Issuu on Google+

Harga Eceran

Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim)

INDEPENDEN & KREDIBEL

No.009/Tahun 9

SENIN, 16 MEI 2011

e-mail: tribunkaltim@yahoo.com; redaksi@tribunkaltim.co.id

follow us: @tribunkaltim

Berlangganan Hub: 0542-7020151, 0541-202416

add us: www.tribunkaltim.co.id

36

Halaman

Polri Terjunkan Propam ■ Usut Kematian Pedagang Angkringan Nur Iman ■ IPW Desak Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta

Soeharto paling Disukai MENGEJUTKAN. Mantan presiden Soeharto dianggap yang paling disukai dan berhasil dari enam presiden yang pernah memimpin Indonesia. Berdasar survei mutakhir Indo Barometer, yang dirilis, Minggu (15/5), dari 1.200 responden yang dimintai pendapatnya, 36,5 persen responden menilai Soeharto paling disukai. Di peringkat kedua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan 20,9 persen. (lihat hasil survei lengkap pada infografik) “Disusul Soekarno, Megawati Soekarnoputri, BJ Habibie, dan Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur,” ungkap Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari, di Hotel Century Atlet, Jakarta. Untuk ukuran keberhasilan, berdasar survei yang dilakukan pada periode 25 April-4 Mei 2011, Soeharto mendapat perolehan responden lebih besar. Presiden kedua itu mendapat 40,5 persen suara responden. Sedangkan Presiden SBY mendapat angka 21,9 persen.

”Komnas HAM harus turun dan membentuk tim pencari fakta. Polri harus mendukung kerja tim pencari fakta ini agar Polri tidak dipojokkan dan publik percaya pada kerja profesional Densus 88.” Neta S Pane (Ketua Presidium Indonesia Police Watch)

JAKARTA, TRIBUNAksi baku tembak antara terduga teroris dengan anggota Densus 88 di Sukoharjo, Jawa Tengah yang mengakibatkan tewasnya seorang pedagang angkringan, Nur Iman —akibat terkena peluru nyasar— melahirkan kontroversi. Kendati Mabes Polri sudah memberikan ● Bersambung Hal 9

Tak Mungkin Memeras POLISI dalam penjelasan persnya mengaku telah menemukan daftar korban pemerasan yang dilakukan terduga teroris, Sigit Qurdowi dan Hendro. Dugaan pemerasan yang dilakukan kedua orang itu kepada para pengusaha hiburan agak sulit dipercaya. Koordinator Indonesian Crime Analys Forum (ICAF)

EKONOM FAISAL Basri yang menjadi penanggap hasil survei yang dilakukan Indo Barometer, menyatakan bahwa perubahan pembangunan perekonomian pada Orde Reformasi justru lebih dirasakan penduduk di perkotaan dari pada di pedesaan. Masyarakat pedesaan seharusnya lebih merasa Orde Baru adalah era terbaik untuk mereka. Menurutnya, reformasi

JENAZAH Nur Iman (38), pedagang nasi angkringan yang tewas akibat peluru nyasar saat baku tembak antara Densus 88 dan dua orang terduga teroris diantarkan Densus 88 ke rumah korban, Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten. Saat tiba di rumah duka, perwakilan Densus menyerahkan surat kematian dari rumah sakit. ISTRI korban, Waliyem (38) terlihat menangis ketika jenazah Nuriman dimasukan ke dalam rumah. Dia juga tampak hanya duduk terdiam

● Bersambung Hal 9

ANT

G Toisutta

ANT

A Panigoro

melayangkan gugatan pada lembaga peradilan dunia olahraga, Court of Arbitration for Sport (CAS). Sidang gugatan sendiri akan dilaksanakan CAS pada minggu pekan depan. Menurut Duta Besar RI untuk Swiss, Djoko Susilo

SOLO, TRIBUN - Densus 88, Minggu (15/5), menggeledah rumah orang tua Sigit Qurdowi, teroris yang tewas dalam baku tembak di Sukoharjo, Solo, Sabtu (14/5) lalu. Dalam itu, polisi menyita beberapa barang yang dicurigai terkait aksi terorisme. Diantara barang yang disita adalah sepucuk senjata api, sejumlah VCD, dan uang tunai hingga puluhan juta rupiah. Rumah orang tua Sigit ini terletak di Jl Arjuna, Potrojayan, Serengan, Solo, digeledah polisi sejak siang hingga malam, selama hampir lima jam. Penggeledahan itu ● Bersambung Hal 8

Istri Nur Iman Pingsan

Toisutta-Panigoro Gugat FIFA LAUSANNE, TRIBUN - Bola panas buah dari kisruh PSSI kini berlanjut hingga ke Lausanne, Swiss, yang juga negara tempat Federasi Spakbola Internasional (FIFA) bermarkas. Peranan FIFA yang dinilai terlampau mengatur jalannya penyelesaian kisruh PSSI dinilai sebagai tindakan otoriter yang harus dihentikan. Kubu George Toisutta dan Arifin Panigoro yang tidak merasa puas dengan campur tangan FIFA dalam penyelesaian kisruh PSSI pun

FOTO ANTARA/ DHONI SETIAWAN

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam menunjukkan dua foto terduga teroris Sukoharjo yakni Sigit Qurdowi (kanan), dan Hendro Yunianto di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (15/5).

hanya memperhatikan daerah perkotaan dari pada pedesaan sehingga penurunan tingkat kemiskinan jauh lebih lambat di daerah pedesaan. “Di desa banyak orang yang merasakan Orde Reformasi tidak lebih baik dari pada orang kota. Ini wajar karena 2/3 orang miskin ada di desa,” ujarnya.

● Bersambung Hal 9

Rumah Orangtua Sigit Didobrak

● Bersambung Hal 9

Reformasi cuma di Kota

Pusat, Mustofa B Nahrawardaya menerangkan, agak sulit menerima keterangan yang disampaikan polisi terkait penggerebekan ini. Pasalnya, Sigit dan Hendro telah diintai sejak lama oleh anggota Densus 88. “Mereka (Sigit dan Hendro) tahu diburu, tidak

yang sempat bertemu dengan pengacara kubu George Toisutta-Arifin Panigoro, Patrick Mbaya, berkas gugatan setebal 16 halaman telah dilayangkan pihak Toisutta-Panigoro kepada CAS sejak 12 Mei 2011 kemarin. “Patrick sudah mengirimkan surat gugatan lengkap setebal 16 halaman ke CAS sejak tanggal 12 Mei 2011 lalu. Dari segi hukum kasusnya sangat kuat,” ujar Djoko Susilo. ● Bersambung Hal 8

dan menutupi mukanya dengan sapu tangan. Tangisan tidak berhenti sampai wanita beranak dua itu pingsan tidak sadarkan diri.

Melihat itu, beberapa ibu ibu yang berada di sekelilingya langsung menjaga istri korban peluru nyasar itu saat terjadi baku tembak di Sukoharjo. Selanjutnya, jenazah disembayangkan di Masjid Nurul Huda Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten, ● Bersambung Hal 9

Stoner Sempurna ● Juarai MotoGP Prancis LE MANS, TRIBUN Casey Stoner tampil sempurna dalam persaingan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (15/5). Stoner yang tak terkalahkan selama akhir pekan ini dan start dari pole position, menyempurnakan performa impresifnya dengan menjadi juara. Penampilan fantastis juga diperlihatkan Valentino Rossi. Rossi yang start dari urutan

sembilan, berhasil naik podium di nomor tiga. Sedangkan posisi dua ditempati rekan setim Stoner di Repsol Honda, Andrea Dovizioso. Drama juga terjadi antara Dani Pedrosa dan Marco Simoncelli, dalam memperebutkan posisi dua. Pada lap ke-17, gaya membalap Simoncelli yang terlalu agresif memakan korban karena dia AFP/JEAN/FRANCOIS MONIER

● Bersambung Hal 9

Casey Stoner

2

tribun bisnis

SENIN 16 MEI 2011

Gerakan Malu Pakai BBM Bersubsidi ● Tema Baru Pemerintah ● Pengamat: Ajakan Tidak Manjur JAKARTA, TRIBUN - Selain ajakan untuk menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax melalui kampanye ‘Subsidi Hanya Untuk Masyarakat Tidak Mampu’ ternyata pemerintah mengusung tema baru dalam mengajak pengguna kendaraan tidak memakai BBM bersubsidi dalam hal ini Premium. Pemerintah mengusung GEMAPADI alias Gerakan Malu Pakai BBM Bersubsidi. GEMAPADI ikut

meramaikan ajakan pemerintah untuk meninggalkan BBM bersubsidi jenis Premium untuk beralih ke jenis Pertamax. Pasalnya anggaran pemerintah terus jebol menanggung subsidi harga Premium yang terus membengkak karena kenaikan harga minyak dunia. Adapun kampanye GEMAPADI tersebut juga berisi sindiran-sindiran seperti ‘Orang Kaya Malu Di Subsidi’ kemudian ‘Mobil Mewah

Maunya BBM Murah’. Spanduk GEMAPADI ini dapat dijumpai di sejumlah SPBU di Jakarta. Mahalnya harga bensin Pertamax yang saat ini menyentuh Rp 9.250 per liter juga menjadi alasan konsumen kembali menggunakan Premium. Konsumsi BBM subsidi pun diprediksi menyentuh 42 juta kiloliter (KL). Jika ini terjadi, maka berarti konsumsi BBM subsidi di 2011 melebihi kuota yang

Wirausaha di Bidang Pendidikan Anak SALAH satu jenis 5. Mengadakan seminar cara usaha di mendidik anak Kalimantan Timur * * * yang masih Salah satu contoh teman yang mempunyai menjalankan usaha di bidang peluang yang pendidikan anak adalah Siti cukup besar untuk dikembangkan Gunawan Ardiyanto Nawangsih Rohana Barit, SPd begitu Pertanyaan bisa lewat adalah usaha di bidang pendidikan nama lengkap sahabat saya ini, SMS: 0812.5482.1988 ? e-mail: g.ardiyanto@gmail.com seorang guru bahasa Inggrias di untuk anak, baik usia TK, SD, www.agoen.com maupun SMP. sebuah SMP Negeri di Jakarta Timur, Bagaimana memulainya? murid-muridnya memanggil dengan Berikut persiapannya: sebutan Ms. Anna. 1. Tentukan jenis kursus atau pendidikan Saya mengenal beliau pada saat kami yang akan dibuka, misalnya kursus atau les sama-sama kuliah di Universitas Sebelas matematika, bahasa asing, menyanyi, music, Maret Surakarta pada saat mengikuti menari, dan lainnya. kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2. Mencari tempat usaha, bisa mulai dari 1992 di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, rumah, garasi, ruang tamu. Tidak harus Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Anna bangunan yang megah, bisa di rumah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sendiri, di garasi atau ruang tamu. Jika Jurusan Bahasa Inggris, sedangkan saya memungkinkan dapat menyewa rumah, Fakultas Teknik Jurusan Sipil. ruko atau yang lain. Beliau Cerita ke Saya : 3. Pemasaran, menentukan segmentasi Aku kerja sebagai Pegawai Negeri Sipil pasar (menengah ke bawah atau menengah (PNS) di sebuah SMP negeri di Jakarta Timur, ke atas), membuat brosur dan kartu nama, rumahku di Bekasi, perjalanan dari rumah ke rajin menyebarkan brosur dan kartu nama. sekolah kira-kira satu jam. Jam kerjaku Berpromosi melalui Koran dan internet sampai jam 15.00 WIB, sedangkan anak-anak seperti memanfaatkan Facebook, Web atau sekolah sudah pulang jam 13.00 WIB, selain blog ada permintaan dari murid-murid untuk 4. Promosi, jika memungkinkan pelajaran tambahan Bahasa Inggris dan Ilmu memberikan Fasilitas ruangan ber-AC, Pengetahuan Alam (IPA) dan adanya waktu Modul dan soft drink Cuma-Cuma pada saat senggang antara jam 13.00 sampai dengan pendaftaran, pembayaran dapat diangsur 15.00, maka Ms. Anna dan 3 orang rekan atau perbulan, waktu yang flexible guru sepakat untuk membuat bimbingan 5. Sistem Pendidikan: belajar sambil belajar atau les tambahan, dengan menyewa bermain, pengajar yang berkualitas, dapat dua buah rumah di sekitar sekolahan memilih konsep kelas atau private, konsep mereka di Jakarata Timur. yang variatif, alat peraga yang cukup, Jumlah murid mereka saat ini sudah keunggulan program, membuat kurikulum sekitar 50 orang. Dengan biaya Rp. 150.000,6. Kendala usaha ini antara lain, siswa tidak /orang/bulan. Murid-murid mendapatkan memenuhi kuota, rasa tidak puas siswa, tambahan pelajaran Bahasa Inggris dan IPA keterampilan siswa yang tidak sama, target masing-masing satu kali pertemuan, dari 50 orang tua tidak tercapai orang ini dibagi menjadi empat kelas. Dengan perhitungan sederhana, setiap kelas akan diajar Bahasa Inggris oleh Ms. Rencana Pengembangan Usaha : Anna, sedangkan untuk IPA dibagi sesuai 1. Menyediakan guru private untuk masingguru yang ada, jadi otomatis, biaya les masing bidang studi tersebut separuhnya akan diterima oleh Ms. 2. Menjual mainan edukatif, buku-buku dan Anna, yaitu sekitar 50 orang dikali Rp. souvenir lainnya 75.000,- atau sekitar Rp. 3.750.000,-/bulan, 3. Menjadi Event Organizer (EO) untuk lumayan bukan? kegiatan anak-anak, misalnya lomba Untuk biaya sewa rumah bisa dibayar menggambar, mewarnai, cerdas cermat bahsa Inggris, lomba menyanyi, menari atau bulanan sekitar Rp. 250.000,-/rumah/bulan dan ditanggung oleh semua guru. Fasilitas MC 4. Mengadakan sekolah alam atau untuk les bahasa Inggris dan IPA ini juga masih sederhana, tidak ada meja dan kursi Mengadakan out bound training untuk jadi bener-bener LES, LESehan. (*) anak-anak

?

ditetapkan dalam APBN 2011 sebesar 38,5 juta KL. Harus ada upaya riil dari pemerintah untuk menahannya. Namun, Pengamat Perminyakan sekaligus Direktur Reforminer Institute Pri Agung Rakhmanto mengungkapkan anjuran pemerintah yang membujuk konsumen memakai

pertamax sama sekali tidak berguna. “Anjuran atau ajakan pakai Pertamax itu memang tidak manjur. Orang kan lebih rasional sekarang bukan merasa miskin dan tidak mampu atau merasa kaya tapi ketika ada yang lebih murah ya itu perlu karena menghemat,” ujarnya, di

Jakarta, Minggu (15/5/2011). Menurutnya, ketika tidak ada larangan menggunakan Premium bagi kendaraan

pribadi maka tidak ada tekanan khusus maupun kewajiban orang beralih ke Pertamax. (dtc)

tribun market

SENIN 16 MEI 2011

3

Satu ’Klik’ Saja untuk Pesan Kursi ! Dua Fitur Pemesanan Baru dari AirAsia

_ANT

TIKAR LIPAT - Seorang pekerja berada di antara benang nylon, bahan pembuat tikar lipat di salah satu home industry usaha kecil menengah (UKM), di Jl Sunan Drajat Lamongan, Jatim, Sabtu (14/5). UKM binaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Semen Gresik (Persero) Tbk yang beromset Rp50 juta per bulan tersebut, mempunyai pasar di Jawa dan luar Jawa.

Indonesia jadi Basis Produk Printer Epson JAKARTA, TRIBUN - Untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia akan printer , pihak Epson Corporation Jepang telah menunjuk Indonesia sebagai basis produk printer ink jet. Hal ini diutarakan M Husni Nurdin, Deputi Country Manager PT Epson Indonesia saat mendampingi Presiden Director Epson Indoesia , Hirasaki Michiya dalam peluncuran printer tangki terbaru Epson L 800, Sabtu (14/5) di Kuta, Bali. Sejauh ini produsen printer asal Jepang Epson telah melakukan investasi berupa pembangunan pabrik di Kawasan Industri Cikarang,

Bekasi, senilai 150 juta dolar AS dalam dua tahun kedepan. Saat ini, Epson telah menguasai pangsa pasar sebesar 60 persen di seluruh dunia. Pada kesempatan yang sama Chairman Epson South & Southeast Asia mengutarakan ,sebanyak 15 juta unit produk Epson yang dijual di seluruh dunia, pabrik di Indonesia telah memasok sekitar enam juta unit atau 40 persen per tahun. Pembangunan pabrik di Cikarang dengan investasi 150 juta dolar AS diharapkan akan menambah kapasitas produksi hingga 13 juta unit dalam dua tahun ke depan

yang mayoritas untuk pasar ekspor, Menurut Husni pembangunan pabrik baru bakal menyerap tenaga kerja sekitar 5.000 orang dari 10.345 orang pada saat ini di tahun fiskal 2012. Dari sisi penjualan menurut Husni, sejauh ini tipe printer dot metrix memberi kontribusi sebesar 95 % sedangkan untuk printer kasir 70 % dan printer bank 70 %. Hingga saat ini diakui Husni pangsa pasar printer tinta tangki berhasil menguasai 50 % pangsa pasar, sementara dari segi pertumbuhan setiap tahunnya berhasil tumbuh 20 %. (tribunnews.com)

JAKARTA, TRIBUN Penumpang AirAsia kini dapat menikmati kemudahan lebih dalam melakukan pemesanan kursi. AirAsia meluncurkan dua fitur terbaru yang dapat diakses melalui web atau mobile bagi member AirAsia fitur ‘Family & Friends List’ dan ‘1-Click Card’. Kedua fitur baru ini sudah dapat digunakan mulai 13 Mei 2011. Fitur ‘Family & Friends List’ memudahkan penumpang untuk menyimpan informasi tentang data diri calon penumpang hingga 10 orang ke dalam akun AirAsia mereka. “Penumpang tidak perlu lagi bingung untuk mencari tahu data tanggal lahir anggota keluarga ataupun teman, karena data-data tersebut telah tersimpan sebelumnya di dalam `Family & Friends List’ ketika mereka melakukan log in ke www.airasia.com,” kata juru bicara Indonesia AirAsia, Audrey Progastama Petriny, Minggu (15/5). Member yang memiliki akun di website AirAsia juga dapat menyimpan data-data kartu kreditnya melalui fitur ‘1-Click Card’ yang aman. Kini, proses pemesanan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan nyaman karena penumpang hanya perlu melakukan satu ‘klik’ saja untuk memesan kursi. Untuk mendaftarkan diri sebagai member AirAsia, penumpang dapat masuk ke www.airasia.com dan mengklik ‘Sign Up’ di bagian Member Login. Selain kedua fitur baru tersebut, dengan fitur ‘Manage My Booking’ member AirAsia dapat melakukan perubahan rencana penerbangan.

NET

AirAsia meluncurkan dua fitur terbaru yang dapat diakses melalui web atau mobile bagi member AirAsia - fitur ‘Family & Friends List’ dan ‘1-Click Card’.

Mulai data penumpang, mendapatkan itinerary penerbangan, memilih kursi yang lebih disukai, memesan bagasi sesuai ukuran yang dibutuhkan dan juga memesan makanan dan minuman dengan harga yang lebih hemat jika dibandingkan dengan pembelian langsung

dalam penerbangan. Sebagai layanan yang memberikan kenyamanan lebih, penumpang kini dapat memperoleh informasi tentang pemesanan kursi serta layanan lainnya dalam satu halaman saja ketika mengakses www.airasia.com sebagai member AirAsia.

Member AirAsia juga dapat melakukan pengecekan status refund (pengembalian uang). Jika member AirAsia kehilangan bagasi ataupun melakukan refund, status perkembangan keduanya juga dapat diakses secara online melalui website AirAsia. (tribunnews.com)

Tembus Sejuta Penumpang MASKAPAI Indonesia AirAsia (IAA) mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 22,4 persen pada kuartal I 2011 dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah penumpang IAA pada tiga bulan pertama tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari 893.381 penumpang menjadi 1.093.643 penumpang. Juru bicara IAA, Audrey Progastama Petriny mengatakan, peningkatan jumlah penumpang pada awal tahun ini cukup lumayan, terutama untuk tiga bulan pertama awal tahun yang biasanya adalah low season (musim sepi penumpang). “Hal ini sudah memenuhi jumlah target penumpang IAA pada kuartal pertama 2011,” kata Audrey. Raihan penumpang tersebut, jelasnya,

masih didominasi pada rute penerbangan gemuk yang dilayani maskapai penerbangan low cost carrier (LCC/maskapai berbiaya rendah) itu. Audrey menyebutkan, rute domestik yang masih mendominasi jumlah penumpang yaitu Jakarta-Denpasar. Sedangkan untuk rute internasional yaitu Denpasar-Perth (Australia). “Load factor (tingkat akupansi penumpang) kami juga mengalami peningkatan sebesar 8,8 persen yaitu dari 72 persen menjadi 79 persen. Kapasitas jumlah kursi yang dijual IAA pada tahun ini juga mengalami peningkatan sebesar 12,5 persen dari 1.234.492 kursi pada kuartal I tahun lalu menjadi 1.388.588 kursi,” jelasnya. (tribunnews.com)

Dewi Sesenggukan Batal Foto Bareng ! Pengguna Kartu As Ketemu Langsung SM*SH SAMARINDA, TRIBUN Sebanyak 200 orang pengguna setia Kartu As yang tergabung dalam Telkomsel School Community (TSC) beruntung bisa ketemu langsung seluruh personil SM*SH dalam program SM*SH Fans Gathering di Restoran Alamanda Hotel Mesra Internasional, Sabtu (14/5) malam. Mereka juga berkesempatan untuk interview dan foto bareng dengan sang idola. Saat ini SM*SH menjadi boyband yang digandrungi para remaja, khususnya para cewek ABG. Single hits mereka bertajuk I Heart You disambut luar biasa para pecinta musik di tanah air. SM*SH diperkuat ketujuh personilnya, yakni Morgan Oey, Rangga Dewamoela Soekarta, Rafael Landry Tanubrata, Bisma Karisma, M Ilham Fauzi, M Reza Anugrah, Dicky Muhammad Prasetya. Kedatangan ketujuh personil SM*SH ini disambut teriakan histeris para penggemar yang sudah menunggu hingga 3 jam di lokasi. Manager Telkomsel

Samarinda Thomas Anda Siaga mengatakan, program SM*SH Fans Gathering ini merupakan apresiasi Telkomsel bagi pengguna Kartu As, khususnya mereka yang telah bergabung dalam TSC. Dia berharap program ini bisa menjadikan pelanggan makin loyal menggunakan produk Telkomsel sehingga berimbas pada peningkatan customer base dan revenue ke depan. Untuk menjadi anggota TSC, pelajar bisa mengirim SMS, ketik SEKOLAH<spasi>School ID, lalu kirim ke 2323 atau melalui email ke tsc@telkomsel.co.id. Sekolah yang ingin mendapatkan school ID dapat menghubungi Kantor GraPARi terdekat. SM*SH yang menjadi ikon Kartu As sengaja diundang ke Samarinda sekaligus dalam rangka menyambut ulang tahun Telkomsel ke-15 yang jatuh pada 26 Mei 2011. Sementara itu, 200 orang pengguna Kartu As yang diundang dalam acara SM*SH Fans Gathering tersebut adalah mereka yang melakukan aktivasi 2 Nada

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO

Dewi (dua dari kiri) dan teman-temannya menangis ketika tidak bisa foto bareng idolanya Sm*sh.

Sambung Pribadi (NSO) I Heart You 5 dan Smash 1. Mereka juga berkesempatan mengikuti makan bareng dengan SM*SH, foto bareng, dapat doorprize menarik serta membeli berbagai gimmick eksklusif. Sayangnya, tak semua peserta dari 200 orang tadi mendapatkan kesempatan foto bareng dengan SM*SH. Pasalnya, tiba-tiba pihak manajemen SM*SH membatalkan jadwal foto bareng sampai selesai karena para peserta mendadak berebut

ke depan. Personil SM*SH pun langsung meninggalkan tempat dan membatalkan agenda makan bareng. Dewi, salah seorang peserta, menangis karena tidak kebagian foto bareng idolanya. “Saya kebagian nomor urut 20 untuk foto bareng SM*SH. Sebelum nomor saya dipanggil, peserta yang duduk paling depan berebut ingin foto sehingga acara foto bareng dibatalkan,” ujar siswi SMP kelas 2 dengan mata memerah sembari sesenggukan. (top/edo)

Trifani Juara Lomba Mewarnai ! Gelaran Yayasan Dharma Nusa Kaltim dan Perumahan Alaya SAMARINDA, TRIBUN Trifani, murid Sekolah Dasar (SD) Al Azhar Samarinda keluar sebagai pemenang terbaik atau juara satu dalam lomba mewarnai tingkat SD se- Kota Samarinda yang digagas Yayasan Dharma Nusa Kaltim bekerjasama dengan Perumahan Alaya di lokasi Perumahan Alaya Jl Bukit Alaya I Samarinda, Minggu (15/5). Trifani berhasil menyingkirkan puluhan peserta lainnya dengan meraih nilai tertinggi berdasarkan penilaian dewan juri. Setelah Trifani menyusul Sherli Baizura murid SD A Syukur sebagai peserta yang meraih juara dua, sementara juara tiga diperoleh Fardita Sekar dari TK Fastabiqul

IST

Tiga peserta juara lomba mewarnai tingkat SD.

Khairat, kata Ketua Panitia Eko Purwanto kepada Tribun, Minggu (15/5). Pada lomba mewarnai tingkat TK,kata Eko juara satu diraih Shafira Aulia Nisa dari

TK Enggang Putih, sedangkan untuk lomba fashion lanjut Eko, juara satu diperoleh Grace dari TK Fransiskus Assisi. Selain itu pada lomba puisi tingkat SMP, juara

pertama diraih Dita dari SMPN 28 dan di lomba adu layang, juara satu diraih H Ramli, jelasnya. Atas prestasi yang diraih masing-masing peserta dari berbagai perlombaan tersebut, mereka mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan. Menurut Eko even perlombaan ini sengaja diadakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional 2011dan sebagai salahsatu upaya kita membantu pemda untuk mewujudkan kaltim bangkit, cerdas dan berbudaya. “Dengan digelarnya berbagai lomba itu kita berharap akan lahir anak -aak bangsa di Kaltim yang cerdas dan kreatif,”tuturnya. (m28)

CMYK

4

SENIN 16 MEI 2011

tribun finance & investment 16 MEI 2011

Tarif tak Naik, Pasokan Listrik Seret „ Mantan Wapres Jusuf Kalla Dukung Kenaikan TDL

TRIBUN/IMAN

SURYANTO

PERLU NAIK- Aktivitas petugas PT PLN (Persero) membenahi jaringan kabel tegangan tinggi di kawasan Baloi, Kota Batam. Mantan Wapres Jusuf Kalla mendukung menaikan tarif dasar listrik mulai tahun depan.

Finance in Short

Penyerapan Belanja Modal Seret DIREKTUR Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agus Supriyanto mengatakan, realisasi belanja modal Pemerintah masih di bawah 10 persen menjelang berakhirnya semester I tahun ini. Padahal, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo mengharapkan belanja modal pemerintah bisa terealisasi hingga 30 persen sampai akhir semester I tahun ini. Agus menyebutkan, sampai akhir Mei ini belanja modal pemerintah baru terealisasi sekitar 10 persen. “Penyerapan masih jelek, sampai saat ini gak sampai 10 persen, 10 persen kurang sedikit,” ujarnya ketika ditemui di sela sebuah acara di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta,

Jumat (13/5) malam. Namun, dengan realisasi tersebut, Agus menyatakan Menteri Keuangan masih menargetkan realisasi hingga pertengahan tahun 2011 ini sebesar 30 persen. “Menkeu maunya 30 persen pada akhir semester ini. Ya itu kalau bisa,” ujarnya. Tahun ini, anggaran belanja pemerintah pusat mencapai Rp 836,578 triliun. Untuk pos belanja modal, dialokasikan sebesar Rp 135,854 triliun. Demi mempercepat realisasi belanja modal, Agus berjanji akan kembali memanggil kementerian/lembaga yang memiliki anggaran besar dalam APBN 2011 untuk mengingatkan adanya sistem reward and punishment dalam pengelolaan anggaran. (fin/dt)

Gaet Investor Timteng Melalui AIM 2011 INDONDONESIA ikut berpartisipasi di Pertemuan Investasi Tahunan (AIM) 2011 di Dubai International Convention and Exhibition Centre, Uni Emirat Arab, demi mengaet investor asal Timur Tengah (Timteng). Kegiatan AIM 2011 memfokuskan kegiatan pada promosi peluang investasi di masing-masing negara peserta. Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud Konsulat Jenderal RI di Dubai, Adiguna WAijaya, Sabtu (14/5) mengatakan, acara ini dihadiri sejumlah menteri dan

pejabat tinggi dari 20 negara serta sekitar 3.000 investor dari seluruh dunia. Masing-masing negara mempresentasikan peluang investasi di negaranya. Delegasi Indonesia dipimpin Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) Gita Wirjawan dan diikuti pula wakil dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). (fin/ant)

Jakarta- Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 sampai 15 persen pada tahun depan merupakan keputusan terbaik demi mendukung kemampuan PT PLN (Persero) menyuplai kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat. Hal itu disampaikan Jusuf Kalla saat dimintai tanggapannya terhadap rencana Pemerintah menaikkan TDL 10 sampai 15 persen tahun depan seperti disampaikan sebelumnya oleh Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo. JK tak menampik jika keputusan menaikkan TDL akan sangat tidak populer di masyarakat. Rakyat pasti akan menentang karena akan menaikkan pengeluaran. Namun, keputusan dilematis itu tetap harus ditempuh. “Kita memaklumi dilema tadi. Mau dapat listrik cukup atau mau susah nambah tapi murah, mau subisidi atau tarif,” ujar JK usai acara perayaan ulang tahunnya yang ke-69 di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya No 6, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (15/5). JK berharap masyarakat bisa memahami jika TDL harus naik. “Masyarakat juga harus ikut sharing (berbagi), agar dapat listrik baik. Jadi tidak ada cara lain bagi Pemerintah. Kalau tidak naik, ya subisidi. Tapi dari mana anggarannya? Jadi harus realistis. Jangan kira ada negara yang serbabisa. Tidak ada yang bisa beri lebih murah. Jadi wajar saja (kalau TDL harus naik),” tegasnya. JK menyatakan, jika TDL tidak naik, maka beban Pemerintah menyubsidi listrik untuk rakyat akan menumpuk. Akibatnya, itu akan mengorbankan alokasi belanja Pemerintah untuk pos anggaran lain. “Nanti bayar kesehatan bagaimana, bayar yang lain bagaimana kalau (listrik) subsidi

terus,” tandas JK. Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, rencana kenaikan TDL 10-15 persen mulai tahun depan harus dilakukan mengingat anggaran subsidi listrik terus membengkak setiap tahun. “Kita harus tahu subsidi listrik itu besar dan subsidi listrik itu belum tepat sasaran,” ungkap Agus. Sepanjang 2004 lalu, beban subsidi listrik Pemerintah mencapai Rp 3 triliun. Tahun 2011 ini melonjak tajam menjadi Rp 50 triliun lebih. Agus menambahkan, kenaikan TDL perlu dilakukan mengingat Pemerintah tak mempunyai program khusus untuk menekan kucuran subsidi listrik. “Tahun 2012, kalau seandainya tidak ada satu program yang lain yang bisa dilakukan dan betulbetul baik, kita perlu melakukan penyesuaian harga TDL 10-15 persen. Ini sejalan dengan rencana jangka menengah kita,” beber Agus. Agus menjamin, kebijakan

kenaikan TDL tidak akan mengurangi perhatian Pemerintah terhadap rakyat kecil karena pemberian subsidi ke mereka akan diupayakan lebih tepat sasaran. Dia menilai, subsidi listrik selama ini lebih banyak

dinikmati masyarakat berpenghasilan menengah ke atas. Kelak, subsidi untuk rakyat kecil akan dikonversi dari semula subsidi yang bersifat umum ke subsidi yang lebih terarah. (fin/dtf)

Seharusnya tak Perlu Naik MENTERI Perindustrian MS Hidayat mengatakan, tak ada jalan lain bagi Pemerintah selain menaikkan tarif dasar listrik (TDL) mulai tahun depan. “Seharusnya itu (TDL) tak perlu naik. Tetapi saya mengerti alasan dasar kenaikan tersebut,” kata MS Hidayat di Denpasar, Sabtu (14/5). Menurut Hidayat, terkait dengan rencana kenaikan ini, Pemerintah telah meminta PLN agar menurunkan biaya produksinya.

Pemerintah, lanjut Hidayat, berusaha mengurangi beban subsidi listrik. “Kalau dilakukan penurunan subsidi, harus diikuti dengan penurunan atau efisiensi biaya-biaya yang tidak perlu seperti pungutan liar, pungutan tidak resmi di pelabuhanpelabuhan dan lain sebagainya,” ungkap Hidayat. Hidayat juga sependapat dengan Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo bahwa subsidi listrik selama ini belum tepat sasaran. (fin)

HARIAN

SURYA/SUGIHARTO

TAMBAH KAPASITAS PRODUKSI- Pekerja menata semen yang keluar dari mesin pengisian ke dalam truk di Pabrik PT Semen Gresik (Persero) Tbk di pabrik Tuban, Jawa Timur, Minggu (15/05). Merespon kenaikan permintaan semen akhir-akhir ini, Semen Gresik akan segera merealisasikan pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah.

Hidayat Janji Tinjau Ulang Prosedur Barang Impor Pelaku yang berani coba-coba memasukkan barang tidak sesuai dengan ketentuan, akan langsung ditindak MS HIDAYAT

TRIBUN/BIAN

HARNANSA

PENERTIBAN IMPORTASI BARANG- Aktivitas bongkar-muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. DENPASAR- Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat mengatakan akan segera meninjau kembali semua prosedur barang-barang impor ke Indonesia. “Kami akan tinjau ulang prosedur itu, sebagai wujud keberpihakan pemerintah da-

lam upaya meningkatkan daya saing produk industri nasional,” kata Menteri Hidayat di sela acara peresmian konsentrasi manajemen kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana di Denpasar, Bali, Sabtu (14/5).

Hidayat menyebutkan, jika ditemukan prosedur masuk yang tidak sepantasnya dilakukan atau bahkan ilegal, petugas akan segera mengambil tindakan. “Pelaku yang berani coba-coba memasukkan barang tidak sesuai dengan ketentuan, akan langsung ditindak,” janji Hidayat. Hidayat menambahkan, jika ditemukan barang-barang impor masuk lewat pelabuhan dan tidak memenuhi standar nasional, barang tersebut akan segera dicabut dari peredaran. Kementerian Perindustrian juga akan lebih menggencarkan razia produk impor yang legalitasnya diragukan dan ber-

mutu rendah. “Persaingan yang fair harus dijalankan. Indonesia jangan hanya jadi tujuan tempat pemasaran produk asing, tetapi harus pula diarahkan sebagai tempat produksi yang kompetitif,” kata Hidayat. Selama ini, imbuh Hidayat, produk-produk industri Indonesia, baik dari segi kualitas maupun harga, selalu kalah bersaing dengan barang impor. “Produk kita selalu kalah saing. Ini antara lain karena masih terjadinya `high cost` atau biaya tinggi pada industri dalam negeri. Selain biaya transportasi dan suku bunga yang masih tinggi, juga ditambah masih banyaknya

pungutan liar,” paparnya. Dia mencontohkan, biaya transportasi dari wilayah barat ke Kawasan Timur Indonesia (KTI), lebih mahal dibanding biaya ekspor. Ditambah lagi suku bunga kredit perbankan yang dinilainya masih tetap tinggi, di kisaran 14-15 persen. Hal ini membuat sektor industri di dalam negeri sangat terbebani. Berbeda dengan sejumlah negara pesaing Indonesia seperti China, suku bunga kredit perbankan untuk usaha sektor kecilmenengah di sana hanya dipatok di kisaran tiga persen. “Agar produk Indonesia bisa bersaing, harus dibuat lebih murah dan efisien. Minggu depan kami akan bertemu pimpinan Bank Indonesia untuk menanyakan apakah UMKM bisa dibantu, agar suku bunganya bisa dibuat lebih rendah,” ungkap Hidayat.(ant)

Bakrie Bidik Proyek Tol Pasuruan-Probolinggo Jakar ta- Grup Bakrie melalui PT Bakrieland Development Tbk memastikan sedang membidik dua proyek infrastruktur di Provinsi Jawa Timur (Jatim) sebagai komitmen dalam rangka membantu program percepatan pembangunan infrastruktur nasional. “Divisi Bakrieland sedang serius memproses dua proyek infrastruktur yakni jalan tol Pasuruan-Probolinggo dan air bersih Umbulan, Pasuruan, Jawa Timur,” kata Presiden Direktur dan CEO PT Bakrieland Development Tbk, Hiramsyah S. Thaib di Jakarta, Minggu (15/5). Menurut Hiramsyah, untuk proyek tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 45,32 km, berita acara proyek bersama pihak terkait sudah selesai dilakukan dan tinggal menunggu penandatanganan amandemen perjanjian pengusahaan jalan

tol (PPJT) dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum. Ruas tol Pasuruan-Probolinggo adalah satu dari sembilan jalan tol nontrans Jawa dan merupakan bagian dari 24 ruas yang lolos evaluasi BPJT Kementerian Pekerjaan Umum akhir tahun lalu. Hiramsyah berharap, melalui proyek tol tersebut bisa sinergi dengan pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten/kota tempat proyek tersebut digarap. Dengan bersinergi, tujuan mempercepat pembangunan infrastruktur untuk menopang pertumbuhan ekonomi kawasan seperti daerah tapal kuda Pasuruan-Probolinggo bisa cepat terwujud. “Pemerintah pusat bersama DPR juga diharapkan segera merealisasikan RUU Lahan untuk kepentingan publik yang dijanjikan

CMYK

pertengahan tahun ini selesai. Jika ini selesai, maka proses pembebasan lahan bukan lagi hambatan,” katanya. Hiramsyah tidak menutup kemungkinan bersinergi BUMD dalam wujud partisipasi kepemilikan saham di proyek bersangkutan. “Peluang itu juga terbuka dan ini sudah terjadi di ruas tol yang juga kami kerjakan yakni ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi (54 km),” katanya. Terkait proyek air bersih Umbulan, Hiramsyah menyatakan pihaknya menjadi satu dari 29 investor yang berminat dan telah mengikuti proses pra-kualifikasi yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu. “Komitmen kami juga mendukung program penyediaan pemerintah untuk akses air bersih dalam rangka program MDG’s 2015

sebesar 68,8 persen atau sekitar 8 juta sambungan rumah,” kata dia. Namun Hiramsyah enggan membeberkan nilai investasi yang disiapkan untuk proyek tersebut. “Belum bisa disebutkan untuk saat ini, karena tender Umbulan sedang dalam proses,” katanya. Proyek air bersih Umbulan bernilai p1,8 triliun dan merupakan salah satu proyek kerjasama pemerintah dan swasta untuk pengadaan air baku Surabaya dan sekitarnya dari mata air Umbulan Pasuruan, Jawa Timur. Hingga kuartal I tahun ini Bakrieland tercatat sebagai salah satu perusahaan properti Indonesia dengan ekuitas tertinggi di Indonesia sebesar Rp8,4 triliun. Kelompok usaha ini juga memiliki bank tanah seluas 15.000 ha. (ant)

tribun facebook Pemerintah Korupsi Waktu Sampaikan Komentar Anda melalui Tribun Kaltim Interaktif di Facebook

PEMERINTAH membuat keputusan kontroversial. Mendadak, Jumat (13/5) sore mengumumkan libur bersama pada 16 Mei 2011 menjelang libur Waisyak. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan keputusan cuti bersama yang dinilainya mendadak tersebut, karena dinilai tak efektif. Komentar Anda? Hades Kwan Memang sangat mendadak karena diumumkan saat terakhir hari kerja. Alangkah baiknya bila keputusan libur dan cuti bersama sudah dirancang & diumumkan jauh-jauh hari. Dhik Atuy Pemerintah juga manusia, mungkin udah penat dengan beban pekerjaan, jadi pengen liburan dulu.

Syaukani Ismail ArRasyidi Memang sih sangat d sayangkan pengumuman cuti bersamanya telat. Tp mending gt drpd ga diumumin dan ga diliburkan sama sekali ya kan? Knp sih bnyak org yg mencari2 kesalahan SBY? Muhammad Yusuf Tidak ada alasan pemerintah mengadakan curi bersama pada senin 16 -5-2011 satu hari itu bisa kita gunakan untuk menyelsaikan atau melayani masyarakat jangan carikan alasan hari kejepit atau alasan

lain ...dalam gajian tidak ada i...stilah kejepit tiap bulan terimah gaji PENUH... jadi seharusnya melayani masyarakat itu juga harus PENUH KETULUSAN ,PENUHK SENYUM ,TANPA PAMRIH ini termasuk korupsi waktu yang ada cuti bersamanya hanya PEGAWAI NEGERI SIPIL aja.... karyawan swasta tidak Hari Mulyatno Berkaitan dengan libur resmi tgl 16 Mei 2011 memperlihatkan bahwa management PNS tdk berprinsip seperti karyawan yg tdk mempunyai target yg pasti, karena dasar Penguasa di negara ini beranggapan setiap libur tdk mempengaruhi thd. Jalannya negara ini, tp nyatanya? Banyak libur berpengaruh thd rendahnya: mental kedisiplinan, mental apatis terhadap lingkungannya. Kira2 betul gak ya? Suwardi Paser Assalamu ‘alaikum w w. Saya tidak sependapat dengan adanya cuti bersama pada tanggal 16 mei 2011 menjelang libur Waisyak karena hari senin itu adalah hari kerja. Dengan cuti bersama maka akan mengurangi hari efektif kerja pelayanan kepada ...masyarakat terutama yang bertugas di PUSKESMAS. Jika hari sabtu pada pukul 13.00 ada masyarakat yang sakit dan kebetulan orang yang tidak mampu, maka ia harus menahan sakit sampai 3 hari. Kasihan deh lu. Hari senin itu cuti bersama atau libur HARPITNAS (HARI KEJEPIT NASIONAL) ?

Survei nasional Indo Barometer mengenai "Evaluasi 13 Tahun Reformasi dan 18 Bulan Pemerintahan SBY-Boediono" menunjukkan bahwa kinerja SBY-Boediono di bidang ekonomi buruk. Salah satunya karena kebijakan menaikkan harga BBM. Menurut Anda, apa yang menyebabkan popularitas SBY menurun drastis? Berikan saran untuk Pak SBY.

tapi diadakan polling suara and rapat bersama dewandewan pemerintahan yang terkait dengan opini masyarakat. Kerukunan dalam beragama itu penting.yang saya sesalkan “mengapa pemerintah sering membuat keputusan sepihak saja, bukankah idiologi kita adalah Demokrasi...?” Terimakasih Kadir Sambolangi Sayang sekali, saya terima pesan singkat mengenai SKB tiga menteri dengan nomor 2/2011/ Kep.Men/V/2011, dan SKB/01/M.Pan-RB/05/ 2011 Sabtu (14/5) siang, untuk didistribusikan kepada pegawai. Padahal sejak awal pekan sudah banyak pegawai yang bertanya dan meminta informasi itu, baik secara langsung, atau melalui pesan singkat, situs jejaring sosial, maupun surat elektronik (surel) atau e-mail. Pegawai di daerah sudah dari awal mengantisipasi hal ini karena ada kebijakan mengenai cuti bersama yang tidak konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2010 cuti bersama ditiadakan dengan SKB juga. Baldwine Honest Keputusan yang mendadak, tidak terencana jauh hari sebelumnya, terlalu dipaksakan, dan malah membingungkan masyarakat.. Apalagi bagi guru dan muridmuridnya.

Alieta Juwieta Indonesia menganut berbagai kepercayaan and agama.alangkah baiknya untk membuat keputusan dan kebijakan seharusnya jangan mendadak

No

Topik Besok

Tribun Facebook adalah media komunikasi antara Tribun Kaltim dengan masyarakat, khususnya di Kaltim. Melalui jejaring Facebook, kami akan menjaring komentar Anda terkait berita dan isu yang sedang marak. Sampaikan gagasan dan pemikiran yang positif untuk membangun negeri ini agar lebih baik. Semua komentar terpilih akan dimuat di Tribun Facebook dengan catatan pendapat yang disampaikan tidak mengandung unsur sara, pornografi dan fitnah. Mari bergabung bersama kami di Tribun Facebook.

Wíro Sableñks Met libur aja yang pengen libur n met kerja buat yang kerja,mau liburkah nggak kah emang gp toh kalo orang

www.pt-starsafety.com TRAINING SCHEDULE MAY – JUNE 2011

● Keputusan 16 Mei Libur Bersama Kontroversial

kecil kaya q ga ada yang namanya libur ,kerja teruuuuuuuuusssss ,kalo libur ya gak makan bos

Dwi Pamiluto Nugroho Harusnya namanya kantor pelayanan masyarakat itu tidak boleh libur bahkan sabtu minggu sekalipun. setidaknya ada petugas jaga pada hari2 tersebut. umah sakit saja ada UGD nya ... dalam konsep sistem Islam (khilafah), pemimpin adalah pelaya...n umat dan bertanggungjawab pada kelancaran urusan umat, bukan sebagai pengelola perusahaan yang mengenal hari libur kerja karena namanya urusan/ permasalahan rakyat bisa terjadi kapan saja dan tidak mengenal hari libur. Raden Wiyose Selamat menikmati hari libur saja untuk semua, walaupun terkesan mendadak dan ngawur, tapi itulah kinerja para Menteri di NKRI selaku pembantu Presiden yang selalu senang cari sensasi. jadi ya di nikmati sajalah..bagi yang berkocek tebal..bisa langsung memanfaatkan liburan dengan baik...bagi yang berkantong tipis...bersih2 lingkungan lebih baik. Ady Sumantri Julian Jangan jangan yang buat keputusan memang ingin liburan, agar tidak dibilang malas bekerja dibuatlah keputusan itu..

5

SENIN 16 MEI 2011

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Nama Training

Safety Officer Development Program (SODP) Ahli K3 Umum Perpanjangan Ahli K3 Umum Defensive Driving 4x4 Internal Audit OHSASS 18001 Sertifikasi Operator Crane (MIGAS) Paket Training Dasar - 1 (First Aid + Basic Fire + Emergency Respon) 8. Paket Training Dasar - 2 (Sea Survival + First Aid + Basic Fire) 9. Contractor Safety Management System (CSMS) 10. Behaviour Based Safety

Head Office : Wisma Nugra Santana Lt. 14, Suite 1416 Jln. Jend. Sudirman Kav.7-8 Jakarta 10220 Phone : +62 21 68685259, 70996506, 5700800 Fax : +62 21 5706925 Branch Office : Jln. MT. Haryono Komp. BDI Blok T No.11 Balikpapan Phone : +62 542 876354, 0542-5633373, 0542-7037399; 0852.4681.7494 Fax : +62 542 878450 Email : sales@pt-starsafety.com; info@pt-starsafety.com; rakhmad@pt-starsafety.com

Durasi

Tanggal Pelaksanaan

2 months 10 days 3 days 2 days 2 days 5 days 2 days

11 Juli 7 Juni & 11 Juli 10 Mei & 7 Juni 25 Mei & 20 Juni 30 Mei 10 Juni 30 Mei & 27 Juni

4 days

6 Juni & 30 Juni

2 days 2 days

13 Juni 22 Juni

Note: Kebutuhan training (diluar schedule diatas), tenaga outsourcing, dll silahkan hubungi : Jln. MT. Haryono Komp. BDI Blok T No.11 Balikpapan Phone:0542 – 876354 / 5633373 / 7037399 / 0812.541.2279 / 0852.4681.7494 Fax: 0542 – 878450 Email: sales@pt-starsafety.com; info@pt-starsafety.com; rakhmad@pt-starsafety.com

6

SENIN 16 MEI 2011

Pecat Tiga Menteri, Ahmadinejad Dihujat

AFP/MAHMUD HAMS

Seorang pendemo yang terluka dibopong rekannya setelah mendapatkan serangan dari tentara Israel.

TEHERAN, TRIBUN Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memecat tiga menteri kabinetnya pada Sabtu (14/5), untuk memulai program pemangkasan kementerian negara. Keputusannya ini dianggap tidak sesuai dengan konstitusi dan bertentangan dengan titah imam besar Iran, Ali Khamenei dan para pengikutnya. Dilansir dari laman Los Angeles Times, langkah Ahmadinejad memecat menteri perminyakan, kesejahteraan, dan pertambangan dan industri adalah salah

satu langkah untuk mereformasi kementerian negara dengan menggabungkan delapan kementerian menjadi empat. Nantinya, 21 kementerian di Iran akan dipangkas hingga menjadi 17 kementerian saja. Ini adalah program jangka panjang Ahmadinejad untuk memutus jalur birokrasi yang dinilai terlalu panjang dan berbelit. Langkah ini, oleh para anggota parlemen dan Dewan Penasihat Iran, sebuah badan yang terdiri dari para ulama besar Iran yang juga bertugas sebagai pengawas konstitusi,

mengatakan bahwa langkah yang diambil Ahmadinejad haruslah atas persetujuan parlemen. “Setiap perubahan pada pekerjaan dan otoritas legal (menteri dan kementerian) maupun digabungkannya dua atau lebih kementerian menjadi satu harus atas persetujuan parlemen,” ujar kepala Dewan Penasihat, Ayatollah Ahmad Jannati, dalam suratnya kepada ketua parlemen Iran, Ali Larijani, Rabu lalu. Usai menerima surat ini, Larijani mengeluarkan komentar yang tidak kalah

kritisnya. Dia mengatakan bahwa langkah yang diambil Ahmadinejad salah dan bukan merupakan kepentingan nasional Iran dalam masamasa seperti ini. “Pemecatan secara bersamaan tiga menteri akan memberikan sinyal kepada masyarakat Iran dan komunitas internasional bahwa negara ini sedang tidak stabil,” tegas Larijani. Keputusan Ahmadinejad yang dimaksudkan untuk memangkas birokrasi dan menghemat dana negara juga dinilai tidak tepat. (vnc)

HUT Israel ICC Siap Pidanakan Moammar Kadhafy Hari Bencana ■ RibuanWarga Palestina Berkumpul Merayakan QALANDIYA, TRIBUN Ribuan warga Palestina dan aktivis berkumpul di berbagai wilayah untuk memperingati hari Nakba atau hari bencana, hari lahirnya negara Israel. Berbagai bentrokan antara para aktivis dengan tentara Israel mewarnai peringatan ini. Dilansir dari laman Aljazeera, Minggu (15/5), konsentrasi massa terbesar terjadi dekat kamp pengungsi di Qalandiya, dekat gerbang masuk Tepi Barat dari Israel. Kendati para aktivis menyerukan demonstrasi damai, namun kericuhan sempat terjadi saat tentara Israel menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Kericuhan kecil juga sempat terjadi di beberapa daerah di Yerusalem Timur saat warga melempari tentara Israel dengan batu. Tindakan ini mereka lakukan karena tentara Israel menutup akses masuk menuju mesjid al-Aqsa. Belum dilaporkan adanya korban luka akibat insiden ini. Di Gaza, aksi memperingati

hari Nakba diikuti oleh puluhan seniman d bawah bendera Serikat Seniman Palestina. Mereka mengibarkan bendera Palestina, membawa banner dan menyerukan sloganslogan persatuan Palestina. Para seniman juga melakukan aksi teatrikal menunjukkan penderitaan warga Palestina setelah Israel terbentuk. Beberapa lainnya menggambar tembok perbatasan dengan gambar-gambar perjuangan. “Kami datang untuk memperkuat persatuan nasional Palestina dan untuk memberitahukan kepada dunia bahwa kami berhak untuk kembali (ke tanah Palestina yang dicaplok Israel), yang merupakan hak suci dan kami tidak akan mundur,” ujar Sa’eed Kurayem, ketua serikat Seniman Palestina, dilansir dari laman Xinhua. Kurayem juga mengatakan bahwa warga Palestina akan menjaga rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah tetap berjalan. Pemerintahan persatuan yang dijanjikan juga

akan didukung dan dilindungi pembentukannya oleh rakyat. Aksi di Gaza ini juga diikuti oleh puluhan anak-anak. Mereka mengenakan pakaian khas Palestina untuk menunjukkan budaya yang tak lekang dimakan penderitaan. Anak-anak ini yakin suatu saat Palestina akan kembali damai ke masa ketika kakekkakek mereka masih hidup. Menurut laporan kantor berita Iran, Press TV, aksi hari Nakba ini diikuti oleh puluhan ribu orang di seluruh Palestina. Untuk mengamankan aksi ini, sebanyak 10.000 tentara Israel diturunkan di kota-kota Tepi Barat, diantaranya adalah Ramallah, Hebron, Nablus, Bethlehem, Tulkarem dan Qalqiya. Puluhan orang ditahan oleh tentara Israel atas dugaan pelaku kekerasan. Hari Nakba adalah sebutan warga Palestina untuk kelahiran Israel 14 Mei 1948 lalu. Pada hari itu, sebanyak 760.000 warga Palestina tersingkir dari tanah kelahirannya. (vnc)

Direktur IMF Diduga Terlibat Pemerkosaan MANHATTAN, TRIBUN Kepala lembaga keuangan internasional, International Monetary Fund, dan satu di antara juga bakal calon Presiden Perancis, Dominique Strauss-Kahn, ditangkap karena melakukan kekerasan seksual terhadap karyawati hotel. Demikian dilansir AP, Minggu (15/5). Strauss-Kahn ditangkap ketika ia mencoba terbang ke Paris dan diamabkan dari pesawat Air France di John F. Kennedy International Airport oleh otoritas New York dan New Jersey dan segera diserahkan ke polisi. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian New York Police Department, Paul J Browne. Ia ditangkap dengan tuduhan melakukan kejahatan seksual, mencoba

memperkosa, dan tindakan tak senonoh. Pengacara Kahn, Benjamin Brafman, tidak memberikan respon atas laporan tersebut. Pelayan hotel berusia 32 tahun itu mengatakan ia masuk ke kamar suite StraussKahn di hotel mewah Sofitel tak jauh dari kawasan Times

Square, Manhattan, Sabtu waktu setempat. Strauss-Kahn tiba-tiba menyerangnya. Ia diperintahkan membersihkan suite yang bertarif 3.000 dollar AS (Rp 27 juta) per malam karena diberitahu jika kamar itu sudah kosong tak berpenghuni. (tribunnews.com)

TRIPOLI, TRIBUN - Pemimpin Libya, Muammar Kadhafy, akan menjadi sasaran penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas tuduhan tindak kekerasan dan pelanggaran HAM lainnya yang dia lakukan. Namun, sebelum itu, ICC akan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan buktibukti penguat dugaan tersebut. Jaksa penuntut di ICC, Luis MorenoOcampo, dilansir dari laman CNN, Sabtu (14/5) waktu setempat, mengatakan bahwa dia akan mendesak ICC di Den Haag, Belanda, untuk mengeluarkan surat penahanan atas Kadhafy dan dua orang petinggi Libya lainnya yang tidak

disebutkan namanya. Ketiganya dituduh telah memerintahkan tentara Libya untuk membunuh para demonstran yang tidak bersenjata, mengusir warga dari pemukimannya, menahan secara ilegal dan menggunakan pesawat tempur untuk menyerang warga. Moreno Ocampo mengatakan bahwa tim penyelidik yang dipimpinnya akan mencatat semua tuduhan serius mulai tanggal 15 Februari lalu, hari dimulainya demonstrasi menentang rezim Khadafi. Langkah ini disambut gembira oleh para penentang Kadhafy. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa itulah yang

mereka inginkan, menyeret Kadhafy ke pengadilan internasional. “Kami ingin Kadhafy ditahan dan jika memungkinkan dihukum mati,” ujar Noha Salem, seorang demonstrasi di Benghazi. “Semua warga Libya telah menjadi korban kejahatannya, bahkan anak kecil sekalipun. Dia telah melakukan kekerasan sejak 1969, bukan hanya baru-baru ini saja,” lanjutnya lagi. Sementara itu, kekerasan masih terus terjadi di beberapa lokasi di Libya. Pasukan udara NATO dan koalisi juga telah berulang kali mengincar lokasi kediaman Kadhafy, namun lelaki ini masih terlalu alot untuk dibunuh. (vnc)

Indomie Dielu-elukan Rapper Nigeria ABUJA, TRIBUN - Produk mi instan Indomie kembali hangat diperbincangkan. Mi yang sangat populer di Indonesia itu menjadi tema nyanyian seorang rapper asal Nigeria yang videonya diunggah di Youtube. Dari liriknya, penyanyi tersebut terkesan sangat menggemari mi yang banyak di jual di warung-warung kecil di seluruh Indonesia itu. J20, rapper itu, dalam videonya menyanyi dengan latar belakang aktivitasnya menyeduh Indomie di dapur. Bahkan, ada beberapa adegan di mana sang rapper memamerkan stok Indomie yang memenuhi ransel dan bagasi mobilnya. Sejak diunggah tanggal 8

YOUTUBE

J20 dengan Indomie di tangannya.

Mei 2011, video tersebut telah dilihat sebanyak 126.000 kali. Pengguna Youtube dari Indonesia memberikan komentar-komentar yang bernada bangga terhadap mi instan yang ternyata disukai di negara lain tersebut.

Pengguna Youtube dari negara lain pun terpancing untuk bertanya-tanya seperti apa produk Indomie itu. Ada pula yang memuji kualitas musik dan suara sang rapper. Belum ada keterangan resmi dari pihak Indomie apa-

kah video ini merupakan video yang dibuat oleh Indomie untuk keperluan iklan di luar negeri. Dari avatar Twitter pengunggah video, bisa dilihat betapa sang rapper sangat mencintai Indomie hingga seolah-olah ia memiliki jingle resmi Indomie dan memiliki hak paten atas karyanya. Dari kualitas gambar dan suara yang utuh dan tidak pecah, video ini sepertinya direkam dengan kamera dengan resolusi tinggi. Yang jelas, video ini memunculkan komentar positif terhadap mi instan asal Indonesia yang sebelumnya mendapatkan citra buruk karena ditolak di Taiwan, karena dianggap mengandung bahan berbahaya. (kompas.com)

8

tribun buffer

Kaltim SENIN 16 MEI 2011

Hadiah Terbaik Kejujuran SUDAH menjadi kelaziman anak-anak selalu bertanya kepada orang tua: Kalau aku lulus diberi hadiah apa? Atau malah sebaliknya, orang tua sudah menyodorkan terlebih dahulu iming-iming hadiah kepada anaknya yang lulus ujian sekolah. Hadiahnya semakin ditingkatkan, bila si anak berhasil meraih peringkat tertinggi. Bukan cuma orang tua, pemerintah dan banyak lembaga terbaik di negeri ini juga berlomba-lomba memberikan hadiah kepada siswa yang punya prestasi terbaik. Misalnya tahun 2011 ini Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memberikan beasiswa luar biasa kepada pelajar terbaik, berupa beasiswa untuk masuk Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Hadiah ini diberikan kepada pelajar kelas III SMA berprestasi dan masuk 10 besar. Program ini didukung Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan DPRD Kubar, dan sebuah perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di Kubar. Melalui sebuah lobi kepada perusahaan batubara terbesar di Kutai Barat, DPRD Kubar dan Pemkab Kubar tahun ini berani memberikan jaminan masuk sekolah kedokteran di Unmul. Syaratnya, pelajar itu harus berprestasi dalam kelulusan. Dia wajib mengirimkan biodata dan memenuhi sejumlah persyaratan, lalu disaring lewat seleksi administrasi, dilanjutkan tes lainnya. Akan dipilih tiga siswa terbaik untuk meraih beasiswa penuh. Mengapa khusus fakultas kedokteran? Ya, karena di wilayah itu jumlah dokter masih sangat langka. Berbeda dengan Kubar, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) pun juga menggunakan iming-iming hadiah bagi siswa yang mempunyai prestasi terbaik. Bupati Kukar Rita Widyasari mengaku tidak akan lupa akan janjinya untuk memberikan hadiah tiga unit motor kepada tiga orang murid yang meraih nilai tertinggi pada UN tahun ini. “Jadi dong, saya menghadiahi masing-masing motor kepada 3 orang murid yang meraih nilai ujian tertinggi. Janji harus ditepati,” ujar Rita saat dikonfirmasi, Minggu (15/6). Pemerintah, guru, dan semua orang tua mempunyai keinginan sama, agar anak-anaknya menjadi yang terbaik dalam pendidikan. Mereka menghendaki akan menghasilkan anak yang mempunyai masa depan terbaik bagi dirinya sendiri, keluarga atau bahkan bangsa dan negara. Bukannya tidak ada anak pintar di Indonesia. Terbukti sudah banyak kali pelajar SD, SMP dan SMA dari Indonesia berhasil menjuarai berbagai macam olympiade internasional untuk fisika, matematika, kimia, biologi, robot, ilmu managemen, serta berbagai ajang lomba internasional. Tetapi di tengah-tengah persaingan global yang sangat luar biasa saat ini, kita dituntut menyiapkan berbagai macam persyaratan khusus untuk bisa melahirkan anak didik yang kelak menjadi ‘energi’ baru bagi bangsa Indonesia. Mereka benar-benar dituntut memiliki kecerdasan paripurna meliputi: Kecerdasan otak (Intelegent), kecerdasan emosi (Emotional), kecerdasan sosial ( Social ) dan kecerdasan agama (religi). Apakah itu ada? Ternyata setidaknya Indonesia sudah memiliki bakal calon generasi baru yang bisa meralisasikan empat kecerdasan itu. Dia bernama Nur Hidayatulsholihah, siswa di SMA Muhammadiyah 1 Kali Rejo, Kabupaten Lampung Tengah. Betapa hebat ini, setiap tahun selalu menjadi juara di kelasnya, tetapi ironis dia sudah tiga kali tidak lulus ujian nasional (UN). Nur Hidayatusholihah, akrab disapa Nunung, sampai dengan tahun 2011 telah mengikuti UN untuk keempat kalinya. Ia terpaksa berkali-kali mengikuti UN, karena nilainya pada pelajaran matematika kurang. Sebaliknya, Nunung enggan menggunakan kunci jawaban yang selalu diberikan guru satu hari menjelang UN. “Dia ingin membuktikan, dirinya bisa lulus lewat mekanisme kejujuran. Dia menolak menggunakan jawaban yang diberikan guru beberapa hari sebelum UN,” kata ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah Slamet Nur Achmad Effendy kepada Kompas.com, Senin (25/4/2011) di Jakarta. Slamet menjelaskan orangtua Nunung sempat beberapa kali menyarankan agar anaknya mengikuti ujian paket C. Namun, Nunung menolak. “Kadang Nunung mengaku kesal, tetapi memang sengaja. Dia ingin lulus secara jujur,” lanjut Slamet. Mari kita belajar dari Nunung bahwa nilai kejujuran melampaui sebuah nilai apapun yang tertera dalam piagam kelulusan. Deret angka-angka itu baginya justru menyesatkan, manakala dibuat dalam sebuah proses manipulasi. Nunung dan bangsa Indonesia sangat merindukan kejujuran dalam segala hal. Barangkali berangkat dari sinilah negeri tercinta ini bakal melesat hebat melampaui kehebatan jenis manusia apapun. (*)

HUT Israel Diam-diam Digelar di Puncak BOGOR, TRIBUN - Mabes Polri sudah menolak memberikan izin untuk mengadakan perayaan HUT Israel di Jakarta. Namun sekitar 28 orang tetap memperingati perayaan HUT Israel di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. “Perayaan sudah dilakukan tadi di sebuah hotel di Puncak. Sebelumnya kita menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu menyanyikan Hatikva dan membaca do’a Halil semacam doa untuk orang Israel,” kata Direktur Eksekutif Indonesia-Israel Public Affair Committe (IIPAC), Benjamin Ketang. Benjamin menjelaskan, pelaksanaan perayaan ini bukan dilakukan dalam sebuah upacara khusus. Namun di sebuah ruangan

Rumah Orangtua Sigit Didobrak ● Sambungan Hal 1

disaksikan oleh pengurus RT dan RW setempat. Menurut Ketua RT, Aris Nugroho, dari penggeledahan itu polisi menyita sejumlah barang yang dicurigai terkait dengan tindak terorisme yang disangkakan pada Sigit. “Ada beberapa barang yang disita karena dicurigai terkait tindak terorisme, yaitu satu pucuk senjata api, 15 keping VCD, dan tunai Rp 53 juta,” ujar Aris. Penggeledahan rumah keluarga Sigit tersebut tersebut sempat membuat kaget warga sekitar lokasi. Sekitar pukul 14.30 WIB puluhan anggota Densus datang langsung membuat gaduh karena mendobrak paksa pintu pagar rumah milik Wihartono, ayah kandung Sigit. Warga yang berkerumun mendekat karena mendengar kegaduhan, langsung diusir petugas. Warga dan wartawan

ToisuttaPanigoro Gugat FIFA ● Sambungan Hal 1

Djoko Susilo mengatakan, dokumen gugatan banding kubu Toisutta-Panigoro tersebut diberi titel Requete D’Appel Au Tribunal Arbitral

khusus secara tertutup di hotel yang tak mau disebutkan alamatnya. Acaranya, lanjut Benjamin, mirip sebuah gathering. Setelah itu dilakukan sejumlah diskusi mengenai berbagai persoalan penjajakan peluang bisnis dan investasi antara pengusaha Indonesia dan Israel ke depan. “Ya kita melakukan pertemuan ini, semacam gathering dan ngobrol untuk menindaklanjuti perayaan itu. Isinya seperti diskusi panel lah, bukan di lapangan terbuka,” ungkapnya. Benjamin menyatakan, pihaknya paham bila dilakukan terbuka, khawatir masyarakat tidak paham dan tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan. Diakuinya, rencana awal pelaksanaan peringatan HUT Israel ini akan dilakukan di sebuah lapangan di

kawasan Pasar Minggu atau Hotel Mercury, Ancol, Jakarta Utara. Tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan acara dipindahkan ke Puncak. “Memang banyak wartawan yang meminta datang untuk meliput. Karena kesepakatan teman-teman diputuskan pelaksanaan dilakukan secara tertutup dan tidak mengajak wartawan,” jelasnya. Benjamin menambahkan, acara ini sebenarnya dihadiri sejumlah orang Indonesia yang memang bekerja di Singapura, Amerika Serikat dan Kanada. “Siang tadi mereka sudah pulang kembali ke negara masingmasing, karena ke sini sekalian cuti. Kami saat ini pun mau berangkat ke Surabaya dengan menggunakan

kereta api untuk menuju Bali,” pungkasnya. Kebobolan Polri mengaku tak mengetahui perayaan HUT Israel di Puncak, Bogor, Sabtu (14/5) lalu. Polri menyatakan akan menyelidiki mengapa pihaknya bisa sampai “kebobolan”. “Harusnya kan tidak diizinkan. Nanti kita akan selidiki,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (15/5). Anton menegaskan, setiap acaraacara besar yang akan diselenggarakan harus terlebih dahulu mengajukan izin kepada Polri. “Sifatnya, izin keramaian harus lapor kan ada syarat-syaratnya. Kita dalami dulu,” paparnya. (dtc/ tribunnews/fer/roy)

yang berdatangan diusir menjauh hingga belasan meter dari rumah tersebut, dengan alasan menghindarkan kemungkinan terjadinya halhal yang tidak diinginkan. Berhasil mendobrak pintu pagar, petugas berpenutup muka dan besenjata lengkap tersebut langsung masuk ke dalam rumah. Selanjutnya mereka melakukan penggeledahan di dalam rumah. Sigit Hermawan Wijayanto adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Wihartono dan Endang Wilasti. Dia kemudian lebih dikenal dengan nama Sigit Qurdowi setelah aktif di laskar sejak awal tahun 2000an. Keluarga hingga saat ini belum bersedia memberikan keterangan terkait kasus Sigit. Sigit Qurdowi ternyata seorang komandan Laskar Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Hisbah. Pun demikian dengan Hendro, pengawalnya yang juga tewas dalam operasi penindakan di tempat serupa. “Mereka itu termasuk anggota JAT. Si Sigit Komandan Laskar JAT,” tutur

sumber di kepolisian, Minggu (15/5). Tak hanya keduanya, beberapa tersangka kasus teror jaringan Cirebon juga ditengarai memiliki hubungan dengan JAT. Sementara Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, Sigit bukanlah orang sembarangan. Dia ditengarai sebagai dalang aksi teror di Cirebon dan beberapa daerah lain di Indonesia. “Dia juga sebagai pengontrol aksi jaringan aksi kelompok teror Cirebon. Sigit ada kaitannya dengan kelompok Depok. Ada rangkaiannya dengan yang ditangkap di Sukoharjo,” katanya. Bagian NII Kelompok teroris yang dibekuk Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Sukoharjo, Jawa Tengah diduga termasuk anggota Negara Islam Indonesia (NII). Mereka disinyalir tergabung dalam jaringan NII faksi Ispran bentukan mendiang Haji Ismail Pranoto. “Ini terkait NII dari faksi Haji Ismail Pranoto atau Ispran,” ujar pengamat teroris

Al Chaidar saat dihubungi tadi malam. Menurut Chaidar, kelompok teroris Sukaharjo ini bukanlah kelompok baru. Aktivitas kelompok ini sendiri, kata Chaidar, terpicu dengan aksi teror yang dilakukan tersangka bom Serpong Pepi Fernando. Pepi diketahui tergabung sebagai anggota NII faksi Tahmid pimpinan putra Kartosuwiryo, Rahmat Basuki. “Tujuannya sederhana, mereka ingin menunjukkan eksistensi NII. Orang-orang dari faksi Ispran ini ingin menunjukkan keberadaan mereka dan motivasinya untuk melakukan jihad,” ungkapnya. Kelompok NII faksi Ispran sendiri, lanjut Chaidar, lebih berbahaya dari faksi Tahmid. Pasalnya faksi yang merupakan salah satu sayap militer NII ini, tak segan melakukan aksi penyerangan di masjid. Pasalnya, mereka menilai bahwa masjid yang dibangun oleh pemerintah sama saja buatan orang musyrik. “Faksi Ispran ini lebih berbahaya karena dari dulu

dibuat untuk komando jihad. Mereka juga berani untuk serang masjid,” ujarnya. Chaidar meragukan kelompok teroris Sukaharjo merupakan anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) seperti dikatakan polisi. Namun dia menilai, kelompok ini sangat mengidolakan Abu Bakar Ba’asyir. “Salah kalau dikaitkan dengan salah satu ormas. Mereka tidak terkait dengan JAT meski mengidolakan ustadz Abu Bakar Baasyir,” katanya. Tak adanya sosok ulama yang bisa dijadikan panutan menjadi penyebab mereka sangat mengidolakan sosok pimpinan Pondok Pesantren AL Mukmin itu. Bahkan, lanjutnya, kelompok Tauhid Wal Jihad yang menjadi sayap militer NII Faksi Ispran, kerap mendengarkan dakwah dari Baasyir. Namun Chaidar memastikan kelompok ini tak memiliki kaitan dengan Ba’asyir. “Tidak ada kaitannya. Mereka mengidolakan Ba’asyir karena tidak punya tokoh panutan,” imbuhnya. (tribunnews)

Du Sport, Avec Demande De Mesures Conservatoires Tres Urgentes atau Surat Gugatan Banding ke Pengadilan Arbitrase Olah Raga, yang menghendaki tindakan cepat dan urgent. Dalam surat setebal 16 halaman tersebut, Patrick menguraikan dengan rapi kronologi kisruh yang terjadi di PSSI. Tak hanya itu, campur tangan FIFA yang membuat situasi makin ruwet juga diuraikan secara gamblang. Salah satu tindakan FIFA yang bisa dianggap sewenangwenang dalam surat tersebut adalah soal penetapan electoral code oleh Komite Normalisasi pimpinan Agum Gumelar yang dibenarkan FIFA. Djoko Susilo pada wartawan menjelaskan, rencananya FIFA akan disidang CAS di markas CAS, Chateu de Bethusy yang lokasinya terletak di Avenue de Beaumont 2, Lausanne, Swiss. Menurut Djoko Susilo, gedung tiga tingkat yang tidak terlalu mewah untuk ukuran gedung-gedung di Swiss tersebut merupakan satusatunya pengadilan di dunia yang menangani persengketaan di bidang olahraga. Djoko Susilo berharap, apapun yang dihasilkan dalam sidang nanti, tidak lantas membuat Indonesia dikenakan sanksi FIFA. Djoko Susilo mengingatkan, semua pihak harus tetap menahan diri, hingga proses hukum di pengadilan arbitrase olahraga tersebut selesai. “Saya harap semua pihak berkepala dingin dan mengikuti prosedur hukum di Lausanne dengan baik. Dari berbagai sumber yang saya

hubungi, sangat mungkin Indonesia tidak akan dikenakan sanksi,” ujar Djoko Susilo. Dalam sidang perdana gugatan terhadap FIFA pekan depan, pengacara kubu George Toisutta-Arifin Panigoro, Patrick Mbaya yang telah melayangkan gugatan kepada CAS, akan berhadapan dengan tim legal FIFA yang dipimpin oleh direktur Legal Affairs FIFA, Marco Villiger. Menurut Djoko Susilo, tindakan yang dilakukan kubu George Toisutta-Arifin Panigoro tersebut sudah tepat. Pasalnya, FIFA dinilai sudah terlalu jauh mencampuri urusan PSSI, yang disinyalir sebagai tindakan provokasi untuk memancing keluarnya sanksi FIFA. “Tindakan FIFA sebenarnya bisa dikategorikan sebagai provokasi dan mengobokobok dunia sepakbola Indonesia. Tujuannya jelas. Jika para tokoh bisa terprovoklasi, FIFA punya alasan menjatuhkan sanksi atas Indonesia,” ujar Djoko Susilo. Dubes Indonesia untuk Swiss tersebut meminta semua pihak, termasuk kubu George Toisutta-Arifin Panigoro untuk tidak membuat pergerakan yang memancing reaksi. Semua pihak, menurut Djoko, harusnya mematuhi proses hukum yang akan segera berlangsung di Lausanne, Swiss. “Seharusnya mereka tidak terpancing melakukan berbagai tindakan yang merugikan. Diplomasi pun harus ditingkatkan agar semua berjalan lancar dan

berlangsung mulus. Konfrontasi hanya akan merugikan kepentingan nasional,” ujar Djoko Susilo. Menpora Tak Ikut Campur Pemerintah melalui Menpora Andi Mallarangeng mengaku tak mau ikut campur soal langkah Komite Normalisasi PSSI yang mengabaikan dan menganulir hasil putusan Komite Banding, termasuk menggugurkan nama George Toisutta dan Arifin Panigoro. Menurut Menpora, dalam hal dinamika dan perbedaan pendapat soal penatapan nama calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, serta calon anggota Komite Eksekutif PSSI, pemerintah menganggap itu semua sebagai bagian dari proses demokrasi yang perlu dihormati. “Pemerintah tidak mau mencampuri urusan internal tersebut. Pemerintah berharap perbedaan yang ada dapat diselesaikan secara baik dalam forum tertinggi organisasi, yaitu Kongres PSSI,” ujar Andi Mallarangeng di kantor Menpora, Minggu (15/5). Meski Komite Banding PSSI pimpinan Achmad Riyadh dengan gamblang telah menjelaskan soal manipulasi data dan fakta yang dilakukan kubu PSSI incumbent terhadap FIFA, namun Menpora tetap menegaskan posisi pemerintah hanya sebagai pengawas jalannya rangkaian kongres. Mengenai persoalan dapur Komite Normalisasi, pemerintak menolak ikut campur. “Saya sudah bilang, posisi kami, pemerintah, tak mau ikut campur soal itu. Biarlah itu

diselesaikan sendiri internal PSSI. Sudahlah, kita ini sudah lama mengurusi pengurus PSSI. Kapan mulai membina pemain usia dini, kapan mulai mengembangkan sepakbola kita,” ujar Menpora. Sementara itu, gugatan hukum yang diajukan kubu George Toisutta-Arifin Panigoro kepada FIFA melalui lembaga peradilan dunia olahraga, Court of Arbitration for Sport (CAS), disambut baik Andi Mallarangeng. Pemerintah, menurut Menpora, sangat mendukung upaya hukum yang dilakukan oleh siapapun warga negara yang menginginkan keputusan yang adil berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga menghormati upaya hukum, termasuk melalui CAS. “Pemerintah juga menghormati adanya upayaupaya hukum, termasuk melalui CAS yang dilakukan oleh beberapa pihak untuk mencari keputusan yang adil berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pemerintah berharap proses hukum ini dapat berjalan dengan segera,” ujar Andi Mallarangeng. “Harapan saya, hasilnya sudah bisa didapatkan segera sebelum kongres. Sehingga penyelesaian dan kepastian hukum tentang masalah ini bisa segera terwujud. Kalau bisa sebelum kongres digelar sudah ada putusan,” ujar Menpora, Andi Mallarangeng. Court of Arbitration for Sport sendiri baru akan memulai sidang gugatan perdana kasus tersebut pada Minggu pekan depan. Itu berarti, putusan CAS baru bisa dipastikan setelah Kongres PSSI 20 Mei mendatang.(tribunnews)

PEMIMPIN UMUM(Plt): Agus Nugroho PEMIMPIN REDAKSI: Achmad Subechi REDAKTUR PELAKSANA: Priyo Suwarno MANAJER PRODUKSI: Arif Er Rachman WAKIL MANAJER PRODUKSI: Baskoro Muncar KOORDINATOR LIPUTAN: Fransina Luhukay STAF REDAKSI: H Sjamsul Kahar, H Herman Darmo, Uki M Kurdi, Achmad Subechi, Ignatius Sawabi, Priyo Suwarno, Arif Er Rachman, Baskoro Muncar, Fransina Luhukay, Iwan Apriansyah, Adhinata Kusuma, Dwi Haryanto SN, Sumarsono, Mathias M Ola, Perdata O Ginting, Trinilo Umardini, M Abduh Kuddu, Amalia Husnul A, Rita, Margaret Sarita, M Wikan Hendarman, Meinar F Sinurat, Ahmad Bayasut, Fachmi Rachman, Feri Mei Effendi, Handry Jonathan. BIRO SAMARINDA, Jl Ulin No.106 Samarinda, Telepon: 0541 202416, 202417, fax: (0541) 769855: H Maturidi (kepala), Achmad Bintoro, Khaidir, Maipah, Rahmat Taufik, Nevrianto HP, Reza Rasyid Umar, Reonaldus. KUTAI KARTANEGARA: Basir Daud KUTAI TIMUR: Kholish Chered. BONTANG: Udin Dohang PASIR: Sarassani. PENAJAM PASER UTARA: Samir TARAKAN: Junisah. KUTAI BARAT: Alex Pardede. NUNUKAN: Niko Ruru. BIRO JAKARTA, Jl Palmerah Selatan 3, Jakarta 10270, Telepon (021) 5356766 (7618), Fax (021) 5495360: Febby Mahendra Putra (Kepala), Domuara Ambarita (Wakil) Agung Budi Santoso, Johnson Simanjuntak, Chairul Arifin, Ismanto, , Rachmad Hidayat, Toni Bramantoro, Yuli Sulistyawan, Yoni Iskandar, Bian Harnansa, Hendra Gunawan, Sugiarto, Budi Prasetyo, Hasanuddin Aco, Murdjani. DIREKTUR UTAMA: Asih Winanti. DIREKTUR: H Herman Darmo, Uki M Kurdi. PEMIMPIN PERUSAHAAN / MANAJER IKLAN: H Zainal Abidin. MANAJER SIRKULASI: Iskandar. BAGIAN IKLAN JAKARTA: Doddy Setiawan (HP 08164859626), Jl Palmerah Selatan 3 Jakarta, Telp: (021) 5483863, 5494999, 5483008, 5480888 (ext: 7635-7638) Fax: (021) 53696583 Tarif Iklan: ■ Umum Display (B/W) Rp 22.500/mm kolom ■ Spot Colour (2 warna): Rp 30.000/mm kolom ■ Spot Colour (1 warna): Rp 25.000/mm kolom ■ Full Colour: Rp 35.000/mm kolom ■ Halaman 1 (B/W) Rp 60.000/mm kolom ■ Halaman 1 (F/C) Rp 90.000/mm kolom ■ Iklan Baris (2 s/d 10 baris): Rp 10.000/ baris. Harga di atas belum termasuk PPN 10%.KANTOR PUSAT BALIKPAPAN Jl Indrakila Straat III Dalam, RT 52 No 1 Kampung Timur, Balikpapan 76125. Telepon: (0542) 735015, 7020152, 7020151, Fax: (0542) 735013 No Rek 191.0724971 BCA Balikpapan a/n PT Mahakam Media Grafika. PENERBIT: PT Mahakam Media Grafika. ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

WARTAWAN “TRIBUN KALTIM” SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

tribun line Polri Terjunkan Propam ● Sambungan Hal 1

penjelasan bahwa kematian Nur Iman akibat terjangan peluru yang dilepas terduga teroris Sigit, namun sejumlah kalangan meragukannya. Indonesia Police Watch (IPW) mengimbau Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo agar mendorong Komnas HAM sebaga pihak eksternal untuk segera menurukan tim pencari fakta ke TKP. “Komnas HAM harus turun dan membentuk tim pencari fakta. Polri harus mendukung kerja tim pencari fakta ini agar Polri tidak dipojokkan dan publik percaya pada kerja profesional Densus 88,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane di Jakarta, Minggu (15/5). Dari tim pencari fakta tersebut akan diketahui proyektif peluru di tubuh korban dan siapa yang menembak korban. “Jika ternyata korban tewas akibat peluru nyasar polisi berarti Polri telah melakukan kebohongan publik,” katanya. Dan pelaku penembakannya, imbuh Neta, harus diusut dan dibawa ke Pengadilan, meskipun nanti yang bersangkutan bisa membela diri bahwa dalam situasi penyergapan seperti itu sulit sekali menghindari korban salah tembak. Namun, jika korban benar-benar tertembak peluru teroris, kontroversi yang memojokkan polisi akan

Stoner Sempurna ● Sambungan Hal 1

menyenggol Pedrosa saat menikung ke kiri untuk melewati pebalap Repsol Honda tersebut, sehingga Pedrosa jatuh dan gagal melanjutkan balapan. Bahkan, Pedrosa kembali cedera patah tulang selangka. Simoncelli pun akhirnya terkena penalti, dan dia tetap tampil menawan sehingga mampu finis di urutan lima setelah melewati pebalap Yamaha Ben Spies. Dalam balapan kali ini, Yamaha yang biasanya merajai Sirkuit Le Mans, nyaris tak berkutik. Pebalap andalannya yang juga juara dunia, Jorge Lorenzo, harus puas finis di urutan empat karena ditaklukkan oleh Rossi dan Dovizioso. Dengan hasil seri keempat ini, Lorenzo tetap berada di puncak klasemen dengan total 78, disusul Stoner yang mencatat kemenangan kedua sepanjang 2011—setelah menang di Qatar—dan kini mengumpulkan 66 poin. Juara dunia 2007 ini menggeser Pedrosa yang gagal menuai poin, sehingga harus turun ke urutan tiga karena poinnya tetap 61. Sedangkan Dovi naik ke urutan empat setelah mengumpulkan 50 poin, menggeser Rossi yang meraih 47 angka. Setelah balapan di Le Mans ini, para pebalap akan mempersiapkan diri menghadapi seri kelima di Catalunya, Barcelona, yang akan berlangsung pada 5 Juni mendatang. Saat 10 lampu merah padam, Pedrosa yang start dari posisi empat langsung melejit ke depan untuk memimpin jalannya lomba. Sementara itu Stoner dan Andrea Dovizioso membuntutinya dari belakang. Tetapi Simoncelli yang start dari posisi dua turun tiga strip ke urutan lima karena digeser oleh Lorenzo. Namun Simoncelli tak perlu waktu lama untuk kembali ke barisan depan. Menjelang masuk lap kedua, “Super Sic” berhasil melewati Dovi dan dia memulai pertarungan ketat dengan Lorenzo. Sedangkan di posisi depan terjadi perubahan posisi ketika Stoner melewati Pedrosa di lap kedua. Rossi pun ikut meramaikan persaingan ketika dia naik ke urutan enam untuk mengancam Dovi yang mengalahkannya saat masuk garis finis di Portugal awal bulan ini. Meskipun demikian, Ducati terlihat cukup kesulitan mengimbangi Honda, yang memang sangat impresif sepanjang akhir pekan ini.

Kaltim SENIN 16 MEI 2011

9

hilang dan publik akan semakin percaya dangan profesionalisme Polri. “Komnas HAM harus bongkar kasus ini, harus benar-benar serius untuk mengusut kasus ini,” ujar pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar. Bambang menjelaskan, selama ini, publik sudah terlanjur membenarkan seluruh tindakan yang dilakukan Densus 88. Mulai dari penggerebekan, hingga aksi tembak-menembak dengan teroris di ruang terbuka. Densus juga berhasil membuat kesan seolah-olah teroris adalah orang yang harus dibunuh. “Densus seolah-olah selalu benar, dianggap benar. Padahal tidak seluruhnya teroris harus dibunuh,” tambahnya. Soal kematian Iman, Bambang juga menyayangkan keterangan polisi yang buru-buru menyebut peluru itu bukan dari Densus 88. Padahal, belum ada penyelidikan menyeluruh mengenai hal ini. “Penyidikan tuntas harus dilakukan, jika tidak akan terjadi abuse of power pada Densus 88,” tandasnya. Karena itu Komnas HAM diharap berani untuk menyelesaikan kasus ini. Apalagi penyelidikan akan lebih mudah karena seluruh kegiatan Densus sangatlah terorganisir. Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ifdhal Kasim menilai sistem pengamanan dalam penggerebekan teroris di Sukoharjo beberapa hari lalu tak jalan hingga mengakibatkan tewasnya

seorang warga penjual angkringan, Nur Iman. “Resiko bila teroris membawa senjata itu bisa di antisipasi dampaknya pada masyarakat. Pengamanan kelihatannya ini yang tidak bekerja dengan baik,” kata Ifdhal Kasim saat menghadiri acara ulang tahun mantan wakil Presiden Jusuf Kalla di jalan Brawijaya no 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/5). Ketika Densus 88 Anti Teror mengejar, teroris balik menembak dan mengundang perhatian masyarakat untuk menonton. “Seharusnya hal itu bisa diantisipasi dengan melokalisir warga dari rumah yang sudah jadi target,” imbuhnya. Karena itu, Komnas HAM akan mencari tahu fakta peristiwa yang sebenarnya. “Komnas akan memastikan dulu fakta di lapangan. Kalau kami mendapat satu fakta yang lebih pasti kongkrit jalannya peristiwa itu, tentu akan kami rekomendasikan kepada Kapolri untuk memeriksa,” tandas Ifdhal Kasim. Menurutnya, dalam melakukan sebuah operasi, jika sudah ditentukan, pasti sudah ada pengamatan sebelumnya dan sebenarnya dengan berbasis informasi, sudah bisa melakukan pengamanan operasi di wilayah itu. Selain itu, dalam melaksanakan sebuah operasi harus ada pengawasan internal polisi. Mantan anggota komisi I DPR RI, Ali Mukhtar Ngabalin menegaskan tidak ada jalan lain negara harus bertanggung jawab atas

tewasnya seorang warga yang menjadi korban salah tembak dalam penggerebekan teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah beberapa hari lalu. “Negara harus bertanggung jawab, siapa yang menembak. Santunan itu teknis, tapi apa jiwa bisa diganti?” tegasnya, saat berkunjung ke kediaman Jusuf Kalla, Jakarta Selatan, Minggu (15/5). Ia pun mengungkapkan, di seluruh dunia tidak pernah orang meributkan teroris kecuali di Indonesia. Saat masih menjadi anggota Komisi I, Ali Mukhtar mengaku baru mengetahui bahwa mungkin adanya bilateral soft agreement yang menjadikan Indonesia sebagai daerah ujicoba melawan teroris. “Sehinga bukan hanya saya, publik pun bertanya dimana akar teroris. Di dunia tidak ada teroris diurus polisi. Ada garda pasukan khusus. Jadi saya bertanya agenda teroris ini untuk apa. Apakah untuk pengalihan isu atau agar dana terus masuk dari luar. Seperti yang kita tahu bagaimana mungkin bom buku di BNN tidak ketahuan,” ujarnya. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyesalkan tewasnya warga sipil. Polri seharusnya bisa mengurangi risiko itu. “Ya itu yang kita sesalkan, tapi kan operasi yang melibatkan senjata memang ada risikonya. Tapi seharusnya risikonya bisa dikurangi,” ujar JK usai perayaan ulang tahunnya yang ke-69 di rumahnya, Jalan Brawijaya Raya No 6,

Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/5). Namun JK mengapresiasi upaya Densus 88 pada Sabtu dini hari kemarin. “Ya kita mengapresiasilah,” jelas JK. Seperti diberitakan, dua terduga teroris, Sigit Qurdowi dan pengawalnya Hendro tewas akibat baku tembak dengan polisi di Kampung Dukuh, Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (14/5). Turunkan Propam Polri memastikan akan membantu langkah Komnas HAM untuk menyelidiki penyebab tewasnya Nur Iman, seorang warga sipil, dalam penggerebekan teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/5). “Kita akan bantu tim (Komnas HAM) itu. Dari Polri tentu ikut. Jadi sama-sama supaya jelas untuk memberikan keterangan yang terbuka,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (15/5). Polri, kata Anton, sangat berkepentingan kasus ini dapat terungkap secara terang benderang. Untuk itu, Polri, lanjut Anton, akan menerjunkan tim Propam dan Itwasumnya. Tim gabungan internal itu, akan bertugas menyelidiki adanya dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh anggota Polri, dalam operasi penindakan mereka. “Kita ingin yang benar terungkap. Tentunya Propam dan Irwasum akan turun dari internal, kita akan kerja sama,” ungkapnya. Minggu (15/5) kemarin, Mabes Polri merilis foto dua

tersangka teroris yang tewas akibat baku tembak di Sukoharjo, Sigit Qurdowi dan Hendro Yunianto. Kedua jenazah saat ini masih berada di Semarang. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menjelaskan, Minggu (15/5), kedua jenazah masih diteliti. Untuk jenazah Hendro, polisi telah mengirim sampel DNA ke Jakarta. Sementara untuk Sigit, Polri masih mencari keluarganya. “Kita masih mencari data pembanding dari keluarganya masih dicari orang tua dan anaknya. Rumahnya masih dikunci,” kata Anton saat jumpa pers di Mabes Polri. Dari foto yang dirilis, nampak wajah Sigit tanpa kumis dan memiliki rambut sedang. Sementara dari foto, Hendro memiliki potongan rambut cepak dan berkumis. Anton mengatakan, dengan tewasnya Sigit dan Hendro maka total jumlah pelaku jaringan teroris Cirebon mencapai 15 orang. 12 orang diamankan, 3 tewas termasuk Sigit, Hendro dan pelaku bom bunuh diri M Syarif. “Lima kelompok Cirebon, tiga kelompok Depok dan Boyolali. empat kelompok Surakarta, dua Sukoharjo, satu M Syarif,” terang Anton. Polisi masih terus menyelidiki adanya pihak lain yang ikut dalam jaringan Cirebon. Anton memastikan masih ada pihak yang masih diburu. “Jumlahnya nanti ya masih didalami,” tandasnya. Polisi telah mengambil sampel DNA orang tua Hendro Yunianto, tersangka teroris yang tewas di Sukoharjo, Jawa Tengah. Saat

ini sampel tersebut sedang dikirim ke Puslabfor Mabes Polri di Jakarta. “Untuk Hendro Yunianto, sudah dapat pembanding DNA-nya. Insya Allah hari ini dapat diselesaikan oleh dokter untuk memastikan datadatanya,” tuturnya. Anton mengatakan, pihaknya punya waktu 2 minggu untuk meneliti sampel DNA tersebut. Namun, ia memastikan hasil pemeriksaan DNA akan lebih cepat. “Dalam 2-3 hari mudahmudahan hasil data-data pelaku bisa kita sampaikan,” jelasnya. Sementara Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri Kombes Pol Anton Castilani mengatakan, sampel DNA diperoleh dari kedua orang tua Hendro yakni Manto Sumarto dan Marinem. “Itu sampel orang tuanya. Jenazah tidak dibawa ke Jakarta. Cukup di Semarang,” imbuhnya. Seperti diberitakan, dua terduga teroris, Sigit Qurdowi dan pengawalnya Hendro tewas akibat baku tembak dengan polisi di Kampung Dukuh, Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (14/5). Sigit Qurdowi dan Hendro merupakan DPO bom gereja dan Mapolsek Pasar Kliwon (Solo) pada bulan Desember 2010. Mereka juga terlibat jaringan terorisme di Cirebon. Sedangkan pedagang angkringan, Nur Iman saat kejadian tembak menembak terjadi, berada di antara kedua belah pihak. Akibatnya, pria itu tewas kena terjang peluru. (tribunnews.com/dtc)

Pada lap ketiga, Simoncelli melewati Lorenzo saat menikung ke kanan. Pebalap berambut jabrik ini memanfaatkan keuntungan karena Lorenzo sedikit menginjak garis putih ketika mengambil ancang-ancang untuk menikung. Dia langsung mengambil dari sisi dalam, dan membuat “musuh”nya—Simoncelli dan Lorenzo terlibat permusuhan setelah Lorenzo mengecam gaya membalap Simoncelli yang dinilai terlalu agresif dan berbahaya—tersebut terpaksa harus sedikit melebar dan rela turun satu strip. Memasuki lap kelima, gap di antara para pebalap yang bersaing di barisan depan mulai terlihat. Stoner dan Pedrosa bertarung ketat untuk memperebutkan posisi pertama, sedangkan Simoncelli terlihat sendirian di urutan tiga karena Lorenzo dan Dovi terpisah cukup jauh di belakangnya, begitu juga dengan Rossi yang ada di urutan enam. Lap kedelapan, Stoner unggul lebih dari 0,3 detik atas Pedrosa dan mereka terpisah jauh dengan Simoncelli yang tertinggal lebih dari 1,9 detik. Balapan mulai sedikit membosankan karena dua pebalap terdepan terlalu jauh, begitu juga dengan Simoncelli yang tak terganggu di posisi tiga. Namun persaingan di posisi empat cukup seru antara Lorenzo dan Dovi, yang tertinggal lebih dari enam detik. Akhirnya, usaha pebalap Repsol Honda tersebut untuk melewati Lorenzo bisa terwujud di lap ke-10, yang membuat Honda kembali menguasai empat posisi terdepan—seperti halnya saat latihan bebas dan kualifikasi. Sedangkan Rossi, tetap berada di urutan enam untuk memisahkan para pebalap Yamaha, yaitu Colin Edwards dan Ben Spies, yang ada di belakangnya. Pada lap ke-13, ketika Stoner semakin memperlebar jarak dengan Pedrosa serta Simoncelli, Lorenzo dan Dovi justru kembali terlibat dalam pertarungan seru untuk perebutkan posisi empat. Rossi pun memberi ancaman dan siap memanfaatkan keuntungan dari pertarungan dua rivalnya yang ada di depan tersebut. Satu lap berselang Lorenzo berhasil menyalip Dovi, sedangkan Spies harus mengalami nasib buruk lagi karena jatuh dan terpaksa masuk garasi. Kembali ke posisi depan, Simoncelli secara perlahan mulai memberikan ancaman kepada Pedrosa karena gapnya semakin dekat. Pada lap ke-17, si jabrik hanya berselisih lebih dari 0,2 detik dari pebalap Repsol Honda

tersebut, dan punya potensi untuk melewatinya. Benar saja, pebalap Italia tersebut berhasil melakukannya dan tak berapa lama berselang, Pedrosa jatuh ketika berusaha mengambil dari sisi dalam saat menikung ke kiri untuk mengambil kembali posisinya. Alhasil, Simoncelli tak mendapat lawan lagi dan aman di posisi dua, dan para pebalap di belakangnya mendapatkan keuntungan karena posisi mereka secara otomatis naik satu strip. Sementara itu, Stoner tak tersentuh lagi. Hanya nasib sial yang bisa menghalanginya untuk gagal menjadi pemenang di Le Mans, karena sampai dengan lap ke 20, dia unggul lebih dari delapan detik atas Simoncelli, apalagi dengan Lorenzo di urutan tiga, yang tertinggal lebih dari 12 detik. Di lap yang sama, Rossi membuat sebuah langkah maju dengan menyalip Dovi, dan langsung mengancam Lorenzo. Sementara itu dalam perebutan urutan enam, rekan setim Rossi, Nicky Hayden, tak bisa mempertahankan posisinya karena dilewati oleh Spies, yang mampu melanjutkan balapan setelah melakukan perbaikan pada motornya di garasi. Pada lap ke-22, Simoncelli mendapat penalti karena dari hasil investigasi, dia dinyatakan melakukkan manuver yang ilegal, yang menyebabkan Pedrosa jatuh. Ini memberikan keuntungan kepada para pebalap di belakangnya. Persaingan seru terjadi di lap ke-24, ketika Rossi menunjukkan penampilan yang fantastis untuk menyalib Lorenzo. Saat menikung dia melewati Lorenzo dan berhasil mempertahankannya meskipun di lintasan lurus Lorenzo nyaris melewatinya. Tetapi, Ducati harus mengakui ketangguhan mesin Honda, karena pada lap ke-25 Dovi melewatinya di lintasan lurus dan dia harus turun satu strip lagi ke urutan tiga. Sedangkan Lorenzo tertinggal cukup jauh karena sempat melebar dan nyaris masuk gravel. Lap terakhir, Stoner menginjak garis finis tanpa ada perlawanan, sekaligus mencatat kemenangan kedua di musim 2011, disusul Dovi yang berhasil mempertahankan posisi walaupun terus mendapatkan tekanan dari Rossi. Meskipun demikian, ini hasil yang fantastis bagi Rossi karena dia start dari urutan sembilan dan akhirnya bisa naik podium, seperti yang dijanjikannya usai kualifikasi kemarin.(kompas.com)

Istri Nur Iman Pingsan

ujarnya. Saat keluarga yang bersamanya mencoba menenangkannya. Suaranya terdengar hingga diluar rumah yang di halamannya sepi dari tetangga. Sementara suasana duka terasa di rumah bata sangat sederhana berukuran 6 x 8 meter persegi itu saat jenasah dibawa ke makam. Beberapa warga berdatangan untuk mencoba menenangkan Mbah Jum. Tak hanya itu. Air mata juga mengalir dari kelopak mata keponakan almarhum bernama Titik. Ibu muda ini pun tak percaya, pamannya tewas karena tertembus timah panas nyasar saat baku tembak Densus 88 anti teror dengan dua terduga teroris. “Saya heran kenapa bisa seperti ini. Padahal dia cuma sehari-harinya dagang angkringan,” kata Titik (27), keponakan Nur Iman, Sabtu

(14/5) malam. Ibu muda itu berdiri di depan rumah Mbah Jum, ibu kandung Nur Iman (38) yang sedang didatangi tetangga untuk berbela sungkawa. Rumahnya terletak di Desa Bolali, Kecamatan Wonosari, Klaten. Titik mendapatkan kabar meninggalnya Nuriman secara mendadak sore tadi. Dia datang jauh-jauh dari Ngawi, Jatim, bersama anaknya yang masih balita dan suaminya. “Saya langsung datang kemari bersama suami saya. Kabarnya juga mendadak sekali. Saya tidak ikut ke makam karena punya anak masih kecil,” ucapnya seraya menimang anak di gendongan. Prosesi pemakamannya sendiri berlangsung singkat dan sederhana, mendapat pengawalan cukup ketat dari pihak kepolisian. Setelah

disalatkan, jenazah segera dibawa ke makam desa yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka. Kepala Desa Bolali, Sardono Darmaji, mengatakan kepolisian telah menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga almarhum. Sardono juga mengatakan, selain menanggung biaya pemakaman, kepolisian juga memberikan santunan kepada keluarga, namun dia mengaku tidak tahu jumlahnya. Nur Iman menjadi korban salah tembak dalam baku tembak antara polisi dengan dua tersangka teroris di Sukoharjo, Sabtu dini hari. Polisi menyebut Nur Iman meninggal karena peluru yang dimuntahkan secara membabi-buta oleh dua tersangka teroris yang kemudian tewas oleh serangan polisi. (tribun jogja)

meringkusnya. Polisi akan mendapat petunjuk untuk mencari jejak kedua orang tersebut. “Tindak pidana yang dilakukan sama saja memberi petunjuk kepada polisi,” tutur Mustofa. Hal yang sama juga disampaikan oleh pengamat intelijen, Wawan Purwanto. Menurut Wawan, tidak mungkin seorang teroris melakukan pemerasan

dengan cara terbuka. “Tujuan mereka belum terlaksana, tapi mereka sudah terlilit kasus lain,” terang Wawan. Dalam penggerebekan di Sukoharjo, Jawa Tengah, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya adalah daftar korban pemerasan Sigit dan Hendro. Korban pemerasan adalah pengusaha kelompok hiburan di Jawa Tengah.

Dari rumah Sigit dan Hendro, polisi juga mengamankan dua pucuk senjata api FN, satu senjata api Baretta, satu granat manggis aktif, dan 100 butir amunisi campuran untuk senjata api pendek. Penggerebekan teroris yang dilakukan Densus 88 di Sukoharjo, Jawa Tengah menelan korban jiwa, Nur Iman, seorang pedagang angkringan. (dtc)

● Sambungan Hal 1

Jateng. Warga kemudian, langsung membawa jenazah menuju pemakaman sebab sudah menunggu lama kedatangan korban. Tak hanya sang istri yang meratapi kepergian Nur Iman. Mbah Jum, panggilan ibu kandung Nur Iman, tampak lemas di atas tikar di lantai ruang tengah, sembari meneteskan air mata. Janda tua itu sempat menangis dan harus digendong ketika jenasah Nur Iman tiba di kampung halamannya. Meski sempat tenang, Mbah Jum kembali menangis sambil berkata, “Apa salah anakku kok bisa mengalami hal itu. Padahal dia juga tidak melakukan apa-apa,”

Tak Mungkin Mereka Memeras ● Sambungan Hal 1

mungkin mereka lakukan pemerasan,” kata Mustofa. Pemerasan yang dilakukan Sigit dan Hendro, sama saja menarik perhatian bagi polisi untuk

Soeharto Paling Disukai ● Sambungan Hal 1

Presiden Soekarno menempati posisi ketiga untuk tingkat keberhasilan dengan 8,9 persen suara responden. Untuk kategori paling disukai, peringkat keempat dan seterusnya diduduki Megawati Soekarnoputri, BJ Habibie, dan Gus Dur. Yang menarik, menurut Qodari, masyarakat ternyata menganggap Orde Baru lebih baik daripada Orde Lama dan Orde Reformasi. “Dari pertanyaan yang dilemparkan orde mana yang paling dianggap lebih baik, ternyata yang tertinggi jawabannya adalah Orde Baru yang justru ditumbangkan oleh Orde Reformasi,” ungkap Qodari. Dari survei di 33 provinsi dengan responden 1.200 orang, dipilih dengan multistage random sampling menghasil responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia.

Reformasi cuma di Kota ● Sambungan Hal 1

Lambatnya perbaikan tingkat kemiskinan di daerah pedesaan ini, menurutnya, disebabkan oleh Orde Reformasi tidak mendukung sektor pertanian yang merupakan tulang punggung ekonomi rakyat desa. Pemerintah dalam

Temuan menarik lainnya adalah kepuasan terhadap reformasi masih minim. “Kalau ditanya kepada masyarakat apakah puas atau tidak pelaksanaan reformasi, yang puas kurang dari 30 persen. Yang tidak puas mencapai 55 persen,” tutu Qodari. Responden menilai Orde Baru lebih baik dengan angka 40 persen dan yang mengatakan Orde Reformasi lebih baik 22 persen. Menurut Qodari, ini menunjukkan setelah 13 tahun reformasi ternyata masyarakat belum puas dengan pelaksanaan reformasi. Sementara itu, Presiden SBY lebih disukai masyarakat berpendapatan rendah. Sebaliknya masyarakat berpendapatan menengah ke atas tidak puas dengan kinerja SBY. Ketidakpuasan terhadap SBY diungkapkan kalangan pria yang tinggal di perkotaan dan berpendidikan tinggi. “Mereka rata-rata berpenghasilan di atas Rp 2.250.000 ke atas,” kata Qodari. Berdasar hasil survei Indo Barometer mereka yang puas dengan kinerja SBY adalah masyarakat berpendapat kurang

era reformasi tidak membantu petani dalam menjaga harga hasil pertanian dan juga infrastrukturnya. “Orde Reformasi banyak mementingkan pembangunan jalan tol dan bandara,” katanya. Hal ini terbukti dengan anjloknya harga beras dalam negeri karena fungsi Bulog yang semakin minim, akibatnya mekanisme pasar semakin jalan dan produkproduk impor membanjiri

dari Rp 600 ribu hingga Rp 1.250.000. Sementara masyarakat pendapatan di atas jumlah itu merasa sebaliknya. Sumber terbesar ketidakpuasan publik terhadap kinerja SBY ada di Pulau Jawa sebesar 54 persen. Sementara di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur, publik lebih banyak menyatakan puas dengan kinerja SBY. Berdasar tingkat pendidikan responden, ditemukan hasil serupa. Masyarakat yang belum atau tamat SD merasa puas dengan kinerja SBY. Begitu pula responden yang tamat SMP. “Sedangkan responden yang tamat SMA hingga perguruan tinggi menyatakan tidak puas dengan presiden yang terpilih dua kali dalam dua pemilu terakhir itu,” ungkap Qodari. Dari jenis kelamin responden, pria lebih banyak tidak puas dengan kinerja SBY jumlah mencapai 51,7 persen. Sedangkan sebanyak 53 persen menyatakan puas dengan kinerja SBY. Hanya 42,5 persen perempuan mengaku tidak puas. (tribunnews/mun/yat)

konsumen. Faktor lain ialah tidak adanya pembangunan bendungan baru dan sistim irigasi yang telah banyak rusak. “Hal inilah yang membuat petani tidak bisa bersaing,” katanya. Sementara itu, Andi Arief, mantan aktivis yang kini menjadi staf khusus Presiden SBY tak percaya hasil survei yang menunjukan publik rindu rezim Soeharto. “Saya menghargai survei

itu. Tapi saya kok nggak yakin ya,” kata mantan aktivis mahasiswa yang ikut menumbang rezim Sooeharto pada 1997 itu. Andi Arief menyatakan ketidakyakinannnya terhadap pendapat masyarakat dalam survei itu. “Itu kan baru satu lembaga survei, nanti akan ada hasil dari lembaga lain sebagai pembanding,” cetusnya. (vnc/tribunnews/ mun/yat)

CMYK

10

tribun bola

SENIN 16 MEI 2011

Persiba Bantul Ditahan PSAP TENGGARONG, TRIBUN - Persiba Bantul kembali bermain imbang tanpa gol saat menjamu PSAP Sigli dalam lanjutan Liga Ti-Phone Grub B yang berlangsung di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Minggu (15/5) tadi malam. Dalam laga yang berlangsung sengit, Persiba tampak belum dinaungi Dewi Fortuna. Bagaimana tidak, sedikitnya Persiba memperoleh lima peluang wajib gol, yang tidak berhasil dimaksimalkan oleh Fortune Udo dkk. Dibabak pertama, Persiba Bantul menguasai jalannya pertandingan. Terlihat jelas Wahyu Wijiastanto dkk ingin secepatnya mencetak gol. “Ya kami akui kami kurang tenang dalam mengeksekusi peluang. Anakanak terbebani harus mencetak gol cepat,” ujar Manajer Persiba Bantul, Idam Samawi. Imam mengakui, timnya terbawa pola

permainan yang diperagakan PSAP Sigli yakni bermain dalam tempo tinggi. “Kita terbawa tempo mereka. Harus diakui Sigli main cepat dan ngotot, dan itu menyulitkan kami.Yang jelas kami belum dinaungi keberuntungan,” kata Idam. Dipertandingan ini, PSAP Sigli bermain dengan semangat juang tinggi. Tim dari Aceh ini tampak disiplin mengawal setiap pergerakan lawan. “Hasil seri ini buah kerja keras dari pemain. Mereka sudah main maksimal dan hasil seri inilah yang terbaik,” ujar Pelatih PSAP Sigli, Anwar. Atas hasil ini, lanjut Anwar, semua tim di Grub B masih memiliki peluang lolos hingga pertandingan terakhir, Rabu (18/5) mendatang. “Semuanya masih punya peluang. Dan kita akan evaluasi lagi hasil pertandingan ini,” pungkasnya. (m26)

Aldo Barreto Berbagi Cerita

Pantang Merokok, Alkohol dan Narkoba Ratusan siswa Gubah Football School (GBS) bertepuk tangan sambil bernyanyi menyambut kedatangan pesepakbola asal Paraguay Aldo Barreto di lapangan perumahan Rumah Sangat Sederhana (RSS), Minggu (15/5). ANTUSIAS bocah itu dibalas Aldo dengan senyum, lalu menyalami mereka satu per satu. Setelah meladeni beberapa warga setempat yang ingin berfoto bersama, bomber Persiba Balikpapan itu bercerita tentang perjalanan merintis karir sebagai pesepakbola profesional. Aldo mengatakan, kunci dari permainan sepakbola adalah disiplin. Sebelum waktu latihan, pesepakbola yang baik seharusnya sudah tiba di tempat latihan. “Selain disiplin dengan pelatih, saya juga tidak pernah egois,” kata pemilik nama lengkap Francisco Aldo Barreto Miranda Yang menarik, Aldo mengungkapkan tentang masa kecilnya. Aldo mengaku tidak pernah berpikir akan menjadi pesepakbola profesional. Karena larangan orangtua, Aldo mengaku bermain bola tanpa sepengetahuan orangtuanya. “Walaupun saya dipukul, saya sembunyi latihan. Saya umur 15 baru mulai latihan seperti ini. Apalagi kalau dari kecil seperti ini. Kalian pasti bisa,” kata mantan top skor Liga Super musim lalu. Aldo melanjutkan, pesepakbola profesional

HO

Aldo memberikan coaching clinic ke siswa GBS, Minggu (15/5).

pantang merokok, apalagi menggunakan narkoba. Begitupun dengan konsumsi alkohol. Selain itu ia mengingatkan untuk tidak banyak mengkonsumsi makanan pedas karena bisa mengganggu kondisi tubuh. Bagi Aldo menjadi pemain cadangan adalah hal yang biasa, karena dalam permainan sepakbola hanya ada 11 pemain. Mantan pemain Bontang FC ini mengaku, di awal karir profesionalnya juga kerap dicadangkan. Ia menghitung dalam 5 permainan pertama, ia duduk di bangku cadangan. “Saya bangun jam 3 subuh, lari. Akhirnya saya mendapat kesempatan jadi pemain pengganti. Saya cetak dua gol. Setelah itu saya tidak dicadangkan,” katanya. Meskipun aktif bermain sepakbola, Aldo mengingatkan bocah untuk tidak lupa sekolah. Sekolah penting untuk menunjang karir sepakbola. Menurutnya,

tidak ada pesepakbola saat ini yang tidak pintar. “Yang terpenting selalu ingat Tuhan. Kerja keras. Pasti bisa,” ujarnya. Terpisah, Kepala GBS Ahmansyah mengatakan, kehadiran Aldo diharapkan bisa memberikan semangat kepada siswa untuk merintis karir pesepakbola profesional. GBS yang baru 3 bulan berdiri sudah memiliki 125 siswa dengan pembagian 3 kelas berdasarkan umur. Pembina GBS Ilman Nafian mengatakan, mereka berupaya mendatangkan tamu secara berkala untuk memberikan coaching clinic kepada siswa. Ilman mengatakan, GBS saat ini baru memiliki satu bapak angkat yakni Luwai Garment. “Kami lebih kepada kerja sosial. Pengurus tidak ada yang digaji. Kami juga memberikan free of charge kepada siswa yang benar-benar tidak mampu,” katanya. (asi)

Mitra Kukar Tatap Semifinal ! Kalahkan PSMS Medan 3-1 TENGGARONG, TRIBUN - Tim Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menepati janjinya untuk bermain lebih fight saat menghadapi PSMS Medan, Minggu (15/5) sore di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong Seberang. Pada laga kedua babak delapan besar Liga Ti-Phone ini Mitra sukses membekuk PSMS 3-1. Gol-gol kemenangan Mitra Kukar dicetak oleh Boy Jati Asmara (9), Franco Hita (28) dan ditutup tendangan keras Junaidi Tagor (67). Sedangkan gol hiburan bagi PSMS dicetak oleh Cristian Gaston Castano (87) melalui titik penalti. Hasil ini membuat satu kaki Mitra Kukar berada di babak semifinal. Sebab, empat poin kini sudah dikantongi Franco Hita dkk. Sedangkan bagi PSMS baru mengantongi satu poin dari hasil bermain imbang 1-1 menghadapi PSAP Sigli, Jumat (13/5). Kurangnya semangat serta buruknya finishing yang dilakukan skuad Mitra Kukar membuat mereka meraih hasil kurang memuaskan saat menghadapi Persiba Bantul di laga perdana delapan besar Liga Ti-Phone, Jumat (13/5). Pada laga ini kedua tim bermain imbang 0-0. Usai pertandingan, Asisten Manajer Mitra Kukar Assegaf Razak mengakui, pasukannya kurang mampu memaksimalkan peluang yang didapat. Selain itu, pada laga ini juga ia menilai, Anderson da Silva dkk kurang bermain greget. Evaluasi pun dilakukan. Hasilnya, skuad Naga Makes, julukan Mitra Kukar, diwajibkan lebih bermain fight saat menghadapi PSMS. Hasilnya, Franco Hita dkk mampu mencetak kemenangan besar 3-1. Dalam pertandingan, Minggu (15/4) kemarin, Mitra

Kukar melakukan beberapa perubahan line up, yakni memainkan Wijay dan Boy Jati sejak menit awal dengan menggantikan posisi Rully Soputan dan Anindito. Perubahan line up yang dilakukan pelatih Mitra Kukar Benny Dollo terbukti jitu. Boy Jati mengawali pesta kemenangan Mitra lewat sontekan terarahnya di dalam kotak penalti menit 9. Tertinggal satu gol, PSMS mencoba bangkit. Namun, usaha dari Faisal Azmi dkk untuk menyamakan kedudukan selalu terbentur disiplinnya pemain belakang Mitra Kukar yang berhasil mengawal pergerakan Gaston Castano cs. Keasyikan menyerang justru membuat kiper PSMS Andi Setiawan memungut bola untuk kali kedua dari gawangnya. Sundulan Franco Hita menerima umpan silang dari Faturahman membuat Mitra unggul 2-0. Posisi Mitra pun di atas angin untuk dapat mengalahkan PSMS. Tim Ayam Kinantan, julukkan PSMS coba menyerang. Namun aliran

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO H PRASETYO

Pemain Mitra Anindito (kuning) berebut bola dengan pemain PSMS Dony Siregar, Minggu (15/5).

bola dari tengah yang ditujukan kepada Gaston terhenti oleh kokohnya lini tengah Mitra yang dikomandoi Wijay. Alhasil, tidak ada serangan berarti yang mengancam gawang Mitra hingga jeda babak pertama. Di babak kedua, PSMS mencoba menguasai pertandingan dengan memperagakan bola dari kaki ke kaki. Namun, serangan balik Mitra melalui sayap lincahnya Amsar Reza berulang kali membahayakan gawang PSMS. Hasilnya, di

menit 68, Junaidi Tagor yang lepas dari kawalan pemain bertahan PSMS berhasil memperbesar keunggulan melalui sepakan keras kaki kirinya, 3-0 untuk Mitra. Menjelang berakhirnya pertandingan, Gaston berhasil menciptakan gol hiburan bagi PSMS. Mengontrol bola dengan dada, pemilik 13 gol di Liga Ti-Phone ini terpaksa dijatuhkan oleh Anderson da Silva di area terlarang. Eksekusi Gaston berhasil mengecoh penjaga gawan Mitra, Amin Syarifudin.(m26)

Laporkan Wasit ke BLI ASISTEN Pelatih Mitra Kukar, Assegaf Razak bersyukur atas kemenangan timnya. Menurutnya, kemenangan ini diraih berkat kedisiplinan pemainnya dalam menjalankan instruksi pelatih. “Ini hasil kerja keras anak-anak. Mereka (pemain) tidak terpengaruh dengan nama besar PSMS,” urainya saat konfrensi pers. Sementara Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa mengecam kepemimpinan wasit Prasetya Hadi. Benny menilai, kepemimpinan wasit kali ini benar-benar merugikan timnya. “Sebenarnya permainan kami tidak kalah dengan Mitra. Anda sebagai wartawan yang independen bisa menilai kepemimpinan wasit itu seperti apa,” sesalnya. Benny mengungkapkan, keberpihakan wasit sangat terlihat saat asisten wasit 1 tidak

mengangkat bendera offside, namun wasit justru menyatakan penyerang PSMS offside. Praktis, keputusan wasit yang berat sebelah meruntuhkan mental bertanding pemain PSMS. “Kami punya rekamannya dan akan kami adukan ke Badan Liga Indonesia (BLI). Itu juga kalau PSSI masih peduli dengan laporan kami. Tapi pasti kami adukan. Ini siaran langsung saja wasit berani seperti itu, apalagi tidak. Jutaan rakyat Medan kecewa sama wasit, bukan pada pemain,” katanya. Ia juga mengakui, hasil ini membuat langkah PSMS menuju semifinal kian berat. Kendati demikian, menurutnya, hasil ini belum final. “Meski berat, tapi peluang kita lolos masih ada. Kami akan tampil fight dipertandingan terakhir,” tandasnya.(m26)

sport hot news

SENIN 16 MEI 2011

11

Putri PLN Juara Final Four ! Voli Proliga 2011

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Pemain Jakarta Electric PLN Amporn (kanan) dan Susanti Martalia (tengah) mengeblok serangan pemain Jakarta Popsivo Polwan Wilavan Apinyapong pada putaran II Final Four Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di Senayan, Jakarta, Minggu (15/5).

Sepakbola Belum Ambil Bonus SAMARINDA, TRIBUN - Dua cabang olahraga (cabor) yaitu sepakbola dan sepaktakraw belum mengambil jatah bonus yang telah disiapkan oleh Pemkot Samarinda. Sebab, dua cabor itu sedang menjalani kegiatan pelatihan atau kejurnas. Karena itu KONI Kota Samarinda akan menunggu hingga akhir bulan Mei 2011 ini. Wakil Ketua Umum KONI Kota Samarinda Bidang Pembinaan dan Prestasi Sugeng Muhdar mengatakan, selain dua cabor itu yang belum sempat mengambil bonusnya, ada beberapa atlet yang juga belum

mengambilnya. “Kalau untuk cabor itu ada sepakbola dan sepaktakraw. Tapi ada beberapa atlet dari cabor lain yang juga belum mengambil. Informasinya, mereka itu sedang pelatihan dan ada yang masih ikut kejurnas. Kita tunggu sampai akhir bulan ini,” ungkap Sugeng, kepada Tribun, Minggu (15/5). Hanya saja, ia mengingatkan agar setiap pengambilan dana bonus atlet dan pelatih harus melengkapi berkas-berkas seperti kartu tanda penduduk (KTP). Dari jumlah atlet yang menerima bonus sekitar 500

atlet lebih, kata Sugeng, sudah 90 persen menerima bonus dari 36 cabang olahraga. Untuk pembagian bonus atlet beregu, ia kembali mengingatkan, misalnya cabor bola basket mendapatkan medali emas. Maka setiap atlet yang tergabung dalam tim basket itu akan mengantongi misalnya Rp 5 juta. “Kalau satu tim atau satu regu basket itu ada 12 orang, tinggal kita kalikan saja. Berarti satu regu basket yang dapat medali emas mendapat bonus Rp 60 juta,” jelas Sugeng.(bud)

Delapan Tim Beradu di Final ! Turnamen Basket Pelajar se-Nunukan NUNUKAN, TRIBUN- Delapan klub bola basket pelajar di Nunukan beradu di babak final Turnamen Bola Basket Pelajar seKabupaten Nunukan 2011, Minggu (15/5) malam di GOR Sungai Sembilang. Di kategori SMP, tim putri SMPN 2 menghadapi SMPN 1. Sementara di kelompok putra, tim SMPN 1 Nunukan Selatan (A) benghadapi SMPK ST Gabriel. Di kategori SMA, tim putri SMAN 1 (A) bertemu SMAN 1 Nunukan Selatan.

Sedangkan di kelompok putra saling berhadapan tim SMKN 1 melawan SMAN 1 Nunukan (A). Hingga berita ini diturunkan, partai final masih dimainkan. Turnamen bola basket pelajar ini digelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Nunukan untuk menjaring atlet muda bola basket. Kejuaraan in diikuti oleh 25 tim pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Nunukan.

Sebelumnya, Ketua Pengcab Perbasi Nunukan Muhammad Sufyang mengatakan, tunamen tingkat pelajar seperti ini baru pertama kali digelar di Nunukan. Menurut Sufyang, kegiatan ini juga untuk persiapan mengikuti kejuaraan daerah KU-14, KU-16 dan KU-18 serta persiapan mengikuti Popprov 2012 dan Porprov Kaltim 2014. Selain memperebutkan piala, para peserta juga akan mendapatkan uang pembinaan dan piagam.(noe)

JAKARTA, TRIBUN Tim putri Jakarta Electric PLN meraih gelar juara pada babak empat besar Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 setelah mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan, 3-1 (25-13, 25-27, 2725, 25-23), Minggu (15/5). Pertandingan di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta itu berlangsung ketat dan diwarnai reli-reli panjang yang menegangkan dan menghibur penonton yang memadati tribun. “Kami tidak melihat sisi juara final four-nya, tetapi persiapan untuk grand final, karena secara psikologis maupun pressure-nya pasti berbeda,” kata Asisten Pelatih PLN Luciana Taroreh. Kedua tim akan bertemu

kembali di grand final yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/5). Sementara kapten tim PLN, Susanti Martalia, berharap kemenangan tersebut tidak membuat tim PLN terlena, tetapi bisa menjadi modal untuk persiapan menghadapi final. “Mudah-mudahan di final bisa lebih baik dari sekarang,” katanya. Baik Luciana maupun Susanti sepakat bahwa persiapan mental adalah hal terpenting untuk menghadapi final. “Siapa yang paling siap mentalnya, dia yang akan menang,” kata Susanti. Kemenangan itu membuahkan hadiah uang pembinaan bagi PLN sebesar Rp 30 juta.

Adapun Pelatih Popsivo M Ansori menilai bahwa permainan kedua tim pada pertandingan yang berlangsung ketat tersebut sama-sama baik. “Tetapi, hanya faktor keberuntungan saja, seperti pada set ketiga ketika tim kami sudah unggul 25-24, tetapi terkejar akibat tidak bermain maksimal,” katanya. Ia menilai penerimaan bola yang dilakukan timnya kurang baik, terutama pada set pertama, saat mereka hanya mampu mengumpulkan 13 poin. “Tadi adalah pertandingan simulasi final, mudah-mudahan kelemahan kami dan kelebihan lawan bisa terbaca dan kekurangan kami bisa ditutupi dalam sepekan ini,” katanya seraya

menambahkan, “Mudahmudahan di Istora Minggu depan menjadi milik Popsivo.” Sementara itu, tim putri TNI AU menutup babak empat besar Proliga tanpa meraih satu kemenangan pun setelah pada pertandingan mereka yang terakhir kalah dari Gresik Petrokimia, 1-3 (2517, 20-25, 19-25, 21-25). “Tim kami memang pas-pasan. Kami masuk babak empat besar hanya bermodalkan semangat juang,” kata Pelatih TNI AU Eko Waluyo seusai pertandingan. Eko mengatakan, dibandingkan dengan tim Petrokimia yang mengalahkan mereka, timnya memiliki kekurangan, yakni kurangnya pemain berpengalaman. (kompas.com)

Jalan Sehat Peduli Pendidikan ! Hadirkan Karen Idol dan Berhadiah Motor Suzuki BALIKPAPAN, TRIBUN Memperingati Perayaan 100 Tahun Karya Pendidikan Katolik di Kalimantan Timur dan HUT ke-37 Yayasan Pendidikan Katolik Yos Sudarso, Yayasan Pendidikan Katolik menggelar acara jalan sehat ‘Peduli Pendidikan Nasional’. Acara ini akan digelar serentak di empat kota, yaitu Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Sangatta, Selasa (17/5) dan memperebutkan hadiah utama sebuah motor Suzuki. Ketua panitia Daniel Thio mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Perayaan 100 Tahun Karya Pendidikan katolik di Kaltim dan HUT ke-37 Yayasan Pendidikan Katolik Yos Sudarso. Dia

mengatakan bahwa, pendidikan adalah tanggungjawab bersama yang tidak dapat terpisahkan dari peran serta semua pihak. “Sehubungan dengan hal itu, kami mengadakan kegiatan Jalan Sehat ‘Peduli Pendidikan’ yang berlangsung hari Selasa, 17 Mei 2011,” kata Daniel Thio. Acara jalan sehat ini akan menempuh jarak lebih kurang 3 km dan akan melewati pusat kota. Ia mengatakan, acara ini akan dimeriahkan oleh artis dari Jakarta yaitu Karen Idol, band lokal, kesenian tradisional, bazar dan lucky draw prize menarik berupa satu unit sepeda motor, ponsel, barang-barang elektronik dan lain-lain. Hiburan ini akan digelar di Mall Balikpapan

Baru, Selasa (17/5). Ia menambahkan, jumlah peserta di Balikpapan mencapai 2000 orang. “Segmen peserta adalah siswa sekolah yang bernaung di bawah yayasan pendidikan Katolik, orang tua murid, guru, karyawan, pengusaha dan siapa saja di lingkungan Gereja Katolik, serta tentunya tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat umum lainnya,” ujar Thio. “Peserta dipungut biaya Rp 25.000, dan berhak mendapatkan kaos dan 1 kupon lucky draw prize utama dan 2 kupon lucky draw prize hiburan,” tambahnya. Ia menerangkan, sebelumnya telah dilakukan kegiatan antara lain Gala

Dinner, pada 16 Januari 2011 di Hotel Novotel Balikpapan yang dihadiri 300 donatur, dan dihibur oleh artis Carlo Saba dari Jakarta. Selanjutnya digelar seminar pendidikan tanggal 18 Maret 2011 di Adika Hotel Bahtera Balikpapan, dan diikuti 200 pelaku dan pemerhati pendidikan. Hadir sebagai narasumber dalam seminar yang mengangkat tema ‘Refleksi Karya Pendidikan Katolik Menuju Peningkatan Kualitas Pendidikan di Masa Depan’ menghadirkan pembicara Pastor Markus Wanandi, SJ (Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Jakarta) dan Sudiran (dosen Universitas Tujuh Belas Agustus Samarinda dan praktisi pendidikan di Kaltim). (pr/*)

CMYK

12

tribun nasional

SENIN 16 MEI 2011

Polri Masih Cari Bukti Makar NII JAKARTA, TRIBUN - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam menyatakan, saat ini kepolisian belum menemukan indikasi adanya potensi makar pada gerakan Negara Islam Indonesia. “Masyarakat tunjukkan kepada kami adanya potensi makar. Bisa kami selidiki lebih lanjut. Ini masih diproses dan didalami. Sementara ini belum ada indikasi makar,” ujar Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Minggu (15/5). Jika baru berupa perkumpulan, menurut Anton, tidak bisa disebut perbuatan makar. Kecuali, bila kelompok itu berusaha menggulingkan pemerintahan dengan percobaan pembunuhan untuk merebut kekuasaan. “Kalau membuat negara dalam negara, ya, dibuktikan dulu apa betul negara

● Alasan Tidak Membatalkan Kontrak MA60 IST

Panji Gumilang, orang yang disebut-sebut pemimpin NII.

beneran atau benar punya niat untuk makar. Polri membutuhkan waktu untuk membuktikan hal tersebut,” ujarnya. Sebelumnya, pada Minggu pagi tadi Menteri Negara Islam Indonesia Imam Supriyanto mendatangi Markas Besar Polri. Ia mengaku datang untuk melaporkan mengenai

tindakan makar yang diduga dilakukan Negara Islam Indonesia (NII). Ia tidak menjelaskan NII faksi mana yang diduga melakukan tindakan makar tersebut. Ia bahkan menyatakan sudah menyiapkan bukti-bukti terkait pelaporannya itu. (kompas.com)

Densus 26 untuk Hadapi NII YOGYAKARTA, TRIBUN Kaum Nahdliyin di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk Detasemen Khusus (Densus) 26 antigerakan Negara Islam Indonesia (NII) dan Islam radikal. Sebab, ajaran kelompokkelompok tersebut dikhawatirkan justru akan semakin memojokkan umat Islam. “Pasukan detasemen itu akan meluruskan ajaran dan gerakan Islam yang menyimpang dan gerakan radikal yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia,” kata Umaruddin Masdar, penggagas Densus 26 di

Jusuf Kalla Jaga Kredibilitas Menteri

Bantul, Minggu (15/5). Menurut Umaruddin, pasukan Densus 26 tersebut, tidak akan menggunakan atribut militer dan senjata. Sebab, mereka beranggotakan para dai/daiah atau juru kutbah, serta para kiai di masjid-masjid. “Tidak ada seragam khusus. Mereka justru berpakaian ala santri dan kiai, serta berpakaian layaknya orang biasa,” ujarnya. Dia menambahkan, dalam melaksanakan tugasnya, detasemen ini bersenjatakan ilmu agama melalui pengajian dan kitab-kitab fiqih dan kitab agama Islam yang sering

dibaca di pesantren tradisional maupun modern. “Kami tidak akan menyerang, namun akan meluruskan ajaran-ajaran Islam yang menyimpang dengan pengajian dan kitabkitab fiqih serta kitab agama Islam,” kata Umaruddin. Dibentuknya detasemen ini, kata Umaruddin, juga menjawab tudingan terhadap organisasi Nahdlatul Ulama yang menyiarkan Islam dengan jalur keislaman berbasis budaya lokal. “Target kami, para dai di seluruh Jawa bisa menjadi benteng radikalisme melalui Densus 26 ini,” ujarnya. (vnc)

JAKARTA, TRIBUN - Jusuf Kalla mengaku sempat menolak pengadaan 15 unit pesawat tipe MA60 produksi Xian Aircraft Industrial Corporation, China, semasa menjabat sebagai Wakil Presiden RI. Namun, pembelian tetap berlanjut dan Kalla mengaku tidak bisa membatalkannya. Mengapa? Kalla menjelaskan bahwa saat itu kontrak jual beli pesawat untuk PT Merpati

Nusantara Airlines itu dilakukan dengan Menteri Keuangan sehingga sudah terikat secara finansial. “Saya tidak mungkin membatalkan, karena kalau dibatalkan nanti tanda tangan Menteri Keuangan tidak dipercayai di dunia internasional,” ujar Kalla menjelaskan saat ditemui di kediamannya, Minggu (15/5). Namun, saat itu Kalla tetap meminta ada perubahan kontrak terutama terkait

harga. “Kalau memang tidak bisa dibatalkan, harus ada pengembalian pesawat dengan kualitas seperti itu. Sebenarnya bisa dikembalikan,” imbuhnya. Saat ini, Kalla tetap meminta agar pengadaan pesawat yang salah satu unitnya jatuh di Kaimana, Papua Barat itu, diaudit. Sebelumnya, Kalla mempertanyakan perbedaan harga pesawat yang dia

terima. Dari Merpati, Kalla mengaku mendapat informasi harga per unit US$ 11,2 juta. Namun, Kalla kemudian menyatakan harga kredit pesawat itu membengkak jadi US$ 220juta untuk 15 unit. Selain itu, Kalla juga mempersoalkan sertifikat penerbangan dari Federal Aviation Adminstration (FAA) Amerika Serikat yang belum dikantongi Xian untuk tipe ini. (vnc)

Anas: Nazaruddi Segera Nonaktif JAKARTA, TRIBUN - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya buka suara. Dia menyatakan kadernya M Nazaruddin akan segera dinonaktifkan sementara sebagai bendahara umum partai. Langkah itu diambil menyusul isu suap proyek pembangunan wisma atlet di Palembang, Sumatera Selatan yang mendera orang dekatnya itu. “Dewan Kehormatan sedang memproses

penonaktifan Nazaruddin,” ungkap Anas, di sela-sela acara di Museum Rudana, Gianyar, Bali, Sabtu (14/5) malam. Anas menolak membeberkan hasil temuan tim investigasi yang dibentuk Dewan Kehormatan atas kasus tersebut. Yang jelas, sebut dia, Demokrat tetap konsisten selalu mendukung pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Ditegaskan dia, Partai Demokrat tak mencampuri persoalan hukum yang

menjadi domain KPK dan penegak hukum. “Kita menjaga etika dan kehormatan partai. Kalau konteks hukum itu adalah domain penegak hukum,” ucap Anas diplomatis. Gencarnya pemberitaan kasus wisma atlet, memaksa Partai Demokrat bertindak taktis. Nazaruddin yang anggota Komisi III (Hukum) DPR dilokir ke Komisi Pertambangan dan Energi (Komisi VII). Anas menolak menjelaskan pemindahan posisi Nazarudin

di komisi terkait kasus suap yang menyeret Sesmenpora Wafid Muharram itu. Mantan ketua PB HMI itu berkilah bahwa pemindan itu adalah kewenangan ketua Fraksi partai Demokrat. Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafsah menyatrakan, rotasi di tubuh Fraksi Demokrat adalah hal biasa. “Itu biasa kita lakukan dan hal normal. Tak ada kaitannya dengan kasus dugaan korupsi,” cetusnya. (tribunnews/yat)

Bondan Cicipi Kuliner Nusantara di CBI Sebagai wujud nyata dalam mengapresiasi masakan khas nusantara, Perumahan Citra Bukit Indah (CBI) Balikpapan bersama PT Kelanarasa menggelar program Kelana Kuliner, di komplek CBI Balikpapan, Minggu (15/5).

Bondan Winarno saat mencicipi berbagai menu khas nusantara di Pasar Kuliner CBI.

Kegiatan kuliner sehari tersebut turut menghadirkan presenter kuliner ternama yang tampil di salah satu televisi swasta Indonesia, Bondan Winarno. Kehadiran Bondan membuat antusias pengunjung membludak. Bondan yang didampingi Deputi Project Manager CBI Balikpapan Ardian Hendra dan Chief Culinary Officer Kelanarasa Arie Parikesit mencicipi berbagai menu khas nusantara seperti Toge goreng Bogor, Kerak Telor Betawi, Pempek Palembang, Sup Buntut Arizona, Bakso Sapi, Buras, Pepes kepiting rajungan, hingga kue Bingka yang dijajakan dalam kegiatan tersebut. Sedikitnya 25 stand yang ikut

ambil bagian dalam pasar kuliner nusantara di acara tersebut. Dari 25 stand, lima diantaranya merupakan undangan dari luar pulau Kalimantan, sedangkan sisanya adalah pedagang lokal Balikpapan. Selain mencicipi menu makanan dan minuman, Bondan juga sempat unjuk kebolehan di hadapan pengunjung dan pedagang. Pendiri Kopitiam Oey ini, tak canggungcanggung mempraktekkan cara membuat Kerak Telor khas Betawi. “Wah kalau ini jangan ditanya, saya jago buatnya,” ujarnya sambil mengaduk-aduk adonan di dalam wajan. Chief Culinary Officer Kelanarasa Arie Parikesit mengatakan, program Kelana

Kuliner yang digagasnya bertujuan untuk memperkenalkan masakan khas nusantara kepada masyarakat luas. “Ini langkah kita untuk mengapresiasi masakan khas nusantara kepada masyarakat luas, dilain sisi ikut menumbuhkembangkan cita rasa masakan tradisional khusunya Balikpapan,” ujarnya. Selain Pasar Kuliner Nusantara, juga digelar Talkshow dan bisnis kuliner bersama Bondan Winarno, lomba koki cilik untuk usia TK-SD kelas 6, serta Tea Appreciation Class, yakni kelas singkat mengenal lebih dalam tentang minuman teh. Kepada Tribun, Bondan mengatakan, kuliner merupakan

CMYK

salah satu potensi yang dapat menarik minat wisatawan di suatu daerah. Namun, ia menilai, kultur masyarakat Balikpapan yang heterogen justeru membuat kuliner khas Kaltim tenggelam. “Balikpapan ini kuliner lokalnya tenggelam, kalau boleh saya mengatakan justeru yang banyak disini bukan makanan khas Balikpapan. Padahal, di berbagai tempat, kuliner itu sudah menjadi icon pariwisata,” ujarnya. Untuk itu, lanjut Bondan, masyarakat Balikpapan harus menggali budaya dan kekayaan kuliner khas Balikpapan. “Jadi untuk menghidupkan itu kita harus gali kekayaan kuliner. Balikpapan sendiri harus berani apakah cukup

diwakili dengan kepiting Kenarinya saja, atau justeru ada kuliner yang lain,” terang pria yang juga berprofesi sebagai penulis ini. Sementara, Deputi Project Manager CBI Balikpapan Ardian Hendra mengatakan pihaknya telah meyiapkan hadiah untuk pembelian unit rumah tipe apapun di CBI Balikpapan. Paket tersebut hanya berlaku untuk pembelian edisi Minggu (15/5) kemarin. Hadiah yang diberikan berupa paket makan malam bersama Bondan Winarno, dan Wisata Kuliner bersama Bondan selama 4 hari 3 malam di Saigon Minh City, Vietnam. (ful)

CMYK

Berlangganan Hub: SENIN 16 Mei 2011 Halaman 13

Telepon: 0541-202416, 202417 SMS: 0541-7080008 Fax Iklan: 0541-769855

Gugatan JR Diajukan oleh MRKTB ■ Gubernur/Bupati/Walikota Tidak Bersedia ■ Rachim Asmaran: Saya Pesimis Kaltim Bisa Menang SAMARINDA, TRIBUN Majelis Rakyat Kalimantan Timur Bersatu (MRKTB) telah memutuskan untuk tidak perlu meminta Gubernur maupun Walikota/Bupati di Kaltim sebagai penggugat dalam pengajuan judicial review (JR) UU No 33/2004. Untuk mempercepat waktu, gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) itu akan diajukan oleh MRKTB. Hal tersebut dikemukakan Ketua MRKTB Abraham Ingan di Samarinda, Minggu (15/5). “Gubernur telah memberikan

dukungan kepada kami untuk maju di MK. Jadi masalah siapa penggugatnya, saya pikir tak perlu dipolemikkan lagi. Sudah jelas bahwa kamilah yang bertindak sebagai penggugatnya, atas nama rakyat Kaltim.” Ia mengakui sebelumnya memang ada yang menyarankan, kalau gubernur tidak mau sebagai pihak yang menggugat, sebaiknya bisa dilakukan oleh 14 Bupati/ Walikota di Kaltim. Ini akan

● Bersambung hal 21

Guyonan yang Menekan DOKUMEN gugatan judicial review UU 33/2004 setebal delapan halaman itu sudah siap. Tidak ada lagi yang perlu ditambah atau dikurang. Tekad pun bulat. Yurnalis Ngayoh, Plt Gubernur Kaltim dan Herlan Agussalim, Ketua DPRD Kaltim saat itu, bertindak sebagai penggugat. Bupati dan Walikota se-Kaltim

di belakang keduanya. Mereka kompak membubuhkan tanda tangan di atas berkas yang menjadi lampiran gugatan. “Kita siap 100 persen. Tidak ada yang ragu. Dalam pertemuan para bupati/ walikota di Balikpapan waktu itu, kita bahkan sudah

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO

LANGGANAN ARTIS - Penampilan D'masiv di Celcius Club Lounge & Ktv, Jumat (13/5) malam dan Steven Jam di Mitra Pub Cafe & Ktv, Sabtu (14/5) malam. Samarinda menjadi langganan penyanyi papan atas dari ibukota. Hampir setiap pekan, tempat-tempat hiburan malam seperti pub dan cafe senantiasa dijejali oleh pengunjung.

● Bersambung hal 21

Reses Mudiyat Noor di Dapil I

Masyarakat Setuju Ide Jembatan Kembar Perjuangkan di APBD-P 2011 dan 2012 SAMARINDA, TRIBUN kemarin, menjelaskan hasil Rata-rata masyarakat Kota resesnya di Dapil Samarinda, Samarinda yang ditemui 25-30 April tadi. anggota DPRD Kaltim dari Menurut dia, masyarakat Dapil I asal Partai Hanura, sudah tak tahan dengan Mudiyat Noor, menyambut kemacetan di Jembatan baik ide pembangunan Mahakam yang semakin jembatan kembar untuk menganggu kegiatan mereka melengkapi Jembatan sehari-hari. Masyarakat yang Mahakam yang ada harus menyeberang ke arah sekarang, sehingga Samarinda Seberang dan kemacetan arus lalu lintas sebaliknya setiap hari harus Mudiyat Noor bisa diurai. membuang waktu dan biaya "Rata-rata menyambut baik ide untuk bahan bakar yang semakin boros pembangunan jembatan kembar akibat kendaraan terjebak macet. tersebut. Masyarakat Samarinda Makanya begitu terdengar wacana umumnya sudah lelah dengan pemerintah akan membangun jembatan kemacetan setiap hari di Jembatan kembar di sebelah Jembatan Mahakam, Mahakam, sehingga mereka ingin ada mereka langsung menyambut dengan jalan ke luar yang brilian untuk mengatasi antusias. persoalan kemacetan lalu lintas di "Mereka usul jangan sampai Jembatan Mahakam," kata Mudiyat, jembatan kedua jaraknya terlalu jauh dari

jembatan yang ada sekarang. Kalau perlu pondasinya berdekatan, sehingga pondasi baru bisa menunjang kekuatan pondasi lama," kata Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim ini. Dari dialog yang dilakukannya, menurut MUdiyat, masyarakat tidak setuju apabila di Jembatan Mahakam ditambah dengan jalur untuk motor di kanan dan kirinya. Daripada menambah jalur untuk sepeda motor, lebih baik membangun jembatan kembar sekalian. Menyikapi aspirasi masyarakat tersebut, menurut Mudiyat, dia menilai ide membangun jembatan kembar adalah ide yang brilian dan patut didukung. "Sebagai anggota DPRD Kaltim asal Dapil Samarinda, saya mendukung penuh ide brilian dari gubernur dan Kepala Dinas PU Kaltim soal jembatan kembar tersebut," kata Mudiyat. Mengenai aspirasi masyarakat lainnya pada saat reses selain soal jembatan kembar, menurut Mudiyat, di Samarinda Ilir warga meminta Perbaikan

dan pembuatan jalan akses Samarinda Anggana selain jalur yang ada sekarang melalui Jalan Otto Iskandardinata, sehingga tidak hanya satu jalur jalan yang tersedia. Selain itu juga pengadaan air bersih untuk masyarakat Samarinda Utara, posyandu di setiap kelurahan. bantuan kredit usaha, serta bantuan yang merata untuk tempat-tempat ibadah. Sedangkan warga di Palaran dan Samarinda Seberang meminta pemerintah serius memperbaiki jalan yang melintasi Stadion Utama tembus hingga Palaran. "Sedangkan warga Loa Janan meminta agar di daerah pertanian mereka dibangunkan saluran irigasi pertanian," kata anggota Fraksi Hanura PDS DPRD Kaltim ini. Terhadap aspirasi masyarakat tersebut, Mudiyat berjanji akan memperjuangkannya maksimal pada pembahasan perubahan APBD 2011 ini dan APBD murni 2012 nanti.

Bagaimana pun, menurutnya, Samarinda adalah Ibukota Kaltim, karena itu wajar apabila Pemprov Kaltim memberi perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur yang diperlukan

masyarakat. "Saya akan berjuang maksimal, demi terwujudnya apa yang diharapkan masyarakat Samarinda," kata Mudiyat. (adv/mir)

Jembatan kembar (ist)

Reses Leliyanti Ilyas di Dapil II

Infrastruktur dan Kesehatan Masih Minim

Leliyanti Ilyas melaksanakan reses di Daerah Pemilihan (Dapl) II yakni Balikpapan, Penajam Paser Utara dan Pasir

SAMARINDA, TRIBUN - Masyarakat masih mengeluhkan minimnya program pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah. Khususnya untuk infrastruktur dan kesehatan. Hal ini disampaikan masyarakat, ketika Leliyanti, anggota DPRD Kaltim asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaksanakan reses di Daerah Pemilihan (Dapl) II yakni Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Pasir, belum lama ini. Ia merincikan, untuk wilayah Balikpapan, masyarakat mengeluhkan pelayanan kesehatan. Karena dinilai belum optimal, hal ini disebabkan masih terbatasnya ruang pelayanan kesehatan untuk kelas 3 di RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Kemudian di PPU, Leliyanti mencatat ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian pemerintah. Misalnya di Babulu, masyarakat meminta adanya beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat D3 dan S1. Sedangkan untuk pertanian, diakuinya

CMYK

ketersediaan sarana irigasi teknis di Kecamatan Babulu masih sangat kurang, sehingga mempengaruhi hasil panen masyarakat. "Harapan masyarakat proyek bendungan Lamban Long Kali, yang merupakan proyek pemerintah provinsi segera dikerjakan," kata Leliyanti. Kemudian untuk perencanaan pembangunan, disebutkan, kondisi jalan di Kecamatan Babulu banyak yang rusak dan jika hujan akan terjadi banjir, berdampak pada menurunnya kualitas hasil panen masyarakat. Sehingga diperlukan perbaikan jalan terutama pada Jalan Usaha Tani Dusun I, Gunung Intan dan Jalan Gunung Intan Tambong Blok A. Untuk wilayah Sepaku, masyarakat meminta perbaikan jalan negara km 38 Samboja-Sepaku-Petung. Karena jalan yang rusak dan banyaknya tikungan yang tajam menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas juga mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan antardaerah.

"Perlunya pembangunan jembatan penghubung alternatif Desa Suka Raja Desa Bukit Raya kecamatan Sepaku. Masyarakat juga menginginkan penanggulangan banjir di Desa Bukit Raya Kecamatan Sepaku sehingga dapat menunjang kegiatan keseharian masyarakat," ujarnya Lebih jauh dikatakannya, perlunya pengadaan listrik di Desa Karang Jawi dan Kelurahan Mentawir yang saat ini masih belum terjangkau aliran Listrik. Untuk masalah kesehatan, perlunya peningkatan puskesmas di Sepaku I Desa Bukit Raya Kecamatan Sepaku. "Masyarakat juga titip pesan, untuk penerimaan PNS di Sepaku diharapkan tidak menggunakan pungutanpungutan,dan diharapkan putra daerah diberi peluang yang lebih besar. Karena program pemerintah dimana akan memprioritaskan putra daerah, jika pada kenyataannya yang diterima bukan putra daerah maka program pemerintah dirasa tidak menguntungkan masyarakat," imbuhnya.(adv)

CMYK

14

tribun samarinda

SENIN 16 MEI 2011

Warga Blokir Jalan Benggeris ■ Tanam Pohon Pisang dan Urukan Tanah ■ Kecewa terhadap Pemkot Tidak Perbaiki Jalan Rusak

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

Sejumlah warga memblokir jalan Benggeris Samarinda dengan membuang urukan tanah yang di atasnya ditanami pohon pisang, Minggu (15/5). Warga kecewa jalan tersebut tidak segera diperbaiki.

Jasad Medi Mengapung di Mahakam SAMARINDA,TRIBUN Kerja keras Misri (paman korban) dibantu anggota tim emergency RAPI serta warga sekitar dalam proses pencarian jasad Medi Susilo Bakti (19), pemuda kelahiran Blitar, Jawa Timur yang tenggelam saat mandi di pinggir Sungai Mahakam RT 15 Kelurahan Sengkotek, Jumat (13/5) lalu akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu (15/5) pagi sekitar pukul 9.30, jasad Medi akhirnya ditemukan saat timbul di tengah perairan Sungai Mahakam, tepatnya di depan perusahaan Galangan Kapal, daerah perbatasan antara Kelurahan Sengkotek dengan Harapan Baru, Samarinda. Jasad buruh bangunan itu ditemukan dalam posisi terkelungkup dan terapung ditengah sungai oleh anggota emergency RAPI, Irwansyah dan warga sekitar yang melakukan pencarian terhadap jasad korban sejak Jumat (13/5) lalu.

Pencarian menggunakan cas (kapal ketintin) yang disewa keluarga korban. Keluarga korban terpaksa menyewa ketintin buat mencari jasad Medi, akibat ketiadaan tim SAR yang turun untuk membantu. Saat ditemukan, jasad Medi langsung dievakuasi dan dinaikkan diatas kapal tersebut lalu dibawa ke atas darat yakni di pinggir tepi Sungai Mahakam, areal perusahaan galangan kapal depan eks perusahaan plywood PT Gani Mulia Jl Cipto M Kusumo, Samarinda. Proses evakuasi dilakukan tim emergency RAPI dibantu anggota rescue dari Brimob Polda Kaltim dan warga sekitar. Saat evakuasi berlangsung, puluhan warga berbondong-bondong datang ke TKP untuk menyaksikan dan melihat langsung jasad Medi yang tenggelam sejak dua hari lalu itu. “Tadi pas kami temukan,

jasad Medi dalam posisi terkelungkup dan sudah membusuk,”kata Irwansyah anggota tim Emergency RAPI kepada Tribun di sekitar lokasi evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi ke darat, atas kehendak keluarga jasad Medi yang sudah membusuk itu langsung di bawa menggunakan mobil ambulance ke rumah duka di L2 Kecamatan Tenggarong Seberang, tempat tinggal Misri paman korban. Sementara itu, Edi teman Medi yang ikut tenggelam karena ingin menolong Medi, tapi cepat ditemukan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum IA Moeis pada Jumat (13/5) malam, saat ini kondisinya sudah baik. Ia juga sudah sadarkan diri dan telah keluar dari RS. “Edi yang masuk RS kemarin sudah baik, dia sudah sadarkan diri dan telah keluar dari RS,”kata tetangga Edi kepada Tribun Minggu (15/5). (m28)

Kecewa Terhadap Tim SAR TIM penyelamat (SAR ) baik yang ada di provinsi maupun kota sejak Sabtu (14/5) dinihari hingga Minggu (15/5) pagi, tidak ada satupun yang turun ke lokasi untuk membantu keluarga korban melakukan pencarian jasad Medi Susilo Bakti, warga RT 15 Kelurahan Sengkotek Loa Janan Ilir Samarinda yang tenggelam sejak Jumat (13/5) lalu. Dari pantauan Tribun, tim SAR ternyata hanya membantu melakukan pencarian pada Jumat (13/5) malam lalu pascakejadian tenggelamnya dua warga tersebut. Mereka (tim SAR) hanya bekerja mulai pukul 19.00 sampai pukul 23.30 Jumat (13/5) malam. Setelah itu mulai Sabtu (14/5) dinihari

hingga Minggu (15/5) pagi kemarin, mereka (tim SAR) tak ada satupun yang turun. Yang aktif membantu keluarga korban mencari jasad Medi di Sungai Mahakam hanyalah anggota RAPI. Karena tidak adanya tim SAR yang turun tim emergency RAPI pun merasa kesal. Akibat tidak ada tim SAR yang turun, keluarga korban kewalahan dan terpaksa menyewa sebuah cas (kapal ketinting) untuk digunakan buat mencari sendiri jasad korban. Gara-gara tidak adanya tim SAR, warga Sengkotek juga kecewa dengan pemkot dan pemprov. Warga menilai, baik pemkot maupun pemprov tidak peduli dan tidak berkoordinasi dalam

menangani musibah yang dialami warganya. “Pemkot kok diam saja, inikan musibah. Masak dari Sabtu (14/5) dinihari lalu sampai Minggu (15/5) tim SAR tidak ada satupun yang turun untuk membantu mencari jasad warga yang tenggelam. Tim SAR sepertinya setengah hati bekerja,”cetus Ali warga Sengkotek yang kesal dengan sikap pemkot dan tim SAR yang tidak tanggap terhadap musibah yang dialami warga. Dinas Sosial selaku instansi yang berkaitan langsung dengan masalah tanggap bencana dan musibah serta yang membina tim SAR juga hingga ditemukan mayat kemarin, tidak ada satupun yang nongol. (m28)

SAMARINDA, TRIBUN Kerusakan jalan di Samarinda yang semakin parah kondisinya terus memicu protes warga. Kali ini warga memblokir jalan masuk Jl Bangris dari Jl Cendana dengan dua tumpukan tanah urukan yang ditanam pisang dan tebu, Minggu (15/5). Pemblokiran, membuat kendaraan roda empat tak bisa melintas di jalan tersebut. Aksi pemblokiran ini merupakan bentuk spontanitas kekecewaan warga dengan tak adanya perhatian sama sekali pemerintah untuk memperbaiki jalan. Warga yang mengikuti aksi blokir ini dari empat RT yakni RT 19, 20, 23 Kelurahan Teluk Lerong Ulu dan RT 6 Kelurahan

Karang Anyar. Mereka sumbangan membeli tanah uruk untuk menutup jalan dan tak akan membongkarnya hingga Pemkot melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan melakukan perbaikan jalan. “Kami spontanitas saja memblokir jalan karena sudah satu tahun, kerusakan jalan tak ada perhatian dari pemerintah. Apalagi, jalan rusak berlubang ini banyak makan korban luka-luka ketika pengendara jatuh. Warga pun lalu membeli tanah uruk dan menumpuk jalan yang rusak dan tak akan dibongkar kecuali sampai jalan diperbaiki pemerintah,” kata Juanto, Ketua RT 20 Teluk Lerong Ulu. Menurut Juanto, kerusakan jalan sepanjang 200

Baru Diusulkan SAAT ini, Dinas Bina Marga dan Pengairan Samarinda mengajukan 15 Miliar untuk pemeliharaan jalan di APBD P. Selain itu, untuk perawatan drainase diajukan dana Rp 10 miliar dalam APBD P dengan perhitungan tambahan perawatan sedimentasi tinggi di kawasan Vorvoo dan Air Hitam yang semakin parah. “Seperti Air Hitam, sebelum ada perawatan, banjir banyak terjadi. Tetapi setelah ada perawatan, maka banyak masyarakat Samarinda Ulu berterima kasih kepada kita karena banjir berkurang. Nah, ini akan kita anggarkan perbaikan drainase pada APBD P,” pungkas Dadang

Airlangga, Kepala Dinas Bina Marga Samarinda. Tak ada alokasi dana dari APBD, membuat pemeliharaan jalan dan drainase di Samarinda, tak berjalan. Hampir tujuh bulan ini, belum ada paket pekerjaan untuk mengeruk sedimentasi pasir dan lumpur yang menumpuk di parit-parit. Akibatnya, ketika hujan sesaat, parit tak berfungsi optimal untuk menyalurkan air ketika hujan. Hal ini menyebabkan banjir dan jalan raya yang tergenang mudah rusak. Dadang mengatakan kerusakan jalan kini hampir 20 persen dari total jalan

meter dari simpang Jl Cendana hingga Gang I Jl Bangris. Ketika banjir, jalan rusak sangat berbahaya. Pengendara tak bisa melihat lubang jalan tertutup genangan air sehingga banyak terjatuh. Sementara itu Kepala Dinas Binar Marga Samarinda Dadang Airlangga ketika disinggung banyaknya kerusakan jalan membuat sejumlah pengendara kecelakaan makan korban jiwa dan luka-luka, menjelaskan hal tersebut ditangani bersama instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda. Saat ini, pemerintah mencoba menutup jalan rusak

hanya lubang-lubang kecil. “Tetapi kalau lubang besar masih kita inventarisasi. Karena menutup lubang besar makan biaya besar,” katanya. Penanganan penutupan jalan rusak yang berlubang tahun 2011 disebut lebih sulit daripada tahun sebelumnya. “Aturan baru tidak lebih longgar yang lebih dulu. Dulu bisa dana perbaikan jalan bisa didahulukan dengan catatan persetujuan DPRD, tapi sekarang tidak bisa. Harus melalui DIPA jika tidak, maka kegiatan tidak bisa dilaksanakan. Aturan sekarang lebih ketat termasuk PP No 54 Tahun 2010 dan aturan Kementerian Dalam Negeri serta aturan Kementerian Keuangan,” katanya. (min)

sepanjang 536 Kilometer yang harus dirawat. Kondisi ini bisa bertambah parah dengan tidak adanya perawatan drainase. “Kerusakan drainase minim, hanya saja sedimentasi yang tinggi. Schedule kita normalnya setiap tiga bulan sekali harusnya ada perawatan. Tapi kondisi kita sejak triwulan III tahun lalu atau tujuh bulan tanpa perawatan,” katanya. Dadang menjelaskan sedimentasi tinggi dari air hujan membawa pasir dan lumpur karena tipologi daerah Samarinda. Aliran air yang tersumbat diperparah dengan ada penyumbatan sampah dan pipa PDAM closing di dalam parit. Penyumbatan parit ini akibat dampak pembangunan dan

tak bisa hanya satu faktor saja penyebabnya. “Pembangunan tidak jalan sendiri terlibat tiga domain, masyarakat, swasta sebagai pelaku dan pemerintah sebagai pembina sekaligus regulator. Selain itu tingkat curah hujan tinggi juga menjadi penyebab,” kata Dadang. Untuk mengatasi hal tersebut, tim banjir dioptimalkan untuk cek parit buntu ketika hujan. “Kita mencoba mengelminir tingkat kerusakan jalan dengan optimalkan tim banjir. Kalau banjir,tim ini cek parit-parit buntu untuk dikeruk, sehingga air langsung masuk ke polder. Karena salah satu kerusakan jalan karena parit buntu,” katanya. (min)

Kejari Selamatkan Rp 1,876 Miliar

● Dari Kasus Bansos Persisam dan Pengadaan Hewan Sapi SAMARINDA, TRIBUN - Pada tahun 2011 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda berhasil menyelamtkan uang negara sebesar Rp 1,876 miliar. Uang tersebut berasal dana Bantuan Sosial (Bansos) Persisam dan proyek pengadaan hewan sapi di lingkungan Pemkot Samarindayang telah disidangkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. “Memang kasus lama, atau sejak 2010 lalu. Tapi kan ini berbicara penyelamatan uang negara yang kita peroleh di 2011, makanya kami sebutkan penyelamatannya di 2011. Dua kasus itu (Bansos Persisam dan Sapi) sudah diputus di PN. Karenanya uang yang telah

CMYK

diselamatkan dikembalikan ke kas daerah, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Kejari Samarinda Sugeng Purnomo, belum lama ini. Dijelaskannya, dalam kasus Persisam, majelis hakim PN telah memvonis mantan Manajer Persisam Aidil Fitri satu tahun penjara dengan nilai kerugian Rp 1,76 miliar. Sedangkan dalam kasus pengadaan sapi, PN memvonis dua terdakwa Marwoto dan Zainuddin (keduanya mantan Kabag Sosial Pemkot), dengan kerugian negara Rp 100 juta. “Memang baru dua kasus itu yang sampai incracht, kasus lain memang masih banyak

tapi kan masih belum berkekuatan hukum tetap. Mudah-mudahan saja kasuskasus korupsi akan terus bisa kita ungkapkan, sehingga uang negara bisa kita selamatkan, dan disetorkan kembali ke kas daerah,” ujarnya. Disinggung soal teknis penggunaan uang yang bekas korupsi. Sugeng mengaku tak mengetahui teknisnya. Dia hanya mengatakan, Kejaksaan hanya menyetorkan dana itu ke Kas Daerah, teknis penggunaannya adalah lembaga berwenang. “Bisa saja dipakai untuk membangun infrastruktur atau apapun, banyak lah penggunaannya intinya. Dan saya pikir kalau masuk dalam

kas daerah, maka panitia anggarannya nanti yang berwenang mengatur teknis penggunaannya bagaimana dan seperti apa. Jadi kalau tanya soal teknis, silahkan tanya sama panitia anggaran mereka,” terangnya. Sekedar diketahui, khusus untuk kasus dana bansos Persisam, saat ini Kejari masih belum melimpahkan berkas dua dua tersangka. Mereka adalah Arna Effendi, Kristonowo. Kejari beralasan, pihaknya masih melakukan review atau perhitungan ulang terhadap kerugian negara, setelah adanya fakta baru di sidang putusan mantan manajer Persisam Aidil Fitri beberapa bulan lalu. (aid)

CMYK

tribun samarinda

SENIN 16 MEI 2011

15

Besok Akte Langsung Diteken ■ Pendirian Holding Company untuk Kaltim Airlines ■ Kejar Target Terbang Perdana 17 Agustus SAMARINDA, TRIBUN Pemprov terus bergerak cepat untuk mewujudkan berdirinya maskapai penerbangan Kaltim Airlines. Menurut Direktur Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (Perusda MBS) Kaltim Sabri Ramdhani, yang kini juga sudah ditunjuk Gubernur Kaltim sebagai komisaris utama PT Kaltim Aviation, Selasa (17/5) besok, akte pendirian holding company (perusahaan untuk mewadahi Kaltim Airlines) itu akan diteken. “Memang Selasa libur, tapi kita kan harus bergerak cepat, selain itu kita sudah menargetkan 17 Agustus 2011 sudah rampung dan pesawatnya sudah terbang, makanya Selasa lusa itu kita sudah menandatangani akte pendirian perusahaan Kaltim Aviation itu,” kata Sabri, Minggu (15/5) ketika menghubungi Tribun. Menurutnya, dengan telah ditandatangani akte pendiriannya nanti, maka proses sosialisasi ataupun rencana roadshow ke kabupaten dan kota se-Kaltim dan perusahaan-perusahaan swasta lainnya bisa cepat

dilakukan. Seperti diketahui, dalam Kaltim Aviation itu Perusda MBS memegang saham sebanyak 51 persen, sedangkan sisanya 49 persen adalah Ketua Kadin Kaltim Fauzi Bachtar. “Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saham dari Perusda MBS akan kita jual kepada Perusda-perusda, sedangkan milik Ketua Kadin Kaltim untuk swasta-swasta. Dan saya sampai sekarang sangat yakin, orang akan berebut menjadi salah satu pemegang saham, karena belum saja Kaltim Aviation ini resmi kita dirikan, sudah banyak perusahaan yang menyatakan minatnya untuk bergabung, mulai dari BUMNBUMN, swasta penerbangan sampai kepada Airmark di Singapura,” ujarnya. Terkait pesawat yang akan dibeli dengan sistem leasing, Sabri menjelaskan, Jumat (20/ 5) depan pihaknya akan menggelar rapat koordinasi internal untuk membahasnya, sebab besoknya atau Sabtu (21/5) sudah diagendakan rapat terbuka dengan semua pihak, mulai dari Kementerian Perhubungan, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT

Dirgantara Indonesia DI), Penas Survai Indonesia, Kabupaten dan Kota se-Kaltim dan pihak-pihak terkait lainnya. “Yang jelas banyak pilihan pesawat mana saja, kalau dari PPA produknya DI yakni CN 235 atau CN 231. Nah China Development Bank (CDB) produk boeing, airbus dan bahkana MA-80. Tapi kami sudah tegaskan khusus untuk MA-80 kami tolak, karena pengalaman pesawat Merpati yang jatuh di Papua beberapa waktu lalu. Banyaklah pilihannya nanti, bagaimana presentasi mereka, yang mana yang akan kita pilih,” katanya. Sekedar diketahui, Gubernur Kaltim telah menunjuk Sabri Ramdhani sebagai Komisaris Utama Kaltim Aviation, Direktur Utama adalah mantan Bupati Malinau Marthin Billa. Dan Hasanudin Rahman (HR) Dg Naja sebagai notaris untuk mempersiapkan pendirian perusahaan tersebut. Dengan telah ditunjuknya masingmasing tugas itu, diharapkan target 17 Agustus 2011 Kaltim Airlines bisa beroperasi, bisa tercapai. (aid)

Rusman: Asli, tak Dilibatkan KETUA Komisi II DPRD Kaltim Rusman Ya’qub sangat menyesalkan sikap Pemprov dalam hal ini Gubernur yang tak pernah melibatkan DPRD Kaltim dalam proses pendirian Kaltim Airlines itu. Kendati disebutkan Kaltim Airlines itu tak akan menggunakan dana APBD, namun seharusnya apapun yang menjadi program pembangunan daerah, ada konsultasi dengan legislatif sebagai mitra kerja eksekutif. “Asli, tak perah dilibatkan kami. Dari Rapat Pimpinan Dewan, memang Komisi II dan III yang ditugaskan untuk mengawal Kaltim Airlines itu,

tapi Pemprov jalan sendiri. Tiba-tiba kami dengar akte pendirian perusahaannya sudah akan ditandatangani. Ini ada apa?” kata Rusman, Minggu (15/5). Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) pun sebagai lembaga yang mengurusinya, tak pernah sekalipun berkoordinasi dengan Dewan dalam hal ini Komisi II. Padahal berbicara saham MBS di Kaltim Aviation nanti, tentunya adalah penyertaan modal pemerintah, yang itu adalah dana APBD. “MBS sampai sekarang tidak pernah lapor, kecuali

mungkin nanti kami yang minta. Jujur sampai saat ini, Dewan mengetahui Kaltim Airlines itu akan didirikan hanya dari media. Pak Ketua DPRD Kaltim pun pernah saya tanyakan, Beliau pun mengaku tak pernah mendapat koordinasi itu. Bukan bermaksud untuk menghalanghalangi program Pemprov, tapi harusnya prosedur dan mitra kerja Dewan, juga dihargai dalam persoalan tersebut. Jangan nanti setelah jadi dan terbentuk, baru Dewan hanya dimintai pengesahannya saja, tanpa ada pembahasan lebih dulu,” tandasnya. (aid)

Pemkot Perlu Jelaskan ke Publik

● Kenapa MoU Layanan Kesehatan Gratis Belum Diteken SAMARINDA, TRIBUN Pemkot Samarinda diminta untuk menjelaskan secara gamblang kenapa selama lima bulan ini tidak ada penandatanganan kerjasama dengan pihak ketiga untuk kelanjutan program Asuransi Masyarakat Samarinda (AsMARA). Padahal, selama ini, program tersebut dinilai mampu membantu warga kurang mampu berobat ke rumah sakit. “Selama ini, asuransi layanan kesehatan gratis di Samarinda berjalan baik. Asuransi ini memang ditangani pihak ketiga dan berkaitan dengan Badan Pelayanan Kesehatan ditunjuk

pemerintah. Nah, kenapa sekarang ini belum ada penandatangan MoU kelanjutan program tersebut. Hal ini harus ada penjelasan,” kata Anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDIP, Angkasa Jaya, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut, Angkasa Jaya menjelaskan untuk dana layanan kesehatan dipastikan sudah termasuk belanja rutin yang sudah dananya siap dianggarkan dalam APBD. Kalau pun tidak, nantinya akan diajukan pada APBD P ini. “Untuk kesehatan pasti ada anggaran yang disiapkan satu paket, saya tidak tahu

persis besaran jumlahnya karena kami kurang soroti dan kami biasanya langsung menyetujui. Berbeda kalau belanja tidak rutin dan proyek akan kami soroti dan pertanyakan urgen pelaksanaannya,” katanya. Dari pihak DPRD Samarinda, Angkasa Jaya memastikan akan menyetujui anggaran untuk layanan kesehatan gratis. Bila ada pengajuan dana untuk kerjasama program tersebut, tentu langsung disetujui. “Kita nggak pernah menolak pengajuan anggaran untuk kesehatan, sepanjang itu kepentingan masyarakat itu kita setujui,” katanya. (min)

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP

DISEGEL - Pintu kelas di SDN 023 Jl Bung Tomo, Samarinda Seberang, disegel dengan palang kayu. Pemblokiran dilakukan oleh warga yang mengklaim tanah yang di atasnya berdiri bangunan sekolah tersebut adalah miliknya.

11 Unit Mazda Terjual dalam Semalam SAMARINDA,TRIBUN Acara Partshop dan Fleet Gathering Mazda bertema “Mazda we care let’s serve with heart and smile” di Hotel Grand Sawit Samarinda, Sabtu (14/5) malam benar-benar menjadi berkah tersendiri bagi PT Mazda Motor Indonesia cabang Samarinda. Pasalnya, dalam sekejab ada 11 unit mazda berbagai jenis yang laku terjual dan diborong pengusaha lokal yang hadir pada kesempatan malam itu. Acara partshop dan gathering Sabtu (14/5) malam dihadiri Teshitaka Shimikawa selaku Technical Advisor PT Mazda Motor Indonesia (MMI), Dedi Bahtiar (Aftersales Area Manager), Alexander R (Aftersales General Manager) serta seluruh jajaran manajemen PT MMI Samarinda dan Balikpapan. Pada kesempatan itu,Technical Advisor PT Mazda Motor Indonesia Teshitaka Shimikawa memuji kinerja dan keberadaan Dealer Mazda di Samarinda yang sampai saat ini perkembangannya cukup menggembirakan. “Samarinda merupakan

CMYK

TRIBUN KALTIM/HASBI

Technical Advisor PT Mazda Motor Indonesia Teshitaka Shimikawa saat menyampaikan sambutan pada acara Partshop& Fleet Gathering.

satu wilayah di Kaliamntan yang sangat strategis dan penting bagi mazda. Sejak tahun 2006 atau semenjak kita berdiri, Dealer Mazda Samarinda merupakan salahsatu dealer yang pertama di Kalimantan. Ia menjadi dealer yang sangat penting dan memberi kontribusi cukup besar baik sekarang, dahulu dan bahkan kedepan. Dealer Mazda Samarinda akan menjadi dealer yang sangat penting dan potensial bagi kita,” katanya. Sementara itu penjualan berbagai produk mazda di Kaltim dari tahun ke tahun mencatat pertumbuhan positif. Begitupun dengan

respon masyarakat terhadap setiap unit produk yang diluncurkan. “Seperti contoh malam ini (kemarin malam,red) saja kita bisa menjual dengan jumlah yang cukup besar. Padahal itu hanya untuk even sesaat saja, tapi kita bisa menjualnya sampai 11 unit,” kata Aftersales General Manager PT MMI Alexander R. Jadi sebut Alexander, respon masyarakat Kaltim terhadap produk mazda secara keseluruhan dan di model apapun sangat baik dan bagus sekali. “Hal itu dikarenakan produk produk unggulan mazda bukan barang baru

lagi, disetiap mining company yang ada, sampai pada peluncuran mazda 2, sudah terlihat dimana-mana. Di jalanjalan sudah mulai tampak mazda dua. Jadi sekali lagi bahwa mazda bukan hal baru bagi masyrakat. Pertumbuhan penjualan mazda setiap saat di Kaltim dan secara nasional sangat tampak sekali,”tuturnya. Ditanya terkait rata-rata pertumbuhan penjualan mazda di Kaltim? Alex tidak bisa mau menyebutkan. “Kita tidak ingin menyampaikan angka dan persentasinya, namun yang jelas pertumbuhan penjualan kita selalu naik dalam setiap tahunnya,”papar dia. Sekedar diketahui, acara Partshop dan Fleet Gathering mazda kemarin dihadiri puluhan perusahaan partner dan puluhan customer mazda di wilayah Samarinda, Balikpapan dan kabupaten/ kota lainnya di Kaltim. Acara dimeriahkan tarian hudoq yang dipersembahkan putraputri dari Kaltim. Selain itu puluhan doorprize dan hadiah serta souvenir menarik dibagikan kepada para tamu undangan.(m28)

SENIN 16 MEI 2011

17

Konsumen PKL Dipungut Pajak ! Asosiasi PKL Tolak Perda Retribusi Pajak Daerah TRIBUN KALTIM/KHOLISH CHERED

MAIN BOLA DI SPBU - Para pemuda di Kilometer 3 Kecamatan Sangatta Selatan asyik bermain sepakbola di SPBU yang mangkrak, Rabu (11/5). Pembangunan SPBU ini terkatung-katung karena dilakukan di atas lahan yang berstatus Taman Nasional Kutai (TNK). Masa depan SPBU ini kembali pada berhasiltidaknya usulan pelepasan sebagian kawasan TNK (enclave) oleh Pemkab Kutim kepada Kementerian Kehutanan RI.

Abdul Waris KarimPimpin FPK BONTANG, TRIBUN Deklarasi sekaligus pengukuhan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bontang yang digelar di Gedung Aini Rasyifa, Bontang Selatan, Minggu (15/ 5), berlangsung meriah. Tidak kurang dari 500 undangan tokoh paguyuban lintas etnis, menghadiri deklarasi FPK yang beranggotakan seluruh paguyuban se Kota Bontang. Dalam deklarasi tersebut, mantan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Abdul Waris Karim, dipercaya menjadi Ketua FPK Bontang pertama, periode 2011. Deklarasi dibuka Wakil Walikota Isro Umarghani, berlangsung meriah dengan

penampilan tarian-tarian daerah dari Kaltim, Sulawesi, Batak, Aceh, Nusa Tenggara Timur, Banyuwangi hingga tarian khas Bali. Dalam sambutannya, Wawali Isro Umarghani, menyambut baik pembentukan FPK yang mengakomodasi seluruh etnis dan budaya nusantara. Ia berharap kehadiran FPK di Bontang bisa menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pelaksanaan pembangunan, terutama dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat. “FPK harus menjadi mitra pemerintah, dalam menjalankan pembangunan terutama menjaga ikatan sosial yang harmonis antara sesama

warga,” ujar Wawali. Menurut Wawali, suasana damai dan rukun antar warga merupakan kebutuhan mendasar, setiap daerah dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karenanya, FPK diharapkan menjadi perekat sosial antara seluruh etnis dan budaya sekaligus menjadi wadah pemersatu dalam berekpresi. Ketua FPK Bontang, Abdul Waris Karim, mengatakan keberadaan organisasi yang dipimpinnya tentu akan memberikan nuansa tersendiri terhadap kalangan pemuda dan masyarakat lainnya. Mereka yang tergabung di FPK tentu memiliki tanggung jawab untuk membangun Bontang lebih maju lagi. (don)

Dewan Harus Awasi Kepala Daerah SANGATTA, TRIBUNGerbang otonomi daerah telah terbuka lebih dari satu dasawarsa. Beragam dinamika hadir mewarnainya. Salah satunya adalah tingginya frekuensi kunjungan kepala daerah ke luar daerah. Baik untuk kepentingan daerah maupun bukan kepentingan daerah. Mencermati fenomena seringnya kepala daerah, baik gubernur/bupati/walikota, tidak berada di tempat (daerah) dan lebih sering berada di Jakarta, pakar politik lokal dan otonomi daerah Universitas Mulawarman, Lutfi Wahyudi, menilai dapat dikemukakan beberapa hal untuk memaknainya. “Pertama, sebenarnya tidak ada yang salah dengan perjalanan dinas maupun bukan dinas yang dilakukan oleh kepala daerah sehingga menyebabkan tidak berada di tempat. Untuk kepentingan daerahnya bahkan menjadi

‘wajib’ untuk dilaksanakan,” katanya. Namun jika perjalanan terlalu sering hingga menjadikan perjalanan dinas sebagai sesuatu yang ‘over dosis’ maka menjadi tidak wajar. Apalagi kalau seringnya kepala daerah meninggalkan tempat tadi bukan dalam rangka kepentingan daerah. Memang, dalam kondisi tertentu memungkinkan seorang kepala daerah melakukan perjalanan dinas dengan intensitas yang tinggi. Misalnya pada kondisi bencana alam, instabilitas keamanan dan kondisi darurat lainnya. “Yang tahu persis kapan harus melakukan hal itu adalah kepala daerah beserta jajarannya termasuk anggota DPRD sebagai representasi dari rakyat,” katanya. Yang harus dipahami adalah bahwa kepala daerah itu dipilih oleh rakyat untuk mengurusi kepentingan rakyat daerah. “Kepala daerah

berkedudukan di daerah, bukan di pusat. Selain itu kepala daerah, terutama bupati dan walikota, sekarang ini steril dari fungsi dekonsentrasi. Karena itu seharusnya lebih sering di daerah,” katanya. Kedua, untuk mengeliminir agar perjalanan dinas yang dilakukan oleh kepala daerah tidak disalahgunakan, secara teknis pengawasan internal dilakukan oleh Inspektorat Daerah. Tetapi hal ini tidak cukup memadai karena lembaga ini dibawah kendali dan bertanggung jawab kepada kepala daerah. “Sebagai jabatan politik, maka kepala daerah secara politis harusnya diawasi oleh DPRD sebagai wakil rakyat yang memang mempunyai fungsi pengawasan. Di sinilah kemampuan pelaksanaan fungsi pengawasan oleh DPRD sejatinya diuji,” katanya. (khc)

Gagalnya Praktek Politik Desentralisasi FENOMENA seringnya kepala daerah berada di luar daerah juga dapat dimaknai sebagai konsekuensi dari gagalnya sebagian praktek politik desentralisasi. Demikian penilaian pakar politik dan otonomi daerah Universitas Mulawarman, Lutfi Wahyudi. “Perubahan besar model pemerintahan yang dilakukan pemerintah pusat dengan

mendesentralisasikan banyak kewenangan kepada daerah rupanya tidak diikuti dengan baik oleh logika kepartaian yang masih sangat sentralistis,” katanya. Proses penentuan pencalonan kepala daerah oleh partai politik masih dengan kuat ‘dikukuhi’ dan menjadi ranah DPP partai politik, telah dan akan ikut andil besar dalam melahirkan fenomena

di atas. “DPP partai politik yang berkedudukan di Jakarta telah dengan kuat ‘memaksa’ seseorang yang ingin dicalonkan menjadi kepala daerah melakukan lobi-lobi dan mendatangi untuk sowan ke DPP Partai politik. Itu menjadi sesuatu yang logis dilakukan dengan mekanisme rekrutmen yang ada saat ini,” katanya. (khc)

Ada-ada saja, jelas kami akan menolak. Ini tidak masuk akal, mustahil konsumen PKL dipunguti pajak Sumijan, Ketua Asosiasi PKL Bontang

BONTANG, TRIBUN Rencana Pemkot Bontang memungut pajak dari setiap konsumen pedagang kali lima (PKL) mendapat perlawanan. Ketua Asosiasi PKL Bontang, Sumijan dengan tegas menolak jika konsumen PKL dibebani pajak konsumsi sebesar Rp 10 persen dari harga jual produknya, sesuai ketentuan Perda No 9/2010 tentang Pajak Daerah. “Adaada saja, jelas kami akan menolak. Ini tidak masuk akal, mustahil konsumen PKL dipunguti pajak,” ujar Sumijan, kepada Tribun, Minggu (15/5). Sumijan mengaku sekitar sepekan lalu, Ia didatangi oleh sejumlah petugas pajak mensosialisasikan rencana pemberlakuan pajak bagi konsumen PKL tahun 2011 ini. Jelas saja para PKL kaget sebab sebelumnya tidak pernah dilakukan sosialisasi terkait kebijakan ini. Padahal, dalam rencana kerjanya penarikan pajak konsumsi ini dipercayakan langsung kepada PKL, untuk selanjutnya diserahkan kepada petugas pemungut pajak daerah setiap bulan.

“Lha kalau kami yang menarik pajak, payung hukumnya apa. Secara legal formal, PKL tidak punya payung hukum untuk bekerja sebagai pemungut pajak daerah. Kan sama saja PKL melakukan pungutan liar. Jangan ajari rakyat berbuat yang tidak-tidak. Ini namanya melegalisasi korupsi sampai ke level terendah,” ungkap Sumijan yang juga dikenal sebagai aktivis anti korupsi. Ia menilai pungutan pajak bagi setiap konsumen PKL sangat tidak populis dan kontraproduktif dengan jargon pemerintah yang ingin menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Pasalnya, keuntungan bersih yang didapatkan oleh PKL dari setiap item penjualan produknya hanya berkisar 20 persen. Jika pemerintah memberlakukan pajak konsumsi sebesar 10 persen dari setiap item produk PKL, maka praktis keuntungan yang bisa disisihkan hanya 10 persen. “Perda retribusi bagi PKL ini sangat tidak populis. Rencana serupa pernah digagas di DKI Jakarta, menarik pungutan pajak bagi pedagang Warteg (Warung Tegal, red), tapi nyatanya batal dilaksanakan karena memang memberatkan pedagang dan masyarakat kecil,” katanya. Karenanya, Sumijan mendesak pemerintah dan DPRD segera mengkaji ulang pemberlakuan pajak bagi PKL,

jika perlu dibatalkan pemberlakuannya. Ia khawatir, jika kebijakan ini dipaksakan, maka akan banyak PKL yang gulung tikar. “Ini masalah serius, dasarnya apa nyuruh PKL menjadi petugas pemungut pajak. Kalau mau Walikota harus menjadikan semua PKL jadi PNS lalu diberi tugas menjadi petugas pemungut pajak,” tukasnya Ditambahkan, imbas dari

rencana pemberlakuan pungutan pajak bagi PKL yang diperkirakan tidak kurang dari 500 pedagang, sudah mulai menimbulkan keresahan. Mereka khawatir kebijakan tersebut dijadikan dalih untuk menggusur pedagang yang tidak sanggup membayar pajak. “Sekarang saja sudah banyak pedagang yang was-was. Khawatir digusur,” tandasnya. (don)

Kendala Teknis ANGGOTA Komisi II DPRD Bontang, Abdul Malik mengatakan, penolakan Asosiasi Pedagang Kali Lima (PKL) terhadap Perda No 9/ 2010 tentang Pajak Daerah yang di dalamnya mengatur retribusi bagi PKL patut dikaji bersama. Kajian ini terbuka dilakukan, jika dalam pelaksanaan di lapangan mengalami kendala teknis. “Saya kira memang terbuka peluang mengkaji persoalan ini kalau ditemukan ada kendala teknis di lapangan,” ujar Abdul Malik, Minggu (15/ 5) kemarin. Ia mengakui, selama proses pembahasan Perda Pajak Daerah berlangsung berkalikali terjadi perdebatan alot. Materi perdebatan antara lain menyangkut teknis penarikan pajak bagi PKL yang mayoritas tidak pernah mencatat transaksi jual beli mereka. “Jadi masalah teknis ini memang sempat jadi bahasan

alot. Tapi kami berpendapat itu sudah kewenangan pemerintah. Jadi perda ini memang sudah mendapat persetujuan DPRD,” paparnya. Dijelaskan, sebelum DPRD menyetujui pemberlakuan Perda Pajak Daerah, terlebih dahulu dilakukan konsultasi publik dengan seluruh pemangku kepentingan yakni kalangan pengusaha hotel dan restoran. Terkait penolakan dari Asosiasi PKL, Abdul Malik menilai penyebabnya murni karena keterwakilan PKL yang kemungkinan minim saat konsultasi publik. “Semua tahapan sudah kami jalankan, jadi kalau belakangan ada yang menolak bisa saja disebabkan keterwakilan mereka minim saat dilakukan konsultasi publik. Yang jelas hemat saya, Perda Pajak Daerah itu tidak mungkin lagi dibatalkan,” paparnya. (don)

Berkas Putusan Setebal 400 Halaman ! Sidang Putusan Kasus Saham 5 Persen Ditunda Lagi Jadi 18 Mei SANGATTA, TRIBUN Sidang dengan agenda pembacaan putusan kasus dugaan korupsi dana hasil penjualan saham 5 persen di PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Pengadilan Negeri (PN) Kutim kembali ditunda. Awalnya sidang putusan dijadwalkan 12 Mei, kemudian ditunda menjadi 16 Mei. Kini sidang ditunda lagi menjadi 18 Mei. Penundaan pertama dilakukan karena hakim masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan berkas putusan yang akan dibacakan. Perpanjangan waktu dinilai perlu untuk menelaah ratusan barang bukti dan dokumen yang diajukan dalam persidangan. Sedangkan penundaan kedua dilakukan karena adanya pengumuman mendadak cuti bersama tanggal 16 Mei. Hakim Ketua, Ali Sobirin

SH, Minggu (15/5), mengatakan pihaknya telah selesai menyusun putusan. “Putusan sebenarnya sudah siap dibacakan. Namun karena adanya cuti bersama, sidang ditunda menjadi 18 Mei. Kalau dipaksakan 16 Mei dikhawatirkan ada masalah karena status hari libur bersama tersebut,” kata Ali. Putusan yang akan dibacakan dirampungkan sebanyak 400 halaman. “Putusan yang sudah siap sebanyak 400 halaman. Sedangkan petikan putusannya sekitar 50 halaman,” kata Ali. Petikan ekstra vonis akan diteruskan kepada terdakwa, jaksa, Lembaga Pemasyarakatan, kepolisian, serta sebagai arsip pidana di PN Kutim. “Kami siap saja membacakan seluruhnya. Namun nantinya kembali pada kesepakatan dalam sidang,” katanya. Untuk

menjaga efektifitas pembacaan putusan, sidang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 08.00 Wita. Pihak panitera PN juga sudah menghubungi jaksa dan penasihat hukum terkait jadwal tersebut. Karena terjadi penundaan sidang pembacaan putusan dari jadwal awal 12 Mei, maka sidang akan digelar bertepatan dengan jadwal pembacaan putusan perdata. “Berdasarkan jadwal awal, putusan perdata juga dibacakan 18 Mei. Namun karena ada agenda sidang pidana, maka waktu sidang perdata sifatnya menyesuaikan,” katanya. Ali menyebutkan terdapat tiga kemungkinan dalam putusan. “Ada tiga kemungkinan putusan. Bila terbukti dihukum, bila tidak terbukti dibebaskan, atau bila terbukti perilakunya namun

bukan tindak pidana, maka akan dilepaskan dari dakwaannya,” katanya. Ali pun mengundang insan pers untuk mengikuti sidang putusan tersebut secara utuh. Hal ini dinilai penting sebagai bekal untuk melakukan peran edukasi untuk masyarakat melalui pemberitaan kasus hukum. Ia juga menyebut pihak PN tidak membuat permintaan pengamanan khusus terhadap sidang yang menyedot perhatian publik tersebut. Sementara itu, terdakwa Anung Nugroho, Direktur Utama PT Kutai Timur Energi, berharap majelis hakim bisa membuat keputusan yang benar-benar adil dan tidak diintervensi pihak manapun. “Saya berharap hakim membuat keputusan yang benar-benar adil. Saya berserah diri kepada Allah,” katanya.(khc)

CMYK

20

SENIN 16 MEI 2011

tribun berau-tarakan-nunukan

Dilarang Coret-coret Baju dan Konvoi ! Tingkat Kelulusan SMA/MA/SMK 99,01 Persen

TRIBUNKALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

TANAM POHON - Kelurahan Gunung Panjang bersama Koramil Tanjung Redeb, Minggu (15/5/2011) melaksanakan penanaman pohon di ruas Jalan Gunung Panjang sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Ikut bersama dalam penanaman pohon tersebut anggota DPRD, Kamaluddin S.Sos. Penanaman sekitar 100 bibit trembesi dan mahoni ini masih akan dilanjutkan minggu depan. Rencananya, untuk minggu depan akan dilakukan penanaman pohon jenis buah-buahan, yaitu rambutan dan mangga.

Disarankan Amplop Diantar ke Rumah TARAKAN, TRIBUN – Tahun ini tingkat kelulusan siswa tingkat SMA/MA/SMK Kota Tarakan jauh lebih baik daripada tahun kemarin. Pasalnya dari 2.002 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) hanya 52 siswa yang tidak lulus. Data dari Diknas Kaltim di Samarinda, sebanyak 52 siswa yang tidak lulus ini terdiri dari, 1 siswa IPA, 36 siswa IPS dan 15 siswa SMK. Ini menujukkan prestasi yang jauh lebih baik. Mengingat tahun ini tidak ada lagi UN ulangan bagi siswa yang tidak lulus. Beberapa waktu lalu, Sudirman menyarankan kepada sekolah-sekolah, agar pengumuman kelulusan siwa tingkat SMA/MA/SMK, yang

akan dilakukan, Senin (16/5), sebaiknya dikirim langsung ke rumah-rumah siswa. “Saya sarankan sebaiknya pengumuman kelulusan dikirim langsung ke rumahrumah siswa. Saat buka amplop pengumuman dapat langsung mencurahkan kebahagiaan ataupun kesedihan bersama orangtua di rumah,” ucapnya. Sudirman mengatakan, selain dapat mencurahkan kebahagiaan dan kesedihan\ juga untuk menghindari agar siswa tidak meluapkan kegembiraannya di jalan-jalan dengan pawai kendaraan dan coret-coret baju. Meskipun begitu, semua itu ia serahkan sepenuhnya kepada masingmasing sekolah.

Sedangkan bagi siswa yang tidak lulus, kata Sudirman, sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan, tidak ada UN ulangan, sehingga siswa tidak lulus, terpaksa harus mengikuti paket C atau mengulang lagi belajar satu tahun di sekolah. Sudirman mengatakan, untuk keabsahan ijazah Paket C yang akan diikuti, tentu sama dengan ijazah SMA/MA dan SMK, yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan melamar pekerjaan. Sekadar diketahui, di Tarakan ada 20 sekolah tingkat SMA/MA/ SMK yang mengikuti UN, yang terdiri dari 10 SMA, 3 MA dan 7 SMK. (jnh)

DPRD: Kerja untuk Rakyat NUNUKAN, TRIBUN - Wakil Ketua DPRD Nunukan Haji Ngatidjan Ahmadi menyayangkan jika benar ada sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Nunukan yang melobi untuk pindah ke daerah lain, karena khawatir tidak mendapatkan jabatan pada pemerintahan BasriAsmah Gani yang mulai efektif bekerja 31 Mei mendatang. Ia mengatakan, niat untuk pindah justru semakin menegaskan jika PNS dimaksud ikut terlibat politik praktis saat Pemilukada Nunukan yang lalu. “Itu artinya dia terindikasi rasa ikut terlibat politik praktis. Seharusnya sebelum ada pemerintahan definitif yang baru, mereka melayani masyarakat dengan baik. Jangan justru sibuk melobi pindah ke daerah lain,” ujarnya. Ngatidjan mengatakan, mental pejabat demikian menunjukkan yang bersangkutan tidak punya rasa memiliki terhadap

perkembangan daerah ini. “Karena yang ada di benaknya bagaimana mendapatkan posisi yang terbaik,”ujarnya. Ngatidjan mengatakan, yang terpenting bekerja untuk rakyat. Soal terlibat atau tidak terlibat berpolitik praktis, tentu ada seleksi dan penilaian. “Kalau soal kepatuhan terhadap kepala daerah secara struktural itu hal yang wajar dan harus. Nanti akan dilihat, kalau dia sebagai pegawai negeri mau terjun langsung politik praktis sangat disayangkan. Itu kondisi Nunukan ada bayangan stagnan karena adanya itu. Artinya seorang akademisi dan aparat dia harus gentlemen, dia berani berbuat dan bertanggungjawab. Kemudian harus ada rasa memiliki, untuk menjadi pejabat itu harus orang yang memiliki Nunukan, ini milik saya,” ujarnya. Sejumlah pejabat Pemkab Nunukan ‘bermasalah’ yang disinyalir terlibat politik praktis saat Pemilukada

Nunukan lalu mulai melobi sejumlah Bupati di utara Kaltim. Mereka berharap diangkat menjadi pejabat di kabupaten tempatnya melobi, karena khawatir akan dinonjobkan pemerintahan Drs Basri-Hj Asmah Gani. Di sisi lain Ngatidjan tak sepakat jika pejabat yang terindikasi terlibat politik praktis justru dinonjobkan. Ia mengatakan, non job hanya akan menciptakan suasana balas dendam. “Non job hanya balas dendam dan ini tidak ada habisnya,” ujarnya. Yang terpenting, penempatan PNS dilakukan dengan mengkaji undangundang struktur kepegawaian. “Jadi ada namanya daftar urutan kepangkatan (DUK), kemudian skill, kemudian pendidikan kedinasan menjadi pertimbangan,” ujarnya. Selain itu dalam penempatan pejabat juga harus mempertimbangkan perkara pidana yang pernah dialami PNS dimaksud. (noe)

Optimalkan DUK dan Anjab PENGAMAT Politik dan Kebijakan Publik Indrasasmita Anshori berharap dalam pemerintahan baru mendatang Bupati Nunukan bisa lebih objektif dalam penempatan jabatan. Indra prihatin karena sebanyak 228 pejabat Pemkab Nunukan terindikasi bermasalah yang sebagian besar terlibat secara massif dalam pemenangan salah satu calon pada Pemilukada Nunukan lalu. Ia mengatakan, efek dari Pemilukada Nunukan ini tentu banyak pejabat yang terindikasi dalam kegiatan itu. Terlepas dari persoalan keterlibatan PNS dimaksud pada Pemilukada lalu ia tetap berharap agar PNS sadar akan jati dirinya. “Sebenarnya sudah jelas bahwa itu merupakan sifat oportunity-nya seorang PNS dan sebaiknya di masa yang

akan datang lebih berhati-hati terhadap PNS seperti ini,” katanya. Tetapi kalaupun Bupati di masa yang akan datang berniat untuk memberikan kesempatan kepada PNS seperti itu, sebaiknya mulailah dengan obyektif misalnya saja dengan menerapkan uji kepatutan dan kelayakan kepada PNS yang akan menduduki jabatan struktural. “Seingat saya, Pemkab Nunukan dulu pernah mengadakan tes ini dengan biaya yang tidak sedikit, namun hasilnya saat ini hanya disimpan dan menjadi penghias lemari Bupati saat ini. Mengapa demikian? Karena seingat saya, ada pejabat eselon II yang sengaja menghindar dari tes tersebut, bahkan anehnya dari informasi yang pernah saya dapat ada pejabat

yang hasil psikotesnya buruk, malah semakin dipromosikan karena ia berhasil meluluskan kepentingan politik penguasa,” ujarnya. Uji kepatutan dan kelayakan harus melibatkan stakeholders yang ada dan setransparan mungkin. Ini juga untuk menghilangkan kesan bahwa jabatan diraih asal bisa dekat dan menjilat. Sebuah amanah dan tuntutan prestasi di masa selanjutnya harus menjadi pertimbangan. Uji kepatutan ini juga tetap berdasar pada aturan yang sudah baku. Dalam kepegawaian dikenal Daftar Urut Kepangkatan (DUK), Analisis Jabatan (Anjab) yang harus dioptimalkan. DUK dan Anjab bukanlah suatu formalitas. Indra mengatakan, Bupati Nunukan mendatang dalam penempatan para pejabat harus memperhatikan moralitas pejabat dimaksud. (noe)

TANJUNG REDEB, TRIBUNDinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau tetap melaksanakan pengumuman kelulusan SMA/SMK/MA, Senin (16/5) sesuai jadwal semula meski pemerintah menetapkan sebagai hari libur cuti bersama bertepatan dengan Hari Raya Waisak. Tingkat kelulusan tahun ini 99,01 persen yang berarti naik dari tahun sebelumnya, yang hanya 98 persen. Mekanisme pengumuman diserahkan kepada masing-masing sekolah, namun siswa dilarang melakukan konvoi di jalan dan corat-coret baju. “Seperti yang sudah direncanakan, besok (hari ini, red) Senin (16/5) kita tetap mengumumkan kelulusan untuk siswa tingkat SMA/ MA/SMK,” jelas Rohaini, Kepala Dinas Pendidikan Minggu (15/5). Mengenai target kelulusan, Rohaini bersyukur tahun ini tingkat kelulusan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. “Tahun ini tingkat kelulusan kita naik dari tahun sebelumnya. Tahun ini hampir seratus persen, yaitu 99,01 persen,” imbuhnya. Tahun sebelumnya, tingkat kelulusan hanya 98 persen. Rohaini menjelaskan

mekanisme pengumuman kelulusan diserahkan kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Namun, Rohaini menghimbang agar sukacita kelulusan ini tidak diluapkan dengan kebutkebutan di jalan atau juga coret-coret. “Jangan terlalu berlebihan dalam merayakan kelulusan ini. Lebih baik bersyukur saja, perjalanan siswa-siswi ini kan masih panjang,” pesannya. Daripada baju seragam dicorat-coret, sebaiknya malah dikumpulkan bersama baju-baju yang layak pakai untuk disumbangkan. “Kita bisa kumpulkan baju yang layak pakai, yang masih bersih

untuk disumbangkan kepada mereka yang mungkin masih membutuhkan,” katanya. Sebagai antisipasi aksi konvoi atau kebut-kebutan di jalan, Disdik juga bekerja sama dengan satuan lalu lintas untuk memantau di jalan raya. “Kita juga bekerja sama dengan satuan lalu lintas untuk ikut menjaga lalu lintas sehingga diharapkan tidak ada yang melakukan kebutkebutan di jalan usai pengumuman,” kata Rohaini. Sementara itu, Kepala SMAN 4 Berau, Drs. Eddy Dharmawan M, MPd mengatakan untuk kelulusan tahun ini, bukan hanya sekadar target seratus persen lulus.

“Target kita bukan hanya kuantitas tapi juga kualitas. Seratus persen lulus, memang betul. Tapi, kita juga harus lihat angkanya berapa. Standar kita nilainya itu 7. Standar ujian nasional (UN) kan 5,5, kalau kita sudah harus 7,” imbuhnya. Standar nilai ini menurut Eddy bukan hanya untuk membuat siswa lulus sekolah tapi juga bagaimana siswa tersebut dapat bersaing dengan lulusan lainnya. “Bukan hanya output-nya saja. Tapi outcome-nya. Mampu nggak setelah lulus, siswa ini bersaing dengan lulusan dari kota lain, seperti dari Samarinda misalnya. Inilah harapan kita,” katanya. (cpk)

Siapkan Kain Panjang SENIN (16/5) SMAN 4 Berau hanya mengundang orangtua saja untuk mengumumkan hasil kelulusan. Kepala SMAN 4 Berau, Drs. Eddy Dharmawan M, MPd hanya memberikan dorongan moril untuk para siswanya agar tidak melakukan konvoi di jalan dan aksi coret-coret baju. “Kita minta tanggung jawab moral saja,” katanya. Hal senada juga disampaikan Juanita Sari, Kepala SMAN 1 Berau. “Kita hari ini mengundang orangtua dan siswa. Kalau orangtua berhalangan hadir, siswa sendiri juga boleh,” katanya. Untuk memberikan wadah

para siswa meluapkan kegembiraan, sekolah telah menyiapkan kain panjang yang dipasang di sekolah. “Kita siapkan kain panjang di areal sekolah. Silakan corat-coret di sana saja. Biasanya kita akan menahan siswa di sekolah, sampai suasana nyaman, baru kita pulangkan,” katanya. Tentunya, sebelumnya juga diberikan pengarahan. “Kita lakukan pendekatan secara moril. Di luar sekolah, risiko menjadi tanggung jawab masing-masing. Ini untuk menghindari siswa yang kebut-kebutan atau konvoi di jalan raya,” katanya. (cpk)

Nasib Mantan Penyapu Jalan di Berau

Jika Hujan Rumah Beratap Daun Itu Bocor NAMANYA Muhammad Idris. Pria yang akrab disapa Idris ini berasal dari Larantuka, Nusa Tenggara Timur. Mulai tahun 1982, Idris memulai hidupnya di Kabupaten Berau. Ia bekerja sebagai penyapu jalan di Kantor Kebersihan, Pertamanan, dan Pencegahan Kebakaran (KKPKK). “PETUGAS honor saja,” katanya Minggu (15/5). Ia mengabdikan dirinya sebagai penyapu jalan hingga tahun 2009 lalu. Setahun setelah menetap di Berau, Idris menjadi mualaf dan menikah dengan gadis asal Surabaya. Namun, dari tahun 1982, Idris masih tetap tinggal di gubuk papan beratap daun di wilayah Kelurahan Gunung Panjang. Di atas tanah yang luasnya sekitar 15x30 meter ini, berdiri sebuah gubuk papan yang sederhana, di kanan kirinya ada beberapa kandang. Di sekitarnya, ada kandang kelinci, ada juga kandang bebek, dan mentok. Di gubuk papan inilah Idris membesarkan kedua anaknya. “Sebenarnya, anak saya ada tiga. Tetapi, yang nomor dua meninggal dunia. Jadi, hanya dua saja anak saya sekarang. Dua-duanya sudah menikah. Yang pertama tinggal di Balikpapan, yang terakhir tinggal sama saya,” katanya. Di gubuk papan tersebut, Idris tinggal bersama istri, anak perempuan, menantu, dan seorang cucunya. Meski rumahnya teramat sederhana,

TRIBUN KALTIM/AMALIA H A'ROFIATI

Gubuk kayu tempat tinggal Muhammad Idris (paling kanan) mantan penyapu jalan Kabupaten Berau.

Idris tampaknya cukup bahagia dengan kehadiran dua cucunya. “Saya punya cucu dua. Laki-laki semua. Satu dari anak pertama, dan satu lagi dari anak bungsu saya, yang ikut sama saya ini,” imbuhnya. Gubuk papan sederhana tersebut beratap daun. “Kalau hujan ya bocor. Nanti, kalau bocornya dimana, ya ditambah daun saja,” katanya. Bagian dalam disekat dengan kayu sehingga jadilah satu kamar. Idris dan istrinya pun merelakan kamar tersebut untuk anak dan menatu mereka. Di bagian samping ada dapur. Dinding kayunya tidak rapat. Ada bagian yang bolong. Dapur ini langsung menuju ke bagian belakang rumah tempat cuci tanpa atap.

“Kalau mandi di sini saja,” katanya. Tak ada bak air permanen, maklum hanya tempat cuci. Sementara untuk urusan buang hajat, Idris dan keluarga harus keluar rumah. Jaraknya beberapa meter di belakang rumah. “Itu di belakang sana. Yang dekat pohon pisang,” kata Idris menunjuk ke arah semak-semak di belakang rumahnya. Di balik pohon pisang itu, memang ada sebuah bangunan kayu pendek, yang tingginya tak sampai satu meter. Tribun memilih untuk tidak melongok lebih jauh. Di tengah seluruh keterbatasan ini, Idris berusaha mensyukuri saja hidupnya. Pekerjaan penyapu jalan yang boleh

dikata tidak memperbaiki nasibnya, dilanjutkan menantunya. “Awalnya, dilanjutkan anak saya. Setelah dia menikah, yang melanjutkan suaminya,” imbuhnya. Sementara, kegiatannya sekarang sebagai pemungut sampah di Perumahan Korpri. “Ada 13 rumah. Masing-masing rumah saya dapat Rp 20.000 per bulan. Ya, kami hidup dari itu saja. Buat membantu anak saya juga kan yang kerja jadi penyapu jalan tadi. Paling cukup buat makan saja. Kadang ya tidak cukup,” katanya. Meski begitu, ia masih bisa memelihara beberapa hewan seperti kelinci, kucing, bebek, mentok, dan ayam. (amalia h a’rofiati)

Angkutan Penyeberangan Lebih Hemat NUNUKAN,TRIBUNPembangunan angkutan penyeberangan dinilai lebih hemat dibandingkan dengan pembangunan jembatan untuk menghubungkan antara pulau-pulau di utara Kaltim. Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan Sutan N Siburian belum lama ini mengatakan, pembangunan jembatan bisa menghabiskan biaya hingga mencapai lebih

CMYK

10 kali lipat dibandingkan angkutan penyeberangan. Pembangunan dermaga pada dua titik ditambah dengan pembangunan kapal Ro-Ro masih sangat murah dibandingkan dengan pembangunan jembatan. Saat ini telah diwacanakan pembangunan jembatan penghubung antar-pulau. Misalnya, usulan pembangunan Jembatan SimenggarisTinabasan-Nunukan dan juga

usulan pembangunan jembatan dari Bulungan ke Tarakan. “Perbandingan kelebihan dan kekurangan dalam pembangunan sektor transportasi merupakan hal utama yang harus diperhatikan, baik dari sisi teknis, biaya, teknologi, lingkungan,” ujarnya. Dari segi beban dan dampak lingkungan, angkutan penyeberangan relatif lebih kecil sedangkan dari segi

lapangan kerja dan usaha ekonomi ikutan, akan menumbuhkan perekonomian mulai dari prakonstruksi, konstruksi maupun pascakonstruksi seperti perdagangan barang kebutuhan sehari-hari, warung atau rumah makan, jasa angkutan penumpang umum, lowongan kerja terbuka untuk pembangunan dan operasional pelabuhan dan kapal penyeberangan. (noe)

CMYK

tribun penajam-grogot Seorang Siswa SMP Pingsan ● Mengenal Kepsek SMP dan SMK PGRI 2 Almarhum Syarfin Hamid TANAH GROGOT, TRIBUN - Hampir tiga pekan Drs H Syarfin Hamid (alm) pergi, tetapi “kehadiran” figur Kepala SMP dan SMK PGRI 2 Tanah Grogot ini masih terasa di hati para siswa dan guru. Seperti dalam acara pelepasan siswa IX SMP dan siswa XII SMK PGRI Tanah Grogot, Sabtu (14/5), yang kental dengan suasana berkabung. Rasa duka bukan hanya tergambar dari sikap guru, staf, serta para siswa SMP dan SMK PGRI 2 Tanah Grogot, tetapi juga diungkapkan oleh Kasi Kurikulum dan Pembelajaran SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Paser M Yunus Syam SPd Msi saat mewakili Kadisdik Paser menghadiri acara pelepasan tersebut. Sebelum mengawali sambutannya, Yunus terlebih

dahulu mengajak semua orang yang hadir di Aula SMP dan SMK PGRI 2 Tanah Grogot untuk berdiri dan mengheningkan cipta, mendoakan almarhum Drs Syarfin Hamid. Selanjutnya, Yunus menuturkan, ia sangat dekat dengan almarhum, terutama dalam enam bulan terakhir ini. Beberapa bulan yang lalu, lanjut Yunus, merupakan peristiwa yang sulit dilupakan karena saat di Jakarta mereka sempat minum kopi bersama tokoh dunia pendidikan Kabupaten Paser itu. Almarhum juga pernah menjadi anggota DPRD Paser dan Ketua KPU Paser. “Waktu itu almarhum berkata, inilah saatnya bisa menikmati kopi, karena kalau di rumah dilarang minum kopi. Itu karena penyakit yang

dideritanya. Tapi apa yang disampaikan almarhum saat itu seolah-olah dia mau mengatakan, itulah kopi terakhir yang kami minum bersama,” kenang Yunus. Suasana semakin mengharukan ketika acara dilanjutkan dengan persembahan lagu Gugur Bunga, pembacaan riwayat hidup dan puisi untuk mantan Kepala SMP dan SMK PGRI 2 Tanah Grogot itu. Tidak sedikit yang menitikkan air mata, bahkan pembawa acara dan seorang siswi SMP PGRI sempat pingsan karena tak kuasa menahan haru. Setelah figur yang dikenal ramah semasa hidupnya itu pergi untuk selamanya, tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala SMP PGRI Tanah Grogot sekarang dijabat oleh Drs Syahruddin Yahya. (aas)

Terakreditasi dengan Nilai Penuh ALUMNI Jurusan Tata Busana di Kabupaten Paser menurut Kasi Kurikulum dan Pembelajaran SMK Disdik Paser M Yunus Syam SPd Msi, tidak akan menganggur karena di samping Jurusan Tata Busana di SMK PGRI Tanah Grogot ini adalah satusatunya di Paser, status jurusan inipun telah terakreditasi dengan nilai penuh.

“Ada dua alasan utama mengapa alumni Jurusan Tata Busana tidak akan menganggur, pertama satusatunya jurusan yang ada di Paser, kedua telah terakreditasi dengan nilai A. Bukan cuma sangat membanggakan, status ini merupakan jaminan bahwa lulusan jurusan ini bukan asal lulus sekolah tapi telah memiliki kompetensi,” kata

Yunus. Meski bisa bersaing di pasar kerja, Yunus tetap mengharapkan semua siswa SMK untuk giat belajar agar bisa lulus ujian akhir sekolah. Pasalnya, jika tidak lulus siswa akan kesulitan melanjutkan ikut program Paket C, karena tidak ada Paket C kejuruan di Paser. Yang ada hanya untuk sekolah umum. (aas)

Hari Ini dan Besok Pegawai Libur TANAH GROGOT, TRIBUN - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Drs H Helmy Lathif MSi menyatakan hari ini, Senin (16/5) sebagai hari libur dan cuti bersama. Selanjutnya, melalui Kabag Organisasi Setda Dra Hadijah, Sekkab menginstruksikan seluruh pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Paser untuk libur selama sehari dan masuk kerja kembali seperti

biasa di hari Rabu (18/6). Sementara itu, Kasubbag Humas Setda Paser Mahmud SE mengatakan, instruksi Sekkab ini berlaku untuk seluruh pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Paser, tak terkecuali pegawai yang ada di kecamatan, kelurahan dan desa. “Juga berlaku untuk sekolah, BUMN dan BUMD, terkecuali pegawai yang bertugas sebagai tenaga medis

“ kata Mahmud. Instruksi itu sesuai keputusan bersama tiga menteri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB), Menteri Agama, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) No 2/2011/ Kep.Men/V/2011 dan SKB/01/ M.Pan-RB/05/2011. (aas)

Gugatan JR Diajukan oleh MRKTB

pemerintah Pusat. Padahal tidak demikian. Judicial review adalah sebuah upaya hukum di MK untuk menguji suatu undang-undang. Bahwa dampak dari keputusan itu akan berdampak pada kepentingan pusat atau daerah, itu soal lain. “Oleh karena itu sebaiknya MRKTB lakukan roadshow ke kabupaten dan kota guna menjelaskan langsung apa yang dimaksud judicial review ini,” jelas Daeng. Ia menambahkan, kalau pun pemda tetap tidak mau, aturan masih membolehkan kelompok warga untuk mengajukan gugatan itu. Itu akan jadi jalan terakhir. Yakni dengan cara mengumpulkan tanda tangan dari ratusan warga, misalnya masingmasing kabupaten/kota 50 orang. Mereka lalu memberi kuasanya kepada MRKTB untuk mengajukan gugatan. “Bisa saja kelompok warga lalu menguasakan kepada MRKTB. Tetapi bagaimana pun untuk kasus ini, yang lebih afdol adalah gubernur atau bupati dan walikota. Lalu kelompok warga sebagai pihak yang turut memperkuat gugatan. Ini akan lebih kuat legal standingnya,” jelasnya. Kalau kemudian diputuskan yang menggugat adalah MRKTB, maka kemungkinannya nanti ada dua, yakni diterima atau ditolak. Berbeda kalau yang menggugat pemda, ia yakin pasti akan diterima di MK. “Jadi kalau nanti ternyata ditolak oleh hakim MK ,jangan salahkan rakyat. Salahkan

gubernur atau bupati/ walikota.” Terpisah, Abd Rachim Asmaran, mantan Kepala Dispenda Kaltim, mengaku sangat pesimis Kaltim akan memenangkan gugatan JR. “Yang dihadapi berat. Pertama, Kaltim harus berhadapan dengan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Pusat pasti akan mempengaruhi yang lain. Jadi, mestinya, Kaltim jangan sendirian dalam menggugat,” jelas Rachim di Malang. Alasan lain, selama ini Kaltim hanya menuntut dana bagi hasil yang lebih besar. Padahal pemerintah Pusat memandang dalam kepentingan yang lebih luas, pemerataan dan membantu daerah-daerah lain yang lebih miskin. Pusat juga khawatir kalau permintaan itu dikabulkan, daerah akan menjadi lebih kuat secara ekonomi yang bisa memunculkan tindakan subversif seperti pemisahan dari NKRI dan lainnya. Juga akan muncul perlawanan dari DPR RI karena UU No 33/2004 itu sudah disahkan oleh mereka, dimana wakil rakyat Kaltim turut yang menyetujui UU itu. “Masalah dana perimbangan keuangan itu masalah yang tidak pernah selesai di negara mana pun. Alangkah baiknya kalau Kaltim juga menunjukkan bagaimana model di negara lain sebagai alternatif solusi atas tuntutan tersebut,” jelas Rachim.(bin)

● Sambungan hal 13 memperkuat kedudukan hukum atau legal standing penggugat. Sebab yang dirugikan secara langsung oleh UU No 33/2004 tentang Dana Perimbangan Keuangan Pusat Daerah ini adalah pemda. Namun jika itu yang dilakukan, kata Abraham, akan makan waktu lebih panjang. Diperlukan dana pula lebih besar untuk roadshow ke kabupaten/kota di Kaltim. “Lagi pula belum tentu para Bupati/ Walikota itu bersedia,” jelasnya. Anggota Tim Ad Hoc JR, HR Daeng Naja, sebelumnya mengatakan, legal standing penggugat akan lebih kuat kalau dilakukan oleh pemda. Yakni Gubernur dan DPRD Kaltim. Tetapi kalau ternyata Gubernur Awang Faroek Ishak tidak bersedia, sebaiknya dilakukan oleh Bupati/Walikota. Mereka yang memiliki konteks langsung dengan UU No 33/ 2004. Mereka adalah pihak yang selama ini dirugikan oleh pemberlakuan UU tersebut. Daeng melihat, ketidakmauan gubernur maupun bupati/walikota untuk bertindak sebagai penggugat lebih dikarenakan ketidakpahaman. Mereka memahami bahwa gugatan ini sama dengan menggugat

Kelulusan UN SMA Samarinda Naik 1,5 Persen SAMARINDA, TRIBUN Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) 2011 tingkat SMA/ MA dan SMK di Kota Samarinda hampir mencapai 100 persen. “Dari total 8.962 siswa peserta UN, hanya 34 peserta atau sekitar 0,36 persen siswa saja yang belum berhasil lulus dalam UN tahun ini,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana UN tingkat menengah,Disdik Samarinda Endang Sri Rumiati kepada

Tribun, Minggu (15/5). Menurut Endang, persentase kelulusan siswa pada UN tahun ini relatif lebih meningkat dibanding tahun lalu. “Jumlah siswa yang lulus UN tahun lalu mencapai 98 persen, sedangkan tahun ini mencapai 99,64 persen. Jadi ada kenaikan sekitar 1,5 persen,”ujarnya. Ia menjelaskan,jumlah siswa SMA yang tidak lulus sebanyak 2 orang, sedangkan

siswa MA sebanyak 19 orang dan siswa SMK sebanyak 13 orang,jelasnya. Kepada siswa yang belum berhasil lulus UN, ia mengharapkan agar bersabar dan tidak perlu putus asa. Karena masih ada kesempatan untuk mengikuti ujian paket C. “Kita berharap kepada siswa yang belum lulus agar tidak putus asa, karena kelulusan UN bukan akhir kehidupan,”terangnya.(m28)

SENIN 16 MEI 2011

21

Hanya Dua Siswa Tidak Lulus UN

● Kelulusan SMK 100 Persen dan SMA/MA 99,8 Persen PENAJAM, TRIBUN - Tingkat kelulusan peserta ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA/MA dan SMK di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), untuk tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Karena untuk lulusan SMA/MA tingkat kelulusan mencapai 99,8 persen atau hanya 2 dari 979 peserta UN yang tidak lulus. Sementara untuk SMK dari 392 peserta seluruhnya dinyatakan lulus. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Rahman Nurhadi, Minggu (15/ 5) menjelaskan, data mengenai tingkat kelulusan sudah diterima dari provinsi dan sudah diserahkan kepada masingmasing sekolah. “Besok (hari ini) akan diumumkan secara serentak di masing-masing sekolah pukul 10.00,” jelas Rahman. Lebih lanjut Rahman menjelaskan, untuk tingkat kelulusan UN tahun ini sangat memuaskan karena

mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan untuk SMK mencatat prestasi karena mampu meluluskan 100 persen siswanya dalam UN. Sementara untuk SMA/MA kata Rahman, ada dua peserta yang tidak lulus. Namun kedua peserta yang tidak lulus ini berasal dari sekolah swasta sementara untuk sekolah negeri dinyatakan lulus 100 persen. Saat ditanya mengenai asal dua peserta yang tidak

lulus itu, Rahman enggan mengungkapkan. “Nggak etis lah kita ungkapkan peserta yang tidak lulus. Yang jelas ada dua peserta yang tidak lulus,” jelasnya. Mengenai pengumuman kelulusan kata Rahman, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan seluruh kepala sekolah bahwa pengumuman akan dilaksanakan pukul 10.00. Untuk teknis pengumuman lanjutnya, guru akan

membagikan amplop yang berisi pemberitahuan kelulusan kepada masing-masing siswa. Dalam pertemuan dengan seluruh kepala SMA/MA dan SMK kata Rahman, sudah diimbau agar para siswa tidak melakukan konvoi usai pengumuman kelulusan. “Kami juga minta jangan melakukan aksi coret-coret, karena akan lebih berguna bila baju mereka kumpulkan kemudian diserahkan kepada adik kelasnya,” ucapnya. (mir)

Satu Sekolah Empat Polisi UNTUK pengamanan pascapengumuman kelulusan tingkat SMA/MA dan SMK yang akan digelar hari ini, Senin (16/5), Polres Penajam Paser Utara (PPU) akan menempatkan empat personel kepolisian. Polisi ini akan memantau siswa yang akan menggelar pawai kelulusan. Kasat Lantas Polres PPU, AKP Usman Arif mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Disdikpora dan mengimbau kepada seluruh sekolah agar para siswanya tidak melakukan pawai usai pengumuman kelulusan. “Kami harapkan tidak ada pawai kendaraan,” jelasnya.

Meskipun nantinya para siswa tetap melakukan pawai, Usman menyatakan, pihaknya akan menyiapkan polisi lalulintas untuk memberikan pengawalan. Namun Usman meminta, agar tetap memperhatikan aturan berlalulintas seperti menggunakan helm standard dan menyalakan lampu kendaraan. “Jangan sampai pawai ini malah akan merugikan diri sendiri maupun pengendara yang lain,” ucapnya. Nanti dalam pawai jika menemukan ada siswa yang tidak mentaati aturan akan diberi sanksi sesuai aturan. (mir)

PWRI Gelar Senam Lansia TANAH GROGOT, TRIBUN Para pensiunan pegawai negeri yang tergabung dalam Pensiunan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Paser bekerjasama PT Askes menggelar senam lansia. Dipandu pelatih senam dari Persani Paser, senam lansia dilaksanakan di Sekretariat PWRI Jalan Modang Tanah Grogot, Jumat ( 13/5). Setelah sejenak berolah raga, peserta Askes yang lanjut usia ini kemudian

memeriksakan kesehatannya (check up) ke dokter yang telah didatangkan PT Askes. Menurut Kepala PT Askes Kabupaten Paser Erna Adhitya, senam dan check up kesehatan ini merupakan salah satu program PT Askes dalam memberikan pelayanan kepada peserta Askes lanjut usia. “Dengan usia yang semakin menua, tubuh semakin rawan diserang penyakit, sehingga diperlukan daya tahan tubuh yang kuat

dengan jalan selalu rutin memeriksakan diri ke dokter keluarga, serta tetap menjaga kebugaran tubuh dengan melaksanakan senam lansia ini,” kata Erna. Terhadap dukungan Bupati Paser dan jajaran Pemkab Paser kepada PT Askes, Erna tak lupa mengucapkan terima kasih. “Kepada Bupati Paser Pak Ridwan Suwidi, kami menyampaikan terima kasih atas terlaksanannya kegiatan

ini,” ucapnya. Sementara itu, Sekretaris PWRI Paser Syahrul mengatakan senam lansia merupakan hal yang baru, dan berdampak positif bagi para lansia dan secara berkala dapat dilaksanakan terus menerus disertai dengan pemeriksaan kesehatan para pensiunan di daerah ini. “Ini kegiatan yang baru kami rasakan dan perlu terus dilaksanakan secara berkala di Sekretariat PWRI ini”, harapnya (aas)

Guyonan yang Menekan

mengucapkan: “Masak sih anak kok menggugat orang tua.” Abdul Rachim Asmaran menyebut ucapan Mardiyanto, Menteri Dalam Negeri saat itu, sebagai guyonan. Rachim adalah Kepala Dispenda Kaltim. Ia mendampingi Plt Gubernur Yurnalis Ngayoh menghadap Mendagri. Rencana Pemprov Kaltim untuk mengajukan judicial review UU No 33/ 2004 memang sudah sampai di telinga sejumlah elit pusat. Ini berawal dari ketidakpuasan Pemda Kaltim atas pemberlakuan Pasal 32 dalam UU itu yang berakibat DAU sejumlah daerah di Kaltim berkurang bahkan hilang. “Memang dengan guyon. Mendagri dan beberapa pejabat di Depdagri, bahkan kami sendiri tertawa, mendengar kelakar tersebut,” jelas Rachim, Minggu (15/5) melalui telepon. Rachim kini menikmati masa pensiun bersama keluarga di Malang. Kendati disampaikan dengan bercanda, Rachim dan Ngayoh sangat memahami bahwa itu merupakan permintaan halus kepada Pemprov Kaltim untuk membatalkan niatnya menggugat di MK. Argumen yang sempat disampaikan Rachim kepada Mendagri mengenai ketidakadilan yang dialami Kaltim atas penerapan pasal itu seperti membentur tembok kokoh. Dengan dalih pemerataan dan mengakomodir kepentingan yang lebih besar, Pusat tidak menggubris argumen Kaltim. “Kami memahami (keberatan Kaltim). Tapi jauh lebih baik dilakukan dengan cara lain seperti mengajukan DAK. Kami bisa bantu,” kata Rachim menirukan ucapan Wapres Jusuf Kalla. Tidak hanya melobi Mendagri dan pejabat Departemen Keuangan, Ngayoh saat itu juga mencoba melobi Wapres Jusuf Kalla. Ngayoh berlima, didampingi antara lain Rachim, Walikota Samarinda Achmad Amins, Bupati Pasir

Ridwan Suwidi, dan Ketua DPRD Kaltim Herlan Aggussalim diterima di rumah Wapres di samping Gedung Bappenas Jl Diponegoro Jakarta, tepat pukul 24.00. Kalla didampingi pejabat yang mewakili Menkeu Sri Mulyani serta anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Pertemuan itu tak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Sama seperti pada pertemuan sebelumnya, dengan DPR RI di Jakarta, yang juga nyaris tanpa gol. Bahkan dari pertemuan dengan para wakil rakyat inilah keluar ucapan seorang anggota dewan yang kemudian populer di kalangan segelintir pejabat pemprov hingga kini. “Apa yang dilakukan Kaltim seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri,” kenang Rachim menyitir peribahasa yang dikemukakan seorang anggota dewan dari sebuah partai besar. Kalimat itu bermakna hampir sama dengan ucapan Mendagri. DPR RI, menurut Rachim, tidak memberikan respon positip atas rencana JR. “Saya masih ingat betul bagaimana anggota dewan balik mengecam dengan mempertanyakan: Kaltim ingin mendapat lebih banyak dana padahal dana yang ada saja masih banyak tersisa. Silpa Kaltim masih besar.” Dewan lalu memberikan saran agar Kaltim lebih baik mengajukan draft usulan revisi ketimbang melakukan JR. *** BAGI Abraham Ingan, Ketua MRKTB, tidak bersedianya Gubernur Awang Faroek sebagai pihak yang akan mengajukan JR UU 33/2004, justru berdampak positip. “Setidaknya tidak ada lagi yang bisa menekan Kaltim. Pusat tak akan bisa lagi menekan gubernur seperti empat tahun silam.” Cerita soal gubernur terdahulu “ditekan” oleh Mendagri sehingga membatalkan niatnya mengajukan gugatan judicial

”Memang dengan guyon. Mendagri dan beberapa pejabat di Depdagri, bahkan kami sendiri, tertawa, mendengar kelakar tersebut”

● Sambungan hal 13 mendapatkan tanda tangan para bupati/walikota. Dokumen gugatan tinggal kita layangkan ke MK,” kata HR Daeng Naja, kemarin, mengenang kesibukan empat tahun silam, mempersiapkan materi gugatan. Lulusan Magister Humaniora dan Magister Kenotariatan UGM ini adalah salah satu anggota kuasa hukum Pemprov Kaltim yang dipimpin Dr Muhammad Asrun SH MH. Asrun memiliki jam terbang cukup tinggi berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK). Asrun juga pernah menjadi staf ahli MK. Anggota lainnya adalah Sofyan Helmi SH, Jamhur SH MH, dan Aji Sofyan Effendi SE MSi. Aji, dosen Fekon Unmul, satusatunya pakar ekonomi dalam tim itu. Namun dokumen gugatan itu ternyata tidak pernah sampai di kantor MK di Jl Medan Merdeka Barat No 7 Jakarta. Pertemuan demi pertemuan di Jakarta dengan sejumlah pejabat pemerintah Pusat dan DPR RI perlahan tapi pasti telah memudarkan tekad para elit Pemprov Kaltim untuk mengajukan pengujian Pasal 32 UU No 33/2004 di MK. “Padahal alasan kita sangat kuat,” tutur Aji menyesali. Ini diamini Daeng Naja. Keduanya lantas menunjukkan isi dalam UU tersebut yang disebutnya bertentangan dengan UUD 1945. Kaltim dirugikan secara ekonomis akibat penyamarataan besaran Dana Alokasi Umum (DAU). *** AWAL 2008 di sebuah ruang rapat di gedung Depdagri Jakarta, Mardiyanto bicara dengan gayanya yang khas: logat dan kesantuan gaya Jawa. Tidak ada sedikit pun kata yang diucapkan dengan nada meninggi. Ia bahkan menyampaikannya secara berkelakar ketika

CMYK

Abd Rachim Asmaran Mantan Kadispenda

review UU No 33/2004 memang sudah merebak di kalangan Tim Ad Hoc JR. Jika gugatan itu akan diajukan lagi oleh gubernur, menurut Abraham, bukan tidak mungkin peristiwa itu terulang kembali. Pusat yang memiliki “senjata” pasti akan dapat dengan mudah kembali “menekan” gubernur dan bupati/walikota. Bisa saja pejabat Pusat akan mengancam pada kepala daerah begini misalnya: Hei, jangan macam-macam ya. Ingat lho kasusmu, ingat lho tanggung jawab yang belum kau selesaikan. Ingat ini, ingat itu. Kalau sudah begitu, ya mana ada kepala daerah yang mau tanggung risiko. Inisiator JR Viko Januardhy dalam berbagai kesempatan berbicara dengan Tribun juga sempat amat khawatir kalau rencana gugatan itu akan mandeg di tengah jalan. Mandeg bukan karena soal legal standing yang ditolak, melainkan karena “tekanan” atau kompromi-kompromi akibat kepentingan sejumlah elit politik. Apalagi, jejak rekam sejumlah elit Kaltim menunjukkan sangat mudah “masuk angin”. “Oleh karena itu kami putuskan bahwa MRKTB yang maju untuk menggugat. Tidak perlu kepala daerah. Ini sekaligus untuk menghindari kemungkinan adanya tekanan dari Pusat. Kalau kami yang maju, Pusat kan tidak mungkin bisa menekan kami sebab kami tidak dibawah struktur, kami bukan subsistem pemerintah,” tandas Abraham diamini sekretarisnya, Rudi Jailani.(bin)

22

SENIN 16 MEI 2011

tribun balikpapan

Pemkot Urus Pembebasan Lahan ■ Perluasan Bandara

TRIBUN KALTIM/M WIKAN H

KUE ULTAH - Ma’ruf Effendy, Wakil Ketua DPRD Bontang, bersama perwakilan FLP Bontang Muthi Masfu’ah dan tim media PKS menyerahkan kue Ultah Tribun KAltim yang ke 8 dan diterima oleh Manajer Produksi Arief Er Rachman, Minggu (15/5).

PKS Kaltim Gelar Pelatihan Kehumasan dan Media BALIKPAPAN, TRIBUN – Pengurus DPW PKS Kalimantan Timur menggelar pelatihan kehumasan dan media atau Public Relation and Media Training bertajuk “Connecting People to Work East Kalimantan” di aula Town House Bukit Damai Indah (BDI) Balikpapan, Jumat (13/ 5) – Minggu (15/5). Kegiatan ini diikuti sekitar 60-an orang terdiri dari pengurus Humas PKS kabupaten/kota se-Kaltim. Ketua DPW PKS Kaltim Masykur Sarmian dalam sambutannya mengatakan humas dan media memiliki peran sangat penting. “Saya berharap peserta mengikuti pelatihan ini dengan maksimal,” ujar Masykur di sela-sela acara. Ditemui di sela-sela kegiatan, Sekretaris Umum PKS Kaltim Gunawarman mengatakan kegiatan ini bertujuan melahirkan humas dan media yang profesional, yang menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat dan memberikan alternatif berita dan informasi yang positif serta membangun bagi masyarakat.

BALIKPAPAN, TRIBUN Dalam rencana perluasan Bandara Sepinggan yang menelan dana sekitar Rp 1,5 triliun, Pemerintah Kota Balikpapan hanya dilibatkan dalam maslah pembebasan lahan. “Mengenai perluasan bandara Sepinggan pemkot punya tugas pembebasan lahannya nanti dananya dari provinsi,” kata Wakil Walikota Balikpapan Rizal Effendi, akhir pekan lalu. Menurutnya, kewenangan pembangunan Sepinggan menjadi bandara Internasional berada di tangan Pemerintah Provinsi dan pihak Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara. Saat ini Pemkot, lanjutnya tengah melakukan pendekatan-pendekatan secara persuasif dan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat yang lahannya terkena penggusuran dari rencana perluasan bandara. Tentang jangka waktu

pembebasan lahan, Rizal mengungkapan pihaknya paling tidak menginginkan masalah ini bisa selesai dalam 1 tahun, sehingga pembangunannya tidak sampai berlarut-larut seperti masalah pembangunan Stadion Batakan. Perluasan Bandara Sepinggan sendiri dianggap Rizal merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan. Mengingat daya tampung terminal di bandara ini sudah tidak minim. Disamping itu landasan bandara Sepinggan dianggap kurang memadai untuk pesawat-pesawat berbadan lebar terutama ketika musim haji tiba. “Kalau yang paling berat sekarang kalau dilihat terminalnya, karena tidak sesuai dengan daya tampungnya, orang semua mengeluh karena sesaknya bukan main ruangannya tidak nyaman,” tandasnya. (m35)

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Kepadatan di Bandara Sepinggan saat musim mudik.

Pendekatan Persuasif WAKIL Ketua DPRD Balikpapan Wahyu Hartono mengatakan, sosialisasi pembebasan lahan untuk perluasan bandara Sepinggan seharusnya sudah mulai dilakukan agar menghindari hambatan yang tidak diinginkan. “Lebih cepat kita sosialisasi lebih baik dan saya kira ujung tombak ada di Ketua RT,” ujarnya, Minggu (15/5). Wahyu meminta agar Pemkot Balikpapan mengedepankan pendekatan persuasif . Pendekatan yang terbaik dilakukan adalah dengan musyawarah untuk mufakat. “Rakyat kita sekarang sudah kritis, mereka memahami aturan. Sehingga kita perlu duduk bersama dan berdiskusi. Bukan lagi dengan kebijakan yang otoriter,” katanya. Namun, jika langkah musyawarah untuk mufakat gagal menemukan solusi, Wahyu menyarankan dilakukan upaya hukum dengan sistem konsiyansi ke Pengadilan yang akan menetapkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah yang akan dibebaskan. “Tapi ini belum pernah terjadi di Balikpapan karena pembebasan lahan umumnya kondusif,” katanya. (asi)

Cocok untuk Segmen Remaja ● MHTI Bedah Buku Misi di sebuah Planet

TRIBUN KALTIM/DOAN

Pelatihan kehumasan dan media oleh PKS bertajuk “Connecting People to Work East Kalimantan” di aula Town House BDI Balikpapan, Jumat (13/5) – Minggu (15/5).

Selama tiga hari peserta, dibekali wawasan dan keterampilan kehumasan dan media meliputi cara membuat press release, public relation plan, fotografi, videografi dan materi media lainnya. Menurut Gunawarman, PKS telah berkomitmen bekerja untuk Kalimantan Timur, pelatihan ini diselenggarakan untuk menyiapkan perangkat agar partai benar-benar mampu menjadi saluran aspirasi bagi masyarkat. “PKS memiliki kader yang menjadi 1 wakil walikota dan 2 wakil bupati serta 43 anggota DPRD Provinsi dan kab Kota di Kalimantan Timur, ini adalah perangkat kita untuk

mengadvokasi aspirasi dan kepentingan masyarakat Kaltim” pungkasnya Selain itu, dari pelatihan ini juga diharapkan agar kedepannya partai memiliki sarana untuk mempublikasikan informasi dan memberikan penjelasan yang objektif tentang isu-isu yang menerpa partai. “Selama ini masyarakat seringkali mendapatkan informasi, isu dari berbagai pihak tentang PKS, sehingga penting bagi PKS untuk memberikan informasi langsung dari sumbernya, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang,” tandas Gunawarman. (fer/m36)

BALIKPAPAN, TRIBUN Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia cabang Balikpapan mengadakan bedah buku “Misi di Sebuah Planet” karangan Husein Matla di aula rumah dinas jabatan Wakil Walikota, Minggu (15/ 5). Acara ini menghadirkan pembicara Asmiati dan Arda Yuna dari MHTI Balikpapan. Acara yang dikhususkan bagi kalangan remaja putri ini sengaja digelar untuk

memmberikan pemahaman kepada mereka tentang bagaimana kita menyikapi apa yang telah diberikan oleh sang penciptadi muka bumi sehingga bisa kita jaga secara terus menerus. Menurut Zulfa, ketua panitia acara yang juga anggota DPD Muslimah HTI selain masuk dalam kategori best seller buku ini juga cocok untuk segmen remaja terutama mereka yang

tengah dalam proses pencarian jati diri. Kegiatan ini lanjut Zulfa sebenaranya mnerupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Muslimah HTI setiap bulannya yang menyasar para remaja mulimah di Balikpapan dengan pola-pola pembinaan yang kegiatannya bisa bermacammacam misalnya nonton bareng, diskusi ataupun bedah buku seperti yang

diagendakan hari ini. Buku Misi di sebuah Planet sendiri bercerita tentang tugas seorang manusia di muka bumi yang diibaratkan laksana seorang agen yakni menerima perintah tertentu, menjalankan perintah tertentu. Setelah misi itu selesai kemudian pulang meninggalkan planet tersebut dan memberi laporan hasil kerja mereka kepada si pemberi tugas. (m35)

tribun balikpapan

SENIN 16 MEI 2011

23

KPC Bawa Empat Dokter Australia ! Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Luka Bakar

TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE

The King Balikpapan berpose bersama saat menghadiri pembukaan Sumber Mulia Finance, Minggu (15/5). Komunitas pecinta Yamaha RX King ini akan mengadakan gathering se-Kalimantan.

Juli, The King Gathering di Bontang BALIKPAPAN, TRIBUN - Komunitas pecinta sepeda motor Yamaha RX King akan mengadakan gathering (pertemuan) dengan anggota se-Kalimantan di Bontang. Tepatnya, pertemuan akan diadakan 2 dan 3 Juli. “Kegiatan ini kita adakan untuk mempererat tali silaturahmi sesama pecinta Yamaha RX King,” kata Imam, juru bicara komunitas Yamaha RX King Balikpapan, saat menghadiri pembukaan Sumber Mulia Finance bersama rekan-rekannya, Minggu (15/5). Kepada anggota Yamaha RX King, diharapkan bisa mengikuti kegiatan ini. Dalam pertemuan nanti juga akan diisi serangkaian acara hiburan. Saat ini jumlah anggota The King Balikpapan lebih dari 60-an. Kepada pemilik motor Yamaha RX King yang ingin bergabung, Imam berharap bisa ikut bergabung. Menurutnya, wadah seperti ini sangat diperlukan sekarang. Menyatukan jiwa-jiwa

yang berselera sama dalam memilih dan mengendarai sepeda motor. Sehingga kegiatan yang dilakukan secara berkelompok lebih terarah dan tidak mengarah ke perbuatan kriminal. “Disini kita kebetulan disatukan dari minat dan selera yang sama dalam memilih kendaraan, sreg dengan RX-King, mudahmudahan banyak hal-hal baru yang didapat dari komunitas ini. Salah satunya menjalin komunikasi sesama pengguna RX- King di Kalimantan.” jelas Imam. Saat ini The King Balikpapan telah memiliki kantor sekretariat di Jl Riko RT 23 No 3 Kampung Baru Tengah. Ketika ditanya soal keanggotaan, Imam menjelaskan bahwa The King terbuka untuk siapa saja yang ingin menjadi anggota. “Pintu sekretariat kita terbuka untuk siapa saja,” ujar Imam. (m36)

HMPCI Kampanye Safety Riding BALIKPAPAN, TRIBUN Tingginya angka kecelakaan sepeda motor di Balikpapan, kerap menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Menyikapi masalah tersebut, komunitas Honda MegaPro Club Indonesia (HMPCI) Balikpapan, sebagai salah satu klub motor dengan membawa nama brand Honda, menggelar pelatihan Safety Riding Course (SRC) selama dua hari, 14-15 Mei di markas HMPCI Balikpapan di Universitas Balikpapan (Uniba). Kegiatan tersebut diikuti 32 orang yang terdiri dari anggota HMPCI Balikpapan dan anggota HMPCI Tarjun Kotabaru Kalsel. Ketua Panitia Rahmat mengatakan, kegiatan yang digagas pihaknya merupakan instruksi dari HMPCI Pusat, yang menganjurkan keselamatan dalam berkendara sepeda motor di jalan. Sabtu (14/5) malam, 32 peserta mendapat pembekalan teori SRC oleh

Instruktur HMPC Indonesia Leo Kartiko. Dalam kesempatan itu, Leo memberi gambaran kepada peserta pelatihan untuk mengenal karakteristik motor yang dia miliki. Hal tersebut sehingga dia mampu mengantisipasi minimal refleks mampu memberikan pengertian safety riding yang baik. Usai mendapat teori, keesokan harinya Minggu (15/5) pagi, giliran Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Balikpapan Aiptu Suharto yang memberikan materi Global Rute Safety kepada peserta. Materi disampaikan di lapangan parkir PT Semoga Jaya Raya kawasan Ringroad Balikpapan. Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapat praktek SRC dari Instruktur HMPCI Indonesia Leo Kartiko. Mereka mempraktekkan cara berkendara yang baik di jalan, mulai dari menghidupkan lampu motor, memakai helm standar, serta

mengecek perlengkapan kendaraan lainnya. Sekitar pukul 15.00, puluhan anggota HMPCI Balikpapan kembali menggelar kampanye SRC di traffick light simpang tiga Plaza Balikpapan. Mereka membagi-bagikan brosur sebanyak 1.000 lembar kepada pengendara roda dua yang melintas di kawasan tersebut. Kampanye tersebut turut dibantu jajaran Satlantas Polresta Balikpapan. Ketua HMPCI Balikpapan Dedy Rizaldy berharap, melalui kegiatan yang digelar pihaknya, masyarakat Balikpapan bisa memahami pentingnya UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Kita berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengerti dan menerapkan undang-undang tersebut, dimana salah satu upayanya adalah mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (ful)

Interplast bergerak di bidang bantuan medis secara sukarela. Mereka melakukan program operasi plastik dan rekonstruktif di negara yang sedang berkembang di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, tanpa memungut bayaran Hasrul Sani, Manager External Relations PT KPC

BALIKPAPAN, TRIBUN - PT Kaltim Prima Coal (KPC) akan memboyong 4 dokter asal Australia dan 2 perawat asal Australia untuk menjadi tim interplast dalam program kemanusiaan tahunan operasi bibir sumbing dan luka bakar ke-17 yang rencana akan digelar Selasa (16/5) sampai 27 Mei 2011 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Kanujoso Djatiwibowo. Dalam konferensi pers di

Balikpapan, Minggu (15/5), Manager External Relations PT KPC Hasrul Sani menjelaskan, tim Interplast asal Austalia terdiri dari 2 dokter ahli bedah plastik dan rekonstruksi dan dua dokter ahli anastesi. Ia menjelaskan, Interplast merupakan lembaga yang bekerjasama dengan The Royal Australian College of Surgeons atau perkumpulan ahli bedah Australia dan Rotary Internasional di Victoria Australia. “Interplast bergerak di bidang bantuan medis se-cara sukarela. Mereka melaku-kan program operasi plastik dan rekonstruktif di negara yang sedang berkembang di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, tanpa memungut bayaran,” katanya. Tim Interplast Australia dan Selandia Baru akan dibantu ahli bedah plastik dari Perkumpulan Ahli Bedah Plastik Indonesia (Perapi) dr Johan Wirawan Sp BP dari RSUD Kanujoso. Dokter resi-den bedah plastik dr Intania Djoenaedi, dr Priscilia dari Perapi Jakarta dan Surabaya dan dokter

residen anastesi dari Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dr Dhania A Santosa dan dr Eka Seprianti W. Hasrul menjelaskan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) itu akan diikuti 97 pasien. 54 diantaranya adalah pendaftar baru. Selebihnya adalah pasien lama yang pernah mengikuti operasi sebelumnya. Untuk tahun ini, prioritas utama diberikan kepada pasien yang berasal dari wilayah Kabupaten Kutai Timur, selebihnya dari pedalaman Kalimantan Timur. General Manager Divisi External Affairs & Suistainable Development KPC mengatakan program tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu agar dapat meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya. “Program Senyum dan Harapan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan percaya diri para penderita bibir sumbing

dan luka bakar, sekaligus menjadi ajang transfer ilmu dan teknologi di bidang kedokteran dan bedah plastik,” katanya. Kegiatan ini katanya mendapat dukungan penuh dari kontraktor KPC seperti Trakindo/CAT, PAMA Persada, Thiess Indonesia, Liebherr, MBSS, AELINDO, MKN, Sucofindo, Altrak1978, Hexindo, Hotel Le Grandeur dan ODG dan Tribun Kaltim sebagai mitra partner. Dukungan ini merupakan bentuk CSR perusahaan kepada masyarakat di Kalimantan Timur. Tidak ketinggalan, Pemkot Balikpapan juga turut berpartisipasi pada kegiatan kemanusian ini. Pembukaan kegiatan kemanusiaan ini akan dilakukan, Senin (16/5) pukul 19.30 sampai 21.00 wita di ruang Ballroom Hotel Le Grandeur. Namun sebelum itu, panitia sudah melakukan pemeriksaan medis terhadap calon pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing dan luka bakar. (asi)

Izin Pembangunan Perumahan akan Diperketat BALIKPAPAN, TRIBUN Pemerintah Kota Balikpapan akan memperketat lagi perizinan pembangunan perumahan terkait dengan alokasi lahan terbuka yang disiapkan oleh pengembang. “Nantinya akan kita tingkatkan perizinan bangunan tidak hanya komitmen lingkungan penataan air tapi juga kawasan hijaunya akan kita tekankan lagi,” ujar Wakil Walikota Balikpapan H Rizal Effendi usai acara penanaman 400 bibit pohon yang dilakukan hotel Sagita Sabtu (14/5). Selama ini lanjutnya ba-

nyak pihak yang membangun rumah terkesan menghabiskan seluruh areal yang dipunyainya untuk bangunan, padahal pemerintah telah menetapkan peraturan dari luas tanah yang hendak dibangun 48 persennya dialokasikan untuk kawasan terbuka hijau. “Orang yang misalnya punya tanah 1 hektare itu beranggapan semuanya dibangun padahal konsep kita selama ini 52-48, 52 persen dibangun dan 48 persen digunakan sebagai daerah terbuka hijau, namun tidak mudah menanamkan itu karena orang yang punya

tanah 1 hektare maunya 1 hektare itu dibangun semua itu yang kita tekankan ngga boleh itu” katanya. Kedepan lanjut Rizal Pemerintah akan memilah lagi mana peraturan-peraturan yang diformalkan dan mana yang hanya bersifat himabauan agar penataan

kawasan hijau benar-benar berjalan sesuai fungsinya. “Nanti mana yang kita formalkan mana yang kita himbau sebab belum semuanya sadar ada yang masih perlu didorong dan ada yang masih ditambahi dengan peraturan-peratutan” tandasnya. (m35)

CMYK

24

tribun etam

SENIN 16 MEI 2011

Cadio Ikut IAM " Diseleksi Langsung Kurator Nasional BALIKPAPAN, TRIBUN Balikpapan boleh berbangga. Pasalnya, perupa asal Balikpapan, Cadio Tarompo menjadi satu-satunya wakil dari Kalimantan untuk mengikutkan karyanya di ajang pameran Indonesia Art Motoring di Galeri Nasional Indonesia, 25 April-1 Mei dan Mal Grand Indonesia, 4 15 Mei 2011. Di ajang bertema Motion & Reflection ini ada sekitar 88 pelukis dari seluruh Indonesia yang diseleksi amat ketat oleh kurator nasional Rizky Zaelani dan Rikrik Kusmara. Masingmasing pelukis hanya boleh mengirimkan satu karya terbaiknya untuk dipamerkan. Menurut Cadio, ia mempersiapkan karya selama empat bulan sejak diberitahu panitia. Cadio mempersembahkan karya berjudul Key dengan ukuran 150 cm x 117 cm. Lukisan ini menggambarkan sebuah bola mata, mobil, dan beberapa macam kunci. Lukisan didominasi warna abu-abu. Lewat lukisannya, ia berfilosofi, dalam suatu motor ada sebuah kunci (simbol motor adalah kunci). “Ketika kita melihat suatu kendaraan apakah itu mobil atau motor, biasanya kita mengidamkan atau ingin memiliki, karena itu ada gambar mata dan mobil. Nah simbol ingin memiliki saya terjemahkan dengan kunci,” ujar Cadio. Ia menambahkan, kunci yang tidak cuma satu tapi banyak ini mengungkapkan adanya alternatif atau pilihan seseorang untuk mendapatkan keinginannya. Untuk mengikuti ajang bergengsi ini, panitia mengirim seorang fotografer untuk mengambil gambar sang perupa dengan lukisannya. Hal ini berbeda dengan ajang pameran lain lantaran biasanya

PT KPC Gelar Program Kemanusiaan ! Operasi Bibir Sumbing dan Luka Bakar yang Ke-17

HO

Lukisan berjudul Key karya Cadio Tarompo yang dipamerkan di IAM.

pelukis sendiri yang mengirim foto diri dan karyanya. “Dikhawatirkan jika ada kamuflase karya dengan cara editan foto atau apa,” tutur Cadio. Selama berpameran di Jakarta, Cadio mengungkapkan merasa senang dan bangga karena antusiasme warga yang datang ke pameran tersebut begitu membludak. Bahkan saat pembukaan, mereka rela antre memasuki galeri. “Untuk acara pembukaan saja bisa sampai ribuan. Sedangkan per hari rata-rata pengunjung 200-an orang,” katanya. Hal ini berbeda dengan kondisi di Balikpapan atau kota lain di Kaltim ketika ia dan

teman-teman perupa lain menggelar pameran lukisan. Dia berharap, suatu saat, kondisi yang sama juga bisa terjadi di Kaltim. Kendati demikian, Cadio tak putus semangat. Ia tetap mendorong perupa lain asal Balikpapan dan Kaltim secara keseluruhan untuk tetap berkarya. “Sering-seringlah mengirim karya dan perbaiki kualitas. Jangan minder, mungkin saja lukisan kita ditolak suatu saat tapi dengan begitu, kita tahu kekurangannya apa dan pengalaman berkenalan dengan pelukis lain yang lebih hebat untuk menimba ilmu,” tuturnya berpesan. (tri)

Dijual Rp 15 Juta BERBAGAI pameran berskala regional dan nasional sudah kerap diikuti Cadio Tarompo. Dari partisipasi itu, ia merasa banyak pengalaman dan bertemu dengan sejumlah perupa dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah memiliki reputasi nasional dan internasional. Kini Cadio pun sudah bisa disebut sebagai pelukis tingkat nasional dari Balikpapan. Terbukti dengan dipilihnya Cadio mengikuti ajang Indonesia Art MotoringI yang bakal digelar saban dua tahun ini. Selain berpameran di Galeri Nasional Indonesia, lukisannya juga dipajang di Mal Grand Indonesia. “Di Galeri Nasional, kami cuma berpameran saja tetapi untuk di mal, karya setiap pelukis juga dijual,” ujarnya. Untuk lukisannya ini, Cadio membanderolnya seharga Rp 15 juta. (tri)

BALIKPAPAN, TRIBUNUntuk ke-17 kalinya, sejak 1993, PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali melaksanakan program bakti sosial operasi bibir sumbing dan luka bakar, yang dikenal dengan program Senyum dan Harapan. Program ini digelar atas kerjasama dengan Interplast Australia dan Selandia Baru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Program yang merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) tersebut akan berlangsung 16-27 Mei 2011 bertempat di RS Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Tercatat jumlah pasien yang mendaftar program Senyum dan Harapan tahun ini mencapai 97 orang. Sebanyak 54 orang di antaranya adalah pendaftar baru. Selebihnya adalah pasien lama yang pernah mengikuti operasi sebelumnya. Untuk tahun ini, prioritas utama diberikan kepada pasien yang berasal dari wilayah Kabupaten Kutai Timur, selebihnya dari pedalaman Kalimantan Timur. Husein Akma, General Manager Divisi External Affairs & Suistainable Development KPC mengatakan, program tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu agar dapat meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya. “Program Senyum dan Harapan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan

dan percaya diri para penderita bibir sumbing dan luka bakar, sekaligus menjadi ajang transfer ilmu dan teknologi di bidang kedokteran dan bedah plastik,” katanya. Kegiatan ini katanya mendapat dukungan penuh dari kontraktor KPC seperti Trakindo/CAT, PAMA Persada, Thiess Indonesia, Liebherr, MBSS, AELINDO, MKN,

Sucofindo, Altrak1978, Hexindo, Hotel Le Grandeur dan ODG dan Tribun Kaltim sebagai mitra partner. Dukungan ini merupakan bentuk CSR perusahaan kepada masyarakat di Kalimantan Timur. Tidak ketinggalan, Pemkot Balikpapan juga turut berpartisipasi pada kegiatan kemanusian ini.

Pembukaan kegiatan kemanusiaan ini akan dilakukan, Senin (16/5) pukul 19.30 sampai 21.00 di ruang Ballroom Hotel Le Grandeur. Namun sebelum itu, panitia sudah melakukan pemeriksaan medis terhadap calon pasien yang akan menjalani operasi bibir sumbing dan luka bakar. (Adv)

Datangkan Dokter Australia DALAM konferensi pers di Balikpapan, Minggu (15/5), Manager External Relations PT KPC Hasrul Sani menjelaskan, tim Interplast asal Austalia terdiri dari 2 dokter ahli bedah plastik dan rekonstruksi dan 2 dokter ahli anastesi. Ia menjelaskan, Interplast merupakan lembaga yang bekerjasama dengan The Royal Australian College of Surgeons atau perkumpulan ahli bedah Australia dan Rotary Internasional di Victoria Australia. “Interplast bergerak di bidang bantuan medis secara sukarela. Mereka melakukan program operasi plastik dan rekonstruktif di negara yang sedang berkembang di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, tanpa memungut bayaran,” katanya. Tim Interplast Australia dan Selandia Baru akan dibantu ahli bedah plastik dari Perkumpulan Ahli Bedah Plastik Indonesia Bulan/Tahun Februari 1993 April 1994 Juni 1995 Juni 1996 Juli 1997 Juli 1997 Juli 1998 Juli 1998 November 2000 April 2002 Juli 2003 Mei 2004 Mei 2005 Mei 2006 Mei 2007 Juni 2009 Mei 2010 Total

Tim Interplast: Dr John William de Waal -Ahli Bedah Plastik dan Rekonstruksi Dr Robert Neil Boyle -Ahli Bedah Plastik dan Rekonstruksi Dr John Oswald-Ahli Anestesi Dr Michael Shaw-Ahli Anestesi Tiarni Platt-Perawat Georgina Scott-Perawat. (Adv). (Perapi) dr Johan Wirawan Sp BP dari RSUD Kanujoso. Dokter residen bedah plastik dr Intania Djoenaedi, dr Priscilia dari Perapi Jakarta dan Surabaya dan dokter residen anastesi dari Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dr Dhania A Santosa dan dr Eka Seprianti W. (Adv)

Pasien dioperasi 56 59 61 104 69 62 38 81 84 68 93 79 69 80 80 75 66 1.225

Tempat RSU Samarinda RSU Samarinda RSU Samarinda RSU Samarinda RSU Samarinda Klinik KPC Sangattta Klinik KPC Sangatta RSU Samarinda RS Restu Ibu dan Klinik KPC Sangatta Klinik KPC Sanggatta RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan RSKD Balikpapan Sumber: PT KPC (Adv)

Ismail Thomas :

Sekolah Harus Mulai Perhatikan Kebersihan BUPATI Kutai Barat Ismail Thomas meminta kepada 13 kepala sekolah yang baru dilantik, sekembalinya ke sekolah masing-masing untuk segera memperbaiki kondisi dan keadaan sekolah secara menyeluruh terlebih-lebih lingkungan sekolah yang kurang sehat dan baik penuh dengan sampah yang berserakan. Guna mensukseskan kegiatan bersih sekolah, pihak sekolah dapat menganggarkannya dari dana Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) yang dikucurkan tiap tahun untuk Pemkab Kubar. “Kenapa saya minta kegiatan bersih sekolah dilakukan karena beberapa waktu lalu ketika mendatangi beberapa kampung, miris melihat kondisi sekolah yang kotor dengan sampah yang berserakan, dan sudah seharusnya pihak sekolah membersihkannya dengan melibatkan guru dan muridnya untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah,” ujar Thomas dalam sambutannya seusai melantik 13 kepala sekolah dan 2 pengawas TK dan SMK di Auditorium Tulur Aji Jejangkat, Selasa (10/5). Lebih jauh diceritakannya, alangkah baiknya pendidikan kesadaran kebersihan dimulai dari tingkat SD, makanya mulai sekarang kepala sekolah SD dan membina dan mengajak guru dan murid untuk mengatur jadwal yang tujuan melakukan bersih sekolah dari sampah. Karena kalau sudah dilakukan sejak dini, maka akan semakin menanamkan kesadaran hingga dewasa. Harus diakui dana BOPD yang dialokasikan Pemkab Kubar setiap tahunnya, lanjutnya, hampir 75 persen digunakan untuk kesejahteraan sekolah

dalam hal ini biaya operasional sekolah, namun tidak salahnya digunakan untuk peningkatan kebersihan sekolah. Dalam kesempatan itu Bupati menegaskan, pelantikan kepala sekolah merupakan sebuah upaya untuk melakukan perbaikan pola kerja, penyegaran kepemimpinan dan peningkatakan kualitas aparat pendidik, serta sebagai bentuk penghargaan kepada para guru atas prestasi yang telah dicapai. Dalam manajemen sekolah, seorang kepala sekolah memegang peran sangat menentukan dalam proses

peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Makanya dituntut untuk mampu memahami faktor-faktor yang berkembang baik internal seperti kurikulum, sarana prasarana serta SDM maupun faktor eksternal seperti membangun lingkungan sosial dengan memanfaatkan potensi lokal. ”Oleh karena itu, kepada para kepala sekolah yang diambil sumpahnya dan dilantik, pertama yang harus saudara lakukan adalah memahami tugas, fungsi dan tanggung jawab pada jabatan yang dipercayakan, selain pemahaman akan

CMYK

tugas, disiplin juga memiliki kedudukan penting dalam keberhasilan kerja,” tegasnya. Bupati juga berharap kepala sekolah yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan mencermati setiap perubahan dan tuntutan jaman yang ada. Kedudukan kepala sekolah bisa dikatakan sebagai Top Manajer yang harus mampu menyerap, mengayomi setiap aspirasi dan masukan yang disampaikan bawahan ataupun yang muncul ditengah masyarakat dengan setiap kebijakan yang diambil. Untuk itu,

pertama tingkatkan konsolidasi intern pada unit kerja dengan membentuk team work yang tangguh bersama bawahan maupun orang tua murid dan komite sekolah. Kedua, jangan segan-segan untuk melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Pendidikan. Ketiga, dalam melaksanakan tugas, hendaknya senantiasa memelihara dan menciptakan iklim yang kondusif, khususnya proses belajar mengajar serta upayakan terjadinya hubungan timbal balik yang positif antara sekolah dengan lingkunga yang ada di sekiranya. (adv)

Super Ball

Senin, 16 Mei 2011

Halaman 25

AP PHOTO

C M N 44 M II LL AA N AA C

GEMURUH penonton tak tertahankan lagi. Letupan kembang api membuat Stadion San Siro mendadak menjadi lautan semburan warna nan indah. Itulah suasana setelah wasit Maurizio Ciampi meniup peluit panjang tanda pertandingan AC Milan kontra Cagliari berakhir. Skor 4-1 untuk tuan rumah membuat Milanisti yang hadir langsung di stadion tak kuasa menahan kegembiraan. Kemenangan tersebut menyempurnakan pesta juara I Rossoneri yang sebenarnya sudah terjadi sepekan sebelumnya. Dalam laga Minggu (15/5) dinihari WIB, Robinho menjadi bintang setelah mencetak sepasang gol pada menit 22 dan 35', ditambah Gennaro Gattuso yang mengoleksi gol ke-2 sepanjang musim pada menit ke-24. Berselang 14 menit, tim tamu sempat membalas via gelandang Andrea Cossu. Namun semua itu tak

berarti, setelah Clarence Seedorf mencetak gol keempat Il Diavollo Rosso pada menit ke-77. “Ini pesta yang sangat sempurna, kami mendapat hasil maksimal. Seluruh pemain memperlihatkan permainan menawan, dan kami menang karena determinasi. Scudetto ini untuk Milanisti semua,” kata Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, di situs klub, kemarin. Usai pertandingan, trofi scudetto secara resmi diserahkan pada si empunya stadion. Sepanjang prosesi pemberian trofi, seluruh wajah pemain sangat sumringah. Kerja keras semusim untuk memangkas dominasi Inter Milan terbayar sudah. Setelah Direktur Umum Serie A Marco Brunelli memberi piala, seluruh pemain bersorak, disusul gema suara seluruh penonton yang hadir di stadion keramat tersebut. Setelah menerima piala, para pemain

G LL II AA R R II C AA G 11 C

dan staf pelatih Rossoneri berpose untuk foto tim. Semua pemain memakai kaos Milan dengan tulisan Campioni (Juara) di punggung, di atas nomor 18, yang berarti Milan telah 18 kali menjadi Scudetto. Setelah sesi foto selesai, pasukan Rossoneri membawa bendera raksasa dengan logo Milan dan Scudetto terpampang di atasnya, berlarian kecil mengelilingi lapangan. Tergambar wajah-wajah gembira dari mereka. Perayaan gelar Scudetto ke-18 ini juga dimeriahkan dengan pesta kembang api luar biasa yang menampilkan warna-warna bendera nasional Italia. Fans Milan terlihat sangat siap menyambut momen istimewa ini. Mereka tumpah ruah membanjiri sekitaran San Siro bahkan se-antero Milan. Toko-toko di Milan buka hingga larut malam. Sebuah pemandangan luar biasa yang

dipersembahkan untuk juara Italia. “Sangat indah bagi saya. Saya pertama kali mengalami hal seperti ini sehingga saya kagum dan terpesona. Saya ingin pemain mengakhiri musim ini dengan melakukan sesuatu yang terbaik bagi pendukung dan presiden,” ucap Allegri. Sang allenatore sendiri belum pernah melatih tim besar seperti Milan. Namun, ia berhasil melunasi kepercayaan yang diberikan Milan dengan memberikan scudetto pada musim perdananya padahal sebelumnya banyak yang meragukan kemampuan Allegri. “Saya hanya meminta para pemain bekerja untuk tim dan itulah yang mereka lakukan untuk saya dan satu sama lain. Ini sesuatu yang fantastis, kami pantas menerima penghargaan ini, kami harus merayakannya,” ujar Allegri. Pesta semakin meriah saat Gelandang Milan, Kevin Prince

Boateng, muncul berpakaian ala Michael Jackson. Ia naik ke pentas di San Siro dengan sorotan fokus moonwalk. Semua mata mulai tertuju kepada pemain berusia 24 tahun itu. Tak lama kemudian, gerakan tarian khas bintang pop Amerika, diiringi lagu hit Jackson Billy Jean, diperagakan Boateng di depan rekanrekan setimnya dan para fans di stadion. Aksi yang dipertontonkan oleh Boateng tersebut menuai pujian dari Robinho dan Massimo Ambrosini. “Saya cuma menari kalau mencetak gol, tapi saya bertaruh kalau tarian Boateng lebih baik,” puji Robinho di Football-Italia. “Boateng melakukan sesuatu yang lebih baik daripada pertandingan,” kata Ambrosini mengagumi kelebihan lain yang dimiliki Boateng selain kemahiran memainkan si kulit bundar di atas lapangan hijau.(Tribunnews/ cen)

EKSPRESI-Luapan kegembiraan para punggawa AC Milan usai kemenangan atas Cagliari, Minggu (15/ 5/2011). Hasil tersebut membuat sempurna suasana pesta raihan scudetto ke-18.

Reaksi Mereka “Awalanya saya tak berharap ada banyak orang disini dan atusiasme yang sangat tinggi. Tapi trofi telah memberikan efek besar. Presiden Berlusconi telah jatuh cinta pada klub ini AP PHOTO selama 25 tahun, saya pikir ia telah menjadikan Milan klub elit,” Adriano Galliani, Wakil Presiden Milan “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang ada dalam tim ini. Khusus kepada fans, mereka patut diberi apresiasi tinggi karena tak pernah lelah mensupport kami

AP PHOTO

hingga klub ini mampu menggapai apa yang seharusnya kami gapai,” Massimo Ambrossini, Gelandang AC Milan “Ini adalah hari yang fantastis untuk selalu dikenang, cuaca hari ini sangat cerah kami melihat pelangi merah hitam di langit Milan. Saya sangat emosional bersama Milan apa yang saya AP PHOTO lakukan selama sembilan tahun kini menjadi kenyataan,” Clar ence Seedor f, Gelandang AC Milan Clarence “Kami melakoni musim yang bagus, kami berada di puncak klasemen hingga akhir musim dan hari ini kami pantas melakukan selebrasi bersama fans di

San Siro. Keramaian di stadion sangat fantastis,” Gianluca Zambrotta, Bek AC Milan “Ini adalah AP PHOTO momen yang spesial, saya tidak tahu ada perasaan berbeda tapi saya sangat bahagia bisa membantu Milan. Kami adalah tim yang bagus yang mampu menjaga kemenangan. Saya ingin menetap disini dalam jangka waktu panjang,” Alexandre Pato, Striker AC Milan. AP PHOTO

Beijing Menanti Milan SETELAH memenangi Scudetto, AC Milan berhak untuk memperebutkan trofi Piala Super Italia bersama juara Coppa Italia yang masih akan melakoni partai final. Musim panas ini, perebutan Piala Super Italia akan kembali digelar di luar Italia. Setelah duel antara Lazio dan Inter pada 2009 (Biancocelesti menang 2-1), trofi yang diperebutkan oleh juara Serie A dan pemenang Piala Italia akan digelar di Beijing, pada Sabtu, 6 Agustus 2011nanti. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Nasional Cina, Bird’s Nest, sebuah bangunan futuristik yang didirikan untuk Olimpiade 2008 dan sebuah venue populer untuk

event-event olahraga internasional. Event ini akan digelar oleh sebuah perusahaan Cina yang akan mengurusi semua aspek penyelenggaraan. Semua aspek dalam kesepakatan ini, yang telah disahkan oleh Lega Serie A, telah disetujui oleh Lembaga Kebudayaan Italia di Beijing dan Kedutaan Besar Italia di Cina. Bagi Milan ini adalah perebutan gelar Piala Super kedua yang dilangsungkan di luar negeri. Kali pertama, pada 1993, Rossoneri mengalahkan Torino 10 di Stadion Kennedy di Washington. Sejauh ini Milan telah mengoleksi lima gelar Piala Super Italia. (Tribunnews/cen)

26

soccer hot news

SENIN 16 MEI 2011

Jelang Final Europa League Lazio 4

VS 2 Genoa

Zona Eropa Musim Depan LAZIO memastikan satu tempat ke turnamen antarklub Eropa musim depan setelah menumbangkan Genoa dengan skor 4-2, di Stadion Olimpico, Minggu (15/5) dinihari WIB. Sempat mendapat perlawanan di babak pertama usai gol Giuseppe Biava menit ke-7, langsung dibalas lima menit kemudian oleh gelandang tim tamu, Rodrigo Palacio, tuan rumah bermain apik pada paroh kedua. Kembalinya Tommaso Rocchi dari kungkungan cedera memberi spirit tersendiri. Attacante senior ini sukses menyarangkan gol pada menit ke-52, yang membuat skuad Biancocelesti tersengat untuk terus mendesak lawan. Walhasil, permainan ofensif yang diperagakan anak asuh Edy Reja tersebut membuahkan

dua gol sekaligus. Tiga menit usai sang kapten melesakkan gol keduanya musim ini, giliran playmaker sekaligus gelandang serang Hernanez membobol Eduardo. Pemain asal Brasil ini sekali lagi menceploskan si kulit bundar pada menit ke-66. Gol tambahan tim tamu terjadi semenit jelang bubaran via striker Antonio Floro Flores. Raihan tiga angka membuat Lazio memastikan berada di zona Eropa musim depan, minimal ke Europa League. Pasalnya, Juventus sebagai pesaing ke posisi t, hampir pasti tak bisa menyusul, hanya dengan dua partai sisa. Namun pelatih Edy Reja menegaskan, timnya tidak akan menyerah begitu saja untuk merenggut posisi empat, sebagai batas masuk ke babak kualifikasi Liga Champions musim depan. Walhasil, apapun yang terjadi pada pertandingan

AP PHOTO/ALFREDO FALCONE, LAPRESSE

GOl-Aksi Playmaker Lazio, Anderson Hernanes saat menyundul bola yang berujung gol bagi Lazio ke gawang Genoa, Minggu (15/5/ 2011), di Stadion Olimpico, Roma.

Udinese tadi malam, tak membuat Edy Reja pusing. Sang allenatore masih yakin, pekan depan adalah saat tepat bagi mereka untuk menggeser Lo Zebrete ke posisi di bawah mereka. Maklum, di giornata pamungkas, Lazio hanya menghadapai Lecce, tim yang terancam degradasi. Sementara sang pesaing harus bersua peraih scudetto, AC Milan. “Peluang kami ke Liga Champions masih terbuka lebar. Saya percaya Liga Champions bisa kami raih di laga terakhir nanti. Partai kontra Lecce tidak muda, karena mereka juga ingin bertahan di Serie A. Saya harap, kemenangan ini bisa memberi tambahan tenaga, dan merealisasikan mimpi ke Liga Champions,” tutur Edy Reja, di Football Italia, kemarin. Optimisme Lazio pantas mengemuka melihat skuad mereka yang kembali lengkap. Di lini penggempur ada Mauro Zarate, Stefano Mauri, Tommaso Rocchi dan playmaker Hernanes. Kombinasi ini yang membuat tim tamu tak bisa berbuat banyak. Marco Rossi dkk hanya bisa mengimbangi pada paroh pertama, selepas itu, mutlak milik Biancazzurri. “Konsentrasi anak-anak buyar di babak kedua, dan akibatnya Lazio bisa bebas berkreasi untuk menekan area pertahanan. Gol Tomasso menjadi mimpi buruk bagi kami, karena setelah itu permainan praktis menjadi milik tuan rumah, meski kami berusaha mendapatkan gol balasan,” cetus Davide Ballardini, pelatih Genoa. (Tribunnews/bud)

Konsentrasi Sayap IMBAS dari All Portuguese Final di ajang Europa League musim ini, memberi jaminan pertarungan seru. Sudah bukan rahasia lagi, dua tim tak perlu susah mempelajari corak permainan lawan. Dua kali bertemu di Primeira Liga musim ini, membuat keduanya tahu luardalam kekuatan serta kelemahan lawan. Modal terbesar berada di tangan Porto. Maklum, saat partai puncak di Dublin Arena, Kamis (19/5) dinihari WIB, dua kali sudah mereka menaklukkan sang rival. Pada pertemuan pertama, dua gol Varela dan Hulk hanya mampu dibalas dua kali via Luis Aguiar dan Lima. Sementara di putaran kedua, Braga harus takluk lewat sepasang gol Nicolas Otamendi. Catatan dari duel tersebut tak lain adalah corak permainan menyerang dari sayap. Titik kekuatan duo Portugal musim ini, baik di pentas lokal maupun Eropa, memang berada di sisi tersebut. Tak ayal, di sana memang ada para pelari cepat seperti Cristian Rodriguez, Nicolas Otamendi sampai Francisco Fernando di kubu Porto dan Castro Custodioa, Marcio Mossor, Alan dan Albert Se Meyong. Tidak usah ragu, kedua tim berjanji untuk berkonsentrasi terlebih dulu di sisi sayap. Pelatih Braga, Domingos Paciência menegaskan, setelah hasil seri kontra Académica di Primeira Liga, akhir pekan kemarin, anak buahnya langsung dihadapkan pada sistem permainan sayap. Selain sebagai titik penyerangan, Hugo Viana dkk

AP PHOTO/ALVARO ISIDORO

TARGET JUARA-Para pemain FC Porto merayakan pesta setelah memastikan diri menjadi jawara Primeira Liga Portugal, beberapa waktu lalu. Konsentrasi mereka beralih ke laga final Europa League, kontra SC Braga, di Dublin Arena, lusa dinihari. juga bersiap untuk mengantisipasi pola sayap yang sudah pasti menjadi andalan Porto. “Saya tahu akan ada perang frontal di sana. Entah kami akan meladeni atau tidak, tapi itu memang corak permainan sesungguhnya kedua tim. Kini, saya berusaha memberi kreasi lebih sebagai kejutan. Hanya saja, saya menduga pasti tak ada perbedaan karakter,” tegas Paciencia, di A Bola, Minggu (15/5). Ia mengaku sudah memiliki resep untuk meredam pergerakan agresif para penyisir lapangan, yang ujung-ujungnya adalah mandegnya aliran bola ke duet, Hulk dan Radamel Falcao. “Saya juga tak ingin tampil defensif, yang pasti saya juga ingin menyerang. Lini sayap adalah hal utama, meski pasukanku tetap akan menunjukkan sisi kemampuan individu guna menembus area sentral. Saya

janji untuk menekan sejak awal,” ancam Paciencia. Sementara sang favorit juara, FC Porto tak terlalu terbuka. Dalam sesi latihan kemarin, pelatih André Villas Boas hanya menekankan pergerakan tanpa bola. Namun bayangan tim inti sudah terlihat. Di sisi tengah ada nama Nicolas Otamendi, Cristian Rodriguez, Fredy Guarin, Francisco Fernando dan playmaker Joao Moutinho. Mereka bakal mendukung penuh format Hulk-Radamel Falcao, yang akan bermain merapat. “Saya tak ingin berkomentar terlebih dulu. Braga lawan yang berat, kami sudah merasakan itu di liga. Hal terpenting, kami berkonsentrasi penuh sepanjang pertandingan, itu saja. Saya tak ingin sesumbar, tapi setidaknya kami ingin fokus pada lini sayap. Braga kuat di sana, dan kami harus tampil lebih dominan,” tutur Villas Boas. Ia senang karena seluruh

pasukannya dalam kondisi siap tempur. Keputusan untuk menurunkan skuad inti di sektor pertahanan saat menaklukkan Maritimo (2-0) di liga, akhir pekan lalu, dibuat untuk mempertahankan tempo permainan. “Saya tak ingin kehilangan soliditas lini belakang. Kami akan menghadapi pertandingan puncak, dan gelar juara sudah menjadi incaran utama,” imbuh Villas Boas. Perfoma Porto musim ini memang dahsyat. Di liga Portugal, mereka belum terkalahkan, sementara di babak semifinal, delapan gol dilesakkan ke gawang musuh. “Saya tak ingin menurunkan dinamisasi tim. mereka sudah mengoleksi 73 gol di liga, dan delapan gol di semifinal. Semua itu menjadi sinyal kami tetap akan bermain ofensif dan mengurung,” tegas Villa Boas. (Tribunnews/bud)

El Tigre Janji Makin Beringas di Dublin KESEMPURNAAN. Itulah target yang diusung Radamel Falcao menjelang laga final Europa League, yang mempertemukan klubnya, FC Porto dengan tim senegara, SC Braga. Gelar dobel menjadi target pemuda berusia 25 tahun ini di kancah Eropa, yakni juara di level tim, dan jawara top skor. “Ini tahun keduaku di Eropa, dan sudah bisa memecahkan rekor pemain legendaris seperti Klinsmann, sekaligus melewati nama-nama besar lain. Sungguh luar biasa, dan saya tak ingin

meredam kesempatan ini. Saya harus membawa tim juara, itu yang utama, setelah itu barulah saya akan menikmati kemenangan sebagai top skor sekaligus. Mungkin saya sudah menjadi pencetak gol terbanyak, tapi sebelum partai final selesai, saya masih berstatus kandidat,” ungkap Falcao, di situs UEFA, Minggu (15/5). Sosok Falcao tampil cemerlang musim ini di Eropa. Saat ini, ia sama-sama mencetak 16 gol di Primeira Liga dan Europa League. Di Eropa, selain Klinsi,

legenda lain yang ikut disalip dalam urusan mencetak gol antara lain Geertruida Maria Geels (Ajax Amsterdam/14 gol), Stan Bowles (Queens Park Rangers/11), John Wark (Ipswich Town/14), Alan Shearer (Newcastle United/11), Walter Pandiani (Espanyol/11), Derlei (Porto/ 12) dan Vagner Love (11). Selain itu ada juga Rudi Völler (AS Roma), Ulf Kirsten (Bayer Leverkusen), Hakan Sükür (Galatasaray), Darko Kovacevic (Juventus), Pavel Pogrebnyak

(Zenit St. Petersburg) sampai Luca Toni (Bayern Munich), yang masing-masing mencetak 10 gol. “Kami memiliki mentalitas yang sangat kuat musim ini. Kami ingin meraih hasil sejauh mungkin di setiap kompetisi, dan secara pribadi, saya ingin bermain baik di semua laga bagi timku. Kini saatnya untuk meraih gelar juara Eropa, saya tak ingin menyianyiakan kesempatan meraih gelar ganda,” tegas Falcao. (Tribunnews/ bud)

Jl.Syarifuddin Yoes RT.75,Balikpapan(0542)7010999,7130489,9130117 Balikpapan Trade Centre Lt.1 No.55-56 (0542) 9160691/08125399333

Radamel ‘El Tigre’ Falcao

AP PHOTO

30

G el at

SENIN 16 MEI 2011

Shopping sekaligus Rekreasi Belanja di Supermarket vs Pasar Tradisional GAYA hidup perkotaan menuntut warganya cerdas, efisien, dan up to date. Pun dalam hal berbelanja keperluan rumah tangga. Banyak hal yang harus diperhitungkan. Bukan saja soal harga, tapi faktor kenyamanan, higienitas, keamanan, hingga jaminan keaslian produk menjadi pertimbangan kaum urban, terutama para wanita dalam memenuhi kebutuhan hariannya.

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

Warga Balikpapan belanja di Foodmart e-Walk Balikpapan Superblock.

Puas kalau Menawar AKTIVITAS tawarmenawar, dan aroma khas pasar yang becek, tidak selalu membuat orang alergi untuk belanja di pasar tradisional. Terbukti, meski telah banyak mal supermarket hadir, pasar tradisional tetap menjadi primadona bagi kaum ibu dan wanita. Tari, seorang wiraswasta misalnya, yang dalam seminggu sekali rutin mengunjungi pasar tradisional. “Biasanya saya beli bumbu dapur, sayur dan ikan untuk stok seminggu. Sampai rumah semua dibersihkan, dan masukan kulkas. Asal menyimpannya bersih dan rapi, tahan kok sampai seminggu,” tutur

Tari. Di pasar tradisional juga, lanjut Tari, dia bisa berinteraksi langsung dan menguji kemampuannya dalam hal tawar-menawar. “Justru disitulah seninya, kalau bisa nawar yang sesuai keinginan kita, rasanya senang. Sensasi tawar menawar itulah yang bikin kita selalu kangen dengan pasar tradisional. Puas kalau bisa nawar,” kata Tari. Selisih harga Rp 500 pun, ditambahkan Yuli, ibu rumah tangga lainnya, sangat berharga bagi kaum ibu, apalagi dalam kondisi saat ini. Di Samarinda, Mae pedagang warung di Jl Kusuma Bangsa, setiap hari

menghabiskan Rp 400 ribu untuk membeli keperluan masakan. Seperti daging ayam, tempe, sayur terung, cabai, tomat, tempe, mentimun hingga bawang. Menurutnya, bahan masakan di pasar tradisional sangat segar. Harganya pun lebih murah dan hemat jika sudah menjadi pelanggan. Ia menilai, pasar tradisional dan supermarket sebenarnya sama-sama punya plus minus. “Kalau di pasar tradisional lebih segar, sedangkan di supermarket lebih bersih. Namanya juga pasar tradisional, kurang bersih ya wajar,” ujarnya.(mei/min)

Di Minimarket Kurang Lengkap KEBERADAAN pasar tradisional sebagai wahana transaksi kebutuhan seharihari masih terasa penting di Sangatta, ibukota Kabupaten Kutai Timur. Pasar ini berperan besar memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai level sosial ekonomi. Pasar tradisional di Sangatta saat ini terdapat di tiga lokasi. Yaitu Desa Sangatta Selatan, Desa Teluk Lingga, dan kawasan Town Hall yang dikelola Yayasan Sangatta Baru PT Kaltim Prima Coal (KPC). Ketiganya hingga kini eksis dan masih dipadati pembeli. Berdasarkan pengamatan Tribun, banyak pula pengunjung pasar tradisional yang berlatar belakang ekonomi “the have” alias menengah ke atas. Mereka biasa mengunjungi pasar dengan kendaraan roda empat. Kunjungan semakin padat di akhir pekan. Pasar yang dikenal masyarakat sebagai lokasi transaksi yang paling murah adalah pasar Sangatta

Selatan. Pasar ini merupakan pasar tertua di Sangatta. Disusul kemudian pasar Teluk Lingga dan Pasar Town Hall. Selain pertimbangan tingkat harga, di Sangatta memang belum ada supermarket yang serba lengkap. Di Sangatta Trade Center (STC) saja, sebagai department store terbesar, hanya terdapat satu minimarket besar. Kebutuhan seperti sayuran dan lauk lengkap atau kebutuhan dapur basah belum tersedia. Di sekitar ruas jalan protokol, banyak pula didirikan minimarket lain. Namun kebanyakan barang yang dijual adalah kebutuhan sehari-hari berjenis kering. Hanya terdapat satu minimarket yang menampilkan corak berbeda dengan menyajikan kebutuhan dapur basah dan kering. Minimarket ini terdapat di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Diponegoro. Kebutuhan dapur basah yang dijajakan tampaknya sangat

COMMENTS Menawar dan Murah Tari, Balikpapan PALING senang kalau bisa menawar dengan harga murah, rasanya senang sekali. Lebih enak belanja di pasar tradisional karena lebih murah, dan produknya fresh. (mei)

membantu masyarakat. Hal ini dilihat dari tingginya frekuensi kunjungan. Namun bila dibandingkan dengan pasar tradisional, tentu masih jauh tertinggal. Berdasarkan tinjauan tersebut, diprediksi pasar tradisional masih akan bertahan dan berkembang di Sangatta. Terlebih Pemkab Kutim dalam waktu dekat akan meresmikan penggunaan pasar semi modern di Desa Sangatta Selatan. Para pedagang yang saat ini berdagang akan mendapatkan jatah kios dengan mekanisme khusus. Sedangkan Pasar Teluk Lingga dalam waktu dekat akan dipindahkan ke bangunan pasar induk di Jalan Pendidikan yang telah selesai pembangunannya. Kemacetan lalu lintas akibat aktivitas pasar menjadi salah satu pertimbangan pemindahan. Pada sisi lain, belum ada tanda-tanda akan dibangun supermal maupun supermarket di kabupaten yang dimekarkan tahun 1999 ini. (khc)

SETIAP tahun supermarket bertambah di kota-kota di Provinsi Kaltim seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Sangatta. Pilihan warga untuk berbelanja pun lebih beragam. Sekaligus makin mengubah gaya hidup masyarakat. Hanny Koerniawaty, public relation salah satu hotel di Balikpapan misalnya. Dalam sebulan paling tidak dua kali dia berbelanja di supermarket. “Untuk sabun, shampo, pasta gigi, diaper dan keperluan rumah tangga lainnya, memang lebih aman belanja di supermarket atau mal. Di mal, kita bisa bebas memilih, tidak berdesak-desakan seperti di pasar tradisional, serta nyaman dan tidak panas,” kata Hanny. Selain itu, banyaknya informasi di televisi tentang produk-produk makanan dan rumah tangga di pasaran yang asli tapi palsu alias aspal menjadi kekhawatiran kaum ibu. “Bukan cuma cermat, tapi

harus ekstra cermat dan teliti. Sekarang kan susah membedakan mana yang asli dan palsu, karena canggihnya orang membuat tiruan. Shampo misalnya, itu banyak lho yang palsu, belum lagi makanan, daging ayam atau ikan diberi zat kimia yang berbahaya dan lainnya. Dan mohon maaf, saya orang awam jadi tidak terlalu paham yang asli dan palsu. Daripada ragu, mending beli di mal yang pastinya untuk memasukan produk sangat selektif,” tutur Hanny. Tak jauh berbeda dengan Hanny, Iin Nuraini, ibu muda yang juga karyawati swasta mengaku lebih memilih mal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. “Karena lebih lengkap, apa yang kita butuhkan bisa didapat dengan mudah di satu area. Kalau di pasar tradisional kan harus berkeliling untuk mencari. Selain itu, mal atau supermarket kan buka hingga malam, jadi belanja tidak terburuburu,” jelas Iin. Keistimewaan lain supermarket, karena di tempat itu bisa dijadikan ajang berkumpul bersama keluarga, dan orang terkasih atau sebagai tempat rekreasi keluarga. Bagi kaum urban, mal bukan lagi dijadikan tempat shopping semata namun rekreasi yang menyenangkan. Tersedianya arena bermain, dan restoran

siap saji menjadi keasyikan tersendiri bagi kebanyakan orang. Sekali belanja, Iin dan Hanny biasa mengeluarkan anggaran rata-rata Rp 500.000-an. Mae, pedagang warung di Samarinda mengakui berbelanja di supermarket punya kelebihan harga sembako lebih murah dibanding di jual toko-toko luar. Harga gula dan minyak goreng, misalnya, lebih murah. Selain itu, makanan atau kualitas produk lebih terjamin. Seperti sayur dan daging lebih higienis. Kehadiran pasar modern juga membawa dampak tersendiri bagi pola konsumsi warga Kota Bontang. Sejak diresmikan akhir 2007 silam, supermarket pertama dan satu-satunya di Kota Bontang, hampir tidak pernah sepi pengunjung. Cholisoh, warga jalan Tongkol Bontang Selatan, mengaku setiap bulannya bisa menghabiskan uang sekitar Rp 2 juta untuk belanja dapur seperti tepung, susu, beras, minyak goreng, dan kebutuhan kamar mandi. “Biasanya saya kesini hanya untuk belanja kebutuhan bulanan saja, ya kira-kira habis Rp 2 jutaan,” ungkap Cholisoh. Selain belanja kebutuhan rumah tangga, ibu tiga anak ini sengaja memilih belanja di supermarket demi menyenangkan ketiga buah

hatinya. Fasilitas bermain untuk anak-anak dan orang dewasa yang tersedia dan menjadi daya tarik tersendiri mengisi waktu luang. “Keuntungannya bisa sekalian refreshing dengan anak-anak, jadi sekali belanja yang paling tidak butuh waktu 2-3 jam,” katanya. Namun untuk pilihan produk kebutuhan pokok sehari-hari seperti ikan, daging, dan sayur-mayur, masih minim di supermarket Bontang sehingga pilihan untuk belanja harian masih tetap tertuju ke pasar tradisional. “Kalau di kota-kota besar, konsepnya sudah one stop shopping. Orang belanja di supermarket semuanya sudah tersedia. Beda dengan di Bontang, mungkin karena kotanya memang kecil,” ujarnya sembari tersenyum.(mei/min/don)

SUPERMARKET DI BALIKPAPAN ● Hypermart di Balikpapan Trade Center ● Foodmart di e-Walk BSB ● Giant di Plaza Kebun Sayur ● Yova di Gunung Malang ● Gajah Mada Plaza ● Orange Mart di Mal Balcony ● Hero di Mal Balikpapan Baru ● Maxi Supermarket

SUPERMARKET DI SAMARINDA ●Hero Samarinda Central Plaza ● Foodmart Mal Lembuswana ● Hypermart Plaza Mulia (mei/min)

Manfaatkan Promo Kartu Kredit SUPERVISOR Foodmart eWalk Balikpapan SuperBlock Andhi R mengatakan, umumnya pengunjung yang datang ke tokonya adalah kaum pekerja. Mereka biasa berbelanja di saat waktu istirahat atau jam pulang kantor. “Sedangkan produk yang dibeli kebanyakan shampo, Andhi R pasta gigi dan diaper. Untuk produk-produk fresh, yang banyak dicari adalah buah-buah segar dan susu segar,” kata Andhi. Makanan ringan, seperti roti, dan camilan juga banyak dipilih, karena lokasi Foodmart yang memang berada di sekitar perkantoran komplek BSB.

Sedangkan untuk pembayarannya imbang, antara yang menggunakan kartu kredit, dan uang tunai. “Mungkin untuk hari-hari tertentu, kartu kredit bisa lebih banyak, misalnya saat ada promo kartu kredit, tapi kalau dirata-rata sama saja,” ujarnya. Sementara Kepala Bagian TRIBUN/AMI Support dan Maintenance Hypermart, Jamik K mengatakan standarisasi untuk daging dan sayuran sangat ketat dilaksanakannya. “Kami punya standar yang ketat untuk pendingin daging. Dengan derajat suhu tertentu harus terus kami jaga dan tak boleh berkurang, karena akan mempengaruhi kualitas

makanan,” katanya. Dijelaskan Jamik, Hypermart mempunyai pelanggan kelas atas hingga menengah ke bawah. Barang yang sangat laris terjual adalah bahan sembako, bahan pembersih seperti sabun hingga alat elektronik dan perabotan rumah tangga seperti melamin plastik. “Setiap hari ada 2.000 transaksi dengan kisaran pengunjung Hypermart mencapai 2.500 orang. Untuk pembayaran, pembeli banyak menggunakan cara cash maupun kartu kredit,” kata Jamik. Kelebihan belanja di supermarket seperti Hypermart, menurutnya, dapat menyingkat waktu berbelanja. “Konsep kami one stop shopping untuk memudahkan pelanggan berbelanja kapan saja,” katanya. (mei/min)

Belum Menggeser Kultur Belanja JARI-jemari Maryam terlihat lincah menata dagangannya. Beragam sayur dan buahbuahan segar yang dapatkan langsung petani ditata sedemikian rupa di atas meja ukuran 1,5 X 2 meter. Udara dingin bercampur aroma khas pasar tradisional menjadi seakan penanda betapa geliat pasar tradisional sama sekali tidak terganggu oleh kehadiran sejumlan minimarket dan pasar modern. Maryam hanya satu ribuan pedagang di pasar Tradisional di Pasar Raya Indah Bontang Selatan yang berjibaku menyiapkan kebutuhan pangan warga Kota Bontang. Mereka berjibaku dengan waktu, menata dagangann saat mayoritas warga kota masih terlelap. Eksistensi pedagang pasar Rawa Indah sudah ada, jauh sebelum Kota Bontang berdiri menjadi kota otonom, hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai 11 tahun silam. “Saya sudah jualan di sini sejak pasar ini dibangun. Alhamdulillah,. pembeli tidak pernah sepi. Hampir tiap hari dagangan saya habis terjual,”

Revitalisasi Pasar Andi Tahir, Kepala UPTD Pasar Bontang KE depan, pasar tradisional akan tetap bertahan di Bontang. Kehadiran supermarket seperti tidak banyak mempengaruhi kegiatan bisnis di pasar. Apalagi saat ini pemerintah sedang giat melakukan revitalisasi pasar tradisional, dengan membangun kembali semua pasar tradisional menjadi pasar semi modern. Nantinya kesan kumuh, becek dan bau sudah tidak lagi terlihat di pasar tradisional. (don)

ujar Maryam. Maryam memang tidak perlu khawatir karena kehadiran sejumlah mini market atau supermarket di kawasan Mulawarman, Bontang Baru, belum mampu menggeser kultur belanja warga Kota Taman. Hj Salimah, warga Berbas, Bontang Selatan, misalnya hingga kini lebih belanja kebutuhan dapur di pasar tradisional ketimbang ke supermarket. Alasannya sederhana, selain murah dan lebih segar, pilihan bahan makanan di pasar tradisional lebih beragam. “Yang terpenting kalau di pasar tradisional kita masih bisa nawar dan harganya bisa beda antara satu pedagang dengan pedagang lainnya,” ujar Hj Salimah. Dalam sepekan, Salimah mengaku bisa 3-4 kali belanja ke pasar Rawa Indah. Ia pun tak melulu hanya membeli kebutuhan makan, tapi terkadang membeli peralatan dapur semisal panci dan baskom. “Suka dukanya sih pas hujan aja. Pasar jadi becek

TRIBUN KALTIM/DOHANG

Warga Bontang belanja di supermarket terbesar di Bontang.

dan kadang berlumpur. Terus baunya juga khas,” katanya sembari tersenyum. Kepala UPTD Pasar Bontang, Andi Tahir, mengungkapkan geliat bisnis sejumlah pasar tradisional di Kota Bontang hampir tidak pernah mengalami penurunan. Munculnya pasar modern seperti Ramayana yang menyiapkan kebutuhan bahan pokok seperti beras, ikan hingga sayur-mayur,

Belanja Lebih Santai Iin Nuraini, Balikpapan MAL lebih lengkap, semua kebutuhan mudah dicari. Selain nyaman, bersih dan aman, jam operasional mal yang buka hingga malam hari, juga cukup membantu saya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ya, bisa lebih santai dalam mencari kebutuhan rumah tangga. (mei)

sama sekali tidak mempengaruhi omset pedagang pasar. Pemerintah, lanjut Andi Tahir saat sedang mengupayakan reviltalisasi seluruh pasar-pasar tradisional sebagai urat nadi perekomian warga. Program revitalisasi pasar ini antara lain dilakukan dengan membangun pasar semi modern-tradisional seperti yang dilakukan pada Pasar Taman Telihan Bontang. (don)

Refreshing Bareng Anak Cholisoh, Bontang UNTUK belanja kebutuhan harian, saya masih lebih memilih ke pasar tradisional. Pilihan belanja ke supermarket itu paling hanya sebulan sekali, sekalian refreshing dengan anak karena di sana tersedia berbagai macam mainan seperti mandi bola dan games lainnya. (don)

Aspirasi

31

SENIN 16 MEI 2011

Segera Bangun Arena Rekreasi Keluarga

Surat Untuk Basri-Hj Asmah Gani (Bupati-Wabup Nunukan Terpilih 2011-2016)

Surat Untuk Rizal Effendi-Heru Bambang Menjelang pelantikan Bupati-Wabup Nunukan terpilih Basri-Hj Asma Gani, masyarakat Nunukan mengumukanan saran, kritikdan harapan mereka tentang bagaimana pembangunan Nunukan ke depan. Berikut surat mereka:

(Walikota-Wawali Balikpapan terpilih 2011-2016)

Perhatikan Infrastruktur Sebatik YTH Ayahanda Drs Basri. Tolong prioritaskan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan pokok masyarakat di Sebatik seperti jalan, listrik, air bersih, pendidikan dan kesehatan. Semua harapan dan keinginan adanya perubahan di Sebatik tentunya kami arahkan kepada Ayahanda. Terima kasih. +6281347042xxx

Lebih Mendisiplinkan PNS

Walikota dan Wawali Balikpapan terpilih Rizal Effendi-Heru Bambang akan dilantik 29 Mei 2011. Menjelang pelantikan, masyarakat Balikpapan menyampaikan harapan, impian, saran dan kritik mereka. Berikut surat mereka:

Dirikan Balai Latihan Pelayaran BAPAK walikota dan wakil walikota yang saya hormati. Di balikpapan ini perusahaan pelayaran banyak. Tolong diadakan Balai Latihan Pelayaran bagi kami yang putus sekolah untuk mencetak pelaut-pelaut yang handal seperti di kota lain. Karena kami yang putus sekolah sangat jauh untuk ikut pelatihan pelayaran yang ada di Kota Makassar dan Semarang. Mohon bapak walikota dan wakil mengadakannya. +6282158040xxx

Perhatikan Infrastruktur KEPADA Yth Bpk Walikota & Wawali Balikpapan terpilih, kami mengharapkan program GCH dilanjutkan. Untuk itu perlu infrastruktur yang mendukung seperti jalan dan parit. Mohon jadi perhatian bapak. Terima kasih +62816200xxx

Jangan Lupa Buktikan Janji HARAPAN saya untuk walikota dan wakil walikota, setelah dilantik jangan lupa janjijanjinya karena masyarakat sudah bosan dengan janji-janji palsu. Masyarakat perlu bukti kebenaran apa yang diucapkan sewaktu kampanye. +6281350685xxx

TRIBUN KALTIM/M WIKAN H

Tempat hiburan masyarakat di Lapangan Merdeka Balikpapan selalu padat setiap akhir pekan.

Perhatikan Sekolah Agama SAYA cuma berharap Basri dan Asmah memperhatikan sekolah-sekolah agama sehingga ada pemerataan, keseimbangan dan keadilan sosial. Selama ini sekolah-sekolah agama terkesan dipinggirkan. Padahal sumbangsinya terhadap pembangunan jelas, terutama perbaikan pemahaman keagamaan, akhlak dan moral. Untuk itu DPRD Nunukan kami berharap mempertemukan Kepala kandepag dan Diknas untuk membicarakan hal ini, kalau perlu dibuatkan payung hukum seperti Perda Pendidikan sepanjang tidak bertentangan dengan

aturan yang lebih tinggi. +6282148990xxx

Evaluasi Kepangkatan PNS HARAPAN saya sebagai warga Nunukan, bupati-wabup harus: 1. Berkeadilan dalam menjalankan pembangunan; 2. PNS yang terlibat berkampanye beri sanksi sesuai peraturan/perundangan yang berlaku; 3. Jadikan Nunukan sebagai kota metropolitan di utara Kaltim dengan konsep berpolakan transmigrasi; 4. Evaluasi seluruh kepangkatan PNS Kabupaten Nunukan. +6281254780xxx

HARAPAN saya kepada Bapak Drs BASRI dan Ibu Hj Asmah Gani SH yaitu agar dapat berbuat lebih baik dan lebih bijak serta profesional, khususnya dalam hal pembinaan dan pengembangan karir PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Terapkan aturan yang sebenarnya dengan tetap mempertimbangkan Daftar Urut Kepangkatan dan tidak mencampuradukkan kepentingan dalam tatanan birokrasi. Berikan kebijakan yang lebih obyektif dan rasional, salah satunya dalam memperpanjang masa kerja PNS dan penempatan tugas sesuai dengan background pendidikan, ilmu serta pengalaman PNS, hal ini mengingat perlunya keseimbangan dan bukti pentingnya DUK. Selain itu, terkait kesejahteraan PNS kiranya ke depan dapat lebih diperhatikan, hilangkan kesenjangan antar SKPD dan PNS, termasuk kepada para Pejabat. Tujuannya semata-mata untuk meningkatkan motivasi kerja para PNS. Sehubungan hal ini, ke depan sebaiknya masalah disiplin PNS menjadi prioritas, berikan hukuman disiplin PNS tanpa pandang bulu. Begitupun halnya dengan penerimaan CPNS, tanpa bermaksud untuk mendiskriminasikan, bagaimanapun juga sebaiknya ke depan tetap dapat lebih mengutamakan pendaftar dari penduduk tempatan. Hal ini untuk menghindari adanya kebiasaan, menjadikan penerimaan CPNS di daerah sebagai batu loncatan bagi mereka yang berasal dari luar daerah dan meminta pindah karena ditempatkan di wilayah pedalaman. Kiranya di masa yang akan datang Bapak Drs Basri dan Ibu Hj Asmah Gani lebih mengedepankan bidang pendidikan dan kesehatan daripada hanya peningkatan infrastruktur. Karena percuma rumah mewah, tapi hanya dihuni oleh mereka yang tidak tahu dengan kemewahan rumahnya dan pada akhirnya menjual kemewahan rumahnya hingga jatuh miskin. Terakhir, saya mengucapkan selamat kepada semoga Allah SWT melimpahkan ridho-Nya dan melindung bapak dan ibu dalam mengemban amanah selama lima tahun ke depan dan menjadikan Nunukan lebih baik dari masa kemarin. firnanda_nnk@xxx

Tambah Dana Langganan Koran KEPADA Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih. Saya sebagai penyalur koran di Nunukan mengharap anggaran berlangganan koran dan majalah bertambah, sebagai wujud progam hobi membaca. Seperti saat ini salah satu kantor terpenting di Nunukan tidak berlangganan koran dan majalah nasional karena tiada anggaran/anggaran kurang (baru terjadi tahun ini). Semoga bulan Juni bisa masuk di ABT. Terimakasih. +6285247605xxx

Perbaiki Infrastruktur Sekolah KAMI sangat menginginkan perbaikan infrastruktur sekolah kami SMA N 1 Nusa terutama laboratorium dan jalan poros menuju SMA N 1 Nunukan Selatan yang sangat parah. +6285246222xxx

Bangun Arena Rekreasi TERUNTUK pemimpin Kota Balikpapan-ku yang baru, tak bisakah menyediakan arena rekreasi keluarga di tengah kota? Tak lihatkah bagaimana sumpeknya Lapangan Merdeka sekarang pada hari Sabtu dan Minggu? Hal itu membuktikan masyarakatmu butuh arena rekreasi baru agar tidak menyatu di satu titik saja. Tolong pertimbangkan saran ini. 08125344xxx

Awal Mengisi “Kemerdekaan” SELAMAT dan sukses pelantikan Bupati Nunukan 2011-2016 semoga dengan pemimpin baru masyarakat punya harapan baru, semoga ini merupakan langkah awal mengisi “kemerdekaan” masyarakat Nunukan dari belenggu terpasungnya demokrasi 10 tahun Nunukan. +6281216162xxx

Taman di Tepian Mahakam Rusak Surat Untuk Walikota Samarinda MOHON kepada Pemkot Samarinda turun ke lapangan menyelusuri sepanjang Tepian Mahakam, lihat kondisi taman banyak yang rusak. Bagaimana Kota Samarinda bisa indah dan cantik kalau taman banyak yang rusak? Kalau bisa, ajak semua masyarakat Kota Samarinda menanam pepohonan, bunga-bunga di sepanjang Tepian Mahakam agar kota kita menjadi kota tepian yang betul-betul indah dan cantik. Ayolah pemkot! +6281253363xxx

Kapan Penerangan Jalan Menyala? YTH Bapak Walikota Samarinda, kapan lampu penerangan di Jl suryanata menyala? Terima kasih. +6281350679xxx

Sering Terjadi Kecelakaan KEPADA pejabat yang berwenang di Pemkot Samarinda maupun jajarannya. Tolonglah, jalan kami di Jl Sultan Alimuddin Sambutan diperhatikan.

Apalagi simpangan pemotongan Gunung Manggah sekarang jadi danau. Menurut saya, sudah waktunya jalan diperlebar karena arus lalu lintas sudah padat dan sering terjadi kecelakaan. Jadi, tolong Pak Sjaharie Jaang dan DPRD memperhatikannya. +6282158138xxx

Samarinda Makin Parah SAMARINDA sudah berganti walikota tapi mengapa ibukota Provinsi Kaltim ini makin kotor, jalan makin rusak, dan banjir makin menjadi? Apakah kita tidak malu sama kota lain terutama Balikpapan. Terima kasih. +6285245088xxx

Surat Untuk Gubernur Kaltim TOLONG kepala daerah Kaltim khususya Gubernur bagaimana caranya mengatasi kelangkaan BBM di Samarinda. Kami harus antre panjang itupun kalau dapat jatah. Kalau memang mau dinaikkan silakan saja yang penting ada. Kami rakyat kecil mau mengadu kemana lagi kalau bukan Pak Awang selaku kepala daerah. Terima kasih. +6281346594xxx

ILUSTRASI: MUSTARNO


TRIBUN KALTIM 16 MEI 2011