sangat terukur. Masyarakat sangat tidak menginginkan pemerintah melakukan lagi basa-basi. Pelaksanaan program kerja harus benar-benar terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. “Dan itu sudah dibuktikan Rahudman,” kata Rajamin. * Zoel Harahap

Waspada/Surya Efendi

DOOR TO DOOR: Warga menyambut Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin dengan penuh suka cita ketika mendatangi rumah warga (door to door) untuk memperkenalkan diri.

Membangun Medan Harus Tegas Dan Konsisten MENJADI Walikota Medan bagi Rahudman Harahap, bukan cita-cita. Tapi karena panggilan hatinya untuk memajukan kota ini. Karena, kalau tidak ditangani dengan benar mulai sekarang, ke depan kondisi Medan akan semakin parah, dari segala hal. ‘’Kota Medan membutuhkan penanganan segera. Membangun Medan harus dengan tegas dan Konsisten.’’ Pernyataan itu dilotarkan Rahudman Harahap, pada Waspada dalam satu pertemuan, belum lama ini. Selama lima bulan menjadi Penjabat (Pj) Walikota Medan, Rahudman Harahap, sudah dapat mendalami persoalan yang dihadapi kota Medan. Semua sektor sudah ditelusurinya. Mulai dari penataan kota, sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan lain sebagainya. Kesimpulannya, menurut Rahudman, selama ini banyak sekali pihak yang ‘ikut camur’ mengatur pemerintahan. Itu terjadi karena Pemko Medan membuka peluang terhadap masuknya pihak luar mengatur pemerintahan. ‘’Ke depan, tidak ada orang lain yang dapat mengatur kota ini selain pemerintah. Itu harus tegas,’’ katanya. Sekarang ini, hampir di seluruh sektor, kebijakan Pemko Medan dicampuri pihak lain. Aturan tidak lagi ditaati. Semuanya menjadi boleh. Karena Pemko bersikap tenggang rasa dengan pihak di luar pemerintah. Kasat mata dapat dengan mudah terlihat banyaknya pe-

langgaran di sektor tata ruang. Letak bangunan centang prenang, karena melanggar jalur hijau dan roilen. Ada juga muncul bangunan di tempat yang tidak semestinya, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan penataan reklame, tumpang tindih tidak teratur. Mengapa itu terjadi? Bukankan sudah ada aturan yang mempedomaninya? “Jawabnya hanya satu. Pemerintah membuka peluang pihak lain ikut campur mengatur pemerintahan,” kata Rahudman Harahap. Ketegasan sikap dari pemerintah menjalankan peraturan mutlak diperlukan. Itu telah ditunjukkan Rahudman saat dia menjabat sebagai Pj.Walikota Medan. Hasilnya beberapa kawasan jalan yang selama ini macet oleh kehadiran Pedagang Kaki Lima, sudah terbuka kembali. Kekumuhan di sekitar lokasi pasar, juga sudah teratasi. ‘’Tapi tegas saja tidak cukup. Harus juga konsisten melaksanakan program itu,’’ katanya. Tidak Ada Jargon Tidak ada jargon atau program muluk-muluk ditawarkan pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin, pada kompetisi Pilkada Medan tahun ini. Yang ada adalah

tekad untuk menjadikan Medan aman, tertib, sejahtera, madani dan relegius. Tekad itu telah dituangkan melalui progam yang akan dilaksanakan pasangan ini kelak. “Dan harus diingat bahwa saya dan pak Eldin, akan membangun kota ini dengan berdiri di atas seluruh suku, seluruh golongan dan seluruh agama yang ada.” Kata Rahudman, kalau pemerintah tegas dan konsisten, akan mudah melaksanakan pembangunan. “Dengan pluralisme yang dimiliki Medan, telah menimbulkan toleransi yang

begitu tinggi di masyarakat. Karenanya pemerintah tinggal melaksanakan aturan-aturan yang ada saja dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambah Rahudman. Lima bulan menjabat sebagai Pj. Walikota Medan, Rahudman Harahap, mengaku telah meletakkan beberapa tonggak-tonggak pembangunan yang akan diteruskan pada lima tahun kepemimpinannya ke depan. Program tersebut meliputi seluruh sektor pembangunan dan sendisendi kehidupan masyarakat. Infrastruktur, pendidikan,

kesehatan dan peningkatan perekonomian, menjadi fokus utama kepemimpinan Rahudman-Eldin. Pasangan ini sangat mengerti akan kebutuhan masyarakat terhadap kelancaran arus lalulintas, perolehan pendidikan yang berkualitas, jaminan kesehatan bagi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan hidup yang layak. ‘’Program itu telah kita susun. Malah beberapa diantaranya telah kita laksanakan, saat saya menjadi Pj walikota,’’ kata Rahudman. * Zoel Harahap

Waspada/Surya Efendi

JENGUK PASIEN MISKIN: Pasien miskin menjadi perhatian utama bagi Rahudman HarahapDzulmi Eldin.

Waspada/Surya Efendi

BERSAMA PEDAGANG: Rahudman penuh suka cita dan bergembira ria bersama para pedagang di kawasan Pusat Pasar Medan.

Waspada/Surya Efendi

BERSAMA ULAMA: Rahudman Harhap-Dzulmi Eldin menyalami dengan hormat para ulama dalam suatu acara.

“Saya Tak Perduli, Bantelah Situ…” KESAN seorang birokrat sejati semula begitu terpancar jelas saat Drs Rahudman Harahap (foto) mengawali penampilannya pada acara Bedah Visi dan Misi Calon Walikota Medan periode 2010-2015 yang digelar Harian Waspada di ruang rapat Bumi Warta Waspada, pekan lalu. Kata-katanya runtut, lengkap dengan deretan data-data, sehingga awalnya terkesan kaku dan monoton. Rahudman merupakan calon Walikota Medan ketiga yang tampil dalam acara yang telah dihelat Waspada sejak sepekan lalu itu. Kendati datang dengan terburu-buru menjelang pukul 15.30 karena baru saja mengikuti serangkaian acara di berbagai tempat, namun semangat pria bertubuh tegap ini sepertinya tidak mengalami penurunan. Nada bicaranya tetap lugas walau dengan intonasi yang terkesan datar. Menariknya, Rahudman menyampaikan visi dan misinya secara luar kepala, termasuk detail data-data. Bahkan, terkait data harga kemiri di pasaran pun terekam jelas di kepalanya ketika menyampaikan programnya terkait pentingnya ada satu bazaar Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menampung produk-produk industri kecil masyarakat. “Tak usah rumit-rumit soal UKM ini. Kita ambil contoh saja soal pemecah kemiri di kota ini. Mereka kesulitan menyalurkan produknya karena tidak terjaminnya penampung. Alhasil, harga kemiri pun tidak stabil di kisaran angka Rp800 hingga Rp850 per kilo,” bebernya. Hanya saja, kakunya suasana tersebut tidak berlangsung lama. Setelah memaparkan secara global poin-poin besar program kerja yang akan dilakukannya jika kelak terpilih sebagai Walikota Medan 2010-2015, suasana pun mulai mencair. Anekdot dan celetukan spontan mulai kerap meluncur dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan ini. Hal itu berawal saat Rahudman mulai menyinggung soal

kebijakannya dalam melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di berbagai tempat. Awalnya, Rahudman dengan tegas mengatakan bahwa sedikitpun tidak ada niatnya mematikan ‘dapur’ para PKL tersebut. Karena itu, dia tidak sepakat jika penertiban PKL disebut dengan penggusuran. “Bukan penggusuran itu namanya, tapi digeser agar mereka tidak berjualan di badan jalan. Kita sediakan tempat yang representatif walau agak ke dalam, tapi di situ mereka bisa leluasa berusaha dan tidak mengganggu hak masyarakat lainnya,” tukasnya. Berdasarkan itulah, maka Rahudman tidak melakukan tindakan yang sama terhadap para PKL di kawasan Pulo Brayan. Sebab, di kawasan itu memang belum ada tempat yang memadai bagi para PKL untuk berjualan. “Banyak yang bilang Rahudman tidak berani sama PKL Pulo Brayan. Apa pula tak berani, cuma saya tak mau main gusur begitu saja, karena di situ memang tidak ada tempat yang tersedia bagi mereka untuk berjualan,” cetus mantan pejabat (Pj) Walikota Medan ini. Begitu pula dengan Pasar Sentral. Rahudman bercerita, dirinya kerap dituding pilih kasih karena tidak melakukan penertiban terhadap Pasar Sentral di kawasan Sambu Medan. “Tapi, yang becakap itu tidak tahu kalau Pasar Sentral tidak bisa dipindahkan begitu saja, karena sampai saat ini kita belum memiliki Pasar Induk. Maka itu, kita akan bangun Pasar Induk di pintu masuk kota Medan dari kawasan Berastagi agar sampahsampah yang dihasilkan dari situ lebih gampang diatasi karena dekat ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” jelasnya. Tawa peserta yang terdiri dari pembanding dan jajaran redaksi Waspada ini pun meledak saat Rahud-man menceritakan pengalamannya menata pedagang Pasar Meranti. Semula, Rahudman mendapat tentang-an keras dari berbagai pihak terkait kebijakannya itu, bahkan dituding tidak memiliki

hati nurani. Namun, pria berkumis ini tetap kukuh pada pendiriannya. Dua pekan kemudian, lanjut Rahudman, dirinya mendapat undangan dari para pedagang Pasar Meranti untuk meresmikan tempat itu. Kepadanya, para pedagang mengucapkan terimakasih karena ternyata pendapatan mereka meningkat setelah dipindahkan ke areal yang lebih representatif tersebut. “Gawatnya, setelah itu ada pula calon walikota lain yang datang ke situ dan bilang, ‘sayalah sebenarnya yang membisikkan ke Rahudman agar kalian dipindahkan ke mari.’ Tapi saya tak perduli, bantelah situ,” bebernya disambut gelak tawa para peserta. Walau begitu, dia mengakui, kinerjanya dalam membenahi kesemrautan PKL masih belum maksimal. Sebab, hal tersebut tidak bisa dilakukan pemerintah semata, tapi juga harus didukung sikap mental masyarakat. Terkait sikap mental ini, Rahudman punya juga cerita lucu. Waktu itu, sesaat setelah melepaskan jabatannya sebagai PJ Walikota Medan, dirinya melintas di salah satu pasar tradisional yang macet total karena satu unit angkutan kota (Angkot) diparkirkan oleh pengemudinya begitu saja di tengah badan jalan. Uniknya, si pengemudi meninggalkan kendaraannya begitu saja sehingga mobil Rahudman dan puluhan di belakangnya tak bisa jalan. “Dalam hatiku, bersyukurlah kau sudah tidak walikota lagi aku. Kalau tidak, sudah habis kau kubuat. Ditinggalkannya pula angkotnya di tengah jalan, sementara puluhan mobil lain tak bisa melintas,” cetusnya dengan mimik wajah serius. Jelas saja, celetukannya itu membuat geeer suasana ruang rapat Bumi Warta Waspada. * Rahmad Nur Lubis

Medan Metropolitan

WASPADA Senin 19 April 2010

B3

Manajemen ZIS Harus Direformasi MEDAN (Waspada): Ke depan manajemen zakat, infaq dan sedekah (ZIS) di Sumatera Utara harus direformasi dengan sistim manajemen handal agar tepat sasaran. “Selama ini pengumpulan dana setiap tahun dalam jumlah cukup besar, namun masih banyak sekali para anak yatim dan warga Sumut hidup dalam suasana penderitaan, mereka tidak terbina,” kata ustadz Achyar Zein pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H di Cabang I Aceh Sepakat Jalan Medan Area Selatan, Minggu (18/4). Achyar mencontohkan, sejak tahun 2004 jumlah masjid di Sumatera Utara mencapai 714 masjid dan saat ini sudah mencapai lebih dari 2.000 masjid. Katanya, kalau dana yang dikumpulkan itu setiap masjid dapat membantu memberda-

yakan anak-anak yatim minimal 7 orang, sudah banyak sekali orang Sumut berhasil dan keluar dari garis kemiskinan. “Sekarang banyak pengelola dana syariah, namun masyarakat bertambah miskin,” ujarnya. Achyar mengharapkan ke depan, manajemen masjid dan orang-orang penerima bantuan harus dapat diberdayakan, sebagaimana manajemen yang diterapkan Rasullullah SAW dalam memberdayakan ummat. Dia minta kepada warga masyarakat harus mengikuti ajaran yang telah dikembangkan Nabi Muhammad, yaitu akrab dengan ummatnya dan

Kopertis Larang UISU Al Munawarah Gelar Wisuda MEDAN (Waspada): Sebanyak 626 orang calon wisudawan Strata 1 dan 8 orang calon wisudawan Strata 2 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dari sembilan fakultas yang akan diwisuda pada 21 dan 22 April 2010 mendatang, terancam batal. Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Prof Zainuddin, Jumat (16/4), melarang Rektor UISU Chairul M Mursin untuk melaksanakan wisuda periode I tahun 2010 karena melanggar UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Zainuddin secara tegas juga melarang Rektor UISU Chairul M Mursin untuk menerima mahasiswa baru dan mengeluarkan ijazah mengatasnamakan UISU, sebab perbuatan itu melawan UU yang berakibat merugikan UISU dan pihak-pihak yang berkepentingan dapat dilaporkan ke polisi dengan tujuan menyelamatkan masyarakat dari kerugian. Sementara itu Sekretaris UmumYayasan UISU Idris didampingi Wakil Sekretaris Yayasan UISU Latifah dan Kepala Bidang Humas Yayasan UISU Syahrial Ams di kampus UISU Al Manar Jalan Karya Bakti, Rabu (14/4), mengatakan pihaknya telah dimintai keterangan oleh Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh perihal surat UISU No.197/ Jl.K/IV/2010 yang ditandatangani dr Cairul M Mursin Sp.An tentang wisuda 626 orang mahasiswa S-1 dan 8 orang mahasiswa S-2 UISU periode I tahun 2010. Dijelaskan, telah datang surat Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh yang ditandatangani Sekretaris Pelaksana Sederhana Sembiring yang ditujukan kepada Rektor UISU Al Manar Jalan Karya Bakti Usman dengan tembusan Rektor UISU Al Munawwarah Jalan SM Raja dr Chairul M Mursin meminta penjelasan dari Rektor UISU sman tentang pelaksanaan wisuda tersebut, karena tidak mengacu pada dasar hukum yang ada. “Apabila wisuda yang dilaksanakan ini benar tanpa seizin pengurus Yayasan UISU yang sah, maka diharapkan tindakan Chairul Mursin dapat dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” kata Syahrial mengutip isi surat Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh yang secara tegas menyatakan merujuk surat Mendiknas No.131/ MPN/DT/2009 bahwa pengurus Yayasan UISU dan rektor adalah Usman Pelly dan Usman. (m29)

Ulama Doakan Poldasu Sukses Berantas Teroris MEDAN (Waspada): Sejumlah ulama di Medan bersilaturahim dengan Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno guna mendukung kebijakan Kamtibmas sekaligus mendoakan Poldasu sukses dalam memberantas terorisme sampai ke akar-akarnya. ‘’Pemahaman jihad perlu diluruskan bagi umat agar mereka jangan terjebak pada gerakan kaderisasi sebagai teroris. Untuk itu, seluruh umat Islam diajak ikut serta dalam menjaga situasi keamanan agar kondusiff,’’ kata Ustadz Amhar Nasution saat bersama sejumlah rekan ulama Medan lainnya bertemu Kapoldasu di kantornya belum lama ini. Menurut Amhar maupun KH Zulfikar Hajar, Ahmad Husein, , KH Ali Ahmad Zakaria, HM Royanta, Ahmad Raja Pasaribu, Kamidin Selian, Muhidin Gurnng, Erwin Syafrizal, masalah terorisme tidak hanya urusan polisi, tetapi semua elemen masyarakat harus ikut serta membantu tugas-tugas polisi memberantas terorisme sampai ke akar-akarnya. Selain masalah terorisme, para ulama kondang di kota Medan itu juga melakukan diskusi menyangkut aset tanah Bazdasu di Langkat, konflik UISU, kemacatan arus lalu lintas di sejumlah titik di kota Medan, masalah narkoba, trafficking, dan illegal logging. ‘’Jika kita melihat gelagat mencurigakan yang diprediksi gerakan teroris perlu segera diinformasikan kepada polisi terdekat agar masyarakat memiliki daya cegah, daya lawan, dan daya tangkal,’’ kata Amhar. Dia tegas menyatakan ulama berada di belakang Polri dalam melakukan ‘’amar makruf nahi munkar’’. Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno, katanya, menyambut baik dan berterima kasih kepada para ulama atas dukungannya pada tugas polisi menciptakan Kamtibmas, khususnya dalam memberantas terorisme. ‘’Masukan-masukan dari para ulama menjadi perhatian saya,’’ ujar Amhar meniru ucapan Kapoldasu kepada Waspada, Sabtu (17/4). (m03)

cinta kepala Allah SWT. Nabi yang lahir di pusat bisnis kota Makkah itu sangat jujur dalam mengembangkan bisnisnya hingga jazirah Arab maupun Afrika Selatan, dipercaya sifat kejujurannya sehingga satu waktu diangkat menjadi General Manager dari pengusaha terkenal kota Makkah, Khadijah, yang kemudian Nabi Muhammad SAW menjadi suaminya. Dalam ceramah lebih kurang 35 menit, Achyar yang juga dosen IAIN Sumut itu memberi contoh sebenarnya Aceh sudah maju sejak zaman Sultan Iskan-

dar Muda, mempunyai hubungan dagang ke luar negeri. Puluhan kapal-kapal laut asal Aceh ketika itu digunakan untuk mengangkut jamaah haji Indonesia bahkan ASEAN tujuan Mekkah melalui Aceh. Sementara itu, Ketua Umum DPP Aceh Sepakat Sumut diwakli Djamaluddin H.A menyatakan, memperingati maulid sudah menjadi tradisi di dunia, tidak hanya di Indonesia. Misalnya di Aceh, memperingati maulid secara besarbesaran dan luar biasa, tidak hanya di munasah-munasah bahkan setiap rumah juga di-

adakan maulid, menghadirkan ustadz-ustaz kondang. Asbi Hasan, selaku ketua panitia pelaksana menyatakan, maulid sejak dua tahun ini diubah, biasanya ceramah agama dilakukan pada malam hari sejak 2009 berubah menjadi pagi mengingat berbagai kesibukan warga Aceh di Medan. Hadir pada acara maulid tersebut antara lain para tokoh masyarakat Aceh di Medan, Camat Medan Area M. Sofyan, Maulana Pohan dan para anak-anak yatim Darul Aitam, diawali pembacaan kitab suci Al Quran. (m32)

Soal Kawasan Hutan

Gubsu Didesak Bentuk Tim Independen MEDAN (Waspada): Gubernur Sumut Syamsul Arifin diminta segera membentuk tim independen untuk melakukan verifikasi usulan revisi terhadap SK Menhut No. 44 Tahun 2005 tentang penunjukkan kawasan hutan di Sumut. Desakan pembentukan tim independen ini datang dari Forum NGO/LSM yang terdiri dari Aliansi Peduli Tata Ruang Sumut (APTRSU), Komunitas Peduli Hutan Sumut (KPHSU), dan Koalisi Penyelamat Satwa Liar (KPSL). Pasalnya, mereka menemukantigamasalahutama. “Setelah kami melakukan pengawalan serta mengkaji intensif dalam proses usulan revisi itu, kami menemukan tiga masalah utama,” kata Sekjen KPHSU Jimmy Panjaitan saat temu pers di Jalan T. Daud, kemarin. Jimmy merinci tiga masalah utama tersebut. Pertama, adanya perubahan fungsi atau peruntukkan hutan. Kedua, adanya upaya pemutihan tindak pidana di sektor kehutanan, dan ketiga, adanya perebutan kawasan hutan untuk kepentingan investasi. “Kita melihat adanya kecenderungan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Sumut terus menerus merampas kawasan hutan lindung yang kondisinya masih hutan segar, sehingga kita melihat tidak ada upaya untuk mengelola hutan lindung yang baik dan benar,” katanya. Selain itu, lanjut Panjaitan, pihaknya juga menduga adanya modus penggunaan kawasan

hutan tidak sesuai dengan fungsinya, seperti pembukaan perkebunan sawit di kawasan hutan, dimana keadaan ini merupakan tindak pidana berdasarkan undang-undang kehutanan. Forum NGO, lanjutnya, juga melihat adanya indikasi pemutihan oleh HTI perubahan fungsi kawasan dari Hutan Lindung (HL) menjadi Hutan Produksi Tetap (HP), seperti terjadi di Kabupaten Samosir, Labuhan Batu Selatan. “Masih banyak lagi adanya indikasi pemutihan oleh HTI di beberapa kabupaten lain.” Panjaitan menambahkan, dalam proses revisi ternyata ada beberapa kabupaten masih ngotot untuk meminta pertambahan pelepasan dan perubahan kawasan, terlihat dari adanya perubahan beberapa kali angka usulan yang akan dilepas sampai saat ini disinyalir masih terjadi tarik-menarik untuk menambah luasan kawasan yang akan dilepas. Menurut Panjaitan, dari usulan revisi yang diajukan oleh masing-masing kabupaten total sebesar 1,56 juta ha (1,38 juta ha dilepaskan) dan setelah ditelaah oleh tim teknis yang layak diusulkan lepas seluas 564.000 ha. Hasil telaah itu, lanjutnya, sudah dirangkum pada Desember 2008 melalui surat kepala Dinas Kehutanan no. 522/1046/ III. Namun, dalam perkembangannya yang berjalan di tempat hampir 1 tahun setelah itu baru gubernur menanda-

Waspada/Abdullah Dadeh

Para undangan sedang antre memperoleh gulai kari dari panitia maulid saat santap kenduri bersama, Minggu (18/4) siang.

tangani usulan revisi tersebut, namun dengan penambahan luasan pelepasan menjadi 612.000 ha. Hal ini, lanjutnya, tidak wajar. Sementara itu, Eka dari APTRSU mengataka, dari tiga masalah utama yang ditemukan, maka perlu kaji ulang mendalam mengenai usulan itu, karena penurunan status kawasan hutan, apalagi dari hutan lindung menjadi non lindung menjadi titik awal degradasi kerusakan lingkungan yang berdampak kepada berbagai bencana yang terjadi, seperti banjir dan longsor. “Kita juga melihat masih ada pinggir pantai yang belum dihutan-lindungkan. Konflik lahan juga berpotensi terjadi, karena konflik kepentingan setelah adanya investor akan memasuki wilayah kawasan hutan tersebut,” ujarnya. Sementara masyarakat dan komunitas adat hanya menjadi penonton dan tidak mendapatkan apa-apa, bahkan dirugikan karena ada sebagian lahan mereka dikorbankan, inilah kenapa perlunya tim independen segera dibentuk. Panjaitan menambahkan, tim independen itu juga nantinya mengatur tata kelola hutan sehingga tim tidak hanya memverifikasi usulan revisi. “Kita sudah mengirimkan surat ke Gubsu dan akan terus berkomunikasi dengan Gubsu. Kita akan mengawal ini terus sampai terbentuknya tim independen,” ujarnya. (cmai

Waspada/Ist

Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno didampingi para ulama diwawancarai wartawan televisi seusai pertemuan.

Teknologi Hantu Tingkatkan Hasil Pertanian INI terobosan baru dalam dunia pertanian Sumatera Utara. Hormon zat penumbuh tanaman (ZPT) dari teknologi Jimmy Hantu yang bisa mendongkrak produksi pertanian di daerah ini segera diluncurkan. Sumatera Utara menjadi provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang akan menggunakan produk ini. ZPT ini ditemukan oleh Sujimin,41,setelah melewati proses penelitian selama bertahun-tahun.Kemudian, pria yang akrab dipanggil Jimmy ini digandeng oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mengkombinasikan secara ilmiah hasil penelitiannya tersebut. Dari kombinasi keduanyalah dimunculkan ZPT yang dinamakan dengan ZPT produk Teknologi Hantu atau sinonim dari Hormon Tanaman Unggul. “Memakai hormon ini benar-benar bisa meningkatkan hasil pertanian yang jauh lebih besar. Di beberapa tempat di Pulau Jawa dan Sulawesi telah diujicoba selama bertahun-tahun dan didapatkan peningkatan produksi 25 hingga 100 per-

sen,” jelas Jimmy, kepada Waspada di Hotel Madani Medan, Kamis (15/4). Dia mencontohkan untuk tanaman padi. Jika pada masa panen normal biasanya menghasilkan empat sampai lima ton padi per hektar, maka kalau menggunakan ZPT Hantu ini hasil panen bisa mencapai sepuluh ton per hektar. “Selain itu, bulirnya akan menjadi lebih berisi,” tegas pria yang berdomisili di Bogor ini. Dijelaskannya, ZPT ini dia buat dari susu dan madu. Sehingga, jika termakan atau menyentuh tubuh manusia pun tidak akan berbahaya. Bentuknya berupa pasta yang disemprotkan ke tanaman dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan jenis tanamannya. “Untuk tanaman padi, cukup disemprotkan sekali dalam satu masa panen yang biasanya tiga bulan. Jumlahnya, dua liter per satu hektar,” ungkapnya. Dengan memakai ZPT ini, lanjut Jimmy, rasa buah dan tanaman yang dihasilkan akan lebih alami. Sebab selama ini, akibat pemakaian pupuk-pupuk anorganik membuat rasa buah dan tanaman menjadi lain dari yang semestinya. Tanaman jagung misalnya. Akibat

pemakaian pupuk anorganik, membuat jagung yang dihasilkan tidak tahan lama dan sepat. Namun, jika disirami dengan ZPT Hantu ini, tanaman jagung akan menghasilkan jagung yang lebih manis dan tahan lama. Bahkan, bisa langsung dimakan tanpa harus direbus. “Jagung itupun bisa dipanen lebih cepat tanpa harus menunggu serbuk atau sari jagung mekar,” tukasnya. Hormon dari bahan-bahan organik ciptaan Jimmy ini juga bisa digunakan pada berbagai jenis tanaman sayuran. Jimmy telah membuktikannya pada sayuran oyong. Jenis sayuran yang biasanya hanya tumbuh 40 cm itu, setelah memakai ZPT Hantu bisa menjadi besar dengan ukuran satu meter. “Kadar air dan vitamin yang terkandung di dalamnya pun tidak terpengaruh sama sekali,” pungkasnya. Sejatinya, Jimmy juga memproduksi ramuan asli ternak unggul (Ratu) Biogen. Ramuan ini mampu meningkatkan pertumbuhan ternak dan menghasilkan kualitas daging yang lebih baik. Sayang, untuk kawasan Sumatera Utara, Ratu Biogen ini belum begitu fokus untuk dipasarkan. “Sementara ini kita konsentrasi

ke pemasaran hormon pertanian saja dulu, tapi dalam waktu dekat kita juga akan pasarkan secara menyeluruh hormon ternak itu di sini,” tandasnya. Sementara itu, Edy Effendy, pemegang agen ZPT Hantu untuk wilayah Sumatera Utara ini menjelaskan, dalam waktu sebulan ke depan pihaknya akan mendistribusikannya dengan mendirikan outlet di semua kabupaten di Sumut. Selama ini, outlet-nya baru ada di Medan, tepatnya di Jalan Asrama Haji. Selain itu, mereka juga membentuk komunitas di masing-masing kabupaten yang sekaligus bisa melatih petani setempat untuk bisa meningkatkan produksinya. “Jadi, kita tidak hanya menjual, tapi juga melatih para petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya, termasuk melatih membuat pupuk organik. Dengan lebih mengintensifkan penjualan ke daerah, membuat pemalsuan seperti yang selama ini terjadi bisa diminimalisir, “ tukasnya. Terkait harga pupuk ZPT ini juga relatif tidak mahal. Untuk satu liter dibandrol Rp120 ribu. Dengan harga itu, petani bisa menghasilkan keuntungan berlipat karena kenaikan hasil

produksi yang berlipat pula. Selain itu, pemakaian ZPT Hantu ini akan mengurangi ketergantungan petani t e rh a d a p p e m a k a i a n anorganik. Sebab, petani cukup memakai 50 persen saja pupuk anorganik. “Untuk menghentikan petani memakai pupuk anorganik ini memang tidak mudah. Maka itu pelanpelan kita arahkan ke sana. Nanti jika mereka memakai ZPT Hantu ini, maka pemakaian pupuk anorganiknya tinggal 50 persen, sembari kita latih mereka membuat pupuk organik. Hingga nanti akhirnya mereka bisa terbebas dari ketergantungan pemakaian pupuk anorganik,” beber Edy. Untuk Sumatera Utara, lanjut Edy, pemakaian ZPT ini telah pernah diujicobakan untuk tanaman jeruk di Berastagi. Hasilnya cukup memuaskan. Saat pohon yang biasanya menghasilkan 50 hingga 70 kg sekali panen, setelah memakai ZPT ini meningkat menjadi 100 kg per panen.“Itu sudah kita ujicoba dalam dua kali masa panen,” pungkasnya. * Rahmad Nur Lubis

Dugaan Korupsi RUTRK Rp1,2 M

Pejabat Pemko Bakal Tersangka Utama MEDAN (Waspada): Satuan III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut pekan depan menetapkan tersangka tindak pidana dugaan korupsi Rancangan Umum Tata Ruang Kota (RUTRK) Medan 2006 senilai Rp4,3 miliar. ”Rabu atau Kamis pekan depan, pelaku utamanya akan kita panggil sebagai tersangka,” ujar Direktur Reskrim Polda Sumut Kombes Pol Agus Andriyanto didampingi Kasat III Tipikor, AKBP Endri Prastiono dan Kasubbid Dok Liput AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (16/4). Kata Agus, awal pekan depan pihaknya akan mengambil keterangan pihak Bank Sumut untuk mengetahui aliran dana dugaan korupsi tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan memanggil sebagai tersangka oknum yang paling bertanggungjawab dalam proyek master plan kota Medan tersebut. Namun, Agus enggan menyebut identitas atau inisial oknum yang bakal dijadikan tersangka. Dia akan membeber-

kan aktor intelektual kasus dugaan korupsi bernilai miliaran rupiah tersebut jika tersangka telah ditetapkan. Sebelumnya, Kasat III Tipikor Polda Sumut AKBP Endri Prastiono menyebutkan, dalam kasus dugaan korupsi RUTRK, seorang oknum pejabat aktif di Pemko Medan bakal menjadi tersangka. “Ya, seorang pejabat Pemko Medan yang masih aktif. Dia merupakan tersangka utama dalam kasus dugaan korupsi RUTRK,” katanya. Penyidik Satuan III Tipikor telah memintai keterangan lebih 10 orang saksi. Tidak tertutup kemungkinan, calon tersangka akan bertambah. Sebab, pemeriksaan saksi tambahan juga akan dilakukan. Namun targetnya, bulan depan kasus itu sudah rampung. Dugaan korupsi RUTRK berawal dari laporan Ir Filiyanti Bangun pada 26 Februari 2008 lalu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdasarkan Tanda Bukti Pengaduan No. 2008-02-000478. Proyek penyusunan doku-

men Master Plan Kota Medan itu diketahui salah satu program Bappeda Kota Medan pada APBD 2006. RUTRK Medan 2006-2016 ini, seyogianya menjadi pedoman Kota Medan 10 tahun mendatang (menurut UU No 24/1992) atau 20 tahun mendatang (menurut UU No 26/2007) dalam membangun wilayah Kota berpenduduk 2,5 juta jiwa ini. Namun, ditengarai tidak tepat sasaran dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara akademik sehingga laik dibatalkan. Di antaranya, dokumen RUTRK 2016 itu selesai hanya dalam tempo tiga bulan, mencakup proses penelitian, diskusi dengan instansi terkait, tiga kali seminar hasil laporan (Laporan Pendahuluan, Laporan Interim dan Laporan Draft Final) serta termasuk pengadaan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil audit Badan Pengawas KeuanganPembangunan(BPKP) terdapat kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar dari Rp4,3 miliar anggaran untuk RUTRK Kota Medan 2006 tersebut. (m39)

Infeksi Pendengaran Berbahaya Dokter THT Baru Tamat Tak Bisa Lakukan Operasi MEDAN (Waspada): Bagi kebanyakan masyarakat, penyakit infeksi pendengaran atau yang lebih dikenal congekan merupakan penyakit yang selalu dianggap remeh. Padahal penyakit ini bisa menyebabkan kematian, jika yang ditemukan pada penyakit ini adalah tipe ganas. Penyakit infeksi pendengaran ini mulanya disebabkan oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Biasanya, penyakit ini ditandai dengan keluarnya nanah dari telinga. Kalau yang sudah ganas, nanah yang keluar berwarna kehijau-hijauan. “Penyakit ini ada dua tipe, jinak dan ganas. Kalau ganas, jaringan choleasteatom sudah tumbuh digendang telinga, sehingga dapat merusak tulangtulang hingga ke otak bisa menyebabkan kematian,” kata Ketua Penanggulangan Gangguan Pendengaran Ketulian Telinga Komisaris Daerah Sumut DR. Dr. Delfitri Munir, Sp. THT-KL(K) di RSUP H. Adam Malik Medan saat memberikan pelatihan operasi mastoidektomi (operasi infeksi pendengaran), Sabtu (18/4). Sedangkan untuk tipe jinaknya, lanjut Delfitri, jadwal operasinya bisa ditunggu dan bisa juga disembuhkan dengan memakan obat saja.

“Penanganan operasi yang dilakukan terhadap pasien yang hanya mengalami penyakit infeksi pendengaran tipe jinak, hanya menambal gendang telinga serta membersihkan tulang-tulang telinga yang infeksi, waktu operasinya hanya satu jam,” ujarnya. Sedangkan yang sudah ditumbuhi jaringan choleasteatom tadi, waktu operasinya bisa sekitar 4 jam lebih. Dia juga mengatakan, tidak semua dokter THT bisa melakukan operasi mastoidektomi (operasi infeksi pendengaran) ini. Di RSUP H Adam Malik sendiri, dari 23 dokter THT yang bisa dan rutin melakukan operasi ini cuma tiga orang. “Dokter THT yang baru tamat tidak bisa melakukan operasi ini. Dia harus beberapa kali melakukan pelatihanpelatihan seperti ini. Jadi, dokter THT yang sudah berijazah ini baru bisa melakukannya,” katanya. Delfitri menambahkan, Pemda diharapkan untuk menyiapkan alat-alat untuk mendukung operasi ini, sebab, sampai hari ini alat yang paling lengkap baru di RSUP H Adam Malik. “Mengingat banyaknya penderita infeksi pendengaran ini setiap tahunnya hingga 4,7

per seratus ribu penduduk, disarankan Pemda atau Pemko untuk menyiapkan alat-alat yang mendukung operasi ini, seperti mikroskop, mikrobor dan lainnya. Kita siap memberi pelatihan-pelatihan seperti ini, agar jumlah dokter THT yang bisa melakukan operasi mastoidektomi ini bertambah,” katanya. Sementara itu, tujuh pasien yang menderita infeksi pendengaran menjalani operasi mastoidektomi secara gratis di lantai III Central Medical Unit RSUP H. Adam Malik Medan, Sabtu (17/4). Operasi yang dilakukan dokter spesialis ini merupakan bagian dari pelatihan yang digagas oleh Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Komisaris Daerah Wilayah Sumut. Kasubbag Humas RSUP HAM Sairi M. Saragih membenarkan dilakukannya operasi mastoidektomi di ruang Central Operasi Terpadu terhadap 7 pasien yang menderita infeksi pendengaran. Adapun ketujuh orang yang dioperasi oleh tim dokter RS. Adam Malik yakni, Linggom, 17, Nadia Safitri, 18, Epiyanti, 39, Evelyn, 22, Rosinta, 31, Agussalim, 13, dan Rahmansyah, 21. (cmai)

Otorita Asahan Serahkan Bantuan Beasiswa MEDAN (Waspada): Ketua Otorita Asahan, Ir. Effendi Sirait, menyerahkan bantuan beasiswa kepada 26 mahasiswa berprestasi yang berasal dari kabupaten/kota sekitar Danau Toba dan Proyek Asahan, di Kantor Otorita Asahan Medan, Jumat (16/4). Effendi Sirait mengatakan, penyerahan bantuan beasiswa tersebut merupakan kelanjutan dari pemberian bantuan beasiswa sebelumnya yang dilaksanakan pada 19 Januari 2010. “Pemberian bantuan beasiswa untuk mahasiswa S1 dan S2 untuk tahun akademis 2009/ 2010 berjumlah 120 orang.Yang telah direalisasikan adalah untuk 74 orang mahasiswa S1 dan S2 yang berkuliah di perguruan tinggi yang ada di Sumatera Utara dan pulau Jawa dan Bali,” ujar Effendi Sirait. Effendi menyebutkan, pemberian beasiswa tersebut untuk membantu pembiayaan

perkuliahan dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengembangkan diri serta meningkatkan kecintaan kepada pelestarian Danau Toba dan Proyek Asahan. “Besarnya bantuan beasiswa untuk mahasiswa S1 sebesar Rp800.000 per bulan dan mahasiswa S2 sebesar Rp1.250.000 per bulan,” jelas Effendi seraya mengatakan, persyaratan penerima beasiswa tersebut antara lain domisili orangtua di kabupaten/kota di sekitar Danau Toba dan Proyek Asahan, memiliki indeks prestasi minimal 3,00 untuk S1 dan 3,25 untuk S2, serta pendapatan orangtua maksimal Rp4.000.000 per bulan. Mengenai sumber dana beasiswa tersebut, Effendi mengatakan, berasal dari PT Inalum yang merupakan perusahaan joint venture Indonesia dan Jepang yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA Asahan) dengan ka-

pasitas 604 MW dan Pabrik Peleburan Aluminium Kuala Tanjung dengan kapasitas produksi 250.000 ton per tahun. Effendi Sirait mengharapkan, agar para mahasiswa dapat memanfaatkan bantuan Beasiswa Otorita Asahan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk tujuan menyelesaikan studi dengan baik. Berikut nama penerima bantuan beasiswa, Afrida Elyana, AprinaBrTarigan,BerlianaNainggolan, Christina EW Manalu, Elisabeth Sinaga, Ira Novawanty Nainggolan, Ivoni Christiany Sembiring, Martinus Idastanta Tarigan, Mohd. Siddik, Pandi Ahmad, Rizki Yulianti Siregar, Sepfiany Evalina Ginting, Siti Afriana Siburian, Sumarlin, Syafrul Ridho, Tumpal Sitanggang, M. Haryono Samosir P, Eka Yuslida, Nurhayati, Zulfhadly, Eksar Situmorang, Richardo Sinaga, Ahmad Fauzi, Budi Aswin, Harizal dan Sukma Dewi. (m41)

Ekonomi & Bisnis

WASPADA Senin 19 April 2010

B5

Pangan Berbasis IT KPPU: Perpres Pasar Ketahanan Dukung Program Gubsu Modern Mandul JAKARTA (Waspada): Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengusulkan agar pemerintah segera membuat undang-undang (UU) mengenai zonasi dan persyaratan perdagangan di ritel modern. Usulan ini didasarkan oleh pertimbangan terhadap permasalahan ketidaksebandingan posisi tawar (bargaining position) antara pelaku usaha ritel modern dengan pemasok dan masalah zonasi yang selama ini masih belum jelas aturan dan sanksinya karena mandulnya Perpres dan Permendag Pasar Moderen. “Komisi memberikan saran dan pertimbangan kepada Pemerintah agar segera membentuk UU yang mengatur industri retail sebagai payung ketentuan pelaksanaan dan

pengawasan pembatasan trading terms sehingga landasan hukum dalam pengaturan industri ini menjadi sangat kuat dan menciptakan kesejahteraan rakyat secara optimal,” kata Kepala Biro Humas KPPU A. Junaidi Minggu, (18/4). Junadi mengatakan beberapa fakta menunjukan masalah ketidaksebandingan posisi tawar dapat dilihat dari kasus yang diputuskan oleh KPPU yaitu Putusan Nomor 02/KPPUL/2005 tentang Pelanggaran Syarat-syarat Perdagangan oleh PT Carrefour yang dikuatkan MA dengan putusan No. 01K/ KPPU/2005 dan Putusan akuisisi alfa oleh Carrefour No. 09/KPPU-L/2009 dan lain-lain. Bahkan, kata dia, dalam putusan terhadap masalah Carrefour No. 09/KPPU-L/2009 disimpulkan bahwa tidak efektifnya Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2007 (Perpres) dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 53 Tahun 2008 (Permendag), karena masih terjadinya celah penerapan trading terms dari pemegang posisi dominan yang

bersifat eksploitatif dan sangat membebani pemasok. Menurut Junaidi, berdasarkan analisis KPPU, hal ini terjadi karena selain ketidakseimbangan posisi antara retail modern dan pemasok yang makin besar khususnya ketika terjadi akuisisi, juga karena Perpres dan Permendag tidak memiliki sanksi keras dan tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar kedua peraturan itu. Kemudian, katanya, tidak merumuskan siapa penegak hukum bagi pelanggar dua peraturan itu. Memberi ruang penetapan jenis dan besaran trading terms yang bersifat sepihak pada ritel modern. “Oleh karena itulah komisi memandang perlu adanya peraturan setingkat UU yang memiliki kekuatan berlaku yang lebih kuat dan sanksi yang lebih tegas,” serunya. Selain mengatur terkait posisi tawar dalam persyaratan perdagangan di ritel moderen, UU zonasi dan persyaratan perdagangan ritel moderen perlu juga mengatur tentang aspek

permasalahan persaingan tidak sebanding antara pelaku usaha ritel modern dan dan ritel tradisional. Pemerintah diharapkan membuat kebijakan dan intervensi langsung berupa pengaturan zonasi, termasuk pembatasan waktu buka atau bahkan pembatasan jumlah gerai yang dapat dibuka. “Hal ini perlu mengingat kedua peraturan yang ada (Perpres dan Permendag) tidak efektif memperbaiki ketidaksebandingan ini,” katanya Seperti diketahui selama ini aturan mengenai toko modern, khsususnya soal perizinannya diserahkan kepada pemerintah daerah (pemda) masing-masing. Sementara itu pemerintah pusat hanya menyiapkan dasar acuannya, seperti yang tertuang dalam Permendag 53/2008 mengenai pedoman, penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern, juga Peraturan Presiden (Perpres) 112/2007 mengenai pasar modern.(dtc)

DPR Kasi Peluang Pemerintah NegoACFTA JAKARTA (Waspada): Ketua DPR RI Marzuki Alie memberikan peluang dan kesempatan kepada pemerintah untuk terus melakukan bargaining dengan pemer intah China, agar pelaksanaan ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) tidak merugikan rakyat Indonesia. Hal itu diungkapkan Marzuki seusai melakukan inspeksi mendadak ke pusat perbelanjaan batik di kawasan Thamrin City, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, pekan lalu. “Beri kesem-patan selama enam bulan ta-hun nanti, kalau ada kurangan-kekurangan kita benahi. Jangan buru-buru curiga,” katanya. Menurutnya, perjanjian perdagangan bebas antar ASEAN termasuk Indonesia

dengan China itu harus menguntungkan kedua belah pihak. Indonesia pun harus melihat bahwa pasar dan peluang China pun sangat besar karena memiliki penduduk sebesar 1,3 miliar jiwa. Marzuki mengakui ada negosiasi ulang antara pemeirntah Indonesia dengan China yang belum tercapai untuk beberapa produk. Pemerintah Indonesia perlu melakukan negosiasi terhadap produk yang kalah bersaing dnegan China karena terkait suku bunga, dan lain lain. Te rk a i t p a s c a A S E A N Chinaitu sudah tidak ada hambatan tarif lagi. aritnya tidak ada lagi bea masuk yang dibebankan. “Jadi kita masuk ke China nol, China masuk ke kita nol.

Jangan kita menutup diri terus. Kalau kita menutp diri terus kapan kita majunya. Biasanya kalau dengan tantangan kita akan lebih bekerja keras,” tutur Marzuki. Dia menegaskan batik sebagai warisan dunia yang telah diakui secara internasional maka dirinya telah mengharuskan untuk seluruh anggota DPR RI setiap hari Jumat menggunakan busana batik. “Mungkin nanti kita akan tambah harinya. Misalnya dalam rapat-rapat paripurna, kita haruskan pakai batik,” ujarnya. Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Boediono mengaku optimis produk Indonesia mampu bersaing dalam perdagangan bebas. Alasannya, ke-

kuatan Indonesia dalam menghadapi perdagangan bebas terletak pada komoditas dan energi. Indonesia bahkan telah menjadi mitra dagang dengan sejumlah negara untuk urusan tersebut. Sehubungan mulai pemberlakuan ACFTA, Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengindikasikan jumlah penumpang dari China di pada kuartal II-III tahun ini akan bertambah. “”Kalau dilihat dari sektor trading (perdagangan) memang ada lonjatan. Jadi, mestinya jumlah penumpang China juga naik,” ujarnya usai MoU korporate sales dengan PT Krakatau Steel. Traffic jumlah penumpang, menurut Emir, yang kelihatan ada lonjakan berasal dari Australia, dan Korea Selatan, tapi memang biasanya pada triwulan pertama ini belum kelihatan. Kenaikan jumlah penumpang, lanjutnya, baru akan terlihat pada semester II atau III. “Untuk pastinya nanti tanya lagi ke saya sekitar Mei atau Juni,” paparnya. (j03)

MEDAN (Waspada) : Untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dan semua pelaku agribnis di Sumatera Utara, penerapan sistem informasi agribisnis terpadu berbasis ponsel untuk ketahanan pangan (SAPA mobile) perlu dilakukan. Hal ini tidak hanya memperlancar aliran informasi antara para petani (atau kelompok tani) dengan organisasi pengelola agribisnis, perusahaan swasta melainkan di dinas-dinas, BUMN, BUMND tingkat kabupaten maupun propinsi. Peneliti teknologi ponsel ITB Yusep Rosmansyah di Medan, kemarin, menyatakan dengan program tersebut berbagai kebutuhan pra-panen dan pasca-panen para petani ini dapat dipenuhi dengan tepat waktu dan tepat jumlah. “Sehingga tingkat efisiensi dan produktivitas keseluruhan meningkat pesat. Hal ini bertujuan adalah peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para petani dan semua pelaku agribisnis terpadu yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya. Dalam hal ini, lanjutnya, pihaknya yang tergabung dalam tim pakar teknologi informasi dan telepon selular melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara membahas penerapan untuk bidang agribisnis beras, kedelai, ketela pohon, gula aren, kacang tanah, kopi, dan jenis pangan lainnya. “Kamis lalu (15/4) Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin mengemukakan hasil

Waspada/Armin Nasution

IM3-BlueBerry Lanjutkan Bundling Ponsel Murah M E D A N ( Wa s p a d a ) : Indosat melalui kartu IM3 melanjutkan bundling ponsel dengan BlueBerr y untuk mendorong peningkatan pasar keduanya secara bersamaan, kata pejabat Indosat. Idil Darwan, Head of Medan Branch Indosat, berbicara kepada wartawan saat BlueBerry Exhibition di Millennium Plaza, Sabtu (17/4). Hadir juga di situ Devi Safitri, marketing manager CSL. CSL merupakan perusahaan yang memasarkan BlueBerry. Menurut Idil Darwan, BlueBerry Exhibiton ini juga diramaikan Saykoji dan The Master. “Ini merupakan kerjasama lanjutan. CSL menyediakan handset dan kita menyiapkan kartunya. Sehingga akan ada benefit tambahan,” jelasnya. Sementara Devi Safitri mengatakan kerjasama ini adalah bentuk pilihan terbaik untuk menggenjot pasar di Medan. “Penjualan kita booming di Indonesia. Jadi kita coba optimalkan dengan menggandeng principle agar ada pilihan

masyarakat.” Dia mengatakan paket yang disiapkan dibuat sangat mudah. “Kalau dari Indosat ada tambahan benefit hingga bonus pulsa Rp3,6 juta. Ditambah lagi dengan pulsa periodik,“ kata Idil Darwan menimpali. Devi Safitri menegaskan BlueBerry yang merupakan ponsel mini qwerty ini dilengkapi dengan TV receiver. “Jadi kita bisa sekalian melihat tayangan TV. Harganya pun Rp899 ribu. Bisa dicicil dengan kartu kredit,” tuturnya. Selain itu mereka juga mencoba jalur baru qwerty dengan touchscreen. “Kita tidak hanya fokus pada BlueBerry dilengkapi TV tapi juga ponsel games touchscreen (layar sentuh).” Selama ini, kata dia, ponsel games touchscreen itu identik dengan iPhone. Namun kini BlueBerry pun menghadirkannya dengan harga Rp1,2 juta. “Di ponsel ini sudah ada 10 games. Bisa tersambung langsung ke PC dan monitor,” ujar Devi Safitri. BlueBerry yang dinamai G5

ini tidak hanya dibalu internetan tapi juga dengan games terutama yang kangen dengan Nintendo. “Games-nya juga bisa diganti-ganti,“ jelas Devi Safitri. Dalam kesempatan itu baik Idil Darwan maupun Devi Safitri mengakui bundling pertama y a n g m e re k a l a k u k a n d i penghujung tahun lalu cukup mendapat respon. Itu yang menjadi salah satu dasar kalau kedua perusahaan bertekad melanjutkan kerjasama. Idil Darwan menambahkan s a a t i n i In d o s a t s e d a n g meluncurkan satu lagi program inovatif dari rangkaian program meraih mimpi bersama IM3, berupa kartu perdana edisi spesial IM3-Indonesian Idol yang memberikan banyak manfaat dan kemudahan fitur akses data yang murah dan dapat diandalkan. Kehadiran kartu dengan tema Indonesian Idol juga ditujukan dalam rangka mendorong munculnya semangat anak muda Indonesia untuk mewujudkan prestasi, kata dia.(m13)

penelitian tim pascasarjana UGM menunjukkan adanya efisiensi siklus distribusi saprotan, dari asalnya 60 hari, sekarang menjadi 14 hari,” ujarnya. Di samping itu, lanjutnya, adanya peningkatan produktivitas dicapai setidaknya 20 persen. Selain peningkatan efisiensi dan produktivitas, SAPA mobile memudahkan gubernur, bupati, dan kepala dinas mengetahui secara akurat stok pangan dan saprotan di daerahnya setiap saat, baik yang lalu, hari ini, bahkan stok di waktu yang akan datang langsung dari ponselnya. “Kunjungan ini merupakan salah satu realisasi dari visi Sumatera Utara rakyat tidak lapar yang diimplementasikan dengan penggunaan teknologi

informasi (IT ) tepat guna, sejalan dengan Perintah Harian Gubernur nomor 7. SAPA Mobile akan mendukung target Sumatera Utara menjadi Lumbung Pangan Nasional di tahun 2012, yang merupakan salah satu prioritas pembangunan Sumatera Utara,” lanjutnya. Selain itu, lanjutnya, tujuan SAPA Mobile mendukung pemerintah dalam menerapkan pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan dan pengolahan sumber daya berwawasan lingkungan dengan menerapkan sistem bertani organik dan mandiri (SRI), tanpa tergantung kepada pupuk, bibit dan pestisida (berupa racun) buatan luar daerah atau luar negeri. Dalam hal itu hadir pakar

teknologi informasi dan telepon seluler (IT/Ponsel) dari ITB Yusep Rosmansyah didampingi rekan kerjanya praktisi agribisnis Luwarso dari SAPA Sukabumi, serta delegasi dari Bank Dunia yang berkantor di Washington DC yaitu Krishna Kumar sebagai calon investor. Bersama ketiga tamu ini hadir pula para investor lokal dari Medan dan Bandung, di antaranya Sudharman dan Erwin Winarno. Dalam pertemuan ini, Gubernur didampingi beberapa kepala dinas serta kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Purwadi yang beberapa tahun terakhir telah merintis kerja sama dengan tim pakar tersebut. (m38)

Realisasi RSh Sulit

Perumnas Targetkan Market Leader MEDAN (Waspada) : Untuk menjadi market leader penjualan rumah, Perum Perumnas menargetkan rencana kerja dan anggaran (RKAP) meningkat sampai Rp850 miliar atau sekitar 14.000 unit rumah sederhana sehat di Indonesia. Angka yang hampir mencapai Rp1 triliun tersebut tidak hanya mengambil segmen pasar pegawai negeri sipil (PNS) melainkan buruh atau tenaga kerja hingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Direktur Pemasaran Perumnas Teddy Robinson sebelum melantik pejabat baru Perum

Ekspor CPO Sumut Belum Terganggu Isu Negatif

BLUEBERRY: Idil Darwan (tiga kanan) dan Devi Safitri (empat kanan) bersama para personil The Master saat menunjukkan ponsel BlueBerry di Millenium Plaza akhir pekan lalu.

Waspada/ist

Gubernur Syamsul Arifin berdiskusi dengan (duduk di sebelah kiri Gubernur) Yusep Rosmansyah (ITB), Krishna Kumar (Bank Dunia, Washington DC), Luwarso (SAPA Sukabumi), Sudharman, Yendy (Hokimobi International), dan H. Erwin Winarno (Agribisnis Bandung). Di sebelah kanan Gubernur adalah kepala badan dan para kepala dinas provinsi Sumatera Utara.

MEDAN (Antara): Ekspor minyak sawit mentah (CPO) Sumut belum terganggu dengan isu negatif termasuk penghentian pembelian dari dua perusahaan asing. Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Balaman Tarigan, di Medan, Sabtu (17/4), mengatakan ekspor CPO Sumut dewasa ini terbesar ke China dan India, bukan lagi ke Eropa. Apalagi pembelian dari dua perusahaan yang berpusat dii Eropa itu sangat kecil dibandingkan total ekspor CPO nasional. “Gapki bahkan optimistis ekspor dan termasuk nilai ekspor CPO Sumut pada tahun ini lebih baik dari 2009,” katanya. Balaman yang Direktur Produksi PTPN 4 itu mengatakan, prediksi membaiknya ekspor CPO Sumut itu ditandai dengan tren meningkatnya permintaan dan harga CPO di pasar internasional. Harga CPO misalnya bertahan di atas 800 dolar AS per metrik ton. “Tetapi meski belum terpengaruh, isu negatif tentang CPO itu harus disikapi dengan cepat dan tepat oleh semua stake holder,” katanya. Kepala BPS Sumut, Alimuddin Sidabalok, mengatakan, nilai ekspor CPO Sumut tren menaik sejak akhir 2009. Pada Februari 2010 saja misalnya nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati tumbuh 23,32 persen dibandingkan Januari. Pada Januari, nilai ekspor kelompok barang itu masih 165,94 juta dolar AS, sementara pada Februari sebanyak 204, 64 juta dolar AS Dibandingkan Januari-Februari 2009, nilai ekspor di periode sama 2010 juga bertumbuh atau sebesar 27 persen.

Perumnas Regional I di Medan, Jumat (17/4), menyatakan harus mengambil segmen pasar yang signifikan setidaknya 20 persen dari unit rumah sederhana yang disuplai oleh Perumnas, untuk menghidupkan kembali organorgan di daerah. “Untuk menjadi market leader, langkah kita tidak hanya PNS melainkan seluruh lapisan masyarakat tidak hanya buruh, lapisan masyarakat berpenghasil rendah juga pasar-pasar yang selektif. Ya, jika selama ini kami kurang fokus mencari pasar k o l e k t i f , s e k a ra n g t e l a h dilakukan baik dari pemerintah maupun swasta, seperti halnya pada asosiasi-asosiasi,” ujarnya. Sampai saat ini, lanjutnya, Perumnas masih membangun di 300 lokasi, 156 kota di Indonesia mencapai 500.000 unit. Ke depannya, harus lebih meningkat dan harus tumbuh menjadi lokasi strategis sebuah kawasan perkotaan yang berkembang. “Untuk pembiayaan proyek pembangunan perumahan program pemerintah, pada semester II tahun ini, Perumnas tengah menjajaki penerbitan obligasi Rp600 miliar. Dana itu akan dipakai sebagai modal kerja awal jika PSO (Public Service Obligation/ subsidi) dari pemerintah untuk perumahan yang akan dibangun disetujui,” ujarnya. Apalagi tidak ada program

subsidi, lanjutnya, maka perseroan hanya membutuhkan dana sebesar Rp. 400 milial melalui penerbitan surat utang. Penerbitan oblisasi ini, diharapkan menjadi salah satu sumber pembiayaan perseroan untuk ekspansi dan menjalankan bisnis di sector property. “Opsi lainnya adalah menerbitkan surat utang jangka menengah (medium terms note/ MTN) yang rencananya akan kembali diterbitkan pada Mei mendatang,” ujarnya. Teddy melanjutkan MTN yang akan diterbitkan tersebut rencananya Rp100 miliar – Rp150 miliar untuk dipakai penambahan lahan. Perumnas akan menambah lahan yang akan dibangun dengan mengalokasikan dana sebesar Rp200 miliar – Rp250 miliar. Sumut masih kurang General Manager Perum Perumnas Sumbagut Adil Manurung menyatakan sampai saat ini kebutuhan pembangunan rumah sederhana sehat (RSh) di Sumatera Utara masih sulit mencapai sepuluh persen dari kebutuhan masyarakat yang mencapai 60.000 unit pada 2010. “Hal itu dikarenakan selain keterbatasan lahan, kebutuhan yan masih tersebar secara tidak teratur, dan tidak didukung oleh kemampuan daya beli masyarakat untuk menyediakan dana down payment (DP) atau uang

muka,” ujarnya. Dengan kebutuhan yang tersebar itu, lanjutnya, menyebabkan Perumnas sulit menentukan letak pembangunan RSh. “Jangan sampai pengeluaran untuk membuat infrastruktur lebih besar dari pada pembangunan rumah RSh yang hanya Rp55 juta. Hal ini berdampak terhadap profit perusahaan yang juga dituntut mencari keuntungan,” ujarnya. Begitupun, lanjutnya, Perumnas Regional I dibebani target penjualan 1.656 unit pada 2010, walaupun realisasi triwulan pertama telah terlaksana 18,7 persen atau sebanyak 310 unit telah terbangun pihaknya terus kerjasama dengan pemko/pemkab untuk memenuhi sisanya. “Sisa target sebanyak 1.346 uinit, kami sangat optimis terbangun mengingat Perum Perumnas Regional I telah menjalin kerjasama usaha (KSU) dengan Pemko/Pemkab dan perusahaan swasta di seluruh wilayah kerja regional I yang meliputi NAD, Sumut, Sumbar, Riau Daratan dan Riau Kepulauan,” ujarnya. Terget yang begitu tinggi, lanjutnya, mengingat Perum Perumnas Regional I tahun 2009 berhasil melampaui target penjualan hingga mencapai 194,7 persen dari target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) sebanyak 802 unit.(m38)

Investasi Kuartal I Tumbuh 15 Persen JAKARTA (Antara): Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatkan, pihaknya meyakini investasi pada kuartal I 2010 mampu tumbuh 10 hingga 15 persen. “Kita optimistis, tumbuh di atas 10 persen, 10-15 persen,” katanya di Jakarta, Sabtu (17/4). Menurut dia, perekonomian Indonesia saat ini dipandang positif bagi kalangan investor. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bisa mencapai 4,5 persen pada 2009 ditengah keterpurukan ekonomi dunia merupakan nilai tambah bagi negara kita. “Mereka meyakini iklim di negara kita nyaman,” katanya. Gita mengemukakan, pihaknya akan mengumumkan investasi yang masuk ke Indonesia kuartal I 2010 pada Mei depan. Sementara itu, terkait dengan adanya perubahan asumsi pertumbuhan ekonomi pada usulan APBN P 2010, ia mengatkan masih pada jalur yang tepat. Dia mengatakan perubahan asumsi dari semula pertumbuhan ekonomi 5,5 persen dan kini menjadi 5,8 persen tidak mengubah target pertumbuhan investasi terutama untuk pembentukan modal tetap bruto (PMTB). “Kita membutuhkan pertumbuhan PMTB sebesar 7,8 persen untuk menopang pertumbuhan 5,5-6 persen. Jadi ini masih ‘on the right track’ (dijalur yang benar),” katanya. Dia menambahkan baru pada 2011, pertumbuhan PMTB harus mencapai 10-11 persen agar mampu menopang APBN 2014 yang direncanakan dapat mencapai Rp2.000 triliun.

Waspada/Ist

BANTUAN RUMAH SINGGAH: Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat (paling kanan) usai menyerahkan hadiah ke rumah singgah untuk anak jalanan di Jakarta, pekan lalu. Tahun ini kegiatan CSR Sido Muncul lebih ditekankan pada pemberian bantuan untuk masyarakat tidak mampu. Penyerahan itu dihadiri ikon produk Kuku Bima Energi Dony Kesuma. Di kesempatan lain Irwan Hidayat juga berkesempatan berkunjung ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur.

B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

Bursa

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

BMW 320i Thn. Pemakaian 95 Asli Medan, mulus. BPKB 1 Nama, Full Sound Sistem, Hrg. 58Jt. Nego. Hub. 0812 6477 7088, BK 2 YF

DAIHATSU Taft GTS (4x2) Th. ‘91 Dijual. Segera BU, Harga damai, W. Hitam, siap pakai. Hub. Telp. 0813 7086 5875 TP. DAIHATSU Zebra 1,3 Thn. 93/94. W. Merah tua met. CAt asli, pajak baru, K. Tugas kita. VR, Tape, body kaleng. Cantik, mulus luar dalam. H. 23 Jt. Nego Jl. Kamboja Raya No.84 Blk.18. Dpn.Ktr Lurah Perumnas Helvetia HP. 0816 3191 836-Flexi: 76684380 PROMO DAIHATSU HADIAH & DISKON Xenia DP 11 Jt-an, Angs. 2,9 Jt Terios DP 13 Jt-an, Angs. 4 Jt-an Luxio DP 12 Jt-an, Angs. 3,9 Jt Gran Max. Pick Up & MB DP 5 Jt-an, Angs. 2,5Jt. Hub. Ger y 0813 76941988 / 77722561

DAIHATSU Neo Zebra Pick Up Master ‘06. HTM. Tgn-1, BK Mdn, Mulus DP 12 Jt, Angs. 1,63Jt. Isuzu Panther 2.5 HI Sporty ‘97, Green Army, AC DB, PS, Dll. DP 20 Jt. Angs. 2,08Jt. Hub. 76700976 NEW Xenia DLX................DP 12 Jt-an New Terios........................DP 14 Jt-an New PU Grand Max...........DP 5 Jt-an Luxio M & MB Grand Max...DP 14 Jt-an Hub. Tian 0813 6121 3567 / 77399677 DAIHATSU PAKET MERIAH - New Xenia VVT-I....DP Dimulai 12 Jutaan - New Pick Up Granmax....DP Dimulai 5 Jutaan - Terios TS Ekstra....DP Dimulai 15 Jutaan DP Min. 10%. Proses Cepat & Data Dijemput. Hub. Teddy Capella 77884663 / 0812 6325 656

DAIHATSU TARUNA CSX THN. 2000 W. Merah/Silver met, AC, Tape, VR, BR, BK Medan asli (tangan pertama), mesin sehat, body sgt mulus. Original. Harga 86Jt/damai/ Hub. 0813 7618 8118 DAIHATSU Taruna FGX Oxxy 1,5i Thn. 2006. AC DB, Tape (sound), VR, BR, BK Medan Asli (tangan pertama). W. Hitam, mesin sehat, mbl cantik, jarang pakai. Harga 126jt/damai BU. Hub. (061) 77731399

“SENSASI PROMO DAIHATSU BARU” Terios (Tape + AC), DP 14 Jt-an + Hadiah Xenia (Tape + AC) DP 13 Jt-an + Hadiah Proses cepat Hub. Jaya 0813.6177.3589

# ASTRA DAIHATSU BARU # * Xenia DP: 12 Jt. Terios DP: 16 Jt * Pick-Up DP: 6 Jt Luxio DP: 9Jt Proses cepat. Data dijemput + Hadiah Hub. Kalpin 0852 7041 9000

“DAIHATSU PAKET MURAH “

Gran Max Pick Up DP 5 Jt’an Angs. 2 Jt’an Xenia 1.0 DLX DP 12 Jt’an Angs. 3 Jt’an Terios TS Xtra DP 16 Jt’an Angs. 4 Jt’an Luxio M DP 16 Jt’an Angs. 3 Jt’an Hub. Erwin HP.0812 6315 4132 061.77402067

DAIHATSU 100% BARU PAKET MURAH...!!

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

MITSUBISHI ETERNA 91 BK Asli Medan. Kondisi mulus sekali. Hub. 061-9114 5520 MITSUBISHI BARU

L300. Angs. 3Jt-an. Pajero Sport (Ready Stock). T120 SS, Cold Diesel 110 PS, 125 PS, Triton. Serius Hub. (061) 76728071 / 0812 653 3319 SUZUKI Baleno 97 W. Hitam, BK Medan. Pilihan, AC, Velg 18, BR, RT, CD. Sound System. H. 70Jt./Nego. Hub. 0852 9640 2824 - 061.3041 7030 masih 1 nama.

SUZUKI AERIO 05/06 (VVT) Silver Metalic. BK Pil (BR Perpanjang), Jok kulit, satu tangan. Dr. Baru. Ex Cewek. Hub. 0819 7304 5594.

JEEP CHEEROKE 97 (MATIC)

Abu-abu metalic. BK Pil, Full Screen. Full Touring. Original. Shock Baru, BK Panjang. Hub. 0813 6113 8100 SENSASI SUZUKI 100% BARU Carry PU DP Hanya 5 Jt-an Splash ST DP Hanya 15 Jt-an APV GL DP Hanya 14 Jt-an Ready Stock Swift, SX4, G. Vitara 2.4. Hub. 0812 654 0809 - (061) 77722121

SUZUKI APV ‘05/’06. Boleh DP Aja Rp. 37 Jt. Sisa 30x2,8 Rb. Mbl Mulus, Asli BK Mdn, Type L. W. Silver. Lengkap, Hub. Pemilik langsung. 0813 7043 0346. Maaf TP.

TOYOTA BARU

AVANZA, RUSH, INNOVA, FORTUNER, YARIS, VIOS, ALTIS, CAMRY, HILUX. DP + Bunga Ringan. Hub. 0813 7512 7297 - (061) 7795 1428

TOYOTA Kijang LGX Diesel ‘99. Coklat metalik, Orisinil. Harga 114Jt/Nego. BK Medan asli. Hub. 061-77017659 - 0812 6566 757 TOYOTA Kijang LGX Diesel ‘99. Coklat metalik, Orisinil. Harga 14Jt/ Nego. BK Medan asli. Hub. 06177017659 - 0812 6566 757 TOYOTA Kijang 86/Ex. DR. Body Msh PTK. AC, Tape, Msn 5 K. Msh Standart. Mbl sehat. Pjk 31/11 - 2010. HP. 0812 6035 9590. Hrg. Rp. 25Jt/Nego. TOYOTA Avanza Tipe G. VVTi Thn. 2007. BK Medan asli, warna hitam, nama sendiri. Pajak 04-11 (1 thn). Mobil mulus. Hrg. 137 Jt. Hub. 0813 6096 3457

TOYOTA Great Corona Thn. 95 Wrn. Abu2 metalic. Hub. 0812 600 33 505

DAIHATSU Zebra Minibus Th. 92, Mulus, warna hitam, siap pakai. Rp. 21Jt (Nego). Hub. 0812 6492 160

SEPEDA MOTOR

HYUNDAI Atoz Thn. 2001 GLS. Mobil sangat terawat. Hub. 0812 6001 5252 HARDTOP Pick-Up. Thn. 79. Bensin. Siap pakai. Pajak baru. Nego. Hub. 0813 6101 2299 - 77768 406 ISUZU New Panther 2.5 Pick Up ‘04. BK Mdn Tgn - 1. President Blue, mulus, DP 15 Jt (BW PLG) Angs. 2.36Jt. Hub. 061.76700.976

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

Bursa

Bursa

BUTUH DANA

ANDA BUTUH DANA

Jaminan Apa Saja, Sertifikat Tanah. Proses Cepat, Syarat Mudah. Hub. 061-8222774, HP. 0816 314 1807

BUTUH DANA CEPAT Jaminan BPKB Mobil. Thn. 93 Up. Proses Cepat. Hub. Mr. Yans. 061-77631725 - 0812 6357 6669

BUTUH DANA CEPAT

1 Hari Cair Bunga Rendah, Dan Terjamin (Dlm/Luar Kota). Spesialis Leasing BPKB Mobil, Truk, Spd. Mtr. Terima Mobil yang masih kredit, over leasing. Dan Bantu Pelunasan BPKB. Hub. S8F Finance 061-8445716 - 0813 7044 6633

DANA TUNAI

Spesialis Surat Tanah, SHM/SK Camat Khusus Kotamadya Medan Bunga Rendah, 1 hari Cair Terima Take Over Bank, Kredit macet dan Bantu Kredit Bank. Terpercaya, Aman dan Terjamin Hub. Jono. 0812 6095 5531, 061-7685 4885

DANA CEPAT

BPKB Mobil / Truk Sertifikat / SK Camat 0813 9702 6263 / 7706 0718

Bursa

SERVICE/ASESORIS MOBIL

‘MULIA JAYA’ POWER STEERING

ELEKTRONIK

Bursa

PERCETAKAN

Service

Telp. 77677220 HP. 0813 7536 4412

KAR YA TEHNIK SER VICE KARY SERVICE

AC AC TOSHIBA TV

M. Cuci, Kulkas, Garansi. Siap ditempat. Jl. Setia Budi / Titi Bobrok No. 15 Mdn. HP. 0813 7040 9999

SER VIS SERVIS

AHLI

CUCI AC, ISI FREON, BONGKAR PASANG. REPARASI, KULKAS, MESIN CUCI Hub. DIFA SERVIS 0813 9735 7061 061-69644786

TV, CHINA, TV PROJECTION DLL.

SIAP DITEMPAT + GARANSI

AC

UMROH 9 - 13 - 14 HARI UMROH PLUS AQSHO 24 JUN ‘10 UMROH PLUS MESIR 15 MEI ‘10 UMROH PLUS TURKEY UMROH RAMADHAN 9 HARI - 2 MINGGU - 1 BULAN

MASTER TV

0812 6303 4400

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp. 66482216 - 0813 7589 8757 Siap Ketempat

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA Bursa

PENGOBATAN

SUDAH KEMANA-MANA?

Tidak Sembuh? Jangan Putus Asa ! Kelumpuhan / Stroke, Syaraf Terjepit, Pinggang, Pengapuran, Kaki - Tangan, Lutut Linu & Nyeri, Sulit Jongkok - Bangun Diabetes, Asam Urat, dll

(REAKSI LANGSUNG RINGAN) 1x TERAPI 50.000 (Diluar Obat) Hub. SIN SHE SPESIALIS SYARAF & OTOT Jl. Imam Bonjol No. 46 Medan Telp. (061) 415 5432 - 456 0424 Flexi: 7750 6827

WASPADA

xpress

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG: 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6409.1777

Grosir Toshiba Core2 dvd 14”=2Jt-an

Telp: 061 - 4576602

TT. SERVIS: LATOP & PROJECTOR. TEL. 061-7718-8317 Acer - Tosiba - COMPAQ-HP (CO2DUO) mulai @ 3xJt

“OLOT KLINIK AHLI ALAT VITAL” DARI CISOLOK PELABUHAN, RATU JABAR DITANGANI:

KI TUBAGUS ROHMAN TOHA

Mengatasi Penyakit & Problem antara lain: ˆ Kelainan sex, bysex (homo/ lesbi) ˆ Gangguan jiwa/ mental, kegelisahan, gila ˆ Kurang percaya diri, stres berat Buka setiap hari jam 08.00 s/d 21.00 WIB ˆ Dendam, marah, cemas, dll hari libur tetap buka

“MASTER SPRITUAL PADEPOKAN ASSYPA”

Penyakit yang dapat disembuhkan secara langsung ditempat seperti: Lumpuh/ struk (komplikasi) bisa kembali normal, gondok, liver, amandel, hernia, ginjal, rematik, tumor, impoten, diabetes, spilis, singa, dll

Bila Anda ingin perkasa jangan salah masuk. Disini tempatnya, carilah yang benar-benar asli. Perwira yang sempurnya ya disini tempatnya yang lebih joss. Bergaransi seuur hidup tanpa efek samping. Pastikan anda menjadi laki-laki yang luar biasa.. Kalau anda penasaran, ikut terapi ini berlaku untuk semua Agama, ras dll. Legenda pengobatan Mak erot sudah tidak diragukan lagi, ribuan, pasien bahkan sampai kemancanegara dari keluhan laki-laki seperti gangguan ereksi, peyakit kelamin secara medis susah disembuhkan Terapi Mak Erot ini mengutamakan ramuan. Doa-doa, pemijatan dan minyak poles. Tanpa bahan kimia dan tanpa perbedaan, tanpa efek samping. Jangan biarkan masalah anda berlarut-larut. Bagi wanita yang ingin punya keturunan, mau memperkencang dan memperbesar payudara, disinilah tempatnya Menangani Keluhan Pria & Wanita

KHUSUS WANITA KHUSUS PRIA - Ingin punya keturunan - Ejakulasi dini - Memperkencang dan memperbesar payudara - Impotensi - Mengembalikan keperawanan - Memperbesar, panjang - Mengobati keputihan - Keras, tahan lama HP. 0812.4038.333 Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 Jl. Laksana No. 55j Masuk dari Jl. Amaliun YUKI SImpang Raya Medan (Praktek Tetap

TERCECER

KEHILANGAN

Hilang BPKB sepeda Motor Honda/NF 100 SL. Tahun 2007 No. Pol. BB 4542 LR. A/n. Agus Deni Hermawan. Al. DS. Purba Baru Kec. Lembah Sorik Merapi Kab. Madina

MAK OLOT BPK. KOSIM, SAG UST. R. ZAELANI

30 Tahun berkiprah di Jakarta kini buka Praktek Menetap di Kota Medan Langsung beraksi di tempat, untuk semua agama, 1x datang hasil permanen

DITANGANI HAJI TEJA SYAIFUL

Acer100% Core2 Atom + Wcam=2Jt-an Paket warnet+ Lcd baru@ 1.695Jt/unit Paket warnet jamin mura Proyktor/Infcus=3xjt-Layer100”? Hp:amdx2+nvdia+camera+bitut2.989Jt CPU: P4 Core 2/512/40+ multi + G=1.619rb acer.cor2/1gb 80gb+webcam=2Jt-an CPU: P3=499Rb (hd250extern@475RB) hd20=175rb/(sdram128=37rb.256=89) acer cel 40 wifi-dvd+Wcam-nobat- 1.987 Jt Pc: ANEKA BATRE /HD/LCD LAPTOP 14” 15” HP Core2du/2gb/250dvrw14”=3695Rb Wifi/Router=200rb/395rb.bluetot=35rb Axio/Core2 camera 120/2gb+B=2.695Jt Canon Foto copy color + prin + scan 699rb Dell.Co2Duo/120/1Gb/14”DVD=3795Jt Mon 17” samsung flat=475rb (Lcd899rb) Core2 Lenovo 1Gb/120Gb 14”=2.99Jt LQ 2170LQ1170Lx300Lx800?canon399rb Core/Amd+Grafic Nvdi+Wcamera=3.370rb CAMERA+PULPEN.CCTV+Fdisk 495rb Camera jpn baru @ 795RB/MP3 car=59rb FUJITSU core2 duo12” dvdrw 4Jt-an Modem : hspa299rb.carges=99rb. Grosir.com. JL. RANTANG 2Os

Hub: (061) 7365429 - 7362887

KEJATI B. 109/DSP4.3/11/2009

PENGOBATAN ALAT VITAL MAK EROT

Bursa

Dpt Diperoleh di Sumatera - Aceh

TERAPI JIWA MENTAL & KEROHANIAN

ˆKENALILAH HATI NURANI (fitroh dirimu) karena disitulah kunci kebahagiaan, ketentraman, kesuksesan yang hakiki, abadi dan pasti PRAKTEK: Jl. SM. Raja, samping UISU masuk Jl. Sempurna, 300m No. 49 Medan HP. 0812.682.77999

KOMPUTER

Buka Praktek: Senin - Sabtu Pagi 08.00-12.00 (Istirahat) Sore 14.00-20.00 Minggu 16.00-21.00 Izin Dinkes No. 503/TRD-02/dkk/I/2010 NB. Ikuti dialog interaktif di: Deli TV, Tgl. 7/4-2010 Jam 20.00 s/d 21.00 WIB TVRI Medan Tgl. 10/4-2010, Jam 20 s/d 21 WIB

(Untuk reumatik & asam urat)

MOTTO:

Fax. 4151359

Bpk. PHOZAN HARUN RISEH

A. AMARUDIN

Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

Bursa

Mengamati penyakit secara menyeluruh. Yang dianggap penting. Bukan hanya simtom-sintom yang dikeluhkan. Melainkan juga keseimbangan Yin-yang dan keseimbangan jiwa raga. Ramuan Extract Herbal ini sangat efektif dalam pengobatan penyakit kronis karena ternyata hasilnya sangat memuaskan. - Gagal ginjal - Nyeri berlebih - Stroke - Maag/ lambung - Parkinson - Kanker/ Tumor - Gondok, struma - Diabetes - Impotensi - Sindrom Usus dll Praktek : Jl. SM. Raja/ Yuki Simp. Raya masuk Jl. Amaliun No. 42 (Samping INDOMARET) MEDAN Telp/ Fax. (061) 736.6292 HP. 0852.333.80800

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI

FOTO COPY

SECRET YIN-YANG HIDUP SEHAT DENGAN EXTRACT HERBAL ALAMI 100%

SAHABAT MENUJU BAITULLAH

SONY, LG, JVC , SAMSUNG, POLYTRON, SHARP, SANYO, FUJI

RIDWAN, 77621674,

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

MANASIK HAJI MULTAZAM SETIAP HR. SABTU JAM 15.00-16.00 HR. MINGGU JAM 09.00-11.00 DAFTARKAN SEGERA KE: KANTOR PUSAT MULTAZAM JL. TITI PAPAN PERTAHANAN NO. 10 SEI SIKAMBING TELP. (061) 457.6116 - 7731.3385 HP. 0812.6566.807 - 0813.6137.2321

SERVICE / BERGARANSI CUCI - T. OBAT - BONGKAR PASANG

AC

FAX.4561347

UMROH MULTAZAM 1. 2. 3. 4. 5.

ELEKTRONIK

Bursa

Pasang Iklan

“WASPADA”

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

JUAL/BELI/T.TAMBAHBARU & BEKAS

ALAT MUSIK

Bursa

YAMAHA RX King Thn. ‘97 Dijual, BK Panjang, sehat, terawat. Oversis 25 lengkap. Peminat Hub. 0813 7696 5005 Harga Rp. 8Jt/Nego. Kondisi tidak kecewa.

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

TV, PS1, 2, 3, Handycam, Camera, LCD Projector, Laptop, Keyboard, Kulkas, M. Cuci, Tape compo, Sound, dll. Hub. SENANG HATI. Telp. 451750977073637 Jl. SEKIP No. 67 A Medan

- Ganti Oli - Pasang Power Steering - Service Power Steering Jln. Sisingamangaraja No. 5 A.B. Medan Telp. (061) 7369224 (061) 7344954

TOYOTA Kapsul LGX Bensin Th. 97 W. Hijau Metalik. BK Mdn Komplit. AC Double Blower. Jok kulit. Mulus, original. Body kaleng. BU. Hub. 0812 6085 8594 Mdn.

NEW CRV 2003, Matic. W. Hitam, Tgn. I. Hub. 0811 64 7679

DIJUAL SALAH SATU 1.Hyundai Verna 02 Silver, BK, Jok kulit, Alarm, Rp. 70 Jt. 2.Hyundai Trajet 01, B. 3 Baris, C DB, 1 nama, Biru Rp.72 Jt. 0812 6378 815 / 776 98 741

Rp. 91.000 Rp. 104.000

TOYOTA Kijang Capsul LGX Diesel Thn. 98 Akhir, BK Mdn. Komplit AC Double Blower. Mulus. Original luar dalam. Dijual Cepat BU. Hub. HP. 0813 7053 2700 Mdn.

Xenia Li....DP 11 Jt-an....Angs. 3 Jt-an Terios....... DP 14 Jt-an.... Angs. 4 Jt-an Pick Up ...DP 5 Jt-an...... Angs. 2Jt-an Luxio....... DP Ringan...... Angs. Ringan

Full Diskon & Hadiah. Proses Cepat & Data Dijemput Hub. JOSUA. 061-77004944/0812 6311 0820

7 CM 8 CM

Senin, 19 April 2010

KHUSUS PRIA WANITA - Tambah ukuran - Panjang 13cm, 15cm, 18cm, 20cm - Ingin mempunyai keturunan - Memperbesar payudara - Diameter 4cm, 6cm - Vagina seperti perawan kembali, - Tahan lama hasil bisa dicek ke dokter - Mani encer - Mati rasa, infeksi rahim, - Lemah syahwat/ impotensi senggugut Konsultasi umum: Menghadirkan pewaris, Ilmu sapu masalah, R. tangga, jodoh, karir, bisnis, pelaris, PIL/ WIL, susuk jual tanah, buka aura Alamat praktek:

Jl. SM. Raja Yuki Simpang Raya masuk dr Jl. Amalaiun masuk lagi Jl. Cemara No. 49 Medan HP. 0812.6337.5477 Izin Kejaksaan: B.18/DPS.5/01/2008: izin Dinkes: 448/347

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

AHLI MENGOBATI KANKER/ TUMOR PAYUDARA

MENGOBATI GANGGUAN KESUBURAN (BELUM MEMPUNYAI KETURUNAN) HUB. 0813.6115.0061

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda

Bursa

PENGOBATAN

0812.6066.7136 (SELLY) 0812.65400.190 (RANI) KUSUK DAN LULUR SALON SILVA

“H. MOHD. RAWAL” SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

TERCECER

1 Buah Surat Tanah Akta Pelepasan Hak dengan ganti rugi a/n. Molana Sebayang Yang beralamat : Jl. Bunga Kantil Gg. Kantil XVII No. 4 P. B. Selayang II Medan. Kami berharap kepada yang menemukannya harap hub. Fery Dewi Sebayang HP. 0813 8233 7419

“H. MHD. RAWAL” PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I

HILANG 1 Buah surat Ganti rugi Thn. 1967 a/n. Hj. Darsiem. Alamat: Jln. Bersama No. 185 Medan. No. KTP: 12711442073 90002

Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi Telp. 0761-45368 -HP. 0812 6568 700 Pekan Baru Telp. (0761) 45368 HP. 0812.656.8700 Cabang II: Komp. Perhub. Laut Jl. Baruna II/II Telp. 0765 36906 HP. 0852 6201 0594, 0812 60311 695 Dumai

Service

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI

WC TUMP AT, Sal. AIR, K. Mandi TUMPA Tel. 081361718158, 77008458 NARO SERVICE Jl. Sisingamangaraja

Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang +/- 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah

Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll

KONSTRUKSI

Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar web: ffaridar aridar awal.com aridara

MOBIL SEDO T : 77737996 SEDOT WC MAJU JJA AYA : 0852 7093 3649 0819 33 408099: MURAH : GRS. 1 THN.

WC

TUMPAT/ SEDOT

77442112

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi Jl. Brayan Medan

8442246 WC 08126427 1725

Tumpat Sedot

Telp.:

ADI

Ada Garansi

Harian

WASPADA Tempat Iklan Anda Hub.

4576602

JL. KLAMBIR V NO. 152 KP. LALANG MEDAN

PUSAT PENGOBATAN SPESIAL ALAT VITAL DITANGANI LANGSUNG

BPK. HARYONO ASLI DARI BANTEN

Gelar terapi alat vital paling spektakuler langsung besar dan panjang di tempat no suntik/ silicon, terapi aman tanpa efek samping, asli tradisional, bebas pantangan, untuk semua usia, ras dan agama. Cukup satu kali pengobatan khasiatnya luar biasa dijamin...!!! Puas, paten dan permanen untuk selamanya Terapinya aman serta bebas pantangan, metode terapi dan teknik dasar pengurutan untuk membetulkan simpul syaraf kejantanannya disempurnakan dengan sarana supra natural/ do’a, yang sudah di pandukan melalui ramuan khusus untuk menambah keperkasaan dan juga ukuran yang diinginkan. Cukup satu kali pengobatan khasiatnya luar biasa. Dijamin joss!!! Dan keahliannya luar biasa... Langsung besar dan panjang ditempat, disesuaikan dengan ukuran yang di inginkan: panjang 15 cm diameter 3 cm, panjang 17 cm diameternya 4 cm, panjang 20 cm diameternya 5,5 cm. Sanggup melakukan hubungan secara berulang-ulang tanpa obat kuat/ doping, dijamin faten..!!!

Jangan Lewatkan Interaktif langsung dengan PASAK BUMI di DELI TV Setiap Sabtu Malam Pkl. 22.30 Wib (Live)

Call Center: 0818 090 73481 Menyembuhkan impotent, lemah syahwat, kencing manis, raja singa, loyo, ejakulasi dini, cepat keluar, siplis, lemah syahwat, dll, dijamin normal kembali !!! batas usia 80 thn. Terapi alat vital Bapak Haryono sudah puluhan tahun menangani keluhan pria, terapinya nyata, hasilnya luar biasa, tidak disuntik/ silicon aman tanpa efek samping, beliau pakar kenjantanan asli asal Banten. Yang paling pertama menemukan cara terapi tradisional dan hasil ditempat. Ilmunya sudah dipatenkan. Menangani bekas suntik, silicon, ingin cepat dapat keturunan, sperma encer adn menangani yang gagal dari tempat lain. ditangni secara tuntas untuk penanganan serahkan pada ahlinya bergaransi dan sudah teruji dan terbukti Khusus Umum, menangani masalah seperti menaklukkan hati melalui senyuman dan kerlingan, membuat orang yg diinginkan simpatik dan jatuh hati, membuka aura pesona kecantikan/ ketampanan anda, juga masalah rumah tangga lainnya, cepat dapat jodoh PIL/ WIL, mengembalikan keharmonisan suami istri Alamat Praktek tetap: Jl. SM. Raja/ Yuki Simp. Raya masuk Jl. Amaliun Gg. Kesatuan No. 4 HP. 0813.7660.6663 NB. MOBIL BISA MASUK/ GARASI PAKEM. B-346/DSP.5/11/2008

Sumatera Utara

WASPADA Senin 19 April 2010

Mobil Angkut Batuan Timah Hitam Diduga Ilegal Diamankan SIDIKALANG (Waspada):Pengiriman batuan timah hitam asal Desa Pardomuan, Kec. Siempat Nempu Hilir, Kab. Dairi menuju luar kota digagalkan. Kasus itu kini diusut Polres Dairi. Kapolres Dairi AKBP Marzuki melalui Kaurbin Ops Reserse dan Kriminal Ipda Pol Banuaran Manurung, Jumat (16/4) mengatakan, beberapa pihak termasuk warga yang mengetahui masalah saat kendaraan parkir di satu warung Desa Tanjung Beringin sedang dimintai keterangan. Pisher Simamora, anggota DPRD Dairi membenarkan, pemeriksaan itu berawal dari laporan mereka. Dewan mendapat kabar di restoran dimaksud sedang mangkal sebuah mobil truk colt diesel mengangkut batuan timah hitam. Seterusnya, ia dan Togar Simorangkir, Togar Pasaribu dan beberapa rekan sekantor meluncur ke lokasi. Ternyata, sopir tidak mampu menunjukkan dokumen menguatkan legalitas barang bawaan. Sepengetahuan Pisher, tidak ada izin tambang mineral di wilayah ini kecuali PT Dairi Prima Mineral yang memegang kontrak karya diteken presiden. (a28)

Warga Pakpak Bharat Khawatir Kasus Pejabat Dinas PU SALAK, Pakpak Bharat (Waspada): Terkait munculnya kasus pengumpulan 200 KK (Kartu Keluarga) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) warga Kelurahan Kuala Bekala, Kec. Medan Johor dengan melibatkan beberapa oknum pejabat di Dinas PU dan Perhubungan Kabupaten Pakpak Bharat yang menjadi peserta pemilih di kabupaten dimaksud dalam Pemilukada 12 Mei 2010 ini, beberapa warga Kelurahan Kwala Bekala melalui telepon selulernya (HP) pekan lalu memberikan informasi baru. Warga mengatakan, proses pembayaran untuk Rp10 juta rupiah olehoknumKabidPengairandiDinasPUdanPerhubungankabupaten tersebut (pejabat lama) berinisial DAK saat itu kepada warga kelurahan itu (warga kelurahan kwala bekala-red) berlang-sung di Café Johor, Medan. Namun, Jumat (16/4) warga lainnya menyebutkan, DAK oknum yang kini menjabat sebagai Kabid Tenaga Kerja pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Pakpak Bharat saat ini juga sebelumnya telah mengadakan pertemuan di Pasar Peringgan Medan Baru. Sementara itu, DAK pada pekan lalu ketika mendatangi Waspada menjelaskan, dirinya sama sekali tidak ada melakukan yang ditudukan warga Kwala Bekala. (c08)

Penulis Togel Di Manduamas Ditangkap MANDUAMAS,Tapteng (Waspada): Upaya aparat kepolisian Polsek Manduamas untuk memberantas segala jenis perjudian di daerah hukumnya tidak akan pernah main-main, seperti Minggu (11/4) Satuan Reskrim Polsek Manduamas menangkap seorang petani yang sedang asik menulis togel berinisial TML, 34, warga Dusun Manduamas Lama, Kel. PO Manduamas, Kec.Manduamas, Taptengah dari salah satu rumah di dusun tersebut. Akibatnya saat ini tersangka mendekam di tahanan Polsek Manduamas. Kapolres Taptengah AKBP Drs Dicky Patrianegara, SH,Msi saat dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Manduamas AKP TR Gea membenarkan aparat Satuan Reskrim Polsek Manduamas telah menangkap satu orang tersangka penulis togel di daerah hukum Polsek Manduamas Minggu (11/4). Di Sorkam Barat Tidak Tersentuh Sementara di Kec.Sorkam Barat togel merajalela tidak tersentuh aparat kepolisian setempat. Bahkan menurut warga yang enggan menyebutkan jatidirinya hampir dua bulan ini pemasangan togel dilakukan secara terang-terangan. (a34)

KH Zulfiqar Hajar Peroleh Marga Tarigan, Istrinya Sembiring SIBOLANGIT (Waspada) : Pimpinan Majelis Ta’lim Jabal Noor Medan KH Zulfiqar Hajar Lc diberi marga Tarigan dan istrinya Hj Siti Mahdhuroh marga Sembiring oleh keluarga besar Alm Zainal Tarigan. Penabalan marga itu pada hari ke-40 meninggalnya ZainalTarigan, di Pemandian Alam Karomah, Desa Mbelin, Kec. Sibolangit, Kab. Deliserdang, Rabu (14/4). Penabalan marga tersebut, karena rasa cinta dan kasih sayang mereka terhadap keluarga Alm. Zainal Tarigan yang mengelola Pemandian Alam Karomah dan menjadi muallaf 4 tahun lalu. Acara mengenang 40 hari meninggal dunianya Zainal Tarigan dilaksanakan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, tahtim tahlil dan doa dibawakan Al-Ustadz Ade Syaifuddin dan KH Zulfiqar Hajar Tarigan. Tausiyah disampaikan Drs H Makmur Situmorang, sedangkan penabalan margaTarigan dan beru Sembiring dipandu Hj Sekukur Br. Sembiring. Hadir dalam acara itu jamaah Majelis Ta’lim Jabal Noor dari Kota Medan, warga sekitar Pemandian Alam Karomah dan keluarga besar Alm. Zainal Tarigan. Zulfiqar Hajar Tarigan menyatakan, terimakasih atas penabalan marga Tarigan kepada dirinya dan Br. Sembiring kepada istrinya. “Semoga, apa yang dilakukan ini menjadikan ukhuwah Islamiyah semakin erat, terutama dalam akidah. Apa yang menjadi keperluan Nande Siti Fadhillah Br. Sembiring (ibunda dari alm Zainal Tarigan) beritahukan kepada kami. Karena, Nande Siti Fadhillah br Sembiring sekarang adalah orangtua kami,” sebutnya. Sementara itu Al-Ustadz Drs H Makmur Situmorang dalam tausiyah singkatnya mengatakan, jika seorang anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputus segala amal ibadahnya, kecuali sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat serta anak-anak yang sholih yang senantiasa mendoakan orangtuanya yang telah tiada. (m36)

Waspada/Edoard Sinaga

MENYEMATKAN: Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Noer Muis menyematkan tanda pangkat kepada salah seorang prajurit saat menutup pendidikan Secata PK TNI AD Gelombang II Tahap I TA 2009 sekaligus melantik 254 calon tamtama menjadi Prada TNI AD di Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar, Sabtu (17/4).

Prajurit TNI AD Harus Junjung Tinggi Kehormatan P. SIANTAR (Waspada): Pangdam I/BB Mayjen TNI M Noer MuismenegaskanprajuritTNIADharusmemilikitekaddansenantiasa menjunjung tinggi kehormatan dan menjaga nama baik TNI AD. “Tampilkan dirimu sebagai prajurit yang profesional dengan memantapkan disiplin dan mempertajam olah keprajuritan serta memegang teguh terhadap aturan, norma dan etika yang berlaku di tengah kehidupan militer,” tegas Pangdam I/BB saat menutup pendidikan Secata PK TNI AD Gelombang IITahap ITA 2009 sekaligus melantik 254 calon tamtama menjadi Prada TNI AD di Markas Rindam I/BB, Jalan Sisingamangaraja, Kota Pematang-siantar, Sabtu (17/ 4). Pangdam bertindak selaku Irup dan Danup Letkol Inf E. Hartono. Kapenrem 022/PT Kapten Inf P. Butarbutar menyebutkan, 254 Prada TNI AD AD itu terdiri CTP dua prajurit, CKU dua prajurit, CKM empat prajurit, CPM tiga prajurit, CAJ satu prajurit, CBA 11 prajurit, CHK tiga prjurit, ARH 13 prajurit, CZI 19 prajurit, CHB tujuh prajurit, CPL tiga prajurit, Inf 157 prajurit, Kav 15 prajurit dan Arm 15 prajurit.(a14)

Pasang Iklan Telp. 4528431 HP. 081370328259 Email: iklan_waspada@yahoo.co.id

B9

Sumatera Utara

B10

Waspada/Parlindungan Hutasoit

MENANTI MAUT: Jalan Provinsi di Siborongborong – Sipahutar – Pangaribuan –Tapanuli Utara kondisinya hancurn. Separuh badan jalan longsor dengan kedalaman 20 – 30 meter ke jurang.

Jalan Siborongborong– Pangaribuan Taput Hancur Perbaikan Jalan Jadi Proyek Mubazir TARUTUNG (Waspada): Musim hujan dalam satu bulan terakhir ini semakin memperparah kondisi Jalan Siborongborong–Sipahutar–Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara yang hancur. Bahkan ada empat tempat separuh badan jalan sudah longsor dan belum melakukan penanggulangan signifikan dari UPRP JJ Tarutung. Proyek perbaikan jalan bersumber dari APBDSU Tahun Anggaran (TA) 2009 yang menyedot biaya puluhan miliar rupiah dinilai masyarakat Taput mubazir, karena jalan yang diperbaiki hanya di titik tertentu saja. Umumnya jalan provinsi yang menghubungkan empat kecamatan itu tidak lagi nyaman dilalui kendaraan roda dua dan empat. Bahkan para pedagang hasil – hasil bumi lebih memilih jalur Tarutung – Sipahutar jika menuju Kecamatan Sipahutar, jalan tersebut parah dan banyak yang longsor sehingga mengancam kendaraan yang melintas. Jalan yang longsor itu tepatnyadiDesaHutabulu,desaOnanrunggu Km 16, Kec. Sipahutar. Namun paling parah di sekitar jalan Pangaribuan – Garoga. Apalagi di musim hujan dapat dipastikankendaraanrodaempatbakal sulit melintas dari daerah itu. Sedangkan badan jalan yang longsor bertambah parah sehingga hubungan transportasi Siborongborong – Sipahutar – Pangaribuan terancam putus total. Pantauan Waspada, Minggu (18/4) badan jalan di Hutabulu

sudah 5 meter longsor dengan kedalaman 30 meter kejurang. Diperkirakan jalan yang tinggal hanya 3 meter lagi yang utuh,itupunjikahujanturunseluruh jalan akan longsor dan putus total. Sudah dua tahun kondisi jalan di titik ini dibiarkan. Tidak ada perbaikan. “Sudah dua lebih jalan tersebut longsor. Umumnya jalan sudah seperti kubangan kerbau. Apalagimusimhujanbelakangan ini, sudah banyak pengendara yang terpeleset,” ujar tokoh masyarakatKecamatanPangaribuan Mangatas Pakpahan, 60, dan Marolop Pakpahan, 59,Minggu (18/4). Pakpahan mengungkapkan, pemilik kendaraan sudah membatasi hasil produksi pertanian yang akan diangkut untuk dipasarkan di pasar tradisionil Siborongborong. Ongkos angkut sudah lebih mahal. Menurutnya, sebaiknya anggota DPRDSU sewaktu reses keTaputlangsungmelihatkondisi jalan propinsi yang sudah hancur dan longsor itu. Tetapi harus benar-benar melakukan survei dan melaporkan dimana yang mendesak diperbaiki. “Tahun lalu, ada turun tim survey, tetapi nyatanya hanya jalantertentusajayangdiperbaiki. Sementara ada dana pembangunan dan perbaikan jalan dialokasikan Pemprovsu,” kata dia. Karenanya, kata Mangatas, Dinas Bina Marga Provsu dan anggota DPRDSU DapemTaput – Tapsel – Humbahas – Tobasa

jangan tutup mata.

Mubazir Sementara Camat Pangaribuan, Rudy Sitorus, S.Sos yang dihubungiWaspada,Minggu(18/ 4) mengakui jalan provinsi itu semakin hancur walau setiap tahunnya menyedot anggaran puluhan miliyar untuk proyek perbaikan. “Dana yang dianggarkan untuk proyek pembangunan jalan provinsi itu akan mubazir, jika hanya untuk beberapa kilometer saja. Setiap tahunnya ada proyek pengaspalan, tetapi hanya di titiki tertentu.Tahun berikutnya jalan itu sudah rusak. Itu sama saja proyek mubazir. Jika hemat anggaran, sebaiknya diperbaiki sekaligus,” ujar camat. Camat menyebut, kondisi jalan yang terparah di Desa Aeknauli, Desa Sibikke, Desa Pakpahan – Batunadua, Desa Silantom, Desa Najumambe – Dolokmatutung, Kecamatan Pangaribuan.Selanjutnya,diDesaHutabulu, Aeknauli, Kecamatan Sipahutar dan Desa Lobu Siregar, Kecamatan Siborongborong. “Sebaiknya, jalan provinsi itu lebih efektif dibangun sekaligus. Jangan hanya sedikit-sedikit. Itu mubazir,” ujar camat. Sementara, para sopir yang melintas dari daerah itu mengakui, sudah takut melintas, apalagi pada malam hari karena badan jalanyanglongsorsudahmelebar. Kepala UPRP JJ Tarutung Ir Herbin Nainggolan yang dihubungi,Minggu(18/4)melaluitelefonselulernyatidakberhasil.(a13)

Kasus Ruislagh SMA Negeri 4 Siantar Sisakan Keprihatinan P. SIANTAR ( Waspada): Terkendalanya proses belajar mengajar di SMA Negeri 4, Jalan Pattimura, Kota Pematangsiantar menyisakan keprihatinan tersendiri bagi para guru dan siswa. Kondisi itu diungkapkan perwakilan SMA Negeri 4 Drs. Luhut Pardede, MPd didampingi Dra N Lubis dan perwakilan OSIS Muhammad Midun saat silaturahmi dengan Ketua Umum PGRI Dr. Sulistiyo, MPd dan anggota DPD RI asal Sumut DR H Rahmad Shah di Balai Rahmat, Taman Hewan, Jalan Kapten MH. Sitorus, Kota Pematangsiantar,

Sabtu (17/4). Muhammad Midun mengungkapkan kekesalannya terhadap Pemko yang bertindak semena-mena atas dunia pendidikan di Pematangsiantar. “Tindakan Pemko atas keberadaan SMA Negeri 4 merupakan tindakan biadab dan merusak dunia pendidikan,” tutur Midun. Muhammad Midun mengungkapkan, situasi ruislagh (tukar guling) SMA Negeri 4 beberapa waktulalu menyisakankepedihan bagi siswa, bahkan ketika Midun menyampaikan orasi mempertahankan SMA Negeri 4 kepada

seluruh teman-temannya, malah mengantarkannya ke kantor polisi. Perlakuan yang diterima, menurutnya, sungguh menyakitkan, karena dipaksa menaiki mobil tahanan dan ditahan satu hari di Mapolresta. Namun, prinsip kebenaran yang dipertahankan, membuatnya merasa tidak takuthinggaakhirnyadibebaskan. KetuaUmumPGRIyangjuga anggotaDPDRIdananggotaDPD RI Rahmat Shah merasa prihatin dengan keadaan itu dan menyatakan agar para guru dan siswa tetap kompak dan bersatu melawan ketidakadilan. (a14)

Rumah Terbakar Di Simalungun, Nenek Tewas P. SIANTAR (Waspada): Satu unit rumah terbakar di Nagori Naga Jaya II, Kec.Bandar Masilam, Kab.Simalungun, Jumat (16/ 4) pukul 03:00 mengakibatkan seorang tewas terbakar yakni pemilik rumah Tormauli br Malau, 76. Keterangan dihimpun menyebutkan, korban yang tinggal bersama dua cucunya, Dewi br Sijabat dan Citra br Sigalingging saatitusedangterlelaptidurketika mendadak api muncul dari bagian atap rumah. Dewi yang tersentak akibat panasapisempatberteriakhisteris dan meminta tolong seraya berteriak kebakaran. Namun, saat itu api makin membesar dan membakar seluruh rumah. Dalam keadaan panik, Dewi danCitrakeluardaridalamkamar dan mencoba menyelamatkan

nenekmerekayangtidurdikamar sebelah. Namun, niat Dewi dan Citra tidak berhasil, karena api sangat cepat membakar langitlangit kamar hingga mereka berdua menjadi takut dan berupaya menyelamatkan diri. Warga yang mengatahui kebakaran itu berhamburan ke rumah korban dan berupaya memadamkanapi.Ditengahkobaran api, tiga warga C Situmorang, N SitanggangdanKarmenberupaya mengeluarkan korban dari dalam rumah. Ternyata, saat ditemukan di pintu belakang rumah sebelah kamarnya, korban dalam kadaan telungkup dan tewas akibat terbakar. Korban diduga berhasil keluar dari dalam kamarnya dan mencoba menyelamatkan diri berjalan ke arah belakang rumah. Namun, diduga akibat usianya

yanguzurhinggaapimenyambar pakaiannya dan membakar seluruh tubuhnya. Warga akhirnya berhasil membawa jenazah korban keluar dari dalam rumah. Selain mengevakuasi korban, warga menyelamatkan satu unit sepeda motor, sedang harta benda lainnya turut hangus terbakar bersama rumah. Api akhirnya bisa dipadamkan warga pukul 06:00. Kapolres Simalungun AKBP Rudi Hartono saat dikon-firmasi melalui Pahumas Kompol Ramli Sirait dan Kasat Reskrim AKP Tito Travolta Hutauruk, Sabtu (17/ 4) menyebutkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara akibat arus pendek dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.(a14)

Ketum PGRI Sesalkan Tunjangan Profesional Guru Belum Dibayar P.SIANTAR (Waspada): Ketua Umum PGRI Dr. Sulistiyo, MPd menyayangkan belum dibayarkannya tunjangan profesional guru di Kota Pematangsiantar. Sementara, anggota DPD RI DR HRahmatShahmenyatakanguru harus berani melawan ketidakadilan. “Saya sangat menyesalkan itu, karena sesudah saya cek, uangnya sudah disalurkan ke seluruh kabupaten/kota,” sebut Ketua Umum PGRI yang juga anggotaDPDRIselakupembicara dalamdiskusipublikyangdihadiri

paragurudanpemerhatipendidikan di aula FKIP Nommensen, Jalan Sangnawaluh, Kota Pematangsiantar, Sabtu (17/4). Ketua Umum PGRI menegaskan kalau ada kepala daerah atau walikota/bupati yang menzholimi guru, biasanya tidak akan lama kepemimpinanya, namun meskibegitu,paragurutetapdisarankanmenyatukandirimeminta dana kesejahteraan guru yang seharusnya sudah diterima. Ketua PGRI Pematangsiantar Drs Daniel Siregar menyebutkan, ada banyak hak guru yang belum

disalurkanPemkoPematangsiantar seperti insentif guru PNS non sertifikasi, dana kesejahteraan guru, dana lauk pauk dan rapel beras. “Bahkan, para guru menjadi sapi perah dengan membayar Rp 400.000-500.000,- mengurus sertifikasi. “Melalui PGRI, kami sudah menyurati Pemko beberapa waktu lalu agar membayarkan insentif,” kata dia. Meski batas waktu yang ditentukan berakhir hingga Sabtu (17/4), namun Pemko belum memberikan jawaban. (a14)

WASPADA Senin 19 April 2010

Sumatera Utara

WASPADA Senin 19 April 2010

Jatah Raskin Madina Berkurang PANYABUNGAN(Waspada): Pagu beras miskin (Raskin) Kab. Mandaling Natal berkurang sekitar 18 persen dari sebelumnya. Itu sesuai SK Gubsu) No. 188.44/09/KPTS/2010 tanggal 3 Maret 2010. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Madina, Ridi di Panyabungan belum lama ini. “Pengurangan pagu anggaran Raskin tahun ini sesuai SK Gubsu dan pengurangan ini bukan hanya di Madina tetapi hamper seluruh kabupaten/kota se Sumut, hal ini mungkin karena berkurangnya APBD, katanya. Dia juga menjelaskan, pagu anggaran Raskin ini distribusinya hanya untuk 10 bulan di seluruh kabupaten/kota se Sumut. Sedangkan rinciannya, Januari

hingga September distribusinya 15 kg per KK per bulan. Oktober 21 kg per KK dengan total 5.545.488. November dan Desember raskin tersebut tidak ada dan teknis pembagiannya adalah sekali dalam 2 bulan, sedangkan untuk pengurangan peneriman sesuai dengan Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun sebelumnya yang dikurangi 6072 KK. Pengurangan ini sesuai PPLS 2008 dan 2009, sesuai SK Bupati Madinatentangpenetapanpenerima pagu raskin 2010 sebanyak 35.548, jelasnya Rincian penerima raskin di MadinayakniSiabu3103KK,Bukit Malintang 987 KK, Naga Juang 446 KK, Hutabargot 487, PanyabunganUtara1783,Panyabungan

6061 KK, Panyabungan Timur 1783KK,PanyabunganBarat1635 KK,PanyabunganSelatan655KK, Lembah Sorik Merapi 504 KK, Puncak Sorik Merapi 797 KK, Tambangan 946 KK, Kotanopan 2323 KK, Ulupungkut 681 KK,

MuaraSipongi1414KK,Pakantan 504 KK, Batang Natal 1507 KK, Lingga Bayu 1289 KK, Ranto Baek 917 KK, Natal 2075 KK, Batahan 2735 KK, Sinunukan 865 KK, dan Muara Batang gadis 2675 KK. (cpin)

Masyarakat Keluhkan Pemadaman Listrik GUNUNG TUA (Waspada) : Warga Gunungtua, Kec. Padang Bolak dan sekitarnya mengeluhkan seringnya pemadaman listrik tanpa pemberitahuan akhir-akhir ini. Seorang warga Desa Sigama, Ganti Harahap, kepada Waspada, Minggu, (18/4) mengakui, dengan adanya pemadaman listrik mengakibatkan kerusakan perangkat elektronik di rumahnya. “Kalau sekali mungkin kita masih bisa memaklumi, Namun kini pemadaman listrik berkali-kali,� ucapnya. Manager PT PLN Ranting Gunung Tua, Abdul Kholik Nasution ketika dikonfirmasi melalui telefon seluler, terkait pemadaman listrik tersebut mengatakan, padamnya listrik di wilayah Gunungtua dan sekitarnya, akibat HAR travo daya di Padangsidimpuan. (csp)

B11

Sumatera Utara

B12

Waspada/Munir Lubis

HAMPIR RAMPUNG: Panggung utama arena MTQ ke-32 Sumut 2010 di lapangan Aek Godang Panyabungan, kini pekerjaaan sudah mendekati 95 persen, pihak pekerja terus melakukan finishing, utamanya menyangkut hiasan panggung dan sarana pendukung lainnya. Foto direkam, Sabtu (17/4).

Selamat Datang Para Kafilah MTQ XXXII Sumut Di Madina PANYABUNGAN (Waspada): Gladi bersih pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXII tingkat Provinsi Sumatera Utara digelar di arena utama dilapangan Aek Godang Panyabungan, Minggu (18/4) pagi. Gladi bersih ini dilaksanakan panitia penyelenggara agar pada pembukaan pelaksanaan MTQ oleh Gubsu H Syamsul Arifin, SE, Selasa (20/4) tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “ Gladi bersih dilaksanakan pagi hari hingga sore harinya, termasuk penampilan para penari massal (penari konfigurasi), paskibra dan kelompok mars MTQ yang akan dilakukan 415 pelajar SMA, SMK dan MAN dari sekitar Kota Panyabungan harus benar-benar siap,” ujar Ketua Penyelenggara H Gozali Pulungan,SH. MM didampingi Sekretaris H Zulkarnain Siregar, SH. MM kepada Waspada, Sabtu (17/4) sore. Menurutnya, semua persiapan pembukaan MTQ telah berjalan sesuai direncanakan, terutama panggung utama dan fasilitas pendukung lainnya yang digunakan untuk keperluan pembukaan. “ Panitia penyelenggara sudah siap menyelenggarakan MTQ ini, dan kami mengucapkan selamat datang di Kabupaten

Mandailing Natal kepada para kafilah yang akan ikut berlomba dalam kegiatan syiar Islam ini,” ungkapnya. Menurutnya, para penari konfigurasi dan atraksi,pengibar bendera dan kelompok mars musabaqah juga telah disiapkan para pesertanya, begitupula dengan fasilitas pendukung lainnya seperti lampu penerangan, sound system, grup gordang sambilan, kesemuanya sudah disiapkan panitia penyelenggara secara matang. Gozali Pulungan yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal mengatakan,MTQ XXXII Sumut 2010 akan diikuti 33 kabupaten/kota ditambah utusan dari perguruan tinggi dan perusahaan, dan pada hari ini para kontingen kabupaten/kora tersebut akan mulai mendaftarkankan keikutsertaan pesertanya di Sekretariat Panitia di Gedung Serbaguna Parbangunan dan seterusnya diantar ke pemondokan yang sudah tersedia,” jelasnya. Untuk para peserta lomba, diradiksi Minggu (18/4) akan mendaftarkan pesertanya. Mengenai pemondokan para kafilah lanjutnya, juga telah disiapkan 73 rumah penduduk berada disekitar arena,tidak kalah pentingnya pemondokan dewan hakim yang akan menjadi juri

dalam pertandingan MTQ sudah dipersiapkan panitia dengan baik. Sementara untuk masalah lokasi lainnya yang akan digunakan untuk berlomba, panitia penyelenggara juga telah mempersiapkan tempatnya yakni Mesjid Agung Nur Alan Nur, Gedung Serbaguna dan Pentas Pasar Baru Panyabungan, yang tidak jauh dari tempat mereka menginap. Sementara Wakil Sekretaris Panitia Penyelenggara H. Sahrul Matondang ditemui secara terpisah mengatakan, MTQ ke-32 Sumut 2010 akan memperlombakan cabang Rilawatil Quran, Hifzil Quran,Tafsir Al Quran, Fahmil Al Quran, Syarhil Al Quran, Khat Al Quran, Mushabaqah Menulis Kandungan Al Quran. “Pelaksanaan MTQ akan diselenggarakan dalam dua babak,yaitu babak penyisihan dan babak final, kecuali cabang Fahmil Quran dilaksanakan dalam tiga babak yitu babak penyisihan, semi final dan final,” sebutnya. Kata dia, musabaqah menulis kandungan Al Quran pada pelaksanaan MTQ ke-32 Sumut tahun 2010 termasuk cabang lomba yang dieksibisikan. Dengan demikian cabang ini tidak termasuk kategori penilaian juara umum.(a24)

Bupati Sergai Lepas Kafilah Mengkuti MTQ XXXII SEI RAMPAH (Waspada): Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi secara resmi melepas peserta dan oficial MTQ XXXII tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan diselenggarakan di Kabupaten Mandailing Natal, selama 19-26 April 2010. Pelepsan itu dilakukan di Aula Pengeran Bedagai kompleks kantor Pemkab Sergai, Jumat (16/4). Hadir dalam acara itu Wakil Bupati Serdang Bedagai H Soekirman, Sekdakab Drs H Haris Fadillah, Asisten II Drs M Aladin Berutu, Kadisnaker & Koperasi H Karno Siregar, Kabag Kessos Zulfikar dan para kafilah. Bupati dalam arahannya meminta kepada para kafilah yang merupakan duta Kabupaten Serdang Bedagai untuk menjaga disiplin dan menjaga perilaku yang baik, karena para kafilah merupakan perwakilan dari seluruh masyarakat Serdang Bedagai menjadi contoh dan tauladan nantinya. Selain itu, bupati juga berharap selama mengikuti kegiatan MTQ di Madina agar menjaga kesehatan dan lebih tegar serta bermental juara.“Tunjukkan kemampuan kalian, harus ditanamkan mental juara dan kebanggan. Kalau MTQ kemarin di Kota Tanjungbalai, Kabupaten Serdang Bedagai meraih 4 besar, kalau nanti usahakan mempertahankannya dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” tegas bupati. Ketua kontingen Asisten II Drs M Aladin Berutu melaporkan, para peserta atau kafilah yang mengikuti MTQ XXXII di Madina berjumlah 38 orang dan merupakan peserta terbaik dari MTQ tingkat kabupaten. Menurutnya, sebelum mengikuti MTQ provinsi kali ini, para peserta telah mengikuti pemusatan latihan di Mess Naniko Medan selama 5 hari dengan pelatih dari dewan hakim atau pelatih Lembaga Pusat Tilawatil Quran (LPTQ) Propinsi Sumatera Utara. Sementara itu, oficial dari Kantor Kemenag Sergai David Saragih, SAg mengatakan, sangat berterimakasih dengan atensi dan keseriusan Bupati Sergai dalam mempersiapkan dan mengikuti MTQ XXXII di Madina. “Meskipun dengan

Waspada/Eddi Gultom

KAFILAH: Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi,Wakil Bupati H Soekirman, Sekdakab Drs H Haris Fadillah, foto bersama para kafilah yang akan mengkuti MTQ XXXII tingkat Provinsi Sumatera Utara di Aula Pangeran Bedagai, Jumat (16/4). waktu yang terbatas, bupati masih sempat meluangkan waktunya untuk melepas dan memperhatikan para peserta kafilah, untuk itu kami mengucapkan syukur Alhamdulillah semoga kepemimpinan beliau dapat dilanjutkan,” ujarnya. Kafilah DS Dilepas Sementara itu, Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan diwakili Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Deliserdang Drs H Adlin Damanik MAP, Jumat (16/4) melepas 32 peserta asal Deliserdang ke MTQ tingkat Sumut 2010 yang berlangsung 19 s/d 29 April 2010 di Penyabungan Madina. Dalam kesempatan itu Kakan Kemenag mengharapkan seluruh peserta agar menjadi yang terbaik sehingga dapat menjuarai setiap cabang yang di perlombakan pada MTQ kali ini sehingga dapat mengharumkan nama Deliserdang. HM Adlin menekankan untuk meraih suatu keberhasilan selain melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki, doa orang tua juga sangat menentukan. Karenanya kesuksesan itu tidak akan berhasil tanpa doa dari orangtua yang selalu mendoakan kita dalam melaksanakan tugas mulia ini sehingga kita dapat menjalankannya dengan baik, ujar Adlin. Pada MTQ tingkat Sumut 2010, kafilah Kabupaten Deliserdang mengikuti cabang Tilawah 10 orang, Hifzil Quran 8 orang, Tafsir bahasa Arab 1 orang,

Qira’ah Sab’ah 1 orang. Cabang Fahmil Qur’an diikuti 1 group terdiri dari 3 Orang, Syahril Quran 1 group 3 orang dan Khottil Qur’an diikuti 6 orang. Kontingen Simalungun Dilepas Sementara Bupati Simalungun, HT Zulkarnain Damanik, Minggu (18/4), melepas rombongan qori dan qoriah asal daerah itu untuk mengikuti pelaksanan MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di kota Panyabungan, Kab. Mandailing Natal. Acara pelepasan kafilah dan oficial digelar di rumah dinas bupati disaksikan Ketua MUI Kab. Simalungun, H Abdul Halim Lubis, Kabag Kesra, Nazarudin Lubis serta sejumlah pimpinan SKPD. Menurut Kabag Kesra, Nasaruddin Lubis, dalam laporannya mengatakan bahwa, rombongan kafilah MTQ asal Kab. Simalungun berjumlah 33 orang, diantaranya 24 orang qori dan qoriah, sedang 9 orang oficial yang akan mendampingi para qori dan qoriah tersebut yang akan di laksanakan mulai tanggal 19 s/d 29 April 2010. Bupati Simalungun, HT Zulkarnain Damanik, dalam bimbingan dan arahannya mengharapkan kepada para peserta agar dalam keberangkatan untuk mengikuti MTQ di tingkat Provinsi Sumut nantinya mendapat prestasi yang baik. (a07/ a05/a15)

WASPADA Senin 19 April 2010

Sumatera Utara

WASPADA Senin 19 April 2010

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane

Zhuhur 12:28 12:41 12:28 12:35 12:35 12:32 12:28 12:24 12:31

‘Ashar 15:38 15:49 15:39 15:44 15:44 15:45 15:39 15:35 15:41

Magrib 18:34 18:48 18:35 18:43 18:42 18:37 18:34 18:30 18:37

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:43 19:58 19:44 19:52 19:51 19:46 19:43 19:39 19:46

04:53 05:05 04:54 05:00 05:00 04:59 04:55 04:50 04:57

05:03 05:15 05:04 05:10 05:10 05:09 05:05 05:00 05:07

Langsa 12:30 L.Seumawe 12:34 L. Pakam 12:27 Sei Rampah12:26 Meulaboh 12:38 P.Sidimpuan12:25 P. Siantar 12:26 Balige 12:26 R. Prapat 12:23

06:19 06:31 06:20 06:26 06:25 06:25 06:20 06:16 06:22

Zhuhur ‘Ashar 15:39 15:42 15:37 15:36 15:47 15:38 15:37 15:38 15:35

Magrib

‘Isya

Imsak

18:37 18:41 18:33 18:32 18:44 18:30 18:32 18:32 18:28

19:46 19:50 19:42 19:42 19:54 19:39 19:41 19:41 19:37

04:55 05:05 04:58 05:08 04:53 05:03 04:52 05:02 05:03 05:13 04:53 05:03 04:52 05:02 04:53 05:03 04:50 05:00

Shubuh Syuruq 06:21 06:24 06:18 06:17 06:29 06:18 06:18 06:18 06:15

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

C1

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Sabang Pandan Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan

12:41 12:27 12:27 12:29 12:38 12:31 12:28 12:35 12:23 12:33

18:49 18:32 18:32 18:34 18:46 18:37 18:35 18:42 18:29 18:40

19:58 19:41 19:41 19:43 19:55 19:46 19:44 19:51 19:38 19:49

05:05 04:54 04:54 04:55 05:03 04:58 04:54 05:00 04:50 05:00

05:15 04:04 05:04 05:05 05:13 05:08 05:04 05:10 05:00 05:10

Tarutung 12:26 T.Tinggi 12:26 Panyabungan 12:24 Teluk Dalam12:31 Salak 12:29 Limapuluh 12:25 Parapat 12:26 GunungTua 12:24 Sibuhuan 12:23 Lhoksukon 12:33

15:48 15:40 15:40 15:40 15:46 15:43 15:38 15:44 15:34 15:44

06:30 06:20 06:20 06:20 06:28 06:23 06:19 06:25 06:15 06:25

Zhuhur ‘Ashar 15:39 15:36 15:37 15:45 15:41 15:35 15:38 15:36 15:37 15:42

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:32 18:32 18:29 18:35 18:35 18:31 18:32 18:29 18:28 18:40

19:41 19:41 19:37 19:44 19:44 19:40 19:41 19:38 19:37 19:50

04:54 04:52 04:52 04:59 04:56 04:51 04:53 04:51 04:51 04:58

05:04 05:02 05:02 05:09 05:06 05:01 05:03 05:01 05:01 05:08

Warga Dempo Peringati Maulid

Gaji Tak Mencukupi, Nekat Mencuri

P. BRANDAN (Waspada): Lurah Brandan Timur, Kec. Babalan Drs Jamal Ritonga berterima kasih atas partisipasi ibu-ibu perwiritan, dan sumbangsih donator HYan Syahrin, SE pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan masyarakat Jl.Dempo sekitarnya, Kamis (15/4). Hadir dalam acara itu Camat Babalan Nanang Hadi Irawan S.sos, Al Ustadz H Syamsul Bahri, anggota DPRD Langkat Syafrizal, Lurah Brandan Timur Jamal Ritonga, para Ka Lingkungan ,ibuibu perwiritan ,tokoh masyarakat dan undangan. Lurah Jamal Ritonga mengatakan, dalam peran Maulid mari kita ambil hikmahnya dan,kepribadian Rasullullah. Camat Babalan Nanang Hadi Irawan dalam sambutannya sangat mendukung dalam mengisi kegiatan agama. Sementara Camat meminta kepada para Kepling untuk mencermati baik baik kalau orang yang datang di sekitar lingkungan jika dicurigai cepat laporkan. (c02 )

Asuransikan Perangkat Desa STABAT (Waspada): Pemkab Langkat berminat untuk mengasuransikan kesehatan bagi non PNS seperti aparat perangkat desa, buruh kebersihan, tenaga Linmas. juga petugas pemadam kebakaran. “Kondisikesehatanyangprimamampumeningkatkinerja,sehingga mereka perlu asuransi kesehatan,” kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu dalam pertemuan bersama Andi Afdal, Nunet Malahayati dan Rico Chairuddin dari PT Askes Wil-Sumut di rumah dinas bupati di Stabat, Sabtu (17/4). Dalam kesempatan itu, bupati meminta Ka Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H Taufiq untuk segera berkoordinasi dengan SKPD sekaligus menghitung besaran biaya premi yang akan dipersiapkanPemkab demi kepentingan para tenaga non PNS tersebut. Pihak PT Askes akan melakukan kerjasama dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait mekanisme dan pengaturan terhadap pembayaran premi yang ditargetkan dalam setahun Rp 120.000/orang. (a01)

CU Kenanga Desa Penggalian Laksanakan Rapat Anggota TEBINGSYAHBANDAR (Waspada): Credit Union(CU) Kenanga Desa Penggalian,Kec.Tebing Syahbnadar,Kab.Sergai sukses melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) priode 2009/2010 di desa itu,Kamis (15/4). Acara yang sederhana namun meriah itu dihadiri NyWakil Bupati Sergai Ny.Hj Marliah Soekirman, KetuaTim Penggerak PKK Kec.Tebing Syahbnadar Ny Mira Montana Ikhsan, ibu Kades Penggalian Ny Nuraini Saragih, Salmiyah dari bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kades Penggalian Remianto. Dalam RAT tersebut juga dilakukan pembagian sisa hasil usaha. Menurut Ketua Kelompok CU Kenanga Saikem mengatakan, CU tersebut akan bisa berkembang lebih baik lagi apabila Pemkab Sergai ikut serta membantu dalam permodalan, sehingga anggota dapat berusaha lebih baik lagi. Karena, katanya, selama ini kelompok tersebut hanya bisa membantu sebagian kecil saja terhadap anggota. Dalam RAT itu semua anggota CU Kenanga senang sekali dengan paparan Ny Wakil Bupati Sergai Ny.Hj Marliah Soekirman yang mengatakan, pihaknya sudah dua kali mengunjungi Kelompok CU di bawah dampingan Lembaga Peduli Buruh Independent (PBI) yang dipimpin Direktur Eksekutif Lukman Nur Hakim. (a07)

Perpisahan Santri Ponpes Atthoyyibah Indonesia RANTAUPRAPAT (Waspada): Para santri kelas XII di Pondok pesantren (Ponpes) Atthoyyibah Indonesia (PAI) Pinang Lombang, Kec. NA IX-X, Kab.Labuhanbatu Utara (Labura), mengadakan perpisahan, Minggu (18/4) di aula ponpes setempat. Pimpinan PAI Ir HTamsil Lubis dalam sambutannya mengatakan, selepas menimba ilmu di PAI Pinang Lombang, anak-anak lepasan PAI diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Di PAI memang anak-anak telah dibekali berbagai ilmu pengetahuan, baik ilmu agama maupun ilmu umum. “Namun, para santri jangan cepat puas dengan ilmu diperoleh di PAI. Sebagai manusia muda yang sedang merajut masa depannya, para santri memiliki kesempatan untuk menimba ilmu dari mana saja dan kapan saja, kata Tamsil. Acara perpisahan tersebut dihadiri para guru PAI Pinang Lombang, wali santri, pengurus yayasan PAI dan Humas merangkap guru PAI Ismayuddin, SAg. (a27)

DPRD DS Minta Usut Dugaan Suap PTPN3 Kebun Sei Putih LUBUK PAKAM (Waspada) : Wakil Ketua DPRD Deliserdang Ruben Tarigan, SE meminta pihak Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam untuk mengusut kasus dugaan suap penerimaan 80 karyawan Sadap (deres) di PTPN3 Perkebunan Sei Putih, Kec.Galang. “Pengusutan ini perlu dilakukan guna mewujudkan rasa keadilan di tengah masyarakat, sehingga kasus dugaan suap dalam proses seleksi penerimaan karyawan di perkebunan milik negara itu dapat diselesaikan secara hukum,” katanya kepada wartawan, di Lubuk Pakam, Rabu (14/4). MenurutpolitisiPDIPerjuanganitu,kalaukasustersebutdidiamkan begitu saja, dikhawatirkan menimbulkan preseden buruk bagi para pencari kerja di daerah ini, karena mereka merasa apatis dan tidak lagi percaya terhadap lembaga-lembaga milik negara. Ruben Tarigan menyebutkan, seleksi karyawan hendaknya dilakukan dengan jujur sesuai aturan yang telah ditetapkan, karena kalau tidak ada kejujuran, masalah akan timbul dan masyarakat akan protes, terlebih perusahaan itu merupakan BUMN. Ruben mengharapkan Kejari Lubuk Pakam dapat mengungkap modus operandi yang dilakukan oknum pejabat di PTPN3 Perkebunan Sei Putih, sehingga ada efek jera bagi pelaku sekaligus menjaga citra dan nama baik PTPN3 sebagai BUMN yang menuju perusahaan berkelas dunia. Ketua Komisi D DPRD Deliserdang yang membidangi tenaga kerja Apoan Simanungkalit SE, ketika diminta tanggapannya mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Direksi PTPN3 berkaitan dengan kasus dugaan suap tersebut. Menurutnya, komisi D segera akan menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan pihak Direksi PTPN3 untuk mempertanyakan dan mengklarifikasi permasalahan yang membuat keresahan bagi masyarakat itu. Wakil Ketua KPK Haryono Umar ketika dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya menyebutkan, gratifikasi kepada pejabat BUMN dilarang dan itu merupakan tindak pidana korupsi. Masalah gratifikasi di PTPN sebaiknya ditangani pihak kejaksaan, karena ranahnya lebih dekat. Kepala Seksi Intelijen Kejari Lubuk Pakam Zulfansyah Nasution, SH mengatakan, pihaknya sudah mendengar kasus dugaan suap dalam proses seleksi penerimaan karyawan di PTPN3 Perkebunan Sei Putih Kec.Galang. Saat ini pihaknya mengumpulkan bukti-bukti pendukung kasus dugaan suap tersebut. Karena itu, diharapkan masyarakat dapat memberikan data yang akurat, sehingga kasus tersebut dapat diusut tuntas. Kasus dugaan suap dalam proses seleksi penerimaan karyawan diPTPN3KebunSeiPutihinidiungkapkanKetuaDewanPertimbangan Partai Demokrat Deliserdang H Israel Sinaga dan Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Kecamatan Galang J Tarigan. Indikasidugaansuaptersebutyaituadanyapesertaseleksiberinitial S berusia lebih 30 tahun dan dinyatakan lulus, padahal sebelumnya panitia telah menetapkan batasan usia peserta yaitu 18 – 30 tahun. (a05)

06:19 06:17 06:17 06:24 06:21 06:16 06:18 06:16 06:16 06:23

Waspada/Helmy Has

REBUS KEPITING: Nelayan jaring kepiting di Desa Dahari Selebar, Kec.Talawi, Kab. Batubara kondisinya memprihatinkan karena hasil tangkapan di laut merosot tajam akibat gangguan tercemarnya laut Batubara dan angin kencang.”Biasanya bisa dapat kepiting 10 kg lebih dengan pendapatan dibagi empat ABK/sampan Rp50 sampai Rp.75.000 per orang. Namun, sekarang untuk mendapatkan 3 kg saja kepayahan, padahal harga jual ke agen lebih Rp30 ribu lebih per kg, ujar Jalil,42 nelayan Dahari Selebar, Sabtu (17/4). Kepiting dari laut langsung direbus untuk dijual ke perusahaan pengopek kepiting di Labuhanruku selanjutnya dikirim ke perusahaan ekspor di Medan. Dalam gambar, kepiting dalam proses di perebusan milik Hasyim. Gambar direkam,Sabtu (17/4).

Terkait Ijazah Bupati Simalungun

Ka. SMPN 22 Jakarta Diintimidasi Oknum LSM JAKARTA (Waspada) : Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 22 Jakarta Barat, M. Karim mengaku diteror dan diintimidasi oknum mengaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) L Simalungun. “Saya dan guru-guru di sini merasaterganggu,apalagioknum itu datang pada jam belajar. Para guru dan wakil kepala sekolah sering mengeluh ketakutan. Ia tidak mau mengerti meski sudah dijelaskan berulang-ulang oleh wakil kepala sekolah yang berhadapan langsung dengan mere-

ka,”ujar M. Karim saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (18/ 4). Dia menjelaskan, oknum yang tercatat dibuku tamu bernama Alwi itu beberapa kali mendatangi mereka dan mendesak agar surat legalisir ijazah yang diterbitkan sekolah atas nama mantan siswa yang kini Bupati SimalungunZulkarnainDamanik dicabut dan dinyatakan batal. Menurut M. Karim, dia tidak bisa dan tidak mungkin membatalkan legalisir ijazah SMP atas nama Zulkarnain Damanik yang sudah dikeluarkannya. Sebab yang bersangkutan jelas terdaftar dan tercatat sebagai siswa dibuku induk sekolah. Selain itu, dasar dikeluarkan-

nya legalisir juga didukung oleh keterangan saksi, mantan guru matematika yang pernah mengajar Zulkarnain Damanik dan saat ini masih hidup, yakni Ny. Syamsidar, 80. “Dasar dikeluarkannya legalisir ijazah jelas, yang bersangkutan terdaftar dan tertera di buku induk sebagai siswa. Ini diperkuatdenganketeranganmantan guru yang pernah mengajar bersangkutan,”ujar Karim. Karena merasa resah akibat teror dan intimidasi itu, M. Karim dan guru-guru SMP Negeri 22 di Jalan Jembatan Baru, Jakarta Barat itu akan melaporkan oknum LSM itu ke Polda Metro Jaya. “Kami dan guru-guru sudah

sepakat jika mereka masih mengganggu kami terus akan kami lapor ke polisi. Kami memberi batas waktu sekali lagi untuk menjelaskannya jika mereka datang. Mudah-mudahan mereka dapat memahami dan mengerti,”ujar M. Karim. Sementara, Ny. Syamsidar yang dihubungi secara terpisah, mengaku beberapa kali didatangi seseorang yang mengaku dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Simalungun. Wanitayangkinitelahberusia 80 tahun itu mengaku didesak agar memberi kesaksian bahwa ijazah SMP Zulkarnain Damanik adalah palsu. “Terakhir saya didatangi

seminggu lalu. Oknum mengaku LSM L Simalungun itu mendesak saya agar memberi keterangan palsu terkait ijazah Zulkarnain Damanik,”ujar Ny. Syamsidar yang pernah mengajar selama 40 di SMP 22 Jakarta itu. Ny. Syamsidar mengaku dirinya sangat terganggu dengan kedatangan oknum tersebut. Selainmendesakmemberikesaksian palsu, oknum dimaksud juga tidak bersedia memberitahukan namanya. “Ia hanya bilang LSM di Simalungun dan mengaku berasal dari etnis Sumatera Barat. Tapi ketika diajak berbahasa Minang dia tidak bisa, jadi saya curiga,” kata Ny Syamsidar. (j02)

sekujur tubuhnya. Sementara, sopir mobil melarikan dan meninggalkan kendaraannya. Sat Lantas Polresta Pematangsiantar yang menerima informasi tentang kecelakaan lalu lintas itu segera tiba di tempat kejadian dan mengamankan mobil serta sepeda motor guna proses penyelidikan. Saat bersamaan beberapa personil Polisi Militer hadir di

lokasi kejadian dan turut melakukan penyelidikan. Kapolresta AKBP Fatori, SIK saat dikonfirmasi melalui Pabungpen AKP Muslim dan Kasat Lantas AKP F. Zendrato, Minggu (18/4) menyebutkan sopir mobil berinisial Y, 24, warga Jalan Nias, Kel. Kristen, Kec. Siantar Selatan, Pematangsiantar dan sudah menyerahkan diri malam itu juga.(a14)

Anggota TNI Korban Lakalantas P. SIANTAR ( Waspada): Anggota TNI, Ibrahim, 23, warga AsramaYon 126/KC, Kab. Asahan korban kecelakaan lalu lintas sehingga mengalami cedera berat. Berbagai keterangan dihimpun menyebutkan, kecelakaan lalu lintas itu di Jalan Sangnawaluh depan Kampus FKIP Nommensen, Kel. Siopat Suhu, Kec. Siantar Timur, Kota Pematang-

siantar, Sabtu (17/4) pukul 21:00. Korban, yang mengendarai sepeda motor BK 5934 LI datang dari arah luar kota menuju pusat kota . Ketika tiba di tempat kejadian, dari arah berlawanan meluncur mobil L-300 BK 1659 TS dan berupaya mengelakkan jalan yang berlumpur dan mengambil terlalu ke kanan tanpa memperhatikan korban. Akibatnya, mobil langsung

menubruk sepeda motor korban hingga korban terpental dari atas sepeda motornya dan terhempas ke aspal jalan.Warga yang mendengar kejadian itu berdatangan ke tempat kejadian dan menolong korban dengan membawanya ke RSUD Dr. Djasamen Saragih. Korban mengalami luka cukup parah seperti luka koyak di bagian kepala dan luka di

Sepekan Tabligh Akbar

Bupati Sergai Dan KH Zainuddin MZ Dielu-elukan Warga BINTANG BAYU (Waspada): Selama seminggu berkunjung dan melakukan tabligh akbar di Kabupaten Serdang Bedagai, Al Ustadz KH Zainuddin MZ didampingi Bupati Sergai HT Erry Nuradi mampu memukau 41.000-an umat Islam dari 17 kecamatan di kabupaten ini. Tabligh akbar yang digelar Pemkab Sergai di delapan lokasi sejak Senin (12/4) di Lapangan Desa Paya Mabar, Kec. Tebingtinggi, berlangsung meriah, aman dan berakhir di halaman Masjid Desa Bandar Negeri, Kec. Bintang Bayu, Jumat (16/4) dihadiri 4.000-an umat Islam dari Kecamatan Bintang Bayu, Kotarih dan Silinda. Turut menyertai Al Ustadz KH Zainuddin MZ pada tabligh akbar di Bintang Bayu itu Bupati Sergai HT Erry Nuradi, Wakil Bupati H Soekirman, anggota FPG DPRD Sumut/Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Evi Diana, Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah, MSi, pejabat Pemkab Sergai, Camat Bintang Bayu Drs H Maryono SP, Camat Kotarih

Drs Ramadhan Purba SH, Camat Silinda Dingin Saragih SIP, manajer PTPN 3 Kebun Silau Dunia dan Manajer PT Sipef kebun Bandar Pinang. Kehadiran Erry Nuradi dan KH Zainuddin MZ disambut hangat ribuan warga tiga kecamatan yang memadati lokasi tabligh akbar mengelu-elukan, bahkan berebut ingin bersalaman langsung dengan Bupati Erry Nuradi, Wabup H Soekirman, Ketua TP PKK Ny Hj Evi Diana dan Al Ustadz KH Zainuddin MZ. Bupati HT Erry Nuradi mengatakan, selama mengadakan tabligh akbar bersama Ustadz Zainuddin MZ, acara yang dilaksanakan di Bintang Bayu tersebut berbeda suasananya dengan acara di tujuh lokasi lainnya. Perbedaan itu, menurut Erry Nuradi, antara lain para ja-maah yang hadir memadati tempat acara, bahkan hingga ke bawah pepohonan kayu rambung. Dikemukakan pula, tabligh akbar yang dilaksanakan Pemkab Sergai dengan menghadir-

kan dai kondang sejuta umat dari Jakarta itu ada tiga manfaat yang dapat diambil yakni (1) sesama warga, umat Muslim dari berbagai desa dan kecamatan dapat saling bersilaturahmi, (2) yang hadir bertemu langsung dan mendapatkan ilmu dari KH. Zainuddin MZ, dan (3) para warga yang hadir dapat berekreasi melepaskan kepenatan melalui tausiyah yang disampaikan Ustadz Zainuddin MZ. Sementara itu Al Ustadz KH. Zainuddin MZ dalam tausiyahnya penuh humor mengemukakan bahwa Islam bukan mengejar keajaiban, tetapi menjaga keseimbangan agar umat Islam dapat mengendalikan diri dan meningkatkan keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Diutarakan, untuk menikmati manisnya iman ada tiga perkara yang harus dilakukan umat Muslim yakni cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya di atas segala-galanya tanpa ada batasnya, berusaha menjadi hamba Allah dengan sesungguhnya. Kemudian mencintai sesama hamba Allah dengan mem-

Waspada/Eddi Gultom

KENANG-KENANGAN: Bupati Sergai H.T. Erry Nuradi didampingi Wabup H. Soekirman, Jumat (16/4) di Kecamatan Bintang Bayu memberikan kenang-kenangan kepada KH Zainuddin MZ atas kehadirannya pada tabligh akbar selama seminggu di Sergai. pererat tali persaudaraan bukan sebaliknya memecah-belah sesama umat, menebar fitnah dan mengadu domba. “Suasana rukun, tenteram dan hidup enak

seperti yang dicita-citakan Bupati Sergai HT Erry Nuradi dan Wakil Bupati H Soekirman adalah harapan kita semua,” kata Zainuddin MZ.(a07)

TEBINGTINGGI (Waspada): Tiga pemuda nekat melakukan pencurian kabel dan besi kuningan di lokasi pabrik Sumpit milik PT Martua Doli di Jalan Prof Dr Hamka Tebingtinggi. Perbuatan tersangka itu akhirnya tercium pemilik selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Rambutan. Tersangka SS, 31, warga Jalan Danau Toba, Ling. II, Kel. Lubuk Raya, Kec. Padang Hulu, Tebingtinggi, dibantu dua temannya, BM, 20, warga Dusun III, Desa Silau Tani 3, Kec. Bandar, Kab. Simalungun dan Sa, 20, warga Kisaran, ketiganya bekerja di pabrik pembuatan sumpit itu mengaku gaji yang diterima Rp 22.500, masih terlalu kecil untuk memenuhi keperluan belanja di rumah. “Kami mau ikut mencuri karena malam itu sudah tidak punya uang, untuk serapan besok,” ucap kedua tersangka BM dan Sa ketika ditanya wartawan di Mapolsek Rambutan, Minggu (18/4). Tersangka mengaku, pertama kali melakukan pencurian sekitar Februari 2010, dimana saat itu tersangka BM yang tinggal di mes komplek pabrik didatangi oleh tersangka SS. Tersangka SS mengajak keduanya untuk melakukan pencurian kabel yang terletak di atas lantai lokasi pabrik. Kapolsek Rambutan AKP.M Simarmata ketika dikonfirmasi melalui Kanit Iptu R.Manalu membenarkan pihaknya mengamankan tersangka pelaku pencurian. (a09)

Nenek Tewas Jatuh Ke Sumur TEBINGTINGGI (Waspada): Seorang wanita lanjut berusia 65 tahun ditemukan tewas di dalam sumur di belakang rumah sewanya di Jalan KF Tandean, Gang Hidayah, Ling. III, Kel. Pasar Baru, Kec. Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, Sabtu (17/ 4). Korban Rosmauli Br. Purba,65, sehari-hari dikenal sebagai tukan kusuk pertama kali ditemukan oleh suaminya Hasan,70, dalam keadaan telentang terapung dalam sumur kedalaman 4 meter. Menurut penuturan suami korban, selama ini ia yang menimba air untuk keperluan istrinya yang mengalami sakit darah tinggi dan jantung. Namun pagi itu ia pergi ke warung sambil duduk minum kopi. Begitu pulang dari warung di depan rumah ia tidak menemukan istrinya di dalam rumah. Setelah dicari di dalam kamar juga tidak ditemukan. Setelah dipanggil-panggil tidak ada sahutan dari dalam, merasa curiga, iapun mendobrak pintu kamar mandi. Ketika itu dilihat ke dalam sumur sesosok mayat kaku terapung dalam posisi terlungkup yang tak lain adalah istrinya. Petugas Polresta Tebingtinggi yang datang kemudian mengevakuasi mayat korban ke RSU Dr. Kumpulan Pane untuk divisum. Kapolsek Padang Hulu, AKP K Nadeak ditemui wartawan di lokasi mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari hasil visum, korban terjatuh saat hendak mandi, karena mengidap penyakit darah tinggi. (a09)

Sumatera Utara

C2 KOTAPINANG (Waspada) ; Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Labuhanbatu Selatan (Labusel) akan diresmikan. Demikian dikatakan Ketua IDI Labusel dr HSG Weldy Ritonga, didampingi Sekretaris dr H Aris Yudhariansyah, MM. Disebutkannya, Surat KeputusanPengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Jakarta, No. 196/PB/A.4/03/2010 tentang pengesahan susunan personalia pengurus IDI Cabang Labuhanbatu Selatan masa bakti 2009-2012, terhitung mulai 29 Maret 2010, sudah diterima. Weldy Ritonga menuturkan, IDI Labusel dibentukberdasarkan hasilMuscabIDILabusel30November2009dengantujuanmembantu percepatan proses pembangunan khususnya mbidang kesehatan. (c05)

Seminar Tambah Wawasan Dan Gairah Guru

Warga Laporkan Kades Guntung Ke DPRD LIMAPULUH (Waspada): Warga Desa Guntung, Kec. Limapuluh, Kab. Batubara mengadukan Kades AT kepada Ketua DPRD karena merasa dikibuli serta kutipan biaya surat nikah (Na) Rp750 ribu, Rabu pecan lalu. Dalam surat warga diterima Sekretariat Dewan Batubara itu antara lain disebutkan, oknum Kades Guntung AT memungut biaya surat keperluan nikah (Na) terhadap Anil Basrah, 53 warga Dusun IVGuntung,berasmiskindijualRp.2000perkgataumelebihiketentuan pemerintah Rp.1600 per kg dengan jatah sebanyak 5 kg per KK Selain itu warga melaporkan realisasi dana ADD 2010 tidak transparan, dan oknum AT menjalankan tugas seakan diktator. Karena itu warga minta DPRD memanggil AT untuk diproses. Menurut warga, realisasi pembangunan proyek ADD tahun ini kurang transparan, dan tidak m,enyertakan tokoh masyarakat setiap dusun, hanya dirapatkan Kades, BPD dan LPM. Bahkan proyek yang diusul kan warga di dusun tidak diindahkan. Kades Guntung yang dikonfirmasi melalui telepon selular, Rabu (14/4) membenarkan desanya dapat dana ADD Tahun 2010 Rp117 juta,dialokasikan untuk enam dusun dan Rp9 juta per dusun untuk pembangunan booring, perpustakaan, jembatan, dan Posyandu.(a30)

Waspada/Sapriadi

MENDENGARKAN: Kasat Reskrim, Polres Asahan, AKP Sony M Nugroho (kanan) didampingi Kanit Ekonomi, Iptu Hery Tambunan (kanan) medengarkan penjelasan salah satu tersangka perampokan uang Rp 250 juta, MR. Foto direkam, Sabtu (17/4).

Polres Asahan Ringkus Tersangka Perampokan Uang Rp 250 Juta KISARAN (Waspada): Dalam jangka waktu 12 jam, Polres Asahan mengamankan kawanan perampok bersenjata api (senpi) yang melarikan uang Rp 250 juta milik PT Mulia Mas Kisaran, di tempat dan waktu yang berbeda, Sabtu (17/4). Korban, PT Mulia Mas Kisaran saat karyawannya, Asen, 55, mengambil uang Rp 250 juta dari bank untuk membayar getah, namun saat dalam perjalanan, korban menggunakan sepeda motor, dihadang tiga orang

Waspada/Iwan Has

Pelantikan Partai Golkar Batubara 28 April LIMAPULUH(Waspada): Ketua DPD II Partai Golkar/Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain mengatakan, jajaran pengurus dapat memasuki semua lini dalam menghimpun dan merekrut pemilih terutama kaum remaja serta wanita demi kemenangan Golkar. Dia mengemukakan itu pada malam temua ramah sekaligus perkenalan pengurus serta rapat perdana Partai Golkar di Bale Resto, Kec. Sei Balai, Jumat (16/4) malam. Disebutkannya, sistem Pemilu maupun tata caranya sudah banyak berubah yang harus dapat dikuasai. ‘’Kita berkeyakinan para pengurus bisa mengerjakan didukung kemampuan dan kepiawaian di miliki serta mempunyai jam terbang tersendiri karena di antaranya sudah lama berkecimpung dan mempunyai pengalaman,’’ sebutnya. Didampingi Sekretaris Selamat Arifin, SE dan pengurus harian Lokot Ridwan Batubara, Nafiar, Suriono dan Desiman, lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya membuka diri seluas-luasnya kepada pengurus maupun kader Golkar dalam menerima masukan maupun saran yang positif. ‘’Jika diurut dari belakang saya sendiri pernah terlibat di Golkar sampai Tahun 1995 dan terhampang karena posisi PNS. Sekarang mari kita bersama berjuang mendapatkan 15 kursi pada Pemilu Legislatif mendatang dari 5 kursi sekarang di Batubara,’’ ujarnya. Hasil rapat perdana DPD II Partai Golkar Kab. Batubara memutuskan jadwal pelantikan Rabu 28 April 2010 di lapangan PT Lonsum Limapuluh. (a11)

yang tidak dikenal, dengan menodongkan senpi membawa kabur uang serta sepeda motornya, tapi sepeda motor tersebut dititipkan, dan kawanan perampok melarikan diri ke wilayah Sigambal, Labuhanbatu mengggunakan mobil yang mereka siapkan, Jumat (16/4). Kapolres Asahan, AKBP Mashudi, melalui Kasat Reskrim AKP Sonny M Nugroho didampingi Kabag Bina Mitra, Kompol Zulfikar dikonfirmasi Waspada, menjelaskan, akibat terjadi perampokan tersebut, pihak polisi melalui Kanit Ekonomi, Polres Asahan, Iptu Hery Tambunan dan berserta beberapa rekannya melakukan penyelidikan, sekitar

cacah Lapangan (PCL) se-Kecamatan Rantau Utara, Jumat (16/4) di Aula SMK Negeri 1 Rantau Utara, Rantauprapat. Katanya, Sensus Penduduk tahun 2010 dilaksanakan mulai 1-30 Mei. Untuk itu pendataan setiap jiwa penduduk tersebut tidak terbuang dengan sia-sia. Selain itu, data yang terekap nantinya akan dijadikan bahan dasar oleh pemerintah sebagai database dalam setiap kegiatan

Protana Bisa Percepat Pembangunan Kawasan Pantai Barat PANDAN,Tapteng (Waspada) : Ketua Komisi A DPRD Tapteng mengatakan, pembentukan Provinsi Tapian Nauli (Protana) diharap bisa mempercepat laju pembangunan khususnya di pantai Barat. Justru itu diminta tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama bersatu padu dengan rasa kepedulian dalam mewujudkan pemekaran membentuk provinsi baru itu. Demikian dikatakan Bahktiar Ahmad Sibarani Ketua Komisi A DPRD Tapteng yang juga Ketua Pansus Protana kepada Waspada, Minggu (18/4). Dia meminta elemen masyarakat baik perantau termasuk pihak eksekutif dan legislatif menyatukan kebulatan tekad memberikan sumbangsih pemikiran yang positif sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dijelaskan, sejak DPRD Tapteng membentuk pansus

Protana beberapa waktu lalu diakui pihaknya mulai bekerja melakukan lobi-lobi politik pendekatan secara persuasif dengan daerah hinterland yang tergabung 15 kabupaten/kota di wilayah pantai Sumut. “Kita menghormati daerah lain yang ingin melakukan pemekaran dan itu merupakan hal yang wajar. Sah-sah saja asalkan tetap mengacu pada peraturan dengan melibatkan semua elemen masyarakat termasuk,” jelas Bahktiar yang juga politisi termuda berusia 25 tahun. Bahktiar mengakui, dari segi potensi dan PAD Protana sangat mendukung dan layak menjadi sebuah provinsi dengan adanya perkebunan, pertanian, perikanan dan industri termasuk fasilitas PLTA, PLTU, pelabuhan Cargo, bandar dara, perhotelan, SPBU dan perbankan di Kota Sibolga dinilai telah memadai. (a34)

Bupati Batubara Punya Konsep Ampuh Atasi Problem Nelayan ‘’WAHAI nelayan di tengah lautan, siang berpanas, malam berembun,’’ itulah syair lagu Melayu yang sempat tren di tahun 1970 mengambarkan tantangan dihadapi nelayan mencari ikan di tengah laut demi menutupi kebutuhan hidup. Seiring kemajuan zaman dan modernisasi saat ini kalangan nelayantidaksematamenghadapi tantangan alam. Modernisasi diiringi kemajuan alat tangkap ikan yang didominasi pengusaha pemodal kuat manambahsemakinkonpleknya persoalan dihadapi dan semakin terpuruknya kehidupan nelayan tradisional di Batubara karena kalah bersaing dengan nelayan modern. ‘’Kalau namonya pukat tarik atau pukat harimau jangan ditanyoterkesantakdapatditertibkan lagi karena marak beroperasi di

laut mulai berukuran kecil hingga besar,’’ sebut Syahrul nelayan jaring selapis penduduk Desa Guntung didampingi Usman penduduk Desa Perupuk ketika menambatkan sampan motornya di tangkahan sungai di ruas jalan lintas pantai Kedai Sianam, Desa Guntung, ke Perupuk, Kec. Lima Puluh, Pengoperasian pukat ikan ini sudah terbilang tahunan sebelumnyahanyadidominasipemodal kuat, tapi kini sudah dimiliki banyak kalangan karena pekarangan tradisional sudah tidak bisa dipertahankan karena sudah tidak membawakan hasil ikan sehingga mengalihkannya ke pukat (pekarangan) lain. ‘’Bagaimano ondak mempertahankan setiap turun tidak pernahmembawahasilikanyang memuaskan, terkadang menutupi belanja operasi saja tidak cukup alias tekor. Apolagi mau dibawa balek (pulang kerumah red),’’ tambah nelayan lainnya. Selain faktor pukat ikan kemungkinan pencemaran air laut

pukul 02:15, salah satu tersangka, MR,33, dan rekannya LK, warga Jalan Manggis, Gang Suro, Kec. Kedailedang, Kabupten Asahan, diamankan saat berada di warung Jalan Rifai, Kisaran, Kemudian berlanjut dengan ditangkapnya, AMT,45, dan rekannya, BA, warga Jalan HM Said, Sigambal Labuhanbatu Induk. Menurut penjelasan MR, kata Sony, ia mendapat bagian Rp 47 juta, dan dititipkan kepada keluarganya, sebanyak Rp 37 juta. “Kita akan tuntaskan kasus ini, dan mencari tersangka lainnya. Dan mereka terjerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun,” ujar Sony. (csap)

Petugas Sensus Penduduk Agar Tidak Kecewakan Negara RANTAUPRAPAT (Waspada): Sensus penduduk yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali mengeluarkan anggaran yang cukup besar. Untuk itu kita berharap agar petugas tidak mengecewakan pemerintah dan negara. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Labuhanbatu Nizamuddin SE, MSi menyampaikan itu saat Pelatihan Koordinator Tim (Kortim) dan Pen-

PATAKA: Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, SH.MM menerima pataka Partai Golkar dari DPD I Partai Golkar Sumut setelah terpilih sebagai Ketua Partai Golkar periode 2009-2015.

Senin 19 April 2010

Bangunan Waserba KUD Kurnia Mina T. Tiram ‘Diungkit’

IDI Labusel Akan Diresmikan

AEKKANOPAN (Waspada) : Universitas Terbuka (UT) Labuhanbatu Utaru dan Dinas Pendidikan Labura mengadakan seminar nasional dengan tema ‘Kualifikasi SertifikasiTenaga Pendidik (Tendik) SD/MI, SMP,/ MTs/SMA/MA menuju Guru Profesional Indonesia,’ di SMA Negeri I Aekkanopan, Kec. Kualuh Hulu Kab. Labuhanbatu Utara, Minggu (18/4). Ketua Panitia Hotbin Sihombing kepada Waspada, mengatakan, seminarinimenjadiwadahbagiguru-guruuntukmenambahwawasan dan membangkitkan gairah kepengayoman terhadap anak bangsa yang masih sangat membutuhkan transfer ilmu dari sang guru. Dikatakannya, seminar ini dapat dijadikan acuan menambah wawasan, pengetahuan, pengalaman bagi tenaga pendidik (Tendik) dengan demikian katanya setiap tenaga pendidik atau berpropfesi sebagai guru menyiapkan diri untuk mengembangkan diri dalam melaksanakan atau memberi pelajaran kepada siswanya. Dijelaskannya, seminar bersifat umum di ikuti 300 peserta dengan narasumber M. Gorky Sembiring dari UT Jakarta, Prof. Dr H Syaiful Sagala, MPd (Unimed) dan Dr Asnah Said ( Kepala UPBJJ - UT Medan). Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Labura Ridwan Rambe mengatakan, mendukung sepenuhnya seminar itu, namun hendaknya panitia jangan memberatkan para peserta tersebut.(csi)

WASPADA

Waspada/Iwan Has

MERAJUT: Terlihat nelayan tradisional di Batubara sedang merajut jaring mereka yang koyak, saat melaut mencari ikan di tangkahan sungai sisi jalan lintas pantai Kedai Sianam, Desa Guntung ke Perupuk, Kec. Lima Puluh, baru-baru ini. akibat pembuangan limbah berdampak merusak habitat di dalamnya. Salah satunya ikan sebagaimana terjadi baru-baru ini ditemukan ikan bermatian di laut dan hasil sampel yang dikirimkan Dinas Perikanan dan Kelautan Batubara terindikasi air laut tercemar. ‘’Kita yakin pak OK Arya

terpilih sebagai bupati definitif Batubara telah mempunyai konsepampuhmengatasiinisemua,’’ katanya. Terlebih lagi indikasi tercemarnya air laut yang tidak saja berdampak terhadap ikan maupun lingkungan hidup di sepanjang pesisir Batubara. Iwan Has

apapun, khususnya yang menyangkut dengan masyarakat. Camat Rantau Utara Drs April Hasibuan menyatakan, melihat petugas dengan wajah lama itu, diyakini petugas akan bekerja sebaik mungkin. Dalam pelatihan yang dilakukan tiga gelombang dan setiap gelombangnya selama tiga hari, April meminta petugas untuk fokus dan memusatkan perhatiannya dalam tata cara melakukan pendataan penduduk ke tengah masyarakat, walau dengan latar belakang yang berbeda. Koordinator Statistik Kecamatan Iwan, kepada wartawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga gelombang dengan total 10 kelurahan dengan peserta 188 orang yang terdiri dari Kortim dan PCL. (a27)

TANJUNGTIRAM (Waspada) Bupati Batubara melalui surat tugas Nomor: 800/408/SPT/IV/ 2010,tanggal 31 Maret 2010 ditandatanganiSekdakabBatubaraDrs H Sofyan, MM memerintahkan Aguslan Simanjuntak, SE1Kadis Koperindag dan UKM, 2. Yosrauke,SE,AK,MM,Ka dis PPKAD, 3.Abdul Roni,BA Kabag Pemerintahan Umum Setdakab Batubara untuk mencari kejelasan tentang hak kepemilikan atas tanah dan gedung Waserba KUD Kurnia Mina Tanjungtiram. Juga mencari kejelasan tentang hasil sewa gedung untuk apa dan melaporkan hasilnya kepadaBupatiBatubara.Menurut keterangan,adanya surat tugas Bupati Batubara itu sehubungan surat LurahTan jungtiram nomor 050/073 tanggal 22 Maret 2010 prihal‘bangunanKUDSerbaUsaha Kurnia di Jalan Pandu Kelurahan Tanjungtiram’. Surat tugas dilaksanakan tanggal 5 s/d 7 April2010,namun sampai, Sabtu (17/4) belum jelas hasilnya. Lurah Tanjungtiram Yus, Minggu (18/4) mengaku ada mengirimkan su rat kepada Bupati Batubara prihal bangunan Serba Usaha KUD Kur nia dibicarakan dalam rapat di kantor Bupati 29 Maret 2010. Dia me laporkan berdasarkan cerita orang tua-tua serta petunjuk camat bahwa

tanah/bangunan KUD tersebut statusnya pinjam pakai,karena tidak ditempati lagi supaya dikembalikan kepada pemerintah Ketua KUD Kurnia Mina TanjungtiramYusriadi,SH,Minggu (18/4) mengatakan bangunan Waserba KUD masih dimanfaatkandisewakandanhasilsewamasuk ke kas setiap tahun disampaikan dalam rapat anggota tahunan (RAT). Bahkan tapak Waserba dikuatkan Surat KeteranganTanah LurahTanjungtiram nomor;593/ 62,tanggal 15 Juni 2005 ditandatangani Ka.Kelurahan Tanjungtiram Hamdani. Kronologis statuskepemilikantanahWaserba KUDitu,sebutYusriadi,padatahun 1975 KUD masa kepengurusan Chaidir Udin (alm),Syarif Anwar (alm) mengajukan per mohonan kepada Bupati Asahan agar tanah

terletak di Jl.Pandu da pat diberikan kepada KUD untuk pengembangan usaha. Kemudian Bu pati Asahanmelaluisuratnyamenghibahkan tanah tersebut. Berlanjut tahun 1982 di saat KUD Kurnia Mina Tanjungtiram ditun juk sebagai pelaksana Pelelangan ikan di TPI (Perdasu No.25/1980) Dari fee diterima 1 persen untuk pemupukan modal KUD dapat membang unWaserba di atas tanah sudah dihibahkanPemkabAsahantersebut. “Mana mungkin KUD berani membangunWaserbakalautidak jelas status tanahnya,apalagi Lurah Tanjungtiram tahun 2005 sudah mem buat SKT.Saat ini disewakan,bila mungkin punya modal kami akan membuat usaha diWaserba.Jadi tanahnya bukan pinjam pakai”tegas Yusriadi.(a30)

H Sahruzar Ketua MUI Seisuka SEISUKA (Waspada): H. Sahruzar terpilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Seisuka, Kab. Asahan, periode 2010-2015 dalam musyawarah kecamatan (Muscam) di kantor camat, Sabtu (17/ 4). Muscam MUI dilaksanakan berkaitan ketua lama Mahamin telah menempati posisi baru dikepengurusan tingkat kabupaten. Dalam kesempatan itu H Sahruzar mengajak jajaran pengurus dan anggota MUI untuk bersama menjalankan wadah ulama sebagaimanaanggarandasardanrumahtanggaorganisasi. Disamping itu dapat berbuat untuk kemuslahatan ummat. Komposisi kepengurusan MUI Seisuka terdiri dariWakil Ketua Sahidin Husin, Sekretaris Nasib, SHi dan Bendahara Abdul Rozak dilengkapi bidang-bidang.(a11)

HIPKI Dan Mendiknas Bahas Pendidikan Non Formal KISARAN (Waspada) : Himpunan Penyelenggara dan Pelatihan Kursus Indonesia (HIPKI) menekankan agar pendidikan dapat dilaksanakan secara terencana dan teratur, maka berbagai elemenyangterlibatharusdifungsikan dan dikembangkan. Ketua DPD HIPKI Sumut, SyamsuddindiKisaran,Sabtu(17/ 4) menyatakan itu. Menurutnya, untuk mengetahui kelemahan dunia pendidikan dalam mencapaitujuanefektifdanefisien,perlu pendekatan sistem pengkajian masalah secara mendalam. “Pendekatan tersebut merupakan metode berkaitan erat dengan usaha pemecahan masalah yang memadukan berbagai unsursehinggaprosesyangdilalui dapat menunjang pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan efisien,” ujarnya. Hal inilah perlunya pendidikan non formal, lanjutnya, karena lembaga tersebut dapat memberikan jalan keluar atau mengisi kekurangan dari pendidikan formal sehingga menciptakan sumber daya manusia (SDM). “Selama ini pendidikan non formal masih dipandang sebelah mata, padahal pendidikan tersebut merupakan kegiatan yang kompleks, meliputi berbagai komponen berkaitan satu sama lain sehingga kekurangan dari pendidikan formal dapat tertutupi,” ujarnya. Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, DPP dan DPD HIPKI membahas kondisi pendidikan nonformaldenganWakamendiknas, Prof. Dr. Fasli Djalal, PHd.

Waspada/Ist

HIPKI: Ketua DPD HIPKI Sumut, Syamsuddin bersama Ketua DPP HIPKI, Drs Dasril Yadir Rangkuti dan Wakamendiknas, Prof Dr Fasli Djalal, PHd. Agar pendidikan tersebut dapat setaraf dengan pendidikan formal lainnya. “Dalam hal ini kita membahas instruktur di lembaga kursus, danapendidikannonformalyang disediakan pemerintah, tentang ujian lembaga kursus yang sangat perludigaungkanlayaknyaseperti ujian nasional,” lanjutnya. Syamsuddin melanjutkan, selain itu HIPKI akan menyelenggarakanMusyawarahNasional (Munas) ke-7 di Sasono Adi Guno, Taman Mini Indonesia (TMI), Jakarta mulai 20 sampai 22April2010yangdihadiriseluruh DPD dan DPC se Indonesia. “Dalam munas ini, akan digelar pemilihan ketua pusat, diselingi seminar entrepreneurship, seminar kecantikan, peluncuran buku HIPKI, HIPKI Award

2010, dan bazaar,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, HIPKI Sumutmasihmenyalonkanketua lama Drs. Dasril Yadir Rangkuti maju kembali, pada waktu bersamaan juga akan menghadirkan produk usaha kecil dan menengah (UKM) seperti keripik salak, dodol salak, dan lainnya. Pelatihan Sementara, DPD HIPKI Sumut juga menggelar pelatihan Entrepreneurship di Hotel Royal, Jalan Perintis Kemerdekaan, Seninhariini(19/4)diikutianggota HIPKIseSumutsekitar50peserta. “Tujuan pelatihan untuk mengembangkan SDM khususnyapemiliklembagakursusuntuk dapat memacu kembali usaha dan mencari teknik-teknik baru dalam metode pengajaran,” ujar Syamsuddin. (m38)

Aceh

WASPADA Senin 19 April 2010

C3 Danrem LW 011: Kondisi Aceh Kondusif

TNI Tertibkan PKL Pantonlabu PANTONLABU, Aceh Utara (Waspada): Sejumlah TNI dari Makoramil Tanah Jambo Aye, Jumat (16/4) pagi, menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak dagangan di sepanjang jalan utama Samakurok—Pantonlabu, ibukota Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Pantauan Waspada, penertiban yang dipimpin langsung Danramil Tanah Jambo Aye, Kapt (Inf) Marzuki, didampingi ketua Tim Penertiban Kota Pantonlabu, Rabu Juli, berjalan aman dan lancar. Jumlah lapak pedagang yang ditertibkan ditaksir mencapai 20 unit. Mareka direlokasi ke sejumlah tempat lain, termasuk ke kawasan komplek pasar Samakurok. “Ini kita lakukan hanya demi kenyamanan warga. Selama ini para pedagang berseliweran di sepanjang jalan Samakurok. Bahkan ada yang menggelar lapak hingga ke badan jalan. Kondisi itu tentu merusak tata keindahan kota dan mengganggu kelancaran arus lalulintas. Selama ini jalan Samakurok kerap macet. Lebih-lebih saat jam sibuk,” kata Kapt Marzuki, disela penertiban. Menurut Marzuki, sebelumnya para PKL di jalan utama Samakurok sudah beberapa kali diperingatkan Tim Penertiban Kota Pantonlabu, agar segera pindah ke jalan kawasan pusat pasar. Namun, sebagian besar enggan pindah dengan beragam dalih. Itu sebabnya, pihak Koramil terpaksa ikut turun tangan.(cmus)

Camat Geureudong Pase Lantik Tiga Geusyik

Waspada/Muhammad Riza

GEUREUDONG PASE, Aceh Utara (Waspada): Hasbullah, SE, Camat Geureudong Pase, Aceh Utara, pekan lalu berhasil melantik tiga orang geusyik. Acara pelantikan berlangsung di kantor camat setempat, disaksikan ratusan warga gampong. Ketiga geusyik yang dilantik yaitu Usman, B, Geusyik Gampong Peudari, yang ke dua, Geusyik Gampong Alue Awe, dan yang ketiga Ramli Jalil, Geusyik Gampong Pulo Meuria. Acara pelantikan ke tiga geusyik itu berlangsung khitmad. “Kepada para geusyik yang baru saja dilantik, saya harap dapat bekerja dengan baik, untuk memajukan gampong mereka masing-masing. Dengan begitu, para geusyik telah mendukung dan meringankan beban camat dalam menyejahterakan kehidupan rakyat pedesaan,” kata Habullah, SE kepada Waspada kemarin. Dalam waktu dekat atau tepatnya awal Mei 2010, Pemerintah Provinsi Aceh akan membangun satu buah pajak ikan di pusat ibu kota kecamatan. Diharapkan, dengan dibangunnya pajak itu dapat berpengaruh pada pendapatan ekonomi rakyat.(cmun)

Group Musik Debu Meriahkan Maulid Akbar BANDA ACEH (Waspada): Kelompok musik Debu Maulid Akbar yang digelar komunitas masyarakat dari kawasan Leuser, Sabtu (17/4) di Banda Aceh. Selain itu, tampil juga penceramah ibukota Ustad Ahmad Alhabsyi, dan qori terbaik nasional asal Aceh Singkil Irham Syahputra Ismail. Kegiatan yang dipusatkan di Panggung utama Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, ini wujud kepedulian mahasiswa terhadap enam kabupaten di lintasan Gunung Leuser. Acara itu sendiri digelar sejumlah paguyuban seperti Mahasiswa Poros Leuser (IPPEMATA Aceh Tengah, HPBM Bener Meriah, HIPEMAGAS Gayo Lues, dan lan-lain. “Maulid dan silaturahmi ini sekaligus mengundang seluruh masyarakat Pedalaman Aceh untuk saling bersilaturahmi dan bertukar informasi, sesuai kesepakatan expert meeting yang diselenggarakan enam kabupaten pedalaman Aceh beberapa waktu lalu di Banda Aceh,” kata Ihsan, ketua panitia akhir pekan lalu. Kata dia, acara yang dibalut nuansa silaturahmi itu mengundang masyarakat kawasan Pedalaman Aceh yang berada di perantauan dari Banda Aceh, Aceh Besar, Sigli, Calang, Meulaboh, Sabang, dan Aceh Besar. “Sedangkan tokoh-tokoh dari enam kabupaten akan diundang langsung dari daerah,” jelas Ihsan. Ihsan, menambahkan, selain menghadirkan 200 anak yatim, acara itu diisi serangkaian kesenian Islami bertaraf internasional dari enam kabupaten/kota seperti Saman Gayo Lues, Meudampeng, dan Guel. “Gruop musik Debu akan tampil untuk menghibur masyarakat Aceh dengan musik-musik Islaminya,” kata dia.(b05/dbs)

Pemerintah Aceh Kerjasama Dengan BPPT BANDA ACEH (Waspada): Pemerintah Aceh melakukan kesepakatan kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tentang pengkajian, penerapan pemasyarakatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah Aceh. Naskah kesepakatan kerjasama itu ditandatangani Gubernur Irwandi Yusuf selaku Pemerintah Aceh dengan Kepala BPPT, Marzan A. Iskandar, disaksikan sejumlah pejabat dan undangan, Kamis (15/4) di ruang rapat gubernur, Banda Aceh. Pada kesempatan itu, Gubenur Irwandi Yusuf mengatakan Aceh kaya akan sumber daya alam dan harus diolah secara baik agar bermanfaat dan dapat dirasakan seluruh masyarakat Aceh. “Kerjasama ini kita harapkan dapat mengoptimalkan pembangunan Aceh,” tandasnya. Irwandi menyambut baik kesepakatan kerjasam tersebut untuk mendukun pembangunan Aceh ke depan yang lebih baik. Kesepakatan kerjasama ini dilakukan dengan mendukung bidang-bidang yang menjadi prioritas Pemerintah Aceh. Sementara BPPT memberi dukungan teknologi untuk mendukung kegiatan tersebut.“Kalau BPPT berjalan sendiri akan sulit, namun jika dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Aceh serta mengetahui prioritas utama Aceh, mudah-mudahan kerjasama ini dapat dilakukan,” aku Marzan. Dikatakannya, kerjasama seperti dengan Pemerintah Aceh itu juga dilakukan dengan daerah-daerah lain di Indonesia dan cukup berhasil. BPPT dapat mengadopsi teknologi baru yang dilakukan dalam skal bisnis dan diterapkan di bumi Serambi Mekkah.(b04)

Ketibaan (flight, asal, waktu):

Garuda Indonesia GA 146 Jakarta/Medan

Lion Air

JT 304 Jakarta JT 398 Jakarta/Medan JT 396 Jakarta/Medan

Sriwijaya Air

SJ 010 Jakarta/Medan

Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *

FireFly

Keberangkatan (flight, tujuan, waktu):

15:45 GA 147 Medan/Jakarta

16:30

11:15 JT 397 Medan/Jakarta 16:00 JT 307 Jakarta 19:50 JT 399 Medan/Jakarta

07:20 11:55 16:35

12:50 SJ011 Medan/Jakarta

13:20

12:20 AK 306 Kuala Lumpur *

12:45

FY 3401 Penang 13:50 FY 3400 Penang * Setiap Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

BIREUEN (Waspada): Komandan Korem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Deni K. Irawan, mengatakan, situasi dan kondisi Aceh saat ini kondusif. Masyarakat tetap menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasa dan tidak terpengaruh dengan kabar teroris sedikitpun. Karena teroris tidak ada tempat di hati masyarakat ini, dan bukan budaya masyarakat di sini. “Masyarakat Aceh penganut Islam yang Lillahirabbil Alamin. Jadi teroris tidak pantas di Aceh, dan masyarakat Aceh juga jangan terpengaruh dengan paham teroris itu, laksanakan aktivitas seperti biasanya,” katanya. dalam kunjungan kerja ke Makodim 0111/Bireuen, Jumat (16/4). Menurutnya, mayoritas kondisi Aceh saat ini kondusif, buktinya pembangunan di Aceh semakin berkembang, aktivitas masyarakat lancar, hampir di semua wilayah Aceh aman, tidak ada yang terpengaruh dengan senternya pemberitaan tentang teroris, karena teroris bukan budaya orang Aceh, ulangnya. Pada kesempatan itu, Danrem juga berpesan kepada seluruh anggota TNI agar selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat, saling hormat menghormati, anggota TNI bukan hanya menghormati sesama prajurit saja, namun profesionalisme prajurit perlu ditingkatkan dan pendidikan dasar militer tidak boleh dilupakan. Dalam kesempatan itu, Deni juga menyinggung masalah pendidikan bagi putra-putri TNI yang perlu diperhatikan karena pendidikan, merupakan warisan yang terpenting. “Pendidikan atau ilmu pengetahuan takkan habis dan sirna oleh perubahan zaman. Untuk itu perhatikan dan dahulukan pendidikan putra-putri untuk masa depannya, karena masa depan bangsa ini berada dipundak mereka,” pungkasnya. (amh)

14:20

TNI SADAR HUKUM: Puluhan anggota TNI dari kesatuan Armed, Laweueng, Pidie ramai-ramai mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Pidie, akhir pekan lalu. Hal ini membuktikan tingginya kesadaran hukum dalam berlalulintas bagi prajurit TNI di daerah tersebut. Tampak digambar sejumlah prajurit TNI menunjukkan SIM milik mereka.

Aceh Komit Bangun Jalan Highway Hingga Ke Sumut BANDA ACEH (Waspada): Pemerintah Aceh akan membangun jalan bebas hambatan (highway) yang akan menghubungkan Banda Aceh-Medan. Realisasi pembangunnya semakin dekat dengan terbentuknya tim pengarah pembangunan highway yang diketuai langsung Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh, Muhyan Yunan. Muhyan mengungkapkan, highway dipandang perlu di Aceh, khususnya mendongkrak pertumbuhan dan perekonomian provinsi Aceh,” Dunia tanpa jalan raya kita tidak akan pernah berkembang, seluruh negara di dunia telah membuktikannya. “Sekarang pilihannya mana yang terlebih didahulukan, apakah membangun jalan dulu nanti baru berkembang atau menunggu berkembang dahulu baru dibangun,” imbuhnya, Sabtu (17/

4) kepada wartawan usai membuka Rapat Kerja Daerah Himpunan Pengembangan jalan Indonesia (HPJI) di Banda Aceh. Muhyan menyebutkan, beberapa calon investor sudah tertarik untuk menangani pembangunan ini, seperti dari Jerman, Belanda, dan Korea Selatan.“Minggu depan akan digelar rapat. Identifikasi lahan yang terkena rencana pembangunan jalan ini secepatnya akan dilakukan, guna dilakukan pematokan,” ujarnya. Terkait pembebasan lahan, kata Muhyan, hingga kini pihaknya masih melakukan identifikasi dan inventarisasi terhadap sejumlah lahan yang akan terkena jalur pembangunan highway tersebut karena mungkin ada lahan–lahan yang tidak perlu untuk dibebaskan. Dalam pembangunan

highway ini, akan diusahakan meminimalisir penggunaan wilayah pemukiman masyarakat mulai dari Banda Aceh hingga ke wilayah yang berbatasan dengan Sumatera Utara. “Kita persiapkan dulu lahannya, jika sudah clear, maka baru kita sampaikan kepada para calon investor. Banyak investor yang berminat, tapi kita belum tahu yang mana yang paling serius,” pungkasnya. Menurut informasi, biaya yang dihabiskan untuk pembangunan jalan bebas hambatan dengan standar Asian Highway sepanjang 400 Kilometer ini, namun dalam kesempatan itu Muhyan tidak menjelaskan secara pasti angka nominalnya, dia hanya menyebutkan bahwa biayanya yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga harus melibatkan investor.(gto/b02)

1.731 Warga Aceh Utara Derita Gangguan Jiwa ACEH UTARA (Waspada): Sri Aprianti, Kepala Seksi Konseling Trauma di Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jumat (16/ 4) mengatakan, hingga kini jumlah penderita gangguan kejiwaan di Kabupaten Aceh Utara sebanyak 1.731 jiwa. Karena itu, Kabupaten Aceh Utara membutuhkan satu unit RSJ. Dari 1.731 orang yang menderita gangguan kejiwaan, sebanyak 849 orang masuk dalam kelompok Mandiri. Artinya, mereka yang masuk dalam kelompok mandiri dianggap sembuh karena sudah dapat minum obat sendiri, periksa kesehatan sendiri ke puskesmas-puskesmas, tanpa membutuhkan pedamping. Sementara 542 orang, masuk dalam kelompok bantuan. Artinya, mereka yang masuk dalam kelompok ini masih membutuhkan bantuan orang lain baik untuk minum obat, maupun untuk memeriksa kesehatannya ke klinik. Kelompok ketiga dinamakan kelompok tergantung. Mereka yang masuk dalam kelompok ini, semua kebutuhan pasien masih bergantung pada bantuan keluarganya. Dominan, gangguan kejiwaan yang dialami oleh 1.731 warga Aceh Utara akibat beban ekonomi dan akibat terjadinya konflik bersenjata berkepanjangan di

Bumi Iskandar Muda. “ Ada juga oleh faktor lainnya. Tapi dominan disebabkan oleh dua faktor tadi. Karena banyaknya penderita gangguan jiwa, Aceh Utara membutuhkan satu unit RSJ sendiri. Kami perkirakan ada banyak penderita gangguan jiwa lainnya di Aceh Utara yang belum terdata oleh pihak kita,” kata Sri Aprianti. Disebutkan, data penderita gangguan kejiwaan diperoleh pihaknya melalui informasi dari masyarakat, bidan desa, perawat dan dari Puskesmas-Puskesmas. Jumlah penderita gangguan jiwa terbanyak berada di Kecamatan Samudera. “Mereka yang telah masuk dalam kategori psikotik (berat) kita rujuk ke Banda Aceh. Dalam hal ini kita terkendala dana rujukan khusus transportasi mencapai Rp1,4 juta per orang. Agar lebih mudah, alangkah baiknya ke depan Pemda Aceh Utara menyediakan dana khusus paling sedikit Rp50 juta per tahun. Soal biaya obat gratis,” sebutnya. Menjawab Waspada, hingga kini pihaknya baru berhasil mendeteksi jumlah penderita gangguan jiwa yang masih dipasung mencapai tiga kasus

di Kecamatan Paya Bakong. Hingga kini mereka masih dirawat di rumahnya masing-masing. Meski dipasung bukan berarti mereka tidak dapat disembuhkan. Untuk mencari data konkrit di lapangan tentang berapa jumlah penderita gangguan jiwa di Aceh Utara, pihak Dinas Kesehatan telah mengaderisasi sebanyak 53 orang anggota yang direkrut khusus dari kalangan masyarakat biasa. Mereka ditempatkan di 26 kecamatan. Kendala yang dirasakan Dinas Kesehatan Aceh Utara saat ini yaitu apabila ada pasien yang berhasil sembuh, mereka tidak tahu harus ditempatkan di mana, apalagi pasien yang tidak memiliki keluarganya lagi. Harusnya, dinas terkait seperti dinas tenaga kerja dan sosial memikirkan hal tersebut. “Ini penting. Kalau dibiarkan, bisabisa penyakitnya kambuh lagi. Apa lagi rata-rata penyebabnya karena faktor ekonomi. Karena itu, kami pikir ini wajib dipikirkan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Dan jangan semua menjadi tanggungjawab dinas kesehatan,” demikian Sri Aprianti. (cmun)

Anggota DPR-RI Minta Kuota Haji Disesuaikan BANDA ACEH (Waspada): Anggota Komisi VIII DPR-RI asal Aceh, H Sayed Fuad Zakaria mendesak Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyesuaikan kuota haji. Katanya, banyak daerah di negeri ini yang jumlah calon jamaah haji (Calhaj) masuk daftar tunggu (waiting list). Sayed mengatakan itu saat menjawab pertanyaan wartawan di Banda Aceh, Kamis (16/4) terkait dengan rapat kerja KomisiVIII dengan Menteri Agama, Suryadharma Ali pekan lalu di Jakarta. “Persoalan kuota haji di sejumlah daerah juga dibahas dalam raker itu,” katanya. Menurut Sayed, Komisi VIII yang membidangi masalah agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan, juga sudah berencana membentuk panitia kerja (panja) haji. “Kami sudah minta kepada pemerintah, agar kuota haji itu disesuaikan,” sebut mantan Ketua DPR Aceh ini. Dia menyebutkan, dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, serta sejumlah daerah lain termasuk Aceh, pihaknya juga mendapat keluhan yang sama. Karena itu, dalam raker dengan Menteri Agama, KomisiVIII DPR-RI meminta disesuai. “Yang paling penting, jangan sampai calon jamaah itu harus menunggu sampai delapan tahun untuk mendapatkan seat agar bisa berangkat ke tanah suci,” kata Sayed seraya menyebutkan, pihaknya akan meminta instansi terkait untuk menambah kuota haji berdasarkan prosentase daftar tunggu. Kata dia, mengambil contoh di Jawa

Barat yang setiap tahunnya memberangkatkan 40 ribu lebih calhaj, tidak perlu lama menunggu antre. Oleh sebab dia, Sayed mengusulkan agar ada kebijakan kuota itu diambil berdasarkan daftar antrean. “Kita akan meminta Kementerian Agama, agar menambah kuota untuk daerah yang punya daftar tunggu terbesar,” ungkap mantan Ketua DPP Partai Golkar yang kini menjadi Ketua Inisiator Nasional Demokrat Aceh. Pada sisi lain, lanjut Sayed, pihaknya juga mengusulkan agar yang diutamakan naik haji itu, mereka yang sudah berusia lanjut. “Mereka yang sudah pernah naik haji, diberi kesempatan lima tahun kemudian baru mendapat kesempatan lagi,” sarannya. Anggota DPR-RI ini juga mendesak pemerintah agar tahun ini tidak boleh menaikkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). “Nilai tukar rupiah sekarang sudah kuat, kita harapkan agar ongkos itu tidak dinaikkan lagi,” papar Sayed. Kemudian, dia juga mengharapkan pemerintah agar pemberangkatan jamaah harus efesian, tidak ada seat yang kosong dalam setiap kelompok terbang (kloter). Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI daerah pemilihan Aceh, Abdurrahman BTM juga pernah mengutarakan hal yang sama. “Kita tidak meminta penamba-

han kuota haji untuk Aceh, tetapi penyesuaian kuota dengan jumlah penduduk. Daerah lain bisa, kenapa Aceh tak bisa,” katanya dalam sebuah pertemuan di Banda Aceh, akhir bulan lalu. Karena itu, dia menyarankan Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh mengusulkan penyesuaian kuota haji untuk Aceh itu kepada Kementerian Agama RI secara tertulis. “Usulan penyesuian kuota itu harus ada persetujuan dari Pemerintah Aceh, nanti kami empat anggota DPD-RI asal Aceh, tambah 13 orang anggota DPRRI daerah pemilihan Aceh mempertanyakan hal itu kepada Kementerian Agama RI,” sebutnya. Kuota Aceh Seperti diketahui, kuota haji untuk Aceh masih 3.500 orang setiap tahun. Menurut rumus kuota haji, merujuk pada jumlah penduduk Aceh sudah mencapai 4.007.000 orang, maka jika 1 banding 1.000 penduduk (muslim) maka kuota haji Aceh 4.007 orang setiap tahun. Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh, Drs H A Rahman TB, Lt melalui Humasnya Juniazi mengatakan, waiting list Calhaj Aceh sudah mencapai 33.700 orang lebih. Sedangkan kuota Aceh sejak 2005 lalu, 3.500 orang lebih setiap tahun. Hal ini sesuai data Badan Statistik Aceh bahwa jumlah penduduk Aceh pada 2005 atau setelah tsunami sekitar 3.500.000 orang. (b05)

Listrik Diputus, Kinerja Terganggu ACEH UTARA (Waspada): Akibat terjadinya tunggakan pembayaran rekening listrik hingga mencapai tiga bulan dengan total biaya lebih dari Rp79 juta, suplai arus listrik ke Dinas Bina Marga Aceh Utara diputus. Akibatnya, kinerja dinas tersebut terganggu. Kondisi ini telah berlangsung hampir tiga minggu. “Sudah hampir tiga mingguan kita tidak bisa kerja secara normal, karena suplai arus listrik terhenti, karena tunggakan rekening senilai Rp79 juta lebih. Karena tidak ada arus listrik, kita hanya bisa masuk kantor, untuk kerja jelas tidak bisa. Kondisi kantor sepi,” kata salah seorang staf Bina Marga Aceh Utara yang enggan namanya disebutkan. Akibat padamnya listrik, panitia tender proyek tahun 2010 terpaksa memundurkan jadwal tender yang telah ditetapkan hingga batas waktu yang belum dapat ditetapkan. Selain itu, akibat padamnya listrik, para karyawan kesulitan mendapatkan air wudhuk, juga kesulitan buang air besar dan kecil. “Selama listrik padam, para staf menjadi orang kaya semua. Bayangkan, untuk buang air kecil harus beli air kemasan. Apa itu tidak kaya,” kata sumber tersebut. Azhari Hasan, SH, Kebag Humas Aceh Utara yang dihubungi Waspada, Jumat (16/4) mengatakan, sekarang ini pihaknya sedang mencoba mengurus semua kebutuhan biaya rekening listrik untuk Bina Marga dan Cipta Karya. Dalam waktu dekat dipastikan listrik normal kembali. “Saya sudah menghubungi KBU barusan. Kata dia, pihaknya sedang mengurus biaya reeking listrik di keuangan Aceh Ut ara. Kata KBU dalam waktu dekat listri menyala kembali,” sebut Azhari Hasan, seraya mengatakan, pihaknya tidak berani memastikan kalau listrik akan menyala pada Senin depan. (cmun)

PN Belum Terima Berkas Tilang, Ratusan Pemilik Sepeda Motor Gagal Ambil STNK LHOKSEUMAWE (Waspada) : Ratusan pemilik dan pengguna sepeda motor dari berbagai daerah kabupaten/kota mengaku kecewa, Jumat (16/ 4) karena gagal mengambil kembali STNK di Pengadilan Negeri Kota Lhokseumawe. Pemilik sepeda motor yang kena tilang itu antara lain berasal dari Kabupaten Bireuen, Lhokseumawe, Bireuen dan Aceh Utara telah mendatangi Kantor Pengadilan Negeri di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Banda Sakti, sekitar 09.30 WIB. Mereka datang berbondong-bondong hanya khusus membayar tilang dan mengambil kembali STKN yang ditilang aparat Polantas jajaran Polres Lhokseumawe dalam razia yang digelar dalam dua pekan terakhir. Namun keinginan mempercepat selesainya masalah malah menjadi gagal untuk mengurus dan mendapatkan kembali STNK mereka, karena berkas tilang dari Polres Lhokseumawe belum diterima pihak PN Lhokseumawe. Kekecewaan itu seperti dituturkan Nazar asal Krueng Mane, Mursal Ridha, warga Bireuen, dan Jamaluddin, Lhoksukon. Menurut mereka, ketika ditangkap sempat menerima tawaran dari polisi yaitu mau bayar di tempat atau bayar di pengadilan, namun mereka memilih langsung membayar dalam jumlah bervariasi tergantung pelanggaran mulai Rp100.000 dan seterusnya. Mereka memberi surat tilang untuk mengikuti sidang dan mengambil STNK kembali, tapi begitu sampai di pengadilan petugas beralasan berkas tersebut belum diterima dari polisi. Sementara Itu, Ketua PN Lhokseumawe Maratua Rambe didampingi Humas Toni Irfan membenarkan berkas surat tilang dari polisi belum diterima, sehingga proses sidang tidak bisa dilaksanakan. “Saya sudah menyampaikan berulangkali ke polisi, berkas harus dikirim satu hari sebelum dilaksanakan sidang, supaya bisa dipelajari,” kata Ketua PN. Sedangkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Zulkifli mengatakan kesalahan stafnya karena menunggu surat pengantar ditangani Kasat Lantas, tapi Kasat sendiri sedang mengikuti rapat di Banda Aceh. ”Saya mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini dan akan menegur yang bersangkutan,” tulis Kapolres melalui pesan singkat. (b15)

Miliki Shabu, Dua Pelajar Dibekuk BIREUEN (Waspada): Sedikitnya dua pelajar ditangkap Tim Opsnal Polres Bireuen karena kedapatan memiliki sabu-sabu seberat 0,7 gram. Mereka ditangkap polisi di kawasan Desa Cot Unoe Kecamatan Kuala, Bireuen, Rabu (14/4) sekira pukul 18.00. Kapolres Bireuen, AKBP T. Saladin, SH melalui Kasat Narkoba Iptu Raja Gunawan, SH, MM, Minggu (18/4) mengatakan, dua pelajar SMA Negeri di Bireuen yang mendekam di tahanan Mapolres yakni MHP, 17, penduduk Desa Lhok Awe Kec. Kota Juang, dan KF, 18, penduduk Desa Cot Bada Kec. Jeumpa. “Dari pengembangan terhadap dua tersangka ini, polisi lalu menciduk satu tersangka lainnya adalah MF,18, mantan siswa asal Desa GeudongGeudong Kecamatan Kota Juang, Bireuen,” kata Raja Gunawan. Kronologis penangkapan para tersangka, sebut Raja Gunawan, pada Rabu (14/4) sekira pukul 18.00 polisi melakukan penyelidikan karena mencurigai dua pengendara sepeda motor yakni MHP dan MF yang melintas di jalan Kuala Raja dan polisi menghentikan keduanya. “Setelah dihentikan di kawasan Cot Unoe, saat pemeriksaan dari keduanya didapatkan kantong plastik bening berisi barang kristal yakni sabu seberat 0,7 gram,” ucap Raja seraya mengatakan polisi lalu mengembangkan kasus itu. Dari pengakuan dua tersangka yang masih berstatus pelajar ini, diketahui kalau sabu itu diperoleh dari KF,18, dibeli Rp200 ribu. “Polisi lalu mengembangkan kasus itu dan berhasil menangkap KF setengah jam kemudian di kawasan Desa Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen,” demikian Iptu Raja Gunawan. (cb03)

Waspada/Amiruddin

Dua pelajar tersangka MHP,17, dan KF,18, penyalagunaan narkotika golongan I jenis sabu dan satu pemuda asal Desa Geudong-Geudong, Bireuen, MF,18, didampingi anggota Polres Bireuen berada dibalik jeruji besi Mapolres setempat, Minggu (18/4).

Aceh

C4

WASPADA Senin 19 April 2010

Ternak Berkeliaran, Satpol-PP ‘Tutup Mata’ IDI CUT, Aceh Timur (Waspada): Lintasan Medan – Banda Aceh dan sejumlah jalan prokoler di sejumlah kota dalam Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, dipenuhi binatang ternak, padahal kondisi itu tidak diizinkan. Namun Satpol-PP terkesan tutup mata. Berkeliarannya binatang ternak di jalan raya kawasan Aceh Timur, tak terlepas dari peran pemiliknya yang setiap tahun musim kemarau melepaskannya. Namun yang disayangkan adalah efeknya terjadi penambahan laka lantas yang disebabkan aksi ternak warga yang hingga malam masih di jalan raya. Kendati hal itu telah berulangkali dimediakan masyarakat, namun hingga kini belum ada tindakan apapun, baik berupa penertiban dari pihak Satpol PP, maupun dari pihak Pemerintah setempat, sehingga ternak yang berkeliaran terus meresahkan warga pengguna jalan lintas Medan -Banda Aceh. Demikian Nurdin, tokoh KPA Idi Cut, Minggu (18/4). Menurutnya, kendati beberapa waktu lalu pihak Satpol-PP telah berjanji segera melakukan penertiban, namun hingga kini belum terealisasi. “Kita sesalkan hal ini tidak dilakukan karena korban di pihak pengguna jalan terus berjatuhan,” kata Nurdin. Kata dia, di kawasan Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kab. Aceh Timur, puluhan ekor ternak jenis sapi dan kerbau masih bebas me-

rumput dan dan lalulalang menyebrangi jalan raya. Bahkan, tiap hari tidak sepi terjadi kecelakaan, baik nyaris tertabrak saat mengelak, maupun spontan menabrak sapi. “Seharusnya pemerintah daerah melalui Sat Pol-PP bekerja sama dengan muspika setempat untuk segera melakukan penertiban terhadap binatang ternak, agar arus lalulintas tidak terganngu, apalagi kalau terjadi kecelakaan lalu lintas akibat binatang ternak, sudah tetu tidak ada yang bertanggung jawab,” jelas Nurdin lagi. Selain Nurdin, Munawir tokoh masyarakat Simpang Ulim, ikut memberikan komentar yang sama. Dia mengatakan, selama ini Satpol PP hanya menertipkan ternak warga di daerah Peureulak, sementara daerah lain seperti Kota Idi, yang menjadi pusat Ibu Kota Aceh Timur, Idi Cut, Nurussalam, Julok, serta beberapa kecamatan lainnya tak pernah dilakukan penertiban, bahkan sosialisasipun tidak ada. Kepala Satpol-PP Aceh Timur, Safrizal Fauzi, S.STP, M.AP, kepada wartawan mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan penertiban ternak di wilayah kerjanya, namun karena Aceh Timur secara geografis memiliki wilayah yang luas, sehingga penertiban dilakukan secara bertahap. “Kita tetap lakukan penertiban, namun ini semua secara bertahap,” singkatnya.(cmad)

Petugas Satpol PP Dan WH Bantah Lakukan Pemerasan KUALASIMPANG ( Waspada): Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Tamiang membantah melakukan pemerasan terhadap pasangan mesum yang diamankan mereka di Lapangan Golf Rencong Golf Club Pertamina Rantau seperti yang telah dilaporkan oleh Hamdani kepada Polres Aceh Tamiang. Seperti yang diwartakan koran ini edisi Sabtu (17/4), qarga melaporkan oknum Satpol PP dan WH kepada Polres Aceh Tamiang karena diduga melakukan pemerasan terhadap pasangan yang ketangkap ‘basah’ sedang berpacaran di Lapangan Golf dan ketika ingin mengambil sepeda motor oknum petugas Satpol PP dan WH meminta uang Rp500 ribu. “Sembarangan saja melaporkan kami telah melakukan pemerasan. Padahal kami tidak ada melakukan pemerasan seperti yang dituding H yang melaporkan kami ke Polres AcehTamiang,” tegas Kasie Ketentraman dan Penertiban (Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja danWilayatul Hisbah (Satpol PP danWH) AcehTamiang, Nazly Zuchry, SH didampingi anggota Satpol PP danWH setempat kepada Waspada, Sabtu (17/4). Menurut Nazly, kronologis peristiwa tersebut perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan kesan negatif di mata masyarakat terhadap Satpol PP danWH AcehTamiang. Kata dia, penangkapan I yang bekerja sebagai mekanik bengkel sepeda motor di Gedong Biara, Kec. Seruway, Aceh Tamiang saat bermesum di pondok komplek Lapangan Golf dengan wanita yang bukan muhrimnya, berinisial A warga yang sama Sabtu (13/3) lalu. Uli, demikian Nazly biasa disapa mengungkapkan, ketika ditangkap keduanya mengaku suami istri dan usai menonton hiburan organ tunggal di Alur Manis Rantau. Saat ditanya buku nikah, I bersedia mengambilnya di rumah. Namun pihaknya khawatir I akan kabur. Lalu I menelefon seseorang soal buku nikah dan bersamaan dengan itu I berhasil kabur dan membawa kunci VGR warna biru. “Sepeda motor dan A ditinggalkannya,” sebut Uli. A lalu marah dengan sikap I yang meninggalkannya dan akhirnya mengaku bukan suami istri, malah I sudah punya dua istri. Kemudian, lanjut Uli, pihaknya menghubungi keluarga A. “Keluarga meminta agar A tidak dibawa ke

Kantor Satpol PP dan WH di Kualasimpang dan bersedia membayar uang minum untuk 17 anggota Satpol PP dan WH senilai Rp500 ribu, namun uang yang ada pada malam itu hanya Rp200 ribu dan besoknya diserahkan lagi oleh Adi, adik A itu datang ke Kantor Satpol PP dan WH menyerahkan lagi uang Rp300 ribu,” rinci Uli. Menurut kesepakatan bersama antara Petugas Satpol PP dan WH dengan keluarga A, I juga harus bertanggungjawab membayar uang tersebut. Caranya, I harus menyerahkan uang kalau mengambil sepeda motornya di Satpol PP danWH senilai Rp500 ribu dan uang itu akan diserahkan kepada keluarga A yang telah mengeluarkan biaya minum Rp500 ribu. Menurut Uli, pada 16 Maret 2010 datang orang yang mengaku saudara dari I yaitu H yang datang dengan pemilik sepeda motor untuk mengambil sepeda motor yang diamankan Satpol PP danWH. “Mereka mengaku sepeda motor itu sebelumnya diperbaiki di bengkel tempat I bekerja, lalu I pakai sepeda motornya,” ujar Uli mengutip keterangan kedua orang itu yang datang ingin mengambil sepeda motor tanpa membawa STNK. Karena H tidak mmenyerahkan uang Rp500 ribu, maka sepeda motor tidak boleh diambil pada hari itu. Tetapi pada 18 Maret, H datang lagi mengambil sepeda motor dan memberikan uang Rp500 ribu. Uli menegaskan, pada 19 Maret uang yang diperoleh dari Hamdani senilai Rp500 ribu itu telah diserahkan Satpol PP danWH kepada Adi atas dasar hasil kesepakatan antara keluarga A dengan Satpol PP dan WH Aceh Tamiang. “Jadi, coba dijelaskan mana uang yang disebut H dalam laporannya ke Polres Aceh Tamiang itu kami dituding telah melakukan pemerasan,” tegas Uli. Uli juga menandaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya ternyata I sudah punya dua istri dan ketangkap Satpol PP dan WH lagi mesum itu kini sudah kabur. “Karena ketika sepeda motor ingin diambil bukan I yang datang, tetapi H,” pungkas Uli bersama anggota Satpol PP dan WH Aceh Tamiang seraya menambahkan sepeda motorVGR warna biru itu sudah lama diambil oleh H. (b24)

Ratusan Sepeda Motor Pawai Tertib Lantas REDELONG, Bener Meriah (Waspada): Ratusan unit sepeda motor ikut ambil bagian dalam pawai kesadaran tertib berlalu lintas yang digelar Polres Bener Meriah, Kamis (15/4). Pawai sepeda motor yang dilakukan itu, diikuti ratusan anggota Polres Bener Meriah, sejumlah personel dari Batalyon 114/Satria Musara, Kodim 0106/Aceh Tengah, Dinas Perhubungan, dan puluhan peserta dari komunitas tukang ojek (RBT) yang ada di Kabupaten Bener

GAMBA TANYO > Kirim foto dari kamera handphone ke 08192

NELAYAN TRADISIONAL CALANG

Meriah. Pawai kesadaran tertib berlalu lintas itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam Operasi Simpatik Rencong 2010. Kapolres Bener Meriah, AKPB Drs Hari Apriyono, didampingi Kabag Bina Mitra AKP Suardi S dan Kasat Lantas Iptu M Dahlan, kepada Waspada Kamis (15/4) mengatakan, kegiatan pawai kendaraan yang digelar oleh Jajaran Polres Bener Meriah, salah satu contoh sosialisasi kepada masyarakat.(cb04)

11 01 47

Seorang nelayan tradisional sedang menarik jaring yang ditebarnya di lepas pantai Calang, Aceh Jaya. Sambil menarik jaring dan menaikkannya ke perahu, sang nelayan mengumpulkan ikanikan yang terperangkap di jaringnya untuk kemudian dijual ke pasar. Foto diabadikan pekan lalu. Pengirim Azhar, Jl. Kuwera I, Lamprit, Banda Aceh, 0812699239xx

Waspada/Muhammad H. Ishak

BERKELIARAN: Kawanan lembu (sapi—red) tampak berkeliaran di lintasan Jalan Medan – Banda Aceh, persisnya di kawasan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Foto diambil baru-baru ini.

BPPT Kaji Kemunculan Daratan Baru Di Pulau Banyak BANDA ACEH (Waspada): Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan memasang Buoy (pelampung pendeteksi gelombang) tsunami di kawasan Samudera Hindia, tepatnya di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Pemasangan bouy itu akan dilakukan dengan menggunakan Kapal Baruna Jaya III. Menurut rencana, selain memasang Bouy BPPT akan melakukan pengkajian terhadap kemunculan daratan baru pasca Gempa 7,2 SR yang melanda kawasan Samudra Hindia bagian Selatan Aceh pada Rabu (7/4) lalu.

Kepala Seksi Survei Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT Ir Yudi Anantasena, di Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (17/4) mengatakan, Tim BPPT bersama dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan staf Pemerintah Aceh dari Dinas Pertambangan dan Energi akan mulai melakukan pengkajian dan penelitian awal terhadap kemunculan daratan baru tersebut. “Kita akan mengkaji apa yang terjadi sebenarnya dan bagaimana dampaknya. Lalu kita akan berikan informasinya kepada masyarakat agar mereka tidak lagi resah,” ujarnya. Senada itu, Sekjen IAGI Ridwan Jamaluddin mengemukakan, tahap awal yang akan dilakukan tim ini adalah mengobservasi secara visual dengan mendokumentasikan bagaimana sebenarnya bentuk fisik dari

daratan baru tersebut. “Lalu kita akan memerifikasi suhu atau temperatur perairan di kawasan yang disebutkan tempat munculnya daratan, jika memang ada gas yang keluar akan kita ambil sampelnya. Lalu kita informasikan ke masyarakat lewat pemerintah setempat agar kekhawatiran terhadap dampak kehadiran daratan baru pasca gempa berkurang,” kata Ridwan. Sementara menurut staf BPPT yang ikut dalam misi ini, Ivan Turyana, pemasangan Buoy ini bagian dari pengembangan sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia sekaligus bagian dari the Indian Ocean Tsunami Warning and Mitigation System. Buoy yang dipasang terdiri dari dua unit penting yaitu Ocean Bottom Unit (OBU) yang dipasang di dasar laut dan Tsu-

nami Surface Buoy yang dipasang di permukaan laut. “OBU secara aktif mengirim data melalui underwater acoustic modem ke Tsunami Buoy yang terpasang di permukaan laut yang berperan sebagai penerima data dari OBU kemudian Tsunami Buoy mentransmisikan data tersebut via satelit ke pusat pemantau tsunami Read Down Station (RDS) yang berada di Gedung I BPPT Lantai 20,” lanjut Ivan. Ia menuturkan, Buoy yang dipasang di dekat sumber gempa dan tsunami bekerja berdasarkan gelombang tsunami atau anomali elevasi muka air laut yang dideteksi oleh sensor yang ditempatkan di OBU. Alat inilah yang berfungsi merekam kedatangan gelombang tsunami. “Dari OBU, data dikirim ke buoy, kemudian dari buoy dikirim ke satelit untuk diteruskan

ke stasiun penerima di Jakarta yaitu di BPPT dan BMG,” terangnya. BPPT sejauh ini sudah memasang 2o Buoy di pada setiap 250 km panjang pantai di Samudera Hindia kawasan Indonesia. Sebagaimana diberitakan, ribuan warga Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, resah gara-gara kemunculan daratan baru berbentuk gunung di perairan Haloban yang menyemburkan lumpur, batuan hitam, dan material lain yang mengkilap, tapi belum terdeteksi apa bendanya. Khawatir semburan lumpur itu merupakan lava panas dan mengandung belerang (sulfur) dalam kadar yang membahayakan, sehingga banyak warga Haloban, pulau terbesar di gugusan Kepulauan Banyak yang hendak mengungsi ke Singkil, sekitar 30 mil dari Haloban (bah/b02

Mahasiswa Paguyuban Aceh Bantu Ahli Waris Korban Lae Ikan LAE IKAN, Subulussalam (Waspada): Perwakilan Paguyuban Aceh yang juga anggota Himpunan Pemua Pelajar Syekh Hamzah Al Fanshuri (HPP-ShaF) Aceh Singkil – Subulussalam, Ismail dan Suryadi menyerahkan bantuan berupa beras dan sejumlah uang tunai kepada ahli waris Pecci Manik dan Batiah Solin (baca: suami istri korban terbawa arus Lae Kombih) pada tragedi hujan deras disusul longsor, pekan ketiga Maret silam hingga dua pasang suami istri itu terbawa arus, bahkan ditemukan menjadi mayat tiga hari sejak kejadian secara terpisah. Kepada Waspada saat akan menyerahkan bantuan, Sabtu (17/4) di kediaman Kepala Desa Lae Ikan, Jhoni Bancin, perwakilan mahasiswa itu, Ismail dan Suryadi didampingi Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Karlinus mengatakan, menyusul sejumlah musibah yang

terjadi di daerah ini, Mahasiswa Paguyuban Aceh di Banda Aceh melakukan aksi sosial, berupa penggalangan dana. “Dana yang dikumpul kita serahkan kepada para korban atau ahli warisnya di sewilayah Aceh yang terkena musibah,” tandas Ismail memastikan kalau penggalangan dana itu bukan hanya diberikan kepada satu kabupaten/kota tertentu. Selain bantuan mahasiswa di sana, Karlinus Wakil Ketua DPRK Subulussalam juga memberikan bantuan uang tunai kepada seluruh warga yang terkena imbas musibah itu. Seperti diberitakan, musibah banjir dan longsor di Desa Lae Ikan, selain memakan dua korban pasangan suami istri, Pecci Manik, 50 dan Batiah Solin, 45 yang meninggalkan tujuh orang anak masih sekolah, belasan unit rumah juga dimasuki lumpur berketinggian sekira 50 centimeter. (b33)

Pegawai Bank BRI Kualasimpang Hilang KUALASIMPANG (Waspada): Mena Merina, SH, 24, pegawai Out Sourshing Bank BRI Unit Kualasimpang, Aceh Tamiang yang juga warga Dusun Pajak Pagi Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang telah hilang dan hingga kini belum diketahui nasib dan keberadaannya. “Sampai saat ini kami belum mengetahui bagaimana nasib dan keberadaan anak kami itu,” ungkap orangtuanya, Bakhtiar didampingi istrinya kepada Waspada, Minggu (18/4). Menurut Bakhtiar, anaknya itu (Mena Merina foto ) pada 4 April 2010 sedang berada di salah satu rumah Komplek Perumahan Kencana Mas, Kota Langsa bersama ibunya yang membawa Mena Merina ke Langsa. Tiba-tiba, lanjut Bakhtiar, Mena Merina yang ketika itu memakai handuk warna putih yang dililitkan di kepala, baju tengtop warna hijau tua, celana pendek dan tidak pakai sandal, tanpa sepengetahun ibunya pergi ke luar rumah dan sejak 4 April pukul 18:05 hingga kini tidak pernah lagi pulang ke rumah yang ada di Langsa dan rumah yang ada di Rantau. Bakhtiar mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari saksi mata yang melihat Mena Merina kala itu ada mobil Kijang Krista warna silver berplat BK, tetapi saksi mata tidak ingat nomor polisi mobil tersebut dan dua laki-laki yang turun, lalu masuk ke kedai kopi di samping LP3I Langsa.

Menurut saksi mata, lanjut Bakhtiar, ciri-ciri laki-laki itu yang seorang memakai topi pet, kaos oblong warna putih, hidung mancung, tinggi badan sekitar 165 cm, badan kurus, kulit putih, mata agak sipit. Sedangkan seorang lagi mempunyai cirri-ciri tinggi besar yang diperkirakan 170 cm, kulit hitam, rambut cepak dan bercelana bonggol. “Orang itu yang menurut saksi mata melihat anak saya pergi dengan mobil Kijang Krista itu,” ungkap Bakhtiar. Bahktiar menambahkan, selain dua orang itu, masih ada dua lagi yang naik sepeda motor mengikuti dari belakang mobil Kijang tersebut. “Selain dua orang itu, dari arah belakang mobil itu ada dua orang yang mengikuti dengan sepeda motor. Begitu ke luar komplek Perumahan Kencana Mas Langsa

depan LP3I, belok kiri, lalu mobil Kijang itu diikuti sepeda motor. Mobil yang di dalamnya ada anak saya itu dan kedua orang yang naik sepeda motor itu seterusnya meluncur ke arah jalan Kuala Langsa. Sampai sekarang anak saya itu belum ditemukan dan belum diketahui keberadaannya,” ungkap Bahktiar. Orang tua korban merincikan, adapun cirri-ciri Mena Marina yaitu kulit putih, rambut pendek/lurus, berbadan sedang, hidung mancung, tinggi badan 160 cm, berat badan 50 Kg. Mena Merina dilahirkan di Rantau pada 27 Januari 1986. Bakhtiar mengatakan karena Mena Merina hilangnya di Kota Langsa, dia melaporkan kasus tersebut ke Polres Langsa dan pihak Polres Langsa telah menerbitkan surat keterangan Nomor :B/155/IV/2010/ RESKRIM tanggal 16 April 2010 tentang Daftar Pencarian Orang Hilang. “Saya sudah melapor ke Polres Langsa, ini surat laporan dan daftar pencarian orang hilang yang dikeluarkan oleh Polres Langsa,” terang Bakhtiar sambil menunjukkan surat dan daftar yang telah dikeluarkan Polres Langsa itu kepada Waspada. Bahktiar melalui Waspada menyatakan bagi masyarakat yang mengetahui atau melihat Mena Merina agar menghubungi Nomor HP Bahktiar 085262742460, Rusli Raden 08116708339, Kapten Inf Syahrul 081269789004, Polres Langsa, jajaran Polda Aceh dan Polda Sumatera Utara. (b24)

Waspada/Khairul Boangmanalu

SUMBER BENCANA: Salah satu penyebab meluapnya air hingga memasuki sebagian rumah warga Desa Lae Ikan pada musibah banjir akhir Maret lalu, persis di depan rumah kepala Desa Lae Ikan, yaitu gorong-gorong yang berukuran kecil dan tersumbat pada saat kejadian tampak masih belum mendapat perbaikan berarti. Masyarakat pun masih trauma dengan kejadian itu dan berharap Pemda segera melakukan renovasi terhadap gorong-gorong itu. Foto direkam Sabtu (17/4) saatWakil Ketua DPRK Subulussalam, KarlinusmendampingiMahasiswaPaguyubanAceh,IsmaildanSuryadi yang turun ke sana untuk menyerahkan bantuan.

PASANG IKLAN MINI ACEH Hub:

0651-22385 0645-42109

Aceh

WASPADA Senin 19 April 2010

C5 Penimbunan Lokasi SMPN-2 Samudera Berpotensi KKN

Atasi Keluhan Air Bersih, Eksekutif Dan Legislatif Sepakat Bentuk PAM LHOKSEUMAWE (Waspada): Untuk mengatasi keluhan warga soal air bersih, Jumat (16/4) sebagian besar orang di kalangan DPRK Lhokseumawe sepakat membentuk perusahaan daerah air minum bersama di daerah yang berjulukan Kota Petro Dolar. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Amir Gani mengingat pentingnya keluhan warga Kota Lhokseumawe yang sudah lama mendambakan kehadiran air bersih tanpa hambatan. Bahkan untuk menunjukkan sikap seriusnya, sambung Amir Gani, rencana pembentukan perusahaan air minum tersebut pernah dipaparkan dalam pertemuan dengan Walikota Lhokseumawe Munir Usman, Senin (12/4) lalu. “Intinya, eksekutif dan legislatif sepakat mendirikan perusahaan air minum di Lhokseumawe. Kami dari Fraksi Demokrat sejak awal sudah mendorong agar air minum memang menjadi prioritas pemerintah,” ujar Amir Gani. Lebih jauh politisi Partai Demokrat ini menuturkan, banyak masyarakat di Kota Lhokseumawe belum bisa menikmati air bersih dan layak dikonsumsi, kecuali harus membayar lebih mahal. Karena itu, kondisi seperti ini menjadi alasan kuat bagi wakil rakyat sepatutnya memikirkan solusi tepat mengatasi masalah air bersih, dengan cara pembentukan perusahaan air minum daerah. Di samping itu, menurut keterangan, ternyata qanun pendirian perusahaan air minum sudah masuk program legislasi daerah (Prolegda). Sehingga Prolegda dalam waktu dekat segera dibahas sesuai qanun yang berlaku. “Dalam waktu dekat DPRK bahas qanun perusahaan daerah air minum,” kata Amir. Paling menarik lagi, tandas Amir, warga yang puluhan tahun mengandalkan sumber bersih dari PT. Arun, kini malah PT. Arun NGL sepakat menghibahkan instalasi air perusahaannya untuk Kota Lhokseumawe. “Ini terobosan yang patut diberi apresiasi dan harus didukung semua pihak,” tegas Amir.(b15)

350 Peserta Ikuti Lomba Layang–layang HUT Aceh Singkil SINGKIL (Waspada): Sebanyak 350 peserta dari empat kecamatan se-Aceh Singkil mengikuti perlombaan layang–layang tingkat kabupaten yang berlangsung selama empat hari di Lapangan Alun–alun Pantai Pulau Sarok Singkil. Ketua Panitia Pelaksana Arifin S.Pd dalam laporannya mengatakan, perlombaan layang–layang yang dimulai Kamis (15/4) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Singkil Ke–11 itu, diikuti empat kecamatan masing–masing Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Bara dan Gunung Meriah untukmemperebutkanhadiahsenilaiRp1,5jutauntukjuarapertama. Sekdakab Aceh Singkil H. Ridwan Hasan SH.MM yang membuka acara perlombaan itu mengatakan, dengan dilaksanakannya perlombaan layang–layang yang pertama sejak Aceh Singkil terbentuk, bisa menjadi momen penting bagi masyarakat untuk ikut langsung merasakan kegembiraan menyambut HUT Aceh Singkil Ke–11. Selain itu bisa menjadi ajang dalam mempromosikan wisata Aceh Singkil ke manca negara. Untuk itu dalam pesta penyu yang akan dilaksanakan Juni mendatang di Kecamatan Pulau Banyak Aceh Singkil, Ridwan berharap layang – layang juga akan ikut diperlombakan. Antusias Perlombaan layang–layang yang perdana itu membuat warga di sana terhibur. Buktinya anusias warga menyaksikan perlombaan layang–layang cukup tinggi. Syarifah Aini, warga Pulau Sarok mengaku terhibur dengan dilaksanakannya perlombaan tersebut. ”Ini lebih seru dari perlombaan lain,” akunya. Hadir pada acara perlombaan layang–layang Bupati H. Makmursyah Putra, Kapolres AKBP Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf S.Ik. M.si , Dandim 0109/Singkil Letkol Inf. Riswanto dan kepala SKPD.(cb02)

Kadinkes Bireuen: Pemasungan Tindakan Salah BIREUEN (Waspada): Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Amir Addani menilai aksi pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa adalah tindakan yang salah karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Demikian antara lain disampaikannya, Jumat (16/4) di ruang kerjanya. Dia menyebutkan, tindakan pemasungan adalah bukan cara pengobatan, namun menghadapi yang terganggu ingatannya itu harus diobati. “Pemerintah tidak pernah mentolerir pemasungan, dan bagi mereka yang tidak dapat ditangani di Bireuen, kita telah mengalokasikan dana untuk biaya rujuk ke RSJ di Banda Aceh,” terang dr. Amir. Untuk mengantisipasi tindakan salah itu, katanya, di setiap puskesmas dalam Kabupaten Bireuen telah dilatih petugas khusus menangani gejala gangguan jiwa. Sementara informasi lain yang diterima wartawan, jumlah penderita gila di Kabupaten Bireuen masih banyak yang belum mendapat pengobatan karena berbagai hal. Bahkan, sebagian dari penderita itu berkeliaran di jalanan.(cb03)

Bupati Aceh Barat Didesak Tertibkan Lahan Terlantar BANDA ACEH (Waspada): Bupati Aceh Barat didesak menertibkan tanah terlantar, khususnya tanah yang ditelantarkan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU). Pasalnya, berdasarkan data dari Dishutbun Aceh Barat dan Pandangan Umum Fraksi Bersama DPRK Aceh Barat, bahwa dari 7 perusahaan pemegang HGU dengan total luas areal 41.209,89 ha, yang dimanfaatkan hanya seluas 18.151,22 ha, sisanya 23.058,67 ha dibiarkan telantar. Menurut Koordinator LBH Banda Aceh Pos Meulaboh, Chairul Azmi, SH, hal tersebut jelas-jelas merupakan pelanggaran terhadap kewajiban yang harus dijalankan para Pemegang Hak atau pihak yang telah memperoleh dasar penguasaan tanah, sebagaimana diatur dalam Pasal 12 ayat (1) huruf b PP No: 40 Tahun 1996 Tentang HGU, HGB dan Hak Pakai Atas Tanah. “Selain itu, hal ini juga juga merupakan tindakan yang tidak bijaksana, tidak ekonomis (hilangnya peluang untuk mewujudnyatakan potensi ekonomi tanah), dan tidak berkeadilan. Sebab itu, penelantaran tanah harus dicegah dan ditertibkan untuk mengurangi atau menghapus dampak negatifnya,” ungkap Chairul di Banda Aceh, Kamis (15/4). Karenanya, LBH Banda Aceh Pos Meulaboh memandang hal ini sebagai peluang bagi Bupati Aceh Barat untuk meningkatkan potensi ekonomi kabupaten serta taraf hidup masyarakat, khususnya kalangan petani di Kabupaten Aceh Barat. “Hal ini dapat dilakukan apabila Bupati selaku kepala daerah menggunakan salah satu kewenangannya yaitu melakukan redistribusi tanah, sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden No: 34 Tahun 2003 Tentang Kebijakan Nasional di Bidang Pertanahan,” imbuhnya. Masih terkait masalah itu, Chairul didampingi Wadir Operasional LBH Banda Aceh, M. Alhamda, SHI, mendesak Bupati Aceh Barat menginventarisasi tanah telantar oleh Kanwil BPN Aceh, sebagaimana diatur dalam PP No: 11 Tahun 2010 Tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar.(b07)

Abdullah Jadi Mukim Pirak MATANGKULI, Aceh Utara (Waspada): Abdullah, Kamis (15/ 4) pagi terpilih sebagai Mukim Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Ut ara, dengan perolehan suara mencapa 84 suara. Sementara Idris lawannya hanya mampu mengumpulkan suara 48 suara. Begitupun, proses pemilihan berlangsung demokratis. Jafar, Ketua Panitia Pemilihan Mukim di Kecamatan Matang Kuli mengatakan, acara pemilihan dihadiri warga dan Muspika Matang Kuli. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar sesuai yang diharapkan dan acara pemilihan berlangsung cukup demokratis,” kata Jafar Ketua Panitia Pemilihan Mukim. Lanjutnya, jumlah peserta pemilihan Mukim Pirak mencapai 135 orang, meliputi para geusyik, tengku imum, tuha 4, dan imum syik dalam Kemukiman Pirak.(cmun)

Waspada/Maimun Asnawi

TERSANGKA TOGEL: Sembilan tersangka judi togel sedang diinterogasi personel polisi dari Mapolresta Lhokseumawe, Minggu (18/4) di bagian Reskrim.

9 Agen, Kurir Dan Pembeli Togel Dibekuk Hari Ini Dilimpahkan Ke WH Lhokseumawe LHOKSEUMAWE (Waspada): Sabtu, (17/4) sekitar pukul 18.00 sore, personel polisi dari Mapolresta Lhokseumawe berhasil membekuk sembilan agen, kurir dan pembeli togel yang beroperasi di kota gas itu. Kini, ke sembilan tersangka kasus meisir tersebut diamankan di Mapolresta setempat. Penang kapan ke sembilan agen, kurir dan pembeli togel dipimpin langsung oleh AKP Bambang S, Kasatreskrim Ma-

polresta Lhokseumawe. “Mereka kita tangkap di tiga lokasi dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Ya, kita tidak tahu sudah berapa lama mereka beroperasi, tapi setiap ada laporan akan kita hantam,” sebut AKBP Zulkifli, Kapolresta Lhokseumawe melalui AKP Bambang S. Ketiga lokasi tempat penangkapan ke sembilan tersangka kasus meisir itu yakni di Jalan Iskandar Muda, Kampung Jawa Lama empat tersangka yaitu Ibni, agen besar, N, H dan Z. TKP kedua di Kampung Keramat empat orang yaitu S, D, M dan A. Sedangkan di TKP ke tiga di Simpang Bank Indonesia satu orang dengan inisial R. Menjawab Waspada, para tersangka kasus judi togel itu

akan dilimpahkan ke Wilayatul Hisbah, karena termasuk dalam katagori maisir. Khusus untuk tersangka Ibni, lebih dulu akan diperiksa di Mapolresta karena dia telah mencoba melakukan pencemaran nama baik terhadap instansi kepolisian. Beberapa minggu lalu, Ibni telah menuliskan selebaran gela p yang dikirimkan ke Mapolresta Lhokseumawe, ke beberapa kan tor media cetak, dan beberapa instansi pemerintah. Dalam selebaran itu disebukkan beberapa personel polisi dari Mapolresta Lhokseumawe membekingi judi togel. “Itu fitnah. Ibni telah melakukan perbuatan pencemaran nama baik terhadap instansi kepolisian. Karena itu, dia harus

mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dikenakan tindak pidana penghinaan atau fitnah pasal 311 jo 316 KUHP,” kata Kasatreskrim. Kasatreskrim juga mengatakan, Ibni warga Gampong Blang Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Pemerintah Kota Lhokseumawe. Beberapa barang bukti yang berhasil disita dari tersangka Ibni yaitu satu unit laptob, repas togel, uang hasil penjualanm togel senilai ratusan ribua rupiah. “Selain Ibni, para tersangka lain akan dikirim ke Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe. Senin(19/4)hariini.Karenainikasus meisir. Maka kasus ini harus diselesaikan dengan qanun no 14 tahun 2002,” katanya. (cmun)

DPKKD Bireuen Diduga Langgar Disiplin Anggaran BIREUEN (Waspada): Sejumlah pengamat dan pemerhati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, menduga pihak Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) telah melanggar displin anggaran. Pasalnya, saldo buku anggaran 2009 yang seharusnya telah ditutup per 31 Desember 2009 lalu. Namun anehnya hingga kini kesannya masih dibiarkan. Informasi yang Waspada peroleh dari sejumlah sumber, Jumat (16/4), mengatakan, pihak DPKKD Bireuen disebutsebut telah berani melanggar satu hal yang fatal yaitu disiplin anggaran yang mestinya telah dilakukannya. Namun kenyataan yang terjadi seperti itu. Sebenarnya sebagai upaya agar mata anggaran kewajiban 2009 terlunaskan dan dimasukkan dalam pengeluaran tahun 2009, sebaliknya kebijakan itu

adalah pelanggaran. Contohnya, kata sebuah sumber, pembayaran Alokasi Dana Gampong (ADG) yang dilakukan baru-baru ini adalah alokasi anggaran 2009 bukan dari anggaran 2010. “Seharusnya, pembiayaan yang belum terselesaikan tahun 2009 bisa diluncurkan kembali tahun berikutnya, sehingga tidak melanggar disiplin anggaran seperti ini. Selain itu, kabarnya banyak Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) kewajiban tahun 2009 belum terselesaikan dan tidak tercantum dalam mata anggaran 2009. Hal ini persoalan serius di bagian keuangan, walaupun itu bukan penyelewengan atau korupsi, tapi melanggar disiplin anggaran sesuatu hal yang anagt fatal di saat Bireuen sedang ‘sakit’ begini,” kata sumber. Menurutnya, mengenai hal itu, biasanya dan berlaku di ma-

na saja, pengeluaran tahun 2009 yang belum terealisasi tahun berjalan diluncurkan kembali tahun berikutnya, buku saldo tetap ditutup per 31 Desember. “Masalah ini jangan dianggap remeh oleh pihak DPKKD, Bireuen ini telah sangat menderita jangan dengan sebab oknum tertentu Bireuen yang menanggung bebannya, sudah cukuplah Bireuen ini menderita,” ketusnya seraya mengharapkan kepada bupati supaya menegur kepala DPKKD yang kesannya dianggap enteng dan remeh selama ini. Sekdakab Bireuen, Nasrullah Muhammad yang dikonfirmasi masalah itu mengatakan, menurut ketentuan buku saldo 2009 seharusnya sudah ditutup per 31 Desember. Sekda mengaku sebelumnya sudah mengingatkan kepala PKKD agar menaati peraturan tentang hal itu menjelang tutup tahun. Namun

Dia mengatakan, dalam surat yang disodorkan itu, tertulis identitas lengkapnya, serta nama perusahaan yang akan menjadi pemasok barang seperti buku paket, alat peraga olahraga, dan kesenian. “Daripada selalu diikuti, saya teken saja,” katanya. Sementara menurut sumber lainnya, pengadaan buku dan alat peraga untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bireuen berjumlah Rp19 miliar lebih, dengan rincian sebagai beriukut, untuk SD Rp11 miliar, dan SMP Rp7,7 miliar dari dana APBN. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, Drs. Asnawi, M.Pd tidak dapat dikonfirmasi karena masih di Banda Aceh. Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Drs Boyhaqi yang ditemui, Jumat (16/4), membantah adanya orang suruhan tersebut. “Tidak ada orang suruhan kepala dinas ataupun suruhan

saya, memang ada orang yang menjumpai saya terkait proyek pengadaan, saya tegaskan kepada mereka kalau semuanya harus mengikuti mekanisme dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” katanya. Bila ada

Ruda Luncurkan Biografi Abu Kruet Lintang LANGSA (Waspada): Rabithah Dayah Ulama Aceh (Ruda) memastikan bulan ini akan melakukan seminar dan peluncuran biografi ulama ternama Aceh Timur, Abu Kruet Lintang yang telah lama wafat, itu. Gelaran acara melibatkan berbagai elemen sipil dan ulama serta pemerintah itu direncanakan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, 24-26 April 2010. Seminar dan peluncuran biografi Abu Kruet Lintang ini sebagai upaya mengenang dan menyegarkan kembali perjuangan sang ulama karismatik itu. Diharapkan kegiatan ini dapat memunculkan semangat bagi generasi muda khususnya para murid beliau yang kini masih eksis memperjuangkan nilai-nilai Islam. ”Insya Allah kegiatan ini akan memberikan nilai yang positif bagi kemajuan Islam di daerah ini,” ujar Ketua Pengarah Ruda Drs. H. Teuku Amiruddin didampingi Ketua Panitia Pelaksana Tgk. H. Bukhari Hasan dan sekretarisnya Tgk. Nurdin Nur, kepada Waspada di Langsa, Kamis (15/4). Diuraikan, dilaksanakannya kegiatan ini juga sebagai tanggung jawab dan kewajibannya yang sama sekali bukan dijadikan sebagai upaya pendewaan bagi gurunya, Abu Kruet Lintang. ”Tetapi suatu takdhim kami sebagai murid kepada guru karena perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW,” sela Tgk Nurdin Nur. Sebagaimana diketahui, Abu Kruet Lintang ini juga salah seorang murid dari ulama besar yakni, Tgk. Syech. H. Hasan Krueng Kalee, yang pernah menjadi penasehat Gubernur Militer Aceh, Langkat dan Tanah Karo, yaitu Mayor Jenderal Tituler Tgk. Muhammad Daud Beureu’eh. Kecuali itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan nilainilai budaya Islam yang benar-benar berlaku secara Islami. ”Satu hal terpenting adalah, dimana pelaksanaan Syariat Islam di Aceh agar terkawal dengan baik dan terlaksanakan secara kaffah,” tambah Tgk. Nurdin Nur seraya menandaskan, kiranya pemberlakuan Syariat Islam di Aceh ini akan bisa meraih negeri yang baldatun thaiyyibatun warabbun ghafuur. (b23)

Kobar-GB: Pemberian TC Di Abdya Diskriminasi karena ada beberapa alasan tertentu dari bagian keuangan sehingga tidak ditutup. “Kita sudah ingatkan agar menaati ketentuan yang berlaku dan disiplin anggaran,” kata Sekdakab. Masalah itu, katanya pernah dibahas beberapa waktu lalu dengan bagian keuangan, namun belum ada kesimpulan waktu itu, sehingga buku kas 2009 belum ditutup sampai sekarang. Dikatakan Sekda, dirinya pernah menyarankan untuk beberapapospengeluaranseperti ADG hingga akhir tahun belum disalurkan disarankan untuk dimasukkan dalam pembiayaan 2010, namun tidak dilakukan. “Kebijakan yang dilakukan bagian keuangan mungkin memiliki catatan kaki, namun demikian dianggap melanggar disiplin anggaranda masalah ini akan kami bahas dengan bagian keuangan dan buku harus ditutup segera,” pungkas Nasrullah.(amh)

Dana DAK Belum Jelas, Calon Rekanan Datangi Kepala Sekolah BIREUEN (Waspada): Kendati Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membiayai proyek di Kabupaten Bireuen belum jelas, namun dilaporkan sejumlah ‘utusan’ dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga telah mendatangi kepala sekolah agar bersedia membeli barang dibiayai dengan dana itu via perusahaan tertentu. Informasi yang diterima dari beberapa sumber dua hari belakangan, orang-orang yang mengaku sudah mendapat ‘restu’ Kadis Pendidikan Bireuen itu telah membawa perjanjian yang seolah-olah kepala sekolah meminta mereka untuk memasok beberapa jenis barang tertentu. “Karena setengah dipaksa, jelas kami merasa tidak nyaman dalam bekerja, bagaimana kami mau tandatangan sementara barang yang kemungkinan akan dibantu dengan DAK belum jelas, lagi pula saya tidak tahu apakah sekolah saya ikut menerima bantuan,” jelas seorang Kepala Sekolah Dasar di bagian barat Kab. Bireuen.

ACEH UTARA (Waspada): Masyarakat Kecamatan Samudera, Aceh Utara menilai, anggaran penimbunan lokasi SMP Negeri 2 Samudera senilai Rp650 juta berpotensi terjadi KKN. Pengeluaran itu tak perlu dilakukan, bila Pemkab Aceh Utara menerima aspirasi masyarakat setempat. Hasbi, 46, warga Samudera, Jumat (16/4) mengakui, gedung SMP Negeri-2 bantuan pemerintah pusat akan dibangun di Desa Gampong Teungoh. Sehingga warga setempat menyediakan lahan seluas 6.000 meter. Namun tiba-tiba Pemkab Aceh Utara menganggarkan dana APBK TA-2010 senilai Rp650 juta di Desa Sawang. Sehingga warga mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak wajar. Selain Hasbi, keluhan yang sama juga disampaikan warga kepada Pemkab melalui LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA). Koordinator Bidang Advokasi dan Kampanye MaTA, Baihaqi menjelaskan, anggaran penimbunan di Desa Sawang berpotensi terjadi KKN. “Bila Pemkab membangun sekolah di Desa Teungoh dapat menghemat anggaran karena tidak perlu penimbunan,” kata dia. Sementara di Desa Sawang lokasinya di kawasan persawahan yang membutuhkan biaya penimbunan tidak sedikit. Kebijakan Pemkab yang mengabaikan aspirasi warga telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Aceh. Sehingga dinas pendidikan provinsi melalui surat No.624/C.3/2158/2008 meminta dinas pendidikan Aceh Utara meninjau kembali kebijakan tersebut. “Namun dalam anggaran tahun ini lokasi pembangunannya tetap dilakukan di kawasan pantai Sawang yang berjarak sekitar delapan kilo meter dari jalan negara. Penimbunan lokasi SMPN-2 di Sawang menurut warga juga telah mengingkari janji Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara, Drs. M. Jamil, M.Kes kepada masyarakat. Dalam janjinya melalui surat tertanggal 12 Februari 2010, tidak akan dilakukan penimbunan di Desa Sawang. Sementara itu Kadis Pendidikan Aceh Utara, M.Jamil kepada Waspada, mengakui janjinya tidak akan melakukan penimbunan di lokasi lain selain di Desa Gampoeng Teungoh. Sedangkan anggaran yang dikeluarkan Pemkab untuk penimbunan di Sawang, menurut M. Jamil, tidak sepengetahuannya.(b17)

orang-orang yang melakukan perjanjian menyangkut dengan pengadaan buku dan alat peraga, jelasnya, itu tidak menjadi pedoman dinas, karena pengadaan tersebut adalah tugas kepala sekolah.(cb03)

Subulussalam Butuh BLUD-SPAM JONTOR, Subulussalam (Waspada): Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) diharapkan dibangun dalam rangka memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Karenanya, agar hasil pembangunan SPAM bermanfaat lebih optimal kepada semua masyarakat harus segera dikelola dengan baik. Demikian Drs. Bambang Chairuddin, Direktur Pelaksana Pendidikan DMT Pesantren Subulussalam Jontor Kec. Penangganlan, Subulussalam, Aceh mengomentari kehadiran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Subulussalam melalui siaran persnya kepada Waspada, Sabtu (17/4). Menyebutkan data Kementerian PU Cipta Karya, Bambang menyatakan, kalau 90% PDAM sebagai institusi pengelola sistem penyediaan SPAM masuk dalam katagori kurang sehat, baik secara teknis maupun manajemen. Karenanya institusi ini dinilai tak mampu memberikan pelayanan SPAM dengan baik dan mengalami kesulitan financial dalam pengoperasiannya. Untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan sistem penyediaan SPAM, salah satu hal yang harus dibenahi adalah kinerja institusi pengelola.(b33)

BLANGPIDIE (Waspada): Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Yusuf, S.Ag menilai pemberian Tunjungan Khusus (TC) bagi PNS di lingkungan Pemkab Abdya terkesan diskriminasi terhadap posisi dan profesi guru. Dalam siaran pers yang dikirim ke Waspada Kamis (15/4) menyebutkan, pemerintah setempat telah melakukan diskriminasi terhadap guru dalam pemberian TC. Bahkan guru ditempatkan di kasta paling bawah dalam jajaran PNS di kabupaten itu. “Guru dengan golongan IV termasuk kepala sekolah dihargai sama dengan PNS non eselon setingkat tukang sapu kantor yaitu Rp400.000 per bulan, sementara eselon IIa mendapat TC Rp 5.800.000 setiap bulannya,” ungkap Jufri Yusuf. Pemberian TC yang besar juga terlihat di jabatan stuktural seperti untuk eselon IIb Rp 2.900.000. Eselon III Rp1.450.000, eselon IV Rp725.000 dan eselon V Rp650.000 per bulan. Sementara staf non eselon golongan IV Rp550 ribu, III Rp500 ribu dan II/I Rp400 ribu. “Kami bukan persoalkan nominal yang diberikan perbulan tetapi yang kami tidak setuju adalah adanya perbedaan antara guru dengan jabatan di stuktural,” protesnya. Besaran TC itu jauh berbeda dengan guru yang hanya dihargai golongan IV Rp400 ribu, III Rp350 ribu dan golongan II Rp300 ribu. ”Apakah ini bukan diskriminasi,” tutur Jufri yang menginginkan pertimbangan mengevaluasi ulang kebijakan itu. Jufri juga mengemukakan kemaklumannya dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang mengalami defisit serta tidak juga mempersoalkan jumlah nominal perbulan yang diberikan dalam program tunjangan khusus tersebut. Begitupun dia menyarankan jangan terjadi kasta dan diskriminasi dalam pemberian alokasi TC itu, sehingga martabat guru menjadi terabaikan.(sdp)

PT LSM Disomasi BANDA ACEH (Waspada): Terkait penyerobotan tanah dan pengrusakan lingkungan milik ratusan masyarakat oleh PT Lhoong Setia Mining, di Desa Jantang, Kecamatan Lhoong, Kab. Aceh Besar, Provinsi Aceh, disomasi oleh kuasa hukum korban. Somasi bernomor 23. MSP/sm/IV/2010 itu dilakukan kuasa hukum korban, Mukhlis, Safar dan Partners, beralamat di Jl. P. Nyak Makam No 96 Banda Aceh. Somasi itu mewakili kliennya H. Anwar Hasyim dan Anwar TM. Ali. Kuasa Hukum PT TMP, Safaruddin, SH kepada Waspada, Jumat (16/4) petang, somasi itu berdasarkan beberapa hal, di antaranya, PTTanoh Meutuah Perkasa (TMP), memiliki luas tanah ribuan hektar, berupa jalan yang telah dibangun, baik penimbunan dan pengerasan sebagai sarana transportasi menuju areal perkebunan PT. TMP, yang telah dibeli oleh PT.TMP dari masyarakat pada tahun 1995 di Gampong Jantang, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Lalu, tanah berupa jalan yang telah dibangun PT. TMP sekarang telah dirampas, dirusak dan dihancurkan oleh PT Lhoong Setia Mining (LSM) tanpa sepengetahuan dan seizin dari PT. TMP. Tindakan yang dilakukan PT LSM tindakan melawan hukum dengan merampas, merusak, menghancurkan dan memiliki tanpa izin serta merugikan orang lain seperti yang dimaksud dalam pasal 362 KUHP tentang pencurian yang diancam pidana 5 (lima) tahun penjara, pasal 170 KUHP tentang menghancurkan barang dengan ancaman pidana penjara 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan dan pasal 406 KUHP tentang menghancurkan barang milik orang lain dengan ancaman penjara 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan. Sehubungan dengan tindakan PT LSM itu, lahan milik kliennya telah menyebabkan kerugian yang besar baik secara material, maupun secara inmaterial (rusaknya lingkungan—red), terhadap kliennya maupun milik masyarakat lain di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, itu. Berdasarkan fakta itu, lanjut Safaruddin, diminta dengan tegas PT LSM agar dalam jangka waktu satu pekan terhitung sejak, Jumat (16/4) segera menyelesaikan masalah itu dengan PT. TMP atau kuasa hukumnya. (cmad/b09)

Opini

C6

WASPADA Senin 19 April 2010

Grand Design Karakter Bangsa Oleh Aldwin Surya Boleh jadi grand design pendidikan karakter mampu menyahuti kegelisan kita terhadap perilaku anak bangsa

B

TAJUK RENCANA

Anas Berani ‘Melawan’

T

iga kandidat Ketua Umum Partai Demokrat berpeluang memenangkan kongresdiBandung21-23Meimendatang,namunkanspalingbesardimiliki Anas Urbaningrum, disusul Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie. HasilsurveiterbaruCirusmenghasilkansebanyak30,6persenresponden masyarakat desa lebih mengenal Andi Mallarangeng serta 22,2 persen mengenalAnasUrbaningrum.NamunmeskipunAndilebihpopulertapibelummenjamin akan dipilih. Survei Cirus hanya pada 1.240 masyarakat desa yang tinggal di 124 desa di seluruh Indonesia pada 1-7 Maret 2010 dan dipublikasi pada 7 April lalu. Respondennya adalah konstituen Partai Demokrat yang memiliki hak suara pada Pemilu Legislatif. Sedangkan hasil survei LP3ES yang respondennya adalah elite Partai Demokrat di seluruh daerah di Indonesia menyimpulkan, Anas Urbaningrum dipilih oleh 46,2 persen, disusul Marzuki Alie 21,3 persen, serta Andi Mallarangeng hanya 2,3 persen saja. Kecil sekali sehingga kubu Andi harus kerja keras meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya dalam sebulan ini. Justru itu masih belum dapat dipastikan siapa yang paling berpeluang menang, apalagi ada kesan kedua survei itu dilakukan berdasarkan ‘’order’’ sehingga hasilnya banyak diragukan. Selain lembaganya beda, respondennya berbeda, pertanyaannya berbeda, serta sebaran lokasi dan metodologinya berbeda sehingga menjelang kongres berlangsung, bahkan sampai menjelang pemilihan calon Ketua Umum Partai Demokrat nanti masih sangat mungkin terjadi perubahan. Di tingkatan elite partai Anas unggul karena buah pikiran yang dituangkan lewat visi dan misinya sangat bagus bagi masa depan partai agar tidak tergantung pada sosok Susilo BambangYudhoyono (SBY). Namun apa yang dikatakan Anas ketika deklarasi pencalonannya bisa menjadi ‘’bumerang’’ baginya. Sebab, sangat tidak mungkin menjauhkan Partai Demokrat dari SBY dan keluarganya. Untuk satu periode bahkan satu dasawarsa ke depan pengaruh SBY dan keluarganya masih sangat dominan. Jika AnasterusngototmenjadikanDemokratpartai modern lepas dari pengaruh dan bayangIntisari bayang SBY bisa-bisa ia bakal dimusuhi arus bawah. Keberanian Anas untuk menjadikan Partai Hasil survei tak jadi sebagai partai modern sebenarnya ukuran, pengaruh SBY Demokrat bagus dan memang harus begitu meskipun jauh lebih menentukan tidak bisa dilakukan secara sporadis sekarang Apalagi dalam deklarasi kemarin tidak untuk lima tahun ke ini. kelihatan tokoh-tokoh Demokrat yang depan. memiliki kedekatan dengan SBY. Kesannya Anas kurang didukung atau bahkan tidak didukung menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat untuk periode 2010-2015. Hal itu sudah terlihat ketika deklarasi Andi Mallarangeng. Putra SBY ikut hadir mendukung Andi, begitu juga fungsional partai lainnya. Hanya saja SBY hingga saat ini belum menyatakan dukungannya kepada siapa tongkat estafet kepemimpinan partai yang dibangunnya akan diteruskan. Hemat kita, SBY tidak akan membiarkan kongres mendatang menimbulkan friksi dalam internal partai. Oleh karena itu SBY akan tampil pada saatnya untuk mengarahkan ketiga kandidat dalam kongres mendatang. Pastilah mereka akan mengikuti‘’titah sang raja’’ karena sebenarnya kekuatan utama partai ini ada pada sosok SBY. Kalau SBY bilang A semua akan mengikut, begitu pula bila SBY bilang harus mengakomodir yang kalah juga akan dituruti. Tanpa SBY partai ini pasti keropos. Itu sebabnya, klan SBY masih sangatdiharapkan.Sayang, Ibas(putraSBY)masihterlalumuda.Belumsaatnyamemimpin partai sebesar Demokrat. Ibas masih harus menimba pengalaman dalam lima tahun ke depan, sehingga bukan tidak mungkin dalam kongres mendatang muncul sosok baru, seperti Ibu Ani Yudhoyono untuk menyatukan tiga kubu yang bersaing dalam kongres mendatang. Demokrat memang harus menjadi partai modern. Jangan seperti PDIP yang masih tetap dipegang Megawati, sepertinya partai keluarga saja sehingga peluang untuk besar sangat kecil kemungkinannya. Suara PDIP akan terus mengecil selama masih tetap tidak mau mengubah image sebagai partai demokrasi yang benar-benar menerapkan demokrasi secara terbuka. Pola pengaderan di PDIP lemah sehingga meskipun usia Megawati sudah sepuh masih tetap dipertahankan. Demokrat sudah semestinya tidak mengikuti PDIP. Dilihat dari track record ketiga kandidat yang muncul (Anas, Andi, dan Marzuki) kelas Anas memang lebih pas untuk memimpin Demokrat ke depan dibandingkan kandidat lainnya. Anas punya visi yang jelas, meskipun visi dan misinya terlalu berani dan terkesan‘’melawan arus’’ keinginan para elite partai dan arus bawah yang cenderung ke Andi karena didukung putra SBY. Apalagi Andi jauh lebih dekat dengan SBY dan keluarga Cikeas. Secara umum peluang Anas lebih besar karena ada kemiripan yang sangat kuat antara sosok mantan Ketua Umum PB HMI itu dengan sosok SBY. Keduanya ‘’low profile’’. Beda dengan sosok Andi yang lebih banyak bicara dan tampil dalam acaraacara seremonial bersama SBY, apalagi ia bekas jubir presiden dalam kabinet lalu. Itu sebabnya Anas tampak lebih diunggulkan –kalau melihat kehadiran dan dukungan DPC dan DPD—saat deklarasi pencalonannya. Namun dukungan itu bisa segera cair begitu SBY memberi sinyal kepada Andi atau siapa pun yang ia inginkan memimpin Demokrat dalam kongres nanti.+

Hubungi kami KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN � Bumi Warta Jaya Jalan Kebon Sirih Timur Dalam No. 3 Jakarta 10340 Tel: (021) 31922216, Faks: (021) 3140817. � Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C Banda Aceh 23122 Tel & Faks: (0651) 22385 � Jalan Iskandar Muda No. 65 Lhokseumawe Tel: (0645) 42109 � Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412

Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 Percetakan: PT Prakarsa Abadi Press Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 6612681 Isi di luar tanggung jawab percetakan Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan hitam-putih Rp. 33.000,Halaman depan berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com

enarkah karakter bangsa Indonesia semakin tergerus oleh dinamika perubahan dan kepentingan dalam masyarakat? Inti dari pertanyaan mengacu kepada kegelisahan banyak pihak terhadap karakter anak bangsa yang cenderung semakin lemah. Padahal, sebagai bangsa yang memiliki keragaman budaya dan populasi penduduk yang besar di dunia, mestinya menjadi aset untuk berkembang dan maju. Namun, dinamika perubahan dan kepentingandidalammasyarakatmenunjukkan karakterbangsaIndonesiasemakin rentan terhadap tindakan tidak terpuji seperti pelanggaran hak asasi manusia, tindak kriminal, arogansi, anarkis, korupsi, manipulatif dan diskriminatif. Agresifitas warga di satu kota semakin mudah disulut isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Muara dari situasi itu dipicu oleh sensivitas warga yang cepat merasa terusik dan kemudianmembentuksemangatsolidaritas. Puncaknya, tanpa merasa perlu mencermati masalah yang sebenarnya, warga bergerak tanpa menggunakan akal sehat dan memikirkan dampak yang ditimbulkannya. Di lain pihak pelanggaran oleh aparat terkait hak-hak asasi warga semakin memperburuk citra pemerintah dalam penerapan keadilan. Demi alasan komersial, hak-hak warga diabaikan. Ironisnya, semakin kuat reaksi warga mempertahankan hak-hak mereka, semakin kuat pula reaksi aparat. Padahal, rekasi ini malah membuat kepercayaan masyarakatterhadap itikad reformasi di bidang penegakan hukum semakin menurun. Keadaanyanglebihmengkhawatirkan berlangsung dalam mekanisme kerja aparat pemerintah yang mengemban tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Wujud kekhawatiran itu justru terjadi pada proseduroperasistandar(SOP)yangmalah tidak standar. Karena masing-masing atasan dan para staf menerapkan sistim internal yang konon diwariskan para pendahulunya. Akibatnya, penyelesaian tugas

mengikut sistim yang berlaku bukan prosedur operasi standar, pilih kasih, dan menggunakan pendekatan finansial tertentu. Bisa ditebak, praktik korupsi akan terus marak dan sulit diberantas karena telah berlangsung secara sistematik,melembagadan beramai-ramai.Apalagijika pengawasan,pengendalian danpembinaanaparatberlangsung setengah hati dan bersifat insidentill. Maka praktik pelanggaran yang mengabaikan norma-norma kepatutan akan terus berlangsung dan berpeluang tumbuh subur. Fakta memang menunjukkan pelayanan publik pada semua sendi kehidupan oleh pegawai pemerintah di Indonesia cenderung rendah, baik bagi warga Indonesia maupun asing. Padahal pelayanan publik inilah yang patut ditingkatkan kualitas dan kecepatannya agar masyarakat mendapatkan layanan memuaskan. Banyak contoh Solidaritas antara sesama suporter sepak bola yang berlangsung di sejumlah kota, boleh dijadikan contoh sensivitas yangtidakperluterjadi.Semangatolahraga yang mengutamakan sikap menerima kemenangan atau kekalahan cenderung dilupakan. Akibatnya, dalam setiap pertandingan sepak bola bahkan di tingkat kelurahan dan kecamatan, berpeluang menjadi kisruh dan berakhir dengan baku hantam sesama pemain dan suporter. Dari lingkungan sekolah, kampus dan pemukiman,tawuranantarpelajar,mahasiswa dan warga sudah membuat kita gelisah.Mereka“bertempur”dengansesama rekan dan tetangga sendiri karena disulut oleh persoalan sepele. “Pertempuran”

terkini terjadi pada hari Rabu, 14 April 2010 di kawasan Koja Jakarta Utara yang dikenal sebagai ricuh Koja. Peristiwa yang mengambil korban jiwa dan luka-luka itu berlangsung secara brutal dan mengenaskan antara Satpol PP dengan warga di sekitar makam Mbah Priuk. Menyaksikan peristiwa brutal di layar kaca, banyak yang sepakat kejadian itu tidak lagi menampilkan warga Indonesia yang berkarakter santun, beretika dan mengedepankan kedamaian. Di tempat yang lebih terhormat, di dalam ruangan sidang anggota dewan perwakilan rakyat, sikap sebagai wakil rakyat yang mestinya mengedepankan keteladanan, santun dan beretika, cenderung diabaikan. Lihat dalam tayangan di media elektronik, ada anggota dewan yang cenderung tidak mampu mengendalikan diri. Sikap emosional, meremehkan orang lain justru membuat argumentasi mereka menjadi tidak terarah dan ngawur. Boleh jadi anggota dewan seperti ini lupa diri dan tidak peduli dengan sikapnya yang diliput dan ditonton jutaan orang di dalam dan luar negeri. Pendidikan karakter Kekhawatiran banyak pihak terhadap karakter anak bangsa sudah semakin memuncak. Pasalnya, beragam peristiwa di Indonesia yang menyulut amarah dan merusakinfrastrukturdancitrapemerintah sepertinya berlangsung susul menyusul. Sebagai bangsa yang besar dan memiliki jati diri, bangsa Indonesia idealnya tidak terpicu beragam masalah yang memancing agresifitas. Dengan alasan inilah Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional merasa perlu untuk membuat grand design Pendidikan Karakter yang akan diimplemenetasikan dalam perilaku sehari-hari pada semua sendi kehidupan. Pendidikan karakter ini disangga oleh tiga pilar yaitu pilar keluarga, pilar sekolah dan pilar masyarakat. Ketiga pilar itu berperan pentinguntukmembentuknilai-nilailuhur seorang individu anak bangsa yaitu jujur, bertanggung jawab, cerdas, sehat dan bersih, peduli dan kreatif. Dalam konteks lebih besar, yaitu tingkat masyarakat, bangsa dan negara, nilai-nilai luhur

individu akan membentuk kesadaran nasional karakter bangsa, keteladanan tokoh tingkat sekolah, daerah maupun nasional. Dariduahalitu,diharapkanakanterwujud situasi masyarakat dalam berbagai lapisan yang semakin berkarakter sehingga terwujud masyarakat, bangsa dan negara berkarakter. Boleh jadi grand design pendidikan karakter mampu menyahuti kegelisan kita terhadap perilaku anak bangsa. Mungkin juga dimaksudkan menjadi tameng dari dinamika perubahan dan kepentingan yang semakin kentara oleh sejumlah oknum tertentu. Perilaku individu dan kelompok yang merusak tatanan dan sistim pada bidang kerja masing-masing harus dihentikan agar citra bangsa dan negara Indonesia di mata dunia tidak semakin turun. Terlepas dari berbagai dugaan banyak orang, pendidikan karakter sudah saatnya didesain, diformulasikan dan diimplementasikan melalui transformasi budaya dan kehidupan sekolah dan kampus. Hasil dari pendidikan karakter ini memang baru dapat dilihat hasilnya dalam waktu relatif lama.TahapI(2010-2014)merupakankonsolidasi dan peletakan dasar pendidikan karakter.Tahap II (2015-2019) merupakan pemantapan strategi implemenetasi dan Tahap III (2020-2024) merupakan pengembangan berkelanjutan.Oleh karena itu, momentum hari pendidikan nasional 2 Mei 2010 akan dijadikan sebagai momentum pencanangan gerakan nasional pendidikan karakter. Penutup Penerapan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakatmemerlukanperansertamasyarakat. Di wilayah provinsi Aceh dan Sumatera Utara, sosialisasi pendidikan karakter diwujudkan melalui sarasehan nasional pendidikan karakter, Selasa, 20 April 2010 dan melibatkanelemenmasyarakatuntuk urun rembuk memberikan beragam masukan. Melalui sarasehan ini diharapkan dapat dirumuskan secara komprehensif pendidikan karakter dengan memperhatikan kearifan lokal. Kita berharap, implementasi pendidikan karakter akan membentuk anak bangsa yang kuat dan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia. Penulis adalah pemerhati perkotaan

Pendidikan Karakter Anak Oleh Drs Sobirin, SH, MSi Jumlah anak bermasalah di Sumut hingga tahun 2007 mencapai 17.642 orang. Ini membuat Sumut menjadi peringkat kedua terbesar jumlah anak nakalnya di Indonesia

P

embentukan karakter merupakan sebuah eksplorasi terhadap nilainilai universal, meliputi strategistrategi praktis yang mengacu pada tujuan dasar kehidupan. Tujuan tersebut yaitu hasrat mencapai kedewasaan dengan watak dan kepribadian yang matang, hasratuntukmenjalincintakasihdancinta dalam keseimbangan yang berarti bagi masyarakat secara lebih luas. Pemenuhan ketiga hasrat tersebut merupakan kepuasan hidup dan sangat tergantung pada kehidupan yang mengacu pada nilai-nilai tertentudanpencapaiandarikarakteryang baik. Oleh sebab itu maka karakter merupakan kunci kebahagian manusia, karena tidak terbelenggu sifat materialistis dan mempunyai hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan sekitarnya. Kondisisaat ini penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama, etika dan moral yang cendrung merosot. Sehingga muncul perilaku penyimpang seperti konflik antar agama, antar pelajar, mahasiswa, perkelahian antar remaja, pelajar, perusakan lingkungan, Narkoba dan lainnya. Data dari Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI , jumlah anak penyandang masalahkesejahteraansosial(usia0-18tahun) diIndonesiaperDesember2009mencapai 4.656.913 jiwa atau setara dengan jumlah penduduknegerijiran,Singapura.Menurut data tersebut, mereka yang disebut penyandang masalah kesejahteraan sosial anak adalah anak Balita telantar, anak telantar, anak jalanan, dan anak nakal atau anak yang bermasalah dengan hukum. Sedangkan jumlah anak bermasalah di Sumatra Utara hingga tahun 2007 mencapai 17.642 orang. Tingginya jumlah ini di Sumut membuat Sumut berada pada posisi peringkat kedua terbesar jumlah anak nakalnya di Indonesia . Fenomena permasalahan tersebut tentunya tidak terlepas dari peran instansi terkait, orang tua dan masyarakat. Membentuk karakter manusia Indonesia yang benar-benar berguna bagi masyarakat, negara dan bangsa bukan pekerjaan mudah. Upaya pembentukan karakter sejak dini merupakan suatu upaya tiada henti dan sangat rumit. Di masa mendatang anak-anak yang cerdas, mempunyai karakter baik, kepribadian mantap,

mandiri, disiplin dan memiliki etos kerja tinggi sangat dibutuhkan oleh tuntutan perubahan zaman khususnya pada era globalisasi. Ini berarti bahwa sangat dibutuhkan generasi muda yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Dengan demikian anak perlu dipersiapkan untuk memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif secara global. Pembentukan karakter sejak dini adalah kunci utamanya. Karakter terkait dengan penilaian subjektif tentang kualitas mental yang dapat distimulus dengan inteletual seseorang (Encyclopedia the free \\t“_blank” dictionary.com, 2004) dan terkait pula terhadap atribut kepribadian yang dapat atautidakditerimaolehmasyarakat(Coen, 1983). Sejalan dengan itu, Megawangi (2003) mengemukakan bahwa kualitas karaktermeliputisembilanpilar,yaitucinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya; tanggungjawab, disiplin dan mandiri; jujur/ amanah dan arif; hormat dan santun; dermawan, suka menolong, dan gotongroyong; percaya diri, kreatif dan pekerja keras; kepemimpinan dan adil; baik dan rendah hati serta toleran, cinta damai dan kesatuan. Pendidikan karakter bertujuan untuk: membawa perubahan pada sikap dan perilaku keluarga ke arah lebih baik; mempunyai kepribadian yang matang denganbudipekertiyangbaik;menanamkan rasa cinta kasih, saling menghargai dan menghormati, dan; menciptakan suasana keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Pendidikan karakter sejak dini Thomas Lichona (dalam Megawangi, 2003),pendidikankarakterperludilakukan sejak usia dini. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Erik Erikson yang terkenal dengan teori Psychososial Development. Erikson menyebutkan bahwa anak adalah gambaran awal manusia menjadi manusia, yaitu masa di mana kebajikan berkembang secara perlahan tapi pasti. Dengan kata lain, bila dasar-dasar kebajikan gagal ditanamkan pada anak di usia dini, maka dia akan menjadi orang dewasa yang tidak memiliki nilai-nilai kebajikan. Selanjutnya, White (dalam Hurlock, 1981) menyatakan bahwa usia dua tahun pertama dalam kehidupan adalah masa

kritisbagipembentukanpolapenyesuaian personal dan sosial.Dari paparan ini dapat disimpulkan bahwa karakter merupakan kualitas moral dan mental seseorang yang pembentukannya dipengaruhi faktor bawaan (fitrah-nature) dan lingkungan (sosialisasiataupendikan–nurture).Potensi karakter yang baik dimiliki manusia sebelum dilahirkan, tetapi potensi tersebut harus terus-menerus dibina melalui sosialisasi dan pendidikan sejak usia dini. Lingkungan keluarga Lingkungan yang utamadan pertama adalah pengalaman anak di dalam lingkungan keluarga. Ini merupakan dasar bagi perkembangan tingkah laku moral. Sejak anak masih kecil sudah harus dibiasakan pada aturan dan sifat-sifat yang baik, jujur dan adil sesuai taraf perkembangan anak. Sifat-sifat tersebut mula-mula tidak dipahami anak, tapi dengan pengalaman langsung dan merasakan akibatnya serta contoh orang tua berusaha menjadi “model” yang baik. Sikap prilaku dan nilai-nilai yang dianut oleh “model” merupakan faktorpembentukkepribadianyangsangat kuat. Selain itu lingkungan keluarga merupakan penghubung pertama daripada nilai-nilai moral yang terdapat dalam masyarakat. Menurut pakar pendidikan,William Bennett (dalam Megawangi, 2003), keluargamerupakantempatyangpalingawal dan efektif untuk menjalankan fungsi Departemen Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan. Apabila keluarga gagal mengajarkan kejujuran, semangat, keinginanmenjadiyangterbaik,dankemampuan dasar, maka akan sulit sekali bagi institusi lain untuk memperbaiki kegagalannya. JJ. Rousseau seorang pakar psikologi menganggap bahwa lingkunganlah yang akan membentuk kepribadian seorang anak. Karakter seorang biasanya bersumber dari hati nurani, oleh sebab itu untuk membentuk karakter yang baik sangat dibutuhkan keseimbangan antara pikiran (logika) dan hati nurani (heart), terutama dari hati nurani yang bermoral. Lingkungan sekolah Lingkungan sekolah berfungsi memperluas kehidupan sosial anak, tempat anak belajar menyesuaikan diri terhadap bermacam situasi. Perkembangan moral spritual seseorang berjalan seiring perkembangan kognitifnya. Oleh karena itu, sekolah sebagai wahana pengembangan kognitif anak sangat penting artinya dalam pembentukan karakter. Sekolahjugamenyediakanpengasuhan dan kasih sayang bagi pertumbuhan moral anak. Orang dewasa lain dapat berperansebagaisosokyangdapatdiandalkan dalam membentuk karakter anak. Selain

guru, lingkungan sekolah juga memungkinkan anak belajar sesama teman. Anak belajar menerima norma-norma yang dituntut masyarakat. Menurut Garbarino dan Brofenbrenner (dalam Vasta, 1992), jika suatu bangsainginbertahanhidup,makabangsa tersebut harus memiliki aturan yang menetapkan apa yang salah dan apa yang benar, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan, apa yang adil dan apa yang tidak adil, apa yang patut dan tidak patut. Oleh karena itu, perlu ada etika dalam bicara, aturan dalam berlalu lintas, danaturan-aturansosiallainnya.Jikatidak, hidup ini akan ”semrawut” karena setiap orang boleh berlaku sesuai keinginannya masing-masing tanpa harus mempedulikan orang lain. Akhirnya antar sesama menjadi saling menjegal, saling menyakiti, bahkan saling membunuh, sehingga hancurlah bangsa itu. (Bersambung ke hal C7)

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Susno: Rakyat sudah capek dan bosan - Bosan ribut melulu! * Kadis Sosial optimis Angka kemiskinan turun - Turun ke anak cucu * LKPJ Gubsu 2009 dinilai tak konkrit - Silap mungkin, he...he...he

oel

D Wak

WASPADA

Dewan Redaksi: H. Prabudi Said, H. Teruna Jasa Said, H. Azwir Thahir, H. Sofyan Harahap, H. Akmal Ali Zaini, H. Muhammad Joni, Edward Thahir, M. Zeini Zen, Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal Ali Zaini. Redaktur Kota: Edward Thahir. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: Rizaldi Anwar. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara & Features: Gito Agus Pramono. Plt. Redaktur Opini: Dedi Sahputra. Redaktur Ekonomi: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Olahraga: Johnny Ramadhan Silalahi. Redaktur Minggu/Humas: Hendra DS, Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Asisten Redaktur: Rudi Faliskan (Berita) Zulkifli Harahap, Muhammad Thariq (Kota Medan), Feirizal Purba, H. Halim Hasan, Diurna Wantana (Sumatera Utara), T. Donny Paridi (Aceh), Armansyah Thahir (Aceh, Otomotif), Austin Antariksa (Olahraga, Kreasi), Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata), Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi), T. Junaidi (Hiburan), Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zein (Remaja), Anum Purba (Keluarga)), Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Iklan: Hj. Hilda Mulina, Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamsir (Sumut), Aji Wahyudi (NAD). Wartawan Kota Medan (Umum): H. Erwan Effendi, Muhammad Thariq, Zulkifli Harahap, David Swayana, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Feirizal Purba, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Surya Effendi, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Hasanul Hidayat, Aidi Yursal, Rustam Effendi. Wartawan Kota Medan (bidang khusus): H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Austin Antariksa, Dedi Riono (Olahraga), Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said (Foto), Armansyah Thahir (Otomotif), Dedi Sahputra (Penugasan Khusus). Dedek Juliadi, Handaya Wirayuga, Hajrul Azhari, Syahrial Siregar, Khairil Umri (Koran Masuk Sekolah/KMS). Wartawan Jakarta: Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian W, Aji K. Wartawan Sumatera Utara: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung (Binjai), H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu (Deli Serdang), Eddi Gultom (Serdang Bedagai), H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim (Stabat), Chairil Rusli, Asri Rais (Pangkalan Brandan), Dickson Pelawi (Berastagi), Muhammad Idris, Abdul Khalik (Tebing Tinggi), Mulia Siregar, Edoard Sinaga (Pematang Siantar), Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait (Simalungun), Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan (Batubara), H. Abu Bakar Nasution, Nurkarim Nehe, Bustami Chie Pit (Asahan), Rahmad Fansur Siregar (Tanjung Balai), Indra Muheri Simatupang (Aek Kanopan), H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan (Rantau Prapat), Hasanuddin (Kota Pinang) Edison Samosir (Pangururan), Jimmy Sitinjak (Balige), Natar Manalu (Sidikalang), Arlius Tumanggor (Pakpak Bharat)Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean (Tarutung), Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung (Sibolga/Tapanuli Tengah), H. Syarifuddin Nasution, Mohot Lubis, Sukri Falah Harahap, Balyan Kadir Nasution (Padang Sidimpuan), Idaham Butarbutar (Gunung Tua), Iskandar Hasibuan, Munir Lubis (Panyabungan), Bothaniman Jaya Telaumbanua (Gunung Sitoli). Wartawan Aceh: H. Adnan NS, Aldin Nainggolan, Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid (Banda Aceh), Iskandarsyah (Aceh Besar), Bustami Saleh, M. Jakfar Ahmad, Jamali Sulaiman, Arafat Nur, M. Nasir Age, Fakhrurazi Araly, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun (Lhokseumawe), Muhammad Hanafiah (Kuala Simpang), H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar (Langsa), Musyawir (Lhoksukon), Muhammad H. Ishak (Idi), HAR Djuli, Amiruddin (Bireuen), Bahtiar Gayo, Irwandi (Takengon), Muhammad Riza, H. Rusli Ismail (Sigli), T. Zakaria Al-Bahri (Sabang), Khairul Boang Manalu (Subulussalam), Zamzamy Surya (Tapak Tuan), Ali Amran, Mahadi Pinem (Kutacane), Bustanuddin , Wintoni (Blangkejeren), Khairul Akhyar, Irham Hakim (Bener Meriah), Tarmizi Ripan, Mansurdin (Singkil), Muhammad Rapyan (Sinabang).

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Opini

WASPADA Senin 19 April 2010

Irak: Budaya Politik Oleh Rosihan Anwar

P

ADA tanggal 7 Maret 2010 Irak yang sudah 9 tahun dikuasai oleh tentara Amerika, sejak Presiden George Bush memerintahkan militer AS menyerang Irak dan menggulingkan Saddam Hussein dari kekuasaan, mengadakan pemilihan umum untuk menentukan susunan baru parlemen dan pemerintah yang terpilih secara demokratis. Menurut hasil pemilu yang telah diketahui, mantan PM Allawi yang sekuler itu yang mendapat kemenangan tipis atas koalisi PM Al-Maliki yang Syiah. Dapatkah Allawi membentuk kabinet baru ? Bisakah dia diterima sebagai PM golongan Syiah, oleh golongan Sunni yang minoritas itu, tapi berkuasa dan memegang pemerintah di zaman Saddam Hussein ? Bagaimana pula dengan Kurdish di bagian utara yang praktis hidup dalam suatu ekonomi yang mirip dengan kemerdekaan dan kedaulatan sendiri yang belum tentu begitu saja tunduk kepada pemerintah yang berpusat di Baghdad. Keadaan di Irak, kendati pemilu sudah diselenggarakan, masih jauh dari kedamaian. Pelemparan bom di jalanan Baghdad yang dilakukan oleh kaum militan Sunni masih berjalan terus. Bagaimana akhir perkembangan ini di Irak harus kita tunggu dengan sabar. Dalam pada itu untuk memahami masalah Irak ada baiknya kita gambarkan sekadar sejarah dan latarbelakang negeri itu. Dalam kaitan ini saya kutip beberapa bagian dari tulisan kolomnis The NewYork Times Thomas L.Friedman, pengarang buku TheWorld is flat. Pada awalnya tulisannya dia bertanya apakah Irak mempunyai sistim politik otoriter dan merupakan suatu diktatur karena Saddam Husein lantaran Irak adalah negeri sebagaimana Irak adanya yaitu terdiri atas satu kumpulan golongan atau kaum yang saling bertentangan dan saling memerangi dan tidak mampu memerintah dirinya sendiri, kecuali jika diperintah dengan tangan besi ? Artinya diperintah oleh seorang diktator ? Amerika menyerang Irak dan menggulingkan Saddam, karena mau mewujudkan sistim politik baru di negeri itu yakni demokrasi. Tapi apakah politik baru di Irak itu bisa menang terhadap perbedaan-perbedaan budaya (di antara berbagai suku dan golongan ?). Apakah perbedaan kultural itu akan menenggelamkan demokrasi yang sedang dicoba menumbuhkannya di Irak sekarang ? Friedman menulis bahwa dalam banyak hal Irak merupakan suatu kasus uji-coba (testcase) dari ucapan almarhum Senator Amerika Daniel Patric Moynihan. Dia mengatakan “kebenaran sentral konservatif ialah bahwa budaya, dan bukan politik yang menentukan sukses atau keberhasilan sebuah masyarakat. Kebenaran senteral liberal ialah bahwa politik bisa mengubah suatu budaya dan menyelamatkannya terhadap dirinya sendiri”. Ironinya adalah bahwa Presiden Bush yang neokonservatif itu yang mengatakan budaya tidaklah penting di Irak. Prospek demokrasi dan pemerintahan-sendiri secara otomatis akan mempersatukan orang-orang Irak untuk menguburkan masa lampau. Padahal banyak orang liberal dan realistis berpendapat Irak itu ibarat sarang tawon suku dan kabilah-kabilah yang tidak ketulungan lagi dan orang-orang Amerika seharusnya jangan memasukkan tangan mereka ke dalam sarang tawon itu di mana masa silam akan selalu menguburkan masa depan. Namun, tulis Friedman, orang-orang Amerika turun tangan di situ dan dengan berbuat begitu memberikan kesempatan kepada orang-orang Irak melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh rakyat Arab lainnya. Rakyat Irak diberi kebebasan mengatur sendiri bagaimana mereka ingin pemerintah negerinya dan hidup bersama-sama. Timbul pertanyaan apa bakal terjadi di Irak, setelah pemilu bulan Maret 2010 ? Skenario ideal ialah munculnya seorang Syiah Irak yang bisa menjadi seperti Nelson Mandela di Afrika Selatan pada masa mengakhiri dominasi kaum kulit putih dengan politik Apartheid. Tapi skenario ini adalah mustahil. Sekalipun tidak bakal muncul seorang pemimpin seperti Nelson Mandela, Irak masih bisa dipersatukan dan berkembang baik, jikalau komunitas-komunitas Syiah, Sunni, Kurdish menerima dan mengakui keseimbangan baru kekuasaan yaitu bahwa golongan Syiah yang mayoritas itu merupakan kelompok dominan dan suaranya menentukan. Tidak ada komunitas bisa memaksakan kehendaknya dengan kekerasan dan karena itu sengketa-sengketa sektarian, antar-golongan dan suku-suku harus diselesaikan secara politik. Dua kemungkinan skenario lain ialah pertama jika budaya suku-kabilah yang menang atas politik, maka Irak akan menjadi suatu Somalia yang besar dengan sumberdaya alam minyak bumi, kedua pemerintah yang didominasi oleh golongan Syiah akan bersekutu dengan Iran yang Syiah itu berarti Iran berkuasa atas Irak. Friedman berharap perkembangan masa datang begitu rupa, sehingga Irak yang mendemokrasikan dirinya, dan di Iran juga timbul suatu pemerintah yang demokratis, dan kedua negara itu memanfaatkan kekayaan minyak bumi mereka untuk kesejahteraan rakyat maka seanteroTimurTengah bakal berubah keadaannya. Pertanyaan yang menggelitik ialah bagaimana menyelesaikan soal politik dan soal budaya. Budaya adalah masalah yang penting dan harus diperhitungkan. Budaya bisa mengubah keadaan, lebih banyak daripada apa yang kita sangka. Tapi perubahan itu tentu memakan waktu, meminta adanya kepemimpinan dan seringkali diiringi oleh pengalaman yang menimbulkan nyeri sakit. Singkatnya, harus dijawab siapakah kita ini dan bagaimanakah kita ingin hidup bersama ? Saya pikir, hal ini perlu pula kita pikirkan di Indonesia. (+++)

Foliopini

Dedi Sahputra

C7

Rokok Antara Muhammadiyah & NU Oleh Syech Muhajir Usman, S. Ag, LLM Muhammadiyah menaikkan grade fatwa rokok dari makruh menjadi haram, sedangkan NU masih konsisten bahwa rokok bisa mubah atau makruh

P

erhatikanlah seseorang jika merokok, batangnya selalu diapit di antara jari tengah dan jari telunjuk. Hampir tidak ada orang merokok dengan cara lain kecuali yang kehilangan salah satu dua jari tersebut. Kemudian diputar-putar dan diangkat ke atas (mulut) untuk dihisap, lalu diturunkan lagi. Terus menerus demikian up and down seolah tidak ada habisnya dan tidak pernah bosan-bosannya. Agaknya begitulah fitrah sang rokok, bukan hanya oleh orang yang menghisapnya tapi juga oleh yang menghisabnya (memperhitungkan halal-haramnya). Adalah NU dan Muhammadiyah, dua Ormas Islam terbesar di Indonesia, yang selalu ‘menjepit’ dan ‘menaik-turunkan’ hukum rokok dengan fatwa-fatwanya. Tahun 2005 Majlis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menfatwakan kebolehan (mubah) hukum rokok dan tahun 2010 ini naik menjadi haram. Padahal di atas mubah masih ada makruh? Sedemikiankah? Memang, sedikitnya ada enam alasan Muhammadiyah di sini: pertama, merokok termasuk kategori perbuatan melakukan khabaa’its yang dilarang dalam al-Quran (7:157). Kedua, mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga itu bertentangan dengan al-Quran (2:195 dan 4:29). Ketiga, membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan asap rokok sebab rokok adalah zat adiktif plus mengandung 4000 zat kimia, 69 di antaranya adalah karsinogenik/pencetus kanker (Fact Sheet TCSCAKMI, Fakta Tembakau di Indonesia) sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi kesehatan. Oleh karena itu merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi saw “Laa dharara walaa dhiraara” (tidak ada perbuatan membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain). Selanjut, keempat, rokok diakui sebagai zat adiktif dan mengandung unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika melainkan dalam beberapa waktu kemudian. Sehingga perbuatan merokok termasuk kategori melakukan sesuatu yang melemahkan sehingga bertentangan dengan hadits Nabi Saw yang melarang setiap perkara yang memabukkan dan melemahkan. Kelima, oleh karena merokok jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang sekitar yang terkena paparan asap rokok, maka pembelanjaan uang untuk rokok berarti melakukan perbuatan mubazir (pemborosan) yang dilarang dalam al-Quran (17:26-27). Keenambertentangan dengan unsur-unsur tujuan sya-

riah (maqaashid asy-syar’iyyah) yaitu perlindungan agama, jiwa, akal, keluarga dan harta. Ada yang mencoba mendebat hujjah Muhammadiyah di atas dengan mempersoalkan dalil-dalil yang digunakan tersebut yang terlalu umum. Landasan seperti itu juga akan berimbas kepada pengharaman daging kambing, junkfood dan makanan lain yg mengandung kolesterol tinggi dan menyebabkan darah tinggi dan diabetes. Namun Majlis Tarjih menjawab bahwa lemak dan kolesterol pada makanan tersebut hanya berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi. Jadi dalam kadar tertentu memang dibutuhkan tubuh. Sedangkan rokok tidak ada batas aman, baik sedikit maupun banyak tetap berbahaya. Sampai di sini penulis teringat pernah berdialog langsung dengan seorang teman, seorang dokter senior. Menurut sang teman jika merokok dalam jumlah kecil antara satu sampai dengan sepuluh batang sehari semalam, maka jika yang bersangkutan seorang yang yang aktif bekerja mengeluarkan keringat seperti petani di sawah, maka zat adiktif yang ada dalam rokok tersebut tidak lah berbahaya. Benarkah? Agaknya pembuktian lebih lanjut masih diperlukan. Mengenai fatwa Muhammadiyah yang mengubah fatwa ini dari mubah ke haram justru setelah lima tahun diberlakukan, dijawab oleh Majlis Tarjih dengan satu phrase yang kurang memuaskan yakni dikarenakan belum cukupnya data-data dan informasi yang diterima oleh para perumus fatwa kala itu. Disebut ‘kurang memuaskan’ di sini karena tahun 2005 tersebut baik dalam bidang sains dan tekhnologi maupun arus informasi, tidak lah jauh berbeda dengan yang sekarang ini.Oleh karena itu alasan ini terkesan sedikit mengada-ada. Belakangan berhembus isu bahwa Muhammadiyah mengeluarkan fatwa tersebut atas order lembaga asing, The Union for TBC and Lung Diseases dan Global Fund. Namun pernyataan ini cepat-cepat dibantah para petingginya, dan menyatakan bahwa kerjasama yang memang sudah lama dijalin dengan lembaga asing tersebut dihentikan menyusul dikeluarkannya fatwa haram rokok. Pertanyaan kemudian muncul: kalau memang ini kerjasama yang baik untuk kemaslahatan umat, kenapa harus

dihentikan? dan dihentikan kenapa justru setelah keluar fatwa? Malah pertanyaan akan semakin bertambah jika membaca pernyataan resmi ketua umumnya, Prof. Din Syamsuddin dalam salah satu seminar di Surabaya yang mengakui : “Isu bahwa Muhammadiyah mendapat bantuan dari lembaga asing tidak salah. Muhammadiyah memang terlibat dalam beberapa gerakan, seperti penanggulangan flu burung, flu babi, penyakit TBC, dan penyakit saluran pernapasan lain.” (Kompas, 16 Maret 2010). Pada sisi lain ulama NU nampaknya tetap konsisten dengan fatwa mereka sebelumnya: rokok bisa mubah atau makruh bahkan haram sesuai dengan situasi dan kondisi yang melatarbelakanginya. Dalam muktamar NU beberapa hari lalu di Makasar, masalah rokok tidak dimasukkan lagi dalam pembahasan Bahtsul Masail (lembaga kajian hukum NU), karena tahun 2009 lalu fatwa tentang ini telah digulirkan dan dianggap masih relevan dengan kondisi saat ini. Dalam fatwa tersebut, sebagaimana Muhammadiyah, NU mengadopsi juga dalil-dalil yang bersifat umum di atas yang natijah-nya (kesimpulan) bahwa ulama sepakat mengharamkan segala sesuatu yang membawa mudharat. Akan tetapi yang menjadi persoalan adalah apakah merokok itu membawa mudharat ataukah tidak, dan terdapat pula manfaat ataukah tidak. Seandainya semua sepakat, bahwa merokok tidak membawa mudharat atau membawa mudharat tetapi relatif kecil, maka semua akan sepakat dengan hukum mubah atau makruh. Demikian pula seandainya semuanya sepakat, bahwa merokok membawa mudharat besar, maka akan sepakat pula dengan hukum haram. NU menegaskan hukum rokok tidak bisa digeneralisir; satu hukum kepada semua orang, setiap personal berbeda resolusinya. Ia adakalanya, pertama, mubah (optional) karena rokok dipandang tidak membawa kerusakan dalam arti memabukkan seperti minuman keras yang tegas pengharamannya dalam al-Quran dan Hadits. Kedua, makruh, karena rokok membawa mudharat tapi relatif kecil yang tidak signifikan untuk dijadikan dasar hukum haram. Ketiga, haram, karena rokok, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan jangka panjang, mengakibatkan banyak bahaya, seperti kanker, paru-paru, jantung dan lainnya. Dalam hal ini agaknya para Kiayi NU beri’timad (berpegang) pada uraian ‘Abdur Rahman Ba’alawiy di dalam kitabnya: Bughyatul Mustarsyidin,hal.260: Tidak ada hadits mengenai tembakau dan tidak ada atsar dari seorang pun di

antara para shahabat Nabi SAW. … Jelasnya, jika terdapat unsur-unsur yang membawa mudharat bagi seseorang pada akal atau badannya, maka hukumnya adalah haram sebagaimana madu itu haram bagi orang yang sedang sakit demam…Namun kadangkala terdapat unsur-unsur yang mubah... Sekiranya terbebas dari unsur-unsur haram dan mubah, maka hukumnya makruh… Ungkapan yang seirama dengan di atas juga kemukakan oleh dua orang ulama kontemporer lainnya, Mahmud Syaltut dalam al-Fatawa (hal. 383-384) dan Wahbah Zuhaily dalam kitabnya yang fenomenal al-Fiqhul Islamy wa Adillatuh (cet. III, Jilid 6, hal. 166-167). Akhirnya memang masalah ini tidak akan pernah berakhir, hukum rokok tetap menjadi kontroversi. Ini semua dikarenakan tidak ada nash yang sharih (jelas) tentang kepastian hukumnya. Paling banter masalah ini hanya silang pendapat di kalangan. Meminjam istilah Wahbah Zuhaily, ulama muqallidun (bukan imam mujtahid/mazhab) yang menjadikan ijtihad ‘urfy sebagai instrumen tertinggi penetapan hukum, (bukan ijtihad syar’i karena jenis ini hanya milik mujtahid muthlaq yang sudah tidak ditemukan lagi zaman sekarang ini). Kalau begitu, maka tak ayal, berlakulah kaedah fiqh yang berbunyi: “al-ijtihad laa yunqadhdhu bil ijtihad” (sebuah ijitihad tidak dapat dibatalkan karena ada ijitihad lain yang berbeda). Apalagi dalam bidang perekonomian, industri rokok tetap sebagai salah satu primadona devisa negara. Dengan kata lain, jangan bermimpi pemerintah akan mengeluarkan regulasi seperti pelarangan menanam tembakau, pengoperasian pabrik rokok dan outlet-outlet penjualannya. Kenapa? karena jumlah pengangguran yang ada saja sudah membuat pemerintah pusing tujuh keliling, seperti dalam pribahasa Aceh: “bek meutamah kla ateuh tubung, bek meutamah lung ateuh paya.”(jangan menambah masalah di atas masalah) Sungguhpun demikian, kita sepakat merokok adalah bad habit (kebiasaan kurang baik), apalagi di tempat umum. Beberapa daerah di provinsi lain malah telah lama mengeluarkan Perda pelarangan merokok di fasilitas publik dan penjualan rokok kepada anak-anak usia sekolah. Nah, apakabar para PNS, pejabat dan legislator Aceh, baik ditingkat I maupun tingkat II? Apakah masih perlu ‘peu chah ulee’ (semangat dan konsentrasi) dalam bekerja atau rapat di ruangan ber-AC, malah, dengan berasap ria? Jangan lupa bahwa Syaikh Mar’i bin Yusuf al-Hanbaly, penyusun kitab Ghayah alMuntaha mengatakan : “Pendapat yang kuat rokok dan kopi itu hukumnya halal, tetapi bagi orang yang santun lebih utama meninggalkan keduanya.” Wallaahu a’lam bish-shawab. Penulis adalah Ketua Himpunana Ulama Dayah (HUDA), kota Langsa

dedisahputra@yahoo.com

Brutal Bukan Kita Coba lihat saudara-saudara kita itu. Mereka sangat lembut dalam penderitaanya. Walaupun kemiskinan melilit, termarginalkan seolah jadi takdir, tapi mereka—mungkin juga kebanyakan kita— tetap menjadi pribadi-pribadi yang santun. Kita tidak terlihat seperti orang yang bringasan, kita siap membantu kalau ada orang asing bertanya alamat, suka bercanda de-ngan ”jujur”. Kita juga suka ”tersentuh” melihat penderitaan orang seperti Prita Mulyasari, hingga koin miliaran rupiah cepat terkumpul. Kita tidak menyukai perilaku menyimpang hingga ramai-ramai meng-hujat Gayus Tambunan. Lihatlah betapa mulianya kita dalam penderitaan komunal itu. Tapi di balik lapisan kelembutan itu, sedikit saja, kita bisa menyaksikan ”hantu” yang mengerikan, yang bisa berbuat segala yang mengerikan. Bisa membabat putus tangan seorang Satpol PP, bisa memukuli orang sampai mati beramai-ramai, bisa mementungi, menginjak-injak warga, seorang anak berumur 14 tahun. Padahal mereka yang saling pukul itu adalah saudara. Mereka semua mengakui itu. Mereka hanya dibedakan dari seragamnya. Betapa tidak, petugas Satpol PP yang tewas dalam peristiwa bentrok di Tanjung Priok itu adalah orang yang juga sering ziarah ke makam tersebut. Sungguh mengerikan hantu dalam dirimu itu... *** Engkau bisa mengatakan bahwa hantu itu hanyalah sebuah bentuk antisipasi yang wajar terhadap hantaman dari luar diri. Kita melapisi hantu itu dengan kelemahlembutan. Merupakan kemampuan sebuah bangsa dalam merespons penderitaan yang sanggup mengeliminir perilaku primitif menjadi suatu yang halus. Maka peristiwa Priok menjadi bukan sebuah peristiwa penganiayaan, kekejaman atau kebrutalan, melainkan sebuah tembang ketakutan, kekhawatiran yang overdosis. Kita hanya bisa ngamuk hingga jadi lupa tersenyum ramah. Coba bandingkan dengan mereka yang sudah mapan hidup di benua sebelah sana. Lapisan kelembutan itu tidak setipis kita. Tebal berlapis-lapis, sehingga hantu itu berada di kedalaman yang ”nyaman”. Hantu itu tidak cepat keluar dan menunjukkan rupa aslinya, tapi bersemayam dengan tentram sembari mengendalikan segala sesuatu. Sungguh hantu yang canggih. Karena

mereka bisa brutal sambil tersenyum, membelit secara halus, menebar teror dalam wujud pertolongan, menikam jantung sambil memeluk hangat penuh persahabatan. *** Ini bukan sekedar persoalan makam. Seperti Pangeran Diponegoro yang mengobarkan perang melawan penjajah Belanda. Seperti rakyat Palestina yang mengobarkan intifadha melawan Israel, ini bukan sekedar persoalan tanah. Ini persoalan nilai-nilai dalam agama, dalam budaya agama, persoalan penguasaan aset publik, persoalan manajemen kekuasaan dan persoalan keburatalan, kekejaman serta keserakahan. Hantu itu. Maka tidak seharusnya ada upaya pembongkaran makam yang dihormati, tidak seharusnya respons itu berlangsung brutal. Dan tidak seharusnya sesama kita saling pukul, saling tebas. Kata-kata permohonan maaf itu sudah seharusnya diucapkan sebelum semua ini terjadi. Dialog, pertemuan, musyawarah itu semestinya dilakukan sebelum orang saling bunuh sesama saudara. Karena kita bukan cowboy yang menembak dulu baru bertanya, pukul dulu baru baru minta maaf. Kita tidak punya riwayat megalomania seperti Hitler, Mussolini dan George Bush. Yang merasa punya hak mengobarkan perang, mengorbankan beribu-ribu bahkan berjuta nyawa hanya sebagai cara menyebarkan kemeranaan mereka kepada orang lain. Sesungguhnya mereka merana, dan oleh karenanya mereka ingin orang lain juga merana. Sungguh kita tidak seperti itu. Kita adalah orang-orang yang telah merasakan betapa sakitnya ditindas beratus-ratus tahun. Hingga tidak ada yang lebih tahu detailnya, seperti apa itu penderitaan. Dan kita juga telah mewariskan sikap lembut terhadap penderitaan. Kita adalah sebuah bangsa yang telah ditakdirkan untuk menerima kebenaran dengan kelembutan. Kita menerima anugerah terbesar itu—ajaran agama yang kita yakini kebenarannya dengan hati dan jiwa—melalui proses perdagangan adil dan santun, melalui teladan akhlak yang mempesona. Kita tidak menerima kebenaran itu dengan pedang, tidak juga dengan akal bulus, taktik dan intrik yang culas. Tidak, tidak sama sekali. Kita mungkin menderita tapi kita tidak merana. Kita mungkin miskin, tapi kita juga bisa bahagia.

Tinjauan Rokok Dari Beberapa Aspek Oleh Esa Setiana Prihatin kita melihat generasi muda di universitas, SMA dan SMP yang menjadikan rokok sebagai kebanggaan

G

onjang-ganjing haramnya rokok masih santer baik di media cetak maupun elektronik. Jauh sebelum hal ini menjadi hot news di Indonesia, pernahkah kita terpikir tentang kehidupan generasi muda yang tidak jauh dari rokok? Kebiasaan merokok ini sebagai salah satu penghambat tercapainya negara dan bangsa Indonesia yang sehat dan makmur. Kebiasaan merokok bagi generasi muda juga merupakan pintu gerbang ke Narkoba. Bahaya merokok sudah tidak asing lagi, diistilahkan denganTST (tau sama tau).Tahu bahwa dalam rokok terdapat beribu macam racun.Itulahyangmasukkedalamparu-paru danmengalirdalamdarahpe-makainya.Tahu bahwa merokok meng-ganggu kesehatan. Tahu bahwa beberapa penyakit juga muncul sebagai akibatnya. Tahu bahwa merokok membunuh separuh dari mereka yang melakukannya, dan tahu bahwa kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok tetapi juga bagi orang sekitarnya. WHO sebagai organisasi kesehatan dunia telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau sebagai muatan dasar rokok akan membunuh 10 juta orang per tahun. 70% di antaranya terjadi di negara-negara berkembang, hingga melalui resolusi tahun 1983 WHO menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun (http://www.who.int/tobacco/wntd/2010). Prihatin saat kita melihat generasi muda di universitas yang asyik dengan rokoknya. Lebih fatal lagi ketika menjadi pemandangan di SMP dan SMA sederajat.

Sebuah ‘’kebanggaan’’ bagi mereka jika sudah menghisap rokok. Seakan ingin dianggap dewasa atau sosio pertemanan yang akrab melalui rokok. Lalu, bagaimana dengan nuansa bebas merokok di universitas dan masjid di Indonesia? Bahwa merokok tidak baik bagi kesehatan manusia berapa pun usianya. Karena proses peracunan tubuh akan berlangsung sama. Apalagi tubuh yang dikategorikan remaja. Hal ini bukan hanya merusak fisik, bahkan mempengaruhi mental dan tumbuh kembang kejiwaannya. Addict akan melanda hingga merangsang diri melakukan berbagai cara hanya sekadar untuk mendapatkan sebatang rokok. Berawal dari sini perilaku yang sedikit menyimpang akan terlihat dan dapat memungkinkan akibat yang lebih fatal yang berkaitan erat dengan disabilitas dan penurunan kualitas hidup. Kembali ke WHO dengan program MPOWERnya (Monitoring, Protecting, Offering,Warning, Enforcing dan Raising). Mengawasi penggunaan tembakau dan pencegahannya termasuk penilaian dampak penggunaan tembakau harus diperkuat. Melindungi masyarakat dari asap rokok. Menawarkan bantuan untuk berhenti menggunakan tambakau di kalangan perokok yang sadar akan bahaya tembakau. Mengingatkan tentang bahaya tembakau. Menyelenggarakan larangan iklan rokok, promosi dan sponsor. Meningkatkan pajak produk tembakau. Enam kebijakan dari WHO ini diharapkan efektif mengekang epidemi tembakau atau rokok.

Pendidikan...

seseorang akan mempraktekkan beberapa aspek nilai dan moral seperti: menghargai orang lain, patuh pada aturan hukum, rasional, obyektif, kreatif dan produktif. Menurut Megawangi (2003) ada beberapa kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan emosi anak sehingga berakibat pada pembentukan karakternya, yaitu: kurang menunjukkan ekspresi kasih sayang baik secara verbal maupun fisik; kurangmeluangkanwaktuyangcukupuntuk anaknya; bersikap kasar secara verbal, misalnya menyindir, mengecilkan anak dan berkata-kata kasar; bersikap kasar secara fisik, misalnya memukul, mencubit, dan memberikan hukuman badan lainnya; terlalu memaksa anak untuk menguasai kemam-

(Lanjutan dari hal C6) Lingkungan masyarakat Untuk dapat diterima di setiap lingkungan masyarakat atau menjadi anggota kelompok sosial, seseorang harus menyesuaikan diri, menerima dan menjalankan norma-normayangdidukungolehkelompok tersebut. Disisi lain peergroup dalam masyarakat yang terdiri dari para orang tua, diharapkan berpengaruh positif terhadap perkembangan karakter anak. Media massa dan media elektronik juga tidak kalah perannya dalam pembentukan karakter seseorangyangdapatbersifatnegatifdanbersifat positif. Melalui kehidupan bermasyarakat

Islam juga serius menanggapi kebiasaan merokok umatnya. Beberapa dalil dalam AlQuran, Hadits dan fatwa dari para ulama terkemuka tentang hukum rokok. Bahwa merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya. Karena di dalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan dalam sebuah hadits yang artinya: “Tidak boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang berbahaya atau membahayakan” (Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Atturmuzi). Demikian juga rokok diharamkan karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala ketika menerangkan sifat nabi-Nya Shalallahu ‘alaihi wassalam berfirman: “...dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ (Al A’raf: 157). Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia. Ketua: Abdul Aziz bin Baz,Wakil Ketua: Abdurrazzak Afifi, Anggota: Abdullah bin Ghudayyan-Abdullah bin Quud sepakat bahwa merokok diharamkan, begitu juga halnya dengan syisyah. Dalilnya adalah firman Allah SWT: “Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah maha penyayang terhadap diri kalian.“ (An-Nisa: 29). “Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran.” (Al-Baqarah: 195). “Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan.” (An-Nisa:5). Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang. Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam juga menunjukkan pelarangan

terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk rokok dan syisyah termasuk menyia-nyiakan harta. Telah dikeluarkan sebuah fatwa dengan nomor:1407,tanggal9/11/1396H,dariPanitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa di Riyadh, sebagai berikut: “Tidak dihalalkan memperdagangkanrokokdansegalasesuatu yang diharamkam karena dia termasuk sesuatuyangburukdanmendatangkanbahaya pada tubuh, rohani dan harta. Sumber: http:/ /www.salafy.or.id. Dalil di atas hanyalah bahagian kecil yang bisa diungkapkan. Namun bagi kita yang berpikir akan dapat membuat kesimpulan terbaik. Prihatin saat kita melihat di lingkungan masjid yang seharusnya menjadi kawasan no smoking area pertama. Untuk pembelajaran dan contoh bagi yang lain. Namun yang ada, pada saat perkumpulan di sana, rapat BKM atau hari-hari besar Islam, suasana kepulan asap rokok mewarnai masjid-masjid yang mungkin jika bisa bicara dia akan berkata,”wahai umat-umat yang pintar, please do not smoke here!” Pemahaman yang baik tentang kebiasaan merokok dan kecenderungannya akan sangat membantu upaya menghentikan kebiasaan yang merugikan tersebut. Orang tua, guru, dosen, pemuka agama dan pemuka masyarakat memegang peranan penting untuk mengawasi, memberikan informasi yang benar, dan yang terpenting tidak menjadi contoh perilaku individu yang ketagihan kebiasaan merokok untuk pencegahan rokok pada anak-anak, remaja, palajar, mahasiswa dan umat. Mari bersama menginformasikan betapa bahayanya rokok bagi kesehatan jiwa raga, agama dan pencerdasan kehidupan bangsa, serta diaplikasikan dalam kehidupan. Semoga sukses bersama kita.

puan kognitif secara dini;, dan tidak menanamkan good character kepada anak.

pengasuhan anak di keluarga akan berakibat pada kegagalan dalam pembentukan karakter yang baik. Kegagalan keluarga melakukan pendidikan karakter pada anak-anaknya, akan mempersulit institusi lain di luar keluarga (termasuk sekolah) dalam upaya memperbaikinya. Kegagalan keluarga dalam membentuk karakter anak justru berakibat pada tumbuhnya masyarakat yang tidak berkarakter. Oleh karena itu, setiap keluarga harus memiliki kesadaran bahwa karakter bangsa sangat tergantung pada pendidikan karakter anak-anak mereka dalam keluarga.

Penutup Meskipun semua pihak bertanggungjawabataspendidikankaraktercalongenerasi penerusbangsa(anak-anak),namunkeluarga merupakanwahanapertamadanutamabagi. Untuk membentuk karakter anak keluarga harus memenuhi tiga syarat dasar bagi terbentuknya kepribadian yang baik, yaitu maternal bonding, rasa aman (safety), dan stimulasi fisik dan mental (mental and physic stimulus). Selain itu, jenis pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya juga menentukan keberhasilan pendidikan karakter anak di rumah. Kesalahan dalam

PenulisadalahalumniProgramPascasarjanaUSU

Penulis adalah PNS Provsu , Mahasiswa S -3 Manajemen Pendidikan Unimed

Pentas Pilkada

C8

WASPADA Senin 19 April 2010

Ajib Shah: Perempuan Penentu Masa Depan MEDAN (Waspada): Kaum perempuan merupakan sosok yang ikut memajukan dan menentukan masa depan suatu daerah maupun negara. Begitu juga di Medan, sangat dibutuhkan peran aktif kaum perempuan di segala lini. “Selama ini peran aktif perempuan di pemerintahan masih minim. Sementara kita ketahui, sumber daya perempuan tak jauh beda dengan pria,” ujar Ajib Shah pada Lomba Kebaya Kartini 2010 Srikandi Pemuda Pancasila di Garuda Plaza Hotel, kemarin. Calon walikota Medan periode 2010-2015 ini juga menjelaskan bahwa kaum perempuan selama ini masih banyak yang tertindas di keluarga maupun di tempat kerjanya. Dan paling sering didengar saat ini, kaum wanita menjadi korban human trafficking oleh pihakpihak yang mau mencari keuntungan pribadi. Untuk itu dia berjanji ke depan akan mengaktifkan peran perempuan di segala lini. “Perempuan sosok penentu masa depan daerah maupun negara. Namun kalau tidak dipedulikan cita-cita negara sulit tercapai,” ujarnya. Ajib Shah didampingi Binsar Situmorang mengakui pemerintah juga harus memperbanyak agenda untuk perempuan. Karena nantinya, akan bisa lahir pemikiran-pemikiran positif yang dapat membantu menjalankan roda pemerintahan. Selain itu, pasangan bernomor urut 9 ini berharap kaum perempuan dapat menyukseskan pelaksanaan pilkada kota Medan. Sebab kaum perempuan diyakini dapat menjadi ujung tombak tersosialisasinya penyelenggaraan pilkada. Disebutkannya, dari jumlah daftar pemilih tetap Pilkada Kota Medan yang ditetapkan 3 April lalu, hampir 50% atau 987.901 dari 1.961.155 pemilih tetap di antaranya perempuan. Untuk itu Ajib Shah mengatakan peran penting kaum perempuan tidak hanya sebatas menyukseskan pemilihan kepala daerah pada 12 Mei mendatang. “Peran mereka sangat penting menyukseskan program pembangunan, terutama organisasi-organisasi beranggotakan perempuan yang berdiri di Medan,” kata Ajib.(rel)

10 Calon Walikota Akan Berdebat Di Balai Tiara Bersama Star News

Waspada/ME Ginting

Mantan Penjabat Walikota Medan yang juga calon walikota Medan periode 2010-2015, Rahudman Harahap diapit pimpinan pusat GKPS Ephorus dan Sekjen GKPS, usai melakukan kunjungan ke kantor GKPS di Siantar, kemarin.

GKPS Pusat Terima Rahudman Jadi Walikota Medan MEDAN (Waspada): Pimpinan Pusat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) mendukung dan mendoakan calon walikota Medan, Rahudman Harahap terpilih pada pilkada 12 Mei mendatang. Pasangan ini dinilai telah teruji dan mampu membangun kota Medan dimasa mendatang. “Jujur saya katakana, sosok Rahudman sangat tepat memimpin Medan. Bisa dilihat selama lima bulan menjadi Pj Walikota Medan, pedagang kaki lima

3.000 Alumni Menwa Perjuangkan Pasangan Nomor 8

Waspada/Ist

Calon wakil walikota Medan, Ahmad Arif bersama pangurus alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) se-Sumatera Utara, usai silaturahmi di Hotel Garuda Plaza Medan, belum lama ini. MEDAN (Waspada): Tiga ribuan alumni Resimen Mahasiswa se-Sumatera Utara di Medan, sepakat mendukung pasangan nomor 8, Maulana Pohan dan Ahmad Arif.

“Jangankan komitmen, keluar materipun kami siap mendukung alumni menwa 86 Ahmad Arif sebagai calon wakil walikota Medan,” kata Ketua Alumni Menwa Sumut, Bastian

Masyarakat Banten Di Binjai Sambut Dhani-Meutya Hafid BINJAI (Waspada): Masyarakat suku Banten di kota Binjai menyambut secara adat pasangan calon walikota Binjai, H Dhani Setiawan Isma dan Hj Meutya Hafid, Minggu (18/4) di Jl. Jaya Wijaya, Kel. Binjai Estate, Binjai Selatan. Kehadiran pasangan nomor urut 5 itu disambut pencak silat, kemudian Dhani Setiawan diusung ke lokasi upacara. Sekitar 500-an massa dari suku Banten dan keluarga PAN Binjai Selatan menerima kehadiran Dhani dan Meutya, serta didoakan memimpin Binjai pada 2010-2015. Dhani, yang dikenal sebagai sahabat semua umat dan suku, dihadapan suku Banten Jambur Raya dan PAN Binjai Selatan menyatakan berkomitmen membangun Binjai agar lebih baik, terutama sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dia juga menegaskan, kepentingan rakyat tidak hanya dijual saat pilkada. “Kita ingin membangun dengan ketulusan sesuai aspirasi rakyat. Sebab itu kami berkomitmen,” kata dia. Tokoh masyarakat Banten, Mahmud Karim mengakui visi dan misi Dhani Setiawan dan Meutya Hafid harus didukung. “Meutya dengan pengalaman jurnalismenya merupakan figur tepat menjadi wakil walikota,” sebutnya. Rosmawati, tokoh perempuan di Binjai Selatan menye-butkan, sebagai perempuan, sepantasnya mendukung Meutya. “Tokoh perempuan yang berpendidikan tentunya mampu mendampingi Dhani Setiawan memimpin Binjai ke depan.”(a03)

Waspada/Riswan Rika

Calon Walikota Binjai Dhani Setiawan disambut secara adat Banten di Binjai, Minggu (18/4).

Purba saat silaturahmi dengan Ahmad Arif di Garuda Plaza Hotel, kemarin. Ahmad Arif, merupakan anggota resimen mahasiswa ketika kuliah. Dia dikenal sebagai sosok bertanggungjawab serta displin. Dengan majunya dia, akan membawa nama Menwa semakin berwibawa di Medan. “Untuk itu, seluruh alumni menwa di Medan harus memilih pasangan nomor 8,” tukas Bastian. Dikatakan, setiap alumni menwa harus bisa merekrut minimal 50 orang. Dengan jumlah 3.000 alumni yang tersebar di Medan, maka penguatan suara pemilih kepada pasangan Maulana Pohan dan Ahmad Arif semakin besar. “Saya minta semua alumni berjuang untuk pasangan ini,” tegasnya. Alumni Menwa 86’, Maraiman Nasution mengatakan, sebagai salah satu teman angkatannya, dia mengenal karakter dan sikap pribadi Ahmad Arif, yang disiplin, berani dan tegas. “Kami rekomendasikan pasangan ini untuk dipilih, karena mereka pasangan terbaik,” kata dia. Menyahuti dukungan itu, Ahmad Arif berjanji menjadi amanah tersebut, dan akan dipertanggungjawabkan pada masa depan. “Saya niatkan segala dukungan moril dan materil dari teman-teman ini adalah amanah. Maka saya akan pegang amanah itu,” ucapnya.(rel)

(PKL) di pasar-pasar sudah tertata baik, jalan dan drainase perlahan-lahan mulai diperbaiki. Ini menunjukkan pemimpin yang ingin membangun kotanya,” kata Ephorus Pdt Belman P Dasuha didampingi Sekjen Pdt M Rumanja Purba di Sekretaris GKPS Siantar, kemarin. Ephorus mengungkapkan, pihaknya senang bila mantan PjWalikota Medan itu dapat terpilih menjadi walikota yang akan datang. Karena bibit seorang pemimpin yang pantas menjadi walikota ada pada diri Rahudman. Untuk itu, dia sepakat menjadikan pasangan nomor urut 6 memimpin kota Medan pada periode 2010-2015. “Kalau memang Rahudman mempunyai niat yang baik, saya yakin pasti akan terpilih. Saya sendiri memilih di kota Medan, jadi tidak usah ragu lagi. Dengan bapak datang kesini, berarti telah diterima oleh GKPS, dan siap memilih untuk menjadi walikota Medan,” ucap Ephorus kepada Rahudman. Ditambahkannya, kehadiran pasangan nomor urut 6 ke kantor pimpinan pusat GKPS

telah diketahui seluruh jemaat GKPS yang ada di Medan. Makanya, Rahudman-Eldin jangan ragu lagi untuk melangkah menjadi walikota dan wakil walikota. Demikian juga Sekjen GKPS, Rumanja Purba. Dia berjanji menyampaikan pesan kepada seluruh jemaat GKPS yang ada di Medan agar medoakan pasangan ini. “Kehadiran ini sangat berguna bagi kami, dan Pak Rahudman juga yakin bahwa apa yang bapak lakukan saat ini akan menjadi arti yang baik. Kami pimpinan GKPS mendukung dan siap memilih pasangan nomor urut 6,” ucapnya. Sementara itu, Rahudman Harahap mengatakan, kehadirannya ke pimpinan pusat GKPS tidak lain untuk memohon dukungan dan doa agar apa yang dicita-citakannya terwujud pada 12 Mei mendatang. “Saya datang kesini memohon dukungan,” ujarnya. Adapun keinginannya menjadi walikota, tidak lain untuk membenahi kota Medan agar menjadi kota metropolitan. Dirinya ingin meneruskan apa

yang telah diperbuatnya selama menjadi Penjabat Walikota Medan selama lima bulan. Rajamin Sirait, salah satu tim sukses pasangan ini berharap kepada seluruh jemaat GKPS di Medan dapat memilih nomor 6. “Rahudman-Eldin pasangan yang tepat dan mampu menjadi pemimpin kota Medan. Untuk itu, mari bersama-sama mengantarnya menjadi walikota dan wakil walikota,” pungkas Rajamin.(h10)

MEDAN (Waspada): Sepuluh pasang calon walikota dan wakil walikota Medan akan berdebat visi misi di Convention Hall Tiara, Medan, Selasa (20/4). Acara ini disiarkan secara langsung oleh “Radio Pilkada” Star News, selaku penyelenggara acara di frekuensi 102,6 FM mulai pukul 14:00. Direktur Utama PT Star Indonesia, Iskandar ST selaku pemilik sekaligus Pemimpin Umum Star Media Group (Star News, andalas, KPK Pos dan Starberita) kepada wartawan, Jumat (16/4) menjelaskan, acara ini puncak dari rangkaian Debat Kandidat Walikota Medan di Star News yang digelar sejak 8 April 2010. Berbeda dengan sebelumnya, acara puncak nanti, ke-10 pasangan calon akan tampil bersama di hadapan panelis dan audiens. Mereka yang bakal hadir, Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin, Joko Susilo-Amir Mirza Hutagalung, Maulana Pohan-Ahmad Arif, Sigit Pramono Asri-Nurlisa Ginting, Syahrial Anas-Yahya Sumardi, M Arif Nasution-Supratikno, Indra Sakti HarahapDelyuzar Haris, Sofyan Tan-Nelly Armayanti, Ajib Shah-Binsar Situmorang, dan Bahdin Nur Tanjung-Kasim Siyo. Mereka akan dihadapkan dengan sejumlah panelis yang akan mempertanyakan seputar visi misi dalam membangun kota Medan lima tahun mendatang. Para panelis yakni, Prof Dr Hj Ade Fatma Lubis (USU), Rektor UMA Prof Dr Ali Ya’kub Matondang, Rektor IAIN Sumut Prof Dr Nur Ahmad Fadhil Lubis MA, Rektor UMN Al Washliyah Prof Sri Sulistyawati, PhD, dan Dr Mutsyuhito Solin, MPd (Dewan Pendidikan Kota Medan). Iskandar menjelaskan, Star News merupakan satu-satunya radio berita yang lahir di Sumatera Utara, mengudara sejak 15 Februari 2010. Sebelumnya, Star News sukses menggelar acara Bedah Visi Misi Kandidat kepala daerah yang akan berlaga di pilkada tiga daerah yakni, Medan (1-16 Maret 2010), Binjai (19-30 Maret 2010) dan Serdang Bedagai (1-7 April 2010).(m11)

Pendeta Di Medan Dukung BK-4

Kader, Anggota IPHI Wajib Dukung Hj Adlina

DIULOSI: Bahdin diulosi saat bersilaturrahmi dengan para pendeta di Medan, kemarin.

RANTAUPRAPAT (Waspada): Hj Adlina salah satu kader terbaik IPHI, juga pembina majelis taklim. Karenanya, seluruh kader dan anggota IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) wajib mendukung dan memenangkan Hj Adlina sebagai bupati Labuhanbatu, pada pilkada 16 Juni mendatang. Ketua PW IPHI Sumut H Ahmad Husin menegaskan itu saat HUT IPHI ke-20 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (17/4) di Lapangan Ikabina Rantauprapat, dihadiri 6.000-an kader dan anggota IPHI. Juga dihadiri Ketua DPP IPHI Pusat, KH Mubarok. Dikatakannya, Ahmad Husin, sebagai organisasi yang dibutuhkan umat, tentu IPHI harus lebih banyak berbuat untuk kepentingan umat. Seperti dilakukan Ketua PD IPHI L. Batu HT Milwan, sehingga PW IPHI Sumut memberikan piagam penghargaan dan peniti emas kepadanya. Sementara Gubsu Syamsul Arifin dalam pidato tertulis dibacakan Bupati HT Milwan mengatakan, IPHI merupakan organisasi kemasyarakatan Islam yang menjadi wadah berhimpunnya haji/hajjah dalam rangka pemberdayaan umat, baik dari segi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.(a27)

MEDAN (Waspada): Para pendeta di Medan mendukung dan siap mensosialisasikan pasangan calon walikota Medan nomor 4, Bahdin Nur Tanjung dan Kasim Siyo (BK-4) guna memenangkan pemilihan, 12 Mei mendatang. “Kami siap mendukung dan mensosialisasikan pasangan Bahdin dan Kasim Siyo pada pemilihan walikota mendatang,” kata Pendeta J. Sinaga dan R Gultom, kemarin. Menurut dia, pasangan itu layak memimpin Medan karena track record-nya jelas dan diyakini mampu mewujudkan Medan untuk maju, modern dan berbudaya. Bahdin juga terbukti mampu menunjukkan diri sebagai figur yang memiliki pengalaman da-

Waspada/Ist

lam memimpin keberagaman. Hal itu terlihat dari kemampuannya memimpin organisasi KNPI, BMPS dan Aptisi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen yang heterogen. Dia juga mengharapkan pasangan BK-4 lebih memperhatikan kesejahteraan para rohaniawan dan kehidupan umat beragama. “Kami berharap para rohaniawan lebih mendapatkan perhatian sehingga kehidupannya bisa lebih sejahtera, sehingga bisa menjalankan tugas membina umat menjalankan kehidupan beragama,” katanya. Silaturahim itu diawali pidato politik yang disampaikan Bahdin, yang sebelumya sempat didaulat menyanyikan lagu daerah Tapanuli. “Kami minta Pak Bahdin menyumbangkan

sebuah lagu sebelum acara dimulai,” kata pembawa acara memulai pertemuan. Bahdin mengungkapkan empat program prioritas jika terpilih sebagai walikota. Keempat program itu, berantas kebodohan dengan memberikan fasilitas gratis biaya SPP sampai tingkat SMA, serta pemerataan kualitas pendidikan. “Ke depan tak ada lagi anak yang tidak sekolah dan tidak lulus SMA, karena gratis SPP dan tidak ada lagi istilah sekolah unggulan, karena kualitas sekolah dimanapun akan sama,” jelasnya. Program kedua, berantas kelambatan. Maksudnya pelayanan birokrasi nantinya menggunakan prinsip cepat dan murah, sehingga tidak ada istilah kalau bisa diperlambat, mengapa harus dipercepat. Ketiga, program berantas kesakitan yang artinya, biaya berobat di rumah sakit pemerintah akan ditanggun tanpa perlu lagi menunjukkan surat miskin. Terakhir, berantas kemiskinan yang maksudnya, pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan infrastruktur yang mendorong peningkatan kesejahtaraan masyarakat serta pengembangan UKM. “Semua program besar itu hanya akan tercapai bila mendapat dukungan dari masyarakat. Melalui dukungan yang diberikan, saya yakin semua keinginan dan cita-cita bersama itu akan tercapai,” katanya.(rel/h05)

Kalau Soetanto Bisa, Kenapa Saya Tidak KARAKTER seorang anggota kepolisian yang tegas, terpancar saat Joko Susilo (foto) mema-parkan visi dan misinya di hadapan pembanding dan jajaran redaksi HarianWaspada dalam acara BedahVisi dan Misi Calon Walikota Medan periode 2010-2015 di Aula Gedung Bumi Warta Waspada, Jumat (16/ 4). Calon walikota nomor urut 5 ini dengan tegas mengatakan, modalnya untuk ikut mencalonkan diri hanya 3 B. Sadar dijepit oleh 9 pasangan calon lainnya yang notabene memiliki ‘modal politik’ yang kuat, Djoko mengaku hanya mengandalkan 3 B untuk maju ataupun jika nanti terpilih sebagai walikota. “Modal 3 B itu adalah Berani, Berani, dan Berani,” tegas Joko, saat itu tampil bersama wakilnya Amir Mirza Hutagalung. Karena itu, pria berusia 45 ini meyakini bahwa dengan modal 3 B dirinya bersama Amir Mirza Hutagalung akan bisa membawa kota Medan ke arah

lebih baik. Sebab, mereka akan terlepas dari tekanan berbagai pihak ketika nanti menjabat. “Itulah satu keuntungan maju dari calon independent. Kami lebih berani menjalankan suatu peraturan, karena tidak ada pihak lain dari partai yang bisa menekan,” tukasnya. Menurut Komisaris Polisi ini, kalau pemimpin memiliki keberanian menjalankan suatu peraturan, sebenarnya tidak terlalu sulit menggerakkan roda pemerintah yang bersih dan berwibawa. Yang menjadi persoalan, lanjutnya, apabila pemimpin tersebut telah kadung menerima bantuan dari banyak pihak, sehingga mau tak mau dia jadi punya keterikatan moral dengan orang yang membantunya tersebut. Dia menyontohkan masa kepemimpinan Soetanto saat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu). Diceritakannya, sehari setelah diangkat jadi Kapoldasu, Soetanto mengumpulkan para

anggota polisi termasuk dirinya. Dalam pertemuan tersebut, Soetanto meminta masukan dari anggota polisi terkait penutupan judi toto gelap (togel) yang saat itu sudahbegitumenggejala di segala lapisan masyarakat Sumut. “Banyak muncul masukan, kalau judi ditutup maka Sumut akan rusuh. Tapi Soetanto dengan tegas bilang, dia tak mau tahu, yang penting dalam tiga hari harus ditutup. Kenapa dia berani? Karena dia tidak pernah menerima apapun dari pengelola judi,” beber pria yang pernah menjabat Kapolsek di Medan Timur, Percut Sei Tuan dan Deli Tua itu. Dengan begitu, menurut ayah dua orang anak itu, dirinya akan menerapkan pola kepe-

mimpinan yang sama dengan Soetanto. “Terus terang saya orang yang mengidolakanSoetanto.Pola kepemimpinan yang berani dan tegas dalam menjalankan peraturan, asal demi kemaslahatan masyarakat, akan saya lakukan. Kalau Soetanto bisa, kenapa saya tidak?” ungkapnya. Walau begitu, Joko memahami, modal keberanian harus tetap ditopang dengan hati nurani yang tulus. Selain itu, ditopang pula dengan penguasaan data dan fakta yang kuat. “Misalnyasaja,bagaimanamungkinkita bisa mengatasi pengangguran kalau kita sendiri tidak tahu berapa jumlah pengangguran. Sekarang coba cek ke kantor kelurahan, apakah di sana ada data berapa warga kelurahan yang

menganggur.Sayayakintidakakan ada datanya,” tan-dasnya. Modal keberanian lagi-lagi disebutkan Joko ketika disinggung soal banyaknya ruas jalan yang rusak di kota Medan. Dikatakannya, selama ini pemerintah kota tidak berani membuat billboard secara besar-besaran terkait dana pengerjaan suatu badan jalan. Padahal seharusnya itu dilakukan agar masyarakat bisa menilai sendiri sejauhmana keseimbangan antara dana yang digelontorkan dengan hasil yang dikerjakan. Karena itu, Joko berjanji, jika dirinya menjadi walikota Medan akan membuat billboard besar di setiap kecamatan terkait penggunaan dana pembangunan sarana jalan. “Di situ dipampangkan berapa dana yang dikeluarkan untuk jalan ini dan berapa tingkat ketebalan aspalnya. Jadi, ketimbang kota ini ramai dengan billboard yang tak jelas, kenapa tidak dimanfaatkan sebagai sarana kontrol masyarakat,” ucapnya.

Tidak hanya soal keberanian menjalankan program kerja, Joko juga dengan berani mengklaim akan bisa meraup 31,6 persen suara. Dia mengaku memang tidak pernah melakukan survei karena keterbatasan biaya, tapi mendapatkan hasil itu dari survei yang dilakukan pihak lain. “Satu survei itu biayanya Rp200 juta. Kami tidak ada dana untuk itu. Tapi dari hasil survei yang dilakukan pihak lain, terungkap bahwa kami bisa mendapatkan 31,6 persen suara dalam satu putaran,” tegasnya. Suara tersebut diakuinya sebagian besar berasal dari suku Jawa dan beberapa dari suku Batak. “Mayoritas memang dari suku Jawa, karena mereka ingin Medan dipimpin oleh orang Jawa. Tapi kemudian ada juga dari suku Batak, karena pada dasarnya Batak juga suka dipimpin orang Jawa,” tandasnya disambut tepuk tangan para peserta, sekaligus menjadi penutup acara visi dan misi tersebut. *Rahmad Nur Lubis


Waspada, Senin 19 April 2010