Issuu on Google+

KAMIS 2 FEBRUARI 2012

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

MANAGED BY

ECERAN RP 2.000

24

HALAMAN

Enam Intel Gadungan Tersangka

Iran Diduga Jadi Target PALEMBANG, SRIPO--Keenam orang (satu wanita dan lima pria) yang dibekuk karena menggunakan identitas palsu di arena konferensi parlemen negara-negara Islam (PUIC Conference), di Hotel Aryaduta Palembang, diduga sedang memata-matai utusan dari Iran. Keenamnya diduga bekerja untuk negara yang saat ini sedang bersitegang dengan Iran. Ini dikarenakan beberapa barang bukti menunjukkan mereka rajin mengumpulkan data-data tentang delegasi Iran. Mereka pun sudah berhasil mendapatkan fotocopy paspor sejumlah delegasi termasuk Iran. Bahkan kedok keenamnya awalnya muncul karena pengaduan dari security Aryaduta kepada Satgas PAM PUIC yang menyebut keenamnya mengaku sebagai anggota BIN dan bermaksud minta data-data delegasi Iran. Tentu saja hal

ini membuat anggota Satgas PAM PUIC yang terdiri dari anggota intelijen langsung mengecek apakah benar mereka anggota BIN. Setelah mendapat informasi dari Jakarta bahwa tidak ada anggota BIN yang ditugaskan selain satgas intel yang sedang bertugas akhirnya mereka menyelidiki kegiatan keenam orang berinisial Christin (wanita) serta Idham, Dwi, Trisno, Arto dan Gatot. Rupanya selain menyewa kamar di Aryaduta mereka juga punya kamar di hotel di kawasan Ilir Barat dan kawasan Simpang Patal. Bahkan aparat menemukan satu berkas surat dan peralatan penting di hotel kawasan Ilir Barat. Aparat juga menemukan sejumlah peralatan untuk merekam, kamera kecil dan alat2 lain ala spionase. Bahkan saat terjadi penangkapan, Selasa (31/1)

Kapal Perang AS Dekati TTeluk eluk Persia

Pamer Militer di Hari Revolusi TEHERAN, SRIPO — Dua kapal Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) yakni kapal selam nuklir USS Annapolis dan kapal distroyer USS Momsen dilaporkan telah melewati Terusan Suez menuju Laut

Merah. Meski AS merahasiakan tujuan kedua kapal perangnya itu, namun sebuah laporan menyebutkan armada perang AS itu kini semakin mendekat ke wilayah Teluk Persia.

Sementara itu otoritas Terusan Suez mengatakan, demi alasan mereka harus menutup jalur itu dan menangguhkan lalu lintas kapal lainnya selama empat jam. Ini Dilakukan ketika kedua kapal AS melintasi wilayah itu. De-

mikian dilaporkan kantor berita Interfax seperti dikutip rt.com, Selasa, (31/1) lalu. Berita ini muncul di tengah memanasnya hubungan Washington dan Teheran. Spekulasi yang muncul menyebutkan, USS Annapolis dan kapal jenis destroyer Momsen tengah dalam perjalanan menuju „ ke halaman 7

„ ke halaman 7

UPD ATING Intel Gadungan UPDA

AP PHOTO/US NAVY

ABRAHAM LINCOLN — Kapal induk USS Abraham Lincoln transit di Samudera Hindia, pekan lalu. Di tengah ketegangan yang meningkat dengan Iran, USS Abraham Lincoln berlayar melalui Selat Hormuz ke Teluk Persia.

Imigran Gelap Cukup Bayar Rp 2 Juta PALEMBANG, SRIPO — Sedikitnya 100 imigran gelap asal Afganistan dalam tiga bulan terakhir menjadikan Bandara International SMB II Palembang sebagai pintu perlintasan. Pos Polisi Bandara bersama Imigrasi Airport SMB II kemarin berhasil menggagalkan keberangkatan lima WNA yang mengaku berasal dari Afghanistan ketika hendak menuju Jakarta di Bandara Internasional SMB II Palembang, Minggu (29/1). Kelimanya diamankan karena tidak memiliki paspor dan dokumen identitas pribadi. Kelima WNA tersebut masuk wila-

Bengkulu Digoyang Gempa 5,9 SR

Rumah Seakan Mau Roboh PALEMBANG, SRIPO — Gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR), Rabu (1/2) pukul 14.27 menguncang Provinsi Bengkulu. Kendati tidak berpotensi tsunami, namun beberapa bangunan gedung perkantoran di Kota Bengkulu mengalami kerusakan serius.

PALEMBANG, SRIPO — Gangguan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Central Asia (BCA) di Palembang mulai pukul 10.00 berdampak buruk pada nasabah. Akibatnya, sejumlah nasabah tidak dapat melakukan transaksi perbankan melalui mesin ATM BCA, Rabu (21/1). Pantauan Sripo, beberapa mesin ATM BCA di area Jl Basuki Rahmad Palembang tepatnya di area parkiran Rumah Makan Pagi Sore, Palembang, Rabu (21/1) sekitar pukul 20.15 memang benar tidak dapat melakukan transaksi. Baik itu penarikan uang tunai maupun melakukan transaksi transfer uang. Yudi, salah serang nasabah Bank BCA Palembang mengaku, tidak dapat menarik uang tunai di mesin ATM

„ ke halaman 7

„ ke halaman 7

Tidak hanya itu, gempa juga dialami warga Kepahiang, Muko-Muko dan Padang. Guncangan gempa terasa hingga Lubuklinggau dan Pagaralam. Kasi Observasi dan Informasi Meteorologi BMKG Stasiun SMB II Palem-

bang Agus Santosa, menyatakan gempa yang terjadi di Bengkulu di 42 Kilometer Barat Laut, Kabupaten Seluma dengan kedalaman 29 Kilometer dan tidak ber„ ke halaman 7 Pangkal Pinang

Ambisi Kas PALEMBANG, SRIPO — Sriwijaya FC yakin timnya akan merebut tahta puncak klasemen sementara di akhir putaran pertama Liga Super Indonesia, dengan menyingkirkan Persipura Jayapura. Untuk mengejar ambisi besar itu, Gumbs Cs harus memaksimalkan tujuh laga yang tersisa, termasuk dua laga tandang melawan PSAP Sigli dan PSMS Medan. Dua laga di depan mata yang harus diamankan adalah menaklukkan Persidafon Sabtu (4/2), dan Deltras Sidoarjo (8/2). Kini Ponaryo dkk sudah dalam kondisi siap tempur, fisik prima 100 persen. Tanpa meremehkan kekuatan lawan, enam poin maksimal harus mampu direbut Hilton Moreire dkk. Patrick Wanggai dkk juga mengusung ambisi untuk mencuri poin di Jakabaring. Namun, jika M Ridwan cs mampu menunjukkan penampilan solid, kerjasama tim yang baik, penguasaan bola di lini tengah, dan mengandalkan duet KAHIL alias KayambaHilton sebagai mesin gol, kemenang„ ke halaman 7

Kas Har tadi Hartadi SRIPO/STS

Guru Gantian Ngomong Murid pun tak Fokus

Itulah situasi yang harus dijalani Betty SPd, salah satu guru di SDN tersebut. Saat proses belajar mengajar guru harus bergantian bicara untuk menjelaskan. Hal itu disebabkan satu ruangan berisi dua kelas.

Ketika guru yang lain berbicara menjelaskan pelajaran, Betty harus terpaksa diam menunggu guru tersebut selesai bicara. Betty mengaku kerepotan. Alhasil, mata pelajaran yang diajarkan dalam waktu satu jam bisa menjadi setengah jam akibat gantian bicara. “Proses belajar mengajar jadi tidak efektif terkadang ketika guru memberikan pertanyaan ke siswa kelas dua yang jawab murid ke-

BCA. Menurut Yudi ia mulai mencoba melakukan penarikan uang melalui mesin ATM BCA sejak, Rabu (1/2) sekitar pukul 10.00, dan melanjutkan lagi transaksi perbakan melalui mesin ATM BCA sekitar pukul 16.30. Ternyata meski telah ditunggu beberapa waktu transaksi melalui mesin ATM masih saja tidak bisa dilakukan. “Tujuan aku tadi nak narik uang tunai tapi dak bisobiso. Tadi aku cubo di beberapo tempat pertama di mesin ATM di area Sekip. Terus sekitar pukul 16:30 tadi, coba lagi di depan RM Pagi Sore dua unit mesin ATM di daerah itu dak pacak galo,” jelas Yudi pada Sripo, Rabu (1/2) malam. Di lain pihak, Perdi nasabah lainnya dijumpai Sri„ ke halaman 7

Dikejar Jambret Biduan Tewas

Ir oni Dunia Pendidikan (2, Habis) Ironi

MAU dengar dua guru gantian bicara dalam sebuah kelas? Coba datang ke SD Negeri Gambang Turun di Desa Balang-2 Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan.

Mesin ATM BCA Gangguan Sejak Pagi

las tiga yang ada di sebelahnya. Kedengarannya lucu tetapi kami sedih,” ujar guru jebolan universitas PGRI Palembang itu. Menurutnya, ketika guru lainnya sedang memberikan pelajaran selain hanya bisa diam, ia terpaksa memberikan murid-murid tugas mencatat hingga waktu bicara guru sebelahnya selesai. Sedangkan ketika dipaksakan kedua guru harus ber-

SRIPO/EDISON

„ ke halaman 7

Ruang kelas SD Negeri Gambang Turun di Desa Balang-2 Kecamatan Muara Dua, hanya disekat oleh papan triplek.

PALEMBANG, SRIPO — Perempuan kembali menjadi korban kejahatan. Yuliana (28), yang dibonceng ojek, kejar-kejaran 10 kilometer dengan penjambret. Yuliana akhirnya tewas, Rabu (1/2) pukul 01.00. Sementara penjambret kabur setelah mendapatkan yang diinginkan. Diceritakan adik korban, Apriliani Sefti (22), ia dan kakak perempuannya seorang biduan kafe. Mereka bekerja di sebuah kafe yang terletak di wilayah Polygon. Namun, saat itu kafe tempat mereka bekerja tutup. Karena tutup, Yuli dan Aprilianti memilih untuk pulang. Mereka pulang dengan memakai jasa tukang ojek. Pengojek itu Amin Gustiyansyah.

“Kami minta diantar langsung ke rumah. Namun entah mengapa kami diajak berputar terlebih dahulu,” ujar Aprilianti. Lokasi yang dilewati Amin untuk mengantar kedua gadis tersebut adalah Jl Perintis, lalu selanjutnya ke Jl Veteran dan kembali ke Jl Jenderal Sudirman. Sesampai di depan RSMH Palembang, Aprilianti merasa motor yang mereka naiki tersebut sedang diikuti sebuah motor. Motor tersebut berisikan tiga orang. “Saya dan ayuk saat itu heran kok motor itu terusterusan mengikuti motor kami. Lagipula jaraknya cukup dekat,” ujar Apri„ ke halaman 7 „ ke halaman 7

2

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

SALAM SRIWIJAYA

Prasarana Pendidikan Masih Jadi Persoalan INI bukan kisah Laskar Pelangi yang menampilkan ironi dunia pendidikan di provinsi tetangga, Belitung, Bangka. Ini kisah nyata di Kabupaten OKU Selatan. Tepatnya di SD Gambang Turun Desa Balang-2 Kecamatan Muara Dua. Sekolah yang berumur 22 tahun itu hanya punya tiga ruang kelas. Sementara muridnya ada 120 orang. Terpaksa proses belajar mengajar pun terganggu. Bayangkan dalam satu ruangan dibagi menjadi dua kelas. Pemisahnya hanya selembar triplek. Dalam ruangan itu ada dua guru. Mereka pun harus bicara secara bergantian saat menyampaikan materi pelajaran. Suasana belajar pun otomatis ricuh. Sebagai gambaran kelas yang digabung yakni kelas 2 dan kelas 3, kelas 4 dengan kelas 5, kelas 6 lokal sendiri, kelas 1 menggunakan ruang guru. Pihak sekolah sudah mengusulkan kepada Diknas OKUS untuk meminta tambahan kelas. Bahkan kepala desa setempat akan mengusulkan untuk menambah kelas melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Namun Diknas setempat tidak mengizinkan dengan alasan mereka akan menganggarkannya. Sayangnya, niat itu belum juga terealisir. Setelah diberitakan di media massa, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab OKU Selatan Drs Ansori Matsari melalui Kabid TK/SD Harsono mengatakan, sudah meninjau sekolah. Ia berjanji akan segera mengusulkan penambahan kelas secepatnya. Apa yang terjadi di SD Gebang Turun hanyalah potret kecil dari gambaran ironi dunia pendidikan di Tanah Air. Padahal, para pemimpin bangsa ini sepakat bahwa pendidikan dasar adalah modal utama untuk melahirkan generasi anak bangsa yang berpendidikan. Kita semua juga sepakat bahwa mencetak sumber daya manusia membutuhkan proses yang lama dan penuh dinamika. Di antaranya melalui kegiatan belajar - mengajar di sekolah. Banyak mata rantai yang menentukan, mulai dari gedung, guru, hingga sarana prasarana. Namun hingga kini masih banyak ironi yang terjadi. Mulai dari keluhan kekurangan tenaga guru di tempat terpencil, kelebihan guru di kota-kota besar, guru bantu yang belum terperhatikan, guru yang korupsi waktu, guru yang mengonsumsi narkoba, masalah sertifikasi serta tunjangan profesi yang belum dinikmati dan masih banyak lagi. Namun yang paling menonjol tentulah permasalahan sarana. Begitu banyak gedung sekolah yang tidak layak. Di berbagai daerah dilaporkan banyak ruang kelas rusak dan mengancam keselamatan para siswa. Sementara itu tanggapan instansi dan pihak yang berwenang bersifat formal dan terkesan setengah hati. Seolah-olah gedung sekolah rusak dan kondisi tidak layak lainnya adalah hal biasa. Sementara kantor Diknas di mana-mana terkenal paling besar anggarannya. Dari tahun ke tahun, anggaran di bidang pendidikan selalu lebih tinggi dari sektor lain. Dengan anggaran 20 persen dari APBN Nasional juga pada APBD maka sudah seharusnya persoalan sarana dan prasarana mendapat porsi anggaran yang tinggi. Kita harapkan pejabat negara yang bertugas di bidang pendidikan masih punya hati nurani. Semoga mereka tidak tumpul dan hanya memikirkan diri sendiri. Di sekitar kita masih banyak persoalan pendidikan yang harus diperjuangkan. Bersikaplah responsif untuk keluhan masyarakat. Niscaya proses membentuk generasi muda yang bermutu akan berhasil.

POJOK SD Cambang Turun Hanya Punya 3 Kelas Seperti mau mengulang kisah “Mengejar Pelangi� saja Warga Cendrawasih Takut Preman Jangan biarkan premanisme meneror kehi dupan warga

Usul PT ATS Diambilalih PDAM Yth. Walikota Palembang. Kami warga Sukarami Indah sudah 1 bulan ini tidak mendapatkan distribusi air dari PT ATS. Kalau tidak beroperasi lagi mo-

hon PT ATS diambil alih saja oleh PDAM Tirta Musi. Kami kesulitan air Pak. Tolong ditegur pihak ATS. Kepada Sripo kami ucapkan terima kasih. 087897751818

Konfirmasi Dulu ke PT ATS JAWAB Saudara langsung saja mendatangi atau menghubungi pihak PT ATS. Seandainya mereka mengkonfirmasi sudah tidak mampu lagi mendistribusikan air maka tugas tersebut sebaiknya diserahkan ke

PDAM. Demikian jawaban kami dan terima kasih.(mg19) Dr Ir H Syaiful DEA Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang

Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Dibayar Kepada pihak yang berwenang. Pak, kapan tunjangan sertifikasi guru Angkatan 2010/2011 dibayar? Hal ini karena kami yang mengajar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belum pernah dibayar. Mohon perhatiannya Pak.

Kami sangat mengharapkannya Pak. Kepada Sripo terima kasih atas dimuatnya keluhan kami ini. Semoga Bapak-Bapak yang berkompeten segera menanggapi dan merealisasikannya. 081373504566

Terkait Persyaratan Administrasi JAWAB Terima kasih pertanyaannya. Perlu kami jelaskan terkait tunjangan sertifikasi guru bahwa Diknas Provinsi Sumsel yang ditugasi pusat hanya membayarkan. Tentu saja dalam pembayaran itu haruslah memenuhi persyaratan administrasi. Kalau syarat administrasi sudah lengkap, maka tunjangan langsung ditransfer ke rekening guru masing-masing. Demikian penjelasan kami dan terima kasih. (sin)

Kesal Sengketa Lahan tak selesai, Warga Patok Lahan Jangan biarkan perselisihan kian meruncing

Ade Karyana Kadiknas Sumsel

Sinyal di Tanjung Raja Minim Kepad Yth pengelola Telkomsel. Mengapa sudah 1 minggu ini di dae-

rah Tanjung Raja sinyal Telkomsel menjadi sangat minim sekali padahal sebe-

lumnya sinyal selalu bagus. Mohon perhatiannya, terima kasih. 085368036532

Jaringan Tanjung Raja Nyaman JAWAB Pelanggan Yth. Terimakasih atas kesetiaannya untuk tetap menggunakan produk Telkomsel. Setelah dilaku-

kan pengecekan langsung kualitas sinyal di lokasi untuk wilayah Tanjung Raja dan sekitarnya, Jaringan Telkomsel tetap dapat di-

nikmati dengan nyaman oleh pelanggan. (mg18) Agus Winarto Corporate Communication Regional Sumbagsel

Dua Tahun Belum Akad Kredit Kepada Pimpinan REI. Saya pada tanggal 23 April 2010 sampai dengan sekarang belum akad kredit. Hampir 2 tahun saya mengambil perumahan di Griya Alam

Sejahtera di developer CV Nabila Cipta Perdana Talang Jambe. Perlu Bapak ketahui, perumahan tersebut sangat tidak layak huni. Yang saya mau tanya-

kan, saya harus melapor ke mana? Sebab pimpinan perumahan tersebut orang REI sendiri. Kepada Sriwijaya Post saya ucapkan terima kasih. 085279669905

Ajukan Surat ke DPD REI Sumsel Silahkan konsumen perumahan membuat surat ke DPD REI Sumsel. Selanjutnya, DPD REI akan mengundang pengem-

bangnya dan membicarakan apa masalah dan kendala yang dihadapi. Itu saja, terima kasih. (sin)

Ir Moeroed Ketua DPD REI Sumsel

KAMIS 2 FEBRUARI 2012 9 RABIUL AWAL 1433 H ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA`

: ... 12.16 WIB : ....15.38 WIB :.... 18.24 WIB : ... 19.36 WIB

JUMAT 3 FEBRUARI 2012 10 RABIUL AWAL 1433 H SUBUH : 04 .49 WIB

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 BD, Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN SRIWIJAYA POST SELALU DIBEKALITANDA PENGENAL DANTIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

3

Kaos Cantik Manjakan Pembeli ■ Road Show Toshiba di PTC Mall PALEMBANG, SRIPO — Dunia televisi tak pernah mati dan setiap saat mengalami perkembangan. Toshiba sebagai salah satu produsen TV terbesar, akhir tahun lalu mengeluarkan produk terbarunya yakni LED TV Toshiba PS20E. Pada produk tersebut, banyak keunggulan dan keistimewaan yang diberikan pada pelanggannya. Hingga 5 Februari mendatang di atrium Palem-

bang Trade Center (PTC) Mall Palembang, hadir dengan tema RoadShow Toshiba, menggelar pameran yang memfokuskan produk terbarunya yakni LED TV 32PS20E dan dan 40PS20E. Dikatakan marketing promotion Toshiba Visual Media Network Indonesia, Irawan pada Sripo, Rabu (1/2), selain menghadirkan keunggulan pada desain TV, juga pada suara dan kualitas gambar. “Ini produk baru Toshi-

ba. Produk baru kali ini, gambar lebih auto clean, suara bagus, signal kuat dan terjangkau,” katanya. Diterangkan Irawan, pada pameran yang dicanangkan hingga Minggu nanti, terdapat bingkisan menarik di setiap transaksi pembelian TV Toshiba di tempat tersebut. Satu buah kaos kerah cantik bermerek Toshiba akan menjadi milik pembeli bila melakukan transaksi di tempat itu pada semua tipe. “Untuk sementara hanya itu saja promonya. Setiap pembelian televisi Toshiba di tempat ini, pembeli akan mendapatkan satu buah

kaos cantik Toshiba,” ujar dia. Untuk harga yang ditawarkan Toshiba dalam gelaran pameran tersebut, dimulai dari Rp 1,050 juta hingga Rp 17,50 juta. Khusus untuk harga TV 32PS20E yang merupakan produk baru, dibandrol Rp 3,6 juta. Sedangkan untuk 40PS20E, lebih tinggi sedikit harganya ketimbang 32 inci yakni Rp 6,7 juta. Namun bila melihat kualitas barang, pihaknya menjamin tidak akan menyesal membeli produk Toshiba. Meskipun demikian, ia tetap optimis menargetkan penjualan di tempat itu sebesar 100 persen. (mg18)

PRODUK BARU HARGA SPESIAL ☞ Pameran Toshiba di PTC Mall ☞ Harga mulai Rp 1,05 juta-Rp 17,5 juta ☞ LED TV 32PS20E (32 inci) dibanderol Rp 3,6 juta ☞ LED TV 40PS20E (40 inci) Rp 6,7 juta

TRIBUNNEWS.COM/ BUDI PRASETYO

DILUNCURKAN — Presiden Director PT Sharp Electronics Indonesia Fumihiro Irie (kanan) meluncurkan dua produk mesin cuci terbaru Sharp di Jakarta, Rabu (1/2).

Mesin Cuci Baru Sharp MENGANTISIPASI permintaan pasar akan kebutuhan mesin cuci dua tabung di tanah air, produsen elektronik terbesar asal Jepang melalui anak usahanya di Indonesia PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) merilis dua produk terbaru mesin cuci dua tabung. Kedua mesin cuci yang diluncurkan Sharp kali ini terdiri dari Sharp Automagic dan Sharp Wide Mouth, melengkapi model dua tabung yang sebelumnya sudah hadir di pasar. Cukup menarik teknologi yang dimiliki tipe mesin cuci Sharp Automagic, dimana mesin cuci ini menggunakan teknologi super aquamagic dengan water purification filter 30 persen lebih besar yang mampu mengurangi kandungan zat besi dalam air sebesar 56 %, sehingga mampu menjaga pakaian tidak berubah warna, Selain itu, jenis mesin cuci ini juga dilengkapi dengan Fitur Soak Timer yang memudahkan proses perendaman dengan hanya menggunakan jari telunjuk untuk menekan wash rinse yang dapat mengatur menu. Double Pulsator juga melengkapi mesin cuci tipe Automagic dan Wide Mouth, dengan teknologi ini, menjadikan mode pencucian berputar balik secara otomatis sehingga dengan demikian proses mencuci akan lebih kuat, lebih bersih tanpa merusak seat pa-

kaian. Kenudian akan menyempurnakan pencucian . Selain teknologi double Pulsator juga dilengkapi dengan silvermagic (ag + ion) protection on pulsator yang mampu melindungi pulsator dari bakteri yang ditinggalkan kotoran, sehingga menjaga pulsator tetap bersih dan terbebas dari bakteri dan jamur penyebab bau. Sementara Wide Mouth Sharp menghadirkan fitur tambahan berupa Aerodry System, dimana pakaian dapat langsung dikeringkan dengan sistim semi pengeringan dengan menggunakan perbedaan tekanan udara yang mengalir memberikan efisiensi dalam pengeringan . Automagic hadir dengan warna cover transparan yang menarik antara lain pink dan hijau, sedangkan untuk Wide Mouth dilengkapi dengan warna abu abu pada bodi mesin cuci sehingga dapat mencegah bodi mesin cuci terlihat kotor. Kedua tipe mesin cuci dibandrol dengan kisaran harga Rp 1,6 juta-Rp 1,8 juta. Dengan peluncuran kedua produk terbarunya menurut Washing Machine Product Manager PT Sharp Electronics Indonesia , Frans Wibowo, tahun ini menargetkan dapat menguasai 35 persen pangsa pasar mesin cuci, tahun lalu SEID telah berhasil menguasai 33,5 % pangsa pasar.(TC)

Butuh Dana Rp 2 T ■ Produksi Mobil Nasional JAKARTA, SRIPO — Untuk menciptakan industri satu merek mobil nasional dibutuhkan dana setidaknya Rp 2 Triliun dan harus ada investor lokal sebagai penanam modal. Dana tersebut untuk pembelian lahan, pengadaan permesinan, teknologi, dan modal kerja. Belum termasuk pengembangan jaringan pemasaran dan layanan purna jual. “Untuk menjadi sebuah industri yang komersil dan feasible, umumnya mobil WASPADA.CO.ID tersebut harus mencapai sekitar 40.000 unit per tahun,” MS Hidayat ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat di sela raker dengan Komisi VI di Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/2). Pemerintah, lanjut Hidayat, mendukung inisiatif merekmerek mobil nasional untuk tampil dan berkembang dalam dunia otomotif. Beberapa dukungan yang disiapkan meliputi, promosi dan pemasaran, fasilitasi pencarian investor, ujicoba prototipe dan peningkatan kemampuan industri komponen. Kemudian, untuk mendorong penggunaan unit di pemerintah pusat dan daerah, lanjut menteri, diberikan kemudahan perizinan seperti Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK). “Beberapa NIK yang sudah dikeluarkan antara lain untuk Tawon (Juni 2008), Komodo (Desember 2007), Gea (Mei 2007), Mahator ( Juni 2007), Kancil (Oktober 2009) dan Esemka (Juni 2010),” beber Hidayat. Sebelumnya, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) menyatakan siap menciptakan industri mobil “kecil-kecilan” dengan investasi Rp 50 miliar. Dana ini digunakan untuk membangun pabrik di areal lahan seluas 6.000 meter persegi dengan fasilitas perakitan, finishing dan uji kelayakan. “Dana Rp 50 miliar termasuk juga untuk produksi 300 mobil. Segera, saat uji emisi selesai kita bangun,” ujar Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) di gedung, DPR, Jakarta, akhir Januari 2012 lalu. Jokowi menerangkan, industri yang coba dibangun berbasis tenaga rakyat. “Jadi kita enggak mau gagal. Memulainya dari kecil dan jangan langsung manufaktur raksasa. Berat itu,” tegas Jokowi.(KC)

SRIPO/ANDI AGUS

ANDALAN — Tipe TV LCD Toshiba 32PS20E, menjadi andalan penjualan, pada pameran Roadshow Toshiba yang digelar di atrium PTC Mall Palembang, Rabu (1/2).

4

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

BSB Canangkan Program Gentanas Bank Indonesia Batasi DP

■ Khusus untuk Pembiayaan Kendaraan Bermotor PALEMBANG,SRIPO — Bank Indonesia (BI) pada tahun 2012 ini berencana akan membatasi besaran nilai Down Payment (DP) atau uang muka untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan terjadinya kredit macet perbankan serta mendongkrak tumbuhnya pembiayaan niaga, Rabu (31/ 1). “Saat ini kami masih melakukan penggodokan aturan mengenai pembiayaan perbankan di sektor otomotif baik roda dua ataupun roda empat. Kami belum bisa memastikan kapan selesainya aturan PBI ini maupun besaran DP yang akan ditentukan,” kata Difi A Johansyah, Kepala Biro Direktorat Perencanaan Startegis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Pusat saat

Difi A Johansyah

kunjugan di Kantor Bank Indonesia Palembang. Zaman sekarang ini, katanya, uang muka untuk membeli kendaraan bermotor semakin mudah dan gampang. Dengan Rp 1 juta saja masyarakat sudah bisa memiliki sepeda motor atau bahkan tanpa DP pun bisa memiliki kendaraan. Dengan semakin banyaknya orang yang mengambil pinjaman kredit maka kemungkinan gagal bayar pun berbanding lurus. Kendatipun saat ini Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet berada pada posisi baik, namun tidak menutup kemungkinan kredit macet akan tinggi akibat gagal bayar tersebut. “Ada sejumlah leasing yang meminjam dana melalui perbankan. Rencana membuat aturan tata cara atau batasan DP diharapkan SRIPO/MG17

dapat menghindarkan kredit macet terjadi di perbankan,” tegasnya. Defi, menjelaskan dengan semakin banyaknya orang yang mengambil pinjaman kredit maka kemungkinan gagal bayar pun berbanding lurus. Kendati demikian saat ini Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet berada pada posisi baik. “Ada sejumlah leasing yang meminjam dana melalui perbankan. Rencana membuat aturan tata cara atau batasan DP diharapkan dapat menghindarkan kredit macet terjadi di perbankan,” terangnya. Disamping itu, berdasarkan data secara nasional kata dia, untuk pertumbuhan kredit kendaraan bermotor khususnya roda empat menduduki peringkat pertama dengan prosentase sekitar 60 persen. Dan disusul kendaraan roda dua sekitar 39 persen. Sedangkan untuk 1 persen lainnya diduduki oleh kendaraan niaga. “Data lengkapnya ada, namun saya tidak hapal. Ditahun 2011 kemarin terjadi pertumbuhan kredit hingga berkisar antara 23 persen sampai 26 persen. Bahkan perbankan asing pun juga ikut merambah pada bisnis dengan segmentasi UKM,” kata dia, seraya menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya kebijakan pembatasan DP kendaraan ini. BI dapat lebih mengoptimalkan pertumbuhan kredit ke depan. “Jika batasan DP kendaraan ini tidak segera dikendalikan, maka ditakutkan akan berimbas terhadap perbankan itu sendiri,” katanya.(mg17)

■ 2012 Miliki 121 Kantor PALEMBANG,SRIPO — Tahun 2012 ini, Bank SumselBabel (BSB) mencanangkan program baru yang diberi nama Gerakan Satu Juta Nasabah (Gentanas). Untuk mendukung dan merealisasikan pencapaian program ini, kedepan BSB akan mengadopsi layanan Cerah, yakni layanan cepat dan ramah, Rabu (1/2). H Asfan Fikri Sanaf, Direktur Utama Bank SumselBabel mengatakan, di tahun 2012 ini pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan exellent kepada semua nasabah dengan mengadopsi layanan Cerah. Lingkup Cerah ini kata dia, sangat luas dan terus akan diperhatikan. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM), teknologi, system dan prosedur (Sisdur) dan support. “Bahkan dalam hal layanan cera ini pimpinan juga akan dilibatkan dalam layanan,” katanya. Saat ini kuantitas nasabah Bank BSB berada pada pada angka lebih dari 650.000 nasabah. Angka yang sesuai target yang ditetapkan tersebut terbilang sangat realistis menginggat semakin tumbuhnya kepercayaan masyarakat menyimpan dananya di bank pelat merah ini. “Bisa dibayangkan pada tahun 2000 saja, kuantitas nasabah BSB hanya 100.000 nasabah. Hingga 2011, kuantitas nasabah lebih dari 650.000 nasabah. Kami optimis tahun ini satu juta nasabah dapat terealisasi sesuai rencana,” tegas dia. Dia menjelaskan yang

SRIPO/SYAHRUL

POTONG TUMPENG — Ketua IIPK Bank SumselBabel Hj Erma Asfan Fikri Sanaf memotong tumpeng HUT ke-11 Ikatan Istri Pegawai dan Karyawati (IIPK) Bank SumselBabel, di Kantor Pusat, Jl Gubernur H Bastari, Jakabaring, Rabu (1/2).

dimaksud dengan layanan cerah, juga diartikan nasabah akan mendapatkan pelayanan dengan cepat dan sikap ramah dari pegawai BSB. Misalnya, nasabah yang hendak menyetorkan ataupun melakukan penarikan uang hingga informasi, tentunya sejumlah teller maupun customer service akan semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada nasabah. “Dari pelayanan yang diberikan inilah yang membedakan BSB dengan perbankan lain. Inilah komitmen kami untuk merealisasikan program Gentanas itu,” katanya. Sementara, Rabu (1/ 1) di gedung Bank

SumselBabel Jakabaring BSB mengelar puncak perayaan HUT Ikatan Istri Pegawai dan Karyawati (IIPK) BSB. Acara yang dihadiri keluarga H Asfan Fikri Sanaf, Direktur Utama Bank SumselBabel sekaligus pembina IIPK, Ny Erma Asfan Fikri Sanaf ketua IIPK BSB. Dan keluarga besar BSB karyawan/karyawati BSB berlangsung meriah. Sementara dalam kesempatan itu, dalam kesempatan itu juga diberikan hadiah langsung dengan nilai jutaan rupiah, kepada pemenang lomba memasak dan kegiatan lain dalam rangkaian acara peringatan IIPK BSB beberapa waktu lalu.

Ny Erma Asfan Fikri Sanaf ketua IIPK BSB mengharapkan dari kegiatan silahturahmi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua karyawan dan karyawati BSB. Dengan harapan, dari kerja dan baik dan dukungan dan peran para istri, dapat mengembangkan kerja karyawan dan karyawati BSB menjadi lebih baik untuk menjadikan BSB lebih maju dan lebih sukses kedepannya. “Sesuai dengan tema yang kita ukir. Cerah dalam suami, cerah mensukseskan dalam keluarga dan cerah mensukseskan BSB jadi lebih baik lagi,” katanya.(mg17)

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Khawatir Demo Buruh

Prof Armida

KC

MALANG-- Unjuk rasa persoalan sengketa lahan dan aksi buruh harus segera diselesaikan agar tidak sampai mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Hal itu disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof Dr Armida Salsiah Alisjahbana, saat mengisi acara kuliah tamu di Universits Brawijaya (UB) Malang, Rabu (1/2). “Kita harus prihatin dan harus mewaspadai terkait ancaman perekonomian RI saat ini. Ada dua hal yang menjadi ancaman perekonomian kita saat ini,” katanya. Dua hal tersebut, jelas Armida, adalah soal maraknya demo buruh di berbagai daerah, sejak beberapa pekan ini, dan maraknya sengketa lahan.(KC)

Harga Emas Antam Rp 555 Ribu/Gram JAKARTA — Harga emas di PT Antam (persero) Tbk UBPP Logam Mulia, Senin (30/1), berada pada level Rp 555.000 per gram. Sementara untuk Buy Back Price (harga jual kembali) adalah Rp .493.000 per gram. Lebih lanjut, harga emas dengan berat 2 gram adalah Rp 1.068.000 (Rp 534.000/gram). Selanjutnya, untuk emas 2,5 gram berada pada harga Rp 1.324.500 ( Rp 529.800/gram). Sementara untuk emas ukuran 3 gram adalah seharga Rp 1.581.000 (Rp 527.000/ gram), 4 gram Rp2.094.000 (Rp523.500/gram) dan Rp2.617.500 untuk emas 5 gram. Sedangkan harga emas dengan berat 10 gram adalah Rp5.195.000 (Rp 519.500/ gram). Lebih lanjut, Rp 12.912.000 adalah harga emas 25 gram. Untuk emas 50 gram dijual dengan harga Rp 25.747.000 (Rp 514.940/gram).(TC)

5

AJB Bumiputera Launching Logo Baru JAKARTA -- Untuk memantapkan langkah menyongsong tantangan ke depan, AJB Bumipu 1912 yang tahun ini genap berusia seabad amelakukan terobosan dengan melaunching logo dan layanan baru. Logo baru Bumiputera melambangkan kedaulatan, martabat, dan kekuatan dalam arti yang modern, inklusif, dan mencerminkan karakter tradisional Indonesia yang menyimbolkan pertumbuhan dan pembaharuan. “Dengan logo dan layanan baru, masyarakat dapat ikut merasakan semangat baru dari Bumiputera yang telah terbukti dari waktu ke waktu memenuhi harapan dan mengiktui perubahan kebutuhan masyarakat demi kemanfaatan bersama”, jelas Dirman Pardosi, Dirut AJB Bumiputera 1912, di Jakarta, Rabu (1/2). Logo ini juga merepresentasikan konsep mutualitas antara tiga pemangku kepentingan AJB Bumiputera 1912 yaitu pemegang polis, karyawan dan negara.(TC)

Reformasi Birokrasi Sebatas Jargon n HIPMI Prihatin n Peringkat Kemudahan Berbisnis Merosot JAKARTA, SRIPO — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) prihatin dengan merosotnya peringkat kemudahan berbisnis di Tanah Air. Penyebabnya, reformasi birokrasi masih sebatas jargon sebab jalan di tempat. Hal tersebut diutarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPP Hipmi Harry Warganegara Harun di Jakarta. “Kita prihatin. Anggota kita saja kalau berbisnis sulitnya minta ampun, apalagi asing,” ujar Harry Warganegara dalam rilisnya hari ini. Hipmi menilai, reformasi birokrasi masih sebatas jargon di tingkat elite dan publikasi, dan jalan di tempat. Dalam laporan Doing Business 2012 yang dikeluarkan oleh International Finance Corporation (IFC), disebutkan, untuk mendirikan usa-

ha, pengusaha harus menempuh Sembilan prosedur dan selama 33 hari. Akibatnya Indonesia kalah cepat dari negara-negara APEC. Laporan itu juga menemukan biaya pendaftaran properti di Indonesia yang mencapai 11% dari nilai properti tergolong termahal di kawasan Asia Pasifik dan rata-rata secara global. Bandingkan dengan biaya balik nama di negara-nega-

ra Asean yang hanya sekitar 6,3%. Biaya rata-rata pendaftaran properti global hanya 5,7%. Harry menilai, anjloknya reputasi Doing Business 2012 ini paradoks dengan masuknya Indonesia dalam daftar layak investasi (investment grade). “Berarti antara variable makro dan fakta di lapangan ada yang tidak sesuai,” papar Harry. Hipmi menilai, faktor Doing Business ini

LAPORAN DOING BUSINESS 2012 l Dikeluarkan International Finance Corporation (IFC) l Mendirikan usaha di Indonesia, pengusaha harus menempuh Sembilan prosedur dan selama 33 hari l Biaya pendaftaran properti 11 persen dari nilai pro perti, termahal di Asia Pasifik l Birokrasi jadi penghambat investasi

yang lebih dibutuhkan oleh investor atau pengusaha di lapangan. “Bagaimanapun bagusnya kondisi makro, dunia usaha lebih peduli pada apa yang langsung dihadapi saat berbisnis. Jadi ada yang salah dalam profil ekonomi kita,” ungkap Harry. Harry mengatakan, selain soal infrastruktur, pemerintah harus membenahi birokrasi. Hipmi heran sebab di Indonesia, birokrasi justru muncul sebagai salah-satu penghambat pertumbuhan ekonomi (bottlenecking). Padahal di negara lain, layanan birokrasi yang bagus menjadi “jualan” pemerintah untuk menarik investasi. “Jadi semestinya birokrasi menjadi value added atau variable pembentuk daya saing (competitive advantages). Bukan penghambat,” papar Harry..(TC)

Kapal Pesiar Ditinggalkan TIDAK mudah untuk meninggalkan pekerjaan yang sudah lama kita tekuni. Butuh kekuatan dan kemantapan hati bila ingin melakukan keputusan tersebut. Namun demikian, dengan keteguhan dan pertimbangan yang matang, Sony Hendrayana, pemilik Apotik Anugerah Farma dan Dian Sony English Course ini meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan di salah satu kapal pesiar. “Sudah hampir 17 tahun saya bekerja di kapal pesiar sebagai order makanan. Itu menurut saya banyak membuang waktu dalam berusaha,” ujar dia yang mengatakan baru tahun 2010, tepatnya ia berhenti dari pekerja-

an tersebut. Namun, keputusan untuk berhenti dan menjadi seorang pengusaha tidak salah. Karena, meskipun tidak memiliki bidang ilmu yang ditekuninya saat ini, ia berhasil membawa usaha yang diakusisi dari orang lain itu semakin maju dan berkembang pesat. Bahkan, dalam tempo kurang lebih satu tahun mengembangkan bisnisnya, kini sudah beberapa usaha telah dibangun seperti kursus dan koperasi. “Ke depan, rencananya mau mewaralabakan apotik yang saya bangun ini. Minimal dalam tahun ini juga akan mengembangkan apotik baru,” tambah pria yang menguasai tiga baha-

sa luar negeri, Inggris, Jerman, dan Perancis. Menurutnya, sukses yang didapat meskipun tidak memiliki background pada bidang usahanya tersebut, pria berpendidikan perhotelan itu memiliki cara tersendiri dalam menjalankan usahanya. “Salah satu kunci yakni bikin sesuatu menjadi sederhana. Jujur saya tidak memahami tentang ilmu apoteker. Bagaimana caranya, kita manfaatkan orang yang ahli dalam bidang tersebut. Selain itu, ciptakan suasana kekeluargaa dan bebas bertanggung jawab,” ujarnya yang mengaku awal menjalani usaha tersebut terkendala masalah ego tim

SONY H

SRIPO/MG18

dan sistem manajemen yang diterapkan pada usaha apotik. Hal kecil digambarkan dia dalam kebebasan, terdapat pada setiap karyawannya. Dimana, pada setiap pekerjaan selalu diberi kebebasan yang bertanggung jawab. Karena menurut dia, karyawan adalah aset yang sangat berharga. (andi agus t)

SRIPO/ANDI AGUS

STAN Nexcom di Palembang Square menghadirkan hadiah undian utama berupa 1 unit motor, Rabu (1/2)

Beli Hape Berpeluang Bawa Pulang Motor PALEMBANG, SRIPO — Untuk semakin memperkenalkan masyarakat pada beberapa produk andalan, Nexcom mengadakan pameran di Palembang Square (PS). Pameran handphone Nexcom dan Extreme tersebut dimulai pada 1-7 Februari mendatang. Yang menarik dari pameran tersebut, setiap pembelian tipe handphone di stand itu, mendapat peluang memenangkan satu unit motor Viar yang akan diundi pada akhir pameran mendatang. “Hadiah utama kita berupa satu buah motor dan berbagai hadiah menarik lainnya,” kata koordinator pameran, Felix ketika ditemui Sripo, Rabu (1/2). Dijelaskan dia, mekanisme pada undian tersebut yakni peserta harus melakukan transaksi ponsel pada stan selama pameran.

Pada pembelian ponsel ditempat tersebut, tidak hanya berpeluang mendapatkan sepeda motor tapi juga berhak mendapatkan langsung berupa tumbler (semacam botol minuman) dan satu buah kartu perdana Axis. “Kita bundling dengan Axis. Nomor Axis yang diberikan akan kita catat dan nantinya akan diundi untuk mengetahui pemenangnya namun pemenang akan ditelepon nomor Axis yang telah kita berikan. Dengan catatan, nomor tersebut harus aktif,” katanya lagi. Untuk pengundian nantinya, pembeli tidak hanya berkesempatan mendapatkan satu unit sepeda motor tapi juga hadiah menarik lainnya siap menanti seperti BlakcBerry Gemini, 5 buah rice cooker, TV LED 19 inci, 5 ponsel Extreme, dan 20 voucher Axis berisi Rp 20 ribu.

Pada pameran tersebut, Nexcom menyediakan sepuluh tipe ponsel yang dapat dibeli. Ponsel tersebut mulai dari Smart Extreme, Nexcom 963, Boom, X7, X9, NC789, NC333, NC81, platinum Extreme, dan X23T. Untuk harga, menurutnya sangatlah terjangkau. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 219 ribu sampai Rp 649 ribu. “Untuk kualitas, tidak kalah dengan merek lainnya. Bahkan, pada ponsel ini banyak kelebihan yang tidak dimiliki kompetitor lainnya misalnya tahan banting,” ujar Felix lagi. Selama menggelar pameran tersebut, handphone yang disediakan sangat banyak. Ia menargetkan bila selama pameran ini akan menjual sekurangnya 1.000 unit ponsel dari sepuluh tipe tersebut. (mg18)

6

Eddy Jamu Tamu dari 47 Negara Peserta PUIC

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

■ Nikmati Sungai Musi di Malam Hari

567 Soal buat Apriyani ■ Tenang Jalani Tes Kejiwaan

ANTARA/DHONI SETIAWAN

KEJIWAAN — Apriyani Susanti (kiri) berlari sambil menutup wajahnya usai menjalani tes kejiwaan di Direktorat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2).

JAKARTA, SRIPO — Tersangka kasus Xenia maut, Apriyani Susanti (29), menjalani tes kesehatan mental oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya. Apriyani menjalani tes bersama ketiga tersangka lainnya yakni Adistria Putri Gani (26), Deny Mulyana (30), dan Arisendi (34). Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nugroho Aji mengatakan mereka menjalin tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) secara tertulis. “Tes ini merupakan tertulis dan saya lihat tadi ada 567 pertanyaan,” kata Nugroho Aji di Polda Metro Ja-

ya, Jakarta, Rabu (1/2). Nugroho menjelaskan tim pemeriksa terdiri dari 14 orang, diketuai Kombes Pol dr Budiyo Prasetyo. “Anggota tim ada psikiater dan psikolog. Kemudian ada beberapa dokter spesialis, termasuk dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO),” ujarnya. Perwira menengah itu menuturkan setelah tersangka melakukan tes tertulis, dilanjutkan dengan wawancara. Tes tersebut untuk mengetahui kondisi kejiwaan, kepribadian, serta tingkat ketergantungan obat. “Semuanya akan dicek.” Ditambahkan, Apriyani cs mengerjakan tes secara

tenang tanpa keluhan. “Hak-hak mereka juga sudah kami penuhi,” katanya. Mengenai tidak adanya keluhan juga dibenarkan Kombes Pol dr Budiyo Prasetyo, ketua tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN), ditemui saat keluar dari ruang pemeriksaan. “Mereka koorperatif, tidak ada keluhan. Besok (hari ini) baru kami wawancarai,” kata Budiyo. Hasil dari pemeriksaan itu baru diketahui tiga sampai empat hari ke depan. Apriyani pada saat ini dijerat dengan pasal tuduhan berlapis, di antaranya pasal 338 Kitab Undangundang Hukum Pidana (KUHP) mengenai pembunan karena korban tewas akibat tabrakan maut itu mencapai sembilan orang. Pihak keluarga korban mengaku menyambut baik penggunaan pasal 338 KUHP terhadap Apriyani. “Ya kami pasti senang lah. Yah pokoknya pihak keluarga berharap ia dijerat hukuman seberat-beratnya,” ujar kuasa hukum keluarga korban, Ronny Talapessy. Roni menambahkan penggunaan pasal 338 KUHP perlu dikawal dan perlu kejelian jaksa penuntut umum dalam menyusun surat dakwaan, sehingga hasilnya bisa maksimal. Sedang keluarga Apriyani Susanti hanya bisa pasrah dan mengikhlaskan terkait penggunaan pasal 338 KUHP. (tribunnews/fer/ter)

10 Mayat Tergeletak di Puskesmas ■ Bus Angkut Puluhan Penumpang Terjun ke Jurang JAKARTA, SRIPO — Sebanyak 10 mayat sempat tergeletak di lantai Puskesmas Darmaraja, Sumedang, Jawa Barat, hingga malam, Rabu (1/2). Mayat-mayat itu korban bus Angkutuan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) Maju Jaya dari arah Tasikmalaya menuju Cikampek, Jawa Barat, terjun ke jurang di Gadog, perbatasan Kabupaten Sumedang - Kabupaten Garut, Rabu (1/2). “Sekarang ada 10 korban. Mayat berjejer, ngagoler (tergeletak, Red) di sini, belum ada yang dijemput keluarga,” ujar Kepala Pus-

kesmas Darma Raja, Sumedang, Acid Subana saat dihubungi Tribunnews.com dari Jakarta, kemarin sore. Menurut Acid, mayat tiba di lokasi sejak pukul 17.00, atau dua jam setelah kejadian. “Umumnya akibat pendarahan. Ada yang patah tulang, kepala pecah, dan pendarahan otak,” ujar Acid. Ia memerinci, korban terdiri atas 10 laki-laki dewas, dan dua perempuan. Menurut dia, daya tampung Puskesmas sangat terbatas, sehingga tidak mampu memuat para korban.

“Korban selamat sudah dirujuk ke RSU Sumedang.” Kapolres Sumedang AKBP Arman Achdiat, mengatakan semua, laporan yang diterima polisi, kecelakaan akibat senggolan bus dengan truk. “Tetapi setelah kami cek ke lapangan, tidak ada bekas-bekas tabrakan. Jadi diduga, bus rem blong, dan masuk ke jurang,” kata AKBP Arman Achdiat. “Saat ini sedang dilakukan evaluasi korban lukaluka. Sedangkan bus masih di dalam jurang,” kata Kapolres. (tribunnews/amb)

MENUTUP rangkaian acara delegasi antarparlemen negara-negara Islam, Walikota Eddy Santana membuat acara menarik. Sebagai tuan rumah, ia mengajak seluruh peserta dari 47 negara dari Parlemen Negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam/OKI (PUIC) Conference makan malam di Restoran River Side Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (31/1) malam. Acara bertajuk Farewell Dinner itu berlangsung hangat dan meriah. Acara dipandu HelmiYahya. Suasana semakin akrab, saat peserta diberikan kesempatan untuk mendendangkan lagu-lagu kesayangan. Peserta dari Sudan menyanyikan lagu Habibi. Presiden PUIC Marzuki Alie tak mau ketinggalan dengan menyumbangkan sebuah lagu. Walikota Eddy Santana Putra memperkenalkan Kota Palembang kepada peserta PUIC. Palembang merupakan ibukota Provinsi Sumsel yang kaya akan ragam budaya. Acara jamuan Farewell Dinner yang digelar, sebagai sebuah sikap Pemkot Palembang dalam mendukung suksesnya PUIC Conference yang berlangsung di Kota Palembang. Presiden PUIC Marzuki Alie secara resmi menutup konferensi ke-7 PUIC yang diselenggarakan sejak 2431 Januari 2012 di Palembang. “Melalui sidang-sidang yang berjalan dengan penuh dinamika, konstruktif dan produktif telah dihasilkan sejumlah keputusan penting yang berkaitan dengan isuisu dan tantangan yang dihadapi dunia Islam,” ujarnya. Berbagai keputusan konferensi yang dihadiri oleh 37 delegasi parlemen negara-negara anggota OKI dan 10 peninjau dari berbagai organisasi internasional itu, menurut Marzuki yang juga Ketua DPR RI, dituangkan dalam bentuk resolusi, Deklarasi Palembang dan komunike akhir. Deklarasi Palembang memuat sejumlah pandangan, sikap dan juga komitmen PUIC terhadap berbagai isu dan tantangan yang dihadapi masyarakat serta dunia Islam, khususnya terkait upaya memajukan de-

mokrasi, perdamaian, keadilan dan peningkatan solidaritas diantara sesama negara muslim. Sementara Komunike Akhir memuat pernyataan yang menegaskan kembali sikap dan komitmen PUIC terhadap sejumlah isu yang dihadapi negaranegara anggota PUIC di berbagai kawasan. Resolusi-resolusi PUIC hasil konferensi di Palembang merupakan seruan PUIC atas sejumlah isu di bidang politik dan ekonomi, HAM dan lingkungan hidup, serta peran perempuan dan sosial budaya. Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang juga Ketua Panitia Pengarah konferensi Hidayat Nurwahid menuturkan bahwa berbagai gagasan Indonesia telah mewarnai pemikiran konferensi PUIC di Palembang tersebut. Sejumlah isu tersebut, kata Hidayat, di antaranya dalam isu politik, delegasi Indonesia mengusulkan langkah untuk memerangi terorisme melalui peningkatan peran masyarakat sipil dalam dialog agama, budaya dan peradaban serta menumbuhkan iklim demokrasi dan penegakkan HAM sebaEddy Santana Putra gai bagian penting menyelesaikan akar terorisme. (mg19/adv)

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Pamer Militer di Hari Revolusi „ dari halaman 1 Teluk Persia untuk memperkuat AL AS yang sudah berada di wilayah itu sebelumnya. Sebelumnya dua kapal perang AS USS Abraham Lincoln dan USS Carl Vinson dilaporkan telah lebih dulu berada di Teluk

Imigran Gelap Cukup Bayar Rp 2 Juta „ dari halaman 1 yah Indonesia dari jalur perairan Riau. Rutenya dimulai dari Afghanistan menuju Paskitan, kemudian ke Thailand lalu ke Malaysia baru kemudian ke Indonesia dengan tujuan ke kantor UNHCR di Jakarta. Mereka diduga akan meminta suaka. UNHCR adalah badan yang dibentuk PBB untuk melindungi dan membantu pengungsi yang negaranya sedang menghadapi perang. “Modus ini sudah tiga bulan berlangsung. Jumlah imigran gelap antara 75 sampai 100 orang. Puncaknya kemarin ada 26 orang melalui penerbangan Lion Air sejak pukul 13.00,”kata sumber Sripo. Ditambahkan sumber Sripo, yang digagalkan berangkat cuma lima orang. Mereka ketahuan karena tidak sesuai nama asli. Sementara yang mengurus calo tiket di bandara adalah oknum berinisial BR alias GR. Ia tinggal di Ho-

Iran Diduga Jadi Target „ dari halaman 1 Bahkan saat terjadi penangkapan, Selasa (31/1) lalu, delegasi Iran mengetahui ada penangkapan sehingga mereka langsung bergegas menuju Bandara SMB II dan menggunakan pesawat khusus mereka langsung terbang kembali ke Iran. Selama di Palembang, delegasi Iran memang menggunakan pengawal sendiri selain pengawal yang disediakan pemerintah Indonesia, ini patut dimaklumi karena saat ini Iran sedang bersitegang (perang urat syaraf) dengan beberapa negara. Seperti diberitakan harian ini (Sripo 1/2), keenam orang yang diduga intel gadungan itu langsung dibawa ke Markas Polda sumsel dengan menggunakan mobil Baracuda. Mereka kini ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melakukan pemalsuan identitas. Setelah yakin bahwa mereka memalsukan identitas

Dikejar Jambret Biduan Tewas „ dari halaman 1 lianti. Karena takut, ia dan kakak perempuanya meminta Amin untuk memacu motornya lebih cepat. Itu dituruti Amin. Namun, motor yang mengejar itu juga menambah kecepatan motornya. Tak ayal, keduanya pun kejar-kejaran layaknya sebuah pertandingan Moto GP. Ketika hampir tiba di wilayah Polygon, ketiga orang tersebut mengancam

Rumah Seakan Mau Roboh „ dari halaman 1 ter Barat Laut, Kabupaten Seluma dengan kedalaman 29 Kilometer dan tidak berpotensi tsunami. “Palembang tidak terasa. Gempa hanya dirasakan di Padang, Muko-Muko dan Kapahiang,” katanya. Gempa tersebut terekam melalui seismograf Pos Pemantau Gunung Api Dempo setera dengan MMI II tersebut cukup keras sehingga sempat membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Tiang listrik dan telepon tampak

Persia. Laporan lain menyebutkan, kapal induk lainnya yakni, USS Enterprise dikabarkan akan segera menyusul pada Maret mendatang. Sejak Uni Eropa mendukung sanksi Barat dengan melakukan embargo terhadap minyak Iran, Negara Persia itu kembali melontarkan ancaman pihaknya akan menggunakan kekuatan militer untuk menutup Selat Hormuz. Menanggapi ancaman Iran itu, Pemerintah Kuwait mengatakan negara-

negara Arab berencana untuk meningkatkan jumlah Angkatan Laut dan penjaga pantai untuk mencegah Iran menjalankan ancamannya itu. Unjuk Gigi Sementara itu Iran siap unjuk kekuatan militernya. Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, menyatakan Republik Islam itu akan meluncurkan sebuah pesawat pengintai produksi lokal yang akan digunakan oleh jajaran angkatan laut Iran. Mereka juga siap melun-

curkan rudal dalam waktu dekat. Vahidi mengatakan sejumlah amunisi cerdas yang merupakan produksi dalam negeri itu akan dipamerkan selama sepuluh hari perayaan Revolusi Islam 1979. Perayaan hari kemenangan Revolusi Iran tersebut akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 11 Februari mendatang. Pesawat pengintai buatan Iran ini memiliki kapasitas untuk memuat dan meletakkan perangkat keras militer. (AFP, Reuter)

tel GA Jl Soekarno Hatta. “Ini sudah jaringan imigran ke Indonesia. Dari Thailand ke Malaysia melalui kapal laut. Lalu masuk ke Medan atau Riau. Kumpul di Padang melalui Jakarta. Tujuan mereka mencari kerja di Australia. Lihatlah dari pakaian mereka, tidak ada yang perlente,” ungkap sumber Sripo lainnya. Sementara dari sumber Sripo lainnya, BR alias GR terlihat sibuk akhir-akhir ini mengurus orang asing untuk bisa berangkat naik pesawat. BR sendiri yang dikonfirmasi membantah dirinya meraup untung banyak dari membantu keberangkatan imigran gelap asal Afghanistan ini. Ia malah mengaku dirinya pun sebetulnya ikut tertipu oleh seseorang berinisial R. “Nggaklah. Saya cuma dapat upahan Rp 2 juta sekali berangkat. Saya saja rugi Rp 3 jutaan. Motor saya saja sekarang ditarik dealer,”katanya. Harus Sesuai KTP General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Palembang T Said Ridwan yang mengendus ketidakberesan bertekat bakal membenahi sistem

dan memberantas percaloan tiket. “Nanti akan kita telusuri pelan-pelan untuk membenahi sistem, bukan manusianya. Saya akan terapkan juga seperti di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Kalau tidak mencantumkan KTP untuk mengurus tiket tidak bisa. Jadi harus sesuai KTP,” tegas Said, Selasa (31/1). Menurut mantan GM PTAP II Depati Amir Pangkalpinang ini, ia akan melakukan koordinasi di tingkat internal bandara baik itu dengan airline, ground handling PT Gapura Angkasa, keamanan Avsec, TNI AU, dan Pos Polisi Bandara. “Jika ketahuan akan disanksi sehingga tidak beli lagi dengan calo. Selama ini kan calo itu asal bikin nama untuk calon penumpang. Harganya pun berlipat,”kata Said. Hal senada dikatakan GM PT Gapura Angkasa Cabang Palembang, Heru Dibyo R. Ditegaskan, pihaknya tidak segan-segan akan menindak staf yang nakal dan menyalahi SOP. Sementara Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Tri Aprianto yang membawahi Pos Pol Bandara ketika dikonfirmasi meminta

wartawan untuk bertanya ke Kanit Reskrim Iptu Hanys B Pamungkas. District Manager Lion Air Palembang, Devi Kurniati yang coba dikonfirmasi terkait lolosnya penumpang imigran gelap, tidak dapat dikontak. Ponselnya tidak diangkat. Sementara itu, lima WNA asal Afghanistan diinapkan di Kantor Imigrasi Palembang. Mereka mengeluhkan panasnya cuaca Palembang. Kelima WNA Afganistan tersebut yakni Muhammad Nauruzy, Ali Riza, Kul Muhammad, Shodiq Husin dan Nuruz Ali. “Tempat ini lebih panas dari negara kami. Apalagi di kamar,”ujar Mohammad Nauruzy dalam bahasa Inggris terbata-bata, Selasa (31/ 1). Mereka ingin mendatangi kantor UNHCR. Mereka tertarik dengan kehidupan yang tenang dan aman di Jakarta. “Kami dengar bisa hidup dengan aman dan tenang di sana. Itulah sebabnya kami menginginkan untuk tinggal di sana dan bekerja di Jakarta. Namun, nasib kami justru menjadi seperti ini,” ujar Mohammad. (mg19/cw6/fiz)

dan melakukan tindakan yang diduga merupakan aksi spionase Satgas PAM PUIC lalu mengontak kepolisian dan membawanya ke Mapolda Sumsel. Sebelumnya keenamnya dikumpulkan dalam satu kamar dan ditanya antara lain apakah mereka membawa senjata api, serempak mereka menjawab tidak. Meskipun demikian aparat sempat membuka laptop dan blackberry. Saat membuka laptop sempat tidak ketahuan data karena semua data disimpan di flash disk, blackberry juga sempat dibuka dan ditemukan sejumlah kata sandi berbahasa inggris. Karena itu untuk membantu penyelidikan lebih lanjut, aparat dari Jakarta akan membantu Polda sumsel membuka blackberry. Fakta Post Wakil Direktur Direktorat Reserse Umum Polda Sumsel AKBP Imam Syachroni ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/2) menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, keenam tersangka mengaku meliput jalannya kegiatan PUIC di Palembang berdasarkan

perintah pimpinan surat kabar Fakta Post yang berada di Jakarta. Dengan menggunakan identitas palsu dan dua ID Card, keenam tersangka secara bergantian masuk ke dalam ruangan dimana kegiatan PUIC itu dilaksanakan. “Mereka kami tangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena pemalsuan identitas yang digunakan saat berada di hotel, dari pengakuannya untuk meliput dan mencari datadata. Sebelumnya mengaku sebagai BIN, setelah kami cek ternyata bukan dan semuanya merupakan warga sipil. Bahkan salah satunya mereka merupakan pensiunan PNS,” ujar Imam. Ketika disinggung mengenai keterlibatan keenam tersangka mencari data-data untuk negara asing, sejauh ini pihak Direskrimum Polda Sumsel tidak menemukan indikasi data-data yang diambil selama kegiatan PUIC untuk salah satu negara asing namun akan digunakan sebagai bahan pemberitaan koran Fakta Post yang berada di Jakarta. Data-data yang dicari me-

rupakan data global selama kegiatan PUIC berlangsung. Selain itu, untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 unit laptop, 13 unit Blackberry, 1 unit HT dan uang senilai Rp 33 juta yang merupakan bekal selama berada di Palembang. Hari ini Labfor Polda Sumsel akan membuka data-data yang ada, baik di dalam laptop maupun ke 13 BlackBerry yang berhasil disita. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari data-data lain yang digunakan keenam tersangka untuk berbuat tindak pidana lain. “Untuk sementara keenamnya ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal 362 dan 366, untuk lebih lanjut kami akan melakukan pengembangan,” pungkasnya. Selain itu, untuk pengembangan lebih lanjut pihaknya akan meminta keterangan kepada pimpinan surat kabar yang disebut keenam tersangka. Karena hingga kini petugas masih belum dapat mengontak pimpinan surat kabar dimana tempat keenam tersangka bekerja. (mg14/hdp)

Amin untuk segera menghentikan motornya. “Salah satu dari mereka menyuruh kami untuk berhenti. Bahkan, orang tersebut berteriak sambil menodongkan senjata api ke arah kami,” ujar Aprilianti. Namun peringatan tersebut tidak diacuhkan Amin. Ia terus memacu motornya hingga ke wilayah Polygon. Merasa ancaman mereka diacuhkan, ketiga orang tersebut kembali mengejar motor yang dikendarai Amin. Akhirnya, saat hampir sampai di sebuah pom bensin di Polygon, mereka berhasil mendekati motor Amin.

“Ketika berhasil mendekat motor kami diterjang hingga jatuh. Saat itu saya duduk di tengah motor,” ujar Aprilianti sambil menangis. Karena saat itu motor Amin sedang melaju kencang, ketiganya terjatuh telak. Yuliana yang duduk di bagian belakang terbentur aspal secara keras. Bagian tengah kepalanya pecah hingga hampir terbelah dua. Ia pun tewas di tempat sementara Aprilianti dan Amin hanya luka lecet. “Ketiga orang tersebut dengan leluasa mengambil barang-barang bawaan kami. Selanjutnya, mereka

kabur,” ujar Aprilianty, yang masih memakai kostum yang sama saat kejadian ketika mendatangi kamar mayat RSMH Palembang. Aprilianty dan Amin langsung melaporkan ini ke polisi. Dengan dikawal beberapa personil Polsek IB 1, mereka mengantar jenazah Yuliana ke kamar mayat RSMH Palembang. “Laporan akan kasus ini sudah kami terima. Saat ini kami sedang melakukan proses penyelidikan dan terus mencari keberadaan pelaku,” ujar Kapolsekta IB 1, Kompol Sonny Trianto melalui Kanit Reskrim, Iptu Iwan Gunawan SH. (cw6)

bergoyang cukup kuat. Informasi yang berhasil dihimpun Sripo menyebutkan, biasanya gempa yang melanda Kota Pagaralam merupakan gempa kiriman dari Provinsi Bengkulu. Namun warga tetap waspada karena warga khawatir gempa berasal dari aktivitas Gunung Dempo. Heni (23), warga Dusun Pagaralam Kota Pagaralam mengatakan, gempa tersebut membuat keluarganya panik hingga langsung berlari. Karena gempa tersebut sangat terasa saat berada di dalam rumah. Apalagi rumah warga di sekitar masih banyak rumah panggung. “Cukup besar pak gempa tadi, untungnya tidak terlalu lama. Namun ru-

mah saya bergoyang cukup kuat karena memang rumah saya ini rumah panggung. Kami tambah panik saat mendengar suara rumah seperti mau roboh,” ujarnya. Kepala Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geofisika Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Slamet melalui stafnya Mulyadi mengatakan, gempa yang terjadi di Kota Pagaralam berpusat di Bengkulu dengan kekuatan 5,9 SR. Namun berdasarkan rekaman di alat Siesmograf gempa tersebut setara dengan 2 MMI. “Biasanya jika terjadi gempa akan mempengaruhi aktivitas Gunung Api Dempo. Namun, saat ini ti-

dak terjadi peningkatan aktivitas. Kita berharap aktivitas Gunung Api Dempo tetap normal. Untuk itu warga Pagaralam tidak perlu panik,” jelasnya. Sementara Taufik (29), warga Jalan KBS Kelurahan Margamulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II menuturkan, saat gempa terjadi, peralatan elektronik di rumahnya bergoyang, akibat gempa tersebut. “Istri saya langsung bawa anak keluar, sambil berteriak ada gempa. Tetangga pun keluar rumah, karena merasakan gempa tersebut. Goncangan cukup kuat, sampai kipas angin bergoyang, tapaknya terangkat,” ujarnya. (sin/mg16/zie)

Guru Gantian Ngomong Murid pun tak Fokus „ dari halaman 1 bicara secara bersamaan maka ruangan akan terasa sangat bising. Murid justru tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan. “Untuk itu kita siasati gantian ngomong. Setengah jam menjelaskan pelajaran dan memberikan tugas sementara guru lainnya diam dan setengah jam lainnya kami yang diam. Lebih lucu lagi, kadang-kadang kami mengajar berbisik-bisikan jika harus bersamaan ngomong,”ujar Betty. Betty menambahkan, jika kondsi tersebut terus terjadi dan tidak dilakukan penambahan kelas dikhawatirkan akan menyebabkan siswa tidak menyerap ilmu sepenuhnya. Betty berharap, Dinas Pendidikan yang berwenang dengan keadaan pendidikan harus segera melakukan perbaikan dan tidak hanya menjanjikan saja. “Kami berharap Diknas yang telah meninjau sekolah tidak hanya membuat kami merasa senang sesaat saja, tetapi benar-benar melakukan pembangunan dengan penambahan lokal,” ujarnya.

Ambisi Kas „ dari halaman 1 an atas Persidafon sudah dalam genggaman. “Kita akan terus berkonsentrasi untuk meraih poin maksimal pada laga-laga selanjutnya, terutama dalam laga-laga kandang. Seandainya SFC bisa memenangkan ketujuh laga yang tersisa dalam putaran pertama ini, saya optimis SFC akan mampu memuncaki kembali klasemen sementara,” tegas Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi (31/1). Laskar Wong Kito akan menjalani lima laga kandang melawan Persidafon Dafonsoro, Deltras Sidoarjo, Persisam Putra Samarinda, Mitra Kukar Kutai Kartanegara, dan Persiram Raja Ampat. Dari kelima laga ini tampaknya Mitra Kukar lah yang bakalan merepotkan SFC di laga kandang, se-

Mesin ATM BCA Gangguan Sejak Pagi „ dari halaman 1 po, di depan mesin ATM BCA depan RM Pagi Sore mengatakan, sekitar pukul 10.00 ia juga mencoba melakukan transaksi penarikan. Namun saat hendak melakukan transaksi mesin ATM tidak bisa digunakan karena ada gangguan.

7

Lambat Senada dengan Betty, Nawawi mengatakan, saat mengajar bersamaan dengan guru lainnya tidak bisa nyaman disebabkan murid lebih banyak yang tidak memperhatikan apa yang diajarkan. Selain itu, murid menjadi lambat menangkap apa yang dijelaskan. Untuk menyiasatinya ia lebih banyak memberi tugas kepada anakanak. Hal itu juga terkadang membuatnya susah, murid yang hanya mengerjakan tugas tak jarang yang membaca masih lambat. “Suara anak-anak nyaring, jika kita berikan tugas membaca di ruang kelas tentu akan lebih berisik, kita juga tidak bisa menyuruh untuk membaca pelanpelan. Selain itu, ketika anak kelas IV membaca dan yang dibaca salah, anak-anak kelas V tertawa mendengarnya. Jadi ya seperti inilah keadaannya. Kami jadi serba salah,”ujar guru wali kelas V tersebut. Menurut guru yang telah 12 tahun mengajar di SD tersebut, walaupun dengan keadaan saat ini banyak murid yang menjadi tidak lancar membaca tetapi dalam kemampuan lumayan karena setiap hari murid disuguhi soal-soal. Tak Fokus Sementara, Antoni, salah satu murid kelas lima mengatakan, tidak bisa fokus mengerjakan tugas dengan kondisi kelas digabung, apa-

lagi ketika ulangan tiba. “Saro kami belajar dak pacak tenang. Kelas jugo panas karena sempit dan penuh wong,” ujarnya sambil tersenyum. Ketika koran ini mempersilahkan anak tersebut mencoba membaca, mulutnya terlihat tersendat-sendat menyelesaikan apa yang dibacanya. Berbeda lagi dengan Tutik Rianti, murid kelas IV mengatakan sangat bosan dengan kondisi yang demikian, hal itu lebih disebabkan jam mata pelajaran yang diberikan guru untuk mencatat membuat jari tangannya menjadi keram. Selain itu, ia beserta temannya enggan jika disuruh gurunya membaca disebabkan sering mendapat ejekan dari teman-teman sebelahnya. “Murid lanang yang kelas lima galak ngintipi kami dari lobang papan. Kalo kami lagi belajar dan mereka idak kami diganggu kadang dicuil pake lidi dari lobanglobang papan,” ujar gadis imut ini polos. Tutik berharap pemerintah membangun sekolahnya tersebut jika terus-terusan dibiarkan kelas tidak nyaman dan murid-murid lebih banyak bermainnya. “Tolong bangun Pak, biar aku pacak jadi dokter. Sakit jempol aku kalo cak ini terus. Kalo ado kelas baru kan lebih banyak denger guru njuk pelajaran. Pacak tanya jawab,”ujarnya. (edison)

mentara tim lainnya bila ditilik di atas kertas, SFC jauh lebih unggul. “Meski begitu kita tidak boleh meremehkan tim apapun yang akan dihadapi nanti. Para pemain tidak boleh satu kalipun menganggap enteng lawan-lawannya,” tegas coach yang kian menunjukkan kepiawaiannya meracik strategi. Saat ini SFC berada di posisi tiga klasemen sementara dengan raihan 19 poin dari 10 laga, selisih satu poin dengan Persiwa Wamena yang berada diurutan kedua. Pemuncak klasemen sementara diduduki Persipura Jayapura dengan 23 poin, selisih empat poin dari SFC. “Satu-satu jalan untuk bisa menyalip Persipura adalah dengan memaksimalkan laga yang tersisa sembari berharap Persipura terganjal pada pertandingan selanjutnya. Bila dili-

hat laga Persipura akan lebih berat dari SFC, mereka akan menjalani empat laga tandang dan sisanya tiga laga kandang,” ulas mantan Pelatih SFC U-21 ini. Kas Hartadi memprediksi, lawan yang berkemungkinan akan menjegal laju Persipura adalah Persija Jakarta, saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (7/2) mendatang. “Meski begitu yang lebih penting adalah kita fokus saja menjalani laga kita sendiri, sehingga para pemain tidak terlalu terbenani. Saat ini kita fokuskan perhatian terlebih dahulu pada laga yang paling dekat yaitu melawan Persidafon pada Sabtu (4/2) mendatang. Mudah-mudahan dengan persiapan dan kerja yang maksimal, SFC dapat berada di posisi puncak pada akhir putaran pertama,” harap Ayah dari Erick Cantono ini. (cw2)

“Tapi sekitar pukul 12.00 siang aku coba lagi transaksi penarikan bisa dilakukan. Malam ini nak narik uang lewat mesin ATM ini ado gangguan lagi,” katanya. Sementara, Pemimpin Kantor BCA Cabang Palembang Fatmahadi saat dikonfirmasi Sripo mengenai hal tersebut mengatakan, ia belum mengetahui adanya mesin ATM BCA yang mengalami gangguan. Sebab ia sedang berada di Jakarta. Namun ia menegaskan secara nasional gangguan tersebut tidak ada. “Sampai sekarang saya belum mendapatkan lapor-

an mengenai gangguan pada mesin ATM tersebut,” jelasnya, saat di hubungi Sripo melalui telepon, Rabu (1/2) malam, seraya menegaskan gangguan pada mesin ATM tersebut, bisa saja terjadi pada beberapa mesin ATM yang ada. Penyebabnya bisa karena gangguan pada sistem komputer yang ada di mesin ATM tersebut. “Jika ada gangguan pada jaringan komputer maka akan sedikit sulit untuk melakukan transaksi. Sampai sekarang saya belum menerima laporan tersebut,” katanya.(mg17)

8 SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Thierry Kawal Ketat Wanggai PALEMBANG, SRIPO— Persidafon tim berkualitas karena diperkuat pemainpemain berpengalaman dan memiliki skill mumpuni. Dua pemain yang patut diwaspadai adalah Patrich Wanggai dan Edwar Ivakdalam. Keduanya dinilai pelatih SFC Kas Hartadi sebagai pemain kunci yang harus dimatikan. Untuk mematikan pergerakan penyerang lawan yang beringas, menjadi tugas berat bagi bek SFC Thierry Gathuessi, dan Nova Arianto beserta bek sayap Supardi dan Mahyadi Panggabean. Kecepatan yang dimiliki Wanggai

yang harus menjadi perhatian lini belakang SFC. Jika lengah atau salah mengantisipasi pergerakan lawan yang lincah seperti belut, Gawang Ferry bisa terancam. “Keduanya pemain berkualitas, saya memang kurang tahu Persidafon, tetapi Patrick sama Ivakdalam harus diwaspadai,” kata Kas kemarin. Patrich adalah striker andalan Timnas U-23 yang tampil gemilang dibawah kepelatihan Rahmad Darmawan dengan mere-

but juara kedua SEA Games XXVI lalu. Ketajamannya di depan gawan lawan sangat berbahaya. Jika lengah, gawang Ferrry Rotinsulu akan terancam. Apalagi dia berduet dengan striker yang juga haus gol, Ngon A Djam. Mantan striker SFC ini pasti menyimpan dendam setelah dirinya dibuang klub beberapa tahun silam akibat cedera. S e -

dangkan Edwar merupakan sosok pemain berpengalaman, pandai melihat

celah, memiliki akurasi umpan yang kerap memanjakan para striker. Dia merupakan mantan kapten Persipura dan bagian penting selama tiga musim. Meski bukan hanya keduanya yang patut diwaspadai, namun Kas meminta anak asuhnya tetap mengawasi pergerakan dua pemain ini. “Kita pernah bertemu dengan Persidafon saat di Inter Island Cup kemarin dan SFC menang 3-0. Jadi paling tidak kita sudah mengetahui pola permainan mereka. Pemain yang patut diwaspadai adalah Pattrick Wanggai, buktinya dia bisa menjadi salah satu top skorer di klubnya dengan

JADWAL ISL 2011-2012, Rabu (1/2): Persisam 3-0 Arema Jadwal Kamis (2/2): Mitra Kukar vs Persela PSAP vs Persiba PSMS vs Gresik United Jadwal Jumat (3/2): PSPS vs Persipura Persija vs Persiwa Jadwal Sabtu (4/2): Sriwijaya FC vs Persidafon Persiram vs Deltras

Thierry Gathuessi

Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin) 1. PERSIPURA 10 7 2 1 20-12 23 2. PERSIWA 10 6 2 2 17-12 20 3. SRIWIJAYA FC 10 6 1 3 22-10 19 4. PERSIB 10 5 3 2 14-12 18 5. MITRA KUKAR 9 5 1 3 19-13 16 6. PERSELA 8 4 2 2 16-10 14 7. PELITA JAYA 10 4 2 4 19-16 14 8. PERSIBA 8 4 2 2 16-16 14 9. PERSIJA 7 4 1 2 12-3 13 10. PERSISAM 9 4 1 4 14-14 13 11. PSPS 9 4 0 5 14-15 12 12. DELTRAS 9 3 2 4 10-10 11 13. PERSIDAFON 9 2 3 4 13-20 9 14. GRESIK UNITED 9 2 2 5 13-20 8 15. PSMS 7 1 4 2 7-9 7 16. AREMA 9 1 3 5 10-18 6 17. PSAP 8 0 3 5 6-14 3 18. PERSIRAM 9 0 2 7 9-27 2

SRIPO/SYAHRUL

■ Tenis Meja Sumsel tak Lolos ke PON Riau rena tim nasional dijadwalkan berangkat pada 3 Februari mendatang,” ujarnya. Tony menambahkan selain Rossy, PB PTMSI juga menunjuk Abdul Rodjak dari Jawa Barat sebagai pelatih putra. Sementara, atlet putra yang terpilih Ricky Supit (Jatim) dan Donny Prasetyo Aji (Jateng), dan atlet putri Christine Ferilana (Jatim), serta Mira Fitria (Jabar). “Pemanggilan Rossy ini suatu kebanggaan bagi Sumsel. Meskipun kini telah memilih mendedikasikan diri di Sekayu, Muba, tapi Rossy tetap mampu memberikan sumbangsih bagi negara, yakni dengan menjadi pelatih setelah pensiun jadi atlet,” katanya. Rossy merupakan atlet tenis meja Indonesia yang tak tergantikan pada era tahun 1980-an hingga 1990an dengan mengkoleksi 13

Namun dengan kerja keras, tampil solid, dan konsisten, Skuad SFC berkeyakinan akan mampu meraih poin penuh dengan menundukkan tamunya dari Papua tersebut. (cw2)

SRIPO/ZAINI

TIBA DI PALEMBANG — Sejumlah pemain Persidafon Papua tiba di Hotel Sanjaya Palembang diantaranya Ngon A Djam, Patrik Wanggay dan Worabay berjalan beriringan masuk lobi Hotel Sanjaya Jalan Kapten A Rivai, Rabu (1/2).

Ngon Cs Jajal Garuda PALEMBANG, SRIPO— Delapan belas pemain Persidafon Dafonsoro yang diketuai oleh pelatih Sergei Dubrovin sudah tiba di Palembang, Rabu (1/2) malam. Menurut LiaIson Officer (lo) Sriwijaya FC, Taufik HD, para pemain Persidafon berjumlah 26 orang, terdiri 18 pemain dan enam orang official. “Mereka sudah tiba pukul 18.00 tadi (kemarin, red) dan menginap di Hotel Sandjaja Palembang. Dijadwalkan para pemain Persidafon ini akan menjalani latihan besok (hari ini, red) di Lapangan Garuda Km 9 pukul 16.00,” ujarnya. Pantauan Sripo, ada beberapa inti dari Persidafon ini ikut serta dalam rombongan, termasuk Sriker Pattrick Wanggai beserta Ngon A Djam dan Bek Cristian Warobay yang juga merupakan mantan pemain SFC. Persidafon akan menjalani pertandingan melawan SFC pada Sabtu (4/2) mendatang. Bagi SFC ini merupakan laga kesebelas dan saat ini berada di posisi ketiga dengan perolehan 19 poin. Sementara Persidafon, baginya ini laga yang kesepuluh dan bercokol di peringkat 13 klasemen sementara dengan perolehan sembilan point. (cw2)

Hangtuah Terlalu Underestimated

■ Menang T ipis 52-49 atas SW A Tipis SWA

Rossy Latih Timnas Pra Olimpiade

PALEMBANG, SRIPO — Pelatih tenis meja Sumsel Rossy Pratiwi Dipoyanti Syechabubakar terpilih melatih Tim Nasional Indonesia untuk persiapan berlaga pada ajang pra kualifikasi olimpiade di Bangkok, Thailand, 4-5 Februari mendatang. Namun sayang, prestasi Rossy bertolak belakang dengan prestasi atlet tenis meja Sumsel, karena tak satu pun yang lolos ke PON Riau Tahun 2012 mendatang. Sekretaris Umum Pengrov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumsel, Tony Pusriyadi mengatakan, pihaknya telah menerima surat resmi dari Pengurus Besar mengenai pemanggilan itu, Senin (31/1). “Suratnya sudah diterima hari ini dan sudah diinformasikan ke Rossy agar segera menyiapkan diri ka-

enam gol. Begitu juga dengan Ngon A Djam meski dia belum mencetak gol namun saat di SFC dia merupakan striker yang berbahaya,” ujar mantan pemain Arseto Solo ini.

medali emas SEA Games. Segudang prestasi semasa menjadi pemain tenis meja membawa Rossy dipercaya menjadi pelatih Tim nasional tenis meja putri pada SEA Games XXVI tahun 2011 lalu. “Saat ini Rossy berserta keluarga tinggal di Sekayu, dia fokus melakukan pembinaan atlet di GOR Ranggonang. Beberapa atlet junior saat ini telah menampakkan prestasi,” ujarnya. Seperti diketahui sebelumnya, atlet tenis meja Sumsel dipastikan tidak akan ikut serta dalam PON Riau mendatang, karena tidak ada satu pun atlet yang lolos pada ajang pra kualifikasi. “Empat tahun ke depan kami memiliki target memiliki wakil pada PON, dan beban diberikan kepada pelatih-pelatih di daerah agar mencetak atlet-atlet muda,” janji Tony.(cw2)

PALEMBANG, SRIPO— Pertandingan yang terjadi antara Muba Hangtuah IM Sumsel (MHT) melawan Satya Wacana Angsapura Salatiga (SWA) benar-benar berlangsung ketat. Kedua belah tim saling kejar-mengejar angka, namun tuan rumah berhasil memenangkan partai krusial itu dengan skor tipis 52-49 pada Flexi National Basketball League (NBL) Seri III di Palembang Sport Convention Center (PSCC), Rabu (1/2). General Manager MHT, Ferri Jufry mengungkapkan meski timnya menang namun secara keseluruhan dirinya menilai permainan tim terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan. Para pemain tampil sangat jelek, pola permainan semua lini tidak berjalan dengan baik. “Kita terlalu underestimated (meremehkan) lawannya, padahal seharusnya itu tidak boleh terjadi. Pemain merasa di atas

angin duluan, akibatnya lawan mampu merebotkan kita,” ulasnya. Ferry menambahkan menghadapi laga selanjutnya, MHT tidak boleh lagi mengulangi kesalahan serupa. Meski yang dihadapi adalah tim kecil, namun bukan berarti mereka dengan mudah dikalahkan. Permainan kali ini sangat jauh menurun saat kita melawan Satria Muda Britama kemarin (30/1). “Memang kalau kita bertemu dengan SWA, tim kita tidak pernah menang mudah. Menghadapi lawan selanjutnya CSL Knights Good Day Surabaya besok (hari ini, red), para pemain harus menjaga konsistensi,” katanya. Sementara Pelatih Kepala SWA, Simon Wong sangat menyayangkan anak asuhnya tidak dapat mengunci kemenangan kali ini. Pemain sudah bermain maksimal bahkan persaingan skor sempat 44 sama, namun hasil akhir le-

Jadwal pertandingan MHT 1. Lawan CLS Knight Kamis (2/2) pukul 18.00 2. Lawan NSH GMC Sabtu (4/1) pukul 13.00 3. Lawan Garuda Muda Minggu (5/1) pukul 16.00

SRIPO/ZAINI

KUASAI BOLA — Pemain Muba Hantuah Ary Sapto (tengah) berhasil menguasai bola, meski di kawal 2 pemain Satya Wacana Angsapura Salatiga, Pada pertandingan seri 3 NBL di PSCC GOR Kampus Palembang, Senin (30/1) Muba Hangtuah unggul atas Satya Wacana Angsapura Salatiga dengan skor 52 - 49.

bih memihak kepada MHT. “Ini bukan masalah keberuntungan nyatanya MHT lebih baik, namun se-

andainya laga tadi dimenangkan maka mental pemain akan meningkat,” ungkapnya. (cw2)

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

KAMIS, 2 FEBRUARI 2012

Titipan Walikota Bebas Ujian n Unsri Terima 6.016 Mahasiswa n Beasiswa Daerah 104 Kursi n 506 Kursi Jalur Undangan PALEMBANG, SRIPO — Universitas Sriwijaya menyiapkan 6.016 kursi untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2012 melalui jalur undangan, ujian tertulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), jalur Ujian Saringan Masuk (USM) Mandiri, dan Program Beasiswa Kemitraan Daerah (PBKD). Untuk PBKD disediakan sebanyak 104 kursi mahasiswa baru. Pembantu Rektor I Unsri, Prof Dr Zulkifli Dahlan DEA, Rabu (1/2) mengatakan, program ini diperuntukkan bagi bupati dan walikota di Sumsel yang akan mengirimkan putra-putri terbaik dari asal daerah. “Siswa titipan walikota dan bupati ini kuliah di Unsri bebas ujian tertulis,” katanya. Ditambahkan Zulkifli, sebanyak 507 kursi yang disediakan untuk mahasiswa baru jalur undangan SNMPTN. Proses pendaftaran sudah dapat dilakukan sejak 1 Februari hingga 8 Maret mendatang.

“Sengaja disediakan 507 kursi, untuk calon mahasiswa baru yang berprestasi secara akademik selama menjalani pendidikan di sekolah,”tukasnya. Pendaftaran calon mahasiswa melalui jalur undangan tetap dilakukan sekolah. Namun, mulai tahun ini, siswa dapat melihat data yang telah di input pihak

sekolah, tetapi mereka tidak bisa melakukan koreksi data. “Jika terjadi kesalahan maka diminta untuk melaporkan kepada pihak sekolah,” kata Zulkifli. Pelamar jalur undangan wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 175 „ Bersambung ke hal 10

Farmasi Sepi Peminat TERDAPAT pengurangan jumlah mahasiswa yang diterima karena tahun lalu ada program studi yang kurang diminati. PR I Unsri , Zulkifli Dahlan, mengatakan, jumlah penerimaan SNMPTN tahun ini berkurang sedikit dibanding tahun 2011 sebanyak 6.119 mahasiswa. Pengurangan jumlah tersebut karena ada program studi (prodi) baru pada tahun SRIPO/STS lalu banyak yang diterima, tetapi tidak Zulkifli melakukan daftar ulang. “Seperti 100 yang diterima tetapi yang daftar ulang hanya 70, sehingga kami kurangi pada tahun ini,” katanya. Prodi baru yang dikurangi itu seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) FKIP Unsri menyiapkan daya tampung sebanyak 48 mahasiswa baru dan farmasi sebanyak 42 mahasiswa. (mg15)

Rezeki Melimpah Damai di Hati n Umat Hindu Rayakan Galungan PALEMBANG, SRIPO — Sepuluh hari pasca Galungan yang berlangsung Rabu (1/2), umat Hindu di Sumatera Selatan akan merayakan Kuningan sebagai simbol kemenangan Dharma melawan Adharma (kebaikan melawan keburukan). Pada perayaan ini, umat Hindu akan terus-menerus mendatangi Pura Agung Sriwijaya untuk melaksanakan sembahyang dan berjumpa teman kerabat. Ratusan umat Hindu dari berbagai penjuru Kota Palembang datang bersama keluarga mengenakan pakaian khas dan kebaya bagi perempuan. Di tangan mereka, nampak semacam bingkisan berupa buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan lainnya.

Semua itu adalah sesajen yang akan turut serta dalam pelaksanaan sembahyang bersama-sama di depan bangunan Padmasana atau tempat para dewa. Kepada Sripo, Pemangku Pura Agung Sriwijaya di Jl Seduduk Putih Palembang Mangku, menceritakan, Galungan dan Kuningan merupakan hari raya suci Hindu yang jatuh pada Buda Kliwon Dungulan berdasarkan hitungan waktu bertemu sapta wara dan panca wara. Umat Hindu dengan penuh rasa bhakti melaksanakan rangkaian hari raya suci Galungan dan Kuningan de-

ngan ritual keagamaan seperti sembahyang. “Intinya, dalam perayaan Galungan dan Kuningan, umat dituntut introspeksi diri dan berupaya menyadarkan diri agar tahu siapa sebenarnya diri kita. Dengan begitu, diharapkan bisa kembali pada jalan dharma sehingga memperoleh kedamaian hati,” katanya. Tradisi ini, kata Mangku, sudah berlangsung sejak

lama, dan rutin dilakukan enam bulan sesekali. Namun berbeda dengan perayaan feodal atau kegiatan ibadah setelah Hari Raya Nyepi, Galungan dan Kuningan ini cenderung sepi dan dilaksanakan secara sederhana. “Selama Galungan atau Kuningan, kita hanya melakukan sembahan dan sembahyang di pura. Setiap hari juga kita sembahyang. Tapi pada momen ini kita sembahyang bersama-sama di pura,” katanya. „ Bersambung ke hal 10

Bau Sampah Usir Lurah PALEMBANG, SRIPO — Lantaran tidak tahan dengan bau sampah yang menumpuk di belakang ruang kerjanya, Lurah 20 Ilir D II M Yusry terpaksa keluar ruangan melayani warga.

Hal serupa dialami juga staf Kantor Urusan Agama (KUA) yang mengeluhkan sampah di depan Pasar Sekip. “Kami lebih senang di luar ruangan karena bau.

Tapi apa hendak dikata, karena kondisinya seperti itu,” kata Yusry saat ditemui Sripo, Rabu (1/2). Menurutnya, tempat sampah tersebut sudah ada sejak lama karena memang sipatnya sementara untuk „ Bersambung ke hal 10

SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT

GALUNGAN — Sejumlah umat Hindu Kota Palembang melaksanakan ritual sembahyang Hari Raya Galungan di Pura Agung Sriwijaya, Seduduk Putih, Palembang, Rabu (1/2). Hari Galungan ini bermakna kemenangan dharma melawan adharma atau kebaikan melawan keburukan/kejahatan.

Wow, Anak Ular Seharga Rp 30 Juta

SRIPO/SYAHRUL

OVER KAPASITAS — Petugas Dinas Kebersihan Kota Palembang memindahkan tumpukan sampah over kapasitas di depan Pasar Sekip Ujung, Rabu (1/2).

MUNGKIN bagi kebanyakan orang, ular piton jenis spider albino ball python uang sebesar Rp 30 juta lebih baik digunayang dijual seharga Rp 30 juta per ekor,” kan untuk keperluan yang penting. Najelasnya. mun, yang namanya hobi, meski mahal, Ular yang dimaksud terlihat masih anak ular piton yang dijual seharga Rp 30 anakan dengan panjang tak kurang sekijuta per ekor tetap diburu. tar 40 cm. Menurutnya, ular tersebut Sripo mengetahui adanya ular piton mahal karena memiliki motif yang bagus yang dijual setara dua unit sepeda motor di tubuhnya dan berwarna kuning polos tersebut saat mewawancarai serta mata yang merah seperti buah pemilik Toko Reptile Home, anggur merah. Christian Gunawan (21), “Ular jenis ini sama dengan kelas hewan melata yang dijual di ikan arwana super red, jadi sangat Reptile House ini, ternyata cumahal, meskipun ukurannya makup dalam merogoh kocek. sih kecil,” jelasnya. Ular berukuran kecil yang Ular lain yang dijual seperti pyberasal dari lokal, dijual sethon albino lipstick dan sun glow harga Rp 700 ribu, seperboa, dijual Rp 15 juta untuk satu ti ular piton karpet. ekornya. Namun, ularnya suMenurut Christian dah dewasa dan memilik panGunawan, mahalnya jang lebih dari satu meter. harga ular dikarenaTidak hanya ular, di sini juga kan didapatkan secadijual hewan lain seperti ra impor dan berdalandak albino, kura-kura, sarkan dari spesies iguana, kadal, tokek bahkan langka yang tidak ada biawak Kalimantan raksasa. di alam. Hewan piaraan tidaklah “Ular yang dijual ini harus berbulu seperti kan menampilkan kekucing, anjing ataupun cantikan dari sisik di kelinci. Beberapa orang tubuh,” jelasnya. malah memilih hewan Sama seperti ikan yang ditakuti untuk dipearwana, ular juga lihara seperti ular. memiliki tingkatan Ular merupakan hewan dari kelas biasa, melata yang terdiri dari dua hingga kelas atas jenis yakni berbisa dan tidak yang harga bisa berbisa. Ular berbisa sebut ratusan juta rusaja ular cobra dan ular derik, piah. yang pastinya membahayakan “Kalau di bagi pemelihara dan orang di se tempat kita SRIPO/ISWAYUDI sini, ada „ Bersambung ke hal 10

SRIPO/HAFIZ

PERIKSA —Petugas keamanan Bandara International SMB II Palembang memeriksa calon penumpang.

Perketat Pengawasan Imigran MESKI mengaku cukup sulit untuk mengawasi lolosnya imigran gelap di terminal keberangkatan penerbangan domestik, namun pihak keamanan PTAP II (Persero) Cabang Palembang tetap berupaya melakukan pengawasan di Bandara International SMB II Palembang, Rabu (1/2). Lebih diperketatnya pengawasan ini pasca digagalkannya lima WNA berkebangsaan Afganistan yang tidak memiliki dokumen yang hendak naik pesawat Lion Air pukul 18.00. Aviation Security (Avsec) merupakan satuan khusus keamanan pengelola bandara mengaku cukup repot untuk mengawasi imigran gelap yang melalui perlintasan di Bandara International SMB II Palembang. Meski demikian, Kepala Dinas Keamanan PTAP II SMB II Cabang Palembang Sudarso menyatakan pihaknya akan „ Bersambung ke hal 10

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

11

Pelanggan ATS Migrasi ke PDAM n Booster Alang-Alang Lebar Jadi Ancaman PALEMBANG, SRIPO —Sebanyak 140 pelanggan perusahaan air minum PT Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) yang berada di Perumahan Vila Angkasa Jl Kebun Bunga hengkang ke PDAM Tirta Musi Palembang. Hal itu dilakukan, lantaran warga kecewa distribusi air tidak lancar lagi bahkan sering terhenti. Sementara, PDAM Tirta Musi menyambut baik pelanggan ATS yang akan migrasi. “Kami selalu siap melayani kalau ada pelanggan air lain yang ingin bergabung. Dengan syarat ada pemutusan langanan dari ATS yang ada di Talangkelapa,” kata Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Dr Ir Syaiful DEA kepada wartawan saat melihat operasional Booster Layanan Alang-Alang Lebar, Rabu (1/2). Syaiful tidak sendirian, ia ditemani Direktur Umum Hj Mirna Syaulia dan staf Kantor Booster AlangAlang Lebar di Jl Poros Soekarno-Hatta. Menurutnya, ke 140 warga Perumahan Vila Angkasa mengajukan permintaan dan kebetulan jaringan pi-

“Kami selalu siap melayani kalau ada pelanggan air lain yang ingin bergabung. Dengan syarat ada pemutusan langanan dari ATS yang ada di Talangkelapa.” Dr Ir Syaiful DEA Dirut PDAM Tirta Musi Palembang SRIPO/STS

pa distribusi PDAM terpasang sehingga langsung bisa dilayani, dan suplai air tidak lagi berasal dari Booster KM 4 tetapi sudah dari Alang-Alang Lebar di Kelurahan Talang Kelapa. Secara operasional, Boster Alang-Alang Lebar dengan kemampuan 3000 meter kubik (M3) yang memiliki jangkauan pelanggan Jl Naskah, Kebun Bunga, Alang-Alang Lebar, Talangjambi, TAA, KM 12, Perumnas Talangkelapa, Grand City dengan target 22 ribu pelanggan, dan kini Boster Alang-Alang Lebar sudah memiliki 6.400 pelanggan. Adapun tarif pasang baru untuk pelanggan rumah tangga Rp 1,1 juta dan

Ruko Rp 2.050.000. Mengenai keberadaan PDAM menjadi ancaman bagi PT ATS, Syaiful justru menilainya tidak seperti itu. Pasalnya, masing-masing perusahaan air minum sudah memiliki pasar tersendiri. Selain itu, konsumen bebas memilih perusahaan air bersih mana dipilih dan menjadi berlangganan. “Kalau memang ada konsumen yang tercatat pelanggan ATS dan ingin menjadi pelanggan PDAM, tentu belum dilayani. Mereka putuskan dahulu status berlangganannya, baru kita layani,” katanya. Siap Bersinergi Manager PT ATS

Mugiono saat dikonfirmasi via ponselnya, ia hanya memberikan jawaban melalui pesan singkatnya. Antara lain berbunyi “Mohon maaf, kita tidak punya kapasitas dan kapabilitas mengomentari hal-hal yang terkait dengan PDAM. Tetapi pada prinsipnya kami siap bersinergi untuk bersama-sama mengemban amanat memberikan layanan air bersih bagi masyarakat,” tulis Mugiono. Saat Sripo menanyakan tentang pelanggan ATS yang migrasi ke PDAM, Mugiono kembali menuliskan pesannya, “Saat ini kami lebih fokus menyelesaikan pekerjaan pemasangan pipa

transmisi air baku untuk meningkatkan kapasitas produksi yang ditargetkan selesai akhir Februari. Maka pelayanan akan menjadi lebih baik.” Sementara Hj Maryam, warga Jl Raya PalembangBetung Km 12 mengatakan, distribusi air PDAM di rumahnya sudah mengalir 24 jam. Hanya saja, tekanannya masih rendah untuk smapai ke bak penampungan air yang berada di atas. “Distribusi air sudah bagus, kalau ke atas masih butuh bantuan mesin pompa,” katanya. (sin)

Karena Air Merupakan Kebutuhan Rudian Mareta *** Karena air merupakan kebutuhan

Jupanarua Jhon untung aq tinggal diseberang ulu jadi idak pernah macet

Rahmiathul Shaqina Sarah nah kan banyu dak edop, mandi dak pacak, la mayar pulok.. nyambut pelanggan migrasi,kami dak dihirauke.. apolaah

Aan Andrian alhamdulilah ya

Akan Bangun Jaringan BEBERAPA warga di Maskarebet juga berminat untuk migrasi menjadi pelanggan PDAM, khususnya di Jl Tulip di bawah wilayah Ketua RW 01 Kol Purn H Abu Kosim. Bahkan ia minta agar PDAM masuk ke wilayahnya. “Dalam beberapa minggu terakhir ini, distribusi air dari ATS sering ada hambatan dan kerusakan. Satu hal lagi, kalau listrik padam, otomatis air juga ikut tidak mengalir,” katanya. Menanggapi usulan warga, Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Dr Ir Syaiful DEA mengimbau silakan saja masyarakat mendaftar menjadi calon pelanggan. Dari data yang masuk, PDAM akan memberikan perioritas utama untuk dibangunkan jaringan.

“Kalau dahulu kita bangun jaringan, ternyata area itu tidak ada pelanggan sehingga mubazir. Kali tidak lagi, silakan daftar maka kita bangunkan jaringan,” katanya. Syaiful memberikan garansi, pelayanan air bersih di Booster Alang-Alang Lebar full 24 jam. Pasalnya, suplai airnya berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karanganyar yang sudah ditingkatkan produksinya dari 600 liter/ detik menjadi 1.200 liter/detik. Dari Karangantar, disalurkan ke pipa transmisi 700 mili dan 500 mili sehingga sesuai dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). “Boster Alang-Alang Lebar sistem input dan outpun dengan daya tampung tetap 3000 meter kubik. Artinya, airnya masuk dan keluar sehingga 3000 meter kubik tetap,” katanya. (sin)

Gun Adi Kami tunggu pdam masuk kenten laut

Eddy Borong Pempek Pasar 16 Ilir Tak Mau Setengah-setengah SUASANA Pasar 16 Ilir tepatnya di Jalan Sentot Alibasyah atau lebih dikenal lorong basah mendadak berubah Rabu (1/2). Pedagang maupun pembeli kaget melihat Walikota Palembang, Eddy Santana Putra jalan kaki menyelinap di antara kerumunan pembeli. Eddy menyalip kiri dan kanan sambil menyalami warga yang menjulurkan tangan dahulu. Dia menebar senyum sambil berucap “Apa kabar,” sebut Eddy kepada warga. Usai jabat tangan, dia bicara santai dengan warga. ***

Eddy dengan ramah menemui pedagang sambil memegang buah pepaya merah. Dia tanya harga lalu menawar minta diskon. “Berapo kates ini bu, ah mahal nian pacak didiskon dak,” sebut Eddy dengan logat Palembang kental. Dia angkat dua pepaya lalu menjulurkan ke pedagang agar ditimbang. “Minta dua kilogram saja, ini buah kesukaan ibu,” ucap Eddy sambil tersenyum. Eddy begitu santai masuk ke toko di lorong basah. Dia sapa pedagang, masuk ke toko sambil melihat-lihat langsung barang yang dipajang. “Ado di sini toko langganan pempek kami yang lemak, dimanolah,” ucap Eddy kepada wartawan yang menyertai kunjungannya ke Pasar 16 Ilir. Dia lalu memanggil ajudannya menanyakan lokasi pempek yang dimaksudkannya. Ajudan langsung mengarahkan ke beberapa toko. Tepat di toko itu Eddy memilih pempek dan serta merta melahabnya. Jika selama ini Dinkes wajib mengecek dulu kondisi makanan. Tak dihiraukan Eddy. Dia pilih pempek telur kecil lalu meminta cuko. Lalu duduk mengambil tempat di atas kursi plastik. “Coba kalau kalian nak nyicip.

SRIPO/DEWI HANDAYANI

PILIH —Walikota Palembang, Eddy Santana Putra memilih pempek, lalu memakannya langsung di salah satu warung di Lorong Basah Pasar 16 ilir Palembang, Rabu (1/2).

Cicip be. Ini pempek iwak belido asli,” beber Eddy berpromosi. Dia meminta ajudan untuk membungkus lebih dari 10 bungkus pempek lenjer, telur dan adaan. Lagi-lagi nama istrinya, Eva Eddy Santana Putra disebutnya kembali. “Wah, ibu suka nian pempek di sini,” katanya lagi. Harga pempek kecil capai Rp

4.000 dan besar capai Rp 25 ribu. “Wajar be mahal lemak nian,” kata Eddy kembali sambil tersenyum dengan pemilik toko. Sang pemilik hanya tersenyumsenyum sambil menghitung total pesanan Eddy. “Jumlahnya hampir Rp 800 ribu, wah laris nian hari ini,” umbar sang pemilik yang enggan menyebut nama. (dewi handayani)

BERHASIL meraih juara Fotogenic pada Pemilihan Fashion Model Vaganza 2012 di Hotel Grand Menteng Jakarta dua pekan lalu, tidak membuat Betsy Deselor Wanti tergiur menjadi model. Menurut Betsy ia sekedar menyalurkan hobi. “Saya ikut ajang modelling hanya untuk menyalurkan hobi, belum tergiur untuk terjun ke dunia modelling, karena lebih mengutamakan studi,” ujar Esy panggilan akrabnya. Betsy berpendapat untuk terjun ke dunia modelling tidak ingin setengah-setengah. Setelah meraih predikat juara fotogenic dalam pemilihan Fashion Model di Jakarta Mahasiswa MDP Jurusan Akuntasi (S1) ini mendapatkan sejumlah tawaran untuk menjadi model iklan. Karena belum siap tawaran tersebut ditolaknya. “Kalau sudah siap pasti saya terima tawaran tersebut,” ungkap putri pasangan Bachsanur dan Nyimas Aprianti ini. Esy kelahiran Tanjungselor, Kalimatan Timur 6 Desember 1992 ini pada Februari 2012 mendatang dalam acara Valentine Day akan dinobatkan sebagai model berperestasi. Ketika diminta komentarnya tentang hari Kasih Sayang itu, Esy menilai Valentine Day itu bukan budaya kita, tapi tidak salahnya kalau acara Kasih Sayang itu diikuti dengan kegiatan berbagi kasih dengan anak panti asuhan. “Kita bukan memberi bingkisan kepada teman saja, tapi juga memberi bingkisan kepada anak panti asuhan,” katanya. Ketika ditanya apa pernah mengikuti acara Valentine Day?

“Belum pernah tu, paling pada hari Kasih Sayang itu kita berbagi bingkisan dengan teman,” kata Esy yang bercita-cita menjadi wanita karier. Menurutnya sebaiknya kasih sayang itu tiap hari kita lakukan bukan hari hari tertentu, terutama kasih sayang untuk mama dan papa. (zainal piliang)

SRIPO/ZAINAL P

Betsy Deselor Wanti

12

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Jalan Provinsi Macet Ratusan Meter

■ Akibat Tawuran Pelajar

SRIPO/ST2

TAWURAN —Sejumlah pengendara terjebak macet di Jembatan Ponton penghubung Ulumusi-Paiker, Rabu (1/2) akibat tawuran pelajar di jembatan tersebut.

TEBINGTINGGI, SRIPO Sejumlah pelajar berseragam putih abu-abu terlibat perkelahian di ruas jalan provinsi penghubung Ulumusi-Pasemah Air Keruh (Paiker), Rabu (1/2). Akibatnya, arus kendaraan di lokasi sempat macet sekitar 500 meter. Informasi dihimpun Sripo, perkelahian diawali datang-

nya beberapa siswa yang mengendarai sepeda motor dari arah Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri. Selain aksi perkelahian, siswa berkelahi diparkir di tengah jalan serta banyak siswa lain yang menghentikan kendaraan untuk menyaksikan langsung. Sekitar lima menit, pengendara dari dua penjuru

arah tak bisa melanjutkan perjalanan sehingga kemacetan kian panjang. Perkelahian terhenti setelah pengendara yang melintas memisahkan kedua kelompok yang berkelahi. . Namun, aksi masih berlanjut ke jalan lintas provinsi Lahat-Bengkulu. Perkelahian berhenti setelah pengendara yang melintas memisahkan kedua rombongan yang terlibat tawuran.

Hal ini cukup mengundang perhatian warga sekitar serta pengguna ataupun pengendara yang melintas. Akibatnya, kemacetan di jalan provinsi tersebut kian lama kian panjang. “Sangat disayangkan, siswa yang masih mengenakan seragam sepulang sekolah ini berkelahi karena merusak citra sekolah. Selain itu, karena pada tempat umum sehingga orang ba-

nyak juga terkena dampaknya salah satunya kemacetan ini,” ujar Heri, seorang pengendara yang terjebak macet. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empatlawang, H Syahril dikonfirmasi mengatakan telah menghubungi pihak sekolah bersangkutan. Namun, mereka membantah bila telah terjadinya perkelahian siswa tersebut. (st2)

Istri Dominasi Gugatan Cerai MUARAENIM, SRIPO Angka perceraian di Kabupaten Muaraenim mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada tahun 2011 total perceraian 832 kasus meningkat dari tahun 2010 sebanyak 721 kasus. Ketua PA Kabupaten Muaraenim, Nurlaila Toib melalui Humas M Lekat kepada Sripo, Selasa (1/2) mengatakan berdasarkan data di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Muaraenim, penyebab utama perceraian adalah gugat cerai dan talak cerai.

“Dari semua kasus tersebut, gugatan cerai dari istri terhadap suami jauh lebih banyak daripada keinginan suami yang ingin menceraikan istrinya atau talak,” ujar Lekat. Menurut Lekat, dalam prosesnya pihak PA melakukan selalu melakukan berbagai tahapan bagi pasangan yang hendak bercerai. Seperti upaya damai oleh hakim mediator, mediasi, sidang lanjutan pemeriksaan perkara pokok, hingga putusan. Namun, hanya sekitar tiga persen

saja pasangan yang bisa rujuk atau berdamai. Selanjutnya kasus selalu berujung ke tahapan sidang putusan. Hal ini, disebabkan karena setiap pasangan memang telah memiliki keinginan yang besar untuk bercerai setelah sebelumnya mereka telah melalui beragam upaya mediasi. Mulai dari keluarga, orang terdekat hingga pihak PA. (ari)

SRIPO/TOMMY SAHARA

KEKIBANG —Para petani memasang kekibang mengitari sawah untuk mengusir hama burung yang datang, Rabu (1/2).

Kami Minta Diskon 50 Persen

■ Tarif Sewa Kios Kemahalan PAGARALAM, SRIPO - Puluhan pedagang di Pasar Basemah, Pagaralam meminta pemerintah memberikan potongan atau diskon sewa kios sebesar 50 persen dari tarif yang ditetapkan pemerintah. Misna (45), perwakilan pedagang mengatakan mereka mau membayar sewa. Namun, karena saat ini pasar masih sepi pembeli membuat pedagang ragu membayar sewa secara

utuh. Apalagi mereka masih diharuskan membayar retribusi. “Kami sebenarnya tidak berat jika harus membayar sewa, namun kami meminta pemerintah bisa memberikan diskon sekitar 50 persen dari harga yang ada,” ujar Misna saat berlangsungnya pertemuan dengan pihak UPTD Pasar di Pasar Besemah, Rabu (1/2). Selain meminta diberikannya diskon sewa, para peda-

SRIPO/MG16

RAPAT PEDAGANG — Para pedagang sedang melakukan pertemuan dengan pihak UPTD Pasar di Pasar Besemah, Rabu (1/ 2/2012).

gang juga meminta Pemkot dapat memberikan fasilitas yang memadai agar pasar tersebut ramai pembeli. Pedagang meminta kawasan terminal diaktifkan agar angkutan dari luar kota bisa mangkal di terminal. “Kita juga minta fasilitas kios dilengkapi kurang seperti air, WC, listrik dan lainnya yang sekarang ini masih kurang,” katanya. Andi (29) pedagang lainnya mengatakan dibandingkan kios di Pasar Dempo Permai harga sewanya kios di Pasar Besemah jauh lebih mahal. Di Pasar Dem-po Permai Rp 2 juta dan Rp 1,5 juta per kios Sedangkan di Pasar Besemah harga sewa kios Rp 4,8 juta untuk tipe A, Rp 3 juta untuk tipe B dan Rp 2,4 juta untuk tipe C. “Di Pasar Dempo Permai, pembeli sudah ramai sedangkan di Pasar Besemah ini masih sepi,” katanya. Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Pagaralam Magandi didampingi Kepala UPTD Pasar Hafiz Ramadhan mengatakan permintaan potongan 50 persen dari biaya sewa akan disampaikan ke Walikota.(mg16)

Burung Pipit Panen Duluan

■ Serang Sawah Petani LAHAT, SRIPO - Para petani di Kota Lahat kebingungan ketika memasuki masa panen. Tanaman padi siap panen diserbu ratusan hama burung sehingga hasil panen bisa menurun, karena buah padi banyak yang hilang. Petani sudah memasang orang-orangan sawah dan bendera dari kantong plastik (kekibang) tetapi upaya tersebut tidak berhasil. Pantauan Sripo beberapa area sawah mulai siap panen di Desa Tanjung Payang, Desa Banjarnegara dan Kelurahan Kotabaru di Kecamatan Kota Lahat. Hamparan padi terlihat mengu-

ning, dengan luas seluruhnya diperkirakan lebih dari 20 haktare. Diperkirakan para petani sudah mulai panen pada pertengahan Februari 2012 nanti. Menurut Arpudin (48) serangan burung berlangsung sejak tanaman padinya berbuah sekitar dua minggu lalu. Ia siaga setiap hari untuk menjaga tanaman padi dari serangan hama burung. Untuk mengusir kawanan burung yang datang, ia terpaksa melemparkan batu ke arah kerumuman burung yang datang. Selain itu digunakan cara tradisional dengan

membuat orang-orangan sawah dan kekibang untuk menakut-nakuti burung. Saat diusir dan ditakuttakuti dengan kekibang burung-burung langsung menjauh. Namun, beberapa menit kemudian datang lagi. “Kekibang dan orangorangan sawah tidak mempan lagi. Malahan jumlah burung terus bertambah,” ujar petani yang tinggal di Desa Tanjungpayang, Kecamatan Kota Lahat. Sarmina (35), petani di Kelurahan Kotabaru mengatakan ia khawatir jika serangan hama burung terus terjadi maka hasil panen padi di sawah miliknya terancam menurun. Jika hal tersebut terjadi maka akan

membuatnya rugi. Karena sawah yang diolahnya sekarang menyewa dari orang lain, sehingga harus lebih dulu membayar uang sewa dan selebihnya merupakan keutungan miliknya. “Mudah-mudahan hasil panen tidak menurun. Paling tidak biaya sewa bisa tertutupi dan ada sedikit keuntungan,” harap Sarmina. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lahat Edi Ishak dikonfirmasi mengatakan belum menerima laporan adanya keluhan petani yang sawahnya diserang hama burung. Namun, informasi akan segera ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim ke lapangan. (mg10)

Tuntut Pengembalian Lahan Ulayat MUARAENIM, SRIPO - Warga yang berasal dari empat desa yakni Desa Ujanmas Baru, Pinang Belarik, Muaragula Baru dan Ulak Bandung mendatangi pabrik PTPN VII Suli, Rabu (1/2) di Dusun IV Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang di Distrik Muaraenim PTPN VII Suli Inti. Koordinator Aksi, Riduan Zahri (50) warga Desa Ujanmas Baru mengatakan mereka meminta pengembalian tanah ulayat seluas 4.500 hektare di lokasi Suli Inti. Lahan tenah ditanami sawit berumur 2-25 tahun yang dikuasai perusa-

haan sejak 1985 hingga sekarang. “Tadi sudah ada pertemuan, rencananya besok (hari ini, Red) akan ada pertemuan lagi di Pemkab Muaraenim,” ujar Riduan. Manajemen PTPN VII Suli, Domu Simanungkalit yang menjabat sebagai Sinder Umum mengatakan manajemen sudah bertemu dengan sembilan wakil warga. Jika masyarakat ingin berdialog menyelesaikan masalah tersebut, PTPN VII membuka diri sepenuhnya untuk berdialog mengikutsertakan Pemkab Muaraenim. (ari)

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua Prona BPN Kurang Diminati

Satlantas Razia Ingatkan Pengendara

MUARADUA - Program nasional (Prona) sertifikasi lahan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten OKU Selatan, kurang diminati. Terbukti, OKU Selatan yang mendapat jatah 1.000 sertifikat gratis bagi masyarakat kurang mampu, hanya tercapai 250 sertifikat yang diajukan masyarakat. “Kita sudah melakukan sosialisasi prona, tapi tetap saja kurang diminati warga, padahal program ini gratis bagi warga kurang mampu,” kata Kepala BPN OKU Selatan, M BasirYulius, Rabu (1/2). Disebutkan, hingga awal Februari 2012 ini pihaknya baru menerima usulan prona dari dua kecamatan, yakni Simpang Martapura dan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah. “Semua kecamatan kita masukkan dalam program ini, hanya Muaradua kita batasi mereka yang tinggal di tengah ibu kota kecamatan tidak masuk dalam prona,” jelas M Basir seraya menambahkan, di Kecamatan Muaradua saja yang merupakan pusat kota baru 10 persen yang mengantongi sertifikat tanah. (cw1)

KAYUAGUNG - Guna meningkatkan ketertiban berlalulintas di jalan raya, Satuan Lalulintas Polres OKI terus menerus mengingatkan pengendara agar mematuhi peraturan berlalulintas, termasuk melengkapi kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan. “Petugas di lapangan yang melakukan razia hanya mengingatkan pengendara agar tetap mematuhi peraturan berlalulintas di jalan,” kata Kapolres OKI, AKBP Agus F SH SIk melalui Kasat Lantas AKP Ketut S SH SIk, Rabu (1/2). Dikatakan, personil Satlantas harus menghentikan kendaraan bermotor yang tidak menyalakan lampu utama (light on) di siang hari, termasuk kendaraan yang tidak dilengkapi dengan kaca spion. Setelah kelengkapan yang kasat mata, personil juga memeriksa kelengkapan keabsahan kendaraan, yakni pengemudi harus mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan membawa STNK. “Pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK langsung ditindak,” tegasnya. (std)

SRIPO/MAT BODOK

HENTIKAN - Aparat Satlantas Polres OKI menghentikan kendaraan yang tidak menyalakan lampu di siang hari.

Air Bersih Terbuang Mubazir ■ Meluber Satu Hari Penuh ■ Disebabkan Pipa Induk Bocor

SRIPO/TARSO

TINJAU — Direktur PDAM Tirta Ogan, Zulkarnain saat meninjau langsung kondisi kebocoran air PDAM, Rabu (1/2).

Desa Terpencil Tunggu LTS BATURAJA, SRIPO - Masayarkat yang tinggal di desa-desa terpencil yang hingga kini belum dialiri listrik, harus bersabar. Hingga kini PT PLN (Persero) belum ada program untuk pemasangan jaringan listrik baru, karena persoalan hitungan biaya yang belum memungkinkan. Manager PLN Ranting Baturaja, Surya Dharma kepada wartawan, Rabu (1/2) mengatakan, setidaknya 5 per-

sen desa dan daerah pelosok di wilayah OKU kondisinya belum mendapat penerangan listrik dari PLN. Terutama desa-desa yang muncul setelah pemekaran. Menurut Surya, hasil survey ternyata desa pemekaran yang belum memiliki jaringan listrik lokasinya cukup jauh. Sedangkan jumlah penduduknya sangat sedikit. Akibatnya, apabila dilakukan pemasangan jaringan listrik, maka secara

ekonomi tidak akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. “Sebab investasi yang dilakukan tidak sebanding dengan pendapatan yang bakal diraih,” jelasnya. Solusinya, kata Surya, khusus desa-desa pemekaran yang cukup jauh akan lebih efisien bila menggunakan listrik tenaga surya (LTS). Sebab penerapan teknologi listrik tenaga surya tidak membutuhkan

kabel jaringan yang cukup mahal. Namun pengadaan peralatan LTS ini merupakan kewenangan Pemkab setempat. Surya Dharma berharap warga yang sudah mendapat peneranan dari PLN bisa secara sadar membayar rekening taihan PLN tepat waktu. Tujuannya agar PLN bisa meningkatkan pelayanan listrik kepada masyarakat termasuk untuk pemerataan listrik. (eni)

INDRALAYA, SRIPO - Ratusan meter kubik lebih air bersih PDAM Tirta Ogan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), meluber terbuang percuma ke jalan raya KM 36 Jalintim, persinya di depan Kompleks Mutiara, Kecamatan Indralaya, Rabu (1/2). Pantauan di lokasi, air bersih itu keluar dari bahu jalan diduga karena pipa induk (utamanya) bocor. Derasnya kebocoran membuat air dengan cepat menggenangi bahu jalan menyebabkan kendaraan harus melambat jalannya saat melintas di lokasi genangan air tersebut. Menurut warga setempat kebocoran sudah terlihat sejak seminggu lalu tapi

masih skala kecil. Karena kurang perhatian petugas PDAM Tirta Ogan menyebabkan keboroan semakin besar dan puncanya, Rabu kemarin air dengan deranya membanjiri jalan. “Kalau keboroan itu segera diperbaiki waktu masih kecil kemungkinan tidak akan banyak air yang terbuang,” ujar Yuli, warga yang membuka usaha wrung di dekat lokasi pipa bocor tersebut. Menurutnya, sejak banjir di depan warungnya para pembeli enggan mendatangi warungnya. Direktur Utama PDAM Tirta Ogan, Zulkarnain, nampak terlihat sibuk mengecek langsung kondisi

Buat SIM Lebih Cepat

■ Polres OKUT Miliki Simulator MARTAPURA, SRIPO Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kabupaten OKU Timur saat ini sudah memiliki alat Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak dua unit. Dengan keberadaan alat ini, warga yang ingin

mengurus pembuatan SIM tidak perlu lagi ke Polres OKU di Kota Baturaja, tetapi cukup datang ke Polres OKU Timur di Kota Martapura. “Dengan adanya Simulator SIM yang akan segera dioperasikan ini, akan

Layanan Internet Mobile Lambat INDRALAYA, SRIPO - Kehadiran mobil layanan internet keliling (MPLIK) di setiap kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir (OI) medapat tanggapan antusias warga dan pelajar. Namun, lodingnya yang lamban atau lemot membuat kesal para konsumen. Suroso, pelajar SMK di Indralaya Rabu (1/2) mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan internet keliling tersebut. Menurutnya, setidaknya ia tidak susah lagi harus pergi ke pusat kota untuk men-

cari informasi yang berhubungan dengan pelajarannya di sekolah. Hanya saja, masalah muncul, karena layanan internet keliling tersebut lemot (lamban) ketika mendownload sehingga waktunya lebih lama dan biayanya membengkak. “Memang cukup membantu dengan kehadiran internet keliling ini, tapi kami berharap agar loding internet ini bisa lebih cepat, jangan lemot seperti ini. Kalau seperti ini terus, kita rugi menyewanya, meskipun harga per-jamnya ha-

nya Rp 2 ribu,” kata Suroso seraya menambahkan ia dan teman sekampungnya tidak susah lagi harus keluar kampung mencari layanan internet. Suroso menyebutkan, selain mengerjakan tugastugas untuk mencari refrensi, dia juga memanfaatkan internetan untuk facebook. Lambannya loding internetan keliling ini diakui juga oleh Mirwan, pelajar SMP di Kecamatan Lubuk Keliat. Ia mengaku lama-lama kesal juga dengan lambannya

mendoqnload file dari internetan itu. Dia mempertanyakan masalah itu karena menurutnya di warnet daerah Tanjungraja, layanan internet sangat cepat dan harga per jam antara Rp 2.500 sampai Rp 3.000. Penanggungjawab MPLIK Kecamatan Indralaya Utara, Hermiyanto dikonfirmasikan wartawan, membenarkan salah satu kendala yang dihadapinya lambannya loding. “Kita sudah laporkan masalah ini ke Koordinator di Sumsel,” ujarnya. (trs)

kebocoran tersebut. Kepada wartawan ia mengaku akan segera memanggil petugas pebaikan pipa. “Memang kita sudah mengetahui ada kebocoran ini beberapa waktu lalu tetapi masih kecil, kami tidak menduga kalau bisa memebsar seperti ini,” katanya. Zulkarnain menyebutkan, pipa yang bocor merupakan pipa induk peninggalan Kabupaten OKI, yang membutuhkan waktu cukup lama untuk memperbaikinya, karena kedalamannya mencapai 1,5 meter. Selain itu PDAM harus mematikan lebih dulu suplai air bersih supaya memudahkan perbaikan. (trs)

SRIPO/EVAN HENDRA

SIMULATOR SIM —Aparat Satlantas Polres OKU Timur menunjukkan alat Simulator SIM. Alat ini memudahkan pembuatan SIM yang sebelumnya masih dilakukan di Polres OKU di Baturaja.

memudahkan pelayanan kita dalam melayani warga yang akan membuat SIM,” kata Kapolres OKU Timur, AKBP Kristiyono SIk melalui Kasat Lantas AKP Sugiat AS SH MH, Rabu (1/2). Menurut AKP Sugiat, dengan adanya Simulator SIM itu, proses pembuatan SIM untuk warga OKU Timur akan lebih cepat. Sebelumnya, untuk membuat SIM membutuhkan waktu satu hari, bahkan terkadang dua hari karena yang bersangkutan harus mendapat surat lebih dulu dari hasil Simulasi SIM di Polres OKU. “Namun saat ini pembuatan SIM bisa selesai dalam beberapa jam saja. Bahkan kita bisa menyelesaikan pembuatan SIM dalam 15 menit untuk perpanjangan,” kata AKP Sugiat seraya menambahkan, dengan adanya alat Simulator SIM itu pihaknya dapat menyelesaikan pembuatan SIM sebanyak 30 buah setiap harinya. (mg3)

14

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Banyuasin, Musirawas, Lubuklinggau

Pekerja PT KAM Lari Ketakutan Warga Pasang Patok Lahan ■ Sengketa Batas Dua Desa ■

SRIPO/SYAIFUDDIN

AKSI — Warga Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III mematok areal perkebunan PT Kasih Agro Mandiri (KAM) Estate I di Desa Terlanggu, Rabu (1/2).

Pekerja PT Baturona Mogok

■ Aktivitas Penambangan TTer er henti erhenti SEKAYU, SRIPO - Sekitar 300-an pekerja PT Baturona Adimulia, sub kontraktor PT Alas Watu Utama (PT AWU) menggelar aksi mogok kerja, Rabu (1/2). Operasional perusahaan tambang batubara itu pun lumpuh total. Aksi mogok kerja ini karena pekerja kecewa dengan manajemen perusahaan yang dinilai kurang peka dan peduli. Aksi yang berlangsung tertib dan damai itu digelar di lapangan produksi perusahaan. Peserta aksi nampak duduk-duduk saja, dan sebagian berdiri, namun satu sama lain terlihat ngobrol. Mereka yang menggelar mogok kerja ini antara lain dari bagian operator tambang, sopir truk pengangkut batubara dan bagian lainnya. Salah seorang pekerja, AT mengaku aksi mogok kerja dilakukan murni oleh ratusan pekerja menuntut perusahaan agar bertindak adil dan transparan. Menurutnya, aksi mogok kerja itu dimulai Selasa (31/1). Namun Rabu (1/2) kemarin peserta aksi mogok kerja semakin banyak. Di antara tuntutan pekerja itu adalah, soal upah minimum regional (UMR) agar dinaikkan

seiring peningkatan produksi. “Dalam praktiknya ada pekerja yang digaji tidak sesuai UMR. Sebenarnya permasalahan ini sudah lama. Namun perusahaan kerap bertindak sewenangwenang dan tidak transparan,” ujarnya. Menurut para pekerja, perusahaan dengan sesuka hatinya memecat pekerja, contohnya salah seorang foreman dipecat tanpa penjelasan. Padahal pekerja itu disiplin dan tidak pernah bermasalah. “Kami sesama pekerja akhirnya prihatin dan menimbulkan rasa solidaritas antra sesama terhadap pekerja yang dizalimi perusahaan,” papar pekerja yang bertekad terus menggelar aksi sampai perusahaan memenuhi tuntutan mereka. Dalam aksi itu juga massa ditengahi bagian personalian PT Alas Watu Utama, Rudi. Namun Rudi enggan membeberkan persoalan karena persoalan internal. Sementara itu, General Manajer PT Baturona Adimulia, Nur Hadi mengatakan, aksi mogok kerja itu segera diselasaikan secara internal. Kepala Disnakertrans Muba, Yusman Sriyanto mengaku belum mengetahui jika perusahaan tidak mematuhi UMR.(cw7)

Rumah Roboh Masuk Sungai ■ Akibat TTanah anah Longsor SEKAYU, SRIPO - Tanah longsor kembali terjadi di bantaran Sungai Musi, Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (1/ 2) sekitar pukul 14.20. Akibatnya satu rumah warga roboh, dan enam rumah lainnya tinggal satu meter lagi dari tepi sungai. Tanah yang longsor itu dengan panjang sekitar 75 meter dan lebar mencapai 30 meter terjadi di bantaran Sungai Musi Grasir RT 12 RW 05 Kelurahan Soakbaru,

Sekayu. Selain rumah, ada pohon yang ikut tumbang. Saksi mata Mizi (30) mengatakan, saat longsor terdengar suara bergemuruh. “Saya sedang berada di atas pohon bermaksud menebang, maka itu saat longsor terjadi saya sempat panik dan mencoba terjun ke sungai, tapi dilarang warga dengan alasan agar tidak tertimbun,” kata Mizi. Sementara dampak tanah longsor juga dirasakan Suwito (44), penambang

pasir yang saat kejadian sedang berada di atas perahu. Menurutnya, ribuan kubik tanah yang jatuh dari permukaan ke arah sungai sempat membuat perahunya bergerak nyaris menabrak dermaga pasir. Sedangkan Komaria (60), warga RT 12 Kel Soakbaru berharap, Pemkab Banyuasin dalam hal ini dinas instansi terkait agar turun ke lokasi untuk mengatasi dampak longsor susulan yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi. (cw7)

SRIPO/ANDRIYANTO

LONGSOR — Sejumlah warga memperhatikan tanah yang longsor di pinggir Sungai Musi, Kota Sekayu, Rabu (1/2). Tanah longsor ini menyebabkan satu rumah ambruk.

BANYUASIN, SRIPO - Sebanyak 350 orang warga Desa Langkan dan Dusun Rebangajah, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/2) mematok areal perkebunan yang digarap PT Kasih Agro Mandiri (KAM) Estate I di kawasan Desa Terlangu, sekitar 12 KM dari poros Jalintim Desa Rimbabalai, Banyuasin III. Kedatangan warga dengan membawa parang dan golok layaknya sebuah aksi penyerbuan itu, membuat pekerja perusahaan yang tergabung dalam ADR Grup yang sedang berada di areal kebun, seketika lari karena ketakutan. Pekerja bagian pembibitan yang didominasi ibu-ibu itu lari menjauh dari kerumunan massa yang terus meneriaki mereka agar tidak melarikan diri meninggalkan lokasi. Aksi ini dilakukan karena warga merasa dibohongi dan tidak adanya titik penyelesaian sengketa perbatasan antara Desa Langkan dengan Desa Terlangu yang difasilitasi Pemkab Banyuasin. “Kami hanya mematok lahan dan tidak merusak tanaman milik PT KAM,” kata Sobri, salah seorang warga. Menurutnya, kedatangan warga hanya ingin melampiaskan rasa kekecewaan atas keputusan yang tidak dipatuhi. “Kami sudah bosan dengan janji, tapi realisasinya tidak ada, maka kami turun ke sini mengambil hak kami,” paparnya.

Sobri mengingatkan agar pihak PT KAM I tidak mencabut dan menghilangkan patok yang telah dipasang. Warga pun menjamin tidak akan merusak tanaman dan asset milik perusahaan. Menurut Sobri, lahan seluas 1.200 hektare yang masuk ke Desa Telangu merupakan wilayah Desa Langkan. Selama ini, proses mediasi yang dilakukan Pemkab Banyuasin tidak kunjung terselesaikan. “Yang ditempati PT KAM ini lahan desa warga Langkan, bukan Telangu. Kami sudah dari dulu membuka lahan ini. Namun mengapa saat Terlangu dimekarkan dari Desa Tanjung Menang, mengambil lokasi Desa Langkan,” katanya. Aksi ratusan warga Desa Langkan itu berlangsung hingga dua jam. Warga mematok lahan hingga batas sungai Banyuasin. “Kami ingin setelah kami patok, perusahaan dan pemerintah kabupaten, dapat memberikan solusi mengembalikan tanah kami, Desa Langkan,” tegasnya. Setelah melakukan pematokan lahan yang telah diusahakan pembibitan sawit, ratusan warga Langkan berangsur pulang. Warga memberi batas waktu satu minggu kepada Pemkab Banyuasin untuk menyelesaikan masalah lahan desa ini. Selama aksi berlangsung, petugas kepolisian dari Polsek Pangkalanbalai hanya berjaga-jaga. Manager Lapangan PT KAM I, Kurnia Setepuh

Jukir Diminta Pakai Identitas BANYUASIN, SRIPO - Penarikan retribusi parkir yang mulai diterapkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Banyuasin di wilayah Kota Pangkalanbalai, justru membingungkan warga. Mengingat petugas parkir tidak dilengkapi identitas yang jelas, bahkan disinyalir yang memungut parkir bukan juru parkir (Jukir) yang telah ditunjuk. Seperti di kawasan Pasar Pangkalanbalai dan depan Rumah Makan Sari Alam, jukir yang memungut uang parkir tidak dilengkapi identitas, hingga akhirnya tidak jarang pemilik kendaraan yang memarkir kendaraannya beradu mulut dengan jukir. “Jukir hanya menggunakan pluit saja tanpa memberikan karcis parkir,” kata beberapa warga. Keluhan serupa dirasakan Haryadi (29), warga Kelurahan Pangkalanbalai. Dia mengaku kaget saat hendak mengambil motornya, dia baru mendengar ada suara pluit yang ditiup seseorang yang mengaju juru parkir di kawasan itu. “Saya dimintai uang parkir Rp 1.000. Ketika saya minta karcis parkir, justru terjadi perdebatan,” kata Haryadi, Selasa (31/1). Hal senada diungkapkan

DOK:SRIPO

Supriadi

Ridwan (41), warga Napal. Menurutnya, penarikan retribusi parkir ini tidak secara keseluruhan ditarik oleh petugas. Jika ingin menerapkan Perda Retribusi Parkir seharusnya diawali dengan sosialisasi. “Ini motor dan mobil sama, Rp 1.000, itu pun tanpa karcir parkir,” timpal pengendara motor lainnya. Sementara itu Kepala Dishubkominfo Kabupaten Banyuasin, Supriadi SE MStr mengakui penerbitan Perda Retribusi Parkir ini untuk meningkatkan PAD Banyuasin. Di sejumlah titik yang berpotensi parkir, telah ditempatkan juru parkir dengan seragam jaket berlogo Dishubkominfo Banyuasin. (udn)

Panti Jompo Dibantu Sembako

■ Dari IIPK BSB Syariah Lubuklinggau LUBUKLINGGAU, SRIPO - Ikatan Istri Pegawai Karyawati (IIPK) Bank SumselBabel (BSB) Cabang Syariah Lubuklinggau, memberikan bantuan paket sembako kepada panti jompo Budi Luhur di Kelurahan Kayuara Lubuklinggau Barat. Bantuan sembako berupa beras, mi instan, gula pasir, minyak goreng, gandum dan sagu diberikan berkaitan dengan peringatan HUT IIPK Bank SumselBabel ke-11. Bantuan itu diterima oleh Kepala PTD PTSW Budi Luhur, Salpin. Ketua IIPK BSB Cabang Syariah Lubuklinggau, Ny Rosmalinda Imron usai penyerahan bantuan ke Panti Jompo, Rabu (1/2) mengatakan, pemberian

bantuan itu merupakan bentuk kepedulian sosial IIPK BSB Syariah Lubuklinggau terhadap sesama. “Insya Allah bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di panti jompo” katanya. Disela kegiatan itu pula ia menekankan kepada seluruh anggota IIPK BSB Syariah Cabang Lubuklinggau, agar dapat selalu berperan serta aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Karena disadarinya, IIPK BSB Syariah Cabang Lubuklinggau masih relatif baru, atau berusia sekitar dua tahun. Namun ia meyakini bahwa dengan adanya semangat kebersamaan maka dapat mempererat tali silaturahmi serta kekeluargaan yang sudah terjalin baik.

“Saya berharap agar selaku pengurus dan anggota IIPK BSB Syariah Cabang Lubuklinggau, kita

semua selalu dapat menunjang karir suami kita selaku pegawai dan dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan, baik yang diselenggarakan ditingkat pusat

mau pun cabang. Semoga tahun 2012 ini kita dapat lebih eksis lagi dan tetap solid dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan,” katanya. (zie)

SRIPO/AHMAD FAROZI

BANTUAN SEMBAKO - Ketua IIPK BSB Syariah Cabang Lubuklinggau, Ny Rosmalinda Imron, memberikan bantuan sembako ke Panti Jompo Budi Luhur, Rabu (1/2).

memersilahkan warga melakukan pematokan dengan catatan tidak merusak tanaman. Karena menurutnya, sengketa yang terjadi tidak ada hubungan dengan perusahaan, namun sengketa perbatasan antara Desa Terlangu dan Desa Langkan. “Silakan, kami tidak akan membuang patok, tapi saya minta warga juga tidak merusak tanaman,” kata Kurnia seraya menyatakan lahan PT KAM I yang diusahakan itu sudah melalui mekanisme pembebasan yang jelas dan sesuai dengan aturan hukum. Menurut Kurnia, lahan yang sudah ditanami sejak Tahun 2010 seluas 1.300 hek-

tare yang umur tanamannya berkisar satu tahun, dengan tenaga kerja penduduk di sekitar lokasi seperti Terlangu, Sungairengit dan beberapa daerah lainnya. Kades Telangu, Budi Darmansyah mengungkapkan, warganya tidak akan menanggapi tindakan yang dilakukan oleh warga Desa Langkan itu. Sementara Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed melalui Kabag Pemerintahan Umum M Senen Har SIP MSi menjelaskan, aksi yang dilakukan warga tersebut buntut dari klaim lahan seluas 1.200 hektare antara Desa Langkan dengan Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III. “Kita kembali memanggil kedua kades, namun jika tidak ada titik temu maka silakan melalui jalur hukum,” katanya. (udn)

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

15

Pembunuh Polisi Lampung Ditangkap ■ Terlibat 21 Perampokan di OKI KAYUAGUNG, SRIPO — Hendri Usman (20) warga Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ditangkap polisi, Rabu (1/2) pukul 03.00, karena diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Briptu Yunus, personil Polres Tulang Bawang, Lampung. Selain itu, tersangka tersandung kasus perampokan yang beraksi di Provinsi Sumsel dan Lampung. Menurut keterangan dari Kapolres OKI AKBP Agus F SH SIk melalui Kapolsek Mesuji AKP H Dwi Handoko kepada wartawan, tersangka Hendri ditangkap karena terlibat kasus perampokan yang dilakoninya bersama Beles yang kini menjadi daftar pencarian polisi. Menurut dia, kaki kanan Hendri ditembak karena berusaha kabur dari kepungan polisi. “Tersangka ini sudah 21 kali melakukan perampokan bersama Beles. Lokasi yang mereka lakukan di wilayah Mesuji OKI Sumsel dan Provinsi Lampung. Tersangka juga pernah terlibat cekcok dengan kepolisian dari Lampung dan mengakibatkan tewasnya Briptu Yunus yang bertugas di Polres Tulang Bawang,” kata Dwi. Kapolsek kepada wartawan meyebutkan, tersangka bersama rekannya Beles berdasarkan laporan kepolisian yang masuk telah melakukan perampokan sebanyak 21 kali yang terhitung saja. “Tindak kejahatan dilakukannya di Tulang Bawang Lampung sebanyak 8 kali yang diakui tersangka, di Kecamatan Lempuing OKI 5 kali, di Kecamatan Mesuji sebanyak 8 kali,” ujar Dwi. Tersangka ditangkap di rumahnya dan polisi menyita barang bukti senjata tajam, satu unit sepeda motor hasil perampokan, lakban dan kain yang digunakan untuk mengikat para korban. (std)

Truk Nyasar Dikira Gempa „ dari halaman 16 an kembar di Kelurahan Seterio, Hartak bermaksud mendahului sepeda motor yang ada di depan dengan mengambil jalur kanan. Nahas, ban kanan depan truk masuk lubang dan terlepas, sehingga laju truk berubah arah ke kanan dan baru berhenti setelah menghantam rumah milik Alex. Sopir truk, Hartak (32), warga Wayakabung 2 Tulangbawang Barat Lampung Utara. Ditemui di TKP dia mengaku dari Padang mengantar tanki minyak dan hendak pulang ke Lampung Utara. “Saya tidak ngantuk karena baru saja istirahat makan di Rumah Makan Arema di Sungaililin. Begitu juga de-

Gembong Curanmor Dibekuk di Hotel „ dari halaman 16 koperasi kazero. Dari wilayah itu, dia bersama empat rekannya mengambil motor sebanyak empat unit jenis Honda Revo pada tanggal (25/2) lalu. TKP kedua mereka di sekitar SMA Terbuka sebanyak satu unit motor Cina, dan TKP ketiga di wilayah Sungaibinjai sebanyak satu unit sepeda motor

Dua Pelajar Tewas Tabrakan SEKAYU, SRIPO — Dua pelajar SMA, Angga (18) dan Edo (17) dan pekerja swasta Zola (18) tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Tiga pemuda ini tewas karena motor yang dikendarai adu kambing karena menghindari lobang dengan kecepatan tinggi, Selasa (31/1) pukul 21.30. Informasi yang didapat dari Kapospol Lantas Simpang Bayat Aiptu Dian Heriandi mengatakan, Zola yang membonceng Edo, merupakan warga kelurahan bayung lencer. Mereka melajukan motor yamaha vega tanpa plat ke arah jambi. Saat melintas di jalan Palembang-Jambi Lintas timur Km 206, Zola mencoba menghindari lobang yang ada disebelah kiri dengan mengambil lajur kanan. Namun tidak disangka Angga, warga Bayung Lencer melaju juga dengan kecepatan tinggi menggunakan motor yamaha seon. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan kedua pengendara ini terpental dan terkapar ditengah jalan dengan luka yang cukup mengenaskan. “Angga mengalami luka

SRIPO/CW7

DUA motor milik korban tabrakan pelajar tewas di Sekayu, Rabu (1/2).

robek dikening, pendarahan dari mulut dan hidung serta mata kiri hilang. Ia pun meninggal di jalan. Sedangkan Zola meninggal dirumah sakit dengan

ngan kecepatan hanya 60 kilo,” katanya. “Pada saat mendahului motor itu, ban kanan depan masuk lobang dan lepas sehingga laju kendaraan tidak terkendali dan mengarah ke rumah warga hingga hancur seperti ini,” ujar dia. Hartak telah menghubungi pemilik kendaraan di Lampung dan juga sudah melakukan kesepakatan dengan pemilik rumah, jika pihaknya bertanggungjawab untuk mengganti semua kerugian. Kapolres Banyuasin AKBP Drs Ahmad Zaenudin melalui Kasat Lantas AKP Andi Supriadi, SIK didampingi Kanit Laka Aiptu Marwijaya, mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut. “Tidak ada laporan yang masuk ke kami, Mungkin kedua belah pihak sudah ada kesepakatan perdamian untuk mengganti semua kerugian,” tandasnya. (udn)

na dan temannya pun dimintai uang muka atau DP sebagai dana adminstrasi, perorangnya dimintai membayar Rp 3,5 juta. “Kerugian kami sekitar Rp 20 juta, karena kami sudah terlanjur bayar uang DP perorangnya Rp 3,5 juta. Katanya uang DP untuk keperluan proses syuting yang lagi kejar tayang dan siap tayang,” ujar Mona. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Frido Situmorang, membenarkan telah menerima laporan dari pelapor. Kasus yang dilaporkan korban merupakan tindak pidana penipuan yang segera diselidiki. (mg19)

jenis Yamaha Vega R. “Dari lima motor pertama yang kami ambil, saya mendapat bagian sebesar Rp 900 ribu, motor kedua, saya dapat Rp 100, sementara motor ketiga belum sempat kami jual sudah ditangkap polisi duluan,” ujarnya di hadapan petugas. Selain beroperasi di lokasi parkir aku Yudi, mereka juga beraksi di dalam rumah. Dia juga mengaku setiap beraksi menjadi driver membawa motor ke DD untuk dijual. Kapolres OKU Timur

AKBP Kristiyono SIk MSi melalui Kapolsek Martapura Kompol H Armil membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, dua rekan Yudi saat ini sudah ditangkap sementara satu lainnya masih buron. Demikian juga dengan penadah yang saat ini masih dalam pengejaran. “Kami sudah mengetahui identitas pelaku. Setiap selesai beraksi mereka langsung pergi ke Kota Palembang sehingga kami mengalami kesulitan untuk menangkap mereka,” ujarnya. (mg3)

Calon Artis Kena Tipu „ dari halaman 16

luka robek dikening dan mata serta dada mengalami luka memar. Untuk Edo meninggal ketika dibawa ke arah jambi,” kata Deni. Untuk motor yang ber-

tabrakan kini diamankan di Kapospol Lantas Simpang Bayat. Selain itu ketiga korban juga sudah dimakamkan keluarganya masing-masing. (cw7)

Pocong Diciduk Usai OT PALEMBANG, SRIPO — Berpindah-pindah tempat karena menjadi buronan polisi, Candra als Pocong (26), akhirnya berhasil ditangkap petugas setelah menghadiri acara hiburan organ tunggal di kawasan Jakabaring. Di hadapan petugas penyidik, Rabu (1/ 2), tersangka Candra yang berkerja sebagai pembuat kerupuk, mengakui ia sering berpindah-pindah tempat menghindari kejaran petugas. “Setelah mencuri tu aku langsung pergi. Pertama pergi ke Tanjung Batu lalu ke Sritanjung terus ke Muarakuang dan Sungaililin. Aku tahu memang sedang dicari polisi,” ujar Candra. Candra yang merupakan tersangka dari dua pekaku dalam kasus pembobol ruko beberapa bulan lalu dengan kerugian Rp 20 juta, ditangkap di kawasan Jl Pipa Reja Jakabaring Palembang, Minggu (29/ 1) pukul 16.00. Sebelumnya petugas sudah menangkap tersangka lainnya yakni Rian yang sedang dalam proses persidangan. “Duit yang kami curi ada 13 juta, rokok 16 pak dan PS (Play Stasion. Duitny kami bagi dua, aku dapat jatah Rp 7 juta sedangkan Rian Rp 6 juta. Jatah aku dibelike motor, tapi sudah aku jual lagi,” aku Candra yang mengakui nekat mencuri karena terdesak kebutuhan. Kapolsek SU I Kompol Imam Tarmadi didampingi Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring, membenarkan telah melakukan penangkapan. Tersangka Candra sudah menjadi DPO karena kasus pencurian. (mg19)

Ditabrak Truk Petani Sekarat PALEMBANG, SRIPO — Heri Iswanto (36), warga Desa Lubuk Kepayang Merapi Lahat, ditabrak sebuah truk Rabu (1/2) pukul 06.00. Akibatnya, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai petani padi ini tidak sadarkan diri. Diceritakan istri korban, Rami, kejadian bermula saat suaminya tersebut hendak pergi menuju sawahnya. Ia pergi dengan mengendarai sepeda motor dans eorang diri. “Bapak bekerja di sebuah sawah milik temannya. Jarak sawah dari rumah kami

cukup jauh. Sebab itu, bapak pergi mengendarai motor,” ujar Rami. Menurut Rami, suaminya tidak pernah mengendarai motornya dengan ngebut. Meski jalan sepi, suaminya tersebut tidak berani untuk ngebut. “Mungkin bawaan umur. Saya tidak pernah melihat ia mengendarai motor ngebut. Apalagi kalau saya pergi bersamanya,” ujar Rami. Sebab itu, begitu mendengar kabar suaminya ditabrak sebuah truk, ia sangat terkejut dan tidak percaya. Ia percaya ketika melihat

suaminya sudah tergolek bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. “Katanya ia ditabrak sebuah truk dari arah belakang motornya. Truk tersebut terkejut karena suami saya tibatiba mengerem laju motornya. Karena jarak yang sudah sangat dekat, si sopir pun tidak bisa mengelak dari tabrakan,” ujar Rami lirih. Si sopir truk berinisiatif membawa Heri yang pingsan seusai kejadian tersebut. Ia dibawa ke puskesmas setempat. Namun, begitu pihak puskesmas tidak sanggup, Heri dipindahkan

ke RSUD Lahat. “Pihak rumah sakit rupanya tidak sanggup. Kata mereka tangan dan kaki suami saya patah dan harus diperiksa rontgen. Luka robek di keningnya juga cukup besar,” ujar Rami. Heri pun dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang pukul 15.00. Hingga pukul 17.00, Heri masih tidak sadrkan diri dan tergolek di ranjang RSMH Palembang. “Kami sudah melaporkan ini ke polisi. Kami harap si sopir bisa mendapat hukuman yang setimpal,” tutup Remi. (cw6)

Ibu Tipu Tetangga Ratusan Juta PALEMBANG, SRIPO — Tak terima lantaran telah menjadi korban penipuan, sejumlah ibu rumah tangga yang tinggal di Jl Swadaya RT 44 RW 13 Kelurahan Srijayanegara Alang-alang Lebar mendatangi SPKT Polda Sumsel, Rabu (1/2) siang untuk melaporkan pasangan suami istri karena uang yang dipinjam mereka tak kunjung dikembalikan. Dalam laporan yang tercatat di LPB/75/I/2012/ Sumsel salah satu korban, Apriani (36) menjelaskan, pelaku EM datang ke rumahnya pada 6 Januari 2011 sekitar pukul 10.00 atas suruhan suami, MA, dengan tujuan meminjam uang se-

besar Rp 146 juta. Karena percaya dan kenal dengan pelaku, akhirnya korban dengan berbagai cara mencarikan pinjaman uang termasuk uang miliknya yang juga turut dipinjamkan. Setelah berhasil meminjam uang kepada korban, pelaku kembali disuruh suaminya untuk meminjam uang kepada tetangga yang lain dengan alasan bahwa masih butuh uang untuk menambah modal usaha bumbu masakan. Pelaku EM kembali mendatangi tetangganya dan meminjam sejumlah uang kepada beberapa tetangganya dengan nilai yang tidak sedikit. “Ba-

nyak yang dia pinjam itu, katanya dia disuruh suami. Namun setelah kami tagih uang yang dipinjamnya, istrinya malah ingin diceraikannya dan silahkan menangih ke istrinya,” ujar Apriani ketika ditemui di SPKT Polda Sumsel. Ruita (35) salah seorang yang juga menjadi korban sebanyak Rp 63 juta juga menjelaskan, mereka datang untuk mengadukan suami ME yakni MA yang telah mengumpan istrinya untuk meminjam uang kepada mereka. “Kami juga sebenarnya kasihan sama istrinya, sejak kami iangin menangih uang yang dia pinjam dengan cara baik-baik

malah istrinya diceraikan. Dan sekarang kami tidak tega karena tidak ada tempat tinggal lagi, sekarang bergantian siapa yang mau menampungnya kalau tidak kami-kami ini. Kami ke sini untuk melaporkan suaminya,” ujar Ruita dengan nada menggebu-gebu. Jadi menurut ibu-ibu mereka mengalami kerugian lebih dari Rp 518 juta, uang tersebut terdiri dari uang Ratna Rp 114 juta, Delly 165 juta, Ruita Rp 63 juta, dan Apriani Rp 146 juta. Petugas yang menerima laporan tersebut langsung meneruskannya ke Ditreskrimum dan UPPA untuk diproses lebih lanjut. (mg14)

16

SRIWIJAYA POST Kamis, 2 Februari 2012

Calon Artis Kena Tipu ■ Syuting Film Miss Palembang ■ Produser Hentikan Sepihak ■ Alasan Dana Rp 80 Juta Hilang PALEMBANG, SRIPO — Lantaran proses syuting film terhenti dengan alasan dananya hilang, Mona (19) dan empat temannya membawa kasus itu ke Mapolresta Palembang, Rabu (1/2). Dalam laporannya, korban Mona dan empat temannya melaporkan AZ selaku produser Paly Take Production. “Baru dua hari proses

syuting film, tiba-tiba syuting berhenti. Alasannya karena uang sebanyak Rp 80 juta hilang. Kami pikir mana mungkinlah hilang, jadi kami lapor ke polisi sesuai dengan surat kontrak. Film yang diproduksi ini berjudul Miss Palembang,” ujar Mona. Dengan paras wajah yang cantik-cantik dan masih berstatus sebagai maha-

Kejar Tayang SAMA halnya diakui teman Mona lainnya, ia merasa tergiur dengan tawaran untuk menjadi artis pemain film berjudul Miss Palembang, karena kru sudah melakukan publikasi kepada masyarakat umum. “Jadi saya dan teman-teman percaya saja, karena di koran-koran ada sudah iklannya. Bahkan filmnya lagi kejar tayang, jadi kami percaya saja,” ujar teman Mona yang memakai kawat gigi. Berdasarkan isi laporan para pelapor, sebelumnya Mona dan lima orang temannya melakukan kesepakatan kontrak kerjasama dengan pihak produser disebuah ruko di kawasan Jl R Sukamto sebelah Kantor Pos Palembang tertanggal 9 Desember 2011 pukul 16.00. Dalam isi kontrak, Mona dan lima temannya dijanjikan menjadi artis sebagai pemain atau pemeran film berjudul Miss Palembang. (mg19)

Keisya Pergi tak Pamit

Keisya Islamia Putri

IST

PALEMBANG, SRIPO — Keisya Islamia Putri (10), siswi SD Negeri 131, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, menghilang sejak Kamis (26/1) pukul 12.00. Anak ketiga dari empat bersaudara ini pergi dari rumah usai ditegur ibunya untuk tidak bermain air di kamr mandi. Saat meninggalkan rumah, Keisya Islamia Putri mengenakan pakaian berwarna hijau dan terdapat bordiran. Untuk celana, Ke-

isya mengenakan celana jins warna merah jambu. Keisya merupakan anak pasangan dari Slamet (44), sopir Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang dan Helma Yunita (42). Menurut Slamet, keluarga baru mengetahui bahwa anaknya hilang karena sejak sore usai dimarahi, tidak pulang ke rumah. “Sampai sekarang sudah kami cari, tapi belum ketemu. Sudah sepuluh orang pintar kami datangi, tapi tidak juga membuahkan hasil,” ujarnya saat mendatangi kantor Sripo, Rabu (1/2) siang. Slamet menuturkan, anaknya tersebut sudah pandai berbicara dengan lancar. Ia mengharapkan kepada siapapun yang menemukan anaknya, dapat menghubungi ke nomor handphone 0816382693 atau 085832655885. Bisa juga antar langsung ke rumahnya Jl Sukabangun II RT 1 RW 1, Lr Cempedak/Keluarga 1, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami. (mg4)

siswi dan pelajar, para pelapor yang mengaku menjadi korban kasus penipuan ini memberikan keterangannya kepada petugas penyidik. Mona dan temannya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. Dikarenakan Mona dan temannya yang merupakan artis di film tersebut telah membayar uang muka atau DP setiap orang masing-masing Rp 3,5 juta kepada produser film. “Padahal sesuai surat kontrak kerjasama dengan produsernya, selama proses syuting film kami difasilitas konsumsi dan make up, tapi fasilitas ini tidak ada sama sekali,” ungkap Mona. Diceritakan Mona dan temannya, mulanya ia dan teman-teman ditawari seseorang untuk menjadi artis sebagai pemain film yang judul filmnya Miss Palembang. Lantaran tergiur, Mona dan temannya mengikuti tawaran tersebut. Mo„ ke halaman 15

SRIPO/MG19

MELAPOR — Mona dan empat teman sesama calon artis melapor kepada petugas penyidik di SPKT Polresta Palembang, Selasa (1/2).

Truk Nyasar Dikira Gempa ■ Keluarga Alex Sedang Tidur ■ Rumah Dihantam Truk

SRIPO/SYAIFUDDIN

HANCUR — Truk nopol BE 9216 QR menghantam rumah milik Alex di ruas Jalintim KM 47 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III, Rabu (1/2).

BANYUASIN, SRIPO — Mobil truk fuso nopol BE 9216 QR menghantam rumah milik Alex (35) di tepi ruas Jalintim KM 47 No 20 RT 16 RW 04 Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III, Rabu (1/2) dini hari. Di rumah itu keluarga Alex yakni Suarmiati (35) beserta tiga anaknya Lara (9), Anil (7) dan Rizki (2) sedang tidur. Suarmiati terba-

ngun dan mengira terjadi gempa bumi. Dia hendak kembali tidur, tapi kemudian tetangga memberi tahu jika ada mobil masuk rumah. “Kami tidur di kamar tengah dan mengira gempa. Jadi tidak tahu kalau mobil yang menghantam rumah kami,” katanya. Dia bersyukur karena tidak tidur di kamar depan

yang hancur di seruduk truk fuso tersebut. “Kalau saja saya dan anak-anak tidur di kamar depan, mungkin kami sudah mati sekeluarga,” katanya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi kuatnya hantaman truk membuat rumah milik Alex rusak parah. Gerbang depan rumah roboh, pintu jebol, kaca hancur, genting berantakan, dan listrik putus. Truk itu juga merusak warung manisan di depan rumah. Sedangkan kondisi truk juga rusak dengan kaca depan pecah, bodi penyot, dan gardan bagian depan patah. Informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan itu bermula dari truk fuso yang dikemudikan Hartak melaju dengan kecepatan sedang dari arah Jambi menujuh Palembang. Ketika melintasi ruas Jalintim KM 47 tepatnya di atas jembat„ ke halaman 15

Gembong Curanmor Dibekuk di Hotel MARTAPURA, SRIPO — Tim khusus Polsek Martapura, OKU Timur berhasil menangkap Maryudi (22), warga Terukis Kecamatan Martapura di salah satu hotel di Palembang, Selasa (31/1) sekitar pukul 23.00. Yadi merupakan tersangka kasus curanmor di OKU Timur. Berdasarkan pengakuan Yadi kepada petugas, Rabu (1/2), setiap beraksi dirinya bersama empat orang rekannya masing TS, DD, Ican, dan Nova. Dua nama terakhir sudah ditangkap sebelumnya. Sementara TS dan DD masih dalam pengejaran. Modus yang digunakan para pelaku dengan menggunakan kunci T. Kelima spesialis curanmor ini beraksi di lokasi parkiran dan di dalam rumah. Yudi mengaku sudah melakukan pencurian sepeda motor sekitar tujuh unit selama tahun 2011 bersama empat

Maryudi

SRIPO/MG3

rekannya itu. Dia juga mengaku, sepeda motor hasil curian tersebut mereka berikan kepada DD (masih buron) untuk dijual. Menurut Yudi, Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukannya bersama empat rekannya yang pertama di lokasi dikantor „ ke halaman 15


Sriwijaya Post Edisi Kamis, 2 Februari 2012