Issuu on Google+

SABTU 19 JANUARI

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Bos PT Pancoran Ditahan EKONOMI

Remitansi TKI Turun Rp 2 Miliar BANYUWANGI - Transaksi pengiriman uang dari luar negeri (remitansi) tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Banyuwangi tahun 2012 terkoreksi tipis dari tahun lalu. Pada tahun 2011, remitansi TKI yang masuk ke Banyuwangi mencapai Rp 182 miliar. Pada tahun 2012, pundi-pundi yang masuk dari TKI di beberapa negara hanya sekitar 180 miliar. Artinya, remitansi tahun 2012 turun Rp 2 miliar dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2011, jumlah transaksi pengiriman uang mencapai 78 ribu. Pada tahun 2012, pengiriman uang yang terjadi sekitar 72 ribu transaksi. Kepala Kantor Pos Besar Banyuwangi, Asro Efendi mengungkapkan, sepanjang tahun 2012 lalu transaksi remitansi dalam sebulan rata-rata 6.000 kali. Pada tahun sebelumnya, pengiriman uang lebih dari 6.000 transaksi per bulan. Nominal remitansi setiap bulan pada tahun 2012 rata-rata Rp 15 miliar. Belum diketahui dengan jelas apa penyebab menurunnya remitansi itu n  Baca Remitansi...Hal 43

BANYUWANGI - Dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan ruang rawat inap dua lantai di Rumah Sa kit Umum Daerah (RSUD) Genteng ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi sore kemarin (18/1). Kedua tersangka dari PT Pancoran, Jember, itu adalah Riskiyanto Dodik Pram dan Ir. Dwinta Indarwati. D a l a m p e n g e r jaa n p ro yek ruang rawat inap RSUD Genteng yang telah menghabiskan dana APBD Banyuwangi sebesar Rp 4.1 miliar itu, PT Pan coran ter se but bertugas mengerjakan proyek. Di perusahaan itu, Riskiyanto Dodik menjabat seba gai komisaris, dan Dwinta Indarwati tercatat sebagai direktur. “Dua tersangka kita tahan,” cetus Kepala Kejari (Kajari) Banyuwangi Syaiful Anwar kemarin n

KRONOLOGI PENAHANAN : Tanggal 11 Januari 2013 Dr Nanang memenuhi panggilan dan pemeriksaan di Kejari Banyuwangi.

Tanggal : 18 Januari 2013 1 Pukul 09.30-11.15 : Dodik – Dwinta didampingi pengacara datang ke Kejari Banyuwangi dan menjalani pemeriksaan.

2 Pukul 11.15-13.30 : Istirahat salat Jumat.

Tanggal : 14 Januari 2013

 Baca Bos...Hal 43

Dodik dan Dwinta tidak hadir ke Kejari untuk pemeriksaan karena sakit

3 Pukul 13.30-16.10 : Pemeriksaan Dodik-Dwinta dilanjutkan, dan berakhir dengan penahanan. GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Genteng

AGUS BAIHAQI/RaBa

OBJEK KASUS: Bangunan gedung rawat inap dua lantai di RSUD Genteng, Banyuwangi.

BIROKRASI

Pemkab Bentuk Desk Ekonomi BANYUWANGI - Demi mempercepat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi, Bupati Abdullah Azwar Anas membentuk desk ekonomi ke marin (18/1). Pembentukan desk ekonomi dipu tuskan dalam ra pat koordinasi khusus (rakorsus) bi dang ekonomi di aula Rempeg Jogopati, Pemkab Banyuwangi. Rapat khusus itu dipimpin langsung Bupati Anas. Hadir dalam rapat itu Sekkab Slamet DOK. RaBa Kariyono, Asisten Suhartoyo Pembangunan dan Kesra Suhartoyo, Kepala Dinas Pendapatan Suyanto Waspo Tondo W., dan Kepala Bappeda Agus Siswanto n  Baca Pemkab...Hal 43

BAGAIMANA INI...

LAPAS

4 Pukul 16.45 : Dodik-Dwinta dikirim ke Lapas Banyuwangi

Proyek : Gedung rawat inap D 2010 Anggaran : Rp 5,1 miliar APBD a Estimasi kerugian: Rp 350 juta Saksi : 15 orang Dugaan : n Penyimpangan penggunaan naan a anggaran nggaran n Penyimpangan pelaksanaan anaan pengerjaan proyek TERSANGKA: Riskiyanto Dodik Pram ber) (Komisaris PT Pancoran Jember) Ir Dwinta Indarwati (Dir. PT Pancoran Jember) dr Nanang Sugianto (mantan Dir. RSUD Genteng))

Ke Warnet Bawa 170 Butir Trex GLENMORE - Polisi membekuk Ahmad Saiful Faruq, 20, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Ba nyuwangi, Kamis lalu (17/1). Petugas menduga kuat Saiful Faruq akan mengedarkan obat trihexyphenidyl atau trex tanpa izin. Tersangka yang masih lajang tersebut ditangkap saat berada di Warnet Plasnet, Jalan Pasar, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Dari tangan Faruq, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 17 klip plastik berisi 170 butir pil trex. Petugas juga menyita uang tunai Rp 20 ribu, sebuah telepon seluler, dan satu bungkus rokok. Demi keperluan pemeriksaan, Faruq dan sejumlah barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Banyuwangi. “Tersangka masih kita amankan di polres sambil di periksa,” cetus Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo kemarin (18/1). Tertangkapnya tersangka bermula dari laporan warga kepada polisi. Dalam laporannya, warga menyampaikan Faruq akan mengedarkan obat terlarang. Dalam waktu cepat, anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi melakukan pelacakan. “Ter sangka akan mengedarkan,” kata AKP Watiyo. Sebelum menangkap tersangka,

salah satu anggota polisi berpurapura membeli barang tersebut. Saat tersangka melayani, dia langsung ditangkap dan dibawa ke pol res. “Saat digeledah ternyata dia membawa 17 klip. Setiap klip berisi 10 butir trex. Jadi, yang kita sita semuanya 170 butir,” jelas Kasatnarkoba Watiyo.

Dalam keterangannya kepada polisi, Faruq mengaku ratusan butir trex yang disita polisi itu bukan miliknya. Menurutnya, 170 butir pil trex tersebut merupakan titipan Sholihin, temannya yang tinggal di Krikilan, Kecamatan Glenmore. “Saya hanya diminta menjualkan,” dalih Faruq. (abi/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

RUSAK: Portal di Jalan Denpasar, Kecamatan Kalipuro.

Pasang Mata-mata untuk Awasi Portal

GALIH COKRO/RaBa

NARKOBA: Saiful Faruq dan ratusan butir pil trex miliknya diamankan di Polres Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Walau sejumlah portal jalan kelas III rusak, tapi Pemkab Banyuwangi tidak akan menghentikan pembangunan portal. Sebaliknya, pemkab akan terus menambah portal di beberapa ruas jalan kelas III yang lain. Pada tahun 2012, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang membangun sekitar 19 portal. Pada tahun 2013 ini portal yang sama

akan dibangun di 20 titik lain. Kepala Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Ba nyuwangi, Mudjiono mengatakan, pembangunan portal itu merupakan keputusan bersama forum pimpinan daerah (forpimda). Walau ada perlawanan dari pihak-pihak yang tidak setuju, tapi pihaknya tidak akan menghentikan pem bangunan n  Baca Pasang...Hal 43

Kisah Remaja yang Selamat dari Arus Sungai Wagud

Kaki Serasa Ditarik dari Dalam Sungai Rohman, 16, remaja yang tenggelam di Sungai Wagud, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, belum ditemukan hingga kemarin. Berikut kisah perjuangan dua remaja lain yang selamat dari derasnya arus sungai tersebut. GALIH COKRO/RaBa

Becak Sarat Muatan TUKANG Becak yang satu ini tergolong nekat. Dia mengangkut hijauan pakan ternak melebihi kapasitas saat melaju di Jalan Borobudur, Banyuwangi. Lihat saja, tinggi muatan dedaunan itu melebihi tinggi kepala si tukang becak. Pandangannya saat mengemudi tentu saja sangat terganggu. Bagaimana ini? (gal/c1/bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

ALI NURFATONI, Muncar MUSIBAH yang terjadi Selasa sore itu membuat Riza Khoirul Wafa, 20, dan Ardi Wiranata, 21, trauma. Sebab, dua remaja asal Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Ke camatan Muncar, itu nyaris saja me nemui maut. Beruntung, mereka berdua berhasil menyelamatkan diri. Derasnya arus sungai saat hujan

memang selalu dinanti para remaja yang tinggal di sekitar kawasan sungai tersebut. Para ABG sudah biasa ambyor-ambyoran (mandi dan loncat indah) dengan cara melompat dari atas jembatan. Bahkan, mandi di sungai saat banjir tersebut sudah menjadi budaya sejak lama. Selama itu tidak pernah ada warga yang tenggelam, apalagi hingga menelan korban jiwa. Inilah yang membuat kalangan remaja sekitar sungai tidak pernah takut tenggelam. Mereka tetap bermain loncat indah walaupun debit air tinggi. Derasnya aliran sungai tersebut justru menjadi daya tarik dan tantangan tersendiri. Apalagi, jika debit air normal, bermain ambyorambyoran tidak bisa dilakukan. Sebab, sungai itu penuh batu dan cadas. Diceritakan kemarin, hanyutnya

Remitansi TKI Banyuwangi 2012 turun Rp 2 miliar Kiriman tahun depan lebih kecil lagi (2012 tahun naga, 2013 tahun ular).

Sertifikat tak selesai, warga Arjasa wadul DPRD Situbondo Molor karena ada sesuatu dengan ar-JASA dan situBONDO

ALI NURFATONI/RaBa

MENYESAL: Dari kiri, Riza Khoirul Wafa, Aziz, Ardi Wiranata, dan Angga.

Roh man memang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Hanya, Rohman terlihat berbeda dengan

hari-hari biasa. Biasanya dia selalu bercanda saat beraksi n  Baca Kaki...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com

34

Sabtu 19 Januari 2013

Kirim Sebelas Sprinter ke Panglima Cup DUALISME PSSI

Kedua Pihak Didesak Lakukan Rekonsiliasi BANYUWANGI - Dualisme kepengurusan PSSI dan Persewangi yang terjadi saat ini mendapat perhatian serius Banyuwangi Sport Watch (BSW). Lembaga pemerhati olahraga di Banyuwangi itu menilai, dua kepengurusan di dua institusi sepak bola itu bisa merugikan. Persaingan tidak sehat dikhawatirkan muncul dari adanya organisasi kembar tersebut. Kekhawatiran itu disampaikan Ketua BSW, Wendriawanto, kemarin. Dia menuturkan, ada nilai minus yang akan muncul dari keberadaan organisasi ganda di sepak bola tersebut. “Pemain yang akan dirugikan. Selebihnya, konflik akan mengarah pada persaingan tidak sehat,” ujarnya. Wendriawanto meminta semua stakeholder ikut memediasi PSSI dan PerDOK.RaBa sewangi kembar tersebut. Misnadi SH Bahkan, bila perlu KONI dan pemerintah harus bersedia menjadi jembatan demi menciptakan iklim pembinaan sepak bola yang dinamis dan kondusif. Caranya bisa dengan dialog dan bisa pula dengan mem-pending dana bantuan pembinaan terhadap kedua kubu tersebut. Wendriawanto menyayangkan bila konflik itu berlarut, karena dunia sepak bola Banyuwangi akan terganggu. Di PSSI pusat memang ada konflik, tapi sebaiknya tidak perlu dibawa sampai ke daerah. “Jangan mau dijadikan tunggangan kepentingan politik dan beberapa kepentingan pragmatis di sepak bola,” sarannya. Peryataan Wendriawanto itu mendapat dukungan para praktisi hukum Banyuwangi. Ketua terpilih Peradi, Misnadi SH, misalnya. Dia memandang konflik di PSSI dan Persewangi bisa diakhiri. “Solusinya pun sederhana,” kata lawyer asal Wonosobo itu. Misnadi meminta semua pihak kembali ke AD/ART PSSI dan Persewangi. Akan jelas bahwa kewenangan utama ada di tangan klub. Jadi, siapa yang didukung klub, dialah yang berhak menjalankan roda PSSI dan Persewangi. “Nggak usah pakai dalil lain. Pakai dalil itu saja sudah bisa diketahui siapa yang sah dan tidak,” serunya. (nic/c1/als)

TAMU KITA

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

DOA RESTU: Kontingen atletik Kodim 0825 Banyuwangi disalami jajaran muspida kemarin (18/1).

BANYUWANGI - Target tinggi diusung kontingen Kodim 0825 Banyuwangi dalam kejuaraan atletik bertajuk Panglima TNI Cup 2013 di Bandung 23-26 Januari mendatang. Dalam even tersebut, kontingen Banyuwangi menargetkan empat medali. Tak tanggungtanggung, untuk mewujudkan ambisi tersebut, Kodim 0825 mengirim 11 sprinter terbaik. Kemarin (18/1), kontingen atletik Kodim 0825 dilepas. Bertempat di markas Kodim 0825 , 11 atlet dilepas secara simbolis oleh Asisten Pemerintahan Banyuwangi Abdullah. Turut menyaksikan acara pelepasan tersebut perwakilan dari polres, lanal, dan anggota Kodim 0825. Dalam sambutannya, Abdullah berharap kontingen Kodim 0825 yang turun di kejuaraan Panglima Cup memberikan hasil terbaik. Selain menjadi duta olahraga, para sprinter tersebut juga menjadi duta masyarakat Banyuwangi. “Semoga mulai berangkat, berlomba, hingga pulang, selamat dan membawa hasil yang diharapkan,” harap Abdullah. Senada dengan Abdullah, Dandim 0825 Letkol Kav Muslimin Fahsyah juga berharap kontingen atletik tersebut membawa hasil maksimal. Dengan dukungan PASI Banyuwangi, dia yakin target mendulang medali bisa terealisasi. “Minimal empat medali bisa dibawa pulang,” ujarnya. (nic/c1/als)

Dipimpin Empat Pelatih Seleksi Calon Pemain Persewangi ISL Sore Ini BANYUWANGI - Kepastian Persewangi berlaga di kompetisi Divisi Utama versi Indonesia Super League (ISL) tidak hanya disambut antusias kalangan pengurus. Sederet pemain juga menyambut hangat bergabungnya Laskar Blambangan di kompetisi yang dikelola PT Liga Indonesia (LI) tersebut. Bahkan, mereka siap adu keberuntungan dalam seleksi yang digelar sore ini (19/1). Ketua Persewangi, Hari Wijaya menuturkan, diterimanya Persewangi di Divisi Utama ISL memang membuat pengurus harus bertindak cepat. Pasalnya, kompetisi kasta kedua di bawah Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) itu akan mulai ditabuh 27 Januari mendatang. Itu artinya, hanya tersisa waktu kurang dari sepekan untuk melakukan persiapan.

Agenda pertama yang dilakukan adalah menggelar seleksi. Hari ini dan besok (20/1), manajemen Persewangi ISL akan menggelar seleksi di Stadion Diponegoro. “Alhamdulillah, semua izin penggunaan stadion beres. Tinggal seleksi saja,” kata Hari Wijaya. Meski cukup mepet, Hari optimistis seleksi akan maksimal. Sebab, selama ini pihaknya sudah melakukan seleksi secara kontinu. Jadi, seleksi dua hari ini sifatnya hanya mencari tambahan kekuatan pemain. Meski demikian, seleksi tersebut juga dipastikan akan mendapat sambutan luas dari para pemain. Pasalnya, sederet pemain lokal dan luar daerah sudah memastikan diri hadir dalam penjaringan tersebut. Tidak hanya itu, pemain asing juga ada yang menyatakan berminat ikut seleksi dan bergabung di Persewangi ISL musim ini. Lalu, siapa yang akan menjadi mentor dalam seleksi tersebut? Hari menuturkan, ada empat pelatih yang akan

DOK.RaBa

JALANTERUS: Setelah Persewangi IPL menuntaskan seleksi, sore ini siliran manajemen Persewangi ISL yang menggelar penjaringan pemain di Stadion Diponegoro.

menjadi anggota tim penjaringan. Mereka adalah Abdul Karim, Bagong Iswahyudi, Ahmad Mustain, dan Ribut

Santoso. “Mereka akan menjadi tim seleksi pemain proyeksi Divisi Utama ISL,” bebernya. (nic/c1/als)

TOHA/RaBa

AKRAB: (Dari kiri ke kanan) I Putu Waliana, Rizka Muchtar, dan Direktur JP RaBa A Choliq Baya.

Dikunjungi Kepala Telkom Banyuwangi BANYUWANGI - Pucuk pimpinan PT Telkom Banyuwangi mengunjungi kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (18/). Dalam kunjungan itu, Kepala Kantor Telkom Banyuwangi Rizka Muchtar didampingi mantan kepala Telkom Banyuwangi, I Putu Waliana Yasa, yang menjabat periode sebelumnya. Kedatangan mereka disambut Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Choliq Baya. “Kunjungan ini salah satunya bertujuan untuk bersilaturahmi. Sejak bertugas di Banyuwangi, kami belum sempat mampir ke Radar Banyuwangi,” kata Rizka. (*/c1/bay)

AGENDA KOTA

Banyuwangi Bersalawat Bersama Habib Jindan MASJID Agung Baiturrahman (MAB) bakal mendatangkan Habib Jindan Bin Novel. Mubalig asal Tangerang itu akan berceramah pada Kamis (24/1) mendatang. Kehadiran Habib Jindan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Masih terkait pengajian hajat, pada tanggal 7 Februari 2013, takmir MAB juga mengundang Drs. KH. Moh. Fikri Haikal Zainuddin MZ. Anak kandung dai sejuta umat (alm) KH. Zainuddin MZ akan memberikan siraman rohani di hadapan jamaah MAB. (*)

Pengajian Maulid di Perum GGM Kalipuro DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, takmir Masjid Al-Muttaqin RW IV, Perum Griya Giri Mulya (GGM), Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi menyelenggarakan acara pengajian. Penceramah yang diundang adalah Ir. H. Achmad Wahyudi, SH, MH. Pengajian digelar Rabu malam Kamis (23/1). Demi meriahnya acara, panitia juga mendatangkan musik religi Al-Mumtaz dari SMPLB. (*) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

35

Sabtu 19 Januari 2013

Warga Usir ”Dukun Santet” MUNCAR - Ratusan warga beramai-ramai mendatangi Balai Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin pagi. Mereka mendesak pemerintah desa (pemdes) mengusir Admari alias Ali, 53, dari tempat tinggalnya di Dusun Muncar. Warga menganggap bapak dua anak itu sebagai dukun santet. Warga menengarai, ulah pria tersebut menyebabkan banyak orang sakit. Bahkan, sudah ada yang meninggal dunia. Demi memuluskan aksi tersebut, warga menggalang tanda tangan. Mereka hanya memberikan tenggat waktu sepekan. Jika dalam sepekan Ali belum pindah, warga mengancam akan mengerahkan massa lebih banyak. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, warga curiga Ali yang sehari-hari sebagai nelayan itu memiliki ilmu hitam. Sebab, beberapa orang yang

berselisih paham dengan Ali langsung sakit. ‘’Saya sakit gara-gara dia,” tuding Muhammad Edy, 35, yang mengaku menjadi korban. Dirinya sakit lantaran pernah berselisih dengan Ali. ‘’Saya pusing kepala, punggung, dan perut. Beberapa bulan lalu Kholil meninggal juga karena pernah bertengkar dengan Ali,” katanya. Dikonfirmasi terkait tudingan itu, Ali membantah keras memiliki ilmu hitam. Apalagi, sampai mencelakai orang lain, bahkan tetangganya sendiri. ‘’Saya tidak punya ilmu santet seperti yang dituduhkan orang-orang itu,” tegasnya saat ditemui di salah satu ruang di balai desa kemarin. Untuk membuktikan bahwa dirinya bersih dari ilmu hitam, suami Tukriyah, 47, itu siap melakukan sumpah pocong. Sebab, dia merasa tidak pernah memiliki ilmu yang dituduhkan warga tersebut n

Kronologis Pengusiran ”Dukun Santet”

4 Atmari justru menan1 Pukul 09.30 ratusan orang

tang sumpah pocong mendatangi kantor Desa Tembokkarena nyata-nyata rejo, Muncar. Massa yang datang tidak punya ilmu sanmeyakini kalau Atmari alias Ali tet. memiliki ilmu santet. 3 Tuntutan warga tidak sertamerta dikabulkan. Untuk menghindari aksi anarkis, Atmari diinapkan dirumah Kades Tembokrejo.

2 Massa menuntut pemerintah Desa Tembokrejo

supaya mengusir Atmari. Warga juga mendeadline dalam sepekan Atmari harus hengkang dari Desa Tembokrejo.

Baca Warga...Hal 43 GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Rohman masih Misterius TNI dan Polisi Sisir Sungai Kedungringin

ABDUL AZIZ/RaBa

RUSAK PARAH: Kondisi mobil Panther bernopol DK 1804 XI setelah tabrakan.

Panther Ringsek, Sopir Selamat GAMBIRAN - Tabrakan hebat terjadi di jalan raya Gambiran pukul 22.00 kemarin. Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan roda empat, yakni Isuzu Panther bernopol DK 1804 XI, melawan truk Fuso bernopol DK 9643 WE. Meski cukup dahsyat, kecelakaan tersebut tak sampai merenggut nyawa. Sopir Panther selamat. Demikian halnya dengan pengemudi Fuso. Kendati tidak ada kor-

ban jiwa, tapi kecelakaan malam itu mengakibatkan bodi depan dua kendaraan tersebut ringsek. Sopir Panther, Yasin, 28, warga Kecamatan Pesanggaran, hanya mengalami lecet di kaki. Kondisi serupa juga dialami rekannya, Yudi, 30. Dia hanya mengalami luka robek di lengan kanan. Malam itu juga keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Al-Huda, Gambiran, untuk mendapatkan

ABDUL AZIZ/RaBa

PENYOK: Truk Fuso bernopol DK 9643 WE juga mengalami kerusakan di bagian depan.

pertolongan medis. Sementara itu, Adi Waluyo, 41, sopir truk Fuso sama sekali tidak mengalami luka apa pun. Adi menuturkan, malam itu dirinya melaju dari arah timur menuju Genteng. Laju kendaraannya pelan karena sarat muatan obat pertanian. Ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP), dirinya dalam posisi belum penuh menikung. Mendadak dari arah berlawanan muncul Panther dengan kecepatan tinggi. Panther itu terlalu ke kanan, “Saya terkejut dan langsung injak rem, tapi nggak nutut keburu ditabrak,” jelas warga Dusun Sukorejo, Desa Sukomaju, Kecamatan Srono, itu. Akibat kerasnya benturan, bodi ke dua mobil lengket. Warga sekitar langsung memberikan pertolongan terhadap sopir mo bil Panther beserta temannya yang terjepit bodi mobil, “Warga langsung mengeluarkan sopir dan temannya dari dalam mobil,” tuturnya. Anggota Polisi Lalu Lintas Genteng Aiptu Restu mengatakan, usai kecelakaan, truk dan Panther itu langsung diderek menuju Unit Laka Polsek Genteng. “STNK dan SIM kedua pengemudi sudah kita amankan,” kata Restu. (azi/c1/aif )

MUNCAR - Upaya pencarian terhadap Rohman, 16, anak baru gede (ABG) yang hanyut di Sungai Wagud, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, terus dilakukan. Kemarin jajaran TNI, Polri, dan warga, kembali melakukan pencarian dengan cara menyisir sepanjang sungai tersebut. Sayang, upaya mencari warga Dusun Krajan, Desa Kedungringin, itu belum membuahkan hasil. Sudah empat hari ini anak pasangan Hasan Basri, 50, dan Masodo, 45, tersebut dinyatakan hilang. Tim pencarian terus menyisir sungai hingga ke hulu. Meski all out menyisir sungai, tidak ada tanda-tanda Rohman bakal ditemukan. Dandamil Muncar Kapten Bambang Mujiono menuturkan, pihaknya terus

berusaha mencari korban yang tenggelam tersebut. Namun demikian, kerja keras tersebut belum membuahkan hasil. ‘’Kita cari terus sampai ketemu,” ujar Bambang saat memimpin anak buahnya melakukan pencarian. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menemukan remaja tersebut, termasuk di kawasan yang tidak terendam air. ‘’Waktu kejadian, debit air memang tinggi. Makanya kita juga cari di tepi sungai yang kering,” terang mantan Danramil Kalipuro itu. Dia mengimbau masyarakat agar tetap kerja keras dalam mencari korban. Sebab, keluarga korban sangat berharap simpati masyarakat. ‘’Semua merasa sedih. Mari kita berdoa dan berusaha agar korban segera ditemukan,” ujar Bambang. Hasan Basri, bapak korban, mengaku sudah pasrah dengan musibah yang dialami putranya tersebut. Dia ikhlas jika putranya tersebut meninggal dunia. ‘’Saya

ALI NURFATONI/RaBa

RAMAI: Warga menyaksikan pencarian Rohman di sepanjang Sungai Wagud, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin.

ikhlas, yang panting jasad anak saya kembali,” ucap Hasan dengan wajah sedih saat ditemui di rumahnya kemarin. Sementara itu, upaya pencarian Rohman mengundang perhatian warga. Ratusan orang berdiri di pinggir sungai untuk ikut mencari. ‘’Kalau hari ini tidak ketemu, besok kita lanjutkan,” cetus Kepala Desa Kedungringin, Supardi. Diberitakan sebelumnya, de-

rasnya aliran Sungai Wagud di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, menimbulkan petaka bagi anak-anak setempat. Tiga anak baru gede (ABG) yang sedang asyik mandi di sungai tersebut mengalami musibah. Mereka terseret air sungai. Seorang ABG dinyatakan hilang, sedangkan dua lainnya selamat. Identitas ABG yang hilang itu adalah Rohman, 16, warga Dusun Krajan. (ton/c1/aif)

PT BPR ANUGERAH DHARMA YUWANA Jl Gajah Mada No.202 Genteng Banyuwangi, Telp 0333-845900 PENGUMUMAN HASIL PENGGABUNGAN (MERGER) PT BPR ARTHA NIRWANA, PT BPR JAJAG LESTARI DAN PT BPR SANGGAR ADIARTHA NUGRAHA KE DALAM PT BPR ANUGERAHDHARMA YUWANA GUNA memenuhi ketentuan pasal 127 Undang Undang No 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 28 tahun 1999 tentang merger, konsolidasi dan akuisisi bank, keputusan Direksi Bank Indonesia No 32/52/KEP/DIR tanggal 14 Mei 1999 tentang persyaratan dan tata-cara merger, konsolidasi dan akuisisi bank, Direksi PT BPR Anugerahdharma Yuwana sebagai perusahaan yang menerima penggabungan usaha, dengan ini mengumumkan hasil penggabungan usaha PT BPR Artha Nirwana, PT BPR Jajag lestari dan PT BPR Sanggar Adiartha Nugraha ke dalam PT BPR Anugerahdharma Yuwana, sebagai berikut : 1. Direksi PT BPR Anugerahdharma Yuwana telah menerima pemberitahuan Keputusan Gubernur Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No.14/8/KEP. DpG/2012 tanggal 21 Desember 2012 tentang pemberian izin Penggabungan Usaha (Merger) ke 4 (empat) PT BPR tersebut diatas. 2. Penggabungan usaha (Merger) ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa masing-masing BPR yang diselenggarakan pada tanggal 14 Juni 2012 Dan hasil rancangan penggabungan ( merger) ini telah diumumkan di harian Koran Jawa Post pada tanggal 14 Mei 2012 3. PT BPR Anugerahdharma Yuwana, PT BPR Artha Nirwana, PT BPR Jajag Lestari dan PT BPR Sanggar adiartha Nugraha telah menandatangani akta penggabungan No.107. tanggal, 18 Juni 2012 dihadapan Notaris Elly Herawati,SH ( Akta penggabungan) 4. Akta penggabungan No. 107 tanggal 18 Juni 2012 tersebut sedang dalam proses penyelesaian oleh Notaris ke kementrian Hukum dan Hak asasi manusia 5. Tanggal Efektif Penggabungan Usaha ( Marger ) ini menunggu persetujuan dari mentri kehakiman dan hak asasi manusia atas perubahan anggaran dasar PT. Anugerahdharma Yuwana Banyuwangi. Demikian Pengumuman ini dibuat dan disampaikan agar semua pihak yang berkepentingan dapat mengetahuinya. Banyuwangi,19 Januari 2013 Direksi PT BPR Anugerahdharma Yuwana

36

Sabtu 19 Januari 2013

PMII Galang Dana untuk Korban Banjir SITUBONDO - Banyaknya musibah banjir yang terjadi di negeri ini membuat PK PMII Unars Situbondo melakukan penggalangan dana di sejumlah perempatan Kabupaten Situbondo kemarin (18/1). Hasil penggalangan dana tersebut akan diberikan kepada warga yang menjadi korban banjir. Menurut seorang mahasiswa, Fathor Rosid, penggalangan dana yang dilakukan itu

merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Sebab, wilayah yang terkena banjir tidak hanya di Kabupaten Situbondo, melainkan juga di wilayah lain, seperti Jakarta. “Ini adalah bentuk kepedulian. Tidak lebih dari itu,” kata Rosid saat menggalang dana. Dijelaskan, hasil penggalangan dana tersebut akan diberikan langsung kepada mereka yang membutuhkan. Warga yang

PEDULI: Beberapa mahasiswa Unars menggalang dana di perempatan Situbondo kemarin (18/1).

rumahnya roboh, barangnya hilang, dan sebagainya, akan diberi santunan. “Yang pasti akan kami berikan secara langsung. Sebab, di Situbondo saja ada puluhan rumah yang roboh,” imbuhnya. Lebih jauh, jika nanti hasil penggalangan dana itu banyak, maka tidak menutup kemungkinan juga akan diberikan kepada warga di wilayah lain yang juga terkena banjir. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

Harga Termurah Bergaransi Resmi dan Berhadiah Mobil Rp 3.650.000. Toko Bina Usaha Com – Banyuwangi, notebook Wearnes 1004 hanya Rp 2.250juta. Galaxy Com – Lumajang menawarkan notebook acer E1-431 hanya Rp 3.350juta.

BELI produk IT berstiker HTM dan TelkomselFlash minimal Rp 100ribu di seluruh toko – toko komputer di kota - kota Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan sekitarnya. Tukarkan langsung dengan puluhan hadiah langsung mulai mouse, speaker, puluhan printer hingga notebook serta mug cantik eksklusif di GraPari Telkomsel terdekat. Ditambah lagi dengan hadiah pulhan motor dan Grand Prize berupa 2 mobil Honda Brio. Dapatkan juga tambahan kupon undian dengan hanya melakukan TopUp pulsa Telkomsel di GraPariTelkomsel di kota terdekat.

Tablet dan Notebook Berstiker Harga Termurah Websong slim A10SS hanya Rp 799ribu dan Beyond B Pad dari Rp 850ribu jadi Rp 650ribu. RealPad P700 7” hanya Rp 999ribu. Disusul oleh Treq Pocket Turbo Dual Core hanya Rp 1.750juta. Kemudian Cyrus atomLite hanya Rp 699ribu. Promo heboh datang dari Vandroid yaitu dapatkan diskon Rp 200ribu untuk pembelian vandroid tipe S5A dari Rp 1.499juta jadi Rp 1.299juta dan tipe T3i dari Rp 2.1juta jadi hanya Rp 1.899juta dengan hanya menukarkan handphone

Penawaran Spesial Harga Termurah Seperti dari toko Sahabat Com – Banyuwangi yaitu laptop Acer AO725 hanya Rp 2.750juta. Toko Lab. Persada – Lumajang menawarkan notebook Toshiba C800

atau tab lama anda. Tablet Tabulet TabZ bahkan hanya Rp 700ribu gratis leather case,MyPad Brownies hanya Rp 799ribu. Hot Sale juga ditawarkan CPad 703 dari Rp 1.499juta jadi Rp 999ribu. Sedangkan Zyrex OnePad 7” bahkan hanya Rp 850ribu. Axioo tablet GGA dari Rp 950ribu jadi Rp 750ribu. Sedangkan tablet PixCom Voiz hanya Rp 1.4juta gratis leather case keyboard, jam tangan dan kacamata 3D. Produk terlaris Samsung Galaxy Tab 2 7” ditawarkan hanya Rp 3.550juta. Jadi langsung saja beli notebook atau tablet android yang berstiker HTM dan TelkomselFlash di seluruh toko – toko komputer di kota anda. Dapatkan langsung hadiahnya dan raih kesempatan mendapatkan hadiah puluhan motor dan hadiah utamanya berupa 2 mobil Honda Brio. (adv)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jl. Ronggolawe •

• Rumah Cantik Murah •

• Kapsul Khusus Pria •

• Investasi •

• Chevrolet •

• Mitsubishi New •

Perum permata genteng blok AA-01 Lt 113, Lb 70, rumah cantik, murah,harga 390jt djual 320jt cukup byar 50% sisa 2th lagi bunga 0% ada yg siap sewa 15 jt/th hub 08885105987

Ampuh. Kapsul khusus pria, lbh krs & thn lama, mrh. 085235494602

Dibuka Investasi sengon setot mdl 7 juta tagl 2-9 januari jangka waktu 5 tahun terima 22 juta. huubungi GS INVESMENT 08574680823

Dijual Chevrolet Captiva Aveo Spark baru. Hubungi: Fendy 081336495825

Kredit DP ringan, bunga mulai 0%, hadiah lgsung BB, TV LED, ready Stock, all type, Mirage Pajero L300 dll, T. 081217913037

Djl Rmh Jl. Ronggolawe 36 (SMP 3 Kblnan) Bwi, hrg 250jt (nego). H. 085236396077. TP

• Rumah Banyuwangi •

• Rumah Kebalenan •

BANYUWANGI

• Laptop Bekas •

• Rumah Desa Balak •

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg kash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah + Rumah Sobo •

BANYUWANGI

• Baleno ‘97 •

Menerima laptop bekas yg pingin dijual, Minimal Intel Atom. 081934876969

Jl Baleno 1997, hijau metalik, 69jt nego, tangan prtama, original, 081333346665

• Butuh Dana Cepat? •

• KIA Picanto •

Butuh Dana cepat jaminan BPKB Mobil/ Motor, lgsg cair. 08170051758/500018

Djl Rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jual Gedung •

• STNK •

Dijual Gedung + fasilitas serta isinya bks tampung & pelatihan TKI, dulu PT Iin Era Sejahtera, al: Jl. Inspektur Suwoto 95B Lawang, Malang. LT 10.000m2, LB 4.000m2. Hub: Bu. Tatik 08129901823

Hlg STNK Nopol P 5169 VT, an. Sukadi. Damtelu RT03/02 Kd. Gebang Tegaldlimo Hlg STNK Nopol P 2970 VL, an. Luis Medhy Ferdhyan. Bayurejo 01/02 Bayu, Songgon

Djl Picanto 2005 M/T hitam VR DVD LCD kamera 85 Nett. Hub. 081317774500 TP

• Grand Livina ‘10/’11 •

SITUBONDO • 2 Isuzu Bison • Dijual 2 Isuzu Bison tahun 1993, engkel Box posisi jalan, kondisi prima. Berminat, Hubungi: 085258568953

Dijual Nissan Grand Livina 1.8 HWS Grey 2010/2011 tangan 1 dari baru, kc v-cool, mulus sekali, istimewa. Buktikan! 190jt nego. Hubungi 081234587000

• Chevrolet Aveo ‘03 •

• suzu New panther ‘05 •

Dijual Chevrolet Aveo 1.5L MT tahun 2003 hitam metalik, harga 86,5 jt juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Isuzu New panther TBR 541 tahun 2005 biru muda metalik, harga 136,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub:i (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Grand Livina ‘08 •

• Grand Max ‘10 •

Dijual Nissan Grand Livina XV I.5MT tahun 2008, hitam metalik, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Grand Max S40IRV ZMDEJJ HJ tahun 2010 hitam, harga 96,5 juta nego, barang istimewa, bsa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Mitsubishi Kuda ‘00 •

• Honda Jazz ‘06 •

Dijual Mitsubishi Kuda VB5W GLS tahun 2000 hijau tua metalik, harga 78,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz 06 idsi, silver stone, matica, harga 130 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 - 081335897888

BANYUWANGI • Belakang Pemda • Djl tnh blkg Pemda L493m2 (280+213)m2 (2 SHM) dpt kredit. Hub:081909915577

• Tanah Kebun • Dijual tanah kebun di Kalipuro 1,3 Ha, Hub: Arya 082141057540. Tdk trma SMS

Djl Tanah + bangunan L 10 x 14,5 = 145m2, bisa di beli dengan cash atau kredit & juga bisa disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI

BANYUWANGI Djl Tnh+Rmh ada towernya. LT 1.100m2, 10 kmr tdr (msg2 KM dlm, springbed, TV, almari) 6kmradaAC,4kmrfan.Parkirkndaraan&tman luas.Jl.IkanLayurno.8SoboBwi.H:081234679000

• Pelaksana Proyek • Dbthkn Pelaksana Proyek, pglmn krm ke Hotel Ketapang Indah Jl. Gatot Subroto KM6 Bwi.

• Sales Oprs. Manager • • Ruko 2 Lantai • BANYUWANGI

Dcari Sales Oprsional Manjr Cons Goods, pnglmn 3 th. Ke: hrdmanajer@gmail.com

• Ruko & Rumah •

• Admin •

Dkontr ruko uk +10x20m2 lok Bwi Giri, hrg 12 jt & Djl rmh L +330 hrg 175jt di Mojopanggung Cking Bwi msk Gg + 200m. H: 087755630534

Sebuah perusahaan membutuhkan segera Admin, Wanita, max 25th, pendidikan minimal SMA/SMK, bisa komputer. Hubungi: 081234561678 / 085236627246

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

• Marketing • Dijual/dikontrakkan Ruko 2 lantai, lokasi strategis di Jalan Brawijaya. Cocok untuk perbankan/usaha/kantor. Hubungi 081336189804

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua

Dbthkn Marketing P/W max 30th min D1 pnmpiln mnrk&komp dg baik, krja dg deadline ktat&team work. Kirm: PT F1 Perkasa Jl. Pantai Pacemengan Blimbingsari Rgjampi Bwi eml: f1perkasa@yahoo.co.id

• Admin & Sales • Dbutuhkn Admin, max 25th, min SMA Kompt (min rumus2 Excel) pnglmn min 2th. Sales, max 25th, min SMA, jujur ulet, pglmn min 2th. Bersedia luar kota. Lamr: Jl. Gajah Mada 43C Banyuwangi

JEMBER • Admin, Auditor, Kpl Toko • Pss Admin,p/w,min D3,max30th.Auditor min D3/W/35th. Kepala Toko,min D3, max30th. Krm ke F1 Advertising Jl. Hayam Wuruk XIII/ No.100 (0331)410789 Jbr, email: f1printing@yahoo.com. Maks 31 Januari 2013

BALJEBOL

Sabtu 19 Januari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

PILKADA

Canangkan 132 Desa Produktif

Kiai Maksum Tolak Lamaran Parpol BONDOWOSO - Meski ada parpol dan tokoh masyarakat yang melamar KH Muhamad Maksum untuk maju pada pilkada 2013, ternyata pimpinan ponpes Al Islah Grujugan itu, enggan untuk maju sebagai cabup.”Pada awal-awal tahun 2012 lalu, sudah ada parpol dan tokoh masyarakat yang menginginkan saya untuk maju pada pilkada 2013. Namun, saya menolaknya secara halus,” ungkapnya saat berdialog dengan para tamunya di Ponpes Al Islah, kemarin (18/1). Bahkan, KH Maksum mengatakan, dia tetap berkonsentrasi untuk mengurus para santrinya yang menempuh pendidikan di Al Islah Dadapan Grujugan. “Saya lebih sibuk atau fokus mengurus ponpes saja,’ katanya. Selain itu, kesibukannya sebagai kiai dan pengusaha, juga tidak memungkinkan untuk ikut-ikut sibuk menjadi cabup.”Biarlah, untuk urusan calon bupati diserahkan kepada orang yang mumpuni di bidangnya saja,” katanya. Namun begitu, dia berharap, siapapun orangnya yang maju sebagai cabup cawabup 2013 adalah yang terbaik bagi masyarakat Bondowoso. “Kami cuma bisa berdoa, semoga pada pilkada 2013 nanti, terpilih bupati dan wakil bupati yang terbaik bagi masyarakat Bondowoso,” katanya. Dan yang lebih penting, proses demokrasi pada pilkada 2013, berlangsung aman dan lancar.”Tidak ada gejolak apalagi sampai terjadi bentrok antar pendukung cabup cawabup yang bersaing semoga semuanya berjalan damai,” katanya. Dia prihatin dengan kejadian tindak kekerasan yang terjadi antar massa pendukung calon gubernur di Sulawesi Selatan dan kejadian yang terjadi di Papua.”Itu gara-gara pilkada, mereka melakukan bentrok. Padahal, mereka saling bersaudara ini yang tidak saya inginkan,” katanya. Sehingga tujuan pilkada yang mulia, justru menjadikan sebab perpecahan.”Itu artinya, terjadi kemunduran nilai,” katanya. Selain itu, rasa nasionalisme juga menurun.”Seharusnya, NKRI ini kita junjung tinggi bukan malah merusaknya dengan perselisihan bahkan sampai bentrok antar sesama pendukung calon kepala daerah,” katanya. (eko/wah/jpnn)

CUACA BURUK

ISTIMEWA

DESA PRODUKTIF: Menakertrans Muhaimin Iskandar saat melihat produk-produk kerajinan yang dihasilkan oleh desa produktif dalam sebuah pameran.

JEMBER – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mencanangkan pengembangan 132 desa produktif yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Peresmian program Desa Produktif 2013 ini dipusatkan di Desa Tutul, Balung, Jember, hari ini (19/1). Pencanangan dilakukan oleh Menakertrans Muhaimin Iskandar Program desa produktif adalah suatu desa yang masyarakatnya memiliki kemauan dan kemampuan untuk memanfaatkan secara kreatif dan inovatif seluruh potensi sumber daya yang dimiliki. Sehingga dapat menciptakan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas pedesaan tersebut. “Program desa produktif ini diharapkan dapat menciptakan puluhan ribu wirausaha penggerak ekonomi desa,” ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar melalui Suhartono, kepala Pusat Humas Kemenakertrans kemarin. Muhaimin mengatakan, pengembangan desa produktif ditujukan menciptakan kesempatan kerja baru dan penyerapan tenaga kerja di kawasan pedesaan. Dengan adanya program ini, diharapkan laju urbanisasi ke kota-kota besar dapat ditekan. “Lapangan kerja dan kesempatan kerja baru harus diciptakan di kawasan pedesaan untuk mengurangi pengangguran,” jelas Muhaimin. Pencanangan desa produktif ini merupakan salah satu cara merevitalisasi kembali semangat dan komitmen untuk melanjutkan gerakan produktivitas mulai dari desa-desa. “Dilakukan secara serentak dan berkelanjutan,” imbuhnya. Dengan menjadikan desa sebagai titik awal, kata dia, semua program pembangunan akan diarahkan kembali desa. (ram/har/jpnn)

Sopir dan Petugas Portal Pasir Bentrok Jalur Lumajang Malang Macet Total LUMAJANG – Puluhan sopir truk pasir terlibat bentrok dengan petugas portal pasir PT Mutiara Halim di Prononjiwo, Lumajang, Kamis (17/1) petang. Bentrok itu bermula dari aksi para sopir yang memprotes kenaikan tarif portal pasir. Dari informasi yang dihimpun, sejak Kamis pagi sudah tersiar kabar bahwa para sopir pasir hendak berunjuk rasa. Mereka memprotes kenaikan tarif portal pasir PT Mutiara Halim dari Rp 2 ribu menjadi Rp 8 ribu per truk. Tetapi, rencana itu sempat akan dibatalkan menjelang siang. Namun, pada petang hari sekitar pukul 18.30 massa dari kalangan sopir pasir melakukan aksi. Di depan portal pasir, para sopir melakukan protes.

HIDUNG BOCOR: Korban yang mengalami luka jalani perawatan di RS Bhayangkara, Lumajang.

RADAR JEMBER/JPNN

Truk yang bermuatan pasir diparkir memanjang di jalan menuju menuju portal. Sopir dan petugas terlibat ketegangan hingga pecah bentrok fisik. Melihat kondisi itu, sopir truk pasir dari luar kota yang hendak masuk Lumajang turun membantu rekan-rekannya. Suasana menjadi kacau. Massa sopir truk melempari petugas portal dengan

menggunakan batu, kayu, dan benda keras lainnya. “Kami tidak terima kenaikan tarif ini,” kata salah seorang sopir truk pasir. Petugas portal tidak tinggal diam. Mereka sempat memberikan perlawanan walaupun jumlahnya kalah banyak. Karena kalah jumlah, petugas portal kewalahan. Bahkan, ada petu-

gas portal yang mengalami luka-luka akibat lemparan batu. Amukan massa sopir yang kebanyakan dari Malang dan Blitar itu membuat portal pasir yang berada di sekitar perbatasan Lumajang – Malang itu rusak karena dirobohkan para sopir. Beberapa saat kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Petugas berusaha meredam bentrok tersebut. Petugas juga mengamankan korban dari petugas portal ke Mapolsek Pronojiwo. “Kami datang langsung mengamankan petugas portal agar tidak dihakimi massa,” ungkap Wakapolres Kompol Andy Arisandi. Ketika petugas berusaha mengamankan petugas portal, para sopir sempat melukai petugas portal. Salah seorang petugas portal mengalami yang luka serius. Korban yang mengalami luka itu dibawa ke RS Bhayangkara, Lumajang. (fid/har/jpnn)

Pendapatan Ijen  Hilang Ratusan Juta

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

GANGGU ARUS LALU LINTAS: Jalan Moch Sruji Wuluhan yang diblokir warga karena tergenang air cukup tinggi.

Diguyur Hujan Deras, Jalan Sruji Banjir

Status Siaga, BKSDA Tidak Tarik Tiket

WULUHAN – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Pahlawan dan Jalan Moch Sruji, Dusun Krajan, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, terganggu. Pasalnya, jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Ambulu dengan Balung tersebut tergenang air setinggi 40 cm, setelah turun hujan sejak sore Kamis (17/1) sekitar pukul 15.00. Akibatnya, genangan air tersebut cukup menganggu pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Tak hanya sepeda motor yang macet di tengah jalan. Kendaraan roda empat juga sempat didorong beberapa warga karena terjebak genangan air. Terjadinya genangan air di jalan tersebut tidak hanya sekali saja terjadi. “Setiap kali hujan turun cukup deras, selalu kebanjiran,” ujar Cakra, warga setempat. Dijelskan, genangan air di jalan raya di Dukuh Dempok hingga Jumat siang kemarin masih belum surut. Demikian juga dengan genangan air di Jalan Moch Sruji, tepatnya sebelah barat Mapolsek Wuluhan tembus lapangan Dukuh Dempok. Untuk memperingatkan pengendara, warga sekitar memblokir jalan tersebut dengan memasang kayu dan bambu agar tidak ada kendaraan roda empat yang melintas. Tak pelak, pengendara roda empat harus mencari jalan alternatif agar tidak terjebak banjir. Menurut Sukiman, tukang becak yang biasa mangkal di pasar sekitar lokasi genangan mengatakan, setiap hujan deres pasti jalanan tergenang air cukup tinggi. Atas kenyataan tersebut, pihaknya meminta agar pemerintah sigap dan mencari solusi agar genangan air tidak terjadi lagi ketika hujan datang. “Seharusnya pemerintah harus tanggap dengan kondisi jalan yang setiap hujan deras selalu banjir. Karena sekitar jalan yang banjir ini banyak pertokoan dan rumah warga,” katanya. (jum/wnp/jpnn)

BONDOWOSO – Kondisi Gunung Ijen yang berstatus Siaga sepanjang 2012 membuat pihak BKSDA Wil III Jember yang menjadi pemangku Tawan Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen tak berani untuk menarik karcis masuk kunjungan. Tak heran, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari karcis masuk kawasan di Pos Paltuding, Sempol, merosot tajam. Berdasarkan keterangan Sunandar Trigunajasa, Kabid BKSDA Wil III Jember, sepanjang 2012, pihaknya hanya membuka kawasan ijen pada akhir Juni hingga pertengahan Agustus. “Jadi kami menarik karcis hanya sekitar dua bulan itu,” ujarnya. Karena hanya di dua bulan tersebut, kondisi Ijen turun dari Siaga (level III) menjadi waspada. Dari dua bulan saja, BKSDA mengantongi PNBP sekitar Rp 70 juta. Jumlah tersebut tentu merosot tajam. Di mana pada saat normal, biasanya sumbangsih dari tiket masuk kawasan bisa mencapai Rp 300 juta. Tiket masuk wisatawan lokal ke Ijen dipatok Rp 2.000,

JUMAI/RADAR JEMBER

CURANMOR: Polisi berhasil membekuk pelaku pencurian berikut barang buktinya.

Maling Motor Ditangkap Massa TANGGUL - Sejumlah warga di sekitar pertokoan di Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Rabu malam, berhasil menangkap pencuri kendaraan bermotor (curanmor), yang hendak membawa kabur motor milik Arif Pujianto, warga Dusun Teko’an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Arif yang hendak membeli jamu di area komplek pertokoan itu, memarkir motor Honda Supra X, tidak jauh dari tempatnya membeli jamu. Begitu dirinya

selesai meminum jamu, di kedai jamu itu, betapa kegetnya, saat dia melihat motornya, tidak ada lagi di tempat parkir. Sontak, dia mencari motor yang sudah hilang itu. Tidak jauh dari tempat motornya di parkir, Arif melihat seorang pemuda sedang menuntun dan berusaha menghidupkan motor miliknya. Merasa sendiri, Arif lantas meneriaki maling kepada pemuda yang membawa kabur motornya itu. Mendengar teriakan Arif, pu-

luhan warga yang ada tidak jauh dari lokasi hilangnya motor Arif, mengepung lantas menangkap pemuda itu. Ternyata benar dugaan Arif benar, pemuda itu merupakan pelaku pencurian motor miliknya. Tanpa dikomando, warga yang sudah geram, langsung menghajar pemuda yang ternyata bernama Samsul Arifin itu. Setelah puas menghajarnya, petugas kepolisian Sektor Tanggul, tiba ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku. (jum/mg3/wnp/jpnn)

sementara untuk wisatawan asing Rp 15 ribu. Sunandar menambahkan, ketika status Siaga, maka pihaknya tidak berani untuk menerapkan penarikan tiket. Apalagi, saat Siaga, wisatawan hanya dibatasi hingga radius sekitar 1,5 kilometer dari puncak Ijen. Kendati begitu, banyak wisatawan yang tetap ingin sampai ke kawah. Bagi turis yang tetap berkeinginan untuk naik ke kawah, pihak BKSDA sempat menerapkan kebijakan yaitu dengan adanya surat pernyataan bermaterai dan tidak memungut tiket masuk kawasan. Dengan seperti itu, maka turis bersangkutan bertanggung jawab penuh atas keselamatan dirinya.            Dia mengungkapkan, status Siaga Ijen memang tak mempengaruhi kunjungan.    Berbagai pesona di kawah Ijen mampu  menarik wisatawan. Selain panorama kawah yang dikenal indah, aktifitas penambang belerang menjadi daya tarik sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, pesona blue fire (cahaya biru) di sekitar lokasi tambang belerang juga menjadi pesona tersendiri yang menarik minat wisatawan.(esb/wah/jpnn) 

Mahasiswa Harus Beri Pencerahan Hukum

ISTIMEWA

DIALOG: Kepala Biro Radar Genteng Abdul Aziz (pegang mikrofon) menjawab pertanyaan peserta kemarin sore.

GENTENG - Sebagai salah satu komponen agen perubahan, para mahasiswa Jurusan Syariah diharapkan memberikan pencerahan di bidang hukum kepada masyarakat. Sebab, saat ini banyak masyarakat yang masih awam hukum, sehingga kerap dimanfaatkan oknum tertentu. Hal itu terungkap dalam pembukaan pendidikan kilat di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Ibrahimy, Kecamatan Genteng, kemarin. Diklat bertema “Keadilan Substantif dalam Realitas Hukum di Indonesia”. Pembukaan yang diisi dialog tersebut menghadirkan narasumber Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banyuwangi Misnadi SH: Wakil Ketua Peradi Muzayin SH, dan Kepala Biro Genteng Jawa Pos Radar Banyuwangi Abdul Aziz. Dalam dialog tersebut, para mahasiswa mengungkapkan bahwa banyak sekali kasus hukum

yang terjadi di masyarakat justru jauh dari rasa keadilan. Misalnya, ketika ada sebuah kasus hukum, kedua pihak sebenarnya sudah sepakat berdamai dan tidak berniat menempuh jalur hukum. “Tapi kadang penegak hukum justru memprosesnya. Terus di mana rasa keadilannya kalau begini,” tanya seorang peserta. Selain itu, beberapa penanya juga menyebutkan bahwa sering ada kasus hukum yang melibatkan masyarakat kecil tapi jarang ada yang mau mendampingi secara sukarela. “Kehadiran advokat di mana? Apa karena masyarakat kecil nggak punya biaya?” tanya peserta lain. Menanggapi hal tersebut, Misnadi menjelaskan bahwa tidak semua kasus hukum bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, harus tetap diproses melalui pengadilan. “Kecuali delik aduan bisa kekeluargaan,” sebutnya. Mengenai

ketidakhadiran advokat dalam kasus yang melibatkan warga miskin, Misnadi membantahnya. Menurutnya, setiap saat advokat, termasuk dirinya, siap memberikan pendampingan secara gratis bagi warga kurang mampu. “Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 18 2003 tentang advokat. Advokat bisa memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma,” tandasnya. Narasumber lain, Abdul Aziz, tidak menampik bahwa masyarakat yang awam hukum kerap dimanfaatkan berbagai oknum untuk mengambil keuntungan tertentu. Pihaknya berharap agar semua yang melek hukum, khususnya mahasiswa STAI Ibrahimy ikut memberi pencerahan. “Di lingkungan kita masih banyak yang awam dan menjadi korban ketidaktahuan hukum. Maka dari itu, menjadi tugas kita semua, khususnya adik-adik mahasiswa,” tandasnya. (azi/c1/aif)

42

Sabtu 19 Januari 2013

Harga Ipad dan BB Miring di Maju Mapan BINGUNG mencari barang elektronik untuk mendukung aktivitas Anda? Silakan datang ke Toko Maju Mapan di Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi. Toko yang menyediakan barang elektronik, seperti laptop, komputer perkantoran, projector, dan kamera CCTV. Bahkan, absensi sidik jari ada di toko ini. Jika Anda mencari BlackBerry (BB) asli bergaransi TAM, maka Toko Maju Mapan pilihan yang tepat untuk dikunjungi. Apalagi, juga tersedia tablet merek Samsung, Advance, Axioo, dan IPad. Direktur CV Maju Mapan Banyuwangi Herman Soetjahjo mengatakan, tokonya menyediakan berbagai barang elektronik yang didukung garansi

resmi. Pihaknya menyadari jika barang yang dijual adalah elektronik, maka jaminan garansi akan diberikan kepada pembeli. Herman menjamin, harga barang di tokonya sangat miring. Untuk memiliki barang yang ditawarkan, pihaknya memberikan fasilitas kredit bisa dengan uang muka atau tanpa uang muka. Angsuran dan bunga sangat ringan, bahkan proses cepat. Proses kredit ini didukung Adira, FIF Spektra, dan Koperasi Srikandi. “Jadi mulai saat ini, jika Anda membutuhkan laptop maupun Ipad atau lainnya, bisa langsung dibeli di Maju Mapan di Jalan Jagung Suprapto, Ruko barat stadion Diponegoro,” katanya. (adv/irw)

RAMAI: Ruko Maju Mapan di barat Stadion Diponegoro menjual elektronik dengan harga miring.

TOHA/RaBa

PERUMAHAN

GDI Regency Solusi Hunian Baru

DENY/RaBa

AKSES JALAN DEKAT: Rumah RSH di Bumi Yosomulyo terlihat asri.

TEPAT sekali jika Anda memilih rumah yang benar– benar baru. Sebab, Anda tidak perlu repot mengeluarkan biaya renovasi, membetulkan pipa air, atau mengganti kabel listrik. Tempat tinggal Anda sudah siap huni dan kunci telah diberikan kepada Anda. Kini berpikir apalagi? Di mana letak rumah baru Anda? Perumahan Griya Dadapan Indah (GDI) Regency telah memberikan solusi. Tempat hunian bagi Anda yang tepat dan nyaman itu berada di Jalan Jember KM. 7 Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Ada berbagai fasilitas, seperti Cafe and Resto, karaoke, studio musik, VIP meeting room, musala, pasar pagi, lapangan futsal dan voli, serta kolam renang. Bahkan, ada sekolah Taman Kanak–Kanak (TK), play group, fashion school, dan senam aerobic

(khusus wanita). Sistem keamanan dijamin 24 jam dan one gate system. Fafan Luika, pemilik Griya Dadapan Indah Regency mengungkapkan, kelebihan lain adalah harga sangat terjangkau bagi kantong masyarakat. Harga proyek baru bisa saja lebih rendah daripada rumah yang dijual kembali. Artinya, Anda akan mendapatkan fasilitas yang benar–benar lebih baik. Anda juga tidak perlu lagi merenovasi rumah tersebut. “Jadi, tinggal membawa barang dan pakaian saja, dan langsung bisa menikmati hunian baru Anda,” katanya. Ayo kunjungi sekarang juga! Manfaatkan waktu libur Anda untuk datang ke kantor pemasaran Griya Dadapan Indah Regency. Bisa juga menghubungi nomor telepon 081333565758, 081999565758, atau 081803556688. (adv/irw)

MEGA/RaBa

TERJANGKAU:Rumah di Griya Dadapan Indah Regency tipe 75 -120 hanya dipatok harga KPR Rp 200 juta.

Rumah Kecil Bukan Halangan Pilih Mebel

Bumi Yosomulyo Bisa Dicicil 20 Tahun LOKASI bagus serta kemudahan proses kredit, yang ditunjang KPR-BTN adalah penawaran menarik dari PT. Prowina Hantyasto, pengembang Perumahan Bumi Yosomulyo Genteng. Menurut Direktur PT. Prowina Hantyasto, Tri Yuli Susanto, SE, akses jalan juga bisa cepat dijangkau dari pusat Kota Genteng atau menuju kota Jajag. Posisi strategis itu juga menjadi penawaran menarik lainnya, karena memiliki nilai investasi menggiurkan. “Untuk memilih perumahan yang tepat memang harus melihat faktor-faktor, seperti akses jalan dan lokasi. Sebab akan mempengaruhi investasi di masa mendatang,” kata pria yang akrab dipanggil Totok itu. Pria yang sudah lama menggeluti dunia perumahan itu menjelaskan, Bumi Yosomulyo bukan hanya tepat untuk dihuni sebagai hunian, namun juga untuk tempat refreshing. Udaranya masih segar dan hawa sejuk menjadikan hunian itu sebagai incaran pembeli. “Perumahan dengan gaya minimalis modern ini tertata apik dan nyaman dengan lokasi strategis berada di antara Kota Jajag dan Genteng, menjadikan tempat hunian ini cocok bagi Anda, yang mempunyai mobilitas tinggi. Terutama bagi yang menyukai konsep hunian segar dan nyaman, jauh dari kebisingan kota,” kata pria asal Probolinggo itu. Ada dua pilihan rumah yang ditawarkan, yakni rumah tipe 36/48 dan rumah tipe 45/98. Harga sangat terjangkau. Tipe 36/48 bisa didapatkan dengan harga Rp 75 juta, sedangkan rumah tipe 45/98 hanya Rp 135 juta. Pembayaran bisa dilakukan dengan angsuran. Persyaratannya cukup mudah. “Bunga kredit ditawarkan 7,25 persen dengan angsuran Rp 15 ribu per hari atau dengan jenjang masa kredit 20 tahun. Informasinya silakan hubungi 081336918699 atau 081939742999,” kata anggota REI itu. (adv/irw)

GALIH COKRO/RaBa

AMAN: Produk-produk perawatan VZ Skincare membantu mengatasi kulit agar terlihat segar kembali.

Microdermabrass Atasi Tekstur Kulit KELUHAN kulit keriput bukan hal sulit untuk diatasi. Begitu juga garis penuaan pada kulit, tekstur kulit tidak merata, kulit terbakar matahari, dan masalah jerawat. Bahkan, banyak bekas luka jerawat. VZ Skincare, klinik kecantikan, akan membantu mengatasi berbagai keluhan kulit Anda dengan Microdermabrass serum. Prosedur perawatan mikrodermabrass ini mudah, biay-

anya sangat terjangkau, dan aman bagi semua jenis kulit. Dijamin memberikan hasil wajah yang lebih segar dan tampak awet muda. Bahkan, hasil yang didapatkan relatif permanen. Mi c ro d e r m ab ra ss telah dipakai secara luas untuk mengatasi kelainan kulit. Seperti mengecilkan pori- pori yang membesar, sehingga kulit akan menjadi lebih halus. Selain

itu, mengurangi kadar minyak pada kulit yang berlebihan, menghilangkan luka bekas jerawat, dan mencegah pembentukan jerawat kembali. Bahkan bisa juga untuk menghilangkan selulit. Apakah masih ragu untuk mendapat kulit lebih halus, bersih, dan cerah? Saatnya Anda melangkah ke VZ Skincare di Jalan S. Parman No. 115A, Pakis, Banyuwangi. (adv/irw)

MEMILIKI rumah berukuran kecil bu- jadi adalah ketika di rumah muncul kan menjadi halangan untuk memilih banyak rayap atau kondisi rumah aneka ragam mebel. Namun, harus lembab. Solusinya mudah. Yang perlu pandai menata ruang dan menyesuai- diperhatikan saat memasang lemari kan jenis furniture yang akan dipakai. di ruangan, sebaiknya tidak dirapatSalah satu yang perlu diperhatikan kan ke dinding. Sebab, ruangan yang adalah memilih lemari yang akan lembab menjadikan lemari cepat dipakai di ruangan yang kecil. Nah, rusak jika menempel dinding yang dalam memilih lemari, model yang basah. “Sebaiknya di bagian belakang sesuai adalah lemari geser atau lemari lemari dilapisi plastik,” saran pria yang slide. Lemari geser ini akan menghe- akrab disapa Alex itu. mat ruang, karena tanpa harus memAlexander menambahkan, memiliki buka atau menutup pintu, sehingga rumah kecil bukan jadi persoalan. Kontidak memakan tempat. sumen bisa berkonsultasi kepada Putra Aneka ragam bentuk lemari geser Arjuna Mebel. “Kita bisa membantu bervariasi, sehingga tinggal menye- memilihkan produk yang benarsuaikan selera. Begitu pun dengan benar sesuai selera, dan tentu saja warna yang bisa disesuaikan dengan sesuai kebutuhan yang dikehendaki warna dindingnya. Koleksi lemari ge- konsumen,” tambahnya. (adv/irw) ser ini dapat ditemukan dengan mudah di Toko Mebel Putra Arjuna Situbondo. Harga lemari geser ini cukup sepadan, berkisar mulai Rp 800 ribu hingga Rp 2 juta. M e n g e n a i d aya tahan, Alexander, pemilik Toko Putra Arjuna mengatakan, kualitas lemari sebetulnya bergantung YUSROH/RaBa dari perawatan. Ma- LENGKAP:Toko Putra Arjuna menawarkan aneka salah yang sering ter- macam mebel dan lemari.

Toko Alkes Sedia Tensi Darah LENGKAP: Bermacam alat kesehatan bisa didapatkan di Toko Alkes Genteng.

NUGROHO/RaBa

TOKO Alat Kesehatan (Alkes) Genteng menyediakan alat tensi meter Aneroid. Alat itu biasa digunakan oleh dokter atau perawat untuk memeriksa tekanan darah pasien. Tensi meter Aneroid terdiri dari meteran pengukur tekanan, balon pompa, selang, dan kain ke lengan pasien. Pengukuran dengan cara manual dipercaya lebih akurat dari yang otomatis. Tensi meter Aneroid diproduksi dengan teknologi canggih, sehingga akurat.

Memiliki alat ini di rumah sangat penting. Sebab, dengan begitu kita mengetahui tekanan aliran darah terhadap dinding arteri. Tekanan darah paling tinggi disebut tekanan darah systolic, sedangkan paling rendah adalah tekanan darah diastolic. Keduanya penting untuk mengevaluasi status tekanan darah. Banyak faktor fisik yang mempengaruhi tekanan darah. Misalnya, aktivitas fisik, kelelahan atau perbedaan waktu pagi atau malam.

Pada pagi hari, tekanan darah biasanya rendah dan akan semakin tinggi menjelang siang sampai sore. Pada musim panas juga rendah dan tinggi pada musim dingin. Untuk itulah, alat ini sangat penting untuk dimiliki sendiri. Untuk informasi bisa hubungi Toko Alkes di barat RSUD Genteng dengan nomor hand phone 082330216000 atau Pin BB 25936879. Toko Alkes juga melayani servis segala macam alat kesehatan. (adv/irw)

BERITA UTAMA

Sabtu 19 Januari 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Segera Ajukan Penangguhan Penahanan n BOS... Sambungan dari Hal 33

Sebelum ditahan kejaksaan, kedua tersangka yang masih bersaudara itu sempat menjalani pemeriksaan secara maraton. Dodik dan Dwinta tiba di gedung Kejari Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi, sekitar pukul 09.30 kemarin. Dengan didampingi pengacaranya, dua tersangka langsung menuju ruang penyidikan di lantai dua Kejari Banyuwangi. Setelah dua jam lebih menjalani pemeriksaan, penyidik kejaksaan memberikan kesempatan kedua tersangka istirahat dan melaksanakan Salat Jumat. Saat diberi kesempatan istira-

hat, dua bos PT Pancoran asal Kabupaten Jember itu sempat meninggalkan kejaksaan dengan naik Toyota Innova. “Sementara no comment dulu, nanti saja saya kontak,” kata pengacara tersangka, Eko Yudi SH, saat dicegat di Kejari Banyuwangi siang kemarin. Baru sekitar pukul 13.30 kedua bos PT Pancoran ter sebut kembali menjalani pemeriksaan di kejaksaan. Pe meriksaan secara tertutup itu berlangsung hingga pukul 16.10. Terkait hasil pemeriksaan, tim Kejari yang mengusut dugaan korupsi di RSUD Genteng itu menyatakan kedua tersangka langsung ditahan. Sementara kejaksaan me-

ni tipkan kedua bos PT Pancoran tersebut di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Dengan didampingi ketua tim pengusutan, Djoko Susanto SH, kedua tersangka dikirim ke lapas sekitar pukul 16.45. Mereka menumpang mobil Toyota Kijang milik Kejari. “Kedua tersangka kita kirim ke LP,” kata Kajari Syaiful Anwar. Pemanggilan kedua tersangka itu sebenarnya sudah yang kali kedua. Sebelumnya, Kejari sudah melakukan pemanggilan pertama Senin lalu (14/1). Saat itu, Dodik dan Dwinta tidak bisa hadir dengan alasan sakit. “Kalau dipanggil tiga kali tidak datang, akan kita panggil secara paksa,” ancam Kajari Syaiful pekan lalu.

Sementara itu, pengacara Dodik dan Dwinta, yakni Eko Yudi SH, saat dikonfirmasi pe tang kemarin mengakui kliennya yang baru diperiksa itu telah ditahan pihak Kejari Banyuwangi. “Semua ditahan. Sekarang ini saya sedang mendampingi di LP (Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi),” katanya saat dikonfirmasi melalui ponsel petang kemarin. Menurut Eko, pemeriksaan yang dijalani kliennya itu seputar tugas dan peran sebagai komisaris dan direktur PT Pancoran. Dalam pemeriksaan itu, kliennya ditetapkan sebagai tersangka dan dianggap melanggar Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Ti-

pikor). “Kita akan mengikuti prosedur,” ujarnya. Menyikapi kliennya yang telah ditahan, Eko menyebut pihaknya

akan mengajukan penangguhan penahanan. Rencananya, surat penangguhan penahanan akan diajukan Senin (21/1) menda-

tang. “Sabtu dan Minggu itu kan libur, jadi penangguhan akan kita ajukan Senin,” cetusnya. (abi/ c1/bay)

Rata-rata 6.000 Transaksi per Bulan n REMITANSI... Sambungan dari Hal 33

Terkait asal pengiriman uang TKI itu, kata Asro, tidak ada perubahan dengan tahun 2011. Pengirim uang masih didominasi TKI yang

bekerja di Arab Saudi, Malaysia, Singapura, dan Hongkong. Pengirim uang didominasi TKI asal Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Genteng. Sebagian besar uang kiriman TKI ke Banyuwangi masuk ke kantor Pos

di dua kecamatan tersebut. Di kecamatanlaintetapadaremitansi, tapi tidak sebesar remitansi yang masuk di Kecamatan Pesanggaran dan Genteng. Per orang, nilai remitansinya rata-rata di atas Rp 1 juta. (afi/c1/bay)

Yang Rusak Segera Diperbaiki n PASANG... Sambungan dari Hal 33

Semangat pembangunan portal itu, lanjut Mudjiono, untuk memproteksi jalan kelas III. Proteksi perlu dilakukan agar jalan awet, sehingga kepentingan masyarakat umum terpenuhi. “Sesuai perencanaan, jalan kelas III sanggup bertahan hingga lima tahun,” tegas Mudjiono. Jika penggunaan jalan kelas III mengacu UU 22 2008 tentang jalan, maka selama lima tahun jalan tidak akan rusak. Ke-

nyataan di lapangan, ungkap Mudjiono, jalan kelas III banyak yang rusak sebelum sampai lima tahun. Salah satu penyebabnya, jalan kelas III dilalui kendaraan dengan muatan delapan ton lebih. Padahal, jalan kelas III hanya boleh dilalui kendaraan dengan muatan maksimal delapan ton. Sebelum pemasangan portal di lakukan, lanjut Mudjiono, pemerintah daerah sudah memasang rambu larangan melintas bagi kendaraan bermuatan delapan ton lebih. Namun,

rambu itu tidak efektif. “Solusi terakhir, ya dibangun por tal. Tujuannya melindungi kepentingan masyarakat umum,” katanya. Terkait portal yang dirusak, kata Mudjiono, pihaknya akan memperbaiki kembali. Untuk mengantisipasi peru sakan terulang, pihaknya akan berkoordinasi dengan forum pimpinan kecamatan (forpimcam). Pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku perusakan portal dalam bentuk apa pun. “Kita sudah me-

ngantisipasi kemungkinan adanya perusakan lagi. Kalau ada perusakan lagi, pelaku pasti ketahuan. Kita sudah pasang petugas khusus,” katanya. Pemasangan portal itu, tambah Mudjiono, sebenarnya tidak terlalu kaku. Artinya, jika ada kebutuhan darurat dan mendesak, portal itu bisa dibuka. “Kuncinya ada di masingmasing kecamatan. Karena itu, kami mohon dengan hormat warga sekitar portal ikut menjaga portal itu,” pintanya. (afi/ c1/bay) ALI NURFATONI/RaBa

Banyuwangi Groundbreaking, Daerah Lain sudah Peresmian

n PEMKAB...

Sambungan dari Hal 33

Hadir pula Kepala Badan Pelayanan Izin Terpadu (BPPT) Abdul Kadir, Kepala Ba gian Pe rekonomian Abdul Rachman, dan Kepala Dinas Perin dustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disprindagtam) Hary Cahyo Purnomo. Endingnya, Asisten Pem bangunan dan Kesra Suhartoyo ditunjuk sebagai kepala desk ekonomi. Bupati Anas mengatakan, desk ekonomi bukan lembaga baru. Desk ekonomi memiliki tugas khusus meningkatkan kinerja program bidang ekonomi. Pelaksanaannya, desk ekonomi akan menggelar rapat setiap bulan. Rapat itu digelar untuk

melakukan evaluasi program ekonomi yang dilaksanakan selama satu bulan. “Kinerja ekonomi tahun 2013 harus lebih baik daripada tahun 2012,” tegas Anas. Dalam rakorsus kemarin, masing-masing SKPD bidang ekonomi memaparkan program dan kinerja tahun 2013. Paparan itu akan dievaluasi dalam lanjutan rakor desk ekonomi Februari mendatang. Bupati Anas menjelaskan, dalam ajang Investment Award yang diadakan Pemprov Jatim, Banyuwangi belum berhasil mendapat penghargaan. Walau belum berhasil men dapat penghargaan, tapi Banyuwangi masuk dalam nomi nasi beberapa kategori. “Sebelumnya, kita sudah di-

be ri tahu belum mendapat peng hargaan. Tapi provinsi memberikan apresiasi terhadap kinerja investasi kita,” katanya. Dia menambahkan, Banyuwangi belum berhasil menda pat penghargaan di ajang Investment Award karena beberapa hal. Pertama, secara kelembagaan, pada saat penilaian Juni dan Juli 2012, kepala BPPT belum definitif. Saat penilaian dilakukan, kepala BPPT masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Jabatan kepala BPPT yang belum definitif mempengaruhi penilaian tim Investment Award. Alasan kedua, Banyuwangi belum memiliki perda insentif investasi. Selama ini, payung hukum pemberian insentif investasi diatur dalam peraturan bupati (perbup). Draf raperda

insentif itu sebenarnya sudah ada. Namun, sampai sekarang raperda itu belum disahkan, karena masih dalam proses pembahasan bersama DPRD. “Banyuwangi kan pendatang baru. Geliat investasi baru jalan dalam dua tahun belakangan,” katanya. Investasi di Banyuwangi baru groundbreaking, sedangkan daerah lain, seperti Sidoarjo dan Gresik, sudah jalan lama. “Saat kita baru groundbreaking pembangunan pabrik, daerah lain sudah peresmian pabrik,” katanya. Karena itu, wajar kalau dalam ajang Investment Award 2012 Banyuwangi belum mendapat penghargaan. “Kita akan terus pacu kinerja investasi agar memberikan dampak ke sejahteraan terhadap rakyat Banyuwangi,” tambahnya. (afi/c1/bay)

NAIK MOTOR: Muhammad Edy (dua dari kiri) dibonceng rekannya sesaat akan pulang dari Balai Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin.

Kades Tetap Lindungi Ali n WARGA... Sambungan dari Hal 35

‘’Saya siap sumpah pocong dan disaksikan orang banyak. Saya juga siap semua biayanya,” tantangnya. Terkait masalah ini, dia meminta perlindungan terhadap kepala desa. Sebab, dirinya memiliki keluarga yang tak bisa ditinggalkan begitu saja. ‘’Istri dan anak saya gimana kalau saya pindah. Karena cuma saya saja yang disuruh pergi,” terang kakek dua cucu itu. Meski begitu, Ali menyampaikan permohonan maaf kepada semua masyarakat apabila pernah berbuat salah. Itu murni permohonan maaf,

n SERTIFIKAT...

n KAKI...

“Sebagian lagi dibayar kepada Petinggi (kepada desa, Red), Pak. Ini yang tidak dilengkapi kuitansi. Kita percaya saja, karena Pak Tinggi berjanji mau menyelesaikan satu minggu. Nya tanya, sampai sekarang

“Biasanya ramai, tapi waktu itu Rohman hanya diam,” kenang Riza, sapaan akrab Riza Khoirul Wafa. Selain itu, pertama kali melompat dari atas, Rohman tampak susah payah menepi. Be runtung, saat itu dirinya langsung menghampiri Rohman dan berhasil menepikannya ke pinggir sungai. ‘’Lihat dia di tengah sungai, rasanya sudah ada yang aneh,” ujar Alumnus SMK Muhammadiyah Srono itu ditemui saat berkumpul dengan rekan-rekannya kemarin. Nah, pada saat beraksi untuk kedua kali, lagi-lagi dirinya melihat Rohman di tengahtengah sungai. Namun, saat itu dirinya juga tengah hanyut. Beruntung, anak pasangan Nur Sholeh dan Masriyah itu tersangkut ranting bambu di tepi sungai. ‘’Saya sekuat tenaga menahan air,” terangnya. Sejak itu, dia tidak melihat Rohman. Apalagi menolongnya, jelas tidak bisa. ‘’Saya ditolong Ardi. Itu pun dia menolong saya

pakai tampar. Dari arah barat tidak bisa, karena badan saya masih terhadang bambu,” jelasnya. Menolong Riza berlangsung tidak mudah. Sebab, Riza merasa kedua kakinya sangat berat diangkat. Kemudian, dia berdoa sejenak agar diberi kemudahan. “Rasanya kaki saya ada yang menarik dari dalam sungai. Saya langsung berdoa,” tuturnya kemarin. Hal senada diungkapkan Ardi Wiranata. Sebelum mandi di sungai, Rohman tampak lebih siap dibandingkan teman yang lain. ‘’Waktu itu, dia sangat semangat. Temantemannya dibawakan celana pendek. Tapi, dia sendiri pakai celana panjang,” sebut Ardi. Beberapa saat kemudian, lima remaja itu mulai menuju jembatan. Semua temanteman memakai kaus dan celana pendek, hanya Rohman yang telanjang dada. ‘’Saya pikir itu bukan firasat buruk. Tapi, sampai sekarang dia belum ketemu,” ujarnya. Ardi kembali mengenang saat dirinya terbawa arus. Beruntung, anak pasangan Surahmah dan Saodo itu berhasil menepi. ‘’Saya dulu yang berhasil naik ke atas. Saya lihat Riza minta

tolong. Saya cari tampar di kandang sapi, lalu menyelamatkan Riza,” jelasnya. Ardi menyebut, tidak ada satu pun warga yang mengetahui insiden memilukan itu. Kalaupun ada, warga tidak menaruh curiga bakal terjadi musibah. Itu karena warga sudah terbiasa melihat remaja bermain loncat indah di jembatan. ‘’Gak pernah berpikir akan jadi seperti ini,” ungkap alumnus SMAN Sumenep tersebut. Setelah Rohman tak muncul di sungai, barulah Ardi bersama teman-temannya mencari di sepanjang aliran sungai. Warga juga mulai banyak yang membantu melakukan pencarian. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil. “Saya dan teman-teman langsung mencari sampai jam 12 malam, tapi tidak ketemu. Saya hanya pasrah,” kenangnya. Atas musibah itu, para remaja tersebut berjanji tidak akan mandi di sungai lagi saat banjir. Saat kejadian, selain Rohman, Ardi dan Reza, ada dua nama lain yang juga ikut mandi. Mereka adalah Aziz, 17, dan Angga,17. (c1/bay)

Kejaksaan Gandeng ITS Surabaya BPK tak Temukan Kerugian Proyek RTH BANYUWANGI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi menggandeng ahli pertamanan dari Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya. Kerja sama itu dilakukan dalam menangani kasus proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada tahun anggaran 2011. Ahli taman dari ITS tersebut

akan diminta Kejari Ba nyuwangi menghitung nilai proyek yang dikerjakan di lima titik di Banyuwangi tersebut. “Ahli taman dari ITS sudah bekerja. Tiga pekan lalu mereka sudah turun di Banyuwangi,” cetus Kepala Seksi (Kasi) Intel Kajari Banyuwangi, Yudi Istono, kemarin (18/1). Sampai saat ini, jelas Yudi, ahli taman dari ITS itu belum menyampaikan hasilnya. Sehingga, pihak kejaksaan belum

bisa memastikan apakah ada kerugian negara dalam proyek taman yang didanai APBD senilai Rp 6 miliar itu. “Kita menunggu hasilnya,” jelasnya. Yudi menyebut, hasil pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), da lam proyek lima RTH itu tidak ada kerugian negara. Hanya, BPK menemukan ada keterlambatan pengerjaan. “Hasil dari ITS ini nanti akan kita bandingkan dengan temuan BPK,”

tuturnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek lima titik RTH senilai Rp 6 miliar sempat diprotes kalangan LSM di Banyuwangi. Mereka melaporkan proyek tersebut ke Kejari Banyuwangi. Lima RTH yang dilaporkan ke Kejari adalah RTH Taman Sri Tanjung, Taman Blambangan, Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Taman Tirtawangi (patung kuda), dan Taman Selamat Datang di Kecamatan Kalibaru. (abi/c1/bay)

Ali malam menginap di rumah saya saja,” terangnya. Sambil menunggu waktu, pihaknya akan tetap me nindaklanjuti rekomendasi warga tersebut. Caranya, melakukan musyawarah untuk mencari solusi yang tepat. ‘’Nanti mau pindah ke mana, terserah. Nanti pasti ada jalan keluarnya,” paparnya. Danramil Muncar Kap ten Bambang Mujiono me nambahkan, pihaknya menyerukan kepada semua warga agar tidak terprovokasi. Apalagi, sampai membuat orang lain celaka. ‘’Kami hanya mengamankan. Kami minta warga berpikir jernih agar tidak timbul fitnah,” seru danramil. (ton/c1/aif)

Akan Diproses jika Ada Bukti

Janji tak Akan Ambyor-ambyoran Lagi Sambungan dari Hal 33

bukan lantaran memiliki ilmu hi tam. “Namanya manusia, saya punya banyak salah. Saya mohon maaf,” pintanya. Yusuf, ketua RT setempat mengatakan, jauh-jauh hari lalu warga hendak merusak tempat tinggal Ali dan keluarganya. Na mun, pihaknya berhasil meredam percobaan anarkis tersebut. ‘’Puncaknya sekarang. Makanya tadi pukul 09.00 saya bawa Pak Ali ke kantor desa. Setengah jam kemudian, warga datang ke sini,” urainya. Sumarto, kepala desa, menuturkan bahwa pihaknya tidak bisa mengusir Ali. Pi hak nya tetap melindungi terduga dukun santet tersebut. “Sementara Pak

Sambungan dari Hal 44

tidak ada apa-apa,” kata salah satu warga. Inilah yang merepotkan war ga. Sebab, saat di ke polisian, penyidik hanya mau memproses hukum la po ran yang memiliki bukti pe nerimaan. “Pak Tirto Asmoro ini sekarang sudah tidak ada di Lamongan, Pak. Tidak tahu ada

di mana?” tegasnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Syaiful Bahri, ber janji segera melakukan koordinasi dengan kepolisian dan kepala Desa Lamongan un tuk menyelesaikan kasus ter sebut. “Kita akan segera mengagendakan pertemuan,” katanya. (pri/c1/als)

Jalan Poros Penuh Lubang GENTENG - Hujan deras yang terus mengguyur Kota Ba nyuwangi belakangan ini membuat Jalan Raya Jember di sepanjang Kecamatan GentengGlenmore-Kalibaru men jadi berlubang-lubang. Parahnya, lubang menganga tersebut juga banyak terlihat di sejumlah jalur maut. Seperti di dekat Pasar Hewan Desa Ka rangharjo, Kecamatan Glenmore. Sebuah lubang besar menganga di lokasi tersebut. Kondisi itu tentu sangat membahayakan para pengguna jalan. Sekali terjebak lubang jalan, bisa-bisa pengendara nyemplung jurang sedalam kira-kira 50 meter. Selain itu, lubang jalan yang menganga dan sangat membahayakan juga terlihat di Jalan Raya Jember, masuk Dusun Curahtangi, Desa Se tail, Kecamatan Genteng. Saking lebarnya lubang, warga setempat harus memberi tanda dengan cara menumpuk daun dan kayu rambutan. Hara pannya, para pengemudi kendaraan lebih berhati-hati. Bagaimana ini? (azi/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

PARAH: Jalan Raya Jember di Dusun Curahtangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng, ditumpuki daun karena berlubang.

44

Sabtu 19 Januari 2013

KAKANG JAYADI

Mumpung masih Bujangan HIDUP belum berkeluarga merupakan kesempatan luas bagi seorang pria untuk memaksimalkan pengabdian di bidang sosial. Pasalnya, saat sudah memiliki anak dan istri, tidak jarang sepak terjangnya akan terbatasi. Hal itu telah menyemangati Jayadi untuk aktif dalam sejumlah organisasi penting di Kota Santri. “Namun, bukan berarti saat saya sudah berkeluarga, saya akan berhenti dari aktivitas sosial. Yang jelas, saat masih bujangan seperti ini saya lebih bebas. Sebab, belum ada kewajiban,” ujar Jayadi. Jayadi aktif di Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) dan Pusat Pelayanan

Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT-KKTPA). “Ini salah satu bentuk pengabdian saja. Bagi saya, hidup harus bermanfaat. Kita mati tidak meninggalkan apaapa, kecuali perbuatan baik,” ujarnya. Pria yang menjabat Sekjen LPBH NU itu bersyukur dengan berdirinya PPT-KKTPA. Dengan organisasi tersebut, korban kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga di Situbondo akan lebih terlindungi. Korban yang butuh pendampingan hukum, termasuk tindakan medis, bisa didapatkan gratis. Biayanya dibantu PPT-KKTPA dengan dana dari APBD pemkab. (pri/c1/als)

& EMBUG

ASIDA WAHASNI

Bersyukur Jadi Anggota FKDM DIPERCAYA menjadi anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi Asida Wahasni. Apalagi, dalam organisasi di bawah Kesbanglinmaspol Pemkab Situbondo itu Asida dipercaya sebagai wakil ketua. Pengajar di Universitas Abdurachman Shaleh (Unars) Situbondo itu menyadari tidak semua orang mengenal keberadaan FKDM. Namun, setelah dirinya masuk FKDM, dia menyadari betapa pentingnya forum yang beranggota utusan dari sejumlah unsur lembaga penting di Kota Santri tersebut.

“FKDM memang bekerja tak ubahnya intelijen. Fungsinya adalah meredam agar Situbondo selalu kondusif. Sehingga, wajar kalau banyak yang masih belum tahu,” terang perempuan yang masuk FKDM mewakili unsur pengajar di perguruan tinggi tersebut. Ibu dua anak itu bersyukur karena banyak pengalaman dan informasi berharga yang didapat saat menjadi anggota FKDM. Apalagi, informasi itu sifatnya eksklusif karena tidak semua orang tahu. “Sekarang sudah tahun kedua saya berada di FKDM,” pungkasnya. (pri/c1/als)

DOK.RaBa

DOK.RaBa

Sertifikat tak Selesai, Wadul Anggota DPRD Ikut Program Sertifikat Masal Tahun 2010

EDY SUPRIYONO/RaBa

TERTIDUR: Suasana paripurna pembahasan dan persetujuan delapan raperda di ruang Paripurna DPRD Situbondo kemarin.

e-KTP Gratis, Staf Ahli Jadi Lima DPRD Setujui Delapan Raperda SITUBONDO - Ini kabar gembira bagi warga Kabupaten Situbondo yang selama ini ketar-ketir terkait biaya pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pasca selesainya pemotretan program nasional. Sebab, tarif pembuatan e-KTP akhirnya digratiskan. Kepastian itu kemarin terungkap dalam rapat paripurna pembahasan dan persetujuan delapan rancangan peraturan daerah (raperda) di gedung DPRD. Salah satu yang dibahas adalah raperda tentang pengganti biaya cetak e-KTP dan akta catatan sipil. “Jadi, setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, kita memutuskan biaya e-KTP gratis total. Tidak ada biaya sepeser pun,” ungkap Ketua DPRD, Zeiniye, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi usai penandatanganan persetujuan delapan raperda sore kemarin (18/1). Kata dia, dalam raperda yang diajukan, awalnya eksekutif mematok biaya pembuatan e-KTP sebesar Rp 40 ribu. Biaya sebesar itu sebagai biaya pencetakan e-KTP yang tidak disubsidi pemerintah pusat. Biaya itu, di antaranya untuk bayar listrik dan beli tinta. Namun, dalam pandangan umum fraksi, semua fraksi di DPRD keberatan atas tarif Rp 40 ribu itu. Eksekutif mengusulkan tarif Rp 25 ribu. “Kita tidak hanya ingin memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, tapi juga murah, akhirnya digratiskan,” kata politisi PPP tersebut. Salah satu pertimbangan menggra-

DOK/RaBa

Biaya yang akan dibebankan kepada masyarakat itu kan hanya untuk mengganti biaya listrik dan cetak. Jadi, kita putuskan agar biaya itu ditanggung SKPD yang bersangkutan. ZEINIYE Ketua DPRD Situbondo

tiskan itu, karena jumlah warga Situbondo yang belum melakukan pemotretan hanya sekitar 20 persen. Itu pun diprediksi tak akan membuat eKTP secara bersamaan. Oleh karena itu, APBD masih sangat mampu menanggungnya. “Biaya yang akan dibebankan kepada masyarakat itu kan hanya untuk mengganti biaya listrik dan cetak. Jadi, kita putuskan agar biaya itu ditanggung SKPD yang bersangkutan,” pungkas perempuan asal Desa

Sopet, Kecamatan Jangkar, itu. Selain tarif e-KTP, klausul yang menjadi persoalan kemarin adalah raperda susunan organisasi dan tata kerja sekretaris daerah dan sekretaris DPRD. Terjadi “pro-kontra” antara fraksi yang menerima dan menolak penambahan staf ahli bupati dari tiga menjadi lima. Fraksi yang dengan tegas menolak sejak awal adalah Fraksi Karya Nurani (FKN). Sayang, saat dilakukan voting, fraksi yang dipimpin Andi Susanto itu kalah suara. Dua fraksi yang semula mendukungnya tiba-tiba berubah. “Teman-teman setuju dengan catatan lima staf ahli tersebut harus tetap diberdayakan dan aktif dalam melakukan tugas dan fungsi masing-masing,” terang Zeiniye. Setelah delapan raperda itu disetujui, Zeiniye berharap segera dilakukan evaluasi gubernur. Delapan bulan ke depan juga harus segera ditindaklanjuti dengan perbup yang mengatur aturan teknis pelaksanaan. Sehingga, perda tersebut tidak mandul. “Bukan apa-apa, karena delapan perda itu sebagian besar terkait pelayanan publik,” tandasnya. Delapan raperda yang diparipurnakan kemarin adalah raperda tentang pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, pengganti biaya eKTP dan akta catatan sipil, pelayanan publik, retribusi pelayanan pelabuhan, pengelolaan barang milik daerah, susunan organisasi dan tata kerja sekretariat daerah dan sekretariat dewan, susunan organisasi dan tata kerja RSUD Besuki, serta susunan organisasi dan tata kerja RSUD Asembagus. (pri/c1/als)

Nyeberang Jalan, Balita Diserempet Motor PANARUKAN - Jangan pernah bosan memperhatikan dan mengawasi balita Anda. Jika tidak, bisa-bisa seperti yang dialami Airil, 3, ini. Balita asal Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, tersebut tiba-tiba diserempet pengendara motor. Beruntung, insiden tabrak lari yang terjadi sekitar pukul 15.45 itu hanya membuat korban mengalami luka ringan. Meski demikian, kaki Airil harus mendapat pe-

rawatan medis. Tabrak lari di KM 186.000 arah Surabaya itu bermula saat sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba balita itu menyeberang dari barat ke timur. Lantaran jaraknya sudah dekat, pengendara sepeda

motor itu pun diduga terkejut dan tidak bisa menguasai kemudi, sehingga menyerempet balita yang hendak menyeberang itu. Pasca kejadian, pengemudi sepeda motor langsung melarikan diri. “Sampai saat ini masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Wahyudi, Kasubag Humas

Polres Situbondo kemarin (18/1). Akibat kejadian itu, sang balita mengalami lecet karena terjatuh setelah terserempet sepeda motor tersebut. “Beruntung, balita itu hanya luka ringan,” imbuh AKP Wahyudi. Pihaknya berharap masyarakat lebih waspada dalam mengawasi balita. “Orang tua harus selalu memperhatikan anaknya. Jangan bermain di jalan raya,” pungkas Wahyudi. (rri/c1/als)

SITUBONDO - Sepuluh warga Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, mengadu ke Komisi I DPRD Situbondo pagi kemarin (18/1). Mereka meminta dukungan alat kelengkapan DPRD yang menangani hukum terkait kasus pembuatan sertifikat tanah yang tak kunjung selesai. Pengaduan yang dilakukan warga Desa Lamongan itu merupakan puncak kekesalan. Mereka terpaksa mengadu ke lembaga wakil rakyat karena laporannya ke kepolisian dan pembicaraan dengan kepala Desa Lamongan tak membuahkan hasil. Hingga kini mereka belum tahu kapan sertifikat tanahnya akan selesai. Padahal, pengajuan pembuatan sertifikat tersebut sudah dilakukan 2010 silam. Yang lebih ironis, saat ditanyakan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Situbondo, sebagian besar namanama warga yang mengajukan tidak terdaftar. “Ada sekitar 40 warga Desa

EDY SUPRIYONO/RaBa

MENGADU: Warga Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, mengadu ke Komisi I DPRD Situbondo pagi kemarin.

Lamongan yang mengajukan sertifikat secara masal. Namun, yang masuk ke BPN hanya tujuh orang. Yang lain tak tahu ke mana. Kita bingung sekarang mau bagaimana,” ujar Sutarji, salah seorang warga. Kebingungan mereka itu sangat beralasan. Sebab, dana jutaan rupiah yang mereka keluarkan tak menghasilkan apa-apa. Apalagi, ada dua warga yang mengikuti program tersebut menggunakan uang pinjaman dari bank harian. “Saya membayar bunganya terusmenerus, Pak,” kata seorang ibu dengan mata berkaca-kaca.

Informasi yang dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, peristiwa itu berawal dari program Sertifikat Masal Swadaya (SMS) yang disebarkan melalui surat. Di surat itu ada tanda tangan Kepala Desa Lamongan, Nasir. Akhirnya banyak warga yang tertarik mengikuti program tersebut. Setidaknya ada 40 warga yang mendaftar. Besaran biaya Rp 1.250.000 hingga Rp 2,5 juta. Pembayaran dilakukan kepada Kaur Pemerintahan Desa Lamongan, Tirto Asmoro, lengkap bukti kuitansi n  Baca Sertifikat...Hal 43

Jual Mobil, Kena Tipu Pembeli SITUBONDO - Merasa ditipu mentah-mentah, H. Ach. Abrori, 45, warga Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, melaporkan ST, 44, warga Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo kemarin (18/1). Dalam laporannya, pria yang tinggal di RT/RW 03/02 itu menjelaskan, pada Juli 2011 lalu mereka berdua melakukan transaksi jual-beli mobil Toyota Avanza sekitar pukul 11.00 di rumah korban di Desa Jangkar. Pada saat transaksi jual beli

itu, keduanya sepakat harga mobil Rp 140 juta. Saat itu, pelapor baru membayar uang sebesar Rp 107 juta kepada terlapor. Sehingga, kekurangannya adalah Rp 33 juta. Lantaran masih kurang, kemudian pelapor menyuruh terlapor menjaminkan BPKB kendaraan Toyota Avanza yang dibeli itu ke perusahaan leasing di Malang sebesar Rp 33 juta. Tidak disangka, tanpa sepengetahuan korban, terlapor menjaminkan BPKB Toyota Avanza tersebut sebesar Rp 103.925.000. Korban baru mengetahui penipuan yang

dialami setelah pihak leasing memberi tahu korban. Setelah mengetahui kejadian itu, korban yang sudah merasa ditipu mentah-mentah oleh pelaku itu tanpa basa-basi langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi. “Saya melapor terkait kasus penipuan,” ujar Abrori kepada polisi kemarin. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Berdasar laporan itu, kami akan periksa sejumlah saksi. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan,” kata AKP Wahyudi. (rri/c1/als)


Radar Banyuwangi 19 Januari 2013