Issuu on Google+

RABU 25 JANUARI

25

TAHUN 2012

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.34 14.56 17.49 19.03 03.55

ELPIJI

Agen Dilarang Ngecer BANYUWANGI - Tata niaga gas elpiji kini diatur semakin ketat. Pemkab turun tangan untuk ikut mengatur tata niaga, sehingga kekisruhan agen dan pangkalan elpiji dapat dihindari. Beberapa waktu lalu sempat terjadi kekisruhan antara agen dan pangkalan elpiji. “Beberapa waktu lalu agen langsung menjual elpiji kepada pengecer. Pangkalan elpiji ramaiDOK.RaBa ramai protes kebijakan Bambang Sudjarwo agen tersebut,” ujar Plt Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab, Bambang Sudjarwo, kemarin (24/1). Bambang mengakui, pihaknya pernah memediasi perseteruan agen dan pangkalan elpiji se-Banyuwangi beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, baik agen maupun pangkalan, akhirnya menyetujui beberapa kesepakatan n

DAUN NERAKA: Ganja seberat 57,05 gram yang diamankan dari tersangka Wawan dibeber di Mapolres Banyuwangi kemarin.

 Baca Agen...Hal 35

KARI GEDIGU

Membeli Bensin Eceran, Ketahuan Motor Curian BANYUWANGI - Sufyan alias Yusuf, 32, warga Jalan Ikan Pesut, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, ini mungkin kelewat pede. Dia nekat mengendarai motor curian tanpa mengganti pelat nomor polisi (nopol) motor tersebut. Saat hendak membeli bensin eceran di Kelurahan Lateng, Sufyan kepergok polisi patroli. Lantaran polisi hafal nopol motor curian tersebut, tersangka akhirnya harus menginap di sel prodeo Mapolsek Blambangan. Motor Yamaha Vega tersebut merupakan kendaraan milik M. Sukarno, 19, warga Lingkungan Pakis, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi n  Baca Membeli...Hal 35

ADA APA LAGI

GALIH COKRO/RaBa

Dapat Ganja Setengah Ons BANYUWANGI - Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi kembali menangkap pengedar ganja. Tersangka pengedar daun haram tersebut adalah Wawan Astriadi, 38, warga Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Wawan yang bertubuh subur itu ditangkap di rumahnya di sekitar

terminal bus Karangente, Kelurahan Kebalenan. Dari tangan Wawan, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu paket ganja dengan berat kotor 57,05 gram, atau berat bersih 38,45 gram. Polisi juga menyita satu unit telepon seluler (ponsel) merek Nokia yang digunakan tersangka untuk bertransaksi.

Wawan dibekuk setelah polisi mengembangkan penangkapan Agus Uriyanto, 52, warga Jalan Slamet Riyadi, 102, Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Agus ditangkap usai transaksi ganja di depan Stasiun Kereta Api (KA) Kalibaru n

Ganja Stasiun Kalibaru Pemasok: Eko Alamat: belum diketahui Status: dicari polisi

 Baca Dapat Lagi...Hal 35

Luas Sawah Ditarget Naik

GALIH COKRO/RaBa

DIMASSA: Sugiyono dan ponsel Nokia yang dicurinya di Terminal Brawijaya.

Nyonyor Gara-gara Ponsel BANYUWANGI - Sugiyono, 48, warga Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, nyonyor dihajar massa di sekitar Terminal Brawijaya, Banyuwangi, Ahad lalu (22/1). Gara-garanya, dia tertangkap saat mencuri telepon seluler milik Sumarji, salah satu pengelola warung di terminal bus di Lingkungan Karangente, Kelurahan Kebalenan, tersebut. Kini, Sugiyono diamankan di ruang tahanan Polsek Blambangan n  Baca Nyonyor...Hal 35

 Baca Luas Sawah...Hal 35

TERSANGKA II

Nama: Wawan Astriadi Umur: 38 th Alamat: Karangente, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi. Status: tertangkap Bukti: Ganja 57,05 gram, Ponsel

Nama: Agus Uriyanto Umur: 52 th Alamat: Jalan Slamet Riyadi 102, Krajan, Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember. Status: tertangkap Bukti: Ganja 42,30 gram

Dewan Kunker Lagi kabupaten, dan pasien yang membawa surat pengantar miskin (SPM) di rumah sakit. “Di Jombang dan Surabaya informasinya cukup bagus,” katanya. Sudirman mengakui, dalam BANYUWANGI - Anggo- rombongan studi banding ta DPRD Banyuwangi akan Pansus Jamkesda itu juga menmelakukan kunjungan ker- gajak kalangan eksekutif. Keikutsertaan eksekutif ja (kunker). Para itu juga karena mewakil rakyat yang reka ingin belajar sedang membahas dalam penanganan rancangan peratuJamkesda dan SPM. ran daerah (raper“Jadi semua (anggoda) tentang jaminan ta pansus dan ekkesehatan daerah sekutif ) juga ingin (jamkesda) itu bebelajar,” ujarnya. rangkat ke Jombang Menurut Sudirdan Surabaya kemaDOK.RaBa man, Pansus Jamrin malam (23/1). Sudirman kesda tersebut sejak Studi banding itu ternyata tak hanya diikuti ang- awal Januari 2012 lalu sudah gota panitia khusus (pansus) bekerja untuk merampungkan jamkesda. Dalam rombongan pembahasan raperda tersebut. itu juga terdapat sejumlah pe- Pansus juga pernah mengunjabat Pemkab Banyuwangi. dang dua direktur RSUD di “Acaranya studi banding ke Jom- Banyuwangi, dan kepala Dinas bang dan Surabaya,” kata Kepala Kesehatan Banyuwangi. Sejumlah ketua RT, perangkat Sekretariat DPRD Banyuwangi, H. Sudirman, kemarin (24/1). desa, dan tokoh masyarakat, Studi banding itu rencananya juga pernah diundang ke DPRD akan berlangsung selama dua untuk dimintai pendapatnya soal hari. Menurut Sudirman, rom- jamkesda kabupaten tersebut. bongan akan melihat kegiatan “Raperda jamkesda ini akan dan realisasi program jaminan disahkan pada 27 Januari menkesehatan daerah (jamkesda) datang,” sebutnya. (abi/c1/bay)

Pansus Jamkesda Kunjungi Jombang dan Surabaya

Dari 119.878 Ha Menjadi 124.831 Ha BANYUWANGI - Target produksi tanaman padi tahun 2012 naik dari 2011. Pada tahun 2012 ini, target luas tanaman padi dipatok 124.831 hektare (ha). Target tanaman padi itu terhitung mulai bulan Oktober 2011 sampai September 2012. Target itu ditetapkan berdasar dimulainya musim tanam pertama. Musim tanam pertama tahun 2012 dilakukan mulai akhir 2011 dan masuk produksi tahun 2012. “Musim tanam pertama panen awal tahun 2012,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Banyuwangi, Djati Loekito, kemarin (24/1). Sementara itu, target luas panen sekitar 119.878 ha dengan provitas 60,30 kuintal per ha. Target tahun 2011 lalu hanya 124,096 ha. Target panen tahun 2011 sekitar 119.130 ha, dan target produksi 714.781 ton. “Realisasi musim tanam Oktober sampai Desember 2011 seluas 34.129 ha,’’ ungkap Djati. Target tanam 2012 ini, Djati optimistis bisa terwujud dengan baik. Mulai saat ini, Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan, terus menggalakkan kampanye tertib pola tanam kepada petani. Melalui tertib pola tanam tersebut, padi petani bisa terhindar dari penyakit yang akan menyerang n

TERSANGKA I

GALIH COKRO/RaBa

TANAM : Petani membersihkan rumput di sela tanaman padi di areal persawahan di Kecamatan Srono kemarin.

Novan Charis Dona, Pemain Muda Banyuwangi di Pentas Divisi Utama PSSI

Kejar Pengalaman, Janji Kembali ke Persewangi Predikat pemain junior masih melekat pada diri Novan Charis Dona. Namun, siapa sangka alumnus Persewangi U-18 itu kini sudah merambah level profesional. Pemain asal Dusun Sumberjeruk, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, itu kini mengembangkan karirnya di tim Persik Kediri. EDY S/RaBa

Lesus Melanda Situbondo

NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

ANGIN lesus atau puting beliung terjadi di Situbondo. Bencana alam tersebut mengakibatkan beberapa rumah di Kecamatan Suboh dan Mlandingan rusak. (*) Selengkapnya Baca halaman 26

TAHUN 2009 menjadi kali pertama kemunculan Novan Charis Dona di belantika sepak bola Banyuwangi. Menjadi bagian skuad Persewangi under 15 tahun kala itu, kemampuan remaja yang akrab

http://www.radarbanyuwangi.co.id

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BERBAKAT: Novan Charis Dona saat membela Persewangi U-18.

disapa Novan tersebut menghipnotis ribuan pasang mata yang menyaksikan aksinya di Stadion Diponegoro. Dia pun berhasil membawa Laskar Blambangan Cilik di Piala Dispora finish di posisi keempat. Kematangan Novan terus berlanjut. Setahun kemudian, ketenangan dan akurasi umpan sekaligus sebagai playmaker lini tengah membawanya ke skuad Persewangi under 18 tahun. Kontribusi pemain binaan SSB Genting Sraten itu membawa Persewangi bercokol di babak per delapan final. Sepak terjang anak Imam dan Nurhayati itu membuat pelatih Persewangi kala itu, Djoko Malis Mustafa, berdecak kagum. Potensi besar Novan membuat Djoko Malis yang berjuang meloloskan Persewangi ke Divisi Utama memanggilnya masuk tim n

Istri Marinir duel lawan penjambret Beraninya sama perempuan, suruh pakai rok saja kalau ketangkap.

DPRD Situbondo sehari gelar tiga kali paripurna Kini ibarat makan tiga kali sehari, dulu saat bahas KUA-PPAS itu pas lagi puasa

 Baca Kejar...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

26

Rabu 25 Januari 2012

Puting Beliung Hajar Dua Kecamatan Puluhan Rumah Porak Poranda

ISTIMEWA

RUSAK PARAH: Di antara rumah warga di Kecamatan Mlandingan yang rusak akibat terjangan angin puting beliung, Senin malam (23/1) kemarin.

MLANDINGAN - Hujan deras disertai angin kencang membawa petaka bagi sejumlah warga di Kecamatan Mlandingan dan Suboh. Akibat disapu putting beliung itu, puluhan rumah warga yang ada di Dusun Trebungan Barat, Desa Trebungan, Kecamatan Mlandingan dan Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh mengalami kerusakan. Kerusakan rumah terbanyak di Dusun Trebungan Barat. Di tempat ini, ada 21 rumah warga yang mengalami kerusakan berat dan ringan. Sedangkan di Desa Gunung Malang hanya dua rumah. Namun kesemuanya mengalami kerusakan serius. Dua rumah itu milik Rasmina dan Asunito. Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah

(BPBD) Situbondo Zainul Arifin mengungkapkan, dari pendataan yang dilakukan lembaganya, kerusakan rumah warga di Desa Trebungan sebagian besar terjadi di bagian atap. “Sedangkan di Desa Gunung Malang, dua rumah mengalami kerusakan berat, namun tidak sampai menelan korban,” kata Zainul. Hujan disertai angin kencang terjadi Senin malam (23/1). Bencana alam ini benarbenar membuat warga panik warga. Warga memilih mengungsi ke tempat-tempat lapang karena khawatir rumahnya roboh. “Mendengar suaranya saja sangat menakutkan Pak. Meski hujan, warga memilih keluar rumah untuk mencari tempat perindungan anginnya memang tidak terlalu lama, namun itu mampu membuat atap rumah kami berantakan,” terang Mustafa, korban rumah rusak di Kecamatan Mlandingan. (pri/aif)

Urus Sertifikat Harus Bayar Rp 650 Ribu

RAZIA

ABDUL AZIZ/RaBa

DIAMANKAN: Mobil nopol P 1989 ND yang nyaris menabrak anggota Polsek Siliragung, kemarin malam

Polisi Nyaris Ditabrak Mobil Pencuri Kayu SILIRAGUNG - Razia kendaraan yang dilakukan aparat Polsek Siliragung di perempatan Buk Putih, pukul 23.00 kemarin nyaris membawa korban. Sebuah mobil Carry nopol P 1989 ND mengangkut kayu jati yang diduga ilegal hampir saja menabrak belasan anggota polisi yang sedang melakukan razia malam itu. Ceritanya, saat melakukan razia tersebut, polisi menyetop setiap kendaraan. Kelengkapan surat-surat kendaraan diperiksa satu persatu. Ketika giliran mobil merah dihentikan, sang pengemudi tidak mau berhenti. Mobil Carry yang ditumpangi kawanan blandong kayu itu malah melaju cepat dan nyaris menabrak belasan anggota yang bertugas. Melihat hal tersebut, Kapolsek Siliragung, AKP Subandi langsung memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengejaran. “Begitu berhasil kita kejar, ternyata sopirnya sudah kabur,” kata Subandi. Setelah dibuka, ternyata mobil tersebut berisi sembilan kayu jati masing-masing berukuran dua meter. “Saat itu juga, kayu berikut barang bukti mobil kita amankan di mapolsek,” imbuh Subandi. Terkait identitas pengemudi mobil, Subandi mengaku sudah mengantonginya. “Mereka ada tiga orang. Semuanya warga Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung,” tandasnya. (azi/aif)

BANYUGLUGUR – Pembuatan sertifikat Program Nasional Agraria (Prona) ahun 2011 di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo tahun 2011 hingga kini masih menyisakan masalah. Dalam praktiknya, ada dugaan pungutan tanpa dasar. Padahal semestinya, program tersebut tidak ada biaya alias gratis. Diperoleh keterangan, sejumlah warga mengaku telah ditarik biaya jutaan rupiah untuk memperoleh sertifikat. Semula tidak ada persoalan dalam penarikan yang telah disepakati senilai Rp 650 ribu untuk satu sertifikat. Dalam perkembangannya, selain dana yang sudah disepakati tersebut ada penarikan lagi. Bahkan, besarnya dua kali lipat dari penarikan awal. Hal ini yang membuat warga merasa keberatan atas pungutan tersebut. Bahkan, ada bukti kuitansi pembayaran untuk pembuatan sertifikat tersebut. Semula warga tidak akan diberi kuitansi sebagai bukti pembayaran. ‘’Waktu itu tidak dikasih kuintansi, tapi saya tetap ngotot minta kuitansi,’’ ujar Juri, warga Dusun Tampora, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Menurut Juri, meski sudah disepakati Rp 650 ribu, warga tetap keberatan, khususnya bagi yang tidak mampu. ‘’Menarik Rp 650 saja sudah agak berat, kok ada biaya tambahan biaya lagi,’’ sesalnya. Hal senada juga diungkapkan Asmoro alias Pak Nor. Untuk mengurus sertifikat, dirinya sudah membayar Rp 1,4 juta kepada panitia Prona di desa setempat. Anehnya, satu dari dua kuintansi yang dia terima tidak ada stempelnya. ‘’Yang bayar kedua tidak ada stempelnya,’’ aku pria yang kesehariannya sebagai pengayuh becak di terminal Besuki itu. Andi Handoko, anggota DPRD Situbondo mengaku akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Kata Andi, beberapa LSM sudah melaporkan masalah Prona ini ke kejaksaan. Menurut Andi, pungutan Prona ini sangat merugikan rakyat. “Proses hukum jalan terus, tapi uang pungutan harus dikembalikan lagi kepada warga,’’ harap Andi. Dalam masalah ini, pihaknya minta kepada komisi I DPRD untuk segera mengambil sikap tegas. “Saya sering

ALI NURFATONI/RaBa

DUA KUITANSI : Sejumlah warga saat menemui Andi Handoko di rumahnya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

mendapatkan keluhan warga tentang masalah ini, tapi sampai sekarang

masih belum ada kejelasan,’’ ujar politisi dari PDIP itu. (ton/aif)

Pemimpin Redaksi/ Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

27

Rabu 25 Januari 2012

Cabuli Balita

TERMINAL WIROGUNO

Siap Bebaskan Jalan Tembus TEGALSARI-Mangkraknya Terminal Bus Wiroguno di Desa Setail, Kecamatan Genteng, selama bertahun-tahun mengundang perhatian Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Kemarin sore (24/1), bupati meninjau jalan tembus dari Terminal Wiruguno menuju Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari. Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Mujiono, bupati melihat jalan tembus tersebut. Bupati juga melakukan dialog dengan warga, yang rumahnya berada di tepi jalan tembus tersebut. Ditemui di sela-sela kunjungannya, Anas menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian dengan kelanjutan program jalan tembus, yang dirintis sejak era mantan Bupati Samsul Hadi itu. Hanya saja, Anas meminta kepastian lebih dahulu kepada warga dan Kepala Desa (Kades) Dasri Juandi dan Kades Setail, Kecamatan Genteng Ahmad Zuhri, mengenai pembebasan lahan di jalan tembus itu. Sebab selama ini, bupati mendapat laporan bahwa jalan tembus dari Terminal Wiroguno menuju Kecamatan Tegalsari dan Gambiran itu sulit terealisasi. Kendalanya, karena faktor harga lahan yang membumbung tinggi. “Kalau persoalan lahannya tuntas, kita akan segera realisasikan kelanjutan jalan ini,” janjinya. Anas menjelaskan, program jalur tembus tersebut cukup signifikan untuk mengurangi kemacetan di jalan Kota Genteng. Bila jalan tembus bisa terealisasi, maka akan menunjang perkembangan ekonomi warga Banyuwangi, khususnya dari arah selatan.Selain kendaraan bus bisa melintas di jalur tersebut, akses jalan warga dari Kecamatan Bangorejo, Siliragung dan Pesanggaran, juga akan mudah. “Karena jembatan yang menghubungkan Kecamatan Tegalsari dan Siliragung, tahun ini mulai kita bangun,” ungkap Anas. Untuk itu, Anas menegaskan, persoalan lahan jalan tembus yang menghubungkan Kecamatan Genteng, Tegalsari, dan Gambiran, harus segera dituntaskan. “Kalau masalah lahan tuntas, kita tinggal anggarkan di APBD,” cetusnya ■ Baca Siap...Hal 35

ABDUL AZIZ/RaBa

TINJAU: Bupati Anas dan rombongan meninjau jalan tembus dari Terminal Wiroguno menuju Tegalsari.

SIGIT HARIYADI/RaBa

AMBRUK: Seorang pekerja memanjat tiang baliho kemarin (24/1).

Disapu Angin, Baliho Roboh PURWOHARJO–Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Purwoharjo dan sekitarnya, Senin sore (23/1), merusak fasilitas umum. Baliho milik salah satu radio swasta yang berlokasi di tepi jalan raya, tepatnya di sekitar Pasar Purwoharjo, roboh. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00. Robohnya baliho berukuran besar tersebut diakibatkan dinding baliho tidak dilubangi. Akibatnya, tidak mampu menahan terpaan angin kencang. “Seperti yang anda lihat, dinding balihonya tidak dilubangi, akibatnya baliho tersebut tidak

mampu menahan terpaan angin kencang,” tutur Yoyok, 29, warga sekitar. Tidak hanya itu, lanjut Yoyok, rangka besi penyangga baliho tersebut juga tampak ringkih. “Besinya kan kecil-kecil, mana kuat menahan beban seberat itu. Balihonya kan besar,” terangnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beberapa pedagang kaki lima yang biasa mangkal di sekitar baliho, itu juga tidak ada yang terluka. Uniknya lagi, dua unit papan nama anjungan tunai mandiri (ATM) bank di dekat baliho itu tetap berdiri kokoh. Keduanya sama sekali tidak tersentuh puing-puing reruntuhan baliho.(sgt/irw)

PURWOHARJO - Malang menimpa Saritem (nama samaran), warga Desa Sumbersari, Kecamatan Purwoharjo. Di usianya yang masih sangat belia, masih berusia 2,5 tahun, dia telah menjadi korban kejahatan seksual. Ironisnya, tindakan tidak berperikemanusiaan itu diduga dilakukan BB, 20, anak kandung SM, wanita yang selama ini mengasuh Saritem. Diperoleh keterangan bahwa peristiwa memilukan itu berlangsung siang hari pada Desember 2011 lalu. Saat itu, Saritem berada di rumah SM. Entah setan mana yang merasuki otak BB. Kala mendapati rumahnya sepi, dia mencabuli bocah ingusan tersebut. Aksi biadab itu terungkap saat korban diantar pulang ke rumahnya. Ketika bocah itu kencing, dia menangis dan mengeluh kemaluannya sakit. Tentu saja, orang tua korban penasaran melihat gelagat aneh putri kesayangannya itu. Setelah ditanya orang tuanya, Saritem berterus terang baru saja “dikerjai” oleh BB. Korban juga mengaku enggan bermain ke ru-

mah SM lagi. Sebab, BB juga pernah menggigit pantatnya. Awalnya, orang tua korban meragukan kebenaran ucapan Saritem itu. Namun, beberapa hari berselang, orang tua korban semakin yakin bahwa anaknya menjadi korban pelecehan seksual oleh BB. Sebab, setiap kali buang air kecil, Saritem selalu mengeluh sakit di kemaluannya. Tak ingin gegabah, keluarga korban meSIGIT HARIYADI/RaBa meriksakan bocah KETERLALUAN: BB digelandang dari itu ke dokter. ruang penyidik Polsek Purwoharjo. Hasilnya tidak Dikonfirmasi kemarin (24/1), jauh berbeda dari perkiraan mereka. Dokter menyatakan Kapolsek Purwoharjo AKP Triada luka di kemaluan Saritem. joko Setyonarso melalui Kasi Sabtu lalu (21/1) orang tua Humas Bripka Budi Hermawan korban memutuskan melapor mengaku telah memintakan ke Polsek Purwoharjo. Aparat visum et repertum korban. yang tidak ingin tersangka “Saat ini kami masih melamelarikan diri segera kukan proses penyidikan intensif,” ungkapnya. (sgt/c1/irw) menjemput BB di rumahnya.

ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Melihat Porsi Belanja Kerakyatan APBD 2012

Kejar Pertumbuhan 6,4 Persen, Naikkan Belanja Perdagangan dan IKM World Bank dalam laporannya menyatakan bahwa negara-negara di kawasan Asia Timur, termasuk Indonesia menghadapi masalah berat akibat krisis ekonomi tahun 2008-2009. Merosotnya posisi daya saing Indonesia ke peringkat 54 dari 133 negara, turut memperburuk perekonomian Banyuwangi. Apa saja usaha yang dilakukan pemerintah daerah? PEMERINTAH daerah terus berupaya memulihkan stabilitas makro ekonomi sebagai basis bergeraknya sektor riil guna peningkatan daya saing dan daya beli masyarakat. Upaya pemulihan yang dilakukan, antara lain penciptaan iklim usaha yang kondusif, peningkatan kemampuan pelaku usaha, pengembangan teknologi industri, serta penerbitan kebijakan yang menguntungkan dunia usaha, dan pemberian stimulan bantuan alat produksi. Sektor perdagangan, perindustrian, dan energi sumberdaya mineral merupakan sektor utama penggerak dalam pemulihan stabilitas makro ekonomi Banyuwangi. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini tumbuh melampaui pertumbuhan ekonomi rata-rata kabupaten. Untuk itu, pemerintah daerah memprioritaskan sektor ini dengan dukungan anggaran yang terus meningkat. Pada tahun 2011, ketiga sektor ini dalam belanja kerakyatan hanya mendapat alokasi sebesar Rp 1,3 miliar. Pada tahun 2012 ditingkatkan jadi Rp 1,6 miliar. Anggaran kerakyatan itu diperuntukkan menggerakkan sektor perdagangan sebesar

Rp 512 juta, sektor perindustrian Rp 914 juta, dan energi sumberdaya mineral Rp 174 juta. Upaya pemerintah daerah telah menunjukkan hasil signifikan. Sebagai indikator pulihnya ekonomi Banyuwangi, pada tahun 2011 laju pertumbuhan ekonomi menunjukan angka cukup baik, yakni 6,22 persen meningkat dari tahun 2010, yang hanya 6,05 persen. Pengembangan industri kecil dan menengah juga mendapat perhatian utama dari rangkaian pemulihan ekonomi pasca krisis. Ini dilakukan, karena industri kecil menjadi embrio bergeraknya ekonomi. Untuk itu pada tahun 2012, pengembangan industri kecil dan menengah mendapat porsi anggaran paling besar, yaitu Rp 712 juta Angka itu meningkat dari tahun 2011, yang hanya Rp 190 juta. Peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri juga terus diupayakan melalui pengembangan pasar dan distribusi produk. Porsi anggarannya sebesar Rp 102 juta. Angka itu naik dari tahun 2011, yang hanya Rp 75 juta. Sedangkan, untuk memberi perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan dipatok anggaran Rp 145 juta. Pengembangan industri kecil dan menengah dilakukan melalui pembinaan pada sentra industri serta bimbingan teknis bagi pelaku usaha dari kelompok industri kecil dan menengah (IKM). Pada tahun 2011 terdapat empat sentra industri yang dibina, yakni sentra industri kerajinan sayangan di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru dan sentra industri kerajinan bordir di Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh. Selain itu, sentra kerajinan anyaman bambu di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, dan sentra industri genting pres di Desa Kedung Gebang, Kecamatan Tegaldlimo. Pembinaan sentra

DOK/RaBa

PAMERAN:Kerajinan batik khas Banyuwangi mendapatkan pembinaan dari pemkab.

industri itu diharapkan mampu menjadi stimulan dan menggairahkan kembali pelaku usaha sektor industri lainnya, yang terpuruk akibat krisis ekonomi. Tahun 2011, stimulasi peningkatan kualitas produksi telah dilakukan melalui bimbingan teknis produksi kerajinan konveksi dan sablon di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng dengan anggaran Rp 58 juta. Bimbingan teknis produksi kopi bubuk di Kecamatan Kalipuro, dan bimbingan teknis produksi batik dan monte, dengan anggaran Rp 74 juta. Bimbingan teknis produksi aneka keripik dan pengemasan di Kecamatan Tegaldlimo, dianggarkan Rp 131 juta. “IKM produk berbahan baku tembakau, yang terkena dampak krisis ekonomi dibina untuk melakukan alih profesi melalui pemberian bimbingan teknis produksi kopi bubuk dan roti bakery, dengan anggaran Rp 501 juta untuk 55

orang,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi Karti Utami, kemarin. Pemerintah daerah juga menggelar pelatihan dan pemberian bantuan alat kepada calon dan mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) keluar negeri. Kegiatan itu berupa pelatihan teknis olahan pangan. Bentuknya berupa pelatihan pembuatan keripik di Kecamatan Cluring dan pelatihan teknis olahan buah dalam bentuk pelatihan pembuatan sirup di Kecamatan Bangorejo. Sebagian dari produk hasil binaan tersebut diikutsertakan dalam pameran dan promosi perdagangan internasional di Jatim Fair Surabaya, Ethnic Culture Jogjakarta, dan Cravina Jakarta. Sebagian ikut pasar lelang komoditas daerah di Surabaya. Upaya itu dilakukan dalam rangka memperluas jangkauan pemasaran produk indus-

tri kecil dan menengah. Keseriusan pemerintah daerah untuk menyelamatkan pelaku usaha pasca krisis tidak hanya menggerakkan bimbingan teknis industri dan pameran. Namun juga diikuti dengan pengamanan peredaran barang di pasaran Banyuwangi. Dengan dukungan anggaran yang hanya Rp 75 juta, secara rutin pemerintah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pusat perbelanjaan. Kegiatan itu merupakan program perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan, guna menekan jumlah produk luar negeri yang beredar di Banyuwangi. Pengelolaan dan pemanfaatan air bawah tanah untuk produksi air minum dalam kemasan (AMDK) juga diawasi. Tujuannya, guna menjamin kualitas produksi AMDK di pasaran. Aktivitas itu terus ditingkatkan pada tahun 2012. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp 174 juta dilakukan pembinaan dan pengawasan bidang pertambangan, serta pengawasan dan penertiban kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan. Pada tahun anggaran 2012, sektor perdagangan, perindustrian, dan energi sumberdaya mineral dialokasikan dana Rp 4,5 miliar. Anggaran itu diprioritaskan pada tujuh kegiatan, antara lain pelatihan Achievement Motivation Training (AMT) dan Creation of Enterprises Formation of Enterpreneurs (CEFE). Kedua, penciptaan dan pengembangan desain produk industri dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk IKM kerajinan batik dan cinderamata khas Banyuwangi. Pesertanya mencapai 200 orang. Selain itu, pengembangan kampung potensi yang bekerjasama dengan Bank BNI. “Belanja kerakyatan yang dialokasikan pada tiga sektor itu ditargetkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi pada 2012 menjadi sebesar 6,4 persen,” papar Karti.(afi/ikl/irw)

PENDIDIKAN

28

Rabu 25 Januari 2012

Calon Pelaut Ikuti Tes Keahlian

GERDA/RaBa

BERJAJAR: Ketua panitia bersama narasumber yang memberi materi workshop di Aula SMAN 1 Glagah kemarin.

Adopsi Ilmu dari Tulisan MGMP Ekonomi Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru GLAGAH – Demi meningkatkan mutu dan kualitas tenaga pengajar, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi menyelenggarakan workshop selama sehari. Workshop yang mengupas tuntas tentang penelitian tindakan kelas (PTK), itu diselenggarakan kemarin (24/12) dan dibuka secara resmi oleh Kasi Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Banyuwangi H. Mudjib SPd. Sebanyak seratus guru ekonomi dari SMA Negeri dan SMA Swasta seBanyuwangi tampak memenuhi

Aula Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Glagah kemarin. Dalam acara tersebut, MGMP mendatangkan nara sumber Dosen Universitas Jember Dr. Sukidin MPd. Lewat workshop ini, diharapkan para guru ekonomi bisa melaksanakan PTK dan bisa menulis karya ilmiah. Menurut Mudjib, ke depan, setiap guru akan dievaluasi setiap tahun secara berkala. Sehingga, guru dituntut untuk bisa menulis karya ilmiah, artikel di media masa, serta inovasi dalam karya. Terutama untuk pengajuan kenaikan pangkat. Workshop yang mengambil tema Penelitian Tindakan Kelas untuk Mengingkatkan Kompetensi Guru Ekonomi, ini merupakan kegiatan kali pertama yang dihelat MGMP Ekomoni. Menurut rencana kegiatan

BANYUWANGI

BANYUWANGI

semacam ini akan dijadikan agenda rutin MGMP. Tujuan workshop itu sendiri adalah meningkatkan kemampuan guru, khususnya bidang studi ekonomi dalam membuat karya tulis ilmiah. Tujuan lainnya, memudahkan guru mengadopsi ilmu pengetahuan melalui karya tulis. Selain itu, workshop ini juga melaksanakan program pemerintah dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik. Ketua panitia Asmuni Tarmidzi SE MM menuturkan, melalui workshop ini diharapkan akan tercetak guru yang lebih profesional, mandiri, dan berdedikasi tinggi. “Dengan peserta didik yang berkualitas, diharapkan kegiatan belajar mengajar bisa lebih menyenangkan,” ujar Asmuni, yang pernah menjadi salah satu finalis Guru Favorit itu. (adv/als)

BANYUWANGI

GLAGAH – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Glagah kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan tes bagi calon pelaut. Kemarin, di sekolah ini dilaksanakan tes periode I tahun 2012 yang meliputi tes Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan (Ankapin) dan Ahli Tehnika Kapal Penangkap Ikan (Atkapin) tingkat II. Sebanyak 185 calon pelaut yang terdiri dari 123 Ankapin dan 62 Atkapin mengikuti tes tersebut. Pesertanya, sendiri taruna SMKN 1 Glagah, juga diikuti SMK di luar Banyuwangi. Yakni 20 taruna dari kota Probolinggo, 23 dari Malang, dan 9 taruna dari Trenggalek. Digelarnya ujian di SMKN 1 Glagah, dikarenakan sekolah ini meluluskan taruna kelautan terbanyak. Sehingga dijadikan pusat tes Atkapin dan Ankapin di wilayah 4 Jawa Timur. Menurut Taher, penguji dari Dinas Perhubungan Laut Pusat, kebutuhan akan pelaut masih terbuka luas. Karena Indonesia sendiri belum bisa memenuhi kebutuhan pelaut. Terutama untuk kapal penangkap ikan. Belum lagi permintaan luar negeri; seperti Jepang, Korea, maupun Spanyol. Tes tersebut berlangsung sejak kemarin hingga 31 Januari mendatang. Adapun materi dalam tes tersebut, untuk Ankapin ada 17 materi diklat. Salah satunya perencanaan pelayaran. Sedangkan Atkapin materi yang diujikan ada 14 materi diklat. Yang salah satunya motor diesel Kapal. Menurut Ari, salah satu guru SMKN 1 Glagah, apabila taruna dalam tes

BANYUWANGI

GERDA/RaBa

SERIUS: Calon pelaut sedang mengikuti ujian tulis di SMKN 1 Glagah kemarin.

Atkapin dan Ankapin tidak lulus periode ini, bisa melaksanakan tes pada tahun berikutnya. Saat ini, ada 4 taruna yang remidi. Yakni tidak lulus tahun lalu dan melakukan tes ulang saat ini. Sementara itu, SMKN 1 Glagah sendiri tahun ini menyertakan 96 tarunanya untuk mengikuti seleksi magang kerja perikanan dan kelautan di Jepang. Menurut humas SMKN 1 Glagah, Nur Aminoto, seleksi magang kerja meliputi pengecekan fisik, cek kesehatan badan dan kulit, penglihatan, serta wawancara. Akhirnya, dari 96 taruna, 27 taruna dari nautika Perkapalan Penangkap Ikan (NKPI) dan 22 taruna dari Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) berhasil lolos untuk magang di negeri Sakura. Di Jepang, taruna yang magang

BANYUWANGI

bisa mendapatkan penghasilan 70 ribu yen perbulan. Dengan kontrak kerja selama tiga tahun, diperkirakan bisa mendapatkan gaji Rp 240 juta lebih. Sejak 2004 hingga sekarang, alumni SMKN 1 Glagah yang sudah berangkat ke Jepang sejumlah 126 taruna. “Ini berarti, rata-rata 20 taruna diterima magang di Jepang setiap tahunnya,” ujar Nur Aminoto. Selain mencetak calon pelautpelaut handal yang bersertifikasi internasional, SMKN 1 Glagah juga mempunyai program lainnya. Sekolah yang berlokasi di Jalan Kuntulan 1 itu berencana membuat kapal murni buatan siswa SMKN 1 Glagah. Bahkan, sekolah yang sudah melakukan kontrak dengan Pemkab Banyuwangi untuk pengadaan traffic light tenaga surya itu juga berencana merakit mobil nasional. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI • Toyota Kijang LGX 98 •

• Sutri Garden •

• Rumah + Tanah Sobo•

• STAFF ACCOUNTING •

• Tour Murah!! •

• Daihatsu Diskon •

• Prima Mobil •

Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

Dijual Rmh+Tanah pojok SHM/IMB. LT 256 LB 100+. Cck u usaha (sdh ada tokonya). Lok Perum Sobo Kartika B-01 Bwi, 08123573571

Dibutuhkan staff accounting, syarat: S1 Ekonomi/Akuntansi. Pengalaman minimal 1 tahun. Kirim CV ke Raden Wijaya No. 98 Banyuwangi.

Ada Tour Murah!!! Sing-Mal Rp 2 Juta, Sing-Mal-Thai Rp 3 Juta. Untuk Info Hub: 085711374779, 081217953179, Steve

Miliki segera All New Xenia mli 133Jt. Gran Max, Luxio, Sirion, Terios Disc 7Jt. Free GPS+Proses Cpt. Hub: HADI 0815.5970.5555 / 081 233 432 555

Sgr Indent, New Car : ALL NEW AVANZA, New Grand Inova, All New Xenia, New Grand Livina HWS, March, Juke, ALL New Jazz, PU Grandmax, PU L300, FE74PU, PU Mega Carry. Hub 0811301676, 0333411655

• Sutri Garden •

• Rumah + Tanah •

Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perum Elite Sutri Garden, telp. 7722222/081249400460

Dijual Sgr Rumah + Kebun rambutan luas 8050m2 SHM harga 400jt nego di Pekulo Sumbersari. Pembayaran bisa diatur. Hub: 081554147502 (TIDAK TERIMA SMS ATAS NAMA RADAR BANYUWANGI)

• Rumah Pinggir Jalan • Dijual Rumah pinggir jalan, Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi, Luas 168m. Hub: 081336336853

SITUBONDO

• Supriyadi Residence •

• Rumah SHM •

Promo Supriyadi Residence/KSB utr Roxy tengah kota keperliman smenit, T70/133 295jtan s/d T110/190 400jtan, design free by Mirandta Jasa Design Arsitek&Sipil, HP 082140136614 081336142143

Dijual Rumah SHM, LT 200m2, full bgn, fas lngkap, harga 295Jt nego, 081336967600, Jl. Anggrek VII No 2 Situbondo

• Rumah 145M2 •

• Sobo Permai • Dijual Rumah Sobo Permai SHM LT 95m2, 1RT, 1 RKeluarga, 2KMT, hrg 60jt nego, Hub. 082131544294, 085236556444

• Sobo Indah Permai • Jual Cpt rumah type 45 Sobo Indah Permai siap pakai sdh renov kramik, pgr, dapur, hrg Rp. 80 jt. Hub: 081336397123

• Disewakan • Dswkn:Rmhbaru,Jl.Thamrin16Bwi.KT3,KM3, dapur, R tamu dkt Masjid & Mall. 0811330022

• Rumah 200M2 •

Dijual Tanah + bangunan L 10 x 14,5 = 145m2 bisa di beli dgn cash atau kredit dan juga bisa disewa, SHM Lok DS Balak hrg nego hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Rumah 150M2 •

• ADIRA KREDIT • Dibutuhkan Adm Marketing (AM), Sales Mobile (SM), Collector (MK), Field Surveyor (FS). P/W, max 23yhn, Ruko Mutiara Blambangan No. B-2 Jl DR Sutomo No. 91 Bwi.0333417991

• SECURITY • Dbthkn sgr: A) Calon Tng Security, P (168cm), W (160cm), min SMA sdrjt, usia 18 - 35 th. B) Security brpngalamn min 5 th & memiliki sertifikasi min. Gada Pertama, usia 25 - 45 th. Krm lam ke PT. DAS Cab. Bwi Jl. Budiono No. 42 (komplek PKBR) Telp. 0333 - 411000

• Investasi 2012 • Menguntungkan, mudah, dijamin legal, aman, keuntungan 50% perthn,min investasi 1jt. Hub 03338926109. Buktikan!.

• Percetakan •

• Honda Jazz •

Cetak mug - kaos - pin - gant kunci - jamasbak utk promo toko - kantor - souv ultah&nikah. Hrg murah partai&eceran. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Jual cepat Jazz i-dsi 2004 merah (KM 150rb) manual. Hub: 0333-593092.

• Dump Truck •

• Toyota Twim Cam 90 •

• Daihatsu Classy 94 •

Dijual Dum Truk Colt Diesel 120 PS, harga 105 juta nego, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Toyota Twim Cam th 1990, hitam metalik, harga 50 juta. Hubungi: (0333) 415739, 081230612306, barang istimewa & ciamik.

Dijual Daihatsu Classy'94 Hijau tosca, Power Str, Power Window, Electr Mirror, Central Lock, AC, Tape, An.sendiri, siap pakai. Hrg 35jt, hub. 081.336.599.309

• Toyota Corolla 01 •

• Toyota Avanza 07 •

• Toyota Kijang LSX 02 •

Dijual Toyota Corola tahun 2001, KM 58600, biru metalik, tangan pertama. Rp. 130juta. Hubungi: 08123482216.

Dijual T Avanza 1.3G VVTI F60 IRM th 2007 biru mtl / qua blue, hrg 127,5 jt nego brg istw Bisa , cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kijang LSX (diesel) th 2002 merah maron, harga 107,5 jt nego brg istimewa, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Honda Jazz 05 •

• Geely •

• Daihatsu Xenia 08 •

Dijual Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda mtl hrg 118,5 jt nego, barang istw , Bisa cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam mtl harga 95 jt nego, barang istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-G MDJJ th 2008 merah mtl hrg 108,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kijang LGX’98, biru, pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502

• Internet Tanpa Batas • Bebas kuota, speed tdk turun (up to 2Mbps). 3G/Evdo, 60rb/bln 082141237055

• DIBUTUHKAN SEGERA •

SITUBONDO

Grosir & Eceran Handbag Kw1 & super import brsrtifikat, look at www. fashiontrendyshop.com.Hub: 085336014796

• KARYAWAN •

• Prima Mobil • Mercy NE E200'96, Avanza 05,08,10, Xenia 06,07,09, APV 05,07, Khg LSX Solar97, Inova05,06(diesel/bnsn),Krista 1.8'97,Escudo98,Taruna02,Panther New HiGrade99,00,Jazz05,PU SS'09,PU Fut'09.Hub 0811301676, 0333411655

Perusahaan MAITENANCE LIQUID PETROLIUM yang sedang berkembang membutuhkan SDM yang siap berkarier untuk posisi: 1. Teknisi, 2. Mekanik, 3. Supervisor, 4. Surveyor, 5. Asst Manager, 6. Admin. Persyaratan: 1. Pria atau wanita, 2. Pendidikan terakhir Min. SLTA, D1, D3 dan S1, 3. Usia 18 s/d 35th. Lmaran langsung ke: Jl. Letnan Sanyoto Gg 1 No. 32B (utara Taman Makam Pahlawan) Bwi.

Dbthkn karyawan di bidang: 1. Sopir, 2. Sales Penjualan, 3. Operator Produksi/SMA Listrik. Lmran krm ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember -Bwi KM 7 Kedayunan, Kabat, Bwi, T. 0333635423 - 635424

• Toyota Corona • Jual cepat mobil Toyota Corona Ex Salon ‘91, 42 jt nego, Hub. Hendro 085258510888

• Handbag •

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 6454 VI, an. Alfian Wahyu F d/a Jl. Ikan Cumi Cumi No.1 Kel. Sobo Hlg STNK Nopol P 3447 X, an. Yuli Hariyani, al: Jl. Banyu 08 RT05/03 Lateng.

BANYUWANGI • Ruko 2 Lt Tukang Kayu • Dijual Rumah L 8 X 25 = 200m2 SHM lok lugonto/Rogojampi bisa dibeli dengan cash atau kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Rumah lok kebalenan di JL raya Rogojampi/Genteng L 10 x15 = 150m2 SHM bisa dgn cash/kredit & juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Ruko 2 Lantai. L 435 m2. Lok Jl. Imam Bonjol No. 57 Tukangkayu Banyuwangi. Cocok untuk Bisnis/ Perkantoran. Hubungi: BOBY 081332001912 dan HADI 081358226569

• Dijual/Disewakan •

BANYUWANGI • Tanah 770m2 • DijualTanah Sertifikat Hak Milik, letak di Bakung - Glagah - Bwi, L 770m2, ditawarkan 400/pk meter. H: 085236655766 / 081349300930

• Kav/Rumah • Anda Butuh Tanah kav/rumah, lokasi dalam kota, murah, hubungi: Achmad 085859959455, 085236366603

• Tanah 8000m2 • DijualTnh SHM 2491m2 barat ktr camat Sempu 220 Jt nego, H.08883638770/

BANYUWANGI

DijualTanah L. 1450m2, lok. Penataban Giri. Hub: Ester 081331666654, Obed 081216419306 (Cepat, tanpa perantara)

• Tanah Kapling • Dijual tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580.

Hlg STNK P 3265WA, an.Ir Abdul Rachman, d/ a Jl Brawijaya Gg.Garuda 38 RT4/2 Kebalenan

SITUBONDO • STNK • Hlg STNK Nopol P 6980 EE, an. P. Hafid, al: Mangaran Situbondo.

• BPKB •

Dijual/Disewakan toko, strgs, jln besar, LT 700m2 LB360m2, K mandi. listrik 900W, H: 08155917155, Tk Pelangi Jl. Kebalen Rgj

Hlg BPKB Nopol P 4793 EA, an. Totok Sugiyanto, al: Desa Wonorejo, Stb

SITUBONDO

Hlg BPKB Nopol P 3949 FB, an. Totok Sugiyanto, al: Desa Wonorejo, Stb

7724225

• Tanah 1450m2 •

Hlg KTP, SIM C, STNK Nopol P 6764 YI an. Siti Aliyah, al: Jl. Tunggul Ametung 12 Bwi

• Ruko Mangaran • Dijual Ruko ukrn: 7x22m, fas: 3 KTdr, Dapur, K. Mandi, Listrik 900VA, H: 081336670171, selatan Balai Desa Mangaran, Stb.

BALJEBOL

Rabu 25 Januari 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Darurat Ijen Diperpanjang Sebulan BONDOWOSO - Belum adanya kabar penurunan status Ijen oleh Pusat Vulkanologi Meteorologi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, membuat BPBD Kabupaten Bondowoso, memperpanjang siaga darurat Ijen hingga satu bulan ke depan. Apalagi, memasuki bulan kedua ini, status Ijen masih tetap berada di level III alias siaga. “Kami terpaksa memperpanjang siaga darurat Ijen hingga satu bulan ke depan. Sebab, status Ijen sampai saat ini masih berada pada level III alias siaga,” ungkap Kepala BPBD Abdurahman kepada RJ, Selasa

kemarin (24/1). Pihak PVMBG Bandung belum menurunkan status Ijen. “BPBD Bondowoso hanya mengacu pada laporan dari PVMBG Bandung. Kamu selalu menunggu kabar dari Bandung,” katanya. Yang jelas, sejauh ini BPBD Bondowoso terus memantau kondisi Ijen dan masyarakat sekitar Ijen. “Kami tetap berada di tengah-tengah masyarakat sekitar Gunung Ijen,” katanya. Dan, jika sewaktuwaktu status Ijen naik menjadi awas, masyarakat yang tinggal di Desa Kaligedang, Desa Sumberejo, dan

Desa Kalianyar, bisa langsung melakukan evakuasi ke Sempol, tepatnya di lapangan sepak bola di dekat PTP XII Jampit Kalisat. Juga, bisa segera evakuasi di tempat pengungsian di dekat Kantor Kecamatan Sempol. “Karena, tenda-tenda sudah disiapkan lengkap dengan segala kebutuhan makanan dan pakaian,” katanya. Namun, Abdurahman berharap, status Ijen segera turun menjadi waspada bahkan normal. “Kami semua berharap, status Ijen segera turun ke normal,” katanya. Sementara itu, petugas PVMBG Bandung Hendra Gunawan menga-

takan, pihaknya masih menetapkan status Ijen pada level III alias siaga. Selain itu, PVMBG masih terus melakukan evaluasi terkait kondisi gunung Ijen. “Kami tetap memberi status Ijen pada level III,” katanya. Namun begitu, Hendra menjelaskan jika suhu atau temperatur Gunung Ijen masih tetap tinggi. “Ini yang perlu diwaspadai,” katanya. Meski tremor atau kegempaan, menurun signifikan. (eko/hdi/jpnn) SEPI PENAMBANG: Aktivitas penambangan belerang terhenti sejak status Ijen naik menjadi siaga.

RADAR JEMBER/JPNN

Tewas Tabrak Truk Parkir BONDOWOSO – Apes menimpa Salim, 47, warga Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang, Bondowos. Dia tewas dengan tragis setelah sepeda motor yang dia kendarai menabrak truk gandeng yang sedang parkir. Peristiwa tersebut terjadi kemarin malam pukul 18.00 di Jalan Santawi Bondowoso, tepatnya di depan gudang PTP Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota. Sesaat setelah kejadian, korban sebenarnya sempat dibawa ke RSUD Bondowoso untuk mendapat perawatan dokter. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan akibat lukanya terlalu parah. Malam itu juga, korban menghembuskan napas terakhirnyadan langsung disambut isak tangis keluarganya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak sore hari sebuah truk gandeng bernopol P 8353 UW telah diparkir di sisi jalan tanpa sopir. Tak ada tanda bahaya lampu pada truk gandeng yang tengah parkir ini. Tak pelak, keberadaannya tak begitu jelas terlihat oleh

pengendara yang lalu lalang. Menurut sumber di kepolisian, tanpa adanya tanda bahaya lampu itu membuat keberadaannya sulit dilihat. “Itu yang mengakibatkan kecelakaan, apalagi tidak menggunakan tanda bahaya lampu,” ujarnya. Sementara itu, korban yang mengedarai motor Suzuki Smash bernopol P 6779 DE malam itu melaju dengan kecepatan tinggi. Tak pelak, korban langsung menabrak bagian belakang truk dan membuat korban sampai mencelat dari motornya. Korban pun membentur aspal. Warga sekitar segera membawanya ke rumah sakit. Namun, usaha dokter melakukan perawatan medis berakhir sia-sia karena nyawa korban tidak bisa bertolong. Sementara itu, sopir truk gandeng bernama Teguh Hariyanto, 38, warga Jl. Santawi, Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota, juga sudah dimintai keterangannya. Kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani aparat Sat Lantas Polres Bondowoso. (esb/hdi/jpnn)

HADI SUMARSONO/RADAR JEMBER/JPNN

INTERAKTIF: Bupati Amin (tengah) menjawab semua pertanyaan warga seputar program pemerintah daerah di Kecamatan Pakem kemarin.

ADD Cair, Tapi Masih Tersangkut Administrasi BONDOWOSO – Alokasi Dana Desa (ADD) untuk seluruh desa di Bondowoso memang sudah pasti akan dicairkan. Namun, sejauh ini masih belum diterima masingmasing desa. Sebab, masih ada sedikit problem. Yakni yakni yang menyangkut administrasinya. ”Karena ADD sekarang tak sama dengan tahun kemarin. Jadi masih ada proses penyempurnaan menyangkut administrasi baru ini,” cetus Ahmad Dhofir, ketua DPRD Bondowoso, di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja (kunker) Bupati

Bondowoso di kantor kecamatan Pakem, pagi kemarin. Dhofir menyebut, mengacu pada tahun 2011 kemarin, alokasi ADD rupanya juga tak jauh beda. Masing-masing desa akan menerima dana di kisaran Rp 61-66 juta. Besaran jumlah masing-masing desa memang berbeda, karena disesuaikan dengan populasi penduduk di desa itu sendiri. ”Bayangkan, di Bondowoso ini ada desa yang penduduknya sekitar 700 jiwa saja. Seperti di desa Wonokerto (kecamatan Klabang), Wanisodo

CUACA EKSTREM

EKO SETIA BUDI/RADAR JEMBER/JPNN

GANGGU LALU LINTAS: Kayu yang melintang di tengah jalan langsung dipotongi warga.

Pohon Tumbang Timpa Pedagang Kerupuk BONDOWOSO – Angin kencang yang menerjang kawasan Bondowoso kemarin siang (24/1) membuat beberapa pohon besar tumbang. Bahkan, salah satu pohon tumbang di jalan raya Bondowoso-Situbondo, tepatnya di depan masjid Al-Furqon, Cindogo, Tapen, menimpa seorang pengendara motor yang sedang lewat. Pengendara motor tersebut adalah Niamto, warga dusun Curah Macan, Blawan, Sempol. Siang kemarin, sekitar pukul 12.30, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dari arah timur. Pria yang sehari-hari berjualan kerupuk itu hendak kulakan kerupuk di kota. Saat mengendarai itu, angin sudah sangat kencang dia rasakan. Namun dia tetap nekat. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah pohon jenis Nyamplong berdiameter sekitar 1,5 meter tumbang ke arah jalan raya. Korban yang mengendarai motornya dengan pelan tidak bisa mengelak. “Tiba-tiba saya sudah di tengah-tengah kayu,” ujarnya. Mendapati hal itu, Niamto berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari motornya. Namun, tetap saja ada beberapa ranting kayu yang mengenai tubuhnya. Tak pelak, Niamto mengalami luka di betis bagian depan serta di bibirnya. “Untunga saya sempat loncat. Kalau tidak sudah parah,” jelasnya. Selain mengalami luka-luka tersebut, motornya rusak parah dan tidak lagi bisa digunakan. Velg depannya bengkok dan beberapa bagian bodinya rusak. Niamto mengalami kerugian hingga ratusan ribu rupiah. (esb/hdi/jpnn)

(Grujugan) dan Gebang (Tenggarang). Jadi besaran ADD memang berbeda,” lanjutnya. Sementara menyangkut mekanisme pembayaran honor guru ngaji, mulai tahun anggaran baru 2012 ini ada sedikit perbedaan. Menurut Dhafir, jika tahun lalu dibayarkan lewat bank, sekarang lewat kepala desa masing-masing. ”Targetnya adalah, setidak-tidaknya ada komunikasi antara kepala desa dengan guru ngaji,” jelasnya. Dengan sistem seperti itu, maka antara guru ngaji yang nota bene

merupakan tokoh masyarakat dengan tokoh pemerintahan desa (kades), selalu bersinergi sehingga arah pembangunan utamanya di desa akan udah terserap oleh warga desa itu sendiri. Sementara Bupati Amin Said Husni usai kunker di Pakem kemarin menjelaskan, agenda kunker ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah, di setiap awal tahun anggaran baru. Prinsipnya, pemkab melakukan sosialisasi atas program yang harus diterjemahkan oleh setiap desa.(hdi/jpnn)

Cari Jamur Dapat Granat JEMBER - Warga Dusun Curahbanban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Jember, geger. Ini setelah tiga remaja menemukan granat jenis nanas. Granat tersebut ditemukan oleh Hoirul , 12; Rudi, 12; dan Rohman, 13, ketiganya warga Dusun Curah Banban, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Granat tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat ketiganya hendak mencari jamur di kawasan Jatian milik Perhutani, tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 16.30. Selanjutnya, penemuan granat yang sudah berkarat itu dilaporkan ke Mapolsek Tanggul. Awalnya, setelah ketiganya main sepak bola, mereka bermaksud mencari jamur di hutan jatian dekat lapangan. Saat menyusuri kawasan itulah, salah seorang dari ketiga remaja melihat benda aneh terbuat dari besi tertanam separuh di dalam tanah. Selanjutnya, benda tersebut diambil. Lantaran tidak tahu benda itu sangat berbahaya, ketiga pelajar sempat melempar-lemparkan granat ke atas lalu menangkapnya. Tak lama kemudian, sampailah mereka di bengkel milik Sutikno, 38, tidak jauh dari lokasi penemuan. Ketiganya lalu menceritakan soal penemuan granat tersebut. Dari situlah, mereka mengetahui

SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

KEHILANGAN ISTRI: Untuk meyakinkan polisi, Hotib menunjukkan foto istrinya dan anak-anaknya.

Istri Minggat Tiga Bulan BONDOWOSO – Kasihan Hotib. Sudah hampir tiga bulan, Jumani, 30, istri tercintanya, minggat entah kemana. Warga Desa Pringgondani Kecamatan Sumberjambe Jember ini pun sudah hampir putus asa mencari sang istri. Bahkan, dia pun lapoir ke berbagai media massa, termasuk polisi di Polres Bondowoso. “Karena saya mendengar istri saya kerja di sebuah pertokoan di Bondowoso ini,” katanya kemarin. Hotib berharap, sang istri segera kembali ke rumahnya. Karena mereka punya tanggungan tiga anak yang masih kecil-kecil. Hotib mengaku sudah capek keliling ke rumah seluruh saudaranya. Tapi selalu gagal menemukan istrinya itu. Lalu, dia mendengar ada kabar jika istrinya itu bekerja di sebuah toko yang ada di Bondowoso. Namun sebelum mencari istri ini-

lah dia datang ke Polres Bondowoso untuk minta pertolongan mendatangi toko tersebut. Supaya, istrinya bisa dibujuk untuk kembali pulang ke Pringgondani. “Kami berharap, polisi bisa membujuk istri saya pulang,” katanya. Untuk meyakinkan polisi, Hotib membawa foto istrinya dan anak-anaknya. Sementara itu, seorang polisi yang berjaga di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolres Bondowoso yang mendapatkan laporan dari korban mengatakan, masih harus berkoordinasi dengan Sat Reskrim. Selanjutnya, pihak reskrim yang akan melakukan pengecekan keberadaan sang istri pelapor. Apakah memang benar atau rekayasa laporan tersebut. “Kami akan melakukan penelusuran terkait laporan tersebut,” ungkap seorang petugas di Mapolres Bondowoso. (eko/hdi/jpnn)

PPP Ancam Keluar Koalisi

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DIDUGA MASIH AKTIF: Granat jenis nanas yang sudah berkarat diserahkan ke Mapolsek Tanggul.

jika benda yang ditemukan adalah sebuah granat yang diduga masih aktif. Tak menunggu lama, penemuan granat tersebut dilaporkan ke Mapolsek Tanggul, sekaligus menyerahkan granat kepada polisi. Kapolsek Tanggul AKP M

Sudaryanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Supardi menjelaskan, karena tidak memiliki gudang penyimpanan, granat diserahkan ke Koramil Tanggul. “Granat itu di temukan tidak sengaja oleh ketiga pelajar,” kata Supardi. (jum/rid/wnp)

JEMBER – Ketua DPC PPP Jember Sunardi mengeluarkan ancaman kepada Bupati Jember M.Z.A. Djalal. Dia mengancam PPP akan keluar dari koalisi pendukung Djalal setelah tidak diajak pelesir ke Singapura dan Malaysia. Sunardi merasa dirinya sengaja ditinggal oleh Bupati Djalal. Padahal, semua ketua partai dan ketua fraksi pendukung Djalal di DPRD diajak oleh Djalal. Bahkan, ketua PKB dan fraksi PKB yang bukan pendukung Djalal di pemilukada sempat ditawari untuk diajak ke dua negeri jiran itu. Menurut Sunardi, hanya ketua partai dan fraksi dari PPP dan PKNU yang tidak diajak pelesir. Rombongan Djalal itu berangkat pada 19 Januari dan kembali 23 Januari. Diantara anggota rombongan adalah Ketua DPC PDIP yang juga Wabup (nonaktif ) Kusen Andalas, Moch Asir, dan ketua Fraksi PDIP Bukri. Lalu, Ketua DPD Golkar Yantit Budihar-

tono dan Ketua Fraksi Golkar Yudi Hartono serta Ketua DPD PAN Evi Lestari dan ketua Fraksi Annur Agus Widianto. Sunardi mengaku, sudah beberapa kali PPP tidak diajak diskusi atau koordinasi di lingkungan koalisi. “Saat plesir ke Singapura PPP tidak dihubungi. Padahal, jelas-jelas ketua partai dan ketua fraksi koalisi diajak, seperti Golkart, PDIP, dan PAN,” ungkap Sunardi. Asir, salah seorang politisi yang diajak pelesir ke Singapura dan Malaysia, mengatakan perjalanan ke Singapura dan Malaysia hanya informal. “Saya positive thinking, ini pribadi saya kepengen kita rukun, kita kembali berdampingan lagi. Terutama, Pak Kusen dan Pak Djalal,” katanya. Terpisah, Ayub mengakui jajaran partainya diajak Bupati Djalal ke Malasyia. “Saya diajak, Pak Ketua Miftahul Ulum juga. Tetapi, DPC PKB ada acara muskercab, sehingga tidak ikut,” katanya. (aro/har/jpnn)

34

Rabu 25 Januari 2012

Yudi Rombak Total Line Up

Disparbudpora Percepat Seleksi Popda SITUBONDO – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur memang masih akan digelar Agustus mendatang. Meski demikian, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Situbondo sudah memberikan perhatian sejak sekarang. Salah satunya dengan mulai menggelar seleksi pemain untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola. “Kita sengaja memajukan seleksi, agar tim yang kita usung mendapat pembinaan secara matang. Sehingga, bisa membentuk tim handal dan mampu mengukir prestasi,” terang Manajer Tim Popda Situbondo, Budi Hartono. Seleksi akan dilakukan dalam dua EDY SUPRIYONO/RaBa tahap. Tahap kualifikasi dan final. Ini Budi Hartono agar peserta yang ada benar-benar tersaring dengan maksimal dan profesional. “Untuk jadwal belum bisa kita tentukan. Namun yang pasti dalam waktu dekat,” terang pria yang menjabat Kabid Pemuda dan Olahraga tersebut. Seluruh siswa SMP maupun SMA se-Kabupaten Situbondo, kata mantan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan tersebut, bisa mendaftarkan diri dalam tahapan seleksi. Yang terpenting mereka maksimal kelahiran 1 Januari 1995. Dari dua tahapan seleksi, pihaknya akan memilih 25 pemain. Itu terdiri dari tiga kiper dan 22 pemain. Nantinya, mereka akan digembleng agar bisa menjadi tim yang handal dan mengukir prestasi gemilang. “Usai sepak bola, kita akan melakukan seleksi tim bola volli,” imbuh Budi. (pri/als)

Kejurkab IPSI Ditinggal Penonton BANYUWANGI – Ada fenomena lain dalam gelaran kejuaraan pencak silat antar pelajar (kejurkab) IPSI 2012 di GOR Tawang Alun Banyuwangi malam (23/1) kemarin. Even yang dijadwalkan berlangsung mulai 20 hingga 28 Januari itu mendadak sepi dari penonton. Riuh suara penonton dan suporter yang mewarnai ajang seperti tahun sebelumnya hilang tidak berbekas. Usut punya usut, tidak adanya penonton itu disebabkan panitia yang melarang keberadaan suporter dalam ruangan di sekitar gelanggang. Alasannya, suara riuh yang ditimbulkan oleh penonton menganggu atlet yang sedang bertanding dan konsentrasi wasit juri. Imbasnya, suasana pertandingan menjadi sunyi senyap. Pemandangan itu tak pelak disayangkan oleh sejumlah pihak. Padahal, dalam even kelas apapun, kehadiran penonton menjadi spirit tambahan bagi atlet saat menghadapi suatu pertandingan. “Ya, sayang sekali tidak ada penonton. Suasana lomba jadi seperti kuburan,” ujar salah satu ofisial pesilat. Dikonfirmasi terkait sepinya penonton dalam kejurkab malam itu, Sekretaris IPSI yang juga ketua penyelenggara, Mukayin, menegaskan kondisi itu bukan lantaran panitia melarang masuknya suporter ke dalam kawasan GOR. “Panitia tidak melarang adanya suporter,” tegasnya. Hanya saja, kata Mukayin, pihaknya menyayangkan aksi sejumlah penonton yang kurang sportif. Mereka menyanyikan lagu yang dianggap kurang pantas untuk dijadikan sebuah bentuk dukungan. Kata-kata kotor pun kerap disuarakan. Sehingga tidak layak dikumandangkan suporter dalam even sekelas kejurkab tingkat pelajar. Selain itu, suara bising itu juga menganggu konsentrasi wasit juri. (nic/als)

Kirim saran, kritik, dan dukungan demi kemajuan Persewangi melalui SMS ke nomor: 087806607000

Lampiaskan Kemarahanmu di Madiun Persewangiku janganlah bersedih dengan kekalahanmu melawan Persires, karena pertandingan berikutnya kamu pasti menang dan lampiaskan kemarahanmu kepada Madiun Putra dan bawa tiga poin Arul Arek Pengantigan – 087755802050

Tidak Butuh Hujatan Hari ini Persewangi tidak butuh hujatan, tapi butuh dukungan penuh dari kalian (Larosmania+Laros Jenggirat). “LCD (Laros Cinta Damai) Wensya Muncar – 087755999372

Tirulah Pemain Barca Hai Persewangi, contohlah dan jadilah seper ti BARCELONA, meski banyak pemain mega bintang dan punya skill di atas rata-rata tetapi mereka masih mengutamakan kerja sama tim, karena itulah hakekat sepak bola, jangan sombong dan cepat puas karena kalian belum apa2, jadilah yang terbaik karena kalian didanai dengan susah payah. Bravo Persewangi Tholek Blambangan – 081336067777

Saatnya Merah-Hitam Saatnya berkostum merah hitam, sudah waktunya qt sebagai warga Banyuwangi mempromosikan kaos merah hitam. Buang jauh2 kaos warna hijau biru orange. Bravo Persewangi Enno Tatto – 085258987117

Ayo, Gandeng PT IMN Ayo Persewangi tirulah Persipura yang bisa menggandeng PR Freeport untuk menjadi sponsornya. Banyuwangi punya PT IMN jadikanlah sponsor untuk bisa mendanai. PT IMN jangan Cuma merusak lingkungan dan ambil emasnya aja, tapi berkorbanlah untuk Persewangi dan Banyuwangi. Bupatinya juga harus cerdas agar bisa menggandeng PT IMN untuk menjadi sponsor Persewangi 0852589118040

Stadione Mage Durung Layak Kesuwun ambi Kang Anas hang wis ngapikaken taman2 ring Banyuwangi, tapi mage onok iji hang lali yoiku stadion hang mage kurang layak kanggo level professional koyok Persewangi. Kadung stadion apik sopo hang di elem, sopo hang seneng, yo riko hang di elem wong Banyuwangi kabeh yo podo demen Bintoro P-99 – 082141054788

Mblayuo Hang Anter Persewangi kok kurang greng nong endi semangat riko konco ayo ganyangen kabeh mos riko. Kadung kalah esen ambi tonggo riko (Persid) wes mbelayuo hang anter Persewangiku. Tinggalen kabeh moso-moso riko Pak’e Estu – 081233101780

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

STRIKER MURNI: Victor da Silva diplot berduet dengan Marzuki di lini depan.

BANYUWANGI - Gagal mencuri poin dalam lawatan ke kandang Persires Bali Devata 14 Januari lalu membuat Laskar Blambangan mengusung misi ganda dalam lawatan ke Madiun. Menghadapi tim tuan rumah Madiun Putra, 27 Januari nanti, Persewangi bertekad menghindari kekalahan dalam away keduanya di kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011/2012. Target mencuri poin kembali didengungkan anak asuh Yudi Suryata dalam game keempatnya yang akan digelar di Stadion Wilis tersebut. Kekalahan 0-1 dari Persires seolah menjadi cambuk bagi Nur Cahyo dkk agar tampil lebih baik di Madiun. Untuk memuluskan ambisi tersebut, mantan arsitek Persijap Jepara itu akan merombak line up Persewangi. Absennya sejumlah pilar di lini pertahanan membuat Yudi merotasi pemain. Nurcahyo dan Steven Kasangke yang dipastikan absen akan membuat lini pertahanan Persewangi memiliki celah. Sehingga, ada opsi untuk memainkan Agung Yuda atau Ilham Sadat di posisi yang ditinggalkan kedua pemain tersebut. Besar kemungkinan yang akan mengisi pos tersebut adalah Anis Mujiono, karena Steven Kasangke masih dirundung duka atas kematian ibundanya. Peluang Anis tampil cukup besar, mengingat sejauh ini dia belum pernah tampil. Apalagi, dia impresif kala membela Persewangi di Divisi I lalu. Bisa saja alumni PSS Sleman Junior itu menjadi pilihan utama. Perombakan besar akan dilakukan

Yudi di lini tengah. Empat pemain berkarakter menyerang disiapkan untuk menggalang lini vital tersebut. Sebagai penyeimbang lini pertahanan dan tengah, hingga kini Moukelele Ebanga belum tergantikan. Sebab, penampilannya bersama Persewangi sejauh ini konsisten. Sementara itu, Yudi akan mereposisi Jin Jun sebagai penyerang lubang. Bersama Marzuki ‘’Boros’’, Raul Setiawan, dan Ikrom Syafii, Jin Jun diharapkan mampu menjadi penyuplai bola bagi barisan tukang gedor. Lalu, kemana Victor da Silva akan diposisikan? Otomatis, dengan masuknya Jin Jun sebagai second striker membuat mantan pilar Persibo Bojonegoro itu diplot sebagai tukang bikin gol. Pemain bertinggi 192 cm itu diharapkan menjadi senjata utama dalam mencetak gol. Sejauh ini Victor sudah mengemas satu gol saat Persewangi ditahan imbang Perseman Manokwari. Sebagai tandem Victor, Dede Hugo diharapkan bisa menjadi mesin gol Persewangi. “Kita akan rotasi pemain dan menyiapkan strategi khusus untuk meraih hasil maksimal di Madiun nanti,” tegasnya. Sejauh ini, posisi kedua tim di klasemen sementara grup III tidak terpaut jauh. Dari dua laga terakhir, tim tuan rumah mengemas satu kali kalah dan satu kali seri dalam lawatannya di Perseman Manokwari dan Persemalra Langgur. Persewangi baru menelan satu kali kalah dalam lawatan perdana di markas Persires Bali Devata 14 Januari lalu. (nic/c1/als)

Sumbangan Bupati Anas Baru Masuk Setengah SUMBANGAN Anas kepada PersewangiKembang-kempisnya manajemen Persewangi dalam mencari biaya away sedikit ada titik terang. Dari Rp 60 juta kebutuhan anggaran untuk melakoni laga keempat versus Madiun Putra 27 Januari mendatang, setengah dana kini sudah berada di tangan pengurus tim

berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Dana tersebut berasal dari sumbangan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Hanya saja, dari Rp 50 juta dana yang dijanjikan kepada manajemen Laskar Blambangan, orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu baru menyerahkan separo. Alias Rp 25 juta.

Masuknya sumbangan dari Bupati Anas itu disampaikan manajer Persewangi, Nanang Nur Ahmadi, kemarin. Tokoh NU asal Rogojampi itu membeberkan bahwa bantuan bupati sudah masuk sekitar Rp 25 juta. “Uangnya diserahkan oleh kabag umum, dan kini sudah di tangan bendahara Persewangi,” bebernya.

Diakuinya, berapa pun sumbangan yang diberikan kepada Persewangi sangat bernilai harganya. Meski sampai saat ini dari Rp 50 juta yang dijanjikan, tetapi, paling tidak itu sudah sangat berharga. Sebab, sumbangan yang masuk bisa meringankan beban tim dalam melawat ke Madiun.(nic/c1/als)

Olivia Wulandari Juara Tunggal Usia Dini GENTENG – Dunia bulu tangkis Banyuwangi mendapat kado awal tahun Imlek ini dari beberapa atlet yang terjun di Kejuaraan Walikota Probolinggo Cup yang berakhir kemarin. Dalam even yang diikuti pebulu tangkis Jawa Timur dan Bali itu, putra-putri terbaik Bumi Blambangan berhasil menyabet prestasi membanggakan. Prestasi cemerlang itu ditorehkan atlet binaan PB Sariagung. Di antaranya Olivia

Riza Wulandari, 8, yang berhasil menggondol juara I di kelas Tunggal Usia Dini Putri (TUDI). Juara III di kelas yang sama juga berhasil digenggam atlet asal Banyuwangi, dia adalah Tiara Nur Agustin. Torehan manis juga direngkuh Moh. Rendra Budi Utama, 8. Bocah yang turun di kelas Tunggal Usia Dini Putra (TUDA), ini keluar sebagai juara III. Selebihnya, di kelas Tunggal Anak Putri (TAI), pebulu

Renang Juara di Madiun Gondol 12 Emas, 8 Perak, dan 3 Perunggu BANYUWANGI – Prestasi mengesankan diukir atlet Banyuwangi dari lintasan renang. Dalam kejuaraan renang bertitel Madiun Cup 2012 yang digelar di kolam renang Piranha , Madiun, yang berakhir kemarin, PRSI Banyuwangi sukses meraih 12 medali emas, 8 perak, dan 3 perunggu. Keberhasilan tersebut sekaligus membawa duta Banyuwangi menjadi juara umum dalam even tahunan tersebut. Sumbangan medali emas terbanyak diraih Jeremi. Berlaga di empat nomor berbeda, Jeremy menyumbangkan 3 medali emas, 3 perak, dan satu perunggu. Disusul Alyn yang menjadi pendonor medali ter-

banyak kedua. Perenang belia putri itu menggondol 3 medali emas dan 2 medali perak. Berikutnya, ada Arin dengan donasi 5 medali emas dan 2 perak. Sementara, Anggun meraih 2 perunggu, serta Jane dan Deva masing-masing satu medali perak. “Alhamdulillah target memperoleh medali bisa tercapai malah bisa juara umum,” cetus Joko Triyadni, Ketua PRSI Banyuwangi. Joko menegaskan, hasil tersebut sekaligus menjadi modal awal untuk even besar lainnya di tahun ini. Memformat kekuatan perenang muda, dia berharap dapat menjadi regenerasi dan mengangkat prestasi olahraga renang di masa mendatang. Diantara even yang menunggu adalah Popda dan Piala KONI Jawa Timur. (nic/als)

tangkis junior Firda Ayu Cahyaningsih, 12, sukses menggondol juara III. Menurut pelatih PB Sariagung Zainul Arifin, usia atletatlet itu masih belia. Artinya, jika talenta mereka terus diasah, dibina, dan dilatih, tidak dia optimistis anak didiknya akan merengkuh prestasi yang lebih tinggi di waktu mendatang. ”Bahkan, saya optimistis prestasi mereka bisa mendunia,” pungksanya. (sgt/als)

ISTIMEWA

BERPRESTASI: (Dari kiri) Rendra, Tiara, Ovi, dan Firda berfoto bersama setelah menjuarai kejuaraan Walikota Probolinggo Cup.

35

Rabu 25 Januari 2012 HALAMAN SAMBUNGAN

Harga Satu Paket Rp 400 Ribu n DAPAT LAGI... Sambungan dari Hal 25

“Wawan dan Uriyanto samasama membeli ganja kepada Eko di Kalibaru,” terang Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo kemarin (24/1). Saat k e Ka l i b a r u , A g u s Uriyanto membeli dua paket ganja dengan berat kotor 42,30 gram, atau berat bersih 31,31

gram. Wawan membeli satu paket dengan berat kotor 57,05 gram. “Wawan dan Uriyanto sudah saling mengenal, dan keduanya membeli bersama,” katanya. Menurut Watiyo, setelah menangkap Agus Uriyanto, beberapa anggota Satnarkoba segera meluncur ke Banyuwangi untuk mencari Wawan. Dari keterangan Agus Uriyanto, Wa-

wan tinggal di sekitar terminal bus Karangente, Kelurahan Kabalenan. “Sebelum rumahnya kita gerebek, kita melakukan penyelidikan terlebih dahulu,” ujarnya. Sekitar pukul 22.00, polisi melihat orang yang sedang diincar berada di rumahnya. Sejumlah anggota pun segera bergerak dan menggerebek rumah tersangka. “Tersangka kita

bawa ke polres beserta ganja yang baru dibeli di Kalibaru,” jelas Watiyo. Dalam keterangannya kepada polisi, Wawan mengaku datang ke Kalibaru untuk membeli ganja setelah dihubungi Agus Uriyanto. “Saya ditelepon dan ditawari ganja oleh Agus, lalu saya mengiyakan dan meluncur ke Kalibaru,” tuturnya. Ketika polisi menggerebek

Pangkalan tak Boleh Order Seenaknya n AGEN... Sambungan dari Hal 25

Salah satu kesepakatan yang dicapai, agen tidak boleh menjual elpiji langsung kepada pengecer. Agen hanya boleh menyuplai tabung elpiji kepada pangkalan. “Penjualan kepada pengecer merupakan jatah pangkalan,” ujar Bambang yang juga menjabat Kabag Perekonomian Pemkab itu. Selain itu, batas order pangkalan kepada agen ditentukan dengan batas minimal

30 tabung setiap pengiriman. Pangkalan tidak boleh order kepada agen di bawah 30 tabung. “Itu sudah menjadi kesepakatan agen dan pangkalan,” tegasnya. Bambang menambahkan, kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam bentuk aturan baku oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pertambangan. “Yang melanggar kesepakatan itu akan mendapat sanksi tersendiri, mulai sanksi yang ringan hingga sanksi berat,” tegasnya.

Sejak ada kesepakatan itu, pemkab berharap agen dan pangkalan elpiji konsisten. Pihak agen tidak boleh lagi merambah wilayah penjualan pangkalan. “Agen tidak boleh berhubungan dagang pengecer,” tegasnya. Begitu juga, pangkalan tidak boleh seenaknya melakukan order kepada agen. “Ayo kesepakatan itu dihormati bersama agar tidak menjadi persoalan besar yang dapat mengganggu kepentingan masyarakat umum,” pintanya. (afi/c1/bay)

Bekuk Maling Besi Rongsokan n MEMBELI... Sambungan dari Hal 25

“Saat Sufyan naik motor hasil kejahatannya itu bensinnya habis. Motor tersebut kita kenali karena pelat nomor tidak diganti,” cetus Kapolsek Blambangan AKP Ary Murtini. Aksi pencurian yang dilakukan Sufyan itu sebenarnya terjadi sepekan lalu. Saat kejadian, tersangka sedang tidur di rumah salah satu temannya di belakang Indomaret Pakis, Kelurahan Sumberejo. Kebetulan, sang pemilik motor juga tidur di rumah tersebut. Sekitar pukul 03.00, semua penghuni rumah sedang terlelap. Saat situasi sepi, Sufyan bangun dan mengambil motor yang diparkir di dalam rumah. Sukarno baru tahu motornya hilang saat bangun tidur. “Motor saya hilang, dan Sufyan tidak ada,” jelas Sukarno kepada polisi. Dari laporan korban, polisi mencoba melakukan pencarian dengan mendatangi rumah tersangka. Tetapi, orang yang dicari tidak ada. Saat polisi patroli di sekitar Kelurahan Lateng, petugas melihat motor Yamaha Vega bernopol DK 6681 WH melintas di jalan tersebut. “Saat tersangka berhenti untuk membeli bensin eceran, langsung kita tangkap,” cetus Kapolsek Ary. Menurut Kapolsek Ary, tersangka curanmor yang ditangkap itu ternyata seorang residivis. Sebelumnya, Sufyan sudah pernah ditangkap polisi dalam kasus yang sama.

Sambungan dari Hal 25

Barang bukti (BB) berupa HP merek Nokia dan charge Nokia milik korban juga diamankan petugas. “Tersangka masih kita amankan di polsek,” cetus Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Pencurian ponsel itu berawal saat tersangka datang ke warung milik korban di kawasan Terminal Brawijaya atau Terminal Karangente. Di warung tersebut, dia akan

Sambungan dari Hal 25

Meski sekadar magang, kesempatan itu tidak disia-siakan remaja kelahiran Banyuwangi 2 November 1994 itu. Untuk meningkatkan kemampuan mengolah si kulit bundar, dia pun giat berlatih usai pulang sekolah. Usia muda didukung kemampuannya sebagai penyeimbang lini tengah, membuat pemain yang satu itu begitu istimewa. Akurasi umpan dan intelegensi dalam bermain, menjadikan Novan disebut-sebut sebagai David Beckham-nya Bumi Blambangan. Selain itu, Novan juga dikenal sebagai petarung dan memiliki semangat pantang menyerah. Dengan bakat dan bekal yang dia miliki, Novan pun memilih hijrah ke Persik Kediri. Di kota tahu kuning itu, dia mulai menjadi pemain profesional di usia yang belum genap 20 tahun. “Soal bayaran tidak jadi soal. Saya ingin mendapat pengalaman dulu, kemudian kembali ke Persewangi. Dan itu pasti,” tegasnya.

“Kaki tersangka sempat ditembak polisi karena akan kabur saat ditangkap,” jelasnya. Sementara itu, pada saat hampir bersamaan, petugas dari Polsek Blambangan membekuk tersangka pencuri dan penadah besi tua. Tersangka pencuri besi rongsokan itu adalah Edy Prasidi, 30, warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Selain itu, M. Erwin, 30, asal Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, juga diringkus lantaran menjadi penadah besi rongsokan tersebut. Dalam kasus ini, aparat kepolisian menyita tiga buah kursi besi yang sudah dijagal. Kursi besi tersebut milik Mawarti,

56, warga Kelurahan Kampung Mandar. “Pencurian besi rongsokan itu terjadi akhir Desember 2011 lalu,” sebut Kapolsek Ary. Pencurian ini terungkap saat korban berkunjung ke salah satu saudaranya di sekitar rumah M. Erwin, yang membuka usaha jual-beli barang rongsokan dan besi tua. “Korban melihat kursinya yang hilang itu ada di tempat Erwin,” jelasnya. Lantaran penasaran, Mawarti langsung menanyakan asal kursi besi itu kepada Erwin. Dijelaskan bahwa besi kursi itu dibeli dari Edy Prasidi. “Korban melapor kepada kami, Edy kita tangkap bersama Erwin. Edy sebagai pelaku dan Erwin kita anggap sebagai penadah,” kata kapolsek. (abi/c1/bay)

membeli rokok. Lantaran habis, korban membelikan rokok yang dicari ke toko sebelah warungnya. “Tersangka menyuruh korban mencarikan rokok,” kata Aiptu Monip. Di saat pemilik warung mencari rokok, tersangka melirik ponsel Nokia yang baterainya sedang diisi ulang di warung. Lantaran kondisi warung sedang sepi, Sugiyono langsung mengembat ponsel itu lalu kabur. “Yang diambil HP dan charge. Kebetulan HP sedang di-charge,” terang Monip. Saat Sumarji kembali ke warung, mulanya tidak tahu ponsel kesayangannya telah

raib. Korban baru tahu setelah orang yang memesan rokok itu ternyata sudah tidak ada. “Ponsel yang sedang di-charge juga tidak ada,” katanya. Melihat ponsel telah lenyap, Sumarji segera mencari orang yang baru ke warungnya itu. Untungnya, tersangka juga belum jauh, sehingga berhasil ditangkap. Sebelum diamankan polisi, tersangka sempat mendapat hadiah bogem mentah dari warga sekitar terminal. “Tersangka dan BB kita amankan di polsek,” sebut Aiptu Monip. (abi/c1/bay)

Kemampuan Novan bermain bola, sudah tampak sejak belia. Bersama sang paman, Mohamad Iqbal, yang gemar bermain sepak bola, dia berlatih setiap hari. Semakin sering menonton aksi sang paman di lapangan hijau membuatnya semakin bersemangat menekuni sepak bola. Tendangan pertama sang calon bintang dimulai dari SSB Genting Sraten. Trio pentolan pelatih Ribut Santoso, Giman Abadi, dan Ahmad Mustain, menjadi aktor di balik mengkilapnya kemampuannya. Berbagai kompetisi lokal pun membuat kemampuannya menggocek bola semakin ciamik. Kini, berlabuhnya Novan di Persik tidak lepas dari sosok Djoko Malis. Mantan arsitek Persewangi yang kini memoles Persik itu tertarik menggunakan jasa anak didiknya itu. Di samping itu, keinginan Novan mengasah kemampuan di luar Banyuwangi juga cukup kuat. Apalagi kesempatan Novan tampil di kasta kedua Liga Indonesia sangat besar. Ditambah lagi, PSSI memberikan garansi bagi pemain muda di bawah usia 23 tahun untuk merumput di Divisi Utama PSSI tahun

ini. Di perantauan dia tidak sendiri. Di Kediri dia bergabung bersama beberapa seniornya, seperti Trubus Gunawan, Joni Pristi, Decky Rolias Sandra, dan Febrian Sofiandi. Di samping itu, kehadiran sederet pemain asing di Persik Kediri membuat gairah Novan bersaing merebut satu jatah di line up inti kian menggebu. Selain bersaing, dia juga bisa menyerap banyak ilmu sepak bola dari pemain asing, seperti Claudio Pronetto dan Oliver Makkor. Meski sejauh ini belum masuk line up inti Persik Kediri di kompetisi Divisi Utama, Novan tetap optimistis. Belum mendapat kesempatan tampil bukan berarti kiamat bagi karirnya. Bahkan, Novan justru digadang-gadang bisa mengenakan seragam timnas Indonesia dalam waktu dekat. Sebab, Djoko Malis menyodorkan nama Novan untuk mengikuti penjaringan calon pemain nasional under 19 tahun. Dengan kemampuan olah bola yang aduhai, bukan mustahil Novan menuju timnas under 19 tahun. “Untuk urusan umpan dan olah bola di lini tengah, dia memang jago,” puji Joni Pristi, salah satu pilar Persik Kediri. (c1/bay)

Mantan Kades Diperiksa Polisi SEMPU-Kasus intimidasi yang diduga dilakukan mantan Kepala Desa (Kades) Sempu Sumadi Sastro terhadap lima pedagang Pasar Sempu, berlanjut. Setelah memeriksa lima pedagang sebagai pelapor, penyidik Polsek Sempu memanggil Sumadi sebagai terlapor, kemarin (24/1).

Kepada polisi, Wawan mengaku bahwa dirinya memang pernah memakai narkoba. Tetapi, hal itu sudah lama ditinggalkan, dan baru kepincut lagi setelah ditawari temannya itu, Agus Uriyanto. “Saya ingin lagi setelah ditawari,” katanya. (abi/c1/bay)

Berharap Hujan tak Lagi Ekstrem n LUAS SAWAH... Sambungan dari Hal 25

Pada tahun 2011 lalu tanaman padi petani banyak terserang hama, sehingga me-

nyebabkan gagal panen. “Kita akan kerja keras mengurangi gagal panen. Kalau tanaman padi banyak yang gagal, target produksi kita bisa terancam,” katanya.

Djati tetap optimistis musim tanam tahun 2012 akan lebih baik dari tahun 2011. Dia berharap musim hujan tidak terlalu ekstrem seperti pada tahun 2011. (afi/c1/bay)

Warga Mau Negosiasi n SIAP... Sambungan dari Hal 27

Kades Dasri Juandi mengaku pernah mengajak berembuk warga, yang terkena dampak langsung dari pembebasan lahan jalan tembus. Bahkan, warganya menyambut baik rencana jalan tembus tersebut. “Warga saya ada sepuluh orang yang tanahnya terkena dampak jalan tembus. Kemarin sudah kita

kumpulkan, dan mereka siap dibebaskan lahannya, bahkan mau dihibahkan,” ungkapnya. Untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut, Juandi akan bertemu dengan Kades Setail Ahmad Zuhri. Sebab, jalan tembus tersebut juga melewati lahan warga Setail. “Kita akan ajak berembuk, kalau memang yang Setail sama-sama nggak ada masalah, berarti sudah bisa jalan,” tuturnya. Juandi mengakui, selama ini

memang ada warga yang menaikan harga lahan, karena mendengar program jalan tembus tersebut. “Tapi sekarang warga sudah enak, bahkan ada yang mau menghibahkan tanahnya untuk jalan,” bebernya. Banyak warga mau diajak negosiasi, karena mereka menyadari manfaatnya jika jalan tembus terealisasi. “Kalau jalan tembus ini terealisasi, jalur akan ramai dan tanah juga akan mahal,” cetus Juandi. (azi/irw)

BARANG BUKTI: Sepeda motor Yamaha Jupiter MX diamankan di Mapolres Situbondo.

GALIH COKRO/RaBa

Ikut Seleksi Tim Nasional U-19 n KEJAR...

Ditanya mengenai harga ganja seberat 57,05 gram itu, bapak dua anak itu menyebut bahwa barang haram itu dibeli seharga Rp 400 ribu. “Waktu dihubungi Uriyanto melalui ponsel, juga diberi tahu kalau harga ganja itu Rp 400 ribu,” sebutnya.

PANEN TANGKAPAN: Tersangka kasus curanmor dan komplotan pencurian besi rongsokan diamankan di Mapolsek Blambangan kemarin.

Pemilik Warung Disuruh Cari Rokok n NYONYOR...

rumahnya, Wawan mengaku belum sempat mengonsumsi ganja yang baru dibeli itu. Rencananya, daun ganja kering tersebut akan dikonsumsi sendiri sebagai campuran rokok. “Kalau dicampuri ganja, rasa rokok lebih enak dan bisa mengurangi pusing dan stres,” dalihnya.

Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri membenarkan sudah melayangkan surat panggilan kepada Sumadi. “Cuma saya belum tahu hasil pemeriksaan yang dilakukan anggota. Anggota belum melaporkan ke saya,” terangnya kepada RaBa, kemarin. Toha menuturkan, peme-

riksaan suami Kades Sempu Laili Komariah tersebut merupakan kelanjutan dari hasil pemeriksaan para pelapor, yang mengaku diintimidasi. Mengenai status Sumadi, kapolsek menyatakan masih sebatas terlapor. “Kita nggak mau grusa-grusu dulu,” ujarnya. Seperti diberitakan sebe-

lumnya, lima pedagang Pasar Sempu melaporkan Sumadi Sastro ke Mapolsek Sempu. Mereka mengaku diintimidasi oleh Sumadi, karena didatangi rumahnya pada malam hari. Para pedagang itu diminta segera membayar uang kontribusi ke Pemerintah Desa Sempu.(azi/irw)

ALI NURFATONI/RaBa

Buru Rekan Sugik yang Kabur n JASAD... Sambungan dari Hal 36

Saat itu anggota Buser sempat meminta Sugik turun dari sepeda motor hasil curian yang dikendarai, Yamaha Vega nopol P 6557 EC. Sayangnya, Sugik tidak mengindahkan peringatan polisi. Dia malah melaju dengan kecepatan tinggi. ‘’Kami minta turun

tidak mau dan terus mengencangkan kendaraannya,’’ kata Sunarto. Kejar-kejaran di jalan raya Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, Bondowoso tak bisa terelakkan. Polisi akhirnya menendang kendaraan Sugik hingga terjatuh. Namun, lagilagi Sugik tetap tidak mau menyerahkan diri. Bahkan, pria 41 tahun itu malah melakukan

perlawanan dengan mencabut celurit dari balik bajunya. ”Karena berusaha melawan akhirnya kita tembak,’’ imbuh Sunarto. Bagaimana dengan rekan Sugik yang kabur? Sunarto mengaku sudah mengantongi identitas pelaku yang kabur tersebut. ”Pelaku yang kabur asal Jember,’’ tandas mantan Kapolsek Srono itu. (ton/c1/aif)

Problem Lahan Sudah Lama n SEHARI... Sambungan dari Hal 36

Sedangkan, yang untuk Koramil Banyuglugur sifatnya adalah pemberian. Pemkab Situbondo merelakan tanahnya di Kecamatan Banyuglugur untuk ditempati markas Koramil Banyuglugur. “Masalah tanah tersebut sudah sangat lama sehingga perlu kita selesaikan sesegera mungkin,” kata Ketua

DPRD, Zeiniye. Sekitar satu jam kemudian dilanjutkan dengan paripurna persetujuan sepuluh raperda inisiatif DPRD Situbondo. Sepuluh raperda itu adalah raperda tentang pembentukan raperda, raperda pelayanan kesehatan, raperda pelayanan pendidikan, raperda bantuan sosial dan raperda pendirian tower. Selain itu, raperda Perusda Banongan,raperdalingkunganhidup,

raperda transparansi dan partisipiasi publik, raperda tentang perubahan perda no 27 tahun 2004 tentang larangan pelacuran dan raperda Perusda PDAM. Pukul 20.00 tadi malam dilanjutkan paripurna persetujuan program legislasi daerah (prolegda) 2012. “Pada 2012, total prolegda 30 perda. Yang 20 raperda lagi akan diusulkan eksekutif,” imbuh Zeiniye. (pri/c1/aif)

MARI SAYANGI PARU-PARU DENGAN MINUM SUSU TAMTO (45 thn) kini memilih susu Ettawa PE Segar untuk mengatasi keluhannya, “Dulu saya terbiasa berobat ke dokter ketika batuk kambuh, tapi sekarang tidak lagi. Untuk mengatasi keluhan yang mengganggu selama 2 tahun ini, sekarang saya pilih minum Milkuma.” Terang pria yang berdomisili di Kelurahan Giri Kerto, Kecamatan Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini. J i k a d u l u Ta m t o k e r a p merasakan sesak nafas dan batuk-batuk, maka sekarang tidak lagi. Kini, pernafasannya lancar dan tidak pernah batuk lagi. Manfaat Milkuma telah dirasakan oleh Tamto sebagai Wiraswasta tersebut. “Setelah 6 bulan minum Milkuma, sekarang badan saya terasa fit, beraktifitas tak khawatir terserang batuk lagi. Karena manfaatnya sudah saya rasakan secara lansung, kini saya menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma.” Papar Tamto yang mengaku tahu informasi ini dari seorang temannya, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajaknya. Minum susu merupakan salah satu kebiasaan yang baik bagi kesehatan. Namun, masyarakat kita yang lebih mengenal susu sapi, banyak yang belum mengetahui tentang manfaat yang ter kandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan

vitalitas. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga baik untuk penderita gangguan pernafasan. Satu gelas susu Ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari berman faat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh ser ta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. S e l a i n d i p r o s e s s e c a ra alami, pakan ter nak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505 ; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.

36

Rabu 25 Januari 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri

Legislatif

Sehari Gelar Tiga Agenda Paripurna

Istri Marinir Duel Lawan Jambret Ditendang, Dua Pelaku Kabur

SITUBONDO - Para wakil rakyat di DPRD kemarin memiliki agenda cukup padat yang cukup menguras tenaga. Dalam sehari, mereka menggelar tiga rapat paripurna sekaligus. Paripurna pertama adalah persetujuan penghapusan dan hibah tanah milik pemkab kepada Pak Tik Musahwi dan Koramil Banyuglugur sekitar pukul 14.30. Tanah milik Pak Tik ditukar guling dengan tanah pemkab untuk kepentingan pendirian SMPN 3 Arjasa. Prosesnya sejak sepuluh tahun silam n  Baca Sehari...Hal 35

Narkoba

ALI NURFATONI/RaBa

OBAT KERAS: Petugas menunjukkan ratusan butir obat keras berbagai merek di Mapolres Situbondo kemarin.

ISTRI MARINIR: Evi Frestiana (kanan) melaporkan ulah penjambret di Mapolres Situbondo. Dia sudah mencatat nopol kendaraan milik penjambret.

Pedagang Jual Obat Keras

Jasad Sugik Diserahkan ke Istri Kedua

SITUBONDO - Satreskoba Polres Situbondo menyita ratusan obat keras dari pedagang eceran. Obat-obatan tanpa disertai izin penjualan itu disita dari Hafid Dasuki, 43, seorang pemilik toko di Kampung Selasaan, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan Situbondo. Dari tangan bapak dua anak itu, polisi menyita ratusan obat terlarang. Di antaranya, 51 butir Dexametaxon, 83 butir Antalgin dan 57 butir Bondex. ”Obat-abatan yang kita sita merupakan hasil razia di sejumlah toko. Dari puluhan toko yang kami geledah, hanya toko milik Hafid yang kedapatan berjualan obat tanpa izin,’’ kata Kasat Reskoba AKP Priyo Purwandito. Istri Hafid ketika dimintai keterangan penyidik mengaku tidak tahu kalau obat-obatan tersebut dilarang. Sebab, dia mendapatkan obat tersebut dari apotik. ‘’Saya nggak ngerti kalau melanggar. Kalau saya tahu saya tidak akan menjual,’’ dalih perempuan berkerudung itu. (ton/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

Alap-alap Curanmor yang Ditembak Mati SITUBONDO - Jasad Sugik, 41, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditembak mati polisi Senin kemarin (23/1), akhirnya diserahkan kepada pihak keluarganya. Polisi sempat bingung hendak dibawa ke mana jenazah warga Dusun Curah Kalong Tengah, RT 01/RW 03, Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, Jember, itu. Sebab, residivis tersebut tercatat memiliki tiga istri. Meski begitu, polisi akhirnya menyerahkan jasad Sugik kepada istri kedua yang tinggal di Jember. Ini setelah polisi menjalin kesepakatan dengan pihak keluarga Sugik. ‘’Kami bawa ke Jember di rumah istri yang kedua,’’ ujar Kasatreskrim, AKP Sunarto.

Sunarto mengakui kalau spesialis curanmor roda dua itu memang poligami. Hanya saja, untuk istri pertama yang tinggal di Tanggul, Jember sudah diceraikan. Sedangkan istri terakhir berdomisili di Bondowoso. ‘’Istrinya Sugik ada tiga, kalau yang pertama sudah cerai,’’ jelas Sunarto. Kasat menambahkan, selama ini Sugik jarang pulang ke rumah. Selain itu, pihak keluarga banyak yang tahu kalau profesi Sugik memang seperti. Diberitakan sebelumnya, maraknya curanmor dalam pekan terakhir ini membuat polisi geram. Korps berbaju cokelat itupun tak memberi ampun terhadap pelaku curanmor.

Seperti yang menimpa alap-alap curanmor yang satu ini. Sugik, tewas bersimbah darah setelah tubuhnya tertembus timah panas anggota Buru Sergap (Buser) Polres Situbondo. Residivis curanmor yang kerap keluar masuk penjara itu terpaksa dilubangi kedua pahanya karena kedapatan mencuri sepeda motor. Sebelum ditembak mati, Sugik mencuri sepeda motor Yamaha Vega R nopol P 5657 EC di kawasan Panji, Situbondo. Kendaraan roda dua itu milik Sudari warga Desa Panji Kidul, Situbondo. Berkat kesigapan polisi, warga Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangalsari, Jember itu bisa ditaklukkan di daerah Kalitapen, Bondowoso. Dalam kesempatan kemarin, Kasatreskrim AKP Sunarto menceritakan kronologis tertangkapnya Sugik dan seorang rekannya yang kabur n  Baca Jasad...Hal 35

PANJI - Penjambret yang satu ini benar-benar kena batunya. Saat menjalankan aksinya di jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, kemarin, penjambret tersebut mendapat perlawanan dari korban. Duel penjambret dan korban pun berlangsung seru. Berkat kelihaian membela diri, korban berhasil mempertahankan perhiasannya dari tangan jahil penjahat. Usut punya usut, korban penjambretan tersebut adalah istri anggota marinir. Dia adalah Evi Frestiana, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Aksi heroik tersebut terjadi pukul 16.00 di jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan. Saat itu, wanita berusia 19 tahun itu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Sedianya, Evi hendak mengantarkan orang tuanya berobat ke dokter. Persis di lokasi kejadian, sebuah sepeda motor Yamaha Vixion tiba-tiba memepet korban. Dalam sekejap, satu dari dua penjahat tersebut menarik kalung di leher Evi. Ulah penjambret tersebut langsung mendapat perlawanan. ”Saya berusaha menendang bodi kendarannya, tapi tak sampai jatuh’’ ujar Evi. Begitu ditendang, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor bernopol P2252 EQ itu langsung melarikan diri. Evi berusaha mengejar kendaraan penjahat tersebut. Sayang, laju kendaraan Evi kalah cepat dengan yang dikendarai penjahat. Setelah kejadian, Evi diantar suaminya yang bertugas di Surabaya melaporkan kejadian itu ke Polres Situbondo. ‘’Saya sudah mencatat nopol polisinya, biar polisi bisa menyelidikinya,’’ tandas Evi. (ton/c1/aif) ADVERTORIAL PENDIDIKAN

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

APRESIATIF : Aula SMKN 1 Panji dipenuhi undangan acara launching netbook, LCD proyektor, personal komputer hasil rakitan siswa, Sabtu (21/1), kemarin.

FOTO BARENG : (Dari kiri) Kepala Dispendik Fathurachman; Wabup Rachmad dan Dian Rachmad; Umi Kulsum dan Bupati Dadang Wigiarto; Kepala SMKN 1 Panji Kumudawati beserta sejumlah pejabat penting pemkab.

SMKN 1 Panji Launching 1.364 Peralatan ICT Hasil Rakitan Siswa

Didistribusikan ke-84 SMK di Tujuh Kabupaten dan Kota SITUBONDO – SMKN 1 Panji, Situbondo kembali mengukir prestasi. Dua tahun berturut-turut lembaga pendidikan yang dipimpin Dra. Hj. Kumudawati, MPd ini mendapat kepercayaan penuh dari Direktur pembinaan SMK untuk melakukan perakitan peralatan ICT berupa personal komputer, LCD proyektor dan netbook. Tidak tanggung-tanggung, tahun ini mencapai 1.364 unit. Sabtu (21/1) kemarin, hasil karya siswasiswi jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di-launching dan didistribusikan kepada 84 sekolah penerima, SMK negeri maupun swasta. Rinciannya, 23 lembaga di Kabupaten Jember; 15 lembaga di Banyuwangi; 13 lembaga di Bondowoso dan sepuluh lembaga di Situbondo. Selain itu, sembilan SMK di Kabupaten Probolinggo; enam SMK di Kota Probolinggo, dan 3 SMK di Kabupaten Blitar. SMKN 1 Panji menggaransi produk tersebut selama setahun. Momentum bersejarah kemarin mendapat perhatian penuh dari pejabat terkait di lingkungan Pemkab Situbondo. Di antaranya Bupati Dadang Wigiarto; Wabup Rachmad; Ketua DPRD Zeiniye; Kepala Dispendik Fathurachman dan Kabid Dikmen Dwi Totok. Hadir pula Kabid Dikmenjur Provinsi Jawa

Timur Sutrisno dan 84 kepala SMK negeri swasta penerima bantuan. Kepala SMKN 1 Panji Kumudawati mengakui momentum tersebut sebagai sebuah kebanggaan dan kebahagiaan bagi keluarga sekolah yang dipimpinnya. “Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan semua pihak, terutama guru pembina dan siswa jurusan TKJ yang telah memberikan dukungan penuh secara sabar dan ihklas dalam melakukan perakitan dengan baik, tanpa mengeluh, walaupun tanpa ada imbalan dari pihak sekolah. Namun, para guru pembina dan siswa jurusan PKJ tetap semangat dan antusias melakukan perakitan hingga selesai,” papar Kumudawati. Menurut dia, pada 2010 se-Indonesia hanya ada 70 SMK yang dipercaya melakukan perakitan. SMKN 1 Panji diberi kepercayaan merakit 383 unit LCD proyektor merk SMK fokus. Jumlah sebanyak itu diberikan kepada SMK penerima negeri maupun swasta di enam kabupaten. Yakni, Banyuwangi 28 SMK; Bondowoso 15 SMK; Jember 31 SMK; Lumajang sepuluh SMK; Situbondo 11 SMK dan Kota Surabaya sebanyak dua SMK swasta . Pada 2011, sekolah yang ditunjuk sebagai

KEPALA SMKN 1 PANJI: Kumudawati menandatangani berita acara serahterima bantuan peralatan ICT kepada 84 SMK di tujuh kabupaten/kota

TANYA-JAWAB: Bupati Dadang didampingi Kepala Dispendik Fathurachman (kiri) dan Kepala SMKN 1 Panji, Dra. Hj. Kumudawati diwawancarai wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.

perakit meningkat menjadi 74 SMK. Di SMKN 1 Panji, perakitan LCD proyektor, netbook dan personal komputer di SMKN 1 Panji meningkat menjadi 1.747 unit. Rinciannya, 850 netbook merk Zyrex Esemka, 146 LCD proyektor merk Zyrex Esemka dan 368 unit personal komputer merk Relion Esemka. ”Pada 2011 di Jawa Timur hanya empat sekolah, salah satunya SMKN 1 Panji Situbondo. Alhamdulillah kita dipercaya dua tahun berturut-turut ditunjuk sebagai sekolah perakit,” imbuh Kumudawati Dijelaskan, tujuan kegiatan perakitan untuk mendukung pembelajaran berbasis ICT dan pengembangan jiwa kewirausahaan, khususnya di SMKN 1 Panji, Situbondo. Mitra kerja industri perakitan bekerja sama dengan PT. FOKUS Indonesia untuk perakitan LCD proyektor dan PT. Zyrex Indonesia untuk LCD proyektor dan netbook. Sedangkan PT. Relion Indonesia untuk personal komputer. “SMK penerima harus menginventarisir barang bantuan dengan melaporkan kepada kantor aset daerah masing-masing. Bantuan ini, bagi sekolah negeri menjad aset pemda. Bagi sekolah swasta menjadi aset yayasan,” imbuh Kumudawati. Perempuan berjilbab ini sangat apresiatif

RAKIT 850 UNIT : Siswa dan siswi SMKN 1 Panji sedang merakit netbook di ruang kelas. KEBERSAMAAN: Perwakilan sekolah penerima bantuan foto bareng bersama Bupati Dadang Wigiarto (tengah) dan kepala SMKN 1 Panji (kanan).

terhadap keinginan Bupati Situbondo yang mengusulkan, agar siswa yang mampu melakukan perakitan mendapatkan piagam. “Kita akan mengusulkan kepada perusahaan mitra kerja untuk bisa memberikan piagam kepada siswa, sebagaimana harapan bupati,” imbuhnya. Dalam sambutannya, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto meminta agar SMKN 1 Panji mampu terus menjaga kepercayaan pemerintah provinsi maupun pusat. Salah satunya dengan menjaga kualitas standarisasi. Sehingga, ke depan akan kian banyak mendpat kesempatan memperoleh program-program lain yang sangat berharga bagi sekolah maupun kepada masyarakat. Bupati mengusulkan, kepala SMKN 1 Panji bisa memperjuangkan para siswa yang telah berprestasi melakukan perakitan mendapatkan piagam atau surat keterangan dari perusahaan yang dijadikan mitra kerja. Itu akan memiliki nilai yang sangat berarti bagi siswa setelah lulus. “Kami atas nama Pemkab Situbondo sangat mengapresiasi dan terus mendorong agar SMKN 1 Panji dan SMK-SMK lainnya di Situbondo terus memiliki karya–karya besar untuk kepentingan bangsa terutama Kabupaten Situbondo,” harap bupati. (pri/adv/aif)


Radar Banyuwangi 25 Januari 2012