Issuu on Google+

CMYK

TERBIT SEJAK 19 4 8

Sabtu, 15 Januari 2011 - 10 Safar H Edisi 3443

www.haluankepri.com

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

Bayi Berkepala Dua Lahir

HK/ANTARA

Jadwal Shalat

BERKEPALA DUA — Bayi berkepala dua dirawat dalam inkubator di ruang bersalin RS Bhakti Asih, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (14/1). Bayi laki- laki anak dari pasangan Daniroh dan Dirman tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak normal dengan mempunyai dua kepala, dan berbadan satu.

BREBES — Bayi kembar siam berjenis kelamin laki-laki lahir di RS Bhakti Asih, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (13/1) sekitar pukul 22.20 WIB. Anak ketiga pasangan Daniroh (35) dan Dirman (40), warga Desa Mundu, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tersebut lahir melalui operasi caesar, dengan berat 3,05 kilogram, serta panjang 47 kilometer. Hingga Jumat (14/1) siang, bayi dan ibunya masih mendapatkan perawatan intensif di RS Bhakti Asih. Bayi tersebut memiliki kepala dua, dada, badan, dan perut menyatu, serta dua kaki dan dua tangan. Menurut dokter spesialis anak pada rumah sakit tersebut, Budi Susatya, dari hasil rontgen terlihat bayi itu memiliki dua tulang belakang, paru-paru pada bayi kesannya dua, sedangkan jantung belum bisa dipastikan satu atau dua. Keadaan bayi agak sesak napas karena tidak bisa langsung menangis saat lahir. Saat ini, lanjut Budi, penanganan dilakukan untuk memperbaiki keadaan umum bayi, agar pernapasan tidak sesak. Selanjutnya, bayi kembar siam tersebut harus dirujuk ke rumah sakit besar. "Tapi, kami masih menunggu bagaimana nanti orangtuanya," katanya.

Bayi Berkepala

hal.6

Batam dan Sekitarnya Subuh 04.44

Dzuhur

Ashar

12.09

15.34

Magrib

Isya’

18.11

19.25

Polisi Periksa Tiga Pejabat Tanjungpinang TANJUNGPINANG — Tiga pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang diperiksa penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang, Jumat (14/1) di Mapolresta Tanjungpinang. Pemeriksaan ini terkait dengan permasalahan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang tahun 2010. Ketiga pejabat yang diperiksa itu adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pok Yong Kadir, Kepala Dinas Kesehatan Ahmad Yani dan Inspektur Daerah Soufyan. Sebelumnya, pada 28 Desember 2010 lalu, Polresta juga sudah memeriksa Ummi Pratiwi, pelamar yang lulus tes CPNS di dua instansi pemerintahan sekaligus, yakni Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang. Ummi lulus untuk formasi yang sama, yakni dokter gigi. Ketiga pejabat Pemko itu diperiksa di ruang Unit III Satreskrim sejak pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan pertama dilakukan terhadap Pok Yong dan Ahmad Yani. Sementara Soufyan baru diperiksa sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah sempat istirahat, Pok Yong menyatakan berhalangan untuk kembali datang diperiksa. Kepada penyidik ia menyampaikan alasan mendapat tugas mendadak ke Kantor Walikota Tanjungpinang di Senggarang. Ia berjanji bersedia diperiksa hari Senin (17/1) mendatang. Sementara Ahmad Yani dan Soufyan terus melanjutkan pemeriksaan. Polisi Periksa

Kisi

hal.6

Ayu Azhari

Anak Diasuh Negara KISRUH hubungan antara Ayu Azhari dengan ketiga anaknya, Axel (20), Sean (15), dan Atiq Sulaiman (12) belum juga selesai. Ayu masih belum memberikan izin kepada ketiga anaknya untuk pergi ke Finlandia. Menurut Ayu, dia punya alasan yang membuatnya keberatan melepas ketiga putranya bepergian keluar negeri. "Anak-anak mau ke mana kalau aku nggak kasih izin, itu kan hak aku. Soalnya kalau mereka pergi ke Finlandia dan apa yang terjadi di sana, aku yang harus bertanggung jawab. Hak asuh tetap dengan aku di Indonesia," kata Ayu saat ditemui di apartemannya di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, kemarin. Pemilik nama lengkap Siti Khadijah ini menambahkan dia lebih senang untuk memasukkan anak-anaknya ke pesantren. Kakak Sarah dan Rahma Azhari ini mengaku sebagai ibu dia tak bisa mengawasi anak-anaknya yang sudah semakin besar selama 24 jam. "Terus terang, repot mengurus anak yang memasuki remaja dan Anak Diasuh

hal.6

Sriwijaya Terbang ke Padang BA TAM — Kementerian Perhubungan telah memberi izin BAT kepada maskapai penerbangan Sriwijaya Air untuk mengisi dua rute yang ditinggalkan Mandala Airlines, termasuk rute BatamPadang dan sebaliknya. Sriwijaya Air dijadwalkan melayani rute ini mulai Minggu (16/1). "Iya benar Sriwijaya, rute yang diambil adalah PadangBatam dan Banjar-Semarang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti di Jakarta, Jumat (14/1). District Manager Sriwijaya Air Batam Misran mengatakan pihaknya akan mengoperasikan satu pesawat jenis Boeing 737-200 dengan kapasitas 126 orang untuk melayani rute BatamPadang pulang pergi (PP). "Kita hanya mengisi kekosongan saja. Dan menyiapkan satu pesawat dengan tujuan ke Padang, merupakan suatu solusi

dari penutupan Mandala," kata Misran kepada wartawan di Batam, kemarin. Ia mengatakan calon penumpang yang ingin terbang ke Padang mulai 16 Januari sudah bisa memesan tiket di seluruh agen perjalanan dan loket ticketing Sriwijaya.

Harga tiket Batam-Padang dan sebaliknya bervariasi mulai dari Rp600 ribu hingga Rp900 ribu. "Sudah kita publikasikan ke masyarakat yang akan bepergian ke Padang. Dan sejauh ini, meskipun baru dibuka sudah lumayan juga masyarakat yang pesan," katanya. Ditanya apakah rute penerbangan ke Padang ini akan dibuka secara permanen atau hanya hingga Mandala beroperasi kembali,

Sriwijaya Terbang

hal.6

Menteri LH Tinjau PT DAC

Janji Tuntaskan Kasus PT JOM BATAM — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Gusti Muhammad Hatta berjanji akan mengambil sikap dalam kasus limbah milik PT Jace Oktavia Mandiri (JOM) yang ditimbun di atas lahan di belakang Kantor Camat Sagulung, Batam. "Saya perlu mengambil sikap atas limbah itu," kata Gusti Muhammad Hatta saat melakukan kunjungan kerja ke Batam, Jumat (14/1). Ia mengatakan akan berkonsultasi dengan bagian hukum agar permasalahan hukum limbah milik PT Janji Tuntaskan

hal.6

HK/CECEP

DIREKTUR PT Desa Air Cargo Kurniawan (dua kanan) memberi penjelasan kepada Menteri LH Gusti Muhammad Hatta (dua kiri) saat meninjau perusahaan itu di KPLI, Kabil, Jumat (14/1).

Pejabat Kepri Eksodus ke Meranti MERANTI — Sebanyak enam mantan pejabat eselon dua dan tiga di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam hijrah ke Pemerintah Kabupaten Meranti, Provinsi Riau. Mereka diberikan kepercayaan oleh Bupati Meranti Drs H Irwan MSi menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau eselon II dan dilantik Jumat (15/1) di Selat Panjang. Mereka adalah Drs Irmansyah MSi, mantan Kepala Biro Umum Pemprov Kepri yang dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Drs H T Akhrial, mantan Kabid Program Dispenda Kota Batam yang dilantik sebagai Asisten Administrasi dan Umum. Syamsuar Ramli SE, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pasar Kota Batam dilantik menjadi Kepala Dinas Perindutrian Perdagangan Koperasi dan UKM. Selanjutnya Drs Teddy Mar, mantan Kabid di Dispenda Provinsi Kepri dilantik sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu. Drs Mohammad Azza Fahroni, mantan Kabid di BKD Provinsi Kepri dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berancana. Selanjutnya Bambang Suprianto SE MM, mantan Kabid Program Dinas Pariwisata Kota Batam dilanPejabat Kepri

hal.6

Isi BBM Denny Indrayana dan Istri Gayus

'Please Mbak, Betulkah Gayus Bertemu Ical?' JAK AR TA — Hotma Sitompul, pengacara istri Gayus AKAR ART Tambunan, Milana Anggraieni, membeberkan komunikasi lewat BlackBerry Messenger (BBM) antara Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum dan Staf Khusus Presiden SBY, Denny Indrayana, dengan kliennya. Milana, kata Hotma, mengaku ditekan Denny.

Denny

Hal itu disampaikan Hotma dalam keterangan pers di Kantor LBH Ma-

war Saron, Jakarta, Jumat (14/ 1). Kendati demikian, Hotma tidak menyebut tanggal komunikasi antara Milana-Denny.

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

CMYK

Hotma hanya mengatakan komunikasi dilakukan ketika Denny tengah melakukan ibadah di Arab Saudi, dan ada pula yang dilakukan sebelum kasus kepergian Gayus ke Bali terkuak. "Saya tidak tahu pasti tanggalnya kapan. Tapi yang pasti, itu dilakukan sebelum dan sesudah Gayus ke Bali," kata Hotma. Selain tidak menyebut tanggal dan waktu komunikasi, Hotma juga tidak secara utuh mem'Please Mbak,

hal.6

Milana

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

2

LUAR NEGERI

Sabtu, 15 Januari 2011

SEPUTAR DUNIA

Tersedia, Jasa Penyewaan Suami

Pemerintah Filipina dan Pemberontak Moro Lakukan Negosiasi MANILA —- Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim kembali memulai rencana negosiasi pada bulan mendatang. Namun masih belum jelas bagaimana kedua pihak dapat menyelesaikan perselisihan yang terjadi selama ini dimediasi oleh pihak Malaysia. Pemerintah Filipina sendiri menginginkan pejabat Malaysia Othman Abdul Razak yang memimpin mediasi kedua pihak selama tujuh tahun terakhir. Sedangkan pihak Front Pembebasan Moro (MILF) ingin terus bekerja sama dengan Othman Abdul Razak. Negosiator Filipina Marvic Leonin menyatakan setelah pertemuan dengan pihak Malaysia di Kuala Lumpur, Kamis (13/1), pihak merasa puas dengam resolusi dari isu dikeluarkan oleh mediator Malaysia. Leonin optimis negosiasi lanjutan akan berlangsung pada 9 hingga 10 Februari mendatang. “ Pemerintah Filipina menyambut solusi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Malaysia, khususnya mengenai kelanjutan perundingan (dengan MILF),” ungkap Marvic Leonin seperti dikutip Associated Press, Jumat (14/1). “Bila Pemerintah Malaysia memutuskan untuk menggantinya (Othman Abdul Razak), itu keputusan mereka kami tidak bisa mengintervensinya,” menurut juru bicara MILF Eid Kabalu. Sebelumnya Pemerintah Filipina meminta Malaysia untuk memfasilitasi perundingan damai dengan MILF. Ini dilakukan mengingat besarnya pengaruh Malaysia pada pihak Moro. Malaysia sendiri selama ini menunjukan perhatian lebih atas perdamaian dan kestabilan di Filipina Selatan. Perundingan damai formal gagal berlangsung di tahun 2008 usai Mahkamah Agung Filipina menolak keputusan pemerintah saat itu yang dipimpin oleh mantan Gloria Macapagal Arroyo. Arroyo saat itu meminta diberlakukannya otonomi menyeluruh di Selatan Filipina. (hk/oke)

SEBUAH perusahaan baru di Georgia menawarkan kepada perempuan lajang yang butuh bantuan perihal urusan rumah tangga untuk menyewa “suami” per jam. Ini sesungguhnya hanya strategi marketing. Jasa yang

diberikan tak ada kaitannya dengan layanan hubungan spesial-intim seorang suami kepada istri. Namun, banyak calon pelanggan yang salah duga. Pemilik usaha itu mengaku, banyak calon pelanggan yang datang untuk menemukan cinta. “ Layanan kami adalah untuk membantu kaum perem-

puan lajang yang butuh bantuan mengatasi urusan rumah tangga, seperti memperbaiki barang yang rusak,” kata pemilik perusahaan, Beso Mchedlishvili, kepada AFP. Namun, menurut dia, banyak perempuan yang bingung dengan nama perusahaan itu, Seorang Suami untuk Satu Jam

yang Terbatas, dan kemudian meminta sesuatu yang lebih. Sejak bisnis itu dibuka di negara bekas pecahan Uni Soviet itu dua bulan lalu, jumlah permintaan para perempuan yang meminta waktu untuk hal yang lebih intim meningkat tajam melebihi permintaan terhadap layanan perusahaan itu yang

sebenarnya. “Jadi, kami harus menjelaskan kepada mereka bahwa para pria yang ada di sini bukan pelacur,” kata Mchedlishvili. “Mereka dapat membantu untuk memperbaiki keran bocor, deskripsi tugas mereka tidak termasuk untuk memberikan kasih sayang.” Agar dapat menyewa seorang “suami” dari perusahaan yang berbasis di Tbilisi itu, seseorang harus mengeluarkan biaya 17 dollar AS (13 euro) per jam. (hk/kc)

Ekonomi Memburuk

Jepang Rombak Kabinet Lagi TOKYO — Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan, kembali merombak kabinet dengan mengganti sejumlah menteri, Jumat (14/1). Ini merupakan langkah Kan untuk mengatasi masalah ekonomi di negaranya sekaligus membawa Jepang tetap kompetitif dalam persaingan perdagangan global. Menurut kantor berita Associated Press, ini merupakan kabinet baru ketiga bagi Kan sejak dia mengemban jabatan sebagai kepala pemerintahan Jepang Juni 2010. Sepertiga anggota kabinet diganti dan sejumlah muka baru direkrut untuk menduduki posisiposisi strategis. Mereka di antaranya mantan sekretaris jenderal Partai Demokratik Jepang, Yukio Edano, menjadi menteri Kepala Kabinet dan pakar fiskal Kaoru Yosano menjadi menteri kebijakan ekonomi dan fiskal. “Perubahan ini muncul dalam saat yang sangat sulit, baik bagi Jepang dan partai kami,” kata Edano.

“Nasib kami tergantung dari hasilhasil yang kami capai,” lanjut dia. Sejumlah pejabat tetap dipertahankan. Mereka di antaranya Menteri Keuangan Yoshihiko Noda, Menteri Luar Negeri Seiji Maehara, dan Menteri Pertahanan Toshimi Kitazawa. Namun, politisi dari Partai Demokratik Liberal, Tadamori Oshima, mencela perombakan kabinet ini. Bagi dia, langkah pemerintah itu tidak ada bedanya dengan pergantian personil suatu kelompok musik yang tanpa bakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pasca resesi keuangan global, status Jepang telah digeser Cina sebagai ekonomi nomor dua terbesar di dunia. (hk/vv)

HK/DAYLIFE

ROMBAK KABINET— Perdana Menteri Jepang Naoto Kan (kiri) mengangkat Satsuki Eda sebagai Menteri Hukum dan Kaoru Yosano sebagai Menteri Perekonomian dan Fiskal di Tokyo, Jumat (14/1). Naoto Kan terpaksa merombak kabinetnya sehubungan belum pulihnya perekonomian negeri itu pasca hantaman krisis moneter beberapa waktu lalu.

Rusia Buka Lagi Wisata ke Ruang Angkasa

Soyuz MOSKWA— Rusia akan membuka kembali kesempatan wisata dengan pesawat Soyuz ke ruang angkasa pada 2013 setelah tidak membawa turis ke sana

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

sejak 2009, demikian menurut perusahaan yang mengorganisasi perjalanan itu bersama dengan badan ruang angkasa Rusia. Mulai tahun 2013, tiga wisa-

tawan ruang angkasa per tahun akan dapat memesan kursi dalam penerbangan Soyuz ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS), jelas perusahaan yang bermarkas di Virginia, Amerika Serikat, Space Adventures, dalam satu pernyataan. Perusahaan itu telah menandatangani perjanjian dengan badan ruang angkasa Rusia dan Energia, perusahaan milik negara yang merancang kapsul Soyuz, untuk menawarkan penerbangan komersial tersebut. Pemimpin Energia, Vitaly Lopota, sebagaimana dikutip oleh perusahaan yang bermarkas di Virginia itu, mengatakan, “Kami sangat senang untuk meneruskan wisata ruang angkasa.” katanya, Jumat (14/1).

Penerbangan akan menjadi mungkin pada tahun 2013 ketika Rusia merencanakan untuk menambah produksi kapsul Soyuz dari empat menjadi lima per tahun. Penambahan Soyuz itu akan meningkatkan jumlah penerbangan menjadi lima per tahun. Wisatawan ruang angkasa terakhir adalah warga Kanada Guy Laliberte, miliarder pendiri Cirque du Soleil, yang kembali ke Bumi pada Oktober 2009 setelah penerbangan 11 hari. Wisatawan ruang angkasa pertama, Denis Tito, telah melakukan perjalanan ke ISS pada 2001. Semuanya, tujuh wisatawan ruang angkasa telah mengambil bagian dalam misi itu. Laliberte tidak mengungkapkan ongkos tiketnya, tetapi

pendahulunya, pionir perangkat lunak Amerika, Charles Simonyi, telah membayar sebesar 35 juta dollar AS untuk perjalanannya itu. Sejak kepulangan Laliberte, Rusia telah membatasi penerbangan pesawat ruang angkasa Soyuz yang memiliki tiga tempat duduk hanya untuk profesional, ketika badan ruang angkasa AS, NASA, bersiap untuk memensiunkan pesawat ulang-aliknya sendiri dari tugas. NASA merencanakan untuk mengirim ulangalik Endeavour ke ruang angkasa untuk terakhir kalinya yang dijadwalkan terbang pada April tahun ini. Setelah itu, pesawat Soyuz Rusia akan menjadi satu-satunya cara untuk mencapai ISS. (hk/vv)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

4

S U M B A R

Sabtu, 15 Januari 2011

TANAH BERTUAH

Mitan Langka di Pekanbaru PEKANBARU — Masyarakat Pekanbaru mengeluhkan sulitnya mendapatkan minyak tanah bersubsidi di pasaran atau di warung yang biasa menjual itu sejak akhir tahun lalu. Sherly (25), salah seorang warga Panam, Kecamatan Tampan, Jumat (14/1), mengatakan, sejak beberapa pekan ini minyak tanah yang dijual seharga Rp3.000 per liter sulit untuk diperoleh di daerah perumahannya. "Susah mendapatkan minyak tanah saat ini. Begitu juga dengan minyak tanah nonsubsidi yang dijual dengan harga Rp7.000 per liter, juga sulit didapatkan," ujarnya. Ia mengatakan, karena tidak mendapatkan minyak, terpaksa harus mencari bahan bakar alternatif untuk memasak di dapur, yakni kayu bakar. "Terpaksa kami menggunakan kayu bakar, karena untuk menggunakan kompor gas konversi masih takut. Hampir seluruh warga di kompleks perumahan ini belum menggunakan gas," kata dia. Emi (34), warga Jalan Teratai, tidak saja mengeluhkan langkanya minyak tanah di lingkungan tempat tinggalnya, tetapi juga belum adanya gas elpiji. "Hingga saat ini saya belum mendapatkan paket konversi tersebut. Padahal kemarin sudah didata oleh pihak RT. Ditambah lagi, harga minyak tanah yang mahal, jadi serba salah, mau masak pakai apa," kata dia. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pekanbaru, Suraji, mengatakan pihaknya sudah meminta agar kuota 30 persen minyak tanah bersubsidi jangan dihapuskan, dikarenakan masyarakat Pekanbaru sangat membutuhkannya. "Disperindag sudah meminta agar kuota tersebut jangan dihapuskan. Namun sepertinya Pertamina sudah menghapuskannya begitu saja dengan alasan keputusan pusat," ujarnya. (hk/ant,ral)

Hari Ini, 3 Menteri Tinjau Pulau Terluar di Rupat BENGKALIS — Direncanakan hari ini (Sabtu,red) Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan memantau kondisi Pulau Rupat. Peninjauan ini dilakukan karena Pulau Rupat juga sebagai pulau yang berada di kawasan Kabupaten Bengkalis ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Kunjungan ketiga menteri ini, juga akan didampingi 5 Bupati termasuk Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh, kemudian Bupati Kepulauan Meranti Iwan N, Bupati Kampar Burhanudin Husin, Bupati Rokan Hilir, Annas Ma'mun dan Wali Kota Dumai, Khairul Anwar. "Ya rencananya besok (hari ini,red) 3 menteri ini datang ke Rupat juga bersama 4 Bupati lainnya. Kujungan ini setidaknya untuk mengetahui persis kondisi pulau terluar Indonesia yang ada di kawasan Kabupaten Bengkalis," kata Kepala Bagian Humas Setdakab Bengkalis Hendrik Dwi Yatmoko di Bengkalis, Jumat (14/1). Selain berkunjung ke Pulau Rupat tepatnya di Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara sebagai kawasan terluar Indonesia, rombongan juga akan melihat bagaimana potensi Pulau Rupat sebagai pusat kepariwisataan. Para menteri ini akan melawat kawasan rencana pembangunan pelabuhan dan kawasan industri di Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. "Para menteri yang didampingi Gubernur Riau juga diagendakan mengunjungi tempat rencana kawasan industri dan pelabuhan di Desa Buruk Bakul," imbuhnya.(hk/ben)

Dilakukan Dua Tahap

PLN Riau Layani Pemasangan 105.203 Pelanggan PEKANBARU — Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan melakukan sambungan barudi tahun 2011 sebanyak 105,023 pengajuan yang didaftarkan per Desember 2010 lalu. Hal itu diungkapkan Humas PLN Riau, Delfis Bustami, Jum'at (14/1). Menurut Delvis Bustami, daftar tunggu per 31 Desember 2010 tercatat sebanyak 105.023. Dari jumlah terse-

but untuk wilayah Pekanbaru mencapai 35.679 pengajuan, untuk Kota Dumai jumlah pengajuannya mencapai 27.303 pengajuan, Tanjung Pinang 18.428 dan Rengat tercatat sebanyak 23.613 pengajuan sambung baru. "Untuk tahap I, akan dilakukan penyambungan baru di lingkup kerja PLN cabang Pekanbaru. Jumlahnya mencapai 45.326. Yaitu Pekanbaru

18.441, Dumai 10.041, Tanjung Pinang 9.024 dan Rengat 7.820.Sisanya sekitar 55 ribuan lagi akan dilakukan sambung baru pada tahap ke-II nanti. Data PLN Riau menyebutkan bahwa realisasi sambung baru 2010 sebanyak 43.274. Pekanbaru sebanyak 20.400, Dumai sebanyak 12.920, Tanjungpinang sebanyak 5.662 dan Rengat sebanyak 4.292 sambung baru.(hk/lah)

HK/RTC

EKSPOS SINDIKAT — Kasat Narkotika Polresta Pekanbaru Kompol Johanes menggelar ekspos sindikat narkoba yang dikendalikan oleh napi, Jumat (14/1). Tampak, Nelson (bawah) sejumlah barang bukti berupa sabu.

Jaringan Narkoba Dikendalikan Napi Terbongkar PEKANBARU — Jaringan narkoba yang dikendalikan oleh napi (berinisila IN) di LP Pekanbaru berhasil dibongkar oleh aparat. Terungkapnya sindikat ini berkat ocehan Nelson alias Son (42), warga Jalan Cipta Karya Panam yang berhasil ditangkap tim Satuan Reserse Narkotika Poltabes Pekanbaru pada Sabtu, (8/1) lalu sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Kapling 3 Tangkerang. Nelson diamankan polisi saat hendak melakukan transaksi.

Persiapan Hadapi UN

SMA Pariaman Pelajaran Agama PARIAMAN — Demi persiapan menghadapi ujian nasional (UN), siswa SMA Negeri 1 Lubuk Alung, Padang Pariaman, mulai semester dua sekarang, tidak lagi mendapatkan mata pelajaran agama. Seluruh perhatian siswa yang akan tamat tahun ini disiapkan belajar penuh mata pelajaran yang diUNkan. Pelajaran agama diganti dengan ceramah oleh ustadz atau penceramah yang datang ke sekolah. Hal itu diakui Wakil Kepala SMAN 1 Lubuk Alung Zaidawati, kemarin. Hal itu, kata Zaidawati, dilakukan atas kebijakan sekolah. Tidak hanya pelajaran agama yang tidak diajarkan dalam semester dua bagi siswa kelas XII itu, tapi juga mata pelajaran sejarah dan kewarganegaraan. Zaidawati yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum itu mengaku tidak mengetahui dasar hukum peniadaan pelajaran agama tersebut. Menurut dia, hal ini sudah pernah diterapkan tahun lalu dan tahun ini berulang kembali. Semua materi pelajaran agama, kata Zaidawati, sudah dipadatkan pada semester pertama, sehingga pada semester 2 ini, bagi siswa yang akan tamat, pela-

HK/NURMADI

PELAMAR CPNS Provinsi Riau yang lulus ujian seleksi tertulis, melakukan pendaftaran ulang di kantor BKD Riau Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Jumat (14/1). jaran difokuskan saja belajar mata pelajaran UN. Kepala Dinas Pendidkan Pemuda dan Olahraga Sumbar Burhasman Bur yang dikonfirmasi Haluan, kemarin, mengatakan, peniadaan penga-

jaran mata pelajaran agama tersebut, melanggar ketentuan undang-undang pendidikan. Menurut Burhasman, dalam Permendiknas Nomor 45 dan 46 Tahun 2010 dan dipertegas lagi dalam Permendiknas Nomor 45 Tahun 2011 dalam pasal 2, dijelaskan, kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan harus memenuhi kriteria, pertama menyelesaikan seluruh program pendidikan, kedua memperoleh nilai baik pada penilaian akhir seluruh mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan, dan ke tiga harus lulus ujian sekolah dan terakhir baru harus UN. “Kalau ada sekolah yang tidak mengajarkan salah satu mata pelajaran di semester akhir, berarti standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2005. Yang jelas, seorang peserta didik bisa tamat kalau standar isi bisa terpenuhi , kalau di SMA tentu 6 semester dan program itu harus selesai dan tuntas pembelajaran dan nilai tidak boleh kurang dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),” kata Burhasman. (hk/atj)

Pelalawan Laksanakan Gerakan Satu Pohon Satu Anak PANGKALAN KERINCI — Kabupaten Pelalawan akan melaksanakan gerakan satu anak satu pohon yang merupakan program Pusat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kehutanan Mulyono, terkait upaya pelestarian lingkungan diwilayah ini, Jumat (14/1). Program ini bertujuan mengajak

masyarakat untuk menanam satu pohon, pada setiap kelahiran seorang anak. “Diharapkan melalui program ini akan menimbulkan semangat mencintai lingkungan, melalui menanam dan memelihara pohon. Sehingga pohon ini akan memperbaiki lingkungan yang telah rusak dimasa mendatang,” ungkap Mulyono.

Gerakan ini bila dilakukan secara konsisten maka merupakan langkah konkrit, dalam upaya penyelamatan lingkungan dan sekaligus hasilnya dapat menjadi sumber pendapatan, untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. Tindakan ini juga akan semakin berhasil jika mendapatkan dukungan dari pihak lain.(hk/kad)

Urea Langka, Petani Pakai NPK SOLOK — Langkanya pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Solok membuat Kelompok Tani Sawah Nyanta di Dusun Banda Putuih Jorong Koto Kaciak Nagari Muara Panas Kecamatan Bukit Sundi beralih menggunakan pupuk majemuk atau NPK. Pengalihan pemakaian pupuk NPK dari urea yang sangat sulit didapat di pasaran itu, ternyata membawa berkah tersendiri bagi puluhan anggota Kelompok Tani Sawah Nyanta tersebut. "Sejak kami memakai pupuk NPK hasil panen tanaman padi kami bahkan meningkat tajam," tutur Ketua Kelompok Tani Sawah Nyanta Rafki Ismail didampingi belasan petani anggotanya kepada Haluan di Muara

Panas, Kamis (13/1). Walau harganya sedikit mahal yakni Rp325 ribu per karung 50 kg, dibanding pupuk urea yang Rp100 ribu hingga Rp110 ribuan, kata Rafki, yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar beberapa tahun silam itu, namun hasil panen jadi jauh meningkat. Sebagai contoh ujar Rafki didampingi Pimpinan PT Citra Cipta Subindo Iswandi Rafki yang memasok pupuk NPK ke wilayah Solok sekitarnya, hasil panen mereka bahkan bisa meningkat 2 atau 3 kali lipat. Sewaktu kami memakai pupuk urea bersubsidi satu setengah tahun silam, hasil panen padi kami di areal seluas 2,5 ha cuma 2 ribu hingga 3 ribu

sukek padi saja. Tapi ketika kami beralih memakai pupuk NPK tersebut, hasilnya jauh meningkat tajam menjadi 6.315 sukek padi. Lalu kata Rafki menambahkan di masa musim tanam kedua atau tanam berikutnya hasil panen padi bahkan melonjak lagi menjadi 7.820 sukek di areal 2,5 ha tersebut. " Hebatnya lagi dimusim panen ketiga kali ini alhamdulilah hasil panen bahkan mencapai 9 ribu sukek padi " papar Rafki sambil tersenyum. Dilain pihak Pimpinan PT Citra Cipta Subindo Iswandi Rafki kepada Haluan mengatakan keunggulan pupuk majemuk atau pupuk NPK memang harus lebih diakui untuk hasil panen yang lebih banyak. (hk/ris)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Menurut pengakuan tersangka, dirinya sudah 2 dua bulan menjalankan bisnis penjualan barang haram tersebut dan sudah beberapa kali melakukan transaksi langsung dengan tahanan (IN). “Saya terpaksa karena tuntutan ekonomi keluarga. Anak saya butuh biaya sekolah. Saya dapat info dan melakukan transaksi dari (IN) di penjara melalui handphone,” aku ayah 3 orang anak ini kepada Wartawan di ruang Kasat Narkoba Poltabes Pekanbaru, Jumat siang (14/1). Kasat Narkoba Poltabes Pekanbaru, Kompol Yuhanies SE memaparkan, tersangka Son berhasil ditangkap setelah timnya melakukan penyamaran. “Saat itu tersangka sedang mengendarai sepeda motor, menggunakan jaket hitam. Kami berhasil menangkap setelah melakukan penyamaran terlebih dahulu. Tersangka kami tangkap pada Sabtu kemarin sekitar jam 5 sore di jalan Kapling, Tangkerang. Pada saat ini kami baru menyita 2 uncang sabu-sabu.” terang Yuhanies. Dikatakan Yuhanies, setelah dilakukan penangkapan terdakwa langsung dibawa ke Poltabes Pekanbaru untuk diinterogasi lebih lanjut. “Awalnya terdakwa mengaku hanya memiliki 2 un-

cang sabu-sabu dan dia mendapatkannya dari kerjasamanya dengan Napi (IN). Kami terus tanya dan paksa akhir tersangka ngaku masih ada lagi barang haram yang disimpan di rumah keluarganya di jalan Lumba-lumba. Tim kami langsung mendatangi TKP dan berhasil menemukan 1 kotak yang berisi sabu-sabu sekitar 14 uncang lagi, berikut timbangan dan kertas pembungkusnya. Jadi total berat sabu-sabu tersebut keseluruhannya sekitar 1 ons atau seharga Rp 198 juta. Setelah mendengar keterangan dari terdakwa (Son), pihaknya langsung mendatangi LP Pekanbaru guna menyelidiki keterlibatan napi (IN).Namun tiba di sana, petugas LP tidak membolehkan pihaknya masuk. “Kami terpaksa menunggu di luar. Hp si IN tersebut langsung diserahkan oleh salah seorang petugas LP. Setelah kami cek, ternyata dia sudah ganti nomor baru. Saat kami tanya, dia pun gak ngaku. Ya, jelaslah, mana mungkin bandit kayak dia mau ngaku. Ini kan sangat berbahaya sekali, seorang napi, namun masih bisa mengendalikan kejahatan di luar,” ujarnya. Yuhanies menegaskan, saat ini pihaknya terus melakukan

penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Penyidik akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut sampai semuanya terungkap. Siapa dalang di atasnya akan kita bongkar,” tegasnya. Polisi Dipersilahkan Periksa Sipir Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Pekanbar Agus Thoyib membantah tudingan, bahwa pihaknya menghalang-halangi petugas dari Polresta Pekanbaru yang hendak memeriksa IN, seorang narapidana yang diduga menjadi pengendali jaringan pengedar narkoba dari balik jeruji tahanan. "Siapa bilang mereka (pilisi.red) tak boleh masuk? Mereka bertemu kok, dengan Iwan, yang mereka cari," kelitnya. Mengenai kepastian Iwan menggunakan telepon genggam atau HP dalam LP, Agus tidak membantah, namun menurutnya, hal itu bukan murni kelalaian petugasnya. "Kami sudah rutin merazia, tapi terus masuk. Razia terakhir kami temukan 70-an HP, tetapi hari, terbukti ada lagi yang memakai," keluhnya. Kepada para napi, lanjut Agus, pihaknya sebenarnya sudah berulang kali menegaskan, mengenai sanksi yang bakal dijatuhkan jika kedapatan menggunakannya. Untuk berkomunikasi dengan keluarga atau teman, di LP tersedia Wartel. Terkait dugaan keterlibatan sipir LP dalam kasus ini, Agus mempersilahkan polisi melakukan pengusutan. "Silahkan polisi memeriksa. Pada intinya, kami tidak akan melindungi penjahat. Kalau terbukti, bawa semua," tutupnya.(hk/rtc,lah)

360 Huntara di Mentawai Selesai Dibangun PADANG — Sekitar 360 unit hunian sementara (huntara) serta beberapa unit bangunan fasilitas umum di Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah selesai dan telah dihuni oleh para pengungsi korban gempa dan tsunami beberapa bulan lalu. “Huntara di kawasan Pagai Utara telah selesai dibangun oleh TNI AD,” kata Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Leo Siegers usai Sertijab Danrem 032 di Lapangan Korem 032 Wirabraja, Kamis (13/1). “Kita telah menarik personil TNI-AD dari kawasan Pagai Utara, sebab 360 Huntara dan bangunan TK serta Puskesmas pembantu telah selesai. Para pengungsi pun sudah menempati rumah tersebut,” katanya lagi. Sementara di Kecamatan Pagai Selatan, lanjutnya, pihaknya tengah menunggu perintah dari Gubenur Sumbar untuk membangun huntara agar dilibatkan TNI-AD. “Sekitar 500 personil TNI-AD sudah siap kapan saja diberangkatkan dalam membangun huntara untuk para korban gempa dan tsunami,” jelasnya. (hk/nas)

HK/HARIDMAN

UNTUK memperpendek masa paceklik, petani Pesisir Selatan mempercepat musim tanam I tahun 2011. Tampak petani padi di Koto Pulai tengah menyiangi tanaman padi berumur lima belas hari.

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

OPINI DAN LAYANAN UMUM

T ajuk

Cakap Bijak "JANGAN pernah merasa terlalu tua untuk mencapai tujuan atau untuk memimpikan hal-hal baru."

(CS Lewis (1898-1963), Novelis) "ORANG yang berjiwa besar memiliki dua hati, satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar"

(Khalil Gibran, Pujangga)

ISU perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II telah bergulir menjelang setahun usia usia pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode kedua pada Oktober 2010 lalu. Empat bulan berlalu, perombakan atau reshuffle kabinet tetap menjadi isu yang tak kunjung terwujud. Kini, isu itu kembali berembus kencang. Apalagi Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) telah selesai melakukan tugasnya mengevaluasi kinerja para menteri dan menyerahkan hasilnya kepada Presiden. Dari hasil evaluasinya, Lembaga yang dipimpin Kuntoro Mangkusubroto itu, sekitar 10 persen dari 47 kementerian dan lembaga memiliki rapor merah. Sayangnya, Kuntoro enggan membocoran siapa-siapa saja menteri yang kinerjanya buruk sehingga diberi rapor merah. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan hasil evaluasi kabinet yang dilakukan UKP4 telah berada di tangan SBY. Ia membenarkan ada menteri yang memiliki rapor merah sesuai hasil evaluasi

bisa berjalan dengan lancar. Kedua, tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat yang dimasukkan dalam tim pendukung sangat berperan sekali dalam strategi pemenangan, diantara tokoh masyarakat pendukung sentral yang menjadi pemicu kemenangan adalah Tokoh Perpat, Asnah Center dan Garda kelana Jaya. Tiga organisasi sentral inilah yang menjadi penentu kemenangan pasangan Ahmad Dahlan-Rudi. Organisasi di bawah Komando Saparuddin Muda ini sangat berpengaruh sekali meraup

UKP4. Meski demikian, kata Sudi, Presiden SBY belum mengambil sikap tegas soal ada atau tidaknya reshuffle dalam waktu dekat. "Memang ada yang merah rapornya. Presiden Yudhoyono tentu akan memberikan peringatan dan koreksi agar menteri itu bisa memperbaiki kinerjanya. Tetapi, yang rapornya merah dan sangat ekstrem tak tertutup kemungkinannya akan diganti," katanya. Isu reshuffle tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut. SBY harus segera memastikan ada atau tidaknya perombakan kabinet. Ini penting agar situasi politik tetap kondusif dan energi bangsa ini tidak terbuang percuma untuk hal itu. Lebih penting lagi, kepastian reshuffle itu perlu agar para menteri bisa bekerja dengan tenang dan fokus tanpa perlu terus dihantui kekhawatiran akan terkena reshuffle. Ketegasan ini juga perlu bagi Presiden SBY sendiri. Jika dibiarkan jadi wacana terus-menerus, sementara tidak ada ketegasan dari Presiden, opini atau penilaian publik selama ini bahwa Presiden se-

selisih perolehan suara 8 persen dengan calon lain. Dua hari menjelang Pilwako, Sapar mengumpulkan 500 tim sukses yang tersebar di 12 kecamatan dengan memberi arahan dan petunjuk. ”Pilwako Batam tanggal 5 Januari 2011 akan kita laksanakan, perjuangan mengangkat marwah Melayu yang menjadi landasan perjuangan kita akan terlaksana. Bagi saya sebagai Putra Tempatan prosesi Pilwako ini menjadi tonggak sejarah kebangkitan Tanah kelahiran. Periode pertama ke-

Hendri Rahman Ketua Batam Riset Centre

PEMILIHAN Walikota (Pilwako) Batam dengan segala hiruk pikuknya baru saja usai. KPU Batam melalui rapat pleno ternbuka yang digelar 8 Januari lalu di Hotel Golden Viev, menetapkan pasangan Dahlan-Rudi sebagi peraih suara terbanyak, dengan perolehan suara hampir 35 persen. suara di 12 kecamatan. Penulis melihat organisasi ini sangat loyal dengan jumlah pendukung mencapai 20 ribu orang. Mereka tersebar di 12 kecamatan. Namun 5 kecamatan yang menjadi sentra basis suara Perpat, Asnah Center, GKJ dalam pemenangan Dahlan Rudi. Dua bulan menjelang Pilwako, Tim dari 3 sayap organisasi itu terjun ke tengah masyarakat, mereka bekerja secara profesional. Menariknya, tim ini dibentuk dengan standar profesional layaknya sebuah perusahaan dengan memberikan mereka gaji yang memedai, tunjangan transport, makan, dan sebagainya yang membuat mereka bekerja dengan tenang tanpa memikirkan kondisi keuangan keluarga yang ditinggalkan. Fenomena ini sangat langka di tengah masyarakat, Saparudin Muda selaku tokoh sentral organisasi ini bisa dikatakan sebagai penentu kemenangan Dahlan Rudi dengan

5

Segera Rombak Kabinet orang peragu dan tidak tegas seolah menemukan jawabannya sendiri. Presiden SBY seharusnya tidak perlu ragu atau bimbang untuk melakukan reshuffle. Reshuffle bukan hal tabu dan sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden yang dijamin oleh undang-undang. Selain itu, secara objektif masyarakat juga merasakan dan menilai kinerja sejumlah menteri belum maksimal jika tidak ingin dikatakan buruk. Buruknya kinerja para menteri yang bertanggung jawab di bidang hukum, misalnya, tercermin dari kasus terdakwa mafia hukum dan pajak Gayus HP Tambunan. Meski berada di balik jeruji besi, bekas pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu dengan mudah lenggang kangkung pelesiran ke luar negeri. Belum lagi kasus joki narapidana di Bojonegoro, Jawa Timur, dan ditemukannya sel mewah terpidana Artalyta Suryani di LP Cipinang. Kinerja para menteri di bidang ekonomi dan kesra juga tidak menggembirakan. Penurunan angka kemiskinan dan pengurangan jumlah penganggur tak berjalan sesuai

Rahasia Kemenangan Dahlan-Rudi DENGAN perolehan suara tersebut, sudah bisa dipastikan Ahmad Dahlan akan memimpin kembali Batam lima tahun kedepan bersama pasangannya Rudi. Persoalan masih ada pihak-pihak yang tidak puas dengan penetapan itu, biarlah Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan menyelesaikannya. Selaku warga Batam, mari kita dukung pemimpin yang berjanji akan membawa kita ke arah yang lebih baik. Ada empat hal penting yang menjadi catatan bagi saya terkait kemenangan pasangan dengan nomor urut 1 ini. Setidak ini menjadi pembeda antara pasangan Dahlan- Rudi dengan pasangan lain. Empat hal tersebut antara lain: Pertama, tim sukses. Tim suskes yang dibentuk sangat ramping sekali sehingga memudahkan koordinasi dari semua lini, mereka menempatkan tim sukses yang mengerti tugas dan kewajibannya masing-masing, sehingga perannya sangat maksimal sekali. Mereka memisahkan peran tim sukses dengan peran organisasi,partai,tokoh masyarakat pendukung. Penulis melihat peran mereka sangat sentral sehingga tujuannya tercapai. Berbeda dengan peran tim sukses kandidat lain yang mana tim suksesnya sangat banyak sehingga menimbulkan friksi dan pertentangan sesama tim yang menyebabkan tujuannya tidak tercapai. Orang -orang yang berada dalam tim sukses Dahlan boleh dikatakan profesional dan solid. Mereka bisa memetakan kelemahan dan keunggulan pasangan lain. Mereka bisa mendengar saran dan pendapat dari pihak luar. Dari pengamatan penulis, ada dua orang yang sangat kompeten dalam strategi pemenangan Dahlan-Rudi yang mana mereka bekerja sepenuh hati tanpa pamrih. Ditangan dua orang ini semua strategi dan pemenangan

Sabtu, 15 Januari 2011

pemimpinan Drs Ahmad Dahlan yang merupakan anak negeri ini, telah membentuk pondasi kuat untuk melanjutkan ke periode pemantapan". Tiga simpul perjuangan yang telah kita rintis menjadi cikal bakal perubahan di kota Batam, simpul tersebut adalah Perpat, Asnah Center dan Garda kelana Jaya. Tiga simpul tersebut sabagai wujud sosial di tengah masyarakat, saya pibadi bukan mengejar pangkat, kedudukan dan jabatan. Saya hanya ingin mencari kepuasan bilamana putra tempatan yang terdiri dari berbagai suku, Ras, Agama bangkit dan berkembang sejajar dengan perkembangan arus modernisasi. Atas nama Perpat, Asnah Center, Garda Kelana Jaya mari satukan barisan untuk mensukseskan Pilwako Batam dengan mendukung Kandidat Walikota Batam periode 2011-2016 dengan memilih calon No. 1 Dahlan-Rudi, kita harus

memenangkannya satu putaran ”. Penulis menilai Saparuudin sebagai motivator ulung yang mampu membangkitkan semangat dan loyalitas yang sangat dalam yang ditanamkan kepada pendukung fanatiknya. Kita juga tidak tahu misi apa yang akan dilakukan Saparudin selanjutnya. Ketiga, peran saksi di TPS. Saksi di TPS sangat berperan sekali menentukan jumlah suara di masing masing TPS. Saya melihat pasangan nomor 1 sangat terlatih dan jeli di setiap TPS. Jika di daerah lain sengketa Pilkada lebih banyak terjadi karena faktor kecurangan saksi di TPS, namun di Pilwako Batam pertentangan itu tidak terjadi. Semua berjalan lancar, walau pun ada satu dua saksi yang tidak puas itu wajar dalam proses berdemokrasi. Keempat, visi, misi dan sosialisasi. Visi dan misi serta sosialisasi pasangan ini sangat mudah dicerna oleh masyarakat karena apa yang disampaikan sesuai dengan apa yang dikerjakan selama pasangan ini menjabat, sosialiasi di tengah masyarakat sangat intens sekali, ratusan Baliho, Spanduk dan selebaran menjadi penggiring untuk memilih pasangan ini. Saya mencatat pasangan ini yang paling konsisten beriklan di media masa dan baliho dengan hanya memasang materi iklan yang sama yaitu Setia Bersama Rakyat dibanding dengan pasangan lain materi iklan sering berubah-ubah sehingga terkesan tidak konsisten. Kini, dengan terpilihnya kembali Ahmad Dahlan sebagai Walikota Batam kita hanya bisa berharap semoga visi dan misi yang dijanjikan menjadi kenyataan di lapangan. Karena bagaimana pun janji adalah utang dan utang harus dibayar. Mampu pasangan DahlanRudi membayar 'utang-utang' itu, biarlah waktu yang akan menjawabnya.**

harapan rakyat. Semua itu terjadi karena hingga kini tak ada integrasi program pemberantasan kemiskinan. Program pemberantasan kemiskinan tersebar di sejumlah kementerian dan tak jelas tolok ukur keberhasilannya. Bahkan, kerap terjadi tumpang tindih program. Demikian juga dengan program penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak merupakan teori di atas kertas daripada terwujud di lapangan. Rencana pembangunan proyek infrastruktur tak berjalan sesuai rencana dan pembukaan lahan-lahan pertanian baru tetap sebatas wacana. Untuk itu, sekali lagi Presiden SBY tidak perlu ragu merombak kabinet. Presiden harus menjadikan momentum reshuffle ini untuk membentuk kabinet yang benar-benar diisi oleh orang-orang yang kapabel dan mumpuni. Jangan lagi sekadar bagi-bagi kursi dengan partai-partai koalisi. Menteri dari parpol anggota koalisi bisa masuk dan duduk di kabinet, tetapi syaratnya harus tetap memiliki kemampuan dan menguasai bidang tugas pada kementerian yang dipimpinnya. **

Benarkah Listrik di Anambas Bakal Nyala 24 Jam KAMI mewakili warga Anambas merasa senang dengan kesungguhan Pemerintah akan adanya upaya menyalakan listrik di Anambas bisa 24 jam nyala. Mudah-mudahan saja upaya ini terwujud, karena hal ini yang sangat dinanti-nanti masyarakat Anambas. Saya percaya dengan terwujudnya listrik nyala 24 jam, diyakini perekonomian masyarakat di Anambas akan meningkat, karena sejauh ini kendala dari pada UKM dalam mengembangkan usahanya adalah listrik. Kami juga sebagai masyarakat Anambas merasa bangga bila daerah kami juga kedepannya akan bisa seperti daerah lain yang ada di Kepri ini, karena dengan adannya listrik yang stabil maka akses teknologi akan mudah didapat. Semoga ini benar-benar terlaksana. Sekian dan terima kasih. Hormat Saya

Nursyam Alamsyah nursyam_budakanambas@yahoo.co.id Mahasiswa Anambas Berkuliah di Unrika Batam

JAWAB

TERIMA KASIH kemabli ananda Nursyam yang kini sedang menuntut ilmu di Kota Batam. Semoga cepat selesai kulaihnya dan berbakti untuk kemajuan daerah Anambas. Baik akan kami pertegas lagi, kalau listrik yang selama ini menjadi persoalan pelik di Kabupaten Kepulauan Anambas dalam waktu dekat segera teratasi. Diperkirakan akhir Januari 2011 mendatang, listrik di Anambas ini akan nyala selama 24 jam. Pasalnya sudah ada dua mesin pembangkit masing-masing sebesar 250 KVA akan hidup setiap hari, sehingga persoalan listrik segera teratasi. Memang selama ini listrik di Anambas sehari hidup, sehari mati secara bergiliran. Namun dengan telah diaktifkannya kedua mesin tersebut, semua daerah di Anambas akan menikmati penerangan, kecuali jika ada gangguan yang sifatnya non tehnis, seperti kabel yang tertimpa pohon dan lainnya. Kita telah memerintahkan Dinas ESDM dan PLN untuk berkerja siang dan malam guna menyelesaikan permasalahan yang ada, agar listrik di Anambas dapat maksimal hidupnya. Kenapa sampai kini masih belum beroperasinya kedua mesin tersebut itu ? Disebapkan karena beberapa kabel yang masih belum terpasang, sehingga masih menunggu kedatangan kapal yang mengangkut kabel tersebut. Kendala lain juga ada pada kapal. Sampai sejauh ini kapal yang akan mengakut peralatan mesin pembangkit tersebut belum berangkat, karena cuaca ekstrim. Diperkirakan kurang lebih satu minggu kapal bersandar di pelabuhan menunggu cuaca kembali normal. Yang pasti kami akan terus menggesa selangkah demi selangah persoalan mendasar di daerah ini. Semua perbaikan infrastruktur di Anambas ini butuh proses. Langkah yang kami lakukan ini merupakan komitmen pemerintah untuk mensejahterakan seluruh masyarakat Anambas. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami

Abdul Haris SH Wakil Bupati Kab. Anambas

Ingin Terbang Tanpa Sayap √ Polisi Periksa Tiga Pejabat Tanjungpinang - Usut tuntas Pak Cik...! √ Sriwijaya Terbang ke Padang - He he syukur, tak tunda menikah... √ 6 Pejabat Kepri Eksodus ke Meranti - Wah...terkena erupsi ya..... REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

ADA kalimat pepatah yang mengatakan, 'Bagaimana hendak terbang sayap pun tak punya'. Ini menandakan keputus-asaan pada seseorang dalam melihat keinginan yang hendak dicapai, namun tak memiliki kesanggupan. Namun kalimat lain yang memberikan harapan berbunyi, 'Bersabarlah sayapmu belum tumbuh'. Menandakan ada peluang untuk mewujudkan keinginan, namun waktunya saja yang belum tepat. Dua kalimat yang memberikan makna berbeda ini, sering saya dengar dari percakapan sehari-hari dalam kalangan masyarakat. Kapankah sayap akan tumbuh, atau mungkinkah sayap itu akan patah bila tak sanggup menghadang badai? Semuanya tak dapat diramalkan, hanya perjalanan waktulah yang akan menjawabnya. Kalau melihat dibalik kedua makna yang tersembunyi dari perkataan tadi, lalu muncul

TERBIT SEJAK 9 APRIL 2001

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Pemimpin Perusahaan Wakil Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana I Redaktur Pelaksana II Koordinator Mingguan Kepala Litbang

: H. Basrizal Koto : Zul Effendi : Sofialdi : Aldi Samjaya : Nando K Tamba : Yon Erizon : Jhoni Firdaus : Fery Heriyanto

pemikiran, adakah metode ataupun doping untuk mempercepat sayap tumbuh? dan Bisakah melapisi sayap dengan lempengan baja, sehingga tak mudah patah saat terbang di tengah badai? Pengetahun dan keahlian yang selalu ditempa, merupakan doping yang dapat menumbuhkan sayap dengan cepat, untuk bisa menerbangkan kreatifitas dan kemampuan dalam bidang keahlian yang ditekuni. Dan, mungkin saja lempengan baja yang melindungi sayap agar tak patah adalah semangat yang terus dipompa dengan keyakinan bahwa kesuksesan itu akan bisa diraih, apabila semangat dan kerja keras serta kegigihan untuk terus belajar selalu ditanamkan dalam setiap tiem kerja, apapun bidangnya. Mendengar orasi ini, seorang kawan tersenyum, dan menyampaikan kekagumannya. "Ternyata sahabat saya ini

benar-benar seorang motivator yang dapat menyiasati bagaimana mendorong motivasi yang sudah mulai menurun. walaupun dalam kondisi yang bagi sebagian orang merupakan sesuatu yang sulit untuk melaksanakannya," kata kawan ini sambil meneguk tek tarik yang sedari tadi tersaji di atas meja sebuah coffe shop tempat kami berbagi cerita. Namun, semua permasalahan tetap akan selesai apabila angka-angka juga diikutsertakan dalam metode mencapai tumbuhnya sayap, dan proses peletakan lempengan baja yang melapisi sayap itu. Kalau tidak sesuai dengan kadar baja yang melapisi dan takaran doping yang dicampurkan, tentu saja mempengaruhi tingginya terbang sayap dan jauhnya wilayah yang bisa disinggahi. "Jangan sampai seperti sayap pesawat yang sudah tak terbang itu kan bro,

Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Hasril Chaniago, H. Desfandri Madjid, Zul Effendi, Sofialdi, H. Kasri, Fery Heriyanto, Nando K. Tamba, Yon Erizon, Jhoni Firdaus Sekretaris Redaksi: Nurhaida, Koordinator Liputan: M Syahdan, Redaktur : Amri, Sofyan, R Ghafur, Arment,M.Syahdan, Andi, Afrizal, Didik Yulianto, Yuri B Trisna Redaktur Foto: Tundra Laksamana, Agus Bagjana, Cecep (fotografer), Redaktur Khusus Mingguan : Apsek Apriadi, Lili Lestari, Reporter : Eddy S, Nicolaus Ngao, Ramli, Indra Kusuma, Ali Mahmud, Tito S, Nana Marlina, Dede Hadi Mulyadi, Zaki Setiawan, Manager Produksi: Dhani Rahmat, Pracetak/Layout: Irpan Husein Lubis (Koordinator), Mardius, Elvient, Dieky, Hendri, Novrizal ,Grafis: Dimas Firman, Perwakilan Batuaji: Nov Iwandra, Perwakilan Tanjungpinang: Wendri Yepis (Kepala Perwakilan), Basyoruddin (Kepala Biro Redaksi), Asfanel, Reza Pahlevi, Muhammad Cholol (Sirkulasi), Perwakilan Bintan: Azwardi (Kepala), Yendi Perwakilan Karimun: Hengki Haipon (Kepala), Kamed, Reni, Perwakilan Natuna: Syafaruddin (Plt.Kepala), Perwakilan Lingga : Indra Helmi (Kepala Perwakilan), Perwakilan Anambas: Mahyuddin (Plt. Kepala), Jakarta: Syafruddin AL (Kepala Perwakilan), Djamalis Djamin, Syafril Amir. Perwakilan Iklan Jakarta: Basko Group, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. H1-2 Kuningan, Jakarta 12920, telp: 021-5250868, faks: 021-5273310, Alamat Redaksi: Jl Yos Sudarso, No 9, Batuampar-Batam, Telp (0778) 427000 (hunting) Fax (0778) 427784. Website: www. haluankepri.com, E-mail: redaksi@haluankepri.com

walaupun dopingnya dulu cukup terukur, namun lempengan baja yang melapisi sayapnya ternyata kandungan logamnya tipis, sehingga tak sanggup mengepakkan sayapnya diasaat terpaan badai menghadangnya," ciloteh kawan ini sambil tertawa ke- Apsek cil, saat meneguk tetesan terakhir teh tarik yang membasahi bibirnya yang dihiasi kumis tipis.

Accounting: Safa, Kasir: Ririen, Kabag Iklan: Faisal Adm: Zubaidah, Kabag Sirkulasi: Prismar Joni, Adm Sirkulasi: Richi, Staff Collector: Paruhum Nst. Tarif Iklan : Full Colour : Rp. 25.000 / mm kolom, Produk BW Rp. 10.000 / mm kolom, Spot Colour Rp. 20.000 / mm kolom, Display Rp. 10.000 / mm kolom, Sosial BW Rp. 8.000 / mm kolom, Sosial Full Colour Rp. 15.000 / mm kolom, Iklan Mini (Max. 1 kolom x 50mm) :Rp. 100.000/1 kali muat, Iklan Baris :Rp. 10.000/baris. Percetakan: Mardius C (Kepala), Evilius, Mulya Perbawa, Asnil Lubis, Isman, Repro: Zulfahmi,M.Rafi, Fadli, Packing: ,Hendi, Dicetak Oleh PT Cerya Riau Mandiri Printing.

Wartawan HALUAN KEPRI dilarang meminta dan menerima apapun dari nara sumber dan dalam bertugas selalu dibekali dengan identitas dari perusahaan

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Wartawan Haluan Kepri

S A M B U N G A N

6 Sabtu, 15 Januari 2011

Warga AS Otak Pemalsu Paspor Gayus JAKARTA — Mabes Polri meminta bantuan interpol untuk melacak warga asing yang diduga menjadi aktor intelektual pembuat paspor Gayus Halomoan Tambunan sebagai Sony Laksono ketika pergi ke luar negeri. Mister 'J' yang disebut polisi diduga adalah John Jerome, warga Amerika Serikat (AS) kelahiran California. Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi membenarkan, buronan polisi itu adalah warga AS. "Karenanya kami akan bekerja sama dengan Kedutaan Amerika Serikat," kata Ito Sumardi di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat (14/1). Namun Ito enggan menjelaskan lebih lanjut. Sebelumnya, Polisi mengungkapkan memburu dua buronan berinisial J terkait sindikat pembuatan paspor atas nama Sony Laksono untuk Gayus. Kedua buronan itu berbeda warga negara. Satu adalah warga negara Indonesia dan satu lagi warga negara asing.

Sambungan dari hal.1

Misran tidak bisa memastikannya. Kata dia, hal itu merupakan kewenangan direksi Sriwijaya Air di Jakarta. Pantauan di Bandara Hang Nadim Batam kemarin, sejumlah calon penumpang masih mendatangi loket Mandala Airlines untuk membeli tiket. Mereka baru tahu Mandala Airlines telah berhenti beroperasi setelah membaca pengumuman di secarik kertas yang ditempel di dinding kaca loket maskapai itu. "Belum tahu sudah tutup," ujar Santi, salah seorang calon penumpang. Mandala Airlines menghentikan seluruh rute penerbangannya hingga batas waktu yang tidak diketahui sejak Kamis (13/1) karena terbelit masalah keuangan sejak Kamis (13/ 1) lalu. Dari Bandara Hang Nadim, maskapai ini juga rute ke Pekanbaru, selain ke Padang. Secara nasional, Mandala melayani puluhan rute dengan pesawat Airbus A320200. Herry Bhakti mengatakan pihaknya membuka peluang pengisian rute kosong Mandala oleh maskapai lain. Syaratnya mudah, tinggal mengirimkan surat menyatakan berminat kepada Kemenhub saja. "Tinggal mengajukan saja kok. Rute itu kan punya pemerintah, jadi kalau kosong kita akan berikan ke maskapai lain. Jadi ajukan saja," katanya. Ia menambahkan, syarat untuk mengambilalih rute tersebut tidak sulit, asalkan punya pesawat yang memadai dan sanggup melayani penerbangan di rute tersebut. Pemerintah bisa memproses pengambilalihan rute tersebut jika Mandala tidak menggunakannya dalam batas waktu yang telah ditentukan, yaitu selama 45 hari plus perpanjangan. "Tapi sampai saat ini masih belum ada permintaan untuk rute itu. Nanti kalau sudah ada permintaan resmi pasti akan kita proses," katanya. PT Garuda Indonesia (Persero) menyatakan tertarik untuk mengisi rute yang sebelumnya diterbangi Mandala. Namun pengisian rute ini akan dimandatkan oleh Citilink sebagai lini bisnis perseroan di kelas Low Cost Carrier (LCC). "Kita tidak menutup semua kemungkinan. Kalau untung kita ambil," jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Singapura, Jumat (14/1). Saat ini rencana kerja tahunan perseroan, termasuk pengembangan rute baru sudah berjalan. Namun jika ada peluang terpampang di depan mata, kemudian dari hasil analisa percepatan pengadaan rute bisa dilakukan, Garuda akan melakukannya. "Kan ada rencana kerja. Dan tahun ini, (Mandala) kan anomali. Kalau pengembangan bisa dipercepat kenapa tidak? Namun kita mesti melihat, rute-rute mana yang sudah diisi Garuda. Mana yang belum diisi. Tim kami sedang melakukan analisa itu (percepatan pengembangan rute baru)," tambah Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan. Citilink sendiri yang akan menambah rute penerbangan di tahun 2011 berencana menambah pasawat menjadi 25 unit, dari yang saat ini beroperasi 6 unit. Citilink berfokus

Sambungan dari hal.1

Kedua pejabat itu baru meninggalkan ruangan penyidik sekitar pukul 18.00 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, kapasitas Pok Yong Kadir diketahui sebagai Ketua Tim Penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Sedangkan Ahmad Yani dan Soufyan memiliki kapasitas sebagai Wakil Tim Sub Penerimaan CPNS di Pemko Tanjungpinang. Informasi yang didapat, selain ketiga pejabat Pemko tersebut, tedapat juga nama Kepala Dinas Pendidikan Kota Ahadi sebagai salah seorang Ketua Tim Pengawas atau pemantau dalam penerimaan CPNS Kota Tanjungpinang yang akan diperiksa oleh tim penyidik. Kapolresta Tanjungpinang AKBP Suhendri melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Purnomo mengatakan, pemeriksaan atau pengambilan keterangan terhadap sejumlah peja-

Menurut Kepala Bagian Penerangan Divisi Humas Polri Kombes Boy Rafli Amar, J yang warga negara Indonesia sudah ditangkap di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. J adalah teman lama Aries, warga Pondok Pinang yang juga sudah ditangkap polisi. Aries adalah orang yang mengambil foto Gayus dengan kamera pribadi untuk paspor. "J dan A telah kenal sejak 2007" kata Boy. Boy menyebut, peran dobel J dalam pemalsuan paspor Gayus sangat signifikan. Sayangnya, Boy enggan menjelaskan peran keduanya. Boy juga tak menjawab apakah dobel J itu adalah broker di kantor Imigrasi. Menurut Boy, penyidik menduga keduanya adalah atasan Aries. Adapun paspor yang dibuat A itu, tak sepenuhnya palsu, melainkan asli tapi palsu. "Karena kalau paspor palsu sulit bisa lolos tapi ini kondisinya asli," kata Boy. Peran Mr Jerome asal AS itu sendiri, kata sumber di Mabes Polri adalah aktor intelektual sindikasi

paspor. Adapun tuan J, warga Indonesia, dia yang mengenalkan Aries dengan John Jerome yang juga pembuat paspor itu. " Penyidik berupaya mengali keterkaitan mereka. Kami menduga mereka adalah satu rangkaian" kata sumber. Aries sendiri bisa mengurus paspor aspal Gayus melalui perantara AG, teman Gayus semasa SMA. Seluruh pembuatan paspor itu, Gayus diduga menghabiskan US$ 100 ribu atau sekitar Rp 900 juta. Adapun Aries sendiri mendapat bagian Rp 22,5 juta atau US$ 2500. Seperti diketahui, paspor dengan nama Sony Laksono itu dipakai Gayus ke Macau pada 22 - 24 September 2010. Juga pada pada 30 September-2 Oktober 2010 ke Kuala Lumpur dan Singapura. Polisi telah menetapkan Gayus sebagai tersangka dalam perkara pemalsuan dokumen. Terdakwa kasus suap, mafia hukum dan pajak ini dijerat Pasal 263 dan 266 KUHP soal pemalsuan. (hk/ti,kc,mi,vv)

Sriwijaya Terbang pada peningkatan kapasitas kursi frekuensi penggunaan pesawat, dan biaya distribusi rendah. Serta fokus di rute dengan radius 2 jam baik domestik dan internasional. Sebelumnya, Lion Air juga menyatakan ketertarikannya mengisi rute-rute yang ditinggalkan Mandala, termasuk rute Batam-Padang. "Kita tahu jalur itu cukup gemuk karena banyak warga Minang di Batam dan transaksi ekonomi kedua daerah juga cukup tinggi. Kita siap jika memang dibutuhkan, dari segi jumlah pesawat, kita tidak ada masalah. Sekarang kita tinggal menunggu kebijakan pemerintah kapan bisa terbang," kata Area Manager Wilayah Barat Lion Air Ary Azhary saat dihubungi Rabu malam. Menteri Perhubungan Freddy Numberi sebelumnya mengatakan Batavia Air juga siap ditunjuk mengisi kekosongan trayek yang dijalankan oleh Mandala. "Batavia Air bisa, Lion Air bisa. Namun, dengan syarat kami lihat dulu trayek itu karena bisa jadi ada yang merugikan maskapai penerbangan lain," ujarnya, Rabu. 6.000 Orang Ajukan Refund Sementara itu, hingga Kamis (13/1), Mandala mencatat sudah 6.000 pemegang tiket (calon penumpang) Mandala yang mengajukan klaim pengembalian uang tiket atau refund. Data tersebut ditemima melalui e-mail, call center, atau yang datang langsung ke kantor pusat dan cabang Mandala di seluruh Indonesia. "Kita minta semuanya untuk bersabar karena kami janji menanggung seluruh calon penumpang tanpa kecuali. Namun memang butuh proses karena kami juga mesti melakukan verifikasi," ujar Head of Corporate Communication PT Mandala Airlines, Nurmaria Sarosa, Jumat (14/1). Menurutnya, sampai kini Mandala belum menyelesaikan proses verifikasi dan kalkulasi berapa jumlah keseluruhan para pemegang tiket mereka. Namun, maskapai penerbangan itu berjanji menanggung seluruh refund pemegang tiket asli tanpa kecuali. Sesuai prosedur, para pemegang tiket yang sudah memroses refund dengan mengisi identitas diri dan nomor penerbangan akan menerima secara utuh uang refund di rekeningnya minimal 7 hari dan maksimal 45 hari. Di Jakarta, pihaknya juga menghimbau para calon penumpang untuk tidak lagi mendatangi loket atau kantor pemasaran Mandala di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta. Sebab, loket bandara memang sengaja ditutup dan proses refund dipusatkan di kantor pusat di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat. "Sebetulnya para calon penumpang juga enggak perlu datang semua ke kantor. Bisa lewat email (cust.feedback@mandalaair.com) dan layanan call center (08041234567 atau 021-56997000) yang kami gunakan," ujarnya. Terkait layanan call center yang kerap tidak diangkat, Nurmaria juga meminta para pemegang tiket untuk bersabar. Sebab, saat ini pihaknya

hanya memiliki 50 saluran telepon. Telepon calon penumpang kerap tidak terlayani karena rata-rata ada 500 panggilan pada saat bersamaan. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS Chairul Anwar meminta Mandala memberikan hak-hak calon penumpang terkait pengembalian uang tiket (refund). Informasi terkait jumlah dan waktu pengembalian harus jelas diterima para calon penumpang. "Yang menjadi hak-hak calon penumpang harus segera diberikan. Mereka juga harus diinformasikan dengan jelas, waktu dan tempat pengembalian tiket yang tidak terpakai itu," kata Chairul. Chairul menyesalkan kurangnya sosialisasi atas berhentinya operasi layanan Mandala. Menurutnya, pihak Mandala harusnya bisa memberikan informasi tentang situasi terakhir perusahaannya. "Ini kan tidak. Bahkan besok mau berhenti, malamnya penjualan tiket masih berlangsung," katanya. Untuk memastikan para calon penumpang mendapatkan refund, Chairul meminta Dirjen Perhubungan Udara melakukan pengawasan. "Kemenhub harus bisa memastikan hak-hak calon penumpang tidak terabaikan." Chairul juga meminta Kemenhub bersama pihak kepolisian untuk mengawal refund tiket agar tidak terjadi kericuhan karena emosi calon penumpang. "Perlu diantisipasi kericuhan karena emosi calon penumpang yang gagal terbang. Banyak calon penumpang yang rugi materi hingga jutaan rupiah," pintanya. Sementara itu, penentuan nasib permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan Mandala ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat bakal langsung ditentukan Senin (17/1). "Sidang PKPU ke PN (Pengadilan Niaga) akan digelar Senin. Dalam persidangan ini akan langsung dikeluarkan putusan apakah pemohonan PKPU dari Mandala akan dikabulkan atau tidak, dengan melihat berkas-berkas yang ada," jelas Humas Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Marsudin Nainggolan. Jika permohonan PKPU ditolak, maka Mandala sebagai pemohon diminta untuk kembali melengkapi berkas dan dokumen untuk kembali bersidang. Sebaliknya, jika diterima, maka Mandala diberikan waktu 45 hari sejak putusan keluar untuk melakukan rundingan atau konsolidasi dengan para krediturnya. "Jadi ada rundingan dari kreditur dengan debitur, rundingan untuk perdamaian. Nah nanti dilakukan juga rapat-rapat oleh kreditur berdasarkan suara terbanyak. Apakah nanti utangnya diperpanjang atau ada investor baru yang mau menanggulangi itu semua," tutur Marsudin. Menurut Marsudin, banyak pilihan restrukturisasi yang bisa diambil oleh Mandala dan krediturnya. Bisa saja utang tersebut nantinya dialihkan menjadi saham. "Jadi begitu PKPU diterima, Mandala bisa mengajukan draft usulan perdamaian ke krediturnya," tukas Marsudin. (hk/ed,dtc,kc,mi)

Polisi Periksa bat Pemko Tanjungpinang tersebut terkait keterlibatan mereka dalam sistem penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang tahun 2010 yang mendapat sorotan dari sejumlah elemen masyarakat di wilayah ini. “Pemeriksaan yang kita lakukan kali ini baru sebatas meminta keterangan atau pengambilan data penjelesan, tentang bagaimana sistem penerimaan CPNS yang telah mereka lakukan saat itu. Hal lain termasuk untuk mengetahui bagaimana bisa terjadi kekisruhan terhadap beberapa CPNS yang tidak mengikuti tes, tetapi nama mereka ikut tercantum dalam daftar kelulusan CPNS di Pemko Tanjungpinang,� ungkap Arif. Dikatakan, penyelidikan dugaan kasus atas kekisruhan penerimaan CPNS tersebut masih akan terus berlanjut dengan memanggil se-

jumlah pihak maupun pejabat yang diduga terlibat. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana tindakan yang telah mereka lakukan hingga menimbulkan kekisruhan dan sorotan dari masyarakat. "Yang pasti kita sangat serius dalam melakukan penyelidikan dugaan kasus CPNS tersebut, termasuk memanggil dua CPNS yang dinyatakan lulus dan menimbulkan keraguan. Kedua orang dimaksud adalah Syarifah Syarifani Aulia dan Slamet Munawar,� ujar Arif. Untuk diketahui, Syarifah lulus pada formasi Pengawas Kesehatan Pelayanan di lingkungan Pemprov Kepri. Namun ia juga lulus di Pemko Tanjungpinang dengan formasi serupa. Sedangkan Slamet pada formasi penerjemah/ S1 Bahasa Inggris dengan nomor ujian 130072121 lulus di Pemprov Kepri, kemudian juga lulus di Pemko Batam dengan nomor ujian 410071225. (hk/fl)

Sambungan dari hal.1

lumayan agak banyak inisiatif. Jadi, saya sudah bilang tidak bisa diatasi Mama sendiri. Harus ada power yang membatasi. Kalau di asrama atau pesantren kan kegiatan dibatasi," ucapnya. Belum adanya titik temu antara Ayu dan anak-anaknya ini membuat pengacara anak-anak Ayu, Dwi Ria Latifa, menyerahkan hak asuh ketiga putra artis itu ke Komisi

Sambungan dari hal.1 Bayi tersebut hingga saat ini belum diberi nama oleh orangtuanya. Dirman, ayah bayi, mengaku masih bingung dengan biaya perSambungan dari hal.1

JOM tidak berlarut-larut. Kasus hukum antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan PT JOM masuk dalam pidana dan perdata. Dalam kasus pidana, PT JOM dituding mengimpor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) jenis cupper sludge dari Korea Selayan ke Batam, dan memerintahkan perusahaan itu untuk mere-ekspor ke negara asal. Namun, PT JOM membantah limbah yang dimasukkan adalah B3, melainkan pasir jenis ferro sand. Dalam dua kali uji sampel limbah PT JOM, Kementerian Lingkungan Hidup yakin bahwa limbah berjenis B3. "PT JOM meminta saya untuk bilang itu tidak berbahaya. Saya tidak mau. Kami tetap pada hasil uji, itu adalah B3," kata Gusti. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pelengkapan berkas di kejaksaan. Sedangkan kasus perdata, kata dia, PT JOM menuntut Kementerian LH ditutup. "Dan sekarang kasus itu dalam tahap banding," kata dia. Di tempat yang sama, Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam Dendy N Purnomo mengatakan limbah B3 masih teronggok di dekat perumahan liar di belakang

Sambungan dari hal.1

tik menjadi Penjabat Kepala Badan Lingkungan Hidup. Mereka merupakan bagian dari 236 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai pejabat eselon II, III dan IV yang dilantik oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi di Balai Sidang DPRD Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang. Irmansyah ketika dihubungi kemarin mengatakan ia bersama dengan lima mantan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Kepri dan Pemko Batam merasa terpanggil dan tertantang untuk ikut membangun Kabupaten Meranti. "Kita orang-orang muda merasa tertantang dan terpanggil membangun daerah ini. Apalagi Kabupaten Meranti adalah daerah yang baru dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis. Sebagai daerah pemekaran butuh orang-orang yang mau bekerja keras

Sambungan dari hal.1

beberkan isi BBM itu sehingga terlihat ahistoris dan tak dapat dipahami secara utuh. Dari sumber lain, wartawan akhirnya memperoleh transkrip utuh isi BBM Denny-Milana. Setidaknya Denny-Milana melakukan percakapan melalui BBM sebanyak delapan kali, yakni 6 September 2010, 26 Oktober, 11 November, 17 November, 20 November, 5 Januari 2011, 6 Januari 2011 dan satu lagi tanpa tanggal. Berikut penggalan isi BBM Denny-Milana pada 26 Oktober seperti yang disampaikan Hotma kepada pers. Percakapan dilakukan saat Denny menunaikan ibadah di Arab Saudi. Isi BBM sudah disunting dengan memperbaiki salah ketik atau eja, tetapi tidak mengubah substansinya. Milana: Tidak perlu menekan saya seperti ini. Saya sudah cukup tertekan. Denny: Karenanya, saya terus sampaikan ke media jangan Gayus dikorbankan. Usut tuntas... Saya pun ditekan kiri kanan... menghadapi mafia, ancaman macammacam... Tidak seberat Gayus dan Mbak di penjara, tapi saya juga hadapi banyak mafia. Anak-anak yang tak berdosa itu akan kehilangan ayah mereka yang baik dan pemberani. Please Mbak... tolong Mbak... pleeease, ceritakan apa yang terjadi? Gayus ke Bali? Bertemu siapa? Betulkah dengan Ical (Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie-red)? Nanti penjara itu menjadi sia-sia kalau kejahatan sebenarnya tidak dibongkar. Mbak bisa bilang Gayus jujur di mata keluarga dan anak-anak, tapi Mbak tidak akan bisa menutup fakta itu dari anakanak... Pada saatnya, mereka akan paham dan tahu. Saya heran, Mbak bisa tenang dalam kebohongan... dan berkata ada waktunya. Milana: Karena saya, kami bukan siapa-siapa. Hanya kami yang dituntut untuk selalu jujur.. jujur.. jujur... Berapa koruptor di negara ini, apa semua mendapat tekanan seperti ini? Denny: Kalau Mbak tetap bertahan dalam kebohongan, berarti

Anak Diasuh Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menanggapi langkah yang ditempuh pengacara anak-anaknya itu, Ayu justru merasa lega. Ia merasa nyaman anaknya berada dibawah pengasuhan negara. "Dari awal saya memang ingin kasus ini dibawa ke KPAI. Paling nggak sementara ini KPAI lebih menentramkan hati saya dan lebih nyaman. Itu kan negara,"

ujarnya. Axel, Sean dan Atiq merupakan anak Ayu dari hasil pernikahannya dengan pria Finlandia, Teemu Yusuf Ibrahim. Keduanya telah bercerai sejak beberapa tahun lalu dan Ayu kini menjadi istri dari Mike Tramp, mantan vokalis grup band asal Amerika Serikat, White Lion. Pria berkebangsaan Australia itu telah memberi Ayu satu putri, Isabel. (hk/vv)

Bayi Berkepala salinan yang harus ditanggung. Ia yang selama ini bekerja sebagai sopir serabutan mengaku tidak memiliki uang untuk biaya

persalinan ataupun operasi pemisahan bayi. Ia berharap ada dermawan yang bersedia membantu keluarganya. (hk/kc)

Janji Tuntaskan Kantor Camat Sagulung. "Limbah itu dipagar garis kuning, karena masih menjadi barang bukti, jadi tidak bisa dipindahkan," kata Dendy. Pemerintah Kota Batam, kata dia, membangun beton agar limbah tidak menyebar ke pemukiman masyarakat. Puji Dalam kunjungannya ke Batam, Menteri LH antara lain meninjau perusahaan pengelola limbah industri PT Desa Air Cargo (DAC) Group di Kawasan Pengolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil. Ia memuji karena PT Desa Air Cargo Group bisa mengolah 40 persen limbah industri menjadi berguna. "Bagus sekali, limbah tidak hanya dikumpul tetapi diolah jadi berguna," katanya. Dari seluruh limbah sisa industri Batam, sebanyak 40 persen diantaranya diolah menjadi bahan berguna yang dapat diekspor, dan hanya 60 persen yang dibuang ke Cileungsi, Bogor. Menurut Menteri, pengelolaan itu sangat bagus. "Memang, kami maunya supaya bisa dimanfaatkan semua, 'zero waste', tapi ini sudah bagus," katanya. Ia mengatakan sistem pengolahan limbah di Batam amat baik ka-

rena dilengkapi laboraturium dan alat yang dirancang Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam kesempatan itu, Direktur PT Desa Air Cargo Group Kurniawan membawa menteri dan rombongan berkeliling perusahaan. Ia juga memaparkan mengenai proses pengelolaan limbah industri oleh perusahaan yang dipimpinnya. PT Desa Air Cargo Group mampu mendaur ulang limbah kimia menjadi bahan yang dapat digunakan lagi. "Bahan kimia didaur ulang menjadi beberapa jenis, di antaranya etanol murni yang diekspor ke Singapura," kata dia. Dari seluruh limbah kimia, PT Desa Air Cargo mampu mengolah sekitar 35 persen di antaranya menjadi bahan berguna. Dan ampas dari limbah kimia dikirim ke Cileungsi. Sedangkan limbah bahan elektronik, diskrap di KPLI menjadi barang berguna. Dan sisanya dibuang ke Cileungsi. "Barang-barang yang terkontaminasi dibakar di KPLI, tidak dikirim ke Cileungsi," kata dia. Pengelolaan limbah oleh KPLI, kata Dendy Purnomo, menghemat biaya angkut limbah ke Jawa. Sepanjang 2010, kata dia, KPLI mengelola 133.000 ton limbah. (hk/ant)

Pejabat Kepri dan profesional," kata Irmansyah. Sementara Syamsuar Ramli mengaku juga merasa terpanggil untuk mengabdi di Pemkab Meranti. Ia ingin turut serta di dalam membangun Meranti di bawah kepemimpinan Drs H Irwan MSi yang dulu juga koleganya di lingkungan Pemko Batam. Dalam sambutannya saat pelantikan, Bupati Irwan mengatakan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Meranti dilakukan dengan dilatarbelakangi kebutuhan organisasi untuk melaksanakan tugas dan fungsi di bidang pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat agar lebih optimal. Optimalisasi pelaksanaan tugas tersebut perlu dilakukan oleh Pemkab Kepulauan Meranti mengingat masih banyaknya kondisi yang perlu dibenahi dan ditingkatkan seperti di bidang ekonomi, sosial budaya, dan politik.

Irwan mengingatkan para pejabat eselon II, III dan IV yang baru dilantik, bahwa jabatan adalah amanah. Karena itu Irwan meminta supaya bekerja secara optimal. "Dengan diangkatnya dan dilantiknya saudara pada hari ini, diharapkan saudara dapat melaksanaan tugas dan fungsi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan optimal, efektif dan efisien. Selamat dan tahniah. Semoga amanah yang dibebankan dapat dijalankan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab," kata Irwan. Sebelum terpilih menjadi bupati dalam Pemilukada Meranti 2010 lalu, Irwan merupakan salah satu kabid di Dispenda Provinsi Kepri. Sebelum hijrah ke Pemerintah Provinsi Kepri, Irwan dikenal sebagai pejabat Pemko Batam. Ia antara lain pernah menjabat sebagai Camat Lubukbaja. (hk/hr,ye)

'Please Mbak, Mbak menutup pertolongan Allah. Berkata jujur itu perlu disegerakan... Menutup kebohongan itu maksiat. Jangan bicara koruptor yang lain... Berbuat baiklah untuk diri sendiri. Mbak, stop bicara teori hukum di hadapan saya! Milana: Tak ada manusia yang luput dari dosa, bukan tugas kita untuk menghakiminya. Denny: Gayus jelas-jelas koruptor! Tidak ada gunanya saya kasihan pada Mbak dan anak-anak... Semoga saat itu, laknat Allah tidak datang... Anda sedang bermainmain dengan kesabaran Sang Pencipta... Baik, Mbak... saya pamit. Mbak tidak akan saya gangguganggu lagi, silakan jalan sendiri... Anda sendirian... Saya yakin, Allah enggan berdekatan dengan orang yang masih menunda-nunda menyampaikan kejujuran. Tapi sudahlah.. itu sudah pilihan Anda... menjauhkan diri dari ridho-Nya. Masya Allah... sudah mulai muncul Rani (Milana-red), harusnya jadi tersangka juga... Gayus Cemburu Hotma mengatakan seringnya Denny berkomunikasi dengan Milana saat Gayus berada di penjara membuat bekas pegawai pajak itu cemburu. Menurut Hotma, apa yang dilakukan Denny Indrayana adalah perbuatan yang tak wajar dan menimbulkan tanda tanya besar. "Coba bayangkan, kalau itu istri Anda, sementara Anda sedang ditahan polisi, apakah Anda tidak cemburu," kata Hotma. Hotma menambahkan, Gayus sempat melontarkan pertanyaan kepada istrinya, "Ngapain kamu BBM-an dengan Denny? Hati-hati kamu, jangan-jangan kamu akan dijadikan istri keduanya," kata Hotma sambil menirukan omongan Gayus. Lebih lanjut, Hotma mengatakan isi BBM yang disampaikan Denny kepada kliennya merupakan katakata yang tidak patut untuk diucapkan dan bersifat menekan. Akibatnya, kata Hotma, Milana mengalami tekanan dan berat badannya turun beberapa kilogram. Hotma sendiri akan menunggu

klarifikasi Denny, jika tidak kunjung datang, dirinya akan melaporkan yang bersangkutan ke polisi. Ia juga mengatakan Denny telah melanggar kode etik dengan membuka komunikasi dengan Milana, terlepas apa pun alasannya. Padahal, menurut Undang-Undang KPK, Kode Etik KPK, aturan kepolisian ataupun kejaksaan, termasuk para hakim ataupun semua penegak hukum, anggotanya dilarang untuk berhubungan, baik langsung maupun tidak langsung dengan tersangka ataupun keluarga. Dikhawatirkan, yang dilakukan Denny ditiru oleh penegak hukum lain, seperti polisi, jaksa, dan hakim. "Padahal, menurut Undang-Undang KPK, Kode Etik KPK, aturan kepolisian ataupun kejaksaan, termasuk para hakim ataupun semua penegak hukum, anggotanya dilarang untuk berhubungan, baik langsung maupun tidak langsung dengan tersangka ataupun keluarganya," kata pengacara Gayus terkait dengan kasus dugaan pemalsuan paspor itu. Untuk itu, Hotma mengatakan, berencana melaporkan hal ini ke Presiden SBY. Pasalnya, Satgas dibentuk oleh Presiden untuk membongkar kasus mafia hukum. "Saya akan menulis surat ke Presiden. Saya ingin katakan, ini lho kerja Satgas. Terus terang, saya prihatin karena saat ini orang serang-serang Presiden," katanya. Saat coba dikonfirmasi, Denny tidak mengangkat telepon selulernya. Pesan singkat yang dikirim juga belum dia balas. Kamis (13/1), Satgas sudah menggelar keterangan pers terkait pembeberan komunikasi Denny-Milana. Satgas berpendapat komunikasi Denny dan Milana tidak melanggar hukum dan kode etik. "Tidak ada etik atau hukum yang dilanggar. Komunikasi yang dilakukan tersebut dalam rangka menjalankan tugas Satgas Pemberantsan Hukum, bukan untuk kepentingan pribadi, untuk misi pemberantasan mafia," kata Mas Ahmad Santosa, salah satu anggota Satgas. (hk/ti,vv,kc)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

POLITIK

Sabtu, 15 Januari 2011

DINAMIKA

Hadapi Pemilu 2014, PKPI Konsolidasi

MK Ditantang Pilkada Ulang Kobar JAKARTA — Mahkamah Konstitusi harus berani buka forum untuk perbaiki putusan. Hal itu disampaikan pengamat hukum tata negara Margarito Kamis, Jumat (14/1) "Saya berpendapat, MK harus berani melakukan terobosan dengan mengadili kembali kasus-kasus seperti ini. Karena putusan pengadilan hanya bisa dikoreksi dengan putusan pengadilan," ujarnya. Pernyataan ini disampaikan Margarito, menanggapi kasus Pemilukada Kotawaringin Barat yang diajukan ke MK. Sejumlah saksi yang memberikan kesaksian di MK, mengaku berbohong di persidangan yang akhirnya memenangkan pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto. MK pun menggugurkan kemenangan Sugiarto Sabran-Eko yang sebenarnya sudah memenangkan pemilukada tersebut. "Maka MK berani saja membuka terobosan dengan memeriksa kembali kasus ini. Menurut saya, ini adalah jalan keluar paling sehat untuk menyehatkan," tegasnya. Ditambahkan Margarito, hal ini sebenarnya bisa dilakukan mengingat pemilukada tidak diatur dalam konstitusi. Bahkan pemilu kada juga tidak disebutkan dalam konstitusi. Pemilukada hanya disebut dalam UU saja, bukan konstitusi. "Celakanya, sistem kita ini tidak lagi mempunyai jalan hukum untuk mengoreksi kejadian seperti ini. Pemilukada ini kan hanya ada di UU saja dan bukan di konstitusi. Jadi hanya UU saja yang mengkualifikasi pemilukada sebaga pemilu, sehingga pemilu kada dibawa ke MK," paparnya. Oleh karena itu, Margarito menegaskan, MK harus berani kembali membuka kasus ini. "MK mesti membuka sidang kembali, membuka lagi sidang ini, karena Pemilukada tidak dimaksudkan sebagai pemilu seperti yang tertuang di konstitusi. Hanya UU saja yang mengkualifikasi sebagai pemilu." Dalam kesempatan yang sama, Margarito enggan menyebut putusan MK menciderai hukum kita dengan adanya saksi palsu itu. Pasalnya, Margarito tidak yakin, apakah MK hanya memutus perkara berdasarkan keterangan dari saksi yang sudah mengaku berbohong itu. (hk/mi)

4 Posisi PPP di Pembahasan UU Politik JAKARTA — Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menggelar Rapat Konsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat PPP. Salah satu yang dibahas adalah soal pembahasan paket rancangan undang-undang di bidang politik. Ada empat keputusan krusial yang dihasilkan dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Umum PPP Suryadharma Ali itu. Pertama, PPP menghendaki sistem Pemilihan anggota legislatif tetap menggunakan sistem proporsional, sehingga sesedikit mungkin suara pemilih yang tidak terkonversi menjadi kursi. Kedua, PPP memperjuangkan parliamentary threshold dipertahankan pada angka 2,5 persen. "Untuk tetap memberikan ruang bagi berkembangnya demokrasi multipartai yang sehat," kata Sekretaris Fraksi PPP M Romahurmuziy usai rapat, Jumat (14/1). Sikap ketiga adalah, PPP mengusulkan kursi di setiap daerah pemilihan berkisar antara 3 sampai 10 kursi. Kemudian, keempat, anggota parpol duduk mewakili parpol di Dewan Kehormatan KPU," kata Romy. Sebagai perbandingan, Dewan Kehormatan KPU saat ini diisi tokoh masyarakat dan anggota KPU sendiri. Saat ini, beberapa partai besar menghendaki angka ambang batas parlemen dinaikkan lebih dari 2,5 persen. Partai Keadilan Sejahtera tetap bertahan di angka 2,5 persen, namun menghendaki angka itu diperlakukan secara nasional sampai ke tingkat DPRD. (hk/vv)

HK/ANTARA

MUSDA DEMOKRAT — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menyampaikan pidato politiknya saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Bali di Sanur, Bali, Jumat (14/1). Dalam Musda itu akan dipilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bali untuk masa bakti 2011-2016.

Gugatan RiaZainal Ditolak Bukan Ditarik BA TAM — Ketua Tim pemenangan pasangan Harum BAT Berry Bachtiar membantah pasangan Ria-Zainal menarik gugatannya dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil perolehan suara pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam, 5 Januari lalu. " Yang terjadi itu tidak demikian (tarik gugatan), yang benar adalah gugatan pasangan Ria-Zainal ditolak MK. Penyebabnya, gugatan tersebut tanpa ditandatangani calon wakil walikota Zainal Abidin," kata Berry yang menghubungi Haluan Kepri dari Jakarta, kemarin, khusus menanggapi pernyataan Ketua DPW PKS Kepri, Abdul Rahman Lc yang menyebutkan pasangan RiaZainal urung melayangkan gugatan ke MK. Keberadaan Berry Bachtiar di Jakarta dalam rangka mengawal proses gugatan pasangan Harum ke MK yang saat ini per-

karanya sudah didaftarkan. Berry menilai pernyataan Abdul Rahman tersebut merupakan bentuk politisasi dan hal itu sangat disayangkan. " Mestinya mereka (Tim pasangan Ria-Zainal) menyatakan yang sebenarnya bahwa faktanya gugatan mereka ditolak MK dan bukan ditarik seperti yang disampaikan ke media itu. Justru dengan adanya pernyataan itu, masyarakat jadi bertanya-tanya ada apa dengan PKS. Mengapa mereka menarik gugatannya, sementara mereka punya buktibukti yang cukup," kata Berry yang juga menantu Gubernur Kepri itu. Kasus serupa, lanjut Berry,

Pilwako Batam

Satwaslu Temukan Lima Kecurangan BATAM — Satuan Pengawas Pemilu (Satwaslu) Kota Batam mengaku menemukan 5 kecurangan dan pelanggaran pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam, 5 Januari lalu. Bentuk kecurangan tersebut berupa, penggelembungan suara, money politik, keterlibatan PNS, mobilisasi massa dan pengarahan untuk mencoblos pasangan tertentu. Demikian dikatakan anggota Satwaslu Frans Simbolon dan Hubertus LD, kepada Haluan Kepri, kemarin. Frans mengatakan, Sat-

waslu sebagai salah satu lembaga pengawas yang bekerjasama dengan KPU dan Panwas juga melaksanakan pengawasan pada setiap tahapan Pilwako hingga pada hari H pencoblosan tanggal 5 Januari lalu. Dari pemantauan dan pengawasan yang dilakukan, pihaknya menemukan 5 kecurangan dan pelanggaran diantaranya penggelembungan suara, money politic, keterlibatan PNS dan mobilisasi massa dan pengarahan untuk mendukung dan mencoblos pasangan tertentu. " Dalam waktu dekat kami

dari Satwaslu akan berangkat ke Jakarta guna menyampaikan temuan tersebut disertai bukti ke Bawaslu dan KPU Pusat untuk ditindaklanjuti," kata Frans yang juga mantan anggota DPRD Kota Batam itu. Bukti-bukti kecurangan dan pelanggaran yang kini dikantonginya antara lain berupa gambar dan beberapa dokumen lainnya. Pihaknya juga siap menjadi saksi apabila dipanggil Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK). Frans mengatakan, bukti yang dimiliki Satwaslu sangat

kuat dan akurat serta diyakini bisa berdampak pada diskualifikasi pasangan calon tertentu. Sejauh ini, pihaknya tidak mengumbar hasil temuan kecurangan dan pelanggaran serta menyampaikannya kepada Panwaslu Kota Batam dan diproses lebih lanjut oleh Aparat Kepolisian, namun demikian pihaknya melaksanakan pengawasan dengan rapi dan luput dari pantauan Tim Pasangan Calon, KPU dan Panwas Kota Batam. Hasil temuan mereka sampaikan langsung ke Bawaslu Pusat dan juga KPU Pusat. (hk/nn)

Mendagri Ajukan Aturan Baru untuk Incumbent

Gamawan Fauzi JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri memastikan akan kembali memasukkan peraturan perihal kepala daerah harus mundur jika ingin kembali maju sebagai kepala daerah. Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Jumat (14/1), usai melaksanakan salat Jumat. "Kita akan ajukan gagasan perubahan UU pemerintah

7

daerah ini. Incumbent harus mundur," ujarnya. Sebelumnya, peraturan mengenai mundurnya kepala daerah menjabat ini sudah diatur dalam UU 12/2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Akan tetapi, Gubernur Lampung saat itu, Sjahroedin ZP, mengajukan uji materi UU ini. Mahkamah Konstitusi pun mencoret pasal 58 UU 12/2008 tersebut, sehingga kepala daerah tidak perlu mundur jika ingin mencalonkan diri lagi. Keinginan kembali memasukkan peraturan perihal masalah ini dikarenakan pemerintah melihat banyaknya penyelewengan yang dilakukan berbagai kepala daerah dalam anggaran daerahnya. "Ada celah2 yang kadangkadang kita tidak bisa berikan hukuman. Misalnya jadi incumbent, kalau dia sosialisasi program bagaimana? Program cuci tangan sebelum makan, fotonya besar. Cuma di dalam

itu tersimpan, ada akal-akalan. Dengan ada foto di situ, padahal utamanya sosialisasi program. Kadang-kadang fotonya lebih besar dari tulisan," jelasnya. Masalah seperti ini tidak bisa aturannya dalam UU. Gamawan pun berencana memasukannya lagi dalam revisi UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah. "Itu tidak bisa dihukum dalam kaca mata hukum. Karena sosialisasi program. Tapi di dalam itu terkandung maksud tertentu. Ini tidak bisa," tegasnya. Pemerintah memang berencana memecah tiga UU 32/ 2004 tentang Pemerintahan Daerah. UU ini nantinya akan dibagi menjadi UU pemilihan kepala dan wakil kepala daerah, UU desa, dan UU pemerintahan daerah. Tidak hanya itu saja, mantan Gubernur Sumatra Barat itu juga mencontohkan berbagai anggaran untuk bantuan sosial yang mengalami kenaikan setiap kali menjelang pemilu. Dengan dalih uang daerah, kepala daerah kerap meng-

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

gunakannya dengan maksud agar lebih populer. "Bantuan sosial, setahun dua tahun terakhir naik. Seolah-olah datang ke masjid atau musala bagi uang. Seolaholah bantuan pribadi. Padahal itu uang negara. Uang pemerintah. Itu ilegal. Di dalam itu terkandung maksud agar ada persepsi, baik betul bapak ini bantu-bantu. Padahal uang negara," paparnya lebih lanjut. Ia pun merasakan ini sebagai ketidakadilan, terutama bagi mereka yang bukan incumbent. Rencananya, pengunduran diri kepala daerah ini dilakukan setidaknya enam bulan sebelum pemilukada. "Itu nanti disepakati, setidak-tidaknya enam bulan, kalau memang berniat mundur. Sehingga tidak ada yg diuntungkan dirugikan supaya lebih fair. Kadang-kadang calon ini baru enam bulan sudah ambil ancang-ancang sosialisasi bayar sendiri dengan uang pribadi. Ini incumbent kasih bantuan sosial ke sini, macam-macam," pungkasnya. (hk/mi)

juga pernah terjadi saat pemilihan Gubernur Kepri lalu. Gugatan pasangan nomor 3 Aida Ismeth-Edy Wijaya juga ditolak MK karena tanpa ditandatangani calon wakil gubernur. Meski demikian, pendaftaran gugatan yang telah dilakukan pasangan Ria-Zainal memberi nilai positif bagi pasangan Amir Hakim-Syamsul Bahrum dan pasangan Nada -Nuryanto. Dengan adanya gugatan tersebut setidaknya menjadi pertimbangan bagi MK dalam memproses gugatan pasangan Harum dan Nadanur. Priyanto, salah seorang tim sukses Ria-Zainal yang dikonfirmasi tadi malam membantah keterangan Timses Harum tersebut. Menurut dia, sejak awal Ria-Zainal memang tidak memasukkan gugatan ke MK. " N g g a k a d a i t u ( t a r i k g ug a t a n ) . S e j a k a w a l , k i t a m emang tak memasukan gugatan," katanya. (hk/nn)

BATAM — Partai sangat ketat dan Keadilan dan Persaberat. Tapi karena tuan Indonesia kepengurusan (PKPI) di bawah koPKPI telah ada di mando Letjend 33 Provinsi dan (Purn) Sutiyoso munyaris di seluruh lai melakukan konkota/kabupaten, solidasi guna mengkita optimis bisa hadapi Pemilu 2014. lolos verifikasi," Menyusul semakin ujar Suparno. beratnya persyaratDitanya tentang an untuk lolos seba- Suparno susunan kepengugai parpol peserta rusan DPP PKPI KePemilu, maka para pengurus pri yang baru, apakah telah diPKPI bekerja keras agar da- SK-kan DPN PKPI? Suparno pat lolos verifikasi. Konso- mengatakan Surat Keputusan lidasi secara nasional akan (SK) Pengangkatan Pengurus dilakukan hari ini, Jumat DPP PKPI Kepri dalam proses (15/1) di Jakarta bertepatan penandatanganan oleh Dewan dengan HUT PKPI ke-11. Pimpinan Nasional (DPN) Demikian dikatakan Ke- PKPI. Namun demikian, secara tua Dewan Pimpinan Provin- subtansial kepengurusan DPP si (DPP) PKPI Provinsi Kepri, PKPI Kepri telah final. Yang Suparno melalui sambungan dipercaya sebagai Sekretaris telepon dari Jakarta, kema- DPP PKPI Kepri adalah Murin. "Dalam rangka konso- hammad Agus Fajri. "Untuk lidasi parpol, bertepatan Sekretaris Pak Agus. Dan ini dengan HUT PKPI ke-11 maka sudah final," kata Suparno. digelar tiga kegiatan utama di Agus Fajri ketika dikonfirJakarta," kata Suparno. masi kemarin membenarkan ia Tiga kegiatan konsolidasi telah dipercaya sebagai Sekreitu adalah; pertama, pembe- taris DPP PKPI Kepri sebakalan anggota DPRD Provin- gaimana yang dikatakan Susi/Kota/Kabupaten dari PK- parno. Agus juga mengaku hari PI se-Indonesia. Kedua, Ra- ini akan berangkat ke Jakarta pat Pimpinan Nasional (Ra- guna menerima secara langsung pimnas) PKPI yang diikuti SK dari pengurus DPN PKPI. oleh pengurus DPN, DPP, Selain untuk menerima SK, DPK dan anggota DPRD dari Agus juga langsung menghadiri PKPI se-Indonesia. Ketiga, Rapimpnas dan juga peringatan peringatan HUT PKPI ke-11. HUT PKPI ke-11. "Saya besok "Konsolidasi ini penting pagi berangkat ke Jakarta meuntuk persiapan menghadapi nerima SK, mengikuti RapimPemilu 2014. Apalagi per- nas dan menghadiri peringatan syaratan untuk bisa lolos se- HUT PKPI ke-11," kata Agus bagai parpol peserta Pemilu menandaskan. (hk/ye)

Golkar Terbuka untuk Konfederasi JAKARTA — Partai Golkar mengubah sikapnya atas usulan konfederasi yang ditawarkan Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso menilai konsep konfederasi partai politik dapat menjadi jalan keluar atas perdebatan batas ambang parlemen parliamentary thrshold (PT) yang dianggap terlalu tinggi oleh parpol kecil dan menengah. "Kami menginginkan konsep konfederasi yang dulu pernah ditelurkan oleh rekan kami dari PAN itu seperti apa. Keliahatannya itu

menjadi klausul jalan keluar," ujar Priyo dalam konferensi pers di gedung Nusantara III DPR, Jumat (14/1). Dia mengatakan, Golkar membuka diri jika konsep konfederasi yang dimaksud PAN adalah proses penggabungan agar dapat melewati PT. Priyo meminta PAN untuk mematangkan dan mengemukakan konsep itu secara lengkap. Sebelumnya Partai Golkar yang mengusung angka PT 5 hingga 7 persen itu, dengan tegas menolak usulan konfederasi. (hk/mi)

Surya Paloh: Nasdem Tak Akan Jadi Parpol PADANG — Teka-teki apakah Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) akan berganti menjadi partai politik atau tidak terjawab sudah. Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, menegaskan jika ormas yang didirikannya tersebut tidak akan berganti baju menjadi parpol jelang pemilu nanti dan akan tetap menjadi ormas yang menampung semua kalangan masyarakat. “Biarlah Nasdem tetap menjadi ormas, tak perlu menjadi partai politik. Kita akan tetap memberikan peluang kepada akademisi, politisi, dan masyarakat luas untuk bergabung,” tegas Surya disela pelantikan pengurus Nasdem Sumatera Barat di Hotel Pangeran Beach, Padang, Jumat (14/1). Bos salah satu stasiun tele-

visi ini juga mengaku heran, mengapa sejumlah kader parpol mengaku diintimidasi jika ikut bergabung dengan Nasdem. Menurutnya, Nasdem tidak memiliki niatan apapun selain untuk merestorasi Indonesia. “Kenapa mereka harus dilarang atau diancam? Seharusnya kader parpol boleh diancam kalau dia melakukan pelanggaran etika dan moral,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Nasdem Sumatera Barat, James Heliward, mengajak seluruh warga Sumbar untuk bangkit dari keterpurukan. Menurutnya, sejarah mencatat jika warga Minang banyak memberikan kontribusi atas berdirinya negara Indonesia. “Tanpa tokoh Sumbar, negara ini tak akan berdiri.

Surya Paloh Sekarang saatnya warga Sumbar kembali tampil untuk memajukan Indonesia,” tukas James yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar ini. (hk/oke)

Penyederhanaan Parpol Mustahil Dilakukan JAKARTA — Penyederhanaan partai politik (parpol) mustahil dilakukan oleh pemerintahan berlegitimasi lemah. Penyederhanaan parpol hanya menjadi kepentingan politik transaksional. Impian melakukan penyederhanaan partai politik melalui paket UU politik di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya isapan jempol. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mengungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak memenuhi syarat yang cukup kuat untuk melakukan penyederhanaan partai politik. "Penyederhanaan partai politik hanya dapat dilakukan secara efektif oleh pemerintah yang memiliki legi-

timasi kuat," tegasnya di tengah diskusi Political Mind: Pembangunan Demokrasi Yang Sehat, Mungkinkah partai Politik di Indonesia Dikurangi di Jakarta, Jumat (14/1). Ia menganggap pemerintahan Presiden SBY tidak memiliki legitimasi kuat ini. Pemilu 2009, kata dia, sarat dengan transaksi politik yang menggerogoti legitimasi pemerintahan Presiden SBY. Transaksi politik ini meliputi transaksi antara parpol dengan konstituen dan transaksi parpol dengan KPU. "Transaksi ini transaksi politik uang," jelasnya. Menurutnya, transaksi ini terus berlanjut hingga pemerintahan berjalan. Transaksi ini terjadi dalam pembuatan kebijakan, pemilu kada, bah-

kan hukum. Alhasil, produk perundangan yang dihasilkan oleh pemerintah dan DPR tidak jauh dari kepentingan transaksional saja. Penyederhanaan parpol dilakukan melalui produk perundangan dalam paket UU politik, yakni UU Parpol dan UU Pemilu. Masyarakat hanya akan menyadari bahwa penyederhanaan parpol pun tidak berjalan sesuai yang diidealkan "Parpol hanya mengubah nama. Kalaupun parpol melakukan fusi, justru ini jadi alat untuk bertahan. Secara ideologi maupun visi misi, parpol tidak memiliki keinginan untuk hanya lolos sebagai parpol atau sekedar melalui Parliamentary Threshold (PT) 2,5%5% saja, tetapi jauh lebih dari itu" tuturnya. (hk/mi)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark. CMYK CMYK

CMYK

ESAI FOTO

FOTO panorama keindahan jembatan Tengku Fisabilillah

Sabtu, 15 Januari 2011

Pesona Barelang JEMBATAN Tengku Fisabilillah atau yang sering disebut Jembatan Barelang merupakan landmark kota Batam. Jembatan yang sangat megah yang dibangun oleh mantan Presiden RI, BJ Habibie ini hingga kini menjadi kebanggaan warga Batam dan Provinsi Kepri. Jembatan yang arsitekturnya mirip dengan jembatan San Francisco di Amerika ini kini bahkan telah dinobatkan sebagai Maskot Kota Batam, seperti yang terlihat pada logo Visit Batam 2010.

Keindahan jembatan ini sudah tersohor di seluruh tanah air bahkan di negeri Jiran. Banyak yang mengatakan, "belum bisa dikatakan ke Batam jika belum melihat jembatan Barelang secara langsung". Banyaknya manfaat jembatan ini bagi warga Batam dan sekitarnya sangat layak jika kita warga kota Batam tercinta selalu menjaga maskot ini agar selalu terlihat indah dan nyaman. Narasi dan Foto: Tundra Laksamana

KEINDAHAN jembatan Barelang saat malam dengan kerlip lampu jalannya

KEINDAHAN jembatan Barelang saat siang hari

DUA nelayan menangkap ikan di sekitar kawasan jembatan kebanggan warga Batam itu

SILUET jembatan Barelang saat senja tiba

BADAN jembatan juga sering dijadikan warga kota menikmati senja dengan ditemani oleh pedagang keliling

SELAIN sebagai penyambung sarana transportasi, jembatan Barelang juga menjadi tempat berkumpul warga pesisir

8

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

CMYK

BATAM

Sabtu, 15 Januari 2011

Sosok

Nilawati

Akhirnya, Baloi Kolam Terang

Pilih Senam Aerobik

BALOI — Warga Baloi Kolam akhirnya bisa menikmati listrik. PT PLN Batam memilih menerapkan sistem listrik curah prabayar untuk menerangi pemukiman tersebut. Selanjutnya, sistem kelistrikan ini dikelola oleh warga melalui Koperasi Perjuangan Rakyat (KOPERA). Direktur Utama PLN Batam, Sriyono D Siswoyo secara simbolis menyerahkan voucher token kepada Sekretaris Koperasi Perjuangan Rakyat (KOPERA), Indra Dinar di lokasi kWh Meter terpasang/titik curah. Warga Baloi Kolam pun menyambut antusias masuknya listrik ke pemukiman mereka. Proses penyambungan listrik di Baloi Kolam terbilang cukup panjang. Hal ini mengingat PLN Batam secara langsung tidak dapat melistriki kawasan tersebut dari rumah ke rumah. Listrik curah dengan sistem prabayar akhirnya menjadi solusi di mana titik curah atau kWh

meter terpasang berada di lokasi legal milik PLN Batam. "Perlu dipahami, tanggung jawab penyaluran dan pengamanan dari titik curah ke rumah warga sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengelola kelistrikan setempat dalam hal ini KOPERA," ujar Lutfi Nazi, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam. Selain melakukan penyerahan voucher, Sriyono disertai jajaran manajemen PT PLN Batam langsung membantu memasukkan pulsa voucher pada kWh meter terpasang yang berlokasi di Belakang Baloi Kolam. Sistem ini merupakan yang pertama kali dilakukan, karena biasanya sistem curah dilakukan secara konvensional. Pengurus KOPERA sebagai pengelola diminta oleh PLN Batam

Akhirnya, Baloi

VOUCHER LISTRIK — Direktur Utama PLN Batam, Sriyono D Siswoyo (kanan) secara simbolis menyerahkan voucher token kepada Sekretaris Koperasi Perjuangan Rakyat (KOPERA), Indra Dinar, Jumat (14/1). Warga Baloi Kolam kini bisa menikmati listrik.

hal.10

Banjir di SMPN 28

Istri Wagub Geram BA TAM CENTRE — Istri Wakil Gubernur Kepri BAT yang juga anggota Badan Anggaran (banggar) DPRD Kota Batam, Rekaveny Soerya Respationo geram terhadap pejabat Pemko Batam. Ia menuding banjir yang terjadi di SMPN 28 Batam, gara-gara Pemko tidak menanggapi usulan Dewan untuk membangun drainase di sekolah tersebut. "Dari awal menjabat sebagai anggota Dewan, terus terang saya yang paling getol memperjuangkan mengenai pembangunan drainase di SMPN 28 itu. Masalah drainase ini, saya langsung sampaikan

9

PLN Terapkan Sistem Listrik Prabayar

Sekretaris Kepala BKKBN Kepri

SENAM aerobik kini menjadi pilihan kaum hawa untuk mendapatkan tubuh bugar dan sehat. Pasalnya, olahraga yang satu ini sangat mengasyikkan. Salah seorang wanita yang gemar senam aerobik itu adalah Nilawati. Menurut Sekretaris Kepala BKKBN Kepri ini, orang yang rutin senam aerobic diyakini akan lebih sehat dan bugar setiap hari. Karena senam aerobic adalah kegiatan olahraga ringan yang dipadukan dengan konsep rekreasi atau gerakan riang. "Senam aerobik banyak disukai kaum wanita yang berumur muda atau di bawah 30 tahun. Saya sendiri sangat merasakan manfaat senam aerobik, makanya setiap sore diusakan ikut senam di i-Hotel," tutur wanita muda yang akrab disapa Nila itu. Senam aerobik sudah disenangi mahasiswi Universitas Internasional Batam (UIB) jurusan Sistem Informasi itu sejak masih SMA dulu. Baginya, senam aerobik mendatangkan banyak manfaat. Penuturan wanita kelahiran 1983 Medan ini, senam aerobik tidak menuntut orang harus mengeluarkan biaya banyak. (hk/rl)

www.haluankepri.com

kepada Kepala Dinas PU-nya. Lihat apa yang terjadi, banjir kan," kata Rekaveny dengan wajah kecewa, Jumat (14/1). Legislator PDIP itu menambahkan, selain mengusulkan ke pejabat Pemko, ia juga me-

ngusulkan pembanguterhadap master plan nan drainase di SMPN Kota Batam untuk men28 masuk skala priocegah bahaya banjir. ritas. Itu disampaikan"Mengingat, PU sunya saat pembahasan dah mengestimasikan anggaran APBD 2011. anggaran Rp500 miliar "Saya masih simuntuk penanganan banpan catatan mengenai jir di Batam," sebutnya. usulan yang saya sam- Rekaveny Siti mengatakan, depaikan di dalam rapat ngan estimasi anggaran pembahasan anggaran itu," Rp500 miliar itu, ia berharap tuturnya. pelaksanaan pembangunan Ditemui terpisah, Wakil drainase dapat dilakukan secaKetua Komisi III DPRD Kota ra terencana. Selain itu, Dinas Batam, Siti Nurlaila meng- PU diharap memprioritaskan ingatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam agar Istri Wagub hal.10 betu-betul melakukan evaluasi

HK/IST

Panggung Hiburan Jamsostek dan Haluan Kepri

Ada Hiburan dan Banyak Hadiah BATAM CENTRE — Senam aerobik dan panggung hiburan Jamsostek bekerjasama dengan Haluan Kepri, Minggu pagi besok (16/1) akan bertabur hadiah dan juga hiburan. Ada TV, Hp, sepeda, magicom, dan sebagainya. Selain itu, para peserta juga akan dihibur de-

IKLAN nb: foto ada di metro Batam

CMYK Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

IKLAN

ngan musik yang dibawakan oleh band-band terbaik Kota Batam. "Dan akan ada artis ibukota, Fitri Karlina, yang menjadi bintang tamu pada acara besok," kata Juston Pangaribuan, panitia dari Jamsostek. Seperti yang diberitakan

sebelumnya, acara akan dimulai pada pukul 06.00 WIB. "Sebelum acara dimulai, para peserta akan mendapatkan Tshirt gratis dari Jamsostek. Selanjutnya dilakukan senam bersama yang dipimpin

Ada Hiburan

hal.10

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

METRO BATAM

10 Sabtu, 15 Januari 2011

300 Anak Ditampung di Rumah Singgah PELITA — Ratusan anak kurang beruntung menggantungkan harapan dengan hidup di sudut-sudut Kota Batam. Sekitar 300 di antaranya, kini ditampung di Rumah Singgah

Anak Jalanan Batam di Pelita. "Mereka rata-rata korban kekerasan keluarga, jadi mereka memilih hidup di jalanan untuk mencari kebebasan," ujar pengasuh Rumah Singgah

Anak Jalanan, Sri Soedarsono, kemarin. Menurutnya, rumah singgah ini dikelola bersama beberapa orang yang peduli pada nasib anak-anak tersebut. Ke-

HK/TUNDRA

ANAK JALANAN — Dua anak jalanan tertidur di emperan sebuah ruko di bilangan Nagoya, depan Hotel Nagoya Plasa, Jumat (14/1). Sekitar 300 anak jalanan, kini ditampung di Rumah Singgah Anak Jalanan Batam di Pelita.

giatannya memberikan bimbingan agar mereka bisa melupakan kejadian serta trauma atas kehidupan buruk yang pernah mereka alami. "Kita berupaya membimbing mereka agar mendapatkan masa depan lebih baik," imbuhnya. Menurut Sri, di luar angka tersebut masih banyak anak yang tiap hari hidup di jalanan. Sementara kemampuan rumah singgah sendiri terbatas untuk mampu menampung anak jalanan, apalagi dengan tidak adanya bantuan yang diberikan pemerintah. Rumah singgah menjadi salah satu tempat bagi anak jalanan untuk kehidupan masa depannya yang lebih baik. Di tempat ini, mereka diberikan keterampilan yang bisa diterapkan jika suatu saat berinteraksi dengan masyarakat. Seperti keterampilan sablon, menjahit, memasak dan keterampilan lainnya. (hk/sn)

Peserta KB Baru di Kepri 61.761 Orang BATAM CENTRE — Jumlah peserta keluarga berencana (KB) baru di Provinsi Kepulauan Riau terus meningkat. Selama 2010, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri berhasil merangkul 61.761 orang. Angka ini melewati t a r g e t y a n g d i t e t a p k a n s ebanyak 48.945 peserta KB baru di 2010. Menurut Kepala BKKBN Kepri, Ipin ZA Huzni di Batam Centre, Jumat (14/1), jumlah akseptor KB untuk Provinsi

Kepri yang tergolong baru ini cukup mengembirakan di 2010. Meski seluruh kabupaten dan kota tidak merata jumlah peserta KB barunya, namun secara umum peserta KB baru di Kepri terus bertambah. Untuk berbagai layanan program KB, seperti IUD terdapat 1.675 peserta baru, 258 peserta KB metode operasi wanita (MOW), 2.472 peserta KB Inplan dan 23.533 peserta KB suntik serta 19.380 peserta KB pil. Sedangkan untuk pria juga terdapat 79 peserta KB

metode operasi pria (MOP) dan peserta KB kondom sebanyak 14.364 orang. "Rata-rata sasaran peserta KB baru yang dicapai untuk setiap jenis program KB di atas target 100 persen. Kita bisa merealisasikan peserta KB baru sebesar 126,18 persen dari sasaran," katanya. Sementara secara keseluruhan peserta KB aktif, termasuk peserta KB baru yang ada di Kepri mencapai 204.604 orang. Jumlah usia subur di Kepri mencapai 323.770 orang.

"Dengan angka peserta KB itu, berarti di Kepri sudah terdapat 63,25 persen pasangan usia subur yang sadar akan program KB. Kepri mendapat predikat terbaik dalam menggalakan program KB dari 13 provinsi itu," ujar Ipin. "Atas keberhasilan itu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono melalui KASAD TNI Jenderal George Toisutta juga menyerahkan penghargaan kepada BKKBN Kepri akhir Desember lalu," tambahnya. (hk/rl)

1.239 Kasus Perceraian Selama 2010 SEKUPANG — Selama 2010, angka gugatan perceraian di Kota Batam mencapai 1.239 kasus. Angka gugatan perceraian ini meningkat, dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 1.126 kasus. Sementara angka pernikahan selama 2009 mencapai 7.886 pasangan. "Peningkatan angka gugatan perceraian ini berdasarkan pengajuan gugatan perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama selama 2010," ungkap Humas Pengadilan Agama Kota Batam, M Zen di Sekupang, Jumat (14/1). Zen menyatakan, permasalahan perselingkuhan dan pa-

Sambungan dari hal.9 pembangunan drainase di titik-titik rawan banjir. "Perencanaan dan pembangunan drainase harus komprehensif. Pembangunannya

Sambungan dari hal.9

rajin mengecek kWh meter serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan penghematan serta penggunaan yang tepat. Dengan daya 5 x 80 A atau 53.000 VA , diharapkan listrik tersebut bisa dinikmati oleh 600an warga yang saat ini menyambung. "Jangan lupa untuk rajin

sangan tidak bertanggungjawab menjadi faktor utama gugatan perceraian yang diajukan pasangan suami istri selama 2010. Selain itu juga terdapat beberapa faktor lain, seperti faktor ekonomi, ketidakcocokan atau ketidakharmonisan dan faktor lainnya. Seperti pada bulan terakhir 2010, terdapat sebanyak 123 kasus gugatan perceraian yang diterima Pengadilan Agama Kota Batam. Dari jumlah ini, sebanyak 122 kasus telah diputuskan pada bulan yang sama. Dari kasus gugatan perceraian yang masuk pada Desember 2010, sebanyak 26 pengajuan gugatan perceraian dika-

renakan faktor perselingkuhan. Selanjutnya 25 kasus karena merasa pasangan tidak bertanggungjawab, 24 kasus karena merasa tidak harmonis, 21 kasus karena masalah ekonomi dan sisanya karena permasalahan lain. Tidak hanya dari kalangan rumah tangga biasa, kasus gugatan perceraian ini juga banyak diajukan dari keluarga berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI, Polri. Menurut Zen, keluarga dari PNS, TNI dan Polri ini jumlahnya sekitar 10 persen dari total pengajuan selama 2010. Tingginya angka perceraian di Kota Batam terjadi

mulai 2008, yang angkanya di atas 1.000 pasangan suami-istri. Sementara pada 1996 hingga 2007, angka perceraian di Batam tidak pernah melebihi dari 600 kasus. Seperti pada 2007, tercatat sebanyak 530 kasus perceraian, terdiri atas cerai gugat 323 dan cerai thalak 207. Sedangkan angka pernikahan pada tahun ini mencapai 8.730 pasangan. Begitupun pada 2006, tercatat sebanyak 558 kasus perceraian, terdiri atas cerai gugat 343 dan 215 cerai thalak. Sedangkan angka pernikahan pada tahun ini mencapai 8.218 pasangan. (hk/sn)

rang legislator PKS itu. SMPN 28 yang berlokasi di Perumahan Taman Raya di Batam Centre, terendam banjir pasca hujan turun seharian

pada Senin lalu. Parahnya, dua hari setelah hujan turun, air masih tergenang. Siswa pun akhirnya memilih mogok sekolah. (hk/li)

Istri Wagub dilakukan secara bertahap, harus mulai dari titik awal. Jadi air paritnya mulai dari mana dan nanti akan dibuang ke mana, itu harus jelas," te-

Akhirnya, Baloi mengecek meteran, sebelum pulsanya habis segera beli supaya tidak padam," tutur Tagor Sidjabat, Direktur Teknik PLN Batam ketika memberikan pengarahan. "Saat ini memang belum semua warga Baloi Kolam menyambung listrik, tapi nanti pasti makin banyak warga Baloi Kolam lain yang me-

nyambung," kata Indra. Menurut Indra, KOPERA sedang gencar melakukan sosialisasi mengenai safety penggunaan listrik, teknis, pembiayaan dan sanksi kepada masyarakat Baloi Kolam yang hendak melakukan penyambungan listrik. "Rasanya seperti mimpi akhirnya bisa menikmati lis-

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

trik. Anak kami sekarang dapat sekolah dengan tenang. Bisa belajar pakai laptop atau komputer. Mereka bisa belajar meski malam hari . Senang rasanya PLN Batam peduli pada orang seperti kami," ungkap Ardin Ginting , seorang warga yang turut menyaksikan penyambungan listrik. (hk/r,ad)

Perkara Pidana Selama 2010 di PN Batam

Kasus Pencurian Mendominasi SEKUPANG — Dari 847 perkara pidana yang masuk Pengadilan Negeri (PN) Batam selama tahun 2010, perkara pencurian menempati urutan tertinggi. Yakni dengan jumlah sebanyak 286 perkara atau 33,77 persen dari keseluruhan perkara yang ada. "Tahun kemarin (2010, red) kasus pencurian masih mendominasi jumlah perkara pidana yang masuk di PN Batam," ungkap Humas PN Batam, Rudi Rafly Siregar, Jumat (14/1). Selanjutnya kasus narkoba dengan jumlah 222 kasus atau 26,21 persen dan kasus penganiayaan dengan jumlah 54 kasus atau 6,38 persen. Kemudian kasus kesusilaan dengan jumlah 50 kasus, penipuan dengan 32 kasus dan penggelapan sebanyak 27 kasus. Selain itu, juga terdapat kasus pidana perjudian dengan 23 kasus dan pembu-

nuhan sebanyak 13 kasus. Serta pemalsuan sebanyak 10 kasus, kelalaian sebanyak 6 kasus, serta kasus pidana lainnya sebanyak 117 kasus. "Sementara untuk kasus korupsi yang biasanya menyita perhatian masyarakat dan media, hanya terdapat 5 kasus selama 2010," ujar Rudi. Dibanding tahun sebelumnya, selama 2010 terjadi penurunan penanganan kasus perkara pidana di PN Batam. Pada 2008 lalu terdapat 909 perkara pidana dan 1.112 perkara pada 2009 yang masuk dan ditangani perkaranya di PN Batam Sama dengan tahun 2010, pada 2009 lalu jenis pidana yang banyak terjadi dan ditangani adalah perkara pencurian yang jumlahnya mencapai 373 perkara. Selanjutnya tindak pidana narkotika atau psikotropika yang jumlahnya

mencapai 251 perkara dan tindak pidana lainnya sebanyak 106 perkara. Kemudian penggelapan yang jumlahnya mencapai 63 perkara, penganiayaan 60 perkara, penadahan 46 perkara, penipuan 40 perkara, kejahatan kesusilaan 38 perkara dan kejahatan perjudian 36 perkara serta lainnya. Di samping itu, juga terdapat perkara pidana roll atau tilang yang ditangani PN Batam selama 2010 yang jumlahnya juga cenderung menurun dibanding tahuntahun sebelumnya. Pada 2010 terdapat sebanyak 9.341 perkara tilang dan telah diputus, sedangkan pada 2009 terdapat sebanyak 11.523 perkara tilang akibat pelanggaran lalu lintas. Perkara tilang tertinggi dalam kurun waktu 2000 hingga 2010 terjadi pada 2005 dengan jumlah 17.605 perkara. (hk/sn)

Berawal Menggoda Cewek, Berakhir di Pengadilan SEKUPANG — Tiga terdakwa penjambretan, Komar, Hendra Torop Sitanggang dan Anggi Siambato mengaku tidak memiliki niat untuk menjambret. Mereka awalnya hanya berniat hendak menggoda pengendara cewek, Nurlike yang melintas dari arah Batuaji menuju Kavling Danau, Sei Harapan. Namun tiba-tiba, Hendra menarik tas korban saat mendekati motor yang dikendarai korban. Dan langsung membawa lari tas yang berhasil dirampasnya serta membiarkan korban yang sempat jatuh dari motornya. "Hendra tiba-tiba menarik tas yang dibawa cewek tersebut hingga jatuh. Sementara Anggi yang berada di posisi belakang dengan membawa sepeda motor sendiri pun ikut lari ketika melihat cewek itu jatuh," cerita komar menjawab Sambungan dari hal.9

oleh instruktur dari sanggar senam Aries Batam. Setelah itu baru acara hiburan yang diselingi dengan bagi-bagi hadiah yang disediakan panitia," kata Juston lagi. Selama acara hiburan, para peserta juga akan mendapatkan kesempatan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam. Ada cek gula darah, tensi, dan konsultasi kesehatan. "Para peserta tidak akan dipungut biaya," terangnya lagi. Pada berita sebelumnya, Partomuan L Tobing, Kepala Jamsostek, mengungkapkan, acara yang akan dihadiri sekitar seribuan peserta itu, juga telah diselenggarakan di banyak kota di Indonesia. "Acara ini merupakan

pertanyaan majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (14/1). Sidang itu sendiri dipimpin Rudi Rafli Siregar SH MH dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Melinda SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Sedangkan terdakwa duduk dikursi pesakitan tanpa didampingi penasihat hukum (PH). Sementara, Hendra sendiri juga mengaku kalau niat jambret datang tiba-tiba, setelah melihat tas yang tergantung di stang sepeda motor. Tanpa pikir panjang, saat Komar yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BP 5342 ER menghampiri sepeda motor korban, Hendra langsung menarik tas tersebut. Kemudian tas yang diam-

bilnya itu langsung dilihat isinya dan menemukan uang sebesar 30 dollar Singapura, handphone, paspor, SMA A, SIM C, ATM Mandiri, kartu identitas dan buku catatan. H e n d r a p u n l a n g u n g m enukar uang tersebut dan membaginya dan masingmasing mendapatkan Rp50 ribu. Sementara sisa barang itu disimpan di dalam jok sepeda motor milik Komar. Nurlike yang menjadi korban mengaku sempat berteriak minta tolong, namun sepeda motor yang berada dibelakangnya yang dikemudian terdakwa Anggi hanya diam saja. Tapi, salah satu satpam yang mendengar teriakan tersebut langsung memberikan pertolongan dan korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsekta Batuaji. (hk/sn)

Ada Hiburan

HK/DOK

KOMUNITAS Bugar Haluan Kepri di Ocarina. apresiasi positif Jamsostek untuk masyarakat di Batam khususnya para pekerja yang tersebar di seluruh perusahaan di kota industri ini," paparnya lagi. "Datanglah beramai-ra -

m a i . M a r i k i t a r a i h k ebugaran, menikmati hiburan, konsultasi kesehatan. Dan mana tahu, dari banyak hadiah yang disediakan, salah satunya bisa dibawa pulang," imbuh Fery. (hk/fr)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

METRO BATAM SEPUTAR METRO

700 Gram Ganja Kering Dimusnahkan BALOI — Sebanyak 700 gram ganja kering hasil sitaan Sat Narkoba Polresta Barelang dimunahkan di halaman Mapolresta Barelang , Jumat (14/1) sekitar pukul 09.30 WIB. Ganja yang dimusnahkan itu milik, Sabar (41) warga Tiban Kampung RT/RW 2/1, Tiban, Sekupang. Pemusnahan barang bukti (BB) itu disaksikan perwakilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Jaksa Melinda dan dari BPOM, Lina Anggraeni. Proses pemusnahan BB tersebut berlangsung lancar. "BB ganja kering sudah kita musnahkan dan tak ada yang tersisa lagi," ujar Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Arif Bastari SIK, kemarin. Sementara tersangka pemilik barang haram itu, Sabar membantah keras jika ganja kering siap edar itu miliknya. Katanya, ganja tersebut milik Yanto yang saat ini buron. "Saya cuma korban, barang itu bukan punya saya, tapi milik Yanto. Dia kabur saat mendapat informasi kalau Yanto menjadi target operasi (TO) polisi. Sedangkan ganja itu disimpannya di rumah saya," ujarnya di ruang Satnarkoba, kemarin. (hk/ts)

Tukang Pijat Diberi KTA NONGSA — Pekerja panti pijat yang beroperasi di Batam akan diberikan kartu tanda anggota (KTA). Hal ini agar seluruh tukang pijat itu selalu terpantau. Tidak hanya tukang pijat yang mendapatkan KTA yang dikeluarkan secara resmi oleh Polda Kepri yang bekerja sama dengan pemerintahan, semua pekerja di tempat hiburan juga akan mendapatkan KTA itu. "Penerbitan KTA ini tidak dikenai biaya alias gratis," ujar Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Kepri, Kombes Pol Ricky Wakano kepada wartawan di Mapolda Kepri, kemarin. (hk/ed)

Sabtu, 15 Januari 2011

11

Kepala BKD Diperiksa Polisi BALOI — Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Batam, Firmansyah, akhirnya memenuhi janjinya ke Polresta Barelang, kemarin untuk memberi keterangan terkait santernya pemberitaan tentang penerimaan CPNS Kota Batam 2010 lalu yang diduga KKN. Menggunakan baju koko warna putih dan peci hitam, Firmansyah tiba di Polres sekitar pukul 14.35 WIB. Firmansyah datang sendiri dengan menggunakan mobil dinas plat merah warna hijau muda. Ia lalu kemudian langsung menuju ke ruangan Unit II Reserse Ekonomi (Resek) Polresta Barelang. Pantauan dari luar ruangan Resek, Firmansyah terlihat duduk di kursi paling sudut menghadap ke arah timur. Ia tampak serius menjawab setiap pertanyaan yang diajukan tiga orang penyidik. Lebih dari dua jam Firmansyah diperiksa, posisi duduknya sama sekali tidak berubah. Kedua tangannya ditumpangkan di atas meja penyidik menahan berat badannya yang menjorok ke depan dan hanya sesekali menggoyangkan kedua kakinya. Belum di-

ketahui apa materi pemeriksaan penyidik terhadap Firmansyah. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Aries Andhi mengatakan kedatangan Firmansyah atas inisiatifnya. Jadi perlu digaris bawahi, tidak ada panggilan resmi baik tertulis maupun lisan dari kepolisian. "Kedatangannya setelah Shalat Jumat. Dia (Firmansyah) datang ke sini atas inisiatif sendiri. Dalam hal ini polisi ingin mengetahui kebenaran dan kejelasannya terkait isu dan informasi yang simpang-siur di masyarakat, terutama dari pemberitaan di semua media terkait isu penerimaan CPNS bernuansa KKN. Kata Aries, polisi tidak memaksa Kepala BKD untuk memenuhi panggilan polisi. "Tolong ya jangan dibuat aneh-aneh beritanya, saya hanya meluruskan saja. Dia datang ke Polres atas inisiatifnya untuk mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat dan media lokal terbitan Batam," ujarnya lagi. Firmansyah sebelumnya, Selasa (11/1) lalu sudah dipanggil polisi, tapi yang bersangkutan tidak hadir lantaran sedang berada di Jakarta. Menurut Aries inisiatif dari Firmansyah itu

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

HK/CECEP

MUSNAHKAN GANJA — Satuan Narkoba Polresta Barelang bersama BPOM bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Batam melakukan pemusnahan barang bukti ganja, Jumat (14/1) sebanyak 700 gram yang didapat dari tersangka Sabar.

adalah hal yang positif. Dia harus menjelaskan semua itu agar masyarakat tidak lagi ragu dan bertanya-tanya atas kabar yang beredar bahwa telah terjadi penyelewengan dalam rekrutmen aparatur negara. Dia menyebut tertarik untuk melakukan penelusuran terhadap proses penerimaan CPNS Kota Batam setelah melihat rekasi dari masyarakat yang merasa tidak puas atas hasil kerja BKD. "Masyarakat menduga telah

terjadi KKN, dan itu dibesarbesarkan oleh media. Itu sebabnya kami berinisiatif untuk melakukan penelusuran pada prosesnya apakah hal yang dipertanyakan oleh masyarakat benar-benar terjadi atau tidak," ujar Aries. Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar itu, kata Aries dia sudah meminta kepada masyarakat Batam agar melapor ke polisi jika mengetahui terjadinya penyelewengan pada penerimaan CPNS

yang diumumkan pada akhir Desember lalu. Namun hingga Jumat kemarin, belum ada satu orang pun yang datang memberikan informasi yang sangat dibutuhkannya itu. Firmansyah sendiri usai menjalani pemeriksaan di ruang Unit II, tak mau berkomentar. Setelah ke luar dari ruang tersebut yang bersangkutan bergegas masuk kendarannya yang sudah berada di pelataran Polresta Barelang. (hk/ts)

HUT Sekolah Yos Sudarso

Berbagai Acara Digelar Panitia BATAM CENTRE — "Dalam Semangat Yosafat Sudarso, Mari Kita Tingkatkan Solidaritas dan Persaudaraan". Begitu bunyi tema yang dituliskan di sebuah spanduk putih berukuran panjang yang dipasang di depan pintu masuk sekolah tersebut. Pemasangan spanduk ini sempena dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Sekolah Yos Sudarso, Batam Centre yang dilaksanakan, hari ini, Sabtu (15/1). Mengawali kegiatan dalam rangka HUT SMA Yos Sudarso ke-30, SMP ke-34, TK 1 ke-23, TK 2 ke- 3, dilakukan Misa sukur yang dipimpin oleh Pator Anton Wardoyo, SS.CC

dari Provinsial SS,CC. Jumat (14/1). Ketua Panitia Pelaksana HUT Sekolah Yos Sudarso, Warsito mengatakan, kegiatan lain yang dilaksanakan di hari yang sama di antaranya, lomba antar anak-anak TK hingga SMA di sekolah tersebut. Kegiatan ini tentu untuk membangun keakraban. Selanjutnya lomba memasak nasi goreng, tenis meja, catur, dan domino yang juga diikuti oleh para guru. Selain itu digelar bazar umum yang diikuti masyarakat di sekitar lokasi Sekolah Yos Sudarso. Mereka menjual beraneka ragam masakan makanan dan minuman. Acara bazar dan kegiatan lainnya

dipusatkan di dalam kawasan sekolah Yos Sudarso. Bazar tersebut, berakhir hari ini, Sabtu (15/1). Disebutkannya, masih banyak kegiatan lain yang digelar panitia di antaranya gerak jalan santai, hari ini, Sabtu (15/1) pagi yang akan diikuti oleh 5.000 peserta dari para guru, siswa maupun karyawan Sekolah Yos Sudarso lainnya. Jalan santai ini mengambil star dari gerbang pintu Sekolah Yos Sudarso dengan rute, Sekolah Global, simpang lampu merah Masjid Raya, simpang May Mart lalu kembali ke Yos Sudarso. Jalan santai ini dikawal oleh pihak Sat Lantas Polresta Barelang,

dan disediakan satu unit mobil Ambulance dari Rumah Sakit Elisabeth. "Setelah jalan santai, kita lakukan door price dengan berbagai hadia, yakni, HP blackberry, sepeda, mood pad dan lainnya," kata Warsito, Jumat (14/1). Kegiatan dalam rangka memperingati ulang tahun tersebut, dilakukan setiap tahun. Tujuannya, untuk meningkatkan tali persaudaraan antara sesama guru maupun dengan karyawan, serta membangun persaudaraan antara guru, karyawan dengan keluarga dari masing-masing guru maupun karyawan yang tergabung di dalam keluarga besar Yos Sudarso. (hk/li)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

A N A M B A S

12 Sabtu, 15 Januari 2011 SEPUTAR ANAMBAS

DPRD Diminta Tuntaskan Sengketa Pulau Temawan ANAMBAS — Sengketa Pulau Temawan, salah satu objek wisata yang sangat berharga di Kabupaten Kepulauan Anambas akhirnya sampai ke DPRD. Pihak keluarga pemilik sah pulau tersebut meminta agar kasus jual beli pulau itu dapat diselesaikan wakil rakyat. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Anambas, Muhamad Dai membenarkan bahwa pihak keluarga pemilik Pulau Temawan telah menyampaikan persoalan tersebut ke DPRD Anambas. "Pihak pemilik Pulau Temawan sudah menyampaikan persoalan sengkat ini ke DPRD Anambas," kata Dai, Jumat (14/1). Menurut Dai, persoalan Pulau Temawan berawal pada tahun 1990 silam, di mana saat itu Musa membeli Pulau Temawan dari Maimunah pemilik pertama pulau. Karena Musa hanya sebagai perpanjangan tangan dari Rio dan Fery si pemilik uang untuk membeli pulau, maka setelah proses jual beli terjadi, maka Musa mengeluarkan surat hibah penyerahan Pulau Temawan ke Rio dan Fery yang nota benenya pembeli sah atas pulau itu. "Namun setelah 10 tahun berselang, Musa kembali menerbitkan surat jual beli baru dan seolah-olah Maimuna menjualnya kembali kepada Musa. Padahal dari pengakuaan Maimuna sendiri bahwa dirinya tidak pernah menjual Pulau Temawan sebanyak dua kali," kata Dai mengisahkan. Masih kata Dai, menurut pengakuan Maimuna, surat jual beli tahun 2000 yang menggunakan cap jempolnya itu tidak benar. Atas dasar surat tahun 2000 itu, pada tahun 2003, Musa menjual pulau tersebut kepada salah seorang pengusaha berinisial Tl. Dan ketika tahu tanah milikinya telah menjadi miliki orang lain, maka Rio yang mengklaim pemilik sah Pulau Temawan, melaporkan persoalan tersebut ke pihak kepolisian. "Musa sendiri sempat ditahan oleh pihak kepolisian sehari semalam. Karena ada jaminan keluarga, akhirnya ia dibebaskan saat itu," ujarnya. Menurutnya, dari laporan persoalan yang terjadi dapat ditarik benang merahnya. Diduga Musa-lah yang telah memalsukan surat jual beli kedua. Sedangkan menurut keterangan pihak kepolisian, sidik jari Maimuna sudah diambil untuk penyelidikan lebih lanjut. DPRD Anambas tambah Dai, karena persoalan ini menyangkut aset wisata Kabupaten Kepulauan Anambas dan telah disampaikan ke wakil rakyat, maka pihaknya meminta kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun jika tidak juga terselesaikan, maka DPRD meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan melalui proses hukum. (hk/yd)

Februari 2011, Gedung DPRD Ditempati ANAMBAS — Diperkirakan pada Februari 2011, gedung DPRD Kabupaten Anambas yang baru saja dibangun segera ditempati. Saat ini penyelesaian gedung senilai Rp4 miliar dari dana APBN tersebut pembangunannya dalam masa perawatan dan proses finising. Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH mengatakan, bahwa finising kantor DPRD kabupaten Anambas tersebut telah hampir rampung. "Melihat kondisi yang ada diperkirakan pada bulan Februari 2011, persiapan pemindahan anggota ke gedung DPRD yang baru sudah dapat dilaksanakan," kata Haris, Jumat (14/1). Dikatakan Haris, digesanya penempatan gedung baru karena gedung lama saat ini akan dipergunakan untuk persiapan STQ IV, di mana Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi tuan rumah. Tentunnya ini salah satu persiapan dalam rangka penyuksesannya. "Nanti gedung lama akan dijadikan tempat menginap kafilah-kafilah yang hadir pada STQ ke IV nanti," jelasnya. Lebih jauh Haris mengungkapkan, finising atas gedung

HK/YUDI

TAHAP FINISING — Penyelesaian pembangunan gedung DPRD Anambas hampir tahap finising. Saat ini Pemkab Anambas terus menggesa penyelesaian akhir perawatan bangunan tersebut agar dapat difungsikan Februari 2011. tersebut telah mencapai 50-60 persen. Maka dari itu Haris memerintahkan Dinas Perkerjaan Umum (PU) untuk menggesa pengerjaannya agar gedung DPRD tersebut segera rampung. "Dengan gedung baru yang lebih presentatif, tentunya akan lebih baik untuk keber-

samaan eksekutif dan legislatif dalam membangun Anambas," ujarnya. Tidak hanya gedung DPRD, Pemkab kata Haris, berusaha ekstra keras untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas secara maksimal menuju kesejahte-

raan masyarakat. "Ini memang komitmen kami dalam membangun Anambas seutuhnya," tandasnya. Terpisah, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Anambas, Muhamad Dai memperkuat penjelasan Wakil Bupati, bahwa sampai kini ang-

gota legislatif masih menunggu sinyal dari pemerintah daerah terkait kepastian jadwal penempatan gedung DPRD yang baru itu. "Kita menunggu kesiapan pemerintah daerah, kapan gedung DPRD tersebut bisa ditempati anggotanya," jelasnya.(hk/yd)

Akibat Cuaca Ekstrim

Harga Ikan di Pasar Tarempa Melonjak

HK/YUDI

HARGA ikan kembali melambung di Kabupaten Anambas. Salah satu penyebab naiknya harga ikan di pasaran karena nelayan tidak lagi rutin melaut pada musim utara ini. Terlihat para pembeli sedang membeli ikan di Pasar Tarempa, Jumat (15/1).

ANAMBAS — Harga ikan di Pasar Tradisional Tarempa meningkat drastis. Peningkatan tersebut diakibatkan kondisi cuaca ekstrim yang menyebabkan nelayan tidak berani melaut hingga cuaca ekstrim kembali normal. "Saat ini memang terjadi peningkatkan harga ikan di pasar Tarempa," kata Abu Bakar, adminisator Pasar Tarempa yang berada di bawah KUD Unit Nelayan ditemui, Jumat (14/1). Menurut Abu, harga ikan gembung yang biasanya di-

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

jual empat ekor Rp10.000, saat ini menjadi Rp15.000. Begitu pula ikan jenis lain seperti tongkol yang biasa dijual tiga ekor Rp10.000 menjadi dua ekor Rp15.000. Begitu pula terhadap jenis ikan lainnya yang merangkak naik sebesar 40 sampai 50 persen. "Peningkatan bukan hanya di satu jenis, namun hampir untuk seluruh jenis ikan harganya meningkat di daerah Anambas. Di sini ikan dijual per ekor, tidak per kilo," tukasnya. Di Kabupaten Kepulauan

Anambas kata Abu, rata-rata nelayan menjual ikan yang dipancingnya sendiri. Namun saat pagi hari, biasanya mereka langsung menual ikan tersebut ke pedagang di pasar. "Biasanya kenaikan harga ikan sampai pada tiga bulan mendatang, dan setelah itu tidak lagi terjadi. Jika kondisi cuaca mulai membaik, nelayan pun akan kembali lagi melalut," terangnya. Salah seorang pedagang ikan di Pasar Tarempa, M Juli mengatakan, di Anambas sendiri ikan tidak akan menjadi

masalah karena memang daerah ini potensi kelalutannya sangat melimpah. Namun, jika kapal asing kembali melakukan penangkapan ikan di perairan Anambas, maka ikan akan sulit didapat. "Selain melakukan pencurian ikan, nelayan asing juga merusak karang dan rumpoan yang ditanam DKP dan masyarakat setempat. Intinya jika tidak ada pencurian ikan oleh nelayan asing, maka kuantitas ikan di sini akan terus bertambah," pungkasnya.(hk/yd)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

N A T U N A

Sabtu, 15 Januari 2011

13

SEPUTAR SERINDIT

Desa Binjai Dialiri Listrik RANAI — Masyarakat Desa Binjai Kacamatan Bunguran Barat bisa berhati lega. Pasalnya desa mereka mulai dialiri listrik. Pemakaian listrik di desa ini diresmikan oleh Bupati Natuna Drs. Raja Amirullah, Apt beberapa hari yang lalu. Bupati Natuna Raja Amirullah saat memberikan pengarahan dan meresmikan pemakaian listrik, di halaman Kantor Desa Binjai Kecamatan Bunguran Barat mengatakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan di suatu daerah adalah terciptanya kemajuan di segala bidang pada pemerintahan tingkat desa. Hal ini dikarenakan konsentrasi masyarakat terpusat namun kondisi infrastruktur, kualitas kehidupan dan perekonomian masyarakat sangat sulit untuk dikembangkan. Menurut Raja Amirullah ke depan konsep pembangunan Kabupaten Natuna akan dititikberatkan pada pembenahan infrastruktur, pengembangan ekonomi kerakyatan serta upaya pembangunan di segala bidang akan diprioritaskan di wilayah kerja pedesaan. Sehingga tercipta pemerataan kesejahteraan dan percepatan pembangunan di seluruh pedesaan wilayah kerja Kabupaten Natuna. U n t u k Ta h u n 2 0 1 1 Pe m k a b N at u n a a k a n mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500.000.000,(Lima Ratus Juta Rupiah) bagi 67 desa yang ada di Kabupaten Natuna. Anggaran tersebut nantinya akan dikelola oleh desa masing-masing, mulai dari perencanaan, pelaksaaan, dan pengawasan. Hal ini dimaksud agar tercipta partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa. (hk/ngi)

HK/SOLEH

MASUK PARIT —Sebuah mobil Honda Jazz warna putih, BP 1496 TY yang tengah melintas di jalan dekat Bandara Lanud Ranai, Natuna tergelincir dan masuk ke parit, Jumat (14/1). Penyebab kecelakaan ini diduga karena jalan licin setelah diguyur hujan deras.

PGRI Harus Rapatkan Barisan Selama Tahun 2010

Musibah Kebakaran Meningkat RANAI — Sepenjang tahun 2010 Badan Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna mencatat musibah kebakaran terjadi sebanyak 31 kasus. Adapun dari jumlah tersebut enam kasus adalah kebakaran yang terjadi pada bangunan rumah, sisanya kebakaran terjadi pada lahan masyarakat. Komandan Pleton Satuan Tugas Pemadam Kebakaran Natuna, Hariadi menyebutkan, dari 31 kasus kebakaran, tingkat intensitas kebakaran terbanyak terjadi pada bulan Maret, yakni sebanyak 17 kasus, di mana 16 kasus diantaranya kebakaran terjadi pada lahan masyarakat, sisanya kebakaran pada bangunan rumah. "Bulan Januari musibah kebakaran sebanyak empat

kasus, bulan Februari tujuh kasus. Dari jumlah tersebut kebakaran terjadi pada bangunan rumah dan lahan masyarakat," katanya kepada Haluan Kepri, Jumat (14/1). Musibah kebakaran yang tingkat intensitasnya paling sedikit terjadi pada bulan September, dimana kebakaran terjadi hanya satu kali. Musibah tersebut terjadi pada bangunan rumah. Selanjutnya disusul bulan Desember, kebakaran terjadi sebanyak dua kasus. "Tahun 2010 musibah kebakaran yang terjadi dalam setiap bulannya naik sepuluh kasus dari jumlah kebakaran yang terjadi pada tahun 2009," katanya. Penyebab kebakaran pada bangunan rumah didominasi arus pendek listrik. Se-

dangkan kebakaran lahan masyarakat, akibat kelalaian pemilik lahan saat melakukan aktifitas pembakaran lahan. "Daerah yang paling banyak terjadi kebakaran adalah di wilayah Kecamatan Bunguran Timur," ujarnya. Selama melaksanakan tugas, satuan petugas pemadam kebakaran selalu direpotkan dengan minimnya peralatan pada mobil pemadam kebakaran, sehingga mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat tidak bisa maksimal. Masih banyak peralatan dan perlengkapan yang harus dilengkapai pada mobil pemadam kebakaran, namun kenyataannya sampai saat ini kekurangan tersebut belum bisa kita lengkapi akibat minimnya anggaran. (hk/37)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

RANAI — Ketua Umum Persatun Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepri Drs Ismail melakukan temu ramah dengan sejumlah anggota PGRI Kabupaten Natuna. Pertemuan yang dikemas dalam sebuah acara di Rumah Makan Sisir Basisir, Jumat (14/01) tersebut dihadiri oleh Bupati Natuna Drs H Raja Amirullah, Apt. Ismail dalam sambutannya mengatakan, kedatangannya ke daerah Kabupaten Natuna adalah untuk bertemu ramah dengan para anggota PGRI yang ada di daerah ini, dengan maksud untuk memberikan motivasi dan semangat kepada jajarannya agar tetap merapatkan barisan, "Kita harus selalu merapatkan barisan di dalam mewujudkan cita-cita dunia pendidikan yang berkualitas," katanya. Menurut Ismail kedatangannya ke Kabupaten Natuna merupakan yang pertama kalinya, sehingga dapat dipastikan dari sekian banyak anggota PGRI di Natuna hanya sebagian anggota saja yang kenal dengan dirinya.

"Ini merupakan momen penting yang saya tunggu-tunggu, karena dengan pertemuan ini kita bisa saling bertukar pikiran, dan bisa menghasilkan sebuah strategi terhadap peningkatan kualitas kinerja PGRI," katanya. Bupati Natuna Raja Amirullah menyambut baik kedatangan orang nomor satu di organisasi PGRI tingkat Provinsi Kepri ini. Kedatangan Ketua PGRI Kepri ke Natuna diharapkan bisa memberikan motivasi dan semangat kepada para anggota PGRI Kabupaten Natuna. "Kita menyambut baik kedatangan Ketua PGRI Provinsi Kepri ke daerah ini. Dengan harapan apa yang disampaikannya dalam per-

temuan tersebut dapat memberikan semangat tersendiri bagi anggota PGRI Natuna dalam melaksanakan tugas," kata Raja Amirullah. Raja menambahkan, dengan adanya organisasi PGRI, kualitas pendidikan di Kabupaten Natuna terus meningkat, terlebih SDM masya-

rakat pun semakin berkualitas. "Seluruh anak didik yang ada di daerah ini sangat membutuhkan figur seorang guru yang memiliki integritas dan wawasan yang tinggi, sehingga mereka bisa mendapatkan pelayanan pendidikan secara maksimal," ujarnya. (hk/37)

HK/SOLEH

BUPATI Natuna Raja Amirullah bersama Ketua PGRI Provinsi Kepri Drs Ismail (kanan) saat mengadakan temu ramah dengan para guru Natuna, Jumat (14/1).

Pasar Rakyat Sedanau Diresmikan RANAI — Bupati Natuna Drs H Raja Amirullah Apt meresmikan Pasar Rakyat Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat beberapa hari yang lalu. Pembangunan pasar rakyat ini ditujukan untuk mendorong kegiatan perekonomian masyarakat setempat. Dengan dibangunnya pasar rakyat, maka masyarakat petani dan nelayan dapat menjual hasil tani dan hasil melaut mereka di pasar ini dengan baik. Para pedagang kebutuhan pokok juga demikian. Sehingga transaksi jual beli bisa berlangsung dengan aman dan tertib. "Ini adalah untuk mendorong kegiatan perekonomian masyarakat," kata Bupati Natuna Raja Amirullah saat mem-

berikan sambutan pada acara peresmian Pasar Rakyat, di Kelurahan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat ini. Raja Amirullah mengatakan indikasi keberhasilan pelaksanaan pembangunan di suatu daerah dapat dilihat dari peningkatan perekonomian rakyat, tingkat pendidikan dan kualitas kesehatan. Untuk perekonomian bukti fisiknya adalah dengan peresmian pasar. Pasar merupakan sarana vital yang diperlukan masyarakat untuk mempermudah memasarkan hasil pertanian, perikanan dan sebagainya. Sementara Camat Bunguran Barat, Saidir, SE mengatakan tujuan pembangunan pasar rakyat adalah sebagai

upaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat sehingga pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Lurah Sedanau Nurhatibah, SE dalam laporannya menyatakan Kelurahan Sedanau terdiri dari tiga Kepala Lingkungan, 8 Rukun Warga (RW), 35 Rukun Tangga (RT) dengan jumlah penduduk 6.187 jiwa dan 1.065 kepala keluarga. Sebelum meresmikan pasar rakyat, Bupati Natuna juga melakukan peninjauan ke lokasi Pendidikan Anak Usia Diri Al-Hidayah. Pada keesokan harinya, Raja Amirullah juga meninjau Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMAN) 1 Sedanau,

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sedanau dan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Sedanau. Raja Amirullah mengatakan pembangunan yang berkesinambungan mutlak dilaksanakan sebagai upaya menciptakan kesejahteraan yang merata. Peran serta stakeholder sangat diperlukan serta partisipasi masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam pembangunan daerah. Namun setiap langkah dan strategis hendaknya harus mempertimbangkan segala prioritas dan memiliki korelasi antara satu bidang dengan bidang yang lain. Sehingga percepatan pembangunan terlaksana secara seimbang. (hk/ngi)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

F O K U S

14 Sabtu, 15 Januari 2011

Truk Terbatas Penyebab Sampah Menumpuk PERSOALAN yang melilit pengelolan sampah di Kota Batam tidak hanya pada ketidakprofesionalan perusahaan yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Kota Batam tetapi juga ketersediaan sarana transportasi pengangkutan sampah. Kendala inilah yang mengakibatkan beberapa hari belakangan banyak keluhan dari masyarakat akibat sampah menumpuk di kawasan perumahan maupun di tempat pembuangan sampah sementara. Kepala Bidang Peningkatan Pelayanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam Marzuki mengakui truk pembawa sampah yang disediakan mitra sementara PT Royal Gensa Asih (RGA) masih kurang. Idealnya truk pembawa sampah harus disediakan minimal 70 unit, sementara RGA bersama subkon mereka baru memiliki 60 unit. "Kurangnya truk pembawa sampah ini menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan pelayananan kepada masyarakat. Di 2011, melalui tender pengelolaan sampah, Pemko Batam menargetkan sarana pengangkut sampah itu memadai sesuai dengan jumlah yang layak untuk mengangkut sampah,"ujar Marzuki kepada Haluan Kepri, Jumat (14/1). Dengan masih minimnya jumlah truk pembawa sampah, DKP Kota Batam bersama mitra tidak bisa memaksimalkan pengangkutan sampah dari kawasan perumahan, kawasan bisnis dan sampah dari pusat-pusat keramaian lainnya. Bahkan, ada di sejumlah titik sampah-sampah menumpuk hingga menimbulkan bau tidak sedap dan menyegat. Pada masa transisi itu biasa terjadi, karena pemutusan kontrak kerjasama sampah dengan mitra secara tibatiba juga berdampak pada pelayanan. Ia mengatakan, setelah mundurnya PT SSET

mengelola sampah, Pemko Batam baru mengambil langkah sementara dengan menunjuk mitra lama mengelola sampah. Dirangkulnya RGA adalah untuk mem-backup pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) "Kegiatan pengangkutan sampah yang dilakukan RGA juga dipantau DKP setiap harinya. DKP juga mem-backup semaksimal mungkin pengelolaan sampah, karena masalah sampah adalah tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"katanya. Mengenai target pendapatan dari restribusi sampah, Marzuki mengatakan, per tahunnya sebesar Rp25 miliar. Target dalam satu bulan sebesar Rp2,1 miliar, dan target per harinya sebesar Rp70 juta. Guna menghindari terjadinya pungutan liar di lapangan, Marzuki menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat bahwasanya kwitansi tagihan sampah untuk diperumahan-perumahan, hanya dikeluarkan dan dicap stempel Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Selain daripada itu, masyarakat diminta untuk melapor ke pihak yang berwajib. Beberapa hari lalu sempat terjadi tumpang tindih dalam pungutan biaya retribusi sampah khususnya di pasar Samarinda, Jodoh Dimana, retribusi sampah itu

HK/DOK

PENGANGKUTAN SAMPAH — Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam Marzuki mengakui pengangkutan sampah pada akhir-akhir ini tidak maksimal. Persoalannya karena keterbatasan truk pengangkutan sampah yang disediakan mitra sementara PT Royal Gensa Asih (RGA). Tampak dua orang pemulung sedang memilih sampah. dipunggut oleh CV Indo Tribuana dan para pemuda yang merasa peduli dengan kebersihan di pasar Samarinda, Jodoh. Perwakilan CV Indo Tribuana, Hendra beralasan, perusahaannya berhak memungut uang sampah di pasar itu, bukan orang lain. Ini berdasarkan izin yang dikeluarkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam.

Sedangkan para pemuda juga beralasan ingin kawasan pasar Samarinda bersih. "Invoice tagihan hanya dikeluarkan dari DKP ditandai cap dan stempel. Dan invoice harus asli, tidak boleh ada foto copy. Dan invoice tagihan retribusi sampah itu tidak lagi menggunakan stempel dari RT/RW. Uang retribusi masyarakat tersebut akan

Warga Dilarang Buang Sampah Sembarangan DINAS Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam akan menerapkan sangsi hukum tindak pidana ringan (tipiring), terhadap masyarakat dengan sengaja membuang sampah disembarang tempat. Kebijakan tersebut akan diterapkan di tahun 2011 ini. Guna mewujudkan kebijakan ini, pihak DKP akan merangkul aparat penegak hukum di Kota Batam, seperti aparat Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Satpol PP, dan tim terpadu lainnya. "Prilaku masyarakat membuang sampah sembarangan tempat masih terus kita temuai seperti di pinggir jalan Tiban Kampung dan di tempattempat lainnya. Dan ini menunjukkan budaya masyarakat untuk menjaga kebersihan masih sangat kurang. Makanya, ditahun 2011 ini, kita akan terapkan sangsi hukum tipiring dengan melibatkan aparat penegak hukum lainnya," kata Kepala DKP Kota Batam, Azwan, Kamis (13/1). Dengan demikian, Azwan menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat

untuk bersama-sama saling menjaga kebersihan di lingkungan sendiri maupun di tempat-tempat umum, dengan membuang sampah di tempat sampah yang telah disediakan. Dengan harapan, dapat menjaga estetika dan kebersihan Kota Batam. Kabid kebersihan pada DKP, Jamil mengatakan, pasca mundurnya PT SSET maka sejak November Desember 2010 pemerintah mengambil alih dan menunjuk RGA untuk melakukan pengangkutan. Untuk operasional pengangkutan sampah rumah tangga, dari mitra menyediakan 60 armada dan dari DKP sebanyak 17 armada. Volume sampah perharinya, 800-1000 ton. "Strategi yang kami lakukan untuk meminimalisir terjadi penumpukan sampah, maka 1 minggu 2 kali pengangkutan per 3 hari angkat. Apabila pengangkutan sampah rumah tangga lebih dari 10 hari, maka kami akan melakukan evaluasi terhadap mitra yang bersangkutan," kata Jamil. Jamil mengakui, pasca

mundurnya PT SSET tersebut mengakibatkan terjadi penumpukan sampah ada di mana-mana. Dan pihaknya berjanji akan segera mengatasi penumpukan sampah tersebut. Minimal membutuhkan Azwan waktu 1 minggu untuk melakukan pengangkutan. Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam Syamsul Bahrum, Ph.D., beberapa waktu lalu mengatakan, jika dikelola dengan profesional,sistematis, dan menurut manajemen dan teknologi moderen, sampah akan berdampak positif pada lingkungan dan juga bernilai komersial. Dikatakan, Kota Batam dengan jumlah penduduk mencapai 605,000 jiwa saat ini secara akumulatif menghasilkan hampir 700 ton sampah per hari. Kondisi ini menurut Syamsul, semakin mencemaskan

HK/DOK

WARGA BATAM dihimbau untuk meninggalkan Kebiasaan membuang sampah sembarang. Pasalnya, Pemko Batam tahun ini akan memberlakukan sangsi bagi bagi yang kedatapan membuang sampah sembarang. Tampak tumpukan sampah di salah satu pojok pertokoaan.

mengingat pola penanganan sampah masih konvensional jika tidak dikatregorikan tradisional, yakni dengan pola penimbunan (land fill) di areal seluas 4,2 hektar di Telaga Punggur yang tidak ramah lingkungan apalagi terpusat di dekat pemukiman masyarakat. Cara konvensional ini lanjutnya, tidak akan mampu menangani sampai sampai 1000 ton/hari sejalan dengan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang pesat di masa mendatang. Di sisi lain, pola pembakaran terbuka yang dilakukan saat ini membawa dampak negatif pada lingkungan ekologis dan demografis, seperti bahaya kebakaran dan ledakan (disebabkan gas methane), debu dan asap bertebangan, kesehatan masyarakat, pencemaran alam sekitar, misalnya disebabkan oleh ”leachate” yakni serapan air busuk sampah yang penuh bakteri dan zat perusak lingkungan yang masuk ke tanah. "Lahan timbunan ini tidak dapat digunakan secara komersial untuk pembangunan gedung, sehingga nilai ekonomis berkurang. Hal positif yang paling memungkinkan adalah lahan tersebut dijadikan hutan kembali," paparnya. Ditambahkan, sejalan dengan cara tradisional pembakaran dan penimbunan sampah tadi adalah pola penanganan pengangkutan sampah dengan sarana truk terbuka. Cara ini berdampak negatif misalnya pada polusi udara, tumpahnya sampah di jalan dan tercecernya cairan busuk sampah (leachate) ke jalan. "Jadi sudah saatnya Batam mengolah sampah secara profesional dengan sentuhan teknologi sehingga sampah tidak hanya menghasilkan bau busuk tetapi juga ramah lingkungan dan bernilai ekonomis," ujarnya. (hk/li,rl)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

disetorkan ke kas daerah setiap minggu," kata Marzuki. Penegasan Marzuki tersebut berdasarkan surat edaran Walikota Batam, Drs. H. Ahmad Dahlan nomor: 993 / SE/DKP-BTM/ XII/2010, perihal pengelolaan sampah Kota Batam. Salah satu poin yang disebutkan di dalam surat edaran Walikota tersebut menyatakan bahwa,

terhitung mulai tanggal 1 November 2010, kontrak kerjasama pengusahaan/ investasi pengelolaan sampah Kota Batam dengan PT SSET berakhir berdasarkan berita acara kesepakatan hasil rapat pembahasan tindak lanjut kelangsungan kerjasama tanggal 22 Oktober 2010. Secara terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD, Siti Nurlaila mengharapkan,

agar DKP betul-betul dengan serius melakukan penanganan masalah sampah di Batam. Hal ini menyangkut estetika dan kebersihan Kota Batam. "Kalau pemerintah Kota dalam hal ini DKP siap untuk mengatasi masalah sampah ini, maka DKP harus siap. Dan bagaimana caranya, Batam ini bisa menjadi indah dan elok," kata Siti. (hk/li)

DKP Akan Selektif Pilih Perusahaan Pemenang Tender DINAS Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam akan selektif dalam melihat kesiapan perusahaan yang memenangkan tender untuk pengangkutan sampah di Kota Batam tahun 2011 ini. Hal ini mengingat, kelemahan dari perusahaan yang sebelumnya dipercaya mengelola sampah ternyata tidak memiliki keterbatasan dalam penyediaan sarana angkutan sampah. "Ini juga menjadi perhatian dari DKP, di mana pada saat tender nanti akan dilihat kesiapan perusahaan dalam mengangkut sampah di Batam. Kami tidak menginginkan pengelolaan sampah sebagai kebutuhan masyarakat tidak berjalan sesuai harapan,"ujar Kabid Peningkatan Pelayanan DKP Kota Batam, Marzuki. Dikatakan Marzuki, pihaknya membutuhkan dua perusahaan untuk pengelolaan sampah pada tahun 2011 ini. Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan itu nantinya, bertugas mengangkut sampah dan satu perusahaan lagi mengelola sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Dijelaskan, lelang terbuka bagi perusahaan yang akan ikut mengelola sampah akan dilakukan secepatnya di awal 2011. Perusahaan yang memenuhi syarat dan berpengalaman dalam bidang pengelolaan sampah, termasuk PT Royal Gensa Asih (RGA) yang kini sedang mengelola pengangkutan sampah ke TPA juga diperbolehkan ikut. "Target dari Pemerintah Kota Batam harus ada 2 perusahaan

resmi pengelola sampah di 2011. Tidak seperti sekarang, yang mana pada masa transisi pengelolaan sampah cuma di-backup oleh PT RGA,"kata Marzuki. Diakui Marzuki, pada masa transisi pengelolaan sampah pasca pengunduran PT SSET yang telah menjalin kontrak dengan Pemko Batam pada akhir tahun lalu, pengangkutan sampah tidak maksimal. Sebagian kawasan perumahan ada yang terlambat diangkut sampahnya oleh perusahaan yang membackup. Ketua LSM Barelang, Yusril mengungkapkan, pengangkutan sampah yang dilakukan PT RGA saat ini hanya berupa penunjukan langsung. Sesuai dengan aturan, tidak boleh penunjukan langsung, meski keadaannya sedang darurat pasca pengunduran perusahaan yang lama dalam mengelola sampah. "Kami meminta Komisi III DPRD Batam mengadakan hearing terhadap penunjukan PT RGA. Penunjukan RGA adalah akal-akalan dari Pemko Batam,"ucapnya. Masalah penanganan sampah yang tidak pernah tuntas ternyata menjadi daya tarik bagi investor asing untuk berinvestasi dalam pengelolaan sampah. Tawaran beberapa investor asing itu dikatakan oleh kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam Azwan. Menurut Azwan, Pemko belum menanggapi tawaran tersebut karena penanganan sampah saat ini masih bersifat transisi. Pihak asing ungkapnya, tertarik dengan Kontrak

Pemerintah Swasta (KPS) yang pernah dilakukan antara PT SSET dengan Pemko. KPS sampah itu kata dia dijadwalkan akan dilelang kembali untuk umum pada tahun 2011. ”Sebenarnya sudah ada tawaran dari beberapa negara seperti Norwegia, Singapura, Jepang dan Malaysia untuk menangani sampah kita ini (Batam,red),” kata Azwan. DKP sendiri katanya, telah mengusulkan anggaran Rp37 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011 nanti khusus untuk pengelolaan dan penanganan sampah. Azwan juga mengatakan bahwa dinasnya ditarget mampu mengumpulkan dana dari retribusi sampah selama tahun 2011 senilai Rp15 miliar. Azwan optimis target tersebut bisa tercapai. Pasalnya, PT SSET yang selama ini mengelola sampah di Batam mampu menghasilkan Rp1,2-1,3 miliar setiap bulannya. "Kita berusaha saja untuk mencapai target dari Badan Anggaran Pemko itu," ucapnya. Adapun langkah yang dilakukan untuk mencapai target tersebut, DKP, sambung Azwan, membutuhkan dana operasional sebesar Rp37 miliar. Dana itu, kata dia, akan dialokasikan untuk operasional pengangkutan sampah, kontrol tempat penampungan akhir (TPA) dan pemungutan retribusi. "Untuk mencapai penghasilan yang ditargetkan itu, DKP akan melakukan peningkatan pelayanan. Serta objekobjek yang belum dikelola akan dimaksimalkan," ujarnya. (hk/rl)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

METRO BISNIS GELIAT EKONOMI

Solusi Cerdas Cucian Murah di Top Laundry TANJUNGPINANG — Bagi masyarakat yang bingung untuk mengatasi tumpukan cucian di rumah, sebaiknya langsung datang ke Top Laundry. Karena, showroom jasa pencucian ini akan memberikan solusi cerdas. Dengan berani memberikan pelayanan maksimal dan dukungan tenaga ahli dibidangnya, serta kualitas mesin cuci nomor satu, Top Laundry siap menyelesaikan cucian Anda dengan biaya murah dan praktis, yakni 7 ribu perkilogramnya. Sang owner, Indra Putra mengatakan, Top Laundry hadir guna memberikan solusi dan bukan main-main di dalam menawarkan jasa pencucian kepada pelanggan.Top Laundry memiliki sistem pencucian yang aktual dan cepat. Dengan mesin-mesin cuci yang berkualitas, semua pakaian akan tercuci dengan bersih, wangi dan tidak merusak pakaian. "Solusi yang di maksud diantaranya, dengan harga yang super murah itu, pesanan pelanggan siap dalam satu hari dan di antar ke alamatnya, jadi pelanggan tinggal datang saja dan untuk selanjutnya kami yang menghandel semuanya," kata Indra kepada Haluan Kepri, Kamis (13/1) Menurutnya, saat ini, masyarakat pengguna jasa pencucian sudah lebih dewasa dan pandai didalam memilih tempat-tempat jasa mencuci yang berkualitas. Oleh sebab itu, Top Laundry hadir dengan memberikan bukti bukan janji kepada pelanggan yang ingin mendapatkan hasil cucian yang maksimal. Bukan saja dengan biaya yang terjangkau, bahkan terdapat pula paket bulanan yang memudahkan pelanggan di dalam mengontrol keuangannya. "Kita memberikan bukti bukan janji, itulah komitmen kita. Melalui itu pula kita betul-betul memperhatikan keluhan dari pelanggan, dengan memberikan solusi yang terbaik di dalam rangka menjalin mitra yang baik serta berkelanjutan," promomya.

15

Parcel Imlek Mulai Dipesan BA TAM — Menjelang BAT perayaan Imlek, pedagang parcel mulai dicari konsumennya. Namun begitu, peminatnya hingga kemarin belum banyak. "Sudah ada yang pesan, tapi belum ramai," ujar Daniel, salah seorang pedagang parcel di Kompleks Bumi Indah Nagoya kepada Haluan Kepri, Jum'at (14/1). Disebutkan Daniel, parcel yang ditawarkan berbeda dibandingkan parcel Lebaran, Natal dan Tahun Baru. "Jelas ada beda. Parcel lebaran harus diperhatikan produk-produknya, karena untuk muslim, kalau Natal, Tahun Baru dan Imlek lebih bervariasi, kita juga bisa isi minuman beralkohol," ujar Daniel. Menurut Daniel, harga yang ditawarkan di toko parcel miliknya bervariasi, mulai dari Rp100.000 per parcel hingga jutaan rupiah yang berisikan perlengkapan makan impor, minuman, dan makanan kering. "Kita juga melayani parcel yang berisikan buah, khusus ini akan kami buatkan sebelum pengantaran, kalau dipajang

HK/DOK

PARCEL IMLEK — Menjelang perayaan Imlek, banyak masyarakat yang pesan parcel. Tampak masyarakat memilih parcel di salah satu pusat perbelanjaan di Batam, kemarin. takutnya busuk duluan," ujar Daniel lagi. Ditanyakan tentang penjualan parcel selama Natal dan Tahun baru lalu, Daniel mengatakan bisnis parcel tidak begitu bagus. "Biasa-biasa saja,

Laptop Soni Vaio Core I3 di BCS Rp7 Jutaan TANJUNGPINANG — Bintan Computer Shop (BCS) menghadirkan produk laptop terbaru Soni Vaio 11 Inchi, Core I3 dengan harga hanya Rp7 Jutaan. Bukan hanya itu, konsumen juga diberikan DVD eksternal plus bonus-bonus menarik lainnya. Pemilik Showroom, Alam mengatakan, warna pilihan produk terbaru yang hadir di BCS merupakan bentuk komitmen BCS di dalam memberikan sesuatu yang beda dan terbaru kepada pelanggan setia BCS. BCS selalu mngedepankan kualitas produk yang terbaik dengan spek yang memadai di tunjang harga yang sangat kompetitif. Melalui dua sistem pemesanan, yakni cash dan credit, semua lapisan masyarakat bisa memiliki laptop yang dijual di BCS. "BCS selalu hadir dengan produk yang terbaru dengan harga yang kompetitif, jadi pelanggan bisa mendapatkan alternatif dan tidak tertipu dengan produk-produk lama yang harganya selangit," kata Alam kepada Haluan Kepri,

Sabtu, 15 Januari 2011

Soni Vaio Core I3 Kamis (13/1) Menurutnya, gerainya juga menawarkan beragam warna produk laptop dengan tipe yang berbeda-beda lainnya, mulai dari Toshiba, Acer, Compaq, Samsung dan sebagainya. Semua tipe tersebut di jual dengan harga yang berbeda-beda pula serta tergantung bajet yang konsumen inginkan. "Jangan lupa, semua tipe-tipe laptop lainnya itu, juga akan mendapatkan bonus-bonus yang menarik serta garansi selama satu tahun,"katanya lagi. Selain itu, banyak lagi produk perangkat tambahan lain yang di jual BCS. Mulai dari Aksesoris,

seperti, Flasdisk, Head Set, casing, Mouse, Tinta Printer dan masih banyak lagi, semua itu bisa pelanggan dapatkan dengan harga yang terjangkau. Bukan hanya itu, BCS juga menghadirkan pilihan jenis sound sistem aktif untuk laptop dan PC dengan merek-merek ternama juga, seperti, Simbada, Altec dan speaker standar. "Untuk harganya, pelanggan jangan kawatir, dijamin murah dan berkualitas bagus, jadi tunggu apalagi, cepatan datang ke BCS di jalan Brigjen Katamso Batu Dua Tanjungpinang, buka mulai pukul 08.00 sampai dengan 07.00 malam," promo Alam. (hk/40)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

tak terlalu bagus, rata-rata keluar 5-10 parcel dalam sehari sudah bagus. Itu biasanya 10 hari menjelang hari perayaan," ujar Daniel lagi. Sementara itu, pedagang parcel lainnya, Acong menga-

takan bisnis parcel sejak beberapa tahun terakhir tidak terlalu bagus. "Pemerintahkan larang pengiriman parcel ke pejabat, antusiasnya nggak begitu bagus," ujar Acong. Ditanyakan tentang harga,

menurutnya relatif, tergantung pada produk yang dikemas. "Parcel sekarang minimal Rp100.000, itupun makanan ringan, kalau yang spesial biasanya diatas Rp300.000," ujarnya. (hk/an)

GBT Tawarkan Batik Fashion Murah TANJUNGPINANG — Gerai Batik Tanjungpinang (GBT) menawarkan batik fashion modern asal Solo yang berkualitas dengan harga terjangkau. Berbagai jenis kerajinan batik, mulai pakaian pria maupun wanita dari untuk anakanak hingga orangtua semua ada. Owner GBT, Irmawati mengatakan, gerainya juga menawarkan batik yang terbuat dari bahan katun, prismis, satin, dan bahan paris yang lagi ngetren. Untuk bahan paris memiliki keunggulan tersendiri, yakni, pakainnya lebih lentur, lembut dan bisa menyerap keringat. "Yang pasti sangat enak dan nyaman untuk dipakai," promo perempuan yang akrab disapa Irma ini, kemarin. Dalam kesempatan itu, Irma juga menceritakan, awalnya usaha dagang pakaian yang dijalaninya ini sudah sejak satu tahun yang lalu, tepatnya 10 Februari 2010. Namun, bisnis pakaian batik yang dijalankannya ini, baru sebatas bisnis didunia maya, tepatnya me-

lalu jejaring sosial Facebook (FB). Lama kelamaan melalui jaringan FB ini istri dari Anton yang juga salah satu karyawan swasta di Tanjunpinang ini, mencoba mengembangkan usahanya melalui sebuah Rumah Toko (Ruko) dengan tujuan agar dapat melakukan transaksi langsung dengan pelanggan. "Kalau GBT sudah ada sejak tahun lalu, tapi secara resmi memiliki show room sendiri, baru sekitar 3 bulan lalu," ungkapnya. Irma menjelaskan, untuk semua jenis batik yang dijual adalah hasil kerajinan kota batik, yakni Solo, Jawa Tengah. GBT juga menawarkan harga mulai dari Rp45 ribu sampai yang termahal Rp220 ribu. "Ada blus wanita, hem pria, dress cantik, bahkan kita juga menyediakan 1 set batik pasangan untuk keluarga terdiri dari ayah, ibu dan putra dan putri," sebut Irma sambil menunjukan contoh barang-barang tersebut. Di gerai miliknya, Irma juga menegaskan. menjual berbagai

produk akan tetapi tidak dalam bentuk grosiran. Paling banyak, untuk satu jenis dan model yang dijual hanya 2-3 item saja. "Kalau ada yang butuh lebih, akan kami pesankan langsung ke pusatnya di Solo," ujarnya. Salah satu kelebihan GBT adalah setiap konsumen akan diberikan sejumlah, khususnya menyangkut perawatan dan pencucian baju batik agar lebih awet warnanya dan bahannya tidak mudah rusak. "Tips pencucian batik, pisahkan baju batik dengan baju yang lain, gunakan sedikit deterjen lalu dikucek bentar. Dan jangan mencuci menggunakan mesin, jika terjadi perubahan warna pada pencucian 1-3 kali, itu merupakan proses pelepasan residu jadi dan bukan luntur," paparnya. Tunggu apalagi, bagi masyarakat yang mencari batik berkualitas dengan harga murah segera datang ke GBT yang berlamat di Jalan Pramukan No 1A, Tanjungpinang. (hk/36)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

BISNIS www.haluankepri.com

Sabtu, 15 Januari 2011

16

KURS Jumat, 14 Januari 2011

USD

SGD

RM

9.082

7.046

2.974

GELIAT EKONOMI

Kadin Kepri Dilantik Awal Februari BATAM — Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri segera dilantik awal Februari 2011 mendatang. Demikian diungkapkan Alfan Suheiri, pengurus Kadin Provinsi Kepri kepada Haluan Kepri kemarin. "Tadi k ami baru rapat pembentukan panitia pelantikan, insyallah awal Februari dilaksanakan," ujar Alfan. Ditanyakan tentang kepengurusan yang baru, Alfan yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Keorganisasi dan Keanggotaan mengatakan sudah dibentuk. Namun, karena belum dilantik ia enggan membeberkan siapa saja yang menjadi pengurus, termasuk membidangi apa dirinya di periode terbaru ini. "Kita belum dilantik, tak etis saya mengatakan siapa saja yang akan dilantik," ujar Alfan. Disebutkan Alfan, terakhir rapat formatur kepengurusan Kadin Kepri dilakukan 8 Januari 2011 lalu di kantor kadin yang baru, yakni Panbil Plaza Muka Kuning. Sementara, Jum'at (14/1) dilakukan rapat panitia pelantikan yang juga dilakukan di kantor Kadin Kepri. "Kadin Kepri harus segera di SK-kan oleh Kadin pusat, dengan begitu Kadin Kepri bisa mengeluarkan SK untuk Kadin Batam," ujar Alfan lagi. Informasi yang diperoleh koran ini dari berbagai sumber mengatakan setelah pelantikan Kadin Kepri pada awal Februri 2011, sebulan kemudian juga akan dilakukan pelantikan kepengurusan Kadin Batam yang juga telah memiliki struktur kepengurusan. (hk/an)

Sambut Imlek

Furniture Centre Bagi-bagi Angpao Jutaan Rupiah BATUAJI — Dalam menyambut momen Imlek atau Tahun Baru Cina, Furniture Centre membagikan angpao berbentuk uang tunai maksimal Rp1.680.000 kepada konsumennya. Setiap 1 (satu) Angpao diberikan untuk setiap pembelian khusus furnitur dengan minimal transaksi di atas Rp1 juta. Dikatakan Pengelola Furniture Centre Batuaji Ahao, angpao yang diberikan berbentuk undian tersebut bisa dicabut langsung di tempat setiap terjadinya transaksi. Ketika ditanyakan kenapa hadiah maksimal Rp1.680.000? Dijawabnya karena angka tersebut merupakan angka keberuntungan. "Angka 168 menurut kepercayaan orang Cina merupakan angka keberuntungan yang artinya 'semoga cepat kaya'. Diharapkan angka tersebut juga memberi berkah kepada konsumen kami yang beruntung," papar Ahao sembari tersenyum ketika dijumpai di showroom Furniture Centre Batuaji yang terletak di kawasan pasar seken Batuaji, Jumat (14/1). Disebutkannya, kesempat-

HK/YAN

an untuk mencabut hadiah angpao hanya berlaku untuk sekali transaksi pembelian dengan nominal transaksi di atas Rp1 juta dan tidak berlaku kelipatannya. "1 angpao untuk satu kali transaksi dengan nominal yang telah disebutkan dan tidak berlaku kelipatan," tuturnya.

Furniture Centre merupakan salah satu showroom furnitur dan elektronik yang berdiri sudah cukup lama di daerah Batuaji dan merupakan salah satu yang terbesar dikawasan tersebut. Selain konsumen umum, Furniture Centre juga telah memiliki banyak konsumen

pelanggan tetap. "Pelanggan tetap kita telah banyak karena kita merupakan yang terlama dan cukup besar di daerah Batuaji dan sekitarnya," imbuh Ahao lagi. Jika anda ingin memiliki aneka furnitur dan perangkat elektronik termasuk laptop dan telepon genggam (hp), bisa lang-

BAGI ANGPAO — Menyambut Imlek 2011, Furniture Centre Batuaji membagi-bagikan angpao berbentuk uang tunai maksimal Rp1.680.000. Seorang karyawan sedang memamerkan salah satu produk Furnitur Centre terbaru, kemarin.

sung datang ke Furniture Centre yang beralamat di komplek Cipta Prima Blok A1 No.5, 6, dan 7 Batuaji, baik itu untuk pembelian tunai dan kredit. Selain di Batuaji, Furniture Centre juga ada di Tiban, Bengkong, dan banyak pameran di mal, seperti di DC Mall dan Mall Top100 Batuaji. (hk/35)

Hari Ini, 46 Lulusan STT Ibnu Sina Diwisuda PELIT A — Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina PELITA Batam, hari ini (Sabtu,red), menggelar wisuda 46 lulusannya yang merupakan angkatan ke VII di Hotel Golden View, Bengkong. Demikian disampaikan Ketua STT Ibnu Sina Batam Anwar Badruszaman, ST, MT ke-

pada Haluan Kepri diruang kerjanya, Jumat (14/1). "Wisuda kali ini diikuti

sebanyak 46 mahasiswa yang terdiri dari jurusan teknik industri 6 orang dan teknik informatika sebanyak 40 orang" sebut pria yang akrab disapa Anwar. Lebih lanjut Anwar mengatakan, bahwa sampai saat ini, jumlah lulusan STT Ibnu Sina Batam berjumlah 161 orang,

dan semuanya sudah diserap di dunia kerja yang tersebar di seluruh daerah terutama Kepulauan Riau (Kepri) dan Batam pada khususnya. "Bahkan mahasiswa yang masih kuliah pun sudah banyak yang bekerja," imbuhnya. Saat disinggung mengenai wisudawan terbaik, Anwar

mengatakan, bahwa Indeks Prestasi (ip) tertinggi wisuda kali ini adalah 3,65 untuk Program Studi (Prodi) Teknik Informatika dan 3,41 untuk Prodi Teknik Industri. Ditambahkannya, saat wisuda angkatan ke-VII hari ini, akan dihadiri langsung oleh Gubernur provinsi Kepri, besera pejabat

Pemerintah Kota Batam, DPRD Kepri dan Kota Batam, Ketua Kopertis wilayah X serta vendor, dan juga orang tua seluruh wisudawan/ti. Selain itu, tambah Anwar lagi, acara wisuda nanti juga akan diisi dengan orasi ilmiah oleh Ir. Abdul Hafid Poranda, MT, dengan tema 'Kiprah Kon-

IKLAN PIPM Targetkan

IKLAN

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

hal.15

tributif STT Ibnu Sina Membangun Karakter Bermartabat dalam Nuansa Kota Cerdas. "Acara wisuda STT Ibnu Sina angkatan VII juga diisi orasi ilmiah oleh ketua dewan pembina dan pendiri lembaga konsultan teknik SIKMA Ir.Abdul Hafid Poranda, MT," pungkasnya. (hk/35)

YK

TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Siape Die ,

Dahsyat Gafnesia

Kasus Bayi di Bak Sampah

Polisi Datangi Bidan dan Dukun Beranak

Kabid Promosi BPIPPT BIntan

Tak Mau Ngoyo BINTAN — Dalam keseharian, lulusan Universitas Negeri Padang (UNP) jurusan sejarah ini mengaku selalu berusaha mengedepankan kesederhanaan. Dia bahkan tak malu hati setiap hari menumpang ojek dari rumahnya ke kantor, meski dirinya saat ini termasuk seorang pejabat eselon di BPPIPT Bintan. Pria yang dikenal ramah ini berprinsip tidak mau meminta-minta, terlebih meminta jabatan dalam pekerjaan. Menurut dia, jabatan itu akan datang dengan sendirinya seiring dengan prestasi yang dibuat. Begitu juga dalam kehidupan, seseorang harus dapat menerima apa yang telah diberikan oleh Sang Pencipta. "Jalani saja hidup dengan apa adanya. Jangan terlalu 'ngoyo' untuk mendapatkan sesuatu. Dalam soal pekerjaan, lebih baik kita diberi sebuah kail daripada diberi seekor ikan. Kail itu ibarat ilmu pengetahuan yang tidak akan ada habis-habisnya jika kita gunakan," kata Dahsyat. Pria yang hobi menulis pernah berkecimpung sebagai peneliti sejarah di Balai Pelestarian Sejarah Nilai Tradisional (BPSNT) di bawah Kantor Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Kepri. "Selama hampir lima belas tahun sebagai peneliti sejarah di BPSNT yakni sejak tahun 1992 hingga 2007, saya mendapat banyak pengalaman dalam penulisan sejarah khususnya sejarah budaya melayu di Pantai Timur Sumatera," katanya. hal.18

Tak Mau

TANJUNGPIN ANG — Jajaran Kepolisian ANJUNGPINANG Tanjungpinang terus menyelidiki dan memburu pelaku pembunuhan terhadap bayi yang ditemukan di bak sampah, awal Januari lalu. Setelah mengumpulkan data dan keterangan dari sejumlah Ketua RT/RW, Polisi juga mendatangi beberapa bidan rumah bersalin, termasuk dukun beranak yang ada di daerah ini. Pengumpulan keterangan tersebut untuk mengetahui siapasiapa wanita hamil yang baru melahirkan beberapa saat sebelum kejadian penemuan bayi di tempat sampah itu. “Upaya penyelidikan untuk pengungkapan dugaan kasus pembunuhan bayi beberapa hari lalu masih terus kita lakukan dengan serius. Kita juga telah berusaha mendatangi sejumlah rumah bersalin, termasuk dukun beranak. Dari hasil tersebut belum kita temukan titik terangnya,” kata Kapolresta Tanjungpinang AKBP Suhendri melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Purnomo kepada wartawan, Jumat (14/1).

Arif menyebutkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan seluruh Babin Kamtibmas di seluruh wilayah Tanjungpinang untuk mendapatkan keterangan tentang wanita yang melahirkan saat kejadian itu. dalam kesempatan ini, Arif pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar segera memberikan laporan terhadap keberadaan wanita hamil, tapi setelah tahun baru diketahui tidak lagi hamil ataupun tidak ada lagi bayinya. "Informasi masyarakat itu sangat kita butuhkan sekali,” Polisi Datangi

HK/SUTANA

PELABUHAN SBP — Kapal pompong melintasi Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Jumat (14/1). Pemerintah berencana merenovasi dan menata ulang kawasan pelabuhan agar lebih besar dan moderen.

Realisasi Perluasan SBP Belum Jelas

hal.18

Disdikpora Data Ulang GTT dan PTT TANJUNGPINANG — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Tanjungpinang melakukan pendataan ulang tenaga guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di

17

lingkungan Disdikpora. Pendataan tersebut dilakukan sebagai langkah penertiban terhadap penggelembungan tenaga pendidikan yang ada di setiap sekolah, Sekretaris Disdikpora Kota

Tanjungpinang, Lindawati mengatakan, pendataan dilakukan secara bertahap dari sekolah yang ada di setiap kecamatan mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK baik sekolah negeri maupun swasta. Saat

ini, total tenaga pendidikan yang didata berjumlah 1.611 mulai dari guru honor yang mengajar di sekolah dan PTT yang terdiri dari petugas penjaga sekolah, tata usaha (TU) dan petugas perpustakaan. “Pendataan ini untuk mengecek ulang atau mengkroscek data yang sebenarnya dengan di lapangan, apakah sesuai dengan anggaran yang disediakan atau tidak mencukupi,” kata Lindawati, Jumat (14/1) di ruangannya. Kata Linda, terkadang ada kepala sekolah yang mengambil sendiri para GTT dan PTT untuk dipekerjakan tanpa berkoordinasi dengan Disdikpora. Akibatnya, saat dilakukan pembayaran insentif, pemerintah sering mengalami kekurangan anggaran karena data yang ada dengan jumlah di lapangan tidak sesuai. Disdikpora Data

hal.18

T A N J U N G P I N A N G — K e p a l a A dministrator Pelabuhan (Kadpel) Kota Tanjungpinang, Rahmatullah mengatakan, rencana renovasi perluasan pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) yang dicanangkan Pemprov Kepri, masih dalam tahap pem-

bahasan. Sampai sekarang, belum ada tanggal pasti kapan rencana tersebut bisa terealisasi.

Realisasi Perluasan

hal.18

Kehidupan Maitreya adalah Kehidupan Bervegetarian TANJUNGPINANG — Pacaran kasih Maitreya mengajarkan agar semua makhluk saling menghormati dan menyayangi. Karena itu, setiap makhluk tidak berhak mengambil atau memutuskan kehidupan

dari makhluk lain. Karena itulah, Maitreya selalu mengajarkan kehidupan bervegetarian demi menjamin kelangsungan hidup makhluk lain. "Maitreya mengajarkan kepada kita untuk menghormati

IKLAN IKLAN

IKLAN

semua jiwa makhluk hidup karena berasal dari Laomu dan memilik nilai tersendiri yang sangat mulia. Kita tidak memilik

Kehidupan Maitreya

hal.18

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

18 Sabtu, 15 Januari 2011

M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

Akbid Anugerah Bintan Tempati Kampus Baru TANJUNGPINANG — Akademi Kebidanan (Akbid) Anugerah Bintan Tanjungpinang yang sebelumnya beralamat di Komplek Bintan Centre km 9 kini sudah menempati kampus baru di Jalan Lembah Mepati km 13. D i r e k t u r A k b i d A n u g erah Bintan Tanjungpinang Septi Sri Raharja ditemui di ruangannya, Kamis (13/1), mengatakan, kampus yang baru memiliki fasilitas yang cukup lengkap di antaranya, laboratorium komputer, labo-

ratorium kebidanan, perpustakaan multi media, ruang k e l a s y a n g d i l e n g k a p i d engan infokus dan sarana lainnya. “Sekarang kita sudah mempunyai sistem informasi akademik secara on line yang dapat digunakan dalam pengurusan Kartu Hasil Studi (KHS), Kartu Rencana Studi (KRS), nilai, sistem keuangan dan data-data mahasiswa,” jelas Septi. Septi yang dalam kesempatan itu didampingi Pem-

bantu Direktur II Nelvira Saltin ST menyebutkan, kampus yang baru ditempati ini merupakan pembangunan tahap pertama dengan gedung berlantai tiga dan memiliki enam ruangan kelas perkuliahan, asrama mahasiswi dan fasilitas lainnya. “Minggu lalu kampus ini sudah mulai ditempati dan Alhamdulillah mahasiswa yang kuliah di sini mengaku merasa senang karena ruangannya cukup luas dan nyaman,” ujarnya. (hk/rz)

KKBM Silaturrahmi ke Sungai Nyiri TANJUNGPINANG — Jajaran pengurus Kekerabatan Keluarga Besar Melayu (KKBM) Kota Tanjungpinang menggelar acara silaturrahmi ke Kampung Sungai Nyiri, Kelurahan Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kamis (13/1) malam. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Mukmin dan dihadiri sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Ketua KKBM Kota Tanjungpinang H Juramadi Esram mengaku salut dengan warga yang tinggal di Kampung Sungai Nyiri. Menurutnya, meskipun wilayah tersebut berbatasan dengan Kabupaten Bintan, namun masyarakatnya tetap setia berada di bawah naungan Pemko Tanjungpinang.

“Kami rasa wilayah Sei Nyiri sangat istimewa karena sebelumnya daerah ini bisa dikatakan hampir masuk ke Kabupaten Bintan. Namun karena keinginan warga, maka kampung tersebut akhirnya masuk di dalam Kota Tanjungpinang,” kata Esram. Kepala Kesbangpollinpenmas Kota Tanjungpinang ini mengatakan, sejak dibentuk enam tahun lalu, KKBM selalu bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan programprogramnya yang menyentuh dan berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti kegiatan bakti sosial gotong royong, safari ramadhan, anjang sana ke panti asuhan, membantu warga kurang mampu dan sebagainya.

HK/SUTANA

ASAL JADI — Seorang warga memperlihatkan bangunan drainase yang dinilai asal jadi sehingga menjadi biang banjir di kawasan perumahan RW IX Tanjung Unggat, Jumat (14/1).

“Bagi warga sekitar Sungai Nyiri yang tanahnya diserobot oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka bisa segera melaporkan dan kami akan siap membantunya. Karena organisasi ini telah memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang berfungsi untuk membantu masyarakat tertindas,” ujar Esram. Mantan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Tanjungpinang ini juga memberikan kesempatan bagi warga Sungai Nyiri yang ikut bergabung dan masuk sebagai anggota dan pengurus KKBM untuk membesarkan organisasi tersebut. Ajang silaturrahmi tersebut diakhiri dengan tausiah yang dibawakan oleh ustadz H Saparillis. (hk/rz)

Warga Diimbau Manfaatkan Kawasan Car Free Day TANJUNGPINANG — Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Hamalis, mengajak masyarakat di daerah ini untuk dapat memanfaatkan kawasan di sepanjang Jalan Hangtuah dan Jalan Samudera, Tepi Laut Tanjungpinang, setiap hari Minggu sejak pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB. Pasalnya, kawasan tersebut adalah area car free day yang bebas dari polusi

udara sehingga sangat bagus sebagai tempat berolahraga dan bersantai bersama keluarga. "Program car free day yang digalakkan Pemko Tanjungpinang patut diajungi jempol, bahkan penting untuk ditiru daerah lain. Warga bisa merasakan hidup tanpa kebisingan dan kepulan asap yang berasal polusi kendaraan. Orang-orang pun bisa mera-

sakan bermain di tempat yang biasa dilewati kendaraan, dan ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," kata Hamalis, Jumat (14/1). Menurut Hamalis, polusi yang merupakan hasil pembakaran dari bahan buangan mobil dan mesin letup, jeda dan hilang di saat pemberlakuan car free day itu. Selain bebas polusi udara, masyarakat juga dianugerahi ke-

tenangan tanpa polusi suara. Selain itu, sambung dia, pedagang makanan atau penjual sarapan pagi juga dapat memanfaatkan momen tersebut untuk menambah penghasilan. Namun diingatkan agar keberadaan pedagang jangan sampai mengganggu keindahan dan kebersihan kota. "Sampah jangan sampai berserakan, selalulah menjaga kebersihan," katanya. (hk/36)

Usaha Servis Jok Sofa Kebanjiran Order TAJUNGPINANG — Menjelang perayaan Imlek, pemilik servis jok sofa mulai kebanjiran order. Sejak beberapa hari terakhir, pendapatan yang diterima dari pelanggan terus mengalami peningkatan. Rusdi, pemilik usaha servis jok sofa di Jalan DI Panjaitan km 6, Tanjungpinang mengaku, omsetnya saat ini terus meningkat. Rata-rata pelanggan yang datang adalah masyarakat dari etnis Tiong-

Sambungan dari hal.17

HK/SUTANA

KETUA KKBM Kota Tanjungpinang Juramadi Esram menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al-Mukmin Kampung Sungai Nyiri Kamis (13/1) malam.

Sambungan dari hal.17 kuasa untuk memutuskan kehidupan makhkuk hidup, jadi kita tidak berhak mengambilnya dari mereka. Hidup bervegetarian Maitreya adalah memancarkan cinta kasih dalam diri kita dan menghormati setiap benih benih kehidupan di dunia ini," kata Pandita Sakuan pada Haluan Kepri, Jumat (14/1). Dalam pengertian umum, kata Sakuan, vegetarian mengacu pada definisi seseorang yang tidak memakan daging,

Kehidupan Maitreya baik daging merah, ikan, maupun unggas atau produk hewani lainnya. Namun, vegetarianisme Maitreya memiliki makna yang lebih mendalam daripada hal tersebut. Dikatakan, makna tersebut adalah ungkapan dalam menghargai segala mahluk dengan tidak melukai atau membunuh. Ungkapan kasih dengan tidak melukai mereka dalam bentuk pikiran, ucapan dan tindakan. Kemurnian dalam

ketiga hal ini merupakan semangat dari kasih universal. "Vegetarianisme memberi kita kedamaian dan semakin mendekatkan kita dengan ciptaan Laomu. Kehidupan dari semua hewan adalah sama berharganya dengan kehidupan kita sendiri, maka itu kita perlu menghargai mereka. Mengasihi dan menghargai segala adalah alasan vegetarianisme yang paling mendasar," tandasnya. (hk/36)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Dalam hal ini, kata dia, anggaran untuk GTT dan PTT yang bekerja di setiap sekolah bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang. Untuk insentif

Sambungan dari hal.17 Menjadi peneliti sejarah budaya Melayu di pantai pesisir Sumatera diakui abang dari pelukis ternama asal Yogyakarta, Stefan Buana, ini mempunyai tantangan tersendiri. Karena objek penelitiannya mencakup empat provinsi besar yakni Provinsi Kepri, Provinsi Riau, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Sumatera Selatan. Tahun 2007, demi mening-

Sambungan dari hal.17 "Rencana akan diperluasnya pelabuhan SBP, masih terdapat mekanisme atau prosedur yang harus dilakukan. Jadi belum ada keputusan kapan tanggal pasti pelaksanaan proses tersebut. Masih kita bahas strategi-strategi ke depan, sesuai dengan agenda rapat pembahasan perluasan pelabuhan tadi pagi di Gedung Daerah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri," kata Rahmatullah kepada Haluan Kepri, Jumat (14/1) Menurutnya, tujuan per-

Sambungan dari hal.17

imbuhnya Seperti pernah diberitakan sebelumnya, sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan oleh seorang pemulung, Namin (25) di Tempat Pembuagan Akhir (TPA) sampah, di kawasan Jalan Ganet km 11 Tanjungpinang, Minggu (2/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Tubuh bayi itu masih berwarna kemerahmerahan. Sebelum ditemukan, mayat bayi malang tersebut diketahui berasal dari bak sampah yang terdapat di Jalan Rawa Sari, km 5, tepatnya beberapa meter dari kawasan jembatan menuju Jalan RE Martadinata,

hoa yang ingin memperbaiki atau mengganti tampilan sofanya. "Menjelang Imlek tahun ini, omset kami melebihi harihari biasa, sampai dua kali lipat," kata Rusdi yang ditemui di tempat usahanya, Jumat (14/1). Kata Rusdi, mayoritas konsumen membawa kursi yang telah usang untuk diperbaiki kembali. Tarif yang diberlakukan pun bervariasi tergantung jenis kerusakannya.

Konsumen yang datang tidak hanya dari warga sekitar Tanjungpinang, tapi juga dari luar seperti Kijang dan Kawal. Meski kebanjiran order, kata Rusdi, ia tidak menaikkan harga. Selain sudah memiliki pelanggan tetap, ia juga tidak ingin memberatkan masyarakat yang ingin merayakan Imlek dengan suasana sofa baru. "Namun, apabila konsumen ingin hasil cepat dengan kualitas kulit nomor satu, kita

bisa melayani dengan harga yang sedikit agak mahal," katanya. "Selain servis, kita juga melayani pemesanan pembuatan sofa untuk semua konsumen. Dan harganya tergantung pemesanan, mulai dari harga termurah yakni Rp3 juta untuk satu set sofa. Dan harga termahal dengan kualitas kulit nomor satu, tentunya dengan jenis bahan material kayu yang terbaik yakni sekitar Rp4 jutaan," katanya. (hk/40)

Disdikpora Data tenaga guru honor maupun tenaga pendidikan negeri pada tahun 2011 mengalami kenaikan dari Rp425 ribu menjadi Rp750 ribu. Sedangkan swasta

dari Rp300 ribu naik menjadi Rp522 ribu. Kata Linda, para GTT maupun PTT yang dikontrak, setiap satu tahun sekali bisa mengikuti

dan menjadi PNS bila formasi yang dibutuhkan tersedia. Namun mereka tentunya harus memiliki kualifikasi pendidikan setingkat sarjana (S1). (hk/rz)

N u g r a h a d a n N a b i l a C e ndani ini sering menghabisk a n w a k t u d e n g a n b e rke liling Indonesia demi mengikuti tugas sang ayah yang berprofesi sebagai seorang anggota TNI AL. "Kami selalu berpindah dari satu kota ke kota lain karena mengikuti tugas bapak. Kami pernah tinggal di Aceh, Bandung, Palembang bahkan di Papua," ujar pria berka-

camata ini. Dahsyat mengaku punya kebiasaan yang menurutnya diwariskan dari sang bapak yakni senang mengkliping bacaan atau artikel yang berkaitan dengan tugas pekerjaannya. "Hal itu juga yang dilakukan bapak saya. Bapak senang mengkliping artikel yang dibacanya," kata suami dari Mei Rita ini. (hk/25)

Tak Mau katkan karier dan masa depannya, pria yang mengaku dilahirkan satu hari setelah tertembaknya presiden AS John F Keneddy, yakni pada 23 November 1963 silam di Padang Panjang, Sumatera Barat ini memilih bergabung dengan Dinas Pariwisata Bintan. Sewaktu kecil, kata Dahsyat, ayah dari Miranda Fajar Maulana, Medina Aulia

Realisasi Perluasan luasan pelabuhan sangat baik, demi memajukan serta memberikan fasilitas terbaik kepada masyarakat termasuk warga asing yang datang berkunjung ke daerah ini. Nantinya, pelabuhan akan diupayakan sesuai dengan standarisasi nasional. Hal tersebut, kata Rahmatullah, sesuai dengan konsep Provinsi Kepri sebagai salah satu provisi yang tingkat kedatangan turisnya cukup signifikan. "Untuk memberikan suatu akses kenyamanan serta stan-

darisasi fasilitas kepada seluruh turis, baik lokal maupun internasional, karena Provinsi Kepri merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi cukup besar. Baik dari keindahan alam pantainya maupun kebudayaannya. Untuk itu, kita harus mempunyai pelabuhan yang lebih moderen, agar lebih terkonsep dan bisa memberi pelayanan yang berkualitas," katanya. Kata Rahmatullah, Adpel maupun instansi yang terkait dalam bidang kepelabuhan

dan pelayaran yang ada, siap membantu pemerintah daerah dalam proses pembangunan, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait terhadap hal-hal teknis yang terjadi di lapangan. "Kapanpun kebijakan keputusan pemerintah pusat maupun daerah, terhadap tanggal pastinya pengerjaan proyek tersebut, Adpel maupun instansi pelabuhan dan pelayaran yang ada, siap membantu demi kelancaran proyek tersebut," katanya. (hk/40)

Polisi Datangi km 6. Oleh petugas Dinas Kebersihan Pemko Tanjungpinang, bak sampah itu kemudian dibawa ke TPA sampah di Jalan Ganet. Ketika ditemukan, mayat bayi itu dalam kondisi telentang, dengan kondisi tubuh masih memerah dan terdapat berkas bercakan darah selayaknya bayi yang baru lahir. Bayi malang itu tidak mengenakan kain pembalut dan bertumpuk bersama sampah lainnya. Di tubuh bayi itu juga terlihat tali pusar yang masih melekat di tubuhnya. Diduga, sebelum dibuang, bayi malang itu telah dibunuh lebih dulu. Dugaan tersebut

muncul saat tim identifikasi Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang yang tiba di lokasi kejadian, menemukan adanya bekas memerah di leher, mirip bekas jeratan tali. Namin, pemulung yang menemukan pertama kali mayat bayi tersebut awalnya tidak menduga sama sekali, kalau sosok yang dilihatnya itu adalah mayat bayi yang sengaja dibuang ke dalam bak sampah. “Awalnya saya mengira bahwa bayi itu sebuah boneka yang dibuang ke dalam bak sampah. Tapi setelah saya amati, ternyata memang mayat bayi berjenis kelamin wanita,”

katanya. Ketika itu, Kapolresta Tanjungpinang AKBP Suhendri menyatakan akan segera menyelidiki atas penemuan mayat bayi tersebut melalui pemeriksaan sejumlah saksi yang diduga mengetahui pertama kali tentang kejadian tersebut, termasuk melakukan visum terhadap tubuh bayi itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang. “Kita berharap, melalui penyelidikan nanti dapat mengungkap dan mengetahui siapa ibu bayi itu, termasuk pelaku yang diduga telah tega membunuhnya,” ujar Suhendri. (hk/fl)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

B I N T A N SEPUTAR BINTAN

Disdikpora Akan Tertibkan Pelajar BINTAN— Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2011 ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bintan berencana akan melakukan penertiban pelajar di tiga kecamatan yakni Bintan utara, Bintan Timur dan Gunung Kijang. Penertiban dilakukan terhadap para pelajar yang suka keluyuran di jam pelajaran sekolah serta di malam hari pada jam-jam belajar di rumah. Demikian disampaikan Kepala Disdikpora Bintan Makhfur Zurachman melalui sekretarisnya Naharuddin, Jumat (14/1) di ruangannya. "Kita segera akan menggelar razia pelajar jelang pelaksanaan UN. Kitab harapkan ini dapat didukung oleh semua pihak baik guru, sekolah, dan orang tua siswa," katanya. Kata Nahauddinr, pihak nya akan melakukan penyisiran ke lokasi-lokasi yang selama ini banyak didatangi para pelajar di saat jam sekolah seperti di warnet. Bagi pelajar yang kedapatan membolos di saat jam sekolah, akan diberikan sanksi tegas. Nahar berharap, para orangtua siswa bisa memotivasi, membimbing dan mengarahkan anak agar lebih berkonsentrasi kepada UN yang akan berlangsung sebentar lagi. "Ini bukan tugas dinas atau sekolah saja, tapi juga tugas orangtua agar anak sukses menghadapi UN nanti,"ujarnya. Selain penertiban, lanjut Nahar, Disdikpora Bintan juga akan mengelar pertemuan rutin dengan pihak sekolah guna memberi motivasi sebelum datangnya waktu UN. Disinggung persiapan UN, Nahar menjelaskan, Disdikpora telah menggelar uji coba atau try out pertama untuk pelajar SMP dan SMA. Tahun 2011 ini, try out dijadwalkan berlangsung tiga kali. (hk/25)

19

Anggota Satpol PP Pertanyakan Uang Makan BINT AN BINTAN AN— Menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) Satpol PP ke-59 Maret mendatang, anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Bintan berharap pemerintah daerah memperhatikan tingkat kesejahteraan mereka. Salah satunya menyangkut uang makan (lauk pauk) sebesar Rp250 ribu yang tak lagi mereka terima sejak tahun 2006 silam. Padahal, sebagai satuan khusus yang melaksanakan tugas dalam rangka penegakan peraturan daerah (perda), sudah selayaknya pemerintah memberi penghargaan atau reward selayaknya seperti pegawai negeri lainnya. Harapan tersebut disampaikan sejumlah anggota Satpol PP usai upacara mendengar pengarahan dari Wakil Bupati Bintan Khazalik di halaman Kantor Bupati, Rabu (13/1). Selain uang lauk pauk yang biasanya diterima setiap akhir bulan tersebut, anggota Satpol PP juga mengeluhkan sistem pergantian lokasi tugas (rolling) yang dinilai hanya bersifat suka atau tidak suka dari pimpinan. “Seingat kami, uang lauk pauk sudah dihentikan sejak 2006

lalu. Padahal uang itu sangat berarti bagi kami. Begitu juga sistem rolling tugas. Hanya orangorang itu saja yang ditempatkan, tidak pernah diganti-ganti. Padahal seharusnya tiap tiga bulan ada pergantian,” kata seorang anggota Satpol Bintan didampingi rekannya yang lain. Sementara, anggota Satpol PP lainnya, Tabrani, meminta pemerintah menambah personel baru di Satpol PP untuk regenerasi menimbang luasnya wilayah tugas Satpol PP akibat pemekaran sejumlah kecamatan. Selain itu dia juga berharap pemerintah memperhatikan kendaraan operasional mereka. “Kendaraan operasional itu satu-satunya yang kita miliki. Itupun peninggalan pemerin-

Nelayan Keluhkan Kontruksi Gudang Ikan

HK/YENDI

WARGA Kampungbaru menunjukkan lokasi konstruksi gudang di atas laut yang dianggap mengganggu penambatan kapal nelayan, Jumat (14/1). BINTAN— Kerangka kontruksi pembangunan gudang ikan di perairan Tanjung Umut Kampungbaru Keke, Kecamatan Bintan Timur dikeluhkan masyarakat nelayan. Pasalnya, kontruksi tersebut dirasa mengganggu tempat sandaran kapal-kapal kecil milik nelayan. Abdul Halim (32), warga setempat menyampaikan, konstruksi yang masih dalam bentuk pondasi itu sudah dibangun oleh toke ikan di daerah ini bernama

Sabtu, 15 Januari 2011

Andi Botak sejak sebulan lalu. Bangunan yang bakal digunakan untuk memperbesar gudang ikan itu dibangun di atas air laut sekitar 20 meter dari bibir pantai. “Selama ini warga sudah cukup mengalah atas tindakannya dalam memanfaatkan lokasi pinggiran pantai. Tapi bangunan yang ada sekarang benar-benar sudah merugikan dan mengganggu nelayan kecil seperti kami. Warga minta agar bangunan di atas laut itu segera dibongkar,” ujar Halim, Jumat (14/1). Kata Halim, tuntutan pembongkaran bangunan gudang di atas laut tersebut

sudah disampaikan warga kepada pemerintah kecamatan dan kelurahan, hari Senin (10/1) dan Kamis (13/1) kemarin. Pemerintah pun sudah meninjau lokasi dan menjanjikan akan memproses masalah tersebut. “Gudang itu jika sudah siap, pompong nelayan kecil seperti kami tidak bisa masuk ke tempat tambatan. Sementara, di tengah laut arus sangat kuat. Kami yakin bangunan itu tidak memiliki izin. Karena pemerintah juga menyatakan bangunan di atas laut itu masih status quo. Kami berharap agar bangunan itu dibongkar saja,” katanya. Warga lainnya, Raimah (38) menambahkan, di daerah pembangunan gudang tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk sandar kapal nelayan warga sekitar tapi juga kelompok nelayan dari kampung lain. “Di daerah kami aja ada sekitar 50 KK yang terganggu. Kami berharap pemerintah bijak menangani masalah ini. Toke ikan itu memang punya uang banyak, tapi soal kepentingan dan dampak terhadap masyarakat sekitar harus dipikirkan juga. Toh selama ini, Andi Botak dalam mengelola gudang yang sudah ada tidak pernah memberdayakan masyarakat sekitar,” sebutnya. Hingga berita ini ditulis, pemilik (Andi Botak, red) belum berhasil dimintai keterangan. Saat coba dikonfirmasi ke kediamannya, Andi sedang berada di luar rumah. “Saat ini Pak Andi sedang menjalankan ibadah di salah satu tempat sembahyang orang Cina di Galang Batang,” kata penjaga rumahnya. (hk/yn)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

HK/AZWARDI

RELIEF SEJARAH—Para pekerja menggesa pembuatan relief sejarah PT Antam di Kijang, Rabu (12/1) lalu. Relief dan monumen ini 'bercerita' tentang sejarah kejayaan pertambangan bauksit di wilayah Kijang.

tahan Kabupaten Kepri dulu. Bandingkan dengan (Satpol PP, red) kota dan provinsi yang kendaraan operasionalnya sudah banyak,” kata Tabrani. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Bintan Hasfarizal Handra mengatakan masalah uang lauk pauk yang sebelumnya diterima akhir bulan, sudah diganti dengan uang makan yang diterima sesuai hari kerja pegawai. Karena itu tidak perlu dipersoalkan lagi. Sedangkan soal rolling tugas, kata Handra, bulan Februri

pihaknya mendatang akan melakukan mutasi untuk penyegaran. Karena itu dia membuka kesempatan kepada anggota Satpol PP yang ingin pindah tugas ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah) lain. “Kita sudah membuka kesempatan bagi anggota yang ingin pindah ke SKPD lain. Karena itu kita masih menunggu pengajuan dari anggota. Pengajuan itu nanti kita rekap. Mutasi akan kita laksanakan Februari nanti,”katanya. Untuk penambahan perso-

nel, menurutnya itu bersifat relatif. Hal itu tak terlepas dari anggaran yang dimiliki pemerintah mengingat biaya pendidikan anggota Satpol PP cukup besar sehingga perlu pembahasan lebih mendalam. Sementara, terkait gaya kepemimpinannya, menurut Handra, sebagai seorang pimpinan, dia lebih mengedepankan profesionalitas dalam bekerja. Karena itu, wajar jika dia memberikan perhatian lebih kepada anggota yang dinilainya lebih rajin dan bertanggung jawab dalam bekerja.(hk/25)

Ansar Minta DAU Bintan Minimal Rp300 Miliar BINTAN— Bupati Bintan, Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat memberikan dana alokasi umum (DAU) untuk Kabupaten Bintan minimal sebesar Rp300 miliar. Jumlah tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah ini sebagai kabupaten pengumpul pendapatan asli daerah (PAD) yang tergolong besar dibandingkan daerah lain. “Selama ini, DAU untuk Bintan sangat kecil dibandingkan kabupaten/kota yang setingkat, padahal Bintan sebagai kabupaten penghasil PAD yang cukup besar. Seharusnya, pemerintah pusat memberikan

apresiasi atau reward bagi daerah penghasil PAD besar. Namun nyatanya terbalik karena pembagian keuangan dengan sistem pemerataan. Kami menilai ini tidak adil,” ujar Ansar, Jumat (14/1) di Kantor Bupati Bintan. Menurut Ansar, DAU yang merupakan dana penyeimbang keuangan daerah semestinya diberikan dalam jumlah besar kepada daerah yang sedang berkembang speerti Kabupaten Bintan. Sementara untuk kotakota besar seperti DKI Jakarta yang memiliki PAD triliunan tidak perlu diberikan DAU yang besar.

Kata Ansar, DAu tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah anggaran pembangunan perkantoran serta membangun daerah pesisir dan pulaupulau terluar. “Selama ini tidak pernah ada reward bagi daerah yang menghasilkan PAD besar. Jika kita lihat, lebih enak bagi pemerintah yang hanya menghasilkan PAD kecil. Toh keuangan daerahnya dibantu pusat lebih besar melalui DAU. Kami berharap DAU yang sekarang hanya berkisar Rp184 miliar dinaikan minimal Rp300 miliar untuk tahun mendatang,” katanya. (hk/yn)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

20

L I N G G A

Sabtu, 15 Januari 2011

SEPUTAR LINGGA

Belum Ada Kesepakatan Ganti Rugi

Operasional PT TBJ Dihentikan

111 Orang Daftar Bintara Polisi BATAM — Hari terakhir penerimaan calon Bintara Polri, Jumat (14/1), sebanyak 111 pelamar mendaftar di Mapolresta Barelang. Rinciannya, 99 orang pria dan 12 orang wanita. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi dan akan diumumkan pada, Minggu (16/1) mendatang. Kabag Sumber Daya Manusia Polresta Barelang Kompol Danu W mengatakan, pendaftaran registrasi online secara nasional yang dimulai pada 7-14 Januari sudah berakhir sejak pukul 12.00 WIB, kemarin. "Sampai batas akhir kemarin yang telah mendaftar di Polresta Barelang sebanyak 111 orang, terdiri dari pria dan wanita.Tapi didominasi pria," ujarnya ditemui usai memantau pendaftaran di ruangan Bagian SDM, kemarin. Menurut Danu, tahapan-tahapan yang dilakukan di Polresta Barelang hanya bersifat awal selanjutnya akan dilimpahkan ke Polda Kepri.Tahap awal ini registrasi lewat internet, kemudian pendaftaran ulang dengan melengkapi keperluan administrasi, setelah itu tes kesehatan awal. "Jadi penyaringan dan seleksi akan terus berlanjut, dan nantinya Polda yang akan menentukan kelulusan calon Bintara tersebut," ujarnya. Menurutnya, selain di Polresta Barelang, pendaftaran juga dilakukan di Polda Kepri dan sejumlah Polres lainnya. Adapun kuota yang dibutuhkan di wilayah hukum Polda Kepri untuk tahun ajaran (TA) 2011 sebanyak 64 orang. (hk/ts)

LINGGA — Operasional PT Telaga Bintan Jaya (TBJ) di Dusun Sembuang, Desa Penuba, Kecamatan Lingga dihentikan sementara terkait belum adanya kesepakatan besarnya kompensasi yang harus dibayar perusahaan kepada warga akibat luapan tanggul penahan air pencucian boksit milik perusahaan tersebut. Informasi di lapangan, warga Dusun Sembuang menuntut dana kompensasi sebesar Rp8 juta per Kepala Keluarga (KK) akibat meluapnya air dari tanggul lalu mengalir ke luat laut hingga laut itu berubah warna menjadi merah. Dusun Sembuang sendiri berpenduduk sekitar 109 KK. Luapan air di tanggul itu saat hujan deras yang terjadi, Selasa (12/1) lalu. Kepala Desa (Kades) Penuba, Dwi Abdi mengatakan pertemuan antara pihak perusahaan dengan warga di PT

Rumah Dibobol Maling BATAM — Rumah milik Etek yang berlokasi di jalan Mawar Blok F Nomor 7, Bengkong Indah 2 dibobol maling, Kamis (6/1) lalu. Penjahat tersebut membawa kabur 41 gram emas, uang tunai jutaan rupiah dan laptop. Pencurian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya pergi mengikuti pengajian di Masjid Babusalam, Bengkong. Pelaku masuk ke dalam rumah korban lewat pintu depan dan merusak pintu tersebut. Usai pengajian, korban balik ke rumahnya dan ia melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka. Curiga, korban lalu mengecek seisi kamar dalam rumah. Ternyata, tiga kamar yang ada di lantai dasar telah diobok-obok maling. Emas 41 gram dan uang tunai jutaan rupiah dan laptop yang disimpan dalam kamar raib. "Saat ditinggal mengaji rumah rumah itu dalam keadan terkunci.Saya terkejut saat melihat pintu rumah terbuka," ujar Rahman, tetangga korban. Sayangnya korban menolak memberikan keterangan,alasanya masih trauma dengan kejdian naas yang menimpanya tersebut.(hk/ts)

Polres Lingga Amankan WNA Asal Myanmar

Bekerja Tanpa Dokumen Resmi HK/JEPRIYADI

BERUBAH WARNA — Laut di sekitar Dusun Sembuang berubah warna akibat meluapnya tanggul air, tempat pencucuian bauksit milik PT TBJ akibat hujan deras beberapa waktu lalu.

Komisi IV Sidak ke Drydocks BATAM—Komisi IV DPRD Kota Batam melakukan sidak ke PT DryDocks di kawasan Tanjunguncang terkait munculnya kasus tunggakan pembayaran pekerja sub kontraktor oleh perusahaan tersebut, Jumat (14/1). Dalam pertemuan yang digelar dengan pihak manajemen Drydocks, Komisi IV mendesak perusahaan multinasional yang berpusat di Dubai itu untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran ke sub kontraktor yang belum terbayarkan sejak Mei 2010. Site Manager PT Drydocks, Alan mengakui ada keterlambatan pembayaran kepada semua perusahaan sub kontraktor. Alasannya telah terjadi perubahan kebijakan oleh konsultan keuangan perusahaan yang baru. "Biasanya kami memba-

TBJ belum ada kesepakatan mengenai besarnya kompensasi tersebut. Disinggung rapat digelar di PT TJB, Kades mengatakan awalnya pihak perusahaan sepakat pertemuan dengan warga di Kantor Desa Penuba. Namun dibatalkan pihak perusahaan dan warga Dusun Sembuang. Warga dan perusahaan lalu melakukan pertemuan di Kantor PT TBJ di Pulau Sembuang. Sayangnya pertemuan itu tidak melibatkan warga Penuba secara keseluruhan, tapi hanya warga Dusun Sem-

buang saja. Padahal Kedas menginginkan rapat itu atas nama Desa. Sementara itu Humas PT TBJ, Iskandar mengakui tuntutan warga tidak bisa dipenuhi karena permintaan dana kompensasinya terlalu besar. Dengan belum adanya kesepakatn itu, warga meminta pihak perusahaan tidak boleh melakukan aktivitas. Perusahaan kembali beroperasi jika tuntutan warga sudah terpenuhi. "Iya untuk sementara kita berhenti beroperasi dahulu sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini atas permintaan warga. Mereka minta perusahaan beroperasi asalkan sudah kesepakatan sesuai tuntutan warga. Untuk menyelesaikan permasalah ini kami akan melakukan kordinasi dengan dinas terkait," ujar Iskandar saat menghubungi Haluan Kepri, kemarin. (hk/32)

yar per termin untuk setiap pengerjaan proyek. Namun kebijakan dari konsultan keuangan yang baru menerapkan pembayaran dilakukan setelah pekerjaan selesai," kata Alan. Perubahan kebijakan itu dipandang oleh Komisi IV, berat sebelah tanpa mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan sub kontraktor. Hal ini yang membuat gaji ribuan pekerja sub kontraktor menjadi terkatung-katung. "Harusnya Drydocks menyadari pembayaran itu untuk memenuhi harkat hidup dan hak para pekerja sub kontraktor yang tertahan," kata Udin P Sihaloho, anggota Komisi IV. Molornya pembayaran terhadap sub kontraktor selama sembilan bulan itu telah membuat nasib ribuan pekerja sub kontraktor menjadi

tidak jelas karena posisi para pekerja cukup lemah untuk menuntut ke perusahaan. Komisi IV memberi waktu hingga 18 Januari 2010 kepada manajemen untuk segera melunasi segala kewajiban. "Manajemen harus berani bicara ke Dubai untuk membuat para pekerja tenang dengan memberikan kepastian pembayaran," tegas Udin. Menurutnya sistem pembayaran yang selama ini diberlakukan terlalu menguntungkan Drydocks sebagai kontraltor utama. Sistem itu dapat memunculkan tumpukan hutang kepada sub kontraktor meski pengerjaan proyek telah usai. Udin menduga jumlah hutang Drydocks kepada sub kontraktor nilainya mencapai puluhan miliar meski perusahaan itu menyatakan

kesanggupannya untuk membayar. "Percepatan waktu pembayaran akan mampu menciptakan iklim kondusif di kalangan pekerja," kata legislator PDI Perjuangan. Selain itu, iklim investasi juga akan ikut terjaga dengan adanya kejelasan aturan main dalam berbisnis. "Jadilah investor yang benar-benar investor, jangan hanya mengandalkan modal lokal saja (sub kontraktor)," tegas Udin. Rombongan Komisi IV, minus Ricky Indrakari, sempat tertahan di pintu masuk PT Drydocks setelah pihak manajemen menolak keberadaan wartawan yang melakukan peliputan inspeksi mendadak itu. Namun setelah melalui proses n e g o s i a s i y a n g a l o t , r o mbongan diperkenankan masuk. (hk/li)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

LINGGA — Tidak memiliki dokumen, seorang warga negara asing (WNA) asal Myanmar (23), Solrenae diamankan polisi di Desa Penuba, Jumat (13/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Solrenae sebelumnya di Batam. Ia dibawa ke Penuba oleh seorang pemborong untuk bekerja sebagai buruh bangunan di Desa tersebut. Namun keberadaan Solrenae yang sudah enam hari di Desa tersebut dicurigai warga. Warga kemudian melaporkan kasus

tersebut ke polisi. Selang beberapa menit kemudian polisi tiba di lokasi, bangunan yang sedang dikerjakan Solrenae dan mengamankan warga Yainggong, Myanmar tersebut. Warga Penuba mengatakan, Solrenae datang ke Penuba bersama rombongan. Mereka bekerja membangun gudang milik seorang pengusaha ikan bernama Ateng, ujar warga yang enggan menyebutkan namanya. Sementara Ateng (60) pe-

milik gudang mengaku tidak tahu kalau ada orang asing bekerja di tempatnya. "Saya tidak tahu kalau dia orang asing atau tidak. Masalahnya dia datang dari Batam di bawa oleh kepala pemborong yang membuat gudang saya namanya Aliong alias Bos Botak. Nanti saya cek dulu. Saya juga tidak mau bermasalah. Kalau benar dia orang asing dan tidak memiliki dokumen saya akan suruh dia (Solrenae) pulang," katanya. (hk/32)

Omset Sie Jie Rp1 M Per Minggu BATAM — Jaringan bandar judi sie jie on line yang diungkap Polda Kepri, Sabtu (8/ 1) lalu memiliki omset hingga Rp1 miliar per minggu. Bahkan aksi para bandar judi ini sudah dilakoninya selama satu tahun. Kasat I Direktorat Dit Reskrim Polda Kepri, AKBP Asrial mengatakan, untuk mengungkap jaringan bandar judi sie jie ini pihaknya melakukan penyelidikan selama satu bulan lebih. Sebanyak 15 orang yang berhasil diamankan di tiga tempat terpisah bertugas merekap seluruh nomor sie jie yang berhasil dijual oleh ratusan

kurir bandar judi tersebut. Asrial menambahkan, saat melakukan pengrebekan di tiga TKP terpisah itu, sayang bandar besarnya, HA dan HU yang disinyalir warga Singapura berhasil melarikan diri. Polisi hanya menciduk 15 orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Semua yang diamankan ini hanya pekerja yang bertugas untuk merekap sie jie dari para kurir yang tersebar," ujarnya. Dan bandar dari lokasi yang diamankan ini merupakan warga negara Singapura. Meskipun hanya sebagai

pekerja dengan gaji Rp3 juta per bulan, kata Asrial, semua tersangka yang diamankan ini harus Mempertanggung jawab perbuatannya. Seperti diberitakan sebelumnya, jaringan bandar judi sie jie ini berawal dari penggerebekan di Ruko Dian Centre Blok B No 3 belakang DC Mall, dari sini petugas berhasil mengamankan, AS, AR, EF, FR, HA, HW, JS, ST, SU, SH, STI, YE dan YU. TKP kedua dan ketiga di Perumahan Citra Batam Blok C nomor 55, dan perumahan Greenland Blok A4 nomor 3. (hk/ed)

KARIMUN SEPUTAR KARIMUN

21

Tuntut Dirut Perusda Mundur

Supir Tewas Saat Perbaiki Truk Sendiri KARIMUN— Syahril Alamsyah (40), salah seorang supir truk yang mengangkut tanah urug di samping Asrama Haji Tebing tewas di tempat setelah truk yang dikendarai sendiri melindasnya ketika akan meperbaiki salah satu onderdil mobil, Jumat (14/1). Menurut Latif, saksi mata, kejadian bermula ketika Syahril sedang mengangkut tanah urug menggunakan truk yang kebetulan supirnya adalah dia sendiri. Saat akan keluar dari area pengerukan tanah, truk yang dibawanya mengalami kerusakan, dan korban memperbaiki sendiri truk bermuatan tanah itu. "Kejadiannya sekitar pukul 15.50 WIB, Waktu itu tidak ada satu pun yang tahu kalau dia (Syahril) terlindas. Ketahuannya setelah petugas yang memasukkan tanah urug ke dalam truk yang disupiri Syahril jalan sendiri. ," ujar Latif. Beberapa rekan kerja korban langsung mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun untuk diotopsi. Dan sekitar pukul 16.50 WIB jenazah dibawa kerumah duka di Paya Cincin Pamak Kecamatan Tebing untuk disemayamkan. Kapolsek Tebing, AKP Gatot ketika ditemui di RSUD Kabupaten Karimun mengatakan, truk yang dikendarai Syahril saat ini masih di tempat kejadian Perkara (TKP), dan belum bisa diamankan karena masih bermuatan tanah. "Selain itu truk tersebut juga tidak bisa jalan, karena ada simpang empat pada mobil tersebut patah," ujar Gatot.(hk/27)

Sabtu, 15 Januari 2011

FPAD Demo ke Kantor DPRD

HK/GANI

MASSA dari FPAD menggelar demonstrasi di DPRD Karimun, menuntut Dirut Perusda, Usmantono mundur dari jabatannya, Jumat (14/1). KARIMUN— Forum Peduli Aset Daerah (FPAD) Kabupaten Karimun menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Karimun, Jumat (14/1). Dalam aksi tersebut elemen masyarakat menuntut Dirut Perusahaan Daerah (Perusda), Usmantono mundur dari jabatannya. Sekitar pukul 09.30 WIB, puluhan masa menduduki halaman kantor wakil rakyat Karimun. Berbagai poster dan umbul-umbul demonstran pun diikutsertakan. Ada yang bertuliskan Usmantono 'Gayus' Ka-

rimun. Usmantono harus dibina, Uaut tuntas kaus Usmantono, dan beberapa kecaman lainnya yang diujukan kepada Dirut Perusda itu. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Karimun dan Polsek Tebing langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan jalanya aksi demonstrasi dibantu oleh anggota Satpol PP. Salah seorang aksi demonstrasi dalam orasinya menuding statemen Usmantono di beberapa media yang mengatakan bahwa, ia baru akan memberikan setoran

untuk kas daerah kepada Pemda Karimun pada Maret mendatang. Padahal sesuai janji dalam pelantikannya setahun lalu, Usmantono akan memberikan storan pada akhir Desember 2010. "Ini tidak sesuai janji dia (Usmantono). Untuk itu dari aksi kami ini merupakan tindak lanjut dalam hering antar DPRD dengan FPAD pada Selasa (11/1). Dan pada hari ini kami meminta, agar ketua DPRD yang merekomendasikan Usmantono sebagai Dirut Perusda untuk segera memberhentikannya," tegasnya. Sementara itu, Koordinator aksi, Afrilzal kepada Haluan Kepri mengatakan, Desakan mundur terhadap Usmantono dari jabatannya sebagai Dirut Perusda merupakan hal yang mutlak, dan harus segera dilaksanakan. Karena banyak pelanggaran yang dilakukan. "Aset daerah banyak yang hilang. Selain itu setoran dari berb-

agai sumber PAD tidak berjalan maksimal. Seperti pasar, hotel, PDAM, SPBU dan lainnya. Usmantono telah melakukan pelanggaran hukum dan kita punya bukti," ujar pria yang akrab disapa Ical ini. Dia juga mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap aset daerah. Sekitar 40 menit massa yang tergabung dalam FPAD melakukan orasi, Ketua DPRD Raja Bahtiar bersama Zainuddin (Politisi dari PDIP) dan Jamaludin Sahari (Politisi dari Demokrat) menemui pengunjukrasa, dan mempersilahkan seluruh peserta aksi agar masuk ke ruang rapat untuk melakukan dialog. Ketika didalam ruang rapat, Ical membacakan pernyataan sikap dengan beberapa poin yang menurut mereka penting, yakni FPAD meminta agar Usmantono diberhentikan dari jabatannya, karena terindikasi

melakukan tindakan korupsi. "Dalam jangka waktu tiga kali 24 jam kalau hal ini tidak ditanggapi, maka kami akan kembali menduduki kantor DPRD pada Senin (17/1). Bila perlu kami akan nginap di sini. Kami minta agar Usmantono dinonaktifkan sementara," tegasnya. Sementara itu, Raja Bahtiar menanggapi bahwa, ketua pengawas Perusda dalam hal ini Sekda Karimun, Anwar Hasyim tidak bisa hadir, dan telah memberikan surat kepada dirinya terkait aksi tersebut. "Sekda Karimun Anwar Hasyim tidak bisa hadir dalam kesempatan ini, dan dia telah memberikan surat kepada saya, yang isinya bahwa telah ada tim yang ditugaskan oleh Bupati Karimun untk mengawasi kinerja Perusda," ujar Bahtiar. Dia juga mengatakan, tidak perlu menunggu besok, surat dari FPAD tersebut akan(hk/27).

Sidang Kasus Kerusakan Lingkungan PT BMI

Penambangan Terungkap di Luar KP KARIMUN— Sidang lanjutan dugaan kerusakan lingkungan oleh PT Bukit Merah Indah (BMI) di Pulau Kas, Desa Sanglar, Kecamatan Durai kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun, Jumat (14/1) dengan menghadirkan saksi Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Karimun Alwi Hasan beserta 3 orang stafnya. Keempat saksi memberikan keterangan secara marathon dalam sidang yang berlangsung kurang lebih 5 jam yang dipimpin Ketua Pengadilan Tanjungbalai Karimun, Y Wisnu Wicaksono. Sementara, tiga terdakwa, Yeni Efrida, Anjas Asmara dan La Ode Ali duduk berdampingan di samping Afpandi dan Agung Wira Dharma selaku Penasehat Hukum (PH) mereka. Tiga staf Distamben yang mendampingi Alwi Hasan adalah Usman Ahmad selaku Kabid Pengawasan, Rudi Setiawan sebagai Kasi Pengawasan dan Siswanto sebagai Kasi Tambang. Sebelum memberikan keterangan saksi, antara PH terdakwa dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat beradu argumen saksi mana yang dulu memberikan keterangan.

Namun, majelis hakim akhirnya meminta kepada Usman Ahmad didampingi Alwi Hasan memberikan keterangan, baru kemudian giliran Rudi Setiawan dan Siswanto mendapat giliran berikutnya memberikan keterangannya. Usman sebagai saksi pertama menyebutkan, kalau PT BMI memang terindikasi melakukan penambangan di luar Kuasa Pertambangan (KP) atau izin yang dikeluarkan Distamben Karimun. “Awalnya ada indikasi penambangan di luar KP di Pulau Kas seluas 175 hektar. Kemudian diberikan teguran kepada PT BMI. Setelah kami turun ke lapangan untuk mengecek, baru mereka berhenti,” ungkap Usman. Setelah itu, kata Usman, PT

BMI juga melakukan clearing (pembebasan lahan) di luar KP yang telah ditentukan. “Memang PT BMI tidak lagi melakukan penambangan di luar KP, namun kayu hasil clearing dibuang ke luar KP, dan itu tidak diperbolehkan,” sebutnya. Diungkapkan Usman, bukti PT BMI melakukan clearing di luar KP, yakni material tersebut sudah hampir mendekati bibir pantai. Dan di situ memang sudah ada patok 8 dan 9 tahun 2010 sebagai batasan project area. Padahal seharusnya perusahaan tidak boleh mengeluarkan clearing di luar KP. Dikatakan Usman, sebagai Kepala Bidang Pengawasan, tugasnya memang melakukan pengawasan dan keselamatan kerja. Dalam bertugas ia juga berkoordinasi dengan instansi lain sebelum dilaporkan kepada Kepala Dinas. Lebih jauh dikatakan, Distamben memberikan izin eksploitasi biji bauksit kepada PT BMI di tiga lokasi yang berbeda yakni di Pulau Kas seluas 175 hektar, Pulau Bene seluas 56 hektar, dan Pulau Papan seluas 250 hektar.

Setelah melakukan eksplorasi, yakni pengambilan contoh biji bauksit, barulah izin eksploitasi diberikan kepada PT BMI, untuk Pulau Papan selama 3 tahun, Pulau Bene selama 1 tahun dan Pulau Kas izinnya diberikan selama 2 tahun. Namun, di Pulau Kas ada indikasi penambangan di luar KP seluas 175 hektar. Dalam sidang yang dimulai pada pukul 10.30 WIB atau molor satu setengah jam dari jadwal semula pada pukul 09.00 WIB. Sidang terhenti pada pukul 11.45 WIB dan dilanjutkan pada pukul 13.30 WIB hingga berakhir pada pukul 16.45 WIB. Kadistamben, Alwi Hasan yang seyogianya memberikan keterangan sebagai saksi ahli banyak diam dan membenarkan pernyataan ketiga anak buahnya itu. Meski hanya sebagai saksi, dalam persidangan tersebut Alwi Hasan nampak gugup. Ia sering menarik nafas dalam-dalam guna menenangkan diri. Sesekali ia memainkan jari-jarinya untuk menetralisir keadaan. Mejelis hakim menunda sidang pada Jumat (21/1). (hk/30)

Edarkan Sabu, Ibu Muda Ditangkap

HK/KAMED

KAPOLSEK Kundur, AKP Wiwit Ari Wibisono mengekspose tangkapan sabu dan ratusan ribu hasil transaksi sabu. KARIMUN— Ibu muda beranak satu berinisial R (25) ditangkap jajaran Polsek Kundur di salah satu tempat makan malam di Tanjungbatu, Kamis (13/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti sebanyak 6 paket sabu-sabu seharaga Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per paketnya. Kapolsek Kundur, AKP Wiwit Ari Wibisono mengata-

kan tersangka ditangkap berkat informasi dari masyarakat yang melaporkan bahwa ada seorang wanita muda diduga pengedar sabu-sabu. "Penangkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada wanita yang akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Tanjungbatu," kata Wiwit. Kepada polisi R yang beralamat di Jalan Raya Tanjung-

batu-Sawang KM 7 Kecamatan Kundur mengaku menjual sabu tersebut sudah yang ketiga kalinya. Sabu tersebut didapatkan dari seseorang di Batam seharga Rp1 juta per paket. Kemudian sabu tersebut dipecah menjadi 7 paket, dan dijual satu paket seharga Rp200 ribu. Kepada petugas R mengaku nekat menjual sabu akibat himpitan ekonomi. Diakui tersangka mengapa ia tertarik menjadi pengedar sabu yakni ketika berada di Batam. Dikisahkannya, saat di Batam tersangka R kecopetan dan dompet berikut uang yang ada di dalamnya ludes disikat pencopet. Dalam keadaan bingung tidak punya uang sepeser pun, R nekat meminjam uang dari seorang pemuda. Dengan bekal uang itu R mencoba mencari sabu dan berniat untuk membeli dan kemudian menjualnya di Tanjungbatu. Untuk petama kalinya R menjual sabu pada tanggal 25 Desember 2010 lalu. "Saya nekad menjual sabu karena desakan ekonomi. Awal-

nya pada saat saya ke Batam saya mengalami musibah, dompet saya berikut uangnya ludes diambil pencopet. Saya bingung harus berbuat apa. Pada saat itu saya nekat meminjam uang dengan teman lalu saya belikan sabu dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan. Ternyata baru satu kali saya menjualnya, pada 25 Desember yang lalu tapi saya sudah tertangkap," tutur R. Wanita muda yang mempunyai anak berusia 5 tahun ini mengaku dalam menjalankan aksinya menjual sabu dia selalu berpindah-pindah. Dengan nada lemah R juga mengaku bahwa dirinya baru satu kali mencoba mengkonsumsi sabu-sabu. R selalu menjemput sendiri sabu-sabu yang dipesannya dari Batam. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 112 junto 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana 5 tahun penjara. Dan saat ini kasusnya dilimpahkan ke Polres Karimun ditangai oleh Kasat Narkoba Polres Karimun. (hk/km)

HK/ILHAM

SAKSI AHLI— Kadistamben Karimun, Alwi Hasan didampingi tiga stafnya memberikan keterangan sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan di PN Tanjungbalai Karimun, Jumat (14/1) terkait dugaan kerusakan lingkungan PT BMI di Pulau Kas, Desa Sanglar, Kecamatan Durai.

Dampak Blasting Granit PT MGU

Korban Harus Diberi Kompensasi KARIMUN— Kerusakan sekitar 3 hektar lahan kebun naga milik keluarga Lie Chen karena aktifitas blasting (peledakan) batu granit oleh PT Trimegah Perkasa Utama atau MGU di Desa Pangke, Kecamatan Meral merupakan tanggung jawab perusahaan. “Perusahaan harus memberikan kompensasi di luar dana community development (CD) kepada masyarakat sekitar yang menerima dampak langsung akibat ekploitasi tambang. Dan itu sudah kewajiban perusahaan,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Karimun, Alwi Hasan di Pengadilan Tanjungbalai Karimun, Jumat (14/1) kemarin. Alwi menilai, seharusnya tanpa diminta pun perusahaan harusnya sudah lebih tahu dan

bertanggung jawab kepada masyarakat yang menerima dampak langsung. Apalagi, peristiwa itu sudah berlangsung lama. Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa orang di PT MGU yang menjadi terlapor oleh Lie Chen. “Ya, sudah ada 4 orang yang diperiksa sebagai saks dari PT MGU, termasuk Refli Wardi selaku Kepala Teknik Tambang PT MGU dan sekuriti perusahaan,” ujar Kapolsek Meral, AKP Mukharom kepada Haluan Kepri, Rabu (12/1) lalu. Sementara, Lie Chen sebagai korban telah menyerahkan satu bongkahan pecahan batu granit yang melebihi ukuran kepala orang dewasa ke Polsek Meral sebagai barang bukti, Selasa (11/1) lalu. Peca-

han batu itu ditemukan terbenam lebih dari 2 meter di areal kebun naga miliknya. Saking dalamnya batu tersebut terbenam, bekas galiannya bahkan menyerupai sumur. “Bayangkan saja jika batu sebesar ini bisa menimpa manusia, sudah dipastikan bagaimana kondisinya. Kalaupun sembunyi di dalam rumah, tetap saja atap rumah akan jebol,” ungkap Lie Chen. Karena banyaknya pecahan batu granit yang berterbangan ke areal perkebunan naga milik Lie Chen pada saat PT MGU melakukan blasting, banyak pohon naga di kebunnya itu yang rusak. Bahkan, diduga karena debu yang ke luar saat blasting itu, pohon naganya tidak berbuah lagi selama 4 bulan terakhir. (hk/30)

PKS Bahas Pengembangan Partai TANJUNGBATU— Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rencananya akan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) di Kecamatan Kundur pada 15 dan 16 Januari mendatang. Musda tersebut akan membahas beberapa langkah pe-

ngembangan partai khususnya dan dakwah di Karimun umunya hingga 2015 mendatang. "Musda ini dimaksudkan juga untuk melakukan konsolidasi partai dan kader dan merumuskan langkah-langkah yang akan diambil untuk memenang-

kan PKS pada Pemilu 2014 mendatang. Selain itu musda juga dijadikan ajang perencanaan perluasan dakwah di Karimun sesuai kiprah PKS yang merupakan partai dakwah," kata Ketua DPW PKS Karimun, HM Taufiq, Jumat (14/1). (hk/km)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

22

SABTU, 15 JANUARI 2011

Juve Lewati Hadangan Catania

Del Piero

JUVENTUS lolos ke babak perempat final Coppa Italia setelah mengakhiri perlawanan tamunya, Catania dengan skor 2-0 pada laga yang dilangsungkan di Stadion Olimpico Turin, Jumat (14/1) dini hari. Laga ini menandai kembalinya kiper Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang Bianconeri setelah absen selama tujuh bulan akibat cedera punggung, dan di depan Juve kembali memasang kapten Alessandro

Del Piero menemani Luca Toni. Catania mendapat peluang pertama saat laga baru berjalan empat menit ketika dari situasi tendangan sudut, bola tak dihalau sempurna oleh lini belakang Juve, sayangnya sundulan Gennaro Delvecchio masih melayang tinggi di atas gawang Buffon. Namun kabar buruk menimpa Juve kala Toni mengalami cedera dan harus ditarik keluar di menit 18. Pelatih Luigi Del Neri memilih untuk memasukkan Alberto Aquilani dan mendorong Simone Pepe ke lini depan. Buffon kemudian berjibaku menutup ru-

ang gerak Martinho dan Mirko Antenucci. Pun demikian dengan kiper Catania, Andrea Campagnaro yang harus keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya Milos Krasic dan Aquilani. Juve berhasil memecah kebuntuan di menit 35 setelah Del Piero bergerak mengecoh bek Catania, Blazej Augustyn dan melepas umpan tarik yang diselesaikan dengan tendangan voli Krasic di tiang jauh. Unggul 1-0 Juve kian bersemangat, dan mereka mendapat peluang emas ketika Del Piero kembali melepas umpan brilian pada Claudio Marchisio, namun sentuhan pertamanya gagal menemui sasaran meski tinggal berhadapan dengan kiper. Juve baru bisa menggandakan keunggulan usai jeda. Tendangan sudut Del Piero

diteruskan dengan sundulan Giorgio Chiellini sebelum bola dilesakkan ke gawang oleh sepakan Pepe di tiang jauh. Del Piero membobol gawang Catania di pertengahan babak kedua, kala ia membelokkan tendangan Pepe namun golnya dianulir karena sudah dalam posisi offside. Catania berusaha membuka pertahanan Juve namun serangan mereka selalu kandas akibat buruknya penyelesaian akhir. Di menit akhir, Gli Elefanti mencatat peluang terbaik lewat tendangan Simone Pesce namun bola mampu ditepis dengan cemerlang oleh Buffon. Juve mampu mempertahankan keunggulan 2-0 hingga laga usai dan akan menghadapi pemenang partai derby Roma kontra Lazio di babak berikutnya. (hk/kpl)

LPI: Surat dari FIFA Palsu! SURAT dari Badan Sepakbola Dunia (FIFA) yang ditujukan kepada PSSI, membasah tentang keberadaan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), ternyata tidak membuat gentar kubu LPI. Malah, LPI mempertanyakan keabsahan surat dari FIFA tersebut. Seperti diketahui, PSSI baru saja mengumumkan bahwa pihaknya sudah menerima surat dari FIFA, yang isinya mengizinkan penjatuhan sanksi kepada Liga Primer Indonesia, termasuk seluruh klub, ofisial dan para pemain. Surat itu ditunjukan PSSI kepada wartawan, Kamis (13/1). Tapi, wartawan tidak diperkenankan melihat secara langsung atau memperbanyak dengan mengcopy surat

dari otoritas sepakbola tertinggi di dunia tersebut. Juru bicara LPI Abi Hasantoso menegaskan, pihaknya sama sekali tidak gentar dengan pernyataan PSSI tersebut. Malah, Abi meragukan keaslian surat itu karena banyak kejanggalan dalam lembaran tersebut. Kabarnya, surat itu ditandatangani langsung oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke. "Keabsahan surat itu sangat perlu dipertanyakan. Tidak mungkin FIFA dengan cepat merespons surat PSSI, yang mungkin tidak terlalu penting buat FIFA. Selain itu, kita semua sudah tahu dalam sebuah administrasi, tidak mungkin hanya dua lembar dan tidak ada tanda FIFA di dalamnya,” tegas Abi yang

dihubungi, Jumat (14/1). “Bila memang akan ada sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada kami, tentu kami akan dipanggil pihak FIFA dan ada pembicaraan. Tidak serta-merta langsung diwakilkan oleh PSSI untuk memberikan hukuman,” lanjut Abi lagi. Namun, kendati pihak LPI sudah meragukan keabsahan surat tersebut, Abi menyatakan tidak akan menjadikan permasalahan ini sebagai senjata untuk memukul balik PSSI, atas dugaan pemalsuan surat. “PSSI sudah banyak melakukan hal yang teralu bodoh. Biarah masyarakat yang menilai bagaimana PSSI bertindak. Kami hanya ingin kompetisi ini berjalan dan bisa memajukan sepakbola Indonesia yang sudah lama tertidur,” tutup Abi. (hk/oke)

Chris John Berlatih di Australia

Chris John

PEMEGANG gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, mulai menjalani latihan di Sasana Herry`s Gym di Perth, Australia, untuk menghadapi pertarungan selanjutnya. "Dia (Chris John) sudah berlatih di Australia sejak seminggu yang lalu," kata istri Chris John, Ana Maria Megawati di Semarang, Jumat (14/1). Menurut mantan atlet wushu Jawa Tengah tersebut, latihan di Australia dilakukan karena pertarungan berikutnya sudah mulai menghadangnya. "Saya tidak tahu persis waktu pertarungan yang akan dijalani Chris John, tetapi diperkirakan sekitar Maret mendatang," katanya. Soal tempat dan lawan bagi Chris John, ibu dari dua orang putri (Maria Luna Fersiha dan Maria Rosa Christiani) tersebut mengatakan, kalau itu bukan ranah dirinya karena dirinya sudah menyerahkan semuanya kepada manajemen Chris John. Ketika ditanya harapan untuk pertarungan berikutnya, dia mengatakan, dirinya berharap agar pertarungan cepat dilaksanakan saja. "Harapan saya adalah pertarungan itu cepat selesai," katanya menegaskan. Anna Maria Megawati juga tidak tahu apakah pertarungan mendatang merupakan tarung wajib atau "mandatory fight" atau pilihan atau "choice". "Saya nggak tahu mas soal itu," katanya. Pertarungan wajib yang dijalani Chris John terakhir adalah saat mengalahkan petinju tuan rumah, Hiroyuki Enoki di Jepang, 24 Oktober 2008. Bahkan, dengan pertarungan itu petinju dengan julukan The Dragon tersebut berhak mendapatkan gelar Super Champions karena berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak 10 kali tanpa putus. Sementara itu pertarungan pilihan terakhir yang dijalani Chris John adalah saat menang dengan angka mutlak atas petinju Argentina, Fernando Saucedo, di lapangan tenis indoor Senayan, Jakarta, 5 Desember 2010. Chris John sudah mempertahankan gelarnya sebanyak 13 kali sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali, Oktober 2003. (hk/kpl)

Indonesia Dekati Thailand di Peringkat FIFA KEBANGKITAN timnas Merah Putih di ajang AFF Suzuki Cup 2010 membuat Indonesia makin mendekati peroleh poin Thailand pada rangking FIFA. Dalam rangking dunia terbaru yang dirilis tanggal

12 Januari 2011, Indonesia sekarang hanya berselisih 20 poin dengan Thailand yang berposisi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Dua kali kemenangan 1-0 atas Filipina di babak semifinal serta 2-

RESMIKAN DOJO — Ketua Umum Perkemi Provinsi Kepri Gustian Riau Berfoto Bersama Anggota PMI Kota Batam, Dosen dan Mahasiswa Unrika setelah meresmikan Dojo Unrika dan aksi Donor Darah di Kampus Unrika Batu Aji(11jan11). Aksi Donor Darah dilakukan serentak oleh seluruh Cabang Perkemi dalam Rangka HUT PERKEMI yang ke - 45

1 di final leg kedua atas Malaysia, cukup banyak menambah perolehan poin Indonesia. Poin terbesar didapat Indonesia dari kemenangan yang mereka peroleh di partai final. Hingga saat ini total timnas Merah Putih berhasil mengumpulkan 224 poin, naik 13 poin dari sebelumnya. Kenaikan poin itu menaikkan posisi Indonesia di peringkat FIFA dari peringkat 127 terbaik di dunia menjadi peringkat 126. Sedangkan Thailand mengumpulkan 244 poin dan menduduki posisi ke 119 di peringkat FIFA. Ini berarti Indonesia juga hanya berjarak 5 posisi dengan Thailand. Malaysia yang menjadi juara AFF Suzuki Cup 2010, naik 2 posisi ke peringkat 142 dunia dengan perolehan 145 poin, naik 17 poin dari raihan mereka sebelumnya. Sementara itu lawan Indonesia di semifinal, Filipina, turun ke posisi 153 dunia dan perolehan poin mereka juga turun 11 poin menjadi total hanya 97 poin. Vietnam yang menjadi semifinalis berada di posisi 136. Peserta lainnya seperti Singapura, Myanmar dan Laos, masing-masing menempati posisi 139, 149 dan 168 dunia. (hk/kpl)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

PSSI Harus Direformasi ANGGOT A Komisi X DPR RI, Deddy Gumelar menyayangkan ANGGOTA sikap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang tidak mau mengakui Liga Premier Indonesia (LPI) sebagai kompetisi legal. PSSI seharusnya bersikap terbuka demi perkembangan sepakbola Indonesia. "Keberadaan LPI seharusnya dijadikan sebagai sebuah koreksi bagi PSSI. Sudah satu dekade, PSSI tidak menunjukkan prestasi kepada masyarakat. Induk sepakbola nasional sudah waktunya belajar cara mengelola sepakbola secara profesional. Kompetisi LPI lebih terkelola, ini harus ditiru oleh PSSI. PSSI sudah saatnya reformasi," kata Deddy saat diskusi Menyikapi Ribut-Ribut Soal Politisasi Timnas Sepakbola di ruang wartawan I DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (14/1). Untuk membangun sepakbola Indonesia, ujarnya, pengelolaan memang harus dilakukan secara profesional. Caranya, pengelolaan sepakbola tidak lagi menggunakan dana APBN dan APBD. Hal ini sudah diatur jelas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 59 tahun 2007. Gunakan Cara Orba Pengamat olahraga Ari Junaidi bersikap senada. Ketergantungan klub-klub pada APBD dalam menjalankan sepakbola dinilai sangat merugikan dan tidak memberi manfaat besar dalam perkembangan sepakbola. Pengelolaan sepakbola Indonesia sudah saatnya tidak lagi menggunakan dana APBD. "Pemberian dana APBD ke klub memang harus di stop. Sejumlah

daerah kini sudah melihat bahwa pemberian dana ke klub-klub sudah tidak berdampak besar. Melihat cara pengelolaan yang ditunjukkan LPI, mereka bukan tidak mungkin ikut serta dalam kompetisi yang dianggap PSSI tidak sah itu, " ungkap Ari. Cara PSSI, ditambahkan Ari, merupakan cara Orde Baru. PSSI terlalu tertutup dan menjadikan pihak di luar PSSI sebagai kompetitor atau pesaing. Mereka selalu berlindung pada peraturan Undang-Undang dan statuta FIFA. Seharusnya PSSI bisa membuka diri atas keberadaan LPI. Kompetisi tersebut dibuat agar klub tidak lagi mengandalkan APBD. Padahal, LPI saat ini sudah menjadi magnet sepakbola Indonesia. Keputusan PSSI tidak mengakui LPI, kata Ari, menunjukkan, induk sepak bola tertinggi tersebut menutup diri terhadap perubahan. "Mereka melakukan cara-cara Orde Baru dengan selalu menutup diri," kata Ari. Menurut dia, PSSI tidak mengakui LPI karena menganggap liga yang digagas Arifin Panigoro tersebut sebagai kompetitor. "Seharusnya PSSI bisa membuka diri atas keberadaan LPI. Kompetisi tersebut dibuat agar klub tidak lagi mengandalkan APBD. Padahal, LPI

saat ini sudah menjadi magnet sepak bola Indonesia," ungkapnya. ri juga mempertanyakan keputusan PSSI tidak memanggil pemainpemain LPI dalam tim nasional. "Sesuai aturan FIFA memang dilarang pemain yang dinaungi federasi setempat membela timnas. Tapi, masyarakat nanti menilai, masa pemain sekelas Irfan Bachdim, Kim Kurniawan, dan Andik Vermansyah tidak dipanggil. Jadi, kita lihat saja apakah pemain-pemain yang dianungi PSSI bisa mengalahkan Turkmenistan," ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Organisasi PSSI dan juga anggota Komisi VI DPR RI Ibnu Munzir tetap menyatakan, LPI sebagai pertandingan hiburan. Hal ini karena FIFA tidak mengakui kompetisi LPI. "Silakan LPI melakukan pertandingan. LPI bisa jadi pertandingan hiburan bagi masyarakat. Tapi LPI bukan turnamen profesional," kata Ibnu. PSSI tetap tegas tidak mengakui keberadaan LPI meskipun mengizinkan kompetisi tersebut terus bergulir. Namun, sesuai dengan amanat FIFA, PSSI akan memberikan sanksi bagi pemain, wasit, agen, pelatih, dan pengurus di bawah naungan PSSI yang terlibat dalam LPI. Sikap penolakan PSSI dan FIFA justru disambut positif LPI. Juru Bicara LPI Abi Hasantoso mengatakan, LPI patut berterima kasih kepada PSSI, sebab FIFA bisa menangani permasalahan sepakbola Indonesia secara langsung. (hk/mi,kc)

Sound of Partyzone di Ratu Platinum Pub JODOH — Mengawali 2011, Ratu Platinum Pub langsung melakukan gebrakan dengan menggelar pestaphoria untuk memuaskan para cluber Batam dengan tema Stereophonic. Iven awal tahun ini langsung disampaikan oleh Owner RP Pub, Aswi kepada Haluan Kepri, Kamis (13/1). Menurut Aswi, sebagai gebrakan awal manajemen akan menghadirkan DJ Hizkia “Junko” karena sangat cocok dengan selera cluber kota ini. "Kita akan menghadirkan Dj Hizkia yang disebut juga Junko pada Sabtu (15/1) ini," jelasnya. Kehadiran Dj Hizkia juga akan diramaikan dengan penampilan homeband dan residen dj dari RP Pub sendiri. "selain Dj Hizkia, kita juga akan menampilkan residen dj kita yaitu, Wattu (Chronicletheraphy), DJ Anto dan tentu saja di-

hibur juga oleh Vision Band dan Bali Rockin’ Band," tambah Aswi lagi. Jadi ditambahkan Aswi lagi, para cluber Batam yang ingin

menghabiskan malam mingguan silahkan hangout di Rp Pub yang berada di Hotel Panorama Regency, Jodoh, dijamin akhir pekan anda akan berkesan. (hk/tl)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

23

SABTU, 15 JANUARI 2011

Pekan Olahraga Wilayah Sumatera VIII 2011

7 Cabang Akan Dipertandingkan

SEBANY AK 7 (tujuh) cabang olahraga akan dipertandingkan SEBANYAK pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera VIII 2011 yang dijadwalkan Juni mendatang di Batam. Ketujuh cabang tersebut masih sama dengan cabang yang dipertandingkan pada Porwil VII 2007 lalu di Medan, Sumatera Utara yakni atletik, renang, bulutangkis, catur, pencaksilat, bolabasket dan sepaktakraw. Hanya saja, kepastian dari ketujuh cabang dipertandingkan masih menunggu keputusan dari Pengurus Besar (PB) cabang masing-masing. “Kita masih akan menyurati cabang-cabang tersebut, untuk kepastian dipertandingkan pada Porwil mendatang,” jelas H.Z Dadang Abdul Gani, Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau, usai Rapat Pleno KONI Kepri, di Sekretariat KONI Kepri, Komplek Sukajadi, Kamis malam (13/1). Perlunya disurati masing-

masing cabang itu jelas Dadang yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kepri ini, untuk memastikan kembali cabang yang sama dipertandingkan. Pengalaman, setiap penyelenggaraan Porwil ada saja cabang yang menarik diri dengan alasan lebih memilih melaksanaan sendiri seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) melalui Pra Kualifikasi (Pra PON). Dari Porwil VI 2003 lalu di Bandar Lampung yang mempertandingkan 10 cabang olahraga, berkurang menjadi 7

cabang pada Porwil 2007 di Medan. Bahkan belakangan, catur juga akan menarik diri dan akan menggelar Pra PON. “Ini yang perlu kita tegaskan kembali dan tanyakan pada masing-masing PB,” kata Dadang. Dijelaskannya, pada Rapat Koordinasi (Rakor) KONI seSumatera, pertengahan Oktober lalu di Medan, kekhawatiran ini muncul. Untuk itu, keputusan Rakor meminta untuk Kepri selaku tuan rumah menyurati masingmasing PB dari cabang bersangkutan. Selain 7 cabang termasuk catur yang akan dipertandingkan, Rakor juga menegaskan untuk menyurati kembali 6 cabang tambahan yang diusulkan sebelumnya pada Rakor Porwil terdahulu, Agustus 2009 di Batam yakni dayung, karate, taekwondo, bridge, bolavoli (indoor dan pantai) dan judo.

Usai Rakor tersebut, KONI Kepri telah menyurati masingmasing PB bersangkutan. Namun hingga saat ini yang telah memberikan jawaban resmi yakni karate dan judo. “Untuk cabang karate menolak bergabung di Porwil, dengan alasan akan menggelar Pra PON sendiri,” kata Dadang. Dan memang, Pra PON Karate sudah diputuskan yang pelaksanaannya juga di Batam. Berikutnya judo yang juga memberikan jawaban, akan turut serta pada Porwil kali ini. Karena, judo sebelumnya juga tidak menggelar Pra PON, namun untuk memperoleh tiket PON dengan perhitungan poin yang berhasil dikumpulkan disetiap iven dengan ketentuan yang diberlakukan. “Lainnya, dayung, bridge, voli dan taekwondo belum memberikan jawaban. Dan kita akan surati

kembali agar mendapatkan jawaban yang nantinya disampaikan dalam Rakor yang akan digelar di Batam ini,” katanya. Penambahan 6 cabang selain 7 cabang dipertandingkan sebelumnya di Porwil Medan, lanjut Dadang merupakan keputusan bersama KONI seSumatera pada saat Rakor di Batam dan dipertegas pada Rakor di Medan. Selain ajang seleksi menuju PON, dengan penambahan 6 cabang lagi guna mempertahankan penyelenggaraan Porwil ini. Karena, dari 5 wilayah di Indonesia hanya Porwil Sumatera yang masih bertahan. “Jadi Porwil ini juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi bagi atlet-atlet dan insan olahraga di wilayah Sumatera. Mereka khawatir, dengan terus berkurangnya

jumlah cabang dipertandingkan akibat adanya cabang-cabang menarik diri, secara perlahan dapat meniadakan penyelenggaraan Porwil nantinya. Untuk itu, pada Porwil 2011 ini, KONI se-Sumatera berkeinginan 6 cabang tambahan diusukan, dengan harapan nantinya ada penambahan dari 7 cabang dipertandingkan,” katanya. Mengenai jadwal pelaksanaan, Juni 2011 merupakan jadwal yang telah disepakati sebelumnya pada Rakor di Batam. Namun saat Rakor di Medan, jadwal tersebut kembali ditinjau ulang karena sebagian besar peserta berharap agar pelaksanaan pada akhir tahun usai SEA Games, dengan alasan berbeda. “Jadwal pelaksanaan belum fixed, dan pada Rakor mendatang baru akan diputuskan,” papar Dadang. (amri)

KONI Kepri Segera Dikukuhkan USAI pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II 2010, 4-11 Desember lalu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) segera mempersiapkan pengukuhan kepengurusan yang baru saja terpilih Periode 20102014. Pengukuhan yang sebelumnya telah dijadwalkan bersamaan

dengan pembukaan Porprov, batal dilakukan karena Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo yang akan mengukuhkan secara langsung, berhalangan hadir. Karena, pada waktu bersamaan awal Desember 2010, Rita Subowo juga ada kegiatan penting yang tidak dapat ditinggalkan. “Kita sudah jadwalkan sebelumnya awal

Desember lalu, namun batal karena ibu Rita (Ketua Umum KONI Pusat-red) ada kegiatan lain,” ucap Eddy Rustandi, Ketua Panitia Pelaksana Pengukuhan Kepengurusan KONI Kepri, dalam Rapat Pleno KONI Kepri, di Sekretariat KONI Kepri, Komplek Sukajadi, Kamis malam (13/1). Dan dikarenakan KONI Kepri

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

juga disibukkan dengan pelaksanaan Porprov, maka pengukuhan baru sekarang dapat dijadwalkan kembali. Untuk persiapan, saat ini pihaknya telah membentuk kepanitiaan dan kembali menghubungi KONI Pusat. KONI Kepri periode kedua 2010-2014 yang akan dikukuhkan ini, merupakan hasil dari

Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Kepri II 2010, 31 Juli lalu, dan telah menerima Surat Keputusan (SK) KONI Pusat no.77 tahun 2010, tertanggal 30 September 2010. Dan begitu kepengurusan menerima SK, langsung dihadapkan dengan persiapan pelaksanaan Porprov Kepri II 2010, pertengahan Oktober lalu.

Adapun pengukuhan lanjut Eddy dijadwalkan akhir Januari atau sekitar awal Februari di Tanjungpinang, bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) KONI seSumatera yang akan membahas pelaksanaan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera VIII 2011 juga pelaksanaan di Kepri ini selaku tuan rumah. (amri)

Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

CMYK

SABTU, 15 JANUARI 2011

24

KONI Kepri Akan Panggil PSSI

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan segera memanggil Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kepri, berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan cabang sepakbola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri II 2010, 4-11 Desember lalu. Pemanggilan dimaksud, untuk klarifikasi atas munculnya permasalahan di lapangan selama pelaksanaan. Karena, khusus pertandingan sepakbola sebagai salah satu cabang dari 22 cabang dipertandingkan termasuk eksibisi pada Porprov Kepri lalu, menjadi catatan tersendiri bagi KONI Kepri selaku penanggungjawab Porprov. Bahkan, cabang olahraga yang memasyarakat dan bergengsi ini menyisakan masalah dengan ‘terhutangnya’ Panitia Besar (PB) Porprov terhadap medali perunggu untuk juara III bersama yang diperoleh Tim Tanjungpinang dan Bintan. “Segera kita layangkan surat untuk pemanggilan Pengprov PSSI ini. Kita ingin mendapatkan jawaban sekaligus klarifikasi perihal kejadian selama pelaksanaan Porprov,” ucap Nur Syafriadi, Ketua Umum KONI Kepri, dalam Rapat Pleno KONI Kepri di Sekretariat KONI Kepri, Komplek Sukajadi, Batam, Kamis malam (13/1). Selaku penanggungjawab, Nur mesti mendapatkan jawaban atas laporan dari PB Porprov perihal penyelenggaraan, termasuk permasalahan yang muncul selama pelaksanaan. Dan sebagaimana dilaporkan Iskandar Alamsyah, Ketua Umum PB Porprov, bahwa PSSI salah satu cabang yang menjadi catatan pihaknya karena pelaksanaan telah memunculkan permasalahan. Dipaparkan Is, permasalahan pertama dengan adanya aksi mogok

para wasit pada saat akan dimulainya pertandingan babak final perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Tim Tanjungpinang berhadapan dengan Bintan, dua hari jelang penutupan Porprov di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning. Akibatnya, pertandingan menjadi terganggu bahkan sama sekali batal dipertandingkan pada hari itu, tanpa adanya penjelasan resmi disampaikan Panitia Pelaksana Porprov cabang sepakbola. Tak hanya sampai disitu, PSSI memutuskan sendiri partai tersebut tidak dipertandingkan dan justru menjadikan kedua tim sebagai juara III bersama. Dan permasalahan berikutnya, diluar skenario awal bahwasanya setiap cabang olahraga tertentu khususnya cabang beregu, tidak ada yang namanya juara III bersama. Artinya, juara III diperebutkan dan medali perunggu hanya diberikan satu. Namun kenyataannya, akibat dari permasalahan yang muncul berdampak terhadap penambahan kebutuhan medali khusus untuk perunggu. “Kita memang tidak siapkan medali perunggu untuk juara III bersama. Karena tidak ada rencana awal untuk itu, dan menyiapkan medali perunggu untuk dua set,” papar Iskandar. Ditambahkan Is, sapaan Iskandar memang tidak ada kewajiban bagi PB untuk memenuhi permintaan dimaksud, karena bukan keinginan dari PB. Untuk itu, menjadi

tanggungjawab sepenuhnya PSSI Kepri dalam menyiapkan medali tersebut. Mendengar pemaparan disampaikan Is, Ketua Umum KONI Kepri dapat menerima dan bahkan memperkuat bahwasanya keputusan PB tersebut dinilai sudah tepat, karena memang tidak dirancang adanya juara III bersama untuk cabang sepakbola dan cabang beregu lainnya. “Ini kelalaian PSSI, dan menjadi kewajiban mereka untuk memenuhi sendiri,” kata Nur. Apalagi pertandingan sepakbola ini merupakan salah satu cabang Porprov di multi iven dibawah koordinasi KONI Kepri, yang seharusnya segala sesuatu terjadi di lapangan mesti diketahui KONI Kepri dan diputuskan bersama dengan PB Porprov. “Bukan keputusan sendiri Panitia Pelaksana cabang bersangkutan dengan PSSI. Ini sudah salah,” kata Nur. Perunggu Tanjungpinang Akan Disiapkan Namun kembali Nur memerintahkan PB Porprov untuk menyediakan medali perunggu tambahan bagi kedua tim tersebut. “Pemain jangan ‘dihukum’. Mereka tidak tau apa-apa. Yang salah disini jelas Panitia Pelaksana Cabang Sepakbola dan PSSI-nya selaku penanggungjawab pelaksanaan di lapangan,” katanya. Untuk itu Nur tetap meminta PB Porprov memesankan kembali satu set perunggu untuk Tim Tanjungpinang yang saat ini belum memperoleh medali. Namun, PSSI harus dimintakan klarifikasinya atas masalah ini. Sebelumnya, Erzon, Bidang Pertandingan PB Porprov melemparkan hal itu dalam rapat, dikarenakan pihaknya terus dihubungi Tanjungpinang mengenai medali perunggu yang belum mereka te-

Natuna Juga Akan Disurati

SELAIN cabang sepakbola yang memunculkan permasalahan di lapangan, dalam evaluasi terakhir Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) II 2010, 4-11 Desember lalu,

Natuna juga akan disurati perihal status atlet yang diturukan. Dalam catatan PB Porprov, masalah atlet muncul di cabang tenis lapangan dan bolavoli serta beberapa cabang lainnya, masih persoalan

atlet luar yang didatangkan untuk memperkuat kontingen. Akibatnya, kekisruhan kecil ditemui di lapangan, meskipun pada akhirnya dapat diselesaikan dan tidak sampai terhentinya pertandingan. “Kita tetap surati KONI Natuna, untuk mempertanyakan masalah atlet dari luar yang mereka turunkan,” kata Nur Syafriadi, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri, dihadapan peserta Rapat Pleno KONI Kepri, di Sekretariat KONI Kepri, Komplek Sukajadi, Kamis malam (13/1). Persoalan perpindahan atlet bagi Nur sebetulnya tidak terlalu jadi sorotan, bila perpindahan yang dilakukan mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku. Apalagi didatangkan dari luar Kepri yang pada akhirnya dapat memperkuat

Diterbitkan Oleh : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam. Terbit Pertamakali : 17 Agustus 2002. Penanggungjawab : Guntur Sakti, S.Sos. Penanggungjawab Redaksi : Amri. Alamat Redaksi : Komplek Inti Batam, Blok D No.9-10, Jalan Laksamana Bintan, Batam. Telepon : (0778) 430451, 430452. Faksimile : (0778) 430445. Dicetak Pada : PT Cerya Riau Mandiri Printing. Isi diluar tanggungjawab Sijori Mandiri dan percetakan. Redaksi menerima tulisan karya asli, terjemahan, atau saduran (dengan menyebut sumber asli). Panjang tulisan antara tiga sampai lima halaman, diketik dengan spasi rangkap. Redaksi berhak menyunting selagi tidak mengubah maksud tulisan.

rima, setelah menempati juara III bersama. “Kami perlu sampaikan, bahwa kami (Bidang Pertandingan-red) masih dihubungi Tanjungpinang karena mereka belum menerima medali perunggu. Padahal mereka sudah menjadi juara III bersama dan sempat dikalungkan dengan medali ‘pinjaman’ ketika upacara penghargaan pemenang (UPP),” kata Erzon. Dan hal itu dibenarkan M Ikhsan, Koordinator Bidang UPP bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui persoalan yang terjadi. Selaku Bidang UPP, pihaknya hanya menjalankan tugas juntuk pengalungan medali setelah pertandingan setiap cabang olahraga selesai. Dan dikarenakan tidak adanya dua set medali perunggu, maka pada saat UPP berlangsung, satu tim lainnya dikalungkan dengan medali ‘pinjaman’ dari cabang lain. Tidak adanya pemesanan medali perunggu tambahan dijelaskan Is,

bahwasanya PB Porprov tidak menginginkan adanya juara III bersama. Bahkan pihaknya masih tetap mengharapkan juara III diperebutkan, karena jelang partai puncak yang mempertemukan tuan rumah Batam berhadapan dengan Karimun, masih ada waktu. Kalau tidak Jumat pagi, bisa saja perebutan juara ketiga itu dipertandingkan pada sore hari sebelum partai puncak digelar. Namun PSSI telah memutuskan sendiri saat mogoknya para wasit di partai itu, untuk tidak dipertandingkan dan menjadikan kedua tim sebagai juara III bersama. “Tanpa sepengetahuan kita, telah diputuskan sendiri perebutan juara III ditiadakan. Padahal kalau kita diajak bicara sebelumnya, kita masih inginkan untuk dipertandingkan karena masih ada waktu Jumat pagi atau sore hari sebelum partai puncak digelar,” kata Is. Mogok Wasit Pemicu Awal Selain itu, Nur juga menyoroti masalah mogoknya wasit yang menjadi pemicu awal serentetan kejadian sepanjang pelaksanaan cabang sepakbola tersebut. Terlepas masalah yang dihadapi para wasit yang dianggap sebagai persoalan internal di Panitia Pelaksana Cabang Sepakbola itu, Nur sangat menyayangkan sikap para wasit yang tidak profesional. Disaat kedua tim sudah siap untuk bertanding, justru menjadi kesempatan untuk melakukan aksi mogok untuk tidak memimpin jalannya pertandingan. “Ini sikap yang benar-benar tidak bagus bagi seorang wasit. Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan secara baik-baik, bukan sebaliknya dengan melakukan aksi mogok disaat pertandingan akan dilangsungkan,” kesal Nur. Apalagi kata Nur, Porprov bukan open turnamen ataupun iven komersil yang digelar sebuah instansi ataupun lembaga dan pihak swasta lainnya. Porprov merupakan multi iven yang merupakan ajang seleksi daerah, untuk kepentingan bersama provinsi ini. “Ini benar-benar sangat tidak bagus, disaat daerah tengah membutuhkan tenaga kita untuk kegiatan

provinsi dan kepentingan provinsi ini, justru diciderai dengan sikapsikap yang tidak baik. Jadikan ini sebagai sebuah catatan dan pengalaman, agar hal serupa tidak lagi terulang dan juga jadi perhatian bagi cabang lainnya,” kesal Nur. Permasalahan lainnya yang muncul di cabang ini, Nur juga perlu minta klarifikasi mengenai kejadian yang berlangsung pada partai puncak yang mempertemukan tim tuan rumah Batam berhadapan dengan Karimun. Pada partai terakhir itu, pertandingan juga tidak tuntas mengingat di babak kedua Batam menarik diri (walk out). “Ending yang tidak bagus. Selain tidak tuntasnya pertandingan, juga yang WO malah tim tuan rumah sendiri. Dan ini juga perlu kita mintakan jawaban dari PSSI mengenai kronologis kejadian, berikut wasit diturunkan sebagai salah satu pemicunya.” “Jika kita sudah panggil dan dengarkan sendiri jawaban dari PSSI selaku penanggungjawab pertandingan cabang sepakbola Porprov ini, baru KONI akan mengambil sikap langkah apa yang mesti diambil termasuk sanksi akan diberikan. Jangan kesalahan pengurus sendiri, dan permasalahan internal yang muncul justru merugikan pemain dan tim. Mereka tidak tau apa-apa, dan jangan dikorbankan,” kata Nur. Untuk itu, pada saat penutupan Porprov, Nur menegaskan agar medali perunggu diperoleh Tim Batam atas juara II didapatkan usai WO, harus dikembalikan pada mereka. “Tidak ada alas an Panitia Pelaksana untuk menahan medali mereka. WO yang mereka lakukan termasuk tidak maunya hadir pada UPP untuk pengalungan medali hanya sebuah aksi atas emosional mereka, tapi bukan berarti medali mereka tidak diserahkan,” pesannya. Dan Alhamdulillah, untuk Tim Batam dapat diselesaikan karena medali mereka tetap diserahkan pada hari berikutnya, sebelum penutupan Porprov berlangsung. Namun untuk medali perunggu bagi Tim Tanjungpinang yang belum terima, KONI Kepri tetap akan siapkan dan pemanggilan PSSI Kepri juga segera dilakukan. (amri)

Kontingen Kepri pada jenjang berikutnya, malah akan lebih baik. Bukan bond pemain dilakukan secara instan, dan butuh hanya sesaat untuk kepentingan perebutan medali Porprov dan setelah itu atlet bersangkutan dipanggil kembali memperkuat Kepri justru tidak ada. “Kita pengalaman dengan kejadian pada Porprov 2006, begitu atlet dipanggil memperkuat Kontingen Kepri ke Porwil, justru bermasalah begitu sampai di Medan. Ini yang kita tidak mau terjadi lagi, makanya dari awal kita wanti-wanti betul masalah perpindahan atlet ini,” kata Nur. Dan sekarang, pada Porprov kali ini kejadian serupa kembali terulang dan ditemui beberapa masalah muncul di lapangan. Dan KONI Kepri perlu meminta penjelsan dari KONI Natuna masalah atlet yang diturunkan tersebut. Selain dua masalah yang muncul yakni pelaksanaan pertandingan cabang sepakbola dan atlet yang

diturunkan Kontingen Natuna, secara umum Nur menilai pelaksanaan Porprov berjalan sesuai jadwal dan dapat selesai tepat waktu. Akan tetapi, dua permasalahan itu tetap jadi catatan bagi KONI Kepri, dan perlu klarifikasi serta jawaban dari pihak bersangkutan. Respon Tuan Rumah Kurang Sementara Iskandar Alamsyah, Ketua Umum PB (Panitia Besar) Porprov tidak menampik adanya muncul persoalan-persoalan di lapangan selama penyelenggaraan Porprov. Bahkan pihaknya juga mengakui masih terjadi kekurangan sana-sini, sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepan. “Kita akui dalam pelaksanaan Porprov kemarin, belumlah sesuai dengan yang kita harapkan. Masih terjadi kekurangan sana-sini, yang mesti dievaluasi untuk perbaikan kedepan. Namun selaku Ketua Umum Panitia Besar, saya secara pribadi maupun secara kepanitiaan menyam-

paikan permohonan maaf atas segala kekurangan. Dan kepada teman-teman panitia, saya menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang telah dibangun,” ucap Is, diha-dapan Rapat Pleno KONI Kepri itu. Akan tetapi, tanpa pembelaan diri Is juga mengatakan bahwa pelaksanaan Porprov kali ini dengan jadwal yang begitu mepet kurang dari dua bulan sehingga tidak dapat optimal dalam persiapan. Idealnya, dalam pelaksanaan multi iven besar ini butuh waktu persiapan sekitar satu tahun, agar lebih maksimal. Disamping itu, tuan rumah Batam yang diharapkan sama sekali kurang memberikan respon ditengah-tengah anggaran yang dibutuhkan sangat minim. “Peran serta tuan rumah Batam masih sangat minim. Begitupun respon masyarakat juga sangat kurang,” kata Is. Kedepan, ini menjadi catatan pada pelaksanaan multi iven berikutnya dan juga Porprov III mendatang di Karimun. (amri)

Susunan Kepengurusan KONI Batam : Ketua Umum :DR.H.M Soerya Respationo,SH.MH, Wakil Ketua I/ Ketua Harian : Edi Sihite, Wakil Ketua II : Drs.H Buralimar, Wakil Ketua III : Ir.Agus Hidayat, Sekretaris Umum : Asmin Patros,SH.M Hum, Wakil Sekretaris : Rina Bhinawati, Bendahara Umum : Nisban Juardis,SH.M Hum, Wakil Bendahara : Mayrifa, Kabid Organisasi : Heri Supriyadi, MBA, Anggota : Teuku Jayadi Noer, Suyatno, M Iqbal, Kabid Perencanaan : Tommy Desatyawan, Anggota : Yeyen Sofyan,Adr, Kabid Penelitian dan Pengembangan : Asrul Askan Sony, Anggota : Eko Haryanto, Bambang Urip, H.M Kholiq Widiarto, SH.MH, Kabid Pembinaan dan Prestasi : Erzon S, Anggota : H Zakaria Zein, Haryanto,SPd, Frits Kapo, Kabid Sarana dan Prasarana : Ayi Afriyanto, Anggota : Imam Tohari, Naradewa, Ade, Kabid Hubungan Luar Negeri : DjoharArief, MBA, Anggota : Ir.Bastoni Solihin, M Hum, Ir.Chris S Triwinasis, Kabid Hubungan Masyarakat : Guntur Sakti, S.Sos, Anggota : Andi Mapisangka, Gusti Yennosa, Amri

“Memajukan Olahraga Masyarakat Batam” Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

CMYK


Haluan Kepri Edisi 15 Januari 2011