Issuu on Google+

RABU 10 JULI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Alquran

Raksasa

Dibuka Kembali BANYUWANGI - Memasuki bulan Ramadan, Alquran raksasa milik Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi kembali dibuka kemarin (9/7). Seperti biasa, Alquran berukuran besar itu akan digunakan untuk tadarus selama Ramadan di masjid tersebut. Persiapan menyambut bulan suci Ramadan dilakukan para pengurus MAB dengan cara membersihkan masjid dan memperbaiki peralatan salat. Sejumlah warga mengeluarkan Alquran raksasa yang selama ini disimpan di Perpustakaan MAB itu. “Alquran besar ini akan kita gunakan tadarus,” cetus Sekretaris Yayasan MAB, Iwan Azis Siswanto. Menurut Iwan, persiapan untuk pelaksanaan salat tarawih di MAB sudah rampung. Semua tempat yang akan digunakan salat sunah pada malam Ramadan juga sudah dibersihkan. “Semua tempat di MAB ini akan kita gunakan salat tarawih,” katanya. Iwan menyebut, salat tarawih di MAB dimulai Selasa tadi malam n  Baca Alquran...Hal 35

AGUS BAIHAQI/RaBa

TADARUS: Alquran mushaf Usmany berukuran raksasa diletakkan di ruang utama MAB Banyuwangi kemarin. Pada hari biasa, kitab suci berukuran besar itu disimpan di perpustakaan MAB Banyuwangi.

Gaji ke-13 Sedot Rp 51 M RAMADAN

MUI Serukan Umat Hormati Perbedaan

BANYUWANGI - Jelang bulan Ramadan dan tahun ajaran baru, pemerintah daerah mencairkan gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS). Jumlah gaji ke-13 yang dibayarkan kepada PNS se-Bumi Blambangan itu mencapai Rp 51,720 miliar lebih. Dana yang berasal dari APBN 2013 sejumlah Rp 51,720 miliar itu sudah dibagi rata ke seluruh PNS di lingkungan Pemkab

Banyuwangi. Tiap PNS menerima pundipundi satu kali gaji plus tunjangan. Khusus PNS non-guru, pencairannya sudah tuntas 5 Juli 2013 lalu. PNS guru pencairan gaji ke-13 dilakukan secara bertahap dan tuntas 8 Juli 2013 lalu. Gaji ke-13 untuk PNS itu merupakan bonus yang diberikan pemerintah kepada PNS menjelang tahun ajaran baru. Hampir setiap

tahun para abdi negara itu menerima gaji ke-13. “Belum seluruh PNS menerima gaji-13. Masih ada beberapa PNS yang belum menerima,” ungkap Kepala Badan Pengolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jajad Suradjat. Gaji ke-13 PNS yang belum dicairkan, kata dia, akan dicairkan pada tahap kedua. Jumlah PNS yang belum menerima gaji ke-13 sangat sedikit n  Baca Gaji...Hal 35

BANYUWANGI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi mengajak semua umat Islam saling meng horma ti perbedaan pe netapan awal Ra madan tahun ini. Umat Islam diminta tidak mempersoalkan perbedaan tersebut. Penegasan tersebut disampaikan ketua MUI Banyuwangi HM. Yamin Lc kepada Jawa Pos GALIH COKRO/RaBa HM. Yamin Lc Radar Banyuwangi kemarin (9/7). “Tahun ini ternyata ada perbedaan penetapan awal puasa, tapi itu tidak perlu dipersoalkan,” katanya n  Baca MUI...Hal 35

PADAT SELALU: Aktivitas pelayanan di kantor Dispendukcapil Banyuwangi kemarin.

e-KTP Hilang Wajib Lapor Polisi

Siswa SMP Divonis 3 Bulan BANYUWANGI - Meski masih muda, HS, 15, sudah berstatus terpidana. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menyatakan remaja asal Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, itu terbukti bersalah dalam sidang kasus pencurian kemarin (9/7). Selanjutnya, remaja yang berstatus siswa SMP tersebut divonis tiga bulan penjara. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Jamuji SH menyebut terdakwa yang telah ditahan sejak 5 Mei 2013 itu terbukti melanggar Pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP jo UU RI No. 3 Tahun 1997 tentang pengadilan anak n  Baca Siswa...Hal 35

BANYUWANGI - Proses rekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) masih terus berlangsung hingga kemarin (9/7). Dari total 1,277 juta jiwa wajib KTP di Banyuwangi, sampai saat ini jumlah warga yang telah melakukan perekaman data diri baru mencapai 1,107 juta jiwa. Sayang, saat sejumlah warga lain berupaya melakukan rekam data, sebagian masyarakat yang telah menerima fisik e-KTP malah menghilangkan kartu identitas tersebut. Penelusuran wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, salah satu warga yang e-KTP-nya hilang berasal dari

Dusun Krajan, Desa Plampang, Kecamatan Cluring. Tak pelak, warga yang enggan namanya dikorankan itu kelabakan. Dia berupaya mencari informasi bagaimana cara mendapat e-KTP ulang. Sementara itu, kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi, Sudjani mengatakan, proses pembuatan e-KTP hingga kini masih ditekel pusat. Karena itu, untuk dapat mengantongi e-KTP baru, warga yang kehilangan kartu identitas canggih itu harus melapor kepada pihak kepolisian dan kecamatan n  Baca e-KTP...Hal 35

Penumpang Pesawat di Bandara Blimbingsari Tahun 2011

: 7.000 orang

Tahun 2012

: 20.000 orang

Semester I Th 2013 : 20.593 orang

2013 sudah mencapai 20.593 orang. Mengalami kenaikan tiga kali lipat dibanding tahun lalu,” tegas Kepala Satker Bandara Blimbingsari, Andy Hendra Suryaka, kemarin (9/7) n  Baca Enam...Hal 35

Jalur Mandiri Akan Diumumkan Hari Ini BANYUWANGI - Seleksi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jalur mandiri ta hun 2013 akan diumumkan hari ini (10/7). Sejumlah sekolah sudah merampungkan hasil se leksi kemarin (9/7). Sejumlah nama yang lolos seleksi mandiri sudah disodorkan kepada Kepala Dinas

Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Sulihtiyono untuk mendapat pengesahan. Sebelum diumumkan, nama-nama yang akan lolos seleksi tersebut disahkan kepada Dispendik. Setelah mendapat pengesahan kepala Dispendik, nama-nama itu akan diumumkan n

PPDB

 Baca Jalur...Hal 35

Kesan Sutradara, Artis, dan Kru yang Menggarap FTV di Banyuwangi

Sulit Lupakan Keramahan Warga Bumi Blambangan Film televisi (FTV) Lari dari Kawin Lari dan Banyuwangi Sunrise of Love telah selesai diproduksi 7 Juli 2013 lalu. Bagaimana kesan sang sutradara dan para pemain yang terlibat dalam dua film yang pertama diproduksi full di Banyuwangi itu? MH. QOWIM, Banyuwangi PROSES produksi dua Film Television (FTV) Lari dari Kawin Lari (LKL) dan Banyuwangi Sunrise of Love (BSL) telah selesai. Dua film yang mulai produksi 25 Juni 2013 tersebut usai produksi pada 7 Juli 2013 lalu.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Kepala BPKAD Banyuwangi

ROGOJAMPI - Kepadatan aktivitas Bandar Udara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, tahun 2013 naik tiga kali lipat dibanding tahun 2012. Pada semester pertama tahun ini, jumlah penumpang dari dan menuju Bandara Blimbingsari telah mencapai 20.593 orang. Realisasi jumlah penumpang itu naik drastis dari tahun 2012. Pada periode yang sama, jumlah penumpang pada tahun 2012 hanya 7.456 orang. “Tahun

GALIH COKRO/RaBa

SIDANG: Terdakwa HS dan Jaksa Heru Sandika di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

JAJAD SURADJAT

Enam Bulan Terbangkan 20 Ribu Penumpang

ADA APA LAGI

AGUS BAIHAQI/RaBa

Belum seluruh PNS menerima gaji ke-13. Masih ada beberapa PNS yang belum menerima.”

Beberapa pihak yang terlibat pun merasa lega. Sebab, produksi dua film tersebut tergolong rumit. Tetapi, rumit bukan berarti susah. Rumit karena ada beberapa adegan dan property tambahan yang harus disediakan secara dadakan. Namun demikian, atas kerja sama be berapa pihak, yakni Pemkab Banyuwangi dan Komunitas Watubuncul, proses produksi dua film tersebut berjalan lancar. “Ada beberapa adegan dan property yang ha rus dipenuhi. Dalam skenario se betulnya tidak ada. Tapi demi promosi Banyuwangi, skenario itu diubah” kata Dwi Ilalang, sang sutradara. Sutradara berambut gondrong tersebut mengaku terkesan dengan dukungan masyarakat Banyuwangi

Seleksi CPNS IPDN masih sepi peminat Beri saja door prize umrah, pasti ramai

PPDB jalur mandiri diumumkan hari ini Yang tak lolos, bisa ikut perpanjangan di Situbondo

GALIH COKRO/RaBa

BINTANG SINETRON: Dari kiri Karin, Ryan Delon, dan Sharena.

terkait dua film yang diproduksi Production House (PH) Moestions tersebut. Dwi mengaku, dukungan ter-

sebut sangat membantu kelancaran produksi n  Baca Sulit...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com

26

Rabu 10 Juli 2013

Banyuwangi, Namamu Wangi sampai Kota Pelangi ENTAH bagaimana mengungkapkan perasaan yang saat ini saya rasakan. Ada perasaan bangga, bahagia, sedih, terharu, bahkan perasaan rindu yang datang setiap saat. Semua perasaan itu bercampur dan terasa berbeda saat saya berada di provinsi paling baru di Indonesia, yakni Kalimantan Utara, tepatnya Kota Malinau yang dijuluki Kota Pelangi. Sudah delapan bulan program SM-3T (Sarjana Mengajar di Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) membawa saya pada sebuah pengalaman yang luar biasa di kabupaten yang luasnya kurang lebih sama dengan provinsi Jawa Barat. Ada baiknya saya sedikit ceritakan tentang program SM-3T. SM-3T adalah program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) bekerjasama dengan 17 universitas negeri di Indonesia yang mengirimkan sarjana-sarjana muda dari berbagai jurusan untuk mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) selama satu tahun. Universitas Negeri Malang tahun 2012 yang lalu mengirimkan sebanyak 168 sarjana muda yang ditempatkan di pelosok negeri untuk menjadi seorang guru muda.

Azwar Anas ini muncul menghampiri saya. lagi kegiatan yang ditayPerasaan rindu itu angkan juga oleh televisi bisa terobati dan justru nasional. Kegiatan yang kadang membuat bangmenggabungkan olahga saya sebagai putra raga dan keindahan alam Banyuwangi. Mungkin Banyuwangi. Ya, kompemasih ingat Banyuwangi tisi surfing yang digelar pernah menggelar 1000 di Pulau Merah sampai penari Gandrung di juga beritanya hingga MaPantai THR? Kegiatan linau, Kalimantan Utara. yang digelar itu sampai Banyuwangi, namamu di Malinau melalui mewangi hingga Kota Pelandia massa dan media gi tempat saya mengabdi elektronik. Keindahan sebagai pengajar muda. Kawah Ijen juga pernah Oleh: Semua kabar tentang membuat bangga saya Ujang Sarwono, S.Pd. Banyuwangi yang saya saat diulas televisi nasional. Bahkan ada ucapan kagum dari dengar dan lihat dari media massa salah seorang masyarakat asli Malinau dan elektonik ini membuat rasa rindu terkait Kawah Ijen. Belum satu bulan saya akan kampung halaman terobati saya bangga dengan keindahan Banyu- sekaligus membuat bangga sebagai puwangi yang diulas televisi nasional, Desa tra Banyuwangi. Mungkin akan terasa Sumberasri juga pernah diulas oleh tele- biasa jika berita tentang keindahan visi nasional tentang kehidupan sehari- Banyuwangi ini kita lihat dan baca saat hari dan potensi alamnya. Bukan hanya kita berada di Banyuwangi. Akan tetapi itu, keindahan TN Meru Betiri pernah semua akan berbeda dan membuat ditayangkan tiga puluh menit oleh se- bangga yang luar biasa saat berada di buah acara di televisi nasional. Belum perantauan seperti yang saya alami habis rasa bangga saya tentang kabu- sekarang. Dari semua yang saya lihat paten yang dipimpin Bapak Abdullah dari jauh tentang Banyuwangi saya se-

Dari 168 peserta yang merupakan angkatan ke-2 SM-3T dari Universitas Negeri Malang saya diberi kesempatan mengabdikan diri di Kabupaten Malinau bersama 23 peserta lain. Saat harus jauh dari keluarga dan kampung halaman terkadang perasaan rindu yang sering datang. Ada juga rasa bangga karena bisa menjadi bagian dalam upaya meningkatkan pendidikan di Indonesia terutama di daerah-daerah perbatasan seperti Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Bahagia saat bisa bertemu dengan teman seperjuangan setelah satu minggu berada di tempat tugas masing-masing. Sedih saat kadang harus berhadapan dengan kondisi geografis yang berbeda jauh dengan di Pulau Jawa pada umumnya. Seperti mandi harus menunggu air hujan turun karena belum ada PDAM. Selain itu harga kebutuhan pokok yang terbilang sangat mahal. Sebagai contoh harga tiga buah terong mencapai Rp 5.000,00. Terharu saat ada murid yang dengan polosnya mengucapkan salam kepada saya di sekolah. Dari semua rasa itu mungkin rasa rindu akan kampung halaman yang sering datang

Sambut Ramadan, Kader PKS Lepas Balon BANYUWANGI - Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk menyambut datangnya bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan. Seperti salah satunya adalah yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyuwangi pada hari Minggu lalu (7/7). Puluhan kader dan simpatisan DPD PKS Banyuwangi tampak memadati Pantai Boom Banyuwangi pagi itu. Mereka terlihat gembira menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Umum DPD PKS Banyuwangi, Mandiri Ratu Warang Agung itu diawali dengan orasi dan pelepasan balon yang bertuliskan seruan menyambut bulan Ramadan. Dalam orasinya, Agung mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk bergembira dan bersuka cita menyambut datangnya bulan penuh rahmat dan ampunan ini. Momen Ramadan adalah kesempatan bagi semua muslim untuk memperbanyak amal ibadah kepada Allah SWT.

DPD PKS FOR RaBa

GEMBIRA: Para kader dan simpatisan DPD PKS menyambut datangnya bulan Ramadan di Pantai Boom hari Minggu lalu.

“Sebab setiap amalan sunah dinilai seperti amalan wajib, dan amalan wajib akan dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ujarnya. Sementara itu, usai melakukan mendengarkan orasi Ketua DPD PKS Banyuwangi, Mandiri Ratu Warang Agung, sekaligus melepaskan balon ke udara sebagai bentuk rasa suka cita menyambut Ramadan. Setelah itu, para kader partai dakwah itu melanjutkan kegiatannya dengan jalan kaki. Mereka berjalan

kaki dari Pantai Boom, Jalan Banterang, dan berakhir di Patung Kuda. Selama kegiatan berlangsung, mereka membagikan brosur tips mengisi bulan Ramadan dan jadwal Imsakiyah oleh kader dan simpatisan partai kepada pengunjung pantai Boom dan pengguna jalan. “Kita berharap masyarakat bisa bersemangat dan bergembira menyambut Bulan Ramadan, sehingga mampu memaksimalkan pahala di bulan suci ini,” harap Agung (azi/adv).

makin yakin dan sadar jika Banyuwagi sebenarnya mempunyai potensi yang luar biasa. Saya juga yakin jika Banyuwangi mampu berkembang menjadi kabupaten yang maju dan berkembang jika kita semua elemen masyarakat sadar untuk memajukan Banyuwangi. Sedikit bercerita tentang pendidikan di Malinau saya bercerita tentang SDN 007 Malinau Barat. SDN yang yang berada di Desa Sempayang Kabupaten Malinau, disinilah tempat saya mengabdikan diri, sebuah sekolah dasar yang jauh dari kata mamadai baik dari sarana dan prasarana. Menurut anda kelas berapa anak seharusnya sudah bisa membaca? Kelas I? Kelas II? Atau kelas III?. Jika anda menjawab ketiganya jawaban itu tidak berlaku di sini, karena masih ada siswa kelas V dan kelas VII yang masuih belum bisa membaca. Dan yang lebih parah pada suatu waktu saya bertanya pada siswa saya kelas V tentang perkalian. “Enam dikali dua berapa Bayu?”, tanya saya saat berada di kelas. Berapa jawabannya? dia menjawab 10. Inilah sedikit potret pendidikan d perbatasan negeri. Semoga dengan kehadiran SM-3T perlahan masalah ini teratasi. Anda sarjana muda tertarik mengabdikan diri seperti kami?.

Salam hangat untuk keluarga besar saya di Desa Yosomulyo terutama kedua orang tua saya semoga sehat selalu. Keluarga besar SMAK Hikmah Mandala yang memberikan saya banyak pengalaman sebagai guru muda terutama Drs. Supoyo yang senantiasa memberikan motivasi yang luar biasa. Terima kasih yang tak terhingga juga saya ucapkan kepada Radar Banyuwangi yang sudah memberikan ruang untuk menceritakan pengalaman saya dan menuangkan kerinduan akan Banyuwangi selama di Malinau, Kalimantan Utara. (*) *) Penulis adalah warga Desa Yosomulyo RT II/02 Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

Stok Beras Aman BANYUWANGI - Persediaan beras selama Ramadan tahun ini diprediksi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi. Betapa tidak, per Juni 2013, total stok beras di sejumlah gudang Badan Usaha Logistik (Bulog) yang tersebar di Bumi Blambangan mencapai 80 ribu ton. Padahal, jumlah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok tersebut sekitar 13 ribu ton per bulan. Kabar baik lainnya, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok selain beras, di antaranya minyak goreng (migor) curah, dan tepung terigu, cenderung stabil. Bahkan, harga gula pasir justru menurun sejak beberapa hari terakhir. Hal itu terungkap saat petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi menggelar pemantauan distribusi bahan kebutuhan pokok masyarakat sehari menjelang Ramadan kemarin (9/7). Dipimpin kepala Disperindagtam Hary Cahyo Purnomo, petugas melakukan inspeksi di sejumlah distributor bahan pokok di kawasan pusat Kota Gandrung.

SIGIT HARIYADI/RaBa

INSPEKSI: Tim Disperindagtam memantau distribusi bahan pokok di Banyuwangi kemarin.

Hasilnya, petugas mendapati ketersediaan bahan-bahan kebutuhan masyarakat mencukupi kebutuhan masyarakat. “Pendistribusian lancar. Kebutuhan masyarakat Banyuwangi tercukupi. Namun, kami akan tetap melakukan pemantauan, jangan sampai ada permasalahan di lapangan,” ujar Hary Cahyo. Dalam pemantauan tersebut terungkap, harga minyak goreng (migor) curah cenderung stabil di kisaran Rp 8.700 hingga Rp 8.800 per Kilogram (Kg). Hal serupa juga terjadi pada tepung terigu. Harga te-

pung terigu kualitas “A” stabil sebesar Rp 162 ribu per sak (25 Kg), tepung terigu kualitas “B” sebesar Rp 157 ribu per sak, dan tepung terigu kualitas “C” sebesar Rp 137 ribu per Kg. Bahkan, meskipun permintaan gula pasir cenderung meningkat sejak beberapa hari menjelang Ramadan kali ini, harga komoditas berasa manis itu justru turun sebesar Rp 200 per Kg. Jika sebelumnya harga gula pasir mencapai Rp 10.500 per Kg, sejak beberapa hari terakhir harganya turun menjadi Rp 10.500 per Kg. “Saat ini beberapa daerah mengalami

musim giling gula pasir. Akibatnya pasokan gula pasir cukup melimpah, sehingga harganya turun,” kata Hary. Uniknya, pada pemantauan distribusi bahan kebutuhan pokok kemarin petugas mendapati ketan impor asal Thailand dan Vietnam. Kemasan ketan impor tersebut tidak mencantumkan nomor pendaftaran barang (NPB). Karena itu, pihak Disperindagtam akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan meminta penjelasan pemilik distributor yang berlokasi di jalan Ahmad Yani, Banyuwangi, tersebut Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan UU Nomor 7 Tahun 1997 tentang Pangan, imbuh Hary, pihaknya akan memanggil pemilik distributor yang menjual tepung terigu impor tersebut. “Untuk melindungi konsumen, kami akan meminta kejelasan pemilik distributor. Apakah ketan tersebut memenuhi persyaratan nomor registrasi barang dan mutu barang, ataukah tidak?” cetusnya. (sgt/c1/bay)

Sembilan Hari cuma Ada 18 Pendaftar Pendaftar CPNS IPDN Sepi Peminat BANYUWANGI - Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) masih sepi peminat. Hingga kemarin (9/6), pendaftar yang masuk di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi baru 18 orang. Sementara itu, masa pendaftaran yang tersisa tinggal empat hari lagi sejak dibuka pada 1 Juli 2013 lalu. “Pendaftaran akan ditutup 13 Juli 2013 pukul 16.00,” ujar Kepala BKD Banyuwangi, Sih Wahyudi. Menurut Sih Wahyudi, jumlah pendaftar tidak dibatasi. Asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan, semua bisa ikut mendaftar untuk mengikuti seleksi. Seleksi CPNS calon praja IPDN akan dilakukan serentak secara nasional. Tes seleksi pendaftar asal Banyuwangi akan dilaku-

kan di Surabaya dan Malang. Karena itu, Sih Wahyudi berharap warga Banyuwangi yang berminat menjadi CPNS melalui calon praja IPDN memanfaatkan waktu yang tersisa. “Secara nasional, akan diambil sekitar dua ribu orang untuk menjadi praja IPDN,” ungkapnya. Seleksi pendaftaran dilakukan beberapa tahap. Tahap pertama, seleksi administrasi, berikutnya tes, kemampuan dasar, tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensi umum (TIU), tes wawasan kebangsaan (TWK), tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, tes psikologi, tes integritas, dan kejujuran dan tes pantukir. Seleksi penerimaan CPNS Calon Praja IPDN menggunakan sistem gugur. CPNS calon praja IPDN yang mengikuti wawancara pantukir belum merupakan jaminan yang bersangkutan dinyatakan lulus dan diterima sebagai CPNS praja IPDN tahun ajaran 2013/2014. (afi/c1/bay)

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini:

OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

27

Rabu 10 Juli 2013

BLSM Muncar mulai Dibagikan MUNCAR - Warga yang tergolong sebagai rumah tangga miskin (RTM) mulai menerima dana dari pemerintah berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Pembagian bantuan senilai Rp 300 ribu tersebut sudah berlangsung di berbagai daerah di Banyuwangi. Sebagaimana yang terjadi di Kecamatan Muncar kemarin. Proses pembagian BLSM di dua desa sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Pembagian tersebut dilakukan secara bergilir. Dua desa tersebut adalah Sumbersewu dan Blambangan. BLSM di dua desa tersebut mulai dibagikan Senin lalu (8/7). Di Desa Tapanrejo dan Tambakrejo berlangsung di balai desa kemarin. Proses pembagian

ALI NURFATONI/RaBa

TERTIB: Puluhan warga mengantre BLSM di Balai Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, kemarin.

berlangsung lancar dengan pengawalan aparat. Kantor Kecamatan Muncar

merilis jumlah penerima BLSM di kecamatan yang kini sedang dilanda paceklik ikan itu 8.242

keluarga. Dari sekian desa, Desa Tembokrejo menduduki peringkat teratas dengan jumlah 2.029 keluarga. Rincian lain, Desa Kedungrejo 1.850 keluarga, Sumberberas 829 keluarga; Blambangan 671 keluarga, Kedungringin 614 keluarga; Wringinputih 532 keluarga, Sumbersewu 425 keluarga, Tapanrejo 524 keluarga, Tambakrejo 402 keluarga, dan Kemendung 366 keluarga. Camat Muncar, A. Khalid Askandar mengungkapkan, pembagian BLSM tersebut akan dilakukan secara bergilir. Dia menargetkan, pembagian bantuan dari pusat itu tuntas minggu ini. ‘’Tidak ada masalah yang menonjol dalam pembagian BLSM,’’ ungkapnya kemarin n Baca BLSM...Hal 35

Amankan Tiga Pejudi Kartu Remi PESANGGARAN - Tiga pemain judi kartu remi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, ditangkap polisi kemarin. Tiga nelayan yang kini mendekam di balik jeruji Polsek Pesanggaran itu adalah Sujianto, 50, Sugiono, 45, Abdul Wahit, 42. Semua warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung. Di lokasi penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa dua pak kartu remi, 50 lembar kartu domino, satu alas judi, dan uang tunai Rp 190 ribu. Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi melalui Kanitreskrim Aiptu Solikin mengatakan, penangkapan ketiga tersangka bermula dari laporan warga yang

menyebutkan bahwa ada lima orang berjudi di TPI. Menerima laporan tersebut, polisi langsung menuju TKP. “Ketika sampai di TKP, laporan warga tadi memang benar adanya,” katanya. Ketika sampai di TKP, polisi memang melihat ada lima orang asyik bermain kartu remi dan domino. Namun, petugas tidak langsung melakukan penggerebekan. Sebab, polisi harus memastikan lagi apakah permainan kartu remi dan domino tersebut disertai unsur judi. “Begitu kita yakin ada unsur judi, langsung kita gerebek, tapi hanya tiga pelaku yang berhasil kita tangkap. Dua lainnya sementara lolos,” tandas Solikin. (azi/c1/aif )

ABDUL AZIZ/RABA

TERSANGKA 303 KUHP: Para pelaku saat menjalani pemeriksaan.

Sehari Razia Dapat 27 Botol Arak

ABDUL AZIZ/RABA

MEMABUKKAN: Petugas Polsek Bangorejo mengamankan sejumlah botol berisi miras dari sejumlah toko kemarin.

BANGREJO - Memasuki bulan Ramadan, aparat Polsek Bangorejo menggelar operasi minuman keras (miras) kemarin. Sejumlah toko dan rumah warga yang ditengarai berjualan miras digeledah. Begitu menemukan botol berisi miras, miras itu langsung diangkut ke mobil patroli dan dibawa ke Polsek Bangorejo. Sayang, operasi yang dilakukan seharian kemarin belum membuahkan hasil maksimal. Petugas hanya berhasil menyita 27 botol berisi arak bali. Kapolsek Bangorejo AKP Hery Purnomo mengatakan, operasi tersebut akan terus dilakukan secara intens selama bulan Ramadan. “Kalau perlu setiap hari kita lakukan operasi,” tegas Hery. (azi/c1/aif)

Jangan Biarkan Sakit Pinggang Mengganggu Anda SETIAP orang pasti pernah merasakan sakit pinggang. Mengapa sakit pinggang itu dapat terjadi? Sakit pinggang, yang disebut juga low back pain atau lumbago, adalah penyakit neurologis kedua yang paling umum menyerang manusia setelah sakit kepala.  Untungnya, sebagian besar sakit pinggang sembuh hanya dalam beberapa hari. Secara umum, sakit pinggang itu terbagi dua: akut dan kronis. Sakit pinggang akut atau jangka pendek umumnya berlangsung hanya dalam beberapa hari hingga sepekan. Sedangkan sakit pinggang kronis berlangsung lebih dari tiga bulan. Sebagian besar sakit pinggang disebabkan oleh trauma punggung bawah atau gangguan seperti sciatica dan artritis. Trauma tersebut dapat disebabkan oleh cedera olahraga, bekerja di rumah atau di kebun, a tau tersentak tiba-tiba seperti kecelakaan mobil atau tekanan pada tulang belakang lainnya.  Penyebab lain ya n g p a l i n g umum adalah penggunaan otototot punggung dalam kegiatan yang tak biasa dilakukan, seperti mengangkat mebel atau melakukan pekerjaan berat seperti mencangkul. Gejala sakit pinggang berkisar pada sakit otot yang menusuknusuk atau nyeri, kaku atau keterbatasan rentang gerak, atau ketidakmampuan tubuh untuk berdiri tegak.  Kadang-kadang, sakit yang dirasakan di pinggang itu dapat menjalar sampai ke bagian lain tubuh. Ada sejumlah tips yang perlu diperhatikan untuk mencegah sakit pinggang. 1) Selalu melakukan peregangan sebelum berolahraga atau melakukan kegiatan fisik yang berat. 2) Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk. Ketika berdiri, jaga titik berat badan agar seimbang pada kaki. Saat bekerja, pastikan permukaan pekerjaan berada pada ketinggian yang nyaman untuk Anda. Duduklah di kursi dengan sandaran yang baik dengan posisi dan ketinggian yang tepat. 3) Selingi duduk dengan berjalan-

jalan atau melakukan peregangan otot ringan. Jika Anda harus duduk untuk jangka waktu panjang, istirahatkan kaki Anda di bangku rendah. 4) Kenakan sepatu yang nyaman dan bertumit rendah. 5) Selalu tidur di permukaan yang cukup padat dan tak terlalu empuk. 6) Jangan mengangkat dengan membungkuk. Angkat objek dengan menekuk lutut dan berjongkok untuk mengambil objek. Jaga punggung supaya lurus. Hindari memutar tubuh saat mengangkat. Lebih baik mendorong  daripada menarik. 7) Jaga nutrisi dan diet yang tepat untuk mengurangi dan mencegah berat badan berlebih. Perbanyak diet yang cukup kalsium, fosfor, dan vitamin D. Apa contoh nutrisi itu? Tentu banyak. Tapi, salah satunya adalah kulit manggis. Ya, karena kulit manggis mengandung xanthone, suatu senyawa alami yang bersifat antioksidan tingkat tinggi. Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat kulit mang gis tersebut, Anda bisa membaca nya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhas i a t Tinggi, y a n g tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dulu? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak ten tang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com. .Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terke muka di kota anda atau segera Banyuwangi : 03337703239 & 081336445358.

DKP Optimistis 4.000 LPJU Tercapai BANYUWANGI - Program Banyuwangi Menyala yang digagas oleh Bupati Abdullah Azwar Anas telah membuahkan hasil. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 4.000 lebih titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) tersebar di seluruh kawasan Banyuwangi. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Drs. H. Arief Setiawan mengatakan, pemasangan titik LPJU ini dilakukan secara bertahap mulai tahun 2011. Rinciannya, tahun 2011 telah terpasang 1.129 titik lampu di sepanjang jalan provinsi dan jalan nasional. Sementara tahun 2012 juga telah terpasang 600 lebih titik lampu. “Dan di tahun 2013 ada penambahan 600 titik lampu,” kata Arief. Diakui, meski banyak yang belum di-

pasang LPJU namun DKP akan bertekad agar seluruh wilayah Banyuwangi --mulai Wongsorejo hingga Kalibaru—bakal diterangi LPJU. DKP sangat optimistis program ini bisa berjalan dengan optimal dan masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya. “Kami mengharap dengan adanya program Banyuwangi Menyala ini masyarakat turut menjaga dan tidak merusak fasilitas yang sudah diberikan pemerintah,” ujar mantan Kabag Humas itu. Dijelaskan Arief, pemasangan LPJU diletakkan di titik-titik tertentu, terutama di jalan-jalan yang rawan kecelakaan dan rawan tindak kejahatan. ”Pusat-pusat keramaian juga kita pasang agar bermanfaat   bagi masyarakat pengguna jalan,’’ tandas Arief. (adv/aif)

SERVIS RUTIN: Petugas DKP memperbaiki LPJU di salah satu sudut Kota Banyuwangi.

GALIH COKRO/RABA

28

Rabu 10 Juli 2013

Razia Nihil Tangkapan

Jadwal Imsakiyah Imsyak 04.06

Subuh 04.16

Duhur 11.29

Ashar 14.50

Maghrib 17.20

Isyak 18.34

SUMBER: BADAN HISAB RUKYAT (BHR) BANYUWANGI

HIKMAH

Puasa dan Kasih Sayang PUJI syukur alhamdulillah kita ucapkan dan merupakan karunia besar karena kita masih diberi kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan. Bulan Ramadan adalah saat yang sangat ditunggu oleh umat Islam yang beriman. Karena pada sepuluh hari yang pertama, Allah memberikan rahmat, pada sepuluh hari yang kedua Allah memberikan maghfirah, sedang pada sepuluh hari yang ketiga Allah akan membebaskan dari siksa api neraka. Nah, dengan berpuasa satu bulan penuh lamanya segenap umat Islam akan menjumpai Hari Raya Idul Fitri. Hari yang sangat membahagiakan bagi kita umat Islam. Sebab merupakan hari kemenangan dimana kita semua selama sebulan penuh lamanya telah berOLEH: hasil menunaikan ibadah Drs HM Imam Sarkawi, M.Si puasa dengan sempurna. Bagaimana meraih kasih sayang selama bulan puasa dan pasca puasa (Idul Fitri)? Jika kita merindukan hidup yang indah, bermakna dan mulia serta bermanfaat, maka tidak bisa tidak kita harus berjuang keras untuk menghidupkan hati dan menghidupkan kasih sayang yang menjadi fitrah kita semua. Ada beberapa cara untuk menghidupkan hati. Pertama, merasa bersaudara. Sungguh berbeda perasaan dan sikap yang kita tunjukkan jika kita merasa bersaudara. Ada kecenderungan ingin menolong, membela dan berkorban, keinginan intuk memaafkan lebih besar. Ini berbeda jika kita tidak merasa bersaudara dengan orang lain. Kini saatnya kita gelorakan semangat bersaudara seiman bagi yang se-akidah, saudara se-suku, saudara sebangsa, bahkan saudara keturunan Nabi Adam dan Hawa. Kedua, mengenang budi baik. Entah mengapa jika teringat keburukan sikap seseorang kepada kita, maka hati kita akan dongkol serta marah, perasaan tidak enak dan gelisah serata ingin membalas. Namun bila kita ingin mengenang jasa baik seseorang, entah mangapa pula hati kita luluh. Kenanglah jasa baik kedua orang ttua kita. Demikian juga jasa baik para ulama, guru-guru, temanteman, para aparat atau siapapun yang berbuat baik yang nyata maupun tersembunyi. Ketiga, meraba derita. Salah satu upaya lainnya dalam melembutkan hati adalah dengan belajar meraba dan merasakan derita saudara kita yang sedang ditimpa kemalangan. Coba hidupkan hati ini dengan memikirkan nasib anak yatim yang amat merindukan kasih sayang kedua orang tuanya yang telah tiada. Bagaimana para pengemis dan keluarganya harus menahan lapar siang dan malam n Baca Puasa...Hal 35

Anda punya naskah terkait Ramadan? Silakan kirim ke radarbwi@gmail.com yang dilengkapi dengan pas foto. Panjang tulisan maksimal satu halaman kuarto spasi ganda. Mohon maaf, kami tidak menyediakan imbalan bagi tulisan yang dimuat.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

EDY SUPRIYONO/RaBa

TANPA HASIL: Petugas gabungan menyisir sejumlah hotel dan penginapan siang kemarin (9/7).

Anas-Yusuf Sahur Bareng Warga Safari Ramadan DiLaunching dengan Buka Puasa di Pendapa BANYUWANGI - Kepadatan aktivitas Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko pada Ramadan tahun ini dipastikan bertambah. Sebab, kegiatan Safari Ramadan tahun ini dike-

mas berbeda dibanding tahun 2012 lalu. Pada Ramadan tahun lalu, kegiatan Safari Ramadan dikemas dalam acara buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah. Sedangkan tahun ini, kegiatan Safari Ramadan ditambah dengan acara sahur bersama dengan berbagai lapisan warga. Kegiatan berbuka, salat tarawih, dan sahur bersama itu akan digelar di tempat-tempat berbeda. Kalau tahun lalu,

dalam sehari kegiatan Safari Ramadan hanya ada dua kegiatan. Sedangkan untuk tahun ini, kegiatan Safari Ramadan dalam sehari ada tiga kegiatan di lokasi yang berbeda. “Lokasi dan jadwal kegiatan Safari Ramadan, Pak Bupati bersama Pak Wabup masih kita susun,” ungkap Kabag Humas dan Protokol, Juang Pribadi. Jadwal Safari Ramadan itu, kata Juang, masih akan disesuaikan dengan

Labu dan Timun Suri Mulai Langka BANYUWANGI - Bersamaan datangnya bulan Ramadan, belum lengkap dengan kehadiran buah labu dan timun suri. Dua buah hasil bumi ini menjadi primadona bagi sebagian besar masyarakat untuk menemani saat datangnya saat berbuka puasa. Hanya saja untuk mendapatkan buah ini, saat ini bukan perkara mudah. Meski banyak ditemukan penjual buah labu dan timun suri, namun jumlahnya ti-

Sementara itu, konsumen buah labu dan timun suri tetap berupaya menjadikan dua jenis makanan ini sebagai menu wajib di bulan puasa. Wiwik Eko Lestari ini, misalnya. Dia tetap memburu kedua jenis buah ini sebagai santapan membuar es serut dan kolak. Meski harganya mengalami kenaikan, warga Kelurahan Kebalenan ini tidak ingin melewatkan menyajikan menu wajib ini kepada anggota keluarganya. “Kalau dibilang ini Ramadan kali ini menjadi pembelian timun suri dan labu,” ujarnya. (nic/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Honda Jazz ‘09 •

• Nissan Banyuwangi •

Dijual Honda Jazz 2009 hitam manual, harga 185 juta, nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 08123453975 / 081335897888

Nissan Banyuwangi telah hadir di kota kita di jln letjen s. parman No.150 Dengan Layanan 3S (Sales, service, sparepart) hub 087851707706 / 085238484999

• STNK •

• Brawijaya Regency •

• Rental Mobil •

• Truk Fuso ‘81 •

Hlg STNK P 2624 YG, an. Subagiyo, Jl. Kol. Sugiyono 02/03 Tukangkayu, Bwi.

Dijual cpat murah rumah di Brawijaya Regency C11 Hub 0817350774 (No SMS)

Rental Mobil Banyuwangi. Hubungi: 08193484-3445

Jual Truck Fuso thn 1981 kondisi bagus, peminat. H. 0333-396286 / 08123455026.

Hlg STNK P 4288 XA, an. Bambang Ruswandi, S.T, Jl. Argopuro 60 A Kalipuro.

Hlg STNK P 2455 ZG, an. Elis Nurwahyuni, SE, Jl. Bengawan 44 RT01/01 Singonegaran

Hlg STNK P 3062 YM, an. Moch. Roji, Dsn. Krajan 05/02 Barurejo, Siliragung.

Hlg STNK Nopol P 2807 XJ, an. Mat Kholil. Krajan RT 04 RW 02 Sragi Songgon

• Jl. Raya Rogojampi •

• Percetakan •

• Honda Grand Civic ‘91 •

Jual rumah Jl. Raya Rogojampi L=13,5M, P=45M Hubungi 081252638527 / 633678.

Cetak Mug 10rb,pin 2rb, ganci 2,5rb. Kaos,polo,pulpenEFOD417992-081913906633

Djl Honda Grand Civic th 1991, green apple istmw 60 jt nego, hub 081358192679.

• Pengobatan Lahir Batin •

• Isuzu Panther ‘94 •

Hlg STNK P 2644 XG, an. Setia Lestari, Dsn Krajan 03/03 Licin, Bwi.

Pngobatan lahir batin mlayani sgl hajat Insya Allah Mustajabah PP.Al Abbas 087759585558

Hlg STNK P 8235 VN, an. Tadyus Sunoto. Awu-awu 02/02 Ds Temuasri Kec Sempu

Dijual Panther 1994 AC/TP/Racing mls biru muda, 65 jt nego, a/n sendiri, brng bgus, tnp perntara. Hub. 081336581680

• Cari Komik Cina Lama •

BANYUWANGI

Hlg STNK P 2691 ZD, an. Samsudin, Dsn Kertosari RT 01/I Ds Pendarungan Kabat

• Toko Dikontrakkan •

Hlg Honda NF 100D P 7927YM, an. Sugiono, Tanjungrejo, Kebondalem, Bangorejo

Dkntrakkan toko bekas dealer spd motor /koperasi P25M, L15M, Jl. Ry Sumberayu 172 Muncar Bwi. H. 081231457220

Baca Anas...Hal 35

dak seperti biasanya. Pedagang mengakui, dibandingkan musim Ramadan sebelumnya, produksi timun suri dan buah labu kali ini sangat sedikit. Imbasnya, permintaan yang meningkat membuat kedua jenis buah ini mengalami peningkatan harga. Satu buah timun suri dihargai antara Rp 2.000 hingga Rp 3.500. Sedangkan untuk buah labu harganya menembus hingga harga Rp 14.000 per buah. “Jumlahnya sedikit, dan kualitas buahnya juga gak terlalu bagus,” ujar Sulikah, penjual buah labu dan timun suri di Pakistaji, Kabat.

• STNK •

BANYUWANGI

agenda kerja bupati dan wabup lainnya selama Ramadan. Yang jelas, Safari Ramadan itu akan digelar di lima daerah pemilihan (dapil) secara bergantian. Menurut rencana, Safari Ramadan Bupati Anas akan di-launching dengan kegiatan buka puasa bersama akbar dengan jajaran Forpimda, perbankan, parpol, tokoh ormas, tokoh LSM, instansi vertikal, dan pejabat BUMN dan BUMD n

Pasokan Seret, Harga Naik

Hlg STNK P 6758 WW, an. Purwani, Ling Tembakon 01/02 Banjarsari, Bwi.

Hlg STNK P 4383 ZG, an. Ida Rosana. Pakis Jalio Blok A1 01/03 Sumberrejo

SITUBONDO - Tradisi razia menjelang Ramadan tampaknya sudah diketahui masyarakat luas. Terbukti, dalam razia yang dilakukan sore kemarin (9/7), petugas gabungan Polres dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Situbondo tak menemukan satu pun pasangan luar nikah. Saat melakukan razia di sejumlah hotel itu, polisi hanya menemukan pasangan yang memang sudah terikat pernikahan, sales, dan pegawai luar daerah yang memang berkepentingan bermalam. Pasangan-pasangan di luar nikah tampaknya memilih menahan diri tidak masuk ke hotel menjelang Ramadan. Petugas gabungan melakukan razia sejak pukul 14.00. Ada sejumlah hotel dan tempat penginapan di wilayah kota yang disisir, di antaranya Hotel Wisata Indah di jalan raya Kapongan. Di tempat tersebut, petugas menemukan satu pasutri dan seorang TKW yang menyewa kamar. Petugas melanjutkan penyisiran ke Hotel Karisma yang tidak jauh dari hotel pertama. Namun, hotel tersebut dalam kondisi kosong. “Razia ini dalam rangka menyambut Ramadan. Ini agar masyarakat tenang, nyaman, dan khusyuk menjalankan ibadah,” terang Kabag Ops Polres Situbondo Kompol Azmi. (pri/c1/als)

Dicari Komik Cina Lama Thn 50/60-an harga tinggi hub liong 085736001012.

• 5 Kapling Tanah • Djl 5 Kapling tnh L 1.128m2, Jl. Supriyadi dkt smpang lima, SHM, bs krdit, Vici 081336142143

PEMBERITAHUAN

• Tanah Perum GGM Klatak •

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Jual Tnah 566m2 Ling Perum GGM Klatak Kalipuro Bwi. Hub: 082141046676

• Tanah 2 Kapling • Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

• Gudang Cold Storage •

• Honda New CRV ‘08 •

• Jl. Denpasar • Dijual Tanah 2000 M2, Jl. Denpasar, Kalipuro Bwi, Hub 082141046676.

• Promo Daihatsu • Lebaran pakai All New Xenia? Cma dgn 20jutaan mobil bisa dbwa pulang. Hub: Hadi 081233432555 / 081559705555

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

JADI MAHAL: Sulikah penjual timun suri dan labu menjajakan dagangannya di sepanjang pinggir jalan Desa Pakistaji Kabat.

Dijual HONDA New CRV 2.4at Thn 2008 Grey Metlk Full-Option 230 jt Nego, Hub: 081233255678 Edy.

BANYUWANGI • Nissan Banyuwangi • Nissan Banyuwangi bth karyawan/ti sales executive&sales counter min SMA Kirm srta lamaran ke Nissan Banyuwangi Jl. Letjen S. Parman 150, intrvw tgl 8-17 Juli Don't Miss It!!! pukul 09.00

Ingin pasang iklan? Hubungi: 0333-412224

Dijual gudang cold storage Ls 400 m, semua alat2 lengkap siap produksi hrg 2,5 Miliar nego jl. pelabuhan selatan brak, muncar hub 081249446656

33

Rabu 10 Juli 2013

ADA APA LAGI

DPRD Kebut KUA PPAS

EDY SUPRIYONO/RaBa

KORBAN PENIPUAN: Tiga ibu rumah tangga asal Desa Sletreng, Kapongan, melapor ke Mapolres Situbondo kemarin (9/7).

Tiga Ibu Rumah Tangga Tertipu SITUBONDO - Hati-hati dengan kebaikan orang yang baru dikenal. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada udang di balik batu. Itulah yang dialami tiga ibu rumah tangga di Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan. Gara-gara percaya penuh terhadap orang yang baru dikenal, Darwiyah, 55, Ibu Dirman, 53, dan Miswani, 40, kehilangan sejumlah barang berharga; emas 46 gram dan empat ekor sapi. Karena kesal, ketiganya melapor ke Polres Situbondo kemarin (9/7). Yang dilaporkan adalah pasangan suami istri (pasutri) RN, 55, dan Bu Ipul, 53, warga asal Dusun Rokem, Desa Kandang, Kecamatan Kapongan. Awalnya, pasutri tersebut berpura-pura meminjam gelang dan kalung emas seberat 46 gram milik Darwiyah. Korban percaya bahkan tergiur karena diiming-imingi akan dikembalikan dua kali lipat dari nilai yang dipinjam. Tidak berhenti di situ, dua terlapor juga menjual dua ekor sapi milik Ibu Dirman dan dua ekor sapi milik Miswani. Bahkan, empat ekor sapi tersebut diambil sendiri oleh pelaku. “Saya baru kenal dua hari (dengan terlapor). Keduanya sok akrab. Sering membawa oleh-oleh buah nangka jika ke rumah, sehingga kami menyangka keduanya orang baik,” kata Bu Darwiyah. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan penipuan yang dialami tiga ibu rumah tangga tersebut. Kejadiannya 5 Juni 2011 lalu. “Karena tak kunjung dikembalikan, mereka akhirnya melapor ke Polres Situbondo,” terang mantan Kapolsek Banyuputih tersebut. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RABA

DIPULANGKAN: Sejumlah gepeng yang terjaring razia di sejumlah jalan di Situbondo.

Ciduk 13 Gepeng dan Orgil Tiga di Antaranya Masih Balita SITUBONDO – Sebanyak 23 orang gepeng (gelandangan pengemis) dan orang gila diamankan petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan  petugas Sabhara  Polres Situbondo. Mereka terjaring dalam razia yang digelar Senin (8/7) kemarin. Ironisnya, dari 14 gepeng yang terjaring razia, lima di antaranya masih balita.

BALJEBOL

BALI

NARKOBA

Sergap Pengedar - Pengguna SS JEMBER – Seorang pengguna yang diduga juga merangkap sebagai pengedar SS di Jember kemarin disergap polisi di jalan Desa Sempolan Silo. Dari tangan Fathur Rosi, 45 warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari tersebut, polisi menyita SS dengan berat sekitar 4, 84 gram. Bukan hanya itu, dari pengembangan juga berhasil menemukan alat hisap SS berupa botol dan sedotan (bong, red). Dengan disitanya barang bukti tersebut, tersangka tak bisa mengelak lagi dan hanya pasrah, saat polisi membawa tersangka ke Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan, tersangka yang berprofesi sebagai pedagang tersebut sudah lama menjadi incaran polisi. Namun, setiap akan dilakukan penangkapan, polisi mengaku gagal karena tidak adanya barang bukti yang dibawa pelaku. Namun, dengana keuletan akhirnya tersangka berhasil ditangkap bersama barang bukti SS. Saat penangkapan, tersangka sedang berada di kawasan Jalan Raya Deasa Sempolan, Kecamatan Silo. Menurut tersangka, SS itu bukan hendak dijual tetapi hendak dia nikmati bersama temannya berinisial H.Al. “Saya bukan mau ngedar, mau saya pakai SS sama H.Al,” jelas Fathur. Menurutnya, pelaku itu mengenal SS pertama kali dari H.Al tersebut. Bahkan, setelah cukup lama ketagihan dengan serbuk kristal tersebut, H.Al menyarankan agar tersangka membeli langsung kepada seseorang di kawasan Madura. (jum/ram/wah/jpnn)

Mereka sengaja dibawa orang tuanya untuk mendapat belas kasihan dari pengguna jalan. Sedangkan sembilan orang lainnya merupakan orang gila. Begitu terjaring, mereka diangkut dengan menggunakan  kendaraan bak terbuka milik Satpol PP. Mereka lalu digelandang ke Mapolres Situbondo  untuk dilakukan pembinaan dan  pendataan. Selanjutnya, mereka dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Sebelum dipulangkan mereka disuruh menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. “Mereka

JEMBER

BONDOWOSO

diberi uang saku sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing.    Khusus orgil akan dikirim RS jiwa serta pesantren yang menangani pengobatan khusus orgil. Ini agar mereka bisa kembali sembuh,” terang Kepala Dinas Sosial Pemkab, Basuki. Razia penertiban gepeng dan orgil tersebut  bertujuan meminilisasi eberadaan gepeng, anak jalanan serta orgil. Sebab, dimungkinkan menjelang datangnya bulan Suci Ramadan, keberadaan gepeng akan semakin meningkat. (pri/aif)

LUMAJANG

Longsor Terjang Pronojiwo Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ratusan Juta

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

PORAK PORANDA: Rumah yang roboh akibat diterjang banjir di Lereng Semeru jadi perhatian warga.

Jalur Lumajang-Malang Sempat Terputus

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

KETAGIHAN: Tersangka Fathur Rosi saat dimintai keterangan terkait kepemilikan SS seberat 5 gram kemarin.

BANYUWANGI - Proses pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013, segera memasuki babak baru. Setelah Peraturan Daerah (Perda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2012 disahkan legislatif Rabu pekan lalu (3/7), DPRD Banyuwangi akan menggelar rapat paripurna nota pengantar Kebijakan Umum AnggaranPlafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2013 hari ini (10/7). Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto mengatakan, kalangan dewan sudah menerima draf KUAPPAS Perubahan APBD 2013 dari eksekutif Senin yang lalu (8/7). Di hari yang sama, verifikasi Gubernur Jatim terhadap Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Banyuwangi 2012 yang telah disahkan DPRD, juga sudah turun. “Sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD akan menggelar rapat paripurna nota pengantar KUA-PPAS Perubahan APBD 2013, tersebut besok (hari ini),” ujarnya kemarin (9/7). Menurut Hermanto, pasca paripurna hari ini, pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2013 akan ditindaklanjuti dengan tanggapan fraksi-fraksi di DPRD Banyuwangi. “Setelah tanggapan fraksi, akan dilakukan pembahasan di tingkat Banggar (Badan Anggaran DPRD),” cetusnya. Terkait harapan eksekutif agar APBD Banyuwangi 2014 bisa disahkan November mendatang, Hermanto menanggapinya dengan diplomatis. Menurut dia, DPRD pun berharap semua pelaksanaan kegiatan pembangunan berjalan tepat waktu . (sgt/aif)

SEMENTARA itu, longsor yang terjadi di kawasan lereng Semeru Senin (8/7) kemarin sempat membuat akses jalur utama terputus. Alasannya karena ada sebanyak tiga titik longsoran yang menutup jalan utama Lumajang-Malang jalur selatan. Achmad Fauzi, anggota BPBD yang berada di lokasi kejadian sejak terjadinya longsor menjelaskan bahwa mulanya jalur utama ini terputus. Karena terjadinya long-

soran tanah dan pepohonan yang terbawa menutup akses jalan. “Sempat menutup jalan raya,” ujarnya malam hari ketika ditemui di lokasi kejadian desa Sumber Urip Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Namun, keberadaan relawan BPBD dan sejumlah anggota TNI setempat, evakuasi berhasil dijalankan. Kendati sudah dilakukan evakuasi secara manual, namun kendaraan tidak bisa lancar seperti biasa.

Pasalnya sistem buka tutup dilakukan sampai pagi hari. Itu dilakukan karena masih banyak bagian longsoran yang belum sepenuhnya disingkirkan dari badan jalan. Karena kondisi tersebut, tidak sedikit kendaraan berat yang masih tertahan di Sumber Urip Pronojiwo yang menjadi lokasi longsoran. Kendaraan tersebut memilih terparkir karena khawatir ketika melintas rodanya ambles. (fid/wan/c1/sh/jpnn)

LUMAJANG – Pasca ikut merasakan getaran gempa bumi, Senin (8/7), bencana longsor menerjang Kecamatan Pronojiwo. Hujan yang datang seharian itu membuat lima bangunan dan fasilitas umum rusak berat. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dari informasi yang berhasil dihimpun, sejak Senin siang hujan deras mengguyur kawasan Pronojiwo. Hujan sejak pukul 12.00 itu memang sempat mereda beberapa menit, namun berlanjut deras hingga malam hari. Sekitar pukul 16.00, sejumlah bangunan rumah ambrol diterjang longsor bercampur air. Warga  yang mengira bencana itu adalah dampak gempa berhamburan keluar rumah. “Langsung keluar rumah, setelah mendengar longsoran menimbun rumah bagian belakang,” ujar Farid, salah satu keluarga korban yang rumahnya rusak akibat longsor. Dia menjelaskan, seluruh bangunan dapur rumah milik keluarga Fadil ambrol diterjang longsoran tanah bercampur kayu. Atapnya runtuh dan sebagian isi di dalam dapur hanyut terbawa air yang mengikuti longsoran tersebut. Di antara rumah warga yang terkena longsoran itu antara lain Desa Taman Ayu, Pronojiwo yakni Mujiono, RT/RW 05/02 yang hampir semua rumahnya tertimbun longsor (tersisa 1 kamar), rumah H Fadil, RT/RW 07/03 dengan kondisi bagian dapur ambruk dan tertimbun longsor. Kopi kering sebanyak satu ton dan gabah sebanyak tujuh kuintal milik H Fadil terendam lumpur longsoran dan sebagian hanyut. Selanjutnya adalah rumah Sunyoto di RT/RW 07/03 yang bagian dapur tertimbun longsor, rumah Yatno di RT/RW 15/06 dengan kondisi bagian belakang rumah roboh, dan bangunan Toko Milik Ima di RT/RW 04/02. “Semua rusak terkena longsor,” ujar Rochani, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang. Selain merusak bangunan rumah, sejumlah fasilitas umum juga diterjang longsoran ini. Pasalnya ada dua musala yang rusak ringan dan puluhan kayu yang roboh menghadang jalan di Desa Sumberurip, Pronojiwo. (wan/fid/c1/sh/jpnn)

Ketika Selat Bali Overload Kapal

Idealnya Tambah Dermaga, Bukan Tambah Kapal Terus bertambahnya penguna jasa penyeberangan di Selat Bali, mengundang pengusaha pelayaran semakin banyak mengoperasikan kapal. Akibatnya jumlah kapal yang melayani penyebrangan Jawa-Bali overload. ANOM SUARDANA, Gilimanuk SAAT ini di selat Bali ada 38 kapal. Baik kapal motor penumpang (KMP) dan kapal landing craft tank (LCT) atau kapal pengangkut kendaraan barang yang

beroperasi. Sementara jumlah dermaga yang ada, baik di Ketapang maupun Gilimanuk, hanya ada enam. Masing-masing tiga dermaga landing craft macine (LCM) untuk kapal barang dan dua dermaga mobile bridge (MB), serta satu dermaga Ponton untuk sandar KMP. Dengan jumlah dermaga hanya ada enam, sementara kapal yang ada 38, maka untuk mengatur waktu bongkar muat, pihak ASDP kesulitan. Jika semua kapal dioperasikan dengan mengurangi waktu bongkar muat yang biasanya 45 menit, maka setiap kapal akan merugi, lantaran muatan kapal tidak maksimal. Selain itu, kondisi itu juga akan membuat waktu mengapung kapal yang menunggu giliran

sandar semakin lama, dan sangat membahayakan. Karena bisa terseret arus dan penumpang juga akan jenuh di tengah laut. Sehingga, ASDP terpaksa hanya mengoperasikan maksimal 30 kapal dan 8 kapal harus masuk daftar tunggu. “Kita hanya bisa mengoperasikan 30 kapal. Yakni 15 KMP dan 15 LCT. Lebih dari itu kita sulit mengatur jadwal dan waktu bongkar buat,” ujar Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk Wahyudi Susianto kepada Radar Jembrana, kemarin (9/7). Menurut Wahyudi, ASDP tidak bisa mengoperasikan semua kapal sekaligus. Hal itu sangat tidak memungkinkan, karena tidak sebanding dengan jumlah dermaga yang ada. Sebab, satu dermaga

maksimal hanya bisa untuk lima kapal dengan waktu bongkar muat satu kapal 45 menit. Jika lebih, maka waktu mengapung kapal yang menunggu sandar akan lebih lama, dan akan terjadi penumpukan kapal di tengah laut. “Kalau semua kapal dioperasikan akan menjadi bumerang. Bukannya mempercepat pelayanan, tetapi justru memperlambat. Karena waktu berlayar dan mengampung semakin lama,” jelasnya. Kata Wahyudi, idealnya satu dermaga untuk empat kapal. Sekarang saja, dengan 30 kapal yang dioperasikan, atau satu dermaga untuk lima kapal sudah cukup lambat. Penambahan jumlah kapal tidak menjamin pelayanan bisa cepat. Yang harus ditambah adalah dermaga,” ungkapnya. (*/han/jpnn/aif)

ANOM SUARDANA/RADAR BALI/JPNN

DERMAGA BARANG: Dermaga LCM di pelabuhan Gilimanuk ini akan dimaksimalkan untuk arus mudik nanti.

34

Rabu 10 Juli 2013

BMX Berjaya di Lumajang

GALIH COKRO/RaBa

KELAS PEWEE A: Daffa Nufal Septian meraih juara pertama.

BANYUWANGI - Kontingen Banyuwangi memenuhi target menuju podium juara dalam BMX Open yang digelar di Lumajang 6-7 Juli lalu. Banyuwangi berhasil unjuk gigi dalam even yang digelar di sirkuit Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir, Lumajang, itu. Prestasi gemilang ditunjukkan pembalap Banyuwangi di kelas pewee A. Banyuwangi berhasil menempatkan dua pembalap di podium. Di posisi teratas ada Daffa Nufal Septian dari Zhephet Muncar. Di posisi kedua ada pembalap tuan rumah, Michael Candra Adi, dari tim Harapan

Jaya Lumajang. Di peringkat ketiga diraih Arkana Galih dari tim Zhephet Muncar. Harapan kontingen Banyuwangi mendulang medali sempat tertanam dalam diri Ferdiyanto Saputra. Tampil di kelas pewee B, pembalap asal Zhephet Muncar itu nyaris menambah perbendaharaan medali bagi Banyuwangi. Sayang, Ferdiyanto harus puas masuk garis finis di posisi kelima. Tidak patah arang, kontingen Banyuwangi terus memburu prestasi di nomor lain. Harapan itu tertuju ke kelas pemula. Di kategori tersebut, Geovani menjadi jujukan. Geovani sem-

pat memimpin hingga urutan ketiga. Sial baginya, di tengah

perlombaan, dia mengalami masalah teknis. Ban sepedanya

pecah, sehingga dia tersungkur dari arena lomba. (nic/c1/als)

Balot Dukungan Terakhir Besok BANYUWANGI - Pemuatan 252 foto peserta lomba foto I Love Banyuwangi berakhir hari ini (10/7). Meski demikian, panitia lomba foto yang digelar untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-14 Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP RaBa) itu masih membuka kesempatan bagi warga untuk mengirimkan balot dukungan hingga pukul 15.00 besok (11/7).

Panitia lomba, Benny Siswanto mengatakan, balot dukungan bisa dikirim langsung ke kantor JP RaBa, Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi. Foto yang mendapatkan dukungan terbanyak melalui balot, akan keluar sebagai pemenang. “Karena itu, silakan kirim balot dukungan sebanyak-banyaknya agar foto favorit Anda berhasil keluar sebagai juara,” ujarnya kemarin (9/7).

235

Menurut pria bertubuh subur ini, selain foto peraih dukungan balot terbanyak, panitia juga akan memilih satu foto juara yang lain. “Pemenang lomba foto kali ini memang ada dua kategori. Selain foto yang meraih balot dukungan terbanyak, satu foto terbaik yang berhak menjadi jawara akan ditentukan oleh dewan juri,” pungkasnya. (sgt/als)

236

“MENUNGGU SENJA DI TAMAN SRITANJUNG” Abdiel Arsana Putra Ihsan

239

238

237

“NGADEM DULU AAH.....” Rizky Putranda Cililin Musyaffa’

“SUMRINGAH” Muhammad Atalatiq Aizidansyah

240

“I LOVE PUTRI” Ani

241

“CANDA SENJA DI PANTAI BOOM” Icha, Nafis, dan Zidan

242

243

“DI TAMAN SRI TANJUNG” Azka Nisail Aulia

245

244

“LOVE BANYUWANGI LOVE AYAH LOVE BUNDA” Senandung Damai Kirana Putri

Perolehan Sementara Ballot

“BERMAIN AYUNAN” M. Farhan

“BERMAIN BUIH OMBAK PULAU MERAH” Zidan dan Mama

247

NO

PESERTA

TOTAL

1 2

91 54

153 151

“I LOVE IJEN CRATER” Ayub Susanto

NO

PESERTA

3 4 5 6

197 182 14 6

248

“PESONA PUNCAK IJEN” Aldi dan Nafis

TOTAL

NO

103 100 95 80

7 8 9 10

PESERTA

33 163 22 40

TOTAL

76 76 74 66

249

246 “SENANGNYA JUMPA SAHABAT” Achie

250

“LOMBA PENULISAN ESSAY PERAN PELAJAR UNTUK KEMAJUAN BANYUWANGI” BIKA (Bina Insan Kamil) Banyuwangi

251

“BEAUTY OF GRAJAGAN BEACH” Hadi Jupri

“BEAUTIFUL BEACH OF RED ISLAND” Agrista Yudistira P.

“NGADEM BARENG DI SAYU WIWIT” Ratna Nirmalasari

252

“PANORAMA EXOTICA OF LAMPON BEACH” Agrista Yudistira P.

“DINGINNYA DALAM KEBERSAMAAN - TERJUN LIDER” Bagoes Arif Setiawan

BERITA UTAMA

Rabu 10 Juli 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Perbedaan adalah Rahmat n MUI... Sambungan dari Hal 25

Menurut Yamin, dalam sidang isbat yang digelar pemerintah bersama MUI dan organisasi keagamaan, 1 Ramadan ditetapkan pada 10 Juli 2013. Sebab, berdasar hasil rukyah yang dilaksanakan di beberapa tempat di Indonesia, belum ada yang melihat hilal. “Saya ikut rukyah

di Situbondo, dan tidak melihat ada hilal,” ujarnya. Meski pemerintah telah mene tapkan awal puasa pada Rabu, jelas dia, ternyata Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada Selasa (9/7). Penetapan ini, jelas dia, berdasar hisab yang telah dilaksanakan. “Muhammadiyah di Banyuwangi juga memulai puasa Selasa ini (kemarin),” kata jebolan Uni-

versitas Bagdad, Iraq, itu. Yamin menyebut, apa yang diputuskan dalam sidang isbat itu tentu benar. Tetapi, ijtihad yang dilaksanakan Muhammadiyah mengenai awal Ramadan juga dianggap benar. “Semua memiliki dasar dalam penetapan (awal Ramadan) ini, dan inilah ijtihad,” ungkapnya. Mempersoalkan perbedaan penetapan awal Ramadan, bagi

Yamin dianggap tidak penting. Yang jelas, lanjut dia, pada bulan suci semua umat Islam harus memperbanyak ibadah. “Mari kita hormati perbedaan ini,” ajaknya. Perbedaan dalam penetapan awal Ramadan tersebut diakui ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Banyuwangi Ustad Syuhada Asyari. “InsyaAllah semua warga Mu hammadiyah Selasa ini (kemarin)

Pembaca 7 Orang, Pembuka Kitab 3 Orang n ALQURAN... Sambungan dari Hal 25

Ketentuan tersebut berdasar rapat isbat pemerintah yang me mutuskan awal Ramadan pada Rabu hari ini. “Tadi malam (kemarin malam, Red) di MAB belum dilaksanakan tarawih,’’ ujarnya. Pada Senin (8/7) malam, jelas dia, jamaah salat Isak di MAB ada penambahan cukup sig nifikan. Sebagian jamaah mengira awal Ramadan adalah

Selasa kemarin. “Sesuai sidang isbat, tarawih mulai kita laksanakan nanti malam (tadi malam, Red),” katanya. Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, Iwan memprediksi jamaah salat tarawih di MAB pada malam pertama akan mem beludak. Hal tersebut sudah diantisipasi dengan digunakannya lantai dua di sisi utara. “Lantai dua di sisi utara belum selesai 100 persen, tapi akan kita gunakan salat tarawih,” cetusnya.

Seperti tadarus pada Ramadan tahun sebelumnya, lanjut dia, tadarus di MAB Banyuwangi akan menggunakan Alquran raksasa berukuran 150 centimeter kali 200 centimeter. Mushaf yang ditulis tangan oleh H. Abdul Karim dari Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, itu akan dibuka selama sebulan penuh. “Untuk tadarus ada petugas khusus,” jelasnya. Yayasan MAB Banyuwangi telah menunjuk tujuh jamaah yang akan tadarus setiap ma-

lam. Petugas yang membuka lembaran Alquran telah disiapkan sebanyak tiga orang. “Setiap malam ada tujuh orang yang akan tadarus,” katanya. Meski sudah menetapkan tujuh jamaah yang akan tadarus, Iwan mengatakan jamaah lain juga bisa bergabung. Tetapi, karena tadarus akan disiarkan secara langsung oleh radio, jamaah yang ingin ikut tadarus harus fasih membaca Alquran. “Jamaah selain petugas, akan kita seleksi bila ikut tadarus,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

Meningkat Meski hanya Satu Pesawat n ENAM... Sambungan dari Hal 25

Jika dirata-rata setiap bulan, maka pada semester pertama tahun 2013 dalam setiap bulan jumlah penumpang yang berangkat dan datang di Bandara Blimbingsari sekitar 8.432 orang. Pada tahun 2013 ini, penerbangan komersial di Bandara Blimbingsari hanya dilayani maskapai Wings Air. Selain pesawat reguler, pada tahun 2013 ini pesawat khusus yang mendarat di Bandara Blimbingsari juga meningkat dibanding tahun 2013. Beberapa pejabat dan pe ngusaha asal

Jakarta sering landing menggunakan pesawat khusus. Yang terakhir, pesawat milik Ketua Dewan Partai Gerindra Letjen (Pur) Prabowo Subianto juga mendarat di bandara kebanggaan warga Kota Gandrung itu. Sebelumnya, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Bupati Kutai Timur Isran Noor juga datang ke Banyuwangi menggunakan pesawat pribadi. Andy memprediksi, jumlah penumpang pada semester dua akan meningkat dibanding semester pertama. Pada bulan pertama semester kedua, tren pe numpang yang berangkat maupun yang datang di Bandara

Blimbingsari terus meningkat. Untuk diketahui, sejak tahun 2011 lalu jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari terus mengalami peningkatan. Pada tahun kedua pengoperasian Bandara Blimbingsari tahun 2011, jumlah penumpang dalam setahun hanya sekitar 7.000 orang. Bandara Blimbingsari dioperasikan pada Desember 2010. Pada tahun itu, aktivitas penerbangan komersial hanya dilayani pesawat jenis Grand Caravan yang memiliki kapasitas sembilan penumpang. Pada tahun 2012, jumlah penumpang meningkat dari tahun 2011 menjadi sekitar 20 ribu penumpang. Tahun 2012,

ada dua pesawat yang beroperasi, yakni pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) dan pesawat milik PT Lion Air, Wings Air. Namun, pada akhir tahun 2012, pesawat MNA berhenti terbang sementara. Hingga saat ini pesawat MNA belum beroperasi kembali. Kini aktivitas penerbangan hanya dilayani satu unit pesawat milik Wings Air. Walau hanya dilayani satu pesawat, tapi jumlah penumpang naik menjadi 20. 593 orang dari 20 ribu orang pada tahun 2012. “Meningkatnya jumlah penumpang itu karena kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara meningkat,” ujar Andy. (afi/c1/bay)

Diumumkan di Sekolah Masing-masing n JALUR... Sambungan dari Hal 25

“Karena mandiri, pengumuman tidak dilakukan secara on line. Pengumuman akan dilakukan di sekolah masingmasing,” ujar Kabid Pendidikan Menengah Dispendik Banyuwangi, Suratno. Karena itu, peserta PPDB jalur mandiri bisa mengetahui hasil seleksi melalui sekolah masingmasing. Dari hasil seleksi PPDB mandiri itu, diketahui beberapa

sekolah berhasil memenuhi pagu yang ditetapkan. Beberapa sekolah yang tidak memenuhi itu, kata Suratno, hampir merata di tingkat SMP, SMA , dan SMK . Bagi sekolah yang masih belum berhasil memenuhi pagu yang ditetapkan akan diberi kesempatan menerima calon siswa baru lagi. “Toleransinya, penerimaan itu sebelum kegiatan MOS dilaksanakan,” ujar Suratno. Penerimaan siswa baru bagi sekolah yang belum berhasil

me menuhi pagu dilakukan se cara ketat. Sekolah negeri yang belum memenuhi pagu hanya boleh menerima calon siswa yang belum mendaftar di sekolah swasta. “Bagi warga Ba nyuwangi ya ng belum mendapat sekolah, bisa mendaftar di beberapa sekolah yang pagunya belum terpenuhi,” katanya. Hanya saja, pihak sekolah negeri tidak boleh menerima pendaftaran calon siswa baru yang sudah mendaftar di se-

kolah swasta. “Nanti harus ada pernyataan calon siswa baru bahwa belum mendaftar di sekolah swasta,” jelasnya. Calon siswa yang sudah mendaftar di sekolah swasta tidak bisa mendaftar lagi di sekolah negeri. Kebijakan itu diambil untuk mengakomodasi warga Banyuwangi yang belum mendapatkan sekolah. “Sekali lagi, yang sudah mendaftar di sekolah swasta tidak boleh mendaftar lagi di sekolah negeri,” tambahnya. (afi/c1/bay)

Pencetakan Selesai 47 Persen n E-KTP... Sambungan dari Hal 25

Selanjutnya, pihak kecamatan akan menyampaikan data warga yang kehilangan e-KTP itu kepada Dispendukcapil. Tahap selanjutnya, Dispendukcapil akan menyampaikan data warga yang kehilangan e-KTP tersebut kepada pe me rintah pusat. “Sekarang semua masih ditangani pusat. Termasuk ralat warga yang nama, jenis

kelamin, atau alamatnya keliru,” ujar Sudjani kemarin (9/7). Sudjani mengimbau warga yang kehilangan e-KTP agar menggunakan KTP ma nual untuk menunjang ke perluannya, misalnya saat membuat paspor, transaksi perbankan, bepergian, dan lainlain. “Sementara gunakan KTP manual dulu. Sebab, prioritas pusat saat ini mencetak e-KTP baru. Kemungkinan pencetakan e-KTP bisa dilakukan di

Banyuwangi pada tahun 2014,” paparnya. Di sisi lain, dari 1.277.394 jiwa wajib KTP di Banyuwangi, hing ga kini yang sudah mel a ku k a n p e re k a ma n d at a e-KTP mencapai 1.107.321 jiwa. Dari seluruh warga yang telah melakukan perekaman data e-KTP, yang pencetakan e-KTP-nya telah rampung seba nyak 1.047.836 jiwa atau 94,63 persen. “Persentase pencetakan e-KTP warga Banyuwa-

ngi tergolong tinggi. Sebab, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, pencetakan e-KTP yang sudah selesai baru sekitar 47 persen,” cetus Sudjani. Pria yang satu ini me ngingatkan warga yang belum melakukan rekam data e-KTP agar segera melakukan rekam data diri. “Perintah dari pusat, proses perekaman e-KTP akan kami layani sampai 31 Juli mendatang,” pungkasnya. (sgt/ c1/bay)

Izin Dulu sebelum Minta Foto Bareng n SULIT... Sambungan dari Hal 25

Produksi di luar Jakarta, bagi sutradara yang pernah membesut film Sang Dewi itu bukanlah hal baru. Bahkan, sutradara yang setiap bulan rata-rata memproduksi empat film tersebut, hampir sebulan sekali memproduksi film di luar Jakarta. “Tetapi, baru kali ini saya mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat,” kata sutradara yang pernah mengorbitkan Sabai Morscheck, Taufik Savalas, dan Syahrini itu. Dalam wawancara eksklusif dengan Jawa Pos Radar Banyuwangi beberapa hari lalu, Dwi Ilalang menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bupati Banyuwangi, masyarakat, Sanggar Genjah Arum, dan Komunitas Watubuncul. Dia menyadari betul bahwa tanpa sambutan semua pihak, dua film yang akan ditayangkan di SCTV tersebut tidak akan terlaksana dengan baik. Dwi juga menyampaikan niatnya memproduksi film layar lebar di Banyuwangi, tentang Puputan Bayu misalnya. “Itu sudah saya bicarakan dengan Bupati Anas dan Samsudin Adlawi,” kata sutradara yang pernah bekerja sama dengan Jackie Chan itu. Selain itu, Dwi berharap Komunitas Watubuncul membuka sejenis kelas acting, agar masyarakat Banyuwangi yang ingin berkecimpung di dunia film terbiasa berakting di depan kamera. Jika FTV di SCTV benar-benar tandem (produksi terus), maka banyak pemain

yang dibutuhkan. “Bukan hanya masyarakat Banyuwangi yang berharap tandem, saya juga sangat berharap,” tambahnya. Sementara itu, sang Co-Producer PH Moestions, Wawan Savareno, mengaku takjub melihat hasil produksi film LKL. Film yang diproduksi 25 hingga 30 Juni itu sudah bisa disaksikan hasilnya pada 2 Juli lalu. “Luar biasa hasilnya. Alam dan adat Banyuwangi sangat unik,” kata Wawan Savareno di sela-sela menenggak es degan di Taman Blambangan. Meski anggaran yang dikeluarkan jauh me lebihi plafon yang ditargetkan, tapi dia merasa tidak kecewa. Sebab, hasilnya memang sangat bagus. Wawan juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu produksi dua film tersebut. “Saya juga berterima kasih kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi yang telah memberitakan selama proses syuting berlangsung,” tambah Wawan. Sebelum meninggalkan Banyuwangi, Ringgo dan Sabai Morscheck menyampaikan kesannya atas sikap masyarakat Banyuwangi yang sangat welcome. Apalagi, bupati sampai-sampai menyempatkan diri menyambut semua kru di Pendapa Sabha Swagata Blambangan dengan selamatan khas Banyuwangi. Dia mengaku sering syuting di luar daerah, bahkan di daerah terpencil. Namun, baru di Banyuwangi dia mendapatkan sambutan luar biasa. “Saya baru kali ini disambut sangat luar biasa. Tidak akan saya lupakan,” kata Ringgo kala itu.

Senada dengan Ringgo dan Sabai Morscheck, Sharena dan Ryan Delon menyampaikan keheranannya dengan sambutan masyarakat Banyuwangi. Mereka berdua mengagumi tata krama yang diperlihatkan masyarakat Banyuwangi. Sharena mengatakan, tata krama sudah menjadi jati diri masyarakat Indonesia. Tetapi, tata krama masyarakat Banyuwangi, menurutnya di atas rata-rata. Sehingga, meski banyak orang yang menonton proses syuting, tapi dia tidak merasa terganggu. Sebab, tidak ada satu pun yang melanggar privasi. Menurut Ryan Delon, dalam berbagai hal, masyarakat Banyuwangi terbiasa meminta izin. Mau sekadar foto pun, mereka meminta izin terlebih dahulu. “Boleh minta fotonya, Mas?” kata Ryan Delon menirukan permintaan salah satu fans. Itu suatu hal yang tidak pernah dia temukan di daerah lain. Di daerah lain, malah tidak jarang bajunya sobek karena ditariktarik fans. “Bahkan, ada yang sampai masuk ruang ganti. Tapi, di Banyuwangi itu tidak ada,” pungkas Ryan Delon. Saat diminta memberikan kesan-kesan selama proses syuting, Sharena mengaku bangga terhadap talent-talent Banyuwangi. Sebab, meski baru pertama kali acting di depan kamera, tapi mereka bisa menyesuaikan blocking, lighting, dan improve. “Seperti sudah biasa main film. Ajeng misalnya. Jadi saya tidak merasa susah,” kata Sharen. (c1/bay)

su dah melaksanakan puasa Ramadan,” katanya. Syuhada menyebut, dasar yang digunakan PD Muhammadiyah Banyuwangi adalah maklumat yang dikirim pimpinan pusat Muhammadiyah. “Dalam maklumat itu, PP Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan pada Selasa ini (kemarin),” terangnya. Dalam maklumat itu, jelas dia, PP Muhammadiyah bukan hanya menetapkan awal Ramadan. Tapi, kata dia, juga menyebut penetapan 1 Syawal atau Hari Raya

Idul Fitri. “PP Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal pada 8 Agustus 2013,” ujarnya. Sementara itu, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi KH. Achmad Hisyam Syafaat menyebut, NU terkait penetapan awal Ramadan dan awal 1 Syawal mengikuti penetapan pemerintah. “Sidang isbat menetapkan awal Ramadan pada Rabu, NU ya ikut Rabu,” jelasnya. Perbedaan penetapan awal Ramadan itu, jelas dia, baginya ti-

dak penting. Sebab, terang dia, dalam Islam perbedaan adalah rahmah. “Perbedaan jangan diperselisihkan, karena perbedaan merupakan rahmah,” cetusnya. Menurut Kiai Hisyam, pene tapan awal Ramadan merupakan ijtihad. Hasil ijtihad Muhammadiyah ternyata awal Ramadan Selasa, dan ijtihad yang dilakukan NU adalah Rabu. “Ijtihad itu kalau salah pahalanya satu, kalau benar dapat dua. Makanya hasil ijtihad itu perlu dihormati,” katanya. (abi/c1/bay)

Lima Orang Belum Menerima n GAJI... Sambungan dari Hal 25

“Kita perkirakan, hanya ada lima PNS yang belum menerima gaji ke-13,” ungkapnya. Sekadar diketahui, jumlah PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi mencapai sekitar 14 ribu

orang. Dari jumlah itu, sebagian besar adalah tenaga guru yang tersebar di beberapa sekolah. Karena jumlah PNS guru banyak, maka proses pencairannya dilakukan secara bertahap. Walau dilakukan secara bertahap, tapi awal puasa Ramadan ini semua PNS sudah menikmati bonus tahun ajaran baru tersebut. (afi/c1/bay)

Terbukti Dua Kali Mencuri n SISWA... Sambungan dari Hal 25

“Dihukum tiga bulan penjara dipotong masa tahanan,” cetus hakim Jamuji SH. Sebelum membacakan putusannya, majelis hakim sempat membeber perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa. Dalam amar putusannya, majelis h a kim menyebut terdakwa te lah melakukan pencurian sebanyak dua kali. Berdasar fakta-fakta di persidangan, pencurian yang dilakukan terdakwa tersebut pertama kali

dilakukan 28 April 2013 di rumah Subandi, warga Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung. Di rumah saksi korban itu, terdakwa mengambil uang Rp 115 ribu. “Terdakwa masuk dengan cara merusak jendela rumah,” ungkapnya. Selain mengambil uang, lanjut dia, di rumah saksi korban itu terdakwa juga masuk ke kamar Muhamad Sujari, me nan tu Subandi. Di kamar itu, terdakwa mengambil celana pendek jins dan sempat makan. “Keterangan saksi, terdakwa juga mencuri di rumah Sendi Cahaya Arista Pratama,” terangnya.

Di rumah korban yang kedua tersebut, jelas majelis hakim, terdakwa mengambil sebuah telepon seluler (ponsel) merek Cross, headset, dan uang senilai Rp 14 ribu. “Uang sebesar Rp 14 ribu itu diambil di laci,” kata majelis hakim dalam amar putusannya. Keputusan tiga bulan penjara itu lebih ringan sebulan dibanding tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Agus Suraharta SH. Dalam tuntutannya, jaksa meminta majelis hakim menghukum terdakwa empat bulan penjara. (abi/c1/bay)

Penerima di Rogojampi 8.482 Jiwa n BLSM... Sambungan dari Hal 27

Dia mengaku, memang ada warga penerima BLSM yang sebetulnya tergolong keluarga mampu. Tetapi, setelah diberi pemahaman, akhirnya penerima BLSM itu memberikan kepada yang kurang mampu yang tidak men dapatkan BLSM. “Ada yang sudah memberikan secara ikhlas kepada yang kurang mampu,”

terangnya. Pihaknya sering menerima keluhan dari masyarakat tentang BLSM. Penyebabnya, ada warga yang tidak menerima bantuan meski kategori miskin. ‘’Memang data itu berdasar data 2008,’’ paparnya. Sementara itu, jumlah terbanyak penerima BLSM adalah Kecamatan Rogojampi yang mencapai 8.482 RTM. ‘’Pembagian BLSM masih belum, kita masih membagikan kartunya

(Kartu Perlindungan Sosial, red),’’ ujar Camat Rogojampi, Kusiyadi. Beberapa camat juga merilis jumlah penerima BLSM kemarin. Kecamatan Pur woharjo 4.877 keluarga, Cluring 5825 keluarga, Gambiran 4.599 keluarga, Tegaldlimo 3.700 keluarga, Singojuruh 4.985 keluarga, Sempu 5.985 keluarga, dan Songgon 5.616 keluarga. ‘’BLSM sudah kita bagikan hari ini,” terang Camat Singojuruh, Nanik Machrufi. (ton/c1/aif)

Safari Digelar setelah Pulang Umrah n ANAS... Sambungan dari Hal 28

Acara buka puasa bersama itu rencananya akan digelar di Pendapa Shaba Swagata Blambangan pada 18 Juni 2013 mendatang. Setelah acara buka puasa akbar itu, baru kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan ke kecamatan-

kecamatan secara bertahap. Jika tahun lalu Safari Ramadan mulai digelar pada awal Ramadan, maka tahun ini Safari Ramadan kemungkinan besar tidak digelar di awal Ramadan. Sebab, pada awal Ramadan Bupati Anas sedang menjalankan ibadah umrah di tanah suci Makkah. Bupati Anas mengawali puasa Ramadan ini di

tanah suci Makkah. Setibanya dari menjalankan ibadah umrah, Bupati Anas langsung menggenjot beberapa kegiatan. Bupati Anas meninggalkan tanah air pada 5 Juli lalu dan diperkirakan pada 15 Juli nanti mantan anggota MPR/ DPR RI itu sudah tiba kembali di tanah air. (afi/als)

Budayakan Saling Silaturahmi n PUASA... Sambungan dari Hal 28

Bagaimana perasaaan gelandangan yang sedang sakit dan berbaring di pinggir jalan atau kolong jembatan, mereka tidak mempunyai selimut tidak ada yang memberi obat dan tidak ada yang menjenguk. Jenguk pula saudara kita yang berada di pengungsian karena bencana alam dan sebagainya, mereka harusmenenangkananak-anaknya yang merasa lapar minta makan, sementara tidak ada yang dapat dimakan. Pikirkan pula orang yang sedang ditahan di kantor polisi/di penjara, dia amat kesepian, rindu keluarganya, atau bahkan yang tersiksa dan teraniaya. Bila saja kita melihat dan mendengar musibah yang menimpa seseorang, lalu kita berusaha empati, meraba pera-

saan deritanya, Insyaallah akan tersentuh dan tergerak hati ini untuk berbuat sesuatu. Paling tidak sebait doa untuk mereka tentu lebih bermakna. Keempat, silaturahmi. Pergu nakan suasana Idul Fitri nanti untuk bersilaturahmi. Silaturahmi berarti menyambung kasih sayang. Percaya atau tidak, bila kita rajin bersilaturahmi akan menimbulkan perasaan akrab, saling mengerti, dan saling memahami. Komunikasi yang baik akan memupus kecurigaan dan prasangka. Selain itu akan timbul pula energi untuk saling memberi ilmu, wawasan, bahkan tidak jarang terjadi kerja sama yang positif. Oleh karena itu, milikilah program bersilaturahmi dengan sungguhsungguh sebagai aset untuk kebahagiaan dan kesuksesan kita. Terakhir, berkirim hadiah. Ra-

sulullah SAW bersabda untuk saling berkirim hadiah : “Dari Aisyah RA berkata, Rasulullah sering menerima hadiah dan membalasnya”. Tampaknya hal ini perlu menjadi program ke hidupan kita, selalu bisa mem bahagiakan orang lain, baik berupa senyum dan wajah ceria, ucapan yang baik atau barang yang bermanfaat. Nah, di nuansa Ramadan ini, kita perlu saling berkirim-kiriman, baik masakan untuk berbuka puasa, maupun masakan untuk Idul Fitri nanti. Apalagi memberikan bantuan/santunan untuk kaum duafa, anak yatim, dan sebagainya. Insyaallah akan mendapat pahala dari Allah SWT. Amin ya Robbal Alamin. (*) *) Penulis adalah Pengurus Yayasan/Dosen Unars Situbondo.

SK Pembekuan Dinilai Sepihak n DPC... Sambungan dari Hal 36

Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Situbondo terpilih, Thoha Barisi mengungkapkan, tak ada hal spesifik terkait terbitnya SK pembekuan tersebut. Kabar yang diterimanya, kata Thoha, hanya masalah etika dan loyalitas. “Itu kemungkinan yang menjadi pertimbangan utama. Pak Dadang memang tidak keluar partai. Namun, menjadikan rumah pribadinya sebagai kantor partai lain, jelas layak dipertanyakan loyalitasnya,” ung-

kap Thoha kepada wartawan. Dia mengungkapkan, sesuai SK DPP, DPC PKNU Situbondo akan segera melakukan tugas-tugas kepartaian. Salah satunya, melakukan evaluasi kinerja Fraksi PKNU di DPRD Situbondo. “Kami akan menguji loyalitas 10 anggota Fraksi PKNU di DPRD Situbondo. Bukan tidak mungkin kami akan melakukan perombakan,” papar Thoha. Tugas kepartaian lain yang akan segera dilakukan adalah bersinergi dengan Partai Gerindra. “PKNU sudah me lakukan MoU dan menjadi sa-

yap partai Gerindra dengan nama Gerak Aswaja. Kami akan mengamankan kebijakan partai,” pungkas Thoha. Ketua Dewan Tanfidz DPC PKNU Situbondo versi lama, Ra Malung mengaku masih akan melakukan klarifikasi ke DPP PKNU. Dia menilai SK pembekuan tersebut sepihak dan keluar dari AD/ART partai. “Secara prosedural harus ada surat teguran dulu. Jadi, surat pem bekuan itu melanggar asas formal partai,” terangnya melalui Black Berry Messenger kepada koran ini. (pri/c1/als)

36

Rabu 10 Juli 2013

DPC PKNU Dadang-Ra Malung Dibekukan SITUBONDO - Kepengurusan DPC Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Situbondo berakhir. Itu setelah DPP PKNU secara resmi membekukan partai politik yang di Kota Santri dinakhodai Dadang Wigiarto dan Masrur Syam Sarqowi alias Ra Malung tersebut. Keputusan DPP PKNU tersebut tertuang dalam SK840/DPP-01/VII/2013. Informasi yang beredar, SK

pembekuan itu merupakan puncak kekesalan DPP terhadap DPC PKNU Situbondo karena dianggap tidak loyal. Sejumlah kebijakan yang diambil DPP hampir semua dianggap angin lalu. Melalui SK yang sama, DPP juga mengesahkan personel baru. Kini jabatan Dewan Tanfidz DPC PKNU Situbondo dipercayakan kepada Thoha Barizi SHI. Dia menggantikan Ra Malung, dan ketua Dewan

Syuro dipercayakan kepada Drs. H. Yusuf Mu’thi. Dengan kata lain, Drs. H. Yusuf Mu’thi menggantikan Dadang Wigiarto. Jabatan ketua Dewan Mustasyar dipercayakan kepada Habib Abdullah. SK DPP PKNU tersebut kemarin langsung ditembuskan ke berbagai instansi, di antaranya KPUD Situbondo, DPRD, Kesbangpol, dan Linmas, serta Bupati Situbondo n  Baca DPC...Hal 35

SYAMSURI/RaBa

SOSIALISASI: Kepala Bakesbangpol dan Linmas, Herry Suryanto, Didampingi Kapolsek Besuki, Camat Besuki Zaenal Arifin, dan Kabid IB dan HAL, H. Achmad Munir.

Bakesbangpol Mantapkan Pelaksanaan Pilgub BESUKI - Pemerintah Kabupaten Situondo melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) menggelar sosialisasi pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) tahun 2013. Bertempat di Pendapa Kecamatan Besuki, acara tersebut dikuti 90 peserta di wilayah barat. Mereka terdiri dari perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama,dan organisasi pemuda. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang digelar di rumah makan Asri Panarukan, Juni lalu. Saat itu, sosialisasi diikuti 135 peserta terdiri dari unsur pengurus PAC partai politik peserta pemilu yang ada di tiga dapil. Yakni dapil 1,2 dan 6. Acara tersebut dibuka Kepala Bakesbangpol dan Linmas, Herry Suryanto. Herry mengungkapkan, sosialisasi bertujuan memberi-

kan pemahaman kepada semua pihak terkait pelaksanaan Pilgub Jatim. Harapannya, pelaksanaan agenda lima tahunan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses sesuai dengan harapan kita bersama,” tutur Herry. Sementara itu, Kabid IB dan HAL, H. Achmad Munir menambahkan, bahwa pelaksanaan pesta demokrasi dan sistem kepartaian yang efektif sesuai dengan amanat UUD-RI 1945, diperlukan penguatan kelembagaan serta peningkatan fungsi dan peran partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan. Dikatakan, selain akan dilaksanakan pilgub pada tahun 2013, pada 2014 nanti juga akan digelar pemilu legislatif (pileg). “Dari hasil data yang kami himpun pada tahun lalu, secara prosentase tingkat partisipasi

masyarakat masih mencapai 69,74 %. Artinya masih belum maksimum. Untuk itu Bakesbangpol dan Linmas terus berupaya memantapkan kepada pihakpihak terkait melalui kegiatan sosialisi dan diskusi panel. Baik di kalangan internal maupun ekternal partai, maupun masyarakat mulai dari wilayah tengah, barat dan wilayah timur,” imbuh Munir. Sehingga, kata Munir, masyarakat benar-benar memahami betapa pentinggnya suara yang diberikan untuk memilih pemimpin yang amanah demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Hadir pada sosialisasi yang sekaligus sebagai nara sumber, Kepala Bakesbangpol dan Linmas Situbondo, Herry Suryanto; Sekretaris KPUD, Imron Rosyadi; Ketua Panwaslu, Murtafik Baharuddin Lopa; Kapolsek Besuki; dan Camat Besuki, Zaenal Arifin. (adv/als)


Radar Banyuwangi 10 Juli 2013