Issuu on Google+

Siapa Khatib Anda Hari Ini...?

Masjid Raya Medan

JUMAT, Kliwon, 18

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harga Eceran Rp2.500,-

PEROLEHAN MEDALI Emas

1. Indonesia 2. Vietnam 3. Thailand 4. Malaysia 5. Singapura 6 . Filipina 7. Laos Lihat hal. C4 Dan C5 8. Myanmar 9. Kamboja Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) 10. Brunei 11. Timor Leste November 2011/22 Zulhijjah 1432 H No: 23687 Tahun Ke-65 Terbit 28 Halaman (A1-12, B1-8, C1-8)

Perak

Perunggu

108 81 68 63 64 58 37 37 32 36 19 33 6 5 3 13 3 10 0 1 0 Harga Eceran: 0

76 64 69 51 56 42 21 15 15 6 1 Rp2.500,-

ASEAN Sepakat Polresta Sita Satu Suara 2022 139 Kereta NUSA DUA, Bali (Antara): Para pemimpin ASEAN sepakat mengadopsi dan melaksanakan landasan bersama untuk membangun “satu suara” dalam merespons isu-isu global di forum multilateral pada 2022.

Reuters

PRESIDEN AS Barack Obama melambaikan tangan dari pesawat Air Force One setibanya di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (17/11). Obama tiba di Bali untuk menghadiri KTT ke19 ASEAN dan KTT terkait lainnya yang berlangsung di Nusa Dua 17-19 November 2011.

Obama Dan Hillary Tiba Di Bali 14 Penerbangan Tertunda KUTA, Bali (Antara): Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Kamis (17/11) untuk menghadiri KTT ke-19 ASEAN dan KTT ke-6 Asia Timur. Pesawat kepresidenan Air Force One yang membawa Obama dan rombongan dari Australia, mendarat sekitar

pukul 18:30 Wita. Kehadiran Obama di Bali merupakan kunjungan keduanya ke Indonesia setelah pada 2011. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga telah tiba di Bali untuk mengadakan pertemuan dengan sepuluh pimpinan ASEAN. Sebanyak 14 penerbangan

baik domestik maupun internasional yang melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, mengalami penundaan saat Presiden Obama tiba di Bali. Pihak otoritas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai, Sugiyono mengatakan, ke-14 penerbangan itu

Lanjut ke hal A2 kol. 2

MEDAN (Waspada): Polresta Medan menyita 139 sepedamotor (kereta) diduga hasil kejahatan dalam penggerebekan di rumah Ketua Koperasi Serba Usaha Ade Artha di Jalan Perjuangan, Gang Sepatu Burung, Kel. Sidorame Timur, Kec. Medan Perjuangan, Kamis (17/11) sore.

Kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi Bali tentang Komunitas ASEAN dalam Satu Komunitas Global BangsaBangsa (Bali Concord III) yang ditandatangani 10 pemimpin organisasi regional itu pada pertemuan puncak ke-19 mereka di Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11). Penandatanganan Bali Concord III itu dilakukan, Kamis sore, di ruang Nusa Dua 5, komplek Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang menjadi lokasi berlangsungnya KTT ke-19 ASEAN dan KTT keenam Asia Timur dari 13 hingga 19 November. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya pada acara pembukaan KTT ke19 ASEAN mengatakan, Bali

Dari lokasi, polisi mengamankan JS, 65, ketua Koperasi Serba Usaha Ade Artha, untuk dimintai keterangan, kata Waka Polresta Medan AKBP Pranyoto kepada wartawan di tempat kejadian perkara. Waka Polresta didampingi Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan yang terbesar di jajaran Polresta Medan dengan mengamankan 139 sepedamotor berbagai jenis diduga hasil kejahatan, seperti hasil curian, penggelapan dan lainnya. Menurut Waka Polresta, kasus ini terbongkar berawal

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Lanjut ke hal A2 kol. 3

Mantan Plt Wali Kota Siantar Dituntut 3,5 Tahun Penjara MEDAN (Waspada): Mantan Plt Wali Kota Pematangsiantar Kurnia Saragih dituntut hukuman 3 tahun 6 bulan penjara pada sidang di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (17/11). Terdakwa Kurnia dinyatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana APBD Pematangsiantar tahun 2005 senilai Rp1,2 miliar. Selain hukuman penjara, Kurnia dituntut hukuman uang pengganti Rp385 juta subsider 1 tahun 8 bulan dan hukuman denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara. JPU Heri dan Flora Rajagukguk dalam tuntutannya menyebutkan, Kurnia Saragih selaku

Plt Wali Kota telah menyetujui nota dinas sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tanpa disposisi Sekda dan Kabag Keuangan, sehingga panjar nota dinas sebesar Rp1.205.069.081 dapat dicairkan Panahatan Sihombing. Dana panjar kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan hinggaTahun Anggaran (TA) 2005 berakhir, adalah biaya pemeliharaan rumah dinas wali kota/wakil wali kota, mess Pemko dan kendaraan dinas Rp25 juta, biaya penunjang operasional wali kota tahun 2005 Rp50 juta, biaya anggaran rutin dan

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Pakar Hukum Tata Negara Antara

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (5 kiri) bersama (dari kanan-kiri) Presiden Myanmar Thein Sein, Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato Sri Mhd Najib bin Tun Abdul Razak, PM Laos Thongsing Thammavong, Sultan Brunei Darussalam Haji Hassanal Bolkiah, PM Kamboja Hun Sen, PM Vietnam Nguyen Tan Dung, PM Thailand Yingluck Shinawatra, PM Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Filipina Benigno Aquino III bertepuk tangan seusai menandatangani dokumen Deklarasi Bali III di kegiatan KTT ke-19 ASEAN di gedung Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11).

Paripurna DPRD Medan Nyaris Adu Jotos MEDAN (Waspada): Sidang Paripurna DPRD Kota Medan, Kamis (17/11) ricuh bahkan nyaris terjadi adu jotos antara Ketua DPRD Medan Amiruddin dan penasihat Fraksi PKS Muslim Maksum Lc di ruang Paripurna DPRD Medan. Sejak awal, paripurna dengan agenda pengambilan keputusan atas usulan fraksi untuk pembentukan Pansus peneri-

maan siswa baru (PSB) mulai memanas. Dari 8 fraksi DPRD Medan, sebagian menolak. Selanjutnya pimpinan dewan menskor rapat dan mengajak pimpinan fraksi melakukan rapat tertutup. Sudah ada tiga opsi diputuskan dalam rapat yakni menolak, mendukung dan terakhir menunggu jawaban wali kota atas usulan rekomendasi Komisi B tentang

Al Bayan

Dzatul ‘Imad Oleh Tgk. H. Ameer Hamzah Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmuberbuat terhadap kaum A’d. Yaitu penduduk Iram yang mempunyai dzatul ‘imad (bangunan-bangunan yang tinggi) yang belum pernah dibangun suatu kota seperti itu di negeri-negeri lain. (QS. al-Fajr: 6—8) BICARA masalah arsitektur. Kaum A’d (penduduk Iram) rupanya pelopornya. Mereka itulah bangsa manusia pertama di dunia ini yang mampu membuat bangunan bertingkat Lanjut ke hal A2 kol. 6

pencopotan Kadisdik Medan Hasan Basri. Setelah rapat tertutup, Ketua DPRD Medan Amiruddin membacakan hasil putusan yakni 2 fraksi PKS dan PDI Perjuangan menghendaki terbentuknya Pansus, 6 fraksi memilih menunggu jawaban wali kota Medan. Namun, seusai

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Secara Hukum Gatot Miliki Kewenangan Penuh MEDAN (Waspada): Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara yang juga pakar HukumTata Negara Fak. Hukum USU Dr Faisal Akbar Nasution, SH, M.Hum menegaskan bahwa secara hukum Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho memiliki kewenangan penuh menjalankan tugas seorang gubernur. ‘’Termasuk di dalamnya melakukan penggantian pejabat di lingkungan Pemprovsu,’’ katanya kepada Waspada, Kamis (17/11). Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan anggota DPRD SU Sigit Pramono Asri, SE yang menyikapi keraguan sementara pihak terhadap kinerja SKPD Pemprovsu di bawah pimpinan Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Di lain sisi, ada pihak yang mengkritisi kewenangan Gatot sebagai Plt.Gubsu. Faisal Akbar menegaskan

bahwa dalam UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Pasal 34 ayat 1 telah ditegaskan bahwa wakil gubernur menjalankan tugas gubernur sampai ada kekuatan hukum yang tetap terhadap gubernur yang tersangkut kasus hukum. ‘’Jadi Gatot punya kewenangan penuh menjalankan tugas gubernur. Tidak mungkin seorang wakil gubernur hanya menjalankan tugas wakil gubernur saja selama gubernurnya tersangkut masalah hukum,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, dalam menafsirkan UU No.32 Tahun 2004 tersebut harus dibedakan antara Plt. gubernur/wali kota/ bupati sebagai jabatan administratif, dengan Plt. gubernur/ wali kota/bupati sebagai jabatan politis. Dia mencontohkan

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Waspada/Surya Efendi

POLISI menyita 139 sepedamotor yang diduga hasil curian di rumah warga berkedok koperasi serba usaha Ude Artha di Jln. Perjuangan Gang Burung Sepatu di Kec. Medan Perjuangan, Kamis (17/11).

Indra Gunawan Tepati Janji Tambah Emas PALEMBANG (Waspada): Perenang Indonesia asal Sumut Indra Gunawan menepati janjinya untuk menambah medali emas bagi kontingen tuan rumah di SEA Games XXVI JakartaPalembang 2011. Memperkuat tim estafet nomor 4 x100 m gaya ganti putra, Indra merebut emas keduanya dari cabang olahraga renang

diKolamRenangJakabaringSport City, Kamis (17/11) malam. Dengan keberhasilan tersebut, Indra berarti sudah mengoleksi dua emas, dua perak dan satu perunggu. Hasil ini jauh lebih baik dari prestasi yang diukirnya pada SEA Games XXV Laos dua tahun lalu. Pemuda kelahiran Pematangsiantar 23 tahun lalu itu

merebut emas keduanya pada SEA Games XXVI bersama I Gede Siman Sudartawan, Glen Victor Sutanto dan Fauzi Triadi dengan catatan waktu 3:41.35. “Ini merupakan hasil yang menggembirakan,” ujar Indra, yang terus didampingi orang tuanya, Suwandi Gunawan.

Lanjut ke hal A11 kol. 6

Suami Bakar Istri

Waspada/Surya Efendi

KETUA DPRDSU Saleh Bangun berbincang dengan pengurus SPS Sumut ketika berkunjung ke gedung DPRDSU, Kamis (17/11).

Ketua DPRDSU: Pers Jangan Bosan Beri Pencerahan Wali Kota Medan Dukung SPS MEDAN (Waspada): Ketua DPRD Sumatera Utara H.Saleh Bangun, berharap insan pers jangan pernah bosan memberi pencerahan kepada masyarakat, khususnya di Sumut. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan surat kabar untuk memperoleh informasi. ‘’Tentunya dalam pemberitaan yang berimbang.’’ Lanjut ke hal A2 kol. 5

Waspada/Surya Efendi

WALI Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Wakil Wali Kota Dzulmi Eldin berbincang dengan pengurus SPS Sumut di Balaikota, Kamis (17/11).

Kerjasama Pelestarian Lingkungan Waspada Green Club – PKK Provsu MEDAN (Waspada): Waspada Green Club bersama PKK Provsu sepakat bekerjasama untuk pelestarian lingkungan di seluruh kabupaten/kota di Sumut. Kegiatan yang dilakukan di antaranya perbedayaan sampah, pembuatan lubang resapan biopori, pelatihan daur ulang sampah dan penghijauan guna pelestarian lingkungan. Kesepakatan itu diawali silaturahim PKK Provsu diketuai Hj.Sutias Gatot Pujo Nugroho dengan pengurus Waspada Green Club dengan Ketua Bidang Pelatihan Dan Pengembangan Dewi Budiati Teruna Jasa Said di kantor PKK Provsu Jl.Cik Ditiro Medan, Kamis (17/11). Pertemuan yang berlangsung akrab sesama ibu rumah tangga sekaligus pemerhati lingkungan—saling bertukar informasidanpengalamandalammelakukandemolingkungandisetiapkesempatan. Pertemuan silaturahim itu juga membicarakan pembinaan dan merekrut kader-kader pecinta lingkungan—sekaligus pemberdayaan penanganan sampah yang dapat dijadikan bernilai ekonomis—diawali sejak kesadaran pribadi, rumah tangga kelompok dan masyarakat. Hj.Sutias Gatot Pujo Nugroho menyambut baik kerjasama yang dicapai tersebut. Dia mengatakan, pihaknya juga melakukan hal yang sama dalam berbagai sosialisasi pelestarian lingkungan dalam berbagai kesempatan dan mempraktekkannya ke berbagai kabupaten/kota. Mereka juga membina Waspada/Ilin Hj.Sutias Gatot Pujo Nugroho didampingi pengurus tim PKK Provsu melakukan kader-kader, termasuk ibu-ibu PKK yang tergabung dalam kelompok Dasa cara penggunaan alat pembuatan lubang biopori resapan sampah yang bisa Wisma yang melakukan pertemuan rutin sebulan sekali. Lanjut ke hal A2 kol. 5 digunakan menjadi pupuk.

PERBAUNGAN (Waspada): Suriati aliasYanti, 32, warga Dusun II, Desa Lubuk Rotan, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) kritis akibat dibakar suaminya LB, 55, Rabu (16/11) malam. Kepada wartawan di RSU. Grand Medistra, Kab. Deliserdang, Kamis (17/11), Yanti yang berbicara terbata-bata menyebutkan, LB yang menikahinya secara siri itu marah karena dia mendesak agar anak keduanya Auli, 6, yang sudah sekitar 3 bulan dititipkan di keluarga LB, diambil. Saat itu, LB mengambil minyak tanah dan menyiramkan di tubuh Yanti, kemudian menyulutnya dengan api. Setelah terbakar, LB kalut, mengambil air dan menyiraminya hingga api padam. Selanjutnya, LB pergi meninggalkan istrinya yang kritis. Perbuatan LB malam itu juga diadukan pihak keluarga ke Mapolsek Perbaungan. Namun, LB sudah kabur.(c03)

Foto/Edi Saputra

PETUGAS Polsek Perbaungan melihat korban Yanti di RSU Medistra, Lubukpakam.

Ada-ada Saja Pernikahan 11-11-11 Bertahan 1 Menit DI ANTARA sebagian orang yang menganggap tanggal 1111-11 sebagai waktu yang istimewa untuk melangsungkan pernikahan, seorang pria asal

Lanjut ke hal A2 kol. 2

Serampang - Sepakat untuk tidak sepakat...? - He...he...he...

Siapa Khatib Jumat Anda ? Lihat Hal. C4-C5

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

JUMAT, Kliwon, 18 November 2011/22 Zulhijjah 1432 H z No: 23687 * Tahun Ke-65

Terbit 28 Halaman (A1-12, B1-8, C1-8) z zHarga Eceran: Rp 2.500,Antara

OBAMA saat turun dari Air Force One di bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (17/11).

Obama Dan Hillary Tiba Di Bali KUTA, Bali (Antara): Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Kamis (17/11) untuk menghadiri KTT ke-19 ASEAN dan KTT ke-6 Asia Timur. Pesawat kepresidenan “Air Force One” yang membawa Lanjut ke hal A2 kol 3

Inilah Tersangka Penembak Gedung Putih Antara

SEJUMLAH tersangka pengedar dan pengguna narkoba yang berhasil diamankan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Aceh di Mapolda Aceh, Kamis (17/11).

Waspada/Sori Parlah Harahap

WARGA harus menggunakan perahu sebagai alat transportasi menuju beberapa desa di Kec. Simangambat, Kab. Padanglawas Utara.

Maraknya Peredaran Sabu Sungai Barumun Meluap, Polda Gandeng TNI Dan BNN 16 Desa Terendam Banjir BANDA ACEH (Waspada): Polda Aceh menggandeng TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dalam menghadapi peredaran narkoba di Aceh yang semakin marak sejak Januari 2011. Selama Januari 2011, Polda Aceh telah

menyita 6,6 kg lebih sabu hasil operasi di Aceh bersama pengedar dan kurir.Selain itu jajaran Polda Aceh juga menyita 76 ton ganja dari ladang maupun paket. Lanjut ke hal A2 kol 1

SIMANGAMBAT (Waspada): Sejumlah desa di Kec. Simangambat, Kab. Padanglawas Utara terendam, akibat meluapnya Sungai Barumun, setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir. Luapan air di Sungai Barumun yang

membentang di Kec. Simangambat juga merendam ruas jalan menuju beberapa desa di sana dengan ketinggian air mencapai satu meter. Lanjut ke hal A2 kol 7

WASHINGTON (Waspada): Seorang pria Idaho yang dicari terkait insiden penembakan Gedung Putih ditangkap Rabu (16/11) di Pennsylvania barat, demikian pengumuman polisi dan Dinas Rahasia (Secret Service) AS. Oscar Ramiro OrtegaHernandez (foto), yang ditahan Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, diduga telah terlibat dalam penembakan pada Jumat malam lalu di jalanan di luar G edung Putih. Ia

CNN

mungkin juga bertanggung jawab atas dua butir peluru yang ditemukan di gedung itu, kata Dinas Rahasia. Lanjut ke hal A2 kol 3

ASEAN Lahirkan Bali Concord III N U S A D UA , Ba l i (Antara): Para pemimpin negara ASEAN menandatangani Bali Concord III yang merupakan pernyataan bersama pemimpin 10 negara Asia Tenggara untuk mengambil peran dalam berbagai tantangan global yang kian meningkat.

Penandatanganan Bali Concord III yang disebut juga Deklarasi Bali itu dilakukan di Ruang Nusa Dua 5, Komplek Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (17/11) pada pukul 17.30 WITA. Ke-10 kepala negara/pemerintahan anggota ASEAN, yaitu Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, Sultan Hasanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, PM Laos, Thongsing

T h a m m a vo n g , Pre s i d e n Myanmar, Thein Sein, dan PM Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak. Juga Presiden Filipina, Benigno Aquino III, PM Singapura, Lee Hsien Loong, PM Thailand, Yingluck Shinawatra, PM Vietnam, Nguyen Tan Dun, dan Presiden Susilo Yudhoyono, selaku tuan rumah. Mereka semua menandatangani deklarasi yang menandai komitmen ASEAN

139 SEPEDAMOTOR CURIAN DISITA

tian pejabat di lingkungan Pemprovsu,’’ katanya kepada Waspada, Kamis (17/11). Hal itu dikatakannya Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 4

Waspada/Surya Efendi

Pakar Hukum Tata Negara:

Secara Hukum Gatot Memiliki Kewenangan Penuh gaskan bahwa secara hukum Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho memiliki kewenangan penuh menjalankan tugas seorang gubernur. ‘’Termasuk di dalamnya melakukan penggan-

Dua Lagi Jamaah Aceh Wafat Di Makkah BANDA ACEH (Waspada): Jamaah haji Aceh yang wafat di tanah suci Makkah tercatat sepuluh orang, menyusul dua jamaah meninggal dunia dari Kloter 11 asal Kota Banda Aceh dan kloter 13 asal Aceh Jaya, Rabu (16/11). Kasubbag Humas Debarkasi Haji Banda Aceh Juniazi, Kamis (17/11) mengatakan, dua jamaah, masing-masing Abubakar bin Teungku Usman Miga, 83, warga Gampong Ateuk Jawo, Kota Banda Aceh, meninggal dunia karena menderita sistem sirkulasi, dikebumikan di pemakaman Syara’. Hj Syarifah binti Sayed Abdurrahman, 86, warga Pasi Teuba, Aceh Jaya meninggal dunia karena menderita penyakit yang sama. Kloter 06 Sementara Kloter 06 sebanyak 323 orang, dari Pidie dan Pidie Jaya tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Para jamaah penghasil emping belinjo itu disambut Bupati Pidie Jaya HM Gade Salam dan Kakanwil Kemenag Aceh H Ibnu Sadan. Dalam kloter ini tercatat satu orang mutasi dari Kloter 13 yakni Waled Hasanul Bisri,

Polisi menyita 139 sepedamotor yang diduga hasil curian di rumah warga berkedok koperasi serba usaha Ude Artha di Jln. Perjuangan Gang Burung Sepatu di Kec. Medan Perjuangan, Kamis (17/11). 139 sepedamotor bersama tersangka yang diduga penadah tersebut diboyong ke Mapolresta Medan.

MEDAN (Waspada): Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara yang juga pakar Hukum Tata Negara Fak. Hukum USU Dr Faisal Akbar Nasution, SH, M.Hum mene-

untuk menjadi komunitas yang handal dalam pergaulan global bangsa-bangsa di dunia. Deklarasi Bali memuat beberapa hal terkait tiga pilar utama ASEAN, yaitu politikkeamanan, ekonomi, dan sosial-budaya. Tiga pilar inilah yang akan menjadi visi baru ASEAN pada masa kini dan mendatang. Dalam bidang politik-kea m a n a n , D e k l a ra s i B a l i

memuat beberapa hal, antara lain tentang penyelesaian konflik, pemberantasan kejahatan transnasional, perompakan, pemberantasan korupsi, dan pelucutan senjata nuklir. Sedangkan dalam bidang ekonomi, deklarasi mengatur partisipasi ASEAN dalam perekonomian global, penguatan kapasitas ekonomi ASEAN, adopsi standar p ro d u k s i d a n d i s t r i b u s i

Dzatul ‘Imad Oleh: H. Ameer Hamzah Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum A’d. Yaitu penduduk Iram yang mempunyai dzatul ‘imad (bangunanbangunan yang tinggi) yang belum pernah dibangun suatu kota seperti itu di negeri-negeri lain. (QS. al-Fajr: 6—8) BICARA masalah arsitektur. Kaum A’d (penduduk Iram) rupanya pelopornya. Mereka itulah bangsa manusia pertama di dunia ini yang mampu membuat bangunan bertingkat di atas tanah yang subur dengan taman-taman yang asri. Air mengalir ke seluruh penjuru kota, bagaikan surga Jannatun Aden. Raja mereka yang bernama Syidad bin ‘Ad mengaku terilham dengan berita indahnya surga

Lanjut ke hal A2 kol 2

nandatanganan dua dokumen yang dilakukan oleh para menteri. Dua dokumen itu adalah Kesepakatan tentang Pembangunan Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan dalam Manajemen Bencana (AHA Center) yang ditandatangani oleh para menteri luar negeri ASEAN dan Deklarasi tentang Persatuan ASEAN dalam keragaman Budaya yang

dilakukan oleh para menteri yang bertanggung jawab dalam bidang kebudayaan. Selain itu juga dilakukan penandatanganan Protokol Kedua tentang Perubahan Kesepakatan Perdagangan Barang di Bawah Kerangka Kesepakatan tentang Kerja sama Ekonomi Komprehensif antara ASEAN dan Republik Korea.

Ketua DPRDSU: Pers Jangan Bosan Beri Pencerahan Wali Kota Medan Dukung SPS MEDAN ( Waspada): Ketua DPRD Sumatera Utara H.Saleh Bangun berharap insan pers jangan pernah bosan memberi pencerahan kepada masyarakat, khususnya di Sumut. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan surat kabar untuk memperoleh informasi. ‘’Tentunya dalam pemberitaan yang berimbang.’’ Kamis (17/11), Ketua D P R D Su m u t H . Sa l e h Bangun, menerima audiensi pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) periode 2011-2015. Pertemuan dengan pengurus SPS, dipimpin ketuanya H.Teruna Jasa Said, berlangsung santai dengan saling memberikan masukan. Saleh Bangun, mengamati, sekarang ini masih banyak masyarakat yang belum bisa menikmati surat kabar. Pemasaran koran belum merata sampai ke desa. Padahal informasi surat kabar sangat dibutuhkan masyarakat. Dia setuju dengan pernyataan Ketua SPS Teruna

Waspada/Surya Efendi

Ketua DPRDSU, Saleh Bangun (5 dari kanan) diabadikan bersama Ketua SPS Sumut, Teruna Jasa Said (4 dari kanan) dan pengurus SPS Sumut lainnya ketika berkunjung ke gedung DPRDSU, Kamis (17/11). Wali Kota Medan, Rahudman Harahap didampingi Wakil Wali Kota Dzulmi Eldin berbincang dengan Ketua SPS Sumut, Teruna Jasa Said ketika rombongan pengurus SPS Sumut bersilaturrahim di Balaikota, Kamis (17/11).

Lanjut ke hal A2 kol 5

Ada-ada Saja

Al Bayan

komoditas ekonomi, perbaikan akses dan penerapan teknologi, peningkatan investasi agrikultur, dan diversifikasi energi. Sementara itu, pilar sosialbudaya mencakup penanggulangan dan penanganan bencana alam, masalah perubahan iklim, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan. Para pemimpin negara ASEAN juga menyaksikan pe-

Tak Ada Miras, Pembersih Luka Pun Jadi

Pernikahan 11-11-11 Bertahan 1 Menit DIANTARA sebagian orang yang menganggap tanggal 1111-11 sebagai waktu yang istimewa untuk melangsungkan pernikahan, seorang pria asal Bangladesh justru mengalami tragedi pernikahannya pada tanggal tersebut. Shawkat Khan yang melangsungkan pernikahannya tanggal 11-11-11 pukul 11.11 siang, sebelumnya berharap tanggal itu merupakan hari yang istimewa dan berharap bisa membawa keberuntungan dengan pernikahan yang langgeng. Namun, mimpi bahagia itu sirna hanya satu menit setelah upacara pernikahannya. Pria yang berprofesi sebagai kepala sekolah itu mengungkapkan kepada AFP, dirinya tidak mengerti apa yang menyebabkan istri yang baru ia nikahi memutuskan untuk meninggalkannya. Sementara

PANTAICERMIN (Waspada): Sedikitnya 11 pria imigran gelap asal Afghanistan, Timur Tengah yang dibawa dari kantor Imigrasi Belawan, Medan menggunakan 4 bus pariwisata, melarikan diri saat berlibur ke Theme Park, Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Kamis (17/11). Keterangan dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul

Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 6

Waspada/Edi Saputra

KAPOLRES Sergai, AKBP Arif Budiman, S.Ik didampingi Kasat Pol Air Polres Sergai, Iptu Bakhdaruddin dan Kapolsek Pantai Cermin, AKP E. Sirait, berkoordinasi dengan, Muhartono dari Imigrasi Medan.

Liburan Ke Theme Park, Belasan Imigran Gelap Afganistan Kabur

TIDAK gampang menemukan minuman keras (miras) di Aceh. Bahkan botol bekasnya saja langka. Lebihlebih setelah negeri segitiga ini menerapkan hukum Syariat Islam sejak 2001. Namun, bukan berarti Aceh steril dari penikmat alkohol. “Tak ada miras, pembersih luka pun jadi. Yang penting bisa teler,” papar Agam, 28, bukan nama sebenarnya di Pantonlabu, Aceh Utara, Kamis (17/11). Pembersih luka yang dimaksud Agam adalah alkohol 70 persen. Alkohol ini banyak dijual di pasaran untuk anti septik dan desinfektan. Di rumah sakit dan Puskesmas, cairan bening ini sering digunakan untuk membersihkan luka. Sebagai pengganti miras asli, Agam mencampur satu botol alkohol ukuran 100 mililiter (ml) dengan satu botol air mineral ukuran 600 ml. Agar lebih beraroma dan terasa enak, Agam mencampur cairan tersebut dengan dua

sachet bubuk minuman suplemen merk KB atau HM. “Untuk membuat satu botol miras oplosan ukuran 600 ml, modalnya cuma Rp11 ribu. Saya sendiri, dalam sehari menghabiskan sekitar empat botol atau sekira 2400 ml. Pagi saya tenggak sebotol, siang sebotol, sore sebotol dan malam sebotol,” imbuh Agam. Menurut Agam, dia tidak sendiri. Di Pantonlabu saja, jumlah pecandu miras oplosan ini mencapai belasan orang. Rata-rata masih berusia muda. “Kalau kepingin, saya buru-buru membeli bahan yang diperlukan. Lalu, mencari tempat sepi untuk meracik sekaligus menikmatinya sampai habis,” kata Agam yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas di Pantonlabu. Ditanya soal risiko yang bisa berujung kematian karena over dosis, Agam mengaku tak terlalu khawatir. “Yang penting, alkoholnya jangan yang di atas 70 persen dan campuran air mineralnya seimbang,”

tutur Agam lagi. Menurut Agam, miras asli sebenarnya ada dijual di beberapa tempat tertentu di Aceh. Tapi hanya di Lhokseumawe, Langsa atau Kuala Simpang. Itu pun tidak dijual sembarang. Kalau pembelinya tak dikenal, mesti pulang dengan tangan kosong. Alhasil, para penikmat alkohol di kota-kota Lanjut ke hal A2 kol 8

Baca Pentas Demokrasi Aceh Di Halaman A6

Serampang - Maju terus - He.... he....he....

Berita Utama

A2 Secara Hukum ....

menanggapi pernyataan Anggota DPRD SU Sigit Pramono Asri, SE yang menyikapi keraguan sementara pihak terhadap kinerja SKPD Pemprovsu di bawah pimpinan Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Di lain sisi, ada pihak yang mengkritisi kewenangan Gatot sebagai Plt.Gubsu. Faisal Akbar menegaskan bahwa dalam UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Pasal 34 ayat 1 telah ditegaskan bahwa wakil gubernur menjalankan tugas gubernur sampai ada kekuatan hukum yang tetap terhadap gubernur yang tersangkut kasus hukum. ‘’Jadi Gatot punya kewenangan penuh menjalankan tugas gubernur. Tidak mungkin seorang wakil gubernur hanya menjalankan tugas

Maraknya ....

Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan, Kamis (17/11) kepada wartawan di Mapolda Aceh mengaku prihatin maraknya peredaran narkoba di Aceh, karena banyak oknum polisi dan TNI di Aceh terlibat Kapolda menyebutkan, oknum itu umumnya terlibat sebagai pengedar dan pengawal mafia sabu. Seperti yang terjadi baru-baru ini, oknum polisi yang bertugas di Lhokseumawe terlibat sabu, kemudian oknum polisi yang bertugas di Polresta Banda Aceh, dan terakhir oknum polisi yang bertugas di Aceh Barat. Oknum polisi kini telah diamankan ke Mapolda Aceh untuk dilakukan pengembangan terhadap peredaran narkoba di Aceh. “Kita tidak bisa membasmi peredaran narkoba di Aceh selama aparat penegak hukum dan unsur pemerintah terlibat,”terang Kapolda, dan menambahkan, pihaknya telah memerintahkan jajaran kepolisian di Aceh agar menindak setiap anggota polisi yang terlibat sabu, baik bintara maupun perwira. Polda Aceh berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi

wakil gubernur saja selama gubernurnya tersangkut masalah hukum,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, dalam menafsirkan UU No.32 Tahun 2004 tersebut harus dibedakan antara Plt. gubernur/walikota/ bupati sebagai jabatan administratif, dengan Plt. gubernur/ walikota/bupati sebagai jabatan politis. Dia mencontohkan Plt.Walikota Medan ketika dijabat Drs H.Afifuddin Lubis. ‘’Dalam kasus Pemko Medan ketika dijabat Plt.Walikota Afifuddin Lubis tidak bisa disamakan dengan Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho,’’ katanya. Afifudin diangkat sebagai Plt. Karena terjadi kekosongan jabatan Walikota Medan waktu itu. ‘’Keberadaannya karena ditunjuk oleh gubernur. Makanya kalau jabatan Plt.administratif seperti ini akan mengmelalui SMS terhadap oknum polisi yang terlibat sabu, karena selama ini masyarakat yang memberikan informasi langsung kepadanya.. Polda juga mengimbau masyarakat yang telah terkontaminasi narkoba agar segera melapor ke bagian Dokes di rumah sakit untuk mendapat rehabilitasi di Lido Bogor. Dir Narkoba Polda Aceh AKBP Dedy Setyo Yudho mengungkapkan, “kami bersihkan dulu secara internal yaitu polisi yang terlibat narkoba, dalam sebulan ini kami fokus pada penindakan anggota kita sendiri.” Sanksi yang akan dijatuhkan kepada oknum polisi yang terlibat, bisa kemungkinan direhabilitasi maupun dipecat jika sudah terlalu parah. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Beny Mamoto yang juga hadir dalam pertemuan dengan wartawan mengatakan, pihaknya segera melaporkan kasus ini ke pusat, dimana peredaran narkoba di Aceh sangat pesat, hal ini sangat mengkhawatirkan. (cb01)

Al Bayan ....

Allah yang diceritakan oleh nenek moyang mereka Nabi Nuh as. Namun di zamannya, agama telah rusak, ia sendiri Ada-ada Saja .... itu, sang istri bernama Farzana tidak tahu adanya Allah Maha Yasmin, mengatakan ia ter- Pencipta. Ketika Allah mengutus singgung dan marah karena permintaan dari pihak keluar-ga Rasul Nabi Hud as kepada pria terlalu berlebihan, ter-masuk mereka untuk kembali kepada keharusan untuk me-nyediakan agama Tauhid. Menyuruh raja tersebut dan rakyatnya masuk kulkas dan televisi. ‘Untuk membuat acara itu agama Allah agar selamat di menjadi hari yang istimewa, saya dunia dan di akhirat. Bila tidak bahkan mencetak un-dangan mau beriman akan mendapat yang mahal, meng-undang azab neraka yang pedih. Dan teman-temandankeluargauntuk bila mau beriman akan menmenghadiri pernikahan itu,’ ujar jadi penghuni surga yang berjuta kali lebih indah dari Khan. ‘Pernikahan itu dilang- kota Iram, Raja Syidad menosungkan di masjid pada hari itu,’ lak dengan congkak. “Surga? ujarnya. Khan sebelum-nya Adakah yang lebih indah dari meyakini bahwa angka 11 kota Iram ini? Saya tidak butuh merupakan angka keberun- lagi surga Tuhanmu. Semua tungannya. Namun, kini tang-gal kami telah masuk surga yang yang bagi sebagian orang kami buat sendiri,” kata Raja dianggap suatu yang sangat Syidad bin ‘Ad yang terkenal istimewa,malahmerupakanawal kejam dan bengis itu. Nabi Hud as yang membadari tragedi pernikahan pria wa risalah Allah kepada mereberusia 32 tahun itu. Layaknya di India, perni- ka justru menjadi olok-olokan kahan di Bangladesh juga dan pengusiran dari kota itu, menganut tradisi yang meng- padahal Hud adalah saudara haruskan pihak keluarga mereka. Karena sangat kufur perempuan untuk membayar kepada Allah dan ingin membunuh Hud. Lalu Hud memomahar kawin. (st/rszl) hon kepada Allah agar kaumnya itu dibinasakan oleh Allah Jawaban Problem Catur, SWT. Doa Nabi Hud diterima Allah. Lalu Allah mendatangTTS Dan Sudoku kan bencana gempa bumi, hujan lebat dan tanah longsor. Dari Halaman Sport. Seluruh bangunan yang megah itu terkubur dalam bumi Jawaban Problem Catur: untuk selama-lamanya. Alquran mengabadikan sebagai 1. ......, Mh2. i’tibar dan ibrah bagi umat Muhammad. 2. Bc2, BxB. Seorang penyair mengatakan: Jadikanlah pelajaran wa3. MxK (Tak ada lagi hai orang yang tertipu anganlangkah selamat), angan, siapapun yang membangkang kebenaran akan Mh1+mat. mendapat azab dari Tuhan. Betapa banyak negeri yang dihancurkan Tuhan karena Jawaban TTS: penduduknya tak mau berTTS Topik Mimbar Jumat iman. Jika sebuah negeri mau berumur panjang. Ambillah B E N A R K K S A L A H al-Quran sebagai pedoman. M H H B Berlaku adillah terhadap hamba Allah. N A B I K A F I L A H D G N L L M U A H I B A R A H L M F F R L S A F A A M I Q A T H A A A B R A H A H A' R R M T A WA S A L A M U W U F I K R I N A A A Y H U S A K R A L 'A R S Y A' U A I A D I K T I K A F F A T I M A H

Jawaban Sudoku:

9 5 8 1 7 4 2 3 6

2 7 4 3 5 6 1 8 9

1 3 6 8 2 9 4 5 7

8 6 9 7 3 1 5 4 2

7 4 2 9 8 5 3 6 1

3 1 5 6 4 2 7 9 8

4 8 7 2 9 3 6 1 5

6 9 3 5 1 7 8 2 4

5 2 1 4 6 8 9 7 3

ambil kebijakan strategis harus berkonsultasi dulu dengan struktur di atasnya yang menunjuk dirinya,’’ jelas Faisal Akbar. Sedangkan dalam kasus Gatot sebagai Plt.Gubsu, jabatan tersebut adalah jabatan Plt. secara politis. ‘’Karena Gatot dipilih langsung oleh rakyat. Dia bukan ditunjuk sebagai Plt.Gubsu oleh Mendagri. Karena itu tidak ada kewajiban baginya untuk berkonsultasi dengan Mendagri untuk melaksanakan kebijakan seperti mutasi pejabat,’’ tegasnya. Menyangkut adanya PP No.49 tahun 2008 sebagai ganti PP No.5/2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, Dan Pemberhentian Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah yang disebut-sebut sebagai sebagai dasar mengkritisi kewenangan Gatot sebagai Plt.Gubsu, Faisal Akbar menyatakan hal tersebut tidak mendasar. ‘’Tidak ada kesalahan yuridis yang dilakukan Plt.Gubsu terkait PP Nomor 49

Inilah Tersangka ....

Sebuah peluru telah menghantam jendela dan tertahan kaca antipeluru, dan peluru kedua ditemukan diluar di Gedung Putih, kata pihak Dinas Rahasia. Kedua peluru itu ditemukan Selasa di sisi selatan Gedung Putih. Ortega-Hernandez dijadwalkan muncul di pengadilan federal di Pittsburgh pada pukul 14:00, Kamis (17/11) waktu setempat, kata Departemen Kehakiman AS. Letnan Brad Shields dari Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, dalam sebuah konferensi pers, mengidentifikasi orang yang ditangkap itu sebagai Oscar Ortega-Hernandez ,21, asal Idaho. OrtegaHernandez, katanya, kini diinterogasi otoritas federal. Pria itu ditangkap berdasarkan surat perintah US Park Police yang diterbitkan hari Minggu

Obama Dan Hillary ....

Obama dan rombongan dari Australia, mendarat sekitar pukul 18:30 Wita. Kehadiran Obama di Bali merupakan kunjungan keduanya ke Indonesia setelah pada 2011. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga telah tiba di Bali untuk mengadakan pertemuan dengan sepuluh pimpinan ASEAN. Sebanyak 14 penerbangan baik domestik maupun internasional yang melalui Bandara Internasional Ngurah Rai,

Ketua DPRD SU: ....

Pimpinan Dayah Mudi, Samalanga. Selain itu, dua jamaah lanjut usia terpaksa dibawa dengan ambulans ke Posko kesehatan asrama haji, akibat kelelahan. Jamaah haji Provinsi Aceh yang telah tiba hingga Kloter 06 Debarkasi Banda Aceh sebanyak 1.947 orang, terdiri 778 jamaah laki-laki dan 1.169 jamaah perempuan. (b02)

Jasa Said, yang menyebut-kan bahwa misi SPS dan DPRD sama, yakni memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karenanya, Saleh Bangun, mengaku sangat mendorong perusahaan surat kabar di daerah ini berkembang. Karena dengan surat kabarlah masyarakat mengetahui dan mengerti tentang apa yang terjadi. ‘’Kalau saya pribadi memang sangat membutuhkan wartawan dan surat kabar,’’ katanya. Berkaitan dengan itu, Saleh Bangun, berharap SPS terus melakukan program pembinaan dan pelatihan kepada anggotanya. Karena SPS sebagai wadah berkumpulnya para pemimpin perusahaan pers sangat menentukan baik buruknya produk surat kabar. ‘’Tentunya tampilan berita yang berimbang. Agar masyarakat tidak bingung,’’ kata Saleh Bangun. Ketua SPS Sumut H.Teruna Jasa Said, pada pertemuan

itu mengharapkan kepada ketua DPRD Sumut jalinan kerjasama untuk pembangunan daerah ini. Karena, menurut Teruna Jasa Said, misi yang diemban SPS, sama dengan dewan. Yakni samasama memperjuangkan aspirasi masyarakat. Menyambung pernyataan Teruna Jasa Said, Direktur Eksekutif SPS Sumut H.M. Zaki Abdullah, mengatakan bahwa, pers di Indonesia lahir sebagai alat perjuangan bangsa. Jauh sebelum bangsa ini merdeka, perusahaan pers sudah ada. ‘’Dan saat SPS dan PWI didirikan tahun 1947, tujuannya adalah untuk mendidik dan mencerdaskan masyarakat,’’ kata Zaki Abdullah. Turut hadir pada audiensi hari itu Wakil Ketua H.Bahtiar Tanjung, Forman Nelson Manalu. Sekretaris Farianda Putra Sinik, Wakil Sekretaris Jumian Situmorang, Zultaufik Nasution. Bendahar Dessy Fifi Septiany. Komisaris M.Erwin

di Washington “terkait penembakan yang terjadi di Gedung Putih pada 11 November,” kata Shields. Menurut Shields, penahanan terjadi Rabu. Ortega-Hernandez tinggal di sebuah hotel bersama orang lain selama beberapa hari sebelum insiden penembakan pada Jumat itu, kata Shields. Ketika OrtegaHernandez kembali ke hotel pada Rabu, staf hotel mengenali dia dari foto yang diberikan petugas. Mereka lalu memberi tahu polisi. Ia di lobi hotel ditangkap tanpa perlawanan tetapi ia bertanya, mengapa dirinya ditahan? Tasnya diperiksa anjing pelacak, tetapi tidak ada senjata yang ditemukan. Menurut Shields, tersangka rupanya kembali ke hotel untuk menemui “temannya”. Shields mengatakan temannya bukan orang Pennsylva-

nia. Namun Shields tidak merinci lebih lanjut tentang identitas teman Ortega-Hernandez itu atau keberadaannya. Di Idaho Falls, Idaho, juru bicara polisi, Joelyn Hansen, mengatakan orang itu diidentifikasi di sana sebagai Oscar Ramiro Ortega. Ia dilaporkan hilang pada 31 Oktober. Hansen mengatakan, Ortega merupakan orang yang sama yang Dinas Rahasia sebut sebagai Oscar Ramiro OrtegaHernandez. Pada Jumat malam lalu sekitar pukul 21:00, US Park Police dan Dinas Rahasia melakukan penyelidikan setelah mendengar tembakan pada jarak sekitar 700 sampai 800 meter dari Gedung Putih. Dalam lima menit, para petugas menemukan sebuah kendaraan di blok 2300 Constitution Avenue.

“Bukti yang dalam kendaraan itu menuntun US Park Police untuk menerbitkan surat perintah penangkapan bagi Oscar Hernandez Ortega” yang digambarkan sebagai seorang pria Hispanik usia 21 tahun, dengan tinggi 5 kaki 11 inci dan berat 160 pounds, demikian pernyataan Dinas Rahasia. Se b u a h s e n j a t a y a n g terdaftar atas nama OrtegaHernandez ditemukan di dalam mobil itu, kata petugas penegakan hukum yang dekat dengan penyelidikan itu. Dinas Rahasia mewawancarai sejumlah orang yang tahu tentang Ortega-Hernandez. Mereka menyatakan, pria itu memiliki “minat terhadap presiden dan Gedung Putih”, sebuah istilah yang tidak menunjukkan ancaman yang spesifik. (cnn)

akan mengalami penundaan saat Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Bali. Pihak otoritas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai, Sugiyono mengatakan, ke-14 penerbangan itu memiliki jadwal hampir berdekatan dengan jadwal mendarat pesawat kepresidenan Air Force One, yang membawa Obama dan rombongan. “Sesuai aturan internasional, jika ada penerbangan VVIP maka akan dilakukan penundaan sekitar 30 menit sebelum kedatangan pesawat VVIP dan

15 menit sesudah pesawat VVIP mendarat,” ungkapnya. Sejumlah pimpinan negara mitra ASEAN telah tiba di Bali seperti Perdana Menteri China Wen Jiabao, Presiden Korsel Lee Myung-bak, PM Jepang Yoshihiko Noda dan PM India Manmohan Singh. Terkait pelaksanaan KTT ke-19 ASEAN dan KTT terkait, PT Angkasa Pura II Bandara Ngurah Rai menyediakan 16 area parkir bagi para pesawat kepala negara/pemerintahan negara ASEAN dan mitra serta empat ruang VVIP.

Tahun 2008 itu,’’ katanya. Dia menguraikan, dalam PP tersebut di pasal 130 ayat 1 memang ada diatur tentang keharusan seorang Plt. Gubernur untuk berkonsultasi ke Mendagri untuk menjalankan kebijakan strategisnya. ‘’Tapi ayat ini hanya mengatur Plt. Gubernur yang ingin mencalonkan diri lagi dalam Pilkada. Dalam kondisi seperti ini memang benar bahwa kebijakan strategis yang dijalan-kannya harus dikonsultasikan ke Mendagri,’’ katanya. (m07/lin)

Dua Lagi ....

Liburan ....

11:30, saat 97 pria imigran gelap yang didominasi warga asal Afghanistan, melakukan liburan di Theme Park untuk kedua kalinya. Namun, saat pendataan menjelang makan siang, 11 di antaranya yakni M. Riza, Abul Fazal, M. Ali, Husain, Hajujulah, Amanullah, M. Zaman, Yassin, Rajabib, Abdul Rahman dan Kadim Ali melarikan diri, t e r a n g Mu h a r t o n o, d a r i Imigrasi Medan. Menurutnya, sebagian besar imigran berusia di atas 20 tahun berasal dari penampungan imigrasi Tanjungbalai, Bandara Polonia dan Lampung yang sudah setahun lebih berada di penampungan Imigrasi Belawan, Medan. “Mereka melarikan diri dengan memanjat pagar kawat setinggi dua meter lebih, pembatas lokasi obyek wisata Pantai Cermin Theme Park, di samping Resort hotel,” lanjut Muhartono. “Aksi para imigran itu luput dari pantauan 8 personel kantor Imigrasi Medan yang mengawasi, dan terekam

Dibakar Suami, Suriati Kritis PERBAUN GA N ( Wa s pada): Suriati alias Yanti, 32, warga Dusun II, Desa Lubuk Rotan, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) kritis akibat dibakar suaminya LB, 55, Rabu (16/11) malam. Ke p a d a w a r t a w a n d i RSU.Grand Medistra, Kab. Deliserdang, Kamis (17/11), Yanti yang berbicara terbatabata menyebutkan, LB yang menikahinya secara siri itu marah karena dia mendesak agar anak keduanya Auli, 6, yang sudah sekitar 3 bulan dititipkan di keluarga LB, diambil. Saat itu, LB mengambil minyak tanah dan menyiramkan di tubuh Yanti, kemudian menyulutnya dengan api. Setelah terbakar, LB kalut,mengambil air dan menyiraminya hingga api padam.Selanjutnya, LB pergi meninggalkan istrinya yang kritis. Saat itu, Yanti berteriak minta tolong.Tetangganya Sumadi, 59, yang mendengar jerit korban segera memberi pertolongan bersama warga lainnya. Kami membawanya ke rumah keluarganya tak jauh dari rumah korban,” terang Sumadi dan menambahkan, pasangan suami istri itu baru sekitar satu bulan tinggal di dusun tersebut. Saat itu korban memberitahu, perbuatan itu dilakukan suaminya LB. Tengah malam itu juga, pihak keluarga mengadu ke Mapolsek Perbaungan. Namun, LB sudah kabur.(c03)

WASPADA Jumat 18 November 2011 Siregar. Wakil Sekretaris Arifin Butarbutar. Sementara itu, di tempat terpisah pada hari yang sama, Wali Kota Medan Drs. Rahudman Harahap, MM didampingi Wakil Wali Kota Medan Dzulmi E ldin mener ima audiensi pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut periode 2011-2015 di Balai Kota Medan. Selain bersilahturahmi dan memperkenalkan kepengurusan baru, kedatangan mereka untuk minta masukan sekaligus mengundang orang nomor satu di Pemko Medan guna menghadiri acara pelantikan yang rencananya akan dilangsungkan pada 29 Nopember mendatang. Kepada Wali Kota, Ketua SPS Sumut H. Teruna Jasa Said menjelaskan kepengurusan yang baru terpilih ini merupakan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) SPS Sumut 2011 yang berlangsung di Hotel Garuda Plaza Medan beberapa waktu yang lalu. “Jadi maksud kedatangan kita untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru”, kata Teruna. Menurut Teruna, kepengurusan yang baru terpilih ini belum dilantik. Untuk itu mereka tengah mempersiapkan acara pelantikan. Rencana-

nya, Ketua SPS Pusat yang juga Menteri BUMN Dahlan Iskan akan menghadiri acara pelantikan tersebut. Karenanya, Teruna meminta dukungan Walikota agar acara pelantikan berjalan lancar dan sukses seperti yan diharapkan. Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Drs. H. Dzulmi Eldin, MSi serta Kabag Humasy Budi Hariono, S,STP, MAP menyambut baik kedatangan pengurus SPS Sumut. Dalam pertemuan itu, Wali Kota berharap agar media yang ada saat ini tidak monoton dalam menyajikan berita. Di samping itu pemberitaan yang dikemas tidak tendensius dan harus berdasarkan fakta maupun data objektif. Meski telah menjalin dan membangun kemitraan yang cukup baik dengan pers namun Wali Kota mengaku tidak gerah dikritik. Hanya saja kritikan yang disampaikan harus disertai dengan solusi dan tidak bersifat tendensius. Tanpa adanya kritikan yang sifatnya membangun, Wali Kota tidak tahu bagaimana nantinya kondisi Kota Medan ini selanjutnya. Wali Kota berharap kepada Pengurus SPS Sumut yang baru terpilih untuk memberikan masukan kepada Pemko Medan dalam rangka membangun kota ini. (m12/m50)

Sungai Barumun ....

Laccat, Jambu Tonang, Marlaung dan Gunungtua Manaon. Camat Simangambat, Busro L. Harahap mengatakan, untuk alat transportasi yang bisa digunakan warga sat ini hanya perahu karena jalan penghubung menuju beberapa desa digenangi air sungai. Sedangkan ongkos perahu untuk melintasi jalan penghubung desa menuju ibukota kecamatan, Rp10.000 per orang. Untuk satu orang tambah satu sepeda motor, dipungut biaya Rp15.000. (a35)

CCTV milik Theme Park,” tambah Muhartono didampingi Kaur Umum Rudinem (Rumah Detensi Imigrasi) Belawan, Medan, Poniran dan Kasi Keamanan Rudinem, Belawan, Medan, Yusuf Umar Dani. “Kami berkordinasi dengan Polsek Pantai Cermin dan Pol Air Polres Sergai, menyisir sekitar obyek wisata Pantai Cermin, namun hingga kini belum ditemukan,” terang ketiganya. Sementara itu, Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman, S.Ik, MH didampingi Kasat Pol Air Polres Sergai, Iptu Bakhdaruddin dan Kapolsek Pantai Cermin, AKP E. Sirait yang menurunkan personilnya membantu penca rian, menjelaskan sedikitnya 20-an personil Polsek Pantai Cermin dan Pol Air Polres Sergai diperbantukan mencari imigran yang melarikan diri. “Para personil sudah diturunkan melakukan penyisiran di daerah rawa-rawa dan pemukiman penduduk sekitar

lokasi, namun belum ditemukan. Dari laporan warga, puluhan imigran lari ke arah kota Pantai Cermin menumpang kendaraan roda tiga (becak bermotor),” papar AKBP Arif Budiman. Ketika disinggung kurangnya koordinasi antara pihak Imigrasi Medan dengan pihak kepolisian Sergai, sehingga para imigran gelap tersebut kabur, diakui Arif Budiman, kedatangan mereka tanpa pemberitahuan. “Tapi sebagai aparat negara kami tetap melakukan upaya pencarian berkordinasi dengan pihak lainnya,’ tegas Kapolres Sergai. (c03)

Salah seorang warga Desa Hutaraja, Kec. Simangambat, Raja Mulia Hasibuan kepada Waspada mengatakan, luapan Sungai Barumun terus bertambah hingga menjelang Kamis (17/11) dinihari. Bahkan, warga 16 desa yang bermukim di pinggiran Sungai Barumun terendam banjir. Seperti warga Simangambat Jae, Simangambat Julu, Ujung Gading Jae, Ujung Gading Julu, Lakkimat, Mandasip, Huta Baru, Huta Pasir, Sigagan, Sungai Rodang, Kosik Putih, HUta Raja, Pasir

Tak Ada Miras ....

kecil lebih memilih miras oplosan. Terlepas dari alasan Agam, ini merupakan fakta miris yang wajib disikapi oleh pemerintah Aceh. Pengambil kebijakan dan pihak berkompeten harus segera mencari solusi tepat dan bijak agar Agam yang lain tak ikut jadi korban. * Musyawir

Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 18 November 2011

A3

25 Ribu Betor Jadi Sasaran Razia MEDAN (Waspada): Sedikitnya, 25 ribu becak bermotor (betor) akan menjadi sasaran razia yang digelar Sat Lantas Polresta Medan dan Dinas Perhubungan Pemko Medan pada Senin (21/11). Karenanya, seluruh pengemudi betor diwajibkan memiliki SIM, STNK, Speksi dan Kartu Pengawas sesuai ketentuan yang berlaku. Demikian ditegaskan Kasat Lantas Polresta Medan Kompol I Made Ary Pradana did ampingi Kadis Perhubungan Medan Armansyah Lubis saat melakukan sosialisasi terhadap pengusaha betor di aula Sat Lantas, Rabu (16/11). Sosialisasi tersebut hanya dihadiri empat dari 16 pengu-

saha betor, seperti MKS (Mandiri Karya Sejahtera), KPUM, AAA dan PABM. Hadir juga dalam sosialisasi tersebut Kasat Pol PP Fernando Amri Ranto dan Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Medan AKP Rosmawati. Kadishub Medan Armasyah Lubis mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki Dishub Me-

dan, ada 25 ribu betor yang terdata. Namun yang mempunyai izin pengawasan dari Dishub hanya 486 Betor. “Dari 25 ribu becak yang sudah mempunyai kartu pengawasan ada sekitar 486 betor, sedangkan sisanya tidak punya,” katanya. Menurut dia, untuk pengurusan kartu pengawasan becak hanya memakan waktu tiga hari dan kepengurusannya harus melalui yayasan atau perusahaan betor. Dimana kartu pengawasan tersebut menjadi surat jalan atau izin pengendara betor. Sementara itu Kasat Lantas Kompol I Made Ari mengatakan, pengemudi betor yang tidak mempunyai surat seperti

SIM, STNK, Speksi dan kartu pengawasan akan dikenakan tilang. Sedangkan bila keempat surat-surat tesebut tidak ada, maka betor tersebut akan dikandangkan di kayu putih. “Kalau satu surat tersebut tidak ada akan dikenakan tilang. Kalau tidak ada semuanya akan dikandangkan di kayu putih, dan sama halnya dengan betor plat hitam juga dikandangkan,” sebutnya. Dijelaskan Made, diundangnya Dishub dalam pertemuan tersebut, untuk mengetahui proses perizinan becak bermotor. Sehingga nantinya pihaknya tahu penindakannya. “Untuk betor yang dimodifikasi seperti betor yang menjemput anak se-

Wali Kota Buka Festival Barzanji, Marhaban AMPI MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan, pendekatan secara religius dan budaya kepada masyarakat memberikan dampak positif menyukseskan pembangunan. “Pendekatan itu juga menjadi perekat paling baik menyatukan potensi masyarakat Medan yang multi etnis, untuk selalu bersatu dan bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, sehingga program pembangunan yang dijalankan terlaksana maksimal,” kata Rahudman ketika membuka Festival Barzanji dan Marhaban XI DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Medan di Lapangan Tanah 600, Medan Marelan, Rabu (16/11). Karena itu, sebut Rahudman, Pemko mengapresiasi apa yang dilakukan AMPI yang secara rutin melaksanakan festival ini, karena selain menjadi sarana syiar juga sebagai wahana pembinaan mental, spiritual, dan keimanan masyarakat untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, juga lebih maju dari masa lalu. Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis didampingi Ketua AMPI Medan H Iswanda Nanda Ramli menyampaikan, kegiatan festival menjadi bagian integral kepada generasi muda, khususnya untuk tidak meninggalkan seni, budaya, dan khasanah kearifan masyarakat, karena berhubungan dengan pembinaan generasi muda ke arah lebih baik. Apalagi, kata Syaf Lubis, saat ini ada kecenderungan generasi muda mulai banyak yang melepaskan kebudayaan yang positif, tapi terjerumus pada kebiasaan negatif dan merusak masa depannya, seperti narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya Ketua panitia H Adlin Tambunan, ST menjelaskan, festival barzanji yang dilaksanakan tiga hari merupakan kerjasama DPD AMPI Medan dengan Pemko juga dirangkai dengan pelaksanaan bakti sosial kepada masyarakat. Hadir saat itu, Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Sumut H Afifuddin Lubis, Sekretaris DPD Golkar Medan H Harmen Ginting, Camat Medan Marelan H Pulungan, tokoh masyarakat, OKP dan ormas.(m27)

Waspada/ist

WALI KOTA Medan Rahudman Harahap didampingi Ketua AMPI Sumut Syaf Lubis, Ketua AMPI Medan Iswanda Nanda Ramli, dan Ketua Panitia Adlin Tambunan memukul gong menandakan dibukanya Festival Marhaban AMPI Medan.

Waspada/Rudi Arman

KASAT Lantas Kompol I Made Ary Pradana di dampingi Kadishub Medan Armansyah Lubis menunjukkan buku Speksi dan Kartu Pengawasan yang wajib dimiliki pengemudi betor dalam sosialisasi di Sat Lantas Polresta Medan, Kamis (17/11).

kolah akan diaman juga karena sudah menyalahi izin. Sebab becak tersebut sudah digunakan layaknya angkot,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Made menanyakan kepada Dishub apakah, ada jaminan Jasaraharja terhadap pengemudi betor dan penumpangnya bila mengalami kecelakaan. Sebab selama ini belum ada prosedur yang jelas terkait hal tersebut karena mereka mempunyai Speksi. Menurut Made, daerah larangan betor sesuai ketentuan dari Dishub yang ada di surat pengawasan yakni betor dilarang beroperasi di Jalan Sudirman, Kapten Patimura simpang Waspada, P. Diponegoro, Raden Saleh, Imam Bonjol, Bundaran Majestik, Putri Hijau dan semua jalan yang ada dalam lingkaran bebas betor adalah jalan yang tidak boleh dimasuki atau dilalui roda tiga, beca pengangkut orang maupun barang. Sementara itu, salah seorang pengusaha betor mengatakan, agar sosialisasi yang dilakukan Satlantas Medan ini diperpanjang lagi. Menurutnya, kendala mereka selama ini merupakan surat izin pengawasan. “Dimana banyak tukang betor tidak memiliki, sebab syarat yang dibilang Dishub pengurusan melalui yayasan sulit, sebab banyak yayasan becak sudah tutup, makanya mereka tukang becak bermain sendiri-sendiri,” ujarnya. (m39)

Waspada/Ist

ROMBONGAN calon pengurus DPD Gema MKGR Sumut saat diterima Chairuman Harahap di Jakarta.

Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Hadirnya Gema MKGR Di Sumut MEDAN (Waspada): Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap memberi apresiasi atas kehadiran Generasi Muda (Gema) MKGR di Sumatera Utara. Diharapkan Gema MKGR dapat memberikan atensi dan sumbangsih dalam pembangunan di Sumut. “Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan silaturahmi rombongan calon pengurus DPD Gema MKGR Sumut di Jakarta,”

Rapat DPRD Dengan Disperindagsu Ricuh MEDAN (Waspada): Rapat dengar pendapat Komisi B DPRD Sumut dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Rabu (16/11), berlangsung ricuh. Rapat ditutup tanpa ada kesimpulan. Yang ada hanya catatan dewan terhadap kinerja Kadisperindag Sumut. Rapat dengar pendapat hari itu dipimpin oleh Sekretaris Komisi B Muhammad Nuh. Sedangkan dari Disperindag hadir Kadisperindag Darwinsyah beserta sejumlah staf. Kericuhan pada rapat itu terjadi saat sesi tanya jawab dilakukan. Beberapa anggota dewan mempertanyakan fungsi Disperindag dalam mendorong dunia usaha menghadapi persaingan global. Anggota Komisi B Siti Aminah, mempertanyakan mengapa volume impor berbagai produk dari Singapura sangat besar. Padahal itu negara kecil. Kalau impor dari Singapura begitu besar bagaimana lagi dengan negara-negara lain. “Kemudian, apa yang dilakukan Disperindag

Sumut untuk mendorong dunia usaha kita meningkatkan daya saing,” katanya. Menjawab pertanyaan ini, Kadisperindag Darwinsyah mengatakan, dirinya tidak punya wewenang untuk membatasi impor karena itu merupakan kebijakan kementeriaan. Jawaban ini ditimpali lagi oleh Siti Aminah yang mengatakan, “Kalau begitu untuk apa ada Disperindag. Fungsinya apa?’’ sebutnya. Merasa “diserang” anggota dewan, Darwinsyah akhirnya mengatakan, kalau dia adalah sarjana hukum. Artinya, sebelum melaksanakan tugas, dia telah membaca dan memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) nya. “Silahkan anggota dewan baca apa tupoksi saya,” katanya. Reaksi yang disampaikan

Darwinsyah itu akhirnya mengundang perdebatan panjang anggota dewan dengan Kadisperindag. Beberapa orang anggota dewan lainnya, seperti Brilian Moktar dan Aduhot Simamora, juga ikut berbicara. Anggota dewan yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut Brilian Moktar mengakui sangat banyak hal yang perlu dipertanyakan dewan kepada Disperindag, yakni menyangkut kinerja yang selalu dikeluhkan pengusaha. Kata Brilian Moktar, harusnya Kadisperindag mampu menahan diri dan jangan terlalu reaktif dalam menjawab pertanyaan anggota dewan. Katanya, selama ini sangat banyak masalah yang disampaikan dunia

Pasar Induk Tuntungan Beroperasi 2013 MEDAN (Waspada): Komisi D DPRD Medan dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemko Medan membahas masalah penyelesaian pembangunan Pasar Induk di kawasan Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (16/11) sore. Ketua Komisi D DPRD Medan Parlaungan Simangunsong mendesak Dinas Perkim segera menyelesaikan tahapan pembangunan Pasar Induk buah dan sayuran Tuntungan, sehingga dapat dioperasionalkan pada tahun 2013 mendatang. Menurut Simangunsong, keberadaan pasar induk buah dan sayur sangat mendesak. mengingat selama ini Kota Medan belum memiliki pasar induk buah dan sayuran untuk menampung kegiatan para pedagang. Pembangunan pasar induk buah dan sayuran di kawasan Kecamatan Medan Tuntungan berada di atas lahan seluas 12,7 Ha. Untuk pembangunan tahap pertama sudah rampung di atas lahan 54x68 m, sedangkan tahap kedua 105x68m. Pembangunan ini menggunakan dana APBD tahun 2011 sebesar Rp40 miliar. Staf Dinas Perkim Kota Medan Yusdhartono mengatakan, pembangunan Pasar Induk Tuntungan masih dalam tahap pengerjaan, akhir tahun 2012 mendatang diperkirakan akan selesai dan tahun 2013 sudah bisa dioperasionalkan. Kata dia, untuk tahun 2011, pembangunan Pasar Induk masih dalam tahap awal dan sedang berjalan pembangunannya. Pembangunan tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahapan di antaranya tahap penyelesaian atap dan tahap penyelesaian akses jalan menuju Pasar Induk. Untuk tahun 2012 mendatang, lanjut Yusdhartono, pengerjaan pembangunan proyek Pasar Induk memasuki tahap dua di antaranya pengerjaan atap dan pengerjaan lantai serta pemasangan slot lapak bagi pedagang. (m30)

usaha kepada dewan. “Harusnya lewat forum rapat dengar pendapat inilah masalah tersebut didiskusikan,” sebutnya. Melihat suasana rapat yang tidak kondusif lagi, ditambah masukan dari anggota dewan Aduhot Simamora, akhirnya pimpinan rapat Muhammad Nuh, menutup rapat tanpa ada kesimpulan. Rapat hanya mencatat beberapa persoalan menyangkut kinerja Kadisperindag. Kepada wartawan, Sekretaris Komisi B Muhammad Nuh mengatakan, dari penjabaran Kadisperindag Sumut Darwinsyah, diperoleh catatan bahwa kinerja instansi ini belum maksimal. Artinya, Disperindag Sumut belum berhasil menjalankan tugasnya menyiapkan daya saing produk-produk lokal dalam menghadapi pasar global. “Inilah cacatan yang akan kita sampaikan kepada pimpinan dewan untuk diteruskan kepada gubernur,” ujarnya. (m12)

kata pemegang mandate pembentukan DPD Gema MKGR Sumut 2011-2016, Dodi Susanto kepada wartawan di Medan, Kamis (17/11). Rombongan calon pengurus DPD Gema MKGR Sumut yang bertolak ke Jakarta yakni Dodi Susanto,Yopi Pohan, Andri Ismail, Ache Harahap, Zakiyudin, Ari Mahriza dan Taufik. Pada pertemuan itu, katanya, Chairuman menyatakan kesiapannya hadir pada pelantikan Gema MKGR Sumut. Dia berpesan agar kepengurusannya mengakomodir seluruh elemen kepemudaan. Dodi menambahkan, SK

mandat itu diterbitkan DPP Gema MKGR dengan Nomor 02/SM DPP/GEMA MKGR/X/ 2011 ditandatangani Fahd A Rafiq selaku Ketua Umum dan Dendy Prasetya selaku Sekjen DPP Gema MKGR. “DPD Gema MKGR Sumut akan menggelar pengukuhan dan pelantikan pada Desember 2011. Kami sangat berharap seluruh elemen masyarakat mendukung keberadaan organisasi ini. Kami sebagai kaum muda sangat membutuhkan saran dan pendapatagarorganisasiinimenjadi organisasi yang eksis dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Dodi. (m49)

Medan Metropolitan

A4

WASPADA Jumat 18 November 2011

Lamban Salurkan Dana BOS

Menteri Tegur Tiga Daerah Di Sumut MEDAN (Waspada): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menegur tiga kabupaten di Sumut karena lamban menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ketiga kabupaten tersebut yakni Asahan, Simalungun dan Nias. “Ada tiga daerah mendapat teguran dari Mendikbud,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdik Sumut) Syaiful Syafri menjawab wartawan, Kamis (17/11). Menurut Syaiful, tembusan surat teguran itu sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan Sumut. “Kita juga sudah berulangkali menegur ketiga kabupaten tersebut, tapi tetap saja begitu. Akhirnya, kami serahkan saja ke menteri,” katanya. Seperti diberitakan, pada

2011 Sumut mendapat anggaran BOS sebesar Rp1,08 triliun. Me n d i k b u d M Nu h p e r nah mengingatkan ada sanksi bagi daerah yang terlambat menyalurkan dana BOS. Sanksi yang diberikan berupa pengurangan anggaran untuk daerah. Besarnya biaya satuan BOS diterima sekolah yakni bagi siswa SD/SDLB di kota menerima Rp400 ribu per siswa selama setahun dan siswa SD/ SDLB di kabupaten Rp 397 ribu per siswa selama setahun.

Tebar Hewan Kurban LAZ PU Waspada

61 Kambing Untuk 3.150 Jiwa MEDAN (Waspada): Program Tebar Hewan Kurban yang diselenggarakan LAZ Peduli Ummat Waspada benar-benar dirasakan warga khususnya kaum dhuafa. Kegiatan yang dilakukan pada 6 November 2011 di 11 desa yang tersebar di Kabupaten Deli Serdang dan Tanah Karo, dirasakan sekitar 630 KK atau sekitar 3.150 jiwa kaum dhuafa. H Pandapotan Simatupang dari LAZ PU Waspada menyebutkan, sebanyak 61 ekor kambing ditebar di Kabupaten Deli Serdang, yakni Kecamatan STM Hulu di Desa Tiga Juhar, Rumah Sumbul, Tratap, Durian Tinggung, dan Bah Buntu. Sedangkan di Tanah Karo yakni Desa Dauluh, Penampen, Paribun, Kubu Coliah, Batukarang, Kinangkong, dan Bandar Baru yang dihadiri tokoh masyarakat setempat. “Kita ambil kebijakan untuk tetap memberikan kambing supaya lebih banyak daerah pendistribusian yang bisa dijangkau sesuai dengan kondisi penduduk lokasi distribusi. Seperti di Tanah Karo ada desa yang menerima 2 ekor dan 4 ekor, sesuai jumlah penerima manfaat,” sebut Simatupang. Amal Lubis, S.PdI selaku koordinator distribusi THK di STM Hulu dan sekitarnya mengatakan, masyarakat di Kecamatan STM Hulu sangat bersyukur karena mendapat hewan kurban dari LAZ PU Waspada karena tahun ini hanya beberapa orang warga saja yang berkurban. “Kita memang memilih tempat di mana pekurban minim atau tidak ada sama sekali, seperti di Desa Bah Buntu, untuk lebih memaksimalkan manfaat daging kurban,” ujarnya. Muhaji mewakili masyarakat Kecamatan STM Hulu dan sekitarnya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pekurban dan PU Waspada selaku pelaksana yang peduli terhadapwargadanmendoakansemogaAllahSWTmenerimakurban mereka dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. (rel/m41)

Pusat Pelatihan Profesional Yanada Diresmikan MEDAN (Waspada): Pusat Pelatihan ProfesionalYanada Cabang Jln Pertahanan, kawasan Terminal Amplas, baru-baru ini, diresmikan dalam suatu acara yang dihadiri Ketua Yayasan Yanada Drs.Tenang Malem Tarigan, M.Si, Ak dan Ketua Yayasan Mandiri Bina Prestasi dr.Anna Maria Ulina Bukit. Ketua Yayasan Yanada Tenang Malem Tarigan mengatakan, tujuan dibukanya Yanada Cabang Jl.Pertahanan Medan itu, untuk membantu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berdaya saing dalam mengisi lapangan kerja. Pada kesempatan itu pihak Yanada memberikan beasiswa untuk 100 orang pendaftar pertama dan program ini akan berlanjut setiap setahun. “Kita tidak berhenti memberi pelatihan praktis kepada masyarakat, terutama generasi muda yang ingin mendalami suatu bidang keahlian seperti komputer, perpajakan atau bahasa asing,” kata Tarigan didampingi Staf AhliYanada Miduk Purba, Pengurus Rumah Sakit Bina Kasih Dr. A. Ginting, Sp.OG, Mars serta lainnya. Menurut Tarigan, Pusat Pelatihan Profesional Yanada di Jl.Pertahanan ini merupakan cabang dari LPKAYanada di Jln. Iskandar MudaMedan.KehadiranLPKAYanadaitudipersiapkanuntukmenjadi perguruan tinggi, tepatnya Politeknik Yanada. (m22)

Waspada/Ist

PANITIA pelaksana reuni akbar ulang tahun emas SMAN 5 Medan, baru-baru ini.

HUT Emas SMAN 5 MEDAN (Waspada): Reuni akbar SMAN 5 Medan dalam rangka ulang tahun (emas) ke 50 yang dihadiri 1500-an alumni angkatan pertama dan terakhir yang tersebar di Sumut dan luar daerah khususnya Jabodetabek dan Papua, berlangsung semarak, baru-baru ini. Acara dilaksanaka mulai dari penyuluhan kepada siswa SMAN 5 dengan menghadirkan empat motivator yakni dr Miandameria Pasaribu penyuluhan tentang hipnoterapi clinik “Born To Be a Jenius”, Kepala BNN Sumut Aguswan SH penyuluhan tentang kelembagaan dan penanggulangan narkoba dan Vc Presiden XL Wiyata Ir Agus P Simorangkir penyuluhan tentang kewirausahaan. Dilanjuti donor darah yang dikoordinir oleh Dr Elia Nova, kemudian penanaman pohon di pekaranngan sekolah SMAN 5 yang dikoordinir oleh Nurinsyah, Jorahan Manalu, dan Lassak Simanjuntak, dan malam temu kangen yang dihadiri semua alumni. Kemudian seremonial memperingati 50 tahun SMAN 5 dihadiri Kadis Pendidikan Medan Hasan Basri mewakili Wakil Wali Kota, sekaligus pelepasan 50 balon, 50 burung merpati, dan penyerahan 50 lemang kepada setiap angkatan sebagai simbolis. “Semua pihak telah berperan dalam mensukseskan acara ini hingga terselenggara dengan meriah, aman, dan tentram. Terimakasih kepada masyarakat lingkungan, mantan guruguru, kepala sekolah dan guru-guru yang masih menjabat yang antusias hadir. Semoga ke depannya alumni dapat membentuk wadah yang lebih solid menjadi sokoguru bagi Ikalima,” kata Ketua Panitia Badia Raja Manurung, yang juga pengurus PSSI ini. Sementara itu, Kadis Pendidikan Medan Hasan Basri mengatakan, sangat mendukung kegiatan alumni dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan dan umumnya Indonesia. “Saya kagum atas kekompakan alumni dan semoga dapat ditumbuhkembangkan,” sebutnya.(csf )

Sedangkan untuk siswa SMP/SMPLB/SMPT di kota mendapatkan Rp575 ribu per siswa selama setahun dan siswa SMP/SMPLB/SMPT di kabupaten Rp570 ribu per siswa selama setahun. Penyaluran dana dilakukan setiap tiga bulan sekali (triwulan) selama satu tahun. Dari 33 kabupaten/kota, Medan menerima dana BOS terbesar yakni

Rp169,7 miliar. Dana BOS sesuai PP No 48 Tahun 2008 digunakan untuk biaya satuan pendidikan, biaya penyelenggaraan atau pengelolaan pendidikan dan biaya pribadi peserta didik (siswa). Dana BOS dapat dipakai untuk membayar gaji guru honor, beasiswa untuk pelajar berprestasi, biaya pemeliharaan sarana dan prasarana serta biaya

operasional lain-lain di sekolah. Dana BOS diterima pihak sekolah secara utuh serta dikelola secara mandiri dengan melibatkan dewan guru dan komite sekolah. Program BOS sangat mendukung implementasi penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang memberdayakan sekolah melalui pemberian kewenangan (otonomi). (m49)

Uni Eropa Undang Pelajar Sumut MEDAN (Waspada): Uni Eropa membuka pintu selebarlebarnya bagi pelajar Sumut untuk melanjutkan studi ke-27 negara yang bergabung dalam persatuan negara Eropa tersebut. “Setiap tahunnya ada ribuan beasiswa ditawarkan Uni Eropa yang bisa dimanfaatkan para pelajar dan masyarakat Sumut,” kata Wakil Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Colin Crooks kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara H Nurdin Lubis, SH, MM yang didampingi Kadis Pariwisata Provsu Naruddin Dalimunthe MSP, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Provsu, Salman Ginting dalam kunjungan persahabatandiKantorGubernur Sumatera Utara, Rabu (16/11). Dalam kesempatan tersebut Colin Crooks menjelaskan, kunjungannya ke Sumatera Utara dalam rangka mepererat hubungan Sumut dengan Uni Eropa melalui berbagai kerjasama antara lain bidang pendidikandanekonomi.“Kemarinkami baru melaksanakan pameran pendidikan di Grand Aston yang diikuti 44 intitusi pendidikan di Uni Eropa. Saya senang karena ribuan pelajar Sumut, sangat antusias menghadiri pameran tersebut,” ujarnya. Kepada Wakil Dubes Uni Eropa tersebut, Sekretaris Daerah Provsu H Nurdin Lubis menjelaskan, potensi ekonomi dan

pariwisata serta kekayaan budaya yang ada di Sumatera Utara. Di antaranya, keberadaan Danau Toba sebagai danau vulkanik terbesar di dunia yang dikembangkan sebagai destinasi wisata terbaik di Indonesia setelah Bali. Sekda Provsu juga mengundang Uni Eropa untuk menanamkan modal dalam berbagai sektor potensial di Sumatera Utara, terutama dalam penyediaan infrastruktur untuk mendukung transportasi. Menanggapi hal tersebut, Crooks mengatakan, investasi negara-negara UE masih sangat

terbuka karena masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia. Saat ini, katanya, Indonesia baru menyerap 1,6% saja investasi yang ditanamkan Uni Eropa di Asia. Sehingga, potensi untuk memperoleh investasi masih terbuka dan dapat lebih besar lagi. Menurut dia, saat ini pihaknya menjalin kerjasama dengan Kementerian Perdagangan untuk mengembangkan kerjasama yang lebih komprehensif. Untuk itu pihaknya mempersilahkan Pemrovsu untuk mengajukan usulan program ke Kementerian Perdagangan. (m28)

Waspada/Amir Syarifuddin

SEKDAPROVSU H Nurdin Lubis ketika menerima kunjungan Wakil Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Colin Crooks di Kantor Gubsu, Rabu (16/11).

Mahasiswa IAIN-SU Desak PR III Mundur MEDAN (Waspada): Puluhan mahasiswa tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa IAIN Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di depan kampus IAIN-SU Jln Willem Iskandar Medan, Kamis (17/11) , menuntut Pembantu Rektor III mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam aksinya, pengunjukrasa menyampaikan orasi dan membawa poster-poster berisukan desakan PR III IAIN Sumut turun tahta. Unjurasa juga diwarnai pembakaran sejumlah ban bekas. Koordinator aksi M Alwi Hasbi Silalahi dalam orasinya mengatakan, kondisi IAIN-SU saat ini tidak seperti dahulu.

“Saat ini IAIN sudah dipenuhi orang-orang yang tidak berkompeten di bidang nya,” teriak Hasbi diikuti rekan-rekannya. Salah satu bentuk kebobrokan IAIN-SU, kata Hasbi, ketika jam kerja para petinggi di IAINSU tidak dijumpai, mereka tidak ada satu pun berada ditempat. Bahkan pada hari ini mahasiswa tidak ditanggapi yang mempertanyakan kejelasan masalah internal kampus. “Kami sungguh kecewa dengan kebijakan pimpinan IAIN-SU memilih Lahmuddin sebagai PR III karena tidak berkompten di bidangnya, sebab setiap mengambil keputusan seperti layaknya anak SMA yang belum begi-

tu paham,” sebut Hasbi. Hasbi mengatakan, kondisi ini membuat mahasiswa merasa sudah tidak nyaman lagi berada di IAIN–SU. Untuk memulihkan kepercayaan mahasiswa, mereka meminta kepada Rektor IAIN-SU menurunkan PR- III karena dinilai tidak kompeten di bidangnya. “PR-III segera mengundurkan diri karena tidak layak membidangi tentang mahasiswa. Meminta Menteri Agama turun untuk melihat kebobrokan IAINSU sekarang. Jika aspirasi kami tidak ditanggapi dengan baik, maka kami akan datang dengan massa yang lebih banyak,” ancam pengunjukrasa. (m49)

Sahdar Dan Jala PRT Kunjungi Waspada MEDAN (Waspada): Dalam rangka kunjungan kerja ke daerah serta mensosialisasikan Konvensi ILO No. 189 mengenai Kerja Layak Pekerja Rumah Tangga, Sentra Advokasi untuk Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar) serta pengurus Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) dan Mitra Ima Dei beraudiensi ke Redaksi Harian Waspada, Rabu (16/11). Rombongan Sahdar dan Jala PRT tersebut diterima Humas dan Promosi Harian Waspada Aidi Yursal. Menurut pimpinan rombongan Fahnza Mana Tanjung dari Sentra Advokasi untuk Hak Pendidikan Rakyat, mereka merupakan Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga yang saat ini berada di Medan dalam rangka program kunjungan ke daerah. Salah satu agendanya melakukan kunjungan ke media, dalam hal ini memilih Harian Waspada, dengan tujuan menjalin silaturrahmi dan kerjasama

sosialisasi penyebaran informasi mengenai hak dan perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT). Sementara itu,Yohanna dari Jala PRT mengatakan, pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentang peran dan fungsi pekerja rumah tangga. Mereka bukan pembantu tetapi pekerja yang mesti mendapat perlindungan dan kesamaan hak. Menurut Yohanna, dalam memperjuangkan hak-hak PRT, diperlukan instrumen hukum yang menjamin tentang perlindungan PRT terutama di Indonesia. Untuk tujuan itu, Jala PRT yang saat ini memiliki anggota 44 tersebar di seluruh daerah, 2 di antaranya di Sumut, saat ini sedang memperjuangkan agar di Indonesia dapat melahirkan Undang Undang PRT. Program ini memerlukan sosialisasi yang membutuhkan peran serta media.

Sedangkan Lita Aggreini, anggota Jala PRT Jakarta menambahkan, Indonesia harus segera membuat Undang Undang Perlindungan PRT ini, karena berdasarkan riset Jala PRT sudah banyak sekali terjadi kekerasan yang dialami PRT yang bekerja di dalam dan di luar negeri. “Ini semakin kuat lagi dengan diadopsinya Konversi ILO No. 189, serta adanya penegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyambut Konvensi PRT Internasional yang saat ini pembahasan RUU telah dilaksanakan Komisi IX DPR RI,” katanya. Dalam mendukung Konvensi ILO No. 189 di Indonesia, Jala PRT yang merupakan jaringan advokasi PRT bekerjasama dengan jejaringnya di Medan, di antaranya Sahdar, Mitra Imadei serta persatuan PRT telah melaksanakan seminar Undang Undang Perlindungan PRT yang melibatkan seluruh unsur terkait. (m35)

Waspada/Zulkifli Darwis

ROMBONGAN Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga diabadikan di Kantor Bumi Warta Harian Waspada Medan.

Waspada/Surya Efendi

SUJUD SYUKUR: Seorang ibu, jamaah haji Kloter 5 terlihat lelah dan sujud syukur dibantu petugas haji setelah turun dari pesawat di Bandara Polonia Medan, Kamis (17/11) dinihari. Kloter 5 ini berasal dari Padang Lawas, Medan dan Sibolga.

Warga Jalan Jati Belum Terima Surat Undangan Mediasi MEDAN (Waspada): Puluhan warga Jalan Jati, Lingkungan X, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, mengaku belum mendapat surat panggilan atau undangan mediasi dari pihak Polresta Medan terkait penundaan eksekusi lahan milik mereka seluas 7,5 hektar. Padahal, mediasi dilakukan Kamis atau Jumat (18/11). “Hingga kini, klien kami belum ada menerima undangan untuk menghadiri acara mediasi yang rencananya dilakukan pihak Polresta Medan pada Kamis atau Jumat,” kata advokat Djonggi M Simorangkir, selaku kuasa hukum warga kepada Waspada, Kamis (17/11). Menurut Djonggi, pada dasarnya, warga setuju bila pihak Polresta Medan sebagai mediasi mempertemukan warga dengan pihak Pengadilan Negeri Medan sehingga ada titik temu dan kepastian hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut. Lagipula, warga juga sudah mengajukan gugatan perlawanan dan surat permohonan penundaan eksekusi ke PN Medan, karena eksekusi tersebut dinilai belum memiliki kekuatan hukum tetap. “Polri juga harus bijak melihat kasus ini sekaligus menempatkan personel yang mengerti masalah pertanahan dan perdata. Sebab, secara de facto dan de jure, sertifikat merupakan surat tertinggi kepemilikan tanah, apalagi yang dikeluarkan oleh BPN. Dan belum ada lembaga atau institusi yang menyatakan

bahwa sertifikat warga tidak benar,” sebut Djonggi. Dijelaskannya, di mana logika hukumnya warga pemilik lahan bersertifikat sah yang tidak pernah menggugat atau digugat tiba-tiba dieksekusi oleh PN Medan atas permintaan penggugat. Djonggi mengaku, pihaknya belum mengetahui apakah mediasi yang akan dilakukan pihak Polresta Medan tetap dilakukan besok atau kapan waktunya. “Kami belum mendapat undangan untuk menghadiri mediasi tersebut. Kamis ini tidak ada mediasi, entah kalau Jumat (18/11) digelar, kami pun belum tau persis,” ujarnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kabag OpsPolrestaMedanKompolYushfiNasutionkepada wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (15/11) siang mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan mediasi dan memanggil kedua belah pihak, PN Medan dan warga Jalan Jati di Polresta Medan. “Kita akan memanggil kedua belah pihak untuk membicarakan kembali permasalahan ini secara mediasi yang akan dilakukan di Polresta Medan, untuk waktunya dilakukan Kamis (17/ 11) mungkin hari Jum’at (18/11),” katanya. Disebutkan Yushfi, sebelumnya pihak PN Medan sudah melampirkan surat pengamanan eksekusi kepada pihaknya, namun surat pengamanan itu tidak dikeluarkan karena pihak kepolisian tidak mau menimbulkan gejolak ditengah masyarakat sedang bertikai atas permasaalahan sengketa tanah. (h04)

Tim Disbudpar Datangi Karaoke Dan Panti Pijat MEDAN (Waspada): Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan kembali menindak sejumlah tempat hiburan karaoke dan panti pijat menunggak retribusi, Kamis (17/11). Tim dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Busral Manan awalnya mendatangi Wine Karaoke di Hotel Polonia Medan. Saat itu, tim hanya diterima pegawaiWine Karaoke Leni yang berjanji akan menyampaikan surat pernyataan untuk melunasi tunggakan pada pimpinannya. “Pimpinan sedang keluar kota. Masalah ini akan saya sampaikan ke pimpinan. Karena saya tidak tahu, kalau peringatan pertama sampai ketiga sudah diberikan pada kita,” ujar Leni. Kemudian, tim menuju Panti Pijat Kusuma Hotel Polonia Medan yang izin usahanya tidak berlaku lagi sejak dua tahun lalu. Di lokasi ini, tim hanya diterima seorang staf bernama Rina yang berjanji akan menyampaikan surat pernyataan tersebut ke atasannya. Setelah itu, tim menuju M-Box Karaoke Jln. Thamrin. Di tempat hiburan ini, tim bertemu dengan Manager M-Box Yansen yang mengaku sudah membayar retribusi izin usahanya tahun 2010-2011 melalui mantan Kasi Hiburan Disbudpar Medan Ridwan. Yansen mengaku telah menyerahkan uang untuk perpanjangan izin dan selalu berurusan dengan yang bersangkutan terkait masalah perizinan. “Lho, tapi kemarin kita sudah urus melalui Pak Ridwan. Itu untuk izin tahun 20102011, jadi kita heran kenapa dibilang belum membayar izin tahun 2010-2011 dan 2011-2012 ini. Memang kalau untuk izin 2011-2012 belum kita bayar, tapi izin sebelumnya sudah kita selesaikan. Kita heran,” ujar Yansen. Mendengar hal itu, Kadisbudpar Kota Medan Busral Manan mengaku banyak menerima laporan kasus seperti yang disam-paikan Yansen. Busral menegaskan, saat ini Ridwan sudah tidak

lagi menjadi staf di Disbudpar Kota Medan. Dia sudah dimutasikan menjadi staf biasa di Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan. “Saat ini, Kasi HiburanYanda. Ini pengganti pak Ridwan. Kita menyarankan pak Yansen, menyelesaikan masalah dengan Ridwan secara personal saja. Sebab, kedatangan kita saat ini secara institusi Disbudpar Kota Medan dan menjalankan Perda untuk menagih tunggakan retribusi. Kkita berharap manajemenM-Boxdapatmenyelesaikantunggakan ini secepatnya maksimal satu minggu ke depan,” jelas Busral pada Yansen. Berikutnya, tim menuju Paradise Massage di Jln. Prof HMYamin, SH II. Di panti pijat ini, Manager Paradise Awie mengakui sudah membayar Rp3 juta kepada Ridwan dan izin usaha untuk tahun 2011 sudah ada ditangannya. Mendengar pengakuan itu, Busral dan Yanda meminta Manager Paradise untuk menunjukan izin tersebut. Setelah ditunjukkan, terlihat Nomor surat: 503/ 1410.SK.IUP.DU/ PP/MT/2011 dengan IUP Nomor : 503/881.IUP.BR/PP/MT/10 tanggal 15 Januari 2010 merek usaha Paradise dan nama pimpinan Amir Ludik Pasaribu, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur diduga palsu. Sebab, surat tersebut tidak mencantumkan tanggal izin dikeluarkan dan masih ditandatangani Kadisbudpar Kota Medan sebelumnya Rismaria Hutabarat. “Tidak mungkin kita tidak membayar retribusi. Kalau seperti ini kondisinya, kacau lah. Pak Ridwan itu bisa saya laporkan terkait masalah ini. Karena saat itu, pak Ridwan mendatangi kita langsung dan disitu langsung kita bayar uangnya sebesar Rp3 juta,” ujar Awie pada Busral. Busral juga meminta agar Awie menyelesaikan masalah tersebut dengan mantan staf Disbudpar Medan. Kendati demikian, Awie tetap harus menyelesaikan tunggakannya ke Disbudpar Medan karena retribusi yang sudah dibayarkannya selama ini tidak masuk ke Kas Pemko Medan. (m50)

Partai Barnas Sumut Gelar Musda MEDAN (Waspada): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Barisan Nasional (Barnas) Sumatera Utara, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Inna Parapat, pada 18 - 20 November 2011. “Agenda pokok Musda memilih Ketua DPD Partai Barnas Sumut. Selain itu, juga dibahas program menghadapi Pemilu 2014, “ kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Barisan Nasional (Barnas) Ir. H. Muhammad Arfan, MM ketika dihubungi Waspada melalui telefon selular, Kamis (17/11). Dia menegaskan, Musda dilakukan karena jabatan Ketua DPD Partai Barnas Sumut sebelumnya dianggap ilegal. Sebab, kepengurusannya masih mengakui DPP lain di luar Kongres I di Manado yang digelar 14 April 2011. “Tindakan DPD Partai Barnas Sumut sebelumnya dinilai melanggar AD/ART partai. Semua pengurus di luar Kongres pertama di Manado, dianggap ilegal,” terangnya. Untuk melancarkan roda organisasi partai, menurut Arfan, perlu dilakukan Musda sebagai sarana pemilihan pengurus baru dalam menghadapi Pemilu 2014. “Musda harus segera digelar, mengingat selama ini roda organisasi Partai Barnas Sumut terlihat kurang bergairah. Karena itu, DPP memandang perlu diadakan penyegaran di tubuh pengurus,” terangnya. Dalam kaitan itu, DPP mengeluarkan surat mandat kepada H. Syafrizal, SH, MM, untuk membentuk Panitia Musda I Partai Barnas Sumut dan selanjutnya merekomendasikan pelaksanaan

Musda tersebut. ”Penugasan Syafrizal berdasarkan Surat Mandat No. 002/ST/DPP-P.Barnas/IX/ 2011, tanggal 19 September 2011. Sedangkan susunan panitia Musda serta pelaksanaannya berdasarkan surat No. 061/SR/DPP-P.Barnas/ Musda/X/2011. Karena itu, DPP sangat mendukung pelaksanaan Musda guna melakukan rehabilitasi pengurus menghadapi Pemilu 2014,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Panitia Musda Partai Barnas Sumut I Syafrizal SH, MH di dampingi Koordinator Wilayah Sumatera M Ilal Gunawan, SH mengatakan, proses persiapan Musda sudah hampir rampung. 33 DPC kabupaten/kota di Sumut telah diundang agar hadir dalam pelaksanaan Musda yang akan dibuka Ketua Umum DPP Partai Barnas H Muhammadd Arfan. Undangan juga telah disampaikan kepada Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasssution dan Bupati Simalungun, Ir JR Saragih. Setiap DPC memiliki satu hak suara dalam Musda. Syafrizal yang juga Plt. Ketua DPD Partai Barnas Sumut berdasarkan SK No: 104/SK/PLT/ DPP-P.Barnas/XI/2011 tanggal 9 November 2011, ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Barnas H Muhammad Arfan dan Sekjen Steven Rumangkang, berharap sosok pemimpin yang nantinya terpilih dapat membesarkan partai. “Setiap DPC berhak mengajukan calon. Tapi kami berharap sosok pemimpin terpilih nantinya bisa membesarkan partai lebih baik lagi sesuai AD/ ART,” katanya.(m49)

Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 18 November 2011

A5

DPO Tidak Ditahan, Poldasu Dinilai Lakukan Kesalahan MEDAN (Waspada): Poldasu dinilai telah melakukan kesalahan karena tidak menahan tersangka yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Demikiandikatakanpraktisi hukum Muslim Muis, SH kepada wartawan terkait tidak ditahannya tersangka kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat jual beli lahan sawit di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial IS, yang di-

buron sejak dua bulan lalu. “Jika tidak dilakukan penahanan,makatersangkabisamelakukan tindak pidana kembali, melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” kata Wakil Ketua LembagaBantuanHukum(LBH) Medan itu, Kamis (17/11). Mengenai alasan penyidik Poldasu tidak menahan tersangka karena harus periksa kesehatan, Muslim menegaskan, hal itu tidak bisa diterima oleh hukum. “Seharusnya tersangka ditahan terlebih dahulu. Jika ada

masalah kesehatan, Poldasu bisa membantarkannya ke rumah sakit Polri,” kata Muslim. Di tempat terpisah, Kasubdit II Harta Benda dan Tanah Bangunan (Harda Tahbang) Reserse Kriminal Umum Poldasu AKBP Rudi Rifani mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus itu. “Kita masih mendalami kasusnya dan masih melakukan observasi,” ujar Rudi kepada wartawan, Kamis (17/11). Rudi menjelaskan, alasan penyidik tidak melakukan pena-

hanan, salah satunya karena tersangka meminta izin untuk periksa kesehatan. “Dia meminta izin untuk periksa kesehatannya. Jadi, kita beri kesempatan,” kata Rudi seraya menambahkan, soal penahanan akan menunggu keterangan dari dokter yang memeriksa. Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka IS, 67, penduduk Jln. Kejaksaan Medan menyerahkan diri ke Poldasu, Selasa (15/11). Dia di dampingi kuasa hukumnya Todung Mulya

Lubis. IS sudah masuk dalam DPO Poldasu karena sudah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Tetapi setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam di Mapoldasu, IS tidak ditahan. Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Heru Prakoso juga tidak mengetahui perkembangan penyidikan kasus itu. Ditanya wartawan, Heru mengaku belum mengetahui perkembangan kasusnya. Hingga saat ini pun Heru mengatakan, belum menerima laporan hasil pe-

meriksaan tersebut. Pengusaha sawit itu menjadi buronan Poldasu setelah dilaporkan Ir. Octo Bermand Simanjuntak pada 1 April 2011 terkait kasus tindak pidana penipuan dengan bukti laporan No. Pol: TBL/180/IV/2011/SPK III. Pelapor mengatakan, peristiwa penipuan itu terjadi di kediamannya Jln. T Amir Hamzah Blok F Medan Helvetia dengan kerugian sebesar Rp250 juta. Selain melaporkan IS, korban juga melaporkan ES (anak

IS) dan seorang lagi berinisial Ed, yang semuanya beralamat di Jln. Kejaksaan, Medan sebagai tersangka kasus tersebut. Kasus itu, seperti dijelaskan dalam pengaduan korban, berawal dari perjanjian jual beli lahan sawit seluas 515 Ha di Madina. Octo sebagai penjual dan IS sebagai pihak yang membeli. Saat itu, IS menyuruh Octo membuat tiga kali perikatan perjanjian jual beli lahan. Pertama dengan IS, kemudian dengan anaknya ES dan terakhir dengan PT.

Tri Brata Srikandi milik IS. Dalam proses perikatan perjanjian itu, korban mengalami kerugian Rp250 juta. Poldasu sempat memburon IS di beberapa lokasi setelah panggilan pertama dan kedua tidak digubris. Bahkan penyidik sempat melakukan penggerebekan di kediaman tersangka di Jln. Kejaksaan serta perumahaan RoyalSumateraJln.JaminGinting, Medan, namun ketika itu IS berhasil lolos. (m27)

15.000 VCD Porno Disita Polresta Medan Amankan Seorang Tersangka MEDAN (Waspada): Reskrim Unit Judi Sila Polresta Medan menggerebek lokasi penggandaan VCD/DVD porno dalam penyergapan di salah satu rumah di Jln KH. Wahid Hasyim, Kelurahan Sei Sikambing, Medan, Kamis (17/11). Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tersangka Awie, 38, selaku pemilik rumah yang juga pelaku penggandaan VCD porno. Selain itu, polisi menyita 15 ribu keping VCD/DVD porno dan perangkat penggandaan film tersebut. Waka Polresta Medan AKBP Pranyoto di dampingi Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki dan Kanit Judi Sila AKP Hartono mengatakan kepada wartawan, terungkapnya kasus penggan-

daan VCD porno ini berkat informasi masyarakat. “Dari informasi itu, polisi melakukan penyelidikan. Ketika dilakukan pengerebekan, akhirnya terungkap bahwa ruko berlantai III tersebut digunakan sebagai home industri penggandaan VCD/DVD porno yang ditutupi dengan membuka usaha penjualan mie di lantai I,” jelas Pranyoto. VCD porno itu dipasarkan Awie kepada penjual VCD ece-

Tewas Digilas Bus Makmur MEDAN (Waspada): Pengendara sepedamotor Dongan Parulian Pasaribu, 26, penduduk Jln. Garu IX, tewas tergilas bus Makmur BK 7554 DO di Jln. Sisingamangaraja Km 6,5 Medan, Rabu (16/11). Informasi Waspada peroleh di lapangan, awalnya bus Makmur yang baru keluar dari gudangnya di Jln. Tritura menuju Stasiun Makmur di Jln. Singamangaraja. Namun setiba di Km 6,5, korban Dongan Parulian Pasaribu yang mengendarai sepedamotorYamaha Vega R BK 5338 ACC hendak mendahuli bus Makmur itu yang berada di depannya. Ketika mengambil jalur kiri, sepedamotor korban menyenggol pengendara sepeda Evi Falaria Pasaribu, 29, penduduk komplek PT. Asahan Jln. Sisingamangaraja, sehingga Evi terjatuh ke kiri, sedangkan Dongan terjatuh ke kanan sehingga tubuhnya tergilas roda belakang bus tersebut dan tewas seketika. Petugas Satlantas Polresta Medan turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan penyelidikan sekaligus olah TKP. Sementara korban dibawa ke rumah sakit, sedangkan sopir dan bus Makmur serta sepedamotor korban diamankan. Kanit Laka Satlantas Polresta Medan AKP Juwita SH, ketika dikonfirmasi melalui telefon, Kamis (17/11) mengatakan, bus Makmur sudah diamankan di tempat penampungan barang bukti di Jln. Kayu Putih, Medan Deli. “Kita sudah mengambil keterangan sopir bus Makmur dan sejumlah saksi lainnya,” sebutnya. (m36/h04)

Puluhan Mobil Tangki CPO Dipaksa Turunkan Muatan BELAWAN (Waspada): Dalam sehari puluhan mobil tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) “kencing” menurunkan sebahagian muatannya di satu pergudangan depan asrama TNI AL Bara Kuda Jalan Aluminium Raya, Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli. Informasi dari lapangan menyebutkan, gudang bertembok warna biru berlambangkan “MJ” itu milik warga Jalan Jemadi Medan, disewakan kepada kepada seorang pengusaha sebagai lokasi penampungan CPO. Aksi “kencing” puluhan mobil tangki CPO itu berlangsung, akibat tekanan dari sekelompok orang berbadan tegap dan berambut cepak terhadap sopir. “Gimanalah bang, kami dipaksa untuk “kencing” kalau tidak mau mereka tidak segan-segan melukai kami,” kata seorang sopir, Rabu (16/11). Pemaksaan itu dilakukan para antek-antek gudang dengan alasan untuk pengawalan yang dimulai dari jalan pintuTolTanjung Morawa. Walaupun sebenarnya pengawalan itu tidak dinginkan perusahaan maupun sopirnya, namun mereka tidak mampu melawan. Sopir sebenarnya merasa tertekan akibat pengawan itu. Namun, mau dilaporkan ke polisi tidak berani karena akan mendapat tekanan dari para pria berbadan tegap tersebut. “Siapa yang dapat melindungi kami para sopir ini,” sebutnya. Kadispen Lantamal I Belawan Mayor (Mar) H Sinuhaji mengaku belum tahu persis tentang aktivitas gudang penampungan CPO yang berada di depan asrama Bara Kuda TNI AL itu. “Walaupun begitu, kita tetap akan melakukan tindakan jika pengelolanya adalah oknum TNI AL,” katanya saat dihubungi. Sebelumnya, Poldasu pernah menggelar operasi Sawit Toba. Akibatnya sejumlah pergudangan penadah CPO tutup. Namun, dua bulan pasca operasi itu dihentikan, pergudangan CPO itu kembali beraksi. (h03)

Pencuri Kambing Dihajar Massa MEDAN (Waspada): Baru dua bulan keluar dari lembaga pemasyarakatan, residivis berinisial HS, 25, warga Jalan Karya simpang Pondok Surya, Medan Helvetia, dihajar massa karena mencuri kambing di Jalan Karya Cilincing, Kec. Medan Barat, Selasa (15/11) sekira pk 15:00. Selanjutnya dalam kondisi babak belur tersangka HS dijebloskan ke dalam sel Polsek Medan Barat. Informasi yang diperoleh di kepolisian, awalnya tersangka HS dan temannya berinisial EG melintas di Jalan Karya Cilincing, tepatnya di dekat jembatan. Mereka berdua melihat seekor kambing betina yang sedang makan rumput. Kemudian keduanya langsung mencari tali lalu mengikat kambing tersebut dan dinaikkan ke atas sepedamotor. Mereka langsung kabur membawa kambing itu menuju Jalan KL Yos Sudarso. Aksi keduanya dipergoki Alwi, 51, langsung mengejar bersama warga lainnya. Persis di depan Swalayan Maju Bersama Glugur, tersangka EG yang mengemudi sepedamotor gugup sehingga terjatuh. Warga langsung menangkap dan menghajar keduanya. Namun di tengah amuk warga, tersangka EG berhasil melarikan diri, sedangkan HS diboyong ke Mapolsek Medan Barat. Ternyata di kantor polisi, tersangka HS sudah dikenal petugas sebagai residivis. Menurut juru periksa Aiptu SR Silalahi, dirinya sudah dua kali menangani kasus HS. “Ini yang kedua kalinya. Sebelumnya dia juga pernah ditangkap gara-gara mencuri dengan penganiayaan,” ujarnya. Kanit Reskrim Medan Barat AKP Anthoni Simamora SH mengatakan, selain mengamankan tersangka, pihaknya juga menyita sepedamotor Yamaha Vega BK 5876 IU dan sebilah pisau dapur sebagai barang bukti. Sedangkan kambing yang dicuri, telah dikembalikan kepada pemiliknya. “Tersangka akan dijerat melanggar pasal 363 KUHPidana. Sedangkan barang bukti berupa kambing telah kita kembalikan kepada pemiliknya,” sebut Anthoni. (h04)

ran di Kota Medan dan sekitarnya. Untuk pemesaan biasanya melalui internet dan telefon. “Satu keping VCD porno dijual Rp20 ribu dan usaha ini sudah berjalan lebih satu tahun,” jelas Pranyoto.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan dan berusaha mengungkap jaringan penjualan VCD porno tersebu. “Kami yakin tersangka tidak sendirian dalam menjalankan usaha ilegalnya,” tambah Pranyoto.

Dalam kasus ini, Awie dijerat Pasal 72 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2002 tentang hak cipta dan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) UU RI No 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman 5 tahun. (m39)

Penjual Mobil Curian Ditangkap Di Pekanbaru MEDAN (Waspada): Tersangka HT, 40, penduduk Desa Pinggir Jati, Aek Kanopan, yang menjual mobil Avanza hasil kejahatan, ditangkap petugas Polsek Sunggal di Pekanbaru, Rabu (16/11). Selain menangkap HT, polisi juga menyita barang bukti mobil Avanza BK 1517 JZ warna hitam lengkap STNK dan BPKB. Informasi Waspada peroleh di lapangan, terbongkarnya kasus tersebut berawal saat Taqwa, warga Medan, selaku pembeli terakhir mobil Avanza yang lengkap STNK dan BPKB nya mendatangi rumah pemilik mobil Neny Agustina di Jln. Abadi, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, dengan maksud hendak meminjam KTP pemilik kendaraan untuk mengurus perpanjangan STNK di Samsat Jln. Putri Hijau Medan. Ternyata, Taqwa mendapat penjelasan dari Neny Agustina bahwa mobil Avanza itu mi-

liknya yang hilang dicuri dari rumahnya. Sedangkan Taqwa membeli mobil Avanza itu dari Syaf’an alias Ucok, 37, warga Pekanbaru. Mendapat informasi mobil yang dibelinya itu barang curian, Taqwa langsung menghubungi Ucok. Sementara Ucok membeli mobil tersebut melalui tersangka HT di Pekanbaru, selanjutnya menjualnya lagi kepada Taqwa. Ucok kemudian menghubungi HT berulangkali melalui telefon namun tidak ada sahutan. Akhirnya tersangka HT dibekuk petugas Polsek Sunggal di Pekanbaru. Kapolsek Sunggal AKP M. Budi Hendrawan, SH,SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih memeriksa tersangka HT dan saksi Taqwa dan Ucok. Menurut Budi, pencurian di rumah Neny Agustina terjadi Kamis (3/11) pukul 16:30. Pelaku pencurian yang lebih dari satu orang itu melakukan aksinya ketika korban sedang tidak ber-

ada di rumah. Kawanan maling itu menyikat BPKB sampulnya warna hitam atas nama Syahrun Yusuf (ayah Neny Agustina) bersama STNKnya, uang Rp10 juta, sertifikat deposito dan buku tabungan atas nama Siswati (ibu Neny Agustina) dari dalam lemari, serta mobil Avanza BK 1517 JZ warna hitam. Selesai menjalani pemeriksaan, Ucok mengatakan, membeli mobil dari tersangka HT dengan harga sesuai. Bahkan, sebelumnya dia melakukan pengecekan di Samsat, dan mendapat jawaban STNK dan BPKB kendaraan tidak ada bermasalah. Kemudian mobil itu dijualnya lagi kepada Taqwa. Sedangkan tersangka HT mengatakan, dia menjual mobil kepada Ucok atas suruhan Rusli, 44, warga Pekanbaru. “Mobil Avanza itu dijual kepada Ucok seharga Rp124 juta. Tapi saya tidak mengetahui mobil itu dijual Ucok lagi,” sebutnya. (m36)

Anggota Polres Simalungun Dilaporkan Ke Propam Poldasu MEDAN (Waspada): Anggota Polres Simalungun Briptu Hanafi dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut sesuai surat tanda bukti laporan LP No : LP/182/XI/2011 tanggal 16 Oktober 2011 oleh Heni Ekawati Haloho, 24, warga Durian Buttu, Kelurahan Sambosar Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun. Dia mengadukan Briptu Hanafi atas dugaan merekayasa kasus pencabulan dengan menjadikan suaminya sebagai tersangka. Dalam laporannya, Rabu (16/11), diterima Subbag Pelayanan Pengaduan (Yanduan) ditandatangani Brigadir Pol. Hendra Wahyudi, ibu satu anak tersebut menyatakan keberatan suaminya dijadikan tersangka atas tuduhan yang tidak pernah dilakukan suaminya. Dia juga menyebutkan, terlapor Briptu Hanafi telah membuat surat perdamaian dan surat pencabutan pengaduan yang isinya tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Karena itu, Briptu Hanafi dianggap telah melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat negara, pemerintah atau Kepolisian RI sebagaimana dimaksud dengan pasal 5 huruf a PP RI No 2 tahun 2003. Ketua Dewan Pembina Pergerakan Indonesia (PPI) sekaligus Ketua DPD Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Sumut Marlon Purba yang mendam-

pingi Heni Ekawati Haloho meminta Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro menjadikan kasus ini sebagai atensi, karena perbuatan Briptu Hanafi telah menyakiti hati rakyat dan mencoreng nama institusi Polri. Selain Briptu Hanafi, kata Marlon, penyidik Polres Simalungun lainnya, Ipda J Tarigan dan Briptu Frans Simanjuntak dan para pelapor diduga telah mempolitisasi kasus pencabulan yang dituduhkan kepada

Waspada/gito ap

HENI Ekawati Haloho usai melapor ke Propam Poldasu, sekaligus meminta perlindungan hukum atas kasus suaminya yang ditahan Polres Simalungun dengan tuduhan kasus pencabulan, Rabu (16/11).

Sudarto Purba (suami Heni) hanya untuk mendapatkan harta warisan. Karena laporan kasus pencabulan yang dituduhkan kepada Sudarto dan abangnya Sudarwan Purba (kini buronan Polres Simalungun) yang disampaikan ke Polres terjadi sekira 10 tahun lalu, dimana pelapor dan terlapor ketika itu masih kanak-kanak. “Peristiwa ini juga belum tentu ada karena tidak ada bukti keduanya melakukan pencabulan,” sebut Marlon. Tetapi anehnya, kasus yang dianggap sudah kadaluarsa tersebut justru dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejari Simalungun dan dalam persidangan, terdakwa Sudarto Purba diancam penjara 14 tahun. “Kasus ini dipolitisasi dengan ikut campurnya oknum anggota Komisi III DPR RI melalui Ketua KNP Simalungun Yan Wiserdo Saragih untuk penahanan kedua terlapor, sehingga kemudian tanpa alasan jelas kasus naik hingga pengadilan,” sebutnya. Penyidik Propam Poldasu kepada pelapor Heni Ekawati saat itu mengatakan, segera melakukan penyidikan dan memeriksa Briptu Hanafi. Setelah itu penyidikan berkembang kepada penyidik lain yang terlibat menangani kasus itu. “Jika mereka terbukti melakukan rekayasa kasus akan ada sanksi untuk itu,” kata penyidik Propam.(m27)

Gara-gara Piano, Ibu Pidanakan Anak Kandung IRONIS, hanya karena membawa piano pemberian hadiah ulang tahun dari almarhum sang ayah, Mona Elfrida dan suaminya Saut Sinambela menjadi terdakwa pencuriankarenadipidanakan ibu kandungnya Eli Pospos. Persidangan yang telah berjalan 9 kali itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Joner Manik. Sidang lanjutan yang digelar di lantai III ruang Candra II Pengadilan Negri Medan, Rabu (16/11) siang, mendengarkan keterangan saksi Sriana, mantan pembantu rumah tangga di rumah Eli Pospos. Saksi Sriana dalam keterangannya mengatakan, dia bekerja sebagai pembantu

di rumah Eli Pospos Jalan DI Panjaitan selama 6 bulan lamanya. Dia membenarkan melihat piano warna hitam merek Yamaha, namun ia tidak mengetahui kalau itu milik terdakwa Mona. Namun, Sariana juga menuturkan, piano itu juga pernah dilihat di rumah Mona di Jalan Setia Budi Medan dan pernah melihat piano tersebut dimainkan setelah tidak bekerja lagi dirumah Eli Pospos. Sementara itu, Mona usai persidangan kepada wartawan menceritakan kronologis bagaimana mereka menjadi terdakwa pencurian. Menurut dia, kejadian bermula saat dirinya dan suaminya Saut Sinambela diusir oleh Eli Pospos, ibu kandung Mona, pada pertenga-han

tahun 2009 karena cekcok antara ibu dan anak tersebut. Karena diusir, Mona dan suaminya yang tinggal di rumah ibunya itu, pergi membawa barang-barang milik mereka. Di antara barang yang dibawa Mona ke rumah barunya di Jalan Setia Budi itu, terdapat piano hadiah ulang tahun dari ayahnya. Namun gara-gara piano yang dibawa, Mona dilaporkan ibunya ke polisi dengan tuduhan pencurian. Kedua pasangan suami istri ini didakwa oleh Jaksa PenuntutUmum(JPU)Siskamelanggar pasal 367 Jo 363 ayat 1 ke 4 tentang pencurian dalamkeluargadandiancamhukuman7tahunpenjara. (m38)

WaspadaRudi Arman

KASAT Reskrim Polresta Medan AKP Yoris Marzuki di dampingi Kanit Judi Sila AKP Hartono memperlihatkan barang bukti 15 ribu kepingVCD/DVD porno yang diamankan bersama tersangkanya dari sebuah rumah di Jln. KH. Wahid Hasyim, Kamis (17/11).

Warga Vietnam Bawa Sabu 1 Kg Diancam Hukuman Seumur Hidup MEDAN (Waspada): Sidang perdana perkara kepemilikian sabu-sabu seberat 1 Kg dengan terdakwa Nguyen Thi Tuyet Trinh, 49, kewarganegaraan Vietnam, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (17/11). Dalam dakwaannya, JPU Dwi Melly Nova dihadapan majelis hakim diketuai SP Hutagalung menyebutkan, perbuatan terdakwa melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika (primer) dan pasal 113 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 (subsider) serta pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 (lebih subsider) dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Menurut JPU, perbuatan yang dilakukan terdakwa bermula pada tangal 5 Juni 2001 sekira pukul 15:00 waktu Bangkok, dimana terdakwa menerima titipan tas warna hitam berisi dua bungkus kristal warna putih (narkotika) dari Uche (DPO) warga negara Afrika. Dalam pertemuan itu, Uche memerintah-

kan agar tas tersebut dibawa ke Jakarta. Keesokan harinya, terdakwa berangkat ke Kuala Lumpur menginap satu malam. Kemudian terdakwa berangkat ke Medan dengan menumpang peswat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8051. Setibanya di Bandara Polonia Medan, terdakwa bersama dengan tas yang berisi narkotika dibawa menuju pemeriksaan X-Ray Bea dan cukai. Pada saat diperiksa, terdakwa terlihat gugup sehingga membuat dua petugas Bea dan Cukai Bobby Sinaga dan Omry Manurung (saksi) curiga dan memeriksa isi tas tersebut. Selanjutnya, sambung JPU, kedua saksi membuka tas milik terdakwa dengan menyobek sisi dalamnya dan ditemukan satu bungkus kertas warna hitam berisi serbuk kristal warna putih berupa sabu-sabu seberat 1 Kg. Usai mendengarkan pembacaan dakwaan, majelis hakim menunda sidang hingga minggu depan, untuk mendengarkan keterangan para saksi. (m38)

Kasus Pengusaha Tewas Kesetrum

Polresta Panggil Pemilik Hotel Soechi MEDAN (Waspada): Pasca tewasnya pengusaha diesel Buyung alias Abeng saat sauna di Hotel Novotel Soechi, Polresta Medan melalui Unit Jahtanras akan memanggil pemilik hotel yakni Hartono untuk diminta keterangan. “Setelah dilakukan visum terhadap korban, polisi akan memanggil pemilik hotel untuk dimintai keterangan,” kata Kanit Jahtanras Polresta Medan AKP Yudi Frianto kepada wartawan, Rabu (16/11) siang. Menurut dia, visum yang diambil dari salah seorang dari dua orang korban yang berhasil selamat dalam peristiwa yang menewaskan Abeng, yang diduga kesetrum saat sauna di hotel tersebut. “Kita juga telah memeriksa lima orang saksi yang kesemuanya merupakan pegawai Hotel Soechi dan juga telah memeriksa salah seorang korban dari dua orang korban yang berhasil selamat saat sauna,” sebut Yudi. Saat disinggung mengenai adanya motif pembunuhan dalam kasus itu,Yudi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan. Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan tewasnya pengusaha itu di sauna. “Masih kita sidik dan sauna juga telah di police line oleh Polsek Medan Kota, namun telah dibuka kembali,” katanya.

Tak ada izin Sementara itu, Kanit Judi Sila Polresta Medan AKP Hartono mengatakan, fasilitas sauna dan Spa yang terdapat di Hotel Soechi tidak memiliki izin. “Selain sauna ada juga Spanya, tapi tidak ada izinnya,” sebutnya. Sebelumnya diberitakan, Buyung Siuyan Alias Abeng, 47, warga Jalan Pandu Medan, tewas kesetrum arus listrik saat mandi sauna di Lantai V Hotel Novotel Soechi Jalan Cirebon Medan, Rabu (8/11) sore. Abeng bersama dua rekannya hendak mandi sauna di hotel itu. Tiba-tiba korban terpeleset dan tangannya memegang alat yang dialiri listrik untuk menghangatkan air sehingga Abeng langsung terkena setrum. Melihat itu, dua rekannya coba menolongtetapialiranlistrikjugamembuatmereka terkejut.Tetapi kedua teman korban akhirnya bisa melepaskan diri meskipun dalam kondisi lemas. Kematian pemilik saham di PD Raksasa Diesel itu sengaja disembunyikan pihak Hotel Novotel Soechi dari wartawan, termasuk pihak kepolisian. Menurut sumber di kepolisian, ada beberapa orang tamu yang hendak mandi sauna juga kena setrum listrik, namun hanya Abeng yang tewas sedangkan yang lainnya kritis. Informasi menyebutkan, Kamis (10/11), seorang lagi teman korban tewas namun tidak diketahui identitas dan keberadaannya. (m39)

A6

Pentas Demokrasi Aceh

WASPADA Jumat 18 November 2011

Mari Berdoa Agar MK Memutuskan Yang Terbaik BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Abdul Salam Poroh meminta agar masyarakat berdoa agar MK memutuskan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat Aceh. “Kita berdoa agar apa yang diputuskan oleh majelis hakim di Mahkamah Konstitusi nanti sesuai dengan aspirasi masyarakat yang sebenarnya,” kata Abdul Salam Poroh di Banda Aceh, Kamis (16/11). Untuk menghadiri persidangan akhir gugatan dua warga Aceh terhadap SK KIP tentang tahapan Pilkada, enam komisioner berangkat ke Jakarta. Mereka didampingi oleh kuasa hukum. Pada sidang akhir ini, KIP akan menyerahkan SK No 26/2011 yang memuat tentang penyesuaian tahapan Pilkada yang dilakukan KIP sebagai tindaklanjut dari putusan sela MK. Abdul Salam Poroh berharap, SK Tahapan baru Pilkada ini menjadi pertimbangan majelis hakim dalam mengeluarkan putusan final. Apapun hasilnya, sebut Abdul Salam Poroh, KIP Aceh akan menjalankan putusan yang ditetapkan MK. “KIP Aceh siap melaksanakan

apapun keputusan MK. Kita lihat saja hasil putusannya,” ujar Poroh. Keputusan MK ini akan sangat menentukan nasib Pilkada berkelanjutan seperti tahapan yang disusun KIP melalui SK No 26/2011 atau ditunda. Sementara, Rabu (17/11), empat anggota tim Uni Eropa yang berkunjung ke Komisi Independen Pemilihan Aceh dipimpin penasehat politik Uni Eropa di Jakarta CharlesWhitely. Sementara Ketua KIP didampingi Sekretaris Djasmi Has. Dalam pertemuan yang berlangsung hingga satu jam itu, delegasi Uni Eropa bertanya banyak hal mengenai Pilkada, mulai dari persiapan, masalah hukum, dan jadwal pemilihan, termasuk soal intimidasi yang dihadapi para komisioner KIP Aceh. Whitely juga menyebutkan kedatangan mereka ke Aceh untuk melihat bagaimana masyarakat Aceh terlibat dalam pemilihan pemimpin mereka pada masa perdamaian ini. “Uni Eropa hanya menginginkan agar pemilihan bisa berlangsung damai dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Whitely.(cb01)

Forum Calon Perseorangan Susun Rekomendasi Untuk MK

Waspada/Arman Konadi

KETUA KIP Yusrizal Usman (memegang kertas) didampingi Ketua DPRK Tengku Hamdani dan Bupati Aceh Jaya Ir Azhar Abdurahman menandatangani surat desakan penundaan pilkada yang disuarakan massa Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Jaya Peduli MoU dan UUPA, saat berunjukrasa ke kantor DPRK setempat, Kamis (17/11).

Unjukrasa Tunda Pilkada Berlanjut CALANG (Waspada): Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Jaya Peduli MoU dan UUPA (GEMMAP), Kamis, (17/11) siang berunjukrasa ke kantor DPRK Aceh Jaya menuntut pelaksanaan Pilkada di wilayah itu ditunda. Dalam aksinya masa mendesak ketua DPRK, KIP dan Bupati Aceh Jaya menandatangani surat pernyataan dari ketiganya untuk menunda Pilkada. Massa yang datang menggunakan sepeda motor dan truk terbuka tersebut menilai KIP sebagai pelaksana Pilkada di Aceh menyalahgunakan kewenangan yang diberikan UU dengan mengakomodir calon independen.

Massa menilai pasal 256 UUPA belum dapat dilaksanakan karena belum memiliki hukum tetap. “Untuk itu hari ini kami mendesak kepada pemerintah agar segera menyelesaikan konflik regulasi Pilkada di Aceh agar ke depan lahir pemimpin yang sah sesuai aturan,” teriak Sudirman kordinator aksi disambut yel-yel ratusan massa GEMMAP. Pantauan Waspada, aksi damai yang berlangsung persis di depan kantor DPRK Aceh Jaya itu sempat tegang. Pasalnya massa yang berorasi di luar gedung dan meminta dewan agar keluar dari gedung DPRK Jaya dan bergabung bersama mereka di bawah terik matahari. Puas berorasi, perwakilan massa akhirnya menemui

Ketua DPRK Aceh Jaya Tengku Hamdani dan memintanya menandatangani surat persetujuan penundaan Pilkada. Tak hanya itu, massa GEMMAP juga meminta bupati dan ketua KIP Aceh Jaya menandatangani surat yang sama. Untuk meredam aksi massa, Bupati Aceh Jaya Ir Azhar Abdurahman yang telah lebih dulu hadir di lokasi meminta ajudannya menjemput pegawai KIP Aceh Jaya Yusrizal Usman yang kantornya terletak di luar komplek kantor Bupati Aceh Jaya tersebut. Sebelumnya ketua KIP Aceh Jaya sempat menolak menandatangani surat dimaksud karena merasa tidak berwenang untuk memutuskan penundaan Pilkada. “Secara pribadi saya setuju

Pilkada ditunda sampai ada aturan yang jelas tentang pelaksanaannya. Tapi kami hanya merujuk pada keputusan KIP dan tidak berwenang untuk meminta penundaan Pilkada,” kata Yusrizal Usman, dalam pertemuan antara wakil GEMMAP, di aula DPRK Aceh Jaya. Mendengar jawaban tersebut massa GEMMAP akhirnya memintaYusrizal untuk kembali ke kantor KIP dan akan mengerahkan massa ke KIP Aceh Jaya. Namun keinginan tersebut ditolak KIP, dengan alasan dimanapun KIP ditemui namun sikap KIP tetap sama. Setelah proses dialog yang panjang KIP akhirnya bersedia menandatangani surat persetujuan desakan untuk menunda Pilkada setelah beberapa point dalam surat tersebut diubah.

Yusrizal juga sempat meminta waktu kepada peserta yang hadir di aula DPRK untuk menggelar pleno sesama anggota KIP yang juga turut hadir. Sementara Kapolres Aceh Jaya AKBP Galih Suyodo yang juga turut hadir dalam rapat meminta massa tidak memaksakan kehendak. Galih meminta massa tidak melakukan tindakan anarkis dengan memaksa kehendak untuk menandatangani surat tersebut. Setelah sempat hampir dua jam berada di aula DPRK Aceh Jaya surat persetujuan penundaan Pilkada akhirnya ditandatangani Ketua KIP, DPRK dan Bupati Aceh Jaya. Usai dibacakan massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah sebelumnya menutup dengan doa bersama. (cb06)

Hari Ini Nasib Pilkada Ditentukan BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Abdul Salam Poroh meminta agar masyarakat berdoa agar MK memutuskan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat Aceh. “Kita berdoa agar apa yang diputuskan oleh majelis hakim di Mahkamah Konstitusi pada 18 November nanti sesuai dengan aspirasi masyarakat yang sebenarnya,” kata Abdul Salam Poroh di Banda Aceh, Kamis (16/11). Untuk menghadiri persi-

dangan akhir gugatan dua warga Aceh terhadap SK KIP tentang tahapan Pilkada, enam komisioner berangkat ke Jakarta. Mereka didampingi oleh kuasa hukum. Pada sidang akhir ini, KIP akan menyerahkan SK No 26/2011 yang memuat tentang penyesuaian tahapan Pilkada yang dilakukan KIP sebagai tindaklanjut dari putusan sela MK. Abdul Salam Poroh berharap, SK Tahapan baru Pemilukada ini menjadi pertimbangan majelis hakim dalam menge-

luarkan putusan final. Apapun hasilnya, sebut Abdul Salam Poroh, KIP Aceh akan menjalankan putusan yang ditetapkan MK. “KIP Aceh siap melaksanakan apapun keputusan MK. Kita lihat saja hasil putusannya,” ujar Poroh. Keputusan MK ini akan sangat menentukan nasib Pilkada berkelanjutan seperti tahapan yang disusun KIP melalui SK No 26/2011 atau ditunda. Sementara, Rabu (17/11) empat anggota tim Uni Eropa yang berkunjung ke Komisi

Independen Pemilihan Aceh dipimpin penasehat politik Uni Eropa di Jakarta CharlesWhitely. Sementara Ketua KIP didampingi Sekretaris Djasmi Has. Dalam pertemuan yang berlangsung hingga satu jam itu, delegasi Uni Eropa bertanya banyak hal mengenai Pilkada, mulai dari persiapan, masalah hukum, dan jadwal pemilihan, termasuk soal intimidasi yang dihadapi para komisioner KIP Aceh. Whitely juga menyebutkan kedatangan mereka ke Aceh

untuk melihat bagaimana masyarakat Aceh terlibat dalam pemilihan pemimpin mereka pada masa perdamaian ini. “Uni Eropa hanya menginginkan agar pemilihan bisa berlangsung damai dan sesuai dengan ketentuan hukum,” kata Whitely. Usai bertemu Ketua KIP, empat delegasi Uni Eropa mengunjungi media center KIP. Seperti diketahui, pada Pilkada 2006 lalu, Uni Eropa mendanai pendirian media center. (cb01)

Pengusaha Berharap Jauhari Amin Kembalikan Roh Kota Langsa KALAU diumpamakan Kota Langsa seperti manusia, kondisinya dalam beberapa tahun terakhir ini tak ubahnya bagaikan mati suri. Pemerintahannya ada tapi seperti tak ada, karena roh yang menghidupinya telah menjauh dari jasad. Keberadaan Kota Langsa sekarang hampir mirip seperti daerah tak bertuan dan warga masyarakatnya diibaratkan hidup seperti anak ayam kehilangan induk. Para pedagang yang tergusur akhirnya lelah sendiri memperjuangkan haknya. Para pengguna jalan dalam kota hanya bisa mengeluh dan mengurut dada, kemudian merepet di warungwarung kopi karena ruas jalan semakin menyempit akibat pembangunan yang centang perenang. Gambaran miris tersebut diharapkan banyak pihak segera berubah melalui momentum Pilkada yang akan datang. Seorang pengusaha muda perantau Faisal Amsco (foto) mengungkapkan hal itu kepada Waspada di Langsa, Kamis (17/11). Menurutnya agar apa yang diharapkan itu bisa terwujud tidak ada jalan lain kecuali dengan cara memilih calon wali kota yang tepat. Berdasarkan amatannya, dalam kurun waktu lima tahun ke depan Kota Langsa butuh seorang pemimpin yang cerdas dan tegas. Karakter pemimpin seperti itu sangat penting dalam upaya mengembalikan roh Kota Langsa yang sudah mulai hilang, akibat salah urus. Untuk maksud tersebut dia meyakini sosok H Jauhari Amin, SH, MH sangat mampu, makanya tidak salah dia akan mendukung pencalonan yang bersangkutan sebagai calon wali kota Langsa periode 2012-2017. Pengalaman Jauhari saat memimpin sejumlah OKP seperti KNPI, PPM, FKPPI, dan Ormas Nasdem dapat benar-benar diaktualisasikan dalam kerjakerja pro rakyat. Dan yang tidak kalah pentingnya lagi, selain aktif dalam organisasi kepemudaan dan ormas, Jauhari juga termasuk salah seorang pengusaha sukses, ungkap Faisal. Menurutnya, saat ini Kota Langsa butuh wali kota yang berani, cerdas, tegas, dan itu semua ada pada diri H Jauhari Amin. Sosoknya terbilang menjadi sangat tepat untuk memimpin Kota Langsa lima tahun ke depan, agar roh Kota Langsa yang sudah mulai hilang dapat dikembalikan.

Kota yang sejuk, indah dan nyaman sudah mulai jauh dari kenyataan, salah satu contoh menurut Faisal, lapangan Merdeka Langsa. Keberadaan lapangan tersebut benar-benar menarik mata setiap pendatang dengan latar pendopo. Hamparan hijau rumput dengan pohon cemara semakin menjadi sangat indah bila ditata secara baik dan benar. Sepintas posisi lapangan Merdeka dengan latar pendopo tersebut hampir serupa dengan lapangan kesultanan Yokya. Begitu lah indah lapangan Merdeka Langsa, apalagi saat pagi atau sore dimana banyak anak-anak muda bermain sepak bola di sana. ”Tiap pagi dan sore selalu ada anak-anak bermain bola, tetapi sekarang semua hilang,” ujarnya. Begitu juga dengan tata ruang Kota Langsa yang sudah tidak menentu, satu jam hujan air sudah penuh mengenangi Jalan T Umar, Iskandar Muda, dan beberapa sudut badan jalan lain dalam pusat Kota Lngsa. Fakta ini semakin memperburuk citra Kota Langsa itu sendiri. Karena dahulu sangat jarang terjadi air di jalan-jalan pada pusat kota seperti sekarang, walau sederas apapun hujan. Belum lagi kesemrautan kota yang membuat penat pikiran, ujar Faisal, kalau dulu saat sesekali pulang kerja masih senang jalan-jalan sambil menikmati suasana sore. Tetapi sekarang menjadi malas dan lebih memilih diam di rumah saja. Makanya momentum Pilkada ini dia berharap semua warga Langsa dapat mempergunakan kesempatan baik ini, agar tidak salah pilih lagi. Menurutnya, selaku putra dearah H Jauhari Amin sangat tepat diberikan amanah ini, karena memang hanya yang bersangkutanlah yang akan berani mengembalikan semua yang hilang dari Kota Langsa. Terkait dengan perkembangan narkoba, Faisal Amsco menyakini sosok H Jauhari Amin akan berdiri di garda terdepan untuk memberantasnya. Ini pulalah menjadi prioritas, karena memang salah satu penyakit sosial masyarakat kota adalah narkoba. Makanya komitmen pemimpin dalam hal ini wali kota sangat penting. Dan Faisal pun optimis kalau H Jauhari Amin akan sangat berkomitmen untuk ittu. Ibnu Sa’dan

BANDA ACEH (Waspada): Menyikapi kondisi Aceh, para kandidat calon persorangan yang tergabung dalam Persaudaraan Calon Independen/ Perseorangan mengeluarkan sebuah rekomendasi yang akan diserahkan kepada MK. Menurut juru bicara calon perseorangan Ghazali Abbas Adan, pada pertemuan dengan forum persaudaraan perseorangan, Kamis (17/11), penolakan calon independen/perseorangan merupakan pelanggaran terhadap Pasal 28 UUD 1945 dalam bentuk Hak Azasi rakyat Aceh yang merupakan bagian dari rakyat Indonesia. Penolakan terhadap calon independen/perseorangan juga melanggar point 1.2.2, MoU Helsinski. Pernyataan beberapa pihak yang menyatakan apabila tahapan Pilkada ini dilanjutkan akan menganggu perdamaian, hal itu menurut forum calon perseorangan merupakan bentuk ancaman yang dapat menganggu perdamaian itu sendiri. Ghazali menjelaskan, mengenai tahapan pilkada yang sedang berlangsung saat ini sudah

sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami calon independen/perseorangan merasakan dan melihat kondisi Aceh aman dan kondusif, dan kami tidak akan mengeluarkan pernyataan yang bernuansa provokatif,” jelas Ghazali. Foum ini juga menyentil para elit politik untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang bernuansa provokatif yang dapat menganggu kondisi Aceh yang sudah aman dan kondusif yang akan menimbulkan rasa takut dalam masyarakat. Selain itu mereka meminta kepada DPRA/ DPRK untuk bersikap adil dan terhormat atas semua golongan untuk kepentingan aspirasi masyarakat Aceh. “DPRA/DPRK sebagai wakil rakyat perlu untuk menjernihkan keadaan, serta memberi masukan-masukan positif kepada semua pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami proses tahapan Pilkada Aceh yang sedang berlangsung,”tambahnya. (cb01)

Berkas Dukungan Calon Perseorangan Mulai Diverifikasi BANDA ACEH (Waspada): Setelah pasangan Darni Daud dan Ahmad Fauzi mendaftarkan diri ke KIP Aceh untuk ikut dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada 10 November lalu, KIP Aceh langsung melakukan verifikasi administratif terhadap 217.466 lembar fotokopi KTP sebagai dukungan kepada pasangan tersebut. Setelah melalui verifikasi administratif, Rabu (16/11), semua dukungan itu dikirimkan ke daerah untuk dilakukan verifikasi faktual oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa. Pengiriman surat dukungan itu langsung diantar oleh staf KIP. “Para staf ini yang akan menyerahkan langsung ke KIP kabupaten/kota, selanjutnya dari KIP kabupaten/kota diteruskan ke PPS tingkat desa untuk dilakukan verifikasi aktual,” kata Ketua KIP Aceh Abdul Salam Poroh. Verifikasi dilakukan secara total atau 100 persen.

Setiap kandidat yang memberikan dukungan kepada pasangan independen itu akan ditanya ulang oleh petugas PPS untuk membuktikan kebenaran dukungan tersebut. Jika orang tersebut membantah telah memberikan dukungan, otomatis surat dukungan itu tidak dihitung. Untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Aceh melalui jalur perseorangan dibutuhkan minimal 148.598 bukti dukungan dari masyarakat berupa fotokopi KTP. Jumlah itu setara dengan 3 persen jumlah penduduk Aceh. Verifikasi faktual terhadap kandidat independen yang mendaftar pada periode terakhir ini akan berlangsung hingga 1 Desember mendatang. Jika ternyata surat dukungan tersebut masih kurang, KIP memberi kesempatan kepada mereka untuk memperbaikinya hingga 15 Desember. (cb01)

Pengangkatan Dua Anggota Panwas Agara Dipersoalkan KUTACANE (Waspada): Pengangkatan lima anggota Panwas Aceh Tenggara hasil seleksi 10 calon anggota Panwas (Panitia Pengawas Pemilu) yang disahkan di DPRK Agara, Sabtu (12/11), disoroti aktivis parpol dan LSM Agara. Pasalnya ada dua nama yang dilantik terdeteksi cacat hukum. Lima anggota Panwas yang dilantik Panwas Provinsi Aceh, Junianto, Sudirman, Rudi Hartono P, Hamdan dan Khahaniate, 8 November 2011 dan disahkan melalui sidang paripurna di gedung DPRK Agara, Sabtu (12/11). Dalam proses seleksi anggota Panwas ini dinilai berbagai kalangan ada permainan. Pasalnya ada dua nama yang diketahui masih pengurus Partai Golkar yakni Sudirman, ketua bagian organisasi DPD Golkar Agara dan Khahanieate, ketua bidang hukum dan HAM, lolos seleksi dan terpilih menjadi anggota Panwas Agara. Ketua LSM Format Peduli Agara Ramisin

Selian, Kamis (17/11), mengatakan, dua nama dari kalangan parpol tersebut adalah produk cacat hukum, sehingga wajib hukumnya digugurkan karena menyalahi undang-undang. Ramisin mengatakan, anggota Panwas yang dinyatakan lulus seleksi 10 orang dan dilantik lima orang itu diseleksi berdasarkan UU penyelenggaraan pemilu no.22 tahun 2007, di mana pada pasal 86 poin i dinyatakan calon anggota Panwas tidak pernah menjadi anggota parpol sekurang-kurangnya lima tahun sebelum pendaftaran. Padahal Sudirman dan Khahaniate, baru setahun dilantik dalam jajaran kepengurusan Partai Golkar Agara. Suharto, Ketua PBB Agara mengatakan, persoalan cacat hukum kedua nama ini terkait UU no.22 tahun 2007, juga dikatakan lolos seleksi dan ikut dilantik kedua nama dari parpol ini jelas bertentangan dengan Qanun Aceh no.7 tahun 2006. (b25)

Kami Sekarang Bingung RATUSAN pasang mata tiba-tiba tertuju ke makam Sultan Malikussaleh. Seorang pria yang berdiri di sudut makam mulai memperkenalan diri kepada jamaah doa bersama, sebagai warga biasa. Namun beberapa menit dia bicara, secara spontan mengkritik para mantan pejuang GAM yang nekad maju dalam Pilkada, tanpa restu Partai Aceh (PA). “Kami masyarakat menjadi bingung dengan politik sekarang,” kata pria itu. Dia dikenal dengan panggilan Waled Bayu. Para jamaah terdiam. Selain suara Waled melalui sound system, nyaris tidak ada suara orang lain sekitar makam yang terletak di Gampong Beuringen, Kec. Samudera, Aceh Utara. Padahal ratusan warga memadati lokasi itu untuk mendoakan kedamaian Aceh yang mulai panas dengan suasana politik Pilkada, Selasa (15/11). Dulu pada masa konflik, masyarakat menjadi korban karena melindungi GAM, dia kembali melanjutkan tausiyahnya yang mirip orasi. Tujuannya jelas, untuk mencapai cita-cita kemajuan Aceh di masa mendatang. “Namun,sekarang setelah keadaan damai, kami menjadi

Waspada/Zainal Abidin

SEJUMLAH ulama MUNA bersama Ketua DPW PA Aceh Utara melakukan doa bersama di makam Sultan Malikussaleh, Selasa (15/11). bingung,” lanjutnya. Siapa yang harus didukung dan dilindungi. Orang-orang yang dulu mengaku memperjuangkan masyarakat Aceh, sekarang terpecah. Akibat konflik regulasi Pilkada persatuan itu hancur. “Masyarakat jangan dibodohi. Kami tidak minta lebih,” suaranya tegas. Tampak Ketua DPW PA Aceh Utara Tgk. Zulkarnaini bersama puluhan ulama dari Majelis Ulama Nanggroe Aceh antusias mendengar. Warga yang bersimpuh di luar pagar makam, masih tetap diam. Namun keheningan itu tiba-tiba berubah, ketika Waled mengajak untuk tidak mendu-

kung mantan GAM yang berjalan sendiri dalam Pilkada. Berbagai ungkapan setuju, keluar dari mulut jamaah. Mereka agaknya sependapat, mantan GAM yang keluar dari jamaah dan ikut independen tidak perlu didukung lagi dalam Pilkada. Kritikannya kemudian diperjelas kepada mantan GAM yang ikut jalur independen untuk pemilihan Gubernur Aceh periode mendatang. Juga kepada mantan pejuang GAM yang ikut jalur perseorangan untuk pemilihan Bupati Aceh Utara. Rasa simpati yang sebelumnya pernah diberikan kepada mereka, kini berubah drastis. (Zainal Abidin)

Ragam

WASPADA Jumat 18 November 2011

A7

Melirik Wajah Baru Di Kota Kuno Azerbaijan IBUKOTA Baku di Azerbaijan adalah kota kuno yang memang miliki sejarah panjang, tapi kini tempat ini sedang mewujudkan wajah kota yang modern. Didanai sebagian besar oleh pendapatan dari sektor minyak dan gas, kota ini telah menjadi salah satu kawasan paling hidup di dunia dari segi desain kawasan perkotaan. Dengan sejumlah besar proyek gedung-gedung pencakar langit yang seperti menyaingi bangunanbangunan apartment dan dinding kota bergaya medieval peninggalan era Soviet. Salah satu perencanaan sektor publik yang dikenal dengan nama proyek “White City” (Kota Putih) — sebuah nama yang bertolak belakang dengan julukan sebelumnya yaitu “Black City” (Kota Hitam); julukan yang didapat dari polusi yang disebabkan masalah minyak. Di kawasan 220 hektar

yang dulunya merupakan hunian pergudangan untuk industri, tempat ini tengah dibersihkan dan dipersiapkan untuk hunian perkantoran, hotel, rumah tinggal, serta fasilitas untuk 50.000 warga Baku dan 48.000 pekerja. Transformasi ‘Kota Hitam’ Azerbaijan Di seluruh penjuru negeri, pembangunan tengah dibangun di sektor infrastruktur. Dalam kurun waktu lima tahun, kota Baku menargetkan penyelesaian pembangunan lebih banyak jalan, tempat parkir, sistem transit, suplai air dan koneksi internet. Di Kota ini juga sedang dibangun beberapa gedung pencakar langit akan menjadi ikon, seperti Flame Tower dan TV Tower Baku.

Menyusul pembangunan kedua bangunan yang luar biasa tersebut, juga akan dibangun beberap bangunan indah yang akan menyihir mata bagi yang melihat. Bangunan yang dimaksud adalah Istana Bulan Sabit dan Hotel Bulan Sabit, yang dirancang perusahaan arsitektur Korea Selatan. Azerbaijan dinilai memiliki keinginan dan kekuatan ekonomi bersumber dari pertumbuhan pendapatan yang dapat mengakomodasi desain-desain arsitektur baru. Jikar rampung pada tahun 2015, Hotel Bulan Sabit akan berdiri megah di tepi Danau Caspian, dengan 33 lantai berbentuk lengkungan bulan sabit. Proyek Kota Putih diperkirakan akan memerlukan beberapa dekade untuk bisa rampung, tapi dengan beberapa proyek pembangunan yang telah dikerjakan, kota ini menunjukkan komitmen untuk menjadikan wajah ibukota Azerbaijan dalam bentuk wajah yang baru. (cnn/rzl)

Daging Babi Berlabel Halal Picu Kemarahan WARGA Islam Afrika Selatan marah karena pengimpor daging utama di negara itu memasang label halal untuk daging babi. Seperti dilansir BBC, Kamis (17/11), pimpinan perusahaan Orion Cold Storage di CapeTown mengatakan dia sampai menerima ancaman pembunuhan sejak tuduhan itu muncul dan beberapa mobil perusahaan dirusak. Namun Patrick Gaertner menegaskan kalau mereka hanya menjadi korban dari persaingan bisnis, seperti dilapor-

kan wartawan BBC di Cape Town, Mohammed Allie. Dia juga mengaku sejumlah daging babi memang dipasangi label halal namun menuduh saingan bisnis membayar karyawannya untuk mengganti produk daging dan label sebelum dimasukkan ke dalam truk dengan tujuan provinsi Gauteng. Bagaimanapun perintah pengadilan keluar, yang melarang Orion menggunakan label halal lagi. Orion juga dituduh memasang label halal untuk daging

kanguru asal Australia dan daging kerbau dari India, walaupun kedua daging impor itu belum mendapat pengesahan dari Dewan Syariah Islam Afrika Selatan, yang mengeluarkan sertifikat halal. Munculnya kasus ini, menurut Orion, sangat memukul perusahaan dan diperlukan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan kembali reputasinya. Cape Town merupakan kota yang menjadi tempat tinggal umat Islam pertama di Afrika Selatan. (bbc/rzl)

Ketika Penumpang Pesawat Dipaksa Bayar BBM SEBUAH maskapai penerbangan yang bulan lalu meluncurkan tawaran terbang murah dari Inggris ke India berjanji melakukan penyelidikan terhadap tudingan melakukan pemaksaan pada penumpang agar membayar ongkos bahan bakar agar penerbangan bisa dilanjutkan. Menurut para penumpang, mereka diminta untuk mengumpulkan uang saat pesawat yang mereka tumpangi transit untuk mengisi bahan bakar di Wina, Austria. Pesawat Comtel Air itu terbang dari kota Amritsar di India dan direncanakan mendarat di Birmingham, Inggris. Namun

masih banyak penumpang yang sudah berhari-hari terlantar di India karena penerbangan mereka ditunda. Maskapai Comtel mengatakan akan menyelidiki insiden ini dan berharap penerbangan berikutnya bisa dilangsungkan untuk memulangkan para pe-

numpang dari India ke Inggris. Direktur pelayanan Comtel Bhunpinder Kandra mengatakan: “Saya sudah dengar apa yang terjadi, hal itu mestinya tidak terjadi, saya akan selidiki kenapa bisa terjadi.” Dia menambahkan akan mengembalikan uang penum-

pang yang terlanjur dibayarkan. Terlantar Seorang penumpang, Reena Rindi, yang terbang bersama anak balitanya mengatakan pada siaran berita Channel 4 News: “Kami cuma ingin pulang. Kami sudah terlantar berhari-hari, tiga atau empat hari. Siapa yang

Kontroversi Keuntungan Komersial Shaolin TAK banyak biara di dunia ini yang bisa mencapai ketenaran seperti Kuil Shaolin, yang antara lain melejit karena film pada masa 1980-an dengan menonjolkan aksi seni bela diri. Dengan usia 1.500 tahun, Kuil Shaolin memang lebih banyak dikenal warga dunia karena aksi kung fu para biksunya dan mungkin hanya sedikit yang memahami filsafat Zen yang menjadi landasannya. Namun popularitas Kuil Shaolin di Provinsi Henan ini juga menimbukan perdebatan tentang dugaan atas komersialisasinya. Apalagi belakangan ini Kuil Shaolin dan para biksunya memang terlibat dalam banyak kegiatan komersial dan beberapa diantaranya bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya, seperti program khusus di TV untuk pencarian bakat. Sementara aktivitas lainnya bisa disebut sudah lama dilakukan, seperti

tur penampilan aksi bela diri ke kota-kota besar dunia, maupun mendirikan sekolah-sekolah dan pusatpusat pelatihan bela diri. Dan semuanya berlangsung di bawah pengarahan pemimpin biksunya saat ini, Shi Yongxin. Dilanda Kontroversi Shi Yongxin sendiri sudah menjadi selebriti terkenal di China yang terbang dengan pesawat jet ke berbagai belahan dunia untuk urusan bisnis: mempromosikan Shaolin. Dia juga merupakan biksu China pertama yang meraih gelar MBA. Sebagian kalangan mengatakan promosinya yang agresif untuk menjadikan Shaolin sebagai bisnis besar sama sekali tidak bisa diterima. Tapi sebagian lain mengatakan Shaolin tidak punya pilihan lain untuk ikut terjun ke bisnis karena ledakan komersialisasi yang amat besar di China. Salah seorang pengkritik adalah Profesor Zhou Xiaozheng, seorang mantan dosen di Universitas Rakyat,

yang berpendapat Shaoilin sudah berjalan terlalu jauh di jalan pencari keuntungan. “Anda tidak bisa mengelola kuil seperti bisnis. Kuil haris menjadi rumah spritual dari para pengikutnya yang percaya. Mengubahnya menjadi perusahaan penghasil uang jelas sekali salah,” tuturnya. Bergerak Ke Depan Namun Shi Yongxin membela pendekatannya dengan mengatakan bahwa mempromosikan kung fu Shaolin dan agama Budha ke seluruh dunia merupakan jalan yang tepat untuk bergerak maju. Dia menegaskan bahwa dengan memperkenalkannya ke seluruh dunia dan menggunakan sumber daya Shaolin, maka kung fu dan Budha bisa terlindungi dan berkembang. Huang Xianian -editor Journal of Religious Studies di China, berpendapat bahwa secara historis, bentuk-bentuk agama Budha memang memperhatikan kesejahteraan ekonomi, yang sering disebut sebagai

perekonomian kuil. “Itu menjadi bagian yang penting untuk kelanjutan dan perkembangan Budhisme,” tambahnya. Namun Profesor Zhou mengatakan bahwa pandangan itu menyederhanakan persoalan karena tidak ada kebutuhan Shaolin untuk menjadi komersial berhubung bisa bertahan dengan mendasarkan pada sumbangan. Bagaimanapun Chen Pokong -seorang komentator China yang tinggal di Amerika Serikat- berpendapat tidak ada ‘budaya sumbangan’ di China. “Rakyat China amat praktis dan mereka tidak terbiasa memberikan sumbangan. Akan sangat sulit bagi kuil untuk bertahan jika hanya mengandalkan sumbangan,” tuturnya. Dia memang mengakui ada pengecualian, yaitu pemimpin spritual Tibet, Dalai Lama, yang mengasingkan diri ke Dharamsala, India. Dalai Lama mendapat sumbangan dari seluruh dunia dan tidak dikelola secara bisnis. Bagaimanapun akan amat sulit bagi Kuil Shaolin di China untuk mencapai tingkat sumbangan seperti Dalai Lama. Chen Pokong juga menegaskan bisa diterima sepenuhnya jika Kuil Shaolin menetapkan harga untuk semua orang yang ingin bejalar kung fu dari mereka. Yang penting, menurutut Chen, adalah prioritasnya harus benar. “Mereka harus menempatkan pengajaran kung fu dan penyebaran agama Budha sebagai prioritas utama, bukan menghasilkan uang,” tegasnya. (bbc/rzl)

SEBUAH maskapai penerbangan murah dituntut para penumpang yang marah karena diterlantarkan dan dipaksa membayar biaya bahan bakar pesawat agar bisa melanjutkan penerbangan. (net)

(bertanggungjawab) membawa kami pulang?” Rindi menambahkan penumpang terpaksa membayar agar bisa kembali ke Birmingham. “Kalau tak ada uang maka mereka minta kami pergi satu demi satu keluar (ke kota) Wina untuk mendapat uang tunai,” tambahnya. Seorang penumpang lain yang juga terbang dari Amritsar ke Birmingham lewat Wina mengaku pada BBC: “Kami membayar 150 euro (Rp 1,8 juta) semalam di Wina supaya bisa terbang ke Birmingham (karena) mereka menolak terbang ke Birmingham jadi kami harus bayar supaya bisa pulang.” Layanan terbang murah ala Comtel Air diperkenalkan bulan lalu dengan rute BirminghamAmritsar di propinsi Punjab, melalui Wina. Sementara otoritas bandar udara Birmingham yang menyebut maskapai itu selama ini berjalan baik-baik saja, juga menyatakan akan melakukan penyelidikan. Sejumlah penumpang menceritakan kesengsaraan yang mereka alami akibat layanan buruk ini, termasuk Amarjit Duggal, dari Great Barr di Birmingham, yang terbang dari Amritsar minggu lalu setelah menyebar abu jenazah ibunya. Menurut kisahnya ayah, kakak dan pamannya masih tertahan di Amritsar dan belum tahu kapan bisa kembali. Situasi ini menurutnya sangat menyusahkan di tengah suasana duka cita yang mereka alami. (bbc/rzl)

Kontes Kecantikan Ala Kaum Miskin KONTES kecantikan umumnya identik dengan kemewahan dan suasana glamor. Tak jarang para kontestan yang mengikuti ajang ini datang dari kaum kelas atas yang terpelajar. Namun, ada kontes unik yang berlangsung tiap tahun di Kolombia. Di kota pelabuhan Cartagena, pada bulan November ini ada dua kontes kecantikan yang berlangsung dalam waktu bersamaan: Kontes Kecantikan Nasional yang diikuti semua perempuan, dan Kontes Ratu Kemerdekaan, yang diikuti perempuan dari kalangan miskin dan menengah bawah. Tapi Kontes Ratu Kemerdekaan berlangsung lebih unik, karena dilakukan masyarakat miskin kota Cartagena layaknya festival. Eliana Russo dari San Fernanado berhasil mengalahkan sejumlah kontestan lainnya dalam ajang Ratu Kemerdekaan yang digelar di stadion softball Chiquinquira. Usai dinobatkan, Eliana pun kemudian berkeliling

kota Cartagena, dan disambut meriah masyarakat. Walau dikategorikan sebagai kontes kelas bawah, namun para peserta kontes

kecantikan tetap tampil glamor. Gaun-gaun indah yang terkesan mewah pun dikenakan selama penjurian. Belum dketahui harga gaun itu, apakah sama dengan

harga gaun yang umumnya dikenakan peserta Kontes Kecantikan Nasional. (vvn/rzl)

net

PARA kontestan di ajang Kontes Ratu Kemerdekaan unjuk kebolehan masing-masing. Ajang kontes kecantikan ini tidak ada bedanya dengan kontes pemilihan ratu kecantikan biasa, hanya bedanya acara ini diikuti kaum perempuan dari kalangan miskin dan menengah bawah.

Luar Negeri

A8

WASPADA Jumat 18 November 2011

Bakar Diri Di Tiananmen

Seputar ASEAN

BEIJING, China (Waspada): Kepolisian Beijing melaporkan ada seorang pria yang memdiri bakar di Lapangan Tiananmen. Dia nekat membakar diri sebagai bentuk protes atas kasus perebutan lahan. Aksi bakar diri terjadi bulan lalu, tetapi baru diekspos media di China baru-baru ini. Polisi langsung memadamkan api yang menjalar di tubuh pria berusia 42 tahun itu. Kejadian pertama kali diberitakan oleh suratkabar Daily Telegraph dari Inggris yang mendapatkan foto kejadian dari seorang wisatawan yang mengunjungi China. Tiga pekan setelah itu, tidak ada media China yang melaporkan kejadian ini. Biro Keamanan Publik Beijing mengatakan aksi bakar diri terjadi pada Oktober lalu lapangan di dekat foto pemimpin revolusi China Mao Tse Tung. Polisi yang melihat kejadian itu langsung memadamkan api dan melarikan pria itu ke rumah sakit. “Saat ini kondisi pria bernama Wang tersebut sudah mulai membaik. Dia nekat bakar diri karena merasa tidak puas dengan hasil kantor catatan sipil mengenai kasus sengketa lahan,” ungkap pihak Biro Keamanan Publik Beijing seperti dikutip The Associated Press, Kamis (17/11). Aksi bakar diri bukan kali pertama terjadi di China. Tindakan tersebut umumnya dilakukan setelah warga merasa frustrasi dengan sikap Pemerintah China yang tidak menggubris keinginan mereka. Sejak 1989 lalu, keamanan di sekitar Lapangan Tiananmen diperketat. Sementara aksi protes seperti yang dilakukan Wang amat jarang sekali terjadi di masa sekarang. (ok)

ASEAN Tidak Terganggu Dengan Hadirnya Tentara AS Di Australia

‘Kembaran’ PM Putin Di Desa China Nasibnya Tak Sama BEIJING, China (Waspada): Seorang pria China yang wajahnya mirip dengan PM RusiaVladimir Putin, hidup dengan nasib malang di desa yang terletak di China. Luo Yuanping, pria yang tinggal di perkampungan ditemukan oleh media China dan pada saat itu pula, media langsung menemukan kemiripan antara wajah Luo dan Putin. Saat itu pula, Luo yang berusia 48 tahun mendadak menjadi selebriti di kampung halamannya.“Saya masih bekerja di lahan pertanian, tidak ada yang berubah dari pekerjaan saya,” ujar Luo, seperti dikutip Pravda, Kamis (17/11). Pria yang hidup dalam garis kemiskinan ini juga merupakan seorang sebatang kara di China. Luo juga menceritakan tentang aktivitas kehidupannya pada media dan dirinya pun berharap popularitasnya yang saat ini meningkat di desa akan membantunya dalam mendapatkan seorang gadis. Luojugamengatakan,dirinyamenginginkanwanitauntukmenjadi pendamping hidupnya. Kembaran Putin ini juga ingin bekerja di tempat lain dan menjadi seorang artis. “Saya ingin sekali bekerja di sektor hiburan dan tampil di muka umum. Saya ingin merubah hidup saya, saya ingin memiliki seorang istri dan juga keluarga,” ujarnya.

Arroyo Batalkan Usaha Baru Untuk Tinggalkan Filipina MANILA, Filipina (AP): Mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo mengatakan Kamis (17/11) dia istirahat sejenak — namun bukan menggugurkan — rencananya keluar negeri untuk menjalani perawatan medis setelah pihak berwenang menghentikannya karena dia berada dalam penyelidikan korupsi. Dalam satu drama tingkat tinggi, pemerintah mengabaikan satu keputusan Pengadilan Tinggi yang mengizinkan mantan presiden itu untuk melakukan perjalanan ke luar negeri dan menghambatnya di bandara Selasa lalu. Sekutunya menuduh penggantinya Benigno Aquino III melanggar HAM dan menyebabkan satu krisis konstitusional. Setelah mengatakan sebelumnya dia akan berusaha meninggalkan Manila lagi Kamis, wanita jurubicara Arroyo, Elena BautistaHorn mengatakan mantan presiden tersebut masih lemah namun dia akan terus berusaha lagi. “Kami akan tegakkan hak konstitusional Arroyo untuk lakukan perjalanan,” katanya. Dilaporkan, Arroyo mengatakan dia tidak bisa tidur dan tekanan darahnya pun tinggi. Saat ini kondisi Arroyo juga makin tidak stabil saat diperiksa. “Dia (Arroyo) mengatakan pada saya, dirinya tidak tidak yakin akan sanggup bepergian,” ujar pengacara Arroyo, Raul Lambino, Kamis. Arroyo sebelumnya menyerahkan petisi untuk melawan larangan pemerintah baginya untuk bepergian ke luar negeri, termasuk untuk berobat. Menurutnya, pelarangan itu merupakan pelanggaran atas haknya. Mantan Presiden Filipina itu sempat dihentikan di bandara saat dirinya hendak pergi ke Singapura untuk berobat. Saat itu, Arroyo tampak sedang duduk di kursi roda dan mengenakan penyangga di lehernya, karena wanita itu menderita penyakit tulang yang cukup langka. Pada Rabu kemarin, Pemerintah Filipina sudah menegaskan, Arroyo dilarang untuk meninggalkan Filipina. Arroyo harus menjalani proses pengadilan atas dakwaan korupsinya. (m10)

China Keberatan Dengan Pakta Keamanan AS Dan Australia BEIJING, China (Waspada): China keberatan dengan adanya perjanjian kerja sama keamanan Amerika Serikat (AS) dengan Australia dan juga Filipina. China juga mempertanyakan masalah pengerahan kekuatan militer AS di Asia Timur. Lewat perjanjian keamanan dengan Australia, AS berencana akan mengerahkan 2.500 pasukannya di Australia pada 2012 mendatang. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton juga menandatangani deklarasi perjanjian pertahanan bersama Filipina. Saat berkunjung ke Australia, Presiden AS Barack Obama mengatakan, kehadiran militer AS bertujuan untuk memperkuat arsitektur keamanan di Asia. Kehadiran militer AS juga bertujuan untuk membantu pemerintah negara di kawasan Asia dalam menghadapi bencana serta mengamankan wilayah perairan. Menanggapi hal itu, juru bicara Menteri Luar Negeri China Liu Weimin menyatakan keberatannya. Liu juga mempertanyakan, apakah keuntungan dari kerja sama itu. Liu menegaskan, keberadaan militer asing di kawasan Asia akan mengancam stabilitas dan perdamaian, demikian seperti diberitakan Chosun, Kamis (17/11). Bagi China, kehadiran militer AS sama halnya dengan politik pembendungan terhadap China. Liu menegaskan, China tidak pernah terlibat dalam perjanjian militer apapun, seperti halnya yang dilakukan oleh AS, meski demikian, China juga memiliki kewajiban untuk melindungi teritorialnya. Meski demikian, Obama dan para pejabat AS sempat mengatakan, dirinya sangat menyambut kehadiran China di Asia dan AS tidak akan melancarkan politik pembendungan untuk mengisolasi Beijing. Liu pun berharap, Paman Sam akan selalu memegang perkataannya. Belakanganini,Chinamemangtengahbersitegangdenganbeberapa negarakawasanAsiaTenggarasepertiFilipinadanjugaVietnam.Ketegangan tersebut terjadi akibat sengketa wilayah perairan di Laut China Selatan. Perbincangan mengenai sengketa itu tampaknya akan dibicarakan pada KTT Asia Timur yang akan berlangsung Kamis. (ok)

Reuters

CIUMAN JULIA GILLARD: PM Australia Julia Gillard mencium Presiden AS Barack Obama setelah dia berbicara di depan Marinir AS dan pasukan Australia di Pangkalan RAAF di Darwin, Australia, Kamis (17/11). AS dan Australia sehari sebelumnya sepakat untuk menempatkan pasukan AS di negara itu, yang telah mengundang reaksi dari China.

Reuters

MELIHAT LOKASI JATUHNYA ROKET: Sejumlah anak-anak Afghanistan memperhatikan lokasi di mana satu roket mendarat di Kabul, Afghanistan, Kamis (17/11). Dua roket mendarat di satu kawasan di Kabul, hanya beberapa kilometer dari tempat pertemuan para pemimpin masyarakat dan tokoh politik senior Afghanistan, yang mencederai satu warga sipil.

Rusia: Syria Bagaikan Dalam Perang Saudara BEIRUT, Lebanon (Waspada): Rusia yang selama ini dikenal sebagai sekutu Syria, telah menyerukan dilakukannya perundingan mendesak Kamis (17/11) antara Damaskus dan oposisi, dan mengatakan satu serangan oleh pasukan pembangkang Syria atas gedung pemerintah sehari sebelumnya tampak sepertinya perang saudara telah dimulai. Assad menghadapi pengucilan internasional berat karena melakukan penindasan atas pergolakan 8 bulan, yang menurut perkiraan PBB telah 3.500 orang tewas dalam peristiwa itu. Liga Arab membekukan keanggotaan Damaskus Rabu dan mengancam untuk mengenakan sanksi ekonomi jika kekerasan berlanjut. “Ini semuanya tampaknya lebih banyak seperti satu perang saudara,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kepada para wartawan di Moskow, yang mengacu pada satu serangan se-

belum Rabu fajar oleh AD Bebas Syria,satukelompoktentarapembangkang yang berusaha menjatuhkan rezim Assad. Para tentara pembangkang menembakkan senapan mesin dan roket ke pangkalan Intelijen AU sedikit di luar Damaskus — satu serangan nekat yang memberikan isyarat keras kepada para pendukung pergolakan bahwa situasi dapat berubah menjadi konflik senjata. Lavrov mendesak agar Syria dan pasukan oposisi menghentikan kekerasan dan berunding. Bahkan Assad telah kehilangan sekutunya dalam suksesi cepatnya yang lalu, Rusia dan China padahal sebelumnya keduanya tetap memelihara hubungan dengan Damaskus. Oktober lalu, mereka memberikan suara di Dewan Keamanan PBB mendukung resolusi yang mengancam pengenaan sanksi terhadap Syria. Namun Kamis, jurubicara KemluChinaLiuWeimintampaknya mengisyaratkan kemungkinan China mendukung resolusi di masa mendatang.

Jerman, Inggris dan Prancis menekankan agar disahkan satu resolusi yang akan memperkuat kutukan atas pelanggaran HAM Syria. Tiga negara Eropa memutuskan untuk bergerak maju dengan resolusi Majelis Umum PBB setelah Liga Arab mempertegas pembekuan keanggotaan Syria. Perpanjang pembekuan Liga Arab memperpanjang tenggatwaktunyabagiSyriauntuk berhenti melakukan kekerasan terhadap warga sipilnya atau mereka akan memberikan sanksi ekonomi,mediaArabmelaporkan. Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah berakhirnya pertemuan para menteri luar negeri Liga Arab di ibu kota Maroko, Rabat, Rabu malam. Syria, yang keanggotaannyadalamorganisasi itu sedang ditangguhkan pada Sabtu, tidak ikut ambil bagian. Tenggat waktu sebelumnya untuk Presiden Syria Bashar alAssad berakhir Rabu. PM Qatar dan Menteri Luar Negeri Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani mengatakan pemerintah Syria telah diberikan tempo tiga hari untuk

“menghentikan aksi represi berdarah” terhadap warga sipil, AlJazeera melaporkan. “Saya tidak ingin berbicara soal kesempatan terakhir sehingga Syria tidak akan berpikir ini adalah ultimatum, tapi kami sudah hampir ada di akhir perundingan,” katanya menambahkan bahwa waktu sudah habis. “Namun,jikaDamaskustidak setujuuntukbekerjasamadengan Liga,makasanksiakandijatuhkan terhadap Syria,” kata PM itu. Dia juga mengatakan pemerintah Syria diberikan tiga hari untuk menandatangani protokol pada misi pencari fakta ke negara itu. Awalnya, sekitar 30-50 pengamat akan dikirim. Al-Arabiya melaporkan bahwa Liga Arab akan mengirim pengamat ke Suriah dalam waktu tiga hari setelah Damaskus menandatanganiprotokoluntukmengesahkan dan mengorganisasi untuk misi mereka. Misi pencari fakta dibentuk untuk mengungkap kebenaran di balik laporan kontroversialdarinegaratersebut. (ok/ap/ant/m10)

Barat Gagal Bujuk Rusia Dan China Untuk Resolusi Anti-Iran WINA, Austria (Antara/ IRNA/Xinhua-OANA): Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) segera memulai pertemuan dua hari di tengah laporan bahwa AS, Prancis dan Inggris gagal untuk membujukRusiadanChinamemilihmendukung tegas resolusi anti-Iran. SetelahsikapChinadanRusia itu, perwakilan dari tiga negara Barat membuat perubahan rancangan resolusi anti-Iran mereka untukmemenuhikeinginanMoskowdanBeijing,gunamendorong mereka untuk bergabung dalam pendekatan anti-Iran mereka. Para diplomat percaya bahwa peringanan sikap itu jelas sebagaibagiandariupayatiganegara itu untuk menarik Rusia dan China, karena tidak mencari

tindakankonkretterhadapRepublik Islam Iran seperti merujuk kasusitusekalilagikeDewanKeamanan PBB. Menurut para diplomat di markas IAEA, belum ada kesepakatan tentang masalah itu sejauh ini. Sebelum penerbitan laporan terhadap Program Nuklir Iran oleh Ketua IAEA Yukiya Amano, Beijing dan Moskow telah memperingatkan dia untuk bertindak secara independen dan adil. Meskipun ada peringatan mereka, Amano dalam laporan barunya mengangkat isu lama yang telah ditangani dengan para pejabat Iran empat tahun lalu. Dalam laporannya Ketua IAEA mengatakan ada bukti “yang bisa dipercaya” yang memperlihatkan Iran telah terlibat dalam proyek

dan percobaan yang berkaitan denganpembuatansenjatanuklir. Iran sudah menjawab semua tuduhan itu dan telah membuktikan semuanya tak berdasar. Dengan mengulangi tuduhan yang sama, Amano merusak suasana konstruktif yang telah tercipta antara Iran dan IAEA dalam beberapa bulan belakangan, kata utusan Iran tersebut kepada kantor berita setengah resmi ISNA. Dia mengatakan Amano mempersiapkan laporan itu di bawah tekanan negara tertentu Barat, termasuk Amerika Serikat. AS: China persulit Kongres Amerika Serikat menyebutkan China meremehkan segala bentuk tekanan terhadap desakan penghentian program nuklirIrandanKoreaUtara(Korut).

“China mendukung Korut karena bila rezim otoriter Korut runtuh, China akan kehilangan pasar dan mitranya,” demikian laporan dari Kongres AS, seperi dikutip AFP, Kamis. Laporan itu juga menyebutkan, China adalah investor besar dalam sektor energi Iran. China dikabarkan memberipasokansenjataberupa misil, dan beberapa senjata lainnya ke Iran. Komisi Ekonomi dan Keamanan di Kongres AS mengatakan, dukungan China ke Korut dan juga Iran akan semakin merusak keamanan global. Perdagangan China dan Iran juga digolongkan sebagai perdagangan terlarang karena Iran saat ini sudah dikenakan sanksi perdagangan oleh AS. (ok)

Heboh Iklan Benetton, Paus Cium Bibir Imam Senior Mesir �

Akhirnya Digantikan Dengan Ciuman Obama-Hu Jintao

PERUSAHAAN pakaian Benettonmenyadaritelahmembuat suatu gambar iklan yang sangat kontroversial sehingga mengundang berbagai reaksi, terutama marah, karena telah menerbitkan iklan Paus Benediktus XVI mencium bibir seorang imam senior Mesir, namun segera menariknya kembali. Benetton menarik iklan tersebut setelahVatican mengecam gambar iklan tersebut yang katanya tak dapat diterima dan provokatif. Perusahaan itu mengatakan iklan itu bertujuan untuk kampanye ‘tidak benci’ yang diluncurkannya Rabu (16/11) yang bertujuan meningkatkan toleransi dan ‘cinta global.’ Foto palsu kampanye Benetton itu menggunakan gambar sejumlah tokoh politik dalam keadaan bibir terkunci, termasuk PresidenBarackObama,Presiden Venezuela Hugo Chavez, PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas,danpemimpinKoreaUtara Kim Jong-il dan Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak. Foto Sri Paus mencium Sheik Ahmed el-Tayeb dari institut AlAzhar Kairo, sekolah agama Islam Sunni unggulan, berada di website Benetton sepanjang hari

namun telah ditarik kira-kira satu jam setelah protes dari Vatican. Al-Azhar menangguhkan pembicaraan lintas agaman denganVatikan awal tahun ini setelah Paus Benediktus menyerukan perlindungan lebih besar bagi kelompok minoritas Kristen. JurubicaraBenettonmembenar-kan kepadaTheAssociatedPressbahwa iklan Sri Paus dan Imam itu tidak lagi dalam bagian kampanyenya. Tidakdiketahuipastiapakahiklan tersebutdipasangdimana-mana; namunRabugambargambardari kampanye tersebut digelar beberapasaatdiMilan,NewYork,Paris, Tel Aviv dan Roma, tetapi dengan cepat menariknya. JurubicaraVatican Pastor Federico Lombardi menyebut iklan itu suatu‘yang tak dapat diterima’ karenamemanipulasikeserupaan Paus yang menyinggung sentimen agama yang kepercayaan. “Halitumenunjukkansuatusikap kurang hormat yang serius atas SriPaus,”kataLombardidalampernyataannya yang memperingatkanbahwaVaticansedangmempelajari langkah-langkah yang tepat untuk melindungicitrapimpinan agama Katholik dunia itu. Diganti gambar ciuman Obama Setelah munculnya reaksi

Vatican, Benetton kemudian mengeluarkan iklan bergambar Presiden AS Barack Obama yang berciuman dengan PresidenVenezuela Hugo Chavez dan Presiden China Hu Jintao. Selain menampilkan foto Obama berciuman dengan musuh-musuh politiknya, Benetton juga menampilkan foto PM Israel Benjamin Netanyahu berciuman dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Foto ciuman antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il dan Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak juga tampil dalam iklan tersebut, demikian dikutip Daily Mail, Kamis (17/11). Benetton juga tak lupa untuk memuat gambar Presiden Prancis Nicolas Sarkozy berciuman dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Foto ini merupakan satu-satunya yang menampilkan adegan ciuman antara seorang petinggi negara laki-laki dan perempuan. Hingga saat ini, belum ada komentar dari para petinggi negara atau para juru bicara terhadap foto-foto yang dinilai sangat kontroversial ini. Benetton, yang merupakan perusahaan keluarga ini, sebelumnya juga pernah membuat iklan yang sangat kontroversial. Benetton membuat

iklan yang berkaitan dengan penyakit HIV AIDS. Iklan mengejutkan itu sejak lama telah menjadi bagianstrategipublikasiBenetton, denganfotograferOlivieroToscani. Dalam satu pernyataan pabrik pakaian yang berpangkalan di Italia itu mengatakan pihaknya amat menyesalkan karena citra itu telah menyinggung umat berimandansebagaiakibatnya“kami telah memutuskan dengan segera untuk menarik gambar ini dari setiap publikasi.” Untuk tujuan perdamaian Meski banyak reaksi yang tidak menerima dengan foto ciuman para kepala negara dunia yang dianggap kontroversial. PihakBenettonyangmengeluarkan iklan ini mengaku mereka hanya ingin mengampanyekan perdamaian. Menurut pihak perusahaan pakaian Benetton, foto-foto ciuman antara para petinggi negara itu bukan hanya mengampanyekanperdamaian,tetapijuga untuk menghilangkan unsur permusuhan. Foto-foto yang dibuat Benettonmerupakanfotociumanantar petinggi negara yang merupakan rival, seperti halnya PM Israel Netanyahu dan Presiden Palestina Abbas. (dari berbagai sumber/mujo)

NUSA DUA, Bali (Antara): Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan negara anggota ASEAN tidak merasa terganggu dan terancam dengan keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan sekitar 2.500 prajurit marinirnya di Darwin, Australia. “Ini tidak harus dilihat sebagai sesuatu yang mengganggu,” kata Marty kepada wartawan di lokasi pelaksanaan KTT ASEAN ke-19 di Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11) malam. Menlu Marty juga menegaskan, sikap Amerika dan Australia itu juga tidak perlu dilihat sebagai ancaman bagi perdamaian di kawasan AsiaTenggara. ASEAN akan segera mengeluarkan Prinsip-prinsip Bali. Menurut Marty, Prinsip-prinsip Bali berisi semacam kesepakatan perilaku negara-negara ASEAN dan negara-negara mitra untuk menciptakan suasana damai di kawasan Asia Tenggara. Terkait dengan sikap Indonesia, Marty mengatakan Indonesia tidak merasa terancam dengan perkembangan tersebut. Indonesia juga tidak akan terjebak dalam arus persepsi yang “menggiring “untuk menyatakan hal itu sebagai ancaman. “Indonesia tidak akan terjebak dalam suasana seperti itu,” katanya. Presiden AS Barack Obama dalam kunjungannya ke Australia telah mengumumkan penempatan 2.500 marinir di Darwin, wilayah di “Benua Kanguru” yang berdekatan dengan Indonesia. Berita di halaman depan suratkabar Sydney Morning Herald mengatakan, kehadiran militer yang permanen itu telah dipertimbangkan beberapa tahun lalu saatWashington berusaha memperkuat Komando Pasifik-nya. Keputusan AS itu dikhawatirkan meningkatkan ketegangan di kawasan Asia Tenggara yang kini sedang berusaha “mendinginkan” suasana persengketaan di Laut China Selatan, dimana China dan empat negara ASEAN menjadi pihak yang bersengketa. Sebelumnya, Marty Natalegawa menegaskan, ASEAN tidak akanmembiarkankawasanAsiaTenggaramenjadiajangpersaingan negara-negara besar dan kuat untuk kepentingan tertentu.

Myanmar Ketua ASEAN 2014 NUSA DUA, Bali (Antara): Para pemimpin negara ASEAN menyetujui Myanmar menjadi Ketua ASEAN pada 2014, kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di lokasi KTT ke-19 ASEAN, Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11) malam. “Atas rekomendasi para Menlu, para Kepala Negara secara bulat mendukung keketuaan ASEAN oleh Myanmar pada 2014,” kata Marty kepada wartawan seusai mengikuti rangkaian kegiatan pertemuan pemimpin ASEAN. Marty menjelaskan, kesepakatan itu dicapai dalam serangkaian pertemuan para kepala negara/pemerintahan ASEAN yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari pertama pelaksanaan KTT. Wacana keketuaan Myanmar menjadi topik pemberitaan setelah negara itu tidak bisa menjadi Ketua ASEAN karena permasalahan HAM di negara itu. Menurut Marty, para pemimpin ASEAN sependapat bahwa telah terjadi perubahan yang positif di Myanmar, khususnya dalam hal jaminan dan penghargaan terhadap HAM. “Semua kepala negara menghargai sudah ada perubahan yang signifikan di Myanmar,” kata Marty. Pembebasan sejumlah tahanan politik dan kebebasan untuk berpolitik, menurut Marty, adalah beberapa contoh dari perkembangan yang positif tersebut. Pada putaran sebelumnya terkait rotasi kepemimpinan ASEAN, Myanmar harus merelakan gilirannya karena dinilai belum siap memimpin ASEAN. Pada saat itu negara tersebut masih berada di bawah rezim junta militer dan menahan ribuan tokoh oposisi, termasuk pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu kyi. Upaya ASEAN menggandeng Myanmar dan memintanya meninggalkan gaya pemerintahan yang mengabaikan penghormatan terhadap hak asasi manusia menunjukkan hasilnya dalam beberapa tahun terakhir setelah berbagai upaya pihak barat dengan pendekatan sanksinya gagal total. Desak cabut sanksi Dari Bangkok dilaporkan, Menteri Informasi dan Kebudayaan Myanmar, Kyaw Hsan, dalam satu wawancara dengan The Wall Street Journal Kamis mendesak Barat mengakui reformasi barubaru ini dan pencabutan sanksi-sanksi ekonomi perlu dilakukan untuk membantu negaranya makin terbuka. Desakan ini muncul pada saat pemimpin AsiaTenggara memulai pertemuan puncak penting di Bali, tempat Myanmar berusaha untuk meningkatkan reputasi internasionalnya setelah beberapa dasa warsa di bawah kekuasaan militer. Presiden AS Barack Obama akan bergabung dalam perundingan itu Sabtu. “Jika kami menerima kerja sama internasional selama ini, kami akan mampu untuk bergerak maju lebih cepat dalam proses pembangunan,” kata Menteri Kyaw Hsan kepada WSJ. “Tentu saja ini akan menarik bagi kedua pihak.” ASEAN beranggota Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam, Kamboja dan Myanmar.

Polisi Gagalkan Perampokan, Tangkap Tiga Warga Indonesia AMPANG JAYA, Malaysia (Waspada): Polisi menggagalkan satu perampokan dan menangkap tiga warga negara Indonesia hanya beberapa menit setelah mereka berkonfrontasi dengan lima orang dari satu keluarga di Kampung Indah Permai di Ampang Jaya Rabu (16/11) pagi. Kejadianituterjadipukul04:30dinihariketikakeluargaituterbangun akibat suara berisik dari karena adanya orang yang hilir mudik di vila mereka. Kepala Polisi Ampang Jaya Asistan Komisaris Amiruddin Jamaluddin mengatakan salah seorang korban memberitahu polisi dengan menggunakan telefon selular sebelum semua mereka terkepung dan terkunci di dalam salah satu kamar. “Beberapa menit setelah menerima kontak panggilan, enam mobil polisi dengan 12 anggotanya tiba di lokasi kejadian. Mereka mengepung rumah dan menunggu untuk menghadang perampok yang keluar. “Hanya terjadi pergulatan kecil antara para perampok dan polisi sebelum para tersangka ditaklukkan. Tidak seorang pun cedera dalam kejadian itu,” kata Amiruddin. Para perampok membuka paksa pintu belakang vila tersebut untuk masuk ke dalam. Para tersangka adalah tiga orang berusia antara 27 dan 36 tahun. Dua di antara mereka sebelumnya pernah didakwa melakukan pencurian. (nst/m10)

Malaysia Tangkap 13 Tersangka Komplotan Kegiatan Teror KUALA LUMPUR, Malaysia (AP): Kepolisian Malaysia mengatakan mereka berhasil menangkap 13 orang yang terlibat dalam komplotan kegiatan teror di Borneo (Kalimantan Malaysia). Kepala Polisi Nasional Ismail Omar mengatakan aksi para tersangka ‘dapat mengancam keamanan nasional.” Dia tidak menyebutkan dan para pejabat kepolisian lainnya menolak berkomentar. Enam dari tersangka ditangkap di negara bagian Sabah, Malaysia Timur, pekan ini adalah orang asing. Ismail tidak menyebutkan tentang kebangsaan mereka. Sabah berbatasan dengan Filipina dan provinsi Kalimantan Indonesia. Kelompok pembela HAM Suaram mengatakan sebelumnya Kamis (17/11), para tersangka termasuk pengusaha dan dua guru sekolah yang ditahan di bawah UU Keamanan Dalam Negeri. UU itu telah digunakan selama lebih dari satu dasawarsa untuk menangkap lebih dari 100 militan tanpa peradilan. Sebelumnya dilaporkan Malaysia telah menahan lebih dari 10 orang yang diduga terlibat dalam kelompok garis keras berkedudukan di Indonesia yang menyelundupkan senjata-senjata dari Filipina, kata laporan-laporan Kamis. Sejumlah pria itu, termasuk warga Indonesia dan Filipina, ditangkap berdasarkan Undang-undang Keamanan Dalam Negeri ISA), yang memungkinkan penahanan tanpa pengadilan pekan ini, kata suratkabar New Straits Times dan The Star. Mereka ditangkap di negara bagian Sabah di pulau Kalimantan, tempat mereka diduga mengumpulkan senjata dari Filipina, kata Times. Mereka diduga terkait dengan kelompok Abu Umar, yang berbasis di Kalimantan, katanya. Umar ditangkap pada Juli di Indonesia dan dituduh merencanakan serangan pada Kedutaan Besar Singapura di Jakarta. Harian itu mengatakan kelompok tersebut merekrut penduduk setempat dan mengirim mereka ke pelatihan militan di negara tetangga. (m10)

Sport

WASPADA Jumat 18 November 2011

A9

Ronaldo, Clooney Saksi Pesta Seks Berlusconi ROMA (Waspada): Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan aktor Hollywood George Clooney, menjadi saksi dalam persidangan skandal seks mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi. Menurut Daily Mail seperti dikutip Kamis (17/11), keduanya pria ganteng itu akan didatangkan untuk membela tiga tokoh yang telah menyewa sejumlah wanita untuk memenuhi hasrat pesta seks bos AC Milan tersebut. Jaksa penuntut menuding Nicole Minetti (politisi lokal), Lele Mora (agen dunia hiburan) dan Emilio Fede (presenter Italia), telah membayar sejumlah wanita untuk pesta Berlusconi. “Clooney dan Ronaldo telah didaftarkan sebagai saksi untuk membela saudari Minetti oleh kuasa hukumnya, yakni Paolo Righi dan Piermaria Corso,” kata pengacara Fede, Nadia Alecci. Salah satu wanita yang didatangkan adalah penari Karima El Mahroug alias ‘Ruby the Heart Stealer’. Berlusconi (foto kanan)

sebelumnya dituduh telah melakukan hubungan seksual dengan Karima (foto kiri) di sebuah pesta, saat wanita itu masih berusia 17 tahun. Padahal, hukum Italia melarang keras seorang pria melakukan hubungan seksual dengan PSK di bawah umur. Persidangan Berlusconi pun berjalan terpisah dengan persidangan tiga orang yang telah dituduh menjadi ‘kaki cantiknya’ tersebut. Persidangan rencananya dimulai pekan depan, namun Ronaldo dan Clooney baru akan tampil sebagai saksi pada Januari 2012. Selain kedua nama top tadi, puluhan nama lainnya juga akan tampil menjadi saksi. Mereka semua ikut terseret, karena hadir dalam pesta Berlusconi yang dihangatkan dengan kehadiran 30 wanita cantik yang dibayar pakai uang tunai, perhiasan, dan mobil-mobil mewah. Clooney secara jantan mengaku, ikut hadir dalam pesta seks tersebut. Dia bahkan menyebut pesta itu sebagai “salah satu

Syarat Magpies LONDON (Waspada): Pemilik Newcastle United Mike Ashley, yang sedang dirundung masalah dengan penggemar klubnya karena keinginannya mengubah nama Stadion St. James Park, punya kesempatan emas untuk mencairkan suasana. Syaratnya, The Magpies mesti mampu menghentikan laju pemimpin klasemen Manchester City pada pertandingan Liga Premeir, yang turut ditayangkan langsung MNCTV, Sabtu (19/11) malam mulai pkl 22.00 WIB. Pertarungan yang akan berlangsung di Stadion Etihad itu, sekaligus menjadi penentu siapa yang bisa mempertahankan catatan steril dari kekalahan musim ini. Newcastle dan The City merupakan dua klub yang belum ternoda dari 11 putaran liga yang telah dilangsungkan. Tim tamu The Tynesides telah menyiapkan cerita mengejutkan dengan menduduki peringkat ketiga mengoleksi 25 poin, hasil tujuh kali menang dan empat seri. Kebangkitan Steven Taylor cs dalam asuhan pelatih Alan Pardew menjadi sorotan yang langka sejak pergolakan Ashley pada 2007. Ashley sempat me-

Sabtu, 19 November (GMT) Norwich vs Arsenal Sunderland vs Fulham West Brom vs Bolton Wigan vs Blackburn Man City vs Newcastle Everton vs Wolves Stoke City vs QPR Swansea vs Man United

12.45 15.00 15.00 15.00 15.00 15.00 15.00 17.30

Minggu, 20 November (GMT) Chelsea vs Liverpool

16.00

Senin, 21 November (GMT) Tottenham vs Aston Villa 20.00

AP

BEK Newcastle Steven Taylor (atas) dihadapkan pada keganasan Citizens. ngundurkan diri, lantas datang lagi serta mempromosikan kembali ke Liga Premier. Newcastle mulai mengesankan sejak sejumlah hal yang dilakukan Ashley. Dia menganggap telah melakukan tindakan tepat dengan mengumumkan keinginannya untuk mengubah nama St. Jame’s Park yang telah berdiri sejak 1892, menjadi nama lain untuk lebih menarik sponsor. Para penggemar Toon Army

menyatakan protes. Namun teriakan ketidakpuasan fans terhadap Ashley akan mereda jika Pardew mampu menahan usaha Citizensuntukmakinmemantapkan posisi di puncak klasemen. Laga besok malam di Eastland pun mempertemukan tim paling produktif dengan tim paling solid. Citizens yang telah menyarangkan 39 gol dalam 11 laga liga, dihadapkan dengan Magpies yang baru kemasukan delapan gol, rekor kebobolan

paling sedikit di antara 19 kontestan lainnya. Sebagai saingan utama City dalam perebutan gelar, Manchester United tentu berharap Newcastle mampu mengalahkan atau setidaknya menahan tim tuan rumah di Etihad Stadium. Jika itu terjadi, maka MU asuhan Sir Alex Ferguson akan sangat termotivasi melakoni partai berikutnya menghadapi Swansea City di Stadion Liberty. (m15/ant/rtr/uefa)

Pemkab Asahan Sukseskan Porkab 2011 KISARAN (Waspada): Pemkab Asahan mendukung sepe-

nuhnya pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab)

Waspada/Sapriadi

BUPATI Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP pose bersama Pengurus KONI Asahan dan Panitia PORKAB 2011 di sela-sela pertemuan pembahasan PORKAB Asahan 2011 di aula Melati Pemkab Asahan, Kisaran, Kamis (17/11).

2011 untuk kesuksesan pesta olahraga rakyat Asahan antarkecamatan yang akan dilaksanakan 9-16 Desember mendatang. “Kami bertekad mendukung penuh Porkab Asahan 2011. Selain penjaringan bibit atlet, unjuk prestasi, silaturahim, dan kampanye olahraga hidup sehat,” ujar Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, dalam pertemuan di aula Melati Pemkab Asahan, Kisaran, Kamis (17/11). Turut hadir di antaranya Sekdakab Asahan Drs HM Sofyan, Asisten I Drs Zulkarnain, Kadis Pendidikan Drs Zainal Abidin Sinaga, 25 Kepala UPT Dinas Pendidikan, 25 Camat se Kabupaten Asahan plus pengurus KONI Asahan dan kecamatan.

Bank Sumut Menangi Laga Pamungkas Turnamen Antarklub PSMS MEDAN ( Waspada): PS Bank Sumut mengakhiri laga terakhirnya di Grup A dengan hasil sempurna. Tri Yuda Handoko cs sukses mencukur Pos Sindo 3-0 di Stadion Kebun Bunga Medan, Kamis (17/11). Sayang, kemenangan itu tak bisa mengubah nasib Bank Sumut yang harus tersingkir dari turnamen, setelah sebelumnya menelan dua kekalahan. Bank Sumut yang mengemas enam poin harus puas menduduki

posisi ketiga di bawah Gumarang FC dan Echo Lima 41. Meski melakoni laga tak menentukan, Bank Sumut dan Pos Sindo tetap bermain ngotot. Pos Sindo terus memberi perlawanan ketat dan menyulitkan lawan. Bank Sumut baru mampu memecah kebuntuan di menit 72 lewat gol Arif Suhendra. Unggul satu gol, permainan anak-anak asuhan Abdul Rahman kian meningkat dan terus menekan pertahanan lawan.

Problem Catur

TTS TOPIK

Hitam melangkah, mematikan lawannya tiga langkah.

Jawaban di halaman A2 8

7

6

5

4

3

2

1 A

B

C

D

E

Hasilnya, Dodi Sahputra menggandakan keunggulan Bank Sumut di menit 75, sebelum Arif Suhendra mencetak gol kedua jelang laga berakhir. Di Grup E yang juga tak lagi menentukan, Indian Football Team dan Sinar Medan harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Sebelumnya, Sinar Belawan dan Dharma Putra sudah memastikan diri mewakili Grup E. (m42)

F

G

H

Di hadapan Ketua Umum KONI Asahan H Zaharuddin Panjaitan, Ketua Harian H Yusbar Manurung, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Zaharudin Ginting, Ketua Panitia Porkab Asahan 2011 Nurkarim Nehe, dan Efi Irfansyah Pane (Bidang Pertandingan), bupati berharap semua camat bekerjasama dengan UPT Dinas Pendidikan dan KONI kecamatan mempersiapkan delegasi masing-masing. “Berdayakan potensi yang ada di kecamatan masing-masing, ikuti aturan yang ditetapkan panitia dan Pengcab Olahraga. Jangan ada tekanan dalam persiapan, sebab kegiatan olahraga ini justru memiliki substansi sportivitas, prestasi, dan silaturahim,” ujar Taufan. Ketua Umum KONI Asahan, H Zaharuddin Panjaitan, menjelaskan Porkab Asahan 2011 memperebutkan piala bergilir Bupati Asahan mempertandingkan cabang sepakbola, bola voli, bulutangkis, karate, pencak silat, atletik, catur, dan tenis meja. “Acara pembukaan akan didesain secara kolosal sebagai kampanye kebesaran olahraga, kendati ada standar pakaian defile. Tetapi kami berikan kesempatan kepada kecamatan untuk memanfaatkan pakaian khas masing-masing atau pakaian etnis, karena prinsipnya panitia tidak ingin memberatkan peserta,” tambah Ketua Panitia Porkab 2011, Nurkarim Nehe. (a15)

MIMBAR JUMAT

yang paling menakjubkan” dalam hidupnya. Sedangkan Ronaldo masih berdalih. Pasalnya, Karima juga mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan Ronaldo, namun bintang Portugal itu langsung membantahnya. “Kami telah meminta Ronaldo untuk dipanggil sebagai saksi, karena kami percaya bahwa seorang wanita muda (Karima), mengatakan telah bertemu dengan Ronaldo. Padahal, mereka sebenarnya tidak bertemu sama sekali,” tambah Righi. Ronaldo sendiri saat ini menderita cedera setelah meloloskan Portugal ke putaran final Euro 2012. Akibatnya, mantan winger Manchester United itu dipastikan absen membela Madrid melawan Valencia besok malam di La Liga. “Cristiano Ronaldo tidak berlatih karena terdapat otot aduktor di paha kirinya yang keseleo. Begitu juga Arbeloa, yang menderita keseleo di hamstring kirinya,” demikian pernyataan resmi El Real.

Wordpress.com

Sebanyak 14 pemain Los Blancos, termasuk Ronaldo, baru kembali dari tugas membela negara. Ronaldo malah mencetak dua gol saat Seleccao membantai Bosnia-Herzegovina pada pertandingan leg kedua play-off Euro 2012, Selasa lalu. (m15/vvn/dm/afp)

Suarez Rasis LONDON (Waspada): Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris, memutuskan striker Liverpool Luis Suarez terbukti bersalah atas tindakan rasis yang telah dilakukannya terhadap bek Manchester United Patrice Evra di Anfield.

“Suarez menggunakan kalimat yang menjurus hinaan terhadap Evra, sehingga melanggar aturan FA. Tindakan tersebut juga disertai kalimat yang merujuk pada asal dan warna kulit atau ras Evra,” bunyi pernyataan FA, seperti dilansir Goal, Kamis (17/11). Insiden rasisme Suarez terjadi saat The Reds menghadapi The Red Devils di Liga Premier, 15 Oktober lalu. Namun FA belum membeberkan sanksi apa yang bakal diterima bomber Uruguay itu. Dengan beberapa bukti yang ada, tim investigasi FA masih terus melakukan penyelidikan mendalam berdasarkan laporan awal dari Evra. Suarez sendiri sudah membantah telah melakukan tindakan tersebut. Manajemen Liverpool pun bereaksi atas keputusan FA. Si Merah mengklaim, tetap mendukung langkah Suarez yang akan mengajukan banding. “Kami akan membahas masalah ini dengannya, setelah dia (Suarez) kembali dari pertandingan internasional. Klub

Klasemen Liga Premier

Man City Man United Newcastle Chelsea Tottenham Liverpool Arsenal Aston Villa Norwich Swansea QPR Stoke Wolves West Brom Sunderland Fulham Everton Bolton Blackburn Wigan

AP

BOMBER Liverpool Luis Suarez (kiri) terlibat kasus rasisme saat bentrok dengan bek MU Patrice Evra, 15 Oktober lalu. sepenuhnya mendukung Luis dalam masalah ini,” tukas The Pool di situs resminya. Kendati demikian, kasus Suarez tentu menjadi pukulan serius bagi The Anfield Gank, yang mulai berani lagi mimpi juara pasca keterpurukan dalam dua musim terakhir. Apalagi, Suarez seperti pengakuan kapten Steven Gerrard, termasuk figur yang diharapkan untuk merilis mimpi di-

maksud. “Melihat permainan dia (Suarez) dari hari ke hari semakin baik. Saya tahu dia pemain bagus,” tutur Gerrard. “Setelah bekerjasama dengan dia dalam satu tim, membuat saya berpikir dia mampu menjadi salah satu pemain terbaik di dunia,” katanya menambahkan. Gerrard juga meminta para punggawa Merah untuk selalu menampilkan peforma terbaik

11 10 11 8 11 7 11 7 10 7 11 5 11 6 11 3 11 3 11 3 11 3 11 3 11 3 11 3 11 2 11 2 10 3 11 3 11 1 11 1

1 2 4 1 1 4 1 6 4 4 3 3 2 2 4 4 1 0 3 2

0 39-10 31 1 28-12 26 0 17- 8 25 3 24-15 22 2 21-15 22 2 14-10 19 4 23-21 19 2 16-15 15 4 16-18 13 4 12-15 13 5 10-20 12 5 8-19 12 6 12-18 11 6 9-16 11 5 14-13 10 5 14-15 10 6 11-15 10 8 18-27 9 7 13-24 6 8 7-20 5

pada setiap pertandingan. Dia ingin rekan-rekannya memberikan hasil maksimal, supaya Pool bisa meraih kemenangan sekaligus mengembalikan kejayaan masa lalu. “Saya pikir tim ini telah menjadi lebih kuat, mungkin yang terkuat dari yang selama ini pernah ada. Sekarang saatnya untuk mewujudkan sebuah kemenangan kembali,” beber Gerrard dalam ESPN. “Semua yang kami perlukan di tim sudah tersedia, kini hanya perlu bekerja keras, dan fokus di tiap laga. Juga membangun kembali apa yang telah kami perlihatkan selama 20 partai terakhir,” tambah gelandang elegan Inggris itu. (m15/goal/espn)

Rahudman Baiknya Tanya Masyarakat PSMS Ikut ISL Atau IPL MEDAN (Waspada): Kompetisi sepakbola Indonesia yang direncanakan bergulir akhir November ini kemungkinan besar digelar dua lembaga. Pertama bernama Indonesia Premier League (IPL) milik PSSI dan satu lagi bernama Indonesia Super League (ISL) yang diselenggarakan Badan Liga Indo-

nesia (BLI). Uniknya, 14 kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota menyatakan tidak sepakat dengan format kompetisi yang dibuat PSSI, sehingga akan menggelar kompetisi sendiri yang menurut mereka sesuai amanah dan hasil kongres di Bali lalu.

Atas dualisme tersebut, Drs Rahudman Harahap selaku Ketua Umum PSMS disarankan lebih dulu bertanya kepada masyarakat pecinta PSMS sebelum memutuskan pilihan antara mengikuti LPI atau ISL. “Ini sengaja kita kemukakan agar Pak Rahudman selaku Ketua Umum PSMS tidak salah pilih nanti. Sebab, PSMS itu adalah milik masyarakat Medan, bukan

PLAYMAKER asal Brazil, Orlando Junior De Melo (tengah), dan segenap skuad PSMS Medan berikut pelatih belum dikontrak manajemen hingga Kamis (17/11). -Waspada/Austin Antariksa-

Mendatar

1. Tulis Benar atau Salah: UU Zakat 2011 mewajibkan pembayaran zakat harus kepada amil dari lembaga amil zakat yang terdaftar. 5. Tulis Benar atau Salah: Fatwa MUI Sukabumi memutuskan jamaah Islam Suci yang mengingkari rukun Islam bukan aliran sesat. 7. Orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyuNya. 9. Rombongan berkenderaan (unta) di padang pasir; Kontingen. 11. Menurut Anas, “Pakaian yang paling disenangi Rasulullah SAW ialah kain ____” yakni kain katun buatan Yaman. 12. Baris; Deret (selalu diingatkan lurus dalam shalat berjamaah). 14. Tempat mulainya jamaah haji memakai ihram. 16. Pemimpin pasukan bergajah dari Yaman untuk menghancurkan Ka’bah tahun 571 M, namun gagal seperti disebut dalam QS Al Fil. 17. Huruf ke-6 abjad Arab. 18. Hormat dan takzim (penutup surat). 20. Ghazwul ____, berasal dari kata ghazw dan al-fikr yang secara harfiah diartikan “Perang Pemikiran”. 22. Suci; Keramat. 24. Singgasana Tuhan. 25. Berdiam dan tafakur di dalam masjid sambil berzikir.

26. ____ az-Zahra, anak perempuan Nabi Muhammad dengan Siti Khadijah.

Menurun

2. Ma’ruf ____, adalah ketua MUI Pusat. 3. Wakil (Pengganti); Dan sesudah Nabi Muhammad SAW termasuk Abu Bakar. 4. Pemerintahan; Kepemimpinan, misalnya semasa Umayah. 6. Nama yang paling disukai Allah selain Abdurrahman, menurut HR Muslim. 8. Ajaran, mengatur tata keimanan, peribadatan kepada Tuhan dan tata kaidah pergaulan antarmanusia serta lingkungannya. 10. Mengajak kepada perintah Allah (dua kata, tulis tanpa spasi); Pasangannya Nahi Munkar (dan mencegah kemungkaran). 12. Pendiri utama Syarikat Dagang Islam, pahlawan nasional. 13. Keputusan oleh mufti atau MUI tentang suatu masalah. 15. Berangkat dari Makkah pada 8 Zulhijjah menuju Padang Arafah dengan kenderaan. 19. Orang yang baru masuk Islam. 21. Al-_____, Yang Maha Mulia, salah satu Asma’ul-Husna. 22. Berlari kecil di Safa dan Marwa. 23. Kantor Urusan Agama.

perorangan atau kelompok tertentu,” kata seorang pecinta PSMS, Drs Gandi Parapat, kepada wartawan di Medan, Kamis (17/11). Dijelaskan, sesuai informasi yang didapat, ke-14 Kepala Daerah yang menyatakan tidak sepakat dengan format kompetisi IPL itu sengaja mengambil keputusan demikian, karena dinilai sudah bertentangan dengan hasil Kongres PSSI di Bali. Yang dinilai bertentangan antara lain soal jumlah peserta kompetisi, Kongres Bali sudah memutuskan hanya 18 klub. Belum lagi, badan yang ditunjuk kongres menyelenggarakan kompetisi adalah Badan Liga Indonesia (BLI) di mana saham BLI 99 % menjadi milik klub. Namun oknum PSSI tanpa rapat Eksekutif Komite PSSI langsung membentuk PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sebagai penyelenggara. Ayam Kinantan sendiri termasuk dalam daftar peserta IPL, kendati Idris SE yang mengklaim sebagai CEO PSMS masih membuka opsi untuk tampil di ISL dengan dalih sponsorship yang lebih jelas. (m33)

Sudoku Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sangat sulit (****), bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 20 menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

9

1 8 3 4 1 9 7 3 9 1 3 7 7 5 7 2 1 4 4 6 1 8 5

1 6 8

3 *****06

A10

WASPADA Jumat, 18 November 2011

Kunci Keberhasilan Dayung JAKARTA (Waspada): Kekompakan menjadi kunci keberhasilan tim dayung putri Indonesia pada final rowing jenis Lightweight Women Fours (LW4-) SEA Games XXVI di Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (17/11). Pada final jenis LW4- jarak 2.000 meter, kuartet Sri Rahayu Masi/Femy Batuwael/Yayah Rokayah/Ratna berhasil mencatatkan waktu tercepat, tujuh menit 6,41 detik, menyisihkan tiga tim dayung dari negara peserta lainnya. Ratna mengaku, keunggulan timnya sampai menempati catatan waktu tercepat sekaligus merebut emas karena kekompakan yang dijaga dari garis start sampai finish. “Kami kompak dan fokus, sampai akhirnya unggul,” ungkapnya. Anggota tim dayung LW4-

lainnya,Yayah Rokayah, menyatakan kemenangan timnya sangat luar biasa berkat kekompakan selama bertanding. Yayah pun mempersembahkan medali emas tersebut kepada keluarga dan seluruh rakyat Indonesia. Medali perak nomor ini direbut tim dayung Vietnam (Nguyen Thi Thong/Hoang Thi Phuong/Le Thi An/Thi Nhat Bui) yang mencatatkan waktu tujuh menit 11,01 detik. Regu putri Thailand (Monchai Varapon/Phutmuen Photchani/Kanya Tachuenchit/

Nichakul Nukooltham) menempati posisi ketiga dengan waktu tujuh menit 22,83 detik. Keunggulan tim dayung Indonesia sudah terlihat sejak babak penyisihan, Selasa lalu. Ratna cs menempati peringkat pertama dengan catatan waktu tercepat 7 menit 16,55 detik. Vietnam, Myanmar dan Thailand, masing-masing berada di urutan kedua, ketiga dan keempat. Pelatih Dede Rohmat, mengatakan cabang olahraga dayung nomor rowing jenis LW4- memang merupakan salah satu andalan tuan rumah

dalam meraih emas. Menurut Ketua Umum PB Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Achmad Sucipto, perolehan sementara medali emas cabang olahraga dayung sudah sesuai target yang ditetapkan. “Raihan tiga medali emas tim rowing itu sudah sesuai target. Begitu juga dari pertandingan sebelumnya, nomor canoieng, sudah mencapai target,” ucap Sucipto. Dari pertandingan final nomor rowing yang berlangsung 16-17 November, tim dayung Indonesia menggondol

tiga emas. Pada final kano 1113 November lalu, kontingen Indonesia mampu menyumbangkan enam emas. Sehingga sumbangan dari rowing dan kano sudah sembilan medali emas. Sucipto masih berharap agar para atlet dayung Indonesia bisa menambah koleksi emas lagi. Harapan terakhirnya melalui nomor perahu naga atau dragon boat yang memperebutkan tiga medali emas dan akan diper-tandingkan 1921 November mendatang. (yuslan/m15)

Triyaningsih Rindu Sumut PELARI putri bertubuh mungil Triyaningsih (foto) ternyata masih ingat kejuaraan yang diikutinya di Sumatera Utara. Bahkan, pelari yang menciptakan hatrik medali emas dari cabang atletik SEA Games XXVI itu rindu kembali bertanding di Sumut. “Saya pernah ikut lari 10 K di Sumatera Utara. Kalau ada event 10 K lagi di Sumatera Utara, saya akan datang,” tutur Triyaningsih kepada Waspada, Kamis (17/11). Sekitar dua tahun lalu, dia Waspada/Setia Budi Siregar pernah mengikuti lomba lari 10 K yang digawei Pengprov PASI Sumut dan tampil sebagai juara. Di Palembang, Triyaningsih mencetak hatrik juara pada nomor 5.000m, 10.000m dan maraton berjarak 42,195 kilometer. Atas prestasinya, pelari kelahiran Salatiga, Jawa Tengah ini akan mendapat ingot-ingot senilai Rp600 juta. Triyaningsih pun mengucapkan rasa syukur dapat mencapai prestasi menggembirakan. “Medali emas ini saya persembahkan buat almarhum ayah saya dan keluarga serta bangsa Indonesia,” tukasnya. Dia mengakui, bonus yang diberikan pemerintah senilai Rp600 juta akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Bonus ini juga saya berikan kepada ibu,” tekad Triyaningsih, yang bekerja sebagai PNS. (m18)

Lebih Ramai Pedagang SEPEKAN pelaksanaan pesta olahraga terbesar Asia Tenggara, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, sepertinya lebih ramai pedagang dari penonton yang ingin menyaksikan pertandingan. Pedagang musiman yang mulanya sulit masuk JSC, Kamis (17/11), dapat dengan bebas berjualan di pinggiran jalan seputar JSC. Padahal, pihak pengelola sudah menyiapkan tempat untuk pedagang. Mereka masuk lewat pintu belakang. Dagangan yang dijual merupakan pernak-pernik SEA Games, minuman mineral dan kaleng serta makanan. Kondisi seperti ini menguntungkan pengunjung yang tidak harus berjalan jauh ke tempat pusat jajanan yang sudah disediakan pihak pengelola JSC. Salah satu petugas yang ditemui Waspada, menyebutkan mereka sulit untuk dicegah. “Ada saja akal pedagang untuk masuk ke JSC,” kata petugas yang merahasiakan identitasnya ini. Sedangkan warga Palembang mulai jenuh untuk menyaksikan laga. Penonton yang menyaksikan pertandingan, seperti senam, tinju, tenis dan renang didominasi para kontingen peserta SEA Games. Mahasiswa dan pelajar juga turut dikerahkan memberikan support. “Kalau tidak ada mahasiswa dan pelajar, kawasan JSC hanya diramaikan para petugas yang jumlahnya 100-an,” katanya lagi. (m18)

Waspada/Setia Budi Siregar

PENONTON di Kolam Renang Jakabaring Sport City masih harus belajar bersikap sportif.

Masih Harus Belajar Sportif SETIAP pelaksanaan multi event, tuan rumah pasti menginginkan sukses sebagai penyelenggara dan prestasi. Untuk mewujudkannya, tentu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Seperti di venue Kolam Renang Jakabaring Sport City (JSC). Pemandangan tak sedap tampak kepada atlet lain. Sikap yang ditunjukkan penonton Indonesia, Rabu (16/11) malam, sangat kurang bersahabat. Saat acara pengalungan medali nomor gaya bebas 100 meter putri, di mana Natthanan Junkrajang jadi juara, announcer meminta penonton untuk berdiri demi menghormati lagu kebangsaan Thailand. Alih-alih mau beranjak dari duduknya, penonton malah gaduh dan sebagian membunyikan terompet. Announcer sampai dua kali meminta penonton untuk berdiri, tapi cuma sedikit yang mengacuhkannya. Pemandangan lebih memprihatinkan terjadi saat acara pengalungan medali nomor gaya dada 200 meter putri, ketika perenang Malaysia Yi Ting Siow mendapatkan emas. Dari awal, announcer sudah meminta penonton untuk berdiri dan tidak berisik. Namun, seolah-olah sudah direncanakan, hampir seisi stadion malah kompak melontarkan cemoohan saat lagu kebangsaan Malaysia diputar. Sebagian meniup terompet, bahkan ada yang sampai mengucapkan kata-kata kurang pantas seperti “maling” atau “ganyang Malaysia”. (m18)

Antara

TIM dayung putri Indonesia menggigit medali emas usai penyerahan medali nomor Rowing Lightweight Women Fours (LW4-) SEA Games XXVI di arena dayung Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, Kamis (17/11).

Waspada/Setia Budi Siregar

MF Hamdani Rudin (kiri), menghadapi MF Saeheng Boonsueb dari Thailand pada babak kedua catur cepat putra SEA Games XXVI di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (17/11).

Hamdani Jaga Kans Medali Catur PALEMBANG (Waspada): Pecatur andalan Indonesia asal Sumatera Utara, MF Hamdani Rudin, menjaga kans memperoleh medali pada cabang catur nomor Men Rapid Chess (catur cepat) SEA Games XXVI di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (17/11). Wartawan Waspada Setia Budi Siregar dari Palembang melaporkan, Hamdani sementara ini memperoleh 2 match point (MP) dari tiga babak yang sudah dilakoninya. Pecatur Vietnam, GM Nguyen Ngoc Truong Son, MI Barbosa Oliver (Filipina), dan GM Le Quang Liem (Vietnam) unggul dengan kumpulan 2,5 MP. Pada babak pertama, Hamdani langsung bertemu dengan pecatur tangguh GM Le Quang Liem yang sebelumnya menyumbangkan medali emas bagiVietnam pada nomor Blindfold Chess (catur buta). Dalam duel itu, Hamdani harus mengakui keunggulan Le Quang Liem. “Saya sempat unggul buah, namun akhirnya lawan dapat memenangkan pertandingan dengan selisih lima menit,” kata Hamdani kepada Waspada seusai pertandingan. Hamdani kemudian bangkit pada babak kedua kala mengalahkan pecatur Thailand, FM Saeheng Boonsueb. Babak ketiga, Hamdani tampil lebih percaya diri dan mengatongi nilai 2 MP hasil menaklukkan MI Myo Naing (Myanmar). Partai Hamdani versus Myo Naing menjadi pusat perhatian kontingen Indonesia dengan menyaksikan langkah demi langkah dari layar lebar yang disediakan panitia. Hai ini disebabkan

panitia tidak memperbolehkan penonton mendekati pecatur yang sedang bertanding. Myo Naing pun menyerah pada langkah ke33 di mana Hamdani masih menyisakan 11 menit lagi dan lawan sudah kehabisan waktu. Hamdani melakukan langkah berani dengan mengorbankan Perdana Menteri demi menyelamatkan Raja setelah melakukan rotasi pendek. Sedangkan Myo Naing yang bermain di buah putih mengorbankan dua kuda. Kehilangan Perdana Menteri pun menjadikan Hamdani mengandalkan Benteng untuk mengobrak-abrik pertahanan Myo Naing. “Saya unggul dalam posisi, sedangkan Myo Naing kesulitan menyerang sekalipun memiliki Perdana Menteri,” kata Hamdani yang mengikuti Turnamen Catur Terbuka Waspada pada Februari lalu. “Saya berusaha bermain maksimal dalam babak selanjutnya,” aku Hamdani yang masih melakoni babak keempat. Pecatur Indonesia lainnya yang bermain pada catur cepat, MF Kasmiran, baru mengumpulkan 1 MP dari tiga babak. Babak pertama, Kasmiran mengungguli Hansing Saphong (Thailand), namun kalah dari MI Barbosa Oliver (Filipina) dan GM Le Quang Liem (Vietnam) di dua babak berikutnya. Di kelompok catur cepat putri, dua pecatur Indonesia MIW bermain remis. Chelsie Monica Sihite diimbangi MFW Dewi A Citra, sedangkan Susanto Megaranto memenangi laga babak pertama nomor catur standar. (m18)

Wisma Atlet Bak Rusun Dalam Kawasan Elit SEA Ganes, pesta olahraga terbesar Asia Tenggara, sudah berjalan sepekan. Satu persatu atlet hengkang dari bumi Sriwijaya pulang ke negara masing-masing. Mereka akan bercerita kepada keluarga dan temannya bagaimana megahnya Jakabaring Sport City (JSC). Tetapi, tak sedikit pula atlet yang mengetahui kalau JSC dan Wisma Atlet penuh kontroversial yang sampai kepada ranah hukum. Wisma Atlet, Kamis (17/11), masih tetap dijaga ketat petugas Polri dan TNI, walaupun sejumlah atlet dan ofisial mulai beranjak mengosongkan pemukiman yang menampung 2014 orang itu. Pemandangan tak sedap, bagaimana semrawutnya jemuran pakaian bergantungan, mengusik wisma berlantai empat tersebut. Bangunan megah itu seperti berubah bak rumah susun (Rusun) di kawasan elit. Waspada menelusuri Wisma Atlet dengan luas 45.000 meter persegi punya tiga bagian, yakni Gedung A, B dan C. Fasilitas wisma layaknya hotel berbintang empat, walaupun sejumlah atlet mengeluhkan tidak adanya fasilitas Wifi untuk menggunakan internet dan sempitnya kamar. Satu kamar diisi oleh enam orang. Tentunya

penginapan atlet putra berbeda dengan putri. Menu makanan yang disediakan juga berbedabeda setiap harinya, bahkan memanjakan atlet asing dengan menghidangkan menu internasional. Mohammad Khalid, atlet atletik asal Malaysia, memberikan ‘pujian’ kepada JSC. Negeri Jiran juga memiliki sports city yang bernama Bukit Jalil. Bedanya, menuju Bukit Jalil pengunjung tidak repot harus berjalan jauh, sebab dari perkotaan menuju lokasi disediakan komuter (kereta api listrik). Sedangkan untuk menuju JSC, sarana transportasi tidak memadai. Jembatan Ampera menuju JSC yang berjarak sekitar 20 km mengandalkan transportasi umum seperti ojek dan becak. Angkutan umum selama berlangsungnya SEA Games tidak bisa lewat. Menggunakan jasa ojek dan becak, harus merogoh kantong minimal Rp 30 ribu. Trans Musi yang digadang-gadang mendukung pelaksanaan SEA Games kewalahan menampung ribuan penumpang. Kembali ke Wisma Atlet. bangunan arsitek modern bercat putih ini dilengkapi kantin, Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan money changer. Di luar kamar, tersedia ruangan tamu

Waspada/Setia Budi Siregar

WISMA atlet tak kalah megah di antara venues olahraga kawasan Jakabaring Sport City, Palembang. Gambar diambil, Kamis (17/11). tempat berkumpul atlet. Biasanya tempat ini dipergunakan atlet untuk bersantai, seperti bermain kartu dan laptop. Untuk mandi mereka harus antrian. “Kami harus antrian, kami kan enam orang, sedangkan kamar mandinya satu. Airnya berjalan lancar tidak macet,” kilah salah satu

atlet asal Indonesia. Tentu menjadi pemikiran, seusai SEA Games, bagaimana nasib Wisma Atlet yang berada di tengah-tengah fasilitas olahraga megah. *Setia Budi Siregar

A11

WASPADA Jumat, 18 November 2011

Sumut Sudah Sumbang 7 Emas Gus: Terima Kasih Pengprov Berprestasi kukan Pengprov. Terima kasih dan saya harapkan sukses di SEA Games 2011 ini makin memotivasi kita untuk PON 2012 mendatang di Riau,” papar Dirut PT Bank Sumut tersebut.

MEDAN (Waspada): Aksi spektakuler ditunjukkan atlet-atlet Sumatera Utara, yang membela kontingen Indonesia pada SEA Games XXVI JakartaPalembang 2011. Menurut Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu, sampai Kamis (17/11) malam, duta Sumut sudah menyumbangkan tujuh medali emas dan tiga perak bagi kontingen Merah Putih. “Rinciannya, empat medali emas perorangan sumbangan dari Indra Gunawan (renang), Basuki Nugroho (taekwondo), Donny Dharmawan dan Jintar Simanjuntak (karate). Tiga lagi dari nomor beregu,” ungkap Gus Irawan. Tiga emas beregu itu, tambah Gus, dihasilkan melalui karate nomor kumite putra (Donny dan Jintar), karate nomor kumite putri (TantriWidyasari), dan teraktual renang 4x100 gaya ganti estafet putra (Indra). Tampil pada final estafet 4 x100 m gaya ganti putra, tadi malam kuartet Indra bersama I Gede Siman Sudartawan, Glen

Antara

REGU Indonesia Isnawaty Sir Idar, Dian Rahmayati asal Sumut, Dian Permatasi dan Ikah Sarikah (kiri ke kanan), pamer medali perak nomor Degen Beregu Putri SEA Games XXVI di Depok, Jawa Barat, Kamis (16/11). Victor Sutanto dan Fauzi Triadi, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3:41.35. Medali perak direbut Thailand, perunggu diraih Malaysia. Sumut juga berhasil menyumbangkan satu medali perak melalui atlet anggar Dian Rahmawati, Kamis (17/11). Kuartet Dian bersama Isnawaty Sir Idar, Dian Permatasi dan Ikah Sarikah, dipecundangi regu putri Vietnam 35-43 pada pertarungan final di Depok, Jawa Barat. “Luar biasa kontribusi yang

telah diberikan atlet-atlet Sumatera Utara kepada Indonesia. Sumbangan Sumut mencatat peningkatan yang signifikan dibanding SEA Games 2009 lalu di Laos,” tukas Gus. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Pengprov Olahraga Sumut, yang telah melakukan pembinaan secara serius hingga menghasilkan atletatlet berprestasi, baik di kancah nasional maupun internasional. “Semuanya ini berkat pembinaan serius yang telah dila-

Sumurung, Edi Herianto Khusus terhadap pegulat Sumurung Siregar yang gagal bertanding karena pembatasan kuota atlet masing-masing kontingen,Gus meminta supaya tetap semangat dan jangan sampai kehilangan harapan. “Saya sudah bicara dengan Sumurung. Saya meminta dia melupakan insiden di SEA Games ini dan jadikan itu motivasi untuk berprestasi lebih bagus lagi pada event berikutnya, terutama PON 2012,” ucapnya lagi. Pihaknya juga kecewa, karena Edi Herianto Harahap tidak ditampilkan PB PASI pada nomor spesialisasinya lari 800 meter putra. “Itu jelas pukulan, terutama bagi Edi. Saya sudah meminta kepada dia, supaya makin giat berlatih guna membuktikan potensi dan prestasinya kepada pihak PB (Pengurus Besar). Saya sangat yakin, Edi masih yang terbaik di Indonesia untuk nomor lari 800 meter,” tambah Gus

Antara

KUARTET I Gede Siman Sudartawa, Indra Gunawan asal Sumut, Gleen Victor dan Fuazi Triady (kiri ke kanan), merayakan sukses mendulang medali emas renang nomor 4x100 gaya ganti estafet putra SEA Games XXVI di Stadion Akuatik, Jakabaring Sport City, Palembang, Kamis (17/11) malam. Irawan. Mengenai kondisi Tantri yang cedera ketika bertanding di nomor kumite perorangan, dia mengatakan, karateka putri Sumut itu sudah menjalani ope-

Timnas U-23 Kalah 0-1 Vs Malaysia

Vietnam Lebih Penting J A K A RTA ( Wa s p a d a ) : Kiprah fantastis Timnas U-23 di Grup A Cabang Sepakbola SEA Games 2011 terhenti, setelah dikalahkan Malaysia 0-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) malam. Kehadiran sekira 80 ribu lebih penonton yang memadati stadion justru membuat Yongki Aribowo cs tampil nervous hingga banyak melakukan kesalahan. Hasil ini menempatkan Indonesia sebagai runner-up klasemen Grup A nilai Sembilan, Malaysia menyodok jadi juara grup nilai 10. Indonesia pun bakal menghadapi Vietnam (juara Grup B) dan Malaysia melawan Myanmar pada semifinal mendatang. “Pada babak pertama, koordinasi permainan memang tidak berjalan sesuai harapan. Baru pada babak kedua, anak-anak mulai menemukan permainannya,” papar Pelatih Timnas U23, Rahmad Darmawan.

“Mengenai lawan Vietnam di semifinal, bagi kami tidak masalah karena sesungguhnya penampilan Myanmar pun sama. Kedua tim ini memiliki tipe permainan yang sama,” tambah Rahmad menjelaskan. Masih kata Rahmad, keputusan memainkan beberapa pemain lapis kedua karena memang posisi Indonesia sudah berada di posisi aman. Hal ini pun, imbuhnya, demi mengisitirahatkan pemain inti jelang tampil di laga semifinal, Sabtu (19/11) besok. “Kami mohon maaf atas hasil mengecewakan ini. Tapi sesungguhnya, laga melawan Vietnam lebih penting ketimbang Malaysia. Tadinya,saya berharap bisa imbang. tapi hasilnya di luar dugaan. Terima kasih atas dukungan penuh penonton yang memadati stadion,” tandas Rahmad. Malaysia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Peluang per-

tama pun didapat kapten Baddrol Bakhtiar sebelum sepakannya masih mampu diamankan kiper Andritany Ardhyasa. Selama 10 menit awal babak pertama, kendali permainan menjadi milik Harimau Malaya. Anak-anak asuh Ong Kim Swee mampu menguasai lapangan tengah, sedangkan mayoritas pemain pengganti yang diturunkan RD belum terlalu padu. Baru 11 menit berjalan, Malaysia kehilangan Wan Zaharulnizam Zakaria akibat cedera. Pelatih pun menunjuk Syahrul Azwari Ibrahim sebagai penggantinya. Menit 17, Ibrahim justru menjebol gawang Indonesia. Berawal dari skema serangan balik, Syahrul yang menyisir kanan lapangan mampu mengelabuhi Jerico Cristiantoko dan Septia Hadi sebelum akhirnya mengecoh kiper tuan rumah. Gol ini praktis menghancurkan mental bertanding pemain

Antara

Antara

PEMAIN Indonesia Yongky Aribowo (kiri) menyundul bola, yang berusaha dihadang pemain Malaysia Ahmad Mohammad (kanan) . Garuda Muda. Di pertengahan babak kedua, pelatih Ong Kim Swee terkena kartu merah oleh wasit akibat protes berlebihan menyusul tekel keras Ferdinand Sinaga kepada Ibrahim. Menurut Ong, pelanggaran Ferdinand yang memang tampil buruk sepanjang laga, layak diganjar kartu merah. “Keme-

nangan atas Indonesia cukup menggembirakan buat kami. Tapi hal ini tidak akan berarti, sekiranya kami gagal mempertahankan medali emas,” tegas Ong. Pada laga pamungkas lainnya, Vietnam menundukkan Laos 2-1 di Grup B dan Singapura menang 2-0 atas Thailand di Grup A. (yuslan)

JAKARTA (Waspada): Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Master Supandi Kusuma, menegaskan pihaknya bertekad menyapu bersih dua emas yang diperebutkan di nomor nanquan putraputri pada hari pertama cabang wushu SEA Games 2011 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (18/11) ini. “Saya yakin dua atlet kita, Susiana dan Aldy Lukman, mampu menyapu bersih emas yang diperebutkan. Kami juga mengharapkan dukungan doa dari masyarakat, agar tim wushu Indonesia meraih prestasi terbaik di ajang SEA Games kali ini,” kata Supandi didampingi Sekretaris Jenderal PB WI, Ngatino, Wakil Sekjen Iwan Kwok, dan Wakil Panpel Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (17/11). Cabang wushu yang diikuti 129 atlet dari 10 negara minus Timor Leste, karena belum memiliki federasi dan atlet, akan memperebutkan total 20 medali emas yang terbagi di dua jenis pertandingan, yakni taolu (12 emas) dan sanshou (8 emas). Indonesia sendiri, lanjut Supandi, menargetkan minimal bisa meraih lima emas. “Hal itu merujuk pada Kejuaraan Dunia di Turki beberapa waktu lalu. Kita berharap atlet wushu kita bisa memberikan prestasi yang terbaik,” kata Supandi. Ditambahkan, semula wushu berkekuatan 17 atlet, akan tetapi keputusan pembatasan jumlah atlet pada pertemuan Komite Eksekutif di Bali, Mei silam, membuat Indonesia terpaksa mengurangi jumlah atletnya menjadi 14. Menariknya, enam atlet di antaranya berasal dari Sumatera Utara. (yuslan)

Taufik Lengkapi Sukses JAKARTA (Waspada): Taufik Hidayat (foto) menjadi wakil Indonesia terakhir yang berhasil lolos ke semifinal bulutangkis perorangan SEA Games XXVI di Istora Senayan Jakarta, Kamis (17/11). Dengan dua set, Taufik mengalahkan Daren Liew (Malaysia) 22-20, 21-12. Sempat ketinggalan 4-2, Liew mampu berbalik unggul 11-7 setelah pukulannya gagal dikembalikan Taufik. Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini ini berusaha mengejar ketinggalan, namun perolehan poinnya justru tertinggal menjadi 14-9. Usaha Taufik mengejar ketinggalan sia-sia. Pasalnya, pemain Malaysia ini mampu unggul 17-12. Namun secara perlahan, Taufik mampu menambah poin menjadi 19-17 di kala Liew terus memperlihatkan permainan yang efektif.

Meski demikian, Taufik masih dapat menyamakan kedudukan 20-20 dan berbalik unggul 21-20 sebelum akhirnya menang 22-20. Set kedua, Liew lagilagi memimpin. Tapi, tidak butuh waktu lama bagi Taufik menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan. Sejak itu, Taufik terus meninggalkan perolehan poin Liew dan memastikan kemenangan pada set kedua 21-12 untuk menghadapi Tanongsak Saensonbonsuk (Thailand) di laga empat besar. Tanongsak lolos lebih awal dengan mengalahkan Yongzhao Ashton Chen (Singapura) 21-13, 21-11. Layaknya, Taufik, Simon Santoso juga menuai sukses serupa tampil di semifinal. Untuk lolos, Simon mengungguli pebulutangkis Thailand Suppanyu Avihingsanon 21-13, 21-12. Di tunggal putri, Adriyanti Firda-

sari menumbangkan unggulan ketiga asal Singapura, Gu Juan, 24-22, 21-16. Di semifinal, Firda sudah ditunggu unggulan pertama asal Thailand, Porntip Buranapsertsuk. Di ganda putri, semifinalis Indonesia diwakili Anneke Feinya Agustin/Nitya Maheswari dan Vita Marissa/Nadya Melati di semifinal.Vita/Nadya mengalahkan Gelita Castilo/Dia Nicole Magno (Filipina) 21-16, 21-15, sedangkan Anneke/Nitya membungkam andalan Malaysia, Vivian Hoo Kah Mon/Woon Khe Wei, 24-22, 21-15. Markis Kido/Hendra Setiawan dan Bona Septano/Mohammad Ahsan mewakili sukses ganda putra. Markis/Henda, pahlawan emas beregu Indonesia, menyingkirkan Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand) 21-17, 21-16. Juniornya, Bona/Ahsan lolos dengan me-

Donny, Jintar dan Basuki menyumbang emas bagi Indonesia bakal disusul atlet-atlet Sumut lainnya yang akan bertanding. Cabang wushu, menurutnya, paling potensial untuk menambah prestasi spektakuler Sumatera Utara. “Di Laos 2009, satu-satunya medali emas sumbangan Sumut

bagi Indonesia hanya dari cabang wushu. Tahun ini ada enam atlet wushu Sumut yang akan tampil, saya optimis mereka akan memberikan kontribusi penting bagi tim Merah Putih,” pungkas pria kelahiran 31 Juli 1964 di Padangsidimpuan tersebut. (m15)

Vietnam Dominasi Medali Gulat

Wushu Bidik Sapu Bersih

EMAS JUDO. Pejudo Indonesia Toni Irawan (kanan) menjatuhkan lawannya Ratanakmony Khom (Kamboja) pada partai final kelas 55kg putra SEA Games XXVI di Gedung Judo, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (17/11). Toni mengalahkan Ratanakmony dan menyumbang emas bagi kontingen tuan rumah.

rasi. “Alhamdulillah, operasinya sukses,” bebernya. Bankir andal yang sukses membangkitkan PT Bank Sumut dari keterpurukan itu menambahkan, Tantri butuh waktu pemulihan namun diharapkan dapat tampil pada ajang Pra PON mendatang. Gus pun yakin, sukses Indra,

Antara

ngalahkan Mak Hee Chun/Ong Soon Hock (Malaysia) 21-14, 21-13. Di ganda campuran, Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Anugritayawon Songphon/Kunchala Voravichitchaikul dan Muhammad Rijal/ Debby Susanto menghadapi unggulan kedua, Sudket Pra-

pakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand). Untuk meraih tiket semifinal,Tantowi/Liliyana me-numbangkan Chayut Triyachart/Yao Lei (Singapura) 21-9, 21-18 dan Rijal/Debby menang atas pasangan Filipina Estiano Ronel/Malvine Ann 21-9, 21-13. (m33/ant)

PALEMBANG (Waspada): Perolehan Medali Gulat mentara itu, perak ketiga datang dari Rudi Armanto di kelas 84 Indonesia menduduki posisi Vietnam 7 4 1 kg, di mana emas didapat Mekedua cabang gulat SEA Games Indonesia 4 5 2 thee Tepakam juga dari Negeri XXVI di Padepokan Gulat JakaThailand 3 5 3 Gajah Putih. baring Sport City, Palembang, Filipina 2 2 2 Satu-satunya kelas yang yang berakhir Kamis (17/11). Kamboja 0 0 6 tidak diikuti Indonesia adalah Tuan rumah mengoleksi 4 Laos 0 0 2 120 kg disebabkan peraturan. medali emas, 5 perak, dan 2 peSingapura 0 0 1 Medali emas kelas ini diraih runggu.Vietnam mendominasi pegulat Vietnam, Ha Van Hieu. medali dengan 7 emas, 4 perak, Emas cabang gulat Indonesia diberikan Rustandy dan 1 perunggu. Pada hari terakhir, Indonesia tidak mampu yang turun di kelas grego 66 kg putra, Muhammad menyumbangkan medali emas di nomor gaya Aliansyah (grego 60 kg), Muhammad Iqbal (50 bebas. Dari empat nomor final, Indonesia hanya kg gaya bebas), dan Ridha Wahdaniyaty (63 kg kebagian tiga perak dan Vietnam menyabet tiga gaya bebas putri). Menanggapi hasil yang diperoleh kontingen emas bersama Thailand yang merebut satu emas. Salah satu medali perak tersebut diraih Indonesia dari cabang gulat, Sekjen PB PGSI Dody Darmansyah di nomor gaya bebas putra kelas Iswandi menyebutkan lebih baik yang diperoleh 66 kg saat dikalahkan pegulat Vietnam, Anh Bin pada SEA Games 2009 di Laos. Saat itu, IndoTuan. Di kelas 74 kg putra, Fahriansyah juga gagal nesia hanya mampu membawa pulang raihan akibat takluk dari Tat Du Can (Vietnam). Se- dua medali emas. (m18)

Indra Gunawan Tepati ... (Lanjutan dari hal 1)

Namun keberhasilan ini, menurutnya, hasil dari kekompakan rekan-rekannya yang juga tampil maksimal. Mereka berhasil mengalahkan tim kuat Thailand yang mencatat waktu 3:48.82. Sempat terjadi error saat lomba berakhir di mana papan skor mencatatkan Singapura sebagai pemenang nomor ini. Insiden itu mengundang protes dari segelintir penonton yang hadir. Sampai pada akhirnya pihak juri dan panitia mengoreksi hasilnya dan Indonesia kemudian dinyatakan tetap berhak memegang medali emas. Singapura sendiri akhirnya kena diskualifikasi. Thailand merebut perak melalui Papungkorn Ingkano, Sarit Tiewong, Siwat Matangkapong dan Kasipat Chograthin. Medali perunggu diraih

Malaysia yang mencatatkan waktu 3:51,65, bermaterikan Chan KahYan, Christina Loh, Khoo Cai Lin dan Siow Yi Ting. Indonesia di cabang renang sudah mendulang enam emas, delapan perak dan 10 perunggu. Singapura menjadi juara umum dengan perolehan 17 emas, 9 perak dan 13 perunggu. Malaysia posisi ketiga dengan lima emas, 10 perak dan 13 perunggu. Sumbangan emas teraktual dari Indra sekaligus membuat duta Sumut sementara ini sudah menghasilkan tujuh medali emas bagi kontingen Merah Putih. Empat dari nomor perorangan, tiga dari nomor beregu. “Indra Gunawan luar biasa. Keseriusannya berlatih di Malaysia dan Hungaria membuat dia mampu meraih hasil maksimal tahun ini,” puji Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu. (m18)

A12

Sport Dana Konsorsium Sudah Siap

WASPADA

Jumat 18 November 2011

Idris Tidak Bisa Sembarangan

MEDAN (Waspada): Polemik di tubuh PSMS Medan terjawab sudah, khususnya terkait belum dikontraknya pelatih dan pemain. Pengakuan Pelaksana Teknis PSMS, Idris SE, yang mengaku konsorsium belum menyediakan dana dibantah keras. Pihak Konsorsium PSMS, Widjajanto (foto), dalam bantahannya mengatakan bahwa dana Rp15 miliar sudah siap. Namun pihaknya masih menunggu laporan pengajuan anggaran dari kubu PSMS. “Uangnya sudah siap dan sudah ada. Yang belum selesai itu rencana anggaran mereka (PSMS). Pengajuan anggaran itu harus terlebih dahulu mendapat

Waspada/ist

approve pengawas konsorsium yang sudah bertugas di Medan,” ungkap Widjajanto saat dikonfirmasi Waspada, Kamis (17/11) malam. “Ya, kami tunggu pengajuan anggaran PSMS. Mau dibayar berapa kalau tidak ada pengajuan?!” tanya Widjajanto ketus. Salah satu penggagas merger PSMS-Bintang Medan itu memastikan dana yang disediakan untuk Ayam Kinantan pada musim Indonesian Premier League (IPL) ini senilai Rp15 miliar. Widjajanto juga memastikan Idris yang mengklaim sebagai CEO PSMS nantinya akan diawasi konsorsium. “Kami menempatkan se-

orang komisaris yang akan mengawasi penggunaan dana PSMS. Ada dua pihak lain, selain CEO, yang harus dilibatkan dalam pencairan anggaran. Mereka adalah Arif Bargot Siregar selaku Komisaris dan Iswanda Ramli selaku Deputi CEO,” lanjutWidja menambahkan CEO PSMS tidak bisa bertindak sembarangan dan harus hati-hati mengelola dana. Mantan CEO Liga Primer Indonesia (LPI) itu juga me-

ngaku kecewa adanya polemik yang terjadi di tubuh PSMS dalam proses penunjukan CEO. Padahal sejak awal konsorsium telah mengajukan dua calon. “Kami sempat ajukan Avian Tumengkol (mantanVice President LPI untuk Sumatera) dan Sihar Sitorus (mantan CEO Medan Chiefs), tapi keduanya ditolak oleh Rahudman Harahap (Ketua Umum terpilih PSMS) sebagai local partner kami,” papar Widja lagi. (m33)

Sumatera Utara

WASPADA Jumat 18 November 2011

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:11 12:24 12:11 12:18 12:18 12:15 12:11 12:07 12:14 12:13

‘Ashar 15:31 15:45 15:32 15:38 15:39 15:35 15:32 15:27 15:34 15:34

Magrib 18:11 18:23 18:12 18:17 18:18 18:18 18:12 18:08 18:14 18:13

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:21 19:33 19:22 19:28 19:28 19:28 19:22 19:18 19:24 19:23

04:42 04:57 04:42 04:51 04:50 04:44 04:42 04:37 04:45 04:45

04:52 05:07 04:52 05:01 05:00 04:54 04:52 04:47 04:55 04:55

L.Seumawe 12:17 L. Pakam 12:10 Sei Rampah12:09 Meulaboh 12:21 P.Sidimpuan12:08 P. Siantar 12:09 Balige 12:09 R. Prapat 12:06 Sabang 12:24 Pandan 12:10

06:08 06:23 06:09 06:18 06:16 06:10 06:08 06:04 06:11 06:12

Zhuhur ‘Ashar 15:38 15:30 15:30 15:41 15:28 15:29 15:29 15:26 15:45 15:30

B1

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:16 18:19 18:09 18:21 18:11 18:10 18:11 18:08 18:22 18:13

19:26 19:20 19:19 19:31 19:21 19:20 19:21 19:18 20:32 19:23

04:49 04:41 04:40 04:52 04:37 04:39 04:39 04:35 05:57 04:39

04:59 04:51 04:50 05:02 04:47 04:49 04:49 04:45 05:07 04:49

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:10 12:12 12:21 12:14 12:11 12:18 12:06 12:16 12:09 12:09

18:12 18:13 18:20 18:16 18:12 18:18 18:07 18:17 18:12 18:10

19:22 19:23 19:30 19:26 19:22 19:28 19:17 19:27 19:22 19:20

04:39 04:42 04:54 04:44 04:42 04:50 04:37 04:47 04:39 04:40

04:49 04:52 05:04 04:54 04:52 05:00 04:47 05:57 04:49 04:50

Panyabungan 12:07 Teluk Dalam12:14 Salak 12:12 Limapuluh 12:08 Parapat 12:09 GunungTua 12:07 Sibuhuan 12:06 Lhoksukon 12:16 D.Sanggul 12:10 Kotapinang 12:05 AekKanopan 12:17

06:16 06:07 06:06 06:19 06:03 06:06 06:05 06:02 06:23 06:06

15:30 15:32 15:42 15:34 15:33 15:39 15:27 15:37 15:30 15:29

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

06:06 06:08 06:21 06:10 06:09 06:16 06:03 06:14 06:05 06:06

Zhuhur ‘Ashar 15:27 15:34 15:32 15:28 15:30 15:27 15:26 15:37 15:30 15:25 15:27

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:10 18:18 18:14 18:08 18:11 18:09 18:09 18:15 18:12 18:07 18:08

19:20 19:28 19:24 19:18 19:21 19:19 19:19 19:25 19:22 19:17 19:18

04:35 04:42 04:42 04:38 04:40 04:36 04:35 04:48 04:40 04:34 04:37

04:45 04:52 04:52 04:48 04:50 04:46 04:45 04:59 04:50 04:44 04:47

06:02 06:08 06:08 06:05 06:06 06:02 06:01 06:15 06:06 06:01 06:03

Istri Meninggal Suami Lapor Polisi Waspada / Ibnu Kasir

BUPATI Langkat H. Ngogesa Sitepu SH, menyerahkan secara simbolis bibit pohon penghijauan untuk para Kades di Kec. Padangtualang dalam acara Bulan Bhakti Karang Taruna di lapangan sepak bola Desa Tebing Tanjungselamat.

Bupati Langkat Buka Bulan Bhakti Karang Taruna STABAT (Waspada): Bulan Bhakti KarangTaruna Kab Langkat yang dipusatkan di Desa Tebing Tanjungselamat, Kec. Padangtualang, secara resmi dibuka oleh Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH ditandai dengan pemukulan gong di lapangan sepak bola desa setempat, Selasa (15/11). Mengawali sambutannya Bupati Ngogesa berharap agar para pemuda yang berada dalam wadah Karang Taruna untuk siap meningkatkan kualitas diri , mengabdi dan terampil dalam menangani permasalahan sosial . Dengan kebersamaan kita bangun sikap optimisme dalam setiap gerak dan langkah membantu persoalan masalah-masalah sosial yang muncul ditengah-tengah masyarakat, kata bupati yang dalam kesempatan itu secara spontan menjanjikan bantuan pribadinya berupa uang tunai Rp 10 juta ditambah 400 zak semen guna percepatan program lantainisasi di desa tersebut Sementara itu DPRD Langkat melalui Komisi II Rahmanuddin Rangkuti mengharapkan Karang Taruna menjadi wadah yang mandiri untuk siap menjadi mitra kerja pemerintah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua Karang Taruna Provsu, Solahuddin Nasution dalam sambutannya mengatakan Langkat merupakan roh Karang Taruna Sumut, karena melahirkan kader berprestasi setiap tahunnya, dan menyampaikan rasa salut kepada Bupati Ngogesa. Sebelumnya Kepala Kantor Sosial Langkat Budi Aspriyanto menjelaskan kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna berlangsung tiga hari yang diikuti anggota Karang Taruna Kabupaten dan Provinsi dengan fokus kegiatan antara lain penghijauan, pengobatan gratis, donor darah, gotong royong, sarasehan, santunan lansia, penyerahan 3.000 bibit pohon penghijauan dan lantainisasi sejumlah rumah dari keluarga prasejahtera.(a01)

Sepeda Motor Hilang Di Parkir Kantor Samsat STABAT (Waspada): Sepeda motor Yamaha Vega BK 5129 PAAtahun2010milikSurandihilangdibelakangMapolresLangkat, tepatnya di lokasi parkir Kantor Samsat. Informasi diperoleh, Kamis (17/11), saat kejadian, Selasa, warga Desa Mukapaya Kec. Hinai itu mengurus surat kendaraannya di Kantor Samsat. Namun ketika hendak pulang korban sudah melihat sepedamotornya raib, padahal saat parkir stang terkunci, hanya saja tidak ada petugas parkir kendaraan parkir di sana. Meski Surandi berusaha mencari-cari di sekitar kantor, sepeda motor tidak ditemukan. Kemudian korban mengadu ke Mapolres. Setelah kejadian Kasat Reskrim langsung memerintahkan anggotanya meninjau lokasi untuk melidik. (a03)

STABAT (Waspada): Anwar Rangkuti, 36, warga Lk X Kec. Sawit Seberang mendatangi Mapolres Langkat, Kamis (17/11) siang, mengadukan kasus kematian istrinya yang sedang hamil, setelah berobat di Klinik Keluarga Kec. Sawit Seberang. Menurut Anwar, kejadian itu dialami istrinya pertengahan Oktober 2011. “Saat itu istri saya Hamidah yang hamil tujuh bulan merasakan sakit akibat tekanan darahnya naik, kemudian saya bawa ke klinik. Setelah berobat saya katakan kepada dokter DH yang menangani, Hamidah sedang hamil dan jangan diberi

obat terlalu keras,” jelas Anwar. Namun, kata dokter, obatnya telah diberi, mengapa tidak diberitahu sejak tadi. Menurut Anwar, setelah itu istrinya panik karena rasa sakit yang makin menjadi-jadi.Hamidahkemudian dibawa ke Rumah Sakit Bidadari, Binjai. Beberapa saat dirawat, korban dirujuk ke Rumah Sakit Binakasih di Sunggal, karena menurut dokter, anak yang dikandungnya telah keracunan obat. Akhirnya saat maghrib hari itu juga, istrinya meninggal dunia bersama anak yang dikandung. “Saya telah bertemu dokter klinik yang menangani, mempertanyakan hal itu, tapi mereka tak mau bertanggungjawab,” kata Anwar di Mapolres Langkat didampingi Masud, Ketua LSM ICW Langkat. Namun versi dok-

ter, DH selaku pemilik Klinik Keluargayangmenanganikorban, belum diketahui karena berkalikali tidak berhasil dikonfirmasi. Sementara personel Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres, menyarankan korban membuat laporan tertulis, guna mengetahui kronologisnya. Sementara Kadis Kesehatan Langkat, Drg. Herman Sadeck, berjanji memanggil dokter bersangkutandanpenanggungjawab Klinik Keluarga, juga untuk mengetahuikronologisnya,sekaligus akan memeriksa siapa yang mengeluarkanizinklinik. “Kamibelum dapat memastikan klinik tersebut tidakmemilikiizin,meskipunditerimainformasiklinikitutergolong baru beroperasi. Segera akan kita tindaklanjuti,”kataHermandidampingi Sekretaris Dinkes.(a03)

Tersandung Penipuan, Oknum Anggota DPRD Sergai Diperiksa SEIRAMPAH (Waspada): Setelah sebelumnya tersandung kasus melarikan anak dibawah umur atas nama AZ, 17, putri Syafarudin, 46, warga Jalan. Kab. Kelurahan Desa Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, kali ini oknumanggotaDPRDSergaidari Fraksi Hanura, RSD, 36, Selasa (15/11) kembali diperiksa penyidik Polres Sergai sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan korbannya pada tahun 2009 lalu. Terjadinya keterlambatan pemeriksaan terhadap RSD, disebabkan statusnya sebagai anggota DPRD Sergai sehingga prosuder pemeriksaanya harus menunggu ijin dari Gubsu. Informasi dihimpun Waspada, RSD yang berdomisili di

SimpangFortuna,DesaPematang Sijonam, Kec. Perbaungan dilaporkan korbannya bernama Ir. Harnis Djuri Msi, 65, menetap di Jl. Kutilang, Kelurahan Sei SikambingB,Kec.MedanSunggal pada 2009. Modusnya operandi yang dilakukan RSD adalah, korban yang juga dosen di Institut Teknologi Medan (ITM) diajak memasok tandan buah segar (TBS) ke PT Soeloeng Laoet. Selanjutnya sebagai syarat kerjasama, korban diminta menyerahkan uang sebesar Rp 255 juta. Kemudian korban akhirnya bersedia menyetorkan uang tunai sebanyak Rp 150 juta kepada RSD sebagai tanda kerjasamabisnisTBSkelapasawit. Namun, dalam prakteknya bisnis memasok TBS ke perusahaan

yang dimaksud tidak pernah terjadi. sehingga korban merasa di tipu dan akhirnya kasus tersebut bergulir di Polres Sergai PantauanWaspada,Selasa(15/ 11) siang ditemani kuasa hukumnya,RSDmemasukiruangpenyidik Reskrim Polres Sergai. “ Masalah Bisnis” ujar RSD saat ditanya Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP. TML Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan RSD alias Adi Kentung diperiksa sebagai saksi dalam kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkankorbannya,terangnya. “Saat ini RSD diperiksa sebagai saksi dalam kasus 378 jo 372 KUHPidana, tetapi setelah diperiksadanterbuktibisaditingkatkan menjadi tersangka,” imbuhTML Tobing. (c03/a08)

Jadikan RSU Sultan Sulaiman Istana Bagi Pasien SEI RAMPAH (Waspada): Jadikanlah Rumah Sakit Umum (RSU) Sultan Sulaiman sebagai istana menyejukkan bagi pasien yang dirawat di rumah sakit itu. Sebab bila pasien tidak betah, akan menambah penderitaan bagi mereka. Untuk itu ke depan semua medis dan paramedis diminta memberi pelayanan prima dan harmonis kepada semua pasien, baik para pasien rawat inap maupun rawat jalan. Hal itu ditegaskan Direktur Rumah Sakit Sultan Sulaiman dr. Ahmad Chaidir kepada Waspada di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Chaidir, RSU Sultan Sulaiman satu-satunya RSU kebanggaan warga Kab. Serdang Bedagai. Karena itu jangan biarkan masyarakat miskin berobat ke rumah sakit swasta, sementara rumah sakit pemerintah Kab. Serdang Bedagai sangat megah. Saya melihat selama ini warga miskin banyak yang berobat ke rumah sakit swasta, ini perlu dipertanyakan. Mengapa mereka lebih mau berobat ke rumah sakit swasta dari pada ke rumah sakit pemerintah. Mungkin saja selama ini sistem pelayanannya kurangbaik.Untukitudimintakepadasemuamedisdanparamedis agar memberi pelayanan yang baik, ramah, sopan dan tidak menunjukkan wajah sangar, tetapi lebih selalu memberi senyum kepada pasien dan perkataan yang lemah lembut. Menyinggung tenaga kontrak yang menjadi pelayan di rumah sakit itu, dr. Chaidir mengatakan akan dikurangi, mengingat besarnya pengeluaran dari pada masukan sehingga tidak bisa memberi masukan ke kas daerah. Maka dengan rasa berat hati pihak manajemen akan melakukan pengurangan dan menggantikan tenaga kontrak dengan siswa-siswi Akper dan Akbid, diawasi Pegawai Negeri Sipil, kata Chaidir sembari menambahkan, caranya dinilai dari disiplin. “Mana yang tidak disiplin akan diberhentikan,” katanya.(a08)

H. Amri Tambunan Terima Piala Raksaniyata Dari Wapres LUBUK PAKAM (Waspada):Wakil Presiden RI Prof Dr Boediono, M.Ec menyerahkan piala Raksaniyata kepada lima bupati di Indonesia, di antaranya Bupati Deliserdang, Drs H. Amri Tambunan, di Gedung II IstanaWapres Jakarta. Penyerahanpialaberkaitandenganperingatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dalam rangkapelaksanaanprogramMenujuIndonesia Hijau (MIH) 2011. Lima Pemerintah Kabupaten yang menerima piala Raksaniyata masing-masing Bupati Deliserdang Provinsi Sumut, Bupati Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, Bupati KabupatenBulelengProvinsiBali,BupatiKabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung, dan Bupati Kabupaten Paser Kabupaten KalimantanTimur. Kepala Bapedalda Deliserdang, Drs H Susmono, MAP dan Kadis Kehutanan Deliserdang, Ir Arli, M.Si yang turut mendampingi Bupati Drs H. Amri Tambunan menerima piala Raksaniyata, melalui telepon selularnya, membenarkan Deliserdang satu-satunya kabupaten di Sumut yang mendapatkan piala Raksaniyata yang diserahkanWapres RI Dr Boediono, pada

pe-ringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Istana Wapres Jakarta. H. Susmono menjelaskan, Kamis (17/11), pada puncak peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2011,Wapres Dr Boediono menyampaikan ucapan selamat kepada lima bupati kabupaten di Indonesia yang mampu meraih prestasi. ”Apa yang diraihharusdapatdipertahankan,bahkanditingkatkan pada masa mendatang,” kata H. Susmono sebagaimana harapanWapres, pada acara penyerahan piala Raksaniyata, Rabu (16/11). Menurut Kepala Bapedalda Drs H. Susmono, MAP, keberhasilan yang diraih Deliserdang memperolehpiala Raksaniyata 2011,tidakterlepasdaripembinaan oleh Pemkab Deliserdang terhadap peran aktif warganya tergabung dalam 37 kelompok Penangkar Bibit Rakyat (PBR), dan melakukan penanaman pohon di lahan-lahan kritis di wilayah Deli Serdang. Selain terhadap lahan kritis, PBR juga melakukan penanaman pohon di lingkungan kawasan hutan dan non hutan. Dari 60.000 hektar luas lahan kritis di Deliserdang, 12.000 hektar di antaranya telah kita Tanami pohon,” kata Kepala Bapedalda Deliserdang, Drs H. Susmono, MAP.(a06)

Tersangka Curanmor Babak Belur Dihajar Massa TEBINGTINGGI (Waspada): Tersangka pencuriansepedamotor(curanmor)tertangkap massa saat beraksi di warung internet ‘Green Net’ Jalan AhmatYani, Kota Tebingtinggi, Senin (14/11) malam sekira pukul 23:11. Tersangka pelaku Marwan alias Iwan, 27, warga Pasar Tengah Batu Empat, Kel. Pabatu, Tebingtinggi tertangkap tangan hendak melarikan sepeda motor Honda Supra milik penjaga warnet yang sedang parkir di depan warnet tersebut. Pelaku, yang beraksi dengan menggunakan kunci T, berusaha melarikan sepeda motor korbanpemilikwarnet.Namun,saatmengengkol mesin sepeda motor tidak hidup, hingga aksinya diketahui Rudi penjaga warnet malam itu. Korban berteriak, hingga pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya, namun teriakan korban didengar oleh warga sekitar hingga pelaku berhasil tertangkap. Tak ayal,

Panitia Natal Oikumene 2011 Audiensi Kepada Wali Kota BINJAI (Waspada): Panitia Natal Oikumene terdiri dari TNI, Korpri dan Polri se Kota Binjai tahun 2011 diketuai Dandim 0203 Langkat, Letkol Arh YP Girsang beserta pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Binjai, beraudiensi ke seluruh FKPD Kota Binjai. Di kantor Wali Kota Binjai, rombongan panitia disambut Wali Kota HM Idaham, SH, di DPRD Binjai disambut Ketua DPRD Ir Haris Harto, dan di Polres disambut Kapolres AKBP Musa Tampubolon, S.Ik, SH, M.Hum. Dandim 0203 Langkat Letkol Arh YP Girsang usai audiensi mengatakan, perayaan Natal Oikumene se Kota Binjai tahun ini akan dilasanakan Sabtu, 10 Desember 2011 di Gedung Olah Raga (GOR) Kota Binjai, melibatkan sekitar 3000 masyarakat Nasrani. Panitia akan mengundang FKPD dan tokoh agama di Binjai, dalam menjalin hubungan harmonis antar umat beragama. DitambahkanYP Girsang,kemarin,NatalOikumenedidahului berbagai kegiatan sosial seperti seminar kesehatan tantang HIV/ AIDS dan bahaya narkoba, 25 November 2011 di GKPS Jalan Ikan Paus, Binjai. Selain itu pengobatan gratis, pasar murah, pemberian paket sembako kepada 600 orang, serta bantuan 9 alat musik gitar ke SMA dan SMK di Kota Binjai.(a05)

Waspada/ist

BUPATI Deli Serdang Drs H. Amri Tambunan menerima Piala Raksaniyata dari Wakil Presiden RI Prof Dr Boediono, M.Ec, pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Istana Wapres Jakarta.

pelaku menjadi sasaran kemarahan warga hingga menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku yang babak belur selanjutnya diserahkan ke Polres Tebingtinggi. Dalampemeriksaanpetugas,tersangkamengakui perbuatannya sudah 5 kali beraksi, satu diantaranya 1 simpang TC Sosial Tebingtinggi. Dari itu, 2 unit sepeda motor sudah terjual, sedang 3 unit lagi belum terjuan dan masih menunggu pembeli. Barang hasil kejahatan tersebut dijual di Pagurawan, Batubara seharga Rp 700.000 hingga Rp 1,2 juta. Tersangka dalam melakukan aksinya seorang diri sedangkan temannya Rusli, warga Pagurawan Batubara membantu menjualkan. Kapolres Tebingtinggi melalui Kasat Reskrim AKP Lili Astono membenarkan pihaknya mengamankan tersangka. “Selanjutnya kita lakukan pengembangankemungkinanadanyasindikatpelaku pencurian sepeda motor yang saat ini sering terjadi di warnet dan beberapa tempat lainnya,” ucap Kasat Reskrim. (a11)

Binjai Berharap Raih Piala WTN Waspada/Abdul Khalik

PEMBACA setia Waspada asal kota Pematang Siantar, Nukmanul Hakim dan istrinya, di pelataran Masjid Raya Nur Addin usai Road To Dakwah.

Nukmanul Hakim 20 Tahun Membaca Waspada

‘Saya Bangga Bertemu Ibu Ani’ KEGIATAN Road To Dakwah 65 Tahun Waspada di kota Tebingtinggi, Senin (14/11) malam, ternyata dihadiri warga dari luar kota. Bahkan, ada warga yang datang dari Pematang Siantar, Kab. Serdang Bedagai dan Kab. Batubara. Umumnya, mereka ingin mendengar taushiyah penceramah Ali Mochtar Ngabalin dari Jakarta, dan bertatap muka dengan keluarga besar Waspada. Di antara warga luar kota yang hadir, adalah pasangan suami istri Nukmanul Hakim, warga Pematang Siantar. Nazir masjid itu sengaja menyiapkan diri bersama istrinya berangkat ke Tebingtinggi untuk hadir. Menurut pengusaha rumah makan itu, keberangkatannya dari Pematang Siantar ke Tebingtinggi menggunakan sepeda motor sekira pukul 16:00. Tiba di masjid Raya Nur Addin sekira pukul 17:30, kemudian istirahat sambil melihat persiapan acara yang dilaksanakan panitia lokal dari BKPRMI Kota Tebingtinggi. Dalam perbincangan, Nukmanul Hakim mengatakan sudah membaca Waspada sejak 20 tahun lalu. Saat itu, masih berada di Mandailing Natal ikut orang tua yang juga penggemar berat surat kabar tua di Sumut/ NAD ini. Ketika pindah ke Pematang Siantar, kecintaan pada Waspada tidak mati, bahkan makin kuat. Pasalnya, ketika membuka rumah makan coba beralih ke surat kabar lain sebagai strategi menjaring konsumen, t ernyata strategi itu kurang pas dan tidak

mampu menarik minat konsumen datang ke kedai nasinya. Dengan yakin, pengusaha rumah makan sekaligus nazir masjid itu pun banting stir, kembali mengganti bacaan dikedainya dengan Waspada. Sejak itu, aku Hakim, warung nasinya bertambah ramai. “Kalau sudah sore, koran Waspada pun berubah lecek (kusam), karena terlampau banyak berpindah tangan,” imbuhnya. Di antara isi Waspada yang paling disukai adalah ruang Mimbar Jumat, dan Lentera/Al Bayan yang selama ini selalu jadi referensi menambah ilmunya. “Dari situ saya banyak mendapat pengetahuan tambahan soal agama,” akunya. Usai acara, Nukmanul Hakim sempat bertemu ramah dengan Pemimpin Umum Harian Waspada, Dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM, di pelataran masjid raya Nur Addin, sebelum berangkat pulang ke kota kediamannya dengan sepeda motor sekira pukul 22:30. “Saya bangga bisa bertemu ibu Ani,” tuturnya, mengira Pemimpin Umum Waspada itu bernama Bunda pendiri Waspada, Hj. Ani Idrus. Di acara itu, selain memberi bantuan kepada 10 kenaziran masjid se kota Tebingtinggi, juga diberikan kalender Waspada 2012 sebanyak 500 eksemplar. Namun banyak di antara jemaah yang tak mendapatkannya dan menagih. Manajemen Waspada, ternyata menyahuti dengan mengi-rim lagi kelender untuk warga kota lemang itu. Abdul Khalik

BINJAI (Waspada): Kota Binjai berharap meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN), penghargaan nasional katagori Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota. Harapan itu disampaikan Walikota Binjai HM Idaham, SH, M.Si dalam pertemuan dengan Tim Penilai tingkat nasional dari Departemen Perhubungan di aula Pemko baru-baru ini. “Sudah dua tahun Pemko Binjai berturut - turut meraih piagam. Insya Allah tahun ini pialaWahanaTata Nugraha bisa kembali di raih,” harap Wali Kota Idaham. Sementara Ketua Tim penilai Ir. Yuyun Wahyuningrum, MSTr mengemukakan, berdasarkan kriteria penilai-an WTN seperti faktor keselamatan di jalan, armada angkutan, kondisi jalan, rambu-rambu lalu lintas, tro-toar, marka jalan, terminal dan lain-lain di Kota Binjai cukup baik. Hanya perlu pembenahan pada kawasan khusus pejalan kaki. “Semakin maju

suatunegara,akansemakinmemperhatikankawasan khusus pejalan kaki,” katanya. Yuyun juga menyoroti rendahnya disiplin pengendara sepeda motor di Kota Binjai, terutama dalam pemakaian helm. Pemantauan tim di Jalan Perintis Kemerdekaan, dari tujuh pengendara sepeda motor hanya satu memakai helm. Walikota HM Idaham didampingi Sekda Drs Iqbal Pulungan, SH, MAP, mengatakan Pemko Binjai terus berupaya membenahi masalah lalulintas dan angkutan kota. Untuk mengatasi kemacatan di jalur Binjai – Deli Serdang – Medan, Pemko Binjai membangun jalan Danau Makalona di Kec. Binjai Timur sebagai jalan alternatif. Kemudian akan dibangun jalur lingkar luar dari Stabat menuju Binjai, dan mengembangkan daerah pinggir kota sebagai kawasan pemukiman dilengkapi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan, sehingga kegiatan ekonomi tidak lagi terpusat di tengah kota.(a04)

Waspada/ Riswan Rika

WALI KOTA Binjai HM Idaham, SH, M.Si menyerahkan cenderamata kepada ketua tim penilai Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota tahun 2011, Ir Yuyun Wahyuningrum, MSTr.

Sumatera Utara

B2 WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Feirizal Purba (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, David Swayana, Gito AP, Rizaldi Anwar, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Maini Anggita, Silfa Humaira. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari Ritonga. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengon: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada

Rumah Keluarga Mantan Wako T.Balai Bakal Digusur TANJUNGBALAI (Waspada): Rumah keluarga mantan Wali Kota Tanjungbalai, Anwar Idris, di Jl. Gereja, Lk. II, Kel. Karya, Kec. Tanjungbalai Selatan bakal digusur oleh Pemko, dengan dalih peruntukan pembangunan kantor. Ironisnya, rencana penggusuran dimunculkan tatkala 3 unit rumah dihuni 4 keluarga sejak 1967 itu baru terbakar dan meludeskan seluruh harta benda para penghuninya. Rumah itu bukan hanya ditempati pensiunan, tapi juga PNS golonganrendahyangmasihbertugas di sejumlah instansi Pemko Tanjungbalai. Mereka adalah Syahrul Lubis, Ahmad Effendi, Hubban Harahap dan anaknya

Syarifuddin. Sementara dua adik kandung Anwar Idris, Saamah dan Halimah, tinggal bersama anaknya Ahmad Effendi. Kedua wanita itu kini terkulai lemas di tempat tidur dan harus dibantu apabila berjalan. “Setelah 3 hari kebakaran, datang surat dari Pemko Tanjungbalai meminta kami untuk mengosongkan rumah, padahal sejak 1967, Pemko tak pernah meminta apalagi mengusir kami dari rumah ini,” ujar Hubban Harahap kepada Waspada Kamis (17/11). Hubban, pensiunan pegawai Pemadam Kebakaran dan dikaryakan di Sekretariat DPRD Tanjungbalai, mengungkapkan, rumahtersebutsemulamiliketnis keturunan dan karena kosong ditempati oleh pegawai PemadamKebakaranatasperintahWali Kota Anwar Idris. “Surat-suratnya tidak ada, tapi Pemko mener-

Waspada/Rahmad F Siregar

ADIK mantan Wali Kota Tanjungbalai Anwar Idris, Saamah dan Halimah, terancam kehilangan tempat tinggal.

bitkansertifikatpada1992.Itupun kami ketahui setelah diundang rapat di ruangan Sekda membicarakan pengosongan rumah,” jelas Hubban. Dikatakan Hubban, perintah pengosonganrumaholehPemko Tanjungbalai, bagi mereka ibarat jatuh tertimpa tangga. “Baru lagi kamikorbankebakaran,ehsudah disuruh mengosongkan rumah. Terus terang kami sangat kecewa, sudahpuluhantahunkamitinggal di sini dan tak pernah diusir, baru kaliinilahterjadipengusiran,”ujar Hubban. Penasehat hukum penghuni rumah itu, Musa Setiawan, mengatakan, perintah pengosongan rumah itu membuktikan Pemko Tanjungbalai tak punya rasa kemanusiaan dan hati nurani. “Sudah 44 tahun mereka tinggal di sini, kok tega-teganya Pemko meminta mereka mengosongkan tanah serta melarang mendirikan rumah tempat tinggal,” ketus Musa. Di tempat terpisah, Sekretaris FraksiPDIPerjuanganDPRDKota Tanjungbalai Hakim Tjoa Kian Liemenyatakan,kebijakanPemko kurangarifdansangattidakmemperhatikanpengabdianyangtelah mereka berikan selama ini. “Apakah karena mereka Pegawai Negeri rendahan? Apakah tanah perumahan yang mereka tempati selama 44 tahun tersebut sangat mendesak dibutuhkan Pemkountukpembangunanfasilitas umum atau fasilitas sosial?” “Mengapa Pemko tidak mempertimbangkanuntukmengganti rugi atau menghibahkan aja tanah perumahan tersebut kepada pegawaiyangtelahmenempatitanahperumahanituselamahampir 44 tahun,” tukas Hakim. (a14)

Banjir Di Medang Deras Perlu Diatasi LIMAPULUH (Waspada): Tiga Desa di Kec Medang Deras Kab Batubara menjadi bulanan banjir setiap musim penghujan, akibat tanggul bobol, dan diperlukan pembangunan tanggul lainsebagailangkahmengatasipasi. Anggota DPRD Kab Batubara Sarianto Damanik mengatakan, Kamis (17/11) Pemerintah Pusat maupun Pemprovsu dapat mengalokasikan dana dalam upaya membangun tanggul di aliran sungai kawasan itu. ‘’Kita

perkirakan sepanjang 7 km lagi kawasan itu perlu dibangun tanggul.Sedangkanduatitiktanggulyang bobol akan ditanggulangi melalui danaAPBDBatubara,’‘ujarmantan Kades Buah Keras tersebut. Pemkab Batubara setiap ada pertemuan telah menyampaikan halitudenganharapanmembantu dana pembangunan tanggul, sebagai langkah mengatasipasi bencana banjir yang mengancam penduduk pada tiga desa tersebut. Akan tetapi, katanya,

usulanmerekasampaikanbelum ada trealisasi sehingga warga menderita. Selain menggenangi pemukiman penduduk, banjir juga ratusanhaktarearealpersawahan dan perkebunan sawit maupun sarana infrastruktur di desa. Warga mengakuTahun 2005 lalu pernah di bangun abudmen padajembatanSungaiMahagung melalui dana APBN sampai sekarang manfaatnya tidak ada dirasakan masyarakat. (a13)

Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Judi Merusak Karakter Bangsa KISARAN (Waspada): Ketua KNPI Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, meminta pemuda Asahan untuk menentukan sikap dan tidak terpengaruh dengan judi, karena hal itu bisa merusak karakter bangsa. “Pemuda adalah garda terdepan, dan penerus stapet kepemimpinan,olehsebabitupemudaharusmenjauhiapapunjenisnya,sehingga bangsainibisalebihmajudanmempunyaikarakterpekerjakerasuntuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Rahmat ditemui Waspada, Selasa (15/ 11).Rahmat menuturkan, bahwa tahun lalu Pemkab Asahan, Polres, Kodim 0208/AS, Yonif 126/KC serta tokoh agama dan masyarakat dan pemuda telah menentukan sikap untuk memerangi judi, demi terwujudnya masyarakat Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri. Disebabkan perbuatan yang terlarang itu, sangat memengaruhi daya pikir masyarakat dengan menjadi malas, dan suka berkhayal mendapatkan uang tanpa harus bekerja keras. “Kita sebagai pemuda harus sadar akan hal itu, sehingga kita bisa menjauhinya. Oleh sebab itu anggota KNPI Asahan dan OKP lainnya akan melakukan pengawasan di seluruh wilayah Asahan, bila aktivitas judi ditemukan, akan dilaporkan secepatnya kepada pihak yang berwajib untuk ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Rahmat. Oleh sebab, kata Rahmat, dia mendukung Polres Asahan dalam memerangi judi, dan tidak tebang pilih dalam mengangkap tersangkanya. Dengan demikian Asahan bisa lebih baik. “Kita harus kuatkan persatuan dalam menghadapi penyakit masyarakat itu (judi-red). Sehingga tidak ada tempat baginya, dan dapat melindungi masyarakat dari perbuatan terlarang tersebut,” ujar Rahmat. (a15)

Pembayaran Ganti Rugi Tanah Desa Sentang Tuai Masalah SENTANG-BATUBARA (Waspada): Pembayaran uang ganti rugi tanah di Dusun I, II Desa Sentang, Kec.Tanjungtiram Batubara menuai masalah, karena meninggalkan berbagai tanggapan masyarakat. “Tak masuk akal sehat kalau Kades tidak tahu masalah ganti rugi tanah di desanya. Kami menerima uang harga tanah langsung dibayar Kades Nm di rumahnya. Ada juga diantar Kadus,” jelas salah seorangwargayangmengakumenerimauangpembayaranhargatanah. Warga menyesalkan keterangan Kades Nm yang tidak mengetahui harga tanah per hektar. Padahal setahu warga, Kades Nm langsung menerima uang pembayaran harga tanah seluas 16 hektar itu di RM ‘SM’ dari yang mewakili pembeli berinisial Sl, Sabtu (29/10). Di sebut-sebut harga tanah dijual Rp28 juta/hektar tetapi yang diterima pemilik tanah hanya sebagian kecil. Sementara Im, mengaku pembayaran harga tanahnya R 8 juta diantar langsung Kadus ke rumahnya, namun dia tidak juga tahu berapa harga tanah sebenarnya yang dijual kepada orang lain. Menurut informasi, pemilik tanah yang menerima uang ganti rugi di antaranya, Er, Kam, Mur, Id M masing-masing Rp6 juta, AK (Kadus II) Rp14 juta, MS Rp9 juta, Ent Rp7 juta, Mw Rp8 juta, Im Rp8 juta, Her Rp12 juta, Ij Rp15 juta, Cb/Us Rp7 juta, Sh Rp15 juta, Id (ipar NM) Rp20 juta.(a12)

WASPADA Jumat 18 November 2011

Waspada/Armansyah Abdi

Waspada/Sapriadi

KEPALA Cabang Adira Kisaran, Femil Luvanda sedang melihat operasi katarak bagi masyarakat yang tidak mampu. Hal itu dilakukan sebagai kepedulian terhadap kesehatan bangsa.

Adira Peduli Katarak KISARAN (Waspada): Adira mengadakan operasi gratis kepada 12 penderita katarak. Hal itu merupakan salah satu peran sosial dalam membantu masyarakat yang tidak mampu, Kamis (17/11), di Klinik Misfalah, Kisaran. Peserta operasi direkrut dari tiga wilayah cabang Adira yang berada di Kisaran,Tanjungbalai, RantauparpatdanPematangsiantar,dengantujuah agar masyarakat yang tidak mampu mempunyai kehidupan yang lebih baik dalam dunia kesehatan. “Kegiatan ini bekerja sama dengan Increso, Yayasan Adira peduli bangsa, serta rekan bisnis. Sedangkan yang menjadi sasarannya adalah masyarakat yang kurang mampu,” ujar Kepala Cabang Adira Kisaran, Femil Luvanda, kepada Waspada. Selainkegiatanpedulikatarak,kataFemil,Adira

juga melakukan pengobatan keratitis, begitu juga penyakit-penyakit yang cukup parah, bahkan pengobatannya sampai keluar negeri, dengan semua biaya ditanggung oleh Adira. “Hal itu demi mewujudkan masyarakat yang sehat, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu untuk biaya perobatan,” ungkap Femil. Oleh sebab itu, lanjut Femil, bila ada masyarakat yang menderita penyakit menahun atau menderita tumor, dan sementara mereka dari golongan tidak mampu, Adira melalui Increso siap membantu, meski terlebih dahulu harus diveripikasi kelayakannya.Bilamerekalayak,makaakandibantu pembiayaannya.“Kitatetappedulidengankesehatan. Begitujugadenganoperasikatarak,kitarawatsampai sembuh,dandiawasidenganbaik,”ujarFemil.(a15)

Ka Bappeda, Aksi Pencangkulan Karena Miskomunikasi LIMAPULUH(Waspada): Kepala Bappeda Pemkab Batubara Azwar Hamid mengatakan, aksi pencangkulan kantor Dinas PU dan Bappeda itu karena ada miskomunikasi dan penempatan skala prioritas pembangunan yang tidak tepat. “Harusnya sebelum Musrenbang kecamatan diadakan, pemerintahan desa rembug dulu. Begitu pula dikecamatan jangan sampai ada usulan pembangunan demi kepentingan tertentu menggeser usulan yang penting dari desa,” kata Azwar. Ditemui Waspada di Kantor Bupati Batubara, Rabu (16/11) Azwar merasa prihatin dengan kondisi warga Gambus Laut yang ia juga termasuk putra daerah setempat. Ia tidak menampik kalau kalauBappedadanPUadalahinstansiyangbertanggung jawab dengan pembangunan di Batubara. Tapi ia membantah kalau kejadian ini adalah kelemahan Bappeda, karena ia baru tiga bulan menjabat Kepala Bappeda. Tapi ia menjanjikan akan ngotot memasukkan

anggaran pembangunan drainase Gambus Laut dengan cara apapun pada APBD tahun anggaran 2012. “ Jabatan saya taruhannya, kalau drainase itu tak jadi,” janji Azwar. Sementara itu Ketua Paguyuban Pemuda Batubara(PPB)MSainiSkepada Waspada menyayangkan sikap pejabat di Batubara yang membangun tanpa wawasan dan pengkajian dampak lingkungan yang murni. “Sulit sekali mencari proyek pembangunan Batubarayangtidakdiselimutikepentingan.Orientasi pejabat dan rekanan terkesan hanya untuk mendapat keuntungan materi, buktinya kadis PU Batubara pernah meringkuk di penjara karena kasus proyek,” kata Saini. Ia mengimbau kepada pejabat agar memanfaatkan benar media musyawarah pembangunan (Musrenbang) dan reses DPRD untuk mengambil usulan murni dari masyarakat. Sehingga kejadian pencangkulan kantor seperti di Gambus Laut tidak terulang.(c05)

Manfaatkan Bantuan Sebaik Mungkin SUASANA tenang menyelimuti Desa Kuala Sipare salah satu desa yang berada di pinggir laut dalam wilayah Kec Medang Deras, Kab Batubara. Warga tampak memulai menjalankan aktivitas sehari-hari baik mempersiapkan kebutuhan keluarga di rumah sampai bekerja mencari nafkah kelaut menangkap ikan. ‘’Bapak baru saja turun ke laut mencari nafkah, sore hari baru pulang.Terimakasih mampir kemari salamnya saya sampaikan,’’ tukas Ibu Suriono kepada Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain SH,MM saat menanyakan keberadaan sang suami ketika berkunjung kerumahnya. Ny. Suriono, salah satu dari dua orang masyarakat rumahnya rusak korban angin puting beliung dan ombak besar yang melanda desa itu beberapa waktu lalu, mendapat bantuan bupati bersama Ibu Nurainun. Sedangkan 5 KK lainnya diserahkan, Senin (14/11) di Kelurahan Pangkalan Dodek masing-masing, Rusli 52, Hasan 28,Dedi 38, Asrul 35 dan Azmi 42 penduduk Kelurahan PangkalanDodek,PagurawandanDesaNanasiam. “Bantuan ini jangan dinilai dari jumlahnya,

namun dapat digunakan sebaik mungkin dalam menangulangikerusakan,”ujarBupatididampingi Kadis Sosial, Zainal Alwi, Kabag Kesos, Sofyansyah, Kabag Humas, Radyansyah F Lubis, S.Sos di selasela menyerahkan bantuan.Warga pintanya selalu bersabar dan tawaqal kepada Allah SWT dalam menjalani setiap cobaan diberikan. Sedangkan Pemkab Batubara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya maksimal mungkin mengatasipasi kawasan pemukiman yang terkena abrasi. “Bantuan ini jangan dipandang dari jumlahnya, namun pandanglah dari keikhlasan dan kebaikan memberi,’’ ujar OK Arya. Kepala BPBD Kab Batubara,Ahmadan Chair mengatakan, sekitar 30 % dari jumlah warga Desa Kuala Sipare perlu dipindahkan karena masih berumah di pinggir pantai menghindari ancaman ombak dan abrasi. Selain direncanakan pembangunanberonjong/turap dititik-titikpantai melaluibantuandanapemerintahpusat.’’Inisudah kitaajukandandalamtahapanperosespemerintah pusat,” katanya. Iwan Has

BUPATI Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika menyerahkan dokumen aset kepada Bupati Labura H Kharuddinsyah SE disaksikan oleh ketua DPRD Labura Drs H Ali Tambunan.

Bupati L.Batu Serahkan Asset Kepada Kab. Labura Dan Labusel RANTAUPRAPAT (Waspada): Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD melaksanakan serah terima asset dari Pemkab L.Batu kepada Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) dan Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati L.Batu, Rabu (16/11). Penyerahan asset itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman/ Memorandum of Understanding (MoU) dari Bupati L.Batu Tigor Panusunan Siregar kepadamasing-masingpenerima aset, yaitu Bupati Labura H KharuddinsyahSEdanBupatiLabusel HWildan Azwan Tanjung SH.

Tigor mengatakan, penyerahan asset ini merupakan amanah undang-undang, dimana setelah dilakukan pemekaran maka paling lama 3 tahun harus dilakukan penyerahan aset. Pemekaran ini tentunya menguntungkan semua pihak. L.Batu sebagai daerah yang menyerahkan aset merasa hilang bebannya, karena selama aset initidak diserahkan,makaselama itu pula laporan penilaian keuangan L.Batu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan pernah memperoleh nilai ‘WajarTanpaPengecualian(WTP)’. Demikian juga sebaliknya, katanya,dengantelahdiserahkan-

nyaaset,makadaerahpemekaran bisa secepatnya melakukan inventarisir terhadap aset yang diterima tersebut dan dapat mengoperasionalkannya untuk kepentingan rakyat. Sementara Bupati Labura H Kharuddisyah SE mengatakan, penyerahan asset ini merupakan konsekuensi logis yang harus diberikan daerah induk. Karena ini menandakan, dukungan dari daerah induk terhadap daerah yang dimekarkan. Bupati LabuselWildan Tanjung mengatakan, dengan telah diserahkanya aset-aset tersebut, pemanfaatan danfungsipengawasanbisadilaksanakan secara baik. (a18)

Waspada/Iwan Has

BUPATI Batubara H OK Arya Zulkarnain, SH, MM ketika memberikan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam angin puting beliung di Kelurahan Pangkalan Dodek, Kec Medang Deras.

Tanpa RUTRW Dan RPJMD, Pembangunan Labusel Kacau SEBAGAI kabupaten baru saat ini, Labuhanbatu Selatan (Labusel) sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan. Hal ini untuk mensejajarkan Kab. Labusel dengan kabupaten lainnya di Sumut. Sayangnya, pembangunan itu tidak didukung konsep perencanaan yang jelas, dan akibatnya saat ini banyak pembangunan yang dilakukan saling tumpang tindih. Saat ini ada dua agenda prioritas penting yang saling berkaitan yang harus segera diselesaikan oleh Bupati sebagai kepala daerah bersama sistem pemerintahannya.Yakni, mengajukan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang memuat visi misi dan arah pembangunan daerah ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda) yang selanjutnya dibuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai penjabaran dari RPJPD yang dibuat dalam Peraturan Daerah (Perda) dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah sesuai Undang-undang Nomor 32 tahun 2008 Pasal 150 ayat (3) e. Namun, sampai kini kedua agenda itu belum ada tanda-tanda persiapan. Dampaknya, saat ini adalah amburadulnya pelaksanaan sejumlah pembangunan di Kab. Labusel. Seperti yang terjadi pada

perbaikan badan Jl. Kalapane menuju Jl. Pulo, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang. Pada 2010 lalu ruas jalan dan drainase di sepanjang jalan ini sudah dilakukan perbaikan, namun tahun ini justru dihancurkan kembali untuk pelebaran jalan yang dananya pun bersumber dari APBD Labusel. Kondisi yang sama terjadi pada Pos Penjagaan Kantor Satpol PP Pemkab Labusel yang berada di komplek Puskesma Kotapinang. Pos penjagaan ini dibangun pada tahun 2010 lalu dan saat ini sudah dihancurkan untuk pembangunan RSU Kotapinang yang lagi-lagi dananya bersumber dari APBD Labusel. Jika mengacu pada Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Otonomi Daerah keberadaan RPJMD sangat mendesak dan semestinya sudah ada. Ketua Fraksi PDIP DPRD Labusel, Bani Isroil mengatakan, selain tumpang tindihnya pembangunan, tidak adanya RPJMD akan berdampak pada penyusunan APBD Perubahan 2011 dan APBD 2012. Karena kata dia, RPJMD tersebut harusnya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Penetapan Plafon Anggaran

Sementara (PPAS) baik itu untuk Perubahan APBD 2011 yang harus ditetapkan pada bulan September maupun untuk penyusunan APBD 2012 yang harus sudah dibahas sebelum bulan November 2011. Sementara Ketua GMPLS Sumut, Irpan Arya Daulay berpendapat, untuk dapat segera menyelesaikan RPJMD yang logis dan terarah diperlukan orang-orang yang ahli untuk mengejar keterlambatan. Sehingga, agenda tersebut dapat diselesaikan tepat waktu. “Labusel saat ini butuh pejabat yang pintar dan mau bekerja,” katanya. Namun dia pesimis hal itu dapat diterapkan di Kab. Labusel. Hal itu mengingat tidak jelasnya pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Bupati dalam menempatkan pejabat struktural khususnya yang menyangkut hal-hal teknis. Dampaknya, banyak pejabat di SKPD yang didudukkan tidak sesuai keahlian, kemampuan, dan latar belakang pendidikannya. “Akibatnya, pejabat-pejabat tersebut tidak mengerti tugas dan fungsinya. Lalu bagaimana mereka mau menyusun RPJMD,” katanya. Deni Syafrizal Daulay

WASPADA Jumat 18 November 2011

Sumatera Utara Galian Tanah Liat Penyebab Rusaknya Jalinsum Sipiongot

Madina Rawan Bencana Alam PANYABUNGAN ( Waspada ) : Kabupaten Mandailing Natal secarageografis,hidrologisdandemografismemilikitingkatkerawanan tinggi bencana alam banjir dan tanah longsor. “Madina masuk daerah rawan bencana tipe A dan BPBD dituntut pro- aktif setiap kali terjadi bencana, namun hingga kini SKPD itu belum mempunyai danayangsiapdigunakanuntukpenanganansetiapkaliterjadibencana,” ujar anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan, Rabu (16/11). Menurutnya, tidak adanya dana siap pakai di BPBD merupakan kendala yang akibatnya setiap kali dilakukan penanganan pasca bencana tidak secara optimal. “Ada dana untuk pasca bencana, tetapi masih di rekening Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( DPKAD), namun proses pencairannya lama karena harus melalui administrasi lengkap,” katanya. Selain mengalokasikan dana siap pakai, katanya, BPBD Madina perlu dilengkapi peralatan-peralatan darurat sebagai sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam. “Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah dan bagian antisipasi BPBD untuk dapat membantu kemungkinan,”ungkapnya. Iskandar berharap soal ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah agar BPBD bisa berbuat.(a28)

ICMI Siap Berikan Cakrawala Baru GUNUNGTUA (Waspada) : Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kab. Padanglawas Utara periode 2011-2015 yang diketuai Hakim Muda Harahap akan memberikan cakrawala baru dan menunjukkan peran konkrit di tengah masyarakat. Hakim mengatakan itu dalam sambutannya seusai dilantik Ketua Majelis PimpinanWilayah (MPW) ICMI OrganisasiWilayah (Orwil) Provinsi Sumut Prof. Dr. M. Arif Nasution, di Hotel Mitra Gunung Tua, Rabu (16/11). PelantikanitudihadiriAsistenIIIPemkabPalutaHailullahHarahap, Kadis Pendidikan Paluta Hazairin Hasibuan, Camat Padang Bolak Tunggul P Harahap, alim ulama serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya Hakim juga mengemukakan, dengan terbentuknya ICMI di Paluta, maka ICMI siap menyukseskan dan mendukung pembangunan Padanglawas Utara. “Dengan terbentuknya kepengurusan ICMI Paluta, kita siap mengabdikan diri demi mewujudkan masyarakat sejahtera dan mendukung progam Pemkab Paluta,” ujar Hakim. Lanjutnya, kehadiran ICMI ini di Paluta juga sebagai mitra membangun masyarakat Paluta secara keseluruhan. Sementara, Ketua MPW ICMI Orwil Provinsi Sumut M. Arif Nasution dalam sambutannya, meminta pengurus ICMI Paluta agar memberikan sumbangsih maupun potensi yang bermanfaat bagi masyarakat Paluta khususnya, dan bangsa Indonesia umumnya. (a35)

Satpol PP Dairi Razia PNS SIDIKALANG (Waspada): Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dairi,menggelar razia terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pekan Parongil kecamatan Silimapungga-pungga, belum lama ini. Dalam razia yang dipimpin Kasi Operasi, P. Dapid Sitanggang, Satpol PP memergoki dua orang PNS yang bertugas sebagai guru SD Parongil, berada dipekan itu pada jam belajar. Karena takut digelandangkeKomando, kedua guruyangdisebut marga Sigalingging dan Siagian itu, menyerahkan uang masing masing Rp50 ribu kepada oknum Sapol PP, sesuai kesepakatan. Kemudian, kedua guru itu dilepas. Berkenan dengan ulah oknum Satpol PP yang melakukan 86 (selesai ditempat) kepada dua guru tersebut, empat anggota DPRD, yakni Lumban Panjaitan, Pisser Simamora, Martua Anahampun dan Sonder Sembiring, berkunjung ke kantor Satpol PP di Sidikalang, baru-baru ini. Dalam pertemuan dengan kepala Satpol PP, Drs Erwin Sihotang, anggota dewan, Martua Anahampun, menjelaskan kedatangan mereka untuk mempertanyakan apakah betul ada anggota Satpol PP, minta uang dari dua orang guru yang kedapatan di luar sekolah pada jam belajar. Kepala Satpol PP, mengatakan ada anggotanya berinisial PDS minta uang dari guru tersebut, seraya minta maaf dan berjanji akan mengembalikan uang itu kepada bersangkutan. (a20)

Polres Tanah Karo Periksa Urine Internal KABANJAHE(Waspada): Polres Tanah Karo secara internal menggelar pemeriksaan urine 569 anggota Polres Tanah Karo di Aula Pupur Sage, Rabu(16/11). Sebelum pemeriksaan, Kapolres AKBP Ig Agung Prastyoko didampingi Wakapolres Kompol J Situmorang kepada Waspada mengatakan, pemeriksaan urine agar anggota terhindar dari pengaruh narkoba yang merusak moral dan diri mereka sendiri. Pemeriksaan urine dikawal ketat Provost, termasuk pemeriksaan terhadap urine seluruh Polwan. Kapolres juga menegaskan, jika ditemukan anggota terindikasi menggunakan narkoba maka diberi sanksi hukum.(c10)

Kasus Pencurian Lembu Simpang Siur TIGANDERKET (Waspada):Warga Desa Tanjung Merawa, Kec. Tiganderket, Kab. Tanah Karo resah akibat maraknya pencurian hewan ternak lembu sepekan terakhir. “Masyarakat Desa Tanjung Merawa sudah tidak nyaman lagi melepashewanternakmerumput,”ujarAndiGintingkepadaWaspada, kemarin. Dikatakannya, salah satu kasus percobaan pencurian ternak lembu berhasil digagalkan masyarakat, Minggu (13/11) sekira pukul 02.00. Tersangkanya diduga lebih dari seorang, sementara seorang babak belur dihajar massa, dan kini kasusnya telah diserahkan ke Mapolsek Tiganderket. Ketika dikonfirmasi kepada Kapolsek Tiganderket AKP E Situmorang, dia membenarkan. “Kasusnya sudah kami serahkan ke Polres Tanah Karo, untuk keterangan lebih lanjut tanya ke Polres,” terangnya. Sementara, Kasubbag Humas Polres Tanah Karo AKP Sayuti Malik saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, pencurian ternak lembu itu diketahui, Minggu (13/11) sekira pukul 07.00. Pemilik ternak, Imbran Sitepu, 38, dan tersangka BB, 29, alias ES dengan barang bukti se-ekor lembu. Sementara Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Harry Azhar ketika dikonfirmasi Waspada di Mapolres Tanah Karo mengatakan, sampai saat ini belum menerima laporan kasus pencurian ternak lembu dari Polsek Tiganderket. (c19)

Waspada/Sori Parlah Harahap

H. ISHAK Harahap, anggota DPRD Paluta Dapil Sipiongot meninjau bekas penggalian tanah liat (lempung).

Banyak Tambang ‘Siluman’ Di Madina PANYABUNGAN ( Waspada): DPRD Mandailing Natal mensinyalir banyak perusahaan tambang beroperasi di Madina sejak lama tidak melakukan kegiatan sesuai perizinan. Hal tersebut dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Madina Ali Mutiara Rangkuti di Panyabungan, Rabu (16/11) seusai reses di Kec. Natal, Senin lalu. ‘’Berdasarkan informasi kami terima dari masyarakat serta hasil tinjauan langsung ke lapangan, kami melihat kebenaran banyak perusahaan tambang yang tidak lagi melakukankegiatan sesuai perizinan,” jelas Ali Mutiara. Namun anehnya, kata Ali, berdasarkan data yang mereka miliki ternyata perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan perpanjangan izin dan bahkan peningkatanizindariPemkabMadina per tahun 2009-2010. “Melalu komisi terkait, kami akan mendesak pimpinan DPRD agar memanggil Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Madina,untukklarifikasiatasbeberapa informasi dan temuan terkait keberadaan 19 usaha tambang yang ada,” katanya. Menurutnya, terkait dengan perpanjangan dan peningkatan izin itu, secara peraturan sebagaimana diatur dalam UndangUndang No.4/2009 juncto PP 23/ 2010 juncto SE Dirjen Minbapabum 03.E/31/DJB/2009, para pemegang izin dalam permohonan perpanjangan dan peningkatan izin diharuskan memberikan laporan kegiatan dan rencana kegiatan selanjutnya. Kemudian, pemerintah daerah mempunyai kewajiban berkoordinasi dan menyampaikan rencana kegiatan pertambangan tersebut kepada Direktorat Jenderal Minbapabum. “Jadi kuat dugaan perusahaan-perusahaan tambang itu

telah memberikan keterangan/ laporan kegiatan dan rencana kegiatanyangtidakbenar.Artinya, banyak perusahaan tambang di Madinainisepertisiluman,dalam data perizinan dan laporan ada, namun di lapangan tidak ada dan ini pidana,” ujarnya. Jual Beli Izin Terkait itu, Ali Mutiara menyampaikan kekhawatirannya akan adanya kemungkinan jual beli izin pertambangan. “Terus terang, kami mencurigai terjadinya hal tersebut, sebab dari fakta-fakta di lapangan, jikapun sebelumnya telah ada KP yang diterbitkan berdasarkan ketentuanyanglamayaituUndangUndang No.11 /1967 juncto PP 32/1969 juncto PP 79/1992 juncto PP 75 /2001, tetap saja dalam KP tersebut, pihak pemberi dalam hal ini Bupati, harus memperhatikan aspek-aspek yang menjadi prinsip dalam pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan,” tegasnya. Kata dia lagi, salah satunya adalah kewajiban menjamin keberlangsungankegiatantambang sesuai dengan izin dan adanya kewajiban untuk melakukan pemulihan terhadap wilayah kuasa pertambangan, yang dalam ketentuan baru ( Undang-Undang 4/2009)disebutdenganreklamasi dan pasca tambang. Menyangkutkewajibanmenjamin keberlangsungan kegiatan pemegang KP/IUP, lanjut Ketua Fraksi Partai Demokrat itu, pemberi KP/IUD harus memperhatikan kesanggupan dan kemampuan finansial perusahaan baik tunai maupun asset dan juga kemampuan teknis yang dimiliki perusahaan. “Jadi dengan terhentinya kegiatan di lapangan oleh para pemegang KP/IUD Penyesuaian, kami menilai saat pemberian KP/ IUD penyesuaian, pemerintah daerah dan jajarannya tidak memperhatikan kaidah-kaidah pokok pengusahaan tambang yang baik menurut perundangundangan tersebut,” paparnya.

Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan terjadinya suatu hal kegentingan yang memaksa terhentinya kegiatan pada pemegang KP/IUD penyesuaian, Ali menjelaskan, itu adalah salah satu dari pentingnya kita memanggilDinasPertambangandan Energi Madina untuk mendapatkan klarifikasi. Namun, jikapun terdapat kegentingan atau kahar, menurut ketentuan yang baru maupun lama, tetap saja harus ditetapkan melalui Keputusan Bupati, yang sekaligus memberikan izin untuk melakukan penundaan kegiatan usahanya. Maksudnya, tidak bleh sembarangan, kita akan periksa itusemuamelaluikomisiataubila perlu dibentuk panitia kerja atau Panitia Khususo ( Pansus ). Alijugamengingatkanpemerintahdaerahagarsigapmenyikapihalini,bahkanpihaknyamendorongbupatiagarsegeramemeriksa danmencabutizintambangperusahaan-perusahaan siluman itu. “Dari sisi masyarakat bukan tidak mungkin, lahan yang ditinggalkan akan menimbulkan dampakdalambentukwabah,sementara pada aspek pemerintahan, jika dibiarkan ini merupakan bentuk ketidakkonsistenan kita dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan,”sebutnya. Ia juga menuturkan, perlunyadiambillangkah-langkahtegas dalam upaya mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat di Madina guna memberikan snowy ball effect yang positif baik dalam bentuk perluasan lapangan kerja lokal, semakin cepatnya putaran ekonomi di sektor informal maupun peningkatan PAD dalam bentuk penerimaan bagi hasil pajak maupun sumbangan pihak ketiga. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina Taufik Lubis Kamis (17/11), yang menghubungi Kadis Pertambangan dan Energi Pemkab Madina Monang Hutasuhutmengatakan,tidakada tambang siluman di Madina. (c14/a28)

IRT Tewas Di Sungai PANDAN, TAPTENG (Waspada); Seorang ibu rumah tangga (IRT) Satia Gulo, 33, warga LK V Perdagangan, Kel. LubukTukko Pandan, Rabu (16/11) siang ditemukan tewas di Sungai Perdagangan, Sibuluan. Mayatnya ditemukan setelah dilakukanpencarian 20 jam, dan saat ditemukan posisi terapung sekitar 5 meter dari Daratan Lubuk Tukko, Kec. Pandan. Informasi dihimpun Waspada, IRT beranak 6 itu dinyatakan hilang oleh warga, Selasa(15/11) siang. Ketika itu korban tengah menyeberangi sungai dengan sampan kecil untuk menambang pasir. Tiba-tiba, sampan bermuatanpasiryangditumpangikorban tenggelam bdan saat itu dia

membawa uang Rp 10 juta. Sampan tenggelam diperkirakan 10 meter dari daratan. Sedangkan alasan korban melakukan pekerjaan tersebut guna memperbaiki bangunan rumahnyayanglamaterbengkalai akibat sulitnya ekonomi keluarga, ditambahlagibiayasekolahanaknya.Dugaanlain,korbankelelahan sehingga tenggelam di sungai. Menurut keterangan saksi mata Maklumsyah Hutagalung dia mendengar jeritan suara dari arah sungai. Mendengar itu dia mencari asal suara tersebut. Menurutnya dia melihat korban dalam posisi tenggelam serta masih sempat menolong korban, akan tetapi akibat arus sungai deras, korban tidak terselamatkan. Sejumlah warga yang meng-

gunakankapalnelayantradisional sejak kejadian hingga pagi masih melakukan pencarian dibantu anggota Basarnas-Penanggulangan Bencana, namun korban belum ditemukan, sedangkan keluarga histeris dan suami korban tidak sadarkan diri dan diwarnai tangisan serta jeritan anak sulung korban. Tidakditemukankejanggalan ditubuhkorbannamunuangyang dikantongi korban Rp10 juta. Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Dicky Patrianegara melalui Kapolsek Pandan Iptu H.Edy Sidauruk di lokasi kejadian didampingi Camat Pandan Edy Sofyan Damanik membenarkan. Sedangkan motifnya menurut Kapolsek Pandan murni kecelakaan kerja.(a23)

Residivis Judi Ditangkap Saat Main Judi P. SIANTAR (Waspada): Seorang residivis kasus judi toto gelap (togel), R br S, 39, warga Desa Tanjung Pasir, Kec. Tanah Jawa, Kab. Simalungun ditangkap Polsekta Tanah Jawa, Polres Simalungun bersama tiga kawannya, BH, 35, DL, 36, dan E br S, 34, sedang bermain judi leng. Keterangan dihimpun menyebutkan, R br S dan kawan-kawannya ditangkap sedang bermain judi di warung kopi Boru Silitonga di Simpang Tiga, Desa Tanjung Pinggir. Saat penyergapan, di atas meja tempat R br S dan kawankawannya ditemukan alat dan uang taruhan judi terdiri dari 108 lembar kartu joker dan uang tunai Rp141 ribu. Para tersangka dan barang bukti diboyong ke Mapolsekta Tanah Jawa untuk diproses hukum selanjutnya. Sementara,PolsekTigaRunggumenangkapES,50,wargaSimpang Naga Pane, Kel. Tiga Runggu, Kec. Purba atas dugaan menjual angkaangka tebakan judi toto gelap (togel) di Dusun Naga Pane. Personil Polsek Tiga Runggu menyita barang bukti dan hasil penjualan angka-angka tebakan judi togel berikut uang tunai Rp284 ribu.Kasubbag Humas AKP H Panggabean, SH dan Kasat Reskrim AKP M Adenan AS, SH, SIK, MH, Rabu (16/11) menyebutkan, para tersangka judi tersebut melanggar Pasal 303 KUH Pidana dan ditahan.(a30)

B3

Waspada/Zulfan Nasution

EVAKUASI mayat ibu rumah tangga yang tenggelam di Sungai Perdagangan.

GUNUNGTUA (Waspada) : Beroperasinya galian tanah liat (lempung) di Desa Sungai Datar, Kec.Dolok,Kab.PadanglawasUtaramulaidikeluhkan masyarakat setempat. Pasalnya, kehadiran galian liar tersebut membuat jalan jadi rusak. Karena itulah, sebelum kerusakan lebih parah lagi, Pemkab Paluta diminta untuk menghentikan aktivitas galian tersebut. “Galian tanah ini sudah mengganggu warga dan kondisi jalan akan semakin rusak,” kataWarga B.Harahap Kepada Waspada, Kamis, (17/11). Apabila hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut dikhawatirkan terjadi tanah longsor sehingga menutupi jalan utama yang dilalui ratusan warga Sipiongot. Dijelaskannya, aktivitas galian tanah liar ini sudah berlangsung lama. Beberapa truk lalu-lalang untuk mengangkut tanah kerukakan tebing di Desa Sungai Datar tersebut. “Kami kesulitan melalui jalan tersebut karena ketebalan tanahnya mencapai 30 cm,” ungkapnya. Ia juga mengatakan, warga terpaksa menembus aspal yang dilapisi tanah karena jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya bagi warga ke

Gunungtua, ibukota Padanglawas Utara. WargalainnyaRahmanHarahapmenambahkan, truk-truk pengangkut tanah liat tersebut disinyalir menjadi penyebab utama rusaknya ruas Jalan Lintas Sipiongot. “Kalau dibiarkan tanpa pengawasan, saya khawatir dalam waktu dekat kerusakan akan bertambah parah,” ujarnya. Menurut dia, truk pengangkut hasil galian tersebut sudah melanggar aturan. Pasalnya, jalan propinsi yang hanya memiliki batas maksimal 5 ton itu malah dilalui kendaraan di atas 12 ton. Iadanwargalainnyamengancam,jikaPemkab tak bertindak, warga akan turun tangan. “Tapi kalau masyarakat yang turun akan lain jadinya. Karena kami mengedepankan emosi ketimbang logika hukum,” ucapnya. Untuk itu, iaberharapadanyapengawasanpemerintahuntuk melarang aktivitas penggalian tanah liat itu. Sementara, H. Ishak Harahap anggota DPRD Paluta dari Partai Demokrat Dapil Sipiongot mengaku, sepengetahuannya galian tersebut belum memiliki perizinan. Karena itu, sudah sewajarnya Pemkab Paluta segera menghentikan aktivitasnya. (a35)

UMN Alwashliyah Medan Observasi Tanaman Holtikultura Bersama TNI MEREK (Waspada): Puluhan mahasiswa UniversitasMuslimNusantara(UMN)Alwashliyah Medan dipimpin Dekan Fakultas Pertanian Zulkarnain Lubis, melakukan observasi tanaman holtikultura di Desa Merek, Kec. Merek, Kab. Karo Rabu (16/11). Observasi tersebut dilanjutkan dengan penelitian hutan perbukitan di Sipiso – piso. “Kerusakan hutan disebabkan oleh manusia hutan. Manusia hutan dua jenis yakni, manusia yang datang dari kota ke hutan, dan manusia yang berdiam serta mengelola sekitar hutan,” terangnya didampingi pembantu Dekan I Leni Handayani, pembantuDekanIIIBambangHermanto,danDosen UMN Titin Zuarni serta staf Melki Rois Lubis . Dikatakannya, ada dua jenis manusia hutan yangmenjadipenyebabkerusakanhutan.Manusia yang berdiam di sekitar hutan dan mengelola hutan, tidak begitu kuat untuk merusak hutan. Akan tetapi, manusia yang datang dari kota dan melakukan perusakan terhadap hutanlah yang paling berbahaya. Karena mereka datang hanya untuk merusak. Usai melakukan pembenahan terhadap mahasiswa yang mengikuti acara tersebut, langsung menuju puncakGunungSipiso-pisountukmeneliti terhadap bibit yang sudah disediakan Kodim 0205/ TK bersama dengan Dandim 0205/TK Letkol Kav. Prince Meyer Putong dan Kasdim Mayor Inf DW

SitanggangsertasejumlahPerwiraSeksi(Pasi)sejajaran Kodim 0205/ TK. Letkol Kav Prince Meyer Putong melalui Danramil Tigapanah Kapten Inf. A Manullang mengatakan, pekerjaan tersebut adalah salah satu bentuk kerjasama TNI dan mahasiswa yang melakukan ovservasi. “Mata kuliah yang dipelajari sesuai dengan lingkungan hidup, sehingga perlu melestarikan untuk keseimbangan. Disamping itu, mereka sangat mendukung Danau Toba Go Green yang diprogramkan Pangdam,”terangnya. Dikatakannya, hingga saat ini mereka sudah membuat 25 ribu lubang. Bahkan, pada hari penanamansecaranasionalnantisecarakeseluruhan sudah rampung, dan berjalan baik, sesuai dengan rencana Pangdam I/BB. “Saat ini pembuatan lubang sudah cukup. Karena bibit yang disediakan 20 ribu batang lebih. Saat ini juga sudah kami lakukan pra penanaman, sehingga pada hari H nya, selesai sesuai rencana,” terangnya. Sementara, tokoh masyarakat yang juga tokoh pemuda Merek Josni Lingga didampingi Kepala Desa Pangambatan yang turut pelaksanaan pra penanamantersebut,mengatakan,merekasangat mendukung program penghijauan yang dilaksanakan TNI. Juga berjanji menjaga bibit yang sudah ditanam. (c19)

Waspada/Marolop Panggabean

IRIGASI Panaharan di Dusun Lumbansoit, Desa Hutauruk, Kec. Sipoholon, Kab. Tapanuli Utara mubazir ditumbuhi rumput.

Proyek Irigasi Dinas PUK Panaharan Taput Mubazir TARUTUNG (Waspada): Proyek irigasi PanaharanDinasPUKTapanuliUtara2009senilaiRp299 juta dari dana stimulus fiscal di Desa Hutauruk, Dusun Lumbansoit, Kec. Sipoholon, Kab.Tapanuli Utara (Taput) mubazir. Irigasi tersebut sejak 2009 hingga 2011 belum pernah difungsikan untuk mengaliri persawahan warga ratusan hektar di Desa Hutauruk Hutabarat dan Panaharan. “Kamitidaktahuuntukapairigasiitudibangun pemerintah. Sebab sudah tiga tahun dibangun tidakadamanfaatnyaaliassia-sia.Justrumembawa kerugian kepada masyarakat,” ujar B Lumbangaol, menjawab Waspada di lokasi proyek itu Rabu (16/11). Sementara, pantaun Waspada, irigasi tersebut ditutupi rumput dan tertimbun pasir. Tidak ada tanda-tanda bakal difungsikan, karena tidak dapat mengairi persawahan. Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum

(PU) Taput Anggiat Rajagukguk belum memberikan keterangan resmi soal itu. Sementara, Pimpro irigasi Panaharan P Pangaribuan, menjawab Waspada di kantornya membenarkan irigasi itu belum pernah difungsikan. Katadia,pembangunanirigasiituterbengkalai karena keterbatasan dana Pemkab Taput. “Saya tidak tahu kapan pembangunan lanjutan dilaksanakan, sebab itu wewenang pak Kadis,” ujarnya. Sedangkan Ketua Komisi A DPRD Taput, di Tarutung mengatakan, proyek irigasi (intek) Panaharan, itu mubazir karena perencanaanya tidak profesional. Oleh karenanya, tegas dia, Pemkab Taput harus bertanggungjawab atas kerugian itu. Ituadalahkorupsiyangmenyebabkankerugian rakyat dan negara. Aparat hukum diminta untuk mengusutnya tuntas, tandas Charles. (c12)

Orang Tua Korban Lakalantas Akan Mengadu Ke Propam Poldasu KABANJAHE (Waspada): Orang tua korban meninggal kecelakaan lalu lintas, Ernita br Brahmana, 40, dan Hendra Sahputra Sitepu, 43, warga Kabanjahe, Jalan Jati Wangi, Kab. Tanah Karo akan mengadu ke Propam Polda Sumut. Hal itu terkait Johan Syahputra Sitepu, 17, yang meninggal dunia akibat laka lantas, di jalan Kabanjahe – Simpangempat - Jalan Lingga Julu, Desa Lingga, Minggu (28/8). Merekajuga mendesakSatLantasPolresTanah Karo menggelar perkara ulang diTempat Kejadian Pekara (TKP). Pasalnya, kedua orang tua korban melihat barang bukti sepeda motor yang dikendarai Alexander Purba yang berboncengan dengan Medis Ginting BK 2314 UC tidak rusak berat. Di lihat secara medis, kondisi yang menyebabkan Johan Syahputra meninggal dunia di RS Elisabeth Medan cukup parah. Sementara sepedamotor korban BK 5839 LS rusak parah/berat. Sementara, Kanit Laka Sat Lantas Polres Karo Ipda K Manulang tidak dapat menunjukkan STNK dan SIM Alexander. “Saya tanya dulu sama anggota,’’katanya lalu meninggalkan kedua orang tua korban. Sebelumnya, mereka juga bertanya kepada

Bripka Henry Sihombing, namun jawabannya tak jauh berbeda dengan Kanit Laka. Hal itu membuat kedua orang tua korban sangat kecewa terhadap sikap aparat Sat Lantas Polres Karo dan melihat kondisi barang bukti laka lantas yang mencurigakan. “Saya tidak percaya barang bukti diamankan Satlantas itu yang dikendarai Axander Purba saat terjadi laka lantas. Saya curiga, karena rusakan jauh berbeda. Kondisi luka Alex,dan Medis mereka juga serius, kecil kemungkinan sepedampotor di kantor Laka Lantasbukanmilikmereka,’’kataorangtuakorban. Diduga barang bukti laka lantas tersebut entah dari mana. Saya patut curiga, Karena itu saya akan buat pengaduan ke Propam Poldasu, untuk menelusuri permasalahan ini, terang Ernita. Kecurigaan lain hampir dua bulan sejak peristiwa Lakalantas itu, baru Jumat (11/11) penyidik mendatangi rumah korban dan melaporkan telah mengamankan barang bukti. Sementara, kata Ernita, sepedamotor korban saat kejadian langsung diamankan. Jadi apa dasar hukumnya ditetapkan sebagai tersangka, dan dikatakan lalai dalam berkendara. (c19)

Sumatera Utara

B4

WASPADA Jumat 18 November 2011

Kantor Penghulu Bandar Nagori Terlantar Waspada/Helmy Has

JALAN Bagandalam -Limalaras Tanjungtiram sepanjang dua kilometer ‘kupak-kapik’ mirip kubangan berlobang berlumpur.

2 Km Ruas Jalan Desa Bagandalam Limalaran Kupak-kapik LIMALARAS (Batubara) Jalan sepanjang dua kilometer antara Desa Bagandalam - Limalaras Tanjungtiram Batubara‘kupak- kapik’ berlubang dan berlumpur, dan sampai, Rabu (16/11) jalan vital menghubungkan ke dua desa itu belum mendapat perbaikan. “Sudah hampir setahun jalan Tanjungtiram/Bagandalam Limalaras rusak parah berlobang berlumpur mirip kubangan Kami kesulitan mengangkut hasil laut, pertanian disana” kataYahya salah seorang penggalas sepeda motor,Rabu (16/11). Menurut dia, terdapat puluhan titik badan jalan rusak parah akibat dilintasi prah mengangkut bahan bangunan batu padas, tanah, semen melebihitonase untukpembangunanjalandiUjungkubu,Pematangrambe Apalagi jalan itu merupakan satu-satunya jalan sering dilalui wisatawan lokal maupun luar negeri menuju Istana Niat Limalaras peninggalan sejarah masa lalu. Karena itu, Yahya mengharapkan Pemkab Batubara/PU turun tangan memper baiki jalan tersebut memperlancar lalulin tas disana. (a12)

SILOU KAHEAN (Waspada): Sejak tiga tahun terakhir Kantor Penghulu (Desa) Bandar Nagori, di Dusun I, Kec. Silou Kahean, Kab. Simalungun, tidak ditempati sehingga terlantar . Tokoh Masyarakat, Desa Bandar Nagori, Doharman Simanjorang,50, menuturkan sejak tahun 2008 kantor penghulu Bandar Nagori, praktis tidak pernah digunakan dan ditempati sehingga kondisinya kian memprihatinkan, hal ini diakibatkan Penghulu Nagori (Kepala Desa) tidak berkantor di kantornya, sepertinya lebih memilih berkantor di rumah pribadinya, tuturnya kepada Waspada, Kamis (17/11). “Akibatnyawargadesaseperti saya yang akan menyampaikan aspirasi merasa kesulitan, termasuk dalam urusan lainnya karena harus menyampaikan ke rumah Penghulu Nagori yang seyogyannya menyampaikannya setiap

usulan diforum resmi di kantor pangulu,” imbuh ayah lima anak itu. Masih menurut Doharman, beberapa waktu lalu pihak penghulumelakukan perehaban balai pangulu di sebelah kantor penghulu yang hingga kini terlantar, sedangkan kantor pangulu karena tidak ditempati jadi kotor dan jorok. Hal senada diutarakan Sid, 60, warga Dusun III, Desa Bandar Nagori didampingi warga lainnya mengeluhkanjikaadapertemuan danacararesmipihakdesamengadakannya di depan rumah Penghulu Nagori, selain itu di gedung sekolah dasar yang ada, jelasnya. Selain keberadaan kantor pangulu yang tidak berfungsi, warga sekitar juga mengeluhkan sejumlah proyek yang disinyalir terlantar, seperti proyek pembangunan jalan nagori dari dana PNPM di dusun IV, nagori mereka. Penghulu Nagori Bandar Nagori, J. Purba ketika dikonfirmasi Waspada dikantornya tidak

masuk, ketika dihubungi telepon selulernya tidak aktif. Sementara Camat Silou Kahean, Sudarsono Sipayung mengatakan sepengetahuannya kantor Penghulu Nagori Bandar Nagori ada dan terkait pelayanan kepada masyarakat dimanapun tempatnya bisa dilaksanakan, namun memang sebaiknya proses pemerintahan di nagori seharusnya dilaksanakan di kantor penghulu nagori yang ada, jelasnya saat dihubungi Waspada. Saat disingung terkait pembangunan jalan nagori yang bersumber dari PNPM-MP yang terkesan terlantar, Camat mengakui pembangunannya memang ada sedangkanbesarandananyatidak mengetahui persis. Pantauan Waspada, kondisi kantorPenghuluNagoridanBalai Nagori Bandar Nagori terkesan tidak terawat, sedangkan di-dalamnya berantakan, sementara pelaksanaan pembangunan proyek jalan nagori yang bersumber dari PNPM-MP baru dikerjakan belasan meter saja tanpa ada papan (plank) proyeknya. (c03)

Jalan Airjoman Rusak Lagi AIRJOMAN (Waspada): Baru selesai dikerjakan, ruas Jalan Dusun XII Desa Lubuk Palas menuju Desa Airjoman, Kec. Airjoman rusak lagi. Aspal di badan jalan terkelupas, dan kontraktor berupaya menambalnya kembali, meskipun hasilnya masih jauh dari harapan. Pengaspalan Jalan Dusun XII Desa Lubuk Palas menuju Desa Airjoman, Kec. Airjoman sepanjang 2600 meter dikerjakan CV Nisa dengan alokasi anggaran Rp 964 juta. “Baru sehari selesai, tapi aspal di badan jalan banyak yang terkelupas. Banyak yang melihat pekerja menempel badan jalan yang aspalnya terkelupas,” kata Abdul M, warga Desa Lubukpalas Selasa (15/11). Menurut Abdul, sejak awal warga sudah khawatir dengan kualitas pekerjaan itu, sebab pengaspalan dilakukan ketika badan jalan masih lembab.Bahkan,plingkutdisiramtatkalabadanjalansedangtergenang air.“Disiramkan orang itu aja plingkut dan mengamprah batu kerikil saat badan jalan masih lembab dan tergenang air,” ungkap Abdul. Selain itu, lanjut Abdul, batu pecah ukuran 3,5 dan 2,3 dan batu spilit disiram ter yang ukurannya terbatas sehingga kekuatannya minim.Ituterbukti,kataAbdul,aspaldibadanjalanbanyakyangterkelupas. “Berarti jalan ini dikerjakan tanpa pedoman bestek,” ujarnya. Oleh sebab itu, kata dia, warga mendesak Bupati Asahan turun danmeninjauhasilpekerjaandiJalanDusunXIIDesaLubukPalasmenuju Desa Airjoman, Kec. Airjoman itu. Aktivis LSM M.Roby MA mengungkapkan, penggunaan aspal curah atau ter, juga diduga diselewengkan. Kata Roby, melihat kondisi ruas jalan sepanjang 1400 meter dengan total pekerjaan 2,6 kilometer, maka diduga volume aspal curah tidak sesuai. Untuk badan jalan sepanjang 1,5 km, kata Roby, dibutuhkan minimal 12,6 ton aspal curah atau 84 drum dengan berat satuan 150 kg per drum. Sementara untuk merampungkan pengaspalan Jalan Dusun XII Desa Lubuk Palas menuju Desa Airjoman, pekerja hanya menghabiskan 20 drum aspal curah atau setara dengan 3 ton. (a14)

Ketua TP PKK Tinjau Pelayanan KB-Kesehatan STABAT (Waspada): Masa depan generasi bangsa terletak kepada kepedulian para orang tua.Terlebih kaum ibu dalam mempersiapkan masa keemasan seorang anak mulai dari dalam kandungan, hingga usia balita. “Keberhasilan seorang anak tujuan hidup berkeluarga,” kata Ketua TP-PKK Langkat, Hj. Nuraida Ngogesa pada acara pelaksanaan lan-jutan program Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan, di Dusun VII Desa Kebunb Balok, Kec. Wampu, Rabu (16/11). Menurutnya,dalamkeluargatidakadayanglebihmembahagiakan pasangan suami isteri selain keberhasilan anak untuk siap menatap masa depannya. Karenanya melalui program KB lebih menunjang kesehatan ibu dan anak untuk lebih terjaga, kata Hj. Nuraida Ngogesa yang dalam kesempatan itu memberi bantuan sabun, pasta gigi, sikat gigi, dan shampoo kepada anak-anak pra sekolah tergabung dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) desa setempat. Sebelumnya Camat Wampu Persadanta Sembiring, menyampaikan terima kasih atas kunjungan PKK Kab. Langkat, dan berharap kehadiran Ketua TP-PKK Hj. Nuraida Ngogesa dalam kaitan program PKK KB-Kes, mampu memberi kesadaran kepada warga dan memotivasi perangkat kecamatan untuk mensukseskan kegiatan ini.(a01)

Waspada /Ibnu Kasir

KETUA TP PKK Langkat, Hj. Nuraida Ngogesa menggendong balita sembari berbincang dalam rangkaian acara program Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.

Miliki Sabu Diringkus Polisi BINJAI (Waspada): Am, 35, penduduk Jalan Ikan Arwana Kel. Dataran Tinggi, Kec. Binjai Timur, belum lama ini malam diringkus anggota Serse Narkoba Polres Binjai kerena memiliki sabut paket sabu, tak jauh dari rumahnya. Kini tersangka Am bersama barang bukti seharga Rp300 ribu diamankan di Polres Binjai. Kapolres Binjai AKBP Musa, S.Ik, SH, M.Hum ketika dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba AKP Achiruddin Hasibuan, SH, M.Hum, Selasa (15/1), membenarkan dan menurut Kasat kini kasus tersebut masih dikembangkan.(a05)

Waspada/Edi Saputra

KANTOR Penghulu Nagori dan balai Nagori Bandar Nagori, Kec. Silou Kahean, Kab.Simalungun, tampak terlantar .

Madina Dihantam Longsor

PANYABUNGAN (Waspada): Curah hujan yang cukup tinggi dua mingu belakangan ini melanda daerah Kab. Mandailing Natal (Madina) membuat daerah ini dihantam longsor dan banjir, yakni di lintas Jalinsum Panyabungan-Muara Sipongi dan Pakantan. Longsor yang terjadi Rabu (16/11) pagi sekitar pukul 6.30, terdapat di Km 11 desa Usor Tolang Kec. Kotanopan. Akibat longsor ini, jalinsum sempat macet selama 4 jam menyebabkan antrian kenderaan mencapai 3 km baik yang datang dari Medan dan sebaliknya. Kenderaan baru dapat lewat sekitar pukul 12:00, dan Lambatnya proses evakuasi material longsor dari badan jalan disebabkan tidak ada turun alat berat dari pihak terkait. Pantauan di lapangan, longsor yang terjadi di sekitar desa Usor Tolang ini terdapat dua titik dengan jaraknya sekitar 150 meter. Banyak material tanah yang jatuh menimpa badan jalan menyebakan ken-

deraan tidak bisa lewat. Longsor mencapai 4 meter dengan panjang 30 meter. Kondisi ini tentunya cukup menyulitkan bagi warga untuk mengangkat material tanah karena hanya di lakukan dengan manual. Kades Usor Tolang Sumardi yang di jumpai di lapangan mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 6.30 Wib. Material tanah yang jatuh cukup banyak, dan untuk membersihkannya warga bergotong royong dengan alat seadanya. Di katakannya, kawasan ini memang terkenal rawan longsor dan kejadian seperti ini bukan lagi yang pertama, tapi sudah sering. “Untuk proses pengangkatan mateial tanah, kita berharap kepada Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumut agar menempatkan alat beratnya di daerah ini. Hal ini sangat diperlukan, mengingat sewaktu-waktu longsor terjadi lagi, maka akan cepat bisa di ambil tindakan,” ujarnya. Lambatnya proses peng-

Komisi B DPRD Sergai Sesalkan Penjualan Bantuan Diskanla SEIRAMPAH (Waspada): Komisi B DPRD Kab. Serdang Bedagai menyesalkan penjualan bantuan alat tangkap nelayan bantuan Dinas Perikanan dan Kelautan Serdang Bedagai (Diskanla Sergai), yang dibagikan kepada kelompok Jaring Kepiting Sialang Buah, Kec. Teluk Mengkudu. “Pada dasarnya bantuan yang diberikan Pemkab Sergai melalui Diskanla untuk dipergunakan dan dirawat kelompok, dengan tujuan meningkatkan pendapatan yang pada akhirnya kesejahteraan nelayan, bukan sebaliknya setelah menerima langsungdiperjualbelikan,”ujarKetua KomisiBDPRDSergai,Mahyudin Purba kepada Waspada, Senin (15/11) di Sei Rampah. Padahal, lanjut Mahyudin,

masih banyak lagi nelayan yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut, pihaknya berharap kirannya Diskanla untuk mengawasi dan menindak kelompok-kelompok yang menyalahi aturan, serta kedepan diharapkan untuk lebih selektif agar tidakterjadi hal serupa. Sebelumnya,Selasa(8/11)lalu, salah seorang nelayan warga Sialang Buah didatangi 3 warga, IY, MR, dan AM yang belakangan mengaku anggota kelompok Jaring Kepiting Sialang Buah, menawarkan alat tangkap berupa jaring medang, benang, pelampung dan tali, serta timah, terpisah-pisah yang baru didapat dari bantuan Diskanla Sergai. Setelah terjadi tawar menawar alat tangkap itu dibelinya Rp1,8 juta.(c03)

angkatan material longsor ini juga dikeluhkan para sopir dan penumpang yang terjebak macet. Sekitar pukul 12.00 Wib kenderaan sudah bisa lewat satu persatu. Namun sangat di sayangkan, banyak penguna kenderaan yang tidak sabar ingin mendahuli kenderaan lainnya, yang kembali membuat macet. Camat Kotanopan Drs. Awaluddin Lubis yang di jumpai mengatakan, terkait longsor di Usor Tolang kita dilaporkan ke BBPJN. “Sampai jam 12.00 jalan sudah mulai terlewati dengan bantuan masyarakat dan alat seadanya,”singkatnya. Sedangkan longsor yang menimpa jalan kabupaten Muara Sipongi, Pakantan juga cukup parah. Posisi longsor berada di daerah Tanah Putus, Dusun Garabak Desa Koto Baringin Kec. Muara Sipongi, dengan panjang mencapai 200 meter dengan ketingian material tanah yang longsor 4-5 meter. Longsor diperkirakan terjadi Rabu dinihari (16/11) dan menyebabkan jalur ini putus total. Camat Muara Sipongi H. M. Yunus, Sos yang di hubungi membenarkan kejadian longsor tersebut. “Longsor terjadi tadi malam, akibatnya jalur ke Pakantan putus total. Kita sudah berkoordinasi dengan dengan Pemkab Madina dan aparat yang berkompoten lainnya alat berat sedang di turunkan untuk mengangkat material tanah yang longsor,” katanya. Kepala Badan Penanggulangan Daerah Pemkab Madina M.Y. Syamsir Lubis, S. Sos di dampingi Kabid Bina Marga Pemkab Madina, Khairul Anwar yang di jumpai di lokasi longsor mengatakan, untuk menanggulangi longsor di desa UsorTolang, ini sifatnya koordinasi dengan BBPJN Sumut. Pihak BBPJN Provsu, Akhyar Hasibuan yang di hubungi melalui telepon seluler tidak berhasil. (c15)

Bangunan Garasi Damkar Hampir Rampung P. BRANDAN (Waspada): Karena jauhnya jarak lokasi mobil Damkar (Pemadam Kebakaran ) ke sesuatu daerah maka Pemkab Langkat mengambil inisiatif membangun garasi yang saat ini tahaf penyelesaian, di halaman depan rumah dinas Camat Sei Lepan Langkat, di P. Brandan. Keterangan yang dihimpun, pekerjaan sudah dimulai sejak 10 November dan direncanakan rampung sebelum Desember 2011. Proyek ini dikerjakan berdasarkan proyek Kesbanglinmas tahun 2011 no SPK.01-08/ IPK-PML/KASPOLIN/ESAYakni Pembangunan Garasi Mobil Pemadam Kebakaran Sei Lepan. DengandibangunnyagedunggarasiDamkar,bilaterjadikebakaran di sekitar wilayah Teluk Aru, (red-tujuh Kecamatan) yaitu Kec. Pematang Jaya, P. Susu, Besitang, Sei Lepan, Brandan Barat, Babalan dan Gebang pertolongan pertama dapat dikendalikan dengan lebih cepat.(c01)

Waspada/Alpin Lubis

LONGSOR yang menimpa Jalinsum Panyabungan-Muara Sipongi di desa Usor Tolang Kec. Kotanopan Kab. Madina.

Waspada/Eddi Gultom

WABUP Sergai Ir. H. Soekirman menyerahkan secara simbolis tanaman bernilai ekonomi pada acara Sosialisasi UU Nomor 32 Tahun 2009 di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah.

Pemkab Sergai Gelar Sosialisasi UU No. 32 Tahun 2009 SEI RAMPAH(Waspada): Pemkab Serdang Bedagai bekerjasama dengan LSM Bina Keterampilan Desa (LSM-BITRA) melaksanakan sosialisasi Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dibuka Wabup Sergai Ir. H. Soekirman di AulaSultanSerdangkomplekskantorBupatiSergai di Sei Rampah, Rabu (16/11). Acara yang mengangkat tema “Perubahan Iklim Akibat Kerusakan Lingkungan Hidup dan Penanggulangannya Melibatkan Masyarakat” dihadiri Assisten Deputi VI Kementerian Lingkungan Hidup sekaligus Narasumber, DR. Ir. Widodo Sumbodo, MS, Kajari Sei Rampah Erwin Harahap, SH, yang mewakili Kapolres Sergai, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, dan peserta sosialisasi. Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi, MSi dalam sambutannya dibacakan Wabup Sergai Ir. H. Soekirman mengatakan tanah merupakan bagian penting dalam kehidupan yang harus dijaga kelestariannya agar terhindar dari pencemaran air dan udara. Dampak dari kerusakan tanah pada lahan pertanian dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian yang akhirnya tanaman tidak mampumenahanlapisantanahdarierosisehingga lahan kritis dan tidak produktif. Lebih lanjut Erry Nuradi menegaskan bahwa perubahan iklim karena peningkatan suhu dan cuaca yang ekstrim yang akhir-akhir ini akibat

asap kendaraan, pembakaran hutan, sampah tumah tangga yang terperangkap diatmosfer membentuk lapisan yang disebut “rumah kaca”. Untuk itu diharapkan pembangunan berkelanjutanberwawasanlingkunganterusdiupayakan untuk disebarluaskan dan diimplementasikan (diterapkan) sehingga pencemaran air, udara, pesisir dan laut, kerusakan lingkungan berupa banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan serta dampak pemanasan global dan perubahan dapat diminimalisir dengan dilaksanakannya UndangUndang No. 32Tahun 2009 tersebut, ungkapnya. Dalam kesempatan ini Pemkab Sergai melalui Kantor Lingkungan Hidup bekerjasama dengan LSM BITRA melaksanakan gerakan penanaman pohon bernilai ekonomis pada lahan kritis yang dilaksanakandiKelurahanTualangKec.Perbaungan. “Dengan tujuan mengatasi kerusakan tanah, beradaptasi dengan perubahan iklim sehingga tidak mempengaruhi mata pencaharian masyarakatpetani,nelayandanmasyarakatumum lainnya,” ujar Bupati. Sebelumnya Kepala Kantor Lingkungan Hidup Drs. Saparwin Siregar selaku Ketua Pelaksana KegiatandalamlaporannyamengatakanSosialisasi UU No. 32Tahun 2009 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pemanasan global kepadamasyarakat, pelakuusahasehinggaterdorong untukpeduliterhadaplingkungandenganmensosialisasikan gerakan penanaman pohon. (a08)

BRI Berdayakan Pasar Tradisional TEBINGTINGGI (Waspada): BRI Peduli Pasar Rakyat (BRI-PESAT) salah satu program terwujudnya kerjasama antara Bank BRI dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Aspindo) memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah pasar tradisional di seluruh Indonesia. “Melaluiprogrampemasaranyangterintegrasi dan untuk wilayah kerja BRI CabangTebingtinggi, Pasar Gambir dan Pasar Inpres merupakan pasar potensial di kota ini,”’ kataWali Kota Tebingtinggi melalui Plt Sekdako Drs H Hadi Winarno pada pembukaan kegiatan BRI Peduli Pasar Rakyat, Selasa (15/11) di Pasar Tradisional Gambir Tebingtinggi. Acara dihadiri Wakil Ketua DPRD, H Amril Harahap, Kepala Cabang BRITebingtinggi, Suyanto,WakapolresTebingtinggi Kompol Syafwan Khayat, SH M, Hum, unsur muspida dan para pedagang di Pasar Gambir Jalan Iskandar Muda Kota Tebingtinggi. Menurut Walikota, kegiatan tersebut sangat relevan dengan rencana program pembangunan Kota Tebingtinggi dibidang perekonomian yang

bertumpu pada perekonomian rakyat khususnya para pedagang kecil dan menengah. Hal senada disampaikanWakil Ketua DPRD H Amril Harahap. Menurutnya, program BRI Pesat memang sengaja di luncurkan pada komunitas pedagang pasar tradisional dengan tujuan untuk mengembangkan potensi pedagang pasar tradisional yang selama ini belum tersentuh oleh perbankan. Sementara itu, Kepala Cabang BRI Tebingtinggi, Suyanto menjelaskan, bahwa kegiatan BRI PESAT ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bank yang peduli pada rakyat kecil atau pengusaha dilingkungan pasar maupun sebagai tanggungjawab sosial. “Sasaran akhir dari BRI PESAT adalah kepedulian pengurus (pengelola) pasar dan pedagang terhadap lingkungan pasar yang nyaman, meningkatkankesejahteraankomunitaspedagang dan mengoptimalkan fungsi dan peran BRI sebagai lembaga keuangan di lingkungan pasar,” katanya. (a11)

Road To Dakwah Waspada Di Binjai:

Ustad Subkhi Dari Jakarta Gantikan Yusuf Mansyur BINJAI(Waspada):UstadSubkhidariJakarta akan memberikan Tausiyah dalam Road To DakwahWaspada diMasjidAgungBinjai,Kamis (24/11) pukul 09.00 wib. Ustad Subkhi yang acap mengisi acara dakwah di stasiun MNC TV sudah menyatakan kesediaannya kepada WakilWalikotaBinjaiTimbasTariganAMD.Ustad Subkhi diundang, setelah UstadYusuf Mansyur yang semula direncanakan, secara mendadak berangkat ke Qatar. Wali Kota Binjai HM Idaham menyatakan, Road To Dakwah Waspada di selenggarakan menyambut Tahun baru Islam 1 Muharram 1433 H dengan bekerja sama dengan Korpri Kota Binjai dan MUI Kota Binjai. Sekdako Binjai Drs.H.Iqbal Pulungan selaku Ketua Korpri Binjai mempersiapkan pelasanaan dengan rapat kordinasi dilaksankan Selasa ( 16/11) di ruang rapat III Pemko Binjai, dipimpin

Asisten I Drs. H. Arlan Nasution. Rapat yang juga dihadiri Ka Kemendag Binjai HM Yasin, Kadis Perhubungan Binjai H.Fadlan,SH,MH Pengurus MUI terdiriWakil Ketua NurbenTuah,LC dan Sekum Jafar Sidik S.Ag Ketua BKM Masjid Agung dr.HT Murad El Fuad, Kabag Humas Drs.HT Syarifuddin MPd, Kabag Kesra Irvan Tangahu, Sekertaris Korpsi T.Chairil, Kabag Umum Irwansyah Nst,S.Sos, Ka Satpol PP Syahrial membahas kelancaran Road to Dakwah Waspada yang dirangkai dengan penyambutan jemaah haji kota Binjai, serta peletakan batu pertama gedung Perpustakaan MUI Kota Binjai. Secara umum semua komponen menginginkan kesuksesan penyambutan tahun baru Islam di Binjai dan dijadikan momentum kebangkitan Islam.Wali Kota HM Idaham SH,MSi berharap, panitia bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga acara dihadiri ummatIslamdariberbagaimajekisTaklimdanberbagai organisasi Islam yang ada di Kota Binjai. (a04)

Program ‘Baru Yakin’ Di DS Berlanjut HAMPARAN PERAK, DELISERDANG (Waspada): Program ‘BaruYakin’ (bedah rumah masyarakat miskin/kurang mampu) dengansasaran10.000unit diKab. Deliserdang, terus berkelanjutan di setiap wilayah kecamatan. Seperti di Kec. Hamparan Perak, melalui kebersamaan dengan mengandalkan tiga pilar kekuatan melibatkan peran pemerintah, partisipasi masyarakat serta dukungan pengusaha swasta, program‘BaruYakin’ terlaksanadimana16rumahwargakurang mampuselesaidibangunmenjadi rumah sehat dan layak huni. Selainitu,ataspartisipasipengusaha swasta Bumi Mi’raj Permai, juga selesai dibangun kantor Kepala Desa Selemak, Kec. Hamparan Perak. Penyerahan rumah dan peresmian kantor Kepala Desa Selemak, baru-baru ini, ditandai dengan penyerahan 16 kunci rumah kepada pemilik oleh Bupati Deliserdang, Drs H. AmriTambunan di halaman kantor Kepala DesaSelemak,kemarin,dirangkai penyerahan pohon penghijauan dan bibit ikan kepada masyarakat melalui 6 Kepala Desa, serta tali kasih kepada anak yatim bantuan DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumut. Ketua Panpel Ir Asril A menjelaskan, kantor Desa Selemak dibangunlewat sinergipemeritah

daerahdidukungpengusahazona propertiperumahanBumiMi’Raj yang dihuni 50 KK warga baru. Pembangunan kantor sebelumnya didanai lewat ADD (Alokasi DanaDesa),namunhanyamampumembangunsekitar40persen, dilanjutkan pihak zona Property hingga selesai. Sedangkan 16 rumah yang selesai dibangun terlaksana atas dukungan serta sumbangan pengusaha keluarga H. Anif, PT Akasindo, STIKES Flora Medan, PGRI Kec. Hamparan Perak dan partisipasi masyarakat. Datuk H. Selamat Ferry selakupengurusREISumutyangjuga pengurusAliansiPengusahaPeduli Pendidikan Kab. Deliserdang, mengajak pengusaha menyisihkan sebagian rezeki untuk saudara-saudara kurang beruntung. “Program dan gerakan pembangunan yang dilaksanakan di Kab.DeliserdangdipimpinBupati DrsH.AmriTambunan,bernuansa kebersamaan melibatkan semua pihak, karena itu perlu kita dukung,” tegas Datuk. Tokoh masyarakat Desa Selemak Mursal Harahap, juga menyampaikan terimakasih atas dibangunnya kantor Kepala Desa maupun bedah rumah. Semua ini tidak terlepas dari peran Pemkab Deliserdang, menggagas program yang mampu mengejar ketertinggalan di daerahnya.

Sementara Bupati Deliserdang Drs H. Amri Tambunan menyampaikan terima kasih kepadapengusahamaupunpartisipasimasyarakat,sehinggadapat merasakan kehidupan yang nyaman.“Adanya rasa kebersamaan sebagaimanapernahditunjukkan para pejuang bangsa dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, tentu cita-cita mereka mewujudkan masyarakat sejahtera, hidup dalam kebersamaan dansalingmenyayangi,haruskita teruskan,” kata Bupati Amri. Menurut Bupati, ke depan kita akan dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang semakin kompleks. Karena, ketika kita berhasil meraih suatu keinginan, akan muncul kebutuhan baru yang makin meningkat. Untuk meraihnya perlu kesungguhan dan kebersamaan. Hadir unsur Muspida DS, Dandim 0201/BS Letkol Inf Doni Hutabarat, Ketua TP PKK Kab. Deliserdang Ny. Hj. Anita Amri Tambunan, Asisten I Setdakab H. Syafrullah, S.Sos, MAP, Kadis Infokom Drs Neken Ketaren, Kadis Dikpora Hj. Sa’adah Lubis, SPd, MAP, Musa Rajeksyah (Ijek), pengusaha zona Properti Wahyuni, SE, pengurus DPD REI Sumut Ir Toni Wiston, Datuk Selamat Fery, ,CamatHamparan Perak H. Faisal Arif Nasution, S.Ip, M.Si serta Muspika.(a06)

Opini

WASPADA Jumat 18 November 2011

TAJUK RENCANA

Juara Umum Di Tangan Jangan Lupakan Pembinaan

P

erebutan medali SEA Games ke-26 Jakarta – Palembang masih akan berlangsung lima hari lagi, namun bagi kontingen Indonesia tidak sulit untuk menembus angka 100 medali emas dengan meninggalkan negara-negara lain. Target merebut 160 atau sekitar 34 persen medali emas yang diperebutkan memang masih memerlukan perjuangan esktra berat, namun dengan perjuangan sungguh-sungguh dari seluruh atlet, pelatih dan ofisial peluang juara umum dan meraih medali emas dalam cabang sepakbola bukan sesuatu yang sulit mengingat kita menjadi tuan rumah. Menjadi juara umum dalam SEA Games sebenarnya bukanlah hal yang sulit bagi Indonesia. Itu sudah dibuktikan di masa lalu. Indonesia langganan juara umum walaupun main di luar kandang (negara lain). Apalagi saat menjadi tuan rumah, seperti yang dilakukan pada 1979, 1987, dan 1997. Oleh karena itu sukses yang diraih kontingen Indonesia kali ini hanya mengulang kesuksesan di masa lalu saja. Hemat kita, banyak faktor mengapa Indonesia dapat merebut begitu banyak medali –emas, perak, perunggu—sehingga jauh sebelum event berakhir gelar juara umum sudah dapat dipastikan dalam genggaman. Pertama, faktor tuan rumah. Tak dipungkiri banyak keuntungan diraih Indonesia sebagai penyelenggara. Dukungan penonton mulai dari rakyat biasa sampai petinggi negara tidak perlu diragukan lagi dan mampu membangkitkan semangat juang para pahlawan olahraga di medan laga. Kedua, faktor persiapan. Di negara mana pun juga jika dipercaya menjadi tuan rumah pastilah mempersiapkan atletnya dengan lebih terprogram. Masingmasing top organisasi melakukan training centre jangka panjang dan melakukan try out ke luar negeri. Sehingga hasilnya dapat dilihat di lapangan. Bermunculan bintang lapangan di sejumlah cabang. Banyak atlet Indonesia yang berjaya, seperti I Gede Siman Sudartawa, 17. Di usia yang masih sangat Intisari muda, Siman berani mengambil keputusan berkarir di renang gaya punggung dan bangku sekolah. Dialah raja Jika manajemen dan meninggalkan kolam renang setelah menjuarai tiga nomor pembinaannya baik juara gaya punggung kemarin. Tiga emas Siman umum di tangan sekali- ditambah dua emas perenang asal Sumut Gunawan di gaya dada putra diharap gus mengangkat harkat Indra menjadi kebangkitan renang Indonesia, dan martabat bangsa di seperti era Kritiono Sumono, Gerald Item, Elvira Rosa Nst dll. mata dunia Sama halnya di lintasan atletik. Meski dipandang sebelah mata, Franklin justru mampu mencuat dan menjadi idola baru. Putra asli Papua tersebut sukses mempersembahkan tiga emas bagi Indonesia dari nomor 100 meter, 200 meter dan 4x100 meter estafet putra. Sedangkan Triyaningsih ditabalkan sebagai ratu jalanan alias lari jarak jauh dengan tiga emas di 5 km, 10 km dan marathon. Faktor ketiga masuknya sejumlah cabang olahraga baru sehingga jumlahnya mencapai 44 cabang olahraga sudah pasti tuan rumah diuntungkan dengan memasukkan cabang paling besar peluangnya, seperti sepatu roda yang menjadi tambang meraih emas. Sayang pencak silat, olahraga tradisional bangsa Indonesia gagal melakukan sapu medali. Malahan atlet Vietnam sudah dapat mengalahkan pesilat kita. Begitu juga pesilat Malaysia. Kelihatan pembinaannya masih lemah. Faktor keempat sudah barang tentu janji bonus Rp200 juta bagi peraih medali emas, Rp50 juga buat peraih merak dan Rp30 juta perunggu, plus pelatih juga memperoleh bonus. Kita mendukung pemberian bonus karena dapat dimanfaatkan oleh para alet untuk keperluan masa depannya. Selain uang pemerintah juga perlu mempersiapkan lapangan kerja bagi para atlet yang sudah mengharumkan nama bangsa dan negara sehingga kemajuan dunia olahraga Indon esia semakin pesat di masa mendatang. Pentingnya pembinaan atlet di semua cabang olahraga, terutama di nomornomor yang dipertandingkan di Olimpiade dan lebih fokus lagi di cabang yang banyak memperebutkan medali mutlak diberi prioritas. Jangan terulang pembinaan di bukutangkis. Kalau dulu merebut gelar juara dunia, Olimpiade tidak sulit bagi pebulutangkis Indonesia, sekarang melawan Malaysia dan Thailand saja sudah sulit sehingga medali emas beregu putri lepas ke negara lain. Satu hal yang perlu diingat adalah tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jangan menghalalkan segala cara. Percuma juara kalau dilakukan dengan curang. Dan ke depan target tidak hanya SEA Games tapi lebih tinggi, seperti Asian Games, Olimpiade atau kejuaraan dunia yang lebih bergengsi. Jika manajemen dan pembinaan olahraganya konstan, tidak lagi angin-anginan, juga tidak dipolitikkan, pasti akan membuahkan hasil yang luar biasa, sekaligus mengangkat harkat dan martabat bangsa di mata dunia internasional.+

APA KOMENTAR ANDA SMS 08974718101

Faks 061 4510025

Email komentar@waspada.co.id

+6283197565871 TIDAK MEMILIKI KEISTIMEWAAN APA PUN * Percayalah ! Seujung Rambut sekalipun , hal itu sungguh tidak memiliki makna dan setiap orang pasti mendapat gelar ”SI KUNYUK TAHUN INI” dari Malaikat Kiroman wa Katibin . Terlebih lagi me ndesak dan menyuap orang lain , supaya menikahkan diri dengan calon istri tepat pada 11~11~11 yang memicu pihak lain untuk berkomentar; ”Oh , rupa-rupa nya dianggap keramat !” Dan di ujung komentar , terukirlah ucapan yang tajam ; ”SYIRIK !” Warkat al-Islami minal Dato’ MNSejok~ MedanSumatera +6285359764762 Kepada bapak polisi tolonglah tegakkan hukum di indonesia ini dengan sebenarbenarnya. banyak orang koruptor meraja rela di indonesia ini. +6285275437438 Wkl ketua DPRD Aceh Utara dari PA Misbahul Munir resmi mendaftar jadi Calon Bupati Aceh Utara, ini suatu BUKTI bahwa sesama anggota PA tdk Kompak ! Makanya petinggi PA banyak BELAJAR dan INTROPEKSI diri ! +6281260856563 As wr wb. bpk mendagri. Yth. Mohon urusan. KTP. Electrik. Jangan menyusahkan masyarakat. Kecil. . Mau poto aja kami harus libur kerja.& antri lagi. Tlg di pikirkan cara yg efisen buat kami. Trims. Semoga makin di cintain. Wong cilik. WASPADA. +6281376991115 Hallo waspada !! kenapa sodoku pd wspd 13 Nop 2011 gak di terbit kan, pelanggan kecewa +6285761070186 Adapun org2 yg kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yg lain. Jika kamu ( hai para muslimin ) tdk melaksanakan apa yg telah diperintahkn Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yg besar. ( QS AL ANFAL : 73) Lihatlah Begitu Gamblangnya Peringatan Allah ini ! Masihkah kt diam? Membiarkan obama dtg pd KTT ASEAN mndtang? Terlena? Tertipu ke 2 x , stlh kdtgnya pertama pd 9-11-2010 ? Abai ? Mari bersatu! Akademisi, intelektual, media, Militer, Ulama, kaum muslimin seluruhnya ! Cuma 1 kata KHILAFAH ! Allahuakbar ! +6287749227079 Kpd yth: PT Torganda Medan. Up Bpk Pimpinan. Kami dari peserta pola pir kebun kelapa sawit koperasi bukit harapan, melalui yayasan himpunan petani muslim (yhkpm) tapanuli selatan, merasa di rugikan karena ada SLIP GAJI yg di gandakan oleh pegawai bapak. Sehinga gaji yg di terima kepada peserta pola pir tdk sesuai dgn daftar gaji yg asli. Kami mohon kepada bapak untuk menindak lanjuti permasalahan ini. Hormat kami peserta pola pir. +6283198543694 Semoga menjadi pelipur duka, atas bangsa yang merdeka tapi terjajah, buat sea games menjadikan kami bangga, agar pergi lara lara, agar sejenak lupa tentang masalah.

B5

BankSumut,50TahunMembangunSumut Oleh Gus Irawan Pasaribu Bank Sumut pada awalnya hanya sebuah bank kecil yang dipandang sebelah mata

T

idak terasa, kita telah sampai di gerbangwaktu50tahunusiaBank Sumut. Dan demi masa, sesungguhnya hari ini adalah hari keberuntungan bagi kita, khususnya segenap karyawan/karyawatiPT.BankSumut,karena masih diberi kesempatan olehTuhan-sang pemilik alam semesta untuk merasakan atmosfir usia emas bank pembangunan daerah ini—sebuah peristiwa teramat penting di mana kita bisa menjadi bagian dari pelaku sekaligus saksi sejarah atas momentum setengah abad usia Bank Sumut. Karena itu, sepatutnyalah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa, karena telah melimpahkan rahmat, kesehatan dan umur yang panjang sehingga kita semua dapat memperingati hari jadi ke-50 PT. Bank Sumut. Separuh abad bukanlah waktu singkat. Bagi sebuah perusahaan, separuh abad adalah fakta penting tentang sebuah eksistensi. Kemampuan perusahaan perbankan daerah ini untuk bisa tetap berlayar dalam samudera waktu yang sarat dengan gelombang yang kuat dan badai yang dahsyat adalah makna dari eksistensi itu. Kalau saat ini kita dapat menikmati rahmat dari keberhasilan Bank Sumut melewati masa-masa sulit dan kemudian berkembang pesat bahkan mampu mensejajarkan diri dengan bank-bank kompetitor lainnya, itu tidak lain karena ridho Allah atas kerja keras dan kerja cerdas yang telah didedikasikan oleh segenap karyawan/karyawati Bank Sumut. Dalam masa 11 tahun terakhir, unsur manajemen Bank Sumut telah mampu membangun jembatan emas bagi generasi penerus Bank Sumut dengan membangun tiga fondasi yang kokoh, yang saya sebut sebagai fondasi tiga masa atau tiga periode pasca krisis moneter. Ketiga periode itu adalah pertama, periode perjuangan survive, yakni 2000-2004 dimana para pegawai Bank Sumut sempat menghadapi situasi berat dengan berjuang menekan rasio kredit macet atau NPL yang pada masa krisis moneter mencapai 83% dengan kerugian mencapai 600 miliar rupiah. Alhamdulillah, berkat program rekapitalisasi didukung kerja keras segenap karyawan, akhirnya pada 2002, BPDSU yang telah berubah status badan hukum menjadi PT. Bank Sumut akhirnya mampu menjadi bank yang sehat. Pada masa ini pula, Bank Sumut telah dinyatakan sebagai bank yang sehat oleh Bank Indonesia dan untuk pertama kalinya majalah Info Bank memberian predikat “sangat bagus” kepada Bank Sumut. Bahkan berkat dedikasi para pegawai, pada tahun 2004, seluruh kerugian kumulatif yang terjadi sejak tahun 1998 berhasil diselesaikan. SelanjutnyaBankSumutbangkitmemasuki periode pertumbuhan (growth) yakni

tahun2004-2008.Padamasaini,selakudirektur utama saya merasa beruntung dan bangga memiliki jajaran staf pegawai yang solid dan gigih karena mampu mempertahankan Bank Sumut sebagai bank yang sehat sehinggabankkebanggaanmasyarakatSumut ini bisa fokus merealisasikan pertumbuhan jangka panjang, seperti pengembangan produk perbankan dan memperluas unit jaringan yang didukung pembangunan infrastruktur, terutama pengembangan aspek IT yang menjadi tuntutan perbankan modern. Berikutnya pada rentang waktu 20082012, Bank Sumut memasuki periode berkesinambungan (sustainability) di mana jajaran direksi dan para pegawai berpacu mengejar target perluasan unit jaringan ke seluruh wilayah kecamatan di Sumut. Sehingga Bank Sumut dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai pelosok daerah. Pada periode ini, segenap pegawai merajut impian menjadikan Bank Sumut sebagai bank devisa yang diharapkan teralisasitahunini—sertatelahbekerjacerdas ikut menyusun road map BPD Regional Championagarkelakpada2014BankSumut bisa menjadi leader perbankan di Sumut, dengan konsekuensi Bank Sumut harus memperkuat permodalan yang tidak lagi mengandalkan penyertaan saham pemerintah daerah, melainkan juga dari akses permodalan lainnya seperti penerbitan obligasi yang sukses dilaksanakan pada Mei 2011. Pekerjaan rumah lainnya yang telah menuntut perencanaan dan pengelolaan serius adalah rencana penambahan modal melalui penawaran saham perdana di bursa atau IPO, yang diharapkan bisa teralisasi pada tahun 2012. Di periode ini segenap karyawan mampu secara konsisten mempertahankan kinerja Bank Sumut sebagai bank yang berulang kali meraih predikat sangat bagus dari Majalah Info Bank sehingga Bank Sumut berhasil meraih Golden Trophy. Bahkan yang membuat kami dari unsur pimpinan merasa bangga adalah kebersungguhan dan kesolidan para pegawai dalam menjadikan Bank Sumut sebagai BUMD yang tangguh dan memberi keuntungan secara berkesinambungan bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara selaku pemegang saham, sehinggga Pemerintah Indonesia menobatkan Bank Sumut sebagai BUMD dan CEO BUMD terbaik di Indonesia. Saat ini kita bisa menegakkan kepala. Bank Sumut yang pada awalnya hanya sebuah bank kecil yang dipandang sebelah mata, kini telah berkembang luas memiliki 177 unit kantor yang seluruhnya terkoneksi secara online dan realtime. Langkah ekspansif ini tentunya didukung kenerja finansial

yang tumbuh dan berkembang signifikan. Berbagai indikator keuangan menunjukkan peningkatan tersebut. Sekadar menyebut contoh, total aset tahun buku 2010 mengalami pertumbuhan cukup baik yaitu Rp12,76 triliun atau tumbuh 18,63% dibanding tahun 2009. Dan sampai posisi September 2011, aset Bank Sumut mencapai Rp20,48 triliun. Selain aset yang meningkat, Bank Sumut juga membukukan laba bersih pada 2010 sebesar Rp404,29 miliar atau naik 22,15% dibandingkan tahun 2009. Hal ini sejalan semangat programTO BE THE BEST yang kita canangkan sejak 2010 untuk memposisikan Bank Sumut sebagai The Best of Service, The Best of Product dan The Best of Financial Performance dalam rangka mencapai Bank Sumut Regional Champion tahun 2013 atau selambat-lambatnya 2014. Berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih sepanjang 2011 ditambah kesuksesan Bank Sumut sebagai penyelenggaradanJuaraUmumPorseniIXBPDSeluruh Indonesia baru lalu merupakan kado indah HUT ke-50 Bank Sumut. Menembus visi,memberi sumbangsih Tekad Bank Sumut menjadi regional champion perbankan di Sumut tidak bisa dilepaskan dari visi dan misi Bank Sumut menjadi bank andalan bagi mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunandaerahdisegalabidang.Sertasebagaisalah satusumberpendapatandaerahdalamrangka meningkatkan taraf hidup rakyat, dengan misi mengelola dana pemerintah dan masyarakat secara profesional yang didasarkan pada prinsip-prinsip complience. Untuk bisa mengoptimalkan perannya sesuai visi, tentunya menjadi regional champhion adalah sebuah keniscayaan. Saat ini, kita bersyukur Bank Sumut mampu menjadi BUMD yang berhasil meningkatkan profitabilitas dan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan asli daerah (PAD) provinsi dan kabupaten/kota. Namun untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam mendukung pembangunan Sumut, menjadi regional champion perbankan di negeri sendiri adalah sebuah tekad yang harus diwujudkan. Dengan road map regional champion pula, Bank Sumut akan lebih dapat memaksimalkan perannya memacu perekonomian daerah melalui penyaluran pembiayaan pembangunan infrastruktur sertameningkatkantarafhiduprakyat melalui penyaluran kredit produktif kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Peran yang dilakoni Bank Sumut bisa dijalankan dengan baik selama satu dasawarsa terakhir ini berkat dukungan para stakeholders. Karena itu, izinkan kami dari jajaran direksi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pemangku kepentingan, antara lain para kepala daerah, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, instansi pemerintah dan kalangan dunia usaha, mitra kerja, para pemegang saham, jajaran komisaris, dan tentunya seluruh nasabah yang kami cintai, yang selama ini telah memberikan dukungan baik secara langsung dan tidak langsung memberikan andil dalam menumbuhkembangkan Bank Sumut hingga bisa ber-

jaya di usia emasnya saat ini. Izinkan pula saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada segenap karyawan/karyawarti PT. Bank Sumut. Tanpa andil mereka, kami dari jajaran direksi tak memiliki daya untuk mengantarkan Bank Sumut sebagai BPD yang bergengsi dan disegani dalam persaingan bisnis perbankan. Sepatutnya pula kami menyampaikan terima kasih kepada para pendiri Bank Sumut/BPDSU dan generasi pendahulu kita yang telah berjasa menumbuhkembangkan Bank Sumut. Juga kepada para pelaku sejarah yang ikut andil membesarkan Bank Sumut namun hari ini tak bisa lagi bersama-sama dengan kita merayakan usia emas 50 tahun Bank Sumut. Selayaknya pula kita berterima kasih serta memberikan penghargaan setinggitingginya kepada mantan direksi dan para pegawai Bank Sumut yang telah menjalani masa purnabakti, atas dedikasinya mempertahankan keberadaan bank ini dan membawa Bank Sumut melangkah menuju BPD Regional Champion. Kepada para pegawai yang menerima satya lencana masa kerja 15 tahun, 20 tahun dan 25 tahun, saya mengucapkan selamat kepada saudara dan diharapkan prestasi yang telah saudara dapatkan selama ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi untuk pencapaian target perusahaan. Khusus kepada generasi penerus Bank Sumut, saya mengingatkan tantangan ke depan semakin berat dan di pundak saudara masa depan Bank Sumut dipercayakan. Sebagai generasi pelanjut estafet, saudara harus belajar dari perjalanan sejarah Bank Sumut. Kesadaran sejarah membuat generasi penerus bisa melihat ke belakang untuk memetik pembelajaran dari kekurangan, kesalahan dan kelemahan masa lalu agar kemudian bisa melakukan koreksi dan perbaikan. Kesadaran sejarah pula yang membuat saudara akan mampu memiliki visi atau membangun impian ke depan dengan melakukan berbagai perubahan dan terobosan yang dapat menjawab tantangan dan perubahan zaman. Dengan semangat melakukan perubahan dan perencanaan bisnis yang cerdas dalam rangka membangun impian menjadikan Bank Sumut sebagai BPD Regional Champion di Sumut, tahun ini kita mengangkat tema: “50 Tahun Membangun Sumatera Utara”, dengan sub tema: “Golden Age, Menjadi Bank Devisa Menuju IPO untuk Regional Champion.” Saya mengarapkan segenap pegawai bersungguh mempersiapkan diri dalam peningkatkan aspek skill, kemampuan manajemen, kualitas pelayanan dan produktivitas. Tanpa keempat aspek itu, sulit bagi kita beradaptasi dengan tuntutan perubahan dan dalam menghadapi ketatnya persaingan di bisnis perbankan. Demikian harapan yang dapat saya sampaikan. Semoga Tuhan meridhoi niat dan cita-cita kita ke depan. Selamat ulang tahun Bank Sumut ke-50. Penulis adalah Direktur Utama Bank Sumut.

Derita Haji Sandal Jepit Korban BP ‘’Abal-Abal’’ Oleh Sofyan Harahap Masuk jamaah haji non-kuota memang penuh risiko dan ketidakpastian. Hanya calo-calonya saja yang optimis dan berupaya menjaring calon jamaah kaya namun kurang memahami prosedur.

J

amaah haji Indonesia bisa dibagi tiga kelompok. Pertama, haji reguler yang langsung ditangani pemerintah (Kemenag). Kedua, haji ONH Plus yang ditangani Biro Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) maupun KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) di bawah pengawasan Kemenag. Ketiga, haji non-kuota dengan biro perjalanan (BP) yang umumnya ‘’abal-abal’’ tanpa sepengetahuan Kemenag sehingga banyak menelantarkan jamaahnya di tanah suci. Masuk kelompok pertama (haji reguler) selainaman,pastijadwalberangkatdanpasti pulangnya. Jika meninggal dunia di tanah suci ahli waris memperoleh asuransi sebesar biaya haji yang dibayar. Hanya saja fasilitas di Makkah, Arafah, Mina kurang memadai. Keluhan jauh dan‘’susun gembung’’ belum teratasi sepenuhnya. Oleh karena itu, biayanya tergolong murah, sekira Rp35 jutaan. Kelompok haji biasa ini paling banyak jumlahnya. Tahun 2011 ini mencapai 201 ribu orang setelah pemerintah Arab Saudi mengabulkan penambahan kuota 10 ribu jamaah, sehingga total jumlahnya menjadi 221.000 jamaah.Sebelumnyahanya211.000. Dengan rincian, 194 ribu jamaah haji reguler dan 17 ribu jamaah haji khusus (plus). Dengan adanya penambahan kuota itu maka jumlah jamaah reguler ditambah petugas menjadi 223.395 orang dan jamaah ONH Plus menjadi 20 ribu orang.Tambahan 10 ribu itu terdiri dari 7 ribu yang reguler dan 3 ribu haji plus. Masuk kelompok kedua (haji plus) biayanya mahal, sekira Rp60-Rp100 jutaan sesuai fasilitas yang diinginkan para jamaahnya. Semakin tinggi dan mewah fasilitasnya biayanya semakin mahal. Peminatnya adalah orang-orang berduit yang sudah berminat naik haji namun tidak sabar menunggu lama. Sekadar info, banyak calon jamaah haji yang enggan ikut kloter jamaah reguler karena (waiting list) daftar tunggu atau antre berhajinya semakin lama, berkisar antara 5 hingga 11 tahun. Jika ikut kelompok ONH (Ongkos Naik Haji) Plus bisa langsung berangkat tahun itu juga. Namun setahun belakangan ini daftar tunggu kelompok kedua ini pun semakin banyak. Bahkan disebutkan oleh seorang pejabat di Kemenag sudah mencapai 20 ribu orang lebih sehingga logikanya harus menunggu setahun. Hanya BP yang‘’istimewa’’ (bonafid dan professional) yang dapat memberangkatkan jamaahnya tepat waktu. Biasanya biro yang sudah dikenal dan dipercaya, kredibilitasnya tinggi, memperoleh jatah lebih banyak dari birobiro perjalanan haji dan umroh lainnya. Sedangkan kelompok ketiga (haji non-

kuota) biayanya bisa‘’gila-gilaan’’ tergantung peminatnya. Pada umumnya peminat haji non-kuota ini kurang rasional dan mereka ngotot berangkat segera, tahun itu juga, sehinggabiayanyabisamelebihihajiplus,tentu dengan janji-janji manis para calo dan oknum BP ‘’abal-abal’’ yang tidak mungkin dapat direalisasi di tanah suci karena waktunya singkat, hanya sebulan sebelum bandara haji di Jeddah ditutup. Akibatnya, jaringan yang ‘’bermain’’ dalam kelompok haji non-kuota ini kelabakan mendapatkan jadwal penerbangan (tiket pesawat). Kalaupun tiket didapat mereka kesulitan mendapatkanhotelditanahsucikarenasudahlebih dulu di-booking jamaah lain dari seluruh dunia. Belum lagi fasilitas kesehatan, transporasi lokal, makan dll (selama di Makkah, wukuf di Arafah, bermalam di Mina dan Musdhalifah termasuk melakukan ziarah ke tempat-tempat bersejarah, seperti Gua Hira, Bukit Uhud, Jabal Magnet). Masuk jamaah haji non-kuota memang penuhrisikodanketidakpastian.Hanyacalocalonya saja yang optimis dan berupaya menjaringcalonjamaahkayanamunkurang memahami prosedur. Oknum dan BP‘’abalabal’’ berjuang keras mendapatkan visa masuk dengan berbagai cara, termasuk memanfaatkancelayangdibukapemerintah Arab Saudi sebagai tamu undangan khusus. Konon dari informasi yang didapat untukmendapatkanvisahajiiniharusmembayarjutaanrupiah.Karenajumlahnyaterbatas sehingga siapa yang berani membeli visa dengan harga tinggi merekalah yang berpeluang mendapatkan visa khusus itu untuk masukdanmenunaikanibadahhajiketanah suci Makkah dan Madinah. Hemat kita, biro perjalanan yang sehat tidak berani berspekulasi sehingga hanya BP kategori ‘’abal-abal’’ saja yang memanfaatkanpeluangitudalambisnisnya.Jamaah haji kelompok ketiga (non-kuota) ini bahkan tidak berhubungan dengan pemerintah (Depag) sehingga keberadaan mereka jika jadi berangkat malah selalu mengganggu jamaah kelompok pertama dan kedua. Banyak yang akhirnya terlantar di tanah suci karena BP yang memberangkatkan mereka tidak bertanggung jawab. Kasihan betul nasib mereka yang disebut dengan istilah ‘’jamaah haji sandal jepit’’. Pada umumnya penginapan mereka jauh. Padahal janjinya bintang empat faktanya hotel kelas melati. Bahkan ada yang tidak memperoleh hotel sama sekali sehingga harus menginap di masjid-masjid, makan cari sendiri, tanpa pembimbing, seperti halnya sebagian jamaah haji dari India dan sejumlah negara Afrika. Semuanya diurus sendiri, sehingga banyak

yang akhirnya sakit dan meninggal. Mau tak mau menjadi urusan petugas Daker. Saat ditanya petugas, mereka tahunya ikut ONH Plus. Kenyataannya korban penipuan calo dan oknum BP ‘’abal-abal’’. Tentu tidak semuanya sial. Ada juga BP yang bagus, namun tetap saja banyak yang nasibnya memprihatinkan. Kita berharap pemerintah tanggap dan menertibkan calo dan oknum BP‘’abal-abal’’ karena berdampak negatif.Tidak hanya merugikan korbannya tapi juga merusak citra jamaah haji Indonesia. Diperkirakan jumlah haji non-kuota mencapai ribuan orang. Mereka berangkat haji dengan menggunakan jasa biro perjalanan atau individu yang tidak bertanggung jawab. Menurut Menag banyak di antara merekakorbanpenipuankarenasudahmembayar Rp60 juta, Rp75 juta, Rp80 juta namun tidak berangkat. Jauh lebih mahal dibanding biaya jamaahregular,namunbanyakyangterlantar dan sakit, bahkan meninggal dunia di tanah suci, menimbulkan masalah karena tidak adanya pihak yang bertanggung jawab selama mereka di Arab Saudi dan tanpa jaminan keamanan dan perlindungan alias dilepas begitu saja. Melihat proses pemberangkatan dan pemulangan serta sistem pelayanan haji regular tahuninicukupmengecewakanbanyak pihak, termasuk ketua DPR RI. Pelayanannya bukannya semakin baik dari tahun sebelumnya, terutama soal makan yang katanya pransmanan, nyatanya jamaah dibikin antre panjang dalam satu kloter dengan‘’baskom’’ di tangan masing-masing. Nasi dan lauk dijatah petugas.‘’Persis makan ala penjara,’’ kata Marzuki Alie kecewa berat. Tidak hanya soal makan ala pransmanannyaMenteriAgamaSuryadharmaAli saja yang‘’digugat’’Marzukidansejumlahanggota dewanlainnya,tapijugamenumakananyang monoton, kandungan gizinya rendah, terlebih kebersihannya. Sehingga banyak jamaah yang akhirnya sakit perut karena terjangkit diaredanmasukrumahsakit.Halitumerupakan bukti lemahnya kinerja dan kontrol petugas haji kita di tanah suci. Untung jamaah korban diare cepat mendapat pertolongan, segera diatasi dengan obat, sebagian terpaksa opname di rumah sakit. Tapi, diare massal yang dialami jamaah haji Indonesia menjadi catatan buruk dalam evaluasi kita seputar pelayanan jamaah haji tahun 2011. Sisi positifnya tentu ada. Misalnya lokasi maktab semakin dekat.Yang dulu dianggap mustahil tahun ini sudah dapat dimaksimalkan dalam ring-1 dan paling jauh ring-2 plus angkutan bus, sekalipun keluhan jamaah masih banyak bermunculan karena jumlah bus sedikit dan berdesak-desakan. Bagi jamaah usia muda tentu tak masalah berjalan sampai 2-3 km tapi bagaimana dengan jamaah usia lanjut?Terpaksa lebih banyak shalat di maktab atau pemondokan. Ke depan diharapkan Kemenag harus bisabekerjalebihbaiklagiuntukmeminimalkan keluhan jamaah haji regular, plus dan non-kuota.Khusus haji non-kuota dibenahi serius dengan menindak semua pihak yang

terlibat agar konotasi ‘’jamaah sandal jepit’’ dapat dihilangkan. Kalaupun mau meneruskan model pransmanan ala Menag jumlahnya ditambahsehinggatidak terjadiantrean.Juga menu dan gizinya diperhatikan mengingat semua jamaah haji melakukan aktivitas fisik dalammenunaikanshalatkeMasjidilHaram, tawaf mengelilingi Kabah, sai (shafa – marwah), bermalam di Mina dan Musdhalifah, melontar jumrah dll. Dalam Al-Quran dan hadit Nabi SAW disebutkan wajib menunaikan rukun Islam kelima ke tanah suci (Makkah), tapi juga dijelaskan bagi yang mampu. Artinya, jangan memaksakan diri untuk berhaji, termasuk menggunakan jalan pintas lewat calo dan BP ‘’abal-abal’’ yang akhirnya membuat pelaksanaan prosesi hajinya tidak sempurna dan didera dukacita. Ingat, “Menunaikan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan menuju Baitullah.’’*** Penulis adalah wartawan Waspada

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun.Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * 2012, setiap desa dapat Rp50 juta - Bisa bikin kenduri desa * Kualanamu beri dampak pembangunan - Walaupun entah kapan landingnya * Daya serap APBD Sumut 2011 meningkat - Berarti sedotannya paten, he...he...he

oel

D Wak

B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

BURSA

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

Bursa Automotive

AC : Air Condition BR : Ban Radial CL : Central Lock ND : Nippon Denso DB : Double Blower

PS : Power Stearing PW : Power Window RT : Radio Tape VR : Velg Racing EW : Electric Window

BIMANTARA Cakra Th. 1997 Dijual. Warna hijau lengkap, AC. Hub. HP. 0852 6121 0735 DAIHATSU Feroza Thn. 94 W. Biru metalic, BK Medan, pajak Full 1 thn, kondisi - mulus. Sekali, orisinil, lengkap. Hrg. 46,5Jt. Hub. 0852 9640 7363 DAIHATSU Taft Feroza Thn. 94 Hijau metalik, AC, Velg Racing, ban mentah, body kaleng dan mesin okey, harga Rp. 45 Jt/damai. Peminat serius Hub. 0852 7630 4256 Iwan, TP.

KIA

MOBIL

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

COSMO, PRIDE, NEW SPORTAGE ALL NEW PICANTO, PREGIO, DLL DP RINGAN, GRNSI 5 THN. BS TKR TAMBAH HUB. 0852 7039 3083 (YAN)

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

# TOYOTA BARU READY # Avanza, Innova, Yaris, Rush, Fortuner, DP Ringan, Proses cepat, Terima tukar tambah, Hadiah TV Hub. 0813.9767.3580

MERCY C200 ‘97

Abu2 met, BK Mdn, AC DB, Air bag, ABS, Jok klt, CD, MP3, Sound System, PW, VR, CL, EM, PS, Ban Baru, Original 95%, DP 30Jt. Angs. 1,9Jt. Hub. 0852 7630 3900 / 0852 7507 6512

TOYOTA LSX Bensin 1999 Hijau Met, Pemakai Asli Medan, Mulus, Siap Pakai, Lengkap TV, RT, VR, BR, PS, PW, Posisi Kisaran. Hub. 0812 6467 8015

MITSUBISHI L200 Double Cabin 4x4. 2800cc, Medan, AC, RT, BR, PW, PS, Hitam/Asli Medan, Hub. 0813 9792 4800 Posisi Kisaran.

TOYOTA Twin Cam 1.6. Tahun 1991 warna abu-abu. Harga 50Jt Nego. Hub. 0812 6586 107

MITSUBISHI BARU

Discount Kandas, Proses Cepat LINA.S

0812 6947 2909

M-Eterna 3 Unit. 92-91-90. Semua mulus mulus. Hub. 0821 6399 3022

DIJUAL CEPAT (BU)

OVER KREDIT

Toyota Kijang Krista Diesel Thn 2000, W. Biru, Sudah 4x Byr Rp. 3.680.000 x 32, DP 30 Jt, Kembali 27 Jt/saja Hub. 0813.6207.8393

DIJUAL

Toyota Kijang Super Kencana Thn. 95/96. 5 Speed. P. Steering, Dashboard sedan, lampu green, AC Central, C. Lock, Remot, Alarm. Mobil mulus, cantik, rapi. H. 45Jt. Hub. dr. Cuming HP. 061.77572509 - 0852 9641 9220

DAIHATSU Feroza Dijual. Th. 94 W. Hitam, Ban Cangkol, AC, MB cantik. siap pakai. Plat BL. Harga 39Jt/Nego. Bs. T. Tambah. Hub. 0812 6393 235

Colt Diesel PS 100 Bak Terbuka. Tahun 2005. Harga Rp. 150Juta. Bisa Nego. Hub. Junda Nasution. 0813 6146 4624 Sei Karang PTPN 3

DAIHATSU Feroza thn. 96 SE Biru silver, mobil cantik, siap pakai. Jual Cepat. HP. 0813 7094 4002 / 0853 6255 5172

Htm met, CL, PW, PS, Ban Besar Baru, RT, Jok kulit, Sound Syst, DP 20 Jt. Angs. 1,94Jt. Hub. 0852 7690 3900 / 0852 7507 6512

TOYOTA Kijang LX 1.8 Bensin Thn. 04. AC, Tape, VR, PS, CL, jok kulit. Silver, Plat BM Rp. 105Jt. Hub. 0812 6594 2789

DAIHATSU Gran Max 1.5D Minibus. Thn. 2008. AC, Tape, VR, PS, CL, Jok kulit, Biru, BK Mdn Rp. 78Jt Net. Hub. 0853 7089 9893

SUZUKI Real Van 1.3 Thn. 97 ungu metalik, BK Medan asli, pajak panjang bln. 9, body kaleng tanpa dempul dan cat asli, mobil sangat bagus. Harga Rp. 46Jt. Pemakai serius Hub. 0852 7630 2013 TP.

TOYOTA Innova G Matic Bensin Thn. 2005 Silver, BK Mdn Rp. 152Jt. Hub. 77863981

ASTRA DAIHATSU

SUZUKI Carry Extra 10 Alexander Thn. 88 BK Mdn Asli. Warna Abu-abu metalik. Peminat. Hub. (0821 6641 5998)

AVANZA, INNOVA, FORTUNER

FORD RANGER 2002 Double Cabin 4x4 XLT. Plat BG Wrn Silmet. Hrg. 100Jt. Hub. 0812 6588 5529 - 0813 6198 1592

SUZUKI Carry Extra 1988/89 (Tugas Kita) Originil/mulus/sehat/siap pakai Rp. 22,5Jt/ Damai. Hub. 0853 5959 4632 (TP)

New Avanza 2011-100% Baru

SUZUKI New Karimun Estilo ‘10 Bensin, hitam metalik, BK Medan, AC, VR, BR, CL, CD, PW, Remote, Electrik mirror asuransi All Risk. 110Jt (nego) maaf TP. 0821 6031 5243 / 0812 8337 0020

TOYOTA Kijang Kencana Thn ‘91 BK Medan asli, AC DB, DIngin RT, Originil, Pajak panjang, Siap pakai, Harga 43 Jt Hub. 0821.6043.7457 (TP)

DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

TOYOTA Kijang Jantan 89 Mulus, AC, Tape, VR, W. Merah Met. H. 37 Jt Nego. BK Mdn asli. Hub. 0813 7008 4041

New Xenia, New Terios, Pick Up Grand Max, All Ready Stock (Cash/Kredit) Hub. Tonny 0821 63 63 2927 / 061-762 54 641

FORD Ranger Pick Up 2004 Akhir BK Asli Medan Rp. 55Jt. Nego. Jl. Selamat Ujung Gg. Jadi No. 7 HP. 0812 653 4154 HONDA Jazz Thn. 2004 Warna silver manual. Jl. Bukit Siguntang No. 130. Harga Rp. 120, Nego. Krakatau Depan UMSU. No. HP. 0813 7565 9724

ISUZU 100% BARU

New Panther Grand Touring Type J, LS, LV, Pick Up, Ready Stock!!, Irit, Kuat, Awet. Terima Tukar Tambah. Semua Merk Info: Astra Isuzu. 061-6844 8554, 0813 7591 5420

OPEL BLAZER MONTERA ‘00

Carry PU 1.5 FD. Rp. 11Jt-an Angs. 2.494.000,APV Arena Rp. 14Jt-an Angs. 3.880.000,Splash GL Rp. 13 Jt Angs. 3.977.000,Hub. 0812 6540 809 / 77722121 TOYOTA Kijang Kapsul New 03-04 Diesel. Mobil mulus sekali, jarang pakai, BPKB 1 nama, jok baru, Velg Racing, Tape Double Deen, JVC, BK panjang, siap pakai. Harga 162Jt/ Nego. Hub. 0812 6568 818 / 77305875

TOYOTA Kijang Innova ‘10 bensin hitam metalik Tipe G BK Medan, AC, VR, BR, CL, Remote, CD, PW, Electric Miror, Sensor Parkir, Asurani all risk 225Jt (nego) maaf TP. 0821 6031 5243 / 0812 83370020

TOYOTA BARU

PURBA : 0813 9736 0333

CUMA BAYAR 15%

Data Dijemput, Proses Cepat, Hub. 0813 7057 0061

TOYOTA Baru 100%

Ready Stock Grand New, Innova, Rush, Avanza, G dan E. Altis, Fortuner, Khusus, Yaris dan Avanza Dapatkan DP 10%. Bisa Tukar Tambah. Mobil apapun. Hub. 0813 6120 1719 / 6878 3325

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat

HA TI-HA TI terhadap penipuan yang mengatas HATI-HA TI-HATI namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms untuk membeli TI-HA TI apabila anda ingin produk anda, dan HA HATI-HA TI-HATI melakukan transaksi jual beli melalui transfer. Segala akibat yang terjadi diluar tanggungjawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu, silahkan hubungi kami di 061-4576602. Terimakasih

BURSA BUTUH DANA SPESIAL DANA CEPAT...!

Jaminan SHM, SK Camat, SKT, BPKB Mobil Spd Mtr, Truk juga mobil yang masih kredit (Bantu Pelunasan BPKB) Pencairan 1 juta - 1 Milyar, 3 jam cair. Tanpa Usaha, aman dan Terjamin. Hub. Family Finance 061 8447596 - 081370446668 - 0813 7044 6633

BUTUH UANG KONTAN CAIR 3 HARI (SETELAH SURVEY USAHA DAN JAMINAN) - SK CAMAT 10 JT S/D 100JT - SHM 100JT S/D MILIAR - TAKE OVER 500JT KE BAWAH HUB: 0812 643 7095

BUTUH DANA CEPAT PT. BPR EKA PRASETYA BUNGA MULAI 1,03% FLAT 1 BULAN

JAMINAN: BPKB, SURAT TANAH, EMAS, PROSES CEPAT MAX Rp. 300 JUTA JANGKA WAKTU 5 THN Telp. (061) 8446489, 8826936, 8477880, 7954444, 7368754, (0622) 430780, (0624) 5737456, (0623) 348322

HUBUNGI:

PT. MEGA NUSA SEMESTA TEL. (061) 4155678 TEL. (061) 7350 777 TEL. (061) 4555 928

Jumat, 18 November 2011

FAX.4561347 HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

BURSA

RENTAL MOBIL

MENYEDIAKAN MOBIL RENTAL HARIAN, BULANAN, TAHUNAN TOYOTA KIJANG INNOVA Rp 450.000 + Driver / hari

TOYOTA AVANZA Rp 350.000 + Driver / hari

BURSA

SEPEDA MOTOR HOND A SUPRA FIT ‘06 DIJU AL HONDA DIJUAL W. Hitam, satu nama, Rp. 6,5Jt. P. Bajak 2H. Perumahan Puri 68 Marindal Hub. 0811 602033

BURSA

SERVICE ASESORIS MOBIL

PROMO SARUNG JOK MOBIL

SPESIALIS ALAS DASAR, DOORTRIM, LANGIT-LANGIT, AUDIO, ASESORIES MOBIL & KACA FILM

TYPE MOBIL TYPE PROMO PROMO 1 PROMO II PROMO III PROMO IV

SEDAN Rp. 600.000 Rp. 900.000 Rp. 1.000.000 Rp. 1.400.000

RINALDY 061 -77444353 - 082166386699 Jl. Karya Kasih komplek Pondok Karya prima Blok B no. 1 Medan – Indonesia Website : www.hylintasrentacar.com Facebook: Rinaldy Gultom MENERIMA TITIPAN / BAGI HASIL MOBIL

BURSA

KOMPUTER

MINI BUS Rp. 700.000 Rp. 1.000.000 Rp. 1.100.000 Rp. 1.600.000

BURSA

ELITE MOTOR

Hub. Jl. Nibung II No. 114 Medan (Samping Medan Plaza) Telp. (061) 4566884 (Hunting) dekat Carrefour.

Harian

WASPADA

Tempat Promosi Iklan Anda

AC

ELEKTRONIK 1 Pk + Pipa + Kabel Rp. 1.990.000 100% Baru / Garansi 2 Tahun Specialis AC/Cuci AC 25.000/ Isi Obat/Bongkar Pasang NB: Tukarkan AC Rusak anda dan AC Baru kami Hub. TOKO SUMATERA JAYA Jl. Gatot Subroto 401 Telp. 6963 8880 / 77555550 / 0614143670

JUAL - BELI

TV, LCD, Kulkas, Handycam, DSLR, Laptop, LCD, Proyektor, PS 1, 2, 3, Sound system, dll Hub. Joel 0853.5895.2998

JUAL - BELI TV LCD, PS, DVD, AMPLI, COMPO

TV LCD 32” P. Sonic = 3,4Jt. 32”LCD/LG=3,2JT, 42” LCD Samsung=3,5Jt, 34 Sony = 2 Jt, 29” Flat Baru LG =2 Jt, 29” Bekas 900rb - 1,7 Jt. 14 - 21=300rb - 650rb, TV LCD 22” 1,4 Jt. 17” LCD Monitor 1Jt, 22”=1,5jt. PS1=400rb, PS 2=800rb, DVD 200rb, Vortable = 700rb. Ampli Gitar=700rb, Sansui Technics-SU 7600Pioner, SA.6300-EQ, Spk. BMB - TV Mobil=500rb

LAPTOP, HANDYCAM, CAMERA, PROJECTOR

Handicam Sony Hi-8=1Jt, Mini DV=2Jt, DVD/HDD=3Jt, Camera 5 Mp - 12 Mp 500rb - 1,2Jt. Fax= 600rb, LCD Projector, Toshiba, Sanyo, Printer HP=450rb

AC

SPLIT BEKAS MODEL BARU DIJUAL MURAH 1 Pk Rp. 1.200.000

DIOBRAL AC, KULKAS, M. CUCI, P. AIR, GENSET

Jual AC Baru/Bekas 1/2, 3/4, 1 1/2, 2 Pk 1,2Jt. AC Window 1 Pk=800rb. Kulkas 1 Pt-2Pt-600rb - 1,2Jt, 2 Pt. Super Jumbo=1,9Jt. M. Cuci 1 Tb-2 Tb=600rb - 1,2 Jt. M. Cuci baru=1,2Jt (2 Tb. 9 Kg) Genset 3000w 2 Jt, Pompa Air, Sanyo - P. Cliner

UD. SENANG HATI

Hub. 4517509 - 0821 6322 4343 Jl. Sekip 67 A

Agenda

WASPADA Jumat, 18 November 2011

Nostalgia Fans Club Gelar Pentas Alusi Au Nostalgia Fans Club (NFC) menggagas acara kerinduan artis Batak yang populer di era 1980-an dengan mengemas acara Alusi Au di Balai Raya Tiara Medan, Jumat, 2 Desember 2011. Artis bakal tampil antara lain Victor Hutabarat, Christine Panjaitan, Eddy Silitonga, Rita Butarbutar, Sandro Tobing dan Diana Nasution. “Ini putaran ke-20 NFC mengadakan kegiatan di Medan. Kali ini berkaitan dengan pergantian tahun hingga yang ditampilkan adalah lagu-lagu pernah populer di era 1980-an hingga 2000-an plus lagu Batak,” ujar Ketua Panitia Kerinduan Alusi Au NFC Horas P Aritonang SE, Sabtu, (12/11). Kegiatan tersebut tetap sebagai sarana nostalgia melalui lagu hits di eranya yang dijadikan untuk mengeratkan silatu-

rahim warga Sumut khususnya Medan di manapun berada. Sejumlah anak Sumut kini berada di luar daerah atau pejabat pernah berdinas di provinsi ini diundang. “Selain itu, keluar-ga besar Sriwijaya dan Punguan Aritonang pun dijemput khu-suslah,” tandas Horas Aritonang. Keluarga besar Sriwijaya adalah tempat silaturahim komunitas warga Sumatera Selatan, baik yang lahir di kota Palembang maupun orangorang berdarah Sumatera Selatan. Punguan Aritonang adalah komunitas yang berdirinya digagas Horas Aritonang. Tentang tema Kerinduan Alusi Au, karena di acara nantinya para artis bakal melantunkan lagu Batak dari masa ke masa. “Penampilan para artis diiringi orkestra guna menjamin kualitas musikalitas,” tandasnya

Black Sabbath Manggung Lagi

sambil mengatakan audiens pun dimungkinkan bernyanyi bersama artis pujaannya di pentas. Sejumlah pihak terlibat dalam Kerinduan Alu Sia Au di antaranya penggagas NFC yakni Vonny Lidya dan Eddy W serta untuk kegiatan kali ini acara di-koordinatori Dr H Edwin effendi MSc, koordinator artis Miko Lukman, Drs Hotlan Butarbutar MSi dan Usron Putra. Di sekretariat NFC untuk Kerinduan Alu Sia Au Jalan Tenis 7 Medan, Minggu, (13/11), Usron Putra mengatakan, kegiatan terbuka untuk umum bahkan untuk bernostalgia bersama para artis tapi lebih dahulu me-registrasi ke panitia, termasuk request lagu agar dibawakan artis pujaannya. “Biar semua yang diinginkan berjalanmak-simal,”tandasnya.(rel/m19)

Band rock veteran asal Inggris Black Sabbath mengumumkan bahwa mereka akan bereuni dalam empat formasi aslinya untuk pertama kali dalam album terbarunya di 33 tahun terakhir dan selama tur dunia di tahun 2012. Seperti dikutip dari Reuters, penyanyi Ozzy Osbourne, gitaris Tony Lommi, pemain bass Geezer Butler dan drummer Bill Ward mengatakan dalam jumpa persnya di Sunset Strip club Whisky a Go Go bahwa mereka akan tampil dalam Download Festival yang akan diadakan di Inggris pada 2012. Band itu, dari sejak pertama bersama

KERJA

BURSA

DICARI 2 ORANG Tk Pangkas Muslim yg berpengalaman, Rajin, Jujur dengan sistem bagi hasil, Hub. Pangkas Samudra Jl. Gaharu No. 140 Mdn Telp. (061) 661.2592 atau dtg langsung

DIBUTUHKAN: GADIS ATAU JANDA Muslim utk jaga anak Gaji 700 Rb/ bln (Bersih)

Hub. Ibu Riris 0821.6552.4355 0812.6553.5559

DIBUTUHKAN

2 org Lk Lajang untuk pembantu/ Pelayan di Penginapan Kls Melati Hub Jl. Semarang No. 2 Medan Telp. (061) 457.4189

DICARI

LPGTK/ PAUT Favorit butuh cepat SMU/ D3/ S1 sbg guru Syarat Kreatif. Datang langsung hub: Jl. KH. Wahid Hasyim 92 Medan Tp. 4533.875 - 456.9269

DICARI CEPAT GURU TK/ PLAYGROUP

SMU/ D3/ S1, syarat kreatif, Datang langsung: Jl. Karya Wisata No. 23A Johor Tp. 786.1690 Medan

L OWO N GA N

Dibutuhkan utk Guru TK/ PAUD, Siap ditempatkan, Ada DIKLAT Singkat Hub. Jl. Kar ya Wisata No. 23A Medan - Johor Telp. (061) 786.1690/ 0852.6270.4985 (Bpk. E. Saragih, SH)

L OWON GA N

Dicari utk kerja di Maskapai dan Travel, Ada training dan Magang di Bandara Hub: Jl. Karya Wisata No. 23A Medan - Johor Telp. (061) 786.2156 / 0852.7075.8672 0852.6270.4985

MAGANG/ KERJA KE JEPANG Bagi anda yang ingin bekerja/ magang ke Jepang dengan resmi diselenggarakan oleh kemenakertrans RI dan IM Jepang, dapatkan informasi dan pelatihannya sekarang Persyaratan: - Laki-laki, Usia 18,7 Tahun - 25,7 tahun - Tamatan SLTA/ Diploma/ Sarjana - Tinggi badan minimal 60cm - Tidak cacat fisik, tidak buta warna/ rabun, bertindik dan bertato - FC ijazah terakhir, KTP 2 lembar - Pas photo 3x4 (3 lembar) Pendapatan dan fasilitas: - Tiket pesawat Indonesia - Jepang (PP) dan tempat tinggal (GRATIS) - Gaji: 100.000 Yen/ bln (±Rp. 11.000.000/bln) - Mendapat Asuransi kesehatan dan kecelakan kerja - Sertifikat dari pemerintah Jepang (JITCO) IMM Japan dan Perusahaan - Memperoleh tunjangan usaha mandiri 600.000 Yen ± (Rp. 65.000.000) - Tunjangan asuransi sebesar ± Rp. 30-40 Jt - Mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan yang tersebar diseluruh Indonesia setelah kembali Sekretaris & Tempat pendaftaran: LPK MINORI (Kampus Politeknik/ Amik MBP) Pusat Pelatihan dan Pendidikan Magang ke Jepang Jl. Letjend. Jamin Ginting No. 285 - 287 P.Bulan Medan Email: lpkminori@yahoo.co.id CP: M. Marpaung: 0813.7557.0839 R. Situmorang 0852.9676.3609 Gelombang I s/d 30 November 2011 Gelombang II s/d 28 Desember 2011

VACANCY

Our new company PMDN Cemara Parts Manufacturing, located in Medan has a vaccant position for a Mechanical Engineer. Position Responsibilites Run the production, supervise the employees (about 6 people in the beginning), provide expertise in spesific areas of the manufacturing process to ensure the most effictive manufacture of our product, able to solve varous production machine problems that can occur, adn to maintain the communication with the parent company overseas. Requirements: - Male - Preferred backgound: S1 from Tehnik Mesin from a reputable university with good GPA - Fluent in writing and speaking English - Min. 2 years working experience in related field - Able to use computer Please submitt your CV to the following adress: to PT. Cemara Parts Manufacturing or email to TData AB: lina_strmberg@telia.com c/o TASBI blok YY 191

LOWONGAN KERJA DIBUTUHKAN TEKNISI

1. Pria, pendidikan min. SMU/ STM dan sederajatnya mengerti tentang dasar-dasar komputer dan elektronik 2. Disiplin, jujur, rajin, luwes, komunikatif dan bertanggung jawab 3. Bersedia untuk ditugaskan keluar kota 4. Dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar Kirim surat lamaran ke: Harian WASPADA cantumkan kode “MAHAJAYA” pada sudut kanan amplop. Surat lamaran diterima paling lambat 7 (tujuh) hari setelah iklan diterbitkan

UNDANGAN

WISUDA SARJANA UNIVERSITAS AMIR HAMZAH MEDAN Kepada seluruh calon Wisudawan/i untuk mengikuti wisuda Sarjana UNHAM TAHUN 2011 yang akan dilaksanakan pada:

1. Pemasangan Depot Air Minum Sistem Multi Filtrasi & RO Rp. 14 Jt s/d 38 Jt 2. Pemasangan AMDK dan Pengurusan SNI & BPOM 3. Air Pegunungan 7000 Liter 4. Menyediakan Segala jenis Spare Part Depot Air Minum 5. Menyediakan Mesin Penjernih Air Rumah Tangga, R.S, Pabrik dll

Hari/ Tanggal : Sabtu/ 10 Desember 2011 Jam : 08.00 Wib s/d Selesai Tempat : Deli Room Hotel Danau Toba International (HDTI) Informasi dan pendaftaran di Fakultas masing-masing, pendaftaran dimulai tanggal 14 November 2011 dan ditutup tanggal 30 November 2011, Pengambilan Toga dan Undangan wisuda 5/8 Desember 2011. Demikian dimaklumi. Medan, 12 November 2011 PANITIA WISUDA SARJANA UNHAM PERIODE TAHUN 2011

CV. HYDRO UTAMA

Jl. Kapt. Muslim No. 53-D Medan Telp. (061) 8457879 Jl. Serdang No. 368 B Medan Telp. (061) 453.2484 - 77839790 HP. 0812 600 5410

NURUL FIKRI BIMBEL TERBESAR DI JAKARTA

MEMBUTUHKAN BANYAK PENGAJAR UNTUK SEMUA MATA PELAJARAN SYARAT: MUSLIM/ MUSLIMAH BELUM MENIKAH, SARJANA S1 YG DI-SNMPTN KAN, BERSEDIA DITEMPATKAN DI JAKARTA FASILITAS: GAJI TETAP PERBULAN ANTARA 25 JT, ASRAMA, ASURANSI, THR, BONUS AKHIR TAHUN, TIKET PESAWAT, JENJANG KARIR YG MENARIK KIRIMKAN LAMARAN DAN CV KE:

NF

Sumatera Utara memperingati Hari Pariwisata Dunia mengadakan even “Gema Pariwisata Sumatera Utara 2011 “ berlangsung 24,25,26 November 2011 di Tapian Daya pukul 10.00 pagi sampai 22.00. Pembukaan 24 November pukul 14.00 dilakukan Plt Gubsu H. Gatot Pudjonugroho, ST dilanjutkan konvoi 14 etnis budaya di Sumatera Utara mengelilingi kota Medan beserta klub mobil dan motor antik. Acara hari kedua tanggal 25 November diisi berbagai kompetisi melibatkan seluruh kalangan pelajar sebagai bentuk brain storming untuk membangkitkan kesadaran para remaja agar mencintai pariwisata dalam negeri umumnya dan Sumut khususnya. Kompetisi diperlombakan diantaranya : lomba mewarnai untuk tingkat TK, Kompetisi Band Pelajar, Kompetisi Fotografi dengan Tema Indahnya Pariwisata Sumut. Hari ketiga tanggal 26 November berlangsung persembahan spesial yaitu pemecahan rekor MURI dengan tarian “Landek Piso Surit“ dengan Jumlah Peserta 1500 orang dimana nantinya pemecahan rekor MURI langsung disaksikan official record dari MURI. Persembahan ini dilaksanakan pukul 09.00 juga pada malam penutupan persembahan spesial kolaborasi tetap mencirikan pelestarian kebudayaan dan pariwisata Sumut, kolaborasi nantinya melibatkan Duo percussion, Marching Band, Gordang 9, tarian kontemporer dan Break Dance. Kolaborasi nantinya akan menampilkan tiga lagu yang sudah di mixed show director event ini Jiank Tampanz dari pihak Flash Organizer Selaku event organizer yang dipercaya Pihak Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Sumatera utara Untuk melaksanakan Event ini.(rel/m19)

KRISNA WATER

600 Orang Marketing dan Supervisor untuk Sumatera Lokasi Pemasaran : NAD-SUMUT-RIAU NAD 1 : Agara dan Gayo Luwes NAD 2 : TapakTuan NAD 3 : Banda Aceh NAD 4 : Lhoksumawe SUMUT 1 : Lubuk Pakam SUMUT 2 : Tanah Karo SUMUT 3 : Siborong-borong SUMUT 4 : Rantau Prapat Syarat-syarat : 1. Memiliki Sepeda Motor dan SIM C 2. Pengalaman Marketing dan Supervisor 1 Tahun 3. Berjiwa Pemenang 4. Bekerja Berdasarkan Target 5. Bekerja di bawah Tekanan 6. Tidak terikat dengan keluarga Fasilitas: 1. Uang makan dan BBM 2. Penghasilan Pokok 3. Intensif Lamaran dikirimkan ke PO BOX 41 LBP SUMUT 20500 Selambat-lambatnya 14 hari setelah Iklan ini terbit

LOWONGAN

berada dalam payung nama Black Sabbath di tahun 1969 mengatakan mereka sedang mengerjakan materi baru untuk albumnya yang akan diluncurkan pada musim gugur 2012. Belum ada judul yang diberikan tetapi album itu akan diproduksi Rick Rubin. “Saatnya sekarang atau tidak pernah sama sekali. Kami telah besar bersama. Segalanya sangat baik,” ujar Lommi kepada para wartawan di klub dimana Black Sabbath memainkan konser pertamanya di Los Angeles tepatnya sejak 41 tahun lalu. “Rasanya seperti meletakkan sarung tangan lama. Hal ini menakjubkan,” kata Lommi Empat musisi itu, kini berada pada usia 60an. Mereka meluncurkan album studio dengan semua materi asli di tahun 1978 berjudul Never Say Never. Rumor mengenai kemungkinan reuni dari band metal Inggris itu, terkait dengan dirinya yang sebagai salah satu pionir musik heavy metal yang memiliki banyak lagu hits seperti Iron man dan War Pigs yang telah diputar selama berbulan bulan. “Ini hanyalah soal waktu,” Osbourne menga-takan. Gagasan bahwa empat orang ini telah mencoba di masa lalu untuk bisa bekerja sama lagi. Band itu juga mengumumkan peluncuran laman resmi mereka www.blacksabbath.com. Osbourne telah dipecat dari band itu pada tahun 1979. (ant)

Tarian Landek Piso Surit Akan Pecahkan Rekor MURI

MODEL TERBARU

HARGA TERMURAH L OWO N GA N

B7

MEDAN

BARU

JL. ISKANDAR MUDA NO. 57 Telp. (061) 452.5255 atau nfmedan@gmail.com. Paling lambat 27 November 2011

DIJUAL 2 - BANGUNAN GANDENG SERBAGUNA:

1 - Unit Ukr. P. 17xL. 17mtr x 4 Tingkat, Halaman Uk. P. 33xL. 17mtr Siap pakai, 1 unit Ukr. P. 15xL. 28mtr x 3 Tingkat, Halaman ukr. P. 35xL. 28mtr, SIap pakai. Grand Total Tanah P. 50xL. 45mtr, Serta Grand Total Bangunan 2200m². di Medan halaman depan muat ±80 unit mobil. Lokasi strategis yg merupakan jalan alternatif ke Airport baru Mdn. Jl. Letda Sujono Medan, Fasilitas: Listrik 150A, Air PDAM, Telepon 8’ line. Cocok utk SPBU. Supermarket, Bank dan Gudang Distributor berikut kantor, Bisa tukar tambah dgn tanah/ bangunan² lama jalan besar/ Raya Medan

Hub. 0812.600.9988

REKRUTMEN DOSEN

Syarat: - Lulusan S-1 dan S-2 - Program studi Teknik Informatika, Teknik Komputer, SIstem Informasi, dan Sistem Komputer - Program studi lain dengan konsentrasi Ilmu Komputer Dengan melengkapi: - Surat lamaran - Daftar riwayat hidup - Fotocopy KTP - Pasfoto warna 3x4 cm: 2 lembar - Ijazah terakhir (legalisir) - Transkrip nilai (legalisir) Lamaran diantar langsung ke: STMIK Potensi Utama (Kampus 2)

RU M A H D I J UA L / B . U LB. 100M², LT. 12X22M²,SHM, LISTRIK 900 WATT, PAM, BBS BANJIR, BISA MASUK MOBIL HRG 310 JT/NEGO JL. RAHMADSYAH GG. SEKOLAH NO. 416 P. KOMAT I TANAH ADA BANGUNAN TUA JL. PURI NO. 161 SBH GG. PURNAWA, SHM, UKURAN 11X22M

Hub. Pak Gafar 08139.756.756.7 (TP)

TANAH MURAH Tanah Jl. Binjai Km. 18, L. 3432m, SHM, Rmh Jl. Klambir V, Permanen, L. 18x18m, SHM, H. 350 Jt/nego Call: 0812.8637.3459 - 0819.827.459

TANAH/ RUMAH PERMANEN DIJUAL SEGERA

Ukuran Tanah ±600m Sertifikat SHM, KM 3, KT 4, Garasi, Ada kamar tamu, R. sholat (Gudang) Alamat Jl. Benteng Hilir Gg. Wakaf No. 187 Hub. 0813.6155.0878

TANAH DIJUAL

Lebar: 120 m x Panjang 156 m di Pinggir Jalan besar Mencirim, Harga Rp. 250.000 (Dua Ratus Puluh Ribu Rupiah), SHM Hub. 0819.2173.609 0812.6091.3152

TANAH DIJUAL

UK. 20X20 DI KOMP. ALBAROKAH UK. 20X30 DI PSR. 4 LAUDENDANG HARGA NEGO HUB: 0812.6085.4757

BURSA

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802- 7653.2188

SPRING BED DIJUAL MURAH Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.150.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

Uk. 4x16m, 2 Tkt, 2x Cor, SHM, Hrg 350 Jt/ Kosong, Jl. Tempua No. 7 & 8, masuk dari Ringroad Serius hub. 0812.6588.5529 RUMAH Dijual di Perum. Villa Malina (Jl. Setia Budi Psr. III/ Ring Road Gagak Hitam) Jl. Deli Bunga No. 6, LT. 8x15m, LB. 80m², PLN, PAM, Keramik, 2 KT, 2 KM, Harga 325 Jt/nego Hub.0812.6532.3808-0819.7311.8008

RUMAH BARU TASBI II

Bisa KPR, LB. 105, LT. 144, 2 Lt, 4 KT, 3 KM, Mdl minimalis, Atap genteng, Lantai granit, Masih ada halaman/ taman, muka belakang Hrg 750 Jt/nego HP. 0813.7533.4051

DIJUAL 02 UNIT RUMAH GANDENG

SURAT TANAH SERTIFIKAT HAK MILIK LUAS TANAH 155M² UKURAN BANGUNAN 18X7M A L A M AT : J L . T U A M A N G G a n g Toleransi No. 1 Medan FASILITAS: Listrik, Garasi, Sumur bor, Kamar Mandi, Cocok untuk koskosan, dekat Sekolah dan Kampus BERMINAT? HUBUNGI PEMILIK LANGSUNG DI NO HP. 0812.6389.1966

JUAL RUGI Rumah Komp. Golden Hill Sei Mencirim, Kp. Lalang, Harga 250 Jt, Harga Pasaran 280 Jt, Boleh Bayar 2x, 125 Jt sekarang Sisanya 1 tahun lagi Tanpa bunga dan cicilan bulanan

Hub: 0813.7690.4089

MENJUAL PECI TEMPAHAN

Berbagai Model dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 344/Jl. Serdang Depan Gg. Sado Medan, HARI MINGGU TETAP BUKA

MEMBIMBING CALON TAMU ALLAH MULAI DARI TANAH AIR SAMPAI KE TANAH SUCI. DIBIMBING OLEH USTADZ DAN ALUMNI-ALUMNI DARI TIMUR TENGAH: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Ifa Dasyaattt !!!!!!! MENCARI MEMBER/ ANGGOTA

Umroh Umroh Umroh Umroh Umroh Umroh Umroh

Reguler 9hr, 13 dan 14hr Arbain di Madinah Plus Mesir Plus Turkey Plus Jordan Aqsha Plus India Kashmir Plus Dubai

FEBRUARI 2012

DAFTARKAN SEGERA KE:

BAJU, COOKWARE, AKSESORIS,

KANTOR PUSAT MULTAZAM MEDAN JL. TITI PAPAN/ PERTAHANAN NO. 10 SEI SIKAMBING TELP. (061) 457.6116 - 7731.3385 HP. 0812.6495.8456 - 0813.6137.2321 - 0812.648.1828

KOSMETIC, DLL BONUS: UANG, PERJALANAN IBADAH, PERJALANAN WISATA,

BURSA

MOBIL, RUMAH, SEPEDA MOTOR

PERCETAKAN

HUB: MELAWATI

BURSA

(061) 794.7364 / 0813.6229.7935

BURSA

H A N YA 1 6 J U TA B I S A B U K A LAUNDRY KILOAN + DIAJARKAN DRY CLEAN + LOUNDRY HELM 0852.6298.7114 TERMURAH/ TERBANYAK CABANG DI ACEH - SUMUT

“AULIA CATERING” MENERIMA

RANTANGAN & NASI KOTAK 100% HALAL, TANPA PENYEDAP & PEGAWET, HARI TERJANGKAU ANTAR KETEMPAT ALAMAT “RAJAWALI/ BALAM PLATINUM RESIDENS BLOK B16” 0812.6051.0099

TERCECER

BURSA

HILANG/TERCECER

HILANG Tercecer Surat Keterangan Penyerahan Hak No. 008/SKP/V/1980 a/n. SUWATI. Luas tanah 200M2 terletak di Jalan Belibis Sei. SikambingB Kecamatan Medan Sunggal.

PHOTO COPY

HILANG/TERCECER

New Arrival:

Surat Tanah A/n. Markam yang terletak di Dusun III Desa Simpang Empat Kec. Sei Rampah. Kab.Serdang Bedagai, seluas : +/- 2752 M2. Bagi yang menemukan mohon dikembalikan ke Dusun II Desa Suka Sari Kec. Pegajahan, Kab. Serdang Bedagai

- BLOUSE-BLOUSE IMPORT (tersedia Uk. besar/ jumbo) - KEBAYA-KEBAYA BORDIR EKSLUSIF - BAJU BODO BERBAGAI MODEL - BHN KEBAYA/ GAMIS/ STELAN - GAMIS DAN KAFTAN DENGAN DESIGN TERBARU - DAN MASIH BANYAK LAGI

HILANG/TERBAKAR 2 SURAT

WASPADA

-Keterangan tanah yang terletak di Jl. Mangaan V Ling XIII Kel. Mabar Kec. Medan Deli luas +/- 3,446,42M2. -Asli Surat Keterangan Tanah yang terletak Jl. Mangaan V Lingkungan XIII Kel. Mabar Kec. Medan Deli Luas +/- 577, 185 M2, A/n. MISKUN Hilang/Terbakar pada hari Rabu 13 Mei 2009. di Rumah di Jl. Mangaan V Lk. XIII Kel. Mabar Kec. Medan Deli Tgl. 13 Mei 2009 Pkl. 02.00 WIB.

BURSA

BURSA

PELUANG BISNIS

Kantor Pusat: Gedung Gelora Plaza Jl. S.M. Raja No. 4 Medan Cabang: Jl. Sri Ratu Safiatuddin (Peunayong) Banda Aceh Telp. 061-7326981, 0813 7503 1889, 0852 6213 3488

Hilang tercecer Surat Keterangan Tanah Nomor: 87/SKT/MS/1978 a/n. TARBO luas tanah 575M Terletak di Jalan Garuda. Sei Sikambing-B. Kec Medan Sunggal.

(DEPOT IFA MELAWATI TAMORA)

PENDIDIKAN PRIVAT SIKLUS guru datang kerumah, SD, SMP, SMA, Semua pelajaran bel: (061) 91425300/082117835595

HILANG/TERCECER

Surat Keterangan Tanah Kecamatan Medan Denai Nomor: 594.83/21/Mdn/2005. A/n. AMIROEDDIN R. Yang terletak di Lingkungan XVII Kel. Binjai. Kec. Medan Denai Luas: 468,75M2. Tercecer di sekitar Jl. Raya Menteng s/d Jl. Rawa (Jl. Denai)

KURSUS KOMPUTER SINGKAT LPK PAULINE

(TEMPAT KURSUS TERBAIK DI MEDAN) Word + Excel 200 Rb (2 minggu) Word + Excel + Internet 300 Rb (3 minggu) Ms. Office + Internet 450 Rb (1 bulan) Design Grafis (Komplit) 600 Rb (1 bulan) Autocad 2D, 3D 300 Rb (10 hari) Merakit komputer/ Installing 400 Rb (6 hari) Web Design/ Web Programing 500 Rb (10 hari) Daftarkan lsg belajar, waktu bebas, Tanpa batas usia Jl. Sei Batang Hari No. 170 Medan Telp. (061) 844.2158 - Website: www.lkp-pauline.com

SERVICE

AC

ELEKTRONIK

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

DIFA SERVIS

Cuci AC - Isi Freon Bongkar - Pasang - Referensi Kulkas - Mesin Cuci

SERVICE

0813 9735 7061 061 696 44786

WASPADA

BURSA

KONSTRUKSI

WC WC 0812 60444275

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

TUMPAT/ SAL. AIR

845.8996 0812.631.6631

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

JL. SETIA BUDI

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

WC 0812 642 71725 PAK ADI

WASPADA

Bergaransi/ Setia Luhur 160 F

Hub. TUMPAT / SEDOT WC/GRANSI

MOBIL SEDOT

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

Jl. BRAYAN MEDAN

HP.

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

ALAT VITAL

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN -

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

: AL-HARAM (5*) : JAWHARAT ANFAL (4*) : AL AZHAR (5*) KEMESJID ±60 METER

Penerbangan Via Singapore * Khusus bagi jama’ah dari luar kota nginap di Hotel Madani Gratis * Seluruh Jamaah Tertanggung ASURANSI

SURAT HILANG

JL. PAHLAWAN NO. 7 TG. MORAWA

MATERIAL

HOTEL MADINAH HOTEL MAKKAH HOTEL JEDDAH JARAK HOTEL

PEMBUKAAN MANASIK HAJI DILAKSANAKAN PADA

PRODUK LENGKAP: TAS, SEPATU,

Harian

: Luas Bangunan : Luas Tanah : Ruang Makan : Ruang Tamu

RUKO DIJUAL

PECI MAHKOTA

JL. JEND. GATOT SUBROTO NO. 288 (061) 415.5373 MEDAN

Informasi Pembaca Bursa Property

RUMAH DIJUAL

Izin Usaha: 503/1099.SK.HO/SL/NT/08 UMROH REGULER 9 HARI 19.27 FEBRUARI 2, 6, 9 MARET UMROH REGULER 14 HARI 22, 29 FEBRUARI 14, 12, 21 MARET UMROH REGULER 20 HARI 7 MARET

BRASTAGI SUPERMARKET

BURSA

Jl. Purrowirawan No. 25 Lau Dendang - Deli Serdang, 5 Kamar Tidur, 1 Paviliun, Garasi, Ukuran Tanah 20x30m Surat SHM Hub. 0813.7004.1969

MUL TA Z A M LT

AMANAH UMROH

Berpengalaman professional

DAPATKAN DISCOUNT 30%-50% SELAMA NOVEMBER 2011

PROPERTY

RUMAH 3 unit dijual, 2 unit di GMI Binjai, 1 unit di RMI Marelan Hub. 0853.7374.3626

MANASIK HAJI D AN UMROH DA

Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802 - 7653.2188

Jl. K.L. Yos Sudarso No. 3A Tanjung Mulia - Medan Pada bagian: Customer Service Lamaran diantar paling lambat pada Hari: Sabtu/ 26 Nopember 2011 Pukul: 21.00 WIB

GR : Garasi LB KM : Kamar Mandi LT KP : Kamar Pembantu RM KT : Kamar Tidur RT SHM: Sertifikat Hak Milik

BURSA

BUSANA & ASESORIS

Dompet W. hitam yang berisikan: - STNK mobil Atoz Hyundai BA 688SE - STNK Spd Motor Yamaha Mio: BB 3392 FD Dan Surat-surat Penting lainnya. A/n. Dr. Martiani Puji Atmika. Tercecer di dpn Rumah Jl. Jermal III No. 9B. Kel. Medan Denai waktu turun dari becak mesin. Bagi yang menemukan mohon dikembalikan ke alamat diatas atau HP: 0812 6582 2889. Tidak akan dituntut dan akan diberikan imbalan sepantasnya.

TERCECER

BPKB BK 1314 GM a/n. ERICK KURNIAWAN Merk: Hyundai 2004. No. Rangka: KMHBT 51 HR 40188656 No. Mesin: G4EA4491791

TERCECER

BPKB Sepeda Motor Honda BK 3934 AAI. Atas nama: WINDA MAYA. Alamat: Jl. Kpt Muslim Gg. Jawa No. 12 Medan Helvetia. No. BPKB: 00357182 No. yang dihubungi: 0857 6011 0200

MINI & EFEKTIF

IKLANKAN PRODUK ANDA BURSA

KESEHATAN

KUSUK & LULUR TERAPY MBAK ALIN

BERSEDIA DIPANGGIL HUB. 0813.7739.9508

ANDA BUTUH

ALAT BANTU DENGAR ? HUB.

MELTRA HEARING AID JL. KEDIRI NO. 36 MEDAN TELP. 451.6161

KLINIK TERAPY ALAT VITAL MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

Dengan H. TEJA SAEFUL Cucu Asli Mak Erot Bersama

A. Ust OTONG

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benar-benar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria jangan sampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) HP. 0 8 1 2 . 4 0 3 8 . 3 3 3

KLINIK TRAPI ALAT VITAL MAK HJ. ICOT Ditangani langsung

H. UST. YUSUF/ H. ABIDIN

Setelah sukses di propinsi di Papua, kini hadir di kota Medan, pengobatan nyata luar biasa, bila anda ingin perkasa, ingat jangan salah informasi disini yang pasi ±30 menit kami akan buktikan alat vital menjadi besar dan perkasa. Dengan metode pengurutan disekitar alat vital melalui totok urat-urat kejantanan. Kami tidak mengumbar janji belaka. Tdk ada efek samping, bebas utk semua agama. Bukan janji tapi bukti ditempat Penanganan khusus pria: - Memperbesar, panjang, keras, kuat dan tahan lama - Kencing manis, diabetes, L. syahwat - Ejakulasi dini/ impotensi Khusus Wanita: - Memperbesar/ kencang payudara - Ingin punya keturunan/ gurah vagina - Ingin kembali perawan/ keputihan Konsultasi umum - Ajian semar mesem/ buka aura - Penglaris/ penghasihan/ cari jodoh - Pasang susuk, karir/ jabatan

DIJAMIN 100% Alamat Jl. Halat / Masuk Jl. Senam No. 19C. Belakang Makam Pahlawan H P. 0 8 2 1 . 6 6 5 5 . 1 2 2 2

Ekonomi & Bisnis

B8

WASPADA Jumat 18 November 2011

Tanpa Jelaskan Solusi

Gubsu Ungkap 700 Km Jalan Di Sumut Rusak Parah MEDAN (Waspada): Tanpa memberikan solusi apa pun Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujonugroho mengungkap masalah infrastruktur jalan merupakan hambatan serius bagi kemajuan ekonomi di Sumut, karena jalan menjadi salah satu penyumbang terbesar inflasi di Sumut. Gatot mengatakan, jalan di Sumatera Utara mencapai 2.700 km lebih merupakan terpanjang di Indonesia, namun sekira 700 Km dalam kondisi rusak baik sedang maupun rusak parah dan perbaikannya dilakukan secara bertahap. Ironisnya, belum sampai seluruhnya dapat diperbaiki, yang sudah diperbaiki mengalami kerusakan kembali. “Tahun ini diperbaiki dan tahun depan rusak lagi sehingga terus-menerus kondisi jalannya tetap rusak,” kata Gatot Pujo Nugroho dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Bagian Utara di gedung Bank Indonesia (BI) Jalan Balai Kota Medan Kamis (17/11). Rakorwil TPID tersebut menghadirkan keynote speech Deputi Gubernur BI Hartado A Sarwono dan diikuti Pemimpin BI Regional Sumut-Aceh Nasser Atorf, Deputi Pemimpin BI Regional Sumut-Aceh Achmad

Fauzi, Kabid Ekonomi dan Moneter Mikael Budisatrio, Walikota Medan Rahudman Harahap, Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus,Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, mewakili Walikota Lhokseumawe Munir Usman, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Unila Bustanul Arifin dan para pemimpin BI di Banda Aceh, Lhokseumawe, Sibolga dan Pematangsiantar. “Masalah infrastruktur jalan memang menjadi hambatan serius karena sebagai salah satu penyumbang terbesar inflasi di Sumut. Untuk perbaikan jalan rusak tersebut anggaran yang tersedia tiap tahun hanya untuk sepanjang 180 Km. Jadi kalau sudah diperbaiki tahun ini dan tahun kedua ada lagi yang rusak, begitulah seterusnya kondisi jalan tersebut,” jelas Gatot. Gatot menyebutkan, truktruk pengangkut minyak kelapa sawit (CPO) yang hilir mudik dari lokasi kebun ke pelabuhan sebagai pemicu utama rusaknya jalan-jalan di Sumut.

Sementara itu ekspor CPO dari Belawan cukup tinggi, namun hasilnya hampir tidak ‘menetes’ ke Sumut. “Angkutan CPO dari kebun ke pelabunan dengan truk-truk besar yang merusak jalan tapi manfaatnya tidak ada untuk daerah ini,” tegas Gatot. Gatot berharap perlu fungsi koordinasi ditingkatkan lagi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk perbaikan infrastruktur. Koordinasi dengan Aceh juga perlu mengingat distribusi barang terjadi antara kedua daerah tersebut. “Bukan cuma Aceh, tapi juga Sumatera,” katanya. Keluhan tentang infrastruktur jalan ini diungkapkan hampir semua kepala daerah yang hadir pada acara tersebut. Jalan rusak pemicu utama terjadinya inflasi di daerah mereka. Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menyebutkan inflasi di Sibolga Oktober 2011 mencapai 2,94 persen, nomor tiga nasional. “Distribusi barang di Kota Sibolga sendiri tidak ada masalah. Yang masalah, masuknya barang ke Sibolga terkendala gara-gara jalan rusak. Padahal ada lima daerah di sekitar Sibolga yang barangnya masuk melalui Sibolga,” kata Syarfi, seraya mengatakan, selain jalan, naiknya harga beras dan ikan juga menjadi penyumbang inflasi. Untuk itu, ia minta supaya jalan menuju Sibolga diperbaiki, beras miskin (Raskin) hendak-

nya didistribusikan lebih cepat lagi dan perlu operasi pasar (OP) beras tiga kali. Hal senada diungkapkan Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus bahwa kotanya merupakan juara satu inflasi di mana posisi Oktober 2011 mencapai 6,38 persen, Oktober 2010-Oktober 2011 (yoy) sebesar 8,7 persen. Kondisi jalan rusak jadi pemicu inflasi. Apalagi sayur mayur didatangkan dari Karo sehingga distribusi barang yang kurang lancar menyebabkan harga komoditi pangan mahal. Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono mengakui masalah infrastrukur jalan terkait dengan alokasi dana di APBN, jadi bukan hanya masalah pemerintah daerah saja. Namun menurut Hartadi, secara nasional kinerja perekonomian cukup baik meski di tengah resesi global Eropa dan Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun 2011 mencapai 6,5 persen, cukup tinggi dibanding China. Pertumbuhan yang tinggi itu diiringi dengan laju inflasi yang rendah sampai Oktober 2011 sebesar 2,85 persen. Dengan inflasi rendah maka daya beli tinggi dan hampir semua pendapatan masyarakat menengah dibelanjakan untuk kebutuhan pokok. “Kondisi perekonomian seperti ini dinilai baik, di mana pertumbuhannya tinggi tapi inflasi rendah,” jelasnya. (m41)

Pembangunan PLTAAsahan III Molor Lagi MEDAN (Waspada): Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III yang sebelumnya telah dijadwalkan beroperasi 2014 kemudian mundur menjadi 2015, kini terancam molor lagi jadi 2016. Pasalnya hingga sampai saat ini, Pemprovsu belum menandatangani izin lokasi proyek tersebut. “Kami khawatir, apabila izin lokasi PLTA Asahan III tidak segera diterbitkan Pemprovsu, maka proses konstruksinya pun akan mengalami keterlambatan, karena izin lokasi tersebut adalah sebagai dasar untuk membebaskan tanah tapak proyek yang total kebutuhannya adalah sekitar 210 hektar,” kata Manajer proyek PLTA Asahan III Robert Purba kepada wartawan di Medan, Kamis (17/11). Direncanakan tanah untuk proyek utama tersebut harus sudah selesai dibebaskan pada sekitar Februari 2012 agar target pencapaian rencana operasi

PLTA Asahan III pada Oktober dan November 2015 tidak terlambat, namun karena proses pembebasan tanah proyek utama belum dimulai, rencana operasi tersebut bisa dimungkinkan akan molor lagi pada 2016. Dalam hal ini Robert mengatakan, Pemprovsu berpotensi tidak mengindahkan Perpres RI No.4 tahun 2010 dan Peraturan Menteri ESDM No.2 tahun 2010 tentang “Penugasan PT PLN (Persero) untuk membangun PLTA Asahan III”. “Apabila Pemprovsu menunjuk pengembang lain, itu berarti tidak mematuhi Perpres No.4 tahun 2010 dan ini merupakan suatu bentuk pengangkangan kebijakan pemerintah pusat oleh pemerintah daerah,” kata Robert. Seperti pemberitaan barubaru ini, kata Robert, ada anggota DPR RI yang menyatakan Pemprov/Pemda sudah membebaskan tanah proyek PLTA

Asahan III bagi PT Bajradaya Swarna Utama/China Huadian Corporation (CHD), hal ini adalah tidak benar.“Di lapangan kami tidak melihat adanya lahan di lokasi PLTA Asahan III yang sudah dibebaskan oleh Pemda ataupun PT Bajradaya Swarna Utama/CHD,” katanya. Robert mengatakan, kalau ada keraguan Pemprovsu bahwa listrik yang akan dihasilkan PLTA Asahan III akan dijual ke Inalum, hal ini sama sekali tidak benar. Sesuai dengan single line diagram dan rencana PLN, maka seluruh energi listrik yang dihasilkan adalah untuk masyarakat Sumut, yaitu 10 MW untuk masyarakat Desa Tangga dan Desa Meranti Utara dengan ketentuan tarif berlaku. Sedangkan 164 MW lainnya akan dikirim ke GITET Simangkuk dan jaringan interkoneksi untuk mencukupi kebutuhan listrik bagi masyarakat Sumut melalui GI Porsea ke SiantarTebingtinggi-Medan dan ke

Tarutung-Sibolga. Begitu juga dengan pernyataan anggota DPR RI lainnya beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa dalam Loan Agreement pembangunan PLTA Asahan III yaitu Loan No.IP-532 bahwa PLTA Asahan III adalah dedicatet to PT Inalum, hal tersebut sama sekali tidak benar. Tidak ada satu kata-katapun di dalam Loan Agreement tersebut yang menyebutkan Inalum. Hal ini bisa dicek di Kementerian Keuangan ataupun Kementerian ESDM tentang dokumen loan agreement No.IP-532. “Jadi tidak benar adanya sinyalemen bahwa bila dana pembangunan PLTA Asahan III dari Jepang, maka energi listriknya akan disalurkan ke PT Inalum. Kami mengimbau semua pihak agar dapat memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat kita,” ujarnya. (m41)

Atasi Kelangkaan Pupuk, Pola Integrasi Perlu Diintensifkan MEUREUDU (Waspada) : Memasuki musim tanam rendengan (MTR) 2011/2012 sedang berlangsung di Provinsi Aceh, para petani mulai waswas dengan kelangkaan pupuk yang sering menghantui petani pada setiap musim tanam. Menanggapi persoalan para petani itu, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Aceh T Iskandar, Kamis (17/11) menyatakan, untuk mengatasi kelangkaan pupuk itu perlu diintensifkan pola integrasi tanaman dan ternak di kalangan petani. Hal itu ditanggapi T Iskandar karena pada setiap musim

tanam para petani di Aceh selalu dihadapkan dengan persoalan kelangakaan pupuk. Saat ini Aceh kekurangan 40.000 ton pupuk. “Di tengah kelangkaan pupuk terus mendera daerah ini, pengolahan limbah ternak dan tanaman dapat dikombinasikan secara khusus, sehingga menjadi bahan penyubur tanaman padi atau menggemukakan sapi,” jelas Iskandar. “Persoalan kekurangan pupuk dapat diatasi dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar kita, baik untuk ternak maupun tanaman,” jelas dia yang mengaku sedang berada di Bogor.

Harga Ikan Darat Di Sergai Melambung SEIRAMPAH (Waspada): Harga ikan air tawar (Darat) untuk jenis Gabus (Badau), Lele, Belut, dan Paitan khusunya di Kab.Serdang Bedagai dalam setahun terakhir terus mengalami kenaikan hingga menembus angka Rp30 ribu, bahkan Rp40 ribu per kg. Ungkapan itu disampaikan Misnah,46, dan Tutik,51, didampingi empat orang pedagang ikan darat lainnya kepada Waspada, Rabu (16/11) dilokasi pusat penjualan ikan darat di Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kec. Sei Rampah. Untuk ikan jenis gabus dan lele yang hidup , lanjutnya dijual Rp28 ribu per kg, belut Rp30 ribu serta ikan paitan Rp15 ribu, sedangkan ikan yang telah mati dijual Rp15 ribu sampai Rp20 ribu, padahal tahun lalu untuk jenis ikan tersebut harga eceran Rp12 ribu hingga Rp15 ribu. “ Mahalnya harga tersebut dikarenakan semakin sulitnya

untuk mendapatkan ikan-ikan tersebut terlebih di Januari hingga Agustus, seperti Ramadhan kemarin bisa mencapai Rp40 ribu untuk ikan gabus dan belut serta lele,” terang ibu 5 anak yang telah 15 tahun berjualan dilokasi itu. Menurut Misnah, pasokan ikan dibeli dari pencari ikan yang masih tergolong keluarga dari lokasi sekitar Kec. Sei Rampah, selain itu juga membeli dari pencari ikan langsung dan agen ikan dari kecamatan lainnya sekitar Kab.Sergai. Diakuinya, memasuki bulan September hingga Desember jumlah tangkapan ikan darat cenderung meningkat, sehingga tidak susah mendapatkannya dan setiap hari bisa berjualan hingga sore hari. “ Tetapi jika sedang sulit ikan paling bisa berjualan setengah hari, bahkan beberapa waktu lalu hingga 3 minggu tidak berjualan sulitnya ikan,” imbuh Tutik.(c03)

T Iskandar menyatakan, pola integrasi ini sebenarnya sudah diterapkan petani tempoe doeloe, tetapi kini mulai ditinggalkan seiring munculnya produk berbahan kimia. Salah satu limbah sering dibuang oleh petani sawah yakni jerami diperoleh seusai masa panen sangat baik digunakan kembali untuk penyubur tanah dan tanaman.

Sabab, kadar NPK yang dikandungkan atau dihasilkan dari jerami sangat tinggi melalui fermentasi. Dia mencontohkan, dalam 5 ton jerami dapat dihasilkan 130 kg N (urea), pupuk TSP atau SP18 sebanyak 55,6 kg dan KCL sebanyak 194 kh, sehingga disayangkan jika jerami dibakar atau dibuang tanpa diolah karena memiliki nilai ekonomi tinggi.(b09)

Merck-Sucofindo Tingkatkan Penanganan Bahan Kimia MEDAN ( Waspada): PT Merck Tbk dan PT Sucofindo (Persero) menandatangani perjanjian kerjasama dibidang Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3), Pengelolaan Bahan Kimia. Penandatanganan dilakukan Markus Bamberger, Presiden Direktur PT Merck Tbk dan Arief Safari Presiden Direktur PT Sucofindo (Persero) di Kantor Sucofindo, Kamis (10/ 11) didampingi mendampingi Sumonta Achachotipong, Direktur Divisi Bahan Kimia, PT Merck Tbk. Kerjasama ini diimplementasikan dalam bentuk workshop diberi nama Chemical Safety in Sucofindo’s Laboratories (ChemSAFE). ChemSAFE melibatkan 52 laboratorium Sucofindo di seluruh Indonesia dan dilaksanakan di 24 lokasi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Batam, Pekanbaru, Kepulauan Riau, Bandar Lampung, Cibitung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Makassar dan Papua, dengan melibatkan sekitar 300 karyawan laboratorium dan sejumlah

karyawan dari bagian terkait. Markus Bamberger, Presiden Direktur PT Merck Tbk mengatakan, kerjasama merupakan perwujudan tanggung jawab dan komitmen sejalan dengan ISO 14001 dan OHSAS 18001, serta penerapan prinsip Kebijakan Sistem Manajemen Lingkungan Keselamatan Kesehatan Kerja (SMLK3) untuk memberikan edukasi kepada pelanggan dalam pengelolaan bahan kimia berbahaya. Selain itu, bertujuan meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta mengurangi resiko kecelakaan di lingkungan kerja, kerjasama ini juga sejalan dengan filosofi PT Merck Tbk untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik (To live a better life). Arief Safari, Presiden Direktur PT Sucofindo (Persero), menambahkan pihaknya menyambut baik kerjasama ini sebagai bentuk sinergi antara Sucofindo sebagai lembaga testing laboratory terbesar di Indonesia dengan Merck Tbk. sebagai perusahaan farmasi dan kimia tertua di dunia dimana Sucofindo juga sebagai salah satu pengguna produknya.(m19)

Waspada/Hamdani

HARGA EMAS : Seorang pekerja tampak menunjukkan gelang emas di Pasar Sukaramai Medan, Kamis (17/11).Harga emas di pasaran mengalami kenaikan hingga ke level Rp 520.000 pergram yang sempat sebelumnya Rp.490.000 pergramnya.

Mahar Jadi Berkurang, Saat Harga Emas Melambung � Seperangkat Alat Shalat Pun Jadi Alternatif EMAS umumnya digunakan sebagai mahar bagi calon pengantin baru saat menikah. Melambungnya harga emas ternyata berdampak pada pengurangan mahar untuk mempelai wanita. Pasalnya, saat ini harga emas London di pasaran mencapai Rp520.000 per gram, sedangkan emas batangan dengan kadar 99,5 persen seharga Rp509.000 per gram. Dian, 21, salah satu mempelai wanita mengakui dampak kenaikan emas terhadap mahar pernikahannya. Lebih parahnya, dia memilih seperangkat alat shalat sebagai mahar pengganti emas. Sedangkan emas hanya

digunakan sebagai pega-ngan menghadapi kehidupan baru. Dia pun membelanjakan uang antaran dengan membeli 5 gram perhiasan emas dan perhiasan imitasi. “Mahar perkawinanku bukan emas, tapi seperangkat alat shalat. Emas juga dibeli, tapi untuk pegangan saja. Itu karena sekarang emas harganya mahal. Juga sebagai tambahan untuk orang tua dan adik-adik aku belikan perhiasan imitasi,” ungkapnya kepada Waspada pada resepsi pernikahannya, Minggu (13/11). Tidak beda jauh dengan Dian, Siti Zahrah, 25, salah satu pegawai bank di Jalan Marelan mengatakan pihak mempelai

BBI Gabe Tapsel Siap Produksi 18 Ton Bibit

pria terpaksa mengurangi mahar untuk perkawinannya. Awalnya, mempelai pria akan memberikan mahar sebesar 10 gram, mengingat perlengkapan lainnya belum terpenuhi maka hanya delapan gram emas digunakan sebagai mahar nikah. “Ya, mau gimana lagi. Itu sudah risiko nikah saat harga emas naik. Nggak mungkin kan nikahnya ditunda gara-gara harga emas naik,” tutur Siti. Menurut anak ketiga dari enam bersaudara ini, dia tidak mempermasalahkan kenaikan harga emas. Sebab suatu waktu emas dapat dijual kembali untuk keperluan mendesak, meskipun harga belinya mahal. Ia menyarankan kepada pasa-

ngan lain yang hendak menikah agar segera membeli emas jauh hari sebelum pernikahan, sebab suatu waktu harga emas bisa melambung lagi. Nura Tarigan salah satu pedagang emas di Pasar Peringgan memang mengakui kenaikan harga emas. Saat dikonfirmasi via telepon hingga saat ini emas belum mengalami penurunan, ia tidak bisa memprediksi emas akan turun dalam beberapa hari ke depan. “Harga emas sejak naik dua minggu yang lalu masih Rp520.000 untuk emas London, sedangkan emas batangan masih Rp 509.000 per gram. Saya nggak bisa mastikan kapan emas turun,” beber Nura. (cag)

Nagan Raya Kekurangan SDM Perikanan

M E D A N ( Wa s p a d a ) : Diharapkan pendapatan petani meningkat dengan ditanamnya benih jagung varietas Maros dan kacang tanah varietas Bison. Nantinya, dari 100 kg benih jagung yang ditanam di areal 5 sampai 6 hektar sawah akan menghasilkan 18 ton bibit baru. Demikian diungkapkan Kepala UPT Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikultura Gabe Tapanuli Selatan Bonar Sirait, Selasa (15/11) di Kantor Dinas Pertanian Sumut. Menurutnya, jagung varietas Maros itu didatangkan dari Sulawesi Selatan sedangkan kacang tanah varietas Bison berasal dari Aceh. “Kelebihan benih jagung itu antara lain adaptasinya mudah, pemeliharaannya tidak sulit dan bila dibandingkan jagung hibrida masa tanamnya hanya sekali saja sedangkan jagung jenis ini bisa ditanam sebanyak

tiga kali,” ungkapnya. Menurutnya, benih yang sudah diproduksi BBI Gabe Tapsel akan disalurkan ke penangkar petani dengan harga Rp6.000 per kg, sedangkan untuk konsumsi ternak seharga Rp2.700. Sementara itu, untuk kacang tanah harganya sebesar Rp16.000 per kg. Awalnya petani di Kabupaten Tapsel menanam kacang tanah jenis Gajah, namun tidak mengalami pening-katan. Maka dari itu BBI Gabe Tapsel beralih mengembangkan bibit kacang tanah varietas Bison di atas lahahan seluas 3,5 hektar. Penanaman benih varietas unggul ini sudah dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus, diperkirakan akan mengalami masa panen pada bulan Desember. Penanaman dilangsungkan di 14 wilayah kerja BBI Gabe Tapsel, Desa Kutaraja Kec Sipaholon,Kab Tapsel. (cag)

Harga Kopra Merangkak Ke Rp2.300 Per Kg

Balai Benih Ikan Keumala Mubazir

KRUENGGEUKEUH (Waspada) : Harga kopra di Aceh Utara sejak sepekan terakhir merangkak dari Rp2.000 menjadi Rp2.300 per kg. Harga naik dipacu permintaan kopra di luar daerah meningkat. Selain itu akibat stok menipis, pasalnya petani cendrung menjual kopra dalam bentuk kelapa bulat. Iswadi, 30, salah seorang pedagang kopra dijumpai Waspada di Desa Uteun Geulinggang, Kec. Dewantara, Aceh Utara, Rabu (16/11), mengatakan kenaikan harga sudah berlangsung lama sejak harga Rp1.800 dan sepekan terakhir menjadi Rp2.000. Harga naik diperkirakan Iswadi terjadi lagi, mengingat persaingan penjualan petani lebih cendrung dalam bentuk kelapa bulat, karena kepala itu proses kerja petani lebih praktis. “Padahal kalau petani menjual dalam bentuk hasil kupasan (kopra) dengan cara menjemur sampai kering, bisa kami beli sampai Rp4.600 per kg,” ungkap Iswadi. Iswadi menerangkan, pengolahan kopra kering itu mudah dengan cara menjemur di terik matahari lebih kurang lima hari sudah dikategorikan kopra super atau dengan mengeringkan dimata api, artinya kadar air hanya tinggal beberapa persen saja, dan kalau disimpan tidak akan berjamur. (cmk)

SIGLI (Waspada): Keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, mubazir karena tidak membawa manfaat bagi masyarakat. “Pembangunan Balai Benih Ikan atau kolam ikan air tawar di Keumala dengan menggunakan dana APBK Pidie hanya siasia tidak maksimal, sehingga tidak menyentuh kepentingan masyarakat untuk peningkatan ekonomi, “ujar Muhammad, seorang tokoh masyarakat setempat kepada Waspada, Rabu (16/11). Hal sama sebelumnya juga disampaikan hasil kunjungan Tim Panitia khusus (Pansus) XVI

NAGAN RAYA (Waspada): Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nagan Raya Said Rizal mengatakan sulit mengembangkan potensi perikanan air tawar di kabupaten itu karena terbatasnya sumber daya manusia. Padahal kabupaten pemekaran dari Aceh Barat itu memiliki potensi perikanan yang cukup besar. “Jika potensi ini digunakan masyarakat dengan sebaikbaiknya, sungguh ini sebuah potensi yang sangat besar untuk mendongkrak pendapatan keluarga,” kata Said Rizal, usai membuka lomba masak ikan air tawar yang dipusatkan di Desa Blang Ara Gampong Kec. Seunagan Timur, Selasa (15/11). Hal ini disampaikan Said usai membuka lomba memasak ikan air tawar kerjasama Proyek Ekonomi Sosial Terpadu (PESAT), Canadian Co-perativ Assocation (CCA), dan Pengem-

DPRK Pidie, dalam laporannya menyebutkan, keberadaan BBI di Desa paloh Gadeng, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, dinilai mubazir. Karena, pembangunannya tidak sesuai dengan tradisi masyarakat yang ada, sehingga tidak tercapai sasaran. Pansus XVI diketuai Ismu Alam juga menyorot kualitas pembangunan tahun 2010 yang masih perlu peningkatan mutu. “Terkesan bangunan sudah dibangun kurang pemeliharaan, contohnya kolam ikan di Keumala telah mubazir, “ sebut anggota Pansus XVI itu. Menanggapi persoalan itu, baik yang disampaikan kalang-

bangan Aktivitas Sosial Ekonomi Aceh (PASKA). Lomba dimaksud merupakan rangkaian dari kegiatan panen Raya ikan air tawar dan Padi SRI akan digelar Kamis (17/11). Di tahun 2011 kata Said pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah memperbaiki fasilitas kolam warga untuk memancing minat warga bertani ikan air tawar. Hal itu untuk menumbuhkan minat warga dan menghilangkan kebiasaan warga yang menjadikan bertani ikan sebagai penghasilan sampingan. “Kami terus berupaya untuk meyakinkan warga bahwa bertani ikan merupakan pekerjaan sangat menjanjikan bila dikelola dengan benar. Karena secara nasional, tingkat konsumsi ikan masyarakat Nagan juga sudah cukup besar dari rata-rata nasional yakni 30 kg per tahun,” katanya. (cb06)

an masyarakat maupun laporan Pansus XVI DPRK Pidie itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pidie Said Ramadhan kepada wartawan membantah, jika dikatakan BBI atau kolam ikan air tawar di Keumala mubazir. Anggapan tersebut yang menyatakan keberadaan BBI di Keumala itu mubazir, dinilai Said Ramadhan terlalu mengada-ada. Pasalnya, hingga sekarang BBI itu telah memproduksi rata-rata 1.000 benih ikan setiap hari, sehingga telah menyumbang untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp6 juta sebulan, dengan penjualan benih ikan Rp200 per ekor. (b09)

Bank ICB Bumiputra Dukung UMKM MEDAN (Waspada): Bank ICB Bumiputra mendukung pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mengembangkan dagangannya. Hal itu dapat dilihat melalui bisnis microbangking yang dibuka pada akhir September 2011 dan telah membuka 5 outlet microbangking tersebar di seluruh Kota Medan. Demikian diungkapkan Cluster Manager Microbangking Medan, Hamdan, Rabu (16/11) di kantor ICB Bumiputra, Pusat Pasar. “Bank ICB Bumiputra senantiasa ingin memberikan kemudahan, pelayanan dan kenyamanan serta produk-produk yang dibutuhkan oleh para pebisnis

khususnya sektor mikro dan UMKM,” katanya. Afrimiyenti, 36, salah satu nasabah sehari-hari berdagang bumbu dan tempah-rempah mengatakan bahwa microbangking ICB Bumiputra sangat membantu mengembangkan usahanya. “Sekarang saya dapat memperluas bisnis usha saya, awalnya saya punya 1 kios. Setelah dapat pinjaman modal, saya punya 4 kios. Yang buat saya tidak terbebani adalah penarikan cicilan setiap hari oleh petugas, ini meringankan kerjaan saya, saya tidak perlu ke kantor Bank ICB Bumiputra. Pelayannya pun memuaskan,” tuturnya kepada Waspada.

Lanjutnya, sistem penarikan cicilan dilakukan oleh petugas begitu aman dan tidak perlu khawatir akan hilang, sebab dicatat langsung melalui mesin Electronic Data Capture (EDC). Microbangking Group Head, R Anditio Ismediatama, berencana mengembangkan unit layanannya di beberapa daerah. Seperti di Palembang, Makassar, Kalimantan Barat, Semarang, Surabaya, Bandung, Bogor, Jogjakarta, Solo dan Denpasar. “Layanan kredit UMKM Bank ICB Bumiputra memang didominasi wilayah luar Jakarta, karena potensi seperti industri rumahan dan pedagang pasar sangat besar,” ucapnya. (cag)

Aceh

WASPADA Jumat 18 November 2011

C1

Pungli Kian Merajalela Di LP Kualasimpang Waspada / Syahrul Karim

SISWA SMK Negeri Langsa bersama Kepala SMK Negeri 2 Langsa Drs Makmur Lingga, MPd (di depan pakai kopiah) dan sejumlah guru pendamping di SMK Negeri 2 Langsa, Rabu (16/11). Dutaduta terbaik Aceh ini diharapkan mampu mencatat prestasi terbaik dalam LKS Nasional 21-25 November di Jakarta.

22 Siswa SMK Langsa Ikut LKS Nasional Di Jakarta LANGSA (Waspada) : 22 Siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri Langsa, 16 di antaranya dari SMK Negeri 2 dan enam dari tiga SMK lainnya, akan mengikuti kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional ke-19 tahun 2011 tanggal 21 sampai 25 November di Jakarta. Duta-duta terbaik dari Provinsi Aceh ini, didampingi guru pendamping sesuai dengan mata lomba yang diikutinya. Ketua rombongan SMK Negeri Langsa Drs Makmur Lingga, MPd, menjelaskan ke 22 siswa SMK bersama guru pendamping dari Kota Langsa ini akan bergabung dengan siswa lainnya di Banda Aceh. “Kami berangkat bersama-sama ke Jakarta,” tandas Makmur Lingga kepada Waspada di Langsa, Kamis (17/11). Khusus siswa SMK 2 Langsa, kata Lingga yang juga Kepala SMK Negeri 2, anak didiknya akan mengikuti 14 mata lomba. Sedangkan 6 siswa lagi masing-masing 4 orang dari SMK Negeri 3, satu dari SMK 1 dan satu lagi dari SMK 5 akan mengikuti 6 mata lomba. Ke-22 siswa dari Kota Langsa diharapkan mampu melukiskan prestasi terbaik dalam lomba tingkat nasional di Jakarta nanti. (b21)

Pendataan Korban Konflik Sarat Permainan SIMPANGULIM, Aceh Timur (Waspada): Proses pendataan korban konflik di Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, diduga sarat permainan. Aparat di tingkat kecamatan dan desa disinyalir ‘main mata’, sehingga data tidak valid dan bantuan jadi salah sasaran. “Ini merugikan korban konflik. Mareka yang benar-benar korban konflik tidak terdata dan tak kunjung mendapat bantuan dari pemerintah. Sementara yang bukan korban konflik bisa menikmati bantuan itu. Bahkan ada korban konflik palsu yang menerima bantuan lebih dari satu kali,”kata sumber Waspada, Kamis (17/ 11). Hamdani, Petugas Khusus yang menangani masalah rumah korban konflik di kantor Camat Simpang Ulim, membenarkan selama ini ada bantuan rumah yang tidak tepat sasaran. Namun dia mengaku tak punya hak mencoret nama korban konflik palsu itu karena wewenang menentukan seseorang korban konflik atau bukan, berada di tangan Badan Reintegrasi Aceh (BRA). “Kami hanya meneruskan nama yang diusul oleh Keuchik dan Tuha Peut dari tingkat desa. Yang melakukan verifikasi, pihak BRA. Lagipula, kalau nama yang sudah diusulkan dari tingkat desa tidak kami tampung, kami bisa dituduh menghalang-halangi hak warga. Yang bersangkutan pasti protes mengingat pihak desa sudah menyatakan ia korban konflik,”tandasnya. (b19)

Supra Kontra L300, 1 Pelajar Tewas 2 Kritis

KUALASIMPANG (Waspada): Pungutan liar ( pungli) yang diduga dilakukan oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Kualasimpang,Kabupaten Aceh Tamiang terhadap narapidana (Napi),keluarga dan kerabat napi yang besuk semakin merajalela di LP itu. Keterangan diperoleh Waspada dari keluarga narapidana mengungkapkan, setiap membesuk terhadap keluarganya yang menjadi narapidana di LP Kualasimpang diduga selalu dikenakan biaya tidak resmi atau pungli yang besarnya sangat bervariasi antara Rp 10 ribu-Rp20 ribu per napi dikutip oleh oknum petugas di LP. “ Saya sudah sering dapat

laporan keluhan dari keluarga kami yang menjadi napi di LP itu setelah kami pulang besuk,lalu ada oknum petugas yang menjumpai keluarga kami sebagai napi untuk dimintai uang ,jumlah uang yang dikutip dari napi kadang-kadang ada yang bayar Rp 8000,tetapi ada juga yang bayar Rp 10 ribu serta Rp20 ribu untuk oknum petugas di LP Kualasimpang,” ungkap sumber Waspada. Hal senada juga dikatakan warga lainnya kepada Waspada, Dirinya pernah juga ingin membesuk kenalannya di LP Kualasimpang, untuk bisa bertemu dengan rekannya sebagai napi, oknum petugas meminta uang kunjungan sebesar Rp20 ribu. Menurut keluarga napi dan rekan napi yang ingin besuk, praktik pungli di LP Kualasimpang yang diduga dilakukan oknum-oknum petugas sudah berlangsung lama dan memang sulit dibuktikan karena penye-

rahan uang oleh napi kepada oknum petugas tidak ada bukti kuitansinya. “ Tetapi memang ada pungli yang dikutip oknum petugas di LP Kualasimpang terhada napi dan keluarga serta teman napi yang melakukan besuk di LP Kualasimpang,” ungkap sumber. Sumber kepada Waspada menyatakan kalau nanti melakukan besuk lagi jika napi dikutip uang oleh oknum petugas, maka dirinya dan keluarganya serta rekannya sebagai napi akan mencatat nama oknum petugas yang melakukan pungli di LP Kualasimpang. “ Supaya mudah untuk membuktikannya ada pungli, nanti kalau saya berkunjung lagi ke LP itu akan saya catat nama oknum yang melakukan pungli terhadap napi setelah besuk dan keluarga napi yang akan besuk, saya tanya lagi nanti pada keluarga saya yang dikutip uang oleh oknum petugas LP itu,”

janji sumber Waspada . Kepala Lembaga Permasyarakatan ( Kalapas) Klas II B Kualasimpang, Nawawi ketika dikonfirmasi Waspada melalui telepon seluler, Kamis (17/11) membantah tentang tudingan adanya pungli di LP yang dipimpinya itu. “ Setahu saya tidak ada pungli yang dilakukan oleh petugas di LP Kualasimpang, Kalau memang ada tolong dicatat nama dan pangkat petugas yang pungli ,lalu laporkan kepada saya supaya yang pungli bisa ditindak menurut hukum yang berlaku,tetapi perlu saya tegaskan sekali lagi tidak benar ada pungli di LP Kualasimpang. Sebab sudah ada pengumuman tertulis tidak dibenarkan petugas mengutip uang kepada keluarga napi yang besuk dan tidak dikenakan biaya bagi keluarga napi yang besuk napi di LP Kualasimpang,” tegas Nawawi. (b23)

PTPN I Bebaskan 50 Ha Tanah Untuk Unsam Dan Cot Kala LANGSA (Waspada) : PT Perkebunan Nusantara I Langsa membebaskan 50 hektare tanah perkebunannya dan selanjutnya menyerahkan kepadaYayasan Pendidikan Samudra Langsa dan Yayasan STAIN Zawiyah Cot Kala. Pembebasan areal itu dimaksudkan untuk keperluan peningkatan pengembangan pendidikan bagi persiapan masa depan anak bangsa. Pembebasan areal HGU (Hak Guna Usaha) milik perusahaan BUMN itu, sebagai bentuk dan dukungan perusahaan untuk membantu mempercepat proses peningkatkan status Universitas Samudra (Unsam) menjadi negeri serta untuk keperluan perluasan kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Zawiyah Cot Kala. Penegerian Unsam selama ini terkendala akibat belum rampungnya proses lahan yang dibutuhkan. Kampus Unsam dan STAIN Cok Kala Langsa terletak ber-

Erwin Nasution

dampingan di kawasan Gampong Meurandeh lebih kurang tiga kilometer dari pusat Pemerintahan Kota Langsa. Sebagian areal kampus bersebelahan dengan areal HGU PTPN-I. “PTPN – I tetap komit untuk membantu upaya peningkatkan status Unsam menjadi Negeri dan perluasan kampus Cot Kala,” tegas

Direktur Utama PTPN – I Erwin Nasution di Langsa, Rabu (16/ 11). Dalam silaturahmi antara jajaran PTPN – I dengan kedua yayasan, Rektor Unsam Drs H Bachtiar Akob, MPd, Ketua STAIN Zawiyah Cot Kala yang juga dihadiri Wali Kota Langsa Drs Zulkifli Zainon, MM di kantor pusat di Kebun Baru Langsa, Dirut Erwin Nasution pada kesempatan itu telah memaparkan perjalanan yang cukup panjang dalam upaya proses pelepasan tanah milik perusahaan. Perjuangan ini sudah dirintis sejak tahun 2009. Menurut Erwin, mekanisme yang ditempuh cukup berliku dan memerlukan kesabaran. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi seperti pembentukan tim penaksir harga yang anggotanya sebagian berasal dari Kementerian BUMN. Di sisi lain pelepasan hak ini dikejar dead line yang harus selesai 10 Desember 2010. “Kalau tidak ang-

garan yang disediakan Provinsi Aceh akan mati,” katanya. Rp 5,8 M lebih Dalam kaitan pelepasan tanah PTPN – I, Pemerintah Provinsi Aceh menyediakan biaya Rp 5 miliar dari yang dibutuhkan Rp 5,8 miliar. Dana Rp 5 M yang bersumber dari APBA ini digunakan untuk biaya ganti rugi tanaman. Direktur Utama PTPN – I Erwin Nasution mengatakan, semua biaya ganti rugi ini sudah diterima perusahaan dan sekarang sudah ada di bank. Dengan demikian masalah pebebasan areal HGU PTPN – I untuk keperluan Unsam dan Cot Kala dianggap sudah selesai. Walikota Langsa Zulkifli Zainon dalam sambutannya menyampaikan terima kasih. Tanah yang diberikan 50 hektare ini, kataWali Kota, untuk Unsam 40 hektare dan 10 hektare lagi untuk Cot Kala yang statusnya kini sudah negeri. (b21)

MADAT, Aceh Timur (Waspada): Seorang pelajar tewas dan dua lainnya kritis setelah sepedamotor yang mareka tumpangi tertubruk mobil pick up jenis L300, di jalan nasional, Desa Payanaden, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Rabu (16/11) malam, sekitar pukul 21:00. Korban tewas Zulhelmi, 16, siswa SMAN2 Tanah Jambo Aye asal Desa Matang Arongan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Sedangkan korban kritis Andian, 13, dan Azwir, 16, keduanya warga Desa Lueng Bata, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Zulhelmi dikebumikan di desanya, Kamis (17/11). Sementara korban kritis yang sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Tanah Jambo Aye, masih dirawat di dua rumah sakit di Lhokseumawe. Azwir dirawat di RSUD Cut Meutia, sedangkan Andian dirawat di Rumah Sakit TNI-AD. Kapolres Aceh Timur AKBP Ridwan Usman didampingi Kasat Lantas Iptu Hangga Utama, melalui Kanit Pos Lantas Julok Aiptu Syahrial, membenarkan. (b19)

Polisi Kantongi Identitas Pemilik 15 Kg Ganja PEUNARUN (Waspada): Meski berhasil kabur setelah melemparkan barang bukti ke semak-semak saat dilakukan penangkapan, namun identitas pelaku yang diduga pemilik 15 kilogram ganja yang diduga hendak di pasok ke Sumatera Utara telah berhasil dikantongi. Meski kepolisian telah mengetahui nama dan alamat tersangka, namun untuk proses penyelidikan hukum identitas ketiganya masih dirahasiakan. “Kita sudah kantongi identitas pemilik 15 ganja siap edar itu,” ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Ridwan Usman melalui Kapolsek Lokop Iptu Marzuki kepada Waspada, Kamis (17/11). Dikatakan, saat pemeriksaan ketiga tersangka dalam mobil berplat BK itu petugas mengenal salah satu pemuda yang ada di dalam. Pemuda yang kini identitasnya sudah dikantongi sudah lama dicari polisi dan masuk dalam Target Operasi (TO). Pemuda itu juga tercatat warga Peunarun, Kab. Aceh Timur. Sebagaimana diwartakan Waspada sebelumnya, Rabu (16/ 11) sekira pukul 03:00 dinihari petugas Polsek Lokop berhasil mengamankan 15 kilogram ganja kering dari mobil Toyota Kijang LGX BK 1450 ketika dalam perjalanan dari Lokop, Aceh Timur diduga menuju ke Sumatera Utara. Meski tiga pemuda dalam mobil kabur tapi polisi berhasil mengamankan 15 kilogram ganja karena dibuang pelaku ke semak-semak saat melarikan diri di kawasan Peunarun, Kab. Aceh Timur. (b24)

Poli Gigi Yes, Dokter No, Pasien Kecewa BAGOK (Waspada) : Meski Ruang Poli Gigi tersedia di Puskesmas Nurussalam—Bagok, Kab. Aceh Timur, namun akibat ketiadaan dokter spesialis gigi, maka pasien yang datang terpaksa kecewa. Padahal peralatan di Poli Gigi lengkap tersedia, namun disesalkan tak seoranpun tenaga medis yang mengoperasikannya sebab bukan spesialisnya. “Kita sangat kecewa, sebab Poli Gigi tersedia, sementara dokter tidak ada,” ujar Ilyas Ismail, ayah Amel, pasien asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur. Kepada Waspada, Kamis (17/11) Ilyas mengaku kecewa ketika berobat ke Puskesmas dan terpaksa pulang dengan seribu kekecewaan. “Seharusnya kami dilayani dokter spesialis gigi untuk mendapat pelayanan perawat gigi,” sebutnya. Dia mengatakan, jika ruang Poli Gigi tersedia di Puskesmas, maka dokternya pun harus ada. Kepala Puskesmas Nurussalam HT Zainal Abidin membenarkan di Poly Gigi puskesmas itu kosong tenaga spesialis gigi sejak dua bulan terakhir. “Tenaga spesialis gigi yang berstatus PTT dua bulan yang lalu bertugas di sini, tapi karena lulus PNS, maka ditempatkan ke RS lain di Aceh Timur,” katanya. (b24)

Waspada/Muhammad H. Ishak

SEJUMLAH pelajar duduk di atas atap dan bergantungan di belakang angkot umum di lintasan Jalinsum Banda Aceh – Medan, persisnya di kawasan Sungai Raya, Aceh Timur. Kondisi itu terjadi akibat kekurangan bus sekolah. Foto direkam,Rabu (16/11).

Pemprov Diminta Tambah Bus Sekolah IDI (Waspada): Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Perhubungan diminta mengusulkan tambahan bus sekolah ke pihak legislatif. Pasalnya, sejumlah kabupaten/kota di Aceh hingga kini masih kekurangan armada untuk para pelajar dari berbagai tingkatan. “Dinas Perhubungan Aceh kita segera mengusulkan penambahan Bus Sekolah, sehingga pelajar di sejumlah daerah tidak perlu lagi bergantungan di angkutan umum atau beca

motor (betor),” ungkap Ketua LSM Komunitas Aneuk Nanggroe Aceh (KANA) Muzakir kepada Waspada, Kamis (17/11) di Idi. Menurut dia, penambahan bus sekolah harus dilihat dari catatan yang ada dan kebutuhan daerah. Secara otomatis, wilayah yang luas seperti Aceh Timur dan Aceh Utara di pantai timur Aceh membutuhkan armada bus sekolah yang lebih banyak, apalagi dengan jumlah 24 kecamatan. “Penambahan bus sekolah

perlu dilakukan mulai tahun 2012, sebab banyak siswa sekarang bergantungan pada betor di luar kapasitas, bahkan dalam satu betor mencapai 8 hingga 10 orang,” jelas Muzakir. Kepala Dinas Perhubungan Aceh Timur Drs Zahri, MAP melalui Kabid LAJJ Beuransyah, SPd.MAP membenarkan sejumlah kecamatan disana masih kekurangan Bus Sekolah. “Bus sekolah sudah tersedia di seluruh kecamatan, tapi masih kurang karena pelajar di Aceh

Timur cukup banyak seperti SMAN 1 Idi mencapai 1.000 orang lebih, belum lagi SMPN 1 Idi,” ujarnya. Selama ini banyak siswa yang mengeluh, lanjut Beuransyah, sebab menunggu bus sekolah yang hanya tersedia 1 unit disana membuat para siswa terlambat ke sekolah. “Sayogianya di Banda Alam 1 unit, 1 unit di Idi Tunong, 1 unit di Darul Ihsan. Sementara di Idi Rayeuk harus tersedia minimal 3 unit,” sebut Beuransyah. (b24)

25 HGU Rugikan Daerah, Kerap Timbul Konflik IDI (Waspada): Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh Timur yakni LSM FAKTA, LSM PERMASTEK dan LSM Cakradonya mengancam segera melaporkan secara resmi ke Polda Aceh atas keberadaan ratusan hektare kebun budidaya tanaman yang lokasinya di Aceh Timur. Pasalnya keberadaan perkebunan itu diduga kuat tak milik izin resmi dan masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). “Kita sudah laporkan salah satu perkebunan budidaya tanaman yang berada di Aceh Timur karena tak memiliki izin. Kebun dimaksud yakni PT Padang Palma Permai Minamas Group SIMEDARBY Malaysia,” ujar Rabono Winata kepada

Waspada melalui pers rilisnya Kamis (17/11). Dia menuliskan, dalam program kerja tiga LSM akan melakukan actionnya dalam ikut menertibkan semua HGU yang berada di wilayah Aceh Timur. Sebab diduga keras sedikitnya 25 HGU kebeberadaannya sama sekali tidak memberi kontribusi untuk masyarakat dan daerah, malah banyak menimbulkan konflik antara kebun dengan masyarakat. Lebih lanjut Rabono menuliskan, sejumlah kebun budidaya tanaman yang dikuasai dan digarap sejak tahun 19961997 yang terdapat ditiga titik yakni di Desa Paya Tampah, Desa Alue Seulemak dan Desa Blang Tualang, Kecamatan

Birem Bayeun dengan luas mencapai ratusan hektare. Kebun itu dikuasai oleh perseorangan itu diduga kuat tidak memiliki izin yang sah dari pemerintah. Rabono menuliskan, sejumlah lokasi perkebun budidaya tanaman yang bakal dilaporkan ke Polda Aceh yakni, kebun budidaya tanaman komoditi kelapa sawit dan karet seluas 278.35 hektare yang dikuasai dan digarap sejak tahun 19961997 (Desa Paya Tampah kecamatan Birem Bayeun). Selanjutnya, kebun budidaya tanaman komoditi kelapa sawit seluas sekitar 95 hektare yang dikuasai dan digarap sejak tahun 1997-1998 (Desa Paya Tampah Kecamatan Birem Ba-

yeun). Dan perkebunan budidaya tanaman komoditi kelapa sawit seluas sekitar 150 hektar yang dikuasai dan digarap sejak tahun 1996-1997 (Blang Tualang yang sebahagian areal lahannya masuk wilayah desa Alue Seulemak Kecamatan Birem Bayeun). Tak hanya itu, perkebunan dan budidaya tanaman komoditi kelapa sawit seluas sekitar 320 hektare di Desa Blang Tualang dan Desa Bukit Seuleumak, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. “Berdasarkan data melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Timur, kebun dan budidaya tanaman tersebut tidak tersebutkan dalam cacatan instansi terkait. Jadi kita duga sama sekali tidak ada izin,” tandas Rabono Winata. (b24)

Waspada/Musyawir

IBNU Syarif menunjukkan naskah kuno, di rumahnya, Desa Sawang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Kamis (17/11). Naskah klasik ini diduga memuat hikayat tentang Putroe Neng dan hubungannya dengan Meurah Johan.

Balai Sastra Kaji Naskah Hikayat Kuno LHOKSUKON (Waspada): Balai Sastra Samudera Pasai (BSSP) mengkaji naskah hikayat kuno milik Ibnu Syarif, 28, warga Desa Sawang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. “Naskah ini menceritakan tentang A Su Niang yang diduga Putroe Neng dan hubungannya dengan Meurah Johan,”kata Ketua BSSP, Zulfadli Kawom, didampingi rekannya Abu Nasir Bidok, di rumah Ibnu Syarif, Kamis (17/11). Kawom mengaku agak kesulitan menerjemahkan naskah setebal 160 halaman itu karena ditulis dengan arab Jawi dan memuat multi bahasa, termasuk bahasa Aceh, melayu, sansekerta dan bahasa arab. “Di lihat dari kertas dan tintanya, kemungkinan besar naskah ini ditulis sekitar abad ke 12. Namun kita belum bisa memastikan siapa penulisnya. Kita akan terus mempelajari naskah ini secara detil, dengan harapan nama penulisnya bisa terungkap,”tandas Kawom. Pemilik naskah, Ibnu Syarif, menambahkan, naskah itu merupakan warisan turun temurun dari kakek buyutnya. Dia berharap BSSP bisa membantu menerjemahkan naskah tersebut dan bisa dibukukan dalam bahasa Indonesia agar mudah dibaca khalayak ramai.(b19/b11)

DPD Pujakesuma Aceh Tamiang Dilantik KUALASIMPANG (Waspada) : Ketua Umum DPP Pujakesuma H Kasim Siyo melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera) Kabupaten Aceh Tamiang di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karang Baru, Aceh Tamiang, Minggu (13/11). Pengurus Daerah Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma periode 2011-2016 Aceh Tamiang yang telah dilantik yaitu Mayor (Purn) H Suyanto dipercaya sebagai Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara dijabat Iskandar dan Adi RahayuWaris dan sejumlah pengurus lain. Selain itu juga dilantik pengurus 4 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi tersebut untuk 4 kecamatan dari 12 kecamatan. Sedangkan 4 DPC Pujakesuma di Aceh Tamiang yaitu DPC Karang Baru, DPC Manyak Payed, DPC Tamiang Hulu dan DPC Banda Mulia. Ketum DPD Pujakesuma Aceh Tamiang Suyanto meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat di Aceh Tamiang untuk memajukan jalannya roda organisasi. Suyanto juga berharap, dengan adanya organisasi paguyuban ini di Aceh Tamiang dapat lebih merapatkan barisan untuk saling bahu membahu dalam membangun Aceh Tamiang. Suyanto melaporkan dalam waktu dekat pihaknya akan melantik 30 Dewan Pimpinan Ranting Pujakesuma. Ditambahkan, 30 DPRt tersebut susunan kepengurusannya sudah tersusun dan terbentuk. Hadir dalam acara itu,Wakil Bupati Aceh Tamiang H Awaluddin, Ketua DPRK Aceh Tamiang Rusma, Asisten I Setdakab RiantoWaris, Kepala Kesbangpol Rudianto, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (b23)

Isi Khutbah Jumat Harus Mencegah Remaja Dari Pengaruh Narkoba IDI (Waspada): Para ustaz dan alim ulama yang bertindak sebagai khatib saat pelaksanaan ibadah jumat agar mengisi nasihat (wasiat) khutbah dengan menitikberatkan pada pencegahan remaja dari pengaruh narkoba baik zat ataupun obat-obat terlarang lainnya. Demikian Sekum Rabithah Silaturrahmi Santri se Aceh (RASSA) Tgk M Iqbal Hanafiah, BTh.MA kepada Waspada, Kamis (17/11) di Idi. Dia mengakui, sosialisasi yang dilakukan berbagai pihak selama ini dinilai mampu menurunkan Tgk. H. M. Iqbal B.Th, MA angka pengguna narkoba di Aceh, naSekum RASSA mun hasil di lapangan masih banyak pelaku narkoba bersikeras dalam pekerjaan haram itu, baik yang bertatus narkoba ataupun penanam. Menurutnya, isi khutbah yang fokus pada pencegahan narkoba perlu disampaikan dengan penakanannya adalah kalangan remaja, sebab penyalahgunaan zat dan obat-obat terlarang tergolong parah di Aceh, terutama Aceh Timur dimana lebih dari 50 persen penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Idi berkasus narkoba. H. Iqbal mengatakan, belakangan penyalahgunaan narkoba sudah merajalela di Aceh yang sudah diterapkan Syariat Islam (SI), bahkan semakin ketat pengawasannya baik dari pengawas SI ataupun kepolisian maka semakin banyak jumlah pelaku narkoba yang terdeteksi, baik masyarakat umum ataupun kalangan pelajar yang usianya berkisar 15-18 tahun, termasuk kalangan mahasiswa. Ke depan, harap H Iqbal, semua pihak terutama orangtua/ wali untuk sama mengawasi keluarganya dari penyalahgunaan narkoba, sehingga Aceh bebas narkoba. Wakil Ketua MPU Aceh Timur H Azhar BTM, SPdI saat dihubungi Waspada mengatakan hal yang sama. Bahkan dia meminta seluruh alim ulama dan kiai di Aceh selama bertindak sebagai khatib di hari jumat untuk terus menyampaikan nasehat untuk kalangan remaja agar menghindari narkoba. (b24)

Aceh

C2

WASPADA Jumat 18 November 2011

Kontraktor Gugat Mazidam IM Rp3,6 M

Sepuluh Desa Persiapan Di Gayo Lues Akan Dimekarkan BLANGKEJEREN (Waspada) : Jumlah desa di Kabupaten Gayo Lues bakal bertambah tahun depan. Walaupun belum ada kepastian yang sah dari DPRK Gayo Lues. Diperkirakan dengan mekarnya 8 desa persiapan tersebut, jumlah desa di Gayo Lues bertambah dari 144 menjadi 152 desa. Mayoritas wilayah desa yang dimekarkan itu tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Antara lain, Kecamatan Putri Betung, terdiri dari 4 desa persiapan yang layak dimekarkan, Desa Persiapan Pungke Jaya, Meloak Aih Ilang, Jeret Onom, Marpunge Pintu Gayo. Sedangkan di Kecamatan Dabun Gelang, Desa Persiapan Rigep dan Pepalan. Sementara di Kecamatan Blangkejeren, hanya desa persiapan Sentang. Untuk Kecamatan Terangun, desa persiapan Melelang Jaya. Suprinadi, Kabag Pemerintahan Setdakab Gayo Lues, Kamis (17/11) mengatakan, 8 desa persiapan sesuai dengan ketentuan telah siap untuk dimekarkan, bila memenuhi syarat sesuai dengan prosedur. Yang jelas ada lima syarat yang harus dilihat, luas wilayah, jumlah penduduk, infrastruktur, potensi desa dan jumlah KK. “Kita tidak bisa menyamakan standar dapat dimekarkannya suatu desa di seluruh Indonesia, maka dari itu ketentuan yang baku ini sebenarnya tidak ada, yang jelas semua kembali kepada aspirasi masyarakat dan kebijakan Pemkab bersama legislative,” papar Supri. Selain dari 8 desa persiapan yang akan dimekarkan, tambah Supri, ada 2 desa persiapan yang memasukan berkasnya ke bagian pemerintahan, yakni desa persiapan Aih Sejuk (telah menyampaikan secara administrasi) sedangkan, desa persiapan Rerebe hanya secara lisan. (cjs)

Siswi SMAN Labuhanhaji Timur Menghilang TAPAKTUAN (Waspada) : Salwanis, 17, siswi kelas II SMA Negeri Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan menghilang. Ia diketahui meninggalkan rumah sejak 8 November dan saat ini belum diketahui keberadaannya. Menurut keluarganya, Syarifuddin M, anggota DPRK Aceh Selatan kepada wartawan diTapaktuan, Kamis (17/11), pihak keluarga sudah mencari ke seluruh sanak famili di Blang Pidie, Banda Aceh, Medan dan Sumatera Barat (Padang). Namun belum ada informasi tentang keberadaannya dan sudah melaporkan ke pihak Polsek Labuhanhaji Timur. Ketika beranjak dari rumah, kata Syarifuddin, keponakannya itu mengenakan baju kaus berwarna kombinasi hitam putih, memakai rok abu-abu dan memakai jilbab biru. “Kami benar-benar terpukul atas kehilangan Salwanis ini,” tutur Syarifuddin sedih. Gadis remaja anak pertama pasangan Yuharnis dan Sumarnis ini berdomisili di Gampong Gunung Rotan, Labuhanaji Timur ini memiliki ciri-ciri kulit sawo matang, hidung pesek dan berperawakan pendek, rambut hitam lurus sebahu. Sebelumnya Syarifuddin sempat mendengar selentingan, saat hendak pergi ia sempat menitip pesan kepada salah seorang temannya. “Jika ditanyai orang tua dan nenek saya, tolong dikasih tahu saya pergi ke sekolah untuk latihan menari,” kata seorang temannya menirukan ucapan Salwanis. Setelah diketahui Salwanis hilang, pihak orangnya tuanya memastikan ternyata kepergian anaknya membawa dua helai baju, satu potong celana serta kelengkapan komestik dibungkus dalam kantong plastik. (b30)

KPTSP Bener Meriah Gelar Operasi Simpatik REDELONG (Waspada) : Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kabupaten Bener Meriah menggelar operasi simpatik 2011. Dalam operasi itu, para petugas dari kantor KPTSP diterjunkan ke setiap kecamatan untuk ‘jemput bola’ untuk pengurusan surat izin usaha milik masyarakat. Operasi ini dilakukan sejak enam hari terakhir hingga 24 Desember 2011 mendatang. Kepala KPTSP Bener Meriah Alwin Putra, Rabu (16/11) mengatakan, program jemput bola untuk pengurusan surat izin usaha ini dilakukan merupakan bagian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “Rencana tim Operasi Simpatik 2011 ini turun ke lapangan untuk melayani masyarakat dalam hal pengurusan surat izin usaha akan dilakukan di setiap kecamatan di Bener Meriah,” kata Alwin Putra. Menurut Alwin Putra, operasi simpatik itu baru dilakukan di Kecamatan Permata dan akan terus berjalan ke kecamatan lain di kabupaten ini. Jumlah personil yang diturunkan untuk pembuatan perizinan berbagai usaha milik masyarakat, 14 orang dibantu petugas Satpol PP, anggota polisi serta dari unsur TNI. (b33)

Mengaku Kanit Reskrim Peusangan, Tukang Parkir Diringkus BIREUEN (Waspada) : Ilham alias Molan,30, seorang tukang parkir asal Kecamatan Peusangan, Bireuen, ditangkap anggota polsek setempat. Dia mengaku sebagai Kanit Reskrim Polsek setempat Bripka Ridwan kepada keluarga seorang tersangka kasus ganja yang ditangkap beberapa waktu lalu asal Sawang, Aceh Utara. Dia juga menipu uang keluarga tehanan Rp2,2 juta. Selasa (15/ 11) tersangka berhasil diciduk saat berada di rumahnya. Demikian Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono,Sik, melalui Kapolsek Peusangan Ipdaarifuddin MA didampinggi Kanit Reskrim Brigadir Ridwan mengungkapkan itu Kamis (17/11). “Tersangka yang mengku Kanit Reskrim dan menipu keluarga seorang tahanan telah berhasil kami tangkap di Peusngan saat berada di rumahnya,” kata Syarifuddinn Menurut Kapolsek, perbuatan tersangka tercium dan berhasil ditangkap, berawal abang dari seorang tahanan kasus narkoba menghubunginya lewat HP mengatakan Kanit Reskrim ada datang menemui Ernawati,28, istri dari Amri tersangka kasus narkoba di Sawang meminta uang Rp15 juta untuk bisa melepaskan Amri dan sepedamotornya. Namun, saat itu mengatakan Minggu akan bertemu lagi untuk mengambil uangnya. Ernawati saat berada di Mapolsek Peusangan menceritakan hal yang dialaminya yaitu, Sabtu (15/11) sekira pukul 11:00 didatangi dua orang pria seorang mengaku kanit Reskrim Polsek Peusangan mengaku namanya Bripka Ridwan yang saat itu disebut namanya Iwan. Mengatakan akan membantu melepaskan suaminya dari tahanan bersama sepedamotornya dengan menyerahkan uang Rp 2,5 juta, Rp1,5 juta untuk melepaskan tersangka dan Rp1 juta untuk tebus sepedamotornya. Ilham mengaku dirinya tukang parkir dan dia juga mengaku ada menerima uang sebesar Rp 2,2 juta dari korban dan uang itu sudah dibagi dua dengan temannya yang disebut-sebut namanya Sudir yang juga ikut kerumah korban saat itu. “ Saat ke rumah Ernawati saya mengaku orang suruhan Kanit Reskrim. sedangkan saat berhenti di kawasan Gandapura saya ditelepon Sudir,” akunya. (cb02)

Jamaah Haji Kloter 5 Tiba Di Bener Meriah REDELONG (Waspada) : Jamaah haji kloter 5 tiba di Kabupaten Bener Meriah, Kamis (17/11) sekitar pukul 07:00 setelah melalui jalan darat dari Banda Aceh. Begitu tiba para jamaah haji langsung disambut keluarga. Acara penyambutan kepulangan jamaah haji yang berjumlah 57 orang tersebut berlangsung di halaman Masjid Babussalam, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, selain disambut keluarga, jamaah juga disambut Sekda Bener Meriah T Islah. Sekda Bener Meriah T Islah dalam sambutannya menyampaikan selamat kembali ke kampung halaman dengan keadaan sehat, dan para jamaah haji menjadi haji yang mabrur. Turut hadir pada acara penyambutan jamaah haji kloter lima itu asisten Tata Praja Tasnim, muspida dan muspida plus kabupaten Bener Meriah. (cb10)

Waspada/Sudarmansyah

KETUA Fraksi PA DPRK Abdya Zaman Akhli (paling kanan) bersama anggota DPRK Abdya mengecam Pemkab Abdya dengan tidak menghadiri undangan rapat bersama pembahasan anggaran yang berlangsung, Kamis (17/11).

DPRK Sinyalir Banyak Anggaran Bermasalah Di Pemkab Abdya BLANGPIDIE (Waspada) : Rapat bersama pembahasan anggaran daerah yang sejatinya berlangsung Kamis (17/11) di ruang utama Gedung DPRK Aceh Barat Daya akhirnya harus ditunda oleh Plt Ketua DPRK Abdya Elizar Lizam, akibat ketidakhadiran Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK). Namun pihak DPRK Abdya memastikan seluruh tahapan pelaksanaan rapat dan juga sidang paripurna berlangsung 23 dan 24 mendatang terus dilanjutkan, meskipun Pemkab Abdya melakukan pemboikotan dengan beragam alasan. “Kita patut mempertanya-

kan sikap Pemkab Abdya yang tidak menghargai DPRK, padahal sejak jauh-jauh hari kita sudah memberikan agenda kerja ini, ini bentuk ketakutan Pemkab Abdya terhadap banyaknya dugaan penyimpangan anggaran di daerah ini,” tutur H RS Darmansyah, anggota DPRK Abdya dari Partai Golkar. Ketua Fraksi Partai Aceh Zaman Akhli menyebutkan, pemboikotan Pemkab Abdya dengan tidak menghadiri rapat menjadi indikasi adanya masalah yang terjadi dengan APBK Abdya. Oleh karenanya pihak

KUTACANE (Waspada) : Kendati pengambilan material galian C di beberapa pinggiran sungai intensitasnya kian meningkat, namun hanya tiga perusahaan yang memiliki izin. Menurut Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (P2TS) Agara Ali Amran melalui Kasi Perizinan Sahar Muda, Kamis (17/11), hanya ada tiga lokasi yang memiliki izin untuk pengambilan galian C di beberapa sungai di Aceh Tenggara.

Lokasinya di Sungai Alas tepatnya di Muara Lawe Bulan, Biak Muli dan Sungai Kali Bulan tepatnya di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Babussalam. Selebihnya, kata Sahar Muda, pengambilan galian C baik yang digunakan untuk bangunan dan beronjong dan badan jalan yang diambil dari luar ketiga lokasi tersebut sama sekali tidak memiliki izin dan dianggap ilegal. Tingginya intensitas pembangunan fisik baik yang ber-

DPRK Abdya terus menjalankan tahapan sesuai agenda. “Bupati Abdya takut kebobrokan anggaran akan terbuka, namun demikian kami sudah komitmen akan terus melanjutkan tahapan ini sampai dengan sidang paripurna nanti,” tegas Zaman Akhli, Ketua Fraksi PA di DPRK Abdya. Bupati Abdya Akmal Ibrahim yang dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan apapun, demikian juga dengan Sekda Yufrizal S Umar yang dihubungi juga tidak memberikan komentar. (cb05)

Hanya Tiga Lokasi Galian C Miliki Izin Di Agara sumber dari APBK, APBA dan APBN memicu meningkatnya kebutuhan material galian C di Agara. Namun, sebagian besar pengambilan material galian C tersebut ilegal karena tak ada izin dari Dinas P2TSP Agara. Terkait pengambilan galian C di Sungai Kali Bulan di Kutacane yang menyebabkan empat rumah warga hanyut dan ambruk, Sahar Muda mengatakan, pengambilan galian C tersebut ilegal karena tanpa izin. (b26)

Antusias Warga Urus Sertifikat Tinggi SUBULUSSALAM (Waspada) : Antusias warga mengurus sertifikat tanah dinilai sangat tinggi. Bahkan dibanding 2011, guna memenuhi kuota 1.000 lembar sertifikat melalui program nasional (Prona), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Perwakilan Subulussalam harus proaktif mengajak warga untuk memenuhi kuota itu. Kepala Perwakilan BPN Subulussalam Salihin Berutu , Kamis (17/11) mengatakan, dari 1.200 lembar sertifikat prona yang diusulkan pihaknya ke BPN Aceh 2012, kini telah masuk 1.600 pemohon. “Kalau pada 2011 petugas kita yang proaktif, sekarang (program 2012) justru masyarakat,” jelas

SALIHIN BERUTU

kecamatan (kecuali Longkib) calon penerima sertifikat 2012, sudah ditentukan kuota masing-masing desa, dengan prinsip pemerataan. Memastikan masih banyak warga membutuhkan sertifikat, untuk 2013 pihaknya mengusulkan 1.000 lembar dan 850 lembar 2014. “Belum akan terpenuhi seluruhnya meskipun usulan hingga 2014 terealisasi,” tandas Salihin. Soal penyerahan 1.000 lembar sertifikat prona 2011 yang diakui sukses dan terealisasi 100 persen, menurutnya akan digelar dalam waktu dekat. “Hanya menunggu ditandatangani Kepala BPN Singkil,” pungkas Salihin. (b28)

BANDAACEH (Waspada) : Ny Wirda Astuti, kuasa Direktur CV Dirgantara, berkedudukan di Takengen, Aceh Tengah, menggugat Markas Zeni Kodam (MAZIDAM) Iskandar Muda, Banda Aceh sebesar Rp3,6 miliar ke Pengadilan Negeri Banda Aceh. Pasalnya, tergugat (MAZIDAM IM) dinilai telah melakukan perbuatan ingkar janji (wanprestasi) atas proyek pekerjaan pembangunan Kiban Yonif 116/GS di Meuruebo, Kabupaten Aceh Barat, yang selesai dikerjakan oleh pihak penggugat (Wirda Astuti). Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh diketuai Ainal Mardiah menggelar sidang perdananya, Selasa (15/11). Penggugat hadir bersama kuasa hukumnya Aulia Rahman, sedangkan tergugat diwakili kuasa hukumnya Mayor Chk.Soetarno MS dkk, Wakil bidang hukum Kodam IM (Wakumdam IM). Majelis hakim sepakat menunjuk hakim mediasi Syukri untuk dilakukan upaya perdamaian. Namun, proses mediasi yang pertama itu belum ada titik temu dan akan dilanjutkan mediasi kedua pada, Selasa (29/11). Penggugat dalam gugatan setebal 14 halaman itu mendalilkan antara penggugat dan tergugat telah menandatangani kontrak perjanjian pengalihan pekerjaan proyek pekerjaan pembangunan Kiban Yonif 116/GS di Meureubo, Aceh Barat, tertanggal 26 November 2007. Proyek pembangunan itu dengan nilai kontrak Rp7.481.000.000 itu sebelumnya dikerjakan PT DBS. Namun, oleh PT DBS tidak mampu menyelesaikannya dan melakukan wanprestasi terhadap kontrak perjanjian semula antara tergugat dengan PT DBS. Sehingga, penggugat yang waktu itu berpe-

ran sebagai pemasok material mengambil alih perkerjaan sesuai kontrak perjanjian pengalihan pekerjaan yang ditandatangani penggugat dan tergugat diwakili Kol Czi BB yang saat itu sebagai Kazidam IM, yang juga sebagai kepala pelaksana proyek. Dikatakan, pekerjaan pembangunan Kiban Yonif 116/GS yang dilaksanakan penggugat merupakan sisa yang tidak selesai dikerjakan oleh pihak PT DBS, di mana PT DBS telah menyelesaikannya sebesar 44,5 persen. Persoalan mulai timbul ketika penggugat mau melaksanakan pekerjaan, oleh tergugat diminta membayar seluruh utang material yang ditinggalkan PT DBS Rp528.312.738. Hal ini, tentu ditolak penggugat karena tidak termasuk dalam perjanjian. Tapi, karena tergugat berjanji akan membayar nantinya setiap termin penari-kan termasuk utang PT DBS, sehingga penggu-gat menyanggupi membayar terlebih dahulu utang PT DBS tersebut. Anehnya, setelah pekerjaan proyek pekerjaan pembangunan Kiban Yonif 116/GS selesai dikerjakan dan telah ditempati prajurit TNI, penggugat hanya dapat menarik uang dari tergugat Rp 334.234.850. Dan tergugat berjanji membayar sepenuhnya, namun janji tidak pernah terealisir. “Kami berupaya dua kali melakukan musyawarah dan mediasi dengan pihak pimpinan bertempat di Kodam IM, namun tidak membuahkan hasil,” tutur Aulia. Begitu juga kuasa hukum tergugat Mayor Chk Soetarno MS mengatakan, pihaknya tetap membuka ruang untuk melakukan perdamaian. (b02)

Sektor Pendidikan, Salah Satu Keistimewaan Di Aceh SABANG (Waspada):Dalam Pengembangan pendidikan tidak terlepas dari peran semua pihak terkait, terutama guru dan komponen peserta didik merupakan fokus utama dalam pembangunan pendidikan. Usaha mensinergikan kesemua lembaga terkait diharapkan dapat memberikan andil yang sama besar dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, ujar Wakil Walikota Sabang Islamuddin, ST saat lokakarya rencana kerjasama program Sedia ( Support For Education Sector Development In Aceh) kabupaten/kota rintisan, berlangsung di Hotel Sabang Hill, Rabu (16/11). Menurutnya berbicara masalah pendidikan, tentu banyak faktor yang mempengaruhi, tetapi yang lebih substansial bagaimana komitmen kita untuk membawa perubahan positif terhadap peningkatan kualitas menajemen dan penyelengaraan pendidikan tidak hanya sebatas

janji atau lips service, tetapi perlu kita wujudkan dengan meletakkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Sektor pendidikan menjadi salah satu keistimewaan di Aceh, dimana pendidikan menjadi faktor sentral dalam memperbaiki citra dan martabat Aceh dalam kancah nasional dan internasional. Untuk itu pengalokasian anggaran pembangunan pendidikan secara bertahap terus diberikan prioritas yang tinggi bagi peningkatan pemerataan dan perluasan akses pendidikan. Melalui Managemen Group Sedia yang terdiri atas Dinas Pendidikan, Kantor Kementrian Agama, Bappeda dan FKKA, yang telah memilih 3 (tiga) kabupaten sebagai kabupaten/ kota rintisan yaitu Kota Sabang, Kabupaten Singkil dan kabupaten Gayo Lues akan terciptanya harmonisasi dan sinkronisasi pembangunan pendidikan. (b31)

DPW PPRN Aceh Bantah Pernyataan Nazier A Gani BLANGKEJEREN ( Waspada). Terkait pernyataan Nazier A. Gani mantan Ketua DPW PPRN Aceh, akan mengusulkan pergantian terhadap tiga Anggota DPRK pada masing-masing kabupaten dibantah oleh Sabirin, selaku Ketua DPW Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Aceh yang sah dan legal, Kamis (17/11 ). “ Pernyataan saudara Nazier A. Gani itu, tidak benar dan salah alamat , karena tidak ada landasan hukumnya, itu jelas merupakan provokasi sekaligus pembohongan terhadap publik, kalau dikatakan 3 anggota DPRK melanggar AD/ART, lalu AD/ART yang mana dilanggar, karena PPRN pimpinan Amelia Achmad Yani yang sah secara hukum, saya ingatkan tidak pernah ada di negara manapun di dunia ini satu perusahaan dua kepemimpinan,” kata Sabirin. Dijelaskan, sesuai keputusan DPP PPRN Pusat – Jakarta, nomor surat : 119/A.1/DPPPPRN/VII/2011, keputusan Kasasi No. 194.K/ TUN/2011 4 Juli 2011 belum final karena masih ada proses panjang yang harus dilalui. Oleh karenanya, kata Sabirin, Ketua Umum DPP PPR yang resmi masih dijabat Amelia Achmad Yani, SE sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH17.AH.11.01 Tahun 2010 tanggal 15 November 2010. Yakni, tentang pengesahan perubahan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga dan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Peduli Rakyat Nasional Hasil Musyawarah

Nasional – I. Adapun, Keputusan Kasasi No. 194.K/TUN/ 2011 4 Juli 2011 itu, adalah bersifat NO sehingga tidak ada pengaruhnya kepada DPP PPRN yang telah disahkan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.AH.11.01 Tahun 2010. “ Pada saat ini kubu yang merasa dimenangkan dengan Keputusan Kasasi No. 194.K/TUN/2011 tanggal 4 Juli 2011 pada Pengadilan Kasasi MA RI itu, sekarang aktif mengirimkan SMS, surat, telepon dan berita di media, dengan maksud agar kubu Amelia Achmad Yani goyang dan terkecoh , “ pungkas Sabirin. Dia mengharapkan, agar seluruh pengurus DPD – PPRN kabupaten/kota, tidak terkecoh dengan pernyataan – pernyataan palsu yang dilontarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, ditekankan juga kepada Anggota DPRK masing-masing pada empat kabupaten, yakni, Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Simeulue, agar tidak terkecoh dengan pernyataan palsu mantan Ketua DPW PPRN Aceh, Nazier A. Gani. Menurut Ketua DPD PPRN Gayo Lues, Arwin, terjadinya kisruh di kubu PPRN, akibat Nazier A. Gani diberhentikan secara tidak hormat oleh Ketua DPP PPRN Pusat, karena keberpihakannya kepada kubu H. Rouchin yang dianggap ilegal, sebelum itu juga sempat memberikan pengaruh-pengaruh jahat kepada seluruh DPD PPRN Kabupaten/ kota, agar menjauhi kubu Amelia Achmad Yani. (cjs)

Warga Medan Tewas Di Sigli

Sabang Isi Pasar Malam Di Belanda April 2012

SIGLI ( Waspada): Satu pekerja tewas dan satunya lagi kritis, setelah terjatuh dari atap bangunan rumah toko Sejahtera Elektronik, Jalan Iskandar Muda, Kota Sigli, Pidie, Kamis (17/11) pagi. Korban meninggal dunia adalah, Andi Agusli, 30, sedangkan korban kritis Sumino. Keduanya warga Jalan Perdana Medan. Kapolres Pidie AKBP Dumadi melalui Kapolsekta Sigli Iptu P Harahap mengatakan, kedua korban merupakan tukang pemasang pamplet merk toko yang bekerja di PT Simetris. Sebelum peristiwa naas itu terjadi, kedua korban dibantu dua rekannya lagi di bawah ruko, sedang berusaha memasang pamplet di Toko Sejahtera Elektronik, Sigli, dengan cara menggerek pamplet tersebut dengan katrol untuk dinaikkan ke atas ruko. Saat itu korban Andi Agusli berdiri di tangga, sedangkan rekannya Simino berdiri di atas atap. Tiba-tiba tiang penggerek pamplet tersentuh kabel listrik berketegangan tinggi. “Seketika

SABANG (Waspada): Pemerintah Kota Sabang dijadwalkan akan ikut dalam kegiatan Pasar Malam Indonesia (PMI) di Den Haag, Belanda, April 2012. Sejauh ini, pihak Pemerintah Kota mulai menyusun rencana yang akan ditampilkan dalam kegiatan tersebut termasuk soal investasi di bidang pariwisata. Kepala Bagian Humas Pemko Sabang, Reza Ferdian, Senin (14/11) siang mengatakan, PMI ini merupakan kegiatan promosi khusus Indonesia yang terbesar di Eropa. Kegiatan yang kedua kalinya digelar ini bertujuan untuk mempromosikan perdagangan, pariwisata dan investasi serta seni budaya. “Kota Sabang telah menerima undangan untuk mengikuti PMI itu,” ujar Kabag Humas Pemko Sabang Reza Ferdian yang turut didampingi Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang Ali Taufik. Dijelaskan, sesuai rencana nantinya Pemko Sabang akan memberikan informasi kemudahan investasi khususnya investasi di bidang pariwisata, pengenalan Kota Sabang secara geografis serta rencana kerjasama dengan universitas di Belanda. Menurutnya, sejauh ini, masyarakat Eropa belum mengetahui dan mengenal Sabang secara dekat. Di mana masyarat Eropa mengenal Sabang hanya melalui website. “Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Eropa akan mengenal lebih dekat bagaimana Sabang ini,” kata Reza.

Salihin. Dijelaskan, empat dari lima

Waspada/Muhammad Riza

KORBAN kecelakaan kerja Andi Agusli, 30, warga Jalan Perdana, Medan, saat dirawat di RSU Sigli, sebelum meninggal dunia karena mengalami luka setelah terjatuh dari atas ruko dan sebelumnya korban sempat tersengat listrik, Kamis (17/11) . Andi Agusli tersengat listrik dan terjatuh. Sedangkan rekannya Sumino hanya tersengat listrik, namun kondisinya kritis,” kata P Harahap. Lalu kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Sigli oleh warga serta dibantu polisi. “Sekarang rekan-rekannya sedang kita mintai keterangan

di Mapolsek. Sedangkan korban meninggal dunia kemungkinan langsung dibawa pulang ke Medan untuk dikebumikan,” kata Harahap. Doketr piket RSU Sigli dr Mutia Abdullah mengatakan, kedua korban mengalami luka bakar di bagian dada, kaki, dan tangan. (b10)

Menyinggung soal rencana kerjasama dengan salah satu universitas di Belanda, Ali Taufik menambahkan, nantinya diharapkan salah satu universitas di Belanda dapat mengirimkan mahasiswanya ke Sabang untuk melakukan riset di bidang pariwisata khususnya investasi. Karena ini merupakan even yang sangat penting dan jadwalnya pada April 2012, maka diharapkan walikota ke depan akan tetap mendukung kegiatan yang telah dirintis olehWalikota Sabang sekarang ini. “Jadi siapapun penggantinyananti, program ini harus tetap berlanjut walaupun ini program kerjasama antara Walikota Munawar Liza dengan KBRI di Belanda,” harap Reza dan Ali Taufik. Sebab, program ini merupakan program berkelanjutan, dan Sabang harus tetap eksis di setiap tahun untuk mengikuti pameran di Belanda. Karena sampai saat ini, untuk Aceh hanya Sabang yang mendapat undangan dari KBRI di Belanda. Rencananya, pementasan seni budaya dari berbagai daerah Indonesia akan berlangsung selama 7 hari,” katanya sembari menambahkan promosi potensi daerah juga akan dilakukan melalui kegiatan “ Forum Indonesia Today”. Forum tersebut ditujukan untuk mempertemukan pejabat pemda dengan kalangan bisnis setempat bertujuan untuk mempromosikan perdagangan, pariwisata dan investasi serta seni budaya. (b31)

Aceh

WASPADA Jumat 18 November 2011

C3 Anggota DPD RI Sorot Program Pembangunan Jalan Di Cot Panglima

Betor Masuk Jurang, Dua Tewas BIREUEN (Waspada) : M Jafar Usman, 50, warga Gampong Mancang, Pidie dan keponakannya Khairul Sulaiman, 24, warga Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya ditemukan tewas, Rabu (16/11) malam akibat becak bermotor yang mereka kendarai masuk ke jurang di lintasan BireuenTakengen, kawasan Cot Panglima Kecamatan Juli, Bireuen. Saat ditemukan, kedua korban mengalami luka di sekujur tubuh. Jasad kedua korban dievakuasi keluarganya bersama anggota Polsek Juli dibantu masyarakat. Kemudian kedua korban dengan ambulans dibawa ke ruang mayat RSUD dr Fauziah Bireuen untuk divisum. Kapolsek Juli Iptu Saleh Amri mengatakan, setelah mendapat laporan dari keluarga korban, dia bersama anggota ke lokasi dan turut melakukan pencarian korban. “Sementara ini kasus itu murni kecelakaan,” katanya. Dijelaskan, becak bermuatan sayuran yang dikendarai korban ini diduga tergelincir di tikungan dan masuk ke jurang. (b17/cb02)

APBK 2010 Bireuen Dinilai WDP BIREUEN (Waspada) : Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Kabupaten Bireuen tahun 2010 dinilai Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Demikian diungkapkan Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, Kamis (17/11), dalam sambutannya pada Penutupan Rapat Paripurna IV tentang Pembahasan Ranqanun Perubahan APBK 2011 dan Pembukaan Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBK tahun 2010 di ruang sidang dewan setempat. Karenanya, Bupati Bireuen menegaskan agar semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja lebih keras lagi, sehingga LPJ Kabupaten Bireuen dapat memperoleh penilaian BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bupati Bireuen mengatakan, kondisi dan aspirasi yang berkembang saat ini menunjukkan belum semua tuntutan masyarakat dapat terlaksana pada saat ini termasuk kesejahteraan pegawai, hal ini karena kemampuan dan keterbatasan dana. Sementara itu, hasil evaluasi terhadap rencana perubahan APBK 2011 yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 903-43 Tahun 2011 menyebutkan, PAD kabupaten mengalami peningkatan 13,08 persen atau Rp7,9 miliar. Secara keseluruhan pendapatan daerah setelah perubahan APBK tahun 2011 sebesar Rp 25,5 miliar. (b17)

Pelanggan PDAM Keluhkan Pasok Air Bercampur Lumpur BIREUEN (Waspada) : Para pelanggan PDAM Tirta Krueng Peusangan, Bireuen di sebagian wilayah Kecamatan Peusangan mengeluh. Pasalnya, selama beberapa hari terakhir perusahaan itu menyuplai air bercampur lumpur ke rumah mereka. Hal ini sebagaimana dikeluhkan Mutia, pelanggan di Gampong Neuheun, Kamis (17/11). Kondisi itu tentunya sangat merugikan pelanggan. “Saat kran dibuka air keruh campur lumpur, sebentar kemudian bagus. Lalu beberapa jam kemudian kran dibuka lagi, yang keluar air campur lumpur,” keluhnya. Kepala PDAM Tirta Krueng Peusangan Isfadli Yahya dikonfirmasi wartawan tentang hal ini mengakui di beberapa kawasan di Peusangan airnya keruh bercampur lumpur akibat kegiatan petugas yang sedang mendeteksi pencurian air PAM. “Di beberapa titik dilakukan tutup buka jaringan untuk deteksi pencurian air oleh oknum masyarakat, dengan cara tutup buka jaringan distribusi maka akan nampak kemana airnya mengalir. Kita berharap proses ini selesai dan pasokan air normal kembali sepekan ke depan,” jelasnya. (b17)

Korban Lakalantas Dapat Santunan LHOKSEUMAWE (Waspada) : Shuparman Rachman, (foto) Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Lhokseumawe, Kamis (17/ 11) menjelaskan, pihaknya sangat berkeinginan agar semua masyarakat di wilayah kerjanya mendapatkan santunan lakalantas dari PT Jasa Raharja. Pasalnya, selama ini pemahaman tentang peran Jasa Raharja belum sepenuhnya dipahami masyarakat. “Kami meminta masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas untuk segera melaporkan ke PT Jasa Raharja. Di tempat kami telah disiapkan uang secukupnya untuk korban, tapi untuk mengambil uang harus sesuai dengan syarat. Selama ini, jumlah masyarakat yang melaporkan masih sedikit,” kata Shuparman Rachman. Bagi korban lakalantas yang meninggal diharuskan melampirkan laporan polisi, KK, KTP, sedangkan untuk korban lakalantas yang menderita luka-luka harus melampirkan laporan polisi, KTP dan kwitansi perawatan. Bagi yang meninggal diberikan santunan Rp25 juta dan yang luka-luka maksimum Rp10 juta. “Sangat disayangkan jika fasilitas yang telah ada tidak dimanfaatkan,” katanya. Kata Shuparman, uang santunan yang dibayarkan kepada penerima dilakukan melalui perbankan ke rekening. Banyak pembayaran klaim kepada para korban pada 2011 terhitung sejak Januari-Oktober mencapai Rp9.976.510.795, sedangkan pada 2010 hanya Rp7.278.428.123. Klaim santunan itu dikirimkan kepada para penerima di lima kabupaten/kota yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireun dan Bener Meriah. (b18)

Kutai Kartanegara Kagumi Pelayanan Publik Di Plimbang PLIMBANG (Waspada) : 21 Pejabat Pemkab Kutai Kartanegara, Kaltim, studi banding ke Kecamatan Plimbang, Kabupaten Bireuen, Rabu (16/11). Ke-21 pejabat Pemkab Kutai Kartanegara empat di antaranya Wakil Bupati Kutai Kartanegara HM Gufron Yusuf, asisten 1 H Chairil Awar, Kabag Pemerintahan Nurdin Uha Sadjiru, Kasubbag Perangkat Daerah dan Desa Ery Erma Sumarni. Rombongan tamu Pemkab Kutai Kartanegara turut didampingi Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, asisten I Murdani, Kabag Humas Setdakab Salahuddin. Studi banding itu tentang standar administrasi pelayanan publik di Kecamatan Plimbang yang menganut musyawarah dan kerjasama. Dengan visi dan misi“Putoh Ngon Musyawarah Meugah ngo Kurijasama” Camat Plimbang Dra Anisah mempresentasikan standar pelayanan publik yang diterapkan di Plimbang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Asisten I Pemkab Kutai Kartanegara H Chairul Anwar menyampaikan penghargaan kepada Bupati Bireuen atas penyambutan mereka dalam suasana penuh rasa kekeluargaan. (b12)

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Tiba (flight, asal, waktu) Garuda Indonesia

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

GA 142 Jakarta/Medan GA 146 Jakarta/Medan

10:40 15:50

GA 143 Medan/Jakarta GA 147 Medan/Jakarta

11:25 16:45

Y6 555 Jakarta * Y6 537 Jakarta/Medan

19:05 12:30

Y6 556 Jakarta** Y6 538 Medan/Jakarta

07:05 12:30

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

11:35 20:00

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta

06:40 12:15

SJ 010 Jakarta/Medan

12:55

SJ 011 Medan/Jakarta

13:25

Batavia Air Lion Air

Sriwijaya Air Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *** 12:20

AK 306 Kuala Lumpur*** 12:45

FY 3401 Penang ****

FY3400 Penang ****

Fire Fly

14:10

* Setiap Selasa, Kamis, Minggu. ** Setiap Senin, Rabu, Jumat. *** Setiap Senin, Rabu , Jumat dan Minggu. **** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

14:30

Waspada/Khairul Akhyar

MURSID , anggota DPD-RI Asal Aceh meninjau lokasi pelebaran jalan di Cut Panglima, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Jalan penghubung Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues. Perbaikan jalan dianggap merugikan masyarakat dan mengganggu perekonomian, akibat salah perencanaan dan seperti menggarap pertambangan serta sering memakan korban jiwa.

Kendaraan Terjebak Di Cot Panglima BIREUEN (Waspada) : Sejumlah kendaraan roda dua dan empat terjebak Lumpur di kawasan Km 26 Cot Panglima, Kecamatan Juli, Bireuen, Rabu (16/11) malam atau kawasan jalan Bireuen-Takengen yang sedang dilebarkan. Lumpur yang mengakibatkan kendaraan-kendaraan itu terjebak macet diakibatkan kawasan itu dalam beberapa hari

terakhir ini terus diguyur hujan. Keterangan yang dihimpun Waspada Kamis (17/11), Rabu (16/1) malam, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di Km 26-Km 29, tepatnya di lokasi proyek pelebaran jalan nasional itu melintas harus ekstra hati-hati. Pasalnya, badan jalan di kawasan Cot dipenuhi lmpur tebal dan tidak sedikit harus dibantu tarik dengan alat berat yang sedang mengerjakan jalan tersebut karena terjebak. “Agak sulit kita lintasi jalan ini (Cot Panglima-red) karena

lumpur tebal, kata Abdurrahman,60, seorang pengendara sepedamotor. Hal yang sama juga juga diakui, seorang warga Bener Meriah yang baru pulang dari Bireuen. “Kita harap pihak rekanan dapat memacu menyelesaikannnya pembangunan jalan ini,” ujarnya. Sebelumnya, Direktur PT Cipta Karya Aceh, H Saifannur yang mengerjakan pembangunan jalan itu mengatakan, pekerjaan pembangunan jalan itu diperkirakan rampung Februari 2012. (cb02)

Abrasi Kuala Bugeng Lapang Barat Semakin Parah GANDAPURA (Waspada) : Abrasi Pantai Kuala Bugeng di Desa Lapang Barat, Kecamatan Gandapura, akibat dihantam pasang purnama beberapa waktu lalu kondisnya saat ini semakin meluas. Konon lagi pelaksanaan pembangunan tanggul penangkal ombak dengan menggunakan bahan batu gunung sudah terhenti, saat ini sudah terbengkalai kondisi abrasi kuala Bugeng semakin bertambah parah. Camat Gandapura Muham-

mad Yusuf, Kamis (17/11) mengatakan, kondisi yang semakin parah tidak hanya abrasi Kuala Bugeng, kondisi jalan desa juga sudah hancur saat truk pengangkut batu gunung melintasi jalan Desa Lapang Barat menuju Kuala Bugeng. Camat mengaku tidak tahu sebab kontrakror pelaksana pembangunan proyek tidak melapor, sehingga penyebabnya tidak diketahui. Truk pengangkut batu gunung yang melintasi jalan desa meninggalkan imbas buruk

hancurnya jalan desa membuat masyarakat Lapang Barat merana. Untuk mengatasi keluhan masyarakat, pihaknya sudah melaporkan ke Pemkab Bireuen agar dapat mengatasi abrasi Kuala Bugeng yang sudah sangat mendesak. Sementara kondisi jalan Desa Blang Guron – Daa Kawan - Cot Teubee sepanjang tiga kilometer kondisinya sudah hancur total sulit dilalui kendaraan bermotor. (b12)

Pelaksanaan SI Di Aceh Perlu Waktu Lama LHOKSEUMAWE (Waspada) : Belum terlaksananya pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah di bumi Serambi Makkah merupakan sesutau hal yang wajar, karena sebuah perubahan memerlukan waktu yang lama. Hal itu disampaikan Prof Imam Suprayogo, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Rabu (16/11) usai memberikan materi dalam seminar internasional dengan tema Syariat Islam di Aceh dan Tantangan Global di Gedung Hasbi Ass-Sidiqi Mon Geudong, Kota Lhokseumawe. Kata Imam, untuk melaksanakan SI yang kaffah, harus memiliki keteguhan tekad. Tekad yang kuat itu harus terus dipelihara. Adanya gerakan perguruan tinggi Islam sangat logis membantu percepatan pelaksanaan SI di Aceh.

PROF IMAM SUPRAYOGO

“Jadi sekarang ini perlu diperkenalkan, karena sesungguhnya orang Aceh berlapislapis pemahamannya pada kata Islam itu sendiri seperti apa. Di Jawa susahnya bukan main, karena jumlah penduduk di Jawa sangat banyak, jadi tantangan untuk memperkenalkan

sangat sulit. Jadi bukan tidak mau melaksanakan SI, tetapi membutuhkan proses waktu,” tutur Imam Suprayogo. Menurut Imam, Islam di Indonesia mengalami proses yang cukup jauh. Sekarang apapun yang akan dilaksanakan oleh orang Islam dibolehkan, boleh menyelenggarakan pengajian, pemerintah memberikan gaji kepada guru tafsir. Mereka semuanya diangkat oleh pemerintah dan digaji. Untuk melaksanakan SI harus dilakukan bertahap agar masuk dalam hati supaya ada keikhlasan bahkan menjadi kebanggaan hingga menjadi kecintaan. Pemerintah diminta untuk menyampaikan hal-hal bermanfaat untuk generasi lewat media televisi nasional. Jangan sampai televisi nasional kekurangan dana. (b18)

Segera Bongkar Jalan Perdagangan LHOKSEUMAWE (Waspada) : Dinas Pekerjaan Umun Kota Lhokseumawe memerintahkan membongkar Jalan Perdagangan bernilai Rp800 juta yang dikerjakan kontraktor pelaksana anak perusahaan PT Abad Jaya, karena tidak ada job list dan belum dibuat formula material. Kepala Dinas PU Lhokseumawe Teuku Zaidi, Kamis (17/ 11) mengatakan, kondisi jalan seperti itu haram diterima, makanya PU mengirimkan surat teguran kepada kontraktor pelaksana, memerintahkan segera dibongkar jalan itu. “Berbagai kelemahan dalam pelaksanaan proyek pembangunan Jalan Perdagangan itu, disebabkan kontraktor pelaksana tidak melakukan koordinasi dengan PU Lhokseumawe. Anak perusahaan PT Abad Jaya dalam melakukan pekerjaan di lapangan mengerjakan sesukanya,” ungkap Teuku Zaidi. Kelemahan lain proyek jalan itu adalah menyangkut formula material tanpa izin dari dinas

TAKENGEN (Waspada) : Anggota DPD RI Mursyid menyoroti persoalan pembangunan ruas jalan antar kabupaten di Cot Panglima Biruen yang pengerjaannya belum melalui perencanaan yang baik. Selain itu dia menilai pembangunannya dianggap bukan lagi pelebaran jalan melainkan bagai lokasi pertambangan. “Dapat dilihat kondisinya paska dilakukan pelebaran. Berapa lapis kulit bumi sudah dikupas untuk perbaikan jalan itu. Dilihat dari kondisi sekarang, saya kira bukan lagi pembangunan jalan, tetapi sudah seperti kawasan pertambangan,” jelas Mursyid, Kamis (17/11) di Takengen, Aceh Tengah. Seharusnya pihak konsultan bisa membuat perencanaan secara matang sebelum pembangunan jalan dilakukan. “Bila perluasan ruas Jalan Cot Panglima ini membutuhkan biaya lebih besar, saya rasa lebih baik membuat jalur transportasi baru, dimana mungkin anggarannya lebih kecil. Dari itu, hendaknya perencanaan perluasan Jalan Cot Panglima, menjadi sebuah pembelajaran dan tidak lagi terjadi di daerah lain di Provinsi Aceh. Karena kesannya akibat peren-

canaan kurang apik menyebabkan kondisinya amburadul. Secara teknis memang kita tidak mengerti. Namun lihat saja kondisinya ruas Jalan Cot Panglima saat ini, tebing-tebing di atas jalan habis dikupas dan jurang di sisi jalan tertimbun,” sebut Mursyid. Lebih lanjut disampaikan, lamanya proses perluasan Jalan Cot Panglima berdampak langsung bagi persoalan ekonomi masyarakat. Di mana barang-barang yang dipasok dari kawasan pesisir ke daerah tengah seperti ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, menjadi mahal. Begitu juga sebaliknya, berbagai hasil pertanian yang dipasok ke luar daerah seperti cabai dan jenis sayuran lainnya, sering terlambat masuk ke daerah tujuan seperti Medan. Karena terjebak macet di ruas jalan tersebut. Sementara dia juga menyinggung kondisi ruas jalan Bireuen-Takengen, tepatnya di kawasan Simpang Layang, Kecamatan Timang Gajah. Di mana bagian sisi jalan itu, sebagian rusak digerus air, sehingga menyisakan liang besar mengangga di sisi badan jalan. (b33/cb09)

FP Unimal Gelar Panggung Bebas Bicara REULEUT (Waspada) : Untuk memberi ruang gerak mahasiswa berbicara, Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (FP Unimal) menggelar mimbar bebas bicara dan kegiatan apresiasi kesenian di depan kampus setempat, Reuleut, Kec. Muara Batu, Aceh Utara, Kamis (17/11). Pembantu Dekan III Fakultas Pertanian Saiful Adhar mengatakan, diadakannya kegiatan mimbar bebas bicara tersebut bertujuan untuk menampung keluhan, aspirasi dan kritikan yang membangun dan sehat dari mahasiswa kepada jajaran civitas akademika fakultas, bahhkan universitas. “Saya melihat dari kegiatan ini ekspresi dan

nilai tambah mahasiswa masih terabatas, disebabkan belum terbiasa, dan sesuia harapan bersama kegiatan ini dapat berlanjut, saya yakin mahasiswa pasti menemukan keinginan dan harapnnya,” ujar Saipul Selain itu, juga ditampilkan tarian tradisional mahasiswa dari Jurusan Agroekoteknologi, Budidaya Perairan dan Agribisnis, seperti seni tarik suara dan drama. Bahkan kami libatkan penampilan mahasiswa dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu dan Politik. “Ini bagian dari menjaring minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni agar dapat dikembangkan kemampuannya di sini untuk ke depan,” terangnya. (cmk)

Saiful Anwar, Geuchiek Desa Blang Guron BIREUEN (Waspada): Saiful Anwar menjadi Geuchiek Desa Blang Guron, Kecamatan Gandapura, Bireuen, menggantikan Hasan Muhammad yang telah habis masa jabatannya, setelah dalam acara pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilaksanakan di desa setempat Rabu (16/ 11), mengumpulkan suara terbanyak, sekaligus mengalahkan rivalnya Bakhtiar Sulaiman yang juga mencalonkan dirinya. Pilkades yang dihadiri Muspika setempat berlangsung lancar dan aman dan setelah pemilihan dilakukan, akhirnya Saiful mendapatkan suara terbanyak dari warga yang telah berhak memberikan suaranya. “Calonnya dua orang yang terpilih Saiful,” kata Nasruddin warga desa setempat kepada Waspada Kamis (17/11)

Panitia pemilihan Kades Kecamatan Gandapura, Ridwan Sulaiman, mengatakan, tiga desa yang melaksanakan Pilkades dan semua itu telah berhasil dilaksanakan dengan terpilih pemimpin desanya yang baru. “Pilkades yang dilaksnakan di Desa Ie Rhob Kamis (17/11) Amirullah terpilih sebagai Geuchiknya menggantikan Abdul Manaf yang telah habis masa jabatannya. Sedangkan Pilkades yang dilaksnakan di Desa Lhok Mambang di Lhok Mambang, Senin (14/11) Jasaun yang terpilih sebagai keuchik desanya menggantikan Drs Taufiq Yusuf. “Ketiga Geuchiek desa yang telah terpilih itu akan diusulkan oleh Camat M Yusuf untuk dilantik,” tambah Ridwan. (cb02)

Pendistribusian Pupuk Ke Bireuen Diawasi Ketat BIREUEN (Waspada): Pasca berhasil menangkap BripkaYusrizal seorang oknum polisi yang diduga kuat terlibat penyelundupan pupuk subsidi ke Medan beberapa waktu lalu, jajaran Polres Bireuen akan akan mengawasi pendistribusian pupuk mulai dari pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Dewantara hingga ke distributornya dan ke tempat penyimpanannya. “Kita telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait masalah pendistribusian pupuk ke kabupaten Bireuen mulai dari PT PIM hingga ke lapangan,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Benny Cahyadi menjawab wartawan terakit berhasil pihaknya menangkap seorang oknum anggotanya. Menurut kata Kasat Reskrim, pihaknya terus

berusaha mengembangkan kasus penyelundupan pupuk itu, sambilan terus melakukan koordinasi pengawasan pendistribusiannya, supaya penyalurannya tepat sasaran dan tidak lagi dipermainkan oknum-oknum tertentu seperti yang terungkap selama ini. “Kita sudah mengantongi data lengkap para distributornya serta wilayah penyalurannya masing-masing termasuk kios pengecer, kita harap dengan demikian pupuk tetapt sasaran dan harganyapun sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah kepada petani,” sambungnya. Benny juga meminta kepada petani segera melaporkan kepada pihaknya bila ada pihak yang menjual pupuk subsidi diatas harga HET supaya dapat ditelusurinya. (cb02)

Anggota Polsek Amankan Polisi Hutan Dari Amukan Warga LHOKSEUMAWE (Waspada): Musmuliadi, 33, warga Sawang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara mempertanyakan penangkapan adiknya, Adnani,25, karena dinilai tidak bersalah. Namun pihak kepolisian mengaku hanya mengamankan Adnani yang juga anggota Polisi Hutan (Polhut) Pemkab Aceh Utara dari amukan warga. Musmuliadi kepada Waspada, Kamis (17/ 11) menjelaskan, adiknya Adnani ditangkap polisi pada Rabu (16/11) usai shalat Magrib, ketika mendatangi keponakannya Raisya Mauliza, 4, di Gampong Menasah Kanot, Syamtalira Aron, Aceh Utara. Ketika itu, Adnani diminta abang sepupunya Zulfiadi,33, yang tak lain ayah dari Raisya. Zulfiadi telah berbisah dengan istrinya Syarwani,31, sehingga anak mereka masih menetap bersama Syarwani. “Menurut informasi, Adnani dituduh hendak menculik keponakannya. Inikan aneh,” tambah Musmuliadi. Pada hal, tambah dia, Adnani datang ke Desa Kanot atas permintaan Zulfiadi

untuk melihat keadaan anaknya. Namun tibatiba dia ditangkap warga dan diserahkan ke pihak kepolisian. Sampai kemarin, Adnani masih diamankan di Mapolsek Syamtaliran Aron. Sehingga Musmuliadi mempertanyakan, kesalahan adiknya sehingga terlalu lama ditahan di Mapolsek. “Apa sebenarnya, kesalahan dia. Kalau menculik tidak mungkin, karena keponakan sendiri. Kalau ada kesalahan lain, tolong dijelaskan,” tambah Musmiliadi heran. Kapolsek Syamtalira Aron, AKPYusuf Hariadi mengakui, polisi hanya mengamankan Adnani dari amukan warga. Karena Adnani ditangkap warga ketika mendatangi rumah Syarwani. Dari keterangan warga kepada polisi, tidak ada hubungan antara Adnani dengan Raisya sehingga dia ditangkap. “Kita akan mempertemukan dulu dantara ayah anak ini dengan warga agar jelas masalahnya,” jelas Kapolsek yang mengaku masih berada di Banda Aceh. (b15)

Wartawan Terima Penghargaan Di Ranjang Perawatan Waspada/Zainal Abidin

TRUK terperosok di lubang jalan samping terminal antar provinsi, Kota Lhokseumawe, Rabu (16/11). Menurut warga, jalan hotmix belum lama dibangun, namun kini rusak dan dipenuhi lubang. terkait dan belum dibuat job list, sehingga kualitas konstruksi jalan diragukan. Seharusnya terlebih dahulu dibuat formula material, bukan terus diplingkot badan jalan itu. Formula material adalah komposisi material antara batu pecah, tanah dan pasir baik

untuk golongan kelas A dan kelas B yang digunakan sebagai pondasi badan jalan. “Ini harus diuji tes laborratorium sejauh mana sudah tingkat kepadatan apakah sudah sesuai dengan prosedur teknisnya, bukan terus diplingkut,” papar Teuku Zaidi. (b11)

MEDAN (Waspada): Ibrahim Achmad, war- piagam penghargaan tadi, di ranjang perawatan tawan di Aceh Utara menerima piagam peng- karena selama ini ia menderita sakit keras. Ia hargaan dari Pj Bupati , Drs HM Alibasyah, MM mengatur-kan terima kasih kepada Pj Bupati Aceh Utara, atas perhatiannya memberi piagam di rumah sakit di Medan, Rabu (16/11). Mantan ketua Persatuan Wartawan Aceh penghar-gaan persis ketika fisiknya dalam (PWA) Provinsi Aceh ini, memperoleh anugerah kondisi demikian rupa.(b13) atas kerjasama menyebar infor-masi pembangunan melaui surat kabar terbitan Aceh yang dibantunya. Dalam kapasitasnya sebagai kepala biro media yang PENGINAPAN NELIS ACEH dibantunya itu, untuk wilayah Pasang Iklan Murah & Nyaman. 150 rb/mlm, 3 jt/bln. tugas Lhok-seumawe – Aceh Telp. 4528431 Fas. Springbed, TV, AC, Meja, Dispenser, Utara dan sekitarnya. Lemari, Kmr Mandi. Jl. T. Muda Rayeuk HP. 081370328259 No. 20 Kp. Pineung, Banda Aceh (dkt Ktr Ketua umum Journalis Email: Gubernur Aceh). Hub. 081377312206. Pase Football Club, menerima iklan_waspada@yahoo.co.id Wajib buku nikah bg pasangan.

C4 MEDAN AREA Amaliah Jl. Amaliun Gg. Bandung Kota Maksum II Al-Hidayah Jl. A.R. Hakim Gg. Sukmawati Al-Huda Jl. Gedung Arca Gg. Jawa No. 46 Al-Istiqomah Jl. Seto No. 33 Al-Ikhwaniyah Jl. Utama/Amaliun Gg. Tertib No. 15 Al-Ikhanul Wathan Jl. AR. Hakim Gg. Langgar No. 53 Al-Ikhlash Taqwa Jl. Medan Area Selatan No. 129 Al-Muhajirin Kel. Sei Rengas Al-Misbah Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar/Damai No. 27 Al-Makmur Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar/Bahagia No. 25 Al-Utaminiyah Jl. Utama Kota Matsum II Gg. Syukur Chalid lIbnul Walid Jl. Rakhmadsyah No. 366 Hidayatul Islamiyah Jl. Gajah No. 39 Istiqlal Jl. Halat No. 53 Kel. Kota Matsum IV Jamik Jl. Medan Area Selatan No.289 Kel.Surakamai-I Jamik Jl. Sutrisno Gg. Damai I No. 6 Kel. Komat I Jami’ Darul Ikhlas Jl. Batu No. 13 Jami’ Taqwa Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar No. 8-A Khairiyah Jl. Rahmadsyah Gg. Subur 192 Muslimin Jl. Dr. Sun Yat Sen No. 71 Muslimin Jl. Gedung Arca Gg. Jawa No. 3 Nurul Huda Jl. Denai Gg. Pinang No. 12 Perguruan Ketuhanan Jl. Puri Gg. Perguruan No. 4 Rahmat Jl. Denai Gang I No. 2 Shilaturrahim Jl. Emas No. 10 Syekh Hasan Maksum Jl. Puri Gg. Madrasah Taqwa Ar-Rahim Jl. Utama Gg. Ampera I No. 240-AR Taqwa Jl. Bromo Gg. Taqwa No. 11 Taqwa Jl. Bromo Gg. Aman No. 23 Taqwa Jl. Megawati Taqwa Jl. Puri Komplek Masjid Taqwa No. 183 Taqwa Lawang Jl. Gedung Arca Gg. Sehat No. 8 MEDAN AMPLAS Al-Hidayah Mapolda SU Jl. S.M.Raja Km.10,5 No. 60 Al-Hidayah Jl. Kongsi Gg. Syukur No. 307 Marindal Al-Huda Jl. Bajak I Kel. Harjosari II Al-Jihad Jl. Garu II Villa Harjosari Indah No. 106 Baiturrahman Jl. Bajak III Kel. Harjosari II Ikhlashiyah Jl. Garu-I No. 69 Kel. Harjosari-I Jami’ Harjosari Jl. S.M. Raja Km. 6,5 No. 21 Kampus UNIVA Jl. S.M. Raja No. 10 Komp. UNIVA Miftahul Jannah Jl. Pertahanan No. 70-A Timbang Deli Nurul Barkah Jl. Selambo IV No. 29 Nurul Iman Jl. S.M. Raja Km. 9 Nurul Tuvail Khatijah Jl. Garu IV No. 140 Raya Taqwa Jl. S.M. Raja Km. 5,5 Kel. Harjo Sari I Ramadhan Jl. Pertahanan No. 37 Kel. Timbang Deli Ramadhan Jl. Garu VI Kel. Harjosari I Shilaturrahim Jl. Garu III Kel. Harjosari-I Salman Jl. STM Kel. Sitirejo II Sepakat Jl. Turi Gg. Sepakat No. 5 Tarbiyah Medan Amplas Taqwa Jl. S.M. Raja Gg. Pulau Harapan No. 1 B MEDAN BARU Agung Jl. Pangeran Diponegoro No. 26 Al-Amanah Jl. Diponegoro No.30-A Kom.Gd.Keuangan Al-Falah Bank Sumut Lantai X Jl. Imam Bonjol No. 18 Al-Hasanah Jl. Letjend. Jamin Ginting No. 314 Al-Ikhlas Jl. Sei Padang No. 129 Bulan Jl. Letjend. Jamin Ginting Gg. Masjid No. 1 Muslimin Jl. Sei Batang Serangan No. 93 Nurul Muslimin Jl. DR. TD. Pardede No. 42 Nurul Huda Jl. K.H. Wahid Hasyim Asrama Brimob

Daftar Khatib Shalat Jumat DR. Sulidar, MA Drs. H. Zulham Efendi Batubara Drs. H. Kamidin Selian H.M. Rajab, Lc Drs. H. Hamid Mashudi Drs. Muhammad Yani Satiman H. Azhary R. Lubis Hartono, M.K., S.Sos Drs. H. Usman Batubara Drs. Muctar Yahya Lubis Drs. Zainal Gunawan H. Abd. Latief Khan, S.Ag Drs.H. Darwansyah Simanjuntak Drs. H. Muhidin Gurning Drs. Abdul Rozaq DR. H. Pagar Hasibuan, MA Maulana Siregar, MA Drs. H. Zainal Abidin Zen H.M. Nasir, Lc, MA Drs. H. Abdul Halim Siregar Drs. H. Abdul Razaq, MA Drs. H. Efnedi Arief, MA Rustam Harahap, S.Ag Drs. H. Saleh Umar Mukhlis Muaz, S.HI M. Rum Lubis Drs. Tenerman Drs. Faisal Lubis Drs. Marwan Tanjung A. Rahman Sofyan, Lc, SE, MA Drs. Azwilman Mashur Utama, S.Ag Drs. H. Djamaluddin Siregar, MA Ismail Yahya, BA Yusuf Marpaung, S.HI Drs. Amri Zaiman Drs. H. Syamsuddin Hasan Adam Sakiman H.M. Syukur Abrazain, BA Drs. Rojali Umar Drs. M. Yamin Lubis Drs. Sahridan Tobing Drs. Syahrul Efendi Siregar Jamaluddin Albatahani Rusli Effendi, S.Pd.I Sumardi Harahap H. Effendy Sadly, SE, MA Drs. H. Jahiruddin Nasution Drs. Tagor Muda Lubis, MA Muhammad Rojai, S.HI, S.Pd.I Rafdinal, S.Sos Drs. H. Sangkot Saragih Marajaksa, S.Ag Prof. Dr. H. Amiur Nuruddin, MA Drs. H. Darwis Nasution Drs. Nazaruddin Lubis Drs. Lisman Lubis H. Nadrul Fachri Hamyar Prof. DR. H. HasballahThaib, MA Drs. H. Suparmin

MEDAN BARAT At-Taqwa Jl. Putri Hijau No. 14 Al-Furqan Jl. Karya II Kompl. Ex Kowilhan Al-Hasanan Inna Dharma Deli Al-Jihad Jl. Kom. Laut Yos Sudarso/Jl. Pertempuran Al-Muttaqin Jl. Karya No. 41 Kel. Sei Agul Al-Mukhlishin Jl. G.B. Josua No. 8 Al-Massawa (Arab) Jl. Temenggung No. 2-4-6 Al-Istiqomah Jl. Putri Hijau No. 01 Komp. Deli Plaza Baitus Syifa RS. Tembakau Deli PTP Nusantara-II Haji Maraset Jl. Sei Deli No. 139 Jami’ Jl. Merdeka No. 3 Pulau Brayan Kota Nurul Hidayah Jl. Tinta 63-B Kel. Sei Putih Nurul Hidayah Jl. Danau Singkarak Gg. Masjid No. 6 Nurul Islam Jl. Karya Lk. VIII No. 203 Kel. K.Berombak Lama Jl. Mesjid Gg. Bengkok No. 62 Kel. Kesawan Rumkit Jl. Putri Hijau Tk. II Putri Hijau Kesdam I/BB Syuhada Jl. Danau Toba No. 2 Kel. Seil Agul Taqwa Jl. Karya Gg. Madrasah No. 24

Drs. Abdul Majid Syam Drs. Indra Budiman H.A. Iqbal, Lc Drs. H. Ahmad Sanusi, Lc, M.Ag Darwin Saudi, S.Ag Drs. Saukani Muda, MA H. Azwardin Nasution Drs. Musdar Syahban H. Darwin Zainuddin, MA Drs. Muhammad Nasution Drs. Abdul Majid Zulfakar, S.Pd.I Drs. Edi Syahputra Siregar H. Irham Taufiq, S.Ag H. Choliluddin Usman Fuji Rahmadi, MA Syafruddin Syam, MA Damiswar, BA

MEDAN BELAWAN Jami’ Belawan Jl. Selebes Belawan Taqwa Jl. Veteran Belawan

H. Yusuf, AG H. Hasrat Efendy Samosir,S.Ag, MA

MEDAN DELI Amalyatul Huda Jl. Nusa Indah No. 22-A Lingk. 26 Ar-Ridha Komplek TNI-AL Barakuda Tg. Mulia As-Sa’adah Jl. Alumunium IV Gg. Tawon Tg. Mulia Al-Amanah Jl. K.L.Yos Sudarso Km. 6,8Kel.Tg. Mulia Al-Ikhlas Jl. Alumunium III Kel. Tj. Mulia Al-Jihad Lingk. VI Kel. Mabar Al-Munawwarah Jl. Pulau Batam No. 1 Al-Syarifah Jl. Metal Gg. Rukun No. 06 Lingk. XVIII Jamik Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 6,2 Tg. Mulia Jami’iyyatush Shoolihiin Jl. Alumunium I Lingk. XIII Nurul Iman Jl. Sidomulyo Ujung Kel. Tg. Mulia MEDAN DENAI Arafah Jl. Pertiwi No. 22 Kel. Binjai Amal Bakti Jl. Raya Menteng Gg. Abadi No. 21-A Ar-Ridha Jl. Camar 18 Perumnas Mandala Al-Amanah Jl. A.R. Hakim Gg. Aman No. 90 Al-Anshor Jl. Raya Medan Tenggara Gg. Anshor Al-Hidayah Jl. Bromo Gg. Masjid Al-Hidayah Al-Hidayah Jl. Menteng Indah VI H.Kel.Medan Tenggara Al-Hasanah Perumnas Mandala Al-Muslimin Jl. Kenari XII Lingk. VII-VIII Per. Mandala Al-Muslimin Jl. Menteng II Gg. Pembangunan Lingk.XI Al-Muslimun Jl. Bromo (Rawa Sembilang) Gg. Kurnia Al-Mukhlishin Bromo Ujung Jl. Selamat Kel. Binjai Al-Mukhlishin Jl.Enggang I Perumnas Mandala Al-Makmur Jl. Bersama Ujung K.Perum.Griya Al-Bania Al-Ridha Jl. Jermal VII Lingk. IX Kel. Denai Baiturrahman Jl. Medan Tenggara II Kel. Denai Baiturrahman Jl. Medan Tenggara VII No. 42 Baiturrahmin Jl. Pelajar Timur Gg. Darmo No. 5 Darul Ilmi Murni Lingk. I Kel. Tegal Sari Mandala II Hijraturridha Jl. Selamat Ujung Gg. Subrah/Ketua Muslimin Jl. Selam II No. 47 Tegal Sari Mandala-I Nur Islam Jl. M. Nawi Harahap Kel. Binjai Nur Hidayah Jl. Datuk Kabu Gg. Masjid No. 11-C Nurul Iman Jl. Rawa Lr. Sedar Rahmatullah Jl. Kramat Indah Gg. Trenggeno II Raya Miftahul Iman Jl. Panglima Denai Jermal 7 Taqwa Jl. Jermal III No. 10 Taqwa Jl. Mandala By Pass No. 140 Taqwa Jl. Pancasila Gg.Masjid No.1 Kel.T.S.Mandala III MEDAN HELVETIA Amaliyah Jl. Sakura I Lingk. II Blok-19 Perum. Helvetia An-Nur Jl. Budi Luhur No. 75-A At-Taubah Jl. Prona No. 12 Lingk. VII Cintai Damai Ar-Raudhah Jl. Persatuan No. 22-AR As-Syarifah Jl. Pembangunan Kompl. Pondok Surya Al-Bashir Rusmi Jl. Kapten Muslim Gg. Solo Tengah Al-Falah Jl. Palem Raya Perumnas Helvetia Al-Hidayah Jl. Bakti Luhur No. 21 Kel. Dwikora Al-Ikhlas Jl. Bakti Lubur No. 113 Kel. Dwikora Al-Ikhlas Jl. Bahagia Lingk. VI Kel. Cinta Damai Al-Ikhas Jl. Jongkong Komplek Dolok Sumut Al-Ishlah Jl. Kapten Muslim No. 54-A Al-Kautsar Jl. Gaperta Ujung K. Perum. Tata Alam Asri Al-Mukhlisin Jl. Bakhti Utara No.21 Link. VI Kel.T.Gusta Al-Mustaqim Jl. Kapten Muslim No. 226 Al-Masturah Jl. Binjai Km. 7,8/Jl.Sekolah No. 29 Darussalam Jl. Asrama No. 11 Istiqomah Jl. Amal Luhur No. 86 Ikhlasiyah Jl. Amal Luhur No. 29 Kel. II Dwikora Raya Al- Falah Jl. Cendana Blok 17 Perumnas Helvetia Taqwa Jl. Kapten Muslim Gg. Jawa Taqwa Jl. Kamboja Raya No. 319 Blok IV P.Helvetia Taqwa Jl. Kapten Sumarsono Gg. Safar

Drs. Labib Maulana Sarman H. As’ad Marlan, MA Abdul Kadi Hasibuan Fahrul Rizal, M.SI Drs. Ismail Husein Drs. H. Sokon Saragih, MA Ahd. Yunan Siregar, S.Ag Sofyan, M.S. Drs. H. Norman, S. Radiaman S., S.Pd.I Syahrul Anwar, S.Pd.I Drs. M. Yunan, S. Drs. H. Muniruddin, MA Awaluddin Pulungan, S.HI Asri Koto Drs. Azman Azizi H. Abu Bakar Adanan, MA Harmein Lubis Ali Musa, S.Pd.I Drs. Syahman Hasibuan Drs. H. Nurman Ilmi Drs. Mhd. Kasim Yusuf Drs. Syahrum Purba Drs. H. Hamid Mashudi Haryono Fahmi, S.Ag Drs. H. Sauri Syam, Lc Drs. Zulkifli Nasuton Mansyur Hidayat, S.Pd.I Khairuzzaman, S.HI Edi Zuhrowardi Pane, SH Drs. Usman Baharuddin Ahmad, SH Drs. Ade Mustahdi Aly Muhayan, S.Pd.I Drs. Muhammada Daud Ahmad Sampurna, S.Sos.I, MA Drs. Sutikno Drs. Adri, K. K.H. Munawar Chalil Damri Tambunan, S.HI Drs. Parlaungan Hasibuan Abu Umair Drs. H. Susarso Drs. Budiman Afan Su’aidi Bukhari, S.Ag H. Ponidi Sabari Drs. H. Tahlak Mahmud Zulkarnain, S.Pd.I Drs. H. Syahrinal Azhar Lubis Drs. H. Adlan Rifa’i Sirait Drs. Azwani Lubis, M.Ag Umar Hasibuan, S.Ag H. Said Muhammad Bustami H. Roqib Mas Drs. H. Hazrat Ibrahim Drs. Maghrib Parinduri Zulfan Effendi P. Harahap, S.Ag Drs. Matsyeh, MG Nizar Idris Jailani, S.Ag

Taqwa Jl. Setia No. 30 Cabang Helvetia Drs. A. Tanjung Taqwa Jl. Pemasyarakatan Gg. Masjid No. 7 Sukadono Drs. H. Azhar Razak Lubis MEDAN JOHOR Amanah Jl. Eka Bakti Ujung Lingk. IV Gedung Johor Arrahman Jl. Brigjen Zein Hamid Kel. Titi Kuning Amaliyah Perumahan Citra Wisata Ainul Iman Jl. Ekawarni I Kel. Gedung Johor Assyafi’iyah Jl. STM Suka Tari No. 9 Ar-Raudhah Komplek Risva I Blok V Kel.Gedung Johor Annazhirin Jl. Karyawisata Kel. Gedung Johor Al-Amin Jl. Eka Surya Gg. Eka Kencana Ged. Johor Al-Badar Jl. Karya Dharma No. 19 Kel. Pangk. Masyhur Al-Firdaus Jl. Karya Jaya Gg. Eka Jaya II Lingk. II Al-Huda Jl. Eka Surya Psr. V Gg. Sidodadi Ged. Johor Al-Hidayah Jl. Brigjen Katamso Km. 7,2 Kel. Titi Kuning Al-Hidayah Jl. Karya Jaya Kel. Gedung Johor Al-Ikhlas Jl. Karya Tani Lingk. VIII Pangk. Masyhur Al-Ikhlas Jl.Eka Suka Lingk. XIII Kel. Gedung Johor Al-Issyah Hakim Jl. Karya Jaya Kel. Gedung Johor Al-Muslimin Jl. Suka Luhur Al-Mahmudiyah Jl. Brigjen Hamid Km 6,5 Kel. T.Kuning Al-Mustafa Jl. Karya Jaya, Gg. Karya XII-XIV7 Al-Qisth Kejaksaan Tinggi Jl. Abd. Haris Nst. P.Mashur Baiturrahman Perumahan Johor Indah Permai 1 Baiturrahmah Jl. Karya Jaya No. 101 Pkl. Masyhur Baitul Iman Jl. Karya Jaya Asrama Arhanud P. Masyhur Fajar Ramadhan Perumahan Johor Indah Permai II Graha Deli Permai Jl. Sidodadi Pasar IV Kel. Gd. Johor Istiqomah Jl. Abdul Hamid No. 70 Muslim Jl. Karya Jaya, Kel. Pangk. Masyhur Muttaqiin Jl. Luku I No. 42 Kel. Kwala Bekala Nurul Aldys Jl. Karya Bakti No. 34 Pkl. Masyhur Nurul Falah Jl. Eka Rasmi No. 42 Kel. Gedung Johor Nurul Huda Jl. Letjen Ginting Km. 8 Kwala Bekala Nurul Huda Jl. M. Basir No. 9-A Kel. Pangk. Masyhur Nurul Iman Jl. Stasiun No. 75 Kel. Kedai Durian Nurul Ikhwan Jl. Karya Kasih Sunnah Al-Muhsinin Jl. Abdul Haris Nasution No. 11 Sunnah Rabithah Jl. Karya Darma Pangk. Masyhur

Fakhrurrozi, S.Pd.I Drs. Suging Wanto, MA Drs. H. Khairuman Arsyad Ali Badrihas Buang Manalu H.M. Yusri Indra, Lc Fachruddin Rokan, S.Ag Drs. H. Khaidir Lubis Azman, S.HI Fachruddin Rokan, S.Ag Drs. H. Ahmad Taufiq Drs. H. Abd. Rahman, M.Pd Nainan Plis, S.HI Drs. Sofyan Amar H. Burhanuddin Parinduri H. Alfan Arbudi Syaukani Dr. H. Ramlan Rangkuti, MA H.M. Rasyid Ridho Siregar Ahmad Suhardi Lubis, S.Pd.I Keskarnain, S.Ag Drs. H. Nazaruddin Hasibuan H. Zulkifli Lubis Drs. H. Mohd. Syuaib Saragih Drs. Anshari Rangkuti Usnedi Surianda Lubis, S.Ag Drs. Ali Imran Rokan Drs. Yusuf As’ady Abd. Wahab, S.HI Syakban Lubis, S.HI Junaidi Irsyad, S.HI Drs. Sarbaini Ahmad Drs. H. Syarifuddin Sinda, SH Drs. Mauddin Nasution Ahmad Zunaidi Syahril Artha

MEDAN KOTA An-Nazhafah Jl. Rumah Sumbul No. 4 Lingk. I Al-Hidayah Jl. Saudara Kel. Sudirejo II Al-Hasanah Jl. Tanjung Bunga II Kel. Sudirejo II Al-Ikhlas Jl. Salak No. 9 Al-Mashun Jl. Sisingamangaraja Da’wah Jl. Sakti Lubis Gg. Amal 19-B Hikmah Hongkong Plaza Jl. Cerebon Islamiyah Jl. Jati III No. 85 Kel. Teladan Timur Jami’ Teladan Jl. Teladan/Gembira No. 2 Muslimin Jl. Air Bersih Lingk. VII Sudirejo I Mua’llimin Jl. S.M. Raja Kp. Keluarga No. 33 Ma’ul Hayah PDAM Tirtanadi Jl. S.M. Raja No. 1 Pahlawan Muslimin Jl. Pencak Raya Pusat Pasar Setia Amal Jl. Sakti Lubis Gg. Pegawai Kel. Sitirejo Silaturrahim Jl. Pelajar No. 58 Drs. H. Hayat Harahap Taqwa Jl. Demak No. 3 Taqwa Jl. Mahkamah K-36 Thawalib Jl. S.M. Raja Gg. Isa No. 7 Yayasan Zending Islam Indonesia Jl. SM Raja No. 11-A

Drs. Ramli BR Drs. Ali Imran Sinaga Drs. Junaidi Barus Drs. M. Zainuddin Drs. H. Abd. Rahim, M.Hum Drs. H.M. Basyir Yahya Drs. Sartoni Drs. H. Yusdarli Amar A. Syafii Harahap, S.Ag Jamaluddin Batubara, Lc Drs. H. Kemal Fauzi DR. H. Zulheddi, Lc, MA H. Darwin Zainuddin, MA Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nst., MA Fahrijal Tanjung, S.Ag Drs. H. Darwis Nasution Drs. H. Lukman Hakim, M.Pd. Drs. Ruskan Nawawi H. Muhammaddin Angkasah Abdul Aziz,S.Sos

MEDAN LABUHAN Al-Amal Jl. Banten Gg.Amal No.170 Dusun IX-A Helvet Al-Husin Jl. Raya Blok IX-Griya Martubung Al-Istiqomah Blok IV Griya Martubung Nurul Hidayah Jl. Veteran Lr. Sukoharjo No. 27-A Nurul Ikhwan Jl. Helvetia By Pass Gg. Masjid No. 234 Nurul Khairiyah Jl. Veteran Ujung Psr X Ds Manunggal MEDAN MAIMUN Abidin Jl. Brigjen Katamso Km.3 Gg. Nira Kel.Kp. Baru Al-Muhajirin PTPN-IV Jl. Letjend. Suprapto No. 2 Al-Mujtahidin Jl. Brigjen Katamso Gg. Lori Kp. Baru Darul Ali Jl. Brigjen Katamso Gg. Nasional No. 20 Jami’ Ash-Sholihin Jl. Brigjen Katamso No. 208 Jami’ ‘Aur Jl. Brigjen Katamso/Kampung Aur Kel. Aur Jami’ Al Fajar Jl. Brigjen Katamso Gg. Alfajar No. 15 Jami’ Jl. Brigjen Katamso Gg. Masjid No. 53 Kp. Baru Muslimin Jl. Brigjen Katamso Lingk. II Gg. P.Burung Nurul Muslimin Jl. Juanda (bundaran) Kel. Jati Thoyyibah Jl. Multatuli Lingk. V No. 64 MEDAN MARELAN Ar-Ridha Jl. Platina Raya Lingk. 21 Kel. Rengas Pulau Ar-Ridha Jl. Jala IX Lingk. IV Paya Pasir Al-Ikhlas Jl. Marelan IX Lingk. VII Kel. Tanah 600 Al-Muslimin Jl. Masjid Pasar V Kel. Rengas Pulau MEDAN PERJUANGAN Amal Jl. Ngalengko Lr. Saudara No. 11 Ar-Rahim Jl. M. Yacub Gg. Langgar Batu No. 24 Ar-Rahmah Jl. Gurilla Gg. Melati No. 5 Al-Amin Jl. Prof. H.M. Yamin SH, 482 Al-Aminin Jl. Pahlawan/Sakti Kel. Pahlawan Al-Falaah Jl. Ibrahim Umar Gg. Sato No. 03 Al-Hidayah Jl. Pahlawan Gg. Anom No.12 Lingk. III Al-Huda Jl. Malaka No. 117 Al-Hurriyah Jl. M. Yakub No. 17 Al-Muslim Jl. Pelita VI Gg. Serayu No. 10 Al-Muslimin Jl. Gerilya No. 1 Hidayatul Ihsaniah Jl. Sentosa Lama Gg. Amana No. 5 Istiqomah Jl. Bambu Runcing/Pahlawan Ikhwaniyah Jl. M. Yacub No. 3 Jamik Ubudiyah Jl. Pelita-I Gg. Tangga Batu 11 Jami’ Sentosa Jl. Sentosa Lama Gg. Perwira No. 1 Malikus Saleh Jl. Gurilla No. 10 Kel. Sei Kera Hilir Syuhada Jl. Pahlawan No. 11 Kel. Pahlawan Taqwa Jl. Pelita II No. 10 Kel. Sidorame Barat Thaharah Jl. Pelita II No. 29 Kel. Sidorame Barat Taufiq Jl. Mesjid Taufiq No. 120 Kel. Tegal Rejo Taqwa Jl. Karantina Asrama Glugur Hong

Zulfikar Husni, S.Pd.I Drs. H. Sugiman, S. Drs. M. Hendra Saleh Panggabean Hamdan Fauzi Selian, S.Pd. Drs. M.M. Hasyim, S.Pd Drs. Paino Ruslan Idris Batubara, S.Pd.I Drs. H. Ade Fifan Drs. H. Irfan Batubara Drs. Darfikri MD. H. Fajar Hasan, MA Ilham Syahputra, S.HI Bukhori Muslim Lubis, S.Ag Drs. H. Azwardin Nasution Mhd. Rafiq, S.Pd.I M. Nur Fahmi K.H., S.HI H. Chairuddaroin Hendra, S.Pd.I Drs. A. Helmi H. Aliyuddin Abd. Rasyid, Lc, MA Drs. H. Yusril Fuad Salamuddin, SL, M.Ag Sun Haji Harahap H. Ali Azmi Nasution, MA Drs. Saparudin, MA Drs. M. Fadhli Sa’id, MA Miftahul Chair, S.HI Drs. H. Syarikum Manurung H. Mar’i Muhammad Sitorus, S.Ag Drs. Sugeng Wanto, MA Drs. Armia Yusuf Bulian Mulfa Purba, S.HI, S.Pd.I Drs. H. Akhiruddin Muihid Drs. Ngatman Azis Drs. H. Umar Khatib Drs. Ikhsan Asri, MA Musohur Siregar, S.Ag T.A. Saladin DP, S.Ag Drs. H. Sahrinal Lubis Drs. Nizar Idris, MA Drs. Ahmad Harahap Drs. H. Muniruddin, MA Drs. Syamsul Bahri

MEDAN PETISAH Amaliyah Jl. M. Idris No. 22 Kel. Sei Putih Timur II Zulkifli, S.Pd.I Annas Komplek Diskes Jl. Ibus Raya/Jl. Rotan Zulfikar Hajar, Lc Ar-Ridhwan Jl. Abd. Hamid No. 28 H. Muhammad Saleh Daulay, S.HI As-Syahaadah Jl. Sikambing Belakang No. 18 Drs. Irwansyah Putra, MA Asy-Syura Jl. Surau No. 16 Kel. Sei Putih Timur-I Drs. H. Muchtar Efendi Lubis Al-Hidayah Jl. Periuk Gg. Mesjid No. 2 H. Usman Lubis Al-Ihsan Jl. PWS No. 48 Kel. Sei Putih Timur II Drs. Abdul Majid Al-Ikhwan Jl. Mesjid No. 142 Kel. Sei Putih Tengah Drs. Syahrul Nasution, M.Ag Al-Mukarram Jl. Sikambing Gg. Patimura No. 9 Yunindra Banurea, MA Gaudhiyah Jl. Zainul Arifin No. 200A H. Jasmi As-sayuti, Lc Istiqamah Pasar Petisah Drs. H. Hamdan Yazid Bunga Jl. Kejaksaan Kebun Bunga H. M. Husien Ali, Lc Nurul Haq Jl. Listrik No. 12 Drs. H. Nazrul Fahri Raya Aceh Sepakat Jl. Mengkara No. 2 Dr. Faisar Ananda, MA Taqarrub Jl. Darussalam No. 24 Drs. H.M. Anwar Nasihin Ubudiyah Jl. Kebun Bunga/Jl. Jend. S. Parman H. Muhammad Bakri Nst. MEDAN POLONIA Amaliyah Jl. Balai Desa Gg. Amal No. 43 Kel. Polonia Drs. Syamsuri Assakinah Jl. Polonia (Starban) Per. Angkatan Udara Drs. Irwansyah Sitorus Al-Hidayah Jl. Starban Kel. Sari Rejo Khoiruzaman, S.HI Al-Hasanah Jl. Teratai No.17-A Lingk.V Kel. Sari Rejo H. Edy Putra Hasibuan Baitussalam Kosek Hanudnas III M. Lukman Hakim Hsb., S.Ag, MA Baitut Tahmid KPPBC Tipe A2 Jl. Suwondo No. 1 Drs. H. Muhammad Rais, M.Pd Bakti Jl. Mongonsidi I Baru No. 11 Drs. H. Abdul Lathif Khan Dirgantara Lanud Jl. Imam Bonjol No. 52 Drs. H. Syahroni Husin Hidayatullah Jl. DC. Musi Lingk. I Kel. Sukaramai Faisal Akmal Silaturrahim Jl. Antariksa No. 64 Kel. Sari Rejo Drs. Sariman Alfaruq Taufiq Jl. Pendidikan Gg. Taufiq No. 17-D Drs. Badaruddin MEDAN SELAYANG Ar-Ridho Jl. Abdul Hakim Pasar I Tanjung Sari Drs. H. Komaruddin, S.Ag Al-Ghufron Jl. Bunga Wijaya Kesuma Pasar IV Feri Syahbudin, S.HI Al-Ghufron Jl. Suka Baru No. 21 Kel. P. Bulan Syarifuddin Sinaga, S.Ag Al-Ikhlas Jl. Raharja No. 25 Kel. Tg. Sari Drs. Ahmad Kamil Drs. H. Sholahuddin Lubis Al-Ikhlas Pasar VII, Padang Bulan Al-Istiqomah Jl.Sei Asahan Gg. Masjid No. 3 Drs. A. Wahab Kalimantan Al-Ikhwan Jl. Bunga Wijaya Kesuma Psr-IV Pd. Bulan H. Hasan Basri Al-Muttaqien Jl. Setia Budi Gg. Tengah No. 11 Mornang Saing, S.Pdl.I Al-Muhtadun Jl. Karya Sembada No.179 Kom.Koserna Drs. Hakimuddin Hasibuan Baitul Mukmin Jl. Bunga Terompet V No. 6 Kel. P.B.S. Drs. H. Rahmat Pohan Jami’ Jl. Pasar I Lingk. VIII Kel. Tg. Sari Drs. Lukman Hakim Muslimin Jl. Setia Budi Kel. Tg. Sari H. Qosim Nurseha, Lc Nurul Iman Jl. Penerbangan No.77 Komp.Perhubungan Khairil Marzuq

WASPADA Jumat 18 November 2011

Nurul Mukmin Jl. Bunga Kantil 18 Psr VII Pd. Bulan H. Abdul Jamil Nurul Mukmin Jl. Bunga Mawar No. 46 Kel. Pd. Bulan Drs. Arifin Syah Nurul Mukminin Jl. Kenanga Raya No. 10 Kel. Tg. Sari Zainal Arifin, S.Ag Nurul Huda Jl. Bunga Asoka No. 117 Asam Kumbang Drs. H. M. Ramli Nasution Nurussalam Jl. Bunga Cempaka No.53 P.B. Selayang II Drs. H. Harianto Effendi Taqwa Jl. Bunga Wijaya Kesuma Gg.Masjid Taqwa No.1 H.M. Yahya Taqwa Jl. Abdul Hakim No. 2 Tg. Sari Drs. H. Dalail Ahmad, MA MEDAN SUNGGAL Ar-Rahmat Jl. Mesjid No. 20 Dusun III Desa Helvetia Ar-Ridho Jl. Tut Wuri Handayani Perkamp. Kodam I/BB As-Saajidiin Komplex BTN Dusun III Sei Semayang Al-Amin Jl. Setia Budi No. 202 Kel. Tanjung Rejo Al-Basyir Jl. Garuda No. 78-B Sei Sikambing B. Al-Badar Jl. Binjai Km. 6,8 Medan Al-Falah Jl. Murni No. 27 Tanjung Rejo Al-Huda Jl. Perjuangan No. 44 Tg. Rejo Al-Hikmah Jl. Kiwi No. 7 Sei Sikambing-B Al-Hasanah Jl. Stasiun Dusun I Tg.Gusta Kp. Pertamina Al-Hafiz Jl. Pinang Baris No. 142 Al-Istiqomah Dusun I Desa Pujimulio Al-Ikhlas Jl. Binjai Km. 16.5 Dusun I Aman Damai Al-Ikhlas Jl. Beo Indah No. 15 Sei Sikambing-B Al-Islamiah Jl. Binjai Km.14,5 Gg.Gembira Dsn.V Diski Al-Irma Jl. Rajawali Sei Sikambing-B Al-Jihad Jl. Sunggal No. 129 Al-Muttaqin Jl. Hanura No. 10 Kel. Tanjung Rejo Al-Muhtadin Jl. Setia Budi No. 29 Tanjung Rejo Al-Mukhlisin Jl. Darussamam Jl. Sei Tuan No. 38 Al-Muhajirin Kompl. Pondok Karya Kodam-I/BB Al-Muhajirin Komp.BBLK Industri Jl. Gatot Subroto 7,8 Al-Mu’awanah Jl. Puskesmas I/Jl. Seroja Al-Musabbihin Jl. Masjid Al Musabbihin Blok C TSI Al-Munir Jl. Karya Baru No. 07 Tanjung Rejo Darul Huda Jl. Kasuari No. 53-56 Sei Sikambing-B Isti’adah Jl. Amal No. 4 Kel. Sunggal Istiqamah Jl. Perwira Kel. Lalang Istiqamah Jl. Dr. Mansur No. 155 Kel. Tg. Rejo Ikhwanul Muslimin Dusun VII Gg.Damai D.Paya Geli Jamik Jl. Pinang Baris No. 19 Kel. Lalang Jamik Muh. Jayak Jl.Jend.G.Subroto Km. 5,5 No.184A Nur Amaliyah Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 9 Nurul Huda Jl. Sei Serayu No. 38 Kel. Babura Nurul Hikmah PT.Perkebunan Nusantara-III Kandir Mdn Nurul Ikhsan Jl. Kelambir V No. 53-B Kel. Lalang Riyadhussholihin Jl. Sunggal No. 198 Lingk. XIV Raudotussuffah Jl. Pinang Baris Kel. Lalang Raudhatul Fatimah Jl. Swadaya P. Baris Kel. Lalang Syuhada Jl. Balam Lingkungan XIII Sei Sikambing-B Shafiyyatul Amaliyyah Jl. Setia Budi No.191 Tg.Rejo Silaturrahim Jl. Perintis Kemerdekaan D.Sei Semayang Taqwa Jl. Garuda Masjid Taqwa Sei Sikambing-B Taqwa Jl. Merpati Gg. Mushollah Sei Sikambing-B Taqwa Jl. Taqwa Gg. Pendidikan Tanjung Rejo MEDAN TIMUR Amaliyah Jl. Perwira II Pulo Brayan Bengkel Amal Ridha Jl. Cemara Pulo Brayan Bengkel Baru Arrahim Jl. Purwosari Gg. Masjid/Puskesmas. P.B.B. Ash-Sholah Jl. Pendidikan No. 39 Kel. Glugur Darat I Al-A’la Jl. Pembangunan I No. 46 Kel. Glugur Darat II Al-Barkah Jl. Setia Jadi Kel.Glugur Barat I Al-Furqoan Jl. Asahan No. 78 Kel. Sidodadi Al-Hidayah Jl. Jawa No. 3 Kel. Gg. Buntu Al-Iman Jl. Sidang Raya, Komp. DPRD Tk. I P.B.Bengkel Al-Ikhlas Jl. Umar No. 71 Kel. Glugur Darat I Al-Ikhlas Jl. Madiosantoso No. 197 P. Brayan Darat Al-Ihsan Jl. Jemadi No. 34 Pulau Brayan Al-Ikhwan Jl. Prajurit No. 28 Gg. Bali Kel. Glugur Darat Al-Muslimin Jl. Brigjend Bejo/Cemara Gg. Rambutan Al-Ma’ruf Jl. Sidorukun/Wartawan No.99 P.B. Darat II Al-Qudus Jl. Pukat Harimau d/h Jl. Aksara No. 136 Al-Waritsiin Jl. Bilal No. 71 Kel. Pulo Brayan Darat I Bustanul Huda Jl. Perwira I Lingk. VIII P.B. Bengkel Daarul Ma’arif Jl. Damar Raya No. 8 Sidorukun Jamik Jl. Kapten Muchtar Basri, BA Gg. Masjid No. 40 Muttaqin Jl. Pasar III No. 40 Glugur Darat I Nurul Iman Jl. Bambu VI Kel. Durian Nurul Yaqin Jl. Bukit Barisan I No.74 Kel.Glugur Darat II Nur Chadidjah Komp. Wartawan Jl. Letter Press No. 51 Perjuangan 45 Jl. Prof. H.M. Yamin, SH No. 51 Syuhada Jl. Budi Pengabdian No.2 Perum Pemko Mdn Taqwa Jl. Sutomo Ujung Gg. A No. 47 Kel. Durian Taqwa Jl. Rakyat/Lr. Maninjau No. 6 Sidorame Timur Taqwa Jl. Bilal Gg.Keluarga No.74 Kel.P.Brayan Darat I Taqwa Ubudiyah Jl. Bambu III Kel. Durian Taqwa Pulo Brayan Bengkel Taqwa UMSU Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Tabligh Tarjih Jl. Mustafa No. 1 G. Darat 1 Kp. Dadap Ulul Albab Jl. Sutomo IAIN-Sumatera Utara MEDAN TEMBUNG Akbar Baitus Sujud Jl. Metrologi Raya Gg.Karya No. 1 Ar-Ramli Jl. Surya Lingk. XII Kel. Indra Kasih Ash-Shobirin Jl. Pukat Banting II (Mestika) Kel. Bantan An-Nurul Hakimiyah Jl. M. Ya’kub No. 51 Al-Anwar Jl. Willem Iskandar Kel. Indra Kasih Al-Bayan Jl. Gurilla No. 10 Al-Falah Jl. Pukat Banting IV No. 10 Al-Huda Jl. Tuasan Gg. Aman Kel. Sidorejo Hilir Al-Hidayah Jl. Letda Sujono No. 62 Kel. Bdr. Selamat Al-Hikmah Jl. Letda Sujono Gg. Amal No. 5-B Al-Hilal Jl. Belat No. 76-B Al-Ikhlas Lingk. II Kel. Bandar Selamat Al-Ikhlas Jl. Ambai Ujung No. 15-B Kel. Sidoarjo Hilir Al-Istiqomah Komplek Veteran Medan Estate Al-Ijtima’iyah Jl. Letda Sujono No. 152 Al-Muslimun Jl. Pertiwi No. 94-C Kel. Bantan Al-Muqorrobin Jl. Pukat II No. 52 Bantan Timur Al-Izzah Kampus II Pasar V Medan Estate Baiturrahman Kampus Unimed Jl. Williem Iskandar Darul Amin Jl. Letda Sujono Ujung No. 1 Lingk. I Darul Djalal Jl. Taut\Sukaria No. 29 Kel. Sidorejo Hidayatul Muslimin Jl. Bersama No. 105 Lingk. 5 Hidayatul Ubudiyah Jl. Kapten M. Jamil Lubis Ikhlashiyah Jl. Tempuling/Suluh No. 20 Kel. Sidorejo Ikhwaniah Jl. Tuamang No. 47 Kel. Sidorejo Hilir Nurul Iman Jl. Pertiwi Ujung Kel. Bantan Raya Muslimin Jl. Pukat I No. 1 Kel. Bantan Timur Taqwa Jl. Enggang Raya No. 85 Perumnas Medan II Taqwa Jl. Kolam No. 01 Kampus I Medan Estate Taqwa Jl. Letda Sudjono No. 15 Taqwa Ranting Sidorejo Hilir MEDAN TUNTUNGAN Azizi Kel. Tanjung Selamat Al-Amin Jl. Pala Raya Perumnas Simalingkar Al-Ikhlash Cengkeh Jl. Cengkeh X No. 1 Kel. Mangga Al-Ikhlash Jl. Nilam 11 No. 1 Perumnas Simalingkar Al-Muttaqin Jl. Jamin Ginting Km. 14 Kel. Sidomulyo Al-Muhajirin Jl. Kopi Raya II Blok A Perum Simalingkar Al-Muhajirin Jl. Seroja Komplek Medan Permai Al-Muhtadin Jl. Kemiri Raya I No.1 Blok-G Simalingkar Al-Razzaq Jl. Sakura Raya Kel. Tanjung Selamat Baitul Rahman Jl. Rami II Perumnas Simalingkar Baiturrahman Jl. Flamboyan I/04 No. 2 Tg. Selamat Iklab Jl. Letjend. Jamin Ginting Km. 12,5 No. 100 Nurul Iman Jl. Irigasi No. 12 Kel. Mangga Nurul Hayat Kompl. LIZARDI Kel. Kemenangan Tani Silaturrahim Jl. Kapas 13 No. 49 P. Simalingkar Taqwa Jl. Sawit Raya Perumnas Simalingkar DELI SERDANG Amal Islamiyah Jl. Sudirman Kel. Lubuk Pakam Pekan Ainul Yaqin Jl. Pembangunan IV No. 30 Ar-Ridho Jl. Jati Psr VIII Dusun X Gambir Desa B.Klippa Al-Falah Jl. Pasar V No. 73 Dusun XIV Desa Tembung Al-Firdaus Jl. Medan Batang Kuis Ds. XI Empl. Km 10 Al-Furqan Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera DSC Al-Hafiz Hamparan Perak Kec. Hamparan Perak Al-Hikmah Kompleks RS Jiwa Daerah Propsu Al-Ikhlas Simpang Beringin Hamparan Perak Al-Ikhlas Desa Suka Makmur Kec. Delitua Al-Muttaqien Gg. Kolam Deli Tua Al-Muttaqin Dusun V Desa Bangun Dari Komp.Koserna Al-Mukhlishin Jl. Terusan Bandar Setia Dusun II Al-Salam Jl. Raya Medan-Namorambe Kom. Pisu No.1 Baitussalam Dagang Kerawan-Tg. Morawa Graha Deli Permai Jl. Tani Bersaudara, K. Namorambe

H. Syamsul A. Adnan Hakimuddin, S.Ag H. Wasil Drs. Aman P. Harahap Maksum Harahap, S.Sos.I Drs. Burhanuddin Harahap Ziaurrahman, S.HI Drs. H.M. Syafruddin Drs. M. Shaleh Rambe Drs. Mahadi Bustami, H.S. M. Yusriza, S.Pd.I Zainuddin, S.Ag H. Rinaldi Drs. Ibrahim Nasution Drs. Ridwan, S.Pd.I Drs. H. Syarifuddin, Lc Jauhari Marpaung, S.HI Drs. Lili Suheri Drs. H. Legimin Syukri Hasanul Arifin, S.Ag Drs. Amiruddin Agus Suhaidi, S.Pd.I Drs. H. Sudarno Maulana Ismail, S.Ag Drs. Soritaon Siregar Drs. Marasonang Siregar Awaluddin Hasibuan, S.Ag Drs. H. Azhari Akmal Trg., MA Drs. Ardiyansyah H. Zainal Arifin, Lc Drs. Isman Rambe Drs. Hasbi Tanjung Ahmad Nasir, S.Ag Dr. H. Maratua Simanjuntak Ardiansyah, S.Ag H. Amnas N., SH, DR. Drs. H. Azhar, AS Bectha Perkasa, MA Drs. Asma Ali Nur Harahap Prof. DR. Lahmuddin Lubis, M.Ed Ranto Marpaung, S.Pd.I Drs. Bahrin Manik Sutan Sahrul Drs. Ismail Malik M. Yusuf Siregar Drs. H.T. Yusuf Drs. H. Zainal Arifin Drs. Bustami, HA Drs. T. Saladin Drs. Sahnim Siregar Drs. H. Ibrahim Isa Drs. H. Askelani Pulungan Ali Sinaga, S.Ag Drs. Mhd. Solihul Amri Drs. Muhammad Yusuf, MS H.M. Azir Lubis, Amd Drs. Parintah Lubis Syarwan Nasution, S.Ag Drs. H.M. Yusuf Said, MA Drs. Syahminan Hasibuan H. Ali Imran Zakaria, Lc Drs. M. Labib Maulana Drs. H. Zakaria Drs. H. Lahmuddin, R. Abi Arrijallu Syauqih Dr. H. Hasan Mansur Nst., MA Drs. H. Abdul Aspan, MA Mulyadi Dasopang, S.Ag Drs. H. Amhar Nasution, MA Drs. M. Ridwan SarminTambunan Lubis, M.Ed Mustafa Lubis Drs. Faisal Lubis Khairul Saleh,S.Ag M. Yunus Daulay, S.Ag Muhammad Qorib, MA Drs. Burhanuddin, MA Dr. Ahmad Zuhri, MA Mohammad Alfarabi, MA Drs. H. Tengku Yusuf Drs. M. Suud Tambunan Dotiba Zainuddin Nasution Drs. H. Abu Bakar AdnanSrg., MA Drs. H. Mar’ie Batubara Ilyas Amri Sirait, S.Pd.I Gazali Ahmad, S.Ag Drs. Sori Monang Harahap, Lc Khairul Zil Azan, S.HI Drs. Umul Aiman, S.HI, S.Pd.I Drs. H.M. Yahya Zakaria Syarifuddin Sirait,S.HI, S.Pd.I Drs. H. Nasrun Zakaria Drs. H. Amiruddin Batubara Drs. Kasto Nader Drs. M. Husin Ishaq Rangkuti Mardian Idris, MA Burhanuddin Siagian, MA Alwin Ramli Lubis Irwansyah, M.Ag Drs. Mukhtaruddin Dlmt., MA Drs. Muslim Azhari Nst. Drs. Agen Irma Harahap Drs. Zainal Arifin Purba, MA Drs. H. Abu Saman Pulungan Drs. Kosren Gozali Hasibuan Junaidi, S.Pd.I, M.SI H. Ismet Junus, LMP, SDE Drs. Hasanuddin, MD Drs. Suprapto Mohd. Syafi’i Masri Tanjung, S.Pd.I H. Andi Wahyudi, Lc, M.Ag H. Ali Imran, S.Ag.I Drs. M. Yusuf Arhad H. Qasem Nurseha, Lc M. Azman, S.Pd.I H. Solihin Adin, S.Ag Drs. H. Amrin Siregar Drs. H. Hasbi Yunus Drs. Ramli Nasution Syaiful Aseo, MA Drs. H. Agusron Harahap, SH Drs. Mashur Utama, S.Sos Keskarnaen, S.Ag Drs. Tarmizi Lubis Afwan Helmi, M.Ag Drs. Muchsin Nasution H.M. Iqbal, Lc Muktar Arifin Drs. H. Mansyur Azis H. Asril Pohan, Lc H. Zulkarnain Drs. A. Ghozali Rangkuti Zainuddin, S.Pd.I Poltak Harahap, S.Ag A. Fuad Sinaga, S.HI Ahmad Khairuddin Damanik Prof. DR. H. Abbas Pulungan Abu Saif Drs. Ngadimin Usnedi

(Bersambung ke hal. C5 )

Mimbar Jumat

WASPADA Jumat 18 November 2011

3 Fokus Kelembagaan Industri Keuangan Syariah di 2012 DUNIA keuangan syariah semakin berkembang pesat, kehadirannya di tanah air tak lagi dipandang sebelah mata. Memasuki tahun 2012, diprediksikan industri keuangan syariah akan dipenuhi oleh “wajah-wajah baru”. Hal ini tentunya makin memperlihatkan ketertarikan berbagai kalangan untuk ikut meramaikan industri tersebut. Menurut pengamat ekonomi syariah Adiwarman A Karim, ada tiga hal dalam Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang akan menjadi perhatian di tahun 2012. Pertama, akan banyak berdiri lembaga pembiayaan atau multifinance syariah. Kedua, akan banyak perusahaan asuransi syariah yang spin off dari induknya menjadi perusahaan tersendiri. Ketiga, akan berdiri bank syariah baru. “Pendirian bank syariah ini ada dua. Apakah mengkonversi bank konvensional menjadi bank syariah atau bank konvensional membuka unit usaha syariah. Itulah tiga hal di kelembagaan yang menjadi fokus,” tandasnya. Di penghujung tahun ini, perbankan syariah tanah air mulai terpolarisasi. Hal ini terlihat dengan adanya spesialisasi dari segi pendanaan maupun pembiayaan dari bank-bank syariah tersebut. Adiwarman A Karim mengata-

kan bank-bank syariah saat ini tidak sekedar sama dalam hal syariah, tetapi sudah mulai mengambil spesialisasi-spesisasi tertentu. “BNI Syariah misalnya, dia sangat kuat di konsumer. Tabungan dan gironya mencapai 50 persen dari total DPK. Sedangkan BCA syariah, saya lihat sangat kuat di mikro dan UMKM, karena mudharabah dan musyarakahnya hampir 40 persen,” ujarnya. Adiwarman memprediksikan spesialisasi yang dilakukan bankbank syariah pada tahun 2012 akan lebih berkembang dan bisa menjadi karakter dari bank syariah tersebut. “Spesialisasi tersebut akan menjadi karakter bank syariah itu sendiri. Sehingga mereka (bank syariah) dapat melayani segmen tertentu dengan lebih baik,” jelasnya. Selain itu Adiwarman juga memperkirakan pada tahun 2012, akan perluasan outlet yang signifikan. Perluasan tersebut bisa dengan

Ekonomi Islam Ciptakan Kesejahteraan Sistem ekonomi Islam yang memuat konsep distribusi penuh nilai-nilai keadilan, moral dan norma kebaikan sangat sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Bila lembaga-lembaga ekonomi di negeri ini bersatu menerapkannya, akan tercipta kesejahteraan. Ruslan Abdul Ghofur Noor, Dosen Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Bandar Lampung mengemukakan hal itu dalam ujian disertasinya untuk memperoleh gelar doktor bidang ilmu agama Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga, di Convention Hall UIN, baru-baru ini. Disertasi berjudul ‘Konsep Distribusi Dalam Ekonomi Islam dan Format Keadilan Ekonomi di Indonesia’ itu dipertahankan di hadapan tim penguji Drs Akhsyim Afandi MA PhD, Dr H Syafiq Mahmadah Hanafi MAg, Dr Ahmad Yani Anshori MA, Drs H Mamduh Mahmadah Hanafi MBA PhD, Prof Dr H Syamsul Anwar MA (promotor merangkap penguji) dan Drs H Munrokhim Misanan MA Ec PhD (promotor merangkap penguji). Disertasi itu berdasarkan hasil riset kepustakaan terhadap konsep distribusi, nilai, prinsip-prinsip, tujuan, kebijakan ekonomi dan konsep distribusi yang dilahirkan Sistem Ekonomi Islam (SEI), dengan pendekatan filosofis dan fenomenologis. Dari hasil telaah literatur dan implementasi sistem ekonomi Islam di Indonesia, Abdul Ghofur memperoleh temuan, sistem ekonomi Islam bila diterapkan dengan baik bertujuan mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata. Dari landasan itu, lanjut Ruslan Abdul Ghofur Noor kemudian melahirkan konsep-konsep distribusi, yakni prinsip distribusi yang terdiri larangan riba dan gharar, keadilan dalam distribusi, pengakuan terhadap milik pribadi dan konsep kepemilikan dalam Islam, larangan menumpuk harta dan institusi distribusi. Menurut promovendus, ekonomi Islam memiliki posisi penting dalam mendukung reformasi ekonomi.(gc/m20)

Kurban Akan Mendatangi Kita Di Akhirat Ustad Nurfa’adi dalam kutbah Idul Adha di Masjid Baiturrahman Pulo Brayan Bengkel, Minggu (6/11), mengatakan, tiga hal penting dari kurban Nabi Ibrahim beserta putranya Ismail dan istrinya Siti Hajar adalah, pengungsian keluarga tersebut di samping Baitullah yang ketika itu masih sangat sepi, perintah Allah kepada Ibrahim untuk menyembelih putranya Ismail merupakan ujian sangat berat terhadap keluarga tersebut, namun dengan keikhlasannya itu Allah mengganti Ismail dengan qibas, dan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa apa yang kita kurbankan hari ini akan mendatangi kita kelak di akhirat, dan kurban kita akan menjadi sedekah. Lebih jauh di hadapan jamaah, ustad Nurfa’adi menerangkan, ajaran berkurban pada bulan haji adalah warisan Nabi Ibrahim AS yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW., dan tentang berhaji bagi yang sudah mampu namun tidak mengerjakan haji maka kelak matinya seperti majusi, nasrani dan yahudi. Melontar jumrah Ula, Wusta dan Aqobah ketika mengerjakan haji adalah bagaikan melempar setan dan segala keserakahan yang ada pada diri manusia. Kita setiap waktu juga harus mensyukuri nikmat Allah, yang dilakukan dalam bentuk menegakkan shalat dan berkurban pada Idul Adha, serta selalu berkurban dalam berbagai hal. Sementara itu Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Baiturrahman, Alwan Batubara mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang memercayakan panitia di Masjid Baiturrahman melakukan penyembelihan hewan kurban setiap tahunnya, dan dia juga mohon maaf apabila ada kesalahan. Dalam rangka kurban Idul Adha, pada tahun mendatang akan dilakukan pula dengan cara menabung per bulan, sehingga hewan kurban jadi lebih banyak.(m20) Khairul Fatihin Dusun II Kec. Tg. Morawa Jami’ Jl. T. Imam Bonjol No. 17 Jami’ Jl. Pantai Labu Dusun Masjid Desa Beringin Jami’ Asysyakirin Delitua Jl. Medan-Delitua Km.11,5 Jami’ Al-Ihsan Jl. Imam Abdul Desa Selemak Kec. H.Perak Jamik Al-Ikhlas Jl. Pengabdian Dusun I Desa Bdr. Setia Lembaga Pemasyarakatan Klas II-B Jl.Sudirman No.27 Nursa’adah Jl. Medan-Tg. Morawa, Km. 12 Nurul Ikhwan Jl. H.A. Dahlan Tanjung No. 38 Raya Lubuk Pakam Jl. T. Raja Muda No. 26 Taqwa Jl. Diponegoro No. 1 Lubuk Pakam Ukhuwah Jl. Binjai Km 11,2 Dusun II-III Ds. Mulio Reko

pembukaan cabang baru maupun dengan office chaneling. “Ada fenomena baru di 2012. Jadi cabang yang didirikan sebenarnya bukan cabang baru sebenarnya. Tetapi ada peningkatan status, dari kantor kas menjadi kantor cabang pembantu. Dari cabang pembantu manjadi kantor cabang,” tandasnya. Sementara itu segmen mikro semakin dirlik oleh perbankan di tanah air. Terbukti saat ini banyak bank yang mendirikan unit mikro. Terlebih sektor tersebut juga menjadi perhatian pemerintah yang direalisasikan dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Direktur Kredit, BPR dan UM

KELUARGA besar Yayasan Pendidikan Dharmawangsa bersama seluruh fungsionaris guru dan dosen, Minggu (6/11) secara bersamasama melaksanakan penyembelihan hewan kurban lembu di halaman parkir kampus Dharmawangsa Jalan Yos Sudarso. Penyembelihan dilakukan usai shalat Idul Adha, dan bertindak sebagai imam dan khatib Al-Ustaz Drs Muniruddin, MA yang dihadiri Pengurus Yaspendhar, guru, dosen, staf, dan siswa. Menurut Sekretaris Yayasan Dra. Hj Farida Hanum Nasution di sela-sela pemotongan hewan kurban menjelaskan, usai shalat seluruh jamaah shalat Id berbuka puasa bersama yang selanjutnya dilaksanakan penyembelihan 8 ekor lembu. Di mana keseluruhan dagingnya kurban ini selanjutnya didistribusikan kepada seluruh karyawan, dosen, dan keluarga besar yayasan serta kaum dhuafa sekitar kampus. Wakasek SMA Dharmawangsa Drs. Ahmad Samsuri sekaligus sebagai panitia kurban mengatakan, pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan setelah shalat Idul Adha merupakan simbol sebuah ketaatan dan kepatuhan yang dicontohkan dengan perjalanan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Nabi Ismail yang sudah banyak berkorban, baik harta maupun jiwanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. (m43)

Waspada/dede

Saasanapemotongan hewan kurban di kampus Universitas Dharmawangsa , belum lama ini.

Drs. H. Azhari Rasyid H. Hamzah Fansuri Drs. H. Muslim Rawi H. Hanafiah H. Misto Drs. Amran Usman Drs. H.A.E. Yunani Harahap Drs. H. Nurbein Tuah, Lc H. Syaharuddin Drs. M. Ridwan Ahmad Effendy Batubara, S.Ag Aiyub, AMa H. Abdussalam, Lc Khalid, S.Ag

TEBING TINGGI Amal Muslimin Kp. Rao Amaliyah Jl. K.F. Tandean No. 344 Lingk. V Kel. B.Sakti An-Namirah Jl. Gunung Papandayan Lingk. II At-Taufiq Jl. Jend. Sudirman Kel. Sri Padang At-Taqwa Jl. Dr. Kumpulan Pane No. 58 Al-Abidin Jl. Kom. Yos Sudarso Kel. Lalang Al-Hidayah Lingk. 03 Jl. Kunyit Kel. Tg. Marulak Hilir Al-Ikhlas Jl. H.S. Beringin Lingk. 6 Al-Ikhlas Lingk. 03 Kel. Tanjung Marulak Al-Ihsan Simp. Dolok Kel. Sri Padang Kec. Rambutan Al-Jihad Jl. Gunung Arjuna Lk. 01 Kel. Mekar Sentosa Al-Muttaqin Jl. Sofyan Zakaria Lingk. 2

Aktifis Muslimah HTI Medan

KM Bank Indonesia (BI) Edy Setiadi mengatakan perbankan kini mulai berlomba-lomba untuk bisa masuk ke sektor mikro. Bagi bank yang tidak memiliki kapasitas untuk masuk ke sektor tersebut, bank biasa menggunakan linked program. “Dengan linked program, hampir 1500 BPR di manfaatkan oleh bank untuk bisa masuk ke sektor mikro. Dan saat ini sudah mencapai Rp8 triliun jumlah kredit yang disalurkan melalui linked program,” ujarnya. Untuk perbankan syariah, Edy menilai hadirnya Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), induk koperasi syariah dan Baitulmaal Waa Tanwil (BMT)sangat membantu perbankan syariah untuk bisa menjangkau sektor mikro. “Adanya BMT-BMT dan Inkopsyah itu sangat bagus. Karena menjadi chanel-chanel bagi perbankan syariah untuk menyalurkan dananya ke sektor mikro,” tandasnya. (m06)

Keluarga Besar Dharmawangsa Berkurban

STABAT Ar-Raudah Dusun VII Masjid Desa Kebun Balok Al-Furqan Lingkungan I Kel. Kwala Bingai Istiqomah Pasar Baru Stabat

Oleh Hj.Yulienni, SP

KELUARGA besar Dinas Bina Marga Provsu menyembelih 10 ekor hewan kurban, Senin (7/11). Daging kurban tersebut dibagikan kepada segenap keluarga besar Dinas Bina Marga Provsu maupun kaum duafa, warga Muslim di sekitar kantor Dina Bina Marga Provsu Jl. Sakti Lubis sekitarnya. Pada hakekatnya kurban menjalankan perintah Allah SWT agar kita meningkatkan takwa kepada Allah SWT seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS terhadap putranya Ismail,’’ ujar Kadis Bina Marga Provsu Ir.H.Marapinta Harahap,MM, MAP ketika menyaksikan penyembelihan. Diimbau seluruh pegawai lebih banyak mengorbankan segala kemampuan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sehari-hari terutama membentuk karakter sebagai abdi Negara. “Alhamdulillah, penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1432 H tahun 2011 meningkat dari tahun sebelumnya. Diharapkan hal ini dapat memicu bagi seluruh pegawai, staf dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah khususnya dijajaran Bina Marga Provsu,” kata Marapinta. Distarukim Provsu juga menyembelih 11 lembu di halaman kantor Jl. Pancing Medan Estate. “Penyembelihan hewan kurban pada hari tasyriq 13 zulhijjah baru pertama kali digelar,” ujar H. Nazaruddin Nasution koordinator pelaksana. Daging kurban tersebut bukan saja dibagikan kepada seluruh pegawai, staf Distarukim juga kepada masyarakat sekitar kantor Distarukim serta kaum duafa.(m24)

BINJAI Agung Kota Binjai An-Nur Jl. Veteran No. 7 Kel. Tangsi Ar-Rahmah Turiam Kel. Tanah Tinggi Al-Hidayah Jl. Talam Kel. Nangka Al-Hilal Jl. Ikan Arwana No. 17 Kel. Dataran Tinggi Darussalam Kel. Tanah Tinggi Istiqomah Jl. T. Amir Hamzah Kel. Jatinegara Jamik Athohirin Kec. Binjai Utara Nurul Falah Jl. Sisingamangaraja No. 60 Nurul Yaqin Jl. S.M. Raja Kel. Tanah Tinggi Nurul Amin Al-Washliyah Kebun Lada

Jalan Kebangkitan Ekonomi

Kurban Meningkatkan Takwa

Ibnu Ali AS M. Hidayat, MA Risan, S.Pd.I Teguh Iman Abdullah Helmy, S.Pd Drs. Salamuddin, M.Ag H. Djufri M. Mangkuto, SE H. Yazid Syamsuddin, Lc Edy Syaputra, S.Pd.I K.H.M. Husin Kasim Drs. Nazarudin Zuaini, S.Ag

Lahmanuddin Hendra Irawan, S.Pd.I H. Azrai, SH Drs. Burhan Faisal Drs. Suhatta Ritonga, SH M. Idris Drs. H.M. Ghozali Siregar Drs. Ahmad Syahir Drs. H. Ibrahim Harahap Syamsul Rizal Drs. P. Dasopang Zuhri Lubis

C5

Al-Mukhlis Jl. Ahmad Yani Al-Maryam Jl. Darat Lingk. VIII Kel. Rambung Al-Muthmainnah Lingk. I Kel. D.Sundoro Al-Haq Kel. Deblot Sundoro Kec. Padang Hilir Al-Qomar Perum. Purnama Deli Lingk. V Kel. Bulian Darul Jannah Jl. Bhakti LKMD Lingk. 01 Kel. Lalang Darul Jihad Brimob Jl. Ahmad Yani Farida Jl. H. Ahmad Bilal Lingk. V Kel. Damar Sari Hikmah Jl. Lengkuas Lingk. II Kel. Bandar Sakti Jami’ Jl. Batu Bara Kel. Satria Nurul Huda Jl. Bukit Bandar Lingk. 03 Kel. Lalang Nurul Islam Jl. Pulau Irian Lingk. 04 Kel. Persiakan Nurul Ikhwan Rumah Sakit Sri Pamela Raya Nur Addin Jl. R. Suprapto No. 126 Syuhada Jl. Iskandar Muda No. 70 Taqwa Jl. Prof. H.M. Yamin SH, Kampung Keling

B

anyak orang yang mengatakan bahwa rakyat. Padahal ini hanyalah mimpi di siang bolong. negeri dengan mayoritas penduduk mus- Dalam demokrasi tidak pernah ada yang namanya lim bisa bangkit dengan sistem demokrasi rakyat sebagai penentu keinginan. Sejarah AS sendiri kapitalis. Mereka menunjuk Turki sebagai contoh menunjukkan hal tersebut. Presiden Abraham Linkeberhasilan kebangkitan dengan demokrasi coln (1860-1865) mengatakan bahwa demokrasi kapitalisme. Benarkah? adalah, “from the people, by the people, and for the Realitas ekonomi Turki people” (dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat). Data resmi Turki saat ini: pertumbuhan ekonomi Namun, hanya sebelas tahun kemudian setelah pada 2010 ada di kisaran 8,9%. Sekalipun semula Lincoln meninggal dunia, Presiden AS Rutherford B. Erdogan (pemimpinnya sekarang) semula dicurigai Hayes, pada tahun 1876 mengatakan bahwa kondisi oleh Barat, kini tak kurang dari 19 Doktor di Amerika Serikat pada tahun itu adalah “from comKehormatan telah diterima Erdogan dari berbagai pany, by company, and for company” (dari penegara dan 31 Award rusahaan, oleh peru(penghargaan) lain Tidak pernah ada dalam sejarah suatu sahaan dan untuk sebagai bukti atas perusahaan). Sejak k e b e r h a s i l a n n y a negara miskin, lalu berubah menjadi awal kelahirannya, membangun Turki. demokratis, dan melalui demokrasi itu kedaulatan dalam Tentang keberdemokrasi ada di hasilan ekonomi, negara tersebut menjadi sejahtera tangan segelintir fakta menunjukkan rakyat (bukan di bahwa pada saat krisis finansial global tahun 2008, tangan rakyat), yakni di tangan para pemilik modal. pertumbuhan ekonomi Turki menurun hingga Hanya saja, mereka menipu rakyat dengan tinggal 1%. Ini menunjukkan bahwa ekonomi Turki menggembar-gemborkan seolah-olah kedaulatan sangat bergantung pada ekonomi Barat. Ada tiga ada di tangan rakyat. Jadi, bila perubahan yang sektor di sini yang menentukan yaitu: industri, dikehendaki adalah daulatnya rakyat maka pariwisata dan pekerja migran Turki. demokrasi tidak memberikan hal itu. Yang berdaulat Pertama: Industri, sebagian industri di Turki dan berkuasa dalam demokrasi adalah para pemilik hanyalah relokasi industri dari negara-negara Uni modal yang memang memiliki uang. Eropa. Turki memang bukan anggota Uni Eropa. Banyak negara otoriter berhasil mengalami Namun, posisinya yang sangat dekat dengan pertumbuhan ekonomi tinggi seperti sejumlah Eropa, upah buruh di Turki yang jauh lebih rendah negara Amerika Latin di tahun 1970- 1980-an dan dan perjanjian penyatuan cukai dengan Uni Eropa Asia Timur tahun 1980-1990-an. Sebaliknya, negara(European Union – Turkey Customs Union) telah negara berkembang yang relatif demokratis seperti menggerakkan banyak industri di Eropa Barat ke Filipina, Fiji, atau India, setidaknya hingga perTurki. tenganan 1990-an, terpuruk pada siklus pertumKedua: Pariwisata, Turki membuka lebar-lebar buhan rendah. Di AS, misalnya, kemakmuran yang pintunya untuk arus pariwisata dari Barat. Tahun selanjutnya diikuti dengan sejahteranya kehidupan 2008 datang 31 juta wisatawan asing ke Turki yang masyarakat AS bukanlah hasil demokrasi, AS membawa revenue sekitar $22 Miliar. Sektor mendapatkan kemakmuran karena ’democratic impariwisata ini membutuhkan semua kenyamanan perialism’ (penjajahan demokratik) yang dia lakukan. ala Barat. Tak cuma infrastruktur seperti transTidak pernah ada dalam sejarah suatu negara portasi dan listrik, tetapi juga hotel dengan miskin, lalu berubah menjadi demokratis, dan “standar” Barat, yang berarti mencakup keter- melalui demokrasi itu negara tersebut menjadi sediaan alkohol dan hiburan malam. sejahtera. Tidak ada! Realitas ini menggambarkan Ketiga: Pekerja migran, jumlah pekerja migran bahwa demokrasi bukanlah jalan bagi perubahan Turki di negara-negara Uni Eropa ditaksir lebih dari menuju kesejahteraan apalagi perubahan hakiki. 10 juta orang, Bila setiap orang mengirim setengah Islam: jalan kebangkitan hakiki penghasilannya yang rata-rata $20.000/tahun, maka Kebangkitan hakiki adalah kebangkitan yang itu sudah $100 Miliar. menjadikan manusia sebagai manusia dan Dengan demikian keberhasilan ekonomi ala mendudukkan Allah SWT sebagai sesembahannya. Erdogan sebenarnya bukan keberhasilan yang kokoh. Melalui kebangkitan hakiki akan teraih kemuliaan. Sementara itu, rasio utang Turki terhadap Kebangkitan ini laksana perubahan dari kegelapan pendapatan domestik bruto (debt to GDP ratio) menuju cahaya. Satu-satunya jalan menuju cahaya mencapai 46% pada 2010. Jumlah ini sangat tinggi itu adalah Islam. Caranya, menaati aturan Allah dibandingkan dengan Indonesia yang masih di Pencipta manusia, dan meninggalkan semua jalan bawah 27%; itu pun sudah membuat kita amat hidup selain Islam, termasuk demokrasi.Rasulullah khawatir. Pendapatan perkapita Turki sebesar SAW menjelaskan dalam sunnah nya bahwa jalan $14580/tahun memang jauh di atas Indonesia penerapan Islam itu memerlukan kekuasaan (yang hanya $4390/tahun). Indeks pemerataan pemerintahan Islam. (Gini Ratio) Turki ada di kisaran 38 (Indonesia 34). Pada masa beliau wujud kekuasaan Islam. Makin kecil angka Gini-ratio, makin baik Kebangkitan dan perubahan hakiki sejatinya pemerataan di masyarakat itu. Jumlah pengang- mengubah penyembahan manusia terhadap guran pada angka 10% atau sekitar 7,8 juta orang sesama manusia menjadi penyembahan manusia (Indonesia sekitar 17 juta). terhadap Allah SWT Pencipta manusia. Hal ini Realitas politik ditunjukkan oleh tegaknya syariah Islam sebagai Realitasnya politik Erdogan masih politik sekular, wujud ketundukan manusia pada hukum-Nya. sedangkan ciri Islam tetap hanya untuk kehidupan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang pribadi. Dalam politik luar negeri, pada World Eco- beriman dan beramal salih di antara kalian, bahwa nomic Forum 2009 yang dihadiri 20 negara dengan Dia benar-benar akan menjadikan mereka berkuasa ekonomi terpenting dunia (Indonesia juga termasuk) di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orangErdogan memang pernah secara demonstratif keluar orang sebelum mereka berkuasa; Dia benar-benar dari ruang sidang untuk memprotes bahkan akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah mengecam Israel sebagai negara teroris pasca Dia ridhai untuk mereka; dan Dia benar-benar akan serangan terhadap kapal kemanusian Flotila. menukar keadaan mereka—sesudah mereka berada Namun, tetap saja Erdogan tidak membatalkan dalam ketakutan—menjadi aman sentosa. Mereka serangkaian kerjasama ekonomi dengan Israel yang tetap menyembah Aku tanpa mempersekutukan Aku dia buat pada kunjungannya ke Israel pada 2005. dengan sesuatu pun. Siapa saja yang kafir sesudah Bahkan latihan bersama militer Turki, Israel dan janji itu, mereka itulah orang-orang yang fasik (QS Amerika Serikat tetap jalan terus. Pangkalan- an-Nur [24]: 55). pangkalan Amerika di Turki sebagai anggota NATO Dalam ayat tersebut Allah SWT menjanjikan juga tetap beroperasi. Sebagai anggota NATO, Turki empat hal yang saling terkait. Pertama: kekuasaan/ bahkan menjadi tempat bagi 90 bom nuklir B61 milik kekhilafahan (istikhlaf). Kedua: peneguhan ajaran Amerika, tepatnya di Pangkalan Udara Incirlik, 40 di Islam (tamkinu ad-din). Ketiga: keamanan (alantaranya ditaruh pada pesawat Angkatan Udara amnu). Keempat: ibadah dan tidak syirik. Ujung dari Turki. semua ini adalah “Mereka tidak takut kecuali Fakta lain, meski masuk dalam G-20 seperti In- kepada-Ku” (Tafsir ath-Thabari, XIX/210). donesia, Turki (juga Indonesia) masih belum Inilah kebangkitan hakiki. Adanya huruf waw memiliki peran yang nyata di politik dunia; suaranya (dan) dalam ayat itu menegaskan adanya keterkaitan belum benar-benar didengar, apalagi diperhatikan. yang kuat antara Khilafah, penerapan syariah Islam, Dengan dua realitas ekonomi dan politik ini, belum keamanan, serta kesejahteraan baik dalam bidang bisa dikatakan turki mengalami kebangkitan dengan materi, ruhiyah, akhlak maupun kemanusiaan . demokrasi kapitalisme. Terlebih lagi bila Dengan perkataan lain, perubahan yang hakiki dibandingkan dengan zaman keemasan Turki saat hanya ada dalam penerapan syariah lewat menerapkan syariah Islam sebagai aturan kekuasaan Khilafah. Turki pernah jaya dengan negaranya. penerapan syariat Islam,maka negara manapun Bukan jalan perubahan hakiki yang menerapkannya akan mengalami kejayaan Demokrasi digembar-gemborkan sebagai yang sama dan kesejahteraan bagi warganya baik pemerintahan yang kedaulatannya terletak di tangan muslim maupun non Muslim.

H. Mohd. Thohir Drs. H. Akhyar Nasution Drs. A. Khalik, M.AP Sopyan, M.S. Drs. H. Muslih Lubis Romadhanisyah Lubis Masrisyah, S.Pd.I Amirullah Lubis Mahyuddin Ardy Rangkuti Zulkarnain, S.Ag Anwar Saleh Harahap, S.HI M. Sofyan Damanik, S.Pd.I Muhammad Ridwan Syam M. Ilyas Hibban, S.Ag Azra’i, M.Ag Syahroni, S.Pd.I

INDRAPURA Jami’ Indrapura Kota

H. Muslim Ismail

KISARAN Agung Jl. Imam Bonjol No. 182 Abrarul Haq Haji Kasim Jl. Budi Utomo Kel. S.Baru An-Nur RSU Ibu Kartini PT. BSP Tbk Al-Hidayah Jl. Cokroaminoto Al-Husna Jl. Arwana Kel. Sidomukti Al-Husna Simpang 6 Kel. Kisaran Barat Al-Jihad Jl. Dr. Setia Budi No. 54 Kel. Selawan Al-Muttaqin Jl. Ir. H. Juanda Kel. Karang Anyer Ikhwaniyah Kel. Gambir Baru Kel. Kisaran Timur Jami’ Lingk. I Kel. Bunut Nurul Yaqin Kantor Direksi - Kisaran Siti Zubaidah Jl. Budi Utomo No. 285

H. Syakban Nasution Masriadi H. Sulaiman Nasution H. Nummat Adham Nst., MA H. Ramli Hasibuan H. Nummat Adham, MA H. Ahmad Zulhanuddin Drs. Parlagutan Dalimunthe Drs. H. Zulhaidir BKM K.H. Alimuddin Siregar Dahmul Daulay, S.Ag

LABUHAN BATU An-Nur Desa Kuala Bangka Baiturrahman Kec. Kualuh Hilir

Syahrul Efendi Khairul Azhar, BA

BATUBARA Ar-Rahman Dusun II Desa Pasar Lapan Jami’ Al Mukhlisin PT. Moeis Nurul Huda Desa Tanah Tinggi Kec. Air Putih Quba Tanjung Kubah Kec. Air Putih Syuhada Sukaraja Jl. Raya Medan-Kisaran Km. 108

Azwan Lubis Lukman Yanis Muslim H. Zulkifli, R. Amanto

PEMATANGSIANTAR Al-Ikhlas Jl. Nagur Kel. Martoba RANTAU PRAPAT

Ridwan Al-Islami, S.Ag

Al-Qodar Jl. Terpisang Mata Atas

Bahagia Tanjung, S.Ag

SIBOLGA Agung Ar-Rahmat Kenanga Al-Azhar Al-Bahri Al-Falah Al-Hikmah Kota Baringin Al-Ikhwan Al-Jihad Budi Sehati Jl. S.M. Raja Pancuran Gerobak Hijrah Istiqomah Kel. Aek Manis I’tidal Jl. Rajawali Jami’atuljannah Nurul Huda Jl. Murai Nurul Iman Jl. S.M. Raja Gg. Aek Horsik Nurul Ikhlas Nurul Bahrain Kel. Pancuran Dewa Riadul Jannah Jl. Sudirman Raudatul Jannah

Historis Meuraxa A. Gani Nasution Ismail, S.Ag Satu Muharram Drs. Aswad Al-Ghozali Zainal Fanani, S.Pd.I H. Zainun Sinaga Khairul Mukminin Satu Muiharram Drs. H. Nurdiswar Jambak, Msc Maisuddin Tanjung, S.Pd.I Drs. Ralikul Sihombing H. Sudirman, Z. Drs. Ramlan Lubis Abd. Wahab Nasution Amir Hasan Syarief Ponimin Sapjuni Sitompul

BIREUEN Masjid Agung Bireuen Masjid Taqwa Kec. Gandapura Masjid Besar Kec. Kuta Blang Masjid Besar Kec. Peusangan Masjid Besar Kec. Peusangan Selatan Masjid Besar Kec. Peusangan Siblah Krueng Masjid Besar Al-Furqan Kec. Kota Juang Masjid Ridha Kec. Jeumpa Masjid Besar Kec. Kuala Masjid Besar Baitul Huda Kec. Juli Masjid Besar Kec. Peulimbang Masjid Baitul Qiram Kec. Pandrah Masjid Besar Kec. Simpang Mamplam Masjid Besar Kec. Samalanga

Tgk Shalihihin Ule Gle Tgk Bahruddin Yusuf Tgk. Nazaruddin Ismail MA Tgk. Bakhtiar Tgk. Subqi Drs Tgk M Jamil Drs Tgk Hasan Basri Tgk Shalihin Drs Tgk.Maiyusri Tgk. M Nasir Tgk Bakhtiar Bardan Tgk. Hasan Idris Tgk. Mahdi Alwi Tgk. Zulkifli H Mamin

Mimbar Jumat

C6

Warga Al Washliyah Saatnya Tidak Berhipokrit

Sesama Muslim Bersaudara Bantulah Jangan Lips Service (1)

(Renungan Menjelang Ulang Tahun Al Washliyah ke-81 Tahun)

Oleh H.M. Nasir Lc, MA Pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Alquran Al Mukhlisin Batubara Wakil Sekretaris Dewan Fatwa Pengurus Besar Al Washliyah

O

rganisasi yang bergerak di bidang pendidikan dakwah dan sosial itu kini sudah berumur 81 tahun sejak kelahirannya 30 Nopember 1930 yang lalu. Sepak terjang perjuangannya dalam membangun bangsa ini tidak perlu diragukan lagi, pasang surut perjalanannya di bidang pendidikan, dakwah dan sosial sangat terasa sentuhannya bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya dan anak bangsa ini pada umumnya, kepiawaian para tokohnya dalam bidang politik banyak sedikitnya diperhitungkan oleh penguasa negeri ini meskipun organisasi ini bukan organisasi politik dan tidak punya partai politik. Keikutsertaannya mengusir penjajahan dari bumi tercinta bagaikan api dalam sekam, fatwa dan kharismatik para ulamanya disegani oleh kawan dan lawan. Kontribusi pemikiran para intelektualnya dibutuhkankan oleh petinggi-petinggi negeri ini. Sedemikian pentingnya keberadaan organisasi yang diwariskan oleh para ulama Al Wahsliyah yang tidak diragukankan lagi kebenaran doktrin/aqidah dan syariat yang dianutnya. Banyak keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih oleh organisasi yang berusia zaman berzaman ini, seyogianya memang sudah harus ada Ensiklopedia Al Washliyah yang memuat semua apa saja yang bersentuhan dengan Al Washliyah seperti apa yang pernah digagas oleh Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA yang sampai saat ini memerlukan perhatian serius untuk penyelesainnya. Ibaratkan umur manusia, Al Washliyah sepantasnya sudah menjadi referensi/rujukan bagi semua elemen bangsa ini, baik dari sisi keorganisasian, keulamaan, ketokohan, keuniversitasan dan perguruan tingginya, pesantrenpesantren hingga sekolah-sekolahnya, sampai pada sulukiyah/akhlak para washliyin dan washliyat, sehingga loyalitas para warga dan simpatisannya dapat dipertahankan. Akhir-akhir ini timbul kekhawatiran-kekhawatiran terhadap jati diri Al Washliyah, apakah ke-

berhasilan pendahulunya membangun “ruhani dan jasmani” Alwashliyah dapat dipertahankan oleh generasi sekarang ini dan generasi akan datang? Kekhawatiran-kekhawatiran tersebut sangat beralasan, mengingat paradigma (wijhatunnadzar) para pendahulu Al Washliyah baik pemimpin dan warganya dengan warga Washliyah sekarang ini jauh berbeda. Mereka dahulu selalu mengedepankan kepentingan Al Washliyah dari kepentingan pribadi mereka. Dengan kata lain, “apa yang dapat diberikan untuk Al Washliyah’’ bukan “apa yang didapat dari Al Washliyah”, sehingga mereka tidak segan-segan menjual tanah mereka, menggadaikan harta benda, bahkan ada

setelah mendapat jabatan mulailah satu persatu, anak, saudara dekat, tim sukses, direkrut untuk memperkuat posisi walaupun terkadang tidak berkompeten untuk menjalankan pekerjaannya, sementara kontribusi yang didapat oleh Al Washliyah tidak sebanding dengan yang didapat oleh pribadi. Orang yang berparadigma seperti inilah yang penulis maksud berpura-pura menjadi pejuang Al Washliyah, atau berhipokrit. Meskipun demikian penulis tidak menggeneralisasi (pukul rata) semua pemimpin dan warga Al Washliyah berhipokrit atau ikutikutan atau tidak konsisten dengan ke-Al Washliyahan-nya, masih banyak warga AlWashliyah, pemimpin AlWashliyah bahkan simpatisannya

…Sense of belonging (rasa memiliki) sudah semakin berkurang, dan ini tidak dapat dipandang enteng, karena akan melahirkan kelompok hipokrit-hipokrit yang lebih besar lagi. diantara mereka menghabiskan umur mereka di Al Washliyah tidak mewariskan apa apa pada anak cucunya, terkecuali orga-nisasi Al Washliyah yang dicintai ini. Paradigma ini sudah berbalik 180 derjat menjadi “apa yang didapat dari Al Washliyah” setelah sekian tahun mengabdi? sehingga tidak heran sebagian aset-aset wakaf Al Washliyah sudah terjual, atau dijadikan milik pribadi. Ada yang mejadikan Al Washliyah sebagai yayasan pribadi dengan memberi nama Al Washliyani, dan itu masih “buaya kecil” meminjam istilah ketua umum PB Al Washliyah Prof. Dr. H. Muslim Nasution, MA (sampai saat masih berkantor di rumah pribadinya karena Al Washliyah yang sudah go nasional ini belum memiliki kantor pusat sendiri di Jakarta.) Lebih dari itu “buaya besar” tidak mau ketinggalan untuk mengambil manfaat dari Al Washliyah, memobilisasi ummat hanya untuk sebuah kursi jabatan,

yang tetap setia dan konsisten mengembangkan Al Washliyah sesuai skill yang me-reka miliki. Katakanlah seorang guru Ibtidaiyah Al Washliyah yang bergaji Rp.150.000,hingga Rp. 300.000,- per bulan, masih banyak sampai saat ini, cukup memperhatikan memang. Hanya dengan segelintir orang yang berparadigma miring atau menyelewengkan khittah Al Washliyah inilah membuat terimbas kepada sebagian warganya, sehingga berdampak menurunnya loyalitas kepada organisasi yang hidup zaman berzaman ini. Sebagai contoh sederhana, cobalah didata hanya berapa parsen siswa-siswa tamatan SLTA dan sederajatnya yang melanjutkan kuliahnya ke universitas dan perguruan tinggi di bawah naungan organisasi yang sudah cukup dewasa ini? Dan itu artinya sens of belonging (rasa memiliki) sudah semakin berkurang, dan ini tidak dapat dipandang enteng, karena akan melahirkan kelompok hipokrit-hipok-

rit yang lebih besar lagi. Oleh karenanya saatnya warga Al Washliyah melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, dengan kata lain warga Al Washliyah harus mampu menjadi lampu penerang yang akan menerangi kehidupan dunia ini, setidaknya dengan “dua sinar” yakni keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya dan jihad yang optimal dan maksimal sebagaimana yang telah diajarkan para ulama Al Washliyah berdasarkan firman Allah dalam surat As-Shaf ayat 10-11. Keimanan dimaksud bukan hanya dalam artian kepercayaan kepada tuhan dan rasul, lebih dari itu meluruskan tauhid umat yang saat ini sedang dalam tantangan, rintangan dan hambatan dari pihak ketiga yang mereka tidak suka kalau aqidah Islam ini dapat menjadi “sinar” di tengah kegelapan dunia. Kegelapan bisa berbentuk aliranaliran sesat, mendiskreditkan Rasul sebagai penyuluh peperangan, sex maniak dan lain sebagainya. Sedangkan dimaksud dengan jihad tidak dalam artian peperangan dan tindakan pemboman dengan berbagai bentuknya, tetapi jihad yang postif konstruktif dan salah satu bentuk jihad terkini pemberantasan korupsi, kepedulian sosial dan lain sebagainya. Hal ini merupakan tugas dari warga Al Washliyah terutama dalam mewujudkan visi dan misinya sebagai organisasi kemasyarakatan yang terdepan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Dengan demikian memasuki 81 tahun Al Washliyah, para kader Al Washliyah harus mampu menjadi “lampu penerang” yang akan menerangi kehidupan dunia ini dengan sikap transfaran dalam berbagai hal dan tidak menjadi “lilin” di dalam kehidupan yang menyinari orang dengan cahayanya namun dia terbakar dengan sendirinya. Paling tidak jangan bermental pragmatis sesaat dan berjiwa hipokrit, tetapi berjiwa ikhlas dan hanya mengharap ridha Allah Swt. Dirgahayu Al Washliyah semoga tetap eksis zaman berzaman. Wallahua’lam bil ash-shawab

Waria Dalam Pandangan Islam Oleh Junaidi Dosen Fakultas Agama Islam UMSU

T

anggal 20 November diperingati sebagai Hari Waria Internasional. Peringatan ini dilatarbelakangi oleh peristiwa pembunuhan terhadap seorang waria yang bernama Rita Hester pada tahun 1998 di San Francisco. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, waria atau wanita pria diartikan dengan “pria yang bersifat dan bertingkah laku seperti wanita atau pria yang mempunyai perasaan sebagai wanita”. Waria bukan mahluk baru di negeri ini, jumlah waria yang tercatat secara resmi di Indonesia berjumlah 7 juta jiwa, sedangkan di Kota Medan, mencapai 1021 orang. Kehidupan waria dikenal penuh dengan nilai-nilai yang negatif, karena sering terjerumus

pada dunia pelacuran dan hal-hal lain yang menurut agama, aturan dan nilai masayarakat menyimpang sehingga keberadaan mereka sering menuai pro dan kontra yang seolah tak ada habishabisnya. Lalu, bagaimanakah sebenarnya pandangan Islam tentang waria? Waria; antara hermaproditif dan transeksualitas Waria terdiri dari 2 jenis yaitu: Pertama; waria karena kasus hermaproditif/khuntsa (kelamin ganda), faktornya penyebabnya adalah anomali biologis-genetik. Susunan kromosom bayi normal adalah x+y=xy (bayi laki-laki), dan x+x=xx (perempuan). Sementara susunan bayi kelamin ganda dicirikan oleh berlebihnya kro-

Konsultasi Al-Quran Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah & Hafizh Hafizah (IPQAH Kota Medan) KONSULTASI ALQURAN adalah tanya jawab sekitar Alquran, yang meliputi: tajwid, fashohah, menghafal Alquran, Ghina (lagu) Alquran, Hukum dan ulumul Alquran. Kontak person. 08126387967 (Drs. Abdul Wahid), 081396217956 (H. Yusdarli Amar), 082163203233 (H. Ismail Hasyim, MA) 0819860172 (Mustafa Kamal Rokan).

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Ustad, Saya mohon penjelasan tentang huruf-huruf sebagai tanda wakaf, misalnya apa beda antara huruf tho dan huruf qof kecil. Terimakasih dari Hamba Allah. 085370177583 Jawab : Terimakasih atas pertanyaanya. Dalam Al-qur’an kita dapati berbagai tanda –tanda wakaf, yaitu: 1. Huruf Mim Kecil, yaitu wakaf lazim, maksudnya harus berhenti. 2. Huruf Tho Kecil, yaitu wakaf muthlak, maksudnya tempat yang sempurna untuk berhenti. 3. Huruf Jim Kecil yaitu wakaf jaiz, maksudnya boleh berhenti dan boleh diteruskan 4. Huruf zai kecil yaitu wakaf mujawwaz yaitu boleh berhenti tertapi lebih utama untuk ditruskan. 5. Huruf shod kecil yaitu wakaf murokhos, maksudnya tempat berhenti sebagai sebuah keringanan bagi orangyang memerlukan. 6. Huruf qof bersambung dengan lam kecil / huruf qof bersambung dengan huruf fa.yaitu waqfun Aula maksudnya berhenti lebih utama. 7. Huruf shod bersambung dengan huruf lam yaitu wakaf washal aula, yaitu diteruskan lebih utama. 8. Huruf qof kecil yaitu wakaf qila ‘alaihi waqfi, maksudnya menurut satu pendapat ditempat ini boleh berhenti (khilaf tentang berhenti di tempat itu) 9. Huruf lam kecil, yaitu ‘adamul waqf. Maksudnya tidak boleh berhenti 10. Huruf kaf kecil, yaitu kazalika muthobiqun ‘ala ma qoblahu, maksudnya sama seperti wakaf sebelumnya. Arti wakaf ini adalah sebelum tanda wakaf kaf pasti ada tanda wakaf, dan hukum berwakaf disitu sama dengan wakaf sebelumnya. 11. Dua titik tiga yang disebut wakaf mu’anaqoh, yaitu boleh berhenti pada salah satu tanda ini tetapi tidak bolehberhenti pada keduanya harus pilih salah satu. Demikian beberapa tanda wakaf yang kami ketahui tanda dan maksudnya. Walluhu A’lam. Al-Ustadz H. Ismail Hasyim, MA

Waria yang disebabkan kelamin ganda (khuntsa) menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari , maka tidak dicela karena merupakan takdir dari Allah. mosom X, kemungkinannya bisa xx+y=xxy/xxxy” Kedua, Waria karena kasus transeksualitas, atau yang selama ini dikenal dengan sebutan “bencong”, waria jenis ini umumnya terjadi akibat kesalahan dalam pertumbuhan psikis seseorang. Lebih lanjut, menurut Albert Bandura (1977), Ada dua faktor penyebab seseorang menjadi waria yaitu: pertama: faktor Biogenik, yaitu faktor biologis, dimana yang bersangkutan menjadi waria dipengaruhi oleh lebih dominannya hormon seksual perempuan dan merupakan faktor genetik seseorang. Waria dalam pandangan Islam Dua jenis waria sebagai-mana dipaparkan di atas sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Waria yang disebabkan kelamin ganda (khuntsa) menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari , maka tidak dicela karena merupakan takdir dari Allah. Lalu, bagaimanakah dengan waria yang disebabkan transeksualitas (mukhannats)? Untuk menjawab pertanyaan ini, agar lebih fair, penulis kutipkan beberapa hadits Rasululllah SAW yang berkaitan dengan kasus ini. Pertama: Hadits Rasulullah SAW yang berasal dari Ibnu Abbas yang artinya: Hadits Rasulullah SAW yang artinya “”Nabi SAW melaknat laki-laki yang menyerupai wanita (mukhannats) dan wanita yang menyerupai laki-laki (muta-rajjilah). Dan Beliau bersabda: “Keluarkan mereka (usir) dari rumahrumah kalian”. Ibnu Abbas berkata: “Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengeluarkan Fulan (seorang mukhannats) dan Umar mengeluarkan Fulanah (seorang mutarajjilah).” (HR. Al-Bukhari no. 5886) Ketika membaca hadits di atas, Imam An-Nawawi mengatakan: “Allah SWT menciptakan laki-laki dan perempuan dengan keistimewaan masing-masing. Laki-laki berbeda dengan wanita dalam penciptaan, watak, kekuatan, agama dan selainnya. Wanita demikian pula berbeda dengan lakilaki. Siapa yang berusaha menja-

dikan laki-laki seperti wanita atau wanita seperti laki-laki, berarti ia telah menentang Allah dalam qudrah dan syariat-Nya, karena Allah SWT memiliki hikmah dalam apa yang diciptakan dan disyariatkan-Nya. Karena inilah terdapat nash-nash yang berisi ancaman keras berupa laknat, yang berarti diusir dan dijauhkan dari rahmat Allah, bagi laki-laki yang menyerupai (tasyabbuh) dengan wanita atau wanita yang tasyabbuh dengan laki-laki. Maka siapa di antara laki-laki yang tasyabbuh dengan wanita, berarti ia terlaknat melalui lisan Nabi SAW. Demikian pula sebaliknya….” (Syarah Riyadhish Shalihin, 4/288) Kedua: Hadits Rasul yang berasal dari Abu Hurairah. Dalam hadits tersebut dikisahkan “bahwa Nabi Muhammad SAW bertemu dengan seorang mukhannats yang telah dicelupkan kedua tangan dan kedua kakinya, kemudian orang yang mencelupkan mukhannats itu berkata: “Hai Rasulullah, sesungguhnya orang ini telah menyerupai perempuan (bertingkah laku sebagaimana perempuan).” Nabi mengusirnya ke kota Naqi’ (H.R. Abu Dawud). Dari dua hadits Rasulullah SAW di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa waria yang disebabkan transeksualitas diharamkan dalam Islam. Adanya kata-kata ‘melaknat’ (la‘ana) dalam hadits di atas dan tindakan Rasul yang mengusirnya merupakan indikasi (qarînah) yang menunjukkan bahwa perilaku semacam itu telah diharamkan oleh Rasulullah SAW. Penutup: Sebagai umat Muhammad tentu kita juga harus memiliki pandangan dan keyakinan bahwa waria (mukhannats) dilarang dalam Islam. Oleh sebab itu ketika kita melihat ada laki-laki yang menyerupai wanita baik secara langsung ataupun melalui media televisi yang dikemas dalam sebuah acara entertainment, maka hendaklah kita palingkan wajah dan hati kita (jangan tonton acara tersebut). Wallahu A’lam.

WASPADA Jumat 18 November 2011

Komitmen umat Islam untuk membantu sesama saudaranya jangan sampai pudar. Meskipun kenyataannya semakin banyak saja umat Islam yang mengabaikannya, merasa dirinya lebih kaya, lebih kuat, lebih dari orang lain sehingga terkesan sombong dan lupa daratan. Padahal, di mata Allah SWT yang dinilai dari seseorang itu adalah amal ibadahnya. Yang dirinya memberi manfaat bagi orang lain. Bukan karena hartanya, bukan jabatannya. Oleh karenanya, umat Islam harus menyadari tanggung jawab sosialnya, membantu saudaranya yang kekurangan, yang memerlukan bantuan. Jangan hanya di bibir (lips service) saja merasa kasihan namun ketika dimintakan bantuan untuk sedekah, infak, zakat sulitnya bukan main. Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Seorang Muslim adalah saudara bagi sesama Muslim yang lain; tidak boleh menganiaya atau membiarkan dianiaya. Dan barangsiapa memenuhi hajat saudaranya maka Allah akan melaksanakan hajatnya. Dan barangsiapa membebaskan kesusahan seorang Muslim maka Allah akan membebaskannya di hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi aib seorang Muslim maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat.” (HR Bukhari - Muslim). Hal di atas diperkuat lagi dengan hadis shahih ini. Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melapangkan suatu kesukaran dunia pada seorang Mukmin maka Allah akan melapangkan baginya kesukaran hari kiamat. Dan barangsiapa meringankan kemiskinan seorang miskin maka Allah akan meringankan baginya di dunia dan di akhirat. Dan barangsiapa menutupi aib orang Muslim maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah akan menolong hambaNya selama hamba itu menolong saudaranya. (Dikutip dari buku hadist shahih/ sumber lain)

Jenderal Khalid Gelar “Saifullâh” Oleh Abdul Hakim Siregar, MSI Guru MSN2, MSS YPKS,SMA SNI Padangsidimpuan

J

enderal Khalid merupakan panglima perang Islam (khulafaaurasyidin yang pertama), Abu Bakar mengirim yang ulung, sahabat Nabi Muhammad SAW. Nama ekspedisi militer guna memberantas nabi palsu lengkapnya ialah Khalid bin Walid bin Mugirah bin semacam Musailamah Al-Kazab atau orang murtad. Abdullah bin Umar bin Makhzum Al-Quraisy. Nama Khalid bin Walid salah satu komandan pasukan Muslim yang diutus Abu Bakar menghadapi Tulaihah di Bazakha. Khalid yang lain, biasa dipanggil Abu Sulaiman. Lalu, Khalid juga harus menghadapi Malik bin Nuwairah Bani Makhzum (silsilah Khalid) termasuk suku Quraisy di Butah. Tak dapat dapat dipungkiri peran Khalid dalam terkemuka. Kabilah ini bertugas menanggungjawabi perang riddah amat besar dan sukses. masalah perang Quraisy. Sehingga Bani Makhzum terkePenaklukan Khalid hingga daerah kekuasaan nal dengan pasukan berkuda terhebat di Jazirah Arab dan Romawi dan Persia di wilayah Syam (Damaskus). gudang persenjataan terlengkap. Pantaslah, Khalid banyak Manuver militer Khalid yang tangguh dan andal, mengetahui teknik perang, penunggang kuda yang andal, membuat musuh gentar dan takluk. Sebagaimana penangkis jitu yang lihai, pengguna senjata yang tangkas. dikutip dari buku karangan Muhammad Said Nursi, Saat menginjak remaja, Khalid bin Walid pernah Jenderal Romawi menuduh kedatangan Khalid ke bergulat dengan Umar bin Khattab, kerabatnya. Lawan Damaskus karena Arab tandus dan banyak kelaparan. tanding ini, sama-sama memiliki postur tubuh yang tinggi, Sebagai, kompensasinya jika Khalid dan pasu-kannya bahu yang lebar, dada yang kekar, dan kaki serta tangan pulang, pemerintah Romawi akan me-ngirim bantuan yang berotot. Kendatipun, usia dan tinggi Umar melebihi pada orang Arab. Khalid membalas dengan lantang, “ Khalid, laga itu sebanding. Sebab, Khalid cekatan meBukan kelaparan yang mendo-rongnya hadir di wilayah manfaatkan kelengahan lawan. Pergulatan dua insan belia Romawi. Tetapi, hendak menghisap darah orang itu sangat sportif, sebagian ahli sejarah menduga sikap Romawi.” Ucakompetetif Khapan Khalid yang lid–Umar itu berlain, “Kami cinta lanjut, hingga kesebagaimaduanya menjadi Sebelum, menjadi Muslim, Khalid satu- mati na suka hidup”. sahabat Muhamsatunya panglima perang Quraisy yang Pada kesempamad SAW. tan lain, Khalid Sebelum, berhasil mengoyahkan kekuatan pasukan berkomentar, menjadi Muslim, “Pekerjaan yang Khalid satu-satuMuslim pada Perang Uhud paling disenanginya panglima penya ketika diturang Quraisy yang gaskan dalam misi perang pada malam hari yang sangat berha-sil mengoyahkan kekuatan pasukan Muslim pada dingin dan pagi harinya menyerbu pasukan musuh.” Perang Uhud. Khalid mampu memutarbalikkan situasi Setelah Abu Bakar wafat, tahun 13 H/634 M, jabatan perang genting menjadi kemenangannya. Akibatnya, khalifah dipegang Umar bin Khattab. Lalu, Umar banyak tentara Muslim luka dan syahid (mati syahid), memecat Khalid binWalid sebagai panglima di wilayah Rasulullah sendiri mengalami cedera, dua gigi depannya Damaskus, diganti oleh Abu Ubaidah. Kendatipun, patah. Hamzah bin Abdul Mutalib, paman Nabi yang klan Bani Makhzum memprotes pergantian panglima gagah, menjadi syahid (tewas) setelah diintai penombak itu, Khalid sendiri menaati perintah Umar sebagai jitu, yang bernama Wahsyi, atas saran Hindun. Istri Abu pemimpin kaum Muslim. “Bagaimana mungkin saya Sufyan ini, dendam pada Hamzah karena kematian menentangmu, kamu orang yang lebih dahulu beriman keluarganya pada perang Badr. pada Allah dan rasul-Nya. Kamu memeluk Islam Tiga bulan setelah menjadi muslim, tampaknya bersama sahabat pilihan. Rasullah juga menamaimu kecekatan militer Khalid diuji. Khalid bergabung bersama dengan sebutan ummulamanah (penjaga amanah).” pasukan Muslim menuju Mut’ah. Ekspedisi militer ini Begitulah, Khalid berkomentar pada Abu Ubaidah, dilakukan karena utusan Nabi ke daerah dibunuh komandan barunya. pembesar Kabilah Gassan. Menyikapi hal itu, Rasulullah Berkaitan dengan mutasi jabatan panglima, Umar mengirim pasukan. Sebelum pemberangkatan pasukan, mempunyai pertimbangan tersendiri, di antaranya, Rasullullah berpesan pada Zaid bin Harisah, panglima Umar menilai sebagian para mujahid terlalu bergantung perang Muslim. Jika ia (Zaid) terbunuh, Ja’far bin Abu Talib pada Khalid, Umar khawatir peristiwa itu menimbulkan gantinya. Bila Ja’far gugur, Abddullah bin Rawahah, jadi fitnah (pengultusan) bagi Khalid. Sehingga pergantian panglima. Kalau ketiganya juga gugur, pasukan Muslim panglima dianggap penting demi kebaikan Khalid dan harus mengangkat seorang panglima yang paling layak. kaum Muslim. Selain itu, Umar tidak sependapat dengan Singkat kata, saat pertempuran berkecamuk, satu per Khalid soal pendistribusian harta milik negara atau ganisatu, tiga sahabat Nabi itu syahid (gugur). Lalu, Sabit bin mah, yang semasa pemerintahan Abu Bakar telah dilaAkram, sahabat senior, menyerahkan panji–simbol porkan Umar pada Abu Bakar agar Khalid diberi sanksi. panglima pada Khalid bin Walid. Sebagai mualaf baru, Pemecatan itu sendiri, diterima Khalid dengan jiwa Khalid merasa belum pantas dan menolak posisi kesatria, Khalid tetap mengabdi sebagai tentara Muslim, panglima. Namun, dalam suasana sengit itu, akhirnya sekalipun kedudukannya prajurit biasa. Khalid tak Khalid diangkat panglima. Jenderal Khalid hanya memiliki berniat membelot, apalagi melakukan kudeta terhadap tiga opsi, seperti dijelaskan Agha Ibrahim Akram (ahli pemerintahan Umar yang sah. Ini tentunya, teladan luar militer Muslim). Pertama, menarik mundur semua pabiasa yang ditunjukkan Khalid sebagai jenderal Muslim. sukan, berarti kekalahan. Kedua, Khalid tetap bertahan, Bagi Khalid, sebagai mantan panglima, pangkat bisa menewaskan semua pasukan. Ketiga, Khalid menyetaklah jadi soal, yang utama semangat jihad. Khalid harang secara gigih sekaligus surut saat kondisi yang tepat. nya berharap syahid di jalan Allah. Namun, takdir berTaktik perang Khalid, dapat menewaskan banyak kehendak lain, sebagaimana dituturkan Khalid sewaktu pasukan Gassan dan sekutunya Romawi, sedangkan di sakit, “Aku menyaksikan banyak serdadu. Aku mengpihak Muslim, korbannya sedikit. Hebatnya lagi, Khalid hadapi banyak prajurit dan tubuhku hampir penuh mampu memisah dan menarik semua pasukan Muslim dengan bekas sabetan pedang, goresan tombak, atau pulang ke Madinah dengan selamat. Setibanya di tusukan anak panah. Namun, inilah aku, matinya di atas Madinah, Khalid dan pasukannya disambut dengan suka pembaringanku (tempat tidurku), layaknya mati unta.” cita. Sekalipun, ada sebagian kecil kaum Muslim menilai Menjawab tanda-tanya di benak Khalid, mengapa bahkan mengecam Khalid dan pasukannya sebagai ia tak kunjung syahid (mati) di medan tempur? Seorang pecundang, karena dianggap lari dari jalan Allah. Namun, sahabat yang menjenguk Khalid ketika sakit, lantas Rasulullah langsung melarang cemoohan itu dan menghibur Khalid, seraya berkata, “Rasulullah SAW menegaskan Khalid dan pasukannya termasuk pejuangmenggelari Anda, “Saifullâh” (Pedang Allah). Artinya, Nya. Sejak itulah, Rasulullah menganugrahkan gelar, pedang itu tidak pernah hancur dalam satu pertempuran “Saifullâh” atau “Pedang Allah” pada Khalid bin Walid. pun. Sebab, jika pemiliknya terbunuh ditangan musyrik, Sebenarnya, banyak perang yang diikuti Khalid, berarti pedang Allah musnah dihadapan musuh Allah. penaklukan Makkah misalnya, Khalid-lah yang ditugaskan Jadi, hal itu tidak dibiarkan terjadi pada Anda.” Nabi menghancurkan patung Al-Uzza. Khalid juga terlibat Demikianlah, sekilas kisah Khalid bin Walid, pemilik dalam perang Hunain, perang Taif, perang Dumatul gelar, “Saifullâh” yang wafat pada tahun 21 Hijriyah dan Jandal, dan termasuk banyak ekspansi ke wilayah Syam. dimakamkan di Himsh, wilayah Syam. Pada masa kepemimpinan Abu Bakar Assidiq

WASPADA Jumat 18 November 2011

Mimbar Jumat

C7

Dimensi Profetik Haji Mabrur Kisah Tiga Sahabat Di Gua Selamat Karena Ridha-Mu (1) Kisah berupa hadis shahih Bukhari - Muslim berikut ini kiranya perlu dijadikan kajian bagi umat Islam untuk bekerja dan beramal dengan ikhlas semata-mata mendapatkan keridhaan Allah SWT. Amalan yang dikerjakan dengan pamrih atau mengharapkan imbalan jasa atau ingin diharga orang lain belum tentu memperoleh imbalan pahala, apalagi untuk membantu menyelamatkan dari saat dalam marabahaya. Dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Terjadi di masa dahulu sebelum kamu, tiga orang sahabat berjalan-jalan hingga terpaksa bermalam di dalam gua. Tiba-tiba ketika mereka sedang berada di dalam gua itu, ada sebuah batu besar yang jatuh dari atas bukit dan menutup pintu gua itu sehingga mereka tidak dapat keluar. Maka berkatalah mereka seakan tidak ada yang dapat menyelamatkan kita dari bahaya ini, kecuali jika bertawassul kepada Allah dengan amal-amal shaleh yang pernah kalian lakukan dahulu. Maka seorang dari mereka berdoa, “Ya Allah, dahulu saya mempunyai ayah dan ibu dan sudah menjadi kebiasaanku tidak memberi minuman susu kepada seorang pun sebelum keduanya (ayah dan ibu), baik kepada keluargaku atau kepada hamba sahaya. Maka pada suatu hari saya agak jauh menggembala ternak sehingga saya terlambat tidak kembali kepada keduanya hingga malam hari dan ketika itu ayah bundaku telah tidur. Maka saya terus memerah susu untuk keduanya dan saya segan untuk membangunkan keduanya tetapi saya pun tidak akan memberikan minuman itu kepada siapa pun sebelum ayah bundaku. Maka saya tunggu keduanya hingga terbit fajar lalu bangunlah keduanya dan minum susu yang saya perahkan itu. Padahal malam itu anak-anakku juga menangis meminta susu itu di dekat kakiku.Ya Allah, jika saya lakukan itu benar-benar karena mengharapkan keridhaan-Mu maka lepaskanlah kami dari kesulitan ini.’’ Maka bergeserlah batu itu sedikit hanya saja mereka belum dapat keluar dari gua tersebut. (Dikutip dari buku hadist shahih/sumber lain)

Haji “Tomat” Atau Haji Mabrur Oleh Sugeng Wanto Dosen Fak. Ushuluddin IAIN-SU Medan

M

eminjam istilah Bung Dedi Sahputra dalam kali diturunkan, tempat di mana perang badar Foliopini tentang istilah haji “tomat”. berkecamuk. Dan dari persaksian langsung itulah Maksudnya adalah waktu pergi haji tobat, akan timbul di dalam diri kita rasa memiliki dan cinta tapi sudah sampai ke tanah air kembali kumat. Tidak terhadap agama. Betapa tidak, dari gambaran perjuangan nabi bermaksud menyudutkan atau apapun hanya sebagai refleksi saja terhadap follow up para dhuyufurrahman Muhammad SAW dan para sahabatnya mengibarkan setelah berhaji di tanah suci. Menjadi renungan kita bendera Islam. Karena komitmen keimanan, karena memang, puluhan juta sudah kaum Muslimin di In- agama yang dibela, mereka bersedia hijrah dari Makdonesia yang sudah bergelar “haji/hajjah” bahkan kah ke Medinah yang jaraknya 450 km dengan medan para pejabat publik, para anggota dewan yang ter- perjalanan berupa padang sahara yang tandus dan hormat, para hakim sudah sangat banyak berembel- buas. Untuk membela mempertahankan akidah meembel H/Hj di depan namanya, tapi kenapa negeri ini reka harus rela mempertaruhkan nyawa, mandi keringat, bertetesan air mata, bahkan berkubang darah. juga tidak kunjung berubah? Sementara kita di zaman sekarang sudah terima Mengapa nilai-nilai ibadah haji tentang keikhlasan, kepatuhan total kepada Allah, kejujuran, enak. Ibarat makan, sudah tersedia nasi dan lauk paukkebersamaan, membuang sifat-sifat syaithan dan nya hanya tinggal menyantapnya. Maka apakah lain-lain tidak teraktual dalam kehidupan nyata makanan yang tinggal disantap itu akan kita biarkan setelah pulang ke tanah air? Ada apakah dengan para begitu saja tumpah berserakan di tanah, menjadi redhuyufurrahman kita? Tapi, kita doakan saja mudah- butan bagi yang lain? Tempat-tempat yang kita saksimudahan para dhuyufurrahman kita kali ini mampu kan itu akan membawa kepada pengembaraan ke menggapai predikat haji mabrur bukan haji “tomat” masa silam di mana jiwa dan raga dipertaruhkan demi sesuatu yang sekarang kita genggam. Pengembaraan (pergi taubat, pulang kumat). bathin itu akan mengPredikat haji goreskan pengalaman spimabrur adalah dambaan dan impian ..Indikasi haji mabrur adalah ritual, dan akhirnya merefleksi ke dalam sikap konsetiap para dhuyukomitmen dalam mengaktualkan sisten atau bersungguhfurrahman-pasca dalam melaksapelaksanaan ibadah nilai-nilai keimanan dan ketaq- sungguh nakan ajaran agamanya. haji. Haji mabrur waannya kepada Allah SWT. Jadi, haji yang mabrur bukanlah gelar foradalah mereka-mereka mal yang diberikan yang mampu menjaga oleh manusia, tapi itu merupakan anugerah Allah Swt. atas kesuksesan komitmen keimanannya dan mengamalkannya. Kedua, ibadah haji merupakan net-work internadalam menjalankan perintah-Nya dengan Ikhlash sional umat Islam. Saat itulah kita bisa menyak-sikan (lillahi Ta’ala). Ciri khas, dhuyufurrahman yang mendapatkan Islam dalam skala yang makro dengan berbagai bentuk haji mabrur, bukanlah mereka yang dengan bangga dan nuansanya. Dari gambaran ini akan timbul memakaikan gelar al-Hajj (Haji) di depan namanya, kesadaran bahwa umat Islam tidak boleh bermental bukan pula mereka yang mengenakan lebai putih seperti katak dalam tempurung, merasa paling besar dan jubah besar kemana-mana. Namun, indikasi haji karena tidak tahu dunia luar. Dan pada keanekaramabrur adalah komitmen dalam mengaktualkan gaman warna kulit, bahasa, bentuk tubuh, pola budaya nilai-nilai keimanan dan ketaqwaannya kepada Al- yang plural, bukan merupakan penghalang untuk lah SWT. Ritualitas ibadah haji, ziarah spiritual di beribadah kepada Allah. Memakai pakaian yang sama, tempat-tempat suci dan kebersamaan yang terjalin melakukan ibadah yang sama, menyembah Tuhan yang selama menjalankan ibadah haji terejawantahkan sama, akhirnya dari persamaan itu itu tersimpul ikatan dalam kehidupan sosial pasca kembali di tanah air. spiritual bahwa muslim itu bersaudara. Haji yang Setelah melaksanakan ibadah haji, para dhuyufur- mabrur adalah mereka yang betul-betul merasakan dan rahman itu akan menjadi sorotan dan panutan di menanamkan rasa ukhuwah di dalam jiwanya dan ia tengah-tengah masyarakatnya. Ironis sekali, apabila aplikasikan dengan senantiasa mengulurkan tangan pasca-pelaksanaan ibadah haji justru prilakunya untuk membantu saudara-saudaranya yang susah. Pasca-pelaksanaan ibadah haji jiwa para semakin rusak. Seperti, semakin sombong dengan jabatannya, semakin bakhil dengan hartanya, semakin dhuyufurrahman itu betul-betul dipenuhi rasa kasih bangga dengan ilmunya, semakin riya’ dengan iba- sayang. Tidak ada iri, dengki, bakhil, sombong dan lain sebagainya. Namun sebaliknya, hati mereka dipenuhi dahnya. Hal ini merupakan ciri dari kegagalan pelaksanaan ibadah haji yang berakhir dengan kesia- oleh keikhlasan untuk memberikan pertolongan siaan. Hakikat ibadah haji bukan untuk wisata, tapi ia terhadap saudara-saudaranya. Jika rasa kebersamaan adalah perjalanan spritual menuju Tuhan (taqarrub ini mampu disosialisasikan di tengah-tengah ilallah). Jadi, alangkah merugi apabila setelah melak- masyarakat Islam hari ini, krisis yang menimpa bangsa sanakan ibadah haji keimanannya semakin menurun. ini akan mampu diatasi. “Berat sama dipikul, ringan Orang seperti itu hanya mendapatkan kepuasan sama dijinjing”, seperti itulah gambarannya. Ketiga, ibadah haji merupakan pelurusan orientasi lahiriyah (telah mengunjungi kota Makkah dan Madinah), tapi masih jauh dari kepuasan bathiniyah hidup. Dari mana kita datang, di mana kita sekarang, dan kemana kita pulang. Di kala kita merenung di yang merupakan tujuan hakiki dari ibadah haji. padang arafah yang terhampar luas, betapa kecilnya Pesan cerdas haji mabrur Sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa haji kita, saat itulah air mata menetes bersama terbitnya yang mabrur adalah harapan. Untuk mendapatkan fajar kesadaran siapa diri ini sebenarnya. Di sanalah predikat rabbany tersebut hanya ada satu kunci kita menanggalkan segala macam status sosial. Tidak “kebersihan hati dan kesucian jiwa”. Inilah yang akan ada yang memakai atribut pejabat, konglomerat, mengantarkan seseorang untuk meraih tempat yang intelektual, orang awam, buruh, semuanya hanya terhormat di sisi Allah SWT. Tiket ke surga pun sudah manusia biasa yang sama dihadapan Tuhannya. Sosok ada dalam genggaman. Rasulullah SAW bersabda : para dhuyufurrahman yang mabrur adalah mereka “Haji mabrur lebih utama daripada dunia dan segala yang betul-betul menyadari siapa dirinya dihadapan isinya. Haji mabrur, tidak ada balasannya kecuali Allah SWT. Pasca-pelaksanaan ibadah haji, para dhuyufurrahman tidak lagi mengandalkan jabatannya sorga.” (H.R.Bukhari-Muslim) Hakikat haji mabrur adalah aktualisasi keimanan atau status sosialnya untuk berlaku sombong dengan dan ketaqwaan dalam membentuk kesalehan sosial. saudaranya yang lain. Akhirnya, melaksanakan ibadah haji tidaklah Selama ini, umat Islam masih terjebak dalam bingkai kesalehan individu yang lebih mengantarkan sekedar bisa pergi, tapi harus pula dapat kembali ke pelakunya kepada sikap individualistis, sektarian dan kampung halaman dengan tekad aktualisasi kemabemosional. Maka berbahagialah bagi para pejalan haji ruran. Haji mabrur, memang bukan ukurannya yang setibanya di tanah suci mampu melaksanakan manusia, itu adalah hak prerogatif Allah. Akan tetapi, ibadah haji dengan sebaik-baiknya, dan berhasil pula indikasi kemabruran pastilah bisa kita jumpai mentransfer butiran mutiara hikmah ibadah haji ke pantulannya pada tampilan zahirnya. Kemabruran dalam diri dan kehidupannya. Adapun hal-hal yang adalah jiwa haji-yakni kualitas kepribadian yang merupakan butiran hikmah dan sudah seharusnya termanifestasikan ke dalam prilaku hidupnya. Kalau sepulang haji intensitas ibadahnya, peran sosialnya terwujudkan dalam kehidupan, antara lain adalah: Pertama, ibadah haji merupakan tadabbur makin positif dibanding dengan sebelum berangkat tempat-tempat suci. Kita bisa melihat tempat di mana haji, maka itulah di antara tanda-tanda kemabruran. Rasulullah SAW dilahirkan, tempat wahyu pertama Semoga! Wallahu a’lamu.

Oleh Azhari Akmal Tarigan Penulis adalah Koordinator Tim Penulis Tafsir Alqur’an dan Dosen Fak. Syari’ah IAIN-SU

S

erangkaian ritual ibadah haji, apakah thawaf, sa’i, wukuf, mabit, melontar, dan lain sebagainya, adalah simbol-simbol haji yang sarat makna. Dalam bahasa yang sedikit berbeda, ritual haji mengandung unsur lahiriah dan batiniah. Jika haji disebut-sebut sebagai ibadah fisik, itu maksudnya di dalam haji ada banyak aktivitas-aktivitas yang melibatkan fisik. Sebut saja thawaf, sa’i dan melontar, ritual yang membutuhkan kekuatan fisik. Namun yang penting untuk dicatat adalah, keinginan syari’ (pembuat syari’at) sesungguhnya tidak berhenti pada gerakan-gerakan tersebut. Ada pesan di balik gerakan-gerakan tersebut. Inilah yang kita sebut sebagai nilai moral dari ibadah haji tersebut. Jika kita hanya berhenti pada simbol, berhenti pada ritual, dan tidak bergerak masuk menyelami maknanya, sungguh kita tidak akan dapat menyingkap makna terdalam ibadah haji. Di dalam thawaf misalnya, kita diajarkan untuk selalu bergerak aktif, dinamis, progresif – seolah tak pernah berhenti. Thawaf adalah gerakan melingkar 360 derjat mengelilingi Ka’bah. Orang yang thawaf mestilah disiplin dan tetap berada di jalur pusaran thawaf. Siapa saja yang menyalip, menyikut orang lain atau malah membuat gerakan yang berlawanan dengan thawaf pastilah ia akan tergilas. Di dalam thawaf ada nilai etos kerja dan kedisiplinan tinggi. Gerakan yang dilakukan dengan benar, diikuti oleh ratusan ribu manusia, akan melahirkan gerakan yang harmonis, laiknya gerakan tata surya di alam raya. Thawaf hakikatnya adalah gerakan untuk selalu dekat kepada rabb haza al-bait (Tuhan pemilih rumah). Tegasnya, salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah lewat aktifitas. Demikian pula halnya di dalam sa’i, berjalan dan berlari-lari kecil antara bukit shafa dan Marwa. Menarik untuk dicermati, makna sa’i itu sendiri adalah usaha atau kerja. Jika kita merujuk pada sejarah ibadah sa’i, Ibunda Hajar yang terus berjuang, berlari dan mencari setetes air buat putranya Ismail, jelas mengandung pesan moral yang cukup agung. Apapun yang kita inginkan dalam hidup ini, lebih-lebih cita-cita atau impian yang luhur, mestilah diperjuangkan dengan sepenuh hati. Cita-cita bukanlah sesuatu yang dikhayalkan lalu setelah itu mewujud dalam bentuk yang nyata. Di samping itu, di dalam sa’i juga ada nilai konsistensi dan kepatuhan pada aturan. Rasul pernah dimintai sahabat sebuah nasehat yang akan ia perpegangi dalam menjalani

kehidupan ini. Nabi hanya berpesan, berimanlah kepada Allah kemudian beristiqamahlah. Istiqamah ini dapat diterjemahkan dengan komitmen dan konsistensi. Tidak sabar adalah faktor yang kerap membuat kita berhenti dalam berusaha. Juga membuat kita lari dari komitmen awal yang telah kita gariskan. Akhirnya, hilanglah konsistensi dan kontinuitas. Demikian pula halnya dengan melontar jamarat. Pesan Mina sesungguhnya adalah perlunya kesadaran diri untuk terus melakukan perlawanan dan permusuhan dengan syaitan. Bukankah

Haji mabrur adalah penilaian yang diberikan Allah kepada hambanya yang berhasil mentransformasikan nilai-nilai haji yang abstrak ke dalam perilaku nyata. Haji mabrur adalah aksi sosial. Haji mabrur adalah mereka yang mampu melakukan perubahan besar di dalam dirinya. Bagaimanapun juga, mimpi perubahan terhadap bangsa ini, haruslah dimulai dari perubahan diri sendiri. Haji mabrur adalah mereka yang memiliki tiga kesalehan. Kesalehan individu, sosial dan publik. Kesalehan individu adalah para haji yang setelah kembalinya ke

...Haji mabrur adalah mereka yang memiliki tiga kesalehan. Kesalehan individu, sosial dan publik… syaitan selalu berupaya menjerumuskan manusiake dalam lembah kesesatan ?. Lebih dari seribu cara dimiliki syaitan untuk menjerumuskan manusia. Dari yang halus sampai yang kasar. Yang lembut sampai yang keras. Secara syari’at Mina ada di Arab Saudi. Namun Mina yang sesungguhnya adalah medan kehidupan kita saat ini . Bahkan Mina itu ada di dalam diri kita sendiri. Dengan demikian Mina itu bisa saja lingkungan, tempat kerja atau di dalam rumah kita sendiri. Sejatinya, melontar jamarat bukan hanya pada saat kita berada di Mina. Namun apakah kita senantiasa menggenggam batu-batu yang kita ambil di muzdalifah untuk kita lontarkan ke arah syaitan yang akan menggoda kita. Tegasnya, apakah sekembalinya kita juga para hujjaj dari tanah suci, ia tetap memerangi syaitan dengan batu-batu keimanan ? Atau malah sebaliknya ia malah larut dalam permainan syaitan. Sesungguhnya haji mabrur, yang kerap kita sebut-sebut dalam do’a kita, lebih-lebih ketika hendak memberangkatkan jama’ah calon haji ke tanah suci, hakikatnya adalah mereka yang mampu menterjemahkan simbol-simbol haji ke dalam perilaku nyata. Haji mabrur bukanlah selembar sertifikat yang diperoleh dari tanah suci. Haji mabrur bukanpula gelar yang diberikan kepada haji yang baru pulang, lengkap dengan atribut yang dimilikinya. Haji mabrur bukanlah mereka yang mengenakan pakaian serba putih, serban panjang yang melingkar dipundaknya. Bukan pula mereka yang memegang tasbih dan selalu melantunkan lafaz-lafaz tasbih, tahmid dan tahlil.

tanah air, terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas amal ibadahnya. Mereka tidak saja melakukan ibadahibadah wajib tetapi juga melakukan ibadah-ibadah sunnat. Haji mabrur adalah mereka yang tidak saja hatinya menjerit dan tersentuh melihat kefakiran dan kemiskinan yang mendera sebagian besar umat manusia. Maji mabrur adalah mereka yang berjuang mengganti tangis dan air mata anakanak yatim, anak terlantar, menjadi senyum dan tawa yang ceria. Haji mabrur mereka yang merubah kegelapan masa depan orang-orang terlantar, menjadi masa depan yang penuh sinar dan cahaya terang. Kesalehan publik adalah satu sikap atau perilaku yang perduli kepada fasilitas publik atau kepentingan umum. Haji mabrur memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas publik. Jika ia pejabat, tampak pada sikapnya yang terus memperjuangkan kepentingan rakyat. Menggunakan anggaran secara bertanggungjawab dan tepat sasaran. Tegasnya, haji mabrur tidak akan pernah melakukan korupsi. Tidak juga merampas tanah rakyat. Kepentingan orang banyak akan diletakkannya di atas kepentingan dirinya atau golongannya.Jika demikian, haji mabrur adalah mereka yang berhasil memainkan peran-peran profetiknya di dalam kehidupan sehari-hari. Peran-peran profetik atau nubuwah (peran kenabian) adalah peran transformatif, peran pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih berkualitas dan bermartabat. Meminjam kerangka pemikiran almarhum Kuntowijoyo, peran profetik mengacu pada tiga nilai dasar. Humanisasi, liberasi dan

Transendensi. Humanisasi adalah upaya yang serius dan berkesinambungan untuk menciptakan suasana kehidupan yang menjunjung nilainilai kemanusiaan. Kuntowijoyo memahami humanisasi ini dari frasa AL-Qur’an, yad’una ila al-khair wa ya’muruna bi al-ma’ruf (menyuruh kepada al-khair dan al-ma’ruf). Haji mabrur akan menolak segala bentuk diskriminasi sosial, politik dan budaya. Pada tingkat tertentu, haji mabrur akan melakukan perlawanan terhadap hal-hal yang berlawanan dengan hak-hak asasi manusia. Selanjutnya liberasi adalah upaya pembebasan manusia dari jerat-jerat yang memiskinkan dirinya. Bisa saja berkenaan dengan akidah, ekonomi, dan sosial budaya. Haji mabrur menolak segala bentuk perjudian dan pelacuran. Namun metodenya bukan dengan menghancurkan rumahrumah judi dan rumah-rumah bordir. Melainkan menciptakan media, sistem, dan sarana yang membuat manusia tidak melakukan perbuatan terkutuk tersebut. Apa gunanya menghancurkan rumah bordir, jika mental pelacurnya tidak diperbaiki, sistem dan pasarnya tidak dirobah. Transendensi adalah suatu sikap hidup yang mengorientasikan seluruh aktivitas hanya kepada Allah SWT. Dalam makna yang lebih luas lagi, transendensi adalah menjadikan tauhid asas dalam pembangunan. Secara normatif, akar masalah bangsa ini adalah, Tuhan ditinggalkan dalam pembangunan. Para pakar sering menyebut, pembangunan kita dalam berbagai dimensinya, tidak menjadikan agama sebagai pertimbangan, alih-alih sebagai inspirasi. Lihatlah pembangunan kota-kota kita yang sangat sekularistik. Demikian juga halnya dengan pembangunan ekonomi lebih-lebih politik. Seolah-olah, dalam kehidupan ekonomi dan politik, kita tidak lagi memiliki Tuhan. Sebegitu beratkah tugas haji mabrur ? Berat karena memang saat ini kita berada dalam lingkaran kehidupan yang sangat jauh dari nilainilai universal Islam itu. Sesungguhnya apa yang telah disebutkan di muka tidak lain adalah tugas individual kita sebagai manusia. Kita hidup bukan hanya untuk diri kita sendiri. Walaupun mempertimbangkan kehidupan diri sendiri menjadi niscaya. Kita hidup adalah untuk melakukan sebanyak-banyaknya kebaikan dan kebajikan. Itulah kandungan haji mabrur. Mabrur itu sendiri bermakna kebajikan. Haji mabrur adalah mereka yang di dalam hidupnya hanya melakukan kebaikan (al-khair) dan kebajikan (al-birr). Wallahu a’lam.

Berjihad Untuk Dakwah (Melihat Misi Road To Dakwah Harian Waspada) Oleh Achyar Zein Penulis adalah Dosen IAIN Sumatera Utara

D

an hendaklah ada di antara kamu umat yang mengajak (berdakwah) kepada kebaikan dan menyuruh berbuat baik dan melarang dari berbuat munkar dan mereka adalah orang-orang yang sukses. (Q.S. Ali ‘Imran ayat 104). Agama tidak dipandang lagi sebagai solusi alternatif di dalam kehidupan tetapi banyak orang-orang yang menjadikannya sebagai alat untuk melakukan provokasi. Dakwah dalam kondisi ini tidak lagi mengajak tapi mengejek sehingga ajaran-ajaran Islam selalu disampaikan dalam bentuk kebencian bahkan memunculkan klaim tidak ada peluang bagi orang lain untuk benar. Pemalingan istilah-istilah yang terdapat di dalam agama ini seperti istilah jihad selalu dijadikan sebagai alat untuk me-legalkan perbuatan yang salah. Metode dakwah yang ditawarkan oleh Alquran di dalam QS al-Nahl ayat 125 yaitu dengan hikmah, keteladanan dan dialog sudah tercerabut dari akarnya. Implikasi yang dapat dirasakan dari dakwah yang tercerabut ini adalah bahwa kita semakin jauh dari akhlak karimah. Untuk menata ulang pemahaman-pemahaman yang berserabut ini diperlukan jihad melalui kekuatan hati dan akal agar pemahaman terhadap teks-teks agama tidak lagi gersang dari nilai-nilai filosopis dan kemanusiaan. Melihat fenomena yang seperti ini maka harian Waspada dari dulu sampai sekaranglebih banyak memberikan versi pencerahan. Melalui versi pencerahan ini maka kedudukan harian Waspa-da adalah sebagai media jihad dan dakwah. Dikatakan media jihad karena harian Waspada membuka wacana yang sangat luas untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan agama dan sosial. Selain itu, perannya dalam mempublikasikan wacana tentang agama dan sosial ini patut pula disebut sebagai media dakwah. Jihad dan dakwah adalah dua kata yang selalu dijumpai di dalam Alquran karena keduanya merupakan tugas yang wajib diemban oleh siapapun. Kata “jihad” di dalam Alquran, menurut al-Damaghani dalam bukunya Qamus Alquran,

memiliki tiga pengertian yaitu jihad dengan perkataan, jihad dengan senjata dan jihad dengan amal perbuatan. Orientasi dari ketiga pengertian tersebut adalah untuk menciptakan kedamaian, ketertiban dan kemaslahatan bagi kehidupan umat. Untuk mewujudkan ketiga orientasi ini agar membumi di dalam kehidupan umat maka jalan yang terbaik untuk ditempuh adalah dakwah karena prinsip dari dakwah adalah amar ma’ruf dan nahi munkar. Adapun makna “dakwah” menurut al-Thabari dalam tafsirnya Jami’ al-Bayan ialah mengajak manusia untuk mentaati aturan-aturan Tuhan. Aturan-aturan yang dibuat oleh Tuhan bertujuan untuk mewujudkan ketiga orientasi di atas (kedamaian, ketertiban dan kemaslahatan). Untuk mewujudkan ketiga orientasi ini diperlukan jihad yang tidak terlepas dari bingkai orientasi yaitu jihad yang damai, jihad yang tertib dan jihad yang membawa maslahat. Adapun jihad yang terlepas dari bingkai ini tidak tepat dikatakan sebagai jihad. Road To Dakwah Pencerahan, itulah kata yang paling tepat untuk acara road to dakwah harian Waspada pada ulang tahunnya yang ke-65 nanti. Meskipun harian ini sudah selama 65 tahun memberikan pencerahan kepada masyarakat Sumatera Utara dan Aceh namun road to dakwah tahun ini memiliki nuansa yang berbeda. Perbedaannya jika pada tahuntahun sebelumnya harian Waspada memperingati hari ulang tahunnya di tempat-tempat tertentu seperti hotel dan lain-lain maka otomatis hanya dapat dijangkau oleh kelompok elit tertentu. Berbeda dengan acara road to dakwah tahun ini dimana semua lapisan masyarakat turut merasakan arti yang hakiki dari kehadiran Waspada yang selama ini dikenal pro wong cilik. Dakwah bagi media “Demi Kebenaran dan Keadilan” ini bukan

Pencerahan, itulah kata yang paling tepat untuk acara Road To Dakwah 65 Tahun Waspada pada ulang tahunnya yang ke65 nanti. Meskipun harian ini sudah selama 65 tahun memberikan pencerahan…

merupakan hal yang baru bahkan semenjak harian ini di-dirikan nuansa dakwahnya terkesan kental. Hal ini dapat dilihat dari porsi beritanya yang seimbang antara pengetahuan umum dengan pengetahuan agama. Apa yang dilakukan oleh harian Waspada dengan road to dakwahnya bukan tidak beralasan. Alasan yang paling menonjol, menurut hemat penulis, adalah merajut tali historis yang mungkin selama ini terlupakan dimana awal berdirinya harian ini hanya dilandasi oleh semangat jihad yang tinggi. Dalam tataran ini, harian Waspada mengambil pola lain dalam berjihad yaitu jihad melawan kebodohan dan keterbelakangan. Jihad yang seperti ini tidak pernah mengenal garis finish karena esensi dan eksis-tensinya akan tetap eksis selama manusia masih ada. Kedua virus masyarakat ini (kebodohan dan keterbelakangan) terus saja disuarakan oleh harian Waspada sebagai pola lain dalam segi dakwah. Pola pilihan yang seperti inilah diduga kuat membuat harian ini tetap saja eksis dan mengkristal di

dalam jantung hati masyarakat sampai memasuki usianya yang ke 65 tahun pada tanggal 11 Januari 2012 nanti. Jika dilihat pernyataan ayat di atas maka harian Waspada sudah mengemban tugas yaitu mengajak umat berbuat baik dan meninggalkan yang munkar (amar ma’ruf nahi munkar). Kesuksesan yang diraih oleh harian Waspada sampai saat ini tidak terlepas dari kiprahnya membangun umat yaitu amar ma’ruf dan nahi munkar. Sesuai dengan janji Tuhan akan memberikan kesuksesan kepada yang mengemban tugas mulia ini maka harian Waspada paling tepat untuk itu. Melihat kiprah harian Waspada yang selalu menyuarakan amar ma’ruf dan nahi munkar maka istilah yang tepat dialamatkan kepada harian ini ialah “Berjihad untuk dakwah dan berdakwah untuk jihad”. Acara seperti ini wajar dilakukan karena kondisi pemahaman umat terhadap agama sekarang ini sedang carut-marut. Dampak signifikan yang dapat dirasakan dari kondisi ini ialah kehidupan masyarakat yang stagnan (atau mundur). Mudahmu-dahan acara road to dakwah kali ini lebih menempatkan harian Waspada sebagai pembela dan penyambung lidah umat pada masa-masa mendatang. Berdasarkan paparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa road to dakwah harian Waspada adalah sebagai bentuk pengakuan bahwa media ini adalah milik masyarakat Sumatera Utara dan Aceh dan karenanya kegiatan yang seperti ini perlu dilestarikan. Harapan pada tahun berikutnya bahwa acara road to dakwah yang seperti ini harus lebih meluas sampai ke Serambi Makkah karena masyarakat yang ada di Bumi Iskandar Muda ini sudah menganggap harian Waspada sebagai bagian dari kehidupan mereka.

Mimbar Jumat

C8

WASPADA Jumat 18 November 2011

Road To Dakwah 65 Tahun Waspada : Catatan Di Tiga Kota

Antusias, Kebersamaan Dan Semangat Dakwah Rangkaian kegiatan Road To Dakwah 65 Tahun Waspada yang telah dilaksanakan di tiga kota dalam tiga kabupaten/kota berlangsung sukses. Dimulai dari Panyabungan, Madina, berlanjut ke Kisaran, Asahan dan di Kota Tebingtinggi. Ada nuansa antusias, kebersamaan umat serta semangat dakwah dari kegiatan ini. Tanggal 11-11-11yang disakralkan banyak orang itu merupakan tanggal kegiatan perdana Road To Dakwah yang digelar dalam bentuk tabligh akbar di Masjid Agung Nur Ala Nur, Aek Godang, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hampir seribu jamaah dari berbagai elemen masyarakat yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Ketua Umum MUI Madina Drs.H. Syamsir dan Sekretaris Umum Ahmad Asrin, SAg, MA mengatakan dakwah di daerah itu sangat dibutuhkan, terutama untuk membentengi kalangan generasi muda dalam menyikapi sema-

kin maraknya penyakit masyarakat. “Ini membuktikan Harian Waspada peduli terhadap pencerahan umat di Madina, karenanya kegiatan Road To Dakwah perlu berkelanjutan di Madina sebagai Serambi Makkahnya Sumut dengan banyaknya pondok pesantren,” ungkapnya. Bupati Madina diwakili Sekdakab M.Daud Batubara didampingi Kabag Humasy dan Protokol M.Taufik Lubis berterima kepada Waspada karena memilih Madina sebagai rangkaian kegiatan Road To Dakwah-nya. ‘’Ini contoh teladan dan untuk itu harus dibuat secara berkelanjutan,’’ ucapnya. Kisaran Di Kisaran, Road To Dakwah digelar di Masjid Jamik Jl.Markisa Ling VI, Kel. Sentang, Kec. Kisaran Timur Minggu (13/11). Kegiatan dalam konteks menyambut 1 Muharram 1433 Hijriyah dan HUT Waspada ke 65. Tapi sebenarnya, kalau soal dakwah rutin di Harian Waspada se-

minggu sekali di halaman Mimbar Jumat, ada juga Al Bayan. Namun Biro Waspada Kisaran akan merancang Road To Dakwah secara periodik bergilir baik di Asahan, Tanjung Balai dan Batubara. Berangkat dari pertanyaan “Mengapa tidak bekerjasama saja dengan perkumpulan kami? Mengapa tidak di masjid kami?” Dalam Internal Waspada sendiri juga memanfaatkan momen ini untuk silaturahim antara Balitbang Waspada Medan dengan personil Biro Waspada Kisaran, berdiskusi tentang Road To Dakwah, inovasi dan kreatifitas memajukan Waspada, hambatan dan tantangan. Pagi itu, Balitbang Waspada Medan berdiskusi hanya dengan tiga personil Biro Waspada Kisaran, Rahmad Fansur Siregar, Iwan Has, Bustami. Nurkarim Nehe dan Sapriadi “tugas luar” berbau dakwah. Ikut rombongan Kapolres Asahan AKBP Marzuki MM menyalurkan bantuan ke Mesjid Polres Sima-

Waspada/Abdul Khalik

Waspada/Sarmin Harahap

Al Ustadz Dr Azhar Sitompul, MA ketika menyampaikan tausiah di depan ratusan umat Muslim di Masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina, Jumat (11/11).

Waspada/Erwan Efendi

Al Ustadz Ali Mochtar Ngabalin dari Jakarta ketika memberi tausyiah di Masjid Raya Tebingtinggi, Senin (14/ 11) malam.

Waspada/Sarmin Harahap

Para pelajar dan masyarakat Madina tekun mengikuti tausiah Dr Azhar Sitompul, MA dalam gelaran Road To Dakwah 65 Tahun Waspada di Masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina.

Waspada/Rahmad F.Siregar

Humas Harian Waspada Drs.H.Erwan Effendi MA menyampaikan Penali Kasih Waspada di Panti Asuhan Muhammadiyah Gang Nangka Kisaran Timur, Sabtu (12/ 11) malam.

Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM, bersama jamaah kaum ibu saat menghadiri Road to Dakwah 65 Tahun Waspada di Masjid Raya Tebingtinggi, Senin (14/11

Waspada/Iwan Has

Kaum ibu Pengajian Adz Dzihniyah Kabupaten Asahan ketika menghadiri Road To Dakwah 65 Tahun Waspada di Masjid Jami, Kisaran, Minggu (13/11).

Waspada/Abdul Khalik

Jamaah umat Muslim Tebingtinggi ketika mengikuti gelaran Road To Dakwah 65 Tahun Waspada di Masjid Raya Tebingtinggi, Senin (14/11).

Waspada/Rahmad F.Siregar

Wali Kota Tebingtinggi Ir.H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, secara simbolis memberikan bantuan dari Waspada kepada kenaziran masjid Amal Muslimin, Kel. Mandailing, Tebingtinggi.

lungun di Raya. Sahril absen karena sakit perut, Helmi Has absen karena sakit mata, dan Agusdiansyah absen karena anaknya sakit. Rasuddin Sihotang sedang tugas belajar ke Kuala Lumpur-Malaysia dikirim Pimpinan Waspada. Kekompakan Biro Waspada Kisaran karena silaturahim dan komunikasi aktif, hingga beberapa jam jelang pelaksanaan Road To Dakwah, Rahmad Fansur Siregar/Iwan Has/Bustami mampu mengendalikan situasi, menindaklanjuti persiapan yang sudah dilakukan jauh sebelumnya oleh “team work” Panitia Pusat Waspada Medan, Biro Waspada Kisaran, Ketua Umum Adz Dzihniyah Asahan Ny.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, dan Panitia Lokal dipimpin Ny.Nora Rahmat Hidayat Siregar. Tebingtinggi Tak kalah antusiasi masyarakat kota Tebingtinggi yang datang berduyun-duyun pada acara Road To Dakwah Waspada di Masjid Raya Te-

bingtinggi, Senin (14/11) malam. Al Ustadz Ali Mochtar Ngabalin yang sengaja didatangkan dari Jakarta membuat memancarnya semangat dakwah di sana. Di tempat ini hadir Pemimpin Umum Harian Waspada dr Hj.Rayati Syafri, juga Wali Kota Tebingtinggi serta perangkat Muspida Tebingtinggi. Ada dua layar lebar yang sengaja di pasan bagi umat Islam yang duduk di luar masjid. Banyak di antara warga di sana mengenang kembali kebersamaannya dengan Waspada selama ini. Di antara umat Islam di sana ada yang selama berpuluh tahun membaca dan berlangganan Waspada. Salah seorangnya adalah sepasang warga masyarakat asal Pematansiantar. Secara khusus mereka mendatangi Hj.Rayati Syafrin. ‘’Kami sudah 20 tahun selalu membaca Waspada bu,’’ kata mereka. (m07/a28/a10)

Waspada/Sarmin Harahap

Para santri ikut berperan aktif menghadiri kegiatan Road To Dakwah 65 Tahun Waspada di Masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina, Jumat (11/11).


Waspada, Jumat 18 November 2011