Issuu on Google+

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

SELASA, 30 JUNI 2009

ECERAN Rp 2.000

TERBIT 28 HALAMAN

Ayo Pilih Ngon atau Obi ■ Tim Lima Umumkan Skuad Baru SFC PALEMBANG, SRIPO — Tim lima akhirnya mengumumkan skuad Sriwijaya FC yang akan dipertahankan sampai musim depan kompetisi 20092010. Namun tim masih harus menentukan satu dari tiga skuad asing yang sedang dinegosiasi ulang. Hal ini terpaksa dilakukan karena Badan Liga Indonesia (BLI) menetapkan skuad asing dalam sebuah klub maksimal hanya terdiri dari tiga orang, selain dua pemain asal Asia. “Ngon A Djam adalah top skor liga SFC, Obiora adalah pemain terbaik Copa, sedangkan Tsimi menunjukkan kemampuan luar biasa selama membela SFC semusim kompetisi ini. Pada akhirnya kami akan melihat kecocok-

dipersilakan mencari klub lain,” kata Baryadi. Tim lima adalah tim bentukan PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) yang bertujuan meracik skuad SFC musim depan. Tim ini terdiri dari pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, Direktur Kewirausahaan dan SDM Bakti Setiawan, Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid dan diketuai oleh Direktur Teknik PT SOM Hendri Zainuddin. Pengusaha asal Sleman ini, menyebutkan nama-nama pemain yang dipertahankan SFC dan dipastikan

4

Dede Sulaiman

Kiper Syafruddin

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

1

2

Bek

3

Amirul Mukminin

Striker

4

Isnan Ali (bek)

Striker

Oktavianus (gelandang)

Striker Gelandang Pemain asing : Wijay

Cristian Warobay (bek)

Andry Tani (kiper)

Ngon A Djam (striker)

AP

KEMATIAN Raja Musik Pop Michael Jackson yang kontroversial menimbulkan rasa penasaran publik. Benarkah, Jacko meninggal karena cardiac arrest? Ataukah karena obat-obatan?

bertahun-tahun. Terdapat juga banyak bekas pembedahan yang kemungkinan adalah hasil dari 13 kali operasi kosmetik. The Sun yang mengutip hasil otopsi itu menulis bahwa bintang dengan tinggi 5 kaki 10 inci (178,8cm) itu meninggal dalam keadaan “sangat kurus” yaitu sekitar 53 kg. Hasil otopsi juga menunjukkan sang bintang bisa dibilang tidak punya rambut lagi. Saat meninggal dia mengenakan wig dan tinggal „ ke halaman 11

Alamsyah

Gelandang Keith Kayamba Gumb

Striker 7

Pemain Asia yang hampir dipastikan: Ambassa Guy Gerard (bek) asal Kamerun sudah naturalisasi menjadi warga Hongkong

Tsimi Jaquest Joel (bek)

Gelandang

„ ke halaman 11

Budi Sudarsono (gelandang) 6

Benben Berlian

PALEMBANG, SRIPO — Gubernur Sumsel H Alex Noerdin selaku pemilik Sriwijaya FC meminta klub sepakbola kebanggaan warga Sumsel ini bisa kembali merebut dua gelar di musim kompetisi 2009/2010, yaitu juara Copa dan mengambil gelar Liga dari Persipura. “Sriwijaya itu nama besar, kerajaan yang berjaya pada abad VI dan VII yang bukan saja menguasai wilayah dari timur ke barat Indonesia, tetapi juga dari Austra-

Charis Yulianto (bek)

Toni Sucipto

Gelandang 5

Korinus Fikrew

Ambrizal

Bek

Dalam Proses Negosiasi Ulang

Ekki Nurhakim

M Nasuha

Bek

6

Zah Rahan

Gelandang Anuore Obiora (gelandang) GRAFIS:SRIPO/SYAF, FOTO:SYAHRUL.H

Tujuh Jam Negosiasi Uang Joko Dieksekusi ■ Sebesar Rp 546,6 M UANG dari Bank Permata sudah ada di rekening kita (Kejagung). Kita tinggal mengalihkan ke kas negara Rp 546 miliar itu Marwan Effendy Jampidsus KOMPAS/PRI

JAKARTA, SRIPO — Kejaksaan akhirnya berhasil mengeksekusi uang milik Joko S Tjandra di Bank Permata

sebesar Rp 546,6 miliar. Eksekusi dilakukan setelah pembicaraan alot selama tujuh jam. Uang tersebut

Saat Meninggal Jacko Tinggal Tulang

Michael Jackson

Ferry Rotinsulu

Kiper

Bocoran Otopsi Raja Musik Pop

Dari hasil bocoran otopsi yang diperoleh media terbitan Inggris, The Sun, diketahui ada fakta mengerikan tentang kematiannya itu. “Rincian hasil otopsi yang mengerikan adalah penyanyi itu sebenarnya tinggal tulang —tidak ada makanan di perutnya kecuali pil pil,”demikian tulis The Sun, Senin waktu setempat. Paha, pinggul, dan di bahunya ada bekas tusukan jarum suntik - yang diyakini sebagai injeksi narkotika penghilang nyeri. Suntikan itu diberikan tiga kali sehari dan sudah berlangsung

Pemain SFC yang Dipertahankan

2

Maully Lessy

Target Double Winner

SYUKURAN — Keith Kayamba sambil menggendong putrinya, Nayaka (6 bulan), bersalaman dengan managemen PT SOM Doddy Reza Alex Noerdin yang mendampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin (ketiga dari kanan) pada acara syukuran keberhasilan SFC mempertahankan gelar juara Copa Dji Sam Soe, di RM Pagi Sore, Jl Basuki Rahmad Palembang, Senin (29/6).

7

5

menjadi pemain SFC musim depan, Toni Sucipto (gelandang), M Nasuha (bek), Ferry Rotinsulu (kiper), Ambrizal (bek), Alamsyah (geladang) dan dua pemain asing Keith Kayamba Gumbs (striker) dan Zah Rahan (gelandang). Sementara, pe„ ke halaman 11

3 1

Bek

Rp 1,1 miliar Rp 900 juta Rp 900 juta Rp 750 juta Rp 750 juta Rp 450 juta Rp 450 juta Rp 450 juta Rp 450 juta Rp 380 juta Rp 350 juta

an harga,” kata anggota tim lima Baryadi di rumah makan Pagi Sore, Selasa (29/6). Pengumuman ini untuk memenuhi janji manajemen SFC kepada pemain SFC yang akan memberikan kejelasan mengenai kontrak kerja setelah menyelesaikan pertandingan di Copa Dji Sam Soe (CDSS) IV 2008/ 2009. “Mulai hari ini pemain tidak mempunyai ikatan lagi dengan Sriwijaya FC dan berhak untuk mencari klub lain. Kami tim lima juga telah mengantongi nama-nama pemain yang dipertahankan, dinegosiasi ulang dan

Perkiraan Formasi Baru SFC

Pemain yang Dilepas

GAJI PEMAIN SFC MUSIM KOMPETISI 2007-2008 Zah Rahan Keith Kayamba Charis Yulianto Ferry Rotinsulu Obiora Slamet Riyadi Ambrizal Toni Sucipto M Nasuha Oktavianus Alamsyah

■ Kecocokan Harga Jadi Penentu

kini telah berada di rekening penampungan Kejaksaan Agung (Kejagung). Selanjutnya, uang akan disetorkan ke kas negara. “Uang dari Bank Permata sudah ada di rekening kita (Kejagung). Kita tinggal mengalihkan ke kas negara Rp 546 miliar itu,” ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/6). Penegasan serupa disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Se-

latan Setia Untung Arimuladi seusai melaksanakan eksekusi di Wisma Permata, Jakarta. “Kami telah melakukan eksekusi atas putusan Peninjauan Kembali (PK) MA. Uang akan kita setor ke kas negara,” ujar Setia Untung. Eksekusi dilakukan oleh tujuh jaksa yang langsung dipimpin Kajari Jaksel sejak pukul 11.30 di kantor pusat Bank Permata di Wisma Permata lantai 23. Tim „ ke halaman 11

WNA Wajib Masker 3 Hari ■ Antisipasi Masuknya Flu Babi

AP PHOTO/CAROLYN KASTER

NYALAKAN LILIN — Seorang pengemar menyalakan lilin di luar rumah keluarga Jackson di Encino, California, Minggu (28/6) waktu setempat.

Bayi Dempet Perut Perlu Biaya Operasi MUARAENIM, SRIPO — Apriyanti tidak pernah menduga akan melahirkan bayi kembar dempet perut. Warga Kemayoran, Muaraenim, itu melahirkan bayi kembar laki-laki di RSUD dr HM Rabain Muaraenim, Senin (29/6) pukul 12.15. Bayi kembar itu berbobot 5 kg. Yang membantu melahirkan adalah dr Heri Wardani SpOG. Menurut suami Apriyanti, Edi Irawan, yang masih terlihat bingung bayi kembar tersebut merupakan anak ketiga dan keempatnya. “Saya bingung pak. Saat ini saya tidak punya uang. Satu-satunya adalah bermodalkan kartu Jamkesmas inilah. Kalau operasi tentu memerlukan biaya besar,” kata Edi, yang sehari„ ke halaman 11

SRIPO/ARDANI

KEMBAR SIAM — Bayi kembar siam dari pasangan suami istri Edi Irawan dan Apriyanti dirujuk ke RSMH Palembang karena dempet perut, Senin (29/6).

JAKARTA, SRIPO — Warga negara asing (WNA) diwajibkan menggunakan masker selama tiga hari pertama tiba di Indonesia. Langkah ini diambil karena virus flu babi atau swine influenza (H1N1) dipastikan telah masuk ke Indonesia. Sejauh ini delapan orang positif mengidap virus yang dapat bermutasi atau menular antarmanusia. Virus ini masuk bersamaan dengan kedatangan orang asing dari luar negeri. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, usai Rapat Koordinasi Menteri di kantor Menkokesra, Jakarta, Senin (29/6), kewajiban mengenakan masker atau alat saring pernapasan guna mengantisipasi penyebaran vi-

rus H1N1. “Masa inkubasi tiga sampai dengan tujuh hari,”ujar Menkes. Departemen Kesehatan mencatat sudah ada 8 warga asing positif terjangkit virus yang mematikan tersebut. Penularan flu babi baru terjadi antarwarga asing, dan belum ditemukan kasus penyebaran virus antarwarga negara Indonesia. “Hingga kemarin, sudah ada delapan yang positif terkena flu babi. Empat orang dari warga Australia, dan empat lagi dari Singapura,” kata Sufari. Meski mematikan, Sufari mengimbau masyarakat tidak cepat panik mengha„ ke halaman 11

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

11

Sanksi Berlipat Ancam Persipura JAKARTA, SRIPO — Keputusan Walk Out (WO) yang dilakukan para pemain dan ofisial Persipura Jayapura pada grand final Copa Dji Sam Soe Indonesia IV 2009 melawan Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (28/6) malam, berbuntut panjang. Tim berjuluk Mutiara Hitan itu tidak hanya terancam saksi secara tim, melainkan juga untuk pemain dan offisial. Persipura dinyatakan kalah otomatis dengan skor akhir 4-0 sebagai sanski awal, dan gelar juara langsung diberikan kepada Laskar Long Kito setelah sebelumnya unggul 1-0 melalui Obiora Richard. Adapun sanksi lanjutan yang bisa diterima adalah larangan tampil pada Copa Indonesia musim 2009-2010.

Pemain dan offisial yang terlibat dan menganjurkan aksi WO juga terancam sanksi larangan tampil maupun denda uang. “Kami akan melakukan sidang kasus ini. Kami perlu meminta keterangan dari wasit, pengawas pertandingan, tentunya dari pihak Persipura kalau dibutuhkan,” kata Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Hinca Panjaitan, Senin (29/6). Hinca belum mau berspekulasi terkait sanksi yang bakal dijatuhkan pada Mutiara Hitam. Namun, keputusan menganggap Persipura kalah 4-0 sudah tepat karena sesuai menjadi peraturan baku dalam sepak bola internasional. Adapun sanksi pencekalan pada copa musim berikutnya layak dijatuhkan sebagaimana diterapkan pada Persmin

Minahasa yang mundur dari Copa Indonesia. Apalagi mogok main merupakan pelanggaran lebih berat dibanding mundur sebelum pertandingan dimulai. Persipura memutuskan mogok main pada menit ke60 karena kecewa pada keputusan wasit Purwanto. Wasit asal Kediri ini dianggap merugikan Persipura karena tidak memberi hadiah penalti setelah pemain belakang SFC Joel Jacques Tsimi handsball di kotak terlarang. Alih-alih memberi penalti, Purwanto malah mengeluarkan kartu merah pada striker Persipura Ernest Jeremiah yang melakukan protes keras dan berusaha menanduk Purwanto. Atas keputusan tersebut, tim Persipura pun enggan melanjutkan pertandingan. (okezone)

PSMS dan Persebaya “All Out” BANDUNG, SRIPO — Kubu PSMS Medan dan Persebaya Surabaya sesumbar untuk tampil habis-habisan pada babak play off promosi dan degradasi Liga Super Indonesia 2009 yang akan digelar di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Selasa (30/6). Pelatih kedua tim, Ruddy William Keltjes dari PSMS dan Aji Santoso (Persebaya) menyatakan akan turun full team pada laga hidup mati ini. “Tak ada pilihan lain, Persebaya akan turun lebih baik dibanding saat tampil di final Divisi Utama lalu,” kata Pelatih Persebaya, Aji Santoso, Senin. Pasukan “Bajul Ijo”, julukan Persebaya, dipastikan tampil dengan kekuatan supernya untuk memastikan diri promosi ke Liga Super

Indonesia 2009. Pelatih PSMS Medan, Ruddy Wiliam Keltjes yang asal Jawa Timur juga menyatakan tekadnya untuk mempertahankan Tim “Ayam Kinantan” itu tetap bertahan di Liga Super Indonesia pada musim depan. Menurut Rudi, tidak ada perbedaan kasta kompetisi pada babak play off. Ia memandang Persebaya merupakan tim yang memiliki karakter dan sarat pemain berkualitas sehingga timnya disiapkan khusus untuk meredam tim Surabaya itu. PSMS mengandalkan aksi brillian dari Leonardo Martin Zada (Brazil), Esteban Javier (Uruguay) dan Mauro Pinto (Brazil). Selain itu, juga pemain lokal yakni Elie Eboy, Oktavianus Maniani,

dan Rachmad Affand. Sementara itu suporter fanatik Persebaya Surabaya, atau yang biasa disebut “bonek” alias bondo nekad, mulai menyerbu Kota Bandung. Dari pantauan hari Senin (29/6) pagi, ratusan bonek mulai tampak di beberapa sudut kota, seperti di depan Gedung Sate dan sekitar Stadion Siliwangi. Malah ada pula yang mengamen di perempatan Jalan Aceh dan Jalan Lombok. Menurut seorang suporter bernama Toni YH (19), saat ini baru sekitar 500 bonek yang datang ke Bandung. Jumlah mereka dipastikan terus bertambah karena pertandingan tim kesayangannya melawan PSMS Medan baru digelar Selasa petang. (Ant)

Saat Meninggal Jacko Tinggal Tulang

kanan dan hanya pil-pil. Bekas suntikan di seluruh tubuhnya serta kerusakan akibat bertahun-tahun bedah plastik menunjukkan bahwa dia sudah dalam tahap akhir kemerosotan.” “Dokter-dokternya dan orang-orang di sekelilingnya menjadikan Michel Jackson menghancurkan diri sendiri. Harus ada yang dimintai pertanggungjawaban.” Bukan Ayah Biologis Sementara itu, mendiang Michael Jackson ternyata bukan ayah biologis dari dua anak tertuanya, “Prince” Michael Joseph Jackson Junior (12) and Paris Michael Katherine (11). Pengakuan itu datang dari Debbie Rowe, bekas istri Michael Jackson yang melahirkan dua anak tersebut. Debbie, dalam wawancara eksklusif dengan tabloid terbitan Inggris “News of The Word”, mengemukakan dirinya menyediakan rahim untuk dibuahi oleh donor yang tidak dikenal. “Saya tahu saya tidak akan melihat mereka lagi,” katanya. “Saya tidak mau ada anak-anak ini dalam kehidupan saya.” Michael menikahi Debbie (kini 50) pada November 1996. Tiga bulan kemudian Michael menyatakan sedang menunggu kehadiran anak pertamanya dari Debbie. Istrinya adalah seorang resepsionis di klinik di Beverly Hills tempat dia merawat wajah. “Michael saat itu duda, kesepian dan ingin punya anak. Sayalah yang waktu itu bilang kepadanya ‘saya mau mengandung anakmu,” kata Debbie. “Saya menawarinya rahimku - itu hadiah untuknya agar tetap

bahagia.” Menurut Debbie, dirinya hanyalah bejana penampung dan sperma pun bukan dari Michael. “Saya sudah dibayar dan saya meneruskan hidup. Saya tahu saya tidak akan melihat anak saya lagi,” katanya saat wawancara di tempat tinggalnya yaitu suatu ranch di California. Dia hidup ditemani puluhan binatang peliharaan. Debbie mengatakan Michael mulai meninggalkan dirinya setelah Paris lahir. Debbie saat itu tidak bisa melahirkan anak lagi dan mereka bercerai setelah tiga tahun menikah. Anak ketiga yaitu Prince II yang akrab dipanggil “Blanket”, lahir dari ibu lain yang juga menyewakan rahimnya dan identitasnya hingga kini tidak diungkap. Debbie mengaku Jackson tidak pernah melakukan hubungan suami-istri selama menikah. Michael pernah mengatakan kepadanya bahwa istri pertama, Lisa Marie Presley, tidak mau punya anak dari Michael. Menurut Debbie, Michael mengatur pernikahan mereka yang pura-pura agar terlihat seperti keluarga bahagia. “Saya datang ke tempat yang disebut-sebut sebagai ‘klinik medis’ dan di sana saya dibuahi. Seperti prosedur membuahi kuda. Teknis sekali,” kata Debbie yang tinggal bersama 11 anjing dan 30 kuda. Perceraian itu menghasilkan satu rumah buat Debbie di Berverly Hills serta uang yang konon mencapai 4,2 juta pound (sekitar Rp 69,5 miliar) asalkan Debbie melepas hak asuh anak-anaknya. (Reuter/Ant)

„ dari halaman 1 sedikit helai rambut di kulit kepalanya. Kulit kepala di atas telinga kirinya sudah benar-benar botak dan ada bekas luka. Kemungkinan luka itu akibat kecelakaan tahun 1984 ketika rambut Michael Jackson terbakar saat pembuatan film iklan untuk Pepsi. Di jenazah itu juga terdapat patah tulang rusuk, kemunginan akibat dadanya terus ditekan-tekan saat orang-orang berusaha menolongnya dari gagal jantung. Ada empat bekas suntikan di sekitar jantung Jacko, julukan Michael Jackson. Kemungkinan suntikan itu berisi adrenalin yang diinjeksikan langsung ke jantung. Tiga suntikan itu menembus dinding jantung dan menyebabkan kerusakan. Satu suntikan lain meleset dan malah kena tulang rusuknya. Ada lebam di lutut Michael Jackson dan di dua tulang keringnya. Otopsi tidak berhasil menemukan penyebab luka tersebut. Terdapat pula luka benda tajam di punggungnya yang merupakan indikasi dia baru jatuh. “Raja musik pop” itu juga punya wajah yang penuh bekas sayatan bedah plastik. Seorang sumber yang dekat dengan Jackson mengatakan “dia tinggal kulit dan tulang, rambutnya sudah rontok dan saat meninggal di perutnya tidak ada ma-

Bayi Dempet Perut Perlu Biaya Operasi „ dari halaman 1 hari ngojek itu. Dokter spesialis anak di RSUD dr HM Rabain Muaraenim dr Isnada SpA mengaku belum memeriksa secara detail kondisi kedua bayi tersebut. “Secara kasat mata kondisinya cukup sehat. Untuk penanganan lebih lanjut kami akan merujuk ke RSMH Palembang sebab tenaga medis dan peralatannya lebih memadai,”kata Isnada. Sementara itu isyarat akan memiliki anak kembar menurut Edi diketahui dari mimpi. ia pernah mimpi didatangi dua kakek kembar. Tetapi kakek-kakek terse-

but tidak berkat apa-apa hanya memandangi istrinya saja. Kembar Monozygot Istilah kembar siam biasa dipakai untuk bayi yang terlahir kembar dengan tubuh menyatu. Istilah itu berawal dari pasangan kembar siam terkenal Chang dan Eng Bunker (1811-1874) yang lahir di Siam (sekarang Thailand). Adapun penyebab kembar siam terjadi pada kembar monozygot sehinga biasanya kembar identik. Hal itu dapat terjadi bila zigot dari bayi kembar identik gagal terpisah secara sempurna. Faktor yang mempengaruhi waktu pembelahan dan kenapa bisa membelah tidak sempurna mengakibatkan dempet biasanya akibat infeksi, kurang gizi, dan masalah lingkungan. Kemunculan kasus kem-

bar siam diperkirakan satu dalam 200.000 kelahiran. Yang bisa bertahan hidup berkisar antara 5 persen sampai 25 persen dan kebanyakan berjenis kelamin perempuan. Jenis kembar siam yang sering terjadi antara lain Thoracopagus. Ini ditandai dengan kedua tubuh bersatu di bagian dada (thorax). Jantung selalu terlibat dalam kasus ini. Ketika jantung hanya satu, harapan hidup baik dengan atau tanpa operasi adalah rendah. (35-40% dari seluruh kasus) Jenis lain Omphalopagus. Yakni, kedua tubuh bersatu di bagian bawah dada. Umumnya masing-masing tubuh memiliki jantung masing-masing. Tetapi biasanya kembar siam jenis ini hanya memiliki satu hati, sistem pencernaan, diafragma dan organ-organ lain. (ari/cr3/berbagai sumber)

ANTARA/FANNY OCTAVIANUS

PAHLAWAN ANTI TRAFFICKING — Duta Besar AS untuk Indonesia Cameron R Hume (kanan) memberi penghargaan pahlawan anti 'human- trafficking' (perdagangan manusia) kepada mantan TKI Elly Anita di Gedung Kedubes AS, Jakarta, Senin (29/6). Acara itu dilanjutkan dengan diskusi panel dengan pakar masalah 'trafficking' dari Indonesia dan pejabat Departemen Luar Negeri AS melalui video konferensi.

Mantan TKW Dapat Penghargaan

Dari Pemerintah AS

JAKARTA, SRIPO — Warga negara Indonesia yang pernah menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Irak, Elly Anita, menerima penghargaan “pahlawan antiperdagangan manusia” dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. “Penghargaan kepada Elly merupakan usaha pemerintah AS untuk menghentikan praktik perdagangan manusia di seluruh dunia,” kata Duta Besar AS, Cameron R Hume, pada acara penyerahan di Kedutaan Besar AS, di Jakarta, Senin. Elly merupakan satu dari sembilan orang dari seluruh

dunia yang dimasukkan dalam laporan tahunan “Trafficing-in-Person” (TIP) di Departemen Luar Negeri AS. Elly berhasil melarikan diri dari Irak setelah mendapat bantuan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Saat masih berada di Irak, Elly mengaku mendapat perlakuan kasar dari agen yang menyalurkannya untuk bekerja di sana. Setelah berhasil kembali ke Indonesia, Elly bersama aktivis “Migrant Care”, Wahyu Susilo, memperjuangkan TKI yang diperlakukan kasar maupun yang

ditahan majikan di luar negeri agar dapat pulang ke kampung halaman. Pada kesempatan itu, Wahyu Susilo juga menerima penghargaan yang sama, karena melalui organisasi “Migrant Care” berhasil memulangkan 16 TKI lainnya. Sejak tahun 2001, Deplu AS setiap tahun mengeluarkan laporan Trafficing-inPerson (TIP) yang berisi usaha pemerintah untuk menghentikan praktik perdagangan manusia. Direktur Badan Pemantau dan Penentang TIP Deplu AS, Luis CdeBaca, dalam

diskusi di Kedubes AS mengatakan praktik perbudakan modern tersebut terus menghantui dunia. “Praktik perdagangan manusia telah menghancurkan kehidupan jutaan orang, baik fisik maupun psikis,” kata Luis CdeBaca. Diperkirakan 800 ribu laki-laki, perempuan, dan anak-anak telah diperdagangkan di berbagai perbatasan antarnegara setiap tahunnya, kata dia. Sedangkan jutaan orang lainnya diperjualbelikan di dalam batas wilayah negara, ujar dia menambahkan. (Ant)

Ayo Pilih Ngon atau Obi

(gelandang). Worobay ke Persisam Sementara itu, Christian Worobay kemungkinan besar memperkuat Persisam Raja Ampat Papua, begitu juga beksTsimi yang sudah masuk line up formasi Persisam Putra Samarinda musim depan. Sementara lainnya seperti Dede Sulaiman (kiper), Syafruddin (bek), Amirul Mukminin (striker), Ekki Nurhakim (striker), Maully Lessy (bek), Benben Berlian (gelandang) dan Wijay (gelandang), Korinus Fikrew (striker), dipersilakan men-

cari klub lain. Menurut Baryadi penggelompokan pemain SFC ini berdasarkan pada lima kategori yang ditetapkan manajemen. Yakni, profesional, kontribusi dalam tim, etika, ketakwaan dan kecocokan dengan nilai bandrol yang ditawarkan. Selain itu, tim lima mengaku hampir pasti menggaet Ambassa Guy Gerard dan sedang menjajaki dua pesepakbola lagi asal Thailand. Ambassa sudah cukup diakrabi oleh komunitas sepak bola Indonesia karena pernah memperkuat tim Ma-

can Kemayoran Persija Pusat dalam kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005. Di Liga Indonesia XI tersebut, Ambassa Guy memperkuat Persija pada paruh musim kedua, saat tim Macan Kemayoran mencapai babak final. Am-bassa Guy juga ikut mengantar timnya maju ke final Piala Indonesa. “Khusus untuk pemain lokal yang dibidik tidak dapat dipublikasikan karena takutnya yang diburu akan menaikkan harga,” kata Wakil Dirut PT SOM ini.(cr1)

nang di final kemarin dengan mengalahkan Persipura sehingga nama besar Sriwijaya tetap terjaga. Seandainya kalah, saya sudah berencana mengganti namanya tidak lagi Sriwijaya FC tetapi menjadi Jakabaring FC,” kelakar Alex yang disambut hadirin. Sebagai apresiasi terhadap kerja keras dan prestasi pemain SFC, Alex berjanji akan memberikan hadiah rumah tipe 36 di kawasan Jakabaring Palembang yang tetap membela SFC musim depan (2009-2010). “Rumah ini diperuntukkan pemain yang ingin tetap di Palembang dan belum memiliki rumah sendiri. Bisa ditempati sendiri atau dikontrakkan sebagai investasi,” kata Alex Noerdin disambut tepuk tangan hadirin. Renovasi Mes Lebih jauh Alex menilai, Mess Pertiwi Palembang, tempat skuad SFC meng-

inap sudah tak layak lagi sehingga dia akan segera merenovasinya secara bertahap. “Mes tempat pemain menginap sudah tak layak untuk sebuah tim juara nasional. Maka akan segera dibenahi tapi secara bertahap. Mengingat banyak cabangcabang olahraga lain yang memerlukan perhatian,” kata Alex. Tak hanya ini yang dijanjikan Alex kepada skuad Skuad SFC, tapi penghidupan yang layak setelah tidak menjadi pesepakbola lagi juga menjadi perhatiannya. “Kita tidak mau habis manis sepah dibuang. Mereka tetap akan mendapat jaminan kesehatan, jika perlu sampai ke Singapura untuk mendapat bantuan medis,” kata mantan Bupati Muba ini. Dodi dalam sambutannya mengatakan, musim depan, Sriwijaya FC ditargetkan untuk meraih kembali ge-

lar double winner. Untuk itu manajemen menyediakan dana Rp 26 miliar yang diperoleh dari sponsor dan suport dari Pemerintah Provinsi Sumsel melalu KONI. “Kami sedang berupaya meminimalisasi penggunaan dana dari pemerintah dengan mengoptimalkan usaha bisnis perusahan dan dana dari sponsor, seperti Bank Sumsel, PT Bukit Asam dan perusahaan-perusahaan sumber daya alam lainnya,” kata Dodi yang sudah menerapkan manajemen modern di PT SOM. “Saya berharap, SFC akan menjadi klub percontohan di Indonesia baik dari kemampuan mempertahankan prestasi maupun dengan manajemennya yang transparan, dan efisien,” ujar putra sulung Alex Noerdin, yang mengambil alih manajemen SFC dari lilitan utang sekitar Rp 9 miliar dari manajemen lama sejak tujuh bulan lalu. (cr1)

yang tak lain bank milik pemerintah. Joko Melawan Terpidana dalam kasus cessie Bank Bali senilai Rp 546,6 miliar yakni Direktur PT Era Giat Prima Joko S Tjandra melawan. Melalui kuasa hukumnya, Joko Tjandra yang kini berstatus buron mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK). Sidang perdana permohonan PK yang diajukan terpidana dua tahun penjara tersebut mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (29/6). Dalam permohonannya yang dibacakan pengacaranya yakni OC Kaligis, Joko Tjandra menilai bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan PK jaksa dan memvonis dirinya dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta, bertentangan dengan undangundang (UU) KUHAP. “Ada kekhilafan hakim

dan kekeliruan yang nyata dalam putusan tersebut,” ujar Kaligis dalam persidangan yang dipimpin Hari Sasangka. Dijelaskan Kaligis, berdasarkan pasal 1 angka 12 KUHAP dan pasal 263 KUHP, pengajuan PK merupakan hak terpidana atau ahli warisnya. Menurut Kaligis, upaya

hukum luar biasa tidak diberikan kepada negara. Karena negara tidak mungkin mengalami atau menjadi korban miscarriage of justice atau peradilan sesat. “Jadi, upaya hukum tersebut tidak diberikan kepada jaksa sebagai reprsentasi negara,” tambahnya. (Persda Network/cr1/yls)

WNA Wajib Masker 3 Hari

(WHO) sudah menetapkan flu babi sebagai pandemi. Menurut data Departemen Kesehatan RI, flu babi sudah tersebar di 99 negara. Sebanyak 11 negara di antaranya melaporkan adanya kematian, seperti di Columbia, Meksiko Republik Dominika, Argentina, Costa Rica, Guatemala, Amerika, Kanada, Chili, Inggris, dan Australia. Kasus flu babi itu sendiri kini telah mencapai 52.168 orang dan telah menewaskan 231 orang di berbagai negara. (Persda-Network/Cr2)

„ dari halaman 1 main yang akan dinegosiasi ulang terkait masalah harga adalah Isnan Ali (bek), Charis Yulianto (bek), Cristian Worobay (bek), Oktavianus (gelandang), Budi Sudarsono (gelandang), Andry Tani (kiper). Berserta, tiga pemain asing, Tsimi Jaquest Joel (bek), Ngon A Djam (striker) dan Anuore Obiora

Target Double Winner „ dari halaman 1 lia hingga Madagaskar, Afrika. Jadi SFC harus menjadi klub sepakbola besar di Indonesia dengan merebut juara di dua kompetisi yang ada,” tegas Alex Noerdin dalam acara syukuran keberhasilan Sriwijaya FC menjadi juara Copa Dji Sam Soe IV 2008/2009 di Rumah Makan Pagi Sore, Senin (29/ 6). Acara ini juga dihadiri Dirut PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), Dodi Reza, Komisaris PT SOM, Muddai Madang, Wakil Dirut PT SOM, MC Baryadi, pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, wartawan media cetak/elektronik, dan seluruh pemain SFC berserta keluarga. “Untung saja SFC me-

Tujuh Jam Negosiasi Uang Joko Dieksekusi „ dari halaman 1 eksekutor diterima oleh Direktur Legal and Compliance Bank Permata Herwidayatmo. Senin siang, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Gedung DPR RI menegaskan, ia mempersilakan kejaksaan untuk mengeksekusi uang milik Bank Bali (kini Bank Permata) sebesar Rp 546 miliar. Sebelumnya Jaksa Agung Hendarman Supandji menegaskan bahwa eksekusi akan dilakukan setelah Kejagung berkoordinasi dengan Menteri Keuangan. Soalnya, ada kekhawatiran jika uang dieksekusi maka akan menimbulkan kepanikan di Bank Permata

„ dari halaman 1 dapinya. Alasannya, kata Siti Fadillah, angka kematian akibat flu babi terbukti rendah, hanya empat per mil atau empat dari 1.000 penderita. “Orang yang kami rawat kelihatannya segar bugar, seperti orang sehat,” tambahnya. Badan Kesehatan Dunia

2

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Rumah Murah Menyebar di 15 Kota n Alex Bidik Subsidi Rp 1,7 Triliun “...MASING-masing kabupaten dan kota membangun 1.000 unit rumah sesuai kemampuannya, maka dalam satu tahun ada 17 ribu KK memiliki rumah dengan harga terjangkau” PALEMBANG, SRIPO — Program 2.000 unit rumah murah yang digaungkan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH dan kini menyebar di 15 kota dan kabupaten/kota. Kementerian Perumahan Rakyat merespon program ini dan memberikan sinyal mengalokasikan subsidi perumahan senilai Rp 1,7 triliun. Deputi Menteri Perumahan Rakyat RI Bidang Pembiayaan Dr Titi Murbianto mengatakan itu dihadapan Alex Noerdin, Ketua DPRD Drs H Zamzami Ahmad dan 15 bupati dan walikota di Sumsel yang membubuhi tanda tangan kesepakatan (MoU) pembangunan rumah murah di daerah, Senin (29/6). Murbianto mengaku kagum dengan program rumah murah yang digagas Alex Noerdin kini menye-

bar di kabupaten/kota. Selain itu, hubungan gubernur dan bupati/walikota tidak terlihat tegang sehingga harapan untuk mewujudkan program perumahan semakin cepat terealisasi. Dikatakan, Kementerian Perumahan Rakyat menyediakan subsidi rumah murah sebesar Rp 2,5 triliun dan penyerapannya baru 30 persen. “Semakin banyak dana subsidi yang disediakan terserap ke Sumsel, akan semakin baik,” katanya. Sejauh ini pembiayaan subsidi perumahan dan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) melalui Bank Tabungan Negara (BTN) dengan penyerapan 90 persen lebih, tetapi kini Bank Sumsel juga melayani KPR dengan begitu program pengembangan akan lebih

dan merata. Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH dalam sambutannya mengatakan MoU 15 bupati/walikota se Sumsel dengan Kementerian Perumahan Rakyat merupakan kesempatan langka. “Ini merupakan dukungan pemerintah terhadap program rumah murah yang sedang digelontorkan,” katanya. Pemprov Sumsel secara berkesinambungan terus membangun 2.000 unit rumah, yang kemudian masing-masing kabupaten dan kota membangun 1.000 unit rumah sesuai kemampuannya, maka dalam satu tahun ada 17 ribu KK memiliki rumah dengan harga terjangkau. Dengan pembangunan rumah murah secara masal ini, Alex optimis dana subsidi perumahan yang kini tersisa Rp 1,7 triliun di Kementerian Perumahan Rakyat akan terserap di Sumsel. “Bank Sumsel harus lebih giat mengejar dana subsidi yang tersedia,” kata Alex. Para bupati dan walikota

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

PLH Sekretaris Menteri Perumahan Rakyat, Dr Tirto Murbiantoro (baju batik) dan para Bupati dan Walikota se Sumsel, menandatangani MoU Rumah Murah, disaksikan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel Zamzami Achmad di Ruang Binapraja Pemprov Sumsel, Senin (29/6).

yang menandatangani MoU pembangunan rumah murah dengan Kementerian Perumahan Rakyat,

siap untuk menyediakan rumah murah dan terjangkau bagi warga. Seperti di Kabupaten Empat Lawang,

Lahat, Pagaralam dan Muaraenim. Menariknya, masing-masing daerah berlomba memperbanyak

pembangunan perumahan. Jika di Pagaralam 1.000 unit, di Muaraenim menyanggupi 1.500 unit rumah. (sin)

Koalisi Kerakyatan Dukung SBY-Boediono

SRIPO/ZAINAL

Toni Vocalis Lemon Tea saat beraksi di panggung.

Bon Jovi-nya Indonesia RATUSAN penggemar kan lagu milik Honky lagu-lagu rock barat di era Tonky, U Can Always Get 80-an seperti Bon Jovi dan dll. Disusul lagu Rollling Rolling Stones terhibur meStones, Bon Jovi, Rod Stewnyaksikan konser Lemon ard, Eric Clipton, Bon Jovi, Tea Band dari Jakarta daQueen, Deep Purple dan lam konser bertajuk Claslainnya. sic Rock Night di ballroom Penonton yang umumThe Jayakarta Daira, Jumat nya tak muda lagi menge(26/6) lalu. nakan kostum warna hiSekitar tam-hitam 400 penonmemenuhi ton berusia ballroom “SETIAP bulan The 40 tahun ke The JayaJayakarta akan atas terbius karta Hotel. menghadirkann hiburan menyaksiMereka kan penamberjingrakmusik yang berbeda, pilan Lemon jingrak sesuai dengan konsep Tea Band kita menjadikan hotel ini mengiringi y a n g irama lagu. sebagai one stop enterdigawangi K o n s e r tainment,” Toni (vokal), yang dimuAri (bass), lai pukul Coki (gitar), 21.00 beraKrisna (drum) dan Tito khir sekitar 23.30. Lemon (keyboard). Lemon Tea Tea Band membawakan seyang pertama kali tampil di kitar 30 lagu. Palembang seakan-akan Deny Irza General Manamenghadirkan Bon Jovi, ger The Jayakarta Daira Rolling Stones dan Deep disela-sela acara mengaku Purple di Palembang. puas. Dengan adanya even Toni sang vokalis, begitu ini pecinta musik di Palemnaik panggung langsung bang, benar-benar merasa menyapa penonton dedisuguhi suasana musik ngan ucapan apa kabar oyang berbeda. rang Palembang dan mera“Setiap bulan The Jasa bangga bisa tampil di yakarta akan menghadirBumi Sriwijaya. “Kami kann hiburan musik yang akan ajak Anda pada era berbeda, sesuai dengan 70-an dan 80-an. Mari kita konsep kita menjadikan nikmati lagu-lagu rock ini,” hotel ini sebagai one stop enujarnya sambil membawatertainment,” katanya.(fil)

PALEMBANG, SRIPO — Koalisi Kerakyatan (KK) di Palembang yang terdiri dari gabungan beberapa elemen masyarakat, menyatakan mendukung pasangan Capres-Cawapres SBYBoediono. KK menginginkan SBY dapat melanjutkan kepemimpinan bangsa pada periode 2009-2014. KK Palembang terdiri dari 23 elemen atau kelompok masyarakat. Diantaranya adalah Asosiasi Pedagang Kakilima (APKLI), Serikat Pekerja Muslim Indonesia (SPMI), Pusat Peranserta Masyarakat (PPM)

serta kaum petani, nelayan serta pedagang kecil. Pernyataan sikap KK itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar di Palembang, Senin (29/6). Deklarasi tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan di beberapa di daerah di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Serang, Lampung, Mataram, Surabaya, Yogyakarta, Ambon dan Brebes. Wakil Koordinator Nasional KK Ali Ridho mengatakan, KK adalah gerakan yang mendukung SBY untuk melanjutkan kepe-

mimpinan bangsa pada 2009-2014. “Aspirasi yang disampaikan terkait agenda pemberdayaan ekonomi rakyat kecil, kehidupan buruh, TKI, petani, pedagang kaki lima serta pedagang kecil,” ujar Ali. Selain itu KK difokuskan pada program pendidikan murah serta pelayanan kesehatan murah atau gratis. Selain itu pula melanjutkan program yang pro rakyat seperti program nasional pemberdayaan rakyat mandiri, kredit usaha rakyat, bantuan langsung tunai dan sebagainya.

Koordinator Koalisi Kerakyatan di Provinsi Sumsel Nopriansyah menyatakan ada 23 elemen di Sumsel yang bergabung dalam koalisi kerakyatan. “Dukungan ini adalah aspirasi murni dari masyarakat,” kata Nopri. Deklarasi tersebut diisi dengan pernyataan sikap dari beberapa orang perwakilan elemen yang tergabung dalam KK. Sikap dukungan yang dituangkan dalam pernyataan tertulis tersebut selanjutnya diserahkan kepada Ali Ridho. (sgn)

Melihat Lebih Dekat Angkot BBG (1)

Irit dan Tetap Bisa Pakai BBM PENGALIHAN bahan bakar minyak (BBM) ke gas betul-betul akan diwujudkan tahun ini di kota Palembang. Pemkot Palembang sudah memprogramkan 534 angkot yang akan beroperasi menggunakan bahan bakar gas (BBG). Seperti apa kesiapan para sopir angkot? Adalah Dinas Perhubungan yang mengawali rencana pengalihan BBM ke BBG. Beberapa waktu lalu, Dishub melakukan sosialisasi sekalilgus memberikan bantuan berupa alat konverter Kid (alat khusus yang mengalihkan fungsi BBM ke BBG) kepada sopir angkot. Memang tidak semua jurusan angkot yang dapat menikmati BBG untuk kendaraannya. Hanya angkot jurusan Ampera-Pakjo, Ampera-Perumnas, TalangbetutuWaihitam dan Musi II yang perdana menikmati BBG. Keempat jurusan angkot ini yang akan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), satu-satunya yang berlo-

kasi di Jl Demanglebar Daun Palembang. Beberapa sopir angkot yang ditemui Sripo, Senin (29/6) mengakui sudah mendaftarkan kendaraannya untuk memakai BBG. Meskipun mereka sendiri belum banyak tahu dengan BBG ini tetapi mereka akan mencobanya terlebih dahulu. Jauhari, Sopir Angkot Pakjo-Ampera mengaku dirinya sudah mendaftar untuk mendapatkan alat yang disebut konverter kid tersebut. “Kami para sopir jurusan Pakjo-Ampera mungkin 75 persen mendaftar untuk mendapatkan alat itu. Katanya aman dan menguntungkan bagi kami sopir angkot,” ungkap Jauhari seraya mengaku dirinya sudah ikut langsung mendengarkan pen-

jelasan pihak Dishub soal pemakaian gas untuk angkot tersebut. “Alatnya itu nanti dibagikan dan langsung dipasang pihak dari Jakarta ke Angkot kami. Katanya harganya mencapai Rp 15 juta satu unit. Ya kami pasti maulah apalagi gratis,” jelas Jauhari. Jauhari mengaku masih banyak pertanyaan yang

MOBIL BBG — Seorang sopir angkot memeriksa contoh mobil berbahan bakar gas (BBG) yang dipamerkan Dishub Kota Palembang beberapa waktu lalu. SRIPO/TARSO

7 x 100

belum terjawab seputar BBG. “Bagaimana jika gas itu habis dan stasiun BBG dijauh dari kendaraan?” tanyanya. “Waktu itu kata Dishub, meskipun kendaraan pakai gas, tetapi masih bisa pakai bensin. Kalau gasnya habis, tinggal alihkan saja ke bensin, makanya tidak usah khawatir,” urai Jauhari dibenarkan para teman

seprofesinya. Menurut Jauhari, nanti saat alat itu dipasang di kendaraan dia akan memiliki tombol yang bisa dipakai untuk mengalihkan pemakaian bahan bakar gas ke bensin. “Jadi kalau mau berjalan jauh keluar kota misalnya, tetap bisa mengisi bensin,” paparnya. (tarso)

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

3

Spanduk Sosialisasi Pilpres Dicopot ■ ■ Berpihak ke Salah Satu Capres-Cawapres

SRIPO/HERMAN

SIAP DISEBAR — Sejumlah logistik Pilpres di Kabupaten OKUT ditumpuk di KPU setempat, siap didistribusikan ke tingkat PPK yang dijadwalkan selama empat hari dari 29 Juni sampai dengan 2 Juli 2009. Gambar diambil, Senin (29/6)

Surat Suara Rusak LAHAT, SRIPO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat meminta penggantian kertas suara pemilu presiden dan wakil presiden. Pasalnya ada yang tidak bisa digunakan karena sobek dan terdapat bercak tinta. Menurut anggota KPU Lahat Divisi Logistik, Ulli Uswahani, setelah disortir ditemukan sebanyak 25 lembar surat suara tidak bisa digunakan karena rusak.” Surat suara yang rusak itu telah kami laporkan pada KPU pusat untuk diganti,” kata Ulli belum lama ini.Logisltik lainnya seperti tinta, segel, spidol, pena, plastik, dan karet tidak ada kekurangan. Seluruh logistik akan disitribusikan pada 17 PPK paling lambat 3 hari sebelum pilpres, untuk dibagikan pada PPS dan KPPS. Dari Empatlawang dilaporkan, Setelah selesainya pelipatan surat suara oleh KPU Empatlawang dipastikan logistik Pemilu Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang sudah siap disebar ke setiap kecamatan di Em-

patlawang. Sekretariat KPU Empatlawang, Ramli Panggarbesi MM memastikan 4 hari sebelum pelaksanaan pemilihan, logistik telah di distribusikan di setiap kecamatan di Empatlawang. Logistik yang telah masuk diantaranya surat suara, tinta, dan pamflet pasangan calon presiden dan wakil presiden. “Semuanya dikirim langsung oleh KPU Sumsel. Kita pastikan seluruh logistik pemilu sudah siap,” ujarnya. Bila sudah di distribusikan ke kecamatan, kerjasama yang baik dengan seluruh pihak aparat pemilu, terutama untuk PPS. Dari Pagaralam dilaporkan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di lima kecamatan di Kota Pagaralam melakukan sosialisasi Pemilihan Presiden (Pilpres). Sebelumnya seluruh anggota PPK sudah diberikan pembekalan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang tata cara kerja dalam pelaksanaan Pilpres 8 Juli 2009 mendatang. (ase/st2/her)

PALEMBANG, SRIPO —KPU Kota Palembang menarik spanduk sosialisasi yang telah didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dipasang disetiap kelurahan. Penarikan itu karena isi spanduk mengarahkan pemilih untuk pencontreng atau mencentang salah satu pasangan calon. Keputusan penarikan itu diambil setelah muncul berbagai sikap terhadap spanduk yang diterima dari KPU. Meski demikian belum ada instruksi resmi dari pusat untuk menarik spandukspanduk sosialisasi tersebut. Anggota KPU Kota Pa-

lembang Wastu Widya yang ditemui Senin (29/6) mengatakan, memang belum ada instruksi resmi dari pusat untuk menarik spandukspanduk tersebut. “Namun atas inisiatif KPU Kota Palembang sendiri karena melihat isinya mengarah, maka diputuskan tidak dipasang,” ujar Wastu yang ditemui, Senin (29/6). Spanduk yang dipersoalkan tersebut berisi sosialisasi tata cara pencontrengan surat suara pilpres. Tetapi contoh tanda contrengan baik pada nomor, nama atau foto pasangan calon presiden dan wakil presi-

den, ditempatkan pada salah satu gambar pasangan calon yang berada ditengah dari tiga pasangan calon. Selain spanduk juga leaflet dipersoalkan karena dinilai bahan sosialisasi itu mengarah ke satu calon. Salah satu gambar pasangan calon dibuat lebih besar dan menonjol dibandingan gambar pasangan calon di kanan dan kiri. Latar belakang bergambar diagramdiagram dengan angkaangka tertentu. Terdapat tulisan Menang kalah adalah hal biasa. Ketua PPK Plaju Rahmat yang ditemui mengatakan,

spanduk-spanduk tersebut belum sempat terpasang seluruhnya di kelurahan dalam wilayah Kecamatan Plaju. Jumlah yang diberikan sesuai dengan jumlah kelurahan. “Hanya satu yang sempat terpasang tetapi sudah diturunkan. Itu di Plaju Ilir tetapi sudah diturunkan,” jelasnya. Sedangkan anggota PPK Seberang Ulu I Idham Kholid juga mengatakan, spanduk memang sudah diterima dari KPU Kota Palembang tetapi batal untuk dipasang karena diketahui isinya mengarah ke satu pasang calon. (sgn)

SBY-BOEDIONO MASIH STABIL MEMASUKI minggu ketujuh, kupon kuis Presiden/Wapres Pilihan Wong Kito didominasi masyarakat yang menginginkan SBY-Boediono memenangkan Pilpres 8 Juli mendatang. Sebanyak 64 persen memilih SBY-Boediono, Mega-Prabowo menduduki urutan kedua dengan 27 persen, sedangkan JK-Wiranto bertengger di posisi ketiga, 9 persen. Jika Anda menginginkan pasangan pilihan Anda lebih unggul silakan gunting kupon kuis dan kirim ke kantor Sriwijaya Post. Handphone dan sepeda motor menanti Anda. PEMENANG PERIODE MINGGU KE VII 1. Hesti Septiana Sari, Musiraya No 7 RT 20 Sako Pa lembang No KTP 1671085709870005 2. Eko Merodi, Jalan Swadaya No 625 Palembang No KTP 1671092502860005 3. Yane Yuliana Alnabe, Dusun Lubukempelas Muaraneim No KTP 160 10302620780004

Peringatan Hari Jadi UMP ke-30 ■ Jalan Santai Bersama Alumni

HM Idris

H Hatta Wazol

MEMERIAHKAN rangkaian Hari Jadi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), civitas akademika UMP bersama para alumni menggelar jalan santai, Minggu (28/6). Jalan santai dengan start dilakukan simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, H Hatta Wazol, SE MM disaksikan Rektor UMP, HM Idris SE MSi beserta jajaran keluarga besar dan alumni UMP dimulai dari pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) dan finish di halaman Gedung UMP Jalan A Yani Plaju Palembang. “Sebagai salah satu universitas tertua di Palembang, UMP telah menunjukkan kiprahnya kepada masyarakat terutama peran para alumni. Salah satu contohnya yaitu Wakil Walikota Palembang H Romi Herton SH MHum yang merupakan alumni UMP,” kata Hatta seraya menyatakan harapan ke depan agar UMP dapat menciptakan para pemimpin dan intelektual yang berdedikasi tinggi. Rektor UMP HM Idris mengatakan peringatan Hari Jadi UMP ke30 dilakukan dengan serangkaian kegiatan seperti seminar nasional, seminar internasional, bakti sosial serta beberapa kegiatan lain. Puncaknya adalah pelaksanaan jalan santai di BKB. “Jalan santai ini bertujuan untuk memperkenalkan Kota Palembang kepada masyarakat luas. Di sisi lain, kita berharap manfaat berupa kesehatan fisik dan stamina sebab dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” kata Idris yang juga berharap agar kegiatan ini bermanfaat terutama alumni dan masyarakat pada umumnya. (ADV)

Hatta Wazol dan HM Idris bersama peserta jalan santai

Rektor UMP bersama peserta jalan santai

Kahumas UMP, Yunidar Hikmawati atau Wawat (kiri) bersama peserta

Kadisdikpora Kota Palembang memulai start jalan santai

Rektor UMP bersama jajarannya

Para pembantu rektor, dekan dan undangan peserta jalan santai

4

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

SKPD Diminta Tindak Kebocoran Pupuk

Beli Mesin Produksi Pupuk Organik

Bandes di Sumsel Dianggarkan Rp 48 M

PALEMBANG — Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumatra Selatan (Sumsel) meminta supaya lembaga dan satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang berwenang, agar tetap terus mengawasi dan menindak kebocoran distribusi pupuk. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel, Misliha pada rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban gubernur Sumsel, Senin (29/6). Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel, Bihaqqi Sofyan didampingi Ketua DPRD Sumsel, H Zamzami Achmad, Wakil Ketua DPRD, Hj.Fatimah Rais dan Elianuddin HB serta Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Menurut dia, kelangkaan pupuk urea bersubsidi yang membuat petani sulit mendapatkan pupuk, memang tidak pernah terselesaikan secara keseluruhan. (ant)

PALEMBANG — Guna memenuhi permintaan pupuk organik yang mencapai 2.000 ton pada Juli dan Agustus Pemkot Palembang akan membeli mesin khusus memproduksi pupuk tersebut. “Untuk memenuhi pesanan pupuk organik dari sejumlah konsumen pihaknya kini sedang menunggu mesin khusus yang akan memproduksi pupuk dengan volume yang besar,” Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang, Masriadi, Senin (29/6). Dengan mesin baru tersebut pihaknya yakin mampu memenuhi permintaan 2.000 ton pupuk organik untuk dua bulan ke depan. Menurutnya, selama ini produksi pupuk organik dengan cara tradisional hanya menghasilkan paling banyak satu ton per hari. Padahal bahan baku pupuk organik, seperti enceng gondok, jerami dan darah sapi tersedia berlimpah di kawasan Gandus dan Kota Palembang. (ant)

PALEMBANG — Anggaran bantuan untuk desa (bandes) di Sumatra Selatan (Sumsel), pada tahun 2009 ini disediakan sebesar Rp 48 miliar yang berasal dari APBD provinsi tersebut. Total bantuan untuk desa di Sumsel itu sebesar Rp 48 miliar, kata Kepala Biro Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumsel, Mulyadin Roham ketika ditanya masalah itu di Palembang, Senin (29/6). Menurutnya, dari total dana dianggarkan tersebut sampai saat ini hampir seluruhnya terealisasi di desa-desa yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di Sumsel. Jumlah desa itu sekitar 2.800 desa yang tersebar di 11 kabupaten dan empat kota di Sumsel. Ia menyatakan, tujuan diberikannya bantuan kepada desa itu untuk kegiatan PKK, kegiatan pemuda dan pembangunan sarana desa. Anggaran bantuan yang diberikan itu sebesar Rp 15,5 juta per desa bagi desa yang telah lama, sedangkan baru Rp 12,5 juta per desa, kata dia lagi. (ant)

Tak Ada Dispensasi Keterlambatan ■

PSB Lintas Rayon dan Sektoral Ditutup 2 Juli

PALEMBANG, SRIPO — Proses pendaftaran lintas rayon maupun lintas sektoral di semua sekolah negeri, baik tingkat SMP dan SMA bakal ditutup empat hari mendatang. Dihimbau para orangtua tidak terlambat mendaftar. Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga tidak akan memberikan dispensasi perpanjangan waktu bagi yang terlambat. “Siapapun boleh mendaftar masuk ke sekolah mana saja, asal tepat waktu. Semua berkas harus sudah masuk tanggal 2 Juli, nanti,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, H Hatta Wazol melalui Kabid SMA/SM sekaligus Ketua Panitia PSB, Drs Riza Pahlevi, MM kepada wartawan, Senin (29/6) di ruang kerjanya. Saat ini semua sekolah, secara serentak masih membuka pendaftaran. Syarat yang diajukan ter-

gantung tujuan kepindahan siswa, misal siswa pindah karena ingin dekat rumah, bisa mengajukan formulir F1 dan F2 dan melampirkan keterangan tempat tinggal. Tetapi kalau alasan sekedar lintas rayon semata, hanya mengajukan F1 dan F2. Bila siswa masuk dalam komunitas lintas sektoral atau siswa itu berasal dari luar Palembang wajib melampirkan surat keterangan pindah yang ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. “Dan itu wajib dilegalisir. Begitupun siswa dari Palembang yang ingin pindah, juga kita berikan surat keterangan pindah,” kata Riza. Semua berkas pendaftaran yang sudah masuk di sekolah wajib diserahkan ke panitia PSB yang berkedudukan di Disdikpora Palembang, paling lambat tanggal 2 Juli. Nantinya,

usai menerima berkas panitia akan memberikan nomor ujian sesuai nomor pendaftaran yang dibuat sekolah masing-masing. Mereka yang sudah mendaftar dan diberikan nomor otomatis tercatat sebagai peserta ujian PSB reguler 2009-2010. “Nanti semua akan didata dan didaftarkan sebagai peserta ujian PSB reguler,” kata Riza. Pelaksanaan ujian sendiri akan dilakukan tanggal 3 Juli untuk SMP dan 4 Juli untuk seleksi SMA. Tercatat ada 18 SMA dan 53 SMP negeri di Palembang akan akan melakukan ujian serentak. Terkait tempat pelaksanaan, kata Riza, diserahkan pada kebijakan sekolah masing-masing. Itupun tergantung jumlah pendaftar. Bila pendaftarnya banyak, otomatis sekolah wajib mencari alternatif gedung tambahan. “Pokoknya kita data su-

dah masuk, baru panitia PSB yang akan mengambil alih. Pihak sekolah atau guru akan diposisikan sebagai pengawas. Rekap nilai termasuk pengolahan data akan dilakukan tim khusus,” kata Riza. Dalam kesempatan yang sama. Riza juga menghimbau, usai nomor diterima diwajibkan peserta mengecek lokasi ujian terlebih dahulu. Pengumuman hasil ujian direncanakan tanggal 5 atau 6 Juli yang bisa diakses melalui website atau via SMS. Lalu bagaimana siswa yang terlambat mendafar, Riza menganjurkan agar langsung mendaftar pada sekolah swasta. Betapa tidak, karena semua sistem sudah diatur secara komputerisasi sehingga tak ada toleransi untuk itu. Khusus tahun ini, pihak sekolah tak dianjurkan untuk menerima siswa cadangan. Artinya, bila hasil sudah diumumkan tetapi ada siswa

Asep Siap Bantu Amankan Pilpres ■

Jabat Dandim 0418

SRIPO/TARSO

MAYORET — Letkol Inf Asep Rahman Taufik (kanan) memegang mayoret usai dilantik di depan halaman DPRD Kota Palembang, Senin (29/6).

PALEMBANG, SRIPO — Letkol Inf Asep Rahman Taufik

menyatakan kesiapan Kodim 0418 Palembang meng-

amankan Pemilihan Presiden 8 Juli 2009 mendatang. Menurutnya, Kodim sudah menyiapkan sebanyak 268 personelnya untuk siap dikerahkan mengamankan jalannya Pilpres tersebut. “Pilpres nanti Kodim siap membantu mengamankan dan mewujudkan pemerintahan serta pemimpin yang baik dan dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi,” tegas Asep yang baru dilantik sebagai Dandim 0418 Palembang, Senin (29/6). Sebelumnya, Asep merupakan Perwira Pembantu Madya Staf Operasi Kodam II Sriwijaya. Ia menggantikan Letkol inf Yuswandi yang naik jabatan sebagai Wakil Asisten Operasional (Waasops) Kodam II Sriwijaya. Serahterima jabatan Komando Distrik Militer (Kodim) 0418 Palembang ini dilaksanakan di depan halaman DPRD Kota Palembang kemarin. Bertindak selaku Inspektur Upacara Kolonel Inf Edi Sunarto, Korem 044 Garuda Dempo (Gapo). Usai Sertijab, Asep Rahman Taufik, mengatakan

keberhasilan TNI tidak lepas dari peran serta masyarakat dan semua elemen bangsa. Dia mencontohkan ketika terjadinya agresi Belanda, jika tidak dibantu masyarakat bahu membahu melawan agresi, TNI tidak ada artinya. Begitu juga ketika kedaulatan bangsa ini dirongrong pihak-pihak tertentu seperti PKI dan DI TII, maka TNI bersama masyarakat mampu memberantasnya. Jadi sebagai anggota TNI yang tugas dan fungsinya adalah menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini ke depan harus lebih meningkatkankan silaturahmi dengan semua unsur masyarakat. Karena fakta mengatakan dengan kemanunggalan TNI dan masyarakatlah yang dapat mengusir penjajahan dan memberantas setiap pemberontakan. “Ke dalam tentunya saya akan melakukan pembinaan interen lebih intensif lagi supaya anggota Kodim ini bersatu padu dengan masyarakat dalam membangun bangsa yang kita cintai ini,” ujar Asep Rahman Taufik. (trs)

M

Kondisi ini diprediksi akan jauh melampaui seperti tahun lalu yang mencapai 500-an siswa. Untuk daya tampung sendiri, SMAN 3 Palembang menyediakan 244 kursi untuk tujuh kelas. Masing-masing kelas bakal diisi 32 siswa. Jumlah itu akan dikurangi dengan jumlah siswa yang sudah diterima melalui jalur Penelusuran Minat dan Potensi Akademik (PMPA) yang mencapai 22 siswa. Jadi di SMAN 3 Palembang hanya menyisahkan 222 kursi saja yang bakal diperebutkan. Berdasarkan data tahun sebelumnya, pendaftar melalui jalur PSB baik sesuai rayon maupun lintas

rayon mencapai 1.014 siswa. “Mungkin tahun ini jumlahnya bisa dua kali lipat, mungkin siswa tertarik masuk ke SMAN 3 Palembang selain sudah berkategori mandiri juga karena lokasi yang strategis,” kata Najib mewakili Kepala Sekolah SMAN 3 Palembang, Dra Asmawati MM. Terkait fenomene membeludaknya pendaftar di sekolah-sekolah favorit, Kasi Pembinaan SMA/SM Disdikpora Palemban, Riza Pahlevi menghimbau agar siswa tak tenggelam dan ikut-ikutan semata. Sebelum mendaftar sebaiknya diukur dahulu kemampuan kecerdasan siswa. (sta)

yang lulus tapi tidak mendaftar, posisinya dibiarkan kosong saja.

“Kita anjurkan tak cadangan. Kalau kosong ya kosong saja,” tegas Riza se-

raya mengakui prosedur pelaksanaan tes tanpa dipungut biaya alias gratis. (sta)

Kemelut KNPI Sumsel Menajam

SRIPO/STS

Budiantoni Aljufri

PALEMBANG, SRIPO — Sepertinya kemelut di tubuh DPD KNPI Sumsel bukannya semakin meredah tetapi sebaliknya. Diam-diam, Ketua DPD KNPI Sumsel terpilih versi gedung pemuda Husni Chandra SH, MH telah mengantongi SK dari dua Ketua Umum DPP KNPI Pusat yang kini juga tengah berkonflik. Ketua DPD KNPI Sumsel terpilih versi Novotel Budiantoni Aljufri yang dikonfirmasi wartawan usai acara penandatangan MoU program pembangunan

rumah murah dengan Kementerian Perumahan Rakyat, Senin (29/6) di Graha Auditorium Pemprov Sumsel mengatakan, pelantikan pengurus DPD KNPI Sumsel akan berlangsung 3 Juli mendatang. Hanya saja, perjanjian damai antara dirinya dengan Husni Chandra beberapa waktu lalu di Horison Hotel, sepertinya sia-sia. “Semula kita sepakat untuk menyatukan semua unsur kepemudaan,” papar Budi kepada wartawan. Pada kesempatan itu juga, Husni Chandra tidak bersedia masuk pada susunan kepengurusan DPD KNPI Sumsel periode 20092014. Tetapi, belakangan yang bersangkutan ingin dimasukkan. Tidak hanya itu, di dalam perjalanan, ternyata kubu Husni Chandra mengajukan surat ke kepengurusan kedua kubu DPP KNPI Pusat di Jakarta, yakni Ketua terpilih versi Bali dikenal dengan kubu Aziz yang dikenal poros Bali dan Ketua DPP KNPI terpilih versi Jakarta Ahmad Doli Kurnia. Anehnya, kedua kubu ini menerbitkan SK

yang ditujukan ke Husni Chandra tanpa membawa rekomendasi. “Padahal, kita sepakat untuk tidak kontak dengan dua versi kepemimpinan di DPP. Tapi, diam-diam Husni Chandra berhubungan bahkan sempat paparan selama 1,5 jam lebih di Jakarta,” katanya. Melihat kejadian ini, Budiantoni bersama OKP dan unsur kepemudaan lainnya akan terbang ke Jakarta untuk menjelaskan persoalan serta klarifikasi masalah sesungguhnya. “Kontak langsung via telepon sudah. Awal Juli kita ke Jakarta dan 3 Juli pelantikan. Kita tidak mempersoalkan konflik DPP di Jakarta,” katanya. “Kita masuk ke KNPI karena ingin bersama membangun pemuda Sumsel dengan kegiatan yang pro rakyat dan mandiri, itu saja,” kata Budi yang merasa dikhianati. Sementara Husni Chandra sendiri belum berhasil dihubungi. Bahkan di Gedung DPD KPNI Sumsel, yang bersangkutan tidak terlihat. (sin)

Baru 40 Persen Siswa Gagal UN Mendaftar

Hari Pertama Pendaftar Tembus 274 Siswa ESKI baru dibuka pada hari pertama pendaftar lintas rayon dan sektoral di SMAN 3 Palembang hingga pukul 10.00 tembus hingga 274 siswa. Mereka rata-rata berasal dari Palembang, seperti SMP Xaverius I, SMPN 3, Muhamadiyah 4, Baptis dan Methodist dan luar kota seperti Jakarta dan Bogor. Nilai ini dipastikan akan terus bertambah hingga batas akhir pendaftaran, yakni tanggal 2 Juli mendatang. Ketua Panitia, M Najib Ahmad SPd sekaligus Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan menargetkan jumlah pendaftar lintas rayon bisa mencapai 600 siswa lebih.

SRIPO/DEWI HANDAYANI

PSB — SMAN 3 Palembang mulai membuka Pendaftaran Siswa Baru (PSB) lintas rayon dan lintas sektoral di SMAN 3 Palembang, Senin (29/6). Pendaftaran ditutup 2 Juli 2009 mendatang.

Ujian Paket A dan B Serentak

PALEMBANG,SRIPO— Hingga batas akhir pendaftaran ujian paket A dan paket B tercatat hampir 9844 warga yang belajar yang mendaftar ujian paket A dan B. Mereka berasal dari program reguler paket A, 1.457 siswa dan paket B 8.387 siswa sisanya 1.477 lainnya berasal dari peserta yang gagal UN SMP/MTs. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Ade Karyana MEd melalui Kasi Pendidikan Formal dan Informal, Drs Sigit Budiyanto mengatakan jumlah pendaftar siswa yang gagal UN masih ditunggu hingga Selasa (30/ 6) hari ini pukul 17.00. Le-

wat dari batas waktu yang ditentukan terpaksa ditinggal. Sesuai jadwal, lanjut Sigit, seharusnya batas akhir pendaftaran Sabtu (27/ 6) kemarin. Hanya saja, saat itu pendaftar hanya 40 persen saja. “Kan kasihan bila ditinggal. Makanya kita mundurkan pendaftaran hingga Selasa, hari ini,” kata Sigit kepada wartawan, Senin(30/6) di ruang kerjanya. Ia menargetkan, semua kabupaten/kota baru final menyerahkan datanya hari ini dan baru bisa dilakukan perhitungan pasti. Berdasarkan jadwal ujian paket A dan B tahap I akan dilaksanakan serentak,

tanggal 1-3 Juli sedangkan tahap II dilaksanakan tanggal 18-20 November. Pelaksanaan ujian paket A dan B di SD dan SMP yang telah di tunjuk dinas pendidikan kabupaten kota setempat. “Soal sudah kami distribusi kemarin ke dinas kabupaten/kota,”katanya. Terbanyak Palembang Secara rinci peserta UN paket B terbanyak berasal dari Kota Palembang sebanyak 572 siswa, Lubuklinggau 355 siswa, OKU 527 siswa, OKI 624 siswa, Musirawas 549 siswa, Musibanyuasin 943 siswa, Prabumulih 276 siswa, Pagar Alam 372 siswa, Banyuasin 805 siswa, Ogan Ilir 806 siswa, OKUT 510 siswa, OKUS 453 siswa dan Empat

Lawang 229 siswa. “Peserta regular paket B terbanyak berasal dari Muara Enim berjumlah 1011 siswa,” kata Sigit. Sedangkan peserta UN paket A reguler dari Kota Palembang sebanyak 236 siswa, Lubuklinggau 66 siswa, OKU 63 siswa, OKI 103 siswa, Muara Enim 1011 siswa, Musirawas 549 siswa, Musibanyuasin 943 siswa, Prabumulih 276 siswa, Pagar Alam 36 siswa, Banyuasin 114 siswa, Ogan Ilir 94 siswa, OKUT 28 siswa, OKUS 31 siswa dan Empat Lawang 80 siswa. Ditambahkan Sigit, mata pelajaran UN paket B yaitu PKN, Matematika, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. (sta)

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Euforia Kemenangan SFC dan Formasi Tim Musim Depan

Ngigit Jari “Uji budak banyak calon masok sala sikok sekola tinggi, ngigit jari,”desis Cekmat. “Cacam, alangke bangetnyo,”simbat Mangujuk. “Bukan cuma itu tapi cugak.” “Samo bae oi, misal budak galak ngigit jari, ujitu tando cacingan. Ini jelas nyugakke dunio kesehatan.” “Tapi musim ini lokak dak nemen lagi.” “Tau dari mano. Jangan macak-macak dewek.” “Anu setela ngamalke kebersian lingkungan, terus dibarengi merek budak pajuan begizi.”

5

“Cacam, dak nyangko bapo ikok program kesehatan, diem-diem diamalke.” “Yola pulo, madak’i disiwilke.” “Juara hal pucuk digalakke ngut bucu sano sini.” “Tegantung pebuatan nandak nyaroi budak cacingan.” “Cuma sebagian masi leno jugo.” “Anu oi, kapan lagi ngamalke pengalaman budak galak sakit-sakitan.” “Bener, namun lain dengan yang ngigit jari pucuk.” “Itu soal sekolaan, wajar bae kapan cugak.” “Sebaliknyo buat budak masok SD, jangan.” “Kalu telaju jogo.” “Itu sala sikok hal ngandek usia sekola budak.” (Kgs Arpan)

n Hari Ini Sripo on Focus di Radio Sonora PALEMBANG, SRIPO — Warga Sumsel, sejak Minggu malam (28/6) larut dalam kegembiraan setelah Sriwijaya Football Club (SFC) berhasil mempertahankan gelar juara Copa Indonesia tahun 2009. SFC berhasil mengalahkan tim tangguh Persipura dengan skor 4-0. Meski diwarnai mogok main oleh tim dari Papua tersebut, kemenangan SFC tetap mengobati kekecewaan Wong Sumsel ketika gelar Juara Liga Super lepas dari tangan. “Apa pun, yang penting SFC juara,” kata salah satu warga. Euforia kemenangan SFC menjadi buah bibir warga Sumsel. Orang juga memuji ribuan penonton di Stadion Gelora Sriwijaya yang tetap tertib tanpa ada gesekan meski suasana sempat memanas saat pertandingan. Lalu bagaimana kesiapan tim musim depan?

Inilah yang akan dibahas Radio Sonora bekerja sama dengan Harian Umum Sriwijaya Post, dalam talk show Sripo on Focus, hari ini Selasa (30/6). Acara disiarkan langsung melalui gelombang 102,6 FM Radio Sonora pukul 08.00-09.00. Akan hadir sebagai nara sumber Ketua Tim 5 PT SOM Hendri Zainuddin yang mencari pemain-pemain tim musim depan. Selain itu juga akan hadir Qusoi, Ketua Singa Mania Indonesia. Acara dipandu reporter Radio Sonora Reza dan Redaktur Olahraga Sripo Hanafijal. Anda yang ingin memberi selamat atau memberi saran, dapat bergabung dalam forum ini melalui hotline 0711-359148 atau dapat juga mengirimkan SMS ke nomor 0811715817.(lis)

39 Siswa SMPT Berkompetisi Lomajari n Berebut Tiket Tingkat Nasional PALEMBANG, SRIPO — S e b a nyak 39 siswa Sek o l a h Menengah Pertama Terb u k a SRIPO/STS ( S M P T ) Ade Karyana utusan dari 13 Kabupaten/Kota Se-Sumsel siap berkompetisi dalam Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomajari). Kompetisi yang dikemas dalam bentuk cerdas cermat ini untuk memperebutkan satu tiket mewakili Sumsel di tingkat nasional. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Sumsel bakal dilaksanakan di Aula Handayani Disdik Sumsel, Selasa (30/ 6). Direncanakan hanya 13 Kabupaten saja yang mengirimkan peserta. Sedang khu-sus di Pagaralam dan Prabumulih sengaja tak

diikutkan karena daerah tersebut memang tak memilik SMPT. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Ade Karyana MEd, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan SMP Drs Yudi Adriansyah, Senin (29/6) di ruang kerjanya mengatakan, Lomojari adalah lomba cerdas cermat ala pelajar SMPT. Ini sebagai wadah siswa SMPT untuk berkompetisi di bidang pengetahuan. Selain itu, kegiatan diharapkan mampu memotivasi anak berusia 13-18 tahun yang putus sekolah untuk bersekolah di SMPT. Adapun materi yang dilombakan memuat 10 bidang yakni Pendidikan Agama, PKn, Bahasa Indonesia dan Inggris, serta Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Kemudian, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu, Matematika, Kesenian, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan

(Penjaskes). “Semua pelajaran itu akan dikemas dalam bentuk soal uraian, siswa tinggal menjawab dalam tiga sesi, penyisihan, rebutan dan final,” kata Yudi. Mekanisme teknis pelaksanaan, lanjut Yudi, peserta Lomojari dihadapkan pada tiga pertanyaan, yakni soal wajib per regu, menjawab soal regu lain, dan soal rebutan. Regu yang dinobatkan sebagai pemenang atau juara I akan diberangkatkan tanggal 1317 Agustus nanti di Jakarta. Semua biaya akomadasi termasuk tiket transportasi dan penginapan ditanggung sepenuhnya oleh panitia dari Disdik Sumsel. Penghargaan tak hanya diberikan pada juara I semata, Disdik juga akan memberikan uang pembinaan dan beasiswa prestasi selama setahun bagi juara II dan III. “Selain itu diberikan beasiswa prestasi selama satu tahun,” kata Yudi. (sta)

Gaet Member PFC Lewat Futsal PALEMBANG, SRIPO — Pertandingan futsal yang digelar Palembang Facebook Community (PFC) Palembang meriah. 23 tim yang berasal dari klub-klub futsal di Kota Palembang ikut serta dalam even yang digelar PFC di Raja Sport Centre, Minggu (28/6). M Abriza Hartawan, Ketua PFC Palembang mengatakan, kegiatan pertandingan futsal tersebut bertujuan mengenalkan sekaligus mengajak masyarakat Kota Palembang menjadi anggota PFC. Selain itu, PFC Palembang ingin menunjukkan kepada masyarakat jika PFC dapat juga berkarya di dunia nyata, tidak hanya di dunia maya. “Kita pilih futsal karena olahraga ini sedang booming di masyarakat. Kita ingin menunjukkan walaupun baru satu bulan terbentuk PFC bisa menggelar even seperti ini,” katanya. Pertandingan digelar dua hari yakni Minggu untuk babak penyisihan dan Senin untuk pertandingan perempat final dan final. PFC menggunakan dua lapangan dengan memakai sistem setengah kompetisi dimana satu tim bermain dua kali dalam grupnya. Para pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah trofi dan uang tunai masing-masing, untuk juara pertama Rp 1 juta, juara kedua Rp 700 ribu dan juara ketiga Rp 500 ribu. Hadiah tersebut murni berasal dari biaya pendaftaran dan sponsor. Dari seluruh peserta, tidak banyak anggota PFC Palembang yang mengikuti kompetisi. Saat ini, anggota PFC Palembang yang terdaftar di Facebook sebanyak 3500 anggota. Dari

IST

Para juara futsal PFC berfoto bersama

jumlah tersebut, hanya 80 orang yang memiliki member card. “Untuk itu, kita ingin mengajak anggota yang sudah mendaftar di dunia maya agar dapat berperan dalam dunia nyata dengan mendaftar kembali ke sekretariat PFC di Cafe Toro,” tambahnya. Untuk mendapatkan member card, PFC Palembang hanya mengenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 20 ribu saja. Anggota PFC yang memilik member card dapat berperan serta dalam berbagai even yang digelar PFC nantinya. Seperti pada pertandingan futsal tersebut, seluruh

panitia merupakan anggota PFC yang memiliki member card. PFC mengutamakan anggota yang memiliki member card sebagai panitia dengan sistem gilir. “Sebelumnya,PFC memberikan bantuan kepada korban kebakaran di 5 Ulu. Jadi tidak hanya kegiatan olahraga, PFC juga ikut terjun ke berbagai kegiatan sosial. Di bulan Juli mendatang, PFC berencana menggelar kegiatan donor darah dan anjangsana ke panti asuhan. Dana yang didapat nanti baik dari sponsor ataupun sukarela anggota akan disalurkan di kedua tempat. (cr2)

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

Pengendara sepeda motor nekat berjalan di sela-sela truk dan mobil saat terjadi kemacetan di Simpang Tiga Terminal Alangalang Lebar perbatasan Palembang-Banyuasin, Senin (29/6). Seiring perkembangan kawasan perbatasan kini mulai padat.

Perbatasan Palembang-Banyuasin ”Dibiarkan” Ruwet PALEMBANG, SRIPO — Pesatnya pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Palembang-Banyuasin, berdampak pada kemacetan lalu lintas. Banyaknya kendaraan bermuatan besar yang melewati jalan tersebut ditambah angkutan umum semakin memperparah tingkat kemacetan. Pantauan Sripo, Senin (29/6), kemacetan disebabkan adanya pertemuan jalan antara Jl Kol H Barlian menuju Jl Palembang-Betung dan Jalan SMB II-Alang-alanglebar Talang Kelapa. Truk-truk bertonase yang bertujuan ke Jambi bertemu di satu titik. Hanya saja kemacetan ini seperti dianggap biasa dan tidak ada petugas yang membantu melancarkan lalu lintasnya. Pa-

Total Hadiah: Rp 2,2 Juta Sponsor : 3, Sripo, Kompas, Cafe Toro

jalan membuat jalan menjadi sempit. Karena jalan tersebut masuk dalam jalan nasional sehingga pembangunan jalan dua arah sudah mendesak dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menggunakan APBN. “Selain itu, wilayah tersebut sedang berkembang dalam segi ekonomi karena merupakan wilayah perbatasan,” ujarnya. Pihaknya juga telah menyiapkan lampu lalu lintas tapi belum difungsikan. Guna mengantisipasi kemacetan, Dishub Kota juga telah mengarahkan kendaraan dari Kol H Barlian menuju Palembang-Betung berbelok ke kiri dan memutar di depan Terminal Alang-alang Lebar. Banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi juga menjadi alasan kemacetan. Untuk

itu, wilayah tersebut direncanakan menjadi salah satu tujuan bus trans musi yang segera akan beroperasi. Sementara untuk buskota, Dishub Kota Palembang tengah menggodok rencana pemindahan trayek dengan melewati Jl SMB II Talang Kelapa. Buskota dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di wilayah tersebut. “Kita akan kaji pengalihan ini,” tambahnya. Untuk angkutan yang melayani wilayah Banyuasin, Dishub Kota juga pernah bekerjasama dengan Kabupaten Banyuasin dalam hal penertiban angkutan yang ngetem sembarangan. Pihaknya pernah mengusir angkot-angkot yang nakal yang menyebabkan kemacetan panjang di sekitar wilayah tersebut. (cr2)

Mutasi Sekolah Tetap Gratis n Laporkan Bila Dipungut Biaya

DOK.SRIPO

Juara Futsal PFC Juara I : Umba Futsal Club Juara II: Universitas PGRI Juara III: Delfi Futsal Club

dahal petugas berseragam Dishub berdiri di pinggir jalan, seolah “dibiarkan” saja ruwet. Belum lagi ditambah angkot dan buskota yang ngetem di sembarang tempat. Sehingga membuat kemacetan bertambah parah hingga menuju KM 14 Banyuasin. Kemacetan mulai terurai ketika memasuki KM 14 menuju Desa Air Batu dan KM 11 menuju Palembang. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palembang, Eddie Nursalam Dipl ALL mengatakan, kemacetan disebabkan beberapa hal. Pertama karena jalan tersebut merupakan tempat pertemuan arus dari Palembang menuju Jambi dan sebaliknya. Kebanyakan kendaraan yang melintasi wilayah tersebut adalah truk. Kedua, kecilnya median

Hatta Wazol

PALEMBANG, SRIPO — Memasuki tahun ajaran baru, program gratis tak hanya sebatas Penerimaan Siswa Baru (PSB) semata, kepindahan murid atau mutasi sekolah berlaku aturan yang sama. Tidak ada alasan pihak sekolah

7 x 80

meminta sejumlah uang sebagai syarat mutlak memasukan siswa ke sekolahnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Palembang, Drs H Hatta Wazol MM melalui Kabid SMA/SM, Drs Riza Fahlevi MM menyatakan keputusan siswa yang mengajukan mutasi tak sepenuhnya mutlak keputusan Kepala sekolah bersangkutan. Secara teknis, bila di satu sekolah memang ada kekurangan daya tampung maka Kepala Sekolah berwenang merekrut siswa pindahan, bukan kelas VII (SMP) atau kelas IX. Perekrutan itu harus melalui persetujuan Disdikpora sebagai penerbit Nomor Induk Siswa Nasional

(NISN). Ketika pihak sekolah mengajukan surat tersebut, maka Disdikpora akan mengecek, alasan kepindahan siswa. Pemeriksaan tak terbatas pada sejarah siswa disekolah asalnya termasuk kaitannya dengan latar belakang penerimaan. “Apakah dia diterima karena sudah membayar uang atau ada motif lain. Disdikpora bisa saja membatalkan penerimaan bila terbukti Kepsek meminta sejumlah uang dalam bentuk pungutan,” tegas Riza kepada Sripo, Senin (29/6) di ruang kerjanya. Ia mengatakan selama sekolah memang ada daya tampung maka sah-sah saja menerima asal tidak menerapkan pungutan. Hanya saja bila orangtua ingin menyumbang atas dasar keikhlasan sesuai aturan

bisa diterima. Misal orangtua ingin menyumbang komputer, batu bata atau memberikan uang untuk menambah kebutuhan operasional sekolah. “Itu sah, asal memang kedua belah pihak sepakat tanpa ada patokan atau rincian. Itu kan termasuk sumbangan dari masyarakat,” kata Riza. Di luar itu, lanjut Riza, sekolah mematok sejumlah uang dan bila siswa itu tak sanggup membayar maka tidak diterima. Ini yang dimaksudkan Riza sebagai pelanggaran. Artinya dalam kondisi itu sudah terjadi negoisasi harga sehingga lantaran keterbatasan dana membuat siswa yang semula diterima menjadi batal. “Kalau itu terjadi, silahkan laporkan dan secepatnya akan ditindaklanjuti,” tegas Riza. (sta)

6

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Aviastar Hilang di Papua JAKARTA, SRIPO — Pesawat terbang jenis Twin Otter milik maskapai penerbangan Avia Star Airlines hilang saat menerbangi rute Dekai-Wamena, Papua, Senin (29/6) siang. Tim dari Kantor Badan SAR Daerah (Basarda) Jayapura, masih melakukan pencarian pesawat beregistrasi PK-BRO tersebut. Ketika dihubungi wartawan, juru bicara SAR Gagah Prakoso mengungkapkan pesawat dipiloti Kapten Frans Noble dan kopilot Dedi Sudrajat itu putus kontak dengan menara pengawas pada pukul 06.54 GMT atau pukul 15.54 setempat (13.54 WIB). “Pesawat terbang dari Dekai menuju Wamena, lepas landas pukul 06.32 dan dijadwalkan mendarat pukul 07.02 UTC. Informasinya pesawat sedang mengangkut sembako. Tidak ada penumpang, hanya ada se-

orang awak kabin yang dibawa pesawat ini,” katanya. Gagah menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih mencoba untuk mencari koordinat penentu posisi pesawat tersebut melalui saluran radio. “Kami belum bisa mencari dengan menggunakan pesawat, karena kondisi di rute itu sudah gelap. Mungkin besok (hari ini) kita akan melakukan pencarian menggunakan pesawat,” ujarnya. Secara terpisah, juru bicara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Julius Adravida Barata mengatakan, pihaknya baru akan mengirimkan tim setelah mendapatkan kepastian informasi dari Badan SAR terkait hilangnya pesawat Aviastar. “KNKT belum mengirimkan tim, karena informasinya masih belum pasti. Kita belum tahu apakah pesawat itu benar-benar hi-

lang, atau melakukan pendaratan darurat di suatu tempat yang kita belum ketahui lokasinya. Sampai

saat ini, kami masih menunggu informasi dari Badan SAR,” jelasnya. (PersdaNetwork/ewa)

Kecelakaan di Papua tahun 2009 Tanggal 12 April: Pesawat Twin Otter milik maskapai Germania Trisila Air (GT-Air) PK-LTZ, Selasa (12/ 4) jatuh di sekitar Pegunungan Laurent. Sebanyak 17 penumpang meninggal. Tanggal 9 April: Aviastar jatuh di Wamena, Kabupaten Jayawijaya (Provinsi Papua) penerbangan Sentani-Wamena. Pesawat jatuh di bukit sekitar Wamena, Korban, 6 awak pesawat meninggal. Tanggal 11 Mei: Pesawat Hercules 130-B milik TNI AU, mendarat 10 meter sebelum ujung landasan pacu Bandar Udara Wamena. Tanggal 14 Juni: Pesawat Express Air jenis Dornier 328, nomor registrasi PK-TXN, kecelakaan saat hendak parkir di Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua. Sayap kanan rusak parah, dan baling-baling terlepas. Namun, 29 penumpang dan 4 krunya selamat Tanggal 29 Juni: Pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Avia Star Airlines hilang saat menerbangi rute Dekai-Wamena. (ewa)

Hartono Tanoe Didepak dari CMNP

AP PHOTO/XINHUA, LI GA

KA TABRAKAN — Para petugas penyelamat bekerja di lokasi dua kereta api penumpang yang bertabrakan di Stasiun Chengzhou, Provinsi Hunan, China, Minggu(29/6). Kecelakaan tersebut menewaskan sejumlah penumpang dan melukai 60 lainnya.

JAKARTA, SRIPO — Hartono Tanoesudibjo akhirnya dikeluarkan dari jajaran komisaris PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk. Ia didepak bersama komisaris utama dan seorang komisaris lainnya, setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) melakukan perampingan. Haritono selama ini dikenal sebagai pengusaha kelas kakap, dan pernah masuk daftar cekal (cegah dan tangkal) terkait kasus dugaan korupsi biaya akses

Sistim Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Departemen Kehakiman dan HAM. CNMP adalah salah perusahaan penyelenggara jalan di Indonesia. Dalam RUPS yang digelas kemarin, diputuskan untuk merampingkan dan merombak susunan komisaris. Dari tujuh komisaris, tinggal lima komisaris. Selain Hartono, ketiga orang didepak keluar itu adalah Atmosardjono Subowo (komisari utama) dan

Anton Aditya Subowo (komisaris). Atmosardjono diangkat sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan CMNP tahun lalu. Selanjutnya posisi Atmosardjono digantikan Reza Herman Surjaningrat yang sebelumnya memang komisaris. Sementara posisi Hartono Tanoesoedibjo sebagai komisaris digantikan Indrawan Sumantri. “Ini bagian dari restrukturisasi yang diusulkan pemegang saham untuk me-

lakukan perampingan susunan dewan komisaris,” ujar Direktur Utama CMNP, Shadik A Wahono usai RUPS Tahunan di kantornya, Senin (29/6). Susunan Dewan Komisaris CMNP yang baru terdiri dari Reza sebagai Komisaris Utama, diikuti oleh Ievan Daniar Sumampow dan Indrawan Sumantri sebagai Komisaris. Kemudian Heru Darjudi dan Danty Indriastuty sebagai Komisaris Independen. (Persda Network/ugi)

Tersangka Korupsi Tebar Senyum ■ Hengky Bersaksi untuk Oentarto JAKARTA, SRIPO — Tersangka korupsi Hengky Samuel Daud diperiksa delapan jam oleh KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Hengky yang pernah menjadi buronan KPK selama 3 tahun, itu memilih bungkam. Namun Direktur Utama PT Istana Sarana Raya dan PT Satal Nusantara sempat menebar senyum saat meninggalkan Gedung KPK. Seperti biasa, Hengky me-

ngenakan jaket, tangannya tetap terborgol. Tidak ada lagi kawalan dari Brimob seperti pemeriksaan sebelumnya, kecuali dikawal tiga petugas KPK dan sopir KPK. Juru Bicara KPK Johan Budi SP menjelaskan bahwa Hengky diperiksa sebagai saksi. “Saksi untuk tersangka mantan Dirjen Otonomi Daerah Depdagri Oentarto Sindung Mawardi,” ujar Johan. Selain Hengky, pada saat

bersamaan KPK memeriksa terpidana kasus korupsi mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang juga mantan Wakil Walikota Medan, Ramli Lubis. Ramli diperiksa sebagai saksi untuk Oentarto. Seperti Hengky, Ramli juga tidak mau berkomentar. Menurut Johan, hingga kemarin Hengky belum menunjuk pengacara. “Dia hingga kini belum menentukan siapa pengacaranya, mung-

kin karena hari ini diperiksa sebagai saksi,” ujar Johan. Dalam setiap pemeriksaan, Hengky memang dikawal ketat dan tangannya diborgol. Hal ini untuk mengantisipasi agar Hengky tidak melarikan diri lagi, mengingat Hengky pernah menjadi buron. Hengky ditangkap KPK di salah satu rumahnya di Jalan Raya Metro Blok SB nomor 10, Pondok Indah, Jakarta Selatan tanggal 19 Juni 2009. (Persda Network/cw6) KOMPAS/PRIYOMBODO

Micheletti Presiden Honduras TEGUCIGALPA, SRIPO — Ketua Parlemen Roberto Micheletti, dilantik sebagai presiden baru Honduras. Ia memberlakukan jam malam di seluruh negeri setelah militer menumbangkan Presiden terpilih, Manuel Zelaya. Kongres memilih Micheletti beberapa jam setelah Zelaya tiba di Costa Rica, dan menegaskan bahwa dia masih presiden negara Amerika Tengah itu. Zelaya melakukan perjalanan ke Managua untuk ikut ambil bagian dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Aliansi Amerika Bolivaria yang dipimpin Venezuela. Kepada wartawan bahwa dia memutuskan untuk kembali ke Honduras dan ‘merebut kembali kedudukannya.’ Presiden Venezuela, Hugo Chavez, yang berada di ibukota Nikaragua, berikrar untuk melakukan tindakan politik, diplomatik, sosial dan moral untuk memulihkan pemerintah Manuel Zelaya. Di Honduras, Micheletti menampik kecaman dari seluruh dunia atas pengambil-alihan kekuasaan itu. Ia mengatakan, “(Ia) menjadi presiden bukan dengan kudeta, tapi melalui proses yang sepenuhnya legal, seperti yang ditetapkan di dalam undang-undang kita,’ katanya. Micheletti memberlakukan jam malam selama 48 jam, mulai Minggu dan akan berakhir hari ini wak-

tu setempat (Selasa malam WIB). Di ibukota Honduras tembakantembakan terdengar di dekat istana presiden Ahad malam. Namun apa penyebabnya tidak segera didapat. Perhimpunan guru yang memiliki kekuatan politik mengumumkan pemogokan untuk memprotes penggulingan Zelaya. Namun demonstrasi dihentikan di depan istana presiden ketika jalan ditutup oleh tentara dan kendaraan-kendaraan lapis baja. Penggulingannya Zelaya dipicu ketegangan politik antara Zelaya

dan militer, serta lembaga-lembaga resmi berkaitan dengan niatnya untuk meraih kekuasaan periode kedua. Micheletti akan habis masa jabatannya pada akhir Januari. Pemilihan umum baru dicanangkan 29 November depan. Zelaya, yang dipilih untuk periode empat tahun pada 2005 dan tak bisa diperpanjang. Namun ia berencana menggelar referendum (pemungutan suara) untuk menanyai rakyat untuk mengizinkannya terpilih kembali dalam pemilu November. (Ant)

AP

Roberto Micheletti

Iklan 7 x 80

HUT KOMPAS — Tokoh spiritual lintas agama Nusantara, Anand Krishna (kiri), menerima cenderamata karikatur dari Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama (kanan) dalam acara syukuran ulang tahun ke-44 Kompas di Ballroom Gedung Palmerah Barat 2, Jakarta, Senin (29/6).

Rizal Ramli:

Utang Tambah Rp 400 T JAKARTA, SRIPO — Pengamat ekonomi Rizal Ramli mengatakan, selama empat tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan utang sebesar Rp400 triliun atau rata-rata Rp100 triliun per tahun. Alasan yang dipakai pemerintah untuk terus menambah utang adalah menggunakan argumentasi ekonomi Orde Baru bahwa utang tidak ada masalah selama digunakan untuk tujuan produktif, katanya di Jakarta kemarin. Rizal Ramli mengatakan, pengalaman selama 32 tahun Orde Baru menunjukkan bahwa 30 persen dari utang tersebut tidak digunakan untuk tujuan produktif, tetapi justru dikorupsi para pejabat Orde Baru dan kroninya. Menurut dia, utang negara berbeda dengan perusahaan ataupun utang pribadi. Jika perusahaan atau pribadi ingin berutang dari bank, kriteria paling penting adalah kemampuan membayar, karakter pe-

minjam, dan prospek usahanya. Tetapi, bank tidak akan mengatur secara detail usaha yang dilakukan ataupun kebijakan sosial rumah tangga peminjam. Berbeda dengan pinjaman negara dari lembaga-lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia, IMF, ADB, dan sebagainya, kata mantan Menko Perekonomian, pinjaman biasanya memesan dan menuntut UU ataupun peraturan pemerintah negara yang menerima pinjaman. “Tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi di bidang sosial, sehingga dalam prakteknya negara Indonesia menggadaikan UU dan peraturan pemerintahnya kepada negara kreditor untuk ditukar dengan pinjaman,” katanya. Contohnya pinjaman sebesar 300 juta dolar AS dari ADB yang ditukar dengan UU Privatisasi BUMN, sejalan dengan kebijakan neo-liberal. “ADB memberikan pinja-

man 300 juta dolar syaratnya minta privatisasi, minta undang undang privatisasi BUMN sehingga seolah-olah satu-satunya cara untuk memperbaiki kinerja BUMN adalah dengan menjual dan biasanya menjual dengan harga murah,” katanya. UU Migas ditukar dengan pinjaman 400 juta dolar AS dari Bank Dunia. Bank Dunia memberi pinjaman 400 juta dollar AS dan memesan undang-undang Migas. “Yang menyusun draft orang asing dan tidak mungkin undang-undang itu hanya ditujukan untuk kepentingan nasional kita, tetapi yang paling penting adalah untuk memungkinkan penguasaan sektor migas, dari hulu ke hilir oleh investor asing,” katanya. Akibatnya walaupun Indonesia negara yang paling kaya dalam sumber daya alam, tetapi apa yang diperoleh dari sumber daya alam itu sangat sedikit dibanding apa yang seharusnya kita terima. (Ant)

8

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua KUPPKS OI Juara Nasional

Pengedar Upal Dibekuk

Motor Lawan Truk Fuso

INDRALAYA —Tidak sia-sia pembinaan peningkatan keluarga sejahtera yang dilakukan Pemkab Ogan Ilir melalui Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) setempat yang mengirimkan kelompok usaha Gelam Indah Desa Tanjug Gelam Kecamatan Indralaya Selatan. Kelompok usaha Gelam Indah DesaTanjung Gelam yang mewakili Sumsel dalam lomba Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (KUPPKS) yang dilaksanakan BKKBN Pusat berhasil menjadi juara nasional. “Penghargaan kepada KUPPKS Gelam Indah diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN Pusat dr Sugiri MPH dalam acara Harganas di Jakarta, Minggu (28/6) kepada BKBPP Ogan Ilir,” kata Kepala BKBPP Ogan Ilir, Rizal Effendi, Senin (29/6). Kelompok Usaha Gelam Indah mengalahkan peserta dari 32 provinsi lainnya di tanah air. Kelompok usaha Gelam Indah merupakan semacam koperasi atau kelompok usaha yang memproduksi dan membina beberapa industri rumah tangga di Desa Tanjung Gelam. Seperti usaha kerupuk, kempelang, kue semprong, dan dawat. (st1)

BANYUASIN — Aparat Polsek Betung, Senin (29/6) sekitar pukul 01.30 dini hari membekuk lima orang diduga kawanan pengedar uang palsu (Upal). Mereka adalah, Suharman (37) dan Huzairin alias Gobang (38) dari Lorong Combat Rimba Asam, Dedi (32), Sudirman (32) dan Puspita (51) dari Betung. Polisi mengamankan barang bukti upal pecahan Rp 20 ribu sebanyak 200 lembar dengan nomor seri sama WCV910720. “Saat itu tersangka Dedi beli rokok kepada pedagang Zulkarnain di lokasi pesta Desa Bukit, Betung. Tersangka mengeluarkan upal pecahan Rp 20 ribu. Pedagang curiga lalu melapor,” kata Kapolres Banyuasin, AKBP Susilo Rahayu Irianto melalui Kapolsek Betung AKP Daswir Pasaribu. Setelah Dedi dibekuk, petugas beruturut-turut mengamankan empat tersangka lainnya di tempat berbeda. Dari rumah Suharman petugas menyita upal 195 lembar yang disembunyikan di bawah kasur. Dari tangan Huzairin disita 2 lembar upal. “Kasus upal ini masih dikembangkan,” kata. (udn)

KAYUAGUNG — Yuwayar alias Mayer (35) asal Desa Sukapulih IV Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI tewas mengenaskan setelah motor Beijing BG 4409 KR tabrakan dengan truk fuso BK 9688 EB. Yuwayar tewas di tempat, sedangkan Ikhas (40) yang dibonceng luka-luka dilarikan ke RSUD Kayuagung. Kepala Desa (Kades) Sukapulih IV, Warsono membenarkan, salah satu warganya atas nama Yuwayar tewas kecelakaan di tikungan tajam DesaTalang Pangeran, poros Jalintim OKI, Senin (29/6) pukul 08.00. “Lawan motor itu truk fuso, sopirnya Kasiman (35) asal Desa II Mangkai Baru (Asahan, Sumut) sudah diamankan polisi,” kata kades melalui ponselnya. Kapolres OKI, AKBP Drs Cok Bagus AryYudayasa melalui Kasat Lantas Iptu Mario Prahatinto, SH mengatakan, membenarkan seorang pengendara motor tewas tabrakan dengan truk fuso di tikungan tajam DesaTalang Pangeran. “Kasus kecelakaan yang menewaskan pengendara motor ini masih dalam pengusutan, namun sopir truk fuso sudah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan barang bukti truk dan motor korban,” katanya. (std)

Petani Mulai Jual Kebun Karet

■ Har ga Kar et tak Membaik Harga Karet

SRIPO/SYAIFUDDIN

UJI EMISI —Asisten I Husnan Bhakti, SH, MSi didampingi Kepala Dishub dan Infokom, Supriyadi mengamati uji emisi kendaraan roda empat, Senin (29/6).

80 Persen Angdes tak Layak BA NYUASIN, SRIPO Angkutan pedesaan (Angdes) yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin sekitar 80 persen tidak layak operasi. Dari 22 angdes yang dijadikan sampel uji emisi gas buang, hanya tiga yang dinyatakan layak operasi. Tidak hanya angdes yang rata-rata berusia 20 tahun, mobil pribadi termasuk mobil dinas Pemkab Banyuasin sebagian tidak lulus uji emisi, karena memiliki kadar Karbon Monoksida (CO) melebihi 4,5 persen, di antaranya mobil dinas Bapedalda BG 8014 JZ. Uji emisi gas buang kendaraan itu dilakukan

Bapedalda bekerjasama dengan Dishub dan Infokom Banyuasin, dalam rangka memperingati HUT Banyuasin ke-7. Uji emisi ini dipusatkan di gerbang Pemkab Banyuasin di Kelurahan Kayuara Kuning, Senin (29/6). Khusus angkot yang tak laik operasi, pihak Dishub Banyuasin akan merekomendasi peremajaan angkot. “Dari jumlah kendaraan yang beroperasi di Banyuasin ini lebih dari 80 persennya tidak laik, selama ini kita telah menjalankan yang namanya uji kieur bagi angkot. Ini mengecek emisi selain total kieur serta perlengkapan

lainnya, memang kita akui dari angkot yang beropersi rata-rata keluaran tahun 80-an,” kata Kepala Dishub Banyuasin, Supriadi. Sekretaris Bapedalda Banyuasin, Enry Yusron menambahkan, kandungan emisi berbahaya dalam asap kendaraan bermotor dikatakan bisa berbahaya dengan persentase kandungan parameter Baku Mutu Emisi TH produksi kurang dari 2010 dengan tonase kurang dari 3,5 ton, sementara opasitas 70 persen. Kemudian kurang dari 2010 TH produkai dengan kurang dari 3,5 ton tonase dan opasitas 50 persen. (udn)

Desa Sripenganten di Zona Khusus ■ Masuk Wilayah TNKS MUSIRAWAS, SRIPO - Kepala Seksi Wilayah V Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Sumsel M Zainuddin menjelaskan, Desa Sripenganten Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas, Kabupaten Musirawas, termasuk dalam zona khusus TNKS. Karena, desa tersebut berada dalam kawasan TNKS, yang pada dasarnya tidak diperbolehkan dibuka untuk pemukiman penduduk. “Tapi, Desa Sripenganten di Kecamatan STL Ulu Terawas ini, memang berdiri sudah cukup lama, dan desa tersebut sudah ada sebelum kawasan tersebut ditetapkan menjadi TNKS. Jadi desa tersebut tidak dipindahkan, namun dimasukkan dalam zona khusus TNKS. Tadinya kawasan

TNKS disebut hutan suaka alam, dan kemudian pada tahun 1996 diubah menjadi TNKS,” ujarnya. Disebutkan, selain Desa Sripenganten Kecamatan STL Ulu Terawas, masih ada beberapa wilayah yang termasuk dalam zona khusus TNKS, yaitu di wilayah Kesie I dan Kesie II Lubuklinggau Barat, serta di wilayah Sungainapal, Ulumalus Lubuklinggau Utara. Sama halnya dengan Desa Sripenganten, wilayah yang disebut belakangan ini pun sudah ada sebelum kawasan TNKS ditetapkan menjadi taman nasional, sehingga tidak bisa dipindahkan begitu saja, tapi dimasukkan dalam zona khusus. Dikatakan, di Musirawas sendiri cukup banyak desadesa atau pemukiman penduduk yang lokasinya ber-

dekatan dengan kawasan TNKS, terutama di Kecamatan Ulurawas. Sebagian besar desa-desa yang ada diwilayah kecamatan ini, berbatasan langsung dengan kawasan TNKS, seperti Desa Napallicin misalnya, dimana antara desa dengan kawasan TNKS hanya dipisahkan oleh sungai Rawas. Diakuinya, posisi pemukiman penduduk yang bersinggungan langsung dengan hutan kawasan TNKS, maka kemungkinan terjadinya potensi perambahan kawasan sangat mungkin terjadi. “Temuan kita dilapangan, masih ada aksi perambahan kawasan untuk dijadikan ladang atau kebun oleh warga sekitar. Kita senantiasa memberikan pengarahan kepada warga agar tidak merambah kawasan,” katanya. (zie)

BATURAJA, SRIPO — Harga getah karet yang belum ada tanda-tanda akan membaik membuat sejumlah petani karet mulai prutasi dan ramai-ramai mau melepas kebun karetnya dan melirik usaha lain. Beberapa petani karet yang ditemui di lapangan, Minggu (28/6) menuturkan, kondisi petani karet saat ini betul-betul sedang terjepit, harga ketah karet yang ditimbang bulanan hanya Rp 6.700/Kg, sedangkan untuk karet mingguan paling tinggi Rp 5.500/Kg. Padahal pada masa jayanya harga karet mencapai Rp 14.000/K untuk karet timbang bulanan, dan mencapai Rp 9.000/Kg untuk karet harian. Dari penjualan karet ini dirasakan petani tidak lagi mencukupi

Logistik Pilpres Siap MARTAPURA, SRIPO Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Timur mulai melakukan pendistribusian logistik ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 20 kecamatan. Pendistribusian logistik pilpres ini dijadwalkan selesai tepat waktu, 2 Juli 2009. “Logistik yang diprioritaskan segera didistribusikan itu meliputi kertas surat suara, tinta dan segel, dengan target seluruhnya sampai di PPK H-7, dan H-3 sampai di PPS, H-1 tiba di KPPS,” kata anggota KPUD OKUT Divisi Logistik, Rialdy, Senin (29/6). Saat ini pihaknya masih menunggu kiriman logistik lainnya berupa alat tulis kantor (ATK) dan alat bantu pencontrengan bagi pemilih tuna netra yang jumlahnya sama dengan jumlah TPS di OKUT 1.360 TPS. “Setiap TPS disipakan satu alat bantu bagi pemilih tuna netra,” katanya. Sekretaris KPUD OKUT Ir Agus Darwa menambahkan, pihaknya sudah mengajukan revisi anggaran jika Pilpres terjadi dua putaran. “Dana sisa Pemilu Legeslatif lalu ada Rp 10 miliar. Diusulkan penambahan Rp 6 miliar persiapan jika Pilpres dua putaran,” katanya. (hr)

iklan

untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. “Bayangkan beras paling murah Rp 5.000/Kg sedangkan harga karet mingguan Rp 3.000/Kg,” keluh Widiyanto. Keluhkan serupa jua dilontarkan Widodo. Petani asal Panai Makmur Kecamatan Semidangaji ini mengaku kewalahan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia memiliki dua hekatre kebun karet terpaksa gali lubang tutup lubang. Yang lebih menyedihkan biaya perawatan kebun tetap mahal, seperti obat semprot harganya sekitar Rp 50 ribu/liter, pupuk urea Rp 60 ribu dan NPK mutiara Rp 400 ribu per karung isi 20 Kg. Biaya perawatan sangat tidak sebanding dengan hasil produksi, akibat-

nya sejumlah petani ingin melepas kebun karet dan mencari usaha lain. Kepala Desa Kebunjati Kecamatan Semidangaji, Basman yang juga tauke karet yang memiliki ratusan hekatre kebun karet membenarkan harga getah sangat rendah ini membuat petani kesulitan memenuhi kebutuhan hidup seharihari. Menurut Basman, karet tidak naik-naik sedangkan harga sarana produksi pertanian terus bergerak naik, sehingga banyak petani tak mampu lagi membiayai perawatan kebun, bahkan sebagian terpaksa menjual kebun. “Saya sendidi sudah melepas (menjual,Red) 18 hekatre kebun karet usia 3 tahun, karena kewalahan membiayai pearawatan kebun,” katanya.

Informasi di lapangan sejumlah petani memang sudah kewalahan dengan tingginya biaya perawatan kebun, sementara harga karet belum memiliki tanda-tanda akan naik. Di kawasan Panaimakmur misalnya, saat Sripo ke lokasi ada tiga petani yang menawarkan kebun karetnya. Di Blok F karet yang mulai disadap juga mau dilepas pemiliknya, termasuk beberapa petani di kawasan Trans Guna Makmur Semidangaji. Di Desa Penyandingan Kecamatan Sosohbuayrayap ada tujuh hektare karet yang mulai menyadap juga sudah ditawarkan pemilik kebun. Padahal saat getah karet sedang mahal, banyak pemodal dari luar desa mencari kebun karet untuk investasi. (eni)

Perpustakaan Masih Amburadul INDRALAYA, SRIPO - Keberadaan perpustakaan di Kabupaten Ogan Ilir dinilai belum sesuai dengan yang diharapkan. Padahal, di ibukota kabupaten inilah tempat Unversitas Sriwijaya (Unsri). Pantauan di lokasi, perpustakaan sendiri berada dalam Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) OI, selain tempatnya belum luas, buku-buku terbaru pun masih sangat minim. Selain itu tempat duduk pembaca juga sempit dan kurang nyaman. “Karena itulah kami secara bertahap melakukan pembenahan perpustakaan ini,” kata Kasi Perpustakaan, M Natsir seraya mengakui saat ini baru memiliki kurang lebih 2.000 jenis buku yang didapat dari bantuan pusat, provinsi dan juga masyarakat. Sementara itu Kepala KPAD Kabupaten OI, Hj Laila MS, SH mengakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. “Apalagi Kabupaten OI lebih dikenal dengan kota santri dan ada beberapa perguruan tinggi. Artinya banyak sekali orang yang membutuhkan buku-buku terbaru dan tempat yang strategis dan nyaman sebagai tempat membaca,” katanya. (st1)

SRIPO/ST1

Hj Laila MS, SH

Perketat Alokasi Uang Makan

SRIPO/ST1

Irawan Bulhasan

INDRALAYA, SRIPO - Uang makan yang selama ini diterima oleh personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ogan Ilir (OI) sebesar Rp 150 ribu per bulan, tidak akan diterima penuh oleh personil apabila kehadirannya kurang. “Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan bagi para personil Pol PP yang berjumlah 210 orang, maka uang makan hanya akan dialokasikan sesuai dengan jumlah kehadiran selama satu bulan,” kata Kepala Kesatuan (Kasat) Pol PP Pemkab Ogan Ilir (OI), Irawan Bulhasan MSi, Senin (29/6). Bahkan pengawasan akan dilakukan sesuai dengan jam kerja. “Artinya bila personil Pol PP tidak masuk dan tidak siap pada jam kerja atau pulang sebelum waktu kerja habis, maka uang makan yang biasa diberikan penuh akan dikurangi sesuai dengan jam kerjanya,” kata Irawan seraya menyebutkan, honor yang diterima Pol PP Pemkab OI Rp 350 ribu per bulan, sedangkan uang makan selama ini Rp 150 ribu per bulan. “Honor maupun uang makan ini dialokasikan setiap tiga bulan sekali,” kata Irawan seraya mengecualikan staf berjumlah 12 personil. (st1)

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

9

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

SRIPO/ARDANI ZUHRI

DITERKAM BERUANG—Azista terbaring lemah diruang ICU RSUD dr HM Raba’in Muaraenim, Senin (29/6).

Beruang Terkam Petani

Pembunuh Anak Tiri Dibekuk

Kapolres Kunjungi Purnawirawan

MUARAENIM—Warga Desa Betung Kecamatan Benakat Muaraenim setelah Azista (37), warga setempat diterkam seekor beruang di kebunnya, Senin (29/6). Ia menderita luka robek di paha kiri dan koma.Lindia (31) istri korban, diduga ketika melintas di perkebunan karet, suaminya tidak menyadari jika didekatnya ada seekor beruang apalagi suasana masih gelap. “Mungkin ketika suami saya melintas, beruang tersebut kaget dan menyerang suami saya sehingga mengenai kakinya,” ujar istrinya. Oleh warga suaminya langsung dibawa ke rumahnya dan menuju ke Puskesmas Desa. Akhirnya suaminya dirujuk ke RSUD Dr H M Raba’in Muaraenim. (ari)

MUARAENIM—Setelah sempat buron ke Jawa, Suyitno (31) warga Kelurahan Gelumbang, Muaraenim menyerahkan diri. Tersangka mengaku khilaf dan kesal terhadap ulah ayah korban yang sering meneror dirinya.”Saya itu tidak tahu, jika melihat anak dan istri saya yang merupakan mantan suami pertamanya selalu kesal dan benci. Saya pernah berobat kepada orang pintar katanya saya diguna-gunai oleh mantan suaminya supaya keluargaku berantakan,” ujar Suyitno yang ahli montir motor ini, Senin (29/6). Kapolres Muaraenim AKBP Drs Yohanes Suharmanto Sik, saat ini tersangka telah diamankan bersama barang-buktinya.(ari)

LAHAT — Purnawirawan polisi dan warakawuri (janda anggota polisi) diminta terus berperan aktif membantu aparat kepolisian dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk ketentraman. Hal itu dikemukakan Kapolres Lahat AKBP Drs. Iwan Yusuf Chairudin saat mengunjungi sejumlah purnawirawan polisi, Senin (29/ 6).Kunjungan dalam kaitan peringatan Hari Bhayangkara itu diiringi dengan pemberian paket bantuan bagi 56 purnawirawan dan 60 warakawuri. “Kunjungan ini untuk mempererat silaturahmi sehingga terjalin tali asih antara anggota polisi yang masih aktif dengan purnawirawan,” kata Iwan. (ase)

SRIPO/SYAIFUDDIN

Raskin Diperjualbelikan EMPATLAWANG, SRIPO-Oknum Kades Pajarmenang Kecamatan Muarapinang diduga menjual beras miskin (Raskin) kepada tauke beras. Dugaan ini muncul, karena jatah raskin untuk beberapa bulan ini belum diterima. Salah seorang warga mengatakan kepada Sripo, Senin (29/6), raskin jatah warga Desa Pajarmenang bulan April dijualkan kepada dua orang

warga desa Pajarmenang dan seorang tauke beras di Desa Talangbenteng, Kecamatan Muarapinang dengan besaran yang bervariasi. Beberapa warga merencanakan untuk melakukan unjukrasa ke kades bersangkutan. Perwakilan masyarakat Pajarmenang, Syahrul saat dimintai keterangan, Senin (29/6) mengatakan akan melaporkan kecurangan ini kepada Bu-

PENGEDAR UANG PALSU—Lima tersangka yang diduga Komplotan pengedar uang palsu (Upal) yang biasa beroperasi di Kabupaten Banyuasin berikut barang bukti upal senilai Rp 4 juta dengan pecahan Rp 20 ribu sebanyak 200 lembar saat diamankan Polisi Sektor (Polsek) Betung, Senin (29/6) dini hari.

pati Empatlawang. Kabag Ekonomi Pemkab Empatlawang, Choirunisyah, S.Sos, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, tidak membenarkan penjualan Raskin diatas harga yang telah ditetapkan, yakni Rp 1.600 perkilogramnya. “Apalagi telah menjualkannya ke touke atau orang lain untuk mengambil keuntungan. Ini namanya sudah korupsi,” tegasnya.(st2)

Kantor Lurah Nyaris Longsor EMPATLAWANG, SRIPO-Robohnya Dam sekitar 200 Meter di Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi Tebingtinggi setahun lalu nyaris melongsorkan Kantor Lurah Pasar Tebingtinggi.Lurah Pasar Tebing Tinggi, H.Kitmir saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, kondisi kantornya itu sudah berlangsung cukup lama. Dia tidak tahu persis mulai ter-

jadinya kelongsoran, karena sejak dirinya bertugas di kantor itu kondisinya memang sudah seperti itu. Lanjut Kitmir, air sering kali menghampiri di pelataran kantor. Terutama bila musim hujan tiba. Terkadang dirinya sering mengontrol kantor bila turun hujan. “Air sering masuk ke pekarangan depan, makanya tanah yang ada itu tergesur sedi-

Absen Ujian Paket C LAHAT,SRIPO-— Sebanyak 33 peserta terdaftar sebagai peserta ujian paket c dari berbagai kecamatan dipastikan tidak lulus,dikarenakan tidak hadir selama penyelanggaranan ujian tersebut. Peserta ujian paket c itu didominasi siswa yang gagal UN dan peserta reguler. Ketua Pelaksana Ujian Paket C, Cholmin Heryadi, M.PdI, Senin (29/6) merinci peserta yang tidak hadir dan dipastikan tidak lulus sebanyak 23 orang dari 171 peserta terdaftar. Pelaksanaan di SMAN 1 Tanjung Sakti Pumu 3 orang dari 82 peserta, dan di SMAN 1 Tanjung Sakti Pumi dari 43 pendaftar sebanyak 7 orang tak hadir. Pelaksanaan ujian di SMAN 1 Jarai seluruh peserta terdaftar sebanyak 159 orang mengikuti ujian. Ketidakhadiran peserta ujian paket C itu dengan alasan beragam. Ada yang ingin mengulang kelas dan mengikuti UN tahun depan. Ada pula yang telah menikah, dan ada yang telah bekerja. Peserta ujian yang tak lulus pada periode I kembali mendaftar pada ujian periode II tahun 2009 yang digelar paling lambat bulan November mendatang. Peserta yang dinyatakan lulus sama dengan pada ujian nasional yakni 5,50. (ase)

kit demi sedikit,” ujarnya. Kantor Lurah Pasar Tebing Tinggi awal mulanya memiliki halaman depan sekitar 15 M ke depan. Lama-kelamaan mengalami erosi tanahnya, terlebih lagi apabila air sungai sedang pasang. “Dinas PU juga pernah mendatangi kantor lurah, tapi entah apakah ada solusinya kita juga belum tahu,” katanya.(st2).

Penipu Nyamar Debt Collector LAHAT, SRIPO--Tiga tersangka anggota komplotan penipuan berkedok pegawai dealer diamankan anggota Polsek Pagargunung, Minggu (28/6). Warga Pagaralam itu ditangkap di tempat berbeda. Kapolres Lahat AKBP Drs. Iwan Yusf Chairudin melalaui Kasat Reskrim Iptu Roman Smaradhana Elhaj, SIK didampingi Kapolsek Pagargunung Iptu Seno, Senin (29/6) mengemukakan terungkapnya aksi tersangka setelah adanya laporan Suhadi (32) dan Rusli (50), keduanya warga Desa lekung Daun karena motornya disita pelaku dengan alasan menunggak kredit. Ketiga tersangka itu yakni Romzi (38) beralamat Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan yang diduga otak penipuan, kemudian Syaripudin (53) beralamat Desa Bumi Agung, dan Dailuni (37) tinggal Desa Pengandonan Kecamatan Pagaralam Utara. Mereka mengaku pegawai dealer KTM dari Palembang kemudian menyita motor korban dengan alasan menunggak pembayaran angsuran (kredit). Tersangka Romzi dan Syaprudin dicokok saat sedang berada di kawasan Pasar Pagaralam, berikut barang bukti 2 unit sepeda motor KTM nopol BG 4197 EA dan BG 4194 EA di tempat tinggal keduanya. Sedangkan rekan mereka, Dailuni ditangkap di Jarai. Kanit Reskrim Bripka Sopran Effendi, modus pelaku menjalankan aksinya yaitu mendatangi korban dan berlagak sebagai petugas penagih.(ase)

Mantan Kepala Sekolah Histeris ■ Dituntut 1 T ahun 5 Bulan Tahun PRABUMULIH, SRIPO — Terdakwa kasus dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan 2007, Maimunah K, mantan Kepala Sekolah SDN 74 Prabumulih, histeris di persidangan, Senin (29/ 6), setelah mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia dituntut pidana 1,5 tahun penjara dan segera menjadi tahanan rutan, serta denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. “Ini tidak benar. Aku tidak bersalah,” ungkap Maimunah. Ia kemudian menangis. Tangisan semakin

menjadi-jadi saat Ketua Majelis Hakim, Nurazizi SH mengulangi tuntutan JPU. Ia mengaku memiliki berkas DAK asli. Ia bahkan menggunakan hartanya sendiri melakukan rehabilitasi bangunan sekolah. “Tapi mengapa malah aku yang dipersalahkan begini,” teriaknya. Usai sidang, Maimunah enggan meninggalkan ruang sidang. Ia ingin bertemu hakim, serta mengadu ke polisi, Diknas dan Walikota Prabumulih. “Gedung SDN 74 paling bagus sekarang,” katanya. Ia me-

ngatakan, penerima DAK pendidikan 2007 adalah 33 kepala sekolah, tapi mengapa dirinya yang didakwa. JPU beranggotakan, Ferasari SH MH mengatakan, terdakwa terbukti melakukan dakwaan kedua pasal 3 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf a,b dan c ayat 2,3 UU nomor 31/ 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20/2001. “Terdakwa diminta membayar uang pengganti perkara sebesar Rp139,585 juta,” kata Fera. Denda dikurangi uang negara yang sudah dikembalikan sebesar Rp 100 juta

sehingga sisa uang yang harus dibayar sebesar Rp 39,585 juta. Jika sebulan setelah dilakukan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya dilelang atau disita. “Diganti hukuman penjara 3 bulan,” kata Fera. Yang memberatkan terdakwa, akibat tindakan pelaksanaan DAK tidak selesai 100 persen dan menimbulkan kerugian negara. Terdakwa menyalahgunakan wewenang dan jabatannya. Yang meringankan, terdakwa sudah mengembalikan uang negara Rp 100 juta. Senin (6/7) mendatang sidang dengan agenda pembelaan terdakwa. (nik)

Dinkes Belum Bertindak ■ Soal V aksin Meningitis Vaksin PRABUMULIH, SRIPO — Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih bingung terkait pemberian vaksin meningitis kepada para jemaah haji asal Kota Prabumulih. Pasalnya, hingga kini belum ada surat edaran (SE) dari Departemen Kesehatan (Depkes) RI terkait apakah vaksin meningitis yang sekarang masih digunakan atau tidak. “Kita sendiri bingung. Apakah akan ada perubah-

an terkait masalah vaksin meningitis ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih, dr Iwan Hasibuan, Senin (29/6). Menurutnya pemberian vaksin meningitis biasanya diberikan pada 2 minggu sebelum keberangkatan. Sedangkan kegunaan dari vaksinitu adalah untuk memberi kekebalan tubuh sehingga terhindar dari radang selaput otak akibat pengaruh

kuman, virus, bakteri maupun jamur. Iwan menambahkan Pemerintah Arab Saudi selama ini mensyarat setiap jemaah haji yang masuk harus diberikan vaksin meningitis. Alasan pemerintah Arab Saudi mewajibkan pemberian vaksin meningitis bagi calon jamaah haji dan umrah untuk mencegah penularan penyakit meningitis. Hingga saat ini belum ada jenis vaksin

meningitis bebas unsur babi yang bisa digunakan. Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Prabumulih, H Lukman Hakim mengatakan sampai sekarang vaksin meningitis itu memang haram. Namun dalam hukum Islam, sesuatu yang dilarang bisa menjadi boleh dilakukan dalam keadaan darurat. Ia mengatakan bahwa ia juga telah melaksanakan haji sebanyak 18 kali, dan selalu divaksin.(nik)

12

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

C M Y K

Penyilet Tas Kepergok

Penarik Becak Jadi Kurir

Anggota DPRD Kecopetan

Anggota Polisi Dihajar Mahasiswa

PALEMBANG — Usaha Ratna Juwita (38) menyopet dompet Sri Mulyati (22) dengan modus mengoyakkan tas korban dengan silet, gagal. Seorang penjaga keamanan memergoki perbuatannya dan menangkap serta menggiringnya ke Polsek Ilir Timur (IT) I, Sabtu (27/6). Namun, tersangka tidak mau mengakui perbuatannya bahkan di depan petugas sekalipun. Ia mengaku, hanya kebetulan saja beriringan dengan korban saat kejadian berlangsung. Adapun dompet yang akan dicuri tersangka berisi surat-surat penting dan uang Rp 250 ribu. Sementara ponsel CDMA yang rencananya juga akan dicuri gagal didapat karena terjatuh. Kapolsek IT I, AKP Kadarislam SIk ketika dikonfirmasi mengatakan, tersangka telah ditahan di Polsek IT I sembari menunggu proses selanjutnya. (cr2)

PALEMBANG — Jerih payah mengayuh becak, menurut M Nasir (58) tak cukup lagi menghidupi istri dan enam orang anknya. Nasir pun akhirnya memilih pekerjaan sampingan menjadi kurir bandar togel (toto gelap). Namun, bisnis haram Nasir hanya mampu bertahan tiga bulan saja. Sabtu (27/6) sore, dia dibekuk anggota Reskrim Polsekta SU I Palembang pimpinan Ipda Nanang Supriatna SH. Nasir terbilang cukup berani membuka judi gelap ini. Pasalnya areal jualannya di Jl KH Wahid Hasyim Lr Semendawai RT 45 Kel 3-4 Ulu, hanya berjarak sekitar 200 meter dari Mapolsekta SU I Palembang. Nasir pun biasa mangkal mencari penumpang becak di depan Mapolsekta SU I. “Sehari omset saya paling banyak Rp 200 ribu. Dari situ saya hanya dapat bagian 20 persen saja,” kata Nasir saat diwawancarai di Mapolsekta SU I, Minggu (28/6) siang. (cr3)

PALEMBANG — Saat tengah asyik menonton pertandingan antara Sriwijaya FC lawan Persipura di Stadion Jakabaring, Minggu (28/60 malam, seorang anggota DPRD Kab Banyuasin dari Fraksi PKB, Drs H Rusdi Hasir (44) malah kecopetan. Untungnya, aksi dua pencopet, Zulkarnain (37) dan Martin (40) tinggal di Jl Radial Rusun Blok 11 lantai IV, dipergoki petugas keamanan. Pencopet berusaha mengambil sebuah ponsel milik Rusdi yang disimpan dalam sarung ponsel di pinggang kanannya. “Saya waktu itu baru selesai nelpon dan ponsel saya letakkan kembali di sarung. Entah dengan cara apa mereka mengambil ponsel saya, tapi untungnya ada orang yang melihat,” kata Rusdi dalam laporannya ke polisi. Dipergoki, kedua pelaku berusaha kabur dari kerumunan orang yang sedang duduk menonton pertandingan di tribun. (cr3)

PALEMBANG — Aria Ardiansyah Toni (20) seorang anggota Polri, tinggal di Jl Mojopahit RT 13 RW 3 Kel Tuankentang Palembang bonyok dihajar beberapa orang mahasiswa. Aria terlibat dalam perkelahian tak seimbang, Sabtu (27/6) malam di Jl Banten IV Wisma Eka Kel 16 Ulu Palembang, tempat kos para mahasiswa yang menghajarnya. Dengan wajah lembab kebiruan Aria melapor Ke Poltabes Palembang usai kejadian. Dalam laporannya korban mengaku kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00. Tak disebutkan secara pasti apa penyebab perkelahian itu, hanya saja korban mengaku sempat terlibat cekcok dengan para pelaku. Pelaku yang dikenali korban bernama Fahmi. “Fahmi mengeroyok dengan beberapa orang temannya. Saya memang dihajar dengan tangan kosong” kata Aria dalam laporannya. (cr3)

Pengacara Dikeroyok di Kafe C M Y K

PALEMBANG, SRIPO — Tujuan M Wisnu SH (42), seorang pengacara, mendatangi Mapoltabes Palembang, Senin (29/6) siang, bukan untuk mendampingi kliennya. Rupanya, kedatangan warga Jl Perindustrian I No 70 RT 1 RW 1 Kel Suka Bangun ini melaporkan bahwa dirinya jadi korban pengeroyokan. Dalam laporannya Wisnu mengungkapkan dia dikeroyok beberpa orang tak dikenal, saat sedang mengunjungi sebuah kafe di

bilangan Jl Tanjung Api-api, Sabtu (27/6) dini hari lalu. “Ketika sedang berdiri di dalam, tiba-tiba datang para pelaku dan langsung mengeroyok,” kata Wisnu dalam laporannya. Korban tak terima. Selain tak tahu modus para pelaku yang menghajarnya korban juga mengalami sejumlah luka memar di kepala, bahu kiri dan tangan kiri. Wisnu yang melapor sendirian ke Poltabes Palembang ini, tercatat sebagai kuasa hukum dari Asmadi

alias Jumadi, pengusaha yang berkonflik dengan Kasat Pol PP Kota Palembang, terkait penggusuran rencana bangunan ruko beberapa waktu lalu. Kapoltabes Palembang melalui Kasat Reskrim Kompol Kristovo Arianto SIk mengatakan, sudah menerima laporan korban. “Korban juga sudah kita mintai keterangan lebih intensif untuk mengetahui duduk perkaranya. Kasus ini akan kita selidiki lebih jauh,” kata Kristovo. (cr3)

Ditikam Saat Bangun Gapura PALEMBANG, SRIPO — Satu luka tusukan harus diterima Sadikin (40), akibat sebelumnya terlibat “adu mulut” dengan tetangganya sendiri, Pian (28). Pian geram, lalu mencabut pisau, dan membuat Sadikin harus dirawat di rumah sakit. Peristiwa ini dilaporkan kakak kandung korban, Sulistiyo (42) ke Poltabes Palembang, Senin (29/6). Korban sendiri masih cukup sakit untuk melaporkan sendiri peristiwa ini. Sulistiyo menceritakan, ke-

jadian bermula saat adiknya sedang bekerja membangun Gapura di Jl Dipo RT 18 Kel Kertapati Kec Kertapati Palembang, Sabtu (27/6) lalu. Pelaku saat itu sedang duduk disekitar tempat korban bekerja. “Entah kenapa, mereka terlibat selisih paham yang saya tak tahu sebabnya, lalu Pian langsung menusukkan pisaunya,” kata Sulistiyo. Pian menusukkan pisau dibagian paha korban dan membuat korban langsung roboh mengeluarkan ba-

nyak darah. Sementara korban masih dirawat, Sulistiyo berinisiatif melaporkannya. “Kami pihak keluarga ingin segera pelakunya ditangkap, karena tindakannya sangat berbahaya dan mengancam keselamatan orang,” katanya. Kasat Reskrim Poltabes Palembang Kompol Kristovo Arianto mengatakan sudah menerima laporan dari perwakilan korban. “Selanjutnya ya sesuai prosedur, korban nantinya juga akan dimintai keterangan,” kata Kristovo. (cr3)

C M Y K

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

MUSNAHKAN BARANG BUKTI — Petugas Kejaksaan Negeri Palembang memusnahkan barang bukti hasil sitaan Kejari Palembang dari tahun 2008 hingga Juni 2009, Senin (29/6). Ribuan barang yang dimusnahkan terdiri dari narkoba, uang palsu, senpi, dan rokok tanpa cukai.

Ribuan Barang Bukti Dibakar PALEMBANG, SRIPO — Ribuan barang bukti (BB) yang berhasil disita dari tindak kejahatan dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Senin (29/ 6). Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejari Palembang dan disaksikan pihak-pihak terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri (PN), Komandan

Angkatan Udara (Danlanud), Komandan Angkatan Laut (Danlanal), Kajari Palembang, Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang, Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang. Adapun barang bukti yang dimusnahkan yakni ganja sebanyak 56 kilogram, ekstasi 3.272,5 butir, sabu-sabu 67,77 gram, satu

Ir Iriadi

Chandra Puspa Mirza, SH, MH

OMISI Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Musi Banyuasin mulai mensosialisasikan bimbingan teknis (Bimtek) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Darma Wanita Perjuangan Sekayu, Senin (29/6) ini menghadirkan nara sumber dari KPU Sumsel dan KPU Muba serta unsur terkait dalam Pemilu. Wakil Bupati Muba, Islan Hanura usai membuka sosialisasi Bimtek mengharapkan materi yang disampaikan

betul-betul dipahami terutama mengenai aturan pelaksananya. Khusus bagi PNS, wabup kembali mengingatkan untuk bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis yang justru akan merugikan dirinya sendiri. Selain itu Islan mengatakan, demi terlaksana Pilpres yang aman dan damai, pihaknya melaluui desk pilpres yang dibentuk akan terus memonitoring penyebaran logistik pilpres di PPK hingga ke pelosok agar berjalan lancar hingga hari

Khadafi, SE

K Wartawan Sriwijaya Post , Hendra Kusuma Spd.I, putra pertama Bpk Iskandar dan Ny Nuriyah mengakhiri masa lajangnya dengan menyunting wanita pujaannya, Kholilah AmKep, putri kedua Bpk H Abudin & Humairoh. Akad nikah digelar 19 Juni 2009 di Margomulyo Bayunglencir Muba. Sementara resepsi digelar Senin 29 Juni 2009 di Desa Pulau Harapan Dusun I RT 07 Banyuasin III Banyuasin.

kantong plastik klip putaw beserta alat suntiknya, 165 dus rokok palsu, 2.217 piece kosmetik, 504 lembar uang palsu pecahan 100 ribu dan 330 lembar pecahan 50 ribu, 13 buah senpi dan tiga ratus botol minuman sari manis.Adapun jumlah berkas perkara yang masuk sejak Januari-Juni 2009 sebanyak 135 perkara untuk psikotropika dan 72 perka-

ra untuk narkotika. Menurut Kajari Palembang, Baginda Polin SH, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara yang masuk ke Kejari Palembang sejak Januari 2009 hingga Juni 2009. Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar barang bukti. Untuk senpi, dimusnahkan dengan cara dibelah dengan las karbit. (cr2)

KPUD Muba Sosialisasi Bimtek Pilpres

PENGANTEN KITO

C M Y K

C M Y K

Menyanyikan lagu Indonesia Raya.

pencoblosan dan mengajak masyarakat untuk berbondongbondong pada 8 Juli 2009 mendatang untuk datang ke TPS untuk menyampaikan hak pilihnya. Sementara itu Ketua KPUD Muba, Khadafi, SE menjelaskan bekal yang diperoleh melalui Bimtek ini diharapkan dapat disosialisasikan oleh PPK hingga kepada masyarakat pelosok sehingga tidak bermasalah pada saat hari pemungutan suara mendatang. Khadafi menjelaskan pencontrengan yang dilakukan pemilih sangat simpel dibandingkan pemilu legislatif lalu mengingat Capres dan Cawapres masing-masing hanya tiga, sehingga cukup mencontreng satu kali kepada pilihannya. Mengenai logistik Pemilu, Khadafi mengatakan distribusi logistik dari KPU Sumsel ke Kabupaten Muba berjalan lancar.

Anggota KPU Sumsel, Chandra Puspa Mirza, SH, MH dalam keterangannya mengatakan Bimtek yang dilakukan menjelang Pilpres sudah merata di 15 kabupaten dan kota se Sumsel. Materi yang disampaikan menyangkut perundangan-undangan dan peraturan KPU di antaranya UU No.22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu, UU No.42 Tahun 2008, Peraturan KPU No.31 Tahun 2008 tentang Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu dan Peraturan KPU No.29 Tahun 2009 tentang Pedoman teknis pemungutan dan Penghitungan suara di TPS dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2009. Selain itu peserta diajak menganalisis soal latihan bimtek dan perhitungan suara Pilpres 2009. (ADVERTORIAL)

C M Y K

Wabup Muba Islan Hanura (tengah) berbincang dengan Ketua KPUD Muba.

C M Y K

C M Y K

Unsur Muspida yang hadir.

Anggota KPUD Muba dan peserta Bimtek.

Super Ball Selasa, 30 Juni 2009

Halaman 13

SRIWIJAYA POST

ANGKAT TROFI - Kapten Brasil, Lucio (tengah), mengangkat trofi Piala Konfederasi setelah menang 3-2 atas Amerika Serikat pada final di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afsel, Senin (29/6).

Data Pertandingan AS 2-3 Brasil Gol: Dempsey 10, Donovan 26; Luis Fabiano 46, 74, Lucio 84 z Stadion: Ellis Park, Johanesburg, Afsel z Penonton: 62 ribu z Wasit: Martin tu Hansson (Swedia) z Kar Kartu kuning: Bocanegra; Felipe Melo, Andre Santos, Lucio

Susunan Pemain AS: Howard, Spector, DeMerit, Onyewu, Bocanegra, Dempsey, Clark (Casey 88), Feilhaber (Bornstein 75), Donovan, Davies, Altidore (Kljestan 75). Cadangan: Guzan, Califf, Wynne, Pearce, Beasley, Adu, Torres, Bradley, Robles BRASIL: Julio Cesar, Maicon, Lucio, Luisao, Andre Santos (Dani Alves 66), Ramires (Elano 67), Felipe Melo, Gilberto Silva, Kaka, Luis Fabiano, Robinho Cadangan: Victor, Juan, Kleber, Miranda, Josue, Julio Baptista, Kleberson, Alexandre Pato, Nilmar, Gomes.

Piala Konfederasi 2009 DAFT AR JUARA DAFTAR 1. Brasil 2. Amerika Serikat 3. Spanyol PEMAIN TERBAIK 1. Kaka (Brasil) 2. Luis Fabiano (Brasil) 3. Clint Dempsey (AS) PENCET AK GOL TERBANY AK PENCETAK TERBANYAK 1. Luis Fabiano (Brasil/5 gol) 2. Fernando Torres (Spanyol/3 gol) 3. David Villa (Spanyol/3 gol) KIPER TERBAIK 1. Tim Howard (AS) TIM FAIR PLA Y PLAY 1. Brasil JUARA PIALA KONFEDERASI 1997: Brasil 1999: Meksiko 2001: Prancis 2003: Prancis 2005: Brasil 2009: Brasil

„ Ulasan Bradley BRASIL 3 TERTINGGAL 0-2 di babak pertama, Brasil bangkit di babak kedua untuk membalikkan keadaan dengan melesakkan tiga gol ke gawang Amerika Serikat. Amazing (Menakjubkan)! Itulah drama yang tersaji dalam partai final Piala Konfederasi 2009 di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Senin (29/6) dini hari. Brasil pun menahbiskan dirinya sebagai juara. Berstatus sebagai tim unggulan tak membuat Brasil dengan mudah meraih kemenangan. Brasil sempat mengalami masa kritis setelah ketinggalan dua gol di babak pertama. Sang juara bertahan terhenyak ketika Clint Dempsey menjebol gawang Julio Cesar menit ke-10 memanfaatkan umpan Jonathan Spector. Skuad Carlos Dunga bahkan kebobolan lagi ketika Landon Donovan menambah keunggulan Amerika di menit ke-27 lewat sebuah serangan balik cepat. Amerika pun sudah bersiap membuat kejutan besar yang bakal menjadi dongeng di Piala Konfederasi. Mereka menatap gelar juara setelah hampir dipastikan tersingkir di babak penyisihan. Namun apa yang terjadi? Di babak kedua, Brasil menunjukkan kelasnya sebagai tim raksasa dunia yang bermental juara. Mereka segera membalikkan keadaan dengan membalas tiga gol ke gawang Amerika.

VS

Bangga

2 AMERIKA SERIKA T SERIKAT

Adalah striker Luis Fabiano yang juga striker Sevilla yang menumbuhkan motivasi Brasil untuk bangkit. Fabiano mencetak gol cepat saat babak kedua baru berlangsung satu menit. Di menit ke-74, Fabiano kembali mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Akhirnya Kapten Brasil, Lucio, tampil sebagai pahlawan dengan kepala emasnya. Ia memastikan kemenangan Brasil lewat sundulan kepala yang menaklukkan Tim Howard di menit ke-84. Kemenangan Brasil ini tak terlepas dari strategi jitu yang diterapkan Pelatih Carlos Dunga. Awalnya, Brasil kesulitan menembus pertahanan Amerika yang bermain rapat dan disiplin. Amerika bahkan merepotkan pertahanan Brasil melalui seranganserangan balik mematikan. Pasukan Bob Bradley ini juga mematikan kreativitas gelandang Ricardo Kaka yang merupakan pemain kunci Brasil. Dunga kemudian menginstruksikan kepada Kaka dan Robinho agar bermain lebih melebar ke sisi kiri dan kanan untuk membuka ruang. Cara ini terbukti efektif, Fabiano akhirnya bisa mendapat banyak suplai bola dari dua rekannya tersebut. Gol kedua berawal dari serangan Kaka di sisi kanan pertahanan Amerika. Dunga juga melakukan pergantian pemain dengan tepat. Menit 70 ia memasukkan Elano dan Daniel Alves untuk menggantikan Ramires dan Andre

Santos. Keduanya memberikan kontribusi yang luar biasa. “Kami mengubah posisi, kami membuat Amerika tertekan dengan intensitas serangan. Kami juga merencanakan gol cepat dan itu terjadi, kami juga melakukan pergantian pemain dengan cepat,” kata Dunga membeberkan strateginya dikutip Goal.com. Dunga juga menyebutkan kemenangan ini tak terlepas dari komitmen pemainnya yang selalu ingin tampil menang di setiap pertandingan. Mental Tim Samba yang tidak ingin kalah inilah yang menjadikan mereka berpesta pora di laga pamungkas turnamen Piala Dunia mini ini. “Sulit untuk mengatasi ketinggalan 02. Namun, bila Anda memiliki pemain yang berkomitmen yang selalu ingin menang, maka ini mungkin. Saya bangga dengan kerja semua pemain,” kata Dunga. Kini Brasil pun menyandang gelar terbanyak Piala Konfederasi, yang mempertemukan para juara di seluruh konfederasi. Mereka mengoleksi tiga gelar juara mengalahakn perolehan Prancis (dua). Rekor tersebut menyempurnakan status Brasil sebagai pemegang gelar Piala Dunia terbanyak (lima kali). Inilah bukti Brasil tim menakjubkan dan menjadi tim terbaik dunia. (Persda Network/cen)

SA YA benar-benar bangga melihat SAY pemain dan kami telah menuntaskan pekerjaan dengan baik, tapi sayang kami melepas peluang yang satu ini. Ini adalah salah satu pertandingan yang berat. Kami terlalu mudah memberikan gol cepat kepada mereka di babak kedua. Saya kira masuk final ini menjadikan kami lebih dihormati di pentas dunia. Kami berhasil menunjukkan bahwa sepakbola kami mengalami banyak kemajuan. Ini modal penting bagi kami untuk kompetisi (cen) selanjutnya.(cen) *) Bob Bradley Bradley,, Pelatih Amerika Serikat, dikutip goal.com

„ Ulasan Dunga

Gol Cepat SEMUA pemain sangat berkonsentrasi kepada apa yang harus dilakukan. Saya katakan kepada mereka saat turun minum bahwa kita membutuhkan gol cepat. Dan itu mereka lakukan dengan sangat baik. Seperti laga final lainnya, pertandingan ini juga berlangsung keras. Amerika memberikan perlawan yang ketat kepada kami, tapi kami memiliki skuad yang luar biasa. Mereka bekerja keras (cen) untuk menang.(cen) *) Carlos Dunga Dunga, Pelatih Brasil, dikutip goal.com AP

1

PHOTO/ANTONIO

CALANNI

2 AP PHOTO/PAUL THOMAS

Carlos Dunga

PESTA SAMBA - Brasil berpesta setelah menjuarai Piala Konfederasi 2009 di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afsel, Senin (29/6). Kapten Brasil, Lucio (kanan), mencetak gol kemenangan ke gawang Amerika Serikat (1). Tangis haru Lucio (2). Pemain Brasil mendapat ucapan selamat dari pemain Amerika (3).

3

14

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Rapor Pemain AMERIKA

SERIKA SERIKATT

Altidore 4.5: Mencoba untuk tampil baik tapi dia tidak mampu menekan dan merusak irama tim sendiri. Davies Da vies 77.5: .5: Melakoni pertandingan dengan bagus memberikan assist untuk gol Donovan. Pemain Pengganti Bornstein 6: Menambah energi Kljestan 6: Sedikit melakukan sentuhan BRASIL Julio Cesar 5.5: Melakukan perpindahan yang lambat dia seharusnya mampu menangkap bola dari Dempsey dan Donovan.

APPHOTO

Tim Howard : Kiper Terbaik Howard 8: Melakukan penyelamatan berkali-kali, dua kali dari Robinho kemudian Felipe Melo, Maicon, Andre Santos, Lucio, Fabiano, dan banyak kali dari Kaka. Spector 6.5: Menemukan penampilan terbaik di babak pertama meskipun akhirnya gagal membendung Kaka dan Fabiano. DeMerit 6: Pasangan yang serasi memperkuat pertahanan dengan Onyewu dia mulai kalah di 30 menit terakhir. Onyewu 6: Mirip seperti DeMerit, menara pertahanan Amerika yang tinggi dan selalu menang duel udara. Dia kalah sejak menit ke 70. Bocanegra 6: Selalu mengganggu dan menggagalkan usaha Maicon. Dempse pseyy 77:: Tampil bagus di babak Dem pse pertama, memiliki umpan crosing yang bagus dan penyelesaian yang sempurna. Feilhaber 6: Bekerja luar biasa di lini tengah menutup Felipe Melo dan Kaka. Clark 6: Pemain lain yang juga menunjukkan kualitasnya di tengahtengah pemain Brasil. Donovan 8.5: Pemain terbaik di lapangan di babak pertama. Mengancam Brasil, mencetak gol, dan membantu pertahanan.

Maicon 77:: Mengeluarkan banyak kekuatan untuk membantu serangan terutama di babak kedua. L ucio 77.5: .5: Sundulannya mengantarkan Brasil meraih juara. Luisao 6.5: Seperti rekannya, Luisao menemui masalah di babak pertama. Andre Sant os 5.5: Tampil Santos semangat tapi buruk di babak pertama. Gilberto 6.5: Gagal di babak pertama tapi berusaha bangkit di babak kedua. F elipe Melo 77.5: .5: Setelah tampil tidak bagus, Felipe Melo pelan tapi pasti meningkatkan performanya. Dia dominan menyerang di babak kedua. Ramires 5.5: Menyebabkan permainan Brasil bertahan. Kaka 8.5: Pemain yang masih menunjukkan penampilan yang konsisten. R obinho 77:: Pertandingan yang kurang beruntung bagi Robinho. Usahanya selalu digagalkan Howard. Luis Fabiano 9: Banyak dikritik tapi Luis Fabiano mengakhiri kompetisi sebagai top scorer. Pemain Pengganti: Alves Dani Alv es 77:: Membuka banyak ruang buat Brasil menggantikan Andre Santos. Elano 77:: Membantu merusak konsentrasi pemain Amerika

soccer hot news

Air Mata Dempsey

■ Amerika Serikat Kalah Terhormat AMERIKA Serikat datang ke Piala Konfederasi dengan modal pas-pasan. Mereka sama sekali tidak dilirik alias tidak diunggulkan. Pamor tim-tim besar seperti Spanyol, Brasil, dan Italia menenggelamkan Amerika di turnamen Piala Dunia mini ini. Amerika bahkan mengawali dua pertandingan di babak penyisihan Grup B dengan langkah terseok-seok. Tim Negeri Paman Sam ini dibantai Italia 1-3 kemudian dikalahkan Brasil 0-3. Landon Donovan dkk pun sudah bersiap mengemasi barang-barangnya untuk kembali ke Amerika. Mereka hampir dipastikan tersingkir. Tapi di luar dugaan, Amerika justru tampil perkasa di laga terakhir babak penyisihan dengan melumat Mesir 3-0. Kemenangan besar yang menjadi titik tolak kebangkitan pasukan Bob Bradley yang sekaligus diuntungkan dengan kekalahan Italia atas Brasil hingga membuat Amerika lolos ke semifinal. Di babak semifinal, Amerika benar-benar menghadirkan kejutan luar biasa. 10 pemain Amerika saat itu memporakporandakan kekuatan raksasa Spanyol yang difavoritkan juara dengan skor telak 2-0.

Dua Gelar dari Dunga SEBELUM ditunjuk sebagai pelatih Brasil pada 2006, Carlos Dunga sama sekali belum pernah memiliki pengalaman sebagai pelatih. Pengalamannya dengan sepakbola lebih banyak dijalaninya sebagai pemain, salah satunya menghasilkan gelar juara dunia 1994 dan Piala Konfederasi 1997. Karena kurangnya pengalaman sebagai pelatih, banyak orang meragukan kemampuannya menangani tim peraih juara dunia lima kali tersebut. Di tangan Dunga, harga diri Brasil dipertaruhkan. Dalam usia 42 tahun waktu itu, Dunga mencoba hal baru yang dianggap tak lazim di

Carlos Dunga APPHOTO

negaranya. Dunga tak malu mencari pemain yang berlaga di klub-klub medioker di seantero dunia dan tak ragu mencoret pemain bintang sekalipun. Prinsipnya jelas, Brasil dibangun atas dasar kebersamaan tim, bukan individu. Dunga tidak akan segansegan mencoret pemain yang tidak mau berkorban demi tim. Baginya, Brasil bukan sekumpulan pemain tenar, tapi pemain yang mau bekerja keras sebagai grup. Maka tak heran jika namanama besar seperti Ronaldinho dan Ronaldo pun tak masuk dalam skuad yang dibawanya dalam Piala Konfederasi 2009 kali ini. Padahal, tak sedikit orang yang memintanya agar mau mempertimbangkan dua mantan pemain terbaik dunia itu. Dengan keteguhan prinsipnya tersebut, Dunga mengarungi kerasnya tuntutan yang diharapkan publik Brasil terhadap dirinya.

Tapi Dunga seolah cuek dengan berbagai kritikan dan tuntutan mundur yang sering didengungkan fans Brasil kepadanya. Prinsip itu kemudian

membuahkan hasil positif baginya. Dunga berhasil mengantarkan Brasil menjuarai Copa Amerika 2007 dengan mengalahkan seteru besarnya Argentina di partai final dengan skor telak 3-0. Dunga kemudian melanjutkan pekerjaannya dengan mengarungi ketatnya persaingan untuk mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2010 melalui pertandingan babak kualifikasi. Meskipun belum sepenuhnya lolos, tapi masa depan Brasil di Piala Dunia nanti tergolong cerah. Mantan gelandang bertahan ini kembali menunjukkan prestasi dengan mempersembahkan trofi Piala Konfederasi 2009. Gelar yang diprediksi akan membuat posisinya semakin aman sebagai arsitek Tim Samba. Dua gelar menjadi persembahan Dunga meski perjalanan kariernya selalu dibumbui kririk dan ancaman pemecatan. Gelar tersebut setidaknya menjadi bukti tangan dingin Dunga. Kini Dunga berharap bisa mempersembahkan gelar lebih bergengsi; Piala Dunia 2010! Dengan skuad hebat, Dunga yakin harapannya bisa terwujud. “Kami memiliki pasukan yang menakjubkan. Para pemain memiliki kualitas bagus. Mereka pemain hebat dan selalu memiliki komitmen untuk menang,” kata Dunga, yang menjadi kapten Brasil di Piala Dunia 1994.(Persda Network/cen)

■ Pelatih Bob Bradley Bangga

AP PHOTO/ANTONIO CALANNI

MENANGIS - Gelandang AS, Clint Dempsey (kanan), menangis setelah timnya kalah dari Brasil di final Piala Konfederasi di Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afsel, Senin (29/6). Kesedihan juga dirasakan Landon Donovan dan Tim Howard (kiri). Amerika kembali mengincar mangsa selanjutnya di partai puncak yakni raksasa Brasil. Awalnya, Amerika mampu melakukan kejutan dengan mengoyak gawang Brasil

sebanyak dua kali melalui dua gol yang dilesakkan tanpa balas dalam durasi 45 menit. Tapi kegembiraan itu tibatiba sirna setelah tim Samba membalas dengan tiga gol.

Skor pun berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk kemenangan Brasil. Angka yang membuat Amerika gagal meraih gelar prestisius di turnamen resmi FIFA.

Simbol Ketajaman Fabiano

■ Raih Gelar Top Scorer dan Runner Up Pemain Terbaik

APPHOTO

APPHOTO

Luis Fabiano

Ricardo Kaka

KEBINTANGAN Luis Fabiano tidaklah seterang sinar striker Brasil lainnya seperti Ronaldinho. Fabiano hanyalah pemain sederhana yang bermain di klub kelas lima

besar kompetisi Liga Spanyol, Sevilla. Tapi Fabiano mulai menunjukkan sinar cerah melalui Piala Konfederasi 2009. Dia seolah-olah ingin

Kaka Pemain Terbaik TAK bisa dipungkiri peran seorang Ricardo Kaka sangat sentral dalam skuad Brasil. Kaka semakin menemukan kematangannya untuk memberikan inspirasi kebangkitan bagi rekanrekannya. Dia menjadi pemain Brasil yang sangat vital dalam hal mengatur irama permainan. Lebih dari itu, keberadaan Kaka dalam skuad Brasil seolah-olah memberikan dampak psikologis tersendiri baik dalam timnya maupun lawan. Maka wajar jika Kaka kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam

turnamen pemanasan Piala Dunia ini. Apalagi ia membawa Brasil menjadi juara. Kini Kaka berharap kesuksesannya di Piala Konfederasi akan berlanjut bersama klub barunya, Real Madrid. Kaka akan diperkenalkan sebagai pemain baru Madrid pada Selasa (30/ 6) hari ini. “Saya sudah mulai menang sebagai pemain Real Madrid. Piala Konfederasi adalah awal yang baik. Sekarang saya harap saya bisa meneruskan kesuksesan yang sama di fase baru dalam karier saya,” harap Kaka.(Persda Network/cen)

berkata, “Saya layak disejajarkan dengan pemain sekelas Ronaldinho yang bisa menjadi maestro dalam skuad Timnas Brasil.” Langkah awal yang dilakukan Fabiano sangatlah tepat, dia menyabet dua gelar sekaligus di Piala Konfederasi 2009. Fabiano menyabet sepatu emas, simbol ketajaman seorang striker dengan torehan gol terbanyak (lima gol). Fabiano membungkam dua striker Spanyol, Fernando Torres dan David Villa, yang di awal kompetisi difavoritkan mendapatkan gelar prestisius tersebut. Pesepakbola kelahiran 8 November 1980 yang sempat dijuluki bad boy setelah terlibat beberapa perkelahian itu juga ditahbiskan sebagai pemain terbaik kedua yang berhak atas Adidas Silver Ball. Pelan tapi pasti, Fabiano mulai mencengkramkan pengaruhnya dalam Timnas Brasil. Lima gol yang ditorehkannya cukup memberikan harapan bagi masa depan Tim Samba di ajang Piala Dunia 2010 nanti. “Akan sangat menyenangkan jika saya mampu menjaga keseimbangan penampilan saya di Piala Dunia tahun depan. Saya akan bekerja lebih keras lagi untuk tim ini,” kata Fabiano dikutip FIFA.com. Torehan prestasi Fabiano pun membuat pelatih Dunga tertarik untuk memberinya kepercayaan lebih lama lagi. “Ia selalu menunjukkan sikap haus akan gol,” kata Dunga dikutip Goal. (Persda Network/cen)

Amerika jelas terpukul dengan kegagalan ini. Bahkan gelandang Clint Dempsey sampai menitikkan air mata usai pertandingan. Ia menangis sedih karena kalah begitu dramatis. “Benar-benar menyedihkan,” lirih Dempsey, yang bermain gemilang sejak mengalahkan Mesir di penyisihan grup. Tapi bagaimana pun juga skuad Amerika masih patut diberi penghargaan dengan menjadi runner up. Gelar ini patut dibanggakan karena sebelumnya mereka kurang diperhitungkan dalam peta kekuatan sepakbola dunia. “Saya benar-benar bangga atas hasil ini terutama kepada pemain kami. Tapi, tetap kami merasakan sakit karena kalah, melepaskan kesempatan emas begitu saja. Saya harap, orang di seluruh dunia melihat betapa kami sudah memiliki tim yang bagus dengan pemain-pemain yang hebat,” kata Bradley dikutip FIFA.com, Senin (29/6). Penampilan impresif yang ditunjukkan skuad Amerika memang patut diacungi jempol. Mereka tampil semangat dan tanpa lelah bersaing dengan pemain berkelas dunia yang lebih bertalenta dibandingkan mereka.(Persda Network/cen)

Reaksi Mereka SEBUAH hal yang mengembirakan bisa bermain di partai final. Brasil adalah tim juara dan saya beruntung dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ricardo Kaka

Gelandang Brasil GOL itu berarti segalanya. Babak pertama kami begitu menyedihkan. Kami kembali ke lapangan dengan percaya. Saya harus berterima kasih kepada tim atas perjuangan hingga akhir. Lucio

Kapten Brasil INI sangat mengecewakan, terutama karena kami bermain sangat bagus di babak pertama. Namun mereka terus menebar serangan dan mungkin memang pantas mendapat hasil akhirnya. Landon Danovan

Gelandang Amerika Serikat KAMI menginjakkan kaki di atas lapangan dengan penuh optimisme mampu mengalahkan Brasil. Lalu kami melakukannya dengan sangat baik di babak pertama. Di babak kedua, mereka tampil sangat cemerlang. Kami kecewa dengan hasil ini tapi puas dengan penampilan kami. Clint Dempsey

Gelandang Amerika Serikat

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

SALAM SRIWIJAYA

Pesta yang Tercoreng TADION Gelora Sriwijaya Minggu (28/6) malam seakan mau meledak dijejali penonton. Hampir semua penggemar sepakbola di Sumsel bahkan dari provinsi tetangga seperti Jambi dan Bengkulu memadati stadion, dengan satu tujuan ikut meramaikan pesta yang bertajuk Laga Final Copa Dji Sam Soe Indonesia IV 2008-2009. Dan yang tampil sebagai pemeran utama ajang akbar adalah dua tim kesebelasan yakni skuad Sriwijaya FC dan Persipura. Layaknya sebuah pesta seyogyanya mereka yang hadir ingin mendapatkan sajian yang enak, menarik dan memikat. Dan tentunya, khusus bagi pendukung masing-masing kesebelasan, harapan lebih lainnya adalah timnya bisa tampil sebagai pemenang. Kemenangan yang diraih dalam sebuah kompetisi memberikan rasa puas, bangga dan bahagia baik bagi pelakunya maupun pendukung atau pemuja. Itulah pula sebabnya, semua orang ingin merebut sebuah kemenangan meski dengan susah payah melewati rintangan dan hambatan. Dibalik cita-cita dan tekad untuk mewujudkan keinginan tadi, ada potensi kekecewaan yang siap meletup atau meledak. Itu biasanya bisa dipicu oleh karena merasa dicurangi atau tidak diperlakukan secara adil. Dan itulah yang terjadi, pada Minggu malam kemarin di Stadion Gelora Sriwijaya.Pesta sepak bola yang semula berjalan menghibur dan semarak, sontak menjadi “kecut” akibat ulah tim Persipura yang mogok melanjutkan pertandingan karena merasa diperlakukan secara tidak adil oleh wasit yang memimpin pertandingan. Peristiwa ini sungguh memprihatinkan kita yang mendambakan kemajuan dunia persepakbola di tanah air. Adegan yang tersajikan kemarin malam itu menambah coreng di wajah persepakbolaan negeri ini. Sikap yang ditampilkan Persipura itu adalah sikap yang menodai jiwa sportifitas sebagai olahragawan. Disamping juga tidak menjunjung prinsip fair play yang didengung-dengungkan sepanjang berlangsungnya kompetisi. Di dalam jiwa sportifitas sebetulnya juga terkandung sikap ksatria, yakni kemampuan menerima dan melakukan langkah-langkah yang terkontrol dalam merespon situasi yang tidak diharapkan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi. Merajuk dan mogok melanjutkan pertandingan adalah sikap kekanak-kanakan yang sangat tidak layak untuk ajang olahraga profesional. Dalam hal ini kita mesti berkaca atau melihat negeri di benua seberang sana. Ada juga wasit yang salah mengambil keputusan, tapi permainan tetap berlanjut sementara protes juga diteruskan sesuai prosedurnya. Fair play yang kita dengungkan memang keinginan ideal agar sebuah kompetisi berjalan secara bersih dan jujur. Semua pihak yang terlibat, mulai dari pelaksana kompetisi, wasit atau juri serta peserta kompetisi dituntut untuk menghindari perbuatan curang. Namun tidak bisa dengan alasan fair play sebuah tim dengan seenaknya menentang keputusan wasit yang dia nilai telah berlaku tidak adil. Ada aturan dalam kompetisi. Dan bahwa wasit yang memimpin pertandingan di lapangan mempunyai otoritas yang tidak bisa begitu saja ditolak oleh pemain atau panitia sekalipun. Ada prosedur dan aturan untuk menganulir keputusan wasit. Sekali lagi kita kecewa, namun juga berharap pihak PSSI bisa membenahi jajarannya serta juga meningkatkan pemahaman tim-tim yang ada dalam naungannya. Olahraga bukan hanya persoalan teknik atau strategi bertanding semata. Tapi juga menyangkut mental dan jiwa. Bukankah olahraga bertujuan untuk menyehatkan jiwa.

H S

POJOK Sriwijaya FC unggul di final Copa Indonesia, Persipura “walk-out” Nah, ini dio merajuk tuo namonyo Kubu pendukung pasangan SBY-Boediono dan JK-Win makin memanas Kubu pendukung Mega-Prabowo memilih adem ayem Gubernur Alex Noerdin mengantongi sekolah yang bandel Gurunya yang bandel atau siswanya, Pak Gub?

17

Apa yang Harus Dijual Capres? AK ubahnya seperti calon legislatif yang sebelumnya telah berjuang, kampanye, melakukan pencitraan diri dan mempromosikan atau menjual produk politik kepada masyarakat konsumen atau pemilih, calon presiden dan wakil presiden pun harus melakukan hal yang sama. Capres dan cawapres harus berjuang, harus berkampanye, harus melakukan pencitraan diri, harus memasarkan produk politiknya kepada pemilih. Kegiatan tersebut diharapkan agar dapat mempengaruhi, membujuk, dan mendapat simpati dari pemilih. Jika pemilih sudah simpati dengan apa yang ditawarkan, maka diharapkan agar pemilih pada hari “H” pemilihan, akan memilih calon presiden dan calon wakil presiden tersebut. Semakin banyak pemilih yang memilih calon presiden dan calon wakil presiden tersebut, maka kemungkinan untuk menang semakin besar. Lantas, apa yang harus dipromosikan atau dijual oleh calon presiden dan calon wakil presiden tersebut? Sejak ditetapkannya tiga (3) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden oleh KPU Pusat beberapa hari yang lalu, sejak itu pula mereka mulai melakukan kampanye, melakukan pencitraan diri, mempromosikan diri dan atau menjual produk politiknya. Bahkan jauh sebelumnya pun sudah mereka lakukan, terlepas dari melanggar atau tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Bila kita cermati, produk politik yang dijual calon presiden dan calon wakil presiden hampir sama dan atau hampir senada. Misalnya di bidang ekonomi, jika salah satu calon presiden dan calon wakil presiden menawarkan konsep ekonomi kerakyatan, maka calon presiden dan calon wakil presiden lainnya pun akan melakukan hal yang sama, hanya metode dan atau cara yang mereka lakukan saja yang berbeda. Bahkan ada salah satu calon wakil presiden dari salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, yang digembor-gemborkan menganut sistem ekonomi Neo-Liberalisme (Neolib), calon tersebut dengan berbagai cara menepisnya, dan malah menyikapinya dengan ikut

H T

mengkampanyekan/ mempromosikan ekonomi kerakyatan. Kemudian bila kita simak, materi debat yang ditetapkan oleh pihak berwenang, terutama materi debat di bidang ekonomi, ternyata lebih berorientasi pada masalah kemiskinan dan pengangguran. Menurut saya produk ekonomi atau penyakit ekonomi, kemiskinan dan pengangguran ini, memang mendesak dan penting untuk dibicarakan dan dituntaskan, minimal harus dieliminir. Namun, tidak harus semata merupakan produk politik, tetapi dua hal tersebut harus terus dibicarakan, dan tidak hanya pada tataran calon presiden dan calon wakil presiden saja, tetapi harus dibicarakan pada semua tataran, termasuk pimpinan daerah di tingkat provinsi. Mencermati perkembangan perekonomian dan masalah perekonomian bangsa akhir-akhir ini, seperti kasus jatuhnya pesawat milik TNI (minimnya anggaran), kasus TKI, kasus batas negara, dan kasus kemiskinan yang menghiasi media cetak dan menurunkan citra bangsa, seperti kasus pembagian zakat yang memakan korban, serta masih banyak lagi masalah perekonomian lain yang menuntut perhatian dan penyelesaian segera yang harus diperhatikan oleh calon presiden dan calon wakil presiden. Jika, calon Presiden dan calon wakil presiden akan menjual produk politiknya berupa “pendidikan gratis”, produk ini untuk tataran calon presisen dan calon wakil presiden mungkin sudah tidak up to date lagi dan tidak banyak berpengaruh terhadap pemilih, karena pemilih sudah merasakan bahwa selama ini pendidikan, terutama tingkat dasar dan menengah sudah gratis dalam ar-

Oleh: Amidi Pengamat Ekonomi Sumatera Selatan

tian SPP (biaya pendidikan pokok saja), kecuali, jika calon presiden dan calon wakil presiden menawarkan produk politik “Pendidikan Gratis” dalam artian luas, semua biaya pendidikan ditanggung pemerintah alias semua gratis, mulai dari SPP sampai pada biaya operasional anak didik, termasuk pakaian sekolah. Sekali lagi, kalau itu yang dimaksud pendidikan gratis tersebut, maka produk politik demikian, memang masih “laku” untuk dijual. Tetapi jika konsep pendidikan gratis tersebut hanya dalam artian gratis SPP atau “hanya bantuan” SPP saja, maka produk politik tersebut tidak banyak memberi pengaruh pada pemilih. Energi, Pangan dan Teknologi Menurut hemat saya, memang masalah kemiskinan dan pengangguran serta masalah ekonomi kerakyatan tersebut masih bisa dijadikan produk politik atau masih bisa dijual oleh calon presiden dan calon wakil presiden. Namun ada yang lebih mendesak harus diagendakan menjadi program dan atau menjadi produk politik untuk dijual ca-

lon Presiden dan calon Wakil Presiden yakni masalah energi, pangan dan teknologi. Memang sudah ada calon presiden yang mempromosikan dirinya melalui program menjual teknologi tersebut, namun masih secara implsit belum dieksplisitkan. Menurut hemat saya, program dan atau produk politik berupa “teknolgi” tersebut harus benarbenar dirancang dengan baik, dan benar-benar harus diterapkan. Kalau pun calon presiden dan calon wakil presiden yang menawarkan produk politik “teknologi” tersebut tidak terpilih, maka calon yang terpilih “harus” melaksanakan program ini. Teknologi dan informasi saat ini sudah merajai dunia, bahkan ada motto: jika ingin menguasai dunia, maka kuasailah teknologi dan informasi. Kini teknologi sudah kita rasakan sendiri perkembangannya, hampir semua ruang dan waktu tidak ada yang tidak tersentuh oleh teknologi. Indonesia negara yang kaya akan sumberdaya alam, harus dikelola optimal dengan pemanfaatan teknologi, agar memberi nilai tambah (value added) yang besar. Selian itu, ada dua (2) produk politik yang layak untuk dijual calon presiden dan calon wakil presiden, yakni energi dan pangan. Kini, Indonesia merasakan krisis energi, seperti di Sumatera Selatan, energi listrik yang menjadi kebutuhan tersebut sudah mengusik kehidupan dan kegiatan ekonomi kita, karena lebih besar permintaan dari pada penawaran (pasokan), sehingga timbul kebijakan dari pihak PT PLN untuk melakukan pemadaman bergilir, agar dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Padahal kita tahu, bahwa kebutuhan listrik ini semakin meningkat, seiring dengan perbaikan tingkat pendapatan masyarakat dan seiiring dengan per-

kembangan teknologi itu sendiri. Misalnya untuk memasak saja masyarakat sudah mulai menggunakan listrik, termasuk kebutuhan listrik yang paling ringan adalah kebutuhan listrik untuk melakukan pengsian baterai (charg) hand phone. Kemudian yang tak kalah pentingnya untuk dijual calon presiden dan calon wakil presiden adalah produk politk berupa “ pangan”, kecukupan pangan, masih menjadi isu sentral di negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia. Kecukupan pangan tidak hanya di atas kertas, tetapi kecukupan pangan harus dapat dibuktikan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Kita tidak ingin lagi, mendengar pemerintah melakukan impor baras, impor jagung, impor kedelai, impor gula. Di Sumatera Selatan saja, saat ini masih dihadapkan pada kelangkaan gula, karena masih menunggu masa panen dan keterbatasan stok gula itu sendiri. Jika, produk politik tersebut secara implisit sudah ada dalam program dan atau “jualan” calon presiden dan calon wakil presiden, maka perlu dieksplsitkan. Jika, secara eksplisit sudah ada, namun belum gencar dipasarkan, maka harus dipasarkan/ditawarkan secara gencar. Ini penting, karena dengan keterediaan energi dan kecukupan pangan yang ditunjang oleh teknologi, diharapkan pendapatan masyarakat akan meningkat dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terakhir, yang tidak kalah pentingnya adalah sajikan produk politik yang akan kita jual tersebut dengan jujur, dan kalaupun dalam pencitraan diri, memang kita masih ada cela atau masih ada jeleknya, mumpung ada masih ada waktu akui saja sembari sambil memperbaiki diri. Selamat berjuang!

SALAT SELASA 30 JUNI 2009 7 RAJAB 1430 H ZUHUR : 12.06 WIB ASHAR : 15.30 WIB

MAGHRIB ISYA`

: 18.06 WIB : 19.19 WIB

RABU 1 JULI 2009 8 RAJAB 1430 H SUBUH : 04.44 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, WAKIL PEMRED: H Hamzah Ruslin REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAGER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Hariadi, Syamsul Hidayah, Ardani Zuhri, Zaini, Sri Herliana, Andi Syahrial, Ahmad Naafi, I Ketut Swardana, Vanda Rosetiati, Arsep Pajario. Saftarina ,Aang Hamdani, Hendra Kusuma.(Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Heroe Baskoro, Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Harto no WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN: Hurip Yuli Edi MANAJER IKLAN: Hurip Yuli Edi ( ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek No. 0400027048, BNI 46, Rek No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA

18

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Ayo Bangkit SFC

Suara Bola Mania

UNTUK mewujudkan Sriwijaya FC menjadi The Dream Team musim kompetisi mendatang, Sriwijaya Post mengajak para gibol (penggila bola) di Sumatera Selatan untuk mengirimkan dukungan, saran dan kritik untuk kemajuan SFC. Baik terhadap pemain harapan untuk bergabung dengan SFC mapun pemain yang pantas dibuang musim depan. Silakan sampaikan melalui SMS ke nomor 0811711088 atau fax no (0711) 312888, melalui E-mail : sripo@persda.co.id, sripo@mdp.net.id atau Sriwijayapost@yahoo.com. Bisa juga melalui surat langsung --disertai foto dan alamat-- ke redaksi Sripo di Jln Jend Basuki Rahmat No 1608 B-D. Komentar saran dan kritik akan dimuat di harian ini.

Skuad SFC Bakal Borong Bintang Emas

087897543736 Yth. Bapak Ketua PT SOM, untuk menyemangati pemain asing kita, ada baiknya kita mengibarkan bendera negara asing kita di Final Copa Dji Sam Soe 082881095288 HARUS dipertahankan: Zah Rahan, Kayamba, Ferry R, Ben Ben, Tony, Wijay, Alamsyah, Nasuha, Charis, Amrizal, Slamet, Isnan Ali, Amirul Mukminin, Imam Suprapto, Andri Tany. Yang harus keluar: Corinus, Eki Nurhakim, Obiora, Ngon, Tzimi, Mauly Lessy, Safrudin, C. Warobay, Dede Sulaiman, Aprianto, Oktavianus, Budi Sudarsono. Yang harus dibeli: Greg Ngokoko (pemain Thailand), Ambassa, Rudi Widodo, Tinton Suharto, M Robby, Jayusman, Ismed Sofyan, A Kurnia, Firman Utina, Andy Irawan, Hariono, Erol Iba SRIPOSTS

085367051112 Sripo, kami sebagai SFC Mania, menginginkan SFC tetap mempertahankan Zah Rahan dengan Ngon A Djam, dan ditambah Firman Utina untuk diduetkan dengan Zah Rahan! Terima kasih Sripo 082881915291 KASIH satu kesempatan lagi untuk Keith Kayamba Gumbs, karena berkat beliau tahun lalu kita berhasil meraih double winner. Terus jual aja Dede, Warobay, Wijay, Aprianto, Obiora, Zah Rahan 085758688989 MENURUT saya pemain yang harus dibeli SFC : Dangda (Thailand) dan Yusushito Endo dari Gamba dan Van Dijk diduetkan dengan Keith. Skuad Dream Team SFC. Versi van Tean. Formasi: 4-3-1-2. Manager: RD, Ferry (GK) Isnan Ali (FBL), Ismed Sofyan (FBR), Charis (DC), Hamka Hamzah (OC) Y Endo (MC), T Dangda (AML), Zah Rahan (AMR), Budi Sudarsono (F), Van Dijk/Boas (S) Keith Gumbs (5)

Obiora Richard

PALEMBANG, SRIPO — Sriwijaya FC sukses mempertahankan gelar piala Copa Dji Sam Soe Indonesia IV 2009 kedua kalinya, setelah menyingkirkan Persipura Jayapura dengan skor 4-0 (1-0) di grand final di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (28/6). Hasil ini akan berdampak positif bagi sejumlah pemain bintang SFC, terutama dalam perebutan gelar Bintang Emas Copa Dji Sam Soe yang kemungkinan akan diumumkan awal Agustus mendatang. Dengan gelar juara maka

peluang meraih Bintang Emas semakin terbuka. Apalagi rival utama mereka, Persipura, melakukan aksi tidak simpatik yang dilakukan para pemain Persipura. Edwar Ivakdalam dkk tak mau melanjutkan pertandingan pada menit 60 menyusul insiden handsball yang luput dari penglihatan wasit (1-0) Purwanto. Para bintang Persipura itu sebelumnya paling diunggulkan meraih Bintang Emas. Namun akibat aksi yang tidak menjunjung tinggi fairplay tersebut, mereka

Baryadi Menangis PALEMBANG, SRIPO — Kejelasan apakah MC Baryadi akan tetap dipertahankan sebagai manajer Sriwijaya FC musim depan (2009-2010) terjawab sudah. Melalui keterangan resminya, pengusaha asal Sleman ini mengaku telah menerima surat keterangan dari PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) perihal pembekukan posisinya. “SK saya sebagai manajer tim SFC berakhir hari ini (kemarin, red) dan saya tidak diperpanjang lagi sebagai manajer dari PT SOM,” kata Baryadi dalam sambutan syukuran keberhasilan Sriwijaya FC sebagai juara Copa Dji Sam Soe IV 2008/ 2009 di Rumah Makan Pagi Sore, Senin (29/6). Acara juga dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Dirut PT SOM Dodi Reza Alex, Komisaris PT SOM, Muddai Madang, Direktur Teknik PT SOM,

Hendri Zainuddin, dan Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, seluruh pemain SFC beserta keluarga dan wartawan media cetak/elektronik. Praktis, Baryadi tidak dapat lagi mendampingi tim secara langsung dalam setiap pertandingan, layaknya tugas seorang manajer tim untuk musim kompetisi mendatang. Namun, SFC Mania cukup bernapas lega, karena Baryadi tidak lantas lepas tangan atas Sriwijaya FC, tim yang dibawanya meraih gelar double winner musim kompetisi 2007-2008 lalu. Baryadi, masih masuk dalam jajaran direksi PT SOM, tepatnya sebagai Wakil Direktur Utama PT SOM. “Saya sudah dua tahun menjadi manajer. Wajar toh jika saya mau istirahat dulu,” ucap Baryadi dengan suara lepas. Baryadi sempat menitik-

kan air mata. Ini bermula ketika ia menyinggung cedera patah tulang yang masih mendera Aprianto, kiper SFC. Aprianto pun tidak dapat bermain hingga tujuh bulan kedepan dan kemungkinan tidak akan dipertahankan menjadi skuad SFC musim depan. Aprianto yang datang dalam acara makan siang bersama ini, masih menggunakan alat bantu tongkat. “Saya sedih, musim ini, kita ada pemain terbaik (Obiora, red), namun ada pula pemain terbalik. Untuk itu, saya secara pribadi akan memberikan gaji untuk satu tahun kepada Apri dengan nilai nominal tertentu,” kata Baryadi. Sebagai bentuk tanggungjawabnya sebagai manjer tim musim lalu (2008-2009), pemain SFC yang tidak terpilih menjadi skuad SFC musim depan (2009-2010) akan dicarikannya klub.

SRIPOSTS

Baryadi

“Jika tidak tertampung di SFC, saya siap menampung mereka. Ada dua klub yang siap, satu didivisi I dan satu lagi di divisi utama,” kata Baryadi. Isu yang kencang berembus, Hendri Zainuddin yang saat ini menjabat wakil manajer tim dan Direktur Teknik PT SOM akan menggantikan posisi Baryadi. (cr1)

7 x 210

kemungkinan besar akan terbuang dari nominasi lima besar Bintang Emas. Aksi brillian mereka sudah ternoda oleh sikap mereka sendiri. Harap maklum, pemenang Bintang Emas Copa Dji Sam Soe ditentukan oleh SMS para wartawan seluruh Indonesia (25 persen), dan hasil diskusi para tim juri dari kalangan jurnalis nasional dan regional (75 %). Sukses juara maka pelatih Rahmad Darmawan hampir pasti dinobatkan sebagai Best Coach atau pelatih terbaik. RD --sapaannya-- mengungguli Jackson F Tiago, pelatih Persipura yang berambisi mengawinkan dua gelar juara atau double winner. Pelatih Persibo Bojonegoro, Sartono Anwar, pelatih Deltras Sidoarjo, Al Hadad, dan Persijap Jepara, Djunaedi juga masuk nominasi lima besar Best Coach. Begitu juga untuk Best Goal Keeper, Ferry Rotinsulu sangat mungkin menggeser kiper Persipura Jendri Pitoy. Kiper nomor dua SFC, Dede Sulaiman juga masuk nominasi bersama Syaifudin (Deltras Sidoarjo) dan Danang Wihatmoko (Persijap).

* Rahmad Darmawan Best Coach * Ferry Rotinsulu Best Goal Keeper * Charis Yulianto Best Defender * Zah Rahan Best Midfielder * Obiora Richard Best Striker * M Nasuha Best Rising Star Sementara bek Charis Yulianto kembali unggul sebagai Best Defender, sebab saingan utamanya bek Persipura Ricardo Salampessy. Bahkan Ambrizal menembus nominasi lima besar lainnya diikuti Bhio Pauline (Persipura), dan Evaldo Silva (Persijap Jepara). Best Midfielder, Edwar Ivakdalam dari Persipura juga sudah “cacat” akibat aksi WO tersebut. Maka Zah Rahan kemungkinan besar kembali merebut gelar terbaik yang diraihnya musim lalu. Sedangkan tiga lainnya Amarildo Sauza (Persijap), Danilo Fernando (Deltras), dan Dony Siregar (Persijap). Pemain asing andalan SFC, Obiora Richard yang

sebelumnya tak masuk nominasi 10 besar, justru melejit sangat berpeluang menjadi Best Striker setelah mencetak 7 gol dan membawa SFC juara. Rival utamanya Boas Solossa dari Persipura kemungkinan bakal tergusur, apalagi Obiora dinobatkan menjadi Best Player di granf final tersebut. Sedangkan Bintang muda andalan SFC, M Nasuha juga masuk lima besar nominasi Best Rising Star. Namun dia harus bersaing ketat dengan striker Persibo Samsul Arif yang sudah mengemas 8 gol, bersama Oktavianus Maniani (PSMS Medan), Imanuel Wanggai (Persipura), dan Johan Juansyah (Persijap). (afi)

Purwanto Buka Suara KEPUTUSAN sasit Purwanto yang memimpin pertandingan adu duel antara Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura pada partai final Copa Dji Sam Soe IV 2008/ 2009, dengan tidak memberikan hadiah titik putih kepada Persipura Jayapura ketika Tsimi (defender SFC) melakukan handball di areal kotak penalti menjadi kontroversial. Sebab, setelah itu justru para pemain Persipura menyerbu wasit sebagai protes. Bahkan Ernest “Jerry” Jeremiah diganjar kartu merah karena mencoba menanduk wasit. Kejadian ini menjadi awal kisruh dalam pertandingan yang berujung dengan aksi para pemain Persipura keluar lapangan atau tidak mau melanjutkan pertandingan. Setelah sekitar satu jam tak ada niat dari tim Mutiara Hitam --julukan Persipura-- untuk melanjutkan pertandingan, mereka dinyatakan kalah WO (wolk out) 4-1, setelah sebelumnya Sriwijaya FC unggul berkat gol cantik lewat heading Obiora menit ke-51. Wasit kelahiran kediri ini mempunyai penilaian sendiri terhadap handsball yang dilakukan Tsimi di menit ke-56 itu. “Handsball ada dua, aktif dan pasif. Tsimi melakukan

handsball pasif dan tidak seharusnya diberikan hadiah titik putih ke tim lawan. Jika handball aktif, maka itu menjadi suatu keharusan,” kata wasit kelahiran 24 September 1963 ini. Ia pun memberikan penjelasan, handsball aktif, jika seorang pemain sengaja menghalau bola dengan menggunakan tangan dan menghadap bola. Keadaan ini, berbeda dengan yang dilakukan Tsimi. “Tsimi melakukan handsball pasif, membelakangi bola dan bermaksud melindungi badan serta dalam jarak yang dekat,” kata pria dengan tinggi 180 cm dan berat 75 kg kepada Sripo, Senin (29/6). Perihal pemberian kartu merah kepada Ernest Jeremiah menurutnya merupakan suatu kewajaran dan sesuai dengan regulasi. “Ernest melakukan protes keras dengan menanduk saya. Sudah sewajarnya saya memberikan kartu merah. Padahal saya sudah memberikan penjelasan kepadanya,” kata Purwanto. Tak ayal keadaan ini membuat ia dituduh Persipura tidak adil dan lebih berpihak kepada tuan rumah, Sriwijaya FC. “Saya menjadi wasit ma-

sripo/sts

Purwanto lam itu, sama sekali tidak ada tekanan dari siapapun, termasuk tuan rumah. Malahan, asal tau saja, sebelum kartu merah untuk Ernest saya telah merogoh lima kartu kuning dan semuanya untuk Sriwijaya,” jelas pria yang memulai karir sebagai wasit sejak 16 tahun lalu ini. Ia pun membantah ucapan bahwa ia “wasitnya SFC” mengingat setiap pertandingan Laskar Wong Kito yang dipimpinnya senantiasa memetik hasil sempurna. “Tidak ada istilah begitu,” tegas Purwanto dengan singkat menutup pembicaraan. (dolly rosana)

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

19

Medco Siap Suplai Gas Perkotaan ■ 5 Juta MMSCFD ■ Resmikan 9 Proyek CSR

SRIPO/ARSEP

BNI EMERALD— Petugas memberi penjelasan manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh, bila menjadi nasabah BNI Emerald. Sebagian besar nasabah BNI Emerald adalah pengusaha, sisanya dari berbagai kalangan.

Pengusaha Dominasi BNI Emerald ■ Belum Dimanfaatkan Secara Optimal PALEMBANG, SRIPO— Sejak beroperasi bulan Maret lalu, nasabah BNI Emerald didominasi kalangan pengusaha yakni hampir 95 persen dari seluruh nasabah. Tahun 2009 ini, bank milik pemerintah ini berusaha terus meningkatkan jumlah nasabah dengan pertumbuhan lebih dari 50 persen dari yang ada sekarang. Demikian dikatakan Pimpinan Bank BNI cabang Musi Gusti Adika Brantakesuma, Senin (29/6). Menurutnya, dalam waktu tiga bulan perkembangan BNI Emerald cukup bagus, jumlah nasabah di cabang Musi saja sudah mencapai 50 orang lebih ditambah lagi dengan cabang lain. Tak hanya berasal dari kota Palembang, tetapi kota lainnya seperti Prabumulih, bahkan Jambi. “Kami berupaya untuk meningkatkan jumlah nasabah BNI Emerald, karena pasarnya

sangat bagus,” tukas Gusti. Gusti menjelaskan, nasabah BNI Emerand belum memanfaatkan secara maksimal layanan yang disediakan seperti pembelian tiket atau mencari rumah sakit untuk cek kesehatan, hanya baru sebatas pada transaksi perbankan dan lounge di bandara. Mungkin, belum terbiasanya menggunakan layanan seperti itu, padahal pihaknya telah menyiapkan petugas yang siap melayani dan membantu para nasabah yang berkantung tebal ini. Banyak keuntungan yang diperoleh nasabah bila tergabung dalam layanan BNI Emerald ini, karena semua kebutuhan dan keperluan akan dilayani dengan baik, mulai layanan yang bersifat pribadi hingga pembelian tiket dan kerahasiaan nasabah juga terjamin. Kenyamanan lain adalah ruangan khusus

yang dilengkapi berbagai fasilitas dari minuman dan makanan ringan. “Bahkan tidak hanya itu, untuk pembelian tiket, beli kado, berobat keluar negeri hingga investasi yang cocok, nasabah tinggal angkat telepon, petugas kami siap melayani,” katanya. Lebih jauh Gusti menambahkan, pihaknya tidak menetapkan atau menargetkan baik dari sisi jumlah nasabah atau dana, tetapi hanya untuk memberikan kepuasan agar lebih loyal dan tetap bertahan menjadi nasabah Bank BNI. Untuk menjadi nasabah BNI Emerald tidak lah sulit yang penting memenuhi berbagai persyaratanya diantaranya rekening tabungan/deposti cukup masuk dalam kriteria yang ditetapkan termasuk total dana maupun lamanya dana yang harus mengendap. (sep)

MUSIBANYUASIN, SRIPO — PT Medco E&P Indonesia siap memasok kebutuhan gas untuk program gas perkotaan di Palembang sampai lima juta MMSCFD.Namun sampai kini permintaan untuk program penyediaan gas rumahtangga warga pada dua kelurahan di Kota Palembang tersebut baru mencapai satu juta MMSCFD. Hal tersebut dikemukakan oleh Senior Manager Relation PT Medco E&P Indonesia, Aditya Mandala, disela acara peresmian sembilan bantuan infrastruktur Corporate Social Responsibility (CSR) Program 2008 di halaman sekolah SDN Talang Bonot Kecamatan Lais, Musibanyuasin, Senin (29/6). Aditya mengatakan, mereka telah siap memasok

gas ke Kota Palembang, tetapi sampai kini masih menunggu pemasangan jaringan pipa dari dan ke rumahtangga yang menjadi program percontohan gas perkotaan itu. Sedangkan pipanisasi PT Medco untuk mengalirkan gas tersebut telah terpasang. Pihaknya masih menunggu pembangunan jaringan yang diselenggarakan PT PGN dan kontraktor yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut.Ditegaskan oleh Aditya, kapanpun pembangunan pipanisasi usai bisa langsung mengalirkan gas dari sejumlah sumber gas alam milik perusahan tersebut. Sementara itu, program gas perkotaan yang telah dicanangkan Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro beberapa waktu lalu di Ko-

ta Palembang akan menjadikan dua kelurahan sebagai kawasan percontohan penggunaan gas alam untuk rumahtangga. Kelurahan Lorok Pakjo dan Siring Agung di Kecamatan Ilir Barat I menjadi kawasan percontohan program penggunaan gas alam untuk rumahtangga di Kota Palembang. Sebanyak 4.200 rumahtangga di dua kelurahan tersebut akan mendapatkan pemasangan jaringan gas yang sedang dikerjakan. Program CSR Sementara itu sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat lingkungannya, PT Medco E&P merealisasikan sembilan proyek infrastruktur CSR program 2008 dengan total nilai Rp 2.367.832.000. Bentuk bantuan itu ada-

lah pembangunan SDN Talang Bonot di Dusun Bonot, SDN 1 Langkap di Desa Langkap, SDN 2 Tanjung Kerang di Desa Tanjung Kerang, Masjid At-Taqwa desa Teluk,Pembangunan Laboratorium Bahasa dan Komputer di Politeknik Sekayu, dan Pembangun Madrasah Training Centre di Ponpes Al Hikmah Desa Betung. Selanjutnya pengadaan Bus Pintar, Perbaikan jalan Bonot - Lais, dan proyek Itik Petelur penunjang ekonomi masyarakat. Menurut Wakil Kepala BP Migas, Jufri, bantuan berupa pembangunan infrastrutur oleh BP Migas-Medco ini adalah bentuk kepedulian yang memang diamanahkan UU dan juga agama. Semua ini didasarkan kepada rasa syukur kepada Allah atas nikmat kekayaan alam yang diberikannya.(az)

Performa Bisnis Asuransi Jiwa Menurun ■ Selama Tahun 2008 ■ Bergantung Kinerja Pasar Modal JAKARTA,SRIPO — Jika Anda sekarang berniat membeli atau memiliki asuransi jiwa plus investasi dalam bentuk produk unit link, waspadalah. Hasil riset terbaru InfoBank mengungkap terus menurunnya performa perusahaan-perusahaan asuransi jiwa di Indonesia selama 2008 karena dipicu memburuknya hasil investasi mereka di produk unit link. Tren ini diperkirakan bakal terus berlanjut di sepanjang 2009. Performa industri asuransi jiwa secara umum tidak sebaik kinerja industri asuransi kerugian umum yang terus membaik. Direktur Biro Riset InfoBank, Eko B Supriyanto dalam paparan Rating 126 Asuransi Versi InfoBank, di Jakarta, Senin (29/6) menyatakan, memburuknya kinerja asuransi jiwa dipicu keserakahan dalam memburu hasil investasi dengan menempatkan investasi mereka dari premi nasabah ke dlam instrumen yang berisiko tinggi. “Hal itu pada akhirnya justru menghancurkan industri asuransi jiwa sendiri,” ujar Eko. Berdasar catatan InfoBank, rata-rata industri asuransi jiwa di 2008 hanya tumbuh 8,88 persen berdasar pendapatan premi brutonya. Investasinya pun melorot 1,3 persen dan perolehan labanya juga anjlok 29,13 persen. Padahal setahun sebelumnya, asu-

ransi jiwa mencapai masa keemasan dengan pertumbuhan hingga 67 persen. “Asuransi jiwa gagal meningkatkan hasil investasi untuk para pemegang polis, tertama pada produk unit link. Nasabah diarahkan untuk mendapat polis sekaligus berinvestasi, padahal itu berisiko. Pada saat pasar saham anjlok, mereka pun ikut rugi,” bebernya. “Tahun 2008 merupakan tahun terburuk bagi asuransi jiwa dalam 10 tahun terkahir ini yang mengalami nasib buruk,” lanjut Eko. Eko juga menilai, industri asuransi jiwa di Indonesia saat ini sudah sangat tergantung pada kondisi pasar modal. Sepanjang pasar modal baik, maka kinerja mereka ikut membaik. Sebaliknya, jika kinerja pasar modal memburuk, mereka ikut batuk-batuk. “Karena gairah berasuransi di Indonesia bukan semata-mata

untuk melindungi risiko tetapi bagaimana membiakkan investasi lewat asuransi. Dalam jangka panjang, ini justru akan menjadi risiko sistemik bagi asuransi,” tandasnya. Dalam penilaian InfoBank, hanya ada dua perusahaan asuransi jiwa yang memiliki modal besar, Rp 200 miliar ke atas, dan meraih predikat sangat bagus. Keduanya adalah Asuransi Jiwa Manulife dan Asuransi Jiwa Sinarmas. Lalu, ada tiga perusahaan dengan modal menengah, antara Rp 50 miliar-Rp 200 miliar yang kinerjanya sangat bagus, yaitu Asuransi Cigna, Central Asia Raya dan Wintertur Life. Untuk asuransi jiwa bermodal di bawah Rp 50 miliar, yang kinerjanya sangat bagus adalah Pasaraya Life Insurance, Ace Life Assurance dan AJ Nusantara. InfoBank juga mencatat lima

perusahaan asuransi jiwa yang kinerjanya tidak bagus. Yaitu, Asuransi Bumi Asih, Commerce International, Generali Indonesia, Bumi Masyarakat mandiri dan Asuransi Tugu Mandiri. Asuransi Bakrie Life yang tidak ikut dalam rating, jelas Eko, tidak mengeluarkan laporan keuangan publikasi tentang kinerjanya, karena diperkirakan laporan keuangannya saat ini sangat buruk. Dalam menilai kinerja industri asuransi di masing-masing kategori InfoBank, menurut Eko, menggunakan standar data dari Departemen Keuangan.Lalu, data itu dikombinasikan dengan sejumlah syarat-syarat perusahaan seperti tingkat risk based capital (RBC), tingkat liquiditas, dana jaminan, nilai investasi, pendapatan premi bruto, pendapatan investasi, beban dan laba perusahaan. (PersdaNetwork/ewa/ol)

Data Industri Asuransi Per Desember 2008 (Dibandingkan Desember 2007) ☞ Total Aset Asuransi Jiwa ☞ Total Aset Asuransi Umum ☞ Premi Bruto Asuransi Jiwa ☞ Premi Bruto Asuransi Umum ☞ Laba Sebelum Pajak Asuransi Jiwa ☞ Laba Sebelum Pajak Asuransi Umum

: Rp 102,4 triliun, naik 0,08 persen : Rp 33,4 triliun, naik 15,75 persen : Rp 49,5 triliun, naik 8,88 persen : Rp 21,9 triliun, naik 24,46 persen : Rp 2,1 triliun, naik 29,13 persen : Rp 2,7 triliun, naik 22,26 persen (sumber: biro riset infobank, 2009)

22

SMART BISNIS adalah rubrik untuk mempromosikan usaha yang efektif dengan harga yang kompetitif. Bagi Anda yang ingin mempromosikan usaha melalui rubrik ini bisa menghubungi Bastian 08127889145, Safta 08127322495, Yeni 08127120292 dan Asep 08127129120.

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

SMART BISNIS Sebar Brosur Jaring Pelanggan KONSEP BARU— Manajemen Dapour Qantien menggelar Management Campagne untuk mempromosikan konsep baru Sajian Makan Siang Selera Nusantara Senin (29/6). IST

■ Management Campagne Dapour Qantien PALEMBANG, SRIPO— Manajemen Dapour Qantien menggelar Management Campagne mempromosikan sajian baru Menu Makan Siang Selera Nusantara kepada masyarakat Palembang Senin (29/6). Dapour Qantien yang beralamat di Jl Mayor Ruslan No 8 Palembang menyebar 3.000 brosur di Lampu Merah Simpang Charitas.

“Kegiatan ini dalam rangka opening concept baru yaitu Menu Makan Siang Selera Nusantara,” kata Manager in Charge (General Manager) Dapour Qantien, Agung Muslih, Senin (29/6). Kegiatan ini diikuti 40 staf Dapour Qantien dari level general manager, director of sales dan staf lainnya turun ke jalan dengan

menggunakan pakaian cook (mamasak). “Kita bermaksud mengenalkan kepada masyarakat Palembang terutama mereka yang sibuk dengan jam istirahat singkat, serta penikmat kuliner dengan sajian-sajian menu sesuai dengan selera dan siap saji,” kata Agung. Sajian ini dapat dinikmati mulai pukul 11.00 hingga

15.00. Sejak diluncurkan 16 Juni lalu, peminat sajian Menu Makan Siang Selera Nusantara sangat baik. (ray/rel)

KONTAK INFORMASI DAPOUR QANTIEN Jl Mayor Ruslan No 8 Palembang Telp 0711-313269

Matahari Banting Harga ■ Diskon 50 Persen PALEMBANG, SRIPO— Untuk meningkatkan jumlah kunjungan di musim liburan, Matahari Department Store menggelar promo Banting Harga dengan produk fesyen, sepatu hingga perlengkapan rumah tangga. Pusat perbelanjaan di International Plaza (IP) ini, memberikan Potongan harga dari 50

persen sampai dengan 85 persen. Supervisor Area Matahari Depstore Jimmy Irlanda, ST menuturkan, untuk tanggal 26 Juni-25 Juli, untuk barang-barang normal mendapat potongan 50 persen, sedangkan 26-28 Juni akan diberikan potongan 50+20 persen dan 75+20 persen. Merek yang

SRIPO/ZAINI

HARGA BANTING— Pengunjung Matahari Dept Store Palembang memilih produk sepatu yang dijual dengan harga diskon, beberapa hari lalu.

mendapat diskon adalah Nevada, Little M, Detail, Cole, Anisa, Stanley adam, Arrow, St. Yves, dan banyak lagi. “Lewat promo ini, harga barang dari Rp 15.900 dengan Rp 159 ribu,” kata Jimmy, Jumat (26/6). Ada juga program Fantastis Short Sensation dengan potongan 30 persen yang berlaku sampai 28 Juni. Untuk pembelian dua produk akan mendapat diskon 30 persen. Sedangkan setiap pembelian satu produk didiskon 20 persen untuk semua jenis celana pendek wanita, remaja dan anak-anak putri untuk merek Nevada, Aero Girls, Little M, dan Nevada Girls. Matahari Department Store merupakan pusat perbelanjaan terlengkap yang menawarkan berbagai kebutuhan mulai pakaian anak-anak, remaja wanita dan pria, orang dewasa, aksesoris, sepatu, sandal, perlengkapan rumah tangga dan masih banyak lagi. “Kami terus melakukan perbaikan untuk kenyamanan pengunjung. Misalnya saja untuk outlet sepatu dan sandal yang sebelumnya sempit kini diperluas dan jauh lebih lengkap,” tuturnya. (sep)

Tas Eksklusif dari Contempo ■ Belanja Minimal Rp 500 Ribu PALEMBANG, SRIPO — Setelah beberapa minggu tidak operasional, kini outlet Contempo Palembang Square (PS) Mall lebih segar karena desain interior dan eksterior sudah berubah. Contempo juga memberikan tas eksklusif untuk konsumen yang berbelanja minimal Rp 500.000. “Renovasi ini dilakukan untuk memberikan kepuasan dan kesegaran kepada pengunjung. Tampilan outlet ini sama dengan yang ada di Jakarta dan di kotakota lainnya. Outlet PS lebih kepada segmen eksekutif muda, remaja, dan masyarakat perkantoran, tapi produk yang ada di sini ada juga outlet PTC Mall dan PIM. Namun yang membedakan di oultet PIM mempunyai pakaian anakanak,” jelas Cindy Gozali, Onwer Contempo, Jumat (26/6). Cindy mengatakan, pihaknya menggelar Contempo Love Holiday, dari 19 Juni sampai 19 Agustus mendatang. Promo ini berlaku di outlet PIM, PS Mall, dan PTC Mall, dimana untuk pembelanjaan minimal Rp 500 ribu, akan mendapatkan tas eksklusif wanita seharga Rp 139.000. Promo ini merupakan program nasional, sehingga berlaku

di seluruh outlet di Indonesia. Dan untuk memperkenalkan bahwa outlet PS sudah mengalami perubahan jauh lebih baik dari sebelumnya dan dalam rangka reopening. Selama tiga hari kemarin pihaknya memberikan potongan sebesar 20 persen untuk semua produk, dimana harga spesial untuk T-shirt pria Rp 79.000, dan kaus oblong seharga Rp 49.000.

Contempo merupakan merek pakaian terkenal, baik dari sisi kualitas produk yang disediakan maupun modenya selalu terdepan dan tidak ketinggalan dengan merek lain, sebab Contempo selalu mengacu atau berkiblat pada perkembangan mode internasional. Secara keseluruhan Contempo telah memiliki 15 outlet yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. (sep)

SRIPO/ARSEP

DISKON 20 PERSEN— Pengunjung membayar belanjaannya di outlet Contempo PS Mall. Outlet ini memberikan potongan 20 persen untuk semua produk selama tiga hari.

SRIPO/ARSEP

BANYAK PERUBAHAN—Ford New Ranger dipamerkan di Atrium Palembang Square (PS) Mall. Varian terbaru dari Ford ini mengalami banyak perubahaan baik eksterior maupun interior.

Targetkan Penjualan 20 Unit Per Bulan ■ Ford New Ranger PALEMBANG, SRIPO— Meski baru satu yang memesan, namun PT Citra Abadi Cemerlang selaku dealer Ford menargetkan penjualan Ford New Ranger 20 unit setiap bulan. Ada kemudahan yang diberikan untuk mendapatkan produk teranyar ini cukup hanya membayar uang muka Rp 30 juta. “Saya yakin target ini akan tercapai mengingat pasar mulai membaik, itu terbukti dari permintaan yang mulai naik. Tak hanya

itu harga-harga komoditas seperti sawit dan karet juga mulai membaik. Memang selama pameran berlangsung di Palembang Square (PS) Mall baru satu unit pemesanan, tapi dengan adanya berjalannya proyek-proyek pemerintah akan berpengaruh pada penjualan,” kata Operational Manager PT Citra Abadi Cemerlang dealer Ford Indonesia Wibowo Santoso, Senin (29/6). Wibowo menjelaskan, segmen yang dibidik untuk

memasarkan Ford New Ranger adalah perusahaan pertambangan, perkebunan, dan ritel. Namun yang lebih difokuskan hanya untuk perusahaan tambang dan perkebunan, karena pasar ini sangat menjanjikan. Ford juga belum menaikan harga jual New Ranger artinya sama dengan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 200 jutaan sampai dengan Rp 300 jutaan. Ford New Rager mempunyai banyak perubahan dibandingkan pendahulunya. Perubahaan itu terletak

pada lampu, saluran udara, kap mesin, lampu kabut, overfender, lampu belakang, interior dan masih banyak lagi. Dilengkapi audio dengan jack input MP3 player atau iPod. Ranger menawarkan tiga pilihan mesin diesel, masing-masing 2,5 liter dengan injektor mekanis, 2,5 liter common rail dan 3,0 liter common rail. “Kami telah memiliki bagian DCRC (Dealer Customer Relation Center) yang akan memberi pelayanan kepada pelanggan baik sale maupun purna jual,” tukas Wibowo. (sep)

Telkomsel Best of The Best Service Provider ■ Enam Tahun Berturut-Turut PALEMBANG, SRIPO— Telkomsel mengukuhkan sebagai operator terbaik selama enam tahun melalui penghargaan Best of The Best Service Provider. Penghargaan ini merupakan anugerah tertinggi kategori GSM dan CDMA bergengsi Selular Award. Manager Corporate Communications Telkomsel Suryo Hadiyanto menjelaskan, Selular Award merupakan apresiasi terhadap pelaku industri telekomunikasi khususnya operator dan produsen ponsel atas prestasi dan performa sepanjang tahun 2008. Pemenang didapat berdasar polling lembaga riset independen MARS bekerjasama dengan Majalah Selular yang dilakukan pada 2.662 responden. “Polling tersebar di tujuh

kota besar di seluruh Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan,” papar Suryo, Minggu (28/6). Telkomsel berupaya mendengarkan keinginan dan kebutuhan pengguna ponsel sebagai upaya menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat luas hingga pelosok Indonesia di tengah pasar industri telekomunikasi yang sangat kompetitif dengan 11 operator. Telkomsel tetap dapat mempertahankan posisinya sebagai service leader industri telekomunikasi. Orientasi Telkomsel adalah kepuasan pelanggan, yang sama artinya dengan membangun sebuah kepercayaan. Saat ini Telkomsel telah dipercaya melayani lebih

IST

RAIH PENGHARGAAN—Deputy VP Product Marketing Telkomsel Mark Chambers saat menerima penghargaan Best of The Best Service Provider dari Pemimpin Umum Majalah Selular Nana J Rahmat pada ajang Selular Award 2009.

dari 75 juta pelanggan atau sekitar 50 persen pengguna ponsel di tanah air. Tingginya kepercayaan tersebut karena jaringan yang

luas, kualitas jaringan andal, inovasi produk dan layanan, pelayanan purna jual, dan tarif yang semakin terjangkau.(sep/rel)

24

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Ir Deliar RPM

Srikandi AGMI Sumsel memberikan buku pada pengendara mobil di Mall Palembang Square.

ALIANSI Gerakpembagian tersebut. an Membangun InDisebutkan Pembina AGMI Prodonesia (AGMI) vinsi Sumsel, Herman Deru turut Provinsi Sumsel men-support kegiatan simpatik kembali menggelar tersebut. Ia memberikan gantungaksi simpatik SBY for President an kunci sebagai salah satu supada hari Minggu, 28 Juni 20venir untuk dibagikan kepada 09. Kali ini aksi simpatik tersemasyarakat. but dilakukan di kawasan Mal Direncanakan, aksi simpatik terPalembang Square (PS), Kamsebut akan ditutup dengan kegiatan pus, Palembang. 1.500 Senyum Yatim Piatu bersama Aksi simpatik tersebut membaSBY-Boedino. Kegiatan penutup gikan ribuan suvenir yang terdi- M Ali Ruben kampanye SBY-Boediono di Sumsel ri dari kipas, gantungan kunci, tersebut akan dilaksanakan tanggal buku Boediono Peduli Rakyat. Masing-ma4 Juli 2009 disebuah hotel di Palembang. sing jumlah suvenir yang dibagikan sebaSebelumnya aksi simpatik serupa digenyak 1.500 buah. lar tanggal 22 Juni 2009 di Simpang RS Koordinator Lapangan AGMI Provinsi RK Charitas serta Monpera. Saat itu dilakuSumsel M Ali Ruben serta Koordinator Daekan dengan membagikan 500 kuntum burah AGMI Provinsi Sumsel Deliar Noor menga, 1.500 buku berjudul Harus Bisa; Seni ngatakan, pembagian dengan mengerahMemimpin Ala SBY yang merupakan tuliskan para anak muda yang bergabung daan Dino Patti Djalal baik jilid satu dan dua, lam AGMI. Sedangkan masyarakat yang kaos 1.500 lembar, pin sebanyak 1.500 menerima suvenir sangat antusias dengan buah dan air mineral 100 dus. (adv)

H Herman Deru

Srikandi AGMI Sumsel membagikan suvenir berupa buku, Boediona Peduli Rakyat pada pengunjung Mall Palembang Square.

Anggota dan Srikandi AGMI Sumsel membagikan suvenir berupa buku, kipas dan gantungan kunci pada pengunjung Mall Palembang Square.

Ratusan pengunjung Mall Palembang Square (PS) antri mendapat suvenir dari anggota dan Srikandi AGMI Sumsel.

Srikandi AGMI Sumsel membagikan suvenir berupa buku, pada pengunjung Mall Palembang Square.

Anggota AGMI Sumsel memberikan buku Harus Bisa, buku seni memimpin Ala SBY Jilid 2 tulisan dari Dino Pati Djalal, kepada seorang turis pengunjung Mall PS.

Srikandi AGMI Sumsel

Selasa, 30 Juni 2009 halaman 25 SRIWIJAYA POST

K

ABUPATEN Ogan Komering Ulu TIMUR (OKUT) memiliki luas wilayah 3.370 KM2 dengan tofografi wilayah berada pada kisaran 35-67 meter di atas permukaan laut (dpl), dengan kondisi tanah digolongkan ke dalam wilayah datar (peneplain zone), bergelombang (piedmont zone) dan berbukit (hilly zone), memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang potensial, seperti batubara yang diperkirakan mencapai 200 juta ton, minyak dan gas bumi, batu marmer, emas, obsidian, batu sungkai, andesit, batu koral, pasir dan basalt. Kabupaten OKUT merupa-

kan daerah tropis memiliki periode musim kemarau antara bulan Mei sampai Agustus, dengan curah hujan 113-175 mm/bulan. Sedangkan musim penghujan antara September sampai April, dengan rata-rata curah hujan per tahun mencapai 2.5543.329 mm. Masalah musim, baik musim hujan atau pun musim kemarau tidak begitu berdampak terhadap aktifitas pertanian di daerah ini sepanjang tahun, karena sudah ada Bendung Gerak Perjaya Irigasi Upper Komering, yang kian memantapkan OKUT sebagai Lumbung Pangan Nasional. Di mana

target pada Tahun 2010 sasaran indikatif luas panen daerah ini mencapai 115.616 hektare dan pada Tahun 2015 mendatang ditargetkan mampu memproduksi beras sebanyak 1 (satu) juta ton. “Sampai kapan pun, daerah kita (OKUT) tetap akan menjadi Lumbung Pangan Nasional. Label ini akan tetap menjadi milik kita masyarakat OKU TIMUR,” ungkap Bupati OKUT, H Herman Deru, SH, MM yang baru saja menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pertanian dari Presiden di Istana Negara Jakarta, 8 Juni lalu. Kata Herman Deru, besarnya potensi alam yang

dimiliki OKUT, serta banyaknya prestasi yang diraih sejalan dengan pesat dan meratanya pembangunan di segala bidang, dimulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke pedesaan yang tengah digalakkan pemerintah daerah dewasa ini, sepantasnya didukung penuh oleh berbagai unsur dan elemen masyarakat, dalam wujud ikut aktif menjaga keamanan, ketenteraman, ketertiban, kebersihan, keindahan, serta terus memupuk tali silaturahmi antar umat beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Pembangunan yang kita lakukan tidak cukup hanya

sebatas membangun fasilitas fisik semata, namun juga harus diimbangi dengan pembangunan mental spiritual bidang keagamaan. Kita masyarakat OKU TIMUR harus pandai bersyukur atas Karunia yang telah diberikan Allah SWT, berupa kekayanan alam yang begitu besar kepada daerah kita yang tercinta ini,” ucap Herman Deru, saat melepas keberangkatan Jemaah Umrah Gelombang II Tahun 2009 asal Kabupaten OKUT, Minggu (21/6) lalu. Keberangkatan jemaah umrah ini sebagian dibiayai melalui APBD OKUT, dan sebagian lagi dibiayai secara pribadi Adv oleh H Herman Deru. (Adv Adv)

26

OKU TIMUR BANGKIT

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

Wajib Sekolah 12 Tahun Cetak SDM Handal

■ Dikuatkan dengan Perda No.19/2009 KABUPATEN OKU TIMUR (OKUT) dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2003 dengan luas wilayah 3.370 KM2. Ibukota Kabupaten OKUT berada di Kota Martapura dengan luas wilayah 445,87 KM2 yang merupakan pusat pemerintahan, pendidikan. Berbagai kebijakan dan langkah yang dilakukan Pemkab OKUT dalam rangka mempercepat pembangunan di segala bidang, tak terkecuali di bidang pendidikan, sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten OKU TIMUR No.19 Tahun 2009 tentang Program Wajib Sekolah 12 Tahun. Secara kuantitas jumlah sekolah dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang tersebar pada 20 (dua puluh) kecamatan meliputi SD Negeri 416 unit, SD Swasta (14), SMP Nergeri (47), SMP Swasta (32), SMA Negeri (16), SMA Swasta

REK APITUL ASI JUML AH REKAPITUL APBN 2009 PER No Sekolah 1. SD Negeri 2. SD Swasta 3. SMP Negeri 4. SMP Swasta 5. SMP Terbuka Total

Jumlah Sekolah 416 14 46 32 6 514

Pendidikan Luar Sekolah Tumbuh Subur

(18), SMK Negeri (3), SMK Swasta 22 unit. Dengan jumlah sekolah yang cukup signifikan dalam rangka melaksanakan Perda Nomor 19 Tahun 2008 tentang Program Wajib Sekolah 12 Tahun itu, Pemkab OKUT pada Tahun Anggaran 2008 telah mengalokasikan dana yang dinamakan BOMM (Bantuan Operasional Manajemen Mutu) tingkat SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta bagi 78 sekolah dengan jumlah siswa mencapai 19.598 sehingga total dana BOMM yang disalurkan per tahun mencapai Rp 7,84 miliar lebih. Sedangkan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Pendidikan Gratis dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang telah dikucurkan pemerintah pusat pada Tahun Anggaran 2009 di Kabupaten OKUT mencapai Rp 10.37 miliar lebih. (Adv)

PENYELENGGARAAN kursus atau pendidikan keterampilan luar sekolah yang penyelenggaraannya dibawah naungan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), tumbuh subur di Kabupaten OKUT. Terbukti, sekarang ini setidaknya telah berdiri lima lembaga kursus yang terdiri atas lembaga kursus komputer sebannyak (18) lembaga dengan jumlah siswa mencapai 2.635 orang, serta melibatkan 78 orang guru. Demikan juga lembaga keterampilan atau kursus menjahit, sejauh ini telah berdiri (4) lembaga dengan siswa mencapai 100 orang diperkuat tenaga pengajar 13 orang, kursus bahasa Inggris di Kabupaten OKUT telah berdiri (4) lembaga dengan jumlah siswa 418 orang serta tenaga pendidik 19 orang, kursus montir (1) lembaga dengan jumlah anak didik mencapai 38 orang dibawah asuhan 5 tenaga pengajar, di samping itu di daerah ini telah ada (2) Bimbingan Belajar (Bimbel) lembaga dengan jumlah siswa 624 orang serta guru 23 orang. Dari beberapa lembaga kursus telah mengikuti Pembinaan Kelembagaan Tingkat Provinsi dan Nasional, dan keluaran dari lembaga-lembaga di atas telah dapat diterima di instansi pemerintah serta swasta. (Adv)

DANA BOS TRIWUL AN Murid

Dana (Rp)

68.083 6.757.237.750 1.634 162.174.500 19.757 2.815.372.500 4.150 591.375.000 312 44.460.000 93.936 10.370.619.750 Sumber:

Diknas

OKUT

Dukung Penuh Program Sekolah Gratis Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR (OKUT) melalui Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) berkomitmen mendukung penuh Program Sekolah Gratis yang dicanangkan Pemprov Sumsel, yang tertuang dalam Surat Kesepakatan Bersama antara Gubernur Sumsel dengan Bupati OKU TIMUR No.634/SPK/BAPPEDA/2008 tanggal 12 November 2008 tentang Penyediaan Sharing Dana Bidang Pendidikan mulai Juli sampai Desember 2009, dengan besaran biaya yang dialokasikan untuk tingkat SD biaya sekolah gratis besarannya untuk setiap siswa perbulan Rp 40 ribu, SLTP Rp 60 ribu, SLTA Rp 80 ribu, dan SMK Rp 90 ribu. (Adv) Sharing Dana Pendidikan Periode Juli-Desember 2009 No Sekolah Jumlah Siswa Satuan Biaya Dana 6 Bulan (Rp) 1. SD/MI 77.793 8.700 4.060.794.600 2. SMP/MTs 32.703 11.750 2.305.561.500 3. SMA/MA 14.729 34.000 3.004.716.000 4. SMK 6.600 44.000 1.742.400.000 Total 131.825 98.450 11.113.472.100 Sumber:

Diknas

OKUT

Bupati OKUT H Herman Deru SH MM dan Kadisdiknas Drs Surya Bhkati MM fose bersama dengan para juara cepat tepat

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Digalakan BERBAGAI kegiatan pembelajaran masyarakat (PKBM) terus digalakkan untuk tumbuh di tengah masyarakat yang tujuannya untuk pemberdayaan potensi di samping sebagai penggerak pembangunan di bidang sosial, ekonomi dan budaya. Kepala Diknas OKUT, Drs Surya Bhakti MM mengatakan, PKBM dibentuk oleh masyarakat dikelola oleh masyarakat untuk memperluas pelayanan kebutuhan belajar bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini tidak mampu meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap mental dalam rangka mengembangkan diri untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. “Adapun kegiatan yang dilakukan di PKBM ini sangat luas, meliputi PAUD, pemberantasan buta aksara, program paket A, B, dan C. Kursus dan pelatihan kelom-

Cepat-Tepat SD Jadi Agenda Tetap Disetiap kunjungannya ke Sekolah-sekolah Herman Deru menyempatkan menyampaikan pesan untuk siswa

Mahasiswa-Guru Berprestasi Diberikan Perhatian Khusus

SEBAGAI bentuk perhatian terhadap kemajuan sumber daya manusia (SDM) daerah ini, ke depan Pemkab OKUT secara berkala memberian perhatian khusus dalam bentuk kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Gajah Mada (UGM). Bupati OKU TIMUR, H Herman Deru, SH, MM melalui Kepala Dinas Pendidian Nasional OKUT, Drs Surya Bhakti, MM, sejak Tahun 2005 lalu pihaknya secara rutin mengirim lulusan terbaik tingkat SLTA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan biaya ditanggung pemerintah daerah. Dimulai Tahun 2005 lalu, mahasiswi atas nama Lira Chintiana diberikan fasilitas belajar ke ITB. Selanjutanya Tahun 2007 kembali mengirim empat lulusan SMA terbaik asal OKUT yang mendapat tugas belajar, mereka masingmasing 1 (satu) orang ke ITB Fakultas Teknik Jurusan Sipil atas nama Yulia Ningsih, sedangkan 3 (tiga) orang ke Unsri yaitu Septika Lena Elida (Fakultas Kedokteran, pendidikan dokter umum), Suyoto (Fakultas Teknik Jurusan Tambang), dan Wahyu Winarsih (FKIP Jurusan Matematika). “Lima mahasiswa tersebut selama empat tahun atau 8 (delapan) semester biaya pendidikan ditanggung Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR,” kata Surya seraya menambahkan, yang tidak kalah pentingnya Pemkab OKUT juga memberikan perhatikan khusus bagi guru sebagai bentuk pelaksanaan Undang-Undang RI No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, di mana sejak Tahun 2006 hingga 2009 ini sedikitnya 360 guru kelas yang sudah mengikuti pendidikan D-II PGSD dan S1 PGSD yang biaya pendidikan selama 4 semester ditanggung Pemkab OKUT dengan biaya Rp 1 juta per semester per mahasiswa. (Adv)

BERBAGAI upaya ditempuh Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten OKU TIMUR (OKUT) dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini, salah satunya yang kerap secara rutin digelar yakni Lomba Cepat Tepat MIPA Mania tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar bekerjasama dengan dinas/ intansi terkait, yang disiarkan Radio Pemerintah Daerah setempat BKM FM, dengan tujuan untuk memotivasi guru dan siswa dalam pembelajaran matematika dan sains (IPA). “Dari berbagai lomba cepat tepat yang sudah kita lakukan, ternyata mampu menarik antusiasnya peserta untuk mengikuti lomba, mulai dari persiapan belajar bersama sampai sparing dengan sekolah lain,” kata Kadis Diknas OKUT, Drs Surya Bhakti, MM, Sabtu (27/6). Kegiatan cepat-tepat ini telah berlangsung sejak Tahun 2007 dengan memperebutkan piagam, piala tetap, piala bergilir, dan hadiah uang dengan total Rp 10.800.000. Kegiatan cepat-tepat Tahun 2009 ini, untuk mata pelajaran matematika juara I diraih SDN 1 Martapura, Juara II SDN 8 Martapura, dan Juara III SDN Toto Margomulyo Kecamatan Buaymdang Timur. (Adv)

pok belajar usaha, magang, taman bacaan masyarakat dan lainnya,” urai Surya di Martapura, Sabtu (27/6). Dikatakan, perkembangan PKBM di Kabupaten OKUT hingga Tahun 2009 sudah mencapai 8 lembaga meliputi, PKBM Sabda Utama, PKBM Bersatu Teguh, PKBM Bina Nur Insani,

PKBM Bina Mulia, PKBM Harapan Bangsa, PKBM Al Ilmu, PKBM Maju Terus, dan PKBM Maju Bersama. “Dari 8 lembaga PKBM itu 5 di antaranya sudah berbadan hukum, sedangkan sisanya masih dalam proses dan telah mendapatkan izin operasional dari Diknas OKUT,” pungkasnya. (Adv)

PRESTASI YANG DIRAIH LEMBAGA PKBM

Tahun 2007 2007: ■ Juara 1 tingkat Sumsel atas nama Suharna, SPd (PKBM Sabda Utama mewakili ke tingkat nasional di Jakarta dalam rangka Jambore PTK PNF). ■ Juara 1 tingkat Sumsel atas nama lembaga kursus Alif dan mewakili tingkat nasional di Jakarta. ■ Juara 1 tingkat Sumsel atas nama PAUD Sebiduk Sehaluan Martapura dan mewakili tingkat nasional di Jakarta. Tahun 2008 ■ Juara 1 tingkat Sumsel atas nama Nanung Tuti Rustiati (Tutor KF) dalam rangka Hari Aksara Internasional (HAI) Tahun 2008. ■ Juara III tingkat Sumsel atas nama lembaga PKBM Bersatu Teguh dalam rangka HAI Tahun 2008. Tahun 2009 ■ Wakili Sumsel ke tingkat nasional di Malang Jawa Timur atas nama Ketua PKBM Bersatu Teguh, Sokiman, S.Pd dalam rangka Lomba PKBM Tingkat Nasional Tahun 2009.

Sudah Berdiri 160 PAUD ■ Kurun Waktu Dua Tahun DISAMPING menggalakan program pendidikan formal, Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) OKU TIMUR juga memberikan perhatian besar terhadap kemajuan Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (Diklusepora) mulai dari menggalakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang pembinaan dan pengembangannya bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten OKUT. Kepala Diknas OKUT, Drs Surya Bhakti, MM, Sabtu (27/ 6) menyebutkan, telah terjadi perkembangan yang pesat di mana saat ini sudah dibuka 160 lembaga PAUD dengan 5.350 siswa serta melibatkan 640 tenaga pendidik (Tutor). “Dari jumlah 160 PAUD itu hingga Tahun 2009 ini baru 44 PAUD yang mendapatkan bantuan Dana Rintisan dan Kelembagaan yang bersumber dari APBD Kabupaten OKUT,” kata Surya. Ditambahkan, untuk meningkatakan wawasan tenaga pendidik PAUD di daerah ini, pihaknya mengirimkan 39 tutor untuk mengikuti pelatihan di tingkat provinsi dengan harapan sekembalinya mereka ini nanti ke Kabupaten OKUT dapat menularkan ilmunya itu pada rekannuya yang lain melalui organisasi Tutor PAUD (HIMPAUDI) yang pertemuannnya 3 bulan sekali di tingkat kecamatan. (Adv)

Kelulusan UN Diumumkan Melalui SIKS METODE pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD/SMP/SMU/SMK di Kabupaten OKU TIMUR, telah menggunakan metode pengumuman Short Massage Service (SMS) Broadcast. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) OKUT, Drs Surya Bhakti, MM, Sabtu (27/6), hasil UN SMU/SMK kali ini diumumkan melalui Sistem Informasi dan Komunikasi Sekolah (SIKS). “Orang tua atau wali siswa tidak perlu repot-repot datang ke sekolah untuk melihat hasil pengumuman, namun cukup dengan mengetik SMS nomor induk siswa nasional, nama lengkap siswa lalu kirim ke 0857-222-80088, orang tua siswa sudah dapat mengatahui hasil UN anaknya dimanapun berada,” ucapnya. (Adv)

Pelajar OKUT Raih Emas O2SN Dua pelajar asal Kabupaten OKU TIMUR (OKUT) mampu meraih prestasi gemilang dengan meraih medali emas dan perak dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar di Jakarta. Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) OKUT, Drs Surya Bhakti, MM mengatakan, kedua siswa OKUT yang mewakili Sumsel dan berhasil meraih medali dalam ajang O2SN adalah atas nama Wayan Surya Bhakti Ernawati siswi SMP Negeri 2 Semendawai Timur, dan Nanda Munawar siswi SMP Negeri 1 Semendawai. Wayan meraih medali emas pada cabang olahraga (Cabor) atletik nomor lempar lembing, sedangkan Nanda Munawar menyabet medali perunggu pada cabor senam artistic nomor senam palang sejajar. “Kedua siswa dari OKUT ini telah berhasil meraih medali pada O2SN yang digelar 14 Juni hingga 19 Juni 2009 lalu,” ujar Surya. (Adv)

SSN Bakal Dipasang Plang Pengumuman SEBANYAK 26 sekolah yang masuk kategori Sekolah Standar Nasional (SSN) di Kabupaten OKU TIMUR (OKUT) segera dipasang plang pengumuman di bagian depan gerbang sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk pemberitahuan bagi orangtua atau wali murid, bahwa sekolah yang bersangkutan (SSN) sejak tahun pelajaran 2009-2010 ini dibolehkan pihak sekolah mengadakan pungutan biaya. Menyusul adanya program Sekolah Gratis di Sumsel yang dimulai Tahun 2009/2010 ini. Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) OKUT, Drs Surya Bhakti, MM yang dihubungi, Sabtu (27/6) mengatakan, rencana pemasangan plang pengumuman tersebut bertujuan sebagai pembeda antara Sekolah Standar Nasional (SSN), Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), dan Sekolah Berstandar Internasional (SBI), dengan sekolah yang belum berstandar yang operasionalnya masih disubsidi penuh oleh pemerintah. “Di Kabupaten OKU ini ada sekitar 26 sekolah yang masuk Sekolah Standar Nasional (SSN) terdiri dari 9 SD, 4 SMP Negeri, dan 13 SMA, yang akan kita pasang plang merek bahwa sekolah tersebut berstandar nasional dan boleh memungut biaya. Sedangkan sekolah dalam kategori RSBI dan SBI di OKUT sejauh ini belum ada,” kata Surya. Ditegakan, jika uang SPP sekolah SSN itu lebih dari yang dianggarkan, maka silakan saja pihak sekolah menarik pungutan itu, dengan catatan jangan berdampak memberatkan orang tua siswa, mengingat sekolah yang masuk dalam kategori SBI, RSBI dan SSN ini memang sekolah unggulan, di mana fasilitas yang dimiliki serta Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah model itu tidak sama dengan sekolah standar biasa. (Adv)

SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)

Sekolah Dasar (SD) 1. SDN 19 Martapura 2. SDN 20 Martapura 3. SDN Bangun Harjo (Buaymadang Timur) 4. SDN 3 Gumawang (Belitang) 5. SDN 1 Pandang Agung (Madang Suku II) 6. SDN 1 Gunung Jati (Cempaka) 7. SDN 1 Pahang Asri (Buay Pemuka Peliung) 8. SDN Kurungan Nyawa (Buaymadang) 9. SDN 1 Sumber Jaya (Belitang II) Sek olah Menengah PPer er tama (SMP) Sekolah 1. SMPN 1 Belitang 2. SMPN 1 Buaymadang Timur 3. SMPN 1 Bunga Mayang 4. SMPN 1 Belitang Madang Raya Sekolah Menengah Atas (SMA) 1. SMAN 1 Matapura 2. SMAN 2 Matapura 3. SMAN 3 Matapura 4. SMAN 1 Buaymadang 5. SMAN 1 Belitang 6. SMAN 1 Belitang II 7. SMAN 1 Cempaka 8. SMAN 1 Semendawai Suku III 9. SMAN 1 Madang Suku III 10. SMA Muhammadiyah Karang Tengah 11. SMA Xaverius 1 Belitang 12. SMK Taqwa Belitang 13. SMK YPPB Belitang

SUMBER: DIKNAS OKUT

OKU TIMUR BANGKIT

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

27

RSUD OKUT Berstandar Pelayanan Nasional SEBAGAI salah satu rumah sakit rujukan RSUD OKU TIMUR (OKUT) yang terletak di Kota Gumawang Belitang sudah menjadi contoh dalam pemberian pelayanan yang masksimal kepada pasien yang membutuhkan pertolongan, melalui tindakan pertolongan dan pelayanan yang cepat di bagian ruang Unit Gawat Darurat (UGD), yang buka selama 24 jam. Direktur RSUD OKUT, dr H Sindang Iwari, MKes, MM, Sabtu (27/6) mengatakan, pelayanan di tingkat UGD ini sangat besar manfaatnya sebagai bentuk pertolongan pertama kepada pasien baik yang akan menjalani rawat inap maupun rawat jalan. “Bagi warga yang membutuhkan perlayanan yang cepat dan mendesak silahkan datang ke bagian UGD RSUD OKUT baik malam

maupun siang hari, di situ petugas sudah kita siagakan 24 jam,” ujarnya. Disebutkan, pada ruang UGD ini sudah ditugaskan paramedis, baik perawat maupun dokter untuk menanggani pasien yang membutuhkan pertolongan dengan segera, baik siang maupun malam hari. “Jika ada pasien yang memerlukan bantunan kendaraan (ambulance) sudah disiapkan yang dapat digunakan dengan menghubungi bagian call center,” kata Sindang. Selain pelayanan di ruang UGD, RSUD OKUT juga sudah menyiapkan sejumlah fasilitas bagi pasien seperti pelayanan pasien rawat jalan, pelayanan melalui poli bedah, poli anak, poli gigi, poli penyakit dalam, poli mata, poli kebidanan/KB, poli fisioteraphy, rtawat inap. “Bagi ibu yang hendamelahirkan dan memerlukan

tindakan persalinan atau kebidanan lain, tersedia fasilitas kamar bersalin dan tindakan lengkap, dengan pelayanan 24 jam dan ditangani oleh dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang profesional,” tandasnya. Sidang menamnbahkan, fasilitas ruang perawatan bayi ini tidak hanya diperuntukan bagi bayi yang dilahirkan di RSUD OKUT saja, namun juga disiapkan untuk bayi yang lahir di tempat lain yang membutuhkan perawatan lebih intensif. “Sarana dan prasarana yang ada di RSUD OKUT yang digunakan untuk memperlancar tindakan medis menggunakan peralatan yang modern, di samping tenaga profesional dengan harapan setiap pelayanan dapat berjalan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (Adv)

Bangunan Gedung SRUD OKUT yang baru terletak di Desa Tulus Ayu kini masih dalam tahap pengerjaan

Pelayanan Polikilik Dokter Spesialis

Bupati OKUT H Herman Deru SH MM bersama dengan sejumlah pejabat melihat maket gedung RSUD OKUT yang baru

PELAYANAN rawat jalan (Poliklinik) RSUD OKU TIMUR didukung oleh dokter spesialis di bidangnya masing-masing juga dilengkapi dengan peralatan medis yang canggih dan lengkap, siap melayani pasien sesuai dengan keluhannya, seperti pelayanan poliklinik gigi, poliklinik spesialis penyakit dalam, poliklinik spesialis anak, poliklinik spesialis bedah, poliklinik spesialis mata, dan poliklinik spesialis kebidanan dan kandungan. Direktur RUD OKUT, dr H Sindang Iwari, M.Kes, MM belum lama ini mengatakan, fasilitas poliklinik diberikan selama 24 jam yang sama dibawah pengawasan dokterdokter spesialis mulai dari tingkat pelayanan di UGD, kamar bersalin, kamar operasi disamping itu juga disiapkan apotik, unit transfusi darah dam ambulance. “Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan di poliklinik silahkan mendatangi dokter yang bersangkutan,” terangnya. (Adv)

RSUD OKUT Raih Sertifikat Akreditasi

Percepat KKesembuhan esembuhan PPasien asien dengan Lingkungan Asri SEBAGAI Rumah Sakit milik pemerintah daerah, RSUD OKUT telah tersedia kamar rawat inap baik untuk pasien dewasa maupun pasien anak-anak, dengan berbagai kelas dan fasilitas di dalamnya. Bahkan, dalam rangka mempercepat kesembuhan pasien, rumah sakit ini didukung dengan suasana sejuk di kelilingi oleh keindahan taman yang tertata rapih serta koridor yang Asri. Ruang perawatan yang meliputi zaal (A) untuk perawatan pasien penyakit dalam dengan 10 kamar kapasitas 33 unit tempat tidur. Sedangkan zaal (B) merupakan zaal kebidanan dengan 6 kamar berkafasitas 26 tempat tidur. Dilain pihak untuk ruang perawatan anak dan neonatus disediakan ruang perawatan zaal (C) sebanyak (3) yang terdiri dari ruang perawatan anak-anak dan perawatan bayi. Sedangkan di lantai bawah terdapat (2) kamar perawatan yang diperuntukan bagi pasien anak-anak dengan kapasitas 10 (sepuluh) tempat tidur. Zaal (D) merupakan zaal bedah yang terdiri dari (2) kamar yang juga dengan kapasitas 10 (sepuluh) tempat tidur. “Selain perawatan kelas III, RSUD OKUT ini juga telah menyediakan kelas I dan VIP sebanyak (4) kamar dengan kapasitas (7) tempat tidur,” ungkap Direktur RSUD OKUT, dr H Sindang Iwari, MKes, MM belum lama ini di Belitang. Selain dilengkapi ruang perawatan pasien, RSUD ini juga ditunjang instalasi bedah sentral, instalasi laboratorium, instalasi radiologi/USG (ultra sono graf), instalasi unit transfusi darah rumah sakit (UTDRS), instalasi farmasi, instalasi gizo, ambulance dan pelayanan penunjang lainnya seperti pelayanan melalui asuransi (Askes, Jamsoskes, Jamkesmas). (Adv) S YYAR AR A T PEL AY ANAN PESERT A AKSES AYANAN PESERTA A. Pelayanan Askes (rawat jalan/inap) ■ Menunjukkan kartu Askes Asli + fFotocopy 1 (satu) lembar. ■ Menunjukkan surat rujukan dari puskesmas sesuai dengan kartu Askes. B. Pelayanan Jamsoskes (rawat jalan/inap) ■ Menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau KTP sementara yang diketahui perangkat desa setempat, asli dan fotocopy 3 (tiga) lembar. ■ Menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli dan fotocopy 3 (tiga) lembar. ■ Menunjukkan surat rujukan dari puskesmas sesuai KTP atau KK. C. Pelayanan Jamkesmas (rawat jalan) ■ Menunjukkan kartu asli peserta Jamkesmas dan fotocopynya ditambah fotocopy KK. ■ Menunjukkan surat rujukan dari puskesmas setempat. ■ Menyerahkan lembaran diagnose. D. Jamkesmas Rawat Inap. ■ Kartu asli peserta Jamkesmas plus fotocopy ditambah copy KK. ■ Surat perawatan. ■ Status perawatan dari rekam medik. ■ Lembaran diagnosa. Sumber: RSUD OKUT

Wabup HM Kholid melihat dari dekat perlengkapan ruang Chek Up kesehatan RSUD OKUT

Bupati OKUT H Herman Deru SH MM didampingi Direktur RSUD OKUT dr H Sindang Iwari M[1].Kes MM disalah satu kesempatan mengunjungi pasien yang dirawat di RSUD OKUT

KIAT, Motto Karyawan RSUD OKUT RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Timur dengan Tipe C Kode:16.01.0.83 beroperasi pada Tanggal 9 Juni 2003, merupakan peningkatan satus dari Puskesmas Perawatan Gumawang yang sudah ada sejak tahun 1963. Keberadaan dan operasional rumah sakit ini dikukuhkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No:HK.07.06/III/1869/08 tanggal 28 Mei 2008, tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Rumah Sakit Umum Daerah dengn nama RSU OKU TIMUR. Visi RSUD OKUT adalah, menjadikan RSUD andalan yang menuju pelayanan prima di Kabupaten OKU Timur. Sedangkan Misi yang diemban yakni, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) secara berkesinambungan, menjadi pusat rujukan dengan orientasi pada kepuasan masyarakat, memberikan pelayanan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat. Seluruh jajaran Karyawan RSUD OKU Timur mempunyai Motto: KIAT (Kualitas, Ikhlas, Aktual, Terjangkau). (Adv) K ONT AK INFORMASI ONTAK RSUD OKU TIMUR Jalan Mayjen Warsito No.1 Gumawang Kecamatan Belitang Kabupaten OKUT, Sumsel. Kode Pos 32382 Telp (0735) 451815, Fax (0735) 451815 Email: rsudgumawang@yahoo.co.id

KEBERADAAN RSUD OKU TIMUR di Gumawang Belitang Kabupaten OKUT menjadi sebuah rumah sakit yang terbaik dan terpercaya juga menjadi idaman bagi masyarakat, sehingga wajar jika RSUD ini mendapatkan Sertifikat Akreditasi standar pelayanan rumah sakit nasional. Direktur RSUD OKUT, dr Sindang Iwari, Sabtu (27/6) mengatakan, prestasi yang diraih RSUD OKUT ini merupakan bagian dari kian pesatnya pembangunan yang digalakkan pemerintah daerah setempat khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan. “Sertifikat kelulusan 5 akreditasi pelayanan RSUD OKUT ini dikeluarkan langsung Depertemen Kesehatan RI,” ujarnya. Dijelaskan, lima akreditasi pelayanan standar yang telah dicapai RSUD OKUT meliputi bidang administrasi, pelayanan gawat darurat, pelayanan medis dan pelayanan medik. “Perubahan yang sangat pesat yang telah terjadi di RSUD OKUT adalah di bidang pelayanan, manajeman, SDM dan pembangunan sarana prasarana rumah sakit yang saat ini telah berhasil memulihkan kembali kepercayaan masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan,” tambahnya. (Adv)

Juli, RSUD Layani Operasi Katarak RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU TIMUR terus melakukan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat OKUT, seperti program peningkatan pelayanan katarak mata dengan menyediakan dokter spesialis mata yang sejak Januari 2008 lalu telah berjalan, namun dengan nonopertif, sehingga RSUD berusaha menjadikan pelayanan tersebut menjadi operatif yang rencananya akan dijalankan pada Juni dan paling lambat Juli 2009 ini juga. Direktur RSUD OKUT, dr Sindang Iwari, M.Kes, MM, Sabtu (27/6) mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk meningkatkan pelayanan bagi penderita katarak mata bukan hanya non-operatif

saja, namun pihaknya akan terus berusaha agar keluhan masyarakat bisa ditanggulangi di RSUD tersebut tidak mesti dirujuk ke RS rujukan seperti Baturaja (OKU), Kayuagung (OKI) atau Kota Palembang. “Saat ini semua kelengkapan alat operasi mata katarak sudah kita siapkan semua,” imbuhnya. Adanya pelayanan khusus bagi penderita mata katarak ini menurutnya, mengingat kunjungan pasien penderita katarak ke rumah sakit yang dipimpinnya itu setiap bulannya mencapai 35 orang pasien dan ada di antaranya yang sudah masuk dalam taraf emergency dan memerlukan tindakan dioperasi dengan segera. (Adv)

Bupati OKUT H Herman Deru SH menyerahkan sertifikat akreditasi untuk RSUD OKUT yang diterima dr H Sindang Iwari M[1].Kes MM

RSUD Dilengkapi Medical Chek-Up PEMKAB OKU TIMUR (OKUT) bekerjasama dengan PT Askes sejak April 2009 lalu telah dilengkapi Medical Check-up yang diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di OKUT. Direktur RSUD OKUT, dr H Sindang Iwari, Sabtu (27/ 6) mengatakan, medical Check-up yang telah dimulai sejak 24 April 2009 itu sasarannya adalah seluruh PNS di OKUT. “Seluruh teknis yang berkaitan dengan kelengkapan medical chek-up sudah kami siapkan, dengan jam pelayanSindang Iwari an dari pukul 08.00 hingga 12.00 setiap hari kerja,” ujar Sindag seraya menambahkan, RSUD OKUT menargetkan setiap harinya memapu melayani 20 hingga 40 pasien medical check-up. Sementara itu pelaksana Area Asisten Manager (AAM) PT Askes (Pesero) Kabupaten OKUT, M Akmal SE ketika dikonfirmasi terkait pelaksnaan medical check-up bagi PNS yang dilaksanakan RSUD OKUT ini mengatakan, program ini merupaan trobosan baru yang patut diacungi jempol. (Adv)

Pembangunan RSUD OKUT Rampung 2012 Pembanguan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) OKU Timur tipe C yang peletakan batu pertamanya awal Tahun 2008 lalu direncanakan akan rampung 100 persen pada Tahun 2012. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKUT, dr HM Farid Fairuzi, MKes, Sabtu (27/6). Disebutkan, pembangunan RSUD tipe C ini dilakukan bertahap dimulai Tahun Anggaran 2006 lalu yang diawali dengan pembebasan lahan, selanjutnya dilakukan pembangunan pagar Tahun 2007, sedangkan bangunan fisik mulai dikerjakan awal Tahun 2008 dengan dana APBD Provinsi Sumsel sekitar Rp 2,5 miliar,” ungkapnya. RSUD yang kini masih dalam tahap perampungan pembangunan gedung administrasi dan UGD tersebut terletak di Desa Lubuk Harjo Kecamatan Belitang Madang Raya. “Untuk Tahun 2009 ini kita anggarkan kembali melalui APBD OKUT sebesar Rp 3 miliar, di samping kita tetap mengusulkan bantuan dana melalui APBD Provinsi,” urainya. Rumah Sakit ini nantinya jelas Farid akan memiliki kapasitas 200 tempat tidur yang siap menjadi tempat rujukan bagi puskesmas di daerah ini. (Adv)

JADWAL PRAKTIK DOKTER 1. Dokter Umum (Setiap Hari Kerja) dr Yuri Methana Sari dr Mona Satriana dr Evi Dewiyanti dr Herly Gunawan 2. Spesialis Penyakit Dalam dr Ida Trikandiani, SpPD (Setiap Hari Kerja) 3. Spesialis Penyakit Anak dr Evi Silviana, SpA (Setiap Hari Kerja) 4. Spesialis Bedah dr. Maulana, SpB (Setiap Sabtu) 5. Spesialis Penyakit Mata dr Erni Ranggawati, SpM (Sabtu 13.00, Minggu 08.00 s/d selesai) 6. Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr Samidjan, SpOG (Setiap Hari Kerja) 7. Dokter Gigi (Setiap Hari Kerja) drg Inne Silestiawaty drg Heri Noven

28

SRIWIJAYA POST Selasa, 30 Juni 2009

OKU TIMUR BANGKIT

Potensi Perkebunan Masih Sangat Menjanjikan

■ Di Wilayah Kabupaten OKUT KEPALA Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kepala Dishutbun) Kabupaten OKU TIMUR, Ir Indra Barlian, Sabtu (27/ 6) mengatakan, Kabupaten OKUT dengan luas wilayah 3.370 KM2 masih mempunyai potensi kehutanan dan perkebunan yang sangat luas, yakni mencapai 165.000 Ha lebih meliputi 104.717 Ha di antaranya yang sudah tertanami, sisanya 15.523 Ha lagi belum tertanami, sementara untuk lahan tidur atau lahan kritis yang dapat dikembangkan masih ada seluas 44.760 Ha. “Dari areal yang sudah ditanam, perkebunan rakyat mendominasi dengan luas 80.009,14 Ha, menyusul perkebunan besar 18.127 Ha dan kehutanan 6.581 Ha,” ujarnya. Menurut Indra, tanaman unggulan perkebunan rakyat yang dikembangkan di Kabupaten OKUT mendominasi tanaman karet rakyat yang luasnya sudah mencapai 66.539 Ha, kelapa 3.076,49 Ha, perkebunan kopi 1.556,71 Ha, tanaman lada 2.098,37 Ha, kelapa sawit 5.979,6 Ha, dan aneka tanaman lainnya dengan luas 758,97 Ha. “Ke depan perkebunan milik rakyat ini akan terus diperluas melalui bantuan bibit yang secara rutin setiap tahun kita berikan dalam bentuk bantuan,” kata Indra Barlian. (Adv)

Bibit karet unggul yang diberikan secara cuma-cuma pada petani.

Karet Rakyat Jadi Primadona Perkebunan Sawit

Kantor Dishutbun yang terletak di Jalan Sudirman Kota Martapura

OKUT Layak Miliki Pabrik Crumb Rubber ■ Kapasitas 100 Ton Slab/Jam JIKA melihat potensi produksi hasil getah perkebunan karet rakyat di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten OKU TIMUR, ditambah dengan terus dikembangkannya areal karet dengan tetap memperhatikan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 dan Undang-Undang No.18 Tahun 2004 tentang Perkebunan, maka di Kabupaten OKUT secara teknis sudah layak untuk didirikan pabrik Crumb rubber, mengingat selama ini semua produksi karet daerah ini diangkut atau dijual ke Resmiling karet di Kota Palembang. “Untuk mewujudkan rencana ini kita tetap mengharapkan adanya sentuhan dari pihak ketiga atau investor, mengingat potensi produksi karet daerah ini masih sangat besar dan perlu penanganan yang serius dari semua pihak,” tegas Kepala Dishutbun OKUT, Indra Barlian di Martapura, Sabtu (27/6).

Lokasi yang layak dibangun pabrik Crumb Rubber ini dianjurkan daerah yang berdekatan dengan sumber air atau sungai. “Contohnya Desa Bantan berdekatan dengan Sungai Komering, Desa Tri Karya berdekatan dengan Sungai (Way) Hitam dan Desa Rasuan berdekatan dengan Sungai Kepuh dan Sungai Komering,” terangnya. Menurut Indra, petani perkebunan karet di daerah ini diharapkan menjadi petani yang mandiri, tidak saja berperan pada budidaya (on farm) tetapi petani juga harus memiliki akses pada off farm atau ke (pabrik pengolahan) “Jika melihat potensi produksi secara keseluruhan dapat dibangun pabrik crumb rubber dalam skala besar dengan kapasitas 100 ton slab/jam atau di beberapa wilayah (3 wilayah) masing-masing dengan kapasitas olah 40 ton/jam,” tandasnya. (Adv)

Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon KEGIATAN Perempuan Tanam, Tebar dan Pelihara untuk Ketahanan Pangan Keluarga di Kabupaten OKU TIMUR telah dilaksanakan 8 Nopember 2008 dihadiri langsung oleh Menteri Kehutan RI, MS Kaban, yang dihadiri ribuan massa. Hadir juga unsur muspida, organisasi wanita, swasta, wanita peduli lingkungan dan masyarakat. Pada acara tersebut telah dilaksanakan penanaman bibit penghijauan secara simbolis oleh Menteri Kehutanan dan Bupati OKU TI-

MUR, H Herman Deru, SH, MM serta penanaman lanjutan oleh masyarakat yang dimotori Ketua Tim Penggerak (TP PKK) OKUT, Hj Febrita Lustia. Menurut Kepala Dishutbun OKUT, Ir Indra Barlian, dalam kegiatan tersebut telah berhasil ditanam bibit mahoni sebanyak 130.000 batang, jati 7.000 batang, tanjung 3.000 batang, durian 1.500 batang, mangga 300 batang, pulai 3.500 batang, sukun 500 batang dan rambutan 2000 batang. (Adv)

Membuka Diri Bagi Investor Bidang Kehutanan KABUPATEN OKU TIMUR (OKUT) melalui Dishutbun setempat juga memberikan perhatian serius akan keberadaan hutan sebagai tempat berlindungnya komunitas flora dan fauna yang heterogen, dengan berfungsi sebagai areal tangkapan air dan penyedia oksigen bagi makhluk hidup. Idealnya keberadaan hutan menempati 30 persen dari wilayah suatu daerah. Menurut Kepala Dishutbun OKUT, Ir Indra Barlian, areal kawasan hutan di OKUT mencapai Indra Barlian 29.400 Ha terbagi menjadi kawasan Hutan Tanaman Industri HPHTI seluas 9.400 Ha, HP Air Laye 8.000 Ha dan HP Saka seluas 12.000 Ha. Untuk areal HPHTI telah diberikan kuasa pengelolaan hutan kepada PT Musi Hutan Persada (PT MHP) dan

ditanami dengan komoditi acasia magnium seluas 6.081 Ha. Khusus untuk HP Air Laye dipinjampakaikan sebagai Pusat Latihan Tempur (OMIBA). “Hutan produksi (HP) Saka pada saat ini masuk ke dalam lahan kritis yang ditumbuhi lalang. Untuk itu ke depan daerah ini akan kembali dihijaukan sehingga fungsinya sebagai daerah lindung bagi ketersediaan air Upper Komering dapat tetap terjaga,” urainya. Disebutkan, karena pengelolaan Hutan Produksi pada bagian hulu sangat penting maka akan mendapat prioritas awal dan diharapkan peran serta masyarakat dalam pelestarian dan konservasi alam. “Pemerintah daerah juga membuka diri bagi investor yang akan menanamkan investasi di sektor kehutanan,” katanya. (Adv)

Program Pengembangan Kelapa Sawit SEBAGAI komoditi unggulan kedua kelapa sawit mempunyai prospek yang juga patut menjadi perhatian bagai daerah ini, mengingat komoditi ini mempunyai banyak kelebihan di antaranya umur cepat panen, pemeliharaan yang tidak rumit, serta mempunyai propek harga yang baik. Kabupaten Ogan Komering Ulu TIMUR (OKUT) mempunyai wilayah sebaran perkebunan kelapa sawit mulai dari Kecamatan Martapura, Madang Suku II, Buaymadang, Cempaka dan Belitang III. Sampai saat ini mempunyai luasan mencapai 21.106,6 Ha dengan pembagian, perkebunan besar 15.127 Ha dan perkebunan rakyat 5.979,60 Ha. Menurut Kepala Dishutbun OKUT, Ir Indra Barlian, upaya pembangunan pabrik kelapa sawit sudah ada yang merintis yaitu pembangunan pabrik milik PT Laras Astra Kartika di Desa Banban Rejo Kecamatan Madang Suku II, yang saat ini telah mencapai fisik lapangan sekitar 95 persen. “Pabrik kelapa sawit ini mempunyai

kapasitas 10 ton TBS/jam dengan ketersediaan bahan baku dari kebun sendiri ditambah kebun-kebun masyarakat dari sekitar pabrik,” ujarnya. Selain itu, kata Indra, di daerah ini juga bakal memiliki pabrik sawit PT Campang Tiga di Kecamatan Cempaka, telah memulai pembangunan pabrik dengan kapasitas 30 ton TBS/jam dengan bahan baku dari kebun sendiri dan dari kebun patungan. “Ke depan diharapkan akan masuk investor baru untuk pengelolaan turunan dari produk kelapa sawit seperti pabrik minyak goreng, mentega, dan sabun,” ucap Indra Barlian. (Adv) PERKEBUNAN DI OKUT 1. Perkebunan Besar 15.127 Ha 2. Perkebunan Rakyat 5.979,60 HA RENCANA PENDIRIAN A SA WIT APA SAWIT PABRIK KEL AP 1. PT Laras Astra Kartika 10 ton TBS/jam 2. PT Campang Tiga 30 ton TBS/jam

GUNA memacu minat warga OKU TIMUR untuk terus mengembangan penanaman karet, Pemkab OKUT melalui Dishutbun sejak Tahun 2005 telah melaksanakan program bantuan bibit karet polybag sebagai perangsang (stimulus), mengingat selama ini petani karet daerah ini kerap dihadapkan dengan kesulitan untuk mendapatkan bibit yang sesuai dengan klon anjuran. Kepala Dishutbun OKUT, Ir Indra Barlian belum lama ini mengatakan, bagi petani yang hendak mendapatkan bibit bantuan dari pemerintah tersebut dapat mengajukan permohonan secara berkelompok dengan jumlah masing-masing kelompok 25 hingga 35 orang, di samping harus memenuhi persyaratan teknis lainnya. “Bibit karet yang kita berikan sebagai bantuan itu terlebih dahulu telah melewati sertifikasi dari Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu Benih Sumatera Selatan,” imbuhnya. Disebutkan, setiap petani yang telah mengajukan permohonan dan telah memenuhi peryaratan akan diberikan bantuan bibit karet sebanyak 500 batang per-hektar per orang. “Selain kita berikan bantuan bibit petani juga kita berikan pengetahuan bagiamana cara menanam dan merawat bibit karet yang baik sehingga kedapan mampu berproduksi dengan baik,” tandasnya. (Adv) Pengembangan Karet di OKUT (Lima Tahun Terakhir) No Tahun Volume 1. 2005 2.500 Ha 2. 2006 2.500 Ha 3. 2007 2.500 Ha 4. 2008 2.500 Ha 5. 2009 2.250 Ha Sumber: Dishutbun OKUT 2009

Pemanfaatan Kayu Karet di OKUT TANAMAN karet tua dan rusak di Kabupaten OKU TIMUR telah mencapai luasan 8.024,50 Ha, umumnya banyak terdapat di daerah ex transmigrasi Batumarta, dan paling banyak masuk dalam Kecamatan Madang Suku III. “Potensi kayu karet yang tua/rusak dapat digunakan sebagai bahan baku industri furniture. Dari luasan 8.021,50 Ha tersedia kayu bulat 320.840 M3. Atau setara dengan kayu olahan sawn timber 80.210 M3,” jelas Kepala Dishutbun OKUT, Ir Indra Barlian, Sabtu (27/6). Disebutkan, permintaan dunia akan kayu karet ini sangat tinggi karena kayu karet merupakan kayu limbah perkebunan dan bukan kayu yang diambil dari kawasan hutan. Belakangan ini selain sawn timber, kayu karet tua dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan tripleks. Di Kabupaten OKUT sampai saat ini belum ada industri kayu karet yang mengolah kayu karet menjadi bahan jadi (finishing). (Adv)

Martapura Miliki Hutan Kota Satu lagi program kehutanan dengan mengaplikasikan pembuatan Hutan Kota di Kompleks Perkantoran Kotabaru seluas 5 (lima) hektare. Hutan Kota ini dibangun pada Tahun 2005 dengan tujuan sebagai areal penyangga untuk paruparu kota, penyedia oksigen yang membentuk komunitas hutan. Pada Hutan Kota ini dibangun berbagai macam tanaman seperti pinus, jati, mahoni, tembesu, akasia, glodokan. Hutan Kota dirancang sebagai tempat istirahat dan olah raga, karena di dalam hutan kota tersebut nantinya akan dibangun track untuk tempat bersantai dan olah raga. (Adv)

Jalan produksi membantu petani memudahkan membawa hasil produksi hasil pekebunan

Dam pengendali merupakan salah satu cara untuk penyediaan air disaat musim kemarau yang banyak dibangun Dishutbun OKUT

Dibangun Jalan dan Dam Pengendali Hutan kota disekitar kompleks perkantoran Pemkab OKUT desa Kota Baru Martapura

PENINGKATAN luas areal perkebunan rakyat di OKUT diiringi dengan pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana infra struktur jalan usaha tani khususnya jalan produksi perkebunan. Pembangunan jalan produksi perkebun-

an dimulai dengan usaha meningkatkan kualitas jalan setapak menjadi jalan pengerasan dengan ukuran badan jalan 3 (tiga) meter dan bahu jalan masingmasing kiri dan kanan jalan dengan lebar 0,5 meter.

Di samping itu untuk penampungan air disekitar kawasan hutan dan pemukiman warga dibangun sejumlah embung dan Dam Pengendali dibuat pada lahan dengan tanah liat berlempung. (Adv)


Sriwijaya Post Edisi Selasa 30 Juni 2009