Issuu on Google+

RABU 2 FEBRUARI 2011

SRIWIJAYA POST Spirit Baru Wong Kito

ECERAN RP 2.000

MANAGED BY

24 HALAMAN

Curi Poin di Wamena PALEMBANG, SRIPO — Skuad SFC menebar ancaman besar saat bertandang ke Stadion Pendidikan, markas Persiwa Wamena, Rabu (2/2) pukul 15.30 WITA. Keith K a y a m b a Gumbs dan kawan-kawan yakin mampu mengubur tradisi untuk mencuri angka dari tim berjuluk Badai Pegu-

nungan Tengah, pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI). Meskipun Stadion Pendidikan yang dikelilingi jurang dan pegunungan begitu angker, bukan halangan bagi Budi cs untuk tampil ganas. Pelatih Ivan Kolev yakin anak asuhnya bermain habishabisan demi memastikan mendapatkan poin. Kolev diperkirakan akan menurunkan formasi yang hampir sama ketika menghadapi Persipura. Hanya lini pertahanan dan sayap akan menjadi perhatiannya. Dia mengevaluasi lini belakang yang begitu mudah ditembus pada me-

Sriwijaya Post mengadakan kuis tebak skor pertandingan antara Persiwa melawan Sriwijaya FC di Wamena, Rabu (2/2). Kirim SMS sampai pukul 15.30. Ingat! Satu nomor hanya untuk satu penebak. Penebak jitu akan diundi sebanyak 6 orang untuk mendapatkan suvenir dari SFC, Three dan Sripo. Selamat menebak.

nit-menit akhir saat dikalahkan Persipura 2-3. Coach asal Bulgaria itu sudah menyiapkan beberapa alternatif, ketika Supardi dan M Ridwan kehabisan tenaga karena kerap naik membantu serangan. Bisa jadi Ahmad Jufriyanto dan Bobby Satria tampil sebagai pelapis keduanya. Jufri center bek yang memiliki kemampuan bermain di sayap, begitu juga Bobby yang kerap dipasang di sayap kiri. Keduanya bisa mem-backup Cluadiano Alves dos Santos dan Thierry Gathuessi. Sementara sisi kanan yang ditinggalkan Oktovianus Maniani akan dipercayakan

kepada Arif Suyono, sedangkan Kayamba ditugaskan mengisi sayap kiri. Arif mempunyai motivasi ganda menghadapi duel ini. Selain berambisi mengubur rekor tak pernah meraih poin di sana, target pulang membawa hasil dikobarkan pemain asal Malang itu. “Kami harus bisa mencuri poin di Wamena,” tegas Arif. „ ke halaman 7

Wasit Netral SFC Raih Poin INGIN GABUNG KLIK www.sripoku.com, On Facebook. Sriwijaya FC tandang ke Persiwa, Rabu (2/2). Pada dua laga LSI sebelumnya di Wamena, Laskar Wong Kito gagal mendapat poin. Rekan fbers ada komentar? RIDWAN SWEINSTEIGER Sfc pzti bisa . Minimal 1 point be it dah alhamdulillah.

D’NIE KOYUNK wajib menang tuk naekke klasemen ..... ADI FIRNANDA Yakin be Sriwijaya biso menang pertandingan kali ini... karena mental juara masih ada di diri Sriwijaya FC...

DUTA MILITTO DUDIKOFF asal biso nunjukke permainan seperti lawan persipura kemaren + wasit yg netral SFC biso meraih poin penuh.. YAKIN BISA! MAYA SARI terlalu capek. perjalanan jauh tp tetap harus menang

oisutta Siap Majukan Bola Indonesia ge TToisutta Geor George

Why Not Saya Bersedia

SRIPO/AHMAD NAAFI

SIAP BERANGKAT — Warga Desa Bukit Jaya siap berangkat menuju Sekayu untuk demo di Mapolres Muba, Selasa (1/2). Mereka menuntut pembebasan tiga rekan yang ditahan namun keberangkatan mereka bisa dicegah.

Ribuan Warga Nyaris Demo Mapolres Muba SEKAYU, SRIPO — Ribuan warga Trans C3 Desa Bukit Jaya kecamatan Sungai Lilin Muba nyaris melakukan demo di Mapolres setempat. Mereka bakal menuntut pembebasan tiga rekannya yang ditahan polisi terkait penyerbuan di Mapolsek Sungai Lilin. Seperti diberitakan harian ini kemarin (Sripo, 1/2), ratusan warga Trans C3 menyerbu Mapolsek Sungai Lilin, lalu mengeluarkan dua tahanan dalam sel Mapolsek yakni Kailani dan Kairani. Tanpa bisa dihalangi petugas polisi yang sedang piket, keduanya lalu di-

bantai ramai-ramai hingga tewas. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, Polres Muba yang didukung Polda Sumsel menetapkan tiga tersangka yang diduga sebagai provokator. Ketiga orang inilah yang dituntut massa untuk dibebaskan. Namun sebelum beramai-ramai ke Mapolres Muba, ribuan warga tertahan di desanya setelah diajak dialog dengan Tripika, tokoh masyarakat dan aparat kepolisian, di kediaman mantan „ ke halaman 7

Warga Jangan Anarkis

SRIPO/SDW

Hasyim Irianto

Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto meminta agar warga jangan bertindak anarkis. Serahkan masalah hukum kepada polisi sesuai proses hukum yang berlaku. “Karena jika melakukan tindakan seperti warga menyerbu Markas Polsek Sungai Lilin, tetap perbuatan melanggar hukum. Pelaku

yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena itu jangan bertindak anarkis, percayakan kepada kepolisian,” ujar Hasyim. Ketika dikonfirmasi, Hasyim membantah terjadi kelalaian yang dilakukan anggota Polsek Sungai „ ke halaman 7

KEPALA Staf Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta menyatakan siap menduduki jabatan Ketua PSSI untuk memajukan persepakbolaan Indonesia. “Inikan tuntutan dari masyarakat pecinta sepakbola, jika ini amanah dari mereka ya saya jalan,” katanya saat ditemui di selasela peresmian Perumahan Swakelola Angkatan Darat di Jalan Tegar Beriman, Desa Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Selasa (1/2). Ia menyebutkan bahwa pencalonan dirinya atas permintaan dan keinginan masyarakat pencinta sepak bola yang menginginkan adanya perbaikan dan kemajuan. Toisutta juga mengatakan bahwa ia sudah

ANTARA

George Toisutta

mendapat izin dari Panglima TNI dan akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI periode 20112015. “Why not, saya bersedia, untuk kepentingan masyarakat demi perbaikan dan kemajuan bangsa saya harus siap,” katanya. Menurut KSAD, pe-

sepakbolaan Indonesia memerlukan perbaikan dan perubahan ke arah lebih baik agar mampu meraih prestasi. Terkait Liga Primer Indonesia, Toisutta menilai kegiatan itu sangat baik dalam mendorong perbaikan persepakbolaan Indonesia. Ia mendukung kegiatan yang sifatnya memajukan persepakbolaan Indonesia. Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 akan ditentukan dalam kongres empat tahunan di Pulau Bintan pada 19 Maret 2011. George Toisutta saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI). „ ke halaman 7

Mahasiswa Sumsel Lari ke Pedesaan iba Hari Ini ■W Waswas aswas Persediaan Pangan ■ Kloter I TTiba PALEMBANG, SRIPO --- Rombongan pertama warga Indonesia yang dievakuasi dari Mesir, diperkirakan akan mendarat di Jakarta, pada hari ini, Rabu (2/2), sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 400 orang, mayoritas wanita dan anak-anak, diterbangkan dengan Garuda Boeing 747 Garuda. Ketua Satgas Evakuasi WNI di Mesir, Hassan Wirajuda, mengatakan Garuda akan meninggalkan Kairo ke Jakarta sekitar pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 01.00 WIB dini hari. Menurutnya, izin pendaratan Garuda di Kairo sudah diperoleh dari otoritas setempat sehingga langsung bisa dilakukan proses evakuasi. “Warga Indonesia dikumpulkan di suatu tempat sebelum dibawa ke bandar udara,” kata Hassan ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (1/2). Mahasiswa Sumsel yang kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir „ ke halaman 7

AP PHOTO/KHALIL HAMRA

TUNTUT MUNDUR — Ribuan warga Mesir berkerumun di Tahrir Square, Kairo, Mesir, dalam unjukrasa menuntut Presiden Hosni Mubarak mundur dari jabatannya, Selasa (1/2).

2

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

SALAM SRIWIJAYA AMBLES — Pengendara sepeda motor menghindari badan jalan yang ambles di Jl Pangeran Ayin, Kenten Laut, Palembang, Senin (31/ 1). Badan jalan yang ambles terjadi di banyak titik. Penyebabnya diduga akibat tak kuat menahan beban kendaraan karena sejak sepekan terakhir ruas jalan ini dilalui kendaraan bertonase tinggi, seperti tronton yang membawa peti kemas. Lalu lintas juga macet.

Lindungi Semua WNI di Mesir SITUASI Mesir yang makin mencekam membuat mahasiswa asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang sedang kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir sebagian besar mengungsi ke desadesa yang letaknya 2 hingga 10 kilometer dari pusat kota. Sementara bagi mahasiswa yang menetap di asrama milik universitas, dilarang keluar mulai pukul 21.00 waktu Mesir atau pukul 18.00 WIB hingga pukul 08.00 waktu Mesir. Pemerintah Mesir memberikan perlindungan bagi asrama-asrama mahasiswa. Sejumlah panser dan aparat bersenjata siaga di depan asrama mahasiswa. Sejauh ini, aktivitas perkuliahan mahasiswa Al-Azhar memang sedang dalam masa liburan. Kuliah baru aktif lagi pada 20 Februari mendatang. Namun keadaan yang genting dan diberitakan luas di media global ini membuat cemas sejumlah warga Sumsel yang keluarganya sedang menuntut ilmu di Mesir. Telepon seluler, dan jejaring sosial facebook tak bisa digunakan. Sementara telepon asrama para mahasiswa di Mesir meski bisa dikontak namun belakangan tak diangkat. Beberapa keluarga mencoba terus menelpon anaknya melalui ponsel, meski ada yang sempat diangkat namun sesaat telepon terputus. Kabar yang sedikit mengurangi rasa was-was warga yang memiliki keluarga di Mesir, pemerintah Indonesia cukup responsif dengan situasi konflik di Mesir. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan aparat terkait melakukan evakuasi udara bagi sejumlah warga negara Indonesia yang masih berada di Mesir. Pemerintah Indonesia telah membentuk satuan tugas yang dipimpin oleh anggota Dewan Pertimbangan Presiden Hassan Wirajuda. Prioritas evakuasi tahap awal ini adalah anak-anak dan perempuan yang jumlahnya mencapai sekitar 1.200 orang. Namun demikian, jumlah ini bisa berubah sesuai dengan perkembangan situasi di Mesir. Pemerintah Indonesia menyediakan tiga pesawat untuk evakuasi tahap awal itu. Ketiga pesawat itu berasal dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air.Pesawat-pesawat itu juga akan mengangkut berbagai jenis logistik untuk memenuhi kebutuhan hidup warga negara Indonesia yang masih berada di Mesir. Meski prioritas awal evakuasi untuk anak-anak dan perempuan, diharapkan evakuasi warga negara Indonesia yang lakilaki juga tetap diperhatikan. Pemerintah Indonesia diharapkan lebih proaktif lagi dalam memberikan perlindungan bagi semua warga Indonesia yang berada di Mesir. Karena semua warga Indonesia yang berada di Mesir kini membutuhkan uluran tangan. Termasuk juga kaum laki-laki tanpa terkecuali. Makin sigap pemerintah Indonesia membantu mereka, akan lebih baik untuk keselamatan warga yang tengah berjuang mengantisipasi kekacauan dan situasi konflik di negara yang dilalui Sungai Nil ini.

POJOK Mahasiswa Mesir mengeluh karena pemerintah Indonesia terlambat untuk mengevakuasi WNI di Kairo yang sedang bergolak Evakuasi korban bencana dalam negeri saja terlambat apalagi di Mesir.... Pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, Maret mendatang bakal ramai karena sejumlah kandidat bakal tampil Maklum bola Indonesia, yang ramai pengurusnya Pemkot Palembang tidak mau membeli bendera SEA Games XXVI dari KONI Sumsel Kalau bikin sendiri memang lebih ngirit...

SRIPO/ZAINI

Butuh Patroli Kepolisian KEPADA Yth Bapak Kapoltabes Palembang. Kami selaku warga Talang Ratu Km 5 sangat membutuhkan peranan kepolisian untuk berpatroli. Hal itu diperlukan karena di daerah

kami sudah terhitung hampir setiap hari terjadi pencurian, maling motor, jambret yang dilakukan pelaku dengan tidak mengenal waktu. Mohon perhatian dan terima kasih. 08127141904

Patroli Rutin

Sekali Parkir Rp 3000,YTH Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang. Apa benar biaya parkir motor dan mobil di Ramayana sudah naik, motor Rp 2.000 dan mobil Rp 3.000,-. Mohon penjelasannya, terima kasih. 083177065521

JAWAB TALANG Ratu adalah perbatasan wilayah kerja antara Polsek Sukarami dan Kemuning. Kedua Polsek tersebut selalu berkoordinasi untuk melakukan pangamanan termasuk patroli. Namun tetap di backup anggota Polresta Palembang. Patroli dilakukan setiap jam

secara bergantian, untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Warga disarankan untuk tetap waspada, dan segera melapor ke kantor polisi terdekat jika terjadi tindak kejahatan. (mg10) AKP Romli Kasubag Humas Polresta Palembang

S A L AT RABU 2 FEBRUARI 2011 28 SAFAR 1432 H ZUHUR : ASHAR :

12.16 WIB MAGHRIB 15.38 WIB ISYA` KAMIS 3 FEBRUARI 2011 29 SAFAR 1432 H SUBUH : 04. 47 WIB

: 18.24 WIB : 19.36 WIB

Sesuai Kebijakan JAWAB PERLU kami informasikan, penetapan tarif diberlakukan resmi apabila areal parkirnya terletak di kawasan parkir umum. Sebaliknya, untuk kawasan parkir khusus seperti di mal, di pusat perbelanjaan yang dikelola pihak ketiga (swasta) yang mana seluruh fasilitasnya termasuk tempat dan sebagainya ditanggung mereka maka tarif parkir memang ditetapkan berdasarkan kebijakan mereka. Namun kendati demikian seyogianya besarnya tarif yang ditentukan harus terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Pemkot Palembang. Demikian penjelasan kami. (saf) PH Pathi Riduan Kabid Operasional, Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan Kota Palembang

Macetnya Lalulintas MEMBACA berita kemacetan lalulintas Palembang-Banyuasin memang sangat merugikan. Baik biaya maupun waktu yang terbuang. Masyarakatlah yang selalu jadi korban karena tidak ada pilihan lain. Coba saja kalau pemerintah mau mengatasinya dengan cara membuka jalan (alternatif). Contohnya seperti jalan Talang Betutu lama (KM 16) tembus ke Talang Jambe Tembus ke Talang Keramat Kenten. Apalagi jalan tersebut sekarang sudah tersambung dengan jalan Tanjung Api Api. Sebenarnya jalan tersebut memang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Tinggal melanjutkan pembangunannya dengan memperlebar dan pengerasannya. Demikian saran saja. Terima kasih atas dimuatnya surat pembaca ini. Aminullah JS Palembang

Disampaikan ke Dinas Terkait TERIMA kasih atas informasinya. Ide dan usul Saudara akan kami sampaikan kepada instansi terkait agar menjadi masukan dan untuk dipertimbangkan. (saf) HEP Thontowi Kabag Humas Pemprov Sumsel

DIREKTUR UTAMA: Herman Darmo. DIREKTUR: Ir H M Soleh Thamrin, Soetardjo, Gunawan Wibisono. PEMIMPIN UMUM: Ir H M Soleh Thamrin. WAKIL PEMIMPIN UMUM: Gunawan Wibisono. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: Hadi Prayogo, REDAKTUR PELAKSANA: L Weny Ramdiastuti. MANAJER PRODUKSI: Theresia Juita. REDAKTUR EKSEKUTIF: Sutrisman Dinah. KOORDINATOR LIPUTAN: Wiedarto. SEKRETARIS REDAKSI: H. Salman Rasyidin. STAF REDAKSI: Aminudin, Subardi, Azwir, Hanafijal, Rustam Imron, Ray Happyeni, Sudarwan, Zainal Piliang, K Arpan, Harina Asiana, Syahrul Hidayat, Leni Juita, Muhammad Husin, Abdul Hafiz, Tarso, Lisma Noviani, Sugeng Haryadi, Ardani Zuhri, Zaini,Ahmad Naafi, Vanda Rosetiati, Saftarina, Aang Hamdani, Hendra Kusuma, Ahmad Farozi, Herman Danawi, Saifudin Zuhri. (Ilustrator: Syafnil Chaniago, Antoni Agustino) PERWAKILAN JAKARTA: Febby Mahendra Putra (Kepala Biro), Domuara Ambarita (Wakabiro), Budi Prasetyo, Antonius Bramantoro, Jonson Simanjuntak, Murjani, Choirul Arifin, Hendra Gunawan, Ismanto, Rachmat Hidayat, Sugiyarto, Yuli Sulistiyawan, Zulfikar W Eda

HARIAN UMUM

SRIWIJAYA POST

Penerbit: PT Sriwijaya Perdana SIUPP: No 233/SK/Menpen/ SIUPP/A.7/1987 tanggal 22 Juni 1987 Jo.196/Ditjen

PEMIMPIN PERUSAHAAN: Bambang Hartono MANAJER IKLAN: MF Ririn Kusumawardani MANAJER SIRKULASI : Zulkarnain Tarmizi ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D , Telp (0711) 310088 (6 saluran), Fax (0711) 312888. PERWAKILAN JAKARTA: Jalan Palmerah Selatan 12 Jakarta 10270, Telp. (021) 5483863, 5495359, 5494999, 5301991, Fax (021) 5495360 IKLAN: Gedung Persda Lt 1 Jl Palmerah Selatan No. 1-4 Jakarta 10270 Telp (021) 548 3008, 548 0888, 549 0666 Ext 7635 s/d 7638 Fax (021) 5369 6583 E-mail: sriwijayapost@yahoo.com HARGA LANGGANAN: Rp 50.000 sebulan (pembayaran di muka), luar kota plus ongkos kirim. Terbit tujuh kali seminggu. Pembayaran iklan langsung ke Bank: Bank Central Asia Palembang Rek No. 021-309665-3, Bank Permata, Palembang, Rek. No. 0400027048, BNI 46, Rek. No. 0051447426, atau langsung ke Kantor Pusat Jl Jenderal Basuki Rahmat No 1608 B-D Palembang, Telp Iklan (0711)-311888, Fax Iklan (0711) 310391. PERCETAKAN: NV Rambang (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WAR TAWAN SRIWIJA YA POST SELALU DIBEKALI T ANDA PENGENAL DAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA/MEMINT A AP A PUN DARI NARA SUMBER WART SRIWIJAY TANDA MENERIMA/MEMINTA APA

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

3

Cabai Impor Diangkut dengan Pesawat n Asal Cina dan Thailand n Redam Lonjakan Harga JAKARTA, SRIPO — Untuk menutupi kekurangan stok cabai dalam negeri serta meredam harga cabai yang melonjak sejak dua bulan terakhir, impor cabai sekitar 15 ribu ton dari luar negeri pun dilakukan dengan pesawat. Langkah impor cabai ini, menurut Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI, Gunaryo, kepada wartawan di Jakarta, (1/2) dilakukan dalam rangka mencukupi stok dan membantu menurunkan harga cabai yang kian meroket di pasar dalam negeri. Cabai impor tersebut, imbuhnya, berasal dari negara-negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia. Hal ini juga diambil de-

ngan mengukur jarak tempuh plus waktu transportasi agar cabai impor tidak rusak dan membusuk. “Itu kemarin dilihat ada potensi setelah dihitung dengan transportasi masih memungkinkan dibawa ke Inondeuisa. Masuk hanya hitungan 3,4 hingga 5 jam. Satu upaya juga untuk menghadang harga dan pasokan dalam negeri,” jelasnya. Dia melanjutkan yang memungkinkan, mengangkut cabai impor dari negera tetangga dengan waktu tempus yang relatif singkat, yakni hingga 5 jam, adalah dengan menggunakan armada pesawat. “Kalau bisa ditempuh 3,4 jam kalau lewat dari con-

tainer itu berisiko. Cuma pesawat,” ungkapnya. Setara Harga Daging Sebagaimana diketahui, dua pekan terakhir cabai rawit merah impor asal Cina dan Thailand telah menyerbu pasar Jakarta dan sekitarnya. Para pedagang mencampur rawit impor yang harganya lebih murah dengan rawit lokal untuk menekan harga cabai, yang di pasar Depok mencapai Rp 120.000 per kilogram. Harga rawit merah dari Thailand yang berukuran kecil Rp 55.000 per kg, sedangkan yang lebih besar Rp 40.000-Rp 45.000 per kg. Sementara di Palembang, pertengahan Januari lalu, harga cabai merah sempat turun di angka Rp 45.000 per

kg. Tapi dalam satu pekan terakhir, harga cabai kembali melonjak Rp 60 ribu/ kg, setara dengan harga daging sapi per kg. Sementara cabai hijau masih di kisaran Rp 40 ribu/kg. Warga tentu saja merasa berat dengan harga cabai ini. “Biasa beli seribu dapat. Ini beli Rp 5.000 tidak sampai se-ons beratnya,” ujar Novi, warga Jl Basuki Rahmat Palembang. Novi mengaku tidak bisa meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi sambal untuk kebutuhan pangan mereka. “Rasanya hambar kalau tak bikin sambal. Jadi solusinya ya di hemat-hemat sedikitlah cabainya,” ujarnya seraya berharap harga cabai bisa turun secepatnya.(TC/lis)

Polytron Pasarkan Xcel Micro HiFi-XCEL MINI HiFi

P

ENJUALAN elek tronik yang sema kin membaik di Semester II tahun 2010 merupakan kesempatan yang bagus bagi para produsen elektronik nasional untuk memasarkan produk unggulan terbarunya. PT Hartono Istana Teknologi, produsen elektronik dalam negeri dengan merek Polytron, turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menggenjot penjualan produknya di kategori audio dengan memasarkan produk inovatif terbarunya yaitu Polytron Xcel HiFi. Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager PT Hartono Istana Teknologi (HIT) respon masyarakat selama ini menunjukkan produk audio dari Polytron masih sangat diminati oleh konsumen. “Untuk itu kami mulai memasarkan Polytron Xcel Micro HiFi XL 1210 dan Polytron Xcel Mini HiFi XL 2205 serta Polytron Xcel Mini HiFi XL 3005 sebagai hasil produk terbaru inovasi kami,” ungkap Santo. Polytron XCEL Micro HiFi sebuah perangkat audio dengan input dari USB, FM Radio, Tape Cassette, MPEG4/MP3 Player, CD Player maupun DVD Player. Keistimewaan produk ini adalah sebagai produk HiFi pertama yang bisa menerima Bluetooth Audio Streaming dari Gadget apapun yang dimiliki konsumen asalkan gadget tersebut memiliki feature Bluetooth. Dengan feature ini, ko-

“KEISTIMEWAAN produk ini sebagai produk HiFi pertama yang bisa menerima Bluetooth Audio Streaming dari Gadget apapun yang dimiliki konsumen asalkan gadget tersebut memiliki feature Bluetooth” leksi audio yang tersimpan di gadget bisa didengarkan melalui Polytron Xcel Micro HiFi, tentunya dengan suara yang lebih mantap dan nyaman di telinga. Dengan feature ini pula, gadget tidak harus diletakkan berdekatan dengan Polytron Xcel Micro HiFi, karena Bluetooth memiliki jangkauan sampai dengan 10 meter. Perangkat audio ini bisa mengeluarkan suara yang detil dan repro bas yang kencang serta kemampuan audionya sudah masuk dalam kategori HiFi dengan dimensi ukuran perangkat yang lebih kecil dari mikro Hi-Fi yang sebelumnya sudah banyak beredar di pasaran. Polytron Xcel Micro HiFi memiliki sistem mul-

timedia dengan penyuara berukuran kecil yang menghasilkan suara berkualitas baik dan jernih. Ditambah dengan fungsi Bass

Bazzoke, yang menjadikan perangkat multimedia ini bersuara hi-fi dan canggih. Sampai dengan akhir kuartal satu di tahun 2011, PT Hartono Istana Teknologi menargetkan bisa mencapai penjualan sekitar 1.000 unit per bulan, sekaligus untuk meningkatkan market share produk audio Polytron menjadi di atas 50 persen, dari sebelumnya di bawah 50 persen di tahun 2010,” ungkap Santo Kadarusman mengakhiri.(Rel/lis)

HARGA MULAI RP 1,3 JUTA l Polytron Xcel HiFi l Tiga pilihan l Xcel Micro HiFi tipe XL 1210 (plus Bluetooth & touch panel, tanpa docker): harga Rp 1,3 juta l Xcel Mini HiFi tipe XL 2205 (tanpa Bluetooth & tanpa docker), harga sekitar Rp 1,7 juta l Xcel Mini HiFi tipe XL 3005 (plus docker touch panel & Bluetooth), harga Rp 1,85 juta. SRIPO/DEWI HANDAYANI

MEI HWA — Marketing Communication PT Smart Telecom, Rena (kanan), dan Advertising and Promotion Palembang Square, Andri Agust, berpose di samping pohon mei hwai yang terbuat dari pipet, beberapa hari lalu.

Petik Angpau Berhadiah Ponsel n Smar tfr en-PS Bagi-bagi Hadiah Smartfr tfren-PS

IST

PALEMBANG,SRIPO — Menyambut imlek PT Smart Telecom bekerjasama dengan Palembang Square (PS) menggelar program petik angpau. Disediakan berbagai hadiah dari mulai uang tunai, merchandise hingga ponsel. “Kami bekerja sama dengan PS Mall dalam pembuatan pohon Mei Hwa dan penyediaan berbagai hadiah,” kata Marketing Support Supervisor PT Smart Telecom cabang Palembang, Renawati Natalia beberapa waktu lalu. Masing-masing hadiah akan digantungkan di pohon Mei

Hwa yang akan dipajang di atrium PS sejak 26 Januari hingga 13 Februari. Dikatakan Rena, pihaknya bersama PS menyediakan 100 angpau untuk pengunjung PS Mall, isinya mulai dari uang tunai Rp5.000-Rp100.000, handphone, dan merchandise Smart. Untuk mendapatkan hadiah ini, kata Rena, pengunjung PS Mall cukup berbelanja di tenant-tenant PS Mall minimal Rp250 ribu tidak berlaku kelipatan. Selanjutnya tukarkan struk belanja untuk mendapatkan angpau. “Konsumen bisa tarik langsung angpau dari pohon Mei Hwa,” kata dia. Selain ingin

mendekatkan diri kepada pengunjung khususnya pelanggan Smart, pihaknya juga ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan Smart maupun PS Mall. “Traffic di PS Mall kan sangat ramai, makanya kita gandeng PS,” tegasnya. Sementara menurut Advertising dan Promotion PS Mall, Irwan Agust mengakui pohon Mei Hwa mereka buat dengan 10 ribu sedotan es selama dua Minggu. “Tingginya sekitar 12 meter, dan akan kami pajang di atrium selama periode program berlangsung,” katanya. (sta)

4

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Gedung BSB Segera Rampung n Juni 2011 Mulai Operasional PALEMBANG,SRIPO — Pembangunan gedung menara Bank Sumsel Babel (BSB) setinggi 16 lantai diperkirakan rampung pengerjaanya pada Maret 2011 mendatang. Kemungkinan pada Juni 2011 gedung yang berlokasi di jalan Gubernur H Bastari Jakabaring ini mulai operasional. Hal itu dikemukakan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Asfan Fikri Sanaf usai gerakan penghijauan di seputaran areal perkantoran Bank Sumsel Babel Jakabaring, Selasa (1/2). Gerakan penghijauan sebagai bentuk kepedulian Bank Sumsel Babel yang diwakili Ikatan Ibu dan Pegawai Karyawan (IIPK) yang memperingati HUT ke-10, Selasa (1/2) kemarin. Pada kegiatan itu, IIPK menanam 1200 bibit pohon, berupa 350 batang pohon Mahoni, 350 batang pohon Jabon, 200 pohon Pulai, 100 batang pohon tanjung dan 200 batang pohon sengon persis disebelah kantor Bank Sumsel Babel Jakabaring. Kegiatan ini, kata Asfan, akan dilan-

jutkan dengan kegiatan penghijauan semua karyawan Bank Sumsel Babel. Pihaknya akan menanam hingga 40 ribu bibit pohon saat ulang tahun Bank Sumsel Babel pada bulan November 2011 nanti. “Ini gerakan penghijauan juga sebagai bentuk dukungan program pemerintah. Kedepan semua kantor kas, unit dan cabang bank Sumsel Babel wajib menanam pohon penghijauan secara serentak pada HUT bank Sumsel Babel, November nanti. Jumlahnya ada 40 unit kantor makanya jika satu kantor ditanam 1000 pohon berarti ada tambahan 40 ribu pohon penghijauan baru,” kata Asfan yang didampingi Ketua panitia penyelenggara, ibu Rendra. Tentang kantor baru, kata Asfan, saat ini untuk kontruksi bangunan sudah rampung hampir 70 persen. Pada Maret nanti, ditargetkan selesai semua. Selanjutnya tinggal renovasi desain serta pemasangan jaringan telekomunikasi pada Mei. “Puncaknya kita mulai beroperasi di

kantor baru, Juni,” katanya. Direncanakan juga akan ditambah satu kantor cabang baru yang dipusatkan di lantai dua dan tiga dari total 16 lantai. Kantor itu adalah cabang termuda bank Sumsel Babel yang mengcover wilayah seputaran Jakabaring. Sedang untuk fasilitas, dijelaskan Asfan sangat memadai. Untuk lantai 15 dan 16 dipusatkan sebagai ruang serbaguna atau aula dengan luas masing-masing lantai mencapai 2400 meter persegi. Di Lantai dasar dan satu bisa dimanfaatkan untuk area parkir, Exhibition atau pameran melibatkan UMKM yang bermitra dengan bank Sumsel Babel. Lebih lanjut, kata Asfan, lantai empat hingga 12 adalah kantor operasional semua pegawai kantor pusat dan di lantai 13 hingga lantai 14 untuk kantor direksi dan komisaris. “Perancangannya sudah matang, kita sudah siap pindah,” katanya. Gedung Bank Sumsel ini juga akan dipakai semen-

SRIPO/SYAHRUL

TANAM POHON — Dirut Bank SumselBabel, H Asfan Fikri Sanaf bersama Kadis Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Palembang Sudirman Teguh (kedua dari kiri) disaksikan Ketua IIPK Bank SumselBabel, Hj Erma Asfan (tengah) menanam pohon di samping Gedung Bank SumselBabel, Jakabaring, Selasa (1/2).

tara untuk proses penyelenggaraan Sea Games 2011, mendatang. Telah disiapkan tiga lantai, yak-

Developer Bisa Pilih Empat Harga ngunan, kualitas, posisi kestrategisan, luas bangunan dan luas tanah,” katanya di ruang kerjanya, Selasa (1/2). Dari kriteria itu, tergantung developer memilih untuk kondisi perumahan yang dibangunnnya masuk ke klasifikasi harga mana, apakah cocok dikisaran Rp 80 juta atau malah turun di harga Rp 60 juta. “Nah, penyesuaian inilah yang harus dicermati developer, sebetulnya untuk penerapan FLPP lebih menguntungkan developer dan konsumen,” katanya. Dengan ini, memberikan keleluasan kepada developer membangun rumah sesuai keinginan konsumen atau mengacu brand image dari developer itu sendiri. “Selama ini untuk RSH hanya bermain di bentuk dan tipe yang itu-itu saja, kalau aturan FLPP justru kondisi bangunan jauh lebih baik, developer pun tak perlu takut merugi karena pemerintah sudah menganggarkan alokasi untuk FLPP hingga rp 2,6 Triliun secara nasional,” katanya. Lalu apakah teori ini akan memberi celah kepada developer bermain mata, dengan

panitia penyelenggara dan ruang informasi negara asing. “Kita berikan fasilitas ini gratis. Ini se-

bagai bentuk dukungan Sumsel terhadap penyelenggaraan Sea Games Sumsel,” katanya. (sta)

Inflasi Palembang 0,82 Persen n Cabe Penyumbang T er tinggi Ter ertinggi

n Penetapan Harga KPR Bersubsidi n Untuk Fasilitas FLPP PALEMBANG,SRIPO— Pro gram KPR bersubsidi untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dikembangkan pemerintah memberikan empat alternatif harga untuk rumah atap sejahtera. Penetapan harga wajib disesuaikan dengan fasilitas. Branch Manager BTN Cabang Palembang, Yossie PD Wardhana di ruang kerjanya, Selasa (1/2) menjelaskan jika selama ini untuk rumah bersubsidi ditetapkan harga maksimun sebesar Rp 55 juta, saat ini setelah beralih ke FLPP berubah. Pemerintah memberikan kebebasan kepada developer untuk memilih harga sesuai dengan fasilitas bangunan. ada empat harga yang ditetapkan, yakni Rp 50 juta hingga Rp 80 juta. Masing-maing harga wajib disesuaikan dengan fasilitas, mengacu pada kriteria tertentu yang ditetapkan tim penilai. “Untuk penentuan harga rumah atap sejahtera, dulu namanya Rumah Sehat Sederhana (RSH) tergantung fasilitas developer. Bisa diliaht dari spesifikasi bahan ba-

ni lantai tiga, empat dan lima untuk media center Sea Games termasuk untuk kantor operasional

SRIPO/DEWI HANDAYANI

LAYANI NASABAH — Customer service Bank BTN Cabang Palembang (kiri), melayani nasabah yang melakukan transaksi KPR, Selasa (1/2). menaikan harga yang tidak sesaui dengan kontur dan fasilitas rumah yang dibangunnya. dikatakan Yossie, celah itu kecil terjadi karena jika developer berani melakukannya akan menurunkan image dia sendiri. Tentu imbasnya pada konsumen. Mereka tentu akan lebih selektif memilih ruamh murah dengan fasilitas bagus daripada rumah baguis dengan harga tinggi. “Inikan segmennya menengah kebawah, kalau developer bermain di harga tinggi mereka akan ditinggalkan konsumen,” ka-

tanya. Penilaaian itu baru dari sisi konsumen, dari sisi perbankan sendiri, developer juga akan menjalani penilaian oleh tim penilai independen ketika mengajukan kredit perumahan. “Pada proses pengajuan kredit, pihak bank akan memeriksa apakah layak rumah dengan fasilitas tertentu dihargai dengan harga mahal, tentu imbasnya permohonan tidak disetujui bank, apalagi untuk rumah atap sejahtera, untuk proses penilaiannya melibatkan tim penilai independen,” katanya. (sta)

PALEMBANG,SRIPO — Dari total inflasi Palembang yang mencapai 0,82 persen ternyata perubahan harga cabe masih menyumbang kenaikan tertinggi dibanding enam komoditi lain sebesar 0,3 persen. Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel, M Haslani Haris di hadapan media, Selasa (1/2) mengatakan nilai inflasi di Palembang termasuk tinggi dibanding bulan sebelumnya. Angkanya bahkan mendekati hingga 1 persen yang merupakan batas kenaikan tertinggi. Kenaikan itu ditunjukkan oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 125,18 pada Desember 2010 menjadi 126,21 di Januari 2010. Sementara untuk angka inflsi nasional mencapai 0,89 persen. “Nilai inflasi di Palembang bahkan hampir mendekati inflasi nasional. Ini bukti bahwa pemicu kenaikannya harus segera ditekan, jika tidak kehidupan ekonomi akan semakin su-

lit,” katanya. Rata-rata, kata Haslani, banyak faktor penyebab terjadinya kenaikan. Dari sisi perubahan harga komoditi bisa dikategorikan penyebab utama. Saat ini berdasdarkan data hasil pemantauan harga 360 komoditas, ternyata harga cabe sebagai pamacu utama dengan kenaikan tertinggi. Sumbangan ini bahkan mencapai 0,3 persen dengan nilai kenaikan hingga 20 persen dibanding bulan sebelumnya. Posisi kedua, lanjut Haslani, adalah kenaikan harga bawang merah yang mencapai 16,56 persen dengan kontribusi nilai inflasi hingga 0,09 persen. “Selanjutnya, baru kenaikan harga emas, beras, daging ayam ras dan ikan kembung,” kaatnya. Dikatakan dari pantuan 360 komoditas sebanyak 66 komoditas mengalami kenaikan harga dikisaran 10 hingga 20 persen. Sedang untuk sumbangan inflasi berdasarkan kelompok pe-

DOK SRIPO

M Haslani Haris

ngeluaran, sumbangan atau andil terbesar dari kelompok bahan makanan senilai 0,61 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau hingga 0,07 persen. Khusus untuk perumahan, air, listrik dan bahan bakar mencapai 0,03 persen. Sisanya adalah sandang, pendidikan rekreasi dan olahraga serta transportasi dan komunikasi masing-masing senilai 0,03 persen, 0,05 persen, 0,4 persen dan 0,2 persen, Untuk kontribusi kesehatan sepanjang Januari bahkan tidak memberikan nilai apapun, hasilnya 0.0 persen. (sta)

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

5

XL Bayangi Telkomsel Bisa Upload Kegiatan Sekolah Se-Indonesia

■ Telkomsel Launching Web telkomselsahabatpintarku.com

■ Pelanggan Tembus 40,4 Juta JAKARTA, SRIPO — Kinerja PT XL Axiata Tbk (XL) tampil kinclong tahun lalu. Perusahaan telekomunikasi asal Malaysia ini berhasil meraup laba bersih pada 2010 lalu sebesar Rp 2,9 triliun. Keuntungan tersebut meningkat 69 persen dibanding 2009. Keterangan resmi XL, Senin (31/1) menjelaskan pendapatan usaha meningkat sebesar 27 persen menjadi Rp 17,6 triliun dan EBITDA mencapai Rp 9,3 triliun naik 50 persen dengan EBITDA marjin yang meningkat menjadi 53 persen pada akhir 2010. Dari sisi jumlah pelanggan, kinerja XL juga lumayan memukau. Pelanggan XL tumbuh 28 persen tahun lalu, dari 31,4 juta pelanggan pada 2009 menjadi 40,4 juta pelanggan di akhir tahun 2010.

Sejak di-launching Juni, lalu dikatakan Agus, pengundu mencapai 10 ribu orang dengan konten paling banyak dibuka artikel kegiatan sekolah dan materi pelajaran. “kedepan kita akan melibatkan tim ahli untuk mengupgrade tiap materi konten,” katanya. Dalam kegiatan itu, Telkomsel yang menyambangi SMAN 1 dan SMAN 6 Palembang memberikan perangkat multiseat komputer Merk HP yang terdiri dari 1 CPU dan 5 monitor, dimana komputer mampu menghemat energi listrik hingga 89 persen dari komputer lain. Perangkat komputer “Hemat Energi” dilengkapi meja bundar berdiameter 1,5 m2 serta 5 kursi dan free login untuk 150 user setiap sekolah serta sarana internet. Total sekolah penerima bantuan di Sumbagsel sebanyak 4 sekolah yaitu 2 (dua) sekolah di Lampung dan 2 (dua) sekolah di Palembang. Sedang menurut Manager Branch Palembang Riki Agus Setiawan, selain memfokuskan bantuan bidang pendidikan, Telkomsel juga mensinergikan seluruh aktifitas perusahaan dengan mendukung program Go Green yang menjadi tanggung jawab sama. “Untuk itulah bantuan kali ini tidak hanya sekedar memberikan sarana komputer sekolah, tapi lebih dari pada itu bantuan yang diberikan juga turut mendukung program Hemat Energi,” katanya. (sta)

KAMI tidak tertarik untuk berkompetisi dalam masalah harga, tetapi kami lebih memperhatikan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan kami

HASNUL SUHAIMI

Presiden Direktur XL mi dapat meningkatkan iff hingga 90 persen untuk kepuasan pelanggan secalayanan bicara dan diskon ra berkesinambungan,” uhingga 50 persen untuk lajarnya. yanan SMS di 7 negara (SiSepanjang tahun 2010, ngapura, Malaysia, Sri LanXL telah melunasi sebagika, Kamboja, Bangladesh, an pinjaman sehingga pada Hong Kong dan Jepang). akhir tahun 2010, total pin“Kami tidak tertarik unjaman XL berkurang dari tuk berkompetisi dalam Rp 13,5 triliun menjadi Rp masalah harga, tetapi kami 10,2 triliun dengan rasio lebih memperhatikan peHutang Bersih (Hutang ngalaman pelanggan daberbunga dikurangi Kas)/ lam menggunakan layanEBITDA sebesar 1,1x. (KC) an kami dan bagaimana ka-

New Dell Streak

SRIPO/DEWI HANDAYANI

LATIHAN INTERNET — Pelajar SMAN 6 Palembang latihan internet menggunakan komputer pemberian Telkomsel melalui program CSR bidang pendidikan, Selasa (1/2).

PALEMBANG,SRIPO — Setelah sebelumnya me-launching website khusus guru sebagai media belajar matematika, kali ini Telkomsel menggelar kegiatan serupa. Namun bidikannya adalah pelajar melalui launching website telkomselsahabatpintarku.com. “Di sini yang ditampilkan tak hanya point-point ilmu pelajaran namun artikel kegiatan sekolah bisa masuk. siswa tinggal upload sendiri,” kata Manager Operational Account Management Telkomsel, Herlindra didampingi Coorporate Comunication Area Sumbagsel, Agus Winarto di sela-sela kegiatan, Selasa (1/2). Dikatakan tidak ada syarat khusus untuk upload foto kegiatan sekolah. Sebelumnya, masing-masing siswa akan diberi password dan ID khusus. Dengan ini, kata Herlindra, data apapun bisa langsung masuk. Sebagai bentuk filter, sebelum dimuat Telkomsel akan mengedit naskah atau foto artikel yang masuk. “Selain untuk edukasi, juga sebagai bentuk interaksi sosial antar pelajar, bahkan cakupanya hingga internasional,” katanya. Secara rinci, dalam, website ditampilkan kegiatan sekolah-sekolah terpilih, materi pelajaran, tips khusus untuk pelajar hingga eksplodia tentang pengetahuan umum. Konten web akan diupgrade dua minggu sekali.

Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan, pada 2010 XL berhasil memantapkan posisi sebagai operator nomor dua di Indonesia menggeser Indosat. Nomor satu masih dipegang Telkomsel dan ketiga kini Indosat. “Hal ini tidak terlepas dari upaya dan strategi yang telah diterapkan XL sejak tahun 2007,” kata Hasnul. Sepanjang tahun 2010, XL terus mengeluarkan produk dan layanan yang inovatif. Akhir tahun lalu, misalnya, untuk meningkatkan layanan bicara, XL meluncurkan paket baru Rp 0, dimana XL memberikan gratis bicara selama 30 detik pertama di waktu tertentu. Dan sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan, XL memberikan gratis roaming internasional untuk layanan data, dan diskon tar-

Tablet Sekaligus Smartphone ETELAH tahun 2010 Dell Inc mengeluarkan Dell Aero, smarthphone pertama yang dirilis oleh Dell Inc. yang selama ini kita kenal sebagai produsen perangkat komputer besar. Kembali Dell Inc. serius menggarap pasar smartphone dengan mengeluarkan Dell Streak. Berbeda dengan Dell Aero yang menggunakan layar 3.5 inci, Dell Streak te-

S

lah menggunakan layar 5 inci dengan kaca anti gores dan tahan banting dari Gorilla Glass yang akan memberi kenyamanan mata kita. Handphone ini menggunakan sistem operasi Android 1.6 (Donut) dilengkapi prosesor 1 GHz keluaran Qualcomm dengan kamera 5 MP yang akan memberi keleluasaan kita ketika ingin mengabadikan gambar. Dengan memakai

IST

Produk Dell Streak

jaringan nirkabel HSDPA, Di Palembang, New Dell dan Wi-Fi dengan Memori Streak sudah bisa dinikmainternal sebesar 16 GB akan ti masyarakat Palembang. membuat anda nyaman Sedikitnya 10 dealer ditunketika menjelajah dan mejuk untuk memasarkan nambah berbagai aplikasi produk ini. Selama Januari yang bisa didapat dari Anhingga Februari New Dell droid Market. Lebih dari Streak turun harga dari Rp 100.000 aplikasi telah terse6,29 juta menjadi Rp 5,49 judia di Android Market. ta. “Saya penasaran sekali Jika melihat spesifikasi ingin mencoba produk ini, dari Dell Streak, Anda pasti tapi belum tahu banyak seingin segera mencobanya, perti apa produknya,” ujar walaupun sistem operasi Hifni, penikmat produkyang disematkan baru Anproduk berteknologi. droid 1.6 (Donut), hal ini (lis/berbagai sumtentu bukan halangan kaber) rena sistem akan segera bisa di tingkatkan menjadi Froyo. Dengan kamera 5 K MP, tentu saja akan KONTA ASI menghasilkan kualiM 7888) INFOaR tas gambar yang baik. (0711-71 2) o rc m le 8 e 2 T 55 Apalagi dengan layar 5 ✒ 919) x (0711-3 incinya, seperti mem✒ Sphin enter (0711-7051 C punyai Tablet PC. ✒ PDA 711-380135) (0 ✒ Mitra (0711-320523) ) Pada Januari 2011 lalu, ✒ Ladas du (0711-372408 ) perusahaan itu juga te6 in ✒ Telew Cell (0711-38223 ) lah mengeluarkan pro9 ✒ Grand ell (0711-701299 duk New Dell Streak dan C i s ) u 5 0 S 1 2 ✒ Dell Streak 7, ponsel An(0711-38 ) ✒ Cakra ell (0711-380040 17) droid, kecepatan jaringan C 17 h 7 7 ia -7 D 1 1 ✒ 7 lebih cepat, dan tablet 4G. rown (0 ✒ New C

6

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

SBY Tersinggung Ulah DPR ■ Galang Koin untuk Tambah Gaji Presiden ■ Dianggap Menghina Simbol Negara JAKARTA, SRIPO — Gerakan anggota Komisi III DPR yang menggalang uang receh berupa koin untuk disumbangkan menambah gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menuai protes. Presiden dikabarkan tersinggung berat atas ulah anggota DPR tersebut. Bahkan Partai Demokrat mengancam melaporkan inisitar penggalang koin untuk presiden ke polisi dan Badan Kehormatan DPR. “Ya sangat tersinggung. Sangat tersinggung saya,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (1/2). Bagaimana dengan Presiden? “Ya, semua.

Beliau gimana tidak, wong beliau sama sekali tak mengeluh (gaji),” papar Sudi. Sudi menegaskan pengumpulan koin untuk SBY terserah mau diapakan sebab itu bukan keinginan Presiden. “Ya terserah mereka buat, tapi Presiden tidak menghendaki dan menginginkan. Mereka salah menafsirkan, mereka itu tidak mendengar apa yang disampaikan Presiden pada Rapim (rapat pimpinan) TNI/Polri, sama sekali beliau tidak mengeluh, sama sekali tidak ada,” kata Sudi. Menurut dia yang namanya manusia tentu punya perasaan termasuk Presiden. “Bagaimana perasaan kita itu kan termasuk. Ya saya kira kurang pas lah,” ka-

ta Sudi. Berselang tiga hari setelah presiden menyinggung belum naik gaji selama 7 tahun 21 Januari, anggota Komisi III DPR RI, sejak 24 Januari, menggalang koin untuk Presiden. Tujuannya membantu menambah gaji Presiden. Juru Bicara Presiden Julian Aldrian Pasha, menegaskan pengumpulan koin untuk presiden melecehkan SBY sebagai kepala negara dan bisa dipidanakan. “Kalau memang itu dilakukan itu untuk melecehkan kepala negara. Jadi terus terang kami belum ada langkah-langkah lebih lanjut. Tapi yang pasti itu tindakan yang patut disayangkan karena ini merupakan suatu pelecehan

terhadap simbol negara,” kata Julian di kompleks Istana Kepresidenan. Seperti diberitakan sebelumnya sejumlah pihak, termasuk anggota Komisi III DPR RI, beberapa waktu lalu mengumpulkan koin untuk Presiden. Tujuannya membantu menambah gaji Presiden, karena Presiden menyinggung sudah 6 tahun terakhir gaji Presiden tidak pernah naik. Menurut Julian aksi yang dilakukan ini tidak jelas konteksnya. “Sekali lagi, kalau tujuannya adalah untuk pelecehan simbol negara, hal tersebut sudah diatur di negara hukum. Dan ada sanksi bila memang tujuannya untuk pelecehan atau penghinaan terhadap

simbol negara, terutama terhadap lembaga kepresidenan yakni kepala negara,” kata Julian. Wajar Tersinggung Ketua MPR Taufik Kiemas menganggap wajar bila Presiden SBY tersinggung atas aksi penggalan koin oleh anggota DPR maupun masyarakat umum. Taufik Kiemas sepakat, Presiden SBY sama sekali tak mengeluh soal gajinya. “Bu Mega juga sudah menjelaskan, dan kalau saya mendengar pidato Pak SBY, kan, tidak mengeluh (naik gaji) seperti itu. Jadi benar juga kalau memang presiden kemudian begitu tersinggung,” kata Taufik Kiemas di DPR, kemarin. “Wajar presiden tersinggung. Jadi presiden kan pilihan. Pilihan Tuhan. Nggak usah naik gaji ya ngga apaapa juga,” tandasnya. (tribunnews/yon/yat/wil)

Laporkan Inisiator Penggalang Koin PARTAI Demokrat melalui fraksi akan melaporkan para inisiator penggalangan koin untuk presiden ke BK DPR. Tidak hanya itu mereka juga akan mengadu ke polisi. “Melalui fraksi kita akan laporkan ke BK, kalau perlu kita bawa polisi, itu kan menghina simbol negara,” ujar Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul saat ditemui di ged u n g DPR. Me-

Ruhut Sitompul

nurut Ruhut, wajar SBY tersinggung, karena yang melakukan koin di DPR itu para biadab-biadab. “Wajar dia tersinggung gw aja anak buahnya tersinggung,” jelasnya. Meski begitu Ruhut belum memastikan kapan itu akan diajukan. “Kita mau minta pendapat dulu,” tandasnya. Keinginan juru bicara DPP Partai Demokrat yang akan melaporkan ke polisi para pengusul koin untuk presiden, langsung ditanggapi Desmond J Mahesa, anggota Komisi III DPR. Kepada tribun, Selasa (1/2) Desmond menantang Ruhut Sitompul untuk merealisasikan keinginannya itu. “Silakan saja kalau mau melapor. Banyak rakyat di beberapa daerah yang juga menjadi inisiator kumpul koin. Jadi, harus jelas siapa yang mau dilaporkan Ruhut ke Polisi,” kata Desmond.

TRIBUNNEWS/HERUDIN

Kalau itu benar-benar akan direalisasikan Ruhut Sitompul, maka, penjara akan melebihi kapasitas. Karena, aksi kumpul koin terjadi di beberapa tempat di Indonesia. Polisi akan kerepotan menangani kasus ini.

“Banyak yang akan ditahan, banyak yang akan diperiksa. Nah, ini bisa saja akan kontraproduktif terhadap pemerintahan SBY. Inilah yang harusnya Ruhut pikirkan,” tanfas Desmond. (tribunnews/yon/yat/wil)

Undang-undang Soal Gaji Undang Undang 7 tahun 1978 tentang Hak Keuangan/administratif presiden dan wakil presiden serta bekas presiden dan bekas wakil presiden RI BAB II Hak keuangan/administratif presiden dan wakil peresiden pasal 2 (1) gaji pokok presiden adalah 6 kali gaji pokok tertinggi pejabat negara rep Indonesia selain presiden dan wakil presiden, (2) gaji pokok wakil presiden adalah 4x gaji pokok tertinggi pejabat negara RI selain presiden dan wakil presiden, (3) selain gaji pokok sebgmna dimaksud ayat (1) dan ayat (2) kepada presiden dan wapres diberikan tunjngan jabatan. Tunjangan lain sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi pegawai negeri. Pasal 3 di samping gaji pokok dan tunjangan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 2, kepada presiden dan wapres diberikana. seluruh biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Seluruh biaya rumah tangganya. Seluruh biaya perawatan kesehatannya serta keluarganya. (tribunnews/yon)

Komentar Wakil Rakyat Masih Punya Hati Nurani DESMOND J MAHESA Fraksi Partai Gerindra SYUKURLAH kalau Presiden SBY tersinggung atas aksi kumpul koin yang dilakukan DPR. Berarti, Presiden kita masih memiliki nurani. Ketersinggungan ini, sama artinya Presiden SBY untuk introspeksi diri. Dengan memperbaiki kinerja pemerintahannya menjadi lebih baik lagi MATANEWS atas kekurangan-kekuarangan yang ada. Baik dari sisi penegakan hukum, maupun yang lain. Yang kita khawatirkan, kalau pemimpin kita sudah tak tersinggung lagi. Tersinggung, menurut saya masih punya hati dan nurani untuk memperbaiki. Persoalannnya, tersinggung karena malu, atau tersinggung karena benar.

Tak Usah Tersinggung Biasa Saja PRIYO BUDI SANTOSO Wakil Ketua DPR RI PRESIDEN Susilo Bambang Yu`dhoyono tak usah tersinggung akan aksi menggalang koin. Presiden Yudhoyono sepatutnya bersikap biasa atas pengumpulan koin ini. Saya menyarankan tidak usah tersinggung, biasa saja. Saya sendiri tidak sreg dengan pengumpulan koin, tapi mengkriminalkan atau memidanANTARA kan itu justru reaktif. Pekerjaan presiden masih banyak, dan kemudian menjadi pikiran.

Emang Kita Pikirin BAMBANG SOESATYO Wakil Bendahara Umum Golkar Takut? Lapor saja. Emang kita pikirin. Namanya juga orang panik. Sikap tersinggung SBY sangat berlebihan. Karena niat penggalangan koin itu bukan tertuju kepada SBY. Lagi pula kok GR sih. Kok merasa gitu lho. Kalau tidak salah kan bunyinya: “koin untuk presiden”. Kan bisa presiden taxi bisa preANTARA siden Tunisia yang baru saja digulingkan. (tribunnews/yon/yat/wil)

Komisi V DPRD Sumsel Kunjungi PTBA dan Muaraenim ■ Bahas Ketenagakerjaan dan Pendidikan

B

ELUM lama ini, Komisi V DPRD Sumsel melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke PT Bukit Asam dan Pemkab Muaraenim. Beberapa agenda penting pun diusung terkait kunjungan yang dilakukan pada 27-28 Januari lalu ini. Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Ir H Bihaqqi Soefyan mengatakan, pihaknya sengaja bertemu Direktur Umum PTBA untuk mengkoordinasikan ketenagakerjaan. Sebab 2012 mendatang PTBA akan menerima karyawan baru sekitar 600 orang. “Saat ini cukup ba-

nyak karyaSumsel, sejawan yang uh ini karyaPARIWARA habis masa wan PTBA sukerjanya, dan kita menghadah diberikan fasilitas dan rapkan adanya penerimaan tunjangan yang memadai. kembali, paling tidak untuk Demikian juga dengan dana mengurangi pengangguran CSR, setiap tahun sudah beryang ada,” kata Bihaqqi, jalan sebagaimana mestiseraya menyebutkan sejumnya. lah anggota dewan yang tu“Kita berharap dana CSR rut berkunjung. Yaitu, Ir Asini terus bertambah dalam wandi Asgap, Edwar Jaya, setiap pendapatan dari PTRA Anita Noeringhati, dan BA. Tentu saja dalam realiNadia Basjir. Selain itu, Drs sasinya juga harus tepat saMuhdi Maza, Zainuddin, Hj saran dan brmanfaat untuk Rogayati Baidjuri, Drs Darkepentingan masyarakat win Azhar, Drs H M Amin banyak,” ujarnya. Haderi, Efrans Effendi, Drs Dari PTBA, kunjungan diMgs KHA Zaini Husin Umlanjutkan ke Pemkab Muarie, H Suharindi dan Hj Nilaraenim untuk membahas tenwati. tang pendidikan gratis dan Dikatakan, berdasarkan berobat gratis yang mulai pantauan Komisi V DPRD berjalan cukup baik di bebe-

rapa daerah di sana. Namun pihaknya sempat mendapati bidang kesehatan yang masih perlu mendapat perhatian. Diantaranya, kebutuhan dokter dan perawat yang belum memadai. Termasuk peralatan atau perlengkapan di rumah sakit dan Puskesmas di Muaraenim. “Kita melihat di sana belum ada dokter spesialis. Itu menjadi kendala bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan dokter. Makanya sebagian besar mereka cenderung ke Rumah Sakit Umum Muhammad Husein (RSMH) Palembang yang lokasinya lumayan jauh dari Muara Enim,” kata Bihaqqi. (mg1/adv)

Suasana kunjungan Komisi V DPRD Sumsel ke PTBA TAnjung Enim dan Pemkab Muaraenim 27-28 Januari lalu.

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Why Not Saya Bersedia „ dari halaman 1 Harus Independen Anggota tim verifikasi balon Ketua Umum PSSI, Gusti Randa, menyatakan bahwa tidak ada calon persorangan (“independen”) dalam pemilihan Ketua Umum PSSI periode mendatang. “Tidak ada calon independen seperti pada pilkada. Setiap calon harus rekomendasi dari anggota PSSI,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin. Menurut dia, mengacu statuta PSSI, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para calon seperti minimal

Curi Poin di Wamena „ dari halaman 1 Jaga Konsentrasi Duet striker Budi Sudarsono dan Rudi Widodo mendapat kepercayaan untuk menyayat jantung pertahanan Persiwa. Namun Budi yang baru mengoleksi 3 gol, dan Rudi yang sudah mencetak satu gol, harus mewaspadai aksi brutal Sasa Zecevic, defender Persi-

Ribuan Warga Nyaris Demo Mapolres Muba „ dari halaman 1 Kades Trans C3 Juheri. Aksi massa sudah dimulai sejak, Senin (31/1) malam dengan mengadakan ronda malam dan pendirian portal besi untuk melakukan sweeping terhadap kendaraan yang akan memasuki Trans C3 yang berada sekitar 20 Km dari kantor Kecamatan Sungai Lilin. Pagi hari kemarin warga berkumpul di depan rumah kades Bukit Jaya dan bersiap menuju Mapolres Muba di Sekayu dengan menumpang tujuh unit truk. Mereka menuntut agar tiga rekan mereka masing-masing Joko Sulistiyono (30), Salim Bin Broto (36) dan Daruji Bin Imam Rejo (43) dibebaskan dari sel tahanan Polres Muba. Selain itu mereka menolak sembilan warga lainnya yang akan dimintai keterangan oleh Polres Muba. Setelah berkumpul dan menumpang truk hingga mencapai ribuan orang rencana aksi massa ini terhenti setelah kedatangan petugas gabungan dari Polda Sumsel dan Polres Muba yang tiba di Desa Bukit Jaya sekitar Pukul 14.00. Rombongan warga yang akan berangkat ke Sekayu ini tertahan hingga empat jam selama dialog berlangsung.

berusia 35 tahun, warga negara Indonesia, dan pernah aktif di persepakbolaan nasional minimal 5 tahun. “Persepakbolaan yang dimaksud adalah yang berada di bawah naungan PSSI bukan yang ada di luarnya. Di statuta tidak ada penjelasan mengenai lima tahun berturut-turut,” ucap pengacara ini. Soal pengajuan nama, tim verifikasi akan menunggu hingga 5 Februari mendatang. Kongres pemilihan Ketua Umum PSSI sendiri dijadwalkan berlangsung di Bintan, Kepulauan Riau, 19 Maret 2011. Saat ini PSSI dipimpin oleh Nurdin Halid. Dikabarkan muncul nama Jenderal TNI George Toisutta (Kepala Staf TNI Angkatan Darat) yang akan

maju sebagai calon Ketua Umum PSSI. Sementara itu, PSSI mensinyalemen kemungkinan hal tersebut hanya “black campaign” (kampanye hitam) jelang kongres empat tahunan PSSI Maret mendatang, dengan munculnya isu pengaturan skor yang dilakukan dua oknum PSSI dalam Final Piala AFF pada saat di Malaysia beberapa waktu lalu. Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada wartawan menyatakan, itu sebagai fitnah dan tuduhan yang kejam. Seperti diberitakan harian ini Eli Cohen, seorang pria yang mengaku pegawai pajak dalam surat elektroniknya yang dikirim ke akun e-mail sby@presiden.go.id, dua hari lalu, meng-

ungkapkan, PSSI telah menjual laga final antara Malaysia dan Indonesia di ajang AFF Suzuki Cup 2010 lalu. ”Tentunya harus dicek dahulu identitas pengirim e-mail itu, siapa orangnya. Apa benar pegawai pajak beneran apa bukan atau dia hanya ingin mengaku-ngaku saja sebagai orang pajak dengan harapan beritanya bisa besar di media lalu dipercaya begitu saja di masyarakat?” katanya. Menurut Nugraha, kalau memang pengirim e-mail itu mau mengungkap sesuatu sudah sepatutnya harus berdasarkan identitas dan fakta yang jelas. “Ini kan identitas pengirim email itu tidak jelas,” ujarnya, menegaskan. (tribunnews/Ant)

wa. Selain kerap berbuat kasar dan provokatif, tujuan Zecevic justru merusak konsentrasi ujung tombak SFC itu. Selain itu, lini pertahanan SFC juga harus mewaspadai ketajaman aksi Pieter Romaropen dan Boakay Eddie Poday. Keduanya adalah ruh permainan lawan. Keduanya sangat berbahaya. Kolev berkeyakinan, timnya cukup tajam dalam hal mencetak gol, namun lini pertahanan kerap lengah sehingga kecolongan teru-

tama di menit-menit akhir. “Saya berharap lini pertahanan tidak lagi kecolongan,” urai Kolev yang berharap anak asuhnya bisa membuat kejutan dalam duel ini. “Kami yakin bisa mengatasi Persiwa,” janji mantan pelatih Timnas SEA Games 2007 itu. Optimisme serupa juga disampaikan Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainuddin. “Kami melihat peluang SFC bisa meraih poin di Wamena,” tegas Hendri yang berharap tim mampu

meraih angka di sana. Harapan itu didasari bahwa Persiwa bukan tim yang tak bisa dikalahkan di kandangnya. Lihat saja ketika Persitara Jakarta Utara memaksa Persiwa bermain 11 pada 25 Januari 2010, PSPS Pekan Baru juga bermain 1-1 pada 16 Desember, dan baru-baru ini Persisam Putra Samarinda pada 20 Oktober lalu. Bahkan Arema Indonesia ketika dibesut Robert Rene Albert menang dengan skor 2-0 11 April 2010 lalu. (ndr)

Dialog melibatkan Kepala Desa Bukit Jaya, Sarwato, Kasat IV Intelkam Polda Sumsel AKBP Edy Bastari didampingi staf Polres Muba dan pihak kecamatan. Dialog tertutup ini berlangsung alot sedangkan ratusan warga yang sudah bersiap-siap menuju Sekayu ini tertahan diluar dan menunggu hasilnya. Sekitar Pukul 16.30 dialog akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan pukul 20.00 semalam. Massa akhinya membubarkan diri dengan tertib dan kembali kerumahnya masing-masing. Sarwoto mengatakan pihaknya berada ditengahtengah sebagai fasilitator. “Sebagai kepala desa saya berada di tengah sebagai fasilitator saya ingatkan kepada warga jangan menimbulkan masalah baru sehingga tidak menyelesaikan masalah. Jangan anarkis dan memaksakan kehendak,” jelas Sarwoto seraya mengatakan keberangkatan warganya secara spontan tanpa ada yang mengkoordinir. Sementara itu kedatangan tim gabungan Polres Muba dan Polda Sumsel ke desa Bukit Jaya bermaksud memintai keterangan sembilan warga lainnya yang diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap Kailani dan Kairani tidak kesampaian karena massa yang datang sudah terlalu banyak. Warga juga meneriakkan yel untuk melindungi ketiga rekannya yang ditahan. “Kalau kami dipenjara maka penjarakanlah semua,” pinta warga. Kebe-

ratan sama juga dikatakan warga lainnya yang mempertanyakan mitra polisi dan rakyat. “Polisi itu mitra rakyat bukan mitra garong,” kata oknum warga yang diteriaki pula warga lainnya yang jumlahnya semakin banyak. Massa sempat pula bersitegang dengan aparat yang datang namun bisa diredam dengan dialog langsung yang difasilitasi Sarwoto. Petugas bersenjata laras panjang dengan sigap mengamankan lokasi. Keinginan untuk membawa kesembilan saksi baru ini akhirnya ditunda sampai ada perkembangan lebih lanjut. Edy Bastari mengatakan pihaknya bermaksud membawa sembilan saksi lagi ke Polres Muba untuk dimintai keterangan namun massa sudah terlalu banyak sehingga atas saran dari Polda Sumsel pihaknya lalu membatalkannya sampai menunggu waktu yang tepat dan kondusif. “Kita mempertimbangkan situasi untuk membawa sembilan saksi lagi karena massa sudah terlalu banyak dan atas saran Polda kami masih menunggu situasi yang kondusif sehingga dimohon kerjasama antara perangkat desa dan meminta warga untuk datang ke Polres untuk dimintai keterangan,” kata Bastari. Pantauan di Polres Muba kemarin sudah ada tiga tersangka dalam kasus ini dan 17 warga sudah dimintai keterangan, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka yakni Joko Sulistiyono (30) Salim (36) dan Daroji (43), sedangkan saksi

lainnya yaitu Siswanto, Ikhwal, Suyatno, Riyadi, Endar, Maryoto, Supriyono, Wibowo, Rimakno, Sehono, Endang Kusnandar, H Daroni dan Suwito. Polres Muba dijaga sekitar 12 personil Brimob Polda bersenjara laras panjang. Begitu pula Polsek Sungai Lilin tempat lokasi kejadian juga dijaga ketat 50 aparat Brimob Polda dipimpin Danki Iptu Muryani. Dia menjelaskan kehadirannya di Polsek Sungai Lilin sifatnya hanya memback up selain antisipasi untuk melindungi masyarakat. Muryani mengaku tidak tahu sampai kapan akan berjaga di Polsek Sungai Lilin. (naf)

Dua Korban Ditakuti KEMATIAN dua saudara Kailani dan Kairani membuat lega warga Trans C 3 desa Bukit Jaya. Bahkan ada warga yang rela syukuran dengan memotong ayam karena merasa terbebas dari intimidasi korban yang diangap meresahkan. Suwarno (31) warga Desa Bukit Jaya mengakui kalau korban sangat ditakuti karena sering main pukul terhadap warga. Kairani dan Kailani juga sering menganiaya warga yang tidak memberi setoran terutama saat musim buah tiba. Bahkan keduanya

pernah datang ke Desa Trans C dengan mengajak tiga pemalak lainnya. “Sasarannya warga yang punya kebun sendiri karena dinilainya mampu,” kata Warno. Hal ini pernah dialami Jumahat (54) yang membuka warung manisan yang terpaksa harus menerima bogem mentah dari Kairani. Pasalnya, Jumahat tidak membuat ramuan es seperti selera Kairani. Karena itu ketika Kailani dan Kairani ditahan Polsek Sungai Lilin terkait tindakan penganiayaan warga Trans

C, sebagian warga merasa khawatir bila korban hanya ditahan akan kembali menghirup udara bebas. “Kalau mereka keluar Polsek kami takut mereka akan melakukan aksi balas dendam,” katanya. Karena itu, seperti diberitakan harian ini kemarin, ratusan warga dengan menumpang empat truk mendatangi Polsek Sungai Lilin dan mengambil paksa Kailani dan Kairani dari sel tahanan. Keduanya lalu dikeroyok rame-rame oleh warga hingga tewas. (naf)

Masyarakat Kecewa terhadap Hukum KEBERINGASAN masyarakat terhadap dua tahanan Mapolsek Sungaililin Muba, Senin (31/1) yang mengakibatkan kematian dua orang tahanan, merupakan bentuk ekspresi ketidakpuasan masyarakat. “Itu merupakan bentuk ketidakpuasan dan kekecewaan masyarakat terhadap hukum” ujar Drs Wijaya MC MSI, pengamat sosial Un- Alfitri sri, Palembang, saat ditemui di kantornya. Menurutnya, selain bentuk kekecewaan dan ketidakpuasan masyarakat terhadap hukum, rakyat juga mengalami degradasi kepercayaan terhadap kepolisian. Masyarakat telah memvonis bahwa hukum tidak memihak kepada rakyat. Kepolisian yang selama ini dipandang menjadi penegak hukum yang melindungi seluruh tingkatan masyarakat, dipandang sudah tidak lagi mempunyai wibawa. Selain itu juga, massa tidak mempunyai to-

koh yang menjadi panutan baik itu dari kalangan kepolisian maupaun dari tokoh masyarakat. Akibat rentetan kekecewaan tersebut, tidak heran jika terjadi amuk massa. “Pembunuhan dua tahanan Mapolsek Sungaililin tersebut tidak mungkin terjadi jika kepolisian masih memiliki kewiSRIPO/SGN bawaan terhadap masyarakat,” jelasnya. Hal senada juga disampaikan pengamat sosial lainnya, Dr Alfitri. Dia mengungkapkan jika amuk massa terjadi karena masyarakat telah menganggap hukum secara politik takluk pada yang berkuasa. Sedangkan secara ekonomi, hukum dapat dibeli. Untuk itu, amuk massa yang terjadi di Mapolsek Sungaililin tersebut menurutnya merupakan suatu bentuk pelampiasan ekspresi kecewanya masyarakat terhadap hukum di negeri ini. (mg18)

Warga Jangan Anarkis „ dari halaman 1 Lilin, dalam memberi perlindungan kepada dua tahanannya. Menurutnya semua tindakan yang diambil anggotanya, sudah sesuai dengan prosedur. Anggotanya sudah melepaskan lima kali tembakan peringatan, untuk menghalau massa yang berjumlah sekitar 350 orang. Bahkan kunci sel ruang tahanan masih dipertahankan petugas piket, meskipun massa mencoba mengambil paksa. Namun karena kalah jumlah, massa pun tidak dapat dikendalikan. Hingga mereka berhasil membawa dua tahanan, dengan cara menjebol kunci sel. Sementara itu buntut penyerangan terhadap Mapolsek Sungai Lilin Muba hingga terbunuhnya dua tahanan, Polres Muba sudah menetapkan tiga orang tersangka, yang diduga menjadi provokator massa, Selasa (1/2). Petugas juga sudah menyita empat unit truk, yang digunakan massa sebagai sarana transportasi untuk menuju Mapolsek Sungai Lilin. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sabaruddin Ginting menjelaskan, tiga warga yang ditetapkan sebagai tersangka yakni JS (30) dan DN (43) warga Dusun I Bukit Jaya C3 Sungai Lilin, dan SR (36) warga Dusun 2 Pemekaran C3 Sungai Lilin Muba. Ketiganya diduga telah menghasut massa untuk menghabisi Kailani dan Kairani. Massa kemudian mendatangi Mapolsek Sungai Lilin dengan diangkut menggunakan empat truk milik JS E N dan DN. Mereka membawa peralatan kayu dan batu, yang digunakan sebagai senjata. Dari hasil pemeriksaan ketiga tersangka diduga ikut merusak sel tahanan, dan membawa kedua korban ke halaman Mapolsek lalu membantai beramairamai. “Empat truk yang digunakan massa telah ditahan. Untuk sementara tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat penganiayaan, hingga menyebabkan dua tahanan meninggal dunia,” ujar Kombes Pol Sabaruddin Ginting. (mg10)

7

Mahasiswa Sumsel Lari ke Pedesaan „ dari halaman 1 sebagian besar mengungsi ke desa-desa yang letaknya 2-10 kilometer dari pusat kota. Sementara bagi mahasiswa yang menetap di asrama milik universitas, dilarang keluar mulai pukul 21.00 waktu Mesir atau pukul 18.00 WIB hingga pukul 08.00 waktu Mesir. Bagi mahasiswa di luar asrama (kondominium), umumnya memilih mengungsi ke desa terdekat, lantaran khawatir tempat tinggal mereka menjadi sasaran penjarahan dan kerusuhan. Selain itu, alasan mengungsi juga karena faktor mencari bahan makanan. Menurut Bagus Setiawan, mahasiswa asal Sumsel yang tinggal di luar asrama, umumnya hanya membawa pakaian satu lembar dan uang seadanya. “Ada beberapa mahasiswa Sumsel yang memilih tinggal di rumah penduduk yang jauh dari Kairo,” kata Bagus, yang berhasil dikontak via telepon pukul 02.00, Selasa (1/2). Sementara Sripo yang mencoba berulang kali menghubungi kembali asrama mahasiswa asal Indonesia di komplek Al-Azhar, Kairo melalui Sambungan Langsung Internasional (SLI) pukul 10.00 hingga pukul 14.00 di ke Nomor +201095089914, telepon tersebut aktif. Nada panggilan terus tersambung, hanya saja tidak ada satupun yang mengangkat. Tidak jelas, apakah semua mahasiswa, termasuk warga Sumsel di kampus ini sudah lari ke luar asrama atau tidak. Namun yang jelas, aktivitas perkuliahan di Al-Azhar, sedang masa liburan dan baru aktif lagi pada 20 Februari mendatang. Menurut Drs H Zakariah Rahman MPdi kepada Sripo, kontak terakhir dengan anaknya, Senin (31/1). Menurutnya, kondisi Rahmat Hidayat yang saat ini menetap di asrama mahasiswa sehat dan aman. Hanya saja, bagian depan dijaga ketat aparat keamanan. Setidaknya ada empat kendaraan lapis baja (panser) dengan sejumlah pasukan bersenjata lengkap berjagajaga. Dikatakan, pada posisi Senin pagi, line telepon yang menjadi sat-satunya media komunikasi bagi mahasiswa dengan keluarga di Indonesia menjadi super sibuk, karena setiap saat selalu berdering dan mahasiswa dibatasi hanya boleh menerima telepon dua menit, lantaran banyak orangtua mahasiswa lain yang juga ingin berkomunikasi dengan anaknya. Namun, saat Sripo mencoba kontak ke nomor yang dimaksudkan di atas, tidak ada satu pun mahasiswa yang mengangkat telepon. Padahal, sinyal panggilan posisi aktif (tersambung). Begitu juga dengan ketika

SRIPO/SYAHRUL

Nurhayati sedang menelepon anaknya Darwis yang saat ini kuliah di Kairo, Mesir, Selasa (1/2).

Sripo mencoba mengirim pesan via layanan pesan singkat (SMS) di ponsel tidak pernah tersambung. Sementara internet seperti jejaring sosial (facebook) yang semula diharapkan untuk berkomunikasi juga ditutup. Masih dituturkan Zakariah, media televisi lokal ditutup sehingga mahasiwa tidak mengetahui perkembangan aksi unjukrasa warga Mesir di penjuru negeri. Senada dengan Zakariah, Nurhayati, mengaku hampir setiap hari mencoba mengontak anaknya Darwis yang saat ini di Mesir. Tetapi sinyal ponsel selalu terputus. Namun dengan kegigihan Nurhayati yang tidak kenal menyerah, akhirnya ia berhasil berkomunikasi dengan anaknya. Dituturkannya, kondisi anaknya baik dan mengungsi ke desa-desa terdekat dan tinggal di rumah penduduk. “Jam satu malam, kami coba hubungi tidak berhasil. Jam dua dini hari kami, kontak lagi dan terus kontak lagi, akhirnya berhasil. Alhamdulillah, mereka baik,” kata Nurhayati, kemarin. Menurutnya Darwis mengungsi ke desa bersama tiga orang mahasiswa lainnya. Tak Berani Keluar Para mahasiswa asal Indonesia yang masih bertahan di Kairo mengungkapkan mereka mulai khawatir karena persediaan makanan mulai menipis. Ahmad, mahasiswa S1 Jurusan Tafsir Hadist Universitas Al Azhar, Kairo, mengatakan tidak berani keluar dari asrama. “Saya memantau perkembangan situasi dari televisi dan internet. Kalau bosan ya main game,” ujar pemuda asal Jawa Tengah itu kepada Tribunnews. Lalu bagaimana Ahmad bisa berkomunikasi lewat internet? “Jaringan internet di sini sedang diblokir, tapi saya punya jaringan sendiri, namanya SLI (Saluran Langsung Insyaallah),” katanya berseloroh. Ia enggan menyebutkan dari mana jaringan in-

ternet itu diperoleh. “Nggak usah dibahas, kalau dibahas Anda malah bingung,” katanya. Berkat internet ‘SLI’ itu ia masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia, termasuk dengan Tribunnews. Ahmad dan teman-temannya, kini mulai khawatir karena persediaan makanan mulai menyusut. Meski jauh hari telah menumpuk persediaan, kini telah menipis. “Persediaan makanan hanya cukup untuk dua minggu ke depan,” katanya. Apabila hingga dua minggu ke depan suasana tidak pulih, dan larangan keluar asrama dari Kedutaan Besar RI masih berlaku, Ahmad dan teman-temannya tidak tahu apa yang harus dilakukan. “Lihat nanti sajalah. Yang pasti, saya yakin tetap bisa makan,” katanya optimistis. Ia dan kawan-kawannya berharap segera dapat dievakuasi dari Mesir. “Masalahnya hampir semua ATM (Automatic Teller Machine) diblokir dan barang-barang juga mulai langka. Kalau tidak dievakuasi, bagaimana nasib kami,” katanya. Saat ini, Ahmad tinggal di rumah kontrakan di kawasan Nasr City, bersama empat mahasiswa asal Indonesia lainnya. Rumah itu ia sewa Rp 900 ribu per bulan. Empat teman Ahmad di rumah itu semuanya berasal dari Jawa. Ali Gema Alamsyah, mahasiswa pascasarjana Universitas Ummul Qurra’ Jurusan Tafsir Hadist, mengaku sangat kecewa karena pemerintah Indonesia lamban mengevakuasi WNI di Mesir. “Saya katakan terlambat karena negara-negara lainnya sudah mendaratkan pesawat di Kairo sejak Sabtu lalu,” katanya. Pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat, tersebut mengungkapkan dalam kondisi seperti saat ini tidak mudah mengurus izin mendarat di Bandara Kairo, karena sudah keburu di-booking pesawat dari negara-negara lain. “Kawan-kawan saya asal India sekarang sudah sampai di negaranya,” katanya. (Tribunjogja/cen/sin)

8

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Jegal Romarope-Boakay DEFENDER Bobby Satria berjanji akan tampil habishabisan melawan Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan Wamena, Rabu (2/2) pukul 15.30 WITA, jika mendapat kepercayaan dari pelatih Ivan Kolev. Tekadnya agar SFC bisa pulang membawa poin, menyusul kekalahan 2-3 dari Persipura tiga hari sebelumnya. Bek asal Padang, Sumatera Barat ini dipercaya pelatih Ivan Kolev mengisi lini pertahanan kemungkinan untuk menggantikan M Ridwan yang mengalami cedera engkel. Sekalipun dalam kondisi fit, Kolev pasti memasang Bobby untuk memperkuat lini pertahanan. “Bobby bisa bermain di kiri, tetapi juga berfungsi sebagai center bek,” jelas Kolev, Selasa (1/1). Menurut Kolev, lini pertahanan menjadi fokus perhatiannya, terutama menghadapi Persiwa yang memiliki pemain-pemain yang memiliki kecepatan dan stamina di atas rata-rata. “Lini pertahanan memang saya minta untuk konsentrasi penuh menghadapi Persiwa,” kata pelatih yang sudah memberi dua gelar untuk SFC itu. Sementara itu Bobby mengaku belum pasti diturunkan, tetapi sebagai pemain dia siap mengikuti instruksi pelatih dan menjalankan tugasnya sebagai pemain bertahan. “Kami mempersiapkan diri dan mental lawan Persiwa. Saya khususnya dan semua rekan-rekan satu tim siap habis-habisan,” tegas Bobby. Ketika ditanya siapa saja pemain yang patut diwaspadai, menurut dia semua pemain Persiwa berbahaya, tetapi Pieter Romaropen dan Boakay Eddie Poday adalah ruh permainan. “Keduanya patut diwaspadai dan dihentikan. Tetapi semua pemain yang masuk areal pertahanan wajib dihentikan,” jelas pemain kelahiran Padang, 24 Agustus 1986. Bobby merupakan pemain jebolan turnamen Haornas Bogasari tahun 2001. Kemampuannya bermain full bek, atau bek kanan dan kiri membuatnya dilirik Diklat PPLP Medan tahun 1999. Pasca kompetisi Haronas, Bobby ditarik Timnas U-16 tahun 2001. Kemudian secara berturut-turut direkrut Timnas U17, U-18, dan U-20. Kemampuannya mengawal lini belakang membuat banyak klub tertarik mendapatkan jasanya. Namun Persita Tanggerang menjadi pelabuhan pertamannya. Berkat penampilan cemerlang putra pasangan Nasrun SH dan Misnaini ini, ditarik Persebaya. Di klub ini Bobby bertahan hingga dua musim untuk kemudian ditarik SFC. (hendra kusuma)

SRIPO/ZAINI

BIODATA Nama : Bobby Satria Lahir : Padang, 24 Agustus 1986 Posisi : Bek Tinggi/Berat: 178 cm/70 kg Ayah : Nasrun SH Ibu : Misnaini Timnas: U-16 2001, U-17 2002 U-18 2003, U-20 2004 Klub: Persita 2005-2007 Persebaya 2007-2009 Sriwijaya FC 2009-...

Okto Bernapas Lega GELANDANG lincah Oktovianus Maniani bisa bernafas lega. Pemain andalan Sriwijaya FC itu akhirnya lolos dari jeratan sanksi pelatih Alfred Riedl meskipun dia hengkang dari latihan pelatnas Pra-Olimpiade 2012 di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta. Selasa (1/2) pagi Okto sudah kembali latihan dan memberi semangat pada pemain lain yang menjalani program latihan. Okto mengenakan nomor punggung ‘7’ bukan 10 yang biasa ia kenakan. Dia bergabung dalam penggemblengan fisik yang dipimpin langsung pelatih Alfred Riedl di Lapangan C. “Saya maklumi kepergian Okto. Dia masih muda dan punya kemauan keras. Saya mengerti kondisi dia,” kata Alfred Riedl usai memimpin latihan timnas. Sebelumnya Riedl telah bertemu Okto. Mantan pemain Persitara itu kepada Riedl menjelaskan alasannya kabur dari pelatnas sejak Kamis (27/1) malam itu. Riedl sangat membutuhkan pemain berbakat itu. Latihan timnas pra olimpiade kemarin diikuti 25 pemain, termasuk Okto. Pelatih timnas Alfred Riedl yang sebelumnya dikenal tegas terhadap pemain yang tidak disiplin kali ini bisa memaklumi alasan pemain. “Penjelasannya dapat diterima, ini berlaku kali ini saja. Tidak untuk yang kedua apapun alasannya. Kali ini saya setuju dengan alasan pemain, ini tidak seperti sebelumnya, misalnya dalam kasus Boaz, saya tidak peduli. Saya perlu pemain terbaik tetapi tidak untuk setiap kasus dapat diterima,” te- g a s coach asal Austria itu. Salah satu alasan kenapa pemain berusia 20 tahun itu adalah mendapatkan tekanan dari manajemen Sriwijaya FC. Jika tidak, menurut Okto, dia harus mendapatkan konsekuensi pribadi dari klub. Riedl menjelaskan, dengan adanya penjelasan dari Okto pihaknya bisa memahami kondisinya karena pemain asal Papua itu benarbenar mendapatkan tekanan sebelum memutuskan kabur dari pelatnas. “Dia sudah menjelaskan semuanya pada kami,” kata pelatih asal Austria itu. Okto mengakui dalam tekanan manajemen SFC. “Saya disuruh main, kalau tidak da-

HASIL DAN KLASEMEN ISL 2010/2011 Minggu (30/1): Persipura 3-2 Sriwijaya FC Semen Padang 2-2 Bontang FC Persiwa 3-0 Persib Pelita Jaya 0-1 Persisam Pertandingan Rabu (2/2) Persiwa vs Sriwijaya FC Persipura vs Persib Persiba vs Persija (Live ANTV pukul 15.30) Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin) : 1.PERSIPURA 11 9 2 0 34-8 29 2.SEMEN PDG 12 7 4 1 20-9 25 3.AREMA 12 5 5 2 20-9 20 4.PERSIJA 11 6 2 3 16-8 20 5(7)PERSIWA 12 5 3 4 17-18 18 6(5)PSPS 11 5 2 4 16-14 17 7(6)DELTRAS 12 5 1 6 17-20 16

tang saya akan kena masalah. Tekanan bukan dari pelatih tapi dari manajemen,” katanya usai latihan. Okto meninggalkan pelatnas untuk memperkuat klubnya Sriwijaya FC saat menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura, Minggu (30/1). Okto mampu menciptakan gol meski timnya kalah tipis 2-3. Sesudah itu, dia langsung kembali ke Jakarta. Timnas pra olimpiade ini akan menjalani pelatnas jangka panjang dan akan melakukan uji coba dengan klub lokal sebelum menjalani pertandingan lawan Turkmenistan pada 23 Februari nanti. Pada latihan kemarin, tampak kiper Arema, Kurnia Meiga yang sempat bermasalah dengan perutnya. Ada tiga pemain yang dilatih terpisah karena mengalami cedera, di antaranya Dendi Santoso dan Engelberth Sani. (Ant/vvn)

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Oktovianus

8.SRIWIJAYA FC 9.PERSIJAP 12.PERSISAM 10.PERSELA 11.PERSIBA 13.PELITA JAYA 14.PERSIB 15.BONTANG FC

10 12 10 12 11 12 10 10

4 4 4 3 3 3 2 1

2 2 1 4 3 1 2 2

4 6 5 5 5 8 6 7

15-16 13-24 11-13 7-13 14-17 13-18 10-19 11-28

14 14 13 13 12 10 8 5

Top Skor 15 gol : Boas Solossa (Persipura) 9 gol : Edward Wilson Junior (Semen Padang) 6 gol : Herman Dzumafo (PSPS) 5 gol : Marcio Souza, C Lopez ( Deltras), Bambang Pamunglas (Persija) 02/05/10 29/11/09 06/06/09 18/07/08 26/01/08

SUL Sriwijaya FC 4-1 Persiwa Wamena SUL Persiwa Wamena 3-0 Sriwijaya FC SUL Persiwa Wamena 1-0 Sriwijaya FC SUL Sriwijaya FC 3-1 Persiwa Wamena DIU Sriwijaya FC 0-0 Persiwa Wamena

PSSI Sumsel Dukung Nurdin Halid PALEMBANG, SRIPO—Meskipun Nurdin Halid tengah diterpa issu “menjual” partai final Piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia di Kualalumpur beberapa waktu lalu kepada bandar judi, tak menyurutkan sikap Ketua Umum PSSI Sumsel H Baryadi untuk tetap memilih Nurdin sebagai calon Ketua Umum PSSI 2011-2014 mendatang. Penegasan Baryadi disampaikan kepada Sripo Selasa (1/2). Kendati demikian, mantan manajer Sriwijaya FC itu menyatakan bahwa dalam Kongres di Pulau Bintan, Riau, 19 Maret mendatang, pemilihan ketua umum tetap berlangsung rahasia. Artinya, meskipun Sumsel mendukung Nurdin Halid, bukan berarti Pengprov PSSI Sumsel yang punya satu suara, otomatis akan memberikan suara kepada Nurdin. Menurut Baryadi, PSSI Sumsel tidak menutup diri jika ada calon alternatif seperti nama Jenderal George Toisutta. Pihaknya akan melihat ke depannya bagaimana visi dan misi Kasad TNI ini. “Kita kan belum mendengar visi-misinya (George Toisutta, Red). Berbeda dengan Nurdin, dia sudah menyampaikan visi dan misi serta tujuannya, apalagi dia (Nurdin) adalah ketua lama,” jelas Baryadi.

SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin menegaskan, Sriwijaya FC sebagai klub yang memiliki hak suara belum memiliki calon ketua umum PSSI yang baru. Manajemen klub harus rapat dipimpin presiden klub Dodi Reza Alex untuk menentukan sikap siapa calon yang akan SRIPO/ZAINI

KITA kan belum mendengar visi-misinya (George Toisutta, Red). Berbeda dengan Nurdin, dia sudah menyampaikan visi dan misi serta tujuannya, apalagi dia (Nurdin) adalah ketua lama. HM BARYADI Ketua PSSI Sumsel Jika nanti George memiliki visi dan misi tidak kalah bagusnya, lanjut Baryadi, maka PSSI akan setuju dan mendukung pencalonannya. “Namun sekali lagi saya tegaskan untuk memberikan hak suara, saya pikir itu haknya PSSI Sumsel dan saya selaku ketua pasti akan meminta pendapat jajaran pengurus untuk menentukan pilihan,” ujar Baryadi. Wait And See Sementara itu, Klub Sriwijaya FC yang juga punya satu suara dalam kongres empat tahunan itu, belum menentukan sikap. Manajer Teknik dan

mereka dukung nanti. “Sejauh ini kami masih wait and see, menunggu perkembangan yang ada. Pada saatnya nanti kami akan rapat untuk menentukan pilihan. Presiden Klub Bapak Dodi Reza Alex yang punya otorita untuk menentukan pilihan,” ujar Hendri. (ndr/afi)

C M Y K

HALAMAN 9 SRIWIJAYA POST

RABU, 2 FEBRUARI 2011

Tunjangan Rumah Naik Lebih 100 Persen ■ Gubernur Setujui Usul DPRD Sumsel ■ Berlaku Per Januari 2011

Terbang Hingga Ketinggian 60 Meter * Helikopter ■ Helikopter Mini Mini Melatih Melatih Konsentrasi Konsentrasi

ENGENDALIKAN mainan helikopter mini bagi sebagian orang termasuk hal yang menyenangkan. Tak heran mainan helikopter mini ini cukup diminati oleh warga Palembang. Tak hanya anakanak, orang dewasa pun suka. Mainan helikopter antara lain dijual di Golden Toys salah satu tenant terletak di Palembang Square lantai II No 128. Tenant ini cukup ramai didatangi pengunjung yang hendak membeli mainan helikopter. Bermacam-macam jenis mainan helikopter tersedia mulai dari ukuran besar hingga ukuran yang paling kecil. Antara lain dipajang jenis 3,5 Channel Falcon 8851 dan Falcon 8913 dijual Rp 450 ribu, H Falcon 4 Channel Rp 600 ribu, Medium Hcx 003 dan Double 9051 masing-masing Rp 750 ribu, Canok 9072 Rp 650 ribu, Helikopter H Givik XMB II 3 Channel Rp 900 ribu, dan HS6 3,5 Channel Rp 1,3 juta. “Jenis helikopter yang kita jual berbahan fiber plastik. Bodi tahan banting hingga tidak mudah pecah, dan alumunium untuk tulang rangka helikopter. Menyalakannya menggunakan batere pada helikopter dan re-

M

mote control. Pesawat ini juga dapat melayang hingga tinggi 60 meter,” jelas Nico Prayogi, Kepala Tenant Golden Toys sambil menunjukkan mainan helikopter, Selasa (1/2). Mainan yang disenangi semua umur ini selain memberi kepuasan tersendiri bagi pencintanya, juga dapat melatih konsentrasi dan kesabaran. Memainkan helikopter ini bukanlah hal mudah sebab dalam memainkannya harus memiliki konsentrasi dan kesabaran ekstra. “Saya semenjak kecil senang permainan helikopter ini. Bagi saya permainan ini adalah hal yang menyenangkan dan untuk menghilangkan kebosanan saja. Selain itu kita juga dapat melatih kesabaran dan berhati-

trol ini. Pertama saat take off atau menerbangkan helikopter. Kedua hoverring atau menggerakkan helikopter ke kanan dan ke kiri. Ketiga landing atau mendaratkan helikopter. “Untuk pemula sebaiknya memainkan helikopter ini jangan lebih dari 15 menit dalam satu kali main. Supaya terhindar dari kepenatan pada bagian leher,” jelas Nico. (retno wirawijaya)

MAINAN HELIKOPTER — Nico Prayogi, Kepala Tenant Golden Toys Palembang Square menunjukkan mainan helikopter jenis HS6 3,5 Channel, Selasa (1/2). SRIPO/RETNO W

PALEMBANG, SRIPO — Tunjangan perumahan anggota DPRD Sumsel yang semula Rp 4,7 juta per bulan, di 2011 akan naik di atas 100 persen menjadi Rp 12 juta hingga Rp 13 juta per bulan. Usulan kenaikan tunjangan perumahan dewan ini telah disetujui Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH, dengan ditan-

datanganinya Peraturan Gubernur (Pergub) yang sudah diterima Sekretariat DPRD Sumsel. “Pergub mengenai kenaikan uang tunjangan perumahan bagi anggota DPRD sudah saya tanda tangani,” kata Alex Noerdin, ketika ditanya usai meng„ Bersambung ke hal 15

KOLOM PROF DR SL AMET WIDODO Dekan Fisip Unsri

Perlu Dikaji Ulang KALAU saya melihat dari sisi SOP dan legal formal, semua prosedur sudah dilakukan. Misalnya usulan kenaikan yang diajukan dewan, yang kemudian diterbitkan Pergub, dan selanjutnya dikomunikasikan ke BPK. Namun substansi dari kenaikan itu, perlu ditinjau apakah kenaikan yang diusulkan itu sudah layak atau tidak. Jika dari kondisi daerah yang sudah mapan dan kaya dengan sumber daya alam, sepertinya kenaikan itu sangat layak. Namun, jika dilihat dari disparitas atau perbedaan atau kesenjangan antara miskin dan kaya yang terjadi di masyarakat, tentunya harus dikaji ulang. Karena sumber pendapatan anggota DPRD Sumsel sudah lumayan besar. Sebaiknya, dewan menerima masukan terlebih dahulu dari masyarakat karena tunjangan perumahan anggota dewan di Sumsel dengan angka di atas Rp 10 juta sudah tergolong besar. (sin)

Yang Kayo Makin Kayo SRIWIJAYA POST :Tunjangan perumahan anggota DPRD Sumsel yang semula Rp 4,7 juta per bulan, di 2011 akan naik di atas 100 persen menjadi Rp 12 juta hingga Rp 13 juta per bulan. Rekan Fbers ada komentar? Rini Ariesto Ainul Yaqien Karlita Surabaya Alangke leSemoga seiring maknyo. Yang naiknya tunjangan anggota dewan kayo makin kayo, yang miskin manaik pula kepekaanya terhadap rakkin miskin. yat miskin. Maya Sari Sariie’ Lovaholic Tidak apa2, Weewwlemak asal prestasi nyan e?? Kl ck kerja ditingkatkan. Buat motivasi ya. tu q nak jdi anggota DPRD pulo’ ay.

hati,” tutur Antoni ( 2 7 ) warga Makrayu yang dijumpai saat membeli helikopter ini. Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menggerakkan helikopter yang dikendalikan remote con-

Kian Akrab dengan Siswa Salurkan Alat Pertanian Senilai Rp 598 Juta MENGEJAR IMPIAN, film dokumenter yang disutradarai Nia Dinata atas kerjasama Putera Sampoerna Foundation dan Kalyana Shira Foundation diputar di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), Selasa (1/ 2). Pemutaran film berdurasi 47 menit ini melibatkan ratusan siswa dan sejumlah guru melalui SRIPO/STS layar monitor 4x4 meter. Di tengah suasana haru

Emily Zeidler

yang ratusan menyelimuti pelajar berseragam abuabu ini, nampak seorang gadis cantik berambut pirang dengan tangan menopang dagu. Ia pun nampak serius mengikuti jalan cerita film ini, meski kelihatannya ada yang tidak dimengerti. Emily Zeidler, nama lengkapnya nampak harus berupaya cukup keras untuk mengerti percakapan dalam film tersebut. Namun sepertinya itu bukan masalah besar, sebab di sekelilingnya duduk puluhan siswa yang siap menterje„ Bersambung ke hal 15

■ Bantuan Sripo dan BSB di Salurkan PALEMBANG,SRIPO — Hingga akhir Januari dana kemanusiaan untuk Merapi dan Mentawai yang terhimpun melalui rekening Bank Sumsel Babel mencapai Rp 598.373.068. Bantuan yang dibentuk menjadi material bahan bangunan, peralatan pertanian itu mulai disalurkan, Selasa (1/2) kemarin. Pelepasan dilakukan langsung oleh Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, M Rendra didampingi ketua panitia, Darmansyah serta panitia lain, seperti perwakilan panitia da-

ri Walhi Sumsel, Sriwijaya TV, Radio Suara Pesona Indah dan radio Ramona. Sementara dari Sripo diwakili Bastian bagian promosi yang menyaksikan langsung pelepasan melalui prosesi pecah kendi di halaman kantor Bank Sumsel Babel. Proses pengiriman bantuan dalam dua tahap. Tahap satu pada Desember, lalu disalurkan kepada warga di Dusun Tumalei Pagar Utara Maonai, Desa Bulasafat, Pagai Selatan dan war„ Bersambung ke hal 15

SRIPO/SYAHRUL

LEPAS — Direktur Operasional Bank SumselBabel, M Rendra (kiri) secara simbolis melepas keberangkatan truk yang membawa bantuan untuk korban Merapi dan Mentawai, Selasa (1/2).

Mengejar Impian Bangkitkan Motivasi SAAT ini, mengenyam pendidikan berkualitas masih merupakan impian

Semarak Imlek di Lobi Keberangkatan GONG XI FAT CHOI. Itulah tulisan yang terpampang di depan lobi keberangkatan (departures) Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, Selasa (1/2). Pernak-pernik semacam lampion bulat dan kotak, juga dipasang di setiap ruangan dalam bandara. Menurut Iskandar Hamid, Manager Operasional PT Angkasa Pura II, pernak-pernik Imlek telah dipasang selama dua hari.

“Kita pasang di ruang tunggu keberangkatan, ruang tunggu ke d a t a n g a n d a n c h e c k i n lounge,” ujarnya. Ratusan lampion tersebut digantung dengan penataan yang rapi. Sehingga, penumpang pesawat juga dapat merasakan semarak Imlek yang akan jatuh pada 3 Februari mendatang. Lampion yang digantung di setiap ruang Bandara SMB II, berwarna merah keemasan. Tidak hanya di ruang tunggu ke-

berangkatan dan kedatangan, tempat check in penumpang juga digantung pernak-pernik Imlek. “Dalam menyambut Imlek, kita juga ikut peran sertanya. Salah satunya dengan memasang pernak-pernik Imlek di bandara,” kata Iskandar Hamid. Dia berharap kerukunan antar umat beragama dapat berjalan terus dan setiap masyarakat dapat membina kerukunan tersebut. (iswahyudi)

yang harus dikejar remajaremaja Indonesia dengan pengorbanan yang tinggi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010 menghimpun lebih dari 31 juta NONTON BARENG — Siswa SMAN Sumsel (Sampoerna Academy) nonton bareng film dokumenter Mengejar Impian, Selasa (1/ 2).

penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Di sisi lain data Kementrian Pendidikan Nasional menyebutkan sekitar 1.5 juta remaja terpaksa putus sekolah setiap tahunnya. Setidaknya itulah kondisi nyata yang digambarkan dalam Mengejar Impian, sebuah film dokumenter karya sutradara Nia Dinata. Film berdurasi 47 menit ini diputar di hadapan puluhan guru dan ratusan siswa SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), Selasa (1/2).

SRIPO/SYAHRUL

„ Bersambung ke hal 15

10

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Target 8.000 Penumpang Per Hari n Penambahan Dua Koridor n Puluhan Dahan Pohon Dipangkas PALEMBANG, SRIPO — Penambahan dua koridor bus transmusi yaitu koridor 3 dan koridor 4 ditargetkan akan menjaring 8000 penumpang per hari. “Satu hari satu bus bisa layani 265 penumpang. Jadi kita berharap dengan armada yang ada sekarang akan dapat menampung sekitar 8000 penumpang per hari. Ini untuk dua koridor yaitu koridor tiga dan koridor empat,” kata Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Yusransyah Ishak, Selasa (1/2). Selain menampung penumpang sebanyak-banyaknya, Yusran mengaku berharap keberadaan bus transmusi pun akan dapat mengurangi kemacetan yang ada di kota Palembang. Hal ini karena keberadaan bus transmusi diatur sedemikian rupa sehingga tidak akan mengganggu kemacetan lalulintas di ibukota provinsi Sumsel ini. Yusran mengakui halte bantuan pihak swasta yang banyak dibangun di beberapa titik khususnya yang masuk dalam koridor 3 dan koridor 4 ternyata banyak yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tidak memadai.

Yusransyah

DOK/SRIPO

“Sekitar 10-an halte bantuan swasta konstruksinya tidak memadai sehingga begitu bus berhenti dan pintu bus dibuka, maka tidak pas sehingga penumpang mengalami kesulitan,” kata Yusran. Yusransyah di sela rombongan Walikota Palembang yang melakukan uji coba (simulasi) bus rapit transit (BRT) Transmusi Koridor 3, menambahkan meskipun konstruksinya tidak memadai namun diakui Yusran keberadaan halte bantuan swasta ini sangat bermanfaat. Selain ditemukan 10 halte pembangunan bantuan dari pihak swasta yang dinilai kurang memadai, juga ditemukan sepanjang 300 meter jalan yang terletak di Kawasan Jakabaring pun masih

Sepi Tekuntang “Uji kabar belakangan ini, teminal sepi ruko tekuntang,” desis Mangujuk. “Cacam, ngapo laju cak itu,”takon Cekmat. “Mano tau kecuali pasati kesano. Selik setiap bucu, awasi penyebabnyo pasatpasat.” “Payu jangan nyari gawi yang bukan kewajiban tubu.” “Kerebak’an bae oi, madak’i dak priatin nenger hal pucuk. Apolagi yang namonyo terminal, jelas jadi pusat belabu dan metu masok kenderaan.” “Selain itu tempat anter jemput sanak broyok datang dan mintar.”

“Bener, kalau yang nganter dengan nyemput banyak, katik lokak sepi senyep.” “Yola nian, cuma sebelum itu lurui dukin penyebab hal pucuk.” “Muda laitu, misal ngadoke studi banding ke bucu lain.” “Cacam, alangke jao kendak dengetni.” “Kagek tejawab oi, setela naoni kelebian dak kekurangan sikoksikok.” “Bagus kalu yola, kapan idak makmano.” “Madak’i setiap ihtiar mandingke keadaan pucuk, dak katik asil.” “Ado nian, tinggal lagikapan dimulani.” “Bukan ole kito tapi pehak tekaet.” Kgs Arpan

menjadi kendala. Untuk memudahkan akses perjalanan transportasi solusi perkotaan ini, kata Yusran pihaknya akan secepatnya melakukan koordinasi terkait berbagai kendala tersebut. “Kebanyakan pohon di kawasan jalan Plaju akan kita pangkas dahannya, halte yang masih kurang memadai akan kita renovasi serta jalan yang rusak akan kita mintakan dinas terkait untuk segera memperbaiki,” kata Yusran seraya menambahkan dengan adanya penambahan pengopersian koridor baru ini, jelasnya, PT SP2J dari satu mobil medium itu mampu mengangkut jumlah penumpang yang cukup segifikan, satu mobil saja dalam satu hari mampu mengangkut sebanyak 265 penumpang. “Kalikan saja dengan 15 bus yang akan beroperasi, ini juga akan mampu menjadi daya tarik masyarakat untuk beralih ke transmusi,” katanya. Selanjutnya, untuk menambah peningkatan pelayanan di Kota Palembang khusus bidang transportasi, ungkap Yusransyah, PT SP2J akan kembali menambah sebanyak 60 unit lagi.

SRIPO/SYAHRUL

PELITA — Yono, menyusun gelas tempat pelita di Vihara Dharmakirti, Jl Kapten Marzuki, Selasa (1/2). Sebanyak 1.388 lentera akan dinyalakan pada malam pergantian Tahun Baru Imlek 2562.

“60 unit bus ukuran besar akan kita tambahkan untuk menambah jam operasional,” kata Yusran. Lancar Sementara itu Walikota Palembang H Eddy Santana Putra mengatakan yang

langsung dilakukanya hanya untuk melihat kesiapan pengoperasian tranmusi di koridor 3 dan 4. Uji coba hari pertama simulasi bus BRT transmusi ini berlangsung lancar. Walikota Palembang Ir H Eddy

Santana Putra sejak pukul 09.00 sampai 16.00 tampak masih betah mengitari rute koridor 3 sambil mengamati dan memberikan arahan. Hari pertama uji coba (simulasi) Bus Rapit Transit (BRT) Tranmusi koridor 3

Palembang Square-Jakabaring dan Koridor 4 Plaju-kertapati, Karyajaya masih ditemukan beberapa hambatan di lokasi jalan yang akan dilalui sarana transportasi perkotaan tersebut di antaranya keberadaan dahan pohon di sepanjang jalan. (saf)

Eddy akan Panggil Repdem PPM UPGRI Gelar

SRIPO/STS

UNJUK RASA —Puluhan anggota Repdem Palembang melakukan aksi unjuk rasa terhadap kepemimpinan PDIP Palembang di halaman kantor Sripo, Selasa(1/2)

PALEMBANG, SRIPO — Eddy Santana Putra, Ketua DPD PDIP Sumsel akan memanggil para pendemo yang mengatasnamakan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Palembang. “Kita akan panggil, akan kita ajak bicara. Masalahnya apa sih,” kata Eddy

yang dimintai komentarnya, Selasa (1/2). Menurut Eddy, yang juga Walikota Palembang,aksi protes dan demo adalah hak asasi setiap orang dan itu boleh-boleh saja. Namun substansi para pendemo yang mengatasnamakan partai (dalam

hal ini PDIP Sumsel dan Kota Palembang) ini diakui Eddy tidak pas. Repdem diakui Eddy bukan organisasi politik yang masuk dalam kepengurusan PDIP. Terkait tuntutan pendemo yang menyebut Romi Herton masuk Nasdem,Eddy menyebut Romi tidak masuk dalam jajaran pengurus Nasdem. Dalam hal ini Romi yang juga Wawako Palembang hanya sebatas deklarator Nasdem Sumsel. Demikian diungkap Eddy Santana menanggapi aksi demo puluhan orang yang mengatasnamakan Repdem Palembang yang mendatangi beberapa kantor media di Palembang. Mereka menuntut agar Romi Herton mundur dari Ketua DPC PDIP Perjuangan Kota Palembang karena dinilai melanggar tata tertib partai. (saf)

Pelatihan Guru PALEMBANG, SRIPO --Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Universitas PGRI Palembang menggelar pelatihan bagi guru SMA di Palembang dalam hal penulisan karya ilmiah. Pelatihan ini digelar di SMA Negeri 19 Jakabaring Palembang, Sabtu (30/1). Ketua PPM Universitas PGRI Palembang, Dra Hj Yenni Puspita, MPd mengatakan pelatihan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan masing-masing program studi dengan tutornya pada dekan di masingmasing fakultas dan program studi. Pelatihan yang dilaksanakan satu hari ini dilaksanakan dosen mata ku-

liah pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan penatar antara lain Siti Rukiah, MPd, Drs Hotman MPd, Drs H Yuswan MPd serta Dra Hj Yenni Puspita MPd. “Pelatihan ini diikuti para guru SMA dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan para guru dalam menyusun dan menulis karya ilmiah. Di sisi lain, untuk naik golongan salah satu syaratnya adalah adanya penulisan karya ilmiah. Untuk kredit poin,” kata Yenni yang juga pada kesempatan ini mewakili pimpinan membuka pelatihan didampingi Kepala SMA Negeri 19 Palembang, Drs H Budiono Marihan MPd. (saf)

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

11

Korea Tawarkan Apartemen Mewah ■ Pemkot Tawarkan Tiga Lokasi PALEMBANG, SRIPO — Giliran investor Korea yang sedang melirik kota Palembang sebagai salah satu kota yang akan dijadikan objek peluang investasi. Bukan perusahaan perkebunan atau sumber daya alam yang dibidik tetapi bisnis perhotelan. “Kita berniat membangun apartemen di sini,” kata Mr Park, investor Korea usai audiensi dengan Walikota Palembang, Selasa (1/2). Park mengemukakan selain membangun apartemen pihaknya juga akan memberikan bantuan dalam rangka mendukung SEA Games yaitu membuat fasilitas gedung taekwondo yang representatif di kota Palembang. Tak

DANA SIAP MENGALIR ● Investasi apartemen Rp 300 m - Rp 500 m ● Gedung taekwondo Rp 30 m - Rp 50 m tanggung-tanggung, investasi yang akan ditanamkan Korea membangun apartemen ini senilai Rp 300 miliar sampai Rp 500 miliar. Sedangkan untuk membangun fasilitas gedung taekwondo disiapkan dana sebesar Rp 30 miliar sampai Rp 50 miliar. Khusus untuk fasilitas gedung taekwondo, Park membenarkan bahwa pihaknya juga

Kolom: Eddy Santana Putra Walikota Palembang

Belum Beri Jawaban KITA belum bisa memberikan jawaban pasti persetujuan rencana pembangunan apartemen tersebut. Dari hasil pertemuan perdana dengan pihak investor, belum sampai ke titik pembicaraan tahap pembangunan apartemen. Kita belum tahu, dan belum bisa memberi jawaban karena pihak investor saat pertemuan tidak membicarakan terkait rencana pembangunan apartemen. Saat pertemuDOK SRIPO an dengan pihak investor hanya membicarakan terkait pembangunan gedung olahraga taekwondo. Dia mau membantu membangun gedung taekwondo dan gratis dan itu kita terima. (saf)

akan mendukung pelaksanaan SEA Games di kota Palembang. Apartemen mewah yang akan dibangun ini diakui Park direncanakan di beberapa lokasi yang ditawarkanya Pemkot Palembang yaitu di kawasan Jakabaring, Jalan Nyoman Ratu (eks Asrama Haji, belakang Bank BCA), serta di kawasan pinggiran Sungai Musi. Namun diakui dari tiga pilihan lokasi ini, pihaknya berharap dapat dikabulkan untuk lokasi eks Asrama Haji. “Kita maunya di Jalan Nyoman Ratu (eks Asrama Haji) namun semuanya kita serahkan kepada Pemkot Palembang, mana yang disetujui saja,” kata Park. Kepala Subbidang Promosi dan Kerja Sama BKPMD Kota Palembang Elyani Wirza mengatakan untuk mempermudah rencana pembangunan tersebut pihaknya akan membantu rencana lokasi pembangunan. “Lokasinya masih kita carikan termasuk izin pembangunan akan kita bantu,” kata Elyana singkat. (saf)

SRIPO/SYAHRUL

BATIK CALHAJ — Fatmawati (kiri), petugas Kantor Pusat Info Haji Kementerian Agama Sumsel menjelaskan batik terbaru yang akan dikenakan para calhaj 2011 dari Sumsel, Selasa (1/2).

Jemaah Haji Pakai Batik PALEMBANG, SRIPO — Pada musim haji tahun ini seluruh jemaah haji Indonesia, baik jemaah reguler maupun haji khusus, harus memakai seragam batik haji yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk sementara, harga perpotong Rp 120 ribu sedangkan pakaian jadinya Rp 170 ribu. “Seragam batik haji ini gunanya sebagai identitas masyarakat Indonesia, dan memudahkan koordinasi

Bendera SEA Games Sepanjang Jalan Protokol PALEMBANG, SRIPO — Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra mengatakan sepanjang jalan protokol di kota Palembang akan dipasang bendera SEA Games. Selain jalan-jalan protokol, kantor Pemkot Palembang pun akan segera dipasang bendera perhelatan akbar olahraga tingkat negara ASEAN ini. “Kita akan segera pasang bendera SEA Games di sepanjang jalan protokol dan di kantor Pemkot Palembang,” kata Eddy, Selasa (1/ 2). Pernyataan Eddy ini menanggapi pernyataan bah-

wa Pemkot Palembang tidak mengindahkan instruksi Gubernur Sumsel untuk memasang bendera SEA Games. Sampai saat ini kantor walikota dan sebagian besar kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kota Palembang belum juga memasang 11 bendera peserta SEA Games. Eddy Santana berjanji akan segera memasang bendera peserta SEA Games bukan hanya di kantor walikota tetapi di sepanjang jalan protokol di kota Palembang. “Kalau bendera SEA Games kita sudah pasang,

memang kalau untuk bendera peserta 10 negara lainnya selain bendera kita, belum dipasang sekarang sedang kita buat,” kata Eddy. Mengenai sebagian besar kantor SKPD di lingkungan Pemkot yang sampai saat ini juga belum memasang bendera tersebut, Eddy menegaskan agar segera memasang. “Kalau kantor SKPD yang sekantor dengan kantor walikota tidak perlu memasang bendera tersebut, cukup kantor SKPD yang kantornya terpisah dari kantor walikota saja, dan harus segera dipa-

sang,” kata Eddy. Sekda Kota Palembang, Husni Thamrin, menegaskan akan menanyai SKPD yang belum memasang bendera peserta SEA Games, karena sosialisasi sudah dilakukannya. Pemkot Palembang siap membantu pendanaan apabila SKPD terkendala pendanaan terkait bahan bendera SEA Games. “Kalau belum memasang bendera tersebut dengan alasan terkendala dana, maka akan kita bantu, Februari ini harus dipasang,” kata Husni. (saf)

Warga Bukittinggi Bentuk IKB PALEMBANG, SRIPO — Keluarga Sumatera Barat (Sumbar) berasal dari Kota Bukittinggi yang menetap di Palembang, jumlahnya semakin bertambah. Setidaknya, saat ini terdaftar di kelompok arisan 180 Kepala Keluarga (KK). Dengan peningkatan ini, warga Bukittinggi membentuk komunitas sendiri. Keinginan untuk membentuk komunitas sendiri ini disepakati pada kegiatan arisan rutin kemarin, Senin (1/ 2) di rumah H Kusmawardi di Pakjo dan dihadiri tokoh

masyarakat Bukittinggi di Palembang, antara lain Prof dr Edi Mat Salim, Afrinaldi Sutan Saidi, Nofri Dalimunthe,Yusrizal dan Syofan. Juru bicara warga Afrinaldi mengatakan, selama ini warga Bukittinggi tergabung di Ikatan Keluarga Bukit Tinggi Agam (IKAB), dimana komunitas ini menghimpun warga dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. “Mengingat warga Bukittinggi di Palembang sudah banyak, ada keinginan untuk mengembangkan organisasi agar lebih efektif di

bawah organisasi induk orang Minang, yakni BMKM,” katanya. Pengembangan yang dilakukan sebatas organisasi, sedangkan semua aktivitas sosial dan arisan bulanan tetap menyatu dengan IKAB. Namun begitu, Afrinaldi mengatakan hingga saat ini belum ada nama pasti komunitas warga Bukitinggi ini, yang nantinya akan memberi masukan dan aspirasi secara langsung ke jajaran pengurus BMKM. “Ada usulan dinamakan IKB, yang artinya

Ikatan Keluarga Bukittinggi,” katanya. Dengan pengembangan organisasi ini, setidaknya Nofri Dalumuthe diusulkan untuk menjadi ketua IKB, kendati Nofri sendiri orang Sumatera Utara (Medan). Namun istrinya, asli orang Bukittinggi. Nofri Dalimunthe yang sehari-hari menjabat Kabid LLAJ dan Kereta Api di Dishub Sumsel ini menyatakan dirinya tidak keberatan, selama sesepuh Bukittinggi memang memberikan amanah kepadanya. (sin)

jemaah haji kita di Tanah Suci,” kata Kabid Haji, Zakat dan Infak Kementerian Agama Sumsel Drs H Udin Djuhan MM, Selasa (1/2) di ruang kerjanya. Menurutnya, untuk tahun ini juga, pemerintah mengeluarkan kebijakan seragam batik bagi jemaah haji. Ini merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan ciri khas jemaah haji dalam semangat Islami yang mencerminkan identitas nasional.

“Motif dan warna batik seragam jemaah haji ini dipilih berdasarkan pemenang lomba yang diadakan oleh Kementerian Agama, dengan juri beberapa desainer dan orang yang ahli di bidangnya,” tambahnya. Batik yang dipilih sebagai seragam jemaah haji ini, adalah hasil kreasi rancangan dari Tatik Firdaus, owner CV Firdaus Batik dari Kebun Jeruk, Jakarta. Perusahaan batik UKM

ini menang setelah melalui proses penjurian dan terpilih dari 15 peserta UKM lainnya. Seragam batik berwarna hijau dengan aksen ungu ini, menampilkan motif bunga dari pulau-pulau besar yang ada di Indonesia. Desainnya menggambarkan tentang bersatunya kebudayaan Indonesia, yang walaupun berbeda suku dan adat, tapi masih dalam satu kesatuan Republik Indonesia. (sin)

Antre Haji Hingga 2017 HINGGA kemarin, jumlah jemaah haji yang terdaftar di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama sebanyak 22.600 orang jemaah. Itu artinya, daftar tunggu jemaah haji di Sumsel sudah sampai di tahun 2017 karena kuota untuk 2016 sudah penuh dan tahun 2017 sudah terisi 1.000 kursi. Kanwil Kementerian Agama Sumsel berharap adanya penambahan kuota dari Arab Saudi sehingga daftar tunggu lebih singkat. “Kami berharap ada penambahan kuota haji sehingga daftar tunggu sema-

kin singkat. Kalau jemaah haji berangkat di 2016 terdaftar, bisa berangkat di 2014 jika kuota haji di atas 3.600 orang jemaah,” kata Kabid Haji, Zakat dan Infak Kementerian Agama Sumsel Drs H Udin Juhan MM. Dengan tambahan kuota, seiring akan diperluasnya lokasi tenda di Padang Arafah oleh pemerintah Arab Saudi maka besar ha-

rapan kuota haji bagi jemaah haji Indonesia ditambah. Penambahan kuota 1.000 saja untuk Sumsel sangat membantu jemaah. Sementara di Bank Penerima Setoran (BPS), seperti Bank Sumsel Syariah di Jl Kolonel Iskandar, beberapa warga terlihat mengurus setoran. Menariknya, hampir sebagian melakukan setoran awal dengan menggunakan dana talangan haji. (sin)

12

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Lahat, Pagaralam, Muaraenim, Empat Lawang

Polisi Gagal Jemput Paksa PAGARALAM, SRIPO - Unit Pidana Umum (Pidum) Polisi Resort (Polres) Kota Pagaralam, gagal menjemput paksa saksi dalam kasus dugaan kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pagaralam formasi 2009 di Kantor Badan Kepegawaian daerah (BKD), Selasa (1/2). Dua saksi tersebut yaitu H Sukaimi, sebagai Kepala BKD dan Feriyanto sebagai Kesubid Kepangkatan. Upaya jemput paksa oleh Polres Pagaralam meyusul kedua saksi tidak mengin-dah-kan surat panggilan dari Polres sebanyak dua kali tanpa keterangan. Kapolres Pagaralam, AKBP KA Sholeh, mengatakan pihaknya sudah memanggil kedua saksi sebanyak dua kali. Tetapi tak diindahkan oleh keduanya. “Seharusnya kedua pejabat kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik, karena saat ini keduanya masih sebagai saksi terkait adanya pengaduan kecurangan seleksi penerimaan CPNS formasi 2009,” ujar Kapolres, Selasa (1/2). Terpisah Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, H A Fachri, mengatakan, saat ini kedua pejabat tersebut yaitu Feryanto dan Sukaimi sudah meminta izin dinas luar. “Untuk Feriyanto yang merupakan Kasubid Kepangkatan izin untuk dinas luar kota ke Palembang menyerahkan berkas ke BKN. Sedangkan Kepala BKD Sukaimi sedang sakit yang saat ini masih dalam perawatan,” jelasnya.(mg16)

Peredaran Pil Destro Meluas ■ Ke Lintang Kanan dan Pendopo ■ Oknum Bidan Bakal Disanksi EMPATLAWANG, SRIPO Oknum tenaga kesehatan yang memperjualbelikan Dextromethorpan atau dikenal masyarakat dengan nama pil Destro, terancam dijatuhi sanksi. Warga mendesak pihak terkait mengambil sikap karena peredaran pil Destro merusak generasi muda. Pil yang bisa membuat teler atau fly ternyata sudah meluas. Selain di Kecamatan Muarapinang, peredaran dan korban juga sudah

mencapai Kecamatan Lintangkanan dan Pendopo. Anak-anak muda ternyata mengetahui simpul-simpul untuk mendapatkan pil Destro. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Empatlawang, Samsul A Rizal ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera memanggil oknum bidan tersebut untuk dimintai keterangannya. Tindakan pengedaran itu jelas menyalahi aturan, apalagi dampaknya sangat

merugikan orang banyak. “Nanti kita juga akan menyelidiki, sejauh mana ia telah melakukan pengedarannya. Kalau dari instansi akan diberikan sanksi administratif, bisa berupa mutasi bahkan pemecatan,” ujarnya, Selasa (1/2). Sementara dari informasi yang dihimpun Sripo, setidaknya untuk sekali konsumsi mencapai 15 butir atau 1 paket seharga Rp 10 ribu yang berisi 30 butir untuk dua kali pemakaian.

Menurut warga yang tak mau disebut namanya, pemuda yang mengkonsumsi tersebut memang sudah banyak, sebagian besar pemuda desa di tiga kecamatan itu sudah banyak memakainya. Destro menurutnya, dianggap murah meriah karena harganya lebih terjangkau. Mereka biasa mengkonsumsi saat berkumpul-kumpul dengan teman pada malam hari atau pada acara pesta orgen tunggal. “Kalau saya melihat teman saya itu, sekali makan sebanyak 15 butir. Ya, memang Destro itu pengganti Aibon,” ujar seorang pemu-

da dari Kecamatan Muarapinang. Sedangkan Sekretaris KNPI Empatlawang, Kurtubi mengecam diedarkannya pil Destro secara bebas karena bisa merusak generasi muda. Ia minta aparat mengusut peredaran itu. “Kita sangat menyayangkan, apalagi selaku bidan yang seharusnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi atas tindakan itu malah menghancurkan dan sangat bertentangan dengan profesinya. Oleh karena itu, pelaku harus ditindak tegas, bila perlu ditindak pidana atas perbuatannya itu,” ujar Kurtubi. (st2)

Prabumulih Simpan Potensi Batu Bara ■ Indikasi Keberadaan Gas Metan PRABUMULIH, SRIPO Pemkot Prabumulih tak menyadari di bawah wilayahnya terkandung aset endapan batu bara. Gas liar di sekitar Terminal Tipe B Prabumulih yang muncul diduga identik dengan keberadaan endapan batu bara. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup (DPELH), H Dani Fachrial, Selasa (1/2). Dani mengatakan, pihaknya telah terjun ke lokasi penemuan gas liar di sekitar Terminal Tipe B beberapa waktu lalu. Tim juga menemukan hal yang mengejutkan setelah meneliti keberadaan gas liar di lahan milik Pemkot Prabumulih itu. “Gas itu sudah ada sejak tahun 70-an. Keberadaan gas juga sudah terdeteksi bahkan sebelum peta topografi pada tahun 1986 dibuat,” ujarnya. Dani yang didampingi

Kabid Pengkaji dan Pengendalian Dampak Lingkungan (P2DL), Dwi Koryana dan anggota tim peneliti, Iwan Nusmareri menyebut, gas tersebut selama ini belum diketahui pihaknya. Hal itu terbukti dari tidak adanya tindakan berupa pemberian peringatan kepada masyarakat terkait bahaya penggunaan api di sekitar wilayah itu. “Sifat gas jika tersulut api mudah terbakar,” ujarnya. Sedangkan pengamanan sementara dilakukan oleh masyarakat dengan membangun pagar ala kadarnya dari bambu. Hal itu dilakukan guna mencegah masyarakat masuk ke area gas karena membahayakan jiwa. Sementara dari hasil penelitian tim DPELH, gas liar yang keluar dari tanah itu murni mengandung gas metan. Gas metan tersebut dihasilkan dari pembentuk-

an batubara yang ada di perut bumi. Namun, pihaknya belum mau memberikan kepastian akan hal itu. Dalam waktu dekat, pemkot akan menggandeng Pertamina dan BP Migas guna meneliti lebih dalam kandungan di tanah milik pemerintah. “Kita belum tahu jumlah dan kadarnya. Itu berdasarkan hasil tes sementara tim,” ujarnya. Terpisah, Asisten Manager Humas PT Pertamina EP Region Sumatera, Bambang Budi Utomo mengatakan, Pertamina sudah mengetahui potensi gas yang dimiliki Pemkot Prabumulih. Pihaknya siap menggandeng DPELH guna menyelidiki lebih lanjut keberadaan gas. “Yang kita tahu, masyarakat sudah memanfaatkan gas liar itu untukrumah tangga,” katanya. (cr2)

Akte Kelahiran Dua Bahasa LAHAT, SRIPO - Ternyata akte kelahiran bagi anak-anak usia satu hingga delapan tahun saat ini dapat menggunakan dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris. Pemberlakuan dua bahasa untuk penerbitan akte kelahiran itu diberlakukan sejak Juni 2010 lalu. “Penerbitan akte dengan dua bahasa ini diatur dalam Undang-Undang (UU) No 23/ 2006 perihal Administrasi Kependudukan dan UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Lahat, HA Muchtar Effendi Ali, Senin (31/1). Untuk anak yang berusia 0-60 hari, diharapkan agar keluarganya dapat melaporkannya ke pihak Disdukcapil untuk dibuatkan akte kelahiran yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. “Pembuatan akte ini dapat diselesaikan dalam waktu satu jam,” katanya. Orangtua yang bersangkutan cukup membawa buku nikah, kartu keluarga (KK), dan kartu tanda penduduk (KTP) suami-istri. (mg3).

SRIPO/ARDANI ZUHRI

PAKAIAN DALAM — Ratusan warga Desa Tanjung Medang berdemo lagi di Pemkab Muaraenim, Selasa (1/2). Kali ini pendemo menghadiahi Pemkab Muaraenim pakaian dalam perempuan karena kesal dengan kinerja tim investigasi pemkab.

Pemkab Dihadiahi Pakaian Dalam MUARAENIM, SRIPO Pemkab Muaraenim dihadiahi pakaian dalam perempuan oleh masyarakat Desa Tanjung Medang, Muaraenim, Selasa (1/2). Mereka tidak puas dengan kinerja tim investigasi Pemkab Muarenim. “Ini bentuk kekesalan dan kekecewaan kami dengan kinerja Pemkab Muaraenim,” kata juru bicara dari Front Pemerintahan Rakyat Miskin (FPRM), Eka Subekti, didepan massa, Selasa (1/2) di pintu pagar Kantor Bupati Muaraenim.

Dari pengamatan, masa pendemo tiba pukul 09.30 di GOR Pancasila Muaraenim menggunakan kendaraan roda empat. Kemudian massa dengan berjalan kaki dari GOR Pancasila ke Kantor Bupati Muaraenim, sembari membawa spanduk, kartun dan berorasi. Orasi massa didepan Kantor Pemkab Muaraenim sekitar satu jam membuat suasana panas. Sempat terjadi dorong-mendorong antara massa dengan Sat Pol PP karena massa tidak

boleh masuk ke halaman Kantor Bupati Muaraenim. Bahkan sempat terjadi aksi lempar batu sehingga para petugas terpaksa melakukan pengamanan dan melakukan pengawalan ketat. Akhirnya Pemkab Muaraenim yang diwakili Asisten I Pemkab Muaraenim, Bulgani Hasan, menemui massa dan menjawab tuntutan massa. Setelah puas mendapatkan jawabannya, para pendemo menuju ke kantor Pengadilan Negeri Muaraenim menuntut

dibebaskannya kedua rekannya. Menurut Eka Subekti, hingga saat ini pihaknya menganggap Pemkab Muaraenim belum berkomitmen dan serius menurunkan tim Investigasi sesuai dengan tuntutan FPRM yang berdemo tanggal 19 Januari 2011. Ia menilai, Bupati Muaraenim telah mengabaikan surat instruksi Gubernur Sumsel tentang meminta Bupati untuk menindak lanjuti penyelesaian persoalan rakyat Tanjung Medang. (ari)

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

13

Indralaya, Kayuagung, Martapura, Muaradua

Mesin Rusak Debu Beterbangan BATURAJA, SRIPO - Akibat kerusakan sistem penangkap debu (electrik presipator) PT Semen Baturaja (PTSB), Selasa (1/2) pagi, debu keluar dari cerobong pabrik dan jatuh dibeberapa wilayah sesuai arah angin saat kejadian. “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan masyarakat Kota Baturaja,” kata Kepala Departemen Operasional PTSB H Effendi Harun melalui Humas Safaruddin, Staf Kemitraan dan Bina Lingkungan Ardi. Humas PTSB menjelaskan, tanggal 26-27 Januari lalu pabrik off “Penyetopan Berencana yang merupakan program over haul yang kita lakukan tiap tahun,” jelasnya. Selanjutnya tanggal 29 Januari dilakukan uji coba mesin dan aktif beroperasi

tanggal 30 Januari lalu. Namun tanggal 31 Januari terjadi kerusakan mesin, hingga mesin kembali stop beroperasi hingga perbaikan selesai dilakukan. Dijelaskan pula, karena pada saat kejadian angin bertiup kencang ke arah Kelurahan Airgading, maka daerah tersebut volume debu agak banyak. Selama Januari, PTSB melakukan perbaikan-perbaikan mesin untuk antisipasi kejar target produksi tahun 2011. Diharapkan kedepan tidak ada lagi kerusakan sehingga PTSB dapat berproduksi maksimal untuk memenuhi kebutuhan semen khususnya proyek skala besar seperti proyek SEA Games dan proyekproyek cor jalan serta proyek-proyek yang segera di-

mulai bulan Maret. Lebih jauh Humas PTSB menjelaskan, dalam rangka memberi informasi tentang kondisi kerusakan mesin penangkap debu yang terjadi saat ini, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah warga Kelurahan Air Gading, yang terdiri dari tokoh masyarakat dan pihak kecamatan Baturaja Timur. Diharapkan melalui pihak-pihak berkompeten bisa mensosialisasikan kerusakan yang terjadi yang berdampak pada keluarnya debu yang mengakibatkan ketidaknyamanan di masyarakat. “Pernyataan maaf kami karena selama proses perbaikan dan uji coba mesin membuat warga BAturaja merasa tidak nyaman,” kata Humas PTSB. (eni)

Ring Belt MHP Terus Dikerjakan

■ Antisipasi Warga Klaim Tanah MARTAPURA, SRIPO Pengerjaan pembuatan ring belt yang dilakukan Satgas terhadap areal lahan register A-13 PT Musi Hutan Persada (MHP) Blok Satu Martapura, hingga Selasa (1/2), sudah selesai sekitar

50 persen dari total 8.434 hektare lahan. Pembuatan ring belt bertujuan untuk memudahkan petugas untuk membedakan areal lahan yang dikelola MHP dengan lahan milik warga sekitar. Untuk ke-

SRIPO/HERMAN

RING BELT —Sebuah alat berat, Selasa (1/2), tengah bekerja untuk membuat ring belt untuk membedakan lahat PT Musi Hutan Persada (MHP) dengan lahan warga sekitar.

lancaran kerja petugas di lapangan, sejumlah alat berat yang digunakan dibawah pengawasan 700 orang aparat gabungan dari Polres OKU Timur, Sat Brimob Polda Sumsel dan anggota TNI dari Kodim 0403 OKU. Menurut Ketua Satgas, Idrus Musa, setelah dibuat ring belt pihaknya di lapangan akan melakukan pengukuran. “Areal yang sudah diukur sekitar Martapura dan di areal yang masuk Kecamatan Buay Pemuka Peliung,” ujarnya. Dikatakan, selama pembuatan ring belt tidak ada kendala yang berarti sebab pihaknya sudah melakukan pendekatan secara persuasif dengan warga. Hasilnya warga bersedia meninggalkan lahan yang selama ini ditempati. Bahkan ada diantara warga yang membantu petugas membongkar tanaman tumbuh dan bangunan yang telah lama mereka tempati. (hr)

SRIPO/MAT BODOK

TIKUNGAN TAJAM — Sebuah tikungan tajam disalah satu titik Jalintim OKI tidak ada rambu lalulintas. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan. Foto diambil Selasa (1/2).

Jalintim OKI Minim Rambu Lalin

■ Sambut Jamnas Dipasang 200 Rambu KAYUAGUNG, SRIPO - Sejumlah rambu lalulintas dan petunjuk kilometer dipasang di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim). Pemasangan dilakukan untuk menyambut kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) di Teluk Gelam, Kecamatan Teluk Gelam, OKI. Pantauan Sripo, Selasa (1/ 2), perbaikan dan poros Jalintim di OKI sejauh 85 kilometer itu, secara bertahap diselesaikan meski menggunakan sistem tambal sulam. Hal tersebut dilakukan mengingat lubang semakin membahayakan pengendara kendaraan

baik motor maupun mobil. Terlebih lagi di ruas jalan tersebut, sama sekali tidak ada rambu lalulintas baik dipersimpangan maupun di tikungan tajam. Sementara itu, bagi masyarakat yang baru melintasi ruas Jalintim OKI harus berhati-hati, khususnya yang belum paham seluk belum Jalintim. Hal tersebut karena minimnya petunjuk jalan, rambu lalulintas di sepanjang jalan. Yang lebih berbahaya lagi, setiap tikungan tajam dipastikan di awali dengan jembatan maupun sesudahnya. “Sejumlah titik jalan yang

tadinya rusak dan sering membuat kemacetan, seperti di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya hingga ke Desa Suryadi Kecamatan Mesuji itu, sama sekali tidak ada rambu lalulintas sehingga pengendara kerap terjebak dan menimbulkan kecelakaan,” kata Sumarwanto, warga Desa Suryadi. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi OKI, H Asnawi P Ratu, mengakui kalau rambu di Jalintim OKI sangat minim. Tapi, upaya untuk menyambut Jamnas pada Juli 2011, Dishub telah menyiapkan

200 rambu lalulintas yang akan di pasang di sepanjang Jalintim yang dianggap rawan kecelakaan dan kemacetan. “Rambu lalulintas juga akan dipasang di sepanjang Jalan Raya Kayuagung-SP Padang-Jejawi-Jakabaring guna kelancaran jalan alternative,” ujar Asnawi usai menghadap Bupati OKI, H Ishak Mekki. Kapolres OKI AKBP Slamet Widodo SIk melalui Kasat Lantas AKP Gusti Maychandra SH SIk mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Jalintim OKI, bukan hanya disebabkan kurangnya rambu lalulintas tetapi pengendara kurang berhati-hati. (std)

PGRI OKUT Sumbang Korban Merapi 238 Pejabat OI Dirombak Lagi MARTAPURA, SRIPO - Sebagai bentuk perhatian bagi korban letusan Gunung Merapi di Jateng beberapa waktu lalu, Pemkab OKU Timur melalui Dinas Pendidikan Nasional dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setempat memberikan sumbangan Rp 150 juta. Sumbangan diserahkan langsung ke Bupati OKU Timur, H Herman Deru kepada Bupati Sleman, Sri Purnomo, Senin (31/1). Dalam sambutan ketika

menyampaikan bantuan, Bupati OKU Timur H Herman Deru didampingi Ketua PGRI yang juga Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) OKU Timur, Surya Bhakti, mengharapkan bantuan itu jangan dinilai dengan jumlahnya melalinkan kepedulian masyarakat OKU Timur. Tujuannya tidak lain untuk memberikan keringanan beban bagi korban bencana letusan Gunung Merapi. “Kerugian yang ditim-

bulkan bencana Merapi beberapa waktu lalu meluluhlantaknya semua aspek kehidupan termasuk didalamnya dunia pendidikan seperti banyaknya gedung sekolah yang rusak,” ujar Herman Deru. Lebih lanjut ditegaskan, bantuan uang Rp 150 juta diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung jalannya proses pendidikan di Kabupaten Sleman. “Dana tersebut sengaja dikumpulkan para anggota PGRI

OKU Timur. Kita berharap nantinya bisa dimanfaatkan bagi dunia pendidikan didaerah ini,” tegas Deru. Sementara Bupati Sleman, Sri Purnomo mengucapkan terima kasih atas kepedulian dunia pendidikan OKU Timur terhadap derita warganya. Ia berjanji akan memanfaatkan bantuan yang telah diterimanya tersebut untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak akibat letusan Gunung Merapi. (rel/hr)

INDRALAYA, SRIPO - Bupati Ogan Ilir (OI), Mawardi Yahya kembali merombak jajaran pejabat Eselon IV-II Pemkab OI. Sebanyak 238 pejabat digantia. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan langsung dilakukan oleh Wakil Bupati HM Daud Hasyim, di Gedung Caram Seguguk Pemkab OI, Selasa (1/2). Pada mutasi kali ini, pejabat yang sebelumnya dibangkupanjangkan pada mutasi sebelumnya ada

yang mendapat jabatan baru dan sebaliknya. Dua pejabat Eselon II, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OI, H Wilson, mendapat kepercayaan menjadi Kepala Dinas Sosial. Sedangkan Hj Sri Murniati, Kadis Sosial yang lama menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Jabatan yang ditinggal Wilson, dijabat M Saleh RL yang sebelumnya sebagai Kabid Mutasi dan Formasi BKD dan Diklat OI.

Bupati Mawardi Yahya dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati HM Daud Hasyim menyebutkan, mutasi yang dilakukan merupakan hal yang wajar dalam memenuhi tuntutan organisasi. Pejabat yang ditempatkan dijabatan baru adalah untuk penyegaran. Sedangkan pejabat yang mendapat promosi dinilai berprestasi. “Jadi yang berprestasi itu diberikan penghargaan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan,” katanya. (trs)

14

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Banyuasin, Musirawas,Lubuklinggau

Sertifikat tak Kunjung Terbit ■ PT SHS Dituding Pembohong ■ Pemkab Jadwalkan Pertemuan BANYUASIN, SRIPO Warga empat desa dalam Kecamatan Pulaurimau, yakni Desa Sendamukti, Buanamukti, Tirtamulya dan Banjarsari, menuding manajemen PT Surya Hutama Sawit (SHS) pembohong. Pasalnya, janji perusahaan perkebunan sawit yang akan membuat sertifikat lahan seluas 1.035 hektare atas pola kemitraan transmigrasi Plasma Inti Rakyat (PIR-Trans) tak kunjung direalisasikan. Padahal, dalam rapat yang digelar di Pemkab Banyuasin, PT SHS sepakat

dan diberikan tenggat waktu pada Juni 2010 untuk membuatkan sertifikat milik warga empat desa eks transmigrasi itu. “Perusahaan sudah menerima surat keputusan Bupati Banyuasin agar segera melakukan sertifikasi atas tanah petani trans PIR tersebut secara bertahap. Namun, kenyataan sampai Januari 2011, PT SHS tidak satupun sertifikat lahan yang diterbitkan,” kata warga Desa Tirtamulya, Sunarno saat mengadu ke Komisi I DPRD Banyuasin, Selasa (1/ 2).

Perwakilan warga empat desa mengungkapkan kekesalan atas janji dan pola kemitraan yang dibuat bersama dengan PT SHS. “Kami seolah-olah hanya dijanjikan akan dibuatkan sertfikat tanah. Dulunya PT SHS berjanji, jika lahan sudah menghasilkan, maka akan dilakukan sertifikasi tanah kami. Sudah diberi surat peringatan, setengah tahun tidak ada sertifikat yang dibuat,” ungkap perwakilan warga Desa Tirta Mulya, Sunarno. Menurutnya, awal kemitraan yang dilakukan ber-

sama PT Sumber Harapan Sarana (SHS) dengan tujuh desa. Namun, sejak take over Tahun 1996, PT Sumber Harapan Sarana (SHS) beralih kepemilikan menjadi PT Surya Hutama Sawit (SHS), di mana kemitraan hanya diikuti oleh warga empat desa. Sedangkan tiga desa dalam Kecamatan Banyuasin III Limbangmulia, Pulauminung mengundurkan diri. “Baik SHS lama atau SHS baru sama-sama tidak tepati janji. Mereka janji akan kasih sertifikat tanah di kebun plasma setelah

kebun plasma dan inti menghasilkan, namun tidak juga dipenuhi,” papar Sunarno. Diakuinya, saat ini petani dari empat desa mengharapkan ketegasan pemerintah dan DPRD Banyuasin terhadap PT SHS. “Saat ini bentuk kemitraan, di mana perusahaan hanya membeli sawit. Untuk sertifikat plasma kebun kami tidak pernah dibuat. Sementara kebun inti perusahaan tidak juga digarap,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Banyuasin, Askolani meng-

ungkapkan, tuntutan petani dari empat desa di Pulaurimau itu harus ditegaskan. Pasalnya, perusahaan juga sudah mendapatkan peringatan dari pemerintah daerah. “Jika sudah diperingati namun juga tidak ditepati seharusnya bisa dikenakan saksi pada pihak perusahaan. Karena petani sudah lama dijanjikan, jangan seolaholeh hanya diberikan angin sorga saja,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini. Sedangkan Ketua Komisi I DPRD Banyuasin, Burhanuddin menambahkan, jika kedua belah pihak, baik PT SHS dan perwakilan masyarakat desa, harus

dilakukan pemanggilan hingga pembahasan pola kemitraan yang baru. “Artinya, petani harus memastikan apakah masih mau bergabung atau memisahkan diri. Karena, jika beberapa kali perusahaan mengingkari janji. Atau ajukan pola kemitraan yang lainnya,” tandasnya. Kabag Pemerintahan Umum, M Senen Har menyebutkan, Pemkab Banyuasin juga telah menjadwalkan pemanggilan kembali PT SHS. “Masalah ini sebenarnya sudah akan dijadwalkan dibahas pada 18 Februari dengan mengudang langsung pihak perusahaan,” ujarnya (udn)

Dewan Melancong ke Bandung ■ Tahun Anggaran Baru

DOK:SRIPO

H Agus Salam

BANYUASIN, SRIPO - Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan permasalahan dengan para wakil rakyat di DPRD Banyuasin dipastikan empat hari ke depan tidak bisa dilakukan. Pasalnya 45 anggota DPRD Banyuasin mulai Rabu (2/2) hari ini berangkat ke Bandung (Jawa Barat) guna mengikuti bimbingan teknik

(Bimtek) dilanjutkan kegiatan outbound di kawasan pegunungan Jabar. Anggaran yang digunakan untuk menunjang kegiatan tersebut cukup pantastis, mencapai Rp 250 juta. Saat dimintai komentar, beberapa anggota DPRD Banyuasin berpendapat beragam. Hingga ada yang enggan berkomentar. Ketua Fraksi Partai Golkar, Suistiqlal Effendi SE kepada Sripo, Selasa (1/2) membenarkan jika anggota DPRD Banyuasin akan berangkat ke Bandung guna mengikuti Bimtek. “45 anggota dewan besok wajib berangkat, karena agenda ini sebenarnya tahun kemarin namun baru dapat dilaksanakan bulan ini,” jelasnya. Diterangkan Suis, di samping bintek akhir dari rangkaian kegiatan akan dilakukan kegiatan outbound. Anggota Komisi II, Khaidir Abdullah, juga membenarkan keberangkatan wakil rakyat Banyuasin dalam

empat hari ke depan ke Kota Bandung. Sayangnya, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini tidak bersedia memberikan keterangan rinci agenda kegiatan. Hal senada dikatakan M Hadi Solekhan, Wakil Ketua Komisi II. Menurutnya, kegiatan itu bukan bersifat menghamburkan uang namun lebih kepada kegiatan bimtek terkait adanya perubahan aturan perundang-undangan. “Kalau kita tidak ikuti nanti tidak paham, dan ini bisa mempengaruhi keputusan yang akan diambil dewan Banyuasin nantinya,” katanya. Sedangkan Ketua DPRD Banyuasin, H Agus Salam saat dihubungi membenarkan keberangkatan para wakil rakyat ke kota Kembang. Namun dia menolak jika perjalanan itu dikatagorikan melancong, namun lebih pada kegiatan pembekalan anggota DPRD Banyuasin. “Bukan outbound, tapi pembekalan. Rencananya bakal ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN),” ucapnya. (udn)

Warga Kubu Dapat Perumahan MUSIRAWAS, SRIPO - Sebanyak 231 kepala keluarga (KK) Suku Kubu yang bermukim dibeberapa wilayah di Musirawas telah mendapatkan bantuan perumahan dari pemerintah pusat melalui dana APBN. Bantuan perumahan tersebut dimulai sejak tahun 2006 sampai tahun 2010. Kepala Seksi Komunitas Adat Tertinggal (KAT) pada Dinas Sosial Musirawas, Zailan mengatakan, bantuan perumahan tersebut diberikan kepada Suku Kubu yang tinggal diwilayah Sungaijernih Kecamatan Rupit sebanyak 46 KK, wilayah Harapanmakmur Kecamatan Muaralakitan sebanyak 35 KK, wilayah Muaratiku Kecamatan Karangjaya sebanyak 50

KK dan bantuan bangunan rumah (BBR) untuk 100 KK di wilayah Nibung. “Sebenarnya bantuan perumahan ini sudah dimulai sejak tahun 1976 lalu, namanya bantuan sosial, yaitu untuk Suku Kubu diwilayah Sungaikijang Kecamatan Rawasulu, dan pada tahun 1979 diwilayah STL Ulu Terawas. Dan sejak empat tahun terakhir, kembali mendapatkan bantuan perumahan dari pusat,” ujarnya. Dijelaskan, pada tahun anggaran 2011 ini, pemerintah pusat tidak menganggarkan bantuan perumahan untuk Suku Kubu di Musirawas. Namun, tahun ini ada bantuan dari pusat berupa balai sosial dan dua unit perahu bermesin un-

tuk Suku Kubu di Muaratiku Kecamatan Karangjaya. “Bantuan perahu ini untuk transportasi mereka menyadap karet. Karena lokasi menyadap menyeberang sungai, dan tak bisa dilalui melalui darat,” katanya. Disebutkan, berdasarkan data yang ada di Dinas Sosial setempat, Suku Kubu yang ada di Musirawas mendiami delapan lokasi di tujuh kecamatan. Jumlah yang terdata sebanyak 406 KK atau 1.388 jiwa. Ditambahkan, selain mendapatkan bantuan perumahan, selama ini pemerintah juga telah menganggarkan bantuan usaha produktif berupa hewan ternak, pertanian serta bantuan jatah hidup (Jadup). (zie)

SRIPO/SYAIFUDDIN

SIDANG — Seorang anggota Polres Banyuasin menjalani sidang disiplin di Mapolres Banyuasin, Selasa (1/2).

Briptu Ali Terancam Dipecat ■ Pelanggaran Disiplin Tinggi BANYUASIN, SRIPO - Pelanggaran displin di jajaran Polres Banyuasin terbilang cukup tinggi, terbukti sepanjang Tahun 2010 tercatat 25 perkara dengan melibatkan 31 anggota. Pelanggaran mulai dari meninggalkan tanggungjawab, perselingkuhan, hingga lalai dalam menjalankan tugas kepolisian. Awal tahun 2011 ini kasus serupa muncul lagi, sedikitnya tiga oknum Polri dijatuhi sanksi kurungan 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat satu periode. Bahkan Briptu Ali Patan, anggota Shabara Polres Banyuasin terancam dipecat dari Polri karena sudah tiga kali menjalani sidang disiplin. Wakapolres Banyuasin, Kompol Basani Refelita Sagala seusai memimpin sidang disiplin di Mapolres Banyuasin, Selasa (1/2) mengatakan, pelanggaran disiplin yang dilakukan anggota Polres Banyuasin cukup tinggi, di mana pelanggaran displin yang dilakukan anggota tersebut rata-rata meninggalkan tanggungjawab dan lalai dalam menjalankan tugas. “Ada juga yang meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan bahkan ada yang bermuat amoral sehingga merusak kehormatan Polri,” katanya.

Sedangkan tahun 2011 ini, ada tiga anggota yang menjalani sidang disiplin yakni Briptu Tab anggota Binmas, Briptu Bim dan Briptu Ali anggota Shabara Polres Banyuasin. Ketiganya tidak menjalankan tugas sebagai anggota Polri. “Karena dari hasil pemeriksaan terbukti dan menyakinkan, maka ketiganya dijatuhi sanksi kurungan selama 21 hari, dan tunda kenaikan pangkat selama satu periode,” tegas Basani didampingi penuntut umum Kasi Propam, Iptu Herry Widodo. Khusus Briptu Ali, keputusan masih ditunda karena yang bersangkutan tidak hadir dalam sidang displin, kendati demikian sanksi kurungan 21 hari sudah pasti dijatuhkan. “Bahkan Briptu Ali ini juga akan diusulkan pemecatan dengan tidak hormat karena sudah tiga kali menjalani sidang disiplin sesuai dengan pasal 6 Peraturan Pemerintah No.2 Tahun 2003,” kata Wakapolres. Basani menegaskan, penegakan disiplin ini merupakan hal yang mutlak dan tidak bisa di tawar-tawar bagi anggota Polri yang melanggar, tujuannya agar anggota melaksanakan tugas sesuai ketentuan. “Ini sudah aturannya, siapa saja yang salah dan melanggar maka akan dikenai sanksi,” tandasnya. (udn)

Disepakati Jembatan Fly Over ■ Atasi Kemacetan Jalintim BANYUASIN, SRIPO Guna mengatasi kemacetan ruas jalintim Palembang-Betung khususnya di pertigaan terminal alangalang lebar (AAL) menuju Sukajadi Talangkelapa, Pemkab Banyuasin dan

Pemkot Palembang sepakat membangun fly over (jembatan layang). Kesepakatan itu terungkap dalam rapat bersama antara Pemkab Banyuasin diwakili Sekda H Parigan dengan Pemkot Palembang diwa-

kili Sekda Husni Thamrin, Selasa (25/1). Kepala Bappeda Banyuasin, H Badri Satria Thalib SE MSi kepada Sripo, Jumat (28/1) mengatakan, dipilihnya opsi ini, karena dinilai akan lebih cepat terlaksana dan tidak terlalu banyak bangunan milik

warga yang terkena dampak pembangunan jembatan layang itu. “Artinya di sini, anggaran tidak terfokus untuk biaya ganti rugi, namun lebih besar untuk proses pembangunan dibanding membangun jalan lingkar,” jelasnya.(udn)

Dua Mantan Camat Siapkan Gugatan SEKAYU, SRIPO - Mantan Camat Lais, M Zaki Aslam dan mantan Camat Sekayu Marwan Fansuri, memertanyakan dasar pemecatannya kepada Bupati Muba dan Kepala BKD dan Diklat. Kedua pejabat pemerintahan ini akan segera menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang. Kepada wartawan, Selasa (1/2) Marwan Fansuri menjelaskan tugasnya yang baru yang bersifat non jabatan sama halnya dengan hukuman, padahal dia merasa tanpa ada kesalahan yang dilakukannya. Mantan Camat Sekayu ini mengatakan, apabila mereka menerima keputusan Bupati Muba No.887/ 22/Kep/BKD.Diklat/2011 yang menempatkan di bagian Setda sama halnya dengan menerima adanya kesalahan selama menjalankan jabatannya, namun sebenarnya mereka tidak melakukan kesalahan, apalagi prosedur pemecatan mereka tidak melalui pera-

turan baik berupa teguran ataupun peringatan. “Non jabatan itu merupakan hukuman yang terberat sehingga kami mempertanyakan kesalahan kami apa kami akan segera menempuh upaya hukum ke PTUN dalam dua minggu ini,” kata Fansuri. Dia juga memertanyakan pertimbangan pemecatan yang menurut mereka tanpa melalui pertimbangan badan pertimbangan jabatan dan ke-pangkatan walaupun dalam keputusannya bupati mengacu pada Baperjakat No.821/ 101/Baperjakat/I/2011 tanggal 12 Januari 2011. Fansuri menjelaskan, dampak yang didapat dari pemecatannya yang ditempatkan pada posisi non jabatan ini berdampak pada pembunuhan karakter, menghambat kenaikan pangkat dan gaji. Hal sama dikatakan Zaki Aslam yang menilai pemindahan tugsa PNS memang hak preorogatif bupati namun harus

SRIPO/AHMAD NAAFI

PERTANYAKAN — Mantan Camat Sekayu, Marwan Fansuri (kiri) dan Mantan Camat Lais Zaki Aslam, Selasa (1/2) memertanyakan pemecatannya.

mendasar pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku seperti PP No.53 dan PP No.100. “Jelas non jabatan ini adalah hukuman terberat dan berdampak pada peningkatan karir dan kepegawaian di kemudian hari,”

kata Zaki. Sementara itu Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Muba, Rusydan sebelumnya dalam menanggapi tuntutan hukum mantan Kabag Perbatasan Kabupaten Muba menilai tuntutan itu merupakan hak mereka. (naf)

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Bocah 10 Tahun Minggat ke Hutan „ dari halaman 16 lin. Derlin, kemudian diserahkan ke Delia, ibu Kades setempat. Demi keamanan Derlin, akhirnya kasus ini dilaporkan warga ke Polres OI, Minggu (31/1) pukul 18.00. Unit Pidum Polres OI dipimpin langsung Kanit Pidum, Ipda Herly Setiawan melakukan penangkapan terhadap Nuridah, pada hari itu juga. Kepada polisi Derlin mengaku dirinya diserahkan kepada tersangka karena orangtuanya tidak sanggup lagi membiayai sekolahnya. Namun, bukannya ahidup enak yang dia peroleh, melainkan siksaan dan sekolahnya diberhentikan.

Tak Bisa Berenang Dedi Tenggelam „ dari halaman 16 mannya menolong, korban telah hilang di dalam air dan tidak ditemukan. Karena merasa takut, salah satu teman korban melaporkan peristiwa tenggelamnya korban ke salah satu keluarga korban. Kaget bukan kepalang, keluarga terutama kedua orangtunya yang mendengar

Lexy Kembali tak Hadir „ dari halaman 16 dakwa. Djafarudin Lexy diharapkan secepatnya untuk bisa hadir dalam sidang, karena persidangan me-

Mengejar Impian Bangkitkan Motivasi „ dari halaman 9 Mengejar Impian mengangkat kisah nyata lima remaja Indonesia, yaitu Aang Kunaifi, Cahya Nur Aisah, Octika Adinda Putri, Praptaning Budi Utami dan Rahmatillah. Selain memiliki banyak kesamaan, cerdas dan berprestasi, kelima remaja tersebut juga berasal dari keluarga prasejahtera. Sehingga sama-sama ha-

“Saya disuruhnya mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, mencuci piring, pakaian, menyapu, banyak pak,” ungkap Derlin. “Tersangka Nuridah kita jerat melanggar Pasal 80 ayat (1) UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 3,6 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim AKP Yuskar Effendi didampingi Kanit Pidum Ipda Herli Setiawan. Sementara lantaran sering dianiaya Riski Tamala (17) pelajar kelas II SMK 7 Palembang, melaporkan kakak kandungnya sendiri, Ifriadi (20) ke Polresta Palembang, Senin (31/1) sekitar pukul 17.00. Dalam laporannya No Pol :LP/B-356/I/2011/ Sumsel/Resta, dikatakan puncak penganiayaan kakaknya terhadap dirinya terjadi pada, Minggu (30/1) pukul 11.00 di kediamannya

Jl Demang Lebar Daun No 4836 RT 53 RW 15 Kelurahan Lorok pakjo IB I. Menurutnya, sebelum kejadian kakaknya tersebut yang bekerja di PT Prenium sebagai marketing, hendak meminjam sepeda motor milik cowok korban Ardiansyah melalui SMS. Saat korban sedang mencuci pakaian di rumah dan pelaku menanyakannya belum ada jawaban dari Ardiansyah. Karena tidak ada jawaban, kemudian pelaku langsung marah-marah kepada korban, lalu menerjang telinga menggunakan kaki, dan memukul kening, bibir, punggung dan kepala korban dengan tangan. Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Polreta Palembang Ipda Ujang, Membenarkan laporan korban dan akan memanggil pelaku untuk memprosesnya. (trs/mg15)

berita bahwa Dedi tenggelam di Sungai Musi. Pihak keluarga dan tetangga yang mengetahui peristiwa tersebut, berusaha mencari korban dan melapor ke Polsek IB II. Polsek IB II dibantu Satpolair Polresta Palembang, TNI AL dan warga berusaha mencari keberadaan mayat korban hingga ke Pulau Kemarau. Hingga berita ini diturunkan mayat Dedi masih belum ditemukan. Satu hari sebelum kejadian, korban minta bantuan kepada ibunya Karti untuk me-

ngerjakan PR Bahasa Inggris. Sambil mengerjakan PR Bahasa Inggris, korban bercerita kalau ingin berhenti sekolah. “Katonyo, mak aku nak barenti sekolah bae lah. Kareno takut dak lulus kagek,” tutur Karti menirukan perkataan anak keenamnya. Menurut karti, tidak ada firasat apa-apa sebelum korban tenggelam. Korban dikenal anak yang tidak banyak ulah. “Kalu nakal pasti ado, namonyo budak-budak nakal wajar lah,” ungkap ibunya. (mg14)

merlukan keterangannya sebagai saksi. “Setahu kami selaku kuasa hukum, sudah lima kali Lexy tidak hadir dalam sidang sebagai saksi. Jadi kami minta relaas (daftar panggilan) kepada jaksa, terkait pemanggilan terhadap saksi bersangkutan,” ungkap Nazori Ahmad Doak

SH. Dalam sidang lanjutan kemarin, empat Kepala Sekolah (Kepsek) SDN di wilayah Kecamatan Kalidoni dihadirkan sebagai saksi. Keempatnya, Rosmala Dewi Kepsek SDN 50, Nurhayati Kepsek SDN 203, Rodiah Kepsek SDN 202 dan Naslini Kepsek SDN 211. (mg19)

rus berjuang keras untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. “Bagi kelima remaja ini, dapat duduk di bangku SMA merupakan sebuah impian yang hanya bisa menjadi nyata bilamana mereka mendapatkan beasiswa,” kata Humas Samporna Academy, Astried di sela acara nonton tersebut. Film ini merupakan potret kerasnya kehidupan yang harus dilalui oleh remaja Indonesia, untuk bertahan di bangku sekolah. Aang, Cahya, Nuning, Tika, dan Rahmatillah hanyalah lima dari puluhan juta remaja yang harus

menggantungkan nasib pendidikannya pada beasiswa. “Tapi mereka tidak pernah putus asa mengejar itu, dan mereka berhasil. Itu pelajaran yang bisa dipetik dari cerita film ini, paling tidak bisa memotivasi siswa yang menonton,” ujarnya. Apa yang dikatakan Astried tidaklah berlebihan. Cerita yang dihadirkan melalui film dokumenter ini memang menyuguhkan tontonan yang sarat nilai-nilai perjuangan, kegigihan, serta pengorbanan. Tentu saja untuk meraih mimpi mendapatkan pendidikan berkualitas di negeri ini. (eko as)

Dua Rumah Panggung Terbakar „ dari halaman 16 rang korban mengungsi di tempat pihak keluarga terdekat. Menurut keterangan saksi, Kosim (47) kebakaran berawal dari api yang berada dikandang kambing milik Imron dan langsung membakar rumah yang terbuat dari kayu tersebut dengan cepat serta menjalar ke rumah Ruslan. Dirinya melihat awal kebakaran dari rumah kosim, saat itu api cepat menjalar, dan langsung berusaha untuk memadamkan dengan ala kadarnya dibantu warga lain, tetapi api semakin besar. Dua Rumah panggung berukuran 6x8 dan terbuat dari kayu tersebut, dalam

Tunjangan Rumah Naik Lebih 100 Persen „ dari halaman 9 hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (1/2). Dengan begitu, kenaikan tunjangan perumahan bagi wakil rakyat tersebut sudah bisa dibayarkan. Kenaikan uang tunjangan perumahan anggota dewan itu berlaku per Januari 2011, sehingga untuk Januari akan dirapel. Mengenai besaran tunjangan perumahan dewan itu, Alex merinci pada kisaran Rp 12 juta hingga Rp 13 juta/bulan/anggota dan be-

Kian Akrab dengan Siswa „ dari halaman 9 mahkannya. “Kalau membaca teks ceritanya, saya tahu film ini sangat bagus untuk ditonton anak-anak (siswa). Tapi saat menonton langsung ada beberapa percakapan yang tidak saya mengerti,” ujarnya Emily, gadis kelahiran Conneticure, USA 1 November 1988 yang juga guru Bahasa Inggris di SMA Sumatera Selatan. Kendati demikian, ia mengaku senang bisa berada di antara ratusan siswa yang nonton bersama. Paling tidak ia bisa kian mera-

satu jam setengah langsung menjadi arang. Api dapat dipadamkan, setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang menurunkan empat unit mobil kebakaran, dan tidak menyebabkan menjalar kerumah yang lain. Ditambahkan menurutnya penyebab kebakaran diduga dari puntung rokok yang tidak sengaja dibuang para pemancing yang sering mancing di dekat lokasi. Kapolsek Kertapati Kompol Susilo, membenarkan peristiwa kebakaran di wilayahnya, dan pihaknya belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Ditambahkan anggotanya masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan mengolah TKP serta mengumpulkan keterangan dari saksi untuk mencari penyebab kebakaran. (mg15) saran angka ini sudah sesuai dengan peraturan. “Yang pasti, besaran tunjangan perumahan dewan Sumsel di bawah tunjangan perumahan anggota DPR RI,” katanya. Sekretaris DPRD Sumsel, Rahtudin Mahdin membenarkan bahwa Pergub tersebut sudah diterima oleh sekretariat dewan dan diteruskan ke pimpinan dewan. Mengenai nilai tunjangan perumahan yang tercantum dalam Pergub itu, angkanya belum final, masih harus dikonsultasikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlebih dahulu. “Masih akan dikomunikasikan lagi dengan BPK,” katanya. Berdasarkan informasi sakan keakraban melalui pemutaran film tersebut. Tapi terlepas dari itu, Emily juga menyayangkan jika benar kisah film tersebut nyata sebagai potret Indonesia. Sebab menggambarkan betapa sulitnya mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. Ia sendiri sampai terharu menyaksikan kisah kelima tokoh yang memerankan langsung kisah hidup mereka, meski dengan bantuan sutradara. “Mungkin ini salah satu akar permasalahan yang terjadi di setiap bangsa. Karena itu, perlu kesadaran dari seluruh masyarakat untuk turut serta berkontribusi dalam menciptakan lebih banyak pemimpin masa depan yang berkarakter, dan berkualitas,” ujarnya. (eko as)

15

Habibi Divonis Enam Tahun PALEMBANG — Terbukti menghilangkan nyawa seseorang, Ahmat Habibi (19) divonis mejelis hakim enam tahun penjara pada sidang di PN Palembang, Selasa (1/2). Terdakwa merupakan pelaku penganiayaan terhadap korban M Tantowi (16), seorang pelajar sampai korban meninggal dunia, di depan pagar pintu masuk SMA swasta di kawasan Jl DI Panjaitan Lr Pasundan Kel Plaju Ilir Kec Plaju Palembang, pukul 10.00, Rabu 20 Januari 2010 lalu. (mg19)

Hakim Tolak Permohonan Warga PALEMBANG — Permohonan warga dari Kelurahan Duku Kecamatan IT II Palembang, ditolak hakim yang diketua Rozi Wahab SH, saat sidang praperadilan di PN Palembang, Selasa (1/2).Mendengar putusan hakim, terlihat ekspresi wajah puluhan warga yang hadir dalam persidangan tampak kecewa. (mg19)

Diperkosa Ayah Tiri BANYUASIN — AS (60) dilaporkan diduga memperkosa anak tirinya MP (9), anak dari istrinya Marsiti (28) yang baru dinikahinya empat bulan lalu. Akibat telah tiga kali diperkosa itu, warga Dusun III Desa Lebung Kecamatan Rantaubayur Banyuasin mengalami pendarahan dan sakit di bagian kemaluannya. Terakhir dilakukan Selasa (25/1) lalu. (udn) yang dihimpun, Pergub kenaikan tunjangan perumahan tersebut memang sudah diterima oleh dewan. Sedangkan besaran uang tunjangan perumahan dewan antara Rp 12 juta - Rp 13 juta per bulan per anggota, dan belum dipotong pajak penghasilan dan pendapatan. Sebelumnya, uang tunjangan perumahan anggota dewan itu diusulkan oleh Panitia Urusan Rumah Tangga DPRD Sumsel sebesar Rp 15 juta per bulan per anggota, atau jauh lebih besar dari anggaran yang diterima di 2010 lalu yakni Rp 4,7 juta per bulan per anggota. Sementara anggota Komi-

si I DPRD Sumsel Sakim SH, MM saat dihubungi tadi malam, menolak untuk memberikan komentar karena soal dana tunjangan kewenangan Ketua Komisi. Namun begitu, ia membenarkan adanya usulan kenaikan tersebut dan sekretariat dewan masih akan mengkomunikasikan dengan BPK. Sakim juga membenarkan dana tunjangan perumahan anggota DPRD Sumsel tahun sebelumnya Rp 4,7 juta. “Besaran tunjangan perumahan tahun ini saya belum tahu. Tapi benar, kalau tahun lalu Rp 4,7 juta per orang per bulannya,” katanya. (sin/ant)

Salurkan Alat Pertanian Senilai Rp 598 Juta

Bentuk bantuan ini, menurut Rendra, tidak serta merta langsung diberikan. Sebelumnya pihaknya telah melakukan survey lapangan serta proses musyawarah korban bencana. Sistem ini agar bantuan benar-benar sesuai dengan apa uang dibutuhkan sehingga bisa tepat sasaran. “Penyerahan bantuan akan dikawal langsung oleh tim Walhi, Sriwijaya TV, Sriwijaya Post dan akuntan publik yang ikut serta mengawal langsung ke lapangan hingga sampai di tempat,” katanya. Secara kongkret, kata Rendra, bantuan pasca erupsi adalah pengadaan benih, sarana dan prasarana pertanian serta pembuatan media komunikasi desa. Sementara untuk Mentawai bantuan difokuskan berupa bahan material untuk pembuatan rumah mandiri. (sta)

„ dari halaman 9 ga Sikakap Mentawai. Khusus Selasa (1/2) disalurkan kembali tahap ke dua, untuk warga Yogyakarta, Jawa Tengah dan tambahan bantuan lagi ke Mentawai, yakni Desa Talun Klaten Jateng, Desa Sangi Magelang, Desa Klalah Boyolali dan Desa Glagah Harjo Cangkringan Sleman. “Untuk bantuan tahap kedua lebih difokuskan untuk langkah recovery pertanian pasca erupsi, makanya kebanyakan dalam bentuk alat-alat pertanian dan material membuat bangunan termasuk alat pertukangan,” kata Rendra.

16

SRIWIJAYA POST Rabu, 2 Februari 2011

Dua Rumah Panggung Terbakar

SRIPO/MG15

PUING — Dua rumah panggung milik Imron dan Ruslan warga Mataram 3 Kemas Rindo Kertapati yang hangus terbakar, Selasa (1/2).

Bocah 10 Tahun Minggat ke Hutan ■ Tak Tahan Disiksa Ibu Angkat INDRALAYA, SRIPO — Derlin Anggraeni bin Suwardi (10) warga Desa Pajar Bulan Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir (OI) nekat minggat dari rumah ibu angkatnya dan lari ke hutan di desa, Sabtu (29/1) pagi. Derlin ditemukan Anita (45) warga desa pada sore hari dan diserahkan ke ibu Kades setempat. Sementara, Nuridah (50) warga desa yang sama yang selama 4 bulan menjadi ibu angkat Derlin, harus berurusan dengan hukum. Ia diamankan polisi Senin (31/1) dengan sangkaan penyiksaaan anak di bawah umur melanggar un-

SRIPO/TARSO

DIAMANKAN — Tersangka Nuridah (50) warga Desa Pajar Bulan Tanjung Batu diapit Polwan Serse diamankan di Mapolres OI.

dang-undang perlindungan anak seperti diatur dalam UU No 23 Tahun 2002. Informasi yang dihim-

pun menyebutkan, Derlin diserahkan orangtuanya dengan baik-baik kepada Nuridah, dengan alasan ti-

Lexy Kembali tak Hadir

■ Empat Kepsek Bersaksi Kasus Korupsi PALEMBANG, SRIPO — Untuk ketiga kalinya, Djafarudin Lexy tidak hadir dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana CSR PT Pusri di PN Palembang, Selasa (1/2). Pada sidang kemarin, seharusnya Lexy hadir sebagai saksi dimintai keterangannya dalam kasus tersebut. Tapi saksi bersangkutan kembali tidak hadir, dalam kasus dugaan korupsi yang menyebabkan Hatta Wazol dan Azharuddin sebagai terdakwa. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Racmawaty

SH, berdasarkan isi surat balasan yang diterima pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang. Saksi Djafarudin Lexy berhalangan hadir, dikarenakan ada sebuah pertemuan yang tidak dapat ditinggalkan oleh saksi bersangkutan. “Surat balasannya kita terima pagi tadi (kemarinred), kedepannya akan kita upayakan agar saksi bersangkutan untuk bisa hadir dalam sidang lanjutan berikutnya,” ungkap Rachmawaty SH. Djafarudin Lexy saat ini menjabat sebagai Direktur

dak mampu menyekolahkannya. Nuridah berjanji akan menyekolahkan Derlin sampai kuliah. Namun selama empat bulan Derlin di rumah Nuridah sebagai ibu angkatnya, justru menjadi pembantu dan sering dipukul jika terlambat mengerjakan perintahnya. Bahkan, baru seminggu disekolahkan, dia diberhentikan tersangka. Karena itulah Derlin tidak kuat dan lari masuk hutan. Nuridah sempat hendak mengambil Derlin dari tangan Anita. Tetapi tidak diberikan warga karena ibuibu di desa setempat mengetahui sifat Nuridah yang selalu menyiksa Der„ ke halaman 15

„ ke halaman 15

kejadian tersebut. Sedangkan korban kedua Ruslan Hadi (35) buruh keramik di KM 8, yang rumahnya bersebelahan dengan Imron juga histeris, setelah dikabari keluarganya. Ia tidak bisa menahan kesedihannya, setelah rumah yang telah ditempati sekitar 15 tahun, tidak tersisa. Dalam kebakaran itu tidak memakan korban tewas, karena semua para penghuni kedua rumah tersebut sedang tidak berada di lokasi kejadian, meskipun seluruh harta benda milik kedua korban yang berada di rumah tidak tersisa. Kerugian ditaksir sekitar Rp 40 juta, dan untuk seka„ ke halaman 15

Tak Bisa Berenang Dedi Tenggelam PALEMBANG, SRIPO — Dedi Kusnadi (11) bocah kelas VI di SDN 30 Palembang ini tenggelam setelah berenang di Sungai Musi bersama teman-temannya di Jalan Ki Gede Ing Suro di belakang Depot Pasir Irul IB II, Senin (31/1) pukul 17.00. Dedi anak keenam dari tujuh bersaudara anak pasangan Karti (51) dan Asmin (55) warga Jalan Sei Tawar Lr Sei Tawar 3 RT 15 Kelurahan 29 Ilir IB II ini, bersama keenam teman-temannya sepulang sekolah bermain di belakang depot pasir. Karena merasa kelelahan bermain, teman-te-

man korban langsung menceburkan diri ke Sungai Musi untuk berenang. Korban yang tidak bisa berenang tidak ikut bersama teman-temannya berenang. Karena teman-temannya yang terus memanggil korban, akhirnya korban memberanikan diri untuk berenang. “Dio (korban, red) langsung terjun ke banyu, pas sudah terjon dak taunyo dio teriak-teriak,” tutur Edo (11) teman korban yang melihat korban tenggelam. Belum sempat teman-te-

IST

Dedi Kusnadi Semasa Hidup

„ ke halaman 15

SRIPO/MG14

LOKASI KEJADIAN — Lokasi kejadian korban berenang bersama-sama temannya, Selasa (1/2).

Pernyataan Sekdes Junaidi Dipalsukan ■ Surat Pembatalan Hak Tanah

SDM dan Umum PT Pusri Holding di Jakarta, ketika terjadinya kasus dugaan korupsi dana PT CSR pada tahun 2008, Lexy menjabat sebagai General Manager (GM) Umum PT Pusri Palembang. Sedangkan menurut Nazori Ahmad Doak SH, ketua tim kuasa hukum ter-

PALEMBANG, SRIPO — Sebanyak dua rumah panggung di Jl Mataram 3 RT 09 RW 02 Kelurahan Kemas Rindo Kertapati terbakar, Selasa (1/2) sekitar pukul 13.30. Kebakaran masih dalam penyelidikan aparat Polsek Kertapati, dan bukan karena arus pendek, sebab kedua rumah korban tidak memiliki arus listrik. Korban Imron (45) yang kerja di panglong kayu dekat dengan rumahnya, tidak bisa menahan kesedihannya saat melihat kediamannya sudah menjadi arang, sehingga dirinya langsung jatuh pingsang di dekat TKP. Bapak tiga anak dari pernikahannya dengan Nala saat ini tidak bisa memberikan komentar terhadap

PALEMBANG, SRIPO — Sekretaris desa Ibul Besar I kecamatan Pemulutan Ogan Ilir, Junaidi membantah pernah membuat surat pernyataan meminta pembatalan surat pengakuan hak usaha yang didaftarkan Antoni Rois di kantor Kepala Desa Sungai Rasau Ogan Ilir pada Desember 2006, lalu. “Saya tidak tahu bahkan tidak pernah membuat su-

rat pernyataan di atas materai bahwa saya mengajukan permohonan kepada kepala desa Sungai Rasau Kecamatan pemulutan untuk membatalkan surat hak usaha atas tanah tersebut,” ujar Junaidi. Seperti diketahui, beredar surat pernyataan Junaidi di atas materai pada 8 Mei 2007 lalu, menyebutkan bahwa surat pernyataan pengaku-

an hak usaha atas tanah pada 13 November 2006 atas nama Junaidi yang didaftarkan saudara Antoni Rois di kantor Kepala Desa Sungai Rasau dengan no register 593 tahun 2006 tanggal 7 Desember 2006 dinyatakan tidak benar dan hanya rekayasa Antoni Rois. “Padahal saya tak pernah membuat surat pernyataan seperti itu diatas materai. Dan saya berencana mengadukan perihal ini kepada

pihak berwajib. Untuk mengusut tuntas siapa yang membuat pernyataan palsu yang mengatasnamakan saya tersebut,” ujar Junaidi. Sebelumnya, sengketa lahan seluas 12 hektare tersebut telah diajukan ke PTUN Palembang dan sedang memasuki tahap pemanggilan saksi baik camat maupun Kades Sungai Rasau saat itu dijabat Ali Zakaria yang dijadwalkan, Rabu (2/2). (fiz)


Sriwijaya Post Edisi Rabu 2 Februari 2011