Issuu on Google+

RABU 8 AGUSTUS

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Kunker, Bimtek, Konsultasi, Studi Banding, atau Pelesir? Oleh: A. CHOLIQ BAYA

PRESTASI anggota DPRD Banyuwangi dalam urusan menghabiskan anggaran untuk perjalanan ke luar daerah cukup ‘’membanggakan’’. Selama tahun 2012 hingga bulan Juli kemarin, tak kurang dari 17 agenda kunjungan keluar daerah telah dilakukan, baik yang dikemas dengan nama kunjungan kerja (kunker), bimbingan teknis (bimtek), studi banding, maupun konsultasi ke pemerintah provinsi dan pu-

sat. Yang pasti, tak satu pun kegiatan keluar daerah itu yang diberi label ‘’pelesir’’ he… he... he… Apa kaitannya agenda keluar daerah dengan pelesir? Itu sekadar mengingatkan para wakil rakyat yang terhormat agar program kunker, bimtek, konsultasi, dan sejenisnya, tidak dibuat main-main atau disalahgunakan untuk tujuan tertentu. Sebab, tak jarang agenda seperti di atas lebih banyak dimanfa-

atkan untuk pelesir. Selain pelesir gratis, ada juga yang berharap dapat penghasilan tambahan. Sebab, dalam kunjungan keluar daerah banyak uang yang didapat, mulai uang akomodasi, transportasi, uang makan, uang saku dan lain-lain. Mengenai agenda pelesir eh kunker, kita berharap apa yang dilakukan anggota DPRD Banyuwangi itu

MULAI SELEKSI

PANAS: Personel Paskibra berlatih di halaman Wisma Atlet GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin.

KELOMPOK BANYUWANGI - Setelah masuk mes dan mengikuti latihan intensif di kompleks Wisma Atlet GOR Tawang Alun sejak 29 Juli 2012 lalu, 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Banyuwangi mulai menjalani proses pembentukan kelompok kemarin (7/8) ■

 Baca Mulai...Hal 39

tidak seperti yang dilakukan anggota DPR RI. Sebab, beberapa waktu lalu kunker atau studi banding DPR keluar negeri banyak mendapat sorotan sinis dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan, beberapa agenda keluar negeri akhirnya ada yang dibatalkan. Penolakan juga datang dari para mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri ■  Baca Kunker,...Hal 39

Coret Pajak Reklame Parpol BANYUWANGI - Urusan memasang reklame di tempat umum, partai politik (parpol) bisa dibilang yang paling merajai. Betapa tidak, parpol bisa memasang reklame tanpa harus memikirkan pajak. Itu bisa terjadi lantaran semua anggota panitia khusus (pansus) reklame di DPRD Banyuwangi adalah orangorang parpol. “Kalau (reklame) punya parpol memang tidak perlu izin,” cetus ketua Pansus Raperda Reklame DPRD Banyuwangi, Achmad Turmudzi.

Menurut Turmudzi, dalam draf raperda reklame mulanya disebut bahwa reklame milik parpol harus mendapat persetujuan Bupati Banyuwangi. Itu tertuang cukup jelas dalam Pasal 26. “Pasal 26 sempat ada perdebatan serius,” katanya. Tetapi akhirnya, kata Turmudzi, dalam pembahasan yang dilakukan pansus bersama eksekutif, semua sepakat menghapus isi Pasal 26. Jika dihapus, berarti reklame parpol tidak perlu izin. “Masalah reklame ini nanti diatur dalam perbup (peraturan bupati),” ujarnya ■  Baca Coret...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

Ternyata Ada Uang Makan MAGHRIB 17.25

ISYA’ 18.35

IMSAK 04.05

SHUBUH 04.15

CUACA

GALIH COKRO/RaBa

KEMARAU: Mendung tipis menyelimuti langit di atas Selat Bali pagi kemarin.

Kemarau masih Berpotensi Hujan BANYUWANGI - Musim kemarau memang sudah terjadi sebulan terakhir. Namun, sebagian wilayah Banyuwangi ternyata masih diliputi mendung, bahkan masih turun hujan dengan intensitas rendah. Fenomena tersebut rupanya diakibatkan pengaruh lokal, yakni kelembapan udara yang masih cukup tinggi akibat penguapan air. Seperti dikatakan Kepala Stasiun Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Atmaji Putro. Menurut Atmaji, hujan dengan intensitas ringan dengan durasi singkat masih berpeluang terjadi di wilayah Banyuwangi, terutama pada sore sampai malam. “Itu di antaranya disebabkan udara di sekitar hutan di Banyuwangi masih mengandung banyak uap air,” jelasnya. Atmaji menambahkan, angin timur yang bertiup dengan kecepatan tinggi masih berpotensi terjadi. Angin timur tersebut bertiup dari arah tenggara, selatan, dan sesekali dari arah timur. “Ini tentu saja membawa pengaruh terhadap proses penjalaran gelombang,” paparnya. Atmaji mengingatkan, gelombang tinggi dengan durasi pendek masih berpotensi terjadi di perairan Banyuwangipadasoresampaimalamhari.(sgt/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

SAKSI: Petugas mengambil sumpah Edy Eriyani Panglipur di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kembali menggelar sidang kasus pemberian gaji buruh PT. Maya, Muncar, yang berada di bawah upah minimum kabupaten (UMK) kemarin (7/8). Dalam sidang dengan terdakwa Direktur Keuangan PT. Maya, Agus Wahyudin tersebut, dihadirkan empat orang saksi yang meringankan. Seperti biasa, sidang kasus upah buruh tersebut dipimpin hakim ketua Made Sutrisna didampingi Bawono Effendi dan Unggul Tri Esti Mulyono. Dalam sidang tersebut, pihak terdakwa mengajukan empat orang untuk bersaksi. Mereka adalah Muntamah, 48, Siti Naisah, 39, Nur Azizah, 39, dan Edy Eriyani Panglipur, 50. Para saksi tersebut masih bekerja di pabrik PT. Maya hingga kini. “Saya bekerja sejak 1993 lalu,” cetus Muntamah. Muntamah menyebut, saat bekerja di PT. Maya mulanya dia diupah Rp 28 ribu per hari. Tetapi, sejak Mei 2012 lalu, upah para buruh dinaikkan menjadi Rp 31.500. “Pada 2010 lalu upah yang saya terima Rp 28 ribu per hari,” terangnya ■  Baca Ternyata...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

ALAT BERAT: Jalan nasional yang diperbaiki di Kecamatan Wongsorejo kemarin.

Perbaikan Jalan Distop sejak H-9 WONGSOREJO- Aktivitas perbaikan jalan nasional di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, segera dihentikan menjelang Lebaran. Saat ini, ada beberapa titik yang sedang dilebarkan dengan total panjang 7,2 Kilometer (Km). Saat ini, Balai Besar V Bina Marga Provinsi Jawa Timur (Jatim) sedang melakukan perbaikan jalan di Banyuwangi. Beberapa kegiatan itu adalah pelebaran jalan dan perbaikan aspal hotmix di beberapa lokasi.

Kepala Urusan Tata Usaha PPK Bina Marga wilayah SitubondoKetapang, Sudahlan menjelaskan, pihaknya melakukan pelebaran jalan di beberapa titik di Kecamatan Wongsorejo. Sebab, selama ini lebar jalan nasional dari Ketapang hingga Wongsorejo berbeda-beda antara 5,6 meter hingga 7,2 meter. Rencananya, lebar ruas jalan tersebut akan disamakan menjadi 7,2 meter ■  Baca Perbaikan...Hal 39

Mengenang Kepergian Almarhum KH. Achmad Musayyidi (3)

Dua Hari Sekali Khatam Alquran

Pajak Reklame Parpol Dicoret

Pajak Tukang Sablon Menyusul?

Semasa hidup, almarhum KH. Achmad Musayyidi dikenal tak pernah lepas dari Alquran. Baik di rumah maupun di luar rumah, dia sudah terbiasa membaca Alquran, bahkan khatam (tamat) 30 juz dalam dua hari sekali.

JALAN KAKI: Alm. Kiai Musayyidi bersama beberapa anaknya dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Perusda Banongan Utang Pajak Rp 1 M

Untunglah, Belum Sempat Dinikmati Gayus

ABDUL AZIZ, Tegalsari

BELUM diketahui secara jelas, sejak kapan Kiai Sayyidi rutin membaca dan mengkhatamkan Alquran setiap dua hari sekali. Sebab, sejak putra dan putrinya masih kecil, http://www.radarbanyuwangi.co.id

ABDUL AZIZ/RaBa

tokoh kelahiran Kabupaten Sampang, Madura, itu sudah memiliki kebiasaan tersebut.

Di tengah kesibukannya mengajar santri di kampung dan membuat jamu untuk memenuhi kebutuhan hidup ke-

luarga, Kiai Sayyidi tetap tak lepas dari kebiasaannya membaca Alquran ■

 Baca Dua...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

30

Rabu 8 Agustus 2012

Mocoan Lontar Bisa Semalam Suntuk

BENCANA merupakan bagian dari cobaan yang diberikan Tuhan kepada umatnya. Tujuannya tentu saja ingin mengetahui seberapa kuat keimanan atas karunia yang diberikan oleh Sang Pencipta selama ini. Seperti hal yang dilakukan masyarakat Banyuwangi yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Cara unik untuk mengusir bencana di antaranya dengan menggelar tradisi membaca lontar. Namun lontar yang dibaca buka lontar biasa. Didalamnya terdapat riwayat dan kisah perjalanan Nabi Yusuf. Lontar yang dikenal masyarakat sekitar sebagai lontar Yusuf ini ditulis menggunakan huruf Arab dan bahasa Jawa kuno. Tulisan Arabnya ditulis dengan gaya gandul. Menilik tradisi ini, dapat diketahui bahwa apa yang dilakukan masyarakat tersebut merupakan

akulturasi sebuah budaya. Tradisi ini merupakan perpaduan budaya Jawa dan Islam. Setidaknya ini dapat terlihat dari prosesi dan gaya membaca kitab tersebut. Sebelum ritual, didahului selamatan dengan menyajikan masakan dan hasil bumi. Di sana juga terdapat meja kecil tempat makanan dan lontar diletakkan.     Setelah diawali dengan membaca doa, pembaca yang biasa terdiri lebih dari satu orang berkumpul membentuk formasi lingkaran. Di bagian tengahnya diletakkan makanan yang kemudia disantap usai memanjatkan doa. Prosesi selanjutnya adalah menyalakan api tangkep yang ditaburi kemenyan. Sebelum dibaca lontar, diasapi di atas api tangkep selama beberapa menit. Selanjutnya lontar dibaca dengan meletakkan pada

bantal yang telah dibungkus dengan kain lawon. Giliran pertama untuk membaca biasanya diserahkan kepada orang yang dianggap senior. Tradisi yang unik. Sebab, lontar memakai huruf Arab, tetapi bahasanya Jawa. Untuk melengkapi proses pembacaan lontar, pembaca wajib menggunakan baju khusus. Selain itu layaknya qiroah, membaca lontar juga ada jenis lagu (gending) yang dimainkan. Gending tersebut di antaranya asmarandana, sinom, pangkur, dan durmo. Proses ini sendiri dilakukan semalam suntuk. Tidak ada batas bagi pembaca untuk berapa lembar lontar yang dibaca. Untuk menghindari ngantuk, biasanya disuguhi dengan makanan dan kopi. Sebab, mereka dilarang beranjak dari tempatnya hingga usai acara. (nic/als)

Bendera Hitam untuk Instansi Kotor BANYUWANGI – Lomba kebersihan dalam rangka Gerakan Banyuwangi Hijau dan Bersih (Green and Clean), sudah masuk tahap penilaian. Kini, seluruh instansi di lingkungan Pemkab Banyuwangi, baik dinas, badan, kantor, kecamatan, hingga kelurahan terkotor harus bersiap malu. Sebab, bendera hitam akan dipasang juri untuk instansi terkotor. Objek penilaian yang berlangsung sejak tanggal 2 Agustus sampai 9 Agustus tersebut meliputi 31 instansi, 28 kelurahan di wilayah Kecamatan Giri, Kalipuro, Banyuwangi, dan Glagah; serta 24 kantor kecamatan. Tahun ini, penilaian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur Badan Lingkungan Hidup (BLH); perguruan tinggi; LSM peduli lingkungan; serta Bagian Organisasi dan Bagian Pemerintahan Pemkab Banyuwangi. Pelaksana Harian (Plh) Kepala BLH Banyuwangi, Chusnul Chotimah mengatakan, penilaian yang dilakukan tim juri asal BLH meliputi kebersihan lingkungan. “Bagian Organisasi menilai pelayanan publik. Sedangkan Bagian Pemerinta-

Mirip Sinden

DOK.RaBa

RUMAH ADAT: Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, selama ini dikenal sebagai desa wisata maupun budaya.

MOCOAN (membaca) lontar sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat di Desa Kemiren. Hanya saja, tidak diketahui secara jelas dan rinci mulai kapan dan siapa yang lebih dulu memulai melaksanakan ritual tersebut. Masyarakat di sana pun kompak menjawab bahwa tradisi itu sudah ada sejak zaman dahulu. Namun, sebagian pihak menduga budaya ini merupakan akulturasi antara Hindu dan Islam di Banyuwangi. Sesuai namanya, lontar Yusuf berisi kisah Nabi Yusuf. Kisahnya dimulai dari masa kecil hingga perjalanan kenabiannya. Diyakini pula, membaca lontar ini tidak hanya sekadar tolak bala. Si pembaca kitab ini sekaligus menambah kekuatan beribadah bagi pembacanya. Dilihat sepintas, pembacaan lontar ini mirip para sinden bernyanyi. Bedanya, cengkoknya tidak selembut para sinden. Berbeda dengan tadarus yang membaca dengan nada cepat, membaca lontar harus menggunakan gaya lembut karena mengikuti nada gending yang digunakan. Dalam tradisinya, pembacaan lontar menjadi kebiasaan rutin. Para pembaca membuat paguyuban khusus dan menggelar arisan. Mereka bergilir ke rumah anggota tiap Rabu dan Kamis malam. (nic/als)

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR AREA BANYUWANGI

PENGUMUMAN

Nomor: 0003 Pm/052/MON.AREA-BWG/2012

Tentang

SIGIT HARIYADI/RaBa

Chusnul Chotimah

han menilai camat dan lurah teraktif,” ujarnya. Menurut Chusnul, peserta yang mampu meraih skor 75 lebih akan mendapat bendera hijau yang berarti lingkungannya bersih. Sebaliknya, bendera hitam akan diberikan kepada instansi terkotor. Chusnul berharap, gerakan Banyuwangi Hijau dan Bersih tidak hanya menjadi pelecut semangat seluruh instansi untuk membersihkan lingkungan kerjanya. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. “Kita akan memilih camat dan lurah teraktif dalam mengimplementasikan gerakan hijau dan bersih. Sekaligus menjadi camat dan lurah teladan,” pungkasnya.(sgt/bay)

PELAYANAN PEMBAYARAN TAGIHAN LISTRIK DI HARI BESAR IDUL FITRI Sehubungan dengan hari libur dalam rangka Hari Raya Idul Fitri tahun 1533 Hijriyah tanggal 19 & 20 Agustus 2012 dan cuti bersama tanggal 21 dan 22 Agustus 2012, dengan ini diberitahukan kepada seluruh pelanggan PLN bahwa batas akhir layanan pembayaran tagihan listrik tetap tanggal 20 Agustus 2012 (tidak ada pengunduran jadwal). Layanan pembayaran dapat dilayani kapan saja dan dimana saja di seluruh Indonesia serta melalui banyak alternatif cara dan tempat pembayaran, al: ATM-ATM dan loket-loket PPOB (seperti Indomart, Alfamart, dll) Selanjutnya guna menghindari keterlambatan pembayaran rekening listrik dan pemutusan sementara oleh petugas, dihimbau kepada seluruh pelanggan PLN untuk dapat melakukan pembayaran tagihan listrik sebelum batas akhir pembayaran. Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya diucapkan terimakasih. Banyuwangi, 6 Agustus 2012 Manajer Ir. Agung Surana

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

31

Rabu 8 Agustus 2012

Tebus Rp 20 Juta, Pelaku Pencabulan Bebas SRONO - Nasib Mujur dialami MS, 34, warga Dusun Sumber Rejo, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Betapa tidak, pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut bebas setelah mendekam dua hari di sel tahanan Mapolsek Srono. Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, MS dilaporkan keluarga korban sebut saja Saritem, 13, atas dugaan pencabulan. Dalam laporan tertanggal 3 Agustus 2012 itu,

diketahui bahwa MS menyetubuhi korban. Selain melapor, korban juga sudah dimintakan visum di Puskesmas Benculuk, Kecamatan Cluring. Tanpa menunggu lama, polisi langsung memanggil tersangka untuk proses penyidikan. Saat itu juga, pria lajang itu dijebloskan ke sel tahanan mapolsek setempat. Singkat cerita, tanggal 5 Agus-

tus 2012 lalu tersangka bebas dengan sarat. Pihak keluarga korban meminta kompensasi agar tersangka bisa bebas. Dana kompensasi yang disepakati adalah Rp 20 juta. Kapolsek Srono, AKP Jodana Gunadi, tidak membantah bahwa tersangka MS sudah bebas. Sebab, keluarga yang bersangkutan juga legawa setelah menerima biaya kom-

pensasi itu. ’’Dia dikeluarkan karena keluarga korban bisa menerima dan tidak ada masalah lagi,” ungkapnya kemarin. Menurut Kapolsek Jodana, bebasnya tersangka tersebut juga tidak ada masalah. Sebab, kasus tersebut merupakan delik aduan, sehingga bila pelapor mencabut laporan sah-sah saja. ”Urusan mencabut dan melapor itu ada di tangan keluarga korban. Kita hanya menerima pengaduan masyarakat dan melayani,” tegasnya. (ton/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

MULUS: Kepala Desa Setail, Kecamatan Genteng, Zuhri (tengah) dan warga melihat jalan Samiran, yang sudah di-hotmix, kemarin siang.

Jalan Samiran Diaspal Hotmix

ABDUL AZIZ/RaBa

TURUT BERDUKA: Bupati Situbondo Dadang Wigiarto disambut Bupati Anas di rumah duka Desa Kedungdoro, Tegalsari, kemarin.

Bupati Dadang Turut Berduka Kemarin Takziah ke Kiai Sayyidi TEGALSARI - Wafatnya almarhum KH. Ahmad Sayyidi terus mengundang duka bagi banyak kalangan, termasuk Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, dan istri. Kemarin siang, Bupati Dadang bersama istri secara khusus datang ke rumah duka di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, untuk menyampaikan belasungkawa.

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemkab Situbondo tersebut disambut hangat tuan rumah yang juga Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas, dan Ny. Ipuk Fiestiandani Anastasia. Selain menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam, bupati yang juga mantan pengacara tersebut juga sempat berdiskusi santai di ruang tamu dengan Bupati Anas. Ditemui di sela-sela kunjungannya, Dadang mengaku kehilangan dengan

sosok almarhum . Sebab, selain seorang tokoh, Kiai Sayyidi juga mampu melahirkan generasi berkualitas. Dia menuturkan, lahirnya Abdullah Azwar Anas yang kemudian menjadi Bupati B a n y u wa n g i a d a l a h b u kt i konkret tentang ketokohan almarhum. “Tentu kita atas nama Pemerintah Daerah Situbondo merasa kehilangan, dan kita yang muda ini berharap bisa mencontoh beliau,” harapnya. (azi/c1/aif )

GENTENG-Warga Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, patut berbahagia. Sebab sebelum Lebaran, jalan di kampungnya yang dulu rusak parah, kini telah diaspal hotmix oleh Pemkab Banyuwangi. Perbaikan jalan dengan panjang sekitar dua kilometer tersebut disambut gembira oleh warga masyarakat dan Pemerintah Desa Setail, Kecamatan Genteng. Sebab saat ini, tak ada lagi jalan berlubang di sepanjang jalur tersebut, sehingga para pengemudi kendaraan tak perlu berebut jalan bagus ketika melintasi jalan itu. “Sekarang kami jelas sangat senang sekali, karena jalannya sudah diperbaiki dan

bagus,” tutur Suroso, warga Jalan Samiran, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin. Suroso menuturkan, jalan di kampungnya tersebut sebenarnya sudah lama rusak. Bahkan banyak lubang menganga di sepanjang jalur itu. “Lima tahun lebih jalan ini rusak, dan sekarang baru diperbaiki,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Desa Setail, Ahmad Zuhri mengaku berterima kasih kepada Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas, karena jalan rusak di desanya kini sudah diperbaiki.Dituturkan, dulu masyarakat setempat pernah melakukan protes karena jalannya rusak. Bahkan ketika

Bupati Anas baru menjabat dan akan memperbaiki jalan tersebut, masyarakat masih kurang percaya. Mereka tetap melakukan protes dengan cara menanam pohon pisang, karena khawatir janji bupati untuk memperbaiki jalan tidak benar. Padahal sebelumnya, Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengukuran jalan. “Jalan sudah diukur, warga masih nggak percaya. Tapi sekarang setelah diperbaiki, mereka baru percaya. Kami atas nama pemerintah desa, tentu sangat berterima kasih kepada Pemkab,” tandas Zuhri. (azi/adv/irw)

EKONOMI BISNIS

32

Rabu 8 Agustus 2012

ADD 115 Desa Cair, 74 Desa Masih Ngaplo

GENTENG– Jiwa peduli terhadap sesama seolah-olah sudah menjadi motto hidup Camat Genteng Yusdi Irawan, SE. Ternyata jiwa sosial dan tak mengenal lelah dalam bekerja tersebut juga menular kepada istrinya, Pris Kasihani, SH. Di bulan Ramadan ini, kedua pejabat tersebut masih tetap kompak menjalankan aktivitas tugas dinas. Selama bulan puasa ini, berbagai kegiatan mulai buka bersama hingga

menggelar kegiatan patrol keliling waktu sahur juga dilakukan. K h u s u s Ny o n y a Yu s d i , perempuan berkacamata itu ternyata mempunyai perhatian lebih mengenai kesehatan. Terutama dalam hal kesehatan anak. Sebab, menurutnya, kesehatan pada masa balita berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Selama ini, kegiatan sosial itu sudah diaplikasikan dalam berbagai ben-

tuk. Salah satunya, kegiatan rutin berkunjung di Pos Kesehatan Terpadu (Posyandu). Tapi, khusus bulan puasa ini, Pris tak hanya memberikan vitamin A kepada balita. Melainkan juga memberikan santunan kepada warga yang membutuhkan. Pemberian sembako kepada belasan warga miskin (Gakin) itu sudah sering dilakukan Pris. Baginya, sikap sosial itu bisa menumbuhkan semangat

dalam bekerja. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,’’ ujarnya kepada koran ini, kemarin. Pris menjelaskan, kegiatan timbang badan di posyandu plus pemberian vitamin sekaligus santunan itu disentralkan di posyandu Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. “Di bulan Ramadan ini, mari kita perbanyak berbagi kepada sesama,’’ajaknya. (ton/adv/irw)

BANYUWANGI-Dari 189 desa di 24 kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, baru 91 desa yang telah mencairkan alokasi dana desa (ADD). Sedangkan 24 desa sedang dalam proses dan siap untuk dicairkan. Sisanya, sebanyak 74 desa sama sekali belum bisa mencairkan. Kondisi tersebut diungkapkan Asisten Pemerintahan Setda Banyuwangi Abdullah dalam rapat tiga pilar di ruangan Rupa Tama lantai II Mapolres Banyuwangi, Senin siang (6/8). Dijelaskan oleh Abdullah, desa-desa yang belum mencairkan tersebut terkendala belum selesainya penyusunan administrasi pertanggungjawaban. Desa yang sudah membuat surat pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan ADD sebelumnya, ungkap dia, kini telah mencairkan dana tersebut. “Seperti di Kecamatan Tegaldlimo, yang semua desanya telah mencairkan ADD,” bebernya. Dalam rapat bertema “Implementasi Kegiatan 3 Pilar dalam Membangun Desa” itu, Abdullah menjelaskan, dana ADD langsung ditransfer ke rekening desa. Rinciannya, ada dua jenis rekening yang alokasinya adalah bantuan mewujudkan keamanan serta bantuan publikasi dan media massa. “Dana dalam dua rekening itu harus benar-benar digunakan sesuai peruntukan-

BANYUWANGI

• Showroom + Rumah •

BANYUWANGI

SITUBONDO

BANYUWANGI

ISTIMEWA

PEDULI : Pris Kasihani didampingi suaminya, Camat Genteng Yusdi Irawan memberikan vitamin A kepada balita di Posyandu Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Sabtu lalu.

Timbang Balita, Santuni Gakin

nya agar tidak terkena masalah di belakang hari,” pesannya. Nah, imbuh dia, dalam rekening bantuan mewujudkan keamanan dialokasikan anggaran untuk Babinsa (TNI) dan Babinkamtibmas (Polri). “Setiap bulan, para anggota TNI/Polri yang bertugas sebagai Babinsa dan Babinkamtibmas di desadesa akan menerima dana bantuan Rp 250 ribu,” terangnya. Abdullah menambahkan, dana Rp 250 ribu itu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Babinsa dan Babinkamtibmas. Seperti anjangsana, rapat, dan penyuluhan kepada ma-

syarakat desa. “Hasilnya akan dilaporkan tentang kondisi situasi keamanan di masyarakat desa,” jelasnya. Bagaimana dengan Babinsa dan Babinkamtibmas yang berdinas di kelurahan di kecamatan perkotaan? Abdullah menegaskan bahwa mereka juga akan mendapatkan dana serupa. Diakui, bantuan untuk Babinsa dan Babinkamtibmas yang di desa memang dicairkan melalui rekening desa atau ADD. Namun, untuk yang di kelurahan juga akan diatur agar bisa menerima bantuan. “Bahkan nilainya lebih besar, yakni masing-masing Rp 300 ribu setiap bulan,” sebutnya. Selain Abdullah, rapat 3 pilar itu juga dihadiri Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Peni Handayani, para kapolsek, danramil, dan seluruh camat. Wakapolres Kompol Muhammad Aldian dan Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Muslimin Fasyah sempat memaparkan situasi keamanan dan strategi pengamanan. “Untuk mewujudkan keamanan dan menanggulangi radikalisme dan teror, strateginya adalah menciptakan sinergi tritunggal antara pemda, TNI, dan Polri. Di tingkat bawah, camat, lurah/kades, dan babinsa/babinkamtibmas harus saling bahu-membahu,” papar Dandim Muslimin. (irw)

• Honda Jazz tahun ‘06 •

• Kijang LGX 1.8 •

Dijual Kijang LGX 2003 silver, 1,8cc (N), tg 1 dari baru, istimewa, nego. Hub: 085236673566 / 087857630909

Dijual Honda Jazz tahun 2006 silver stone idsi harga 135 jt nego bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Kijang LGX 1.8 bensin silver istimewa harga 141 jt nego bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

• New Royal ‘00 •

• Mitsubishi T120ss ‘10 •

• Mitsubishi FE Truk ‘00 •

Dijual New Royal tahun 2000 silver harga 90 jt nego bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5FD (pick-up) tahun 2010 hitam, harga 72,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Mitsubishi FE334 (truck) tahun 2000 kuning harga 125 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Innova ‘09 •

• Kijang LGX ‘01 •

• Grand Max ‘09 •

Dijual Toyota Kijang Innova J XW40 tahun 2009 hitam metalik, harga 167,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota kijang LGX KF 82 super tahun 2001 biru metalik, harga 119 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Grand Max tahun 2009 hitam, harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Taruna CX ‘04 •

• Honda Jazz ‘07 •

• Panther Hi-Sporty ‘97 •

Dijual Taruna CX 2004, Merah, Harga Rp. 103 jt, Nego. Hubungi : 081216330716 / 08123468380

Dijual Honda Jazz 07 idsi Silver abuabu, pajak baru, harga 140 juta nego. Hubungi: 081235453737 / 0333 8922594

Dijual Isuzu Panther Hi-Sporty tahun 1997, plat bwi, abu2 silver, barang bagus, siap pakai, pajak baru, harga nego. Hubungi: 081217957660, 08883681426

• Kijang Innova ‘04 •

• Terios TX ‘09 •

• Innova ‘07 •

Dijual Kijang Innova V tahun 2004 (L) bensin hijau metalik, tgn 1, km 75000, barang bagus, harga Rp. 160 juta nego. Hubungi. 0333632531, 083847117733.

Dijual Terios TX adventure ‘09 silver, harga 166,5 juta nego, bisa cash/credit atau tukar tambah.Hubungi 082142194111, 081335897888

Dijual Kijang Innova type G vvti tahun 2007 eoro II, hitam, barang bagus, harga nego, hubungi: 085257981588, 081559183371

• Jl. Pajajaran •

• Jus Manggis •

• Prlngkapan Air Isi Ulang •

• Kijang LGX ‘00 •

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Jus Manggis Xamthone untuk mengatasi penyakit-penyakit kronis tanpa operasi sprt: kanker, tumor, jantung, stroke , glokoma dan penyakt lainnya Hub. Sari 085646275275

Jual Perlngkapan air isi ulang, tutup gallon, tisue, catrage dll. OPER KONTRAK tempat usaha (Toko) lok Jl Citarum No. 18 Panderejo Bwi. Hub 085 339 493 191

Kijang LGX’00 Biru metalik, diesel,Fuul audio. Rp 120Juta nego. TP. 085233005777

• Aneka Kue & Sirup •

Dijual Grand Civic tahun 90 akhir, no. Bondowoso. Jl. Ciliwung 34, HP.087857246437

• Perum Dadapan Indah • Djl Perum Dadapan Indah Blok E-7, Jl. Jmber KM8, L8x15, full bngnan, siap huni, 2200W. H: 085852936789 / 081249072777

• Jl. Grajagan •

• Global CCTV • Dijual tanpa perantara, LT - LB +455m2, SHM, Jl. Raya Asembagus Situbondo, Hub: 0338-5516633, 0811357345

Jual rumah dan tanah lbr tnh 8,5m, pnjg 25m, SHM, di Jln Grajagan (dpn ktr P dan K) Purwoharjo. Hub 081333797797

• Herbal Pelangsing • Anda ingin langsing tanpa harus melakukan diet ketat , Langsing sehat dan bugar Xam Slimer solusinya hub. Sari 085646275275

SITUBONDO • Wisma Anggrek Mas • Dijual cpt rmh SHM type 76/153m2, 2KT, 1 K.Mnd, Toko SHM L 40m2, 1 K mnd. Almt Wisma Anggrek Mas. Hub: 0338-5566111

Ingin rumah anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV, menerima service dan pemasangan CCTV. Hubungi: 08121626627 (Call/SMS)

BANYUWANGI • Jl. Ngurah Rai •

Persiapan Lebaran Kesempatan jadi agen / penjual aneka macam kue dan sirup. Harga 1 Dos isi 6 Toples Rp 70 Ribu. Hubungi: 085258224500 / 08179622454

• Alternatif Mama Indah • Alternatif Mama Indah smbuhkn lmh syhwat kaki kaku linu2 & sgl mcm pnykit lain. yg tdk mmpu seiklasny, 50-150rb, utr Plbhan LCM Ktpang-Bwi, 03170132424, 08123503113. Bk snn-jmt.

• Grand Civic ‘90 •

DOK/RaBa

Abdullah

• Kijang ‘95 • Dijual Kijang 95 (DK) merah metalik, lon sasis. Hrg nego Hub 081336925517

SITUBONDO • Kijang LGX ‘03 •

Dijual Tanah Lt 188 M2 Sebelah Pelangi Sari, Jalan Ngurai Rai No. 40 Bwi, hub. 081233648640

• Sawah 6780m2 • BANYUWANGI • Jl. Agus Salim •

Jual Sawah prod klas A. L:6780m2 SHM.Lokasi 1km dr psr Srono-Bwi Hrg= 400jt(nego) Hub:0818551999

Dijual cepat Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

• Mutiara Blambangan • Dj l 2 Ruk o g a n d e n g d i M u t i ar a Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Jl. MT. Haryono • Disewakan Ruko 2 Lantai L 225 m2, depan VIS FM, ada mess & dapur. Hub: (0333) 631190 / 08124985985

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 4458 YB, an. Eddy Sumariyanto, Link. Patemonwetan Gg Gembira, Melayu Hlg STNK Nopol P 2787 XD, an. Surba Untung. Karangasem RT02/03 Bakungan Glagah Hlg STNK Nopol L 1287 TZ, an. Harradi Sapto Budi Santoso, Tanjung Sadari 25 Bwi

SITUBONDO • STNK • BANYUWANGI • Driver •

Hlg STNK Nopol P 3890 EW, an. M. Nor Hatip, Kpng Demung RT03/01 Besuki

Dicari Banyak Driver utk Travel Area Jawa & Bali, min B1, Jl. PB Sudirman 17 Bwi

Hlg STNK Nopol P 2030 EW, an. Ahmad Indrawan, Jl. Sucipto, Dawuhan

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

BALJEBOL

Rabu 8 Agustus 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

39 Napi Kerobokan Idap AIDS

PENGANIAYAAN

Dikeroyok hingga Nyonyor, Lapor Polisi   BONDOWOSO - Sholeh Much Al Hamid, 27, warga Jalan Kyai Sepuh 16 RT 2 Kelurahan Gentong, Kecamatan Gading Rejo, Pasuruan akhirnya melapor ke Polres Bondowoso. Dia tak terima setelah sebelumnya menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang di Bondowoso. Berdasarkan keterangan korban, aksi pengeroyokan tersebut terjadi kemarin malam sekitar pukul 18.10 tepatnya tepatnya di depan terminal Bondowoso. Korban melaporkan dugaan pengeroyokan yang dilakukan seorang pemuda berinisial YB, 32, warga Kelurahan Kademangan beserta empat rekannya. Menurut korban, aksi pengeroyokan ini terjadi gara-gara korban terlambat mengantar mobil dari Pasuruan ke rumah pelaku. Akibatnya, terjadi pertengkaran mulut antara korban dan terlapor. Tak berselang lama, empat orang teman pelaku lainnya yang belum diketahui identitasnya datang. Kedatangan empat pria tak dikenal itu kemudian membuat semakin panas suasana. Bahkan keempatnya langsung menyerang korban bersama pelaku bernama YB. Korban pun menjadi bulanan-bulanan. Korban mengaku bahwa dirinya dikeroyok oleh kelima pelaku tersebut menggunakan tangan kosong. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah. Korban pun langsung melapor ke petugas kepolisian Polres Bondowoso. Kini kasusnya masih ditangani aparat Polres Bondowoso. Polisi masih akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pengeroyokan tersebut. AKP Ichwanto, Kasubag Humas Polres Bondowoso membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut. Menurutnya, korban sudah dimintai keterangan. Kini pihaknya terus melakukan pengusutan kasus tersebut. (esb/c1/hdi/jpnn)

ADA APA LAGI

EKA PRASETYA/RADAR BALI/JPNN

MASIH TERONGGOK : Bangkai pesawat Cessna 172 milik BIFA ini hingga kemarin masih teronggok di Gerokgak, Buleleng. Tim KNKT (foto kanan) menunggu pesawat dievakuasi dulu.

Tunggu Evakuasi, Investigasi KNKT Tertunda

AKHMAD RIDWAN/RADAR JEMBER/JPNN

DIVISUM: Perempuan yang diduga membuat bayinya saat divisum di RS Bhayangkara.

Bayi Dikubur di Kebun LUMAJANG — Bayi yang masih merah ditemukan warga yang sedang mencari rumput dikubur di pekarangan warga di Dusun Krajan, Desa/kecamatan Pasrujambe. Kondisi bayi yang masih lekat dengan tali pusarnya tersebut diduga sudah sekitar seming-gu dimakamkan dengan ala kadarnya. Informasi yang berhasil dihimpun Koran ini menyebutkan, warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang ditanam di salah satu pekarangan warga. Bayi itu ditemukan warga sekitar yang sedang mencari rumput. Geger dengan penemuan bayi, Kasun setempat langsung meneruskan laporan tersebut kepada pihak polsek setempat. Sejenak kemudian, polisi langsung melakukan olah TKP. Beberapa saat kemudian, ibu bayi, yang bernama Rina Rini berhasil ditemukan dan langsung diamankan.Kades Pasrujambe, Djunaedi membenarkan penemuan bayi tersebut. Dia mengaku, bayi ditemukan di salah satu pekarangan warga. “Warga yang menemukan,” kata Djunaedi kemarin malam kepada Koran ini. Dia menambahkan, warga langsung mencari tahu siapa yang membuang bayi tersebut. Beberapa saat kemudian, warga berhasil mengungkap pelaku yang ternyata adalah orang tuanya sendiri. “Bayi dikubur tiga hari lalu,” ungkapnya. (wan/c1/wah/jpnn)

BULELENG - Investigasi terhadap jatuhnya pesawat latih jenis Cessna 172 milik Bali International Flight Academy (BIFA), tertunda. Investigasi yang akan dilakukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) itu akan dilakukan setelah bangkai pesawat dievakuasi. Tim KNKT yang beranggotakan tiga orang investigator itu telah tiba di Bandara Letkol Wisnu, Buleleng, sejak Minggu lalu (5/8). Namun, tim baru mulai bekerja di lokasi jatuhnya pesawat dengan nomor registrasi PK-ROI itu, kemarin. Investigator KNKT terlihat tidak banyak melakukan tindakan. Mereka hanya mengambil beberapa foto yang berguna untuk dokumentasi dan kepentingan penyelidikan. Ketua Tim Investigasi KNKT Kapten Chaeruddin mengatakan, tim tidak bisa melakukan banyak tindakan. Karena tim tidak bisa masuk ke dalam cockpit

pesawat untuk melakukan investigasi yang lebih mendalam. “Kami juga tidak bisa lihat kondisi mesin. Jadi, kami hanya melihat lokasi jatuhnya pesawat dan mengambil beberapa gambar saja,” kata Chaeruddin yang ditemui di Dusun Pegametan, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, kemarin. KNKT telah meminta kepada BIFA untuk memindahkan bangkai pesawat ke hangar BIFA di Bandara Letkol Wisnu. Evakuasi bangkai pesawat diperlukan agar KNKT bisa lebih mudah melakukan investigasi terhadap mesin dan cockpit pesawat. Rencananya, evakuasi pesawat akan dilakukan siang kemarin, sesuai dengan permintaan KNKT. Namun, Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKU-PPU) Kementerian Perhubungan, meminta agar bangkai pesawat dievakuasi setelah tim dari DKU-PPU lengkap. Diperki-

rakan bangkai pesawat akan dievakuasi Selasa (7/8) hari ini. “Saat ini baru sebagian tim yang sampai di bandara. Rencananya sore ini (kemarin, Red) sebagian tim lainnya sampai di lokasi. Kami akan segera lakukan evakuasi,” kata Kepala BIFA Wisnu Herlambang saat memberikan keterangan pers di BIFA, kemarin. Dalam keterangannya, Wisnu menyatakan jika pesawat yang dikemudikan oleh Budi Alovo dan co-pilot Rizky Ramadhan itu dalam misi mutual flight. Keduanya adalah siswa pilot dari batch sembilan yang sudah pernah melakukan solo flight. Dari data yang dimiliki BIFA, kedua siswa pilot itu sudah memiliki lebih dari 90 jam terbang. Dalam silabus yang diikuti, mereka dalam program mencari CPL atau commercial pilot license, setelah sebelumnya telah mengantongi PPL atau private pilot license. (eps/pit/jpnn)

Balapan Liar Makin Ramai KENCONG – Aksi balapan liar yang menjadi hiburan dan cukup membahayakan di Jalur Lintas Selatan Desa Paseban, Kecamatan Kencong makin marak selama Ramadan ini. Aksi ini dilakukan sejumlah pemuda sebagai ngabuburit untuk menunggu waktu buka puasa. Pantauan koran ini, masyarakat yang datang ke JLS, itu makin banyak. Mulai anak-anak, kalangan remaja, hingga orang tua, tampak berduyun-duyun datang ke lokasi yang memang relative sepi di hari-hari biasa tersebut. Namun, selama puasa, lokasi yang belum jadi tersebut ramai dikunjungi masyarakat. Aksi balap motor liar menjadi tontonan gratis pertama yang menyedot warga yang dating ke JLS. ”Kalau puasa hampir setiap hari ramai,” kata Hadi, warga setempat. Sedangkan Budi, seorang joki balapan liar mengaku tidak terganggu dengan banyak orang

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

RAMAI: Suasana balapan liar di pantai Paseban Kecamatan Kencong menjadi hiburan bagi masyarakat.

yang datang ke JLS. Justru, sorakan warga bergantian dengan debur ombak pantai Paseban, menurut dia, menjadi penyemangat saat balapan. ”Di sini suasananya enak, karena kondisi lalu lintas jalannya masih sepi,” katanya.

Tak heran, meski membahayakan keselamatan jiwa, balapan liar di JLS selama Ramadan, semakin diminati masyarakat. Padahal, balapan liar di JLS, ini tanpa ada pembatas pengaman penonton. (ram/c1/ido/jpnn)

KEROBOKAN - Ada saja masalah muncul di Lapas Kerobokan, yang memang kompleks. Mulai dari overkapasitas, pertikaian antarnapi, sampai masalah penyakit semua jadi satu. Kali ini, pihak Kementerian Hukum dan HAM RI, melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan berupaya menanggulangi penyebaran virus HIV/ AIDS di dalam lapas. Dari presentasi yang dilakukan dokter klinik lapas, Anak Agung Gede Hartawan kemarin, terungkap saat ini ada 39 napi lapas yang terinveksi virus HIV. Mereka terdiri atas 31 napi laki-laki dan 8 perempuan. Jumlah tersebut berdasar hasil voluntary counseling and testing (VCT) yang dilakukan selama Januari hingga Juli tahun ini. Dipastikan, mereka sudah mengidap virus mematikan tersebut sebelum masuk ke dalam lapas. Sejatinya, jumlah pengidap HIV tersebut sempat mencapai 51 orang. Namun, 9 orang di antaranya sudah bebas dan sisanya pindah lapas. Beruntung, dari jumlah tersebut tidak ada pengidap HIV tersebut yang meninggal di dalam lapas. Hartawan sendiri menyatakan, penyebaran HIV di lapas bisa dikendalikan. “Bahkan mereka saat ini juga lebih sehat dan ter-

awat,” ujarnya saat memberikan presentasi dalam acara sosialisasi tentang HIV/AIDS di aula lapas kemarin. Lebih jauh, dari 39 pengidap HIV tersebut, 12 orang di antaranya rutin mengonsumsi obat antiretroviral (ARV). Seperti diketahui, obat ini memang tidak menyembuhkan, tapi bisa menghambat perkembangan virus di dalam tubuh, sehingga penderitanya masih bisa beraktivitas layaknya orang normal. Hartawan sendiri mengaku cukup kaget mendapati kenyataan bahwa penularan virus tersebut justru lebih banyak melalui faktor hubungan seksual, bukan jarum suntik.“Kami pernah melakukan kajian, bahwa penyebaran HIV itu kebanyakan dari jarum suntik, tetapi ternyata karena resiko dari faktor seksual,” ungkapnya. Pada tahun 2011 lalu, dari 675 orang yang melakukan tes, hanya terdapat 1 pengidap HIV akibat jarum suntik. Sedangkan, ada 14 orang yang positif HIV akibat hubungan seksual. “Tren penyebaran melalui jarum suntik bisa ditekan. Tapi faktor seksual justru menjadijadi. Pengetahuan tentang kondom mencapai 85 persen, tapi yang menggunakan hanya 30 persen,” imbuh Hartawan. (aim/pit/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DIRINGKUS: Dukun palsu pengganda uang menunjukkan uang mainan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 668 lembar diperiksa polisi.

Ringkus Dukun Pengganda Uang JEMBER – Wiyanto Kurniawan, 41, dukun palsu pengganda uang yang menjadi buronan polisi, akhirnya mendekam di sel tahanan Mapolsek Kaliwates. Warga Perum Bumi Tegalbesar Blok BT 32 RT 4/RW II Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates, ini diringkus anggota Polsek Kaliwates di rumahnya kemarin. Dari tangan Wiyanto, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dalam menjalankan aksinya. Di antaranya, uang mainan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 668 lembar, minyak munic, dupa sebagai sesaji, dan kuitansi pembayaran senilai Rp 11,5 juta. Kini, pelaku menjalani pemeriksaan inten-

sif polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tertangkap pelaku yang pernah mendekam 2 tahun di lapas kelas II-A Jember dengan kasus sama, ini berawal dari laporan korban H Sugeng Rachmanto, 49, warga Jember. Kepada polisi, dia mengaku telah ditipu pelaku hingga kehilangan uangnya senilai Rp 11,5 juta. Dalam aksinya sebagai dukun palsu pengganda uang, Wiyanto tidakmelakukansendiri.Diadibantu beberapa anak buahnya yang bisa menggandakan uang mencapai miliaran rupiah. Pelaku pun mendatangi rumah korban Sugeng yang memang membutuhkan orang yang bisa melipatgandakan uang. (jum/c1/ido/jpnn)

Babun Suharto Rangkap Jabatan Ketua dan Direktur Pascasarjana STAIN Jember

Langsung Temui Staf, Tetap Tidak Suka Protokoler Babun Suharto telah dilantik sebagai Ketua STAIN Jember. Untuk sementara, dia merangkap pula sebagai direktur Pascasarjana STAIN Jember. Apa yang dilakukannya di hari pertama dengan jabatan barunya itu? NARTO, Jember SETELAH ditetapkan Menag Suryadharma Ali sebagai Ketua STAIN Jember periode 2012-2016, Prof Dr Babun Suharto, kemarin (6/8) menjadi hari pertamanya masuk kerja. Di hari pertamanya setelah dilantik itu, Babun menjalankan dua tugas sekaligus. Yakni, sebagai ketua STAIN Jember dan direktur pascasarjana

STAIN Jember. Di hari pertamanya kemarin, Babun langsung turun ke bawah (turba). Dia menemui sejumlah bawahannya. Awalnya, Babun menggelar koordinasi singkat dengan jajaran pimpinan STAIN Jember. Setelah itu, Babun langsung turba. Selama ini Babun dikenal sangat egaliter dengan teman sejawatnya di STAIN Jember. Termasuk, kepada mahasiswa. Setelah mendapatkan amanah menjadi Ketua STAIN Jember, Babun menargetkan segera mengubah status STAIN menjadi IAIN Jember. Karena itu, Babun mencanangkan tahun kerja di STAIN Jember. ”Tahun ini tahun kerja. Saya ingin semua karyawan, dari jajaran pimpinan sampai staf paling bawah, untuk benar-benar bekerja. Tidak ada lagi karyawan saya nganggur saat jam kantor,” katanya. Karena itu, Babun kemarin langsung melihat kerja bawahannya

NARTO/RADAR JEMBER/JPNN

TURBA: Babun Suharto menemui Kabag Administrasi Umum Retna Anggitaningsih untuk menanyakan agenda yang akan dilakukan STAIN.

secara langsung. Babun ingin memastikan karyawan STAIN Jember benar-benar bekerja maksimal untuk mendongkrak kualitas STAIN Jember. “Saya ingin pergantian kepe-

mimpinan tidak mengganggu kinerja, sehingga semuanya tetap berjalan normal. Sebaliknya, karyawan lebih optimal bekerja,” ungkapnya. Dia kemarin juga masuk ke ruang

kerjanya yang baru, yang sebelumnya diduduki Prof Dr Moh. Khusnuridlo. Mulai ke-marin Khusnuridlo menjadi dosen kembali. Babun juga telah menerima kunci lemari yang berada di ruang pimpinan dari Khusnuridlo. Setelah masuk ke ruang Ketua STAIN Jember, Babun langsung turun ke ruangan Kabag Administrasi Umum Retna Anggitaningsih untuk menanyakan sejumlah agenda penting STAIN Jember. Kebetulan, ada tawaran menarik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengirimkan dosen dalam rangka mengajar bahasa Indonesia di Universitas Thailand. “Sedang kami pikirkan. Karena ini ada tawaran menarik ke luar negeri dengan biaya dari Kemendikbud,” ujar guru besar pertama STAIN Jember itu. Babun sangat tertarik dengan tawaran ke luar negeri karena akan

meningkatkan daya saing STAIN Jember di tingkat internasional. Pihaknya bakal mengulang sukses program ke luar negeri mahasiswa Pascasarjana STAIN Jember yang melakukan riset hingga ke Malaysia. “Banyak program luar negeri yang biayanya juga ditanggung oleh negara untuk peningkatan kualitas mahasiswa dan dosen, bahkan karyawan. Peluang ini harus cepat diambil, jangan sampai kalah dengan perguruan tinggi yang lain,” tegasnya. Selain bertemu dengan anak buahnya, Babun kemarin juga langsung berkoordinasi dengan Pembantu Ketua I Bidang Akademik Muniron. Pengurus PW Ansor Jatim ini langsung berdiskusi dengan Muniron mengenai sejumlah agenda akademik di STAIN Jember. “Kami fokus dulu dengan agenda kampus yang paling urgen,” kata mantan Ketua Ansor Jember ini. (*/c1/jpnn)

38

Rabu 8 Agustus 2012

KAOSING

Android Meledak, Damai MMC Pasarkan Androvon

TOHA/RaBa

ABU-ABU: KaOsing lengan panjang sudah tersedia di oulet

Tersedia Kaus Lengan Panjang

DI pasaran, kini marak dipenuhi dengan gadget berbasis android. Melihat itu, Damai MMC Situbondo tidak mau tertinggal. Kali ini, Damai memasarkan produk baru dari GVON, yakni Androvon bertype 990. Androvon ini adalah seri terbaru keluaran dari GVON. Tablet pertama GVON ini berlayar 7” dengan high definition LCD. Serta, didukung juga dengan layarnya yang sudah capacitive. Layarnya yang capacitive ini membuat androvon berkemampuan multi point touch, dan lebih

peka ketika kita menyentuh layarnya. Yang membuat nilai lebih dari Androvon ini adalah pada tablet tersedia slot untuk lan connector dan juga analog TV. Harga yang dipasarkan cukup murah, Androvon 990 ini hanya dilepas dengan harga Rp 1,499 Juta. Processor dual core 1800/900mhz dengan OS Android 2.3 Ginger Bread –Style UI membuat androvon 990 berjalan mulus, tanpa tersendat. Untuk kapasitas memori, tersedia dengan 4GB DDR3 nand Flash 4G. Tersedia juga dual kamera,

kamera utama 2MP dan VGA. Untuk aplikasi multimedia, sudah lengkap seperti mp3/mp4 player, suara yang terdengar pun cukup baik karena didukung dengan quad band. Tak lupa juga, untuk kalangan pebisnis yang mobile, terlengkapi juga dengan aplikasi office, yakni word to go. Pembeli mendapatkan Micro MMC 4GB dan satu kacamata 3D gratis. “Dapatkan Androvon ini sekarang juga di Damai MMC Situbondo, Jl Irian Jaya no 77 Situbondo,” tegas Irwan Hadi, selaku owner Damai MMC Situbondo. (adv/als)

KABAR gembira bagi pencinta kaus kreatif KaOsing. Mulai kemarin sudah tersedia kaus lengan panjang. Warnanya abu-abu. Tapi, abu-abunya tidak seperti yang banyak dijual di tempat lain. Cocok sekali untuk kaum hawa, terutama yang yang berjilbab. ’’Boleh dibilang, ini abu-abu spesial. Abu-abu yang kental warna etniknya. Serasi untuk warna kulit apa saja,’’ papar Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing. Sama seperti abu-abu Army yang dicetak limited (terbatas), warna abu-abu yang saat ini mejeng di outlet KaOsing di Jalan A. Yani 93-C C (depan Pengadilan Agama/selatan kantor Pemkab Banyuwangi) juga terkesan eksklusif. Seperti untuk warna hitam dan putih, di warna kaus abu-abu yang baru di-publish kemarin itu terpampang sembilan design tim kreatif KaOsing. Selain lengan panjang, di outlet KaOsing kini juga sudah ada lengan pendek yang berwarna abu-abu. ‘’Tapi, maaf, jumlahnya belum banyak. Kami ingin menampilkan kaus dengan produk yang sempurna. Jadi, tidak bisa cepatcepat prosesnya. Sebab, KaOsing sudah dipatenkan. Jadi, produknya harus memenuhi standar mutu tertentu,’’ tegas wanita berkacamata itu. (adv/als)

Prospek Bisnis

di Madania Residence

PUTRA ARJUNA NURGOHO/RaBa

MEMILIH: Tampil maksimal dengan jeans koleksi KDS Dept Store Genteng

Jeans Debago, DV di KDS Dept. Store YUSROH/RaBa

JAMINAN KUALITAS: Koleksi Springbed Putra Arjuna Meubel Situbondo, berkualitas dan daya tahan lama.

Dijamin, Anda Bisa Tidur Lelap SELAMA ini di pasaran banyak terdapat kasur latex dan kasur spring bed. Jika melihat dari segi topangan, kasur berbahan latex menopang tubuh sampai pada titik tertentu, selanjutnya berhenti. Pegas yang terdapat pada spring bed akan menopang tubuh sampai pada titik tertentu dan kemudian memberi daya lontar kembali yang mengikuti kontur tubuh. Hal inilah yang membuat posisi tidur kita menjadi lebih nyaman dan lelap. Dalam memilih spring bed berkualitas bagus, usahakan agar bisa memilih springbed yang didukung oleh jumlah spiral pegas yang banyak. Sedangkan soal ketebalan spring bed tidak menjamin kualitasnya. Yang perlu diperhatikan adalah kualitas bahan-bahan yang ada di dalamnya. Pegas yang tinggi, dan lebih bagus jika didukung oleh banyaknya spiral pegas dimiliki, karena daya lontarnya pun makin baik. “Semua hal berkaitan dengan meubel dan bahannya, silahkan dikonsultasikan, sehingga konsumen bisa tanpa ragu dalam membeli produk,” kata Alexander, pemilik Putra Arjuna Meubel Situbondo. (adv/als)

INDONESIA MOTOR

ISTIMEWA

PROFESIONAL: Beberapa mobil yang ditangani di Indonesia Motor Situbondo.

Persiapkan Mobil Sebelum Mudik Sebelum memutuskan mudik, beberapa hal yang perlu dipersiapkan adalah memastikan kondisi mobil kita agar benar-benar berada dalam kondisi yang prima. Ada lima hal yang sangat krusial harus diperhatikan. Yakni mengecek air radiator, memperhatikan accu atau baterai. Selanjutnya, pastikan juga untuk melihat kondisi lampu-lampu menyala. Jika dibutuhkan, sediakan lampu cadangan agar sewaktuwaktu lampu putus, bisa menggunakan cadangan. Cek juga kondisi rem, begitu juga dengan kondisi ban dan tekanan anginnya. Selama ini, beberapa masalah yang paling sering muncul adalah kurangnya air di radiator, sehingga temperatur menjadi tinggi. “Hal tersebut sangat perlu dipersiapakan. Agar liburan lebaran jadi tidak terganggu. Bagaimanapun, mempersiapkan segala sesuatu lebih penting”, kata Hadi Sutikno, owner Indonesia Motor Situbondo. Menurut Hadi, Indonesia Motor Situbondo siap melakukan pengecekan mobil kapan saja. “Bengkel kami sudah berdiri selama 32 tahun. Jadi cukup berpengalaman. Kita memberikan potongan khusus bagi pelanggan, 10 persen untuk jasa servis selama Ramadan dan setelahnya pada Agustus ini. Silakan datang di Jl PB Sudirman depan SPBU Karangasem Situbondo,” katanya. (adv/als)

YUSROH/RaBa

JADI PERHATIAN: Konsumen melihat spesifikasi Androvon

PENGGUNAAN jeans sepertinya tak pernah lekang dimakan waktu dan selalu jadi bagian dari tren. Tapi sadarkah, terkadang kita acap salah mengenakan jeans. Kok bisa? Rupanya, banyak pengguna jeans tanpa sadar memilih jeans yang salah. Alhasil, penampilan jadi tidak maksimal. Karenanya, sebagai langkah awal, kenali bentuk tubuh sebelum memilih dan membeli jeans. Jeans bisa dipakai pada semua acara. Tergantung dari cara pemakaiannya saja.

Namun, jeans dengan mek Devago dan DV Jeans yang ada di KDS Dept. Store Genteng ini adalah model terbaru dan pas sekali untuk kawula muda. Devago Collection hadir untuk para wanita atau pria pencinta jeans. Devago’s dengan beragam jenis jeans, yang pasti bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai informasi, line produk Devago style yang terkenal dengan Style Basic dan Boot Cut, yang memiliki beberapa koleksi seperti ‘Best In Class’

untuk curvier body, dan ‘Square Cut’ dengan kontruksi pinggul rendah/low rise dan waistband lebar yang cocok untuk semua tipe tubuh wanita. Sementara, untuk pria, Devago menjadi salah satu pilihan untuk menambah koleksi celana jins atau celana katun. Devago juga hadir dengan potongan standar bagi pria dewasa. Koleksi terbaru celana jins anda dengan Devago dan DV Jeans hanya di KDS Department Store Genteng. (adv/als)

SEBAGAI salah satu perumahan yang menggunakan konsep Islami, Madania Residence I dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar dengan lokasi strategis yang bersebelahan dengan SMP Muhamadiyah. Lokasi pembangunan yang di antara Jalan Raya Temuguruh dan Jalan Gajah Mada menandakan Madania Residence sebagai pilihan investasi properti yang tepat dengan prospek bisnis yang sangat menguntungkan. Selain posisi perumahan

Madania Residence I sangat mendukung untuk hunian keluarga, pengembang juga menambah sarana keamanan dengan menggunakan tembok pagar keliling dan CCTV yang diletakkan disetiap sudut serta ditambah dengan team security yang akan berjaga selama dua puluh empat jam. Untuk pemesanan, segera datangi kantor pemasaran kami di Jalan raya KH. Hasyim Asyhari, Kecamatan Genteng, nomor telepon 03337770002/085331363636. (adv/als)

Ist

HUNIAN KELUARGA: Tinggal di Madania Residence akan menjadikan anda lebih untung.

VZ Skincare Efektif Sehatkan Kulit Sediakan Ragam

SELAIN melayani treatment perawatan wajah, klinik VZ SkinCare juga menyediakan layanan tindakan dokter. Beberapa tindakan dokter itu adalah chemical peeling, mesofusion, mikrodermabrasi dan injeksi acne. Layanan chemical peeling merupakan terapi peremajaan kulit hingga kedalaman tertentu dengan cara mengoleskan cairan dari bahan alami pada bagian kulit yang ingin diterapi. Terapi mesofusin merupakan teknik mesotheraphy bwithout needle yang dilakukan untuk mencapai hasil cantik, kulit Anda akan kulit lebih halus, kencang, dan bersinar. Sementara tindakan mikrodermabrasi merupakan tindakan dokter dalam perawatan kulit wajah dan tubuh. Metode ini

Tinta Printer GALIH/RaBa

PROFSIONAL: Klinik perawatan wajah V Skincare semakin menjadi jujugan masyarakat yang memiliki persoalan kulit wajah

adalah pilihan perawatan yang sangat efektif untuk memperbaiki tekstur lapisan kulit wajah anda. “Fungsinya, menghaluskan lubang pori-pori pada wajah Anda sehingga kulit wajah terlihat cerah bercahaya,” kata dr. Andriyani H, MMRS, Manajer VZ Skincare. Klinik VZ Skincare juga mampu menangani tindakan injeksi

acne, tindakan medis yang dilakukan untuk mengatasi jerawat yang meradang. Dengan tindakan ini, kulit wajah akan berubah menjadi sehat dan menawan. Semua layanan dokter itu, bisa Anda peroleh di Klinik VZ SkinCare Banyuwangi, Jalan Letjen S Parman 115A Banyuwangi. Telp. (0333) 8922000. (adv/als)

King Koil, Rajanya Spring Bed KELAS premium menjadi salah satu target pasar Spring Bed King Koil. Diproduksi dengan pengawasan yang ketat dari King Koil International USA dan Foundation for Chiropractic Education and Research, spring bed ini sudah dikenal di seluruh dunia dengan konsep Healthy Body Support. Matras ini melukiskan kemewahan dan keanggunan. Dilengkapi dengan lapisan lembut yang sangat responsif untuk memberikan kenyamanan yang berkelas dan daya topang yang sempurna. Desain Exclusive Euro Top dengan busa yang sangat responsif, memberikan kenyamanan yang berkelas. Teknologi

Spring Bed King Koil dilengkapi lapisan lebut dan daya topang sempurna.

SIC Computer sebagai gudangnya komputer berkualitas tidak perlu diragukan lagi. Selain menyediakan komputer harga murah dengan kualitas mentereng, gerai komputer ini juga dilengkapi menyediakan ragam aksesoris lainnya yang cukup lengkap. Salah satunya adalah tinta printer. Semua ragam tinta komputer tersedia dengan harga menarik dan kualitas terjamin. Selain itu, dijamin semua jenis tinta dapat disesuaikan dengan segala jenis dan merek printer yang ada. Setidaknya, ada dua jenis tinta yang bisa dipilih di sini. Yakni dye base link dan pigment link. Dye base ink banyak di gunakan pada standard printer inkjet seperti pada merk Canon, Epson, HP,Lexmark, dan Brother. Tinta ini sifatnya mudah larut dengan air atau non water resist, memiliki varian warna yang lebih banyak atau wide colour gamut, dan kurang tahan pada perubahan cuaca dan waktu atau

poor UV resistance and weakest longevity ratings. Selain itu, tinta jenis ini memiliki waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih lama dibandingkan dengan tinta pigment. Sedangkan tinta jenis pigment ink banyak digunakan pada printer inkjet dengan teknologi yang lebih maju. Tinta ini memiliki karakter lebih tahan terhadap air atau water resist, varian warna tidak sebanyak dye ink atau small colour gamut, lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan waktu atau Strength UV resistance and strong longetivy ratings. Di samping itu, waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta dye ink dan warna dan partikel tinta lebih solid pada cetakan kertas. Tinta pigment ini dikembangkan pada printer pada merek Epson, Canon, dan HP. Penasaran ? Datang saja ke SIC Computer di Jalan Pajajaran 42 Banyuwangi. (nic/als)

ISTIMEWA

pocket system yang menopang tulang belakang Anda dengan tepat, melengkapi kesempurnaan matras ini, memberikan tidur yang lebih nyenyak. “Matras atau spring beda King Koil ini bisa didapatkan di mebel authorized dealer King Koil Podo Seneng, Jalan PB Sudirman No. 71/73, Banyuwangi

telepon 0333424285, 422408,” kata pengelola Podo Seneng, Candra. Dijelaskan, harga spring bed King Koil ini memang cukup tinggi, dikisaran harga Rp. 6jutaan, namun pihaknya memberikan program menarik yaitu kredit tanpa bunga selama masa 6 atau 12 bulan. (adv/als)

TOHA/RaBa

LENGKAP: Selain komputer, SIC juga menyediakan tinta berkualitas.

BERITA UTAMA

Rabu 8 Agustus 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Sekitar Pemkab Steril dari Simbol Partai n CORET... Sambungan dari Hal 29

Meski reklame parpol tidak perlu izin, Turmudzi menyebut bahwa parpol yang akan mendirikan bando harus tetap mengurus izin. Itu juga akan diatur dalam raperda. “Untuk tempat iklannya (bando) ya tetap harus izin, tapi tidak membayar

pajak,” ungkapnya. Meski pemasangan reklame bagi parpol tidak perlu izin, tapi para pengurus partai te tap tidak bisa seenaknya me masang sim bol partai di sembarang tem pat. Simbol par tai tetap di larang ada di daerah terlarang reklame. “Daerah terlarang ha rus be bas dari simbol par tai,”

ce tus Plt Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi, Abdul Kadir. Kadir menyebut, kawasan terlarang itu adalah sekitar kantor pemerintah, tempat ibadah, sekolah, lokasi militer, dan pasar sampai trotoar depan. “Pemasangan simbol partai tetap

harus diatur,” katanya. Disampaikan Kadir, larangan me masang simbol partai di sekitar lokasi pemerintah kini su dah mulai diberlakukan. “Sekarang semua simbol partai berupa gambar dan bendera par pol tidak boleh dipasang di sekitar halaman kantor pemkab,” ungkapnya. (abi/ c1/bay)

Semoga Kinerja DPRD Lebih Baik n KUNKER,... Sambungan dari Hal 29

Mereka menganggap manfaat kunker ke luar negeri sangat kecil, justru hanya menghambur-hamburkan uang rakyat. Terlebih lagi, setelah para anggota DPR yang tetap ngotot studi banding ke luar negeri ternyata kepergok para mahasiswa sedang berbelanja di mall. Beberapa anggota rombongan legislator, di antaranya malah ada yang mengajak anggota keluarganya. Meski mereka beralasan bahwa keluarganya yang ikut keluar negeri menggunakan anggaran pribadi, tetap saja kurang etis. Fakta itu menunjukkan bahwa nuansa pelesir lebih mendominasi dibanding agenda utama. Tentu itu sangat menyakiti hati rakyat yang telah memilihnya agar bisa amanah dalam menjalankan tugas. Bagaimana dengan yang dilakukan wakil rakyat Banyuwangi? Tak ada salahnya rakyat mempertanyakan urgensi dan hasil yang didapat dari kunjungan keluar daerah. Pasalnya, selama ini kita tidak pernah tahu karena hasilnya tidak pernah terekspos di media. Termasuk, ngapain saja mereka di sana, apakah benar-benar murni melakukan tugas, bersenang-senang, pelesir, bisnis, atau melakukan aktivitas lain? Segalanya bisa saja terjadi. Kenapa saya harus mengkritisi masalah ini? Sebenarnya, sudah lama masalah ‘’prestasi’’ kunker dan sejenisnya ini ingin saya tulis. Apalagi, beberapa kali fenomena anggota dewan tugas keluar kota ini muncul di media massa. Hanya saja, saya kesulitan mendapatkan data yang lebih detail, di luar berita yang sudah muncul di koran ini. Terutama, terkait apa saja fasilitas yang diterima anggota dewan dan apa yang riil dilakukan di luar daerah. Termasuk keterkaitan hasil kunker dengan kinerja yang dilakukan dewan.

Saya sudah minta bantuan wartawan koran ini untuk mencarikan data-data pelengkap yang saya inginkan. Tapi sampai sekarang tak kunjung dapat. Sepertinya, memang dikunci rapat agar tak terbongkar ke media. Sebab, sebelumnya sudah sempat terbongkar adanya kecurangan yang dilakukan oleh mereka. Yakni, para anggota dewan yang tidak ikut melakukan tugas keluar daerah tapi mengambil jatah uang sakunya. Ini sama saja dengan penipuan. Anehnya tidak ada sanksi yang diberikan kepada mereka karena uang yang ditilap sudah dikembalikan. Bagaimana kalau kasus itu tidak ketahuan? Mungkin ya bablas angine. Bahkan, para wartawan yang ngepos di ge dung DPRD Banyuwangi merasakan suasana yang kurang kondusif akhir-akhir ini. Terutama setelah berita agenda kunker yang kelewat sering ini muncul di media, baik cetak maupun elektronik. Bahkan, beberapa pimpinan dewan menjadi alergi kepada wartawan alias tidak mau komentar saat ditanya tentang hasil kunjungannya. Ka rena akses di birokrasi kantor wakil rakyat ini dianggap semakin tertutup akhirnya para wartawan memboikot tidak mau datang ke pressroom DPRD Banyuwangi sejak Jumat lalu. Itu info dari wartawan Koran ini yang ngepos di sana. Selain itu, saya juga sangat kesulitan untuk bisa mengakses produk apa saja yang telah dihasilkan oleh para wakil rakyat kita. Ketika saya buka situs resmi DPRD Banyuwangi yang masih menjadi bagian situs resminya Pemkab Banyuwangi, semua isinya tidak ada yang baru. Dari empat berita yang tampil di halaman depan, semuanya berita basi tahun 2011. Itu pun tiga di antaranya bukan berita tentang aktivitas DPRD Banyuwangi, tapi berita tentang DPR RI. Ini menunjukkan kalau mereka sangat tidak peduli dengan teknologi informasi, tidak terbuka dan tidak butuh media massa.

Padahal, banyak rakyat yang ingin tahu kinerja para wakilnya yang telah dipilih pada pemilu. Meski akses untuk mendapatkan informasi di dewan cukup sulit, saya masih bisa mendapatkan sedikit data yang bisa dikaitkan dengan prestasi kinerja mereka. Di antaranya, dalam data program legislasi daerah (prolegda) 2012, ada 26 rencana peraturan daerah (raperda) yang harus dibahas untuk disahkan menjadi perda. Masing-masing 14 raperda yang diusulkan eksekutif dan 12 raperda inisiatif (usul legislatif ). Hingga pertengahan tahun ini yang sudah dibahas baru separo raperda dari eksekutif saja. Sedangkan raperda inisiatif belum ada satu pun yang dibahas. Dari situ saja sudah bisa dilihat kinerja sebenarnya dari para wakil rakyat kita. Kenapa raperda dari eksekutif saja yang dibahas? Konon kabarnya karena selalu terkait dengan tambahan pendapatan. Sebab, setiap pengesahan raperda menjadi perda yang diusulkan oleh eksekutif biasanya selalu ada uang dok yang diterima anggota dewan. Sedang pengesahan raperda inisiatif menjadi perda belum tentu ada uang doknya. Padahal, pembahasan raperda itu memang sudah tugas dewan. Kalau melihat kinerja wakilnya seperti ini, rakyat yang cerdas tentu akan mengkaji kembali dukungannya. Termasuk, akan mempertimbangkan lagi pilihannya dalam pemilu legislatif mendatang. Agar image buruk itu tidak terus melebar, dewan harus lebih membuka diri. Memahami pentingnya manfaat teknologi informasi sebagai sarana untuk menyosialisasikan kinerjanya ke masyarakat luas. Termasuk, mengurangi kebiasaan-kebiasaan aji mumpung untuk mempertebal kantongnya. Semoga, ke depan kinerja wakil rakyat kita bisa lebih baik dan selalu membawa kemaslahatan bagi rakyat Banyuwangi. (cho@jawapos.co.id)

Peduli Anak Yatim karena Bernasib Sama n DUA... Sambungan dari Hal 29

Bahkan, sejak anak-anaknya masih kecil, suami Siti Aisiah tersebut sudah jarang tidur malam. Malam hari, oleh Kiai Sayyidi di habiskan untuk membaca Alquran. Proses membuat jamu juga dilakukan malam hari. Kiai Sayyidi sering tidur pada pagi hari setelah salat Duha. “Setelah salat Subuh biasanya Abah jalan-jalan dulu, dan pulang untuk salat Dhuha. Setelah itu, tidur sampai menjelang Duhur,” tutur Murtasimah Zuhairo, salah satu putri almarhum. Bila sedang di rumah, rutini tas membaca Al quran itu terkadang dilakukan di kamar di lantai dua. Tetapi, kadang Kiai Sayyidi juga membawa kitab suci di teras rumah sambil menjemur tubuh. Bila bepergian, bapak sepuluh anak tersebut biasanya membawa Alquran model per juz, lalu dibaca dalam kendaraan di sepanjang perjalanan. Kebiasaan membaca dan mengkhatamkan Alquran tersebut

te rus dilakukan Kiai Sayyidi sampai usia lanjut. Bahkan, sejak setahun lalu, ketika yang bersangkutan mengalami sesak napas dan harus beberapa kali menjalani perawatan di RSUD Genteng dan se buah rumah sakit di Surabaya, rutinitas membaca itu tetap dijalani. Hanya saja, khusus pada sakit yang terakhir menjelang wafatnya di RSUD Genteng, al marhum baru bisa mengkhatamkan Alquran dalam waktu delapan hari. “Biasanya dua hari khatam, tapi waktu sakit yang terakhir kemarin sampai delapan hari,” tutur Murtasimah. Menurut Kiai Sayyidi, memba ca dan meng khatamkan Alquran adalah bekal saat meninggal dunia. “Abah nggak pu nya amalan lain kecuali membaca Alquran,” tutur perempuan tersebut. Kebiasaan membaca dan mengkhatamkan Alquran tersebut ternyata juga menular ke pada anak-anaknya perempuan. Bahkan, mereka ada yang menjadi hafidzah atau hafal Alquran.

Anak-anaknya yang lakilaki, lebih aktif di organisasi kemasyarakatan. Tetapi, mereka tetap diminta menaruh perhatian kepada para pembaca dan pengkhatam Alquran. “Memberikan perhatian kepada pengkhatam Alquran juga dapat pahala. Jadi, kita bagi peran,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas. Sementara itu, selain rutin membaca Alquran, almarhum juga memiliki perhatian tersendiri terhadap anak yatim. Dia sering memberikan santunan. Selain karena ingin ber bagi, perhatian yang lebih tersebut di mungkinkan karena yang bersangkutan sejak kecil juga sebagai anak yatim yang hidup serba kekurangan. Bahkan, mondoknya di Pesantren Bustanul Makmur yang hanya sebentar tersebut karena yang bersangkutan kekurangan ekonomi. Perhatian yang lebih kepada anak yatim tersebut juga terlihat dari pesan yang di sampaikan kepada anakanaknya, yaitu agar tidak lupa memberikan santunan kepada anak yatim.

Hal itu terlihat di berbagai kegiatan yang dilakukan Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas. Hampir setiap kunjungan kerja dan kegiatan yang dilakukan bupati selalu ada santunan kepada yatim piatu dan kaum duafa. “Mungkin karena merasa nasibnya sama, sehingga Abah benar-benar memiliki perhatian lebih kepada anak yatim,” tutur Syukran Makmun Hidayat, salah satu putra almarhum. Bahkan, hari Kamis sore sebelum me ninggal dunia, almarhum yang kala itu masih menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng minta diundangkan beberapa anak yatim. Beberapa anak yatim yang dihadirkan ke RSUD Genteng oleh pihak keluarga tersebut disantuni dan diajak berbuka bersama. “Beliau sendiri yang mem berikan uang kepada anak-anak yatim itu,” tutur Bupati Anas sambil menitikkan air mata kala memberikan kata sambutan atas nama keluarga saat pemberangkatan jenazah ke liang lahat Jumat lalu. (c1/bay/ bersambung)

Hasil Perekaman e-KTP, Kalipuro Terkecil Kecamatan yang Memiliki Wajib KTP di Atas 70 Ribu Jiwa BA N Y U WA N G I - P ro s e s pe rekaman KTP elektronik (e-KTP) hingga kemarin (7/8) sudah menembus angka 806.655 jiwa dari jumlah wajib KTP 1.526.075 jiwa. Meski hasil perekaman cukup besar, tapi belum ada kecamatan yang berhasil menuntaskan pelaksanaan perekaman. Sejatinya, ada beberapa kecamatan yang bisa menuntaskan proses perekaman e-KTP. Hanya saja, hal itu tidak bisa dilakukan karena banyak warga yang tinggal di luar daerah. “Tidak mungkin tuntas 100 persen,” ungkap Kadis Ke pen dudukan dan Catatan Sipil, Sudjani, melalui Kabid Ad-

ministrasi Kependudukan, Heru Eko Wahyudi. Heru menjelaskan, proses e-KTP tidak akan tuntas 100 per sen karena jumlah wajib KTP terus bertambah. Hanya saja, warga wajib KTP tidak bisa tuntas karena masih ada warga yang bekerja di luar daerah. Seperti yang terjadi di Kecamatan Giri. Wajib KTP di Kecamatan Giri mencapai 23.918 jiwa. Hasil proses perekaman e-KTP baru mencapai 18.289 jiwa. Mestinya warga Kecamatan Giri yang wajib KTP sudah tuntas melakukan perekaman E-KTP. Tetapi, sekitar 5.629 jiwa dari wajib KTP 23.918 jiwa itu tidak bisa melakukan perekaman e-KTP karena masih tinggal di luar kota. “Pergerakan setiap hari sudah lamban. Berkisar antara empat hingga delapan orang saja,” tegas Heru.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Banyuwangi. Kecamatan Kota memiliki wajib KTP sekitar 99.188 jiwa dan hing ga kemarin yang sudah melaksanakan perekaman data e-KTP baru 55.169 jiwa. Pihaknya, lanjut Heru, sudah proaktif mendatangi rumah warga. Hanya saja, banyak warga yang tidak ada di rumah karena sedang bekerja di luar kota. “Lebaran nanti akan kita manfaatkan untuk menjaring warga yang bekerja di luar kota untuk mengikuti perekaman data e-KTP,” jelasnya. Berdasar data di posko e-KTP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, beberapa kecamatan yang memiliki wajib KTP di atas 70 ribu jiwa, hasil proses perekaman e-KTP-nya masih cukup rendah. Seperti Kecamatan Muncar. Kecamatan Muncar memiliki

wajib KTP hingga 123.153 jiwa, tapi hingga kemarin yang sudah menyelesaikan perekaman baru sekitar 438.686 jiwa. “Proses pergerakan perekaman setiap hari masih cukup besar, yakni sekitar 500 hingga 600 orang,” katanya. Kecamatan Genteng dengan wajib KTP 75.578 jiwa, proses pe rekaman e-KTP-nya baru rampung 38.354 jiwa. Ke camatan Rogojampi dengan wajib KTP 86.485 baru berhasil menyelesaikan perekaman e-KTP sekitar 56.265. Kecamatan Kalipuro yang memiliki wajib KTP 83.875, perekamannya paling kecil, yakni hanya 28.641 jiwa saja. Kecamatan Wongsorejo hasil perekaman e-KTP-nya melebihi Kecamatan Kalipuro, yakni sekitar 37.327 jiwa. Kecamatan yang berada paling utara Banyuwangi ini memiliki wajib KTP 77.902 jiwa. (afi/c1/als)

AGUS BAIHAQI/RaBa

BEBAS BEA: Salah satu reklame milik parpol di Jalan Raya Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Latihan 4,5 Jam Setiap Hari n MULAI... Sambungan dari Hal 29

Pelatih Paskibra Banyuwangi, Aiptu Soetopo mengatakan, seluruh anggota Paskibra tersebut akan dibagi dalam tiga kelompok, yaitu kelompok 17, kelompok 8, dan kelompok 45. “Lima anggota yang lain akan menjadi anggota cadangan,” ujarnya. Menurut Soetopo, para anggota

Paskibra yang merupakan siswa pilihan tersebut mulai melakukan latihan upacara pengukuhan. Pada tahun-tahun sebelumnya, upacara pengukuhan dilakukan pada tanggal 16 Agustus. Kali ini, upacara pengukuhan Paskibra akan dilakukan 15 Agustus. “Pengukuhan tahun ini memang maju satu hari. Itu dilakukan untuk menjaga fisik anggota Paskibra agar kondisi fisik mereka

maksimal saat upacara,” jelas pelatih tersebut. Sementara itu, meski menjalankan ibadah puasa, anggota Paskibra Banyuwangi tetap giat latihan. Dalam sehari, rata-rata mereka melahap materi latihan selama 4,5 jam. “Latihan pagi berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 11.00. Latihan sore dilakukan mulai pukul 14.00 sampai 15.30,” kata Soetopo. (sgt/c1/bay)

Lebih Tinggi daripada Pabrik Lain n TERNYATA... Sambungan dari Hal 29

Muntamah menyebut, selain mendapat upah, dia juga menda pat fasilitas makan sekali sehari. Bila tidak dapat makan, maka diganti upah sebesar Rp 3.000 per hari. “Setiap Sabtu tidak ada makan, tapi diberi uang makan,” ujarnya. Keterangan pemberian fasilitas makan dan uang makan itu juga disampaikan dua saksi

lain, Siti Naisah dan Nur Azizah. Keduanya menguatkan keterangan Muntamah yang me nyebut di pabriknya ada fasilitas makan. “Saya ke celakaan tetap mendapat upah dan dapat uang berobat,” ungkap Nur Azizah. Meski keterangan yang diberikan empat saksi itu cenderung menguatkan terdakwa, tapi kedua saksi juga menegaskan kepada majelis hakim bahwa upah pada 2010 lalu sebesar

Rp 28 ribu per hari. “Pada 2011 lalu gaji dinaikkan menjadi Rp 28.350,” sebutnya. Siti Naisah dan Nur Azizah menyebut, upah yang diberikan perusahaan sebenarnya lebih tinggi daripada pabrik lain di wilayah Kecamatan Muncar. Di perusahaan lain, ada buruh yang dibayar Rp 18 ribu hingga 25 ribu per hari. “Saya tetap memilih kerja karena gajinya masih lebih tinggi daripada pabrik lain,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Lebar Jalan Menjadi 7,2 Meter n PERBAIKAN... Sambungan dari Hal 29

Pelebaran jalan sudah tuntas di laksanakan dan sekarang tinggal proses pengaspalan. Pihak pelaksana saat ini sedang menyelesaikan peng as palan di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo. Ruas jalan bagian barat sudah selesai dikerjakan

dan tinggal ruas sisi timur. Yang belum selesai dikerjakan rencananya akan dirampungkan sebelum H-9 Idul Fitri. Sebelum H-9, semua pekerjaan sudah harus selesai. Pelebaran dan pengaspalan jalan itu dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran yang akan datang. “Semua pengaspalan insyaallah selesai sebelum H-9

Lebaran,” tegas Sudahlan. Saat angkutan Lebaran dimulai, ruas jalan nasional Ketapang-Situbondo sudah tidak ada aktivitas perbaikan jalan. “Pekerjaan yang tersisa akan dilanjutkan setelah Lebaran. Sekarang kita prioritaskan kegiatan yang mendukung kelancaran angkutan Lebaran,” katanya. (afi/c1/bay)

BATUK KARENA ASMA HINGGA MUNTAH DARAH, REDAKAN DENGAN SUSU KAMBING MILKUMA AKTIFITAS anak terganggu karena asma? Atasi segera dengan Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasar nya adalah susu kambing pe ranakan ettawa segar dan Gula Aren. Anisa Umi Prasasti adalah salah seorang yang telah membuktikan manfaatnya. “Karena menderita asma, setiap cuaca dingin saya suka batukbatuk dan muntah darah, badan pun sampai kurus dan pernah sampai masuk rumah sakit.” Terang anak perempuan berusia 10 tahun tersebut. Anisa menceritakan sudah 2 tahun lamanya menderita penyakit tersebut. Untunglah kini orang tua Anisa memberi putrinya itu Milkuma yang salah satu manfaatnya adalah untuk mengatasi asma. 5 bulan setelah minum, pelajar sekolah dasar ini pun merasakan manfaatnya, “Sekarang saya sudah tidak pernah batuk dan sesak nafas lagi.” Ungkapnya. Anisa pun kini tergerak untuk mengajak orang lain merasakan manfaat susu kambing Milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak warga Kel. Tawangrejo, Kartoharjo, Madiun, Jawa Timur tersebut. Susu adalah minuman kesehatan yang sebagian besar praktisi kesehatan menganjurkan agar kita mengkonsumsinya agar tubuh mendapat asupan kesehatan selain makanan yang kita makan sehari-hari. Sayangnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun

lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing Milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu ge las susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim : 082120862055, Banyuwangi : 082141345607, Bangkalan: 082120862055, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.

40

Rabu 8 Agustus 2012

LEGISLATIF

Tiga Fraksi Siap Hadang Usul FPKB SITUBONDO - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) tampaknya harus berjuang keras agar usul pembentukan panitia khusus (pansus) Block Grand menjadi keputusan DPRD Situbondo. Pasalnya, tiga fraksi di gedung para wakil rakyat itu menyatakan siap menghadang keinginan fraksi dengan empat kursi tersebut. Seperti yang disampaikan Janur Sasra Ananda, wakil ketua Komisi IV. Kata dia, apa yang dilakukan Komisi IV tentang isu terbobolnya dana Block Grand masih belum final. “Rencana berkoordinasi ke Kementerian Pendidikan masih dalam tahap pengajuan sambil menunggu proses penganggaran,” teEDY S/RaBa rangnya kepada Jawa Pos Janur Sasra Radar Banyuwangi kemarin. Kata dia, dirinya tidak akan tinggal diam dengan usul FPKB itu sebelum ada kejelasan atau rekomendasi dari Komisi IV. Itu agar tidak ada tumpang tindih temuan. “Jadi, kita pastikan Fraksi Partai Demokrat dan FPDIP akan menghadang pansus yang diusulkan FPKB,” tandasnya. Hal yang sama disampaikan Mohammad Nizar. Politisi Fraksi Karya Nurani (FKN) itu menilai, jika hanya ingin memastikan terbobol-tidaknya dana block Grand Dispendik Situbondo tak perlu membentuk Pansus. “Cukup mengutus satu atau dua orang anggota DPRD untuk melakukan klarifikasi langsung ke Polda. Itu lebih efisien dan efektif,” tandasnya. Kata Nizar, membentuk pansus hanya menghabiskan anggaran, tenaga, dan waktu. Padahal, kinerja pansuspansus yang dibentuk DPRD Situbondo selama ini layak dipertanyakan. Sebab, ada yang tidak jelas nasibnya dan tidak ada hasilnya. “Coba lihat bagaimana pansus surat undangan ganda, mana laporannya sampai sekarang? Pansus revisi tatib DPRD juga tak ada hasilnya. Jadi seperti dagelan,” pungkas Nizar. Menurut dia, pembentukan pansus di DPRD selama ini lebih dikarenakan kepentingan politis konspirasi partaipartai tertentu. Sehingga, sukses-tidaknya usul pembentukan pansus sering kali bukan ditentukan seberapa urgen permasalahan untuk dibawa ke meja pansus. “Lha, usul pansus mutasi FKN kurang urgen bagaimana, bukti kuat ada. Tapi kita dimentahkan di tingkat banmus,” tegasnya. Diberitakan kemarin, hasil rapat kerja antara Komisi IV DPRD dengan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) beberapa waktu lalu, tentang isu pembobolan dana block Grand di sebuah bank di Surabaya, ternyata tak memuaskan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB). Fraksi yang memiliki empat kursi ini mengusulkan membentuk panitia khusus (pansus). Langkah tersebut ditempuh untuk benar-benar membuktikan ketidakbenaran kabar yang sempat membuat miris masyarakat Situbondo. “Kita mewaspadai segala kemungkinan terjelek. Makanya harus benar-benar ada usaha nyata untuk memastikan bahwa terbobolnya dana block Grand Dinas Pendidikan itu tidak benar,” terang Ketua FPKB, Kholish. (pri/c1/als)

PLN

NUR HARIRI/RaBa

SIDAK: Petugas gabungan memeriksa kondisi makanan dan minuman di salah satu pertokoan di Kecamatan Panji kemarin (7/8).

Temukan Tanda Expired Palsu

SITUBONDO - Menjelang Idul Fitri, petugas gabungan yang terdiri atas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bagian Ekonomi, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satpol PP, Pemkab Situbondo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko di Kota Santri kemarin (7/8). Dalam sidak yang dilakukan sejak pukul 10.00 itu, petugas gabungan menemukan puluhan botol sirup di sebuah toko parsel di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang diketahui sudah

kedaluwarsa. Selain itu, petugas gabungan juga menemukan puluhan bungkus kurma yang juga sudah kedaluwarsa. Kurma itu ditemukan di sebuah toko mamin di Jalan Diponegoro, Kelurahan Dawuhan. Bahkan, puluhan botol sirup dan puluhan bungkus kurma yang diketahui sudah kedaluwarsa itu sudah dibungkus rapi dalam bentuk parsel. Meski tahu ada mamin yang sudah kedaluwarsa, petugas gabungan hanya meminta pemilik toko menggantinya dengan mamin yang baru.

“Sementara kami menegur para pemilik toko agar mengganti dengan mamin baru,” ujar Supri Hargito, Kasi Pelayanan Konsumen Disperindag Pemkab Situbondo. Yang menarik, kata Supri, pihaknya juga menemukan modus baru dalam penjualan mamin kedaluwarsa. Para pemilik toko yang menjual parsel itu mengelauhi para konsumen atau pemesan parsel dengan cara menempel sendiri logo expired pada mamin yang sudah dalam bentuk bingkisan atau parsel. (mg1/c1/als)

Punya Tanggungan Rp 1 M Lebih Perusda Banongan Harus Bayar PPN dan Sanksi Administrasi JANGKAR - Direktur dan Wakil Direktur (Wadir) Perusda Banongan, Ir Yasin dan Fatah Yasin, tampaknya harus benarbenar memeras otak dan bekerja keras. Baru beberapa bulan bertugas, keduanya harus menerima kenyataan bahwa BUMD yang mereka pimpin tengah memikul tanggungan lebih dari Rp 1 miliar. Tanggungan itu adalah beban PPN (pajak pertambahan nilai) masa pajak Januari hingga Desember 2007. Keha-

rusan Perusda Banongan membayar itu tak bisa ditawartawar lagi karena Putusan Pengadilan Pajak No. 30669/PP/ M.XI/16/2011 tanggal 26 Juli 2011 telah terbit. Sebenarnya, sejak tagihan kekurangan pajak PPN dari Dirjen Pajak itu terbit, Perusda Banongan sudah menyatakan keberatan. Itu diseriusi dengan gugatan yang dilakukan (mantan) Direktur Perusda Banongan, Ir Didik Djajadi, SH ke Pengadilan Pajak. Sayang, upaya itu tak membuahkan hasil. “Kita sudah berupaya menempuh kasasi maupun peninjauan kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA). Namun, kita tetap diwajibkan

DOK.RaBa

Fatah Yasin

membayar kekurangan pajak PPN itu,” terang Wadir Perusda Banongan, Fatah Yasin, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut mantan anggota

DPRD tersebut, beban PPN yang dimaksud jenderal pajak adalah penjualan gula untuk 2007, yaitu PPN sepuluh persen. Pada 2007 saja tagihannya mencapai 312.640.763 ditambah PPN tahun pajak 2008 dan sanksi administrasi 564.485.307. “Jadi, selama dua tahun saja jumlahnya Rp 880.126.070. Jika diakumulasi hingga sekarang sudah lebih dari Rp 1 miliar,” ungkapnya. Menurut dia, Perusda Banongan bukan tidak mau membayar PPN. Namun, merasa kewajiban tersebut tidak logis. Sebab, Dapartemen Pajak memasukkan Perusda Banongan sebagai perusahaan yang memproduksi gula, tak ubahnya Pabrik Gula (PG). “Padahal,

kenyataannya kita hanya mengelola perkebunan. Menyediakan bahan baku gula tak ubahnya petani,” terangnya. Mantan anggota DPRD Situbondo itu mengaku tidak tahu bagaimana pemahaman Departemen Pajak hingga memosisikan Perusda Banongan tak ubahnya PG. “Yang saya tahu, dalam beberapa klausul, Dapartemen Pajak memasukkan Perusda Banongan seperti perusahaan yang memproduksi gula. Waktu itu memang banyak PG-PG yang dikenai ketentuan ini. Anehnya, Perusda Banongan pun juga masuk. Mungkin karena kala itu Perusda Banongan dianggap sedang jaya,” terka Yasin. (pri/c1/als)

Obrak Balap Liar, Amankan 21 Motor ISTIMEWA

SIMBOLIS: Arif Mudari (kiri) lepas pasukan pengaman puasa dan Lebaran.

Bentuk Pasukan Pengaman Listrik SITUBONDO - Untuk mengamankan pasokan listrik, terlebih selama Ramadan hingga Lebaran nanti, PLN APJ Situbondo secara simbolis mengadakan upacara pelepasan Pasukan Pengaman Puasa dan Lebaran di halaman kantor PLN Situbondo kemarin (7/8). Acara yang dipimpin pimpinan PLN APJ Situbondo, Arif Mudari, itu diikuti seluruh staf PLN APJ Situbondo. Akhir-akhir ini, PLN APJ Situbondo mengakui sering terjadi pemadaman listrik di beberapa wilayah Situbondo. Menindaklanjuti hal tersebut, PLN langsung bersikap sigap. Yakni dengan membentuk pasukan pengaman puasa dan lebaran untuk mengamankan pasokan dan jaringan arus listrik. Hal ini sebagai bentuk komitmen pelayanan PLN kepada konsumen. “Sebetulnya, keseharian kita sudah siap dalam menangani permasalahan listrik. Namun dalam pelepasan pasukan ini, kami ingin lebih berkomitmen. Terutama jika menghadapi situasi di bulan Ramadan dan Lebaran nanti. Yang paling utama adalah kita berusaha mengurangi terjadinya pemadaman listrik. Kita terus berusaha semaksimal mungkin dalam hal ini,” terang Arif Mudari. Lebih jauh, Arif menegaskan, pihaknya membutuhkan peran aktif dari masyarakat. “Apapun informasi, terlebih berkaitan dengan permasalahan listrik, atau kejadian penyebab pemadaman, diharapkan masyarakat segera memberi informasi. Agar kami lebih sigap dalam bertindak dan menanganinya,” tegas Arif. (adv/als)

SITUBONDO - Pelaku balap liar yang akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah jalan raya akhirnya diobrak aparat Polres Situbondo dini hari kemarin (7/ 8). Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 21 unit sepeda motor protholan. “Mereka ditilang karena melanggar peraturan lalu-lintas. Sang pemilik kita beri pembinaan. Barang bukti sepeda motor ini akan diserahkan lagi kepada pemilik jika semua perlengkapan motor sudah dipasang. Pemasangannya harus dilakukan di polres,” kata Kabag Ops Kompol Fatchul Azmi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Operasi dini hari kemarin melibatkan puluhan personel dari sejumlah satuan fungsi Polres Situbondo. Dari bebera-

pa lokasi yang ditengarai kerap menjadi ajang trek-trekan, semua digerebek. Data yang berhasil dikumpulkan, aksi trek-trekan akhirakhir ini cukup merajalela, terutama sejak Ramadan. Tiap menjelang sahur, hampir setiap malam para remaja adu balap di beberapa jalan di Kota Santri. Beberapa ruas jalan yang favorit menjadi lokasi trek-trekan, antara lain di Jalan Argopuro, Jalan Semeru, Jalan Anggrek, dan jalan di Desa Kotakan. “Maraknya trek-trekan ini dikeluhkan banyak warga karena meresahkan. Apalagi, sepeda motor yang digunakan kebanyakan pakai knalpot blong. Jadi, suaranya sangat bising,” imbuh Fatchul Azmi. Terpisah, Kanitlaka Satlantas Polres Situbondo, Ipda Ba-

chtiar mengatakan, para pemilik motor protholan itu diketahui rata-rata masih berusia remaja. “Sebagian besar pemilik motor itu masih remaja. Bahkan, masih ada yang kelas 1 SMP. Kami akan memanggil orang tuanya agar ikut memberi pembinaan,” tegas Ipda Bahtiar. (mg1/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

BERJEJER: Puluhan motor protolan yang kerap digunakan balapan liar diamankan di Mapolres Situbondo.


Radar Banyuwangi 8 Agustus 2012