Issuu on Google+

Sugra... Salam Kemanusiaan, Tidak terasa bahwa kita telah berada di penghujung tahun 2012 ini, dan kembali Sumbangsih sebagai media informasi PMI Provinsi Bali menghampiri para pembaca setia dengan berbagai informasi kegiatan PMI se-Bali pada khususnya dan juga informasi sosial kemanusiaan serta kesehatan pada umumnya. Tidak terasa, penerbitan Sumbangsih telah memasuki Edisi ke XIV. Sebuah proses panjang dengan berbagai kendala, tantangan dan pengalaman yang tentunya menuntut kami untuk terus berkarya dan menghasilkan yang terbaik kepada para pembaca setia Sumbangsih. Penerbitan media informasi Sumbangsih Edisi XIV Tahun 2012 kali ini, diangkat laporan utama terkait rangkaian pelaksanaan kegiatan HUT PMI ke 67 yang dilaksanakan PMI Provinsi Bali. Sedangkan pada rubrik laporan khusus kami sajikan informasi sekitar kegiatan yang dilaksanakan sekitar Program 1100 Jiwa yaitu program untuk dukungan kepada 1000 anak-anak Sekolah dan 100 Manula yang kurang beruntung di Bali. Sedangkan pada laporan khusus kami menyajikan sekitar Rubrik yang telah ada pada edisi ke-XIV, redaksi Sumbangsih masih konsisten untuk memberikan ruang untuk berbagi informasi bagi PMI Kabupaten/Kota se-Bali, Unit Donor Darah (UDD) PMI sampai dengan relawan untuk turut menunjukkan kiprah dan eksistensinya melalui media informasi ini. Selain itu, rubrik-rubrik lainnya juga tak kalah menarik untuk di baca. Dalam edisi ke-XIV ini, Sumbangsih mencoba menampilkan yang terbaik bagi pembaca, namun tentu hal itu tidak lepas dari kekurangan yang ada. Untuk itulah saran, kritik dan masukan yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan. Karena dari semua masukan dan kritikan itulah Sumbangsih bisa untuk menuju kesempurnaan dalam memberikan yang terbaik kepada pembaca mengenai informasi PMI se-Bali (Red). Redaksi menerima tulisan, artikel, opini atau karya bebas lainnya yang berkaitan dengan program dan kegiatan PMI, khususnya di wilayah Bali. Redaksi berhak menyunting karya yang telah masuk tanpa mengurangi makna dari karya tersebut serta akan mempertimbangkannya untuk dimuat atau tidaknya pada edisi selanjutnya. Redaksi juga menerima saran kritik dan masukan untuk lebih baiknya penerbitan yang akan datang. Segala bentuk tulisan, artikel, karya bebas, saran maupun kritik dapat dikirimkan ke alamat redaksi baik via pos, Fax maupun E-Mail.

Komposisi Redaksi :

Daftar Isi Media Informasi SUMBANGSIH PMI Provinsi Bali

Edisi XIV Tahun 2012

Fokus

03

Warna Warni HUT PMI ke 67 di PMI Provinsi Bali

Lapsus

05

Help 1100 People

Profil UDD

17

Sejarah dan Perkembangan UDD PMI Kab. Badung

Sosok

19

Komitmen waktu dan Tenaga untuk PMI Media Informasi ini diterbitkan atas kerjasama :

Pemerintah Provinsi Bali

Penasehat : I Dewa Gede Oka, Dr. Dewa Putu Sudana, MPH. Pelindung : Ketua PMI Provinsi Bali (Bapak I Gst Bagus Alit Putra, S.H., S.Sos., M.Si). Penanggung Jawab : Sekretaris PMI Provinsi Bali (Dr. I Gusti Lanang M. Rudiartha, MHA). Pemimpin Umum : Kepala Markas Provinsi Bali (Budi Suharjo). Pemimpin Redaksi : Kepala Divisi Kelembagaan (Taufan Kristanto). Iklan : Kepala Divisi PSD (Adi Eka Ulandari), Putri Andreani. Distribusi : Made Suwirdana. Keuangan : Ni Wayan Suani. Redaktur Pelaksana : Gst. Made Ayu Oktianingsih. Staff Redaksi : Putu Sudiantara. Kontributor : Denpasar : Gung Mas, Yuni. Badung : Aries, Maha, Sedra, Cok De Gianyar : Tresi, Agus Juni. Klungkung : Gd. Irwan Santosa, Sang Ade. Jembrana : I.B. Kade Sudiartha, Agus Mahendra. Karangasem : Eka Wijaya, Putu Sumadhi. Bangli: Ardip,Sutirta Buleleng : Pasek Yasa, Daud Tabanan : Satrio, Oka Mahendra. Artistik & Lay Out : Taufan, Sudiantara Alamat Redaksi : Jl. Imam Bonjol Km. 3 No. 182 Denpasar – Bali 80119. Telp. (0361) 483 465, 486 937 Fax. (0361) 490 344 Website : www.pmibali.or.id. Email : sumbangsih@pmibali.or.id / info@pmibali.or.id.

02

Foto : pmibali.doc

Fokus

Warna Warni Hut PMI ke-67 di PMI Provinsi Bali 17 September 2012 diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia ke-67, dan PMI sebagai satu-satunya perhimpunan nasional di Indonesia dibentuk berdasarkan Keppres RIS No. 25 Tahun 1950 yang diperkuat dengan Keppres No. 246 tahun 1963 tentang tugas pokok dan Kegiatan PMI. Dalam kiprah dan pelaksanaan tugasnya sudah tentu menjadi kewajiban PMI untuk selalu mendukung pemerintah dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan. Peringatan Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia yang dilaksanakan tepat pada tanggal 17 September 2012, secara Nasional mengusung tema tema Youth on The Move (Kaum Muda Sebagai Agen Perubahan). Melalui tema Nasional tersebut, PMI berupaya mengajak seluruh generasi muda untuk terus peduli dan senantiasa menjadi bagian dari kegiatan dan aksi-aksi kemanusiaan. Dalam kaitan ini HUT PMI ke 67, PMI Provinsi Bali sebagai bagian dari organisasi Kepalangmerahan di Provinsi Bali juga turut ambil bagian dalam menyemarakkannya. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain Apel Peringatan, Kampanye Keselamatan di Jalan Raya, Penyerahan bantuan 1100 Jiwa, dan Donor Darah. Apel Peringatan Kegiatan Apel Peringatan dilaksanakan PMI Provinsi Bali bersama dengan PMI Kabupaten Badung dan PMI Kota Denpasar di Markas PMI Provinsi Bali pada pukul 08.00 Wita. Kegiatan melibatkan jajaran Pengurus, Staff dan Relawan PMI serta undangan dari jajaran lembaga/instansi dan stake holder terkait (Pusdalops, BNPB, DIRLANTAS, DINSOS, DINKES, DISHUB dan lain-lain) Apel kali ini juga diisi dengan penyerahan secara simbolis bantuan Program 1100 Jiwa, dimana program ini

merupakan program bantuan yang diberikan untuk 1000 siswa sekolah dasar dan 100 manula yang kurang beruntung di Bali. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan oleh Wakil Ketua I PMI Provinsi Bali (Bapak Drs. I Nyoman Puasha Aryana, M.Si) dan diterima oleh Wakil Sekretaris Pengurus PMI Kabupaten Bangli Bapak I Made Aji Swardhana, AP. M.Si. Kampanye Keselamatan di Jalan Raya Selanjutnya pada paska kegiatan Apel (sekitar pukul 10.00 wita), kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Kampanye Keselamatan di Jalan Raya (Road Safety Campaign) untuk mendukung Program pemerintah tentang keselamatan berkendara di jalan raya serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan dalam berkendara. Dalam kegiatan ini Peserta memulai aksi dengan berjalan kaki dari Markas PMI Provinsi Bali menuju Jalan Simpang Teuku Umar dan Imam Bonjol sebagai titik pusat kegiatan kampanye. Pelaksanaan kampanye ini diikuti oleh peserta Apel yang terdiri Pengurus, Staff dan Relawan serta didukung oleh jajaran DITLANTAS POLDA Bali dengan membagikan sekitar 1500-an media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) berupa stiker, pin, kipas dan media material lainnya yang berisikan pesan-pesan keselamatan dijalan raya kepada masyarakat pengguna jalan. Serah Terima Bantuan 1100 Jiwa Setelah pada 17 September 2012 dilaksanakan serah terima secara simbolis, maka ditindaklanjuti penyerahan secara langsung kepada masyarakat target di Br. Kayuselem, Br. Bukit Tungtung dan Br. Bantas A, Desa Songan, Kec. Kintamani, Kab. Bangli. bersambung ke hal 04

03

Foto : pmibali.doc

sambungan dari hal 03

Sebagai tahap awal diserahkan paket Keluarga senilai Rp 150.000 kepada 25 orang manula, dan secara bertahap penyerahan bantuan 1000 anak sekolah dan 100 Manula akan diberikan dengan penyerahan akhir program pada bulan Desember 2012. Sampai saat ini, pengumpulan bantuan dari masyarakat untuk mendukung program tersebut masih terus dilakukan oleh PMI Provinsi Bali baik berupa uang tunai maupun donasi dalam bentuk barang yang masih layak pakai. Sedangkan sebagai publikasi dan informasi terkini terkait donasi yang masuk, PMI Provinsi Bali telah menyiapkan laman khusus yang dapat di akses di www.pmibali.or.id. Donor Darah Donor Darah dilaksanakan bekerjasama dengan Konsulat General India pada tanggal 2 Oktober 2012 bertempat di Kantor Konsulat India Jl. Niti Mandala Renon - Denpasar. Dalam kegiatan ini turut ambil bagian komunitas masyarakat India maupun keturunan India yang tinggal di Bali, namun pada kesempatan ini juga tidak menutup partisipasi masyarakat umum untuk turut menyumbangkan darahnya dalam kegiatan tersebut.

Foto : pmibali.doc

Fokus

Kegiatan Donor Darah ini terselenggara sebagai tindak lanjut dari audiensi Konsuler India dan Ketua PMI Provinsi Bali sebulan sebelumnya. Dan sebuah hal yang sangat positif karena dari kegiatan yang dilaksanakan untuk pertama kalinya, telah dilaksanakan dengan sukses dengan partisipasi 40-an orang. Dan untuk selanjutnya dapat telah dikomitmenkan untuk dapat dilaksanakan secara rutin. Keberadaan organisasi PMI, dengan berbagai kiprahnya di masyarakat telah menjadikan organisasi ini lekat dengan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan tugastugas kemanusiaan. Peran dan eksistensi PMI tentu tidak luput dari keberadaan para relawan (PMR, KSR, TSR dan DDS) dalam mendukung penuh kiprah dan eksistensi PMI. Karena generasi muda dan kalangan remaja lah yang menjadi penggerak mesin roda organisasi PMI. Mereka menjadi basis terdepan terlaksananya kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh PMI. Untuk itu tepat jika tahun 2012, tema “Kaum Muda sebagai Agen Perubahan� menjadi tema besar untuk mengingatkan dan menggalakkan kembali kiprah para pemuda dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan PMI. Selamat Hut PMI ke 67 - Topanix

Renungan 67 TahunPalang Merah Indonesia Palang Merah Indonesia (PMI), pada 17 September 2012 telah memasuki usia ke 67. Sebuah usia yang sangat matang bagi sebuah organisasi yang sejak awal mendedikasikan keberadaannya untuk program dan kegiatan sosial kemanusiaan kepada masyarakat. Pada usianya yang ke 67, data menyebutkan bahwa keberadaan PMI telah ada pada 33 Provinsi, 443 PMI Kabupaten/Kota dan 211 Unit Donor Darah yang tersebar di Indonesia menjadikan PMI sebagai Organisasi yang besar disamping matang dalam usia. Namun, PMI sebagai Perhimpunan Nasional Palang Merah yang diakui di Indonesia masih dirasa memiliki legalitas yang sangat lemah, karena sejauh ini dasar hukum keberadaan PMI hanya berbentuk Keppres. Sehingga, cukup banyak penyalahgunaan-penyalahgunaan lambang Palang Merah yang makin mengkaburkan jaminan netralitas bagi pemakai lambang ini. Dan upaya PMI untuk memiliki UU sebagai legalitas PMI rupanya banyak menemui jalan terjal dan berliku dalam pembahasan di DPR. Tarik ulur politik dan kepentingan sangat kental mewarnai perjalanannya. Akankah para wakil rakyat dapat lebih befikir jernih untuk lebih mengedepankan kepentingan nasional? dan Apakah eksistensi 67 tahun PMI masih belum dapat membuka mata dan hati para wakil rakyat untuk memberikan apresiasi dalam bentuk pengesahan UU Kepalangmerahan untuk PMI? Semoga rasa itu ada, dan semoga UU Kepalangmerahan dapat segera di sah kan. Amiin. Topanix

04

Foto : pmibali.doc

Laporan Khusus

HELP 1100 PEOPLE

Untuk penyerahan bantuan PMI Provinsi Bali melaksanakan dalam 3 (tiga) tahapan yaitu : Tahap I dilaksanakan pasca pelaksanaan kegiatan Funbike di Bulan September, Tahap II akan dilaksanakan pasca pelaksanaan kegiatan Konser di Bulan Nopember 2012 dan Tahap terakhir akan dilaksanakan pada akhir tahun tepatnya pada bulan Desember 2012. Penyerahnganan bantuan akan melibatkan Palang Merah Indonesia Setempat serta Kepala Lingkungan Penerima Bantuan dan beberapa sponsor pendukung kegiatan. One Day Cycling For 1100 People, Funbike PMI Bali Funbike Palang Merah Indonesia Provinsi Bali yang bertema “One Day Cycling For 1100 People” berhasil menarik perhatian peserta hampir 1000 peserta. Rute funbike yang berawal start Parkir Timur Renon – Dewi Sartika – Teuku Umar – Simpang Enam – Teuku Umar – Imam Bonjol – Thamrin – Gajah Mada – Surapati – Hayam WUruk – Merdeka – Prof. Moh. Yamin – Dr. Murwadi – Puputan Renon – Finish diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 1 Juli 2012. Bertempat di Lapangan Parkir Renon- Denpasar mampu menarik perhatian pengunjung karena ada beberapa kegiatan lain yang disisipkan menjadi satu rangkaian kegiatan. Kegiatan donor darah, atraksi BMX, pemeriksaan tulang secara gratis serta hiburan dari Musicalitas penyandang cacat dan seorang relawan PMI yang menyumbangkan beberapa nyanyian untuk menghibur para peserta Funbike yang hadir pada saat itu. Kegiatan terlaksana dengan baik berkat bantuan seluruh peserta serta para sponsor yang mendukung kegiatan funbike PMI Provinsi Bali. Beberapa sponsor yang terlibat didalamnya ialah Wimcycle, Anlene, Circus Waterpark, Warung Rani, SAMAS, PT. ONNO, BCA, Bank Indonesia, Angkasa Pura II, Sector, dan seluruh PMI Kab./Kota di Bali. Foto : pmibali.doc

Bali merupakan Provinsi di Indonesia yang terkenal dengan wilayah Pariwisata yang mendukung pendapatan Daerah Pemerintah Setempat. Bali memiliki 9 Kabupaten/ kota tersebar diseluruh Bali, Potensi yang dimiliki Kabupaten/Kota berbeda-beda. Namun demikian dari sisi lain, Bali masih butuh uluran tangan serta bantuan dari semua aspek karena masih banyak masyarakat di Bali yang belum mampu dan membutuhkan bantuan. Berdasarkan data Dinas Sosial, sebagian besar kalangan masyarakat yang belum terjamah dan butuh bantuan ialah dari kalangan Manula dan Anak-anak di Wilayah Kabupaten Bangli dan Karangasem. Oleh sebab itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali memutuskan untuk Tahun 2012, mencoba mengajak masyarakat bersama-sama untuk membantu anak-anak Sekolah Dasar dan manula yang kurang mampu untuk wilayah Bangli dan Karangasem. Target yang ingin dicapai PMI Provinsi Bali untuk tahun 2012 ialah 1100 Jiwa, yang berarti 1000 Anak sekolah dasar dan 100 Manula yang kurang mampu. Data-data 1000 anak SD dan 100 Manula diperoleh dari PMI Bangli serta Karangasem yang berkoordinasi langsung dengan dinas terkait setempat, serta survey langsung pada sasaran sehingga pelaksanaan program sesuai target yang membutuhkan. PMI Provinsi Bali mengajak seluruh Masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam ajang pengumpulan dana untuk membantu 1000 anak sekolah dasar dan 100 manula. Berbagai bentuk kegiatan dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan program 1100 jiwa. Funbike dan Konser merupakan ajang pengumpulan bantuan yang dikemas oleh PMI Provinsi Bali untuk mengetuk hati Masyarakat untuk membantu 1100 jiwa. Funbike telah dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2012 bertempat di Jalan Lapangan Renon yang menyasar sebagian besar pencinta sepeda. Konser akan dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2012 bertempat di Lapangan Kompyang Sujana yang menyasar kalangan muda yang mencintai Musik. Diluar Funbike serta Konser, PMI Provinsi Bali juga mengajak seluruh Masyarakat dari semua kalang untuk membantu menngumpulkan barang-barang bekas baik berupa pakaian layak pakai, Koran bekas dan barang layak pakai lainnya, yang untuk selanjutnya diuangkan dan dibelikan seragam untuk membantu 1100 jiwa tersebut. Disamping itu juga dibuka rekening Dompet Sosial PMI Provinsi Bali yang diperuntukkan untuk program 1100 jiwa.

05

Konser PMI Provinsi Bali PMI Provinsi Bali dalam pelaksanaan program 1100 jiwa juga melaksanakan kegiatan yang bertajuk KONSER BOB MADALI yang dilaksanakan pada 3 Nopember 2012 bertempat di Lapangan Kompyang Sujana Denpasar. Penampilan utama Konser berasal dari Sanggar Musikalitas Penyandang Cacat dan dimeriahkan juga dengan penampilan bintang tamu Bali Nanoe Biru, Bintang Band serta Duo tiwi. Selain itu juga terdapat beberapa Band-band pendamping yang tampil saat konser BOB Madali yaitu Lorong, Shymphony Of Silent, The End Of Osama, Nothing Last Forever dan Hyena Want Party yang juga turut memeriahkan jalannya konser. Dalam rangkaian kegiatan yang sama, selain kegiatan konser juga ada beberapa kegiatan pendukung pada hari yang sama yaitu Kegiatan Donor Darah, Pasar Barbeku (barang bekas berkualitas) serta Parade Band. Kegiatan Donor darah dilaksanakan dari pukul 14.00 Wita hingga selesai dengan menerjunkan Bus Donor Darah yang ditempatkan di pada salah satu sisi lapangan. Pasar Barbequ merupakan pasar/tempat menjual beberapa barang-barang bekas hasil sumbangan yang masih layak dengan harga yang tentunya jauh lebih murah dari harga pasaran. Parade Band yang diikuti oleh 15 Band telah berhasil di saring menjadi 5 band terbaik atas nama Capung Band, Just Kidd, Rock in Day, Morning Glory dan B-Queen yang nantinya akan disertakan dalam album kemanusiaan PMI Provinsi Bali tahun 2013. Dari hasil parade band juga berhasil terpilih 3 band terfavorit berdasarkan hasil pilihan penonton yaitu atas nama Terror Of Magic (Terfavorite I), Bird Of Parade (Terfavorite II) dan Duwe 18 (Terfavorite III). Dalam sela-sela waktu acara juga diselipkan bagibagi doorprize yang dipandu oleh Hasta dan Ira sebagai host acara. Kegiatan parade Band yang menghasilkan 5(lima) Band terbaik dibantu oleh 3 (tiga) orang juri dari Musisi Bali (Mang Gita), Pengamat Musik (Adnyana) dan Panitia (Uland). Seluruh rangkaian acara KONSER berlangsung dari pukul 15.00 siang hingga pukul 01.00 Pagi dan seluruhnya berjalan dengan baik atas bantuan dan kerjasmaa seluruh pihak seperti Karang Taruna Denpasar Barat, Clasic, Dewata TV, Gema Merdeka, Hunt Magazine, Ume, Basic, Fine, Kepolisian, DKP Denpasar, Pecalang Denpasar Barat, seluruh Warga Kecamatan Denbar, PKK Denbar, Koni Denpasar, Seluruh PMI Kab/ Kota se-Bali.

06

Donasi 1100 Jiwa Masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu 1000 anak sekolah dasar dan 100 manula dapat memilih bentuk bantuan seperti tersebut dibawah : 1. Dompet Sosial 1100 Untuk memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi maka Palang Merah Indonesia menyediakan Dompet sosial untuk 1100 yang dapat disalurkan melalui Rekening PMI Provinsi Bali dengan nomor rekening : 145-00-0234144-0 BANK MANDIRI KCP GAJAH MADA Denpasar. Hasil donasi yang terkumpul dapat di monitor pada website PMI Provinsi Bali www.pmibali.or.id. Bantuan untuk 1100 akan ditutup sampai akhir Nopember 2012. 2. BARBEKU Program terobosan berupa Barbeku (Barang Bekas Berkualitas) merupakan program baru yang dilaksanakan PMI Provinsi Bali untuk mengumpulkan Barang-barang bekas yang berkualitas. Barang-barang akan dikumpulkan dari seluruh masyarakat dan hasil dari penjualan ataupun daur ulang barang-barang bekas akan disalurkan PMI untuk masyarakat yang mebutuhkan. Untuk tahun 2012, PMI akan menyalurkan untuk pengadaan seragam dan beasiswa Anakanak sekolah dasar. Jenis barang bekas yang dikumpulkan ialah barangbarang yang memang masih layak seperti Pakaian Layak Pakai, Koran Bekas, Buku-buku, dll. Barang-barang akan dikumpulkan di kantorPMI Provinsi Bali yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Km3 , Denpasar Bali. Pengumpulan akan dilaksanakan dalam tenggang waktu 3 bulan yaitu dari September hingga Nopember 2012. Pelaksanaan Program PMI Provinsi Bali untuk membantu 1000 anak sekolah dan 100 Manula yang kurang beruntung di Bali diharapkan dapat memberikan sedikit kontribusi yang berarti bagi yang membutuhkan, serta untuk terus menumbuhkembangkan rasa kebersamaan antar masyarakat untuk dapat saling berbagi dan tolong-menolong. Dan PMI Provinsi Bali memiliki komitmen bahwa kedepan tidak menutup kemungkinan untuk membuat program dengan cakupan sasaran yang lebih luas. Karena untuk tahun 2012 baru bisa dilaksanakan dengan menyasar Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem saja. Tentu PMI Provinsi Bali tidak dapat melaksanakannya sendiri, dukungan dan partisipasi masyarakat luas pastinya juga memiliki andil besar dalam mensukseskan program tersebut. Dan tentu bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi mereka yang benar-benar memerlukan, dan pastinya menjadi suatu kebanggaan ketika bisa melihat senyum tulus mereka sebagai ucapan terima kasih atas bantuan yang kita berikan. Adi Eka Foto : pmibali.doc

Foto : pmibali.doc

Laporan Khusus

Foto : pmibali.doc

Foto : pmibali.doc

Serba-serbi

MUSDA KE-5 PDDI BALI

Foto : pmibali.doc

Musyawarah Daerah ke- 5 Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bali pada tanggal 19 Juni 2012 kembali digelar acara yang dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus PDDI Daerah dan Kabupaten/Kota se- Bali periode 2012 s/d 2017 ini mengusung tema Every Blood Donor Is a Hero. Kegiatan dihadiri oleh SEKJEN PDDI Pusat, Sekretaris Dinas Kesehatan Prov. Bali Dr. Bagus Darma Yasa yang mewakili Gubernur beserta undangan dari seluruh PDDI Kabupaten/Kota se-Bali yang dipusatkan di Monumen Bajra Sandhi Denpasar. Bapak TGA Adnyana, Sm.Hk, selaku Ketua Panitia melaporkan, pada tanggal 31 Mei 2012, telah dilaksanakan di RSUP Sanglah Pra MUSDA yang juga dihadiri oleh pengurus PDDI se-Bali. Sedangkan Bapak Sekretaris Pengurus PMI Prov. Bali, dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA, Dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pendonor darah sukarela atas nilai kemanusiaan yang begitu besar. Acara dibuka dengan pemukulan “Gong” oleh Sekjen PDDI Pusat, dan dalam sambutanya mengatakan kebutuhan darah pertahun di Indonesia berkisar 4,3 juta kantong, yang hingga saat ini hanya sebagian kecil yang bisa dipenuhi. Kepengurusan PDDI yang baru di tiap tingkatan ini diharapkan bisa lebih berkonsolidasi dengan pihak internal baik dengan anggota dan pemerintah, juga untuk melaksanakan program kerja dan sosialisasi terkait pentingnya donor darah dan menjadikan donor darah sebagai suatu trend yang baru di masyarakat. Berdasarkan hasil keputusan MUSDA ke -5, Bapak Prof. Dr. dr. A. A. G. Sudewa Djelantik, SpPK, terpilih kembali sebagai Ketua Pengurus PDDI Daerah Bali, untuk periode 2012 s/d 2017 beserta jajaranya. Semoga keberadaan PDDI makin eksis dalam mendukung misi kemanusiaan PMI dalam upaya pemenuhan kebutuhan darah di Bali. Cokde

TOT PMI BALI

S

PMI & SECTOR bantu SD 7 Songan

ekolah Dasar No 7 Songan, Kintamani, Bangli adalah salah satu sekolah yang keberadaanya perlu mendapat perhatian lebih baik dari masyarakat maupun Pemerintah. Untuk menuju sekolah ini terbilang sulit, karena harus melalui medan yang sangat terjal dan berbukit apalagi jika dalam kondisi hujan dan berkabut, kita harus exstra hati hati dalam melangkah. Dalam kaitan ini PMI dan Bali Beach Golf – Sector Sanur, berkesempatan meninjau dan memberikan bantuan langsung berupa pakaian dan peralatan sekolah kepada 102 siswa SD di Desa Tersebut. Anak – Anak SD menyambut baik kedatangan Tim termasuk ucapan terima kasih juga disampaikan melalui Kepala Sekolah karena sudah mau peduli dengan kondisi dan keberadaan SD N 7 Songan. Tidak berhenti sampai disitu, Tim kemudian melanjtkan perjalanan menuju Desa Ababi, Karangasem untuk memberikan bantuan kepada I Luh Reta (84). Bersama dengan PMI Kab. Karangasem.Tim berhasil menemui I luh Reta dan memberikan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok yang diserahkan langsung oleh perwakilan pimpinan SECTOR, Ibu Carollina dan disaksikan langsung oleh Kepala Markas PMI Kab. Karangasem. Tidak jauh dari rumah I Luh Reta, Tim juga berkesempatan menyerahkan bantuan kepada I Wayan Tamped (50), Pria yang mengalami lumpuh total ini sejak umur 8 tahun karena penyakit polio. Segala pengobatan sudah di coba namun belum menunjukan hasil hingga akhirnya Ni Wayan Ngomplog, Ibu dari I Wayan Tamped menyerah dan bekerja keras untuk merawat anaknya yang sakit sendirian. Bantuan berupa uang tunai yang diharapkan bisa menjadi tambahan untuk berobat dan untuk keperluan sehari hari yang diserahkan langsung oleh Perwakilan Sector Sanur Bali. Sudiantara

Untuk memenuhi standar yang ditetapkan PMI dalam mekanisme kegiatan Pelatihan yang dilaksanakan oleh PMI Baik tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten serta peningkatkan pengetahuan dan ketrampilan relawan, maka pada tanggal 18 s.d 26 Juli 2012 dilaksanakan Pelatihan Pelatih Umum (TOT) di Markas PMI Provinsi Bali. Pelatihan diikuti oleh relawan dan staff yang telah memiliki pelatihan bidang teknis seperti Pertolongan Pertama (PP), Restoring Family Link (RFL), Perawatan Keluarga (PK), Phsicososial Support Program (PSP), Logistik dan Asessment. Total peserta adalah 23 orang yang merupakan perwakilan dari masing masing utusan di PMI Kab/ Kota yang dipilih berdasarkan kompetensi dan kebutuhan di masing-masing Kab./Kota. Pelatihan juga melibatkan Fasilitator dari PMI Pusat yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh pengurus PMI Makasasr, Abdul Gofur disamping terdapat juga Pelatih dari PMI Provinsi Bali. Sampai pada penghujung kegiatan, didapatkan hasil kelulusan murni sebanyak 18 orang, tertunda 4 orang dan tidak lulus 1 orang. Kesan yang muncul dari peserta bahwa banyak ilmu di dapatkan dan banyak perubahan dari proses pelatihan ini, baik dari sikap dan etika serta perencanaan kurikulum pelatihan dan untuk selanjutnya semua kembali kepada peserta untuk mengaplikasikanya agar dapat dipergunakan dan kunci dari semua itu adalah belajar, belajar dan terus belajar. - Sudiantara

07

Serba-serbi

Foto : pmibali.doc

Foto : topanix.doc

Foto : pmibali.doc

Sharing PSD bersama Bapak Sumartono

Rapat Pleno yang telah dilaksanakan PMI Provinsi Bali pada 13 Juli 2012 kali ini berbeda dari biasanya, selain mengambil tempat diluar markas PMI Provinsi Bali yaitu di Sector Golf and Restaurant Sanur juga terdapat acara special dengan kehadiran Bapak Sumartono Hartono, Sekretaris Pengurus PMI Kota Surakarta. Di Palang Merah Indonesia siapa yang tidak mengenal nama Bapak Sumartono Hadinoto, raut wajahnya selalu sumringah dan tempo bicaranya sedikit cepat, namun mengesankan. Kepribadiannya yang terbuka dan hangat menjadikan siapa saja betah bertukar pendapat dengannya. Rapat yang dibuka oleh Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali berlangsung dengan lancar, setelah itu dilanjutkan dengan sesi berbagi ide dan inovasi kesuksesan dengan Bapak Sumartono Hadinoto berlangsung sangat kekeluargaan. Diterimanya Palang Merah Indonesia di masyarakat memang harus diawali dengan mengenal, karena tak kenal maka tak sayang. Selain itu selalu harus menjaga nama baik dan transparansi sehingga masyarakat dengan sukarela berdonasi, tutur Beliau. Dalam kesempatan itu juga, beliau berpesan agar menjaga kekompakan antara pengurus, staf dan relawan. Dari cara berpikir dan bekerja, bersama untuk mandiri. Bergabung dalam PMI merupakan sebuah pilihan maka jalani pilihannya dengan ikhlas dan niat baik niscaya akan selalu ada jalan untuk mewujudkannya. Chris Kartika

Film Posko PMI Bali

Geladi Posko Bencana Gempa Bumi & Tsunami

Film menjadi salah satu media informasi yang saat ini sedang menjadi trend di kalangan masyarakat. dengan banyaknya layanan media untuk menuangkan media ini menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan bisa diakses serta menjadi dokumentasi dari setiap kegiatan yang pernah terjadi. Dalam kaitan ini, PMI Provinsi Bali berkesempatan membuat film dengan tema POSKO PMI Provinsi Bali. Film yang berdurasi sekitar 7 (tujuh) menit ini dikemas secara apik dan menarik dengan melibatkan lintas sektoral terkait khususnya yang menjadi rekan dalam kegiatan tanggap darurat dan penyediaan data dan informasi kebencanaan. Kegiatan yang didukung dengan ARC (Autralian Red Cross) film yang dalam pengambilan gambarnya berlangsung selama 2 (dua) hari ini berisi tentang peranan tugas dan fungsi POSKO PMI Provinsi Bali yang beroperasi selama 24/7. Posko PMI Provinsi Bali yang beralamat di Jln. Imam Bonjol 182 Denpasar. Lokasi pengambilan gambar juga dilakukan di intansi yang menjadi Partner dalam Operasi Tanggap Darurat yang dilaksanakan seperti BNPB, ORARI, PUSDALOPS dan BMKG. Untuk lebih detail mengenai video posko ini bisa disimak di “http://www.youtube.com/watch?v=d9aUQGMBoCg�. FIlm POSKO PMI Provinsi bali yang dengan Diharapkan dengan adanya FILM Posko ini, masyarakat bisa mengetahui peranan dan fungsi dari POSKO PMI 24/7 serta kordinasi terkait pelayanan data dan Tanggap Darurat Bencana yang dilaksanakan oleh PMI Provinsi Bali Sudiantara

Dalam kurun waktu yang sangat singkat, akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung bersama tim yaitu PMI Provinsi Bali, GIZ protect dan Korem 163/ Wirasatya berhasil melaksanakan kegiatan Geladi Posko yang melibatkan seluruh SKPD/Instansi Kebencanaan di lingkungan Puspem Badung. PMI Provinsi Bali secara penuh mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan bersama BPBD Kabupaten Badung. Puncak kegiatan berupa Geladi Posko dilaksanakan pada 10 Agustus 2012 di lapangan Kantor BPBD Kabupaten Badung. Dan pada waktu yang bersamaan juga dilaksanakan kegiatan geladi lapang oleh TNI yang juga didukung PMI Provinsi Bali. Dimana geladi lapang ini dilaksanakan di KOREM 163 Wirasatya dengan melibatkan beberapa unsur dalam kegiatan evakuasi dan koordinasi di lapangan. Dan pada tempat yang berbeda tersebut, juga dilaksanakan koordinasi dalamsebuah skenario besar penanganan bencana. Kegiatan yang dilaksanakan sudah tentu menjadi bahan dalam peningkatan koordinasi dan komunikasi khususnya dalam pelayanan di bidang sistem penanggulangan bencana di Bali pada umumnya dan di Kabupaten Badung pada khususnya. Untuk kedepan diharapkan agar kegiatan simulasi dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan serta lebih menyeluruh sehingga jalinan komunikasi dan koordinasi antar lembaga khususnya yang konsent di Bidang Kebencanaan dapat dilaksanakan lebih baik untuk masa-masa yang akan datang. Dedy Rimbawan

08

Foto : pmiklungkung.doc

DIKLAT DKP Angkatan II

Pendidikan disiplin dan tanggung jawab sejak dini sangat penting, PMI dalam salah satu tugas dan fungsinya adalah pengembangan generasi muda untuk dapat melibatkan mereka dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Untuk itulah PMI Kab. Klungkung menggelar kegiatan Diklat Dewan Kerja (DKP) Palang Merah Remaja (PMR) generasi ke-2 pada 9-12 Juli 2012. Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 50 orang, yang merupakan perwakilan sekolah yang memiliki PMR Madya (tingkat SMP) se-Kabupaten Klungkung. Dengan mengambil tema “Temukan Jiwa Relawanmu“ kegiatan laksanakan terpusat di Lapangan Swecapura dalam bentuk perkemahan bersama. Ketua Pengurus PMI Kab. Klungkung Ir. Ketut Suayadnya, Msi serta jajaran Pengurus PMI Kab. Klungkung juga turut hadir dalam kegiatan ini. Pada kegiatan Pembukaan, Ketua PMI Kab. Klungkung berkesempatan memberikan wejangan kepada peserta agar semaksimal mungkin dalam menjalani kegiatan ini sampai saat pelantikan. Diharapakan setelah kegiatan Diklat selesai, peserta yang sudah dilantik dapat menjadi kader - kader terdepan dalam pengembangan PMR di sekolahnya masing masing. dan juga mampu mengaplikasikan materi yang didapatkan, demi terciptanya generai PMR yang berkualitas dan berkesinambungan di PMI Kab. Klungkung. Sang they

Serangkaian HUT Palang Merah Indonesia (PMI) di Buleleng yaitu kegiatan Lomba Cerdas Terampil (LCT) yang dilaksanakan oleh KSR-PMI Unit Undiksha Singaraja. Kegiatan Lomba Cerdas Terampil PMR Madya SeKabupaten Buleleng diikuti sebanyak 42 Peserta yang terdiri dari 14 regu dari perwakilan PMR Madya di masing – masing sekolah. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk peningkatan ketrampilan serta wawasan tentang PMR, disamping menguji adik–adik PMR tentang materi yang ada sesuai kurikulum PMR tahun 2008. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Juni 2012 tersebut dilaksanakan depa tahapan diantaranya : babak penyisihan berupa tes tulis individu, dan babak final berupa tes pratek melalui 4 (empat) pos (kepalangmerahan, pertolongan Pertama, Sekolah siaga Bencana dan Pendidikan remaja sebaya). Setelah melaluai beberapa tahap – tahap lomba diumumkan bahwa regu SMP N 1 Singaraja merebut Juara I,II,III serta harapan 1 diraih SMP N 1 Sawan, harapan 2 diraih oleh SMP N 4 Seririt dan harapan 3 diraih oleh SMP N 3 Singaraja. Dalam penyerahan piala dilakukan oleh Pengurus PMI Kabupaten Buleleng bidang PB dan Relawan bapak made Mahendra Gautama, beliau mengucapkan kepada terimakasih banyak terhadap UKM-KSR PMI Undiksha yang telah menyelenggarakan Lomba ini sehingga PMI Memiliki kader Relawan untuk masa depan. PMI Kab. buleleng

Foto : pmidenpasar.doc

PMI Kota Denpasar

PMI bantu Korban Longsor

PMI Kab. Buleleng Lomba Cerdas Terampil

PMR Madya

Foto : pmibuleleng.doc

PMI Kab. Klungkung

Lintas Kab/Kota

Proyek perluasan parkir dengan konsep parkir bawah tanah yang berlokasi di sebelah timur Pasar Badung atau dijalan Sulawesi dibuat karena minimnya lahan yang dimiliki untuk perluasan pasar badung sangat terbatas, sedangkan kapasitas pasar untuk parkir pedagang dan pengunjungnya sudah melebihi kapasitas pasar. Dan pada hari Sabtu 7 Juli 2012 pukul 14.30 wita, disela pengerjaan proyek longsor terjadi yang mengakibatkan tertimbunnya 4 (empat) orang petugas proyek. Mengetahui informasi tersebut, PMI Kota Denpasar segera memberangkatkan 1 unit ambulan beserta 4 orang petugas untuk membantu penangganan kejadian tersebut. Arus lalu lintas yang sangat padat, cukup menjadi kendala untuk dapat mencapai lokasi kejadian dengan cepat. Koordinasi dan pendataan awal segera dilakukan dan diketahui 3 orang korban telah dievakuasi terlebih dahulu, dan satu orang masih tertimbun. Team segera membagi tugas, mulai dari membantu beberapa orang yang mengalami luka-luka sampai dengan pencarian korban yang masih tersisa. Setelah kurang lebih satu jam pencarian, korban terakhir akhirnya berhasil dikeluarkan dari timbunan longsor dan segera dievakuasi menuju rumah sakit menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Setelah kondisi mulai kondusif, PMI Kota Denpasar, melanjutkan pencarian data korban ke rumah sakit dimana para korban dievakuasi. Pada akhirnya tercatat dari empat orang korban yang tertimbun, dua orang dinyatakan meninggal dan dua orang lainnya selamat walaupun mengalami cedera yang cukup parah. Dan setelah dinyatakan aman terkendali, Ambulan PMI pun kembali ke Markas untuk tetap siaga.

- sagung_mas

09

Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Karangasem masa bakthi 2012-2017 dilaksanakan pada 8 Juni 2012 di Wantilan Kantor Bupati Kabupaten Karangasem. Disamping dihadiri oleh internal PMI baik Ketua PMI Provinsi Bali beserta rombongan juga keluarga besar PMI Kab. Karangasem, acara juga dihadiri oleh Ketua DPRD Karangasem, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, Para SKPD dan undangan-undangan lainnya. Sebelumnya secara aklamasi pada Senin 26 Maret 2012 dalam kegiatan MUSKAB IX di Markas PMI Kab. Karangasem , Dr. I Gede Parwata Yasa, Sp.OG terpilh sebagai Ketua Pengurus PMI Kabupaten Karangasem untuk masa bhakti 2012-2017. Pada kesempatan ini, secara resmi Pengurus PMI Karangasem masa bhakti 2012-2017 dilantik oleh Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH., S.Sos., M.Si bertempat di Aula Pemerintah Kabupaten Karangasem. Ketua PMI Kab. Karangasem dalam sambutanya menyampaikan bahwa salah satu indikasi suatu organisasi itu sehat adalah dapat memnuhi konstitusi tertinggi organisasi sebagaimana yang diamanatkan dalam AD/ART PMI, dan hal itulah yang akan diupayakan PMI Karangasem di masa-masa yang akan datang. Semoga sukses mengemban visi dan misi Kemanusiaan yaaa... Sudiantara

Pengurus beserta staf Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung bersama PMI Provinsi Bali berkesempatan sowan ke Bupati Badung selaku Pelindung PMI Kab. Badung dalam Program kerja Kunjungan markas PMI Se-Bali pada tanggal 09 Agustus 2012 yang bertempat di ruang rapat Bupati Badung. Diawali laporan singkat oleh sekretaris/Ka.Markas PMI Kab.Badung (TGA. Adnjana,Sm.HK) menyampaikan sekitar program dan kegiatan PMI Kabupaten Badung. Sedangkan Pengurus PMI Provinsi Bali dr. Lanang Made Rudiartha, MHa, yang turut hadir menyampaikan dukungan Pemkab Badung sudah sangat bagus, bantuan aset gedung untuk PMI Kab. Badung agar segera diproses dan pembinaan SDM/Relawan lebih ditingkatkan. PMI Badung juga mendapat bantuan dari Hongkong Red Cross untuk program HIV/AIDS melalui PMI Prov. Bali. Selain itu, Kepala Markas PMI Prov. Bali, Budi Suharjo menyampaikan bahwa pada bulan Juni tahun 2013 akan dilaksanakan Temu Karya Relawan tingkat nasional dan diharapkan Pemkab Badung dapat memberikan dukuangan untuk kegiatan yang dimaksud. Bupati Badung menyampaikan keberadaan PMI Kab. Badung merupakan ujung tombak peningkatan derajat kesehatan masyarakat dalam bidang kemanusiaan. Bantuan dana Hibah sesuaiperaturan Permendagri dapat diberikan secara berkelanjutan dan Pemda Badung selalu mendukung keberadaan beserta program kerja yang dilaksanakan oleh PMI Kab. Badung. Mengenai gedung PMI Kabupaten Badung untuk pindah dari wilayah Denpasar masih dikonsultasikan ke Mendagri dan mudah-mudahan tahun 2013 sudah bisa diproses. Gede Badung

10

Mancing Ala PMI Gianyar Dalam menunjang kegiatan kemanusiaan dan operasional markas, baik dalam sumber daya manusia maupun dana, PMI Kab. Gianyar pada Minggu 17 Juni 2012, berinisiatif mengadakan “ Lomba Mancing Kemanusiaan “ acara penggalangan dana ini digelar karenakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk PMI Khusunya di Gianyar masih belum cukup. Lomba mancing yang diadakan serangkaian HUT Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional ini diselengarakan di Desa Melinggih Kelod Kec. Payangan Kab. Gianyar yang sebagai ketua panitia yaitu Pengurus PMI Kab. Gianyar, I Nyoman Arjawa S. Sn. Bekerjasama dengan Seka Truna Truni dan Masyarakat setempat, lomba mancing dengan hadiah utama 3(tiga) ekor anak sapi (godel), dan sepeda gunung serta hadiah menarik lainya persembahan dari sponsor yang juga turut mendukung kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan. Acara yang dimulai dari pukul 08.00 wita sampai 11.00 wita ini berjalan dengan cukup sukses dan meriah dari target 1000 peserta dan yang hadir sekitar 600 penghobi mancing dari Gianyar maupun dari luar gianyar. Agus Juni Foto : pmibali.doc

PMI Badung Sowan ke Pelindung

Karangasem Kembali Bergeliat

PMI Kab. Gianyar

Foto : pmibali.doc

PMI Kab. Badung

PMI Kab. Karangasem

Foto : pmibali.doc

Lintas Kab/Kota

Bulan Dana PMI Kab. Tabanan PMI Kabupaten Tabanan memiliki cara baru untuk mendapatkan hasil bulan dana yang telah ditargetkan tahun 2012 yaitu dengan cara menyasar berbagai semua komponen salah satunya pasar tradisonal. Kawasan ini dipilih karena perputaran ekonomi di pasar tradisional paling besar. “Tahun ini bulan dana PMI menargetkan pendapatan Rp. 100 juta, Bulan Dana PMI berlangsung selama tiga bulan periode Oktober-Desember 2012” seperti yang disampaikan Ketua PMI Kab. Tabanan Bapak Komang Sanjaya. Selain pasar, penggalian bulan dana juga menyasar bidang perusahaan, swalayan, minimarket serta kios warung serta rumah makan yang ada di tabanan. Serta bebrbagi bidang jasa seperti, perbankkan, persuahan asuransi, praktek dokter, pelangan air, telpon, listrik, layanan akta kelahiran, KTP, pengurusan izin SIM serta jajaran TNI/POLRI dan DPRD. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada 19 September 2012 bertempat di markas PMI, PMI Kab. Tabanan mengajak semua komponen bersama-sama membantu PMI. “PMI Kab. Tabanan belum mempunyai sumber dana yang tetap untuk mendukung program-program PMI sedangkan di sisi lain dana yang di dapat dari bantuan pemerintah melalui dana hibah dan kupon amal belum mencukupi untuk menunjang program kegiatan dan operasional PMI Kab. Tabanan” tegas Sanjaya yang juga Wabup Tabanan. Oka Mahendra

PMI Kab. Bangli

Foto : pmibali.doc

TEMU BHAKTI RELAWAN

PMI Kab. Jembrana

Bupati Jembrana Temui Tim PMI Tahun 2012, PMI Provinsi Bali memiliki Program Kunjungan Pembinaan PMI Kabupaten/Kota Se-Bali yang dilaksanakan secara rutin sebagai pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan seperti yang diamanahkan dalam AD dan ART PMI. Pada penghujung tahun 2012, berdasarkan hasil evaluasi dan kajian yang dilaksanakan maka konsep kunjungan dilaksanakan dengan terobosan berupa agenda tambahan berupa audiensi dengan Bupati selaku pelindung PMI. Begitu juga dengan kunjungan ke PMI Kabupaten Jembrana. Kegiatan yang dilaksanakan pada 21 September 2012 berkesempatan mempertemukan Tim PMI Bali dengan Bupati Jembrana di Kantor Bupati. Rombongan pimpinan Tim PMI Bali Bapak Gede Mahardiana yang juga Pengurus PMI Provinsi Bali menyampaikan program, kegiatan dan kiprah PMI yang sudah tentu membutuhkan dukungan Pemerintah Setempat. Dan agar program PMI dan Pemerintah dapat saling disinergiskan untuk dapat saling mengisi. Topanix Foto : pmibali.doc

PMI Kab. Tabanan

Foto : pmitabanan.doc

Lintas Kab/Kota

Temu Bhakti Relawan merupakan salah satu agenda PMI Kabupaten Bangli yang rutin dilaksanakan setiap tahunya. Yang pada kesempatan kali ini dilaksanakan di Lapangan Kubu Bangli pada tanggal 19 uli s.d 21 Agustus 2012. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda khusunya Palang Merah Remaja (PMR) tentang Kepalangmerahan juga menjalin kerjasama dengan anggota PMR serta mempererat keakraban antar keluarga besar Palang Merah Indonesia Kabupaten Bangli. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Bangli I Made Gianyar SH, M.Hum. Kegiatan kemah bhakti ini diikuti oleh perwakilan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya dan Wira se-Kabupaten Bangli dengan total jumlah peserta sebanyak 367 orang. Berbagai kegiatan yang dilombakan, diantaranya Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Sekolah Siaga Bencana, Donor Darah Sukarela dan Kepalangmerahan. Dalam perkemahan kali ini juga dilakukan penghijauan di Desa Suter dengan menanam 100 bibit pohon mahoni yang melibatkan perwakilan dari masing masing Kontingen PMR. Selain itu juga diadakan kunjungan ke Yayasan Widya Dharma Suter dengan memberikan 20 bingkisan kebutuhan pokok dan alat kebersihan di Desa Tersebut. PMI Kabupaten Bangli, bersinergi bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli juga membuka pengobatan gratis yang dilaksanakan di Balai Banjar Kubu Bangli disamping juga mengundang POLRES Bangli untuk memberikan sosialisasi mengenai tertib lalu lintas dan Narkoba bagi peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan sikap dan rasa kepedulian generasi muda untuk sesama. Sudiantara

11

Omas

Apa kata mereka ...

Organisasi PMI sejak awal berdirinya pada 17 September 1945 telah menunjukkan kiprah dan eksistensinya dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan di Indonesia. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan organisasi ini masih memberikan gambaran dan pemahaman yang berbeda di mata masyarakat. Kegiatan kebencanaan sampai dengan aktifitas Donor Darah senantiasa melekat dengan keberadaan Organisasi PMI. Dan... berikut hasil penelusuran Uland & Putri (Reporter Sumbangsih) terkait beberapa kesan masyarakat dengan berbicara tentang PMI.

Jun Bintang Vocalis Band Bintang

PMI kelompok atau organisasi pekerja sosial yang mengabdikan diri bekerja untuk membantu sesama terutama mereka yang memerlukan. Program yang sangat terlihat ialah program Donor Darah, dimana PMI membantu menyediakan Darah yang dibutuhkan Rumah Sakit dan Masyarakat yang memerlukan. Pria yang memiliki suara yang sangat khas mengungkapan mensupport dan sangat terkesan dengan PMI. Artis Band Bali ini juga berpesan Semoga lebih banyak lagi masyarakat yang terketuk hatinya untuk membantu sesama. Salut untuk PMI‌‌.

Dwi Asyawati Pegawai Swasta

Suatu lembaga yang bergerak dibidang kesehatan dan kemanusiaan, itu PMI menurut saya. Ekstra kulikuler PMR membuat saya mengenal PMI. Dan saat bekerja disalah satu department store setiap tiga bulan sekali saya rutin melakukan donor darah yang diadakan kantor saya. Harapan saya semoga dengan bertambahnya usia PMI saat ini, PMI dapat meningkatkan kinerjanya untuk masyarakay luas dan semoga PMI bisa dijadikan pedoman oleh generasi muda untuk meningkatkan rasa kemanusiaan antar sesama.

I Ketut Darnaya S.H

POLRI Kegiatan-kegiatan PMI sangat memasyarakat seperti kegiatan donor, penangan bencana dan kegiatan social lainnya. Saya banyak mengenal PMI dari media dan anak saya. Dan disamping itu pekerjaan saya sebagai Polisi juga sering membutuhkan jasa PMI ketika terjadi Kecelakaan yaitu ambulans PMI yang mengangkut korban kecelakaan dan beberapa kali saya juga aktif mendonorkan darah kePMI. Dan untuk PMI agar lebih giat lagi, tak hanya kegiatan donor darah saja melainkan kegiatan social yang memasyarakat lainnya.

Widi Duo Tiwi Penyanyi

PMI ialah Organisasi Perhimpunan Nasional Indonesia yang mengutamakan kegiatan Sosial untuk membantu Masyarakat tanpa imbalan dan Ikhlas. Widi juga mengaku sering melihat dan mengikuti kegiatankegiatan PMI berupa Donor Darah, bhakti sosial, bantuan kesehatan, pengumpulan dana untuk masyarakat yang memerlukan, dan kegiatan Sosial lainnya yang tentunya sangat bermanfaat untuk Masyarakat. Program Kegiatan PMI patut di contoh dan di teruskan bukan hanya untuk organisasi-organisasi lain tapi juga untuk Setiap Masyarakat agar dapat berbagi untuk yang lain. Maju terus Palang Merah Indonesia‌‌..

12

Foto : pmibali.doc

Foto : pmibali.doc

Relawan

Berkiprah dan Beraksi

Adu Kreasi & Kreatifitas dalam Kompetisi KIE

Palang Merah Indonesia Provinsi Bali menggelar kegiatan ”lomba Kecerdasan dan Keterampilan Palang Merah Remaja Tingkat Madya PMI Provinsi Bali Tahun 2012”, yang diwakili oleh seluruh Palang Merah Remaja (PMR) Madya seBali (tingkat SLTP). Peserta lomba kali ini adalah peserta pilihan yang menjadi juara dalam kegiatan lomba serupa yang sebelumnya serentak dilaksanakan di masing – masing PMI Kabupate dan kota serta puncaknya dilaksanakan pada tangal 28 Oktober 2012 di markas PMI Provinsi Bali di Jln Imam Bonjol Km.3 no 182 Denpasar Barat. Masing masing peserta sama kuat dan sama hebat namun dalam setiap perlombaan ada team yang harus dan yang menang perbedaan point yang sangat tipis dimenangkan oleh team dari PMI Kabupaten Bangli dengan jumlah skors “2040” memastikan bahwa PMI Kabuten Bangli berhak untuk piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000 serta piagam. Wakil Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali, yang menutup kegiatan menyampaikan harapan agar kegiatan semacam ini bisa kembali dilaksanakan karena melihat antusias peserta yang berasal dari kalngan remaja dan beliau juga berpesan kepada tim (PMI Kabupaten /Kota) lainya untuk bisa menerima hasil dan menjadikan kegiatan ini sebagai awal untuk menjadi lebih baik sehingga bisa kembali berlomba di LCC Berikutnya. |sudiantara

Kompetisi pembuatan dan pengembangan Media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) PMI, itulah tema utama dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at – Sabtu, 19-20 Oktober 2012 bertempat di Markas PMI Provinsi Bali. Kompetisi KIE ini di bagi menjadi 4 (empat) kategori lomba antara lain : Lomba Desain Pin untuk tingkat SLTP, lomba desain Poster untuk tingkat SLTA, lomba desain Brosur/Leaflet untuk umum (kalangan LSM) dan Relawan PMI (KSR, TSR dan kelompok Donor Darah Sukarela/DDS) serta lomba pembuatan Film pendek. Adapun tema lomba yang diambil adalah sekitar HIV dan AIDS serta Donor Darah. Adapun peserta dalam kegiatan ini merupakan kelompok maupun individu yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Bali untuk setiap kategori lomba. Sedangkan juri yang diambil dalam kegiatan ini merupakan individu-individu yang berkompeten di Bidangnya. Sampai pada penghujung kegiatan, Ketua PMI Provinsi Bali Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH, S.Sos., M.Si didampingi Waka II (Bapak dr. Ngurah Oka) dan anggota pengurus Bid. II (Ibu dr. Sagung) berkesempatan hadir untuk menyerahkan trophy dan hadiah kepada para pemenang lomba antara lain : Lomba Desain Pin dengan juara I adalah Putu Eka Pramandhika, juara II adalah Ni Putu Nila Kusuma S dan juara III adalah Mohammad Ridho Firdaus. Untuk Lomba Poster, juara I diraih oleh I Gusti Bagus Arya Andita P, juara II diraih oleh Dewa Ayu Sinta Wiranti R dan juara III diraih I Gede Wira Sena. Untuk lomba desain brosur/leaflet kategori umum, juara I diraih oleh Wayan Narendra, juara II oleh Robby Prawira dan juara III oleh Kadek Carna Wirata, sedangkan lomba desain brosur/leaflet untuk relawan juara I diraih oleh Sassu B Satwam, juara II diraih oleh Made Puspa Aridona dan juara III diraih oleh Putu Sancita. Selamat kepada para juara, semoga buah karya dan kreatifitas yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang maksimal untuk program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Taufan

HUMOR - HUMOR

dalam lokapraja PMR Madya

Ke Dokter Badan Sakit Semua

Bajuri dan Oneng di ATM

Kabayan memeriksakan diri ke dokter. Ia mengeluhkan badannya sakit semua. “Di mana yang terasa sakit?” tanya Dokter. “Semua sakit, Dok.” “Coba yang lebih jelas, di mana tepatnya?” “Semuanya!” kata Kabayan keukeuh. Ia menyentuh lutut dengan telunjuk kanan. “Auww, sakit!” Kemudian menyentuh pipi, jidat, bahkan perutnya, semuanya diiringi teriakan kesakitan. “Tuh kan Dok, semuanya sakit!” Si dokter memeriksa dengan teliti. “Ini mah bukan semuanya sakit, Kabayan, tapi tulang telunjuk kamu yang retak!”

Bajuri: “Ngeliatin ape lu, Neng?” Oneng : [Bisik-bisik) “Bang, aye tau PIN orang yang diri di depan kite heee, hee .... !” Bajuri: “Nyang bener lu, emang berape nomer PIN-nye?” Oneng : “Empat bintang ...!”

Memiliki Istri Pembohong “Istriku seorang pembohong!” ujar seorang suami yang lagi BT dengan istrinya kepada seorang temannya. “Bagaimana kamu tau kalau dia bohong sama kamu?” sahut temannya. “Soalnya dia nggak pulang kemaren, dan waktu saya tanya dia kemana, dia bilang nginap di rumah saudaranya Mina.” ujar sang suami. “Tetap aja nggak bisa dibilang dia bohong,” ujar temannya. “Soalnya kemaren saya nginap di rumah Mina,” sahut sang suami tanpa rasa bersalah. Topan - Sumber Internet

13

EKSTREMM 2012 Generasi Peduli HIV/AIDS

Foto : pmiundiksha.doc

UKM KSR-PMI Unit Undiksha dalam OKK Lembaga

UKM KSR-PMI Unit Undiksha mengambil peran penting sebagai sie pertolongan pertama dalam kegiatan besar lembaga Undiksha yaitu Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) 2012 pada tanggal 6 - 12 Agustus 2012. Tugas dari sie pertolongan pertama pada OKK lembaga ini tidak bisa dikatakan mudah karena cukup banyak mahasiswa baru yang jatuh sakit, bahkan harus dilarikan ke RS. Walaupun harus memberikan pertolongan pertama hingga perawatan pada maba yang sakit, dengan semangat palang merah, seluruh anggota KSR dengan antusias membawa misi kemanusiaan ini hingga hari ke 7 OKK. KSR yang bertugas harus jeli membedakan antara maba yang sakit serius, sedang, ringan, hingga yang hanya berpura-pura sakit. UKM KSR-PMI Unit Undiksha menunjukkan keberadaannya di OKK lembaga kali ini tidak hanya saat menolong maba yang sakit, namun juga saat parade UKM yaitu ajang promosi bagi UKM yang aktif berdiri di Undiksha untuk menarik minat maba sehingga nantinya bersedia untuk berpartisipasi dalam UKM. Dengan tampil sebagai panitia sie pertolongan pertama dan beratraksi dalam parade UKM ini diharapkan UKM KSR PMI mampu menjaring banyak anggota baru demi meneruskan misi Kepalangmerahan yaitu misi kemanusiaan. KSR Undiksha

14

gal 24 Juni 2012 sampai dengan kegiatan Donor Darah pada tanggal 27 Juni 2012 di Kampus Pusat Universitas Mahasaraswati Denpasar. Dan puncaknya yaitu lomba-lomba EKSTREMM 2012 yang bertemakan tentang Kampanye HIV/AIDS antara lain seperti Lomba Poster, Lomba Pameran Mini, Lomba Drama, kemudian Lomba Fasilitator dan Lomba Cerdas Cermat. Kegiatan yang diikuti oleh 14 sekolah dari seluruh Bali, akhirnya dimenangkan oleh SMA N 3 Denpasar sebagai Juara Umum EKSTREMM 2012 dan berhak mendapatkan Piala Bergilir Rektor Univerasitas Mahasaraswati Denpasar. Oke selamat ya untuk para pemenang, dan semoga kegiatankegiatan semacam ini semakin semarak diadakan nantinya dan dapat memberikan manfaat kepada semua yang telah mengikuti kegiatan ini. Siammo. KSR Unmas Foto : pmibali.doc

Kegembiraan dan kebanggaan para pemenang terasa hingga ke segala penjuru aula SMA Saraswati 1 Denpasar, tempat dimana diadakannya EKSTREMM (Ekspresi Tenaga Relawan Muda dan Mahasiswa) 2012. EKSTREMM kembali dilaksanakan oleh UKM KSR-PMI Ganesa Dharma Universitas Mahasaraswati Denpasar untuk yang ke lima kalinya semenjak dibentuknya organisasi ini. Program kerja ini merupakan agenda 2 tahunan KSR-PMI Ganesa Dharma selain kegiatan nasional yaitu Pelatihan PP SAR Air. Kegiatan EKSTREMM 2012 yang diketuai oleh Ni Nyoman Tirta Sariasih dengan mengangkat tema “Generasi Peduli HIV/AIDS, Cerdas, Terampil, dan Kreatif�. Kegiatan yang diadakan pada tanggal 7 sampai dengan 8 Juli tahun ini terbilang cukup sukses dan berjalan dengan lancar tanpa ada halangan yang begitu berarti. Panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini jauh-jauh hari merasa puas atas hasil kerja keras mereka sendiri. EKSTREMM 2012 ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan mulai dari Seminar HIV/AIDS yang telah diadakan pada tang-

Foto : pmibaliksrunmas.doc

Relawan

PMR dan PRAMUKA Dalam Satu Pelatihan

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, dalam kaitan peningkatan kapasitas Organisasi PMR di sekolah, melaksanakan kegiatan pelatihan bagi Pembina PMR yang dikolaborasikan dengan Pramukadi Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 – 18 Agustus 2012. Peserta yang dikelompokkan menjadi 2 kelas tersebut berjumlah 150 orang yang berasal dari Kabupaten/kota seBali. Kegiatan ini sangat menarik karena melibatkan guru-guru Pembina PMR dan Pramuka serta melibatkan 2 narasumber yaitu PMI dan Pramuka. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri dalam memberikan materi pembinaan kepada guru-guru di lingkungan Dinas pendidikan kabupaten/kota Se-Bali. PMI provinsi Bali yang tergabung dalam tim narasumber memberikan beberapa orientasi kepada Pembina PMR berupa materi Kepalangmerahan, Perekrutan, Pelatihan PMR, Pembinaan, Tribakti PMR sampai dengan Out Bond Kepalangmerahan yang dikemas secara menarik. Dari hasil kegiatan, Pembina PMR mengaku sangat senang mendapat pembinaan dari PMI dalam memberikan pengetahuan terkait dengan materi kepalangmerahan dan dapat diterapkan daam pemberian materi untuk anggota PMR. Disamping itu juga, Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga Provinsi Bali selalu berkoordinasi dengan PMI dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui PMR. - Dedy Rimbawan

Foto : pmibuleleng.doc

Foto : pmibali.doc

Relawan

Gunung Agung terbakar...

JUMBARA VII BULELENG

Foto :ksrstiki.doc

DIKLATDAS KSR STIKI

KSR PMI Unit STIKI untuk keempat kalinya menggelar kegiatan DIKLATDAS KSR PMI. Kali ini kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai dengan 30 September 2012, bertempat di Taman Pujaan Bangsa Margarana. Peserta yang dididik berjumlah 18 orang dari Mahasiswa STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) dan 4 orang dari Mahasiswa Universitas Warmadewa. Berbagai kegiatan di lakukan dalam penyelesaian kurikulum standar KSR DASAR PMI mulai dari belajar dikelas, tanya jawab, diskusi, ceramah, praktek, maupun simulasi. Materi yang disampaikan pun bisa dikatakan banyak yaitu : Tentang Gerakan Palang Merah, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Kesehatan Remaja, Penanganan Bencana, Restoring Family Links, Community Base Program, Leadership, Water and Sanitation dan Simulasi. Kegiatan ini didukung oleh PMI Provinsi Bali, Kampus STMIK STIKOM Indonesia, PMI Kota Denpasar, PMI Kabupaten Bangli, PMI Kabupaten Klungkung, PMI Kabupaten Tabanan, BIZNET dan DIGIsories dan KSR-PMI Unit Perguruan Tinggi dan juga Markas Se-Bali. (545500)

Kebakaran yang terjadi pada bagian timur lereng Gunung Agung pada 31 Agustus 2012 juga turut mengundang partisipasi PMI untuk turut terlibat dalam penanganannya. Si Jago merah menjalar dengan cepat, hal ini didukung dengan kecepatan angin yang ada pada saat itu, sehingga dari 50 Ha kebakaran pada hari Pertama meluas menjadi sekitar 160 Ha hutan di bagian timur lereng Gunung Agung. PMI Provinsi Bali bersama PMI Kab. Karangasem melakukan koordinasi dengan BPBD dan lintas sektoral terkait turut ambil bagian dalam penanganan kebakaran yang terjadi di Lereng Gunung Agung, mulai dari pemadaman manual pada pusat titik api serta pemantauan udara yang dilakukan Helikopter SAR untuk mengetahui pergerakan titik api. Dan sampai pada hari terakhir operasi, pemantauan terus dilakukan sampai api padam, dan koordinasi dilapangan terus dilakukan untuk update dan info terkini dengan stake holder terkait. - Taufan Foto : ksrunwar.doc

Kali ke tujuh JUMBARA yang diselenggarakan PMI Kabupaten buleleng membuktikan komitmen PMI sebagai sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27 - 30 september 2012 di Lapangan Desa Sawan ini diikuti oleh peserta dari PMR Madya yang berjumlah 11 sekolah (15 regu) 30 putra & 180 putri dan PMR Wira berjumlah 13 sekolah (17 regu) 27 putra dan 122 putri. Adapun kegiatan yang akan dilalui mereka, adalah: Kegiatan Jumpa : Nambah sohib yuuk, Sekolah Favorit, Pameran Mini, Majalah Dinding, Ngobrol bareng PMR, Lokakarya Pembina PMR. Kegiatan Bhakti : Kepemimpinan, Bhakti Masyarakat, Ayo Siaga Benacana, Remaja Sehat, Traveling Kepalang Merahan, Latihan Bersama, LCC PMR Madya. Kegiatan Gembira : Drama, Pentas Seni, Paduan Suara, Olahraga Persahabatan. [ww]

TONGGAK BARU

Bangkitnya KSR Unwar

Setelah selama sepuluh hari, sejak 21-30 September 2012 mengikuti proses Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATDAS) KSR-PMI yang diselenggarakan oleh KSR-PMI Unit STIKI di Taman Makam Pahlawan Margarana, pada tanggal 30 September 2012 empat Calon Anggota (CA) KSR-PMI Guna Bhakti Universitas Warmadewa akhirnya dikukuhkan menjadi anggota biasa oleh Pembantu Rektor III Bapak Ir.AA. Ngr. Mayun Wirajaya, MM. Prosesi yang dilaksanakan di depan Markas KSR-PMI Guna Bhakti Universitas Warmadewa ini dihadiri oleh senior dan alumni organisasi yang bersangkutan. Dalam Sambutannya Bapak Mayun Wirajaya menyampaikan bahwa keempat anggota baru tersebut adalah merupakan tonggak baru bagi bangkitnya kembali KSR-PMI Guna Bhakti Universitas Warmadewa, sehingga keseriusan mereka untuk mau mendalami tentang organisasinya sangat diharapkan, tugas berat sudah menanti dan tak lupa beliau juga berpesan kepada para senior dan alumni untuk tetap mendampingi proses awal pembelajaran mereka terhadap organisasi sampai pada waktu mereka mampu menjalankan organisasi tersebut secara mandiri. KSR Unit GB Unwar

15

Foto : pmibali.doc

Tips and Trik

MENGATASI MASALAH DENGAN TEMAN Ketika kita menyadari teman telah berbicara tentang diri kita dengan cara yang negatif dan merugikan di belakang kita, apa yang harus kita lakukan? Setelah kejutan awal dan perasaan dkhianati hilang, penting untuk menyelamatkan dan memperbaiki perasaan kita sendiri. Ikuti beberapa langkah untuk mendapatkan teman baik kita kembali dan untuk menghentikan pengkhianatan. 1. Tanyakan langsung kepada teman kita saat bertemu, yang penting tenang bersama-sama. Beritahu dia bahwa kita sudah mendengar rumor negatif tentang diri kita yang ternyata bersumber dari dia dan bahwa kita mau segera membereskan rumor itu. 2. Memperjelas masalah dan posisi kita. Tanyakan apa ada hal yang terjadi sehingga bisa muncul rumor seperti itu. Ada gunanya berbelit-belit ketika hal ini jelas terjadi. Namun, mengatakan itu ramah dan dengan bijaksana. 3. Buatlah suasana yang tenang dan berpikir positif sebelum membuat asumsi tentang apa yang telah terjadi. Gunakan pertanyaan terbuka untuk mendorong diskusi dan menghindari meminta orang-orang tertentu untuk menekan dan memojokkan teman anda. Cukup bertanya apa yang terjadi. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan tetap simpatik. Jika teman kita tidak akan menjawab bertahan dengan lembut tapi tidak mendorong. Hal ini penting untuk menghindari tergelincir ke dalam kata-kata kasar atau omelan marah terhadap dia, karena hal ini hanya akan menyebabkan dia untuk menarik diri lebih jauh. Katakan bahwa kita akan kembali kepada dia ketika dia punya waktu untuk merenungkannya dan bicara lain waktu. 4. Menceritakan perasaan kita selanjutnya. Jaga suara tenang dan mantap dan menggunakan kata-kata yang mengungkapkan perasaan kita. Hindari membuat pernyataan yang tuduhan. Cukup menjelaskan bagaimana tindakan dia telah membuat kita merasa. Jadilah sebaik mungkin tapi tidak terdengar putus asa, menuduh atau marah. Jangan menyebutkan orang yang mengatakannya kepada kita. Jika kita mengatakan kita akan menimbulkan permasalahan yang lain. 5. Ingatlah bahwa orang yang mengatakannya kepada kita mungkin saja hanya ingin menimbulkan masalah antara kita dan teman kita. Hal ini penting untuk menjaga pikiran terbuka sebelum meluncurkan menuduh teman kita membiarkan dia ke bawah dan menyebarkan rumor

16

tentang kita. Pertimbangkan sejauh apa kita mengenal orang yang memberitahukan kita hal tersebut, sebelum menyalahkan tmn kita. 6. Tanyakan pada teman kita apa mungkin kita telah melakukan sesuatu kepadanya sehingga membuatnya tersakiti. Melakukan sesuatu yang menyakiti seseorang tidak selalu kita sadari oleh karena itu jika kita telah melakukan sesuatu yang menyakiti teman kita sengaja maupun tidak, mohon maaf. Bahkan jika Anda tidak melakukan kesalahan meminta maaf saja dan lihatlah reaksi teman kita. 7. Beritahu dia bahwa kita menganggap persahabatan yang lebih kuat daripada rumor dan gosip, dan bahwa Anda benar-benar bersedia untuk bekerja melalui apa pun yang telah terjadi untuk mengembalikan kepercayaan dalam persahabatan .Beritahu dia bagaimana perasaan kita tentang keputusan kita serta tanyakan bagaimana perasaannya tentang keputusan itu. 8. Jadilah fleksibel. Mungkin Anda perlu menerima bahwa teman Anda melakukan sesuatu yang sangat bodoh tapi memiliki belajar pelajaran yang solid dan tidak akan melakukannya lagi. Tetap Tujuan memungkinkan Anda untuk menerima luka dan melanjutkan 9. Perlahan-lahan membangun kembali percaya. Jangan biarkan luka-luka tinggal selamanya dan memblokir kemampuan untuk berbagi rahasia atau terbuka dan jujur dengan orang lain. Menyisihkan kemarahan sebagai alasan untuk tetap terjebak dalam sedang menyakiti diri kita sendiri. Cobalah sekali lagi dan memberikan teman Anda kesempatan lain dan bersedia untuk memaafkan. Lepaskan kemarahan dan mencoba untuk fokus pada hal-hal baik tentang teman Anda. 10. Putuskan apa yang harus dilakukan jika teman Anda tidak bersedia untuk berdiskusi ataupun kembali berteman karena kesalahan yang kita lakukan tidak bisa dimaafkan. Maka beritahu mantan teman Anda bagaimana perasaan Anda. Tanyakan mengapa dia tidak lagi merasa mampu untuk tetap berteman (pelanggaran kepercayaan, hilangnya kejujuran, tumbuh melampaui satu sama lain, dll) Biarkanlah mantan teman Anda memilih untuk melakukan apa yang dia lakukan dan tidak berhubungan dekat lagi dengan kita. Hindari membalas dendam. Pikiran balas dendam mungkin melayang masuk dan keluar tapi tidak pernah bertindak atas mereka. Maafkan, belajar dan melanjutkan. Chris Kartika

Foto : uddpmibadung.doc

Profil UDD

Sejarah & Perkembangan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kab. Badung

Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Badung yang awalnya berada di RSU Sanglah Denpasar, karena pemekaran wilayah menjadi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pada tahun 1996 sehingga pengurus PMI Kabupaten Badung melakukan Perjanjian Kerjasama (MOU) dengan RSUD Kabupaten Badung dengan Nomor 163/Sekr/22.5/VII/2002 dan 05/06/RSUD yang disetujui oleh Bapak Bupati Badung untuk membentuk Bank Darah PMI Kabupaten Badung. Sehingga tanggal 4 September 2002 dengan Surat Keputusan Pengurus PMI kabupaten badung Nomor 203/Sekr/22.5/IX/2002 terbentuklah Bank Darah PMI Kabupaten Badung yang berkedudukan di RSUD Kabupaten Badung Jalan Raya Kapal Mengwi Badung yang dikepalai oleh dr. I Made Nurija. Pada tahap awal pendirian aktifitas UTD sebagian besar masih melakukan kegiatan administrasi dan kordinasi yaitu permohonan tempat dan tenaga, sedangkan kegiatan pelayanan darah masih bekerjasama dengan UTD Pembina PMI Provinsi Bali. Tahun 2004 dengan penambahan tenaga teknis, Bank Darah PMI Kabupaten Badung sudah mulai melakukan kegiatan Pengambilan darah dan Pelayanan Darah untuk pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Badung yang diringi dengan makin meningkatnya kegiatan pengambilan darah pada setiap tahunnya, sedangkan pemeriksaan Uji saring darah/screening darah masih bekerjasama dengan UTD Pembina PMI Provinsi Bali.

Tahun 2007 Bank Darah PMI Kabupaten Badung mendapatkan tambahan ruangan yang cukup memadai sesuai standarisasi palayanan UTD. Begitu pula Sosialisasi donor darah lebih di intensifkan guna penyediaan stock darah di Bank Darah PMI Kabupaten Badung. Dengan bertambahnya stock darah dimana seluruh pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Badung sudah terlayani maka dilakukan peningkatan kegiatan pelayanan Bank darah dengan melakukan kegiatan buffer system dengan UTD/Bank Darah PMI Lain. Setelah mempunyai ruangan yang lengkap dan alat yang memadai serta staf adm dan teknis yang sudah mencukupi, maka dikeluarkanlah Surat Keputusan Pengurus PMI Kabupaten Badung tentang pergantian nama Bank Darah PMI Kabupaten Badung menjadi Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Badung dengan No. 05/SK/03.01.02/I/2012 tertanggal 2 Januari 2012 yang bersekretariat di RSUD Kabupaten Badung di Kapal mengwi.

“Maka mulai tahun 2011 terbitlah Peraturan Bupati Badung Nomor 76 Tahun 2011 Tentang Program Jaminan Biaya Pengganti Pengolahan Darah bagi Masyarakat Kabupaten Badung diberikan kepada masyarakat Kab. Badung”

Dengan peningkatan tersebut diatas dan dengan adanya beberapa kendala dari masyarakat dalam hal pembayaran Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) maka ada keinginan dari Pengurus PMI Kabupaten Badung untuk membantu masyarakat dalam hal meringankan pembiayaan BPPD yang diambil dari APBD Kabupaten Badung. Maka mulai tahun 2011 terbitlah Peraturan Bupati Badung Nomor 76 Tahun 2011 Tentang Program Jaminan Biaya Pengganti Pengolahan Darah bagi Masyarakat Kabupaten Badung diberikan kepada masyarakat Kab. Badung. Program Jaminan BPPD (Biaya Pengganti Pengelolan Darah) dengan Syarat dan ketentuan antara lain : Syarat mendapatkan Jaminan BPPD : 1. Melampirkan Formulir Permintaan Darah dari rumah sakit. Ketentuan mendapatkan Jaminan • Masyarakat Kabupaten Badung yang dirawat di RSUD Kabupaten Badung, biaya BPPD ditanggung/dijamin sepenuhnya. • Masyarakat Kabupaten badung yang dirawat diluar RSUD Kabupaten Badung, biaya BPPD dijamin pada Kelas III. Diharapkan program Jaminam BPPD untuk masyarakat Badung ini selalu mendapat dukungan dari Pemerintahan Kabupaten Badung dan semoga program ini bermanfaat untuk masyarakat badung khususnya. - Aries

17

PIN Emas untuk Donor Darah Sukarela

Foto : uddpmibali.doc

Donor darah Sukarela merupakan satu diantara sekian cara untuk membantu sesama, baik dalam suasana bencana maupun tidak terjadi bencana. Mereka yang telah dengan sukarela menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan tanpa meminta imbalan sepeserpun. Donor darah sukarela termasuk relawan PMI yang bisa kita sebut sebagai seorang Pahlawan tanpa mengharap jasa dan materi . Apalagi mereka yang telah mendonorkan darah mereka lebih dari 100 x.

Sebagai wujud kepedulian kepada Donor Darah Sukarela yang telah dengan sukarela mendonorkan darah mereka, Gubernur Provinsi Bali atas usulan dari Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Daerah Bali bekerjasama dengan Unit Donor Darah PMI Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada Donor Darah Sukarela 100 x berupa PIN Emas berlogo Lambang Provinsi Bali. Pemberian PIN Emas dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan HUT Provinsi Bali Tanggal 14 Agustus. Untuk Tahun 2012 penyematan PIN Emas diberikan kepada 7 ( Tujuh ) orang pendonor yakni : Kota Denpasar : Ir. Herly Wibisono, Ifan Winarno, Djoenaedi, I Made Widia, I Nyoman Ardhana, SH, Drs. I Ketut Wija. Kabupaten Badung : Supriyono. Penyematan ini dilaksanakan saat HUT Provinsi Bali Tanggal 14 Agustus 2012 di lapangan Puputan Margarana Renon Denpasar Oleh Wakil Gubernur Bali A.A.Puspayoga. Pemberian apresiasi kepada Donor darah sukarela ini bukan sekedar penghargaan tapi diharapkan mereka bisa memberikan motivasi dan menggetuk tularkan kegiatan donor darah kepada meraka yang sudah donor maupun pemula agar menjadikan donor darah sebagai Gaya Hidup Sehat, sehingga kedepan stok darah di Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa teratasi. - Cokde

18

Foto : pmibali.doc

Info UDD

Masyarakat Bali Dukung Penetapan Lambang

Pada umumnya masyarakat mengenal Lambang Palang Merah yang dipakai oleh individu atau kelompok yang memiliki jaminan kenetralan khususnya pada kondisi perang maupun konflik. Namun, keberadaan lambang Palang Merah di Indonesia sedikit berbeda, karena Lambang Palang Merah bisa dipakai oleh siapa saja baik yang berhak maupun tidak (LSM, ambulans swasta, obat, tabib, tempat pengobatan dll). Hal ini makin mengkabutkan pengertian netral itu sendiri, karena tidak ada sangsi sedikitpun bagi penggunanya. Wajar, karena Indonesia belum memiliki UU khusus yang mengaturnya. Bahkan kondisi ini diperparah dengan munculnya beberapa lembaga yang menggunakan lambang Bulan Sabit Merah yang sebenarnya dilindungi dalam Konvensi Geneva. Hal ini janggal karena sejak awal kemerdekaan, Indonesia telah memilih menggunakan lambang Palang Merah sebagai Lambang Perhimpunan Nasionalnya. Dan pada aturan internasional, sebuah negara diperbolehkan untuk menggunakan hanya satu lambang yang diakui memiliki status dan kedudukan sama yaitu Palang Merah, Bulan Sabit Merah atau Kristal Merah sebagai lambang perhimpunan Nasionalnya. Dan rupanya tarik ulur politik mewarnai perjalanan usulan adanya UU Lambang/Kepalangmerahan, hal ini diperparah dengan justru munculnya usulan untuk penggantian Lambang Palang Merah menjadi Lambang Bulan Sabit Merah oleh salah satu Fraksi di DPR RI. Tentu hal ini mengundang banyak pertanyaan dari semua pihak, kenapa harus diganti? apa dasar dan urgensipenggantian Lambang Palang Merah dengan Bulan Sabit Merah? Menyikapi polemik yang ada, serta adanya indikasi politisasi dalam pembahasan lambang maka relawan PMI Bali yang dikoordinir oleh Forum Relawan PMI Provinsi Bali menggelar kegiatan dukungan untuk penetapan Lambang Palang Merah di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala – Renon – Denpasar pada Minggu, 21 Oktober 2012. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 pagi dengan pembentangan spanduk sepanjang kurang lebih 100 m di sisi barat daya Lapangan Niti Mandala Renon. Momen ini diambil karena bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Car Free Day. Satu persatu para pengunjung yang hadir membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungannya, dan sekitar pukul 09.30 Wita atau 2,5 jam dari pelaksanaan kegiatan, spanduk sepanjang 100 m telah dipenuhi dengan tanda tangan masyarakat Bali sebagai dukungan untuk penetapan Lambang Palang Merah di Indonesia. Gerakan dukungan untuk penetapan Lambang Palang Merah di Indonesia telah menjadi issue nasional yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh relawan PMI dan gerakan ini juga dilaksanakan di berbagai pelosok penjuru negeri sebagai gerakan dari bawah untuk mempercepat penetapan lambang Palang Merah di Indonesia. Semoga dengan adanya gerakan relawan untuk dukungan penetapan lambang dapat membuka mata dan hati para anggota dewan di DPR RI makin terketuk untuk segera mensyahkan Lambang Palang Merah di Indonesia. Sebab Lambang Palang Merah adalah lambang yang netral, sehingga para pemakai lambang ini harus diberikan perlindungan. Selain itu, Konvensi Geneva mensyaratkan bahwa hanya ada satu Lambang yang dipilih dan diakui pada suatu negara, dan sejak awal berdirinya Indonesia telah menetapkan Lambang Palang Merah. Oleh karena itu sangat tidak etis, jika keberadaan lambang Palang Merah tiba-tiba diganti tanpa urgensi yang jelas. Topanix

Sosok

Komitmen Waktu & Tenaga Foto : pmibali.doc

Untuk

B I O D A T A A.Data Pribadi Nama Jenis Kelamin Tempat, Tgl Lahir Golongan Darah Istri Anak Status d PMI Alamat Rumah No. Telp Rumah No. HP Hobby Motto Hidup

: : : : : :

Drs. I Wayan Riman Aryadi Laki-laki Klungkung, 28 April 1950 O Luh Nyoman Aryathi, S.Sos 1. Gede Siarjaya, S.E,M.Si 2. Made Agus Suarjana S.T : Pengurus : Jl. Jayagiri VII/ 18 Denpasar : (0361) 225817 : 082 147 095 738 : Jalan-jalan : Hidup Itu Memberikan

B.Pendidikan 1. Sekolah Rakyat (SR), Kusamba - Klungkung 2. SMP Negeri Denpasar 3. SMA Negeri Tabanan 4. Akademi Maritim Indonesia (AMI) Denpasar 5. Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) 6. FISIPOL UGM Jogjakarta C.Pengalaman Kerja 1. PT Pelni Cabang Denpasar (BUMN) 2. Dinas Pendapatan Kab. Karangasem 3. Biro Kepegawaian Provinsi Bali 4. Kabag. Pengawas Teknis Penyelenggaraan PEMILU 5. Camat Dawan 6. Kabag. Organisasi Setda Kab. Klungkung 7. Kabag. Kepegawaian Setda Kab. Klungkung 8. Kasub. Din. Bina Objek Wisata pada Dinas Pariwisata Kab. Klungkung 9. Kabid. Data dan Perencanaan Pegawai pada BKD Prov. Bali. 10.Kabag. TU Dinas Pendidikan Provinsi Bali 11.Kasub. Din Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Provinsi Bali. D.Pengalaman Organisasi 1. Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Klungkung 2. ASPEKINDO (LSM) Denpasar 3. Lembaga Pemantau Penyelenggara Republik Indonesia (LPPRI) Denpasar 4. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali

PMI

“Hidup ini memberikan” itu motto hidup dari sosok bapak yang satu ini, Drs. I Wayan Riman Ariadi. Pada jajaran PMI di Bali, sosok Bapak yang satu ini sudah tidak begitu asing bagi mereka. Senyuman ramah yang selalu menyapa disetiap perjumpaan ini menjadikan beliau sebagai seseorang yang ramah dan humoris. Pak Riman, begitu sapaan akrab beliau sehari-hari ini telah bergabung bersama PMI sejak tahun 2003 lalu saat beliau bertugas di Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Dulu saya sangat ingin sekali bermasyarakat yang dalam artian membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan”,kata beliau saat diwawancarai. Saat itu saya masih ditugaskan didaerah Klungkung dan semua bisa terwujud ketika saya dipindahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Menjabat sebagai pengurus PMI Provinsi Bali selama 2 periode bukan waktu yang sebentar untuk sebuah pengabdian Ayah dari dua orang anak ini. Pada periode pertama kepengurusan yaitu tahun 2005-2010 beliau menjabat sebagai anggota bidang II (Bidang Pelayanan Sosial Kesehatan Masyarakat) dan baru pada periode 2010-2015 ini beliau memegang jabatan sebagai anggota dibidang III (Bidang Organisasi dan Komunikasi). Selain aktif di Organisasi PMI, beliau juga aktif di beberapa Organisasi Politik maupun Sosial Masyarakat. Ketika diwawancarai beliau juga menceritakan tentang kendala-kendala yang dihadapi saat bergabung dikepengurusan PMI Provinsi Bali hingga usaha-usaha yang dilakukan untuk membawa PMI Bali kearah yang lebih baik. Sebagai anggota yang mendukung kepengurusan PMI Provinsi Bali selama dua periode kami selalu memberikan pemikiran-pemikiran baik kepada atasan maupun kepada sekretaris, Kesejehteraan staf selalu saya tekankan dalam setiap kesempatan yang saya miliki,” begitu ujarnya. Beliau juga menambahkan hubungan antara yang terjalin antara 3 pilar Pengurus, Staf dan Relawan juga harus lebih ditingkatkan. Pengurus yang mengkaji dan memutuskan, staf yang menjalankan dan para relawan yang membantu dan mendukung kegiatan-kegiatan dan juga diharapkan relawan tidak statis, dan saya berharap ketiga pilar ini dapat menjalankan fungsi masing-masing dan saling mengingatkan. Diakhir wawancara beliau menyampaikan harapannya kepada PMI. Bahwasanya PMI kedepan harus lebih focus kepada program-program yang menjadi mandat utama organisasi yaitu menyediakan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Agar nantinya PMI menjadi organisasi yang lebih kuat, dikenal dan dicintai masyarakat, bukan mengesampingkan pelayananpelayanan PMI yang lain, namun diharapkan bisa lebih jeli melihat peluang-peluang yang tepat dan selaras dengan Visi Misi PMI. PT@PMI Bali

19


Media Informasi SUMBANGSIH PMI Provinsi Bali Edisi XIV