Issuu on Google+

RADAR SULBAR Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

RABU, 9 MEI 2012

HUKUM

SDK Mundur,

Lomba Kadarkun Tingkat Nasional (I)

Budaya Hukum Harus Dimulai dari Keluarga

LAPORAN: M Syariat Tajuddin Jakarta

www.radar-sulbar.com

Ketua Harian Dihapus

PEMBANGUNAN bidang hukum utamanya yang terkait dengan pembangunan budaya hukum harus dimulai dari keluarga. Selain itu budaya hukum juga harus paralel dengan peningkatan profesionalisme aparat hukum. Demikian diungkapkan Amir Syamsuddin, Menteri Hukum dan HAM RI di hadapan 204 peserta dari 34 tim lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Nasional yang digelar di Gedung Candi Bentar Putri Duyung Cottage, Jakarta, Selasa 8 Mei 2012.

Hamzah: SDK Tetap Sahabat Saya MAMUJU -- Hengkangnya Suhardi Duka (SDK) dari Partai Golkar, tak pernah disangka oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan (H4). Sehari setelah SDK menyatakan mundur dan meletakkan jabatan sebagai ketua Harian DPD Partai Golkar, Hamzah akhirnya siap untuk diwawancarai. Sebab pada 7 Mei, di hari SDK mengumumkan pengunduran dirinya, Hamzah lebih memilih no comment. Ketua DPRD Sulbar ini baru memberikan keteragan pers kepada Radar Sulbar, Selasa 8 Mei. Hamzah mengaku tidak pernah menyangka jika SDK akan mundur

Dalam sambutan pembukaannya tersebut, Amir menyebutkan, pembangunan budaya hukum harus diarahkan kepada membangun kesadaran hukum masyarakat. Baca HAL 7

LOWONGAN KERJA RADAR SULBAR

Untuk Anda yang ingin berkarir di media massa, RADAR SULBAR membuka kesempatan kerja untuk posisi:

EDITOR: MUHAMMAD ILHAM dari partai ini. Sebab kiprahnya di Golkar sudah cukup lama, apalagi SDK tengah menjabat Bupati Mamuju untuk kali kedua. "Kami samasama dikader di Golkar," kenang Hamzah, sore kemarin. Untuk menindaklanjuti surat pengunduran diri SDK, pengurus DPD Partai Golkar Sulbar menggelar pertemuan pada Senin 7 Mei, malam. Dalam pertemuan itu, kata Hamzah, diputuskan untuk mengusulkan penghapusan jabatan Ketua Harian dalam struktur DPD Partai Golkar Sulbar. Sehingga, set-

elah mundurnya SDK, tidak akan ada lagi kader yang akan ditempatkan sebagai Ketua Harian. "Penghapusan jabatan ketua harian akan ditetapkan dalam rapat kerja daerah Golkar Sulbar yang akan digelar di Polman," imbuhnya. Sebagai teman, Hamzah merasa kehilangan dengan mundurnya SDK. Tapi ia tetap menghormati apapun keputusan politik SDK. Bahkan Hamzah berencana menemui SDK dan membicarakan beberapa hal yang sifatnya probadi. "Saya cari suasana yang lebih baik dulu. Saya mau menemui SDK. Baca HAL 7

Hamzah Hapati Hasan

Reporter Layouter/Desain Grafis Kolportir Iklan Pemasaran

NIP 543 PTT Telah Terbit

SYARAT: 1. Calon Reporter (Minimal S1, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 2. Calon Layouter (Minimal D3, menguasai program Adobe, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 3. Kolportir Iklan dan Pemasaran (Minimal SMA, punya kendaraan, usia maksimal 25 tahun, belum menikah). 4. Seluruh pelamar harus mampu bekerja secara team.

MAMUJU -- Upaya meloloskan ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tersebar di berbagai SKPD lingkup Pemprov Sulbar untuk menjadi CPNS makin menemui hasil. Hingga kini, sebanyak Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional (BKN Kanreg) IV Makassar telah menerbitkan SK NIP bagi 543 PTT dari sekira 617 berkas PTT yang telah diverifikasi. Sementara sisanya sebanyak 74 berkas masih sedang dalam proses untuk mendapatkan NIP. BKN Kanreg VI Makassar masih melakukan verifikasi dan validasi, dan ditargetkan dalam beberapa hari ke depan sudah dapat dituntaskan.

Lamaran ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Radar Sulbar. Berkas dikirim ke Kantor Radar Sulbar di Jl. Jend. Sudirman Mamuju, No. 50 (91511), paling lambat 15 Juni 2012. Info lebih lanjut hubungi Redpel Radar Sulbar:

Sudirman Samual, mobile:

081 355 236 236

Baca HAL 7

ANGKAT JADI PNS. Dokumentasi penyampaian tuntutan honorer untuk diangkat jadi PNS.

Sesuatu untuk Sahrul-Sahril, Penderita Busung Lapar (Bagian II)

Kasus yang Menggunung Es Uluran tangan untuk Sahrul dan Sahril tidak terhenti di keluarga Rumah Cerdas Depok (RCD) dan para donatur yang tengah menempuh pendidikan di Canberra Australia.Kasus yang Menggunung Es Arus Kas Donasi untuk Sahrul-Sharil

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

Tgl

Pemasukan(Rp)

Pengeluaran(Rp)

Ket

13/03 17/03 18/03 18/03 19/03 21/03 15/04 15/04 Total

1.000.000 4.500.000 833.100 479.000 1.187.900 8.000.000

5.000.000 2.500.000 500.000 8.000.000

RCD Canberra Canberra Penyerahan I Canberra Hakodate+RCD Penyerahan II uang+barang

Bahkan, sejumlah dermawan yang sedang menyelesaikan studi S-3 di Hakodate, Jepang turut menitipkan amanah untuk disampaikan kepada Sahrul dan Sahril. Maka pada MingLAPORAN: gu, 15 April 2012 lalu, Cherul Marfan perwakilan RCD melaJakarta kukan kunjungan kedua ke Kabupaten Polewali Mandar Sulbar. Mereka langsung menuju kediaman Sahrul dan Sahril di Kelurahan Lantora Kecamatan polewali.

Ket: RCD (Rumah Cerdas Depok) Sumber: Donatur

Baca HAL 7

KECERIAAN Sahrul dan Sahril

Bandara KLIA, Terapkan Konsep Hijau LAPORAN Naskah M Nabhan Kuala Lumpur, Malaysia

Mewah dan Berdecak kagum. Begitulah perasaan saya, pertama kali menginjakkan kaki di Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA), Malaysia.

HUTAN BANDARA. Direktur Radar Sulbar Naskah M. Nabhan berfoto di KLIA Boardwalk, Malaysia.

0426-22138

radarsulbar01@gmail.com

Walau hanya transit sekira 2 jam, sepertinya sayang bila tidak membuat laporannya. Bandar Udara (Bandara) ini terletak di Sepang, Negara Bagian Selangor, Malaysia Barat. Bandara Internasional yang punya keunikan dan keistimewaan tersendiri. KLIA adalah milik Pemerintah Malaysia yang dikelola Malaysia Airports (Sepang) Sdn Bhd. Semacam PT Angkasa Pura kalau di Indonesia. Yang menarik, KLIA arsiteknya adalah orang Jepang. Namanya Kisho Kurokawa. Bandara yang dibuka pada tahun 1998, pembangunannya memakan biaya 3,5 miliar Dolar. Slogannya "Bringing the World to Malaysia and Malaysia to the World" ("Membawa dunia pada Malaysia dan Malaysia pada Dunia"). Lalu apa keunikannya? Bandara KLIA termasuk salah satu

portal radar sulbar

pelopor konsep Bandara Hijau atau ramah lingkungan. Di dalam area bandara terlihat banyak tumbuh pohon-pohon penghijauan. Namanya KLIA Jungle Boardwalk. Konsep Bandara Hijau, tentu sangat baik pula diterapkan di Bandara Tampa Padang Mamuju yang sementara dibenahi. Semuanya tergantung kebijakan pemerintah daerah dan Pengelola Bandara. Apakah peduli lingkungan hidup atau tidak. Bandara ini juga didesain agar kepadatan penumpang menyebar ke seluruh penjuru bangunan. Terlihat berbagai ornamen menarik. Tanda-tanda fasilitas juga disediakan dalam bahasa Melayu, bahasa Inggris, bahasa Tionghoa, bahasa Jepang dan bahasa Arab. Baca HAL 7

Eceran: Rp 3.000 Langganan: Rp 65.000

2

Ekonomi

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 201 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S. Mengga

Mandiri Beri Bunga Rendah ke Pengusaha Mikro MAMUJU -- PT Bank Mandiri Cabang Sulbar memberikan suku bunga rendah untuk pengusaha mikro. Hal tersebut dilakukan demi meningkatkan dan merangsang pengusaha pemula mengembangkan usaha. Suku bunga yang ditetapkan yaitu mulai dari yang terendah sebanyak 1 persen hingga 1,7 persen dari total pinjaman kredit. Manager PT Bank Mandiri Cabang Mamuju, M Yusri Yunus, mengatakan rendahnya suku bunga sebagai salah satu upaya membantu masyarakat yang kekurangan modal. Langkah tersebut untuk meningkatkan jumlah wiraswasta di daerah ini. "Kami menilai salah satu yang mampu meningkatkan jumlah wiraswasta di daerah ini adalah memberikan kredit dengan suku bunga kompetitif," kata M Yusri Yunus kepada Radar Sulbar. Menyinggung dana yang sudah disalurkan kepada pelaku usaha mikro oleh

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

PT Bank Mandiri Cabang Mamuju, lanjut Yusri, mencapai sekira Rp 10,9 miliar dari 513 pengusaha mikro yang tersebar di Sulbar. Yusri mengaku, dana yang disalurkan ke pengusaha mikro mengalami pertumbuhan tiap bulan. Pertumbuhannya mencapai sekira 30 persen. Usaha mikro yang dibiayai Bank Mandiri terdiri dari berbagai sektor yaitu perdagangan, pertanian, perkebunan, dan perikanan. Dari beberapa sektor itu, menurutnya masih didominasi sektor perdagangan yang mencapai sekira 50 persen. Sedangkan sektor lain hanya 20 hingga 30 persen. Besarnya pinjaman kredit UKM Bank Mandiri yaitu maksimal Rp 200 juta dengan masa kredit hingga tiga tahun dengan syarat kredit yang sangat mudah dan cepat. "Pelaku usaha hanya menyediakan surat keterangan usaha. Jika layak, pelaku usaha bisa mendapatkan dana tersebut," ujarnya. (rp2/dir)

DIJUAL RUKO

Kepala DIPENDA Prov. Sulbar

Transaksi SMS Banking Capai 40 Persen Nasabah RADAR/HASAN BASRI

TRANSAKSI. Nasabah BRI Mamuju mengantre di depan ATM untuk melakukan transaksi.

REPORTER: HASAN BASRI EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

Dijual Ruko 3 petak sekaligus, satu Lantai dengan Ukuran Bangunan 12 x 17 M, dan luas lokasi 265 M2, bersertifikat atas nama pemiliknya terletak di Jl. Ahmad Yani No. 52. Mamuju Sulbar, berdekatan dengan Toko Istana Murah. Dan posisinya strategis karena berada di Jalan Poros. Bagi yang berminat dapat menghubungi kami dengan No. Hp. 085 299 544 430

Harga diatas 1 (satu), Masih bisa nego

INFO SULBAR

MAMUJU -- Transaksi melalui layanan Short Message Service (SMS) kian digandrungi nasabah. Layanan yang praktis dan murah ini, menjadi pilihan nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) selain lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM), internet, dan Unit Kerja BRI. Meski SMS Banking baru disosialisasikan sejak awal tahun 2011, namun pengu-

na SMS banking BRI sudah mengalami pertumbuhan cukup pesat yaitu mencapai 40 persen dari jumlah nasabah BRI yang mencapai 80 ribu orang. Tingginya animo nasabah menggunakan aplikasi ini, disebabkan transaksi melalui telepon seluler sangat menguntungkan dan memudahkan para nasabah. "Keuntungan nasabah dengan transaksi SMS banking sangat banyak, mulai dari prosesnya yang cepat dan biayanyan sangat murah," kata Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Mamuju, Edi Rizal kepada Radar Sulbar, Senin 7 Mei.

Menurutnya, PT BRI akan terus melakukan sosialisasi untuk penggunaan fitur BRI tersebut seperti SMS Banking, Internet Banking dan Phone Banking. "Selama ini masih ada nasabah yang belum menggunakan SMS banking, terutama pada nasabah lama. Olehnya kami terus melakukan sosialisasi supaya mereka bisa menggunakan fitur ini," paparnya. Manajemen BRI Mamuju berharap jumlah nasabah yang menggunakan SMS Banking BRI tiap tahun terus meningkat. "Kami targetkan pengguna fitur ini bisa lebih banyak lagi," ungkapnya. (*)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

HUMAS PEMPROV SULBAR

KUNJUNGAN KERJA. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh melakukan pemantauan terhadap Jembatan Sangkurio Lingkungan Danga Kelurahan Binanga Mamuju yang putus setelah dihantam air bah beberapa hari lalu

Mamuju 3

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI I Meneruskan Layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis yang semakin dimantapkan TUJUAN Peningkatan Kualitas Pemerataan Pelayanan Kesehatan serta Peningkatan Kualitas Keluarga

SASARAN Pelayanan Kesehatan gratis yang berkualitas yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat Penempatan Tenaga medis dan paramedic secara proposional Peningkatan Pembinaan Keluarga sejahtera Peningkatan sarana prasaraa kesehatan Masyarakat terbebas dari HIV/AIDS dan penyalagunaan narkoba serta penyakit menular

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Rp 1,2 M Harga Leges Belum Terbayarkan REPORTER:M. SHOLIHIN EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Pengambilan kertas berharga (leges) sejak Januari hingga April 2012 oleh sejumlah SKPD lingkup Pemkab Mamuju mencapai Rp 2 miliar. Namun, hingga kini harga leges yang belum dibayarkan mencapai Rp 1,2 miliar. Realisasi pembayaran leges yang sudah terbayarkan baru mencapai Rp 800 juta. Ini berarti sisa yang belum disetor mencapai sekira 60 persen dari total pengambilan leges. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Mamuju, Hamzah Sula, sangat menyayangkan kondisi ini. Seharusnya SKPD yang mengambil leges segera memberikan setoran pada triwulan pertama minimal 90 persen dari total harga leges yang dikeluarkan Dispenda Mamuju. "Setoran yang harus kami terima triwulan pertama dari hasil penjualan leges tersebut minimal Rp 1,8 miliar," sebut Hamzah usai rapat evaluasi pengelolaan PAD triwulan pertama, di aula Sekretariat Daerah Mamuju, Selasa 8 Mei. SKPD yang mengambil leges beras-

RADAR/M SHOLIHIN

RAPAT. Sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkab Mamuju mengikuti rapat evaluasi perolehan PAD triwulan pertama tahun 2012 di aula Sekretariat Daerah Mamuju, Selasa 8 Mei.

al dari sejumlah kantor dinas, kantor kecamatan, kantor kelurahan serta kantor Bagian di Sekretariat Daerah Mamuju. Rinciannya adalah jumlah kantor dinas lingkup Pemkab Mamuju yang mengambil leges sebanyak 19 SKPD dengan total Rp 1,6 miliar, sementara dana yang telah disetor baru Rp 775 juta, ini berarti harga leges yang belum disetor oleh 19 dinas adalah Rp 897 juta. Selanjutnya, untuk kantor kecamatan yang mengambil leges sebanyak 16

kecamatan, dengan jumlah pengambilan Rp 61 juta. Sedangkan yang baru disetorkan kepada pihak Dispenda Mamuju hanya Rp 12 juta, berarti sisa yang belum disetor oleh istansi Kecamatan Rp 49 juta. Untuk kantor kelurahan, jumlah pengambilan leges sebesar Rp 26 juta. Tetapi yang baru disetor hanya Rp 12 juta, berarti dana leges yang belum disetorkan mencapai Rp 17 juta. Sedangkan untuk SKPD pada Sek-

retariat Daerah, sebanyak empat bagian mengambil leges dengan jumlah Rp 302 juta. Sementara yang baru disetor hanya Rp 30 juta, ini berarti sebesar Rp 272 juta dana leges belum dilaporkan. "Kami sangat berharap agar SKPD memiliki kesadaran. Tindakan tegas dari kami adalah tidak akan memberi leges kembali hingga pencapaian setoran sebesar 90 persen," tagas Hamzah. (*)

Bantuan Armada Sampah Belum Terealisasi MAMUJU -- Dinas Kebersihan dan Tata Ruang (Disbertarung) Mamuju belum menerima realisasi pemberian bantuan armada sampah dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedalda) Mamuju. Padahal, kebutuhan armada pengangkut sampah dalam Kota Mamuju kian mengalami peningkatan setiap hari. Armada yang digunakan selama ini sudah tua serta kondisi ban mobil tidak mendukung karena keterbatasan ang-

garan. Kondisi itu membuat pelayanan sampah menjadi kurang maksimal. Kepala Distarungber Mamuju, Lutfhi, saat dikonfirmasi mengaku tidak bisa berkomentar terlalu jauh terkait rencana pengadaan armada itu. Sebab, armada pengangkut sampat tersebut rencananya disumbangkan oleh Bapedalda Mamuju. "Memang tahun ini direncanakan kami akan mendapat penambahan armada sampah, tapi bukan karena pen-

gadaan pada Disbertarung tapi merupakan bantuan dari Bapedalda Mamuju," aku Lutfhi. Terkait dengan pelayanan sampah, Lutfhi mengaku terus berupaya memaksimalkan pelayanan dalam kota dengan armada yang bisa digunakan. Dari sembilan armada, yang bisa beroperasi tinggal enam unit karena kondisi ban yang tidak memadai. Terkait tidak beroperasinya beberapa unit armada tersebut, pihaknya

Pemkab Pesimis Capai Target Adipura

BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MAMUJU JL. PATTALUNDRU NO. 5 TELP./FAX (0422)21176 MAMUJU

PENGUMUMAN (Tentang Sertifikat Hilang) Nomor : 202/310.2.1/5.6.1/2012 Untuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 Ayat (2) Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : No

Nama

Hak atas Tanah Jenis dan Nomor Hak

1 H. MUHAMMAD NAIM THAHIR, BA

1. HM.78/ Sinyonyoi 2. HM. 79/ Sinyonyoi

N I B

Terdaftar atas nama

Tanggal Letak Tanah Keterangan Pembukuan a. Jalan b. Desa/Kel c. Kec

1.H. MUHAMMAD NAIM THAHIR, BA 2.H. MUHAMMAD NAIM THAHIR, BA

01-08-1995 a.. b. Sinyonyoi c. Kalukku 01-08-1995

Surat Pernyataan dibawah sumpah Tanggal 0405-2012

Dalam waktu 60 (enam puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan tersebut kepada kami dengan disertai alasan dan bukti kuat. Jika setelah 60 (enam puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan ini, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tersebut tidak berlaku lagi.

Bantuan Armada Sampah Belum Terealisasi

EKSEKUTIF MAMUJU

menunggu persetujuan izin prinsip yang diajukan ke DPRD Mamuju. Menurut Lutfhi, sembari menunggu armada baru tersebut dikeluarkan, agar pelaksanaan pelayanan sampah bisa dimaksimalkan, pihaknya berharap permohonan izin prinsip yang diajukan bisa cepat di proses. "Ini agar pelayanan sampah yang volumenya mengalami pengingkatan bisa dimaksimalkan,"ujar Lutfhi. (mg1/dir)

MAMUJU -- Pemkab Mamuju mengaku masih pesimis meraih target Piala Adipura tahun 2013. Alasannya, masih banyak infrastruktrur jalan dalam Kota Mamuju yang sangat memprihatinkan. "Ini sebagai dampak proses pembangunan daerah, banyak infrastruktur jalan kita yang kondisinya masih buruk," kata Bupati Mamuju, Suhardi Duka, usai melakukan kunjungan kerja di kantor Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedalda) Mamuju, Selasa 8 Mei. Sikap pesimis Suhardi juga disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. "Kita sadari, proses pembangunan daerah kita yang masih baru ini memberikan implikasi kondisi lingkungan yang belum tertata dengan baik. Selain itu masyarakat ban-

yak tidak sadar untuk menjaga lingkungan sehingga terkadang kita jumpai drainase banyak ditimbuni material bangunan mereka," imbuh Suhardi. Sementara itu, Kepala Bappedalda Mamuju, M Ikbal Syakur, mengatakan pencapaian adipura tahun mendatang selain terkendala dari kesadaran masyarakat serta kondisi sarana infrastruktur jalan juga dipengaruhi oleh beberapa hal. Diantaranya adalah faktor kebersihan lingkungan, belum tersedianya sarana pasar yang memadai, tata kelola perkotaan serta kondisi rumah sakit yang masih sangat memprihatinkan. "Meski demikian, kami masih tetap berusaha menciptakan kota hijau. Sehingga usaha ini nantinya sebagai pendorong pencapaian target adipura beberapa tahun mendatang," urai Ikbal. (mg6/dir)

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

Disparbud Dinilai tak Becus Kelola Wisma Kencana MAMUJU -- Berdasarkan pencapaian PAD triwulan pertama tahun 2012, kinerja sebagian besar SKPD dinilai masih minim. Hal ini ditegaskan Bupati Mamuju, Suhardi Duka, saat memimpin rapat evaluasi pengeloaan PAD triwulan pertama, Selasa 8 Mei, di aula Sekretariat Daerah Mamuju. Salah satu SKPD yang dinilai kinerjanya masih minim adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayan (Disparbud) Mamuju. Pencapaian PAD Disparbud Mamuju masih sangat kecil jika dibandingkan potensi pendapatan yang mereka kelola. Pada triwulan pertama, pencapaian PAD Disparbud hanya sebesar Rp 9 juta atau 5,5 persen dari total pencapaian terget PAD triwulan pertama Rp 4, 8 miliar. Bupati Mamuju, Suhardi Duka, menegaskan pencapaian PAD tersebut sangat tidak wajar. "Potensinya ada seperti Wisma Kencana, kenapa pencapaian PAD sangat kecil," sebut Suhardi. Dari pencapaian PAD triwulan pertama, Disparbud dinilai telah gagal mengelola aset daerah berupa wisma. Sehingga Bupati Mamuju sangat menyayangkan kinerja Disperbud. "Jika wisma tersebut tidak memiliki pemasukan yang cukup besar ke daerah mendingan dijual saja," cetus Suhardi. Sementara itu, Kepala Disperbud Mamuju, Ince Rakhmat Rahman, mengakui potensi Wisma Kencana belum memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian PAD triwulan pertama tahun 2012. "Saat ini kami masih sementara mencari pihak ketiga. Tujuannya adalah agar proses pengelolaanya maksimal, sehingga pencapaian PAD juga besar," urai Rakhmat. (mg6/dir)

Polres Mamuju Bidik Tersangka Pembobolan Kantor MAMUJU -- Tudingan tidak ada upaya serius dari aparat Polres Mamuju dalam mengungkap kasus pembobolan kantor di Mamuju ditampik oleh Kapolres Mamuju AKBP Darwis Rincing, Selasa 8 Mei. Saat ditemui di kantornya, AKBP Darwis Rincing menyatakan tengah melakukan upaya penyelidikan terhadap kasus pembobolan kantor. Bahkan, Polres Mamuju sudah mencurigai dan membidik tersangka yang diduga dalang setiap kasus pembobolan kantor. "Kami sudah mengupayakan segera menyelesaikan kasus pembobolan kantor. Kami masih sementara mengumpulkan bukti-bukti," tegas AKBP Darwis Rincing di ruang kerjanya, Selasa 8 Mei. Ia menambahkan, pihaknya merencanakan melakukan penangkapan secara mendadak. "Namun, saat ini kami masih tetap mengumpulkan bukti sebagai penguat data," imbuhnya. Sementara itu, untuk mengantisipasi kejadian pembobolan kantor terulang, Polres Mamuju mengimbau setiap SKPD mengoptimalkan pengamanan kantor. Sebab dari sejumlah kasus pembobolan kantor, diduga kuat pelakunya adalah orang dalam yang bekerja di kantor tersebut. "Dugaan ini berdasarkan dari jenis barang yang sering menjadi sasaran yaitu sejumlah perangkat elektronik sebagai alat penyimpan sejumlah data. Selain itu, kasus pembobolan yang sudah kami lakukan penangkapan yaitu pada Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Sulbar yang menetapkan sopir kendaraan dinas sebagai pelaku juga menjadi dasar pertimbangan kami," urai AKBP Darwis Rincing. (mg6/dir)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR/M SHOLIHIN

KUNJUNGAN KERJA. Bupati Mamuju, Suhardi Duka, bersama Asisten III Pemkab Mamuju Daud Yahya, saat melakukan kunjungan kerja di Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedalda) Mamuju, Selasa 8 Mei.

4

Parlementaria

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

H. Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

DPRD: Pagu Notebook Jangan Dipersoalkan REPORTER: ANDI INDRA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Alokasi anggaran pembelian notebook bagi anggota DPRD Mamuju sebanyak 15 unit dengan pagu sebesar Rp 225 juta tak perlu diperdebatkan terlalu panjang. Alasannya, rencana pembelian note-

book tersebut masih dalam proses lelang. "Kalau ternyata nanti anggarannya seperti itu, sudah mau diapalagi. Yang pasti, nilai Rp 15 juta per unit masih harga patokan sementara. Proses lelang masih berlangsung," kata Sugianto saat dikonfirmasi via telepon, Selasa 8 Mei. "Jika nanti dalam pengadaan notebook harga yang dibelikan di bawah harga patokan maka sisa anggarannya tidak akan kemana-mana," kata Sugianto.

Namun demikian, Sugianto tidak memberikan penjelasan rinci mengenai sisa penggunaan anggaran jika memang tidak mencapai harga pembelian Rp 225 juta untuk 15 unit notebook. Sementara itu, di sejumlah toko komputer dalam Kota Mamuju harga notebok bervariasi. Mulai dari harga Rp 5 juta hingga Rp 15 juta, bahkan ada yang Rp 20 juta. Tergantung spesifikasi dan merek serta kemewahan notebook tersebut.

Untuk merk Toshiba dengan spesifikasi Core i5 harganya mencapai Rp 7 juta, merk Acer Rp 7,2 juta, dan merk HP Rp 5,5 juta. Sementara, notebook merk Sony Vaio dengan spesifikasi tinggi harganya sekira Rp 8,3 juta. Sementara, untuk laptop dengan spesifikasi tinggi dan mewah seperti Apple harganya sekira Rp 11 juta. Ada pula yang harganya mencapai Rp 15 juta bahkan Rp 20 juta. (*)

RADAR/JHAMHUR ANJASMARA

KOORDINASI. Komisi I DPRD menggelar rapat koordinasi dengan Dishubkominfo Polewali Mandar terkait maksimalisasi pemanfaatan Terminal Tipalayo, Polewali Mandar.

Komisi I dan Dishubkominfo Agendakan Bertemu Kembali POLEWALI -- Kesimpulan rapat koordinasi antara Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) menghasilkan kesimpulan berupa mengagendakan kembali pertemuan dengan melibatkan semua stakeholder dalam bidang jasa transportasi. Agenda pertemuan kembali antara Komisi I DPRD dengan Dishubkominfo Polewali Mandar, dirasakan sangat

penting untuk melibatkan semua stakeholder bidang jasa transportasi darat, dalam rangka mendorong maksimalisasi pemanfaatan terminal Tipalayo Polewali Mandar. "Makanya kami putuskan secara bersama sama untuk menghadirkan para pihak, diantaranya Polres Polewali Mandar beserta jajarannya, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), perwakilan para agen dan perwakilan sopir angkot. Sebab urgensi persoalan menyangkut ladang mereka," urai Ketua Ko-

PARLEMENTARIA

misi I Fariduddin Wahid. Pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi I dan beberapa pejabat teras Dishubkominfo Polewali Mandar, lebih konsen menyoroti soal pemanfaatan terminal angkutan darat Tipalayo Polewali Mandar, yang sampai saat ini tidak berjalan secara maksimal. Sebab beberapa kelemahan pada tingkat alur koordinasi di lapangan yang tidak jalan dalam rangka menopang masuknya PAD ke kas daerah.

Rubrik Khusus Humas DPRD Sulawesi Barat

BERI PENJELASAN. Anggota DPRD Sulbar Rahmat Abdullah BR memberikan penjelasan dalam sebuah rapat di DPRD Sulbar beberapa waktu lalu.

RADAR/SUDIRMAN SAMUAL

KUNJUNGAN KERJA. Legilslator Sulbar, Amran HB dan Irbad Kaimuddin saat melakukan kunjungan kerja ke masyarakat.

Kelemahan tersebut ada pada semua stakeholder yang terkait dengan jasa transportasi yang enggang memanfaatkan terminal sebagai tempat bongkar muat barang dan penumpang dari dan keluar Kota Polewali. "Untuk itu memang kami sangat setuju bila kita duduk bersama kembali dengan mengajak yang lain membuat komitmen guna mendorong pemanfaatan terminal Tipalayo secara maksimal," imbuh Ahmad Saefuddin, Kadishubkominfo Polewali Mandar. (k1/mkb)

Rubrik Khusus Humas DPRD Kabupaten Mamuju

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Prolegda Harus Lebih Awal dari APBD MAJENE -- Dalam mengoptimalkan sosialisasi sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan eksekutif. Badan Legislasi (Baleg) DPRD Majene menekankan agar semua program legislasi daerah (Prolegda) diajukan tim Prolegda harus lebih awal ditetapkan sebelum pembahasan APBD. Hal tersebut dimaksudkan, agar seluruh prolegda tidak terkendala anggaran terutama menyangkut biaya sosialisasi kemasyarakat. "Kedepan kita tidak mau ada Ranperda terkendala dana sosialisasi. Seperti tahun ini, pembahasan APBD lebih duluan dari Ranperda. Padahal mestinya Prolegda lebih awal ditetapkan sebelum kita tetapkan APBD," sebut Abd Wahab Ketua Baleg DPRD Majene . Menurutnya, jika prolegda lebih awal ditetapkan, maka anggaran sosialisasi seluruh Ranperda diajukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengusul akan mudah diatur pembiayaannya di APBD. "Kami di Baleg tidak mau kejadian tahun lalu dan tahun ini terulang lagi. Untuk tahun 2013 kita minta tim Prolegda mengajukan daftar Prolegda sebelum masuk jadwal pembahasan APBD 2013. Penekanan ini sesuai dengan aturan perundang-undangan," sebutnya. Terkait sejumlah Ranperda yang sementara diekspose di dewan oleh SKPD pengusul. Legislator PAN ini menjelaskan, Baleg tetap akan melibatkan seluruh pihak eksekutif untuk membiacarakan seperti apa pembiayaan sosialisasi, sebab menurut Wahab semua Ranperda wajib untuk disosialisasikan agar masyarakat mengetahui sejumlah Perda yang bakal diberlakukan. "Kemungkinan biaya sosialisasi Ranperda akan disesuaikan di APBD Perubahan. Karena banyak Ranperda, anggaran sosialisasi mungkin tidak cukup untuk dimasukkan semua di APBD Perubahan, jadi ada skala prioritas dulu," ujarnya. Terkait Ranperda tentang Rencana Program Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang juga dimasukkan dalam daftar Prolegda tahun ini. Wahab menyatakan, jika Ranperda tersebut mendesak untuk dibahas, maka Baleg mempersilahkan eksekutif untuk mengajukan Ranperda itu ke dewan. "Kalau Ranperda RPJPD mendesak untuk dibahas silahkan saja di ajukan ke dewan, kalau tidak bisa DPRD dapat membahas melalui hak usul inisiatif DPRD, tapi tidak mungkin karena Ranperda ini sifatnya teknis sekali," ujar Wahab.(k3/mkb)

LEGISLATIF MAMUJU

RADAR/ANDI INDRA

Ketua Komisi II DPRD Mamuju Irwan Pababari saat menggelar rapat terkait agenda pelaksanaan evaluai dengar pendapat yang akan digelar dalam waktu dekat ini diruang rapat Komisi II, Senin 7 Mei 2012

Pemilukada 5

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senangtiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Pemilukada Polewali Mandar 2013

Aburizal Bakrie Restui AIM EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Ketua DPD Partai Golkar Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM)makin percaya diri untuk maju di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Pasalnya AIM mendapat dukungan secara lisan dari Ketua DPP Partai Golkar Pusat, Aburizal Bakrie untuk maju di Pemilukada Polewali Mandar. Hal ini setelah keduanya bertemu di Jakarta dalam rangka menghadiri acara silaturrahmi Ketua DPP Golkar dengan para Ketua DPD Partai Golkar kabupaten dan provinsi se Sulawesi 4 Mei lalu. Walaupun dalam kesempatan tersebut membahas agenda dukungan Partai Golkar se Sulawesi untuk mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Tetapi dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh memperkenalkan AIM sebagai salah satu Ketua

Golkar kabupaten yang akan bertarung di Pemilukada Polewali Mandar 2013 mendatang. Ketua DPD Partai Golkar Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar ketika dihubungi tidak menafik adanya dukungan dari Aburizal Bakrie terkait rencana pencalonannya sebagai calon Bupati Polewali Mandar. "Walaupun dukungan tersebut baru sebatas lisan tetapi membuat dirinya yakin akan mengendarai Partai Golkar dalam Pemilukada mendatang. Apalagi Aburizal Bakrie mempertegas dukungannya dengan megutamakan kader terbaik Golkar setiap kabupaten maupun provinsi untuk didukung di Pemilukada," terang AIM kepada Radar Sulbar, Selasa 8 Mei kemarin. Walaupun demikian, lanjut AIM, calon yang akan mengendarai Partai Golkar tetap melalui mekanisme partai dan melihat hasil survey. AIM menegaskan hasil survey awal yang dilakukan internal partainya menempatkan dirinya masih teratas sehingga makin yakin

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

dapat mengendarai Partai Golkar dan memenangkan Pemilukada 2013 mendatang. "Atas suppor dari Aburizal Bakrie saya makin yakin menghadapi Pemilukada Polman 2013 mendatang. Termasuk keyakinannya mengendarai Partai Golkar dengan melihat hasil surevey yang ada menempatkan saya masih teratas dari calon kandidat lainnya," tuturnya. Ia juga mengatakan bukan hanya Aburizal Bakrie yang mendukungnya, Ketua DPD Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh juga mensuppornya untuk maju di Pemilukada Polman. Buktinya memperkenalkan langsung dirinya kepada Ketua DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie sebagai salah satu kader terbaik Golkar yang akan maju di Pemilukada Polman. "Saya juga mendapat dukungan dari Pak Anwar Adnan Saleh untuk maju mengendarai Golkar di Pemilukada Polman 2013 mendatang," tandas AIM. (*)

RADAR/IST

SALAM KOMANDO. Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie salam komando dengan Ketua DPD Partai Golkar Polman, Andi Ibrahim Masdar ketika keduanya bertemu di Jakarta, Jumat 4 Mei lalu. Aburizal mendukung Andi Ibrahim Masdar untuk maju di Pemilukada Polman 2013.

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Hasan Basri, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

HUMAS DPRD POLMAN

KONSTITUEN. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar, H. Muh Tahir Arifin saat menggelar temu konstituen di daerah pemilihannya beberapa waktu lalu. Dalam temu konstituen tersebut H. Muh Tahir Arifin menegaskan kembali komitmennya akan terus memperjuangkan aspirasi para konstituennya.

6

Opini

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

Tajuk

Manfaat Training Pendirian dan Pengelolaan BMT Oleh:

Israna, S.Pdi

Peserta Training BMT BERANGKAT dari nawaitu, tulisan ini semoga memberi hikmah. Penulis ingin menginformasikan kepada khalayak apa yang kami dapat dari Training Pendirian dan Pengelolaan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Kabupaten Mamuju. Kegiatan ini dipelopori Bupati Mamuju, H. Suhardi Duka, yang bekerja sama dengan Bank Muamalat Institut (BMI). Landasan kegiatan itu adalah memperbaiki stabilitas ekonomi daerah dengan cara memberi bantuan kepada usaha-usaha mikro. Karena usaha-usaha mikro ini tidak disentuh oleh bank, sehingga tidak sedikit dari usaha seperti ini mengalami kegagalan sebab tak ditunjang modal yang memadai.Akibatnya pengangguran bertambah, yang pada akhirnya akan mempengaruhi stabilitas ekonomi suatu daerah. Menurut penulis, mungkin alasan Bupati Mamuju adalah mencari cara membuka lapangan pekerjaan selebarlebarnya untuk para sarjana yang sampai sekarang masih menumpuk di instansi-instansi pemerintah, termasuk penulis sendiri sebagai guru honor. Kami direkrut melalui tes wawancara yang diambil dari background sarjana-sarjana ekonomi dan sarjana pendidikan islam yang tidak berstatus PNS. Alhasil dari tes tersebut terpilih duapuluh orang terbaik untuk selanjutnya mengikuti training kewirausaan ini.

Namun tidak sampai disitu. Sesudah training ini akan ada follow up yaitu dengan membentuk Baitul Mal wa Tamwil (BMT). Mengapa yang dipilih sarjana ekonomi dan sarjana pendidikan agama islam,karena BMT adalah wadah yang berbasis syariah. Kelak, pengelolaannya dijalankan dengan cara syariah pula. Setidaknya yang mengelola nantinya harus mengatahui sedikit bagaimana ekonomi dalam islam, tapi implementasi dilapangan ketika BMT ini sudah terbentuk wadah ini akan membantu usaha-usaha mikro. Usaha mikro yang dibantu tersebut dapat dipercaya ketika diberi bantuan karena dana yang dikelolah ini adalah dana daerah dan dana para nasabah yang merupakan amanah dan akan diputar secara terus menerus. Sehingga bisa lebih banyak membantu usaha mikro. Sebanyak 20 orang peserta training ini berangkat dari Mamuju ke Jakarta, Minggu 14 April 2012 lalu. Penyelenggara kegiatan ini yang menyiapkan segala sesuatunya. Kami selalu didampingi pihak BMI termasuk pengurusan tiket pesawat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 15-20 April 2012. Idealnya dilaksanakan minimal dua pekan. Tapi kami diporsir untuk menuntaskan semua materi. Materi pertamapun dimulai yang dibawakan oleh Aslichan Burhan El Blitary dari Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK). Ia menjelaskan bagaimana proses pendirian BMT dan apa itu BMT. Menurutnya, BMT adalah lembaga keuangan mikro yang di-

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

RADAR SULBAR

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M),

jalankan dengan pola syariah didirikan dan diprakarsai oleh masyarakat dan pemerintah, atau pelaku bisnis. Yang menjadi pertanyaan, apa ciriciri operasional baitul maal dan apa ciri-ciri operasional baitul tamwil? Karena Baitul Maal dan Baitul Tamwil terbagi dua dan tentunya mempunyai fungsi yang berbeda pula. Baitul Maal mempunyai visi dan misi sosial, memiliki fungsi sebagai mediator antara pemberi zakat (muzakki) dan sipenerima zakat (mustahik),t idak diperbolehkan mengambil profit maksudnya. Karena dana ini adalah dana zakat. Maka dana zakat tersebut harus dikembalikan kepada yang berhak menerimanya kecuali sesuai dengan aturan yang ada dalam Al Qur'an yaitu 12,5 persen untuk amil atau orang yang bertugas mengumpul dan membagikan zakat. Selanjutnya Aslichan Burhan juga menjelaskan bagaimana itu baitul tamwil. Jika baitul maal berfungsi sebagai funsi sosial, maka baitul tamwil dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mempunyai fungsi sebagai lembaga mediasi antara pemilik dana dan yang membutuhkan dana. Jadi ia lebih mengarah ke motif ekonomi, sehingga ketika ini disatukan dan dijalankan sesuai dengan fungsinya maka tentu ekonomi rakyat akan meningkat dan pengangguran akan semakin berkurang. Apalagi titik beratnya adalah ekonomi mikro yang dimaksud dengan ekonomi mikro adalah usaha yang mempunyai aset lima puluh juta ke bawah. Selenajutnya, Ahamd Nuryadi, utusan BMI, pun ikut menyampaikan

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Teknologi Pendataan dan Reformasi Birokrasi

materi training, Alumni salah satu universitas di Kuala Lumpur ini sangat bersahaja dan sederhana. Tapi apa yang disampaikannya sangat dalam. Setiap penyampaiannyaselalu berlandaskan prinsip ekonomi syariah. Ia mengangkat beberapa ayat dalam Al Qur'an, salah satunya adalah QS Annisa : 29 yang artinya “Wahai orangorang yang beriman, janganlah kamu makan harta sesamamu dengan jalan batil, melainkan dengan jalan jual beli (tijarah) yang didasari atas suka sama suka (saling rela) diantara kamu“. Inilah landasan sehingga BMT harus ada dan berkembang. Karena sistem ekonomi ribawi itu sangat merusak tidak memberikan kebaikan kepada masyarakat. Terbukti ekonomi syariah itu lebih berberkah adalah pada saat terjadinya krisis ekonomi di mana bank-bank swasta yang harus dimarger bahkan ada beberapa bank yang harus gulung tikar. Tapi bank yang berlandaskan syariah mampu bertahan di tengah krisis bahkan keberkahanya itu diikuti oleh bank lain dengan memakai label syariah di belakangnya, semoga saja dalam prakteknyapun sesuai dengan praktek syariah. Sehingga keberkahanya itu bisa kita rasakan bersama dan hal ini sejalan dengan firman Allah yang artinya “Andaikan penduduk suatu kampung (negeri) beriman dan bertaqwah, pasti kami buka untuk mereka segala jenis keberkahan dari langit dan bumi“ ( QS,Al A’raf : 96). Baca HAL.7

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

KEMAJUAN teknologi terus mengikuti perkembangan peradaban kehidupan manusia. Bahkan, mereka yang tidak mengenal teknologi dianggap kuno alias jadul. Teknologi pun kini sudah menjadi trend kehidupan masyarakat dunia, termasuk di negeri ini. Dulu, manusia bisa bekerja tanpa menggunakan teknologi, namun lama kelamaan, teknologi menjadi syarat utama dalam melaksanakan aktivitas. Untuk negeri ini —khususnya pekerjaan pegawai pemerintahan—, sekian kali kita sering mendengar, bahwa teknologi pun sudah menjadi salah satu alasan terjadinya sesuatu. Akhir-akhir ini, masyarakat di negeri ini selalu disibukkan dengan berbagai persoalan teknologi yang berhubungan dengan pelayanan publik. Pencatatan e-KTP dan pembuatan KTP selalu menjadi heboh di tengah masyarakat. Berbagai kendala terungkap dari pemberitaan. Mulai dari perangkat komputer yang belum tersedia, hingga keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). Logikanya, ketika kemajuan teknologi, terutama teknologi pendataan masuk ke setiap kecamatan untuk pencatatan data penduduk sipil, seharusnya semua akan berjalan lebih cepat, jika dibandingkan dengan membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan masin ketik manual. Vonis yang terjadi dari masyarakat bahwa pengurusan KTP sekarang terjadi keterlambatan. Hingga pameo yang mengatakan jika bisa diperlambat, mengapa harus dipercepat dalam urusan dengan pegawai pemerintahan semakin kental saja. Soal teknologi lainnya, seperti diberitakan koran ini kemarin, bahwa Wakil Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Meneg PAN-RB) Eko Prasojo menyatakan bahwa pihaknya menerima ribuan laporan pengaduan manipulasi data honorer kategori satu (K1), pemerintah masih menyembunyikan nama-nama daerah yang bermasalah. Dia menambahkan, dengan banyaknya laporan pengaduan yang masuk menunjukkan kalau hasil verifikasi dan validasinya tingkat keakuratannya kurang. Sebab, para pelapornya banyak yang dari kalangan honorer, LSM, dan DPRD. Ini adalah salah satu cerminan kondisi yang ada saat ini. Bahwa kemampuan teknologi, terutama masalah pendataan memang sangat jauh tertinggal. Ironinya, perkembangan dunia maya yang lain seperti facebook dan twitter sangat mendunia. Masih banyak contoh lain yang masih mengindikasikan bahwa kemajuan teknologi belum mampu mendukung aktivitas dan kinerja para pegawai pemerintah. Untuk itu, perbaikan orientasi dan komitmen untuk memacu kinerja dengan teknologi ini harus terus dipertajam terutama di kalangan pemerintahan. Tentu, komitmen itu akan tergambar dari visi yan sudah ditetapkan untuk jangka pendek, menengah dan panjang, sehingga reformasi birokrasi yang sudah diamanahkan masyarakat lewat tuntutan reformasi 1998 tidak slogan hingga kini. Semoga. (rp)

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

LOWONGAN KERJA Sebuah Perusahaan yang bergerak di Bidang Otomotif, membutuhkan Karyawan dgn posisi sbb: 1.Servise Manager 2.Sales Consultan 3.Administrasi Persyaratan: 1.Pria/Wanita Usia Max 27 Thn. 2.Pendidikan Minimal D3/S1 3.Memiliki Kendaraan Pribadi dan Sim C/A 4.Mampu Bekerjasama dlm Team Work 5.Mampu Bekerja dibawah Tekanan 6.Berpengalaman dibidangnya Apabila anda berminat,segera kirim atau antar langsung Lamaran, Foto & Identitas terbaru,CV. Ke Alamat PT.Megahputra Sejahtera Cab. Polman. Paling Lambat 10 Hari Setelah Iklan Terbit

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/Bulan

PT . MEGAHPUTRA SEJAHTERA POLMAN JL.A.YANI NO. 200 POLEWALI TELP. 0428-2410975

Office: Jl. Dr. Ratulangi No.3 Pekkabata Polewali Mandar Sulbar Telp: 0428-22284 E-mail: st933fm@telkom.net

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat Pasang IKLAN Atau Tidak Terima KORAN Hubungi: Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138 Majene: Jl. Jend. Sudirman No. 167, Telp. 0422-21157 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin.M), PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT

Rp 65.000

/Bulan

Sambungan 7

RADAR SULBAR RABU 9 MEI 2012

Bandara KLIA, Terapkan Konsep Hijau LANJUTAN HALAMAN 1

Interiornya memang terlihat mewah dan megah. Tidak seperti Bandara Internasional Spekarno Hatta yang tampak biasa-biasa saja. Saat di dalam bandara KLIA saya teringat saat berada di Indhira Gandhi International Airport New Delhi. Interior bangunan Bandara KLIA memang terbilang modern, bersih dan besar, dengan penggunaan sistem teknologi canggih. Keistimewaan lain dari Bandara KLIA adalah aman dari bahan-bahan peledak. KLIA memiliki bandara kedua di dunia yang dilengkapi dengan cerobong difusi bahan-bahan peledak tingkat tinggi setelah Bandara Internasional Munich. Bila anda sempat transit di KLIA, sempatkan diri untuk menuju taman KLIA Jungle Boardwalk. Letaknya di dalam bandara. Anda akan menikmati suasana hutan. Suasananya makin romantis dengan air terjun buatan. (***)

Budaya Hukum Harus Dimulai dari Keluarga

Benyamin Yakin Unggul MAMUJU -- Salah satu calon pemimpin Kabupaten Mamasa, Benyamin YD, yakin mendapat dukungan mayoritas di Pemilukada Mamasa 2013 mendatang. Benyamin mengaku memiliki basis kekeluargaan yang lebih besar ketimbang beberapa nama yang disebut-sebut juga akan bertarung di Pemilukada Mamasa. "Bukan cuma itu, saya juga sangat aktif melakukan pertemuan dengan masyarakat Mamasa. Hampir setiap akhir pekan. Dan dalam pertemuan saya selalu mengedepankan prinsip kesetaran dan kebersamaan," ujarnya Benyamin, Selasa 8 Mei. Mengenai munculnya klaim sejumlah calon telah memiliki survei yang tinggi, Benyamin masih ragu. Khususnya yang ingin mengendari Partai Golkar. Sebab partai Golkar belum melakukan survei. "Setahu saya

Camat Diminta Mediasi Pertemuan Aparat-Masyarakat

Golkar belum melakukan survei," kata Benyamin, Soal dukungan elit politik, Benyamin membeberkan jika dirinya telah mendapat restu dari Ketua DPD Partai Golkar Sulbar Anwar Adnan Saleh. Itu sebabnya ia makin percaya diri melakukan sosialisasi di Mamasa. "Jika Golkar memberikan rekomendasi calon bupati, saya tida akan mengecewakan apalagi sampai mempermalukan Golkar," optimis Kepala Disnakertrans Sulbar ini. Mengenai siapa figur yang akan digandeng Benyamin sebagai calon wakil bupati, ia menyerahkan hal itu kepada Anwar Adnan Saleh untuk menentukan. "Selain sebagai pemimpin partai, pak Anwar keluarga saya. Jadi saya sangat percaya kepada beliau untuk menentukan yang terbaik buat saya," sahut Benyamin. (ham)

MAMUJU -- Kasus pencetakan sawah di Desa Bambadaru Kecamatan Tobadak Mamuju yang diadukan sebagian kelompok masyarakat ke DPRD Mamuju, mulai dibahas Komisi I. Selasa 8 Mei, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), Camat Tobadak, Kepala Desa Bambadaru serta sejumlah elemen mahasiswa, memenuhi panggilan DPRD dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait aduan bahwa kelompok pencetakan sawah tahun 2012 di desa yang dipimpin Suharto tersebut, dibentuk tanpa melalui musyawarah dengan semua masyarakat. Namun paling mendasar adalah aduan tentang kelompok percetakan sawah yang dinilai tidak melalui musyawarah dengan masyarakat saat pembentukannya. Sehingga, dengan kondisi tersebut Kepala Desa Bambadaru Suharto, dinilai tidak transparan dalam memimpin desa. Akibatnya, hubungan masyarakat dengan pemerintah setempat tidak lagi sejalan. Dalam RDP tersebut, Ketua Komisi I Arsal Aras, meminta kepada camat setempat menindaklanjuti masalah tersebut. Tentunya, dengan melakukan mediasi antara masyarakat dan desa, serta mencari solusi atas permasalahan seperti yang diadukan. Selain itu, terkait dengan masalah lain,

Komisi I DPRD bersama Pemkab Mamuju akan membentuk tim investigasi untuk menindaklanjuti aduan yang masuk. "Saya berharap kepada camat untuk menindaklanjuti hal ini dengan mempertemukan masyarakat dan kepala desanya. Agar masalah ini cepat selesai," kata ketua yang membidangi urusan pemerintahan itu. Sementara itu, Camat Tobadak Tukarman yang dikonfirmasi usai RDP mengatakan pihaknya segera melakukan pertemuan dengan masyarakat dan kepala desa setempat. "Insya Allah, pekan depan kita akan melakukan pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini,"ujarnya. Kades Bambadaru, Suharto, dalam RDP membantah jika hubungan antara masyarakat dengan dirinya tidak harmonis. Selain membahas masalah pencetakan sawah, dalam RDP tersebut juga dibahas beberapa aduan lain seperti tidak maksimalnya Gapoktan, penggantian kepala dusun (kadus) tanpa sosialisasi, bantuan kompor gas yang diperjualbelikan, pembentukan LKD atau proyek tanpa musyawarah dengan masyarakat serta beberapa masalah lain. (mg1/dir)

LANJUTAN HALAMAN 1

"Kasadaran hukum masyarakat harus dimulai dari keluarga. Dimana kesadaran hukum salah satunya adalah terciptanya ketaatan hukum," ujarnya. Dalam lomba yang bertema, 'Melalui Lomba Kadarkum Tingkat Nasional Kita Tingkat Pemahaman Hukum Menuju Masyarakat Cerdas Hukum' tersebut, ia juga menyebutkan, salah satu tujuan dari dari Lomba Kadarkum yang digelar kali ini adalah membangun masyarakat cerdas hukum. Masyarakat cerdas hukum baginya, adalah masyarakat yang paham akan hak dan kewajibannya dan sadar betul, bahwa setiap peraturan yang ada haruslah ditaati. Selain itu, ia juga berharap peserta lomba Kadarkum kelak dapat menjadi penyuluh hukum dan mampu memberikan kontribusi ke dalam pembangunan bidang hukum nasional. Sehingga bagi Amir, menjadi pemenang dalam lomba kali ini tidaklah seberapa penting, tetapi bagaimana lomba ini dijadikan momentum untuk sama menyadari betapa pentingnya membanguan kesadaran dan ketaatan hukum. Dalam kesempatan yang sama, Dr. Wicipto Setiadi, SH., MH dalam laporan tertulis panitia penyelenggara lomba menyebutkan, lomba Kadarkum yang digelar kali ini, seyogianya menjadi salah satu upaya untuk memasyarakatkan hukum agar tercipta budaya hukum dan memacu peningkatan kualitas dan tingkat kesadaran hukum masyarakat yang akhirnya akan membentuk sosial kontrol yang baik bagi pemerintah. Bahkan, lanjut Wicipto, hal yang membuat menarik dari lomba yang digelar kali ini, karena selain dihadiri langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, salah satu juru bicara tim peserta yang berasal dari Provinsi Jambi secara kebetulan juga adalah seorang tuna netra. Sulbar Diwakili Kelompok Kadarkum Majene Mammis Pada acara pembukaan kali ini, tampak pula hadir tim dari Provinsi Sulbar yang diwakili oleh Kelompok Kadarkum Majene Mammis Kabupaten Majene. Kahadiran Kelompok Majene Mammis mewakili Sulbar pada even kompetisi tingkat nasional kali ini, tersebab kelompok ini sebelumnya dinyatakan sebagai kelompok yang menjadi pemenang lomba Kadarkum di tingkat provinsi yang telah digelar beberapa waktu yang lalu di Mamuju. Selain kehadiran Kelompok Majene Mammis. Di tengah-tengah acara pembukaan lomba, juga tampak hadir Amaliah Abidin, B.cIP, SH Kepala Kanwil Hukum dan HAM Sulbar beserta Parlagutan Lubis, SH Divisi Yankum dan Emil Hakim, SH Kasubdin Penyuluhan, serta Andi Basmal, SH Kabid Penyuluhan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Departemen Hukum dan HAM Provinsi Sulbar. Selain itu, selaku pemantau dari Provinsi Sulbar Abdul Jalal, SH., MM, Kepala Bagian Hukum Kabupaten Polman bersama beberapa rombongan dari Staf Bagian Hukum Polman juga tampak hadir di tengah-tengah acara dan ikut memberikan supportnya kepada Kelompok Kadarkum Majene Mammis. Sementara dari Kabupaten Majene sendiri, selaku pendamping kelompok, juga tampak hadir, Nurdina, SS, Kepala Sub Bagian Bantuan Hukum dan HAM bersama Bustan, SH, Kepala Sub Bagian Tindak Lanjut Bagian Hukum Setda Kabupaten Majene beserta Tada Abdul Kadir, SH Asisten Bidang Ketatprajaan Kabupaten Majene. Di sela-sela acara pembukaan lomba Kadarkum Tingkat Nasional tersebut, Tada Abdul Kadir kepada media ini menyebutkan, amat berbangga dengan kehadiran tim dari Provinsi Sulawesi Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Kelompok Kadarkum Majene Mammis. Kebanggan ini tidak berlebihan, sebab baginya, ini menjadi bukti betapa Pemerintah Kabupaten Majene sungguh-sungguh serius dalam membina dan mengembangkan bidang hukum. "Saya kira ini menjadi bukti betapa kita serius dalam melakukan pembinaan bidang hukum. Harapan kami, ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua untuk ikut berbangga dengan kehadiran kita di even yang berskala nasional ini," ujarnya. Selain berbangga, menurut Tada, hal yang jauh lebih penting adalah tetap melakukan pembinaan seraya tetap serius mendorong Kabupaten Majene sebagai kabupaten yang terdepan di Sulawesi Barat dalam pembangunan bidang hukum ke depan," ungkapnya. (*)

SDK Mundur, Ketua Harian Dihapus LANJUTAN HALAMAN 1

Ada hal penting yang ingin kami bicarakan. Mungkin pekan depan saya akan bertemu," tutur putra Mantan Bupati Mamuju ini. Soal mundurnya SDK dari Golkar, Hamzah tidak mengetahui secara jelas penyebabnya. Menurutnya, di internal Golkar tidak ada perpecahan. Ia menganggap tidak memiliki catatan

perselisihan dengan SDK, apalagi sampai membuat gerbong politik di tubuh Golkar. "Saya tidak pernah berselisih dengan SDK. Dia sahabat saya. Dan di Golkar tidak ada perpecahan gerbong. Karena hanya ada satu gerbong, yakni gerbong Golkar," ucapnya. Mengenai anggapan SDK yang merasa dituding

sebagai pengkhianat, Hamzah menegaskan jika tidak ada orang Golkar yang beranggapan seperti itu. "Saya kira itu tidak ada. Tapi sudahlah, semuanya sudah terjadi. Tak ada yang perlu disesali. Saya tetap hormat pada keputusan SDK," kata Hamzah. Terpisah, petinggi DPD Partai Golkar Sulbar

lainnya, H Rakhmat Abdullah BR, menyampaikan jika hengkangnya SDK, tidak boleh membuat kader-kader Golkar menjadi risau. Sebab di Golkar masih banyak kader-kader tangguh. "Tapi sebagai sesama pengurus Golkar, mestinya sebelum mundur, SDK memberitahu kami. Sehingga semuanya kelihatan elegan," ujar

Rakhmat. Bagi Rakhmat, mundurnya SDK atau kemungkinan akan berlabuh di partai lain, tidak perlu membuat internal Golkar merasa terancam menghadapi Pemilu Legislatif 2014. Sebab Golkar memiliki kader-kader yang lebih berpengalaman dan selalu punya strategi memenangkan pemilu. (**)

database ini dapat menjadi CPNS secara keseluruhan. Olehnya, Gubernur terus melakukan pemantauan di BKN Pusat untuk mengontrol jikalau masih ada yang dipermasalahkan. Sementara itu, untuk PTT yang masuk pada kate-

gori 2 (K2) yaitu pegawai yang tidak didukung oleh APBD Sulbar maupun APBN di lingkup Pemprov Sulbar masih mencapai 224 orang. K2 ini akan diberikan ujian khusus antara sesama mereka untuk menjadi CPNS. Seluruh data K2 juga telah dis-

erahkan kepada BKN Pusat pada akhir April lalu di Jakarta. Data tersebut sebagai data awal untuk ikuti tes yang belum ditentukan waktu maupun sistemnya karena menunggu petunjuk dari pusat. (dir)

kepada para sahabat di Hakodate dan sahabat lain yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu kedua penderita busung lapat itu. "Semoga Allah membalas kebaikan Sahabat dengan rezeki yang berlipat-lipat. Kami juga memohon para Sahabat yang berkenan meluangkan waktu membaca tulisan ini, untuk turut mendoakan keluarga Sahrul dan Sahril," ungkapnya. Kepada sang Bibi yang setiap hari menunggui Sahrul dan Sahril diharapkan dapat tetap mendapat ketabahan dan kekuatan dari Allah SWT. Ya, ibu Nurhayati merupakan gambaran, pembuktian akan tulusnya kasih sayang seorang ibu. Selain menanggung beban hidup seorang diri tanpa suami, ia juga membesarkan Sahrul dan Sahril, beserta ketiga anak yang semuanya masih dalam usia sekolah. Walaupun satu dari anaknya tersebut kini sudah putus sekolah.

Para pendonor merasa takjub dengan perjuangan tersebut. Dan berharap masih banyak tangan lain untuk menguatkan dan menyampaikan pada Sang Bibi bahwa ia tidak sendirian menjalani hidup ini. Dalam keterangannya, inisiator penggalangan dana itu, tak lupa menyisipkan data tentang arus donasi bagi Sahrul dan Sahril. Hal ini tak lain sebagai bentuk tanggung jawab moral atas dana kemanusiaan yang telah terkumpul. Kini, dua bersaudara penderita gizi buruk, sahrul dan Sahril semakin membaik. Keceriaan telah tampak di wajah mungil mereka. Kepedulian yang ditunjukkan semoga bisa jadi bahan renungan juga buat masyarakat lokal. Bahwa diluar sana, orang-orang yang tidak sesuku, tidak sedaerah, jauh dinegeri orang, bersemangat untuk menyisihkan sebagaian rezeki mereka untuk meringankan penderitaan bocah-bocah ini. Bagaimana

dengan warga sulbar sendiri?. Sudah kah turut serta untuk kasus serupa?. Kasus Sahrul dan Sahril hanyalah sedikit dari sekian banyak masalah kesehatan bagi warga miskin Sulbar yang muncul di permukaan. Masalah serupa juga telah seringkali menjadi bahan pemberitaan di media lokal maupun nasional. Tidak hanya di Polman, tapi juga daerah lain di Sulbar. Kepedulian RCD, mahasiswa Indonesia di Canberra dan Hakodate semoga dapat memicu pemerintah daerah se Sulbar. Bahwa masalah ini telah 'menggunung es', hanya terlihat puncaknya di permukaan. Bahwa di Provinsi termuda itu masih banyak kasus gizi buruk yang perlu mendapat perhatian serius. Kasus yang menuntut kerja keras. Kisah Sahrul dan Sahril merupakan salah satu kasus yang terekspos. "Gimana dengan kasus serupa yang tidak terekspos?," tanya Chichi. (*)

NIP 543 PTT Telah Terbit LANJUTAN HALAMAN 1

"PTT kita sebanyak 726 orang yang diperjuangkan untuk mendapatkan SK pengangkatan menjadi CPNS Pemprov Sulbar. BKN Pusat mengirimkan 617 berkas ke Kanreg IV Makassar dan mudah-mudahan dirampungkan dengan, sehingga yang tersisa di Jakar-

ta tinggal 109 berkas," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin, kepada Radar Sulbar. Ansar menegaskan, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh terus berjuang agar seluruh PTT yang telah masuk

Kasus yang Menggunung Es LANJUTAN HALAMAN 1

Pada kunjungan tersebut, perwakilan donatur memberikan bantuan tahap kedua berupa dana cash sejumlah Rp2.500.000, dan bermacam barang kebutuhan seharihari seperti susu, biskuit, buah, roti dan lain sebagainya senilai Rp500.000. Tak sekadar memberi bantuan, para donatur menginginkan agar apa yang mereka salurkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Seperti disampaikan salah satu perwakilan mereka, Chichi. "Bantuan tersebut diterima oleh Bibi Sahrul dan Sahril yang langsung mengucapkan rasa terima kasih penuh keharuan. Kami berpesan pada beliau untuk memberikan perhatian lebih kepada kedua anak tersebut, dan agar beliau bisa mengelola keuangannya dengan baik, supaya bantuan yang kami sampaikan bisa digunakan secara berkepanjangan," ulasnya menjelaskan, Senin lalu. Dalam kunjungannya di

kediaman kedua bocah tersebut, para donatur mengaku puas melihat perkembangan kondisi Sahrul dan Sahril yang semakin membaik. Kedua bocah malang itu sudah bisa jalan dan bermain. "Alhamdulillah, Bibi sudah mulai berjualan di bawah rumah panggungnya. Di belakang rumahnya juga sedang dibangun kamar mandi, supaya lebih mudah untuk membersihkan Sahril dan Sahrul selepas mereka buang air. Keluarga juga sedang menggali sumur bor, karena selama ini mereka juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari," terang warga Sulbar itu. Berbagai harapan pun terlontar dari para pemerhati kemanusiaan ini. Khususnya terhadap peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup Sahril dan Sahrul di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya. Melalui media ini, chichi mengucapkan terima kasih

Manfaat Training Pendirian dan Pengelolaan BMT LANJUTAN HALAMAN 6

Pemateri kami yang ketiga adalah bapak Muchtar Manto. Ia bergelar Master Ekonomi Syariah. Muchtar memaparkan pedoman umum pembiayaan mikro dan pembiayaan kecil koperasi syariah/baitul maal wa tamwil. Sebelumnya ia lebih dulu menjelaskan seperti apa usaha mikro itu. Dalam pembagianya usaha mikro dibagi empat klasifikasi pembiayaan. Pertama, pembiayaan dengan plafon di bawah atau kurang dari Rp50 juta yang diistilahkan dengan usaha mikro. Kedua, pembiayaan dengan plafon di atas atau lebih dari Rp50 juta sampai Rp500 juta yang diistilahkan dengan usaha kecil. Ketiga, pembiayaan dari Rp500 juta sampai dengan Rp5 miliar yang disebut dengan usaha menengah. Keempat, pembiayaan dengan plafon Rp5 miliar ke atas. Ini diistilahkan usaha komersil.

Nah, usaha mikro inilah yang nantinya akan disentuh oleh BMT karena sesuai dengan tujuannya, yaitu meningkatkan harkat dan ekonomi umat. Bukan cuma ini yang disampaikan Muchtar, tercatat ada lima materi yang ia bawakan. Ia banyak banyak membahas rumus-rumus pembagian di setiap istilah tabungan dan pembiayaan, sampai pada akhirnya lucu juga karena hampir semua peserta pusing ditambah lagi dengan ekspresi wajah yang berkerut. Saya sendiri menganggap inilah meteri yang amat berat. Tapi semangat dan tanggung jawab dan menyadari ini untuk kepentingan ummat, maka peserta trainingpun tetap antusias dan foku. Diujung pembahasan, Muhtar Manto meminta maaf jika sekiranya cara ia menjelaskan sedikit memaksa para

peserta untuk mengetahui apa yang ia sampaikan. Ia mendatangi kami secara satu-persatu untuk bersalaman, dan ditutup dengan foto bersama. Begitu pancaran Keislaman tergambar dipribadi mereka biasanya yang namanya pemeteri, peserta yang datang untuk bersalam tapi yang terjdi malah sebaliknya. Semoga kitapun bisa menjadi orang yang tawaddu’ seperti mereka. Berilmu tapi merunduk. Pemateri kami yang terakhir adalah Lupantui Wiguna baru pertama kali ini mendapatkan nama yang begitu unik. Orangnya kecil. Ia lahir di Sumedang, 23 April 1987. Lupantiu adalah pemateri dari PINBUK. Sungguh hebat, masih muda tapi sudah bisa membawakan materi kapada kami yang bisa dibilang usianya terpaut jauh.

Menurutnya, kegiatan akan terus dilakukan ketika BMT ini nantinya sudah berjalan, ia menjelaskan bagaimana cara menginput data, membuat neraca, laba rugi, dan lainlain. Semua itu dilakukan dengan tidak manual lagi tapi dengan sistem aplikasi komputer. Sehingga para pengelola nantinya dipermudah dengan adanya aplikasi tersebut, meski dikatakan BMT tapi sistem pelayanan layaknya bank-bank konvensional lainnya. Kali ini materinya dicampur dengan menggelar simulasi. Jadi kami dibagi kedalam beberapa kelompok. Cukup seru, karena setiap kelompok terdiri dari manejer, teller, bendahara, bagian pembiayaan dan officer service. Kami semua bertugas sesuai dengan fungsi masing-masing, kami diperhadapkan dengan situasi yang nantinya kelak terjadi di lapangan.

Di akhir tulisan ini, saya ingin menyampaikan jika sebenarnya masih banyak belum sempat dituangkan. Tapi cukuplah, catatan di atas sebagai informasi awal bahwa mudah-mudahan sesegera mungkin BMT ini bisa juga terwujud apalagi BMT yang berdiri ini adalah BMT yang berbasis daerah. Berarti pemerintah langsung yang akan mempelopori berdirinya BMT kelak. Jadi untuk masyarakat kiranya tidak perlu ragu lagi bergabung didalamnya, begitupun harapan penulis kiranya bila BMT ini sudah hadir di tengahtengah kita kiranya legowo menitipkan sedikit hartanya untuk dikelola guna membantu saudara-saudara kita. Sehingga bisa keluar dari area kemiskinan. Semua alumni training BMI semoga kemurnian semangatnya tetap terjaga, selamat bekerja! (**)

8

RADAR POLEWALI

2012, KdRT dan Kasus Anak Menurun POLEWALI — Kurun waktu Januari-April, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KdRT) dan kekerasan terhadap anak yang terlapor di Polres Polewali Mandar menurun dari tahun sebelumnya. Untuk KDRT hanya 4 kasus, semetara kekerasan anak hanya lima kasus. Hal tersebut dikemukakan Kapolres Polman, AKBP Yohan Priyoto saat menjadi pemateri pada pelatihan TOT Pelayanan SDM dan Pendampingan Korban KDRT yang berlangsung di Hotel Ratih Polewali, Selasa, 8 Mei. Dalam kesempatan tersebut, Yohan Priyoto menyampaikan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2010 KdRT mencapai 23 kasus, kemudian pada tahun 2011 menurun menjadi 21 kasus. Kurun waktu Januari-April tahun ini kasus yang dilaporkan ke Polres hanya lima kasus. “Rata-rata dari kasus tersebut ada beberapa modus yang menjadi pemicu antara lain faktor ekonomi, cemburu, selingkuh, faktor anak dan salah paham. Dari sejumlah kasus tersebut semua sudah diproses, ada yang dengan mediasi, perdamaian dan proses hukum. Untuk proses hukumnya sesuai dengan UU yang berlaku,” kataYohan Priyoto. Sementara untuk kasus anak, pada tahun 2010 kasus yang masuk ke Polres 14 kasus, yang selesai 12 kasus, pada tahun 2011 delapan kasus, 2012 sebanyak lima kasus. Rata-rata pelaku kasus tersebut adalah guru, orang tua, saudara, tetangga ataupun orang lain. Modusnya antara lain, tidak patuh pada orang tua, tidak buat PR, ganggu teman, berkelahi, mencuri. Sementara itu, Asisten Ekbang Hartini Azis menyampaikan, bahwa potensi terjadinya kasusk KdRT cukup tinggi, mengingat kasus tersebut ini dapat terjadi kapan saja, dalam kondisi stabil, situasi damai maupun konflik, potensi kasus ini bisa terjadi. Hal ini yang harus menjadi perhatian apalagi kasus cukup tinggi,” kata Hartini Azis. Ia juga menyampaikan, untuk pendampingan korban KdRT fajat empirik menunjukkan lemahnya advokasi yang selama ini diberikan kepada masyarakat terkait penanganan korban KdRT salah satunya disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur pelaporan kasus tersebut kepada pihak berwajib, yang juga disebabkan kurangnya fasilitator pendampingan baik tingkat kecamatan, desa maupun lingkungan. (afr/mkb)

Warga Minta Sekdes Tapua Diisinkan jadi Kades POLEWALI — Setelah warga dari Desa Papandangan, Kecamatan Anreapi, meminta Sekertaris desa diberi isin untuk mengikuti kompetisi pencalonan Kepala Desa. Hal sama juga diinginkan warga Desa Tapua, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali. Salah seorang tokoh hadat Desa Tapua, Abd Rahman, menyampaikan bila sejumlah warga di Desa Tapua, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar melalui Bupati, untuk memberikan izin kepada Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Sekertaris Desa Tapua, diberi izin mencalonkan diri sebagai Kades. “Jadi Ahmad yang menjabat Sekdes Tapua saat ini memang PNS yang diangkat melalui formasi Sekdes. Hanya saja saya berharap sebagaimana aspirasi warga desa Tapua, kiranya dapat diberi izin untuk mencalonkan diri sebagai Calon Kades,” ujar Rahman. Ia menerangkan bahwa didalam Peraturan Daerah (Perda) No 10 Tahun 2006 pada Bab VI, tidak ditemukan adanya pelarangan PNS menjadi Calon Kades, sepanjang mendapatkan izin dari pimpinannya. “Makanya saya berharap aspirasi warga Desa Tapua ini mendapatkan perhatian dari pemerintah, sebab seorang PNS tidak ada larangan mencalonkan diri sebagai Kades, olehnya pihak Pemkab dapat memberikan izin pada Ahmad,” terang Rahman. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Polman, Fariduddin Wahid, menyatakan bahwa seorang PNS yang diangkat menjadi PNS pada formasi Sekdes tidaklah semudah itu dapat diberi izin untuk mengikuti pencalonan suksesi Kades didesanya. Sebab akan menabrak rambu-rambu berupa Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 tahun 2005. “Sehingga bagi Sekdes yang diangkat menjadi PNS, secara khusus tidaklah masuk dalam Perda No.10 tahun 2006 maupun aturan yang menjadi kebijakan Pemerintah yang menjadi pedoman turunan Perda, karena Sekdes PNS diatur sendiri melalui PP, nanti setelah 6 tahun pengabdian barulah dapat dipindahtugaskan dari posisinya saat ini,” jelas Fariduddin. (k1/mkb)

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

PBB-P2 dan BPHTB jadi Pajak Daerah

RADAR/IST

SEMINAR — Salah seorang tim penyusun buku Polewali Mandar dalam bingkai sejarah, M Thalib Bandru bersama pematari lain menyampaikan penjelasan terkait penerbitan buku tersebut dalam seminar rancangan awal yang diselenggarakan di Aula Bappeda Polman, Selasa 8 Mei kemarin.

Sejarah Polman akan Dibukukan EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI — Awal tahun 2013, buku yang bisa menjadi referensi utama untuk mengetahui sejarah Kabupaten Polewali Mandar akan diterbitkan. Hal tersebut terungkap dalam acara Seminar Rancangan Tahap I Penulisan Naskah Buku Polewali Mandar dalam Bingkai Sejarah yang dilaksanakan di aula Kantor Bappeda Kabupaten Polewali Mandar, Selasa 8 Mei. Acara diselenggarakan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bidang Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Forum Studi dan Dokumentasi Sejarah Kebudayaan Polewali Mandar, dan Teluk Mandar Kreatif. Ketua Panitia, Mustari Mula yang juga Kepala Bidang Kominfo mengatakan kegiatan ini merupakan penjabaran dari program pengkajian pada Dishubkominfo Bidang Kominfo dalam anggaran 2012 yang akan dirilis tahun 2013. “Seminar tahap awal yang digelar pada hari ini akan sangat membantu bagi tim penyusun naskah buku untuk merekam informasi dari peserta seminar dan selanjutnya akan dinarasikan dan didokumentasikan ke dalam sebuah naskah buku sejarah Polewali Mandar,” demikian salah satu sambutan Bupati Polewali Mandar yang dibacakan Kepala Bappeda Polman, Kallang Marsuki.

Sementara itu, Suradi Yasil salah seorang tim penyusun mengatakan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data-data yang akan diramu dalam buku yang akan diterbitkan nanti. “Sekarang ini kami sebagai tim penyusun sedang dalam tahap pengumpulan data-data. Sebelum melakukan penulisan, kami melakukan diskusi untuk mendapat masukan dari tokoh dan budayawan Polewali Mandar. Jadi itulah tujuan acara ini,” ungkap Suradi Yasil yang berperan sebagai ketua tim penyusun naskah buku Polewali Mandar dalam Bingkai Sejarah. Senada dengan hal tersebut, salah seorang anggota tim yang juga mantan pegawai di Arsip Nasional di Makassar dan mantan anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Thalib Bandru mengemukakan nantinya setelah naskah selesai, tim penyusun tidak disesali. Sebab tim penyusun sudah melakukan kegiatan seminar awal penulisan buku tersebut. Acara dihadiri sekitar 40 undangan yang terdiri dari tokoh budaya, agama, mantan birokrat, pejabat Kabupaten Polewali Mandar, keturunan atau ahli waris tokoh-tokoh Polewali Mandar, akademisi, dan mahasiswa. Diskusi dimoderatori oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar, Darwin Badaruddin. “Acara ini intinya adalah sosilisasi dan meminta masukan dari banyak

pihak. Sosialisasi, permintaan masukan serta data-data akan lebih banyak berlangsung di lapangan nantinya.” ungkap Muhammad Ridwan Alimuddin, yang juga salah satu anggota tim penyusun. Menurutnya setiap informasi baik tulisan, lisan maupun foto akan kami cantumkan sumbernya di dalam naskah nanti. Jadi rujukannya bisa dipertanggungjawabkan. Kami juga mengharapkan data-data dari masyarakat Mandar. Rencananya naskah akan memiliki ketebalan 500 sampai 1000 halaman dan diperkaya foto-foto tua dan dokumen penting. Peluncuran Buku Selain seminar awal penulisan naskah buku tentang sejarah Polewali Mandar, Bidang Kominfo Polewali Mandar juga meluncurkan buku berjudul Alam, Budaya dan Manusia Polewali Mandar. Buku yang tebalnya sekitar 160 halaman tersebut berisi ratusan foto dan informasi tentang Polewali Mandar. Mulai tentang sejarah Polewali Mandar, potensi, pariwisata, budaya Mandar hingga Polewali Mandar sebagai pusat budaya dan intelektual di Sulawesi Barat. Buku ditulis oleh Muhammad Ridwan Alimuddin, seorang jurnalis di Radar Sulbar, diterbitkan oleh Teluk Mandar Kreatif bekerjasama Bidang Kominfo Dishubkominfo Polewali Mandar. (*)

*Pelayanan RSUD Polewali Mandar

LK2P Ingatkan Pemkab Tidak Terjebak POLEWALI — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Kajian Kebijakan Publik (LK2P) Sulawesi Barat, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar dan pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk tidak terjebak pada konspirasi kepentingan bisnis pihak tertentu. Koordinator Advokasi dan Kebijakan LK2P Sulbar Ahmad Erfan, Selasa 8 Mei mengungkapkan bila menyikapi kisruh seputar pelayanan yang mendera manajemen RSUD Polewali Mandar, maka LK2P mengingatkan pemkab dan manajemen RSUD Polewali Mandar untuk tidak terjebak dalam konspirasi yang dibuat oleh pihak tertentu. “Jadi kami melihatnya seperti ini, kuat dugaan kami bahwa ada upaya

melakukan pelemahan secara terstruktur terhadap pelayanan yang dibangun oleh pihak RSUD, dan itu berlatar belakang bisnis orang tertentu,” ungkap Ahmad. Menurut Ahmad, melihat beberapa kasus di RSUD Polewali Mandar yang tertolak akibat enggangnya para dokter ahli memberikan pelayanan dengan berbagai dalih. Sebenarnya jangan dilihat dalam kontes yang kecil bahwa itu adalah kegagalan manajemen RSUD dalam berkomunikasi dan bernegosiasi dengan para dokter ahli. Sebab berdasarkan hasil telaah analisa LK2P dalam beberapa kasus, terlihat jelas sebuah permainan bisnis pihak tertentu yang memanfaatkan isu dokter ahli dengan alasannya masing masing yang enggang melayani pasien. “Makanya

kami LK2P Sulbar lebih tegas menyampaikan bahwa kekisruhan itu adalah konspirasi bisnis pihak tertentu dengan memanfaatkan isu tertentu guna melemahkan pelayanan di RSUD Polewali Mandar, dan diakibatkan oleh tidak adanya kebijakan daerah ini yang mengatur soal bisnis pelayanan kesehatan di daerah ini oleh dokter ahli,” tutur Ahmad. Ia menambahkan bahwa yang menarik kemudian jika benar pihak manajemen RSUD terjebak dalam konspirasi kepentingan bisnis pihak tertentu. Sebab beberapa dokter ahli yang saat ini dipekerjakan di RSUD Polewali Mandar, sebagiannya ada yang mendapatkan keahliannya atas biaya yang dikeluarkan oleh pemkab maupun pemerintah pusat melalui campur tangan pemkab. (k1/mkb)

POLEWALI — Pengalihan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan menjadi pajak daerah paling lambat harus mulai dijalankan Januari 2014. Untuk Hal tersebut sesuai dengan kebijakan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Untuk BPHTB sudah mulai dipungut oleh daerah per tanggal 1 Januari 2011 sedangkan PBB-P2 juga dapat dipungut oleh daerah mulai 1 Januari 2011 dan paling lambat dilakukan oleh daerah paling lambat 1 Januari 2014. Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Timo Pangeran dan Indah Kurnia didampingi Kresnadi Prabowo Mukti dari Kementrian Keuangan saat melakukan sosialisasi Pengalihan PBB-P2 dan BPHTB yang berlangsung di Gedung PKK, Selasa, 8 Mei. Kegiatan ini dihadiri Wabup Polewali Mandar, Najamuddin Ibrahim, KPPN Pratama Majene, sejumlah pimpinan SKPD, para camat dan lurah. “Untuk pengalihan pajak tersebut, kabupaten/kota sudah bisa memungut 6 bulan sebelumnya kalau memang sudah siap dan ada perda yang mengatur hal tersebut. Untuk itu, diharapkan pemda setempat menganggarkan sedikit-sedikit untuk keperluan hal tersebut karena bukan hanya alat yang akan disiapkan oleh pemerintah setempat tapi juga SDM. Yang paling penting adalah mempersiapkan perda sebagai payung hukum dalam melakukan pungutan kepada masyarakat,” kata Andi Timo. Ia juga menyampaikan, kalau bicara pajak daerah dan desentralisasi daerah dan setelah dilakukan perbandingan di luar negeri memang harus dilakukan pengalihan PBB-P2 dan BPHTB menjadi pajak daerah. Sebab, sumber pajak, objek pajak dan wajib pajak berada di daerah. Jika pajak sudah dialihkan ke daerah, pajak tidak perlu lagi dikirim ke pusat karena yang mengelola pajak itu sendiri adalah daerah, dengan demikian pengelolaan pajak tersebut bisa akurat diketahui oleh masyarakat. Anggota DPR RI lainnya Indah Kurnia menyampaikan, pengalihan pajak khususnya PBB-P2 dan BPHTB menjadi pajak daerah bertujuan untuk memperbaiki struktur penerimaan daerah masing-masing serta meningkatkan layanan terhadap masyarakat. “Sebelum memberlakukan hal tersebut, harus ada perda sebagai landasan yuridis dalam melakukan pungutan. Kepada DPRD setempat juga harus melakukan penguatan mengesahkan perda yang dimaksud,” kata Indah Kurnia. Wabup Polewali Mandar, Najamuddin Ibrahim menyampaikan, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara UU Pajak Daerah yang lama dan UU pajak daerah dan retribusi daerah yang baru, antara lain dibatasinya jenis pajak yang dapat dipungut oleh daerah ditingkatkannya pengawasan atas pemungutan pajak daerah, serta dipertegasnya pengelolaan pendapatan dari pajak daerah. “Sebagai kompensasinya, kepada daerah diberikan kewenangan yang lebih besar di bidang perpajakan dalam bentuk kenaikan tarif maksimum, perluasan objek pajak dan pengalihan sebagian pajak pusat menjadi pajak daerah,” tandas Nadjamuddin. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR/DIAN AFRIANTY

PANTAU — Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim saat memantau pelaksanaan UASBN di SDN 066 Pekkabata Selasa, 8 Mei 2012.

SOSIALISASI — Wabup Polewali Mandar, Najamuddin Ibrahim bersama dua orang anggota Komisi XI DPR RI Andi Timo Pangeran dan Indah Kurnia serta dari Kementrian Keuangan Kresnadi Prabowo Mukti saat sosialisasi pengalihan PBB-P2 dan BPHTB di Gedung PKK, Selasa, 8 Mei 2012.

SPORT

RADAR SULBAR

RABU 9 MEI 2012

9

Situs Real Madrid Indonesia Resmi Diluncurkan

JAKARTA – Bagi Madridista Indonesia dan pecinta sepakbola tanah air pada umumnya, mulai sekarang akan lebih mudah mendapat segala informasi tentang Real Madrid. Masyarakat sepakbola tanah air akan merasa lebih dekat dengan klub ibukota Spanyol itu, dengan

‘jembatan’ berupa situs resmi Real Madrid Indonesia. Adalah www.Realmadrid.co.id yang akan membuat Madridista lebih dekat dengan klub kesayangannya. Situs resmi yang hak-nya dipegang Mahaka Media ini, akan menyediakan berbagai hal seputar

aktivitas klub, info pertandingan beserta hasil, video wawancara jugador Madrid, serta kumpulan foto-foto pemain dan legenda El Real. Situs ini merupakan hasil kerjasama dari Mahaka Media dan juga pihak Real Madrid sendiri. Sukses menggandeng Madrid juga merupakan bukti bahwa Indonesia pantas diperhitungkan sepakbola internasional. “Kerja sama dengan Real Madrid, merupakan bukti nyata bahwa Indonesia patut diperhitungkan dunia sepakbola internasional. Semoga dengan adanya situs ini, kami bisa memberikan yang terbaik bagi pecinta sepakbola tanah air,” tutur presiden direktur Mahaka Media – Adrian Syarkawi dalam jumpa pers di kawasan Sudirman, petang ini. “Portal ini menyediakan segala sesuatu tentang Madrid dengan bahasa Indonesia, dengan

begitu bisa mendekatkan para Madridista Indonesia dengan Real Madrid sendiri,” lanjutnya. Sementara perwakilan komunitas Madridista Indonesia yang turut hadir – Hany Ridha Suherman, menyambut gembira situs Madrid dengan bahasa Indonesia ini. Hany menuturkan, setidaknya mulai sekarang, Madridista Indonesia mendapat kemudahan ekstra untuk mendapatkan segala macam info tentang Cristiano Ronaldo cs. “Adanya situs ini kami sambut gembira pastinya. Bagus buat kami karena bisa mendapatkan berita soal Madrid dengan bahasa sendiri. Selama ini kan, kita buka-buka situs resminya mereka masih dalam bahasa Spanyol,” terangnya. “Portal ini juga bisa menjadi wadah antar komunitas fans dan Madridista Indonesia jadi diakui eksistensinya oleh Real Madrid sendiri,” tuntas Hany. (net)

Terry Dukung Di Matteo LONDON - John Terry mendukung Roberto Di Matteo untuk menjadi pelatih tetap Chelsea. Terry percaya pihak manajemen Chelsea akan memutuskan nasib Di Matteo sebagai pelatih tetap, jika mampu meraih kemenangan di laga final Liga Champions. Di Matteo telah berhasil membawa Chelsea melalui masa-masa sulit sejak ia mengambil alih kepemimpinan Andre Villas-Boas. “Keputusan akan segera dibuat dan semoga kemenangan di Piala FA ini membuat kami dapat melanjutkan perjuangan bersamanya (Di Matteo) dan mencapai yang terbaik untuk klub ini,”ujar Terry, seperti dilansir Skysports, Selasa (8/5/2012). “Kami akan membuat ini lebih mudah bagi dewan Chelsea untuk memilihnya karena dia sangat luar biasa. Saya pikir kemenangan ini akan membantu kami untuk menang di Liga Champions,”lanjutnya. Pencapaian terbaik Chelsea musim ini adalah memenangkan Piala FA dengan mengalahkan Liverpool 2-1, Minggu (6/5/2012). Chelsea juga tengah menanti laga final Liga Champions yang akan menghadapi Bayern Munich di Allianz Arena, Sabtu (19/5/2012). Hasil terbaik ini mampu diperoleh Chelsea di bawah kepemimpinan sang pelatih sementara Roberto Di Matteo. (net)

ADVETORIAL Subbag Hukmas, Infoka, KUB & Umum Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat, Penutupan MTQ Sulbar ke IV di Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara. Senin, 7 Mei 2012.

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat , Drs. H. Mukhlis Latif, M.Si.,bersama Bupati Mamuju Utara Ir. H. Ambo Djiwa saat pelaksanaan penutupan MTQ.

KETUA Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Masliani Mukhlis bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju Utara saat penutupan MTQ.

PENYERAHAN Piala Bergilir MTQ Sulbar oleh Bupati Mamuju Utara Ir. H. Ambo Djiwa Kepada Ketua Kafilah Kabupaten Majene sebagai Juara Umum MTQ Sulbar tahun 2012 .

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat , Drs. H. Mukhlis Latif, M.Si., menyampaikan sambutan pada penutupan MTQ.

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat , Drs. H. Mukhlis Latif, M.Si., bersama Pejabat Forum SKPD se Provinsi Sulbar memukul beduk tanda penutupan MTQ Sulbar ke IV.

PENYERAHAN Bendera MTQ Sulbar ke IV oleh Panitia Pelaksana kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, H. Muhdin, S.Ag., M.Pd. sebagai pelaksana MTQ Sulbar ke V pada tahun 2014 di Kabupaten Mamasa.

10 Kesehatan Tim Flying Health Care terdampar di Pulau Siloang (1)

RADAR SULBAR Selasa, 8 Mei 2012

oleh :

dr.Indah

MAMUJU, begitu besarnya keinginan dan hasrat untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, maka sabtu dini hari tanggal 21 april 2012 tim Flying Health Care (FHC) sudah bersiap di pantai mamuju Pelabuhan Ikan (PI) rencana bertolak ke gugusan pulau Balabalakang. Rombongan Tim sebanyak 28 orang diantaranya adalah Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi (dr. Achmad Asiz,M.Kes), sekertaris Dinas Kesehatan Prov. (dr.Indah ), 4 orang dokter ahli dan umum (dr.Daniel Uisal

Sp.B, dr. Yusran Sp.OG, dr. Suhendra.Sp.A,dr.Marintani Erna), kepala seksi pelayanan dasar yang membawahi program DTPK(Daerah Terpencil kepulauan Perbatasan dan Kepulauan) dr. Darmawiyah beserta beberapa orang staf, 2 orang dari Dinas Kesehatan kab. Mamuju (Jufri Badau kabid Bina Upaya Kesehatan .dan Jasman), 3 orang lintas sektor BKKBN Provinsi (Dahsan kabid Advokasi Informaasi ,Pelatihan dan Pengembangan,Rahma, Bidan Nasria), Perahu yang di tumpaangi Tim FHC mulai bergerak meninggalkan pantai mamuju dan pulau karampuang secara perlahan dan menyusur

desa sumare,setelah 3 jam berlayar perahu Tim FHC sudah berada di laut lepas memotong selat Makassar menuju pulau pertama yaitu pulau Ambo yang menjadi tujuan dari Tim FHC. 6 jam kemudian maka tampaklah pulau Ambo di kejauhan dengan pasir putihnya,sangat indah di pandang mata sebuah titik hijau dengan hamparan pasir putih di sekelilingnya dan laut biru sepanjang mata memandang,membuat Tim FHC merasa lebih bersemangat karena pulau pertama yang di tuju sudah dekat. Tepat setengah 2 siang perahu berlabuh dan kami turun satu persatu. Tim FHC ternyata sudah

di tunggu oleh penduduk pulau Ambo sejak kemarin, jumat tanggal 20 april 2012 . Pulau ambo adalah sebuah dusun dengan jumlah rumah sekitar 200 dan dalam 1 rumah bisa terdapat 2-3 KK dengan penduduk kurang lebih 400 jiwa. Atensi masyarakat nampak sangat besar, mereka haus akan pelayanan kesehatan karena kurang tersentuh oleh pelayanan kesehatan, terlihat dari ibuibu,anak-anak dan bapakbapak yang telah memenuhi ruang tamu pak dusun yang telah di sulap jadi ruang pemeriksaan. Pelayan-

an kesehatan terpadu dilaksanakan yaitu mulai dari pemeriksaan dokter umum, ibu hamil,anak dan penanganan tumor-tumor jinak kronis yang perlu diangkat di lakukan, pelacakan kasus TBC & malaria ,serta pelayanan KB (pil, kondom, suntik, serta inplant). Banyak masalah kesehatan yang di temukan, terutama reproduksi yang terlalu cepat dari ibu-ibu berumur relatif muda dengan jumlah anak cukup banyak, riwayat melahirkan anak meninggal, anak meninggal karena terserang penyakit, diare penyakit infeksi dan sulitnya mendapatkan obat kon-

trasepsi (pil KB) dan pilihan lainnya seperti suntikan, inplant dan kondom. Tim FHC melakukan pelayanan kesehatann sampai sore hari pukul 5 sore,kemudian bersiap-bersiap menuju pulau Salisingan sekitar 6 jam perjalanan dari pulau ambo.Kami bergegas, air sudah mulai pasang dan angin bertiup kencang, Tim FHC tetap bersikukuh menuju pulau Salisingan demi membantu dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pulau salisingan yang membutuhkan ,pulau salisingan merupakan pulau terjauh dari gugusan pulau balabalakang

yang lebih dekat ke kalimantan merupakan salah satu daerahn Terpencil Perbaaatasan dan Kepulauan ( DTPK) provinsi sulbar yang kurang di datangi atau merasakan pelayanan kesehatan terpadu khususnya pelayanan oleh dokter ahli secara langsung di pulau tersebut. Dalam perjalanan ke pulau Salisissingan Tim FHC akhirnya harus menyerah, dan terdampar di Pulau Siloang setelah 2,5 jam berlayar dengan kondisi angin kencang, ombak cukup tinggi 1,5-2 m,gelap gulita serta kilat sesekali nampak di ujung langit. (*)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat Pertemuan Perizinan Obat Tradisional dan Alat Kesehatan Oleh : Sofiawati Sofyan, SP., M.Kes OBAT tradisional dan alat kesehatan merupakan salah satu komponen penunjang di dalam pelayanan kesehatan. Obat tradisional sebagai bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral sediaan saran (galenik) atau campuran telah secara turun temurun digunakan untuk pengobatan memiliki potensi untuk membantu upaya pengobatan di masyarakat, bahkan sudah digunakan di sarana pelayanan kesehatan sebagai salah satu upaya pengobatan alternatif. Karenanya keberhasilan dari pelayanan kesehatan yang prima tentunya tidak bisa terlepas dari peran dan fungsi alat kesehatan dan obat tradisional yang digunakan. Dengan kata lain apabila obat tradisional dan alat kesehatan yang digunakan di sara-

na pelayanan kesehatan dan atau beredar di pasaran tidak memenuhi standar dan persyaratan yang berkaitan dengan keamanan, mutu dan manfaat maka sudah barang tentu hal ini akan sangat merugikan masyarakat atau pasien. Namun disisi lain kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang alat kesehatan dan produk obat tradisional sedemikian pesatnya. Hal ini tentu akan menjadi suatu tantangan tersendiri. Demikian halnya dengan sistem perdagangan antar negara yang sudah sedemikian terbuka dan tidak dimungkinkannya proteksi terhadap produkproduk dalam negeri kecuali melalui peraturan-peraturan atau yang bersifat regulasi. Dalam hubungan inilah persyaratan dan standar produk obat tradisional dan alat kesehatan harus dibuat sedemikian rupa, agar disatu sisi dapat melindungi produk dalam negeri dan di sisi lain akan dap-

at bersaing dengan produk luar sehingga di pasar internasional juga akan dapat bersaing secara kompetitif. Salah satu upaya pembinaan, pengawasan dan pengendalian obat tradisional dan alat kesehatan adalah dalam bentuk penegasan aturan dan regulasi, terutama dalam bentuk izin produksi dan distribusinya. Karena itu, Seksi Obat Tradisional dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Pertemuan Perizinan Obat Tradisional dan Alat Kesehatan di Hotel Anugrah yang diselenggarakan pada tanggal 7-9 Mei 2012. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta tentang tatacara perizinan obat tradisional dan alat kesehatan, mulai dari izin produksi (premarket) maupun pada tata cara pengajuan izin edar (postmarket). Narasumber kegiatan ini berasal dari Kementerian Keseha-

tan RI, tepatnya dari Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian dan Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Aat Kesehatan. Narasumber lain dari Dinas Kesehatan Provinsi yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat yang menggagas tentang dukungan Dinas Kesehatan dalam Perizinan Alat Kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat. Bentuk dukungan Dinas Kesehatan Provinsi antara lain dengan mensosialisasikan tatacara perizinan alat kesehatan dalam bentuk persuratan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten dan format syarat-syarat pengajuan izin PAK (penyalur alat kesehatan) kepada pemilik perusahaan yang berminat dan berkunjung ke Dinas Kesehatan, melakukan monitoring dan evaluasi kepada sarana penyalur alat kesehatan, membina perusahaan yang akan mengajukan izin PAK dengan meminta kepada pemilik dan penanggung jawab teknis untuk bertemu langsung kepa-

da petugas di Dinas Kesehatan Provinsi, serta menfasilitasi proses perizinan tersebut ke tingkat pusat. Beberapa presentasi narasumber menarik minat peserta untuk didiskusikan, antara lain fenomena meningkatnya obat tradisional maupun pengobatan tradisional yang menjadi salah satu alternative pengobatan bagi masyarakat. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010 menyimpulkan bahwa persentase penduduk Indonesia yang pernah mengkonsumsi jamu sebanyak 59,12 persen yang terdapat pada semua kelompok umur, laki-laki dan perempuan, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Persentase penggunaan tanaman obat berturut-turut adalah jahe (50,36%), diikuti kencur (48,77%), temulawak (39,65%), meniran (13,93%) dan pace (11,17%). Selain 5 tanaman obat di atas, sebanyak 72,51% menggunakan

tanaman obat jenis lain. Bentuk sediaan jamu yang paling banyak disukai penduduk adalah cairan, diikuti seduhan/ serbuk, rebusam/rajangan, dan bentuk kapsul/tablet. Penduduk Indonesia yang mengkonsumsi jamu, sebesar 95,6 persen merasakan manfaatnya pada semua kelompok umur dan status ekonomi, baik di pedesaan maupun perkotaan. Sebaliknya, data tentang penggunaan alat kesehatan di pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit masih sangat rendah. Sementara berdasarkan informasi yang ada, saat ini lebih kurang 95% pangsa pasar alat kesehatan kita dikuasai oleh produk alat kesehatan impor, hanya kurang lebih 5 % saja pangsa pasar produk alat kesehatan dalam negeri (local). Pada tahun 2012 ini, semua perusahaan yang bergerak di bidang penyalur alat kesehatan (PAK) telah habis

izin perusahaannya. Sementara untuk pengajuan izin yang baru harus mengikuti tatacara perizinan yang tertuang dalam bentuk Peraturan Menteri Kesehatan No. 1191/Menkes/PER/VIII/ 2010 tentang Penyaluran Alat Kesehatan. Karenanya diharapkan setelah pertemuan ini peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten yang terdiri dari Kepala Bidang yang menangani Kefarmasian atau Perizinan, Kepala Seksi Farmasi dan Staf, dapat mengetahui setiap syarat pengajuan permohonan izin penyalur alat kesehatan dan tahap-tahap yang harus dilalui pemilik perusahaan serta mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat atau pengusaha yang berminat melakukan usaha di bidang produksi maupun distribusi alat kesehatan dan obat tardisional di kabupaten masing-masing. (*)

Pendidikan 11

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Minim Edukasi Remaja Soal Kesehatan Reproduksi JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief mengungkapkan masalah remaja seperti soal seks, HIV, dan Napza terjadi karena rendahnya pengetahuan remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). "Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja khususnya yang belum menikah cendrung meningkat. Hasil survey. Kesehatan reproduksi. Indonesia menunjukan remaja perempuan Dan laki laki usia 15 hingga 24 tahun yang menyatakan pernah melakukan hubungan seksual pranikah 1 persen pada wanita Dan 6 persen pada pria," kata Sugiri saat membuka Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Nasional 2012, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, penelitian yang dilakukan Australian National University (ANU) dan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia tahun 2010 di Jakarta, Tangerang Dan Bekasi dengan jumlah sampel 3006 responden menunjukan 20,9 remaja mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah. Juga 38,7 remaja mengalami kehamilan sebelum menikah dan kelahiran setelah menikah. "Sedangkan data Badan Narkotika (BNN) menunjukan jumlah pengguna Napza 115.404. Sekitar 51.986 dari total pengguna yang berusia remaja," jelasnya. Mereka yang pelajar sekolah, kata Sugiri berjumlah 5.484 dan mahasiswa berjumlah 4.055. Mereka itu generasi penerus yang perlu mendapat pertolongan. "Sedangkan kasus AIDS terdapat 1805 kasus. Data tersebut merupakan fenomena gunung es yang artinya data tersebut hanya yang dilaporkan saja," jelasnya. Menurut Ketua Panitia pemilihan Duta Mahasiswa GenRe tingkat nasional tahun 2012, Indra Werdana, pihaknya Mencari duta-duta Kependudukan. "Para peserta menyatakan bahwa mereka akan menunda perkawinan minimal 20 tahun. Hal itu berkaitan untuk meningkatkan sumber daya manusia berkualitas," katanya. (net)

Tindak Kekerasan Anak Besar JAKARTA - Permasalahan kaum perempuan dan anak masih terbilang tinggi di Indonesia. Perlu kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah guna mengatasi masalah perempuan dan anak. Tidak bisa dipungkiri, saat ini tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi. Begitu pula masih adanya kesenjangan partisipasi pembangunan antara perempuan dan laki-laki, terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap layanan kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang lebih tinggi dan kurangnya keterlibatan perempuan dalam kegiatan publik yang lebih luas. Hal ini dikatakan Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Linda Amalia Sari Gumelar disela Rapat Koordinasi, kemarin. Menurut Linda, sebagian dari masalah kaum perempuan dan anak perlu diselesaikan bersama. Walau saat inipun hukum dan peraturan perundang-undangan masih bias gender memperlakukan secara diskriminatif perempuan. Hal ini justru menjadi menjadi tantangan sendiri yang harus diatasi."Kondisi kaum perempuan yang masih mengalami bias gender secara tidak langsung berdampak pada rendahnya kualitas hidup perempuan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum dan pengambilan keputusan. Sama pula dengan anak, tidak dapat dipungkiri kualitas sumberdaya manusia ditentukan oleh tumbuh dan berkembangnya anak, bagaimana mereka disiapkan, dibentuk, dilindungi dan dijamin pemenuhan hak-haknya. Dengan demikian, penyiapan anak guna menjadi manusia masa depan yang diharapkan, adalah kunci utama yang harus mendapatkan perhatian serius," ujarnya. (net)

Tiga Murid SD Ikut Kejurnas Karate

RADAR/DIAN AFRIANTY

ATLIT — Wabup Polewali Mandar, Nadjamuddin Ibrahim foto bersama dengan tiga atlit karate sebelum berangkat mengikuti Kejurnas di Jakarta. Gambar direkam Selasa, 8 Mei 2012.

POLEWALI — Tiga murid sekolah dasar yang merupakan atlit karate Polman dari Klub Olahraga Merah Putih akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) karate yang akan berlangsung 11 Mei hingga 13 Mei mendatang di Jakarta. Tiga atlit yang tergabung dalam katak komite antara lain Gibran Attarik kelas 2 SD, Nur Fatika Sari kelas 3 SD, dan Siti Rahami kelas 5 SD. Arman P Kuma yang merupakan pelatih karate Klub Olahraga Merah Putih saat menyampaikan hal tersebut kepada Wabup Najamuddin Ibrahim di sela-sela pemantauanpelaksanaan UASBN di SDN 066 Pekkabata, Selasa, 8 Mei menyampaikan, ketiga atlit karate tersebut sudah beberapa kali mewakili Polman mengikuti kejuaraan dan rata-rata meraih prestasi. “Kami tetap optimis pada kejurnas kali ini juga bisa meraih medali emas untuk dipersembahkan di Polewali Mandar, “ kata Arman. (afr/mkb)

Orang Tua Resah

Peserta UASBN Gunakan Pick Up REPORTER : KADIR TANNIEWA EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI — Orang tua Murid SDN 026 Inpres Banua Baru Kecamatan Campalagian resah dengan keselamatan anaknya yang berangkat ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) dengan menggunakan mobil pick up. Selama ujian murid SDN 026 Banua Baru ini menggunakan kendaraan pick up yang disiapkan pihak sekolah menuju tempat ujian dinilai sangat beresiko. “Menggunakan mobil pick up sangat beresiko bagi anak, sebab umumnya anak lebih suka duduk pinggir bak mobil,” sesal Zainuddin salah seorang orang tua murid. Menurut Zainuddin, seharusnya kepala sekolah memfasilitasi kendaraan yang memiliki

penutup seperti angkot. Sejumlah orang tua murid mengadu ke komite untuk mempertanyakan ke pihak SDN 026 Banua Baru. Sementara itu murid SDN 026 tidak menyoal kondisi ini. Bahkan salah seorang murid Nurhalisa dapat menjaga diri selama menggunakan kendaraan yang disiapkan pihak sekolah. Terkait soal ujian menurutnya dalam menjawab soal ujian, Ia mengaku tidak mendapatkan kesulitan. Sebab jauh sebelumnya sudah dipersiapkan melalui try out dan les. Kata Nurhalisa soal yang didapatkan dalam ujian tak jauh berbeda dengan latihan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Sehingga mempermudah dirinya dalam menjawab soal yang dihadapinya dalam UASBN. (*)

Ray Sahetapi Hadiri Pembukaan FAL POLEWALI — Aktor legendaris, Ray Sahetapi menyemarakkan pembukaan Festival Aneka Lagu (FAL) I Pallembongan yang digelar di lapangan sepakbola Pallembongan Desa Batupanga Daala Kecamatan Luyo, Senin 7 Mei. Kehadiran pemeran utama film “Mengaku Rasul” ini didampingi legislator Sulbar, Irbad Kaimuddin dan Amran HB dan sejumlah rombongan asal ibukota DKI Jakarta. “Saya senang dapat menyapa warga Polman di Pallembongan ini dan kehadiran saya disini karena menilai kegiatan ini merupakan sebuah karya seni dan budaya yang perlu dikembangkan,” ungkap Ray saat menyampaikan sambutannya. Menurutnya festival lagu daerah yang digelar di Pallembongan merupakan salah satu wujud pelestarian budaya yang dapat mengenali dan menghargai karya-karya leluhur. Sehingga hal itu perlu diberikan apresiasi agar dapat berkembang dan terpelihara. Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan didalam berbangsa dan bernegara. Menurut

Ray, kehadirannya di Pallembongan atas dasar cintanya terhadap seni dan kebudayaan nusantara seiring program gagasan nusantara yang dicetuskan Partai Persatuan Nasional saat ini. Senada dengan itu, Irbad Kaimuddin turut memberikan apresiasi atas perhelatan festival tersebut. Ia menilai di Polewali Mandar khususnya di daerah pedesaan masih banyak potensi penyanyi yang terselubung. Sehingga diharapkan melalui kegiatan itu akan melahirkan potensi penyanyi yang terpendam selama ini. “Tiga juara terbaik pada festival Pallembongan ini akan saya fasilitasi untuk rekaman. Sehingga perjuangan mereka dalam mengikuti lomba nyayi tidak sia-sia,” janji Irbad.. Sekretaris Panitia, M Ikbal menjelaskan pelaksanaan FAL yang digelarnya itu merupakan upaya untuk memperkokohpersatuan dan kesatuan. Selain itu kegiatan FAL sengaja dilakukan sebagai wadah untuk menyalurkan hobi bagi warga yang memiliki bakat bernyanyi. (k2/mkb)

RADAR/KADIR TANNIEWA

PICK UP — Murid SDN 026 Banuabaru Kecamatan Campalagian menggunakan pick up saat ketempat ujian.

SMPN 8 Satap Lombang Butuh RKB MAJENE — SMPN 8 Satu Atap (Satap), Desa Lombang, Kecamatan Malunda yang dibangun pada 2011 lalu, hingga saat ini masih kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB). SMPN 8 Satap hanya mempunyai dua RKB dengan jumlah siswa sebanyak 53 orang dan semuanya masih duduk di bangku kelas satu. Sehingga pada ajaran tahun mendatang segera dimulai pada pertengahan tahun ini, dikhuatirkan ruangan yang telah ada tersebut sudah tidak mampu menampung kapasitas siswa baru. Kepala Desa (Kades) Lombang, Syafaruddin, Rabu 8 Mei, mengungkapkan keperihatinannya dengan kondisi sekolah yang ada di desanya. Apalagi sekolah tersebut merupakan satu-satunya SMP yang menjadi tumpuan pengetahuan generasi penerus warga Desa Lombang. “Kami berharap pemerintah, khususnya pihak terkait dapat mempertimbangkan kebutuhan RKB yang dinilai masih membutuhkan tambahan,” ungkapnya Kepala Seksi Pembinaan SMP Disdik Majene, Nurdin,

mengaku telah menerima laporan permintaan penambahan RKB oleh pihak SMPN 8 Satap Lombang, sehingga akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene tahun 2013. “Karena APBD tahun ini telah sudah ditetapkan dan telah berjalan, maka hanya dapat diusulkan pada APBD tahun 2013, sehingga pihak sekolah kami minta untuk dapat bersabar,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Jamaluddin Lasinrang, juga mengungkapkan untuk tahun ini diharapkan partisipasi masyarakat setempat untuk berkordinasi dengan Kades, mengenai penyediaan sarana sekolah sebagai bahan penunjang kelancaran pelaksanaan proses belajaar mengajar untuk sementara waktu. “Kami selaku leading sektor yang membidangi hal tersebut tetap akan mengakomodir dan mengupayakan usulan tersebut agar tetap dapat dimasukkan dalam APBD tahun 2013,” tandasnya. (mg4/mkb)

12

Radar Majene

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

Distamben Canangkan Pemanfaatan Biogas

Tanaman Cabe Rawit di Adolang Diserang Hama MAJENE -- Tanaman caberawit di Desa Adolang, Kecamatan Pamboang yang selama ini dibudidayakan oleh petani setempat mengalami gagal panen setelah terserang hama, sehingga menyebabkan beberapa petani mengalami kerugian. Kepala Desa Adolang, Sukiman, mengatakan dalam dua kali panen terakhir semua tanaman cabe rawit ditiga dusun mengalami hal yang sama, sehingga cabe rawit yang dihasilkan tidak dapat dijual. "Selama dua pekan terakhir harga cabai terus merosot, sehingga petani tidak menikmati hasil bercocok tanam cabai rawit. Cuaca ekstrim ditengarai menyebabkan tanaman rentan tersebut rentang terserang hama, sehingga mengakibatkan produksi para petani semakin merosot," lanjutnya. Sukiman mengaku akan melakuka koordinasi dengan pihak Distanak agar dapat memberikan solusi terhadap gangguang hama terhadap tanaman cabe rawit para petani di desanya. Ia berharap agar pihak distanak dapat memberikan pembekalan bagi para petani, sehingga produksi mereka dapat kembali meningkat. Ia mengaku, prospek pengembangan jenis tanaman cabe rawit di desanya sangat potensial apalagi kondisi tersebut ditunjang dengan luas lahan yang masih tersisa cukup luas. Namun masalah hama dinilai sebagai satu-satunya penghambat bagi para petani dalam mengembangkan hasil produksi mereka. "Bila saat ini baru tiga dusun saja, produksi petani cabe rawit mencapai 1,5 ton per minggu, maka dalam beberapa bulan kedepan angka tersebut akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, asalkan hamanya dapat teratasi," tandasnya. (mg4/mkb)

Ray Sahetaphy Ajar Akting Siswa SMAN 2 Majene MAJENE -- Ray Sahetaphy artis senior memberikan kursus singkat tentang sastra dan budaya disertai pemberian teori seputar seni peran atau akting bagi siswa SMAN 2 Majene. Kedatangan Ray Sahetaphy di Majene atas undangan sekolah untuk mengajari siswanya berakting. Kepala SMAN 2 Majene, Nur Syamsu, Selasa 8 Mei, mengungkapkan kedatangan Roy Sahetaphy untuk menambah referensi pengetahun para siswa SMAN 2 Majene, khususnya pada tataran pemahaman sastra dan kebudayaan. "Kegiatan tersebut kami laksanakan untuk mengenalkan materi kepada para siswa, soal bagaimana membangun karakter dalam berbagai akting," ungkap Nur Syamsu. Dikatakan, kedatangan aktor kawakan tersebut disambut dengan sangat antusias oleh ratusan siswa SMAN 2 Majene, apalagi kegiatan tersebut di lapangan terbuka. Bahkan yang paling mengesankan adalah saat Roy Sahetaphy memberikan teori seputar bagaiman berakting dengan baik yang disertai dengan peragaan. "Kami beruntung dapat mendatangkan Roy Sahetaphy ke sekolah ini, apalagi dalam watu dekan kelompok teater Salili SMAN 2 Majene, tengah melakukan persiapan untuk mengikuti lomba drama tingkat nasional," lanjutnya. Menurutnya, pada 21 Mei mendatang, kelompok teater SMAN 2 Majene akan mewakili Sulbar pada ajang drama tingkat nasional yang akan dipusatkan di Manado. (mg4/mkb)

EKSEKUTIF

Kami telah memberikan pelatihan tentang bagaimana pemanfaatan sumberdaya lokal yang ada disekitar mayarakat. Bahan lokal yang dapat diolah dan mendatangkan manfaat positif bagi mereka, namun tentunya dengan sentuhan ilmu pengetahuan. Ahmad Rafli Nur, Kepala Distamben Kab. Majene

RADAR/SYAMSUDDIN

HONORER -- Belasan Honorer Pemkab Majene, Selasa 8 Mei mengadukan nasibnnya ke DPRD Majene. Mereka mengaku namanya sudah tidak bisa masuk dalam daftar honorer K1.

Belasan Honorer Mengadu ke Dewan REPORTER : SYAMSUDDIN EDITOR : AMRI MAKKARUBA MAJENE -- Belasan tenaga honorer yang bekerja diberbagai instansi lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Selasa 7 Mei kemarin, mengadukan nasibnya ke DPRD Majene. Honorer ini diterima anggota dewan melalui rapat gabungan komisi. Dihadapan anggota dewan mereka mengaku memenuhi syarat sebagai honorer kategori pertama (K1), namun tidak masuk dalam listing atau daftar yang diumumkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) waktu lalu. Salah seorang honorer yang bekerja di Kantor Badan Pemerintahan Desa Pemberdayaan Masyakarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPDPMP-KB), Ansar mengungakapkan dirinya bersama empat rekannya pernah menghadap ke BKN bersama dengan kepala BKDD Majene. Tujuannya ke BKN untuk mempertanyakan

penyebab nama mereka tidak masuk dalam daftar yang lolos verifikasi dan validasi data K1. "BKN pada waktu itu minta ke BKDD untuk memasukkan surat ke Menpan, tapi sekarang Menpan sudah menjawab surat itu, dan intinya surat itu, kami tidak bisa lagi bisa diakomodir masuk dalam daftar honorer K1," aku Ansar. Ketua Komisi I DPRD Majene, Darmansyah mengaku, akan menindaklanjuti segera pengaduan honorer tersebut. Bahkan dalam waktu singkat anggota dewan bermaksud melakukan pertemuan dengan Bupati Majene Kalma Katta. "Kami akan melakukan pertemuan dengan Bupati termasuk kepala BKDD dan Sekkab Majene, persoalan ini harus segera di selesaikan," ujar Darmasnyah. Darmansyah juga mengatakan, untuk menuntaskan persoalan ke 26 tenaga honorer itu, mereka harus diikutkan ke Menpan. "Kita harus menemui Menpan untuk mengetahui sejauh mana peluang mereka, ini harus diselsaikan dan diperjelas," kunci Darmanyah.(*)

MAJENE -- Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Majene mencanangkan pemanfaatan biogas dari kotoran ternak. Biogas dari kotoran ternak yang diolah memenuhi kebutuhan akan energi lokal berkelanjutan, melalui pengembangan sektor komersial yang berorientasi pasar. Kepala Distamben, Ahmad Rafli Nur, Selasa 8 Mei, mengaku telah melaksanakan pelatihan kepada 30 orang yang merupakan refresentatif dari 15 desa yang kami undang untuk mengikuti pelatihan yang telah dilaksanakan beberapa watu lalu di Kecamatan Sendana. "Kami telah memberikan pelatihan tentang bagaimana pemanfaatan sumberdaya lokal yang ada disekitar mayarakat. Bahan lokal yang dapat diolah dan mendatangkan manfaat positif bagi mereka, namun tentunya dengan sentuhan ilmu pengetahuan," ungkap Rafli. Dijelaskan, terdapat beberapa keunggulan dari pelaksanaan program tersebut, diantaranya memanfaatkan limbah kotoran ternak yang ada disekitar masyarakat. Awalnya dianggap mengganggu kemudian diubah menjadi sesuatu yang bernilai bermanfaat. Selain itu, program tersebut juga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup rumah tangga dalam sebuah komunitas masyarakat. Pemanfaatan teknologi biogas juga sangat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan hidup rumah tangga, khususnya di kawasan pedesaan. Hal tersebut sekaligus dapat membuka kesempatan kerja dengan membuka sektor usaha, mulai dari pemasok hingga pekerja. "Manfaat lain termasuk metode yang hemat waktu dan dana, seperti pengurangan berbagai bahan bakar yang tidak terbarukan, misalnya batu bara dan bahan fosil yang menurut sebagian dari hasil penelitian telah terbukti merusak kesehatan dan lingkungan," lanjutnya. Menurutnya, selain dapat dijadikan sebagai sumber energi, ampas biogas dari kotoran ternak yang telah diolah juga memiliki keunggulan lain, yaitu dapat menyuburkan tanah yang dapat merangsan hasil panen dari lahan perkebunan dan pertanian yang lebih baik, hingga dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonimi warga desa. "Saat ini, kami telah memfasilitasi ke-15 orang tersebut untuk melakukan praktikum pemanfaatan Biogas di Kabupaten Pingran, Sulsel, dengan didampingi beberpa orang instruktur yang juga kami datangkan dari Sulsel," tandasnya. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR/JUNIARDI

RADAR/JUNIARDI

CENDRAMATA -- Bupati Majene, Kalma Katta, bertukat cendramata dengan anggota komisi XI DPR RI, Andi Timo Pangeran bersama Indah Kurniah, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene.

SEPEDA SANTAI -- Bupati Majene, Kalma Katta, bersama dengan Wakil Bupati, Fahmi Massiara, mengikuti sepeda santai yang dilaksanakan oleh Disdik Majene saat memperingati Hardiknas beberapa waktu lalu.

Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Seorang Tersangka DPO Lima Polres di Sulbar

Merampok di Mamasa Diringkus di Polewali EDITOR : AMRI MAKKARUBA POLEWALI — Tiga orang kawanan perampok berhasil diamankan jajaran Polres Polewali Mandar di Lingkungan Pokko Kelurahan Anreapi Kecamatan Anreapi, Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Ketiga kawanan perampok ini berhasil diciduk setelah membobol tiga toko di Kota Mamasa, Selasa dini hari. Ketiga kawanan perampok yang diringkus yakni, Karman (35), Hendra (40) dan Salimin (23). Ketiganya beralamat Manding Kelurahan Madatte Kecamatan Polewali. Satu orang kawanan perampok ini merupakan risidivis yakni Karman dan telah beberapa kali keluar masuk penjara bahkan sebelumnya aparat Polres Polewali Mandar pernah melumpuhkannya dengan timah panas. Selain itu Karman juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di lima Polres di Sulbar yakni Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Matra dan Mamasa. Informasi yang dihimpun dari Mamasa kawanan perampok ini melakukan aksinya di Toko Andriana Collection dengan menggasak perhiasan emas 20 gram, cincin berlian, TV Samsung 29 Inci, TV LCD 20 Inci. Sementara di Rumah Makan Jawa Indah, kawanan perampok ini mengambil sejumlah HP dan parang. Sedangkan di Warung Coto milik Daeng Mus juga berhasil menggodol empat buah HP dan uang tunai sebesar Rp2 juta. Dalam aksinya ini kawanan perampok menggunakan mobil Avanza warga Biru metalik dengan plat polisi DC 504 AC tetapi plat tersebut palsu. Karena usai melakukan aksinya kawanan perampok ini kemudian meninggalkan Mamasa menuju Polewali dan sempat mengganti plat kendaraan DC 508 AB. Mendapat informasi dari warga adanya aksi perampokan kemudian aparat Polres Mamasa menghubungi Polres

Polewali Mandar. Mengetahui adanya aksi perampokan di Mamasa, aparat Polres Polewali Mandar kemudian melakukan sweping gabungan di Pokko Kelurahan Anraapi. Seluruh kendaraan yang datang dari Mamasa diperiksa hingga akhirnya kendaraan yang digunakan perampok ini dicegat anggota Satlantas dan Patmor Polres Polman dan berhasil meringkus ketiga kawanan rampok ini. Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, AKP Judda Pawe, mengatakan setelah mendapat informasi dari Kasat Reskirim Polres Mamasa, Andarias adanya aksi perampokan di Mamasa dan diduga pelakuknya lari menuju Polewali langsung memerintahkan anak buahnya melakukan operasi razia di Pokko Anreapi. Satlantas kemudian dibackup oleh anggota Patmor melakukan razia hingga mengamankan kawanan perampok spesialis pencungkil rumah ini. Ketiga tersangka diamankan bersama barang bukti berupa sembilan buah HP, dua buah kamera, cas hp, TV LCD dua buah, emas 20 gram dan uang tunai Rp2,3 juta. Selain itu diamankan juga dua buah parang panjang, badik dua buah, linggis dan obeng. Kapolres Polewali Mandar, AKBP Yohan Prayoto, membenarkan telah meringkus tiga kawanan perampok dan salah satunya merupakan residivis dan buronan lima Polres di Sulbar karena melakukan aksi yang sama di beberapa tempat. Komplotan ini merupakan merupakan pencuri spesialis pembongkar rumah yang sudah lama dicari aparat kepolisian. Ketiga pelaku selain akan dijerat hukuman karena melakukan pencurian dibeberapa tempat juga akan dijerat dengan undangundang darurat karena membawa senjata tajam. (*)

DIRINGKUS — Tiga kawanan perampok yang sering beraksi di Polewali dan Mamasa diringkus aparat Polres Polewali Mandar. Ketiga tersangka perampok saat diintrogasi polisi di Ruangan Reskrim Polres Polman, Selasa 8 Mei kemarin.

RADAR/AMRI MAKKARUBA

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Empat Tersangka Kasus Dhana JAKARTA - Kejaksaan Agung (kejagung) kembali memperpanjang masa penahanan atas tersangka kasus korupsi dan pencucian uang di Ditjen Pajak. Setelah pada 1 Mei lalu kejaksaan memperpanjang masa penahanan atas Dhana Widyatmika yang menjadi tersangka utama dalam kasus itu, kini giliran empat tersangka lainnya juga diperpanjang masa penahanannya. Tersangka yang diperpanjang masa penahanannya itu adalah Johny Basuki (58), Herly Isdiharsono (42), Salman Maghfiron (31) dan Firman (42). Penahanan keempatnya resmi

diperpanjang selama 40 hari terhitung awal pekan ini. Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Adi Toegarisman menyebutkan, SK perpanjangan penahanan ditandatangani Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Padana Khusus Jhony Ginting. Menurutnya, perpanjangan dilakukan karena penyidik menilai masih memerlukan penahanan terhadap para tersangka. "Jadi perpanjangannya masing-masing 40 hari," jelas Adi saat ditemui Selasa (8/5). Seperti diketahui, masa penahana Johny diperpanjang mulai hari ini hingga 16 Juni

2012. Saat ini Direktur PT Mutiara Virgo itu ditahan di Rutan LP Cipinang. Perpanjangan yang sama juga diberlakukan terhadap Herly yang dikenal sebagai mantan pimpinan Dhana di Ditjen Pajak. Mantan pegawai Ditjen Pajak lain, Salman Maghfiron (31) yang kini menjadi Direktur PT Asri Pratama Mandiri, masa penahanannya diperpanjang sejak Senin (7/5). Terakhir Firman (42), Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi KPP Pratama Gambir I, baru besok (9/5) penahannya diperpanjang hingga 17 Juni 2012.(jpnn)

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Rubrik ini Dipersembahkan Oleh

Humas Pemkab Mamasa

DPRD Kabupaten Mamasa

RADAR/ANDI SUMARYADI

HARDIKNAS. Sekkab Mamasa, Benhard Buntutiboyong bersama Kajari Mamasa, M Fauzan, Kadisdikpora Mamasa, Harnal Edison Tangnga dan Kapolres Mamasa, AKBP I Made Sunarta saat menghadiri peringatan Hardiknas, Selasa 2 Mei 2012.

RADAR/ANDI SUMARYADI

WAKIL ketua DPRD Thomas, saat pimpin Rapat Interen Pansus.

RADAR/ANDI SUMARYADI

BERI PENJELASAN. Anggota DPRD Mamasa, Aco Mea Amri memberikan penjelasan kepada sejumlah honorer saat menyampaikan aspirasi di DPRD Mamasa.

14

Radar Pasangkayu Sistem Manusia Alam Ruang Teknologi

RADAR SULBAR Rabu, 9 Mei 2012

MAMUJU UTARA SMART

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

MTQ IV Sulbar

Majene Juara Umum, Matra Peringkat Dua REPORTER: SYAMSUDDIN HB EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGKAYU -- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke IV tingkat Provinsi Sulbar di Kabupaten Matra, ditutup oleh Bupati Matra Agus Ambo Djiwa, yang ditandai dengan peredupan lampu panggung pagelaran dan pemukulan Bedug, di lapangan Merdeka Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa Senin 7 Mei, malam. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kabupaten Majene kembali meraih juara umum dengan nilai 133 point, disusul Kabupaten Matra 98 point, Kabupaten Polman 72 poin. Dengan hasil tersebut, Majene dinobatkan sebagai juara umum. Agus Ambo Djiwa mengatakan, sejak awal mulai penyelenggaraan MTQ ini hingga penutupan, semuanya berlangsung aman dan sukses. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras dan kesungguhan semua unsur yang terkait dalam penyelenggaraan MTQ ke IV tingkat Propinsi Sulbar yang dipusatkan di daerah yang

ia pimpin. "Sebagai pemerintah daerah, ijinkan saya mengucapkan terima kasih atas segala usaha untuk mensukseskan penyelenggaraan MTQ. Kami juga mengucapkan apresiasi setinggitingginya kepada dewan hakim yang telah memberikan nilai, sehingga lahir perserta yang berprestasi yang menjadi potensi Sulbar kedepan," ungkapnya. Dikesempatan tersebut, Agus menyampaikan kepada seluruh komponen penyelenggara MTQ dapat memaksimalkan peran dan fungsinya sebagai lembaga pendidikan pengembangan Tilawatil Qur'an. Sehingga melahirkan qari dan qariah serta hafidh dan hafidzah terbaik. "Saya yakin bahwa Propinsi Sulbar memiliki potensi yang besar yang dapat dikembangkan kearah itu, karena sejarah mencatat sejumlah qari dan qariah terbaik terkenal bahkan di dunia internasional berasal dari tanah Mandar propinsi Sulbar," tutur Agus. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sulbar H Mukhlis Latif memuji kesuksesan Kabupaten Matra sebagai tuan rumah MTQ ke IV tingkat Propinsi Sulbar tahun ini. Ia memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pemkab dan masyarakat Matra atas keberhasilannya sebagai tuan rumah.

"Saya sebagai Kakanwil Kementerian Agama Propinsi Sulbar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Matra danseluruh masyarakat yang mampu menyelenggarakan MTQ tingkat Propinsi Sulbar dengan sangat

H Lukman Said

Pemprov Sulbar.

Seharusnya Sekrov Sulbar hadir diacara penutupan itu untuk menerima dan menyerahkan bendera pataka LPPTQ (Lembaga Pendidikan Pengembangan Tilawatil Qur'an). Sebab Sekrov Sulbar, H Ismail Zainuddin, merupakan Ketua LPPTQ Sulbar. "Seharusnya pak Sekrov menghadiri acara penutupan MTQ ini. Karena kegiatan ini adalah berlevel provinsi. Selain itu, Sekrov adalah Ketua LPPTQ yang juga seharusnya menerima bendera pataka LPPTQ dari pemkab Matra untuk selanjutnya diserahkan ke Pemkab Mamasa yang akan

POTRET PASANGKAYU

acara tersebut, Wakil Bupati Matra HM Saal, unsur pimpinan DPRD Matra, Kepala Kementerian Agama Matra Imran K Kesa, dewan hakim, tokoh agama, para kafilah se propinsi Sulbar, tokoh adat dan masyarakat Matra. (**)

RADAR/SYAMSUDDIN HB

SERAHKAN PIALA. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa menyerahkan piala kepada Juara Umum MTQ IV Sulbar, Senin 7 Mei 2012.

DPRD Anggap Pemprov Diskrimantif

Bupati Tak Persoalkan Ketidakhadiran Sekprov PASANGKAYU -Pelaksanaan penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke IV tingkat Propinsi Sulbar yang di gelar di Kabupaten Matra, Senin 7 Mei, malam, hanya dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kabiro Kesra)

baik," pujinya. Selain itu, di sela acara penutupan MTQ ke IV tingkat Propinsi Sulbar, Agus menyerahkan piala kepada koordinator official peserta Kabupaten Majene sebagai juara umum MTQ. Hadir dalam

menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-V dua tahun mendatang," ujar Wakil Ketua I DPRD Matra H Lukman Said di sela penutupan MTQ. Menurutnya, Pemrov Sulbar sudah bersikap diskriminatif terhadap Pemkab dan masyarakat Matra. Saat acara pembukaan para pejabat Pemrov Sulbar berbondong-bondong berdatangan di Matra dan menyanjung persiapan pelaksanaan MTQ ke-IV ini, namun saat penutupan mereka hanya di wakili oleh Kabiro Kesra. "Saya menganggap ini pelecahan

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

HADIRI. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa dan Wakil Bupati Matra HM Saal saat menghadiri acara Jambore Anak Marathon Oil di Salunggadue kecamatan Pasangkayu Mamuju Utara.

terhadap pemkab dan masyarakat Matra, dimana seharusnya mereka datang saat membuka acara juga hadir saat penutupan. Tak satupun pejabat teras pemprov yang datang. Seharusnya kalau gubernur berhalangan hadir, paling tidak wakil gubernur. Tapi ini sekprov pun tak hadir," beber Lukman. Ia menyatakan, MTQ ke-V Sulbar di Mamasa dua tahun mendatang juga tidak diperlakukan demikian. "Saya secara pribadi memboikot penutupan MTQ keIV ini dengan tidak ikut memukul bedug tanda penutupan pelaksanaan MTQ,"

LEGISLATIF MATRA

terang Lukman. Sementara itu, Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa mengatakan, walau tanpa kehadiran Pemrov Sulbar khususnya sekrov untuk menerima dan menyerahkan bendera pataka LPPTQ dari Matra ke Mamasa. Pemkab Matra tidak mempersoalkannya. "Kami tidak mempersoalkannya, karena seperti pelaksanaan MTQ tahun-tahun yang lalu pihak pemprov membuka acara dan pemkab yang menutup. Yang terpenting kesuksesan pelaksanaan MTQ ini terlaksana dengan baik," pungkas Agus. (ndi/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

SERIUS. Ketua DPRD Matra H yaumil RM bersama Wakil Bupati Matra HM Saal dan Kapolres Matra AKBP Adri Irniadi saat serius menyaksikan peserta MTQ di Lapangan Merdeka Pasangkayu, senin 7 Mei 2012.

RADAR/ANDI SAFRIN

RADAR/ANDI SAFRIN

HADIRI. Kadispora Matra Asdinop bersama Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dispora Matra H Abidin saat menghadiri Jambore Anak Marathon Oil.

BERJALAN. Ketua DPRD Matra H yaumil RM bersama Kabiro Kesra Propinsi Sulbar dan Sekda Matra HM Natsir saat berjalan menuju tribun usai pemukulan bedug, senin 7 Mei 2012

INFOTAINMENT

RADAR SULBAR

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

RABU, 9 MEI 2012

Agnes Monica

Terpilih Jadi Duta HKI 2012 JAKARTA - Penyanyi sekaligus pemain sinetron, Agnes Monica, terpilih menjadi Duta Besar Hak Kekayaan Intelektual (HKI) 2012. Agnes berhasil mengalahkan nominator lainnya. Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin, mengatakan terpilihnya nama Agnes karena prestasinya yang luar biasa diusia yang relatif muda. "Agnes telah memiliki prestasi dan inspirasi bagi kaum muda lainnya. Sukses mengapresiasikan hak kekayaan intelektual baik ditingkat nasional maupun internasional," ujar Amir dalam pidato sambutanya di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa (8/5/2012). Selain Agnes, penyanyi dan pencipta lagu Ebiet G. Ade juga menerima penghargaan sebagai pencipta lagu yang mengisahkan perjalanan hidup manusia di dunia. Penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata juga menerima penghargaan HKI sebagai novelis motivator. Dan juga, film The Raid menerima penghargaan sebagai hak cipta ekonomi kreatif dengan menonjolkan pencak silat dalam alur ceritanya. Wakil Presiden Boediono memberikan penghargaan kepadanya di dampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hasan dan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin. Namun, Agnes tak terlihat hadir dalam perayaan puncak Hak Kekayaan Intelektual tersebut meski mendapat posisi sebagai Duta HKI 2012.

Gading Marten Tak Sabar Nikahi Gisel JAKARTA- Memasuki usia ke 30 tahun, Gading Marten berharap dapat meminang kekasihnya, Gisel menjadi istrinya. Mantan kekasih Astrid Tiar itu rencananya ingin menikahi Gisel pada awal tahun depan. Karena untuk

sekarang ini Gisel sendiri belum siap untuk menikah. "Maunya tahun depan setelah Natal, karena kalau saat ini Gisel belum siap. Itu sudah bagian rencana aku sama Gisel," ucap Gading saat dihubungi, Selasa (8/5/ 2012). Selain faktor Gisel

yang tidak siap, adiknya pun akan menikah pada tahun ini. Sehingga Gading harus lebih bersabar menunggu dirinya menikah dengan Gisel. "Sayangnya adik aku juga mau menikah duluan tahun ini,” tandasnya. (net)

Ikut Wajib Militer, Hyun Bin Sibuk Belanja SEOUL- Hyun Bin diketahui tengah menjalankan wajib militernya. Namun, dia terlihat sibuk melihat tas wanita di sebuah toko seorang diri di sekitar jalan di Apgu. Bintang Secret Garden itu ternyata mendapatkan libur beberapa hari dari tempat dia berlatih. Dia sengaja pergi ke toko tersebut untuk membelikan tas buat ibunya. Seperti diketahui, masyarakat Korea tengah merayakan hari orangtua hari ini. Oleh karena itu, Hyun Bin ingin memberikan hadiah spesial di hari orangtua. Dia terlihat serius dalam mencari tas untuk ibunya di butik Linoui. Pegawai setempat juga memastikan pria tampan itu datang untuk mencari sebuah tas yang baik. "Benar Hyun Bin datang ke toko kami pada tanggal 7 Mei. Dia sangat menyukai tas Linoui, dan dia membeli satu untuk ibunya. Dia sangat sibuk tahun lalu jadi dia tidak bisa menyiapkan apapun untuk ibunya. Dia sangat senang karena liburan kali ini bisa menghabiskan waktu dengan keluarganya," ungkap seorang pegawai toko seperti dilansir Soompi, Selasa (8/5/2012). Mantan kekasih Song Hyeo Gyo tersebut baru akan menyelesaikan wajib militernya pada 6 Desember mendatang. >>>>>> HUBUNGI BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

HOT LINE:

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com IKLAN BARIS RADAR SULBAR

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. MR.MUH.YAMIN NO. 76,TLP. 0428-23203.

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Adit: 081122719065

Serbaneka HOREEEEEEEE....... Harga Discount. Belanja Bahan Bangunan, Alat Listrik Dll. Dapatkan Discount 10% dengan minimal belanja Rp 300.000 (selama Bulan April) Hanya di TOKO SINAR REJEKI. Alamat Jl. St. Hasanuddin No. 119 (samping toko Ganda Dewata) Mamuju Bawa Guntingan Potongan kertas iklan ini.

Dijual Rumah JUAL Murah Rumah, BTN Cendrawasih, Polewali sudah renovasi, Harga Rp. 185 Jt Hub : 081 355 076 354

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Bukit Asri Lestari Type 90/117. No A2 No. 4 & 6 Lengkap Sumur Bor, Mesin Air, Tandon Air, Teralis Besi (Pintu & Jendela) Listrik 1300 Watt, Gudang bebas banjir, bebas polusi, SHM Sertifikat. Dekat kantor Bupati Mamuju & Pasar Baru, Harga 460 Jt (Nego). Tanpa Perantara Hub : Hidayat 085 255 902 634

Dijual Pupuk Organox dan hormax menyuburkan tanah & dapat mengatasi / mengendalikan berbagai penyakit disebabkan Bakteri & virus, Testimoni Petani sukses, Baca Tabloid Sinar Tani Hub : 081 355 559 396

Dijual Rumah DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju

Dijual Tanah Dijual 1 Paket Terdiri dari : Lokasi Empang (4 Hektar), 1 Unit Rumah Empang, 1 Unit Rumah di Jalan Poros ke Bandara Tampa Padang, Kampung Baru Desa Babanga Kab. Mamuju Hub : Hp. 081 355 223 222/081 246 243 416/085 327 772 822

Dijual Tanah DIJUAL TANAH UKURAN 2.400 M² LOKASI ±500 M DARI PERSIMANGAN LIMA. ARAH KE KALI MAMUJU (DEPAN INSTALASI 1 PDAM) TANPA PERANTARA. HUB : 081354683755

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222

Dijual Tanah DIJUAL Tanah Uk. 9 X 27 m Sertifikat Lokasi di Sese (Sampimg SD Sese) Harga 25 Juta Nego, Hp. 0811440435

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439

Dijual Tanah DIJUAL TANAH Dengan Ukuran 30x60 = 1800 M2, Terletak di Jl. Poros Kalukku- Tasiuk. Desa Salulayo HUB : 081355212555/082189917971

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 1 Lantai, Luas 6 x 13 lengkap dengan Usaha (ATK Swalayan) di Jl. Diponegoro (Depan Alya Nayab ATK Mart) Hub: 081241457790 - 082191504944

Dijual Tanah JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889

Dijual Tanah DIJUAL Rumah/Lokasi di Batupannu ukuran 7 X 13 m dengan harga 70 juta, bersertifikat tanpa perantara Hub : 085 342 900 751

Serbaneka HEBOH..... HONDA BEAT, Angsuran 571 Ribu. Potongan Angsuran 2x, Motor Baru. Stok Terbatas... Buruan s/d 20 April Hub : 082347169153

Serbaneka ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Serbaneka BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688

Pengumuman KAMI dari Toko Djaya sentausa Jl. A. makasau Mengumumkan Nama Rusdi/Sandi/Santoso mulai hari jumat Tanggal 9 Maret 2012 Bukan lagi pegawai Toko Djaya Sentausa, sehingga mulai saat ini segala tindakannya tidak berhubungan lagi dan diluar tanggung jawab Toko Djaya Sentausa.

Bisnis Independent KESEMPATAN Bisnis independent untuk usaha paruh waktu atau penuh waktu, berpotensi mendapatkan Rata-rata Rp 3.000.000 sampai Rp 8.000.000 perbulan. terbuka untuk umum, Ibu rumah tangga, Mahasiswa, Kayawan/wati. tidak dibutuhkan pengalaman. untuk Info lebih lanjut Hub : Bpk Jordan 081342129708 Ibu Rhina 081241313688

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888

Dijual Rumah DIJUAL Rumah Tinggal Permanen beserta lokasi di Jl. Manunggal, Lr. IV, Polman (samping rumah kosan sekkab polman) L. 14 Meter x P. 24 Meter. Harga Rp. 250 juta bisa nego Hub: 085299924217

Dijual / Dikontrakkan Tanah DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jl. Kapten Jumhana No. 22 Wonomulyo Polman Sebelah Kanan Lapangan Gaswon (Depan Pasar Wonomulyo) Hubungi : 085 299 128 480 081 342 209 988 085 236 277 002

Serbaneka KUNJUNGI : Warkop Daeng Kita dengan beberapa jenis Menu : Kopi, Kopi Susu, Teh, Teh Susu, Aneka Macam Jus, Songkolo Begadang, Nasi Kuning, Aneka kue Khas Mamuju & Coto Makassar Paraikatte. Anda juga dapat mengakses internet karena tersedia Hotspot. Alamat Jl. Cik Ditiro. Depan Penjual Sepeda polygon.

Lowongan STAF NOTARIS - PPAT Membutuhkan staf dengan kualifikasi sbb : Wanita, maks. 25 thn, min. SLTA/ Sederajat, bisa komputer, memiliki kendaraan, berpenampilan menarik. Lamaran diantar/dikirim ke : Kantor Notaris PPAT Minta Jaya Ginting, SH, Mkn Komp. Ruko LTC Kav. 1 Jl. Jend Sudirman, Karema Selatan, Mamuju (depan Richest Sport Center)

Dijual Rumah DIJUAL Rumah di Jalan Cerbon Belakang Kantor Camat Wonomulyo. Ukuran 21x11 M. Hub : 081241501981

Dijual DIJUAL Cepat Mobil Toyota Kijang Grand Extra Tahun 1996 Ac. Sentral, DVD, Power stering, Power Window, Sentral Lock, kondisi baik masih Orisinil Mesin kering siap Pakai Hub : 081 355 064 032

Lowongan LOWONGAN Kerja untuk Cabang baru di Polman dibutuhkan Karyawan/Ti. Syarat : FC. Ijasah terakhir min.SMU/Sederajat, FC.KTP dan Daftar Riwayat Hidup(CV.), PAS Foto 2l br U.3X4 wrna, tidak sedang kuliah dan kursus. I nformasi lebih lanjut hubungi: LEO PRIMA MANDIRI Jl.Budi Utomo No.05 Pekkabata HUB: CP. 0819 9862 2951 – 0853 9957 5282 Antar Berkas Secepatnya (Posisi Terbatas).

Serbaneka H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428

Dijual Rumah DIJUAL rumah di jalan Umar Dar No. 26 Mamuju LT : 10x13 M2, LB: 10x13 M2 terdiri atas 3 lantai. Hub: 082 190 197 588

Serbaneka ANDA Butuh Dana Tunai, Jaminkan Bpkb Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0853 4085 7205 ( Dibutuhkan Karyawan/Karyawati, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD)

Serbaneka Penghasilan tambahan untuk anda: jual motor baru dapat komisi s/d 1 Jt per unit. Hub Andrea: 08121063279

Lowongan Dicari 1 org receptionis wanita, blm menikah, syarat SMA/sederajat, berpenampilan menarik, domisili di Polewali dan sekitarnya, lamaran langsung di antar ke : HOTEL LILIANTO jl. Ahmad Yani No.54-B, Tlp. (0428) 2410499

RADAR SULBAR

RABU, 9 MEI 2012

16


Radar Sulbar